Page 4

A2

Berita Utama

Dua Angkot Terbalik, Satu Tewas, 14 Luka MEDAN (Waspada): Dua sopir angkot melarikan diri setelah armada yang mereka kemudikan terbalik, Sabtu (14/ 4). Peristiwa itu, menyebabkan satu penumpang tewas dan 14 luka-luka. Korban tewas Apriandi Ginting,15, warga Dusun IV Lau Macem, Desa Sugau.Korban luka ringan menjalani rawat jalan. Sedangkan korban luka beratdirawatdiRSUPHAdamMalik Medan, dan ada yang menjalani perawatan di dukun patah. Informasi diperoleh Waspada, sebelum kejadian angkutan umum Rajawali BK 1052 MF dikemudikan Simon datang secara bersamaan dengan angkot Rajawali BK 1630 MA membawa puluhan penumpang sebagian besar pelajar ke arah Pan-

curbatu. Setiba di TKP yang jalannya menikung, salah satu angkot yang sarat penumpang mencoba mendahului Rajawali di depannya, namun tiba-tiba kedua angkutan itu bersenggolan, hingga kedua angkot terguling ke beram jalan. 14 Penumpang yang mengalami luka-luka, Yolanda Br Sinulingga, 15, Rosi Br Ginting, 14, Brema Sembiring, 15, dan Septa Risa Br Sembiring, 14, keempatnya warga Dusun II Durin Pitu Desa Sugau, Lista Br Ginting, 16, warga Dusun I Desa Bintang Meriah. Sabar Br Ginting, 70, warga Dusun I Desa Sugau, Listra Br Ginting, 16, warga Desa Bintang Meriah, Pebrina Br Ginting warga Desa Sugau, Andre Tarigan, 15, warga Dusun

Lau Macem Desa Sugau, Suranta Ginting, 14, warga Dusun Durin Pitu Desa Sugau, Pebriani Tebreka, 16, warga Dusun IV Lau Macem Desa Sugau, Nelisa Geri Pani, 10, Kartika Dewi Br Ginting, 14, dan Elvira Nita Br Ginting, 18, warga Dusun II Timbang Lawan Jahe Desa Bintang Meriah. Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSU H Adam Malik untuk menjalani perawatan. Kapolsek Pancurbatu RuruhWicaksono Sik, SH, MH saat dikonfirmasi membenarkan kecelakaan tersebut. “Dalam kecelakaan itu, satu penumpang tewas, tujuh luka berat dan selebihnya mengalami luka ringan. Saat ini kedua angkot Rajawali diamankan ke Polsek Pancurbatu,” ujarnya.Kedua sopir angkot Rajawali kabur.(m40)

Bawa 15 Butir ...

han 1 ringgit, satu lembar pecahan 5 ringgit, tiga lembar pecahan 10 ringgit, dua jam tangan merek Seiko dan Swiss, satu cincin emas, dua pcs handphone Nokia, satu dompet. Sedangkan dari KS, BC menyita satu tas berisi pakaian, 10 lembar uang pecahan Rp100 ribu, sembilan lembar pecahan Rp10.000, satu lembar pecahan Rp1.000, 17 lembar pecahan 50 ringgit, tiga lembar pecahan 1 ringgit, tiga jam tangan merek Seiko dan Casio, lima pcs handphone Nokia merek X2, X3, E7, E51 dan biasa, satu pasang ge-

lang warna silver, satu dompet kulit, tiga cincin yakni dua warna emas dan satu warna silver. Informasi Waspada peroleh, I dan KS penumpang Air Asia AK1350 dari Kuala Lumpur tiba di Bandara Polonia Medan sekira pukul 07:30.I, 44, penduduk Desa Pisang, Kec. Suakia, Aceh Barat Daya, memiliki paspor S-474709. KS, 39, penduduk yang sama memiliki paspor A-1791471. PetugasBeaCukaiyangmencurigai gerak-gerik keduanya, kemudianmelakukanpemeriksaan dan menemukan 15 butir happy five disimpan dalam tas merk Polo City warna hitam. Selesai menjalani pemeriksaan, petugas Reskrim Polsek Medan Baru menjemput keduanya dari kantor Bea Cukai pukul 14:30, dibawa ke Mapolsek Medan Baru. Kapolsek Medan Baru Kompol Dony Alexander SIK, SH, M.Hum kepada Waspada mengatakan, kedua pria itu masih menjalani pemeriksaan. “Mereka kedapatan membawa 15 butir happy five.Barang itu akan diperiksa di Labfor Polri Cabang Medan,” ujarnya. Usai menjalani pemeriksaan di Mapolsek Medan Baru, I mengatakan, membeli pil happy five itu di Johor Malaysia dengan harga 5 ringgit per butir. (m32/m36)

Keduanya I dan KS datang dari Kuala Lumpur Malaysia. Dari I, pihak BC menyita barang bukti 15 butir happy five, paspor, dua koper berisi pakaian, 12 lembar uang pecahan Rp100 ribu, delapan lembar pecahan Rp50 ribu, tiga lembar pecahan Rp1.000, enam lembar pecahan 50 ringgit, tujuh lembar peca-

Jangan Percayai ... jawaban harus dikawal jangan sampai “transit” kemana-mana dan disegel lalu dikirim sehingga menjamin tidak terjadinya kecurangan. “Saya rasa semangatnya sekarang agak beda. Sekarang jujur dan berprestasi relatif bagus dan bukan jamannya lagi tidak jujur,” ujar M Nuh. Menteri juga mengatakan, persiapan pelaksanaan Ujian Nasional berjalan lancar terutama pendistribusian soal yang saat ini semua sudah berada di rayon sehingga siap didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Mega Masih ... Dia mengaku terpaksa menaikkan harga BBM bersubsidi untuk menyelamatkan utang yang diwarisinya dari pemerintah era Orde Baru. ”Kami terpaksa menaikkan BBM pada saat itu karena nilai tukar dolar naik hingga 15 persen,” katanya.

Hari Ini, Karnaval ... Secara umum kegiatan karnaval kendaraan hias ini menampilkan berbagai hal tentang keunggulan komparatif Provinsi Sumatera Utara dengan produk-produk unggulan daerah dan kebudayaan daerah Se Sumatera Utara. Sedangkan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) jajaran Pemprovsu akan menampilkan berbagai inovasi dan kreativitas mereka masing-masing sesuai capaian prestasi dan kinerja unit kerja atas dasar tugas pokok dan fungsinya. Hingga kemarin siang, kabupaten dan kota yang telah mengonfirmasikan keikutsertaannya antara lain Langkat, Labura, Labusel, Tapteng dan beberapa

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur:

Puluhan Taruna ... pusing dan mual atau yang tidak, seluruhnyadievakuasi kesejumlah rumah sakit antara lain, RS Mitra Senjati, RS Medica, dan RSUP Adam Malik Medan, guna mendapat pertolongan medis. Dia mengatakan dengan adanya kejadian ini, semua kegiatan malam terkait pendidikan dihentikan.”Harusnya usai makan malam, mereka latihan di lapangan Paskhas Polonia Medan, “ tegasnya. Katanya, peristiwa ini berawal saat puluhan taruna menyantap makan malam dengan lauk ikan mirip tongkol dan tempe dan sayur wartel berpadu sayur -mayur lainnya. Beberapa saat usai menyantap makan malam, puluhan taruna tiba-tiba mengalami mual disertai pusing. (m49) lainnya. Sementara Pemerintah Kota yang telah mengonfirmasi di antaranya Kota Medan, Binjai, Tebingtinggi dan Sibolga. Karnaval juga diagendakan diikuti peserta dari BUMN dan BUMD yang gabung dengan peserta dari Dinas/Badan Provsu. Sekdaprovsu tidak menjelaskan ruas jalan mana saja yang akan dilintasi karnaval tersebut. (m28)

Amankan UN ... Saat pendistribusian naskah soal UN ke kabupaten/kota di Sumut dikirim dengan truk box, dikawal dua sampai tiga personil kepolisian. “Ini dilakukan agar tidak ada naskah yang bocor,” katanya.Jumlah personil untuk pengamanan selama pelaksanaan UN di Sumut diperkirakan 6.000 sampai 7.000 personil, dengan jumlah sekolah yang dijaga sebanyak 1.924. (m27)

Ada-ada Saja ...

melakukan upacara pernikahan di tengah dinginnya kawasan Kutub Utara, seperti dikatakan sebuah ekpedisi Rusia Barneo2. GxK, Bxh5. 2012 dalam blog-nya pada Jumat akhir pekan lalu. 3. KxGd7, Bh2. Pernikahan tersebut diresmikan seorang pendeta dengan 4. Gf6+mat. (Jika disaksikan sekira 30 tamu, yang berangkat menggunakan pesa1. ....., Kxd6. wat terbang dan diteruskan de2. Kc-e6+, GxK. ngan helikopter untuk mencapai Kutub Utara. 3. KfxG+mat). Upacara pernikahan dilangsungkan dengan tema berbagai tradisi. Pernikahan unik tersebut Jawaban TTS: dilangsungkan layaknya di tempat biasa lengkap dengan pengiTTS Topik Umum ring pengantin. Pernikahan diSerba “War” akhiri dengan menyalakan kemJ AWA R A H A W A R I bang api. Turut hadir dalam pernikaR A H A A han ini seorang tamu tak diunE R L W A R K O P dang yaitu penjelajah asal Inggris WA R I NG I N A S E Mark Wood yang sedang melaA A W R A W A R kukan misi solo ber-ski di Kutub R A M A W Utara dalam misi meningkatkan kesadaran masyarakan dunia D A S A W A R S A W A R G A akan pentingnya isu perubahan A A I W A R iklim. Pada misi yang berakhir S E W A R S W A R O V S K I Rabu lalu tersebut, Wood sukses menempuh jarak 223 km dari A N R W dari stasiun es Rusia ke Kutub WA R S AWA W A R A K Utara. Sedangkan pada Januari W A A R silam, ia menyelesaikan petualangan menjelajahi 985km berA NWA R WA R K A T ski mengelilingi Kutub Selatan. R O T I “Di Kutub Selatan teradapat D K E L E L AWA R sebuah pangkalan Amerika, tapi di Kutub Utara yang ada hanya Jawaban Sudoku: es,” ujar penjelajah berusia 45 tahun tersebut yang dikutip BBC. 3 8 9 7 6 5 1 4 2 “Namun saat saya tiba (di 1 4 5 8 2 3 6 9 7 Kutub Utara), ternyata ada Borge Ousland yang sedang meni2 4 9 8 1 3 7 6 5 kah. Bersamanya terdapat 20 9 5 4 3 7 6 8 2 1 hingga 30 tamu yang datang ke Kutub Utara dengan helikopter,” 2 3 6 5 1 8 4 7 9 tambahnya. 8 1 7 2 9 4 5 3 6 Pengantin baru Helge dan Borge Ousland tercatat menjadi 6 2 8 4 5 7 9 1 3 pasangan pertama yang melang4 9 1 6 3 2 7 8 5 sungkan pernikahan di tengah 5 7 3 9 8 1 2 6 4 kebekuan Kutub Utara. (rzl)

1. Kd-c5, Ke5.

263.303 Siswa ... Siregar mengatakan, kekurangan soal sudah dilengkapi pihak percetakan dalam hal ini CV.Ceriau Riau Mandiri. Sedangkan untuk kardus yang rusak di Sibolga, tambahnya, panitia belum menerima laporan kalau rusaknya kardus itu berimbas terhadap rusaknya naskah soal UN. “ Memang bisa terjadi kerusakan kardus berakibat kerusakan naskah soal, tapi sampai saat ini belum ada laporan kerusakan soal, “ tegasnya.Dia mengatakan kalau besok (hari ini-red) pada saat pelaksanaan UN terdapat kerusakan naskah soal UN, sesuai juknisnya boleh di fotocopy. Pelaksanaan UN tahun ini, lanjutnya, tidak ada naskah cadangan. Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Drs Syaiful Syafri mengharapkan pelaksanaan UN 2012, berlangsung jujur dan berprestasi. “Tidak ada praktik guru membantu siswa yang selama ini kerap diisukan dalam pelaksanaannya, “ tegasnya. Begitu juga informasi adanya naskah UN bocor, ia memastikan tidak ada naskah asli soal UN yang beredar di tangan siswa, sebab seluruh proses pengawasannya dilakukan dengan ekstra ketat.”Saya ucapkan selamat mengikuti ujian kepada

Sampah Rahudman ... pembuangan sampah tersebut berada di wilayah Kabupaten Deliserdang. Sedangkan sampah rumah tangga itu, umumnya berasal dari pemukiman penduduk yang berada di wilayah Kota Medan. Saat itu, sejumlah warga Deliserdang menyampaikan keluhannya kepada tim Waspada Green Club dan Yayasan Bumi Hijau Lestari serta anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba, SH, MM. Menurut mereka, sampah tersebut telah menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan dan warga setempat rentan terserang berbagai macam penyakit. “Kami berharap kiranya para aktivis lingkungan dan anggota DPD RI dapat menyampaikan permasalahan sampah ini kepada pemerintah sehingga ada jalan keluarnya. Kami yang bermukim di wilayah Deliserdang harus menerima sampah

WASPADA

Senin 16 April 2012

Perhumas Goes To Campus

Gus Irawan: Hargai Setiap Orang Dengan Senyum 227 MEDAN (Waspada): Ketua Umum Perhimpunan Humas (Perhumas) Medan Gus Irawan Pasaribu mengatakan senyum adalah ibadah karena senyum yang tulus dalam berkomunikasi akan membuat lawan bicara merasa dihargai. “Karena itu dalam dunia bisnis, senyum merupakan kunci utama dalam standar pelayanan yang berorientasi memuaskan customer.” Hal itu dikatakannya saat membuka acara Perhumas Goes To Campus bertajuk “smiling PR” di Universitas Darma Agung (UDA) Medan, akhir pekan lalu, yang menampilkan pembicara Afwandi, praktisi Marketing Public Relations Hotel Asean Internasional. Hadir pada acara itu, Rektor UDA Prof Binsar Panjaitan, ratusan mahasiswa beserta dosen Fakultas Komunikasi dari UDA dan perguruan tinggi lainnya serta para aktivis Perhumas Muda dan Perhumas Medan.

Gus Irawan yang juga Direktur Utama Bank Sumut mengatakan di dunia perbankan seperti halnya di Bank Sumut, senyum merupakan bagian dari standar pelayanan. “Di Bank Sumut, seluruh karyawan, terutama di bagian front office diberikan pelatihan standar pelayanan termasuk bagaimana membiasakan diri memberikan senyum yang tulus kepada customer. Kalau mau dihargai, hargailah orang lain. Senyum yang tulus merupakansalahsatucaramenghargai orang lain. Berikan senyum kepada siapa saja, tanpa memandang status sosial. Coba latihan dengan senyum 227, artinya tarik garis senyum 2 cm ke kiri dan 2 cm ke kanan selama 7 detik,” kata Man of The Year 2011 Harian Waspada itu seraya menegaskan senyum merupakan bahasa komunikasi yang penting, apalagi bagi seorang yang menjalankan profesi kehumasan. Sementara itu, Afwandi yang

juga pengurus Perhumas Medan mengatakan,smiling PR dalam konteks bisnis memiliki filosofi pelayanan secara total demi kepuasan customer (service excellent).Smiling PR, katanya, tidak sebatas senyuman tulus, meskipun senyum merupakan kunci utama mengawali kesuksesan berkomunikasi. “Harus dipahami, smiling dalam konteks PR adalah pelayanan secara totalitas dalam memberikan kepuasan kepada pelanggan, mulai dari sikap menerima sampai complaint handling (penanganan keluhan). Berikan pelayanan yang standar dan berkualitas. Lalu ketika terjadi komplain, terima dengan baik keluhan tersebut, dengarkan dan catat dengan penuh perhatian, tunjukkan interest anda dan rasakan permasalahan pelanggan atau tamu layaknya permasalahan anda sendiri,” tuturnya. Tak hanya menunjukkan

Israel Hina Aktivis ...

Mazin menyebut hal ini sebagai tanda “ketakutan dan histeria Israel yang sebelumnya belum pernah terjadi.” Selain dipulangkan, para aktivis juga diberi sepucuk surat cemoohan dari petugas yang berterimakasih ‘karena telah memilih Israel sebagai objek kekhawatiran untuk urusan kemanusian’. Terkait larangan ini, sejumlah maskapai termasuk penerbangan Inggris dan Jerman telah membatalkan tikat penumpang yang mendaftarkan penerbangan untuk mengikuti program kunjungan ke Tepi Barat itu. Pembatalan tersebut dilakukan setelah sebelumnya pihak berwenang Israel mengatakan maskapai harus membayar denda dan mendeportasi penumpang jika mereka tetap melakukan kunjungan ke wilayah Tepi Barat. Seorang juru bicara Lufthansa juga mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa perusahaan membatalkan penerbangan menyusul pelarangan dari Israel untuk tidak menerbangkan penumpang ke wilayah tersebut. (cnn/net/rzl)

S-2 Marginal ...

Beberapa aktivis dilarang masuk ke Israel dengan alasan bahwa mereka akan berbuat onar di negara tersebut. Meski begitu, Israel memperbolehkan beberapa diantaranya untuk masuk ke negara tersebut, pejabat Israel mengatakan. Hingga Minggu siang, 38 aktivis telah ditolak untuk memasuki bandara, ujar jurubicara migrasi dan kependudukan Sabin Hadad. Namun keterangan yang diberi pejabat berwenang dan para aktivis mengenai situasi ini masing-masing berbeda. Jurubicara polisi Israel MickeyRosenfeldmengatakan,empat aktivis pengunjukrasa ditahan karena membuat kerusuhan di bandara. Ia juga menambahkan bahwa 500 polisi disiagakan untuk menyikapi konflik ini. Sementara itu, juru bicara aktivis “Welcome to Palestine” Mazin Qumsiyeh mengatakan, sembilan aktivis ditahan secara paksa menggunakan kekerasan oleh lebih dari 1.000 petugas keamanan yang disiagakan. anak-anak kita di seluruh Sumatera Utara,” demikian Syafri. Sekolah Terjauh Ketua Panitia UN Dinas Pendidikan Kota Medan, Drs Munawar, Minggu (15/4), menyebutkan pelayanan awal akan diterima sekolah asal Belawan, Amplas dan Tuntungan dengan jadwal pukul 05:15 s/d 05:30, setelahnya sekolah yang jaraknya dekat hingga selesai pukul 07:00. “Persiapan menerima penyelenggara UN untuk mengambil naskah sudah rampung. Hari ini ada 350 polisi yang akan mengawal seluruh sekolah penyelenggara se Kota Medan, mengambil naskah ke Dinas Pendidikan Jalan Pelita IV,”kata Munawar. Dia menambahkan, hari ini ada 41.322 siswa SMA/MA dan SMK Kota Medan ikuti UN. “Dari 41.322 siswa yang mengikuti UN tersebut, sebanyak 6.309 siswa berasal dari SMA Negeri se-kota Medan dengan klasifikasi pada siswa jurusan IPA berjumlah 4.256 siswa dan siswa jurusan IPS berjumlah 2.054 siswa.Sementara untuk SMA Swasta berjumlah 16.664 siswa dengan pembagian 8.940 siswa pada jurusan IPA dan 7.724 siswa pada jurusan IPS. Provinsi Aceh Dari Aceh dilaporkan, 68.214 siswa-siswi dari jenjang

pendidikan SMA, MA, SMK, SMLB dan SMTI di Aceh, Senin (16/4) mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun 2012. “Hari ini semua sekolah sudah siap melaksanakan UN jenjang SMA/MA dan sekolah sederajat lainnya,” ungkap Laisani, Kabid Dikmenjur Disdik Aceh yang juga ketua UN Aceh 2012 kepada Waspada, Minggu (15/4) di Banda Aceh. Dikatakannya, sejauh ini tidak ada kendala dalam pelaksanaan UN 2012 di Aceh. Dia mengimbau semua pihak mendukung kesuksesan UN di Aceh. Laisani merincikan peserta UN jenjang SMA/MA/SMALB sebanyak 57.283 orang dari 602 sekolah negeri dan swasta seluruh kabupaten/kota, SMK 10.804 orang dari 126 sekolah, serta 127 orang dari Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMTI). Ujian untuk jenjang SMA/ MA/SMK/SMALB/SMTI ujian utamanya berlangsung pada 1618 April. Sedangkan ujian susulan dilaksanakan pada 23-25 April, khusus bagi siswa yang tidak bisa mengikuti saat ujian utama dilaksanakan. Untuk ujian susulan merupakan kesempatan yang dibuka kepada siswa peserta UN yang tidak bisa mengikuti ujian utama karena sakit dibuktikan keterangan dokter, atau karena bencana alam. (m49/m37/b06)

dari Medan,” ujar seorang pria setengah baya. Menanggapi keluhan warga, anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba, SH, MM berpendapat, masalah sampah tersebut dapat memicu konflik warga antar daerah jika tidak segera diselesaikan. Dari hasil peninjauan di lapangan, lanjut Parlindungan, terungkap bahwa lokasi pembuangan sampah yang menutupi sebagian ruas jalan tersebut berada di wilayah Kabupaten Deliserdang. Sedangkan sampah-sampah rumah tangga yang menumpuk di lokasi tersebut berasal dari pemukiman penduduk di wilayah Kota Medan. “Terlihat jelas bahwa masyarakat Kota Medan membuang sampahnya ke wilayah Kabupaten Deliserdang. Jadi, masyarakat di wilayah Kabupaten Deliserdang tersebut merasa keberatan,” jelasnya. Untuk menyelesaikan masalah ini, menurut Parlindungan,

dibutuhkan mediasi yang bisa menjembatani pertemuan antara Pemerintah Kota Medan dengan Pemerintah Kabupaten Deliserdang. “Dalam hal ini, hanya Plt. Gubsu Gatot Pujo Nugroho yang mampu menyelesaikan masalah sampah tersebut sehingga tidak terjadi konflik warga antar daerah,” ujarnya. Selain itu, lanjut Parlindungan, pihaknya bersama seluruh aktivitas lingkungan dari Waspada Green Club dan Bumi Hijau Lestari siap mendukung gebrakan Plt. Gubsu dalam menuntaskan permasalahan sampah di perbatasan kabupaten/kota ini. “Masalah sampah di kawasan Helvetia ini hanya satu contoh. Saya yakin, masih banyak permasalahan sampah di perbatasan Medan – Deliserdang. Sebab, banyak pemukiman penduduk yang berada di perbatasan kabupaten/kota tersebut seperti di Perumnas Mandala,” demikian Parlindungan. (m25)

Al Bayan ... Atas wasiat Amirul Mukminin Umar bin Khattab, khalifah ketiga harus dipilih oleh enam orang shahabat Nabi yang senior yakni, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin Auf dan Abdurrahman bin Umar. Semua berhak dipilih dan memilih, kecuali Abdurrahman bin Umar yang berhak memilih tetapi jangan dipilih. Setelah mereka bermusyawarah, Usman terpilih sebagai khalifah ketiga dalam Negara Madinah. Ali yang juga seorang calon yang diharapkan terpilih oleh Bani Hasyim dan Kaum Persia ternyata dikalahkan dengan suara dua berbanding empat, Ali langsung berdiri dan membai’at Usman bin Affan yang ketika itu telah berusia 70 tahun, sedangkan Ali generasi yang lebih muda. Peris-

tiwa ini terjadi tahun 23 H. Ketulusan Ali bukan hanya membai’at, tetapi juga berperan aktif membantu Pemerintahan Usman sampai Usman syahid dibunuh kaum pemberontak tahun 35 H. Demikian pendapat saheh dari Ibnu Katsir dalam kitabnya, Albidayah wan Nihayah. Jadi tidak benar pendapat golongan Syiah yang mengatakan Ali kecewa terhadap Usman. Sayyidina Ali bin Abi Thalib adalah adik sepupu Rasulullah SAW. Ia seorang yang gagah berani, pahlawan yang selalu dipercaya oleh Nabi. Sikap terpujinya menghormati yang lebih tua, juga turun pada putranya Hasan bin Ali. Hasan mengaku kalah kepada Muawiyah bin Abi Sufyan. Ia lepaskan jabatan khalifah demi persatuan kaum Muslimin. Bagi Hasan kekuasaan bukan hal yang harus diburu dengan mengorbankan nyawa rakyat.

Waspada/Armin Nasution

GUS IRAWAN PASARIBU (tengah) saat berbicara dalam seminar smiling PR sebagai lanjutan Perhumas Goes To Campus, akhir pekan lalu. sikap peduli, menurut Afwandi, penanganan keluhan harus ditindaklanjuti dengan memberikan solusi dan membantu mengatasi problem mereka sampai merasa terpuaskan. Itulah hakikat smiling PR sejatinya, pungkas alumni STIKP Medan itu. Perhumas Goes To Campus merupakan program reguler kerjasama Perhumas Medan dan Perhumas Muda dengan berbagai perguruan tinggi di Medan, yang telah dilaksanakan dalam tiga putaran.

Setiap kali turun ke lapangan dan berdialog dengan perempuan-perempuan perkasa itu, saya selalu berusaha menahan haru ketika mereka menuturkan kisah perjuangannya membantu meningkatkan pendapatan keluarga karena penghasilan suami yang pas-pasan, bahkan tak cukup menafkahi istri atau membiayai kebutuhan pendidikan anak-anak. Saya sebut mereka sebagai perempuan-perempuan perkasa karena tak mau pasrah dan tak mudah menyerah dengan kerasnya kehidupan. Terkadang saya suka tertawa geli bercampur haru kalau mengingat kembali cerita seorang ibu yangmengakulariterbirit-biritmenggelardagangannya saat menyadari dirinya terbangun kesiangan. Bagimereka,waktuadalahuang.Merekatakpernah belajar teori ekonomi, tapi secara naluriah merekapahamkalkulasiantarawaktuyanghilangdengan menurunnya omset dagangan. Mereka tak pernah belajar pembukuan, neraca keuangan dan cash flow, tapi secara alamiah mereka mengerti bagaimana menyisihkan modal, biaya produksi, pengeluaran lainnya, dan tentu saja laba bersih yang diperoleh dari hasil usaha. Karena itu pula, meski tak mengerti istilah aktiva dan pasiva, mereka tahu betul berapa yang harus disisihkan untuk belanja, saldo dari omset penjualan, membayar cicilan kredit, dan berapa yang wajar dialokasikan untuk ditabung di bank sebagai simpanan masa depan. Hati mereka mungkin berbunga-bunga ketika saya katakan bahwa mereka adalah caloncalon S-2. Itu bisa terbaca dari rona wajah dan senyum merekah di sudut bibirnya, atau mungkin karena mereka menganggap saya bergurau. Tapi tak sedikit pula yang keningnya mengkerut seperti menyimpan tanya. Dengan bercanda saya bilang: “Ibu-ibu jangan mau kalah dengan dosen atau kaum profesional bergelar S-2. Karena kalau usaha ibu terus berkembang, ibu pasti bisa melanjutkan ke jenjang S-2. Sekarang kan ibu menjalani program S-1, maksudnya fasilitas kredit Sumut sejahtera-1. Nah, kalau sudah sampai tahap pinjaman Rp5 juta, itu berarti ibu sudah lulus S-1, dan kalau butuh modal usaha yang lebih besar untuk pengembangan usaha, Bank Sumut sudah menyiapkan program lanjutan dengan bantuan pinjaman yang lebih besar mulai Rp5 juta sampai Rp50 juta yang kami sebut sebagai program lanjutan ke S-2, artinya Sumut sejahtera-2.” Saya selalu menjelaskan bahwa pada program S-1 kredit diberikan tanpa agunan dan diberikan secara berkelompok, sedangkan di jenjang S-2 mereka dianggap sudah mandiri sehingga kredit yang diberikan secara perorangan dan dipersyaratkan memakai agunan. “Tapi jangan khawatir, namanya juga untuk usaha mikro, ya agunannya kita berikan kemudahan. Kemudahan seperti apa? Kalau ibu tak punya surat tanah bersertifikat dari BPN, tanah dengan surat apapun misalnya SK Camat, Lurah, Kepala Desa, Notaris atau grand sultan pun tak masalah. Kalau juga benar-benar tak punya surat tanah, ya cukuplah barang dagangan itu yang jadi jaminan, atau alat-alat produksi yg dibiayai dari kredit. Contoh, ibu mau beli mesin pengolah tempe, ya mesin mesin produksi itu sajalah yang jadi jaminan, mau beli mesin kukur atau beli steling, itu juga cukup jadi jaminan. Tak usah pula mencemaskan biaya akte notaris sebagaimana berlaku pada kredit komersil umumnya, karena program S-2 membebaskan calon debitur dari beban biaya notaris. Pokoknya, program

Putaran pertama di kampus STIKP Medan bertajuk “media relations” dengan pembicara Ahmad Nasoha (Corporate Affairs Manager Cocacola Amatil Indonesia), putaran kedua di Kampus Darmawangsa dengan pembicara Hadi Sucipto (Head of Corporate Communication Telkomsel Area Sumatera) dan putaran ketiga di Kampus UDA bertajuk “smiling PR”. Perhumas Goes To Campus masih akan berlanjut ke kampuskampus lainnya setiap bulan dengan tajuk berbeda. (m06)

S-2 seperti halnya S-1 memang dipersiapkan untuk memberdayakan pelaku usaha mikro,” jelas saya panjang lebar, yang spontan disambut aplaus oleh omak-omak itu. Kalau pada program S-1 Bank Sumut banyak belajar dari keberhasilan model Grameen Bank yang digagas peraih hadiah Nobel Perdamaian MuhammadYunus dari Bangladesh, untuk program S-2 kami (Bank Sumut-red) mendapat dukungan teknikal asistensi dari Sparkasen Bank, sebuah bank pembangunan daerah di Jerman yang bereputasi internasional. Tentu saja kami harus memodifikasi model skim pembiayaannya yang perlu disesuaikan dengan kultur, kondisi sosiologis dan karakter masyarakat Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Saya menyadari, daya tahan ekonomi para pelaku usaha mikro dengan skala modal Rp1 juta sampai Rp5 juta masih sangat rapuh menghadapi kesulitan ekonomi. Bila saja salah seorang anggota keluarga sakit keras dan membutuhkan biaya tidak sedikit untuk perawatan medis, maka usaha mereka bisa serta-merta kolaps. Karena itu, program S-1 belumlah cukup menjamin mereka bisa survive, sehingga mereka perlu terus mengembangkan usaha dengan terbukanya akses pembiayaan modal usaha yang lebih besar. Alhamdulillah, di antara mereka kini telah bermunculan perempuan-perempuan pelaku usaha mikro yang terus bertumbuh dan melanjutkan program pembiayaan dari S-1 ke S-2. Sebut saja seperti ibu Roslina Lubis yang menjalani usaha kedai sampah dan playstation, ibu Nurwanca yang menekuni usaha menjahit, dan ibu Sri Maya Fifika Handayani yang usaha kedainya terus berkembang. Sekadar informasi, kalau pada program S-1 jumlah debitur secara kumulatif telah mencapai 72.000 orang yang seluruhnya perempuan, pada program S-2 (tanpa perbedaan gender) jumlah debitur aktif telah lebih 2.600 orang. Pengalaman bergumul dengan para pelaku usaha mikro ini merupakan pembelajaran teoritispraktis bagi saya bahwa sesungguhnya dalam masa pertumbuhan membangun dan mengembangkan usaha, mereka masih memerlukan sentuhan perhatian, motivasi. pemberdayaan dan pendampingan. Memahami hal itu, sejatinya negara (pemerintah) jangan sampai terjebak dalam arus pemikiran neo-liberalisme ala Michael Kinsley cs, yang menginginkan terwujudnya free market dan free trade dengan dalih open sky dimana dunia tidak bisa lagi menghindari era globalisasi. Semoga saja tidak, karena negara AS sekalipun sebagai pengusung ideologi neo-lib toh sebenarnya juga tetap ikut “campur tangan” dalam mengatur kebijakan ekonomi yang memproteksi dunia usahanya demi kepentingan nasional negara super power itu. Di Indonesia, tentunya pemerintah pusat sampai ke pemerintah kabupaten/kota dituntut political will dan konsistensinya menjalankan konsep kebijakan ekonomi kerakyatan yang berorientasi pada keberpihakan terhadap seluruh rakyat, di mana pemerintah turut “campur tangan” dalam regulasi dan kebijakan ekonomi tanpa harus berperan secara dominan. Pelaku usaha mikro tidak butuh dimanjakan. Yang mereka perlukan adalah payung hukum dan pemberdayaan melalui peningkatan keterampilan (empowering); menjamin kesempatan yang adil dalam pemberdayaan mulai dari akses pembiayaan, pendampingan dan penguatan kapasitas; memberikan kebebasan berkreativitas; dan mendorong kemampuan pelaku usaha untuk berdaya saing. Hanya itu. #

Waspada, Senin 16 April 2012  

waspada daily

Waspada, Senin 16 April 2012  

waspada daily

Advertisement