Page 17

Sumatera Utara

WASPADA Sabtu 16 Maret 2013

B7

Jalan Lintas Sumut- Aceh Putus SIDIKALANG (Waspada): Jalan lintas antar provinsi Sumatera Utara menuju Kutacane Provinsi Aceh sangat memprihatinkan. Puluhan kilometer ruas jalan mulai dari Kec. Tiga Lingga Kab. Dairi sampai Kota Buluh Kec. Tanah Pinem rusak. Selain jalan berlubang, bahu jalan longsor akibat hujan berkepanjangan akhir-akhir ini.

Sopir Tewas Di Truk KABANJAHE (Waspada) : Abdullah, 50, warga Tanjungmorawa yang berpropesi sebagai sopir truk pengangkut tiang listrik, jurusan Medan - Tapaktuan, meninggal dunia di dalam truk yang dikemudikannya di jalan Laudah, Kec. Kabanjahe, Kab. Karo. “Kami berangkat dari Medan menuju Tapaktuan pada Kamis (14/3) malam, mengendarai truk B 9472 EK berisi sekira 12 tiang listrik. Tengah malam kami istirahat di Tekongan Amoy, dan melanjutkan perjalanan kembali Jumat (15/3) pagi,” terang kernet truk, Edi Ginting, 43, warga Pangkalan Susu, di dampingi Kasat Lantas, AKP Radu dan Kanit Laka, Iptu Surya kepada Waspada. Memasuki kawasan jalan Laudah, Abdullah tiba - tiba terlihat tertidur sehingga truk hampir menyerempet kendaraan lain dan SPBU. Dalam keadaan panik dia berusaha membangunkannya namun tak berhasil. “Saya mengambil keputusan mengendalikan truk dan berhasil menghentikannya. Ternyata sopir terlihat pingsan. Petugas Satuan Laka Lantas yang datang ke lokasi membawa Abdullah ke rumah sakit,” terangnya sambil menambahkan, Abdullah tak dapat tertolong dan meninggal dunia. (c19)

Wabup Dairi Lantik 66 Pejabat Eselon SIDIKALANG (Waspada): Wakil Bupati Dairi, Irwansyah Pasi, SH disaksikan Unsur Muspida, Sekda, para Asisten dan sejumlah pimpinan SKPD melantik sebanyak 66 orang pejabat II, III dan IV pada jabatan struktural dan fungsional, di Balai Budaya Sidikalang, Kamis (14/3). Wabup menyoroti kinerja Staf Ahli. Dikatakan, jabatan Staf ahli yang diamanahkan bagi setiap anggota PNS selaku aparatur pemerintah, jangan dianggap tempat parkir sementara. Tetapi harus bisamaksimaluntukmemberimasukanataupemikirankepadabupati maupun wakil bupati demi kemajuan pembangunan daerah. Jangan harus diminta dulu baru mau memberi masukan. Wabup berharap pejabat eselon II khususnya staf ahli yang baru dilantik yakni staf ahli di bidang pembangunan, Drs Parasian Sihaloho dan staf ahli bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia, Elpianus Sigalingging, agar meningkatkan kinerjannya serta dapat memotivasi staf ahli lainya untuk meningkatkan etos kerja. Para pejabat yang dilantik, untuk eselon II sebanyak 2 orang, eselon III, 9 orang, eselon IV a 45 orang dan eselon IV b, 12 orang. Sementara, Alvino Esron Pardamean Sihombing, diangkat menjadi camat Silahisabungan, menggantikan Drs Parasian Sihaloho yang menjadi staf ahli, Rimson Simamora menjadi Lurah Kel. Pegagan Julu I, Kec. Sumbul Pegagan. Juga dilantik 5 orang kepala SD serta mengangkat 8 pengawas sekolah.(a20)

Lagi, Kader NasDem Mengundurkan Diri BERASTAGI (Waspada): Mundurnya pengurus teras DPD Partai Nasional Demokrat Kab. Karo dan seribuan massa pendukung beberapa waktu lalu, berimbas ke sejumlah kecamatan. Kali ini, giliran Ketua dan Sekretaris Partai NasDem dari 12 pengurus inti DPC yang ikut angkat koper dari partai berlambang kepala burung rajawali ini. Aksi itu ditandai dengan pelepasan almameter, kaos dan atribut Partai NasDem lainnya. Mereka juga mengumpulkan ribuan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan membakarnya beramai-ramai di Jalan Veteran Berastagi, Selasa (12/3). Koordinator Aksi, Amon Ariston Purba di Berastagi, Rabu (13/ 3), mengatakan, keputusan ini diambil setelah DPW dan DPP Partai NasDem tidak menanggapi surat yang telah dua kali mereka kirim. Pertama, tentang mundurnya Ketua DPD Partai NasDem Kab. Karo yang membuat jajaran partai di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan tidak kondusif. (a36)

Waspada/Ist

SEJUMLAH Pengurus DPC Partai NasDem se-Tanah Karo membakar atribut partai di Berastagi.

Thomas Pinem, warga Tanah Pinem menuturkan, sudah sekitar dua bulan jalan ini longsor, bahkan kemarin ada mobil jatuh, namun tidak sampai ke sungai dan tidak ada korban jiwa. Pantauan Waspada, Rabu (13/3), sepanjang jalan Lintas Provinsi menghubungkan Sumut dan Aceh Tenggara,

yakni antara Kec. Tiga Lingga dengan Kota Buluh tampak sangat memprihatinkan, dan diminta kepada pengguna jalan lebih berhati-hati melintasi jalan tersebut. Salah satu titik paling rawan bagi pengguna jalan tepatnya di Kuta Rimbaru, Kec. Tanah Pinem, Kab. Dairi. Jalan yang longsor sepanjang 10 meter dan

semua badan jalan amblas, sehingga harus membuat jalan alternatif melewati tanah warga. Anehnya ketika sejumlah wartawan melintas di jalan tersebut, oknum yang tidak diketahui identitasnya meminta uang Rp5.000 bagi kenderaan roda empat. Saat ditanya besaran uang yang diminta, katanya perintah bosnya.(ckm)

Kota P. Sidimpuan Rawan Jambret Dan Penipuan P. SIDIMPUAN (Waspada): Kota Padangsidimpuan saat ini sangat rawan jambret dan penipuan dengan modus purapura sebagai saudara dekat yang sudah lama tak bertemu. Targetnya adalah pengendara sepedamotor dan orangtua lanjut usia yang sedang berada di pinggir jalan. “Dua pria mengendarai sepedamotor tak memiliki nomor polisi menjambret kalung berlian saya di Jalan MT Hartono, ketika itu saya bersama seorang teman pulang dari pesta di Kampung Marancar,” kata Tika Tanjung, 18, warga Kel. Kantin, Kec. SidimpuanUtara, kepada Waspada, Jumat (15/3). Dijelaskan mahasiswa Akademi Kebidanan (Akbid) ini, kalung tersebut milik adik ibunya dan dia pinjam karena hendak menghadiri pesta pernikahan temannya. Akibat kejadian itu, dia dan bibinya mengalami kerugian Rp5.000.000. Sementara dua hari sebelumnya, berdasarkan catatan Waspada, terjadi tiga aksi penjambretan di Jalan Imam Bonjol Kel. Sihitang, Kec. Sidimpuan Tenggara, Jalan Merdeka Kel. Sadabuan, dan Jalan Baru, Kec. Sidimpuan Batunadua. Penipuan Selain jambret, Kota Padangsidimpuan juga rawan penipuan. Korbannya H. Harahap, 70, pensiunan PNS yang baru mengambil uang pensiunan di Kantor Pos Cabang Padangsidimpuan. Begitu korban keluar dari pagar kantor Pos, tiba-tiba seseorang mengendarai mobil Avanza mendekati dan mengenalkan diri. “Wak, sudah lama kita tidak

ketemu. Saya anaknya Pak Regar yang di Batunadua. Uwak masih ingatkan. Uwak mau pulang ya, ayo saya antarkan. Rumah masih di dekat jembatan kan?” katanya dengan bahasa Batak Angkola sambil berusaha meyakinkan dan mencari dimana rumah korban. Sambil berusaha mengingat-ngingat siapa pria tersebut, H. Harahap mengikuti saja ajakan pelaku untuk masuk ke mobil dan mengatakan dia tinggal di dekat jembatan Jalan Kenanga dekat rumah sakit umum. Setelah masuk ke mobil, ternyata di dalam sudah ada tiga teman pelaku. Satu duduk di depan dan dua lagi di kursi tengah. Selanjutnya korban didudukkan di antara kedua orang di kursi tengah. Mobil pun menuju Jalan Kenanga. Sepanjang perjalanan, sopir selalu berusaha melalui jalan berlubang dan tiba-tiba memutar setir setiap ada persimpangan. Akibatnya mobil bergoyang kencang, dan saat itulah dua pelaku yang ada di kursi tengah berusaha merogoh kantong korban. Tiba di simpang depan rumah sakit umum, korban diturunkan dan pelaku tancap gas. Kemudian korban masuk ke warung,danketikahendakmembayar kopi baru tersadar kalau dompetnya sudah tak ada lagi. Dalam sebulan terakhir ini kejadian serupa juga dialamai Rosmini Siregar, 68, dan Awaluddin Harahap, 72. Dimana Rosmini yang mengenakan perhiasan emas dan sedang berjalan di Simpang Losungbatu tiba-tiba didekati empat orang mengendarai Toyota Kijang.

Si sopir mengatakan Rosmini adalah teman ibunya yang sudah lama tidak bertemu. Saat ini ibunya sedang sekarat dan ingin bertemu. Tanpa curiga, korban mau diajak masuk ke mobil dan kemudian dibawa ke Jalan Sidimpuan Bay Pass. Setelah mempreteli perhiasannya, bahkan secara paksa, korban diturunkan di semak-semak dekat kantor Kementerian Agama Padangsidimpuan. Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian perhiasan emas sekitar Rp18 juta. Sementara Awaluddin Harahap didatangi empat pria mengendarai Avanza, ketika baru turun dari angkutan kota (Angkot) di jalan SM Raja Kel. Batunua. Pelaku mengaku anak dari sahabat lama korban, dan ayahnya hendak berangkat umroh ke Mekkah. “Wak, ayah mau berangkat umroh dan minta uwak yang memberangkatkannya dari rumah. Soalnya ayah merasa inilah pertemuan terakhir dengan uwak. jadi tolonglah uwak ikut kami,” kata seorang pelaku. Sambil memikirkan siapa temannya yang akan berangkat umroh itu, korban mengikut saja ketika diajak masuk ke dalam mobil yang di dalamnya sudah ada tiga orang. Mobilpun melaju menuju arah Sipirok. Ketika sampai di Pasar pargarutan, korban sadar sedang ditipu dan dia pun minta diturunkan. “Ketika naik angkot mau pulang ke arah Sidimpuan, saya sadar dompet saya sudah hilang. Tapi uang cuma sedikit,” kata Awaluddin Harahap.(a27)

Seperti bangunan mushala lainnya, bagian atas dilengkapi kubah, tempat imam, tempat mengambil wudhu, jendela berbentuk kubah dan bagian plafon yang terbuat dari anyaman bambu serta bagian atap dipasang dari mega deck. Ornamennya semuanya terbuat dari semen yang dipoles sedemikian rupa sehingga menghasilkan nilai seni yang indah. Menurut Taing Landong, pendirian mushala ini berawal ketika saudaranya, Syamperti Lubis dan Aswardi yang tinggal di Jakarta berkeinginan membangun mushala. “Mereka menanyakan kepada saya berapa biaya. Saya jawab, tergantung kecil besarnya mushalla yang dibangun. Begitupun, kirimkan saja dulu Rp6 juta. Alhamdulillah, sekarang mushala sudah berdiri, sedangkan besaran dana yang dikeluarkan sudah mencapai Rp40 juta. Itu semua bantuan keluarga dan sebagian ada sumbangan semen dan pasir dari warga sini,” ujarnya. Dikatakan, tukang dan perencanaannya dilakukannya sendiri, paling-paling dibantu salah seorang tetangga yang juga perempuan. Masa pengerjaan ini sudah cukup lama, sudah hampir lima bulan. Selain terkendala dana, tentunya juga terkendala tenaga. “Walapun begitu, dalam waktu dua atau tiga minggu ke depan, mushala ini akan selesai. Saat ini lagi tahap menyelesaikan tangga, pintu, tempat wudhu serta taman bagian depan. Kita masih kekurangan semen,

Hindari Longsor Susulan, Material Longsor Dibersihkan BERASTAGI (Waspada): Untuk mengantisipasi longsor susulan di jalan nasional Medan - Berastagi kilometer 56-57, pihak Penanganan Jalan Nasional (PJN) Metropolitan mengadakan pembersihan material longsor sejak Rabu (13/3). Longsor di jalan Medan – Berastagi terjadi Jumat tiga pekan lalu. Longsor yang cukup besar tersebut menyeret dua mobil pribadi, satu bus penumpang ke dalam jurang serta menimbun dua sepedamotor.

Tidak ada korban jiwa tapi mengakibatkan beberapa orang mengalami luka-luka berat dan ringan. Longsor yang terjadi antara simpang Desa Daulu dengan Desa Taungkeh mengakibatkan arus lalulintas Medan – Berastagi putus total. Namun berkat kerja keras pihak Satker PJN Metropolitan yang mengerahkan sejumlah alat berat untuk menyingkirkan material longsor ke pinggir jalan, sekitar 7 jam kemudian lokasi longsor dapat

Waspada/Basita Bukit

MATERIAL longsor di Jalan Nasional Medan – Berastagi kilometer 56-57 dibersihkan dengan alat berat.

Polres Tapsel Sikat Komplotan Akbid Armina Centre Pencuri Komputer Sekolah Adakan Capping Day P. SIDIMPUAN (Waspada): Satuan Reskrim Polres Tapanuli Selatan bersama Polsek Barumun Tengah, menyikat komplotan pencuri 16 komputer milik SMP Negeri 1 Aek Nabara, Kab. Padanglawas. Komplotan itu berjumlah sembilan orang. Lima ditangkap bersama barang bukti di Kel. Batunadua, Kota Padangsidimpuan, dan Sibuhuan, Kab. Palas. Sedangkan empat masih dalam pengejaran (DPO) Polisi. Demikian Kapolres Tapsel, AKBP Abdul Rizal A. Engahu, S.Ik, M.Si didampingi Waka-

polres, Kompol Zainuddin P, Kasat Reskrim, AKP Wilson Pasaribu, S.Ik, dan Kaurbin Ops, Iptu Kusnadi, dalam gelar tangkapan dan barang bukti di aula Pratidina Mapolres Tapsel, Jalan SM Raja Padangsidimpuan, Jumat (15/3). Dijelaskan, pencurian komputer lengkap dengan CPU, mouse, dan keyboard, dari laboratorium SMPN 1 Aek Nabara terjadi Minggu (13/3) dinihari. “Komputer yang dicuri ini merupakan kebutuhan utama pendidikan generasi muda bangsa, dan harus secepatnya

diungkap,” kata Kapolres. Setelah melakukan pengembangan, petugas menangkap tersangka AHH ketika hendak menjualnya di Padangsidimpuan. Berdasarkan keterangan AHH, polisi menangkap YMP, RP, AWR, TS, di Sibuhuan dan Sidimpuan. Sedang HH, NR, SP, dan I masih buron. Petugasmenyitabarangbukti berupa 15 CPU, 16 monitor LCD, 16 keyboard, 13 mouse merek Advance. Kemudian 1 keyboard merk Procom Power, 1 mouse Dell, dan mobilToyota Avanza BK 1975 QY putih.(a27/c13)

Mushala Unik Karya Wanita Paruh Baya SORE itu, cuaca di sekitar Desa Roburandolok, Kec. Panyabungan Selatan, Kab. Mandailing Natal, diselemuti mendung. Namun, wanita berusia 58 tahun itu sepertinya tidak menghiraukan hujan yang sebentar lagi turun. Ia masih sibuk mengaduk semen dan sesekali menyapu keringat yang meleleh di pipi. Dengan dibantu seorang wanita yang usianya diperkirakan 45 tahun, ia begitu bersemangat untuk merampungkan mushala yang sedang dikerjakannya. Kalau diamati, tidak terpikir sedikitpun yang menjadi tukang sekaligus arsitek mushala ini wanita paruh umur. Orang desa dan warga sekitar mengenalnya dengan panggilan Taing Landong, sedangkan nama sebenarnya Nursopiah. Begitu sampai ke mushala, kita akan terdecak kagum. Betapa tidak. Dari jauh kita menganggap bahan pembuatan bangunan mushala dari papan dan bagian bawahnya dari pokok kelapa. Tapi, ternyata tidak. Begitu didekati dan dipegang, itu terbuat dari semen yang dipoles sedemikian rupa sehingga bagian dinding tersusun seperti terbuat dari papan. Perpaduan polesan dan cat warna coklat muda menghilangkan bangunan itu terbuat dari semen. Keunikan bangunan mushala ini terbuat dari semen bergaya papan.

Waspada/Kartolo Munte

BADAN Jalan yang amblas sepanjang 10 meter di Kuta Rimbaru Kec.Tanah Pinem,menghubungkan Provinsi Sumut dengan Kutacane Provinsi Aceh.

karena rencana jalan ke mari juga akan didek sepanjang kurang lebih 10 meter. Agar mudah di lalui kita juga berencana membuat titi kecil sepanjang tiga meter dari pinggir jalan desa. Diharapkan nanti Pak Bupati akan berkenan meresmikannya,” ujarnya. Menurut Taing Landong, dunia pertukangan bukanlah hal asing baginya. Dia tidak pernah belajar jadi tukang. “Tapi, sejak anak-anak, saya

memang suka membuat ini dan itu. Ditambah lagi keluarga saya secara turun-temurun rata-rata jadi tukang,” katanya. Kalau mushala ini nanti sudah siap, Taing Landong berencana memberikan nama mushala “Bani Jamangguyang” yang artinya keturunan Jamangguyang.“Jamangguyang itu adalah leluhur marga Lubis atau tepatnya ompung marga Lubis. Jadi untuk mengenang leluhur marga Lubis, saya be-

PANYABUNGAN (Waspada): Capping day upacara untuk mengenang Florence Nightingale, tokoh perintis keperawatan sejak tahun 1820. Para bidan didorong untuk mencontoh ketauladanan Florence Nightigale yang berkarakter selalu menolong orang yang membutuhkan kesehatan dengan rasa cinta kasih tanpa membedakan status ekonomi dan ras. Hal itu disampaikan Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara dibacakan Asisten Tata Praja Drs. H. Musaddad Daulay, MM dalam acara capping day Akademi Kebidanan (Akbid) Armina Centre tahun 2013 di gedung serbaguna Desa Parbangunan Kec. Panyabungan, Kamis (14/3). “Tenaga kesehatan merupakan satu profesi yang mulia.Karenanya, alumni dari Akademi Kebidanan Armina Centere Panyabungan dan SMK Kesehatan Armina kami yakini akan dapat berbakti untuk peningkatan derajat kesehatan

ditembus arus lalulintas. Namun lokasi longsor tersebut masih sangat rawan longsor susulan apabila terjadi hujan, mengingat material longsor berupa tanah, bebatuan dan pepohonan masih teronggok sepanjang sekitar 100 meter di kirikanan ruas jalan. Selain itu material batuan masih ada yang tersangkut di tebing yang sewaktuwaktubisaterjatuhkebadanjalan. Menurut Satker Penanganan Jalan Nasional (PJN) Metropolitan, M. Sinaga didampingi PPK-nya, Karyawan Sembiring dan pengawas, H. Simaremare, selama pengerjaan pembersihan maka arus lalulintas di buka-tutup. Dia berharap masyarakat pemakai jalan memaklumi keadaan tersebut. “Untuk mendukung pekerjaan ini, kita sudah berkoordinasi dengan pihak Polantas Polres Karo. Mudah-mudahan pekerjaan dapat kita tuntaskan dengan cepat dan arus lalulintas pun tidak terganggu,” ujar Sembiring. Amatan Waspada di lapangan, sampai Jumat (15/3), dua alat berat masih bekerja menyingkirkan material longsor dari pinggiran tebing mau pun bahu jalan. Sementara petugas dari Polantas sibuk mengatur arus lalulintas.(c09)

masyarakat, terutama penurunan angka kematian ibu dan bayi yang masih menjadi perioritas pemerintah saat ini,” katanya. “Kami mengucapkan terimakasih kepada yayasan Akbid Armina Centere dan SMK Kesehatan Panyabungan yang telah berperan aktif dalam mencetak lulusan tenaga kesehatan yang akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya. Sementara Ketua Yayasan Akbid Armina Centre, Dr H. Safruddin Nasution Sp.B. MM berharap capping day bukan serimonial belaka, melainkan tahap awal untuk lebih giat menuntut ilmu, karena menuntut ilmu berlangsung sepanjang masa. “Capping day langkah awal yang menandai kesuksesan anda dalam menyelesaikan studi pada semester I di Program D III kebidanan. Kemampuan anda yang sesungguhnya akan diuji di tengah-tengah masyarakat nantinya,” ungkapnya.(a28)

rikan namanya Mushala Ba n i Ja m a n g g u y a n g ,” ucapnya. Kalau ada dermawan yang tergerak hatinya secara ikhlas menyelesaikan mushala yang masih banyak kekurangannya ini, dia menyambutnya dengan tangan terbuka. “Tapi harus ikhlas, tidak ada motif politik,” katanya. * M. Alpin Lubis Waspada/Edoard Sinaga

PENGURUS MUI Kota Pematangsiantar periode 2012-2017 dilantik Ketua DP MUI Sumut Prof. H. Abdullahsyah, MA di aula AMIK Tunas Bangsa, Jalan Jend. Sudirman.

Wali Kota P. Siantar Minta MUI Bekerja Keras

Waspada/Alpin Lubis

MUSHALA sedang tahap penyelesaian, hasil buah tangan Nursopiah alias Taing Landong yang terdapat di Desa Roburandolok, Kec. Panyabungan Selatan, Kab. Mandailing Natal.

PEMATANGSIANTAR (Waspada):Wali Kota Hulman Sitorus, SE meminta agar pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar yang mengemban amanah cukup besar, agar bekerja keras, disiplin, berikhtiar semaksimal mungkin, menanamkan impian masyarakat Islam. “Sabar merupakan kunci keberhasilan dalam membina umat dan mengatasi permasalahan,” sebutWali Kota saat pelantikan pengurus DP MUI periode 2012-2017 hasil Musda V pada 25 November 2012 lalu di aula AMIK Tunas Bangsa, Jalan Jend. Sudirman, Selasa (12/3). DP MUI yang dilantik terdiri Ketua Umum Drs. HM. Ali Lubis, Ketua H. Hasan Basri Siregar, S.Ag, MA, Aslam Alhuda Nasution, S.Pd.I, H. Sulaiman Sinaga, Zainal Siahaan, SE, MM, H. Badri Kalimantan, SE, MM, Dra. Rayani Purba, Syirwan Hazly Nasution, SHI, H. Burhanuddin Harahap, Djumadi, SH, Drs. H. Maranaek

Hasibuan, MA, Drs. H. Laden Damanik, dan Drs. H. Abdul Hakim Lubis. Sekretaris Umum Drs. H. Amril Zein, Sekretaris Drs. Iman Nainggolan, MA, Syaifuddin Ali Nasution, H. Evi Tanjung, Arif Siregar, BA, Imran Simanjuntak, S.Ag, MA dan Abdul Rasyid, S.Pd, Bendahara Umum H. Ahmad Ridwansyah Putra, Bendahara H. Umar Siddik Lingga dan Dra. Nurlela Lubis, Dewan Penasehat sebanyak 11 orang dengan Ketua H. Zulkarnaen Nasution. Pengurus dilengkapi 12 komisi dan satu lembaga yakni pengkajian pangan, obat-obatan dan kosmetik. Ketua Umum MUI Sumut Prof. H. Abdullahsyah, MA meminta MUI agar bekerjasama yang baik dengan pemerintah, karena ulama dan pemerintah tidak dapat dipisahkan. Ketua Umum MUI Pematangsiantar Drs. HM. Ali Lubis yang sudah kedua kalinya memimpin MUI Pematangsiantar mengakui, amanah yang diembannya sangat berat. (a30)

Waspada, Sabtu 16 Maret 2013  

waspada daily

Waspada, Sabtu 16 Maret 2013  

waspada daily

Advertisement