Page 16

Sumatera Utara

B6 WASPADA

Pemimpin Umum Dr. Hj. Rayati Syafrin Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab H. Prabudi Said Wakil Pemimpin Umum/Wapemred H. Teruna Jasa Said Wakil Penanggung Jawab H. Sofyan Harahap Redaktur Senior H. Azwir Thahir Pemimpin Perusahaan: Dr. Hj. Rayati Syafrin. Wakil Pemimpin Perusahaan: H. Bahtiar Tanjung. Iklan: Hj. Hilda Mulina (Kabag), Rumondang Siagian (Medan), Lulu Lusia Damayanti (Jakarta). Redaktur Pelaksana Berita: Armin Rahmansyah Nasution. Redaktur Pelaksana Opini & Artikel: Dedi Sahputra. Redaktur Minggu & Akhir Pekan: Muhammad Thariq. Redaktur Berita: H. Halim Hasan, Hendra DS. Redaktur Medan: David Swayana. Redaktur Sumatera Utara: H.T. Dony Paridi. Redaktur Aceh: M. Zeini Zen. Redaktur Luar Negeri: H. Muhammad Joni. Redaktur Nusantara: H. Halim Hasan. Redaktur Olahraga: Jonny Ramadhan Silalahi. Redaktur Ekonomi: Zulkifli Harahap. Redaktur Agama: H. Syarifuddin Elhayat. Litbang: H. Akmal AZ (Kabag). Humas: H. Erwan Effendi (Kabag), Aidi Yursal. Promosi: Edward Thahir (Koordinator). Sekretaris Redaksi: Hj. Hartati Zein. Pemasaran: H. Subagio PN (Medan), Zultamser (Sumatera Utara), Sinur Manik (Aceh). Asisten Redaktur: Irwandi Harahap (Medan); Irham Hagabean Nasution (Sumatera Utara); Armansyah Thahir (Sumatera Utara, Otomotif); Diurna Wantana (Aceh); Austin Antariksa (Olahraga, KMS Kreasi); Syafriwani Harahap (Luar Negeri, Popular, Pariwisata); Rudi Faliskan (Berita); Erwin Siregar (Opini); Hj. Hoyriah Siregar (Ekonomi); T. Junaidi (Hiburan); Hj. Erma Sujianti Tarigan (Agama), Hj. Neneng Khairiah Zen (KMS Remaja, Mode); Anum Purba (Keluarga); David Swayana (Infotainmen); Hj. Ayu Kesumaningtyas (Kesehatan); Dedi Riono (Budaya); Denny Adil (Pelangi). Wartawan Kota Medan: Umum: H. Amir Syarifuddin, Ismanto Ismail, Rudi Arman, Zulkifli Darwis, H. Abdullah Dadeh, H. Suyono, Hj. Ayu Kesumaningtyas, Feirizal Purba, Gito AP, M. Ferdinan Sembiring, M. Edison Ginting, Anum Purba, Sahrizal, Sulaiman Hamzah, Sugiarto, Rustam Effendi, Mursal Alfa Iswara, Andi Aria Tirtayasa, Avli Yarman. Olahraga: Austin E. Antariksa, H. Syahputra MS, Setia Budi Siregar, Dedi Riono. Fotografer: Muhammad Faisal, Hang Tuah Jasa Said, Surya Effendi, Hamdani. Otomotif: Armansyah Thahir. Koran Masuk Sekolah/KMS: Arianda Tanjung, Dio Utama. Wartawan Jakarta: Andi Yanto Aritonang (Koordinator Liputan), Hermanto, H. Ramadhan Usman, Hasriwal AS, Nurhilal, Edi Supardi Emon, Agus Sumariyadi, Dian Warastuti, Aji K, Yuslan Kisra. Wartawan Sumatera Utara: Binjai: H. Riswan Rika, Nazelian Tanjung. Deli Serdang: H.M. Husni Siregar, Hotma Darwis Pasaribu, Rizaldi Anwar, M. Suhandi Nasution. Serdang Bedagai: Eddi Gultom, Edi Sahputra. Stabat: H. Ibnu Kasir, Abdul Hakim. Pangkalan Brandan: Chairil Rusli, Asri Rais. Kabanjahe/ Berastagi: Dickson Pelawi, Basita Bukit, Dedek Mohan Basri Hasibuan, Micky Maliki. Tebingtinggi: Muhammad Idris, Abdul Khalik. Pematangsiantar: Mulia Siregar, Edoard Sinaga. Simalungun: Ali Bey, Hasuna Damanik, Balas Sirait. Aek Kanopan: Indra Muheri Simatupang, Syahril Ilham. Rantau Prapat: Armansyah Abdi, Neirul Nizam, Budi Surya Hasibuan. Kota Pinang: Hasanuddin Harahap, Deni Syafrizal Daulay. Pangururan: Edison Samosir. Balige: Jimmy Sitinjak. Sidikalang: Natar Manalu. Tarutung: Parlindungan Hutasoit. Sibolga/Tapanuli Tengah: Alam Satriwal Tanjung. Padangsidimpuan: H. Syarifuddin Nasution, Sukri Falah Harahap, Ahmad Cerem Meha. Gunung Tua: Sori Parlah Harahap. Sibuhuan: Idaham Butarbutar, Syarif Ali Usman. Panyabungan: Munir Lubis, Sarmin Harahap, Alpin Lubis. Gunung Sitoli: Bothaniman Jaya Telaumbanua. Kisaran: Nurkarim Nehe (Koordinator Liputan Asahan, Batubara & Tanjungbalai), Bustami Chie Pit, Sapriadi. Batubara: Helmy Hasibuan, Agus Diansyah Hasibuan, Sahril, Iwan Hasibuan. Tanjung Balai: Rahmad Fansur Siregar, Rasudin Sihotang. Wartawan Aceh: Banda Aceh: Aldin Nainggolan (Ka Perwakilan/Koordinator Liputan), Muhammad Zairin, Munawardi Ismail, Zafrullah, T. Mansursyah, T. Ardiansyah, Jaka Rasyid, Gito Rollies, H. Rusli Ismail, Arman Konadi. Aceh Besar: Iskandarsyah. Lhokseumawe: Bustami Saleh (Ka Perwakilan/Koordinator Liputan), M. Jakfar Ahmad, Zainal Abidin, Zainuddin Abdullah, Maimun, Arafat Nur. Kuala Simpang: Muhammad Hanafiah. Langsa: H. Syahrul Karim, H. Ibnu Sa’dan, H. Samsuar, Dedek Juliadi. Lhoksukon: Musyawir, Mustafa Kamal. Idi: Muhammad H. Ishak. Bireuen: HAR Djuli, Amiruddin, Abdul Mukti Hasan. Takengen: Bahtiar Gayo, Irwandi. Sigli: Muhammad Riza. Sabang: T. Zakaria Al-Bahri. Subulussalam: Khairul Boang Manalu. Tapaktuan: Zamzamy Surya. Blangpidie: Sudarmansyah Putra. Kutacane: Mahadi Pinem, Ali Amran. Blangkejeren: Jasvira Sautisa. Bener Meriah: Khairul Akhyar, Irham Hakim. Singkil: Tarmizi Ripan, Mansurdin. Sinabang: Muhammad Rapyan.

� Semua wartawan WASPADA dilengkapi dengan kartu pers. Jangan layani dan segera laporkan ke pihak berwajib atau ke Sekretaris Redaksi bila ada yang mengaku wartawan WASPADA tetapi tidak bisa menunjukkan kartu pers yang sah, ditandatangani Pemimpin Redaksi �

Hubungi kami Penerbit: PT Penerbitan Harian Waspada Komisaris Utama: Tribuana Said Direktur Utama: dr. Hj. Rayati Syafrin, MBA, MM SIUPP: 065/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/198 tanggal 25 Februari 1988 Anggota SPS No. 13/1947/02/A/2002 KANTOR PUSAT Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 4150858, Faks Redaksi: (061) 4510025, Faks Tata Usaha: (061) 4531010. E-mail Redaksi: redaksi@waspadamedan.com KANTOR PERWAKILAN DAN BIRO � Perwakilan dan Biro Jakarta: Jalan Siaga II No. 6 C Pejaten Barat, Pasar Minggu Jakarta Selatan. Tel: (021) 79197052, Faks: (021) 79199874. � Perwakilan dan Biro Banda Aceh: Jalan Ratu Syafiatuddin No. 21 C, Banda Aceh. Tel & Faks: (0651) 22385.

Dishub Labusel Mediasi Warga Dan Perusahaan Terkait Blokir Jalan KOTAPINANG (Waspada): Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Pemkab Labusel, Tuahta R Saragih, Jumat (15/3), memediasi pertemuan antara warga Desa Pangarungan Kec. Torgamba, Kab. Labusel dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah desa tersebut. Mediasi terkait pemblokiran badan jalan yang dilakukan warga terhadap jalan protokol Pangarungan sebagai bentuk protes terhadap perusahaan. Hadir pada pertemuan itu Kepala Desa Pangarungan Edi Santoso, perwakilan warga Amin Harahap dan Muslih Siregar, serta perwakilan perusahaan yakni D Samosir dari PT ABM, Umar Banjar dari PT SMA, J Saragih dari PT Milano, dan Munthe dari PT Juisin Garuda. Pada kesempatan itu, Amin Harahap mengatakan, warga tidak tahan saban hari makan abu karena rusaknya badan jalan akibat melintasnya truk melebihi tonase milik Perusahaan Minyak Kelapa Sawit (PMKS). Dia mengatakan Jalan Pro-

tokol Desa Pangarungan merupakan jalan kelas IIIC yang harusnya dilintasi truk bermuatan maksimal delapan ton sesuai UU No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas. Namun kenyataannya setiap hari truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dan Crude Palm Oil (CPO) milik sejumlah PMKS yang melintas di kawasan itu membawa muatan hingga 32 ton. Akibatnya, kata dia, badan jalan menjadi rusak parah karena tidak sanggup menahan beban. Kerusakan itu juga menyebabkan setiap hari warga yang bermukim di daerah itu harus menghirup udara terpolusi debu yang beterbangan dari badan jalan yang rusak. “Kami minta ini ditertibkan,”

katanya. Muslih Siregar mengatakan, pihak perusahaan di daerah itu tidak mematuhi kesepakatan untuk melakukan penyiraman badan jalan secara rutin setiap hari yang telah disepakati antara warga, pihak desa dan, perusahaan. Menanggapi aspirasi warga, Kadishubkominfo Labusel, Tuahta Ramajaya Saragih mengatakan, pihaknya selama ini sudah mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran muatan kendaraaan itu, meski pelaksanaannya belum maksimal. Mengenai rencana warga memasang portal, kata dia, pihaknya belum dapat mengambil keputusan karena sudah ada MoU antara Pemkab dengan perusahaan. Sementara pihak perusahaan berjanji ke depannya akan melakukan penyiraman dan pemeliharaan badan jalan secara rutin. “Kami sudah komitmen akan lakukan penyiraman agar debu di badan jalan berkurang,” kata Umar Banjar. (c18)

Akses Terhadap Layanan Air Bersih Masih Rendah RANTAUPRAPAT (Waspada): Akses masyarakat di Kab. Labuhanbatu terhadap layanan air bersih masih sangat rendah. Begitu juga kondisi sanitasi masih tergolong kurang baik. Sementara pertumbuhan penduduk dan perkembangan pemukiman kumuh, semakin meningkat dari tahun ke tahun. Demikian dikatakan Bupati L.Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD ketika memberikan arahan dan bimbingannya pada acara Visioning Workshop Program IUWASH (Lokakarya Program Indonesia UrbanWater Sanitation and Hygiene) sektor air bersih dan sanitasi di BJ Sinurat Hall Hotel Permata Land, Rantauprapat, Kamis (14/3). Dikatakan, air bersih dan sanitasi adalah permasalahan bersama yang tidak hanya tanggungjawab pemerintah saja, tetapi juga seluruh stakeholder

(pemerintah pusat, provinsi, kab/kota, masyarakat) yang segera harus dicari solusinya. Masalah air bersih dan sanitasi membutuhkan percepatan dalam penyelesaiannya. Hal ini juga untuk mencapai sasaran RPJMD 2010-2014 bidang air bersih dan sanitasi, yaitu target 78,19 % pelayanan air bersih untuk daerah perkotaan dan 61,6 % untuk pedesaan di tahun 2014. Demikian juga untuk air limbah perumahan, diharapkan pada tahun 2014 tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar sembarangan (BABS). Kita boleh bangga, kata Tigor, karena L.Batu bersama dengan 54 kabupaten/kota di Indonesia terpilih untuk melaksanakan program IUWASH. Ketua Panitia yang juga Asisten Ekbang dan Kesos Setdakab H. Burhanuddin SH mengatakan, tujuan kegiatan itu adalah

mensosialisasikan kondisi pelayanan air minum dan sanitasi di L.Batu, serta mensosialisasikan target target dan kebijakan di tingkat nasional khususnya untuk pencapaian Millenium Development Goal bidang air minum dan sanitasi. Direktur PDAM Amin Prasetyo dalam paparannya menjelaskan, permasalahan yang dihadapi oleh PDAM Tirta Bina, antara lain tingkat kebocoran cukup tinggi, kualitas dan kontinuitasnya rendah, distribusi air tidak merata, po-tensi pelanggan tinggi semen-tara pasokan rendah. Ir Subari, Per wakilan IUWASH Sumut mengatakan, IUWASH dengan pendanaan dari USAID akan membantu pemerintah meningkatkan jumlah capaian akses masyarakat untuk sektor air minum dan sanitasi. (a18/c07)

Adz Dziniyah Bantu Generator Untuk Masjid BUNTUPANE, Asahan (Waspada): Untuk memudahkan masyarakat pedalaman menjalankan ibadah, terkait dengan seringnya listrik padam, Pengajian Adz Dziniyah Kab. Asahan bersama Taufan Center (TC) memberikan generator (genset) di Masjid Nurul Iman, Kampungbaru, Desa Lestari, Buntupane, Kamis (14/3). Bantuan diserahkan Ketua Pengajian Adz Dziniyah Ny. Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang, yang akrab disapa Ummi, dan kemudian berdiskusi dengan masyarakat terse-

but di wilayah yang letaknya jauh di pelosok tersebut. “Saya senang bisa hadir di sini, dan berjumpa dengan masyarakat. Karena kita di sini adalah keluarga, dan tidak ada perbedaan,” jelas Winda, yang juga Ketua TP PKK Kab.Asahan, saat bercengkerama dengan masyarakat Kampungbaru, yang sebahagian besar kaum ibu. Bantuan genset ini, kata Winda, merupakan utang dirinya, mengingat wilayah itu sering padam listrik, dan aktivitas ibadah di Masjid selalu terganggu. Oleh sebab itu, dia ber-

� Perwakilan dan Biro Lhokseumawe: Jalan Iskandar Muda No. 65, Lhokseumawe. Tel: (0645) 42109. � Biro Asahan, Batubara & Tanjungbalai: Jalan Sutami No. 30 Kisaran. Tel: (0623) 41412. Harga iklan per mm kolom: Hitam-putih Rp. 13.000,-, berwarna Rp. 36.000,Halaman depan: hitam-putih Rp. 39.000,-, berwarna Rp. 108.000,Ukuran kolom: 40,5 mm. E-mail Iklan: iklan@waspadamedan.com Pencetak: PT Prakarsa Abadi Press, Jalan Sidorukun Medan. Isi di luar tanggung jawab percetakan

Drs. H. M Syafii, MSi Mendaftar Ke Gerindra LIMAPULUH (Waspada): Ketua Umum Ikatan Masyarakat Batubara Madani (IMBM) Drs. H. M Syafii M.Si, Kamis (14/3) secara resmi mendaftar sebagai Balon Bupati Batubara periode 2013 - 2018 ke DPC Gerindra, Kab. Batubara. Syafii dalam jumpa pers usai pendaftaran ke Gerindra mengungkapkan, pengambilan formulir sebagai calon Bupati Batubara ini karena ia merasa Gerindra satu visi dan misi dengan IMBM yang dipimpinnya. “Motto perjuangan kita adalah membolo kampung, motto ini memiliki arti luas, selain memperbaiki paradigma masyarakat tentang pembangunan juga meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani,” kata Syafii. Syafii menyadari suara sah partai Gerindra Kab. Batubara dalam pemilu legislatif yang lalu sekitar 7000 suara, masih kurang dari pada dukungan yang dibutuhkan untuk mendukung calon bupati. Selain mendaftar di Gerindra ia juga telah mendaftar ke PPRN. Syafii mengakui hingga hari ini masih belum memiliki calon wakil pendamping, namun pihaknya bersedia dipasangkan dengan figur mana saja yang penting dapat bersama - sama memiliki visi dan misi membolo kampung. Ketua DPC Gerindra Kab. Batubara M Rafiq didampingi sekretaris Mahendra Sudrajat dan Ketua Tim Penjaringan Calon Bupati, Ismarullah mengatakan, DPC Gerindra Batubara hanya mempersiapkan administrasi calon yang mendaftar untuk diteruskan ke DPD dan DPP Gerindra, karena yang memutuskan figur yang bakal dicalonkan Gerindra adalah DPP. (c05)

WASPADA Sabtu 16 Maret 2013

Waspada/Sapriadi

KETUA Umum Adz Dziniyah Ny.Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang, memberikan bantuan genset untuk masjid dan mukena kepada pengajian kaum ibu.

harap, bantuan ini membantu masyarakat mensuskeskan visi pembangunan Asahan yang religius, sehat, cerdas, dan mandiri. Senada Ketua Taufan Center Amir Hakim SP, didampingi Sekretaris Widya Sastra, dan Dewan Penasehat Nasrul Bachrum, menuturkan, pihaknya akan tetap selalu membantu membantu masyarakat, dan memberikan masukan kepada pemerintah sehingga kehidupan masyarakat bisa lebih baik dengan bertahap. Sementara, kaum ibu di Kampungbaru ‘ngidam’ foto bersama dengan Ketua Umum Adz Dziniyah Ny.Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang, mengingat selama ini mereka hanya bisa melihat dari jauh dan dari fotonya saja. Tidak hanya itu, wilayah Kampungbaru tergolong pelosok, dan jarang dikunjungi pejabat pemerintahan, sehingga kesempatan itu mereka memanfaatkan foto bersama dengan Ummi, dengan menyewa tukang foto amatir. “Kami sangat senang Ibu Winda datang ke kampung kami yang jauh ini, dan ini saja sudah menjadi penghargaan bagi kami,” jelas masyarakat Kampungbaru, yang disampaikan oleh Camat Buntu Pane Muhili. (a15)

Waspada/Rahmad F Siregar

BANJIR yang melanda sebagian wilayah Kota Tanjungbalai dan Kab. Asahan harus dipertanggungjawabkan oleh Otorita Asahan.

Banjir T. Balai Dan Asahan Tanggungjawab Otorita Asahan Annual Fee Inalum Mandek 4 Tahun TANJUNGBALAI ( Waspada): Wakil Sekjen DPP Partai Hanura Nasrun Marpaung menegaskan, Otorita Asahan harus bertanggungjawab atas banjir yang melanda sebagian wilayah Kab. Asahan dan Kota Tanjungbalai. Pasalnya, banjir di 15 dusun Desa Seidua Hulu dan 1 dusun di Desa Simpangempat Asahan, serta 3 kelurahan di Kec. Datukbandar dan 2 kelurahan di Datukbandar Timur Kota Tanjungbalai, bukan akibat tingginya curah hujan, melainkan kiriman ‘limbah’ Danau Toba yang dibuang untuk menyelamatkan PLTA Sigura-gura. “Kita sudah sampaikan kepada wakil kita di DPR RI untuk segera memanggil pihak Otorita Asahan guna mempertanggungjawabkan banjir yang melanda wilayah Asahan dan Kota Tanjungbalai,” kata Nasrun kepada Waspada seusai memberikan paket bantuan sembako kepada korban banjir di kantor DPC Hanura Kota Tanjungbalai, Jumat (15/3). Disebutkan Nasrun, pemanggilan terhadap Otorita Asahan itu untuk melihat sejauh mana kepeduliannya terhadap daerah yang berada di sekitar

Kesucian Direnggut Teman Dekat TANJUNGBALAI (Waspada): Seorang siswi, Mawar (bukan nama asli), 16, warga Kab. Asahan, masuk perangkap bujuk rayu hingga kesuciannya direnggut (dicabuli) oleh lelaki yang tak lain temannya dekatnya, Jumat (15/3). Akibatnya, orangtua korban Nur tidak terima mahkota putri kesayangannya itu dirusak lalu melapor ke Polres Tanjungbalai. Beberapa saat kemudian, petugas berhasil menciduk tersangka Ri, 17, juga seorang pelajar warga Kota Tanjungbalai. Kapolres Tanjungbalai AKBP Marthin L Hutagaol melalui Kasubbag Humas AKP Y Sinulingga mengatakan, sesuai keterangan ibu korban, kejadian berawal saat Mawar keluar rumah hendak jalan-jalan, Senin (4/3). Namun, waktu itu korban tak pulang hingga pagi menjelang membuat sang ibu curiga. Ketika korban kembali ke rumah, Nur melihat gelagat yang tidak beres dengan anaknya, lalu dibujuk agar mau bercerita. Nur terperanjat begitu mendengar buah hati yang masih di bawah umur itu telah disetubuhi oleh tersangka di salah satu tempat di Km. 7, Kel. Sijambi, Kec. Datukbandar, Kota Tanjungbalai, pukul 02.00. Saat ini tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres untuk mempertanggungjawabka perbuatannya. (a32)

proyek PLTA Sigura-gura atau daerah yang dilintasi aliran Sungai Asahan. “Apa sudah ada perhatian Otorita Asahan?,” kata Nasrun. Lebih lanjut dikatakan Nasrun, kendati banjir ini menjadi agenda tetap di Asahan dan Kota Tanjungbalai, namun pemerintah tidak pernah meresponnya dengan baik. “Kejadian ini bukan tiba-tiba. Jika dibuat kalender banjir, Asahan dan Tanjungbalai pasti dicantumkan,” kata Nasrun. Dikatakannya, besarnya anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan dan perawatan alur Sungai Asahan seharusnya dapat mengatasi banjir kiriman yang datang setiap musim musim penghujan. Tapi kenyataannya dana pengelola-

an lingkungan itu tidak dapat mencegah banjir. “Kalau hanya pemberian kompensasi kepada korban banjir, itu bukan penyelesaian masalah, maka yang diperlukan tindakan cepat dan tepat agar di tahun selanjutnya banjir ini tidak lagi terjadi,” katanya. Di tempat terpisah, anggota DPRD Kota Tanjungbalai Hakim Tjoa Kian Lie mengungkapkan, PT. Inalum tidak membayar annual fee kepada Kota Tanjungbalai sejak 4 tahun terakhir. Hakim tidak mengetahui pasti penyebab mandeknya annual fee itu. “Nggak jelas penyebabnya, padahal DPRD Sumut sudah konsultasi ke Menkeu, namun sampai sekarang belum cair juga,” kata Hakim. (a14)

DPRD Batubara Diminta Berikan Solusi Soal Pukat Teri Gandeng Dua TG TIRAM (Waspada): DPRD Batubara diminta tidak hanya terfokus membahas Ranperda yang mengatur zona tangkapan nelayan sebagai mengantisipasi masalah di laut. Namun juga dapat memberi solusi atas kelangsungan tangkul (pukat) teri gandeng dua, sepanjang keberadaannya tidak merusak lingkungan sebagaimana hasil kajian dilakukan. “Ini hendaknya dapat dilakukan wakil rakyat, dan tidak semata terfokus terhadap Ranperda tangkapan, demi kelangsungan alat tangkap dioperasikan karena keberadaannya kini terancam ekses dari Kep/02/Men/2011 tentang tidak memberlakukan penangkapan ikan gandeng dua,” tukas beberapa awak nelayan tangkul teri gandeng dua kepada Waspada, Jumat (15/3). Ekses dari peraturan tersebut, nelayan tangkul teri tidak luput menjadi sasaran seperti konflik, seperti yang terjadi baru-baru ini yang ditandai aksi pembakaran pukat terlarang oleh nelayan di Pelabuhan Tanjungtiram. Padahal, kata nelayan, pengoperasiannya tidak sampai ke dasar, malahan mengambang pada kedalaman laut. Apa lagi merusak lingkungan. “Ini tidak benar, karena pengoperasian tangkul teri mengambang pada permukaan air laut dan tidak sampai ke dasar,” ujar Aswat dan Sahrul warga Tanjungtiram. Sedangkan Balai Besar Pengembangan Penangkapan Ikan (BBPP) Semarang, dikatakan, disebutkan telah melakukan kajian bahwa pukat teri gandeng dua ramah lingkungan dan menangkap ikan selektif. Diperkirakan, puluhan unit tangkul teri selama ini beroperasi di Kuala Batubara dengan mempekerjakan awak nelayan 6 hingga 10 orang/boat dan salah satu sumber pendapatan masyarakat. “Bayangkan saja, jika alat tangkap ini dilarang berapa banyak warga yang selama ini menjadi awak nelayan atau menumpang ke laut untuk memenuhi hidup terancam menderita,” ujarnya. (a13)

Jadilah Nak, Awak Ondak Makan Jugo TG.TIRAM (Waspada): Dibalut pakaian basah kuyup sambil menjinjing goni plastik berisi kerang hasil tangkapan di pinggir laut Pantai Belacan Tanjungtiram, omak-omak pencari kerang masih bisa tersenyum bersemangat. Ibu Imai, 50, warga Bagandalam, Rabu (13/3) terlihat tunduk memilih kerang berlumpur dekat tiang pajak. Kerang sortiran dimasukkan ke dalam keranjang akan dijual kepada agen penampung. Menurut Bu Imai sejak pagi dia berangkat bersama puluhan omak-omak naik sampan bermesin sewaan Rp5000 per orang dan pulang lewat tengah hari. “Tengoklah hai ni, cumo dapat 8- 10 kg dijual laku Rp3.000 sekilo (lihatlah hari ini cuma dapat 8 -10 kg dijual laku Rp3.000 sekilo),” tukas bu Imai menunjukkan wajah ceria walau dihimpit kesulitan membelanjakan penghasilannya. Dengan hasil Rp30 ribu dipotong sewa sampan Rp5000 tersisa Rp25.000 itu lah dipandai-pandaikan membeli beras, minyak goreng, sayuran seadanya. Apalagi saat ini, tuturnya harga bawang merah Rp40 ribu/kg hanya mampu membeli 2-3 biji saja Rp500. “Jadilah nak, awak ondak makan jugo” ujarnya mengaku masih menanggung dua anaknya masih SD, mengusulkan supaya traktor kerang Tank Thailand dilarang jangan mengganggu sampai pinggir pantai bisa pendapatan bertambah. (a12)

Masyarakat Desa Pangarungan Rindu Jalan Beraspal SELAMA bertahuntahun kondisi infrastruktur jalan di Desa Pangarungan, Kec. Torgamba, Kab. Labusel rusak parah. Kerusakan jalan di pedesaan semakin parah, karena dilalui kendaraan yang melebihi tonase atau tidak sesuai kelas jalan. Hal itu terungkap dalam kegiatan reses pertama DPRD Labusel tahun 2013, Rabu (13/3). Reses yang digelar Wakil Ketua DPRD Zainal Harahap, Panggar Nasution, Tulusma Hutauruk, dan Arifin Munthe di hala-

man kantor Desa Pangarungan itu diikuti oleh Kades Pangarungan Edi Santoso, para perangkat desa, tokoh masyarakat, Karang Taruna, dan peserta lainnya. H. Kasiman, tokoh masyarakat setempat mengatakan, selama bertahun-tahun Jalan Protokol Desa Pangarungan tidak pernah tersentuh pengaspalan. Meski berulang kali diajukan dalam reses DPRD dan Musrenbang, namun sampai kini tidak pernah terealisasi. “Kami di sini kepingin jalan desa kami diaspal. Di desa tetangga

Kabupaten Rohil, aspal bahkan sampaididepanrumah,”katanya. Senada dengan itu, Kades Pangarungan Edi Santoso mengatakan, di desanya terdapat 13 dusun, masing-masing dusun dihubungkan jalan protokol rata-rata berjarak 3 Km hingga 4 Km. Namun sampai kini seluruh jalan protokol itu belum tersentuh aspal. Bahkan, banyak jalan desa yang masih sebatas tanah keras. Selama ini, kata dia, perbaikan badan jalan tersebut didukung dana APBD dan program PNPM. Namun perbaikan

jalan masih sebatasan perkerasan badan jalan. “Mudah-mudahan ada pengaspalan yang dilakukan di desa ini. Dengan demikian akses masyarakat lebih mudah,” katanya. Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Zainal Harahap dan Panggar Nasution mengatakan, berdasarkan daftar isian proyek APBD 2013 Kab. Labusel, tahun ini dana hampir Rp2 miliar akan digelontorkanuntuksejumlah proyekpembangunandiDesa Pangarungan. (c18)

Waspada/Helmy Has

IBU Imai tekun memilih kerang berlumpur untuk dijual ke agen penampung.

Waspada, Sabtu 16 Maret 2013  

waspada daily

Waspada, Sabtu 16 Maret 2013  

waspada daily

Advertisement