Issuu on Google+

Medan 24-31 C

Berastagi 19-30 C

R. Prapat 24-320C

Parapat 19-30 0C

P. Siantar 17-270C

Sibolga 21-30 C

0

0

0

BMKG Polonia

Hujan guntur

Berawan

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Prakiraan Cuaca Senin

http://epaper.waspadamedan.com

SENIN, Kliwon, 17 Januari 2011/12 Safar 1432 H

No: 23389 Tahun Ke-65

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947 Pendiri : H. Mohd. Said (1905 - 1995) Hj. Ani Idrus (1918 - 1999) ISSN: 0215-3017

Terbit 24 Halaman (A1-12, B1-12)

Harga Eceran: Rp2.500,-

Polisi Tunisia Pulihkan Keamanan

Mendiknas Bantah Korup Rp2,3 Triliun

TUNIS, Tunisia (AP): Polisi Tunisia Minggu (16/1) menangkap puluhan orang yang diduga melakukan penembakan dari atas mobil sehingga meneror masyarakat Tunisia. Tindakan itu merupakan bagian dari usaha untuk memulihkan ketertiban setelah beberapa minggu aksi protes yang akhirnya menggulingkan presiden yang sejak lama berkuasa di negara Afrika Utara itu. Warga Tunisia dan para peninjau di seluruh dunia mengikuti perkembangan untuk melihat isyarat yang ditunjukkannya ke mana arah negara itu pada saat pemimpin baru berusaha untuk mengatasi penjarahan, serangan pembakaran dan kerusuhan lainnya sejak Presiden Zine El Abidine Ben Ali disingkirkan dari kekuasaan Jumat. Setelah satu malaman terjadi tembak menembak sporadis di Tunis Pusat, seorang penganjur HAM terkenal di negara itu kembali ke tanah air untuk berjuang menegakkan HAM, namun pada saat awal kepergian Ben Ali itu Tunisia berada dalam keadaan tidak menentu. Souhayr Belhassen, seorang wanita Tunisia yang menjadi presiden Federasi Internasional HAM, tiba di bandara Tunis dari pengasingannya di luar negeri. Dia mengatakan masyarakat Tunisia yang sejak lama berada di bawah tekanan nampaknya akan maju menuju kebebasan yang tak terduga.

SURABAYA (Antara): Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh membantah pihaknya melakukan korupsi Rp2,3 triliun terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangasn (BPK) tentang penyimpangan di kementerian yang dipimpinnya. “Penyimpangan APBN 2009 yang dilaporkan BPK bukan berarti penyelewengan atau mengarah ke tindak pidana korupsi,” katanya di Surabaya, Minggu (16/1). Didampingi staf khusus bidang media massa, Sukemi, ia menjelaskan penyimpangan yang ditemukan BPK umumnya tentang proyek rumah sakit pendidikan (RSP) yang seharusnya sudah selesai, tapi ternyata belum. “Jadi, nilai proyek tidak diselewengkan atau bahkan dikorupsi, tapi ada kerugian akibat penyelesaian tidak tepat waktu. Umumnya proyek di rumah sakit pendidikan (RSP),” katanya. RSP yang dimaksud ada pada sembilan universitas yakni Unair, Universitas Mataram, Universitas Sumatera Utara (USU), Unhas, Unpad, UGM, Universitas Brawijaya (UB) Malang, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Udayana (Unud) Denpasar. “Saya sudah mengundang pimpinan sembilan universitas itu, saya minta mereka

Lanjut ke hal A2 kol. 1

AP

DUA orang warga tersenyum saat berjalan melewati foto mantan Presiden Tunisia Zine El Abidine Ben Ali yang robek di pusat Kota Tunis, Minggu (16/1). Tunisia melaju menuju masa depan yang baru setelah pemimpin bertangan besi melarikan diri.

Lanjut ke hal A2 kol. 1

Inalum, Jepang Harus Cari Proyek Lain MEDAN (Waspada): Kontrak kerja PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dengan pemerintah Indonesia akan berakhir pada 2013 mendatang. Pemerintah kerap mendapat desakan untuk mengambil alih Inalum secara utuh. Selanjutnya MEDAN (Waspada): Situasi kelistrikan di Sumatera Utara diberikan kewenangan kepada Badan Usaha Milik yang sangat memprihatinkan selama ini akan segera berakhir Negara (BUMN) untuk mengelolanya. Saat ini karena Presiden RI pada 18 Januari 2011 ini akan meresmikan prosesnya masih dalam negoisasi.

Fadly Nurzal: Ada Upaya Sistematis Gagalkan Program Sumut Terang

beroperasinya pembangkit listrik Asahan 1 dengan kapasitas 2 X 90 MW. Ini berita sangat menggembirakan sekaligus jawaban kongkrit pemerintah pusat terhadap kekecewaan dan keresahan masyarakat terhadap listrik yang bolak-balik padam selama ini, demikian H. Fadly Nurzal, S. Ag Ketua DPW PPP Sumatera Utara yang juga Ketua FPPP DPRD Sumatera Utara kepada wartawan di gedung DPRD Sumut kemarin. Lebih lanjut Fadly mengatakan, upaya baik ini ternyata tidak disikapi dengan terpuji oleh pihak-pihak tertentu karena masih ada pihak-pihak yang ingin menggagalkannya dengan menyebarkan berita bohong dengan mengatakan bahwa pelaksanaan program ini tidak mengindahkan dampak lingkungan sehingga bertentangan dengan peraturan amdal padahal seluruh proses untuk itu telah dilalui dan persis tidak ada masalah. Fadly yang juga anggota Komisi D DPRD Sumut bahkan mengatakan bahwa dalam berbagai pertemuan di komisi D DPRD Sumut dengan instansi terkait maupun kunjungan yang

Lanjut ke hal A2 kol. 1

SBY Undang Tokoh Lintas Agama JAKARTA(Waspada): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengundang sejumlah tokoh agama ke Istana Negara, Senin (17/1). Di antara tokoh yang diundang adalah mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Syafii Maarif dan Ketua Perhimpunan Gereja Indonesia, Andreas Yewangoe. “Tetapi saya tidak bisa datang karena ada acara lain,” kata Syafii Maarif saat dikonfirmasi VIVAnews perihal undangan SBY itu, Minggu (16/1). Buya, panggilan Syafii, mengungkapkan ia diundang melalui PP Muhammadiyah. Selain dirinya, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, dan Sekjen PP Muhammadiyah, Abdul Mukti. “Saya baru tahu undangannya tadi lewat SMS,” kata Buya. Undangan serupa juga diterima Ketua PGI Andres Yewangoe. Menurut Andreas, pertemuan itu akan digelar pukul 08.00. Namun apa agenda pertemuan itu, baik Buya maupun Andreas mengaku tidak tahu. Apa terkait pernyataan tokoh lintas agama soal 18 kebohongan pemerintah? “Barangkali, tapi besok pagi saja. Karena kami belum tahu. Besok kami akan bicara,” kata Andreas. Pada 10 Januari 2011, sejumlah LSM dan tokoh lintas agama, yakni Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Ketua KonferensiWali Gereja Indonesia (KWI) Mgr Martinus Situmorang,

Menurut ekonom Sumatera Utara (Sumut), John Tafbu Ritonga, Inalum memang sudah seharusnya ditangani oleh pemerintah. Karena kontrak kerja antara Jepang dan Indonesia sudah berakhir, sehingga tidak perlu lagi dilakukan per-

panjangan. “Tujuan Jepang dulu masuk ke Inalum kan karena SDM (sumber daya manusia, red) kita belum mampu untuk mengelola Inalum, maka dari itulah mereka join dengan Indonesia, dan melakukan kontrak kerja. Dan sekarang

surat permohonan tersebut telah disiapkan Jumat kemarin. “Mungkin sudah dikirim, setelah kami minta dari sana, baru kita dalami,” kata Haryono. Selain itu pihaknya juga berkoordinasi dengan Kejaksaan dan Kepolisian yang juga menangani perkara mantan pegawai Dirjen Pajak itu. “Kami kan sharing data,” kata dia. Selanjutnya, KPK akan menangani perkara yang terkait dengan dugaan suap terhadap Gayus. “Bukan tumpang tindih, tapi jangan sam-

Lanjut ke hal A2 kol. 3

pai ada yang tidak ditangani,” kata Haryono. Sabtu kemarin Kementerian Keuangan telah menyerahkan 151 berkas wajib pajak perusahaan yang ditangani Gayus Tambunan kepada Bareskrim Mabes Polri. Selain itu kementerian keuangan juga mengaku siap memberikan data yang sama kepada KPK. “Kami sudah menyiapkan semua datanya,” kata Plt Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Hadi Rudjito. Kepolisian sendiri saat ini

menangani tiga perkara berbeda terkait Gayus. Pertama terkait asal muasal uang Rp100 miliar milik Gayus. Untuk kasus ini polisi hanya mengenakan pasal gratifikasi kepada Gayus. Polisi beralasan sulit menemukan bukti suap. Kedua, kasus dugaan suap kepada Kepala Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Itu terkait dengan sering keluar masuknya Gayus dari tahanan. Ketiga, soal dugaan pemalsuan paspor Gayus, yang memakai nama Sony Laksono.(vivanews)

TB Silalahi: Tak Ada Gelar Raja Batak Pada Presiden JAKARTA(Waspada): Mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden TB Silalahi membantah adanya pemberian gelar Raja dari warga Batak untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). ‘’ Enggak ada gelar raja Batak. Itu keliru” kata TB Silalahi seperti diberitakan Tempointeraktif, Minggu (16/1). TB Silalahi yang juga penggagas pembaharuan Museum Batak di Balige, mengaku heran atas kontroversi akibat rencana itu. Menurut bekas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara di era Presiden Soeharto ini, gelar yang akan diberikan kepada SBY adalah “ Patuan” atau setara pangeran, dari puak Angkola. Gelar itu, kata TB Silalahi, diberikan karena Yudhoyono adalah tokoh yang dihormati, yang akan meresmikan Museum Batak tersebut. Praktek ini pun, katanya, lazim dilakukan lembaga adat Angkola bagi orang-orang terhormat. “Menteri saja dikasih,

Pelantun Lagu “Andai Aku Jadi Gayus” Diancam

LENTERA

Bangsa Yang Dirahmati Oleh: Prof Dr Syahrin Harahap, MA

Lanjut ke hal A2 kol. 4

saja,” jelasnya. Jhon mengatakan, Jepang merupakan negara ahli teknologi yang berada di Asia, sehingga akan sangat bermanfaat kalau Indonesia menjalin hubungan kerjasama seistem kontrak dengan Jepang, terutama kerjasama yang menguntungkan kedua belah pihak. “Jangan hanya dari segi materi, tapi ilmu juga. Dengan syarat kalau SDM kita sudah mampu mengelolanya, Jepang harus mencari program baru lagi yang belum bisa ditangani oleh SDM Indonesia,” pungkasnya.

KPK Tunggu Data 151 ‘Pasien’ Gayus JAKARTA(Waspada): Komisi Pemberantasan Korupsi menunggu data 151 pasien Gayus Tambunan dari Kementerian Keuangan. Komisi tidak ingin kejahatan Gayus ada yang lolos. “Kami sudah membuat surat untuk meminta itu,” kata Wakil Ketua KPK, Haryono Umar, Minggu (16/1). Hal itu menanggapi kesiapan Kementerian Keuangan untuk menyerahkan data 151 wajib pajak yang ditangani Gayus. Haryono menambahkan,

Lanjut ke hal A2 kol. 1

BURUNG-burung kecil dan cacing di tanah pun tahu bahwa kemampuan persenjataan anak-anak negeri yang amat sederhana melawan penjajah—menurut adat— tidak mungkin dapat ‘memaksa’ kompeni merelakan Indonesia memperoleh kemerdekaannya. Tetapi atas dasar rahmat Allah lah negeri ini mencapai kemerdekaannya. Jika manusia mampu mengkonfirmasi ulang kepada Allah maka diduga keras Allah akan membisikkan kepada anak-anak negeri yang baru memperoleh kemerdekaannya bahwa bangsa ini adalah ‘bangsa yang dirahmati’.

SDM kita kan sudah mampu mengerjakan Inalum, jadi buat apa Jepang dibiarkan bertahan,” ujar Jhon, Minggu (16/1) malam, kepada Waspada. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) ini juga menyebutkan, alangkah lebih baiknya kalau Jepang masuk ke bidang baru, yang hingga saat ini belum mampu ditangani oleh SDM di Sumut, sehingga Sumut makin sejahtera dengan menggunakan ilmu dari Jepang. “Kan masih banyak SDA (sumber daya alam) yang ada di Sumut yang belum terkelola, seperti panas bumi, jadi lebih baik kalau Jepang mengelola ini

Waspada/Ahmad Cerem Meha

KELUARGA besar Gayus Tambunan di Desa Aek Gunung, memperlihatkan foto Gayus Tambunan bersama saudaranya masa sekolah, Sabtu (15/1) petang.

Cerita Dari Kampung Gayus

‘Nungnga Madabo Ho Among Tugodungi........’ WANGI jerami dari persawahan yang menghampar luas dan rimbun pohon-pohon karet rakyat dan perkebunan swasta dari Kota Padangsidimpuan menuju Batang Angkola sepanjang hampir 25 kilometer, telah menciptakan ketenangan warga desa-desa di sana. Ruas jalan yang panjang itu pula yang dahulu sering dilalui seorang

Lanjut ke hal A2 kol. 3

JAKARTA (Waspada): Bone Paputungan, pengarang dan pelantun lagu “Andai Aku Jadi Gayus” yang diunggah di situs Youtube, mengaku mendapat ancaman dari seorang pria yang mengaku anggota Densus 88 Antiteror. Mendengar informasi tersebut, Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar menyarankan agar Bone segera melapor ke Kepolisian terdekat. “Saya belum dengar (informasinya). Jika merasa diancam cepat saja melapor ke Kepolisian,” ungkap Boy saat dihubungi pers Sabtu (15/1). Sosok Gayus Halomoan Tambunan tersangka mafia pajak menjadi inspirasi tersendiri bagi Bone untuk diabadikan dalam sebuah lirik lagu. Mantan narapidana asal Gorontalo, Sulawesi Utara tersebut membuat video klip yang kemudian diunggah di situs Youtube pada Jumat, 14 Januari. Hingga Minggu (16/1) pukul 01:00, video berdurasi 4.47 menit itu telah dilihat sebanyak 28.214 kali dengan 308 komentar. (okezone)

Waspada/Ismanto Ismail

POLISI menyita lapak judi samkwan yang ditemukan dari lokasi di Tunggu Hitam, Sabtu (15/1) malam.

Penjudi Dan Polisi Bentrok Di Pinang Baris MEDAN (Waspada): Dua wanita dan seorang pria penghuni rumah yang dijadikan lokasi judi samkwan di Tunggul Hitam dekat Terminal Terpadu Pinang Baris (TPPB) Medan Sunggal, diamankan aparat Polresta Medan, setelah sebelumnya terjadi bentrok antara polisi dan puluhan penjudi. “Dua wanita dan satu pria itu telah kami periksa,” kata Wakasat Reskrim AKP Ruruh Wicaksono kepada Waspada, Minggu (16/1) sore. Sejumlah penjudi diduga

Lanjut ke hal A2 kol. 6

apalagi Presiden, itu bukan sesuatu yang sangat luar biasa,” ucapnya. TB Silalahi menambahkan, lima puak lainnya, yakni Pakpakdairi, Karo, Simalungun, Toba, dan Mandailing, bakal memberikan penghormatan bagi Yudhoyono. Namun bentuknya bukan gelar, tetapi pakaian kebesaran. Meski rencana pemberian gelar itu mendapat protes, TB Silalahi tak berencana membatalkannya. Pemberian gelar itu rencananya dilakukan Selasa (18/1) di Kota Balige, Kabupaten Toba Samosir. Presiden Yudhoyono direncanakan meresmikan Museum Batak di TB Silalahi Center. (m11/TI)

Tolak Politisasi Budaya Batak MEDAN (Waspada): Massa mengatasnamakan “Partukkoan Naposo Bangso Batak” melakukan aksi damai di Bundaran Sudirman, tak jauh dari gereja HKBP dan Tugu Sisingamangaraja XII di Jalan Sisingamangaraja Medan, Minggu (16/1), menolak rencana penganugerahan gelar Raja Batak kepada Presiden SBY. Rencananya, SBY dianugerahi gelar Raja Batak dalam acara peresmian Museum Batak di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, 18 Januari 2011. Dalam aksi puluhan orang itu, elemen pemuda Batak menggunakan topeng wajah TB Silalahi yang dibubuhi tanda silang berwarna merah. Massa juga membawa sejumlah spanduk bertuliskan penolakan politisasi budaya Batak, termasuk gambar Sisingamangaraja XII yang membawa pedang. Sambil menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dan “Tano Batak”, massa membagi-bagikan lembaran pernyataan sikap kepada pengendara di Jalan Sisingamangaraja. Koordinator aksi Edi Barita Malau dalam orasinya mengatakan, rencana penganugerahan gelar itu ditolak karena tidak melibatkan seluruh unsur etnis tersebut. Lanjut ke hal A2 kol. 3

erampang Seramp ang - Lagu yang syooor ‘Andai aku banyak fulus’ - He...he...he...


Medan 24-31 C

P.Sidimpuan 19-30 C

R.Prapat 24-32 0C

Penyabungan 19-30 0C

Berastagi 17-270C

0

Sibolga 21-300C Hujan guntur

Berawan

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Prakiraan Cuaca 0

BMKG Polonia

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947 Pendiri : H. Mohd. Said (1905 - 1995) Hj. Ani Idrus (1918 - 1999) ISSN: 0215-3017

http://epaper.waspadamedan.com

SENIN, Kliwon, 17 Januari 2011/12 Safar 1432 H z No: 23389 * Tahun Ke-65

Terbit 24 Halaman (A1-12, B1-12) z zHarga Eceran: Rp 2.500,-

Cerita Namboru Gayus Dari Kampung

‘Nungnga Madabo Ho Among Tugodungi.... WANGI jerami dari persawahan yang menghampar luas dan rimbun pohon-pohon karet rakyat dan perkebunan swasta dari Kota Padangsidimpuan menuju Batang Angkola sepanjang hampir 25 kilometer, telah menciptakan ketenangan warga desa-desa di sana. Ruas jalan yang panjang itu pula yang dahulu sering dilalui seorang bocah lelaki bernama Gayus Halomoan Tambunan, yang kini membuat heboh bukan hanya para

penegak hukum tetapi juga para politisi nasional. Ruas jalan berlubanglubang serta bertanjakan dan turunan merupakan berkah bagi warga masyarakat yang dikaruniai alam yang subur. Terlihat alam begitu damai. Musim panen raya tahun ini, terlihat sebagian masyarakat menjemur padi yang baru mereka tuai dari sawah meskipun masa panen dan tanam selalu tidak serentak, namun mereka menikmati hasil jerih payah mereka yang diairi dari sungai Batang Angkola.

Satu jam perjalanan, Waspada tiba di sebuah rumah yang kusam dan merupakan warisan milik Oppung (kakek) Gayus Tambunan. Rumah itu, kini didiami sepupu Gayus, yakni Saut Tambunan, yang menerima kedatangan Waspada untuk berbincang –bincang terkait Gayus Tambunan. Di rumah ayah Gayus, AS Tambunan, Tiodor Tambunan, namboru Gayus (kakak ayah gayus) memulai bercerita. Gayus kecil ketika itui dipanggil dengan Lomo. Dia dibawa orangtuanya dari kampung

halamannya di Desa Aek Gunung, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan. “Setiap tahun mereka pulang kampung ketika Gayus masih balita,’’ ungkap Tiodor. Masa kanak-kanak Gayus sangat memprihatinkan.

Lanjut ke hal A2 kol 3

KPK Sisir 151 ‘Pasien’ Gayus

JAKARTA (Waspada) Istri Gayus Tambunan, Milana Anggraini akan melaporkan Sekretaris Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana, dengan perbuatan tidak menyenangkan. Milana akan melakukan pelaporan setelah memenuhi panggilan pemeriksaan Bareskrim Mabes Polri, Senin (17/1), terkait dugaan turut sertanya dalam perjalanan

JAKARTA (Waspada): Komisi Pemberantasan Korupsi tengah menantikan data 151 “pasien” Gayus Tambunan dari Kementerian Keuangan. Komisi tidak ingin kejahatan Gayus ada yang lolos. “Kami sudah membuat surat untuk meminta itu,” kata Wakil Ketua KPK, Haryono Umar ketika dihubungi di Jalarta, Minggu (16/1). Hal tersebut menanggapi kesiapan Kementerian Keuangan untuk menyerahkan data 151 wajib

Lanjut ke hal A2 kol 7

Lanjut ke hal A2 kol 1

Istri Gayus Akan Laporkan Denny

Waspada/Ahmad Cerem Meha

GAYUS : Namborunya (kakak perempuan ayah Gayus), keluarga besar Gayus Tambunan di Desa Aek Gunung, Kec. Batang Angkola, Kab. Tapanuli Selatan, memperlihatkan foto Gayus Tambunan bersama saudaranya masa sekolah, Sabtu (15/1) petang.

Mendiknas Bantah Korup Rp2,3 T Judi Togel, Kim Marak Di Taput TARUTUNG (Waspada): Kapolri telah berkomitmen untuk membasmi segala bentuk penyakit masyarakat seperti perjudian di negara ini. Namun kenyataan di lapangan justru judi Togel dan Kim semakin merajalela dan semakin menjamur di kabupaten Tapanuli Utara, khususnya di Kecamatan Sipoholon. Akibatnya keresahan di kalangan masyarakat semakin resah, terutama bagi kaum ibu. Karena setoran suami ke rumah menjadi berkurang bahkan nihil, hanya untuk beli kupon Togel dan Kim. Kejadian ini sudah berlangsung beberapa bulan di Taput.

Pantauan Waspada, bentuk perjudian yang berlangsung di Taput, ada yang memainkan penjualan melalui HP, ada juga yang menjual kupon secara terang-terangan dengan harga Rp 1000 perlembar, untuk empat tebakan angka. Dikabarkan yang menjadi cukong di Taput, adalah oknum tertentu seperti yang ada di Sipoholon, Taput. Pantauan Waspada, khusus masyarakat di kecamatan Sipoholon, Taput, masyarakatnya sepertinya telah kena ‘bius’ dengan pembelian judi Togel dan Kim.

“Penyimpangan APBN 2009 yang dilaporkan BPK itu bukan berarti penyelewengan atau mengarah ke tindak pidana korupsi,” katanya kepada pers di kediamannya di Surabaya, Minggu (16/1). Didampingi staf khusus bidang media massa, Sukemi, ia menjelaskan bahwa penyimpangan yang ditemukan BPK umumnya tentang proyek

rumah sakit pendidikan (RSP) yang seharusnya sudah selesai, tapi ternyata belum. “Jadi, nilai proyek tidak diselewengkan atau bahkan dikorupsi, tapi ada kerugian akibat penyelesaian yang tidak tepat waktu. Umumnya proyek di rumah sakit pendidikan (RSP),” katanya. RSP yang dimaksud ada pada sembilan universitas

yakni Unair, Universitas Mataram, Universitas Sumatera Utara (USU), Unhas, Unpad, UGM, Universitas Brawijaya (UB) Malang, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Udayana (Unud) Denpasar. Ia mencontohkan peralatan RSP di Unair senilai

Lanjut ke hal A2 kol 1

Lanjut ke hal A2 kol 7

Bupati Abdya Serahkan RAPBK Ke Gubernur BANDA ACEH (Waspada): Lantaran diboikot DPRK, Bupati Abdya Akmal Ibrahim membahas sendiri Rancangan APBK 2011. RAPBK itu sudah selesai dan rencananya akan diserahkan kepada Gubernur Aceh, Senin (17/1) di Banda Aceh. Bupati Abdya Akmal Ibrahim, SH yang dihubungi Waspada, Minggu (16/1) menjelaskan, dasar hukum yang dipakai yakni UU No.32 tahun 2004, Permendagri No.13/ 2004, Permendagri No. 59 tahun 2007 dan terakhir Permendagri No.37 tahun 2010, tentang pembahasan aturan RAPBD 2011. Me k a n i s m e d i b a h a s sendir i, menur ut Akmal

SURABAYA (Antara): Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh membantah pihaknya melakukan korupsi Rp2,3 triliun terkait temuan Ba d a n Pe m e r i k s a Ke uangan (BPK) tentang penyimpangan di kementerian yang dipimpinnya.

dibenarkan undang undang, bila terjadi kemacetan di DPRK. “Jadi, saya bukan melanggar undang-undang, tapi sedang menjalankan UU,” kata bupati, yang mantan jurnalis itu. Hal itu juga dilakukan di Tuban, Jawa Timur, Rokan Hulu, Riau dan Kab. Batubara, di Sumut. Ketika DPRK tidak mau membahas, maka UU juga dibenarkan RAPBK ini bisa dibahas sendiri. “Aturannya cukup jelas, substansinya cukup jelas di situ ditulis bupati membahas APBK bersama DPR, itu aturan. Tapi jika di DPR macet aturan membuka ruang kalau

Waspada/Ismanto Ismail

MOBIL DIRUSAK: Mobil APV BK 701 SG milik personel Polsekta Medan Sunggal dirusak pemain judi, Sabtu (15/1) malam. Kiri: Polisi Meliter (PM) bersama Brimob Poldasu berjaga-jaga mengantisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan di lokasi markas judi Samkwan kawasan Tunggul Hitam, Medan Sunggal, Sabtu (15/1) malam pukul 23:30.

Tunisia Memanas, KBRI Siaga

Lanjut ke hal A2 kol 1

Al Bayan

Amal Shaleh Oleh: H. Ameer Hamzah Aku menyembah Allah dengan ikhlas Tidak berbuat dosa karena takut neraka! Kepada amal shaleh aku bertanya: Sampai di mana kesetianmu wahai amalku? Amal menjawab: Aku membelamu sampai ke liang lahat (Syair: Abdullah bin Kurz) MALAIKAT maut menjemput seorang mukmin. Jenazah tergeletak di rumah duka! Orang-orang datang belasungkawa, sebagian sampai mengantar ke kuburan, sebagian lagi pulang ke rumahnya. Setelah dikebumikan sang jenazah sendirian dalam gendukan tanah. Istri dan anak pulang ke rumah. Malaikat Munkar datang dengan serangkaian pertanyaan, dan Malaikat Nankir siap dengan cametinya. Lanjut ke hal A2 kol 2

Reuters

MENGAMANKAN JALANAN DI TUNIS. Pasukan nasional Tunisia mengamankan jalanan di pusat kota Tunis, Minggu (16/1). Tentara dan tank ditempatkan di pusat kota guna memulihkan situasi setelah maraknya penjarahan yang terjadi ketika Presiden Zine al-Abidine Ben Ali — yang berkuasa selama 23 tahun — melarikan diri ke Arab Saudi setelah terjadi aksi protes anti-pemerintah selama sebulan yang mengambil korban puluhan jiwa.

TUNIS (Waspada): Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tunisia bersiaga penuh mengantisipasi kian memanasnya politik di negara tersebut. Sebanyak 37 WNI sudah diungsikan ke Wisma KBRI. WNI yang diungsikan ini terdiri dari 27 Tenaga Kerja Indonesia, 10 pelajar dan empat orang yang menikah dengan warga setempat. “Mereka diungsikan karena tinggal di daerah hot spot (pusat kerusuhan),” kata Direktur Perlindungn WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Tatang Boedi Utama Razak, Minggu (16/1). Jumlah WNI di Tunisia, imbuh Tatang, sebetulnya ada 109 orang. Namun, hanya 37 orang saja yang diungsikan, sementara sisanya tetap ting-

gal di tempat mereka bermukim selama ini. Lokasi mereka menyebar, namun dipastikan di kawasan-kawasan yang aman. “Kami terus memantau situasi keamanan di sana, jika diperlukan mereka akan dievakuasi ke perwakilan-perwakilan Indonesia yang terdekat dari Tunisia, seperti Maroko. Tapi tidak ke Aljazair karena di sana politiknya juga s e d a n g m e m a n a s,” k a t a Tatang. Dari laporan pejabat KBRI, kata Tatang, situasi di Tunisia meski kerusuhan sudah mereda masih mencekam. Sebab negara itu kini memberlakukan jam malam, mulai pukul 17.00 hingga 07.00 waktu

Lanjut ke hal A2 kol 3

TKW Ilegal Korban Calo Trauma MALANG nian nasib para TKW Indonesia Nurhayati br Panjaitan,22, asal Sorkam Kanan, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah di Malaysia, selama 6 bulan bekerja hanya menerima 3 bulan gaji selanjutnya berurusan dengan Polisi Diraja Malaysia hingga dideportasi kembali ke Indonesia hanya mengantongi uang 2 RM. Nurhayati yang saat itu didampingi orang tuanya marga Panjaitan, kepada Waspada akhir pekan lalu di kediamanya saat menceritakan pengalaman pahitnya terlihat sangat terpukul dan mengaku masih trauma. Dijelaskan Nurhayati, keberangkatan dirinya sebagai TKW ke Malaysia atas bujukan tetangganya yang juga turut jadi korban akibat bujukan salah satu calo mengaku sanggup memperkejakan mereka di Malaysia. Nurhayati menceritakan kisahnya sekira Mei 2009 lalu, saat itu dirinya dibujuk untuk mau kerja sebagai TKW di Malaysia bersama tetangganya Mak Sella, melalui salah satu calo yang mengaku bisa memperkerjakan mereka di Malaysia. Lanjut ke hal A2 kol 3

Pasca Penggerebekan Judi Di Sunggal

Dua Wanita Dan Satu Pria Ditangkap MEDAN (Waspada): Polresta Medan mengamankan dua wanita dan seorang pria penghuni rumah yang dijadikan lokasi markas judi samkwan di Tunggul Hitam dekat Terminal Terpadu Pinang Baris (TPPB) Medan Sunggal. “Dua wanita dan satu pria itu telah kami periksa,” kata Wakasat Reskrim AKP Ruruh Wicaksono kepada Waspada, Minggu (16/1) sore. Sementara sejumlah pelaku pemain judi yang juga melakukan penyerangan terhadap Kapolsek Medan Sunggal Kompol Sonny Marisi Nungroho Tampubolon bersama puluhan

anggota Polri, masih dalam buronan. Sebelumnya, Polsekta Medan Sunggal bekerjasama dengan Polresta Medan, Sabtu (15/1) malam, mendapat informasi dari masyarakat terdapat lokasi judi di lahan kosong dikenal dengan nama “Tunggul Hitam” tidak jauh dari TTPB Medan Sunggal. Para pemain bukan saja warga Medan dan tetapi warga luar daerah. Tim yang dipimpin Kapolsekta Medan Sunggal Kompol Sonny Marisi Nugroho

Lanjut ke hal A2 kol 7

Fadly Nurzal: Ada Upaya Sistematis Gagalkan Program Sumut Terang MEDAN (Waspada): Situasi kelistrikan di Sumatera Utara yang sangat memprihatinkan selama ini akan segera berakhir karena Presiden RI pada 18 Januari 2011 ini akan meresmikan beroperasinya pembangkit listr ik Asahan 1 dengan kapasitas 2 X 90 MW. Ini berita sangat menggembirakan sekaligus jawaban kongkrit pemerintah pusat terhadap kekecewaan dan keresahan masyarakat terhadap listrik yang bolak-balik padam selama ini, demikian H. Fadly Nurzal, S. Ag Ketua DPW PPP Sumatera Utara yang juga Ketua FPPP DPRD Sumatera Utara kepada wartawan di gedung DPRD Sumut kemarin.

Lebih lanjut Fadly mengatakan, upaya baik ini ternyata tidak disikapi dengan terpuji oleh pihak-pihak tertentu karena masih ada pihak-pihak yang ingin menggagalkannya dengan menyebarkan berita bohong dengan mengatakan bahwa pelaksanaan program ini tidak mengindahkan dampak lingkungan sehingga bertentangan dengan peraturan amdal padahal seluruh proses untuk itu telah dilalui dan persis tidak ada masalah. Fadly yang juga anggota Komisi D DPRD Sumut bahkan mengatakan bahwa dalam berbagai pertemuan di komisi D DPRD Sumut

Lanjut ke hal A2 kol 1

Penyanyi ‘Andai Aku Jadi Gayus’ Diteror GORONTALO (Antara): Pelantun lagu “Andai Aku Jadi Gayus”, Bona Paputungan (foto), mengaku diteror seorang penelfon tidak dikenal, yang mengatasnamakan dirinya sebagai anggota Detasemen Khusus (Densus). Bona menjelaskan, aksi teror terjadi pada saat ia sedang diwawancarai beberapa wartawan TV Nasional. Penelfon tersebut menyalahkan Bona atas lagunya yang telah beredar luas di dunia maya dan diberitakan berbagai media. “Menurut penelfon, lagu saya telah membuat heboh seluruh nusantara,” kata Bona, Minggu (16/1). Bona juga mengatakan, penelfon memaksanya memberikan alamat lengkap un-tuk segera didatangi pihak Densus. Bahkan dari pembicaraan yang berhasil terekam, Bona merasa penelfon tersebut telah mengancam keselamatan jiwanya dan - Cepat padamkan keluarganya. Merasa terancam, Bona supaya tak pun langsung melaporkan merembet kejadian ini kepada ke tempat lain Kepolisian Daerah (Polda) - He.... he....he.... Gorontalo.

Serampang

Waspada/Alam Satriwal Tanjung

PAHIT: Korban Nurhayati didampingi orangtuanya di kediamannya Sorkam Kanan, saat menceritakan pengalaman pahit yang menimpanya sebagai TKW akibat ulah calo, Jumat


Berita Utama

A2 Mendiknas Bantah ....

Rp39 miliar yang sudah waktunya berfungsi, tapi ternyata belum difungsikan karena beberapa kendala, di antaranya pembangunan fisik belum 100 persen dan aliran listrik yang belum tersambung. “Saya sudah mengundang pimpinan sembilan universitas itu, saya minta mereka untuk memberi peringatan kepada pimpinan proyek (pimpro) dan didenda dengan uang denda masuk ke kas negara. Kalau masih tetap tidak bisa menepati janji, maka harus di’black list’ (dicoret),” katanya. Menurut mantan Rektor ITS Surabaya itu, bentuk penyimpangan lainnya adalah adanya 150-an rekening yang dikategorikan BPK sebagai rekening liar. “Tapi, rekening itu juga bukan diselewengkan, melainkan rekening yang dibuka atas nama pembantu rektor yang

membidangi kerja sama dengan mitra asing, pemerintah, atau swasta,” katanya. Rekening itu, katanya, dibuat tersendiri untuk maksud agar tidak menjadi rekening pribadi atau campur dengan rekening utama sehingga sulit ditelusuri, namun prosedur pembukaan rekening itu yang salah. “Prosedurnya harus minta izin Menkeu bila akan membuka rekening baru agar tidak dinilai menyimpang dan harus masuk penjara, karena itu rekening atas nama pembantu rektor yang ada harus segera dilaporkan ke Menkeu,” katanya. Belajar dari temuan BPK itu, katanya, pihaknya akan segera mengadakan rapat kerja (raker) terkait peraturan perundang-undangan, agar status audit BPK berupa “wajar dengan pengecualian” (WDP) dapat berubah menjadi “wajar tanpa pengecualian” (WTP).

KPK Sisir ....

dengan dugaan suap terhadap Gayus. “Bukan tumpang tindih, tapi jangan sampai ada yang tidak ditangani,” kata Haryono. Sabtu kemarin Kementerian Keuangan telah menyerahkan 151 berkas wajib pajak perusahaan yang ditangani Gayus Tambunan kepada Bareskrim Mabes Polri. Selain itu Kementerian Keuangan juga mengaku siap memberikan data yang sama kepada KPK. “Kami sudah menyiapkan semua datanya,” kata Plt Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Hadi Rudjito.

Fadly Nurzal: ....

nya berpotensi menimbulkan berbagai gejolak di tengah tengah masyarakat. Karena itu pihak berwajib khususnya kepolisian diharapkan agar mengambil langkah-langkah hukum menghentikan pihakpihak yang menyebar berita bohong tersebut sebagai antisipasi berbagai kemungkinan dari kekecewaan masyarakat nantinya. Di tempat terpisah, Zulham, M.Hum direktur eksekutif Lembaga Komunitas Masyarakat Madani Sumut mengingatkan bahwa upaya recoveri ekonomi kita di Sumut dengan potensi yang sangat besar baik di dataran tinggi maupun rendah serta potensi mineral yang cukup kaya dan potensi tersebut tidak banyak ditemukan di berbagai daerah yang ada di Indonesia, maka menggerakkan seluruh potensi tersebut guna kesejahteraan rakyat pastilah membutuhkan tenaga listrik yang cukup besar sementara kebutuhan listrik buat rakyat juga tidak sedikit. Karenanya, jika proses ketersediaan daya listrik terhambat maka terhambat pulalah seluruh upaya recoveri tersebut dan pihak-pihak yang terlibat dalam upaya menghambat tersebut sudah tepat jika disebut sebagai anti Indonesia maju. (m09)

pajak yang ditangani Gayus. Haryono menambahkan, surat permohonan tersebut telah disiapkan Jumat kemarin. ”Mungkin sudah dikirim, setelah kami minta dari sana, baru kita dalami,” kata Haryono. Selain itu pihaknya juga berkoordinasi dengan Kejaksaan dan Kepolisian yang juga menangani perkara mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu. “Kami kan sharing data,” kata dia. Selanjutnya, KPK akan menangani perkara yang terkait

dengan instansi terkait maupun kunjungan yang dilakukan ke berbagai instansi di pemerintah pusat oleh Komisi D DPRD Sumut khususnya Kementerian Lingkungan Hidup setelah melalui pembahasan yang panjang serta presentase yang diberikan oleh KLH secara teknis menunjukkan bahwa tidak ada pelanggaran amdal dan itu adalah kesimpulan rapat antara komisi D DPRD Sumut dengan KLH baru-baru ini namun tetap saja ada pihakpihak yang menyebarkan berita bohong tersebut. Fakta ini menunjukkan bahwa ada upaya sistematis agar Sumut tidak terang dan itu berdampak kepada persoalan ekonomi, pendidikan bahkan sosial keagamaan dan sudah barang pasti akan memicu lahirnya rasa frustrasi masyarakat yang pada akhir-

Bupati Abdya ....

dibahas sendiri saja,” lanjut Akmal. Ditanya jumlah RAPBK yang diajukan tahun 2011, Akmal menyebut nilainya lebih besar dari RAPBK tahun 2010 lalu disetujui Rp352 miliar. Tentang peningkatan ini, kata dia, dibenarkan dalam Permendagri terbaru pasal 109, bisa melampaui jumlah tahun lalu. “Sekitar Rp400 miliar,” jelas dia. Setelah Pemkab Abdya menyerahkan RAPBK kepada gubernur, sesuai aturan, nantinya gubernur mengumumkan apa diterima atau tidak. Jika dalam 30 hari tidak diselesaikan atau mendapat koreksi oleh gubernur, maka usulan RAPBD secara otomatis sudah bisa digunakan. “Undang-undangnya mengatakan begitu,” sebut Akmal. (b02)

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur: 1. Bh1+, Rg7. 2. Md7+, Be7. 3. MxBe7+, Bf7. 4. MxB+mat.

Jawaban TTS: TTS Topik

Y U D PR I N I G T P I E T R R A L A O F U J I F U ME P KA L

Umum / Elektronika

E L E K T RON K E O L A MP I T ER E V KO K I R A N S I S T OR O I P P T OP RA R O PROSE SO R U E KAN I S SO B U O KUL A TOR

I KA S N U T E RAN A K D I O E M R P E U K ET E R

Jawaban Sudoku: 3 4 7 5 6 9 1 2 8

2 6 1 3 7 8 4 9 5

8 5 9 1 2 4 7 3 6

1 9 3 6 4 7 8 5 2

4 8 6 2 5 3 9 1 7

7 2 5 8 9 1 6 4 3

5 1 8 9 3 6 2 7 4

9 3 4 7 8 2 5 6 1

6 7 2 4 1 5 3 8 9

Amal Shaleh ....

Sang mayat yang telah hidup kembali ruhnya secara ghaib tidak merasa ketakutan sedikitpun. Beberapa pertanyaan dengan lancar dijawabnya, “Ia hamba yang beruntung!” Dengan wajah manis Munkar dan Nankir menghormatinya. Saat-saat itulah amal shaleh datang menjelma! “Wahai malaikat Allah! Tuanku ini seorang mukmin yang suka bersedekah, rajin shalat dan membaca Al Quran. Ia mencintai Allah dan Nabi Muhammad”. Kedua malaikat turut berbahagia!

Muswil Hasilkan Tiga Nama

Ikadi Ingin Sejajar Dengan Ormas Islam Lainnya MEDAN (Waspada): Musyawarah Wilayah (Muswil) I Mudzakarah Du’at Nasional Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Sumatera Utara yang berakhir Minggu (16/12), menghasilkan tiga nama untuk menempati jabatan ketua Dewan Syuro dan Ketua Umum Ikadi Sumut periode 2011-2015. Ketiga nama itu, yakni Sakhira Zandi (ketua umum

lama), Muhammad Sofyan Saha dan Syairin. Sakhira Zandi seusai menutup Muswil I di Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan, Minggu (16/1), mengatakan, tiga nama yang terpilih itu diajukan ke Ikadi Pusat. Setelah ditetapkan baru dilakukan musyawarah untuk menyusun komposisi pengurus harian dan bagian-bagian. korban yang tewas dalam kerusuhan yang terjadi di Tunisia beberapa pekan terakhir. Sebagian besar dari warga berterima kasih kepada martir yang tewas dan mendesak turunnya Ben Ali. “Kami menjalani revolusi, keadaan tidak akan sama lagi. Kami tidak akan mengizinkan kemenangan rakyat dicuri (oleh pihak oportunis),” ungkap seorang pelajar yang turut serta dalam pesta pora rakyat Tunisia itu seperti dikutip AFP, Minggu (16/1). Selain di Paris, aksi demonstrasi ini juga berlangsung di Swiss, Italia dan Belgia serta diikuti aksi solidaritas warga Arab di Mesir dan Yordania. (ant/okz)

“Ketiga nama itu merupakan hasil musyawarah sembilan anggota Dewan Syuro Ikadi Sumut dan satu dari Pengurus Pusat. Dari ketiga nama tersebut, dua di antaranya akan menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro dan satu Ketua Umum Ikadi untuk lima tahun ke depan,” ujar Sakhira Muswil I dihadiri sekitar 150-an peserta dan 22 DPD Ikadi tingkat II serta unsur pimpinan wilayah dan pengurus pusat termasuk Sekjen PP Ikadi Pusat Idris Abdussomad yang juga Wakil Walikota Depok. Sebelumnya, Ikadi dibuka Wagubsu Gatot Pujonugroho, Jumat (14/1) malam. Dengan tema “Peran Ikadi Dalam mempersiapkan sosok Pemimpin Bangsa”. Muswil I yang diadakan selama tiga hari itu berlangsung aman dan tertib, juga menghasilkan Renstra (Rencana Strategi Kerja) dengan fokus pembinaan Ikadi di daerah, pengembangan ekonomi syariah, mensertifikasi dai, mulai kategori muda, madya, utama dan paripurna. “Jenjang itu untuk menentukn status atau level dai. Dan setiap level/angkatan diberi

materi keagamaan setelash enam bulan dievaluasi,” ujarnya Sakhira. Muswil juga menghasilkan rekomendasi untuk pengurus baru untuk penguatan posisi struktur Ikadi, baik tingkat II Kecamatan dan Desa/Kelurahan. Pengurus daerah diberi hak selama tiga bulan untuk membentuknya. “Ikadi di kecamatan /kelurahan merupakan ujung tombak penyebaran dakwah Islam,” katanya. Sakhira mengatakan, selama ini Ikadi Sumut berupaya melakukan pengkaderan dai dan diterjunkan ke daerahdaerah seperti Pakpak Bharat, Dairi, Karo dan Nias. Saat ini PW Ikadi juga sudah memiliki Gedung Pusdiklat (Pusat Pendidikan dan Latihan) di Jalan Binjai Km 13. Sakhira optimis Ikadi akan mampu menyamakan diri dengan Ormas Islam lainnya setelah melihat banyaknya kader Ikadi duduk di MUI. “Ikadi ingin sejajar dengan Ormas Islam lainnya dan itu cita-cita itu bisa terwujud asalkan para kader Ikadi mampu bekerja melaksanakan program di tengah-tengah umat,” ujarnya.(m24)

Tunisia Memanas ....

meminta uang kepada sanak saudara di kampung ini dan rela membantu demi sekolah Gayus. “Syukurlah, Gayus selalu ranking dan mendapat juara karena pintarnya, mulai dari sekolah dasar hingga melanjutkan perkuliahan. Karena kebutuhan yang mendesak untuk biaya sekolah, ayah Gayus terkadang meminta kepada kami. Kami prihatin dan sering mengirim uang untuk kebutuhan kuliah Gayus,’’ imbuh Tiodor didampingi saudara sepupu Gayus, Saut Tambunan, 31, dan Wanata Gultom, 56. Selama sekolah, Gayus tidak pernah menunjukkan sifat-sifat yang tidak terpuji kepada guru dan ayahnya. Di

masa sekolah, Gayus termasuk orang yang taat beribadah mendirikan shalat. “Namun, sedihnya seiring jalan dan waktu, kodrat dan suratan telah menimpa kemenakan saya, sehingga kami di huta on (di kampung ini) malu, padahal uang sekolah Gayus Tambunan dari kampung ini halal 100 persen dari uang getah karet warisan kebun ayahnya dan uang padi dari sawah mereka,’’ imbuh Tiodor dengan isak tangisannya. Ti o d o r m e n g a t a k a n , ‘Nungnga madabo ho among tugodungi (Sudah jatuh kau anakku ke jurang (terperangkap) yang hitam), tolonglah Tuhan, anakku Gayus Tambunan, kami orang kecil,

penegakan hukum berikan seadil-adilnya, jangan siksa kami Tuhan, jangan korbankan anak kami Gayus Tambunan. Tapi, seretlah orang atau oknum yang menyuruhnya itu, juga dalang di belakang mafia pajak itu. Tiodor juga terus memandangi foto Gayus dengan isak tangisnya. ‘’So hea hepengni si Gayus tu huta on’’ ( Tidak pernah sampai uang si Gayus ke kampung ini) ,’’ tambahnya dengan lirih. Sekiranya masih hidup ibunda si Gayus, pasti ada yang menasehatinya, mana yang salah dan mana yang benar, sehingga dia tidak dijebak para pejabat bermental koruptor itu, papar Tiodor. * Ahmad Cerem Meha

TKW Ilegal ....

berfoto guna mengurus paspor dengan tujuan Malaysia. Usai mengurus Paspor kemudian korban bersama temannya kembali ke Binjai dan kemudian korban bersama calo yang mengaku bernama Grace Diana berangkat ke Medan menuju Tanjungbalai menginap satu malam menunggu kapal untuk berangkat menuju Kualalumpur. Nurhayati mengatakan, saat tiba di Kualalumpur mereka di jemput oleh suami Grace Diana berbangsa Filipina. Selama 5 hari tinggal dan

Angin semilir datang perlahan. Kuburan yang sempit menjadi mahligai yang luas, kenikmatan datang silih berganti. Amalan shaleh waktu di dunia, kini menjelma sebagai pembela setia. Doa-doa anak shaleh dan orang mukmin ibarat tetesan embun yang membawa kesejukan. Oh betapa bernasib baik manusia mukmin seperti mayat ini. Waktu di dunia ia tidak meragukan ada nikmat dan siksa kubur! Lalu mengerjakan makruf dan menjauhkan mungkar. Kini ia buktikan sendiri janji-janji Allah dan Nabinya.

Sebuah pintu surga terbuka ke kuburnya, ia melihat keindahan Jannatun Naim yang akan dihuninya. Ia juga dapat berkomunikasi dengan para arwah Nabi, aulia dan syuhada! Ia juga dapat memanjatkan doa agar anak keturunannya di dunia selalu dalam beriman dan bertaqwa. Mungkin ia beribu-ribu tahun dalam kubur menunggu Yaumil Qiyamah. Namun ketika ditanya malaikat pada hari akhirat: Terasa di alam Barzah hanya beberapa saat saja.

menginap di rumah calo itu, kemudian korban diserahkan calo temannya yang mengaku agen warga Malaysia menuju Klantan. “Setelah kami tiba di Kelantan saya dipekerjakan di rumah seorang dokter warga keturunan Pakistan sebagai pembantu rumah tangga, namun saya bekerja hanya 1 minggu akibat majikan terlalu sering marah,” jelas Nurhayati. Korban selanjutnya bekerja di toko alat-alat kecantikan, namun karena takut terkena razia akhirnya korban pindah kerja ke toko alat-alat tidur rumah tangga selama 6 bulan. Namun naas pada saat ketika korban berbelanja di pasar tiba-tiba datang Polisi Diraja Malaysia kemudian korban dibawa ke kantor untuk diproses dan selanjutnya dikirim kekantor imigrasi bergabung dengan para TKI asal Indonesia selama 3 hari. Korban mengakui, dirinya tidak pernah memegang paspornya sehingga tidak mengetahui apakah dirinya bekerja secara legal atau ilegal hingga ditangkap polisi Diraja Malaysia, sedangkan calo tidak mengurusnya hingga ter-

katung-katung di Malaysia. Dijelaskan korban, setelah tiga hari di kantor imigrasi Malaysia kemudian korban bersama sekira 50 orang TKI lainnya dibawa menuju pelabuhan kapal Kualalumpur dan saat itulah mereka didatangi oleh Kedutaan Besar Indonesia dengan memberikan pengarahan kembali dideportasi ke Indonesia. Dikatakan korban mereka diberangkatkan dari pelabuhan Kualalumpur pada Desember 2009 menuju Tanjungpinang dan saat itulah korban bertemu dengan ABK kapal bermarga Silitonga dan selanjutnya mengabarkan kepada orangtuanya di Sorkam melalui HP. Sementara orangtua korban Panjaitan mengaku sangat terpukul atas kejadian yang dialami anaknya yang saat ini masih trauma dengan peristiwa itu, karena korban berangkat tanpa seizinnya. Pada kesempatan itu orangtua korban meminta agar pihak kepolisian mengusut kasus tersebut dimana masih ada beberapa korban di Sorkam Barat yang menjadi korban oleh ulah calo.(a34)

setempat, warga dilarang berada di luar rumah. “Panserpanser masih berjaga-jaga, begitu juga patroli dan helikopter masih berseliweran,” kata dia. Warga Tunisia di LN Berpesta Warga Tunisia yang hidup di luar negeri menyambut baik perubahan politik yang berlangsung di tanah air mereka. Bahkan sebagian besar dari mereka berpesta pora mendengar kejatuhan mantan Presiden Ben Ali yang sudah berkuasa selama 23 tahun. Sekira delapan ribu orang berkumpul di pusat kota Paris, Prancis, sambil membawa spanduk serta foto korban-

“Nungnga Madabo ....

Tiodor menceritakan masa lalu Gayus. Ketika dia di bangku sekolah dasar, ibunya meningggal dunia.’’ Mereka berlima bersaudara ditinggalkan bagaikan anak ayam kehilangan induk, ayahnya yang pelaut terkadang jarang pul ang , abang nyalah yang mengurusi mereka.Tidak berapa lama, ayah Gayus menikah lagi untuk mengurusi mereka’’, ujar Tiodor,87, mengisahkan riwayat kemenakannya Gayus Tambunan kepada Waspada, Sabtu (15/1) sore. Minta Uang Kuliah Semasa kuliah Gayus sering kekurangan biaya untuk membeli buku pelajaran, sehingga ayahnya terkadang

Nu r h a y a t i m e n g a k u i karena kenal dengan oknum calo itu, korban percaya dan menyanggupinya untuk merantau di negeri jiran guna mengubah nasib, walaupun kedua orang tuanya tidak mengizinkan, tetapi korban tidak mengindahkannya. Dijelaskan Nurhayati, mereka berangkat dari Sorkam menuju Kota Binjai dan menginap dirumah kakak kandung sang calo, selanjutnya para korban dibawa ke Pematangsiantar dikantor imigrasi dan

***

WASPADA Senin 17 Januari 2011

Dua Wanita ....

Medan juga luka pada bagian punggungnya, serta seorang personel Sabhara Polsekta Medan Sunggal Bripka Budiono kepala bengkak kena bogem pemain judi. Melihat situasi agak reda, puluhan mobil dan sepedamotor meninggalkan lokasi karena takut adanya penangkapan dari pihak kepolisian. Sekitar 20 menit kemudian, petugas Brimob Poldasu lengkap senjata laras panjang, Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga, SH, bersama Kasat Reskrim Kompol Fadillah Zulkarnaen, SIK, Kanit Judisila AKP Aron Siahaan, Polisi Militer (PM) dan aparat lainnya menuju lokasi. Setiba di markas judi tersebut, tak satu pun pemain judi kelihatan. Hanya terlihat beberapa mobil dan sepeda motor diduga milik pemain judi berada di lokasi parkir markas judi tersebut. (m36/m39)

Istri Gayus ....

KPK, aturan Kepolisian dan Kejaksaan, termasuk para hakim dan penegak hukum lainnya. Hotma menilai, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum bukan merupakan lembaga yang posisinya berada di atas hukum. Karena itu, lanjut dia, segala tindakan yang dilakukan Satgas harus berdasarkan hukum. Pada bukti awal yang akan menjadi pelengkapan pelaporan, Hotma tentu akan menyertakan komunikasi BBM Denny dan Milana, meski tidak pernah disebutkan kapan itu terjadi. Saat coba dikonfirmasi, Denny tidak mengangkat telefon selulernya. Pesan singkat yang dikirim juga belum dia balas. Beberapa waktu lalu, satgas sudah menggelar keterangan pers terkait pembeberan komunikasi Denny dan Milana. Satgas berpendapat komunikasi Denny dan Milana tidak melanggar hukum dan kode etik. (vivanews)

Judi Togel ....

baru ini kepada Waspada, dengan tegas mengatakan akan membasmi dan menagkap pelaku-pelaku Togel dan Kim termasuk bandarnya. Apa yang terjadi, justru peredaranya dikalangan masyarakat semakin meluas. “Jangan hanya Jurtul, yang ditangkap, kalau mau jujur bandarlah yang duluan disikat, agar permainan dapat putus,” ujar warga bermarga Hutauruk kepada Waspada di Tarutung, Taput. (c12)

Tampubolon turun ke lokasi dengan mengendarai mobil dan sepeda motor. Dalam perjalan ke lokasi markas judi, petugas terpaksa membuka portal yang dipasang pembacking judi. Sekitar 50 meter mendekati markas judi, langsung diserang pemain, bandar dan membacking judi tersebut ada yang membawa batu, kayu dan benda lainnya. Karena jumlah penyerang cukup banyak, petugas dan wartawan terpaksa lari balik kanan menyelamatkan diri. Para pemain, bandar dan membacking judi mengejar sambil melempari batu dan melakukan pemukulan terhadap polisi. Akibat tindakan itu, Kapolsekta Medan Sunggal Kompol Sonny Marisi Nugroho dan beberapa personelnya menderita luka pada bagian punggungnya dan termasuk seorang wartawan terbitan suaminya ke luar negeri semasa dalam tahanan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. “Milana sendiri yang akan melaporkan Denny,” ujar kuasa hukum Milanan, Hotma Sitompul, saat dihubungi Minggu (16/1). Menurut Hotma, saat ini seluruh dokumen untuk bahan pelaporan masih terus dipelajari. Menurutnya apa yang dilakukan Denny sudah melanggar fungsi dan tugasnya karena melakukan ancaman terhadap orang lain. “Saat ini masih dipelajari dulu. Laporan ke polisi karena perbuatan tidak menyenangkan,” ujarnya. Hotma menambahkan, tindakan yang dilakukan Denny merupakan hal yang luar biasa, karena penegak hukum bisa mengancam orang lain. Menurut Hotma, Denny diduga melanggar UndangUndang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kode Etik

Sebab, transaksinya sudah banyak yang terang-terangan tanpa harus memikirkan resiko yang dihadapi. Itu terjadi diberbagai warung kopi, kedai tuak, rumah penduduk dan bahkan di tempat umum sendiri. Polres Taput, belakangan ini sedikit telah menangkap Jurtul Togel dan Kim. Namun Bandar terkesan bebas tidak tersentuh dari aparat Hukum. Padahal Kapolres Taput, AKBP Wijatmika SIK, baru-


Berita Utama

A2

WASPADA

Senin 17 Januari, 2011

Muswil Hasilkan Tiga Nama

Ikadi Ingin Sejajar Dengan Ormas Islam Lainnya MEDAN (Waspada): Musyawarah Wilayah (Muswil) I Mudzakarah Du’at Nasional Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Sumatera Utara yang berakhir Minggu (16/12), menghasilkan tiga nama untuk menempati jabatan ketua Dewan Syuro dan Ketua Umum Ikadi Sumut periode 2011-2015. Ketiga nama itu, yakni Sakhira Zandi (ketua umum lama), Muhammad Sofyan Saha dan Syairin. Sakhira Zandi seusai menutup Muswil I di Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan, Minggu (16/1), mengatakan, tiga

Mendiknas Bantah ... untuk memberi peringatan kepada pimpinan proyek (pimpro) dan didenda dengan uang denda masuk ke kas negara. Kalau masih tetap tidak bisa menepati janji, harus di-’black list’ (dicoret),” katanya dan menambahkan, bentuk penyimpangan lainnya adanya 150-an rekening yang dikategorikan BPK sebagai rekening liar atau rekening yang dibuka atas nama pembantu rektor tanpa meminta izin Menkeu.

SBY Undang Tokoh ... Andreas Yewangoe, Buya Syafii Maarif, Franz Magnis Suseno, KH Salahuddin Wahid, dan Biku Sri Pannyavaro, berkumpul di gedung dakwah PP Muhammadiyah. Mereka membuat pernyataan sikap dan mengkritik pe-

Polisi Tunisia ... Puluhan orang tewas dalam bentrokan satu bulan antara polisi dan para pemrotes yang marah terhadap penindasan dan korupsi selama pemerintahan Ben Ali. Kerusuhan itu akhirnya menjadi sejarah baru bagi masyarakat Tunisia yang mengakhiri kekuasaan 23 tahun rezim itu. Presiden sementara dilantik Pelantikan Presiden sementara Tunisia berlangsung di tengah aksi penjarahan yang terus berlanjut, sehari setelah Presiden Ben Ali turun dari kursi kekuasaan. Ketua parlemen Tuni-

Fadly Nurzal: Ada ... dilakukan ke berbagai instansi di pemerintah pusat oleh Komisi D DPRD Sumut khususnya Kementerian Lingkungan Hidup setelah melalui pembahasan yang panjang serta presentase yang diberikan oleh KLH secara teknis menunjukkan bahwa tidak ada pelanggaran amdal dan itu adalah kesimpulan rapat antara komisi D DPRD Sumut dengan KLH baru-baru ini namun tetap saja ada pihak-pihak yang menyebarkan berita bohong tersebut. Fakta ini menunjukkan bahwa ada upaya sistematis agar Sumut tidak terang dan itu berdampak kepada persoalan ekonomi, pendidikan bahkan sosial keagamaan dan sudah barang pasti akan memicu lahirnya rasa frustrasi masyarakat yang pada akhirnya berpotensi menimbulkan berbagai gejolak di tengah tengah masyarakat. Karena itu pihak berwajib khususnya kepolisian diha-

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur: 1. Bh1+, Rg7. 2. Md7+, Be7. 3. MxBe7+, Bf7. 4. MxB+mat.

Jawaban TTS: TTS Topik

Y U D PR I N G I T P I E TR R A L A O F U J I U F ME P KA L

Umum / Elektronika

E L E K T RON K E O L A MP I T ER E V KO K I R A N S I S T OR O I P P TOP RA R O PROSE SO R U E KAN I S SO B U O KUL A TOR

I KA S N U T E RAN A K D I O E M R P E U K ET E R

Jawaban Sudoku:

3 4 7 5 6 9 1 2 8

2 6 1 3 7 8 4 9 5

8 5 9 1 2 4 7 3 6

1 9 3 6 4 7 8 5 2

4 8 6 2 5 3 9 1 7

7 2 5 8 9 1 6 4 3

5 1 8 9 3 6 2 7 4

9 3 4 7 8 2 5 6 1

6 7 2 4 1 5 3 8 9

nama yang terpilih itu diajukan ke Ikadi Pusat. Setelah ditetapkan baru dilakukan musyawarah untuk menyusun komposisi pengurushariandanbagian-bagian. “Ketiga nama itu merupakan hasil musyawarah sembilan anggota Dewan Syuro Ikadi Sumut dan satu dari Pengurus Pusat. Dari ketiga nama tersebut, dua di antaranya akan menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro dan satu Ketua Umum Ikadi untuk lima tahun ke depan,” ujar Sakhira. Muswil I dihadiri sekitar 150an peserta dan 22 DPD Ikadi tingkat II serta unsur pimpinan wilayah dan pengurus pusat termasuk Sekjen PP Ikadi Pusat Idris Abdussomad yang juga Wakil Walikota Depok. Sebelumnya, Ikadi dibuka Wagubsu Gatot Pujonugroho, Jumat (14/1) malam. Dengan tema “Peran Ikadi Dalam mempersiapkan sosok Pemimpin Bangsa”. Muswil I yang diadakan selama tiga hari itu berlangsung aman dan tertib, juga menghasilkan Renstra (Rencana Strategi Kerja) dengan fokus pembinaan Ikadi di daerah, pengembangan ekonomi syariah, mensertifikamerintah telah melakukan banyak kebohongan publik. Mereka mengingatkan 9 kebohongan lama pemerintah dan sembilan kebohongan baru. Karena itu, mereka mencanangkan tahun ini sebagai tahun perlawanan terhadap kebohongan dan pengkhianatan. ( VIVAnews) sia Foued Mebazaa yang mengambil alih jabatan presiden, meminta Perdana Menteri Mohammed Ghannouchi untuk membentuk pemerintahan persatuan. Dalam pidato televisinya, Mebazaa mengatakan semua partai politik termasuk oposisi akan diajak berkonsultasi. Namun aksi pembakaran masih terlihat ibukota Tunis dan terdengar sesekali bunyi tembakan menyambut kepergian Presiden Ben Ali ke Arab Saudii Jam malam masih diterapkan dan tentara terlihat berjagajaga di sejumlah jalan protokol dan gedung-gedung penting. (bbc/m10) rapkan agar mengambil langkah-langkah hukum menghentikan pihak-pihak yang menyebar berita bohong tersebut sebagai antisipasi berbagai kemungkinan dari kekecewaan masyarakat nantinya. Di tempat terpisah, Zulham, M.Hum direktur eksekutif Lembaga Komunitas Masyarakat Madani Sumut mengingatkan bahwa upaya recoveri ekonomi kita di Sumut dengan potensi yang sangat besar baik di dataran tinggi maupun rendah serta potensi mineral yang cukup kaya dan potensi tersebut tidak banyak ditemukan di berbagai daerah yang ada di Indonesia, maka menggerakkan seluruh potensi tersebut guna kesejahteraan rakyat pastilah membutuhkan tenaga listrik yang cukup besar sementara kebutuhan listrik buat rakyat juga tidak sedikit. Karenanya, jika proses ketersediaan daya listrik terhambat maka terhambat pulalah seluruh upaya recoveri tersebut dan pihak-pihak yang terlibat dalam upaya menghambat tersebut sudah tepat jika disebut sebagai anti Indonesia maju. (m09)

si dai, mulai kategori muda, madya, utama dan paripurna. “Jenjang itu untuk menentukn status atau level dai. Dan setiap level/angkatan diberi materi keagamaan setelash enam bulan dievaluasi,” ujarnya Sakhira. Muswil juga menghasilkan rekomendasi untuk pengurus baru untuk penguatan posisi struktur Ikadi, baik tingkat II Kecamatan dan Desa/Kelurahan. Pengurus daerah diberi hak

selama tiga bulan untuk membentuknya. “Ikadi di kecamatan /kelurahan merupakan ujung tombak penyebaran dakwah Islam,” katanya. Sakhira mengatakan, selama ini Ikadi Sumut berupaya melakukan pengkaderan dai dan diterjunkan ke daerah-daerah seperti Pakpak Bharat, Dairi, Karo dan Nias. Saat ini PW Ikadi juga sudah memiliki Gedung Pusdiklat

(Pusat Pendidikan dan Latihan) di Jalan Binjai Km 13. Sakhira optimis Ikadi akan mampu menyamakan diri dengan Ormas Islam lainnya setelah melihat banyaknya kader Ikadi duduk di MUI. “Ikadi ingin sejajar dengan Ormas Islam lainnya dan itu cita-cita itu bisa terwujud asalkan para kader Ikadi mampu bekerja melaksanakan program di tengahtengah umat,” ujarnya. (m24)

Tolak Politisasi ...

jaksana serta mampu memahami aspirasi dan menyejahterakan kehidupan rakyatnya. Meski hanya dilakukan oleh puluhan orang, aksi penolakan sejumlah pemuda Batak itu tidak boleh dipandang sepele. Aspirasi yang disampaikan oleh puluhan pemuda Batak itu patut dicermati sebagai bagian dari keresahan nasional atas kepemimpinan SBY yang tak kunjung memberi perubahan yang didambakan, kata Sekretaris Umum Forum Komunikasi Alumni IMM (FOKAL-IMM) Sumatera Utara Shohibul Anshor Siregar menanggapi unjuk rasa tersebut.

“Saya tidak melihat demonstrasi itu sebagai ekspresi kecemburuan sosial di antara marga-marga Batak (khususnya di Toba) yang memang seharusnya memusyawarahkan segala sesuatu yang terkait dengan masalah-masalah pembangunan di bona pasogit (kampung halaman),” ungkapnya. Shohibul Anshor Siregar yang juga pengajar Sosiologi Politik FISIP UMSU mengingatkan mestinya SBY mencermati resistensi terhadap budaya politik pengatas-namaan (klaim) yang dilakukan oleh para elit untuk maksud “persembahan” kepada beliau. (m13/m50)

Januari mendatang dapat dijadikan sebagai indikasi kuat kalau Inalum akan diambil alih pemerintah, dan tujuan SBY ke Inalum untuk meninjau langsung proyek yang akan dilokalisasi tersebut. Jhon menyatakan hal itu sama sekali tidak sepenuhnya menjadi agenda tujuan keberangkatan SBY ke Inalum. “Dia itu kan sambil-sambil saja, belum bisa dipastikan kalau itu tujuan utama SBY,” pungkasnya. Senada dengan itu anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Parlindungan Purba, mendukung Inalum diambil alih. Memang, kata Parlindungan, sumber daya alam harus dikuasai oleh negara. Namun, karena negara masih mengalami keterbatasan, makanya mengajak negara lain untuk berinvestasi melalui program kerja-

sama yang menguntungkan Indonesia. Parlindungan juga tidak melihat kehadiran SBY meresmikan Asahan I sebagai bentuk penegasan pengambilalihan proyek raksasa itu dari Jepang. “Tapi saya mendukung sepenuhnya kehadiran SBY ke Sumut. Yang saya dengar beliau agenda utamanya meresmikan Museum Batak,” katanya. Ditanya apakah seharusnya Jepang keluar dari proyek raksasa itu?, Parlindungan mengatakan, memang seharusnya Indonesia yang harus mengelola. Menurutnya, kontrak kerja yang telah ditandatangani itu sudah lama. Kalaupun harus diperpanjang, kata Parlindungan, kontrak kerja itu harus diperbaharui. Dimana Indonesia harus mendapat mayoritas. (j01)

tu (15/1) sore. Minta Uang Kuliah Semasa kuliah Gayus sering kekurangan biaya untuk membeli buku pelajaran, sehingga ayahnya terkadang meminta uang kepada sanak saudara di kampung ini dan rela membantu demi sekolah Gayus. ‘’ Syukurlah, Gayus selalu ranking dan mendapat juara karena pintarnya, mulai dari sekolah dasar hingga melanjutkan perkuliahan. Karena kebutuhan yang mendesak untuk biaya sekolah, ayah Gayus terkadang meminta kepada kami,’’ imbuh Tiodor didampingi saudara sepupu Gayus, Saut Tambunan, 31, dan Wanata Gultom, 56. Selama sekolah, Gayus tidak pernah menunjukkan sifat-sifat yang tidak terpuji kepada guru dan ayahnya. Di masa sekolah, Gayus termasuk orang yang taat beribadah mendirikan shalat.

‘’Namun, sedihnya seiring jalan dan waktu, kodrat dan suratan telah menimpa kemenakan saya, sehingga kami di huta on (di kampung ini) malu, padahal uang sekolah Gayus Tambunan dari kampung ini halal 100 persen dari uang getah karet warisan kebun ayahnya dan uang padi dari sawah mereka,’’ imbuh Tiodor dengan isak tangisannya. Tiodor mengatakan, ‘Nungnga madabo ho among tugodungi (Sudah jatuh kau anakku ke jurang (terperangkap) yang hitam). Tiodor memandangi foto Gayus dengan isak tangisnya. ‘’So hea hepengni si Gayus tu huta on’’ ( Tidak pernah sampai uang si Gayus ke kampung ini),’’ tambahnya. Sekiranya masih hidup ibunda si Gayus, pasti ada yang menasehatinya, mana yang salah dan mana yang benar, papar Tiodor. Ahmad Cerem Meha

Kegiatan itu dinilai hanya untuk kepentingan kelompok tertentu, khususnya untuk kepentingan mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden TB Silalahi. “Kami tidak mau mencederai pluralisme di masyarakat Batak,” katanya. Edi Barita mengatakan, penolakan itu juga dilakukan karena Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini dinilai belum pantas mendapat gelar sebagai Raja Batak yang sangat sakral dan dikagumi. Ia menjelaskan, seorang Raja Batak merupakan sosok yang sangat bi-

Inalum, Jepang ... Namun, Jhon tidak bisa memastikan jika nantinya ditangani oleh pemerintah, Inalum akan berjalan dengan sukses. “Belum tentu Indonesia berhasil. Kalau dari segi teknologi Indonesia sudah pandai, tapi kalau dari segi management belum tentu Indonesia sanggup untuk mengelola Inalum,” ujar Jhon. Jhon mengatakan, tidak bisa dijadikan jaminan apabila hanya SDM sudah mampu mengelola dapat dipastikan Inalum akan berhasil bila ditangani pemerintah bila tidak dibarengi dengan Management yang handal. “Kalau hanya pengambil alihan bukan berarti bakal sukses,” jelasnya. Disinggung mengenai kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 18

‘Nungnga Madabo Ho ... bocah lelaki bernama Gayus HalomoanTambunan, yang kini membuat heboh bukan hanya para penegak hukum tetapi juga para politisi nasional. Satu jam perjalanan, Waspada tiba di sebuah rumah yang kusam dan merupakan warisan milik Oppung (kakek) Gayus Tambunan. Rumah itu, kini didiami sepupu Gayus, yakni Saut Tambunan, yang menerima kedatangan Waspada untuk berbincang –bincang terkait Gayus Tambunan. Di rumah ayah Gayus, AS Tambunan, Tiodor Tambunan, namboru Gayus (kakak ayah gayus) memulai bercerita. Gayus kecil ketika itu dipanggil dengan Lomo. Dia dibawa orangtuanya dari kampung halamannya di Desa Aek Gunung, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan. ‘’ Setiap tahun mereka pulang kampung ketika Gayus masih balita,’’ ungkap Tiodor. Masa kanak-kanak Gayus sangat memprihatinkan. Tiodor menceritakan masa lalu Gayus. Ketika dia di bangku sekolah dasar, ibunya meninggal dunia.’’ Mereka berlima bersaudara bagaikan anak ayam kehilangan induk, ayahnya yang pelaut terkadang jarang pulang, abangnyalah yang mengurusi mereka.Tidak berapa lama, ayah Gayus menikah lagi untuk mengurusi mereka’’, ujar Tiodor, 87, kepada Waspada, Sab-

Bangsa Yang Dirahmati ... Namun saat ini burung-burung kecil dan cacing di tanah pun tahu bahwa banyak anakanak negeri yang lalai, lupa, jika bukannya melupakan, bahwa bangsa mereka adalah ‘bangsa yang dirahmati’. Sebab yang mereka pertontonkan kepada Tuhan adalah kecenderungan untuk saling menyalahkan, kedurhakaan, kezaliman, kerusakan moral, arogansi, dan kehilangan jati diri. Banyak yang telah melupakan janji-janjinya dengan Tuhan. Dengan demikian salah satu agenda penting bangsa ini adalah mengembalikannya sebagai ‘bangsa yang dirahmati’. Rasulullah mem-

Waspada/Muhammad Joni

WALIKOTA Medan Drs. Rahudman Harahap MM (kiri, berdiri) yang didampingi Hj. Ariany Sinulingga SE (di kiri walikota) saat meninjau langsung pelaksanaan sunat massal di Masjid Al Falah, Tanjung Rejo, Kec Medan Sunggal, Minggu (16/1).

220 Anak Sunat Massal Di Sunggal MEDAN (Waspada): 220 Anak ikut sunat massal diselenggarakan PT Medan Angkasa Raya (MAR) bekerjasama dengan Bulan Sabit Merah Indonesia dan PKM Masjid Al Falah Tanjung Rejo, Medan Sunggal, Minggu (16/1). Hj. Ariany Sinulingga SE, pimpinan PT Medan Angkasa Raya dalam kata sambutannya mengatakan, pada mulanya dia berencana menyelenggarakan sunat massal bagi 100 anak, namun banyak masyarakat yang ingin mendapatkan kesempatan untuk menyertakan putranya sehingga jumlahnya menjadi 220 anak. “Insya Allah di masa mendatang kami akan dapat meningkatkan jumlah peserta sunatan

massal ini, saya mohon do’a dari saudara-saudara agar usaha itu tercapai,” kata Hj. Ariany. “Satu lagi saya sampaikan pada Pak Walikota, sebenarnya tidak menyangka panitia begitu antusias menangani, bahkan mengundang bapak untuk meresmikannya, “ tambahnya. “Saya juga berniat melakukan bedah rumah, jangan hanya apa yang kita saksikan di televisi, kami berniat untuk itu di kota kita ini,” kata Hj. Ariany dan menambahkan, Insya Allah pada Maret depan dia bersama PT Panca Mulia Jaya Tour & Travel memberangkatkan 300 jamaah umrah dari Medan langsung ke Arab Saudi. SementaraWalikota Drs. Ra-

hudman menyatakan menghargai usaha yang dilakukan PT MAR dan pemimpinnya Hj. Ariany. “Saya merasa bahagia, pagi ini ibu Hj. Ariany, selaku pimpinan PT Medan Angkasa Raya bekerjasama dengan para mahasiswa kedokteran USU dan PKM Masjid Al Falah melakukan kegiatan sosial menyelenggarakan sunatan massal,” tandas Walikota. Acara selain dihadiri Walikota Medan,juga dihadiri sejumlah anggota Muspika, Dandim, Camat, para LurahTanjung Rejo, dan para pejabat lainnya. Pada kesempatan itu Walikota meninjau kondisi Jl. Murni yang kupak-kapik dan berjanji memuluskannya. (m10)

Penjudi Dan Polisi ...

bagian punggung, termasuk seorang wartawan terbitan Medan menderita luka pada bagian punggung serta seorang personel Sabhara Polsekta Medan Sunggal Bripka Budiono menderita kepala bengkak akibat kena bogem pemain judi. Setelaht situasi reda, puluhan mobil dan sepedamotor meninggalkan lokasi karena takut adanya penangkapan dari pihak kepolisian. Sekitar 20 me-nit kemudian, petugas Brimob Poldasu lengkap senjata laras panjang, Kapolresta Medan Kombes PolTagam Sinaga, SH, bersama Kasat Reskrim Kompol Fadillah Zulkarnaen, SIK, Kanit Judisila AKP Aron Siahaan, Polisi Militer (PM) dan aparat lainnya menuju lokasi. Setiba di markas judi tersebut, tak satu pun pemain judi kelihatan. Hanya terlihat beberapa

mobil dan sepeda motor diduga milik pemain judi berada di lokasi parkir markas judi tersebut. Ketika dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan lapak judi samkwan, kartu joker dan mengamankan beberapa meja judi serta lainnya sebagai barang bukti. Sedangkan, mobil APV BK 701 SG, sepeda motor Supra X milik personel dirusak, dan body mobil Patroli milik Polsekta Medan Sunggal penyok bekas kena lempar batu. Sedangkan tiga handphone milik personel dan satu kamera (tustel) milik Polsekta Medan Sunggal raib diambil penyerang tersebut. Polisi sudah tiga kali menggerebek lokasi tersebut, tapi bandar judi kembali membukanya dan seolah-olah mereka kebal hukum. (m36/m39)

melakukan penyerangan terhadap Kapolsek Medan Sunggal Kompol Sonny Marisi Nungroho Tampubolon dan puluhan anggota Polri, buron. Sebelumnya, Polsekta Medan Sunggal bekerjasama dengan Polresta Medan, Sabtu (15/1) malam, menggerebek satu rumah di lahan kosong di “Tunggul Hitam” tidak jauh dari TTPB Medan Sunggal. Para pemain bukan saja warga Medan tetapi warga luar daerah. Tim dipimpin Kapolsekta Medan Sunggal Kompol Sonny Marisi Nugroho Tampubolon, SH,SIK turun ke lokasi terpaksa membuka portal yang dipasang pembaking judi. Sekitar 50 meter mendekati lokasi judi, langsung diserang pemain, bandar dan pembacking judi tersebut dengan batu, kayu dan benda lainnya. Karena jumlah penyerang cukup banyak, petugas terpaksa menyelamatkan diri. Para pemain, bandar dan pembackingjudimengejarsambil melempari batu dan melakukan pemukulan terhadap polisi. Akibat tindakan itu, Kapolsekta Medan Sunggal Kompol Sonny Marisi Nugroho dan beberapa personelnya menderita luka pada

persyaratkan tiga hal bagi suatu bangsa yang berhak memperoleh rahmat dari Allah: “Rahimallahu man hafizha lisanahu wa ‘arafa zamanahu wastiqamat thariqatahu”. Allah akan mencurahkan rahmat-Nya kepada orang yang menjaga jati dirinya, yang dapat mengenal dan mengantisipasi tantangan zamannya, dan yang selalu konsisten dalam prinsip-prinsip hidupnya. (HR. Dailami). Begitulah, bangsa ini perlu mengarahkan visi, hadap, dan pandangannya untuk mengembalikannya sebagai ‘bangsa yang dirahmati’, agar kemajuan yang diraihnya betul-betul membahagiakan dan menyelamatkan; bukan saja di sini tetapi juga di sana, di kehidupan yang abadi. Wa Allahu A’lamu bi al-Shawab.


WASPADA Senin 17 Januari 2011

A3

Medan Metropolitan

DPRD Prihatin Masih Ada Gizi Buruk MEDAN (Waspada): Pemko Medan perlu mengantisipasi kasus gizi buruk mulai dari lingkungan. Untuk itu, Pemko harus mendata warga yang penghasilannya rendah atau tidak mampu agar mendapatkan kartu sehat seperti Jamkesmas dan Medan Sehat. Pasalnya, gizi buruk ini umumnya menimpa warga yang penghasilan rendah. “Kita prihatin dengan masih adanya gizi buruk di Medan. Masalah gizi buruk ini umumnya menimpa warga yang penghasilannya rendah,” kata Ketua DPRD Medan Amiruddin, Minggu (16/1), saat menjenguk dua bayi gizi buruk dan seorang bayi yang diduga pengidap AIDS bersama DPD RI Parlindungan Purba dan anggota DPRD Medan Khairuddin Salim. Selain karena penghasilan rendah, lanjutnya, gizi buruk juga disebabkan karena ketidaktahuan orang tua mengenai asupan gizi anaknya. “Ini terbukti saat kita berkunjung tadi. Dari segi ekonomi dia mampu, tapi karena ketidaktahuan para ibu untuk memberikan ASI yang baik,” terangnya. Dalam kasus seperti ini, kata Amiruddin, Pemko Medan perlu melakukan sosialisasi tentang pemberian ASI kepada bayi. Sementara itu, DPD RI Parlindungan Purba menuturkan, Pemko harus lebih mengak-

tifkan lagi Posyandu, sehingga keberadaan Posyandu lebih dirasakan oleh masyarakat. “Dan kita harapkan Posyandu ini tidak hanya masalah aspek kesehatan tetapi juga aspek ekonomi, sehingga para orang tua bisa mengatur perekonomian rumah tangganya,” ungkapnya. Mengenai kasus HIV/AIDS, lanjut Parlindungan, pencegahan dengan memberikan pendidikan harus dimulai dari keluarga. “Keluarga juga harus berperan dalam memberantas HIV AIDS ini.” Saat ini, berbagai kartu sehat seperti kartu Jamkesmas, Jamkesda, Askes dan lainnya diberikan kepada warga yang tidak mampu. Namun, lanjutnya, jika masih ada warga miskin yang datang berobat dengan tidak memiliki kartu apapun, maka kepling ataupun Lurah harus serius menyikapi hal ini. “Kepada RSU dr Pirngadi bila ada pasien miskin yang masuk tidak memiliki kartu,harus

Waspada/Mursal AI

MENJENGUK: Anggota DPD RI Parlindungan Purba (kanan) bersama Ketua DPRD Medan Amiruddin (dua dari kanan) dan anggota Komisi B DPRD Medan Khairuddin Salim (pakai kaca mata) saat menjenguk anak menderita gizi buruk, di Ruang Anak Lantai III RSU dr. Pirngadi Medan, Minggu (16/1). dilayani dan perkara surat menyurat bisa menyusul,” ucapnya. Sedangkan, Anggota Komisi B DPRD Medan Khairuddin Salim mengimbau agar para penderita HIV AIDS dan gizi buruk untuk tidak segan meme-

riksakan kesehatannya atau berobat ke rumah sakit. “Kita upayakan semua warga Miskin ditanggung oleh Pemko Medan,” katanya. Dalam kunjungan itu, ketiga anggota legislatif tersebut mem-

berikan bantuan susu kacang hijau untuk ketiga bayi, yakni Johanes, 10 bulan warga Jalan Medan Kot, Ucok bayi usia 1 bulan, warga Karya Dame Medan Helvetia dan Rafa usia 8 bulan warga Jl. Sungai Deli.(h02)

Penerbangan Perdana Air Asia Ke Hongkong

Waspada/Abdullah Dadeh

CALON PENUMPANG: Suasana arus penumpang warga Medan menjelang boarding pesawat di Bandara Polonia Medan tujuan Hongkong, Minggu (16/1).

Alumni SMPN 5 Gelar Reuni MEDAN (Waspada): Lama tak bertemu, sejak lulus dari SMPN 5 (sekarang SMPN 6) Jalan Bahagia Medan tahun 1980/ 1981, tentu membuat para alumni mempunyai keinginan yang kuat untuk berkumpul kembali. Mengenang masa-masa pendidikan di bangku SMP, tentu merupakan suatu hal yang indah. Suasana keindahan dalam hati akan terasa lebih lengkap jika seluruh alumni SMPN 5 tahun 1980/1981 berkumpul bersama guna mengingat masa sekolah dahulu. Karena itu, sejumlah alumni bertekad menggelar acara reuni khusus untuk mantan siswa/i SMPN 5 tamatan tahun 1980/ 1981. “Rencananya reuni ini akan dilaksanakan pada Minggu 29 Januari 2011 di Hotel Grand Antares Jalan Sisingamangaraja Medan,” kata Ketua Panitia Reuni Surya Dharma kepada Waspada di Medan, Minggu (16/1). Menurut panitia, kesibukan di antara para alumni yang telah menggeluti berbagai profesi, pekerjaan dan urusan rumah tangga masing-masing, membuat rasa persaudaraan telah terjalin selama di bangku SMPN 5 Medan semakin merenggang. Rasa kangen untuk bertemu teman-teman lama seolaholah terabaikan sehingga tidak pernah ada forum untuk berkumpul bagi para alumni. Komunikasi sesama alumni hanya terjalin oleh mereka yang kebetulan satu kota atau hanya dengan teman dekat tertentu dan sangat terbatas. Bagi para alumni tahun 1980/1981 yang ingin bergabung pada acara reuni SMPN 5 ini dapat mendaftarkan diri melalui Surya Dharma 0852-7691-7347, Irwan 0812-6341-8429, Ferry Tobing 0811-630-543, Subur Tini 0852-9788-7811 dan Fitri Idris 0813-9733-2217.(m25)

Bagas Godang Mandailing Segera Dibangun MEDAN (Waspada): Bagas Parsarimpunan Ni Tondi Mandailing atau Bagas Godang yang berfungsi sebagai tempat berkumpul atau bermusyawarah, direncanakan segera dibangun di atas tanah seluas 1,5 hektar di Jalan Sisingamangaraja Km 6,9 atau Jalan Balai Desa Pasar XII, Deliserdang. Hal tersebut disampaikan Ir. H. M. Dedi Nasution selaku salah seorang penggagas pada pertemuan di Hotel Medan Metro, Minggu (9/1). “Masyarakat Mandailing yang ada di perantauan haruslah merasa terpanggil dan diharapkan mendukung rencana pembangunan ini, sebagai langkah awal saya akan menyerahkan sebagian tanah saya untuk dibangun Bagas Godang Ni Alak Mandailing, kita harapkan akan lebih banyak manfaatnya bagi anak cucu kita pada masa akan datang,” ungkapnya. Sementara itu Sutan Kenaikan Rangkuti penggagas lainnya merasa salut dan bangga juga turut mendukung rencana di maksud. Ternyata masih ada orang – orang yang peduli dan rela menyumbangkan lahannya untuk kepentingan masyarakat banyak. Dirinya mengharapkan ini sebuah langkah awal untuk menyeru segenap masyarakat Mandailing lainnya agar dapat bersatu padu bahu membahu guna mengaktualisasikan rencana yang mulia ini. Dengan konsep “Olong Do Na Maroban Domu, Domu Pasti Maroban Parsaulian”. Para penggagas dinamakan “Tim Sembilan Mandailing” yang terdiri dari Ir. H. M. Dedi Nasution,MBA, H.Ikhsan Lubis, SH,S.pn, H. Efdi Boy Nst, SH, Drs. H. Syamsuddin Lubis, Ak.MM, Sutan Kenaikan Rangkuti, Zulhanuddin Nst,SE, H. Aswin Nst, Efwita Nst, SE, Darwin Hamonangan Lubis, H. Aswan Nst dan Lutfi Faizal Syah Lubis, dalam waktu dekat akan segera mempersiapkan langkah-langkah yang diperlukan guna terealisasinya agenda besar dimaksud. (rel/h02)

MEDAN (Waspada) : Penerbangan perdana Air Asia Medan tujuan Hongkong mengangkut 132 penumpang, Minggu (16/1). Pesawat dengan nomor penerbangan QZ-7430 bertolak dari Bandara Polonia Medan pukul 14:30. “Medan-Hongkong ditempuh lebih kurang 4 jam 10 menit dan pesawat jenis Airbus diperkirakan akan mendarat di Hongkong pukul 19.30 waktu Indonesia,” kata Benyamin Harianto, staf penerbangan Air Asia di BandaraPoloniaMedan,kemarin. Tahap awal Air Asia terbang ke Hongkong empat kali seminggu yaitu Senin, Minggu, Rabu dan Jumat. Sementara penerbangan itu akan mendarat kembali di Medan dengan

nomor penerbangan QZ-7431 pukul 23:30. Manajemen Air Asia melihat pasar Honkong lebih bagus dan menjanjikan apalagi banyak warga Medan saat musim liburan akan balik ke negara asalnya, terutama saat suasana Natal, Tahun Baru dan Cheng Beng. “Saya kira Air Asia membuka rute ke Hongkong mempunyai nilai positif bagi warga Medan, setidaknya orangorang Medan dapat melihat keluarga leluhurnya disana memudahkan transportasi,” kata Yuswan, pelaku ekonomi asal Medan menjelang bertolak ke Hongkong. Setidaknya, katanya lagi, memudahkan para mahasiswa

asal Medan mengadakan studi banding ke berbagai perguruan tinggi di negara tirai bambu. Bahkan Sriwulan, staf penerbangan Air Asia membenarkan, penerbangan perdana Air Asia Sabtu Medan tujuan Bangkok mengangkut 130 penumpamg dari 186 seat pesawat. Pesawat bertolak dari Medan tujuan Bangkok pukul 17:05 dan mendarat kembali di Medan pukul 20:10. Rute Air Asia Medan-Bangkok akan mengisi tiga kali seminggu, yaitu Selasa, Kamis dan Sabtu. Bahkan berdasarkan booking seat pesawat, rute Medan tujuan Bangkok juga banyak peminatnya khususnya kalangan wisatawan asal Medan, kata Wulan. (m32)


Medan Metropolitan A4 Dua Advokat Diserahkan Ke Kejari MEDAN (Waspada): Dua advokat terlibat kasus perusakan rumah milik Vera Br Panggabean di Jalan Pattimura Medan diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan. Kedua tersangka terancam hukuman lima tahun penjara. “Kedua tersangka itu berinsial MT, SH dan ESMT, SH,” kata Zulkifli Nasution kuasa hukum Vera Br Panggabean kepada wartawan, Minggu (16/1). Penegasan itu dikuatkan Kasi Pidum Kejari Medan Rikki Septa Tarigan. Kejari Medan sudah menerima kedua tersangka setelah Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dinyatakan P21 (lengkap), tegasnya. Lebih jauh, Zulkifli mengatakan, kedua advokat itu ditetapkan sebagai tersangka menindak lanjuti laporan Vera Br Panggabean sesuai No LP/343/ II/SPK/TABES MS tanggal 5 Februari 2010 tentang perbua-

tan tak menyenangkan dan perusakan rumah sesuai pasal 335 jo 170 jo 406 KUHP. “Kedua tersangka diserahkan ke Kejari Medan pada 12 Januari 2011,” bebernya. Menurut Zulkifli, kliennya menempuh upaya hukum karena kedua tersangka diduga melakukan perusakan terhadap rumahVera Br Panggabean yang sudah 32 tahun ia tempati. “Rumah itu juga diduga telah dieksekusi tanpa prosedur oleh pihak keluarga Theodora Br Tambunan orangtua kedua tersangka,” tegas Zulkifli. Dalam proses pelimpahan ke Kejari Medan, lanjutnya, polisi sempat

Om Farhan Pandu Seminar Spektakuler Psikiatri FK USU MEDAN (Waspada): Acara seminar spektakuler tentang ‘Optimalisasi Kesehatan Jiwa di Segala Usia’ yang diadakan dalam rangka HUT ke 35 Departemen Psikiatri Fakultas Kedokteran USU di Hotel Emerald Garden Medan, Minggu (16/1), dipandu langsung oleh presenter atau pembawa acara Muhammad Farhan atau yang biasa disapa Om Farhan. Dalam seminar tersebut, ada 3 yang menjadi pembahasan yakni bagaimana me-manajemen stress ditempat kerja (pembicara dr. Elmeida Effendy, Sp.KJ), bagaimana tips berhenti merokok (Dr. Donald FS, Sp.KJ serta permasalahan makanan pada anak dan cara penanggulangannya (dr. Sri Sofyani, Sp.A (K)). Berbicara stres di tempat kerja, Elmeida mengatakan, stres di tempat kerja menjadi suatu persoalan yang serius bagi perusahaan karena dapat menurunkan kinerja karyawan dan perusahaan. Stres merupakan respons internal terhadap situasisituasi yang sulit. Stres ditempat kerja merupakan hal yang umum dialami oleh para pekerja di kota besar seperti deadline penyelesaian tugas, tuntutan peran di tempat kerja yang semakin beragam dan kadang bertentangan satu dengan yang lain. “masalah keluarga, beban kerja yang berlebihan, dan banyak tantangan lainnya yang membuat stres menjadi suatu faktor yang tidak mungkin untuk dihindari,” terangnya. Namun, menurut Elmeida, hanya ada dua pilihan yang dapat diambil dalam menghadapi stres , yakni to fight or flight (melawan atau menghindar). Pekerja pemenang adalah mereka yang tidak hanya mampu melawan, tetapi juga mampu mengelola stres di tempat kerja dan menjadikannya sebagai suatu tantangan untuk menghasilkan kinerja yang lebih tinggi. Sementara itu, Dr. Donald Sp.KJ dalam pembahasannya tentang tips berhenti merokok mengatakan, setiap perokok yang memberhentikan rokok pasti mengalami gejala seperti gangguan tidur, keinginan kembali untuk merokok, batuk, sakit kepala dan lainnya. “Untuk mereka yang susah tidur karena berhenti merokok, yaitu dengan melakukan latihan relaksasi dan menghindari kafein, tips ketika ada keinginan kembali merokok hindari situasi yang memicu keinginan merokok, minum air atau makan permen,” pesannya.(h02)

Waspada/Sugiarto

TIGA Guru Besar Tetap USU yang baru dikukuhkan di Gelanggang Mahasiswa USU, Sabtu (15/1). Dari kanan: Prof. Dr. Tamrin, M.Sc, Prof. Dr. Ir. Humala Lodewijk Napitupulu, dan Prof. drg. Sondang Pintauli, Ph.D.

USU Tambah Tiga Guru Besar MEDAN (Waspada) Universitas Sumatera Utara (USU) menambah tiga guru besar tetapnya setelah dikukuhkannya Prof. Dr. Tamrin, M.Sc, Prof. Dr. Ir. Humala Lodewijk Napitupulu, dan Prof. drg. Sondang Pintauli, Ph.D, di Gelanggang Mahasiswa USU, Sabtu (15/1). Dengan dikukuhkannya ketiga dosen terbaik USU tersebut menjadi guru besar, maka jumlah guru besar USU bertambah menjadi 186 orang. Diharapkan dengan bertambahnya jumlah guru besar tersebut, mampu menghasilkan karya-karya yang besar pula. “Kami sangat mengharapkan pemikiran-pemikiran Saudara untuk mengembangkan dan memajukan Universitas Sumatera Utara di masa mendatang,” kata Rektor USU Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, M.Sc (CTM), Sp.A(K) dalam pengukuhan tersebut. Pada kesempatan itu, Prof. Syahril Pasaribu megatakan, saat ini USU terus berbenah diri, khususnya berkenaan dengan pembenahan pada lingkup satuan unit kerja yang ada. Langkah pembenahan satuan unit kerja ini telah pula kami awali dengan melakukan rotasi pimpinan pada masing-masing unit kerja serta pada bagian-bagiannya. “Sebagai wujud konkrit dari langkah pembenahan tersebut baru-baru ini kami telah melakukan pelantikan dan serah terima jabatan untuk 92 pejabat baru di lingkungan USU yang menduduki jabatan pada 55 satuan unit kerja dan bagiannya,” ujarnya. Langkah tersebut dilakukan adalah semata, sebagai wujud dari kebijakan pembaharuan pada perangkat struktur organisasi universitas. Seperti pada jabatan Direktur dan Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana, Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian/Pelayanan Kepada Masyarakat beserta Ketua dan Sekretaris pada perangkat bagiaannya, Direktur dan Wakil Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan USU, Ketua dan Sekretaris Program Studi untuk 41 program studi yang ada di jenjang S3 dan S2 pada Sekolah Pascasarjana. “Berbekal atas keyakinan yang dimiliki, kami optimis bahwa para pejabat yang mengemban jabatan baru tersebut merupakan figur yang memiliki kualifikasi dan kompetensi yang tepat untuk dapat mencurahkan perhatian dan pengabdiannya dalam memajukan USU ini. Kita berharap, USU ke depan akan berkembang dengan lebih baik lagi,” ujarnya. Pada pengukuhan guru besar ketiga guru besar tersebut menyampaikan pidato pengukuhannya, yaitu Prof. Dr. Tamrin, M.Sc, dengan judul: “Peningkatan Nilai Tambah Hasil Alam dan Daur Ulang Limbah Melalui Proses Kimia Fisika”, dan Prof. Dr. Ir. Humala Lodewijk Napitupulu, dengan judul: “Perkembangan Simulasi Komputer dan Prospek Penggunaannya di Bidang Teknik Industri”, serta pidato Prof. drg. Sondang Pintauli, Ph.D yang berjudul: “Upaya Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Dalam Pencapaian Kesehatan yang Utuh dan Menyeluruh Secara Maksimal”. (m41)

kesulitan menemukan kedua tersangka, sebelum akhirnya mereka menyerahkan diri. Zulkifli mengatakan, perbuatan kedua tersangka berawal dari persoalan rumah di Jalan Pattimura No 320/64 Medan. Mertua korban Vera Br Panggabean yakni Erica Br Tambunan sudah membeli rumah tersebut dari Theodora Br Tambunan. Perjanjian jual beli tanah dan bangunan rumah itu, tambah Zulkifli, sesuai akta di bawah tangan tanggal 5 Maret 1977. “Jual beli juga disertai penyerahan sertifikat tanah berikut bangunanya yakni sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No 31/Desa Petisah Hulu,” tegasnya. Selain itu, katanya, keabsahan surat sesuai dengan Surat Ukur No 104 tanggal 19 Mei 1931/ pendaftaran No 1051 tahun 1968 tanggal 2 November

1968 yang diterbitkan kantor Pendaftaran tanah kota Medan. Selanjutnya, kata Zulkifli, anak Theodora Br Tambunan, yakni Gandhi Tambunan merupakan saudara kandung kedua tersangka meminta seluruh surat-surat tanah kepada mertua korban alm Erica Br Tambunan, alasannya mengurus pengalihan hak dari pemilik lama Theodora Br Tambunan kepada pemilik baru Erica Br Tambunan. “Penyerahan surat itu dibuat tanda terimanya tanggal 13 Desember 1978 ditandatangani Gandhi Tambunan,” ujarnya. Namun, lanjut Zulkifli, ternyata, Gandhi Tambunan diduga tidak melaksanakan sesuai dengan tanda terima pengambilan sertifikat HGB. Gandhi Tambunan hanya meningkatkan sertifikat HGB No 31/Desa Petisah Hulu menjadi sertifikat Hak Milik No 770

tanggal 15 April 2003 atas nama Theodora Dr Tambunan. Atas perbuatan itu, Gandhi Tambunan telah dilaporkan ahli waris Erica Br Tambunan ke Polresta Medan sesuai No LP/225/K.3/ I/2004 tanggal 26 Januari 2004. Aksi mereka belum berhenti, berdasarkan surat hak milik No 770 tanggal 15 April 2003 atas nama Theodora Br Tambunan, kedua tersangka MT, SH dan ESMT, SH dan beberapa orang melakukan pengosongan/eksekusi jalanan terhadap rumah yang dihuni Vera Br Tambunan tanpa ada surat dari pengadilan. “Selain itu kliennya saya juga diteror diduga oleh kedua tersangka dkk agar ibu Vera berserta keluarganya keluar dari rumah itu, “ tegasnya. Vera Br Panggabean berharap kasus yang sudah dinyatakan P21 berkas itu segera dilimpahkan ke pengadilan. (m49)

Dana BOS Rp161 M Akan Disalurkan MEDAN (Waspada): Walikota Medan Rahudman Harahap mengingatkan para guru dan kepala sekolah agar menyiapkan para siswa yang duduk di kelas akhir sekaitan dengan pelaksanaan Ujian Nasional. Hal ini dikatakannya, saat berlangsungnya silaturrahim Dinas Pendidikan Kota Medan bersama Walikota Medan, Sabtu (15/1), di Tiara Convention Medan. Hadir Asisten Kessos Pemko Medan Farid Wajedi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Hasan Basri, Kabid Dikmenjur Marasutan Siregar, Kabid PPD Masrul Badri serta udangan lainnya berasal dari Kepala Sekolah SMK,SMA,SMP dan SD serta KUPT sebanyak 21 orang. Rahudman mengatakan, Pemko dengan segala upaya memberikan perhatian yang penuh terhadap pendidikan. Karena itu, para guru dan kepala sekolah harus mengambil lang-

kah yang bermuara pada kemajuan pendidikan. Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional, kata Rahudman, hendaknya sudah membuat berbagai perencanaan dan target yang akan dicapai. “Saya ingatkan para guru dan kepala sekolah agar mempunyai program kerja di tahun 2011 ini untuk mencapai kemajuan bidang pendidikan,” katanya sembari menyebutkan pertemuan seperti ini hendaknya menjadi ajang tukar menukar informasi antar guru, kepala sekolah dan pihak dinas pendidikan, dalam rangka mempermudah terjalinnya sinergi guna suksesnya pendidikan di Kota Medan. Hal lain yang diingatkanWalikota Medan, sebentar lagi akan ada penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Rp161 miliar, karenanya kepala sekolah diminta untuk meman-

faatkan dana tersebut sesuai dengan peruntukkannya serta membuat pertanggung jawaban sehingga tidak menjadi masalah baru. “Saya harapkan, kepala sekolah maupun guru bisa memberikan penjelasan yang akurat kepada orang tua murid tentang penggunaan dana bos, agar tidak terjadi kesalahan persepsi dan timbul hal-hal yang bisa merugikan citra sekolah,” ujarnya. Sebelumnya Kadis Pendidikan Kota Dinas pendidikan Kota Medan Hasan Basri mengatakan, pihaknya akan tetap mempertahankan tuntas wajib belajar pendidikan dasar universal dan menyiapkan rintinitas program wajib belajar 12 tahun. Selain itu, meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan berbasis teknologi dan sekolah yang berbasis lingkungan. (m37)

PTPN IV Jangan Pamer Laba MEDAN (Waspada): DPRD Sumut sangat menyesalkan sikap PTPN IV yang terkesan memamerkan laba yang diperoleh selama 2010 sebesar Rp1 triliun kepada publik. Karena keuntungan yang diraih BUMN itu, ternyata tidak sepeser pun dinikmati masyarakat di daerah ini. “Harusnya Dirut PTPN IV tidak perlu mempertontonkan kearogansian dengan laba yang diraih mencapai Rp1 triliun atau 1/4 dari APBD Sumut 2011 Rp4,3 triliun. Karena keuntungan begitu besar sepeser pun tidak dinikmati masyarakat Sumut. Semuanya diboyong ke pusat,” kata Ketua Komisi C DPRD Sumut Eddy Rangkuti kepada wartawan di gedung dewan, kemarin. PTPN IV dinilainya seperti ‘menari-nari’ di atas penderitaan masyarakat Sumut, karena keuntungan dari lahan perkebunan mereka yang ada di Sumut itu hanya dinikmati keluarga besar PTPN terutama kalangan direksi dan komisaris yang kehidupannya sangat mewah. “Sementara, Sumut yang

notabene memiliki lahan hanya bisa menonton kemewahan dan keuntungan yang diperoleh PTPN IV. Ini tentunya tidak adil. karena, sampai hari ini Sumut yang menjadi ‘ladang’ uang bagi mereka untuk mencari keuntungan, namun tidak ada yang diberikan melalui dana bagi hasil,” katanya. Padahal, tambah Eddi, Pemprovsu, baik eksekutif maupun yudikatif terus berjuang agar pemerintah merevisi UU

perimbangan keuangan antara pusat dan daerah. Dengan harapan agar hasil perkebunan terakomodir dalam UU perimbangan keuangan tersebut. “Kalau memperjuangkan bagi hasil perkebunan ke pusat sudah lama disuarakan dengan berbagai cara, tapi pihak PTPN hanya janji-janji gombal. Tinggal demo atau unjukrasa saja yang belum dilakukan Sumut ke pemerintah pusat,” tandasnya. (m48)

Hidupkan Kembali Waskat MEDAN (Waspada): Pemerintah diminta perlu memberlakukan kembali pengawasan melekat (Waskat), agar menghindari timbul kecurigaan antara satu dengan lainnya. Hal itu ditegaskan Leo Nababan, staf khusus Menteri Kordinator Kesejahteraan Rakyat, saat berbicara dengan wartawan di Bandara Polonia Medan, menjelang bertolak ke Jakarta, kemarin. Nababan mencontohkan kasus Gayus Tambunan yang menjadi konsumsi pemberitaan

hangat belakangan ini. Kalau Waskat ada, mungkin kasus tersebut tidak terlalu besar dan dapat dicegah sejak awal. Kenapa? Kata dia, seperti paspor yang digunakan Gayus berangkat ke luar negeri, paspor jelas asli tidak palsu, mungkin orangnya saja yang dipalsukan. “Jadi berat dugaan ada permainan tingkat tinggi dalam kasus tersebut. Tidak mungkin untuk menerbitkan paspor tidak ada sidik jari dan tanda tangan bersangkutan,” ujarnya. (m32)

WASPADA Senin 17 Januari 2011

Waspada/Boy Afrizal

DISKUSI JURNALISTIK: Para siswa SMA Harapan Mandiri Medan begitu antusias mendengarkan penjelasan H Erwan Effendi, kepala Humas Harian Waspada selaku pembicara dalam diskusi jurnalistik di lantai III Harian Waspada, Jumat (14/1).

Siswa SMA Harapan Mandiri Diskusi Jurnalistik Di Waspada MEDAN (Waspada): Sebanyak 25 putraputri siswa SMA Harapan Mandiri Medan melakukan kunjungan silaturahim sekaligus melakukan diskusi jurnalistik di lantai III Harian Waspada, Jumat (14/1). Kunjungan puluhan siswa kelas III dipimpin Khiarus Suryati diterima Kepala Humas Harian Waspada H Erwan Effendi. Di awal diskusi, Khairus Suryati menyebutkan, kedatangan mereka ke Waspada ada kaitannya dengan mata palajaran di sekolah sekaligus bersilaturahim. “Materi kami dalam diskusi ini membahas tentang “Pers Bebas Berdemokrasi dan Bertanggung jawab” sesuai dengan UUD Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ),” katanya. Sementara Erwan Effendi selaku pembicara dalam diskusi tersebut menceritakan sejarah Harian Waspada yang terbentuk pada masamasa sulit, yaitu pada agresi militer kedua Belanda. Tujuan didirikan Waspada masa itu oleh alm H Mohammad Said untuk menyatukan bangsa Indonesia yang terpecah-pecah akibat provokasi penjajah.

Erwan menuturkan surat kabar Waspada adalah koran yang lahir pada masa perjuangan yang dalam Islam juga disebut koran mujahid, artinya koran pejuang. “Dengan mengandalkan kekuatan media Harian Waspada tetap konsisten dalam upaya menyatukan bangsa Indonesia dari segala provokasi penjajah,” imbuhnya. Pers bebas Erwan juga menjelaskan di hadapan para siswa tentang “Pers Bebas Dan Bertanggung Jawab”. Bebas maksudnya adalah bebas mencari, menggali, mendapatkan, dan membuat berita. Sebab hak untuk mendapatkan informasi merupakan hak sipil. Pers juga milik publik karena memberi dan mendapatkan informasi dari publik. Sedangkan bertanggung jawab, lanjut Erwan, artinya kita sebagai insan pers harus bertanggung jawab kepada Tuhan dan terhadap masyarakat. Tetapi, tidak harus bertanggung jawab dengan pemerintah. “Jurnalistik adalah bagian dari komunikasi dan dalam Islam komunikasi ada 4 yakni ; siddik, amanah, fatonah, dan tabligh,” ujarnya. (cba)

Aktor Kasus Sengketa Tanah Al Washliyah Diketahui MEDAN (Waspada): Nama di balik kasus sengketa tanah milik PB Al Washliyah seluas 32 hektar di Pasar IV Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli Kab. Deli Serdang terungkap. Ketua Komisi A DPRD Sumut Hasbullah Hadi saat memimpin rapat dengar pendapat, Kamis (13/1), mengungkapkan bahwa TS diduga aktor yang bermain di balik kasus sengketa tanah AlWashliyah dengan mengatasnamakan rakyat. Dalam rapat tersebut, Komisi A DPRD Sumut juga akan segera melaporkan TS yang juga ketua Pengadilan Lubuk Pakam itu, ke Komisi Yudisial karena melakukan sidang rekayasa yang memenangkan gugatan 65 orang atas nama Titin Kurniawati Cs yang mengaku sebagai pemilik tanah milik PB Al Washliyah. Padahal, penggugat tersebut menggunakan alas hak dan surat-surat palsu dalam gugatannya. Rapat dengar pendapat itu dihadiri PB Al Washliyahantaralain,IsmailEffendi,kuasahukum Ade ZainabTaher SH, Dirut SDM PTPN IITambak Karo-karo, PemprovsudiwakiliDHutahuruk,Kanit I Pidum Dirreskrim Poldasu AKBP R. Pane, BPN Sumut dan Deli Serdang serta masyarakat yang mengklaim tanah, yakni Misran Sasmita, Sudarsono dan Edilianto, Kamis (13/1). Hasbullah mengatakan, Badan Pertanahan Nasional dan Poldasu menyatakan surat-surat yang dipakai penggugat untuk menggugat adalah palsu. “Tapi mengapa PN Lubuk Pakam berani menggunakan dasar itu untuk melakukan eksekusi dan memenangkan gugatan. Ini tidak bisa dibiarkan. Kita segera melaporkan hal ini ke Komisi Yudisial dan membuat pansus tanah,” tegasnya. Dia menambahkan, klaim rakyat atas tanah 32 hektar eks HGU PTPN II tersebut yang telah dibeli Al Washliyah muncul setelah PB Al Washliyah mengajukan pembuatan sertifikat ke BPN. Disamping itu, proses Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan PB Al Washliyah ditolak oleh Ketua Pengadilan Negeri Lubukpakam dengan berdasarkan surat edaran Mahkamah Agung No 10 tahun 2009 tentang pengajuan permohonan peninjauan kembali.

“Padahal dalam surat edaran MA pada poin 2tersebutmenyatakan,apabilasuatuobjekperkara terdapat dua atau lebih putusan peninjauan kembali yang bertentangan satu dengan yang lain baik dalam perkara perdata maupun pidana dan diantaranya ada yang diajukan permohonan peninjauan kembali (PK) agar permohonan PK tersebut diterima dan berkas perkaranya tetap dikirimkan ke MA, tetapi terhadap permohonan PK yang diajukan oleh PB AlWashliyah ditolak oleh Ketua PN Lubukpakam,” terangnya. Dalam rapat tersebut juga terungkap pengakuan Edilianto salah seorang warga yang namanya terdaftar dalam gugatan menyebutkan surat-surat yang dijadikan dasar untuk menggugat adalah palsu. “Nama ayah saya saja salah. Nama aslinya Abu Bakar Alias Ahui. Saya tidak pernah mengaku tanah itu milik saya apalagi jadi ahli waris. Saya hanya dijanjikan sebidang tanah oleh Kasman kalau mau nama saya dibuat,” ungkapnya mewakili 5 orang warga yang juga keberatan namanya dicatut dalam surat-surat tanah itu dan telah membuat pernyataan ke PB Al Washliyah bahwa namanama mereka dicatut sembarangan. Peruntukkan untuk Al Washliyah Sementara Dirut SDM PTPN II Tambak Karo-karo menyebutkan, tanah 32 hektar tersebut peruntukkannya sudah benar untuk Al Washliyah dan sah demi hukum. Dia mengatakan, ada 80 perkara pidana maupun perdata di atas tanah eks HGU PTPN II menggunakan surat palsu. Hal senada juga dikatakan D Hutahuruk mewakili Pemprovsu. Dia menambahkan, Gubsu telah menerbitkan izin pelepasan dengan SK 963/2278/k/2005 tanggal 8 Desember 2005 kepada PB Al Washliyah. Sedangkan Kanit I Pidum Dir Reskrim Poldasu AKBP R Pane mengatakan, saat ini Poldasu masih menyelidiki atas laporan PB Al Washliyah tentang pemalsuan surat untuk permintaan eksekusi. Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi dari 65 orang yang dilaporkan. (h02)

Prof. Dr. Tamrin, MSc

Temukan Asap Cair Dari Cangkang Sawit Untuk Menutup Luka TAMRIN, pria asal Takengon, Aceh Tengah, yang bar u dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap dalam bidang Ilmu Kimia Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU) pada Sabtu (15/1) lalu, telah menemukan manfaat daur ulang limbah cangkang kelapa sawit menjadi asap cair untuk menutup luka dalam lima hari. Prof. Dr. Tamrin, MSc dalam pidato pengukuhannya yang berjudul “Peningkatan Nilai Tambah Hasil Alam Dan Daur Ulang Limbah Melalui Proses Kimia Fisika” ini, mengungkapkan beberapa penelitiannya yang dilakukan melalui dana hibah Dikti yang sangat berkaitan dengan hasil alam dan daur ulang limbah melalui pendekatan konsep kimia fisika di antaranya cangkang kelapa sawit. Dia menyebutkan, cangkang kelapa sawit merupakan salah satu limbah dari pengolahan minyak kelapa sawit yang cukup besar, yaitu mencapai 30% dari produksi minyak. Senyawanya terdiri dari konstituen selulosa, hemiselulosa dan lignin. Oleh karena itu kandungan senyawa tersebut, cangkang sawit dapat digunakan untuk pembuatan asap cair. Asap cair, lanjutnya, diproduksi dengan cara pembakaran tidak sempurna (pirolisis) yang melibatkan reaksi dekomposisi

konstituen polimer menjadi senyawa organik dengan berat molekul rendah karena pengaruh panas yang meliputi reaksi oksidasi, polimerisasi dan kondensasi. Jumlah partikel padatan dan cairan dalam medium gas menentukan kepadatan asap. “Perlakuan pirolisis menggunakan bahan cangkang kelapa sawit telah menghasilkan senyawa-senyawa dengan kadar yang bervariasi tergantung dari suhu da waktu pirolisis yang digunakan dan menghasilkan asap cair dengan volume yang bervariasi. Ini sesuai dengan hukum kimia fisika, apabila suhu, tekanan dirubah maka volume akan berubah,” jelasnya. Dari uji Gas Cromatografi Mass Spektra yang telah dilakukannya pada 2006, telah berhasil menganalisa senyawa-senyawa yang dikandung asap cair dari cangkang kelapa sawit, di antaranya asam asetat, asam etilat, asam etanoat, asam glasial, asam format, etil eter, etil format, etil metanoat, etil formiat, formik eter, asam propaoat, asam prapionik, luprosil, luprisol, karbohidrat, fenol, benzenol, monofenol, eksibenzen, asam benzensulfonat 4-hidroksi, dan benzensulfonat para-hidroksi. “Kadar fenol yang cukup banyak membuat asap cair ini dapat digunakan sebagai bahan insfektan dan asap cair tersebut mampu menutup luka dalam waktu lima hari. Uji coba ini dilakukan pada hewan marmud,” ujarnya seraya menambahkan penelitiannya tersebut bersama dengan Ratna Siregar, Apth (2007) yang merupakan istrinya tercinta. Membunuh perkembangan jamur Pada kesempatan itu dia juga menyebutkan, kadar anti bakteri yang ada pada asap cair ini juga mampu membunuh perkembangan jamur seperti Ganoderma sp dan Polyporous alcularius, dimana jamur ini sering terdapat pada pohon sawit yang dapat membunuh pertumbuhan sawit dengan cepat. Dengan pola penyemprotan asap cair maka jamur ini tidak dapat berkembang, sehingga sawit dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang baik pula. Pemanfaatan asap cair juga telah digunakan pada pertambakan udang untuk menghindari tumbuhnya jamur pada kolam. Ini menunjukkan asap cair dapat digunakan untuk berbagai keperluan dan saat ini harga asap cair dipasarkan sekitar Rp8.000/liternya. Nilai tambah dari bahan ini perlu untuk dikembangkan karena di samping menghasilkan uang juga dapat membuka lapangan

pekerjaan.

Riwayat hidup Tamrin yang lahir 4 Juli 1960 ini sejak masa kecil hingga menamatkan SMA di Takengon, awal karir di bidang kimia dimulai ketika diterima sebagai mahasiswa di Jurusan Kimia FMIPA USU dan diselesaikan pada tahun 1987. Dia berkecimpung dalam bidang kimia fisika sejak tahun ke3 sebagai mahasiswa dan dipercaya menjadi salah seorang asisten di laboratorium kimia fisika dan asisten dosen pada tahun 1986. Kemudian diterima sebagai dosen tetap di Jurusan Kimia FMIPA USU pada tahun 1989 dan menikah dengan Dra. Ratna Siregar, Apth dan dikaruhiai dua orang anak. Sejak mahasiswa tingkat II telah aktif mengajar dalam bidang kimia sebagai guru privat dan bimbingan studi di Kota Medan dan pernah mengajar di SMA Muhammadiyah Jalan Setia Budi dan SMA Swasta Jalan Irian Barat Medan. Pendalaman bidang kimia fisika semakin tumbuh sejak ikut penataran di Padang melalui dana HEDS Projek. Mendalami bahasa Inggris melalui kursus intensif di Universitas Sriwijaya, Palembang. Menyelesaikan Program Master di University Teknologi Malaysia khusus mengenai sifat reologi dan interface dari campuran poliurethane dan karet alam serta dipercaya sebagai asisten riset selama tiga tahun. Sejak tahun 1997 aktif mengajar di FMIPA USU dan UISU dan pernah dipercaya sebagai Ketua Jurusan, Pembantu Dekan III dan Pembantu Rektor II di Universitas Trikarya Medan. Aktif meneliti khusus melalui dana hibah Dikti dalam bidang reologi bahan dan gaya molekul antar permukaan. Dan telah menjalin kerjasama riset dengan PTPN III dalam pengolahan limbah karet, juga telah menjalin kerjasama dengan laboratorium Physical Chemisty of Auburn University (Amerika) khususnya dalam menganalisa hasil-hasil riset. Aktif membawa makalah dalam seminar nasional maupun internasional. Penulis dalam berbagai jurnal ilmuah serta telah membuat sebuah buku dengan judul Teori dan Soal Jawab Kinetika Kimia. Saat ini Tamrin hanya fokus mengajar dan membimbing mahasiswa di Jurusan Kimia Program Diploma, Sarjana, Pascasarjana dan Program Doktor di USU. * Sugiarto


Medan Metropolitan

WASPADA Senin 17 Januari 2011

A5

Mafia Tanah Kuasai Eks HGU PTPN II MEDAN (Waspada) Direksi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II menuding adanya keterlibatan mafia tanah dan mafia hukum dalam pengambilalihan areal eks Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan itu. “Kami heran areal eks HGU PTPN II terus menerus menyusut, patut kami menduga aktor di belakang semua ini adalah mafia tanah dan hukum,” kata Direktur Sumber Daya Manusia PTPN II, Tambak Karo-karo. Tambak berbicara pada acara seminar bertema “Refleksi Penanganan Masalah Pertanahan Di Sumut” yang digelar Panitia Dies Natalies Fakultas Hukum USU ke 57 tahun, Sabtu (15/1), di kampus itu. Menurut Tambak, awalnya,

areal eks HGU PTPN II memiliki luas sekitar 250 ribu hektare, namun, saat ini tersisa hanya 43 ribu hektare. “ Sekarang ini, PTPN II terus dihadapkan dengan masalah pengambilalihan lahan eks HGU dengan berbagai cara,” tegasnya. Salah satunya, lanjut Tambak, pemalsuan dan alas hak dan kemudian dijadikan dasar mendaftarkan gugatan ke pengadilan. “Kepada siapa kamii pernah memberikan tanah ini? Kok bisa beralih. Jelas, ada mafia

Pengurus IKATSI UDA Dikukuhkan MEDAN (Waspada): Ikatan Alumni Teknik Sipil (IKATSI) Universitas Darma Agung (UDA) Medan menggelar Reuni Akbar 2011 sekaligus pengukuhan pengurus IKATSI UDA priode 20112014 di Aula Biro Rektor Kampus Universitas Darma Agung Jalan DR TD Pardede, Sabtu (15/1). Reuni tersebut menghadirkan Rektor UDA Robert Sibarani, Dekan Fakultas Teknik UDA Berlin Saragih, Wakil Rektor, Ketua Jurusan Teknik Sipil, para dosen, Ketua IKATSI terpilih Karun Wirianto, para alumni, mahasiswa UDA dan undangan lainnya. Ketua IKATSI UDA terpilih KarunWirianto dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihakpihak yang telah mempercayai kepengurusan IKATSI yang baru untuk menjalankan tugas sesuai fungsinya. Karun menuturkan, visi misi IKATSI adalah untuk menjalin tali silaturahmi dan bekerjasama dengan alumni UDA selaku sesama almamater. Saat ini jumlah alumni di UDA lebih kurang sudah mencapai 800 orang. “Sekarang kita boleh berbangga, karena anggota IKATSI telah banyak yang sukses dan ada yang menjabat sebagai kepala daerah di tiap kabupaten/kota,” ujarnya. Dia mengharapkan, dengan seringnya berkomunikasi antara alumni dan kepengurusan IKATSI, maka akan terjalin kerja sama yang saling menguntungkan antar kedua belah pihak. Sementara Rektor UDA Robert Sibarani dalam sambutannya menyebutkan, kontribusi IKATSI sangat besar terhadap kemajuan fakultas teknik sipil dan UDA pada umumnya. Dia menuturkan, sebelumnya banyak tantangan internal maupun eksternal yang telah dihadapi UDA. “Tahun-tahun sebelumnya UDA mengalami banyak kesulitan baik itu masalah gaji para dosen maupun penerimaan mahasiswa baru yang minim. Tahun 2009 UDA telah memasuki tahap keunggulan. Tetapi, bukan berarti sudah unggul,” ujarnya. (cba)

Waspada / Boy Afrizal

PENGUKUHAN: Rektor UDA Robert Sibarani menyematkan tanda pengukuhan kepengurusan IKATSI priode 2011-2014 kepada Karun Wirianto (baju batik) sebagai Ketua Umum pada acara Reuni Akbar di Aula Biro Rektor UDA Medan, Sabtu (15/1).

tanah yang bermain,” ujar Tambak menanggapi paparan tiga narasumber yakni, dosen Fakultas Hukum USU Tan Kamello, praktisi hukum Ade Zainab Taher dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Deliserdang diwakili Sontian Siahaan. Tambak mengatakan, saat ini paling tidak terdapat 50 perkara perdata pertanahan menjadikan PTPN II sebagai pihak tergugat. Alas hak yang dipakai penggugat, lanjutnya, seperti surat keterangan bupati. Padahal, berdasarkan ketentuan, tegasnya, sebelum ada pelepasan dari Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara, tanah itu masih tetap milik PTPN II dan tidak bisa diterbitkan alas hak baru. “Saat ini yang diperpanjang HGU-nya justru yang tidak dikuasai PTPN II,” ujarnya. Tambak mengatakan, saat ini PTPN II sedang menginventarisasi lahannya. Dari sini akan jelas kelihatan posisi tanah dan pihak yang menguasai. Tanah Al Washliyah Sementara itu, Ade Zaenab Taher berbicara sebagai kuasa hukum Pengurus Besar (PB) Al Washliyah mengatakan, keterlibatan mafia tanah dan mafia hukum tidak saja dalam pengambilalihan eks HGU PTPN II, melainkan juga di berbagai kasus tanah di Sumut. Ade Zaenab mencontohkan, seperti sidang perkara gugatan 65 warga atas nama Titin Kurniawati yang mengaku sebagai pemilik tanah seluas 32 hektar milik PB Al Washliyah di

Pasar IV, Desa Helvetia, Kec. L. Deli, Kab. Deli Serdang. Di dalam perkara ini, tambahnya, diduga terjadi pemalsuan alas hak dan sudah berkekuatan hukum tetap. Anehnya, kata dia, dalam persidangan, Pengadilan Negeri Lubuk Pakam tidak pernah menghadirkan PB Al Washliyah sebagai salah satu pihak tergugat. “Jangankan dihadirkan, panggilan saja tidak pernah sampai kepada PB Al Washliyah,“ tegasnya. Disamping itu kejanggalan lain, lanjutnya, PB Al Washliyah belum pernah terima putusan sejak dari PN hingga MA. Menurut dia, hanya kurun waktu tujuh bulan, putusan PN sudah dikuatkan MA. “Ini jarang terjadi. Kami anggap ini adalah perkara yang spesial,” ujarnya. Menurutnya, proses perkara pengambialihan tanah PB Al Washliyah ini diduga ulah mafia tanah dan mafia hukum. Memang, PB Al Washliyah, lanjutnya, sempat mengajukan Peninjauan Kembali (PK), namun, ditolak dengan dasar Surat Edaran Mahkamah Agung No 10 tahun 2009 tentang Pengajuan Permohonan PK. Sementara itu, Tan Kamello berbicara sebagai ahli keperdataan mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tanah eks HGU. Sebab, tanah tersebut masih merupakan berstatus milik negara, sebelum ada pelepasan. Menurutnya, dalam beberapa kasus, pemalsuan alas hak bisa menjadi dasar bagi hakim

untuk menerima gugatan. Walau demikian, dia juga mengingatkan agar pembeli yang sah, seperti PB Al Washliyah harus tetap mendapat perhatian. “Pembeli yang berniat baik harus mendapat perlindungan,” ujarnya. Sontian juga mengakui bahwa pemalsuan alas hak untuk mendapatkan tanah eks HGU banyak terjadi. Menurutnya, kasus yang dialami PB Al Washliyah hanya salah satu dari banyaknya permasalahan tanah di PTPN II. “Kasus PB Al Washliyah ini bisa jadi acuan bagi kami dalam menyelesaikan kasus-kasus lain. Banyak sekali kasus seperti ini, hanya mengandalkan surat dari bupati saat itu. Tapi tanda tangannya bermacam-macam,” ujarnya. Harus cepat diselesaikan Alexius Purba hadir mewakili pimpinan Pemprovsu mengatakan, masalah pertanahan di Sumut terjadi karena pertambahan penduduk dan perkembangan pembangunan. Untuk itu, masalah ini harus segera diselesaikan agar tidak berdampak luas. Menurut Purba, penyelesaiannya juga harus sistematis dan komprehensif. Masalah pertanahan, menurut Alexius, bisa diantisipasi dengan cara mengidentifilkasi kasus-kasus tanah dan menetapkan agenda prioritas lima tahun ke depan oleh BPN. “Ini tujuanya agar sengketa tanah tidak terus terjadi, “ tegasnya. (m49)

Dua Satpam Pingsan Saat Upacara HUT Ke-30 MEDAN (Waspada): Waka Poldasu Brigjen Pol S.Allagan menegaskan, momen satpam hendaknya jangan hanya menampilkan momen terbaik pada HUT Ke-30 Satpam saja, tetapi juga harus bisa menunjukkan momen kerja dan praktek yang baik di setiap tempat tugas masing-masing. “Diharapkan satpam baik dalam pengaturan mekanisme kerjanya, atribut dan lain sebagainya dibawah koordinasi polisi. Sehingga nantinya tidak ada lagi atribut-atribut yang berbagai macam ragam,” tegasnya saat ditanya wartawan seusai upacara HUT Ke-30 Satpam di Lapangan Upacara Mapolresta Medan, Rabu (12/1). Menurut Allagan, pihaknya akan selalu melakukan pembinaan terhadap seluruh satpam yang ada di Sumut secara berjenjang mulai dari per tiga bulan dan empat bulan. Jumlah kese-

luruhan satpam di Sumut saat ini mencapai 2.000 orang. Allagan mengatakan, untuk memelihara Kamtibmas adalah Polri, tetapi tugas Polri ini dalam rangka pelaksanaan Kamtibmas itu terbatas jumlah personilnya disebabkan keterbatasan anggaran sumber daya manusianya. “Untuk mengamankan lingkungan sekitarnya baik di pemukiman, perusahaan, tempat tinggal dan sebagainya dibutuhkanlah Satpam terutama di lingkungan pekerjaan-pekerjaan,” katanya. Kerjasama antara polisi dan satpam, lanjutnya, sudah sangat bagus dengan adanya pembinaan dari Dir Binmas Poldasu dan Kasat Binmas Polresta Kompol A.Hutauruk untuk tetap terarah sesuai dengan tugasnya masing-masing. Pantauan Waspada, kemarin, pada saat upacara HUT Satpam di Mapolresta Medan

berlangsung dengan Irup Waka Poldasu,tampakduapesertaanggota satpam yang masih mengikuti pendidikan pingsan diduga kurang persiapan yang matang saat menjalankan upacara. Angota Satpam yang pingsan itu sebelumnya berada di barisan depan. Tiba-tiba saja, anggota satpam itu lemas dan hampir terjatuh, namun temanteman korban langsung mengangkatnya keluar barisan. Tidak beselang lama, tibatiba seorang lagi anggota satpam yang berdiri di tengah barisan juga ikut pingsan. Rekannya kemudian mengangkatnya ke belakang barisan. Kedua anggota Satpam tersebut pingsan saat Irup Waka Poldasu membacakan amanat tertulis Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Usai upacara HUT Satpam dilanjutkan penyerahan hadian kepada para Satpam terbaik, kemudian atraksi bela diri. (m39)

Waspada/Hamdani

KELEBIHAN MUATAN : Seorang pengendara becak bermotor membawa muatan barang yang berlebihan, tanpa menghiraukan keselamatan jiwa ketika melintas di Kawasan Jalan Padang, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (14/1).

Fauzi Usman Menang Atas Lahan 12 Hektar MEDAN (Waspada): Majelis Hakim yang menyidangkan perkara gugatan terhadap lahan seluas 12 hektar berlokasi di Jalan Karya Wisata, kawasan Desa Delitua Kecamatan Namorambe di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Rabu (12/1), telah memutuskan dengan mengabulkan permohonan pencabutan perkara gugutan oleh para penggugat, dan sekaligus menguatkan hak kepemilikan Fauzi Usman dan kawan-kawan terhadap lahan yang sempat digugat secara berantai oleh dua kelompok masyarakat berbeda. Pada sidang terakhir, majelis hakim yang diketuai Budhi Hasrul, SH dengan anggota anggota masing-masing Erly Suhermanto, SH dam Lusinda Panjaitan, SH, MH dengan panitera Nuraini Damanik, SH menyatakan, selain mengabulkan pencabutan gugutan tetapi juga mencoret perkara No.71 dari persidangan berjalan dengan kekuatan hukum tetap, serta membebankan biaya perkara kepada penggugut yang terdiri dari

12 orang. Pada sidang terakhir yang tanpa dihadiri para penggugat ataupun kuasa hukum mereka, majelis Hakim kepada tergugut DR.H.Usman Fauzi, SH dan kawan-kawan mengulangi putusan itu bahwa perkara gugutan terhadap lahan 12 hektar dengan Sertifikat hak milik No.286, 287, 288 dan No.289 yang kini diusahai belasan petani setempat dengan seizin tergugat (Fauzi Usman), telah selesai dengan mencabut gugatan itu dari sidang PTUN Medan. Dengan keputusan itu H.Fauzi Usman yang juga KetuaPersatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Sumut menyatakan lega karena sudah hampir 15 tahun menghadapi gugutan dari dua kelompok masyarakat yang berbeda terhadap tanah miliknya sebesar 12 hektar yang dibeli dari pihak pemilik ketiga setelah pemilik pertama, kedua dan ketiga melepaskan hak kepemilikan (m22)

Razman Arif Jadi Ketua DPP PKPB MEDAN (Waspada): Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) mengangkat Razman Arif MA sebagai salah satu Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKPB per tanggal 13 Januari 2011. Melalui pengangkatan tersebut, Razman Arif secara resmi melepaskan jabatannya sebagai Ketua DPD PKPB Sumatera Utara. DPP PKPB juga sekaligus mengangkat H Mhd Nasib Rusdiono SP sebagai pejabat sementara (Pjs) DPD PKPB Sumut. “DPP PKPB telah mengeluarkan surat keputusan pengangkatan saya sebagai Ketua DPP PKPB serta surat keputusan pengangkatan Nasib Rusdianto sebagai ketua DPP PKPB Sumut,” jelas Razman Arif kepada wartawan, di Medan, Minggu (16/1). Pertemuan tersebut juga dihadiri Sekretaris DPD PKPB Sumut Andri Agam SH, Bendahara Ade Suryani, unsur pengurus Hamdan Simbolon, anggota DPRD Langkat dari Fraksi PKPB H Poiman SE dan Andri Munarman serta Ketua DPD PKPB Langkat beserta jajaran pengurus lainnya. Surat keputusan tersebut juga mengangkat Ade Suryani sebagai bendahara menggantikan Nasib Rusdianto yang diangkat sebagai Pjs Ketua

DPD PKPB Sumut. Razman mengatakan, dalam surat keputusan tersebut DPP PKPB meminta Nasib Rusdianto untuk memimpin DPD PKPB Sumut dan melaksanakan musyawarah daerah (musda) sesuai kesiapan serta melaporkan hasil pelaksanaan tugasnya. Dijelaskannya, DPP PKPB telah meminta Pjs Ketua DPD PKPB Sumut untuk segera melakukan konsolidasi dalam rangka persiapan verifikasi partai politik (parpol) yang akan dimulai tanggal 17 Januari-17 Juni 2011. Sementara Razman Arif mendapat mandat untuk melakukan penataan kepengurusan DPD PKPB di Sumut, NAD dan Sumbar. “DPP telah meminta saya untuk secepatnya menyelesaikan permasalahan partai yang ada di tiga propinsi tersebut, sekaligus memeriksa pengajuan recall beberapa anggota DPRD dari PKPB yang dinilai melanggar aturan kepartaian,” tegasnya. Dia berharap, dengan keluarnya surat keputusan ini, maka jajaran pengurus dan kader PKPB di Sumut, NAD dan Sumbar, dapat segera melakukan konsolidasi dan mempersiapkan diri dalam rangka verifikasi parpol. (h04)

Alm. Tuanku Luckman Sinar, Sejarawan Otodidak DUNIA Melayu mengalami duka yang mendalam karena kehilangan seorang sejarawan autodidak yang menguasai dan memiliki sumber-sumber sejarah dari Belanda, khususnya tentang Sumatera Utara dan dunia Melayu. Dia adalah Tuanku Luckman Sinar Basarshah II. Sultan Serdang ini mangkat Kamis (13/1) pukul 20.05 di RSSime Darby, Subang Jaya, Kuala Lumpur, Malaysia. Beliau dimakamkan di Kompleks Masjid Raya Sulaimaniyah, Perbaungan, yang dibangun oleh Sultan Serdang. Makam almarhum Tuanku Luckman Sinar Basarshah II berdekatan dengan makam sang ayah, Sultan Sulaiman Shariful Alamshah Sejarawan sekaligus budayawan Melayu adalah dua identitas yang melekat pada Tuanku Luckman Sinar. Dua identitas itu sangat jelas terlihat dalam berbagai karya tulis, pemikiran, dan aktivitas beliau. Maka layaklah jika sederet prestasi dan beragam penghargaan, mengisi lembaran kisah kehidupannya. Beliau lahir di Istana Keraton Kota Galuh Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara pada 27 Juli 1933. Kehidupan masa kecil sampai masuk ke dunia pendidikan formal ditempuh di Medan. Beliau berturut-turut menempuh pendidikan formal di Hestel Lagere School di Medan (tamat 1950), R.K. Middlebare Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) di Medan (tamat 1953), SMA di Medan (tamat 1955), kuliah di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara di Medan (Sarjana Muda 1962), dan Pendidikan Kemiliteran LPKW (1963). Setelah menempuh pendidikan di Medan, pengetahuan Tuanku Luckman Sinar semakin lengkap ketika hijrah ke Jakarta untuk menempuh kuliah di Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Jaya baya (Sarjana Hukum 1969). Tidak berhenti sampai di situ saja, beliau juga menjalankan Kursus Manajemen Perkebunan di Bandung (1964). Pada 1976, beliau melakukan penelitian ke Belanda berkat kerja sama antara Pemerintah Republik Indonesia dan Belanda (1976-1980). Suami dari Tengku Hj. Daratul Qamar yang bergelar Tengku Suri Serdang ini memang layak ditahbiskan sebagai “Sejarawan yang Konsisten Mengkaji Sejarah Kebudayaan Melayu”. Sebutan ini diterima beliau ketika mendapat Anugerah MelayuOnline 2009 dalam kategori Sejarawan yang Konsisten Mengkaji Sejarah Kebudayaan Melayu, pada 20 Januari 2009 di Gedung Concert Hall, Taman Budaya Yogyakarta. Kiprah beliau sangat luar biasa dalam menjaga, membina, sampai mengembangkan Kebudayaan Melayu. Tidak kurang dari 35 penulisan karya ilmiah dalam bentuk buku atau majalah, 108 pengalaman di bidang seni dan Kebudayaan Melayu, 215 seminar telah beliau ikuti baik sebagai peserta maupun pemakalah, serta 294 artikel dan karya ilmiah telah beliau dedikasi kan selama ini. Untuk menjaga adat Melayu tetap terpelihara, meski pun sejumlah pekerjaan lain juga membutuhkan perhatiannya. Beberapa pekerjaan tersebut antara lain Presiden Komisaris P.T. Banteuka (Eksportir dan Ekspedisi Pertamina Sumatera Utara); Dosen Luar Biasa Etnomusikologi Melayu, Sejarah Sumatera Utara dan Sejarah Kerajaan-Kerajaan di Sumatera Timur pada Fakultas Sastra, Universitas Sumatera Utara di Medan; serta kolumnis Harian Waspada (sejak 1987). Bagi beliau, proses penggalian sejarah dan budaya Melayu

tidak akan pernah selesai. Alasannya karena, kecintaan beliau akan identitas budaya Melayu. Kebudayaan Melayu tidak boleh luntur dan sudah merupakan bagian dari tugas beliau untuk tetap memelihara kebudayaan dan memberikan informasi kepada anak muda tentang identitas kemelayuan mereka. “Untuk koleksi buku Melayu beliau, saya berani menjamin 100% ter lengkap,” ujar Tengku Puan Puteri Bongsu Tengku Mira Rozanna Sinar. Di rumahnya yang asri di Jalan Abdullah Lubis Medan, semasa hidupnya beliau selalu menenteng buku novel kemana-mana, setiap jam setiap detik beliau selalu menbaca, perpustakaan buku beliau yang dilantai II menjadi tempat favorit beliau, ribuan buku dan novel tertatarapidirakbuku,alatmusikmelayudantelukbelangapeninggalan beliau pun tersusun rapi, di ruangannya. Tengku Mira mengatakan, sejak tahun 50-an beliau sudah mengoleksi buku, tak heran kini koleksi buku beliau hingga mencapai ribuan judul buku kebanyakan buku tersebut berbahasa belanda. “Pesan beliau untuk menjadikan perpustakaan untuk studi penelitian, untuk itu kami sudah membangun ruangan perpustakaan di depan rumah agar mereka mudah mengakses perpustakaan,” kenang Mira kepada Waspada, kemarin. Budayawan yang Sederhana Beliau dikenal sebagai budayawan Melayu. Sebuah “gelar” yang benar-benar disandang dengan menjunjung tinggi kodratnya sebagai seorang Sultan yang sekaligus sebagai penjaga kebudayaan. Kodrat inilah yang kemudian melahirkan konsekuensi dari “gelar”nya sebagai budayawan. Beliau sukses melahirkan ratusan tulisan yang telah terpampang di koran, majalah, jurnal, maupun telah dibukukan lewat nilainilai kesederhanaan. Pemikiran beliau tidak hanya berhenti di ujung lidah saja sebagai orator di berbagai seminar, tetapi telah diwujudkan secara nyata lewat karya tulis yang lebih abadi dibanding kata. Scripta manent verba volant (yang tertulis akan tetap mengabadi, yang terucap akan terbang bersama angin), demikian kira-kira ungkapan yang cukup sesuai untuk menggambarkan sepak terjang beliau. Beragam buku bernafaskan adat, kebudayaan, hingga sejarah, telah menjadi tolok pegangan bagi siapapun yang bermaksud belajar tentang Melayu. Mulai sejarah Kota Medan, sejarah Kerajaan-Kerajaan di Sumatera Timur, sampai kewiraan pemuka adat dan masyarakat adatnya di Sumatera Utara menentang kolonialisme Belanda, telah membuka mata setiap insan, betapa luar biasa kebudayaan Melayu. Tak pernah lelah Pentahbisan Tuanku Luck-man Sinar Basarshah II sebagai “Sejarawan yang Konsisten Mengkaji Sejarah Kebudayaan Melayu” bukan didapat melalui proses yang singkat. Penyebu-tan ini didapat karena beliau telah membuktikan dengan melahirkan berbagai karya ten-tang sejarah maupun Budaya Melayu. Beliau menulis tidak kurang dari 35 penulisan karya ilmiah dalam bentuk buku/ majalah. Beberapa buku atau majalah tersebut antara lain: Sari Sejarah Serdang (Jilid I dan II di Medan 1971 dan dicetak ulang oleh Departemen P dan K di Jakarta pada 1986); Bangun dan Runtuhnya Kerajaan Melayu di Sumatera Timur, Medan: Universitas Sumatera Utara Press (2002); dan Adat Budaya Melayu: Jati Diri dan Kepribadian, Sumatera Utara: FORKALA (2005).

Di luar beberapa buku yang beliau tuliskan tersebut, karya lainnya adalah pengalaman yang telah beliau geluti dalam mengkampanyekan budaya dan sejarah Melayu. Sedikitnya, 108 pengalaman di bidang seni dan kebudayaan Melayu telah beliau lakoni selama ini. Dari angka tersebut, beberapa di antaranya adalah Pendiri Sinar Budaya Grup tahun 1989, Ketua Bidang Kebudayaan ICM I – ORWIL Sumatera Utara sejak tahun 1991; Diangkat sebagai Kepala Adat/ Ketua Dewan Adat dan Sesepuh Masyarakat Melayu di Sumatera Utara oleh Musyawarah Besar Ke-VIII Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) pada tanggal 12 Oktober 2004; Pendiri Yayasan Kesultanan Serdang tahun 2006, dan sebagai sejarawan dan budayawan Melayu memberikan bahan tentang masalah konflik “Perkebunan Besar dengan Waspada/Khairil Umri Batubara Masyarakat Lokal dari Laten ke KOLEKSI NOVEL: Sejumlah koleksi novel milik Alm. Tuanku Lukman Sinar tersusun rapi di Manifes” yang diseleng-garakan Dewan Riset Daerah Sumatera perpustakaan pribadinya di kediaman Jalan Abdullah Lubis Medan. Semasa hidupnya, beliau Utara di Medan pada tanggal 18 banyak menghabiskan waktu membaca di perpuskaan ini bahkan koleksi buku-bukunya sudah Juli 2006. mencapai ribuan judul. Foto direkam Sabtu (15/1). Selain seminar, beliau juga menulis tidak kurang dari 294 artikel dan karya ilmiah. Beberapa tentang warisan sejarah Kota Medan yang dihancurkan dan di antaranya adalah: “Mencari Hari Jadi Kota Medan”, harian Bintang ditelantarkan, beliau sering mengungkapkan kejengkelannya Indonesia, Medan April 1971; “Adat Pemimpin dalam Etnosentris kepada pemerintah yang menghancurkan situs sejarah. Melayu”, Harian Waspada edisi 3 April 2005; dan “Memperingati “Ah,..sesak rasanya dada ini mendengar kabar kepergian beliau, 140 Tahun Kewiraan Datuk Laksemana Putera Raja Wakil Sultan selamat jalan Tengku,” ujar Ichwan Azhari, kemarin. Dunia ilmu Serdang di Batubara”, Harian Analisa, edisi 10 Juni 2006. kesejarahan kehilangan nara sumbernya yang sangat cerdas dan Sejarawan sekaligus budayawan adalah “gelar” yang sangat penuh dedikasi, almarhum sangat mendorong saya berjuang pantas disandang oleh Tuanku Luckman Sinar Basarshah II. meluruskan sejarah. Beliau selalu hadir dalam diskusi-diskusi Eksistensi beliau untuk terus menggali, menjaga, serta mengem- kesejarahan yang saya adakan di Unimed. bangkan sejarah dan budaya Melayu diwujudkan melalui Harapan Ichwan agar pihak keluarga memberi kesempatan beragam aktivitas, antara lain dengan menulis, mengajar kuliah, pada sejarawan mengakses sumber-sumber sejarah yang dimiliki hingga aktif dalam berbagai seminar. Wujud nyata dari eksistensi almarhum agar sumber-sumber itu tetap dapat dihidupkan ditulis tersebut, di antaranya tertuang lewat beberapa karya tulis beliau, dan diintropeksikan ulang. “Saya pernah satu malam ditunjukkan yaitu buku Bangun dan Runtuhnya Kerajaan Melayu di satu koper dokumen sejarah yang tak ternilai harganya,” ujarnya. Sumatera Timur (2002) dan Adat Budaya Melayu: Jati Diri dan Ichwan menyarankan agar dibuat yayasan atau rumah baca Kepribadian (2005). sejarah Tuanku Lukman Sinar untuk mengabadikan nama beliau Sejarawan Universitas Negeri Medan (Unimed) Ichwan Azhari sampai akhir zaman. Selamat jalan Tuanku Luckman Sinar mengatakan, selain sejarawan Mohammad Said, Tuanku Lukman Basarshah II. Karya yang telah engkau hasilkan takkan pernah Sinar merupakan sejarahwan otodidak yang dapat membaca usang dimakan zaman. sumber-sumber dari bahasa Belanda. Di hari tuanya beliau tetap menggebu-gebu jika bicara di forum * Hajrul Azhari Ritonga


Medan Metropolitan

A6

WASPADA Senin 17 Januari 2011

Judi Berkedok Warnet Beroperasi Di Medan Memiliki Akses Ke Taiwan MEDAN (Waspada): Markas judi micky mouse berkedok warung internet (warnet) mulai beroperasi di Medan. Bahkan, omsetnya diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah per hari. Rapinya pihak pengelola menjalankan bisnis haram tersebut, membuat pihak kepolisian kesulitan melakukan penggerebekan. Sumber yang layak dipercaya mengatakan kepada Waspada, Minggu (16/1), bisnis perjudian yang berpusat di Taiwan itu dikelola CH alias Af alias Ad, 50, warga Jln. Kapten Jumhana Medan. Setiap hari, pengelola warnet yang akan membuka judi micky mouse harus meminta izin kepada CH

alias A alias Ad. Syaratnya, pengelola warnet harus memberi komisi 15 persen hingga 20 persen kepada Adon. Bila negosiasi disepakati, Ad segera memberi akses tersendiri kepada pengelola warnet tersebut sekaligus meng-install program micky mouse berupa game pinguin. “Setelah penginstallan selu-

Bawa Ganja Terjaring Razia MEDAN (Waspada): Seorang buruh bangunan berinisial UAK, 39, warga Dusun VII, Desa Beringin, Kecamatan Medan Tembung, ditangkap polisi karena membawa ganja, Sabtu (15/1) dinihari. Penangkapan berawal saat tersangka sekira pk 01:00, mengendarai beca bermotor Suzuki BK 3418 SH melintas di Jalan PasarVII Beringin. Saat itu, petugas Reskrim Polsekta Percut Seituan sedang menggelar razia di kawasan tersebut. Ketika dihentikan, petugas memeriksa laci betor yang dikendarai tersangka dan menemukan bungkusan kertas koran berisi daun ganja kering seberat 2 ons. Tersangka UAK saat ditanya mengaku ngisap rokok bercampur ganja agar bisa tidur nyenyak dan tubuh tetap fit. “Kalau sudah ngisap ganja, tidur terasa enak, apalagi saya sebagai buruh bangunan terlalu capek bekerja seharian,” akunya, Dia mengaku ganja tersebut dibelinya dari bandar narkoba berinisial Ij seharga Rp250 ribu. Kapolsek Percut Seituan Kompol Maringan Simanjutak mengatakan, sesuai pengakuan tersangka UAK, barang terlarang itu dibelinya dari pengedar ganja di kawasan Titi Sewa Tembung. “Inisial pengedar ganja tersebut sudah diketahui dan kami sedang melacak keberadaannya,” sebutnya. (h04)

Pencuri Sepedamotor Dihajar Massa MEDAN (Waspada): Dengan kondisi wajah membiru dipukuli massa, MRAS, 21, warga Jalan Sukasari, Kecamatan Medan Tembung, diserahkan warga ke Polsekta Percut Seituan. Tersangka dihajar massa karena mencuri sepedamotor di Jalan Beringin, Pasar VII, Tembung, Sabtu (15/1) sekira pukul 16:00. Awalnya, MRAS dipergoki warga sedang mendorong sepeda motor Supra BK 5743 XG di Jalan Beringin, Pasar VII. Baru beberapa meter mendorong sepedamotor curian tersebut, pemiliknya Iswandi Lingga, 30, ke luar dari rumahnya meneriakinya maling. Begitu mendengar teriakan korban, sejumlah warga yang melihat pria pengangguran tersebutlangsung menangkapnya. Kemudian massa memukuli tersangka hingga bagian wajahnya terlihat membiru. Kapolsek Percut Seituan Kompol Maringan Simanjutak melalui Kanit Reskrim AKP Anthoni Simamora, SH mengatakan, tersangka ditangkap dan dipukuli warga karena mencoba untuk mencuri sepedamotor. “Saat diperiksa, keberanian tersangka untuk mengambil sepedamotor korban muncul karena membutuhkan uang untuk biaya hidupnya. Apalagi tersangka sudah dua tahun menjadi penganguran,” ujar Simamora. Dijelaskannya, akibat perbuatanya itu, tersangka dikenakan pasal 365 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (h04)

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

Kanit Binmas Polsekta Percut Seituan AKP Nurmaida Manalu, menginterogasi tersangka pencuri sepedamotor berinisial MRAS yang wajahnya bonyok dipukuli warga, Sabtu (15/1) sore.

ruh program micky mouse selesai, Ad langsung melapor kepada pusat perjudian yang ada di Taiwan,” tambah sumber itu. Dalam praktiknya, pengunjung warnet yang akan bermain micky mouse terlebih dahulu membeli kartu (card) isi ulang. Minimal pemain membayar Rp100 ribu dengan angka maksimal mencapai jutaan rupiah. Setelah mendapat kartu kemudian dicharger, penggila judi micky mouse langsung bisa mengakses permainan tersebut. Untuk mendapatkan menu judi tersebut, pemain mengakses program pinguin yang berisi angka-angka dan lima kartu plus dua joker. Bila pemain menang, maka bisa mengambil hadiahnya melalui kasir. Namun, hadiah tersebut tidak langsung berbentuk uang tunai, tetapi berbentuk satu slop rokok putih. Begitu pemain keluar dari ruang warnet, rokok tersebut langsung ditampung seseorang, kemudian ditukar dengan uang tunai senilai yang diperoleh dari perjudian tersebut. “Sedikitnya, pengunjung mendapat hadiah Rp300 ribu, bahkan ada juga yang sampai jutaan. Kan, nggak mungkin rokok satu slop dihargai Rp300 ribu hingga Rp1 juta,” tambah sumber. “Pengelola sengaja memberikan beberapa slop rokok, seolah-olah permainan tersebut berhadiah rokok dan bukan

uang tunai,” sebut sumber lagi. Selama ini, lanjut sumber, pihak kepolisian tidak mengetahui judi micky mouse telah beroperasi di Medan. Sebab, praktik perjudian itu berkedok warnet. Jika dilihat sepintas, seolah-olah seperti bisnis warnet biasa. Selain di Kota Medan, bisnis judi micky mouse juga beroperasi di Jakarta dan Kalimantan. Di Jakarta, bisnis tersebut dikendalikan seorang pria berinisial Rb. Sedangkan Ak mengendalikannya di Kalimantan. Karena di Jakarta dan Kalimantan dinilai tidak berhasil, Rb dan Ak datang ke Medan dan bergabung dengan Ad. Alasannya, judi micky mouse yang berada di Medan berkembang pesat, apalagi omsetnya mencapai ratusan juta rupiah per hari. Beberapa warnet yang disinyalir mengelola judi MM tersebut diantaranya berlokasi di kawasan komplek Asia Mega Mas Jln Asia, Jln Besi, sebuah plaza di Jln Emas dan Jln Titipapan Medan Marelan. Khusus di kawasan komplek Asia Mega Mas, praktik perjudian micky mouse tersebut juga berkedok salon dan rumah makan. Ketua DPC Pemuda Pancasila Kota Medan Rudi Hartawan Tampubolon meminta pihak kepolisian membongkar sindikat judi internasional tersebut sehingga bisnis warnet tidak

disalahgunakan. “Beberapa pengelola judi micky mouse memanfaatkan izin warnet untuk membuka praktek perjudian tersebut. Kalau dari luar terlihat seolaholah pengunjung membuka email atau bermain game sebagai hiburan. Namun pengelola warnet menyediakan game judi pinguin,” tegas Rudi Hartawan Tampubolon kepada Waspada, Minggu (16/1). Rudi menambahkan, Pemuda Pancasila Kota Medan tetap komit mendukung kinerja aparat kepolisian dalam memberantas segala bentuk perjudian di Kota Medan. “PP juga siap membantu aparat kepolisian dalam memberantas perjudian di Kota Medan,” ujarnya. Sementara itu, Kapolsekta Medan Area AKP Aries Setiyowati, SIK yang dikonfirmasi Waspada, Minggu (16/1), mengaku belum mengetahui tentang maraknya judi micky mouse berkedok warnet. “Kalau memang ada info berbau judi, tolong diberi tahu, biar kami lacak kebenarannya,” jawab Aries. Sebelumnya, menurut Aries, beredar info adanya bisnis judi di salah satu warnet di wilayah hukum Polsekta Medan Area. Namun setelah diperiksa, warnet tersebut memiliki izin dari Dinas Pariwisata dan izin keramaian dari pihak kepolisian. (h04)

Polisi Jemput Paksa Kabid Objek Daya Tarik Wisata MEDAN (Waspada): Polresta Medan melakukan upaya jemput paksa tersangka AH dari rumahnya di Medan, Sabtu (15/ 1), terkait kasus pemukulan terhadap Ridwan Mahmud tentang yang dilakukannya di depan Ruang Kerja Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Medan. “Semalam kita sudah jemput paksa tersangka AH dari rumahnya dan hingga saat ini masih menjalani pemeriksaan guna kepentingan hukum,” ujar Kanit Jahtanras Reskrim Polresta Medan, AKP Yudi Frianto kepada wartawan, Minggu (16/1). Saat ditanya soal status pe-

nahanan tersangka AH, Kanit Jahtanras menjelaskan, untuk melakukan penahanan terhadap tersangka, dilihat dari hasil pemeriksaannya nanti apakah harus ditahan atau tidak. Karena tersangka AH masih akan dipertemukan lagi kepada korban, Kasi Hiburan Dinas Pariwisata Medan Ridwan Mahmud. “Kita lihat saja nanti hasil pemeriksaannya, karena kita masih harus mempertemukan AH dengan korbannya dulu,” ujar Yudi. Seperti diberitakan, Ridwan terpaksa menjalani perawatan di rumah sakit usai dipukul AH. Dijelaskan Ridwan, aksi main

pukul yang dilakukan Kabid Objek Daya Tarik Wisata, terhadap dirinya terjadi di depan ruang kerja sehabis menghadap Kepala Dinas ( Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan Kota Medan, Rismaria Hutabarat. Kasus main pukul yang dilakukan Kabid Objek Daya Tarik Wisata ini bermula dari adanya pemberitaan di media massa menyangkut kutipan yang dilakukan Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Medan terhadap semua lokasi hiburan malam untuk menyambut malam pergantian tahun. (m39)

Buruh Bangunan Tewas Gantung Diri MEDAN (Waspada): Warga di Jalan KUD Dusun XI Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, dihebohkan dengan ditemukan seorang duda tewas tergantung di pohon sawo, Minggu (16/1) sekira pukul 07:00. Korban diketahui bernama Bambang Hermanto, 37, warga asal Kec. Dolok Masihul, Kab. Deliserdang, yang sudah satu tahun merantau ke kota Medan berkerjasebagaiburuhbangunan. Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, mayat Bambang pertama kali ditemukan oleh seorang anak berusia 6 tahun bernama Fadilah yang baru ke luar dari rumahnya. Dia melihat

seorang lelaki terrgantung di batang pohon sawo yang ada di depan rumahnya. Kemudian Fadilah langsung memberitahukan kepada neneknya Satina, 85, yang saat itu sedang menyapu halaman rumahnya. Selanjutnya, nenek dan cucunya itu memberita-hukan kepada Yati, 43, (ibu Fadilah). Begitu melihat korban tergantung dengan lehernya terikat tali nion,Yati langsung memberitahukan kepada warga lainnya dan polisi. Petugas Pos Polisi Saentisyangturunkelokasisegera menurunkan mayat tersebut. Selanjutnya, petugas Polsekta Percut Seituan memboyong jenazah korban ke rumah

sakit Dr Pirngadi Medan untuk dilakukan visum. “Tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan atau hal yang mencurigakan di tubuh korban. Korban murni gantung diri,” sebut Kapolsekta Percut Seituan Kompol Maringan Simanjuntak. Sedangkan motif kenapa korban yang sudah memiliki dua anak itu nekat gantung diri belum diketahui. Namun, sejumlah warga menyebutkan, sebelum gantung diri korban disebut-sebut baru saja menemui kekasihnya. Bahkan, lokasi korban gantung diri persis di belakang rumah seorang perempuan yang disebut-sebut sebagai kekasihnya itu. (h04)

Demi Sekolahkan Cucu, Nenek Jual Togel DEMI menambah penghasilan suaminya, N alias Aci, 60, dan putrinya Yu alias A Cing, 25, bekerja sambilan sebagai juru tulis judi togel di rumahnya di Jalan Rajawali Kecamatan Medan Tembung. Meski omsetnya tak begitu banyak, namun bisa menyekolahkan tiga cucunya yang tinggal bersamanya. Namun, bisnis ilegal yang digeluti wanita etnis Tionghoa ini, untuk sementara terpaksa dihentikan. Pasalnya, Sabtu (15/ 1) sekira pukul 17:00, ibu dan anak ini dijebloskan ke dalam sel Polsekta Percut Seituan. Dari kedua tersangka, Reskrim Polsekta Percut Seituan menyita beberapa lembar kertas rekap, HP, kalkulator dan uang tunai Rp 44.000 sebagai barang bukti. Kepada polisi, A Ci mengaku terpaksa menjadi jurtul karena ekonomi keluarganya belum mencukupi, apalagi penghasilan suaminya sebagai penjual es keliling tidak menentu. “Kalau panas terik, dagangan suamiku cepat habis, sebaliknya, kalau musim hujan, bisa-bisa tak balik modal jualan,” ceritanya. Menyadari penghasilan suaminya belum mencukupi, A Ci tak tinggal diam. Bersama putrinya, A Cing, ibu dan anak ini pun bekerjasama menggeluti bisnis terlarang itu. Dua bulan berjalan, omset yang diperoleh cukup banyak, apalagi kerjanya

tak begitu rumit dan cukup menerima pesanan nomornomor melalui pesan singkat (SMS). “Kami baru dua bulan menggeluti bisnis ini. Baru kali iniditangkap pak polisi,” akunya. A Ci menyebutkan, pelanggannya semua etnis Tionghoa di sekitar tempat tinggalnya. Semua pelanggan cukup memesan nomor-nomor jitu melalui pesan singkat. “Kami tidak menulis nomor di kupon, cukup via sms aja,” rincinya lagi. Dia mengaku, penghasilan sebagai jurtul togel, hanya untuk membiayai kebutuhan sekolah buat tiga cucunya, sementara lima anaknya tak mau peduli dengan kebutuhan keluarga. Kepada polisi, A Ci mengakui semua omset penjualan togel diserahkan kepada bandarnya bernama Buyung. Namun, A Ci tak mengetahui dimana keberadaan sang bandar togel. “Kami hanya kenal Buyung via handphone saja,” timpal A Cing lagi. Kapolsek Percut Seituan Kompol Maringan Simanjutak mengatakan, kedua tersangka ditangkap ketika sedang sibuk menulis rekap-rekap togel. Namun, sebelum lembaran kertas diambil oleh pengutip rekap, kedua jurtul tersebut keburu ditangkap polisi. Maringan Simanjuntak juga

mengaku kesulitan melacak keberadaan bandar togel Buyung. Pasalnya, kedua tersangka tetap bungkam saat ditanya keberadaan sang bandar. “Umum-

nya para jurtul yang ditangkap hanya menyebutkan bandarnya si A atau si B, namun mereka tak menyebutkan di mana keberadaan bandar togel terse-

but,” ujarnya seraya menambahkan, pihaknya terus melacak keberadaan bandar togel yang berada di wilayah hukum Polsekta Percut Seituan. (h04)

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

Jurtul togel berinisial N alias A Ci yang diinterogasi Kanit Binmas Polsekta Percut Seituan AKP Nurmaida Manalu mengaku terpaksa jadi jurtul togel demi membiaya kebutuhan tiga cucunya yang masih sekolah, Sabtu (15/1) sore.

Waspada/Ismanto Ismail

MASUK PARIT: Sebuah mobil terperosok ke parit pinggir jalan menuju Kompleks Malibo Indah, Polonia Medan. Sementara pengemudinya tidak terlihat di lokasi. Foto diambil, Sabtu (15/1).

Warga Selambo Diminta Jaga Kamtibmas MEDAN (Waspada): Kapolsekta Percut Sei Tuan Kompol Maringan Simanjuntak, SH.MH mengharapkan warga Kampung Melayu Selambo, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, untuk menjaga kamtibmas agar tetap kondusif. “Saya meminta kepada warga Selambo untuk menjaga kamtibmas agar tetap kondusif dan jangan terpengaruh dengan isu-isu yang berkembang,” harap Simanjuntak pada pertemuan yang dihadiri sejumlah warga Selambp, tokoh masyarakat dan tokoh agama yang berasal dari Forum Umat Islam Sumut, Kamis (13/1), di ruangan Kapolsekta Percut Sei Tuan. Simanjuntak yang didampingi Wakapolsek AKP Azuar, SH meminta warga jangan terpancing dengan isu yang berkembang seperti adanya isu penyerangan kembali yang diedarkan pihak-pihak tertentu hanya mencari keuntungan belaka. Pertemuan yang digagas Kapolsekta Percut Sei Tuan itu berlangsung selama satu jam diisi dengan berbagai tanggapan warga yang meminta pihak kepolisian untuk segera menyelesaikan kasus dan menangkap para tersangka penyerangan terhadap warga yang menyebabkan tujuh rumah terbakar beberapa waktu yang

lalu. “Melalui Kapolsekta Percut Sei tuan, kami atas nama warga Selambo untuk segera menuntaskan kasus penyerangan tersebut dan menangkap pelakunya,” ungkap Thoriq, mewakili warga Selambo. Dia menilai pihak Polresta Medan sangat lambat menyelesaikan kasus tersebut. Ditakutinya bila kasus itu berlarut-larut dapat menyebabkan berbagai persoalan akan berkembang. Akibat lambatnya penanganan kasus tersebut, lanjut Thoriq, warga pun kesulitan membangun rumahnya yang terbakar akibat penyerangan tersebut, karena police-line belum terbuka. Sementara itu pengurus FUI Sumut Arfan Lubis juga meminta hal yang sama agar kasus yang bernuansa SARA tersebut segera dituntaskan agar timbul rasa keadilan. Pihaknya juga meminta pihak kepolisian bersikap netral dalam menangani kasus tersebut. Menjawab keluhan warga Selambo itu, Kompol Maringan Simanjuntak berjanji akan segera menyampaikan kepada pihak Polresta Medan, agar menuntaskan kasus tersebut. Dia meminta kepada warga Selambo untuk menahan emosi kalau adanya isu yang beredar, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (h04)

Massa FPI Datangi Café MEDAN (Waspada): Seratusan massa dari Front Pembela Islam (FPI) mendatangi lokasi hiburan café di wilayah Kecamatan Percut Seituan, Minggu (16/1) sekira pk 01:00. Akibatnya sejumlah café buru-buru tutup dan pengunjung termasuk wanita penghibur berhamburan melarikan diri. Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat Polsekta Percut Seituan. Kedatangan massa FPI di beberapa café yang menyediakan minuman keras dan wanita penghibur memang nyaris menimbulkan kekisruhan, namun setelah pemilik café menutup usahanya, situasi bisa normal kembali. Apalagi, setelah Camat Percut Seituan Darwin Zein meminta kepada pengusaha Café Pondok Kelapa dan Café Arjuna di areal lahan garapan Desa Laut Dendang, agar segera menutup usahanya tersebut.

“Bila kedua café tersebut tidak ditutup dalam tempo dua hari, maka kami akan menutup paksa café tersebut,” tegas Darwin Zein. Massa FPI yang dikomandoi M Iqbal yang merupakan Seketaris FPI Sumatera Utara meminta kepada para muspika untuk segera mengambil tindakan tegas dan meminta tetap menjaga norma-norma agama. “Kami meminta agar Camat Percut Seituan menutup segera cafécafé yang berada di wilayahnya karena selain menyediakan minuman keras dan berbau maksiat, juga menyediakan wanita penghibur,” sebutnya. Sementara itu, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Maringan Simanjutak mengatakan, aksi damai FPI tersebut berlangsung aman tanpa adanya bentrokan, apalagi pihaknya mengerahkan sejumlah personel untuk menghindari terjadinya bentrokan. (h04)

Berharap Tidak Ada Penangguhan Untuk Pelaku KDRT OKNUM pejabat Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sumatera Utara berinisial IG, 50, akhirnya menjadi penghuni sel Polsekta Sunggal, Sabtu (15/1) pagi. Pihak kepolisian telah menetapkannya sebagai tersangka atas kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Tersangka IG ditahan berdasarkan pengaduan istrinya Dwi br Sitepu, S.Pd, 44, sesuai laporan polisi No. LP/17/I/2011/SU/RESTA MEDAN/SEK SUNGGAL tertanggal 4 Januari 2011. Oknum pejabat eselon III itu diduga telah melakukan tindak pidana berupa kekerasan fisik terhadap sang istri dan melanggar Pasal 44 ayat 1 Undang Undang RI No 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumahtangga (KDRT). Menyusul pengaduan tersebu, pihak Polsekta Sunggal menerbitkan Surat Perintah Penahanan No: SP Han/09/I/2011/Reskrim yang ditandatangani Kapolsekta Sonny M Nugroho. Sedangkan tersangka IG langsung menandatangani surat penahanan terhadap dirinya itu keesokan harinya. Penetapan status tersangka terhadap oknum pejabat Dinas Pertambangan dan Energi Provsu itu setelah penyidik Polsekta Sunggal memeriksa empat saksi yang mengetahui peristiwa tersebut, termasuk saksi korban dan kakak korban. Seluruh saksi tersebut memberikan keterangan yang memberatkan tersangka IG. Akibatnya, pejabat yang juga pemilik usaha laundry Crown ini, dijemput polisi dari tempat usaha merangkap rumahnya di Jln Setiabudi Medan. Pihak keluarga korban, melalui Eci br Sitepu, 68, berharap agar pihak penyidik Polsekta Sunggal menangani kasus ini secara serius. Apalagi tindakan tersebut tidak layak dilakukan seorang pejabat terhadap istri dan keluarganya. “Kami berharap agar polisi tetap menahan tersangka dan tidak memberinya penangguhan penahanan. Sebagai pejabat, seharusnya oknum IG menjadi contoh di instansi tempatnya bekerja dan lingkungan tempat tinggalnya,” ujar Eci br Sitepu, yang merupakan bibi korban Dwi br Sitepu. Keluarga korban juga berharap agar proses penahanan terhadap tersangka IG tetap berlanjut tanpa pemberian status tahanan luar meski dijamin oleh siapapun. “Sebab, tindakan

IG terhadap istrinya dinilai terlalu kasar. Sebab, korban menderita luka robek pada kening hingga enam jahitan karena ditolak tersangka hingga terjatuh,” cerita Eci br Sitepu. Hingga Minggu (16/1), Dwi br Sitepu mengalami trauma bila mengingat peristiwa tersebut. Di kening kanannya masih terpasang perban penutup luka robek sepanjang 6 cm. Sementara itu, Kapolsekta Sunggal Kompol Sony M Nugroho yang dikonfirmasi via telefon selulernya Jumat (14/1) sore terkait perkembangan kasus tersebut mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus KDRT itu. “Setahu saya sudah ada beberapa saski yang dimintai keterangan. Namun, saya belum tahu apakah IG sudah diperiksa atau belum. Saya tanya dulu ke Kanit Reskrim ya,” ujarnya kala itu. Seperti diberitakan sebelumnya, Dwi Sitepu, warga Jln Setiabudi Medan Sunggal, mengadukan sang suami setelah kepalanya terbentur vas bunga hingga menderita luka robek pada kening sepanjang 6 cm. Saat itu, keduanya terlibat pertengkaran di ruko laundry Crown sekaligus tempat tinggal mereka, pada Selasa (4/1) sekira pukul 10:00. Awalnya, korban yang baru saja pergi, tibatiba pulang ke rumahnya karena hendak mengambil sesuatu barang yang tertinggal. Setibanya di rumah, korban terkejut melihat seorang pria suruhan suaminya sedang membongkar daun pintu kamar di Lantai II. Sementara sang suami menunggu di lantai dasar. Begitu korban mempertanyakannya kepada sang suami, tersangka IG malah memarahi korban. Tidak hanya itu, tersangka IG juga menolak korban hingga terjatuh hingga kepalanya membentur vas bunga. Akibatnya, korban menderita luka robek pada kening kanan. Korban sangat menyesali sikap sang suami, apalagi tindakan KDRT itu bukan pertama kali dialaminya. Terakhir, korban tidak bisa lagi menerima tindakan kasar dari suaminya. Apalagi, akibat tindakan sang suami, korban mengalami luka robek. Disebut-sebut motif perilaku kasar yang dialami korban diduga karena adanya pihak ketiga dalam kehidupan rumahtangga korban. Apalagi, selama dua tahun berumahtangga, korban hanya delapan bulan tinggal serumah dengan tersangka IG. (h04)


Agenda

WASPADA Senin 17 Januari 2010

A7

Film 127 Hours Paling Banyak Dibajak FILM 127 Hours pesaing berat para nominasi Penghar-gaan Oscar,merupakanfilm palingbanyakdibajakpekanini.Film dibintangi James Franco tersebut sudah beredar di situs-situs, tulis hollywoodreporter.com, Rabu. Belum jelas apakah bocornya salinan film itu merupakan dorongan untuk memperoleh penghargaan Fox Searchlight. Perusahaan itu telah mengirimkan salinan itu ke bermacam kelompok pemilih. Film lain paling terbajak juga adalah Inception dan True Grit Berikut daftar Film Paling terbajak, berdasarkan TorrentFreak:1. 127 Hours, 2. Megamind, 3. Little Fockers, 4. Inception, 5. TRON: Legacy, 6. Ultramarines, 7. Death Race 2, 8. True Grit, 9. Saw 3D, 10. Tees Maar Khan Sementara dalam dunia musik, lagu terbaru britney berjudul Dont Hold It Against Me, mulai bisa dibeli lewat iTunes selasa (11/ 1). Sebelum hal itu terjadi, lagu itu telah bocor dan menjadi sebuah komoditi panas yang disebut sebut sebagai karya terbaiknya selama bertahun tahun.

Bernyanyi Sambil Beramal Di K2

Peterpan/blogspot.com

Ariel Minta Diganti Sebagai Vokalis Peterpan NAZRIEL Ilham alias Ariel ‘Peterpan’ masih mendekam, karena kasus video porno. Hal ini membuat karier kekasih Luna Maya terhambat, dan tak bisa lagi berkarya. Kasus menimpa Ariel ini juga berimbas pada personel Peterpan lainnya. Uki, Lukman dan Reza pun terpaksa vakum di dunia tarik suara akibat pentolan band ini masih di balik jeruji. Melihat kondisi tersebut, Reza, sang drummer mengungkapkan bahwa Ariel merasa tidak tega karena telah membuat Peterpan tidak mendapat pemasukan disebabkan dirinya masih terbelit kasus hukum. Reza

pun bercerita tentang curhat Ariel saat menjenguknya. “BelumlamasayajengukAriel di Rutan, dia banyak bercerita tentang kelanjutan Peterpan dan pekerjaan kami masing-masing. Dia sangat ingin Peterpan terus eksis walau tanpa dirinya saat ini,” ujar Reza, ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Reza menuturkan Ariel sempat meminta dirinya untuk mencarikan pengganti vokalis Peterpan. “Mendengar itu, saya kaget.Ketikasayatanyaalasannya, ia bilang tak mau menyusahkan kami semua. Dia minta kami untuk adakan audisi vokalis baru Peterpan. Bagi Ariel, yang terpenting adalah lagu-lagu

Peterpan bisa kembali diputar di mana-mana.” Lantas, apakah ada audisi untuk menggantikan Ariel? Reza mengaku,iamenerimasaranAriel tersebut. Para personel pun langsung berusaha mencari vokalis Peterpan yang baru. “Iya, kami memang berusaha mewujudkan keinginan Ariel. Masalahnya, kami sulit mencari vokalis yang pas.” Reza pun menambahkan, ia akhirnya menjelaskan pada Ariel bahwa dirinya alami kesulitan untukmemenuhikeinginanAriel. “Kami minta maaf tak bisa mengabulkan keinginannya, dan sepakat menunggu hingga Ariel bebas.”(VIVAnews)

KARAOKE keluarga (K2) Multatuli mengajak pengunjung bernyanyi sambil beramal. Dari hasilnya akan diserahkan kepada korban banjir di Kelurahan Hamdan dan Maimun. Supervisor Karaoke Keluarga (K2) Aziz menyebutkan, program ini sudah berjalan. Sampai akhir pekan lalu telah terkumpul sekitar Rp600.000, diperoleh dari uang recehan pengunjung. Gebrakanberbentukkegiatan sosialinidilakukansebagaibentuk kepedulian terhadap warga sekitar dimana K2 berada. “Sambil berkaraoke di K2, pengunjung ataupun masyarakat bisa sekaligus beramal dari setiap sisa pengembalian nominal terkecil sekalipunataulebih,bisadiinfakkan untuk korban banjir”, tuturnya. “Selain bisa bergembira, juga

beramal dan sumbangan yang didonasikanakanterteradistruk,” kata Aziz seraya menambahkan, program yang pertama dibuat diMedaninitelahterkumpulterus meningkat. Sebelumnya, K2 juga telah menyerahkan bantuan 108 paket sekolah kepada pelajar korban banjir di sekitar kelurahan Hamdan. Penyerahan bantuan dilakukan di rumah Lurah Hamdan, Andi turut mendampingi anakanak penerima bingkisan peralatan sekolah berisi tas, buku, alat tulis, penggaris dan sebagainya. Menurut Aziz, bantuan sengaja difokuskan ke peralatan sekolah sebab diprediksi banyak alat-alat sekolah pelajar yang rusak atau bahkan hilang saat banjir terjadi.(m19)

07.00 Si Doel Anak Sekolahan 09.00 Dahsyat 11.00 Intens 12.00 Seputar Indonesia Siang 12.30 Sergap 13.00 Sinema Siang 15.00 Kabar Kabari 16.00 Minta Tolong 17.00 Seputar Indonesia 17.30 Bisik Bisik Menantu 18.00 Dia Jantung Hatiku 20.00 Putri Yang DItukar 22.00 AFC Asian Cup 2011

CATATAN

tanda baca sebagai variasi pengganti huruf. Contohnya, untuk menuliskan kalimat“sekarang ada cara cool buat ngirim sms gaul” akan dimodifikasi menjadi“s3k4Ran6 4d@ C4Ra Co0L Bu4T N6iR1M sM5 G4WL” oleh anak muda masa kini. Menurut Manager Corporate Communication Telkomsel Area Sumatera, Hadi Sucipto “Bagi anak muda atau yang berjiwamuda,mampumengirimkan sms dengan cara seperti itu dianggap sebagai orang yang paling trendi. Bagi yang tidak terbiasa membuat atau menulis sms dengan gaya alay, tentu akan memakanwaktulamamenyusun huruf demi huruf, untuk itulah

07.15 Inbox 09.00 Halo Selebriti 10.00 SCTV FTV Pagi 12.00 Liputan 6 Siang 12.30 SCTV FTV Siang 14.30 Status Selebritis 15.00 Uya Emang Kuya 16.00 Cinta Juga KUya 16.30 Sensasi Artis 17.00 Liputan 6 Petang 18.00 Islam KTP 19.30 Bintang Untuk Baim 21.00 Arini 22.30 SCTV Sinema 00.30 Liputan 6 Malam

inovasi Telkomsel hadir untuk memenuhi kebutuhan akan hal tersebut”. Layanan SMS alay yang didisainkhusus dapatdiaplikasikan dengan cara yang sangat mudah. Cukup menambahkan angka 2 di depan nomor tujuan, contohnya 20811656XXX, lalu ketik sms seperti biasa, dengan menggunakan susunan huruf normal. Maka selanjutnya nomor yang dituju nanti akan menerima sms dengan gayaalay secaraotomatis. Jadi, dengan sms alay ini, KAmu B154 t4Mb4h 6aul k4r3N4 5M5 y4n6 KamU k1R1M 4K4n D1ubah mEnjAd1 form4t y4N6 men4R1k. Acara kirim kiriman sms pun, jadi lebih oke dengan memanfaatkan layanan sms alay ini.(m19)

07.00 Upin & Ipin 08.30 LAyar Liburan Sekolah 10.00 Cerita Pagi 11.00 Sidik 11.30 Lintas Siang 12.00 Cerita Siang 13.00 Layar Kemilau 15.00 Layar Spesial 16.30 Lintas Petang 17.00 Cerita Pilihan 18.00 Animasi Spesial 19.00 Sinema Spesial 19.30 Sinema Pilihan 21.00 Cerita Pilihan 22.00 Udin Bui 23.30 Jendela 00.00 Lintas Malam

07.00 Star Kids 08.00 Sinema Pagi 10.00 Kabut Cinta 11.30 Topik Siang 12.00 Klik! 13.00 Mantap 14.00 Buaya Darat 15.00 Djarum Indonesia 17.00 Topik Petang 17.30 Katakan Katamu 18.30 Super Family 19.30 Super Deal 2 Milyar 21.00 World Most Amazing Video 22.00 Mohon Ampun Aku 23.00 Telisik 00.00 Topik Malam

Oki Setiana Dewi

Pesan Moral Sangat Penting ADA pesan moral disampaikan didalam film yang ditampilkandibioskop,dantelevisitidak hanya terhadap masyarakat melainkan para pemain film atau sinetronnya juga harus dituntut. "Tanggungjawab inilah yang diemban bagi pemain film karena menjadi contoh secara tidak langsung bagi masyarakat," ujar Oki Setiana Dewi ketika berkunjung ke Medan di KFC Jl. Walikota Medan, Minggu (16/1) sore. Seperti halnya film KCB, lan-

Film Terbaru James Bond Rilis 9 November 2012

SMS Gaya Anak Muda MEMAHAMI kebutuhan anak muda kerap menyebut diri sebagi anak gaul, Telkomsel mendisain sebuah program sms memungkinkan sebuah sms untuk di convert atau diubah menjadi tulisan alay ala anak muda masa kini. Sms alay atau dalam bahasa anakmudadisebutdengan“anak lebay” itu, dapat langsung diaplikasikan dengan cara menambahkan angka 2 sebelum nomor telepon tujuan. Beberapa tahun belakangan ini, tren menuliskan sms di kalangan anak muda jadi sedemikian bergaya. Tidak hanya menggunakan abjad normal dalam menuliskan rangkaian kata. Tetapi menambahkan dengan beragam variasi mulai dari angka hingga

Waspada/Hamzah

Daniel Craig/blogspot.com

07.00 Sensasi Artis 07.30 FTV Pagi 09.30 FTV Drama 11.30 Patroli 12.00 FTV Siang 14.00 Happy Song 15.00 KiSS Sore 15.30 Fokus 16.30 Bread, Love & Dreams 17.00 Artis Sahabat 18.00 Dia Anakku 19.00 Nada CInta 21.00 Antara Cinta Dan Dusta 22.00 Mega Asia 00.00 Angling Dharman 01.00 Fokus Malam

Jadwal acara TV di atas bisa diubah sewaktu-waktu oleh stasiun TV yang bersangkutan tanpa pemberitahuan

07.05 Editorial Media Indonesia 08.05 Eleven Show 09.05 Headline News 10.30 Metro Xin Wen 11.05 e Lifestyle 13.05 Zero to Hero 14.30 Metro Sore 16.05 Discover Indonesia 16.30 Metro Highlights 17.05 Metro Hari Ini 18.05 Metro Hari Ini 19.05 Suara Anda 20.30 KPPU 21.05 Top Nine News 21.30 Sentilan Sentilun 22.05 Economic Challenges 23.00 Headline News 23.30 Metro Sports

PIHAK MGM (Metro Goldwyn Meyer) dan Michael G.Wilson serta Barbara Broccoli dari EON Production mengumumkan film terbaru bergenre action itu akan rilis 9 November 2012. Film yang sementara ini disebut “Bond 23” , akan diproduksi pada akhir 2011. Seperti diungkapkan Heat Vision, film itu akan disutradarai Sam mendes, naskah Neal Purvis, Robert Wade dan John logan. Daniel Craig kembali berperan sebagai agen 007. Beberapa studio menggaet MGM guna merilis film mereka, termasuk Bond 23 sedangkan Sony dan Paramount sebagai pesaing utama. (ant)

07.30 Rangking 1 08.30 Derings 10.00 Suami Suami Takut Istri 11.00 Insert 12.00 Reportase Siang 12.30 Jelang Siang 13.00 Bingkai Berita 13.30 Online (Olga & Jeng Kellin) 14.30 Extravaganza 16.00 Kejar Tayang 17.00 Reportase Sore 18.00 Jika Aku Menjadi 18.45 Sketsa 19.15 3 Sahabat 20.00 Realigi 21.15 Bioskop TRANS TV 23.15 Bioskop TRANS TV 01.30 Reportase Malam

jutnya, disana ada pesan mengenaipentingnyamenjagakesucian diri, baik itu bagi laki-laki maupun wanita. Ada juga pesan tentang perjuanganhidupselamadinegeri orang (baik itu dalam usaha menyelesaikan studi maupun mempertahankanhidupdisana). "Termasuk nilai-nilai persahabatan antar sesama teman sebangsa dan setanah air. Ada pula nilai-nilai tanggung jawab terhadap keluarga," ujarnya. Semua pesan atau nilai tersebut, lanjutnya, dikemas dan disampaikan dengan cara yang cukup menyentuh lewat adeganadeganyangpas,dialogyangtepat, dan akting para pemain yang cukup menyatu. "Kali ini kedatangan kita adalah mempromosikan film yang baru saja diputar dibioskop yaitu Dalam Mihrab Cinta (DMC), Afgan, Asmirandah," ujar pengisi sound track film tersebut, Oki Setiana Dewi dan Andi Arsyil Rahman. Remaja kota Medan yang hadir pada kegiatan tersebut berteriakhisterissaatparabintang film produksi Sinamart Pictures menunjukkan performanya di panggung. Te-riakan histeris makin menggema takkala, Afgan melantunkanlaguDalamMihrab Cinta ciptaan Bebi Romeo. Oki dan Arsyil yang ditemui wartawan mengaku, sangat gembira dengan sambutan warga kota Medan. “Warga Medan sangat antusias dan kita sangat senang akan hal itu,”kata Arsyil yang mengaku baru pertama kali berkunjung ke Medan. Arsyil mengatakan, saat ini sudah lebih dari 200ribu yang CD yang terjual. “Dalam satu bulan kita sudah berhasil menjual lebih dari 200 ribu copy CD,”katanya lagi. Film Dalam Mihrab Cinta sudah tayang di bioskop-bioskop nasional sejak 23 Desember lalu. Film ini diangkat dari novel laris

06.30 Apa Kabar Indonesia 10.00 Coffee Break 11.00 MEnyingkapTabir 11.30 Kabar Keadilan 12.00 Kabar Siang 13.30Nuansa1000Pulau 14.30 Yang Terlupakan 15.00 Kabar Pasar 16.00 Pulang Kampung Nih 17.00 Renungan Hari Ini 17.30 Kabar Petang 19.30 Jakarta Lawyer’s Club 21.00 Apa Kabar Indonesia Malam 22.30 Documentary One Around The World In 80 Trade 23.30 Kabar Arena

karya Habiburrahman El Shirazy yang juga merangkap sebagai sutradara film ini, dan dibintangi oleh para sineas muda berbakat, seperti Dude Herlino, Asmirandah, Meyda Safira, Boy Hamzah, dan Tsania Marwa. Mereka beradu akting dengan actor-aktor dan artis senior, seperti El Manik, Ninik L karim, dan Kaharuddin Syah. Film ini mengisahkan perjuangan hidup penuh liku seorang pemuda bernama Syamsul (Dude Herlino). Ia bertekad menuntut ilmu di sebuah pesantren di Kediri, meninggalkan kehidupannya yang cukup nyaman. Di pesantren, ia bertemu dengan Zizi (Meyda Sefira), putrid pemilik pesantren yang pernah ditolongnya ketika dijambret di kereta. Kejadian tersebut ternyata meninggalkan kesan mendalam bagi mereka berdua. Namun, Syamsul kemudian terusir karena dituduh mencuri akibat fitnah sahabatnya sendiri. Keindahan film yang mengambil lokasi di Jakarta, Kaliurang, Yogyakarta, Salatiga, Semarang, Kediri, dan Pekalongan ini semakin lengkap dengan lagulagu original soundtrack yang terankum dalam album ‘Kekuatan Cinta’. Peluncuran album ost ‘ Kekuatan Cinta’ ini adalah hasil kolaborasi harmonis antara KFC Indonesia, Swara Sangkar Emas, Keci, dan Sinemart Pictures. Di album Ost ‘Kekuatan Cinta’ ini, dua pemeran utama Dude Herlino dan Asmirandah, juga menunjukkan kekuatan suaranya dengan ikut mengisi vocal secara duet di salah satu lagunya, yang berjudul Bungabunga Cinta. Selain lagu tersebut, kekuatanalbuminidapatdisimak dilagutemaDalamMihrabCinta. Promo peluncuran album Ost ‘Kekuatan Cinta’ ini sudah diawali pada 8 Desember 2010 lalu. (m38)

08.00 Fanboy & Chum Chum 08.30Vicky & amp-amp 09.00 Back At The Banyard 09.30 Obsesi 10.30 Bukan Sinetron 11.30 Catatan Rahasiaku 12.00 Dr Heppi 13.00 Momon 13.30 Global Siang 14.00 American Funniest 14.30 Petualangan Panji 15.00 Hand Made 15.30 Kuliner LEbay 16.00 Obsesi 16.30 BErita Global 17.00 The Penguin Of Madagascar 18.30 Mong 19.00Vicky & amp-amp 20.00 Shanghai Noon 22.30 The Growth

07.30 Selebrita Pagi 08.00 Tom & Jerry 09.00 Scooby Doo 10.00 Mariam Mikrolet 11.00 Rahasia Sunnah 11.30 Redaksi Siang 12.00 Selebrita Siang 13.00 Laptop Si Unyil 14.30 Dunia Bintang 15.00 Koki Cilik 16.00 Jejak Petualang 16.30 Redaksi Sore 17.00 Asal Usul Fauna 18.00 Selebrita Sore 18.30 Pintu Kejutan 19.30 On The Spot 20.00 Opera Van Java 22.00 Bukan Empat Mata 23.30 Mata Lelaki 00.00 Jam Malam

**m31/B


Luar Negeri Partai Etnis Myanmar Desak Barat Cabut Sanksi Ekonomi A8

YANGON, Myanmar (Antara/AFP): Partai-partai politik etnik utama Myanmar Minggu (16/1) mendesak Barat agar mencabut sanksi ekonomi terhadap negara itu sementara parlemen baru bersiap-siap melakukan sidang pertamanya. Satu deklarasi bersama mengatakan sanksi yang diberlakukan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa ‘menyebabkan banyak kesulitan di bidang perdagangan, investasi dan teknologi modern bagi pembangunan daerah-daerah etnik.’ “Kami partai-partai etnis sepakat meminta Amerika Serikat dan negara-negara Eropa mencabut sanksi-sanksi mereka,” kata

partai-partai minoritas. Deklarasi ituditandatangani PartaiNasional Demokratik Shan (SNDP), Partai Pembangunan Nasional Rakhine dan Partai Demokrasi Seluruh Wilayah Mon dan Partai Demokrat Phalon-Sawa. Kelima kelompok itu meraih kursi dalam pemilu Myanmar yang kontroversial tahun lalu, dengan kemenangan kelompok etnis terbesar diraih SNDP, yang

Labih Dari 610 Tewas Akibat Banjir Dan Longsor Di Brazil RIO DE JANEIRO, Brazil (Antara News): Tanah longsor dan banjir yang memporak-porandakan wilayah pegunungan di dekat Rio de Janeiro, Brazil, telah menewaskan lebih dari 610 orang, kata beberapa petugas Pertahanan Sipil. Sebanyak 14.000 orang ditolong oleh petugas pertolongan atau kehilangan rumah mereka di daerah kota kecil Serrana, yang paling parah diterjang bencana tersebut dan berada sekitar 100 kilometer dari pantai Rio, demikian perkiraan petugas Pertahanan Sipil Sabtu (15/1). Ribuan orang di daerah indah itu, yang terkenal sebagai wilayah Serrana, terkucil akibat air banjir dan hubungan telepon serta pasokan listrik putus. Kota kecil yang juga paling parah dilanda banjir dan tanah longsor adalah Nova Friburgo, tempat 274 orang tewas. Kota Teresopolis, yang berdekatan, telah kehilangan 263 warga, 55 tewas di Petropolis dan 18 lagi tewas di Sumidouro, kata para pejabat. Hujan lebat mengakibatkan air dari satu sungai menjebol beberapa tanggulnya, sehingga air menenggelamkan mobil dan merusak rumah di Teresopolis, demikian tayangan televisi. “Saya melihat enam mayat di jalan tempat tinggal saya,” kata seorang warga Teresopolis yang bernama Antonio Venancio dan berusia 53 tahun kepada Reuters melalui telepon. Rumah Venancio tertimbun lumpur tapi masih berdiri tegak. “Kami tak mengetahui apa yang harus dilakukan dalam menghadapi kondisi yang sangat mengerikan,” katanya. Gubernur negara bagian Rio de Janeiro Sergio Cabral mengatakan dalam satu pernyataan ia telah meminta Angkatan Laut untuk mengerahkan pesawat guna membawa awak pertolongan dan peralatan ke wilayah tersebut, yang sebagian jalan daratnya dengan Rio terputus. Di Nova Friburgo, tiga petugas pemadam hilang setelah terkubur oleh lumpur longsor sewaktu mereka berusaha menyelamatkan beberapa korban, demikian keterangan para pejabat pemadam. Satu rumah tigalantai ambruk pada Selasa (11/ 1), sehingga menewaskan tiga orang, termasuk dua anak kecil. Bus dan truk terlihat ditinggalkan di jalanan sementara air banjir mencapai jendela kendaraan itu. Pekerja yang mengangkut mayat mengatakan mereka khawatir jumlah seluruh korban jiwa bisa lebih dari dua kali lipat jumlah saat ini, saat petugas pertolongan mencapai dusun-dusun lain di negeri yang menghadapi banjir terparah sepanjang sejarahnya.

menguasai 57 kursi di parlemen dan para anggota legislatif regional akan bersidang 31 Januari. Partai Uni Solidaritas dan Pembangunan yang didukung pemerintah mengklaim kemenangan besar dalam pemilu itu, yaitu 882 kursi di tengah-tengah tuduhan kecurangan dan intimidasi, plus pelarangan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi ikut serta. Myanmar, yang diperintah militer sejak tahun 1962 menghadapi sanksi-sanksi Barat dan boikot karena catatan hak asasi manusia junta yang buruk. Negara itu tetap merupakan salah satu dari negara termiskin di dunia setelah puluhan tahun salah urus oleh rezim militer dan beberapa daerah dilanda puluhan tahun konflik sipil antara junta dan pemberontak-pemberontak etnik. Sebagian besar kelompok pemberontak menyetujui gen-

catan senjata dengan junta walaupun daerah luas minoritasminoritas etnik dilarang ikut serta dalam pemilu November— pemilu pertama negara itu dalam 20 tahun, yang dikecam pihak Barat. Deklarasi Minggu itu juga menyerukan pemberian amnesti untuk para tahanan politik dan satu kandidat minoritas diangkat sebagai wakil ketua dalam perlemen baru, di mana seperempat kursi dicadangkan untuk militer. ASEAN dorong demokratisasi Sementara itu, ASEAN ingin mendorong proses demokratisasi di Myanmar dan mendesak pemerintah militer memasukkan pemimpin pro-demokrasi Aung San Suu Kyi ke dalam sistem politik. Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa di sela-sela pertemuan para menlu ASEAN di Lombok Minggu (16/1).

“Dia (Aung San Suu Kyi) adalah bagian dari solusi bukan masalah,” kata Marty seperti dikutip kantor berita Reuters. Tahun lalu Myanmar menggelar pemilihan umum dan membebaskan Suu Kyi dari tahanan rumah. Masyarakat internasional menduga terjadi kecurangan dalam pemilu November tersebut yang dimenangkan oleh partai dukungan rezim militer. Marty mengatakan pembebasan Suu Kyi bisa menjadi awal pembukaan kran demokrasi di Myanmar. Dia menambahkan kemajuan yang telah dicapai harus terus didorong dan momentumnya tidak boleh hilang. Ketua ASEAN 2014 ASEAN memiliki kebijakan untuk tidak melakukan campur tangan terhadap urusan dalam negeri negara anggota. Sejauh ini mereka mencoba melibatkan Myanmar untuk mengatasi persoalan tersebut dan tidak mene-

rapkan sanksi seperti yang diambil negara-negara Barat. Marty mengatakan sebagai ketua ASEAN untuk tahun 2011, Indonesia menginginkan terus ada kemajuan di Myanmar ta -hun ini. Sejumlah kalangan mengatakan persoalan Myanmar terus menjadi batu sandungan bagi ASEAN. “Kami telah dijanjikan bahwa Birma (Myanmar) tidak akan lagi menjadi masalah bagi ASEAN ketika berinteraksi dengan masyarakat internasional,” kata Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan. Dia mengatakan ASEAN menginginkan akses yang lebih besar ke para pemim-pin Myanmar. Pitsuwan juga mengatakan Myanmar ingin menjadi ketua ASEAN pada 2014. Namun untuk mewujudkan keinginan tersebut masyarakat internasional harus diyakinkan bahwa telah ada stabilitas politik.

The Associated Press

BANJIR DAN LONGSOR DI BRAZIL. Satu pemandangan udara menunjukkan satu kawasan yang rusak di Nova Friburgo, Brazil, Minggu (16/1). Penat menghadapi hujan yang turun terus menerus, dan Minggu para korban selamat dari longsoran lumpur dan banjir menghadapi lagi ancaman badai yang diramalkan hari itu. Banjir dan longsor di Brazil tersebut menewaskan lebih dari 610. Regu pertolongan memberikan makanan, air dan selimut bagi para korban yang berlindung di rumah teman, sanak saudara dan tempat penampungan.

Korut Kecam Perundingan Militer Korsel Dan Jepang

The Associated Press

BERSIAP SAMBUT IMLEK. Seorang pekerja China mempersiapkan dekorasi untuk menyongsong datangnya Tahun Baru Imlek di luar satu pusat perbelanjaan di Beijing, China, Minggu (16/1).

Gema Internasional

SEOUL, Korea Selatan (Antara/AFP): Korea Utara Minggu (16/1) menyatakan kemarahannya pada usaha Korea Selatan dan Jepang untuk menjajaki hubungan militer yang lebih erat, mengulangi usulannya kepada Seoul untuk mmulai kembali perundingan denGan Pyongyang guna meredakan ketegangan regional. Kemarahan itu terjadi setelah Korea Selatan (Korsel) menyatakan keraguannya atas ketulusan usaha perdamaian yang berulang-ulang dikemukakan Pyongyang dan malah Seoul mengusahakan hubungan militer yang lebih erat dengan Jepang dan sekutu lamanya Amerika Serikat untuk menghadapi ancaman Korut. Ketegangan regional juga meningkat setelah Korea Utara

(Korut) menembaki satu pulau dekat perbatasan maritimnya yang disengketakan dengan Korsel November lalu yang menewaskan empat warga Korsel termasuk dua warga sipil. Suratkabar Partai Komunis, RodongSinmunmenyebutMinggu perundingan yang diselenggaraan 10 Januari antara menterimenteri pertahanan Seoul dan Tokyo adalah satu “persekongkolan baru militer” yang menghambat keamanan regional dengan merusak hubungan antar Korea. “Jepang berusaha keras sekali untuk menjamin satu dalih yang sah menyangkut ekspansi militernya di luar negeri,” kata surat kabar itu dalam satu tajuk rencana yang disiarkan media pemerintah. Media itu juga mengecam Seoul karena “membu-

ka jalan bagi invasi kembali Jepang di semenanjung Korea, mengacu pada pendudukan kolonial Jepang yang kejam tahun 1910-1945. Kendatipun kebencian itu, para menteri pertahanan Jepang dan Korsel berjanji akan lebih meningkatkan kerja sama dan membicarakan perjanjianperjanjian ditandatangani untuk berbagai rahasia militer, kemungkinanbesarprogramnuklirKorut. “Perundingan militer belum lama ini antara Korsel dan Jepang akan mempercepat aliansi militer antara AS, Jepang dan Korsel dan akan menciptakan satu hambatan penting lainnya dalam dialog antar Korea dan perbaikan hubungan,” kata Rodong Sinmun. Koran itu juga mendesak Seoul untuk membatalkan “lati-

Wanita Pertama Jadi Presiden Brazil DILMA Rousseff, 62, wanita pertama yang menjadi presiden Brazil telah diambil sumpahnya minggu lalu di tengah-tengah keceriaan dan airmata para pendukungnya yang kebanyakan mereka telah mengikuti perjalanan hidup Rousseff semenjak dia ditahan lebih kurang dua tahun dan diberlakukan sangat brutal tahun 1960-an oleh penguasa yang sangat diktator waktu itu. Rousseff ditahan karena kegiatannya sebagai salah seorang pejuang gerilya sayap kiri pada akhir tahun 1960-an. Rousseff dikenal sebagai the subversive Joan of Arc. Pertama kali selempang kepresidenan disandangkan ke bahu seorang wanita. Sebagai seorang wanita pertama pemegang jabatan tertinggi di negara Brazil, Rousseff menyatakan bahwa dia mempunyai missi berjuang untuk kesetaraan gender di Brazil. Rousseff menggantikan Luiz Inacio Lula da Silva yang selesai masa jabatannya. Pada masa pemerintahan da Silva, Roussef sebagai kepala staf. Terpilihnya Dilma Rousseff sebagai presiden bulan Oktober tahun lalu melalui pemilihan ronde ke dua karena tiga calon presiden tidak dapat memenuhi

jumlah suara minimum 50 persen. Ketiga calon tersebut ialah Dilma Rousseff yang didukung oleh Partai Pekerja (Workers Party atau PT yang merupakan partai pendukung pemerintahan Lula da Silva) memperoleh suara 48 persen. Saingannya, Jose Serra yang didukung oleh Brazilia Social Democracy Party atau PSDB menangguk 40 persen suara dan calon ke tiga Marina Silva kandidat dari Green Party mendulang 20 persen suara. Karena itu pemilihan ulang ronde ke dua dilaksanakan awal Oktober 2010, dan Rousseff memenangkan pertarungannya melawan Jose Serra. Ada yang menarik tentang isu yang muncul dalam kampanye pemilihan presiden Brazil. Kalau diperhatikan begitu banyak isu-isu yang berkembang yang menjadi krusial bagi demokrasi dan hak-hak fundamental, antara lain seperti kebijakan politik dalam dan luar negeri seperti pengakuan terhadap Palestina sebagai sebuah negara, serta kedekatan hubungan dengan Iran, sosialisme, pendidikan, kesehatan, keamanan umum atau social security tidak memperoleh porsi yang banyak dalam setiap kampanye para kandidat presiden. Di sini-

lah letak uniknya tema kampanye pemilihan presiden Brazil. Sepertinya ada usaha-usaha untuk mengarahkan presiden Brazil yang baru agar lebih fokus pada masalah-masalah yang berkaitan dengan “aborsi”. Pada kampanye pemilihan presiden pada ronde pertama dan ronde ke dua masing-masing calon presiden melontarkan isu tentang aborsi. Aborsi menjadi flashpoint issue yang berkembang dan menarik perhatian massa pemilih. Seperti diketahui rakyat Brazil mayoritas pemeluk agama Katholik. Kelompok konservatif memakai isu ini sebagai bargaining chip dalam pengalihan dukungan pemilih apabila terjadi pemilihan presiden ronde ke dua. Menjadi pertanyaan apakah aborsi yang menurut hukum Brazil, barangsiapa yang melakukan aborsi dapat dijatuhi hukuman penjara sampai sepuluh tahun. Apakah mungkin bisa dilegalisasikan aborsi ini? Indikasi awal pada waktu kampanye ronde pertama bahwa Rousseff lebih memilih legalisasi aborsi. Dengan demikian Rousseff merasa akan memenangkan pertarungan, dia begitu yakin bahwa pemilihan presiden hanya akan berlangsung satu ronde

saja. Ternyata tidak. Pemilihan presiden harus dilaksanakan dengan dua ronde. Mengapa Rousseff tidak bisa mencapai minimal 50 persen suara pemilih? Indikasinya terlihat dari sejumlah suara yang cukup menentukan bagi kemenangan Rousseff ternyata mengalihkan pilihan mereka kepada calon Green Party Marina Silva seorang penganut Kristen Evangelis. Hal ini menandakan bahwa masalah aborsi sudah ditetapkan dalam hukum Brazil, tak bisa ditawar-tawar. Bergulirnya pemilihan presiden ronde ke dua maka isu aborsi telah merupakan senjata yang bisa menjadi ‘ancaman’ atau bargaining bagi dua pasang calon presiden yang maju yaitu Dilma Rousseff dan Jose Serra. Kelompok concervative religius akan menggunakannya sebagai bargaining chip dalam mengalihkan dukungan dan sangat tergantung pada ke dua kandidat bargaining apa yang ditawarkan. Diketahui bahwa ke dua calon presiden ini pada masa lalu menyatakan keterbukaan mereka bahwa wanita mempunyai hak untuk memilih mana yang paling baik. Dengan kata lain kedua calon bisa dikatakan menerima legalisasi aborsi.

Namun ketika masuk pada kampanye untuk ronde ke dua, baik Rousseff maupun Serra menyatakan dengan tegas dan gamblang bahwa aborsi merupakan violence against women. Mereka mengingatkan bahwa legalisasi aborsi akan mengarah pada pembunuhan. Memilih isu-isu untuk kampanye (apa pun juga) tidak dapat disalahkan, demikian juga dengan Brazil yang mengedepankan isu tentang aborsi. Pada hal negara yang berpenduduk 193 juta jiwa ini atau lima besar dunia memiliki isu-isu hangat terutama di bidang politik, berkolaborasi dengan beberapa negara-negara Amerika Latin yang berpaham sosialisme, berarti menjaga jarak dengan dedengkot liberalisme: Amerika Serikat. Apakah Dilma Rousseff akan meneruskan kebijakan presiden terdahulu, mungkin saja karena Rousseff sendiri diyakini pula berpaham sosialisme kanan sebagaimana keterlibatannya tahun 1960-an membawadirinya diberi cap sebagai penganut soft communism. Atau akan kembali dalam “pelukan” AS sebagaimana terbaca dengan kehadiran Menlu AS Hillary Clinton dalam upacara pelantikanRouseffsebagaipresiden Brazil. (Kosky)

han-latihan militer dengan agresor-agresor asing” dan menekankan bahwa “pintu bagi perundingan antar Korea tetap terbuka. ” Pyongyang , dalam isyaratisyarat perdamaian sejak serangan November itu, pada 10 Januari mengirim usulan resmi prrtamanya bagi perundingan dengan Seoul dan mengatakan pihaknya akan memulihkan hubungan khusus lintas perbatasan. Seoul menolak usulan itu, dengan mengatakan isyaratisyarat Pyongyang itu adalah basa-basi untuk memperbaiki citra internasionalnya dan memperoleh bantuan yang sangat diperlukan. Korut juga mening-katkan upaya diplomatiknya terhadap Jepang, menyambut keinginan Tokyo untuk memulai kembali perundingan langsung dan mengatakanpihaknya“siapbertemu dan berunding dengan negaranegara yang bersahabat” dengan Pyongyang.

WASPADA Senin 17 Januari 2011

Ledakan Di Afghanistan, 6 Tewas KABUL, Afghanistan (AP): Satu mobil van penuh warga sipil melindas bom pinggir jalan di bagian selatan Afghanistan, menyebabkan ledakan yang menewaskan enam orang di atas kenderaan itu, kata seorang pejabat lokal Minggu (16/1). Ledakan yang terjadi Sabtu sore di Provinsi Helmand itu juga mencederai tiga orang lainnya yang menaiki mobilTownaceToyota, kata kantor gubernur dalam satu pernyataan, yang menambahkan korban tewas termasuk wanita dan anak-anak. Ledakan itu terjadi di distrik Sangin, di mana pasukan internasional berhasil menumpas sejumlah besar pemberontak ketika terjadi pertempuran di sana. Sementara itu, di bagian timur Afghanistan, NATO mengatakan pasukan internasional dan Afghanistan berhasil menewaskan dua pemberontak dan menangkap dua tersangka militant dalam satu serangan atas satu markas di bagian timur Afghanistan. Pasukan itu tengah mengejar seorang pemimpin Taliban di Provinsi Wardak ketika mereka diserang di distrik Nerkh dan membalas serangan itu, kata NATO dalam satu pernyataan. Koalisi militer internasional itu tidak mengatakan apakah pemimpin Taliban tersebut termasuk di antara korban yang tewas atau ditangkap.(m23)

Polisi: 10 Cedera Dalam Dua Ledakan Di Baghdad BAGHDAD, Irak (AP): Polisi dan petugas rumahsakit Irak mengatakan, 10 orang cedera dalam dua ledakan bom pinggir jalan di tengah-tengah jam sibuk di pagi hari di Baghdad. Tujuh di antara korban cedera berada di atas bus yang tengah mengangkut pejabat pemerintah menuju tempat kerja yang diserang Minggu (16/1). Serangan lainnya mencederai tiga pengawal Menteri Sains dan Teknologi di Jadriyah. Menteri tersebut tidak dalam konvoi tersebut. Baghdad masih menghadapi serangan-serangan kecil meski kekerasan turun tajam sejak tiga tahun lalu.(m23)

Teresa Scanlan Dari Nebraska Terpilih Jadi Miss Amerika 2011 LAS VEGAS, Nevada (Antara/Reuters): Teresa Scanlan, gadis Nebraska berusia 17 tahun, dinobatkan sebagai Miss America, dan menjadi pemenang paling muda dalam sejarah ratu kecantikan itu setelah dinilai ketenangan, bakat, kebugaran dan pengetahuannya. Scanlan menarik perhatian dewan juri dengan menampilkan gaun malam warna putih yang mempesona dan kemampuannya menekan tuts-tuts piano saat menampilkan rendisi White Water Chopped Sticks dalam kompetisi bakat. Pada babak pertanyaan terakhir, dia ditanya mengenai kebocoran informasi rahasia pemerintah oleh jejaring Wikileaks dan mana yang lebih penting apakah keamanan AS atau atau hak rakyat untuk mengetahui informasi sensitif. Scanlan memandang kebocoran itu sebagai masalah matamata dan mengatakan, “Ketika sampai pada masalah keamanan negara kita, kita harus memusatkan perhatian lebih dulu pada keamanan lalu hak rakyat untuk mengetahui ... Kita tak bisa membiarkan semua peristiwa semacam itu terjadi, dan mereka harus ditangani secara tepat, dan saya kira itu lah kasusnya.” Runner-up Pertama, yang akan mengambil alih tempat Miss America dalam kasus Scanlan tak bisa melaksanakan peran barunya, adalah Miss Arkansas Alysse Eady. Di antara peserta lain yang patut diperhatikan adalah Miss Delaware Kayla Martell, yang bertahan hingga semifinal. Martell menderita sakit, alopecia areata, yang membuat dia kehilangan semua rambutnya pada usia 10 tahun, dan dia tampil dengan memakai wig. Tahun ini menandai ke-90 acara ratu kecantikan Miss America. Organisasi itu menyelenggarakan program prestasi dan menjadi penyedia utama bantuan beasiswa buat perempuan muda. Pada 2010, kelompok tersebut dan afiliasi lokal dan negara bagiannya membantu mengeluarkan lebih dari 45 juta dolar AS bantuan uang kontan dan beasiswa. Lima puluh tiga perempuan dipilih dari seluruh wilayah dan negara bagian di negeri itu dalam kontes lokal sebelum mereka menuju Las Vegas dan mengikuti acara final ratu kecantikan pada Sabtu (15/1). Sebagai Miss America, Scanlan selama setahun ke depan akan melakukan perjalanan keliling Amerika Serikat dan meningkatkan kesadaran warga mengenai gangguan makan. Miss America 2010, Caressa Cameron (22) dari Virginia menjadi duta besar muhibah buat Children’s Miracle Network, dan ia menghabiskan waktu satu tahun untuk membantu meningkatkan kesadaran tentang HIV/AIDS.

Reuters

MISS AMERIKA BERUSIA 17 TAHUN. Miss Nebraska Teresa Scanlan, 17, melambaikan tangannya setelah dimahkotai pada acara final Miss Amerika 2011 dalam kontes kecantikan Miss America di Theatre for the Performing Arts di Planet Hollywood Resort dan Casino di Las Vegas, Nevada, Sabtu (15/1) malam.

Kelompok Bersenjata Bakar 14 Truk Tanker NATO Di Pakistan CHAMAN, Pakistan (AP): Seorang pejabat pemerintah mengatakan kelompok bersenjata di baratdaya Pakistan membakar 14 truk tanker yang membawa bahan bakar untuk pasukan AS dan NATO di Afghanistan. Seorang pengemudi juga cedera dalam serangan Sabtu (15/1). Militan Islam dan kelompok kriminal di Pakistan sering menyerang truk yang membawa pasok untuk Sekutu. Persediaan biasanya tiba di kota pelabuhan selatan Karachi, Pakistan, dan perjalanan darat ke Afghanistan melalui dua lintas batas utama. Pejabat lokal Fatteh Mohammed mengatakan serangan terakhir terjadi di daerah Dera Murad Jamali di provinsi Baluchistan. Tanker tersebut dibakar pada saat diparkir di satu restoran tepi jalan ketika delapan orang bersenjata me-nyerangnya. Jubir Taliban Pakistan, Azam Tariq mengatakan kelompok itu pelaku serangan Sabtu itu, yang melibatkan delapan tentara mereka. Polisi menolak berspekulasi siapa di balik serangan itu. “Kami menugaskan para pejuang kami untuk mengejar tanker-tanker pengangkut pasokan NATO di mana pun mereka berada di wilayah Pakistan,” kata Tariq kepada AP lewat telepon dari lokasi yang dirahasiakan. “Kami ingin memastikan bahwa rute darat lewat Pakistan sangatsangat menyulitkan NATO.” 17 Orang tewas

Kelompok bersenjata tak dikenal lainnya menembak setidaknya 17 orang hingga tewas dalam gelombang baru aksi kekerasan di pusat bisnis Karachi, Pakistan, kata polisi Sabtu. “Setidaknya tujuh orang tewas dalam tiga hari belakangan ini akibat ditembak kelompok bersenjata di beberapa lokasi Karachi,” kata Kepala Kepolisian Fayyaz Leghari. Seorang wartawan televisi lokal termasuk di antara yang tewas. Karachi memiliki sejarah panjang aksi kekerasan etnik, agama dan sektarian, tetapi ratusan pembunuhan yang direncanakan tahun lalu menimbulkan kecemasan bahwa aksi kekerasan dapat meningkat dan menimbulkan krisis baru bagi pemerintah dukungan Amerika Serikat di Islamabad. Para pengamat dan para pejabat keamanan menuduh sebagian besar aksi kekerasan itu pada persaingan antara dua partai utama, Gerakan Mutthaida Qaumi (MQM) dan Partai Nasional Awami (ANP). Keduanya adalah anggota koalisi yang memerintah di Islamabad. Pertumpahan darah antara anggota MQM, yang mewakili kepentingan kelompok mayoritas berbahasa Urdu, dan ANP, yang punya hubungan dengan minoritas Pashtun, kembali terjadi dalam tahun-tahun blakangan ini. Saling bunuh antara para anggota partai-partai itu telah meningkatkan ketegangan etnik.(m23/m10)


Sport

WASPADA, Senin 17 Januari 2011

Tambahan Semangat Villarreal MADRID (Waspada): Satu tembakan spektakuler yang melambung dari garis tengah lapangan oleh Ruben Cani (foto) membawa Villarreal menang 4-2 atas Osasuna. Hasil duel di El Madrigal Stadium, Sabtu (Minggu WIB) itu, membuat tim Kapal Selam Kuning tetap menduduki posisi ketiga klasemen La Liga Primera sekaligus menambah semangat untuk terus bersaing. “Duel ini berlangsung ketat. Untuk menang tanpa diperkuat sejumlah pemain bintang, tentu akan memberi Anda tambahan semangat,” ucap pelatih Villarreal Juan Carlos Garrido. “Kami telah memainkan banyak laga dan mempertahan-

kan level ini tidaklah mudah. Kami berhasil melewatinya sebagai suatu tim dengan menderita dan berjuang di setiap pertandingan,” katanya lagi. Villarreal memulai duel dengan beberapa pemain pentingnya terpaksa absen. Namun Marco Ruben mengambil keuntungan dari kesempatan starter yang langka dengan mencetak gol pembuka tuan rumah. Osasuna menyamakan kedudukan dari suatu tendangan pojok melalui Krisztian Vadocz.

Tapi tim tamu segera tertinggal lagi ketika Cani memanfaatkan kelengahan kiper Ricardo Lopez untuk menembakkan bola dari garis tengah lapangan. Joan Capdevila dan Gonzalo Rodriguez masing-masing menambahkan satu gol menit 65 dan 84 bagi The Yellow Submarines, yang hanya dibalas satu gol pemain pengganti Osasuna Javier Calleja menit 71. Di Ramon Sanchez Pizjuan, satu serangan berani dari Jose Callejon memberi Espanyol kemenangan 2-1 atas Sevilla. Tetapi bintang yang sebenarnya dalam duel itu adalah kiper Espanyol Carlos Kameni. Sevilla mendominasi sejak awal, tapi sangat sulit menaklukkan kiper Kamerun tersebut. (m15/ant/afp/uefa)

Lille Pertahankan Singgasana PARIS (Waspada): LOSC Lille mempertahankan singgasana Ligue 1 dari kejaran rival-rivalnya, setelah mempermalukan tuan rumah Nice 2-0 di Stadion Municipal du Ray, Sabtu (Minggu WIB). Tambahan tiga angka membuat Lille kini mengemas 35 poin. Lille unggul satu angka di

Hasil Sabtu (Minggu WIB) Lyon vs FC Lorient Paris SG vs Sochaux Brestois vs Caen Nice vs LOSC Lille Toulouse vs Nancy Lens vs St-Etienne Auxerre vs Monaco Rennes vs Arles Montpellier vs Valencs

3-0 2-1 1-3 0-2 1-0 2-1 1-1 4-0 2-1

Klasemen Ligue 1 Lille Paris SG Rennes Lyon Toulouse Montpellier Marseille St-Etienne Brestois Bordeaux Sochaux Lorient AS Nancy AJ Auxerre OGC Nice Valencs SM Caen AS Monaco RC Lens AC Arles

19 20 20 20 20 20 19 20 20 19 20 20 19 20 20 20 19 20 19 20

9 9 9 9 9 8 7 7 7 6 7 7 7 4 5 5 5 3 4 1

8 2 35-21 7 4 32-22 7 4 22-12 7 4 29-21 3 8 22-20 6 6 17-20 8 4 27-17 8 5 27-22 7 6 21-18 9 4 24-21 4 9 30-25 4 9 22-27 4 8 21-27 12 4 26-23 8 7 14-20 7 8 22-23 6 8 20-27 11 6 20-21 7 8 19-33 5 14 10-40

35 34 34 34 30 30 29 29 28 27 25 25 25 24 23 22 21 20 19 8

atas Paris Saint Germain, Rennes dan Olympique Lyon, namun masih menyimpan satu partai tunda. Mesin gol Moussa Sow yang kembali menjadi pahlawan kemenangan sang pemimpin klasemen, setelah Sow melesakkan golnya yang ke-15 musim ini. Satu gol Lille lainnya disumbangkan gelandang Gervinho. Di Paris, PSG juga sukses memetik poin penuh dengan

menekuk Sochaux 2-1. Sempat tertinggal melalui gol Modibo Maiga, tuan rumah bangkit berkat aksi bek Mamadou Sakho dan winger veteran Ludovic Giuly. Sedangkan Rennes tanpa kesulitan mencukur klub papan bawah Arles-Avington 4-0. Gelandang Yacine Brahimi menjadi bintang lapangan dengan dua golnya. (m15/bb/afp)

AP

Hasil Sabtu (MInggu WIB) Getafe vs Sociedad Villarreal vs Osasuna S Gijon vs Hercules Zaragoza vs Levante Bilbao vs Santander Sevilla vs Espanyol

0-4 4-2 2-0 1-0 2-1 1-2

Klasemen Liga Primera Barcelona Real Madrid Villarreal Valencia Espanyol Ath Bilbao Atl Madrid Mallorca Getafe Sevilla Sociedad Hercules Deportivo Santander Osasuna Malaga S Gijon Zaragoza Levante Almería

18 16 18 15 19 12 18 10 19 11 19 9 18 8 18 8 19 8 19 8 19 8 19 6 18 5 19 5 19 4 18 5 19 3 19 3 19 4 18 2

1 2 3 4 1 2 3 3 3 2 1 4 6 5 6 2 7 7 3 7

1 57-10 49 1 46-16 47 4 38-20 39 4 27-20 34 7 25-25 34 8 29-31 29 7 28-23 27 7 23-21 27 8 28-29 27 9 26-31 26 10 29-31 25 9 22-28 22 7 15-24 21 9 15-26 20 9 17-25 18 11 23-37 17 9 17-27 16 9 17-32 16 12 19-30 15 9 16-31 13

A9


Sport

A10

WASPADA Senin 17 Januari 2011

Bireuen Puas Capai Target BIREUEN (Waspada) : Syukur Alhamdulillah tekad target juara umum kontingen Kemenag Bireuen Porseni tingkat Provinsi di Meulaboh yang berakhir Sabtu (15/1) tercapai. Presatsi yang dicapai kontingen Kemenag Kabupaten Bireuen dalam Porseni kali ini meningkat dibandingkan prestasi lalu di Langsa kala meraih juara tiga. Dikatakan, pencapaian itu berkat perjuangan keras para siswa dan dewan guru di sekolah dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai cabang perlombaan. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan jajaran Kemenag Bireuen, tapi juga telah mengharumkan nama daerah di pentas Porseni..

Kakan Kemenag Bireuen Drs H Zulhelmi A Rahman M Ag (foto) yang ditemui Waspada, Minggu (16/1) mengatakan, hasil yang diperoleh kontidok.Waspada ngennya terasa memuaskan dikarenakan sepanjang kegiatan bersaing ketat dengan kontingen Pidie dan tuan rumah. Begitupun, perjuangan keras atlet Bireuen menjadikan mereka berhasil memboyong 10 medali emas, 7 perak dan 6 perunggu di cabang atletik, bola voli Aliyah putra, bola voli Thasanawiah putra, rebana, kaligrafi dan qiraatul kutub. Atas keberhasilan itu, kontingen Kemenag Kabupaten Bireuen berhak mendapat piala bergilir Porseni yang diserahkan Bupati Aceh Barat Ramli MS.(b16)

Laskar Rencong Full Team BANDA ACEH (Waspada): Kubu Persiraja Banda Aceh sudah bisa menurunkan kembali the winning team dalam lawatannya ke Persikabo Bogor pada lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2010/2011, Senin (17/1) ini. Duo striker yang sebelumnya absen sudah berlatih kembali. Kapten Persiraja Abdul

Musawir ketika dihubungi Waspada, Minggu (16/1) mengatakan, timnya sudah siap tempur

melawan tuan rumah Laskar Pajajaran di Stadion Cibinong, Bogor. “Alhamdulillah, semuanya sedang dalam kondisi siap tempur. Kawan-kawan dalam kondisi prima dan tak ada yang cedera. Mereka sudah siap tampil, siapa pun yang diturunkan pelatih tak masalah,” tukasnya. Disebutkan, dia dan rekan-

rekan ingin melanjutkan hasil manis yang sudah dikantongi selama ini, yakni belum terkalahkan. “Yang perlu kami waspadai adalah wasit,” sebut Musawir yang sudah mencetak tiga gol ini. Atas dasar itu, kubu Laskar Rencong ingin laga di Cibinong itu ditayangkan langsung oleh stasion televisi swasta. “Kalau

Waspada/Munawardi Ismail

Anak-anak Persiraja Banda Aceh mendapat kabar segar dengan kembalinya duo striker, Fahrizal Dillah dan Christian Bekatal, ke dalam tim jelang laga kontra Persikabo Bogor, Senin (17/1) ini.

Adu Taktik Herkis Dengan Mantan Asisten PERSIRAJA Banda Aceh akan bertamu ke Persikabo Bogor di Stadion Cibinong, Bogor, Senin (17/1) sore ini. Pertandingan itu bukan sekedar mencari kemenangan dan menjaga rekor, namun mempertemukan ‘dua sejoli’ yang pada musim 2008-2009 sama-sama menjadi sejawat di Persiraja. Kemenangan pun bukan saja tambahan tiga angka bagi tim tamu, tapi juga akan menjadi tim yang tak terkalahkan. Momen tanding Laskar Rencong lawan Laskar Pajajaran, memang akan mempertemukan kembali, Herry ‘Herkis’ Kiswanto dan Maman Suryaman, mantan asistennya di Persiraja

dua musim lalu. Kini, Maman menjadi suksesor Meiyadi Rakasiwi di Persikabo. Sudah pasti, laga ini akan sarat gengsi. Satu sisi, Herkis harus mengadu taktik dengan mantan asistennya dan di sisi lain Maman diwajibkan menang untuk mendongkrak timnya yang kini berposisi dua tangga dari jurang degradasi. Keduanya dikenal penganut formasi 4-4-2. Dalam kondisi skuad inti siap tampil, Herry dan Maman tak akan berpaling dari pola itu. Persikabo yang diperkuat Bona Simanjuntak, Jibby Wuwungan dan lain-lain pun pasti ingin menjadi tim pertama yang mengalahkan Persi-

raja musim ini. “Saya sudah melihat saat dua kali ujicoba dan latihan. Kalau main kandang, lebih cocok memakai 4-4-2,” ujar Maman, Minggu (16/1). Dari data statistik musim lalu, masing-masing tim menang di kandang. Persiraja yang diasuh Anwar membabat Laskar Pajajaran 2-0 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya berkat gol Erick Saputra dan Zulkarnain. Giliran bertandang ke Bogor, anak Banda Aceh kalah 2-1. Menghadapi tuan rumah Persikabo, Laskar Rencong membawa nilai positif dalam setiap laga tandang. Sejauh ini,

Persiraja masih memegang catatan empat kali menang tandang dari empat laga yang sudah dilakoninya. Tentu saja, Herkis dan skuadnya ingin melanjutkan tren bagus di luar kandang. Ditilik daftar klasemen, Persiraja bertengger di puncak dengan nilai 22 hasil tujuh kali menang, sekali seri dan belum pernah kalah. Persikabo berada di posisi ke-11 dengan koleksi enam poin dari sekali menang, tiga seri dan tiga kali kalah. Catatan apik itu tentu tak bisa menjadi ukuran di atas kertas, sebab yang menentukan adalah 90 menit permainan di lapangan. *Munawardi Ismail

Bandung. “Kelemahan-kelemahan sedang kita perbaiki dengan meningkatkan kemampuan fundamental defense one on one dan strategi help defense guna menetralisir permainan individu lawan. Selain itu, pemain juga meningkatkan kemampuan fastbreak, pergerakan tanpa bola dan akurasi tembakan,” papar Lukman lagi. Pada Seri III ini, Lukman menyatakan akan lebih banyak memberikan kesempatan kepada pemain yang akan dipersiapkan ke Porwil VIII di Kepri. Sebab, di tengah krisis seperti ini lebih baik memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk lebih mematangkan diri guna mempertahankan tradisi lolos ke PON. “Untuk kesekian kalinya,

kami mengetuk hati para pemerhati dan pengurus olahraga di Aceh untuk membantu PIMNAD dapat terus berkiprah di kancah perbolabasketan nasional,” pungkas Lukman. PIMNAD akan tampil melawan Halim Kediri pada Rabu (19/1), vs Cendrawasih Papua (20/1), vs Banyuasin Basketball Club (22/1) dan vs Bogor Raya (23/1). (b07)

PIMNAD Siap Tempur Seri III PBL 2010/2011 BANDA ACEH (Waspada): Meski masih terus dilanda krisis keuangan, klub PIMNAD tetap konsisten menuai prestasi bagi dunia bola basket Aceh. Hal itu akan dibuktikan Jekky cs pada Seri III Premier Basketball League (PBL) 2010/2011 di GOR Sahabat, Semarang, 19-24 Januari mendatang. “Namun, dengan kondisi seperti sekarang, kami tidak bisa memaksakan prestasi yang maksimal. Sebab, kami hanya bisa menyediakan kebutuhan di bawah minimal buat pemain, di samping banyak program latihan yang tidak dapat berjalan sesuai rencana,” ungkap Manajer PIMNAD, dr Lukman Hasibuan (foto), kepada Waspada, Minggu (16/1). Begitu pun, Lukman menye-

butkan para pemain tetap bertekad mengukir prestasi. Apalagi PBL 2010/2011 telah memasuki Seri III. “Dengan modal 15 poin hasil dari enam kali menang dan tiga kekalahan, saat ini PIMNAD berada di peringkat ketiga klasemen sementara,” imbuhnya. Menurut Lukman, hasil yang sudah diperoleh dengan susah payah ini membuat PIMNAD bertekad mempertahankan peluang ke Final Four. Di Semarang, PIMNAD akan melakoni empat pertandingan masing-masing menghadapi Halim Kediri, Cenderawasih Papua (peringkat 2), Banyuasin Basketball Club dan Bogor Raya. Untuk itu, PIMNAD terus melakukan latihan intensif di

Waspada/Zafrullah

live, wasitnya tak berani lebih berat memihak tuan rumah,” dalih Musawir. Pun begitu, katanya, dia mewakili koleganya yang lain berharap dukungan dan doa dari warga Banda Aceh. “Tanpa pendukung, kami tentu tak banyak berarti. Dukungan mereka selama ini sudah sangat positif. Karena itu, mohon doanya,” harap sang kapten. Pelatih Persiraja Herry Kiswanto menambahkan, kembalinya Fahrizal Dillah dan Christian Bekatal akan memberi warna dalam menyerang. Meski begitu, Herkis juga tak bisa memastikan pemain yang bakal turun merumput. “Kita lihat besok pagi (Senin pagi-red) seperti biasa,” kata mantan libero tim nasional tahun 1980-an ini. Ditanya peluang, dia mengatakan semua tim punya peluang sama. Begitu juga dengan Chief De Mission Mahdi ‘Olo’ Rusli mengharapkan doa dan restu masyarakat Aceh. “Semoga berkat doa-doa pendukung, Persiraja kembali mengutip hasil yang kita harapkan,” paparnya. (b05)

WASPADA JAYA, HDCI LUAR BIASA: Kapoldasu Irjen Pol Drs Oegroseno (6 kiri) diapit Pemred Harian Waspada H Prabudi Said (5 kiri), Pj Walikota Tebingtinggi Drs Eddy Syofian MAP (7 kiri) dan Ketua HDCI Sumut H Ijeck (8 kiri). Sambil meneriakkan “Waspada Jaya, HDCI Luar Biasa”, suasana foto bersama di halaman rumah dinas Walikota Tebingtinggi, Sabtu (15/1), tampak begitu ceria dan bersemangat. Waspada dalam rangkaian HUT ke 64 serta Poldasu dan HDCI dalam touring nya pada hari yang sama, melakukan bhakti sosial di Kota Lemang kemudian melebur jadi satu di rumah dinas walkot. Pemred Waspada antara lain didampingi Ketua Panitia HUT ke 64 Drs Hendra DS, Redaktur Senior Edward Thahir, Redaktur Olahraga Jonny Ramadhan Silalahi. Rombongan Kapoldasu di antaranya Dansat Brimob Kombes Pol Verdianto Biticaca, Kapolres Tebingtinggi AKBP Robert Harianto Watratan dan Wakapolres Kompol Safwan Khayat. Sedangkan Ketua HDCI didampingi unsur pengurus di antaranya Faisal Nasution, Salim dan Uche. -Waspada/Surya Efendi-

Sambut Hangat HDCI-Kapoldasu TEBINGTINGGI (Waspada) Pj Walikota Tebingtinggi Drs Eddy Syofian MAP menyambut hangat kunjungan komunitas pecinta motor besar Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Sumut. Bersama Kapoldasu Irjen Pol Drs Oegroseno, Ketua HDCI Sumut H Ijeck beserta rombongan datang guna memberikan bantuan kepada warga kurang mampu di Kota Lemang itu, Sabtu (15/1). Kedatangan komunitas HDCI bersamaan dengan acara bhakti sosial Waspada dalam rangka HUT ke 64, sehingga kedua rombongan beserta jajaran Pemerintahan Kota Tebingtinggi melebur dalam suasana keabraban diiringi hiburan musik dan jamuan makan di rumah dinas walikota, Jalan Sutomo Tebingtinggi. Tampak bersama rombongan Dansat Brimob Kombes Pol Verdianto Biticaca, Kapolres Tebingtinggi AKBP Robert Haryanto Watratan SH SSos yang juga anggota HDCI Sumut, dan Wakapolres Kompol Drs Safwan Khayat MHum. Dalam kunjungannya bersama rombongan HDCI Sumut, Kapoldasu meninjau Vihara Vidya Vajra Ganda di Kompleks Perumahan Citra Harapan Bandar Sono sekaligus memberikan membantuan kepada masyakarat kurang mampu etnis Tionghua. Kegiatan sosial HDCI Sumut merupakan

sebuah kegiatan rutin yang selalu dilakukan dalam berbagi kebahagian kepada yang membutuhkan di saat hari besar keagamaan. Kali ini terkait Hari Raya Imlek. Suhu Vihara Vidya Vajra Ganda, Suhu Sek Sing Hui, mengaku bahagia karena Vihara yang dipimpinnya dapat dikunjungi orang nomor satu di Poldasu, yang juga ikut memberikan bantuan kepada warga tak mampu dari etnis Tionghua. Irjen Pol Oegroseno dalam sambutannya mengatakan, dirinya merasa bangga karena masyarakat dan Muspida Kota Tebingtinggi mampu menjadikan kota ini tetap kondusif. Terkait masalah bantuan, Kapoldasu mengatakan apa yang diberikan jangan dipandang dari segi nilainya. “Karena bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian HDCI terhadap warga kurang mampu etnis Tionghoa,” jelas Oegroseno. Sebelum ke Tebingtinggi, pagi harinya rombongan HDCI beserta Kapoldasu terlebih dahulu mengunjungi juga menyalurkan bantuan di Panti Jompo (Graha Residen Senior) Karya Kasih, Jln Mongonsidi Medan. Seperti saat menyambut Natal dan Tahun Baru lalu, bhakti sosial HDCI Sumut kali ini juga terselenggara atas kerja sama Pengda IMI Sumut dan Dirlantas Poldasu. (a09/m47)


Sport

WASPADA Senin 17 Januari 2011

Fahrizal Tak Sabar Pengumuman Riedl

Polres Aceh Tamiang Segera Panggil Saksi

Menurut Riedl, Vincent dicoret karena pemain yang memperkuat SV Hoofddorf itu tidak menunjukkan kemampuan terbaiknya dan Vendry dicoret murni karena masalah in-

disipliner. Vendry sebenarnya sudah bergabung dengan pemain lainnya di Hotel Sultan, namun hingga latihan pemain Semen Padang ini tidak tampak di lapangan. “Saat ini, masih ada 24 pemain yang tersisa dalam seleksi tahap III. Siapa yang akan terpilih, saya belum tahu gambarannya. Saya akan diskusi terlebih dahulu,” ujar Riedl yang mengaku

sudah mengantongi 20 nama pemain. Tapi, Riedl mengatakan pemilihan tentu berdasarkan pengamatannya selama memimpin seleksi. “Ini bisa dilihat dari kemampuan teknis mereka saat berlatih dan hasilnya bergantung pada pemain itu sendiri,” jelas Riedl. Fahrizal Dillah mengaku sudah tak sabar ingin mengetahui

Mendatar

Menurun

Sudoku

BANDA ACEH (Waspada): Pelatih Tim Nasional, Alfred Riedl, memutuskan akan mengumumkan skuad Timnas U-23 untuk Pra Olimpiade 2012 pada Senin (17/1) ini.

Kasus Penghinaan, Gaduh Musorkab Persati KUALASIMPANG (Waspada): Polres Aceh Tamiang tengah menangani kasus dugaan penghinaan dan kegaduhan di arena Musawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Persati Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang pada 27 Desember 2010 di Gedung SKB Karang Baru. “ Kami sedang menangani kasusnya sehubungan adanya laporan resmi dari Burhanuddin HS yang melaporkan Herman Bahari,” ungkap Kapolres Aceh Tamiang AKBP Drs Armia Fahmi melalui Kasat Reskrim Iptu Ibrahim kepada Waspada, Jumat (14/ 1) lalu. Ibrahim menerangkan ,untuk menuntaskan kasus tersebut, pihaknya segera memanggil dan meminta keterangan dari sejumlah saksi-saksi yang hadir pada acara musyawarah tersebut. Menurut Kasat Reskrim, pihaknya akan mengusut kasus tersebut sampai tuntas

A11

sehubungan tanda bukti lapor No: TBL /230/ XII/2010 /Res Atam tanggal 27 Desember 2010 yang dilaporkan Burhanuddin HS. Burhanuddin yang juga Ketua Panitia Musorkab Persati, Minggu (16/1) mengatakan, pihaknya minta kepada aparat hukum untuk mengusut kasus ini sampai tun-tas ke meja hijau. “ Tidak ada istilah damai dalam kasus ini, kami sedikitpun tidak gentar agar kasus ini diusut sampai tuntas ke meja hijau,” tegas Burhanuddin menerangkan Herman Bahari bukan peserta Musda Persati dan tidak berhak melancarkan interupsi kepada panitia. Karena itu, Burhanuddin minta kepada Polres Aceh Tamiang agar dapat mengusut kasus ini sampai tuntas demi tegaknya supremasi hukum di Kabupaten Aceh Tamiang sekaligus untuk kemajuan sepakbola di Kabupaten Aceh Tamiang. (b24)

Salah satu pemain yang tegang menanti pengumuman adalah Fahrizal. Kendati begitu, dia tetap fokus membela Persiraja Banda Aceh di Bogor. Para pemain yang akan diumumkan itu berasal dari tiga tahap seleksi. Seleksi tahap I digelar pada 7-9 Januari, tahap II 11-13 Januari dan tahap III 15-17 Januari 2011. Seleksi tahap III timnas U23 sudah dimulai sejak Sabtu (15/1) lalu. Ada 26 pemain yang sebelumnya terdaftar dalam seleksi tahap III ini, namun dalam perkembangannya dua pemain sudah dipastikan tidak lolos. Kedua nama itu adalah Vincent Partosoebroto dan Ferdi Mofu.

hasilnya. Pemain Persiraja lainnya, Safri Umri, juga menunggu hal yang sama. “Apapun hasilnya saya sudah siap. Apalagi selama seleksi persaingian di lini depan sudah terlihat. Memang ketat sekali,” ungkap Fahrizal yang akan kembali membeli klubnya menghadapi Persikabo Bogor dalam lanjutan Divisi Utama, Liga Indonesia, Senin (17/1) ini. (b05/vvn)

Tako Tabagsel Bantu Senior P.SIDIMPUAN (Waspada): Pengurus Cabang KaratedoTako Tabagsel berupaya penuh menghilangkan imej ‘bagaikan kacang lupa akan kulitnya’’ yang sering terngiang di sebagian perguruan beladiri. Caranya antara lain dengan memberikan bantuan sosial terhadap senior angkatan 70-an yang mengalami lumpuh. “Hal demikianlah yang menggugah hati kami untuk memberikan santunan terhadap Sudarto, senioran tahun 70 an yang hanya dapat duduk di kursi roda akibat lumpuh yang dialaminya,” ujar Hendra Mangatas Siregar, Ketua Pengcab Karatedo-Tako Tabagsel, Minggu (16/1). Isak tangis Sudarto, 57, pun tidak dapat tertahankan di kediamannya Komplek Sigulang Padangsidimpuan, saat para pengurus cabang karatedo tangan kosong Tapanuli Bagian Selatan itu memberikan jas Tako dan uang tunai sekira Rp 2 juta, Ju-

Waspada/Ahmad Cerem Meha

Sudarto, 57 (tengah) diapit pengurus Tako Tabgsel Ilham Suhardi, Guru H Aman Djohari, Hendra Mangatas Siregar, Frisky Silalalahi dan Benny Sitompul (kiri ke kanan), Jumat lalu. mat lalu. Hendra Mangatas Siregar

DAN III didampingi Ilham Suhardi DAN IV sekaligus ketua

PSSB Evaluasi Lini Depan BIREUEN (Waspada): Pasca kembali dari Bengkulu dan istirahat beberapa hari, pemain PSSB Bireuen langsung digenjot latihan kembali oleh pelatih Mulya Saputra dan M Yahya Chan di Stadion Cot Gapu Bireuen, Minggu (16/1). Bahkan, lini depannya yang selama ini masih dinilai tumpul dievaluasi dan diasah kembali agar finishing nanti melawan dua tim dari Sumut, PSMS Medan dengan Pro Titan FC, bertambah tajam. Arsitek PSSB Mulya Saputra mengungkapkan hal itu kepada Waspada Minggu (16/1) mengenai persiapan menjelang menjamu PSMS dan Pro Titan dalam waktu dekat.. “Bagian finishing sekarang sedang kita fokuskan, karena harus kita akui memang sektor itu masih perlu dibenahi,” katanya.

Menurut Mulya, sejak kembali dari Bengkulu, stamina Ismadi Cottufah cs sudah pulih dan sekarang mulai fokus lagi pada latihan. “PSSB akan menjamu PSMS pada Jumat (21/1) dan beberapa hari kemudian melawan Pro Titan,” kata Mulya. Ditanya adakah pemain yang diganti posisi atau hanya mempertajam finishing lini depan, Mulya mengatakan sekarang ini akan terus dievaluasi dulu. Dikatakan, ada tidaknya pemain yang digantikan posisi atau lainnya tergantung penilaian akhir Selasa (18/1) besok. “Selasa nanti baru bisa kita pastikan masalah pemain diganti posisiatautidak,”jawabnyaseraya menambahkan pemain PSSB dalam dua laga kandang nanti akan berusaha tampil maksimal dan berupaya menang. “Kami tak pernah malu

mengharapkan dukungan pada masyarakat doa maupun lainnya, kiranya nanti Allah akan mengabulkan niat baik kita supaya anak-anak bisa tampil baik dan bisa memuaskan para pecintanya nanti,” tutup Mulya. (amh)

pelatih Dojo Teratai Kota Padangsidimpuan, Anggota Dewan Guru H Aman Djohari, Benny Sitompul DAN IV juga pelatih Frisky Silalahi tingkatan DAN III. ‘’Tiada dapat saya balas perhatian tako ini, padahal dari awal saya tak pernah mengeluh. Hanya saja ada kawan yang bercerita kepada pengurus, bahwa keadaan saya sudah begini,” jelas Sudarto. (crm)

PS Volta - Lansia Binjai Imbang BINJAI (Waspada): PS Volta milik PLN Cabang Binjai bermain imbang 2-2 melawan Lansia Binjai di lapangan sepakbola Korem Binjai, Sabtu (15/1). Eksibisi itu dilakukan sebagai pertandingan amal guna membantu Almarhum Misdi. Menurut Irfan Izka Rawi, Alm Misdi banyak membantu kelancaran latihan sepakbola di lapangan Korem Binjai. Pertandingan amal itu pun dihadiri pemain dari klub PLN Binjai seperti Asmen SDM PLN Binjai Muslim, Dandim 0203 Langkat Letkol Asrul Tanjung dan AKP

Antoni Tarigan. Bantuan yang dikumpulkan pada laga amal itu diserahkan Dandim 0203 Langkat Letkol Asrul Tanjung, yang menyebutkan sarana olahraga seperti sepakbola tidak bisa luput dari peran petugas lapangan. Almarhum Misdi memang banyak membantu kelancaran pelatihan sepakbola di lapangan Korem Binjai. Asrul pun berharap keluarga yang ditinggalkan hendaknya ikhlas menerima bantuan sukarela yang dikumpulkan dari laga PSVolta vs Lansia Binjai. (a03)

Problem Catur Putih melangkah, mematikan lawannya empat langkah.

Jawaban di halaman A2.

TTS TOPIK

UMUM/ELEKTRONIKA 1. Cabang fisika yang mempelajari pemancaran, perilaku dan dampak elektron serta alat-alat yang menggunakannya (Bagian dari topik TTS ini). 8. Alat untuk menerangi, dengan menggunakan tenaga listrik. 10. Alat untuk mencetak output dari komputer. 11. Suratkabar; epaper adalah _____ elektronik. 12. Salah satu media elektronik (singkatan). 14. Alat elektronik yang terbuat dari semikonduktor untuk dihubungkan dengan komponen atau alat lain, contoh pesawat radio. 16. Komputer ukuran agak kecil untuk diletakkan di atas pangkuan, sesuai namanya dalam bahasa Inggris. 18. Siaran suara atau bunyi melalui udara. 21. Perusahaan mesin fotokopi mengambil nama gunung di Jepang. 23. Alat untuk memproses data; Pengolah data. 25. Berhubungan dengan mesin; Otomatis menurut kerja mesin. 26. Alat menyambung aliran listrik yang menempel di dinding rumah atau gedung. 27. Alat/mesin hitung.

2. Bagian paling belakang (dari pesawat). 3. Pesawat penerima gambar dan suara siaran melalui kabel atau antene. 4. Masalah yang dikedepankan (untuk ditanggapi); Kabar yang tidak jelas asal usulnya. 5. Kawat untuk memancarkan atau menangkap isyarat gelombang radio atau televisi. 6. Dewa penerang langit bangsa Romawi; Planet ke-5 dari matahari. 7. Berhubungan dengan angkaangka untuk sistem perhitungan tertentu. 9. Pengolah elektronika yang dibuat dalam satu chip. 13. Satuan ukuran kecepatan kapal dalam mil laut per jam 1.825 m. 15. Alat elektronik otomatis yang mengolah data secara cermat sesuai instruksi dan dapat menjalankan sistem multimedia. 17. Lebih; Lawan kontra. 19. Mengangkat, menaikkan atau menurunkan muatan (dari kapal dengan mesin). 20. Lawan kata “on”; Mati. 22. Sua. 23. Sebutan raja; Baginda. 24. Mengerut menjadi kecil; Surut.

Isi kotak kosong dengan angka 1 sampai 9. Tidak boleh ada pengulangan angka mendatar, menurun, maupun di dalam kotak 3x3 bergaris tebal. Tidak ada keterlibatan matematika, hanya membutuhkan pertimbangan dan logika. Tingkat kesulitan hari ini: sangat mudah (*), bisa diselesaikan dalam waktu tak sampai empat menit. Jawabannya lihat di halaman A2 kolom 1.

3

1 6 5 9 1 3 5 3 1 2 6 9 8 4 4 8 9 3 5 8 2

4 7 2 1 3 4 6 5 9 7 5 3 6 2 9 6 5 4 7 6 7 3

6 4 1 5

9 ve214


A12 Hatrik Pahit Heat CHICAGO, AS (Waspada): Derrick Rose menjadi aktor kemenangan Chicago Bulls saat berhadapan dengan Miami Heat. Dalam laga itu, Rose mencetak 34 angka untuk mengantarkan Bulls menum-

bangkan Heats 96-99, Minggu (16/1). Tidak hanya Rose yang gemilang, Carlos Boozer pun memiliki andil membawa kemenangan bagi Bulls setelah mencetak 12 angka 10 rebo-

und. D i lain pihak, absennya LeBron James tidak berdampak buruk bagi Heat. Peran LeBron pun diambil alih oleh Dwyne Wade yang menorah 33 angka. Selain itu,

Sport Chris Bosh dan Mario Chalmers pun memberi warna sendiri bagi Heat. Bila Bosh mencetak 17 angka, maka Chalmer menambah 10 poin. Dalam duel panas itu, Heat tidak canggung menahan gempuran Bulls. Kerjasama apik antara Bosh dan Wade membuat Bulls harus berjibaku. Kejar mengejar ang-

ka pun tidak terelakkan, namun Rose tampil perkasa dalam laga itu. Menyudahi kuarter ketiga dengan kemenangan, kepercayaan diri Bulls melonjak tajam. Rose tampil penuh determinasi untuk menghadirkan mimpi buruk buat Heats melalui aksi-aksinya. Atas kemenangan ini, Bulls memberi

WASPADA

Senin 17 Januari 2011

hadiah kekalahan ketiga secara beruntun bagi Heat. Di Denver, Cleveland Cavaliers makin memburuk sepeninggalnya LeBron James. Kekalahan dari Denver Nuggets 99-127 membuat Cavs sudah 19 pertandingan gagal meraih kemenangan. Di Memphis, Dallas Mavericks yang kembali diperkuat Dirk Nowitzki harus menuai kekalahan kelima secara beruntun usai takluk 89-70. Hasil lain: Houston Rockets vs Atlanta Hawks 112-106, Washington Wizards vs Toronto Raptors 98-95, New Orleans Hornets vs Charlotte Bobcats 88-81, Detroit Pistons vs Sacramento Kings 110-106, Chicago Bulls vs Miami Heat 99-96, Orlando Magic vs Minnesota T’wolves 108-99, Portland T’blazers vs New Jersey Nets 96-89. (m33/ap)


Sumatera Utara

WASPADA Senin 17 Januari 2011

Kota Medan B. Aceh Binjai Bireuen B. Pidie G. Sitoli K. Jahe Kisaran Kutacane Langsa

Zhuhur 12:35 12:49 12:36 12:43 12:43 12:40 12:36 12:32 12:39 12:38

‘Ashar 15:59 16:11 16:00 16:06 16:06 16:04 16:00 15:56 16:02 16:01

Magrib 18:34 18:44 18:35 18:39 18:40 18:42 18:35 18:31 18:37 18:35

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

19:47 19:57 19:48 19:52 19:53 19:55 19:49 19:44 19:50 19:48

05:06 05:22 05:06 05:16 05:15 05:06 05:05 05:01 05:08 05:10

05:16 05:32 05:16 05:26 05:25 05:16 05:15 05:11 05:18 05:20

L.Seumawe 12:42 L. Pakam 12:35 Sei Rampah12:34 Meulaboh 12:46 P.Sidimpuan12:33 P. Siantar 12:34 Balige 12:34 R. Prapat 12:31 Sabang 12:49 Pandan 12:35

06:35 06:52 06:36 06:46 06:44 06:36 06:35 06:31 06:38 06:39

Zhuhur ‘Ashar 16:04 15:58 15:57 16:09 15:57 15:58 15:58 15:55 15:11 15:59

B1

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

Zhuhur ‘Ashar

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

18:38 18:33 18:32 18:43 18:35 18:33 18:34 18:32 18:44 18:36

19:51 19:46 19:45 19:56 19:48 19:47 19:48 19:45 19:57 19:50

05:14 05:05 05:04 05:16 05:00 05:03 05:02 04:58 05:22 05:02

05:24 05:15 05:14 05:26 05:10 05:13 05:12 05:08 05:32 05:12

Sibolga Sidikalang Sigli Singkil Stabat Takengon T.Balai Tapaktuan Tarutung T.Tinggi

12:35 12:36 12:46 12:39 12:36 12:43 12:31 12:41 12:34 12:34

18:36 18:36 18:42 18:40 18:34 18:40 18:31 18:40 18:35 18:32

19:50 19:49 19:55 19:53 19:48 19:53 19:44 19:54 19:49 19:46

05:02 05:05 05:19 05:07 05:06 05:14 05:00 05:11 05:02 05:03

05:12 05:15 05:29 05:17 05:16 05:24 05:10 05:21 05:12 05:13

Panyabungan 12:32 Teluk Dalam12:39 Salak 12:37 Limapuluh 12:32 Parapat 12:34 GunungTua 12:32 Sibuhuan 12:31 Lhoksukon 12:41 D.Sanggul 12:35 Kotapinang 12:30 AekKanopan 12:31

06:44 06:34 06:34 06:46 06:29 06:33 06:32 06:28 06:52 06:32

15:59 16:00 16:09 16:03 15:59 16:06 15:55 16:05 15:58 15:57

06:32 06:35 06:49 06:37 06:36 06:44 06:30 06:41 06:32 06:33

Dihisab oleh: Tim Ahli Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Sumut

Abang Beca Jadi Jurtul Togas

Polsek Binjai Ringkus Tersangka Kasus Cabul

Penarik Becak Kritis Ditikam STABAT (Waspada) : Fitri Handoko, 25, seorang penarik becak, warga Perumahan Kelapa Sawit Stabat ditikam seorang pria tak dikenal di Jalan Sudirman Stabat, Kamis (14/1). Korban kini masih dirawat di RSU Insani Stabat karena menderita luka tusuk di bagian pinggul kiri. Informasi diperoleh, sebelum kejadian korban mengendarai betor melaju salah arah hingga bertubrukan dengan mobil angkot meski tidak saling menderita kerusakan patal, namun bomper depan mobil angkot tersebut rusak. Sopir kemudian membicarakan masalah tersebut kepada korban di salah satu warung di Jalan Sudirman Stabat. Namun beberapa saat kemudian rekan sopir angkot mencampuriurusankeduanyayangintinyamemintakorbanmenggantikerusakan mobil angkot jurusan Stabat – Binjai itu. Setelah terjadi pertengkaran pelaku langsung menikam Fitri hingga bersimbah darah. Melihat itu warga membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan. Istri korban yang mengetahui suaminya ditikam membuat pengaduan ke Polres Langkat. (a38)

Pemasang Dan Jurtul Togel Singapura Dibekuk BINJAI (Waspada) : Polres Binjai Unit Judi Susila, Kamis (13/ 1) pukul 13:00 meringkus dua tersangka kasus 303 jenis Togel (Toto Gelap ) Singapura, masing-masing E, 41, warga jalan Jamin Ginting, Kelurahan Pujidadi, Kecamatan Binjai Selatan, pemasang dan S, 51,abangbeca,wargajalanAhmadYani,kelurahanKartini,Kecamatan Binjai Timur, Jurtul (Juru Tulis), tersangka pembeli diringkus di jalan Husni Tamrin, kelurahan Pekan Binjai, dan tersangka Jurtul diringkus tidak jauh dari rumahnya. Mereka diamankan bersama barang bukti uang sebanyak Rp 101.000 diduga uang tebakan pemasang dan dua unit handphone penuh berisi nomor tebakan beserta jumlah uang pasangan dan alat judi lainnya, sebelum berkas perkaranya dilimpahkan ke Kejari Binjai. Kapolres Binjai AKBP Dra Rina Sari Ginting melalui Kasat Reskiruim AKP Ronni Bonic ketika dikonfirmasi membenarkan. (a04)

Pasien Keluhkan Fasilitas RSU Dr Djoelham Binjai BINJAI (Waspada) : Pasien dan dokter RSU Dr Djoelham Binjai mengeluh karena sedang ada pemeriksaan medis terjadi kekacauan mengakibatkan meja geneacology ambrol saat pasien akan check- up. Pasien yang meminta namanya tidak disebutkan itu mengaku saat memeriksakan kondisi kehamilannya pada dokter spesialis kandungan yang bertugas saat itu naik ke meja genecology, namun tiba-tiba saja meja patah bagian tengahnya mengakibatkan pasien terjatuh. Untungnya meja dilapisi matras busa sehingga menahan pasien. Direktur RSU Dr Djoelham Binjai drg Susyanto, Kamis (13/ 1) membenarkan kejadian itu dan diakuinya telah mengganti meja geneacology yang rusak itu. Menurutnya kerusakan itu akibat meja geneacology terlalu tua dan layak diganti. “Bed Genecology itu rusak tetapi sudah diganti dengan dana APBN Pusat berdasarkan pagu yang ada. Kita tidak bisa mengganti sekaligus fasilitas karena proses pengajuan anggaran makan waktu lama. Tapi untuk tahun ini, telah dierima anggaran APBD maupun APBN dan akan dialokasikan secepatnya untuk perbaikan seluruh fasilitas guna kenyamanan pasien,” ujarnya. (a04)

HUT Satpam Ke 30 Di Sergai SEI RAMPAH(Waspada): Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Drs Eri Safari berharap Satuan Pengaman (Satpam) yang bekerja di seluruh perusahaan di wilayah hukum Kabupaten Serdang Bedagai bekerja secara profesional dan ikut menciptakan situasi aman dan kondusif di setiap wilayah kerjanya. Hal ditegaskan Kapolres Sergai, AKBP Drs Eri Safari usai menjadi inspektur upacara HUT Satpam ke 30 di lapangan bola PT Socfindo Kebun Matapao, Rabu (12/1), yang dihadiri jajaran perwira Polres Sergai, Kapolsek, Danramil, CamatTeluk Mengkudu, manajer kebun dan ratusan personil Satpam serta undangan. Selanjutnya, usai upacara masing masing personil Satpam melakukan atraksi tongkat dan gari dalam melumpuhkan seseorang yang dianggap membahayakan diri. Dalam kesempatan itu, Polres Sergai memberikan penghargaan berupa piala dan sertifikat kepada personil Satpam yang juara lomba atraksi tongkat dan gari. Juara pertama diraih personel Satpam PT Aqua Farm Nusantara, kedua personil Satpam PT Soeloeng Laoet dan ketiga personil Satpan PT Simpang Empat. (a07)

Pengedar Narkoba Dibekuk P.BRANDAN (Waspada): Seorang pengedar narkoba berinisial, Wa, 31, warga Sei Bilah, Kec. Sei. Lepan, Sabtu (15/1) dinihari, dibekuk Polsek P Brandan dan dari tersangka disita barang bukti 0,5 kg ganja. Tersangka mengaku, selama ini ia membeli narkotika golongan I tersebut dari seorang bandar ganja di Tangkahan Lagan, Kec. Babalan berinisial, N, dengan harga Rp900 ribu per kilogram. KapolsekPangkalanBrandanAKPHMKosimSyangdikonfirmasi Waspada,Minggu(16/1)membenarkan.“Saatinikitasedangberupaya menangkap bandar ganja berinisial N,” tukasnya. (a02)

15:56 16:03 16:01 15:56 15:58 15:56 15:56 16:04 15:59 15:54 15:55

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

18:35 18:42 18:37 18:31 18:34 18:33 18:34 18:37 18:36 18:31 18:32

19:48 19:55 19:50 19:45 19:47 19:47 19:47 19:50 19:49 19:44 19:45

04:57 05:04 05:05 05:02 05:03 04:58 04:57 05:13 05:03 04:57 05:00

05:07 05:14 05:15 05:12 05:13 05:08 05:07 05:23 05:13 05:07 05:10

06:27 06:34 06:35 06:32 06:33 06:28 06:27 06:43 06:33 06:27 06:29

Klinik Sehat Mer-C Di T. Morawa Diresmikan

BINJAI (Waspada) : Sat Reskrim Polres Binjai, Unit VC (Vice Control) dipimpin Ipda HL Tobing, Kamis (13/1) pukul 21:00, meringkus AA alias Agus, 31, abang beca menjadi Jurtul judi Togas, warga jalan Gunung Sibayak, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan. Tersangka diringkus ketika menulis tebakan di salah satu warung kopi tidak jauh dari rumahnya. Tersangka bersama barangbuktiuangsebanyakRp29.000didugauangtebakanpemasang dan alat judi lainnya diamankan. KapolresBinjai,AKBPDraRinaSariGintingmelaluiKasatReskrim AKP Ronni Bonic ketika dikonfirmasi membenarkan. (a04)

BINJAI (Waspada) : Polsek Binjai/Tandam, dipimpin Kanit Res Aiptu S.Simarmata, Kamis (13/1) meringkus A, 22, warga Desa Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat tersangka cabul terhadap pacarnya N, 20, warga Simpang Kuala Madu,Tandam Hilir, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, karena tidak bertanggung jawab. Korban sudah sering kali dicabuli, tersangka diringkus dari kawasan pasar Tujuh, Desa Tandam Hilir, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang setelah persoalan cabul ini dilaporkan ke Polsek Binjai dengan nomor Pengaduan LP/03/1/2011/Bje tertanggal 13 Januari 2011 Kapolres Binjai AKBP Dra Rina Sari Ginting melalui Kapolsek Binjai AKP Widya ketika dikonfirmasi membenarkan. (a04)

Zhuhur ‘Ashar

Waspada/Andi Nasution

BEROBATGRATIS:SejumlahwargamengikutiberobatgratisseusaiperesmiankliniksehatMer-CbekerjasamadenganPT JamsostekKanwilISumbagutdibantuLKMIHMICabangMedandiDusunIV,DesaLimauManis,KecamatanTanjungmorawa, KabupatenDeliserdang,Minggu(16/1).

Petani Di 5 Kecamatan Di Sergai Diliburkan 10 Bulan SEI RAMPAH (Waspada) : Mulai bulan Januari sampai dengan Oktober 2011 para petani padi di lima kecamatan di Kab.Serdang Bedagai diliburkan untuk tidak menanam padi. Hal karena pembangunan dam raksasa yang dibangun di Sungai Ular masih dalam tahap pengerjaan. Demikian Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kab. Serdang Bedagai Ir Megahadi di sela-sela acara pemeriksaan penggunaandanabantuanterhadap para kelompok Gapoktan di dangau pertanian Dusun Darul Aman, Desa Sei Buluh, Kec.Teluk Mengkudu, Kamis (13/1). Lima kecamatan di Serdang Bedagai yang diliburkan untuk tidak bertanam padi itu adalah Kec.Pegajahan,Perbaungan,Pan-

tai Cermin, Sei Rampah danTeluk Mengkudu,namununtukKec.Sei Rampah hanya dua desa yang tidak bisa bertanam padi yakni Desa Sei Rejo dan Pematang Pelintahan. Bagi para petani yang tidak bisa menanam padi Pemerintah Kab.Serdang Bedagai melalui Dinas Pertanian akan memberikan benih palawija sebagai tanaman penggantipadiyaitubenihkacang kedelai paritas anjasmoro. Sedangkan benih jagung yang akan diberikan secara gratis itu adalah jagung hibrida SHS 4. Dikatakan Megahadi mulai bulan November 2011 hingga April 2012 petani padi sudah bisa kembali bercocok tanam sebagai mana kemauan para petani itu.” Tergantung kemauan para petani itu, air bisa 4 hari masuk dan bisa 4 hari tidak masuk. Itu tergantung kebutuhanpetaniitusendiri,’’kata Kadis. BPKP Periksa Sementara itu Badan Pe-

meriksa Keuangan Pemerintah (BPKP) Sumatera Utara mengadakan pemeriksaan terhadap para kelompok Gapoktan di Kab.Serdang Bedagai dalam penggunaan dana bantuan tahun 2010yangdilaksanakandidangau pertanian Dusun Darul Aman, Desa Sei Buluh,Kec.Teluk Mengkudu, Kab.Serdang Bedagai, Kamis (13/1). Ketua tim periksa dari BPKP itudipimpinPandioriSimanjuntak dan Sutari sebagai anggota melakukan pemeriksaan administrasi, ternak sapi dan pembangunan fisik seperti pembuatan leaning irigasi yang dananya bersumber dari bantuan pemerintah pusat. Menurut Pandiori Simanjuntak pemeriksaan yang mereka lakukan terhadap dana bantuan yang diberikan ke para kelompok GapoktanituadalahperintahBPK pusat yang wilayah kerjanya di Kab.Deliserdang dan Serdang Bedagai, kata Pandiori. (a07)

Kepuasan Siswa Harus Diukur Dalam Penerapan ISO 9001: 2008 TEBINGTINGGI (Waspada): Salah satu bentuk pelaksanaan manajemenmutudisekolahyang menerapkan ISO 9001: 2008, maka pihak sekolah sudah harus mengukurtingkatkepuasansiswa, terhadaplayanansekolah.Selama ini, hal demikian tak pernah terpikirkan, karena siswa dipandang hanya sebagai objek dan bukan subjek. Hal itu disampaikan Pimpinan Quality Improvement & ManagementSystem(QIMS)Tirmizi, dalam perbincangan, Jumat (14/ 1), di sela-sela kegiatan In House Training Refreshment ISO 9001: 2008 untuk jajaran pengelola SMKN 2 Kota Tebingtinggi. Dikatakan, model demikian merupakan salah satu pemikiran yangdisampaikankepadapeserta, guna mengukur sejauh mana ISO

9001: 2008 tetap terlaksana di sekolah kejuruan itu. “Ini salah satu cara baru dalam ISO 9001,” kata Tirmizi. Alasannya, selama ini, bisa jadi pengelola SMKN 2 sudahmelaksanakanmanajemen mutu sesuai standard baku yang ada. Akan tetap seiring perjalanan waktu dan perubahan yang terjadi, standar baku manajemen mutu,harusterusmenerusdimodifikasi agar tetap up to date. Kasek SMKN 2 Kota Tebingtinggi Drs Harsono, mengatakan, sekolah kejuruan yang dipimpinnya telah menerapkan ISO 9001: 2008 dalam beberapa tahun belakangan. Untuk lebih mempertajam penerapan manajemen mutu itu, maka pengelolanya harus terus-menerus mendapatkan suntikan pengetahuan baru. Inilahtujuandarikegiatanrefresh-

ment itu,” ujar dia. Kegiatan pematangan ISO 9001: 2008 SMKN 2 itu diikuti 40 peserta, mulai dari unsur pimpinan, tenaga administrasi, guru dan berbagai personil dari unitunit di sekolah itu. Selama dua hari kegiatan (14-15 Januari) peserta akan menerima materi, yakni sistem manajemen mutu, tanggung jawab manajemen, pengelolaan sumber daya, realisasi produk/jasa, pengukuran analisis dan improvement serta review elemen-elemen ISO 9001: 2008. Selanjutnya di hari kedua, menerimamateri,pengantaraudit internal, proses audit internal (inisiasi, persiapan, pelaksanaan, laporan dan tindak lanjut). Kemudian workshop audit I: Persiapan audit serta beberapa materi praktek lainnya.(a08)

TANJUNG MORAWA (Waspada): Medical Emergency Resque Commitee (Mer-C) mendirikan Klinik Sehat Bersama bekerjasama dengan PT Jamsostek Kanwil I Sumbagut dibantu Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) HMI Cabang Medan. Salah satunya di Dusun IV, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang. Demikian dr Huwainan Nisa Nasution selaku penanggungjawab klinik didampingi dr Ahmad Handayani dan dr Aril Rizaldi yang bertugas sebagai dokterjagaklinikdisela-selaperesmianklinikdiDusun IV, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Minggu (16/1). Dilanjutkan Nisa, klinik Mer-C bukan klinik profit yang didirikan untuk mencari keuntungan melalui pembayaran jasa oleh pasien, melainkan menganut konsep subsidi silang dimana beban berobat masyarakat dibantu para donatur. “Setahun terakhir Klinik Mer-C beroperasi dengan lancar dan warga menyambut antusias klinik ini yang dibuktikan dengan ramainya kunjungan pasien.Dalamsehari15hingga30pasienmengunjungi klinik yang pembiayaannya dibantu BNI 46,” jelas Nisa. Lebih lanjut Nisa mengungkapkan, pelayanan yangdiberikanantaralainpelayanankesehatanprimer berupa konsultasi dan pengobatan dengan dokter umum, pemeriksaan laboratorium dasar seperti kadar gula darah, asam urat dan kolesterol serta sirkumsisi (khitanan) dengan metode biasa dan metode cincin. Disebutkan Nisa, biaya pengobatan tetap dikutip,

namun dalam memudahkan akses masyarakat kurang mampu dan membiasakan masyarakat menjaga kesehatan tarif yang ditetapkan sangat murah. “Seperti konsultasi dan berobat dikenakan biayaRp8.000,konsultasi,obatdansuntikRp12.000, khitan Rp85.000, cek kadar gula darah dan cek asam urat Rp8.000 dan cek kadar kolesterol Rp15.000.Walaupun tarif yang ditetapkan murah, namun tidak mengurangi kualitas dan profesionalisme pengobatan,” sebutnya. Dikatakannya, manajemen klinik Mer-C terus berupaya menambah pemasukan klinik mengingat dana operasional bulanan yang dibutuhkan sekira Rp6 juta lebih. “Melalui peresmian klinik ini, mari bersama-sama menyehatkan masyarakat,” katanya. Kakanwil I PT Jamsostek Sumbagut diwakili dr Suci Rahmad menyebutkan, walaupun biaya berobat yang ditetapkan murah tetapi kualitas klinik tidak kalah dengan tempat-tempat pengobatan lainnya. “Perusahaan menyambut baik kerjasama ini karena sesuai dengan visi misi perusahaan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang memadai kepada masyarakat,” tandasnya. Seusai peresmian klinik diadakan pengobatan gratis yang diikuti seratusan warga antara lain konsultasi dan berobat, konsultasi, berobat dan suntik, cek kadar gula darah, cek asam urat dan cek kolesterol serta pembukaan perban bagi peserta khitan massal yang diadakan Jumat (13/ 1) diikuti 41 anak-anak. (csn)

Korban Perusakan Rumah Berharap Keadilan TANJUNGMORAWA (Waspada): Farida, 36, warga Gang Datok, Lingkungan III, Desa Tanjungmorawa Pekan, KecamatanTanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang yang menjadi korban pengrusakan rumah setahun lalu di DusunV, Desa Bandar Labuhan, Tanjungmorawa berharap Pengadilan Negeri Lubukpakam menegakkan keadilan. Menurut Farida didampingi kuasa hukumnya DimasThuntry,SHdanAngkaWijaya,SHsaatditemui Waspada di Tanjungmorawa, Jumat (14/1), kronologis pembakaran terjadi pada 11 September 2009 sekira pukul 19:00, ketika dia dan dua putrinya sedang beristirahat dikamar dan mendengar dua kali suara ledakanpetasanyangdiledakkanAmiruddinHarahap yang merupakan tetangganya sengaja diarahkan ke kamarnya dilantai dua. Kemudianledakanpetasanmengenaikabellistrik yang ada di rumahnya sehingga mengeluarkan percikan api. Dia bertanya kepada anak kosnya perihal ledakanpetasandanlangsungmenghubungimantan suaminya untuk menemani ke rumah Kades setempat menyampaikan peristiwa itu. “Setiba dirumah Kades, saya menceritakan ledakan petasan itu yang membuat saya dan anakanak terkejut serta dapat menimbulkan kebakaran. Sewaktu saya berbincang dengan Kades, Amiruddin bersama istrinya dan istri Rumsel Sitanggang datang dengan rasa tidak senang atas laporan saya,” ujarnya. Dilanjutkan Farida, seusai dari rumah Kades, dia kemudian pulang yang ternyata Amiruddin Harahap bersama istrinya dan istri Rumsel Sitanggang serta Kades telah menanti di depan rumahnya dan saat itu juga terjadi perdebatan. “Saat terjadi perdebatan, Amiruddin menghubungi seseorang menggunakan telefon selularnya sembari mengatakan kerahkan 300 orang untuk membakar rumah saya,” lanjutnya sembari menunjukkan foto-foto rumahnya yang dirusak. Setelah massa sebanyak 300 orang tiba, Amiruddin mengaku bahwa dia yang meledakkan petasan yang dilanjutkan dengan pelemparan rumah ke kaca rumahnya oleh massa. “Kemudian Amiruddin membuang etalase jualan dan melempar televisi

yang berada diteras rumah kos serta merusak satu unit sepeda motor milik saya yang diparkir di halaman rumah,” kenang Farida. Tidak lama kemudian, saya melihat AmiruddinbersamaRumselSitanggangdanDarmawi keluar dari rumah kos seusai merusak isinya. “Setelah itu saya melihat dari jendela kamar kos api menyala dan langsung berlari mengambil air untuk memadamkan api. Setelah api padam Muspika Tanjungmorawa datang dan massa pun membubarkan diri. Anehnya, pada saat pengrusakan Kades Bandar Labuhan Halidin hanya diam saja melihat aksi massa,” sesalnya. Diungkapkan Farida, setelah setahun berlalu baru kali ini aksi pengrusakan tersebut diproses. “Apa sebenarnya yang terjadi dengan penegakan hukum di negara ini,” tanya Farida. Dia mengharapkan PN Lubukpakam memproses aksi perusakan dengan adil dan menghukum para tersangka dengan hukuman yang setimpal. Sidang Perdana Sementara itu, PN Lubukpakam menyidangkan pelaku perusakan, Jumat (14/1) dengan agenda pembacaan dakwaan. Salah seorang terdakwa datang didampingi salahseoranganggotaDPRDDeliserdangberinisial AB lengkap dengan seragamnya menggunakan mobil dinas. Saat persidangan sempat terjadi kericuhan karena anggota DPRD berteriak sembari mengatakanakanmembawa100massasaatpelaksanaan sidang kedua kalinya digelar minggu depan. Angka Wijaya dan Dimas Thuntry yang menjadi kuasa hukum korban mengaku terkejut melihatanggotaDPRD datangbersamatersangka menggunakan mobil dinas. “Selama saya menjadi pengacara baru kali ini melihat terdakwa dibawa seorang anggota DPRD menggunakan mobil dinas. Kita berharap persidangan berikutnya dapat berjalan dengan bersih tanpa ada intervensi dari pihak mana pun,” tandasnya. (csn)

Hari Ini Peringatan Hari Jadi Ke 261 Kab.Langkat

Lantunan Shalawat Nabi Dan Zikir Bergema Di Masjid Raya Stabat STABAT (Waspada): Lantunanshalawatnabidanzikir bergema di Masjid Raya Stabat, ba’da Asyar, Jumat (14/1). Kegiatan yang dihadiri Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu, Dandim 0203/ Lkt Letkol Inf.Asrul Tanjung, Kapolres Langkat AKBP Haji Mardiyono, Tuan Guru Babussalam Syekh Hasyim Al Syarwani dan kaum muslimin merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke 261KabupatenLangkatyangacara puncaknya berlangsung Senin (17/1). ‘’Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur atas keberadaan daerah Langkat yang sudah berusia 261 tahun. Langkat bumi yang bertuah pada masa-masa mendatang semoga lebih baik lagi,’’ kata Al Ustadz KH Amiruddin MS mengawali tausyiahnya. Lebih lanjut dikatakan, manusiayangberuntungadalahmerekayangprilakunyasemakinhari semakin baik, Allah telah menciptakan kita semua sebagai makhluk yang terbaik rohaniah dan jasmaniahnya. Tetapi mereka akan dijadikan orang yang amat rendah jika tidak beriman dan beramal shaleh. Selain itu kita semuaharusmensyukurikarunia dan nikmat yang telah dilimpah-

kan Allah SWT kepada umatnya. Dalam acara yang bebas dari pidato-pidatoan itu , seusai menyampaikan tausyiahnya, Ustadz KH Amiruddin MS langsung memimpin dzikir bersama diakhiri dengan lantunan shalawat nabi. Acara yang berlangsung sangat khidmad itu berakhir dengan doa yang yang dipimpin Tuan Guru Babussalam Syekh H Hasyim Al Syarwani. Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu dalam percakapannya bersama Waspada mengemukakan harapannya agar bumi Langkat senantiasa dipeliharakan dari berbagaibaladanbencana.’’Sebagai manusia, kita semua harus berikhtiar, bermunajat kehadirat Allah SWT, agar daerah ini senantiasadalamlindunganNYA,aman dan tenteram,’’ katanya. Menurut bupati, peringatan hari jadi, merupakan momentum bagi masyarakat untuk berbuat lebih baik bagi daerahnya. Demikian pula terhadap aparat pemerintahan agar senantiasa meningkatkan etos kerja dengan mengedepankan kepentingan masyarakat banyak. Bupati juga mengungkapkan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja aparatnya secara transparan dan

akuntabel dalam pengelolaan anggaran yang bermuara kepada terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance). Mengakhiri perbincangannya,bupatijugamengungkapkan rasa duka yang mendalam atas berpulang kerahmatullah Tokoh Melayu Tuanku Luckman Sinar Basarsyah II, SH Al Haj belum lama ini. Almarhum telah banyak berbuat bagi masyarakat di Sumatera Utara khususnya bagi eksistensikeberadaanKabupaten Langkat. Beliau semasa hayatnya ikut sebagai nara sumber dalam seminarmenentukansejarahberdirinya Langkat serta pencetus ide, gagasan motto daerah Kabupaten Langkat ” Bersatu Sekata, Berpadu Berjaya ”. Seperti diketahui Tim PemkabLangkatbekerjasamadengan sejumlah tokoh masyarakat dan pakardarijurusansejarahFakultas Sastra USU melakukan seminar guna mencari dan menetapkan Hari Jadi Kabupaten Langkat, 20 Juli 2004, selain nara sumber juga menjadikan beberapa buku sejarah sebagai rujukan diantaranya buku “ Aceh Sepanjang Abad “ karya tokoh Pres Nasional almarhum H Mohammad Said (

pendiri Harian Waspada). Menurut H Mohammad SaiddalambukunyaAcehSepanjang Abad ( hal.613 - 625 ) tentang TamboLangkatmenjelaskan,Raja Langkat keturunan dari Dewa Sahdan yaitu nama leluhur Dinasti Langkat yang terjauh diketahui.Dewa Sahdan kemudian digantikanolehDewaSakti,kemudian Marhum Guri melanjutkan pemerintahan. Sesudah Marhum Guri memerintah pula Raja Kahar pada abad ke 18 ( 17 Januari 1750) yang merupakan pendiri Langkat denganpusatpemerintahan Kota Dalam berada tidak jauh dari tepian SeiWampu antara Stabat dan Kampung Inai. Sayangnya lokasi yang dulunya memiliki beberapabangunanlamaberupa makamtidaksempatdilestarikan. Komplek makam yang dikelilingi pagar batu, tergusur sewaktu perbaikan dan pelebaran tanggul Sei Wampu sekitar tahun 1980an. Raja Kahar digantikan anaknya Badiuzzaman, belakangan empat anak-anaknya ikut pula membantu pemerintahan. Putra sulungnya yang dikenal dengan nama Kejuruan Hitam berkedudukan di Jenteramalai yang

Waspada / Ibnu Kasir

DZIKIR BERSAMA: Tuan Guru Babussalam Syekh Hasyim Al Syarwani didampingi Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu dan Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Asrul Tanjung saat menghadiri acara Dzikir Bersama menyongsong Hari Jadi Kabupaten Langkat di Masjid Raya Stabat, Jumat (14/1).

sekarangbernamaAmperaUjung Dalam Desa Stabatlama Barat bagianpinggiranSeiWampu.Putra keduanya Raja wan memerintah di Selesai dan Putra ketiganya pindah ke Pungai serta anak bungsunya Indra Bungsu

tetap berada di Kota Dalam. Perumusan hasil seminar yang menetapkan hari jadi Kabupaten Langkat, 17 Januari 1750, kemudian dikukuhkan dengan Peraturan Daerah No.11 Tahun 1995. (a01)


Sumatera Utara

B2

SMKN 2 T.Tinggi Distribusikan Infocus Rakitan Ke SMKN Se Sumut

WASPADA

Pemimpin Umum Dr. Hj. Rayati Syafrin Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab H. Prabudi Said Wakil Pemimpin Umum/Wapemred H. Teruna Jasa Said Wakil Penanggung Jawab H. Sofyan Harahap Redaktur Senior H. Azwir Thahir

Pemimpin Perusahaan: Dr. Hj. Rayati Syafrin. Wakil Pemimpin Perusahaan: H. Bahtiar Tanjung. Iklan: Hj. Hilda Mulina (Kabag), Rumondang Siagian (Medan), Lulu (Jakarta). Redaktur Pelaksana Berita: Armin Rahmansyah Nasution. Redaktur Pelaksana Opini dan Artikel: Dedi Sahputra. Redaktur Edisi Minggu & Akhir Pekan: Hendra DS. Redaktur Berita: H. Akmal AZ, H. Halim Hasan. Redaktur Kota Medan: Muhammad Thariq. Redaktur Sumatera Utara: M. Zeini Zen. Redaktur Aceh: Rizaldi Anwar. Redaktur Luar Negeri: H. Muhammad Joni. Redaktur Nusantara: Edward Thahir. Redaktur Olahraga: Jonny Ramadhan Silalahi. Redaktur Ekonomi: Armin R. Nasution. Redaktur Agama: H. Syarifuddin Elhayat. Kalitbang: Hj. Emma Sujianti Tarigan. Humas: H. Erwan Effendi (Kabag), Aidi Yursal. Sekretaris Redaksi: Hj. Hartati Zein. Pemasaran: H. Subagio PN (Medan), Zultamser (Sumut), Aji Wahyudi (Aceh). Asisten Redaktur: David Swayana (Kota Medan, Infotainmen); Irwandi Harahap (Kota Medan); Feirizal Purba, Diurna Wantana (Sumatera Utara); H.T. Donny Paridi (Aceh); Armansyah Thahir (Aceh, Otomotif); Austin Antariksa (Olahraga, KMS Kreasi); Syafriwani Harahap (Luar Negeri, Popular, Pariwisata); Rudi Faliskan (Berita); Hj. Hoyriah Siregar (Ekonomi); T. Junaidi (Hiburan); Hj. Erma Sujianti Tarigan (Agama), Hj. Neneng Khairiah Zen (KMS Remaja, Mode); Anum Purba (Keluarga); Hj. Ayu Kesumaningtyas (Kesehatan). Wartawan Kota Medan: Umum: Zulkifli Harahap, Amir Syarifuddin, Ismanto Ismail, Rudi Arman, Zulkifli Darwis, H. Abdullah Dadeh, H. Suyono, Ayu Kesumaningtyas, David Swayana, Gito AP, M. Ferdinan Sembiring, M. Edison Ginting, Anum Purba, Sahrizal, Sulaiman Hamzah, Sugiarto, Hasanul Hidayat, Rustam Effendi, Mursal Alfa Iswara. Olahraga: Austin E. Antariksa, H. Syahputra MS, Setia Budi Siregar, Dedi Riono. Fotografer: Muhammad Faisal, Hang Tuah Jasa Said, Surya Effendi, Hamdani. Otomotif: Armansyah Thahir. Koran Masuk Sekolah/KMS: Dedek Juliadi, Hajrul Azhari, Syahrial Siregar, Khairil Umri Batubara. Wartawan Jakarta: Andi Yanto Aritonang (Koordinator Liputan), Hermanto, H. Ramadhan Usman, Hasriwal AS, Nurhilal, Edi Supardi Emon, Agus Sumariyadi, Dian W, Aji K, Yuslan Kisra. Wartawan Sumatera Utara: Binjai: H. Riswan Rika, Nazelian Tanjung. Deli Serdang: H.M. Husni Siregar, Hotma Darwis Pasaribu, M. Suhandi Nasution. Serdang Bedagai: Eddi Gultom, Edi Sahputra. Stabat: H. Ibnu Kasir, Abdul Hakim. Pangkalan Brandan: Chairil Rusli, Asri Rais. Kabanjahe/ Berastagi: Dickson Pelawi, Basita Bukit, Dedek Mohan Basri Hasibuan, Micky Maliki. Tebing Tinggi: Muhammad Idris, Abdul Khalik. Pematang Siantar: Mulia Siregar, Edoard Sinaga. Simalungun: Ali Bey, Hasuna Damanik, Balas Sirait. Aek Kanopan: Indra Muheri Simatupang, Syahril Ilham. Rantau Prapat: H. Nazran Nazier, Armansyah Abdi, Neirul Nizam, Budi Surya Hasibuan. Kota Pinang: Hasanuddin, Deni Syafrizal Daulay. Pangururan: Edison Samosir. Balige: Jimmy Sitinjak. Sidikalang: Natar Manalu. Pakpak Bharat: Arlius Tumanggor. Tarutung: Parlindungan Hutasoit, Marolop Panggabean. Sibolga/Tapanuli Tengah: Zulfan Nasution, Alam Satriwal Tanjung. Padangsidimpuan: H. Syarifuddin Nasution, Sukri Falah Harahap, Ahmad Cerem Meha. Gunung Tua: Sori Parlah Harahap. Sibuhuan: Idaham Butarbutar, Syarif Ali Usman. Panyabungan: Munir Lubis, Sarmin Harahap, Alpin Lubis. Gunung Sitoli: Bothaniman Jaya Telaumbanua. Asahan: Nurkarim Nehe (Koordinator Liputan Asahan, Batubara & Tanjungbalai), Bustami Chie Pit, Sapriadi. Batubara: Helmy Hasibuan, Agus Diansyah Hasibuan, Sahril, Iwan Hasibuan. Tanjung Balai: Rahmad Fansur Siregar, Rasudin Sihotang. Wartawan Aceh: Banda Aceh: Aldin Nainggolan (Ka Perwakilan), Iskandarsyah (Koordinator Liputan), Muhammad Zairin, Munawardi Ismail, Zafrullah, T. Mansursyah, T. Ardiansyah, Jaka Rasyid, Gito Rollies. Lhokseumawe: Bustami Saleh (Ka Perwakilan/Koordinator Liputan), M. Jakfar Ahmad, Zainal Abidin, Zainuddin Abdullah, Maimun. Kuala Simpang: Muhammad Hanafiah. Langsa: H. Syahrul Karim, H. Ibnu Sa’dan, Agusni AH, H. Samsuar. Lhoksukon: Musyawir. Idi: Muhammad H. Ishak. Bireuen: HAR Djuli, Amiruddin. Takengon: Bahtiar Gayo, Irwandi. Sigli: Muhammad Riza, H. Rusli Ismail. Sabang: T. Zakaria Al-Bahri. Subulussalam: Khairul Boang Manalu. Tapak Tuan: Zamzamy Surya. Blang Pidie: Sudarmansyah Putra. Kutacane: Ali Amran. Blangkejeren: Bustanuddin, Wintoni. Bener Meriah: Irham Hakim. Singkil: Mansurdin. Sinabang: Muhammad Rapyan.

� Semua wartawan Waspada dilengkapi dengan kartu pers. Tidak dibenarkan menerima uang dalam bentuk apapun. Jangan layani dan segera laporkan ke pihak berwajib atau ke Sekretaris Redaksi bila ada oknum yang mengaku wartawan Waspada tetapi tidak bisa menunjukkan kartu pers yang sah, ditandatangani Pemimpin Redaksi �

Hubungi kami Penerbit: PT Penerbitan Harian Waspada Komisaris Utama: Tribuana Said Direktur Utama: dr. Hj. Rayati Syafrin, MBA, MM SIUPP: 065/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/198 tanggal 25 Februari 1988 Anggota SPS No. 13/1947/02/A/2002 KANTOR PUSAT Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 4150858, Faks Redaksi: (061) 4510025, Faks Tata Usaha: (061) 4531010. E-mail Redaksi: redaksi@waspadamedan.com KANTOR PERWAKILAN DAN BIRO � Perwakilan dan Biro Jakarta: Jalan Siaga II No. 6 C Pejaten Barat, Pasar Minggu Jakarta Selatan. Tel: (021) 79197052, Faks: (021) 79199874. � Perwakilan dan Biro Banda Aceh: Jalan Ratu Syafiatuddin No. 21 C, Banda Aceh. Tel & Faks: (0651) 22385. � Perwakilan dan Biro Lhokseumawe: Jalan Iskandar Muda No. 65, Lhokseumawe. Tel: (0645) 42109. � Biro Asahan, Batubara & Tanjungbalai: Jalan Sutami No. 30 Kisaran. Tel: (0623) 41412. Harga iklan per mm kolom: Hitam-putih Rp. 11.000,-, berwarna Rp. 30.000,Halaman depan: hitam-putih Rp. 33.000,-, berwarna Rp. 90.000,Ukuran kolom: 40,5 mm. E-mail Iklan: iklan@waspadamedan.com Pencetak: PT Prakarsa Abadi Press, Jalan Sidorukun Medan. Isi di luar tanggung jawab percetakan

9 Penulis Togel Dan Kim Ditangkap RANTAUPRAPAT (Waspada): Polisi menggerebek markas judi Togel/Kim beromset ratusan juta rupiah di Desa Tegal Sari, Kec. Sungai Kanan, Kab. Labuhanbatu Selatan, Jumat (15/1) malam. Sembilan tersangka penulis judi togel/kim beserta barang bukti uang tunai, hanphone, rekap, pulpen dan kalkulator disita petugas. Kapolres Labuhanbatu AKBP Robert Kennedy melalui Kasubbag Humas AKP MT Aritonang SH, Minggu (16/1) kepada wartawan mengatakan, penggerebekan atas informasi masyarakat yang telah resah akibat perjudian yang beroperasi setiap hari. “Masyarakat di sekitar lokasi markas perjudian itu resah dan melaporan kepada polisi secara lisan,”ujar Aritonang. Sedangkan sembilan tersangka penulis perjudian yang ditangkap itu, H, 30, MS, 50, HN, 27, DT, 39, AYH, 32, AW, 32, As,30, AK, 21 dan Su,35. (a27)

Abrasi Rusak Pantai Bungalaut Talawi TALAWI (Waspada): Warga Desa Mesjidlama Talawi, Batubara mengkhawatirkan kondisi Pantai Bungalaut Indah (Pantai Bali) bertambah rusak karena digasak abrasi laut. Menurut warga, diperkirakan bibir pantai amblas terkikis erosi setiap tahunnya 10 -15 meter, dan saat ini daratan pantai berpasir putih hanya 30 meter. Sementara, tindakan Pemkab Batubara belum terlihat untuk menyelamatkan objek wisata itu. Menurut warga setempat, pantai pasir putih sepanjang lebih 2 km, dan yang sangat dibutuhkan adalah membangun jari-jari pantai dan pemecah ombak guna mengantisipasi keganasan abrasi laut. (a30)

WASPADA Senin 17 Januari 2011

Waspada/Ist

SERAH TERIMA : Sejumnlah Kasek SMK dari Deliserdang, Medan dan Tebingtinggi saat melakukan serah terima infocus rakitan siswa SMKN 2 Kota Tebingtinggi, Jumat (14/1).

Ditangani Polres Asahan

Dewan Disarankan Untuk Serahkan Bukti Ke Penyidik LIMAPULUH(Waspada):Berkaitan pemberitaan harian Waspada edisi Sabtu (15/1) berjudul Bupati Batubara mengadukanWakilnya kepada Polres Asahan terkait dugaanpemalsuanstempeldinas bupati dalam penerbitan suratsurat kesejumlah instansi pemerintahmaupunlembagadiharapkan dapat membuka tabir kisruh di Batubara dengan menindak tegas bagi yang terlibat. Seorang tokoh pemuda di daerah itu menyatakan, bila perlu DPRD baik melalui komisi maupun Pansus (Panitia Khusus) Hak Angket kebijakanWabup menyerahkansejumlahalatbuktitemuan mereka kepada penyidik seperti prinhasilperangkingankelulusan CPNS yang dikatakan dari UI yang pernah diserahkan kepada anggota dewan pada aksi unjukrasa ke dewan beberapa hari lalu. Karena dokumen tersebut tidak dapat dipertangggungjawabkan tanpa memilikki stempel maupun tandatangan dari lembaga yang mengeluarkan. ApalagiUIsendiri selakulembaga pendidikan yang bekerjasama dengan Pemkab Batubara dalampenjaringanCPNSDTahun 2010 telah mengklarifikasi lewat surat No:002A/H2.F13.12/PPMCPNS/2011 tanggal 03 Januari 2011 ditandatangani Kepala PPSML PPs-UI Dr.Ir Setyo S. Moersidik,DEAditujukankepada Bupati H OK Arya Zulkarnain,

SH.MM. Ditegaskan apabila ada selebaran yang tidak bertanggungjawabberedardikalanganmasyarakat, tanpa validasi/cap stempel UI, dapat ditegaskan dokumen adalah ilegal dan palsu. Karena semua lembaran dokumen ranking telah divalidasi stempel. ‘’Berdasarkan ini DPRD Batubara untuk menyerahkan selebaran itu kepada polisi sebagai menambah alat bukti penyidik,’’tukas Samsul Batubara seorang tokoh pemuda di Batubara kepada Waspada, Sabtu (15/1). Di samping hal itu sebagai langkah meresponi permintaan UI untuk menindaklanjuti secara hukum karena merupakan per-

buatan melawan hukum, terutama UU IT (Informasi dan Teknologi) yang dapat dijerat sebagai pelaku dan penyebar informasi palsu yang dapat meresahkan masyarakat. Sedangkan Ali Umar, SH dari LBHGemkarayangmengadukan kasus pemalsuan stempel dinas bupatididugakuatdilakukanoleh Wakil Bupati Drs H Gong Matua Siregar kepada Polres Asahan kemarinterkaitmenerbitkandelapan suratkesejumlahinstansipemerintahpascacutitugasbupatimenjalankan ibadah haji dikonfirmasi Waspada melalui telefon selular secara tegas mengatakan keberadaanLBHmerekadiakuididukung dengan syarat administrasi. (a11)

kapkan Harsono, harga satuan sebelum dirakit sebesar Rp3,4 juta. Sedangkan sesudah dirakit dan siap dioperasikan mencapai Rp4,1 juta. Peralatan untukmemperbesartampilanitu,seluruhnyadirakit siswa SMKN 2 melalui bimbingan para tutor yang sudah dilatih sebelumnya oleh PT. Zyrex. Peralatan yang dirakit siswa SMKN 2 itu, sebelumnya telah melalui uji coba pihak pertama dan kini siap untuk distribusikan, jelas Harsono. Terkait itu, Kasek SMK Istiqlal Delitua, Kab. Deliserdang Dra Rosmidar, disela-sela acara serah terima, mengatakan sangat senang mendapatkan bantuan infocus ini. Karena nantinya alat itu akan menjadi salah satu media pembelajaran di sekolah kejuruan swasta terbesar di DeliTua itu. SMK Istiqlal mendapatkan15unitinfocusuntuktigaunitsekolah yang mereka kelola. Beberapa Kasek SMK lain juga mengatakan bantuan itu sangat membantu proses pendidikan di sekolah mereka. Namun, beberapa di antaranya proses perakitan yang diberikan kepada SMKN 2 meskinya bisa juga diberikan kepada SMK lain. “Hal itu dimaksud agar proses alih teknologi itu berlangsung merata,” tegas Kasek dari SMK swasta di Sunggal. (a08)

23 Anggota Gapensi Binjai Minta Musdalub BINJAI (Waspada): 23 Dari 37 anggota Gapensi Kota Binjai melakukan mosi tidak percaya dan mengirimkan surat permintaan Musdalub kepada BPD Gapensi Sumut. MenurutSuharyo,Mhd.GunawanDamanik, Mhd.Noor, Drs.Louther Gunantoni, T. Dahlan, Sabtu( 15/1) permintaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) disebabkan organisasi propesi yang bergerak dibidang rekanan kini lumpuh, setelah dijabat untuk kedua kalinya oleh HM Ayub Syaiful. Setelah terpilih 12 Februari 2010, Kepengurusan Gapensi Binjai tidak memperoleh SK dari BPD Gapensi Sumut. Peran Gapensi juga tidak aktif, sehingga 70 persen anggota kecewa dan terjadi perpecahan ditubuhGapensi,apalagikepengurusanGapensi yang disusun melanggar AD/ART, di antaranya ada wakil ketua kompartemen II diangkat, ternyata figur dalam tahanan LP Binjai. Tidak berfungsi selama satu tahun dan HM Ayub Syaiful kini sudah diangkat menjadi Direktur Utama PD Pembangunan Binjai, sehingga Gapensi diterlantarkan. Salah seorang anggota formatur hasil Musda 12 Februari 2010 Lothfi DarmaNasutionjugamenyatakanmundur.Lothfi mengakuikepengurusandisusunsudahmelanggar AD/ART,akibatkemauanKetuaHMAyubSyaiful. Permintaan Musdalub juga dilakukan pengurus 2010-2015 diantaranya Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Suharyo dari CV Srikandi. Wakil Ketua Kompartemen I Lothfi Darma Nasution(CVIkhsan),WakilKetuaKompartemen II H.Sentor Prawidirja yang kini masih dalam LP Binjai dari CV Prawira Jaya juga ikut menandata-ngani permintaan musdalub. Wakil Ketua Kompartemen II H Mahyulis

tidak memenuhi syarat menjadi pengurus sebab sertifikat badan usahanya daluwarsa. Wakil Kompartemen IV Mhd.Noor dari CV Perkasa. GunawanDamanikdariCVMasterBaru,Bendahara Drs Luther Gunantoni S menandatangani permintaan musdalub. Alasan lain ada kepengurus Gapensi yang tidak punya usaha menjadi pengurus, hal itu tidak dibenarkan. Drs Luther Gunantoni menyebutkan dengan permintaan Musdalub oleh 23 anggota,berarti anggota Gapensi Binjai hanya tinggal 14 pengusaha. Hal itu sudah tidak memenuhi syarat berdirinya organisasi Gapensi sesuai ketentuan khusus organisasi No.05/Gapensi/2005. Sebab menurutT.Dahlan dari CV Pama Mandiri,menyebutkan, Gapensi di kabupaten/Kota sesuai petunjuk organisasi bisa berdiri dengan minimal 15 anggota. Denganmositidakpercayadilakukan23anggota Gapensi Binjai, berarti Gapensi Kota Binjai sudah tak memenuhi syarat sebagai suatu organisasi. Anggota Gapensi lain yang ikut meminta Musdalub Puji Ramadani (CV Sisda Anugerah), Dedi Asmara (CV Wira) Razali (CV Karya Rezeki), Christina br Surbakti (CV Vigra Zugusti. Sukarsih ( CV Indra Budi Corp), Sihat Sianipar(CVWidi),FeriSyarifuddin Lubis CV Prayogi ), Bakiar Gultom (CV Lestari), Fanita Doralisa (CV Alisya), M Panggi Tarigan ( CV Parista), Jasa Tarigan (CV Jasa Putra), Budiman Susanto( CV Putra Agung Jaya, Diana ( CV Diana Karya), Arsiani juga pengurus Gapensi dari CV TriVasya, Ahmad Jeki Damanik ( CV Restu Bunda) dan Hj Togu Maryati Pohan (UD Nella Grup). Menurut Guantoni, jika BPD Gapensi Sumut tidak memberikan respon secara organisatoris,23 anggota Gapensi Binjai akan langsung melapor kepada BPP Gapensi Pusat di Jakarta. (a03)

25 Ribu Warga Binjai Dapatkan Program JPKBS Waspada/Iwan Has

TANDA TERIMA :Seorang anggota DPRD Batubara menandatangani bukti terima foto copy prin dikatakan hasil perangkingan kelulusan CPNSD Tahun 2010 dari Universitas Indonesia (UI) ketika aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

Tersangka Percobaan Pembunuhan Dan Pemerkosaan Diamankan KISARAN (Waspada): Tersangka percobaan pembunuhan dan pemerkosaan ibu satu orang anak berhasil diamankan Polres Asahan, Minggu (16/1) sekira pukul 12:00 , sedangkan korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kisaran dan sudah melewati masa kritis. Tersangka, AM,20, warga Pasar XII, Kelurahan Airjoman, Asahan, diamankan pihak yang berwajib dengan melibatkan anggota keluarganya untuk menunjukkanpersembunyiantersangka,danakhirnya dapat diamankan di rumahnya dengan tidak ada perlawanan sedikitpun, dan selanjutnya menjalani pemeriksaan. “Saya sudah lama tertarik dengan korban, sehingga saya memaksanya menggaulinya layaknya suami istri, namun karena dia melawan, terpaksa saya menikamnya dengan pisau beberapa kali di tubuhnya,” ungkap tersangka ditemui Waspada di Mapolres Asahan. Setelaah melakukan hal itu, dia melarikan diri danbersembunyidirumah.Namunkarenapaksaan dari pihak keluarga untuk menyerahkan diri, agar masalah ini cepat selesai, akhirnya tersangka mau dan menerima risiko atas segala perbuatan yang dilakukannya. “Saya pasrah, saya mengaku salah, karena tidak bisa mengontrol emosi dan nafsu,

sehinggaperbuatanmemalukanituterjadi,”ungkap tersangka dengan lembut. Kapolres Asahan AKBP J Didiek Dwi Priantono, melalui Kasat Reskrim AKPYoris MY dikonfirmasi, mengatakandalammenangkaptersangka,pihaknya melakukan komunikasi dengan pihak keluarganya, agar mau memberikan pengertian kepada AM dan mau bertanggung jawab atas perbuatannya. “Usaha itu kita lakukan, agar pihak keluarga berperan dalam menekan tindak kejahatan dan memberi perhatian lebih dengan anggota keluarga, supaya terhindar dari perbuatan yang melanggar hukum. Alhamdulillah, langkah itu berhasil dan akhirnya tersangka dapat kami ringkus,” kata Yoris. Di lain tempat, korban penusukan, Fitri,23, wargaSiumbut-umbut,KotaKisaranTimur,Asahan, kini sudah melewati masa kritis, karena sudah transfusidarahsebanyak1.000ccdanmasihdirawat di RSUD Kisaran. Sebelumnya, ibu satu anak ini, sewaktu berjualan lontong dan sarapan pagi di Jalan Imam Bonjol, mengalami luka tusukan senjata tajam sembilan kali, karena dia melawan saat dipeluk dari belakang dan dicium tersangka yang ingin memperkosanya, Minggu (15/1) sekitar puku 07:00, namun perbuatan itu gagal, karena diketahui warga sekitar.(csap)

Proyek Perbaikan Jalinsum KotapinangLanggapayung Dipertanyakan KOTAPINANG (Waspada): Proyek perbaikan badan Jalan Lintas Sumatera Kotapinang-Langgapayung, Labuhanbatu Selatan (Labusel) yang dananya bersumberdariAPBDProvinsiSumatera Utara tahun 2010 tidak tuntas dikerjakan, sehingga kondisinya saat ini rusak parah. Hal itu diungkapkan Ketua IkatanCendikiawanMuslimIndonesia (ICMI) Labusel Abdullah Situmorang kepada Waspada, Minggu (16/1). Menurutnya, terbengkalainya proyek merugikan masyarakat pengguna jalan, sebabakseslalulintasdarikawasan itu terhambat. Padahal, kata dia, jalur itu merupakan penghubung antara Kab. Labusel daan Padanglawas Utara (Paluta). Selain itu, ruas jalan merupakan jalur ke luar masuknya berbagai komoditas, baik dariSumateraUtaramaupundari Pulau Jawa. “Kita minta agar pemerintah

TEBINGTINGGI (Waspada): SMKN 2 Kota Tebingtinggi mendistribusikan 518 infocus alias projector yang telah dirakit sebelumnya. In focus itu, akan jadi media pembelajaran di berbagai sekolah kejuruan di Sumut nantinya. Untuk tahap pertama 138 sekolah kejuruan di Kab. Deliserdang,MedandanTebingtinggimendapatkan projector rakitan siswa SMKN 2 itu. Demikian Kasek SMKN 2 Drs Harsono, disela-sela pembagian peralatan itu, Sabtu (15/ 1) di salah satu ruangan sekolah, di Jalan Gn. Leuser. Pemberian gratis infocus kepada sekolah kejuruan itu, merupakan bagian dari proses alih teknologi dari perusahaan Pt. Zyrex kepada siswa sekolah kejuruan. Dikatakan, sesuai petunjuk Dirjen ManajemenPendidikanDasardanMenengahKemendiknas RI No.4096/CP.3/Kep/KU/2011 tanggal 16 Des 2010 ditandatangani Dr Joko Sutrisno, untuk Kab. Deli Serdang sebanyak 108 sekolah kejuruan mendapatkan infocus gratis, Medan sebanyak 18 sekolah dan Tebingtinggi untuk 12 sekolah. “Masing-masing sekolah mendapat antara 6 hingga 7 unit infocus,” ujar Harsono. Untuk setiap infocus yang diberikan, diung-

bertanggungjawab atas hal ini. Harusnya kalau kontraktor tak sanggup mengerjakan proyek ini, jangan diberikan,” katanya. Pria yang juga menjabat Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Labusel itu mengatakan, sebenarnya perbaikan jalan tersebut telah dianggarkan dalam APBD 2010 Provsu Rp3,4 miliar. Proyek itu juga telah ditender dan sudah ditunjuk rekanan pengerjaannya. Bahkan pada akhir Oktober2010,rekanansudahmulai mengerjakannya. Namun, kata dia, pengerjaan yang dilakukan rekanan baru sebatas tahap perataan (striping) bahu jalan mulai dari kawasan PadangrihinggakekawasanLanggapayung. Tetapi, tiba-tiba pengerjaannya dihentikan tanpa alasan yang jelas. Akibatnya kata dia, sampai kiniruasjalan rusakparah.“Kalau begini masyarakat yang dirugi-

kan,” katanya. Sementara, Amarullah Nasution selaku anggota DPRD SU yang dikonfirmasi membenarkan, perbaikan jalan tersebut telah ditampung dalam APBD Sumut. Dia juga mengaku sudah mengkonfirmasi Kepala Dinas Bina Marga Provsu dan memastikan anggaran itu ada. Namun Amarullahpunmengakutaktahu kenapa proyek itu gagal dikerjakan. Bahkan Amarullah mengaku terkejut saat seorang kepala desa di Kecamatan Sei Kanan menghubunginyamempertanyakan perbaikan jalan. “Saya terkejut seorang kepala desa menghubungi saya. Padahal, perbaikannya itu sudah dianggarkan dalam APBD 2010, makanya saya akan pertanyakanmasalahitumelaluiDPRD Sumut,’’ demikian Amarullah Nasution. (cden)

BINJAI (Waspada) : Tahun ini, Sebanyak 25 ribu warga Kota Binjai akan mendapatkan pengobatan gratis di ruang kelas III RSU Dr Djoelham Binjai yang bersumber dari dana APBD Kota Binjai senilai Rp. 1, 5 miliar melalui Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Binjai Sehat (JPKBS). Demikian disampaikan Direktur RSU Dr DjoelhamBinjai,drgSusyanto,kepadawartawan, Jumat(14/1).25ribujiwawargaBinjaidialokasikan untuk menutupi kekurangan peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang ditampung pada APBN diperuntukkan bagi 33.480 jiwa masyarakat miskin di Kota Binjai. Menurut Susyanto dana itu diperkirakan cukupuntukmembiayaiwargaBinjaiyangmembutuhkan penanganan medis. Kebanyakan pasien yang datang untuk program Jamkesmas ataupun JPKBS itu mengalami keluhan penyakit dalam dan saluran pernafasan. “ Saya kira dana cukup untuk membiayai seluruh pasien yang dating, karena dari 25 ribu jiwa itu diperkirakan hanya 15 persen yang akan memanfaatkan program itu karena sakit,”

ujarnya. Program JPKBS tidak dilengkapi dengan kartu peserta layaknya Jamkesmas sehingga memudahkan masyarakat yang datang membutuhkan perobatan. Pasien yang datang berobat cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), surat keterangan miskin dari kelurahan dan surat rujukan/rekomendasi dari Puskesmas setempat di Kota Binjai. Kemudahan lain yang didapatkan bagi pasien rawat inap yang tidak mampu ditangani RSU Dr Djoelham Binjai karena keterbatasan peralatan maupun obat-obatan medis. Pihaknya menyebutkan, sesuai dengan janji Walikota Binjai akan mengeluarkan surat rekomendasi ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara agar pasien itu dapat ditangani di RSU Adam Malik maupun di RSU Pirngadi Medan. UntukTriwulanterakhir,pihaknyajugamengaku telah melayani sedikitnya 316 warga Kota Binjai yang mengalami perawatan inap dan sebanyak 300 orang pasien rawat jalan dengan alokasi APBD Kota Binjai 2010 senilai Rp90 juta. (a04)

Perawat Garda Terdepan Dalam Layanan Kesehatan TANJUNGBALAI (Waspada) : Profesi keperawatan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat serta mitra dokter, sehingga seharusnya mampu bekerja profesional didukung ilmu pengetahuan. Demikian Ketua PPNI Sumut melalui Staf SukriTanjung dalam sambutan pada pelantikan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DPD Kota Tanjungbalai periode 2010-2013 di Gedung IPHI, Jalan Gaharu, Sabtu (15/1). Menurut Sukri, PPNI sebagai wadah perhimpunan keperawatan harus mampu menjawab tuntutan masyarakat agar pelayanan yang diidamkan dapat terlaksana dengan baik. Namun,katanya,keadaandiIndonesiasekarang ini sangat miris dimana negara memiliki tujuan untuk memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya,namununtukperantenagakesehatan

khususnya perawat yang jumlah terbesar tidak ditempatkan pada porsi yang selayaknya, bahkan terkesan diabaikan. Meski demikian kata Jufri, perawat tetap dituntut untuk profesional dan bertanggungjawab. Sementara, mewakili anggota DPRDTanjungbalai Hj Hartati dalam sambutannya mengatakan, apabila seorang perawat dapat bekerja secara profesional dan dipercaya masyarakat, sudah barang tentu akan memberikan kontribusi yang baik menjawab persoalan kesejahteraan. Pada kesempatan itu, Sukri Tanjung melantik May Hardiansyah S.Kep.Ns sebagai Ketua DPD PPNI KotaTanjungbalai,Wakil HYadi Arianto SKM, Sekretaris H Dodi Mahendra AMKep,Wakil Sekretaris Deni Sartika AMKep., Bendahara Rosmiati dan Wakil Bendahara Maria Ulfa AMKep. (crs)

4 Pasien DBD Lagi Dirawat Intensif Di RSUD Tanjungbalai TANJUNGBALAI (Waspada) : Serangan mematikan nyamuk demam berdarah sepertinya sulitdicegahpenyebarannyahinggamenimbulkan korban yang terus berjatuhan. Kali ini 4 pasien terpaksa dirawat intensif di ruang anak RSUD T Mansyur Tanjungbalai, Minggu (16/1). Informasi dihimpun Waspada, keempat korban yakni Dede Setiawan, 1,8, warga Jalan Pukat,Lingk.V,Kel.Perjuangan,Kec.Teluknibung, kemudian siswa kelas 3 SMP Khairul Fikri, 14, warga Jalan Teluknibung, Lingk. III, Kel. Sumbersari, Kec. Teluknibung, serta Muhammad Fajar, 11, warga Jalan Tanjungmedan, Lingk. 2, Kel. Selatlancang, Kec. Datukbandar Timur, danpasienkeempatIkbal,7,wargaJalanMAbbas, Kel. Pantaiburung, Kec. Tanjungbalai Selatan,

masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. “ Awalnya hanya demam biasa, tapi setelah diberi obat, bukannya turun malah anak saya semakin panas dan dan tidak henti-hentinya menangis,” kata orang tua Dede, Tantri. Halsenadajugadiungkapkanketigaibulainnya, mereka tidak menduga anaknya terserang penyakit demam berdarah. Akan tetapi, ibu pasien Khairul, Nuraini mengatakan sedikit curiga karena dua hari sebelumnya,tetangganyatengahmenjalaniopname di rumah sakit karena DBD. “ Saya agak curiga karenatetanggasudahadayangkena,”tuturNuraini. Direktur RSUD T Mansyur Tanjungbalai dr Hj Diah Retno W Kusuma didampingi Kabag Humas Pemko Tanjungbalai Darul Yana Siregar membenarkan. (crs)


Senin 17 Januari 2011

Layanan PD Pasar Sidikalang Mengecewakan

Korban KDRT Adukan Suami Ke Polisi INDRAPURA(Waspada): Korban tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Dewi Mujirah, 30, warga Desa Tanjung Seri, Kec. Sei Suka, Kab. Batubara mengadukan suaminya SA, 33, ke Polsek Indrapura karena menganiayanya hingga babak belur. Dengan mata kanan yang lembam membiru dan tidak bisa terbuka serta ditemani tetangganya, korban mendatangi Mapolsek Indrapura dari SA, Sabtu (15/1) malam. Dewi menuturkan, peristiwa itu bermula saat ia menerima telefon dari seorang perempuan yang mengaku sebagai istri SA. Ketegangan memuncak saat SA mengetahui kalau Dewi menerima telefon dari perempuan yang disebutnya Cunong. SAkeberatankalauDewiyangmenelefonperempuanitu,meskipun ada dua tetangga di rumah mereka yang menyaksikan betul Dewi hanya menerima telefon, namun itu tak mengurangi amuk SA. Ia memukuli Dewi di depan tetangganya itu hingga di luar rumah. Di luar rumahpun pelaku tetap memukul Dewi. Menurut korban, penganiayaan yang diterimanya kali ini bukan yang pertama. “ Sudah tujuh tahun kami menikah juga sudah punya anak, selama ini kita merantau ke Malaysia, dia memang ringan tangan,” ujar Dewi. Dewi juga menuturkan, SA mengaku telah menikah lagi karena sudah tidak tertarik lagi pada istrinya itu. Tapi waktu aku minta surat nikahnya ia tak mau tunjukkan, kata Dewi. (a31)

4 Hari Listrik Padam

Korban Jambret Terhempas Ke Aspal INDRAPURA(Waspada): Sumiati, 25,warga Desa Tanah Merah, Kec.Airputih,Kab Batubaraterhempaskeaspaljalansetelahkalungnya dijambret penjahat di Jalan Lintas Sumatra di Desa Siparepare dekat SPBU, Minggu (16/1) pagi. Menurut keterangan, pagi itu korban bersama suaminya mengendarai sepeda motor untuk berbelanja ke pasar pagi. Dari arah Kota Indrapura menujuTebingtinggi, ternyata ada yang menguntit kenderaan mereka. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) penjambret menarik kalung yang dipakai korban. Sempat terjadi tarik-menarik antara pelaku dan korban, hingga akhirnya korban terjatuh dari sepeda motor lalu terhempas ke badan jalan. Begitu korban terjatuh pelaku langsung kabur. Trauma yang terjadi di kepala korban mengakibatkan ia tak sadarkan diri. Selanjutnya korban dirujuk ke RS Pamela Tebingtinggi guna perawatan lebih serius. Sementara, kasus ini telah ditangani petugas kepolisian Sektor Indrapura guna pengusutan lebih lanjut. Sedangkan masyarakat menilai kerawanan aksi kejatahan penjambretan di wilayah hukum Polsek Indrapura semakin tinggi. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir tepatnya Selasa (21/ 12) seorang toke padi juga menjadi korban perampokan di Jalan Lintas Sumatra Desa Siparepare. Namun, hingga kini pelakunya belum tertangkap. (a31)

50 Persen DAK Disdik L. Batu Belum Selesai RANTAUPRAPAT(Waspada): Proyek fisik Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkab Labuhanbatu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010 merehab gedung sekolah, sampai saat ini belum dapat diselesaikan 100 persen, sementara dana untuk satu sekolah antara Rp80 juta - Rp100 juta. Selain itu, proses pekerjaan pembangunan rehab ruang sekolah itu disinyalir lepas dari pantauan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), sehingga diduga pelaksanaanya di lapangan layak dipertanyakan kualitasnya. PPK DAK 2010 Disdik Labuhanbatu, Syamsul Siregar menjawab pertanyaan di ruang kerjanya, Jumat (14/1), menyatakan belum bisa memberikan penjelasan, apakah semua proyek dikerjakan pemborong sudah sesuai dengan aturan main atau tidak. ‘’Namun sejauh ini belum ada laporan ataupun hasil pantauan saya yang menyimpang,’’ katanya. Namun, katanya, ada beberapa proyek yang sudah mengajukan berita acara (BA) siap 95 persen ketika menjabat beberapa hari. Dijelaskan,menurutaturanyangada,proyekpembangunan/rehab ruang sekolah yang mengunakan dana DAK, dapat dikerjakan sampai akhir Maret 2011, jadi waktu pelaksanaanya masih panjang. “Sampai saat ini sudah 50 persen proyek yang selesai dikerjakan,” katanya. (c01)

Gapeknas Dukung Pemkab Batubara LIMAPULUH (Waspada): DPD Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional Indonesia (Gapeknas) Kab Batubara mendukung program pembangunan dan menjadi mitra Pemkab sebagai penyedia jasa pelaksana konstruksi. Hal itu ditegaskan Ketua DPD Gapeknas Batubara, Syafrizal kepada Waspada di kantor Gapeknas/Ardinsu Jalan Perintis Kemerdekaan 171 Limapuluh, Minggu (16/1). “Sejak berdiri 2007, DPD Gapeknas Batubara terus berbenah diri. Di antaranya, pembenahan manajemen organisasi dan kemampuan pengusaha yang terhimpun dalam asosiasi ini dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi yang menjadi tanggungjawabnya,” ujar Syafrizal didampingi Sekretaris Sahril Hasanel B. “Jika Pemkab Batubara memberikan kepercayaan, Gapeknas Batubara siap sepenuhnya memberikan jasa pelaksana konstruksi. Kualitas pengusaha anak-anak Batubara naungan Gapeknas tidak kalah dengan pengusaha lainnya,” tegas Syafrizal. Jajaran DPD Gapeknas Batubara, tambahnya, berharap Pemkab Batubara di bawah kepemimpinan Bupati H OK Arya Zulkarnain, SH, MM tetap memperhatikan pengusaha daerah. Berikan porsi yang signifikan dalam pekerjaan konstruksi kepada mereka, demi kemajuan Batubara. (a25)

Ketua PUK SPSI PT BSP Terpilih KISARAN (Waspada): Musnik PUK SPSI PT BSP Kisaran memilih Musa Siregar sebagai ketua periode 2010-2015. Musnik Desember 2010 berdasarkan keadilan dan tanpa tekanan siapapun,dan dengan 52 suara resmilah Musa Siregar memimpin PUK SPSI PT BSP menuju kemajuan dalam segala bidang. Selain itu, menjaga hubungan baik antara sesama anggota dan mitra kerja, sehingga keberadaan persatuan ini bisa diterima di semua kalangan di tengah kehidupan masyarakat. Sedangkan sekretaris terpilih Drs Saiman NK dengan Bendahara Arman Damanik, dan Penasehat H Abdul Basit. (csap)

Waspada/Natar Manalu

TERPAKSA: Seorang pedagang terpaksa memakai lampu petromax untuk membantu penerangan kios di Pasar Sidikalang Kab. Dairi, Jumat (14/1). Gedung ini tidak punya registrasi pemakaian energi PT PLN.

SK 44 Menhut Malapetaka Bagi Masyarakat Sumut DOLOKSANGGUL (Waspada):SKMenteriKehutanan(Menhut) –II/2005 adalah malapetaka bagi masyarakat Sumatera Utara dan sangat meresahkan sehingga dikhawatirkan memicu konflik horizontal. Demikian ditegaskan secara bergantian oleh Ketua Komisi B DPRDSU Drs H Bustami HS dan anggotanya Guntur Manurung, Ir Syahrial Harahap, Brilian Moktar, SE, Andi Arba, SAg, Tohonan Silalahi, Tiasyah Ritonga, Abu BokarT. SAg.MHum,Tengku Dirkhansyah Abu S, dalam pertemuandenganBupatiHumbahasDrs Maddin Sihombing, MSi, Ketua DPRD Humbahas Bangun Silaban, SE, Wakapolres Humbahas, para pimpinan instansi pemerintah dan masyarakat Humbahas di Pendopo Bupati Bukit Inspirasi, Doloksanggul, Jumat (14/1). “Malapetaka akibat SK 44/ 2005 itu bukan hanya di Humbahas, tetapi hampir di seluruh kabupaten/kota di Sumut. Lembaga legislatif pun bingung apa dasarnya Menhut menerbitkannya tanpa memikirkan nasib rakyat. Celakanya, pekuburan, tanah warisan, kantor-kantor pemerintah,gerejamaupunmasjidmasuk kawasan hutan,’’katanya. Untuk itu, tegasnya lagi, kita harussepakatagarSK44itusegera direvisi sehingga masyarakat tenangmengusahaitanahmiliknya. KomisiBDPRDSUmenjaditerdepansupayasegeradirevisi.Inimenyangkutkepentinganmasyarakat. Kunker Komisi B DPRDSU ke Humbahas berkaitan dengan SK 44 – II Menhut 2005 tentang penghunjukan kawasan hutan di Humbahas. Sebelum mengadakan pertemuan, anggota dewan lebih dulu meninjau lapangan di Desa Parsingguran, Kec. Pollung. Begitu mengetahui anggota DPRDSU akan turun ke lokasi, secara spontan masyarakat mendatangimerekadanmenanyakan maksud kedatangannya. “Kami sangat trauma dengan SK 44, karena seluruh perkampungankamiinidinyatakanhutan register. Apa penduduk desa ini mau dieksekusi. Ini harus jelas sebab beberapa bulan yang lalu,

kami mengambil kayu dari tanah milik sendiri ditangkap polisi. Jika kedatangan bapak-bapak membawa malapetaka bagi desa ini, maka tidak kami perbolehkan meninjaunya,”ujar tokoh warga Las Maraju Banjarnahor. Namun, oleh Drs H Bustami HS, Guntur manurung dan Tiasyah Ritonga dijelaskan, kedatanganmerekauntukmembantu masyarakat Humbahas dengan keberadaan SK 44. “Kami dari Komisi B DPRDSU yang mendapat tugas untuk menyikapi aspirasi yang berkembang menyangkut masalah hutan. Kami lihat dulu lokasi yang terkena SK 44 tersebut sehingga dapat melaporkan dan mendesak supaya segera direvisi,”ujar Guntur Manurung. Akhirnya warga Desa Parsingguranmemahamipenjelasan anggota dewan dan meninjau lapangan. Lokasi yang berjarak 10 km dari perkampungan pendudukitu,KomisiBDPRDSUjuga menyaksikan ada perladangan kopi warga. BahkanolehStafDinasKehutanan Sumut, Tiopan Munthe yangmemasangalatukurkehutanan JPS menyatakan areal Hutan Parsingguranbukankawasanhutan tetapi APL (Areal Penebangan Lain). Pertemuan itu disikapi antusias oleh masyarakat yang intinya Pemkab Humbahas maupun DPRDSU tidak dapat menerima kehadiran SK 44/2005. Menurut H Bustami HS, untuk merevisi sebuah produk hukum tidaklah mudah. Artinya, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Jadi, kami sebagai wakil rakyat, punya kewajiban untuk menanggapai dan melanjutkan aspirasi masyarakat. Kita patut berterimakasih kepada Bupati Humbahas Drs Maddin Sihombing yang telah berupaya keras agar SK 44 Menhut 2005 supaya direvisi secepatnya,ujarnya. Selain meminta kesabaran masyarakat Humbahas, Bustami HS juga meminta Pemkab Humbahas mengakomodir aspirasi masyarakat terkait keberadaan tanahadat/ulayat.PemkabHumbahas segera melakukan langkah upaya revisi sesuai dengan keten-

tuan hukum. “Ada upaya yang bisa dilakukan oleh Pemkab Humbahas, yakni melalui yudisial review atau mengajukan uji materil ke Mahkamah Agung (MA) terkait surat keputusan Menhut,” tegasnya. Menanggapiitu,KetuaDPRD Humbahas, Bangun Silaban SE mengatakan, DPRD Humbahas mendukung sepenuhnya upaya revisi SK 44 Menhut 2005. Disisi lain, Bangun menilai, akibat penghunjukan kawasan hutan tersebut, masyarakat sulit untuk maju. Sebab, sulit mengurus sertifikat hak milik atas tanah maupun bangunan rumah masing-masing. Ketua DPRD Humbahas menegaskan, terkait Izin Pemanfaatan Hutan Tanaman Masyarakat yang dikeluarkan Bupati Humbahas sudah memenuhi prosedur yang telah memenuhi ketentuan berlaku dan tidak cacat hukum. Bupati Humbahas Maddin Sihombing dalam eksposnya memaparkan, kawasan hutan di Humbahasbertambahluaspasca dikeluarkannya SK Menhut tersebut. Saat ini mencapai 151.802,42 hektare, padahal sebelumnya 95.512,84 ha, dan tanah milik masyarakat 155.952,77 ha. Terkait penerbitan IPHTM, Bupati Humbahas menegaskan, tidak pernah menerbitkannya di kawasan hutan.”Pemkab HumbahasmenerbitkanIPHTMsesuai prosedur hukum yang berlaku. Izin yang diberikan di tanah milik rakyat bukan tanah Negara. Sedangkan usulannya datang dari masyarakat yang harus diketahui Kepala Desa, Camat dan sepuluh saksi. Prosesnya pun masih panjang. Selanjutnya Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup melakukan cruising,”ujar bupati. Sementara, seorang tokoh masyarakat menyatakan, masyarakat sudah tertindas dengan SK 44. Kami beritahukan, sampai kapan pun kami diperta-hankan sampai titik darah peng-habisan. Kamitidakmauadake-pentingan lain menempel dalam masalah ini. Kami yang mengetahui kondisi tanah di Pollung bukan orang lain”tegasnya. (a13)

Monyet Penghuni Tahura Bukit Barisan Terancam TONGKOH ( Waspada): Keselamatan kawanan monyet penghuni Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan yang biasa turun ke jalan mengharap pemberian warga lalu lalang di jalan raya Medan - Berastagi, terancam, seperti tertabrak dan ditangkap. Monyet jenis ekor panjang dan ekor pendek (pantat merah) ini, belakangan ini sudah terbiasa turun ke jalan raya. Hewan ini tidak sungkan-sungkan mendekati kenderaan yang lalu lalang dengan harapan ada orang yang memberi perhatian dan memberi makanan. Sore, terutama hari libur, ketika lalu lintas sedang ramai, gerombolan monyet turun dari pohondan berbarisdipingggirjalan. Namun sangat disayangkan, kawananhabitatdihutanini,menerima nasib naas dan tewas tertabrak kenderaan yang lalu lalang. Namun,tidakadayangtahupersis, apakah monyet itu tertabrak atau sengaja ditabrak. Seperti ditemukan Waspada,

B3

Sumatera Utara

WASPADA

Jumat (14/1) sore. Seekor monyet muda terkapar di tengah jalan antara Bandar Baru - Panorama Doulu dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Kepalanya pecah dan mata keluar. Melihat kondisinya, monyet baru tertabrak, karena darah yang keluar dari tubuhnya masih segar dan suhu badannya panas. Kawanan monyet di pinggir jalan hanya mengeluarkan suara riuh. Ditangkap Selain itu perbuatan orang tertentusecarapaksa menangkap monyet, terutama yang kecil untuk dibawa pulang. “Mereka pura-pura memberikan makanan. Namun mereka sebenarnya hendakmenangkapmonyetyang masih di gendongan induknya,’’ujarwargayangmenyaksikan tingkah monyet itu . Kadangkalaadayangberhasil ditangkap, kadang tidak. Kalau tidak berhasil di tangkap, kawanan monyet itu dilempari dengan batu sehingga cidera dan kucarkacir masuk hutan. Saya melihat itukarenasayaseringlewatdijalan

Waspada/Basita Bukit

MONYET : Kawanan monyet di kawasan Tahura Bukit Barisan yang sering turun ke jalan raya Medan-Berastagi, perlu perlindungan. ini,’’ katanya. Kata Purba lagi, mungkin yangmelakukanitukarenabelum ada yang melarang penangkapan monyet penghuni Tahura Bukit Barisan ini. “Di sepanjang jalan kawasan Tahura antara Tongkoh (Kab.

Karo) hingga Bandar Baru (Deliserdang), tidak ada plank larangan,’’ katanya. Sebenarnya, kehadiran kawanan monyet yang turun ke jalan raya itu, merupakan sajian pemandangan yang cukup menarik.

Namun dia mengingatkan, wargayangmelihatdanmemberi makan monyet supaya memarkirkan kenderaan di tempat yang tidak mengganggu kelancaran lalulintas. Mengingat, ruas jalan Medan-Berastagi sering macet. (c06)

SIDIKALANG (Waspada): Pelayanan PerusahaanDaerah(PD)Pasardinilaimengecewakan. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Dairi, Ir Benpa Hisar Nababan sehubungan mengemukanya keluhan pedagang, sedangkan solusi ditawarkan kurang memuaskan. Pembongkaran bangunan kios lama ternyata justru membuat suasana berubah kumuh. Pedagang juga mengeluarkan biaya untuk mendirikanlapak-lapakdarurat.Dan,yangpaling memprihatinkan adalah terjadinya pemutusan aliranlistrikolehPTPLN(Pesero)akibatpasangan liar ke gedung mewah itu. Benpa mengatakan, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana Rp 5 miliar ke lembaga itu. Tetapi, sejak diresmikan hingga kini meteran tidak tersedia. Diduga, PD Pasar menggunakan energi curian yang tentunya berpotensi merugikan negara. Pengenaan denda hingga Rp 30 juta merupakan indikasi buruknya pengelolaan. Itu mesti dipertanggungjawabkan. Sangat tidak rasional, bangunanbegitubesartidakmemikirkanpasokan energi sebagai fasilitas vital. Dia mendesak, Direktur Utama segera mengajukan permohonan distribusi energi berikut penyediaan trafo. Seputar penyediaan meteran kepadapelanggan,seyogianyamerupakanbeban perusahaan dimana status kios adalah pinjam pakai. Ketika disewakan tentunya kewajiban PD Pasar membuat meteran.

‘’Ibarat mengontrak rumah, tidak zamannya lagi penyewa mempertanyakan apakah listrik ada atau tidak. Lazimnya tersedia. Itu penting diterapkan sebagai wujud keberpihakan pemerintah terhadap rakyat,’’tegtasnya. Hal senada diutarakan Pissher Simamora anggota fraksi Gabungan Kerakyatan dari Partai Karya Peduli Bangsa. Dia menduga, direksi tidak ahlidalamtatakelolaassetdimaksud.Tidakpunya program dan perencanaan matang. Direktur Umum PD Pasar, Pasuria Pardede SH saat dikonfirmasi tidak bersedia memberi penjelasan. Untuk memberikan komentar, sebaiknya melalui Dirut-lah. Diutarakan, Dirut, Anwar Sani Tarigan sedang ke Jakarta. Menyusul pemadaman hingga hari keempat, Jumat (14/1), aktivitas pedagang lesu. Angka transaksi mendekati nihil. Beberapa kios ditutup danpedaganglainnyadudukmengomel.Seorang pedagang lapis kain dan kebutuhan jahitan menyebut, penjualannya sama sekali nol. ‘’Siapamaubeligelap-gelap?Bagaimana pembeli mendapatkan barang kalau ruangan gelap,’’ungkapnya.Dan,diaterpaksamembawalampu petromax untuk membantu penerangan kios. SwandiKaloko,pedagangpakaianjadiberpandangan layanan tak becus. Bagaimana gedung mewah diserahkan sedangkan fasilitas listrik belum tersedia, malah memakai arus curian? Itu keterlaluan. Kalau ada di atas kecewa berat, demikianlah perasaan saya, kata Swandi. (a28)

Sekjen HKBP Lantik Direktur Sekolah BibelVrou TARUTUNG (Waspada): Bertempat di Kantor HKBP Distrik IV Toba, Pdt. Ebsan B. Hutabarat, M.Th dilantik sebagai Direktur Sekolah Bibelvrouw HKBP yang baru menggantikan Pdt. Manarias P. Sinaga, MTh, Sabtu (15/1). Acara alih tugas dan jabatan dipimpin Pdt. Ramlan Hutahaean, MTh, Sekretaris Jenderal HKBP, mewakili pimpinan HKBP, dan dihadiri dewan kurator Sekolah Bibelvrouw HKBP Pdt. Armada Sitorus, MTh, Pdt. Parulian Sibarani, MTh, Pdt. Tendens Simanjuntak, STh, Pdt. Saur L Simanjuntak, STh, seluruh dosen, staf dan pegawai Sekolah Bibelvrouw, para pendeta yang melayani di Distrik IV Toba serta staf Kantor Pusat HKBP. Pergantian pimpinan lembaga merupakan hal yang biasa terjadi dalam tubuh organisasi khususnya HKBP. Selain untuk penyegaran, pergantian tersebut juga disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan di Sekolah Bibelvrouw. “Dengan pergantian ini diharapkan kualitas Sekolah Bibelvrouw semakin baik dari tahuntahun sebelumnya,” tandas Sekretaris Jenderal Pdt. Ramlan Hutahaean, MTh. Dengan pengangkatan direktur baru yang

sebelumnya adalah dosen Sekolah Bibelvrouw maka terhitung mulai 15 Januari 2011 Pdt. Ebsan B. Hutabarat, MTh akan menjalankan seluruh tanggung jawab dan kewenangan penyelenggaraan urusan akademik, administrasi dan keuangan Sekolah Bibelvrouw. Pada kesempatan itu Pdt. Ebsan Hutabarat, MTh juga diberi tugas agar secepatnya menyerahkan ijazah mahasiswi yang telah lulus kepada Ompui Ephorus HKBP untuk ditandatangani. “Mahasiswi Sekolah Bibelvrouw yang telah tamat berhak mengikuti pendaftaran calon pelayan HKBP yang diadakan mulai tanggal 17 Januari – 4 Februari 2011 yang akan datang,” kata Sekretaris Jenderal. Pimpinan HKBP menghimbau kepada Pdt. Manarias Sinaga, MTh agar melaksanakan keputusan pergantian ini dan segera berangkat ke tempat pelayanan yang baru. Sekretaris Jenderal mengharapkan agar Pdt. Manarias Sinaga, MTh bekerja segera sebagai tanda kepatuhan kepada prinsip-prinsip tahbisan dan panggilan kependetaannya. (a13

Waspada/Parlindungan Hutasoit

DILANTIK: Sekretaris Jenderal HKBP Pdt Ramlan Hutahaean (kedua dari kanan) melantik Pdt Ebsan B. Hutabarat, MTh (kedua dari kiri) sebagai Direktur Sekolah Bibelvrouw HKBP yang baru di Porsea, Sabtu (15/1). Turut menyaksikan Praeses HKBP Distrik XI Toba Hasundutan, Pdt. Armada Sitorus, MTh (paling kanan), Praeses HKBP Distrik IV Toba Pdt. Parulian Sibarani, MTh (ketiga dari kanan), Praeses HKBP Distrik XXIII Langkat Pdt. Saur L. Simanjuntak (ketiga dari kiri) dan Wakil Kepala Biro Informasi HKBP Pdt. Samuel Sitompul (paling kiri).

Kumpulan Marga Jangan Hanya Identik Dengan Adat PEMATANGSIANTAR (Waspada):Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus, SE meminta kumpulan marga jangan hanya identik dengan adatdanparapengurussudahsaatnyaprofesional agar para anggota yang potensial dapat diberdayakan dan anggota kurang mampu dapat ditingkatkan ekonominya. “Selama ini, kumpulan marga yang hanya identikdenganadatsudahsaatnyaberubah,”minta WalikotamelaluiSekdaPematangsiantarDrsDonver Panggabean, MSi saat pesta perayaan Natal dan syukuran bona taon Parsadaan Pompa-ranToga Sinaga dohot Boruna (PPTSB) Kota Pematangsiantar di GOR, Jalan Merdeka, Minggu (16/1). Hadir saat itu para pengurus pusat PPTSB diantaranya Ketua Harian Osbet Sinaga, Dr Timbul Sinaga dan lainnya, mewakili Dandim Kapten Inf K. Sinaga, anggota DPRD Pematangsiantar dan Simalungun dr Maruahal Sinaga, SpOG,AbestianSinaga,SH,DrsTrulyAntoSinaga, Ketua FTA SBSI Ramlan Sinaga, para pimpinan instansi pemerintah dan swasta lainnya, Pdt. Dr. Apeliften Ch Sihombing, Pdt. K. Pakpahan, MTh, pengurus PPTSB Kabupaten Samosir, para pengurus dan penasehat PPTSB Cabang Pematangsiantar di antaranya Ketua J. Sinaga dan Sekretaris Drs Martogu Sinaga, para pengurus PPTSB Sektor, para pengurus Parsadaan Sinaga Dongan Muslim (Parsidomu) dan tigaribuan anggota PPTSB serta undangan lainnya. Kepada PPTSB, Sekda menyatakan salut, karena saat ini tidak hanya identik dengan adat sesudah didirikannya sarana pendidikan PPTSB serta koperasi guna menunjang peningkatan pendapatan keluarga besar Sinaga serta kegiatan lainnya yang bersifat sosial. “Saya juga salut, karena di Pemko Pematangsiantar, beberapa keturunan marga Sinaga diangkat sebagai pejabat struktural, di antaranya Herowhin TF Sinaga, AP, MSi sebagai Kepala Bappeda, Drs Esron Sinaga, MSi sebagai Kadis Dukcapil dan lainnya. Pengangkatan itu semua-

nya, karena potensi yang dimiliki marga Sinaga,” sebut Sekda yang juga beristerikan marga Sinaga. Karena itu, Sekda mengajak agar keturunan marga Sinaga menggunakan potensi yang ada membangun Pematangsiantar dan daerah lainnya, dimana keturunan marga Sinaga lainnya berada. Turut memberikan sambutan Ketua Harian PPTSB Pusat Osbet Sinaga yang menyebutkan secara kuantitatif, keturunan Sinaga merupakan yang terbesar, namun, akhir-akhir ini mengalami degradasi di segala bidang. “Keturunan Sinaga saat ini perlu diberdayakan dan diberikan dorongan agar memiliki daya juang dan peran yang besar dalam berbangsa dan bernegara.” KetuaPPTSBCabangPematangsiantarJ.Sinaga menyebutkan,pestaperayaanNataldansyukuran bonataonitumerupakansalahsatuprogramkerja pengurus PPTSB periode 2008-2012. Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Herowhin TF Sinaga, AP.MSi dalam laporannya menyebutkan kegiatan itu bertujuan meningkatkan dan menumbuhkembangkan rasa memiliki, persatuan, kesatuan serta semangat persaudaraan sesama anggota PPTSB. Selain itu, sebagai sarana mengucap syukur kepada TuhanYang Maha Kuasa atas berkatnya kepada seluruh anggota PPTSB yang sudah melalui tahun 2010 dan menyambut tahun baru 2011 yang penuh harapan, berkat dan cita-cita dari seluruh sektor terdiri 39 sektor dan 1.817 KK. Sementara, kegiatan yang dilaksanakan sebelum hari H, sebut Herowhin, bakti sosial berupa anjangsanadanmemberibingkisankepadaanakanak panti asuhan Elim dan gotong royong kebersihan areal GOR, pembuatan kalender dan buku sejarah PPTSB. Dalam puncak kegiatan diawali kebaktian dan dilanjutkan acara umum berupa hiburan tortor, nyanyian dari Gorga Mas Entertainment dan lawak Nai Malvinas dari Kota Medan serta lainnya. (a14)


Sumatera Utara

B4

Peringatan HAN Di P.Siantar, 87 Anak PAUD Lomba Mewarnai PEMATANGSIANTAR (Waspada): Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-6 di Kota Pematangsiantar, oleh Dinas Pendidikan dan Sanggar Karya Belajar (SKB), Tim Penggerak PKK dan intansi terkait mengadakan lomba mewarnai untuk anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Taman Bunga, Jalan Merdeka, Jumat (14/1). Ketua Panitia Peringatan Suwati menyebutkan dalam memperingati HAN dengan tema‘Anak Indonesia Belajar Untuk Masa Depan’. Lomba mewarnai diikuti 87 anak PAUD se-Pematangsiantar dan dibagi dua kelompok yakni kelompok A dan kelompok B. Peringatan HAN itu dihadiri Asisten III Drs R. Dontes Simatupang, KadisPendidikanDrsJonsonSimanjuntak,MSi,KepalaBadanKesbang dan Linmas LincolnTampubolon, Kepala Perpustakaan Drs. Suriatno, Kabag Humas dan Protokoler Drs Daniel H Siregar, Kepala SKB Dra Risma Hutapea, MPd dan pengurus serta anggota Tim Penggerak PKK. Diakhirperingatan,Sekdamenyerahkanhadiahsertapenghargaan kepada para pemenang lomba mewarnai. Untuk kelompok A juara I terdiri Saskia Fadillah, juara II Feby Aulia, juara III Thasy Sinamo, harapan I Tiara Grecea, harapan II Maikel Sianturi, harapan III Maysa Pasaribu. Untuk kelompok B juara I Rachel Tambunan, juara II Samuel Siahaan , juara III M. Fadlan, harapan ITri Citra Dewi, harapan II Frizzy Navaldi dan harapan III Titan Ali Imran. (a14)

Sat Reskrim Polres Simalungun Ringkus Bandar Judi Togel PEMATANGSIANTAR (Waspada): Sat Reskrim Polres Simalungun berhasil meringkus seorang tersangka, pria DT, 46, yang diduga sebagaibandarjudijenistotogelap(togel)bersamaduaorangrekannya berinisial TT dan JM di dalam rumah tersangka DT di Simantin III, Nagori Simantin Pane, Kecamatan Pane, Sabtu (15/1) sore. Keterangandihimpunmenyebutkansebelumnyapihakkepolisian mendapat informasi dari masyarakat di Simantin III ada seorang laki-lakidicurigaisebagaibandarjuditogel.Kemudian,pihakkepolisian mendatangi rumah tersangka yang dicurigai sebagai bandar. Sesampainyadirumahtersangkapihakkepolisianmelakukanpenggerebegan dan penangkapan sesudah dilakukan penyelidikan. Ketika hendak ditangkap, salah teman para tersangka berinisial PT berhasil kabur. Dari dalam rumah tersangka, polisi menemukan barang bukti berupa lima unit HP, 27 buku berisikan angka tebakan judi togel dan KIM, tiga unit kalkulator, 17 pulpen dan 12 spidol. Menurut pengakuan DT kepada sejumlah wartawan di Mapolres Simalungun, Minggu (16/1), ketika berlangsung penangkapan, dia sedang berada di dalam kamar menonton TV. Karena mendengar adanya keributan, DT keluar dari kamarnya dan disuruh duduk oleh personil Sat Reskrim. Kapolres Simalungun AKBP Drs Marzuki, MM ketika dikonfirmasi melalui Kasubag Humas AKP Sulaiman Simanjuntak dan Kasat Reskrim AKP Nasrun Pasaribu, SIK di Mapolres, Minggu (16/1) menyebutkan ketiga tersangka pelaku perjudian togel dan Kim itu sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, karena diduga melakukan tindak pidana perjudian dan melanggar Pasal 303 KUH Pidana. (a14)

Lapen Di Tengah Kota Kabanjahe Mulai Rusak KABANJAHE (Waspada) :Kegiatan lapisan pentin (Lapen) di Tanah Karo penunjukan langsung (PL) pemeliharaan periodik Jalan Veteran, Gg Berahmana, Kota Kabanjahe, Kec. Kabanjahe, yang dikerjakan CV. T/M.AP, mulai rusak. Rusaknya pekerjaan ini terlihat dari ujung jalan pada titik 10 meter hingga 15 meter sebelah kanan badan jalan. Sedangkan pada titik sekitar 20 meter, 25 meter dan 30 meter terletak di sebelah kiri. Kerusakan ini diduga akibat kurangnya aspal sebagi perekat batu pecahan (batu mesin). Meskipun anggarannya Rp 24,7 juta, tetapi dibanding dengan ukuran panjang dan lebar masih sebanding. Hanya saja proyek yang bernomor kontrak 620/291/BMPPKWil.I/2010, diragukan kualitasnya karena cepat rusak dan mulai berlobang. Sekjen LSM Penyelamat Nusantara Kabupaten Karo, SyafiiTarigan dan Sekjen LSM Badan Anti Korupsi Indonesia (Bakindo) Alben Sinurat, Jumat (14/1) secara terpisah menyebutkan, munculnya peratuaran atau kemudahan pengadaan bahan material batu dari pecahan stone crouser yang digunakan pada proyek lapen mempengaruhi daya tahan hasil pekerjaan. Alasan ini dikemukakanya, karena perbandingan besar batu yang dipasang sulit di bedakan, terkecuali ukuran lebih kecil dari 3 per 5 dan batu kacang yang seharusnya sebagai pengikat.(cdb)

Waspada/Sori Parla Harahap

PARAH: Sejumlah mobil pribadi yang mengarah ke arah Kabupaten Padanglawas sangat kesulitan untuk mengelakkan lubang-lubang jalan, di Desa Saba Sitahul-tahul, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padanglawas Utara. Foto direkam, Minggu (16/1).

Setelah Diburon Dua Hari

Pengedar Ganja Antar Provinsi Ditangkap PANYABUNGAN ( Waspada):Setelah diburon dua hari, salah seorang pengedar ganja antar provinsi yang kabur ditangkap aparat Polsek Kotanopan, Sabtu (15/01) sekitar pukul 04:00 di Desa Muara Siambak, Kec.Kotanopan.Kab.Mandailing Natal. Seperti diberitakan sebelumnya Satuan Narkoba Polres Madina bekerja sama dengan Polsek Kotanopan berhasil menangkap pengedar ganja antar provinsi. Setelah terjadi kejar-kejaran mobil diiringi letusan tembakan di jalan Lintas Sumatera Kotanopan, Jumat (14/1) dini hari lalu, pengedar berhasil dilumpuhkan di Pasar Kotanopan, Kab. Mandailing Natal setelah mobil yang ditumpangi menubruk tiang lampu jalan. Salahseorangtersangka Nofri Andri Sikumbang ,26, warga Banuhampu Agam, Sumatera Barat berhasil diamankan, sedangkan seorang rekannya Rudi SudirmanaliasLonjong,22,warga Sungai Tanam Kab. Agam Sumbar berhasil melarikan diri ke arah Tor Sijo dan masuk ke dalam hutan. Informasi yang dihimpun Waspada di TKP mengatakan, penangkapanituberawaldariada-

nya info dari masyarakat, tersangka buron sedang berada Rumah Makan Duta Selera Kotanopan. Melihat gelagat tersangka, maka warga langsung melapor ke Polsek Kotanopan. Begitu dikejar, tersangka sudah terlebih dahulu naik ke mobil taksi untuk kembali ke Sumatera Barat. Mendapat buronan sudah naik mobil, pihakkepolisianlangsungmengejardanberhasildihentikandiDesa Muara Siambak Kotanopan. Salah seorang warga yang sedang berada diTKP, Darwis Lubis, 22, mengatakan, sore itu bersama temannya sedang bermain-main di depan bekas lokasi kebakaran RM Duta Selera. Tiba-tiba ia melihat buron yang dicari polisi dengan pakaian lusuh dan memakai sepatu sedang berbicara dengan sopir bus ALS sambil menunjukkan uang tukaran Rp 100 ribu. Lantas, Darwis menemui sopirserayamengatakanagarjangan dinaikkansebabiaburonan polisi. “Saya melihat dia berbicara dengan sopir, lalu saya mengatakan agar orang itu jangan di naikkan sebab ia buronan. Saya kenalciri-cirinyakarenatersangka sudah sempat kami kejar-kejar di daerah Sayurmaincat dan Simpang Tolang semalam, namun

tersangka melarikan diri ke dalam hutan. Dugaan dia akan pulang ke Bukittinggi dengan pakaian pura-pura gila,” ujarnya. “Namun saat saya berbicara dengan sopir, tiba-tiba tersangka menyelinap ke samping mobil danlangsungmenghentikantaksi yang lewat menuju arah Panti. Karena tidak sang sopir taksi tidak tahuapa-apa,tersangkalangsung di naikkan. Melihat itu saya langsung menuju Polsek Kotanopan untuk melaporkan keberadaan tersangka” tambahya. Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan, Sik, yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Iptu Banjarnahor, Minggu,(16/1)membenarkanpenangkapan tersangka buron ini. “Tersangka Rudi Sudirman alias Lonjong, 22, warga Sungai Tanam Kab. Agam Sumbar sudah berhasil kita tangkap karena melarikandirisaatpenangkapanJumat lalu. Tersangka kita tangkap, Sabtu (15/1) saat naik mobil taksi tujuan Sumatera Barat di Jalinsum Kotanopan, tepatnya di Desa Muara Siambak. Untuk sementara tersangka kita amankan di Mapolres Madina untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya. (cpin)

Sistem Penggajian PT TPL Jadi Sorotan TARUTUNG (Waspada): Perusahaan raksasa PTTPL (Toba Pulp Lestari) yang dulunya lebih dikenal dengan nama PT Inti Indorayon Utama (IIU) bergerak di bidang pengolahan bubur kertas (Pulp) membuat sistem penggajianmaupunpromosikaryawan tanpa aturan yang jelas. Sehingga hal lumrah gaji karyawan baru dengan yang sudah mengabdi selama 5 tahun sama dimanapenyesuaianberdasarkan Upah Minimum Regional (UMR) provinsi. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, peraturan dibuat hanya berdasarkan keinginan pimpinan, suka atau tidak suka cenderung kepada kepentingan pribadi dan kelompok sehingga bagikaryawanyangbisamembuat pendekatan kepada jajaran pimpinan atau bahasa kerennya “AngkatTelor” alamat sang karyawan mendapat kemudahan maupun peningkatan gaji yang berkala.Sedangkanbagikaryawan yang tidak mau “angkat telor” jangankan peningkatan gaji, pendapatan setiap bulannya saja

tidak berkurang disetor kerumah sudah cukup membuatnya lega. Demikiandisampaikanbeberapa karyawan PT TPL kepada wartawan, Sabtu (15/1) dari berbagai lokasi berbeda. Hasil penelusuran wartawan, di Kabupaten Toba Samosir, TapanuliUtara,HumbangHasundutan dan Samosir ditemukan adanya upaya oknum “memaksa” karyawannya untuk mengundurkan diri. “Apabila di-PHK karena surplus atau kelebihan tenaga kerja makaperusahaanharusmembayar Pesangon karyawan dan uang penghargaan masa kerja serta uang penggantian hak sesuai dengan Undang-undang 13 tahun 2003 tentang Tenaga Kerja,” ujar seorang karyawan yang dipaksa mengundurkan diri. DijelaskanperinciannyasebagaimanayangadadalanUndangundang Tenaga Kerja itu untuk 3 tahun lebih tetapi kurang 4 tahun, 4 bulan upah. 4 tahun atau lebih tetapi kurang dari 5 tahun, 5 bulan upah. 5 tahun lebih, tetapi kurangdari6tahun,6bulanupah,

masa kerja 6 (enam) tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 (tujuh) tahun,7(tujuh)bulanupah,masa kerja 7 (tujuh) tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 (delapan) tahun, 8 (delapan) bulan upah, masa kerja 8 (delapan) tahun atau lebih, 9 (sembilan) bulan upah. Perhitungan uang penghargaan masa kerja sebagaimana dimaksud dengan ketetapan sebagai berikut: masa kerja 3 (tiga) tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 (enam) tahun, 2 (dua) bulan upah. Masa kerja 6 (enam) tahun atau lebih tetapi kurang dari 9 (sembilan) tahun, 3 (tiga) bulan upah. Masa kerja 9 (sembilan) tahun atau lebih tetapi kurang dari 12 (dua belas) tahun, 4 (empat) bulan upah. Masa kerja 12 (dua belas) tahun atau lebih tetapi kurangdari15(limabelas)tahun,5 ( lima ) bulan upah. Masa kerja 15 (limabelas)tahunataulebihtetapi kurangdari18(delapanbelas)tahun, 6(enam)bulanupah.”Kamiselaku karyawantidakmaudiPHKbegitu saja.Akankamituntutperusahaan,” ujar seorang karyawan PT TPL. (a13)

Saksi Ahli DR Faisal Akbar, SH.MHum

SK Camat Batangtoru Batal Demi Hukum MEDAN (Waspada): Penerbitan SK Camat Batangtoru, Kab TapanuliSelatanNo.141/129/2010 tentang pengukuhan susunan kepengurusan Komite Perwakilan Masyarakat Desa/Kelurahan Sekitar lokasi pertambangan emas PT Agincourt Resources periode 2010 - 2012 tidak berdasarkanalasandandasarketentuan hukum yang berlaku. ‘’Secara hukum SK Camat itu tidak memiliki kekuatan hukum, atau batal demi hukum, sehingga dua tokoh adat Batangtoru Drs Hasanuddin Pulungan dan H. Dame Siagian sebagai penggugat di PTUN Medan dapat meminta kepada Pengadilan TUN Medan untuk membatalkan SK camat,’’ tegas DR Faisal Akbar, SH, MHum sebagai saksi Ahli Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi negarapadapersidangandiPTUN Medan, Jalan Listrik, Kamis (13/ 1). Dalam persidangan majelis hakimdipimpinhakimketuaNursinta Damanik, SH.MHum de-

ngan anggota Erly Suhermanto, SH dan Lusinda Panjaitan, SH, saksi ahli itu menerangkan, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No.54/2009tentangNaskahDinas dilingkunganPemerintahanDaerah, secara formal kewenangan dalam melahirkan produk hukum dalam bentuk penetapan atau sebagaimana SK Camat Batangtoru (obyek sengketa TUN), merupakankewenanganbupati/ walikota. DR Faisal Akbar selaku Dosen HukumTata Negara Fakultas Hukum USU ini, juga menegaskan di hadapan majelis hakim itu, Camat sebagai perangkat daerah dari Otonomi Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Selatan,camatdapatmelahirkanproduk hukum dalam bentuk penetapan apabila ada pelimpahan dari Bupati Tapsel, dan pelimpahan itu harus berdasarkan Peraturan Bupati sesuai Pasal 15 Ayat (3) dan (4) PP No.19/2008 tentang kecamatan.

Senin 17 Januari 2011

Jalan Lintas Gunungtua-Binanga Rusak Parah, Pengendara Diminta Ekstra Hati-Hati

Kapolres Samosir Bertekad Hapuskan Judi SAMOSIR (Waspada) : Kapolres Samosir AKBP Drs. E.P.Sirait tidak memberi ruang gerak terhadap praktik perjudian di wilayah hukumnya. Keseriusan dan ketegasan orang nomor satu di Polres Samosir untuk membasmi judi sudah disampaikan kepada Bupati Samosir Ir Mangindar Simbolon di rumah dinas saat acara bersama dengan unsur Muspida termasuk tokoh masyarakat, agama dan adat. Demikian Kapolres Samosir AKBP Drs EP Sirait kepada Waspada, Rabu (13/1). Kapolres Samosir telah menyampaikan tekadnya kepada bupati dan meminta agar Pemkab juga mendukung komitmennya. Bukti keseriusan, beberapa tokoh masyarakat dan tokoh pemuda ditangkap dan telah selesai menjalani proses hukum, sebut Sirait. Kapolres menambahkan, saat apel pagi dia mengatakan, akan memberikan hadiah uang tunai Rp 5 juta bila berhasil menangkap perwira yang kedapatan main judi. Sampai saat ini, dia mengatakan tidak mengenal bandar Tikoti Togel yang beroperasi di Samosir dan tidak berniat mengenalnya dan bila perlu kenalnya di Lembaga Pemasyarakatan saja. Terkait isu pengamanan proyek 2010, Kapolres Samosir AKBP EP Sirait kepada Waspada menegaskan itu tidak benar, bahkan sudah mengistruksikan anggotanya jangan ada satu orangpun polisi yang mangkal di kantor instansi pemerintah pada jam kerja bila tidak dilengkapi Surat Perintah Tugas. (c10)

WASPADA

‘’Jadi, camat tidak dapat semena-mena membuat penetapan yang tidak merujuk pada peraturan yang ada. Setelah saya tilik dan perhatikan, SK camat itu, baik formalitas atau menyangkut tentang kewena-ngan camat maupun substansi peraturanperaturan yang dija-dikan dasar pembentukan SK ca-mat tersebut, tidak ada relevan-sinya. Model itu berlaku pada masa Orde Baru,’’tegas Faisal Akbar. Dalam persidangan yang juga dihadiri kuasa hukum penggugat, yakni Afrizon Alwi, SH.MH maupun kuasa hukum tergugat Camat Batangtoru yakni Rudy Pribady, SH, saksi ahli itu menambahkan, Peraturan Bupati (Perbup) Tapsel No.1/PR/ 2007 tentang pelimpahan sebagian kewenangan pemerintah oleh bupati kepada camat pada Daerah Tapanuli Selatan, tidak ada mengatur kewenangan camatbolehmenerbitkanSK,justru yang ada camat hanya boleh melakukan pembinaan masya-

rakat. ‘’Kalauinginditerbitkan,maka landasan hukum atau substansi hukum harus merujuk peraturan yang berhubungan dengan organisasi kemasyarakatan (Ormas). Setidak-tidaknya harus ada Memorandum of Understanding (MoU), antara pemerintahsetempatdanPTAgincourt Resources serta diikuti pelimpahanyangjelasdaribupatikepadacamatsebagaimanaketentuan UU 32/2004 tentang Pemda dan PP 19/2008 tentang camat, serta Permendagri 54/2009 tentang naskah dinas di lingkungan Pemda. Independen Sementara, dalam persidangan sebelumnya, saksi AR Pulungan menegaskan, keberadaan masyarakat adat menjadi dasar proses pembentukan Komite Perwakilan yang bersifat independen serta tidak melibatkan pemerintahan atau PNS termasuk pegawai kecamatan (camat) bahkan LSM maupun Ormas.

‘’Independensi ini harus murni dari tokoh adat, hal ini sangatpentingagarperanKomite Perwakilan Masyarakat tidak ada unsur kepentingan serta tarikmenarik kepentingan kelompok tertentu,’’ ungkap AR Pulungan. Sedangkan saksi lainnya, Puli Panjaitan dan Djoddar Pulungan membenarkan, para pengurus Komite Perwakilan yang duduk sebagaimana SK Camat Batangtoruitusudahterjadidanterdapat penyimpangan atas komitmen awal. Justru yang duduk dalam kepengurusan komite itu terdapat para pimpinan Ormas serta sejumlahPNS.Jadijelasadavested interest. Bahkan menurut Puli Panjaitan lagi, pihaknya selaku yang membidani pembentukan KomitePerwakilanMasyarakatsejak 2007 dan sebagai Konsultan Humas PT AR telah melaporkan sejumlah kejanggalan proses pembentukankomiteyangbarukepada manajemen perusahaan. (m34)

GUNUNG TUA (Waspada) : Bagi para pengendara yang akan melintasi jalan lintas Gunung Tua - Binanga, Kabupaten Padanglawas agar tetap ekstra hati-hati. Pasalnya kondisi Jalinsum tersebut sudah rusak parah. Kubangan dan material jalan longsor, aspal hancur dan banyak ditemui lubang besar menganga, sehingga dikhawatirkanbisamenjadiancamanbagiparapengendara. Demikian Anggota DPRD Paluta, Ripai Halim dari Partai Pelopor, yang juga warga Desa Pekan Selasa, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padanglawas Utara kepada Waspada, Minggu (16/1), di Gunungtua. “Banyak titik jalan kondisinya rusak, seperti dari arah Sibuhuan, Barumun, Aek Nabara, Barumun Tengah, Kabupaten Palas hingga menuju Kab. Padanglawas Utara kondisinya lebih parah lagi, karena aspal jalan sepanjang 23 Km hancur sehingga pengguna jalan yang akan melintasinya kesulitan,” ujar Ripai. Pantauan Waspada, umumnya kondisi jalan Gunung Tua-Binanga tidak mulus lagi. Jalan bergelombang, dan longsor terdapat pada sisi jalan. Keadaan seperti itu diperparah pula dengan banyaknya mobil besar bertonase tinggi melintas di jalan itu. Seperti truk beroda delapan atau lebih.

Dapat diperkirakan kerusakan jalan akan bertambah. Indra,35, seorang pengendara dari Pekanbaru menuju Kota Padangsidimpuan yang ditemui Waspada saat singgah di Simpang Portibi Gunung Tua mengungkapkan, dirinya sangat kesulitan mengendarai kendaraannya, pasalnya banyak lubang besar di sepanjang jalan dan umumnya setelah memasuki Sibuhuan menuju Gunungtua. Kecamasan Indra bertambah saat berpapasan dengan mobil besar. Karena truk yang sering disebuttrontonmasuklubangbesardanmenimpa pengendera lainnya. “Saya sangat kesulitan untuk mengelakkan lubang-lubang jalan, saat memasuki Kabupaten Padanglawas Utara, selain jalan rusak, debu juga sangat mengganggu pengguna jalan,” jelasnya. Hal yang senada juga dikatakan, Sutan,35, sopir truk yang melintas. Menurutnya, jalan itu dapat membahayakan pemudik, selain jalannya rusak, arus yang begitu tinggi nantinya akan membuat mobil pribadi kesulitan, melaluinya. “alih-alih menghindar dari lubang, tetapi tertimpa mobil besar”, ungkapnya. Dengankondisidemikian,pemerintahdiminta agar dapat segera memperbaiki kondisi jalan itu. (csp)

Warga Harapkan Mobil Pemadam Kebakaran Siaga Di Kotanopan PANYABUNGAN (Waspada) :Warga KotanopanKab.MandailingNatalmengharapkanPemkab Madina agar mobil kebakaran ada siaga di daerah itu. Keinginan warga ini mengingat setiap ada kejadian kebakaran di daerah ini, mobil pemadam selalu datang terlambat mengingat jarak tempuh yang cukup jauh antara Panyabungan-Kotanopan. Keinginan itu di katakan tokoh masyarakat Kotanopan Syaiful Bahri Batubara kepada Waspada, Minggu (16/1) di Kotanopan. “Kita berharap Pemkab Madina memberikan satu mobil pemadam kebakaran untuk siaga di Kotanopan. Sebab, setiap terjadi kebakaran di daerah ini, habis terbakar dulu baru mobil pemadam datang, seperti kejadian kebakaran Rumah Makan Duta Selera (Rumah Makan Bus ALS) dua hari lalu,” ujarnya. Ketika RM. Duta Selera terbakar, mobil kebakaran baru datang satu jam lebih. ‘’Akibatnya, api tidak bisa lagi di padamkan walaupun warga berupaya semaksimal mungkin dengan alat se-

adanya. Keterlambatan ini dikarenakan jarak tempuh yang cukup jauh dari ibu kota Kabupaten yaitu Panyabungan. Bayangkan saja, perjalanan biasa saja memakan waktu satu jam dari Kotanopan ke Panyabungan, jadi mereka petugas pemadam kebakaran tidak mungkin bisa mengejar,” ujar mantan anggota DPRD Madina dari Partai Golkar ini. Hal yang sama juga di katakan tokoh pemuda Kotanopan Darwin Parinduri. “Sudah saatnya mobil kebakaran siaga Kotanopan, ini tidak bisa di tawar-tawar lagi. Kita berharap kepada Muspika Kotanopan menyampaikan ini kepada Pemkab Madina. Jangan seperti dua hari yang lewat, mobil kebakaran datang setelah hangus semua terbakar. Kitatidakmenginginkanhaliniterjadilagi,”ujarnya. Camat Kotanopan Martua Lubis saat di mintai tanggapannya sangat mendukung keinginan warga ini. “Kita juga mengharapkan mobil pemadam itu ada di sini. Insya Allah akan kita usulkan nanti ke Pemkab Madina. Selama ini kendalanya di dana operasional dan teknis. Mudahmudahan usulan kita ini diterima,” katanya. (cpin)

Advokat Bonaran Situmeang

Kalah Atau Menang, Yang Curang Dalam Pilkada Tapteng Akan Dipenjarakan SIBOLGA (Waspada) : Pengacara kondang Advokat Bonaran Situmeang mengatakan, di Kab Tapanuli Tengah infrastruktur jalan tidak satupun yang bagus. “Indonesiasudahmerdeka65tahuntetapimasih ada di Tapteng yang memakai jembatan batang kelapa,yakniDesaPasaribuTobing,”kat-anyapada acarasilaturahmidenganmasyarakatkomplekDarur Rachmad Sibolga, Sabtu (16/1) malam. Menurut calon bupati Tapteng nomor urut satu itu, pembangunan fisik di Tapteng ini tidak sulit namun yang lebih sulit bagaimana menghilangkan rasa takut masyarakat yang luar biasa terutama para pegawai negeri. “Yanglebihngerilagikamilihatsaatiniterlebihlebih pada tahapan Pilkada, mana ada satu calon bupati melakukan penekanan, intimidasi kepada siswa sekolah, melalui orang tua para siswa dan hal ini kami sangat sayangkan terjadi bumi Tapteng. Kalau memang harus rakyat kita korbankan demikepentingankitamakasia-sialahkitamenjadi pemimpin karena pemimpin yang baik adalah

pemimpin yang mengorbankan kepentingannya demi masyarakat,’’katanya. Namun, lanjutnya, yang kami lihat diTapteng adalah calon pemimpin yang mengorbankan masyarakatnyauntukkepentinganpribadidengan mengancam orang tua siswa kalau tidak memilih dia maka siswa tidak akan naik kelas,”kata Bonaran yang didampingi calon wakil bupati H Syukran Tanjung, SE. Bonaran juga menegaskan, masyarakat jangan takut karena dia akan berada di depan untuk melawan orang itu. Oleh sebab itu pada pelaksanaan Pilkada di Tapteng kali ini jangan adayangcobabermaincurangkarenaakanmencederai hati masyarakat sebab orang-orang yang bermain kotor itu adalah penjahat politik. Kalausayakalahsayaakanbawadiakepenjara, apalagikalausayamenang,sayaakanbawamereka ke penjara karena orang-orang seperti itulah yang merusakdemokrasi.Olehsebabitumarikitajadikan PilkadaTapteng dengan luber dan jurdil, tegasnya. (a18)

Suku Pakpak Nobatkan SBY Sebagai Parube Haji Dan Ani Yudhoyono Sebagai Sibindohara SALAK (Waspada): Suku Pakpak lima suak, yaitu Simsim di Pakpak Bharat, Keppas dan Pegagan di Dairi, Kelasen di Humbang Hasundutan dan Suak Boang di Aceh akan menobatkan PresidenRIHSusiloBambangYudhoyono(SBY)sebagai Parube Haji dan Ani Yudhoyono sebagai Sibindohara. Hal tersebut dikatakan oleh Mester Padang, S.PdKadisBudparhubmansih(Budaya,Pariwisata, Perhubungan, Pertamanan dan Kebersihan) Pemkab Pakpak Bharat kepada waspada, Sabtu (15/1) di Sidikalang. Dikatakan, penobatan akan dilaksanakan,

Selasa (18/1) ketika SBY dan Ani Yudhoyono berkunjung ke Balige,Tobasa untuk meresmikan Museum Batak Silalahi Center. Disebutkannya, Suku Pakpak melalui Lembaga Adat Budaya Pakpak Sim-sim yang diketuai St Gr JH Manik juga akan menyerahkan pakaian adat kebesaran Pakpak berupa, Baju Teluk Belanga kepada SBY dan Baju Merapi-api kepada Ani Yudhoyono juga Oles Sori-sori yang merupakan Permenting/Ikat Pinggang, Oles Polangpolang dan Sori-sori Sampur kepada Ani Yudhoyono untuk Kadang-kadangen (Sabesabe).(c08)


WASPADA Senin 17 Januari 2011

Ekonomi & Bisnis B5 PLN: 25 Persen Industri Nikmat Itu Sebelum Kenyang Nikmati ‘Capping’ Pengamat & Praktisi Manajemen

Inspirasi Bisnis

KELEZATAN itu dimata, dimana air liur kita sudah mulai bermain ketika kita melihat makanan dengan tata warna dan bentuk yang menggiurkan. Kita merasakan kelezatan itu bahkan sebelum kita menyan-

tap hidangan itu. Setelah kita mulai pada suapan atau tegukkan pertama, disanalah rasa nikmat mulai terasa menjalar. Dan semua kenikmatan itu terus berkembang naik hingga titik puncaknya sejengkal sebelum titik puas yang kita sebut dengan kenyang. Setelah kenyang, nikmatnya jadi berkurang dan bahkan rasa muak yang akan timbul. Semua rasa nikmat itu memberikan efek ketagihan dan semua ketagihan memberikan efek ‘ingin lebih’ dan terus ingin lebih lagi. Perokok pemula biasanya hanya menghabiskan satu atau dua batang rokok per hari, lama-lama bisa lima sampai 10 batang roko perhari bahkan banyak orang yang sudah mencapai 30 batang per hari. Grafik kebutuhan atas rasa nikmat itu terus meningkat diatas pemenuhan kebutuhan nikmat yang terdahulu. Mari kita gunakan pengalaman makanan ini dalam konsep manajemen. Pada dasarnya pendekatan ini adalah pendekatan universal karena yang ditangani adalah manusia yang sebagian besarnya serakah atas rasa nikmat. Konsep ini mudah diterapkan dalam hal pemasaran dan sumber daya kepegawaian. Terutama dalam hal reward ( penghargaan ). Konsep yang tidak terkontrol pernah dirasakan salah satu group usaha yang menggunakan tiga alfabet awal sebagai mereknya. Sekitar sembilan tahun yang lalu, kebetulan teman saya adalah salah satu manajer pemasaran di perusahaan tersebut yang menangani divisi batu baterai. Suatu ketika dia benarbenar dipusingkan dengan masalah reward untuk agen-agennya. Ceritanya bermula ketika sudah dibiasakan setiap akhir tahun mereka mengundang agen-agen menginap di hotel berbintang lalu membuat acara makan malam dengan hiburan lalu mereka akan membagikan door-prize. Permasalahannya adalah hadiah yang diberikan terus berkembang lebih mahal dan terus lebih mahal lagi. Awalnya di mulai dari sekadar perlengkapan elektronik murahan seperti setrikaan, jam dinding, radio transistor dll. Dan seterusnya naik lebih tinggi nilainya menjadi tv, kulkas, handphone cerdas, komputer hingga liburan ke luar negeri dan seterusnya. Sembilan tahun yang lalu, kawan saya itu sudah bingung mau membagikan apa lagi di tambah pusing karena anggarannya jadi lebih besar dan lebih banyak untuk urusan itu. Mau memberikan rumah atau mobil jelas tidak seimbang dengan nilai penjualan yang dikontribusikan pihak agen-agen. Pusing...! Yang pasti setiap tahun anggaran pemasarannya terus naik dan salah satu kenaikkannya adalah reward agen-agen itu. Reward pemasaran Imbalan dan penghargaan memang penting untuk mengelola motivasi seeorang. Dengan imbalan biasanya seseorang akan terpacu bekerja lebih giat dan lebih serius. Termasuk juga pembeli, sehingga banyak penjual yang memberlakukan point reward. Point reward adalah salah satu cara produsen menarik konsumen untuk terus berbelanja. Setiap belanja dengan nilai

Cahyo Pramono

tertentu itu disamakan dengan sejumlah point. Sistem point reward memberi kesempatan pada konsumen untuk “menabung” poin hingga jumlah tertentu yang nantinya bisa digunakan untuk mendapatkan berbagai hadiah atau diskon. Biasanya sistem poin itu berjenjang, karena itu memacu pembeli untuk belanja labih banyak lagi. Misalnya sudah mengumpulkan poin 10 dapat di tukar dengan hadiah X, poin 20 dapat Y, poin 30 diskon Z persen dan seterusnya. Memberikan reward kepada pembeli juga bagusnya dilakukan dengan eskalasi sesuai kaidah dasar makan. Jangan langsung banyak dan jangan langsung besar. Jika langsung besar, maka kenikmatan mendapatkan reward itu juga akan sebentar dan mereka akan menuntut lebih besar lagi di kemudian hari dan itu menyulitkan kita sebagai penjual. Jika hari ini kita sudah memberikan 50 persen diskon, besok jelas sulit untuk memberikan 40 persen diskon, bukankah begitu? Mereka akan meminta diskon yang jauh lebih besar. Alasan yang sama mengapa kartu keanggotaan pelanggan biasanya dibuat dalam bentuk dan nilai yang juga bereskalasi. Ada yang Platinum dengan nilai yang paling hebat, lalu kelas Gold yang sedikit dibawah platinum, di susul dengan Bronze dan Silver. Reward kepegawaian Memberikan penghargaan kepada pegawai banyak sekali bentuknya. Bisa mulai dari gaji, honor, tunjangan, pendidikan hingga jabatan. Tentu saja sistem eskalasi pemberikan penghargaan menjadi sangat penting, karena mereka tetap manusia yang ingin lebih dan lebih lagi. Keinginan itu jelas bukan sebuah kejahatan, tetapi situasi yang harus tetap dikendalikan. Saya sudah mejalani karir di lebih dari 10 posisi jabatan, mulai dari pelaksana terendah. Saya pastikan bahwa rasa nikmat di posisi itu biasanya tidak lebih dari 3 bulan. Rasa senang dengan pangkat baru biasanya segera berubah menjadi beban dan kerepotan di bulan ke-4 dan seterusnya, hingga kita mencari tahu untuk bisa baik lagi di posisi atas. Setelah sampai ke posisi diatasnya, lagi-lagi rasa nikmatnya juga tidak bertahan lama. Selama masih ada posisi diatas kita, kita akan termotivasi untuk bisa mencapainya. Artinya posisi dan level jabatan bagusnya juga harus bereskalasi. Jabatan Biasa 1 Receptiopnis 2 Supervisor 3 Manager

Jabatan yang di kembangkan 1 Junior Receptionist 2 Senior Receptionis 3 Asisten Supervisor Junior 4 Asisten Supervisor Senior 5 Asisten Supervisor 6 Asistan Manajer 7 Manajer

Bagan di atas mengembangkan tata jabatan dari hanya 3 kelas menjadi 7 kelas. Artinya keberadaan pegawai bisa ditahan lebih lama karena mereka akan mengejar jabatan yang lebih banyak. Mereka akan terus termotivasi untuk mencapai jabatan yang lebih tinggi tanpa harus menghabiskan anggaran serta menggangu sistem. Di jabatan yang dikembangkan, posisi pekerjaan tetap sama, tetapi nilai penghargaanya yang lebih, baik dari penyebutan hingga pendapatannya. Selamat mencoba. Konsultasi & Pelatihan; tj@cahyopramono.com

Teri Thailand Rusak Pasar Lokal T.TIRAM (Waspada): Akibat hasil tangkapan ikan nelayan di Kuala Batubara merosot berbagai jenis ikan basah masuk pasar tradisional berasal dari Tanjungbalai, Sibolga dan Aceh. Bukan hanya ikan basah bahkan ikan asin dipasarkan, di antaranya ikan teri asal Thailand masuk pasar tradisional, pasar Inpres di Tanjungtiram “Ikan teri Thailand diangkut pakai betor dari Tanjungbalai membawa 20 hingga 30 kotak atau 200- 300 kg,” ujar seorang pedagang ikan asin di Pasar Inpres Tanjungtiram, Minggu (16/1) Menurut pedagang ikan asin, ikan teri asal luar negeri diambil dari Tanjung balai sudah dipak dalam kardus, berisi 10 kg per kardus.Harga modal di bawah Rp20 ribu per kg, kemudian diangkut betor 20 -30 kardus atau 200 kg Harga jual di pasaran Batubara,ikan teri Thailand dijual ke konsumen Rp25 hingga Rp28 ribu per kg. Jauh lebih mahal ikan teri lokal seperti harga teri benang kisaran Rp60 ribu ada yang Rp75 ribu per kg, teri kacang Rp30 ribu per kg. Ikan teri lokal

JAKARTA (Antara): PT PLN mengungkapkan, dari 38.449 pelanggan industri, hanya 9.771 atau 25 persen yang menikmati pembatasan atau “capping” kenaikan tarif dasar listrik maksimal 18 persen. “Hanya 25 persen pelaku industri yang menikmati ‘capping,’” kata Direktur Manajemen Risiko dan Bisnis PLN Murtaqi Syamsuddin di Jakarta, Minggu (16/1). Menurut dia, PLN meng-

hadapi dilema dalam persoalan “capping” industri itu. Dia mengatakan Menteri ESDM mengingatkan, PLN harus menghormati kesepakatan pemerintah dengan Komisi VII DPR sesuai hasil rapat pada 19 Juli 2010, yaitu melaksanakan kebijakan “capping” 18 persen bagi pelanggan Industri. “Di satu sisi, PLN harus memperhatikan teguran Menteri ESDM untuk tidak melaksanakan pencabutan ‘capping’ dan tentangan dari sebagian pengusaha,” ujarnya. Di sisi lain, jika PLN terus melaksanakan kebijakan “capping” industri, maka PLN dapat dianggap melanggar UU No 5 Tahun 1999 tentang Larangan

Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. “Karena, kebijakan‘capping’ itu telah menimbulkan disparitas di antara para pelanggan industri dalam hal harga listrik yang harus dibayar,” katanya. Menurut Murtaqi, dalam menghadapi dilema itu, PLN mengembalikannya pada hukum positif yang berlaku. “PLN memerlukan kepastian kebijakan yang kalau dilaksanakan tidak menabrak perundangan yang berlaku. PLN juga mengharapkan kebijakan yang dilaksanakan tetap dapat menjaga iklim investasi dan kompetisi usaha yang sehat,” katanya. Murtaqi mengatakan, PLN telah melakukan konsultasi

dengan KPPU dan melayangkan surat pada 11 Januari 2011. Menurut dia, PLN ingin memastikan ke KPPU, apakah menghilangkan disparitas harga dengan memberlakukan penuh tarif sesuai Permen ESDM No 7 Tahun 2010 sudah sesuai UU 5/1999. “Lalu, apakah jika ‘capping’ 18 persen tetap diberlakukan bagi pelangganpelanggan ter-tentu akan melanggar Undang-Undang 5/ 1999 atau tidak,” katanya. Murtaqi mengharapkan, KPPU memberikan penetapan secepatnya agar PLN mempunyai pijakan hukum yang pasti. “Sehingga, kemelut soal kebijakan penghapusan capping ini bisa segera diakhiri,” ujarnya.

Apindo: PLN Salah Menilai Pengusaha JAKARTA (Antara): Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi menyatakan PT PLN telah salah menilai jika mengatakan pengusaha besar terlalu manja karena menolak pencabutan pembatasan atau “capping” kenaikan tarif dasar listrik untuk industri. “Dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh (Direktur Utama PT PLN) Dahlan Iskan itu, jelas telah terjadi salah penilaian terhadap apa yang selama ini kita suarakan,” kata Sofyan Wanandi, Sabtu (15/1). Sofyan mengatakan, kalangan industri besar dan kecil, menolak kenaikan tarif dasar listrik kali ini karena justru banyak pengusaha kecil yang terancam dengan adanya kenaikan tarif itu. Apabila tetap ada kenaikan, maka bisa saja mereka terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Hal mengherankan, menurut Sofyan, mengapa selalu tarif industri yang dinaikkan, padahal 85 persen pengguna listrik nasional merupakan rumah tangga, sedangkan untuk industri hanya 15 persen. “Mengapa PLN hanya menekan kalangan pengusaha, yang mana selama ini telah memberikan banyak lapangan pekerjaan untuk masyarakat

luas,” katanya. Sofyan menambahkan, PLN seharusnya instropeksi diri karena salah satu kesalahan kebijakan yang dilakukannya adalah terlalu banyak menggunakan generator yang memakai BBM. Lalu, jika harga minyak melambung seperti sekarang, apakah pengusaha yang harus menanggung beban kenaikan itu. Para pengusaha, kata ketua Apindo itu, selalu berharap dan bertanya kapan PLN dapat segera mewujudkan janjinya untuk memperbesar penggunaan gas dan batu bara guna bisa meingkatkan pasok sambil sementara menekan biaya produksinya. “Saya rasa sikap pengusaha untuk masalah ini sangat realistis, karena pengusaha bukan hanya memikirkan masalah listrik saja. Apabila listrik naik, jelas akan berpengaruh terhadap yang lain,” kata Sofyan yang menekankan bahwa yang banyak berteriak adalah pengusaha kecil bukan pengusaha besar. Selain itu, katanya, apabila pengusaha kecil menaikkan harga barang karena biaya listrik mahal, apakah konsumen bisa menerima. “Saya rasa juga di era persaingan dengan China, Taiwan,

dan lainnya hal ini jelas malah mempengaruhi persaingan ekonomi kita, jelas kita tidak dapat bersaing dengan negaranegara tersebut,” kata Sofyan Wanandi. Sebelumnya dalam sebuah rilis Dahlan Iskan menyatakan bahwa pengusaha besar yang menolak pencabutan pembatasan atau “capping” kenaikan tarif dasar listrik maksimal 18 persen, bersikap terlalu manja dan cenderung tidak menggunakan akal sehat. “Mereka hanya mau industrinya saja yang hidup dan membiarkan industri listrik kesulitan. Mereka minta terus dimanjakan dan dininabobokan,” kata Dahlan Iskan. Dia menambahkan industri lain yang sejenis dan jumlahnya lebih banyak, selama ini, sudah membayar listrik dengan tarif yang normal atau tidak mendapat keistimewaan pembatasan (capping). “Kalau mereka beralasan pencabutan ‘capping’ ini menurunkan daya saing, mengapa industri sejenis yang sudah membayar listrik dengan normal, kenyataannya selama ini tidak kalah bersaing,” ujarnya. Dahlan menegaskan, kalau kemanjaan pengusaha itu tidak dilawan, maka bangsa Indonesia tidak akan maju. Industri

listrik menjadi tidak akan berkembang dan pada akhirnya keseluruhan perekonomian mengalami kesulitan. Dia juga mengatakan para pengusaha yang menolak “capping” itu juga menyuarakan seolah-olah keseluruhan industri bakal terkena dampak pencabutan “capping.” Padahal, lanjutnya, industri yang terkena hanya sebagian kecil yakni industri yang selama ini mendapatkan kemanjaan berupa tarif listrik lebih murah dari industri sejenis lainnya. Dahlan juga menyatakan akan lawan kemanjaan ini. Daya saing ekonomi Indonesia menjadi tidak bagus, justru karena sikap mental manja pengusaha jenis itu dan jika persoalan seperti ‘capping’ itu tidak diselesaikan, maka akan terus menimbulkan penyakit yang parah di masa depan. PLN sejak 1 Oktober 2010 mencabut batas kenaikan tarif listrik 18 persen bagi pelanggan bisnis seperti mal, hotel, perkantoran dan pelanggan industri tetap memakai pola capping. Namun per Januari 2011, tidak lagi memakai pola “capping” untuk pelanggan dari kalangan industri, sehingga terjadi kenaikan TDL industri di atas 18 persen atau sekitar 2030 persen.

Harga Beras Di Bireuen Terus Melambung, Dolog Diminta OP

Waspada/Helmy Has

TERI THAILAND: Karena hasil ikan merosot di Batubara,warga terpaksa mengkonsumsi ikan asal Tanjungbalai, Sibolga, Aceh. Termasuk ikan asin seperti ikan teri asal Thailand diangkut betor dari Tanjungbalai, Harga jual di pasaran Rp25 hingga Rp28 ribu per kg. Gambar, betor mengangkut ikan teri Thailand dipunggah di Pasar Inpres Tanjungtiram, Jumat (14/1) kualitasnya lebih baik karena diproses di laut, teri yang naik ke dalam boat langsung direbus dan dijemur

Sedangkan ikan teri asal Thailand menurut pedagang warnanya putih tetapi rasanya agak liat.

Ternyata ikan teri itu laku keras, karena konsumen tidak mampu membeli teri lokal yang harganya mahal. (a30)

Harga Minyak Dekati AS$100 Per Barel

Minyak Goreng Di Medan Rp18.500 Per Kg

NEW YORK (Antara/afp): Harga minyak bergerak naik di New York pada Jumat waktu setempat, setelah minyak mentah Brent melewati tanda 99 dolar AS Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam dua tahun di perdagangan London. Di New York Mercantile Exchange (NYMEX) per barel minyak mentah light sweet untuk pengiriman Februari naik menjadi 91,54 dolar per barel, 14 sen lebih tinggi dari penutupan pada Kamis. “Barel mencapai titik terendah baru di 90,10 dolar dan kemudian rally. Jika Brent mencapai 100 dolar kita akan mencoba untuk membuat tertinggi baru,” ujar Rich Ilczyszyn dari Lind-Waldock. Di London minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari mencapai 99,20 dolar AS dalam pra-perdagangan akhir pekan yang volatile tapi tipis, menyentuh level tertinggi sejak 1 Oktober 2008. Harga minyak kemudian menurun kembali ke 98,68 dolar AS per barel, naik 62 sen dari tingkat penutupan Kamis, kata para analis.

MEDAN (Antara): Harga minyak goreng curah di sejumlah pasar tradisional di Medan terus melambung tinggi disebabkan menipisnya pasokan barang dari pabrikan. Pedagang minyak goreng di Pasar Halat Medan, Samsul, Sabtu (15/1), mengatakan sebelumnya harga masih berkisar Rp16.500 per kg, namun setelah Tahun Baru harganya makin naik mencapai Rp18.500 per kg untuk jenis minyak goreng curah putih. “Namun harga minyak go-reng curah kuning justru stabil dengan Rp11.500 per kg,” katanya. Menurut dia, kenaikan harga terus terjadi setelah Tahun Baru dan menjelang Imlek mendatang diperkirakan harganya akan naik kembali menyusul meningkatnya harga bahan pokok lainnya. Mahalnya harga jual minyak goreng itu, disebabkan cenderung belum menurunnya harga tebus dari pabrikan. Dia mengakui, harga tebus minyak goreng putih mencapai Rp17.000 per kg, padahal sebelumnya masih berkisar

Rp14.000-Rp15.000 per kg. Sementara minyak goreng kuning hanya Rp10.700 per kg. Sino, pedagang di Pusat Pasar Medan, mengatakan, dengan tingginya harga jual dan menipisnya pasokan barang, otomatis pedagang belum mampu memenuhi permintaan dari konsumen yang cenderung mengalami peningkatan. “Daya beli konsumen semakin tinggi, sedangkan pasokan barang sedikit, maka pedagang terpaksa menambah stok,” ujarnya. Tidak hanya harga minyak goreng curah saja yang naik, melainkan harga minyak goreng kemasan juga mengalami kenaikan. Seperti, minyak goreng kemasan merek Bimoli dari sebelumnya Rp24.000 per dua liter menjadi Rp26.000 per dua liter. Sedangkan, merek Tropical kini mencapai Rp26.000 per dua liter, padahal sebelumnya masih Rp24.000 per dua liter, dan minyak merek Sania dari Rp22.000 per dua liter juga naik menjadi Rp24.000 per dua liter. “Kami berharap harganya

bisa mengalami sedikit penurunan agar pedagang dapat memasok barang lebih banyak, karena menjelang Imlek 2011 biasanya permintaan akan melonjak kembali,” katanya.

BIREUEN ( Waspada): Harga beras di pasar tradisionil Bireuen terus melambung dratis. Pantauan Waspada Sabtu (15/1) akibat harga yangterus melambung, masyarakat miskin mulai menjerit. “Untuk mengatasi harga beras yang terus melambung Dolog Lhokseumawe diminta untuk ssgera menggelar operasi pasar (OP) di Bireuen,” pinta Abubakar salah seorang pemulung. Hajidin, pedagang bahan kebutuhan pokok di pasar Sabtu Bireuen, yang ditemui Waspada

sedang memasuki musim penceklik semakin menipis. Dikatakan, akibat menipisnya stok gabah di kilang padi dalam Kabupaten Bireuen diperkirakan harga beras akan terus melonjak. Pengamatan Waspada di pasar pagi Bireuen Sabtu (15/ 1), bukan hanya harga beras yang melambung drastis, harga cabai merah juga semakin pedas. Harga cabai merah di pasar pagi Bireuen sebelumnya Rp25 ribu per kg, naik mencapai Rp50 ribu per kg. Cabai hijau

Rp30 ribu per kg, cabai rawit Rp60 ribu per kg, bawang lokal Rp25 ribu per kg, bawang bombai Rp15 ribu per kg. Maryam, salah seorang pedagang cabai di pasar pagi mengatakan, sejak musim penghujan akhir Desember hingga sekarang pasokan cabai merah dari petani sangat berkurang, sedangkan kebutuhan masyarakat sehari-hari masih tinggi. “Sehingga harga cabai merah masih bertahan Rp50 ribu – Rp60 ribu per kg,” ujarnya. (b16)

Gandapura Jadi Kawasan Peternakan Terpadu BIREUEN (Waspada): Pedalaman Kecamatan Gandapura, Bireuen, sekarang ini sedang giat-giatnya dijadikan kawasan peternakan terpadu kabupaten setempat. Bahkan sekarang ini telah ada beberapa sarana dan prasarana pendukungnya, seperti, Puskeswan, SMK Peternakan, pasar hewan dan berbagai fasilitas pendukung lainnya. Demikian Kepala Bapeda Bireuen Razuardi Ibrahim kepada Waspada Sabtu (15/1). “Berbagai fasilitas untuk menjadikan kawasan perternakan terpadu sudah memadai. Ha-

Warga Perupuk, Gambuslaut Minta Jatah Minah PERUPUK-BATUBARA (Waspada): Warga Desa Perupuk dan Gambuslaut, Kec. Limapuluh, Kab. Batubara mengharapkan jatah minyak tanah (Minah) subsidi dapat segera disalurkan Samsul, warga Perupuk, Minggu (16/1) menyatakan iri saat mendengar warga Tanjungtiram kembali mendapat jatah Minah subsidi bantuan pemerintah. “Apa bedanya kami dengan mereka, minyak itu kan diberi pemerintah dan harganya murah,” ujar Samsul Begitu juga Safrizal, warga Gambus laut menyesalkan pihak Pertamina Medan maupun agen yang pilih kasih menyalur-

membenarkan, harga beras saat ini terus melambung drastis. Beras lokal kualitas nomor satu cap panah dari harga Rp115 ribu per karung ukuran 15 kg melonjak Rp127 ribu per karung, beras cap UB dari harga Rp115 per karung ukuran 15 kg naik menjadi Rp125 ribu per karung dan beras lokal kualitas nomor dua dari harga Rp8 ribu per bambu naik menjadi Rp11 ribu per bambu. Melambungnya harga beras di Bireuen dan sekitarnya lantaran stok gabah di kilang padi

kan Minah subsidi ke masyarakat Dia tak habis pikir, mengapa pemerintah melalui Pertamina bisa bertindak demikian, hanya pangkalan tertentu saja yang mendapat pasokan, itupun harganya mencekik leher yakni Rp6500 per liter Di Perupuk dan Gambuslaut ada 3 pangkalan tetapi tidak dapat jatah Minah subsidi. Karena itu diminta Gubsu dan Bupati Batubara dapat memenuhi keinginan masyarakat pantai yang saat ini sebagai lokasi bangunan kantor Dinas/ SKPD dan rencana pembangunan kantor Bupati Batubara.(a30)

nya saja, sekarang bagaimana teknis atau sistemnya mengelolanya supaya hal itu dapat terwujud, karena selama ini kesannya fasilitas itu belum dapat difungsikan maksimal,” katanya. Menurut dia, kawasan peternakan terpadi Bireuen yang berada di kawasan atas Gle Kuprai meluputi beberapa desa kawasan pedalaman Gandapura itu, sudah tepat. Sekarang hanya tinggal menggerakkan saja, tentunya dengan bekerja sama dengan semua elemen masyarakat termasuk unsur swasta. “Bila dikelola benarbenar atau mendapat dukungan semua elemen masyarakat, kawasan petrnakan terpadu itu akan segera dapat terwujud,” ujar Razuardi. Ditambahkanya, dalam upaya mengembangkan kawasan peternakan itu, dalam waktu dekat ini akan membentuk Badan Pengelolaan Kawasan PeternakanTerpadu Gandapura (BPKPG). “Pengurus BPKPG juga akan segera dibentuk tujuannya untuk menghidupkan kawasan itu,” tegasnya. Dirampungkan Masih menurut Razuardi, kawasan Gandapura selain sekarang ini akan dijadikan kawasan peternakan terpadu Bireuen, juga sekarang ini sedang dibangun satu Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di kawasan Desa Blang Keude, Ceubo, Cot Jabet, Lapang Timu, di atas lahan 35 ha,

yang ditargetkan Agustus 2011 mendatang sudah beroperasi. “Jadi, kawasan Gandapura selaian menjadi kawasan perternakan terpadu juga menjadi Kawasan Industri Bireuen (KIB). Karena selama ini beberapa KIB belum berkembang sebagaimana harapan masyarakat,” katanya. Menurut Razuardi, PKS itu nanti kan memproduksi Crude Palm Oil (CPO) untuk keperluan ekspor. Kapasitas pabrik ditargetkan sebanyak 30 ton per jam dan extention 45 per jam dan untuk mendukung kebutuhan pabrik pemerintah telah memperbaiki jalan akses agar

mudah mengangkut Tandan Buah Segar (TBS) ke pabrik. Bahkan dengan kehadiran PKS itu, sejumlah industri rumah tangga milik masyarakat sekitar, diperkirakan akan lebih berkembang, seperti industri minyak kopra, dan lain sebagainya. “Harapan kita dengan adanya PKS itu dapat menjadi lahan atau dapat dijadikan lapangan kerja bagi masyarakat kawasan itu, sehingga dapat meningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya. Pantauan Waspada Sabtu (15/1) sejumlah pekerja terlihat sibuk melaksanakan pembangunan lokasi PKS. (amh)

Harga Berbagai Jenis Bahan Pokok Cabe merah Cabe rawit Cabe hijau Kentang Tomat Wortel Bawang merah Bawang putih

Rp43 ribu Rp40 ribu Rp30 ribu Rp9.000 Rp6.000 Rp4.000 Rp24 ribu Rp22 ribu

per kg per kg per kg per kg per kg per kg per kg per kg

Harga Beras: KKB Ramos Jongkong IR 64 Beras Kita (Bulog) Beras Bulog OP Gula Putih Minyak goreng Pulut Tepung Trigu

Rp9.500 Rp9.700 Rp8.000 Rp8.500 Rp7.200 Rp6.170 Rp11.000 Rp11.000 Rp12 ribu Rp7.000

per kg per kg per kg per kg per kg per kg per kg per kg per kg per kg


B6 1 CM 2 CM

WASPADA

Rp. 12.000 Rp. 24.000

3 CM Rp. 36.000 4 CM Rp. 48.000

5 CM 6 CM

Rp. 65.000 Rp. 78.000

BURSA

TOYOTA BARU Innova, Fortuner, Yaris, Vios, Altis, Camry, Rush, Avanza. Hub. 0813 7043 7766

Informasi Pembaca

TOYOTA Kijang LGX Bensin 1,8 EFI Thn. 2000, Sudah model New 2004 Silver Met. BPKB 1 NM, Asli Mdn, VR, BR, PS, PW, CL, RMT, Miror, AC DB, DVD, MP3, Ada TV, Hrg. 120Jt. Nego. Hub. 061.76408508

AUTOMOTIVE

Bursa Automotive

AC : Air Condition BR : Ban Radial CL : Central Lock ND : Nippon Denso DB : Double Blower

PS PW RT VR EW

: Power Stearing : Power Window : Radio Tape : Velg Racing : Electric Window

BIMANTARA Cakra ‘97 BK Asli Medan atas nama sendiri. Kuning alpukat, kondisi orisinil. Ban 4 baru. Hub. 0852 6157 1212

DAIHATSU Taruna CSX. Thn. 1999. Warna biru Harga Nego. (Bisa Kredit). Hub. 081.3766.42255 - 061.7758 0217 DAIHATSU Taruna CSX Thn. 99. Asli Mdn, AC, Tape, VR, BR, PW. PS, Mulus. Siap pakai. Harga 71 Jt. Damai. Hub. 0812 650 8819

HONDA Civic Wonder Thn. 85 Asli Medan AC, Tape, BR, VR, PW, Mulus. Siap pakai. Harga 17 Jt. Damai. Hub. 0812 650 8819 HONDA Accord Maestro ‘90 Dijual. Lengkap Msh Orisinil Hg. 38,5 Jt. Pajak Pjng Hub. 0813 9731 6002 / 061-77436016 ISUZU Panther Pick Up 2003. ada AC, W. Biru, BK Medan. Balik DP 20 Jt Net. Sisa 2.300.000 x 28 Bulan. Hub. 0812 6477 946 ISUZU Panther 94. Hijau Tua Metalic, AC, Tape, Power, VR, BR, Mulus, Sehat, Jual Cepat, BU. Harga 47Jt/Nego. Hub. 0811 645 684

KIA MOBIL Travello, Pregio, Ambulance, Big Up dan Picanto. Hot Line: Andri 0852 6117 5111 OVER KREDIT Toyota Rush Tahun 2010 (Akhir). Automatic, Blac. Hub. 0812.6098.827 (Dahlia). 0811.6027.278 (Puspa)

MITSUBISHI Colt Diesel PS 120 Dijual. Bak Kayu Thn. 2005. Harga 150Jt. Bisa Kredit Hub. 0813 6212 9905 MITSUBISHI TS120 SS Tahun 1994, Body mulus, Mesin sehat, H. 26 Jt/nego Hub. (061) 7750.3680 - 0852.6007.4134 OPEL Blazer 97 DOHC B/U. Mulus sekali. Orisinil, BK Medan, AC, Tape, CD, Power, Jok kulit, SL. W. Silver, lengkap, siap pakai. H. 48Jt Nego. Hub. 0812 6496 881 - 0812 6477 946 DEALER RESMI SUZUKI MOBIL

PU 1.5 DP 6 Jt-an. Angs. 3.170.700 APV Dp. 12 Jt-an Angs. 4.830.000 NB: Proses Mudah & Cepat Data dijemput Hub. 0812 6540 809 / (061) 7772 2121

SUZUKI Swift 2010, ST. Orisinil, BK Medan a/n. sendiri. W. silver, lengkap. H. 155Jt. Nego. Hub. 0821 6077 8511 - 0818 212510 Pak Hary.

SUZUKI Katana GX. 2000. Hitam Met. AC, PWR Steer, Jok kulit. Mulus Spt. Baru. 58 Jt Nego. BU. 0878 68033649 - 0852 61199 771

TOYOTA Avanza Thn. 2006 Akhir, VVTi, warna hitam. AC, Tape, VR, PW, PS, Jok kulit. Rp. 113Jt Nego. Hub. 0812 6388 8038 / 0812 652 48786 TOYOTA Kijang LGX, DSL ‘00. Htm, AC DB, VR, BR, Jok Klt. Rp. 26Jt. Angs: 3,59Jt (langsung BW Plg). Toyota Soluna XLI ‘02, BK Medan asli, silver, AC, RT, VR, BR (baru), DP 16Jt. Angs: 2,23Jt. Hub. 061.76700 976

!! TOYOTA 100% BARU !!

AVANZA, RUSH, INNOVA, FORTUNER, YARIS, VIOS, ALTIS, CAMRY, HILUX. DP + BUNGA RINGAN. Hub. 0813 7512 7297 - (061) 7795 1428

# TOYOTA BARU 2011 #

Ready Stock Avanza, Innova. Rush, Dyna, Altis, Fortuner. Proses Cepat, Bunga Ringan. Bisa Cash/Kredit. Hub. 0812 6400 553 / 061.77789079

TOYOTA SE Salon, 87 Merah metalic, AC, Tape, VR, BR, Jok kulit + P. Steering, Jual Cepat. Harga 29Juta/Nego. Hub. 0811 645 684

TOYOTA CAPSUL 2003 (SSX)

Warna Gold Bisa Bantu Kredit. Harga Nego. Hub. 081.2641.1341 - 061.7621 8855 TOYOTA Innova V 2005 warna hitam. Bensin Tangan I Hub. 0812.65.15848 (Bukan rental). Harga 158 Jt (Nego)

BURSA

SEPEDA MOTOR YAMAHA Motor VEGA ZR Thn. 2010. Siap pakai. H. 8Jt damai. Hub. 0812 6477 946

BURSA

BUTUH DANA UANG CEPAT

Jaminan BPKB mobil, sp. motor, truk (yg masih kredit juga bisa). SHM. SK. Camat. Hub. 0821 6598 0379 - 061.69484281 DANA CEPAT Dengan Jaminan BPKB Mobil, Sp. Motor, Taksi, Angkot dan Betor semua tahun. Syarat ringan - Proses cepat. Hub. (061) 7633 6525 - 0812 6081 3010

BUTUH DANA CEPAT

1 Hari Cair Bunga Rendah, Dan Terjamin (Dlm/Luar Kota). Spesialis Leasing BPKB Mobil, Truk, Spd. Mtr. Terima Mobil yang masih kredit, over leasing. Dan Bantu Pelunasan BPKB. Hub. S8F Finance 061-8445716 - 0813 7044 6633

BURSA

BUTUH DANA

DANA EXPRESS SHM, SK Camat 1 Hari Clear 0813 6229 0001 0812 6095 5531 (Henrik) BUTUH DANA CEPAT BANK EKA PRASETYA

JAMINAN : BPKB, SURAT TANAH, EMAS, BUNGA MULAI 1,25% PROSES CEPAT MAX. Rp. 300JUTA. JW. 5 THN. Telp. (061) 8446489, 8826936 8477880, 7954444, 7368754 (0622) 430780, (0624) 21796

BURSA

SERVICE ASESORIS MOBIL

‘MULIA JAYA’ POWER STEERING

- Ganti Oli - Pasang Power Steering - Service Power Steering Jln. Sisingamangaraja No. 5 A.B. Medan Telp. (061) 7369224 (061) 7344954

7 CM 8 CM

Rp. 91.000 Rp. 104.000

BURSA

HILANG/TERCECER TERCECER

Surat tanah a/n. HASUDUNGAN SIAHAAN Jl. Pendidikan Sei Rotan Kec. Percut Sei Tuan disekitar Jl. Letda Sujono

TERCECER BPKB

BK 4770 UJ Yamaha Jupiter Thn. 2006. BK 3794 EY. Honda Supra Thn. 2001. BK 2003 GW Suzuki Shogun Thn. 2003. An. ONG SENG HUI. Bagi yang menemukan mohon Hub. 0812 6097 5737. Tidak dituntut dan diberi hadiah sepantasnya.

TELAH HILANG

Sertifikat Hak Milik Tanah No. 753 / 2008 Kel. Jati Utomo / Binjai Utara Atas nama: SANIMAN HILANG Surat Pernyataan Melepaskan Hak atas Tanah (SK Camat). No. 593.83/375/1996. Tgl. 29 Maret 1996. Luas tanah +/- 336m2. Yang terletak di Dusun XII Konggo Kongsi a/n. MERYATI SIHOMBING. Desa Sei Semayang Kec. Sunggal. Tercecer disekitar Jl. Binjai Km. 13,5

TELAH TERCECER

Surat Keterangan Tanah Bupati Deli Serdang, Nomor 4320/A/I/3 Tahun 1973 Tanggal 20 Mei 1973 atas nama MOHD. SARDJO, SMHK seluas lebih kurang 1.336m² yang terletak di Jl. Budi Luhur Kecamatan Medan Helvetia Medan

9 CM Rp. 126.000 10 CM Rp. 140.000

11 CM Rp. 165.000 12 CM Rp. 180.000

IKLAN KHUSUS 6x1,5 kolom Rp. 120.000

Pelanggan Yang Terhormat HA TI-HA TI terhadap penipuan yang HATI-HA TI-HATI mengatas namakan PT. Harian WASPADA, kami dari PT. Harian WASPADA tidak pernah mengirim sms untuk membeli produk anda, TI-HA TI apabila anda ingin dan HA HATI-HA TI-HATI melakukan transaksi jual beli melalui transfer. Segala akibat yang terjadi diluar tanggujawab PT. Harian WASPADA. Apabila anda mencurigai sesuatu, silahkan hubungi kami di

061-4576602. Terimakasih

HIPNOTIS & TENAGA DALAM

1.Hypnotis (sama spt di tv), cukup 1x dtg (4 jam), sgt bermanfaat, tingkatkan potensi diri, hilangkan sifat buruk, menidurkan/memerintahkan orang lain, hilangkan pobia/depresi/narkoba, trauma, sgt mudah dipelajari, utk semua kalangan, pengaruhi orang lain, interogasi, dll. Biaya Rp. 850rb. 2.Tenaga dalam : Murni aktifkan energi diri, tanpa jin, tanpa ajimat, utk semua agama, cukup 1x dtg (4 jam) anda langsung kuasai. Dpt mengobati semua penyakit, mampu mendeteksi penyakit, deteksi ghaib/jin, serap/transfer energi, kekuatan pukulan, pentalkan musuh, atraksi pukulan, angkat orang dengan korang, putaran tasbih, deteksi isi pusaka. Biaya Rp. 450 rb. tkt Guru Rp. 750rb Majelis Spiritual Al Asmaul Husnah Jl. Mesjid Taufiq Gg. Arsitek No. 57 (Krakatau) HP. 0813 6165 7799 (Telp sblm dtg) Buka Jam 13.00 - 20.00 WIB NB: Kami Sudah berpengalaman sejak 1998, sdh diikuti ribuan murid.

BURSA

KESEHATAN

BAKTERI PROBIOTIK PELANGSING

TURUN 20 KG AMAN MUDAH CEPAT 0813.3207.7899 GARANSI

BURSA

KOMPUTER

ELEKTRONIK

SEWA FLOOR STANDING HUB: 3 Pk Jln. Sutomo No. 139 C. & 5 Pk

TOKO SUPER ELECTRONIC Simp. Gandho

TEL. 061-7347810 - 7360741 TEL. 77982281 medan INSTALASI & PEMASANGAN SERVICE, REPARASI AC - KULKAS

Tiap Hari Sabtu Pkl : 14.00-16.00 WIB Minggu Pkl : 09.00-11.00 WIB Manasik Haji di mulai Tgl. 20 Februari 2011 Daftaran segera ke kantor Pusat Multazam Medan Jl. Titi Papan/ Pertahanan No. 10 Sei Sikambing Medan Telp. (061) 457.6116 - 7731.3385 HP. 00813.6137.2321 - 0812.6495.8456

“H. MOHD. RAWAL” SPECIALIST AMBEYENT TANPA OPERASI PUTUS SAMPAI KE AKAR2NYA DIJAMIN TDK SEMBUH UANG KEMBALI GARANSI

Ciri2 Ambeyen: Disekeliling Dubur Ada Benjolan Seperti Daging Tumbuh/Jerawat, Gatal, B.A.B Keras, Keluar Darah Segar. Susah Duduk Seperti Ada Yang Mengganjal. Duduk Serba Salah. Nyeri (Ngilu). Dubur Seperti Luka, Solusinya Datang dan Berobatlah ke

TRADISIONAL TREATMENT CENTER +N

KLINIK TRADISIONAL ALAT VITAL DARI PELABUHAN RATU CISOLOK BANTEN DITANGANI LANGSUNG

A. AMARUDIN

TERAPI KEJANTANAN DENGAN MENGGUNAKAN TOTOK SYARAF DAN DIBERIKAN RAMUAN/ JAMU HASILNYA PERMANEN. TANPA EFEK SAMPING BEBAS USIA, BEBAS PANTANGAN DAN AGAMA REAKSI LANGSUNG DI TEMPAT MEMILIH UKURAN YG SUDAH DI SIAPKAN DARI NO (1) S/D (3)

MENGOBATI PRIA

+ BESAR : 3, 4, 4, 4, 4, 5, 5, 5, 6 CM + PANJANG : 13-14-15-16-17-18-19-20 CM - IMPOTENSI - LEMAH SYAHWAT - KURANG KERAS/ LOYO - MANI ENCER/ EJAKULASI DINI - DIABETES/ KENCING MANIS - TDK PNYA KETURUNAN - MENANGANI PROBLEM ASMARA, DSB ALAMAT: JL. SM. RAJA DEPAN GARUDA PLAZA GG. KELUARGA SAMPING KLINIK BUNDA NO. 31A HP. 0812.6057.6444

Terdaftar izin Depkes RI No: 448/13673/XII/2006 Kejaksaan Negeri Medan No: B-25/N.1.2.10/DSb.1/12/2006 * * * * * * * * *

SPECIALIST PENYAKIT:

Ambient Wasir Pendarahan sewaktu buang air besar Susah buang air besar Mani encer Cepat keluar sewaktu berhubungan intime (ejakulasi dini Dubur bengkak Lemah syahwat Pasangan suami/ istri yang mandul tidak memiliki keturunan dapat disembuhkan dalam waktu 14 hari dijamin sembuh total. Tanpa operasi tanpa efek samping kami memberikan bukti bukan janji

NB: TIDAK SEMBUH DALAM 14 HARI UANG DIJAMIN KEMBALI KAMI TIDAK MEMILIKI CABANG DIMANAPUN Alamat praktek: Jl. Besar Ring road Komplek Perumahan Bumi Seroja Permai Jl. Mahoni I Blok N No. 45 Medan Sunggal

HP. 0821.6651.9743 - 0821.6651.9744

KLINIK TERAPY MAK EROT YANG TERUJI DAN TERBUKTI

Dengan H. TEJA SAEFUL

Cucu Asli Mak Erot Bersama

A. Ust OTONG

N

BARU “HARGA” SPECIAL

Khusus Medan Deli, Marelan, Labuhan, Belawan Hub. 0812 6390 660 Iklan Anda Dijemput

Di Bimbing sampai ke Tanah Suci 1. Umroh Reguler 9hr, 13 dan 14hr Maret - April 2. Umroh dan Arbain di Madinah 20hr: 18,5 Jt 3. Umroh Plus Mesir - Bulan Maret 4. Umroh Plus Turkey - Bulan April 5. Umroh Plus Aqsha - Bulan April 6. Umroh Plus Indah Kashmir 7. Umroh Plus Dubai 8. Umroh Paket Promo 10 orang Gratis 1 ONH Plus/ Khusus Thn 2011 Tempat manasik Haji di Mesjid Agung Jl. P. Diponegoro Medan

ANDA GAGAL DITEMPAT LAIN...???

BURSA

AC

HARGA BELUM TERMASUK PPN 10%

UMROH & MANASIK HAJI BERSAMA “MULTAZAM”

PUTRA PASUNDAN RAJANYA PENGOBATAN ALAT VITAL

TT. Servis-PT. Com-0812 6361967 / 76299889 Jl. rantang 20s. Latop baru 320Gb +cam=249rbx12t - (2nd: Dell-Hp-Co2D 14” dvd 2xjt) Pc (Wrnet/Ruma: P4 + LG 17” Crt = 1 Jt - cpu P4=499rb Latop 2nd + 3 bonus + Gransi LCD 595rb (LCD baru 19” = 1 Jt)

PANASONIC - LG MITSUBISHI - AUX SAMSUNG - DAST GENERAL - FUJI CHANGHONG - DAIKIN SHARP PLASMA CLUSTER

FAX.4561347

KLINIK

Laptop - Projector-CCTV-Camera

-

Senin, 17 Januari 2011

Kami memberi bukti bukan janji, alat vital besar dan panjangditempat, no suntik, no silikon dan bukan bahan kimia, murni tradisional, ramuan alami dan Do’a, dijamin paten dan permanen tanpa ada efek samping bebas pantangan. Untuk semua usia, ras dan agama. Untuk Pria: Besar dan panjang disesuaikan dengan ukuran yang di inginkan, dijamin joss, menjadikan alat vital keras, kuat, tahan lama, menyembuhkan impotensi, ejakulasi dini, lemah syahwat, lemah karena diabetes dan mengatasi ereksi, loyo dan kurang gairah, kembali perkasa menangani bekas suntik/ silikon, mani encer, plek cur, mati total, spilis, mandul, ingin punya keturunan, dan menangani yang gagal ditempat lain. Untuk Wanita: (Bisa berdarah lagi) menghilangkan keputihan becek, bau tidak sedap, ingin menceng-kram, wangi. Buktikan disini (Bergaransi) HP. 0812.8481.8889 Alamat praktek: Jl. SM. RAJA SAMPING UISU MASUK JL. SEMPURNA 300M NO. 49 MEDAN

BILA anda ingin perkasa ingat jangan sampai salah masuk carilah yang benarbenar pewaris ilmu Mak Erot Sejati, karena keahlian H. Teja Saeful sudah tidak diragukan lagi dalam menangani keluhan seputar alat vital bahkan pengobatan H. Teja Saeful, sudah terkenal Indonesia dan kota-kota besar di Indonesia, sudah ribuan pasien tertolong dipengobatan Mak Erot ini yang aman tanpa efek samping, bahkan dimanca negara sekalipun pengobatan Mak ERot sudah tidak diragukan lagi keberhasilannya. INGAT untuk Kaum Pria janga nsampai Anda terhina Kaum wanita karena kondisi alat vital yang kurang sempurna Izin Dinkes No. 448 Hak Paten No. 00.2004.09965.10041 KONSULTASI UMUM: KHUSUS PRIA: - Buka Aura - Ejakulasi dini - Cari Jodoh - Impotensi - Sesama jenis - Memperbesar “Alvit” - Pelaris - Memperpanjang “Alvit” - Memikat lawan jenis - Keras dan tahan lama dll - Besar PYDR KHUSUS WANITA: - Ingin punya keturunan - Memperkencang & memperbesar payudara - Mengobati keputihan dll

DIJAMIN 100% Hanya Tempat Kami Klinik Mak Erot Jl. Laksana No. 55J masuk dari Jl. Amaliun Yuki Simpang Raya Medan (Praktek Tetap) HP. 0812.4038.333

PENGOBATAN RUQIYAH/ ALTERNATIF

“H. MHD. RAWAL”

MENGOBATI PENYAKIT MEDIS/ NON MEDIS. BUKA AURA WAJAH. MEMPERLANCARKAN USAHA/ J U A L A N . M E M P E R S AT U K A N RUMAH TANGGA YANG LAGI RETAK/ RIBUT DAN KAMI BISA SELESAIKAN MASALAH GAIB YANG ADA DI BANDARA KUALA NAMU.

PUSAT:

Jl. Prof. H.M. Yamin S.H No. 251 A Simpang Pahlawan Tel.(061) 4563067 Cabang I

Jl. Bunga Harum (Benteng) No. 26 Suka Jadi Telp. 0761-45368 -HP. 0812 6568 700 Pekan Baru Telp. (0761) 45368 HP. 0812.656.8700 Cabang II: Komp. Perhub. Laut Jl. Baruna II/II Telp. 0765 36906 HP. 0852 6201 0594, 0812 60311 695 Dumai

SPECIALIST MATA TANPA OPERASI Dapat disembuhkan sampai tuntas Segala jenis mata seperti mata: - Katarak, Plus, Minus, Glaucoma - Mata Merah, Berair, Bengkak, dll

Khusus yg mau masuk angkatan minus jarak pandang +/- 7 Meter B/W (buta warna), juga dapat di sembuhkan sampai tuntas, Insya Allah Hub. IBU FARIDA AKRAM Jl. Prof. H.M. Yamin S.H (Serdang) No. 251 A Tel.(061) - 4563067 Mdn Izin Depkes R.I Terdaftar web: ffaridar aridar awal.com aridara

JL. KLAMBIR V NO. 152 KP. LALANG MEDAN

BUNGA 0% Berhadiah BLACKBERRY TORCH atau CASH BACK 15,6 JUTA

Jangan Lewatkan Interaktif langsung dengan PASAK BUMI di DELI TV Setiap Sabtu Malam Pkl. 22.30 Wib (Live)

Call Center: 0818 090 73481

“PAKET MURAH AWAL TAHUN” ASTRA DAIHATSU READY STOCK

PICK UP

Cash Back 5 Jt

HUBUNGI: FEBY/ IWAN

HP. 0813.7550.0036

ALAMAT: JL. BRIGZEN. HAMID GG. AMAT NO. 7A (TITI KUNING) KAMI BERSEDIA DI PANGGIL

Mau Menjual Rumah, Tanah, Kendaraan, Barang Kerajinan Tangan atau Barang Dagangan Lain? Ya Tentu...Pasang Iklan di... Surat Kabar Tercinta:

KREDIT VIA:

Hubungi Dealer

Harian

SUZUKI

ADA JADI MOBIL

JL. JEND. G. SUBROTO 18-20 Depan Air Mancur Petisah Tel. 4522619 - 4146757 MEDAN

MINI & EFEKTIF IKLANKAN PRODUK ANDA

LUXIO

Cash Back s/d 12 Jt

WASPADA

Untuk informasi lebih lengkap hub

TEL. (061) 4576602 FAX. (061) 4561347


Ekonomi & Bisnis

WASPADA Senin 17 Januari 2011

B7

Cuaca Ekstrim Rugikan Petani Kacang NAMORAMBE (Waspada): Cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini berdampak buruk bagi para petani kacang tanah

di Kec. Namorambe, Kabupaten Deliserdang, Jumat (14/1). Pasalnya, cuaca ekstrim buat hasil panen mereka me-

Bireuen Gagas Wadah Bapobi BIREUEN (Waspada): Berbagai jenis hasil kerajinan atau hasil produksi masyarakat Bireuen seperti, pembuatan bak mobil, karoseri, hand tractor, pecincang keripik, traiser, laptop, dan berbagai produksi industri lainnya, sebenarnya sudah banyak diketahui masyarakat banyak. Hanya saja, selama ini belum terakomodir atau belum terdata dengan baik, mereka yang memproduksinya. Karenanya, pihak Pemkab Bireuen akan bekerjasama dengan semua pihak membuat satu wadah tempat menghimpun mereka dalam wadah Bangkit Produksi Bireuen (Bapobi) dan rencananya semua hasil produksi itu akan dilaunching di halaman Meuligoe bupati setempat, 27 Januari mendatang. Hal itu diungkapkan Kepala Bapeda Bireuen Razuardi MT kepada Waspada, Jumat (14/1) di ruang kerjanya terkait banyak hasil kerajinan atau produksi Bireuen selama ini terkesan kurang mendapat perhatian, walaupun hasil produksinya merupakan penemuan terbaru atau dibutuhkan masyarakat banyak. Didampingi Kabag Humas Baru Darwansyah, Razuaridi tidak menafikan selama ini para perancang, penemu atau pembuat industri di Bireuen terkesan kurang mendapat perhatian dari pihak manapun. Sebab itulah, katanya, Bupati Nurdin Abdul Rahman bersamanya menggagas Bapob. “Supaya hasil kerajinan tangan masyarakat Bireuen dapat dipatenkan dan dipromosikan serta membuat satu langkah yang dapat menguntungkan masyarakat dan paling utama dapat menampung tenaga kerja.” (amh)

LOWONGAN PEKERJAAN - PRIA USIA MAXIMUM 30 TAHUN - PENDIDIKAN D-3/ S1 : TEKNIK MESIN, LISTRIK, ELECTRO : EKONOMI, AKUNTANSI, MANAGEMENT - PENDIDIKAN D-3 (AMD): LAB KIMIA - JUJUR, DAPAT BEKERJA SEBAGAI TEAM DAN BERSEDIA DITEMPATKAN DI LUAR DAERAH - TIDAK DIUTAMAKAN PENGALAMAN KERJA, BAGI TAMATANTAMATAN TERBARU (TERBUKA UNTUK FRESH GRADUATE)

SILAHKAN MELAMAR MELALUI PO. BOX 1022 MEDAN 20148 - PENERIMAAN LOWONGAN PEKERJAAN INI BERLAKU 2 (DUA) MINGGU DARI TANGGAL DITEMPATKAN

BURSA

LOWONGAN DIBUTUHKAN Seorang Mekanik, Sepeda motor, di pekerjakan sekitar Delitua, Gaji/ Bagi %, Dapat di bicarakan Hub. (061) 703.2821 - 0813.6166.5824 LOWONGAN KERJA Wanita (Gadis/ Janda) Menjadi - Prwt anak (gaji 600 Rb - 1 Jt) - Prwt org tua (Gaji 650 - 1,2 Jt) Ditambah uang kerajinan 50rb/bln Hub. Bpk Ridho (061) 453.1124/ 0852.755.23457 Jl. Ayahanda 73C Medan

LOWONGAN KERJA

Butuh tenaga kerja P/W (17 - 30 thn) untuk posisi dlm kantor, Syarat: - Pendidikan min SMU/ Sederajat - Bawa berkas surat lamaran lengkap + Guntingan iklan ini untuk proses interview Penghasilan: RP. 1.800.000/bln Hub. IBU NURHALIMAH HP. 0812.6388.5458 Alamat kantor: Jl. Brigjen. Zein Hamid No. 8B (±10m dari jembatan kanal) arah Delitua Medan

LOWONGAN KERJA

Dibutuhkan beberapa karyawan/ karyawati, Yang akan ditempatkan sebagai: - Pembukuan - Penjualan Persyaratan: 1. Pendidikan terakhir min. SMA/ SMK/ Sederajat 2. Foto copy ijazah terakhir 3. Berpenampilan menarik 4. Jujur, disiplin dan bertanggung jawab 5. Belum menikah 6. Usia max. 22 tahun Selambat-lambatnya 1 minggu setelah iklan dimuat Lamaran langsung diantar ke: TOKO PUTRA ANEKA Grosir Pakaian Jadi Jl. Pusat Pasar No. 188/ 180 Telp. (061) 453.4817 Medan

LOWONGAN PEKERJAAN DIBUTUHKAN SEGERA :

ASSIST. GENERAL MANAGER

Ingin Promosikan Produk Anda Harian

WASPADA Media yang Tepat untuk Iklan Anda

BLUE BIRD MEMBUTUHKAN

127 Pengemudi. Komisi, Bonus, Insentif, GPS, Mess, Mobil baru, dll. Syrt: 23 - 50 thn, SIM & KTP, Tdk bertato/ bekas tato, Segera dtg/ kirim lamaran ke: Jl. Kapt. Muslim No. 92 Medan Telp. 7637.5840

DIBUTUHKAN PEMBORONG DOORSMEER

Kerja malam, 150 unit mobil per hari. Kirim lamaran ke: Taxi Blue Bird, Jl. Kapt. Muslim 92 Medan Hub. 0859.5946.7317

DIBUTUHKAN Beberapa Orang Tenaga untuk dipekerjakan: 1. Tenaga Adm/ Pembukuan: 1 orang 2. Tamatan D III Teknik Sipil: 2 orang (Diutamakan mempunyai pengalaman dilapangan) 3. Sarjana Teknik Sipil: 1 org Surat lamaran ditujukan ke: Jl. Gatot Subroto Km. 6,5 Komplex/ Gg. Pribadi No. 278-J Sei Sikambing C-II Medan

Kami sebuah Lembaga Swadaya Masyarat yang bergerak dalam bidang Pelatihan, Advokasi dan Pemberdayaan, membutuhkan beberapa org staf untuk posisi: 1. Administrasi (Adm) 2. Pembukuan Dengan syarat sbb: a. Wanita/ usia max. 24 tahun b. Pendidikan min. SMK dan berpenampilan menarik c. Mampu mengoperasi Ms. Office d. Memahami IT dan berdomisili di Medan e. Mampu membuat laporan keuangan (2) f. Lebih diutamakan yg mempunyai kendaraan Kirimkan lamaran lengkap beserta CV ke:

IRN CENTRE

Jl. Prajurit No. 48 Medan 20238 (Simp Jl. Mesjid Taufiq) Paling lambat tgl. 20 Jan 2011

Mbaru, Kec. Namorambe. Dilanjutkannya, kerugian tersebut sedikit tertutupi karena harga kacang tanah sedang naik di pasaran. “Biasanya hasil panen dijual kepada agen dihargai Rp. 4000 per kg,” ujar Lomo yang baru setahun menjadi petani. Diungkapkannya, mena-

nam kacang tanah tidak merepotkan karena sifat tanaman ini lebih tahan terhadap serangan hama. Selain cuaca ekstrim, kendala bercocok tanam kacang tanah tidak ada sehingga tidak menimbulkan kerugian cukup besar, sebut Lomo. (csn)

XL Permudah Transaksi Pulsa MEDAN (Waspada): PT XL Axiata Tbk, mempermudah pelayanan transaksi pulsa dengan meluncurkan program tolls bernama TOSS (Top Up Service Solution). Francky Rinaldo Pakpahan, general manager Sales Northern Sumatera bersama Manager Regional Sales Operation Medan Inner XL Emdes Sihombing berbicara dengan wartawan Rabu (12/1) saat menghadiri acara sosialisasi pulsa XL harga grosir, di Restoran Lembur Kuring Medan. Menurutnya, TOSS sebuah sistem dimana para grosir dapat melakukan transaksi pulsa dalam jumlah besar. Keunggulannya transaksi ini lebih cepat

BURSA

PROPERTY

Informasi Pembaca Bursa Property

GR : Garasi LB : Luas Bangunan KM : Kamar Mandi LT : Luas Tanah KP : Kamar Pembantu RM : Ruang Makan KT : Kamar Tidur RT : Ruang Tamu SHM: Sertifikat Hak Milik

RUMAH DIJUAL

Jl. Eka Resmi Kompleks Spring Ville No. 6 HP. 0812.603.3027 RUMAH/ TANAH DIJUAL

Jl. Durung/ Makmur 122, LT. 14x38, SHM/ BPN/ PAM/ PLN/ Telkom, 800 Jt/nego, dkt Kampus Unimed/ UMA/ IAIN/ MMTC Pancing Hub. 0812.6316.8788 - 0852.9600.6090

RUMAH PERMANEN 2 LANTAI DIJUAL

LT. 200m², LB. 160m, Fas. 3 KT, Garasi mobil bisa 2 mobil, Harga nego Jl. Ibrahim Umar Gg. Reda Hati No. 8 HP. 0852.9670.9192

RUMAH Dijual Jl. Pasundan Gg. Supir No. 10 Medan, LT. 155m² HP. 0812.630.5740 RUKO HALAT 123 PERMAI

3 TKT COCOK UNTUK USAHA INTI KOTA, DP 100 JT Dijual 4 pintu ruko Jl. Senam No. 1 Simp Jl. Halat (samping Sekolah Negeri), LB. 4x16m, LT. 4x29m, Row depan 10m, Row belakang 3m, Fas. SHM, PLN, PDAM, Pintu plat besi, Cocok utk usaha, Perhotelan, Fotocopy, Praktek dokter, Kost²an, hospital, warnet, kantor NB:300meter dari Jl. Juanda dan Bandara Polonia, bisa bantu KPR, KPR per bulan 5 Jt, Harga 575 Jt, Sisa I unit, Full keramik, Siap huni ± 80 Jt Hub: 7772.2123 / 7759.8123 HP. 081.165.1123

ARCHART INGIN MEMBANGUN?

DESIGN, INTERIOR, RENOVASI Hub. (061) 788.0329/ 0812.6555.9999 Jam: 10.00-18.00 WIB Lulusan UGM & Master MDA Sydney, Konsultasi gratis http://arch4rt.wordpress.com

dan lebih aman untuk pulsa. Francky menambahkan dengan diluncurkannya program ini, tidak ada persaingan antar dealer dengan adanya TOSS, justru penjualan dan layanan semakin baik, sebab transaksi pulsa dilakukan jauh lebih cepat. Dealer tetap fokus melayani dan membina toko di dalam klus-ternya. “Dengan semakin banyaknya pedagang pulsa, maka semakin banyak pula traffic transaksi dari pedagang pulsa itu sendiri. Untuk mengatasi itu diluncurkan TOSS bertujuan untuk mengatasi traffick yang padat sehingga penjual dan pembeli aman saat bertransaksi,” terangnya.

Sedangkan untuk dealer, selalu memberikan apresiasi kepada semua dealer dengan megajak ke luar negeri. “Setiap tahunnya kita ajak para dealer ke luar negeri, hal ini dilakukan salah satu bentuk apresiasi kita dari pencapaian kinerja para dealer. Pencapaian kinerja itu akan kita hitung dari KPI (Key Performance Indeks),” ujarnya. Disebutkannya, dealer memegang peranan penting dalam jaringan distribusi pulsa dari operator hingga ke tangan konsumen. XL pun menyadari benar peranan penting para dealer ini dalam mata rantai penyediaan layanan berkualitas ke pelanggan tersebar di seluruh nusantara.(m19)

DIJUAL CEPAT 5 UNIT RUMAH SEWA

TANAH/ RUMAH DIJUAL UT: 13x24m, Surat SK Notaris, terletak di Jl. Gn. Krakatau Gg. Berkat II Medan HP. 0812.6476.2888

LT. 300m², LB. 4x14m², SHM, PLN, PDAM, R. Tamu, 2 K. Tidur, 1 K. Mandi, Dapur, T. Cuci baju + jemur, Keramik Jl. Eka Bakti Gg. Keluarga No. 58 Ged. Johor/ Titi Kuning, Nego Pem. Serius/ tidak melayani Penipu H u b . 0 8 5 2 . 6 2 7 2 . 3 3 3 2 0831.9898.6111 (TP)

RUMAH TYPE 70/ 105 DIJUAL

Di Setia Budi Psr. II (Kompleks) KT 2/ KIM 1, AC Split, Water Heater, Lampu Hias, Kitchen set L, Exhaust, Stabilizer 3000 Watt, dll Berminat Hub. 0812.646.71250

RUMAH DIJUAL CEPAT

Ukuran tanah Bangunan 10x13m, Perumahan Ray Pendopo 3 No. 4, Pinggir Jalan Jl. Pendidikan/ Jl. Slabu Bandar Setia, Harga Rp. 180.000.000 (bisa nego) Cash/ Kredit HP. 0813.9692.2731 - 0813.9600.0311

RUMAH DIJUAL

2 Km Tidur, 1 Km Mandi, Air PAM, Listrik, Sertifikat Hak Milik, Ls. Tanah 10x20m, Comp. Veteran L. Dendang, Blok A No. 10 Jl. Kapt. Batu Sihombing Hub Telp. 738.0744 (Lisa) DISEWAKAN

Rumah Komp. Tasbih Blok VV No. 19 Sudut, 3 Kamar Tidur, AC air panas, PLN, Air PAM, Telp, Baru di cat luar dalam, Bebas banjir, TP Hub. 0812.6008.0134 0812.6367.5448 0821.6763.2526 (061) 736.5424

RUMAH DIJUAL

Jl. Eka Surya VII (Dalam) No. 6 Medan Johor, 1 KM, 2 KT, Garasi, LT. 111m², P. 18,5m², L. 6m² Hub. 0812.6098.827 (Dahlia) 0811.6027.278 (Puspa)

RUMAH DIJUAL

Model Minimalis, LT di bangunan 6x17m, 2 KT, 2 KM, 2 Dapur, Ruang tamu, Luas, Carport, Plafon gipsum, Canopy, SHM, Lokasi Perumahan Villa Batu Asri Blok G No. 13 Medan Tuntungan Sampingan Diklat, PLN Harga Rp. 195 Juta/nego Hub. 0852.7710.7340 - 0852.6165.3299

STM SUAR

PT. NUSANTARA CARD SEMESTA

RESIDENCE

Persh. Kurir Cargo

Jl. SM. Raja No. 480 (depan Jl. Garu I) Membutuhkan segera: I. Kurir 20 Orang II. Leader 4 orang III. Finance 2 orang IV. Customer Service 5 orang V. Supir 2 orang VI. Marketing 4 orang Syarat-syarat: Memiliki kend. roda 2 + SIM C (I, VI), SIM A/ B (V) KTP dan SIM masih berlaku (I, II, III, IV, V, VI) Laki-laki (I, II, V) Per (III, IV, VI) Usia max. 35 thn (I, II, V) 30 thn (III, IV, VI) Pend. min SLTA (I, II, V) Min. D3 Ak (III) semua jurus (IV, VI) Diutamakan yg berpengalaman makr. cargo (VI) Domisili Medan, Belawan, Sunggal, Helvet, Lubuk

Syarat sbb: Usia max. 35 Tahun, Pendidikan min D3 & sdrjt, Pengalaman min 3 Thn di bidang industri garment, Mampu berbahasa Inggris pasif/aktif diutamakan, ditempatkan di MEDAN. Gaji + bonus + insentif memuaskan. Kirim CV + FC ijazah lgkap ke (email : plusgallery@yahoo.com Medan : Bpk Sigit, Plus Gallery Jl. Setiabudi no.234 Medan, Sumut.Yang memenuhi syarat dihub. via telp utk intvw. Lamaran diterima PALING LAMBAT 20 JANUARI 2011, 8-11-15 jan

DIBUTUHKAN

nurun karena tanaman petani digenangi air hujan sehingga kacang busuk dalam tanah. “Kacang yang ditanam tiga bulan lalu membusuk karena terendam air beberapa hari,” ujar Lomo, 37, warga Desa Namolandu, Namorame, Deliserdang saat ditemui Waspada di ladangnya di Desa Namu

Hunian Ekslusif di Ringroad Marendal Dengan Design Minimalis LOKASI: JL. STM UJUNG/ JL. SUKA SUAR HARGA 450 JUTA ATAU CASH BACK 50 JUTA PROMO AWAL TAHUN

TANAH DIJUAL SHM, Uk. 14x13: 182m² Hub. 0813.7022.2387 Lokasi Jl. Bakti Luhur Gang Takdir Medan

DIJUAL TANAH KAPLINGAN CASH/CREDIT

(SURAT SERTIFIKAT) Ukuran : 6x17m : Rp. 22.950.000 Ukuran : 8x20m : Rp. 40.000.000 Ukuran : 10x20m : Rp. 60.000.000 Jl. Karya Wisata Ujung - Medan Johor Hub. 081.3610.86103 - (061) 787.6430

TANAH MURAH

Di Awal Tahun anda bisa punya sebidang tanah hanya dgn Rp. 14 Jt-an dgn uk. 6x18m² langsung di potong Rp. 2,5 jt + Gratis biaya surat, Tinggal 5 Kavling dari kavling, Promo ini berlaku s/d Tgl. 18 Januari 2011 Lokasi siap bangun Dijamin bebas banjir alamat: Jl. Karya Psr. V Sei Mencirim Diski Hub. 0813.6112.2791 / 7746.7719 - 7707.2611

BURSA

PERABOT SPESIALIS REPERASI KURSI

Sofa, Jepara, K. kantor, Ganti kulit/ kain + Busa cat ulang perabotan, Murah dan garansi. NB. Tempahan sofa minimalis Hub. 7740.5997 (Anto)

Waspada/Andi Nasution

PANEN : Lomo, 37, petani kacang tanah di Desa Namu Mbaru, Kec. Namorambe, Kab. Deliserdang memanen. Hasilnya menurun dan menimbulkan kerugian karena cuaca ekstrim belakangan ini. Foto direkam, Jumat (14/1).

PNM Tawarkan Bantuan Modal Ke Pemko Binjai BINJAI (Waspada) Lembaga Keuangan pemerintah PT Permodalan Nasional Madani(PNM), menawarkan bantuan modal, manajemen dan pelatihan untuk koperasi usaha kecil dan mikro (UKM) yang ada di Kota Binjai. Tawaran disampaikan Kepala PNM Persero cabang Medan Andi Estetiono ketika beraudiensi kepada Wakil Walikota Binjai Timbas Tarigan,

Selasa (11/1). Didampingi kepala pembiayaan jasa manajemen Habibillah, kepala Bisnis Komersil Chairul Aswin Sihotang, Andi Estetiono mengatakan di Kota Binjai banyak koperasi dan UKM yang bisa dikembangkan. Karena itu, PNM telah membuka outlet Unit Layanan Modal Mikro ( ULaMM) berlokasi di Jalan T. Amir Hamzah Binjai. Wakil Walikota Timbas Tarigan menyambut baik tawaran

KURSUS KOMPUTER CEPAT -

BURSA

LPK PAULINE

PHOTO COPY

Ms Office (Word + Excel)......................... 200 Rb (2 minggu) Komputer Aplikasi Perkantoran Lengkap 450 Rb (1 bulan) Autocad 2D/ 3D/ 3D Max......................... 300 Rb (10 hari) SAP/ EBTAB (Tehnik Sipil)....................... 400 Rb (10 hari) Merakit Komputer/ Lengkap................... 400 Rb (6 hari) Autocad 2D + 3D + 3D Max/ SAP............. 1,2 Jt (4 bulan) Desain Grafis + iNTERNET....................... 600 Rb (1 bulan) WEB Programing...................................... 500 Rb (10 hari) DISCOUNT 20% Daftar langsung belajar Waktu Bebas, Tanpa batas usia Jl. Sei Batang Hari Ujung 170 Medan Telp. 844.2158 - 844.2159 WEBSITE: www.lpk-pauline.com

AC

Di UMB-PTN/ SNMPTN 2011 IKUTI SEGERA...!!! PROGRAM INTENSIVE 2011 Untuk alumni SMA/ SMK

HUB:

MADINA SERVICE

SERVICE - CUCI AC - BKR.PASANG REPARASI DAN SPARE PARTS AC-KULKAS - MSN CUCI SIAP DITEMPAT & BERGARANSI

BARU 100% / GARANSI

AC

Daftarkan sekarang juga

Di BT/ BS MEDICA

Jl. Bantam No. 12 Medan Telp. (061) 457.8058 Jl. Iskandar Muda No. 19B Medan Telp. (061) 415.9280 Belajar pagi hari: Jl. Bantam No. 12 Medan Belajar pagi atau sore hari: Jl. Iskandar Muda No. 19B Medan

REPARASI/SERVICE AC SPLIT, WINDOW/CENTRAL, DISPENSER, MENGECAT KULKAS/ JUAL BELI AC BEKAS, DLL

HP. 0812 6053 690

7352833 0812 6064 9333

BURSA

BUSANA & ASESORIS

BURSA

ALAT MUSIK

BURSA

PECI MAHKOTA

MENJUAL PECI TEMPAHAN

Berbagai Model dan Warna Jl. Prof. H.M. Yamin SH. No. 344/Jl. Serdang Depan Gg. Sado Medan

BURSA

MATERIAL

PELUANG USAHA

SPRING BED DIJUAL MURAH Spring Bed 6 kaki 2 lapis Rp. 1.100.000 Spring Bed 5 kaki 2 lapis Rp. 1.075.000 Spring Bed 4 kaki 2 lapis Rp. 1.000.000 Spring Bed 3 kaki 2 lapis Rp. 900.000 Spring Bed 3 kaki Dorong Rp. 1.000.000 Garansi Per 10 tahun

DIJUAL KAYU-KAYU

BEKAS: COR 1. PAPAN SEMBARANG 2. BROTI 2X3 3. TRIPLEX HUB. JL. KARYA BARU NO. 1 RSU. SUFINA AZIZ

Hub Telp. (061) 661.6802 - 661.8116 - 7653 2188

Anda Butuh Perabot Jepara Asli?

MALIOBORO PERABOT

MODEL TERBARU

HARGA TERMURAH

Hubungi: Jl. Bilal No. 90 P. Brayan Medan Telephone Toko : 661.6285 Rumah : 661.1540 Fax : 661.6285 (061) Jl. K.L. Yos Sudarso depan SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Telp. (0621) 24243

Fax. 4151359

KRISNA WATER

PELUANG BISNIS 1. Pemasangan Depot Air Minum Dengan Sistem Filtrasi & R O Rp. 14 Jt s/d 38 Jt 2. Air Pegunungan 6700 s/d 7000 Liter Rp. 230.000 / Tangki 3. Menyediakan Spart Part & Perlengkapan Depot Air Minum

CV. HYDRO UTAMA

Jl. Kapt. Muslim No. 53-D Medan Telp. (061) 8457879 Jl. Serdang No. 368 B Medan Telp. (061) 453.2484 - 77839790 HP. 0812 600 5410

TERMURAH

BERKUALITAS

PELUANG USAHA

TANAH

PEMASANGAN DEPOT AIR MINUM ISI ULANG STANDAR DEPKES

BURSA

15 Jt s/d 38 Jt (Nego)

PENDIDIKAN PRIVATE AL’QURAN

BURSA

Pedoman tata cara membaca Al Qur’an dengan baik dan benar Untuk anak-anak dan dewasa.

ALAT MUSIK

BERSEDIA MENGAJAR KE RUMAH Call. H. JALALUDDIN HP. 0812 6576 065

WC WC 0812 60444275 WC WC

0813 6147 0812

Kami perusahaan yang bergerak dibidang otomotif roda dua (Showroom) sedang, membutuhkan karyawan yang akan ditempatkan sebagai:

Setia Budi

MARKETING EXECUTIVE

JL. SETIA BUDI

Dengan kualifikasi sbb: 1. Lulusan min SMA sederajat 2. Pria/ wanita usia max. 35 tahun 3. Memiliki sepeda motor/ SIM C 4. Mampu bekerja keras secara individu dan team 5. Loyal, jujur dan bertanggung jawab terhadap perusahaan Fasilitas: Uang makan, uang transport, komisi, insentif, bonus dan jenjang karir Lamaran bisa diantar langsung ke:

Hub. TUMPAT / SEDOT WC/GRANSI

ANDA TUMPAT - SEDOT

Hub. 8219951 Jl. Setia Budi No. 2

PT. ALFA SCORPII BILAL Jl. Bilal No. 96 Medan 20239 No Telp. (061) 663.5135 Kode “SA” Berlaku s/d 15 Februari 2011

TUMPAT/ SEDOT

77442112

Jl. Gatot Subroto Medan Ada Garansi

MINI & EFEKTIF IKLANKAN PRODUK ANDA

CUCI AC, ISI FREON, BONGKAR PASANG. REPARASI, KULKAS, MESIN CUCI Hub. DIFA SERVIS 0813 9735 7061 061-69644786

PRATAMA TECHNIK

Telp: (061) 735.4064 - 733.0534 Fax: (061) 735.4064 Email: raja_sejahtera@yahoo.com

LOWONGAN KERJA

Hub. SURYA TEKNIK SERVICE Telp.66482216 - 0813 7589 8757- 0812 1671 84742 Siap Ketempat

Murah hanya Rp. 2090.000 + Pipa + Breket. (Stock Terbatas) NB: Bersedia Bongkar Pasang, Service, dll. Hub. TOKO SUMATERA JAYA G. Subroto 401 Medan Tel. 061-4143670 / 061.77555550

TYPE: 106

0852 7014 3906 0812 6491 0584 0852 9646 2899 (061) 661 0666

Kompor Gas, Dispenser H & C TV, M. Pompa Air Sanyo

061.77972065 - 0813 6149 7921

AC

agar lulus testing ke PTN melalui USM ITB, SIMAK, UI, UM UGM, UMB PTN, SNMPTN, USM UNDIP, STAN, STT TELKOM, dll Tahun 2011 Mulai belajar: Senin, 17 Januari 2011

TYPE: 106

Luas 2 Ha, Harga 125 Jt, Surat SHM, Lokasi Selat Beting dekat Ajamu Hub HP. 0812.628.9146 0812.6308.6611

AC

AC

FASILITAS: PDAM, PLN, SHM, SECURITY, PAGAR KELILING Unit Terbatas....!!!! DEVELOPER CV. RAJA SEJAHTERA Jl. Armada No. 14 Pasar Merah Barat, Medan

KEBUN SAWIT DIJUAL

SERVICE

ELEKTRONIK REPARASI AC, KULKAS, MESIN CUCI

SER VIS SERVIS

INGIN LULUS PTN ?

TEMPAHAN MURAH - Lemari pakaian 3 pintu Sungkai asli Rp. 1.500.000 tempahan - Kitchen set atas bawah Sungkai asli Rp. 1,5 Jt/mtr Hub Telp. (061) 661.6802 - 661.8116 - 7653 2188

PNM membantu pemberdayaan koperasi dan UKM di Binjai, mengingat permodalan selalu menjadi persoalan bagi koperasi dan UKM. Sedangkan kemampuan anggaran dari Pemko sendiri terbatas. Timbas Tarigan menambahkan Pemko Binjai sedang mendata seluruh koperasi dan UKM di Kota Binjai Adanya database diharapkan upaya pembinaan bisa efektif dan tepat sasaran. (a03)

WC 0812 642 71725

MOBIL SEDOT

Harian

WASPADA

PAK ADI

Jl. BRAYAN MEDAN

HP.

AIR MINERAL DAN SISTEM RO JUAL ALAT-ALAT DEPOT ISI ULANG

CV. MITRA INTERNUSA JL. YOS SUDARSO KM. 15,5 NO. 121 MEDAN

RINALDI: (061) 685.0456 MOBILE 0813.6214.3160

MINI & EFEKTIF IKLANKAN PRODUK ANDA FD

CD

KIRIMKAN... DATA IKLAN MINI ANDA

DALAM BENTUK

DIGITAL

Keterangan lebih lengkap silahkan hubungi:

TELPON : 061 - 4576602 FAX : 061 - 4561347

* Format: JPG - TIFF (Photoshop)


Opini

B8

S

ejarah politik dan pemerintahan Indonesia yang pernah dilanda kerusuhan massal, Mei 1998, dimotori kalangan mahasiswa, lewat gerakan ‘’people power’’ sukses melengserkan rezim diktator Soeharto. Kondisi yang sama terjadi di Tunisia Sabtu (15/1) lalu. Orang kuat Tunisia pun tumbang atas desakan rakyatnya. Demo menuntut mundur Presiden Tunisia Zine al Abidine Ben Ali merebak di perkotaan dan sukses menggulingkan rezim sangat berkuasa selama 23 tahun. Yang mengejutkan, prosesnya tidak terlalu lama. Aksi demo yang marak baru terjadi Desember 2010 dijaga ketat aparat keamanan, namun aksi kekerasan yang dilakukan aparat keamanan atas perintah Presiden Ben Ali menimbulkan cukup banyak korban jiwa, mencapai 60 orang. Hal itulah yang membuat suasana di ibukota Tunis itu semakin membara. Euforia rakyat pun tak terkendali. Desakan agar Ben Ali mundur semakin kuat dari berbagai elemen masyarakat Tunisia, khususnya kalangan rakyat menengah ke atas. Massa tidak hanya turun ke jalan tapi juga merusak kantorkantor pemerintahan dan menjarah isi toko-toko setelah Presiden Ben Ali dengan pesawat terbang akhirnya melarikan diri dengan keluarganya ke Arab Saudi. Mengapa rakyat Tunisia sampai marah terhadap presidennya? Mereka menyuarakan ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak becus dalam mengatasi krisis ekonomi yang membuat harga-harga kebutuhan pokok melonjak dan makin banyak warga yang menganggur. Tapi, hemat kita, tidak sekadar kenaikan harga sembako dan meningkatnya pengangguran saja. Masih banyak faktor pendorong lainnya, seperti kondisi politik dan kebebasan pers yang semakin terkungkung di sana belakangan ini. Padahal, di awal pemerintahannya, saat Ben Ali meneruskan tongkat estafet dari pemerintahan Habib Burguiba sebagai presiden pada November 1987, ia begitu peduli kepada rakyat. Saat Tunisia tengah mengalami krisis ekonomi yang sangat parah, Ben Ali melakukan program pemIntisari bangunan di segala bidang. Tunisia pun segera bangkit dari ketertinggalannya, Presiden Tunisia tum- di bidang ekonomi, politik, demokrasi, bang karena gagal menu- hak asasi manusia, sampai kemajuan perempuan ia pikirkan. Bahkan, pemerunkan harga sembako dan rintah sanggup memberikan pendidikan gratis mulai SD sampai tamat S-2. Maka membungkam pers. banyak penduduk Tunisia memiliki pendidikan tinggi dan semakin kritis melihat keadaan negaranya belakangan ini. Situasi politik yang dibangun Ben Ali awalnya hanya satu partai menjadi multi-partai dan terbuka mendapat banyak pujian, tapi kini kembali mengalami kritikan. Hal itu terjadi karena ambisi Ben Ali untuk terus berkuasa, sehingga segala cara ia lakukan untuk melanggengkan kekuasaan. Sudah lima kali ikut Pemilu dan sukses. Bahkan kemenangan Ben Ali dalam Pilpres 2009 lalu mencapai 89,62 persen suara. Calon lain: M. Bouchiha (Partai PUP) hanya meraih 5,01 persen, dan A. Inouvli (Partai UDU) hanya 1,57 persen. Kemenangan mayoritas Ben Ali itu sudah jelas merupakan hasil rekayasa politik dengan dukungan aparat keamanan-angkatan bersenjata. Hampir sama saja saat Pak Harto berkuasa dulu, melakukan tindak semena-mena terhadap lawan politiknya. Golkar selalu memenangkan Pemilu dengan angka fantastis, bahkan sudah dapat diketahui jumlahnya sebelum penghitungan suara selesai. Sehingga sangat aneh kalau baru beberapa bulan terpilih kembali sebagai Presiden RI, Pak Harto kemudian dilengserkan oleh gerakan rakyat. Hal yang sama juga terjadi pada Presiden Ben Ali, baru beberapa bulan terpilih kembali sebagai Presiden kelima kalinya, tiba-tiba muncul aksi unjuk rasa ingin menggantinya, dan sukses. Bedanya, kalau Pak Harto tetap memilih tinggal di negerinya, Ben Ali melarikan diri ke negara lain. Sikap pemerintahan Ben Ali yang anti-kritik disebabkan kondisi perekonomian yang semakin memburuk, meningkatnya angka korupsi, menurunnya ekspor dan investor. Tunisia mengalami defisit sampai 5.186 miliar dolar, terutama dengan negara-negara Eropa yang ‘’gerah’’ melihat gaya kepemimpinan Ben Ali yang kembali menutup diri, semakin tidak demokratis. Bagi Indonesia, neraca perdagangan dengan Tunisia yang terbatas semberdaya alamnya itu selalu surplus. Catatan Januari hingga Maret 2010, ekspor Indonesia dari kelapa sawit, tembakau, fiber, metal, karet, katun, bahan pertanian dan sejumlah produk lainnya mencapai 18,9 juta dolar, sebaliknya impor produk Tunisia ke Indonesia hanya 900 ribu dolar saja. Kita harapkan ekspor produk Indonesia ke Tunisia tidak terganggu dalam era transisi pemerintahan baru nanti sejalan sudah beralihnya kekuasaan dari Presiden Ben Ali kepada Perdana Menteri Mohammed Ghannouchi. Pengambilalihan itu diikuti dengan pengumuman kondisi darurat. Ghannouchi pernah menjadi menteri keuangan dan kini menjabat sebagai PM sejak 1999. Namun, Mahkamah Konstitusi Tunisia menyatakan ketua parlemen Foued Mebazaa yang seharusnya menjadi presiden sementara. Ketua Parlemen Foude Mebazaa diharapkan mengambil alih jabatan presiden. Tunisia merdeka dari Perancis tahun 1956 dan selama ini baru mempunyai dua presiden yaitu Habib Bourguiba dan Zine el-Abidine Ben Ali. Negara dengan penduduk 10,2 juta jiwa itu harus membayar mahal ongkos ‘’politik berdarah’’ saat Ben Ali membungkam kebebasan berpolitik dan mengontrol pers untuk kepentingan pribadi dan kelompok partainya semata. Pada 2002, Ben Ali berhasil membuat parlemen mengesahkan undang-undang yang mengubah usia maksimal presiden, dari 70 tahun menjadi 75 tahun. Ia pun merencanakan menjadi presiden seumur hidup sehingga wajar saja kalau rakyatnya marah.+

Oleh M Ridwan Lubis Kharisma keulamaan kiai kampung terletak pada kedalaman ilmunya

K

etokohankiaikampungdengan kiai kota menarik untuk diperbandingkan mengingat kehadiran meraka dalam egenda pemberdayaanumat.Tulisaninimencoba menelusuri latar belakang masyarakat perbandingan pandangan masyarakat terhadap kiai kampung dan kiai kota yang melakukan poligami karena hal itu tidak lain dari adanya perbedaan modal social (social capital) yang dimiliki dua tipologi tokoh ulama tersebut. Kiai kampung adalah pemuka Islam yang bertempat tinggal di kampung dan semata menghabiskan usianya untuk membimbing umat di desanya. Pembinaan masyarakat dilakukan melalui lembaga pendidikan yang disebut pondok pesantren. Kiai kampung sangat dekat dengan jamaahnya dan sama sekali tidak mengambil keuntungan finansial dari profesi keulamaannya. Mereka hidup dalam ukuran yang sederhana, tidak memiliki kekayaan materi berlimpah. Mereka dikelilingi oleh santri-santri yang juga bertekad menghabiskan umurnya dengan “menghambakan” hidupnya untuk berkhidmat kepada kiai dan keluarganya. Ia hidup dari usaha sendiri karena biasanyamerekamemilikilahanpertanian dan perkebunan sendiri sebagai sumber mereka memperoleh nafkah hidupnya. Dengan perkataan lain, kiai kampung memiliki kemandirian pribadi baik dari segi ekonomi maupun politik sehingga bukan mereka yang bergantung kepada masyarakat akan tetapi masyarakat yang bergantung kepada mereka. Pemikiran dan wejangan mereka selalu dinanti umat sehingga tata laku kepribadian mereka dijadikanolehjamaahnyasebagaipanutan

Oh, PLN…

Dari Warga Medan Tembung

facebook Selamat ulang tahun untuk surat kabar harian Waspada yang ke 64. Semoga tetap berjaya. Serta selalu menyampaikan informasi yg benar,actual, terpercaya. Ricky Ananda Selamat milad Waspada yang ke 64,dari pelangganmu di Aceh. Semoga tambah informatif. Ada masukan dari saya, gimana kalau untuk halaman infotaiment terus ada tiap hari, kalau bisa diisi dengan berita-berita tentang automotif dan iT ter-update. Trims Mohd Khalil Adnan Ar-rahman

(uswah) yang menjadikan sosok kiai kampung sebagai penggerak yang melahirkan proses interaksi sosial yaitu imitasi, sugesti, identifikasi dan simpati. Oleh karena itu, andai-katapun sang kiai kampung menikah lagi dengan memiliki dua sampai empat orang isteri makahalitudipandangjamaahnya sebagai sesuatu hal yang wajar karena dilakukansematauntukkepentingan pengembangan dakwah. Ini mencontoh sebagaimana yang dijadikan Rasulullah padamasahidupnya. Intinyaadalahbahwa tindakan poligami yang dilakukan kiai kampungadalahsebagai sesuatu yang wajar. Kiai kampung memiliki pemahaman yang kuat terhadap ajaran Islam sebagai hasil dari penguasaan mereka terhadap kitab-kitab kuning yang mencakup bidang akidah, ibadah dan akhlak sehingga kiai kampung dijadikan umat sebagai tempat mereka merujuk (marja’ al taqlid) ajaran-ajaran Islam. Karena itu, jamaahnya memandang bahwa tindakan kiai kampung yang melakukan poligami yaitu beristeri lebih dari satu telah memiliki dasar argumen kuat. Kharisma keulamaan kiai kampung terletak pada kedalaman ilmunya, kesederhanaan kepribadiannya dan pengabdian yang tulus terhadap Islam. Sehingga

terkadang, andaikatapun mereka terlihat ada“penyimpangan” akan tetapi dengan segera para santrinya akan mencari pembenaran dengan menggunakan kriteria pandangan batin. Kiai kampung melakukan hal itu semata bukan karena dorongan nafsu biologis akan tetapi karena termuat di dalamnya misi dakwah. Kiai kota adalah yang dianggap masyarakat sebagai seorang tokoh agama karena kemampuan mereka membangun komunikasi dengan jamaahnya. Oleh karena itu, mereka lebih banyak berada di mimbar dan terkadang juga banyak memanfaatkan media komunikasi seperti surat kabar, radio maupun televisi. Dengan bakat kemampuan membangun komunikasi massa maka terkadang dalam waktu yang relatif singkat mereka tampil sebagai tokoh yang dieluelukan masyarakat yang hampir menjelajahi seluruh nusantara untuk me-nyampaikan wejangannya. Bahkan tidak jarang, untuk memudahkan hubungan dengan sang kiai, terpaksa manajemen dakwah kiai kota cenderung ke arah birokratis yaitu pembentukan semacam agen perwakilan sebagai tempat masyarakat untuk mencari informasi jadwal kegiatan dakwah sang kiai. Oleh karena kelangsungan penga-ruhnya tergantung respon jamaah maka dengan sendirinya sedikit agak berkurang kualitas kemandiriannya karena tuntutan untuk selalu berhubungan baik dengan “kons-

tituennya”. Kemampuan membangun komunikasi ini diperkuat ke-mampuannya untuk menampilkan perumpamaan yang sifatnya terkesan jenaka dan mudah dicerna masyarakat awam. Atas dasar itu maka wilayah“fanatik” mereka umumnya adalah di wilayah perkantoran, perkotaan, bisnis, selebritis dan lain sebagainya yang umumnya haus dengan sentuhan kerohanian sehingga membutuhkan seseorang sebagai guru pembimbing rohani. Oleh karena itu, kiai kota sesungguhnya mempunyai jasa yang amat besar yaitu mampu menyambungkan ajaran agama yang abstrak itu kepada aspek kehidupan sehari-hari masyarakat perkotaan. Sajian-sajian agama yang disampaikan mereka umumnya adalah ber-kenaan dengan akhlak yang banyak dapat dikaji melalui buku-buku terjemahan dan tidak perlu merujuk langsung kitab-kitab kuning. Sehingga wejangan yang mereka sampaikan hampir tidak memiliki agenda yang berkesinambungan. Olehkarenadakwahmerekatidakmemiliki basis tetap, maka dengan sendirinya mereka tidak memiliki jamaah yang siap berkhidmatsepenuhnyakepadakehidupan kiai kota. Akibatnya, sedikit saja mereka berbelok dari tradisi kehidupan jamaah seperti mempunyai isteri kedua dengan sertamertaikatanemosionalantaramurid dengan kiai kota menjadi longgar. Hal ini disebabkan umumnya kiai kota tidak memiliki pondok pesantren sebagai tempat rujukan ilmu keIslaman (marja’ al taqlid). Dan akhirnya, pengaruh kiai kota sedikit demi sedikit mulai surut ke belakang. Dan biasanya apabila pengaruh mereka sudah redup maka sulit menghidupkannya kembali karena berkurangnya dukungan baik dari jamaah maupun anggota keluarganya sendiri. Penulis adalah Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Mengejar Target Pajak Yang Tidak Tercapai Oleh Jamila Lestyowati, SE MSi

D

Ada apa dengan tahun 2010 ini?

irektoratJenderalPajak(DJP)mencatat penerimaan pajak gagal mencapai target. Hingga akhir 2010 lalu, penerimaan pajak hanya terealisasi Rp. 649,042 triliun atau 98,1 persen dari target yang ditetapkan daam APBNP 2010 sebesar Rp. 661,4 triliun. Total penerimaan pajak tersebut termasuk yang berasaldaripenerimaanPajakPenghasilan (PPh) Migas, PPh non migas, Pajak PertambahanNilai(PPN),danPajakPenjualan atasBArangMewah(PPnBM),PajakBumid an Bangunan (PBB) dan Bea pErolehan ata Tanah da Bangunan (BPHTB) serta pajak lainnya. Data awal ketika penyusunan RAPBN 2010 penerimaan perpajakan Indonesia adalah 729.165,2. Kemudian dalam perjalanannya APBN ini mengalami perubahan sampai dengan perbahan terakhir target penerimaan perpajakan dalam APBNP 2010 adalah Rp. 661,4 triliun. Dan target penerimaan tersebut masih belum tercapai, karena penerimaan perpajakan masih berada pada angka 649,042 triliun atau98,1persendaritargetyangditetapkan

.Walaupun angka ralisasi penerimaan pajak tahun 2010 ini masih di atas penerimaan pajak tahun lalu, namun secara keseluruhan terlihat masih belum optimalnya upaya untuk pencapaian target pajak ini. Self assesment Sebagaimana yang telah kita ketahui, bahwa sistim perpajakan kita adalah self assessment sistim dimana wajib pajak diberi kesempatan menghitung sendiri pajaknya, kemudian membayarkan atau menyetorkannya ke bank atau kantor pos dan melaporkannya ke kantor pelayanan pajak (KPP) sendiri. Dengan sistim ini mayarakatlah yang menentukan dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya. Melalui self assessment ini, wajib pajaklah yang harus aktif mulai dari menghitung, menyetor dan melaporkan sendiri pajak yang terutang. Ciri lain adalah fiskus tidak ikut campur dan hanya mengawasi. Ketika sistim ini berlaku, maka Direktorat Jenderal Pajak mengawal dan mengawasi pelaksanaanya. Apakah dengan sistim ini

kemudian target pajak menajdi tidak tercapai? Belum tentu. Karena ada mekanisme pemeriksaan pajak sebagai tugas darifiskusuntukmemastikanpenghitungan, penyetoran dan pelaporan pajak oleh wajib pajak telah benar. Dalam periode 2005–2009, realisasi pendapatan negara dan hibah mengalami pertumbuhan rata-rata 14,4 persen, didukung peningkatan penerimaan dalam negeri dan hibah yang masing-masing tumbuh rata-rata 14,4 persen dan 6,3 persen. Penerimaan dalam negeri terutama berasal dari penerimaan perpajakan yang memberikan kontribusi rata-rata 68,9 persen dengan pertumbuhan rata-rata 15,6 persen. Sedangkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) memberikan kontribusi rata-rata 31,1 persen dengan pertumbuhanrata-rata11,5persen.Meningkatnya realisasi pendapatan negara dan hibah dalam periode 2005–2009 tersebut tidak terlepas dari pengaruh perkembangan ekonomi baik global maupun nasional, dan juga keberhasilan dari pelaksanaan kebijakan Pemerintah di bidang pendapatan negara dan hibah. Pendapatan negara dan hibah diperkirakan sebesar Rp1.086,4 triliun (15,5 persen terhadap PDB), atau mengalami kenaikan Rp94,0 triliun (9,5 persen) dari

target APBN-P tahun 2010. Kenaikan rencana pendapatan negara tersebut diharapkan akan didukung kenaikan penerimaanperpajakan.Totalbelanjanegara diperkirakansebesarRp1.202,0triliun(17,2 persen terhadap PDB). Jumlah ini berarti menunjukkan peningkatan Rp75,9 triliun atau 6,7 persen dari pagu belanja negara dalam APBN-P 2010. Belanja Pemerintah pusat dalam tahun 2011 direncanakan sebesar Rp823,6 triliun, yang berarti mengalami peningkatan Rp42,1 triliun atau 5,4persendaripaguAPBN-P2010.Sementara itu, anggaran transfer ke daerah dalam tahun 2011 direncanakan sebesar Rp378,4 triliun, yang berarti naik Rp33,8 triliun atau 9,8 persen dari pagu APBN-P 2010. Secara umum, tahun 2005 penerimaan pajak mencapai Rp347,0 triliun, tahun 2006 Rp409,2 triliun, tahun 2007 Rp491,0 triliun, tahun 2008 Rp658,7 triliun, tahun 2009 Rp619,9 triliun dan tahun 2010 Rp649,042 triliun. JIka dilihat besaran angka, terdapat peningkatan jumlah penerimaan perpajakan. Namun jika dibandingkan target pencapaiannya semula, maka tahun 2010 ini ternyata Direktorat Jenderal Pajak gagal mencapai target penerimaannya. (Bersambung ke hal B9)

DanauToba,DestinasiWisataYang Kotor Oleh Robinson Elohansen …seorang bule atau turis Barat yang terlihat duduk didekat gerbang masuk Tomok. Wajahnya tidak menyiratkan sukacita

M

Lagi-lagi mati lampu, lagi-lagi mati lampu. Seakan-akan tak pernah selesai masalah listrik ini. Katanya sudah selesai, katanya sudah punya cadangan energy yang cukup, katanya, katanya… Tapi nyatanya apa? Pemadaman masih terus saja terjadi. Gi mana ini pak PLN, masak rakyat terus yang dikorbankan. Sekali-kali PLN dong yang berkorban. Mundur kek pejabatnya. Karena sudah terang ketidakmampuan untuk memasok energy. Merasa malu dong. Supaya PLN menjadi contoh bagi pejabat yang masih punya urat malu. Kalau pekerjaannya tidak berhasil, atau tidak bisa memenuhi yang semestinya, mundur saja. Mana ini jadi budaya, kan bisa jadi amal zariyah bapak-ibu yang mau mundur dari jabatannya. Apalagi dengan begitu Indonesia jadi negeri yang maju, makmur sentosa, maka semakin lebih besar-lah pahala bapak-ibu yang mau mengundurkan diri kalau PLN lampu ngadat lagi. Oke deh, kita tunggu. Walaupun kita juga pesimis bakal ada yang mau mundur, se-pesimis kemampuan PLN menjaga pasokan listrik agar tidak ada lagi pemadaman.

Senin 17 Januari 2011

Kiai Kampung Dan Kiai Kota

TAJUK RENCANA

People Power Di Tunisia Mirip Tragedi Pak Harto

WASPADA

usim liburan awal tahun 2011 ini penulis sempat berkunjung ke kota Parapat, Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara untuk melakukan tapak tilas setelah sepuluh tahun lebih tidak kesana. Penulis masih ingat ketika itu kota Parapat masih indah, bersih, dan tertata rapi. Parapat dan Tomok yang Jorok Tapi, alangkah terkejutnya penulis ketika memasuki kota Parapat. Pemandangan sampah-sampah bertebaran disepanjang jalan masuk menjadi kesan pertama. Sampah-sampah itu ada yang sudah mengering pertanda sudah lama dibiarkan. Di trotoar banyak lapak-lapak pedagang yang memajang jualannya seenaknya. Ada jeruk manis, mangga, dan yang membuat bau tajam, ikan asin. Sampah-sampah bekas jualan seperti plastik, keranjang bambu, kardus, kulit jeruk, kulit kacang, dan lain-lain menghiasi lapak mereka. Sampah bawaan pengunjung seperti botol air mineral, kaleng minuman, kertas pembungkus nasi, dan lain-lain ikut menambah aneka jenis sampah. Tempat penampungan sampah memang ada tapi sudah penuh sehingga muatannya tumpah ruah ke trotoar. Anda pun seperti berada di pasar pagi. Anehnya, pemandangan seperti itu ada di depan hotel-hotel mewah, bungalow, dan pospos polisi. Beberapa orang yang ditemui penulisjugamengeluhataspemandangan mengganggu itu. Pungutan dimana-mana Ketika mobil penulis memasuki gerbang masuk di Parapat, seorang petugas jaga langsung menghentikan mobil, menempel stiker di kaca spion mobil dan

meminta bea masuk sebesar sepuluh ribu rupiah. tanpa perlu memeriksa siapa yang ada didalam mobil. Stiker itu sangat murahan karena hanya berupa kombinasi beberapa warna yang mirip label hadiah lempar gelang di pasar malam. Lalu tanpa basa-basi dan ramah tamah tamunya dibiarkan masuk. Penulis mengambil parkir di halaman sekitar Sukarno Villa (dulu tempat pesanggrahan mantan Presiden Soekarno). Ketika mau pulang, mobil dihadang kembali oleh dua petugas—sebenarnya lebih cocok disebut“preman lokal” karena mereka tidak memakai atribut apapun, berwajah sangar, dan sulit senyum—yang buru-buru merapatkan gerbang besi. Mereka meminta uang parkir sebesar sepuluh ribu rupiah lagi. Penulis mengira bea masuk tadi sudah termasuk bea parkir sehingga penulis sempat berdebat dengan preman tadi, dan akhirnya terpaksa mengalah karena tidak ada gunanya berdebat dengan preman di tempat ramai. Berwisata di kota Parapat danTomok ternyata seperti berada di gurun pasir. Air bersihuntuksekedarcucitangansulitdicari meskipun berada di tepi danau. Lalu penulis mencoba ke toilet untuk buang air kecil. Di dinding toilet yang dijaga oleh anak-anak itu ada tulisan“Buang Air Besar dan Kecil Rp 2000”. Daripada malu mengatakanapayangdilakukandidalamtoilet Anda lebih baik membayarnya saja. Lagipula, ini kan kota turis. Tidak ada yang gratis. Air panas satu termos saja dihargai Rp 5.000. Dan Anda selalu dianggap turis asing, sekalipun Anda bisa berbahasa Batak. Kemudian penulis melanjutkan perjalanan ke Tomok dengan menumpang kapal kecil dengan biaya Rp 15.000 untuk pergi pulang. Perjalanan dengan kapal

ternyata kurang nyaman karena ada pedagang gendongan yang ikut naik dan terus lalu lalang diantara penumpang sambil menjajakan makanan dan minuman. Pemandangan ini mirip naik kereta api dari Medan ke Rantau Prapat. KetikamemasukidaerahTomok,kembali ada petugas yang menghadang jalan para turis ini. Antrian massa pun terjadi, sementara kepala terasa panas karena beradaditempatterbuka.Merekameminta bea masuk sebesar Rp 2000 per orang. Dulu pungutan ini tidak pernah ada.Yang ada adalah sekumpulan anak-anak danau yang dengan senyum meminta pengunjung untuk melemparkan koin-koin ke danau dan mereka akan mengambil koinkoin itu sambil menyelam dan akan menunjukkan hasil tangkapannya kepada sipemberi yang baik hati. Asal tahu saja, koin-koinyangdilemparparapengunjung itu lebih dari dua ribu rupiah. Kemanakah anak-anak itu, atau setidaknya“pengikut” mereka? Apakah mereka sudah takut dengan air danau yang sudah memang tidak bersihlagi?Ataukahmerekadilaranguntuk melakukan atraksi itu lagi karena mungkin sama sekali menambah devisa lokal? Ketika memasuki gerbang bertuliskan “Horas. Selamat Datang diTomok”, suasananya lebih parah dari gerbang di Parapat. Sampah-sampahbertebarandimana-mana meskipun ada tulisan“Dilarang Buang Sampah”. Pedagang ikan asin duduk seenaknya di sisi jalan menawarkan aroma amis gratis. Sekali lagi, Anda seperti berada di pasar pagi. Dimanakah turis asing? Mulai dari kota Parapat hingga ke Tomok, penulis hanya bertemu dengan seorang bule atau turis Barat yang terlihat duduk didekat gerbang masuk Tomok. Wajahnyatidakmenyiratkansukacita.Bisa jadi ia tersesat sehingga malas melempar senyum. Atau mungkin ia mengeluh dalam hati: “Oh, this is not my destination! I’m off!” Ini bukan tujuan wisataku! Aku pergi saja! Padahal, penulis sejak berangkat dari rumah ingin bertemu dengan turis barat untuk bertegur sapa dalam bahasa Inggris

seperti yang pernah dilakukannya terakhir kali di kota ini. Waktu itu sangat banyak turis; di terminal bus Parapat, di jalan-jalan sepanjang kios, di kapal, di tepi danau, di depanhotel,dikafe,diwarungnasi,dijalanjalan berbukit sambil mengayuh sepeda, dan lain-lain. Kini pemandangan itu hampir tidak ada. Atau, benar-benar tidak ada? Kemanakah mereka pergi? Mungkinkah mereka sudah bosan dengan daerah ini karena sudah tidak nyaman dan bersih lagi? Penulis adalah Guru Di Perguruan Swasta Sultan Hasanuddin, Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara

Pengumuman Redaksi menerima kiriman karya tulis berupa artikel/opini, surat pembaca. Kirim ke alamat redaksi dengan tujuan ‘Redaktur Opini Waspada’ dengan disertai CD atau melalui email: opiniwaspada@yahoo. com. Panjang artikel 5.000-10.000 karakter dengan dilengkapi biodata penulis dan kartu pengenal (KTP). Naskah yang dikirim menjadi milik

SUDUT BATUAH * Kasus Gayus, sistem hukum terancam - Seperti judul film “Lucunya Negeri Ini” * Rahudman bungkam soal pencopotan Fitriyus - Ada apa denganmu? * Pemprovsu dinilai cengeng lobi pusat - Percuma anak Medan, he...he...he

oel

D Wak


Opini

WASPADA Senin 17 Januari 2011

Wajah Buram Otonomi Daerah

Ted Sorensen Penasehat Kennedy Oleh Rosihan Anwar

(10 Tahun Implementasi Otonomi Daerah)

50

TAHUN yang lalu banyak orang intelektual di seantero dunia gemar mengutip sebuah pidato kesohor dari Presiden Amerika John Kennedy yang mati dibunuh bulan November 1963. Bahkan hingga sekarang pun ada cendekiawan Indonesia dan politisi yang menulis atau mempidatokan ucapan Kennedy tersebut yaitu “Jangan tanya apa yang negeri tanah airmu bisa lakukan bagimu, tanya apa yang kamu bisa kerjakan buat tanah airmu”. Sebuah kata bersayap lain dari Presiden Kennedy yang mulanya diucapkannya pada pelantikan sebagai Presiden ialah “Obor telah diteruskan kepada sebuah generasi baru orang Amerika”. Orang zaman sekarang banyak yang lupa siapa yang menciptakan kata-kata indah itu. Penciptanya ialah Rheodore C.Sorensen (82) yang meninggal dunia tanggal 30 Oktober 2010, tercatat dalam sejarah sebagai penasehat yang dipercaya dari Presiden John Kennedy. Dalam koran versi global The New York Times tanggal 2 November 2010, sebuah tulisan obituari mengenai Ted Sorensen memaparkan riwayat hidupnya. Dia lahir di kota Loncoln, Nebraska 8 Mei 1928. Dia putera Christian A. Sorensen seorang pengacara. Ibunya Annis Chaikin seorang pekerja sosial, pejuang untuk perdamaian dan pembela ahak-hak perempuan. Dia memperoleh gelar sarjana hukum di universitas Nebraska. Pada tanggal 1 Juli 1951 dalam usia 23 tahun dia tinggalkan Lincoln mengadu untung di Washington. 18 Bulan kemudian dia diterima bekerja sebagai pembantu oleh senator baru terpilih dari bagian-bagian Massachusetts dan partai Demokrat John Kennedy. Kedua orang itu dengan cepat cocok satu sama lain, berbagai gagasan politik dan nilainilai yang sama. Kennedy mulai membikin nama dengan bukunya “Frofiles in Courage” terbit bulan Januari 1956. Buku itu laris sekali, suatu best-seller. Pengarangnya Senator Kennedy meraih Hadiah Pulitzer untuk buku itu. Sejak Kennedy mulai jadi senator dalam tahun 1953 Sorensen bertindak sebagai pembantunya. Dia punya peran besar dalam menyiapkan buku tadi. Hal itu merupakan rahasia besar yang ditutup-tutupi. Sorensen yang merencanakan kebanyakan bab buku itu, dan Kennedy membayar honorarium kepada Sorensen untuk karyanya tadi. Kennedy tinggal menulis dengan mulus, setelah isi buku “Profiles of Courage” seluruhnya disusun dan direncanakan oleh Sorensen. Selain membantu Kennedy menulis buku. Sorensen juga adalah ahli strategi politik bagi Kennedy. Mulai dari masa kampanye pilpres tahun 1960 hingga masa jabatan Presiden Kennedy, Sorensen selalu berada di samping Kennedy. Sorensen waktu bekerja di Gedung Putih Washington punya jabatan penasehat khusus Presiden, akan tetapi para wartawan di Washington dari zaman itu memberikan julukan kepada Sorensen sebagai “alter ego intelektual” Kennedy. Juga diberi merek “cuping dari pikiran Kennedy. Sorensen mengatakan semua itu adalah dilebih-lebihkan, tapi para wartawan berpendapat “Semua itu berakar dalam kebenaran”. Presiden John Kennedy mempunyai banyak yes-men, orang-orang yang berkata ya kepada presiden. Dia memerlukan kadang-kadang seorang yang bisa bilang tidak. Kennedy percaya pada Sorensen untuk menjalankan peran sebagai no-man, yang mengatakan tidak, dalam masa krisis, baik di luarnegeri maupaun di dalamnegeri. Sorensen memainkan peran noman itu dengan baik menurut hemat Robert Kennedy, adik Presiden John Kennedy, yang menjadi Jaksa Agung dalam pemeritahan Kennedy. “Jika soalnya sulit, maka Sorensen dibawa masuk untuk turut berunding” kata Robert Kennedy. Setelah Presiden John Kennedy dibunuh di Texas tahun 1963 dalam sebuah assasinasi Sorensen pindah kerja dan melakukan praktek advokat dan konsultan politik. Akan tetapi dalam penilaian publik, nama Sorensen untuk selama-lamanya digabungkan dengan orang tempat dia berbakti dan berkhidmat yaitu John Kennedy. Maka tugas pertamanya setelah meninggalkan Gedung Putih ialah menceritakan kembali kisah pemerintah Kennedy yang dipersingkat dalam sebuah buku 783 halaman berjudul“Kennedy”. Buku ini laris, suatu bestseller. Sorensen tidak malu mengaku terus terang bahwa dia memuja John Kennedy. Dia sedih hancur luluh karena dibunuhnya Kennedy “Itu adalah sebuah perasaan putus asa, perasaan marah dan pahit getir” kata Sorensen. Sorensen setelah diterima bekerja oleh John Kennedy selalu ikut bersama bosnya dalam upaya untuk meratakan jalan bagi Kennedy untuk dipilih sebagai presiden. “Kami bepergian bersama di semua ke-50 negara bagian” tulis Sorensen dalam bukunya berjudul “Conselor: A Life at the Edge of History”, sebuah memoar yang terbit tahun 2008. “Perjalanan bersama itu dilakukan lebih dari satu kali kebanyakan, pada mulanya berduaan saja”. Tidak ada orangorang yang mendampingi atau mengelilingi Kennedy, hingga saatnya Kennedy memenangkan pencalonan presiden untuk partai Demokrat pada tahun 1960. Pada saat permulaan itu tidak jelas apakah Kennedy akan berhasil memenangkan kepresidenan. Pada perjalanan-perjalanan itu Sorensen menemukan suaranya sendiri, begitu juga John Kennedy halnya. “Segalanya berkembang selama tiga tahun plus itu, ketika kami bepergian bersama-sama di seluruh negeri” kata Ted Sorensen. Lebih dari 40 tahun setelah meninggalkan Gedung Putih, Sorensen berpraktek pengacara di New York. Dia memberi nasehat kepada pemimpin-pemimpin seperti Nelson Mandela (Afrika Selatan) dan Anwar Saddat (Mesir). (+++).

Foliopini

Dedi Sahputra dedisahputra@yahoo.com

Kita Dan Sampah Salah satu keasyikan jalan di pagi hari seperti ini adalah ragamnya yang dilihat; Anak-anak muda bercanda sambil menyedot rokok dalamdalam, pria yang melamun di depan pintu, kakek yang berlari “kencang”, bayi yang belajar jalan, gadis muda yang sedang ngorek upil sambil ngayal,angkotyangmengangkangditengahjalan dansiibuyangmenyapumembersihkansampah. Satu per satu fragmen yang terlihat di sepanjang jalan itu punya ceritanya masingmasing. Ada rangkaian peristiwa dan khayalan panjang di balik setiap kepala yang seliweran pagi itu. Sesekali resapilah keindahannya secara perlahan. Anda bakal menemukan satu makna baru. Kali ini imaji saya berputar-putar pada si ibu yang membersihkan sampah tadi. Tidak saja di halamannya tak berpagar itu, dia juga begitu rajin membersihkan sampah di jalanan depan rumahnya, sampai ke depan rumah para tetangga. De-ngan telaten sampah-sampah dikumpulkannya ke tempat yang semestinya. Pekerjaan seperti ini ternya-ta sering dilakukannya se-tiappagiataupunsorehari. Tapi sampah-sampah itu seolah tak mau pergi. Setiap hari dia selalu ada. Jumlahnyaakanbertumpukber-kalikali kalau sekian hari tak dibenahi. Relasi sampah dengan kita selamainimemangmenjadikansampah istimewa.Kitadengansengajamenempatkannya di semua tempat. Kita pantang melihat lahan “tak bertuan”, maka langsung dijadikan tempat sampah. Di larangan tanda “Jangan Buang Sampah Di Sini”, malah di sanalah sampah menggunung. Sehingga si empunya tanah menggantikalimatlarangandengansangatkasar; “Hanya Anjing Yang Buang Sampah Di sini”. Efektifkah? Tentu saja tidak. Manusia saja gak bisa dilarang apalagi anjing. Sampah berserak mewakili secara parsial esensi seorang manusia; ketidakpedulian dan keserakahan sekaligus. Ketidakpedulian adalah perilaku yang merasa bebas dari ketidakbergunaan sampah dengan membuangnya. Namun rasa bebas ini lebih dominan ketimbang rasa peduli pada akibat buruk yang mungkin ditimbulkan sampah itu. Sehingga membuangnya di sembarang tempat menjadi perilaku yang biasa. Ia juga keserakahan ketika sikap mengambil sebesar-besarnya manfaat dan membuang sebesar-besarnya ketidakbergunaan berubah menjadi tabiat yang keliru. Jadi kalau ada bagibagi sembako untuk orang miskin, si kayapun merasa perlu nyamar miskin. Sementara berkarung-karung sampahnya yang penting bisa dibuang, gak penting ke mana. *** Kalau Anda termasuk orang yang peduli

lingkungan, mungkin Anda merasa gerah dan memperingatkan orang yang buang sampah sembarangan. Namun di negeri ini orang tak peduli buang sampah sembarang itu tak terhitung banyaknya. Maka jika Anda memilih terus memperingatkan orang maka Anda harus rela terus menerus kegerahan. Karena akan ada saja kendaraan, dari yang mewah sampai mobil angkot yang menyirami jalanan dengan sampah dari balik kaca mobilnya. Hampir tidak ada pedagang kaki lima yang tak menjadikan parit tempat buangan gratis dan efektif. Sudah jamak pula bagi perokok untuk membanjiri jalanan dengan puntung rokoknya. Seorang ibu rumah tangga yang ada parit di depan rumahnya dengan enteng selalu membuang sampah ke parit malang itu. ‘’Nantikan ngalir,’’ katanya. Bukan saja bau menyengat, namun lalat hijau besarbesar pun beranak pinak sering menghinggapi makanan ketika menyuapi anaknya. Jangankan orang lain, bayi sendiri saja diracuni. Maka usah heran kalau orang membuang bekas minuman ringan di pinggir jalan sambil menendangnya. Ini soal yang harus dianggap biasa, kalau perlu disambut gembira. *** Anda mungkin tidak kenal James Q. Wilson dan George Kelling. Mereka kriminolog penggagas teori jendela pecah (The Broken Windows Theory). Jika sebuah jendela rumah pecah dibiarkan saja, orang cenderung menyimpulkan rumah itu tidak berpenghuni. Jika banyak jendela rumah pecah itu menandakan di sana ada masalah keamanan yang besar. Jadi jika ada kudis di ketek-mu, jangan anggap enteng karena itu menandakan ada masalah besar dalam saluran darahmu. Kalau matamu menguning dan sayu, itu juga pertanda ada penyakit besar sedang hinggap di tubuhmu, atau karena memang engkau belum sarapan tadi. Jadi kalau banyak sampah bertumpuk tak karuan di mana-mana, itu pertanda ada masalah besar di masyarakat kita. Kalau sampah saja diistimewakan, jangan mengherankan korupsi yang dipelihara bersama. Orang yang memilih senantiasa membersihkan sampah-sampah itu seperti ibu penyapu tadi atau seperti pria bule pengutip sampah di pinggir pantai itu. Mereka adalah orang-orang istimewa. Mereka hasil saringan dari kekotoran sampah-sampah berselemak itu. Tapi coba tunjuk tangan siapa yang tak pernah buang sampah sembarangan! (Vol.243, 17/1/2011)

Kolom foliopini dapat juga diakses melalui http://epaper.waspadamedan.com

B9

Oleh Effan Zulfiqar Harahap Pemerintah daerah hanya menjadi“pengemis”anggaran kepada pemerintah pusat

T

anggal 1 Januari 2011 genap sepuluh tahun implementasi otonomi daerah. Otonomi daerah diterapkan efektif sejak Januari 2001 di kabupaten/kota sebagai titik berat penyelenggaraan otonomi daerah. Sejatinya implementasi otonomi daerah yang telah berjalan 10 tahun sudah dapat menciptakan efisiensi dan efektifitas pengelolaan pemerintah daerah yang berorientasi kepada peningkatan kesejahteraan; kualitas pelayanan umum dan pemberdayaan masyarakat serta menciptakan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan. Sebagaimana diketahui otonomi daerahlewatdesentralisasitelahmemberikan kewenangan yang bersifat luas, nyata dan bertanggungjawab kepada daerah untuk mengelolasemuapotensiyangdimilikinya untuk kepentingan daearah. Sayangnya, setelah 10 tahun berjalan otonomi daerah, ternyata hanya sedikit pemerintah daerah kabupaten/kotayangmampumerealisasikanvisidanmisiotonomidaerah.Faktanya, lebih banyak daerah yang hanya melahirkan penderitaan bagi masyarakat dengan otonomi daerah tersebut. Otonomi daerah yang diharapkan membawa“berkah” bagi masyarakat daerah, justru sebaliknya melahirkan “musibah” yang berkepanjangan. Parameter keberhasilanotonomidaerahdapatdiukur dari tingkat kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayanan sektor publik. Artinya, jika desentralisasi tidak bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan adanya pelayananmasyarakatyanglebihbaik,maka sesungguhnya desentralisasi yang dilaksanakanpemerintahdaerahtelahgagal. Otonomi daerah bukannya meningkatkanya kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik tapi sebaliknya wabah korupsi yang merajai hampir sebagian besarpemerintahdaerah.Korupsimenjadi

sisi gelap dari pelaksanaan otonomi daerah selama 10 tahun perjalanannya. Hebatnya korupsi di daerah dilakukan secara“berjamaah” yang melibatkan hampir semua elit lokal dengan menggerogoti APBD, DAK dan DAU. Korupsi telah menghancurkan ekspektasi masyarakat yang begitu besar terhadap otonomi daerah yang bisa melahirkan berkah bukan musibah. Sepanjang pelaksanaan otonomi daerahsampaipenghujungtahun2010kasuskasus korupsi berjamaah mewarnai perjalanan otonomi daerah. Dalam tahun 2004-2010 ada sebanyak 147 kepala daerah tersangkut kasus korupsi, 18 gubernur, 17 walikota, 84 bupati, 1 wakil gubernur, 19 wakil bupati. Dengan estimasi total kerugiannegaramencapaiRp4.814.248.597.729. Yang paling ironis, ada kepala daerah dan wakil kepala yang telah terpilih dalam pilkada ternyata terlibat kasus korupsi. Keterlibatan kepala daerah/wakil kepala daerahdalamkorupsididugasebelumterpilih telah melakukan penggerogotan terhadap APBD untuk modal maju pilkada. Tidak masuk akal memang dengan gaji bersih kepala daerah yang hanya 10 juta satu bulannya,ternyatamampumenyiapkandana milyaran rupiah untuk ikut pilkada. Lalu dari mana diambil kekurangannya? Pilkada yang juga merupakan bagian dari otonomi daerah tersebut masih diwarnai dengan politik uang, pelanggaran, intimidasi, kekerasan, kecurangan, ketidak netralan penyelenggara dan birokrasi. Dari 244 daerah yang menggelar pilkada sepanjang tahun 2010, sebanyak 224 perkara dimohonkan ke MK meskipun hanya 23 perkaradiantaranyayangdikabulkan. Semua perkara yang dikabulkan MK sebagaian atau keseluruhan karena kasus politik uang,penggunaanfasilitaspemerintahdan keterlibatanbirokrasiuntukmemenangkan salah satu calon. Demikian juga dengan daerah pemekaran sebagai buah dari otonomi daerah tidak mampu mensejahterahkan masya-

rakat. Hampir semua daerah pemekaran bolehdikatakanstagnandalammenjalakan rodapemerintahan.Tidakadasesuatuyang berubah pasca pemekaran. Bahkan ada daerah pemekaran yang telah berusia lebih lima tahun tidak mampu berdiri sendiri dan masih terus disusui pemerintah pusat lewat APBN. Selama ini keberhasilan pemekaran daerah hanya dilihat dari bangunan megah gedung perkantoran pemerintah, rumah dinas dan kenderaan yang dipake para elit lokal. Sementara kemiskinan makin nyata terjadi di daerah-daerah pemekaran. Selama 11 tahun ini sudah ada 205 daerah pemekaranberstatussebagaidaerahotonom. Berdasarkan hasil evaluasi Pemerintah, ternyata hanya 20% daerah pemekaran tersebut yang berhasil, selebihnya gagal dalam mengemban amanat pemekaran daerah, yakni mensejahterakan rakyatnya. Pemekaranyangterjadiselamainilebih banyak dipicu oleh kepentingan politis elit lokaldanpusatyangsamasekalitidakdidukung oleh fakta-fakta empris dan obyektif potensi daerah pada saat pengajuan pemekaran. Di samping memang kesan yang muncul selama ini bahwa pemekaran daerah adalah “proyek”, sehingga dilakukan secara terburu-buru karena sarat dengan muatan kepentingan elit lokal dan pusat. Pemekaran daerah juga telah menelan korbandenganmeninggalnyaketuaDPRD Sumatera Utara Aziz Angkat dalam sebuah aksi anarkis masa tanggal 3 Februari 2009. Peristiwa tragis ini setidaknya menjadi pelajaran pahit dari buah otonomi daerah yang salah kaprah. Pemekaran memang untuk sementara sudah semestinya distop, karena pemekaran yang terjadi sepertinya lebih banyak didorong oleh ambisi elit lokal yang ingin berkuasa dan mendapat keuntungan dari proyek “pemekaran” tersebut bukan didorong oleh keinginan untuk mensejahterakan masyarakat. Akibatnya, korupsi juga marak terjadi di daerah pemekarankarenabanyaknya transferuangyang menggalir dari pusat. Desentralisasi selama sepuluh tahun perjalanannya memang belum berpihak kepadakepentinganmasyarakat,tapisebaliknyahanyamemberikankeuntunganbagi segelitirelitlokal.Semestinyadenganotonomidaerahtersebutdaerahakanlebihmam-

puuntukmensejahterahkanrakyatdengan memanfaatkan semua potensi yang dimiliknya. Sayang desentralisasi yang terjadi lebih banyak desentralisasi“ketergantungan” kepada pemerintah pusat. Pemerintah daerah hanya menjadi“pengemis” anggaran kepada pemerintah pusat. Daerah sepertinya tidak pernah punya inisiatif dan inovasi untuk mencari dan menggali sumber-sumber PAD. Kalaupun menggali PAD, biasanya yang dikorban adalah rakyat. Hal lain yang lebih memprihatinkan adalahbahwaanggaranAPBDlebihbanyak terkuras habis untuk keperluan belanja apartur, diperkirakan menyedot lebih dari 70% APBD termasuk DAU, dibandingkan dengankeperluanbelanjauntukpelayanan publik di daerah. Seharusnya porsi untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat lebih besar alokasinya dibandingkan dengan anggaran belanja birokrat bila yang ingin diwujukan otonomi untuk rakyat bukan untuk elit daerah. Desentralisasi dengan segala macam konsekuensi yang menyimpang dari keinginan yang diharapkan, sangat tidak mungkin ditarik kembali (resentralisasi). Karenabagaimanapunprosesdesentralisasi harus terus digulirkan dan tidak bisa dihentikan lagi. Adalah tugas pemerintah pusat untuk terus melalukan monitoring, pengawasan, supervisi dan evaluasi terhadap pelaksanaan otonomi daerah. Di samping terus menerus memperbaiki regulasi yang mengatur tentang Pemerintahan Daerah. Resentralisasi bukan merupakan pilihan tepat, karena belakangan ini sepertinya ada kesan bahwa pemerintah seperti ingin menarik kembali kewenangan yang telah diberikankepadadaerah.Yangharusdilakukan pemerintah pusat adalah melakukan evaluasi menyeluruh dari implementasi otonomidaerahyangmenyimpang selama 10tahunperjalanannya.Masihadaharapan bahwa otonomi daerah yang merupakan keinginan semua rakyat bisa terwujudkan bila pemerintah benar-benar serius untuk menanganinya dan tetap ingat bahwa, “membangun NKRI ini bukan dari pusat tapi harus di mulai dari daerah”. Penulis adalah Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Pemerhati Politik Lokal Dan Otonomi Daerah

10 Tahun Skenario Indonesia 2010 Oleh Riza Fakhrumi Tahir Ada empat skenario yang diluncurkan, yang masingmasing menggambarkan suatu jalan dan akibatnya

T

anggal3-5 September1999,sekitar 40-anaktifisLSM,akademisi,aktifis mahasiswa, pengusaha, tokoh agamadanwartawanberkumpuldiBerastagi, Karo, mengikuti“Dialog Membangun Skenario Indonesia 2010.” Pertemuan di Berastagi merupakan rangkaian dari sejumlah dialog regional guna menyiapkan sebuah gambaran tentang Indonesia dan kemungkinan yang bisa dicapai di tahun 2010.Sayabersyukurmenjadisatu-satunya wartawan media cetak yang ikut dalam dialog itu. Penyusunan Skenario Indonesia 2010 diprakarsasi KomnasHAMdanKelompok Kerja (Pokja) Indonesia Masa Depan, berlangsung sejak Juli 1999 sampai dengan Agustus 2000, dengan dialog regional di 13 kota dan lokakarya nasional untuk merumuskan draft skenario, baik matriks maupun narasinya, di Bogor pada 27-31 Mei 2000. Komnas HAM – Pokja Indonesia Masa Depan meluncurkan “Skenario Indonesia 2010” pada Agustus 2000. Di Pokja ini, terdapat sejumlah tokoh, antara lain Asmara Nababan (mantan Sekjen Komnas HAM, meninggal dunia November tahun lalu), Daniel Sparingga (gurubesarUniversitasAirlangga,sekarang staf khusus kepresidenan) dan MM. Billah (aktivis LSM). Ketiganya aktif di Dialog Berastagi. Ada juga Marzuki Darusman, HS. Dillon, keduanya dari Komnas HAM, Emmy Hafild (saat itu Direktur Eksekutif Walhi), Binny Buchory (Direktur Eksekutif Forum Internasional NGO untuk Indonesia/INFID, sekarang pengurus DPP PartaiGOLKAR),FeliaSalim(DirekturCSIS) dan Emil Salim (mantan menteri Orba). Sebuah piranti Dalam sesi-sesi dialog, seluruh peserta terlebihdahuludiberipemahamanteoritis dan metodologis tentang perencanaan skenario. Metode membangun skenario (scenario building) atau perencanaan skenario (scenario planning) merupakan sebuah instrumen, pendekatan dan piranti untukmengeksplorasiwacanayanghidup di tengah masyarakat dan merangsang pemikiran tentang masa depan. Skenario bukanlah sebuah ramalan tentang apayang akan terjadi tapi gambarantentangkemungkinanyangakanterjadi di masa depan yang dihasilkan berdasarkan hipotesa yang rasional sehingga memudahkan kita untuk mengenali peru-

bahan dan menghindari suasana mengejutkan yang disebabkan oleh kejadian yang ada. Scenario planning bukan hanya berguna pada tataran negara, tapi bisa membantu pengembangan wilayah dan sektor tertentu, partai politik, dunia bisnis dan lain – lain. Scenario planning bahkan bisa digunakanuntukmenyusunstrategicplanning yang lebih kokoh dan terfokus menghadapi masa depan. Dengan scenario planning orang akan kian arif ketika menentukan langkah menuju masa depan. Metodemembangunskenario pertama kali dikembangkan di dunia militer sekitar tahun 1960-an oleh veteran perang dunia, Hermann Kahn. Kemudian diadaptasi ke lingkungan bisnisolehPierreWack,ahli filsafat keturunan Perancis dan perencana di Royal Dutch – Shell. Keberhasilan Wack menerapkan scenario planning di dunia bisnis, telah merangsang para pemimpin politik di berbagai negara. Afrika Selatan adalah negara pertama yang menggunakan metode perencanaanskenario dan sukses meluncurkan The Mount Fluer Scenarios pada 1991. The Mount Fluer Scenarios adalah sejumlah skenario guna membuka jalan buntu pemerintahan F.W. de Klerk dan memberi harapan dan arah yang jelas bagi masa depan Afrika Selatan paska pemerintahan apartheid.The Mount Fluer Scenarios kemudian menjadi prototipe dan inspirasi bagi kelompok – kelompok sipil di Jepang, Argentina, Kolombia, Paraguay dan Guatemala, bahkan membantu penyelesaian masalah di wilayah – wilayah paling bersengketa di dunia seperti Palestina – Israel, Irlandia Utara – Inggeris, Basque – Spanyol, Quebec – Kanada dan Cyprus. Wajah Indonesia Pengalaman Indonesia paska reformasi tahun 1998 hampir sama dengan

Mengejar....

kewajiban pembayaran pajaknya saat mengajukan keberatan dan banding.

(Lanjutan dari hal B8)

Upaya pencapaian target Di bidang perpajakan, kebijakan antara lain akan difokuskan pada (1) penggalian potensi perpajakan; (2) peningkatan kualitas pemeriksaan pajak; (3) penyempurnaan mekanisme atas keberatan dan banding dalam proses pengadilan pajak; (4) peningkatan pengawasan dan pelayanan di bidang kepabeanan dan cukai; (5) perbaikan sistim informasi; dan (6) konsistensi pelaksanaan road map cukai hasil tembakau. Selain itu, dalam rangka mem-

Ada apa dengan tahun 2010 ini? Menurut Kepala Pusat Kebijakan APBN Kementrian Keuangan, penerimaan Direktorat Jenderal Pajak tidak mencapai target 2010 karena besarnya restitusi atau pengembalian penerimaan perpajakan. Restitusi tahun 2010 ini cukup tinggi lebih dari 30 triliun. Selain itu juga karena adanya dampak peraturan perndangundangan perpajakan yang memperbolehkan wajib pajak untuk menunda

Afrika Selatan, yakni transisi menuju demokrasi. Pada masa transisi, banyak pihak yang mencoba merumuskan arah reformasi Indonesia, namun hampir semuanya terperangkap pada masalah kekinian, situasi sesaat dan kasuistik. Hal ini tampak dari keadaan yang mengedepankan saling menghujat dan mencari kambing hitam, dendam politik, kekerasan politik dan massa, ancaman disintegrasi dan demoralisasi publik. Di pihak lain, stakeholders juga berupayaagarIndonesiabisabertahandan tidakmasukkedalamkrisisyanglebihbesar. Setahun reformasi, terjadi perubahan radikal kehidupan politik nasional. Sejumlah undang-undang diterbitkan untuk mendukunglahirnyapuluhanpartaipolitik peserta Pemilu, pembentukan Komisi Pemilu dan Pengawas Pemilu yang independen, kebebasan pers, otonomi daerah, pemisahanTNI dan Polri, mengembalikan fungsi Hankam TNI dan Polri, pelaksanaan Pemilu multipartai tahun 1999, pembenahansistem hukum dan peradilan, kem e rd e k a a n Timtim dan lain-lain. Walaupun demikian, arah reformasibelumjelas, menjadi negara demokrasi atau kembali ke pemerintahan otoriter, tetap sebagainegarakesatuanatau federasi. Begitu juga di bidang ekonomi,terbukadanberorientasipasar atau tertutup dengan peran pemerintah yang besar. Berdasarkan pengalaman Afrika Selatan dan negara lain, Pokja Indonesia Masa Depan kemudian mengadopsi metode perencanaan skenario bagi menyiapkan Indonesia 2010. Skenario ini penting, paling tidak bisa menghilangkan keraguraguan dan apatisme massif menghadapi masa depan Indonesia. Pokja mempublikasikan Skenario Indonesia 2010 pada Agustus 2000. Ada empat skenario yang diluncurkan, yang masing-masing menggambarkan suatu jalan dan akibatnya dengan menunjukkan bahwa masa depan adalah hasil dari tindakan dan keputusan yang dibuat dari hari ke hari. Secara garis besar, skenario ini bertumpu pada empat faktor kritis dan penting, yakni sistem politik (otoriter atau demokratis,negarakesatuanataufederasi), sistem ekonomi (berorientasi pasar atau

proteksipemerintah),hubunganluarnegeri dan partisipasi rakyat, dengan variabel pendukung. Setelah 10 tahun Skenario Indonesia diluncurkan, seperti apa wajah Indonesia sekarang ? Sejumlah hal, tentu saja menarik untuk dikaji. Meskipun Indonesia telah menjadi negara demokrasi terbesar ketiga dan bersiap menjadi kekuatan ekonomi dunia dengan sejumlah variannya, namun reformasiTNI-Polri belum tuntas, tawuran pelajar – mahasiswa terjadi di berbagai daerah, penyulundupan dan perdagangan narkoba, kekerasan massal atas nama suku dan agama masih berlangsung, sedangkan terorisme tak kunjung usai bahkan sulit mendeteksi “user” di balik aksi tersebut. Selain itu, pemimpin dan politisi instant banyak bermunculan, wartawan tanpa surat kabar bergentayangan, kriminalisa-si pers dan rakyat miskin acap terjadi, mafia kasus, peradilan dan penegakan hukum masih “tebang pilih”, multinational coorporations menguasai sumber daya alam potensial dan aset strategis, pemekaran daerah akibat pemahaman berlebihan tentang otonomi daerah, bencana alam bertubi-tubi, korupsi dan kolusi eksekutif – legislatif makin merajalela sedangkan pengangguran dan kemiskinan tidak berkurang. Pada awalnya, Aceh dan Irian Jaya (sekarang menjadi provinsi Papua dan Papua Barat), bahkan Riau dan Kalimantan, diprediksi menyusulTimtim memerdekakan diri dari NKRI. Ternyata tidak. Aceh, sebuah negeri yang tidak pernah berhenti bergejolak dan selama puluhan tahun rakyatnya menuntut kemerdekaan, tetap berada di pangkuan NKRI dan sekarang hidup damai. Sedangkan Papua, walaupun masih bernaung di NKRI, namun hingga kini terus bergejolak, bahkan eskalasinya meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Operasi PT. Freeport Indonesia, perusahaan HPH dan aksi – aksi Organisasi Papua Merdeka (OPM) telah memperluas konflik ke berbagai wilayah dengan beragam aksi. Indonesia, memang masih menghadapi sejumlah masalah pelik. Tapi, tidak perluterkejut.Sebab,skenarioyangdisusun lebih10tahunlalu,sudahmenggambarkan bahwa masalah – masalah itu bakal terjadi pada tahun 2010. Yang penting, stamina kitakuatdanIndonesiatetapsebagainegeri berdaulat. Selanjutnya, apa mau kita untuk 10 tahun ke depan.

perbaiki sistim administrasi perpajakan, pemerintah mengambil kebijakan melakukan pengalihan BPHTB serta PBB perdesaan dan perkotaan dari pusat ke daerah. Untuk BPHTB, pengalihan dilakukan tahun 2011. Sedangkan untuk PBB, pengalihan dimungkinkan dilakukan mulai 2010 berdasarkan kesiapan masing-masing daerah. Tenggat waktu yang diberikan kepada daerah untuk mempersiapkan pengalihan PBB tersebut sampai tahun 2014. Ke depan para aparat Direktorat Jenderal Pajak harus berusaha lebih keras lagi dalam mencapai target pajak yang

telah diamanatkan kepada mereka. Jangan hanya karena masalah seorang oknum yang wajahnya hampir setiap hari menghiasi media, kemudian menjadi pembenar akan tidak tercapainya target ini. Saya yakin dan percaya setiap pegawai di pajak mempunyai integritas mendapatkan lebih dari 75% dari total APBN Indonesia ini. Saya yakin tahun 2010 ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi para aparatnya. Semoga tahun mendatang menjadi lebih baik lagi. Amin.

Penulis adalah Wakil Sekretaris (Bidang Pengkajian Strategis) DPD Partai GOLKAR Sumut dan Sekretaris Pengurus Daerah Kolektif (PDK) KOSGORO 1957 Sumut

Penulis adalah Dosen STAN, Pemerhati Masalah Sosial, Ekonomi Dan Keuangan


Aceh

B10

WASPADA Senin 17 Januari 2011

PT Jakon Kembalikan Aset Kota Lhokseumawe

Hama Landak Ancam Sawit Petani Gunakan Drum Aspal GEUREUDONG PASE, Aceh Utara (Waspada): Menanggulangi ancaman hama landak terhadap tanaman kelapa sawit, petani Geureudong Pase, Aceh Utara menggunakan drum aspal bekas. Zulkifli Rasyid, 42, Minggu (16/1) mengakui hama landak dan tikus mengancam tanaman sawit warga Geureudong Pase. “Binatang ini ke luar malam hari, jadi sulit diantisipasi,” jelas dia. Hewan itu memakan bagian bawah tanaman muda. Selain landak dan tikus, babi hutan juga mengganggu tanaman tersebut. Sehingga beberapa lokasi lahan terpaksa diterlantarakan. Zulkifli yang juga anggota Koperasi Unit Desa (KUD) mengakui, untuk melindungi tanaman kelapa sawit, para anggota KUD coba menggunakan drum aspal bekas. “Drum aspal bekas selain kuat juga tidak menimbulkan panas,” tambah dia. Petani baru mendapatkan bantuan bibit sawit dari Pemerintah Aceh. Agar bibit bantuan itu tidak rusak setelah ditanam, warga memanfaatkan drum aspal. Dengan menggunakan drum, ancaman hama landak dan tikus diharap dapat teratasi. “6.800 Drum telah kita persiapkan,” tambahnya.(b17/b03)

Bingkisan Untuk Keluarga Almarhum Wartawan SIGLI (Waspada): Deraian air mata mewarnai penyerahan bingkisan dari rekan-rekan wartawan Kab. Pidie dan Pidie Jaya kepada keluarga wartawan yang telah meninggal dunia, di Oproom Setdakab Pidie. Sekretaris PWI Perwakilan Pidie, Isfandiar, SE.MM, Sabtu (15/1) mengatakan, selama ini para keluarga wartawan yang telah meninggal dunia seperti terlupakan, padahal perjuangan wartawan sejak dulu pun sudah dirintis dengan susah payah oleh para almarhum. Mereka anak dan keluarga wartawan yang orangtuanya telah berpulang ke Rahmatullah menerima bingkisan kain sarung ditambah uang, terdiri dari 4 keluarga yakni keluarga almarhum Tgk H Rasyidin Sulaiman (Waspada Medan), M Husen AR (SKU Kuswari), M. Kasem Pardan (fotografer Free Line) dan Hamzani Rasyidin (Harian Aceh) Hadir Wakil Bupati (Wabup) Pidie, Nazir Adam, SE, MM, Sekdakab, M Iriawan, SE, Kapolres, Dandim Pidie, Kajari Sigli dan sejumlah kepala dinas, badan, kantor dan kabag. “Menurut kami pemberian ini sangatlah kecil dibanding apa yang telah diberikan dan diabdikan oleh para wartawan dulunya kepada daerah tercinta ini, “ demikian Isfandiar. (b21)

Puluhan Ha Padi Digasak Hama Tikus BIREUEN (Waspada): Puluhan hektar etanaman padi di kawasan Kec. Peudada, Bireuen dikabarkan digasak hama tikus, sehingga terancam gagal. Informasi yang diperoleh, Minggu (16/1), petani gusar melihat tanaman padi mereka dimangsa binatang bergigi tajam itu. “Kami sudah berusaha mengantisipasi serangan tikus seperti meracun, namun hama tikus makin menggila menghajar tanaman padi yang beberapa waktu lalu ditanam,” kata M Husen petani di Desa Blang Birah, Peudada. Menurut Husen, tikus menyerang tanaman padi petani di kawasan desanya pada malam hari dan serangan hama tikus musim tanam ini termasuk paling parah dari sebelumnya. Selain berusaha meracun tikus itu, mereka juga sudah membuat perangkap, bahkan ada petani yang menabur belerang di pamatang sawah untuk mengantisipasi serangan. Anehnya tikus belum juga reda menghantam tanaman padi petani. Informasi lainnya, selain puluhan hektare tanaman padi petani Peudada, beberapa kecamatan, seperti Kec. Peusangan, Juli, Jeumpa, Kuala, dan Kec. Makmur juga mengalami nasib yang sama. Sementara Kadis Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan Bireuen, Azmi Abdullah yang dikonfirmasi Minggu (16/1), menegaskan pihaknya siap menurunkan tim untuk membasmi tikus bersama-sama masyarakat jika petani juga siap. “Kita siap membantu petani untuk bersama-sama mengusir tikus yang menyerang tanaman padi petani itu,” katanya singkat.(amh)

Pemkab Pidie Jaya Tekan Kemiskinan MEUREUDU (Waspada): Pemkab Pidie Jaya terus berupaya menurunkan angka kemiskinan. Jika pada tahun 2008 angka kemiskinan di daerah itu mencapai 38 persen, ke depan akan ditekan menjadi 17 persen. Bupati Pidie Jaya, Drs HM Gade Salam, Sabtu (15/1) menyatakan, sudah menjadi komitmen jajaran Pemkab Pidie Jaya, bekerja keras mensejahterakan rakyat di daerah yang belum berusia empat tahun. Selain berupaya menurunkan angka kemiskinan, kata Gade Salam, di bidang pendidikan juga sudah menjadi target Pemkab, yakni melakukan pendistribusian guru secara merata alias tidak menumpuk pada sekolah tertentu. “Ini harus benar-benar dilakukan sehingga kemajuan pendidikan di Pidie Jaya lebih baik dibanding sekarang. LSM, OKP, atau Ormas diharap bantuannya,“ imbuh Gade Salam. Sebelumnya Bupati Gade Salam menyatakan, untuk mempercepat pembangunan di Pidie Jaya, setidaknya ada tujuh prioritas yang diperlukan, terutama kerja keras dan kedisplinan merupakan hal penting. Untuk mendukung semua itu, diharapkan kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) tidak cengeng terhadap sesuatu masalah, hadapi dengan baik. (b21)

Jabatan Kades Berakhir, LSM Berkah Surati Walikota PENANGGALAN, Subulussalam (Waspada): Menyusul bakal berakhirnya sejumlah jabatan Kepala Desa dalam Kec. Penanggalan, Maret 2011, LSM Berkah Subulussalam menyurati Walikota Subulussalam. Syahril Tinambunan dan Darmin T, selaku Ketua dan Sekretaris LSM Berkah kemarin menyebutkan, enam Kepala Desa yang berakhir masa jabatannya pada Maret itu adalah Lae Ikan, Penanggalan, Cepu, Penuntungan, Lae Mbersih dan Lae Motong. Dikatakan, amanah qanun Aceh No. 1 tahun 2008 tentang Tata Cara Pemilihan dan Pembentukan Kepala Kampung, tiga bulan sebelum habis masa jabatan sudah dibentuk P2K. Namun LSM ini menilai, hingga pihaknya menyurati Walikota Subulussalam, belum ada desa yang membentuk P2K. Karenanya LSM ini mendesakWalikota menginstruksikan camat maupun pihak terkait membentuk Panitia Pemilihan Kepala Kampong (P2K), sesuai aturan qanun Aceh. (b33)

Penerbangan Di Bandara SIM Banda Aceh Tiba (flight, asal, waktu):

Garuda Indonesia GA 146 Jakarta/Medan

Lion Air

JT 304 Jakarta JT 396 Jakarta/Medan

Sriwijaya Air

SJ 010 Jakarta/Medan

Air Asia

AK 305 Kuala Lumpur *

FireFly

Berangkat (flight, tujuan, waktu):

15:45 GA 147 Medan/Jakarta

16:20

11:35 JT 397 Medan/Jakarta 20:00 JT 307 Jakarta

06:40 12:15

12:55 SJ011 Medan/Jakarta

13:25

12:20 AK 306 Kuala Lumpur *

FY 3401 Penang ** 14:10 FY 3400 Penang “” * Setiap Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. ** Setiap Selasa, Kamis dan Minggu.

12:45 14:30

Waspada/Bustami Saleh

PENANGKAL HAMA: Sejumlah petani memanfaatkan Drum bekas berisi Aspal untuk menanam Sawit, Minggu (16/1) karena diyakini sangat ampuh sebagai penangkal hama Babi dan Landak di Desa Dayah Seuping, Kecamatan Gereudong Pase, Kabupaten Aceh Utara.

Transparansi Dalam Pemilihan Komisaris Dan Direksi Diragukan Terkait Kisruh PT Bank Aceh BANDA ACEH (Waspada): Kisruh dalam pelaksanaan fit and proper test calon Komisaris dan Direksi PT Bank Aceh yang dilaksanakan Bank Indonesia, hingga kini masih menimbulkan tanda tanya dan permasalahan baru dalam dunia perbankan di Aceh. Dikhawatirkan, bisa menghancurkan struktur ekonomi khususnya investasi bagi perekonomian masyarakat yang sedang berlangsung di provinsi Aceh. Menurut Pjs. Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani, seharusnya kisruh ini harus diakhiri dengan melakukan proses rekruitmen komisaris dan direksi Bank Aceh melalui pemilihan yang transparan serta diawasi oleh Tim Independent yang didukung oleh seluruh pemegang saham. Kata dia, proses rekruitmen yang sedang dijalankan oleh BI dalam pemilihan kandidat pengurus PT Bank Aceh belum menunjukan adanya mekanisme asas transparasi dan bahkan pola yang digunakan oleh BI dalam merekrut para kandidat menimbulkan dugaan kepada publik selain

menimbulkan kecurigaan, juga mengindikasikan adanya dugaan permainan dalam suksesi pemilihan tiga Komisaris dan dua Direksi PT Bank Aceh. “Hal ini bisa membuat kesenimbangunan PT Bank Aceh ke depan akan menganggu iklim investasi yang sudah mulai bagus di Aceh. Apalagi PT Bank Aceh juga sebagian besar saham berasal dari Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota,” ucap Askhalani kepada Waspada, Sabtu (15/1). Pemilihan ini juga, sebut dia, seharusnya lahir dengan integritas yang tinggi dan harus terbebas dari intrik-intrik politis, agar Bank “plat merah” ini bisa menjadi Bank yang mampu memberikan arah pertumbuhan ekonomi masyarakat di Aceh. Disamping itu, kata Askhal, dugaan adanya suap menyuap dalam suksesi PT Bank Aceh ini sudah menjadi rahasia umum, sehingga Bank Indonesia harus mampu melaksanakan proses pemilihan pengurus dengan transparan dan akuntabel, agar kepercayaan masyarakat kembali baik kepada PT Bank Aceh. “Bukan kemudian BI sebagai penanggungjawab malah buang badan dan bahkan terkesan sengaja mendesain agar kegiatan rekruitmen dilakukan dengan

Kapal Cepat Rondo Naik Dok SABANG (Waspada): Kapal cepat Rondo yang biasanya melayani pelabuhan penyeberangan Ulee Lhee – Balohan sebulan terakhir terpaksa harus menjalani perbaikan bagian mesin. Setelah prosesi perbaikan di atas air di pelabuhan Ulee Lhee selama tiga pekan, akhirnya harus naik ke dok PT Koja Bahari Sabang untuk memperbaiki baling-baling. Kapten kapal cepat Rondo, Syahruddin mengatakan kemarin, kapal milik

Pemerintah Provinsi Aceh itu dibeli sekitar 8 tahun lalu dan sudah waktunya menjalani perbaikan serius. Kapal yang memiliki tiga mesin ganda itu sparepartnya harus dipesan dulu ke Jakarta dengan harga mahal. Untuk mengganti posisi kapal cepat Rondo yang biasanya berlayar setiap hari dari pelabuhan Ulee Lhee – Balohan pukul 09:30 dan dari pelabuhan Balohan – Ulee Lhee pukul 16:00, diisi kapal cepat Express Bahari. Apalagi selama ini jumlah penumpang melonjak.(b29)

pola kedekatan pertemanan dan menimbulkan dugaan adanya korupsi, kolusi dan nepotisme,” tandasnya.. Jika pola pelaksanaan pemilihan yang saat ini belum menunjukan pola rekruitmen yang transparan, maka harusnya BI mencari jalan keluar yang terbaik agar segera mengisi posisi para pengurus yang sudah lama kosong, yaitu dengan melibatkan tim independen yang disepakati para pemegang saham dan bukan malah diam serta berupaya mempertahankan hegomoni dalam menempatkan orang di Bank Aceh. Terkait itu, GeRAK Aceh mendesak BI sebagai penanggungjawab dalam pemilihan dapat melakukan proses pemilihan pengurus PT Bank Aceh secara transparan dan bebas dari praktek dan unsur suap menyuap, sehingga para Komisaris dan Direksi yang nantinya menjabat bisa bekerja dengan baik dan bukan karena adanya tekanan politis. “Jika ini tidak menjadi perhatian, maka dapat dipastikan bahwa ke depan ditakutkan pada akhirnya bank kebanggaan Aceh ini akan kolaps, sebab dalam penetapan saja sudah tercium bau amis yang dapat menghancurkan Bank Aceh sendiri,” katanya. GeRAK Aceh juga mendesak Gubernur Aceh sebagai penang-gungjawab utama dan sekaligus pemilik saham paling banyak dalam Bank Aceh untuk dapat segera melakukan rapat bersama dan duduk multi pihak dengan seluruh pemilik saham terutama untuk mencari jalan keluar agar kisruh yang sedang berlangsung dapat segera di akhiri, terutama bagaimana mencari jalan penyelamatan terhadap Bank Aceh. “Jika ini tidak segera dilakukan, maka dapat dipastikan upaya untuk mewujudkan dunia perbankan yang sehat dan bagus akan sia-sia dan bahkan ini akan menjadi bencana awal bagi sejarah perbankan di Aceh,” demikian Askhalani. (b07)

LHOKSEUMAWE (Waspada): Sebelum merampungkan tugas pembangunan waduk raksasa di Kec. Banda Sakti, PT Jaya Konstruksi (Jakon) mengembalikan sejumlah aset pintu air saluran Kota Lhokseumawe kepada Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan setempat. Sejumlah aset pintu air tersebut awalnya telah dipotong dan disimpan dalam gudang oleh PT. Jaya Konstruksi untuk menyempurnakan fungsi pembangunan waduk raksasa. Namun tindakan tersebut malah dianggap oleh Bagian Sarana dan Kebersihan di BLHK sebuah tindakan tanpa izin dan diminta untuk segera dikembalikan. Keterangan yang diperoleh, Minggu (16/1), untuk menghindari terjadinya polemik berkepanjangan, Wakil Pimpinan Proyek PT Jaya Konstruksi Azriyan mengambil sikap mengembalikan aset tersebut secara resmi untuk diketahui publik. “Kita tidak perlu aset pintu air, tapi pemotongan memang secara otomatis pernah diberitahukan kepada Pemko Lhokseumawe. Untuk menghindari polemik kami pun sudah mengembalikan aset tersebut, “ tegas Azriyan. Menurut Azriyan, kesan buruk dan dugaan miring tersebut timbul akibat kurangnya pengetahuan dari pihak bagian petugas terkait di BLHK, yang seharusnya tidak perlu terjadi. Sementara Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Lhokseumawe, Ishak Rizal, melalui Bagian Sarana Kebersihan, Marsidan membenarkan pihaknya telah menerima kembali aset pintu air. Dirincikan aset tersebut antara lain valve pintu air dan pintu plat lima unit, pintu air tandu dua sebanyak empat unit, pintu air tandu tiga sebanyak tiga unit. Marsidan menjelaskan, pihaknya sudah menerima pengembalian aset tersebut secara langsung di gudang PT Jaya Konstruksi Desa Hagu Selatan, 29 Desember 2010. (b15)

Korban Percobaan Pembunuhan Mulai Membaik BANDA ACEH (Waspada): Gadis asal Keumala, Kab. Pidie yang menjadi korban perkosaan dan percobaan pembunuhan di Kec. Lhoong, Kab. Aceh Besar, kondisinya mulai membaik setelah mendapat perawatan di RSU dr Zainoel Abidin Banda Aceh. Meski demikian, korban yang sempat dibuang ke jurang setelah diperkosa dan ditikam oleh pelaku itu belum dapat berbicara banyak. “Korban perlu istirahat untuk memulihkan kesehatannya, apalagi korban banyak kehilangan darah akibat luka tusuk yang dialami,” kata seorang dokter, Sabtu (15/1). Sementara Saiful, abang kandung korban menyatakan, pihak keluarga merasa terpukul dan tidak dapat menerima perbuatan keji yang dilakukan Mur, 31, asal Kab. Bireuen terhadap adiknya itu. “Saya yakin, tidak seorang pun dapat menerima perbuatan pelaku, apalagi terhadap seorang wanita yang lemah seperti adik saya,” kata Saiful saat mendampingi ibunya menjaga korban di RSUZA Banda Aceh. Korban yang berusia 19 tahun asal Keumala, Rabu (5/1) sore diselamatkan warga Kec. Lhoong, Aceh Besar setelah diperkosa dan coba dibunuh oleh Mur, dengan cara menikam korban beberapa kali dan membuangnya ke dalam jurang. Korban yang disangka sudah mati, dengan sisa kekuatan yang ada berupaya merangkak ke atas hingga berhasil diselamatkan warga.(b09)

Giliran Warga Desa Matang Sagoe Menangkap Phython Raksasa BIREUEN (Waspada): Setelah sejumlah warga Desa Kumbang Punteut, Kec. Blang Mangat. Kota Lhokseumawe, Sabtu (15/1) dinihari membantai phyton raksasa, pada hari yang sama pukul menjelang maghrib giliran warga Matang Sagoe, Kec. Peusangan, Kab. Bireuen menangkap binatang melata itu di desa setempat. Namun warga matang Sagoe itu tidak membantainya walaupun seorang warga sempat digigit pada saat menangkap. Menurut keterangan, mulanya ular yang diperkirakan panjang sekitar 6 meter dan berat sekitar 80 kg itu, dilihat Harun, warga setempat saat membabat rumput di kebun. Dia terkejut melihat ular besar itu melilit pohon pisang di kebun warga. Lalu Tgk Harus, panggilan akrab Harun, memberitahu warga lainnya. Enam warga secara bersama-sama berusaha menangkap ular itu. Setelah berhasil memegang badannya, warga pun dengan sekuat tenaga berusaha menangkap kepalanya. Saat itu lah tangan seorang dari enam warga digigit. Seorang warga lainnya, Ishar Fadli berusaha membantu. Namun binatang bertubuh panjang itu juga menggigit jarinya hingga berdarah. Jengkel jempolnya telah mengeluarkan darah, Ishadr Fadli dengan reflek sempat meninju batok kepala ular itu. Akhirnya warga berhasil menaklukkan ular raksasa itu dan mengamankannya ke depan rumah warga. Akibat gigitan itu Ishar Fadli dilarikan ke rumah seorang tenaga medis, lalu dirujuk ke UGD RSD Dr Fauziah Bireuen. “Begitu tiba di rumah sakit saya sudah pingsang,” kata Ishar Fadli. Pantauan Waspada, phyton yang telah ditangkap warga diamankan di pos jaga desa setempat dengan posisi kepala diikat.(amh)

Pemuka Masyarakat Pidie Minta:

Tarmizi A. Karim Bersedia Menetap Di Aceh PEMUKA masyarakat Kabupaten Pidie, Tgk Ilyas minta kesediaan Ir H Tarmizi A Karim, MSc menetap di Aceh. Putra daerah kelahiran Lhoksukon, Aceh Utara, tahun 1956 ini menjabat kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Dalam Negeri (Kaban Diklat Kemendagri) pusat, menerima permintaan pemuka masyarakat Pidie itu pada silaturahmi di dayah/pasantren NurulYakin Al-Azziziyah, Gampong Uteu, Sigli, Jumat (14/1). Pasca jabatan struktural di Jakarta, nanti supaya Tarmizi A Karim pulang dan menetap di Aceh. “Kami sangat mengharapkan kontribusi pikiran dan wawasan anda untuk membangun Aceh ‘emas’ ke depan,” sebut mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie itu. Kata pemuka masyarakat ini, selama menjabat staf ahli Depdagri, bersambung jadi Pj. Gubernur Kaltim dan sekarang Kaban Diklat Kemendagri, Tarmizi A Karim sering pulang bersilaturrahmi dengan masyarakat Aceh. “Namun dalam setiap kepulangannya Tarmizi hanya melintas antar kab/kota, termasuk Kabupaten Pidie,” ujarnya. Sebelumnya, pemuka masyarakat lain (pensiunan PNS di Kab. Pidie), Tgk Muchlisjugaikutmendesak,supayaTarmizi A. Karim, pasca jabatan Kaban Diklat Kemendagri sedia pulang dan ikut bersama masyarkat membangun Aceh, terutama bidang pembangunan mental spiritual. Sebagai kordinator ESQ (Emotional Spiritual Quotient), Muchlis berharap training ESQ perlu dilakukan secara berkesinambungan, karena itu metoda yang paling menggugah spiritual semua tingkatan usia umat. Menanggapi itu, Tarmizi A. Karim

mengakui kalau bidang spiritual itu menuntut zikir secara berkesinambungan. Ibarat baterai handphone yang menghendaki selalu dicharge. “Kalau tidak, strum-nya pasti terus melemah,” katanya. ESQ, menurut kordinator ESQ Nanggroe Aceh Darussalam ini memperkenalkan tiga lapisan potensi manusia yang punya batas abtrak, tapi jelas dan konkrit, dengan istilah yang digunakan, yaitu. “Dimensi fisik (body), dimensi emosional (mind) dan dimensi spiritual (soul).” Maka, beruntunglah orang-orang yang memulai membina diri dari dalam. Yaitu,

membina hati sebagai sumber nilai spiritual. Sangat sulit mencapai makna puncak ini, tapi sangat mungkin dicapai orang-orang yang mau berusahanya. Keberhasilan membina spiritual ini termasuk orang-orang yang mendapat ‘hidayah’ Allah SWT. Artinya, “bagi siapa pun yang telah menerima ‘hidayah’. Satu menit saja tersentuh ‘hidayah’, akan mampu mengubah hidup dan kekusyukan ibadah dalam rentang waktu yang panjang,” papar Tarmizi A Karim. M Jakfar Achmad

Waspada/Abdul Mukthi Hasan

DIAMANKAN: Phyton raksasa yang diamankan warga Desa Matang Sagoe, Kec. Peusangan, Bireuen, Sabtu (15/1) menjelang maghrib diamankan di pos desa setempat.

Jalan Jangka Buya Kian Memburuk

Waspada/M Jakfar Achmad

SILATURRAHMI: Pemuka masyarakat Kab. Pidie, Tgk Muchlis (kanan) dan Kaban Diklat Kemendagri, Ir H armizi A. Karim, M.Sc (kiri), pada silaturahmi dengan ulama, pemuka masyarakat di dayah/pesantren Nurul Yakin Al Azziziyah, Gampong Uteu, Sigli, Jumat (14/1).

MEUREUDU (Waspada): Sepanjang tujuh kilometer jalan Jangka Buya, Kab. Pidie Jaya tak kunjung dibangun. Pemkab terkesan membiarkan lintasan tersebut terus memburuk, meski warga mengeluh. Hancurnya kondisi jalan menghubungkan Kec. Jangka Buya dengan Ulee Gle, Bandar Dua itu telah berlangsung lama. Warga kecewa, sebab belum ada tanda-tanda akan diperbaiki. Sulaiman, 34, warga Jangka Buya, Minggu (16/1) mengungkapkan kekecewaanya. Mestinya dengan banyaknya keluhan yang disampaikan masyarakat, Pemkab Pidie Jaya lebih tanggap dalam memperhatikan kondisi jalan yang kian hari makin memburuk, ditambah jalan itu kian sempit akibat banyaknya kendaraan yang melintas. “Kami jenuh dengan buruknya jalan ini. Menahun dibiarkan rusak, penuh lubang besar dan bila tidak hati–hati bisa kecelakaan. Kami mengharapkan Pemerintah Pidie Jaya segera membangun jalan ini dengan kondisi layak. Mana janji waktu kampaye dulu,” tagihnya. Segera Dibangun Sementara Wakil Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya, Fakruzaman, mengatakan DPRK dan Pemkab Pidie Jaya selalu mendengar dan merasakan keluhan yang disampaikan masyarakat, termasuk persoalan Jangka Buya. Ia mengungkapkan jalan itu segera dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pidie Jaya tahun 2011, dengan total anggaran Rp1 miliar lebih. “Jalan ini akan dibangun mulai dari Simpang Jangka Buya sampai Keude Jangka Buya menggunakan sumber dana APBK Pidie Jaya tahun ini, sekira Rp1 miliar lebih,” janji politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Pidie Jaya tersebut. (b20)


Aceh

WASPADA Senin 17 Januari 2011

B11 Sepedamotor Imam Masjid Hilang

Dana BOS Bukan Untuk Siswa BIREUEN (Waspada): Untuk memaksimalkan penggunaan dan keterbukaan serta mekanisme penyaluran berkaitan alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) 2011, sesuai dengan ketentuan. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga, maka dilaksanakan sosialiasi dana BOS, supaya para guru dan kepala sekolah mengetahui kemana saja dana BOS itu digunakannya. “Dana BOS itu bukan untuk dibagi-bagi kepada siswa. Tetapi, dana itu tujuannya untuk meningkatkan mutu sekolah serta menanggulanggi biaya operasional termasuk membayar honor guru bhakti,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Bireuen Asnawi melalui Manajer BOS Bireuen, Ibrahim Harun, di sela-sela acara sosialisasi dana BOS di gedung Sanggar Kegiatan Belajar setempat Jumat (14/1). Dikatakannya, berdasarkan data dari surat edaran Direktur Jenderal Madikdasmen alokasi dana BOS, alokasi dana BOS untuk tingkat SMP/SMPLB/SMPT/Satap negeri 2011, jumlah siswa 57 sekolah jumlah siswa 16.137, Rp 9.198.090.000. Selanjutnya, untuk SMP/SMPLB/SMPT/Satap swasta, jumlah siswa 1.830, Rp 1.043.100.000 dengan total dana keseluruhan Rp 10.241.190.000. Sedangkan alokasi dana BOS untuk SD/SDLBN 2011, total siswa 35.402 jumlah sekolah 226, alokasi dananya mencapai Rp 14.054.594.000. Swasta Rp 78.209.000. “Alokasi dana BOS buat tingkat SMP sederajat baik negeri dan swasta rata-rata persiswa pertahunnya Rp 570.000. Untuk tingkat SD sederajat persiswa pertahunnya alokasi dana BOS-nya rata-rata Rp 397.000. Dalam setahun dana itu dikucurkan per-tiga bulan sekali yaitu 4 kali dalam setahun,” rinci Ibrahim Harun. (amh)

Calon Pak Geuchiek Dengan Temannya Disel BIREUEN (Waspada): Sepandai-pandai menyimpan bangkai akhirnya tercium juga, pribahasa itu sangat tepat dialamatkan kepada Amrizal bin Husen,28, calon geuchik sebuah desa di Kecamatan Peusangan, Bireuen. Pasalnya, selain ketahuan telah ‘sedot’ bakong ijo alias ganja bersama temannya Ramadhan bin Muhammad, 23, warga yang juga mantan narapidana Selasa (11/1) lalu dan diringkus masuk sel tahanan Mapolres setempat, juga disebut-sebut selama ini jadi pengedar barang haram. Dari keduanya ikut disita barang bukti satu amplop ganja seberat 5.6 gram. Hal itu diungkapkan, Kapolres Bireuen AKBP H Raden Dadik Junaedi Supri Hartono Kasat Narkoba Ipda Marwansyah, Jumat (14/1). Didampingi Kanit Sidik Brigadir Jauhari Ramli, Marwansyah menjelaskan, sebelum tertangkap calon Geuchiek itu dengan temannya itu, duduk dipinggir jalan dan mengisap daun haram itu. “Kedua tersangka kita amankan saat sedang duduk berdua dipinggiran jalan desanya, mereka diduga usai mengkomsumsi ganja dan dari mereka juga kita temukan 5.6 gram ganja kering,” ungkapnya. (amh)

Polres Aceh Tamiang Gelar HUT Satpam KUALASIMPANG ( Waspada ): Polres Aceh Tamiang menggelar upacara dan perlombaan dalam rangka Hari Ulang Tahun ( HUT) Ke 30 Satuan Pengamanan (Satpam) di Lapangan upacara Mapolres setempat, Rabu ( 12/1). Pelaksanaan HUT Satpam dihadiri Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Drs Armia Fahmi, Bupati Aceh Tamiang, Drs H Abdul Latief, Ketua DPRK setempat, Ir.Rusman dan undangan lainnya. Kapolres Aceh Tamiang, Drs AKBP Armia Fahmi pada kesempatan itu mengungkapkan, jumlah seluruh Satpam di Aceh Tamiang kurang lebih ada 400 orang, sedangkan yang hadir dalam pelaksanaan upacara HUT Ke 30 Satpam sebanyak 100 Orang. Adapun pemenang lomba kesiapan siaga pos Satpam yaitu PT Sisirau mendapat hadiah Rp 2 juta, juara II PTPN 1 Sementok menerima hadiah Rp 1.5 juta, juara III PTPN 1 Pulau Tiga mendapat hadiah Rp 1 juta dan juara IV PT Patisari memperoleh hadiah Rp 750 ribu. Sedangkan juara Lomba PBB/Sikap Tampang yang tampil sebagai juara PT. Seumadam mendapat hadiah sebesar Rp2 juta, juara II Kantor DPRK Aceh Tamiang mendapatkan hadiah Rp 1,5 juta, juara III PT. PPP memperoleh hadiah Rp 1 juta dan juara IV PT Parawisata nilai 477 menerima hadiah Rp 50 ribu. Hadiah untuk masing-masing pemenang perlombaan tersebut diserahkan oleh Kapolres dan Bupati Aceh Tamiang. (b24)

Rp 2,9 M Bantuan Dayah Dan Balai Pengajian Disalurkan BIREUEN (Waspada): Bantuan Dayah dan Balai Pengajian tahap ketiga 2010 untuk seluruh Kabupaten/Kota di Aceh sebesar Rp 2,9 miliar mulai disalurkan kepada pimpinan Dayah dan pimpinan Balai Pengajian. Kepala Badan Pembinaan Pendidikan Dayah Aceh, Drs H Azhari Usman MSi, melalui Kabid SDM Ir Rusmiadi menjelaskan itu kepada Waspada saat menyalurkan bantuan tersebut di ruang Baitulmal kantor Bupati setempat Jumat (14/1). Dikatakan, dana bantuan Dayah dan Balai Pengajian tahap ketiga tahun 2010 seluruh Kab./Kota di Aceh yang sedang disalurkan bersumber dari anggaran APBA-P tahun 2010. Penyaluran bantuan Dayah dan Balai Pengajian, kata Rusmiadi, bervariasi sesuai status Dayah masing-masing mendapat bantuan Rp 5 juta, Rp 7 juta dan Rp 10 juta. Sedangkan bantuan insentif untuk guru Balai Pengajian mendapat bantuan yang sama setiap Balai Pengajian mendapat insentif 3 orang guru masing-masing mendapat Rp 1 juta. Dana bantuan Dayah dan Balai Pengajian di Kabupaten Bireuen yang disalurkan Jumat (14/1) sebesar Rp 513 juta dengan rincian bantuah Dayah Rp 347 juta dan bantuan Balai Pengajian sebesar Rp 166 juta. Pimpinan Balai Pengajian Nurut Taqwa Desa GeudongGeudong Bireuen Tgk Rusli Ibrahim yang ditemui Waspada di ruang penyaluran bantuan Dayah dan Balai Pengajian kelihatan kecewa karena belum mendapat bantuan. Padahal Balai Pengajian yang dipimpinnya selain sudah dilaporkan ke Pemkab Bireuen, juga sudah dilapor secara resmi ke Badan Pembinaan Pendidikan Dayah Aceh. Dikatakan, Balai pengajian yang dipimpinnya saat ini sudah memilik 100 lebih santri dan santriwati . (b16)

Waspada/H.AR Djuli

BANTUAN DAYAH: Kabid SDM Badan Pembinaan Pendidikan Dayah Aceh Ir Rusmiadi bersama beberapa petugas menyalurkan bantuan tahap ketiga kepada para pimpinan Dayah dan pimpinan Balai Pengajian Kabupaten Bireuen di ruang Baitumal kantor Bupati setempat Jumat (14/1).

PEUREULAK, Aceh Timur (Waspada): Aksi pencurian sepedamotor terjadi di Peureulak, Kab. Aceh Timur. Kali ini adalah sepeda motor Honda Kharisma BL 6138 DP, milik Imam Masjid Alue Nibong Peureulak, Tgk Syamsuddin, yang hilang Minggu (16/1) sekira pukul 06:00. Kendaraan tersebut hilang saat pemilik dan jamaah lainnya sedang menunaikan ibadah shalat subuh di masjid setempat. Menurut keterangan, sepeda motor Kharisma milik Tgk Syamsuddin awalnya di parkir di halaman masjid. Sebelum meninggalkan sepmornya, Tgk. Syamsuddin juga mengunci stang, dan kunci pengaman tambahan. Tapi tiba-tiba jamaah dikejutkan dengan suara kresek dari arah parkir sepmor. Beberapa jamaah sempat melihat pelaku mengeluarkan sepeda motor Tgk. Syamsuddin ke arah jalan negara. “Pelaku menggunakan helm sehingga sulit dikenali. Sementara seorang temannya menunggu di pinggir jalan. Pelaku langsung lari ke arah Kota Peureulak,” kata Ainul, anak korban. Kapolres Aceh Timur, AKBP Drs Ridwan Usman melalui Kapolsek Peureulak Kota Iptu Samsuar Amin, membenarkan adanya pencurian sepmor ini. “Kita sudah instruksikan kasus itu kini menjadi prioritas,” katanya.(cmad)

Waspada / H. Rusli Ismail

PENCEMARAN UDARA: Pembuangan sampah sembarangan berdampak terhadap pencemaran udara yang dapat mempengaruhi terganggunya keseharan masyarakat. Tampak tumpukan sampah menggunung di kawasan pinggiran Jalan Soekarno-Hatta, antara Lampeunurut-Lambaro, Aceh Besar yang sengaja dibakar karena petugas kewalahan mengangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Foto direkam beberapa waktu lalu.

Judi Togel Marak Di Aceh Timur INDRA MAKMUR, Aceh Timur (Waspada): Akibat lemahnya kinerja Polisi Wilayatul Hisbah (WH) dan Satpol-PP, aksi judi togel marak di Kec. Indra Makmur, Kab. Aceh Timur, Provinsi Aceh. Menurut keterangan, Minggu (16/1), penjualan kupon judi buntut yang kerap disebut judi togel belakangan semakin terang-terangan di sejumlah warung kopi (Warkop) di Alue Ie Mirah—Indra Makmur. Aksi judi togel di pedalaman AcehTimur ini sudah tidak menjadi rahasia lagi semua kalangan, baik remaja, anak-anak, kalangan tua, pemuda dan perempuan. Untuk membeli angka‘keberun-

tungan’, pelanggan tidak sulit mencari agen yang menyebar di kawasan Alue Ie Mirah. “Ya, biasanya saya pasang empat angka, dua angka dan tiga angka. Tiap hari saya menghabiskan uang untuk togel Rp10.000 - Rp20.000. Tapi jika bermimpi bagus saya akan pasang lebih banyak. Sementara saat ke luar nomor ‘keberuntungan’ kami melihat di internet melalui handphone (HP),” jelas salah seorang pembeli. Camat Indra Makmur, Ismail, SE, Minggu (16/1) membenarkan adanya aksi judi togel di wilayah kerjanya. Selain secara terang-terangan, judi togel itu juga telah merambah kalangan anak-anak, termasuk pelajar tingkat SMP dan SMA.

Selaku pimpinan kecamatan, lanjut Ismail, pihaknya telah menyurati beberapa kepala desa (Kades) di Indra Makmu. Tahapan selanjutnya, Muspika akan rapat dengan Kades, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda serta tokoh adat guna mencari jalan ke luar. Camat juga berharap Satpol-PP dan WH Aceh Timur menggelar operasi pemberantasan judi togel. “Sebenarnya ini tugas WH selaku penanggungjawab pengawas penegakan Syariat Islam di AcehTimur,” kata Camat. Sementara Kepala SatpolPP dan WH Aceh Timur, Syafrizal Fauzi, S.STP mengaku, pihaknya belum menerima keterangan resmi terkait adanya

Armada Huru-hara Kawal Pembangunan Proyek PEUREULAK, Aceh Timur (Waspada): Satu mobil anti huru-hara (Barakuda) Mapolres Aceh Timur sepekan terakhir disiagakan mengawal pembangunan proyek Magnet School di Desa Dama Tutong, Kec. Peureulak Kota, Kab. Aceh Timur. Proyek yang sedang dikerjakan perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Waskita Karya, sengaja meminta polisi menyiagakan armada tersebut guna mengantisipasi aksi demo anarkis, menyusul adanya protes warga baru-baru ini. Bahkan, polisi kini memperketat penjagaan.

“Armada yang didatangkan dari Polres Aceh Timur untuk pengamanan semata,” ujar Kapolres Aceh Timur, AKBP Drs Ridwan Usman melalui Kapolsek Peureulak Kota, Iptu Samsuar Amin, saat dikonfirmasi, Minggu (16/1). Menurut Iptu Samsuar, kendaraan itu ditempatkan ke lokasi proyek mengantisipasi hal yang tidak diinginka menyusul beberapa warga baru-baru ini melarang pembangunan itu dilanjutkan sebelum diberi hak memasok barang dan peralatan (suplayer—red) ke lokasi. Namun setelah ditengahi

bersama Muspika, lanjut Kapolsek Samsuar, selanjutnya berdasarkan petunjuk pimpinannya, satu armada Barakuda didatangkan untuk mengawal jalannya pembangunan proyek bantuan IDB itu di Aceh Timur. Iptu Samsuar mengajak semua pihak mendukung pembangunan yang telah berjalan setahun demi kemajuan Aceh Timur, di masa mendatang. “Proyek itu berjalan lancar. Namun kita minta semua lapisan masyarakat membantu mewujudkan kemajuan daerah, apalagi untuk dunia pendidikan,” ajak Kapolsek. (cmad)

Terkait Dugaan Anggota Dewan Terima Fee

Pemkab Aceh Timur Tak Pernah Usulkan Anggaran Rp2,5 Miliar LANGSA (Waspada): Dugaan sejumlah anggota dewan menerima fee pengadaan tanah perumahan DPRK Aceh Timur senilai Rp9 miliar, mulai menguak tabir APBK Perubahan Aceh Timur yang sudah disahkan. Ternyata Panitia Anggaran Eksekutif Aceh Timur tidak pernah mengusulkan anggaran sebesar Rp2,5 miliar untuk panjar pembelian tanah. Namun anggaran tersebut muncul atas inisiatif Panitia Anggaran Legislatif. Padahal dalam kondisi keuangan Aceh Timur yang sedang irit, tidak mampu mengakomodir pengeluaran untuk panjar pembelian tanah melalui APBK Perubahan, mengingat masih banyak kebutuhan rakyat yang sifatnya mendesak. Sekda Aceh Timur Saifannur, SH yang juga Ketua Panitia

Anggaran Eksekutif ketika dikonfirmasi, Sabtu (15/1) mengungkapkan, sebenarnya Panggar eksekutif sama sekali tidak mengusulkan anggaran Rp2,5 miliar pada APBK Perubahan untuk panjar pembelian tanah perumahan dewan. Karena, kebutuhan anggaran pada APBK Perubahan memang sudah disiasati untuk kepentingan yang mendesak bagi rakyat Aceh Timur. “Kita tahu APBK Perubahan tidak mampu mengakomodir panjar pembelian tanah Rp2,5 miliar, makanya tidak kami usulkan dalam anggaran perubahan yang dibahas dewan. Jadi kami tidak tau, dan begitu disahkan dewan, APBK Perubahan ternyata memuat item anggaran panjar pembelian tanah Rp2,5 miliar,” kata Saifannur.

Dikatakan, sebenarnya pada tahun anggaran 2008-2009 Pemkab Aceh Timur sudah merencanakan anggaran pembelian tanah perumahan dewan. Namun hingga disahkannya APBK Aceh Timur tahun 2010, anggaran tersebut belum terealisasi. Pada APBK Perubahan tahun 2010, Pemkab Aceh Timur sengaja tidak memasukkan anggaran untuk pembelian tanah itu mengingat keberadaan uang pada APBK Perubahan sangat terbatas dan tidak mampu mengakomodir semua. “Kita hanya memprioritaskan kebetuhuan mendesak dalam APBK Perubahan. Soal munculnya item anggaran panjar pembelian tanah Rp2.5 miliar, saya tak mau berkomentar lebih banyak,” demikian Saifannur. (ts)

aksi judi togel di wilayah Indra Makmur. Namun, pihaknya berjanji mengirim personil untuk memastikan lokasi dan informasi pelanggar Syariat Islam (SI) itu. “Kita akan telusuri,” katanya.(cmad)

Dayah Manyang - Pusat Komuniti Islam Yayasan AlInsaniyah (Puskiyai), dalam siaran pers diterima Waspada, Minggu (16/1). Diuraikan Abu Dayah Manyang (panggilan Tgk H Farmadi ZA, MSc), acara yang akan digelar secara akbar di komplek Puskiyai Krueng Baru Kec. Lembah Sabil Abdya, mengusung tema ‘Aceh Berjama’ah – Tulak Bala Akbar’ diisi beberapa acara khusus seperti shalat dzuhur berjamaah, dimana Wakil Gubernur Aceh H Muhammad Nazar, SAg dipastikan menjadi imam. Kemudian taushiah serta zikir akbar menghadirkan penceramah dari Jakarta dan Sumatera Utara, lalu ditutup dengan doa dipimpin Abu Dayah Manyang.(sdp)

BIREUEN (Waspada): Sedikitnya delapan pabrik industri di Bireuen, di antaranya pabrik es pabrik pakan ternak, pabrik keramik dan pabrik biodiesel yang dibangun disejumlah lokasi di Bireuen hampir dipastikan gagal beroperasi. Diduga kuat karena pembangunannya bukan keinginan dari rakyat dan dikerjakannnya juga disebut-sebut kurang koordinasi serta teknik pengelolaannya juga juga dinilai kurang bagus, sehingga pabrik-pabrik itu yang telah dibangun beberapa tahun lalu itu sampai sekarang dikatakan gagal dioperasi. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bireuen, Ir Razuardi, MT yang ditanya Waspada Jumat (14/ 1), mengenai itu membenarkan dan dia menyesalkan gagalnya beroperasi, karena telah banyak menghabiskan uang rakyat. “Karena sistem pengelolaannya yang dinilai kurang bagus, sehingga pabrik-pabrik itu sekarang ini terlantar, sehingga belum bisa menghasilkan PAD untuk Bireuen ini,” katanya. Menurut Razuardi, delapan pabrik yang dinilai gagal beroperasi setelah bangun sampai sekarang ini adalah, pabrik es dan pabrik susu di Peudada, pabrik pakan ternak di Gandapura dan Beunyot, Juli, pabrik keramik di Juli Tanjong, pabrik biodiesel di Beunyot, kawasan industri Batee Geulungku, Pandrah dan kawasan Industri Jangka.(amh)

Jalan Kabupaten PK Golkar Nagan Raya Di Aceh Singkil Bukan Hasil Muscam Berlubang NAGAN RAYA (Waspada): Pelantikan Pengurus Kecamatan SINGKIL (Waspada): Ratusan meter jalan kabupaten di Aceh Singkil mulai berlubang. Pantauan, Sabtu (15/1) di Kec. Gunung Meriah, beberapa ruas jalan di Rimo sebagai ibukota kecamatan berlubang. Seperti halnya jalan di samping kantor Camat Gunung Meriah tidak kurang dari 100 meter jalan dipenuhi lubang menganga. Kemudian jalan di samping lapangan Meriam Sipoli, di mana aspal badan jalan kupak – kapik , begitu juga di Desa Tunas Harapan. Warga berharap Pemkab Aceh Singkil melalui Dinas Pekerjaan Umum melakukan perbaikan. Sementara di sepanjang jalan protokol di ibukota Kab. Aceh Singkil, lampu jalan tidak berfungsi alias mati. Pantauan belum lama ini, tidak berfungsinya lampu di Jl. Bahari Pulau Sarok Singkil itu sudah berlangsung lama.(cb02)

(PK) Partai Golkar Nagan Raya dinilai cacat hukum, karena pengurus yang dilantik Sabtu (15/1) oleh Ketua DPD II Partai Golkar Nagan Raya di Balai Duek Pakat-Jeuram, bukanlah hasil dari Musyawarah Kecamatan (Muscam) melainkan orang-orang yang ditunjuk secara sepihak oleh Ketua DPD II Partai Golkar Nagan Raya Drs HT Zulkarnaini. Muscam yang sudah digelar beberapa bulan yang lalu di seluruh kecamatan, juga tidak sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (Juklak) DPP Partai Golkar dengan Nomor : JUKLAK-I/DPP/GOLKAR/ X/2009 tentang Penyelenggaraan Musyawarah Daerah Provinsi, Musyawarah Daerah Kabupaten/Kota, Musyawarah Kecamatan dan Musyawarah Desa/Kelurahan atau sebutan lain partai golongan karya se-Indonesia. Pada saat pelaksanaan Muscam III ini, yang mengundang adalah camat-camat di masing-masing kecamatan, adapun yang diundang atau yang memilih adalah para Kepala Desa di masingmasing kecamatan, pemilih bukanlah Komdes. Press release yang diterima Waspada Sabtu (15/1), T Ridwan, Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Golkar Nagan Raya menegaskan, seharusnya Ketua DPD II Golkar Nagan Raya Drs HT Zulkarnaini (Bupati Nagan Raya sekarang ) bisa memahami dan menghormati Juklak. Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Aceh Zuriat Suparjo, SP yangdihubungiWaspada mengatakan,semuanyaharusmelaluimekanisme sesuai dengan juklak. “Kalau penunjukan oleh DPD II, itu tidak sah atau melanggar ketentuan yang ada,” katanya singkat. (mji)

Bupati Diminta Evaluasi Lima Hari Kerja

BIREUEN (Waspada): Sepeda motorYamaha Mio Soul BL 6436 XN yang baru sebulan lalu dibeli Zainal Abidin, 50, warga Dusun Tgk Mustafa, Desa Meunasah Blang, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, Sabtu (15/1) raib digondol maling dari tempat diparkir, ketika dia beserta anaknya sedang asyik nonton festival lagu yang digelar di Aula Inspektorat Bireuen. Menurut keterangan pemiliknya Zainal Abidin, dirinya tiba ke lokasi sekira pukul 09:30 mengendarai sepmor yang baru sebulan lalu dikredit itu, bersama anaknya Isnurita Juana,24. Lalu sepmornya itu diparkirnya persis di sekitar tangga di teras menuju ke pintu masuk kantor. Namun alangkah kagetnya beberapa saat kemudian sepmor tidak ada lagi di tempat diparkir. Sementara itu, Kapolres Bireuen AKBP HR Dadik Junaedi S.H Melalui Kapolsek Jeumpa Iptu PM Ketaren yang ditanya terpisah membenarkan. (amh)

SINGKIL (Waspada): Bupati Aceh Singkil H. Makmursyah Putra diminta mengevaluasi lima hari kerja bagi PNS di sana, sebab pemberlakuan lima hari kerja dinilai tidak effisien dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. Melihat kondisi yang terjadi sejak diberlakukannya lima hari kerja, pelayanan kepada masyarakat kurang maksimal, ujar Aslia, warga Singkil belum lama ini. Sebab aktivitas PNS hanya bisa dilihat dari pukul 08:00 hingga pukul 14:00, selebihnya bila berurusan di Kantor Bupati Aceh Singkil dan kantor – kantor lainnya banyak PNS tidak berada di tempat. Untuk itu diharapkan kepada Bupati Aceh Singkil H. Makmursyah Putra mengevaluasi kembali pemberlakuan lima hari kerja guna mengeffisienkan kinerja PNS demi memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat.(cb02)

Puskiyai Gelar Tolak Bala Akbar LEMBAH SABIL, Abdya (Waspada): Tradisi tolak bala berupa doa bersama meminta dijauhkan dari marabahaya dan bencana, sebagai bentuk tradisi lokal yang harus terus dipertahankan dengan tetap mengedepankan azas dan prinsip islami. “Melihat perkembangan saat ini, serta kondisi bangsa dan daerah yang semakin terpuruk dalam berbagai masalah, kita merasa terpanggil dan mengajak semua kalangan masyarakat bersatu dan bersama-sama memperkuat silaturahmi dan melantunkan doa demi kemakmuran dan kesejahteraan negeri ini. Puskiyai Insya Allah akan menggelar acara tolak bala pada 2 Februari mendatang,” papar Tgk. H. Farmadi ZA,MSc, Pimpinan

Delapan Pabrik Industri Di Bireuen Gagal Operasi

Waspada /Sudarmansyah

PEGUNUNGAN: Pusat Komuniti Islam Yayasan Al-Insaniyah (Puskiyai) di kawasan pegunungan Krueng Baru, Kecamatan Lembah Sabil selama ini menjadi lokasi objek wisata domestik yang selalu ramai dikunjungi warga.

Mio Raib Saat Nonton Festival

Waspada/Ist.

ANUGERAH: Arafat Nur (berjas Waspada) bersama juri dan pemenang saat diwawancarai sejumlah wartawan ibu kota di Taman Ismail Marzuki selepas menerima anugerah penghargaan.

Novel Wartawan Waspada Pemenang Unggulan DKJ JAKARTA (Waspada): Novel bertajuk Lampuki karya Arafat Nur terpilih sebagai karya pemenang unggulan lomba DKJ, sebuah sayembara sastra bergengsi tingkat nasional. Lomba itu diumumkan dewan juri pada Malam Anugerah Sayembara di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Jumat (14/1) malam. Arafat Nur (wartawan Waspada) terpilih sebagai pemenang unggulan bersama tiga penulis lainnya, yaitu Wisran Hadi (dengan judul novel Presiden), Teja (judul novel Memori Ilalang), dan Ramayda Akmal (judul novel Jatisaba). Masing-masing pemenang diundang untuk menerima penghargaan langsung dari DKJ dan hadiah masing-masing Rp 7,5 juta. Dewan juri yang terdiri dari Sapardi Djoko Damono, Anton Kurnia, dan AS Laksana memutuskan tidak ada juara utama. Dalam pertangung-jawaban dewan juri sebelum pengumuman itu, Anton menyebutkan, mereka kesulitan untuk memilih juara utama. Dikatakan, selama perdebatan akhir untuk menentukan juara utama yang memakan waktu tiga jam lebih, juri sulit me-nemukan kata sepakat, sebab masing-masing juri memperta-hankan pilihannya sendiri, sehingga akhirnya mereka hanya memilih empat juara unggulan. “Masing-masing novel ini punya kelebihan dan kelemahannya sendiri,” kata Anton. Naskah para pemenang kali ini, sebutnya, mengangkat tentang lokalitas dengan warna yang amat beragam, memiliki kefasihan gaya bercerita, kaya majas, dan amat jenaka. Terutama Lampuki, karya Arafat Nur, dianggap paling jenaka, dan kalimat-kalimat berdiksi kuat, serta penceritaan yang sangat baik. Malam Anugerah Sayembara ini merupakan sebagai penutup rangkaian Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta 2010 yang digelar dari bulan Maret hingga September silam. Acara ini juga menjadi ajang temu pengarang pemenang, sekaligus sebagai napak tilas sejarah Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta melalui pameran. (b12)


Aceh

B12

WASPADA Senin 17 Januari 2011

Perampok Petugas PNPM Dan Rumah Nelayan Diburu PEUDAWA, Aceh Timur (Waspada): Dua OTK bersenpi yang melakukan perampokan di kawasan Peureulak dan rumah nelayan di kawasan Bagok, Kab. Aceh Timur baru-baru ini, masih diburon polisi. Bahkan, Tim Khusus yang dibentuk dalam beberapa regu kini fokus mengejar pelaku yang diduga masih berada di wilayah hukum Polres Aceh Timur. “Dua kasus ini menjadi fokus kita tahun 2011. Artinya, polisi komit mengungkap kasus ini,” ujar Kapolres Aceh Timur, AKBP Drs Ridwan Usman, Minggu (16/1). Kata dia, untuk mengungkap kasus kriminalitas pihaknya terlebih dahulu

melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selanjutnya menyelidiki dan menyidik serta memeriksa saksi kunci (korban—red). “Hasil lidikan, petugas akan memburu pelaku ke sejumlah titik yang diduga dijadikan tempat persembunyian,” jelas AKBP Ridwan Usman. Meski kepolisian memiliki kekuatan dalam menjalankan Tugas Pokok Fungsi (Tupoksi), lanjut perwira asal Montasik, Aceh Besar itu, tetapi informasi yang benar tetap dibutuhkan dari masyarakat.“Jika mengetahui adanya gerak-gerik atau pun penjual barang ‘panas’, segera laporkan ke polisi terdekat,” tandas AKBP Ridwan Usman.(cmad)

SD Negeri 1 Kualasimpang Raih Penghargaan Presiden Dan Menteri KUALASIMPANG ( Waspada): SDN (Sekolah Dasar Negeri) 1 Kota Kualasimpang, Kab. Aceh Tamiang meraih penghargaan dari Presiden DR H Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Pendidikan Nasional Prof DR Ir. Muhammad Nuh, DEA karena meraih nilai rata-rata Ujian Akhir Sekolah Berstandart Nasional (UASBN) Tingkat Sekolah Dasar Tertinggi di Provinsi Aceh, Tahun Pelajaran 2009/2010. Ka. Cabang Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kualasimpang, Asrizal dan Ka. SDN 1 Kota Kualasimpang, Fatimah Syam R, S.Pd

mengatakan, piagam penghargaan dari Presiden dan Menteri Pendidikan Nasional kepada SDN 1 dan Angely, yang meraih nilai tertinggi UASBN tahun ajaran 2009/2010, telah diserahkan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kab. Aceh Tamiang, Ridwan, M baru-baru ini. “Prestasi yang kami raih memang sangat membanggakan, berkat kerja keras penuh disiplin seluruh guru dalam proses belajar mengajar di sekolah ini. Juga adanya upaya yang gigih dari Ketua Komite Sekolah, Rusli Raden dan pengurus lainnya dalam memajukan sekolah ini,” ungkap Fatimah Syam.(b24)

Tapal Batas Masih Banyak Bermasalah REDELONG (Waspada): Secara keseluruhan , hampir seluruh kabupaten/kota di Provinsi Aceh hingga masih memiliki pemasalah terkait tapal batas daerah. Hal itu disampaikan Biro Tata Pemerintahan Provinsi Aceh Kamaruddin seusai melakukan rapat untuk mengumpulkan sejumlah informasi serta data terkait munculnya perselisihan antara Kabupaten Bener Meriah dengan Aceh Timur di oproom Setdakab Bener Meriah, Jumat (14/1). Permasalahan terjadi, lantaran pada saat pembentukan-pembentukan suatu kabupaten/kota tidak memperjelas titik koordinat suatu daerah.

Kamaruddin merincikan, kabupaten/kota yang hingga saat ini masih memiliki permasalah tapal batas diantaranya Kabupaten Subussalam dengan Aceh Selatan, Aceh Barat dengan NaganRaya,GayoLuesdenganAcehBaratDaya, Bener Meriah dengan Aceh Utara, Aceh Timur dengan Bener Meriah, dan Kabupaten Bireuen dengan Kabupaten Bener Meriah. “Kalau permasalah tapal batas Kabupaten Bireuen dengan Bener Meriah, dari 10 titik yang bermasalah, delapan titik sudah selesai di perjelas, hanya saja dua titik batas-batas wilayah kedua daerah itu yang hingga saat ini belum selesai,” ungkap Biro Tata Pemerintahan Provinsi Aceh.(cih)

Kaban Diklat Kemendagri Di Tamiang:

‘Bukan Lautan Hanya Kolam Susu…’ KUALASIMPANG, (Waspada): Lirik lagu, ‘bukan lautan hanya kolam susu…’ membuat suasana akrab mengental, antara masyaraka Kualasimpang, Provinsi Aceh, dengan Kaban Diklat Kemendagri, Ir H Tarmizi A. Karim, M.Sc, Sabtu (15/1) malam. Silaturrahmi di gedung pertemuan, dekat kantor Bupati Tamiang, digagas pemuka masyarakat, M Saleh WD, SE. Hadir Wakil Bupati (Wabup) Tamiang, Awaluddin, SH, para ulama, anggota dewan, dan pemuka masyarakat daerah ini. Pemuka masyarakat Tamiang, M SalehWD dengan gaya kocak membuat hadirin terpingkel-pingkel. Saleh berguyon, sembari mengkritisi berbagai masalah pembangunan. Kelakar Saleh, kemudian direspon Wabup Tamiang, ketika menyampaikan sambutan. Selama 3,5 tahun ia bersama Bupati Abdul Latief, katanya, berhasil membuat fon-

dasi pembangunan. “Yang namanya fondasi adalah kerangka dasar pembangunan. Jika ingin Tamiang maju dalam segala lini pembangunan, itu tugas bupati berikutnya membuat dan meletakkan pembangunan di atas fondasi tadi,” kelakar Wabup Tamiang, seperti membalas pantun. Awaluddin dalam sam-butannya memperkenalkan geografis kabu-paten perbatasan Aceh – Sumut tersebut, beri-kut sekilas database daerah seluas 1.190 km persegi, data penduduk (260.000 jiwa), gampong (desa, 213) dan dibawahi 12 tingkat kecamatan. Sementara dalam tanya jawab, Awaluddin lebih mengarahkan pertanyaan terhadap berbagai informasi yuridis, terutama terkait UU No. 32/2003 dan UU No. 11/2006 tentang pemerintahan Aceh. Tarmizi A Karim, pada silaturahmi mengisahkan kembali kunjungan Presiden Amerika, Barack Obama ke Indonesia baru-baru ini. Satu hal yang membuat Obama terkesima terhadap Indonesia, yaitu dalam kemajemukan suku dapat menjalin masyarakat komunalistik. Memang, negara Indonesia bagai zamrud khattulistiwa, sehingga tidak salah pengarang lagu. “Bukan lautan hanya kolam susu, kail dan jala untuk menghidupimu….,” sebut Tarmizi A Karim, melantunkan lagu tersebut diikuti koor hadirin. Menurut Tarmizi A Karim, itu merupakan salah satu energi sosial yang tidak Waspada/M Jakfar Achmad dimiliki negara lain, sebagaiCECAR PERTANYAAN: Wabup Tamiang, Awaluddin, SH mana sebut Wapres dalam mencecar berbagai pertanyaan, menyangkut UU No. 32/2003 suatu pertemuan dengan dan UU No. 11/2006 dalam sesi tanya jawab pada silaturahmi para Menteri/kabinet pemdengan Kaban Diklat Kemendagri, Ir H Tarmizi A Karim, MSc bangunan, di Jakarta, barudi gedung pertemuan dekat kantor bupati, Sabtu (15/1) malam. baru ini.(b10)

GAMBA GEUTANYO > Neu poto keujadian meunarek ngon kamera HP 3,2 mega piksel, kirem ngon MMS keu 08192110147. Peugot nama dan alamat jih. Na imbalan pulsa 20 ribee keu poto nyang di peuteubit.

PLAT MOBIL DINAS DITUTUPI KORAN

Seorang warga Desa Julok Cut menunjuk mobil dinas Kota Langsa, Daihatsu Xenia, yang dua hari diparkir di kawasan Desa Julok Cut, Aceh Timur, yang plat nomor polisinya ditutupi Koran. Tak jelas apa tujuan menutupi plat merah BL berseri F yang terpasang di mobil, apakah untuk mengecoh masyarakat yang menduga mobil tersebut dirental. Foto diambil Kamis (13/01). Pengirim: Munawir Sazli, AcehTimur, 0813970987xx

Waspada/Muhammad H. Ishak

TURUN KE SAWAH: Petani sawah terlihat menambah air ke petak dendengan padi menggunakan ember di kawasan Desa Pulo Iboh, Kec.Jangka, Kab. Bireuen, Provinsi Aceh. Mayoritas petani gabah di sana mulai turun ke sawah. Foto diambil, Sabtu (15/1).

Dokter Spesialis Kembali Bertugas TAPAKTUAN (Waspada): Enam dokter spesialis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Yulidin Away Tapaktuan yang dilaporkan hengkang dari Aceh Selatan sejak sepekan lalu, dilaporkan kembali bertugas Senin (17/1). Kepastian kembali berdinas dokter ahli tersebut dikemukakan Direktur RSUD dr.Yulidin Away Tapaktuan, dr. Akmal Jawardi menjawab Waspada melalui ponsel, Minggu (16/1). Akmal yang mengaku masih berada di Medan melakukan pertemuan dengan pihak terkait seperti Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Ketua IDI termasuk enam dokter tersebut me-

ngatakan kesediaan mereka kembali itu karena mereka begitu sayang terhadap masyarakat Aceh Selatan. “Setelah beberapa tahun berada di Aceh Selatan, mereka memahami benar kondisi sosial dan perekonomian masyarakat daerah ini,” sebut Akmal tanpa bersedia merinci hasil pertemuan dengan para dokter sehingga mereka bersedia kembali ke Tapaktuan. Sementara itu Bupati Aceh Selatan melalui Sekdakab Drs. H. Harmaini, M.Si yang diminta tanggapannya secara terpisah menyambut baik kembalinya dokter spesialis itu bertugas di daerahnya. “Syukurlah, mereka bersedia kembali membantu kita mengatasi pelayanan kese-

hatan bagi masyarakat yang merupakan tugas kemanusiaan,” sebut Harmaini seraya memberi apresiasi terhadap para dokter spesialis tersebut. Sebelumnya enam dokter spesialis yang dilaporkan hengkang dari Aceh Selatan dan menuju Medan, setelah sepekan sebelumnya mereka melakukan aksi mogok kerja, sehubungan dikuranginya intensif mereka sebesar 50 persen serta biaya operasional RSUDYulidin Away yang juga dipangkas dengan persentase sama, melalui APBK 2011. Pemangkasan kedua jenis biaya tersebut membuat dokter spesialis itu protes melalui aksi mogok kerja. Kemudian mereka hengkang karena merasa tidak dihargai dan tidak direspon

Proyek ‘Terapan’ Rp41,5 M Mulai Diimplementasikan BANDA ACEH (Waspada): Proyek teknologi ramah lingkungan untuk Industri Proses Perikanan (Terapan) senilai Rp41,5 miliar yang segera diimplementasikan di Kab. Pidie Jaya dan Bireuen, mulai disosialisasi pada mereka yang terlibat program itu. Orientasi proyek dan penguatan manajemen yang digelar di Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh sejak beberapa hari lalu, diikuti 50-an orang, dilaksanakan Aceh Development Fund (ADF) bersama konsorsium Fakultas Teknik Unsyiah, LSM Bina Masyarakat (BIMA) dan LSM An-Nisa. “Kegiatan tersebut digelar guna mensosialisasi tujuan program Terapan kepada semua komponen yang terlibat dalam implementasi nantinya di lapangan,” kata Direktur Eksekutif ADF, Afrizal Tjutra di Banda Aceh, Sabtu (15/1)

Afrizal menambahkan, pihaknya memperoleh dana hibah dari MDF melalui KPDT senilai Rp41,5 miliar lebih. “Kami cukup bangga karena ADF menjadi satu-satunya lembaga lokal yang dipercaya MDF dan Bank Dunia untuk melakukan proyek peningkatan ekonomi masyarakat di Aceh,” akunya. Sementara Ketua Unit Manajemen Proyek Fasilitas Pembiayaan Pembangunan Ekonomi Aceh (PMU AEDFF), Prof DR Ir Amhar Abubakar, MSc, mengatakan ini adalah orientasi proyek dan penguatan manajemen yang pertama digelar oleh lembaga pelaksana proyek AEDFF. Kata dia, AEDFF merupakan proyek lanjutan peningkatan perekonomian masyarakat Aceh yang dananya bersumber dari Multi Donor Fund (MDF) dan disalurkan melalui Kementerian Pembangunan Daerah

Tertinggal (KPDT), tapi pelaksanaan dilakukan oleh NGO baik lokal maupun internasional. “Lembaga lain yang terlibat dalam AEDFF tidak melakukan kegiatan orientasi proyek dan penguatan manajemen seperti ini. Saya berharap dengan langkah awal yang baik ini, pelaksanaan proyek Terapan bisa berjalan dengan baik di lapangan nantinya,” ujar Amhar. Manajer Proyek Terapan, Faisal Hadi, menjelaskan bahwa program itu merupakan terobosan yang dirancang ADF dan konsorsiumnya untuk menjawab tantangan teknologi dan masalah yang dihadapi nelayan di Pidie Jaya dan Bireuen. Dengan adanya teknologi ramah lingkungan nantinya juga diharapkan mampu mengontrol kestabilan harga jual ikan yang berpengaruh terhadappeningkatan pendapatan masyarakat nelayan. (b07)

Pasar Grosir Bireuen Bakal Jadi Pasar Hewan Meunyo juet ta peulaku on labu juet keu asoe kaya, meunyo hanjuet tapeulaku anuek tengku juet keu beulaga, kata peribahasa Aceh, yang artinya, kalau pintar diolah dikerjakan daun labu jadi serikaya kalau tidak pintar membina anak teungku ulamapun jadi bangsat. Musibah bencana gempa dan tunami dahsyat 26 Desember 2004 kendati msyarakat Aceh dirundung duka yang amat dalam juga mendapat rahmat Allah yang luar biasa. Pasca bencana, berbagai bentuk bantuan pemerintah, masyarakat Indonesia mayarakat dan NGO asing dari berbagai negara mengalir ke Aceh membangun sarana dan prasarana ke daerah-daerah tertimpa bencana. Seperti halnya beberapa kecamatan di kawasan pantai Kecamatan Samalanga, Jeuneb, Plimbang, Peudada, Jeumpa, Kuala, Jangka dan Gandapura yang tertimpa bencana gempa dan tsunami dahsyat, secara umum telah dapat menikmati bantuan perumahan tempat tinggal dari pemerintah dan NGO asing. Termasuk kota Bireuen mendapat bantuan BRR, membangun satu unit gedung permanen menelan dana milyaran rupih untuk dimanfa-

atkan sebagai pasar grosir Ibrahim, tokoh masyarakat Bireuen dalam percakapan dengan Waspada mengatakan, fondasi pembangunan Kabupaten Bireuen “Keuneubah “ Mustafa A Glanggang masih ada yang belum berfungsi.. Lantaran jabatan Mustafa sudah berakhir dan belum sempat memfungsikan pasar grosir yang dibangun BRR di bekas lahan kantor Kecamatan Jeumpa yang terbakar di masa konflik Aceh. Penempatan pasar grosir di kota Bireuen sangat strategis sebagai tempat pemasaran grosir. Berbagai jenis barang sandang, pangan tidak hanya untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Bireuen, akan tetapi pasar grosir Bireuen harus mampu melayani kebutuhan para pedagang Kabupaten Bener Meriah, Takengon Aceh Tengah, Pidie Jaya, Pidie, Banda Aceh sampai ke Kabupaten/Kota barat selatan Aceh. Jika pasar grosir Bireuen dapat difungsikan, sesuai status pasar grosir, para pedagang dari berbagai Kabupaten/kota di Aceh tak perlu berbelanja lagi ke luar Aceh, cukup berbelanja berbagai jenis barang yang tersedia di pasar grosir Bireuen. Berfungsinya pasar grosir sangat mendukung terhadap

pemberdayaan ekonomi masyarakat di berbagai sektor. Sayangnya, pembangunan pasar grosir saat berakhir masa jabatanMustafa Glanggangtidaksempat difungsikan sesuai harapan. Fondasi pembangunan yang sudah diletakkan (Keuneubah) mantan Bupati Mustafa A Glanggang terkesan masih terabaikan sampai sekarang, dinilai sebagai proyek mubazir. Bupati Nurdin Abadul Rahman yang hanya membangun kios pedagang K-5 kripik pisang di kawasan Cot Gapu untuk memberdayakan ekonomi pedagang K-5, terkesan gagal memberdayakan ekonomi pedagang K-5. Pasalnya, pemasaran kripik pisang di Cot Gapu tidak stategis, skarena ecara berangsur-angsur para pedagang kripik pisang satu persatu mulai kembali membuka lapak kripik pisang di kaki lima pusat kota Bireuen. Ironinya, pasar grosir yang begitu megah dilintasan jalan nasional kota Bireuen tidak lebih sebagai pajangan yang tidak bermakna. ”Atau akan dijadi-kan pasar grosir hewan ? Karena setiap hari hewan ternak sapi menjadi penghuni pasar grosir,” ujar Ibrahim. (b16)

tuntutannya. Buntutnya, para mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat melakukan aksi demo termasuk menggelar peragaan praktik dukun di palataran kantor bupati dan gedung DPRK, sebagai isyarat masyarakat akan kembali berobat ke dukun, dengan hengkangnya dokter spe-

sialis tersebut. Keenam dokter spesialis yang dilaporkan hengkang itu, dua dokter spesialis penyakit dalam Junaidi danYensuari, dokter THT Eko C.Burnama, dokter anak Dedi Gumilang, dokter kandungan dan kebidanan Sabri dan seorang lainnya dokter mata Raja Chair Lubis.(b19)

Lakalantas Maut Di Bagok, Satu Tewas, 4 Luka-luka BAGOK, Aceh Timur (Waspada): Kecelakaan lalulintas (lakalantas) maut kembali terjadi di lintas jalan nasional, MedanBandaAceh,Jumat(14/1)malam. Kali ini dua unit Supra X bertabrakan di kawasan Desa Tumpok Teungoh, Kecamatan Nurussalam, Bagok, Aceh Timur. Insiden itu mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor tewas setelah sempat dibawa ke Unit Gawat Darurat RSUD Idi Rayeuk. Sementara empat orang lainnya, termasuk seorang bocah yang masih berusia 8 tahun, menderita luka serius. Korban tewas bernama Abdul Qadir alias Bang Do, 40. Korban sehari-hari berjualan bakso di Kutabinjei, ibukota Kecamatan Julok Aceh Timur. Kini jenazah korban sudah dikebumikan di kampung kelahirannya, di Desa Seuneubok Pidie, Kecamatan Madat, Aceh Timur. Sedangkan korban luka, masing-masing putra Abdul Qadir, Rizky Dafa Aditiya, 8, dan pengasuhnya Khairani, 19, warga Desa Naleung, Kecamatan Julok. Kemudian, Muhammad, 26, warga Desa Lueng Sa Kecamatan Madat dan teman bon-

cengannya, Hasanul Balqiah, 26, warga Kuala Gelumpang, Kecamatan Julok. Informasi dihimpun Waspada, lakalantas terjadi sekitar pukul 19:00Wib. Malam itu, korban Abdul Qadir yang memboncengi Rizky Dafa Aditiya, 8 dan Khairani, hendak pulang ke arah Kutabinjei, setelah makan-makan di sebuah kafe di kawasan Blang Bugeng, Desa Tumpok Teungoh, Bagok. Abdul Qadir mengendarai Honda Supra X 125 BL 5728 DS. Ketika sedang memotong jalan, tiba-tiba dari arah Kuta Binjei muncul Supra X 125 BL 3719 DS yangdikendaraiMuhammad.Tak ayal, tubrukanpun tak terelakkan Warga sekitar kemudian membantu mengevakuasi ke lima korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Idi. Namun sesaat setelah tiba di Rumah Sakit, Abdul Qadir meninggal dunia. Kapolres Aceh Timur AKBP Drs Ridwan Usman melalui Kasat Lantas Iptu Hangga Utama, didampingi Danpos Polantas Julok, Aiptu Syahrial, yang dikonfirmasi Waspada via telefon membenarkan lakalantas itu. (cmus)

Perlu Kentongan Antisipasi Keamanan Di Seruway KUALASIMPANG (Waspada): Koramil 03/Seruway, Kodim 0104/Aceh Timur menggelar sosialisasi kepada masyarakat tentang pemakaian kentongan untuk mengantisipasi situasi kantibmas di lingkungan masing-masing, demi menjaga keamanan dari berbagai gangguan kriminalitas. Sosialisasi kentongan yang merupakan alat komunikasi tradisional tersebut dilakukan Danramil 03/Seruway Kodim 0104/Aceh Timur, Kapten Inf Arman bersama anggotanya dihadiri masyarakat, di Mesjid Desa Tangsi Lama, belum

lama ini. Danramil Seruway, Kapten Inf Arman menyatakan, sosialisasi pemakaian kentongan untuk menjaga atau mengantisipasi situasi lingkungan. “Apalagi akhir-akhir ini mulai muncul gangguan kriminilitas seperti perampokan bersenjata api dan kejahatan lainnya,” ungkap Arman . Menurut Danramil, masyarakat memang perlu memiliki kesadaran untuk bersama-sama dengan aparat menjaga keamanan di lingkungannya dari berbagai gangguan Kantibmas.(b24)

Waspada/Muhammad Riza

HUTAN DIRAMBAH: Beginilah kondisi hutan dalam pegunungan Seulawah, Aceh Besar dan Pidie yang kian hari terus dirambah dengan bermacam alasan. Ribuan batang pinus yang diharapkan dan memberi kesejukan dikawasan tersebut kini ditebang dan dibakar dengan alasanpembukaan lahan.


Waspada, Senin 17 Januari 2011