Waspada, Selasa 21 April 2020

Page 1

Harga Eceran Rp4.000,-

Demi Kebenaran Dan Keadilan

Pencuri Sepedamotor Ditembak

WASPADA

MEDAN (Waspada): Polsek Percut menembak penarik beca bermotor (Betor) yang mencuri sepedamotor karena berusaha kabur saat dilakukan pengembangan di Jl. Martubung, Kec. Medan Labuhan. Tersangka RK, 39, tukang becak, warga Jl. Tuba 2 Rawa Cangkuk 1 Gang Siti Khadijah, Kel. Tegal Sari Mandala III, Kec. Medan Denai, kemudian diboyong ke RS Bhayangkara Lanjut ke hal A2 kol. 1

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999) ISSN: 0215-3017

SELASA, Pahing, 21 April 2020/27 Sya’ban 1441 H

No: 26655 Tahun Ke-73

Terbit 16 Halaman

Tembakan Peringatan Bubarkan Balap Liar MEDAN (Waspada): Polrestabes Medan terpaksa membubarkan balapan liar mobil dan sepedamotor dengan meletuskan senjata di Jl. Ring Road Sunggal, Minggu (19/ 4) malam. Dari lokasi polisi berhasil mengamankan 32 mobil balap dan 11 sepedamotor, serta 73 orang pemiliknya dan warga. Semuanya diboyong ke Polrestabes Medan. Lanjut ke hal A2 kol. 1

Medan Selayang Tertinggi MEDAN (Waspada): Dari 21 Kecamatan di Kota Medan, Kec. Medan Selayang, tertinggi jumlah pasien positif dan pasien dalam pengawasan (PDP) Coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang dirawat dibeberapa rumah sakit, disusul Medan Tuntungan, dan Medan Johor. Data ini berdasarkan update dari resmi situs Pemko Medan: covid19.pemkomedan.go.id untuk percepatan penanganan Covid19 pada Senin, 20 April 2020 pukul 18:57 WIB. Pasien positif Covid-19 di Kec. Medan Selayang, sebanyak 13 orang dan PDP 27 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 23, Orang Tanpa Gejala (OTG) 10, Pelaku Perjalanan (PP) 9, Meninggal Positif masih kosong, sedangkan meninggal PDP 1 orang, serta 1 orang dinyatakan sembuh. Tertinggi kedua Kec. Medan

Tuntungan. Pasien positif di Medan Tuntungan 11 orang dan PDP 23 orang. Sedangkan ODP 146 orang, OTG 52, PP 76, positif dan PDP yang meninggal masing-masing 1 orang, sembuh 2 orang. Urutan ketiga ditempati Kec. Medan Johor. Pasien positif di Medan Johor 5 orang dan PDP 18 orang, ODP 35, OTG 24, PP 53 orang, positif yang meninggal 1 orang dan PDP yang meninggal 2 orang, serta pasien sembuh 1 orang. Lanjut ke hal A2 kol. 4

6.760 Positif, 747 Sembuh JAKARTA (Waspada): Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia, Senin (20/4), 6.760 kasus. Sebanyak 590 di antaranya meninggal dunia dan 747 orang dinyatakan sembuh. “Hasil konfirmasi positif sampai saat ini 6.760 kasus,” kata Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers, di Graha BNPB, Jakarta, Senin (20/4). “Jumlah meninggal 590 kasus,” sebutnya. Menurut Yuri, ada peningkatan kasus sembuh akibat Covid-19 menjadi total 747

Pasien Meninggal Virus Corona Bukan Aib JAKARTA (Waspada): Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama Juraidi, meminta agar masyarakat tak menolak jenazah pasien yang meninggal akibat virus corona (Covid-19). Kata dia, jenazah itu bukan merupakan suatu aib bagi masyarakat. “Jadi jangan yang meninggal karena wabah seolah ini aib, suatu azab. Ini pelajaran bagi kita jangan ada yang menolak dimakamkan seolah itu termasuk hukuman, sehingga aib bagi keluarga,” kata Juraidi dalam sambungan diskusi jarak jauh, Senin (20/4). Juraidi bercerita kisah masa lalu, ketika sahabat Nabi Muhammad SAW, Abu Ubaidah bin

orang setelah ada penambahan 61 orang sembuh hari ini. Hal ini berdasarkan dua kali pemeriksaan PCR. “Sembuh 747 orang,” tuturnya. Peningkatan kasus sembuh yang siginifikan tersebut, sekaligus menjadi gambaran bahwa Covid-19 bisa dilawan dan dicegah. Untuk itu, pemerintah mendorong masyarakat agar berupaya memutuskan rantai penularan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dapat terus dilakukan dengan baik. Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah, Lanjut ke hal A2 kol. 4

Jarroh meninggal karena terkena wabah Thaun di daerah syam. Kala itu, Khalifah Umar bin Khattab bersama Panglima Perang Abu Ubaidah ingin mengunjungi pasukannya di wilayah Syam. Akan tetepi, Umar justru mengurungkan niatnya dan meminta seluruh pasukannya untuk berbalik karena wilayah tersebut sedang dilanda wabah Thaun. Meski demikian, Abu Ubaidilah menolak permintaan Umar untuk berbalik. Dia tetap melanjutkan perjalanan dan tak ingin meninggalkan pasukannya karena khawatir. Lanjut ke hal A2 kol. 4

AP

Reuters

SEJUMLAH anggota Royal Canadian Mounted Police (RCMP) mengepung pelaku penembakan massal di sebuah stasiun pengisian bahan bakar di Enfield, Nova Scotia, Kanada, Minggu (19/4/2020).

PETUGAS Medis Pemadam Kebakaran New York mengevakuasi seorang pasien yang terinfeksi virus corona di Brooklyn, Amerika Serikat, pekan lalu.

Penembakan Di Kanada,16 Tewas

Korban Tewas Covid-19 AS 40.661

PORTAPIQUE, Kanada (Waspada): Enam belas orang tewas dalam penembakan massal yang berlangsung di Kota Portapique, Provinsi Nova Scotia, Kanada, pada Sabtu (18/4/ 2020) waktu setempat. Pelaku yang diidentifikasi bernama GabrielWortman melakukan aksinya setelah terlebih dahulu menyamar sebagai polisi. Salah satu dari 16 korban tewas dalam penembakan itu adalah perempuan anggota Royal Canadian Mounted Police (RCMP), sementara satu koleganya terluka. Wortman mengamuk dan menembak secara membabi buta. Ia kemudian melarikan diri. Polisi pun bergerak mem-

buru pelaku hingga ke Kota Portapique, sekitar 100 km dari Halifax, ibu kota Nova Scotia. Pria 51 tahun itu akhirnya tewas pada Minggu (19/4/2020) waktu setempat di sebuah stasiun pengisian bahan bakar dalam baku tembak dengan polisi. Aparat mengatakan, Wortman juga membunuh orang di lokasi lain tanpa terungkap apa motifnya. Petugas bagian operasi kriminal RCMP Nova Scotia, Chris Leather, menuturkan Wortman berpakaian polisi. Di Nova Scotia, beberapa korban ditemukan baik di luar maupun di dalam sebuah rumah di daerah itu. “Pencarian Lanjut ke hal A2 kol. 1

Al Bayan

Sayyidusy-Syuhur Oleh: Tgk. H. Ameer Hamzah Marhaban ya Ramadhan, marhaban ya Syahurul Quran, marhaban ya Syahrul ‘adzim, marhaban ya Syahrul Syuhur. Marhaban ya Syahrul Mubarakah. Marhaban ya Maghfirah….( Hr. Bukhari Muslim). Kami rindu akan kedatanganmu. Kami menantimu dengan hati yang gembira! SAYYIDUSY SYUHUR bermakna penghulu segala bulan. Itulah bulan Ramadhan yang mulia. Sebelas bulan yang Lanjut ke hal A2 kol. 1

CNNI

Kehidupan Semakin Sulit

Pemprovsu Minta Masyarakat Tetap Gembira MEDAN ( Waspada): Di tengah kesulitan yang dialami masyarakat, dampak dari wabah virus corona (Covid-19) yang semakin menjadi, (Pemprovsu) tetap meminta masyarakat untuk tetap sabar dan tenang. Juga warga dianjurkan untuk menjaga perasaan agar tetap gembira, makan makanan bergizi, istirahat yang cukup, dan tidak panik. “Karena dengan cara itulah kita tetap dapat meningkatkan imunitas tubuh, dan terhindar dari penularan Covid-19,” kata

Juru Bica Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) Aris Yudhariansyah. Dia memberikan keterangan melalui live streaming Gugus Tugas, di Kantor Gubsu, Senin (20/4). Disebutkan ArisYudhariansyah, membendung penularan virus corona akan sangat mempengaruhi beban perawatan di Rumah Sakit (RS). Semakin banyak yang dirawat, maka akan semakin berat beban kita untuk menurunkan angka kesakitan

dan jumlah yang meninggal dunia. “Karena itu cegah Covid-19 dengan meningkatkan imunitas kita. Makan makanan yang bergizi, tetap sabar dan tenang, istirahat yang cukup, tidak panik dan jaga perasaan kita untuk tetap bergembira. Kemudian tetap menjaga jarak sosial, pakai masker, dan jangan menyentuh wajah sebelum mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir,” kata Aris Yudhariansyah. Sampai saat ini, menurut Aris, penularan virus corona

masih terus terjadi. Itu terlihat dari masih adanya orang yang terpapar virus ini. Sampai hari Senin pukul 17:00 saja, Gugus Tugas masih mengonfirmasi 1.749 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 148 orang, dan pasien positif virus corona 106 orang. Kata Aris, melihat fakta itu, maka masyarakat harus bergotong-royong, bersama dengan elemen masyarakat lainnya dan Lanjut ke hal A2 kol. 6

WA S H I N G TO N , A S ( Waspada): Jumlah korban meninggal karena Covid-19 di Amerika Serikat mencapai 40.661 orang setelah otoritas kesehatan mencatatkan 1.997 kematian baru. Berdasarkan data dari Universitas John Hopkins, jumlah yang dilaporkan pada Minggu (19/4/2020) waktu setempat itu mengalami kenaikan dari 24 jam sebelumnya. Merujuk kepada data yang disajikan John Hopkins pada Sabtu, AS mencatatkan 1.891 kematian karena Covid-19. Angka pada Minggu terjadi di tengah pernyataan Gubernur New York Andrew Cuomo yang menyebut bahwa wilayahnya

KISARAN (Waspada): Ustadz Abdul Somad (UAS) berpendapat bahwa kita ibarat kayu kering yang akan dibakar oleh Covid-19 bila kita tidak mau tinggal di rumah. “Sehingga untuk memutus mata rantai itu dengan cara menjaga diri dengan memilih diam di rumah,” papar UAS melalui pesan video yang diberikan ke Waspada via Whats App (WA), Senin (20/4). UAS mengumpamakan Covid-19 adalah api yang akan membakar apa saja yang kering. Yang kering itu adalah kita (masyarakat), maka kalau kita tetap keluyuran akan dibakar oleh Covid-19. “Bagaimana supaya api itu padam? Kalau tidak ada kayu kering maka api itu akan padam sendiri. Bagaimana

Ustadz Abdul Somad

setan. Tidak shalat jumat bukan dosa. Nabi saat menjadi musafir beberapa kali tidak shalat Jumat, padahal jamaahnya banyak. “Pernah Nabi shalat Jumat waktu musafir, tidak. Itu menunjukkan shalat Jumat boleh digugurkan dengan Dzuhur, kenapa merasa berdosa,” jelas UAS. Sama halnya dengan tidak ke masjid, kata UAS, larilah kamu dari penyakit menular, sebagaimana kami lari dari seekor singa. Itu bukan perintah ustadz, tapi itu perintah Nabi Muhammad SAW. Sudah menghindari perkumpulan, kata UAS, bagaimana dengan pulang kampung? Kita akan Lanjut ke hal A2 kol. 4

Lanjut ke hal A2 kol. 4

Ada-ada Saja

UAS Sebut Covid-19 Api caranya? Diam diri rumah, jangan keluar,” jelas UAS. Dia juga mengatakan yang tidak shalat di masjid jangan merasa berdosa, karena merasa berdosa dengan perbuatan yang bukan dosa adalah kerja

sudah melewati puncak wabah. Adapun pada Rabu pekan lalu John Hopkins memaparkan data jumlah korban meninggal harian di AS mencapai 2.500 orang. Hingga saat ini, AS masih menjadi negara dengan tingkat infeksi maupun kematian tertinggi di seluruh dunia akibat virus corona. Selain 40.661 angka kematian, badan kesehatan setempat juga menyatakan sebanyak 759.086 terpapar virus yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China itu. Di tengah masih tingginya angka kematian, ribuan rakyat AS turun ke jalan dan

Bayi Bernama Sanitiser

Internewscast

GWYNETH Paltrow mengenakan gaun yang akan dilelangnya.

Sumbangkan Gaun, Gwyneth Paltrow Malah Dicibir LOS ANGELES, AS (Waspada): Gwyneth Paltrow berbaik hati menyumbang salah satu gaunnya untuk amal krisis virus corona. Namun, niat baik tersebut malah mengundang cibiran lantaran gaun itu bukan barang favorit sang aktris. Lanjut ke hal A2 kol. 4

ORANGTUA di India memberikan nama yang tak lazim bagi bayi mereka yakni, Sanitiser, sebagai pengingat dia lahir di tengah pandemi Covid-19. Suami istri itu memutuskan memberi nama anaknya demikian tidak hanya sebagai p e n g i n g a t . Te t a p i j u g a Lanjut ke hal A2 kol. 4

Serampang - Kapan kita longgar Pak Gub

- He...he...he...


A2

Berita Utama

WASPADA Selasa 21 April 2020

Medan Selayang .... Data general 21 kecamatan di Kota Medan, terkait Covid-19 yakni, ODP 763, OTG 275, PP 649, PDP 250, Positif 62 orang, Sembuh 7 orang, Meninggal Positif ada 7, dan Meninggal PDP ada 20 orang. Untuk mengetahui lebih lengkap data di 21 kecamatan hingga kelurahan, masyarakat bisa mengakses situs MedanLawanCovid19 tersebut yang update setiap malam dan update di 21 kecamatan hari ini bisa melihat foto diatas. Diminta Waspada Pemko Medan telah membagi tiga zona terkait penyebaran Covid-19, yakni zona hijau, kuning, dan merah. Zona merah adalah kecamatan yang di wilayahnya terdapat lebih dari 10 orang PDP. Berdasarkan update data hari ini, zona merah meliputi Kec. Medan Selayang, Medan Denai, MedanTuntungan, Medan Sunggal, Medan Johor, Medan Amplas, Medan Kota, dan Medan Tembung. Kadis Kesehatan Kota Medan dr Edwin Effendi MSc, yang dihubungi Waspada, Senin (20/4) mengatakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemko Medan seperti anjuran PltWali Kota Akhyar Nasution, tidak henti-hentinya menginstruksikan jajaran ditingkat kecamatan, kelurahan hingga lingkungan untuk door to door memeriksa warga masing-masing. Edwin yang juga wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penangnanan Covid-19 Pemko Medan ini menyebutkan, para camat, lurah dan kepling bersama tim medis dan puskesmaspuskesmas di Kota Medan, terus aktif mengecek warga. “Masyarakat harus yakin, dengan disiplin dan upaya kesehatan mandiri, virus corona bisa disembuhkan,” tutur Edwin kembali mengingatkan agar masyarakat tetap waspada, jaga kesehatan, hindari kerumunan dan gunakan masker bila keluar rumah. (m46)

Korban Tewas ....

UPDATE data 21 Kecamatan di Kota Medan tentang penyebaran Covid-19, Senin, 20 April 2020 pukul 18:57 WIB.

Pencuri Sepedamotor .... untuk mendapat perawatan. Kapolsek Percut Seituan Kompol ArisWibowo kepada wartawan, Senin (20/4) malam menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan Laporan Polisi No : LP / 863 / K / IV / 2020 / SPKT PERCUT / Jum’at 17 April 2020 pelapor Alisati Siregar dan LP / 792 /k/IV/2020/SPK Percut, pelapor Ketri Junika Wulansari. “Waktu itu korban Alisati Siregar, 56, warga Jl. Pancing V Link.III, Kel. Besar, Kec. Medan Labuhan, Kamis (16/4) sekira pukul 12:00 WIB, naik sepedamotor menuju ke Bandara Kualanamu dan tepatnya di Jl. Sempurna Ujung, Kec. Percut Seituan, berhenti untuk membuang air kecil,” katanya. Korban memarkirkan sepedamotornya dan buang air. Namun, tiba-tiba datang pelaku mengambil sepedamotor korban dan membawa kabur. Spontan korban minta tolong, namun sepedamotor keburu dibawa kabur pelaku. Peristiwa ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Percut Seituan yang kemudian melakukan pencarian terhadap pelaku. Selanjutnya, Sabtu (18/4), personel Polsek Percut Seituan mendapat telepon dari Polsek Lima Puluh Polres Batubara, telah mengamankan tersangka Curanmor di Wilayah Hukum Polsek Percut Seituan di Desa Perkebunan Tanah Isamamulu, Kec. Lima Puluh, Kab. Batubara. Kemudian tersangka dijemput dari Polsek Lima Puluh untuk dibawa ke Polsek Percut Seituan bersama barang bukti sepedamotor. “Pihaknya kemudian melakukan pengembangan, namun

Tembakan Peringatan .... Pembubaran aksi balap liar ini dipimpinWaka Polrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji bersama personel Sat Sabhara dan Polsek Medan Sunggal. Sebelumnya, petugas yang menerima laporan ada aksi balap liar di Jl. Ring Road, langsung ke lokasi untuk membubarkan balapan. Belasan pembalap liar melihat kedatangan polisi, terlihat kocar kacir melarikan diri. Meski telah dihadang, beberapa dari mereka nekad memacu mobil dan sepedamotornya dengan kencang menghindari tangkapan petugas Polrestabes Medan. Karena pembalap liar nekad melarikan diri dengan kendaraannya, personel terpaksa memberikan tembakan peringatan ke udara agar mereka berhenti. Personel Sat Sabhara kemudian mengamankan satu persatu para peserta balapan liar, walaupun sebagian dari mereka berhasil melarikan diri. Bahkan, beberapa di antara peserta balapan

Penembakan .... tersangka berakhir pagi ini. Ketika tersangka ditemukan. Dan saya dapat memastikan bahwa dia sudah meninggal,” kata Inspektur Kepala Chris Leather pada konferensi pers sebelumnya. Penembakan massal itu dideskripsikan sebagai kejahatan terburuk di Kanada. “Kejadian ini akan membekas pada benak publik selama beberapa tahun ke depan,” cetus Lee Bergerman, komandan di RCMP Nova Scotia. Peristiwa itu memilukan itu sampai ke telinga

6.760 Positif .... berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis. “Jika dilihat sebaran pasien sembuh paling banyak di DKI Jakarta 230 orang, Jawa Timur 98 orang, Sulawesi Selatan 63 orang, Jawa Barat 56 orang, Jawa Tengah 51 orang. Jika ditotal dengan 29 provinsi lainnya adalah 747 pasien,” ujar Yuri. Sehari sebelumnya, Minggu (19/4), tercatat jumlah pasien positif terpapar Covid-19 di Indonesia berjumlah 6.575 kasus. Dari jumlah tersebut, 582 di antaranya meninggal dunia dan 686 pasien orang dinyatakan telah sembuh.

Al Bayan .... lain juga mulia, tetapi yang paling mulia adalah bulan Ramadhan. Rasulullah mengucapkan selamat datang dengan ucapan Marhaban ya Ramadhan, marhaban ya Sayyidusy-Syuhur. Selamat datang wahai bulan Ramadhan, selamat datang wahai penghulu segala bulan. (Syarah HR. Bukhari) Hujjatul Islam, Imam Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin menyebutkan; Tahun yang paling mulia adalah tahun turunnya Alquran, yakni 17 Ramadhan tahun 40 kenabian atau 610 M. Dengan turunnya Alquran maka dunia yang gelap gulita (dzulumat jahiliyah) menjadi dunia yang terang (an-Nur islamiyah). Maka tahun tersebut tahun yang paling mulia dalam kalender Islam. Bulan yang paling mulia adalah bulan Ramadhan, dan hari yang paling mulia adalah hari Jumat. Ada lima hal kemuliaan bulan Ramadhan. Pertama bulan turunnya Al-Quranul karim sebagai hudan (petunjuk bagi manusia umumnya dan bagi orang takwa khususnya. Dia adalah

setibanya di Jl. Martubung tersangka mencoba melarikan diri, sehingga terpaksa ditembak kakinya,” tuturs Wibowo. Dijelaskan Kapolsek, dari hasil profiling, pelaku sering melakukan aksi ditempat yang sepi dan pemilik sepedamotor dalam keadaan lengah. “Dari tersangka kita amankan barang bukti sepedamotor Honda Beat BK 5226 AHR,” ujarnya. (m39)

menentang rencana pemerintah negara bagian memberlalukan lockdown. Di Washington, lokasi kasus pertama AS, sekitar 2.000 orang mengabaikan pembatasan sosial dan berunjuk rasa agar negara bagian dibuka lagi. “Kami akan segera membuka negara. Kami akan melakukannya dengan sangat hati-hati. Saya pikir, kami akan berhasil,” kata Trump. Dalam konferensi pers, Wakil Presiden Mike Pence menyatakan, mereka mempunyai kapasitas tes yang cukup sebelum mencabut lockdown. Pence mengklaim Gedung Putih juga memenuhi kriteria lain sebelum memulai fase membuka kembali perekonomian. Fase yang dimaksud antara lain tren penurunan kasus dalam 14 hari terakhir, dan kecukupan kapasitas dari rumah sakit untuk merawat pasien virus corona. Pernyataan Pence itu mendapat tanggapan dari GubernurVirginia, Ralph Northam, yang mengatakan ucapan pemerintah pusat “delusional”. “Kami bisa menggandakan tes hingga tiga kali lipat jika mempunyai cukup tes swab dan reagent yang cukup,” ujar Gubernur Michigan, Gretchen Whitmer. (afp/al Jazeera/And)

Pasien Meninggal ....

Waspada/Ist

TERSANGKA penarik betor pencuri sepedamotor yang ditembak Polsek Percut Seituan, saat di RS Bhayangkara. liar ada yang ditangkap saat bersembunyi di rumah kosong di kawasan perumahan Setia Budi Medan. Para peserta balap liar yang tertangkap ini, kemudian disuruh mendorong sepedamotor dan dikumpulkan bersama sejumlah mobil peserta balap liar yang ditinggal pemiliknya di kawasan perumahan elit tersebut. Polisi juga berhasil menyita barang bukti yang diduga uang taruhan balap liar, serta mengamankan seorang pemuda yang memiliki narkoba jenis daun ganja di dalam mobilnya. Waka Polrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji mengatakan, untuk pemeriksaan lebih lanjut, puluhan pemuda yang terjaring bersama kendaraannya diboyong ke Polrestabes Medan, untuk proses lebih lanjut. “Terkait hal ini, Polisi dengan tegas akan memberikan hukuman terhadap pemilik kendaraan dengan memberikan sanksi tilang sampai penyebaran virus Covid 19 berakhir,” tuturnya. (m39) Perdana Menteri Justin Trudeau, yang menyampaikan doa dan belasungkawa bagi para korban. Wortman dilaporkan sebagai tukang pasang gigi tiruan, Kantor berita AFP mewartakan, kekerasan bersenjata di Kanada jauh lebih sedikit daripada negara tetangganya, Amerika Serikat. Di Kanada, senjata lebih terkontrol dan pembunuhan yang terjadi kali ini adalah yang terburuk di negara itu sejak 1989, yaitu ketika seorang pria bersenjata membunuh 14 siswa perempuan di Ecole Polytechnique, Montreal. (afp/cnn/And) Sementara itu, jumlah orang dalam pengawasan (ODP) corona hingga 20 April 2020 mencapai 181.770 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) 16.343 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 250 kabupaten/kota di Tanah Air. Yurianto mengatakan, pemerintah juga telah melakukan pemeriksaan spesimen dari 43.749 kasus. Hasilnya 6.760 positif dan 36.989 negatif. “Mari kita berpartisipasi secara aktif. Dengan memutuskan penularan Covid-19. Pastikan kita tidak tertular dan tidak menulari. Oleh karena itu tetap tinggal di rumah. Mari kita sebarluaskan dan laksanakan penggunaan masker,” sebutnya. (cnni) Alquran, firman Allah yang paling mulia. Setiap hurug, setiap kata dan kalimat mengandung hikmah sangat dalam. La raiba fiihi (tidak ada keraguan di dalamnya). Haqqul yakin. Allah Maha Menepati janji. Kedua, dalam bulan Ramadhan itu ada malam Lailatul Qadar. Yakni suatu malam yang sangat utama, sesaat malam Lailatul Qadar, sama denganseribu bulan ibadah di malam-malam yang lain. Seribu bulan itu sama dengan 84 tahun. Pada malam Lailatul Qadar itu juga diturunkan kitab-kitab Alquran dari Lauh Mahfudz ke langit dunia. Ketiga, Bulan suci Ramadhan adalah bulan ibadah dan maghfirah. Ibadah sunat siang dan malam bulan Ramadhan sama pahalanya dengan ibadah wajib pada bulan-bulan yang lain, sedangkan ibadah wajib pada bulan ini nilainya dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. dari sepuluh derajat sampai 700 ganjaran. Keempat, bulan dibuka pintu surga dan bulan ditutup pintu neraka. Kelima bulan dibelunggu setan penggota.

Singkat cerita, Abu Ubaidillah meninggal akibat wabah tersebut. Padahal, dia sendiri merupakan sahabat Rasulullah yang dijanjikan masuk surge, namun turut meninggal akibat wabah. “Padahal beliau adalah termasuk assabiqunal awwalun atau orang-orang yang pertama masuk Islam dan pasti dijamin masuk surga. Jadi orang yang dijamin masuk surga ada yang meninggal karena wabah,” tutur dia. Melihat kisah tersebut, Juraidi meminta agar masyarakat diimbau untuk menghindari wilayah yang sedang terjadi wabah corona. Begitu sebaliknya, seseorang diminta untuk tak keluar dan berdiam diri apabila, sudah berada di wilayah tempat penyebaran wabah. “Dalam penanganan Covid-19, antara lain kita kan disuruh untuk menghindari wabah itu. Dalam hal Covid ini jangan sampai tertular dan menularkan dan sosial distancing,” ujarnya. Sebelumnya, jenazah seorang perawat bernama Nuria Kurniasih yang terinfeksi virus corona ditolak oleh warga dimakamkan di TPU Sewakul, Ungaran, Kab. Semarang. Warga tetap tak mengizinkan, hingga jenazah akhirnya dibawa kembali ke kamar mayat RS Karyadi Semarang, pada malam hari meski pihak keluarga sudah memohonnya. Melihat persoalan itu, Polda Jawa Tengah langsung menangkap tiga orang yang diduga menolak pemakaman Nuria Kurniasih. Tiga orang tersebut adalah ketua RT setempat, THR (31), dan dua warganya BSS (54) dan seorang pelaku lain berinisial S (60). (cnni)

Sumbangkan Gaun, .... Lewat sebuah video yang diunggah di Instagram baru-baru ini, Gwyneth mengumumkan dirinya berpartisipasi dalam #allinchallenge. “Saya mendonasikan sebuah gaun yang pernah saya pakai ke Oscar (dan itu punya makna yang sangat mendalam), dan akan saya berikan langsung sambil minum teh atau wine,” ungkap Gwyneth. Gaun tersebut akan jatuh ke tangan orang yang berhasil menawar dengan harga tertinggi di situs All in Challenge. Dana dari pelelangan tersebut akan disumbangkan bagi mereka yang terdampak Covid-19 melalui sejumlah yayasan amal resmi. Gaun yang dimaksud ibu dua anak itu merupakan keluaran Calvin Klein. Ia memakainya saat menghadiri perhelatan Academy Awards 2000, setahun setelah ia menyabet penghargaan Oscar untuk kategori aktris terbaik berkat perannya di film Shakespeare in Love. “Gayanya sangat akhir 90an yang belakangan jadi tren lagi. Maka saya pikir ini pilihan yang tepat untuk didonasikan,” kata Gwyneth tentang gaun pendek dengan belahan dada rendah itu. Terlepas dari pujian yang membanjiri kolom komentar, unggahan tersebut rupanya tak luput juga dari cibiran. Rupanya, Gwyneth pernah melabeli gaun itu biasa-biasa saja dan tidak cocok untuk acara sekaliber Oscars. “Aku memilihnya karena ingin menghilang di tahun itu,” tulis mantan istri vokalia Coldplay Chris Martin tersebut di situs gaya hidupnya, Goop, pada 2013 silam. “Dia bilang gaun itu penuh makna. Menarik sekali kenapa dia mau menyumbang gaun yang tidak disukainya,” tulis seorang warganet. Ada pula yang berkomentar, “Sangat dermawan, tapi sumbang uang dari kantong pribadimu bukan dari hasil lelang.” (EO/And)

UAS Sebut .... berjumpa dengan orangtua di kampung, tentunya orangtua rentan dengan penyakit, kita datang dari zona merah membawa wabah penyakit. “Kalau kita sayang dengan mereka (orangtua), jaga mereka. Jangan sampai kedatanganmu membuat kematian mereka, dan sakit mereka. Oleh sebab itu kalau kita bisa menjaga ini semua. InsyaAllah, Allah akan menjaga negeri ini,” jelas UAS. Disinggung dengan wilayah zona kuning yang dinilai masih kategori siaga darurat, UAS mengatakan, tidak ada pembagian zona kuning atau merah, karena kita tidak tahu siapa yang masuk dan datang membawa virus. “Diam di rumah, ibadah di rumah aman. Karena kalau sakit, rumah sakit tidak sanggup, dokter tidak cukup, sakit sendiri, mati sendiri,” jelas UAS. (a15/a31)

Ada-ada Saja .... menekankan langkah pengamanan di tengah wabah. Si ayah, Omvir Singh dari Saharanpur, India, memutuskan memberi nama si bayi Sanitiser karena punya kemampuan memerangi Covid-19. Dikutip Kidspot via Daily Mirror Minggu (19/4/2020), Singh menerangkan staf medis tersenyum ketika dia memberi nama si bayi Sanitiser. “Kapan pun orang membicarakan virus corona, mereka akan mengingat adalah sanitiser yang telah menyelamatkan mereka,” ucap Singh bangga. Dia menuturkan, semua orang bertarung melawan wabah. “Ini bentuk kontribusi kami,” kata dia. Singh bukan orangtua pertama di India yang memberikan nama unik di tengah wabah. Seorang ibu sebelumnya menamai anak kembarnya Corona dan Covid. Ibu bernama Preet Verma itu mengatakan, putra dan putri kembarnya itu akan mengingat mengapa mereka diberi nama demikian. Dia menyatakan, pandemi yang sudah menjangkiti lebih dari dua juta orang di seluruh dunia sejak Desember 2019 sangatlah berbahaya. Dia juga menerangkan dua nama itu juga untuk menggambarkan rasa bahagia yang dia dapatkan sebagai ibu di tengah penyebaran Covid-19. Meski begitu,Verma mengakui ketika anaknya sudah besar, dia mempertimbangkan untuk mengganti nama keduanya. (Daily mirror/And)

Waspada/Ist

KETUA PW IPHI Sumut H. Musa Rajekshah menyerahkan bantuan di markas Koperasi IPHI Sumut Jalan Setia Jadi, Krakatau, Medan Senin (20/4).

Sambut Ramadhan, IPHI Sumut Santuni Fakir Miskin 10 Ton Beras MEDAN (Waspada): Menjelang bulan suci Ramadhan, Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Sumut, menggelar tali asih di markas Koperasi IPHI Sumut Jalan Setia Jadi, Krakatau, Medan, Senin (20/4). Menurut Ketua PW IPHI Sumut H. Musa Rajekshah, pihaknya menyantuni fakir miskin selain menyambut bulan suci Ramadhan juga karena turut prihatin atas wabah penyakit virus Covid-19. “Ini sudah musibah kemanusiaan, untuk itu saya berharap, bantuan berupa beras dan uang yang akan dibagikan juga disalurkan kepada semua umat beragama sehingga bisa meringankan beban saudara-saudara kita. Jadi bukan hanya umat Islam saja, tapi agama lain juga karena ini menyangkut kemanusiaan,” paparnya. Selain itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara ini, juga mengajak seluruh umat beragama agar sama-sama berdoa agar musibah wabah covid-19 ini bisa

cepat berlalu. “Begitu juga dengan umat Islam, agar terus berdoa di setiap shalat agar wabah ini bisa segera hilang, sehingga kita bisa menjalankan ibadah puasa seperti biasanya,” ungkap pria yang akrab disapa pak Ijeck ini seraya mengucapkan terima kasih kepada Koperasi IPHI yang begitu cepat merespon sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Sedangkan menurut Wakil Ketua PW IPHI H. Ardiansyah didampingi Sekjen PW IPHI H. Azhari Sitompul, dana yang terkumpul dari anggota PW IPHI dan Koperasi IPHI berjumlah Rp136.650.000. “Sebenarnya dana yang terkumpul bisa lebih banyak lagi, namun karena waktunya sudah begitu mepet makanya kita batasi saja. Dan Alhamdulillah, sebagian uang tersebut sudah kita belanjakan beras berjumlah 10 ton,” papar pria yang juga Sekjen MUI Sumut ini. Sementara Ketua Koperasi IPHI Sumut H. Muhammad

Dahli didampingi Sekretaris Koperasi H. Hamdani Syahputra menjelaskan, bantuan ini berasal dari pengurus PW IPHI. Sedangkan Koperasi IPHI hanya menyalurkannya saja. “Jadi ada 1000 karung beras plus uang yang disalurkan. Sehingga setiap fakir atau miskin mendapat 10 kg beras dan uang santunan. Sedangkan daerah yang disalurkan yaitu kota Medan, Tanjung Balai, Tanjung Pura, dan Deli Serdang,” ungkapnya. Pihaknya juga berharap, agar kegiatan ini bisa terus berkesinambungan setiap tahunnya sehingga bisa meringankan beban umat Islam menjelang bulan suci Ramadhan. “Kegiatan tali asih ini, Insya Allah akan kita masukkan ke dalam program Koperasi IPHI setiap tahunnya untuk dilaksanakan. Sehingga dengan hadirnya Koperasi IPHI ini, bisa dirasakan manfaatnya oleh umat,” timpal Wakil Ketua Koperasi IPHI H Subandi, SH, Mkn. (cra)

Balon Wakil Wali Kota Medan Borong Masker Dari Penjahit Wanita MEDAN (Waspada): Menyambut Hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Wakil Wali Kota Medan dari Partai Gerindra Suryani Paskah Nairborhu memborong ribuan buah masker kain dari penjahit wanita untuk selanjutnya akan dibagikan ke masyarakat secara gratis. Sedikitnya 2.000 masker kain yang diborong Suryani Paskah Nairborhu dari para penjahit tersebut. “Kualitas masker hand made dari ibu-ibu penjahit ini sangat bagus dan memenuhi standar yang dibutuhkan. Kita sangat apresiasi karya mereka ini,” ujar Suryani dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/4). Suryani mengatakan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), termasuk yang ada di Medan, merupakan salah satu sektor ekonomi yang terdampak oleh pandemi virus corona ini. Pendapatan mereka anjlok akibat turunnya pesanan dari pembeli. “Termasuk UMKM yang bergerak di bidang jahit menjahit ini. Order yang masuk turun tajam. Masyarakat banyak yang tinggal di rumah karena mematuhi imbauan pemerintah sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 ini,” jelasnya. Namun di sisi lain, kebutuhan akan masker kain juga meningkat pesat, karena pemerintah telah meminta masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat ke luar rumah. Hal ini yang kemudian menjadi peluang bagi penjahit, untuk dapat memproduksi masker kain, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan masker kain. “Karena itu, saya kemudian memesan masker kain dari para penjahit . Dan standarnya sendiri sudah dibuat pemerintah. Jadi mereka tinggal mengikutinya saja,” ujar Suryani.

Waspada/Ist

BALON Wakil Wali Kota Medan Suryani Paskah Naiborhu (kana) saat memborong masker di salah penjahit di Jalan Masjid Taufik, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (20/4). Satu-satunya Balon Wakil Wali Kota Medan dari Partai Gerindra ini mengatakan, dirinya memilih memesan kepada penjahit wanita karena hal itu bertepatan dengan peringatan hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2020. “Hal ini juga untuk mengingatkan kita bagaimana perjuangan kaum wanita, termasuk ibu-ibu penjahit ini, di dalam kehidupan. Dalam kondisi sulit ini, kaum wanita terus berjuang untuk dapat bertahan hidup, termasuk untuk menghidupi keluarga mereka masing-masing. Mereka tidak mau menyerah dan hal ini harus kita tiru,” jelasnya. Suryani Paskah Naiborhu berharap semakin banyak pihak yang tergerak membantu UMKM dalam kondisi sulit seperti ini, dengan memesan

Pemprovsu Minta .... pemerintah untuk memutus rantai penularan virus corona. Pastikan kita tidak menularkan dan tidak tertularkan. Caranya dengan tetap menggunakan masker. “Maskerku melindungi kamu dan maskermu melindungi aku,” sebutnya. Hal lain yang disampaikan ArisYudhariansyah adalah, ajakan kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan diskriminatif kepada para pasien yang sudah sembuh. Kemudian masyarakat juga diajak untuk membantu dan menghargai warga yang melakukan isolasi mandiri. Jika ada penderita tinggal dan menjalani karantina mandiri di sekitar kita, Aris, mengimbau agar warga lainnya perlu menciptakan suasana yang aman. “Bahkan kalau bisa dibantu dengan memenuhi kebutuhan sehari-harinya, selama masa karantina berlangsung,” tuturnya. Kondisi khusus Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan

produk dari mereka. “Dengan memesan atau membeli produk dari mereka, berarti kita sedikit banyak membantu UMKM untuk tetap bertahan dan dapat menjalankan usahanya. Dan kita juga berharap agar pandemi Covid-19 ini dapat segera selesai, agar roda perekonomian, khususnya UMKM, dapat normal kembali,” ujarnya. Sementara Fatty, salah seorang penjahit di Jalan Masjid Taufik, Kecamatan Medan Perjuangan, memberikan apresiasi atas kepedulian Suryani Paskah Naiborhu terhadap UMKM di bidang jahit ini. “Kami berterima kasih atas pesanan masker kain ini. Pesanan ini sangat berarti bagi kelangsungan hidup usaha kami. Terima kasih kepada Ibu Suryani Paskah Naiborhu dan semoga Tuhan memberkati Ibu dan keluarga ya,” ujarnya. (Cyn)

ibadah pusa Ramadhan yang akan tiba, Pemprovsu mengimbau masyarakat untuk menjadikan bulan suci itu sebagai momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Hanya karena ada kondisi khusus, maka cara beribadahnya perlu dilakukan dengan khusus pula. Disebutkan ArisYudhariansyah, menghindari kerumunan yang berpotensi menularkan virus adalah ibadah. Karena itu, hadiah terbaik pada bulan Ramadhan kali ini adalah bila seluruh masyarakat tetap sehat. Kesiapan mental serta tata cara baru dalam beribadah di bulan Ramadhan tahun ini, diharapkan Aris, dapat dipahami oleh seluruh masyarakat.Virus Covid-19 bukan halangan untuk beribadah, tapi justru dapat dijadikan momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. “Perjuangan melawan Covid-19 masih panjang. Kolaborasi antara komponen masyarakat sangat dibutuhkan untuk keberhasilan penanganan wabah ini,” ujarnya. (m12)


WASPADA

A3

Selasa 21 April 2020

PGRI Minta Pemerintah Segera Bayar Tunjangan Profesi Guru JAKARTA (Waspada): Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi meminta agar pemerintah segera membayarkan Tunjangan Profesi Guru (TPG). “Sampai minggu keempat April ini belum ada pembayaran TPG kepada guru.

Antara

Pembagian Sembako Gratis Di Suku Bajo KOMANDAN Kodim 1417 Kendari Kolonel Inf Alamsyah (tengah) mendayung perahu berisi paket sembako gratis untuk diberikan ke warga suku bajo di sekitar Pulau Bokori di Kecamatan Soropia, Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (20/4). Pembagian paket sembako gratis dari Forum Lintas Media Kendari, BUMN Peduli, PT Askrindo Cabang Kendari dan PT Geo Gea Mineralindo sebagai wujud kepedulian sesama yang terdampak secara ekonomi akibat wabah COVID19 dan kebutuhan menjelang bulan suci Ramadhan.

DPR Kritik Pemotongan Dana BOS Untuk Penanganan Covid-19 JAKARTA (Waspada): Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PPP, Illiza Sa’adudin Djamal mengkritik langkah pemerintah memangkas dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk penanganan pandemi virus corona (SARS-CoV-2). Menurut Illiza, semestinya pemerintah bisa memotong pos anggaran lain guna dialokasikan ke keperluan penanganan wabah Covid-19. “Anggaran yang mana mungkin untuk dipotong bukan dipaksakan semua dipukul rata bisa dipotong,” kata Illiza dalam keterangan, Minggu (19/4). Anggota Badan Legislatif (Baleg) DPR tersebut menuturkan, seharusnya pemerintah bisa lebih jeli memilah alokasi anggaran yang dipangkas. Alihalih memangkas dana BOS, pos lain yang menurut Illiza bisa dipotong di antaranya anggaran

infrastruktur, perjalanan dinas, hingga anggaran kegiatan bimbingan teknis (bimtek). Illiza khawatir, pemotongan dana BOS akan berdampak buruk terhadap guru, terutama guru honorer yang bergaji kecil. Apalagi, menurutnya banyak pendapatan guru honorer di daerah masih di kisaran Rp400 ribu sampai Rp1 juta per bulan. “Hal ini menambahkan sakit dan kondisi mereka lebih memprihatinkan di masa pandemi covid-19,” tutur Illiza. Itu sebab menurut dia, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), mestinya bisa memberi jaminan perlindungan terhadap kondisi para guru bergaji rendah tersebut. Dengan pemotongan dana BOS, justru dikhawatirkan memperburuk kondisi ekonomi dan mengganggu aktivitas

belajar mengajar. Sebelumnya, pemerintah memotong pos anggaran tunjangan bagi guru hingga Rp3,3 triliun lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2020. Dalam Perpres itu disebutkan, tunjangan guru setidaknya dipotong pada tiga komponen yakni tunjangan profesi guru PNS daerah dari yang semula Rp53,8 triliun menjadi Rp50,8 triliun, kemudian penghasilan guru PNS daerah dipotong dari semula Rp698,3 triliun menjadi Rp454,2 triliun. Pemotongan juga dilakukan terhadap tunjangan khusus guru PNS daerah di daerah khusus, dari yang semula Rp2,06 triliun menjadi Rp1,98 triliun. (cnni)

PB HMI Minta Pemerintah Tindak Tegas Mafia Kesehatan JAKARTA (Waspada): Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (Sekjen PB HMI) Taufan Ikhsan Tuarita meminta pemerintah untuk menindak tegas mafia kesehatan yang meresahkan masyarakat. “Kami dari PB HMI meminta kepada Presiden JokoWidodo menindak tegas para pelaku mafia kesehatan ini dan bila perlu perusahaan yang terbukti melakukan tindakan mafia kesehatan dicabut izin usahanya dan pelakunya dipenjara,” ujar Taufan lewat pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin. Dugaan adanya aktivitas mafia kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang kini melanda Indonesia disebabkan munculnya indikasi pemanfaatan oknum tertentu terkait dengan penyediaan alat kesehatan yang

diimpor dari luar negeri dalam rangka membantu tenaga medis untuk mencari keuntungan. “Kami dari PB HMI menduga adanya praktik mafia kesehatan utamanya penyediaan alat kesehatan yang diimpor Pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Taufan Taufan juga menduga ada perusahaan yang sengaja menimbun alat kesehatan, kemudian menjualbelikan dengan harga yang tidak wajar. Ia menyebutkan APD, masker, hand sanitizer, dan obat-obatan, terutama vitamin sangat sulit untuk mendapatkannya. Kalaupun ada, harganya melambung tinggi. “Tentunya ini mengindikasikan adanya perusahaan nakal yang sengaja menimbun alat kesehatan dan obat-obatan tersebut demi mendapatkan ke-

untungan di tengah penderitaan masyarakat akibat Covid-19,” katanya. Menurut Taufan, data yang disampaikan Polri terkait dengan penimbunan alat kesehatan menjadi bukti adanya oknum yang mencari keuntungan di tengah pandemi Covid-19. Data disampaikan Polri, kata dia, terdapat 822 kardus masker yang tertimbun serta 138 kardus hand sanitizer tertimbun di berbagai daerah menunjukkan praktik mafia kesehatan masih merajalela. Hal ini tentunya merugikan masyarakat dalam upaya memutus mata rantai Covid-19. Taufan menganggap tindakan para mafia kesehatan tersebut akan memperlambat upaya pemerintah dalam mengurangi jumlah pasien Covid-19 di Indonesia. (ant)

KPU Rancang Mekanisme Pilkada Serentak JAKARTA (Waspada): Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyusun mekanisme penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak jika terpaksa digelar di tengah pandemi Covid-19. “KPU sebetulnya sudah merancang beberapa hal, misalnya pemutakhiran data pemilih. Apakah memungkinkan UU yang mengatur tentang pasal pemutakhiran data pemilih, verifikasi dukungan calon, itu semua diubah menjadi digital,” kata Ketua KPU RI Arief Budiman, di Jakarta, Minggu. Hal tersebut disampaikannya dalam diskusi virtual bertajuk “Pilkada 9 Desember 2020 Mungkinkah?”. Bahkan, kata dia, mekanisme kampanye akan disesuaikan menjadi “digital campaign” sehingga tidak perlu lagi ada kampanye yang melibatkan pertemuan banyak orang. “Itu sudah kita siapkan, termasuk bagaimana nanti pemungutan dan penghitungan suaranya,” katanya. Pada tempat pemungutan suara (TPS), akan diatur mengenai jarak antarbilik secara terukur sehingga tidak lagi saling berhimpitan. “Kemudian, jumlah pemilih di TPS kemungkinan juga akan kita kurangi karena kalau mengikuti jumlah yang ada sekarang bisa sampai 800 orang. Banyak sekali orang dalam TPS,” katanya. Namun, kata dia, setiap kebijakan yang akan diubah dan

disesuaikan untuk membuat pilkada tetap terjaga kualitasnya memiliki konsekuensi-konsekuensi, mulai aspek anggaran hingga perubahan peraturan. “Dan perubahan peraturan itu juga butuh waktu, harus dibahas dan dikonsultasikan dengan pemerintah dan DPR,” katanya. Arief mengingatkan bahwa dalam kurun pertengahan Mei hingga Juni 2020 pada jadwal kerja DPR RI merupakan masa reses sehingga kemungkinan akan kerepotan jika harus mengejar penyelenggaraan pilkada pada Desember mendatang. Mengenai penentuan tanggal 9 Desember 2020, sudah berdasarkan memiliki tolok ukur sebagai salah satu konsideran, yakni penetapan masa darurat bencana nasional sampai 29 Mei 2020 seiring dengan pandemi Corona. Namun, diakui Arief, ada kemungkinan masa tanggap darurat diperpanjang sehingga akan memengaruhi apa yang sudah disepakati, termasuk pilkada serentak pada 9 Desember 2020. Minta Diberi Kewenangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI meminta diberi kewenangan penuh untuk menetapkan waktu penyelenggaraan pemungutan suara sehingga memudahkan jika dilakukan penyesuaian, termasuk terkait dampak pandemi Covid-19. “Setelah RDP (rapat dengar pendapat) pertama, KPU langsung menindaklanjuti dengan

mengirimkan surat usulan kepada Presiden,” kata Ketua KPU RI Arief Budiman. Setidaknya ada dua hal yang diusulkan, yakni pertama terkait kewenangan melakukan penundaan, mengingat undangundang yang ada sekarang hanya mengatur kondisi kalau terjadi bencana yang bersifat lokal, misalnya di satu atau beberapa kabupaten. Namun, kata dia, UU belum mengatur jika terjadi bencana secara nasional, seperti pandemi Corona yang tengah terjadi. “Nah, KPU kemarin mengambil inisiatif. Karena ada kewenangan KPU sebagai penanggung jawab akhir maka bisa menetapkan penundaan sementara empat tahapan itu secara nasional,” katanya. Jadi, Arief mengatakan KPU pusat meminta agar ditambahkan satu kewenangan, yakni diberikan kewenangan melakukan penundaan pilkada maupun pemilu. “Selain KPU kabupaten dan KPU provinsi, juga KPU RI diberi kewenangan untuk melakukan penundaan,” katanya. Kedua, kata dia, KPU mengusulkan agar kewenangan menetapkan tanggal pelaksanaan pemungutan suara sepenuhnya diserahkan kepada KPU. “Sehingga kalau perlu dilakukan perubahan-perubahan tidak perlu merevisi UU, cukup dilakukan revisi peraturan KPU tentang tahapan,” katanya. (ant)

Padahal sesuai jadwal semula adalah Maret sudah dibayar untuk triwulan pertama. Ini sudah memasuki minggu keempat April tapi sama sekali belum ada tanda-tanda pembayaran,” kata Unifah dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (19/4). TPG adalah hak yang sudah semestinya diterima guru sertifikasi PNS Daerah (PNSD). Bukan sekedar jumlah, tetapi hak para guru. Meski dalam suasana wabah corona melanda, para guru sudah bekerja. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48/ PMK.07/2019, terkait jadwal pencairan atau penyaluran sertifikasi-TPG Guru triwulan 1, 2, 3, dan 4 tahun 2020 jadwal pencairan dana TPG PNSD, dana tamsil (tambahan Pengahasilan) Guru PNSD, dan dana

TKG (Tunjangan Khusus Guru) PNSD untuk triwulan pertama paling cepat bulan Maret sebesar 30 persen dari pagu alokasi. Triwulan kedua paling cepat bulan Juni sebesar 25 persen dari pagu alokasi. Lalu triwulan III paling cepat bulan September sebesar 25 persen dari pagu alokasi, dan triwulan IV paling cepat bulan November sebesar 20 persen dari pagu alokasi. Dia juga minta agar saat membayarkan tunjangan profesi guru tri wulan pertama ini, tanpa harus divalidasi pemenuhan beban kerja di tengah situasi pandemi Covid-19. “Selama masa pandemi Covid19 ini, para guru sudah bekerja dengan maksimal,” kata dia. Meski begitu, Unifah memahami bahwa covid-19 memberi dampak cukup serius terhadap seluruh sektor kehidu-

Sambut Ramadhan Dengan Sepenuh Hati JAKARTA (Waspada): Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia. Allah SWT melipat gandakan pahala semua amal ibadah di bulan Ramadhan. Karena itu kehadirannya selalu ditunggu-tunggu seluruh umat Islam dimana pun berada. “Untuk menyambut bulan yang mulia tersebut, umat Islam dianjurkan untuk menata niat yang baik dan menyambutnya dengan ihlas dan penuh sukacita,” ujar Zainut Tauhid Sa’adi, Wakil Menteri Agama yang juga Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), memulai imbauannya kepada Ummat Muslim. Rasulullah SAW bersabda, ‘barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk ke dalam neraka’. Begitu mulianya bulan Ramadhan sehingga menyambut dengan perasaan senang dan gembira saja Allah SWT akan memberikan jaminan surga kepadanya. “Dengan catatan jika semua itu dilakukan dengan penuh keimanan dan keihlasan,”ujar Zainut. Zainut juga berharap, hendaknya sebelum masuk bulan Ramadhan yaitu bulan Rajab dan Sya’ban, sudah mulai melatih diri dengan melaksanakan amalan-amalan sunat, memperbanyak sedekah dan zakat mal (harta). Hal ini sesuai dengan hadits Nabi diriwayatkan dari Anas yang berbunyi, ‘bahwa umat Islam ketika masuk bulan Sya’ban, maka senantiasa membaca al-Quran dan mengeluatkan zakat hartanya, sebagai bantuan untuk orang miskin dalam menghadapi puasa’. Khusus untuk mengeluarkan zakat harta (mal) pada saat pandemi wabah Covid-19 sangat dianjurkan untuk disegerakan sepanjang sudah memenuhi nisabnya. “Hal ini sangat membantu saudara-saudara kita yang terdampak wabah Korona. Begitu juga dengan zakat fitrah sebaiknya dibayarkan pada awal bulan Ramadhan dan tidak harus menunggu sampai akhir Ramadhan,” imbuhnya. (dianw)

THR PNS Cair 10 Hari Sebelum Lebaran JAKARTA (Waspada): Pemerintah akan mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) mencakup PNS, TNI, dan Polri paling cepat 10 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri atau lebaran. Lebaran diperkirakan jatuh pada 23-24 Mei 2020. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari mengatakan jadwal ini merujuk pada ketentuan yang sebelumnya telah berlaku. Namun, lebih jelasnya ketentuan pencairan THR ASN per tahun akan diatur dalam peraturan menteri keuangan (pmk) yang diterbitkan jelang masa pencairan. “Sesuai ketentuan, THR diberikan paling cepat 10 hari sebelum hari raya,” ungkap Rahayu, Senin (20/4). Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono menambahkan secara mekanisme, pencairan THR akan diberikan usai satuan kerja (satker) di masing-masing instansi memberikan laporan kepada Kementerian Keuangan. Satker bisa mengajukan setelah pmk diterbitkan. “Instansi menunggu pmk. Kapan waktunya? Direktorat Jenderal Anggaran yang tahu persisnya,” imbuh dia. Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan THR PNS, TNI, Polri akan diberikan sesuai jadwal pada tahun ini. Hanya saja, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan THR yang diberikan hanya meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, serta tunjangan jabatan. Sedangkan tunjangan kinerja tidak diberikan. “Tidak termasuk tunjangan kinerja yang dua tahun belakangan ini selalu ditambahkan dalam komponen perhitungan THR,” kata Askolani, pekan lalu. Sementara pejabat Eselon II ke atas, termasuk menteri, presiden, dan wakil presiden, serta anggota MPR, DPR, dan DPD tidak diberikan. Penghilangan THR kepada golongan ini membuat negara hemat anggaran Rp5,5 triliun pada tahun ini. (cnni)

Longsor Bulukumba 4 Meninggal JAKARTA (Waspada): Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba mencatat empat orang meninggal dunia dan satu lainnya selamat saat longsor terjadi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan pada Minggu (19/4). BPBD Kabupaten Bulukumba menyampaikan longsor terjadi pada pukul 10.00 waktu setempat. Lokasi terjadinya longsor berada di Desa Samaturu’e, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bulukumba. BPBD mencatat tidak adanya kerugian materiil. “Longsor dipicu oleh struktur tanah yang labil di tebing bekas galian tambang. Material longsor menimpa para petani yang sedang mencari bahan untuk pembuatan pupuk,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, Agus Wibowo dalam keterangan digitalnya diterima Waspada di Jakarta, Senin (20/4). Menurut Agus, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setempat telah melakukan upaya penanganan darurat. Mereka melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait. “Evakuasi dilakukan secara bersama oleh tim gabungan. Korban sudah dievakuasi di rumah sakit umum daerah,” katanya. (j02)

pan. “Semoga permohonan ini dipertimbangkan,” ujarnya. Selain itu, ia berharap pemerintah juga menaruh perhatian kepada guru non PNS. Dengan mengalokasikan APBN dan APBD untuk membayar gaji

guru non PNS baik yang tetap maupun tidak tetap dan tenaga kependidikan di sekolah negeri maupun sekolah swasta. Untuk itu, realokasi dana anggaran pendidikan yang dilakukan untuk penanganan covid-19 ini

harusnya juga diperuntukkan bagi kesejahteraan guru terutama yang non PNS. Selain itu juga untuk pemerintah daerah dan pihak yayasan tetap memperhatikan tentang honor guru swasta. (dianw)

Cegah ‘Penumpang Gelap’, BLT Desa Diawasi Ketat JAKARTA (Waspada): Pengawasan ketat akan dilakukan terhadap program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk warga desa yang terdampak wabah Covid-19. Tujuannya supaya program didorong Presiden Jokowi ini tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan ‘penumpang gelap’. “Pemerintah daerah, kepala desa, perangkat desa, Pendamping Desa dan juga masyarakat aktif mengawasi pelaksanaan program BLT ini . Laporkan segera jika ada kejanggalan- kejanggalan di Lapangan, “ ujar Wakil Menteri Desa PDTT Budi Arie Setiadi, Minggu (19/4). Wamendes Budi Arie menjelaskan bahwa program BLT dibiayai dengan APBN sebesar sekitar Rp 22 triliun diambil dari sebagian Dana Desa tahun 2020 yang totalnya Rp 72 triliun.

Masyarakat miskin di desa akan mendapatkan BLT sebesar Rp 600 ribu tiap kepala keluarga per bulan selama tiga bulan dari bulan April hingga Juni. Ada sekitar 12 juta keluarga yang akan menerima manfaat dari program ini. Menurut Budi Arie, program BLT untuk warga miskin di desa adalah salah satu upaya pemerintah meringankan beban masyarakat akibat wabah Covid-19. Progam BLT Desa ini wujud kepedulian Presiden kepada warga desa yang menderita akibat wabah ini. Wabah penyakit tersebut sudah diputuskan Presiden Jokowi sebagai Bencana Nasional sehingga semua pihak harus menjaga keberhasilan program BLT tersebut. “Jangan ada pihak yang memanfaatkan wabah Covid-19 untuk kepentingan pri-

badi, ternasuk mempermainkan dana BLT. Kami berharap tidak ada temuan- temuan dan kasus hukum untuk program ini,” kata Budi Arie. Ditambahkan Budi, progam BLT Desa ini harus tepat sasaran. Cash transfer ini berguna untuk menghidupkan daya beli masyarakat desa yang terpukul. Pendataan warga penerima program ini sedang dilakukan. Jangan sampai tumpang tindih dengan program PKH. Bantuan Pangan Tunai Non agar tetap sasaran. Warga desa yang berhak wajib menerimanya harus tepat sasaran. Dia menegaskan bahwa mekanisme pengawasan juga tengah disusun untuk memastikan program BLT berjalan tepat sasaran dan efektif sesuai arahan Presiden Jokowi. (dianw)

40 Ribu Desa Bentuk Relawan Lawan Covid-19 JAKARTA (Waspada): Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mencatat lebih dari 40 ribu desa telah membentuk relawan desa lawan Covid-19. Dari jumlah desa tersebut, total relawan berjumlah lebih dari 1 juta warga. “42 Persen desa di Indonesia telah melakukan aktivitas pemantauan pemudik dan membantu persiapan saran dan prasarana pencegahan penularan,” ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar pada konferensi pers di media center Gugus Tugas, Jakarta, pada Minggu (19/4). Relawan Desa Lawan Co-

vid-19 diinisiasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) berprinsip gotong royong dengan melibatkan warga desa dalam aktivitas maupun kegiatannya.Total warga pemudik yang telah terpantau tersebut tersebar di 31.615 desa. Di samping pendataan pemudik, Abdul Halim juga menyampaikan Relawan Desa Lawan Covid-19 telah menyiapkan ruang isolasi desa. Kemendes PDTT mencatat dari desa yang telah mendirikan ruang isolasi berjumlah 8.954 desa, dengan fasilitas lebih dari 35.000 tempat tidur. Ruang isolasi tersebut berada di balai desa, ruang pertemuan desa maupun Ge-

dung yang ada di desa, seperti PADU, sekolah maupun rumah penduduk yang dikosongkan. Kemendes PDTT mencatat 40.098 desa tersebar di 33 provinsi yang telah terbentuk Tim Relawan Desa Lawan Covid-19. Jumlah ini sekitar 53% dari total desa di Indonesia, sedangkan jumlah relawan sebanyak 1.089.923 orang, di samping desa telah memiliki panduan pencegahan sehingga membantu pelaksanaan di lapangan. Sejumlah aktivitas tercantum dalam panduan tersebut, seperti memberikan edukasi Covid-19 kepada masyarakat hingga penyiapan dan penanganan logistik terkait isolasi maupun logistik untuk kepentingan lainnya. (dianw)

Imigrasi Tolak 239 Orang Asing JAKARTA (Waspada): Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM merilis data terbaru penolakan orang asing yang akan masuk wilayah Indonesia selama masa pandemi COVID-19 terhitung mulai 6 Februari-19 April 2020, yakni sebanyak 239 orang. Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang melalui pernyataan tertulis, di Jakarta, Minggu, menyebutkan sebanyak 239 orang asing tersebut ditolak masuk di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) baik bandara, pelabuhan laut, dan pos lintas batas. “Penolakan terbanyak dilakukan di TPI Bandara Soekarno Hatta

sebanyak 128 orang, TPI Ngurah Rai 89 orang, danTPI Kualanamu 11 orang,” ungkapnya. Kemudian, di TPI Bandara Juanda sebanyak enam orang, Pelabuhan Batam empat orang, dan Pelabuhan Aruk satu orang. Arvin juga memerinci warga negara asing (WNA) yang paling banyak ditolak wilayah Indonesia selama masa pandemi COVID-19, yaitu 89 orang WNA China, Malaysia 15 orang, dan Rusia 12 orang. Menurut dia, seluruh penumpang, baik WNA maupun WNI wajib mengisi “health alert card” dan menjalani proses pemeriksaan kesehatan oleh petugas Kantor Kesehatan

Pelabuhan (KKP). Selanjutnya, penumpang akan masuk ke area pemeriksaan keimigrasian. Dalam Protokol Penanganan COVID-19 di pintu masuk Wilayah Indonesia yang diterbitkan Kantor Staf Presiden, kata Arvin, juga disebutkan bahwa penumpang wajib mengenakan masker serta mencuci tangan dengan sabun atau “hand sanitizer” sebelum masuk terminal kedatangan. “Petugas imigrasi berada di lapis kedua setelah KKP di pintu masuk wilayah Indonesia. Jika dari hasil pemeriksaan kesehatan hasilnya tidak baik maka KKP akan merekomendasikan untuk ditolak masuk,” tegasnya.(ant)

Relasi Bagi Masker, Semprot Dan Handsanitizer Di Humbahas JAKARTA (WAspada) Wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumatra Utara II Fraksi Partai Golkar Lamhot Sinaga mengatakan saat ini secara psikologis kondisi masyarakat sangat tertekan, tidak berdaya dan sangat terpuruk setiap harinya. Hanya ada kekuatiran dan rasa was-was, namun, kata Lamhot Sinaga , Minggu (19/ 4) di Jakarta, dengan adanya penyemprotan disenfectan, pembagian masker dan handsanitizer , minimal melegakan sedikit kekuatiran masyarakat. Menyadari hal itu, Lamhot Sinaga yang berkomitmen berada bersama konstituennya dengan gerak cepat membentuk RELASI (Relawan Lamhot Sinaga) dan melaksanakan kegiatan penanggulangan Covid-19 setiap hari berkeliling di beberapa Kabupaten dan Kota serta ke pelosok-pelosok desa di Daerah Sumut II. Sabtu (18/4/20) sejumlah pemukiman dan rumah warga di Humbanghasundutan (Humbahas) disemprot disinfektan difasilitasi relawan Lamhot Sinaga (Relasi) bersama Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Humbahas Penyemprotan disinfektan

Waspada/Ist

RELASI saat memasangkan masker kepada seorang Ibu di Humbang Hasundutan. dimulai dari pusat Kota Doloksanggul, Polres Humbahas, Lintongnihuta hingga ke Kecamatan Paranginan. Disamping penyemprotan kepada masyarakat juga dibagikan masker dan hand sanitizer. Ketua Tim Relasi, Rommel Manullang didampingi Ketua AMPI Humbahas Pasu Munthe mengatakan, kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian Lam-

hot Sinaga anggota DPR RI dari Fraksi Golkar dalam mencegah wabah virus corona di Kabupaten Humbahas. Tim relawan Lamhot Sinaga juga mengedukasi masyarakat untuk rajin mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Aksi kemanusiaan ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat. (aya)


A4 Iklan Mini

Selasa, 21 April 2020

WASPADA AUTOMOTIVE

Ukuran

Terbit 1

5 Free 1 = 6

10 Free 4 = 14 20 Free 10 = 30

1cm (1-4 Baris)

22.000

Rp. 110.000

Rp.

220.000

Rp.

440.000

2 cm (4-7 Baris)

33.000

Rp. 165.000

Rp.

330.000

Rp.

660.000

LEBIH EKONOMIS

3 cm (7-10 Baris)

44.000

Rp. 220.000

Rp.

440.000

JIKA SEBULAN

4 cm (10-13 Baris)

55.000

Rp. 275.000

Rp.

550.000

Rp. 880.000 Rp. 1.* 220.000 FREE koran 1 bln

6 cm

121.000

Rp. 605.000

Rp. 1.210.000

Rp. 2. *540.000 FREE koran 1 Bln

8 cm

137.500

Rp. 687.500

Rp. 1.375.000

Rp. 2.* 870.000 FREE koran 1 bln

6x 8,5 cm

165.000

Rp. 825.000

Rp. 1.650.000

Rp. 3. *420.000 FREE koran 1 bln

GA PAKET HAR HARGA

PENERBITAN AN PENERBIT

TERCECER TERCECER SURAT

Keterangan tanah An. BAPAK ALM ROBINSON DOLOKSARIBU. Yang berlokasi diJalan Manyar Lk. III Lestari Seluas Âą 7,229m2. Surat tanah tersebut hilang sejak tahun 2017 di Jl. Merak No. 14. Lestari dan sekitarnya Kecamatan Kisaran Timur Kab. Asahan.

000795

TELAH TERCECER Surat Rumah No 669/APH-GR/M/1989 Atas nama Bahtiar Karo Karo. Alamat Jln PerjuanganGg Cipto No 32-D. Tercecer di sekitaran wilayah setia budi. No Hp 0 8 1 3 7 5 8 7 5 3 1 7 191382

ALAT MUSIK

TELAH TERCECER

DI J U AL RU M AH Jalan Sembada XVII No.8 Komplek Koserna Medan, 1 1/2 Lantai, Luas tanah 259 m2, 4 Kamar Tidur, 2 Kamar Mandi (SHM) Hubungi : WA : 0 8 1 3 6 1 4 5 6 5 7 5 HP P.. : 0 8 5 2 7 6 9 1 4 3 4 9 082167551019

BPKB Dengan Kendaraan Toyota Calya, G At 2017, putih, BK 1601 GV An Randa Caniago akan diberi imbalan sepantasnya. Hub : 0821 6001 1689 191380

TERCECER Surat Penyerahan Hak Atas Tanah No. 5922/ 226/ 1997 Tanggal 30 - 07 - 1997 Dari Tusinem Kepada Ponijan Desa/Kelurahan Mekar Sari Kecamatan Delitua. 191383

DI J U AL RU M AH Jalan Sembada XVII No.2, 1 Lantai, Luas tanah 237 m2, 3 Kamar Tidur, 1 Kamar Mandi Hubungi : WA : 081361456575 HP P.. : 0 8 5 2 7 6 9 1 4 3 4 9 082167551019

HILANG/TERCECER BPKB dan STNK Merek Toyota Harrier 2.4 (4x2) AT Tahun 2009. Warna Hitam Nomor Polisi BK 83 WZ diseputaran Jln Syiah Kuala Kota Langsa/di Kantor Notaris Idahariati,SH Spn. Peureulak Kab Aceh timur. An H.A Muthallib. Hp 08116802288-08116802299 00001

HILANG/TERCECER Kehilangan BPKB Merek BMW/520 I E 34 tahun 1989 Warna Hitam. N o m o r P o l i s i B K 1 8 5 0 AW diseputaran Peureulak Aceh TimurKawasan Perumahan Ulee Kareng Banda Aceh. An Basri Ismail Alamat Dusun Bandar Khalifah Desa Paya Meuligoe Aceh Timur. Hp 0 8 2 1 8 3 4 9 6 5 1 8 00001

PROPERTY

Iklankan Produk Anda Disini...!! Murah & Berkualitas Raih Sukses Bersama Kami...

SENIN - JUMAT: 08.00 - 16.30 SABTU: 09.00 - 16.00 *Minggu & Hari Libur Nasional (Tutup)

061 - 457 6602

Dampak Covid-19 Medan Membantu Bagi Sembako Untuk HWDI MEDAN(Waspada): Untuk mengurangi beban warga terdampak Covid-19, Organisasi Medan Membantu, membagikan paket sembako di Sekretariat Himpunan Wanita Disabilitas(HWDI) Kota Medan di Jl Sampul Medan Sabtu(18/4). Kedatangan Organisasi Medan Membatu diterima Ketua HWDI Kota Medan,Herlina Lismawati dan pengurus lainnya. Ketua Organisasi Medan Membantu, dr. Nia Angelia

Sutanto bersama pengurus drg. Betary Diandra, Anissa Noerlaila S.E dan Aprilino Dalimunthe A.md, menyebutkan, pemberian bantuan diharapkan bisa meringankan beban warga terdampak Covid-19, karena tidak bisa bekerja dan berusaha serta ikut aturan harus di rumah saja. "Kami terketuk untuk bersama-sama mengumpulkan dana bersama, guna membantu warga terdampak Covid-19.

Mereka adalah kaum perempuan dengan fisik yang tidak sempurna. Jadi, sangat perlu membantu karena situasi ini mereka tidak bisq bekerja "kata dr.Nia. Dia juga mengaku kagum atas kegihihan kaum disabilitas yang bekerja dengan keahlian mereka, bahkan kekurangan fisik tidak membuat mereka bergantung pada orang lain. "Saat ini kami masih memberi bantuan sembako, semoga kedepan bisa membantu usaha

mereka,"kata Nia sembari menyebutkan, Organisasi Medan Membantu dengan misi bersama kita bisa, bergandengan tangan kita pasti bisa membantu, adalah kelompok kaum milenial dari berbagai profesi, yang mau memberikan bantuan untuk kaum yang memerlukan. Ketua HWDI Kota Medan,Herlina Lismawati menyambut baik bantuan ini dan kagum atas semangat kaum milenial yang berbagung di Medan

Membangun."Kami merasa terharu anak-anak muda bisa berpikir untuk saling membantu di tengah suasana sulit seperti sekarang ini,"kata Herlina. Dia menyebutkan, pengurus dan anggota HWDI umumnya bekerja. Meski tidak memiliki fisik sempurna tapi mendapatkan uang dengan bekerja. Ada yang menjahit, ada yang berjualan. "Saat ini ada yang buat masker dan dijual di kalangan sendiri,"katanya.(m37)

Waspada/Anum Saskia

Organisasi Medan Membantu saat memberi bantuan sembako untuk HWDI Kota Medan.

DPD I Hiswana Migas Bagikan 1.000 Paket Sembako

Waspada/Sugiarto

Ketua DPC Hiswana Migas Sumut, Razali Husein didampingi para pengurus lainnya secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat di sekitar Sekretariat Hiswana Migas Sumut.

MEDAN (Waspada): Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Hiswana Migas Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) membagikan 1.000 paket Sembako kepada masyarakat. Pembagian dimulai di depan Sekretariat Hiswana Migas Sumut, Medan, Jumat (17/4). Pembagian 1.000 paket sembako tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian Hiswana Migas kepada masyarakat di tengah merebaknya virus Corona (Covid-19).

Sembako dibagikan kepada masyarakat sekitar Sekretariat Hiswana Migas, driver Ojol, tukang becak, dan lainnya. Kegiatan yang bertajuk 'Peduli Korban Bencana Covid19' ini, merupakan gagasan Ketua DPD I Hiswana Migas Sumbagut Raja P Sirait dan DPC Sumut Razali Husein, DPC Tap Nas, Sumbar dan Riau guna membantu masyarakat terdampak Covid-19. Ketua DPC Hiswana Migas Sumut, Razali Husein me-

ngatakan, setelah mendengar imbauan dari pemerintah serta melihat situasi di lapangan, pengurus dan anggota yang terhimpun dalam DPD I Hiswana Migas Sumbagut merasa terpanggil untuk peduli kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. "DPD I Hiswana Sumbagut bersama Pertamina MOR I merasa terpanggil untuk peduli kepada masyarakat yang terdampak virus corona (Covid-19) ini," ujar Razali Husein.

Pembagian sembako dibagikan ke masyarakat di beberapa lokasi di sekitar kantor Hiswana Migas (tahap I), dan selanjutnya Depot Labuhan Deli, Depot Siantar dan juga Kisaran. Pada kesempatan itu, Razali Husen juga mengimbau kepada seluruh anggota Hiswana Migas agar berbagi terhadap masyarakat di sekeliling tempat usahanya. Selain itu juga berkordinasi dengan pemerintah setempat guna

meringankan masyarakat yang terdampak virus Corona yang saat ini melanda dunia. "Kita juga mengimbau kepada seluruh anggota untuk berbagi dengan masyarakat sekitar usahanya. Sebagian sudah berjalan, seperti membagikan bingkisan maupun nasi bungkus kepada masyarakat yang sedang mengisi BBM, maupun masyarakat sekitar SPBU," ujarnya. (m41)


WASPADA Selasa, 21 April 2020

Ekonomi & Bisnis

A5 Pengangguran Naik 5 Juta Orang JAKARTA (Waspada) : Kementerian Keuangan menyebut angka pengangguran bisa bertambah banyak di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Terutama bagi masyarakat yang ekonominya terdampak virus tersebut.

Waspada/Ist

Qonita Azzahra mengembangkan Qonita Project dengan teknologi online Grab Express.

Di Tengah Pandemi COVID-19 Berhenti Bukan Jawaban

Social Sellers Medan Gerakkan Roda Perekonomian MEDAN (Waspada) : Tidak bisa dipungkiri bahwa selama satu dekade terakhir, Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM telah menjadi penopang perekonomian tanah air. Namun, merebaknya pandemi COVID-19, menjadi pukulan keras bagi sektor ini. Tetapi hal ini bukan menjadi halangan bagi para pegiat UMKM di Indonesia untuk terus berjuang di tengah situasi yang serba tidak pasti ini. Hal ini tercermin dari data yang dikumpulkan oleh Grab dimana sejak menyebarnya virus Corona, layanan GrabExpress mengalami peningkatan pengiriman yang dilakukan oleh social seller sebanyak 40%. International Monetary Fund (IMF) dan World Bank juga memperkirakan bahwa perekonomian Indonesia masih bisa tumbuh positif di tengah pandemi virus Corona atau COVID19. Untuk dapat bertahan dalam masa penuh tantangan ini, pelaku usaha harus beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi lewat strategi baru, terutama para UMKM yang memiliki peran sebagai garda terdepan perekonomian nasional. Strategi tersebut, seperti yang dilakukan oleh para social sellers di Bandung, Surabaya, Makassar, dan Medan yang memanfaatkan teknologi untuk menggerakkan perekonomian kotanya. Pegiat UMKM Qonita Azzahra juga masih menjalankan usahanya selama pandemi COVID-19. Berdomisili di Medan, Qonita membuka usaha busana muslim bernama Qonita Project yang dulunya merupakan bisnis orang tuanya. Sejak tahun 2017, pesanan yang ia dapatkan mulai meningkat karena bantuan teknologi dimana ia memasarkan barangnya melalui beberapa marketplace. Akan tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa usahanya pun terkena imbas

dari pandemi ini. “Memang ada penurunan dari segi pesanan, tapi saya masih sangat merasa bersyukur karena masih ada orang yang tetap membeli barang yang saya jual.” ujar Qonita. Salah satu yang terus membantu bisnis Qonita tetap berjalan adalah teknologi, yaitu melalui marketplace dan GrabExpress. Fitur Bukti Pengiriman dan Pelacakan Langsung membantu Qonita menjaga kepercayaan pelanggan karena ia dapat memantau proses pengiriman dengan masuk ke tautan yang otomatis akan dikirimkan ke aplikasi Grab pada saat proses pengantaran. Selain itu, Qonita juga mendapat bukti pengiriman barang melalui foto yang akan diambil oleh kurir pada saat pengambilan dan pengiriman barang. Neneng Goenadi selaku Managing Director Grab Indonesia, menjelaskan “Di masa yang sulit seperti saat ini, kami sadar bahwa berhenti berusaha bukalah jawaban. Oleh karena itu saya sangat kagum melihat semangat yang dimiliki oleh para pegiat UMKM di Indonesia yang terus melanjutkan bisnisnya bukan hanya untuk mereka sendiri tapi juga untuk orang lain. Dengan semangat tersebut pula, kita bisa beradaptasi dengan situasi ini dan menjaga roda perekonomian Indonesia terus berputar agar bisa mengembalikan kestabilan ekonomi nantinya setelah pandemi ini berlalu. Grab juga berterima kasih kepada seluruh mitra pengantaran GrabExpress yang masih berjuang di garda terdepan untuk membantu para pegiat UMKM di seluruh Indonesia dapat terus menjalankan bisnis mereka. Mari kita bekerja sama untuk melawan pandemi COVID19 ini serta selalu jaga kesehatan dan keamanan bersama!” (m38)

Waspada/Sugiarto

Ketua DPD REI Sumut Andi Atmoko Panggabean didampingi para pengurus secara simbolis menyerahkan bantuan kepada panitia untuk disalurkan ke masyarakat, di Sekretariat REI Sumut, Kompleks Pertokoan Plaza Millenium Medan, Senin (20/4).

REI Sumut Bagikan 1.200 Paket Sembako MEDAN (Waspada): DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Utara (Sumut) bagikan 1.200 paket sembako di kawasan Medan dan Deliserdang, Senin (20/4). Pembagian paket sembako tersebut sebagai bentuk kepedulian REI Sumut terhadap masyarakat yang terdampak virus corona. “Ini sebagai salah satu bentuk tanggungjawab pengembang perumahan yang tergabung di dalam organisasi kita untuk memberikan bantuan. Bantuan terdiri dari 6 ton beras, mie instan 500 dus serta masker 1.200 unit,” kata Ketua DPD REI Sumut Andi Atmoko Panggabean di Sekretariat REI Sumut kawasan Pertokoan Plaza Millenium Medan. Andi Atmoko didampingi Ketua Panitia Johan, Sekretaris Bayu Pratomo, Bendahara Dewi mengatakan, sembako itu terbagi menjadi 1.200 paket. Seluruh paket dibagikan ke seluruh wilayah Kota Medan serta beberapa daerah di Kabupaten Deliserdang. “Karena selain di Medan, banyak proyek pengembang anggota REI ini juga di Deliserdang

seperti kawasan Sei Mencirim hingga Galang. Kita akan menyasar warga kurang mampu yang terkena dampak Corona ini,” ujarnya. Dia menambahkan, bantuan yang diberikan memang tidak seberapa, namun diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat. Apalagi kondisi saat ini, masysrakat sangat terpukul secara ekonomi dan sosial akibat wabah Corona. “Kita ingin meringankan beban. Kita harap bantuan ini bisa membantu. Semoga ini cepat berakhir agar masyarakat bisa bangkit juga,” tegas pria yang akrab disapa Moko ini. Untuk penyaluran, Bayu Pratomo menambahkan, akan dibagi 10 tim yang akan menyebarkan bantuan langsung ke warga. Jadi, tidak ada kerumunan orang di satu titik, tapi tim akan membagikan langsung ke warga. “Jadi, kita akan mendatangi warga langsung bukan dikumpulkan di satu titik. Kita salurkan langsung ke warga kurang mampu. Tujuannya agar tepat sasaran,” ungkap Bayu yang juga Dirut PT Teknikal Karya Group ini. (m41)

DPR RI Minta Industri Baja Hilir Daerah Dipertahankan MEDAN (Waspada): Anggota Komisi X DPR RI dr. Sofyan Tan menegaskan, pihaknya tetap berjuang ke DPR RI mampun menteri terkait, mempertahankan keberadaan industri baja hilir di daerah. Dirinya akan memperjuangkan melalui anggota KomisiVI DPR RI yang membidangi industri. Industri di Sumut tidak boleh bangkrut dan menutup usaha, apalagi industri Intan Group sudah berusia setengah abad dan selama ini lebih banyak kepentingan infrastruktur di daerah. “Saya selaku anggota dewan asal Sumut memperjuangkan ke pusat,” kata Sofyan Tan saat menyerahkan ratusan paket Sembako kepada karyawan di PT. Intan Group dan para nazir Masjid di Mabar Jln. Yos Sudarso Medan, Sabtu (18/4). Sofyan Tan didampingi Agusrizal, staf rumah aspirasi anggota Komisi X saat tiba disambut Sutrisno, manajer produksi, Nur Bahagia, bagian umum dan Edi Sutrisno, Humas Intan Group. Menurutnya, penyerahkan bantuan di PT. Intan Group yang membawahi Intan Suar Kartika, Intan Nasional Iron Industri dan Intanmas Indo Logam, bukan karena dia mengenal pemiliknya Tansri Chandra, hanya saja industri tersebut bertahan 50 tahun atau tiga generasi.

Bahkan Nur Bahagia, bagian umum Intan Group melaporkan kepada anggota Komisi X sekitar kondisi perusahaan semakin kepepet, terutama masalah bahan baku impor yang semakin berat akibat biaya impor terlalu tinggi. Dia memberi contoh, banyak menteri kabinet Indonesia Maju tidak relevan dalam mengambil kebijakan dan terlalu berbelit-belit, akibatnya sangat mengganggu industri baja hilir padat karya. Bekerja hanya mengandalkan laporan dan teori dan tidak pernah turun ke bawah. “Kami dengan tegas menolak semua regulasi pemerintah yang tidak ada pemerataan dan tidak mendukung industri baja hilir di daerah,” kata Nurbahagia yang dibenarkan Sutrisno, manajer produksi Intan Group. Sementara bahan baku pabrik antara lain cold rolled alloy stell selama ini diimpor dari India, Malaysia,Vietnam, Thailand, Jepang, Taiwan dan RRC. Perusahaan itu pernah melakukan eksport Baja Lapisan Seng (BJLS), paku, kawat dan pipa dengan British Standard. Kami minta kebijakan dari Kabinet Indonesia Maju berkenan untuk menghidupkan kembali industri didaerah yang sudah lama menderita, tidak ada kebijakan dari kabinet sebelumnya yang mau mendukung industri di daerah. (rel)

“Angka pengangguran bisa bertambah antara 2,9 juta sampai lebih dari 5 juta orang berdasarkan skenario yang dibuat pemerintah,” ujar Kepala BKF Kemenkeu Febrio Kacaribu dalam telekonferensi, Senin (20/4). Menurut dia, skenario yang dibuat pemerintah saat ini ada skenario berat dan sangat berat. Di mana skenario berat, pe-

merintah mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi berada di level 2,3%. “Dengan potensi angka pengangguran sekitar 2,9 juta orang,” jelas dia. Kemudian lanjut dia, untuk skenario sangat berat, pertumbuhan ekonomi nasional akan minus dengan potensi angka pengangguran mencapai lebih dari 5 juta orang. “Jadi dengan skenario ini kita siapkan, kalau bisa bertahan di 2,3%, dampaknya ke kemiskinan dan pengangguran,” tandas dia. Sebelumnya pemerintah mencatat jumlah pekerja yang dirumahkan perusahaan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 meningkat. Bahkan pada sektor informasi sangat besar. “Jumlah pekerja yang dirumahkan dalam hal ini dari April adalah 1,24 juta dari pekerja sektor formal. Sektor informal, pencatatan harus dilihat

PNS Kerja Dari Rumah Diperpanjang Hingga 13 Mei JAKARTA (Waspada) : Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memperpanjang masa pelaksanaan tugas kedinasan di rumah atau work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)/Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga 13 Mei 2020. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 50 Tahun 2020. Surat Edaran ini pengganti Surat Edaran Nomor 34 Tahun 2020. Perpanjangan kerja dari rumah bagi PNS ini upaya untuk mencegah perluasan virus corona atau coronavirus disease (Covid19) di lingkungan instansi pemerintahan. “Iya (diperpanjang masa WFH ASN dari 21 April) sampai 13 Mei,” ujar Sekrertaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji di Jakarta, Senin (20/4). Dalam Surat Edaran yang ditandatangi Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokarasi Tjahjo Kumolo juga mengatur sistem kerja. Pejabat Pembina Kepegawaian pada Kementerian/Lembaga/ Daerah memastikan agar penyesuaian sistem kerja yang dilakukan instansinya tidak menggangu kelancaran penyelenggara dan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, dalam Surat Edaran Nomor 50 Tahun 2020, PNS harus memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan mengunduh dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagaimana telah ditetapkan dalam keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 171. (okz)

lagi sebanyak 265 ribu pekerja,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam telekonferensi, Jumat (17/4). Menurut Sri Mulyani, pandemi virus yang sudah meluas ke berbagai negara membuat aktivitas ekonomi di berbagai negara terlihat turun tajam, dari PMI manufaktur dan jasa. Dengan penurunan cepat dan tajam ini pengangguran meningkat di berbagai negara. Semua negara sudah doub-

le digit growt tingkat penganggurannya. AS di 10% bahkan ada yang estimasi di atas 15-20%. Ini tingkat pengangauran terbesar dunia,” tuturnya. Sri Mulyani mengatakan, dengan melihat sejumlah indikator seperti capital inflow ke Indonesia negatif, nilai tukar Rupiah terdepresiasi hingga perekonomian global terancam akan resesi. Hal ini menjadi dasar atau base line pemerintah dalam melihat situasi ekonomi

tahun ini. Untuk angka pengangguran, Sri Mulyani mengatakan, selama ini sudah konsisten mengalami penurunan dalam 5 tahun terakhir. Tapi dalam situasi pandemi Covid-19 kemungkinan akan angka pengangguran mengalami kenaikan. “Skenario berat ada kenaikan sampai 2,9 juta orang pengangguran baru dan skenario lebih berat ada kenaikan 5,2 juta,” tuturnya. (okz)

Masyarakat Butuh Bantuan Tunai, Bukan Pelatihan JAKARTA ( Waspada) : Pengamat ekonomi sekaligus dosen Perbanas, Piter Abdullah mengkritik langkah pemerintah yang menerapkan program pelatihan dalam kartu Prakerja. Sebab, menurutnya yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah bantuan tunai bukankah pelatihan. “Saya sangat tidak sependapat dengan adanya komponen pelatihan dalam bantuan tersebut,” kata Piter, Senin (20/4). Secara keseluruhan, Piter mendukung pemerintah memanfaatkan kartu Prakerja dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak wabah khususnya

mereka yang terkena PHK. Hanya saja, dia menyayangkan upaya pelatihan yang diberikan oleh pemerintah. Menurutnya masyarakat yang terkena PHK sebagian adalah mereka yang sudah punya skill dan berpengalaman. Oleh karena itu, pelatihan bukan sesuatu yang diharapkan bagi masyarakat di tengah kondisi pandemi virus Corona. “Mereka butuh uang tunai agar mereka bisa membeli kebutuhan mereka. Di sisi lain mekanisme penyaluran dengan adanya penyelenggaraan pelatihan justru memunculkan banyak kegaduhan,” kata dia. Dia pun menuding ada be-

berapa pihak yang mengambil keuntungan di tengah kondisi seperti saat ini. Apalagi banyak program pelatihan yang diberikan pemerintah dengan menggandeng beberapa perusahaan-perusahaan digital. “Sulit untuk tidak menuduh adanya pihak yang mengambil keuntungan dalam penyaluran bantuan ini,” kata dia. Untuk itu, dia menyarankan pemerintah sebaiknya mengubah mekanisme penyaluran bantuan dengan menghapuskan bantuan pelatihan. Dana pelatihan nantinya bisa dialokasikan untuk membantu lebih banyak warga yang terdampak. (mc)

Realisasi Investasi Di Kuartal I Capai Rp210,07 T JAKARTA (Waspada): Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyataan, realisasi investasi di kuartal pertama mencapai Rp210,07 triliun. Dari nilai tersebut, porsi investasi manufaktur mengambil sebesar 30,4 persen atau senilai Rp64 triliun sepanjang Januari-Maret 2020. “Mayoritas realisasi investasi datang dari Penanaman Modal Asing (PMA) sevesar Rp44,2 triliun, sementar dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) hanya Rp19,8 triliun,” keterangan tertulis Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Senin (20/4). Angka tersebut pun melorot drastis dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. PMA manufaktur pada kuartal I/2019 sebesar Rp143,3 triliun dan PMDN Rp72,7 triliun. Merujuk target investasi manufaktur BKPM 2020 sebesar Rp246,3 triliun, maka realisasi kuartal I/2020 sudah tercapai sekitar 26 persen. “Di masa kepemimpinan Jokowi Ma’ruf, programnya adalah transformasi ekonomi untuk peningkatan nilai tambah. Ini untuk hilirisasi sudah bagus realisasinya,” imbuh Bahlil. Puhaknya mengakui, tahun ini akan menjadi tahun berat manufaktur karena dari target realisasi investasi sebesar Rp886 triliun, hanya Rp246,3 triliun yang ditargetkan terealisasi pada sektor manufaktur. Masih merujuk pada data realisasi per 2019, kontribusi dari sektor padat karya ini hanya sebesar Rp216 triliun, atau 26,7 persen dari keseluruhan investasi sebesar Rp809,6 triliun. Dengan nilai tersebut, serapan tenaga kerja dari realisasi investasi pada 2019 hanya sebesar 1,03 juta tenaga kerja. Menengok kinerja 2018, realisasi investasi pada sektor manufaktur saat itu mencapai Rp222,3 triliun dengan kontribusi hingga 30,8 persen. Sektor manufaktur terakhir kali mendominasi realisasi investasi pada 2016 dengan kontribusi sebesar 54,8 persen dan realisasi investasi mencapai Rp335,8 triliun. Sejak saat itu, realisasi investasi sektor manufaktur memang tercatat terus melemah. Bahlil berharap, agarpandemi virus corona lekas berakhir pada akhir Mei 2020, sehingga kinerja investasi dapat kembali terakselerasi. “Jika kuartal II/2020, seandainya Covid-19 selesai Mei, maka pertumbuhan investasi tidak lebih Rp150 triliun. Kita kejar investasi di kuartal berikutnya,” ujar Bahlil. (j01)

BSM Region I Medan Bantu 115 APD Dan Masker MEDAN (Waspada) : Sebagai wujud kepedulian PT Bank Syariah Mandiri (BSM) Region I Medan menyerahkan bantuan 115 Alat Pelindung Diri (APD) dan 115 masker ke sembilan Rumah Sakit (RS) rujukan covid 19 yakni RS USU, RS Haji Medan, RS Mitra Medika Tj Mulia, RS Mitra Medika Amplas, RS Mitra Medika Tembung, RSI Malahayati, RSU Delima Medan, RSU Prima Husada Cipta Medan dan RSI Siti Hajar. Penyerahan bantuan dilakukan Region Head BSM RO I Medan, Ahmad Zailani kepada Direktur dan/atau Perwakilan Rumah Sakit penerima bantuan di Kota Medan, Senin (20/4) di Kantor Bank Syariah Mandiri Region I/Medan Jl Ahmad Yani No.100 Medan. Dikatakan Ahmad Zailani, bantuan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan Mandiri Syariah kepada dokter, paramedis, serta semua tim kesehatan yang terlibat sebagai garda terdepan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. “Alhamdullilah, bantuan ini merupakan bagian dari bantuan senilai total Rp3,05 miliar berupa 2.500 APD dan 100 ribu masker kepada 105 Rumah Sakit rujukan Covid-19 di seluruh Indonesia. Bantuan berasal dari Manajemen Mandiri Syariah ditambah donasi nasabah dan pegawai yang terkumpul melalui aplikasi Mandiri Syariah Mobile (MSM),” ujarnya. Dia juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya dokter dan paramedis dalam dedikasinya menangani Covid-19, serta ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua petugas medis dan tenaga relawan yang turun langsung dalam penanganan Covid-19. ‘’Tidak banyak yang dapat kami lakukan, saat ini kami berusaha membantu dalam bentuk APD,” imbuh Ahmad Zailani. Selain bantuan di atas, Mandiri Syariah dan Yayasan BSMU menggelar berbagai aksi kolaborasi peduli Covid-19 diantaranya layanan call center untuk konsultasi dan informasi Covid-19 yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat, penyediaan handsanitizer dan antiseptik bagi masyarakat yang membutuhkan, pendampingan ODP dan PDP bersama Puskesmas dan tenaga medis, penyemprotan desinfektan untuk 28 titik masjid, pesantren dan fasilitas, dan lain-lain. (cyn)

Antara

HARGA IKAN TURUN DI MAKASSAR : Nelayan menjual ikan hasil tangkapannya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (20/4). Nelayan setempat mengatakan harga ikan di daerah itu turun dari rata-rata Rp450 ribu menjadi Rp300 ribu - Rp250 ribu per keranjang akibat minimnya permintaan pasar serta melimpahnya hasil tangkapan.

Penerapan PSBB Berdampak Pada Pertumbuhan Ekonomi JAKARTA ( Waspada) : Sejumlah wilayah di Indonesia bakal menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka mencegah penyebaran virus corona. DKI Jakarta menjadi daerah yang pertama kali menerapkan kebijakan ini. Kemudian diikuti sejumlah wilayah di Jawa Barat, Banten, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu mengatakan, penerapan PSBB ini akan berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi. Sebab sekitar 54 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia ditopang oleh konsumsi rumah tangga. “Ini yang kita antisipasi karena PDB kita 54 persen itu

konsumsi rumah tangga,” kata Febrio dalam diskusi virtual bertajuk ‘Macroeconomic Update 2020’, Jakarta, Senin, (20/4). Febrio menuturkan, pembatasan mobilitas orang manusia mengganggu aktivitas jualbeli. Jika pergerakan orang berkurang, ini akan berdampak pada terkoreksinya pertumbuhan ekonomi. Permintaan barang dan jasa ke perusahaan juga akan berpengaruh. Semisal produksi barang di perusahaan menjadi kurang, menurunnya daya beli masyarakat yang mengakibatkan aktivitas belanja sangat terkoreksi. “Kalau itu berkurang cukup dalam, itu koreksi besar untuk pertumbuhan ekonomi,” kata dia. Dalam kondisi ini, masyarakat kelas menengah masih tetap

bisa melakukan transaksi jual beli. Mereka berpindah ke sistem belanja online lewat platform yang ada. Namun, kondisi ini tidak berlaku bagi masyarakat kelas bawah. Mereka tidak ikut serta berpindah ke e-commerce untuk memenuhi kebutuhannya. “Kalau masyarakat kelas bawah tidak, mereka dalam kondisi ini butuh survive,” kata dia. Untuk itu, pemerintah memberikan berbagai stimulus kepada masyarakat kelas bawah agar bisa bertahan hidup. Salah satunya lewat jaring pengaman sosial dengan membagikan kebutuhan pokok dan memperbesar sejumlah manfaat program kesejahteraan sosial. “Nah ini bisa kurangi kesusahan masyarakat bawah,” pungkasnya. (mc)

Hadirkan HARKULNAS, GoFood Bantu Bisnis UMKM MEDAN (Waspada): Guna meredam dampak pelemahan ekonomi akibat pandemi Covid-19, GoFood hadirkan program Hari Kuliner Nasional (HARKULNAS). Program ini untuk membantu ribuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjaga keberlangsungan bisnisnya. Program unggulan GoFood ini hadir sejak 1 April hingga 5 Mei 2020 dan diikuti sekitar 4.000 UMKM kuliner di Medan, Padang dan Pekanbaru. Selain mendukung usaha mitra UMKM, program ini menjadi salah satu solusi GoFood dalam menghadirkan kuliner bagi masyarakat saat mereka #dirumahaja. Sekaligus membantu menjaga penghasilan harian mitra driver yang mengantarkan makanan selama pandemi Covid-19. V ice President G ojek Wilayah Sumbagut Budianto Hariadi mengatakan, di masa pandemi Covid-19 ini, GoFood telah mendorong sejumlah upaya untuk mendukung

penjualan harian mitra merchant UMKM. “Di tengah pandemi Covid19, selain semakin menempatkan prosedur keamanan dan kebersihan sebagai prioritas, kami terus mencari jalan agar mitra merchant GoFood yang 96 persennya adalah UMKM bisa terus memperoleh penghasilan,” ujarnya. Menurutnya, berbagai inovasi dan inisiatif dilakukan untuk bisa mengurangi kecemasan para pelaku usaha UMKM. Pihaknya berharap melalui program HARKULNAS, penjualan harian usaha kuliner UMKM dapat meningkat sehingga tetap menggerakkan roda ekonomi selama masa pandemi. “Kami melihat pandemi ini menimbulkan pergeseran pola konsumsi di mana yang biasanya pemesanan dilakukan di tempat (dine-in), sekarang cenderung bergeser ke pemesanan online. Ini sejalan dengan himbauan pemerintah untuk beraktivitas dari rumah,” ujarnya.

Menurutnya, hal ini menjadi peluang supaya roda bisnis UMKM tetap bergerak sehingga memberikan ruang yang lebih luas bagi mitra dan driver Gojek terus mendapat penghasilan. “Kami percaya ini bisa membantu ketahanan ekonomi Indonesia di situasi yang sulit saat ini,” tambah Budi. Program HARKULNAS GoFood ini menawarkan promo yang dimulai dari 1 April – 5 Mei 2020 diantaranya: Setiap hari kulineran: diskon hingga 40% untuk menu HARKULNAS GoFood setiap hari. Happy hour: diskon 70% menu HARKULNAS GoFood setiap hari Kamis & Sabtu pukul 13.00 – 16.00 WIB. Selain itu, puncak HARKULNAS GoFood 5 Mei: diskon 55% sepanjang hari. Program HARKULNAS berlaku untuk pelanggan di Jabodetabek dan 15 kota lainnya seperti Bandung, Surabaya, Palembang, Makassar, Semarang, Medan, Bali, Yogyakarta, Manado, Malang, Padang, Lampung, Solo, Pekanbaru, dan Batam. (m41)


WASPADA

A6

Selasa 21 April 2020

Trump Berkeras Selidiki Laboraturium Di Wuhan WASHINGTON, AS (Waspada): Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump masih berniat mengirimkan para penyelidik ke China untuk menyelidiki pandemi virus corona (Covid19). Hal ini disampaikan Trump setelah sebelumnya mengungkapkan AS sedang menyelidiki apakah virus Corona berasal dari sebuah laboratorium di Wuhan, China. Seperti dilansir CNN, Senin (20/4/2020), AS diketahui sebelumnya telah mengajukan permintaan serupa, namun ditolak. Gedung Putih terus menuduh China menyembunyikan informasi akurat soal virus corona di negaranya. “Kita bicara dengan China.

Kita sudah lama bicara dengan mereka soal ingin masuk (mengirimkan penyelidik). Kita ingin masuk (ke China),” ujar Trump dalam konferensi pers terbaru soal pandemi virus corona di Gedung Putih pada Minggu (19/4) waktu setempat. Pekan lalu, Trump sempat

ditanya soal laporan yang menyebut virus Corona lepas dari sebuah laboratorium di Wuhan — titik nol pandemi virus ini. Saat itu, Trump menyatakan dirinya telah mengetahui adanya laporan semacam itu dan menyatakan AS sedang menyelidikinya. “Kita sedang melakukan pemeriksaan sangat teliti terhadap situasi mengerikan yang terjadi,” ucap Trump saat itu. Selama ini para ilmuwan China menyatakan virus corona kemungkinan berasal dari kelelawar di pasar hewan liar di Wuhan. Namun keberadaan Institut Virologi Wuhan dengan laboratorium keselamatan biologi berkeamanan maksi-

mum di Wuhan, memicu teori konspirasi bahwa virus corona mungkin telah disintesis secara buatan di laboratorium itu atau bocor dari salah satu laboratoriumnya, khususnya laboratoum P4-nya yang dilengkapi untuk menangani virus-virus berbahaya. Awal pekan ini, direktur laboratorium berkeamanan maksimum di kotaWuhan,Yuan Zhiming, menyampaikan bantahan terhadap rumor yang menyebut virus Corona mungkin berasal dari lab tersebut. Dalam wawancara dengan media pemerintah China, CGTN,Yuan menegaskan bahwa ‘tak mungkin virus ini berasal dari kami’. Dikatakannya, tak

ada stafnya yang terinfeksi virus tersebut. Sementara itu, pemerintah Prancis dalam pernyataan melalui seorang pejabat di kantor kepresidenan menegaskan bahwa sejauh ini tak ada bukti kaitan antara virus corona dengan aktivitas laboratorium riset P4 di kota Wuhan. “Kami ingin memperjelas bahwa sampai hari ini tidak ada bukti faktual yang menguatkan informasi yang baru-baru ini beredar di pers Amerika Serikat yang menyebutkan adanya kaitan antara asal-usul COVID19 dan pekerjaan laboratorium P4 Wuhan, China,” kata pejabat yang tidak disebut namanya itu. (cnn/And)

Pasien Membludak, RS Jepang Kewalahan TOKYO, Jepang (Waspada): Total kasus virus corona (Covid19) di Jepang mengalami lonjakan hingga melampaui 10 ribu kasus meskipun masa darurat nasional telah ditetapkan. Rumah-rumah sakit di negara ini dikhawatirkan mulai kewalahan menangani semakin banyaknya pasien. Seperti dilansir AFP, Senin (20/4/2020), para pakar mulai menyampaikan kekhawatiran dengan adanya lonjakan kasus virus corona di Jepang beberapa waktu terakhir, dengan ratusan kasus baru terdeteksi setiap harinya. Paramedis Jepang memperingatkan pemerintah bahwa lebih banyak hal harus dilakukan untuk mencegah semakin meluasnya pandemi Covid-19. Sejauh ini terkonfirmasi 10.751 kasus Covid-19 di Jepang, dengan 171 kematian. Pertambahan kasus hingga melampaui 10 ribu kasus terjadi saat masa darurat selama satu bulan telah diberlakukan, dari tadinya hanya mencakup 7 wilayah hingga kini berlaku secara nasional di seluruh wilayah Jepang. Perdana Menteri Shinzo Abe mengimbau warga Jepang mengurangi kontak dengan orang lain hingga 70-80 persen. Jumlah warga yang menggunakan sistem transportasi umum yang biasanya padat,

telah berkurang secara signifikan. Namun imbauan itu tidak mencegah orang-orang pergi keluar rumah, terlebih banyak pertokoan dan restoran tetap buka seperti biasa. Asosiasi medis di negara ini memperingatkan bahwa sistem layanan kesehatan Jepang berjuang untuk mengatasi semua situasi ini. “Sistemnya ada di ambang kolaps di banyak tempat di Jepang,” sebut pakar penyakit menular dari Universitas Kobe,

Kentaro Iwata, yang berulang kali mengkritik respons pemerintah Jepang terhadap pandemi Covid-19. Iwata menyebut strategi Jepang dalam membatasi pemeriksaan dan pelacakan kontak secara intensif bekerja dengan baik pada tahap awal saat jumlah kasus masih sedikit. Dia menyebut Jepang gagal beradaptasi saat wabah semakin meluas dan berkembang. “Kita perlu bersiap begitu situasi berubah, begitu pelaca-

kan cluster menjadi tidak efektif dan kita perlu mengubah strategi segera. Tapi berbicara secara tradisi dan historis, Jepang tidak bagus dalam mengubah strategi. Kita sangat buruk untuk memikirkan rencana B karena memikirkan rencana B adalah pertanda mengaku kegagalan rencana A,” sebutnya. Pemerintah Jepang berargumen bahwa pihaknya telah menyesuaikan strategi, meningkatkan kapasitas pemeriksaan, mengubah aturan yang

Kyodo News

SEBUAH pusat perbelanjaan di Tokyo, Jepang, Minggu (19/4/2020), tetap dipadati oleh pembeli meski pemerintah telah menetapkan status darurat nasional terkait Covid-19.

mewajibkan semua kasus positif untuk rawat inap di rumah sakit yang membuat bangsal-bangsal menjadi penuh dan memberlakukan masa darurat untuk mengurangi penularan. Namun para pakar medis menyebut langkah semacam itu tidaklah cukup. “Tempat tidur untuk pasien virus Corona nyaris penuh,” ucap Presiden Asosiasi Medis Tokyo, Haruo Ozaki, memperingatkan. Ozaki menyebut kapasitas tempat tidur untuk pasien telah ditingkatkan, namun dengan banyaknya jumlah kasus baru setiap hari, kapasitas itu terpenuhi dalam waktu singkat. “Jepang belum membangun sistem di mana rumah sakit biasa bisa merawat pasien penyakit menular dalam situasi darurat, saat rumah sakit yang ditunjuk tidak mempu merawatnya. Kita melakukan yang terbaik... tapi penularannya menyebar lebih cepat dari yang diperkirakan,” sebutnya. Baik Iwata maupun Ozaki memperingatkan bahwa masa darurat yang berlaku hingga 6 Mei mendatang, tidaklah cukup. “Sementara mereka bicara soal pengendalian perbatasan dan mengurangi kontak orang-keorang, mereka membiarkan toko-toko tetap buka,” ujar Ozaki menyatakan keluhannya. (afp/And)

Pulang Dari Indonesia, 43 Mahasiswa Malaysia Positif Covid-19 KUALA LUMPUR, Malaysia (Waspada): Otoritas Malaysia melaporkan 84 kasus baru virus corona (Covid-19) dalam sehari. Otoritas kesehatan Malaysia juga mengidentifikasi satu klaster baru penularan Covid-19 yang melibatkan sekelompok mahasiswa yang baru saja kembali dari Indonesia. Hingga Senin (20/4/2020), total kasus Covid-19 di Malaysia mencapai 5.389. Dari jumlah itu, sebanyak 2.103 pasien masih menjalani perawatan medis, dengan 46 pasien masih dirawat di Unit Perawatan Intensif (ICU). Jumlah korban meninggal bertambah satu orang, yang merupakan pria Malaysia berusia 51 tahun dengan riwayat diabetes dan tekanan darah tinggi. Saat ini jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di Malaysia menjadi 89 orang. Ini berarti angka kematian di Malaysia mencapai 1,65 persen. “Ada 95 pasien yang telah dipulangkan, menjadikan jumlah total kasus yang sembuh mencapai 3.197 orang,” sebut

Direktur Jenderal Kesehatan pada Kementerian Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah (foto), dalam konferensi pers pada Minggu (19/4) petang. Ia menyebut angka kesembuhan di Malaysia kini mencapai 59 persen dari total kasus. Dalam konferensi pers yang sama, Dr Noor Hisham mengumumkan satu klaster penularan baru yang melibatkan 43 mahasiswa Malaysia yang baru kembali dari Indonesia, melalui

Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 16 April lalu. Secara spesifik, disebutkan bahwa para mahasiswa itu baru pulang dari Temboro, Magetan, Jawa Timur. “Dari keseluruhan jumlah itu, 34 orang dikarantina di Melaka dan sembilan orang di Kuala Lumpur dan Putrajaya,” terang Dr Noor Hisham. “Ini menunjukkan bahwa tindakan pemerintah untuk memeriksa dan mengkarantina seluruh warga Malaysia yang kembali dari luar negeri, adalah benar. Ini akan memastikan seluruh kasus impor tidak akan menulari warga Malaysia secara lokal,” imbuhnya. Ditambahkan Dr Noor Hisham juga mengumumkan bahwa otoritas Melaka melaporkan 37 kasus baru, termasuk 34 kasus cluster Magetan. Tiga kasus lainnya melibatkan orangorang yang datang dari Kalimantan, Aceh dan Turki. Kasuskasus di Melaka terpisah dari 84 kasus baru yang dilaporkan pada Minggu. (cna/the star/And)

Kematian Mencapai 20.000, Spanyol Perpanjang Lockdown M A D R I D, Sp a n y o l (Waspada): Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez memperpanjang aturan isolasi wilayah (lockdown) hingga 9 Mei guna mengendalikan penyebaran virus corona (Covid-19). Hal ini disampaikan Sanchez beberapa jam setelah pemerintah menyatakan bahwa jumlah kematian terkait virus asal kotaWuhan, China, di Negeri Matador telah menembus angka 20 ribu kematian. “Kita telah melakukan bagian tersulit melalui tanggung jawab dan disiplin sosial ... kita meninggalkan momen paling ekstrem di belakang kami,” kata

Sanchez seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (20/4/2020). “Tapi masyarakat Spanyol tidak boleh membahayakan kemajuan rapuh yang dibuat sejauh ini dengan keputusan terburuburu,” imbuhnya. Namun Sanchez mengatakan, pembatasan yang ditetapkan saat ini akan sedikit dilonggarkan, dengan mengizinkan anak-anak bermain di luar rumah, mulai 27 April mendatang. Saat ini, hanya orang dewasa yang bisa keluar rumah untuk alasan tertentu: pergi bekerja, pergi membeli makanan atau obat, pergi ke dokter atau membawa anjing berjalan-jalan.

Spanyol yang telah menerapkan lockdown sejak 14 Maret lalu, sejauh ini telah mencatat 20.043 kematian terkait virus corona. Spanyol menjadi negara dengan jumlah kasus Corona terbanyak ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Italia. Namun pejabat-pejabat Spanyol mengatakan bahwa negara tersebut telah melewati puncak wabah Corona, yang pernah menewaskan hingga 950 orang dalam sehari pada 2 April lalu. Disebutkan bahwa kenaikan jumlah infeksi saat ini telah melambat. Adapun jumlah orang yang dinyatakan sembuh mencapai 75 ribu. (afp/And)

Kisah Selebritas Melawan Covid-19 Wabah virus corona baru atau Covid-19 yang tengah melanda dunia dapat menyerang siapa saja, tanpa pandang bulu. Korban telah berjatuhan mulai dari masyarakat biasa, politisi, atlet, hingga para selebritas pun tak luput dari serangan virus berbahaya tersebut. Tercatat sejumlah nama pesohor atau selebritas menjadi korban sejak pemerintah pertama kali mengumumkan kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia. Publik mungkin masih ingat dan dibuat tak percaya ketika Andrea Dian mengungkapkan dirinya positif Covid-19. Padahal istri dari aktor Ganindra Bimo itu dikenal dengan pola hidup sehat. Butuh keberanian yang tinggi bagi seseorang untuk mengakui bahwa dirinya mengidap positif Covid-19. Masih adanya stigma negatif dari sebagian masyarakat terhadap pasien positif Covid-19 bukan

menjadi rahasia lagi di Indonesia. Gejolak batin itulah yang dirasakan aktor Detri Warmanto, salah satu nama selebritas lainnya yang dinyatakan positif Covid-19. Detri menjadi selebritas pertama mengumumkan bahwa dirinya dinyatakan positif Covid-19 pada awal bulan Maret 2020 lalu. Padahal saat itu, Detri mengaku tidak mera-sakan gejala dari Covid-19. “Ini sedikit cerita waktu saya dinyatakan sakit (Covid-19) dan disuruh dokter isolasi selama 14 hari jujur enggak tenang. Aneh banget gitu masa saya enggak boleh isolasi diri di

rumah sakit. Terus yang kedua ketika saya tanya obatnya, dia juga enggak bisa jawab obatnya apa, semakin saya enggak tenang,” kata Detri. Kekhawatiran yang Detri rasakan kala itu cukup beralasan. Apalagi sebagai penyakit baru, belum banyak edukasi yang diterimanya dalam menghadapi Covid-19. Masa isolasi Selama kurang lebih dua pekan lamanya Detri harus menghabiskan waktu dalam isolasi mandiri akibat positif Covid-19. Sebagai pasien tanpa gejala yang dinyatakan positif COVID-19, dia dianjurkan oleh dokter untuk melakukan isolasi mandiri. Berbagai upaya dilakukan Detri selama masa isolasi mandiri akibat positif Covid19. Detri mengaku saat itu berusaha untuk mendisiplinkan diri agar kebugarannya tetap terjaga. “Ini edukasi baru yang

saya dapat dari konsultasi ke dokter. Lebih dari 14 hari masa karantina kemudian saya dinyatakan sembuh, kok bisa saya benar-benar tanpa gejala cuma batuk sedikit,” terangnya. “Jawabannya pertama adalah pikiran karena kita optimis dan pikir positif itu pengaruhi imun,” sambung Detri. Bahkan pemain film “Retak Gading” itu sampai membatasi diri untuk membaca berita-berita terkait wabah virus corona yang terjadi di Indonesia selama masa isolasi. Pria kelahiran 33 tahun silam itu mengatakan ingin fokus terhadap pemulihan dirinya dari Covid-19 sehingga sebisa mungkin menjaga pikirannya dari segala sesuatu yang dapat memengaruhi ke arah negatif. “Tapi bukan berarti saya tutup sosial media dengan orang lain. Banyak yang nanya ke saya jadi secara enggak lang-

sung saya lumayan ke distorsi juga,” jelasnya. “Tapi saya bantah dengan jawaban yang saya tahu dari dokter. Akhirnya hikmahnya ketika saya melakukan sesuatu yang bermanfaat membuat saya bahagia, membuat saya happy,” kata dia. Apa yang dilakukan Detri Warmanto tak jauh berbeda dengan Andrea Dian yang harus menjalani perawatan di RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta. Andrea Dian selama menjalani perawatan di Wisma Atlet, Kemayoran, kerap membagikan video saat melakukan olahraga seperti yang biasa dilakukannya setiap hari sebelum positif Covid-19. Lewat unggahan di Instagram Story, Andrea memperlihatkan dirinya mengenakan pakaian olahraga sambil menyapa para pengikutnya dan mengatakan untuk selalu memulai hari dengan pikiran positif. “Kita olahraga dulu 30

BTS Hadirkan Nostalgia Lewat “BANGBANGCON” GRUP idola K-Pop Bangtan Sonyeondan (BTS) menghadirkan nostalgia bagi para penggemarnya, ARMY, melalui rangkaian konser mereka “BTS Online Concert Weekend (BANGBANGCON)” disiarkan secara live streaming melalui laman YouTube BANGTANTV, Sabtu dan Minggu (19/4). Para personel BTS juga seakan menjadi pemandu konser walau melalui klip tersendiri. Sesekali mereka menyarankan stretching untuk membuat otot-otot para AMRY dan penonton rileks. Pada siaran konser hari pertama, ketujuh personel BTS yakni RM, Jin, Jhope, Jimin, Suga, V dan Jungkook menghadirkan penampilan mereka dalam “Hwa Yang Yeon Hwa on Stage” (The Most Beautiful Moment” tahun 2015 di Korea Selatan. Sederet lagu populer mereka tampilkan antara lain: “Dope”, “Converse High”, “24/ 7”, “Run”, “Butterfly”, “Tomorrow”, “N.O.”, “Hold Me Tight”, “No More Dream”, “Skool Luv Affair”, “War of Hormones”, “Boy

in Luv”, “Never Mind”, “Ma City” dan “I Need You”. RM yang masih bernama panggung Rap Monster tampil dengan rambut merah muda, Jimin dengan warna rambut oranye, sementara Suga dengan warna rambut mint. Di akhir konser, mereka bicara impian masing-masing sebelum menjadi penyanyi, Jimin awalnya berkeinginan menjadi pendekar pedang, Suga menjadi musisi, Jin aktor, J-hope ingin berprofesi sebagai petenis. Lalu V ingin jadi sosok se-

perti ayahnya, RM ingin berprofesi sebagai pengusaha yang sukses dan Jungkook yang berkeinginan menggeluti dunia game secara profesional. Tak lama diselang beberapa video klip seperti “I Need You”, “Epiloge: Young Forever”, “Save Me”, “Dope”, “Boy in Luv”, konser lalu berlanjut ke “Epilogue: Hwa Yang Yeon Hwa on Stage” (The Most Beautiful Moment”) tahun 2016 di Seoul. Tampilan rambut para personel berubah, rambut Jin dicat putih, RM dalam tampilan

potongan rambut cepak berwarna hijau, J-hope, Jungkook dan V cokelat, Suga mengecat warna rambutnya menjadi ash gray, sementara Jimin dengan warna rambut hitam. ARMY diajak mendengarkan kembali lagu-lagu populer mereka dalam konser itu antara lain: “Run”, “Danger”, “Tomorrow”, “Butterfly” beserta koreografi barunya, “Boy in Luv”, “Save Me”, “Fire” dan cerita di balik pembuatannya dan candaan mereka untuk lagu itu, “Whalien 52” yang membuat V

variety

BTS

menangis, “No More Dream”, “Cypher Pt. 3”, “Silver Spoon”, “Miss Right”. Lalu, penampilan perdana BTS menyanyikan lagu “Autmn Leaves” di hadapan penggemar mereka. Dalam konser, mereka berujar mengenai kemenangan pertama mereka di acara musik melalui lagu “I NeedYou” tahun 2015 dan menduduki posisi pertama berbagai tangga lagu musik, berselang dua tahun setelah debut mereka di industri K-Pop pada Juni 2013. Sekitar lebih dari satu juta pengguna YouTube menonton konser bagian pertama yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB atau 12.00 waktu Korea Selatan itu. Konser hari pertama akan berlanjut ke “Live trilogy Episode II: Red Bullet” pada 2014, lalu “3rd Muster” pada 2016 dan dijadwalkan selesai pada malam nanti.Video rangkaian konser ini dihadirkan sebagai sebuah langkah untuk mengatasi keterbatasan para ARMY saat pandemi COVID19 saat ini.(ant)

ant/Instagram

Detri Warmanto. menit supaya imunnya naik dan aku bisa lebih sehat,” kata Andrea kala itu. Andrea tampak bersemangat ketika melakukan olahraga saat masa karantina. Selama 30 menit, ia menjelaskan jenis-jenis latihan yang dijalani seperti push up, plank serta crunch. Jalan kesembuhan Dari kisah Detri Warmanto dan Andrea Dian yang telah melewati jeratan Covid-19 dapat ditarik persamaan bahwa kunci kesembuhan mereka adalah dengan meningkatkan imunitas untuk melawan virus tersebut. Detri Warmanto meyakini bahwa Covid-19 adalah penyakit yang bisa disembuhkan diri sendiri melalui imun tubuh. Meskipun hingga kini vaksin dari Covid-19 belum ditemukan. “Ternyata sampai detik ini obat paling canggih imun tubuh kita sendiri. Makanya bagaimana kita bisa membangun imun tubuh itu sampai bisa melawan virus,” ujar Detri. Selama masa isolasi, Detri memang fokus pada penyembuhan dan membatasi aktivitas yang terlampau menguras banyak tenaga dan pikirannya yang berujung pada menurunnya imunitas tubuh. “Seka-

rang jalan satu-satunya membuat masyarakat agar tidak panik dengan Covid-19, yaitu pola hidup yang baik jangan sampai kecapean,” kata dia. Tak hanya itu, dukungan moral bagi pasien positif Covid19 juga dapat membantu kesembuhan. Andrea Dian pun merasakan hal tersebut saat menerima banyak dukungan dan doa yang diberikan masyarakat kepadanya saat menjalani perawatan saat dinyatakan positif Covid-19. Wanita kelahiran 35 tahun itu merasa derasnya dukungan yang mengalir kepadanya membantunya untuk berpikir positif dan merasa tak sendirian dalam menghadapi COVID-19. “Aku bersyukur ternyata dengan keadaan aku seperti ini, banyak yang takut Covid, aku malah mendapat support dari banyak orang bahkan yang enggak kenal aku. Di sana aku berpikir masih bisa diterima dan harus jalani ini semua,” kata Andrea Dian. Andrea Dian tak menampik bahwa dirinya sempat merasa panik saat pertama kali dinyatakan positif Covid-19. Namun dia tak mau terus menerus bersedih dan larut dalam kekhawatiran. “Aku pikir apa yang

harus aku lakukan. Karena kita enggak tau penyakit ini separah apa. Obatnya belum ditemuin. Jadi saat itu masih kalut,” ucapnya. “Tapi di kekalutan ini aku bersyukur ternyata masih banyak yang support aku. Dan ini menjadikan hari-hari aku jauh lebih baik dan berpikir positif. Dan dengan itu aku lebih happy dan imun aku jadi baik,” kata Andrea Dian menambahkan. Andrea Dian mengatakan bahwa dukungan moral sangatlah dibutuhkan bagi pasien COVID-19 untuk dapat sembuh selain harus menjalani perawatan medis. Selama menjalani pengobatan, Andrea Dian juga tak henti-hentinya untuk berdoa kepada Tuhan agar diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan yang diberikan kepadanya. “Aku ngerasa baik karena ada support dari keluarga, teman, dan aku minta sama Tuhan. Aku diberikan cobaan ini berarti Tuhan percaya aku bisa ngejalanin ini. Dan aku jadi bisa sharing ke lainnya. Sehingga teman-teman mungkin bisa jadi lebih tau lebih aware dengan penyakit ini,” imbuhnya. (ant)


WASPADA Selasa 21 April 2020

Yunus Siap Jalankan Amanah PSSI JAKARTA (Waspada): Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Yunus Nusi (foto), resmi menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal PSSI menggantikan Ratu Tisha yang mengundurkan diri. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyebut penunjukan itu telah disetujui dalam rapat Exco dan berlaku per Senin (1/4). Menurut Iriawan, Yunus merupakan sosok tepat dan pantas mengisi posisi tersebut karena memiliki banyak pengalaman di sepakbola. “Dengan pengalaman dia di sepakbola, organisasi dan kemampuannya, sangat pantas jika saya memilih Yunus Nusi sebagai Plt Sekjen. Dia akan menjadi Plt Sekjen hingga terpilihnya Sekjen yang definitif,” tutur Iriawan. Yunus Nusi sendiri mengakui masih menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI. “Alhamdulillah, Ketum sudah mengumumkan secara resmi Plt Sekjen PSSI. Iya masih Exco, merangkap. Saya siap jalankan amanah ini sesuai kaidah-kaidah organisasi,” ucapnya. Yunus menganggap pekerjaan sebagai seorang Sekjen PSSI bukanlah hal yang sulit. Terlebih, ia sudah berpengalaman

di keorganisasian federasi sepakbola Indonesia sejak lama. Di era kepemimpinan Johar Arifin dan La Nyalla Mattalitti sebagai Ketua Umum PSSI, Yunus sudah memainkan perannya sebagai pengurus. Begitu juga saat Edy Rahmayadi menempati pucuk pimpinan PSSI, Yunus naik menjadi Exco. “Yang berat (jadi Sekjen PSSI) itu tanggungjawabnya,” ucap Yunus. Sebagai Plt Sekjen, Yunus mengaku tugasnya masih fokus di internal kesekjenan. Belum mengurusi kelanjutan persiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. “Tugas yang diberikan Ketum atas amanah Konggres PSSI. Tugas yang diberikan Ketum kepada saya lebih kepada pembenahan dan pengendalian administrasi kesekjenan. Evaluasi dan pemantapan struktur keorganisasian di Kesekjenan, pembinaan personel dan staf di internal sekretariat PSSI,” jelasnya. Yunus Nusi sendiri telah

Antara

menjadi anggota Exco PSSI sejak 2016. Pria asal Gorontalo tersebut juga masih menduduki kursi Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalimantan Timur. Sudah dari 2013 Yunus mengemban tanggung jawab itu. Kemudian, laki-laki kelahiran Gorontalo, 30 Januari 1970 ini juga pernah menjadi Direktur Bisnis Persisam Samarinda pada periode 2009-2014. Bukan cuma sepakbola,Yunus Nusi sempat aktif menjadi Sekretaris Umum Taekwondo Indonesia Kaltim periode 20012009, lalu pengurus KONI Kaltim tahun 2006-2014 dan Se-

kretaris Bidang Pertandingan PB PON Kaltim 2008. Dia juga pernah ikut berada dalam pusaran konflik PSSI pada 2011 silam. Saat itu Yunus Nusi menjadi salah satu pendukung George Toisutta dan Arifin Panigoro menjadi Ketua Umum PSSI dan wakilnya. Dukungan tersebut untuk menggeser kepengurusan lama yang diketuai Nurdin Halid pada waktu itu. Yunus Nusi kerap melontarkan kritik keras kepada kepengurusan PSSI Pusat kala itu mengatasnamakan aspirasi sepakbola dari Kalimantan Timur. Meski demikian dia sempat mendapat tentangan dari sejumlah pihak yang mengklaim dari Majelis Pemerhati Sepakbola Kalimantan Timur (MPSK). Dengan ditunjuknya Yunus Nusi sebagai pelaksana tugas Sekjen, maka resmi pulalah Ratu Tisha Destria berhenti dari jabatan Sekjen PSSI. Ratu Tisha sendiri sudah mengajukan pengunduran diri sejak Senin (13/4). Namun persetujuan atas pengunduran diri tersebut baru dilakukan dalam rapat Exco. PenunjukanYunus Nusi pun mendapat dukungan dari Ketua Asprov PSSI DKI Jakarta, Uden Kusuma Wijaya. Dia menilai

Idris Berharap PSMS Kembali Berjaya MEDAN (Waspada): Tim kebanggaan Sumatera Utara, PSMS Medan genap memasuki usia ke-70 tahun pada Selasa (21/4). Pada usianya yang tidak muda lagi itu, berbagai harapan diapungkan sejumlah pihak, termasuk mantan CEO PSMS, Idris SE (foto). Dirinya mengatakan 70 tahun merupakan usia yang sudah cukup matang untuk sebuah klub sepakbola. Tentu seluruh masyarakat Sumut khususnya pecinta Ayam Kinantan berharap tim ini mampu berlaga di kasta tertinggi sepakbola nasional musim depan. “Ini merupakan titik awal kebangkitan PSMS. Kita masya-

rakat Sumut khususnya pencinta sepakbola sangat berharap PSMS ini bisa berlaga dalam kompetisi kasta yang lebih tinggi seperti di masa jayanya dulu,” ujar Idris, Senin (20/4). Dirinya mengakui sejauh ini Legimin Rahardjo cs terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama masyarakat dan Pemprov Sumut. Tentunya ini harus menjadi motivasi tambahan bagi PSMS untuk mampu menunjukkan kemampuan maksimalnya dalam kompetisi. “Untuk dunia persepakbolaan, marwah Sumatera Utara itu ada di PSMS Medan. Makanya PSMS harus mampu kembali berprestasi dan naik ke Liga

1,” pinta Idris. “Kita tahu bersama-sama jika di Pulau Jawa, klub tingkat kabupaten kecil saja bisa bermain di Liga 1. Lantas kenapa Medan yang merupakan kota besar dan memiliki banyak pesepakbola potensial, klub kebanggaannya PSMS main di di Liga 2. Makanya mari kita bersama mendukung PSMS untuk kembali bangkit,” ujarnya. Dirinya yakin dengan finansial yang kuat PSMS mampu menunjukkan tajinya. “Saya juga berharap pengurus atau tim pelatih mencari para pemain yang ada di daerah sehingga lebih fanatik membela daerah serta mampu mene-

Waspada/Arianda Tanjung

naan usia muda. “Harus diakui jika menjadi Sekjen PSSI itu tidaklah mudah. Karena bisa dibilang dialah yang mengurusi dapurnya organisasi. Ini terbuktikan akhir-akhir sebelum dia mundur, cukup banyak kritikan yang masuk,” tuturnya. “Secara teori mungkin dia tahu tentang sepakbola. Namun memahami bagaimana sepak-

bola itu bagian dari kehidupan dia belum dapat,” tambahnya. A’zam berharap ke depan kompetisi mengacu pada regulasi yang ada. “Kenapa? Karena sejauh ini banyak regulasi yang berubah terkait kompetisi. Bisa dalam satu musim kompetisi sebuah klub tiga hingga empat kali menjadi tuan rumah. Padahal dalam regulasi itu tidak ada. Itu makanya diperlukan konsistensi dalam regulasi,” ujarnya. Namun di sisi lain, A’zam menilai Ratu Tisha cukup berhasil di beberapa aspek seperti memaksimalkan sponsorship. “Tapi bukan itu saja, saya berharap kompetisi usia muda itu lebih dioptimalkan. Contoh kalau dulu lahir pemain junior yang berprestasi seperti RickyYakobi dan kemudian saat bermain di junior juga sukses,” katanya. “Keberhasilan mendapatkan para pemain bertalenta itu, tidak terlepas dari keberhasilan mengemas kompetisi junior yang baik seperti Piala Soeratin. Itu luar biasa, PSMS juga prestasinya bagus selama mengikuti Piala Soeratin kala itu,” tam-

GP Inggris diadakan dua pekan kemudian. Namun begitu, pada Senin (20/4), Direktur Pelaksana Silverstone Stuart Pringle menyatakan pembicaraan tengah dilakukan dengan bos-bos F1 mengenai kemungkinan sirkuit termasyur ini menjadi tuan rumah untuk dua grand prix kejuaraan dunia secara berturutturut. “Kami sudah membahas segala macam permutasi termasuk menjadi tuan rumah dua balapan dalam satu akhir pekan dan dua balapan selama akhir

pekan berturut-turut,” kata Pringle kepada The Guardian, Senin. “Saya sungguh percaya kepada kemampuan kami dalam mengadakan event-event ini. Kami punya banyak pengalaman, banyak pengetahuan, kami sudah pasti bisa menyelenggarakannya.” Grand Prix Inggris yang sedianya digelar 19 Juli, kemungkinan akan berlangsung secara tertutup untuk memerangi penyebaran virus corona. Pada 2019, angka resmi menunjukkan 351.000 orang me-

Pengcab Forki Medan Berbagi Sembako MEDAN (Waspada): Pengurus Cabang Federasi Karate-Do Indonesia (Pengcab Forki) Medan melakukan aksi peduli dengan membagikan paket sembako di tengah pandemi corona virus disease (Covid19), Senin (20/4). Ratusan paket sembako berupa beras, mie instan, minyak goreng, telur, dan masker diserahkan kepada 23 perguruan karate di bawah naungan Forki Medan serta kepada para wartawan olahraga yang tergabung dalam Siwo PWI Sumut. Ketua Umum Pengcab Forki Medan, Hasrul Benny Harahap SH MHum, mengatakan pandemi Covid-19 memang memberi pukulan sangat berat. Hampir seluruh sektor kehidupanmasyarakatterkesanlumpuh.

“Namun kondisi ini jangan membuat kita lemah, apalagi pasrah. Kita harus tetap kuat dan semangat. Jadikan cobaan ini untuk membuat kita lebih peduli dengan sesama sembari bermohon kepada Yang Maha Kuasa agar virus ini segera berlalu,” ujar Hasrul. Didampingi Ketua Harian Helti Susilo, Sekretaris Yudhi Atmaja, Bendahara David Su,Wakil Bendahara Tri Nova Tarigan dan Kabid Organisasi Indra Surya, Benny lebih lanjut mengatakan pemberian paket sembako ini didasari bahwa Forki Medan merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan. “Forki Medan adalah keluarga besar yang terdiri atas berbagai unsur seperti atlet, pelatih, wasit maupun pengurus

serta wartawan olahraga selaku mitra. Karena itulah, di tengah kondisi sulit ini kita berbagi kepada anggota Forki Medan yang benar-benar membutuhkan,” ucapnya. Kepada seluruh anggota Forki Medan, Benny mengingatkan untuk mendukung program dan imbauan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai Covid-19, dengan tetap berdiam di rumah (stay at home) guna terwujudkanya social distancing maupun fisical distancing, dan menjaga kebersihan dengan kerap mencuci tangan serta selalu menggunakan masker. “Selain menjaga keselamatan diri, kita juga punya tanggung jawab terhadap kesehatan dan keselamatan orang banyak.

Karenanya, jika tidak terlalu penting, sementara ini kita lebih baik berdiam di rumah. Mari kita ikuti imbauan dan seruan pemerintah untuk memutus mata rantai virus corona ini,” tegasnya. Kepada para atlet, Benny juga mengingatkan untuk tetap berlatih. “Para atlet harus tetap berlatih, meski di rumah masing-masing. Setidaknya untuk menjaga kebugaran. Kita tidak mau kehadiran Covid-19 membuat prestasi atlet menurun,” katanya. Pembagian paket sembako oleh Pengcab Forki Medan disambut sukacita oleh keluarga besar Forki Medan. “Alhamdulillah, terima kasih kepada Ketua Benny. Bantuan ini sangat besar manfaatnya bagi kami,” ujar salah seorang penerima bantuan semako. (m42)

Sambut HUT Ke-70 PSMS Waspada/Arianda Tanjung

rapkan permainan rap-rap,” ucap Idris. (cat)

bahnya. Dirinya juga berharap kalau bisa nantinya yang menjadi Sekjen PSSI juga memang orang sepakbola, di antaranya pemain. “Saya rasaYeyen Tumena cukup berpengalaman dalam hal ini. Tidak boleh dipungkiri yang tahu sepakbola ya memang orang bola,” katanya. A’zam juga menyayangkan kemunduran Ratu Tisha sebagai Sekjen PSSI yang tanpa alasan. Kalau memang sudah merasa tidak mampu bilang, jangan seperti ini. “Ini menunjukkan jika dia tidak bertanggungjawab atas jabatannya itu,” tukasnya. Seperti diketahui, untuk sementara PSSI telah menunjuk Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI,Yunus Nusi, menjabat pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal PSSI. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyebut penunjukan itu telah disetujui dalam rapat Exco dan berlaku per Senin (1/4). Menurut Iriawan, Yunus akan menjadi Plt Sekjen hingga terpilihnya Sekjen yang definitif. (cat)

Sirkuit Silverstone Siap Gelar Dua Balapan JAKARTA (Waspada): Panitia penyelenggara Grand Prix Inggris menyatakan bahwa mereka bisa menggelar dua balapan berturut-turut di Silverstone sebagai upaya membantu menyelamatkan kejuaraan dunia yang sudah tertimpa krisis virus corona. Sejauh ini sembilan dari 22 balapan F1 telah dibatalkan atau ditangguhkan. GP Prancis dan Belgia disebut-sebut bakal masuk daftar yang ditangguhkan. Itu akan membuat Grand Prix Austria pada 3 Juli sebagai musim pembuka, sedangkan

Waspada/ist

KETUA Pengcab Forki Medan menyerahkan bantuan paket sembako kepada perwakilan perguruan karate di bawah nangungan Forki Medan, Senin (20/4).

Pengurus PSMS Ziarah Kubur Mantan Pemain

Sekjen PSSI Mesti Maksimal, Bertanggungjawab MEDAN (Waspada): Pascamundurnya Ratu Tisha dari Sekjend PSSI, memunculkan sejumlah nama untuk menggantikannya. Hal ini pun mendapat sorotan sejumlah pihak di antaranya Ketua Umum Medan Soccer, Drs H A’zam Nasution MAP (foto). Dirinya menilai Sekjen PSSI harus mampu menjalankan organisasi secara maksimal dan bertanggungjawab. Maksimal di sini artinya kalau bisa 24 jam mengurus PSSI. Untuk apa? Tentu agar PSSI bisa menorehkan prestasi. “Makanya kalau bisa prialah yang menempati posisi itu. Bukan apa-apa, kalau wanita inikan terkadang mudah capek dan lelah, jadi takutnya tak maksimal mengurus PSSI,” tegas mantan Sekum PSMS ini, Senin (20/4). Dirinya pun menilai jika Ratu Tisha mencatatkan sejumlah program yang tidak berjalan maksimal ketika menjadi Sekjen PSSI. Terutama menyangkut kompetisi di usia muda yang merupakan cikal bakal untuk keberlanjutan program pembi-

Yunus Nusi layak menjadi Plt Sekjen PSSI. “Yunus Nusi itu tokoh yang sudah dikenal di kalangan Asprov. Dia bukan orang baru di sepakbola,” ujar Uden. Uden yakin pengalamanYunus Nusi di klub dan Asprov membuatnya lebih terbuka dan mampu berkomunikasi dengan para anggota PSSI tersebut. Komunikasi, dia melanjutkan, menjadi kelemahan Sekjen sebelumnya yang dijabat Ratu Tisha Destria. “Ada semacam ketidakharmonisan komunikasi sehingga sangat sulit dikontak. Mudahmudahan dengan figur Pak Yunus, paling tidak, bisa menjembatani PSSI dengan Asprov dan klub-klub agar komunikasi lebih intens dan lebih familier,” katanya. (m42/ant/ccni)

nonton Formula Satu di Silverstone yang pertama kali menyelenggarakan Grand Prix Inggris pada 1950. “F1 sudah bekerja sangat keras dalam berusaha dan mencari tahu apa solusi untuk kejuaraan dunia ini,” tambah Pringle. “Kami sudah melakukan kontak rutin dengan mereka, dan telah ditanya bisakah kami menggelar satu atau dua lomba dan dapatkah keduanya diadakan di balik pintu tertutup. Jawabannya sudah tentu bisa,” tutup Pringle. (m42/ant)

MEDAN (Waspada): Pengurus PSMS memeringati HUT ke70 klub sepakbola berjuluk Ayam Kinantan itu dengan sejumlah kegiatan. Rangkaian kegiatan diawali dengan melakukan ziarah kubur mantan pemain, pelatih, dan pengurus PSMS pada Senin (20/4). Ziarah dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Batu Gingging, Medan Baru, Kota Medan. Ziarah diwakilkan Sekum PSMS Julius Raja di-

dampingi Manajer Tim Mulyadi Simatupang dan sejumlah pengurus lainnya. Ziarah dilakukan di makam M Taufik Lubis yang merupakan mantan kiper PSMS dan Timnas di era 1970-an. Kemudian ke makam Zainuddin, mantan Sekum PSMS tahun 1992-1993, dan makam H Suryanto Herman yang juga pernah menjadi pelatih PSMS. Sekum PSMS, Julius Raja mengatakan rangkaian kegiatan

Waspada/Arianda Tanjung

PENGURUS PSMS ziarah ke makam mantan pemain, pelatih dan pengurus PSMS, Senin (20/4).

memeringati HUT PSMS yang jatuh pada 21 April 1950 ini, dilaksanakan selama tiga hari. Diawali ziarah, penaikan bendera PSMS, dan pembagian sembako kepada mantan pemain, pelatih, dan pengurus. “Tadi kita sudah ziarah ke makam tiga mantan pemain PSMS dan PSSI. Tentu yang lainnya di tempat berbeda kita akan coba ke makan Wibosono di Tanjungselamat dan Ramli Yatim di dekat Jalan Pancing,” ujar Julius Raja. Selain ziarah ke makam, pada Selasa (21/4) juga dilakukan pengibaran bendera PSMS di Sekretariat Kebun Bunga. Namun, karena masih dalam situasi tanggap darurat Covid19, pengibaran dilakukan secara sederhana dan tidak ada seremonial. “Besok (hari ini) ada upacara pengibaran bendera PSMS di Kebun Bunga. Upacara tak ada seremonial karena wabah Covid-19. Makanya kita tidak mengundang suporter dan lainnya. Kita ikuti imbauan peme-

rintah untuk berada di rumah,” kata pria akrab disapa King ini. Puncaknya pada Rabu (22/ 4) dilakukan pembagian bingkisan berupa sembako kepada para keluarga mantan pemain, pengurus, dan pelatih PSMS. Pembagian sembako ini juga hanya diwakilkan secara simbolis dan selanjutnya akan didistribusikan kepada keluarga mantan. “Hari Rabu di rumah Pak Kodrat Shah ada acara juga berbarengan HUT PSSI kita buat syukuran kecil–kecilan dengan memberikan bingkisan kepada mantan-mantan. Namun diwakili untuk didistribusikan karena wabah covid ini. Jadi kita door to door,” jelasnya. Dirinya berharap pada usia 70 tahun ini, PSMS bisa kembali bangkit dan mengulang kesuksesan prestasi yang diukir terutama bisa merebut tiga kali juara liga perserikatan. “Kami berharap bisa mengembalikan kejayaan PSMS meraih prestasi lebih baik lagi,” tukasnya. (cat)

Milla Bangga Pernah Latih Timnas Garuda JAKARTA (Waspada): Pelatih asal Spanyol, Luis Milla, kembali mengungkapkan rasa bangga pernah menjadi pelatih Timnas Indonesia. Pelatih yang memimpin Tim Garuda Muda di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018 ini menyampaikannya dalam pesan untuk hari jadi ke-90 PSSI. PSSI baru saja memeringati hari jadi ke-90 pada Minggu (19/4). Federasi sepakbola Indonesia ini sudah hampir satu abad terbentuk dan menjadi induk dari seluruh kegiatan sepakbola yang ada di Indonesia. Pernah merasakan kerja bersamaPSSIsebagaipelatihTimnas Indonesia, Luis Milla pun tidak lupa mengirimkan pesan dan ucapan selamat kepada PSSI. Tak hanya ucapan untuk hari jadi PSSI, Luis Milla juga menyelipkan pesan mengenai kesannya pernah menjadi pelatih Timnas Indonesia. “Selamat hari jadi ke-90

untuk PSSI. Saya merasa sangat bangga pernah merasakan momen-momen yang bagus di negara yang indah ini dan merasakan sepakbola dengan gairah yang sangat luar biasa,” tulis Luis Milla dalam akun Instagram miliknya lengkap dengan foto saat dirinya menjadi pelatih Timnas Indonesia. Luis Milla merupakan pelatih yang cukup memberikan perubahan terhadap permainan Timnas Indonesia. Permainan cepat dengan umpan-umpan pendek menjadi ciri khas permainan Tim Garuda di bawah asuhannya. Sayang, pelatih asal Spanyol ini tidak memenuhi target yang ditetapkan PSSI di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. Setelah kembali ke Spanyol karena tidak mendapatkan kepastian dari PSSI, Luis Milla sempat kembali menjadi kandidat pelatih Tim Garuda pada akhir 2019 hingga akhirnya PSSI

lebih memilih Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia yang baru. Setelah ditunjuk menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia, termasuk Tim U-23, pada awal 2017, Luis Milla langsung membentuk tim lewat seleksi dan pemusatan latihan panjang. Gagal membawa timnya meraih hasil bagus di Kualifikasi Piala AFC U-23 2018, Luis Milla melakukan evaluasi dan membawa Tim Garuda Muda tampil baik di fase grup sepakbola SEA Games 2017. Sayang, Timnas Indonesia U-22 hanya melangkah sampai semifinal. Hansamu Yama cs harus kalah tipis 0-1 dari tuan rumah Malaysia di babak empat besar. Medali perunggu dipersembahkan tim asuhan Luis Milla setelah pada perebutan tempat ketiga mereka berhasil mengalahkan Myanmar dengan skor 3-1.

Penampilan Timnas Indonesia U-23 yang diasuh Luis Milla di Asian Games 2018 pun terbilang bagus. Timnas Indonesia berhasil lolos sebagai juara Grup A setelah menjadi yang terbaik di antara Palestina, Hong Kong, Chinese Taipei, dan Laos. Namun, langkah Tim Garuda Muda langsung terhenti di babak 16 Besar saat berjumpa Uni Emirat Arab. Dalam laga dramatis yang diwarnai kebangkitan Timnas Indonesia menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dalam waktu normal, akhirnya timnas gagal lolos karena kalah dalam drama adu penalti. Kerjasama Luis Milla dan Timnas Indonesia pun tidak berlanjut. Milla merasa tidak ada satupun dari federasi yang mengajaknya berbicara mengenai kelanjutan kerja sama padahal kontraknya sudah berakhir Agustus 2018 dan memilih pulang ke Spanyol. (m42/bc)

Honda ADV150 Raih Rookie Of The Year

Waspada/ist

MOTOR skutik premium Honda ADV150 dinobatkan sebagai Rookie Of The Year pada ajang penghargaan tahunan Otomotif Award 2020.

MEDAN (Waspada): Motor skutik premium Honda ADV150 dinobatkan sebagai Rookie Of The Year pada ajang penghargaan tahunan Otomotif Award 2020. Melalui penghargaan ini, Honda ADV150 berhasil mengukuhkan posisinya sebagai motor skutik penjelajah yang tangguh dalam melintasi berbagai kondisi jalanan di Indonesia. Setelah melalui periode penilaian yang melihat dari sisi desain, fitur dan teknologi, performa, riding position dan handling, konsumsi bensin, dan harga, Honda ADV150 yang diluncurkan pada Juli 2019 berhasil meraih penghargaan sebagai Rookie Of The Year pada Otomotif Award 2020. Periode penilaian pada ajang penghargaan ini dilakukan pada April 2019 hingga Februari 2020. Menemani Honda ADV150, di segmen skutik All New Honda Scoopy terpilih sebagai Best Medium Retro Skutik. Selain itu skutik Honda terlaris di dunia yang baru saja disematkan rangka baru pada awal tahun, yakni All New Honda BeAT berhasil meraih penghargaan Best Low Skutik. Di segmen sport khususnya motor trail, Honda CRF150L dipilih sebagai Best Low Dual Purpose. Deputy General Manager Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan pada pecinta sepeda motor Tanah Air. Honda ADV150 yang baru diluncurkan pertengahan tahun lalu dapat diterima

dengan baik oleh masyarakat di Indonesia sehingga menjadikan Honda ADV150 terpilih menjadi Rookie Of The Year. Gunarko Hartoyo, Corporate and Marketing Communication Manager PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumut mengungkapkan turut berbangga atas prestasi yang berhasil diraih motor skutik premium Honda ADV150 sebagai Rookie of The Year. “Honda sangat berterimakasih atas penghargaan ini dan berharap kehadiran Honda ADV150 dapat senantiasa menemani pengendara dalam mobilitasnya memenuhi kebutuhan berkendara sehari-hari,” ujar Gunarko di Medan, Senin (20/4). Menyesuaikan karakter pengendara yang aktif, Honda ADV150 hadir dengan desain bodi yang futuristik dan manly dengan bekal mesin 150cc eSP sehingga menyuguhkan performa yang responsif. Beragam fitur canggih yang disematkan pun menjadikan Honda ADV150 sebagai partner berkendara terbaik. Di kelas skutik kelas 150cc, Honda ADV150 menjadi pelopor disematkannya teknologi Two Step Adjustable Windscreen yang berfungsi merubah dudukan windscreen sesuai kebutuhan para pengguna. Pada bagian pencahayaan, model ini telah menggunakan full LED yang menambahkan kesan tampil semakin futuristik. Lampu depan telah menggunakan LED dan dilengkapi sistem Daytime Running Light (DRL) yang modern. (adv)


WASPADA

A8

Selasa 21 April 2020

Dua Kubu Kelanjutan Serie A ROMA (Waspada): Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Gabriele Gravina, mengakui ada dua kubu yang berseberangan mengenai kelanjutan Serie A Liga Italia 2019/2020 yang sedang dihentikan akibat pandemi virus corona. “Saat ini ada dua kubu pemikiran. Kubu pertama menghendaki semua aktivitas kompetisi olahraga harus dihentikan sama sekali,” papar pria berusia 66 tahun itu, seperti dikutip dari Football Italia, Senin (20/4). “Kubu lainnya meminta untuk melanjutkannya. Saya sendiri tidak mau menjadi penggali kubur sepakbola Italia,” klaim Gravina (foto kanan), yang mengaku terus berkoor-

Daily Express

Psikolog Penting Bagi Pemain Lewati Lockdown LONDON (Waspada): Pelatih Fulham Scott Parker sependapat dengan manajer Arsenal Mikel Arteta bahwa peran psikolog sangat penting bagi para pesepakbola untuk melewati masa lockdown alias karantina wilayah akibat pandemi virus corona. “Situasi ini sangat sulit. Kami tentu punya psikolog yang berperan penting dan berhubungan dengan mereka (pemain),” beber Parker, seperti dilansir Reuters, Senin (20/4). “Psikolog kami selalu mendampingi dan berkomunikasi rutin dengan para pemain,” timpal Arteta di laman resmi Arsenal. Menurut suami model seksi Lorena Bernal (foto) itu, sangat penting bagi para pemain The Gunners untuk tetap terhubung dengan psikolog, tim medis, tim

pelatih dan orang-orang yang terlibat lainnya di klub Liga Premier tersebut. “Tentu kami juga menerima masukan dari berbagai kalangan, mengalirkan informasi dan memastikan para pemain tetap punya kesibukan,” tambah Arteta yang telah sembuh dari Covid-19. Lockdown yang dijalani para pemain merupakan upaya pencegahan penularan virus corona yang bermula dari Kota Wuhan di China. Akibatnya para sepakbola yang biasanya atraktif, menjadi terisolir dan terbatas dari hubungan dunia luar. “Tapi kami terus menjalin komunikasi positif. Di sisi lain keadaan ini cukup membantu saya lebih mengenal para pemain, mengeratkan hubungan, komunikasi dan pengertian satu sama lain,” beber Arteta. Liga Premier belum diketahui kapan pastinya akan

dilanjutkan lagi. The Gunners berada di urutan sembilan klasemen dengan raihan 40 poin dan tertinggal lima poin dari zona Eropa, sebelum kompetisi ditangguhkan karena pandemi virus corona. Divisi Championships tempat Fulham berkompetisi pun mengalami penundaan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Menurut Parker, pemain muda asing yang paling kesulitan menghadapi masa lockdown. “Meskipun seluruh situasi menakutkan bagi pemain, tapi tampaknya yang paling kesulitan adalah pemain muda asing,” tutur Parker. “Kami harus melatih mereka secara mental, dan mempertahankan mereka di tempat nyaman. Kami berbicara, kami (menggunakan) Zoom, ada komunikasi reguler dengan para pemain, tapi tidak di-

pungkiri bahwa ini masa sulit,” tambahnya. Mantan gelandang Timnas Inggris, Chelsea, Newcastle,West Ham dan Tottenham Hotspur itu mengatakan klubnya telah dipersiapkan dengan baik untuk lockdown. The Cottagers langsung memesan sepeda dan treadmill untuk pemain segera begitu mereka melihat situasi memburuk di Italia dan Spanyol. “Kami tahu bahwa jika pemain tidak boleh keluar, atau beberapa pemain tidak nyaman pergi keluar, mereka harus punya fasilitas untuk berolahraga di kamar mereka,” jelas Parker. “Apakah mereka punya gym pribadi? Apa yang mereka butuhkan? Mayoritas dari mereka berolahraga keluar. Beberapa pemain tidak ingin keluar untuk berolahraga, mereka takut akan itu,” ujarnya lagi. (m15/rtr)

Sepakbola Bakal Bantu Italia Bangkit ROMA (Waspada): Alenatorre Timnas Italia Roberto Mancini (foto), percaya kompetisi sepakbola nantinya akan membantu Negeri Pizza bangkit di masa pemulihan setelah pandemi virus corona mereda. “Mari bermain sepakbola lagi dan Anda akan melihat olahraga ini membantu negara bangkit,” klaim Mancini melalui Football Italia, Senin (20/4). “Ketika sudah dipastikan 500 pemain Serie A lebih aman atau sembuh, seharusnya tidak ada risiko berlebihan,” harap pria berusia 55 tahun tersebut. Kompetisi sepakbola di Italia sudah ditangguhkan sejak awal Maret silam, menyusul banyaknya kasus temuan positif Covid-19. Belakangan harapan kompetisi berlanjut merekah dengan proyeksi tim mulai berlatih pada 4 Mei dan Serie A Liga Italia bisa dilanjutkan lagi se-

kira 27-31 Mei. “Saya harap kita segera kembali menjalani hidup normal dan ini semua hanya menjadi kenangan buruk,” tutur Mancini. Mantan manajer Manchester City, Galatasaray dan Zenit Saint-Petersburg itu menilai sudah saatnya penindakan ketat terhadap ancaman pandemi mulai dilonggarkan. Tujuannya supaya masyarakat perlahan kembali menjalani hidup seperti biasanya, meski tentunya disertai pendekatan yang mungkin sedikit berbeda. “Kompetisi olahraga punya nilai sosial. Dia menghadirkan keceriaan kepada banyak orang dan akan membantu negara ini secara psikologis. Emosi positif itu pasti membantu,” tegas Mancini. Bekas pelatih Inter Milan, Lazio dan Fiorentina itu juga

The National

meyakini protokol yang saat ini didorong Federasi Sepakbola Italia (FIGC) ke pemerintah bisa diandalkan. “Menurut saya, olahraga kontak fisik tidak seberbahaya itu,” jelas Mancini. “Kita bisa mulai dengan menghitung berapa banyak pemain yang terinfeksi, terutama

di level liga tertinggi. Lapangan sepakbola besar, ruang berlatih di mana-mana, terutama klubklub besar yang punya banyak fasilitas,” tambahnya. Mancini pun mengaku tidak mempermasalahkan jika Piala Eropa 2020 ditunda setahun, karena dirinya tetap siap membawa anak asuhnya menjadi juara. Gli Azzurri mendekati Euro 2020 dengan tekad kampiun lagi, menyusuli sukses tahun 1968. Italia memenangi semua 10 pertandingan kualifikasi Euro 2020 saat mereka bangkit kembali di bawah asuhan Mancini, setelah sebelumnya gagal lolos ke Piala Dunia 2018. “Kami akan memenangkan Kejuaraan Eropa musim panas ini, kami juga bisa memenangkan kejuaraan ini jika digelar tahun 2021,” pungkas Mancini. (m15/fi)

Wu Lei Puji Medis Pasca Kena Covid-19 MADRID (Waspada): Penyerang Espanyol asal China Wu Lei (foto) memuji tindakan pekerja medis Spanyol yang tanpa pamrih merawatnya pasca didiagnosa terinfeksi virus corona. “Saya harus berterima kasih kepada mereka karena dengan baik merawat saya. Juga kepada mereka yang terus membantu masyarakat yang terdampak Covid-19,” ucap Wu, seperti diberitakan AFP, Senin (20/4). “Dari pengalaman saya

terinfeksi virus ini, saya tak bisa menggambarkan rasa hormat saya kepada para dokter dan perawat yang mengorbankan waktu dan keselamatan diri mereka untuk membantu para pasien sembuh,” pujinya lagi. Asosiasi Sepakbola China pada 21 Maret menyatakan jika pemain terbaik negaranya itu terinfeksi virus corona, namun hanya menunjukkan gejala ringan yang cepat hilang. Wu yang mengisolasi diri di Kota Barcelona setelah positif Covid-19, mengajak masyarakat untuk mengikuti saran dari pa-

kar kesehatan dan Badan KesehatanDunia(WHO)untukmenekan penyebaran pandemi tersebut. “Para garda terdepan kesehatan telah dan akan selalu menjadi pahlawan. Jadi saya mohon jangan sampai upaya mereka sia-sia,” tegas Wu. Gabung Espanyol sebagai klub papan bawah La Liga dari ShanghaiSIPGpadaJanuaritahun lalu, Wu telah mencetak 10 gol dalam 54 pertandingannya. Dia kini telah kembali menjalani latihan ringan, sedangkan La Liga masih ditangguhkan. (ant/afp)

TN.com

Neuer Berang Negosiasi Bocor

de.bfn

BERLIN (Waspada): Kiper utama Bayern Munich Manuel Neuer berang, karena proses negosiasi perpanjangan kontraknya bocor hingga terus menjadi konsumsi media olahraga Jerman. “Semua pembicaraan yang saya lakukan sejak saya berada di sini merupakan sesuatu yang rahasia. Tidak boleh ada yang bocor,” beber suami Nina Weiss (foto) itu, seperti dikutip dari Bild, Senin (20/4). “Tetapi sekarang semua detail mengenai pembicaraanpembicaraan secara konstan muncul di media, dan sering tidak benar. Tentu saja meng-

ganggu saya, itu bukan sesuatu yang biasa saya hadapi di Bayern,” sesal Neuer. Kapten Die Roten itu sebenarnya jarang sekali mengeluarkan pernyataan tiba-tiba dan bernada tinggi. Tetapi di tengah rumor negosiasi perpanjangan kontraknya yang menemui jalan buntu, Neuer terpancing ‘panas’ juga. Jika negosiasinya gagal berujung kesepakatan, bintang Jerman berusia 34 tahun itu dapat pergi dengan gratis pada bursa transfer Juni mendastang. Neuer pun dikabarkan diminati sejumlah klub Inggris. Neuer dan agennya Thomas Kroth, menginginkan kontrak lima tahun dengan gaji se-

besar 20 juta euro per musim di Allianz Arena, Munich. Kroth sendiri mengaku tidak berseberangan dengan pihak klub yang sedang mendapat hantaman keras akibat pandemi virus corona yang bermula dari KotaWuhan di China. Meski Liga Jerman sedang ditangguhkan akibat pandemi tersebut, Bayern belakangan telah memperpanjang kontrak penyerang Thomas Mueller dan pelatih Hansi Flick. “Saya ingin memiliki kontrak dengan situasi yang sama-sama menguntungkan bagi saya dan Bayern. Saya ingin tampil bagus, berada di sini untuk tim, dan memberikan 100 persen,” tekad Neuer. Dia pun memuji Flick sebagai pelatih super dan mengatakan perpanjangan kontrak pria 55 tahun itu telah meyakinkan dirinya untuk bertahan memperkuat FC Hollywood. Neuer telah terpilih sebanyak empat kali sebagai kiper terbaik dunia. Mantan kekasih artis cantik Kathrin Gilch itu mencatatkan 191 laga tanpa kemasukan sama sekali (clean sheet) dari 373 penampilan untuk Bayern sejak didatangkan dari FC Schalke tahun 2011 silam. Namun masa depannya menjadi tidak jelas dengan lang-

dinasi dengan Menteri Olahraga Italia Vincenzo Spadafora (foto kiri). Gravina khawatir dengan nasib sepakbola di Negeri Pizza jika kompetisi musim 2019/ 2020 tak bisa dirampungkan di atas lapangan. Karenanya kini ada gerakan yang didorong oleh operator Serie A untuk mendesak Pemerintah Italia. “Kekhawatiran bukan pada jika musim berhenti hari ini, tetapi jika sepakbola tak dilanjutkan akan ada dampak negatif di masa mendatang,” dalihnya. Menurut Gravina, jabatannya mengharuskan dia mendukung gerakan yang ingin kompetisi sepakbola maupun olahraga lainnya dilanjutkan. Secara pribadi, dia berharap Serie A bisa dilanjutkan lagi bulan Juni mendatang. “Saya mempertimbangkan Juni. Semoga saja pada Juni kita merasakan kondisi yang lebih melegakan, berbeda dari yang terjadi sekarang,” harap pria kelahiran Kota Castellaneta tersebut. Gravina mengakui bahwa pemerintah berhak untuk menghentikan kompetisi, tetapi bisa dibujuk untuk melanjutkannya. “Itu jelas tanggung jawab mereka. Apapun keputusan mereka, saya harus menerima. Bayangkan pertengkaran hati yang saya rasakan sekarang,” ungkapnya.

Zimbio

“Sepakbola Italia tidak bisa dipisahkan dari koleganya di benua ini. Kami harus terus menjaga harapan,” tegas Gravina. FIGC dan jajarannya pun sedang mengajukan protokol kelanjutan kompetisi ke Menpora Vincenzo Spadafora dan Menteri Kesehatan Italia Roberto Speranza. Gravina yakin sepakbola akan dilanjutkan. Sebab pihaknya sudah merancang berbagai rencana terperinci, termasuk mengadakan pemeriksaan rutin bersama sejumlah klinik kesehatan yang sudah bersedia menjadi rekanan. Gila Jika Lanjut Hanya saja Presiden Brescia Massimo Cellino yang terinfeksi

itu, sebelumnya mengumumkan dia dan anak perempuannya terpapar virus corona, namun sudah menjalani karantina selama tiga pekan di Brescia Cellino menjadi sasaran kritik karena meminta musim ini dibatalkan, bahkan menyatakan siap didenda dari pada harus melanjutkan kompetisi. Brescia berada di wilayah Lombardy yang menjadi pusat pandemi Covid-19 di Italia yang telah mengakibatkan lebih 23.000 orang meninggal dunia, peringkat kedua tertinggi setelah Amerika Serikat. Belum lama bulan ini para pemain Brescia yang terpuruk di dasar klasemen Serie A, setuju pemangkasan gaji demi membantu klubnya melewati masa krisis keuangan. (m15/fi/tts)

Penyesalan Wali Kota Madrid MADRID (Waspada): Wali Kota Madrid Jose Luis MartinezAlmeida menyesali pemberian izin bagi ribuan fans Atletico Madrid untuk mendukung timnya melawan Liverpool pada laga leg2 babak 16 besar Liga Champions, 11 Maret silam. Atletico asuhan entrenador Diego Simeone (foto kiri), mengalahkan Liverpool binaan manajer Jurgen Klopp (foto kanan) denganskor3-2diStadionAnfield yang penuh sesak, sehingga lolos perempatfinal dengan keunggulan agregat 4-2. “Tak masuk akal 3.000 pendukung Atletico saat itu dibolehkan pergi ke Anfield. Itu keliru,” sesal Martinez-Almeida, sebagaimana dikutip dari ESPN, Senin (20/4). Dia menganggap seharusnya waktu itu otoritas sepakbola Spanyol berhati-hati, karena pandemi virus corona sudah marak di Negeri Matador. “Sejak hari sebelum pertandingan itu, pemerintah daerah dan Dewan Kota Madrid sudah mengadopsi langkahlangkah penting dalam mengurangi kerumunan manusia,” jelas Martinez-Almeida. Pada hari pertandingan itu digelar, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyatakan wabah virus corona sebagai pandemi. Saat yang sama sekolah-sekolah di Madrid telah ditutup, sedangkan kerumunan lebih dari 1.000 orang sudah dilarang. Direktur Kesehatan Masyarakat Dewan Kota Liverpool Matthew Ashton, sebelumnya juga menyatakan laga Liverpool kontra Atletico semestinya tidak diadakan. Terbukti kemudian

Liverpool Echo

gara-gara laga itu, angka infeksi Covid-19 di Liverpool menjadi besar. Martinez-Almeida menyatakan situasi pasca virus corona akan mengubah kebiasaan, prilaku dan bertindak masyarakat, selain membuat otoritas menjadi lebih cermat lagi dalam mengambil keputusan. “Semenjak musim semi kita harus mempelajari dulu semuanya dengan hati-hati,” kenang Martinez-Almeida. Jurgen Klopp sendiri mengakui bahwa kebingungan dan rasa khawatir seputar pandemi virus corona telah memengaruhi persiapannya timnya hingga disingkirkan Los Rojiblancos. Itu menjadi laga besar terakhir di Inggris sebelum seluruh kompetisi sepakbola dihentikan, hanya selang dua hari pasca kejutan di Anfield. “Saya ingat bahwa kita semua tahu tentang situasi dengan

Ralat Pengumuman: kah Bayern mendatangkan kiper muda Alexander Neubel juga dari Schalke. Neubel yang baru berusia 23 tahun akan bergabung akhir musim nanti, dan disebut-sebut telah dijanjikan minimal tampil sebanyak sepuluh laga dalam semusim. Meski demikian Neuer tidak merasa posisinya terancam. “Selama saya tampil bagus, saya akan dimainkan. Itulah asumsi saya,” tegas Neuer. (m15/bld)

Covid-19, kembali menentang keras jika Serie A musim ini dilanjutkan. Dia bahkan menyebut merupakan hal gila jika liga digulirkan lagi sampai selesai. Cellino mengungkapkan bahwa Ketua Serie A Luigi De Siervo sempat menyeru dan meminta kesediaannya bermain di tempat netral jika kondisinya sudah siap. “Saya bilang pada dia, saya tak siap main di mana pun. Musim ini harus dihentikan cukup di sini saja,” tegasnya lewat Tuttosport. “Dan kita pastinya tidak boleh melewati 30 Juni. Saya dengar omongan tentang September atau Oktober, itu gila,” hardik Cellino. Mantan bos Leeds United dan Cagliari berusia 63 tahun

Sesuai Pengumuman Lelang yang terbit di Surat KabarWaspadatanggal 08 April 2020, terdapat ralat, yaitu: 2. Luas Tanah 90 M2 terletak…. seharusnya Luas Tanah 429 M2 terletak…. 4. b. Tertulis: Penyetoran uang jaminan ditujukan kenomor Virtual Account (VA) masingmasing peserta lelang. Nomor VA diperoleh dari ALE setelah…. Seharusnya: Penyetoran uang jaminan ditujukan ke nomor Virtual Account (VA) masingmasing peserta lelang. Nomor VA setelah…. 5. a. Tertulis: Penawaran harga lelang menggunakan token akan dikirim secara otomatis dari alamat domain di atas kepada email masing-masing peserta lelang setelah peserta lelang menyetor uang jaminan lelang dan tidak ada dalam daftarhitam/blacklist.... Seharusnya: Penawaran harga lelang menggunakan token akan dikirim secara otomatis dari alamat domain di atas kepada email masing-masing peserta lelang setelah peserta lelang menyetor uang jaminan lelang. Lubuk Pakam, 21 April 2020

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Lubuk Pakam

virus corona di seluruh dunia, tetapi kita masih bermain karena saat itu kita tidak benar-benar memikirkannya di Inggris,” kenang Klopp. “Kami bahkan bermain melawan Bournemouth pada Sab-

tu, kami menang dan pada Minggu (Man) City kalah. Jadi kami lebih memikirkan untuk meraih dua kemenangan lagi (untuk menjuarai Liga Premier,” beber pria Jerman tersebut. (m15/espn)

PENGUMUMAN ULANG LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan yang terbit melalui Koran harian Waspada pada tanggal 10 Maret 2020 dan berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, Regional Retail Collection & Recovery Region I / Sumatera 1 beralamat di Jalan Imam Bonjol No. 7 Lt V Medan, dengan Perantaraan Kantor KPKNL Padangsidimpuan akan melaksanakan Penjualan dimuka umum (Lelang) Eksekusi Hak Tanggungan melalui Internet dengan penawaran tertutup (closed bidding), terhadap aset-aset jaminan debitur sebagai berikut : 1. Tulus Rinaldy Siregar 2 (dua) bidang tanah yang dijual 1 (satu) paket, terdiri dari: 1. Sebidang tanah seluas 611 m 2 berikut bangunan diatasnya, sesuai SHM Nomor 146 tanggal 05-11-1999 atas nama Median Siregar, yang terletak di Desa Lubuk Tukko, Kecamatan Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. 2. Sebidang tanah seluas 742 m2 berikut bangunan diatasnya, sesuai SHM Nomor 147 tanggal 05-11-1999 atas nama Midian Efendy Siregar, yang terletak di Desa Lubuk Tukko, Kecamatan Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Harga Limit Rp1.484.000.000,-; dan Setoran Uang Jaminan Lelang Rp742.000.000,-. 2. Friska Hutagaol Sebidang tanah seluas 110 m 2 berikut bangunan diatasnya, sesuai SHM Nomor 00177 tanggal 22-12-2014 atas nama Friska Hutagaol, yang terletak di Desa Purba Dolok, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara. Harga Limit Rp151.000.000,-; dan Setoran Uang Jaminan Lelang Rp75.500.000,-. 3. Purnama Panggabean Sebidang tanah seluas 1.850 m 2 berikut bangunan diatasnya, sesuai SHM Nomor 159 tanggal 26-08-2004 atas nama Hotlan Nainggolan, yang terletak di Kelurahan Huta Barangan, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara. Harga Limit Rp2.732.000.000,-; dan Setoran Uang Jaminan Lelang Rp1.366.000.000,-. Syarat dan Ketentuan Lelang : 1. Cara Penawaran Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang dengan cara penawaran melalui internet dengan aplikasi yang di akses pada alamat domain www.lelang.go.id Tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Syarat dan Ketentuan” pada domain tersebut. 2. Pendaftaran Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada alamat domain di atas dengan merekam dan mengunggah softcopy (scan) KTP serta memasukkan data NPWP serta memasukkan data nomor rekening atas nama sendiri. 3. Waktu Pelaksanaan a. Penawaran lelang diajukan melalui alamat domain diatas pada: Hari / Tanggal : Selasa / 28 April 2020 Batas Akhir Penawaran : Pukul 14.00 Waktu Server sesuai WIB Alamat Domain : www.lelang.go.id Tempat Lelang : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Padangsidimpuan Jalan Kenanga No. 99, Padangsidimpuan Penetapan Pemenang : Setelah Batas Akhir Penawaran b. Peserta lelang diharap menyesuaikan diri dengan penggunaan waktu server yang tertera pada alamat domain tersebut di atas. 4. Tata Cara Penawaran Lelang a. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan lelang dengan nominal harus sama dengan uang jaminan yang disyaratkan penjual dalam pengumuman lelang ini (bukan dicicil) dan sudah efektif selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. b. Jumlah Uang Jaminan Penawaran dan tata cara pembayaran serta tata cara penawaran dapat dilihat di www.lelang.go.id. c . Bagi peserta yang tidak ditunjuk sebagai pemenang lelang, uang jaminan akan dikembalikan, dipotong biaya transfer/RTGS/Pemindahbukuan. 5. Pelunasan Lelang Pemenang lelang harus melunasi harga pembelian dan bea lelang sebesar 2% paling lambat 5 (lima) hari kerja sejak pelaksanaan lelang. Penyetoran pelunasan ditujukan k e nomor VA pemenang lelang. Apabila wanprestasi atau tidak melunasi kewajiban pembayaran sesuai ketentuan di atas, uang jaminan akan disetorkan ke kas negara. 6. Obyek lelang Obyek dilelang dalam kondisi apa adanya (as is) dengan segala kekurangan dan konsekuensi biaya berikut segala permasalahan yang akan timbul dikemudian hari. Peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang dan bertanggung jawab atas barang yang dibeli. Foto dan spesifikasi teknis tentang obyek lelang dapat dilihat pada alamat domain di atas. 7. Karena Satu dan Lain Hal,Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan Pembatalan/ Penundaan terhadap Objek Lelang diatas dan pihak-pihak yang berkepentingan/peminat tidak dapat melakukan tuntutan/keberatan dalam bentuk apapun kepada pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang KPKNL Padangsidimpuan. 8. Informasi Lebih Lanjut : a. Untuk informasi terkait objek lelang, calon peserta dapat menghubungi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk alamat Gedung Bank Mandiri Jl. Imam Bonjol No.7 Lt V, nomor telepon (061)4147712. b. Untuk informasi Lelang Internet, calon peserta dapat menghubungi Kantor KPKNL Padangsidimpuan, Jalan Kenanga No. 99 Padangsidimpuan. Medan, 21 April 2020

PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Regional Retail Collection & Recovery Region I / Sumatera 1 Ttd.

Edi Faisal Harahap


Medan Metropolitan

WASPADA Selasa 21 April 2020

B1

Yakin Dengan Kebersamaan Masyarakat

Pemko Medan Belum Ajukan PSBB MEDAN (Waspada): Meskipun Kota Medan sudah ditetapkan sebagai zona merah Pandemi Covid-19, namun Plt. Wali Kota Medan Akhyar Nasution, belum mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada Kemenkes. Padahal jumlah positif virus mematikan itu lebih dari lima kasus. Saat ini, kasus positif Covid-19 di Medan sudah mencapai 60 kasus. Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Kota Medan, pada Minggu 19 April 2020 pukul 17:00, dari 21 kecamatan yang ada di Medan, ada 8 kecamatan yang masuk dalam kategori zona merah, yakni Medan Sunggal, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Johor, Medan Amplas, Medan Kota, Medan Denai, dan Medan Tem-

bung. Selebihnya sudah zona kuning. Artinya semua kecamatan sudah ada pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19. Begitupun, Pemko Medan belum mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Kemenkes (Kementerian Kesehatan) RI. “Sampai saat ini Pemko Medan belum ada mengusulkan

PSBB kepada Kemenkes. Belum ada, sedang kita kaji, kita lihat perkembangan bagaimana dinamikanya,” tutur Akhyar, Senin (20/4). Namun, kata dia, kalau pertumbuhan wabah ini semakin cepat dan meluas, bisa jadi Pemko Medan akan mengajukan PSBB kepada Kemenkes. “Tapi saya yakin dengan kerjasama, gotongroyong, dan kebersamaan masyarakat yang bersatu padu, kita akan mampu memutus mata rantai penyebaran ini dengan cara itu tadi,” ujarnya. Oleh karenanya kepada seluruh tim yang terdiri dari unsur Satpol PP Kota Medan, Dinas Pariwisata, Badan Penanggulangan Bencana Daerah

(BPBD), Dinas Perhubungan, serta jajaran Kecamatan Medan Marelan, Akhyar minta agar dapat mensosialisasikan dengan baik akan pentingnya mengenakan masker. Menurut Akhyar, jika warga yang sudah terpapar Covid-19, maka percikan ludahnya saat berbicara, bersin maupun buang ludah sudah mengandung virus. Untuk menghindari terjadinya penularan, harus mengenakan masker, sehingga ada filter yang telah melindungi wajah dan hidung agar virus Corona tidak sampai masuk dan menginfeksi dalam tubuh. “Dengan mengenakan masker, insya Allah dapat mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Atas dasar itulah guna menyelamatkan masyarakat, maka pemerintah mewajibkan masyarakat untuk mengenakan masker, terutama saat berada di luar rumah,” sebutnya. Selain mengenakan masker, Akhyar tidak bosan-bosannya mengajak seluruh warga untuk selalu mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir ataupun hand sanitizer. Dengan rajin membersihkan tangan, maka virus Corona yang menempel di tangan akan mati, sehingga tidak dapat masuk ke tubuh melalui mulut ataupun hidung. “Hindari menyentuh wajah, terutama mulut, hidung dan mata sebelum mencuci tangan,” katanya. (m50)

Belum Ada Upaya Masif Pemko Tangani Covid-19 MEDAN (Waspada): Meski delapan dari 21 kecamatan di Kota Medan sudah masuk dalam zona merah virus corona (Covid-19), namun belum ada upaya penanganan massif yang dilakukan pemerintah kota (Pemko). Bukti belum adanya penanganan yang sungguh-sungguh dari Pemko, terlihat dari belum adanya pembahasan antara Pemko dan DPRD untuk penanganan virus corona ini. Padahal, Presiden Joko Widodo (Jokowi), sudah mendesak agar pemerintah daerah secepatnya melakukan revisi anggaran, untuk dialihkan kepada penanganan Covid-19. Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala, kepada Waspada, Senin (20/4), mengakui belum ada pembahasan anggaran terkait penanganan virus corona. “Kami masih menunggu laporan dari Pemko Medan, be-

rapa anggaran yang bisa dialihkan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ujarnya. Memang, diakui Rajuddin, sebelumnya sudah ada kesepakatan DPRD dan Pemko, saat pembahasan pengalihan anggaran dari masing-masing OPD. Namun, anggaran apa saja yang dialihkan, masih akan dilaporkan Pemko ke DPRD. “Kamis ini pas dua pekan. Kami harap Pemko, melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) segera menyerahkan laporannya ke DPRD untuk kemudian dilakukan pembahasan dan pengesahan,” ucap Rajuddin. Disebutkan Politisi PKS ini, saat ini masing-masing OPD masih menyelesaikan anggaran mana saja yang mau digeser atau dihapus, dan dialihkan untuk penananganan Covid-19. “Kita (DPRD) juga belum

Waspada/ist

Ketua Majelis Puan Puan Melayu Indonesia Zunaidar Rivai, menyerahkan APD di Posko Covid-19 RSUP HAM.

Puan Puan Melayu Serahkan APD Ke RSUP HAM MEDAN(Waspada): Majelis Puan Puan Melayu Indonesia, memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) ke Posko Covid19 Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM). Kegiatan itu dilakukan untuk memberikan dukungan kepada tim medis yang bertugas menangani pasien Covid-19. Ketua Majelis Puan Puan Melayu Indonesia Hj. Zunaidar Rivai berharap, pemberian APD tersebut dapat menjadi bagi tenaga medis kekuarangan APD. Sebenarnya, kata Zunaidar, pemberian bantuan ke Posko Covid-19 di RSUP HAM, sudah berlangsung sejak beberapa hari yang lalu. Yakni dengan menyalurkan nasi kotak setiap hari. Tetapi untuk APD, karena pembeliannya harus dipesan lebih dulu, baru pertengahan April bisa disalurkan. “Bagaimanapun, kepedulian kita terhadap tim medis sangat diperlukan, agar mereka sebagai pejuang kemanusiaan dan garda terdepan yang akan membantu penyembuhan pasien terdampak covid, bisa bekerja dengan nyaman,” kata Zunaidar. Dia menambahkan, untuk pengadaan APD mengandalkan donasi dari pengurus dan para donatur yang tidak mengikat. “Alhamdulillah, dengan sama berdonasi, terkumpul dana untuk pembelian APD dan penyediaan makanan untuk tim medis di Posko Covid-19 RSUP HAM. Ini masih akan kami lanjutkan, sembari berdoa agar Covid-19 ini segera berakhir,” katanya. (m37)

Waspada/Yuni Naibaho

Ketua Koordinator Kesehatan Hikma Sumut Hj Mahdalena Pane SST, bersama panitia saat membagikan paket sembako kepada masyarakat, di Klinik Pratama Mahdalena Pane Jl. Rajawali II Medan.

Hikma Sumut Bagi 100 Paket Sembako MEDAN (Waspada): Himpunan keluarga besar mandailing (Hikma) Sumut, memberi bantuan 116 paket sembako untuk keluarga besar markoum dan masyarakat yang membutuhkan dampak pandemi virus corona atau covid-19. Ketua Koordinator Kesehatan Hikma Sumut Hj Mahdalena Pane SST mengatakan, bantuan sembako tersebut merupakan aksi donasi solidaritas pengurus Hikma Sumut sesuai arahan dari Ketua Umum Hikma Sumut H Aswin Parinduri SH. “Targetnya kemarin 100 paket sembako, tapi karena banyak yang merespon untuk memberi bantuannya, akhirnya terkumpul 116 paket,” ujar Mahdalena kepada wartawan, Minggu (19/4), saat memberi bantuan sembako di Klinik Pratama Mahdalena Pane Jl. Rajawali II Medan. Dia berharap, bantuan sosial sembako ini dapat membantu masyarakat terutama keluarga tidak mampu. “Akibat dari pandemi covid-19 ini, banyak pekerja di rumahkan dari tempatnya kerja dan mereka yang berjualan terpaksa ditutup. Kondisi inilah, Kami hadir membantu masyarakat sedikit memenuhi kebutuhan pokoknya,” kata Mahdalena. Sedangkan Sekretaris Panitia Bansos H Sobirin Harahap SE, dan Bendahara Panitia Bansos Darji Saputra SH, MKn menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan bansos sembako pada Bulan Ramadhan nanti, yang akan dibagikan ke keluarga Hikma markoum dan masyarakat sekitar. (cyn)

tahu berapa banyak anggaran yang dibutuhkan Pemko untuk penanganan Covid-19 ini, karena belum ada rincian yang diberikan ke DPRD. Tapi secara umum Pemko menyatakan perlu Rp100 miliar lagi untuk APD tenaga medis, penanganan pasien, pengadaan masker dan bantuan Sembako,” ungkap Rajuddin. Dia meyakini, dari pengalihan anggaran masing-masing OPD dapat memenuhi kebutuhan sebanyak Rp100 miliar tersebut. Meski dimungkinkan akan bertambah lagi dari

pengalihan anggaran kegiatan DPRD Medan, seperti reses, Sosper dan perjalanan dinas. Nanti dalam pembahasan pengalihan anggaran tersebut, Pemko Medan bersama pimpinan dan Badan Anggaran (Banggar) serta ketua komisikomisi di DPRD Medan akan ikut terlibat dalam memberi masukannya. “Kita kasih waktulah untuk masing-masing komisi membahasnya. Tapi tidak bisa lamalama, karena ini harus cepat, sehingga Pemko bisa bergerak

melakukan penanganan covid 19,” sebut Rajuddin. Dia merinci, saat ini anggaran yang diperlukan akan dialokasikan untuk APD tim medis di Rumah Sakit, APD bagi petugas di Puskesmas dan APD bagi yang mengantar jenazah ke kuburan. Juga diperlukan dana untuk pembelian alat pemeriksaan swab dengan polymerase chain reaction (PCR), serta kebutuhan pangan Sembako masyarakat yang sampai sekarang pembagiannya belum merata. (cyn)

Pembuatan Dapur Umum Bertentangan Dengan Social Distancing MEDAN (Waspada): Dalam beberapa hari ke depan, umat muslim s akan memasuki bulan Ramadan. Namun, tahun ini sedikit berbeda, karena ibadah puasa dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Semua kegiatan serba dibatasi demi mencegah penularan Covid-19. Sebelumnya, Pakar Komunikasi Prof. Effendi Gazali, diacara salah satu TV swasta mengajak pemerintah untuk mendirikan dapur umum di setiap kelurahan. Tujuanya untuk memastikan warga tidak kekurangan makanan di tengah wabah virus corona ini. Menurutnya, langkah ini perlu didukung oleh semua masyarakat dan pejabat struktural pemerintahan. Sebagai wujud gotong-royong dan tidak menghilangkan kekhusyukan

Ramadan, meski beribadah dari rumah, tapi tetap bisa menjaga kesehatan. Namun, Pengamat Komunikasi dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Junaidi, MSi mengatakan tidak sependapat dengan Prof. Effendi Gazali terkait pembuatan dapur umum.”Bagi saya gagasan membuat dapur umum untuk membantu masyarakat adalah gagasan yang tidak tepat,” katanya. Mengapa? Karena, katanya , akan menjadikan kumpulankumpulan massa. Ini tentu bertentangan dengan konsep social distancing dalam rangka menghambat penularan virus corona. Dia mengatakan, kalau tujuanya adalah membantu masyarakat, maka pemerintah langsung saja memberikan

bahan-bahan Sembako ke rumah masing-masing warga, agar bisa diolah secara langsung di rumah masing-masing.”Saya lebih menyarankan agara pemerintah menyalurkan langsung ke rumah-rumah warga. Ini akan lebih sinkron dengan program pembatasan sosial,” kata Junaidi. Dia mengatakan, kumpulan masyarakat dikhawatirkan sebagai pemicu penularan virus corona. Dari pada berkumpul di dapur umum untuk mengambil jatah makanan, menurutnya, lebih baik masyarakat berkumpul dengan keluarga di rumah, sekaligus menambah kedekatan dan saling berdiskusi. Sehingga puasa lebih khusuk dan bisa mengerjakan sholat berjamaah bersama keluarga. (m49)

Kahmi Dan Fahmi Ummi Bagi APD Ke Puskesmas MEDAN(Waspada): Korps Alumni Mahasiswa Indonesia (KahmiI) Medan bersama Forum Silaturahmi Ummi Muslimah Indonesia (Fahmi Ummi) membagikan Alat Pelindung Diri (APD) dan cairan hand sanitizer ke sejumlah Puskesmas di Medan. Adapun Puskesmas yang mendapat bantuan tersebut yakni; Puskesmas Glugur Kota, Puskesmas Glugur Darat, Puskesmas Padang Bulan, Puskesmas Kampung Baru, Puskesmas Kota Matsum, Puskesmas Pasar Merah, Puskesmas Dwikora, Puskesmas Pulo Brayan, Puskesmas Sentosa Baru, Puskesmas Madong Lubis, Puskesmas Sei Rengas. Hal itu disampaikan Ketua Umum Kahmi Medan Prof Dr Hasim Purba SH, MHum, dan Ketua PP Fahmi Ummi Sumut Ir Hj Mislaini Suci Rahayu MSi, bersama pengurus lainnya Elvie Hadriani MPsi, Drg Muhammad Sahbana, dr Gita, Rudi, dan tim lapangan lainnya, Minggu

Camat Medan Kota Apresiasi PMI Semprot Disinfektan MEDAN (Waspada): Camat Medan Kota H. T. Chairuniza, mengapresiasi Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut yang menginisiasi penyemprotan disinfektan, Senin (20/4). Terlebih perubahan status yang terjadi begitu cepat di wilayah tersebut. “Berdasarkan data terbaru dari Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Sumut, Medan Kota sudah masuk zona merah. Padahal tiga hari lalu wilayah kita ini masih zona kuning Covid-19,” ucap Chairuniza, saat melepas tim penyemprotan PMI Sumut, di depan Kantor Camat Medan Kota, didampingi Kepala Markas PMI Sumut Ade Yudiansyah, dan Ketua PMI Kec.Medan Kota Maulana Yoka. Melalui wabah Covid-19 ini, Chairuniza berharap dapat menumbuhkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Dalam hal ini semangat gotong-royong di tengah-tengah warga.

Pada penyemprotan itu, PMI Sumut menurunkan enam unit kendaraan yang terdiri dari 3 mobil pick up, 2 kendaraan roda tiga dan 1 mobil tangki cairan disinfektan. Penyemprotan dilaksanakan di 12 kelurahan yang terdapat di Kec. Medan Kota. Selain penyemprotan disinfektan, relawan PMI Sumut juga mengedukasi masyarakat tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sementara itu, Kepala Markas PMI Sumut Yudiansyah, menyebutkan pihaknya telah melakukan penyemprotan di sejumlah daerah di Sumut yang masuk zona merah Covid-19. Yaitu Kota Medan, Deliserdang, Simalungun, Pematangsiantar, Tobasa, Tebingtinggi, Labuhanbatu, Tanjungbalai, Dairi, Karo. Hingga 17 April 2020 pukul 18:00, pihaknya telah melaksanakan penyemprotan disinfektanisasi ke 26.708 unit rumah warga, 622 rumah ibadah, 219 pusat pendidikan serta 158 fasilitas umum. (h04)

Pemko Diminta Cairkan Dana Jasa Warga Pelayan Masyarakat MEDAN (Waspada): DPRD Medan mendesak Pemerintah Kota (Pemko) segera mencairkan bantuan dana jasa bagi warga pelayan masyarakat. Karena dampak dari wabah virus corona (Covid-19) ini berpengaruh besar terhadap perekonomian warga. Adapun warga pelayan masyarakat tersebut diantaranya guru Maghrib Mengaji, guru MDTA, guru TPA, ustadz dan Ustadjah, Khotib Jumat, nazir masjid dan mushalla, bilal jenazah, dan penggali kubur. Kemudian, guru sekolah minggu, pengurus gereja dan penatua. Sedangkan untuk agama Buddha, Hindu dan Konghucu ialah para penjaga rumah ibadah masing-masing agama. Ketua Komisi I DPRD Medan Rudiyanto Simangunsong mengatakan, bantuan kepada warga pelayan masyarakat tersebut mendesak dilakukan. Karena, akibat kebijakan pembatasan sosial yang dilakukan pemerintah, memaksa sejumlah besar warga tidak bisa bekerja maksimal untuk meningkatkan pendapatan mereka. “Diantara hal yang bisa dilakukan Pemko

dalam membantu warganya yang mengalami dampak ekonomi dari wabah Covid-19 adalah dengan mencairkan bantuan jasa bagi warga pelayan masyarakat,” ucap Rudiyanto, Senin (20/4). Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Medan ini berharap anggaran tersebut dapat dicairkan pada tahap pertama ini maksimal di akhir bulan April 2020. “Soal teknis pencairan kita serahkan sepenuhnya kepada Pemko. Harapan kita saat ini, sudilah Pemko bisa membantu warga dengan mencairkan di akhir bulan April, atau selambatnya minggu pertama bulan Mei,” jelasnya. Kata Rudiyanto, usulan dan harapan yang disampaikannya itu adalah masukan dari warga penerima. Dengan kondisi saat ini, mereka mengharapkan kebijaksanaan Pemko Medan. “Usulan ini adalah jeritan warga ini. Dan hendaknya dapat segera didengar dan direalisasikan segera oleh Pemko Medan,” pungkasnya. (cyn)

Menkumham Harus Bertanggungjawab Waspada/Ist

Ketua Umum Kahmi Medan Prof Dr Hasim Purba saat menyerahkan APD kepada Puskesmas sebagai dukungan untuk tim medis. (19/4). Kata Hasim Purba, pembagian APD dan hand sanitizer ini merupakan lanjutan kegiatan bakti sosial yang dilakukan Kahmi Medan bersama Fahmi Ummi setelah beberapa waktu lalu melakukan penyemprotan desinfektan di sejumlah rumah ibadah masjid, mushala, pesantren, sekolah, madrasah, perkantoran yang ada di Kota Medan dan sekitarnya, serta pembagian 3.000 an masker dan hand sa-

nitizer kepada masyarakat yang membutuhkan. “Pada bakti sosial tahap ke 2 ini, dilakukan pembagian dan distribusi APD dan cairan hand sanitizer kepada puskesmas yang ada di kota Medan, untuk membantu dan memberikan rasa aman bagi para tenaga kesehatan menjalankan tugasnya melayani masyarakat yang berobat maupun melaksanakan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas,” tuturnya. (m37)

MKGR Sumut Bantu Sarana Pencegahan Covid-19 MEDAN (Waspada): Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ormas Musyawarah Kekeluargaan dan Gotong Royong (MKGR) Sumut, membantu sejumlah sarana atau alat pencegahan Covid-19. “Bantuan sarana pencegahan Covid-19 yang diserahkan

Waspada/Ist

Camat Medan KotaChairuniza, melepas tim disinfektan PMI Sumut, yang akan melakukan penyemprotan disinfectan di 12 kelurahan.

ke Kec. Hamparan Perak, Kab. Deliserdang ini, berupa di antaranya hand sanitizer (pembersih tangan) beserta masker dan alat lainnya, agar dibagikan dibagikan ke setiap desa,” kata Ketua DPD Ormas MKGR Sumut HWagirin Arman SSos, dalam siaran pers-

Waspada/Ist

DPD MKGR Sumut menyerahkan bantuan sejumlah sarana atau alat pencegahan Covid-19.

nya kepada wartawan, di Medan, Jumat (17/4). Dijelaskan Wagirin, untuk mencegah penyebaran Covid19, Ormas MKGR dan Golkar Peduli ikut peduli membantu warga terpapar Covid-19. Ini mengacu pada program yang telah diresmikan oleh Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Wagirin yang juga anggota DPRD Sumut mengaku, penyaluran bantuan diharapkan diharapkan membantu warga menghadapi pandemi mematikan tersebut. Pada penyaluran bantuan itu hadir Wakil Ketua Bidang Pemuda Gandhy Panigoro, Ketua Partai Golkar Kec. Hamparan Perak Suramin SE, Wakil Ketua Golkar Bidang Pemuda M Arief Supriadi dan Ketua PAC Khusus Ormas MKGR Kec. Hamparan Perak Helvetia Tanjung Gusta Dedy Syafrizal. (cpb)

Pembebasan NapiTimbulkan Petaka Bagi Warga MEDAN (Waspada): Kekhawatiran masyarakat akan gangguan keamanan pasca dibebaskannya 35.000 narapidana (Napi) umum guna megeliminir penyebaran virus corona di Lapas dan Rutan, menjadi kenyataan . Di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Kota Medan, para Napi yang baru beberapa hari keluar ini kembali melakukan berbagai tindak kriminal. Mulai dari aksi begal, perampokan, penjambretan hingga pencurian kendaraan. “Pembebasan napi menimbulkan masalah baru. Bahkan menjadi petaka bagi warga,” kata Pakar Hukum dari Universitas Sumatera Utara (USU) Dr. Abdul Hakim Siagian, Senin (20/4). Dia mengatakan, kasus ini harus menjadi tanggungjawab Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham). “ Menkumham (Menteri Hkum dan HAM) telah berjanji, para Napi itu akan diawasi setelah keluar dari penjara. Sepertinya itu tidak dilakukan. Menkumham harus bertanggungjawab, karena program pembebasan Napi dengan dalih wabah corona mengalami kegagalan,” kata Abdul Hakim Siagian. Disamping itu, kata Abdul Hakim, Kemenkumham juga memberikan beban baru kepada Polri, di tengah kesibukan ikut mencegah dan mengantisipasi dampak wabah virus corona.” Rasa kemanusian yang dijadikan alasan untuk membebaskan Napi, tidak relevan. Sebab selama ini perlakukan terhadap Napi jauh dari rasa kemanusian,” katanya. Contohnya, sambung Abdul Hakim, tidak ada Lapas dan Rutan di Indonesia yang tidak over kapasitas. Bahkan banyak kasus tentang perlakuan terhadap Napi jauh dari rasa kemanusian. Disamping itu, hak-hak Napi dan fasilitas di Rutan dan Lapas juga diduga tidak memenuhi rasa kemanusian. “Jadi kalau alasannya rasa kemanusian untuk membebaskan napi, saya pikir tidak tepat, ” tegasnya. Dia mengatakan, sejak keputusan Menkumham Yasonna Laoly, diterbitkan pada 30 Maret

2020, hingga kini sudah 30 ribu lebih narapidana yang bebas dengan program asimilasi dan integrasi. Pembebasan besar-besaran tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Sebab, Napi yang dibebaskan kembali berbuat kejahatan. Padahal, Ditjen PAS mewajibkan Napi yang dibebaskan agar menjalani asimilasi di rumah. Wajar, jika berbagai fenomena kriminalitas setelah pembebasan para Napi ini mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Menurut Abdul Hakim, maraknya kasus tersebut sebagai kegagalan Kemenkumham, khususnya Ditjen PAS serta Lapas atau Rutan, dalam mengawasi para Napi yang dibebaskan Katanya Abdul Hakim, program pelepasan Napi karena virus corona bukan tanpa risiko. Sebab para Napi yang dilepas, kembali melakukan aksinya lagi. Ini menjadi bukti kebijakan yang diberlakukan para elit pemangku kekuasaan lagi-lagi tidak memberi solusi. Yang terjadi dari kebijakan tersebut malah menimbulkan masalah baru. Di sisi lain, pemerintah tidak menyiapkan sejumlah perangkat regulasi untuk mengeliminasi dampak kebijakan percepatan pembebasan Napi tersebut. “Ini juga bukti penjara dan hukuman tahanan bagi para Napi tidak serta merta membuat mereka menjadi orang baik,” sebut Abdul Hakim. Karena itu, ia berharap, Presiden Jokowi segera melakukan evalusi atas kebijakan Mengkumham.”Kalau bukan bagian dari rencana dan kebijakan, maka presiden sudah seharusnya memanggil menteri untuk menjelaskan persoalan tersebut,” katanya. Dalam kasus ini, Abdul Hakim, mengkritisi, sikap pengawasan DPR terkesan lemah. “Harusnya DPR sebagai wakil rakyat memanggil menteri untuk menjelaskan persoalan pembebasan napi yang akhirnya menimbulkan persoalan baru,” katanya. (m49)


Medan Metropolitan

B2

WASPADA Selasa 21 April 2020

Kriminolog:

MEDAN (Waspada): Penyebaran virus corona (Covid19) terus meluas tidak hanya berdampak bagi pelaku usaha, namun di sisi lain juga mulai memicu aksi kejahatan dengan memanfaatkan situasi yang masih tanggap darurat. Kriminolog Universitas Panca Budi Medan, Dr Redyanto Sidi SH, MH, mengungkapkan, maraknya aksi kejahatan di masa pandemi corona dikarenakan persoalan, tidak dipenuhinya kebutuhan masyarakat selama anjuran berdiam diri di rumah. “Jangankan yang pernah melakukan kejahatan, orang yang tidak pernah melakukan kejahatan saja di masa pandemi ini, muncul niat jika ada kesempatan ketika terdesa, pandemi corona ini bisa memicu itu,” katanya kepada Waspada, Senin (20/4). Kondisi ini, sebutnya, karena keterpaksaan dan situasi

sehingga akhirnya orang memilih mencari jalan pintas memenuhi kebutuhannya melalui kejahatan mulai dari kecil sampai yang besar. “Inilah yang sangat kita sayangkan di tengah situasi sekarang. Selama pandemi corona ini, orang diharuskan untuk tetap stay at home, tapi di satu sisi, ada kita jumpai pembagian sembako yang tidak merata, misalnya di wilayah A dibagi hari ini. Sementara di wilayah B dibagi minggu depan. Ini kan ada jarak waktu yang menyebabkan orang tidak punya kesamaan waktu,” ungkapnya. Cara-cara seperti ini, lanjutnya, seharusnya tidak perlu

terjadi, sebab, justru bisa saja akan memperburuk keadaan. Terlebih lagi, bila ada masyarakat lebih membutuhkan yang sama sekai belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Dengan pendistribusian yang tidak tersistem, akan membuat orang yang tidak memiliki kecukupan amunisi dalam menghadapi stay at home pandemi corona ini, tentu akan ber-

pikir bagaimana mau di rumah sementara perut lapar, anak menangis dan banyak kebutuhan lain yang tidak bisa dipenuhi. Nah, inilah yang bisa memicu orang untuk berbuat nekat dan mengarah kepada kejahatan,” bebernya. Menurut hemat dia, di tengah masa pandemi corona celah masyarakat berbuat kejahatan sulit dihindari selama belum ada jaminan dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan hidup selama di rumah. “Saya melihat apapun yang dilakukan saat ini, setegas apapun itu, tidak akan efektif sepanjang masyarakat tidak terpenuhi kebutuhan pokoknya. Situasi ini mengharuskan kita takut corona dan takut perut tidak makan. Di satu sisi kita di suruh diam di rumah, di sisi lain ada orang baru bisa makan kalau ke luar rumah. Ini persoalan

dilematis,” ungkapnya. Ia menambahkan, selama masa pandemi corona, ada semacamtrenkenaikanangkakejahatan. Tren itu dimulai dari perbuatan-perbuatan nekat yang dilakukan oleh orang baru pertama kali melakukan kejahatan dan juga orang yang sudah lama melakukan kejahatan dengan memanfaatkan situasi saat ini. “Memang kepolisian tidak boleh kendor untuk penertiban dan imbauan dengan penegakan hukum. Tapi sebaiknya, stakeholder di pemerintahan juga harus duduk bersama. Karena kalau kepolisian terus melakukan penertiban sementara masyarakat tidak terpenuhi kebutuhan pokoknya, ini saya pikir satu bentuk pembenturan secara tidak langsung antara kita dengan penegak hukum. Ini tidak boleh sampai terjadi,” tutupnya. (cra)

Mayat 2 ABG Ditemukan Mengapung Di Sungai Deli MEDAN (Waspada): Dua anak baru gede (ABG) hanyut di Sungai Deli, Kelurahan Kota Bangun. Mayat kedua ABG itu ditemukan mengapung di Sungai Deli, Kelurahan Tanjungmulia Medan Deli, Minggu (19/ 4) sekira pukul 24:00. Mayat Gunawan ,15, warga Jl. Rahmad, Dusun 6A, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhandeli, Deliserdang dan M Aziz

,15, warga Kelurahan Kota Bangun, langsung dikebumikan oleh pihak keluarga masingmasing. Gunawan ditemukan warga mengambang tak jauh dari lokasi penemuan jasad M. Aziz di Sungai Deli, Jl. Titi Papan, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli. Rudianto Ketua FKDM Kecamatan Labuhan Deli yang dihubungi wartawan,

Senin (20/4) membenarkan penemuan jasad Gunawan. “Iya tadi malam, keluarga yang dibantu warga berhasil menemukan jasad Gunawan mengambang tak jauh dari penemuan jasad M. Azis yang lebih dahulu ditemukan,” ucapnya. Jasad anak SMP tersebut langsung dibawa kerumah duka untuk disemayamkan dan

dikuburkan. “Jasad Gunawan langsung dikembumikan oleh pihak keluarga tadi di TPU disekitar kediamannya,” jelas Rudi. Sebagaimana diketahui, Gunawan dan M. Aziz dinyatakan hanyut dan tenggelam di Sungai Deli saat mereka beserta beberapa temannya mandi - mandi di sungai tersebut, Sabtu (18/4) sore. Mereka berhanyut de-

ngan menggunakan batang pohon pisang sambil menyusuri Sungai Deli, namun naas bagi Gunawan dan M. Azis saat batang pisang terbalik keduanya tak bisa berenang dan hanyut terbawak arus sungai yang saat itu memang lagi banjir. Jasad keduanya baru ditemukan, Minggu (20/4) dan langsung di kebumikan oleh pihak keluarga. (h04)

Waketum DPP Golkar Salurkan Bantuan 20 Ton Beras MEDAN (Waspada): Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Golkar Dr H Ahmad Doli Kurnia Tandjung SSi, MT, menyalurkan bantuan 20 Ton beras kepada warga di 7 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, yang perekonomiannya ter-

dampak akibat mewabahnya Virus Covid-19. Ahmad Doli Kurnia Tandjung yang juga Ketua Komisi II DPR RI dan akrab dipanggil Bang Doli ini mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan juga wujud Partai Golkar

turut serta bersama berjuang mengatasi dampak yang ditimbulkan oleh virus Covid-19. Gerakan sosial kemanusiaan yang dinamakan “Bantuan Peduli Covid-19” ini diharapkan, selain dapat bermanfaat bagi kehidupan warga terutama yang kurang mampu, juga diharapkan bisa diikuti oleh pihakpihak lainnya guna meringankan beban warga terdampak tersebut. “Ini merupakan perjuangan kita bersama dalam menghadapi virus Covid-19, bukan saja paramedis yang menjadi garda terdepan dalam berjuang

menghadapinya, tetapi kita juga bisa turut andil berjuang dengan peduli atas nasib warga yang otomatis terdampak perekonomiannya. Karena seperti kita tahu, akibat virus ini banyak warga yang kehilangan mata pencahariannya,” tuturnya. Pendistribusian bantuan ini dilakukanWasekjen DPP Golkar Hasrul Benny Harahap bersama Amrizal Ginting Staf Ahli Ketua Komisi II DPR RI beserta tim di daerah. Kata Hasrul Benny Harahap, distribusi bantuan di 7 Kabupaten/Kota tersebut yakni Kab. Asahan, Kota Tanjungba-

lai, Kab. Batubara, Kota Siantar, Kab. Asahan, Kota Binjai, dan Kab. Langkat. “Distribusi bantuan kita lakukan secara roadshow, di mana pada hari pertama Kamis (16/4) untuk Asahan, Batubara, dan Kota Tanjungbalai, lalu di hari kedua Jumat (17/4) di Kota Binjai dan Kab. Langkat. Sementara untuk hari ketiga atau hari Sabtu (18/4), kita distribusikan bantuan beras ini untuk daerahKab.SimalungundanKota Siantar, sehingga pas dibagikan untuk 7 kabupaten/kota di Sumut,” tuturnya. (cwan)

Warga Saentis Tewas Terseret Arus Sungai Waspada/Ist

Masyarakat saat menunjukkan beras bantuan dari Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

Kasatlantas Imbau Warga Tunda Mudik MEDAN (Waspada): Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar mengimbau warga Medan menunda mudik ke kampung halaman guna memutus penyebaran virus corona. “Seperti kita ketahui bahwa beberapa hari Kedepan kita akan memasuki bulan puasa. Tentunya banyak diantara warga masyarakat yang akan melakukan mudik atau bersilaturahmi dengan keluarga tetangga di kampung halaman,” kata AKBP Sonny W Siregar, Minggu (19/4). Namun pada saat ini, dikatakan Kasat, pandemi Covid-19 sedang mewabah yang mana pola penyebarannya kontak langsung antar sesama.”Untuk itu kami mengharapkan kepada seluruh masyarakat kota Medan untuk menunda mudik pada tahun,” ujar Sonny. “Kami mengharapkan kita semua sadar bahwa dengan cara seperti ini bisa menulari keluarga kita orangtua kita saudarasaudara kita yang ada di kampung halaman,” sambungnya. (m39)

MEDAN (Waspada): Rahmadhani Pranoto, 38, warga Jl. Kali Serayu, Desa Saentis, Percut Seituan, tewas terseret arus di Sungai Percut karena membantu temannya menyebrangi di sungai, Minggu (19/4). Korban berhasil ditemukan Tim SAR dalam kondisi meninggal dunia, Senin (20/4) pagi. “Korban ditemukan sekira pukul 09:38 WIB, 200 meter dari dia dikabarkan hanyut. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kepala Kan-

tor SAR Medan, Toto Mulyono. Begitu ditemukan petugas, jasad korban selanjutnya dievakuasi oleh petugas SAR yang selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan. Dijelaskannya kejadian ini berawal saat pihaknya menerima laporan terkait dengan adanya warga yang hanyut di sungai Percut Seituan, Minggu dinihari. “Korban diketahui hanyut sekira pukul 03:30 WIB,” jelas Toto, Senin (20/4).

Toto menerangkan, korban hanyut dibawa arus karena mengalami kelelahan usai menyebrangkan salah satu rekannya. “Diinformasikan saat itu korban dan temannya berniat menyebrangi sungai, namun salah satu rekan korban tidak bisa berenang dan korban menolong. Rekan korban berhasil ditolong hingga sampai di tepi sungai, namun naas diduga kehabisan tenaga, korban hanyut terbawa arus sungai,” terang Mulyono. (m39)

Pencuri Diringkus MEDAN(Waspada): Tekab Polsek Medan Barat meringkus Seorang pria berinisial Sa ,35, dalam penyergapan di Jl. Karya Gang Madrasah Medan Barat, Sabtu (18/4), Tersangka melakukan pembobolan rumah milik Duma Rebekka Pangabean di Jala Karya Gang Ampera,Medan Barat.Akibat perbuatannya itu, korban kehilangan sejumlah perkakas bangunan. “Tersangka Sa kita tangkap atas laporan Duma Rebekka Pangabean, “ terang Kapolsek Medan Barat, Kompol Afdhal Junaidi saat ditanya wartawan, Senin (20/4). Guna pemeriksaan lebih lanjut, tersangka beserta barang bukti hasil kejahatannya itupun langsung dibawa ke Mako Polsek Medan Barat.(czal)

Waspada/Ist

Personil TNI AL sedang mendata para pekerja ilegal dan ABK yang diamankan , Senin (20/4) dinihari.

TNI AL Tangkap Kapal Bawa 22 Pekerja Ilegal Dari Malaysia BELAWAN (Waspada): Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjung Balai Asahan Lantamal I, Koarmada I menangkap kapal nelayan membawa 22 pekerja ilegal melakukan perjalanan dari Malaysia, Senin (20/4). “Kapal ditangkap di Tanjung Jumpul Kabupaten Asahan,” kata Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut (P) Dafris Datuk Syahrudin, M.Sc (M.S). Ia mengatakan, pengamanan TKI ilegal ini bermula saat Tim F1QR Lanal TBA mendapatkan informasi dan langsung bergerak melakukan pengejaran menggunakan Kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla) TBA I-161 dan Patkamla SSG I-1-47. “Sekira Pukul 03.30, Tim melihat kapal nelayan yangdicurigaidanlangsung menangkapselanjutnya dibawa ke Posmat Bagan Asahan, Lanal TBA guna pemeriksaan lanjutan” jelas Danlanal. Penumpang kapal semua laki-laki. Mereka diamankan di Posmat Bagan Asahan setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, pengukuran suhu badan dan menyemprot cairan disinfektan kepada penumpang, barang bawaan maupun kapal yang digunakan. “Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Tim Lanal TBA serta pemeriksaan kapal, ABK dan TKI selanjutnya ABK dan ke 22 TKI ilegal tersebut kita serahkan ke Satgas Covid19 Kota Tanjung Balai untuk Penanganan selanjutnya terkait dengan pandemi corona yang sampai saat ini masih kita waspadai” tuturnya Di tempat terpisah, Komandan Pangkalan

Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) I Belawan, Laksma TNI Abdul Rasyid melalui keterangannya di Belawan mengatakan saat ini negara sedang mewaspadai pandemi Covid19 terutama penyebarannya yang dikhawatirkan datangdariluarnegeri,TNIALKhususnyaLantamal I Koarmada I melalui lanal- lanal jajarannya akan selalu hadir melaksanakan tugas patroli yang merupakan hal rutin dilaksanakan terutama di tempat-tempat yang disinyalir menjadi jalur-jalur masuk TKI secara tidak resmi. “Di TBA pada akhir-akhir ini TNI AL sudah kesekian kali mengamankan TKI yang kembali dari Malaysia dan itu akan manjadi perhatian lebih kita guna meningkatkan patroli selanjutnya supaya penyelundupan TKI tersebut tidak serta merta langsung memasukan TKI masuk Indonesia tanpa proses pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu,” tegas Danlantamal I. Dijelaskan Danlantamal, prosedur tambahan penanganan Covid-19 selalu diterapkan, personel di lapangan juga sudah diberikan pembekalan tentang penanganan dalam menangani kejadian penangkapan kapal khususnya penyelundupan TKI Ilegal seperti kejadian yang akhir-akhir ini marak terjadi di Tanjung Balai Asahan yang merupakan Wilayah Kerja Lantamal. “Protap tambahan ini akan dilakukan oleh Satgas Covid19 Lanal TBA yang dilaksanakan sebagai upaya untuk memutus rantai dan mencegah penyebaran pandemi Covid-19,” lanjutnya. (h04)

Kejatisu Awasi Anggaran Penanganan Covid-19 MEDAN (Waspada): Kejakmenuntut berat bagi pelaku,” tegas Sumanggar. saan Tinggi Sumatera Utara (KeBahkan, kata dia, tidak jatisu) mengawal anggaran sebesar Rp1,5 triliun untuk petertutup kemungkinan bakal nanganan virus corona (Covidadanya tuntutan hukuman 19) di Sumut. maksimal yakni pidana mati. Demikian dikemukakan, Namun hingga kini, Kejatisu Kepala Kejatisu (Kajatisu) Amir belum mendapat laporan terYanto melalui Kepala Seksi Penekait dugaan penyelewengan rangan Hukum (Kasipenkum) anggaran tersebut.”Sampai Kejatisu Sumanggar Siagian, sekarang belum ada (laporan),” Senin (20/4). tandasnya. “Kejatisu mengawal dana Diketahui penanganan virus Waspada/ist anggaran Covid-19 yang disacorona di Sumut, Pemprovsu lurkan ke masyarakat Sumut,” K a s i p e n k u m K e j a t i s u , telah menyiapkan dana sebesar Sumanggar Siagian. kata Sumanggar. Rp1,5 triliun. Dana ini berasal Dikatakannya, dalam pedari APBD Sumut. Bila masih ngawalan dana triliunan rupiah itu, dia mengada perubahan, dana tersebut masih bisa instruksikan jangan sampai ada pejabat yang disesuaikan kembali. mencoba bermain-main dengan anggaran Dana yang dialokasikan Pemprovsu, tersebut. termasuk untuk bantuan kepada masyarakat “Bagi pejabat yang bermain-main dengan yang terkena dampak kebijakan pencegahan anggaran tersebut untuk menguntungkan diri penyebaran virus corona yang akan segera sendiri, maka akan kami tindak tegas dan disalurkan bagi warga yang membutuhkan. (Cra)

Cemari Laut, Formabes Minta Gudang Ikan Ditutup BELAWAN (Waspada): Forum Masyarakat Belawan Bersatu ( Formabes) meminta instansi terkait menutup usaha pengolahan ikan yang membuang limbah cair ke laut di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB), Senin (19/4) Ketua Formabes M.Gala Setiawan Munthe mengatakan perbuatan dilakukan gudang pengolahan ikan diduga milik Ayong telah melakukan pembuangan limbah ke laut di kawasan PPSB sangat merugikan masyarakat dan berdampak terhadap lingkungan hidup dan biota laut. “Kalau kita lihat, gudang pengolahan ikan membuang limbah cairnya ke laut diduga mengandung zat kimia dan itu sangat membahayakan bagi kesehatan,apa lagi saat ini kita sedang dilanda wabah Covid 19” ucap M.Gala. M.Gala menambahkan,berdasarkan info masyarakat kegiatan pembuangan limbah cair ini dilakukan pada malam hari dan sudah berlangsung lama tanpa ada tindakan tegas

dari pihak Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan.Padahal lokasi gudang tidak jauh dari Kantor Pelabuhan Perikanan. Untuk itu, tambah M.Gala, pihaknya meminta kepada pihak Pelabuhan Perikanan maupun instansi terkait menindak dan menutup usaha pengolahan ikan yang mencemari laut. “Kita sangat menyayangkan sampai saat ini pihak dari Pelabuhan Perikanan itu sendiri belum juga mengambil tindakan tegas.Kita menilai kalau pihak Pelabuhan Perikanan tutup mata atas kegiatan pembuangan limbah cair dari gudang itu ,” ujar Gala dengan nada heran. Sementara itu Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan Hendri Batubara saat di hubungi via WhatsApp mengatakan terkait dugaan adanya pembuangan limbah cair ke laut di wilayah Pelabuhan Perikanan,pihaknya masih mempelajarinya. “Terima kasih infonya pak kita masih mempelajanya,” jawab Hendri singkat. (h04)

Pelaku Penggelapan Ditangkap Waspada/Ist

Tim SAR menemukan korban yang hanyut di Sungai Percut.

Gara-gara Pandemi Covid-19, Warga Sari Rejo Curi Beras MEDAN (Waspada): Seorang warga Jl. Mawar Gang Benteng, Kelurahan Sari Rejo Medan Polonia dihajar warga setelah kedapatan mencuri sekarung beras di sebuah warung kelontong, Sabtu (18/4). Pria akrab disapa Atek ,40, berdalih nekat mencuri karena sudah tak punya uang untuk makan. Selama pandemi Covid-19, kata dia, bengkel bubut di Delitua tempatnya bekerja tutup. Korban selamat dari amukan warga setelah personil kepolisian tiba di lokasi. Atek diinterogasi. Pengakuannya sama, dia tak punya uang untuk makan. Kata dia, beras bantuan Pemko Medan diterima istrinya. Sementara ia dan istrinya sudah berpisah. Kanit Binmas Polsek Medan Baru Iptu Hirlan mendatangi kediaman Atek.“Kondisinya memang miris,” kata Hirlan, Senin (20/4). Hirlan pun mengecek uang di dompetnya. Tersisa Rp200.000. ia menyerahkan Rp150 ribu kepada Atek. Hirlan kemudian memediasi. Pemilik warung akhirnya tak jadi melapor polisi. Situasi ini direkam oleh warga. Diunggah ke media sosial. Tindakan Hirlan menguggah banyak orang. Hingga ke sampai ke telinga pimpinannya. “Setelah itu banyak kali telepon yang masuk, tadi ini aja ada sepuluh kali,” ungkapnya.

Hirlan menceritakan pengalamannya ini di hadapan Roni alias Acung di kediaman Kepala Lingkungan 5 Sari Rejo Marni. Acung datang dengan maksud menyerahkan bantuan pada Atek. Ia dan teman-temannya tergugah membaca berita Atek. “Kita ada satu grup beberapa teman-teman sekolah,” sebut Acung. Acung pun mendapat cerita banyak tentang siapa Atek. Cerita yang mengguncang simpatinya. Ia baru tahu istri dan anaknya telah meninggalkan Atek seorang diri karena Atek kecanduan narkoba. Kerjaan berantakan, uang tak ada untuk belanja sehari-hari. “Istrinya juga mengaku sering dipukuli,” kata Marni. Istrinya mengatakan, beras bantuan Pemko yang diterimanya sebetulnya diserahkan ke Atek karena ia menempati rumah lama mereka. Sementara istrinya telah pindah ke Jalan Perjuangan, Sari Rejo. Istri Atek datang ke rumah Kepling untuk menanyakan apakah ada beras bantuan untuk dirinya. “Makanya kalau mau bantu, bantu istri dan anak-anaknya saja saran saya,” sebut Marni. Hirlan yang mendengar cerita ini tetap membela Atek. Atas dasar kemanusiaan, kehidupan Atek dimatanya memang memilukan.“Terlepas masa lalunya bagaimana,” katanya. (czal)

MEDAN (Waspada): Polsek Delitua mengamankan pelaku pengelapan satu unit sepedamotor milik Rahmadani, 35, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Minggu (19/4). Tersangka MJ alias Reza, 29, warga Jl. Glugur By Pass, Kel. Silalas, Kec. Medan Barat ditangkap di Jl. Meranti Komplek Merbau Mas, Kel. Sekip, Kec. Medan Petisah. Saat ditangkap warga yang geram sempat menghajarnya sebelum menyerahkan ke Polsek Medan Baru.Selanjutnya, pelaku diserahkan ke Polsek Delitua untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Saat diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya,” kata Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap, Senin (20/4). Dijelaskannya, adapun modus pelaku melarikan sepedamotor dengan pura-pura menolong korban yang terluka dan membawanya ke Rumah Sakit Mitra Sejati. ”Pelaku melarikan sepedamotor korban saat berada di rumah sakit,” ujar Kanit. Sebelum melarikan sepedamotor korban, pelaku yang berpura-pura baik ini bahkan sempat datang ke rumah korban di Jl. Karya Kasih Komplek Palem Indah, Kel. P. Mansyur Kec. M. Johor untuk mengambil kartu BPJS. “Setelah membawa kabur sepedamotor korban, pelaku bersama temannya Bem

menggadaikan sepedamotor korban Rp2 juta di kawasan Jl. Pancing,” jelasnya.Diberitakan sebelumnya, peristiwa tragis dialami seorang IRT bernama Rahmadina, warga Komplek Palem Indah Residen Jl. Karya Kasih Medan Johor.Rabu (15/4) malam, ia dijambret ketika mengendarai sepedamotor Honda Beat BK 2915 AHW di seputaran Underpass Titikuning Jl. AH Nasution Medan. “Malam itu saya antar anak saya ke rumah mertua di Jl. Brigjen Katamso, saat mau pulang ke rumah saya dijambret,” ujarnya.Akibat kejadian ini korban mengalami luka-luka lantaran terseret jatuh dari atas sepedamotornya. Kendati begitu, korban berhasil mempertahankan tas yang dirampas paksa pelaku jambret. Dalam kondisi masih shock dan terluka di pinggir jalan, datang pelaku menawarkan bantuan kepada korban dan kemudian melarikan sepedamotor korban. “Dia yang bawa aku ke rumah sakit. Inilah mungkin modusnya,” terangnya. Di rumah sakit dia mau sebagai penanggungjawab dan dia bilang mau bantu biar pelakunya dapat karena kata dia dari Poldasua.Nahas, tanpa disadari korban, saat di rumah sakit, pria yang mengaku anggota ini mengambil kunci sepeda motor dan STNK serta anting yang ada di tas Dina. (m39)


B3

WASPADA Senin

21 April 2020

YPIM Membuka PPDB Online MEDAN (Waspada): Yayasan Pendidikan Islam Miftahussalam ( YPIM) Medan membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2020/2021. YPIM Medan memfasilitasi kegiatan ini dengan mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan mencegah berkumpulnya siswa dan orangtua secara fisik di sekolah yaitu dengan memfasilitasi pendaftaran yang dapat dilakukan secara online. Tahapan yang diperlukan cukup mudah yaitu hanya dengan melakukan pengisian formulir online melalui google form. Calon orangtua siswa cukup men-scan barcode yang telah dipublikasi di berbagai media sosial untuk kemudian terkoneksi dengan formulir online dan tinggal melakukan pengisian data data siswa. Prosedur administrasi selanjutnya adalah transfer biaya pendaftaran melalui rekening Bank yang ditunjuk dan mengupload bukti transfer. Ketua Divisi I Bidang Pendidikan, Prof Dr H Nasruddin Noer M.Eng Sc mengatakan bahwa fasilitas ini untuk menjawab beragam pertanyaan dan kekhawatiran orangtua siswa yang ingin mendaftarkan anaknya ke Yayasan Pendidikan Islam Miftahussalam Medan, tapi khawatir untuk hadir ke lokasi sekolah. “Semaksimal mungkin kami memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik untuk mem-

bantu orangtua. Selain itu secara bergilir ada petugas yang menunggu di KomplekYPIM untuk menerima pendaftaran secara offline guna memfasilitasi orangtua atau wali siswa yang kesulitan dalam mengakses prosedur pendaftaran secara online dengan sebelumnya terlebih dahulu melakukan komunikasi dengan Person In Charge (PIC) yang terlampir di informasi media sosial. Semoga berbagai langkah dan upaya yang kami sediakan cukup melancarkan aktifitas PPDB di tengah Covid-19 ini,” katanya. Alpadri Tanjung SPd selaku Ketua Panitia PPDBYPIM TP. 2020/2021 menyampaikan bahwa menjadi suatu tantangan tersendiri baginya dalam menghadapi fenomena pendaftaran siswa kali ini. “Tapi Insyallah dengan kehadiran SDM yang kualified dan kami yang saling bersinergi, program tahunan ini dapat berjalan dengan lancar dan efektif. Kepercayaan orangtua siswa dan masyarakat terhadap YPIM Insy Allah menjadi dukungan yang sangat berarti sehingga walau promosi offline terminimalisir pelaksanaannya, eksistensi publikasi di media online dan rekomendasi dari orangtua secara berantai berjalan maksimal,” katanya. “Usaha maksimal sudah menjadi tekad kami selaku panitia. Dan kepada Badan Pengurus Harian YPIM kami ucapkan terimakasih atas dukungan dan fasilitas penuh yang diberikan,” tutup Alpadri. (m31)

Waspada/Ist

Salah satu poster Pemilu OSIS SMP Harapan 1 yang menampilkan para calon ketua dan wakil ketua bersama kepala sekolah yang terlihat di layar monitor untuk mengajak para siswa menggunakan hak pilihnya pada Pemilih OSIS periode 2020-2021

Wabah Covid-19

SMP Harapan 1 Gelar Pemilu OSIS Secara Online MEDAN (Waspada): Guru yang kreatif dan inofatif apa lagi menguasai teknologi selalu punya cara agar proses belajar mengajar di sekolah tetap berjalan, seperti halnya yang dilaksanakan para guru dan siswa SMP Harapan 1 Medan. Meski libur sekolah akibat wabah virus Corona (Covid-19) tidak menghalangi proses belajar mengajar di sekolah itu, belajar dengan sistim on line dari rumah atau daring ternyata mampu mengurangi ketertinggalan pembelajaran akibat libur sekolah. Tak hanya proses pembelajaran yang dilaksanakan secara online dari rumah (daring) berbagai kegiatan sekolahpun dilaksanakansecaraonlineseperti lombadisainposterpe-nanganan Covid-19dankegia-tanpemilihan ketua dan wakil ketua OSIS periode 2020-2021 SMP Harapan 1 yang dilaksanakan sistim evoting, Senin (20/4). Indra Sakti Syah Lubis, S.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Harapan 1 mengatakan, seluruh rangkaian

kegiatan pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS periode 20202021 mulai dari pendaftaran calon, penyampaian visi dan misi serta pelaksanaan kampanye hingga pemungutan suara semua dilaksanakan secara online. Indra menjelaskan proses pemilihan diikuti sebanyak 448 siswa dan guru yang dilaksanakan dari rumah masing-masing dengan menggunakan webside smpharapan1.sch,id. dimana setiap siswa diberikan user name dan pasword agar dapat mengakses dan menggunakan hak suaranya melalui webside tersebut. Pemilihan OSIS itu sendiri diikuti dua pasangan calon yaitu calon nomor urut 1 Ketua M. Amirul Akbar Djoeli dan Wakil Ketua Nazwa Alika S. sedangkan calon nomor urut 2 Ketua Alwan Hafizh Siregar dan Wakil Ketua Alysa Dwi Apsari. Kedua pasangan sama-sama memiliki visi dan misi menjadikan OSIS sebagai wadah untuk bertukar pikiran dan menjalin kerja sama bagi orang tua dan siswa yang cerdas, kreatif, inofatif serta berdisipllin dalam menerapkan peraturan sekolah baik itu tentang cara berpakaian hingga bagaimana mewujudkan sekolah yang bersih, dan religius serta unggulan di setiap aspek pendidikan.

Waspada/ist

Hasil akhir dari pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS terlihat secara langsung yang menunjukkan pasangan nomor urut 2 berhasil meraih suara terbanyak dengan peroleh suara 209 suara. Dari proses pemilihan yang dilaksanakan mulai pukul 08:00 hingga pukul 12:00 tersebut dari 448 jumlah pemilih, sebanyak 399 pemilih menggunakan hak pilihnya dengan hasil perolehan suara pasangan nomor urut 1 meraih 190 suara dan pasangan nomor urut 2 meraih 209 suara. “Demikian pasangan nomor urut 2 Ketua Alwan Hafizh Siregar dan Wakil Ketua Alysa Dwi Apsari terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Harapan 1 periode tahun 20202021,” Indra. Kepala SMP Harapan 1 Sa-

bilal Lubis, M.Pd mengatakan, meski libur sekolah akibat wabah covid-19 dan belajar dengan sistim daring dari rumah, namun pihaknya tetap berusaha memberikan yang terbaik kepada siswa dan orangtua siswa dengan cara tetap memikir dan melaksanakan berbagai kegiatan dengan sistim online. “Setiap guru dengan menggunakan berbagai aplikasi seperti Google Classroom, Whatsapp Group, Zoom Meeting dan sebagainya dalam melaksanakan proses belajar mengajar seperti memberikan latihan-lati-

han, mengerjakan soal-soal dan ujian, serta menggelar berbagai kegiatan seperti berbagai lomba yang digelar secara online, sehingga meski libur namun kita tetap aktif menggelar berbagai,” ujarnya. Salah satunya kegiatan pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS yang seharusnya dilaksanakan pada bulan Maret lalu namun terkendala wabah Covid-19 ini maka proses pemilihan OSIS sampai bulan April ini dengan pelaksanan secara online (e-voting) dimana dengan keunggulan SDM dan fasilitas yang dimiliki SMP Harapan 1 maka kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Sabilal menjelasan salah satu keungulan pemilihan secara evoting ini adalah siswa dapat melihat secara hasil hasil dari pemilihan tersebut. Pihaknya berharap ini bisa menjadi salah satu pengelaman baru bagi para siswa maupun pengurus OSIS terpilih dalam berdemokrasi, semoga dapat melanjutkan program-program yang telah ada serta dapat menjalin kerja sama yang baik dengan guru-guru terutama wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dalam menjalankan tugas-tugas sebagai pengurus OSIS periode 2020-2021. Erzilmarkos

Waspada/Ist

PARA kepala sekolah dan guru di Yayasan Pendidikan Islam Miftahussalam siap membina peserta didik menjadi siswa berprestasi dan berakhlak.

PSB DIM Tetap Sesuai Protokol Kesehatan MEDAN (Waspada): Di tengah wabah virus Corona (Covid-19) Yayasan Pendidikan Islam Haji Masri (YPIHM) Darul Ilmi Murni (DIM) membuka pendaftaran Penerimaan Siswa Baru (PSB) untuk Tahun Pembelajaran 2020-2021 sejak beberapa waktu lalu. Rencananya sekolah yang terletak di Jalan Karya Jaya Ujung itu akan membuka pendaftaran hingga Juli 2020. Ketua Umum DIM Dr H Dedi Masri, Lc mengatakan, sistim pendidikan DIM bertujuan untuk mewujudkan insan cerdas berkualitas yang beriman, bertaqwa, berbudi luhur, berilmu, serta menguasai teknologi dan seni, berwawasan masa depan dan global, yang berbasiskan nilai-nilai luhur dan berbudaya lokal yang mandiri. “Kurikulim yang kita pakai hampir sama dengan sekolah lainnya. Hanya saja DIM lebih melengkapi dengan menambahkan pelajaran yang mengarah pada ajaran Islam,”ungkap Dedi. Dedi juga mengatakan agar siswa tidak bosan dan jenuh untuk belajar, DIM juga mempunyai program ektrakulikuler dan program reguler yang meliputi out bound, mewarnai, melukis, pidato Bahasa Arab dan Inggris, silat, karate, Arabic Club, English Club,

Tahfidz Club, Futsal Club, Kunjungan belajar, Jarimatika, tari, renang, bimbel khusus, marching band. “Saat ini DIM merupakan salah satu sekolah favorit yang menjadi pilihan bagi orangtua siswa mendidik anak-anaknya, hal ini terlihat dari meningkat jumlah siswa dari tahun ke tahun,” ungkapnya. Menurutnya hingga saat ini sejumlah orangtua siswa mulai mendaftarkan anak-anaknya mulai dari unit PG-TK, SD, SMP dan SMA untuk tahun pelajaran 2020-2021 dengan sistim tatap muka namun tetap menjaga jarak. “Jumlah yang mendaftar setiap harinya dibatasi dan secara bergantian memasuki ruang pendaftaran guna menghindari terjadinya penumpukan, selain itu didepan ruang pendaftaran juga disediakan air beserta perlengkapan cuci agar para orangtua siswa yang akan mendaftarkan anak-anak mencuci tangan sebelum masuk ruang pendaftaran, hal ini sesuai dengan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya. Pihaknya mengimbau kepada orangtua siswa yang akan mendaftarakan anak-anak ke Darul Ilmi Murni untuk dapat mendaftarkan anak-anak mulai saat ini agar tidak terjadi penumpukan di saat akhir-akhir pendaftaran nantinya. Erzilmarkos

Amalkan Dasa Darma,

Tim Relawan Pramuka SMAMSA Peduli Covid-19 MEDAN (Waspada): Sebagai upaya melakukan pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) di wilayah Kecamatan Medan Area, relawan Pramuka SMA Muammadiyah 1 Medan bekerja sama dengan para alumni Pramuka (Purna Ambalan) SMA Muhammadiyah 1 Medan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di empat kelurahan di wilayah Kecamatan Medan Area . Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari sejak Kamis-Sabtu (16-17/4) tim relawan Pramuka SMA Muhammadiyah 1 Medan di bawah pimpinan pembina Pramuka Meydi Aryanto melakukan penyemprotan di sekitar Kelurahan Kotamatsum I, II, III, dan IV. Meydi Aryanto mengatakan, kegiatan ini murni atas inisiatif dirinya bersama para anggota Pramuka SMA Muhammadiyah 1 Medan untuk melakukan penyemprotan di sekitar wilayah Komatamatsum. “Mengingat semakin meluasnya wabah Covid-19 ini maka dirinya mengajak seluruh anggota Pramuka di bawah binaannya mengamalkan dasa darma dengan bersama-sama membantu pemerintah berjuang mencegah penyebaran Covid-19 ini,” ujarnya Meydi mengatakan, sebelumnya dirinya telah meminta izin kepala sekolah SMA Muhammadiyah 1 Medan. “Kepala

Waspada/Ist

SISWA DIM mengikuti kegiatan lomba mewarnai sebagai salah satu kegiatan ekskul yang dilaksakan sekolah itu setiap tahunnya.

38 Siswa MAN 3 Aceh Besar Lulus SNMPTN Dan SPAN-PTKIN 2020 Waspada/Ist

Tim relawan pramuka SMA Muhammadiyah 1 Medan, sebelum melaksanakan penyemprotan di beberapa kelurahan di sekitar Kotamatsum. sekolah memberikan izinkan dengan syarat harus ada izin dari dari orangtua dan kegiatan dilakukan sesuai prosedur dengan tetap menjaga keamanan diri para anggota relawan,” ujarnya. Dalam kegiatan itu pihaknya juga mendatangi pihak kelurahan Kotamatsum 2 dan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) kota Medan untuk meminjam sejumlah peratan penyemprotan termasuk cairan disinfektan. "Sebelumnya kami telah melakukan koordinasi dengan pihak BPBD kota Medan dan pihak Kelurahan Komat 2 untuk melakukan penyemprotan di wilayah tersebut," tandasnya. Selain melakukan penyem-

protan pihaknya juga mengajak masyarakat untuk tetap berada di rumah, menjaga kebersihan dengan cara rajin mencuci tangan pakai sabun dan jangan Mudik. Sementara itu Kepala SMA Muhammadiyah 1 Medan Abdullah Ihsan, S.Pd mengatakan, di tengah wabah Covid-19 yang mengancam dan jumlah korban yang terus meningkat signifikan, dimana para guru dan para pelajar lainnya diru-mahkan. Mereka para pramuka berusaha untuk memberikan baktinya dengan melakukan kegiatan penyemprotan rumah warga dan rumah ibadah di seputaran Kecamatan Medan Area yang juga berstatus zona merah.

“Pihaknya menyampaikan apresiasi yang luar biasa untuk bakti nyata mereka para pramuka SMA Muhammadiyah 1 Medan yang secara tidak langsung berusaha menyelamatkan warga dari ancaman Covid-19 ini, jiwa kepramukaan mereka terpanggil untuk tidak bisa tinggal diam melihat wabah yang terus mengancam warga. “ ujarnya. Senada dengan ituWakil Kepala Sekolah Bidang kesiswaan Muhardi Kahar mengatakan, Pramuka SMA Muhammadiyah 1 Medan selalu melahirkan kreatifitas dan ide-ide yang luar biasa dalam keadaan bagaimanapun. “Terus terang kita tidak menginstruksikan mereka untuk

melakukan kegiatan penyemprotan ini, namun mereka punya ide sendiri bahkan mereka menyumbangkan dalam bentuk materi.” ujarnya. Tentunya pihak sekolah mendukung dan juga memberikan bantuan akomodasi untuk kelancaran tugas mereka. Dia berharap dengan kegiatan ini, dapat menggugah masyarakat untuk memiliki kesadaran dan dapat mengikuti anjuran pemerintah terkait pencegahan dan memutus rantai penyebaran Covid-19.bu “Semoga dengan kegiatan ini, masyarakat bisa lebih sadar dan waspada terhadap virus yang mematikan tersebut,” ungkapnya. Erzilmarkos

BANDAACEH(Waspada): Sedikitnya 38 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Aceh Besar (MAN Indrapuri Aceh Besar) dinyatakan lulus dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) dan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPANPTAIN) tahun 2020. Jumlah tersebut merupakan jumlah terbanyak di antara semua madrasah yang ada dalam Kabupaten Aceh Besar, baik itu negeri maupun swasta. Untuk jalur SNMPTN, sebanyak delapan siswa lulus di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan tiga siswa di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh. Adapun melalui jalur SPAN-PTKIN, sebanyak 15 siswa lulus di di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh dan tujuh siswa di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Malikussaleh, Lhokseumawe. Sedangkan di UINSU Medan, STAIN Teungku Dirundeng, Meulaboh dan IAIN Zawiyah Cot Kala, Langsa masing-masing meluluskan satu siswa. Kepala MAN 3 Aceh Besar, Sanusi M, S.Pd, (foto) kepada Waspada, Kamis (16/4). mengatakan secara keseluruhan capaian tahun ini sangat meningkat dibanding tahun

2019, yakni dari lima orang pada tahun lalu menjadi 38 orang pada tahun ini. Menurutnya prestasi yang di raih ini merupakan hasil dari kerja keras para Dewan Guru MAN 3 Aceh Besar yang selama ini telah mendidik dan membina para siswa dengan sangat baik dan penuh dedikasi. “Untuk prestasi tahun ini, atas nama pribadi dan pimpinan saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh civitas MAN 3 Aceh Besar, mulai dari para Wakil Kepala Madrasah, TU, dewan guru, komite sekolah dan juga orang tua siswa atas kerjasamanya. Saya berharap kedepannya guru terus bekerja keras dan komite beserta orang tua terus mendukung serta bekerja sama untuk kemajuan MAN kita ini,” ujar Sanusi. Dikatakan, prestasi yang ditorehkan siswa MAN 3 Aceh Besar pada tahun ini patut disyukuri. Dan dengan kondisi seperti sekarang pun, dalam rangka meningkatkan mutu siswa ke depan, MAN Indrapuri atau MAN 3 Aceh Besar terus melakukan pembelajaran secara jarak jauh (distance learning), baik melaluiWAG, Google Class Room, atau Zoom. “Tahun 2021 nanti harus jauh lebih meningkat. Untuk itu perlu kerja keras dari semua pihak terutama guru,” tutur Sanusi. (b02/C)


Aceh

B4

WASPADA Selasa 21 April 2020

Tujuh Polisi Terima Penghargaan Ungkap Jaringan Narkoba Internasional IDI (Waspada): Kepala Satuan (Kasat) Reserse Narkoba Polres Aceh Timur Iptu Yasir Arafat Riza Habibi, SH, bersama enam anggotanya dianugerahi penghargaan atas keberhasilanya mengungkap kasus narkoba jaringan internasional di pesisir Kecamatan Julok, Jumat (17/4) lalu. Penyerahan penghargaan dirangkai upacara resmi yang dipimpin Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro di halaman Mapol-res Aceh Timur, Senin (20/4). Pemberian penghargaan itu sesuai Keputusan Kapolres Aceh Timur: Kep/8/IV/2020 tentang pemberian penghargaan tertanggal 17 April 2020. Ketujuh polisi yang menerima penghargaan yakni Iptu Yasir Arafat Riza Habibi (Kasat Resnarkoba). Kemudian Bripka Syahrul Ihsan (Kanit Idik II Satresnarkoba), Brigadir Maskur (Brigadir Satresnarkoba), Brigadir Ade Surya Putra (Brigadir Satresnarkoba), Brigadir Kiki Indrawan (Brigadir Satresnarkoba), Briptu Sulistyo Try Satrio (Brigadir Satresnarkoba), Bripda Wendi Pranata (Brigadir Satresnarkoba). Kapolres AKBP Eko Widiantoro, S.Ik, MH, dalam amanatnya mengapresiasi kinerja Satresnarkoba atas kerja kerasnya memberantas dan membasmi peredaran narkoba di wilayah Waspada/M. Ishak/B

TUJUH personel Satresnarkoba Polres Aceh Timur yang menerima penghargaan atas pengungkapan kasus narkoba kelas kakap di Mapolres Aceh Timur, Senin (20/4).

Ketua Fraksi Gerakan Keadilan DPRK Aceh Utara, Anwar Risyen:

Pusat Jangan Pangkas Dana Otsus Aceh ACEH UTARA (Waspada): Ketua Fraksi Gerakan Keadilan yang juga Ketua Badan Kehormatan DPRK Aceh Utara, H. Anwar Risyen (foto) mengatakan, kalau pihaknya meminta kepada Pemerintah Pusat untuk tidak memangkas dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh. Pasalnya, kondisi pembangunan Aceh hingga kini masih jauh tertinggal dengan daerah lainnya di Indonesia. “Pembangunan Aceh ma-

sih sangat jauh tertinggal dibandingkan dengan pembangunan di berbagai provinsi lainnya di Indonesia. Meskipun Aceh telah menerima dana Otsus sejak 2008. Aceh masih membutuhkan dana Otsus dengan jumlah maksimal tanpa adanya pemotongan sedikit pun demi untuk kesejahteraan masyarakat Aceh ke depan,” sebut Ketua BKD DPRK Aceh Utara itu, kepada Waspada Senin (20/4). Politisi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu juga menyebutkan, alasan itulah pihaknya meminta Pemerintah Pusat untuk mempertimbangkan dengan penuh kebijaksanaan sebelum melakukan pemotongan dana Otsus untuk Aceh. Apalagi, Aceh daerah yang memiliki kekhususannya tersendiri.

“Melalui mediaWaspada ini saya ingin menyampaikan pesan kepada Pemerintah Pusat bahwa Aceh merupakan daerah modal dan model. Aceh daerah yang memiliki kekhususan. Aceh masih sangat butuh dengan dana Otsus yang diserahkan setiap tahun dengan jumlah penuh sesuai kesepakatan. Jangan lupa, Aceh satu-satu provinsi yang paling berjasa untuk Indonesia. Jangan lupakan itu,” tegas H Anwar Risyen. Sesuai data yang dimiliki pihaknya, sejak 2008 hingga 2019, Provinsi Aceh telah menerima suntikan dana Otsus Rp73.360 triliun. Dan sesuai perjanjian, dana Otsus untuk Aceh baru berakhir pada 2027. Sebelum 2027, Pemerintah Pusat, tidak boleh mengurasi jatah dana Otsus untuk Aceh, apalagi meng-

hapus dana Otsus tersebut. Persoalan yang terjadi di Aceh itu komplit; jumlah penduduk miskin masih cukup banyak, sarana dan prasarana yang perlu dibangun masih cukup banyak. “Kita akui jumlah dana Otsus yang dikucurkan untuk Aceh memang cukup besar tetapi masalah di Aceh pun cukup banyak. Jangan lupa, Aceh daerah bekas konflik yang tentunya banyak hal yang perlu dibenahi setelah konflik reda. Maka dari itu, sebelum memotong, Pemerintah Pusat perlu mereplay kembali sejarah Aceh sebelum pemotongan dilakukan,” pintanya. H. Anwar Risyen pada kesempatan itu juga mengingatkan Pemerintah Aceh lebih bijaksana dalam pemanfaatan

dana Otsus karena dana Otsus diberikan oleh Pemerintah Pusat agar Aceh dapat berbenah dari sisi pembangunan yang lebih baik. “Jika tidak dimanfaatkan dengan baik, dipastikan Aceh ke depan, bagikan tikus mati dalam lumbung padi. Perlu diingat dan perlu dicamkan, dana Otsus untuk Aceh akan berakhir 2027. Artinya masih tersisa waktu 7 tahun ke depan. Kalau waktu 7 tahun ini tidak dimanfaatkan dengan baik akan semakin kepayahan dalam melaksanakan pembangunan. Dengan adanya dana Otsus Aceh masih morat marit, apalagi tanpa dana Otsus. Maka sudah harus kita pikirkan bersama, bagaimana Aceh setelah dana Otsus berakhir pada 2027,” ingatnya. (b18)

itu. “Penghargaan ini kita berikan tak lepas dari kerja keras tim lapangan yang telah mengungkap kasus narkoba yang diduga jaringan internasional,” ujarnya. Diharapkan, pemberian penghargaan itu menjadi motivasi bagi anggotanya di lingkungan instansi yang dipimpinnya. “Penghargaan ini bukan suatu yang berlebihan, tapi diberikan untuk personel yang memiliki jiwa disiplin yang tinggi, berprestasi dan berkinerja baik da-lam pengungkapan sebuah kasus,” sebut Eko. Personel yang lain, kapolres meminta terus meningkatkan kinerjanya sesuai tugas dan fungsinya melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat. “Jika bersungguh-sungguh dan ikhlas, maka kami yakin akan berhasil dan sukses,” demikian Eko didepan peserta upacara dan pejabat polres lainnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Satresnarkoba Polres Aceh Timur berhasil mengungkap jaringan narkoba Internasional di Desa Naleung, Kec. Julok, Aceh Timur, Jumat (17/4) dinihari. Selain menangkap lima tersangka, hamba hukum juga berhasil mengaman-kan 45 kilogram sabu dalam dua goni di dua lokasi yang berbeda di desa yang sama. (b24/B)

Di Pidie Jaya, Satu PDP Dirawat Di RSUDZA PIDIE JAYA (Waspada): Data terkini Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kab. Pidie Jaya sebanyak satu orang, sedangkan Orang Dalam Pemantauan (PDP) sebanyak dua orang. Juru Bicara Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Pidie Jaya, Eddy Azwar mengatakan, semua Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Pidie Jaya ada tiga orang, yang masih dirawat di RSZA hanya satu orang. “Dua orang sudah dipulangkan dan negatif, satu lagi masih perawatan di RSUDZA Banda Aceh,” kata Eddy ketika dihubungi Waspada, Senin (20/4). Pasien Dalam Pemantauan (PDP) tersebut mengalami sesak napas. Namun yang bersangkutan tidak memiliki riwayat berpergian ke daerah terinfeksi corona, dia juga tidak pernah kontak fisik dengan pasien positif COVID-19. “Pasien memiliki riwayat penyakit bronkitis

yang menyerang bagian pernapasan sehingga mengakibatkan sesak,” jelas Eddy. Karena sekarang sedang wabah COVID19, dia dimasukkan ke dalam PDP sebagai bentuk kewaspadaan Tim Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Kab. Pidie Jaya menangani masyarakat yang gejalanya mengarah ke COVID19. Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kab. Pidie Jaya sebanyak 33 orang, sebagaian besar (31 orang) sudah selesai masa pemantauan. Sisanya dua orang sedang dilakukan pemantauan dan melakukan karantina mandiri. “Tinggal dua orang lagi yang masih menjalani masa karantina, dan ODP pada umumnya mereka yang baru pulang dari daerah dampak wabah virus COVID-19,” ungkap Eddy.(cfg/B)

Penerima BLT Di Abdya Mesti Tepat Sasaran Waspada/Muji Burrahman/B

PT Socfindo Perkebunan Seunagan Salurkan Bantuan Sembako melalui Kadis Sosial Kabupaten Nagan Raya di Suka Makmue, Senin (20/4).

Salurkan Bantuan Sembako NAGAN RAYA (Waspada): PT Socfindo perkebunan Seunagan menyalurkan Bantuan Sembako kepada masyarakat melalui Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Senin (20/4). Pimpinan PT Socfindo Perkebunan Seunagan,Wandi Cahyadi, SP menjelaskan, kegiatan itu berkat uluran tangan karyawan dan PT Socfindo Seunagan dengan tema “Berbagi Sesama”. “Sebelumnya telah menyerahkan beras 2 ton lebih dan fasilitas cuci tangan, pembagian masker di beberapa tempat saling bahu membahu membantu masyarakat yang terdampak COVID-19 berupa 75 sebagian sudah kita antar ke kantor camat Kuala,” kata Wandi Cahyadi. Penyaluran sembako yang diserahkan itu akan dikoordinir oleh Dinas Sosial Nagan Raya. Perpaketnya 1 zak beras, 1 papan telur ayam, minyak goreng dan gula pasir masing masing sebanyak 2 kg. “Kita berharap semoga musibah ini cepat berlalu dan kegiatan ekonomi berjalan normal kembali,” harap Wandi. Penyerahan sembako itu diterima langsung Kadis Sosial Nagan Raya, Bustami, S.Pd dan sekretaris Darwis, S.Pd., MM. Pihaknya juga akan membagikan sejumlah 63 zak beras di Desa Kubang Gajah dan Kuala Trang.(cb07/B)

Berangkat Garuda Indonesia Banda Aceh (BTJ) 17:50 Banda Aceh (BTJ) 07:00 Banda Aceh (BTJ) 15:40 Banda Aceh (BTJ) 17:50 Medan (KNO) 20:35 Jakarta (CGK) 12:00 Jakarta (CGK) 17:45 Medan (KNO) 16:10 Lhokseumawe (LSW) 17:00 Medan(KNO) 15:40 Note: Minggu – Senin - Rabu dan Jumat Sabang (SBG) 10:40 Medan (KNO) 08:50 Note: Rabu – Jumat dan Minggu Lion Airways: Banda Aceh (BTJ) Banda Aceh (BTJ) Banda Aceh (BTJ) Banda Aceh (BTJ) Jakarta (CGK) Jakarta (CGK) Medan (KNO) Medan (KNO)

06:00 16:35 06:00 16:35 11:50 17:25 14:50 20:35

Wings/Lion: Lhokseumawe (LSW ) Medan (KNO) 10:20 Note: Selasa – Kamis- Sabtu Nagan Raya (MEQ) 12:00 Medan (KNO) 10:45 Note:setia hari

Tiba Medan (KNO) 18:55 Jakarta (CGK)direct 09:55 Jakarta (CGK)direct 18:35 Medan (KNO) 18:55 Jakarta (CGK) 23:00 Banda Aceh (BTJ)direct 14:50 Banda Aceh (BTJ)direct 20:35 Banda Aceh (BTJ) 17:10 Medan (KNO) 18.10 Lhokseumawe (LSW) 16:30 Medan (KNO) Sabang (SBG)

12.10 10:10

Medan (KNO) Medan (KNO) Jakarta (CGK) Jakarta (CGK) Banda Aceh (BTJ) Banda Aceh (BTJ) Banda Aceh (BTJ) Banda Aceh (BTJ)

07:05 17:40 10:15 21:35 15:55 21:30 15:55 21:30

11:35 Medan (KNO) Lhokseumawe (LSW)

12:25 11:10

Medan (KNO) Nagan Raya (MEQ)

12:55 11:35

BLANGPIDIE (Waspada): Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim SH meminta para kepala desa (Kades) di daerah setempat agar selektif dan tepat sasaran dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), sebagaimana diatur dalam edaran Menteri Desa (Mendes), yakni senilai Rp600 ribu perbulan, selama tiga bulan terhitung sejak April 2020. Dalam jamuan dengan wartawan di pendopo bupati, kawasan Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Senin (20/4), Bupati Akmal menegaskan kepada para Kades agar tidak menyalurkan BLT tumpang tindih, yang akan dikhawatirkan bermuara pada

masalah hukum. Menurutnya, dana yang digunakan untuk COVID-19 sebesar 30 persen dari dana desa (DD) itu, mesti diberikan kepada warga atau Kepala Keluarga (KK) yang tidak termasuk dalam kategori Pegawai Negeri Sipil (PNS), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). “Di luar dari tiga kategori tersebut, silahkan diberikan dana BLT itu, sesuai petunjuk yang diatur dalam edaran Mendes. Yang terpenting tidak tumpang tindih. Sebab kita menggunakan uang negara, jangan sampai diselewengkan,” tegas Bupati Akmal. Dengan besaran angka 30 persen untuk BLT, pihak desa

tidak perlu khawatir lagi. Bisa dipastikan dana BLT itu, akan mampu memenuhi setiap KK yang tidak masuk ke kategori tersebut. “Sekarang sedang dalam situasi darurat, makanya jangan heran kalau aturan itu bisa saja berubah-ubah, terutama dalam penggunaan dana untuk penanganan COVID-19,” ungkapnya. Bupati Akmal juga meminta para Kades, tidak terlalu kaku menanggapi persoalan BLT ini. Bupati Akmal mengaku, siap membela mati-matian jika ada yang protes Kades. Dengan catatan, para Kades mesti menjalankan amanah sesuai prosedur.(cza)

Rabiatun Adawiyah

Tinggalkan Keluarga Demi Jadi Relawan COVID-19 SINGKIL (Waspada): Seorang relawan COVID-19 yang saat ini sedang berjuang membantu Pemerintah RI, dalam penanganan pasien yang terpapar Virus Corona merupakan putri asal Aceh Singkil. Rabiatun Adawiyah, 29, (foto) kelahiran Ranto Gedang, 13 Desember 1990. Ia rela meninggalkan keluarganya terjun sebagai relawan menangani pasien Corona di Wisma Atlit Kemayoran Jakarta Pusat. “Atas perjuangannya yang rela mengorbankan keluarga dan nyawanya, sudah selayaknyaWali Kota Subulussalam maupun Bupati Aceh Singkil memberikan apresiasi pejuang kesehatan tersebut sebagai aparatur sipil negara (ASN),” kata Sekretaris Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Aceh Singkil, Mustafa Naibaho kepada Waspada, Minggu (19/4) di Singkil. Sudah layak dan pantas pemerintah memberikan apresiasi atas perjuangan Rabiatun yang berjuang sebagai benteng terakhir dalam mencegah dan menangani COVID-19. “Bupati Aceh Singkil maupun Wali Kota Subulussalam seyogyanya mengusulkan ke presiden pengangkatan Rabiatun menjadi PNS,” ucap Mustafa. Disebutkannya Rabiatun

merupakan putri yang lahir dari Bumi Syekh Abdurrauf Asingkili. Ia rela mempertaruhkan nyawanya dengan ikhlas menangani pasien yang terpapar virus Corona membantu pemerintah. Mereka adalah pahlawan tenaga kesehatan yang sudah membuktikan kontribusi dan dedikasi nya di dalam dunia kesehatan. Mereka bekerja tanpa pamrih yang rela berpisah dengan keluarganya. “Mereka dengan kawan-kawannya adalah pahlawan kesehatan bagi kami. Kami sangat bangga dengan perjuangannya,” ucap Mustafa. Sebelumnya Rabiatun bekerja sebagai tenaga kesehatan

di bagian laboratorium RSUD Subulussalam sejak lima tahun silam. Rabiatun lulusan Universitas Sari Mutiara Medan Sumut. Foto-foto Rabiatun yang memakai alat pelindung diri (APD) lengkap, sebelumnya sempat viral di media sosial. Rabiatun juga sempat menuliskan pesan melalui selembar karton menyampaikan salam kerinduannya dengan Singkil dan keluarga besarnya di Desa Ranto Gedang. “Salam rindu untuk Kec. Singkil, terkhusus keluarga besar di Ranto Gedang, (RTGD) tetap jaga kesehatan dan mohon doanya untukku si Cecek... Umak. By Atun Cecek di Wisma Atlit,” tulis Rabiatun.(cah/C)

Waspada/dede/B

KETUA Koperasi KSU Sinar Jaya Birem Bayeun, Muhammad S saat menunjukan bukti fotocopy sertifikat kepemilikan lahan yang telah diserobot Koperasi Produsen Sinar Maju, Senin (20/4).

Serobot Lahan APL Sinar Jaya

Koperasi PSM Diduga Jual Beli Lahan Negara LANGSA (Waspada): Koperasi Produsen Sinar Maju (PSM) diduga melakukan jual beli di lahan milik negara seluas 450 hektare yang telah bersertifikat hak milik di lahan Areal Penggunaan Lainnya (APL) milik warga di Koperasi Sinar Jaya di lahan APL Gampong Blang Tualang, Birem Bayeun. Ketua Koperasi KSU Sinar Jaya Birem Bayeun, Muhammad S, Senin (20/4) menyatakan, areal yang diklaim Koperasi Produsen Sinar Maju dengan akte jual beli (AJB) seluas 450 hektare milik negara telah bersertifikat Badan Pertanahan Nasional (BPN) sejumlah 878 sampul dengan luas 2.700 hektare di lahan APL Gampong Blang Tualang, Birem Bayeun dan sisanya masih menyusul. Areal warga ini, sebutnya, hak milik dari mantan kombatan (eks GAM), janda dan anakanak yatim dari mantan kombatan, sesuai yang tercantum dalam Momerandum of Understanding (MoU) Helsinki. “Rencananya areal itu akan ditanami Kopi Robusta sesuai ketetapan Kementerian ATR/BPN Aceh Timur sebagai Gampong Reforma Agraria Kebun Kopi Unggulan Robusta yang nantinya menjadi andalan Aceh Timur,” sebutnya. Belakangan, areal pihaknya diklaim telah dimiliki oleh Koperasi Sinar Maju yang katanya memiliki alas hak AJB dari PPAT seluas 450 hektare. “Inikan tumpang tindih, masak di titik koordinat yang merupakan areal kami telah terbit AJB dari PPAT, sementara masing-masing dari kami telah memiliki sertifikat tanah resmi dari BPN,” tegaskan. “Inikan akal-akalan, bagaimana bisa keluar surat SKT dari geuchik terkait lahan yang telah disertifikasi tersebut dan kemudian lahir AJB dari PPAT. Ada permainan apa sebenarnya, kok bisa lahir surat di atas titik areal yang sudah sah,” ungkapnya. Sementara sebelumnya Ketua Koperasi Produsen Sinar Maju, Muhammad Amrizal mengaku, aktivitas yang dilakukannya di atas lahan seluas 450 hektare ini telah memiliki izin pengelolaan dari dinas terkait. “Kalau masalah izin kita sudah lengkap dan kita mengerjakan areal sesuai alas hukum, jadi kami tidak ada mengklaim lahan milik warga. Surat yang kami miliki, mulai Izin garap, surat sporadik, sampai PPAT,” ungkapnya. Kemudian, kepemilikan lahan ini sudah mendapatkan surat berupa akte jual beli dari PPAT di Aceh Timur yang merupakan kepemilikan dari beberapa sago, GAM wilayah sampai Manyak Payed, anak-anak yatim, inong janda, TNI dan Polri. Terkait permasalahan izin, Kepala KPH III Wilayah Aceh, Amri Samadi yang ditemui wartawan menyatakan, pihaknya menerima permo-

honan izin Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) dari areal APL seluas 450 hektare dari Koperasi Produsen Sinar Maju yang saat itu dapat menunjukan alas titel hak berupa AJB sebagai syarat seluas 450 hektare. “Setelah kita verifikasi benar di lahan 450 ha ada alas titel berupa AJB, maka kita lakukan proses survei di areal tersebut. Lalu, setelah berjalan lebih kurang 3 hari terjadi penghadangan oleh teman-teman dari Koperasi Sinar Jaya,” paparnya. Jadi, kata dia, karena ada persoalan konflik terkait keabsahan dari lahan itu, pihaknya memutuskan menghentikan kegiatan survei pada saat itu, karena bukan urusan KPH mengurusi perkara di luar kawasan hutan. “Sepanjang mereka belum clear and clear, kita belum mau menyelesaikan proses PHAT tersebut. Yang seharusnya 14 hari, baru 3 hari di bulan Januari sudah terhenti karena sudah ada konflik di antara di koperasi ini,” sebutnya. Amri menyarankan kepada pihak Koperasi Sinar Jaya dan Sinar Maju untuk melakukan musyawarah mencari jalan terbaik. Setelah mereka mendapatkan kepastian dan kesepakatan silahkan datang ke KPH untuk kita bantu prosesnya. Sedangkan Kantor Notaris/PPAT, Idahariati, SH. SpN yang dikonfirmasi di Peureulak, Aceh Timur mengaku pihaknya telah menerbitkan 200 ABJ dan tidak mengetahui kalau di lahan Koperasi Produsen Sinar Maju yang diterbitkan tersebut ternyata tersertifikasi oleh BPN. Saat itu, pihak Koperasi Produsen Sinar Maju datang ke notaris untuk dibuatkan AJB dengan melampirkan surat keterangan dari geuchik. “Kemudian saya sempat bertanya terkait surat-surat kepemilikan surat yang dikeluarkan geuchik apa tidak tumpang tindih. Terus geuchik menyatakan tidak tumpang tindih kecuali ada pengurusan kecuali Alur Tui. Kalaupun terjadi permasalahan hari ini diduga ada manipulasi data dari pihak geuchik, karena mereka yang punya lahan dan mengetahui. Sementara notaris tidak mempunyai kewajiban melakukan cross check ke lapangan menerbitkan AJB jika surat keterangan dari geuchik sudah ada,” sebutnya. “Pun begitu, jika ternyata terjadi tumpang tindih yang diterbitkan di lahan yang telah tersertifikasi BPN, maka AJB itu bisa dibatalkan dengan ketentuan pihak pembeli dan penjual datang kembali menghadap saya selaku notaris untuk membuat akte pembatalan jual beli. Saya sebagai notaris tidak bisa membatalkan secara sepihak AJB tersebut, jika memang ada pihak yang merasa dirugikan bisa ke pengadilan negeri karena ini masalah perdata,” tandasnya.(m43/C)


Aceh

WASPADA Selasa

21 April 2020

B5 Aceh Timur Belum Bisa Ambil Sampel Swab Pasien Corona IDI (Waspada): Meski dikabarkan punya anggaran melimpah hingga Rp30 miliar lebih untuk penanganan Covid 19, Kabupaten Aceh Timur, rupanya belum punya sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas lengkap untuk mengambil sampel swab pasien yang terindikasi Corona. “Swabset-nya sudah dikirim oleh provinsi dan sudah ada di RS Zubir Mahmud (RSZM) Idi. Tapi, VTM atau virus transfer media nya kita belum punya,” kata dr H Edi Gunawan MARS, juru bicara Covid 19 Aceh Timur yang juga Direktur RSZM Idi, Minggu (19/4). Edi menambahkan, Dinkes Provinsi Aceh berjanji akan membantu jugaVTM untuk RSZM. Namun, tabung untuk menampung sampel cairan dari hidung dan tenggorokan pasien terindikasi Covid-19 itu, baru akan diserahkan bersamaan dengan pelatihan pengambilan Swab untuk petugas RSZM. “Pelatihan ini rencananya akan digelar di Rumah Sakit Zainal Abidin (RSZA) Banda Aceh. Sekarang masih dalam proses persiapan

oleh pihak Dinkes Aceh,” sebut Edi. Masih menurut Edi Gunawan, Pemkab Aceh Timur sendiri sebenarnya juga sudah memesan VTM melalui e-katalog. Sayangnya, barang tersebut belum sampai dikirim oleh distributor. Lebih Akurat Di kalangan medis, tes Swab disebut juga Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction atau RTPCR. Hasil tes ini diklaim lebih akurat dari hasil tes cepat atau RapidTest. Bahkan, seseorang yang sudah dinyatakan positif covid 19 berdasarkan hasil rapidtest, bisa saja terbukti positif lewat tes swab atau RTPCR. Begitupula sebaliknya. Khusus di Aceh, sampel swab pasien terindikasi Corona, kini tidak perlu lagi dikirim ke Jakarta. Aceh sudah punya Laboratorium sendiri, di Aceh Besar. Lab ini diresmikan oleh Plt Gubernur Nova Iriansyah, 16 April 2020. Dan dengan beroperasinya laboratorium ini, hasil uji swab yang sebelumnya baru keluar sepekan setelah sampel dikirim, kini bisa dipersingkat maksimal hanya dalam waktu dua hari.(b19/B)

Laporkan Warga Pulang Dari Daerah Penularan COVID-19 Waspada/Ist

PETUGAS Satlantas Polres Aceh Timur menyelidiki tabrakan maut yang menewaskan sopir mobil Avanza yang terjadi di Jalinsum Banda Aceh - Medan, persisnya di Desa Seuneubok Peusangan, Kec. Peureulak, Aceh Timur, Senin (20/4).

Satu Tewas Satu Kritis Kecelakaan Avanza Vs Truk Fuso PEUREULAK (Waspada): Kecelakaan kembali terjadi di Jalinsum Banda Aceh Medan, antara mobil Toyota Avanza BK 1749 RC kontra truk Fuso BK 9327 DZ persisnya di Desa Seuneubok Peusangan, Kec. Peureulak, Kab. Aceh Timur, Senin (20/4) sekira pukul 03:00. Akibatnya, satu orang tewas dan satu kritis.

Korban meninggal bernama Monika Helena D. Sinaga, 51, ASN asal Jl. P. Kemerdekaan No.246, Kel. Kebun Lada, Kec. Binjai Utara, Kab. Binjai, Sumatera Utara. Korban kritis yakni Tombok Sihahan, 54, asal Jl. P. Kemerdekaan No.246, Kel. Kebun Lada Kec. Binjai Utara, Sumut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengakuan saksi di lokasi kejadian, mobil Avanza yang dikendarai Monika Halena bersama temannya, Tombok Siahan, melaju dengan kecapatan sedang dari arah Binjai (timur) ke Idi

Rumah Terbakar, Dua Sepeda Motor Hangus MADAT (Waspada): Satu rumah berkonstruksi kayu milik Maknawiyah, 40, di Desa Bintah, Kec.Madat, Aceh Timur, ludes terbakar, Senin (20/4), sekira pukul 04:20 dinihari. Tidak ada korban jiwa. Namun, hampir seluruh barang berharga, termasuk dua unit sepedamotor, dua unit mesin boat dan 15 karung gabah, ikut hangus terbakar. Kerugian materil ditaksir Rp70 juta. Sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak Polsek Madat. “Korbantahurumahnyaterbakarsetelahdibangunkantetangga. Warga sekitar juga sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tapi, gagal lantaran api sudah terlanjur membesar,” kata Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro melalui Kapolsek Madat, Ipda Lutfi Arinugraha Pratama. Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Madat, Muzakkir, terpisah menambahkan, Maknawiyah salah satu peserta penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di kecamatan Madat. IRT ini sudah sekitar lima bulan terpisah dengan suami karena perkara hukum dan memiliki lima orang anak. “Saat kejadian, Maknawiyah dan lima anaknya tidur di rumah permanen dekat rumah yang terbakar. Rumah permanen berukuran kecil itu milik Maknawiyah juga. Alhamdulillah, mereka berhasil menyelamatkan diri, walau rumah permanen itu juga ikut terbakar sedikit,” sebut Muzakkir. Muzakkir juga menyebut, pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui dinas sosial telah menyiapkan bantuan masa panik untuk Maknawiyah dan keluarga. Bantuan sembako ini ditargetkan sudah tersalurkan paling lambat Senin (20/4) petang.(b19/C)

Waspada/Ist

PUING bekas kebakaran rumah Maknawiyah di Desa Bintah Madat.

(barat). Sesampai di lokasi jalan lurus, sopir mengantuk. Tak ayal, mobil yang dikendarainya melebar ke kanan jalan dan menghantam spontan truk Fuso dari arah berlawanan yang disupiri Herianto. Terdengar dentuman keras, warga yang sedang tertidur lelap tersentak dan terbangun. Setelah keluar rumah dan didekati lokasi, ternyata tabrakan maut terjadi antara Avanza dan truk fuso. “Kami berusaha mengeluarkan sopir, tapi agak lama karena sopir terjepit dengan bak mobil Avanza yang mengalami ringsek berat,” ujar Agussalim,

warga setempat. Setelah berhasil dikeluarkan, sopir bersama penumpang di bagian depan dilarikan ke RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak. Namun supir mobil Avanza diduga meninggal dunia di lokasi kejadian karena pendarahan berat terjadi di bagian kepala, mulut dan telinga. “Sopir meninggal di lokasi, sementara penumpang disebelahnya mengalami luka serius dan harus dirujuk,” sebut Agussalim. Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.Ik, MH, melalui Kasat Lantas AKP Aditia Kusuma, dikonfirmasi Waspada

membenarkan kecelakaan di wilayahnya itu. Begitu mendapat laporan, pihaknya bergerak ke lokasi mengamankan arus lalulintas dan membantu mengevakuasi korban ke rumah sakit. “Kendaraan yang terlibat sudah diamankan dan korban meninggal sudah diserahkan ke pihak keluarga. Untuk saat ini kita sedang berkoordinasi dengan PT Jasa Raharja berkaitan dengan asuran jiwa,” kata Aditia seraya berharap pengguna jalan tetap berhati-hati dan beristirahatlah di saat mengantuk. (b24/I)

BIREUEN (Waspada): Berbagai upaya guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid19 terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen, termasuk mengimbau masyarakat tidak menyembunyikan anggota keluarganya yang baru pulang dari daerah penularan virus Corona. Demikian Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Bireuen, Husaini, SH, MM saat menggelar konferensi pers dengan wartawan liputan Kabupaten Bireuen, Senin (20/4) di media center di Meuligoe Bupati. Kata Husaini, update data dari sekretariat gugus tugas percepatan penanggulangan Covid19 Bireuen, jumlah Traveller 406, Orang Dalam Pantauan (ODP) 14 dan ada 13 orang warga menjalani karantina di UPTB Batee Geulungku 13 orang. Dia mengimbau bagi masyarakat Bireuen supaya tetap waspada, dan ikuti protap dianjurkan pemerintah dan Pemkab Bireuen terus melakukan sosialisasi dan juga memasang spanduk, baliho, brosur, poster imbauan pencegahannya. Jubir gugus tugas juga berharap, bagi warga baru pulang dari daerah penularan seperti Malaysia dan kota lainnya di Indonesia, agar segera melapor kepada keuchik dan jalani isolasi

mandiri 14 hari sampai di kampung halaman, kemudian tidak bercampur baur dengan masyarakat. “Apabila ada menderita demam, batuk, pilek, disertai sesak nafas, segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat agar bisa segera kami tangani dengan cepat dan dibawa ke tempat karantina di Batee Geulungku,” sebut Husaini. Selain itu juga diimbau bagi masyarakat di Bireuen, jangan sembunyikan apabila ada saudara baru pulang dari daerah-daerah penularan karena dampaknya bukan saja beresiko bagi lingkungan masyarakat melainkan juga orang disayangi di rumah sendiri. “Kepada ODP dan traveller saat ditanyai petugas medis tentang keluhan sakit, dan riwayat perjalanan kami harap supaya jujur berikan informasi yang benar dan tidak menutup-nutupi, jika anda bohong sangat berbahaya bagi seluruh masyarakat Bireuen, terutama tim medis yang menangani,” imbuhnya. Dikatakan juga lapak meugang menjelang Ramadhan tidak ada digelar besar-besaran di lokasi depan meunasah kota Bireuen dan di kecamatan. “Lapak meugang kali ini dialihkan ke gampong atau kemukiman,” jelas Husaini. (crh/B)

Pejabat Aceh Tak Terima Uang Meugang Dialihkan Untuk COVID-19 BANDA ACEH (Waspada): Pejabat struktural, baik eselon 1, 2, 3 dan 4 di Pemerintahan Aceh, tidak akan menerima uang meugang. Demikian Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh Bustami Husein (foto), sesuai dengan surat yang dikeluarkan oleh Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah, pada hari Ju-m’at tertanggal 17 April 2020. “Sesuai Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan RI nomor 119/2813/SJ-Nomor 177/ KMK.07/2020 tanggal 9 April 2020 tentang Percepatan Penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2020 dan dalam rangka Penanganan Covid-19 serta Pengamanan Daya Beli Masyarakat dan Perekonomian Nasional. Pemerintah daerah diminta untuk melakukan penyesuaian belanja daerah. Salah satunya melalui rasionalisasi belanja pegawai,” ujar Bustami. Bustami menambahkan, menindaklanjuti Keputusan Bersama Mendagri dan Menkeu RI tersebut, Pemerintah Aceh membuat kebijakan melalui surat Sekda Aceh atas nama Gubernur Aceh nomor 900/638, untuk tidak membayarkan uang meugang kepada pejabat struktural di Pemerintahan Aceh. “Pembayaran uang meugang puasa di lingkungan Pemerintah Aceh tahun anggaran 2020 hanya akan dibayar untuk Pega-

wai Negeri Sipil pelaksana atau staf dan tenaga honorer, sesuai standar yang sudah ditetapkan. Sedangkan untuk PNS yang memangku jabatan struktu-ral tidak akan dibayarkan,” sambung Bustami. Saat ini, sambung Bustami, fokus pemerintah di semua tingkatan adalah penanganan COVID-19. Jadi, uang meugang yang sebelumnya dianggarkan untuk pejabat struktural akan dialihkan seluruhnya untuk penanganan COVID-19. “Dengan dialihkannya uang meugang bagi pejabat struktural ini, maka akan ada tambahan dana sebesar lebih dari Rp847 juta, yang akan dialihkan untuk penanganan COVID-19,” ungkap Bustami. Pada kesempatan itu, Bustami kembali mengingatkan

masyarakat agar disiplin dalam menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat, dan mematuhi berbagai imbauan yang diterbitkan oleh pemerintah. “Setiap individu bisa berkontribusi bagi upaya pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 di Aceh, salah satunya mematuhi seluruh imbauan pemerintah, tetap di rumah, tetap jaga jarak dan selalu berperilaku hidup bersih dan sehat, ini adalah cara sederhana yang bisa kita lakukan sebagai bagian dari mendukung upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Bumi Serambi Mekah,” pungkas Bustami. Sementara itu Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhamad Iswanto menambahkan, seluruh Aparatur Sipil Negara di Aceh siap mendukung setiap kebijakan pimpinan, terutama yang berkaitan dengan pencegahan dan penanggulangan COVID-19. “Sebagai aparatur kita tentu akan selalu mendukung penuh setiap kebijakan pimpinan, apalagi dalam upaya penanggulangan dan pencegahan COVID-19 ini. Kami juga tidak akan pernah bosan mengingatkan masyarakat agar selalu disiplin dan bersinergi dengan pemerintah, ikuti imbauan-imbauan Pemerintah dalam upaya pencegahan virus corona ini,” imbuh Iswanto. (b01/A)

Waspada/Rahmat Hidayat/B

HUSAINI, SH, MM Jubir gugus pencepatan penanggulangan Covid-19 dan pejabat terkait menggelar konferensi pers, Senin (20/4).

SMKN 2 Karang Baru Ciptakan Pencuci Tangan Otomatis Dan Bilik Disinfektan BANDA ACEH (Waspada): Dinas Pendidikan Aceh memasilitasi tim pengembang SMK Negeri 2 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang untuk berinovasi merancang dan memproduksi alat pencuci tangan otomatis dan Disinfection Chamber (bilik disinfektan) hemat energi. Kepala SMKN 2 Karang Baru secara khusus menghibahkan hasil inovasi itu untuk dipasang dan digunakan pegawai dan tamu di Kantor Dinas Pendidikan Aceh. Kadisdik Aceh, Rachmat Fitri HD didampingi Kabid Pembinaan SMK, T. Miftahuddin, Kabid Pembinaan SMA/PKLK, Zulkifli, Kepala Balai Tekkomdik, T. Fariyal dan Ketua Dharma Wanita Disdik Aceh, Nurasma Rachmat Fitri, berkesempatan menyaksikan langsung proses perakitan dan mencoba menggunakan kedua alat yang terletak di Halaman Gedung A Kantor Disdik Aceh, Jumat (17/4). “Kita patut berbangga dan mengapresiasi bentuk inovasi dari SMKN 2 Karang Baru yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dan karya orisinil dari kolaborasi antara para siswa dan guru. Ini patut menjadi contoh bagi sekolah-sekolah yang lain di Aceh,” ujar Rahmat. Ia mengatakan meskipun sederhana, alat

tersebut dinilai memiliki pengaruh yang sangat besar terutama untuk mengurangi resiko penularan virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19. Alat tersebut dapat dimanfaat-kan di fasilitas umum yang sering dilalui masya-rakat. “Alat-alat yang dibuat oleh SMKN 2 Karang Baru ini dapat menjadi contoh bagi SMK-SMK yang lain untuk terus berkreasi dan berinovasi agar menciptakan alat yang lebih sempurna lagi ke depannya,” pungkasnya. Sementara, Kepala SMK Negeri 2 Karang Baru, Bujang SG didampingi Ketua Tim Pengembang SMK Negeri 2 Karang Baru, Rahmad Purnama menjelaskan awal mula pihaknya mendapatkan ide keinginan dari kepala sekolah membuat suatu alat yang berguna bagi masyarakat memutuskan penularan wabah Covid-19. Bujang mengaku belum melakukan produksi massal terhadap alat tersebut. Sejauh ini, pihaknya baru membuat dua unit. Akan tetapi, dia berkata penjualan kedua alat itu rencana akan dipatok dengan harga senilai Rp3 hingga Rp4 juta. Sebelum dihibahkan untuk Disdik Aceh, kedua alat serupa itu juga sudah terlebih dulu dihibahkan kepada masjid yang berada di Kabupaten Aceh Tamiang.(b06/A)

Komunitas Sepeda Bantu Sembako Untuk Petugas Kebersihan

Menyeka Airmata Miskin Di Tengah Pandemi Corona

BIREUEN (Waspada): 160 Petugas kebersihan mendapat bantuan sembako dari Komunitas Sepeda Sport Riyeuk Bicah Bireuen, diserahkan ketua dan pengurus di halaman sebelah barat Meuligoe Bupati, Sabtu (18/4). Sumbangsih50anggotakomunitasuntukparaduafa,khususnya petugas kebersihan itu dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1441 H dan menghadapi pandemi Covid-19. Ketua Komunitas Sepeda Sport Riyeuk Bicah Bireuen Zainal Abidin Mahmud, 69, didampinggi pengurus H Zainuddin Daud mengatakan, bantuan sembako sumbangan 50 pengurus dan anggota komunitas untuk membagi rezeki bagi kaum duafa jelang puasa. Komunitas ini berdiri sejak 2010, selain melaksanakan olahraga bersepeda, juga bidang sosial. “Bantuan kita berikan, beras 5 kg, gula 2 kg, minyak goreng 1 kg,” ujar Zainal Abidin. Pengurus lainnya, H Jamaluddin akrab disapa H Jamal 88, berharap bantuan itu meringankan para petugas kebersihan. Sementara, petugas kebersihan Nani, 49, warga Geulanggang Teungah dan Darmiati, 43, warga Geudong Alue, Kec. Kota Juang berterimakasih dan bantuan sembako itu. “Terimakasih membantu kami memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, kami doakan semoga Allah memberikan kemudahan rezekinya kepada komunitas sepeda ini,” ujarnya.(crh)

SUATU hari Nabi Muhammad S. A. W, pernah dikritik Umar Bin Khatab agar beliau jangan memaksakan diri memberi atau memenuhi semua permintaan orang lain. Lalu kaum Anshar meminta Umar diam, dan jangan halangi rasul menjalankan tugasnya karena rasa cinta pada umatnya. Hal ini terjadi karena Rasullah pernah menerima pemberian baju dan belum sehari dipakai lalu diberikan lagi pada seorang sahabat karena menyukai baju itu. Pada hari lain, seorang anak mendatangi Rasulullah karena disuruh ibunya meminta sebuah gamis, Rasul menjawab akan mencarikannya dan bila sudah ada akan diberikan. Tapi bocah itu berkata lagi

sambil menunjuk gamis yang sedang dipakai rasul. Seketika itu juga rasul melepas gamis dari tubuhnya dan diberikan pada anak itu atas permintaan ibunya. Puncak sifat dermawan rasul, beliau akan merasa malu bila tidak bisa memberi. Perilaku teladan Rasul ini juga akhirnya melahirkan kisah Khalifah Umar Bin Khatab dengan janda yang merebus batu untuk anak yatimnya yang kelaparan. Sejak saat itu, Umar menjadi seorang raja memikul gandum dipundaknya dan mendatangi rumah orang miskin membagikan makanan serta memasak dengan tangannya sendiri. Kisah teladan ini mungkin juga menjadi inspirasi bagi sosok Wakapolres Lhokseuma-

we Kompol Ahzan yang dikenal akrab dengan rakyat. Meski tak sama tapi kebaikannya tetap serupa. Di tengah pandemi Corona, Kompol Ahzan setiap harinya turun ke tempat kumuh menemui masyarakat membagikan 10 paket sembako. Agar warga miskin tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarganya karena aturan harus dirumah aja jadi kesulitan mencari rezki. Sosok yang paling ramah ini, setiap harinya mendekati warga dengan cara bersenda gurau menghibur hati. Sehingga warga miskin yang bertemu dengan Kompol Ahzan akan menangis haru mendapatkan bantuan sembako untuk menyambung hidup. Sekaligus akan dibuat tertawa bahagia dengan

caranya yang mampu menghibur hati masyarakat. Amatan Waspada di lapangan sejak Rabu (15/4), Polres Lhokseumawe setiap harinya membagikan 10 paket sembako untuk masyarakat. Sehingga tanpa disadarinya, Kompol Ahzan setiap harinya telah menyeka airmata kesedihan orang miskin di tengah pandemi COVID-19, Kini nama Kompol Ahzan telah melekat dihati masyarakat Kota Lhokseumawe, karena rakyat senantiasa menunggu kehadiran Wakapolres Lhokseumawe itu sebagai pahlawan yang meniru cara Umar Bin Khatab menolong rakyatnya. Zainuddin Abdullah/F

Waspada/Ist

Di tengah pandemi Corona,Wakapolres Lhokseumawe Kompol Ahzan setiap harinya membagi 10 paket sembako untuk warga miskin.


Opini

B6 TAJUK RENCANA

Ibadah Ramadhan Jangan Kendor Gara-gara Corona

U

mat Islam seluruh dunia dalam beberapa hari mendatang, atau pada Jumat (24/4) mulai melaksanakan puasa Ramadhan 1441 H. Bulan Ramadhan penuh berkah, mahfirah dan ampunan tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang begitu meriah dengan berbagai kegiatan religius, baik di siang hari maupun di malam harinya dengan shalat tarawih, witir, tadarusan Al-Quran, zikir, berdoa dll. Tapi, tidak dengan tahun ini. Ramadhan kali ini anjuran pemerintah supaya beribadah di rumah saja, tidak melaksanakan shalat tarawih di masjid, tidak melakukan buka puasa bersama di masjid dan kantor-kantor, tidak bertausyiah di masjid karena ancaman bahaya virus corona yang semakin meluas di seluruh Indonesia pada saat ini dengan bertambah banyaknya korban yang tewas, maupun yang positif corona. Intisari: Intisari: Saat ini sudah mendekati 7000 orang yang positif corona, sementara kajian ‘’Corona cobaan dan pakar di bidang kedokteran, termasuk IDI (Ikatan Dokter Indonesia) tantangan buat umat Is- pengurus jumlah yang positif maupun yang tewas lam. Jangan pernah me- jauh di atas angka yang resmi diumumpemerintah setiap harinya. Hal itu rasa bersedih, bersu- kan bisa terjadi karena lambatnya pemerinsah hati, tetap tarawih, tah dalam mengantisipasi virus corona, lengkap dan kurangnya alat-alat witir, tadarus Alquran’’ tidak yang dibutuhkan untuk melawan corona, seperti masker, hand sanitizer, baju pelindung diri buat paramedis/dokter/ perawat, maupun perangkat rapid test dan swab test yang minim, sehingga versi mereka yang kritis, termasuk kajian IDI, banyak korban yang positif maupun tewas di tengah masyarakat yang tidak terdata di rumah sakit. Hemat kita, kondisi penyebaran corona semakin masiv membuat kita prihatin. Kita patut berterima kasih pada para dokter yang berjuang di garis depan melawan corona, terlepas kontroversi putusan menolak lockdown, sementara PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) tidak merata, juga masih beroperasinya transportasi umum dan disiplin warga yang kurang dalam menaati aturan menjaga jarak dan memakai masker. Ancaman corona bisa semakin besar menjelang masuknya bulan puasa karena banyak warga masyarakat (umat Islam) melakukan ziarah kubur, melakukan acara dan budaya seperti meugang dll. Harapan kita, penyebaran corona bisa dibatasi dan diatasi, korban positif dan meninggal ditekan semakin turun, sementara pasien sembuh meningkat. Trend penurunan inilah yang ditunggu-tunggu masyarakat, namun hingga saat ini masih belum menunjukkan hasil. Malah ancaman ke depan lebih besar sejalan dengan masuknya bulan suci Ramadhan dengan munculnya pasar Ramadhan dan persoalan mudik yang seharusnya tegas dilarang, jika penyebaran corona ingin dilokalisir. Sudah barang tentu Ramadhan, bulan suci dan istimewa di hati umat Islam harus dimeriahkan, walaupun dalam situasi sulit seperti saat ini karena di bulan itu turunnya Al-Quran, di penghujung bulan di tanggal ganjil mulai 17 Ramadhan ada Lailatul Qadr yang sangat dinanti-nanti umat Islam di seluruh dunia. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengajak umat Islam mengisi Ramadhan dengan amal saleh dan kepedulian kepada sesama. Menag menyampaikan, Marhaban ya Ramadhan. Muslim di seluruh Nusantara mari sambut Ramadhan dengan penuh syukur dan sukacita. Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan berkah, mari isi Ramadhan dengan amal saleh dan kepedulian kepada sesama. Oleh karena itu Menag mengajak umat Islam menjadikan Ramadhan sebagai momentum introspeksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Yang kontroversi tentu saja terkait maraknya virus corona atau Covid-19. Boleh saja Menag menganjurkan umat Islam menyemarakkan Ramadhan bersama keluarga di rumah saja. Ajakan membangun solidaritas bangsa dengan berpuasa Ramadhan dari rumah, mencari aman selama pandemi corona di rumah saja. Ya, untuk zona bahaya (merah). Namun untuk zona aman tidak boleh kendor beribadah kepada Sang Pencipta corona (Allah SWT), tetaplah beribadah; puasa, shalat berjamaah di masjid, tarawih, tadarusan, berzikir dan kajian di masjid, bersedekah dan memberi makan untuk orang berbuka tentunya boleh. Syaratnya tetap waspada dengan memakai masker, menjaga kebersihan, pakai sabun cuci tangan dengan air, berwudhu, membawa sajadah sendiri, dan pengurus masjid melakukan bersih-bersih lingkungan rumah ibadah. Seperti kata Ustaz Abdul Somad wabah virus corona tidak menjadi penghalang untuk menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Tentu saja Ramadhan kali ini tidak seperti biasa. Namun jangan pernah mengeluh. Beribadah pada saat banyaknya musibah sama seperti orang yang berhijrah kepada Nabi Muhammad. Tetaplah menjalankan ibadah puasa, tarawih, witir, tadarus Alquran dan amalan lainnya semata-mata kepada Allah SWT. Jangan kendorkan ibadah di bulan Ramadhan hanya gara-gara corona.+

APA KOMENTAR ANDA SMS 08116141934

Faks 061 4510025

Facebook Smswaspada

+6285260088842 Nova sesalkan "Pendudukan" rumah dinasWagub Aceh...sbt media. -(J@ULTOP'$)Zaman sulit (Covid'19) gini, masih ada gerakan bikin rakyat tambah sulit woii... +6282370870343 Penanggulangan Corona ~>> DPR minta peran BUMN dimaksimalkan...tls media. *gGg* Iyalah...Jangan dalam pemenangan Pilpres saja berperan...?!?. +628126501779 Ada punggawa pemerintah pusat yg tiap hari di-olok2 warga khususnya oleh para pengamat ahli. Orang itu mulutnya kampungan banget macam orang tak pernah sekolah. Macam mana dia bisa berpangkat tinggi?Yang salah juga yg mengangkat! Terakhir dia ngomong se-olah2 di sini orang meninggal kena pandemi kok cmn 500 an orang. Padahal di LN bisa puluhan ribu! Waraskah omongan spt itu sbg pejabat?! Dia juga getol dukung ibukota baru, rupanya punya bisnis disana!! +6281361245522 Dimohon kepada pemerintah daerah kab labuhanbatu selatan mohon kiranya mempedulikan efekdari covid-19, yg mana sejauh ini bnyk kami warga punya hutang dengan ulat bulu. Poning pun bpk & ibu pejabat lihat lha keadaaan rakyatmu. +6282165293457 Mereka menyembah anak sapi. Tatkala mereka digoncang kan gempa bumi yang hebat (di sana). Musa berdoa."Ya Tuhanku'Jika Engkau kehendaki, tentu Engkau dapat membinasakan kaumku dan aku sendiri sebelum (kejadian) ini. Apakah Engkau akan membinasakan kami lantaran perbuatan orang yang bodoh di antara kami? Maka ampunilah kami dan beri rahmat kami. Dan Engkau Pemberi ampunan yang terbaik." +6281264695360 Kpd yth: Gubernur Sumatera Utara,Kapoldasu,Pangdam I BB, Kajatisu,Bupati Deli Serdang, Kapolrestabes Medan, Dandim 0204 DS,Camat Sunggal, Koramil Sunggal, Kapolsek M.Sunggal; Mohon ditindak limbah usaha tempe,di Jl Tanjung Selamat gg Percobaan DS Tanjung Selamat Kec.Sunggal Deliserdang. Wss rakyat terzolimi +6282370870343 Geng motor tawuran saat Pandemi Covid-19. *gGg* Mungkin muridnya anggota DPRD yg mau makan Corona.... +6282275453216 Pemerintah jangan terlalu gampang tuduh”anti kemampanan” +6285262836627 Sudah 100ribuan orang lebih tewas akibat virus corona yang di awali dari kota Wuhan China di awal bulan Desember 2019. Sudah hampir 5 bulan wabah dan b3 (bencana bangsa-bangsa) ini terus berlangsung. Sampai kapan wabah virus corona itu sampai pada puncaknya melanda dunia ini? Waspadahh.. Waspadalahh... +628126501779 Mohon disiarkan di Waspada kemana kita bisa membantu CAC Medan untuk menyetorkan uang receh yg kita miliki di rumah. Terimakasih. +6281396589278 Thank for KH.Qurash Shihab he advised us all the ummat about objection the pilgrym Covid-19 we couldn’t empaty. Everybo dy must believed of qodo and qodar Alloh, “QULU NAF SI DZAIKOTIL MAUT, INALILLAHI WAINAILAIHIROJIUN. AND ASTHAGFIROLLOHROB BALBAROYA WASTOGHFIR RILLOHMINALHOTHOYA”. Was.Prof.KH.M.Yushar, PhD. +628126501779 Para pejabat di daerah mulai dari gubernur, bupati, wali kota, kadis2, camat, lurah dan yg mengaku wakil rakyat di daerah bisa meniru Wali Kota Sa-bang utk menyumbangkan seluruh penghasilannya buat menghambat co-rona & dampaknya. Celetuk seorang tk becak : Kami bisa mati bukan karena corona tapi kelaparan...

WASPADA Selasa 21 April 2020

Melanda Usaha Menengah Kecil Oleh Bachtiar Hassan Miraza Kelompok ini selalu mendapat perhatian pemerintah karena perannya dalam perekonomian nasional cukup besar

S

etelah melanda usaha lapis atas maka kini giliran usaha menengah kecil/mikro mendapat giliran. Kelompok usaha ini juga turut melepas karyawannya karena iklim ekonomi sudah tidak sehat lagi dampak dari wabah virus corona. Saat ini iklim ekonomi lapis atas, menengah, bawah/mikro sama sama lesu karena kurangnya pelanggan yang datang. Masyarakat berada dirumah sehingga aktifitas ekonomi terganggu. Pelanggan tidak ada yang datang. Pusat perbelanjaan dan kios /pasar tutup kurang pembeli. Perusahaan yang lainnya juga demikian. Total penjualan menurun drastis bahkan ada sebagian mereka yang menutup usahanya bersama sama dengan melepas karyawannya. Total penjualan tak dapat menutupi biaya operasional hariannya ataupun sama sekali nol atau negatif. Mau tidak mau perusahaan tutup bersama melepas karyawannya. Ini adalah jalan terakhir sebelum asset habis terjual karena rugi. Dampak ini berlanjut ke sektor produksi yang juga mengurangi barang atau jasa yang dihasilkan. Permintaan dari penyalur / retailer berkurang. Sebagian karyawan di hentikan atau dirumahkan karena penjualan hasil produksi menurun. Dan seterusnya berlanjut pada pengurangan produksi bahan baku. Kondisi ini berdampak luas yang membikin produktifitas perekonomian menurun. Seperti lingkaran yang tidak berujung pangkal dan sulit mencari titik dimana lingkaran itu dapat diputus. Inilah kira kira gambaran masalah yang dihadapi saat ini. Sungguh sedih saat usaha kecil dan mikro terkena dampak virus corona. Usaha angkutan umum, angkutan becak, ojek, warung kopi, warung makan, warung serba ada, tukang pangkas, pedagang pasar tradisional menangis meratapi nasib mereka karena penjualan/penumpang turun. Bahkan becak dan ojek ada yang tak mendapatkan penumpang dalam sehari karena sepinya penumpang. Tak tahu bagaimana nasib anak dan isteri mereka dirumah tanpa ada pendapatan sepeserpun. Ini fenomena yang harus diketahui pemerintah/daerah mengenai nasib warganya yang malang. Mereka butuh bantuan dan minta diperhatikan dalam kebijakan yang dikeluarkan.

Perlu ada reformasi perlindungan sosial. Lain lagi dengan usaha menengah seperti hotel, café, restoran, rumah makan, taksi, industri / usaha menengah yang pada dasarnya bernasib sama dengan usaha kecil dan mikro. Usaha menengah dan kecil maupun mikro sama sama melakukan pemutusan hubungan kerja dengan karyawannya secara terpaksa. Jumlah penganggur pun terjadi yang menyebabkan pendapatan dan daya beli semakin menurun serta bertambahnya jumlah warga miskin. Sementara itu kriminalitas pun naik. Saat ini jumlah penganggur tidak lagi sekitar enam persen dan warga miskin tidak lagi sekitar sembilan persen seperti yang dirilis oleh BPS. Persentase keduanya sudah berubah naik dengan bertambahnya penganggur dan warga miskin. Semuanya menjadi beban ekonomi. Iklim ekonomi menjadi semakin tidak sehat setelah jutaan TKI (nasional) pulang kedaerahnya. Mereka merupakan penganggur tambahan karena sama sekali tidak mempunyai pekerjaan di daerah. Belum lagi warga binaan lapas yang mendapat remisi corona yang jumlahnya juga jutaan orang yang menambah jumlah penganggur di masyarakat bertambah besar. Jumlah penganggur yang berjumlah besar ini harus dipahami pemerintah karena akan menghimpit kehidupan dan berpotensi menambah warga miskin dan menciptakan ketidak stabilan sosial. Usaha lapis menengah, bawah dan mikro termasuk dalam kelompok UMKM. Kelompok ini selalu mendapat perhatian pemerintah karena perannya dalam perekonomian nasional cukup besar. Sektor ini memiliki kontribusi 60 persen dari besaran PDB. Demikian juga dengan tenaga kerja dimana UMKM menyerap tenaga kerja hingga 97 persen dari total angkatan kerja. Perannya cukup besar. Itu berarti sakitnya sektor UMKM berpengaruh besar pada perekonomian nasional. Itu sebabnya pemerintah memberi perhatian pada UMKM. Salah satu dari perhatian itu adalah pemerintah akan menerbitkan surat utang (obligasi) khusus untuk membantu permodalan UMKM. Dengan penerbitan surat utang ini pemerintah akan memberi bantuan modal kerja pada UMKM. Dengan bantuan modal kerja maka hidup UMKM

akan terjaga. Dengan demikian pemutusan hubungan kerja dapat dihindari. Sayangnya rencana penerbitan obligasi ini belum terlaksana sementara jutaan karyawan UMKM telah berguguran terkena PHK. Saat usaha menengah dan kecil/mikro dilanda dampak virus corona keadaan perekonomian semakin kritis. Dampaknya sangat luar biasa yang menyangkut pada naiknya jumlah penganggur, bertambahnya warga miskin dan naiknya kriminalitas ditengah masyarakat. Tingkat pertumbuhan ekonomi turun dan besaran PDB juga menurun. Itu berarti kegiatan perekonomian melesu. Pemerintah dihadapkan dengan tantangan yang semakin berat dalam menormalkan kembali keadaan. Masyarakat harus mengerti dan dapat membantu pemerintah mengatasi persoalan. Artinya

apa yang menjadi kewajiban (pajak) dapat dilunasi dan siapa yang masih mempunyai daya beli tinggi agar dibelanjakan supaya ekonomi bergerak kembali. Saat ini masa ekonomi melemah. Yang diperlukan adalah dorongan agar ia bergerak kembali. Kehadiran daya beli sangat diperlukan. Pemerintah melakukannya dengan program kerja tunai agar rakyat punya pendapatan dan daya beli tiap hari. Hendaknya hal yang sama juga dilakukan oleh usaha swasta atau anggota masyarakat yang berpendapatan tinggi agar banyak mempergunakan tenaga kerja harian bagi menaikan daya beli harian. Penulis adalah Pemerhati Ekonomi, bhmiraza@gmail.com.

Optimis Rupiah Menguat Kembali Oleh Coki Ahmad Syahwier BI tentu dapat menjadikan formula kebijakan mengatasi krisis moneter 1998 dan krisis ekonomi 2008 sebagai referensi. Formula tersebut masih relevan dengan kondisi pelemahan nilai rupiah sekarang

M

enarik membaca headline harian Waspada Sabtu 21 Maret 2020 yang berjudul “Rupiah MakinTerpuruk”. Memang nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sedang merosot tajam. Meskipun sebenarnya nilai rupiah sempat menguat dalam perdagangan valuta asing di level Rp13. 500 per dolar AS. Namun memasuki minggu ketiga Maret 2020 nilai tukar rupiah mulai melemah. Pelemahan rupiah begitu cepat terjadi. Kendati masih berupaya bertahan akhirnya nilai rupiahanjok juga. Nilai tukar rupiah masuk ke dalam zona merahpada posisi resisten Rp 16. 620 per dolar AS. Situasi tersebut merupakan pelemahan rupiah terburuk sejak masa krisis moneter 22 tahun yang lalu tepatnya tahun 1998. Hanya saja saat krisis moneter tahun 1998 nilai rupiah bergerak dari Rp 2. 500 per dolar AS. Pergerakan nilai rupiah teramat fluktuatif masa itu. Dua dekade kemudian pelemahan rupiah kembali terjadi sebagaimana keadaan sekarang ini. Bukan karena krisis fundamental ekonomi dalam negeri yang menjadi penyebabnya. Tapi faktor kepanikan luar biasa pasar keuangan global. Sama-sama diketahui, faktor kepanikan dan krisis kepercayaan pelaku pasar terhadap pasar keuangan global sudah lama tersimpan. Semua itu karena tekananbegitu deras yang datang dari segala penjuru terutamaekspektasi pesimistis para pelaku pasar. Sikap pesimis semakin mengental ketika sinyal positif pasar belum juga ada. Tidak dapat dipungkiri sebenarnya rupiah merupakan mata uang yang cukup stabil dibandingkan mata uang negara Asia lainnya. Memasuki pertengahan Februari 2020 nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terindikasi mengalami penguatan pada posisi terbaiknya. Penguatan rupiah merupakan titik balik sejak terdepresiasi atau melemah di awal Januari 2020 lalu. Kendati rupiah memiliki daya tahan yang cukup tangguh namun padaakhirnya nilai rupiah rapuh juga. Di samping faktor kepanikan, kuat dugaan episentrum pelemahan nilai rupiah disinyalir bersumber dari kondisi ekonomi AS. Pasar keuangan AS mengalami sentimen negatif akibat meningkatnya pengangguran di negara Paman Sam tersebut. Jumlah pengangguran yang sebelumnya di kisaran 250 ribu orang meningkat drastis menjadi 3,28 juta orang. Selanjutnya perekonomian AS makin parah dengan sikap sejumlah investor global yang cenderung ingin melepas aset-aset berisiko dalam jumlah besar. Aset-aset tersebut berupa saham maupun obligasi yang mereka pegang selama ini. Hal ini memberi dampak keseimbangan pasar keuangan AS yang terganggu karena mekanisme pembayaran dalam transaksi perdagangan akan didominasi penggunaan

alat bayar tunai. Artinya permintaan dolar AS mengalami peningkatan tinggi. Selain itu terdapat indikasi pelemahan nilai tukar rupiah merupakan dampak pergerakan modal asing yang keluar (capital outflow) dari pasar modal Indonesia yang cukup besar yakni Rp140,1 triliun—sebagai akumulasi jumlah dalam rentang Januari26 Maret 2020. Diperkirakan pemicu utamanya adalah faktor kecemasan dengan merebaknya wabah Covid-19. Bagi Indonesia, efek pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memengaruhi sektor riil ekonomi dalam negeri. Setidaknya hal tersebut akan membuat para eksportir bersukacita karena akan mengeruk keuntungan cukup signifikan. Pendapatan eksportir diperkirakan meningkat drastis sejalan menguatnya nilai dolar AS. Berbeda halnya dengan para importir yang akan mengalami kerugian karenaharus mengeluarkan biaya impor yang lebih tinggi. Memang momentum penguatan nilai dolar AS cukup dilematis. Satu sisi dapat mendukung neraca perdagangan kearah yang positif. Namun disisi lain beban biaya impor makin berat khususnya impor bahan bakar minyak (BBM) nasional. Terlebih periode 14 November 2019 hingga 8 Januari 2020 konsumsi BBM nasional terus mengalami kenaikan khususnya jenis Pertaseries (Pertamax dan Pertamax Turbo) dan Dexseries (Dexlite dan Pertamina Dex). Menurut Pertamina kenaikan dua jenis BBM tersebutmasing-masing 10 persen dan 15,8 persen. Berharap kepada BI Terlepas itu semua, pelemahan nilai rupiah harus disikapi serius dan fokus khususnya kepada Bank Indonesia (BI). Sebagai pengawal dinamika moneter dalam negeri, BI hendaknya melakukan beberapa langkah. Pertama, dapat terus menerus memperkuat sinergitas kebijakan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Lingkup kerjasama diperluas dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Perekonomian terutama menjamin ketersediaan likuiditas dalam negeri dan mendorong roda perekonomian masyarakat tetap bergerak. Di samping itu, BI harus mampu memaksimalkan kapasitasnya memantau perkembangan moneter internasional dalam upaya memitigasi risiko pelemahan nilai rupiah. Semua transmisi kebijakan BI hendaknya tidak hanya di tataran nasional saja. Tetapi BI sebaiknya dapat menyelaraskan bauran kebijakan dengan arah kebijakan ekonomi daerah. Sebab motor penggerak ekonomi nasional sebenarnya adalah daerah. Kedua, BI harus dapat melakukan intervensi terhadap pasar keuangan manakala nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami tekanan berat. BI dapat meng-

himbau petinggi BUMN dan pengusaha besar melepaskan dolar AS yang mereka simpan. Ketiga, agar terjadi pasar yang longgar rasanya tidak keliru BI melakukan pembelian surat berharga dari pasar sekunder maupun pasar primer. Keempat, BI sungguh-sungguh harus mengendalikan transaksi valuta asing di pasar domestik melalui pendekatan DNDF (Domestic Non Deliverable Forward). Pendekatan DNDF adalah instrumen kontrak derivatif yaitu kontrak dalam membeli atau menjual valuta asing berdasarkan jangka waktu tertentu dan kurs yang dipakai adalah yang telah ditetapkan di awal. Manfaat DNDF adalah sebagai instrumen yang berupaya melakukan nilai lindung atau hedging. Kelima, BI jangan lelah melakukan komunikasi intensif dengan para pelaku usaha terutama di daerah. Komunikasi masif mengenai situasi moneter terkini penting meredam kecemasan keberlangsungan usaha mereka. Sebab efek kecemasan dapat berpotensi menciptakan pelaku usaha kehilangan arah yang akhirnya akan menimbulkan kepanikan pasar. Tampaknya peran BI turun langsung mendampingi para pelaku usaha sangat dibutuhkan agar menghasilkan suasana kondusivitas pasar. Keenam, BI tentu dapat menjadikan formula kebijakan yang pernah dipakai mengatasi krisis moneter 1998 dan krisis ekonomi 2008 sebagai referensi. Formula tersebut masih relevan dengan kondisi pelemahan nilai rupiah sekarang.

negara 130,44 miliar dolar AS atau setara Rp1. 878 triliun dengan menggunakan kurs Rp14. 400 per dolar AS. Kedua, tidak ditemukan kepanikan luar biasa untuk melakukan penarikan dana besar-besaran serentak (rush money) dari sektor perbankan dalam negeri. Ketiga, sistem pembayaran di sektor keuangan berjalan baik. Keempat,pasar saham di Bursa Efek Indonesia berlangsung normal meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cukup dalam terkoreksi. Kelima, suku bunga acuan yang ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI tiap bulannya relatif kondusif. Keenam, stabilitas ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih terjaga baik walaupun terdapat kenaikan defisit. Di samping itu, langkah pemerintah melakukan program jaring pengaman sosial (social safety net) bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sangat rendah dan rentan ekonomi sedikit menyejukkan. Karena pelemahan rupiah terhadap dolar AS menimbulkan dampak sistemik ke semua sektor ekonomi termasuk sendi-sendi ekonomi masyarakat luas. Akhirnya, mengusung optimisme bagi penguatan nilai rupiah tentu tidak ada salahnya. Terpulang sejauhmana efektivitas langkah dan program berjalan sebagaimana mestinya. Maka perlu suasana kebersamaan sesama anak bangsa menahan laju pelemahan nilai rupiah. Semoga nilai rupiah kembali menguat pada waktunya.

Rupiah Masih Rentan Kendati tidak mulus terdapat sedikit perlawanan dari rupiah terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah sempat bergerak positif pada penutupan bulan lalu. Rupiah bertengger di posisi Rp16. 270 per dolar AS. Tetapi rupiah kembali melemah pada sesi pembukaan berikutnya. Rupiah melemah di kurs tengah BI atau kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) di posisi Rp16. 336 per dolar AS. Rupiah melemah 0,65 % dibandingkan akhir pekan bulan lalu. Prospek rupiah sebenarnya cukup baik setelah proposal kebijakan stimulus fiskal AS sebesar 2,2 triliun dolar AS (Rp35.200) disetujui DPR AS. Kebijakan stimulus dimaksudkan menopang ekonomi AS yang sedang goyah. Alokasi anggaran fiskal diperuntukkan mengatasi masalah sektor ketenagakerjaan, kesehatan dan darurat ekonomi di AS. Tetapi nyatanya pasar keuangan global tidak bergeming. Sentimen positif yang diharapkan tidak terwujudsama sekali. Bahkan meskipun para investor sudah mulai mengembalikan aset berisiko namun persepsi mereka terhadap pasar keuangan global masih ragu-ragu. Apalagi pandemi Covid-19 masih tetap mencekam. Hal ini membuat nilai rupiah masih rentan di pasar valuta asing.

Penulis adalah Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU. Email : cokiasyahwier@gmail. Com.

Optimistis Awan mendung belum juga bergerak di langit pasar keuangan global. Awal April 2020 gerak rupiah berfluktuasi datar. Namun masih ada peluang menguat meski sangat ketat. Setidaknya sejumlah faktor menguatkan. Pertama, jumlah cadangan devisa negara cukup besar. Berdasarkan siaran pers BI 6 Maret 2020, cadangan devisa

Pengumuman Redaksi menerima kiriman karya tulis berupa artikel/opini, surat pembaca. Kirim ke alamat redaksi dengan tujuan ‘Redaktur Opini Waspada’ dengan disertai CD atau email: opiniwaspada@yahoo.com. Panjang artikel 5.000-10.000 karakter dengan dilengkapi biodata dan kartu pengenal (KTP) penulis. Naskah yang dikirim adalah karya orisinil, belum/tidak diterbitkan di media manapun. Isi tulisan menjadi tanggung jawab penulis.

SUDUT BATUAH * Sebelum terapkan PSBB, pastikan kebutuhan warga - Iyalah, jangan pulak warga mati kelaparan * Umat Islam diminta perbanyak doa hadapi Covid-19 - Hanya kekuatan doa bisa melawan Covid-19 * Marelan target operasi razia berskala besar - Alamak, jangan sok kebal la, l he...he...he Doe Wak


Sumatera Utara

B7

WASPADA Selasa 21 April 2020

Jelang Ramadhan

WASPADA

Harga Elpiji 12Kg Melonjak

Pemimpin Umum Dr. Hj. Rayati Syafrin Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab H. Prabudi Said Wakil Pemimpin Umum/Wapemred H. Teruna Jasa Said Wakil Penanggung Jawab H. Sofyan Harahap

KOTAPINANG (Waspada): Sepekan menjelang bulan suci Ramadhan 1441 H, harga berbagai kebutuhan masyarakat di Kab. Labusel beranjak naik. Salah satu kebutuhan yang mengalami kenaikan cukup signifikan, yakni elpiji kemasan 12 kilogram. Kondisi itu membuat masyarakat mengeluh dan berharap pemerintah melakukan pengawasan. Informasi yang dihimpun Waspada, Senin (20/4) menyebutkan, sekarang ini harga elpiji 12 kg dibandrol pedagang berkisar Rp155 ribu hingga Rp160 ribu per tabung. Padahal sebelumnya harganya hanya berkisar Rp140 ribu per tabung, atau mengalami kenaikan sekira Rp20 ribu. “Tadi pagi saya membeli di kios pengecer harganya Rp160 ribu per tabung. Sedangkan di mini market harganya Rp155 ribu. Padahal beberapa waktu lalu masih Rp140 ribu,” kata Juliani, 40 warga Lingkungan Kalapane, Kel. Kotapinang, Kec. Kotapinang. Erwani, 36, warga Desa Asam Jawa, Kec. Torgamba pun mengeluhkan hal serupa. Menurutnya, di tengah merosotnya ekonomi akibat pandemi virus Corona saat ini, kenaikan harga elpiji 12 kg itu dirasa sangat memberatkan. “Nggak tahu mengapa bisa naik harganya. Sementara elpiji bersubsidi kemasan 3 kg juga sulit untuk mendapatkan, karena pangkalan lebih memilih menjual ke pengecer dari pada masyarakat,” katanya. Kabag Administrasi Perekonomian Setdakab Labusel, Ali Siregar yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui hal tersebut. Namun, kata dia, pada Rabu (22/4) nanti, mereka akan melakukan monitoring untuk memantau harga dan stok berbagai barang kebutuhan masyarakat di pasar. “Rabu, kami akan lakukan monitoring harga dan stok barang kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan,” katanya. (c18/C)

Pemimpin Perusahaan: Dr. Hj. Rayati Syafrin. Manajer Umum: H. Hendra DS. Manejer Iklan: H.Teruna Jasa Said, Hendrik Prayitno (Wakil), Rumondang Siagian (Medan), Lulu Lusia Damayanti (Jakarta). Redaktur Pelaksana Berita: Edward Thahir. Redaktur Pelaksana Non Berita: Dedi Sahputra (SMW Halaman Utama). Redaktur Medan: Zulkifli Harahap. Redaktur Sumatera Utara: David Swayana. Redaktur Aceh: Gito AP (SMW Halaman Utama). Redaktur Olahraga: Jonny Ramadhan Silalahi. Redaktur Luar Negeri: Aldion Wirasenjaya. Pj. Redaktur Nasional: T. Junaidi. Pj. Redaktur Ekonomi: Sulaiman Hamzah (Teknologi, Rumah). Humas: H. Erwan Efendi (Kabag). Promosi: H. Hendra DS (Kordinator), Hendrik Prayetno. Sekretaris Redaksi: Hj. Hartati Zein. Pemasaran: Zultamser. Asisten Redaktur: Irwandi Harahap (Halaman Utama), M. Ferdinan Sembiring (Medan, Universitaria), Diurna Wantana (Sumatera Utara, SMW Sumut-Aceh), Rizaldi Anwar (Aceh), Dedi Riono (Olahraga, Budaya), Austin Antariksa (KMS Kreasi), Armansyah Thahir (SMW Olahraga, Otomotif), Arianda Tanjung (SMW Olahraga, Kesehatan, Komunitas), Rudi Arman (SMW Medan), Syafriwani Harahap (Ragam, Keluarga, Kilas Balik), Hj. Neneng Khairiah Zen (Pendidikan,Travel, Kuliner),T. Junaidi (Hiburan), Denny Adil (Pelangi). Wartawan Kota Medan: Rudi Arman, Gito AP, M. Ferdinan Sembiring, M. Edison Ginting, Anum Purba, Amrizal, Sulaiman Hamzah, Sugiarto, Andi Aria Tirtayasa, Rama Andriawan, Sri Wahyuni Naibaho. Olahraga: Austin E. Antariksa, Dedi Riono, Armansyah Thahir, Arianda Tanjung. Fotografer: Muhammad Faisal, Hang Tuah Jasa Said, Surya Efendi. Koran Masuk Sekolah/KMS: Arianda Tanjung. Wartawan Jakarta: Andi Yanto Aritonang (Koordinator), Hasriwal AS, Dian Warastuti. Wartawan Sumatera Utara: Binjai/Langkat: Nazelian Tanjung (Koordinator), H. Riswan Rika, Ria Hamdani, Abdul Hakim, Chairil Rusli, Asrirais. Deli Serdang/Serdang Bedagai: HM. Husni Siregar (Kepala Biro), Irianto, Khairul Kamal Siregar, Edward Limbong, Edi Sahputra. Asahan/Tanjungbalai/Batubara: Nurkarim Nehe (Kepala Biro), Sapriadi, Bustami Chie Pit, Agus Diansyah Hasibuan, Iwan Hasibuan, Rahmad Fansur Siregar, Rasudin Sihotang. Tanah Karo/Dairi/Pakpak Bharat: Panitra Nedy Tarigan (Koordinator), Micky Maliki, Warikam Boang Manalu, Kartolo Munthe, Natar Manalu. Tebingtinggi/Pematangsiantar/Simalungun: Muhammad Idris (Kepala Biro), Kristian Brahmana, Edoard Sinaga, Hasuna Damanik, Ramsiana Gultom. Labuhan Batu/ Labuhan Batu Utara/ Labuhan Batu Selatan: Neirul Nizam (Kepala Biro), Budi Surya Hasibuan, Syahri Ilham Siahaan, Rifiq Syahri, Denny Syafrizal Daulay. Tapanuli Utara: Parlindungan Hutasoit. Humbang Hasundutan/Samosir/Toba Samosir: Horden Silalahi, Edison Samosir, Hendro Sihaloho. Sibolga/Tapanuli Tengah: Haris Sikumbang. Tapanuli Selatan/ Padang Sidimpuan: Sukri Falah Harahap (Kepala Biro), Ahmad Cerem Meha, Mohot Lubis, M. Suhandi Nasution. Mandailing Natal: Sarmin Harahap. Padang Lawas Utara: Sori Parlah Harahap. Padang Lawas: Idaham Butarbutar, Syarif Ali Usman. Kepulauan Nias: Bothaniman Jaya Telaumbanua. Wartawan Aceh: Banda Aceh: Aldin Nainggolan (Kepala Perwakilan), Munawardi Ismail, Muhammad Zairin, Zafrullah, T. Mansursyah, T. Ardiansyah, Gito Rollies. Aceh Utara/Lhokseumawe: Maimun (Koordinator), Zainal Abidin, Zainuddin Abdullah. Kuala Simpang: Muhammad Hanafiah, Yusri. Langsa: H. Ibnu Sa’dan, Dedek Juliadi, Munawar. Aceh Timur: Muhammad H. Ishak, Musyawir. Bireuen: Abdul Mukti Hasan. Pidie: Muhammad Riza. Pidie Jaya: Ferizal Gazali Sabang: T. Zakaria Al-Bahri. Subulussalam: Khairul Boang Manalu. Aceh Selatan: Faisal. Aceh Barat Daya: Syafrizal. Aceh Tenggara: Ali Amran. Aceh Singkil: Arief K Helmi. Simeulue: Rahmad. Nagan Raya: Mujiburrahman.

Jangan layani dan segera laporkan ke pihak berwajib atau ke Sekretaris Redaksi bila ada yang mengaku wartawan WASPADA tetapi tidak bisa menunjukkan kartu pers yang sah, ditandatangani pemimpin redaksi

Waspada/Iwan Has/B

BUPATI Batubara Zahir memberikan keterangan kepada wartawan terkait 77 TKI dari Malaysia menjalani karantina dan rapid test.

77 TKI Dari Malaysia Jalani Karantina LIMAPULUH (Waspada) : Sebanyak 77 TKI dari berbagai daerah di Indonesia menjalani karantina dan rapid test mencegah penyebaran virus Corona Covid 19 di RSUD Kab. Batubara, Senin (20/4). Para TKI tersebut berasal dari Sumut, Sumsel, Riau, Aceh, Pulau Jawa, 14 orang di antaranya dari Kabupaten Batubara. Mereka dibawa ke RSUD setelah ditemukan mendarat menggunakan kapal kayu di pinggir Pantai Sejarah Desa Perupuk, Kec. Limapuluh Pesisir oleh tim terpadu pada Senin dini hari.

Bahkan dikabarkan 17 orang kabur. Mereka diperkirakan bersembunyi di rumah warga. “77 TKI dari Malaysia ini berasal dari berbagai daerah/ provinsi di Indonesia. Sementara ini dikarantina menjalani rapid test. Jika kondisinya sehat tidak terinveksi virus Covid 19 akan dipulangkan ke daerahnya. Sebab kita juga telah menyurati

masing-masing daerah/provinsi domisili TKI,” sebut Bupati Batubara Zahir, MAP kepada wartawan di RSUD Batubara. Didampingi Kapolres AKBP Ikhwan, Ketua DPRD M Syafii, Kadis Kesehatan dr Wahid Khusyairi, Dirut RSUD dr Jhon Lihar Purba, bupati mengatakan bahwa mereka (TKI) yang kabur saat akan dibawa ke rumah sakit dikhawatirkan terjangkit ke pada yang lain jika di antaranya terinveksi virus Covid-19. “Ini bisa membahayakan jika di antaranya ada terinveksi

virus Covid-19,” sebut politisi dari PDI-P itu. Zahir mengimbau kepada masyarakat Batubara yang berada di perantauan baik di Malaysia maupun daerah yang pendemi virus Covid-19 untuk tidak mudik pada lebaran ini menjaga penyebaran virus Covid-19. “Jika kondisinya benar-benar prihatin tidak dapat bertahan hidup bekerja, pihaknya siap membantu mengirimkan uang asalkan menunda untuk tidak pulang kampung,” kata bupati. (a13/C)

Pencuri Di Rest Area Tol Sergai Diringkus SEIRAMPAH (Waspada) : Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai meringkus pelaku pencurian di rest area tol Teluk Mengkudu Kab.Serdang Bedagai, AS, 29, warga Kec. Medang Deras, Kab. Batubara, AS ditangkap di rumahnya, Sabtu (19/4) sore. Informasi di kepolisian, AS melakukan tindak pidana pencurian milik korban Syaipul Nur Nasution, 31, warga Kec. Beringin, Kab.Deliserdang, Senin (9/3) siang di rest area tol Teluk Mengkudu Kec.Teluk Mengkudu, Kab. Sergai. Aksi pencuroan AS berawal setelah mendapatkan kunci mobil Xenia nomor B 2106 PFX di sebuah kamar mandi di lokasi rest area milik korban. Bukannya dikembalikan, AS kemudian menuju parkir mencari mobil sesuai kunci yang ditemukan setelah menemukan di areal parkir AS bukan menjarah harta benda di dalam mobil. Namun tanpa disadari, aksi AS terekam CCTV yang berada areal rest area, berbekal reka-

Waspada/Ist

TIM Tekab Sat Reskrim Polres Sergai saat mengamankan pelaku pencurian di rest area tol Teluk Mengkudu, AS warga Kab.Batubara bersama barang bukti, Minggu (19/4) di Mapolres Sergai. man CCTV tersebut dalam waktu kurun 40 hari akhirnya AS diringkus. Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata, Senin (20/4 )di Mapolres Sergai di Sei Rampah, pihaknya membenarkan penangkapan tersangka AS, pelaku pencurian di rest area tol Teluk Mengkudu. Kapolres menambahkan sebelumnya korban berangkat dari rumah berniat menuju Tebingtinggi melalui jalur tol mengendarai mobil Xenia B 2106 PFX. Tiba di rest area tol Teluk Mengkudu korban menu-

ju minimarket untuk mengisi Saldo E-tol, korban sempat ke toilet dan meninggalkan kunci mobil tergantung dalam toilet. Namun pada saat korban kembali ke toilet, ternyata kunci mobil sudah tidak ada lagi. Selanjutnya, lanjut Kapolres, korban mengecek barang dalam mobil dan ternyata tas dalam kondisi terbuka, uang tunai Rp6.700.000 di dalam dompet milik istri korban sudah raib. Berkat rekaman CCTV, petugas melakukan penyelidikan, hingga akhirnya berhasil menangkaptersangkadikediamannya.

Tim mengamankan barang bukti satu potong baju kaus lengan panjang dan satu unit mobil Toyota Vios warna silver yang digunakan pelaku melakukan pencurian. Di hadapan polisi AS mengaku saat dirinya menemukan kunci mobil tersebut dan berniat memulangkan, namun karena tidak ada yang merasa kehilangan dirinya menuju ke parkiran dan menemukan mobil Xenia milik korban lalu membuka pintu dengan menggunakan kunci yang di dapat di kamar mandi. Setelah masuk AS mengaku melihat ada tas diatas dashboard mobil dan ditemukan uang pecahan Rp100.000 dan Rp50 ribu yang terikat karet tapi jumlahnya tidak diketahui, kemudian AS jug menemukan lagi uang sebesar Rp350.000 ribu didalam ransel, kemudian AS berkilah langsung pergi dan meninggalkan lokasi.“Kurang lebihberjarak200meterdarimasjid kunci mobil tersebut saya letakan dansayalangsungpulang,”terang AS. (c03/C)

Masa Belajar Jarak Jauh Diperpanjang P. SIDIMPUAN (Waspada): Masa belajar jarak jauh tingkat PAUD, TK, SD dan SMP baik negeri dan swasta yang diberlakukan di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), diperpanjang hingga 29 Mei 2020. Seyogianya, metode tersebut berakhir pada 21 April 2020. Kepastian itu didapat setelah Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution mengeluarkan Surat Edaran No. 420/ 1959/2020 tanggal 17 April 2020 tentang perpanjangan kegiatan belajar siswa di rumah. Dalam Surat Edaran yang ditandatangani Wali Kota Irsan Efendi Nasution, setelah

Dirikan Dapur Umum BATANGKUIS ( Waspada) : Dalam upaya membantu masyarakat yang terkena dampak Covid-19, Muspika Batangkuis mendirikan dapur umum memasak makanan yang selanjutnya dibagikan kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19, Senin (20/4) di lapangan volly Desa Tanjung Sari. Camat Batangkuis Avro Wibowo didampingi Danramil 05/ BK Kapt Inf Poniman dan Kapolsek AKP Simon Pasaribu mengatakan, dapur umum ini didirikan atas inisiatif Muspika sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19. Avro menjelaskan, Covid-19 memiliki dampak terhadap kehidupan sosial masyarakat. Oleh karenanya, Muspika berinisiatif mendirikan dapur umum untuk membuat makanan lengkap bersama menunya untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat. Petugas yang dilibatkan dalam memasak makanan antara lain ASN kantor camat, PNS Polsek, Polwan dibantu aparat TNI dari Koramil 05/BK. “Dapur umum ini kita buat selama 7 hari dengan memasak makanan lengkap bersama menu lezat. Setiap harinya kita sediakan nasi 150 bungkus yang akan diberikan antara lain kepada penarik betor, sopir angkot dan masyarakat lainnya yang terkena dampak covid-19 ini,” kata Avro Wibowo. Sistem pembagian yang dilakukan Muspika terhadap setiap makanan yang sudah selesai dimasak nantinya selain diambil di lokasi juga akan mendatangi masyarakat secara langsung dan membagikannya kepada masyarakat yang terkena dampak covid19 tersebut. Avro menambahkan, selain mendirikan dapur umum, pihaknya juga akan membuat posko penanggulangan dan penanganan Covid-19 untuk menerima berbagai informasi terkait Covid-19. (crul/B)

meninjau perkembangan dan situasi Kota Padangsidimpuan terkait penyebaran virus Corona. Metode pembelajaran mandiri di rumah yang semula berakhir 21 April 2020, diperpanjang hingga 29 Mei 2020. Untuk hari efektif selanjutnya, agar mempedomani kalender pendidikan yang berlaku, sebelum ada surat atau peraturan lebih lanjut. Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution melalui Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan HM Lutfhi Siregar melalui pesan WhatsApp, Minggu (19/4), mengimbau orangtua siswa agar senantiasa mengawasi dan

menjagaanak-anaknyaagartidak keluar rumah saat jam belajar. “Jaga dan awasi anak-anak agar tidak keluyuran dan pastikan anak-anak senantiasa mengerjakantugas-tugasyangsudah diberikan. Kami minta pengawasan intensif dari pihak orangtua terhadap anak-anak,” ujarnya. Data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Padangsidimpuan mengeluarkan rilis terbaru perkembangan penanganan pandemi Corona. Ada tiga orang yang sudah berstatus Pasien Dalam Pengawasan, 6 berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 770

orang Pelaku Perjalanan Sehat. “Iya. Itu data terbaru yang sudah dirilis,” kataWali Kota Irsan Efendi Nasution melalui Kabag Protokol dan Komuni-kasi Pimpinan,NurcahyoBudiSusetyo. Data itu, katanya, berdasarkan peta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga Sabtu (18/4) pukul 20:00. Secara keseluruhan, ada 2.545 orang Pelaku Perjalanan di Kota Padangsidimpuan yang terdata. Kemudian, sebanyak 1.742 orang selesai observasi. Seterusnya, kembali ke daerah asal 27 orang. “Dalam observasi ada 776 orang, yaituPelakuPerjalananSehat,ODP dan PDP,” jelasnya. (c02/B)

LMDS-RA : Sambut Ramadhan Dengan Gembira LUBUKPAKAM (Waspada): Lembaga Majelis Dzikir Sholawat Rijalul Ansor (LMDS-RA) Sumut mengajak seluruh kader Ansor untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1441 H dengan penuh rasa gembira meski saat ini diliputi suasana bencana wabah virus Corona (Covid-19). “Wabah ini hendaknya diperhatikan serius, jangan anggap enteng dan jangan terlalu panik. Tetapi tetap waspada, karena pandemic Covid-19 adalah wabah global atau seluruh dunia mengalami,” kata Ketua Bidang Keagamaan PengurusWilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Sumut yang juga Ketua PW Lembaga Majelis Dzikir Sholawat Rijalul Ansor (LMDS-RA) Sumut Ustadz Dedi Hermanto Sitorus di Lubukpakam, Senin (20/4). Menurutnya, meski situasi kondisi yang kurang nyaman saat ini khususnya dalam pelaksanaan ibadah puasa dikarenakan bencana non-alam pandemic Covid 19, namun bagi

Waspada/Ist

KADER GP Ansor Sumut dalam bakti sosialmemutus mata rantai pandemic Covid-19 membagikan masker kepada para pengendara di Jalinsum Medan-Serdang Bedagai. kader Ansor Banser di Sumut diminta agar selalu sigap dan update terkait penanggulangan Covid-19 dengan tetap mengikuti anjuran pemerintah dan fatwa para ulama. “Para kader diminta untuk membantu pemerintah mengedukasi masyarakat cara hidup sehat, cuci tangan, social distancing, physical distancing, memakai masker jika keluar

rumah dan lain sebagainya,” katanya. Namun dalam menyambut datangnya Ramadhan 1441 H, kader GP Ansor Sumut harus tetap suka cita dan penuh gembira. Ustadz Dedi mengatakan, puasa tahun ini bagi kader Ansor Sumut adalah momentum yang baik untuk peningkatan ibadah, pendekatan diri kepada Allah (Taqorrub Ilallah).

“Dengan berdiam di rumah merupakan usaha jihad kita melawan corona yakni memutus mata rantai penyebaran Covid19. Dan kegiatan sosial di bulan puasa seperti buka puasa bersama, sahur keliling, takbiran keliling dan lain sebagainya hendaknya pada tahun ini pun diberhentikan sambil menunggu arahan dari pemerintah,” ajak Dedi Hermanto. Pihaknya juga meminta dan mendesak pemerintah agar mensegerakan program pemberitaan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid19. Karena mereka sangat membutuhkan sekali baik berupa bantuan dari provinsi, kabupaten bahkan desa yang mendapat perintah dari Kementerian Desa agar menggunakan dana desa untuk membantu warga dampak Covid 19 ini. “Sedangkan bagi masyarakat yang mampu hendaknya dapat berbagi kepada saudara kita yang lain,” kata Dedi Hermanto. (a06/B)

Perbakin Peduli Dampak Covid-19 P.SIDIMPUAN (Waspada) : Sebagai bentuk kepedulian akan dampak sosial dari CoronaVirus Disease 2019 (Covid-19), pengurus Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Tapanuli Selatan, menyerahkan sembako ke Mapolres Tapsel untuk disalurkan kepada masyarakat. Bantuan sembako berupa beras 200 zak, indomie 200 karton, ikan kaleng 200 kaleng dan masker 500 buah, diserahkan Ketua Perbakin Tapsel Burhanuddin Harahap diterima Kabag Sumda Polres Tapsel Kompol Huayan Harahap. Ketua Perbakin Tapsel Burhanuddin Harahap, Senin (20/4) usai menyerahkan bantuan sembako itu mengatakan, hal itu dilakukan sebagaibentukkepeduliansosialpengurusPerbakinTapselatasdampak sosial yang dirasakan masyarakat di tengah pandemi corona ini. “Kita akui, wabah corona ini sangat berdampak buruk terhadap masyarakat terutama yang mengandalkan mata pencaharian harian. Kiranyabantuanyangnantinyaakandisalurkaninidapatmeringankan beban masyarakat yang terdampak virus corona ini,” ujarnya. Dia mengatakan, pihaknya menggandeng Polres Tapsel dalam penyaluran bantuan sembako ini, sebab pihak kepolisian memiliki data warga yang betul-betul layak untuk dibantu. “Kita berharap bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya, terutama masker agar senantiasa digunakan bila keluar rumah. Tentu kita berharap musibah ini segera berakhir, dan untuk itu dibutuhkan peran semua pihak dalam upaya memutus mata rantai penyebarannya,” tuturnya. (c02/B)

Waspada/Andi Nasution/B

PENGURUS Perbakin Tapsel menyerahkan secara simbolis bantuan sembako dan masker diterima Kabag Sumda Polres Tapsel Kompol Huayan untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak corona.

Koramil 10 Salurkan Beras SEIRAMPAH (Waspada) : Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu terlebih yang terdampak pandemi Coronavirus Disease (Covid-19), Komando Distrik Militer (Kodim) 0204 Deliserdang melalui Koramil 10 Sei Rampah menyalurkan bantuan 2 ton bersama beras, mi instan dan telur, Senin (20/4). “Penyerahan bantuan beras, mi instan dan telur merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19,” ujar Danramil 10 Sei Rampah Lettu Inf Mhd Yasir Arif di sela penyerahan bantuan. Ditambahkan Danramil, bantuan diserahkan langsung secara door to door (rumah ke rumah) oleh personel Babinsa ke rumah warga yang kurang mampu, untuk menjaga pengumpulan massa. Ditambahkan Danramil 10 Sei Rampah, TNI berkewajiban membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan terutama dampak pandemi Covid-19 sehingga beban mereka dapat terbantu. Warga Desa Pon Arma, 71, penerima bantuan mengucapkan terima kasih kepada Koramil 10 Sei Rampah yang telah memberikan bantuan sembako di saat masyarakat kesulitan mencari makan dampak virus Corona,bantuan akan dimanfaatkan sebaik-baiknya. (c03/B)

Buat Sarana Cuci Tangan PAKPAKBHARAT ( Waspada): A Tinambunen, warga Kabupaten Pakpak Bharat membuat ide kreatif pada sarana pencuci tangan untuk umum yang terletak di pinggir jalan depan rumahnya, Dusun Mborgang, Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat. Menurut A Tinambunen, Sabtu (18/4), ide kreatif ini muncul untuk membantu warga di tengah pandemi Covid-19, di mana pemerintah pusat hingga daerah gencar mengimbau masyarakat untuk sesering mungkin mencuci tangan. “Sebab salah satu upaya pencegahan dasar virus corona atau Covid-19 adalah dengan rajin mencuci tangan secara detail dan menyeluruh, karena virus corona bisa menular lewat droplet atau cairan tubuh yang keluar saat batuk atau bersin,” kata Tinambunen. Dengan dana sendiri, A Tinambunen, membuat sarana pencuci tangan tanpa sentuhan tangan ke keran air dan tempat sabun. Untuk mengalirkan air menekan dengan mengunakan kaki kiri serta untuk meneteskan sabun cair dengan menekan pakai kaki kanan yang dibuat menggunakan sistem mekanis berupa pedal, sehingga para pengguna tak perlu lagi repot menggunakan tangan untuk memutar kran air atau pun menekan pomp sabun cair. Hal ini menjadi suatu ketertarikan bagi Pj Bupati Pakpak Bharat Asren Nasution yang langsung mengapresiasi dan meninjau lokasi tersebut, pada Sabtu (18/4) didampingi staf ahli bupati Joni Feber Solin, personel BPBD, dan personel Kecamatan Salak. Asren Nasution meminta agar mengimplementasikan ide kreatif ini di beberapa lokasi seperti kantor bupati serta beberapa rumah ibadah dan lokasi publik lainnya. (cwb/C)

Waspada/Warikam Boangmanalu/B

PJ Bupati Pakpak Bharat Asren Nasution saat meninjau lokasi ide kreatif sarana pencucian tangan, pada Sabtu (18/4) di Dusun Amborgang Salak, Pakpak Bharat.


Sumatera Utara

WASPADA Selasa 21 April 2020

Kota Medan B. Aceh Binjai Bireuen B. Pidie G. Sitoli K. Jahe Kisaran Kutacane Langsa

Zhuhur 12:26 12:39 12:27 12:34 12:33 12:30 12:27 12:22 12:29 12:29

‘Ashar 15:40 15:52 15:41 15:46 15:47 15:46 15:41 15:37 15:44 15:42

Magrib 18:33 18:48 18:34 18:42 18:41 18:35 18:33 18:29 18:36 18:36

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

19:43 19:58 19:43 19:52 19:51 19:45 19:43 19:38 19:46 19:46

04:50 05:02 04:51 04:56 04:57 04:57 04:51 04:47 04:54 04:52

05:00 05:12 05:01 05:06 05:07 05:07 05:01 04:57 05:04 05:02

L.Seumawe 12:32 L. Pakam 12:25 Sei Rampah12:24 Meulaboh 12:36 P.Sidimpuan12:23 P. Siantar 12:24 Balige 12:24 R. Prapat 12:21 Sabang 12:39 Pandan 12:25

06:16 06:28 06:17 06:23 06:23 06:23 06:18 06:13 06:20 06:18

Zhuhur ‘Ashar 15:45 15:40 15:39 15:50 15:40 15:39 15:40 15:37 15:51 15:41

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

18:40 18:32 18:31 18:43 18:29 18:31 18:30 18:27 18:48 18:31

19:50 19:42 19:41 19:53 19:38 19:41 19:40 19:37 19:58 19:41

04:55 05:05 04:50 05:00 04:49 04:59 05:00 05:10 04:50 05:00 04:49 04:59 04:50 05:00 04:47 04:57 05:01 05:11 04:52 05:02

06:21 06:16 06:15 06:26 06:16 06:15 06:16 06:13 06:28 06:16

B8

Kota

Zhuhur ‘Ashar

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

Sibolga Sidikalang Sigli Singkil Stabat Takengon T.Balai Tapaktuan Tarutung T.Tinggi

12:25 12:27 12:37 12:29 12:26 12:33 12:21 12:32 12:25 12:24

18:31 18:33 18:45 18:35 18:34 18:41 18:28 18:39 18:30 18:31

19:40 19:43 19:55 19:45 19:43 19:51 19:38 19:48 19:40 19:41

04:52 04:52 04:59 04:55 04:51 04:57 04:47 04:56 04:51 04:49

05:02 05:02 05:09 05:05 05:01 05:07 04:57 05:06 05:01 04:59

Panyabungan 12:22 Teluk Dalam 12:29 Salak 12:27 Limapuluh 12:23 Parapat 12:25 Gunung Tua 12:22 Sibuhuan 12:22 Lhoksukon 12:31 D.Sanggul 12:25 Kotapinang 12:20 Aek Kanopan 12:22

15:41 15:42 15:49 15:45 15:41 15:47 15:36 15:46 15:41 15:39

06:17 06:18 06:26 06:21 06:17 06:23 06:13 06:23 06:17 06:15

Dihisab oleh: Tim Ahli Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Sumut

Zhuhur ‘Ashar 15:39 15:46 15:43 15:38 15:40 15:38 15:38 15:44 15:41 15:36 15:37

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

18:27 18:34 18:33 18:30 18:31 18:27 18:27 18:40 18:31 18:26 18:28

19:36 19:43 19:43 19:39 19:41 19:37 19:36 19:50 19:41 19:35 19:38

04:49 04:57 04:53 04:48 04:50 04:48 04:48 04:54 04:51 04:46 04:47

04:59 05:07 05:03 04:58 05:00 04:58 04:58 05:04 05:01 04:56 04:57

06:15 06:22 06:19 06:14 06:16 06:14 06:14 06:21 06:17 06:12 06:13

Karo

Ruang Isolasi

Waspada/Budi Surya Hasibuan

Direktur RSU Rantauprapat dr. Syafril Rahmadi Maulana, didampingi Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat, Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso, Kadis Kesehatan Kamal Ilham dan Plt. Kepala BPBD Labuhanbatu sebagai Forkopimda Gugus Tugas COVID-19 memaparkan kronologis IN dinyatakan positif Covid-19.

Waspada/Ist

WARGA Simalungun yang meninggal di RSUD Djasamen Saragih P. Siantar dengan gejala Covid-19 dimakamkan sesuai protokol Covid-19 di Desa Bahjoga.

PDP Asal L. Batu Meninggal Di Medan RANTAUPRAPAT (Waspada): Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berinisial IN, 22, warga Jl. Padi, Kelurahan Padang Bulan, Kec. Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, meninggal dunia, Senin (20/4) pagi. Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Rantauprapat dr. Syafril Rahmadi Maulana, SpB didampingi Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat, Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso, Kadis Kesehatan Kamal Ilham SKM, MM dan Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labuhanbatu selaku Forkopimda Gugus Tugas COVID-19 memaparkan kronologis IN dinyatakan positif Covid-19. Pada Sabtu (18/4) malam

sekira pukul 21:00, IN datang ke RSU Rantauprapat untuk berobat. Sesampainya di RSU Rantauprapat, pasien langsung ditangani tim medis Covid-19. “Sesuai dengan SOP kita, tim medis Covid-19 bertanya kepada pasien. Saat itu, pasien mengaku mengalami sesak nafas, mual dan nyeri pada ulu hati,” jelas Syafril. Namun kepada tim medis, IN mengaku tidak ada melakukan perjalanan. Selanjutnya pasien dibawa masuk ke Ins-

talansi Gawat Darurat (IGD). “Sewaktu diperiksa tim Covid-19, tidak ada ditemukan batuk, demam dan sesak nafas,” katanya. Setelah dilakukan observasi terhadap pasien dan keluhan sakit hilang, pasien diberi obat dan rawat jalan. Namun pada Minggu (19/4) sekira pukul 10:45, pasien datang lagi ke RSU Rantauprapat. Saat itu, dia mengalami sesak nafas dan batuk. Tim medis Covid-19 kembali bertanya dan meminta IN menj a w a b n y a d e n g a n j u j u r. Akhirnya IN mengaku baru melakukan perjalanan dari Pulo Raja. “Pasien ada melakukan perjalanan dari daerah Pulo Raja ke Rantauprapat. Selan-

jutnya, IN diserahkan kepada tim Covid-19 dan diinstruksikan untuk diisolasi,” sebut Syafril. Kemudian, pasien menjalani rapid test dan rongent paruparu. Hasilnya, IN dinyatakan mengalami pneumoni. “Hasil rembuk Tim Jaga Covid-19, pasien menjalani rapid test ulang dan hasilnya positif. Setelah ditetapkan sebagai PDP, Tim Covid-19 RSU Rantauprapat merujuk IN ke RSUP H. Adam Malik guna memastikan kondisinya, apakah benar-benar positif Covid-19,” ungkap Syafril. Sewaktu diberangkatkan ke Medan dari RSU Rantauprapat, lanjut Syafril, kondisi pasien masih stabil dan sempat singgah di Kisaran. Selanjutnya dalam

perjalanan tepatnya di kawasan Tebingtinggi, pasien mengalami muntah-muntah. Kemudian di kawasan Lubukpakam, pasien kembali muntah-muntah. Setibanya di Medan menuju RSUP H. Adam Malik, kondisi pasien menurun dratis. Setibanya di RSUP H. Adam Malik, pasien dinyatakan telah meninggal dunia. “Sampai di RSUP H. Adam Malik, Senin (20/4) pagi, pasien dinyatakan telah meninggal dunia. Dan, pada hari itu juga langsung dimakamkan di kawasan Simalingkar Medan,” jelas Syfaril. Warga Simalungun Di tempat terpisah, seorang warga Kab. Simalungun dengan gejala Covid-19, meninggal dunia

saat menjalani perawatan di RSUD Djasamen Saragih P. Siantar, Minggu (19/4). H u m a s G u g u s Tu g a s Percepatan Penanganan Covid19 Kab. Simalungun, Akmal Harif Siregar saat dikonfirmasi Waspada, Minggu (19/4) malam membenarkan adanya warga Simalungun yang dirawat dengan gejala Covid-19, meninggal di RSUD Djasamen Saragih P. Siantar. “Pasien yang meninggal itu seorang laki-laki, berusia 41 tahun, warga Desa Bah Joga, Kec. Jawamaraja Bahjambi dan sudah dimakamkan dengan protokol Covid-19,” terang Akmal. Terkait hal itu, Akmal menyatakan tim Gugus Tugas Per-

cepatan Penanganan Covid-19 Kab. Simalungun akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Simalungun guna melakukan rapid test terhadap keluarga pasien dan warga sekitar guna menentukan tindakan dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona. Sementara, sesuai update data per 19 April 2020 dari posko utama Covid-19 Kab. Simalungun, pasien positif Covid-19 hasil pemeriksaan swab sebanyak dua orang dan dua positif hasil pemeriksaan rapid test. Status PDP yang meninggal dunia sebanyak tiga orang. Status PDP yang dirawat sebanyak 18 orang, ODP 35 orang dan sembuh satu orang.(c07/a29/I)

DS Kembali Perpanjang Libur Sekolah

Waspada/Ist

LANAL TBA mengamankan 22 pekerja migran saat dalam perjalanan menuju Kota Tanjungbalai di perairan Asahan.

Pekerja Migran Ilegal Diamankan TANJUNGBALAI (Waspada): Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal TanjungbalaiAsahan Lantamal I Belawan, menangkap kapal nelayan berpenumpang 22 pekerja migran tanpa dokumen resmi dari Malaysia saat dalam perjalanan menuju Kota Tanjungbalai di sekitar Tanjungjumpul, perairan Asahan, Senin (20/4). Komandan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Dafris Datuk Syahrudin menjelaskan, penindakan TKI ilegal ini bermula saat Tim F1QR Lanal TBA mendapat informasi dan langsung melakukan pengejaran menggunakan Kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla) TBA I-1-61 dan Patkamla SSG I-1-47. Sekira pukul 03:30, tim melihat kapal nelayan yang dicurigai dan langsung melakukan pencegatan dan penangkapan. Penumpang sampan GT 3 tanpa nama yang seluruhnya laki-laki itu, diamankan di Posmat Bagan Asahan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan, pengukuran suhu badan dan menyemprot cairan disinfektan termasuk barang bawaan maupun kapal yang digunakan. Usai pemeriksaan kesehatan oleh Tim Lanal TBA, selanjutnya dua ABK dan 22 TKI ilegal diserahkan ke Satgas Covid-19 Kota Tanjungbalai untuk penanganan terkait pandemi Corona. Danlanal menegaskan, sesuai amanat

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) I Belawan, Laksamana TNI Abdul Rasyid, saat ini negara sedang mewaspadai pandemi Covid-19 terutama penyebarannya yang datang dari luar negeri. TNI-AL khususnya Lantamal I Koarmadan I melalui Lanal jajarannya selalu berpatroli rutin terutama di tempat yang disinyalir menjadi jalur masuk TKI tidak resmi. Di TBA, lanjutnya, beberapa kali pihaknya mengamankan TKI yang kembali dari Malaysia. Hal itu akan menjadi perhatian guna meningkatkan patroli berikutnya supaya penyelundupan TKI tidak serta merta langsung masuk Indonesia tanpa proses pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. “Prosedur tambahan penanganan Covid19 selalu kita terapkan. Personel di lapangan juga sudah diberi pembekalan tentang penanganan penangkapan kapal, khususnya penyelundupan TKI ilegal yang marak terjadi di TanjungbalaiAsahan,” ucap Danlanal. Protokol tambahan ini akan dilakukan oleh Satgas Covid-19 Lanal TBA sebagai upaya memutus rantai dan mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Setelah pemeriksaan menyeluruh, selanjutnya Lanal TBA berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi dan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tanjungbalai guna proses selanjutnya.(a14/a32/C)

DELISERDANG (Waspada): Dengan kondisi masih berlakunya pembatasan sosial atau social distancing dalam mencegah penularan virus Covid19, Dinas Pendidikan Deliserdang, kembali memperpanjang masa libur sekolah atau belajar di rumah bagi pelajar TK hingga SMP dan lembaga pendidikan non-formal untuk kedua kalinya. “Sehubungan dengan waktu belajar di rumah berakhir tanggal 21 April 2020 dan masih berlakunya pembatasan sosial atau social distancing dalam mencegah penularan virus Covid-19, maka waktu siswa belajar di rumah untuk seluruh sekolah di Deliserdang diper-

panjang hingga 29 Mei 2020,” kata Kadis Pendidikan Kabupaten Deliserdang Timur Tumanggor, Senin (20/4). Kebijakan itu tertuang dalam surat edaran No. 422.3/ 2706/2020 tentang pemberitahuan kegiatan belajar darurat pencegahan penyebaran Covid19. Keputusan tersebut ditujukan kepada TK, SD dan SMP maupun lembaga pendidikan non-formal di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Deliserdang. Timur menjelaskan, selama belajar di rumah, seluruh siswa diwajibkan tetap berada di rumah dan tidak beraktivitas di luar rumah. “Siswa juga dilarang ber-

pergian ke luar daerah, terutama ke daerah yang masuk zona merah Covid-19,” jelasnya. Selain itu, lanjut Timur, para guru wajib membimbing siswa belajar di rumah secara secara daring. “Jadi, para siswa belajar melalui TVRI sesuai jenjang kelasnya. Selama siswa belajar di rumah, lingkungan sekolah tetap dalam keadaan bersih dan pastikan sekolah dalam keadaan aman,” tegasnya. Timur berharap perpanjangan masa belajar dari rumah ini dapat digunakan sebaikbaiknya oleh para siswa. Para orangtua juga diminta mengawasi dengan baik agar berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini dilakukan guna

para kades menyampaikan hal ini kepada masyarakat,” ujar Camat Beringin Ayub, usai pertemuan bersama dengan FKUB. Menurut Ayub, Covid-19 merupakan virus yang sudah mewabah di dunia. Sehingga masyarakat memiliki peranan penting untuk memutus mata rantai virus Covid-19. Dia meminta seluruh lapisan masyarakat agar menghindari kerumunan orang. “Semua yang kita lakukan untuk kebaikan bersama. Karenanya, kita tidak boleh menganggap sepele terhadap virus Covid-19. Korbannya sudah cukup banyak. Apalagi, kita tidak tahu siapa saja orang di daerah atau lingkungan kita yang sudah tertular virus tersebut,” ungkap Ayub. (a06/B)

Waspada/M Husni Siregar/B

CAMAT Beringin Ayub (tiga kanan) ketika melakukan pertemuan dengan FKUB Kab. Deliserdang bersama Kades, pemuka agama dan tokoh masyarakat di kantor Camat Beringin, Senin (20/4).

mencegah penyebaran Covid19 di Kabupaten Deliserdang. (cel/a06/C)

PDP Di Sergai Bertambah, 1 Dirujuk Ke Medan SEIRAMPAH (Waspada) : Hingga Senin (20/4), jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang menjalani perawatan terkait CoronaVirus Diseaae (Covid-19) di Kab. Serdang Bedagai bertambah menjadi 6 orang, sebelumnya hanya 3

orang yang masih menjalani perawatan. Demikian disampaikan Kadis Kominfo Sergai Akmal selaku Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas, Senin (20/4) di Posko Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Kab. Sergai, di

rumahdinasbupatidiSeiRampah. Satu orang PDP di antaranya, lanjut Jubir, telah dirujuk ke Rumah Sakit Martha Friska Medan untuk mendapatkan perawatan lebih intensif, sementara 12 PDP dinyatakan telahsehatdankembalikerumah.

Masyarakat Diimbau Tidak Mudik LUBUKPAKAM (Waspada) : Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Beringin, Kabupaten Deliserdang mengimbau masyarakat untuk tidak mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Hal itu untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19). Imbauan itu disampaikan Muspika Beringin pada pertemuan di hadapan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kab. Deliserdang bersama kepala desa, pemuka agama dan tokoh masyarakat melalui selebaran di aula kantor Camat Beringin, Senin (20/4). “Hari ini imbauan tersebut sudah kita sampaikan di hadapan para kepala desa, pemuka agama dan tokoh masyarakat. Sekaligus membuat selebaran ke setiap dusun. Kita minta

Edward Limbong/Waspada/B

KADIS Pendidikan Deliserdang Timur Tumanggor.

Waspada/Edi Saputra/B

POSKO Gugus Tugas Peecepatan Penaanganan Covid-19 Kab.Sergai di rumah dinas bupati di Sei Rampah, Senin (20/4) sore.

Ditambahkan Jubir Gugus Tugas, untuk Orang Dalam Pantauan (ODP) yang masih menjalani pemantauan 14 hari ke depan sebanyak 133 orang, jumlah tersebut mengalami penurunan dibanding sebelumnya sebanyak 155 orang. Untuk ODP yang telah selesai menjalani masa pemantauan sebanyak 619 orang, sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) satu orang. “Namun hingga saat ini, Kabupaten Sergai masih nihil (nol) postif Covid-19, tetapi kita harustetapwaspada,”terang Akmal. Kadis Kominfo Sergai juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama mengawal dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat, tentunya dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta tetap mematuhi imbauan pemerintah untuk selalu menjaga jarak dan selalu mengenakan masker jika beraktivitas di luar rumah,selalu cuci tangan pakai sabun. (c03/C)

PEMKAB Karo mempersiakan fasilitas dan ruang isolasi bagi warga Kabupaten Karo yang dampak Covid-19. Lokasi isolasi ini terletak di Jl. Kapten Selamat Ketaren, eks Akademi Kebidanan Pemkab Karo. Hal ini dikatakan Ketua Harian Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Karo Ir. Martin Sitepu didampingi Kadis Kesehatan drg. Irna SM, MKes, Asisten Administrasi Mulianta Tarigan, Kadis Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Paksa Tarigan serta Kadis Kebersihan dan Lingkungan Hidup Radius Tarigan kepada Waspada, Selasa (14/4) saat meninjau persiapan lokasi. Menurut drg. Irna, pasien yang diisolasi di tempat itu terbagi dalam dua kategori. Yakni, pasien yang terdampak ringan dan orang dalam pantauan (ODP). Ruangan ini dibuat guna menyikapi kemungkinan yang bisa terjadi di tengah masyarakat, karena beberapa warga Kabupaten Karo yang perlu diisolasi. Kemungkinan ruangan di dalam rumahnya agak sempit, maka Pemkab Karo mempersiapkan tempat ini.(cpn/B)

Deliserdang

Sebar Relawan PMI tidak hanya bergerak dalam pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat. Tetapi PMI juga turut membantu pemerintah dalam penanganan pencegahan Covid-19 dengan melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan serta edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat bagaimana menjaga diri secara mandiri di tengah pandemi Covid-19 . Hal itu dikatakan Ketua PMI Deliserdang H. Ismayadi di Lubukpakam, Jumat (17/4) Menurut Ismayadi, kehadiran PMI di tengah pandemi Covid19 memberikan arti besar di tengah-tengah masyarakat. Sehingga diharapkan kehadirannya dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat. Penyemprotan disinfektan yang dilakukan PMI Deliserdang ini sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Dikatakannya, penyemprotan disinfektan yang dilakukan oleh relawan, mendapat dukungan dari PMI Sumut dengan menurunkan 3 mobil dilengkapi dengan tanki air serta mesin kompresor untuk menyemprotkan disinfektan, dibantu satu truk tangki sebagai penyuplai air bersih.(crul/a06/B)

P. Sidimpuan

Makin Susah GUNA menjawab keluhan masyarakat terkait hidup makin susah di tengah pandemi Covid19-19, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) P.Sidimpuan memberi bantuan kepada warga kurang mampu. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN P.Sidimpuan Dr. Sumper Mulia Harahap bersama Wakil Rektor Akademik Dr. Mhd Darwis Dasopang, Selasa (14/4), menyatakan cukup prihatin dengan kondisi warga saat ini. Dijelaskannya, 300 paket bantuan terdiri dari beras, telur 1 papan dan sabun cuci tangan telah disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di Sihitang dan Palampat, Kec. P. Sidimpuan Tenggara serta di sekitar tempat tinggal dosen IAIN P. Sidimpuan Senin (13/4). Bantuan yang diberikan langsung kepada warga kurang mampu tersebut, lanjut Sumper, merupakan infaq dan sedekah dari sejumlah dosen dan pegawai di lingkungan IAIN P. Sidimpuan. (cml/B)

Bongkar Celengan, Berbagi Dengan Dhuafa BESITANG ( Waspada): Bulan suci Ramadhan tinggal menunggu hari. Pada moment seperti ini, banyak kalangan umat Islam yang berbagi dengan fakir miskin. Baru-baru ini, di Desa Halaban, Kec. Besitang, sejumlah bocah turut memberikan sedekah. Bocah-bocah polos ini rela merogoh saku, bahkan membongkar celengan dengan niat untuk berbagi dengan kaum dhuafa di seputaran desa mereka. Semangat solidaritas sang bocah ini spontan muncul saat mereka melihat orangtua dan keluarga besar mereka me-

ngumpulkan uang secara sukarela untuk dibagikan kepada para kaum dhuafa yang membutuhkan uluran tangan. Dari uang yang terkumpul, dibelikan sembako sebanyak puluhan paket dan masingmasing kaum dhuafa diberi satu karung beras premium 5 kilogram, minyak goreng kemasan 1 kg, mi instan dan 1 rak telur ayam. Bantuan kemanusiaan ini disalurkan, Senin (20/4). Para bocah dengan menumpang mobil minibus keliling kampung dari pintu ke pintu memberikan bantuan. “Sembako ini kami

antar langsung,” kata Aswat, salah seorang bocah didampingi pamannya, Juliadi. Orangtua bocah, Ros mengatakan, bantuan ini sebagai wujud kepedulian antar sesama umat Islam. “Alhamdulillah, anak dan para keponakan kami turut berpartisipasi dengan menyisihkan sisa uang jajan yang mereka tabung,” ujarnya. Menurut dia, anak-anak harus dididik sejak dini untuk saling berbagi. Kepekaan sosial mereka, harus ditanam supaya kelak mereka tumbuh besar tidak menjadi individu yang egois.(a02/B)

Waspada/Ist

PARA bocah keliling kampung mengantarkan bantuan sembako untuk kaum dhuafa.