Page 1

Medan 25-32 C

Berastagi 20-30 C

R. Prapat 26-33 0C

Parapat 20-30 0C

P. Siantar 18-27 C

Sibolga 22-31 C

0

0

0

0

Hujan guntur

Berawan

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Prakiraan Cuaca Rabu

BMKG Polonia

http://epaper.waspadamedan.com

RABU, Wage, 26 Januari 2011/21 Safar 1432 H

No: 23398 Tahun Ke-65

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947 Pendiri : H. Mohd. Said (1905 - 1995) Hj. Ani Idrus (1918 - 1999) ISSN: 0215-3017

Terbit 24 Halaman (A1-12, B1-12)

Harga Eceran: Rp2.500,-

17 Hakim Di Sumut Dilapor Ke KY

Medan Disiapkan Menjadi Kota Metropolitan Baru

MEDAN (Waspada): Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan melaporkan 17 hakim di Sumatera Utara (Sumut) ke Komisi Yudisial (KY ). Ke-17 hakim itu diduga melakukan penyimpangan dalam tugas dan kode etik kehakiman. “Salah satu bentuk penyimpangan itu, memutuskan sebuah perkara tidak berpedoman pada fakta yang terungkap di persidangan, “ kata Wakil Direktur LBM Medan, Muslim Muis kepada Waspada, Selasa (15/1). Disamping itu, lanjutnya, ada indikasi hakim merekayasa persidangan untuk memenangkan salah satu pihak. “Ini tidak dibenarkan dalam Kode Etik Kehakiman,” tegasnya. Menurut Muslim, hakim yang dilaporkan ke KY paling banyak bertugas di PN Medan, PN Lubuk Pakam, PN Stabat, dan PN Simalungun. Dua di antaranya berinisial HS (hakim PN Medan) dan PJ (Hakim PN Stabat). Kata Muslim, 17 hakim di Sumut itu dilaporkan setelah Posko pengaduan LBH menerima keluhan dari sejumlah masyarakat yang mengaku korban dari putusan hakim yang dinilai tidak memenuhi rasa keadilan.

JAKARTA (Waspada): Pemerintah mempersiapkan tiga kota yaitu Medan, Denpasar dan Makassar sebagai kota metropolitan baru. Tata ruang tiga kota itu masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional. “ Pemerintah memperkirakan ketiga kota tersebut terus berkembang dan pada akhirnya menjadi kota metropolitan baru,” kata Dirjen Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum, Imam Santoso Ernawi usai rapat koordinasi Tata Ruang Nasional di gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Selasa (25/1). Menurut Imam, melihat kondisi tersebut, pemerintah memandang perlu dibuat regulasi yang mengatur secara tegas tata ruang tiga kota itu dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nasional. Dengan adanya payung hukum tersebut, pemerintah berharap pengembangan kota tersebut akan terarah dan sesuai dengan peruntukannya. Penetapan tiga kota tersebut menjadi kota metropolitan baru diputuskan melalui peraturan presiden (perpres) yang masuk dalam penetapan lima kawasan strategis nasional dan empat rencana tata ruang pulau. Empat rencana tata ruang pulau yang akan dibuat perpresnya meliputi wilayah Jawa-Bali,

Lanjut ke hal A2 kol. 1

Waspada/Surya Efendi

KANTOR Walikota Medan dan pemandangan disekitarnya diambil dari Hotel Arya Duta beberapa waktu lalu. Pemerintah mempersiapkan Medan bersama Makassar dan Denpasar menjadi kota metropolitan baru.

Lanjut ke hal A2 kol. 6

Medan Agar Cepat Bertindak Ungkap Pelaku Penistaan Agama

MEDAN (Waspada): Polresta Medan diberi waktu dua minggu untuk mengungkap kasus penyebaran buku dan VCD penistaan agama dan sudah bisa menjelaskan siapa pelaku serta dari mana sumber ngemukakan hal itu di Hotel Madani Medan, Selasa (25/1), penyebarnya. Wakil Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia

(DDII) Sumatera Utara, DR. Ir. H. Masri Sitanggang, MP, me-

menanggapi janji Kapolresta Medan dalam pertemuan sebelumnya di rumah dinas

Walikota Medan. “Polresta Medan diharapkan bisa lebih cepat melakukan tindakan penangkapan dalam kasus penistaan agama,

karena kasus ini pertama muncul di Medan. Tidak ada alasan pelakunya dari dalam kota atau luar kota. Jangan kalah dengan Polresta Labuhan

Batu yang telah menangkap pengedar buku dan VCD penistaan agama,” tegas Masri. Dijelaskan Masri, waktu pertemuan lintas agama di ru-

mah dinas Walikota, Kapolresta Medan berjanji akan menangkap pelaku penyebaran penistaan agama ini. Janji itu kita tuntut dan umat Islam harus mengawasinya. Jangan sampai janji untuk menangkap itu hanya dijadikan sebagai obat penenang bagi umat Islam.

”Tidur sebentar. Penyelesaiannya diserahkan kepada waktu. Makin lama makin lupa orang kemudian besok akan datang kasus yang sama lagi. Jadi kita tidak mau seperti ini, makanya kasus ini harus kita awasi bersama,” katanya. Lanjut ke hal A2 kol. 6

Bursa Jabatan Sekdaprovsu Hangat

Tahun Ini Gaji Presiden, Wapres Naik

Sakhyan, Sjafaruddin Dan Nurdin Mengkristal

JAKARTA(Waspada): Curhat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang tidak pernah naik gaji selama tujuh tahun berdampak positif. Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengumumkan mulai tahun ini, gaji presiden dan wakil presiden akan naik. Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, gaji presiden jadi patokan bagi gaji pejabat lain di bawahnya. Jika gaji presiden dipertahankan pada angka Rp 62 juta per bulan, kata dia, sulit bagi pejabat di daerah untuk meng-

MEDAN ( Waspada): Bursa jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprovsu) definitif sejak DR RE Nainggolan, MM pensiun 1 Desember 2010, makin hangat. Awal pekan ini, tiga nama kandidat kuat kian mengkristal jadi topik bahasan kalangan birokrat.Ketiga nama tersebut, Drs H Sakhyan Asmara, MSP, H Sjafaruddin, SH, MM dan H Nurdin Lubis, MM. Sementara, Kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumut H Suherman yang coba dikonfirmasi wartawan, Selasa (25/1) tidak bisa karena masih berada di Jakarta. Namun, sebelumnya Suherman mengatakan, secara resmi Pemprovsu belum mengajukan nama-nama calon Sekdaprovsu. Tetapi satu sumber mengatakan, keberangkatan Suherman ke Jakarta terkait penggodokan nama calon Sekdaprovsu ke

Lanjut ke hal A2 kol. 3

9 Perampok CIMB Niaga Ditempatkan Di Sel Khusus MEDAN (Waspada): Sembilan tersangka terlibat kasus perampokan Bank CIMB Niaga di Jalan Aksara Medan yang dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Polda Sumut, ditempat di sel khusus terpisah dengan tahanan lain. “Para tersangka kasus CIMB Niaga selnya dipisah dengan tahanan lain,” kata Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Hery Sauri kepada wartawan, Selasa (26/1). Ketika ditanya apakah sel yang dihuni tersangka perampokan CIMB Niaga dijaga ketat oleh petugas polisi, juru bicara Poldasu ini mengatakan, penjagaannya saja ditingkatkan. “Mereka hanya 14 hari menjalani tahanan titipan di Rutan Poldasu. Nanti kalau Kejaksaan akan menyidangkan kasusnya, mereka akan dibawa ke persidangan. Hanya 14 hari dititipkan di Rutan Poldasu,” ujarnya. Sedangkan sebelumnya Direktur Reskrim Polda Kombes

Lanjut ke hal A2 kol. 9

Waspada/Surya Efendi

WARGA di Pulau Samosir membersihkan enceng gondok dari kawasan perairan Danau Toba, Jumat (21/1).

Akutnya Masalah Danau Toba DARI caranya memegang cangkul, kelihatan sekali dia tidak terbiasa menggunakan alat itu. Tapi pria bule itu terlihat rajin. Bersama seorang perempuan muda pasangannya mereka terlihat di antara orang-orang di tepi Pantai Danau Toba membersihkan enceng gondok yang tak pernah habis itu. Masalah enceng gondok ini sangat terkait dengan kebersihan danau. Ada tujuh kabupaten yang dialiri air Danau Toba yaitu, Kab. Samosir, Tobasa, Simalungun, Dairi, Tanahkaro, Tapanuli Utara dan Humbanghasu-

dutan pada umumnya memiliki enceng gondok di pinggir pantainya. Meski katanya sudah dibersihkan tetapi masih saja terlihat enceng gondok di berbagai sudut danau. Namun masalah enceng gondok ini, bukan sekedar masalah tumbuhan air yang hidup liar di permukaan Danau Toba. Seperti halnya kerambah ikan, enceng gondok ini terkait erat dengan persoalan ekonomi rakyat, persoalan budaya setempat dan persoalan kebersihan.

Lanjut ke hal A2 kol. 2

JAKARTA(Antara): Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri mengkritik pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal belum naiknya gaji presiden. “Gaji saya waktu jadi presiden lebih dan saya nggak pernah mengeluh. Siapa suruh jadi presiden yah,” kata Megawati dalam acara pelantikan Departemen Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah di DPP PDIP, Jakarta, Selasa (25/1). Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan lebih kurang 168 kadernya yang kini menjadi kepala daerah, baik

Kurir 4000 Ekstasi Dituntut 20 Tahun

Memanfaatkan Amarah

Simpan SS, Pegawai Rutan Divonis 10 Tahun

Oleh Dedi Sahputra

Lanjut ke hal A2 kol. 6

Lanjut ke hal A2 kol. 1

Mega Kritik SBY Soal Gaji

LENTERA

AMARAH adalah salah satu sikap yang include dalam diri setiap manusia. Ibarat sebuah program dalam sistim komputer, amarah itu telah terinstal sejak manusia dilahirkan. Oleh karenanya manusia dekat dengan sikap marah ini. Tapi amarah itu bisa dimanfaatkan untuk menggapai surga. Imam al-Ghazali membagi marah menjadi tiga bagian. Marah yang terpuji, marah yang tercela, dan marah yang diperbolehkan. Kalau melihat saudara kita dibantai, atau dicerabut dari akar keimanannya secara sistimatis, maka kita harus marah. Kalau tidak marah keledai namanya. Sikap marah yang terpuji ini timbul semata karena Allah SWT.

alami kenaikan gaji. “Misalnya, Ketua Pengadilan Tinggi gajinya rendah sekali di daerah,” kata Agus di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (25/1). Adapun dana operasional sebesar Rp 2 miliar yang diberikan kepada Presiden, diserahkan ke Sekretariat Negara untuk menunjang aktivitas Presiden dan keluarga. Karenanya, Kementerian Keuangan dalam tiga tahun terakhir menggodok rencana penyesuaian

Waspada/Muhammad Idris

SEORANG ibu rumah tangga luka serius dianiaya tetangganya saat dirawat di RSU Dr. Kumpulan Pane T. Tinggi.

Seorang Ibu Dipukul Alu Oleh Tetangga TEBINGTINGGI (Waspada): Seorang ibu rumah tangga menderita luka serius setelah dianiaya menggunakan alu oleh wanita tetangganya saat korban sedang memasak di dapur rumahnya di Jalan Kunyit, Ling. II, Kel. Durian, Kec. Bajenis, Tebingtinggi, Selasa (25/1) pagi. Akibat penganiayaan itu, korban Lira Ardani, kini mendapat perawatan di RSUD Dr. Kumpulan Pane Lanjut ke hal A2 kol. 3

MEDAN (Waspada): Jaksa Penuntut Umum Ade Irma Hasibuan menuntut terdakwa pembawa 4.000 butir ekstasi dan sabu 1,5 kilogram, Lim Sin Co, 44, dituntut penjara selama 20 tahun di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (25/1). Selain itu, terdakwa dibebani membayar denda senilai Rp800 juta subsider 6 bulan kurungan. “Berdasarkan keterangan para saksi dan fakta fakta yang terungkap dipersidangan, kami mohon majelis hakim menghukum terdakwa penjara 20 tahun,” kata Ade. Dihadapan Majelis Hakim diketuai Erwin Mangatas Malau, JPU mengatakan, dalam perkara itu, terdakwa dinilai secara sah terbukti melanggar

Lanjut ke hal A2 kol. 6

ilustrasi/net

Mobil Innova Terjun Dari Jalan Tol BELAWAN (Waspada): Satu mobil Kijang Innova BK 1723, (seri belum diketahui) terjun bebas dari ketinggian sekitar lima meter dari jalan tol Belmera di kawasan Lingkungan 3 Kel Besar Kec Medan Labuhan, Selasa (25/1) malam sekitar pukul 20.30. Sejumlah saksi menyebutkan, korban berjumlah 9 orang dalam keadaan luka parah dan dirawat di RSU Pirngadi dan Columbia Asia, Medan.

Lanjut ke hal A2 kol. 3

walikota/bupati maupun kepala desa di Indonesia. Mega juga mengungkapkan rasa prihatinnya mengapa Presiden SBY berbicara soal gaji di depan publik. “Saya nggak pernah ngomongin gaji saya berapa. Ini lho pemimpin nasional tapi kok malah ngomongin hal-hal kecil. Masya Allah..,” katanya. Selain menyinggung soal curhat gaji presiden, Mega juga menyinggung harga bahan pokok yang meningkat, seperti harga cabai. “Semua jadi pada mahal Bu, cabai mahal, beras mahal,” tutur Mega mengutip keluhan pembantu rumah tangganya yang mengeluhkan kenaikan harga bahan makanan. Ia pun tidak khawatir dengan cap tukang kritik yang melekat pada dirinya, bahkan posisi PDIP sebagai partai oposisi membuatnya tidak enggan mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah. “Saya kerjanya hanya mengkritik. Emang itu kerjaan saya kok,” katanya. Pernyataan Presiden SBY terkait gajinya disampaikan saat memberikan pidato pada rapat pimpinan TNI dan Polri 2011.

Seramp ang erampang - Bicara salah nggak bicara salah - He...he...he...


WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Prakiraan Cuaca Medan 25-32 C

P.Sidimpuan 20-30 C

R.Prapat 26-330C

Penyabungan 20-30 0C

0

Berastagi 18-270C

0

Sibolga 22-310C Hujan guntur

Berawan

BMKG Polonia

ISSN: 0215-3017

Terbit 24 Halaman (A1-12, B1-12) z zHarga Eceran: Rp 2.500,-

Medan, Makassar Dan Denpasar Kota Metropolitan Baru

Lanjut ke hal A2 kol 2

Pendiri : H. Mohd. Said (1905 - 1995) Hj. Ani Idrus (1918 - 1999)

http://epaper.waspadamedan.com

RABU, Wage, 26 Januari 2011/21 Safar 1432 H z No: 23398 * Tahun Ke-65

JAKARTA (Waspada): Pemerintah mempersiapkan tiga kota yaitu Medan, Denpasar dan Makassar sebagai kota metropolitan baru. Tata ruang tiga kota itu masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional. “Pemerintah memperkirakan ketiga kota tersebut terus berkembang dan pada akhirnya menjadi kota metropolitan baru,” kata Dirjen Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum, Imam Santoso Ernawi usai rapat koordinasi Tata Ruang Nasional di gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Selasa (25/1). Menurut Imam, melihat kondisi tersebut, pemerintah memandang perlu dibuat regulasi yang mengatur secara tegas tata ruang tiga kota itu dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nasional. Dengan adanya payung hukum tersebut, pemerintah berharap pengembangan kota tersebut akan terarah dan sesuai dengan peruntukannya. Penetapan tiga kota tersebut menjadi kota metropolitan baru direncanakan diputuskan melalui peraturan presiden (perpres) yang masuk dalam penetapan lima kawasan strategis nasional dan empat rencana tata ruang pulau. Empat rencana tata ruang pulau yang akan dibuat perpresnya meliputi wilayah Jawa-Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Sementara itu, untuk lima kawasan strategis nasional adalah Metro Medan dan

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947

Puluhan Trawl Thailand Mengganas, Nelayan Pantai Timur AcehTerancam

Waspada/Surya Efendi

KOTA METROPOLITAN BARU: Kantor Walikota Medan dan pemandangan disekitarnya diambil dari Hotel Arya Duta beberapa waktu lalu. Pemerintah mempersiapkan Medan bersama Makassar dan Denpasar menjadi kota metropolitan baru.

IDI, Aceh Timur (Waspada): Aksi pukat harimau yang ‘diperankan’ Trawl Thailand kian mengganas di titik 10 hingga 12 mil dari daratan pantai timur Aceh. Aksi pencurian ikan pihak asing belakangan kembali marak di perairan Selat Malaka. Akibatnya, selain mengancam pendapatan hasil tangkapan ikan menurun, alat tangkap (pukat—red) milik nelayan Aceh, ikut dilibas pukat harimau kapal asing yang saban hari beraksi. “Banyak pukat nelayan kita yang hancur dihantam pukat trawl asing dari Thailand,” ujar Sekjen Panglima Laot Kuala Idi Cut, Fadli. Kepada Waspada, Selasa (25/1) di Idi, Fadli yang akrap disapa Boly mengungkapkan, aksi trawl asing hingga mencapai puluhan unit di titik 10 hingga 12 mill, kini menjadi tantangan berat nelayan di wilayah Aceh Timur. “Saat nelayan melabuh pukat, trawl asing (pukat harimau—red) ikut mengeruk di lokasi yang sama, sehingga pukat nelayan kita putus dan rusak berat,” kata Boly seraya menambahkan, keributan kerap terjadi di laut antara nelayan Aceh dengan nelayan trawl Thailand. Menurut Boly, keributan dari atas kapal masingmasing terjadi menyusul aksi trawl Thailand yang merambah ikan di perairan Aceh, ikut merusak tuasan (sarang ikan—red) dan pukat nelayan Aceh. “Kadang-kadang kita tidak berani melawan, sebab nelayan Thailand dalam skala besar. Artinya mereka (boat Thailand) lebih banyak,” sebut Boly. Lanjut ke hal A2 kol 7

17 Hakim Di Sumut Dilapor Ke KY Ransel Berisi 156 Peluru Ditemukan Petani Karet MEULABOH (Waspada): 156 Amunisi dari senapan serbu berbagai jenis ditemukan petani di lokasi perkebunan karet Desa Alu Raya Kec. Samatiga, Aceh Barat. Peluru dalam ransel diduga milik anggota Polri tersebut pertama ditemukan Bustami, 38, dan Ridwan, 30, saat hendak membersihkan kebun karet mereka. “Waktu membersihkan parang yang saya gunakan menyentuh ransel dan ketika kami periksa isinya peluru,” kata Ridwan kepada wartawan, Selasa (25/1). Menurut Ridwan ransel tersebut di temukan Senin (24/ 1) pagi , tapi dia takut melapor. “Temuan itu hanya diberitahukan kepada petugas WH,” katanya. Kapolres Aceh Barat, AKBP

Djoko Widodo melalui Kapolsek Samatiga Iptu Yusra yang turun ke lokasi, mengatakan amunisi tersebut milik personil Brimob yang melakukan pengamanan di KTS, perkebunan karet desa setempat. “Dugaan kita ini milik anggota Brimob dan dia hilang saat tsunami lalu,” katanya. Menurut Yusra, 156 amunisi yang ditemukan itu di antaranya amunisi senjata MK 3 sebanyak 77 butir, SS1 sebanyak 43 butir, AK47 sebanyak 20 butir dan SV2 sebanyak 16 butir. “Semuanya masih aktif,” kata Yusra lagi. Pantauan, selain amunisi, dari dalam ransel ditemukan bahan bakar padat, ransum, wolkmen dan charger hp,

MEDAN (Waspada): Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan melaporkan 17 hakim di Sumatera Utara (Sumut) ke Komisi Yudisial (KY). Ke17 hakim itu diduga melakukan penyimpangan dalam tugas dan kode etik kehakiman. “Salah satu bentuk pe-

nyimpangan itu, memutuskan sebuah perkara tidak berpedoman pada fakta yang terungkap di persidangan, “ kata Wakil Direktur LBM Medan, Muslim Muis kepada Waspada, Selasa (15/1). Disamping itu, lanjutnya, ada indikasi hakim merekayasa persidangan untuk memenangkan salah satu pihak. “Ini tidak dibenarkan dalam Kode Etik Kehakiman,” tegasnya.

Menurut Muslim, hakim yang dilaporkan ke KY paling banyak bertugas di PN Medan, PN Lubuk Pakam, PN Stabat, dan PN Simalungun. Dua di antaranya berinisial HS (hakim PN Medan) dan PJ (Hakim PN Stabat). Kata Muslim, 17 hakim di Sumut itu dilaporkan setelah Posko pengaduan LBH menerima keluhan dari sejumlah masyarakat yang mengaku korban dari putusan hakim

yang dinilai tidak memenuhi rasa keadilan. Muslim mengatakan, salah satu contoh kasus perkara pidana penggelapan mobil di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, dimana dalam kasus tersebut, korban dijadikan tersangka oleh majelis hakim, padahal semua saksi dan bukti yang diperiksa di persidangan tidak ada yang menguatkan

Lanjut ke hal A2 kol 1

Lanjut ke hal A2 kol 7

Sekira pukul 13.00 WIB, terlihat satu unit mobil Toyota Avanza hitam masuk ke Mapolsek. Tak berselang lama, sejumlah personil turun sambil menggiring dua pria dengan tangan tergari. Saat diperiksa, ketiganya dipisahkan di ruangan berbeda. Namun, informasi lain berujar ketiga pria tersebut bukan merupakan pelaku utama pembunuhan Awit melainkan hanya saksi sebab mereka datang ke rumah kos korban sehari sebelum Awit ditemukan tewas. Sejumlah keluarga korban terlihat memasuki Mapolsekta. Saat hendak diminta komentarnya, mereka umumnya enggan berkomentar. “Kami dipanggil kemari” kata seorang keluarga korban saat turun dari mobil, kemudian berlalu masuk ke Mapolsekta. (m39)

Waspada/Surya Efendi

ENCENG GONDOK: Warga di Pulau Samosir membersihkan enceng gondok dari kawasan perairan Danau Toba, Jumat (21/1).

Akutnya Masalah Danau Toba

DARI caranya memegang cangkul, kelihatan sekali dia tidak terbiasa menggunakan alat itu. Tapi pria bule itu terlihat rajin. Bersama seorang perempuan muda pasangannya mereka terlihat di antara orang-orang di tepi Pantai Danau Toba membersihkan enceng gondok yang tak pernah habis itu. Masalah enceng gondok ini sangat terkait dengan kebersihan danau. Ada tujuh kabupaten yang dialiri air Danau Toba yaitu, Kabupaten Samosir, Tobasa, Simalungun, Dairi, Tanahkaro, Tapanuli Utara dan Humbanghasudutan pada umumnya memiliki enceng gondok di

pinggir pantainya. Meski katanya sudah dibersihkan tetapi masih saja terlihat enceng gondok di berbagai sudut danau. Namun masalah enceng gondok ini, bukan sekedar masalah tumbuhan air yang hidup liar di permukaan Danau Toba. Seperti halnya kerambah ikan, enceng gondok ini terkait erat dengan persoalan ekonomi rakyat, persoalan budaya setempat dan persoalan kebersihan. Dia jadi seperti penyakit akut. Kenyataannya, potensi

Lanjut ke hal A2 kol 3

PANYABUNGAN (Waspada): Belum diperbaikinya dek irigasi di hulu Bondar Lombang Bariba Tamiang, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal yang jebol seminggu setelah dibangun karena di hantam arus sungai sekitar tiga minggu lalu, dikhawatirkan akan menyebabkan ratusan hektare areal persawahan di lima desa di Kecamatan Kotanopan akan terlantar. Pantauan Selasa (25/1), belum ada upaya Dinas PU Pengairan Mandailing Natal memperbaikinya. Padahal, saat ini musim turun ke sawah sudah dimulai. Sementara upaya yang dilakukan petani dengan cara memperbaiki hulu irigasi yang hancur

‘Jejak UFO’ Juga Muncul Di Bantul

Imam Hanafi Oleh: H. Ameer Hamzah

Lanjut ke hal A2 kol 2

min dari sinisme dan kenyinyiran politik yang tidak mengesankan dan jauh dari asas manfaat,” katanya. Dikatakan Anas, sebenarnya para penggagas dan pengikut gerakan itu tahu bahwa SBY tidak mengeluh dan menyoal gajinya, dan SBY juga tidak minta kenaikan gaji. “Beliau justru mengutamakan kenaikan gaji bagi PNS dan prajurit. Tetapi sebuah kalimat yang diolah, dikemas dan diperkuda untuk kepentingan sinisme politik yang berlebihan,” katanya. Dikatakannya, pimpinan Partai Demokrat menyarankan agar Presiden SBY terus berkonsentrasi kerja keras dengan perbaikan dan

Lanjut ke hal A2 kol 1

Ratusan Hektare Sawah Terlantar

Al Bayan

MAZHAB Hanafi termasuk salah satu dari empat mazhab pendukung Ahlussunnah wal Jamaah. Mazhab ini masih banyak pengikutnya di Negara-negara Islam benua Afrika, sebagian India, Pakistan, Turki dan Banglades. Nama aslinya adalah Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsabit At-Tamimi, beliau masih ada tali kekeluargaan dengan Sayyidina Ali bin Abi Thalib, bangsa Quraisy campur Iran. Abu Hanifah lahir di Kuffah tahun 80 H. pada masa Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik. Masa kanak-kanak sampai dewasa dihabiskan di Kuffah yang

JAKARTA (Antara): Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan munculnya gerakan pengumpulan koin untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di jejaring sosial Facebook merupakan bentuk sinisme politik yang terlalu bernafsu dan tidak mengesankan. “Saya yakin SBY terlalu sibuk untuk merespons urusan perkoinan seperti itu. Pasti tidak mengganggu konsentrasi kerja Presiden,” kata Anas di Jakarta, Selasa (25/1). Menurutnya, gerakan pengumpulan koin itu bukanlah bentuk kritik dalam demokrasi, karena tidak memberikan manfaat dalam menyehatkan demokratisasi. “Itu lebih merupakan cer-

Dek Irigasi Belum Diperbaiki

Polisi Ketahui Identitas Pembunuh Mahasiswa MEDAN (Waspada): Polsekta Medan Kota sudah mengetahui identitas pelaku dan masih memburunya dalam kasus pembunuhan M. Agus Widya Lubis alias Awit, 21, asal Asahan yang tercatat sebagai mahasiswa Institut Teknologi Medan (ITM). “Kasusnya masih terus diselidiki secara mendalam dan identitas tersangka sudah diketahui,” jelas Kapolsekta Medan Kota Kompol Sandy Sinurat, SiK kepada wartawan, Selasa (25/1). Pantauan Waspada di Mapolsekta Medan kota, telah tiga orang diamankan dan dimintai keterangan secara intensif. In f o r m a s i t e r s e b u t j u g a mengatakan tiga pria itu diamankan dari lokasi berbeda, satu dari Kisaran dan dua lainnya dari kawasan Delitua.

Anas: Koin Untuk SBY Bentuk Sinisme Politik

NISAM (Waspada): Sejumlah sekolah pedalaman Aceh Utara di Kecamatan Nisam disinyalir luput dari perhatian pemerintah. Meskipun pihak sekolah berkali-kali mengusulkan pembangunan infrastruktur penunjang pendidikan, namun belum ada realisasi dari pihak terkait.

BANTUL (Waspada): Fenomena ‘crop circle’ tak hanya terjadi di Dusun Rojosari, Desa Jogotirto, Berbah, Sleman, DIY. Hal serupa juga muncul di area persawahan Dusun Panijoyo, Kelurahan Sri Martani, Piyungan, Bantul. Letak ‘crop circle’ kedua hanya lima kilometer dari yang pertama. Bentuknya mirip, meski lebih kecil. Jika di Sleman diameternya 70 meter, di Piyungan hanya berdiameter 25 meter. Lokasi ‘crop circle’ yang diduga merupakan jejak UFO di Piyungan tidak jauh berbeda dengan yang ada di

YOGYAKARTA (Antara): Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) setelah menyelidiki lokasi temuan ‘Crop Circle’ di Dusun Rejosari, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa

Lanjut ke hal A2 kol 2

Lanjut ke hal A2 kol 1

Lanjut ke hal A2 kol 2

Zainal Abidin/Waspada

MERUMPUT: Kawanan sapi merumput di pekarangan SMPN-2 Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (25/1). Akibat tidak dibangun pagar sekolah, SMPN-2 dan SMAN-2 juga sering menjadi kandang binatang ternak warga sekitar.

Sekolah Terpencil Luput Dari Perhatian Pemerintah

Antara

TELITI CROP CIRCLE. Petugas yang berasal dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapetan) dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) mengambil sampel tanah yang diambil dari area crop circle di lokasi crop circle,di Jogotirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta, Selasa (25/1).

LAPAN Pastikan ‘Crop Circle’ Buatan Manusia

dengan cara membuat bronjong tradisional, namun sepertinya belum membuahkan hasil. Salah seorang pengurus irigasi Bondar Lombang Bariba Tamiang Khairul Lubis, 40, membenarkan. “Akibat rusaknya irigasi ini dikhawatirkan menyebabkan ratusan hektare areal persawahan terancam tidak bisa digarap. “Kita sangat berharap kepada pemborong atau Dinas PU Pengairan untuk memperbaikinya secepat mungkin. Saat ini musim turun ke sawah sudah dimulai, para petani bingung mau menggarap sawahnya karena tidak ada air,” ujarnya. Hal yang sama juga dikatakan pengurus irigasi lainnya, Sahrul. Menurutnya, rusaknya irigasi ini akan menyebabkan terlantarnya areal persawahan di lima desa di Kecamatan Kotanopan, masing-masing Desa Hutadangka, Muara Pungkut, Muara Siambak dan Muara soro. Selama ini irigasi tersebut mampu mengairi areal persawahan di lima desa itu. Kabid PU Pengairan Mandailing Natal Ahmad Subuki mengatakan, saat ini pihaknya sedang menelaah kerusakan irigasi tersebut. “Secepat mungkin akan kita perbaiki, sumber dananya nanti kita harapkan dari pasca bencana, sebab kerusakan dek irigasi itu penyebabnya karena banjir,” tandasnya. (cpin)

Serampang - Medan imbangi Jakarta, bakal macat di mana-mana - He.... he....he....


Berita Utama

A2 Tiga Orang Diamankan Terkait Kasus Pembunuhan Mahasiswa ITM MEDAN (Waspada): Polsekta Medan Kota mengamankan tiga pria untuk dimintai keterangan terkait kasus pembunuhan M Agus Widya Lubis alias Awit, 21, asal Asahan yang tercatat sebagai mahasiswa Institut Teknologi Medan (ITM). Dalam peristiwa itu, polisi juga telah mengetahui identitas pelaku. Namun, kasusnya masih terus diselidiki secara mendalam.Hal ini dijelaskan Kapolsekta Medan Kota Kompol Sandy Sinurat, SiK kepada wartawan, Selasa (25/1). Pantauan Waspada di Mapolsekta Medan Kota, polisi mengamankan tiga orang untuk dimintai keterangan secara intensif. Tiga pria itu diamankan dari lokasi berbeda, satu dari Kisaran, dua lainnya dari kawasan Delitua. Sekira pukul 13.00, terlihat satu unit mobil Toyota Avanza hitam masuk ke Mapolsek. Tak berselang lama, sejumlah personel turun sambil menggiring dua pria dengan tangan tergari. Saat diperiksa, ketiganya dipisahkan di ruangan berbeda. Namun, informasi lain berujar ketiga pria tersebut bukan merupakan pelaku utama pembunuhan Awit melainkan hanya saksi, sebab mereka datang ke rumah kos korban sehari sebelum Awit ditemukan tewas. Sore harinya, sejumlah keluarga korban terlihat memasu-

ki Mapolsekta. Namun, mereka enggan berkomentar. “Kami dipanggil kemari” kata seorang keluarga korban saat turun dari mobil, kemudian berlalu masuk ke Mapolsekta. Sejumlah mahasiswa ITM teman korban berdatangan ingin melihat wajah tersangka. Tetapi upaya tersebut gagal. Seorang mahasiswa mengaku kenal dengan seorang dari tiga pria tersebut. Sedangkan Kapolsekta Medan Kota Kompol Sandy Sinurat menyebutkan, pihaknya belum bisa memastikan ketiganya tersangka pembunuh Awit. “Mohon pengertiannya, kita masih bekerja (menyelidiki-red) jadi belum bisa memastikan pelakunya. Namun yang jelas, identitas tersangka sudah kita ketahui dan lebihdarisatuorang,”ungkapnya. Soal kepastian korban dibunuh, Sandy menuturkan berdasarkan otopsi yang dilakukan pihak rumah sakit, diketahui korban tewas akibat pendarahan. “Hasil otopsi, korban tewas akibat banyak mengeluarkan darah dan ada luka benda tumpul di leher dan dagu serta tikaman benda tajam,” jelasnya. Disinggung soal motif, Sandy belum bisa menyimpulkan karena pelaku belum ditangkap. “Kita masih mendalami hal tersebut dan belum bisa dijelaskan secara mendetail karena pelaku belum tertangkap,” sebutnya. (m39)

Tahun Ini Gaji ...

daerah. Dia juga memastikan tingkat penyesuaian gaji disesuaikan dengan penghasilan asli daerah (PAD). Menteri Agus berharap penyesuaian ini bisa meningkatkan produktivitas pejabat negara. Pengawasan kinerja yang ketat juga dijalankan setelah penyesuaian ini. Dengan jelas-nya penilaian dan pengawasan tersebut, Agus menilai, wacana penyesuaian gaji dan tunjangan pejabat negara ini baik menjadi bahan pembicaraan di masyarakat. “Jangan dikonotasi negatif.” (TI)

gaji 8 ribu pejabat negara di pusat maupun daerah. “Tahun ini mulai diterapkan,” ujar dia. Penyesuaian besar-besaran ini mengikutsertakan posisi presiden dan wakil presiden. Gaji pejabat lembaga negara seperti Ketua MPR, Ketua DPR, Ketua BPK, dan Ketua MA juga ikut disesuaikan. Penyesuaian sendiri meliputi gaji dan tunjangan prestasi yang disesuaikan menurut biaya hidup di masing-masing

17 Hakim ... Muslim mengatakan, salah satu contoh kasus perkara pidana penggelapan mobil di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, dimana dalam kasus tersebut, korban dijadikan tersangka oleh majelis hakim, padahal semua saksi dan bukti yang diperiksa di persidangan tidak ada yang menguatkan putusan itu, namun hakim mengabaikannya. “Terakhir, pihak korban mengetahui adanya indikasi hakim diduga sengaja berpihak pada salah saorang yang berkepentingan dalam kasus tersebut, “ bebernya. Muslim mengatakan, laporan pengaduan itu sudah ditindaklanjuti oleh KY. Hanya saja secara resmi LBH Medan memang belum menerima hasil penyelidikan investigasi dilakukan oleh KY. Muslim mengatakan, pihaknya berharap dalam waktu dekat ini KY sudah mengirimkan hasil penyidikannya dan bentuk sanksi yang diberikan kepada 17 hakim nakal tersebut, “ katanya. Belum terima surat KY Secara terpisah, Humas Senior PN Medan Ahmad Guntur yang dihubungi melalui telefon selular mengatakan, pihaknya siap diperiksa tim KY terkait laporan dugaan penyalahgunaan kewenangan ha-

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur: 1. Ke8+, Rg6. 2. Bg7+, Rh5. 3. g4+, Mxg4. 4. h3xM+mat.

Jawaban TTS: TTS Topik

D E B E L I A M K T E A E R K I A T K E K P I N

Kesehatan

I E T A I M B E A N G G K U E D E U

T O N G J I I E R A I N G U G A K I K N K U N Y I T B P L A I I S I R S A B M O T E R A P I A K U M I A L G E N T O N G M

M S A L N A R I A K E L A N P A S

Jawaban Sudoku:

6 5 4 2 8 3 7 9 1

9 1 8 4 7 5 3 6 2

7 3 2 9 6 1 5 8 4

4 8 5 7 3 6 2 1 9

2 6 1 5 4 9 8 7 3

3 7 9 1 2 8 4 5 6

5 2 7 6 9 4 1 3 8

1 9 3 8 5 2 6 4 7

8 4 6 3 1 7 9 2 5

kim itu. “Kami mempersilakan KY memeriksa hakim yang dilaporkan oleh LBH Medan,“ tegasnya. Guntur mengatakan, pihaknya terbuka untuk dimintai keterangan. Jika ada pemeriksaan dari KY, PN Medan siap memberi penjelasan. Hakim itu bekerja di bawah sumpah, terutama dalam memutuskan perkara. “Jadi tidak sembarangan memutuskan suatu perkara, “ katanya. Kata Guntur, hingga saat ini belum ada surat pemberitahuan dari KY untuk memeriksa hakim PN Medan. Kalau ada hakim yang melakukan penyimpangan, tambah Guntur, akan ditangani secara internal di institusi pengadilan mereka juga memiliki hakim pengawas. (m49)

Akutnya Masalah ... Dia jadi seperti penyakit akut. Kenyataannya, potensi besar keindahan Danau Toba dan kesejukan udaranya belum bisa mengangkat tingkat perekonomian rakyat. Beberapa bagian budaya masih kontraproduktif bagi industri pariwisata dan soal kebersihan belum bisa diandalkan. Jika Anda berkunjung ke kawasan DanauToba maka akan sulit untuk menemukan seorang turis asing di sana. Pada umumnya para turis asing berkumpul di kawasan Tuk-tuk, Samosir. Itupun jumlahnya tidak terlalu signifikan. Kawasan Danau Toba baru akan ramai ketika musim liburan atau hari besar tiba, seperti malam tahun baru kemarin. Suatu kondisi yang sebenarnya berlaku secara umum karena juga terjadi di berbagai daerah lainnya. Ekonomi rakyat Dibanding dengan enam daerah kabupaten lain, Kabupaten Samosir adalah daerah yang catchment area Danau Toba-nya paling besar, mencapai 65-68 persen. Artinya aliran air Danau Toba paling banyak di wilayah Samosir. Namun pada kenyataannya sektor pariwisata belum menjadi sektor andalan. Daerah ini masih lebih bergantung pada sektor pertanian dan jasa/air (inalum) sebagai sumber pendapatan asli daerah. Gambaran penting tidaknya sektor pariwisata bagi daerah ini juga dapat dilihat dari realisasi perolehan pendapatan daerah pada tahun anggaran 2009 yang senilai Rp355,738 miliar. Perolehan tersebut berasal dari sektor pajak Rp3,884 miliar, retribusi daerah Rp3,398 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang disahkan Rp254,460 juta dan lain-lain PAD Rp7,294 miliar. Betapa sumbangan terbesar dan sangat signifikan adalah pada pengelolaan kekayaan daerah, bukan pada retribusi atau sektor pajak yang bersumber dari sumbangan sektor pariwisata. Dengan kondisi seperti ini, Samosir hanya bisa menggenjot pendapatan per kapita Rp11,502 juta. Maka tidak mengherankan jika masih banyak warga yang memanfaatkan secara instan akan potensi Danau

diyakini mampu mengemban amanah ini. Argumentasi ini cukup beralasan mengingat H Sakhyan Asmara, kini Staf Ahli Menpora merupakan tokoh perpaduan birokrat dan intelektual yang pernah tiga kali menduduki jabatan eselon II di Pemprovsu, dua kali eselon I di pusat yakni pernah Kepala Biro Humas Pemprovsu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut. Sebelum Staf Ahli Menpora, beliau menjabat Deputi Menpora RI bidang Pemberdayaan Pemuda. H Sjafaruddin, SH, MM memiliki kompetensi tinggi menduduki jabatan ini mengingat segudang pengalamannya di jajaran eksekutif dan kemampuannya dikenal luas oleh kalangan legislatif terutama di bidang sistem anggaran dan keuangan daerah.Hal ini tergambar dari kepiawaian beliau menjaring sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) hingga APBD Sumut saat ini menembuas angka di atas Rp 4 triliun. mua korban dikeluarkan,” lanjut Kepling tersebut. Keterangan dari perawat RS Delima, Martubung, pihaknya sempat merawat salah seorang korban bernama Rian, 30, warga kompleks DPR Kota Medan. “”Namun karena lukanya cukup parah, dia kami rujuk ke rumah sakit lain,” kata perawat. Diduga semua korban merupakan perkerja proyek, dan ada yang berasal dari luar Sumut yakni Surabaya, Gersik dan Irian Jaya. Kanit Rekrim Polsekta Medan Labuhan, AKP Oktavianus mengaku belum mengetahui nama- nam korban. Pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab kejadian. (h03)

Kemampuan kepemimpinan (leadership) H Sjafaruddin, alumni pasca sarjana USU ini tidak diragukan karena sudah empat kali menduduki jabatan eselon II pada tiga instansi atau satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprovsu, masingmasing Kepala Dinas LLAJR hingga berubah nama menjadi Dinas Perhubungan Provinsi Sumut, Kepala Dinas Koperasi dan kini Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Sumut. Beliau pernah berhasil mengemban amanah selaku Pj Bupati Labuhanbatu hingga terpilihnya bupati definitif secara aman dan kondusif serta telah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk jabatan Sekdaprovsu di Kementerian Dalam Negeri pada saat namanya diajukan ketika pengusulan Sekdaprovsu DR RE Nainggolan. Sedangkan H Nurdin Lubis, SH, MM dinilai sangat berkompeten untuk diajukan mengingat kepiawaiannya memimpin sejumlah SKPD di Pemprovsu maupun di tingkat kabupaten serta namanya yang juga cukup disegani di kalangan organisasi. Sebelum menjabat Inspektur Wilayah Provinsi Sumut, alumni Fakultas Hukum dan pasca sarjana USU ini telah menduduki sejumlah jabatan penting di antaranya pernah Kepala Biro Hukum Setdaprovsu dan sempat beberapa tahun berkiprah selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Labuhanbatu sebelum mengemban amanah selaku Sekretaris DPRD Provinsi Sumut. Di luar itu nama Hasiholan Silaen disebut-sebut karena tokoh birokrat yang pernah mengabdi sebagai Sekda pada salah satu kabupaten di Provinsi Timtim saat masih bergabung dengan RI. Dia mempunyai jam terbang tinggi. (m28)

Tebingtinggi. Peristiwa itu diduga bermotif perampokan, karena kalung emas yang dikenakan korban putus, sebagian hilang. Suami korban, Bambang Suhairi ketika dikonfirmasi menuturkan, saat kejadian pagi itu istrinya Lira Ardani,22, ditinggalkannya sedang memasak di dapur. Pelaku Mis, diperkirakan masuk melalui pintu belakang dapur rumahnya dengan membawa alu. Kemudian memukuli istrinya secara membabi buta. Menurut Bambang, sebelumnya pelaku Mis pernah mencoba meminjam uang kepada istrinya namun ditolak karena korban termasuk warga baru dan belum begitu kenal dengan pelaku. Sedangkan, tetangga korban, Kamsani menuturkan,

pagi itu dirinya mendengar suara jeritan korban. Kamsani mengintip dari belakang rumahnya, dan melihat pelaku lari dari rumah korban. Satu jam setelah kejadian, aparat Polres Tebingtinggi yang menerima laporan meringkus pelaku yang sempat kabur ke rumah anaknya di daerah Perladangan Tebingtinggi. Dalam pemeriksaan, pelaku memberikan keterangan yang menyulitkan petugas karena dinilai tidak masuk akal. Pelaku mengatakan, pagi itu dirinya sedang mencari daun ubi di sekitar rumah korban sambil membawa alu. Tiba-tiba korban memanggilnya dan mengobrol. Selang setengah jam, tiba-tiba pelaku melihat wajah korban seperti hantu, berubah-ubah lama-lama menjadi besar. Melihat itu pelaku memu-

kul kepala korban dengan alu. Setelah itu pelaku memukul bagian wajah korban hingga gigi korban rompal serta memukul pergelangan tangan kiri korban hingga patah.Setelah itu, pelaku kabur. Melihat warga berdatangan ke rumah korban, pelaku panik dan kabur ke rumah anaknya. Kepada anaknya pelaku mengaku telah memukul seseorang. Kapolres Tebingtinggi ketika dikonfirmasi melalui Kanit Resum, Iptu.Topan mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan. Pelaku terancam melanggar pasal 365 KUHPidana yakni pencurian dan kekerasan dengan ancaman minimal 6 tahun kurungan. Hingga saat ini pelaku bersama barang bukti berupa sebatang alu dan kalung milik korban diamankan di Mapolres guna pengusutan lebih lanjut. (a09)

Toba dengan membangun kerambah-kerambah ikan juga memanfaatkan enceng gondok. Tidak mengherankan pula mengapa setelah sekian tahun berlalu, sampai saat ini masalah enceng gondok belum juga kelar. ‘’Yah, di sinilah kami cari tambahan penghasilan di samping untuk makanan seharihari. Kalau perlu makan, tinggal ambil satu dua ikan untuk dimasak,’’ kata Samosir seorang warga pemilik kerambah ikan kecil di pinggir danau itu. Ironisnya, meski dianggap sebagai “musuh” bagi industri pariwisata, enceng gondok justru bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku industri rumah tangga. Selain itu enceng gondok juga bisa dimanfaatkan menjadi pupuk organik (kompos) yang dapat menggantikan peran pupuk kimia. Jadi, meski di satu sisi eceng gondok mesti dibersihkan dari bibir danau, tetapi tetap bisa dilestarikan untuk kepentingan industri rumah tangga dan pupuk. Sama seperti kerambah yang punya keterkaitan kepentingan langsung dengan warga sekitar. ‘’Tapi kerambah itu tidak boleh ada di daerah wisata,’’ kata Mangindar Simbolon. Lantas berapa besar dana yang dialokasikan untuk sektor pariwisata ini? Mangindar mengatakan alokasi APBD untuk sektor pariwisata terbagi dalam beberapa SKPD seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan dan Dinas Pariwisata sendiri. Namun dia tidak merinci jumlah untuk masing-masing SKPD tersebut. ‘’Saat ini fokus kita pada pembangunan infrastruktur jalan, masih belum pada promosi,’’ katanya. Budaya masyarakat Satu hal yang membutuhkan kerja ekstra dalam membangun industri pariwisata yang mumpuni di Danau Toba adalah persoalan budaya masyarakat setempat. Ternyata tidak gampang mengaplikasikan berbagai regulasi yang mendorong pembangunan. Misalnya kebijakan pelebaran jalan, akan sangat sulit dalam proses ganti ruginya dengan warga. Karena pada umumnya tanah di kawasan ini adalah tanah ulayat. Ada jenis tanah batas

marga, ada tanah yagn di atasnya berdiri bangunan kuburan yang dihormati dan macam-macam lainnya yang tidak gampang untuk direlokasi. Ditambah lagi adanya sistim kekerabatan dalam masyarakat Batak yang memungkinkan setiap individu adalah raja yang secara adat mesti dilayani. Kesulitan muncul ketika kebijakan pemerintah daerah harus bersinggungan langsung dengan aset warga. Terjadi benturan antara kepentingan kebijakan pemerintah dengan kepentingan budaya warga. Jika ditarik lebih luas lagi maka masalahnya akan lebih kompleks, bagaimana menyatukan persepsi para kepala daerah dalam wilayah aliran Danau Toba. ‘’Kendala kita belum terintegrasinya kebijakan. Kepala daerah di wilayah Danau Toba masih menjalankan programnya masing-masing,’’ aku Asisten Ekonomi Pembangunan Pemkab Tobasa Ir Saibon Sirait. Masing-masing daerah memiliki ego-nya sendiri yang membuat semakin sulitnya penanganan yang akan dilakukan. Oleh karenanya terbentuknya Lake Toba Regional Management (LTRM) disambut baik berbagai pihak. LTRM ini menyatukan para kepala daerah dalam wilayah Danau Toba dalam satu forum yang diketuai Bupati Samosir, Mangindar Simbolon. ‘’Saya pernah ditanya mantan Gubsu Bapak Rudolf Pardede. Kenapa saya bisa mengumpulkan para kepala daerah tersebut. Padahal dirinya selaku Gubsu saja agak sulit untuk memanggil para kepala daerah tersebut. Saya jawab waktu itu karena saya membawakan kepentingan bersama,’’ ujar Mangindar. Tapi pembentukkan forum itu sendiri bukan muara dari keberhasilan pembangunan pariwisata DanauToba. Ini masih langkah awal karena masih panjang jalan yang harus dicapai. Kebersihan Masalah kebersihan adalah masalah khas yang selalu menjadi persoalan utama. Kita sepakat bahwa kebersihan adalah sangat penting tapi kita tidak pernah lepas dari masalah ini. Kalau Anda berlari-larian di pantai danau kawasan kota Pera-

pat. Dipastikan kaki Anda akan menginjak sampah baik itu sampah plastik bekas makanan ringan atau sampah basah lainnya. Atau paling tidak pandangan mata Anda akan mengangkat sampah yang menghampar di air yang dangkal itu. Dan kalau Anda menyusuri sepanjang pantai danau, khususnya di daerah yang berpenghuni, maka pemandangan yang sama akan terlihat. Di kanan kiri jalan kawasan danau juga bukan suatu pemandangan yang indah karena bersihnya. Di pangururan misalnya. Memasuki gerbang ibu kota Kabupaten Samosir ini, kemarin kami mendapati portal yang belepotan. Kondisi jalan di pintu masuk itu juga sedang rusak parah. Beberapa meter memasuki kawasan itu, kita akan menemukan taman berbentuk segi tiga yang kondisinya tak terurus. ‘’Beginilah, sudah bagus-bagus dibuat taman di sini, hanya merawatnya saja tidak bisa,’’ komentar seorang teman. Belum lagi jika Anda singgah ke pasar tradisional (UKM) yang menjadi sektor yang akrab bagi warga selain dominasi sektor pertanian. Selain kondisinya yang semrawut, juga kebersihannya yang tak pernah terjaga sejak awal. Ini persoalan kompelks. Masalahnya bukan sekedar masalah kebersihan itu saja. Tetapi lebih pada persoalan budaya yang telah mengakar dalam kehidupan sosial warga. Maka tidak mengherankan jika persoalan enceng gondok yang vital bagi industri pariwisata belum bisa benar-benar diatasi. ‘’Ini aktifitas membersihkan Danau Toba dengan menggerakkan berbagai elemen seperti anak sekolah juga para turis itu,’’ ujar J.Simbolon salah seorang aktifis lingkungan Kabupaten Samosir. Hari itu mereka tampak membersihkan pinggir pantai danau di Pangururan. Ini kegiatan yang kesekian kalinya mereka membersihkan Danau Toba, katanya. Ya, mereka harus terus melakukan pembersihan danau dari enceng gondok. Berkejar-kejaran dengan masa berkem bangbiak tumbuhan air itu. Itu yang terjadi jika masalah budaya dan kebersihan akut itu tidak pernah tuntas. Dedi Sahputra

Bursa Jabatan ... Depdagri. Meski Pemprovsu belum mengumumkan namanama dimaksud, namun tiga nama itu semakin mengkristal menyusul mencuatnya nama H Sakhyan Asmara pekan lalu. Dua kandidat kuat lainnya dimaksud masing-masing H Sjafaruddin, SH, MM, kini Kadis Pendapatan Provinsi Sumut dan H Nurdin Lubis, SH, MM, kini Inspektur Wilayah Provinsi Sumut. Ketiga nama pejabat golongan IV/d senior ini menjadi topik bahasan hampir di semua kalangan birokrat di Sumut di luar tiga nama lainnya yang juga disebut-sebut masuk dalam bursa Sekdaprovsu masingmasing H Hasiholan Silaen (Assisten Ketataprajaan Setdaprovsu yang juga Plt Sekdaprovsu). Sejumlah kalangan menilai sangat arif jika ketiga nama ini segera diajukan Gubsu dan siapapun di antara mereka yang ditetapkan oleh Mendagri telah memiliki kualifikasi teruji dan

Mobil Innova ... Disebutkan saksi, penyebab kejadian akibat salah satu ban mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Belawan menuju Medan, itu pecah. Sehingga mobil oleng dan tergelincir dan menerobos pagar jalan tol dan nyaris menabrak rumah warga. “ Sebelum mobil itu terjun, aku mendengar suara seperti ban meletus,” kata Abdulah, Kepling setempat. Tidak lama kemudian percikan api terlihat di bawah kolong mobil. Warga sekitar berusaha menyelamatkan semua korban dan berhasil dievakuasi. “Mobil terbakar setelah se-

Seorang Ibu ...

Kurir 4000 Ekstasi ... pasal 112 ayat 2 UU No35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “ Hal memberatkan perbuatan terdakwa sangat membahayakan generasi penerus bangsa. Meringankan terdakwa mengakui perbuatannya,” beber Ade Setelah mendengarkan amar tuntutan, terdakwa melalui kuasa hukum nya Wilda Areza menyatakan akan mengajukan pledoi “Kami akan ajukan pledoi majelis,” katanya. Erwin Mangatas Malau menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda pembacaan pledoi dari terdakwa. Seperti diberitakan, terdakwa warga Jalan Rempang, RT 006/009, Kelapa Gading, Jakarta Utara ini ditangkap di bandara Polonia Medan, Selasa 17 Agustus 2011, sekitar pukul 18.30 karena diduga sebagai pengedar narkotika jaringan internasional. Dari dalam koper terdakwa ditemukan 4.000 butir ekstasi dan sabu sabu seberat 1,5 kilogram. Selain itu, juga ditemukan sejumlah mata uang asing.Ia ditangkap petugas keamanan bandara Polonia Medan sesaat sebelum terbang ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 105 pada (17/8) sekitar pu-

9 Perampok ... Pol Agus Adriyanto saat penyerahan tersangka di Kejatisu mengatakan, tersangka hanya sementara di tahanan Kejatisu. Selanjutnya akan dipindahkan ke tahanan Polda Sumut sebagai tahanan titipan. Agus menegaskan, tersangka tidak dititipkan di Rutan Tanjung Gusta Medan atas pertimbangan keamanan. “Semua atas pertimbangan keamanan dan kemudahan tim

Medan Disiapkan ... Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Sementara itu, untuk lima kawasan strategis nasional adalah Metro Medan dan sekitarnya, Metro Denpasar dan sekitarnya, Metro Makassar dan sekitarnya, kawasan khusus Batam Bintan Karimun, serta perbatasan Kalimantan. Perpres itu direncanakan difinalisasi pada dua pekan mendatang dan sudah bisa dikeluarkan tahun ini. (vivanews)

Medan Agar ... Yang kedua lanjutnya, yang harus kita pahami dengan munculnya kasus ini di Labuhan Batu, ini harus betul-betul kita lihat dan membuktikan ini sebuah kejahatan terorganisir. Sebuah gerakan ini. Bukan sporadis. Modusnya sama penyebaran buku-buku dan VCD. “Kalau ini tidak terencana tidak mungkin, Habis di Medan di Labuhan Batu dan saya yakin di daerah lain juga ada itu. Ini membuktikan ini sebuah gerakan besar yang terorganisir yang digerakkan oleh pihak-pihak tertentu,” jelasnya. Buat kita rasa-rasanya kalau tokoh-tokoh agama mereka ini tidak tahu saya rasa tidak

WASPADA Rabu 26 Januari 2011 kul 19.00. Ketika melewati alat deteksi, petugas menemukan benda mencurigakan pada barang bawaan terdakwa. Ia mengaku hanya sebagai kurir dengan imbalan Rp10 juta rupiah, namun warga kelahiran Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir ini tutup mulut ketika ditanya asal sabusabu dan ekstasi tersebut. Semetara pada persidangan terpisah, Risman Saleh, 45, pegawai Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan divonis penjara selama 10 tahun karena menyimpan sabu-sabu. Risman dinyatakan terbukti bersalah menyimpan sebanyak 285 gram sabu-sabu di dalam rumahnya di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, simpang Toba Permai Desa Kelambir V Kebun, Kecamatan Hamparanperak, Deliserdang. Dalam persidangan dipimpin majelis hakim diketuai Rumintang SH, Risman dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain hukuman pidana, hakim juga menjatuhkan denda Rp1 miliar subisder 6 bulan kurungan. Vonis hakim lebih rendah dari tuntutan penjara selama

13 tahun yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cut Indri pada persidangan sebelumnya. “Perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang saat ini sedang giatgiatnya memberantas narkotika,” kata Rumintang SH. Usai mendengarkan putusan tersebut, Risman Saleh melalui Kuasa hukumnya M. Irsad Lubis mengatakan banding. Ia menilai alasan majelis hakim keliru menjatuhkan putusan tersebut. “Tidak ada saksi yang menyebutkan sabu tersebut milik terdakwa. Jadi kita menilai hakim keliru mengeluarkan putusan. Kita akan mengajukan banding,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Risman ditangkap Satuan Direktorat Narkoba Polda Sumut, 10 Juni 2010 lalu , setelah polisi melakukan pengembangan dari tersangka Rinaldi warga Jalan Binjai Km 8,5, Gang BRI nomor 29 Dusun Lalang, Kecamatan Sunggal. Sebelum dijatuhi hukuman, Risman Saleh sempat mepraperadilkan Direktorat Narkoba dari Polda Sumut terkait proses penangkapannya yang dinilai tidak sesuai dengan prosedur. Namun, majelis hakim menolak permohonan praperadilannya. (m49)

penyidik dalam melakukan kerjanya. Itu saja, bukan alasan lain,” tambah Agus. BAP 4 tersangka lengkap Sementara itu, empat berkas tersangka yang ditangani Polda Sumut dinyatakan lengkapolehKejatisu.“BAP-nyasudah lengkap dan kalau tidak ada kendala besok (Rabu-red) pelimpahan tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti,” kata Asisten Pidana Umum Kejatisu Warsa Susanta, kemarin. Keempat BAP tersangka itu, yakni Abdul Gani Siregar, Pautan alias Robi, Suriadi dan Muhammad Chair. “Abdul Gani Siregar (AGS) dan Pautan alias Robi kasus perampokan Bank CIMB. Sedangkan tersangka Muhammad Chair alias Butong dan Suriadi terkait perkara penyerangan Markas Polsekta Hamparan Perak,” tegasnya. Menurut Warsa, kasus keempat orang ini sama dengan sembilan tersangka yang diserahkan Detasemen 88 Mabes Polri kemarin. Hanya saja penyidiknya yang berbeda. “Perkara keempat tersangka

ini berasal dari penyidik Polda Sumut. Sedangkan sembilan tersangka yang sudah pelimpahan tahap dua itu dari Densus 88. Jadi, beda penyidiknya,” ujarnya. Dalam kasus tersebut, para tersangka dijerat pasal berlapis oleh penyidik Polda Sumut. Pasal primer yakni mengenai terorisme yakni pasal 6,7,9,11 dan pasal 14 UU No15 Tahun 2003 tentang pemberantasan terorisme Jo pasal 340, 338 dan 365 KUHPidana. Disamping itu, keempat tersangka juga dikenakan pasal unsur perampasan sepeda motor milik warga yang dilakukan Muhammad Chair alias Butong dan Pautan alias Robi. Dimana kasus ini para tersangka dikenakan pasal 365 Jo pasal 55 dan 65 KUHPidana. Terkait proses persidangan, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejatisu Edi Irsan Kurniawan Tarigan mengatakan akan berlangsungdiPengadilanNegeri (PN) Medan. Sebab, perkara tersebut berlangsung di wilayah kota Medan. “Sidang digelar di PN Medan.” (m39/m49)

mungkin. Mudah sebetulnya menangkapnya ini kalau mau dikerjakan sama polisi “Kita minta ini serius ditangani dan menjadi perhatian Kapolresta karena ini merupakan akar masalah teroris sebenarnya. Karena dengan kejadian ini orang jadi jengkel dan melakukan tindakan yang bisa mengenai orang yang tidak bersalah. Ibaratnya orang sakit demam panas, sudah dikasi obat turun panasnya untuk sementara, tapi muncul kembali kenapa karena sumber penyebab panas itu tidak diobati,” kata ketua Partai Bulan Bintang (PBB) ini. Dalam hubungan antar umat beragama jelasnya, salah satu diantaranya ya ini yang paling besar kesewenang-we-

nangan dan tidak pernah diselesaikan dengan serius oleh pemerintah. Contoh di Bogor, masyarakatnya merusak gereja itu menimbulkan keresahan tapi sebetulnya sumber masalah keresahan itu dimana? Karena ada orang mendirikan gereja di tempat mayoritas muslim yang tidak ada izinnya. Ini sumbernya. Sekarang kita terpancing selalu tindakan anarkis ini yang dikejar. Kita tidak mau seperti ini. Cari dulu akar masalahnya yang sekarang ini kurang harmonis yaitu yang paling besar kesewenang-wenangan seperti ini. “Tidak taat aturan dan oleh karena itu pemerintah harus tegas dan umat Islam harus waspada betul dengan upaya-upaya ini. (m39)

Memanfaatkan Amarah ... Sedang marah yang tercela adalah marah yang muncul dari hawa nafsu dan marah yang diperbolehkan adalah marah yang tidak terkait dengan perbuatan maksiat. Berdasarkan tingkatannya ada manusia yang cepat marah lambat berhenti, ada yang lambat marah dan lambat berhenti, ada yang cepat marah tapi cepat berhenti, dan ada yang lambat marah cepat berhenti. Yang terakhir ini meski merupakan tingkatan yang paling baik, tetapi belum benar-benar baik.

Dalam Surah Ali Imran: 133-134, Allah SWT menyeru kepada orang-orang beriman untuk bersegera kepada surga yang memang telah disediakan-Nya. Caranya antara lain dengan wal kaazimiinal ghaiza (menahan amarahnya), dan dengan wal ‘aafiina ‘anin nas (memaafkan kesalahan orang). Allah SWT bahkan memuji orang-orang seperti ini dengan menyebutnya yuhibbul muhsiniin (orang-orang yang berbuat kebajikan). Begitulah, amarah adalah perasaan yang membakar hati, namun bisa dimanfaatkan untuk menggapai surga.(Vol.10, 26/1/2011)


Berita Utama

A2 Aktivitas PNS Pemkab Madina Sepi PANYABUNGAN (Waspada) : Sejak awal Januari 2011, aktivitas pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Madina terkesan sepi, sementara pejabat di setiap Satuan Unit Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengatakan demisioner sehingga sangat berpengaruh kepada pelayanan publik. “Ini akibat susunan organisasi yang baru di lingkungan pemerintah,” ujar Ketua LSM LIPAD Madina Abdul Latif Lubis kepada Waspada, Selasa (25/1). Menurutnya, beberapa waktu lalu DPRD Madina telah mensahkan perampingan instansi, namun hingga saat ini belum juga diterapkan. Dicontohkan, Dinas Pasar, Dinas Koperasi dan Dinas Perindustrian/Perdagangan menjadi satu instansi sejak awal Januari 2011, namun hingga saat ini belum terlaksana sehingga tiga kepala dinas sebelumnya belum bisa menentukan pelaksanaan kegiatan program karena sampai saat ini belum diketahui siapa yang menjadi pengguna anggaran. “Selain kepada pelaksanaan kegiatan kepala dinas su-dah jelas berdampak pada tingkatan eselon III dan IV sampai kepada staf bahkan kepada yang masih honorer pun ikut bingung memikirkan apakah

‘Jejak UFO’ Juga ....

Berbah. Yakni, di sawah yang dilewati jalan dusun. Juga ada perbukitan di kawasan itu, namanya Bukit Patuk. Bedanya, tak seperti di Berbah, saluran udara tegangan tinggi (Sutet) agak jauh dari lokasi. Pemilik sawah, Maryono mengaku ada yang aneh di sawahn, Selasa (25/1). Sementara saksi mata yang pertama melihat fenomena itu, Harjono ,47, mengaku melihat ‘crop circle, pukul 10:30 WIB. “Saya sedang memberi makan ternak, saya lihat sawah roboh, bentuknya hampir sama seperti di Berbah,” kata dia. (vivanews)

17 Hakim ....

putusan itu, namun hakim mengabaikannya. “Terakhir, pihak korban mengetahui adanya indikasi hakim diduga sengaja berpihak pada salah saorang yang berkepentingan dalam kasus tersebut, “ bebernya. Muslim mengatakan, laporan pengaduan itu sudah ditindaklanjuti oleh KY. Hanya saja secara resmi LBH Medan memang belum menerima hasil penyelidikan investigasi dilakukan oleh KY. Muslim mengatakan, pihaknya berharap dalam waktu dekat ini KY sudah mengirimkan hasil penyidikannya dan bentuk sanksi yang diberikan kepada 17 hakim nakal tersebut,” katanya. Belum terima surat KY Secara terpisah, Humas Senior PN Medan Ahmad Guntur yang dihubungi melalui telefon selular mengatakan, pihaknya siap diperiksa tim KY terkait laporan dugaan penyalahgunaan kewenangan

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur: 1. Ke8+, Rg6. 2. Bg7+, Rh5. 3. g4+, Mxg4. 4. h3xM+mat.

Jawaban TTS: TTS Topik

Kesehatan

D I E T E A B E L I M B I A E I M A N G G K T E A G E K U R K E D E L I A U T K E M O T E K P I L N G E

T O N G J I I E R A N G U A K I K N K U N Y I T B P A I I S I R S A B R A P I A K U M I A N T O N G M

M S A L N A R I A K E L A N P A S

Jawaban Sudoku:

6 5 4 2 8 3 7 9 1

9 1 8 4 7 5 3 6 2

7 3 2 9 6 1 5 8 4

4 8 5 7 3 6 2 1 9

2 6 1 5 4 9 8 7 3

3 7 9 1 2 8 4 5 6

5 2 7 6 9 4 1 3 8

1 9 3 8 5 2 6 4 7

8 4 6 3 1 7 9 2 5

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

Perampok Bersenjata AK-47 Masih Diburu karena mareka memakai helm dan sebo,’’kata Kapolres Aceh Utara AKBP Farid BE, kepada Waspada, kemarin (25/1). Didampingi Kasat Reskrim AKP Erlintang Jaya dan Kasat Intel Ipda Ketut Supriatnha, Kapolres menambahkan, tak lama setelah kejadian, pihaknya segera melakukan pengejaran terhadap pelaku. Selain melibatkan personil dari Mapolres, operasi itu juga dibantu aparat dari sejumlah Polsek, terutama Polsek-polsek yang berada di kawasan Timur Aceh Utara. “Kita terus mempersempit ruang gerak pelaku. Dalam pengejaran Senin (24/1) malam, kita menemukan tiga sepeda motor yang sebelumnya

dikendarai pelaku, di kawasan perkebunan sawit, Desa Matang Paya Ujoeng, Kemukiman Buah, Kec. Baktiya Barat. Namun barang bukti ini belum memberi petunjuk berarti karena identitasnya tidak jelas. Bahkan nopolnya saja tidak ada. Bisa jadi, sepeda motor itu juga hasil rampokan atau curian,’’tandas AKBP Farid BE. Seperti diberitakan sebelumnya, Komplotan perampok bersenjata api beraksi di kota Lhoksukon, ibukota kabupaten Aceh Utara, Senin (24/1) sekitar pukul 16.30. Mareka berencana merampok toko emas Subur Baru. Namun gagal karena kebetulan dalam toko itu ada seorang polisi

berpakaian dinas, dari jajaran Polres Aceh Utara. Kawanan perampok diduga empat orang. Semuanya memakai helm berkaca gelap dan sebo. Mareka datang dengan sepeda motor dan menenteng tiga pucuk senjata laras panjang yang diduga jenis AK-47. Melihat dalam toko ada polisi, komplotan ini batal merampok dan buru-buru kabur. Namun sambil berlari pelaku sempat menembak sekitar tiga kali ke dalam toko emas tersebut. Beruntung, tembakan itu tidak mengenai orang dan hanya kena sebuah cermin.

besar keindahan Danau Toba dan kesejukan udaranya belum bisa mengangkat tingkat perekonomian rakyat. Beberapa bagian budaya masih kontraproduktif bagi industri pariwisata dan soal kebersihan belum bisa diandalkan. Jika Anda berkunjung ke kawasan Danau Toba maka akan sulit untuk menemukan seorang turis asing di sana. Pada umumnya para turis asing berkumpul di kawasan Tuk-tuk, Samosir. Itupun jumlahnya tidak terlalu signifikan. Kawasan Danau Toba baru akan ramai ketika musim liburan atau hari besar tiba, seperti malam tahun baru kemarin. Suatu kondisi yang sebenarnya berlaku secara umum karena juga terjadi di berbagai daerah lainnya. Ekonomi rakyat Dibanding dengan enam daerah kabupaten lain, Kabupaten Samosir adalah daerah yang catchment area Danau Toba-nya paling besar, mencapai 65-68 persen. Artinya aliran air Danau Toba paling banyak di wilayah Samosir. Namun pada kenyataannya sektor pariwisata belum menjadi sektor andalan. Daerah ini masih lebih bergantung pada sektor pertanian dan jasa/air (inalum) sebagai sumber pendapatan asli daerah. Gambaran penting tidaknya sektor pariwisata bagi daerah ini juga dapat dilihat dari realisasi perolehan pendapatan daerah pada tahun angg a ra n 2 0 0 9 y a n g s e n i l a i Rp355,738 miliar. Perolehan tersebut berasal dari sektor pajak Rp3,884 miliar, retribusi daerah Rp3,398 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang disahkan Rp254,460 juta dan lain-lain PAD Rp7,294 miliar. Betapa sumbangan terbesar dan sangat signifikan adalah pada pengelolaan kekayaan daerah, bukan pada retribusi atau sektor pajak yang bersumber dari sumbangan sektor pariwisata. Dengan kondisi seperti ini, Samosir hanya bisa menggenjot pendapatan per kapita Rp11,502 juta. Maka tidak mengherankan jika masih banyak warga yang memanfaatkan secara instan akan potensi Danau

Toba dengan membangun kerambah-kerambah ikan juga memanfaatkan enceng gondok. Tidak mengherankan pula mengapa setelah sekian tahun berlalu, sampai saat ini masalah enceng gondok belum juga kelar. ‘’Yah, di sinilah kami cari tambahan penghasilan di samping untuk makanan sehari-hari. Kalau perlu makan, tinggal ambil satu dua ikan untuk dimasak,’’ kata Samosir seorang warga pemilik kerambah ikan kecil di pinggir danau itu. Ironisnya, meski dianggap sebagai “musuh” bagi industri pariwisata, enceng gondok justru bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku industri rumah tangga. Selain itu enceng gondok juga bisa dimanfaatkan menjadi pupuk organik (kompos) yang dapat menggantikan peran pupuk kimia. Jadi, meski di satu sisi eceng gondok mesti dibersihkan dari bibir danau, tetapi tetap bisa dilestarikan untuk kepentingan industri rumah tangga dan pupuk. Sama seperti kerambah yang punya keterkaitan kepentingan langsung dengan warga sekitar. ‘’Tapi kerambah itu tidak boleh ada di daerah wisata,’’ kata Mangindar Simbolon. Lantas berapa besar dana yang dialokasikan untuk sektor pariwisata ini? Mangindar mengatakan alokasi APBD untuk sektor pariwisata terbagi dalam beberapa SKPD seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan dan Dinas Pariwisata sendiri. Namun dia tidak merinci jumlah untuk masing-masing SKPD tersebut. ‘’Saat ini fokus kita pada pembangunan infrastruktur jalan, masih belum pada promosi,’’ katanya. Budaya masyarakat Satu hal yang membutuhkan kerja ekstra dalam membangun industri pariwisata yang mumpuni di Danau Toba adalah persoalan budaya masyarakat setempat. Ternyata tidak gampang mengaplikasikan berbagai regulasi yang mendorong pembangunan. Misalnya kebijakan pelebaran jalan, akan sangat sulit dalam proses ganti ruginya dengan warga. Karena pada umumnya

tanah di kawasan ini adalah tanah ulayat. Ada jenis tanah batas marga, ada tanah yagn di atasnya berdiri bangunan kuburan yang dihormati dan macam-macam lainnya yang tidak gampang untuk direlokasi. Ditambah lagi adanya sistim kekerabatan dalam masyarakat Batak yang memungkinkan setiap individu adalah raja yang secara adat mesti dilayani. Kesulitan muncul ketika kebijakan pemerintah daerah harus bersinggungan langsung dengan aset warga. Terjadi benturan antara kepentingan kebijakan pemerintah dengan kepentingan budaya warga. Jika ditarik lebih luas lagi maka masalahnya akan lebih kompleks, bagaimana menyatukan persepsi para kepala daerah dalam wilayah aliran Danau Toba. ‘’Kendala kita belum terintegrasinya kebijakan. Kepala daerah di wilayah Danau Toba masih menjalankan programnya masing-masing,’’ aku Asisten Ekonomi Pembangunan Pemkab Tobasa Ir Saibon Sirait. Masing-masing daerah memiliki ego-nya sendiri yang membuat semakin sulitnya penanganan yang akan dilakukan. Oleh karenanya terbentuknya Lake Toba Regional Management (LTRM) disambut baik berbagai pihak. LTRM ini menyatukan para kepala daerah dalam wilayah Danau Toba dalam satu forum yang diketuai Bupati Samosir, Mangindar Simbolon. “Saya pernah ditanya mantan Gubsu Bapak Rudolf Pardede. Kenapa saya bisa mengumpulkan para kepala daerah tersebut. Padahal dirinya selaku Gubsu saja agak sulit untuk memanggil para kepala daerah tersebut. Saya jawab waktu itu karena saya membawakan kepentingan bersama,’’ ujar Mangindar. Tapi pembentukkan forum itu sendiri bukan muara dari keberhasilan pembangunan pariwisata Danau Toba. Ini masih langkah awal karena masih panjang jalan yang harus dicapai. Kebersihan Masalah kebersihan adalah masalah khas yang selalu menjadi persoalan utama. Kita

nemukan bekas batang padi roboh yang ditata kembali sehingga menunjukan jika lokasi tanaman padi tersebut pernah dijamah manusia. Di tempat itu juga tidak ditemukan tanda kebakaran sisa gas buang,” katanya. Tidak Ada Radiasi Badan Pengawas Tenaga Nuklir dan Badan Tenaga Nuklir Nasional, Selasa (25/1) siang mengambil contoh tanah di lokasi penemuan “crop circle” untuk diselidiki dan hasilnya tidak ditemukan anomali atau radiasi di lokasi tersebut. “Dari hasil sementara penelitian ini, lokasi tersebut aman dan tidak ada anomali,”

kata Kepala Bidang Kesehatan dan Keselamatan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan)a M Yasid di lokasi “Crop Circle” Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman. Menurut dia, pihaknya tidak menemukan gelombang radiasi di area persawahan tempat peneuam “crop circle`. “Kami telah mengambil contoh tanah dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) juga ambil sampel. Nanti masing-masing akan mengecek di laboratorium, hasilnya mungkin bisa nanti sore atau besok,” katanya. Ia mengatakan, contoh tanah yang diambil berupa

beberapa kantong tanah di tiga titik, yakni bagian “centre crop cicle”, lingkar dalam dan lingkar luar. “Hasil sementara, kami tidak temukan radioaktif beta dan alpa, sehingga kawasan ini aman,” katanya. Kepala Sub Bidang Pengelolaan Limbah Batan, Gede Sutrisna mengatakan setelah melakukan penelitian di seluruh lokasi, sama sekali tidak ada zat-zat yang berbahaya. “Ini hanya padi yang rubuh saja, padinya juga aman untuk dikonsumsi. Tidak ada zat bahaya atau limbah,” katanya.

sepakat bahwa kebersihan adalah sangat penting tapi kita tidak pernah lepas dari masalah ini. Kalau Anda berlari-larian di pantai danau kawasan kota Perapat. Dipastikan kaki Anda akan menginjak sampah baik itu sampah plastik bekas makanan ringan atau sampah basah lainnya. Atau paling tidak pandangan mata Anda akan mengangkap sampah yang menghampar di air yang dangkal itu. Dan kalau Anda menyusuri sepanjang pantai danau, khususnya di daerah yang berpenghuni, maka pemandangan yang sama akan terlihat. Di kanan kiri jalan kawasan danau juga bukan suatu pemandangan yang indah karena bersihnya. Di pangururan misalnya. Memasuki gerbang ibu kota Kabupaten Samosir ini, kemarin kami mendapati portal yang belepotan. Kondisi jalan di pintu masuk itu juga sedang rusak parah. Beberapa meter memasuki kawasan itu, kita akan menemukan taman berbentuk segi tiga yang kondisinya tak terurus. ‘’Beginilah, sudah bagus-bagus dibuat taman di sini, hanya merawatnya saja tidak bisa,’’ komentar seorang teman. Belum lagi jika Anda singgah ke pasar tradisional (UKM) yang menjadi sektor yang akrab bagi warga selain dominasi sektor pertanian. Selain kondisinya yang semrawut, juga kebersihannya yang tak pernah terjaga sejak awal. Ini persoalan kompelks. Masalahnya bukan sekedar masalah kebersihan itu saja. Tetapi lebih pada persoalan budaya yang telah mengakar dalam kehidupan sosial warga. Maka tidak mengherankan jika persoalan enceng gondok yang vital bagi industri pariwisata belum bisa benar-benar diatasi. ‘’Ini aktifitas membersihkan Danau Toba dengan menggerakkan berbagai elemen seperti anak sekolah juga para turis itu,’’ ujar J.Simbolon salah seorang aktifis lingkungan Kabupaten Samosir. Hari itu mereka tampak membersihkan pinggir pantai danau di Pangururan. Ini kegiatan yang kesekian kalinya mereka membersihkan Danau Toba, katanya. Ya, mereka harus terus melakukan pembersihan danau dari enceng gondok. Berkejar-kejaran dengan masa berkembangbiak tumbuhan air itu. Itu yang terjadi jika masalah budaya dan kebersihan akut itu tidak pernah tuntas. * Dedi Sahputra

Sekolah Terpencil ....

butuhan lain juga belum dibangun. Diantaranya, sumber air tidak tersedia, sehingga untuk mengambil wudhuk siswa terpaksa menempuk jarak ke pemukiman penduduk sampai sekitar 2 km. “Jalan juga tidak pernah dilakukan pengerasan. Padahal, sudah empat kali kami usulkan ke pemerintah,” ujar Sukri, 31, warga Desa Blang Karieng, Nisam. Terakhir proposal permohonan pembangunan jalan sekitar 2 km menuju gedung SMPN-2 dan SMAN-2 diajukan ke Peme-

rintah Aceh. Namun warga setempat belum mendapatkan informasi kapan pagar dan jalan itu dibangun. Minimnya pembangunan sarana transportasi juga terlihat di SMKN-1 Nisam. Meski sekolah jurusan Jaringan Komputer Teknologi dan Teknologi Pengolaha Hasil Pertanian (TPHP) itu mulai dilirik para siswa lulusan SMP, namun jalan menuju ke sana masih berlumpur ketika hujan. Kepala SMKN-1 Nisam, Drs. Ibrahim juga mengaku telah mengusulkan ke provinsi.

Akan tetapi dia tidak mengetahui kapan akan dibangun jalan itu. Sementara Wakil SMP Negeri-1 Nisam, Drs.Rosmiati mengeluh dengan kondisi lingkungan sekolah. Setiap pagi, anak-anak terpaksa membersihkan kotoran sapi di halaman dan sekitar pinggiran ruang kelas. Sebanyak 136 anak-anak kawasan terpencil harus membersihkan kotoran hewan sebelum mulai belajar. Hal itu juga dialami 200 lebih siswa yang belajar di SMA.N-2 Nisam. (b17)

Imam Hanafi ....

Nabi, tabi’ dan tabi’in. Setelah mendalami ilmuilmu Islam pada para ulama besar di Kuffah, beliau hijrah ke Mekkah mencari ulamaulama besar juga, sehingga suatu saat nanti abu Hanifah sudah mampu mengijtihadkan hukum sendiri. Berduyunduyun manusia datang kepadanya untuk belajar ilmu, sehingga di seluruh kota-kota Islam pada zaman itu ada saja muridnya yang alim. Abu Hanifah seorang

ilmuan tulen, tidak tertarik dengan jabatan duniawi sehingga beliau pernah menolak jabatan qadhi (Kepala Mahkamah Agung kalau sekarang) yang ditawarkan oleh Khalifah Al-Mansur. Karena menolak jabatan, Abu Hanifah dipenjarakan sangat lama. Konon sampai meninggal dalam tahanan. Imam Abu Hanifah wafat tahun 150 H dalam usia 70 tahun. Mazhab yang didirikan beliau dilanjutkan oleh murid-

muridnya yang sangat banyak tersebar di kota-kota besar Islam waktu itu. Murid-muridnya yang paling termasyhur adalah Imam Abu Yusuf, Abdullah bin Mubarak, Waqi’bin Jarrah, dan masih banyak yang tak mungkin kita sebut di sini. Pada tahun wafat Iman Hanafi, lahir pula di Gaza seorang anak yang kelak menjadi mujtahid pula yakni Imam Syafi’i.

masih di pakai atau kembali menganggur,” ucapnya. Latif menjelaskan, jika ini berjalan lama dan tidak terjadi pelaksanaan hasil Ranperda tersebut akan mengakibatkan kerugian fatal di buktikan dengan tingkat kehadiran pejabat dan staf yang bertugas di setiap instansi. “Paling dikhawatirkan penggunaan anggaran dan tunjangan jabatan setiap pejabat eselon masing-masing instansi,” ungkapnya. Salah seorang Kepala Dinas yang tidak bersedia identitasnya ditulis mengungkapkan, tingkat kehadiran aktif. Namun aktivitas ‘setengah hati’ sebab belum mengetahui posisi sejak disahkannya Ranperda terkait perampingan instansi. Sementara, salah seorang pengawai tenaga honorer (tenaga harian lepas) di salah satu instansi yang terjadi penggabungan yang tidak bersedia namanya di tulis mengatakan, jika terjadi penggabungan, besar kemungkinan akan menganggur. (a24)

Medan, Makassar ....

sekitarnya, Metro Denpasar dan sekitarnya, Metro Makassar dan sekitarnya, kawasan khusus Batam Bintan Karimun, serta perbatasan Kalimantan. Perpres itu direncanakan difinalisasi pada dua pekan mendatang dan sudah bisa dikeluarkan tahun ini. (vivanews)

Anas: Koin ....

peningkatan kinerja meski sinisme dikembangkan dan tidak perlu terganggu. Pernyataan Presiden SBY kepada jajaran pimpinan TNI dan Polri bahwa dirinya lebih mengutamakan kenaikan gaji renumerasi TNI dan Polri dibanding gajinya yang sudah tujuh tahun tidak naik, belakangan menjadi pembicaraan di masyarakat termasuk di Facebook yang memunculkan gerakan koin untuk Presiden SBY. hakim itu. “Kami mempersilakan KY memeriksa hakim yang dilaporkan oleh LBH Medan,“ tegasnya. Guntur mengatakan, pihaknya terbuka untuk dimintai keterangan. Jika ada pemeriksaan dari KY, PN Medan siap memberi penjelasan. Hakim itu bekerja di bawah sumpah, terutama dalam memutuskan perkara. “Jadi tidak sembarangan memutuskan suatu perkara, “ katanya. Kata Guntur, hingga saat ini belum ada surat pemberitahuan dari KY untuk memeriksa hakim PN Medan. Kalau ada hakim yang melakukan penyimpangan, tambah Guntur, akan ditangani secara internal di institusi pengadilan mereka juga memiliki hakim pengawas. (m49)

LAPAN Pastikan ....

Yogyakarta, memastikan pola di lahan pertanian tersebut buatan manusia. Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Sri Kaloka di lokasi temuan itu, Selasa (24/1) mengatakan bahwa di tengah pola itu ditemukan bekas lobang yang diduga tempat untuk menancapkan tongkat atau pipa guna menggerakkan alat untuk merobohkan batang padi dan pola dilakukan sama di pinggir sehingga membentuk gambar pola di tanaman padi. “Selain itu, pihaknya me-

Pantauan Waspada, Selasa (25/1) ratusan siswa SMA Negeri-2 Nisam terpaksa belajar di ruang kelas yang dikelilingi puluhan hewan ternak. Akibat tidak dibangun pagar sekolah, kawanan sapi dan kamping merumput di sekeliling ruang kelas. Selain pagar sekolah, SMAN-2 Nisam juga masih kekurangan ruang belajar. Kondisi serupa juga terlihat di SMP Negeri-2 kecamatan terpencil tersebut. Kendati ruang belajar sudah memadai, namun beberapa ke-

pada waktu itu memang kota Arab paling masyhur setelah Mekkah dan Madinah. Imam Abu Hanifah memiliki ilmu yang sangat luas, mujtahid paling agung di zamannya. Sejak masih kanakkanak sudah mampu menghafal 30 juz’ al-Quran, beserta maknanya. Abu Hanifah juga mendalami berbagai ilmu, seperti ilmu hadits, fiqh, akhlak dan tashauf. Sejumlah gurunya adalah para shahabat

LHOKSUKON (Waspada): Komplotan perampok bersenjata AK-47 yang gagal merampok sebuah toko emas di Lhoksukon, Senin (24/1) petang, hingga Selasa (25/1) masih diburu polisi. Dugaan sementara, mareka pelaku kriminal murni dan tidak terkait dengan terorisme. “Hingga kini tim khusus dari Mapolres masih terus menyisir sejumlah lokasi yang dicurigai. Penyelidikan sedikit terkendala karena identitas pelaku belum terungkap. Tak ada seorangpun saksi yang sempat melihat wajah pelaku

Akutnya Masalah ....

** ** **

(cmus)

PCNU Kecam Ulah Camat Kecamatan Hulu Sihapas GUNUNGTUA (Waspada): Ulah Camat Kecamatan Hulu Sihapas, Kabupaten Padanglawas Utara, MP, 45, yang diduga mencabuli seorang pegawai Tenaga Kerja Sukarela (TKS) perempuan berusia 18 tahun, RD dan sudah dilaporkan ke Polres Labuhanbatu, Kamis (20/1) mendapat kecaman keras dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Padanglawas Utara. “Sangat disayangkan perbuatan dugaan tersebut yang dituduhkan kepada oknum Camat Kecamatan Hulu Sihapas MP dan informasinya sudah dilaporkan ke polisi,” ujar Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Padanglawas Utara Samsul Bahri Daulay. Pihaknya sangat menyesalkan peristiwa ini. Kalau memang dugaan ini terbukti dan jelas sangat memalukan dan mencoreng nama baik Kabupaten Padanglawas Utara sebagai daerah Serambi Mekkahnya di Sumatera Utara. Untuk itu, kata Samsul, kalau memang dugaan ini jelas terbukti, pihak Baperjakat Paluta harus menindak tegas, karena perbuatan itu mencoreng nama baik Kabupaten Paluta, sehingga nantinya tindakan tegas ini bisa menjadi pembelajaran bagi para CPNS dan pejabat lainnya di Paluta. (csp)

Waspada/Muhammad H. Ishak

TRAWL THAILAND: Tampak dalam lensa satu unit trawl asal negara Thailand sedang beraksi di perairan Selat Malaka kawasan pantai timur Aceh, Kab. Aceh Timur. Foto diambil barubaru ini.

Puluhan Trawl ....

Ketika disinggung jumlah kapal trawl asing yang kerap merambah ikan di pantai timur Aceh? Boly menjawab tidak mampu dihitung. “Trawl Thailand sangat banyak di perairan Aceh. Kita nelayan Aceh, tidak mampu berbuat banyak selain melihat dan membiarkan aksi trawl asing itu menguras ikan di perairan Aceh,” katanya. Oleh sebab itu, lanjut Boly, dia mengharapkan kepolisian dan keamanan laut kerap melakukan patroli di zona-zona tertentu. Hal itu dianggap

penting untuk mencegah trawl asing di perairan Aceh. “Jika kondisi tersebut dibiarkan, tidak tertutup kemungkinan hasil tangkapan ikan semakin menurun,” pinta Boly. Kapolres Aceh Timur, AKBP Drs Ridwan Usman didampingi Kasat Pol Air, Aiptu Zainir, saat ditanyai Waspada, Selasa (25/ 1) secara terpisah mengatakan, akan menelusuri informasi tersebut. Namun sejauh ini pihaknya belum menerima laporan resmi. “Kita akan selidiki dulu, jika nanti benar akan kita tindak dengan langkah dan sesuai prosedur,” katanya. (cmad)

Waspada/Arman Konadi

AMUNISI: Petugas gabungan Polsek Samatiga dan Satpol PP WH Aceh Barat mengangkut ransel berisi 156 amunisi dari jenis senjata laras panjang di antaranya AK 47, SV2, SS1 dan MK3 yang ditemukan petani karet di Desa Alu Raya Kec. Samatiga, Selasa (25/1). Amunisi itu diduga milik personil Brimob yang tewas saat tsunami.

Ransel Berisi ....

dahrem kotak megazine yang terdapat logo polisi. Untuk kepentingan penyelidikan,

baran g-b aran g terseb ut diamankan di Polsek Samatiga untuk dibawa ke Polres Aceh Barat.(cak)


Medan Metropolitan

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

A3

2011, Anak Rentan Korban Kekerasan

Waspada/Hanmdani

HARGA SEMBAKO MASIH TINGGI: Sejumlah ibu rumah tangga membawa barang perbelanjaan di Pasar Sukaramai Medan , Senin (24/1), di tengah hargaharga kebutuhan pokok masih tinggi. Dampak kenaikan harga, tidak hanya masyarakat yang mengeluh tetapi juga pedagang karena daya beli juga rendah.

Kontribusi Pedagang Digelapkan PD Pasar Tolak Ungkap Data Tunggakan Pedagang MEDAN (Waspada): PD Pasar menolak desakan pedagang dan sejumlah elemen masyarakat agar mengungkap data tunggakan kontribusi pedagang yang mencapai Rp5,2 miliar lebih. Alasan PD Pasar data penunggak terlalu banyak. “Tidak mungkin mengungkap siapa pedagang sebenarnya yang menunggak kontribusi tempat berjualan. Akan banyak sekali data yang dikeluarkan sehingga tidak mampu melakukkannya,” kata Humas PD Pasar Novi Zulkarnain, kemarin, menanggapi tuntutan pedagang agar PD Pasar membuka laporan keuangannya ke publik dan pedagang siap melakukan audit sendiri terhadap tunggakannya di sejumlah pasar. Sementara desakan ini, menurut pedagang, bertujuan agar terungkap ke mana dana tersebut dan berapa sebenarnya tunggakan pedagang. “PD Pasar harus mengungkap penunggak kontribusi tempat berjualan pedagang yang membengkak sampai Rp5,2 miliar lebih pada 2009 agar semuanya transparan. Janganjangan dana itu digelapkan oleh oknum PD Pasar,” kata pedagang Aksara dan Pusat Pasar yang enggan disebutkan namanya, kemarin. Penolakan Humas PD Pasar terhadap pengungkapan siapa penunggak sebenarnya, menurut pedagang, merupakan indikasi ketakutan perusahaan ter-

sebut tentang berapa sebenarnya jumlah tunggakan pedagang yang sampai membengkak hingga Rp5,2 miliar pada 2009. Selain itu, imbauan PD Pasar agar pedagang tidak melakukan audit terhadap tunggakannya sendiri juga merupakan bentuk tidak transparannya keuangan PD Pasar yang selalu mengalami kerugian sehingga kondisi pasar tidak diperhatikan. Menurut pedagang, sejak PD Pasar berdiri 2003 hingga tahun 2006, tunggakan kontribusi pedagang tidak sampai Rp2 miliar, namun dalam tempo tiga tahun kemudian tepatnya pada 2009 tunggakan membengkak menjadi Rp5,2 miliar padahal sejak 2003 tidak terjadi kenaikan tarif kontribusi. Disamping itu banyak staf dan kepala pasar tidak melakukan penyetoran uang kontribusi yang dikutip dari pedagang ke kas PD Pasar, sehingga ratusan juta uang pedagang raib dan tidak masuk ke dalam kas sehingga tetap menjadi tunggakan walau pedagang sudah membayar. “Sebagian staf PD Pasar yang telah melunasi berbagai tunggakannya ke kas PD Pasar tidak

dimasukan ke dalam daftar pengurangan tunggakan sehingga tunggakan pedagang setiap tahunnya terus membengkak, inilah kebocoran yang harus dituntaskan,” sebut pedagang. Para pedagang pasar tradisional sudah muak dijadikan ‘kambing hitam’ oleh PD Pasar yang tidak dapat merawat pasar dengan alasan pendapatan tidak cukup untuk melakukan operasional pasar dengan alasan tunggakan pedagang Rp5,2 miliar. Audit pedagang harus dilakukan sebagai data yang akan dibandingkan dengan data

PD Pasar, sehingga perusahaan daerah tersebut terselamatkan dari ulah para koruptor yang membuat pasar tradisional hampir bangkrut. Penggelapan Lebih lanjut Kabag Humas dan Hukum PD Pasar Novi Zulkarnain menjelaskan, selain alasan tidak mungkin mengungkap siapa pedagang sebenarnya yang menunggak kontribusi tempat berjualan akibat akan banyak sekali data yang dikeluarkan, pihaknya mengakui banyak staf yang tidak menyetorkan uang kontribusi pedagang sehingga walaupun

sudah membayar, pedagang tetap dinyatakan menunggak. “Hal itu human error yang biasa terjadi di berbagai perusahaan lainnya, sedangkan para pelaku penggelapan uang kontribusi pedagang tersebut sudah ditindak oleh perusahaan,” ujarnya. Novi juga ketar-ketir jika pedagang melakukan audit tunggakan kontribusi tempat berjualan. Alasannya setiap pembayaran telah diberikan kuitansi tanda lunas pembayaran yang telah disesuaikan dengan perpanjangan kartu hak sewa.(m40)

Waspada/ Rustam Effendi

Anggota Jalasenastri Harus Banyak Belajar BELAWAN (Waspada): Guna meningkatkan kontribusi istri dalam mendukung suami menjalankan tugas sebagai personel TNI AL, anggota Jalasenastri harus banyak belajar apa saja yang bisa menambah wawasan dan keterampilannya. Hal itu dikatakan Ketua Umum Jalasenastri Lilik Soeparno saat mengadakan kunjungan silaturrahmi dengan pengurus Korcab I Jalasenastri di Mako Lantamal I, Selasa (25/1). Selain itu, istri Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) tersebut berharap anggotanya mampu menciptakan suasana sejuk, nyaman dan harmonis dalam lingkungan rumah tangga yang sangat berguna untuk memotivasi keberhasilan tugas suami sebagai prajurit TNI AL.“JadikanorganisasiJalasenastrisebagaiwadahbelajardanberdiskusi dengan selalu memupuk rasa kebersamaan,” ucapnya. Ditambahkannya, menjadi istri prajurit merupakan pilihan karena memiliki konsekwensi yang harus dijalankan dengan seni. “Kita harus sadar kapan menjadi istri dan kapan jadi anggota,” ujarnya. Usai mengadakan pertemuan itu, Ketum Jalasenastri didampingi pengurus memberikan bantuan kepada keluarga TNI AL yang sakit dan berkunjung ke komplek perumahan Dewaruci TNI AL di Kelurahan Pekan Labuhan, Kec. Medan Labuhan, yang menjadi korban banjir besar baru-baru ini. (h03)

dibawah umur. Salah satunya, menurut Zahrin, karena adanya niat dan peluang dari para pelaku. Para korban yang biasanya menjadi korban pencabulan, lanjutnya, karena adanya bujuk rayu dari para pelaku. “Para korban terlalu gampang percaya kepada pelaku untuk menyerahkan ‘mahkotanya’ (keperawanannya-red). Hal ini dikarenakan para korban merasa para pelaku bertanggungjawab atas perbuatannya, padahal dari segi usia para korban wanita yang menjadi korban cabul ini masih anak-anak,” tuturnya. Para orang tua juga sangat berperan untuk mencegah anak-anak wanitanya agar tidak menjadi korban pencabulan. Orang tua, kata Zahrin, harus memberikan pendidikan atau informasi terhadap anak-anaknya ketika si anak beranjak dewasa. “Orang tua harus selalu mengawasi anaknya. Beri informasi seputar bahaya-bahaya jika melakukan hubungan seks diluar nikah. Pendidikan agama juga harus ditanamkan kepada anak sehingga mencegah si anak melakukan perbuatan cabul,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Pokja Pengaduan dan Fasilitas Pelayanan KPAID Sumut Muslim, SH mengatakan, kasus yang banyak terjadi di tahun 2010 adalah kasus hak kuasa asuh anak yang jumlahnya mencapai 45 kasus. Kemudian disusul dengan kasus pencabulan yang berjumlah 25 kasus. “Lalu kasus penganiayaan sebanyak 21 kasus, penelantaran anak sebanyak 17 kasus, dan korban perkosaan hingga sembilan kasus,” sebutnya. Menurutnya, kasus hak kuasa asuh ini disebabkan banyak orang tua memilih untuk bercerai sehingga anaklah yang menjadi korban dari perceraian tersebut. “KPAID Sumut akan memberikan advokasi dan mendampingi korban dalam setiap proses hukum, termasuk dalam kaitan penyelidikan atas laporan perkosaan tersebut,” jelasnya. (h02)

CBD Boleh Dibangun Bila Bandara Polonia Pindah DPRD SUMUT masih membuka diri untuk berdialog. Karenanya mereka masih memberikan waktu kepada pelaksana pembangunan Central Business District (CBD) memenuhi undangan dewan. Tujuannya tidak lain hanya untuk mendengarkan penjelasan menyangkut pelaksanaan pembangunan kawasan itu. Anggota Komisi D DPRD Su m u t A j i b Sh a h ( f o t o ) , berbicara di gedung dewan, Selasa (25/1). Katanya, sudah beberapa kali diundang, pihak pelaksana CBD belum juga memenuhi undangan. Dewan masih memberikan waktu dengan mengagendakan kembali, mengundang pihak CBD dalam waktu dekat ini. Ajib Shah mengaku, secara pribadi tidak pernah berpikir untuk mencegah percepatan pebangunan di Kota Medan. Termasuk pembangunan CBD. Namun harusnya pembangunan juga dilakukan dengan mengikuti berbagai peraturan yang ada. Benar Pemko Medan telah mengeluarkan

Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) untuk kawasan CBD. Namun, kata Ajib, bukan serta merta pengelola kawasan bisnis itu dapat segera membangunnya. Masih ada lagi persyaratan lain, karena pembangunan di kawasan itu berhubungan dengan jalur dan keselamatan penerbangan. Dari diskusi dewan dengan Dinas Perhubungan dan Administratur Bandara (Adban) Polonia, diketahui kalau bangunan itu jelas akan membahayakan keselamatan penerbangan. Karenanya, kedua instansi ini mengaku tidak pernah mengeluarkan rekomendasi kepada pelaksana CBD untuk membangun. Bagaimana nasib CBD selanjutnya? Menurut Ajib Shah, bila benar pengelola CDB tidak memiliki izin dari Dishub dan Adban, pembangunannya harus dihentikan. Pembangunan baru bisa dilanjutkan setelah Bandara Polonia dipindahkan ke Kualanamu. ‘’Kapan itu? Kita tunggulah sama-sama Bandara Kualanamu beroperasi,’’ katanya. (m12)

Gelombang Laut Masih Ancam Nelayan Waspada/ist

SERIUS: Mahasiswa tampak serius mendengarkan materi dari pembicara saat seminar Toefl dan Toeic di aula Kampus Pulmed Jalan Iskandar Muda Medan.

Pulmed Tingkatkan Kemampuan Mahasiswa Berbahasa Inggris

BANTUAN: Ketua Umum Jalasenastri Lilik Soeparno didampingi pengurus lain, Selasa (25/1), memberikan bantuan kepada keluarga TNI AL di Komplek Dewaruci yang terkena banjir.

MEDAN (Waspada): Tahun 2011 merupakan tahun yang rentan bagi anak-anak untuk menjadi korban tindak kekerasan. Hal ini karena kinerja aparat penegak hukum seperti kepolisian dinilai lemah dalam menindak para pelaku kekerasan. Di tahun 2010, ada sebanyak 153 orang yang mengadu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumut. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan dengan tahun 2009 yang berjumlah 110 orang. Para keluarga yang menjadi korban kekerasan mengadu ke KPAID Sumut, lantaran para korban menilai lemahnya kinerja aparat penegak hukum. Sehingga, mereka lebih memilih untuk mengadu ke KPAID Sumut dengan tujuan agar pihak KPAID mendampingi mereka untuk mendapatkan keadilan. “Kinerja aparat penegak hukum sangat lemah, kalau begini penanganan dalam menyelesaikan kasus kekerasan terhadap anak, maka tahun 2011 ini anak-anak sangat rentan menjadi korban kekerasan,” kata Ketua KPAID Sumut Zahrin Piliang kepada Waspada, Selasa (25/1). Zahrin menuturkan, pada awal tahun 2011 ini saja, sudah ada lima kasus kekerasan terhadapanakyangmengadukeKPAIDSU.Sepertikasus bocah berumur 12 tahun yang dsodomi oleh ayah kandung. Selain itu, kasus pencabulan yang semalam, dimana para tersangka pencabulan terhadap anak dibawah umur dilepas oleh Polres Deliserdang dengan alasan saksi tidak kuat. “Januari ini saja sudah lima korban kekerasan yang mengadu ke KPAID. Contohnya, seperti kasus pencabulan semalam yang mengadu ke KPAID, tersangka dilepas karena tidak cukup bukti. Padahal, kalau perspektif perlindungan anak, dari hasil visum dan saksi yaitu abang korban sudah cukup kuat,” terangnya. Banyak hal yang menyebabkan maraknya pelaku pencabulan yang dialami anak-anak

MEDAN(Waspada): Sebanyak 220 mahasiswa Politeknik Unggul LP3M Medan (Pulmed) antusias mengikuti seminar dan test toefl yang diadakan di aula kampus perguruan tinggi tersebut di Jalan Iskandar Muda No 3 EF, Medan baru-baru ini. Seminar bertema “Introduction to Toeic & Toefl” diadakan dalam rangka meningkatkan standarisasi lulusan Pulmed agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, termasuk dalam hal kemampuan berbahasa Inggris. Seminar yang menampilkan dosen bahasa Inggris Pulmed Hermansyah, SS dan Eva Rina Pandia, SS ini diadakan sebagai bagian dari upaya memaksimalkan skill dan kemampuan mahasiswa Pulmed berbahasa Inggris. Direktur Pulmed HM Nasir Mahmud, SE., MSi mengatakan, toefl adalah salah satu standarisasi di Pulmed, sebelum mahasiswa mengikuti sidang tugas akhir pada akhir semester nanti. “Standarisasi ini diperlukan karena banyaknya perusa-

haan membutuhkan SDM yang tidak hanya memiliki skill tetapi juga kuasai bahasa asing, terutamabahasaInggris,”terangnya. Tidak hanya seminar, test toefl juga diikuti banyak peserta. Dari 200 orang yang mengikuti ada 87 peserta yang lulus dengan nilai minimal 420. “Toefl sendiri telah masuk dalam kurikulum bahasa Inggris di Pulmed dengan tujuan agar mahasiswa dapat terbiasa menghadapi soal-soal toefl dan siap untuk ujian,” ungkapnya. Lewat toefl juga diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam struktur atau grammar bahasa Inggris tapi juga latihan dalam berbicara dan mendengarkan.

Selain Toefl, Pulmed juga akan melaksanakan test Toeic pada 26 Februari 2011.“Toefl dan toeic sebenarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris. Hanya saja toefl lebih dominan pada bidang akademisi, sedangkan toeic lebih pada komunikasi di dalam dunia kerja,” terang Hermansyah. Menurut Hermansyah yang juga Ketua Progdi Bahasa Inggris Pulmed, umumnya toeic juga dipakai sebagai standardisasi bahasa Inggris bagi pelamar kerja. Namun di Indonesia sendiri toefl lebih dikenal sebagai standarisasi kemampuan dalam bahasa Inggris bagi pelamar kerja. (m41)

MEDAN (Waswpada): Badan Meteorologi Klimatologi (BMKG) Wilayah I Medan memprediksi masyarakat pesisir barat Sumatera Utara kembali terancam banjir dan longsor menyusul intensitas curah hujan kawasan itu meningkat hingga akhir Januari 2011. “Sejumlah sungai di daerah kawasan Mandailing Natal, Sibolga, Tapanuli Selatan ke depan bakal meluap dan terjadi banjir lagi, mengingat suhu permukaan laut meningkat luar biasa dalam dua hari ini. Disamping Madina dan sekitarnya bahkan hingga Meulaboh Aceh Barat potensi hujan dalam dua hari ke depan tergolong meningkat,” kata Firman, kepala Data dan Analisa Cuaca BMKG Wilayah I Stasiun Bandara Polonia Medan, Senin (24/1). Menurut Firman, pihaknya selalu menyampaikan aba-aba berkaitan suhu permukaan laut seperti Lautan Hindia dan Selat Malaka dalam beberapa hari ini meningkat luar biasa. Bumi sudah lama menyimpan energi luar biasa dari panas permukaan laut, sekarang saatnya menunggu curah hujan menigkat dan peluang banjir cukup besar. “Tidak hanya hujan, longsor juga mengancam warga pesisir barat,” ujarnya. Firman menjelaskan kawasan Mandailing Natal (Madina) terjadi kemiringan posisi lahan, sementara akar-akar kayu sudah banyak yang

rusak akibat meningkat bangunan di sana. “Jadi, kalau meningkat curah hujan terjadi longsor,” ujarnya. Bahkan pumpunan awan saat ini juga mengarah ke kawasan pesisir barat Sumatera Utara berkaitan terjadi gejolak cuaca meningkat disana sejak beberapa hari ke depan. Bukan berarti di kawasan timur Sumut seperti Langkat, Deliserdang, Medan dan Labuhan Batu tidak ada hujan. Hujan di pesisir timur tetap ada hanya intensitas mulai berkurang, namun masih terjadi banjir-banjir kiriman dari hulu sungai karena potensi hujan saat ini terkonsentrasi di kawasan pergunungan. Di kawasan pesisir timur juga berpeluang hujan sporadis, namun sifatnya hanya sementara saja karena kondisi cuaca bergejolak saat ini di pesisir barat. Mengenai gejolak gelombang laut, Firman menilai gejolak laut meningkat di kawasan Selat Malaka, sehingga para nelayan susah mencari ikan dan berbahaya bagi nelayan-nelayan menggunakan peralatan tradisional turun ke laut. “Kondisi gejolak berdampak pada hasil tangkapan ikan. Ikan berkurang bahkan menjadi mahal nelayan-nelayan tradisional tidak bisa melaut, terjadi gangguan gelombang mencapai 2 hingga 2,5 meter di Selat Malaka,” ujarnya. (m32)


Medan Metropolitan

A4

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

Islam Tak Rela Dihina Usut Pelaku Penyebaran VCD-Buku Sesat MEDAN (Waspada): Agama apapun pasti tidak rela jika ajaran agamanya dihina dan dicaci maki. Begitu juga dengan Islam, umatnya pasti tidak rela jika ajaran agamanya dihina atau dicaci maki, apalagi menghina Nabi Muhammad SAW. Islam tidak pernah mencaci agama lain. “Maka jangan lahirkan kebiadaban gaya baru untuk memojokkan atau menyudutkan Islam dengan cara mengirimkan buku dan VCD ke masjidmasjid. Islam tidak pernah mengajarkan umatnya untuk mencaci atau mencelah agama lain. Dalam surat Al Kafirun jelas menyatakan, Lakum Dinukum Waliyadin: Bagimu Agamamu, Bagiku Agamaku,” kata Ketua PB Al Jam’iyatul Washliyah HM Yusuf Pardamean Nasution kepada Waspada, kemarin, menanggapi buku dan VCD yang menyudutkan Islam yang dikirim ke sejumlah masjid tanpa ada alamat pengirimnya.

Menurut Nasution, agama Islam adalah agama yang paling mengajarkan toleransi. Islam menghendaki kedamaian antarmanusia, tidak boleh ada penganiayaan, meremehkan, mengucilkan diantar sesama manusia, apalagi menghina ajaran agama lain. “Jadi jika ada orang yang menghina ajaran Islam,makaaparatpenegakhukum harus menangkap dan memprosesnya secara hukum penista agama tersebut,” katanya. Nasution meminta kepada umat Islam untuk tidak emosional dan jangan mudah terpancing dengan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan dalam

Fraksi Hanura Dukung Pansus PD Perhotelan MEDAN (Waspada): Usulan panitia khusus (Pansus) tentang Perusahaan Daerah (PD) Perhotelan yang digagas Fraksi PAN, mendapat dukungan dari beberapa fraksi di DPRD Sumut. Salah satunya adalah Fraksi Hanura. Fraksi ini mengaku mendukung sepenuhnya usulan Fraksi PAN yang menghendaki dibentuknya Pansus PD Perhotelan Sumut. Maksudnya untuk mengungkap semua persoalan yang ada di tubuh badan usaha milik daerah itu. “ Fraksi Hanura juga mengimbau pimpinan DPRD agar segera membentuk Pansus tersebut,’’ kata Ketua Fraksi Hanura Zulkifli Effendi Siregar, Selasa (25/1). Anggota Komisi C ini mensinyalir terdapat banyak masalah yang selama ini ditutup-tutupi oleh Asisten II, Biro Perekonomian Pemprovsu dan pihak manajemen PD Perhotelan sendiri. “Karena itu dibutuhkan Pansus untuk menelusuri permasalahan yang ditutup-tutupi itu. Agar menjadi jelas dan transparan,” kata Zulkifili yang juga Ketua Hanura Sumut. Dia menilai, terdapat mis-manajemen dalam pengelolaan dan pengorganisasian PD Perhotelan. Diduga, kesalahan itu terletak pada para pengelolanya. Katanya, sangat banyak banyak hal yang patut dipertanyakan seputar latar belakang asetaset di BUMD itu. Misalnya, sebut Zulkifli, pernyataan Direktur Utama PD Perhotelan Ruslan Hasyim, yang mengaku banyak masalah di perusahaan dipimpinnya,. Tetapi ketika ditanya, dia malah mengelak dan justru meminta dewan menanyakan langsung kepada Asisten II Ekbang Setdaprovsu. ‘’Pak Ruslan Hasyim memastikan Asisten II Ekbang yang paling banyak tahu tentang segala persoalan di perusahaan itu,’’ ujarnya. Salah satu masalah yang sangat nyata terlihat sekarang ini adalah pembangunan Christal Square di bekas bangunan Hotel Dirga Surya. PD Perhotelan diketahui membuat kesepahaman dengan PT Cakrawala Dekatama. Disebutkan Zulkifli Effendi, DPRD tidak tahu sama sekali apa klausul dalam MoU dan apa adendum yang telah disepakati kedua belah pihak. Yang diketahui share Pemprovsu dalam kesepakatan itu sangat kecil, yakni hanya sekitar 20 persen saja. ‘’Diduga, telah terjadi persekongkolan dalam kasus PD Perhotelan,’’ katanya. (m12)

Muscab KNPI Medan Polonia Diminta Ulang MEDAN (Waspada): Sejumlah pimpinan organisasi kekaryaan pemuda (OKP) dan organisasi kepemudaan Islam (OKI) Kecamatan Medan Polonia mendesak DPD KNPI Medan mempercepat pelaksanaan Musyarawah Cabang (Muscab) ulang KNPI di kecamatan tersebut. Menurut Ketua BM PAN Medan Polonia Hasan Basri, Selasa (25/1), desakan percepatan Muscab oleh sejumlah pimpinan OKP dan OKI di kecamatan tersebut setelah dilakukannya penolakan hasil Muscab KNPI Medan Polonia periode 2011-2014 yang berlangsung 29 Desember 2010. “Penolakan hasil Muscab tersebut dilakukan oleh lima pimpinan OKP dan OKI di Medan Polonia kepada DPD KNPI Medan dengan alasan Muscab KNPI 29 Desember 2010 sarat dengan rekayasa karena pelaksanaannya tanpa ada pemberitahuan tertulis pada pimpinan OKP,” ujarnya. Selain itu, peserta Muscab KNPI Medan Polonia yang mewakili OKP kecamatan tersebut tidak dibekali surat tugas atau mandat dari pimpinan OKP masing-masing. Untuk itu pimpinan OKP meminta DPD KNPI Medan segera melakukan Muscab ulang secepatnya. Lima pimpinan OKP dan OKI Medan Polonia yang melakukan penolakan hasil Muscab PK KNPI kecamatan itu dan telah disampaikan kepada DPD KNPI Medan di antaranya BM PAN, PAC Pemuda Pancasila (PP), PAC IPK, Ikatan Putra-Putri Al Washliyah dan GM FKPPI. Surat penolakan yang telah disampaikan secara tertulis dan ditandantangani oleh lima pimpinan OKP tersebut telah diserahkan ke DPD KNPI Medan telah diterima langsung oleh Wakil Sekretaris KNPI Medan Munawar Halil Siregar, tuturnya.(m40)

Warga Sekitar Bandara Polonia Terima Bantuan AP-II MEDAN (Waspada): Jajaran Angkasa Pura (AP) II Bandara Polonia Medan menyalurkan bantuan Rp19.477.000 untuk 450 kepala keluarga korban bencana, di dua kelurahan di sekitar Bandara Polonia Medan, Senin (24/1). Kedua kelurahan yang menerima bantuan, yakni Kelurahan Suka Damai Kecamatan Medan Polonia dan Kelurahan Beringin Kecamatan Medan Selayang. “Dana itu bersumber dari Serikat Karyawan Angkasa Pura (Sekarpura) II, manajemen AP II dan kalangan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) AP-II Bandara Polonia Medan,” kata Djamal, ketua III Sekarpura II di Medan, Selasa (25/1). Menurut Djamal, di Kelurahan Sukadamai, bantuan itu diterima Lurah Herizal Lubis. Bantuan itu diberikan dalam bentuk sembako baik beras, ikan kaleng, telur dan mi instan membantu warga masyarakat meringankan beban setelah pasca banjir yang melanda beberapa kelurahan di Kecamatan Polonia Medan. Sementara Lurah Sukadamai Herizal Lubis, kata pengurus Sekarpura II Bandara Polonia Medan, menyampaikan terima kasih kepada jajaran AP-II Bandara Polonia Medan khususnya, Sekarpura II peduli penderitaan warga masyarakat yang bermukim sekitar Bandara. Bahkan baru-baru ini, lanjutnya, jajaran AP-II Bandara Polonia juga membantu ratusan KK warga masyarakat yang bertempat tinggal di kawasan gunung merapi Sinabung. Bantuan dalam bentuk bahan makanan dan sandang pangan lebih kurang Rp25 juta di-drop pada beberapa titik Posko di kawasan Tanah Karo. (m32)

menanggapi kasus ini. Politik adu domba Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof. Dr. Asmuni, MA menuturkan upaya untuk memojokkan umat Islam sudah ada sejak dulu. Ini merupakan salah satu cara untuk menghancurkan umat Islam. “Sejak dulu politik adu domba untuk menghancurkan Islam sudah ada. Mereka yang suka memfitnah atau memojokkan Islam tidak mau melihat Islam itu maju, mereka tidak rela umat Islam teguh dalam menjalankan syariat agamanya,” terang Asmuni. Dia juga mengaku mendapat kiriman berupa VCD yang dialamatkan ke Masjid Taqwa Medan Area. Namun, lanjutnya, belum melihat isi VCD yang dikirim tanpa ada nama pengirimnya tersebut. Asmuni meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas pengirim buku dan VCD yang memojokkan umat Islam. Usut penyebar Hal senada juga disampaikan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Utara (PW NU Sumut) dan Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Sumatera Utara serta Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Medan, agar aparat kepolisian mengusut pelaku penyebaran buku dan VCD sesat ke sejumlah masjid di Kota Medan. Ketua Umum PW NU Sumut Ashari Tambunan didampingi Sekretaris Umum Misran Sihaloho kepada Waspada di Sekretariat PW NU Sumut Jalan

Sei Batang Hari Medan, kemarin, mengecam keras dan meminta aparat kepolisian mengusut pelaku penyebaran buku dan VCD tersebut. “PW NU meminta aparat kepolisian untuk secara sungguh-sungguh mengusut dan menindak pelaku peristiwa ini. Dan meminta kepada kaum muslimin untuk tidak terpancing atas provokasi ini,” katanya. Selain itu, tambahnya, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tokohtokoh non muslim yang telah menunjukkan kebersamaan dalam merespon peristiwa ini. Begitu juga kepada Pemko, Pemprovsu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan lintas agama yang telah menyikapi masalah ini. Sehingga mampu menciptakan kedewasaan umat untuk tidak gaduh dan tetap tidak terprovokasi serta menjaga kekondisifan masyarakat, kata Tambunan. Secara terpisah Sekum MUI Sumut Hasan Bakti Nasution dan Pembina Majelis Ta’lim KBIH Nurul Hidayah Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan agar kasus ini diserahkan kepada pihak kepolisian agar terus menyelidiki pelakunya. “Saya percaya pada polisi untuk menemukan atau menangkap pelaku pengirim bukubuku, dan VCD tersebut. Sebagai penyidik, polisi harus jeli apa motif pengiriman tersebut, atau ada tujuan tertentu untuk merusak atau menjelakkan umat Islam,” kata Hasibuan. Menurutnya, ketegasan polisi sangat ditunggu-tunggu dalam upaya memperbaiki ci-

tranya, mengingat banyak kasus yang tidak terungkap. Masalah ini bukan kasus pertama dan banyak kasus yang menimpa umat Islam tidak tuntas, antara lain pembakaran masjid di Tobasa serta peristiwa perusakan mimbar masjid di Besitang oleh OTK. Desak polisi Begitu juga ditegaskan Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Sumatera Utara Sakhira Zandi. Dia mendesak polisi untuk segera mengungkap, menemukan serta menangkap siapa pelaku penyebaran buku dan VDC tersebut. Sakhira khawatir jika tidak ditindak lanjuti dengan baik maka dikhawatirkan umat Islam merasa tidak puas dengan kejadian tersebut. Dikhawatirkan juga akan membuat aksi balas dan jika hal itu terjadi, kelangsungan kerukunan umat beragama yang sudah terjalin dengan baik selama ini di Sumut akan terganggu. Ketua DMI Kota Medan Syafii juga meminta polisi mengejar dan menangkap pelaku yang menjadi pembicara dalamVCD yang telah dikirim ke berbagai masjid di Medan, yang isinya benar-benar memojokkan umat Islam. “Hal ini sebagai cara memberikan efek jera kepada orang yang mencoba melakukan penghinaan atau menyudutkan ajaran agama,” katanya. Menurut Syafii, dirinya dan para nazir telah membahas masalah ini. “Intinya kami tidak meragukan keseriusan pihak berwajib untuk mengusut tuntas kasus ini.” (h02/m24/ m26/m37)

Waspada/Rustam Effendi

DI DALAM ADA CANDI: Komisi E DPRD dan Kadis Pariwisata Kota Medan melihat sebuah sumur di Lingkungan 7, Kel. Paya Pasir, Kec. Medan Marelan, Selasa (25/1), diduga pada dasar sumur itu terdapat bangunan tua berupa candi yang tertanam dalam bumi dan rencananya akan digali untuk dijadikan objek wisata baru Kota Medan.

Pemko Jadikan Kota China Dan Siombak Tujuan Wisata BELAWAN (Waspada): Tidak lama lagi situs Kota China dan Danau Siombak akan menjadi salah satu daerah tujuan wisata Kota Medan. Pemerintahtelahmembuktikandenganmenyiapkan anggaran Rp1miliar sebagai langkah awal. “Dana itu untuk penggalian candi yang tertanam dalam bumi dan tidak lama lagi akan mulai dikerjakan,” kata Ketua Komisi E DPRD Kota Medan Aripay Tambunan saat berkunjung ke kawasan itu, Selasa (25/1). Pembangunan objek wisata yang telah lama ditunggu itu diawali dengan melakukan pemetaan oleh konsultan, guna mengetahui daerah yang akan digali dan dijadikan untuk lokasi pembangunan museum. “Museum Kota Cina ini harus satu dengan Danau Siombak. Kalau tidak, akan kurang menarik bagi wisatawan,” katanya. Diperkirakan dana pembangunan wisata itu mencapi Rp20 miliar, diluar biaya pelepasan hak tanah warga seluas 2 ha tempat pembangunan museum situs Kota China dan lahan Danau Siombak seluas 30 hektar. Di lokasi itu akan dibangun sejumlah wisata pendukung berupa wisata kuliner dan tempat hiburan anak- anak.

“Jadi lengkap. Ilmu dan hiburan didapat sekaligus jika berwisata kemari,” tambahnya. Pantauan Waspada rencana pembanguan wisata itu masih terkendala dengan kerusakan jalan sepanjang 3 km menuju lokasi. Sampah dari TPA Marelan dan banjir air pasang yang sering menggenangi daerah itu masih jadi kendala lain. Selain kepemilikan sebahagian lahan Danau Siombak. “Mengatasi hal itu klep air dan jaring untuk menghadang sampah masuk ke danau harus dipasang. Namun diperkirakan akan muncul masalah baru bagi nelayan karena terhalang pergi mencari nafkah,” kata Baim, konsultan pembangun wisata itu. Menanggapi hal itu, A Hie mengatakan, tidak terlalu sulit dan hanya menunggu komunikasi dari beberapa instansi terkait.“Jalan yang rusak hanya menghubungi PU Kota Medan, beres,” katanya. Turut dalam kunjugan itu beberapa anggota komisi E diantaranya A Hie, Zulmurado Siregar, Jumadi, Joni Nadeak dan Kadis Pariwisata Kota Medan Rismaria Hutabarat beserta staf serta Kepling 7 Kel. Paya Pasir Ponidi. (h03)

Pergaulan Bebas Sampai Kematian Melanda Anak Kost PEMANDANGAN mudamudi bermesraan kerap kita lihat di depan umum atau sekadar pegangan tangan di jalan zaman sekarang ini, itu sudah biasa. Bahkan sekarang anak muda memiliki tren yang tidak tabu lagi seperti membawa pasangan mereka ke rumah, atau membawa pasangannya ke kost. Bayangkan jika perempuan dan laki-laki berada dalam satu tempat yang tertutup dan sunyi, hanya mereka berdua dalam satu kamar maka apa yang terjadi? Suara knalpot terhenti di sebuah indekos wanita di Jalan Willem Iskandar, seorang pria sedang mengantar pasangannya yang kemudian memarkirkan sepeda motornya di halaman indekos kekasihnya. Seperti telah biasa dia pun langsung memasuki kamar tersebut tanpa disuruh dan memasukkan sepatunya ke dalam kamar

pasangannya. Entah apa yang terjadididalamsanahinggaseperempat jam juga belum keluar. Putra 22 (nama samaran) mengungkapkan alasannya selalu membawa pacarnya ke indekos karena hasrat pria yang ingin melindungi pasangannya menjadi alasan agar selalu dekat dengan pasangan, namun ada saatnya ketika sudah lama berpacaran, seorang pria memiliki keinginan untuk dirawat saat sakit, disediakan makan siang dan malam, dicucikan pakain dan segala sesuatunya disiapkan oleh pasangan sehingga juga menjadi alasan pria kerap membawa pasangannya ke kost, melayaninya seperti layaknya seorang istri pada suami. “Semua yang kami lakukan tentunya tanpa diketahui orang tua masing-masing, pernah saya nekat melamar ketika pacar saya masih Semester 3, kemudian

dinasehati sama orang tuanya untuk bagus-bagus dulu kuliah dan cari uang,” ungkapnya kepada Waspada. Naya 19 (nama samaran) menuturkan dirinya yang suka dimanja dan tidak mandiri menjadi alasan kerap memanggil pasangannya untuk bertandang ke kostnya. Sekadar membantu mengerjakan tugas kuliah, terkadang memanggil pasangan ke kost untuk membetuli lampu, mengangkat barangbarang berat, membuat jemuran, hingga membetulkan atap menjadi alasan memanggil pasangannya untuk membantu melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukannya. “Siapa lagi yang bisa direpotkan selain pacar, kalau minta saudara saya segan,” ujarnya. Sementara itu Jun, 20, mengungkapkan, tidak semua kost-kostandiperbolehkanmem-

Waspada/Hamdani

ANAK KOST : Sepasang mahasiswa berjalan keluar dari kost mereka di Jalan William Iskandar Medan, Selasa (25/1). Saat ini indekos menjamur di sejumlah tempat terutama di kawasan kampus dan sekolah. Kurangnya pengawasan dari pemilik indekos membuat indekos menjadi tempat pergaulan bebas, peredaran narkoba dan rentan kasus pembunuhan.

bawa laki-laki atau perempuan. Dia yang sudah sering pindah dari satu kost ke kost yang lain, bahkan bergaul dengan anak kost, sehingga dia sudah paham gelagat anak kost. Menurutnya tidak semua anak kost melakukan pergaulan bebas, banyak juga yang dapat terkontrol karena ibu kost yang disiplin, “Itu tergantung ibu kostnya disiplin atau tidak menegakkan peraturan,” ujarnya. Godaan Dia menambahkan, tinggal di kost memang punya godaan berat untuk menahan gejolak emosi anak muda-muda yang ingin bebas, sebaiknya jika ingin menjadi mahasiswa dan niat serius sekolah, mereka yang dari daerah harusnya memilih kost yang memiliki induk semang (pemilik kost) yang berada tak jauh dari kost-kostan, patuhi peraturannya agar aman dan tenang tinggal di tempatnya. Jika sengaja mencari kost-kostan yang tidak ada memiliki peraturan dan ibu kost, maka siap-siap digrebek jika dicurigai membawa pasangan dan melakukan perbuatan senonoh di kost. “Seperti saya yang lebih memilih dengansaudarakarenatidakmau buatmalukeluarga,jaditakberani macem-macem,” tambahnya. Sementara itu, Iskandar, Kepling III Kelurahan Sidoarjo 1 Kecamatan Medan Kota, mengungkapkan, benar adanya banyak anak kost yang digrebek karena dicurigai kerap melakukan perbuatan zina di dalam kost, setelah disidang oleh masyarakat dan dibawa ke Kepling, di antara mereka banyak beralasan bahwa masih ada keluarga atau sedang membawa saudara bukan pasangan, jika pun ada yang mengaku itu pasangannya, mereka minta maaf dan merasa malu jika diadukan ke orang tua mereka, bahkan ada yang menangis tersedu-sedu menyesali perbuatannya.

Beragam cara anak kost-kostan agar dimaafkan dan tidak diusir dari kost-kostan. “Kami memutuskan untuk membuat surat pernyataan agar mereka tidak mengulanginya, jika sampai diulangi maka akan diusir atau dibawa ke kantor polisi,” ungkapnya. Dia menambahkan, berkisar 200 orang penghuni kost di lingkungannya adalah mahasiswa, ada yang melapor dan banyak juga yang diam-diam masuk kost tanpa mengurus data, tapi ketahuan saat kepling mendata penghuni kost baru tiap 3 bulan sekali. “Memang seharusnya perda untuk tanda pengenal penghuni kost dibuat agar tidak terlalu bebas masukkeluar ke kost orang lain, jadi setiap orang yang ingin bertandang diperiksa tanda pengenalnya; kost dimana dan mau bertandang ke tempat siapa. “Kalau begitu jadi gampang didatangi kalau telah melakukan sesuatu, bahkan jika terjadi peristiwa pembunuhan atau penganiayaan, kami cepat tanggap siapa mereka dan kemana dihubungi keluarganya “ tegasnya. Kepling yang mendata jumlah kost-kostan di Jalan Santun 7 (rumah) Jalan Sempurna 14 (rumah), Jalan Rela 4 (rumah), Jalan Sempurna Gang Baru 8 (rumah). Tiap rumah diisi maksimal 4 orang anak kost. Tiap penghuni kost wajib memberikan data lengkap mereka seperti nama, tempat tanggal lahir, no KTP, pekerjaan, alamat asal, alamta sekarang, nomor telepon dan hp yang bisa dihubungi serta foto mereka. Sehingga jika terjadi sesuatu pada mereka dia cepat tanggap siapa mereka, dan kemana dihubungi keluarganya.“Agar peristiwa yang tidak dinginkan tidak terjadi di lingkungannya,” ungkapnya. Kepling kalang kabut Seperti halnya yang terjadi kemarin, seorang mahasiswa

ITM yang tewas dan diketahui pertama kali oleh pacarnya yang mempunyai kunci serap kekasihnya tersebut. Sehingga jadi bahan gunjingan banyak orang bahwa anak kost sudah sangat kelewatan batas gaya pacarannya hingga saling bertukar kunci dan bebas keluar-masuk kostkostan pasangannya. Selain itu korban juga bebas membawa masuk teman prianya untuk tidur bersama di kostnya tanpa sepengetahuan pemilik kost. Yang akhirnya, kedua temannya tersebut dicurigai yang membunuh korban. Iskandar mengungkapkan, kepling di lingkungan VII, yang juga sahabatnya, kalang kabut mengurusi urusan warganya yang terbunuh itu, AgusWidiyah Lubis, mahasiswa, yang bersimbah darah ditemukan tewas dalam kamarnya di Jalan Air Bersih Gang Kasih No 34-B. Mahasiswa tersebut juga sebelumnya pernah digerebek oleh masyarakat karena dicurigai kerap melakukan perbuatan zina. “Sayaturutsertadalammenggrebeknya dan menanyainya saat itu, karena kami para kepling satu kecamatan saling koordinasi,” ungkapnya. Harus buat peraturan Dia mengimbau kepada pemilik kost agar membuat peraturan tegas kepada anak kost agat tidak membawa teman atau pasangan lawan jenisnya ke dalam kamar. Laki-laki yang datang ke kost perempuan harus di data atau meninggalkan KTP terlebih dahulu kalau mau sekedar bertamu ke kost-kostan, tapi jangan sampai masuk kamar. Pantaulah mereka agar berada di luar kamar atau teras kost-kostan. Jika ada yang mencurigakan segeralah menegur penghuni kost agar tidak melakukan perbuatan zina. “Ini semua untuk kebaikan bersama,” tegasnya. * Silfa Humairah

Meringankan Biaya Orangtua Mahasiswa

Razia Kost Tergantung Permintaan Kepling

RENCANA Pemko Medan dalam hal ini Dinas Pendapatan untuk meningkatkan PAD dengan cara memungut pajak indekos ditanggapi kecewa oleh pemilik kost-kosan di Jalan Turi, Silaen, 38, Senin (24/1). “Pemerintah kayak tidak ada kerjaan lagi. Lihat dulu rakyatnya sudah sejahtera atau belum. Atas dasar apa mereka memungut pajak kost-kosan?” kata Silaen dengan nada jengkel. Menurutnya dengan ada kost-kosan ini, ia turut serta membantu meringankan biaya orang tua mahasiswa yang indekos di tempatnya. “Jadi, pemerintah dalam hal ini Pemko Medan akan menambah beban

KAPOLSEKTA Medan Kota Kompol Sandy Sinurat (foto) mengatakan, polisi siap melakukan razia di sejumlah rumah kost kalau ada permintaan dari Kepling, rumah kost tersebut dijadikan tempat narkoba dan berkumpulnya muda-mudi. “Jadi, polisi tidak bisa langsung melakukan razia ke tempat kost kalau tidak ada permintaan dari Kep-ling. Alasannya karena masalah rumah kost itu yang berwenang mendata aparat desa, yakni Kepling,” jelas Sandy, kemarin, menanggapi kasus tewasnya seorang mahasiswa ITM di kamar kosnya.

masyarakat jika memungut pajak terhadap pengusaha kostkosan,” ujarnya. Silaen merupakan pengusaha kost-kosan. Dia memiliki 10 lebih kamar kost. Setiap orang dibebani biaya sebesar Rp300 ribu per bulan lain dengan uang air dan listrik. Maka dari itu jika kost-kosan dipungut pajak maka ia juga akan menaikkan uang kost, lanjutnya, jika biaya kos terpaksa dinaikkan sehingga tidak ada lagi mahasiswa yang indekos di tempatnya, ia akan mencari usaha lain. Lain halnya dengan Fuaziah pemilik kost Jalan Sisingamangaraja Gang Perhubungan.

Dia menuturkan Pemko harus jelas dalam menetapkan pajak kost-kosan dan ke mana arah pajak itu digunakan. Bila memang itu sudah peraturan dari pemerintah mau tidak mau ia harus melaksanakan kebijakan itu. “Saya pasrah saja, tapi asalkan jelas pajak itu digunakan. Jangan sampai dimakan Gayus. Namun prinsipnya pungutan itu menyusahkan rakyat,” ungkapnya. Sementara Peny, mahasiswa UISU belum mengetahui rencana Pemko itu, namun ia biasabiasa saja menanggapinya. Sebab tiap tahun uang kost naik. Kenaikan itu sebesar Rp50.000 per tahun ajaran baru. (cag)

Dijelaskan Sandy, sebelum ada peristiwa itu, pihaknya sudah pernah meminta kepada Kepling agar mendata warganya di lingkungan masing-masing termasuk anak kost. “Waktu itu masih masalah teroris, sudah kita sampaikan,” jelasnya. Terkadang, lanjut Sandy, ada juga Kepling yang mau melakukan pendataan terhadap anak kost mendapat kendala karena pemilik kost yang kurang pro aktif. Untuk itu, polisi sifatnya hanya mem-back up kalau dilakukan razia dari aparat desa. Contohnya, kalau ada dicurigai anak kost itu memakai narkoba, polisi bisa bertindak melakukan penggerebekan. (m39)


Medan Metropolitan

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

A5

Konflik Lahan HGU PTPN II

Penyelesaian Hukum Tak Pernah Terwujud BENTROK antara kelompok masyarakat penggarap lahan areal HGU dengan pihak PTPN II sebenarnya masalah klasik. Puluhan tahun warga menggarap areal eks HGU PTPN II dan HGU yang masih berlaku hingga 2028, berkali-kali pula terjadi bentrok fisik. Kasusnya pun terus berlarut-larut bahkan hingga ke pengadilan. Di wilayah Kecamatan Percut Seituan, konflik penggarap dengan pihak PTPN II Kebun Sampali dan Bandar Klippa sudah berlangsung lama. Korban jiwa di kubu kedua pihak pun berjatuhan, belum lagi korban materi. Namun, penyelesaian secara hukum tak pernah terwujud, meskipun masing-masing pihak mengadu ke pihak kepolisian; mengklaim pihaknya yang jadi korban bentrokan. Tugimin, salah seorang

penggarap di areal HGU PTPN II Kebun Bandarklippa mengaku sudah hampir 10 tahun menggarap lahan perkebunan tersebut. Sudah tiga kali menghadapi ‘serangan’ dari pihak perkebunan bahkan terjadi bentrok fisik. Akibat bentrokan tersebut, beberapa teman sesama penggarap terpaksa meringkuk dalam sel. “Kalau masuk sel itu merupakan resiko dari perjuangan hidup kami. Sebab, lahan yang kami garap sebagai sumber kehidupan kami,” ujar Tugimin, Selasa (25/1). Tugimin mengaku, mereka menggarap lahan tersebut berdasarkan surat-surat kepemilikan tanah yang sah, apalagi areal tersebut merupakan eks HGU. “Jadi, mengapa lahan garapan kami terus dibabat habis oleh pihak perkebunan,” ujarnya. Dia juga menyesali sikap

pihak PTPN II Kebun Sampali yang dinilai arogan dalam menggusur kelompok penggarap. “Seharusnya pihak perkebunan memberi kesempatan kepada kelompok penggarap hingga musim panen. Kalau tanaman langsung dibabat, tentu saja kami menderita kerugian. Bayangkan saja, untuk satu hektar tanaman jagung yang dibabat tersebut, sedikitnya kami menderita kerugian Rp12 juta,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Serikat Pekerja Perkebunan (SPBun) PTPN II Toni Nixon Sitompul mengaku pihaknya memiliki bukti sah kepemilikan areal HGU tersebut dan bukti-bukti kuat dari Kementerian BUMN. “Lahan yang digarap oleh kelompok masyarakat itu milik PTPN II Kebun Sampali dan HGU-nya No 104 berlaku hingga 2028,” terang Toni Nixon.

Menurutnya, sebelum melakukan pembersihan di lahan areal HGU tersebut, pihaknya sudah berkali-kali mengirim surat pemberitahuan kepada kelompok penggarap agar meninggalkan lahan garapan tersebut. “Namun, surat imbauan tersebut tidak mereka gubris. Bahkan mereka tetap bertahan di lokasi garapan,” jelasnya. Diamenambahkan,apayang dilakukan seluruh anggota SP Bun di areal lahan itu sematamata untuk menjaga dan melindungi lahan milik PTPN II. Sebab, selain turut melindungi aset negara, tindakan tersebut juga dilindungi undang-undang. Selain itu juga, keselamatan dan keamanan karyawan perkebunan juga sering terancam. Sama-sama mengadu Peliknya pertikaian antara kelompok penggarap dengan

pihak PTPN II membuat aparat kepolisian harus ekstra hati-hati menyelesaikan masalah tersebut, apalagi kedua belah pihak saling membuat pengaduan ke Polsekta Percut Seituan dan Polresta Medan. “Kami hanya mengusut kasus tindak pidananya saja. Karena ada korban jiwa dalam bentrokan tersebut, maka kami menyelidiki siapa pelaku perbuatan sadis itu. Soal keabsahan izin HGU tidak kami campuri,” ujar Kapolsekta Percut Seituan Kompol Maringan Simanjuntak. Menurut Kapolsekta, terkait bentrokan antara kelompok penggarap dan PTPN II Kebun Sampali, pihaknya sudah menahan empat warga penggarap karena dituduh melakukan penganiayaan hingga menyebabkan 10 korban jiwa. * Andi Aria Tirtayasa

DPRDSU Pertanyakan Tambahan Anggaran GSG Rp15,4 M MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Sumut mempertanyakan penambahan anggaran Rp15,4 miliar lebih untuk kelanjutan pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) di Jalan Willem Iskandar. Anggota Komisi D Marahalim Harahap mensinyalir penambahan itu hanya untuk menutup-nutupi kebobrokan pembangunannya saja.

UMSU Tuan Rumah Bahas Peningkatan APBD MEDAN (Waspada): Sebanyak 45 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se Indonesia bertemu di kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Muktar Basri Medan untuk membicarakan tentang “peranan PTM mendorong bagi hasil perusahaan perkebunan pemerintah daerah dalam meningkatkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD)” dan “kiat dan strategi pengisian dan penilaian Borang akreditasi”. Dekan Fakultas Ekonomi (FE) UMSU Zulaspan Tupti, Senin (24/1), didampingi ketua panitia pelaksana pertemuan PTM se Indonesia Sukma Lesmana, Hj Hafsah dan Hj Lailan Safinah, mengemukakan, 2011 ini UMSU dipercaya sebagai tuan rumah untuk melangsungkan pertemuan forum dekan (Fordek) FE PTM se Indonesia untuk membicarakan kedua topik strategis tersebut. Diharapkan hasil pertemuan PTM se Indonesia tersebut kata Zulaspan akan membuahkan rekomendasi-rekomendasi tentang peranan PTM untuk mendorong bagi hasil perusahaan perkebunan pemerintah daerah dalam meningkatkan APBD sebagai bahan masukan untuk didistribusikan ke Bapenas RI dan Menteri Keuangan RI. (m30)

IPK Bakti Sosial Ke Panti Jompo MEDAN (Waspada): Menyambut Tahun Baru Imlek 2562, keluarga besar Ikatan Pemuda Karya (IPK) Sumut melakukan kegiatan sosial ke Yayasan Panti Jumpo Guna Budi Bakti Jalan Yos Sudarso Medan Labuhan. “Bakti sosial ini, DPD IPK Sumut memberikan bantuan sosial berupa makanan dan buah-buahan,” kata Ketua DPD IPK Sumut Nerson (Echon) Diapari Simanjuntak, Senin (24/1). Echon mengatakan, sumbangan yang diberikan keluarga besar IPK Sumut ini merupakan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada para orangtua yang sudah lanjut usia (lansia). Didampingi pengurus DPD IPK Sumut, Wakil Ketua Didin Mahidin, Franky Simatupang, Lasdiarman, Rasman Pinem serta Sekjen Sutrisno dan Benni Sipayung, Echon mengungkapkan, safari sosial yang diberikan bukan sumbangan dari pihak luar atau bantuan dari donatur, tapi murni merupakan sumbangan pengurus IPK dan jajarannya yang merasa terpanggil untuk berbuat yang terbaik. “IPK dengan paradigma baru, bernuansa kasih dan pengabdian kepada masyarakat. Sejak terbentuknya IPK di bawah kepemimpinan Olo Panggabean, hingga saat ini, masih tetap eksis sebagai lembaga pembawa dan penampung aspirasi masyarakat,“ tegasnya. Wakil Pimpinan Yayasan Panti Jompo Guna Budi Bakti Lim Bun Tjie didampingi Aan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang tulus dari IPK Sumut. Pengurus yayasan mengharapkan agar IPK tetap eksis dalam memberikan perhatian yang tulus terutama kepada warga yang membutuhkan. Hadir dalam acara itu, para pengurus teras DPD IPK Sumut, seperti Teren Dillon, Ulfa, Paham Sebayang, Winda, Donald Sipahutar, serta para pengurus PAC IPK Medan, Basirun (ketua), Zainal Abidin (wkl), Moan Siagian, Dr Genta, Dariono, Nano dan Chairuddin Suhadi. (m49)

Rencana Reuni Alumni SMPN 5 Disambut Antusias MEDAN (Waspada): Rencana reuni mantan pelajar SMPN 5 (sekarang SMPN 6) Jln. Bahagia Medan tahun 1980/1981 mendapat sambutan antusias dari lulusan sekolah tersebut. Ini dikarenakan para alumni ingin berkumpul kembali dengan temanteman se angkatannya. Ketua Panitia Alumni SMPN 5 Medan Ferry Tobing mengatakan, reuni ini dilakukan untuk mengenang masa-masa pendidikan di bangku SMP yang sudah 30 tahun lebih itu. Karenanya, sejumlah alumni bertekad menggelar acara reuni khusus untuk mantan siswa/i SMPN 5 tamatan tahun 1980/1981. “Reuni ini akan dilaksanakan pada Sabtu 29 Januari 2011 di Hotel Grand Antares Jln. Sisingamangaraja Medan,” kata Ketua Panitia Reuni Ferry Tobing di Medan, Selasa (25/1). Menurutnya, kesibukan di antara para alumni yang telah menggeluti berbagai profesi, pekerjaan dan urusan rumah tangga masing-masing, membuat rasa persaudaraan telah terjalin selama di bangku SMPN 5 Medan semakin merenggang. Rasa kangen untuk bertemu teman-teman lama seolah-olah terabaikan sehingga tidak pernah ada forum untuk berkumpul bagi para alumni. Komunikasi sesama alumni hanya terjalin oleh mereka yang kebetulan satu kota atau hanya dengan teman dekat tertentu dan sangat terbatas. Namun, akhir-akhir ini rasa kangen untuk bertemu dengan teman semasa SMPN 5 Medan semakin kuat. Akhirnya harus disadari bahwa kita saling merindukan untuk saling berbagi kembali dan mengukir inspirasi-inspirasi kehidupan serta mengenang kembali kisah di SMPN 5 Medan. Bagi para alumni tahun 1980/1981 yang ingin bergabung pada acara reuni SMPN 5 ini dapat mendaftarkan diri melalui ketua panitia Ferry Tobing 0811630543, Sekretaris Surya Dharma 085276917347, Humas Irwan 081263418429, kordinator kelas masing-masing Widodo Napitupulu 081375994548, M Yahya 085297299120, Horas Simanjuntak 08126582180, Asparianto 081375603029, Antonius Sitorus 081375610208, Dwi Koriaty Magdalena 081362054837. (m25)

Selasa (25/1), di ruang Komisi D DPRD Sumut, digelar rapat dengar pendapat dewan dengan Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarukim) Pemprovsu. Rapat dipimpin Ketua Komisi D, Maratua Siregar dan Sekretaris Tunggul Siagian. Marahalim Harahap, mengaku bingung melihat anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan GSG ini. Katanya dana untuk kegiatan lanjutan pembangunan GSG sudah disediakan Rp30,25 miliar. Namun sekarang ada lagi dana penyelesaian pembangunan GSG senilai Rp15,4 miliar lebih. ‘’Bingung saya,’’ katanya. Selain itu, menurut Harahap, penambahan anggaran yang walaupun telah melalui mekanisme pengganggaran, harus melalui proses audit. Karena proyek ini telah menggunakan anggaran sejak tahun 2002. ‘’Audit dilakukan untuk melihat kesesuaian anggaran

yang diserap dengan capaian pekerjaan,’’ katanya. Dia menduga, penambahan dana itu justru dilakukan untuk menutupi kebobrokan yang terjadi sejak 2002-2010. Padahal hakekatnya proyek yang ditujukan menjadi kebanggan warga Sumut itu salah perencanaan. “Bukankah harusnya anggarannya sudah direncanakan pada awalnya,” tanyanya kepada Plt Kadis Tarukim Eddi Salim. Plt Kadis Tarukim Eddi Salim, tidak bersedia menjawab pertanyaan itu. Dia malah menunjuk Kasubdis Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan Nazaruddin Hasibuan. Tapi karena jawaban Nazaruddin, dinilai atas nama pribadi, akhirnya Eddi Salim, mengatakan : ‘’Nanti akan kami coba mengkoordinasikannya.’’ Disebutkan Nazaruddin Hasibuan, dana tersebut ditujukan untuk membiayai penye-

lesaian pembangunan GSG. Seperti pembuatan taman, parkir, tribun, tempat duduk, jaringan listrik, genset, pengecatan, jalan dan lainnya. Katanya, belum ada dana yang dianggarkan untuk kegiatan penyelesaian pembangunan GSG. “Artinya, kegiatan penyelesaian pembangunannya bukan merupakan perubahan (addendum) dari kegiatan multi years yang saat ini masih berlangsung,” jelasnya. Sedangkan anggaran lanjutan pembanguan Rp30,25 miliar di 2011, kata Nazaruddin, merupakan bagian dari anggaran multi years sejak 2009-2011 senilai Rp53 miliar, atau yang sedang dikerjakan saat ini. “Artinya, proyek inti GSG selesai pertengahan tahun ini. Barulah kemudian, dilanjutkan dengan penyelesaian menyeluruh. Makanya dari awal tahun ini anggaran Rp 15,409 miliar kita siapkan,” sebutnya. (m17)

Menuai Protes Masyarakat Gatsu Satu Arah Ke Kota Belum Pas MEDAN (Waspada): Terkait rencana Pemko Medan yang akan mengubah kembali arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto menjadi satu arah menuju kota, menuai protes dari masyarakat dan pengendara. Pasalnya, ini akan berdampak kepada perekonomian jalur kanan dan kiri. Selain itu, pengendara bakal kebingungan untuk mencari tempat tujuan. Pengamat perkotaan Rafriandi menilai, perubahan arus lalu lintas Binjai ke Medan itu belum pas jika satu arah, sebaiknya tetap diberlakukan dua arah selain masih layak juga berpengaruh kepada perekonomian jalur kanan dan kiri. “Seharusnya pemerintah jika ingin melakukan perubahan arus lalu lintas mesti membuat dialog dan penerapannya karena berdialog itu sangat baik dan banyak manfaatnya. Jangan sampai penerapan nya baru berdialog hal tersebut akan menimbulkan kekacauan,” katanya. Perubahan arus yang dimaksud seperti Jalan Gatot Subroto mulai dari simpang Jalan Kapten Muslim sampai dengan Bundaran Majestik menjadi satu arah menuju kawasan pusat kota sebelumnya dua arah dari Binjai sampai pertigaan Jalan Iskandar Muda dan satu arah dari bundaran Majestik sampai pertigaan Jalan Iskandar Muda, Jalan Gajah Mada dan Jalan Sei Batang Hari mulai dari Simpang Jalan S Parman sampai

dengan simpang Jalan Sunggal akan menjadi satu arah menuju arah luar kota, Jalan Iskandar Muda mulai dari Simpang Jalan Gajah Mada sampai dengan Jalan Gatot Subroto menjadi satu arah menuju pusat kota. Jalan S Parman mulai dari simpang Jalan Gajah Mada sampai dengan Jalan Gatot Subroto (Tugu Guru Pattimpus) menjadi satu arah keluar kota. Sementara itu, Jalan penghubung Jalan Gajah Mada, Jalan Batang Hari dan Jalan Gatot Subroto tetap diberlakukan dua arah. Rafriandi menambahkan, ada tiga prinsip penting yang saling berkaitan yang harus diperhatikan pemerintah jika ingin melakukan perubahan arus lalu lintas. Pertama, harus perhatikan kenyamanan pengendara, apabila pengendara merasa nyaman maka berhasil perubahan tersebut. Kedua, berdampak kepada perekonomian, apa dengan perubahan arus lalu lintas tersebut dapat meningkatkan atau menurunkan perekonomian, jika meningkatkan maka sukses perubahan tersebut. Dan terakhir ketertiban, apakah dengan perubahan arus tersebut bisa menertibkan parkir berlapis. “Jangan sampai dibuat arus tersebut untuk sebuah kepentingan pemerintah harus fair dan objektif. Memang untuk setahun pertama parkir berlapis ditindak tegas, namun setelah beberapa tahun kemudian parkir berlapis pun dibiar-

kan,”ujarnya. Rafriandi mengingatkan jangan sampai kebijakan ini menurunkan citra pemerintahan terhadap masyarakat. Untuk itu, pemerintah harus mencari solusi yang baik untuk masalah ini,” tandasnya. Menanggapi pernyataan tersebut Latief, 34, pengendara sepeda motor kepada Waspada setuju dengan pernyataan Rafriandi yang menyatakan setahun pertama parkir berlapis ditindak tegas, namun setelah beberapa tahun kemudian parkir berlapis pun dibiarkan. Bahkan parahnya lagi nanti dibangun pembatas jalan yang dapat yang menyempitkan jalan, seperti sekolah Metodist, Sutomo, Sumber di Jalan Jamin Ginting dan lainnya. “Saya melihat sejak adanya perubahan arus yang dilakukan oleh Pemko pada beberapa ruas jalan malah menambah kemacetan, seperti di belakang Jalan Kesawan. Lalu lintas tampak semrawut di jalan. Sementara itu, Ucok, 43, salah seorang sopir angkot mengatakan, juga menolak perubahan arus lalu linta. Pasalnya, setiap perubahan diberlakukan, pendapatan para sopir berkurang karena melakukan perubahan pencarian penumpang. Selain itu, Dishub lambat melakukan sosialisasi dan tidak memberikan tanda-tanda atau pamflet yang memberitahu kepada masyarakat jika ada perubahan. (chr)

Waspada/Ist

PENGHARGAAN: Bank Sumut menerima 8 penghargaan terbaik dari 10 penghargaan BUMD Award 2010 yang dikompetisikan. Dirut Bank Sumut Gus Irawan Pasaribu untuk kedua kalinya menerima Tropi CEO BUMD Award dan Gubsu sebagai Pembina BUMD Terbaik. Penyerahan penghargaan yang diselengarakan Majalah Busininess Review bekerjasama dengan Badan Kerjasama BUMD Seluruh Indonesia (BKS BUMD SI) itu berlangsung di Hotel Le-Meredian, Jakarta, Jumat (21/1) sore.

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

BERJAGA-JAGA: Aparat kepolisian sedang berada di lokasi areal HGU PTPN II Kebun Bandarklippa yang diklaim kelompok penggarap di luar HGU, sebagai penyebab terjadi bentrokan antara kedua belah pihak.

Karyawan Perkebunan Babati Tanaman Jagung Penggarap MEDAN (Waspada): Tanaman jagung milik warga penggarap di areal HGU PTPN II Afdeling VI, Pasar I Desa Bandarklippa, dibabat habis oleh kelompok karyawan perkebunan, Selasa (25/1) sekira pukul 08:30. Akibatnya, pihak penggarap menderita kerugian ratusan juta rupiah. Aksi babat habis tersebut membuat tanaman jagung yang berada di areal sekira 60 hektar itu rata dengan tanah. “Untuk satu hektar tanaman jagung saja, kami mengalami kerugian Rp 12 juta. Semua tanaman jagung ada di areal seluas 50 hektar. Bayangkan, berapa jumlah kerugian yang kami derita,” ujar Manalu ,61, seorang penggarap kepada Waspada. Secara kasar, tambah Manalu, kerugian mencapai Rp600 juta. “Penghasilan kami hanya dari cocok tanam. Sebelum dipanen, tanaman tersebut malah dibabat habis. Ini kan namanya tindakan tidak berprikemanusiaan,” bebernya. Pantauan di lokasi kejadian, pihak PTPN II mengklaim lahan tersebut milik mereka dan telah memiliki HGU. Sementara pihak masyarakat mengklaim mereka memiliki surat dan telah disetujui untuk menggarap lahan yang dulunya kosong. Siapa yang benar? Peristiwa pembabatan lahan seluas 50

Hektar yang ditanami jagung yang dilakukan pihak PTPN II terjadi, setelah ratusan pekerja kebun yang diangkut lima mobil truk dan dikawal 2 personel Brimob bersenjatakan laras panjang mendatangi lahan yang ditanami jagung. Ratusan pekerja PTPN II turun dari truk langsung membabati pohon jagung. Sejumlah warga yang mengetahui aksi pembabatan tersebut tak bisa berbuat banyak apalagi jumlah massa dari pihak perkebunan cukup banyak. Bahkan, saat pembabatan dilakukan, personil Brimob sempat memberi tembakan peringatan ke udara sehingga warga tidak berani menghadang aksi pembabatan lahan tersebut. Kapolsekta Percut Seituan Kompol Maringan Simanjuntak SH, MH mengatakan, pihaknya masih menindaklanjuti permasalahan yang terus berkepanjangan itu. “Bila ada warga yang menderita luka saat terjadinya pembabatan lahan tersebut, silakan mengadu ke Polsekta Percut Seituan. Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat jangan terpancing untuk bertindak anarkis akibat aksi pembabatan tersebut,” harapnya. Kata Simanjuntak, sebagai aparat penegak hukum, pihaknya tetap berupaya menjembatani konflik kedua pihak. Pihaknya bersikap netral dalam menangani konflik tersebut. (h04)

Siswa Kurang Mampu Bakal Terganjal Lolos Jalur PMP MENJELANG berlangsungnya penerimaan mahasiswa baru di Universitas Sumatera Utara (USU) tahun ini, dengan menggunakan sistem Tes Penjajakan Bidang Ilmu ( TPBI) dengan membayar uang pendaftaran sebesar Rp 500.000 perorang, semakin memperkecil peluang siswa pintar untuk lolos jalur PMP. Sebab hasil tes itu akan dilampirkan sebagai pertimbangan utama dalam penerimaan PMP di USU. Dengan begitu, setiap siswa yang pintar tetapi kurang mampu membeli formulir seharga R p. 5 0 0 . 0 0 0 t e r s e b u t a k a n t e r g a n j a l mendapat porsi di USU tahun ini. Terhadap persoalan ini, semestinya DPRDSU dalam hal ini yang menangani bidang pendidikan dengan memberikan respon dan tindakan cepat untuk mempertanyakan hal ini ke pihak USU. Tujuannya untuk membela kepentingan rakyat utamanya yang harus mendapatkan pembelaan dari wakilnya di gedung dewan, karena anggota DPRD itu dibayar malah oleh rakyat. Hal itu disampaikan Sekretaris Fraksi PPP DPRDSU Ahmad Hosen Hutagalung dan Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Sumut, Selasa (25/1), terkait sistem TPBI yang diberlakukan USU tahun ini. Harus dikritisi Dalam pandangannya, persoalan biaya pendidikan dengan berbagai dalih tata cara masuk perguruan tinggi, hendaknya menjadi perhatian DPRDSU sebagai wakil rakyat untuk mendapatkan keadilan. “Saya kira DPRDSU punya kewenangan menelaah apakah sistem yang dilakukan perguruan tinggi negeri, bisa berpihak kepada rakyat atau tidak. Masih ada waktu mempertanyakan masalah ini kepada USU, dengan mendengarkan apa pendapat yang mereka sampaikan. Apakah kebijakan itu dilaksanakan secara lokal atau sudah melalui Dirjen Dikti tingkat pusat,” kata Hosen sembari menye-butkan sistem pembayaran ini seolah menjadikan dunia pendidikan sebagai ajang bisnis dan terlalu komersial. Dia juga menyampaikan rasa sesalnya bahwa USU belum bisa menghapus jalur mandiri, padahal perguruan tinggi lainnya sudah menghentikan program itu. Terkait masalah ini, selaku Sekretaris Frakasi PPP, dia juga akan meminta anggota DPRD mengkritisi masalah ini dan memanggil pihak USU untuk mengetahui alasan dan pertimbangan mereka tetap memberlakukan program tersebut. Sebelumnya, pengamat pendidikan Ali Nurdin mengatakan problem pendidikan terkait persoalan pendanaannya kurang berpihak pada masyarakat yang miskin. “Ya, saya juga sepakat jika DPRDSU memahami persoalan ini dan mempertanyakan kepada USU, sebab rakyat sudah membayar mereka mahal,” ujarnya. Selayaknya pendidikan menjadi murah, jika hal itu keputusan USU seharusnya orang

tua siswa, LSM yang peduli terhadap pendidikan atau lembaga terkait lainnya memberikan perhatian khusus, agar calon sarjana di negeri ini bukan hanya lahir dari mereka yang punya uang. Apalagi sampai sekarang, belum ada pemberitahuan siswa yang bisa ikut jalur PMP, tetapi mereka sudah ikut daftar di TPBI. Kalau lulus, sertifikatnya itu digunakan kemana? Kata Ali Nurdin. Sementara Sukran seorang siswa SMA Dharmapancasila Jalan Dr Mansur Medan mengaku sudah ikut program TPBI ini karena berharap bisa masuk USU melalui jalur PMP. Dia mendaftar ke BNI untuk mentransfer uang sebesar Rp 500.000 dan melakukan pendaftaran secara online. “Ya, saya sudah ikut mendaftar, karena TPBI itu memberi kesempatan yang besar kepada setiap siswa yang berharap lolos jalur PMP ke USU, apalagi saya sudah tahu dari sekolah memang tercatat sebagai siswa yang bisa dikirim ke jalur PMP oleh pihak sekolah,” katanya sembari menyebutkan calon mahasiswa yang wajib ikut TPBI ini adalah mereka yang akan mengambil program S1 di 11 program studi. Di tempat terpisah, Kepala SMAN 9 Sofyan Purba mengatakan, peserta didik yang kurang mampu secara otomatis tidak bisa mengikuti TPBI ini. “Saya kira ini siswa kurang mampu akan terganjal masalah ini,” katanya. Sementara itu. panitia TPBI Sumut Prof. Ir. Zulkifli Nasution, MSc, PhD melalui Humas USU Bisru Hafi, S.Sos, MSi saat dikonfirmasi, menyebutkan, TPBI tersebut merupakan kerjasama antara Perhimpunan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Nusantara (PSPMBN) dengan USU. Bisru menjelaskan, tes ini bertujuan untuk memberikan penilaian minat dan kemampuan siswa yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dalam penerimaan mahasiswa baru nantinya. “TPBI dirancang untuk mengukur pemahaman mengenai kemampuan siswa di bidang ilmu yang diminati, serta untuk mendapatkan pengetahuan tentang perkembangan bidang ilmu pengetahuan terkini,” ujarnya. Dalam hal ini, jelasnya, USU akan menggunakan hasil TPBI ini sebagai salah satu bahan pertimbangan utama dalam penerimaan mahasiswa baru khususnya untuk jalur Pemanduan Minat dan Prestasi (PMP) pada beberapa program studi favorit seperti Ilmu Kedokteran, Ilmu Kedokteran Gigi, Agribisnis, Keteknikan Pertanian, Farmasi, Ilmu Komunikasi, Administrasi Niaga/Bisnis, Ilmu Keperawatan, Psikologi, Teknologi Informasi, dan Ilmu Hukum. Bagi siswa yang telah mengikuti TPBI akan diberikan sertifikat berdasarkan nilai ujian yang diperoleh melalui TPBI. Sedangkan untuk mengetahui informasi terkait TPBI selengkapnya dapat dilihat pada website spmb.or.id dan usu.ac.id. (m37/m41)


Medan Metropolitan

A6

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

Sekda Sesalkan RSPM Dijadikan Ajang Bisnis

Waspada/David Swayana

PERTEMUAN: Plt. Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional DR. Chazali H. Situmorang, Apt, MSc, PH (tengah) ketika tampil sebagai pembicara tunggal dengan moderator anggota DPD RI Parlindungan Purba, SH, MM (dua dari kanan) di dampingi Drs. H. Ibnu Saud mewakili Pemprovsu (kanan), Wapemred Harian Waspada H. Sofyan Harahap, S.Sos (dua dari kiri) dan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut Gayo M. Gultom, SH (kiri) pada pertemuan di aula Dinas Kesehatan Sumut, Selasa (25/1).

Negara Berisiko Bangkrut 47,9 Persen Penduduk Sumut Belum Dilindungi Jaminan Sosial

MEDAN (Waspada): Program pembiayaan kesehatan untuk masyarakat miskin atau Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang menggunakan sistem bantuan sosial membuat negara mengalami risiko kebangkrutan. Karenanya, program pembiayaan kesehatan tersebut harus menggunakan sistem jaminan sosial. “Atas dasar itulah pemerintah meluncurkan program Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) untuk seluruh masyarakat Indonesia dengan metode subsidi silang,” kata Plt. Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional DR. Chazali H. Situmorang, Apt, MSc, PH ketika tampil sebagai pembicara tunggal dengan moderator anggota DPD RI Parlindungan Purba, SH, MM pada pertemuan di aula Dinas Kesehatan Sumut, Selasa (25/1). Pertemuan dihadiri perwakilan PT. Jamsostek, PT. Askes, PT. Taspen, PT. Harian Waspada, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan Sumut dan lain-lain ini, membahas persiapan seminar nasional“Kebijakan Pemerintah Tentang Pelaksanaan SJSN dan Kesiapan Sumut Dalam Menyongsong SJSN” yang akan diselenggarakan pada 19 Februari 2011 dengan pembicara Menko Kesra. Chazali memberi contoh negara maju seperti Amerika Serikat yang tidak mampu mengelola program pembiayaan kesehatan untuk masyarakat dengan sistem bantuan sosial. “Berapa pun besarnya anggaran, akan tersedot habis untuk membiayai kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. Namun dengan sistem jaminan sosial, maka masyarakat yang mampu akan mensubsidi masyarakat miskin sehingga mengurangi beban negara,”

ujarnya. Dari 230 juta penduduk Indonesia, lanjut Chazali, sekitar 116 juta jiwa sudah menjadi peserta jaminan kesehatan antara lain PNS/Pensiunan, Purnawirawan TNI/Polri 15,4 juta orang; TNI/Polri aktif dan PNS di lingkungan TNI/Polri serta Departemen Pertahanan 1,1 juta jiwa; karyawan swasta dan keluarganya yang menjadi peserta Jamsostek 4,2 juta jiwa; fakir miskin dan masyarakat tidak mampu yang menjadi peserta Jamkesmas 76,4 juta jiwa. Selebihnya merupakan peserta jaminan kesehatan yang diselenggarakan pemerintah daerah dan asuransi komersial lain. Namun, kenyataannya masih ada masyarakat miskin yang belum dilindungi program jaminan kesehatan sehingga jumlah peserta Jamkesmas dan Jamkesda terus bertambah serta makin memberatkan beban pemerintah. Saat ini tercatat sebanyak 3,5 juta - 4 juta jiwa penduduk Indonesia dengan status sosial sangat miskin, 7 juta jiwa berstatus miskin serta 8 juta jiwa mendekati miskin. Penduduk yang berstatus sosial mendekati miskin ini merupakan penduduk yang rentan terhadap kemiskinan akibat kebijakan ekonomi seperti naiknya harga kebutuhan pokok dan BBM. Dengan demikian, jumlah penduduk sangat miskin, miskin dan mendekati

Remaja Tewas Gantung Diri MEDAN (Waspada): Diduga frustasi karena keinginan untuk berumahtangga tidak mendapat tanggapan, seorang remaja berusia 17 tahun ditemukan tewas gantung diri di rumahnya Jalan Jamin Ginting Gang Victoria, Simpang Selayang, Kec. Medan Selayang, Selasa (25/10. Mayat Asdi Sitepu selanjutnya dibawa petugas Polsekta Delitua ke RSU H Adam Malik Medan guna keperluan otopsi. Aksi nekad yag dilakukan remaja tersebut pertama kali diketahui oleh teman korban bernama Sisko. Tubuh Asdi Sitepu ditemukan tergantung di kamarnya dengan menggunakan tali. Keluarga korban selanjutnya melaporkan peristiwa itu ke Polsekta Delitua. Menurut informasi, tiga hari sebelumnya korban sempat curhat kepada seorang temannya. Korban bercerita dirinya akan kawin, namun keinginan tersebut tidak mendapat tanggapan dari pihak keluarga. Kapolsekta Delitua Kompol SP Sinulingga menjelaskan aksi nekat remaja tersebut dilakukan diduga karena frustasi. “Sebelumnya korban sempat mengutarakan keinginannya untuk berumahtangga namun tidak mendapat tanggapan dari pihak keluarga,” katanya. Dijelaskan Sinulingga, korban murni gantung diri dan tidak ditemukan tanda-tanda yang mencurigakan sekujur tubuhnya.“Saat mayat diperiksa, tidak ada tanda-tanda mencurigakan dan banyak sperma ditemukan di alat kelamin korban,” tambahnya. (h04)

Tiga Bandar Judi Bola Masuk Sel MEDAN (Waspada): Tiga Bandar dan agen judi bola diringkus Sat I Tindak Pidana Umum (Tipidum) Dit Reskrim Polda Sumut dalam penyergapan di Jalan Gatot Subroto/PWS, Gang Sukses No.4 Kel. Sei Putih, Kecamatan Medan Petisah, Senin (24/1) dinihari. Ketiga tersangka Su sebagai bandar, DH alias Dirno dan YLH alias Ucok (agen) dijebloskan dalam sel tahanan Mapoldasu. Pjs Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hery Subian Sauri mengatakan, penangkapan tersebut berkat informasi masyarakat yang memberitahukan lokasi pengelolaan judi bola itu. “Polisi yang menyaru masuk ke dalam rumah lokasi judi bola melakukan penggerebekan sekaligus meringkus tiga tersangka. Dari mereka, disita barang bukti diantaranya uang tunai, 3 telepon genggam, 5 buku tulis dan 1 pulpen,” jelasnya. Dari penyelidikan sementara, sambung Hery, diketahui omset para tersangka mencapai Rp15 juta setiap putaran. Sedangkan taruhan biasanya menjelang pertandingan liga-liga Eropa. Sementara pemasang biasanya memasang taruhan melalui pesan singkat (sms). Ketiga tersangka, lanjutnya, kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Kita sedang melakukan pengembangan untuk mencari jaringan di atasnya,” tegas Hery. (m39)

miskin berpotensi ter us bertambah akibat kebijakan ekonomi. Chazali menjelaskan, SJSN merupakan tata cara penyelenggaraan program jaminan sosial oleh beberapa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Artinya, SJSN merupakan perpaduan antara program asuransi sosial dan bantuan sosial (pasal 13 dan 14 UU No. 40 tahun 2004).“Dengan adanya program SJSN maka seluruh masyarakat Indonesia mendapat fasilitas pelayanan kesehatan gratis di kelas 3 rumah sakit tanpa memandang status ekonomi dan sosial,” tambahnya. Belum dilindungi Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut Gayo M. Gultom, SH, memaparkan, jumlah penduduk Sumatera Utara sebanyak 13.042.317 jiwa. Jumlah penduduk yang telah dilindungi jaminan kesehatan yakni 4.124.147 jiwa menjadi peserta Jamkesmas, 1.707.610 jiwa peserta asuransi dan 963.550 jiwa peserta Jamkesda kabupaten/kota. Sedangkan

penduduk Sumut yang belum dilindungi jaminan kesehatan yakni 6.246.910 jiwa (47,9 persen). Menurut Gultom, jumlah masyarakat miskin di Sumut berkisar 11 persen dari total penduduk. Namun, pemerintah telah menanggung pembiayaan kesehatan terhadap 52,1 persen penduduk Sumut. Pada tahun 2010, Pemprovsu telah mengeluarkan anggaran senilai Rp10,1 miliar untuk membantu pembiayaan kesehatan masyarakat miskin. Terkait dengan rencana seminar nasional “Kebijakan Pemerintah Tentang Pelaksanaan SJSN dan Kesiapan Sumut Dalam Menyongsong SJSN”, Gultom mengatakan, pihaknya menyambut baik seminar yang digagas PT. Harian Waspada dan anggota DPD RI Parlindungan Purba, SH, MM. “Melalui seminar ini, kita menargetkan Sumut menjadi daerah percontohan SJSN pada 2011,” ujarnya. Sebelumnya, Drs. H. Ibnu Saud mewakili Pemprovsu juga memberikan apresiasi kepada PT. Harian Waspada dan

anggota DPD RI Parlindungan Purba, SH, MM yang telah menggagas pelaksanaan seminar nasional ini dengan menghadirkan Menko Kesra sebagai pembicara. Diharapkan seminar ini menghasilkan suatu kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat Sumatera Utara. SedangkanWakil Pemimpin Redaksi Harian Waspada H. Sofyan Harahap, S.Sos dalam sambutannya mengatakan, Harian Waspada menilai pelayanan kesehatan kepada masyarakat miskin belum optimal. Karena itu, Harian Waspada menaruh perhatian pada terbentuknya sistem yang baik guna terselenggaranya pelayanan bagi seluruh masyarakat. Dalam hal ini, SJSN diharapkan bisa menjawab berbagai persoalan yang timbul. “Karenanya, Harian Waspada dan anggota DPD RI Parlindungan Purba, SH, MM berinisiatif menggagas seminar nasional ini seraya berharap bisa menjadi sumbangsih yang positif bagi pelayanan kesehatan di Indonesia,” ujar Sofyan.(m25)

MEDAN (Waspada): Sekretaris Daerah Kota Medan Syaiful Bahri menegaskan, lahan RSU Dr. Pirngadi tidak boleh dijadikan ajang bisnis. Apalagi, bisnis tersebut dikelola oknum pegawai dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan pribadi. “RSU Dr. Pirngadi berfungsi untuk melayani pasien yang hendak berobat. Jadi, jangan ada pegawai yang berbisnis dengan memanfaatkan lahan disana. Bila ada oknum pegawai yang memberi izin bagi pengusaha untuk berbisnis, kita tindak tegas dan bahkan dicopot jabatannya,” kata Sekda kepada Waspada di Medan, baru-baru ini. Pernyataan tersebut disampaikan Sekda terkait kebijakan oknum Kasubbag Tata Usaha RSU Dr. Pirngadi yang memberikan izin kepada pihak distributor sepedamotor untuk menggelar pameran sepedamotor di halaman rumah sakit milik Pemko Medan itu Syaiful mengingatkan para pejabat di RSU Dr. Pirngadi harus mengetahui tugas pokok dan fungsinya masing-masing serta tidak mainmain dalam menjalankan tugas. “Saya akan tanyakan kepada pimpinan disana siapa yang

mengeluarkan izin tersebut sehingga ada transaksi bisnis. Rumah sakit itu untuk tempat berobat,” tambahnya. Sekda berjanji akan menindak tegas oknum pejabat yang mengeluarkan izin pameran sepedamotor tersebut. “Kita akan tanyakan kepada pejabat tersebut apa alasannya memberikan izin pameran sepedamotor di lingkungan RSU Dr. Pirngadi. Hal seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegas Syaiful. Di tempat terpisah, Wakil Direktur Umum RSU Dr. Pirngadi Drs. M.Yasin yang dikonfirmasi Waspada mengatakan, pihaknya telah memberi teguran secara lisan terhadap oknum Kasubbag Tata Usaha yang telah mengeluarkan izin pameran sepedamotor di lingkungan rumah sakit tersebut. Sebelumnya, Direktur RSU Dr. Pirngadi dr. Dewi F. Syahnan, SpTHT mengatakan, izin pameran sepedamotor tersebut dikeluarkan oleh oknum Kasubbag Tata Usaha. Namun saat dikonfirmasi Waspada, oknum Kasubbag Tata Usaha RSU Dr. Pirngadi membantah telah mengeluarkan izin pameran sepedamotor itu.(m50/m25)

Satu Jam Diperiksa Polisi, Saksi Ahli IDI Permisi MEDAN (Waspada): Pengusutan kasus aborsi yang melibatkan oknum dokter J mulai memasuki tahap pemeriksaan saksi ahli dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Unit Judi Sila Polresta Medan meminta pendapat dr. Cristofel seputar tindakan aborsi yang dilakukan oleh dokter umum tersebut, Selasa (25/1). Namun baru satu jam diperiksa, dr. Cristofel minta izin untuk melakukan operasi di salah satu rumah sakit. “Tadi dr. Cristopel sudah datang ke Polresta Medan dan memberi keterangan. Tapi baru satu jam diperiksa yang bersangkutan minta izin karena mau melakukan operasi di rumah sakit,” kata Kasat Reskrim Kompol Fadillah Zulkarnaen, kepada wartawan. Mengenai hasil pemeriksaan saksi ahli tersebut, Fadillah belum mengetahuinya karena belum ada laporan dari juru periksa (juper). “Kalau juper sudah memberitahukan hasil pemeriksaan, kita tanya kapan pemeriksaan lanjutan saksi ahli,” jelasnya seraya menambahkan dalam kasus aborsi ini pihaknya menggunakan Undang Undang Kesehatan. Saksi ahli dari Ikatakan Dokter Indonesia (IDI) Medan merupakan kunci utama untuk kelengkapan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus aborsi yang melibatkan dr J yang saat ini masih terus diusut Satuan Reskrim Unit Judi Sila Polresta Medan, Sebelumnya, Ketua Pendiri Lembaga

Bantuan Hukum Kesehatan (LBHK) Iskandar Sitorus, SH berpendapat, kasus aborsi di Jln. Sentosa Lama Gg. Margo Medan terindikasi adanya niat dan modus pidana. Parameternya, tindakan aborsi tersebut dilakukan oleh dokter yang bukan ahli kebidanan dan kandungan. Kemudian, praktik aborsi dilakukan di rumah penduduk yang memiliki peralatan medis terbatas sehingga berisiko terhadap keselamatan jiwa pasien. Jadi, pengusutan kasus aborsi ini bisa diawali dari bidang atau keahlian dokter yang menanganinya serta sarana yang digunakan untuk praktik pengguguran kandungan tersebut. “Kalau dokternya bukan ahli kebidanan dan kandungan, maka tindakannya sudah salah. Apalagi praktik aborsi tersebut dilakukan di rumah penduduk dan bukan di rumah sakit,” ujar Iskandar. Karena itu, menurut Iskandar, para pelaku praktik aborsi ilegal tersebut bisa dijerat dengan pasal berlapis sesuai KUHPidana, UndangUndang Praktik Kedokteran, Undang-Undang Perumahsakitan dan Undang-Undang Kesehatan. “Jika pelaku praktik aborsi ilegal ini diberikan sanksi sangat berat, maka tidak ada lagi dokter yang berani melakukan pelanggaran kompetensi dan membahayakan jiwa masyarakat,” tambahnya.(m39/m25)

Dua Siswa MAN I Adu Jotos MEDAN (Waspada): Dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Jalan Pancing Medan, terlibat adu jotos, Selasa ( 25/ 01) sekira pukul 13.00 Wib. Kedua pelajar yang terlibat adu jotos yang duduk di kelas III yakni As, 17, dan Ma, 17. Adu jotos tersebut dipicu pertengkaran saat pertandingan futsal akhir tahun lalu. Ketidaksenangan salah seorang pelajar yang tidak menerima atas kekalahan di saat kedua kelompok bertanding bermain futsal pada Desember tahun 2010 ternyata berbuntut panjang. Sebelumnya As pernah membuat pengaduan ke Polsekta Percut Seituan, atas pe-

mukulan dirinya yang dilakukan oleh Ma. Buntut pengaduan itu Ma selalu mengejek As di sekolah. Berawal dari ejekan itu, As meminta tolong kepada abangnya untuk memanggil Ma. Selanjutnya abang kandung As yang tidak senang melihat ulah Ma yang selalu mengejek dan membuat malu adiknya, akhirnya sekira pukul 12.30, bersama rekan-rekannya mendatangi MAN I. Setelah bertemu dengan Ma, abang As membawanya ke satu warnet yang berada di k o m p l e k M M TC . D a l a m pertemuan tersebut, akhirnya terlibat cekcok mulut sehingga akhirnya terlibat adu jotos.

Merasa kalah dalam pertarungan, akhirnya Ma kembali ke sekolah MAN I dan langsung mengadukan peristiwa tersebut. Pihak sekolah lalu memanggil kedua belah pihak. Karena tak bisa diselesaikan, akhirnya petugas Polsekta Percut Seitua turun ke lokasi dan mempertemukan kedua pihak. “Karena korban sudah membuat pengaduan, maka pelaku dan orangtuanya akan segera kita panggil untuk dimintai keterangannya. Orangtuanya harus mendampingi anaknya karena masih berstatus pelajar,” ujar Kapolsekta Percut Seituan Kompol Maringan Simanjuntak. (h04)

Kapolsekta Sunggal Bantu Pemulangan Warga Cikarang

Perampok Nasabah Bank Sumut Diringkus MEDAN (Waspada): Reskrim Polsekta Medan Kota menangkap seorang perampok nasabah Kantor Cabang Pembantu Bank Sumut Jalan Brigjen Katamso, Kampung Baru, Medan, dari dalam kantor bank tersebut, Senin (24/1) siang. Dari tangan tersangka, polisi menyita uang tunai Rp500 ribu milik korban sebagai barang bukti. Tersangka ARR, 28, warga Jalan Pertiwi Ujung, Kel. Banten, Kec. Medan Tembung, digelandang ke Polsekta Medan Kota dan dijebloskan dalam sel. Kapolsekta Medan Kota Kompol Sandy Sinurat kepada wartawan, Selasa (25/1) mengatakan, korban perampokan seorang ibu rumah Hariyani, warga Jalan Karya Jaya/Eka Rasmi, Kel. Gedung Johor, Kec. Medan Johor, yang hendak menyetor tabungannya. Perampokan berawal ketika tersangka datang ke Kantor Cabang Pembantu Bank Sumut di Jalan Brigjen Katamso, Kampung Baru. Dia masuk dan menjumpai teller hendak mengambil uang dengan memperlihatkan Kartu Tanda Pengenal (KTP). Namun petugas bank menolak karena tidak bisa mengambil uang jika tak memiliki tabungan. “Kemudian tersangka keluar dari dalam bank dan melihat Handayani masuk hendak menabung, pelaku ikut ke dalam lalu merampas uang

Rp500 ribu yang hendak disetor korban,” jelas Sandy Sinurat. Korban kemudian menjerit minta tolong dan tersangka coba melarikan diri. Tapi personel Polsekta Medan Kota yang bertugas pengamanan ( PA M ) d i b a n k t e r s e b u t langsung meringkusnya. “Saat ditangkap tersangka mencoba melawan dan melarikan diri tapi bisa diamankan,” tegas Sandy. Dikatakannya, saat diperiksa tersangka terlihat seperti orang linglung dan jawaban yang diberikan selalu ngawur.

Waspada/Ismanto Ismail

Kapolsekta Sunggal Kompol Sonny Marisi Nugroho Tampubolon,SH,SIK (kiri) berdialog dengan Jamaluddin, 30, sebelum dipulangkan ke kampung halamannya, disaksikan Kanit Sabhara AKP P Bangun,SH, Selasa (25/1) sore.

Demikian juga saat dikonfirmasi wartawan, AR selalu menjawab tidak tahu sembari mengangguk-anggukkan kepalanya. Sandy menduga itu dilakukan tersangka sebagai upaya mengelabui polisi “Kita menduga tersangka pura-pura untuk membohongi polisi. Tapi penyidik mencari tahu apakah memang pelaku mengidap kelainan jiwa atau tidak, dengan mendatangi keluarga, tetangga bahkan berkonsultasi dengan dokter kejiwaan,” jelas Sandy. (m39)

MEDAN (Waspada): Kapolsekta Sunggal Kompol Sonny Marisi Nugroho Tampubolon, SH, SIK membantu pemulangan Jamaluddin, 30, ke kampung halamannya di Jln Jaguar, Kompleks Damai Indah, Blok C/No.36 C, Cikarang, Jakarta Pusat, Selasa (25/1) sore. Informasi di peroleh Waspada di lapangan, sebelumnya Jamaluddin merantau ke Aceh dan bekerja sebagai buruh bangunan di Banda Aceh dengan gaji Rp45.000 per hari. Setelah bekerja selama 4 bulan, Jamaluddin meninggalkan pekerjaan tersebut karena rindu dengan anak dan istrinya. Dari Banda Aceh, Jamaluddin menumpang bus L-300 dan turun di simpang empat kawasan Kampung Lalang, Medan Sunggal. Karena masih pukul 06:00 dan Jamaluddin tertidur di emperan toko kawasan Kampung

Lalang. Setelah terbangun, tas berisi pakaian dan uang tunai Rp2,5 juta digondol maling. Karena tidak memiliki uang, Jamaluddin minta bantuan seorang polisi yang sedang mengatur lalulintas. Selanjutnya, Jamaluddin dianjurkan ke Mapolsekta Sunggal. Kapolsekta Sunggal menerima kehadiran Jamaluddin. Setelah mendapat penjelasan, Kapolsekta memberi bantuan dan memulangkan Jamaluddin ke kampung halamannya dengan menumpang bus. Pada kesempatan itu, Jamaluddin mengucapkan terimakasih kepada Kapolsekta Sunggal yang telah membantu pemulangannya ke kampung halaman. “Baru kali ini saya melihat perwira Polri begitu cepat memberi pertolongan kepada orang yang sedang kesusahan,” ujar Jamaluddin dengan mata berkaca-kaca. (m36)

HMI Demo Polresta Medan

Waspada/Rudi Arman

Tersangka perampok nasabah bank bersama barang bukti uang hasil kejahatan Rp500 ribu yang diperlihatkan anggota Polsekta Medan Kota, Selasa (25/1).

MEDAN (Waspada): Puluhan massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Medan melakukan aksi demo di Polresta Medan dan mendesak pihak kepolisian menegakkan hukum secara tegas, Selasa (26/1). Desakan tersebut dilakukan dengan mendatangi markas Polresta Medan dan menuntut agar menegakkan proses hukum dan menutupi kasus-kasus negara seperti Century serta kasus Gayus. “Kami juga mengutuk keras tindakan refresif Polri terhadap ketua umum PB HMI dan kader HMI lainnya,” ungkap koordinator aksi HMI Kota Medan Ahmad Sofian. Dijelaskannya, pihak HMI meminta polisi menghentikan kriminalisasi terhadap gerakan aksi mahasiswa termasuk organisasi

yang mengkritisi segala kebijakan pemerintah. “Kami minta polisi mengusut dan menindaklanjuti kasus penganiayaan ketua umun PB HMI ditegakkan sesuai proses hukum,” tegasnya. Massa HMI yang melakukan aksi dengan menggelar poster bertuliskan “Tegakkan hukum berlangsung lancar meski sempat mengalami kemacetan”terpaksamenelankekecewaan.Sebab, mereka sudah berjam-jam menunggu Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga untuk menanggapi aksi tersebut tidak kesampaian. Aksi massa HMI itu akhirnya diterima Kasubag Humas Polresta Medan AKP Edward Tampubolon. Dihadapan pengunjukrasa, Edward berjanji akan memberitahukan maksud kedatangan HMI Medan ini kepada Kapolresta untuk ditindaklanjuti. (m39)


Agenda

WASPADA Rabu 26 Januari 2010

07:30 Si Doel Anak Gedongan 09:00 DAHSYAT 11:00 Infotainment INTENS 12:00 Seputar Indonesia Siang 12:30 SERGAP 13:00 Sinema Siang : Ketiban Mangga Cinta 15:00 CEK & RICEK 16:00 Minta Tolong 17:00 Menuju Dahsyatnya Awards 2011 17:30 Seputar Indonesia 18:00 Mega Sinetron: Lagu Cinta Nirmala 19:00MegaSinetron:Putri Yang Ditukar 20:30DahsyatnyaAwards 2011 24:00 Bom:Fearless

CATATAN

07:00 Musik Spesial : "SL Inbox" 09:00SLLiputan6Terkini 09:03 "Halo Selebriti" 10:00 Cowok Badung 11:00SLLiputan6Terkini 11:03 Cowok Badung 12:00 SL Liputan 6 Siang 12:30 KikiYang Bikin Keki 14:03 KikiYangBikinKeki 14:30 "Status Selebriti" 16:03 Cinta Juga Kuya 16:30 SCTV Reality : "SL Sensasi Artis" 17:30 "UyaEmangKuya" 18:00 "Islam KTP" 20:03 "Bintang Untuk Baim" 21:00 "Arini 2" 22:33 "SerigalaTerakhir" 00:00 SCTV Sinema

04:30 Siraman Qalbu 08:00 Layar Pagi 11:00 Sidik 11:30 Lintas Siang 12:00 Layar Kemilau 14:00 Starlite 15:30 Disney Club 16:00 Lintas Petang 16:30 Zona Juara 17:30 Bernard Bear 18:00 Upin & Ipin Dkk 18:30 Ramayana The Epic 19:00 Satria Piningit 20:30 Bule Betawi 21:30 Ketok Magic 22:30 Cerita Pilihan 23:30 Premier Highlights 00:30 Bpl : Wigan Athletic Vs Aston Villa 02:30 Bpl : Blackpool Vs Sunderland

07.00 Star Kids 08.00 Sinema Pagi 10.00 Kabut Cinta 11.30 Topik Siang 12.00 Klik! 13.00 Mantap 14.00 Buaya Darat 15.00 Djarum Indonesia 17.00 Topik Petang 17.30 Katakan Katamu 18.30 Super Family 19.30 Super Deal 2 Milyar 21.00 World Most Amazing Video 22.00 Mohon Ampun Aku 23.00 Telisik 00.00 Topik Malam

07.00 Sensasi Artis 07.30 FTV Pagi 09.30 FTV Drama 11.30 Patroli 12.00 FTV Siang 14.00 Happy Song 15.00 KiSS Sore 15.30 Fokus 16.30 Bread, Love & Dreams 17.00 Artis Sahabat 18.00 Dia Anakku 19.00 Nada CInta 21.00 Antara Cinta Dan Dusta 22.00 Mega Asia 00.00 Angling Dharma 01.00 Fokus Malam

07.05 Editorial Media Indonesia 08.05 Eleven Show 09.05 Headline News 10.30 Metro Xin Wen 11.05 e Lifestyle 13.05 Zero to Hero 14.30 Metro Sore 16.05 Discover Indonesia 16.30 Metro Highlights 17.05 Metro Hari Ini 18.05 Metro Hari Ini 19.05 Suara Anda 20.30 KPPU 21.05 Top Nine News 22.05 Economic Challenges 22:42 Mata Najwa 23.00 Headline News

B7 07.30 Rangking 1 08.30 Derings 10.00 Suami Suami Takut Istri 11.00 Insert 12.00 Reportase Siang 12.30 Jelang Siang 13.00 Bingkai Berita 13.30 Online (Olga & Jeng Kellin) 14.30 Extravaganza 15:30 Tangan Di Atas 16.00 Kejar Tayang 17.00 Reportase Sore 18.00 Jika Aku Menjadi 18.45 Sketsa 19:00 Maju Terus Pantang Mundur 20.00 Realigi 21.15 Bioskop TRANS TV 23.15 Bioskop TRANS TV 01.30 Reportase Malam 23.30 Metro Sports

06.30 Apa Kabar Indonesia 10.00 Coffee Break 11.00 Menyingkap Tabir 11.30 Kabar Keadilan 12.00 Kabar Siang 13.30 Nuansa 1000 Pulau 14.00 Yang Terlupakan 14:30 Jendela Usaha 15.00 Kabar Pasar 16.00 Tatap Muka 17.00 Renungan Hari Ini 17.30 Kabar Petang 19.30 Jakarta Lawyer’s Club 21.00 Apa Kabar Indonesia Malam 22.30 Documentary One 23.30 Kabar Arena

08.00 Fanboy & Chum Chum 08.30Vicky & amp-amp 09.00 Back At The Banyard 09.30 Obsesi 10.30 Bukan Sinetron 11.30 Catatan Rahasiaku 12.00 Dr Heppi 13.00 Momon 13.30 Global Siang 14.00 American Funniest 14.30 Petualangan Panji 15.00 Hand Made 15.30 Kuliner Lebay 16.00 Obsesi 16.30 Berita Global 17.00 The Penguin Of Madagascar 18.30 Mong 19:00 Joni, Jono, Jontor

07.30 Selebrita Pagi 08.00 Tom & Jerry 09.00 Scooby Doo 10.00 Mariam Mikrolet 11.00 Rahasia Sunnah 11.30 Redaksi Siang 12.00 Selebrita Siang 13.00 Laptop Si Unyil 14.30 Dunia Bintang 15.00 Koki Cilik 16.00 Jejak Petualang 16.30 Redaksi Sore 17.00 Asal Usul Fauna 18.00 Selebrita Sore 18.30 Pintu Kejutan 19.30 On The Spot 20.00 Opera Van Java 22.00 Bukan Empat Mata 23.30 Mata Lelaki 00.00 Jam Ma 19.00 Vicky & amp-amp 20.00 Sinema Asia **m31/B

Jadwal acara TV di atas bisa diubah sewaktu-waktu oleh stasiun TV yang bersangkutan tanpa pemberitahuan

Nadal Jadi Model Produk Armani Pertama David Beckham, kemudian Cristiano Ronaldo, kini petenis Rafael Nadal terpilih sebagai model untuk kampanye pakaian dalam terbaru keluaran Emporio Armani.

Rafael Nadal/blogspot.com

Petenis yang kini tengah berlaga dalam turnamen Australia Terbuka itu tampil dalam foto hitam putih bidikan Mert Alas dan Marcus Piggot. Nadal menatap kamera dan memperlihatkan otot-otot tubuhnya dalam balutan celana dalam Armani. “Dia selalu memilih pakaian menarik untuk tenis, seperti celana panjang atau baju lengan panjang di lapangan, dia memakai banyak warna,” kata Roberta Armani, mengenai terpilihnya Nadal sebagai model baru Armani, seperti dikutip Daily Mail.

“Dia bukan hanya seorang olahragawan mengagumkan tetapi juga seorang seniman. Saya bangga dia bergabung ke Armani.” Menurut Daily Mail, keputusan Nadal untuk menerima tawaran Armani mengejutkan jutaan penggemarnya karena petenis Spanyol itu selalu dikenal atas sifat pemalu dan pendiamnya. Nadal jelas tidak keberatan mengenai penampilan seksinya di kampanye terbaru Armani, yang dibintanginya bersama bintang “Transformers” Megan Fox. Kampanye itu merupakan yang terbaru dari serangkaian kesepakatan bagi Nadal. Petenis berusia 24 tahun itu diduga menghasilkan uang 37 juta dolar sejak terjun ke dunia tenis profesional tahun 2001. Majalah Forbes melaporkan bahwa Nadal menghasilkan penghasilan tambahan sebesar 21 juta dolar dalam 12 bulan melalui

dukungan sponsor seperti Nike, pabrik raket tenis Babolat dan perusahaan asuransi terbesar Spanyol Mapfre SA. Foto-foto terbaru Nadal, bersama foto-foto seksi Megan Fox, akan menjadi bagian kampanye musim semi 2011 dan akan muncul di papan iklan bulan depan. Pemotretan untuk Fox menampilkan lekuk tubuhnya dalam balutan pakaian dalam berenda berwarna hitam. Fox berbaring di atas sofa hitam butut. Dalam foto lain, Fox hanya mengenakan celana jeans Armani, dia memperlihatkan tato di tubuh bagian belakangnya. Tulisan di pundaknya dari drama King Lear karya Shakespeare: “We will all laugh at gilded butterflies.” Dan tato lain di tulang rusuknya bertuliskan: “Those who danced were thought to be quite insane by those who could not hear the music.”(ant)

Natalie Portman Selektif Pilih Peran NATALIE Portman dikenal di Hollywood karena selektif dalam memilih peran di film. Dia menghindari bermain dalam kategori “chick flick” (film cewek), hingga bermain dalam film berjudul “No String Attached.” “Saya selalu ingin membuat (komedi romantis). Tetapi, gadis-gadis selalu modis, dan itu selalu mengenai pakaian mereka. Mereka selalu ingin menikah pada akhirnya. Ada semacam adegan ‘makeover.’ Hal itu menyinggung saya,” kata Portman kepada EW.com, seperti dikutip Popeater.com. Portman baru saja meraih piala Golden Globe untuk kategori aktris terbaik dalam film drama melalui film Black Swan. Dalam film berjudul No String Attached dia beradu akting dengan Ashton Kutcher. Perempuan berusia 29 tahun itu mengatakan film dibintanginya itu film cerdas,

Natalie Portman/blogspot.com

soal sudut pandang perempuan mengenai gadis yang tidak berdaya jatuh cinta kepada pria yang klise. “Karakter saya adalah perempuan yang bekerja, berusaha menciptakan konstruksi hubungan sendiri, lucu, dan bukan hanya seorang pacar dari pria lucu,” kata Portman.

penghargaannya di Korea,” kata bintang film ‘Miracle’. Nadila tak menyangka bisa mendapat penghargaan di ajang bergengsi ini. Apalagi ia banyak berkompetisi dengan super model dari 12 negara Asia, di antaranyaJepang,Thailand,India dan China. “Semoga penghargaan ini bisa jadi pemicu semangatku dan menjadi pembuka jalan untuk go internasional,” ujarnya. Nadila Ernesta mengawali karirnya di dunia entertainment sebagai model. Namun gadis kelahiran 4 Februari 1988 ini lebih dikenal sebagai aktris FTV di Indonesia. Namanya juga tercatat pernah membintangi beberapa layar lebar di antaranya ‘Miracle’, dan ‘Rumah Ampera’. Lewat ajang bergengsi se-Asia itu, Nadila berharap dia bisa mewujudkan langkahnya berkarir di mancanegara. Putus Sementara hubunganNadila

Justin Bieber Si Penyayang Binatang SINGLE terbaru Justin Bieber “U Smile” tak hanya membuat para penggemar tersenyum. Anjing terlantar pun akan mengibaskan ekor dan kucing terlantar jadi mendengkur. Penyanyi remaja akan menggelar konser di Indonesia pada bulan April itu baru saja mengikuti pemotretan iklan layanan masyarakat untuk kampanye PETA (People for the Ethical Treatment of Animals). Kampanye itu untuk mengajak orang-orang mengadopsi binatang dari tempat penampungan. Iklan itu difoto fotografer selebritis terkenal Cliff Watts. “Benar-benar penting bila orang mengadopsi binatang terlantar. Saya sungguh-sungguh menganjurkan orang untuk datang ke penampungan binatang atau di semua tempat yang anda bisa melihat anjing terlantar,” kata Bieber, seperti dikutip Star Pulse. Berdasarkan Star Pulse, kira-kira 8 juta anjing dan kucing masuk penampungan binatang setiap tahun di Amerika Serikat (AS) dan separuh di antara mereka harus disuntik mati . Film 3D Bieber berjudul “Never Say Never” akan tayang pada 9 Februari. Baru-baru ini penyanyi asal Kanada itu juga mengeluarkan album versi akustik berjudul“MyWorld Acoustic.” Bieber bergabung dengan sejumlah selebritis lain seperti Lea Michele, Kellan Lutz, Pink, Sean Kingston, Kelly Osbourne, dan Travie McCoy yang membantu binatang bersama PETA. (ant)

Ratna Listy Siap Jadi Duta Lingkungan Dalam film itu Portman berperan sebagai seorang dokter memilih untuk berhubungan dengan karakter diperankan Kutcher untuk seks saja. Kutcher berperan sebagai seorang penulis naskah televisi. Menurut Portman penulis naskah Liz Meriwether menulis perempuan dengan begitu khusus dan cerdas. Aktris yang sedang mengandung anak pertamanya itu sedang dalam proses untuk mengembangkan film komedi lebih ramah terhadap perempuan melalui perusahaan film miliknya. “Kami ingin membuat film yang digerakkan perempuan, dari sudut pandang lebih segar. Bila itu komedi, bukan hanya mengenai perempuan yang keluar untuk mencari suami. Saya pikir sangat sedikit saat ini,” kata Annette Savitch, rekan Portman di perusahaan film itu.(ant)

Ratna Listy

Nadila Ernesta Raih Penghargaan Asian Best Super Model 2011 NADILA Ernesta raih penghargaan‘Asian Best Super Model 2011’ dalam acara ‘2011 Asia Model Festival Award’. Ajang tersebut diselenggarakan Model Center International dan Asosiasi Model Korea. “Turundaripanggung,lututku terasa lemas, dan semua katakata yang tadinya sudah tersusun rapi jadi buyar. Ini pengalaman pertama buat aku,” ujar Nadila Ernesta di Graha Obor, Jalan Bangka Raya Jakarta Selatan. Ajang itu diselenggarakan sejak 18 - 22 Januari 2011 di hotel JW Marriott, Seoul, Korea diikuti model dari 12 negara se-Asia. Selain Nadila, bintang film ‘Shutter’ Ananda Everingham dari Thailand juga mengikuti ajang ini. “Sebenarnya ada dua event. Yang aku ikuti, aku diwawancara pihak Korea di Jakarta. Dari situ hasilnya dibawa ke Korea. Nggak tahunya aku dapat telepon kalau disuruh datang menghadiri ajang

Justin Bieber/ist

Nadila Ernesta/vvn Ernesta dan drummer band Netral Eno tak langgeng. Mereka sudah putus sejak sebulan lalu. “Ya benar (putus). Memang aku sekarangsudahenggaksamaEno lagi karena ada perbedaan. Itu saja, enggak ada orang ketiga,” ujar Nadila ditemui di kantor Headline Management, Jalan Bangka Raya, Jakarta Selatan, Senin (24/1). Perbedaan prinsip keduanya menjadi pemicu berakhirnya

hubunganbintangsinetronInikah Rasanya itu. Walau kini status hanya menjadi teman biasa, komunikasi di antara mereka tetap terjalin baik. “Prinsip kita beda, lebih ke situ saja. Tetapi kita masih tetap berteman baik kok,” lanjutnya. Meski menelan getir karena hubungan asmara dengan mantan pacar Cathy Sharon itu kandas, Nadila mengaku hal itu tidak berimbaskepekerjaan.(vivanews)

SELEBRITIS Ratna Listy mengaku siap saat ditunjuk untuk menjadi duta lingkungan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). “Ini merupakan tanggung jawab kita semua sebagai manusia untuk menghidupi dan memelihara bumi ini, lingkungannya, agar tetap mampu bertahan dan tetap indah dan sehat,” katanya seusai acara International Youth Forum on Climate Change oleh DPP KNPI di Jakarta, Senin. Ratna Listy menilai, banyak hal yang bisa dikerjakan untuk memelihara bumi dan lingkungannya, menjauhkan dari kerusakan yang lebih parah tanpa harus tergantung terhadap pemerintah. “Kita bisa memulainya dari sekarang, tanpa harus menggantungkan diri dengan pemerintah. Kalau kita terus bergantung bisa terlambat, dan kita bisa memulai dari diri sendiri dan saat ini juga,” katanya. Menurut dia, perbaikan lingkungan bisa dimulai dari hal yang sederhana misalnya hemat air, hemat listrik dan tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu juga mengurangi penggunaan plastik atau zat-zat lain yang membahayakan bumi. “Juga bisa dengan mengajarkan kepada anak-anak kita untuk hemat air dan listrik, juga tidak membuang sampah sembarangan,” katanya. Ia pun mengaku siap, sebagai publik figur untuk memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dalam memelihara lingkungan. “Saya siap toh bukan sebagai duta pun sebagai manusia kita tetap harus bertanggung jawab terhadap bumi ini,” katanya. (ant)

Clasmild Dukung Keberadaan SAB PERINGATAN Ultah Ke-3 pecinta seni sepeda motor Scooter tergabung dalam klub Scooter Anak Bangsa (SAB) berlangsung penuh kekeluargaan dibarengi juga hiburan serta ajang modifikasi serta atraksi menarik lainnya. Ultah Ke-3 SAB didukung Clasmild berlangsung Minggu (23/1) Lapangan Griya Martubung diikuti para Scooterist antara lain dari klub Semar, Spaco, MPC, Champ’s, MAS, Panser, GAS, VOC, Kita-Kita, BMP Sumut, MSC, Kiss dan lainnya. Menurut Ketua SAB Nanang Supriadi didampingi Ketua Semar Mangun dan Ketua Spaco, peringatan HUT ini selain meningkatkan

hubungan silaturahmi antara penggemar Scooters juga turut membantu Polri dalam mensosialisaikan pentingnya berkendaraan yang aman. Memasuki tahun ketiga Scooter Anak Bangsa menjadikan moment penting bagi Clasmild untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Menurut Tommy Suryadi, Branch Manager Clasmild, pihaknya sebisa mungkin akan terus mendukung setiap kegiatan yang berguna bagi masyarakat umum. Dengan tag line Talk Less Do More – sedikit bicara, banyak bekerja diharapkan para pengendara di jalan raya, sebisa mungkin menghindari dari aksi kebutkebutan.(m19)

Para anggota SAB merayakan HUT Ke-3 nya sekaligus menjadi ajang lomba modifikasi dilaksanakan Minggu (23/1) di lapangan Griya Martubung dimeriahkan juga aksi hiburan menampilkan penyanyi kota Medan


Nusantara

A8

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

Wibawa Pemerintah Tergerus Cukup Dalam JAKARTA (Waspada): Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (F Gerindra), membidangi Kepolisian dan Hukum Martin Hutabarat meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk membatasi diri bicara. Pasalnya, apapun yang dikatakan selalu ditanggapi sinis oleh masyarakat, akibat ketidaktegasan pemerintah dalam penegakan hukum setahun belakangan ini, ujar Martin menjawab Waspada di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (25/1). Ketidaktegasan itu, menurut Martin, telah membuat wibawa pemerintah tergerus cukup dalam, terkait penyelesaian kasus Bibit Chandra, Bank Century, mafia pajak yang melibatkan Gayus Tambunan. Kasus Gayus yang berkepanjangan, dan dari sejak awal penanganannya, sudah jelas tidak professional. Bukan hanya membuat kepercayaan masyarakat terhadap SBY dan kepolisian sangat rendah, tetapi juga memberi peluang bagi Gayus untuk mengadu domba bawahan SBY dengan pernyataan yang bermata dua. Melihat sensitifnya masyarakat sekarang, wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumut ini berharap, saatnya Presiden membatasi diri bicara terlalu banyak ke publik. Dia mencontohkan ucapan Presiden mengenai soal gaji, yang maksudnya untuk memberi kebanggaan, semangat atau motivasi pada TNI dan Kepolisian agar bekerja keras sebab sudah dapat remunerasi, penambahan pendapatan, yang tidak semua pegawai negeri memperolehnya. Tapi pernyataan SBY ini

Antara

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyalami para kepala desa dari Sumatera, Jawa, dan Bali sesaat sebelum pelantikan pengurus partai tersebut di Kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (25/1).

Enam Terduga Teroris Ditangkap Di Jawa Tengah JAKARTA (Waspada): Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Terorisme Mabes Polri kembali membekuk enam orang yang diduga terlibat jaringan teroris dan beberapa rangkaian rakitan bom jenis low explosive di Klaten, Jawa Tengah. Mereka diduga terlibat dalam rangkaian teror bom menjelang peringatan Natal 2010 dan Tahun Baru 2011 di Jawa Tengah beberapa waktu yang lalu. “Ada enam orang yang diduga jaringan teroris diamankan,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas

Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar kepada wartawan di Mabes Polri, Selasa (25/1). Menurut Boy Rafli, salah seorang terduga teroris yang ditangkap bernama Roki Apres Giyanto alias Antok, 28, berprofesi sebagai tukang parkir. Antok ditangkap oleh Densus 88 Mabes di wilayah Polres Sukoharjo pada hari Selasa (25/1), sekitar pukul 10:00. Antok ditangkap di Dukuh Tegal Baru RT 03, RW 07 Desa Waru Kec. Baki, Jawa Tengah. Selain menangkap para terduga, Densus 88 juga menyita sejumlah rangkaian bom yang diletakkan di beberapa lokasi. “Barang buktinya ada rangkaian

kabel (bom), jenisnya low explosive,” kata Boy Rafli. Namun, Boy mengaku tak tahu pasti berapa rangkaian bom yang diamankan tersebut. Dia juga belum mengetahui apakah rangkaian bom yang diamankan itu aktif atau tidak. Sebelumnya,Densus 88 telah menyita lima rangkaian bom yang diduga diletakkan para terduga yang ditangkap ini di beberapa tempat di JawaTengah. “Total yang sudah positif rangkaian bom itu lima. Sudah diteliti oleh laboratorium forensik,” terang Boy Rafli. Penangkapan Antok dan kawan-kawan itu merupakan

Teroris Jangan Dijadikan Pengalihan Isu JAKARTA (Waspada): Anggota Komisi III DPR RI Nudirman Munir dari Fraksi Partai Golkar berharap agar kasus tertangkapnya teroris tidak dijadikan pihak-pihak tertentu sebagai pengalihan isu. Hal tersebut disampaikan Nudirman ketika dimintai komentarnya terkait penggerebekan terduga teroris di Klaten dan Sukoharjo, Jawa Tengah. “Kepolisian perlu klarifikasi. Penggerebekan tersebut harus bisa dipertanggungjawabkan. Jika memang yang bersangkutan tak melawan dan menyerah, jangan ditembak,” kata Nudirman kepada Kompas.com, Selasa (25/1). Nudirman mengatakan, jika terduga teroris tersebut memang benar-benar terbukti me-

lakukan serangkaian kegiatan terorisme, dirinya mengapresiasi kinerja Polri, khususnya Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88. Sebelumnya diberitakan, Densus 88 Antiteror mengamankan setidaknya delapan orang dalam rangkaian penyisiran terhadap terduga teroris di Sukoharjo dan Klaten, Jawa Tengah. Di Klaten, aparat melakukan penyisiran di empat tempat. Dari delapan terduga teroris, empat di antaranya ditangkap di Dusun Krapyak Sundingan, RT 1 RW 10, Desa Merbung, Kecamatan Klaten Selatan. Keempat orang itu adalah Subandi, 54, Agung (anak Subandi, lulusan STM), dan dua lagi belum diketahui identi-

tasnya. Namun, disebutkan, salah satunya biasa dipanggil Sigit. Sementara itu, diperoleh laporan dari tiga lokasi lain di Klaten, masing-masing ditangkap satu terduga teroris. Di Karang Takel, Kec. Crucuk, Joko Lelono, 19, siswa SMK. Ditangkap di Desa Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, satu tersangka, dan di Desa Mutihan, Kecamatan Jatiwarna, satu tersangka. Identitas keduanya belum diketahui. Sebelumnya, satu terduga teroris atas nama Roki Aprisgianto, 28, ditangkap di Dusun Tegal Baru, Desa Waru, Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah. Dengan demikian, setidaknya ada delapan terduga teroris yang ditangkap hari ini.

jaringan teroris yang melakukan teror bom pada akhir tahun 2010 lalu, di beberapa tempat di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Densus 88 mengamankan

seorang teroris yang meledakkan bom di Gereja Kristus Raja, Sukoharjo dan diamankannya rangkaian bom yang diletakan di dua pos polisi. (j02)

Komisi IV Desak Dirjen SDA Optimalisasi pengairan JAKARTA (Waspada): Komisi IV DPR mendesak pemerintah khususnya Dirjen sumber daya air untuk mengoptimalkan pengairan ,distribusi, produksi serta mencegah dampak perubahan iklim yang ekstrim yang dapat menganggu panen para petani. Pendapat tersebut disampaikan Ketua Komisi IV Herman saat rapat dengar pendapat umum dengan Dirjen sumber daya air di gedung DPR Jakarta, Senin (24/1). Menurut E. Herman, penegakan hukum dalam menangani peredaran pangan relatif masih rendah, karena dalam undangundang pangan ini mengedarkan pangan yang kualitasnya rendah dan jelek tidak layak dibagikan untuk rakyat. “Irigasinya di negara ini masih dalam kondisi yang memprihatinkan, karena SDM yang dinilai rendah, sarana dan fasilitas yang kurang memadai,”paparnya. Herman menambahkan, sebaiknya pemerintah harus lebih efektif dalam menangani masalah pangan dalam negeri. Sebagai contoh beras untuk rakyat miskin yang distok Bulog banyak terdapat kekurangannya seperti beras berkutu, jelek dan berbau apek. “Sampai saat ini kinerja kementrian pangan masih buruk belum dapat mengatasi semua permasalahan tersebut,” tambahnya Hal senada disampaikan Viva Yoga Mauladi (F-PAN). Dia mengatakan, pemerintah harus mengoptimalisasikan fungsi pengairan untuk mencegah gagal panen akibat perubahan iklim yang ekstrem saat ini. Menjawab pertanyaan anggota dewan, Dirjen Sumber Daya Air Muhammad Amron mengatakan, permasalahan tersebut dapat diatasi melalui cara mengganti hasil panen yang gagal (PUSO) akibat cuaca yang tidak bersahabat. “Upaya yang dilakukan mengatasi permasalahan tersebut dengan memberikan subsidi atas kegagalan pangan kepada petan,”katanya. Sementara Dirjen Tanaman Pangan Ir. Udhoro Kasih Anggoro menekankan bagaimana memahami pembangunan pangan yang utuh sebab pembangunan pangan akan membangun kebutuhan gizi bagi manusia sehingga manusia dapat lahir dan bertumbuh dengan sehat. Menurutnya, dalam menyelesaikan permasalahan pembangunan pangan terutama kebutuhan pokok, perubahan yang harus dilakukan adalah dengan menyelenggarakan, membina, mengkoordinasi segala upaya atau kegiatan dalam rangka penyediaan sarana pertanian seperti benih ,pupuk dan pembiayaan. (aya)

Crop Circle Makan Korban Jiwa JAKARTA (Waspada): Animo warga untuk melihat crop circle tak terbendung setelah beredar kabar bahwa pola sirkuler yang tercetak di area sawah Sleman, Yogyakarta itu terkait makhluk luar angkasa. Buntutnya, kabar menggemparkan ini memakan korban jiwa. Salah satu pengunjung terjatuh dan tewas seketika. Menurut informasi yang dihimpun, Selasa (25/1), korban bernama Aldo, seorang mahasiswa Universitas Proklamasi Yogyakarta semesterV angkatan 2006. Dia terjatuh dari Gunung Suru Berbah, Sleman. Salah satu saksi mata yang juga rekan korban, Enuwari, mengatakan sekitar pk. 13.00, dia dan Aldo naik ke atas gunung karena ingin lebih jelas melihat crop circle. Namun, baru saja sampai di puncak, petugas mengingatkan seluruh pengunjung agar segera turun. Aldo jatuh dari ketinggian bukit yang licin diguyur hujan. “Mungkin karena kaget ada petir dan hujan lebat,” kata Enuwari. Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) sudah mengambil tiga kantung sampel tanah. Kesimpulan sementara, tidak ditemukan ada bahan radioaktif di areal persawahan tersebut. Sampel tanah masih akan di bawa ke Batan untuk penelitian

lebih lanjut. “Tidak ada radioaktif,” kata Kepala Bidang Keselamatan dan Kesehatan Batan M Yasid kepada wartawan di lokasi, Selasa (25/1). Selain Batan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional hari ini juga mengirimkan tim ke Sleman Yogyakarta. Tujuannya, memeriksa crop circle, apakah itu hanya rekayasa manusia atau ada kaitannya dengan unidentified flying object (UFO). Pemilik Sawah Minta Ganti Rugi Pemilik sawah di Berbah, Sleman, yang memiliki pola crop circle menuntut ganti rugi atas padinya yang rubuh. Ngadiran, salah satu pemilik sawah, menyatakan Pemerintah sudah menjanjikan ganti rugi. “Tapi belum tahu kapan, seminggu,” katanya di Sleman. Menurut Ngadiran, pola misterius itu terbentang di enam petak sawah yang dimiliki tujuh orang. Satu petak sawah-nya yang akan panen 21 hari lagi itu biasa menghasilkan 3 kwintal. Sementara itu, Bupati Sleman Sri Purnomo menyatakan tidak berjanji mengganti. “Jadi kemarin sore saya datang ke lokasi cuma cek kerusakan,” katanya. Menurut Purnomo, keru-

sakannya yang ditimbulkan hanya sedikit. Nanti sawah tersebut masih bisa dipanen. “Selain sawahnya masih bisa panen dan yang rubuh tersebut masih bisa dimanfaatkan,

mereka juga ada pemasukan dari retribusi pengunjung,” katanya. Sebelumnya, seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada mengklaim sebagai

pembuat pola misterius itu kepada situs studentmagz.com. Namun mahasiswa yang bekerja bersama lima orang temannya itu tidak mau membongkar identitas mereka. (vvn)

ditanggapi sinis oleh sebagian orang, seolaholah Presiden mengeluh bahwa gajinya kurang. Akibatnya, kata Martin, sebagaimana kita ketahui akibat ucapan SBY itu, muncul gerakan mengumpulkan koin 100 rupiah untuk disumbangkan pada Presiden. “Fungsikan juru bicara presiden yang begitu banyak. Jagan terkesan para jurubicara itu tidak maksimal berfungsi selama ini. Komunikasi politik Presiden ke depan perlu diperbaiki, “ tegas Martin Hutabarat. Namun, yang utama, menurutnya, adalah SBY harus menunjukkan keseriusannya membenahi penegakan hukum. “Itu harapan saya, yang saya sampaikan langsung kepada Kapolri. Mudahan-mudahan apa yang saya utarakan, kiranya Kapolri menyampaikan pada Presiden. Kegagalan penegak hukum di Indonesia juga disoroti anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar, Nudirman Munir. “Kita tahu kasus mafia pajak Gayus seperti sinetron, hanya berputar-putar dan tidak pernah selesai, termasuk episode kasus Bank Century,” ujar Nudirman Munir dalam acara diskusi dengan tajuk ‘Upaya Pemberantasan Mafia Pajak yang Melibatkan Pejabat Negara’ di ruang wartawan DPR RI. Bahkan, dia menyayangkan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum (PMH) yang ikut terlibat dalam kasus tersebut demi kepentingan politis tertentu. Akibat adanya mafia pajak, kata Nurdiman, negara dirugikan sangat besar dari sisi anggaran. Sebab pendapatan negara dari pajak menjadi berkurang.(aya)

Penanganan TKI Bermasalah Sudah Lebih Baik JAKARTA (Waspada): Pemerintah menilai bahwa penanganan TKI bermasalah saat ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan berakhirnya dualisme sistem penempatan TKI di luar negeri setelah terbitnya Peraturan Menteri No. 14/2010 yang menyatakan BNP2TKI sebagai pelaksana penempatan dan perlindungan TKI, penanganan teknis perlindungan juga menunjukkan kemajuan. “Saat ini BNP2TKI diberikan wewenang penuh untuk menangani penempatan dan perlindungan TKI. Perlindungan TKI sebenarnya sudah menunjukkan kemajuan. Pertama, baik Malaysia maupun Arab Saudi, dua negara yang cukup mendapat sorotan, pemerintahnya berkomitmen kuat untuk semakin melindungi TKI. Kedua, di dua negara tersebut sudah ada tim bersama yang secara teknis menangani masalah TKI,” kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar dalam keterangan pers di Jakarta, kemarin. Selanjutnya dikatakan, pemerintah secara langsung dan cepat menangani berbagai kasus TKI, khususnya yang menjadi sorotan publik. “Jadi kalau disampaikan bahwa pemerintah berbohong dan membiarkan kasus-kasus TKI saya minta seyogyanya mereka bisa melihat

secara utuh semua masalah TKI sepanjang tahun 2010,” ujarnya. Sepanjang tahun 2010, TKI bermasalah yang ditangani pemerintah berjumlah 60.339 orang. Mereka pada umumnya secara sadar melaporkan masalahnya setibanya di terminal kedatangan di masing-masing embarkasi. Menurut data Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, masalah yang menimpa para TKI itu antara lain adalah PHK sepihak 22.123 kasus, sakit akibat kerja 12.772 kasus, gaji tidak dibayar 2.874 kasus, penganiayaan 4.336 kasus dan pelecehan seksual 2.978 kasus. Selain itu kasus-kasus lainnya meliputi dokumen tidak lengkap 1.894, sakit bawaan 1.773, majikan bermasalah 4.358, pekerjaan tidak sesuai kontrak kerja 989, kecelakaan kerja 867, majikan meninggal 677, TKI hamil 471, komunikasi tidak lancar 534, tidak mampu bekerja 868, membawa anak-anak 161 dan lainlain 2.734. “Khusus bagi mereka yang mengalami masalah kesehatan dan yang membawa anak langsung dirujuk pada rumah sakit atau dokter untuk penanganan selanjutnya. Pemerintah juga menyiapkan psikiater bagi TKI yang mengalami gangguan psikis,” tambahnya.(j04)

Panja Perpajakan DPR RI Temukan 12 Titik Rawan JAKARTA (Waspada): Panitia Kerja Perpajakan Komisi XI DPR RI menemukan 12 titik rawan penyalahgunaan kewenangan yang terjadi di bidang perpajakan. Temuan tersebut diperoleh dari berbagai rapat, kunjungan kerja spesifik dan pengaduan masyarakat. Ke 12 temuan itu di antaranya adalah proses pemeriksaan, penagihan, account representative (AR) dan pengadilan pajak, keberatan pajak, banding pajak, pemeriksaan bukti permulaan dan penyidikan pajak, penuntutan, persidangan, wajib pajak, oknum pejabat pajak, oknum pengadilan pajak, main melalui rekayasa akuntansi, main melalui fasilitas pajak dan main melalui peraturan pajak. Demikian hasil temuan yang dikemukakan Ketua Panja Pajak Melchias Markus Mekeng (FPG) didampingi Sekretaris Rai Wirajaya, Maruarar Sirait (FPDIP), Edison Betaubun (FPG), Lily Wahid (FPKB) dan Maiyasyak Johan. Menurut Melchias masalah utama penyalahgunaan wewenang itu adalah tidak adanya (kurangnya) proses check and balance dan fungsi pengawasan. Hal itu terjadi karena kantor pajak masih melakukan fungsi operasional (pemeriksaan, buper, penyidikan, keberatan dan banding). Panja juga meminta pertanggungjawaban hukum mantan Dirjen Pajak Kemenkeu Mochamad Tjiptarjo, Ramram Brahmana dan Pontas Pane yang diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dalam melaksanakan

tugasnya dengan sengaja membiarkan dan melakukan perbuatan melawan hukum lainnya yang merugikan keuangan negara, perusahaan dan kepentingan umum. Ketiga pejabat itu dituding Panja telah melakukan perbuatan sewenang-wenang yang berpotensi dan merugikan negara. “Ketiganya juga tidak melakukan upaya hukum untuk menarik pajak masukan dari perusahaan-perusahaan penerbit faktur pajak fiktif,” ujar Melchias Markus Mekeng. Menurut Maiyasyak akibat penyalahgunaan wewenang dan pembiaran terhadap pelanggaran perundang-undangan yang dilakukan oleh Tjiptarjo, Ramram dan Pontas, negara berpotensi dirugikan atas imbalan bunga sebesar Rp66,41Miliar (2% x Rp138.356.958.670x24bulan) untuk kasus PT PHS dan Rp115,784 juta untuk kasus PT Alfa Kurnia. Panja juga meminta presiden dan Menkeu untuk memproses hukum (pidana khusus dan umum) terhadap aparat perpajakan yang diduga melakukan pelanggaran dari jajaran paling rendah sampai paling tinggi, baik aktif dan tidak aktif. Panja juga minta evaluasi terhadap Inpres No.5 tahun 2004 tentang percepatan pemberantasan korupsi dengan reformasi birokrasi. Panja pajak meminta dukungan media mengungkapkan 12 hasil temuan Panja Pajak ini. (j07)

Kemdiknas Investigasi Beredarnya Buku SBY Di Tegal JAKARTA ( Waspada): Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) sangat menyayangkan adanya laporan mengenai beredarnya buku Presiden SBY di sejumlah sekolah SMP di Tegal, Jawa Tengah belum lama ini. Ditengarai penerbitan dan penyebaran buku tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan. Untuk itu, Kemdiknas telah menurunkan tim guna mengecek penerbitan dan pembagian buku yang belum tentu tidak ada kaitannya dengan pendidikan di sekolah itu. “Kami telah menurunkan tim ke Tegal guna mengecek lebih lanjut beredarnya buku tersebut.Kalau secara materi tidak ada kekeliruan, namun mestinya diberitahukan dahulu apakah buku itu dibutuhkan atau tidak. Lalu kita akan cek apakah buku ini masuk dalam kategori teks pelajaran atau pengayaan,” papar Dodi Nandika,

usai melepas 36 kepala sekolah mengikuti konferensi ASEAN di Brunei Darussalam, Senin (24/1). Tim tersebut terdiri dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Seandainya buku Presiden SBY itu masuk dalam teks pelajaran, terlebih dulu mesti diseleksi BSNP dan atas persetujuan Mendiknas. Namun, bila buku pengayaan tanpa melalui BSNP itu merupakan pelanggaran. “Jadi, kami juga mengecek substansi, apakah buku ini layak atau tidak layak untuk sekolah tingkat SMP dan secara ke grafikaan,” ujarnya. Menyinggung dana alokasi khusus (DAK) yang dijadikan pembiayaan buku tersebut, Dodi menyatakan tidak terkait dengan Kemendiknas. Sebab DAK langsung ditangani dan kewenangan dari Kementerian Keuangan ke daerah. (dianw)

DPR Setujui Anggota Ombudsman

vivanews

Crop circle atau pola sirkuler di ladang pertanian, dikabarkan muncul pertama kali di Inggris pada tahun 1647. Crop circle hampir selalu dikaitkan dengan kisah UFO (unidentified flying object), meski faktanya, sebagian besar pola itu terbukti bikinan manusia atau disebabkan faktor alam. Hanya sekitar 20 persen yang hal-ihwalnya masih misterius, hingga kini.

JAKARTA (Waspada): Sembilan anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI) periode 2011-2016 yang telah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi II DPR akhirnya disetujui DPR dalam rapat paripurna dipimpinWakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso di Gedung DPR Jakarta, Selasa (25/1). Kesembilan anggota ORI yang disetujui adalah Azlaini Agus, Budi Santoso, Ibnu Tri Cahyo, Hendra Nurtjahjo, Pranowo Dahlan, Danang Girindrawardana, Petrus B Peduli, M Khoirul dan Kartini Istikomah. Sementara, sebagai Ketua ORI Danang Girindrawardana dan Wakil Ketua Azlaini Agus. Danang mengemukakan pengabdian yang akan dilaksanakan komisioner ombudsman

untuk empat tahun mendatang adalah bagaimana mewujudkan peran ORI (Ombudsman Republik Indonesia) sebagai salah satu pilar penting good governance di Indonesia. Sebelumnya Ketua Komisi II DPR RI H. Chairuman Harahap dalam laporannya meminta agar Laporan yang dihasilkan ORI tidak memihak, serta tidak hanya mengutamakan kewenangan yang bersifat memaksa. “Kita berharap, kedepan ORI dapat mewujudkan negara hukum yang demokratis,adil, dan sejahtera, serta mendorong penyelenggaraan negara dan pemerintah yang efektif dan efisien, jujur, terbuka, bersih, serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme,” tegas politisi Golkar ini. (aya)


WASPADA Rabu 26 Januari 2011

Luar Negeri

A9

Peru Akui Negara Palestina

China Bantah Peroleh Teknologi Pesawat Silumannya Dari AS

LIMA, Peru (AP): Peru telah bergabung dengan sejumlah negara di kawasan Amerika Selatan yang memberi pengakuan pada kemerdekaan dan kedaulatan negara Palestina. Namun, keputusan Senin (24/1) yang diumumkan Menlu Jose Antonio Garcia Belaunde tidak mengakui perbatasan Palestina setelah Perang Enam Hari di tahun 1967, ketika Israel mencaplok Tepi Barat dan Gaza. Brazil, Argentina, Ekuador dan Bolivia adalah negara-negara yang baru-baru ini juga mengakui negara Palestina dengan perbatasan itu. Keputusan Peru sama dengan Chili. Kedua pemerintah itu mengatakan masalah tersebut harus diselesaikan antara Israel dan Palestina. Garcia mengatakan, Peru juga mengakui hak Israel untuk diakui tanpa ancaman bagi rakyatnya. Pengumuman negara itu dikeluarkan menjelang KTT pemimpin Amerika Selatan dan Arab di Lima pertengahan Februari mendatang.(m23)

Vietnam Lakukan Pelanggaran HAM HANOI, Vietnam (AP): Pengamat Hak Asasi Manusia (HRW) mengimbau AS agar mengembalikan Vietnam ke dalam daftar pelanggar kebebasan beragama paling buruk di dunia, dengan menuduh negara itu secara terus-menerus mengganggu sejumlah kalangan orang untuk berdoa secara damai. Kelompok yang bermarkas di AS itu khusus menyebutVietnam dalam pernyataan Selasa (25/1), sehari setelah mengeluarkan laporan tahunan tentang HAM. HRW mengatakan pemerintah komunis it uterus melakukan penindasan terhadap kelompok agama yang tidak diakui oleh Hanoi. Beberapa pemimpin keagamaan, termasuk pembangkang pro demokrasi pendeta Katolik Thadeus Nguyen Van Ly, terus ditahan oleh polisi. Hanoi bersikeras mengatakan, hanya pelanggar hukum yang dipenjarakan. Kemlu Vietnam tidak segera menanggapi laporan HRW itu. Vietnam sebelumnya telah dikeluarkan dari daftar negaranegara yang menurut pemerintah AS menolak kebebasan beragama di tahun 2006. Negara-negara yang masuk daftar resmi Deplu AS itu termasuk Myanmar, China, Eritrea, Iran, Korea Utara, Arab Saudi, Sudan dan Uzbekistan.(m23)

Tunisia Tawarkan Kompensasi AS$350 Juta Kepada Korban TUNIS, Tunisia (Antara/Reuters): Pemerintah Tunisia menyetujui pemberian 500 juta dinar (kira-kira AS$354 juta) sebagai kompensasi kepada keluarga yang kerabatnya tewas pada kerusuhan, kata Menteri Pembangunan Kawasan, Nejib Chebbi. Chebbi, pemimpin oposisi yang bergabung dalam pemerintahan sementara setelah penggulingan mantan presiden Zine alAbidine Ben Ali bulan ini mengatakan kepada stasiun televisi Hannibal TV Senin (24/1) bahwa pemerintah akan membayar 150 dinar per bulan kepada para pengangguran. Pemerintah juga akan mengganti beberapa gubernur provinsi katanya, setelah para demonstran dari berbagai daerah miskin di Tunisia yang mengeluhkan banyaknya korupsi dan tekanan. Konsesi tersebut ditetapkan setelah pemerintah sementara Tunisia yang tidak disukai warga menghadapi protes selama 24 jam yang meminta pengunduran diri kabinet. Demonstran mengeluh terlalu banyak menteri, termasuk Perdana Menteri Mohamed Ghanouchi berasal dari partai mantan presiden Ben Ali, partai RCD.

Polisi: Bom Tewaskan 9 Orang Di Thailand Selatan YALA, Thailand (Antara/AFP): Ledakan bom di selatan Thailand Selasa (25/1) menewaskan sembilan warga desa dan melukai dua orang, kata polisi mengenai kekerasan terbaru yang terjadi di wilayah terkoyak oleh gerilyawan. Alat yang meledak di pinggir jalan pada sekitar 17.30 di desa dalam propinsi Yala, kata polisi kepada AFP, menambahkan para korban diperkirakan penganut Buddha yang pulang dari kerja. Pejuang Islam telah mengampanyekan kekerasan di wilayah paling selatan Thailand yang berbatasan dengan Malaysia sejak awal 2004, menyebabkan lebih dari 4.400 tewas, termasuk penganut agama Islam maupun Buddha. Tiga warga sipil Muslim, termasuk sepasang suami-istri, ditembak hingga mati oleh penembak tak dikenal di daerah yang sama pada 21 Januari, menurut polisi. Kejadian itu menyusul serangan terang-terangan oleh para pejuang ke markas militer Thailand di Narathiwat pekan lalu, menewaskan empat tentara dan melukai beberapa lainnya.

Diplomat AS Kecam China Tentang Lawatan Ke Taiwan TAIPEH, Taiwan (AP): Pejabat senior Amerika Serikat — yang bertanggungjawab bagi hubungan dengan Taiwan — mengatakan Selasa (25/1) bahwa China menekan seorang gubernur Amerika agar membatalkan kunjungannya ke pulau itu. Tindakan itu ‘tidak dapat diterima’ dan tidak konsisten dengan keinginan Beijing untuk memperbaiki hubungan dengan Taiwan. Desember lalu, Gubernur Missouri Jay Nixon membatalkan rencananya untuk melawat Taiwan setelah seorang diplomat China yang berpangkalan di Chicago memperingatkan bahwa perjalanan itu akan bisa membahayakan proyek dengan China untuk mengubah bandara St. Louis menjadi satu pusat kegiatan kargo China di Amerika Serikat. Selama dua tahun sebelumnya, delapan gubernur Amerika telahmengunjungipulauTaiwan,yangmeskitidakmemilikihubungan diplomatik formal denganWashington, namun masih merupakan mitra keamanan penting Amerika dan tujuan kunci ekspor AS. Berbicara kepada para wartawan di Taipeh, Ketua Institut Amerika di Taiwan Ray Burghardt menyebut tindakan China itu ‘benar-benar tak dapat diterima.’ Burghardt mengatakan aksi China nampaknya menjadi ganjil karena terjadinya penolakan itu pada saat membaiknya hubungan Selat Taiwan yang telah terjalin sejak Presiden Ma Ying-jeou. “Tindakan itu ... tidak konsisten dengan semua keinginan untuk memperbaiki hubungan antar selat dan cara itu menjadi ancaman bagi Taiwan,” kata Burghardt. “Saya kira itu merupakan satu masalah serius.” Taiwan dan China terpisah di tengah perang saudara tahun 1949. Beijing masih menyatakan pulau demokratis itu merupakan bagian wilayahnya dan berusaha untuk membatasi setiap kegiatan yang muncul yang mungkin dapat menggambarkan Taiwan satu negara berdaula. (m10)

Reuters

MEMBAWA GAMBAR RAJA. Para pendukung kaos kuning dari partai Aliansi Rakyat untuk Demokrasi membawa bendera dan gambar Raja Bhumibol Adulyadej dan Ratu Sikirit dalam satu rapat umum dekat gedung pemerintah di Bangkok, Thailand, Selasa (25/1).

Thailand Hadapi Protes Jalanan Baru Kaos Kuning BANGKOK, Thailand (AP): Pemerintah Thailand menghadapi protes baru Selasa (25/1) ketika kelompok sayap kanan nasionalis menduduki bandara Bangkok dua tahun lalu berkumpul lagi di ibukota untuk menekan PM sehubungan dengan pertikaian tanah dengan Kamboja. Rapat umum oleh Persekutuan Rakyat untuk Demokrasi (PAD) — yang juga dikenal sebagai kelompok Kaos Kuning — dan kelompok pinggiran terkait meningkatkan ketegangan di negara yang masih belum pulih dari kekerasan politik tahun lalu yang ternyata bagian dari modal ke dalam zona perang. Polisi Senin telah menangkap lima pria yang dituduh berkomplot untuk mengebom para pemrotes. Para demonstran mendirikan satu pentas di salah satu jalanraya besar dekat Markasbesar PBB di Asia dan Gedung Pemerintah, kantor PM yang diduduki Kaos Kuning selama tiga bulan tahun 2008. Hingga sore hari lebih dari 2.000 orang ber-

kemah, memasang tenda dan toilet didirikan di kawasan itu. Para pemrotes ingin pemerintah untuk membatalkan satu perjanjian dengan Kamboja mengenai penyelesaian pertikaian perbatasan; menarik diri dari Komite Warisan UNESCO, yang menyetujui permohonan Kamboja untuk menguasai satu kuil yang menurut para demonstran adalah milik Thailand. Tuntutan itu telah ditolak oleh PM Abhisit Vejjajiva, dan protes itu nampaknya terutama bertujuan menekan pemerintah menjelang dilakukannya pemilihan umum yang harus dilakukan menjelang akhir tahun ini. Sekitar 3.000 personil pasukan keamanan dikerahkan da-

lam unjuk rasa Selasa dekat Kantor Pemerintah, di mana kelompok“Baju Kuning” menuduh Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva gagal mempertahankan daerah yang lama disengketakan dari Kamboja. “Kami telah membuat saran-saran kami kepada pemerintah tetapi mereka tidak bertindak, jadi kami tidak ada pilihan lain,” kata seorang pemimpin pemrotes Baju Kuning, Chamlong Srimuang kepada wartawan di lokasi unjuk rasa itu. Memanas Masalah perbatasan itu memanas sejak tujuh warga Thailand ditahan di Kamboja Desember tahun lalu karena memasuki secara tidak sah dan melintasi zona terlarang, termasuk seorang aktivis Baju Kuning yang tetap ditahan di Kamboja, yang juga menghadapi tuduhan mata-mata. Kelompok Baju Kuning , yang nama resminya Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD),

menggunakan hubungannya yang dekat dengan Abhisit , yang berkuasa tahun 2008 setelah protes mereka membantu menjatuhkan pemerintah-pemerintah terdahulu , tetapi hubungan tersebut sejak itu kurang mesra. Unjuk-unjuk rasa tshun 2008 oleh gerakanan itu yang berpuncak dengan didudukinya bandara-bandara Bangkok, mentelantarkan lebih dari 300.000 pelancong dan menyebabkan kerugian ekonomi yang besar. PAD adalah pemain-pemain berpengaruh dalam politikpolitik Thailand, didukung para elit Bangkok dan seterunya Baju Merah yang melakukan protes terbarunya Ahad dihadiri sekitar 27.000 pendukung. Lebih dari 90 orang tewas setelah bentrokan-bentrokan antara para pendukung Baju Merah dan pasukan di Bangkok April dan Mei tahun lalu dalam protes-protes Baju Merah yang menuntut diselenggarakan pemilu sela. (m10)

Malaysia Dan Korsel Ingin Adili 12 Perompak Somalia KUALA LUMPUR, Malaysia (AP): Malaysia dan Korea Selatan mengumumkan rencananya Selasa (25/1) untuk mengadili 12 perompak Somalia yang tertangkap dalam apa yang dipuji para pejabat maritim sebagai satu langkah yang mungkin mencegah pembajakan kapal dari Afrika Timur. Para perompak Somalia itu ditangkap oleh pihak berwenang selalu tidak diseret ke depan pengadilan, namun mereka bahkan dibebaskan setelah dilucuti

senjatanya. Masyarakat internasional selalu bergantung pada negara-negara seperti Kenya dan Seychellespadamasalalumengadili para pembajak, yang mencatat rekor menyandera 1.016 orang untuk ditukar dengan uang tebusan. Satuan komando dari Malaysia dan Korea Selatan (Korsel) melakukan serangan terpisah Jumat lalu atas satu tanker bahan kimia Malaysia dan kapal kargo yang dioperasikan Korsel dibajak para perompak di Teluk

Para Keluarga Kerajaan Eropa Buat Rencana Hadiri Perkawinan William LONDON, Inggris (AP):Undangan masih belum dikirimkan, namun sebagian anggota keluarga kerajaan di Eropa nampaknya telah memberikan isyarat tepukan di bahu. Putra Mahkota Serbia dan mantan Raja Michael dari Rumania mengatakan mereka termasuk di antara ratusan tamu tamu istimewa yang diharapkan hadir pada pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton di London pada April 29. Undangan resmi ke acara secara luas telah diantisipasi, namun diperkirakan belum akan disampaikan dalam waktu dekat ini. Namun Michael, seorang sepupu dekat kakek William, Pangeran Philip, akan termasuk salah seorang yang akan hadir, demikian kata kantornya kepada The Associated Press Selasa (25/1). Pangeran Mahkota Alexander dari Serbia mengatakan websitenya bahwa dia juga telah diundang ke pesta kerajaan tersebut. Seorang jurubicara kerajaan menolak untuk berkomentar mengenai daftar tamu, yang masih disusun. (m10)

Aden dan Laut Arab. Pasukan komando itu menaklukkan para perompak sebanyak 12 perompak dan menyelamatkan 44 awak kapal. Delapan perompak tewas di tangan tim Korsel. Di Korsel, lima perompak Somalia ditangkap dalam serangan dramatis oleh pasukan komando Korsel dalam suatu pembajakan kapal pekan lalu kini harus menghadapi pengadilan di Korsel, kata kementerian pertahanan Seoul, Selasa. “Sikap dasar pemerintah kita adalah mereka harus dihukum di sini,”katajurubicaraKimMin-seok dalam konferensi pers. Komando ALKorselJumatmenyerbuSamho Jewelry, sebuah kapal barang berbobot 11.500 ton yang dibajak pada 15 Januari di Laut Arab, dan menyelamatkan semua 21 anggota awak kapal itu. Delapan perompak tewas dan lima ditangkap.Tak satu pun dari awak yang terluka terpisah dari nakhoda, yang menderita luka tembak di perutnya dari peluru seorang bajak laut. Menteri Pertahanan Kim Kwan-jin mengatakan Senin bahwa para perompak yang ditangkap harus diadili di Korsel. Tapi dia juga mengatakan kepada para anggota parlemen bahwa dia akan berkonsultasi

dengan departemen lain tentang kemungkinan menyikat mereka untuk awak kapal lain Korea Selatan, Geummi 305. Kapal pukat dengan awak dua warga Korsel, dua China dan 39 Kenya itu dibajak pada 9 Oktober di Samudera Hindia. Namun, jurubicara kementerian mengesampingkan kemungkinan operasi itu, dan mengatakan bahwa “itu tidak tepat untuk mengeksploitasi mereka yang melakukan kejahatan”. Para pejabat mengatakan keputusan akhir tentang bajak laut yang ditangkap akan dibuat Kamis pagi ketika kapal dibebaskan, dikawal oleh kapal Korsel, tiba di pelabuhan Oman di Muscat. Penyelamatan ini dipandang sebagai dorongan moral besar bagi militer Selatan, yang menghadapi kritik domestik yang kuat atas respon mereka yang dianggap lemah terhadap penembakan Korea Utara atas pulau perbatasan,Yeonpyeong, pada November lalu. Hal ini juga memicu seruanseruan baru untuk membebaskanparaawakdankapalGeummi 305. Perundingan-perundi-ngan mengenai yang tebusan masih terhenti karena pemilik kapal pukat itu bangkrut. (m10)

BEIJING, China (AP): Satu suratkabar resmi China Selasa (25/1) membantah laporan bahwa negara itu menggunakan teknologi dari pesawat AS yang jatuh dalam program pesawat tempur silumannya. China untuk pertama kalinya melakukan ujicoba terbang bagi pesawat tempur siluman J-20 yang suatu saat nanti bisa menandingi kecanggihan pesawat tempur Amerika. Ujicoba terbang itu dilakukan di saat Menteri Pertahanan AS berkunjung ke China dan mencengangkan banyak analis pertahanan, menandakan China menguasai teknologi maju jauh lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. China mengatakan, pesawat itu seluruhnya dibuat berdasarkan rancangan asli dan suratkabar Global Times Selasa mengutip keterangan pejabat Kementrian Pertahanan yang membantah laporan AP yang mengatakan pejabat militer Balkan dan pakar lainnya mengatakan, China sepertinya berpandu pada teknologi pesawat siluman F-117 Nighthawk buatan Amerika yang ditembak jauh di Serbia tahun 1999. “Ini bukan pertamakalinya media asing menjelek-jelekkan teknologi militer China. Tidak ada gunanya menanggapi spekulasi seperti itu,” kata pejabat tersebut seperti dikutip Global Times, yang disiarkan oleh People’s Daily milik Partai Komunis. Kementrian Pertahanan hanya memberikan sedikit komentar tentang ujicoba terbang pesawat siluman itu dengan hanya mengatakan, China terus meningkatkan persenjataan untuk tujuan pertahanan semata. Laporan itu muncul sehari setelah hakim federal AS Senin menjatuhkan hukuman 32 tahun penjara terhadap ahli mesin pesawat siluman B-2 karena menjual rahasia militer ke China. Noshir Gowadia, 66, yang lahir di India, dinyatakan bersalah dengan 14 tuduhan Agustus lalu, termasuk di antaranya membocorkan informasi pertahanan nasional untuk membantu negara asing dan melanggar peraturan pengawasan ekspor senjata. JaksapenuntutmengatakanGowadiamembantuChinamerancang rudaljelajahsilumanuntukmendapatkanbayaran15.000dolarhipotek sebulan untuk rumah mewahnya di kawasan Hawaii. Para jaksa itu mengatakan, dia mengantongi sedikitnya 110.000 dolar dari menjual rahasia militer. Sementara pengacaranya mengatakan Gowadia hanya mengungkap informasi biasa ke China.(m23)

Para Demonstran Mesir Marah, Kutuk Mubarak KAIRO, Mesir (AP): Ratusan demonstran anti-pemerintah berbaris di Kairo, ibukota Mesir, sambil meneriakkan ejekan-ejekan terhadap Presiden Hosni Mubarak dan menyerukan agar diakhirinya kemiskinan. Para demonstran menyanyikan lagu kebangsaan, mem-bawa spanduk yang mencela Mubarak dan mengatakan pe-milihan Mesir penuh dengan kecurangan. Para pemrotes jumlahnya jauh kecil dibanding kehadiran polisi anti-huruhara, ketika pasukan keamanan dikerahkan dalam satu operasi besar-besaran di seluruh Kairo menjelang rapat umum yang pertama kalinya terinspirasi demonstrasi rusuh ala unjukrasa Tunisia. Tidak terjadi kerusuhan yang dilaporkan. Di tangga Sindikat Pengacara (Lawyers’ Syndicate), puluhan orang melambai-lambaikan bendera nasional dan menyerukan agar diakhirinya kekuasaan Mubarak. Polisi mengatakan 15 anggota oposisi Persaudaraan Muslim, yang telah mendukung rapat umum Selasa ditangkap di kawasan Kairo lainnya. Larang demo ala Tunisia Presiden Mesir Hosni Mubarak memperingatkan para aktivis setempat untuk tidak meniru aksi protes gaya Tunisia yang menumbangkan pemerintah pimpinan Presiden Zine Al Abdidin Ben Ali. “Keamanan negara adalah prioritas utama karena dengan itu nasib sebuah negara dan rakyat dipertaruhkan,” kata Presi-den Mubarak seperti dikutip kantor berita Mesir, MENA, Se-lasa. Disebutkan, Presiden Mubarak juga telah menginstruksikan Menteri DalamNegeriHabibAlAdlyyangmembawahikepolisiandanLembaga Keamaman Nasional (Amnud Daulah) untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pengunjuk rasa yang anarkis. Sejumlah aktivis dan kala-ngan oposisi berencana mela-kukan unjukrasa pada Selasa (25/1) dengan meniru gaya unjuk rasa di Tunisia yang juluki sebagai Yawmul ghadhab (hari kemarahan). Mendagri Al Adly juga mengatakan pihaknya te-lah mengeluarkan perintah penangkapan terhadap para pe-ngunjukrasa yang melanggar hukum. “Aparat keamanan akan bertindak tegas dan menangkap siapa saja yangtidakmematuhihukum,”ujarMendagriAlAdly,Senin.Parapengamat menilai,dataranpolitikMesirsaatinidalamsuasanapanassejakpemilihan parlemen pada November 2010 lalu yang disapu bersih oleh partai berkuasa, Partai Demokratik Nasional (National Democratic Party/ NDP) pimpinan Presiden Mubarak. Partai oposisi dalam pemilihan anggota parlemen tersebut hanya kebagian 15 persen dari 508 kursi yang diperebutkan. Pemilu tersebut akan menentukan pemilihan presiden pada November 2011. (m10)

Ledakan Bom Di Manila, Dua Orang Tewas MANILA, Filipina (Antara/AFP): Setidaknya dua orang tewas dan 15 lainnya cedera ketika satu bom meledak di bus yang pehuh sesak penumpang di distrik bisnis ibukota Filipina, Selasa (25/ 1), kata pihak berwenang. Serangan itu terjadi dua bulan setelah Amerika Serikat dan beberapa negara Barat memperingatkan bahwa serangan teroris akan segera terjadi di Manila, dan menyusul pembajakan sebuah bus tahun lalu yang menewaskan delapan wisatawan Hongkong. “Bahan peledak itu kemungkinan besar disembunyikan di bawah kursi penumpang,” kata kepala kepolisian Manila Metropolitan Nicanor Bartolome kepada stasiun televisi ANC. Untuk sementara, kami dapat mengkonfirmasikan dua orang tewas dan 15 lainnya cedera dan telah dibawa ke rumah-rumah sakit. Ledakan itu terjadi, Selasa petang ketika bus itu sedang melaju di salah satu jalan teramai Manila, di ujung distrik bisnis Makati. Wakil Presiden Jejomar Binay, mantan wali kota Makati segera mengunjungi lokasi itu dan mengatakan tampaknya bom memiliki kekuatan besar. “Ada lobang besar dan reruntuhan kendaraan itu menunjukkan itu adalah sebuah bom,” kata Binay dan menambahkan kaki dari seorang wanita yang cedera telah putus. Para penyelidik polisi berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan, dan darah mengering di jalan aspal. Sopir, yang selamat dari serangan itu, mengatakan sedikitnya dua pria yang bertindak aneh bergegas keluar dari bus itu beberapa saat sebelum bom itu meledak.


Sport

A10

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

AP

Van Bommel Resmi Milan

MUNICH (Waspada): AC Milan kembali melakukan pembelian pemain. Figur terbaru yang mereka daratkan ke San Siro adalah gelandang kawakan Belanda berusia 33 tahun, Mark van Bommel. “Kapten Mark van Bommel akan bergabung secepatnya dengan AC Milan. Dengan alasan-alasan olahraga, pemain internasional Belanda itu meminta kontraknya (di Bayern) dibatalkan supaya bisa ditransfer,” demikian pernyataan Bayern Munich, Selasa (25/1). Van Bommel bermain untuk FC Hollywood sejak musim panas 2006, setelah satu musim tidak bersinar di Barcelona. Di musim keduanya, ia bahkan ditunjuk sebagai kapten tim dan perannya sebagai gelandang bertahan tidak tergantikan. Ia mulai mendapati persaingan interen yang cukup tinggi di musim ini, terlebih sejak Bastian Schweinsteiger semakin piawai bermain sebagai gelandang bertahan. Bayern juga masih punya Luiz Gustavo, Andreas Ottl dan Anatoliy Tymoshchuk. Sebelum Van Bommel, Milan baru saja mendatangkan pemain Belanda yang lain, Urby Emanuelson, yang direkrut dari Ajax Amsterdam.

AP

Mantan pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, memberi sambutan pasca dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Dunia versi AIC di Milan, Selasa (25/1).

Mourinho Memang Spesial MILAN, Italia (Waspada): Sukses meraih gelar Pelatih Terbaik Dunia versi Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) 2010, pelatih Jose Mourinho kembali ketiban penghargaan di Italia yang disebut Oscar de Calcio. Penghargaan ini merupakan acara tahunan di Italia untuk memilih insan sepakbola terbaik di Serie A. Anugerah ini diberikan sesuai hasil pilihan Asosiasi

Pemain Italia (AIC) di Milan, Selasa (25/1). Mourinho mendapat penghargaan pelatih terbaik karena capaian impresifnya ber-

sama Inter Milan musim lalu. Sayangnya, The Special One tidak hadir dalam acara malam penganugerahan tersebut. “Saya minta maaf karena tidak bisa hadir dalam malam penganugerahan karena ada laga semifinal Copa Del Rey melawan Sevilla,” ujar pria asal Portugal yang kini menangani Real Madrid itu. Tapi menurutnya, penghargaan Oscar ini menjadi hal yang

luar biasa. Karena ia mendapat rasa hormat dan respek luar biasa. “Itu termasuk dari lawan saya. Karena Serie A berat dan saya sudah tidak di sana lagi,” ungkapnya. Sementara itu, striker Inter Diego Milito terpilih sebagai Pemain Terbaik musim 2009/ 10 Serie A. Kontribusi maksimal diberikan Milito untuk Inter musim lalu di mana striker Argentina ini mencetak 22 gol dan

membawa timnya memenangi gelar treble. “Sebuah penghargaan yang luar biasa. Bagi saya, musim 2010 akan selalu menjadi tahun yang takkan terlupakan,” ungkap Milito usai menerima trofi dari striker Udinese Antonio Di Natale. Selain Milito dan Mourinho, penghargaan lain juga diberikan kepada punggawa Inter lainnya, yakni Julio Cesar sebagai Kiper

Terbaik dan Douglas Maicon untuk Pencetak Gol Terbaik. Walter Samuel dan Giorgio Chiellini berbagi gelar untuk Pemain Belakang Terbaik. Penghargaan lainnya direbut Di Natale sebagai Pemain Italia Terbaik. Gelandang muda asal Argentina yang kini membela Palermo, Javier Pastore, meraih predikat sebagai Pemain Muda Terbaik. (m33/ap)

Blues Belum Menyerah

AP

Nistelrooy Siap Digaji Murah HAMBURG, Jerman (Waspada): Ruud van Nistelrooy sangat berambisi mengakhiri karirnya bersama bekas klubnya Real Madrid. Striker Hamburg SV ini bahkan siap digaji murah demi mewujudkan ambisinya itu. Seperti dilansir AS, Selasa (25/1), striker asal Belanda berusia 34 tahun ini mengaku siap hanya menerima separuh dari gaji yang diterimanya di Hamburg saat ini. “Saya ingin mengakhiri karir saya di Bernabeu, saya tidak peduli soal uang,” ujar mantan striker Manchester United ini. Namun harapan Rudtje kembali ke Madrid harus tertahan klubnya. Pasalnya, Hamburg telah menolak tawaran sebesar 2 juta pounds atau Rp24 miliar plus sebuah laga persahabatan musim depan yang ditawarkan Madrid. Bahkan klub Bundesliga itu mengancam akan menempuh jalur hukum jika Ruudtje nekat memutus kontraknya untuk kembali ke Madrid. Hal itu diungkapkan langsung CEO Hamburg Bernd Hoffmann. “Jika pemain mencoba memutus kontraknya dengan kami, kami akan membawa Ruudtje ke pengadilan internasional,” tegas Hoffmann. (m33/ap/ini)

Problem Catur Putih melangkah, mematikan lawannya empat langkah.

Jawaban di halaman A2.

LONDON (Waspada): Chelsea meraih kemenangan ketiganya secara beruntun dalam lanjutan Liga Premier. Tanpa ampun, The Blues menggilas tuan rumah Bolton Wanderers 4-0 di Reebok Stadium, Selasa (25/1). Chelsea memang berharap mampu meraih kemenangan saat bertandang ke Stadion Reebok agar tak terpental dari persaingan memperebutkan gelar juara Liga Premier. Berbeda dari sebelumnya, kali ini pelatih Carlo Ancelotti menggunakan skema 4-4-2 dengan menempatkan duet Didier Drogba dan Nikolas Anelka di lini depan. Lewat permainan cepat sembari mengandalkan tusukan dari sisi sayap, Chelsea mulai menebar ancaman ke gawang Bolton. Baru tujuh menit pertandingan, Jose Bosingwa langsung mengancam gawang Bolton yang dikawal Jussi Jaaske-

lainen. The Blues akhirnya memecah kebuntuan di menit 11. Berawal dari penetrasi Drogba dari sisi kanan pertahanan Bolton, bomber Pantai Gading itu melepaskan tendangan keras jarak jauh yang tak mampu dibendung Jaaskelainen. Ketidakhadiran jenderal lapangan Frank Lampard sedikit berdampak besar bagi lini tengah tim tamu. Pasukan Stamford Bridge terlihat kurang daya kreasi dan tak ada umpan-umpan terobosan terukur yang selama ini menjadi andalan. Di menit 41, Blues memperlebar keunggulan melalui gol Florent Malouda. Tendangannya dari sudut sempit meluncur mulus menembus kaki Jaaskelainen. Pada paruh kedua, Chelsea tetap tampil menekan dan lebih hidup. Enam menit babak kedua berjalan, skuad Don Carlo membobol gawang Bolton un-

tuk ketiga kalinya. Kendati tendangan Drogba diblok barisan belakang Bolton, bola muntah langsung disambar Nicolas Anelka. Pertandingan babak kedua benar-benar menjadi milik pasukan Ancelotti. Pesta gold dan pernyataan Chelsea belum mengibarkan bendera putih musim ini dipertegas gelandang Brazil, Ramires, yang juga membubuhkan gol pertamanya di Liga Premier. Hasil ini membawa Blues bertengger di peringkat empat klasemen sementara dengan tabungan 41 angka. (m33/ini/ap) Kapten Bolton Kevin Davies (putih) sulit melewati kawalan Chelsea yang dikoordinir John Terry (kiri) dalam lanjutan Liga Premier di Reebok Stadium, Bolton, Selasa (25/1). -AP-

Pemain Aston Villa Ramaikan LPI

team talk

TTS TOPIK

BANDUNG (Antara): Klub peserta Liga Primer Indonesia (LPI), Bandung FC, akan mengikat kontrak mantan pemain Aston Villa dan Bradford City, Lee Andrew Hendrie (foto), Rabu (26/1) ini. “Hendrie akan tiba di Jakarta, Selasa (25/1) malam, dan besoknya langsung teken kontrak untuk semusim kompetisi,” kata CEO Bandung FC, M Kusnaeni, Selasa (25/1). Menurut Kusnaeni, pemain kelahiran Birmingham 18 Mei 1977 itu merupakan pemain tengah yang akan dioperasikan untuk menjadi second striker di kubu Bandung FC. Ia berharap pengalaman mantan pemain Timnas Inggris U-21 itu bisa mendongkrak Bandung FC. Melihat dari jejak penampilannya bersama klub lamanya, Kusnaeni optimistis Lee bisa mendongkrak motivasi pemain lainnya. Bahkan tidak menutup kemungkinan, Lee akan menjadi bintang di ajang LPI bersama tim Laskar Siliwangi itu. “Kami sudah berkomunikasi dengan pemain itu melalui email maupun

KESEHATAN

Mendatar

1. Aturan makan khusus untuk kesehatan. 3. Klinik _____ Medistra di Jl Gajahmada Medan, pusat pengobatan kanker, uremia dan diabetes. 6. Buah berbentuk bintang, berlekuk dengan penampang melintang, berkhasiat mencegah naiknya tensi darah. 8. Tanggapan indra terhadap rangsangan saraf, seperti manis, pahit, panas atau dingin terhadap indra pengecap. 9. Buah manis dihidangkan sebagai buah, jus atau rujak, kaya vitamin antioksidan. 10. Pil obat No. 5 Menurun. 11. Teh (Inggris), bermanfaat untuk terapi kesehatan. 13. Tanaman rempah berwarna kuning sebagai pelengkap bumbu masak; 1/2 gelas air rebusannya diminum 2x seminggu untuk mengobati diabetes melitus. 14. Tumbuhan bahan baku tempe, untuk menekan kadar glukosa darah. 15. Nangka Belanda; Graviola, diuji efektif membunuh sel jahat 12 tipe kanker. 18. Upaya penyembuhan terhadap penderita kanker. 20. Basil; Bakteri. 21. Obat butiran kecil padat. 22. Suplemen kesehatan yang sering

browsing di internet. Kita cocok, mudah-mudahan saja ia bisa maksimal di Bandung FC,” tambah Kusnaeni. Dua kekalahan Bandung FC pada laga awal lawan Persebaya 1927 dan Persibo Bojonegoro mejadi pemicu manajemen segera mendatangkan pemain yang pernah merumput di Liga Premier itu. “Melihat hasil pertandingan terakhir, kami bisa menguasai pertandingan namun bermasalah dalam penyelesaian akhir. Diharapkan Lee bisa menjadi link player yang mendukung dua tombak di depan,” harapnya lagi. Rencananya, Hendrie akan langsung bergabung dengan tim di Solo saat dijamu Solo FC, Sabtu (29/1) nanti. Kendati demikian, besar kemungkinan Hendrie belum diturunkan oleh pelatih Nandar Iskandar. “Berisiko menurunkan pemain yang baru bergabung karena masih kelelahan dan kondisinya perlu dipulihkan untuk mencapai kondisi optimal. Yang pasti, ia belum diturunkan lawan Solo FC,” kata Kusnaeni.

diiklankan di Waspada, mengobati gejala asam urat dan diabetes.

Menurun

1. Cempaka Tanjung, buah tumbuhan perdu untuk membunuh cacing pita, gelang dan kremi. 2. Singkatan tablet. 3. Buah yang disebut hadis dari surga, diriset mengandung polyphenols dan benzaldehyde anti kanker & tumor. 4. Buah citrus, bermanfaat membersihkan toksin untuk keindahan kulit. 5. Penyakit demam berfluktuasi, ditularkan oleh nyamuk. 6. Makhluk bersel tunggal sebagai benih penyakit. 7. Buah pace, dikenal turun temurun jadi obat berbagai penyakit, termasuk jusnya mencegah serangan jantung. 12. Kol; Salah satu sayuran anti kanker, menurut Ketua Cancer Information Support Center Semarang. 14. Pilih: Katekin, Katelia atau Konedin adalah antioksidan kuat yang terkandung dalam coklat. 16. Buah untuk santan; air dan dagingnya yang muda membuang racun dalam darah. 17. Otak (Inggris). 19. Bangkai satwa laut halal dimakan.

Sudoku Isi kotak kosong dengan angka 1 sampai 9. Tidak boleh ada pengulangan angka mendatar, menurun, maupun di dalam kotak 3x3 bergaris tebal. Tidak ada keterlibatan matematika, hanya membutuhkan pertimbangan dan logika. Tingkat kesulitan: sedang (***), bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari sepuluh menit. Jawabannya lihat di halaman A2 kolom 1.

5

9 7

2 6

5 1

4

2 7 1 6 9 7 8 7 3 4 2 5 1 8 4 1 6 5 1 9 2 7 3 2 4 8 7 m415


Sport A11 PSLS Terkejut Imbangi PSMS

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

Waspada/Abdul Mukthi Hasan

Para suporter PSSB Bireuen mengangkat Raja David yang menciptakan gol tunggal penentu kemenangan dalam lanjutan Divisi Utama 2010/2011 di Stadion Cot Gapu, Bireuen, Selasa (25/1).

Raja David ‘Pahlawan’ PSSB BIREUEN (Waspada): Raja David menjadi ‘pahlawan’ kemenangan tuan rumah PSSB Bireuen atas Pro Titan FC Medan dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2010/ 2011 di Stadion Cot Gapu, Bireuen, Selasa (25/1). Betapa tidak, gol semata wayang yang diciptakannya pada menit 48 menjadi penentu kemenangan sekaligus pelipur lara Juang Mania yang sebelumnya baru sekali menang di kandang saat melawan Persires Rengat. Jujur saja, gol tunggal pemain tengah PSSB pemilik nomor 33 itu sekaligus mewujudkan impian kemenangan kandang di laga kandang pemungkas putaran pertama. Maka terasa wajar bila Raja David dijuluki sebagai pahlawan tim Kota Juang itu hingga dielu-elukan para pecintanya. Walaupun pemain bertubuh pendek itu beberapa saat setelah menciptakan gol penentu kemenangan PSSB itu harus digotong keluar

karena cedera, gawang PSSB tetap tak mampu dibobol Pro Titan. Usai pertandingan, Pelatih PSSB M Yahya Chan dan Mulya Saputra terlihat menyambut kemenangan anak didiknya dengan suka cita bercampur haru sehingga sulit dimintai komentarnya saat ditanya wartawan. Yahya dan Mulya bahka meminta Wakil Manajer Helmi Abdullah memberi keterangan. “Kita syukuri kemenangan ini dan gol tunggal Raja David itu telah menjadi penawar rindu para pendukung dan pecinta PSSB. Dengan kata lain, PSSB mampu menutup pertandingan kandang putaran pertama ini dengan kemenangan,” kata Helmi singkat. Sementara itu, pelatih Pro Titan FC Medan Dick Bul Telaar melalui asistennyaYahyaYusworo mengaku kecewa. “Anak-anak sebenarnya sudah main baik dan maksimal, namun PSSB beruntung karena tampil semangat dan pantang menyerah,” terangnya. (amh)

Persiraja Cenderung Dukung Arifin BANDA ACEH (Waspada): Meski Kongres PSSI baru akan dilaksanakan 19 Maret mendatang, kalangan klub dan Pengprov PSSI Aceh sudah mulai memunculkan sejumlah figur yang dinilai layak memimpin induk organisasi sepakbola di tanah air ini. Persiraja, salah satu peserta Kongres PSSI yang memiliki hak suara, secara tegas menyatakan tidak akan mendukung Nurdin Halid (Ketua PSSI sekarang) untuk memimpin PSSI. Kecuali itu, bonden Banda Aceh ini juga berharap adanya reformasi di organisasi induk sepakbola nasional ini. Dikatakan, selama ini pengelolaan, pengembangan dan pembinaan sepakbola sudah tidak teratur hingga berimbas terhadap makin terpuruknya prestasi sepakbola nasional di tingkat ASEAN, Asia dan international. Selain itu, berbagai persoalan banyak muncul dari pelaksanaan kompetisi, mulai Liga Super, Divisi Utama, Divisi I, II dan III. Sebagai contoh, sering terjadinya kasus keributan antara pemain, wasit maupun suporter. Ketua Umum Persiraja, Ir Mawardy Nurdin,

menyatakan pihaknya menginginkan reformasi dalam kepengurusan PSSI agar pengelolaan, mutu, kualitas dan prestasi sepakbola Indonesia bisa berubah menjadi lebih baik di masa mendatang. Ketika disinggung Nurdin Halid, Nirwan Dermawan Bakrie dan Arifin Panigoro sebagai tiga nama yang sudah disebut sebagai kandidat Ketua Umum PSSI, Mawardy cenderung mendukung Arifin Panigoro karena tidak terlihat indikasi adanya kepentingan politik dalam mengurus persepakbolaan Indonesia. “Kita dukung Arifin Panigoro kalau dia maju. Namun kita lihat juga nanti karena sekarang baru disebut tiga nama. Mungkin nanti muncul calon lain, misalnya Andi Malarangeng (Menpora) atau lainnya,” ujarnya menambahkan figur Ketua PSSI yang dibutuhkan adalah sosok yang memiliki komitmen memajukan sepakbola Indonesia. Secara terpisah, Sekum PSSI Aceh HT Hermasyah mengatakan calon yang akan didukung Pengprov PSSI Aceh tergantung dari figur yang dicalonkan tersebut. Kata dia, Pengprov PSSI Aceh, tidak mengintervensi klub Aceh memilih kandidat tertentu. (b07)

Minta Polres Aceh Tamiang Usut Kasus Kerusuhan Musda Persati KUALASIMPANG ( Waspada): Ketua Panitia Pelaksana Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) PS Persati Kualasimpang, Burhanuddin,HS, dan pengurus PS Persati menyatakan tidak ada istilah mencabut laporan pengaduan ke Polres Aceh Tamiang terhadap HB dan SH yang diduga telah membuat kegaduhan dalam acara tersebut di SKB Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Desember silam. “Bahkan kasus kegaduhan yang dilakukan oleh peserta non undangan itu perlu terus diusut sampai tuntas ke meja hijau sesuai peraturan hukum yang berlaku,” tegas Burhanuddin kepada Waspada, Selasa (25/1). “Tidak benar saya akan mencabut perkara karena kasus ini harus diusut sampai tuntas sampai pengadilan. Sedikitpun saya tidak gentar,” tambah Burhanuddin menjawab Waspada sehubungan desas-desus dirinya bersedia mencabut laporan pengaduannya di Mapolres Aceh Tamiang.

Menurut Burhanuddin, orang akan menganggap remeh terhadap penegakan hukum di Aceh Tamiang kalau kasus kegaduhan tersebut tidak diusut sampai tuntas. Burhanuddin menerangkan Herman Bahari bukan peserta Musda Persati dan tidak berhak melancarkan interupsi kepada Panitia Pengarah Musda yang terdiri dari Amrizal AM, Samsul Bahri dan M Daud. “Lagipula, peserta Musda sudah setuju atas keputusan yang disampaikan. Kenapa pula dia (Herman Bahari) ‘kepanasan’ dan melakukan interupsi, kegaduhan dan menghina Panitia Pelaksana Musda,” tambahnya. Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Drs Armia Fahmi melalui Kasat Reskrim AKP Ibrahim SH ketika dikonfirmasi menyatakan pihaknya akan mengusut kasus Musorkab PS Persati sampai tuntas termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi yang hadir pada acara tersebut. (b24)

12 Tim Bertarung Di Peace Aceh II BANDA ACEH (Waspada): 12 tim voli tangguh dari Aceh dan Sumut akan berlaga dalam Turnamen Bola Voli “Peace Aceh II/2011” yang dijadwalkan berlangsung 1 Februari mendatang di GOR KONI Aceh, Banda Aceh. “Turnamen memperebutkan piala bergilir Gubernur Aceh dan hadiah total Rp84 juta ini akan dibuka langsung oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf,” kata Ketua Panpel Nasruddin (foto) kepada Waspada di Banda Aceh, Selasa (25/1). Ke-12 tim voli yang akan berlaga di turnamen ini adalah Lanud VC, Forsikubra VC, Al Hilal VC, Traffic Perhubungan, Pambers VC, Buraq Teureubang VC, Aceh United, DNVC, Bank Aceh, Crane PU, Polda Aceh dan PU Deli Serdang. Pria yang akrab disapa Nyak Din ini memperkirakan setiap pertandingan akan berlangsung

dengan sengit dan menarik. Pasalnya, masingmasing peserta akan diperkuat pemain-pemain tangguh dan sudah punya nama di ajang nasional, seperti Proliga dan SEA Games. “Contohnya, tim Forsikubra yang diperkuat tiga pemain Pelatnas SEA Games,” jelasnya. Pool A dihuni Lanud VC Aceh Besar, Forsilakubra VC Banda Aceh dan Al Hilal Aceh Besar. Pool B ditempati Traffic Perhubungan, Pambers Banda Aceh dan Buraq Teureubang Jeunib, Pool C diisi Aceh United, DNVC dan Bank Aceh serta Pool D tergabung Crane PU, Polda Aceh dan PU Deli Serdang. Sebagai pertandingan pembuka, tim Lanud VC yang diperkuat pemain-pemain dari Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta akan berhadapan dengan ForsilakubraVC disusul laga antara Traffic Perhubungan kontra Pambers Beurawe Banda Aceh. (b07)

LHOKSEUMAWE (Waspada): Kekalahan terhindar dari PSMS Medan berkat kepiawaian penjaga gawang Andi Setiawan yang menjadi penyelamat pada bentrok kontra PSLS Lhokseumawe di Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe, Selasa (25/1). Dalam laga lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2010/2011 itu, pertarungan PSMS kontra PSLS berakhir imbang tanpa gol. Padahal, sepanjang pertandingan Jose Sebastian cs kerap memperoleh peluang demi peluang. Sebaliknya, kurangnya koordinasi Vagner Luis dan kawan-kawan di lini pertahanan juga membuat PSLS beberapa kali nyaris mencetak gol. Kendati berakhir seri, Asisten Manajer PSMS Benny Tomasoa mengaku raihan satu poin menghadapi PSLS sudah maksimal. “Memang harapan kami PSMS membawa pulang angka di Aceh, tapi saya rasa

Waspada/Zainuddin Abdullah

Playmaker PSMS, Jose Sebastian (tengah), berusaha melewati hadangan pemain bertahan PSLS dalam laga kompetisi Divisi Utama di Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe, Selasa (25/1). hasil seri di dua pertandingan sudah cukup baik,” kata Benny. Menurutnya, masih ada waktu untuk mengejar keter-

PSGL Siap Gelar Divisi Utama BANDA ACEH (Waspada): Persatuan Sepakbola Gayo Lues (PSGL) menyatakan siap menggelar kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim depan. Masuknya ‘Macan Leuser’ ke kompetisi kasta kedua sepakbola tanah air membanggakan daerah tersebut. Ketua Pembina PSGL Drs Ibnu Hasyim MM menjawab Waspada di Banda Aceh, Selasa (25/1), menyatakan rasa bangga atas masuknya tim yang dimanejeri Jamaluddin Ilyas itu. Dia menyebutkan, Gayo Lues sudah memiliki lapangan sepakbola standar nasional. “Kalau soal lapangan tak masalah lagi, karena kita punya Stadion Seribu Bukit,” ujar Ibnu yang juga Bupati Gayo Lues tersebut. Dia menjelaskan, Stadion Seribu Bukit yang siap menggelar segala kompetisi sepakbola dan mampu menampung 10 ribu penonton. Stadion yang dibangun di atas lahan sekitar tiga hektar itu dengan biaya Rp25 miliar itu dibangun sejak 2008 dan diprediksi siap pada pertengahan tahun ini. Bahkan, pembangunan stadion masih butuh Rp15 miliar lagi. “Hingga sekarang, biaya yang sudah masuk untuk membangun stadion itu dari APBA dan APBK Gayo Lues sekitar Rp7,5 milyar,” terang Bupati. Bupati mengatakan, tim ‘Macan Leuser’ dapat ‘keberuntungan’ dari Kongres Tahunan PSSI yang digelar 21-23 Januari di Denpasar, Bali. “Keputusan promosi itu diputuskan dalam rapat tersebut,” katanya. PSGL bukan satu-satunya klub yang promosi dari hasil rapat tahunan tersebut. Hasil Kongres PSSI di Bali diputuskan tambahan klub lagi dari Divisi I berhak promosi ke Divisi Utama musim 2011/2012 dengan total ada 14 klub. (b05)

Safri Umri Tinggalkan Persiraja BANDA ACEH ( Waspada): Fullback Persiraja Banda Aceh, Safri Umri (foto), meninggalkan dari klubnya untuk mengikuti pemusatan latihan Tim Nasional (Timnas) U-23 Pra Olimpiade di Jakarta. Skuad Laskar Rencong sendiri kembali melakoni latihan rutin, sejak Senin (24/1). Safri Umri tercatat sebagai satu dari 26 pemain Timnas U-23 yang lolos seleksi pelatih Alfred Riedl beberapa waktu lalu. Selain eks pemain PSIS Semarang itu, sebenarnya Persiraja ‘mengirim’ striker Fahrizal Dillah namun gagal bersaing. Arsitek Persiraja Herry KisAntara wanto ketika dihubungi Waspada, Selasa (25/1) menyebutkan, dirinya serta pemain sudah memberikan ucapan selamat kepada Safri Umri. “Kita sudah melepaskan Umri untuk memperkuat timnas, ini prestasi bagi dia dan kebanggaan Persiraja,” ujarnya. Herkis menambahkan timnya kembali fokus pada lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia yang dihelat pada 1 Maret nanti. Kali ini, Abdul Musawir cs akan terlibat tarung derbi Aceh jilid kedua dengan PSSB Bireuen. Seusai laga derbi jilid pertama yang berlangsung panas dengan PSAP Sigli, Jumat (21/1) lalu, Andrea cs absen latihan selama tiga hari. Dalam laga itu, kedua tim bermain imbang 1-1. “Selasa ini kita kembali fokus latihan fisik dan taktik,” tambah Mahdi Rusli, penanggungjawab tim Persiraja. Safri Umri yang dihubungi melalu telepon selularnya mengatakan tetap berdoa atas kesuksesan rekan-rekannya. “Doa saya selalu untuk teman-teman, semoga setiap pertandingan berhasil dengan baik,” ujar dia. Bagi Safri, menjadi pemain timnas adalah kebanggaan tersendiri bagi pria kelahiran Kutacane 12 Februari 1990 itu. Di timnas, Safri punya sejarah manis apalagi sejak junior acap masuk skuad Merah Putih. Rekam jejaknya dimulai dari timnas U-17 yang diasuh duet pelatih Iwan Setiawan dan Aji Santoso pada 2006, timnas U-19 (2008) yang dilatih Bambang Nurdiansyah, skuad U-21 (2009) dan skuad timnas U-23 untuk Pra Olimpiade 2012 asuhan Alfred Riedl. Safri merintis karir di SSB Aneuk Rincong sebelum lanjut ke Diklat Ragunan (2005-2008), U-18 Persita Tangerang, Persijap Jepara, PSIS Semarang, Pelita Jaya, Persija Jakarta dan Persiraja. (b05)

tinggalan dan menembus papan atas klasemen sementara di dua pertandingan terakhir. Senada dengan Benny, arsitek PSMS Suharto menyebutkan hasil seri skuad asuhannya merupakan hasil maksimal. “Cukup maksimal, tim kami sudah main baik. Itulah sepakbola, lagipula saya melihat tuan rumah main bersemangat menghadapi kami,” katanya. Pernyataan Suharto mendapat pembenaran dari pelatih PSLS Imran Juned. Dia tidak menyangka kondisi tidak menentu yang melanda tim berjuluk Laskar Pase tetap membuat anak asuhannya ampil maksimal. “Saya bersyukur dengan hasil ini. PSMS bagus terutama permainan dari kaki ke kakinya. Mungkin karena kami tuan rumah bisa menahan imbang. Kalau pertandingan di Medan, mungkin lain ceritanya,” sebut

Imran usai pertandingan. Strategi Suharto yang menduetkan Gaston Castano dan Rinaldo hampir membuka keunggulan pada menit pertama. Memanfaatkan tendangan bebas Jose Sebastian, shooting lemah Rinaldo masih bisa ditangkap kiper M Ali. Di menit 20, buruknya koordinasi Putra Habibi dan Ari Yuganda nyaris memberi angka untuk PSLS. Tendangan Taufik Hamid yang berhasil mencuri bola blunder hanya melenceng di atas gawang Andi Setiawan. Perlakuan kasar terhadap PSMS beberapa kali terjadi. Beberapa kali, tuan rumah juga melakukan kesalahan seperti keliru mengoper bola. Sayang, kondisi tersebut tidak bisa dimanfaatkan dengan baik lantaran Jose Sebastian yang dipercaya sebagai playmaker kerap meleset melakukan passing.

Pertandingan sempat dihentikan sejenak di menit 65 ketika terjadi ketegangan antara Rahmad dan striker PSLS Nurcholis Majid. Nurcholis, tidak senang ditekel bek PSMS itu, spontan mendatangi dan mendorong Rahmad. Suharto berupaya memperbaiki serangan dengan memasukkan Mahadi Rais menggantikan Rinaldo, tapi permainan pemain muda itu tidak membuahkan hasil. PSLS bahkan hampir mencetak gol di menit 71 ketika Anton Irawan tinggal berhadapan dengan Andi Setiawan. Beruntung penampilan apiknya dalam pertandingan yang ditonton sekitar 2000 penonton itu berhasil menepis tendangan mendatar Anton. Alhasil, PSMS dan PSLS samasama harus puas mengantongi tambahan satu poin dari laga tersebut. (b15/m33)


A12

Sport

WASPADA

Rabu 26 Januari 2011

FedEx Mulai Mencium Gelar MELBOURNE, Australia (Waspada): Juara bertahan Roger Federer melaju ke semifinal Australia Terbuka 2011 setelah menyingkirkan rekan senegaranya yang pasangan di nomor ganda, Stanislas Wawrinka, Selasa (25/1). Ini merupakan semifinal Australia Terbuka yang kedelapan sepanjang karier Federer. Menghadapi Wawrinka, Federer tampil tanpa cela untuk mencatat kemenangan straight set 6-1, 6-3, 63 dalam tempo 1 jam 47 menit di Rod Laver Arena. “Saya ingin tampil baik. Saya sudah sering menghadapi Stan (Wawrinka) di latihan ataupun pertandingan,” kata Federer yang meraih

medali emas ganda putra Olimpiade Beijing 2008. Di Melbourne Park, Federer tengah mengincar rekor menjadi pemain kedua yang menjuarai Australia Terbuka sebanyak lima kali setelah Roy Emerson meraih enam gelar. FedEx juga berusaha menggagalkan ambisi Rafael Nadal meraih empat gelar juara turnamen grand slam secara beruntun. Lawan Federer berikut-

nya adalah petenis Serbia Novak Djokovic. The Serbian Sensation ini memastikan tiket semifinal dengan menyingkirkan petenis Republik Ceko, Tomas Berdych, juga dalam tiga set langsung 6-1, 7-6, 6-1. Djokovic langsung tampil panas sejak set pertama. Hasilnya, kampiun Australia Terbuka 2008 ini merebut set pertama. Berdych mencoba memberikan perlawanan pada set kedua hingga memimpin 6-5. Tapi, Djokovic mampu bertahan dan mengalahkan Berdych dalam tiebreak. Dominasi Djokovic semakin tidak tertahankan di set ketiga. Setelah bermain selama dua jam dan 32 menit, petenis Serbia itu berhasil

merebut tiket ke babak empat besar hanya dengan kehilangan satu game di set ketiga tersebut. Dengan kemenangan itu, pertarungan Djokovic melawan Federer pun tak terhindarkan. Meskipun tetap punya potensi memberikan kejutan, Federer memiliki peluang cukup besar untuk mengalahkan rivalnya itu karena catatan statistik menguntungkan baginya. Dari total 18 pertemuan, Federer mengalahkan Djokovic sebanyak 13 kali. Dalam tiga pertemuan terakhir, kemenangan selalu menjadi milik petenis Swiss berusia 29 tahun tersebut yang kini sedang mengincar titel ke-17 di pentas grand slam. (m33/ap)

Spurs Menang Susah Payah

AP

Petenis Swiss Stanislas Wawrinka (depan) gagal mengembalikan bola kepada Roger Federer dalam pertandingan babak perempatfinal Australia Terbuka 2011 di Rod Laver Arena, Melbourne, Selasa (25/1).

Li Na Ulangi Prestasi Semifinal MELBOURNE, Australia (Waspada): Petenis China, Li Na (foto), mencapai semifinal keduanya berturut-turut di ajang Australia Terbuka 2011, Selasa (25/1), ketika mengatasi petenis Jerman Andrea Petkovic 6-2, 6-4. Li mengalahkan petenis Jerman tersebut dalam tempo 80 menit saat bertarung di Rod Laver Arena untuk mempertahankan harapan China dan Asia meraih gelar grand slam pertama di nomor tunggal. Sebelum Australia Terbuka, peringkat 11 dunia tersebut memenangi Sydney International. Di awal permainan, Petkovic tidak menunjukkan tanda-tanda gugup ketika mematahkan servis Li untuk memimpin 2-0. Namun, petenis terbaik China itu menemukan bentuk permainan dan segera mulai mendominasi reli dengan mengandalkan groundstroke keras dan datar. Tertinggal, Li menekan servis Petkovic sekaligus memenangi enam game beruntun untuk merebut set pertama dalam 36 menit. Petenis Jerman itu bangkit lagi di awal set kedua, namun servisnya mampu dibalas Li. Pertandingan berlangsung dengan mempertahankan servis masing-masing hingga kedudukan 5-4 saat Petkovic melakukan empat kesalahan sendiri pada pukulan forehand sehingga memberi kemenangan bagi Li. Tak hanya itu, Li pun telah memecahkan sejumlah rekor dalam tenis China. Selain menjadi petenis pertama yang menembus 10 besar dunia, Li juga menjadi yang pertama mencapai perempatfinal grand slam. Selanjutnya, Li akan melawan unggulan teratas Caroline Wozniacki. Petenis Denmark itu memanfaatkan kelemahan daya tahan Francesca Schiavone (Italia) yang harus bertarung 4 jam 44 menit di laga sebelumnya. Wozniacki sendiri membuat sejarah di ajang Australia Terbuka 2011 ketika menggapai semifinal pertama kali dengan menyingkirkan Schiavone 3-6, 6-3, 63. Petenis berusia 20 tahun itu menutup set ketiga dengan kemenangan tak lama setelah wasit menyatakan pukulan Schiavone keluar dari lapangan. Pasca pertandingan, Wozniacki melakukan aksi balas dendam atas “kejahatan” kangguru yang telah melukai kakinya. Di hadapan wartawan dalam temu pers, Wozniacki membawa sarung tinju dan berencana menonjok boneka kangguru berwarna kuning. Namun ternyata, Wozniacki batal membalas dan sebaliknya dihadiahi boneka binatang khas Australia itu. (m33/ap)

OAKLAND, AS (Waspada): Tim Duncan (foto) sempat mengalami cedera saat San Antonio Spurs mengalahkan Golden State Warriors 113-102 dalam lanjutan kompetisi NBA, Selasa (25/ 1). Beruntung cedera Duncan tidak parah. Tampil di Oracle Arena, Manu Ginobili menjadi bintang pertandingan. Guard kidal asal Argentina mencatat 20 angka dan tujuh assist buat Spurs yang juga mendapat sumbangan 18 poin 11 assist dari Tony Parker. Di kubu lawan, David Lee menjadi penyumbang angka terbanyak buat Warriors. Mantan bintang New York Knicks ini berhasil mendulang 31 poin 12 rebound, sedangkan Monta Elis mengemas 25 poin. Duncan sempat terjatuh di pertengahan kuarter kedua. Ini membuat para punggawa Spurs terlihat cemas

dengan kondisi Duncan. Bahkan petugas medis sempat membantunya untuk ke ruang ganti pemain guna mengecek cederanya. Beruntung cedera yang dialami Duncan tidak terlalu parah. Pemain yang 12 kali memperkuat All Star ini berhasil melanjutkan pertandingan dan ikut membawa Spurs mendulang rekor 38 kemenangan plus tujuh kekalahan. Hasil ini juga memastikan Gregg Popovich menjadi pelatih skuad All-StarWilayah Barat yang berlangsung di Los Angeles, 20 Februari mendatang. Di Chicago, Milwaukee Bucks terlalu fokus mengawal bintang Bulls Derrick Rose sehingga lupa kehadiran Kurt Thomas. Pasalnya, center veteran ini menjadi kunci keunggulan Bulls 92-83 atas Bucks usai menoreh 22 angka. Pencapaian center 38 tahun itu lebih baik dari Rose yang mengukir 21 poin 10 assist. (m33/ap)

Hasil lain: Detroit Pistons vs Orlando Magic New Jersey Nets vs Cleveland Cavaliers Memphis Grizzlies vs Toronto Raptors Philadelphia 76ers vs Phoenix Suns New York Knicks vs Washington Wizards New Orleans Hornets vs Oklahoma City Houston Rockets vs Minnesota T’wolves Sacramento Kings vs Portland T’blazers

AP

103-96 103-101 100-98 105-95 115-106 91-89 129-125 96-81

AP


Sumatera Utara

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

Kota Medan B. Aceh Binjai Bireuen B. Pidie G. Sitoli K. Jahe Kisaran Kutacane Langsa

Zhuhur 12:37 12:50 12:38 12:45 12:45 12:41 12:38 12:34 12:40 12:40

‘Ashar 16:01 16:13 16:01 16:08 16:07 16:05 16:01 15:57 16:04 16:03

Magrib 18:36 18:46 18:37 18:41 18:42 18:44 18:37 18:33 18:39 18:37

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

19:49 19:59 19:49 19:54 19:54 19:56 19:50 19:46 19:52 19:50

05:09 05:24 05:08 05:18 05:16 05:08 05:07 05:03 05:10 05:11

05:18 05:34 05:18 05:28 05:26 05:18 05:17 05:13 05:20 05:21

L.Seumawe 12:43 L. Pakam 12:36 Sei Rampah12:36 Meulaboh 12:47 P.Sidimpuan12:35 P. Siantar 12:36 Balige 12:36 R. Prapat 12:32 Sabang 12:50 Pandan 12:37

06:37 06:53 06:37 06:47 06:46 06:37 06:37 06:32 06:40 06:41

Zhuhur ‘Ashar 16:06 16:00 15:59 16:10 15:59 15:59 15:59 15:56 15:13 16:01

B1

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

Zhuhur ‘Ashar

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

18:40 18:35 18:34 18:45 18:37 18:35 18:36 18:33 18:46 18:38

19:52 19:48 19:47 19:58 19:50 19:48 19:49 19:46 19:58 19:51

05:16 05:07 05:06 05:18 05:02 05:05 05:04 05:00 05:24 05:04

05:26 05:17 05:16 05:26 05:12 05:15 05:14 05:10 05:34 05:14

Sibolga Sidikalang Sigli Singkil Stabat Takengon T.Balai Tapaktuan Tarutung T.Tinggi

12:37 12:38 12:48 12:41 12:38 12:44 12:33 12:43 12:36 12:35

18:38 18:38 18:44 18:42 18:36 18:42 18:33 18:42 18:37 18:34

19:51 19:51 19:57 19:54 19:49 19:55 19:45 19:55 19:50 19:47

05:04 05:07 05:21 05:09 05:08 05:16 05:02 05:13 05:04 05:05

05:14 05:17 05:31 05:19 05:18 05:26 05:12 05:23 05:14 05:15

Panyabungan 12:34 Teluk Dalam12:41 Salak 12:38 Limapuluh 12:34 Parapat 12:36 GunungTua 12:33 Sibuhuan 12:33 Lhoksukon 12:43 D.Sanggul 12:37 Kotapinang 12:31 AekKanopan 12:33

06:45 06:36 06:35 06:48 06:31 06:34 06:33 06:30 06:53 06:33

16:01 16:02 16:11 16:05 16:01 16:07 15:56 16:07 16:00 15:59

Dihisab oleh: Tim Ahli Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Sumut

06:33 06:36 06:50 06:38 06:37 06:45 06:31 06:42 06:33 06:34

Zhuhur ‘Ashar 15:58 16:05 16:02 15:58 16:00 15:57 15:57 16:05 16:01 15:55 15:57

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

18:37 18:44 18:39 18:33 18:36 18:35 18:36 18:39 18:38 18:33 18:34

19:49 19:57 19:52 19:46 19:49 19:48 19:48 19:52 19:50 19:46 19:46

05:00 05:06 05:07 05:04 05:05 05:00 04:59 05:15 05:05 04:59 05:02

05:10 05:16 05:17 05:14 05:15 05:10 05:09 05:25 05:15 05:09 05:12

06:29 06:35 06:36 06:33 06:34 06:30 06:29 06:44 06:34 06:28 06:31

Mogok Kerja Karyawan Kebun Berlanjut, Plang Kantor Hancur STABAT (Waspada): Aksi mogok kerja ratusan karyawan PT Langkat Nusantara Kepong (LNK) di Gohor Lama Kec. Wampu Kab. Langkat berlanjut, Selasa (25/1). Ratusan buruh menduduki Kantor Kebun Gohor Lama mulai pagi hari. Aksi mereka dikawal ketat puluhan personil Polres Langkat untuk mengantisipasi bentrok dan tindakan anarkis.

Sementara satu plang kantor terlihat rubuh diduga dihancurkan pada malam hari. Massa dari kalangan buruh terus berorasi di kantor Kebun Gohor Lama yang intinya menuntut kejelasan status dalam bekerja. Jaminan sosial karyawan dinilai tidak jelas setelah kebun PTPN II beralih dikuasai PT LNK yang merupakan perusahaanasalMalaysia.Kemudian, status kenaikan golongan dan honor intensif juga diklaim karyawan semakin menurun. Wakil Ketua DPRD Langkat Abdul Khair yang hadir saat ratusan karyawan mengambil alih

kantor kebun, berharap tidak terjadi tindakan anarkis. ‘’Saya selaku wakil rakyat tetap akan memperjuangkan hak-hak karyawan selagi tuntutan ini murni keluhan dan bukan ditunggangi pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan,’’ kata Abdul Khair. Politikus PBB itu akan membahas permasalahan bersama anggota DPRD untuk menghasilkan solusi yang menguntungkan kedua pihak. Sementara Ketua Serikat Pekerja Perkebunan (SP BUN) Gohor Lama, S. Sembiring yang ditemui disela-sela aksi massa

mogok kerja, Selasa, berharap pihak PT. LNK dapat memberi penjelasanterkaitstatuskaryawan dalam bekerja. ‘’Kami komit sebelum ada penjelasan resmi dari pihak kebun, sekitar 1.100 karyawan dan buruh di Gohor Lama maupun diTanjungberingin Hinai, belum termasuk di kawasan Langkat Hulu, tetap akan mogok kerja,’’ ujar S. Sembiring seraya menambahkan, baru dua hari mogok kerja sudah tidak ada produksi buah dan otomatis PT. LNK perlahan akan menderita kerugian besar.

Ketua SPBUN menambahkan, areal kebun PT. LNK untuk wilayahGohorLamaKec.Wampu dan di Kec. Hinai, sekitar 7000 hektare.Dalamlingkupitubanyak jalan alternatif yang selama ini dimanfaatkan masyarakat untuk lalulalang mengangkut tanaman, kini tidak dapat lagi dengan dibangunnya parit-parit besar sebagai bataswilayahperkebunan.Secara tidak langsung pasca kerjasama operasi (KSO) antara PTPN II dengan PT LNK, banyak pihak yang dirugikan utamanya karyawan kebun. (a38)

Ratusan Angkot Jurusan Stabat – Binjai Mogok

Waspada/Abdul Hakim

AMBIL ALIH: Ratusan karyawan dan buruh PT. LNK menguasai Kantor Kebun Gohor Lama Kec.Wampu sebagai rangkaian mogok kerja, Selasa (25/1). Aksi mogok dalam bekerja terus mereka lakukan sebelum ada penjelasan resmi dari pihak kebun terkait kejelasan status mereka dalam bekerja.

PKK Harus Matching Dengan SKPD T. TINGGI (Waspada): TP PKK seharusnya bersinergi (matching) dengan satuan kerja perangkat daerah yang ada dalam proses pemberdayaan masyarakat. Karena 10 program PKK yang ada telah menyentuh langsung persoalan ditengah-tengah masyarakat kita. Bahkan, PKK dengan kadernya yang tersebar di berbagai tingkatan sangat mengenal persoalan di sekitar mereka. Hal itu disampaikan Pj. Walikota Tebingtinggi Drs H Eddy Syofian, MAP, saat memberikan pengarahan di acara “Temu Dewan Penyantun Dengan Jajaran PKK se Kota Tebingtinggi,” Selasa (25/1), di Balai Kartini. Kegiatan itu diselenggarakan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kelurahan. Hadir pimpinan SKPD, Camat, Lurah dan kader PKK se KotaTebingtinggi. Dengan kapasitas demikian, sudah saatnya SKPD menjalin kerjasama dengan PKK dalam pelaksanaan berbagai program di lapangan. Umumnya, kata Eddy Syofian, SKPD terlalu malas untuk menjemput bola dalam menyahuti aspirasi masyarakat. “Bersama kader PKK, semestinya aktiftitas jemput bola atas berbagai persoalan masyarakat bisa digencarkan,” himbau Pj. Walikota. Dengan pola demikian, maka SKPD akan tahu mana kegiatan yang prioritas mana pula yang bisa ditunda. Sebelumnya, Kaban PMK Drs H Nizar Rangkuti, menyatakan selama ini kekuatan yang ada pada PKK tidak maksimal dimanfaatkan oleh SKPD sebagai intitusi penyantun. Padahal, dengan kaderPKKyangmeratahinggakelingkunganterendahdaristruktur pemerintahan, PKK mengetahui denyut persoalan masyarakat. Dari 10 program PKK yang ada, yakni P4, gotong royong, pendidikan dan ketrampilan, koperasi, pangan, sandang, perumahan, kesehatan, lingkungan hidup dan perencanaan sehat, semuanya mencakup kegiatan SKPD. Terkait itu, Kata Nizar, nantinya BPMK akan melakukan koordinasi dengan Bappeda, menyangkut program kelurahan melalui Musrenbang tingkat kelurahan. “SelamainibanyakhasilMusrenbangyangtakditindaklanjuti,” ungkap dia. Meskinya, patokan dasar pembangunan kota harus berpedoman pada hasil Musrenbang di tingkat kelurahan, ujar Nizar. Dalam dialog antara Pj. Walikota dan kader PKK yang hadir, terungkap pula besarnya kemauan masyarakat terlibat dalam proses pembangunan. Namun, keinginan itu kandas, karena tak tersahuti oleh perangkat pemerintahan. Misalnya soal PBB (pajak bumi dan bangunan), rakyat sebenarnya mau membayar, tapi petugas tidak menjemput, sehingga terjadi penundaan pembayaran,” ujar kader PKK itu.(a08)

Saksi Penggelapan Valve Ditetapkan Jadi Tersangka PANGKALANSUSU (Waspada): Terkait kasus penggelapan valve, Polsek Pangkalansusu, Senin (24/1) malam, menetapkan Welder I Fungsi PML di PT Pertamina EP Fileld Pangkalansusu berinisial, Ir, 40, sebagai tersangka. Sementara, dua pekarya, yakni, AS, selaku sopir dan seorang mandor PML, Ma, disebutsebut telah kabur. Ir, yang awalnya diperiksa dengan kapasitas sebagai saksi akhirnya ditingkatkan menjadi tersangka berdasarkan hasil penyelidikan ia terlibat dalam penjualan material gate valve, check valve dan ball valve milik perusahaan kepada dua penadah, yakni, Zul, yang membuka usaha pembalian barang bekas di Gg. Dodol, Sei.lepan dan Hen, warga Stabat. Pekarya yang sudah 15 tahun mengabdi di perusahaan migas tersebut mengaku, dari dua kali penjualan valve di bulan Agustus dan September 2010, ia menerima bagian sebesar Rp4 juta. Menyinggung berapa harga penjualan 12 pcs valve yang diakui digelapkan,Ir,menyatakantidaktahu,sebabyangberusanlangsung dengan penadah adalah, AS, mandor di PML dan MS. Berdasarkan hasil penyelidikan lapangan yang dilakukan polisi, hanya 3 pcs valve yang terpasang dan 3 pcs dan 3 pcs masih terismpan di gudang PML. Sedangkan total material yang dikeluarkan atau dikirim dari gudang logistik ke Setasiun Pemompaan (SP)VIII Gebang sejumlah 31 pcs dan sisanya 26 pcs diduga digelapkan. Sementara tersangka mengaku, valve yang mereka jual kepada penadah hanya 12 pcs dan 14 pcs yang juga raib dari tempat penyimpanan di bagian PML, Ir, mengaku tidak tahu menahu. Kapolsek AKPWarsiman melalui Kanit Reskrim Iptu Iswanto dikonfirmasi Waspada mengatakan, dua saksi rekan dari, Ir, telah kabur. (a02)

STABAT (Waspada): Ratusan mobil angkutan umum 03 jurusan Stabat – Binjai mogok tidak mengangkut penumpang, Selasa (25/1). Aksi mulai berlangsung sejak siang hingga sore. Pantauan Waspada, tidak ada angkutan dimaksud yang melintas di jalanan hingga menyulitkan calon penumpang. Banyak diantara calon penumpang akhirnya terpaksa menggunakan angkutan umum lain yang harus mengeluarkan ongkos lebih mahal. Sebagian para sopir berkumpul di masing-

masing warung tempat mereka mangkal. Para sopir tetap memantau jika ada sopir lain yang masih beroperasi akan ditegur. Informasi diperoleh, aksi mogok dilakukansopirkarenaadanyaangkot jurusan Kwala Sawit – Medan yang semena-mena mematok harga lebih rendah kepada penumpang anak sekolah. Akibatnya penghasilan sopir angkot 03 semakin tipis dan dampak lain, banyak anak sekolah beralih angkutan memilih yang lebih murah. ’’Sebelum ada solusi dari

pengurus Organda maupun perhatiandaripihakDishubLangkat, kemungkinan aksi mogok akan terus kami lakukan,’’ ujar Amril, salah seorang sopir yang seharihari mangkal di warung Jalan Sudirman Stabat, Selasa. Kadis Perhubungan Langkat Drs Syahmadi yang dimintai konfirmasinya terkait masalah itu, mengaku akan secepatnya membahas penyelesaian bersama pihak-pihak terkait. Aksi mogok untuk kesekian kalinya itutidakmenimbulkankemacetan maupun tindakan anarkis. (a38)

Penghuni Baru Rusunawa Dikutip Biaya Perbaikan T. TINGGI (Waspada): Penghunibarurumahsusuncarasewa (Rusunawa) di Sei Segiling Jalan Sekh Beringin, Kec. Padang Hilir, Tebingtinggimengakudikenakan biaya oleh pengelola dengan alasanuntukbiayaperbaikansejumlah fasilitas rusunawa yang rusak. Sejumlah penghuni rusunawa itu mempertanyakan biaya kutipan tersebut karena dianggap tidak resmi dan memberatkan penghuni baru rusunawa yang pada umumnya berasal dari warga yang tidak mampu. Abdul Muis mantan pansiunan Polri mengaku membayar sebesar Rp 150.000, padahal dia menempati rusun itu meneruskan tempat tingga putranya yang pergi merantau. Penghuni baru lainnya dikenakan biaya Rp 500.000, namun karena tidak ada uang diberikan panjar Rp 50.000. Demikian penghuni lainnya, warga Bagelen mengaku dikenakan biaya Rp270.000, dengan

alasan untuk membeli lampu, perbaiki air, kunci, dan lain-lain. Ironisnya,berdasarkaninformasi, penduduk luar kota seperti Air Joman, Tanjungbalai dan Sergai menghuni rusunawa tersebut. Kepling khusus Rusunawa, Hasanuddin Lubis membenarkan pengaduan warganya. Akan tetapidiamengatakan,takberdaya karena itu kewenangan KUPT selakupengelola.Diakuinya,biaya kutipan itu memberatkan warga terutama warga tak mampu yang mendominasi penghuni rusunawa. KUPT Rusunawa, Abdul KhayatSinambelaketikadikonfirmasi Waspada di ruang kerjanya, Sabtu (22/1) mengatakan, biaya yangdikenakankepadapenghuni baru rusunawa itu berdasarkan kesepakatandengancalonpenyewa sesuai dengan kerusakan ruangan yang akan ditempati. Biaya itu dikatakan, untuk perbaikan sarana rusun yang rusak

seperti kunci, kloset, lampu, pintu yang rusak sejak ditinggal penghuninya yang lama. “Biaya itu dikenakan pada bulan pertama, setelah itu tidak ada lagi dikenakan biaya kutipan lain selain biaya sewa dan biaya rutin lainya. Kita ambil inisitaif itukarenabelumdantidakadanya dana perbaikan dari pemerintah,” ucap Sinambela. Sinambela yang baru empat bulan bertugas di sana mengatakan sedikit-sedikit memperbaiki kerusakan yang ada dirusunawa tersebut. Terkait adanya penghuni luar kota, Sinambela mengatakan, antara calon penghuni dengan pihaknya telah membuat surat perjanjian. Penghuni luar kota itu membuat perjanjian untuk tinggal di Tebingtinggi dengan melengkapi persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan. (a09)

Fadly Nurzal: Mini Market Ancam Pedagang Kecil MEDAN (Waspada): Menjamurnya mini market di berbagai daerah bukan hanya di kota melainkan sudah mewabah ke daerah kabupaten adalah kabar gembira buat sebagian pihak khususnya para pemodal besar namun hal ini sesungguhnya adalah kabar mengkhawatirkan bahkan menakutkan buat kalangan pedagang kecil. Hal ini disampaikan oleh H FadlyNurzal,SAgKetuaDPWPPP Sumatera Utara yang juga Ketua Fraksi PPP Sumatera utara usai pulang dari Mandailing Natal. Lebih jauh Fadly mengatakan, dia mendapat kabar dan fakta itu ketika melakukan road show konsolidasi partai ke daerah-daerah di Sumatera Utara. Bolehlah mereka-mereka yangberduittebalmelihatkondisi merasa gembira namun hati dan perasaan mereka juga harus melihat ketakutan yang mencekam buat para pedagang kecil karena di daerah mereka telah terlihat dengan jelas kehadiran jenis usaha mini market yang bukanhanyamenjamurdiMedan namun juga sudah sampai ke daerah. Mini market jenis ini memenuhi hampir segala kebutuhan rumah tangga bahkan juga kebu-

H Fadly Nurzal, SAg tuhan perkantoran sehingga wajar saja kalau masyarakat lebih meyakini akan mendapatkan segala kebutuhannya jika berbelanjadiminimarket sementara buat pedagang kecil dengan modalyangsangatterbatashanya mampu memenuhi beberapa jenis kebutuhan masyarakat saja bahkan dengan jumlah yang terbatas pula. ‘’Jikakitamelihatcontoh yang telah ada di berbagai daerah di luarkotaMedanditengah-tengah

komunitas penduduk maka potensi pasar itu akan dapat diraup sendiri karena ketersediaan kebutuhan masyarakat yang sangat cukup dan itu menimbulkanperasaanyangmenyayatbuat pedagang kecil. Sistem ekonomi kita tidak kapitalis yang hanya mengenyangkan pemodal besar namun menyengsarakan pedagang kecil,’’ katanya. Untuk itu pemerintah kabupaten/kota haruslah menyadari ancaman ini dengan melahirkan berbagai peraturan daerah maupunkebijakanyangdapatmenjaga laju perkembangan mini market tanpa mengancam masa depan pedagang kecil, apakah pembatasanjumlahmaupunizin lokasinya yang tidak bebas dan merajalela. Di sisi lain dengan dukungan perbankan terhadap usaha kecil harus konsisten guna memudahkan pedagang kecil mengakses pinjaman untuk kelangsungan dan perkembangan usaha mereka, tentu hal ini juga harus menjadi perhatian pemerintah pusat dan provinsi karena keterbatasan baik dana maupun peraturan daerah itu hanya bisa diatasi jika tangan pemerintah pusat dan provinsi terlibat secara nyata. (m14)

Waspada/Eddi Gultom

CENDRAMATA: Bupati Sergai HT Erry Nuradi didampingiWabup H.Soekirman saat memberikan cendramata kepada ketiga ulama besar Sumatera Utara yakni KH Dr Amiruddin MS(sebelah kiri) didampingi Ustadz Drs H Amhar Nasution (nomor 2 dari kiri) dan KH.Zulfiqar Hajar, LC (no.3 dari kiri) saat mengadakan kunjungan silaturahmi di ruang tamu kantor Bupati Sergai di Firdaus,Senin(24/1).

Ulama Sumut Sampaikan Sharring Ceramah ESQ Di Disdik Sergai SEI RAMPAH (Waspada): Tiga ulama besar di Sumatera Utara secara sharring menyampaikan ceramah di Dinas Pendidikan Kab. Serdang Bedagai untuk memberikan bimbingan dan pencerahan agar para guru menjadi guru yang mempunyai budi pekerti yang baik dan akhlak yang mulia di aula Disdik Sergai di Sei Rampah, Senin (24/1) pagi. Ketiga ulama itu Buya KH Dr Amiruddin, MS yang merupakan ahli filsafat pendidikan dan Pimpinan Majelis Zikir Tazkira Sumatera Utara yangberpusatdiMedanmenyampaikanceramah tentang pendidikan, Ustadz Zulfiqar Hajar Lc, Pimpinan KBIH Jabal Noor menyampaikan tentang Filsafat dan Ustadz Drs H Amhar Nasution, MA dosen Fakultas Kedokteran USU menyampaikanceramahtentangEmotionalSpritual Quotient (ESQ). Acara dibuka Kadisdik Kab. Sergai DrsHRifai Bakri Tanjung, MAP, dihadiri Sekretaris Disdik Eddi Syaputra, SPd. MPd, para kepala SD, SMP, SMA, SMK, KCD, PS TK/SD, para kepala bidang dan 300 guru. Ustadz Amhar Nasution dalam ceramahnya mengatakan,acaraitumerupakan sharringuntuk berbagi rasa pemahaman, pengalaman untuk pendidikan bagi siswanya. Maksudnya, kata Amhar agar mereka menjadi guru yang dapat digugu dan ditiru. Selain itu tidak meresahkan bagi siswanya. Karena saat ini,kata ustadz masih didapati di daerah, seorang guru masih melakukan seksual kepada para siswanya dan mencederai fisik siswanya.Selainitu,katanya,pernahjugaterjadidimana guru mempengaruhi akidah siswanya untuk beralih kepada keyakinan agama lain, seperti yang pernah terjadi beberapa waktu lalu di Kota Tebingtinggi.Bahkangurutidakjarangmelakukan eksploitasi siswa. Contohnya guru membangun sebuah rumah, para siswa dikerahkan untuk mengangkut batu dan sebagainya demi kepentingan sang guru. Itu yang pertama, kata Amhar. Sedangkanyangkeduamenyangkuttransformasi teknologi (internet) yang saat ini sangat menjarah ke mana-mana sehingga mengakibatkan kerawanan perilaku siswa. Hal ini sangat penting diketahui. Karena lewat internet para siswa bisa mengakses situs porno akibat terbudaya dalam hal itu, sehingga sering antara siswa terjadi pemerkosaan dan akhirnya sampai pula melakukan pembunuhan. Sebagaimana yang sering terjadi didaerah daerah lain bahkan baru-baru ini hal tersebut juga terjadi di Pangkalanbrandan, kata Amhar. Justru itu pekerjaan guru adalah merupakan ibadah yang mampu mengantarkan siswanya hingga sampai ke liang lahat. Sementara itu, Buya KH Dr Amiruddin, MS dalam paparannya mengatakan, baik buruknya manusia tergantung kepada hatinya. Orang selalu berfikir dengan otak, tetapi lupa menimbang dengan hati. Padahal, kata Amiruddin, hati itu adalah hakim dalam diri manusia. Maka untuk membuat manusia itu menjadi baik, tidak cukup dengan pengajaran saja, tetapi juga harus dengan pendidikan. Berzikir Pendidikan itu sasarannya adalah hati. Untuk mendidik hati itu diperlukan ibadah riyadah (pelatihan) dan ukhwuwah (silaturrahmi). Salah satu riyadah itu adalah dengan berzikir secara benar baik dan rutin. Apakah itu bagi remaja, orang tua dan anggota masyarakat,pejabat maupun masyarakat awam. Untuk melaksanakan zikir untuk tingkat Provinsi Sumut sudah dibentuk Majelis Zikir Tazkira yang dilaksanakan setiap Minggu kedua di Masjid Agung Medan pukul 08:00 hingga pukul 10:00. Sedangkan untuk zikir tingkat angkatan muda usia 12 hingga 40 tahun dilaksanakan minggu ketiga di Masjid Raya Al Maksum Medan pada pukul 09:00 hingga pukul 11:00. Sedangkan KH.Zulfiqar Hajar LC dalam ceramahnya yang singkat itu mengatakan, dunia pendidikan adalah dunia yang paling terhormat sesuai dengan firman Allah. Allah mengatakan, akan memberi kelebihan kepada orang orang yang beriman dan berilmu di antara kamu dari

yang lain. JustruituZulfiqarmenceritakantentangperistiwa bom atom di Hirosima Jepang yang di bom atom oleh Amerika. Pada saat itu Kaisar Jepang bertanya kepada panglima perangnya dengan mengatakan, apakah guru ada yang korban? Saat itu dijawab oleh panglima perang mengatakan tidak ada yang korban. “Bukan bertanya berapa orang jenderal yang masih hidup, tetapi guru yang pertama kalinya ditanya. Saat itu Kaisar Jepang mengatakan, dia berkeyakinan Jepang akan hidup dan membangun kembali kota Hirosima bila guru masih banyak tertinggal (tidak mati), kata KH Zulfiqar Hajar. Maka dengan itu ,katanya, pihaknya berharap kepada Kadisdik Serdang Bedagai Drs H Rifai Bakri Tanjung, MAP dapat untuk mencari guruguru yang kualifaid untuk mendidik anak anak di Sergai sehingga menjadi anak didik yang berprestasi. Untuk itu pihaknya berharap kepada guruguru di Serdang Bedagai agar bisa mencari anakanak didik yang berbakat dan hal itu dilakukan melalui Kadisdik. Untuk mencari anak yang berbakat itu caranya tidak sulit, kata Zulfiqar. Karena di Jepang itu sendiri anak usia 5 tahun sudah mendapatkan anak-anak yang punya bakat. Caranya anak-anak itu dikumpulkan dan diserakkan berbagai jenis benda seperti pulpen,cangkul, pistol-pistolan, linggis,martil dan yang lain lain. Setelah benda-benda itu ditaburkan di suatu tempat kemudian biarkan anak-anak itu mengambil benda apa yang dia sukai. Kalau diambil pistol-pistolan tentu bakatnya nanti kalau dewasa akan menjadi TNI ataupun Polri. Begitu juga kalau diambilnya cangkul berarti bakatnya nanti mau menjadi petani ataupun insinyur pertanian. Kalau diambilnya pulpen berarti bakatnya akan jadi kerani dan begitu seterusnya, kata Zulfiqar Hajar. Menurut Zulfiqar Hajar, Serdang Bedagai sudah selayaknya dilakukan untuk mencari bakat anak-anak di usia 5 tahun sebab Sergai adalah merupakan kabupaten baru yang sangat pesat dengan pembangunan. Baik itu pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian dan perekonomian agar Sergai bisa masukkedalamberitadunia(luarnegeri),jelasnya. Sebelumnya Kadisdik Drs H Rifai Bakri Tanjung, MAP saat membuka acara ceramah itu mengatakan, sangat berbangga hati dengan kedatangan tiga ulama besar Sumatera Utara ke Dinas Pendidikan untuk memberikan pencerahan kepadaparaPNSdijajaranDisidikSerdangBedagai. Mudah-mudahan apa yang nanti bapak sampaikan bisa menambah ilmu pengetahuan mendidikdanmemberikanpencerahanterhadap ahlak dan hati nurani para guru di jajaran Dinas Pendidikan Kab.Serdang Bedagai. SebagaimanayangselaludisampaikanBupati Serdang Bedagai HT Erry Nuradi di setiap arahannya mengatakan, kita diminta jangan banyak mengeluh dan menyalahkan orang lain. Sebab orang yang banyak mengeluh dan menyalahkan orang lain itu tidaklah baik. Mari kita menjalin kebersamaan untuk membangun Kabupaten Serdang Bedagai yang kita cintai agar bisa menjadi salah satu kabupaten terbaik di Indonesia, kata Rifai Tanjung. Usai memberikan ceramah di Disdik Sergai ketiga ulama besar Sumut itu bersilaturahmi kepada Bupati HT Erry Nuradi dan Wabup H Soekirman yang diterima di ruang tamu bupati. Pada saat itu KH Dr Amiruddin MS memberikan kalender kepada Pemkab Sergai untuk dibagi kepada para pejabat jajaran Pemkab Serdang Bedagai. Pada kesempatan itu Bupati HT.Erry Nuradi juga memberikan cendramata kepada ketiga ulama tersebut yakni KH Dr Amiruddin MS, KH Zulfiqar Hajar, LC dan Ustadz Drs H Amhar Nasution masing-masing satu buah buku yang didalamnya termuat gambar hasil pembangunan Kab.Sergaiyangtelahdicapaisejakpriodepertama 2005/2010 dan berikutnya serta memberikan satu buah kalender Pemkab Serdang Bedagai. (a07)


B2

Sumatera Utara

Pembangunan Masjid Raya Doloksanggul Butuh Sumbangan Rp1,2 M Lebih

WASPADA

Pemimpin Umum Dr. Hj. Rayati Syafrin Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab H. Prabudi Said Wakil Pemimpin Umum/Wapemred H. Teruna Jasa Said Wakil Penanggung Jawab H. Sofyan Harahap Redaktur Senior H. Azwir Thahir

Pemimpin Perusahaan: Dr. Hj. Rayati Syafrin. Wakil Pemimpin Perusahaan: H. Bahtiar Tanjung. Iklan: Hj. Hilda Mulina (Kabag), Rumondang Siagian (Medan), Lulu (Jakarta). Redaktur Pelaksana Berita: Armin Rahmansyah Nasution. Redaktur Pelaksana Opini dan Artikel: Dedi Sahputra. Redaktur Edisi Minggu & Akhir Pekan: Hendra DS. Redaktur Berita: H. Akmal AZ, H. Halim Hasan. Redaktur Kota Medan: Muhammad Thariq. Redaktur Sumatera Utara: M. Zeini Zen. Redaktur Aceh: Rizaldi Anwar. Redaktur Luar Negeri: H. Muhammad Joni. Redaktur Nusantara: Edward Thahir. Redaktur Olahraga: Jonny Ramadhan Silalahi. Redaktur Ekonomi: Armin R. Nasution. Redaktur Agama: H. Syarifuddin Elhayat. Kalitbang: Hj. Emma Sujianti Tarigan. Humas: H. Erwan Effendi (Kabag), Aidi Yursal. Sekretaris Redaksi: Hj. Hartati Zein. Pemasaran: H. Subagio PN (Medan), Zultamser (Sumut), Aji Wahyudi (Aceh). Asisten Redaktur: David Swayana (Kota Medan, Infotainmen); Irwandi Harahap (Kota Medan); Feirizal Purba, Diurna Wantana (Sumatera Utara); H.T. Donny Paridi (Aceh); Armansyah Thahir (Aceh, Otomotif); Austin Antariksa (Olahraga, KMS Kreasi); Syafriwani Harahap (Luar Negeri, Popular, Pariwisata); Rudi Faliskan (Berita); Hj. Hoyriah Siregar (Ekonomi); T. Junaidi (Hiburan); Hj. Erma Sujianti Tarigan (Agama), Hj. Neneng Khairiah Zen (KMS Remaja, Mode); Anum Purba (Keluarga); Hj. Ayu Kesumaningtyas (Kesehatan). Wartawan Kota Medan: Umum: Zulkifli Harahap, Amir Syarifuddin, Ismanto Ismail, Rudi Arman, Zulkifli Darwis, H. Abdullah Dadeh, H. Suyono, Ayu Kesumaningtyas, David Swayana, Gito AP, M. Ferdinan Sembiring, M. Edison Ginting, Anum Purba, Sahrizal, Sulaiman Hamzah, Sugiarto, Hasanul Hidayat, Rustam Effendi, Mursal Alfa Iswara. Olahraga: Austin E. Antariksa, H. Syahputra MS, Setia Budi Siregar, Dedi Riono. Fotografer: Muhammad Faisal, Hang Tuah Jasa Said, Surya Effendi, Hamdani. Otomotif: Armansyah Thahir. Koran Masuk Sekolah/KMS: Dedek Juliadi, Hajrul Azhari, Syahrial Siregar, Khairil Umri Batubara. Wartawan Jakarta: Andi Yanto Aritonang (Koordinator Liputan), Hermanto, H. Ramadhan Usman, Hasriwal AS, Nurhilal, Edi Supardi Emon, Agus Sumariyadi, Dian W, Aji K, Yuslan Kisra. Wartawan Sumatera Utara: Binjai: H. Riswan Rika, Nazelian Tanjung. Deli Serdang: H.M. Husni Siregar, Hotma Darwis Pasaribu, M. Suhandi Nasution. Serdang Bedagai: Eddi Gultom, Edi Sahputra. Stabat: H. Ibnu Kasir, Abdul Hakim. Pangkalan Brandan: Chairil Rusli, Asri Rais. Kabanjahe/ Berastagi: Dickson Pelawi, Basita Bukit, Dedek Mohan Basri Hasibuan, Micky Maliki. Tebing Tinggi: Muhammad Idris, Abdul Khalik. Pematang Siantar: Mulia Siregar, Edoard Sinaga. Simalungun: Ali Bey, Hasuna Damanik, Balas Sirait. Aek Kanopan: Indra Muheri Simatupang, Syahril Ilham. Rantau Prapat: H. Nazran Nazier, Armansyah Abdi, Neirul Nizam, Budi Surya Hasibuan. Kota Pinang: Hasanuddin, Deni Syafrizal Daulay. Pangururan: Edison Samosir. Balige: Jimmy Sitinjak. Sidikalang: Natar Manalu. Pakpak Bharat: Arlius Tumanggor. Tarutung: Parlindungan Hutasoit, Marolop Panggabean. Sibolga/Tapanuli Tengah: Zulfan Nasution, Alam Satriwal Tanjung. Padangsidimpuan: H. Syarifuddin Nasution, Sukri Falah Harahap, Ahmad Cerem Meha. Gunung Tua: Sori Parlah Harahap. Sibuhuan: Idaham Butarbutar, Syarif Ali Usman. Panyabungan: Munir Lubis, Sarmin Harahap, Alpin Lubis. Gunung Sitoli: Bothaniman Jaya Telaumbanua. Asahan: Nurkarim Nehe (Koordinator Liputan Asahan, Batubara & Tanjungbalai), Bustami Chie Pit, Sapriadi. Batubara: Helmy Hasibuan, Agus Diansyah Hasibuan, Sahril, Iwan Hasibuan. Tanjung Balai: Rahmad Fansur Siregar, Rasudin Sihotang. Wartawan Aceh: Banda Aceh: Aldin Nainggolan (Ka Perwakilan), Iskandarsyah (Koordinator Liputan), Muhammad Zairin, Munawardi Ismail, Zafrullah, T. Mansursyah, T. Ardiansyah, Jaka Rasyid, Gito Rollies. Lhokseumawe: Bustami Saleh (Ka Perwakilan/Koordinator Liputan), M. Jakfar Ahmad, Zainal Abidin, Zainuddin Abdullah, Maimun. Kuala Simpang: Muhammad Hanafiah. Langsa: H. Syahrul Karim, H. Ibnu Sa’dan, Agusni AH, H. Samsuar. Lhoksukon: Musyawir. Idi: Muhammad H. Ishak. Bireuen: HAR Djuli, Amiruddin. Takengon: Bahtiar Gayo, Irwandi. Sigli: Muhammad Riza, H. Rusli Ismail. Sabang: T. Zakaria Al-Bahri. Subulussalam: Khairul Boang Manalu. Tapak Tuan: Zamzamy Surya. Blang Pidie: Sudarmansyah Putra. Kutacane: Ali Amran. Blangkejeren: Bustanuddin, Wintoni. Bener Meriah: Irham Hakim. Singkil: Mansurdin. Sinabang: Muhammad Rapyan.

� Semua wartawan Waspada dilengkapi dengan kartu pers. Tidak dibenarkan menerima uang dalam bentuk apapun. Jangan layani dan segera laporkan ke pihak berwajib atau ke Sekretaris Redaksi bila ada oknum yang mengaku wartawan Waspada tetapi tidak bisa menunjukkan kartu pers yang sah, ditandatangani Pemimpin Redaksi �

Hubungi kami Penerbit: PT Penerbitan Harian Waspada Komisaris Utama: Tribuana Said Direktur Utama: dr. Hj. Rayati Syafrin, MBA, MM SIUPP: 065/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/198 tanggal 25 Februari 1988 Anggota SPS No. 13/1947/02/A/2002 KANTOR PUSAT Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 4150858, Faks Redaksi: (061) 4510025, Faks Tata Usaha: (061) 4531010. E-mail Redaksi: redaksi@waspadamedan.com KANTOR PERWAKILAN DAN BIRO � Perwakilan dan Biro Jakarta: Jalan Siaga II No. 6 C Pejaten Barat, Pasar Minggu Jakarta Selatan. Tel: (021) 79197052, Faks: (021) 79199874. � Perwakilan dan Biro Banda Aceh: Jalan Ratu Syafiatuddin No. 21 C, Banda Aceh. Tel & Faks: (0651) 22385. � Perwakilan dan Biro Lhokseumawe: Jalan Iskandar Muda No. 65, Lhokseumawe. Tel: (0645) 42109. � Biro Asahan, Batubara & Tanjungbalai: Jalan Sutami No. 30 Kisaran. Tel: (0623) 41412. Harga iklan per mm kolom: Hitam-putih Rp. 11.000,-, berwarna Rp. 30.000,Halaman depan: hitam-putih Rp. 33.000,-, berwarna Rp. 90.000,Ukuran kolom: 40,5 mm. E-mail Iklan: iklan@waspadamedan.com Pencetak: PT Prakarsa Abadi Press, Jalan Sidorukun Medan. Isi di luar tanggung jawab percetakan

Setubuhi Pacar, Divonis Tiga Tahun Penjara Dan Denda Rp60 Juta KABANJAHE (Waspada) : Rio, 23, warga Delitua divonis tiga tahun penjara, akibat terbukti mensetubuhi pacarnya yang masih di bawa umur. PersidanganyangdigelardiPengadilanNegeriKabanjaheSenin,(24/ 1) sore, dengan agenda putusan yang dibacakan oleh majelis yang diketuai oleh Dwina Kusumastanti SH yang didampingi kedua hakim anggota Jasael SH dan Khatarina.M Siagian SH, dalan amar putusannya terdakwa terbukti bersalah secara sah dan melanggar pasal 82 tentang perlindungan anak memutuskan, tiga tahun penjara dan didenda Rp60 juta subsider dua Bulan kurungan. Pada pembacaan amar putusanya terhadap terdakwa yang telah terbukti secara sah berdasarkan keterangan para saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabanjahe dan keterangan terdakwa telah mengakui perbuatannya di depan para majelis hakim yang telah melakukan perbuatan ingin merusak atau mencoba merenggut kegadisan pacarnya. Vonis yang diberikan Hakim sama seperti tuntutan JPU Jekky Kaban SH sebelumnya, di depan Hakim dan JPU terdakwa mengakui perbuatannya dan menyesal tidak akan mengulanginya lagi. Kejadian itu berlangsung saat korban dan terdakwa sedang berduaan di dalam kos terdakwa pada 19 Juni 2010 sekira 20:30. Warga yang menaruh curiga langsung medobrak kamar terdakwa dan mendapati kedua pasangan bukan suami istri dalam keadaan setengah telanjang. (cdb)

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

Waspada/Ist

KHUSYUK: Sebagian umat Islam Doloksanggul terlihat khusyuk saat melaksanakan shalat Jumat di tengah kondisi bangunan masjid yang masih belum selesai dibangun.

Pelayanan Publik Di Pemkab Simalungun Belum Berubah SIMALUNGUN (Waspada) : Berbagai kebijakan Bupati Simalungun JR Saragih hingga kini masih terus menuai kritikan tajam dari elemen masyarakat. Hingga menjelang 100 hari masa tugasnya, banyak kalangan menilai, perubahan yang dilakukan JR belum banyak membawa arti bagi masyarakat. “Hingga menjelang 100 hari masa tugas Bupati Simalungun JR Saragih, banyak kebijakan yang dilakukan tidak sesuai dengan harapan masyarakat.Yang diharapkan rakyat hanya kebijakan dan pelayan publik. Sampai sekarangpelayananpublikbelum ada perubahan berarti,” kata Sekretaris Eksekutif Simalungun CoruptionWatch M Adil Saragih, Selasa (25/1). Menurut Adil, sejauh ini pelayanan publik di Pemkab Simalungun masih menganut pola-pola lama dan terkesan berbelit-belit. Salah satu contoh kecil, kata Adil,

menyangkut pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang hingga kini tidak punya standar, baikwaktupenyelesaianmaupun biayanya masih ada perbedaan antar kecamatan.“Artinya, dalam pengurusan KTP tetap bervariasi, tidak ada keseragaman atau standar antara kecamatan yang satu dengan yang lainnya,” jelas Adil. Adil menjelaskan, watak birokrasi juga belum berubah, belummencerminkanpelayanan publik. Hal ini terlihat saat warga mendatangi kantor SKPD, yang ditanya adalah ‘darimana’ atau apa latar belakang warga yang datang. Menurut Adil, kalau benar-benar pegawai SKPD mengedepankan pelayanan publik, seharusnya yang ditanya kepada warga yang datang adalah ‘ada yang bisa kami bantu’. Demikian halnya, soal transparansi juga belum mengalami perubahan. Padahal, sewaktu kampanye Pilkada lalu, pasangan JR Saragih dan Nuriaty Damanik, selalu menyampaikan akan mengedepankansistemtransparansi pemerintahan dan informasi kepada masyarakat jika terpilih sebagai Bupati Simalungun. Hingga kini, sebut Adil, masyarakat

masihsusahuntukmendapatkan dokumen yang seharusnya diketahui oleh publik. Contohnya, sampai sekarang hasil ranking ujian CPNS formasi 2010 belum diumumkan kepada publik. Selain menyoroti masalah pelayanan dan transparansi, Adil Saragih, juga kecewa terhadap berbagai program atau rencana pembangunan yang dilakukan Bupati Simalungun JR Saragih. Menurutnya, banyak program pembangunan yang dilaksanakan tidak sesuai dengan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). Misalnya, seperti pembangunan bandara, renovasi rumah dinas bupati dan kantor SKPD serta rencana pembangunanPuskesmasRayamenjadirumahsakitumumyangakan dibangun di kompleks kantor SKPD eks kantor BKD, sebelumnya tidak pernah masuk dalam Musrenbang. Adil Saragih mengharapkan Bupati JR Saragih tidak hanya berwacana untuk menciptakan perubahan di Simalungun, tetapi benar-benar dapat diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat Simalungun yang berdomisili di 31 kecamatan itu. (a15)

Buat Surat Palsu, Kadis Pendidikan Simalungun Diadukan P.SIANTAR (Waspada): Diduga membuat surat palsu pengangkatan kepala sekolah swasta, Kadis Pendidikan Pemkab Simalungun AS, SPd, MPd, 45, PNS, diadukan ke Polres Simalungun. Keterangan dihimpun dan pengaduan pihak Yayasan Perguruan Budi Utomo Perdagangan di Polres Simalungun, Minggu (23/1) menyebutkan AS diduga membuat surat palsu di

kantorDinasPendidikanPemkab Simalungun di Kec.Raya, Simalungun pada 29 November 2010. Menurut pihak Perguruan Budi Utomo, AS membuat surat pengangkatan menjadi Kepala Sekolah SMP Budi Utomo atas nama Subandri, sementara Subandri sudah diberhentikan Yayasan Perguruan Budi Utomo pada 21 Juni 2010. Kapolres Simalungun AKBP

Drs Marzuki, MM saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas AKP Sulaiman Simanjuntak dan Kasat Reskrim AKP Nasrun Pasaribu, SIK di Mapolres, Senin (24/ 1) menyebutkan pengaduan pihak Yayasan Perguruan Budi Utomomasihdalampenyelidikan dan AS diduga melakukan tindak pidana pemalsuan surat dan melanggarPasal263KUHPidana. (a14/a15)

Tanpa Proses Jenjang Karir, Pengangkatan Kadisdik Simalungun Disoal SIMALUNGUN (Waspada): Pengangkatan Albert Sinaga menjadiKepalaDinasPendidikan (Kadisdik) Kab. Simalungun disoal. Pengangkatannya dinilai berbau KKN, selain itu juga tanpa melalui proses jenjang karir, sehingga kemampuan mantan Penilik Sekolah (PS) untuk memimpin DisdikSimalungunyangmemiliki hampir 11.000 guru di daerah itu sangat diragukan. Keraguan terhadap kepemimpinan Albert Sinaga muncul dari kalangan guru. Menurut mereka, sejak Kadisdik dilantik oleh Bupati Simalungun, JR Saragih,tidakadaperubahanyang mendasar di Dinas Pendidikan, malah budaya lama masih terus terjadi dan makin parah. Padahal, sewaktu pelantikan, bupati telah memberi sinyal kepada Kadisdik agar mewujudkan perubahan dalam bidang pendidikan dan memberikan pelayanan terbaik

bagi para guru, dengan demikian para guru semakin termotivasi untuk mendidik murid lebih baik lagi. “ Semula saya berpikir sistem birokrasi di Disdik Simalungun berubah total setelah pergantian Kadisdik. Ternyata, malah sebaliknya, sistem justru semakin sulit dan berbelit-belit. Setiap urusan tidak bisa segera selesai,” keluh seorang guru. Disis lain,kalanganjugamempertanyakandasarpengangkatan Albert Sinaga menjadi Kadisdik Simalungun.PengangkatanAlbert Sinaga cenderung berbau KKN, karena telah berjasa saat pilkada lalu untuk memenangkan pasangan JR-Nur. Dikatakan, jenjang karir yang dilalui Albert Sinaga sebelum diangkat menjadi Kadisdik oleh Bupati Simalungun, JR Saragih, adalah sebagai Penilik Sekolah (PS) di kecamatan. Albert Sinagabelumpernahmenduduki

jabatan eselon III yang merupakan salah satu persyaratan untuk dapat menduduki jabatan eselon II. Sementara, Albert Sinaga, saat ditanyakan wartawan soal pengangkatannya menjadi Kadisdik Simalungun tanpa melalui prosesjenjang karirhanyamenjawabsingkat,masalahituBKDdan Bupati yang tahu. “ Tanyakan saja ke BKD, karena yang mengusulkanadalahBKD,”tukasSinaga singkat. Sedangkan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Garinsen Saragih, melalui Kabid Pengembangan dan Pemberdayaan Pegawai, John Damanik, menjelaskan terkait pengangkatan Alber Sinaga, telah memenuhi prosedur. Dikatakan, BKD Simalungun mengusulkan ke provinsi dan Baperjakat menyetujuinya, sehingga Albert Sinaga dilantik,” jelas Damanik. (a15)

Bupati Taput: PPL Terdepan Tingkatkan Produksi Pertanian TARUTUNG (Waspada) : Tahun 2011, menjadi tahun peningkatankinerjabagi PPL(Petugas Penyuluh Lapangan) khususnya di sektor pertanian. Harapan ini dicetuskan BupatiTapanuli UtaraTorang Lumbantobing dalam pertemuan dengan aparat PPL yang bertugas di wilayah Tapanuli Utara, Selasa (25/1)diVananaGardenSiarangarang -Tarutung. Sebanyak 120 petugas PPL baik dari Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantuan Penyuluh yang didanai Kementerian Pertanian

dan PPL PNS yang bertugas di Taput mengadakan pertemuan untuk membahas lebih jauh tugas-tugas yang akan dilakukan dalam kurun waktu tahun 2011. Dalam pertemuan tersebut dibahas masalah pengadaan pupuk bersubsidi yang diproyeksikan kepada petani yang tergabungdalamkelompoktani.Sebagai narasumber dihadirkan S.Nainggolan dari perwakilan PT Pusri dan Bambang dari distributor Petro Kimia yang menangani pupuk bersubsidi. Kedua perusahaan penyalur

pupukbersubsiditersebutsetelah mendengar langsung berbagai permasalahan yang dihadapi petani melalui PPL, berjanji akan selalu berkordinasi dengan pihak terkait. “Dengan begitu penyaluran pupuk bersubsidi ke petani akan boleh berjalan lancar sesuai kebutuhan dan waktu yang tepat,” ujar Bambang. Bupati Taput Torang Lumbantobing meminta agar ke depantidakadaditemuilagikeluhan petani masalah penyaluran pupuk.Petaniyangberhakmemperoleh pupuk,tegasnya. (a13)

MEDAN (Waspada) : Panitia pembangunan Masjid Raya di Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) sangat mengharapkan sumbangan para dermawan di berbagai daerah sebanyak Rp1,2 miliar lebih. MenurutKetuaPanitiaPembangunanMasjid Raya Doloksanggul, Kabupaten Humbahas Drs Johari Efendi Samosir, Selasa (25/1), total biaya permbangunan Masjid Raya Doloksanggul adalah Rp1,530.452.400. Dalam kesempatan itu rombongan panitia pembangunanmasjiddipimpinKetuaPelaksana Johari Efendi Samosir bersama Bendahara Marajuni Harahap, Sekretaris II Tarmizi, Koordinator Bidang Dana Safran Rizal Hutagalung dan Ketua I Arsyim diterima Koordinator Lembaga Amil Zakat Peduli Ummat Waspada Ir P Simatupang di redaksi Waspada. Sementara itu dana yang terkumpul dari sumbangan para dermawan sejak dimulainya pembangunan Masjid Raya Doloksanggul 17 Maret 2010 sebanyak Rp300 juta lebih dan telah habis sebanyak Rp86 juta lebih untuk pembangunan tahap I meliputi fondasi dan lainnya. UntukpembangunantahapIIsedangdilakukan pengerjaan yang menghabiskan dana Rp395 juta lebih. Kondisi bangunan masjid yang sedang dikerjakan memiliki dua lantai agar sanggup menampung seluruh jamaah Doloksanggul yang ingin beribadah di masjid tersebut. Masjid Raya Doloksanggul merupakan satusatunya rumah ibadah warga muslim di tengah

kota Doloksanggul yang merupakan kota Kabupaten Humbahas dimana jumlah warga muslim di kota itu hanya 6.000 jiwa di tengah 48 ribu jiwa warga kota. “Dengan kondisi jumlah warga muslim yang sebanyak itu pembangunan Masjid Raya Doloksanggul yang menelan biaya Rp1,5 miliar lebih akan sulit terwujud jika tidak mengharapkan bantuan para dermawan dari berbagai daerah lain,” kata Johari. Namun sebagian warga kota lainnya walaupun beragam non muslim banyak juga yang membantu dan berpartisipasi untuk pembangunan masjid di antaranya yang sering membantu Ir Jhonson Hutahean merupakan Direktur CV Hutahean di Doloksanggul. Sementara itu keberadaan satu-satunya Masjid Raya Doloksanggul tersebut sangat dibutuhkan bagi para pedagang dan pelintas dari Medan khususnya saat melakukan ibadah shalat Jumat saat berada di kota tersebut. Pembangunan Masjid Raya Doloksanggul terpaksa dilakukan akibat sebagian gedung lama yang dibangun pada tahun 1948 sudah tidak memadai lagi karena disamping terkena pelebaran jalan,jugaarahkiblatbangunanlamaperludiperbaiki. Bagi para dermawan yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan rumah ibadah umat Islam tersebut dapat menyumbang ke rekening Bank BRI unit Doloksanggul 3830-01-012516-53-4 dan rekeningBankSumutCabangDoloksanggulNomor 321.02.03.003567-6. (m40)

Kontributor TV Tersangka Soal Laporan Palsu P. SIANTAR (Waspada) : Kontributor sebuah TV swasta, Andi Siahaan, 39, warga Jalan Sangnawaluh, Komplek Perumahan BAS, Kecamatan Siantar,KabupatenSimalungundijadikanPolresta Pematangsiantar sebagai tersangka atas tuduhan melakukan tindak pidana penghinaan dan atau membuat laporan palsu kepada pembesar negara. AndiSiahaankepadawartawandiPematangsiantar, Selasa (25/1) menyebutkan, menerima pemanggilan penyidik Polresta Pematangsiantar untuk menjalani pemeriksaan atas pengaduan mantanKapolrestaPematangsiantarAKBPFatori, Rabu (26/1) di Sat Reskrim Polres Pematangsiantar. “Dalam surat panggilan polisi yang saya terima, saya diminta untuk datang menjalani pemeriksaandiSatReskrimPolresPematangsiantarsebagaitersangkadengantuduhanmelakukan tindakpidanapenghinaandanmembuatlaporan palsu kepada pembesar negara serta disebutkan melanggar pasal 310 dan atau 317 KUHP,” papar Andi. Jurnalis televisi yang sebelumnya mengaku menjadi korban penganiayaan mantan Kapolres Pematangsiantar AKBP Fatori saat ditahan di Mapolresta Pematangsiantar pada Desember 2010 menyatakan akan kooperatif memenuhi panggilanpolisidansiapmenjalanipemeriksaan. Andi didampingi kuasa hukumnya Jonli Sinaga mengungkapkan sebelumnya juga sudah menerima banyak ancaman dan teror melalui short message service (SMS) pasca pencopotan

mantan Kapolres Pematangsiantar AKBP Fatori. “Keluarga saya diancam akan dibunuh oleh orang yang mengaku berasal dari Palembang dan saat ini menyebutkan sudah berada di Pematangsiantar hingga saya mengharapkan perlindungan Kapoldasu untuk keselamatan keluarga saya,” harap Andi. Sedang kuasa hukum Andi, Jonli Sinaga menyebutkan, penetapan kliennya sebagai tersangka dengan tuduhan melakukan tindak pidana penghinaan dan membuat laporan palsu kepada pembesar negara dan melanggar pasal 310 dan atau 317 KUHP sama sekali tidak beralasan. “Penetapan klien saya Andi Siahaan sebagai tersangka dengan tuduhan melakukan tindak pidana penghinaan dan membuat laporan palsu kepada pembesar negara tidak beralasan, karena sampai sekarang saja hasil sidang etik terhadap pelapor AKBP Fatori belum juga berlangsung hingga belum dapat dibuktikan apakah pelapor benaratautidakmelakukantindakpidanamenghina atau membuat laporan palsu terhadap pelapor,” papar Jonli. Jonli menyatakan, jika nanti hasil sidang etik danprofesiterhadappelaporAKBPFatoridinyatakan tidak terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap kliennya di tahanan, baru dapat dikatakan terlapor membuat laporan palsu. Kapolres Pematangsiantar AKBP Alberd TB Sianipar saat dikonfirmasi wartawan melalui Kasubbag Humas AKP Altur Pasaribu terkait kasus Andi Siahaan, mengaku belum mengetahuinya. “Saya belum tahu masalah itu,” katanya. (a14)

Komponen Alat Berat Disikat Pencuri Dari Tempat Penyimpanannya PEMATANGSIANTAR (Waspada): Sejumlah alat berat traktor senilai Rp50 juta diduga disikat pencuri yang belum diketahui identitasnya dari tempat penyimpanannya, Senin (24/1) pagi dan dilaporkan korban Amir Tambunan, 51, PNS, warga Jalan Pangaribuan Bawah, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan ke Polsek Siantar Selatan, Polres Pematangsiantar. Korban dalam laporannya menyebutkan, hilangnya komponen alat berat yang selama ini berada di lahan pelanggan Hisar Silalahi di Km 6,5, Jalan Parapat, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Simarimbun, Pematangsiantar diketahui sesudah Amir mendapat laporan dari pegawainya dan kemudian menuju tempat kejadian untuk mencekingnya. Ternyata, sesudah diteliti, beberapa komponen seperti komputer elektronik eksalator PC-200, tutup motor trayek kiri dan kanan hilang dan diduga dicuri orang. Akibat hilangnya komponen alat berat itu, kerugian materi yang dialami korban mencapai Rp50 juta. Personil Polsek Siantar Selatran yang turun ke tempat kejadian melakukan penyelidikan, menemukan peralatan obeng, skrup, rantai dan gembok serta dibawa ke Mapolrek Siantar Selatan sebagai barang bukti dan meminta keterangan dua saksi yakni M. Sinaga, 23, dan Abad Saragih, 51, keduanya warga setempat. Sementara, kasus pencurian kendaraan bermotor (ranmor) yang terjadi di tempat dan waktu berbeda dilaporkan ke Polres Pematangsiantar. Aksi pencurian pertama diduga menimpa korban Bangun Panjaitan, 42, warga Jalan Bah Lias Kiri, Kelurahan Sigulanggulang, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar ke Polres Pematangsiantar, Senin (24/1) sore.

Korban melaporkan kehilangan satu unit beca bermotor (betor) APP KTM warna hitam BK 4989 WI. Menurut korban, betor miliknya hilang dari teras rumahnya saat diparkir pada Selasa (18/ 1) dinihari. Malam harinya, sebelum istrahat tidur, sepeda motor korban masih tampak di tempatnya parkir, namun saat bangun pagi dan bermaksud memanaskan mesin, ternyata beca bermotor itu sudah raib digondol pencuri. Akibat kehilangan betor yang merupakan satu-satunya alat untuk mencari nafkahkeluarganyaitu,korbanmengalamikerugian materil sebesar Rp12.436.000. Kasus pencurian ranmor kedua dilaporkan korban Ahmad Pasaribu, 25, pegawai honor Pemko Pematangsiantar, warga Jalan Siatas Barita, Lorong 3 Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Pematangsiantar.Korban menyebutkankehilangan satu unit sepeda motor jenis Kawasaki Ninja 150 BK 2684 WC dari tempat parkir RS Tentara, Jalan Gunung Simanukmanuk, KelurahanTeladan, Kecamatan Siantar Barat, Pematangsiantar pada Senin (24/1) malam. Menurut korban, sepeda motornya yang bernilai Rp 16 juta itu diketahui hilang ketika akan pulang sesudah menjenguk orangtuanya yang opname di RS Tentara itu. Sepeda motor korban sebelumnya diparkir di lokasi parkir sejak sore. Korban saat itu bertanya kepada penjaga parkir padamalamitu,namun korbanmendapatjawaban yang kurang mengenakkan, karena penjaga parkir saat itu menyatakan itu merupakan tanggung jawab dari Safii, 56, sebagai penjaga parkir siang. Kapolres Pematangsiantar AKBP Alberd TB Sianipar melalui Kasubbag Humas AKP Altur Pasaribu dan Kasat Reskrim AKP Azharuddin di Mapolres, Selasa (25/1) menyebutkan pengaduan ketiga korban masih dalam penyelidikan. (a14)

Rumah Ditinggal, Uang Dan Perhiasan Senilai Rp32 Juta Hilang P. SIANTAR (Waspada) : Saat rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong, uang dan perhiasan senilai Rp32 juta hilang dari dalam rumah milik Makmur Nasution, 45, seorang PNS, warga Jalan Gotong, Nagori Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. Uang dan perhiasan itu diduga dicuri maling yang belum diketahui identitasnya. Keterangan dihimpun menyebutkan, uang tunaisenilaiRp16jutadanperhiasanemasseberat 10 mayam atau senilai Rp16 juta milik korban diduga hilang dari dalam rumah, Senin (24/ 1) pukul 13:30. Korban mengetahui uang dan perhiasan miliknya hilang ketika pulang bekerja dan mendapati kamar dan lemari di dalam kamar dalam keadaan berantakan. Ketika korban memeriksa rumahnya, maling yang belum diketahui identitasnya itu diduga masuk melalui pintu belakang dengan merusak kuncinya. Selanjutnya, maling itu masuk ke dalam kamar dengan merusak kunci dan mengadukaduk seluruh isi lemari sesudah membuka pintunya secara paksa. Dari dalam lemari, maling

itu mengambil uang dan perhiasan yang disimpan di dalam kotak dan membawanya kabur dari pintu belakang. Sementara, dugaan pencurian yang menimpa korban Suci br Purba, 32, ibu rumah tangga, warga Huta IV, RT 01, Nagori Karang Bangun, Kecamatan Siantar, Simalungun mengakibatkan korban mengalami kerugian akibat kehilangan uang senilai Rp1.550.000, satu unit HP merk K-Tuoch, satu unit HP merk Nokia 6300 dan gelang kaki terbuat dari emas 22 karat seberat 3 gr. Korban menduga tersangka pelaku pencurian uang dan barang berharga miliknya itu yakni Sg, 31, He, 29, alias Barat, keduanya warga sama dengan korbansertaSu,33,aliasSurba, wargaJalanH.Ulakma Sinaga, Nagori Rambung Merah, Kec. Siantar. Kapolres Simalungun AKBP Marzuki melalui Kasubbag Humas AKP Sulaiman Simanjuntak dan Kasat Reskrim AKP Nasrun Pasaribu, SIK di Mapolres, Selasa (25/1) menyebutkan, pengaduan korban masih dalam penyelidikan diantaranya dengan melakukan penyelidikan di rumah kedua korban dan meminta keterangan korban dan para saksi. (a14)


B3

Sumatera Utara

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

Bus Rapi Terbalik Di Aek Natas

Sengketa Tanah, Ratusan Warga Datangi DPRD-Kantor Bupati Asahan

AEKKANOPAN (Waspada) : Bus penumpang umum PT Raja Perdana Inti (Rapi) BK 7309 LC jurusan Jambi tujuan Medan terbalik di jalinsum Desa Pamingke, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Selasa (25/1) sekira pukul 07:00. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Keterangan dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian bus Rapi dengan membawa puluhan penumpang datang dari arah Rantauprapat menuju Medan dengan kecepatan sedang. SetibanyadiJalinsumDesaPamingketepatnyadiarealperkebunan karet PT Socpindo di Kecamatan Aeknatas dari arah berlawanan datangtruktrontonsaatituhendakmendahuluitruktangkididepannya dan mengambil jalur terlalu ke kanan. Untuk menghindari tabarakan, pengemudi bus Rapi langsung banting stir ke arah kiri jalan. Tak pelak lagi, bus masuk ke dalam parit dan langsung terbalik. Dua puluhan penumpang yang berada di dalam bus itu selamat dan hanya mengalami luka ringan. Setelah didata petugas, saat itu juga seluruh penumpang melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bus Rapi yang lain. KepalaGaturLantasPolsekAeknatasAiptuSuriantoketikadikonfirmasi membenarkan. (csi)

Tolak Usulan APBD 2011 L. Batu RANTAUPRAPAT(Waspada):Usulan APBD 2011 Labuhanbatu sungguh ironis dan berkesan diskriminatif mengkesampingkan kesejahteraan rakyat, khususnya terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kelas bawahan. Pasalnya, terdengar kabar tambahan Penghasilan Pegawai/Kesra PNS Labuhanbatu bakal berkurang 30 persen berhubung keadaan keuangan daerah yang tidak memungkinkan. Demikian dikemukakan Kordinator Komite Pemilih Indonesia (TePi)Yos Batu Bara di Rantau Prapat , Minggu (23/1). Dikatakannya, selayaknya wakil rakyat itu memperhatikan kesejahteraan warga denganseutuhnya.Bukanmenanamkanbenihdendamdankebencian dihati para pemilih yang pemilu lalu telah mencontreng nama para wakil rakyat itu di surat suara. “ Karena hasil contrengan merekalah wakil rakyat itu bisa duduk. Jadi jangan tanamkan benih dan dendam yang akhirnya nanti akan mencampakkan dan menggulingkan mereka itu (Anggota DPRD). Karena Pemilu 2014 nanti diyakini bakal lebih seru dari pemilu sebelumnya,”ucap Yos. (c01)

Carry Hilang Kendali, Dua Pengendara Sepeda Motor Tewas INDRAPURA(Waspada):Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Laut Tador, Kec. Sei Suka, Kab. Batu bara Suhartono,50, dan Sutrisna Abdillah,25 warga Tebing Tinggi tewas mengenaskan setelah ditubruk mobil Suzuki Carry BK 1170 TQ, Selasa (25/1). Menurut keterangan, pagi itu Suhartono dari rumahnya di Dusun empat bermaksud berangkat ke kantor Camat Sei Suka untuk menghadiri rapat LPM. Di Jalan Lintas Sumatera itu ia beriringan dengan dua sepeda motor lainnya. Paling depan dikendarai Sofia warga Dusun XII Desa Laut Tador, kedua sepeda motor Supra X dikemudikan Sutrisna Abdillah dan terakhir Suhartono mengendarai Yamaha Mio. Tiba - tiba dari arah berlawanan (Kisaran - Medan) tepatnya di Desa Tanjung Kasau mobil Suzuki Carry BK 1170 TQ kehilangan kendali. Mobil itu menyerempet sepeda motor paling depan namun menyeruduk sepeda motor kedua dan ketiga hingga keluar badan jalan dan masuk ke parit. Sofia hanya cedera sedikit pada kakinya, namun pengendara yang dibelakangnya dalam keadaan mengenaskan. Sutrisna diketahui telah meninggal di tempat, sementara Suhartono menghembuskan nafas terakhir saat upaya pertolongan. Jenazah kedua korban hari itu juga diambil keluarganya untuk dikebumikan di daerahnya masing-masing. Sementara sepeda motor dan mobil yang terlibat dalam kecelakaan itu diamankan di Maposlantas Indrapura guna pengusutan lebih lanjut. (a31)

Tahanan Lari Dari PN Berhasil Dibekuk KISARAN(Waspada):TahananyanglarisetelahsidangdiPengadilan Negeri (PN) Kisaran, berhasil dibekuk kembali, Senin (24/1) sekitar pukul 19:00. “Dengan bekerja sama dengan Polres Asahan, tahanan yang kabur itu telah kita amankan, dan sekang telah dikirim ke LP Labuhanruku, Kabupaten Batubara,” ungkap Kepala Kejari Kisaran Didi Suhardi dikonfirmasi Waspada, melalui Kasi Intel, Rudy Parhusit, Selasa (25/1). Ditanya identitas tahanan, Rudy belum bisa menjelaskan, karena belum bertemu dengan jaksa yang menyidangkannya di PN Kisaran. Namun dia hanya mengatakan tahanan itu laki-laki. “Identitasnya masih dipegang oleh jaksa yang menanganinya, saya belum tahu jelas siapa jaksanya, dan belum berjumpa dengannya,” ungkap Rudy dengan singkat. Sebelumnya, lolosnya tahanan itu diketahui saat para pelanggar hukum itu ingin dikembalikan ke LP Labuhanruku, Batubara, Senin (24/1) sekitar pukul 16:00. Namun, ketika petugas menghitung jumlah mereka, ada yang kurang satu dan diduga kuat melarikan diri. (csap)

Waspada/ Syahri Ilham Siahaan

TERBALIK : Bus penumpang Rapi BK 7309 LC jurusan Jambi tujuan Medan terbalik di Jalinsum di Desa Pamingke, Kecamatan Aeknatas, Labura, Selasa (25/1).

NasabahBankKembaliKorban Rampok, Rp25 Juta Raib T. TINGGI (Waspada): Nasabah bank kembali menjadi korban perampokan. Kali ini menjadi korban karyawan kebun Gunung Monako, warga Kec. Sipis-pis, Kab. Serdang Bedagai (Sergai). Uang sebesar Rp 25 juta yang disimpan dalam bagasi sepeda motor raib dalam sekejab sepulang mengambil uang di Bank Sumut Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi. Peristiwa yang terjadi, Selasa (25/1) sore sekira pukul 15:00. langsung dilaporkan korban ke Polres Tebingtinggi. Korban Ariwanto,31,didampingikeluarga dan kedua orang tuanya yang datang kemudian membuat pengaduan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK). Setelah menerima pengaduan korban, petugas langsung terjun ke lokasi kejadian guna melakukan olah TKP. Dalam laporannya korban mengatakan, saat kejadian dia baru saja pulang kerja. Oleh orang tua yang kerja di Perkebunan Gunung Pamela menyuruh-

nya mengambil uang di bank, kiriman dari salah seorang familinya yang berada di Jambi. Uang tersebut menurut orang tua korban untuk membayaran pembelian tanah di desanya. Dengan mengedarai sepeda motor, korban Ariwanto berangkat dari rumahnya di Sipis-pis menuju KotaTebingtinggi. Ketika sampai di Jalan Sutomo depan bank Sumut, korban memarkirkankenderaannyadanmengambil uang kiriman sebesar Rp 25 juta. Setelah uang didapat, lalu digulungdalamplastik,kemudian dimasukkandandisimpandalam bagasi sepeda motor. Korban pun beranjakpulangdenganmengendarai sepeda motornya. Akan tetapi sebelum pulang, korban singgahditempatpenjualankaset VCD di Jalan KF. Tandean Kota Tebingtinggi persisnya di depan gedungsentral,bekasminimarket. Saat mencari-cari kasetVCD film terbaru, pelaku yang diperkirakan sudah membuntuti korban sejak dari pengambilan uang di bank beraksi menggasak bagasi sepeda motor korban dan menyikat uang di dalamnya. Setelah berhasil, pelaku langsung kabur. Menurut Lusiana Saragih, 25, pedagang kasetVCD, korban me-

rupakan langganannya membeli kaset,saatitubelumsempatmembeli kaset, ketika masih memilihmilih kaset dan mencari film terbaru, sekilas dia melihat orang yang mencurigakan. “Sekilas saya ada melihat seorang pemuda memakai jeket denganhelmtertutupmengendarai sepeda motor yang sama datangmengikutikorban.Semula saya kira teman korban datang. Sayasempatmelihatdiamembuka bagasi sepeda motor, tiba-tiba langsung kabur dengan sepeda motornya sedang dalam keadaan hidup mesin. Ketika saya beritahu, korban langsung mengejar, namunpelakusudahterlalujauh,” ucap pedagang kaset VCD tersebut. Sepeda motorYamaha milik korban dalam keadaan rusak bagasinya diperiksa petugas guna pengusutan lebih lanjut. Sementara itu, ibu korban yang datang setelah mendapat kabar kejadian tersebut terlihat lesu dan menangis. Kasuskehilanganuangdalam bagasi sepeda motor ini sudah seringterjadi,diperkirakanpelaku memantau nasabah bank yang menjadi calon korbannya. Kasus tersebutkiniditanganiSatReskrim Polres Tebingtinggi. (a09)

Warga Desak Pelantikan Walikota T. Balai TANJUNGBALAI (Waspada): Warga Kota Tanjungbalai mendesak pemerintah untuk segera melantik Walikota dan Wakil Walikota terpilih dalam waktu dekat ini. “ Kendati di penjara,Walikota Tomohon Sulawesi Utara saja cepat dilantik, kokWalikota Tanjungbalai yang tidak ada masalah belum dilantik-lantik. Sementara, Pilkada dan putusan Mahkamah Konstitusi atas sengketa Pilkada Tanjungbalai rampung pada 17 Desember 2010 lalu lho,” kata tokoh masyarakat KotaTanjungbalai, Drs H Arifin, kepada Waspada, Selasa (25/1). Walikota Temohon Jefferson Rumajar dilantik di Kemendagri oleh Gubernur Sulawesi Utara

Jumat (7/1) lalu. Pada tanggal 14 Juli 2010, KPK telah menetapkan Jefferson sebagai tersangka korupsi penyalahgunaan APBD KotaTomohon pada tahun 20062008. Sidang perdana Jeffeson telah dilaksanakan di Pengadilan Tipikor, Senin (3/1) lalu. “ Saya lihat banyak yang aneh di pusat, mudah-mudahan tak merambat ke Tanjungbalai agar pelantikan Walikota danWakilWalikota tidak tertunda-tunda,” ketus Arifin. ArifinyangjugamantanWakil Ketua DPRD Tanjungbalai itu melanjutkan, kendati roda pemerintahandijalankanolehPenjabat Walikota,namundianggapbelum mampubertindakcepatdantepat demi memajukan KotaTanjungbalai. “ Setiap langkah dan kebija-

kanpenjabat,kanharusdikonsultasikan denganWalikota terpilih sehingga prosesnya lambat,” ujar Arifin. Jadi, kata Arifin, tidak ada alasan bagi Mendagri memperlambat pengeluaran SK pengesahan pengangkatanWalikotadanWakil Walikota Tanjungbalai terpilih. “ Lebih cepat lebih baik, sebab masyarakat sudah ternanti-nanti realisasi visi misi Walikota dan Wakil Walikota dalam membangunTanjungbalai lima tahun ke depan,” ujar Arifin. Sebelumnya, pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalaiterpilihbelumdapat dipastikan. Penyebabnya, Surat KeputusanMendagritakkunjung keluar. (a37)

PMCD Gali Bakat Kebhinekaan Tunggal Ika

Waspada/Bustami Chie Pit

FOTO BERSAMA: Pengurus Perkumpulan Persaudaraan Tionghoa Kisaran (PPTK) Jakarta foto bersama warga yang menerima paket, Senin(24/1).

PPTK Salurkan Ampau Untuk Warga Kurang Mampu AIRJOMAN(Waspada): Perkumpulan Persaudaraan Tionghoa Kisaran (PPTK) Jakarta memberikan bantuan sosial berupa angpao (amplop merah berisi uang) kepada warga Tionghoa yang kurang mampu di Kecamatan Airjoman, kabupaten Asahan Senin(24/1). Pemberian bantuan itu dilaksanakan di aula Perkumpulan Sinar Sejati Jl Kegiatan, kelurahan Binjai Serbangan, Airjoman. Korwil PPTK Jakarta untuk wilayah Kisaran, Harun Leman didampingi Darmayanto,WeryWong dan Anan Kaca kepadaWaspada menyatakan,kegiataninidilaksanakanataskepedulianwargaTionghoa perantauan khususnya yang ada di Jakarta pada daerah kelahirannya. Paket angpao sebanyak 160 paket berupa uang ini, agar warga yang tidak mampu dapat membeli barang sesuai kebutuhannya untuk merayakan Imlek. Untuk warga Tionghoa yang tidak mampu yang ada di Kisaran, PPTK langsung menyerah “door to door” agar dapat menyerap aspirasi warga. HarunjugamenyatakanpadabulanApril(bulanziarah/Cengbeng) nanti pengurus PPTK Jakarta akan mengadakan audiensi kepada Bupati Asahan tentang keberadaannya untuk membantu pembangunan Asahan. Pada tempat yang sama pengurus Perkumpulan Sinar Sejati Airjoman dan Persaudaraan Muda-i Sinar Sejati juga memberikan paket berupa beras pada warga Tionghoa yang kurang mampu di Airjoman untuk dapat merayakan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Kamis (3/2). Hadir di sana Tan Keng Mi,Lim Sui Liang, Rudy Halim, Melva Audina, Lim Bun Hong, Ateng, Akok dan tokoh-tokoh etnis Tionghoa Airjoman. (a36)

BUPATI dan Wakil Bupati Asahan H Taufan Gama Simatupang dan H Surya menyampaikan kekagumannya pada Bazar Amal Yayasan Sinar Kasih Abadi Kisaran, baru-baru ini. Persaudaraan Muda-mudi Cetiya Dhammacakka (PMCD) diundang oleh Bupati Asahan untuk tampil pada peringatan HariJadiKabupatenAsahanpada bulan Maret nanti. Keinginan Bupati Asahan itu disampaikan secara spontan karena penampilan penari-penari yang seluruhnya etnis Tionghoa. Kedatangan rombongan Bupati disambut tarian Tor-Tor oleh delapan penari yang memakai baju adat batak/ulos mengiringi rombongan duduk dikursi kehormatan, lalu disambut dengan tarian Tepak khas melayu olehenampenarilengkapdengan baju khas melayu. Kekaguman Bupati dan rombongan belum berakhir, di atas pentas tampil sebelas penari yang menampilkan tarian yang berasal dari Aceh yakni tarian Saman. Sepuluh penari dan satu orang yang membawakan nyanyian mengdukung tarian langsung tanpa memakai bantuan kaset/CD. Sebagai penutup acara tarian PMCD menampilkan tiga penari

membawakan tarian dari Bali. Tanpa komando Bupati langsung menuju ke atas pentas memberikan saweran kepada para penari dari Persaudaraan Muda-mudi Cetiya Dhammacakka. Dalam sambutan acara itu Bupati memberi apresiasi kepada penari-penari belia yang semua etnis Tionghoa yang tergabung dalam PMCD. PMCD juga tampil dua tahun berturut-turut pada ajang Pentas Lintas Etnis kabupaten Asahan yang diadakan Dinas PORA BUDPAR Asahan di lapangan Parasamya. Mewakili etnis Tionghoa Kabupaten Asahan PMCD menampilkan tarian Seribu Tangan. Sehari-harinya PMCD latihan di Cetiya Dhammacakka Jl Panglima Polem Kisaran. Di

bawahasuhanLimHanSengdan Lawiandi Pin, yang mempunyai cita-cita agar muda-mudi dapat mencintai kebhinekaan tunggal ikaIndonesiadenganmempelajari tarian-tarian daerah yang ada di tanah air. PMCD yang mempunyai anggota 70 orang ini juga sering menampilkan tarian Piring dari Sumatera Barat dan Jaipongan dari Jawa Barat. PMCD yang diketuai oleh Sri Wulandari dan Morris Tokido, Fenty Susento dengan motto“We are family, love and peace”. Para penari Fenny, Elicia, Melinda, Angelica, Vera, Vinny, Jenny,Wenny,Yulita,Anna,Junaini, Dessy, Tiffany, Evelyn, Christine Cheng, Winarty, Monica, Elena, Noviaty, Suryani,Wennyta, Viny Vionita, Michelle, dan Lina. (a36)

Waspada/Bustami Chie Pit

MENGAGUMKAN: Tarian Saman dari Aceh yang mengundang decak kagum pada Bazar AmalYSKA Kisaran yang lalu oleh PMCD.

KISARAN (Waspada) : Terlibat sengketa tanah dengan PT PN IV Kebun Bandar Pasir Mandoge, serta Bintang Jaya Baru Pratama (JBP), ratusan warga mengatasnamakan Serikat PetaniIndonesia(SPI)mendatangigedungDPRD dan Kantor Bupati Asahan, Selasa (25/1). SPI Cabang Asahan itu terbagi dalam Basis Liang Natolpus, Desa Mandoge dan Simpang Kopas, Desa Huta Padang, Kecamatan Bandar Pasir Madoge, mereka meminta segera didistribusikan tanah eks PT PT JBP kepada petani. Selain itu, 302 sertifikat tanah itu yang luasnya mencapai 500 ha lebih, harus diperiksa ulang karena orang yang tertera namanya dalam surat itu, bukan warga Mandoge. Pemkab juga didesak untuk mempertimbangkan perpanjangan HGU PTPN IV Kebun Bandar Pasir Mandoge, sebelum masalah sengketa tanah dengan SPI Basis Liang Natolpus diselesaikan dengan menyerahkan lahan dengan petani. Ditambah lagi pemerintah dituntut bertindak tegas terhadap pembatasan pemakaian jalan milik PT PN IV di wilayah petani, karena tindakan itu dinilai merugikan dan bahkan bisa menghancurkan perekonomian masyarakat. “Masalah ini telah kami sampaikan ke DPRD dan Bupati Asahan berulang kali, namun kenyataannyatidakadatitikterang,bahkanpetani dan masyarakat yang menjadi korban. Lahannya diambil paksa oleh PT, padahal yang membuka lahan itu adalah masyarakat,” kata Ketua SPI CabangKabupatenAsahanZubaidahdidampingi Koordinator Aksi Binsar D Manurung, di gedung DPRD dan kantor Bupati Asahan. Oleh sebab itu, kata Zubaidah, masyarakat menuntut ketegasan pemerintah yang mendukung keinginan rakyat banyak untuk menyelesaikan masalah ini dengan PT PN IV dan PT JBP, sehingga pertikaian ini tidak meluas dan bila dibiarkan akan berujung dengan bentrok antara

warga dan perusahaan. Wakil Ketua Komisi A DPRD Asahan Joner Sinaga mengatakan, pihaknya berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan sengketa tanah itu, baik itu melalui tingkat provinsi hingga pusat, namun hasilnya masih dalam proses. Tidak Ada HGU Sedangkan sengketa tanah dengan PT JBP, Jonermenjelaskan,setelahmelakukanpemeriksaan di BPN Sumut dan pusat, HGU PT itu tidak ada. Sehingga jadi pokok masalah adalah sertifikat tanah. Hingga saat ini masih dalam pemeriksaan pemilik dan atas hak apa sertifikat itu keluar. “Kita telah berkonsultasi dengan BPN Kabupaten Asahan, dan mereka siap memberikan fotokopi sertifikat itu kepada Komisi A, untuk ditindak lanjuti,” kata Jonner. Kasi Sengketa dan Komplik Pertanahan, BPN Asahan Bahrum Simajuntak saat menerima para pengunjukrasa di kantor bupati mengatakan, sertifikatituterbit1Maret1998,luaslahan524,8468 ha, dibuat berdasarkan surat keterangan tanah (SKT) dari kepala desa tahun 1994, dan prosesnya sesuai dengan prosedur. Pemerintah Dukung Rakyat Wakil Bupati Asahan H Surya mengatakan, pihaknya akan menindak serius masalah ini, dengan melibatkan instansi terkait, dan akan melakukan pengujian berkas yang berkaitan, sehingga masalah ini dapat diselesaikan dengan cepat. “Pemerintahmendukungkepentinganrakyat, dan saya akan melakukan koordinasi dengan Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang agar masalah ini dapat selesai,” kata Surya. Selain itu, kata Surya, untuk menyelesaikan masalah ini, baik itu dengan PT PN IV dan PT JBP, warga dituntut berperan serta agar tidak menimbulkankerusuhan,namunmenyerahkannya dengan pemerintah dan memberikan data yang berkaitan dengan permasalahan itu. (csap)

Satu Rumah Hangus Terbakar, Tiga Bocah SD Selamat KISARAN (Waspada): Satu rumah semi permanen hangus terbakar sedangkan tiga bocah yang masih SD ditinggal ayahnya berhasil menyelamatkan diri, tidak ada korban jiwa namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta, Senin (24/1) sekira pukul 20:05. Informasi dihimpun Waspada, rumah itu ditepati, H Sianipar,53, warga Jalan Cendrawasih II, Kelurahan Gambir Baru, Kisaran, selesai makan malam dia pergi menjemput istrinya di stasiun kereta api Jalan Cokroaminoto dan meninggalkan tiga anaknya yang masih duduk di bangku SD. Tanpa diketahui penyebabnya api menyala dan membakar dapur, sehingga tiga bocah itu berlari keluar serta berteriak minta tolong sambil menangis. Karena bangunan itu terbuat dari kayu sehingga api bertambah besar dan merambat ke rumah sebelahnya, milik R Purba. Tidak lamakejadianitu,duamobilpemadamkebakaran datangkelokasiuntukmemadamkanapidibantu warga sekitar, sehingga bangunan itu dapat

diselamatkan, Tapi rumah semi permanen itu rata dengan tanah. Kabid Linmas Pemkab Asahan S Manik, dikonfirmasi Waspada membenarkan, dan hingga saat ini masih melakukan penyelidikan asal api. “Api diduga berasal dari dapur, namun kita belum mengetahui penyebabnya dengan pasti,karenatigabocahitumasihtrauma,sehingga belum bisa kami tanya seputar kejadian,” kata Manik. Menurut manik, kerugian mencapai Rp 150 juta, dan tidak ada koran jiwa. Oleh sebab itu dia mengimbau kepada masyarakat, untuk memeriksa dan pastikan aman dari api sebelum ditinggalkan, apalagi di dalamnya ada anak-anak. Seperti api kompor baik itu sumbu atau gas, periksa kembali hingga benar-benar padam. “Alat listrik, bila tidak digunakan, dicabut saja, karena hal itu bisa menimbulkan hubungan arus pendek listrik. Kita harus tetap waspada dan menjaga sebelum sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi,” kata Manik. (csap)

3 ABG Nyaris Jadi Korban Perdagangan T.TIRAM (Waspada): 3 Gadis ABG warga Dusun I, II Desa Bagandalam, Tanjungtiram, Batubara nyaris jadi korban penjualan manusia. Pihak keluarga korban berhasil menemukan korban pada salah satu hotel, Minggu (23/1) setelah melapor ke Posekta Medan Timur Menurut penuturan Arsyad,40, warga Dusun I Bagandalam, Senin (24/1) kejadian menimpa keponakannya Imah,16, didatangi sepasangsuamiistriwargaMedanmencaripembantu bekerja di kantin Poldasu, Rabu (19/1). Mendengar rayuan gombal diiming-iming gaji Rp.00 ribu per bulan nenek korban melepas cucunya dibawa ke Medan bersama temannya Ita,16, dan seorang gadis warga Dusun II tak jelas namanya berangkat hari itu. Diceritakan ketiga gadis ABG tadi diinapkan pada salah satu hotel tidak jauh dari Polsekta Medan Timur, sambil menunggu pemberangkatan ke kota yang tak pasti. Melihat gelagat cukong suami istri tidak menepati janji kerja di kantin, korban curiga

berusaha mencari jalan untuk kabur. Pertama kali yang berhasil lari adalah gadis yang tak jelas namanya dengan alasan dia sedang hamil. Karena ketiadaan uang Imah,Ita berusaha menghubungikeluarganyadiBagandalam,minta dijeput di Medan karena mereka merasa menjadi korban trafficking. Selanjutnya,Minggu (23/1) dinihari Arsyad berangkat dan sampai paginya di Medan. Agar tidak terjadi masalah Arsyad minta bantuan dan membuat pengaduan di Polsekta setempat. Bersama polisi mendatangi hotel tempat menginap korban dan cukong suami istri yang masih tidur lelap “Kami berhasil menyelamatkan Imah dan Ita langsung dibawa pulang.Sedangkan sang cukong suami istri ditangkap ditahan di Polsekta Medan Timur guna pengusutan,”jelas Arsyad. Arsyad didampingi Kadus I Bagan dalam Naharuddin Ancil, menyatakan mereka beruntung cepat sampai kalau tidak hari itu mereka akan dikirim ke Aceh. (a30)

Jelang Imlek Arus Penumpang Teluknibung Sepi TANJUNGBALAI (Waspada) : Menjelang datangnya perayaan Tahun Baru Imlek 2562, arus penumpang di pelabuhan Teluknibung Kota Tanjungbalai cenderung sepi. Demikian dikatakan Kepala Administrator Pelabuhan Tanjungbalai Asahan Arosokhi Nazara melalui petugas pelaksana harian Juliansyah didampingi komandan lapangan M Fasi kepada Waspada, Senin (24/1). Menurut M Fasi, pada perayaan keagamaan tahun ini, intensitas arus penumpang menurun dibanding tahun sebelumnya. Dikatakan, pada tahun 2010 lalu jumlah penumpang yang turun di pelabuhan mencapai rata-rata 450 sampai 600 orang setiap hari. Namun jauh menurun dengan sekarang yakni, hanya sekira 150 hingga 300 penumpang. “Hari ini saja ferry yang masuk cuma dua, itupun tidak terisi penuh, padahal di Tanjungbalai terdapat 4agenpelayarandanlebihdari6armadapenumpang berkapasitas antara 150 sampai 300 orang,”

kata Fasi. Hal ini terjadi kata Fasi akibat ketatnya peraturan yang diterapkan pemerintah Malaysia sekira enam bulan lalu menyangkut perizinan tenaga kerja. Dijelaskan Fasi, sesuai dengan peraturan Malaysia, bagi warga negara Indonesia yang pulang dari Malaysia, hanya diperbolehkan kembali ke negara itu dalam jangka waktu sebulan. “Sebelum itu, batas waktu TKI untuk kembali lagi ke Malaysia cukup singkat yakni hanya dua hari,sehinggaarusbolak-balikpenumpangcukup tinggi,” pungkas Fasi. Pantauan Waspada, tidak tampak kepadatan penumpang di Pelabuhan Teluknibung meski tahun baru Imlek telah dekat. Hal terlihat minimnya jumlah penumpang KMV Aman Tiga yang baru bersandar pada pukul 18:00. Seyogyanya ferry itu mengangkut sekitar 260 orang, namun faktanya hanya 26 penumpang yang bertolak dari pelabuhan Portklang, Malaysia. (crs)

Jajanan Anak Di Sekolah Di Batubara Perlu Dilindungi LIMAPULUH (Waspada) : Jajanan anak anak di sekolah di Kab. Batubara semakin tidak terkontrol dari sisi keamanan kesehatan, tidak adanya perlindungan bagi kesehatan anak secara fisik dan psikis. Demikian kata Humas Lembaga Konsumen Batubara Abdul Muis menerangkan hasil pantauannya atas jajanan anak-anak yang secara klinis perlu pangkajian, Selasa (25/1) di sejumlah sekolah yang berada di Kab. Batubara. “Kita tidak bermaksud mengganggu perekonomian para pedagang yang hanya

mengambilkeuntungandenganhitunganseratus rupiah tiap bungkusnya.Tapi pihak terkait seperti Dinas Perindagkop, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikanperlumelakukanpengujianpenelitian setiap jajanan yang ada di sekolah,” terang Muis. Kepala Dinas Peridagkop Zulkafli, Selasa (25/ 1)mengakuiperedaranjajananperlupengawasan. “Kita tidak mungkin merazia pedagang yang berada di sekolah - sekolah, karena mereka hanya menjual. Tapi yang perlu adalah produsen dari jajanan itu, kalau diketahui alamatnya akan kita lakukan pengawasan,” katanya. (a31)


Sumatera Utara

B4

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

Protes Jalan Rusak, Warga Batunadua Gelar Aksi Mancing P.SIDIMPUAN (Waspada) : Warga Kota Padangsidimpuan yang sering melintas di ruas jalan Aek Tanggal, Kelurahan Batunadua, Kec. Padangsidimpuan Batunadua nekad melakukan aksi memancing di kubangan jalan yang digenangi lumpur itu, Senin (24/1) sore.

Waspada/Sukri Falah Harahap

PRAPID: Kuasa hukum HAN, diwakili Parwan Harahap, menyerahkan berkas permohonan praperadilan terhadap Kepajari Padangsidimpuan, kepada staf Panitera Muda Pidana PN, Asran hasibuan, Selasa (25/1).

Kejari Padangsidimpuan Di Praperadilankan P.SIDIMPUAN (Waspada):Tersangka dugaan penyelewengan dan manipulasi dana Persatuan Sepakbola (PS) Sidimpuan, HAN, 42, mengajukan praperadilan terhadap Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan atas proses penanganan hukum yang diterapkan kepadanya. Permohonan praperadilan telah didaftarkan kuasahukumnya,SyamsirAlamNasutionSH.MH, Hendra Pardamean Nasution SH, M Irsadi Nasution SH, dan Parwan Bangun Harahap SH, ke Pengadilan Negeri Padangsidimpuan, Selasa (25/ 1). Permohonan itu diterima oleh staf Panitera Muda Pidana, Asran Hasibuan, dan melakukan registrasi atas permohonan praperadilan tersebut dengan No: 01/Pid/Pra/2011/PN-Psp. Adapun dasar hukum HAN (dalam hal ini disebut pemohon) mengajukan praperadilan adalah, penahanan dilakukan penyidik Kejari Padangsidimpuan terhadap dirinya dinilai tidak sah bila didasarkan pada KUHAP. Karena sesuai SKEP 002/PS.SIDIMPUAN/ III-2008 tentang Susunan Managemen Tim PS Sidimpuan Menghadapi Kompetisi PSSI Divisi Satu Liga Indonesia XIV tahun 2008 yang dikeluarkan Ketua Umum PS Sidimpuan, Drs Zulkarnaen Nasution MM. Pemohon, HAN, menjabatWakil Manejer. Dalam kepengurusan manajemen PS Sidimpuan,statusHANbukanlahsebagaiPegawaiNegeri Sipil (PNS). Tapi salah seorang pengurus manajemen PS Sidimpuan, yang dalam hal ini sebagai pihak ketiga yang menerima bantuan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padangsidimpuan. Manajemen sama sekali tidak mengetahui berapa total anggaran yang ditampung dalam APBD Kota Padangsidimpuan untuk diserahkan sebagai bantuan kepada PS Sidimpuan. Namunbiayayangdipakaimanajemenuntuk mengikuti Kompetisi PSSI Divisi Satu Liga IndonesiaXIVtahun2008,mulaidariperekrutanpemain hingga kompetisi berakhir, semuanya berasal dari Dinas Pemuda dan Olahraga. Adapun laporan pertanggungjawaban penggunaan dana selama mengikuti kompetisi, telah dibuatdansudahdiserahkankepadaKepalaDinas Pemuda dan Olahraga melalui Bendahara PS Sidimpuan, Zulkarnaen Pohan. Namun tiba-tiba pada 18 Mei 2010, penohon HANmenerimasuratpanggilanNo:R.389/N.2,20/ Dek.3/05/2010 tertanggal 12 Mei 2010 dari Kajari Padangsidimpuan. Kemudian pada 20 Juli 2010, Kajari Padangsidimpuan mengeluarkan surat perintah No: 04/ N.2.20/Dek.3/07/2010 tentang perintah penyidikan terhadap HAN. Kemudian HAN ditetapkan sebagai tersangka dan di dalam berita acara pemeriksaan, statusnya dibuatsebagaiPNSdanjabatannyasebagaiKepala Bappeda Kota Padangsidimpuan. “Padahal sudah secara jelas diketahui, jika Kejari Padangsidmpuan ingin mengusut dugaan penyelewengan dan manipulasi dana PS Sidimpuan, status klient kami adalah warga sipil biasa yang menjabat sebagai Wakil Manejer ,” sebut kuasa hukum HAN.

Masalah penetapan status dan jabatan HAN yang dibuat penyidik Kejari Padangsidimpuan ini, menurut kuasa hukum HAN dalam permohonannya, merupakan salah satu pelanggaran yang tidak dapat diterima. Karena penyidik Kejari Padangsidimpuan telah melanggar aturan hukum sebagaimana di dalam Pasal 143 ayat (2) Sub (a) dan (b) KUHAP No.8 tahun 1981. Dimana di dalamnya ditegaskan, nama lengkap,tempat lahir,tanggal lahir,umur,kebangsaan, tempat tinggal, dan pekerjaan tersangka. Harus diurai secara cermat, dan lengkap.Termasuk tindak pidana yang didakwakan dengan menyebutkan waktu dan tempat tindak pidana dilakukan. Selain itu penyidik Kejari Padangsidimpuan juga telah melakukan pelanggaran dalam membuat surat panggilan tersangka. Dimana telah terjadi ketidaksinkronan atau ketidaksamaan rujukan dalam perintah penyidikan. Dalamsuratperintahpenyidikan,suratperintah yang dikeluarkan Kajari Padangsidimpuan disebut bernomor Print-04/N.2.20/Fd.1/07/ 2010 tanggal 20 Juli 2010. Sementara pada berita acara pemeriksaan tersangka pada Rabu (27/10), tertulis ‘ surat perintahpenyidikanKejariPadangsidimpuanNo: Print-04/N.2.20/Dek.3/07/2010 tanggal 20 Juli 2010. Sehingga ditemukan perbedaan nomor kode surat perintah penyidikan antara Fd.1 dengan Dek.3.Halinijelasmembuktikanadanyakelalaian penyidik dan menurut hukum penyidikan dapat ditetapkan sebagai hal yang cacat hukum. Sehingga penahanan terhadap HAN tidak sah. Kemudian dalam hal penahanan, HAN merasa telah dilanggar hak-hak kemerdekaannya. Karena penahanannya itu tanpa disertai surat perintah penangkapan. Dimaan surat penangkapan itu harusnya wajib diserahkan penyidik kepada tersangka, sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 16, 17, dan 18 KUHAP. Bahkan sampai saat ini tembusan surat penangkapan tersangka belum sampai ke tangan keluarganya. Selain itu, Penyidik Kejari Padangsidimpuan terlalu dini dan terlalau cepat untuk menetukan status Han sebagai tersangka dan melakukan penahanan. Karena sampai sekarang, penyidik tidakjelasdalammenentukandasarsangkaannya. Penyidikjugabelummelakukanpemeriksaan sebagai saksi kunci terhadap mantan kadispora Drs H Asgul Idihan Daslimunthe MSi, Manejer PS Sidimpuan H Sarmadhan Hasibuan SH.MM, dan Bendahara Dispora, Ridoan Ahmad Lubis. Untukitupemohonmelalauikusahukumnya meminta Ketua PN Padangsidimpuan untuk mengabulkan seluruh permohonan tersebut. Menyatakan penahanan HAN tidak sah dan memimerintahkan kepada termohon untuk membebaskan HAN. Menghukum termohon untuk melakukan rehabilitasi nama baik pemohon. Apabila hakim yang memriksa permohonan paraperadilan ini berpendapat lain, maka mereka memhon putusan yang seadil-adilnya. (a20)

Pemkab Palas Belum Serahkan Draf KUA-PPAS SIBUHUAN (Waspada) : Sekalipun Tahun Anggaran (TA) 2011 sudah memasuki minggu keempat, Pemkab Padanglawas di bawah pimpinan Bupati Basyrah Lubis dan wakil bupati H Ali Sutan Harahap belum menyerahkan draft KUA-PPAS. Hal ini bukan hanya berakibat terhadap program kegiatan DPRD, kegiatan pemerintahanjugatidakberjalansebagaimanadiharapkan masyarakat. Demikian kata Ketua DPRD Padanglawas HM Ridho Harahap, ketika dipertanyakan terkait draftKebijakanUmumAnggaran–PrioritasPlafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) menyangkut program kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2011. “Sampai saat ini DPRD belum menerima draft KUA-PPAS belum diserahkan Pemkab untuk dibahas sebagai acuan dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) TA 2011”, kata Rido. Padahal menurut aturan perundang-undangan, draft KUA-PPAS seharusnya telah masuk

dan mulai dibahas di bulan Oktober tahun berjalan dan akhir Desember telah selesai RAPBD tahun berikutnya. Keterlambatan ini menunjukkan lemahnya kemampuan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam penyusunan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA). Untuk itu perlu mendapat perhatian serius dari bupati sebagai top leader pememerintahan di Padanglawas. Sejumlah anggota DPRD Palas, Selasa (25/ 1), termasuk Ketua Fraksi Demokrat H Hotman Parimpunan Nasution, Ketua Fraksi PKPB dan Ketua Komisi B Dario Fraksi PPP HM Yunan Hasibuan juga mengatakan, mereka belum menerima draft KUA-PPAS. Kata mereka keterlambatan ini diduga erat kaitannya dengan penerapan Peraturan Pemerintah (PP) no 41 tahun 2007, tentang organisasi perangkat daerah. Karena banyak SKPD di Pemkab Palas yang jabatannya masih lowong serta belum didefenitifkan, sehingga kinerja masing-masing SKPD tidak maksimal. (a32)

17 PAC Harapkan Ahmad Huzein Nasution Jadi Ketua DPC PPP Madina PANYABUNGAN (Waspada) : Walaupun Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Mandailing Natal sudah dua hari berlalu dan menghasilkan tiga orang formatur, namun 17 PAC mengharapkan agar H Ahmad Huzein Nasution diangkat menjadi Ketua DPC PPP Madina. Hal itu dikatakan salah seorang Ketua PAC Muhammad Batubara, 56, Selasa (25/1) di Panyabungan. “Apapun ceritanya tim formatur nanti harus mengangkat saudara Ahmad Husein Nasiton menjadi Ketua DPC PPP Madina karena beliau didukung 17 PAC dari 23 PAC.

Pihak Dewan PimpinanWilayah (DPW) PPP juga harus merestui beliau menjadi ketua. Sebab, keinginan ini datang dari arus bawah. Kita menganggap saat ini hanya beliau yang mampu mengembangkan PPP di Madina dan mengembalikannya masa kejayaan PPP seperti tahun 1999,” ujarnya. Muhammad Batubara menambahkan, dukungan ini murni datang dari kawan-kawan PAC. Kalau memang Ahmad Huzein Nasution didukung PAC harus rela. (cpin)

M Ridwan, salah seorang warga mengatakan, aksi itu mereka lakukan sebagai bentuk aksi protes dan kekesalan, karena Jalan Lintas Sumatera Aek Tanggal, rusak dan tidak pernah diperbaiki. Sejumlahwargadankalangan mahasiswa dari beberapa univeritas di daerah itu melakukan aksi memancing ikan di kubangan jalan yang rusak dan digenangi air berwarna kuning dan kotor dan menjadi pemandangan yang unik bagi masyarakat. “Kondisi jalan itu dinilai membahayakan pengendara bermotor juga membuat lingkungan perumahan warga menjadi kotor karena percikan dan rembesan air dari genangan air dan jalanan yang berlubang,” kata warga. Menurutnya,aksimemancing ikan ini dilakukan sebagai bentuk kekesalan karena jalan ini dari tahun ke tahun tidak pernah diperbaiki. “Selalu saja rusak dan

merugikan kami selaku warga AekTanggal sekitarnya,” ujarnya. Untuk itu dirinya atas nama warga yang lainnya mendesak Pemko Padangsidimpuan untuk segera memperbaiki jalan dan mengkoordinasikannya dengan Pemprovsu sebagai penanggungjawab perbaikan jalan. “Kami minta secepatnya diperbaiki,” harapnya. Sementara itu dari kalangan mahasiswa seperti Kobol Nasution dan M Nizam menambahkan, sebagai mahasiswa mereka merasa prihatin dengan kerusakan jalan Tanggal yang merugikanmasyarakatsekitarsehingga mereka memutuskan bergabung dengan masyarakat untuk melakukan aksi teatrikal dengan memancing ikan dijalan yang digenangi air bak kolam ikan. Aksimemancingdijalanyang tergenang air ini menjadi perhatian pengendara yang melintas danmerekajugamendukungaksi yang dilakukan masyarakat sekitar dan juga mahasiswa. Sekretaris Komisi II DPRD TapselSopianHarahap,Senin(24/ 1) menegaskan, pihaknya sudah melakukan tinjauan langsung pada 17 Januari lalu dan dalam waktu dekat merencakan melakukan rapat dengan pihak Bina Marga Pemprovsu perwakilan Tapsel terkait perbaikan Jalan Tanggal. “Sudah kita tinjau dan dalam waktu dekat akan segera kita tindaklanjuti,” tegas Harahap. Harahap juga berharap, agar

Waspada/A.Cerem Meha

AKSI: Sejumlah warga Kelurahan Sitaminang, Aek Tanggal melakukan aksi teatrikal memancing ikan di ruas jalinsum yang rusak parah akibat kurangnya perhatian Dinas Bina Marga Sumut Cabang Tapanuli Selatan, Senin (24/1) sore. pihak Bina Marga menyahuti aspirasiwargaKotaPadangsidimpuan atas kerusakan ruas jalan,

bukan hanya di AekTanggal Sitamiang, namun seluruh jalan yang siap menanti korban para peng-

gunajalandikawasankotainiagar secepatnya dilakukan perbaikan. (crm)

Satnarkoba Polres Sergai Tangkap Bandar SS SEI RAMPAH (Waspada): Satnarkoba Polres Serdang Bedagai berhasil meringkus seorang Bandar Narkotika jenis shabushabu AIP,38,warga Lingkungan I, Kelurahan Pekan Dolok Masihul, Kab.Serdang Bedagai dari rumahnya, Senin(24/1) sekira pukul 22:15. Polisi juga berhasil mengamankan 8 paket shabu-shabu seberat 50 gram, 1 buah kaca tetes kuping, 1buah pipet plastik dan

1 buah buku tulis yang diduga digunakan sebagai cacatan hasil penjualan shabu-shabu sebagai barang bukti.. Keterangan yang diperoleh wartawan dari kepolisian mengatakan, tertangkapnya Bandar SS itu berkat adanya informasi dari sumber yang layak dipercaya. Menindak lanjuti informasi itu personil Satnarkoba Polres Sergai yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Novierdi langsung melaku-

kan penggerebekan dan menemukan8paketshabu-shabuyang disimpan di dalam laci meja rumah tempat tinggal tersangka. Saat itu juga tersangka langsung diboyong ke Mapolres Serdang Bedagai di Firdaus. Menurut tersangka saat dimintai keterangannya oleh petugas mengaku, SS itu baru saja diperolehnya dari seseorang yang bernama Konop,38, warga Kutacane, Aceh Tenggara pada

Senin(24/1) pukul 09:00 yang bertemu di jalan umum Kota Galang,Kab.Deliserdang dengan harga Rp45 juta. Tersangka yang setiap harinyamengakuberjualanairmineral merek di tempat tinggalnya baru dua bulan menjadi bandar shabu-shabu. Sedangkan 1 gram SS dibeli dengan harga Rp1 juta dandijualkepadapembelidengan harga Rp.1,2 juta,sehingga mendapat keuntungan Rp. 200 ribu

pergram.Saatditanyasiapapembelinya, tersangka mengatakan kebanyakan masyarakat Kec. DolokMasihultermasukjugaoknum aparatyangturutmembeli,katanya. Kasat Narkoba Polres Serdang Bedagai AKP Novierdi didampingi Kasubbag Humas Polres Sergai AKP ZN Siregar membenarkan, penangkapan Bandar SS Kec.Dolok Masihul sembari mengatakan, tersangka sudahdiamankan,kataSiregar.(a07)


Ekonomi & Bisnis

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

B5

Kenaikan Harga Beras Kian Khawatirkan Warga Sergai SEIRAMPAH (Waspada): Kenaikan harga beras hingga pada kisaran Rp10 ribu per kg di tingkat pengecer semakin mengkhawatirkan warga Kab. Serdang Bedagai khususnya ekonomi menengah ke bawah. Kartini Siregar, 36, ibu rumah tangga penjual sayuran warga Dusun II Desa Manggis, Kec. Serbajadi menuturkan harga beras IR64 mencapai Rp10 ribu per kg, sedangkan untuk jenis dikeluarkan Bulog dari Rp4 ribu sekarang Rp8 ribu, sehingga sangat khawatir kalau harga itu terus mengalami kenaikan, keluhnya ketika dihubungi Waspada, Selasa (25/1). “Sementara untuk satu hari satu malam saja kami sekeluarga membutuhkan 4 kg beras, sedangkan dari jatah beras miskin (Raskin) perbulannya hanya mendapat 12 kg dan terhitung untuk Januari 2011 ini belum menerima, jadi dengan harga beras yang sekarang kami sangat terpukul,” imbuh ibu tujuh anak itu. Padahal, sebut Kartini pendapatan suami dan dirinya saat ini tidak sebanding dengan

pengeluaran perharinya seperti ongkos sekolah anak-anak dan jika harga beras terus naik tidak tahu harus bagaimana lagi. “Harapan kami kiranya Pemkab Sergai meningkatkan jumlah Raskin sehingga kami bisa terbantu dalam menghadapi kesulitan ini,” harapnya. Hal serupa diutarakan Suhendra, 32, pekerja buruh harian lepas (BHL) warga Dusun VIII Desa Simpang Empat Kec. Sei Rampah mengatakan dengan terus naiknya harga kebutuhan rumah tangga khususnya beras menjadi kebutuhan utama sangat mengkhawatirkan, padahal penghasilan per hari masih tetap Rp32 ribu, terpaksa istri di rumah harus pandai-pandai mengaturnya, keluhnya. Irwansyah, 37, nelayan tradisional warga Desa Kuala Lama Kec. Pantai Cermin juga menuturkan permasalahan perekonomiannya kian kompleks. Hasil tangkapan yang ikan semakin sulit diakibatkan cuaca buruk, diperparah dengan naiknya harga beras hingga Rp10 ribu per kilogramnya, sehingga kekhawatiran dan keresahan kian mendalam, tuturnya. Sementara itu Ketua Komisi B DPRD Sergai Mahyudin Purba dan Ketua Fraksi PPP Sergai H Usman Effendi Sitorus kepada

Waspada mengakui, kenaikan beras ini merupakan masalah nasional, walau seperti itu Pemkab Sergai melalui SKPDnya diharapkan tanggap dengan situasi ini, karena ini merupakan permasalahan yang serius. “Upaya bisa dilakukan seperti menggelar operasi pasar (OP) murah khusus beras sehingga dapat sedikit mengurangi beban masyarakat, selain itu untuk jangka panjang perlunya segera dibentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengantisipasi permasalahan seperti ini,” imbuh Mahyudin yang diamini Usman Effendi Sitorus. Asisten II Pemkab Sergai M Aladin Berutu didampingi Kasubbag Pengembangan Koperasi dan UKM, Maratua ketika dikonfirmasi Waspada mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah pendistribusian Raskin Januari 2011 yang usulannya telah kita sampaikan ke Bulog tinggal menunggu realisasinya sebagai upaya menghadapi situasi kenaikan harga beras yang terjadi, ujar Aladin Berutu. “Setelah itu kita akan mengusulkan kepada Bulog untuk melakaksanakan operasi pasar (OP) ke Pemkab Sergai, namun yang perlu kita ketahui bersama yang berhak membeli beras OP Bulog nantinya yang terdaftar

Harga Berfluktuasi, Disperindagsu Belum OP MEDAN (Waspada): Meski harga kebutuhan pokok cenderung tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, namun Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Utara belum mengambil langkah untuk melakukan operasi pasar (OP). Selain harganya masih berfluktuasi juga beberapa instansi juga telah melakukan operasi pasar seperti Bulog dengan menyalurkan beras untuk orang miskin (raskin) di sejumlah pasar-pasar tradisional. Kasubdis Perdagangan Dalam Negeri Disperindagsu Elly Silalahi di Medan, Selasa (25/1), menyatakan sampai saat ini belum ada kerjasama antara Disperindagsu dengan sejumlah distributor untuk melakukan operasi pasar. “Harga bahan pokok saat ini masih berfluktiatif sehingga belum ada rencana untuk melakukan operasi pasar di

lapangan,” ujarnya. Sebelumnya, lanjutnya, jika harga telah melambung cukup tinggi Disperindagsu akan melakukan kerjasama dengan distributor gula, dan produsen minyak goreng untuk menjual produk tersebut dengan harga dibawah pasaran. “Sedangkan untuk beras salah satu jenis kebutuhan pokok akan dilakukan oleh Bulog,” lanjutnya kembali. Sementara pantauan harga di pasar tradisional yang dilakukan oleh Disperindagsu seperti beras dengan jenis Ramos berkisar Rp8.900 s/d Rp9.100 per kg, sedangkan KKB mulaidari harga Rp9.300 s/d Rp9.500 per kg, Arias Rp9.200, Jongkong IR 64 Rp9.000, Cianjur Rp8.500 per kg, Jongkong IR 64 kualitas 3, Rp8.500 per kg. Sedangkan gula pasir kualitas medium Rp11.000 per kg, luar negeri atau berwarna putih

industri hilir yang bisa meningkatkan pendapatan. Begitu juga disisi arus transportasi barang melalui jalur KA sehingga nantinya dapat menambah masukan pendapatan bagi pemerintah melalui retribusi yang dijalankan. Hal sama diungkapkan Mantan Direktur Pengembangan dan Usaha PT KAI Julison Arifin mengakui rencana pembangunan jalur KA sudah dalam tahap detail stain dan sebagian sudah dapat terlaksana dalam Tahun 2011.’’Ini semua tak terlepas upaya Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain memperjuangkan demi kemajuan daerah,’’ ujarnya . Begitu juga rencana KEK berkaitan erat dengan pengembangan jalur KA mendukung kelancaran transportasi barang

dan Bulog Rp7.500, diakui pedagang kenaikan beras dipicu menipisnya stok beras dari para agen diperparah panen padi khusunya di Kab.Sergai menurun karena banyaknya serangan berbagai hama sehingga harga gabah menembus angka Rp4.000 lebih. (ces)

OPEC Tambah Produksi, Harga Minyak Turun BANGKOK ( Waspada): Harga minyak dunia beranjak turun ke bawah level 88 dolar AS per barel di pasar spot Asia. Hal tersebut terjadi setelah menteri perminyakan Arab Saudi mengisyaratkan negaranegara produsen minyak terbesar terutama tergabung dalam OPEC bisa meningkatkan produksi minyaknya untuk mengerem tingginya harga minyak. Sebagaimana dilansir dari Associated Press (AP) Selasa (25/ 1), harga minyak untuk pengiriman Maret turun hingga 33 sen ke level USD87,54 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Merchantile Exchange (Nymex). Dengan semakin melandainya harga minyak, maka sejak Kamis pekan lalu, harga minyak telah turun hingga tiga persen dari angka tertingginya menem-

bus 92 dolar AS per barel. Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali Al-Naimi berharap permintaan minyak dunia akan meningkat menjadi 1,5-1,8 juta barel per hari pada tahun ini. Angka itu lebih tinggi dari perkiraan Administrasi Informasi Energi dan Badan Energi Internasional. Presiden Strategis Energi and Economic Research Michael Lynch, mengatakan komentar al-Naimi membuktikan bahwa dirinya berpikir harga minyak saat ini terlalu tinggi, dan OPEC akan mengambil langkah-langkah untuk membawa harga minyak ke bawah. “Saya pikir itu komentar serius pertama dari siapa pun di OPEC. Sepertinya dia bilang mungkin kebutuhan pasar minyak lebih banyak,” ujar Lynch dalam laporannya. (okz)

Rupiah Diprediksi Menguat Ke 8.700

berkisar Rp12.000 per kg. Minyak goring Bimoli (620 cc) Rp9.700, curah Rp11.000 per kg, garam kasar Rp1.200 per kg, garam halus, Rp2.000 per kg, kacang kedelai Rp6.000 per kg. Daging sapi Rp65.000 per kg, ayam broiler Rp28.000 per kg, ayam kampong Rp42.000 per kg, telur ayam broiler Rp13.600 per kg, telur ayam kampung Rp1.800 per butir, ikan asin teri nomor dua Rp65.000 per kg. Sementara harga yang telah mengalami cukup tinggi seperti cabai telah mengalami penurunan begitupula dengan gula. Untuk cabai merah Rp37.000 per kg, sedangkan cabai rawit berkisar Rp40.000 per kg. “Dari daftar tersebut diketahui bahwa untuk harga ayam broiler, kampung dan begitupula dengan telur ayam mengalami kenaikan,” ujar Kasubdis Perdagangan Dalam Negeri tersebut.(m38)

Pelindo Dorong Batubara Bangun KEK LIMAPULUH(Waspada): Kepala Cabang PT Pelindo I Kuala Tanjung, Zainal Arifin Hamid menyambut positif rencana Pemkab Batubara membangun kawasan KEK (kawasan ekonomi khusus) di Kec Medang Deras dan Seisuka sejalan pengembangan jalur KA di Sumut mulai dari Stasiun Bandar Tinggi Kab Simalungun menuju Kuala Tanjung. ‘’Disini Dirjend Perkereta Apian telah mengajukan usulan dana APBN Tahun 2011 tahap awal dilakukan pembangunan sepanjang lebih kurang 25 km dan mudah-mudahan dalam tahun 2012 sudah dilakukan uji coba,’’ tukasnya, Selasa (25/1). Terwujudnya KEK nanti secara otomatis roda perekonomian rakyat semakin berputar dengan berdirinya usaha-usaha

Rumah Tangga Sasaran (RTS) dengan istilah OP tertutup sesuai aturan nyang berlaku,” tambah Maratua Pantauan Waspada harga beras eceran di Pasar Sei Rampah, untuk IR 64 dan sejenisnya Rp9.000 per kg, Kuku Balam Rp10 ribu, Beras Aceh Rp8.000

didaerah itu sehingga memudahkan bagi kalangan usahawan dalam ekspor/inpor barang melalui pelabuhan Kuala Tanjung nantinya merupakan pelabuhan kedua terbesar di Sumut setelah Belawan. Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain secara tegas mengatakan terus berupaya mendongkrak pembangunan diberbagai sektor baik sarana infrastruktur sampai ekonomi dan SDM. Dalam kaitan KEK tanggal 30 September 2010 telah dilakukan Penandatanganan Piagam (MoU) Kerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS)untuk melakukan pengkajian pengembangan wilayah rencana membangun Kawasan Ekonomi Kusus (KEK).‘’Diharapkan nanti Batubara menjadi salah satu daerah termaju unggulan di Sumut,’’ tukasnya. Kegiatan ini bagian terpenting untuk pengembangan wilayah pantai dan mampu berinisiatif mengola potensi yang ada diharapkan nanti mendapat dukungan semua pihak baik pemerintah, masyarakat sampai investor. Mengenai lahan diperuntukan telah disediakan seluas lebih 5.000 ha di kawasan Kuala Tanjung, Kec. Medang Deras dan Seisuka salah satu syarat untuk membangun KEK didukung letak georafis daerah berhadapan langsung dengan laut selat Malaka sampai sarana pelabuhan dalam pelayanan transportasi.(a11)

JAKARTA (Waspada): DBS Grup memprediksi nilai tukar mata uang negara-negara Asia akan menguat hingga lima persen dalam lima tahun ke depan. Prediksi tersebut didasari atas pertumbuhan ekonomi dan inflasi di negara Asia akan di atas rata-rata per-hitungan global. Demikian DBS Chief and Managing Director for Economy and Currency Research David Carbon di Jakarta Selasa (25/1). Menurut David dalam beberapa tahun kedepan, arus dana asing masuk ke Asia (capital inflows) akan semakin kuat disebabkan oleh kebijakan capital easing to the speed serta daya tarik Asia menjadi poros ekonomi baru dalam tahuntahun mendatang “Arus dana masuk ini akan berdampak positif pada apresiasi nilai tukar mata uang, walaupun dalam jangka pendek akan mengakibatkan tekanan

pada tingkat suku bunga” tambahnya Menurut pandangan DBS, dengan arus dana masuk yang kuat, maka kemungkinan besar di tahun ini nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dapat terapresiasi lebih lanjut ke level Rp8.700 atau lebih. “Nilai tukar rupiah dapat terapresiasi lebih lanjut ke level Rp8.700 atau lebih,” tuntasnya. Sebelumnya, DBS Group juga memprediksi akan ada kenaikan suku bunga di Asia, termasuk indonesia (BI Rate) diramalkan naik sebesar 150 basis poin (bps) atau delapan persen sampai akhir tahun “Kami memprediksi atau meramalkan di tahun 2011 ini akan ada 40 kenaikan suku bunga di Asia termasuk Indonesia kami ramalkan akan naik 150 basis poin (bps) menjadi delapan persen sampai akhir tahun nanti,” ujar David. (okz)

Ratusan Ha Tanaman Padi Terancam Puso NISAM (Waspada): Lebih 500 ha tanaman padi dilahan tadah hujan Gampong Blang Kareung, Kecamatan Nisam, Aceh Utara mengalami kekeringan. Bila kondisi itu terus berlanjut petani khawatir tanaman mereka mengalami puso. Tgk A Gani Yakob, 47, warga Blang Kareung ditemui di desanya, Selasa (25/1) mengaku prihatin dengan kondisi tanaman mengalami kekeringan. “Ketika padi mulai ditanam sekitar tiga bulan lalu, airnya cukup. Tapi sekaranag tidak penah hujan lagi, sehingga tanahnya kering,” jelas dia. Di kawasan itu terdapat saluran irigasi, namun sejak dibangun hingga kini, menurut A Gani tidak berfungsi. Saluran itu berasal dari irigasi Cot Gapieh di kawasan Krueng Keude Ampah. Namun diduga

karena debit air sungai tidak mencukupi, akibatnya petani Gampong Blang dan sekitarnya tidak mendapat suplai air irigasi. Sebelumnya, warga masih bisa memanfaatkan air dari saluran pembuang bermuara ke Pelabuhan Umum Krueng Geukeuh. Namun sekarang air di saluran pembuang itu juga mengering. “Biasanya kalau air laut sedang pasang, air di saluran pembuang juga banyak. Jadi bisa ditarik dengan pompa ke sawah,” tambah dia. Kondisi kekeringan juga terlihat di perbatasan Gampong Paloh Lada-Blang Kareung. Lahan sawah warga kering kerontang mengancam tanaman padi warga. Mereka mengharap pemerintah daerah dapat segera membangun saluran irigasi bisa mengaliri air dari Waduk Bate Pila, Kecamatan Nisam.(b17)

London Murni

Waspada/Iwan Has

BERSALAMAN: Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain ketika bersalaman dengan Kepala Cabang Pelindo I Kuala Tanjung Zainal Arifin Hamid dalam suatu pertemuan , Selasa (25/1).

Pemerintah Segerakan Pembangunan Cluster Sawit M E D A N ( Wa s p a d a ) : Rancangan pembangunan cluster sawit akhirnya diwujudkan pemerintah, setidaknya impian itu dimulai dilakukan dengan di-launchingnya empat kawasan cluster sawit di Indonesia pada tahun ini. Setidaknya di Sumatera Utara yang terletak di Sei Mangke, Simalungun menjadi salah satu empat yang akan dibangun kawasan cluster sawit seperti Riau di Kuala Enok dan Dumai, serta Kalimantan Timur. Plt Kasubdis Industri Kimia Agro dan Hasil Hutan Disperindagsu, Ida Pane di Medan, Selasa (25/1), menyatakan angin segar ini semestinya menjadi impian masyarakat Sumatera Utara secara keseluruhannya. “Tentunya dengan dibangunnya cluster sawit di Sumatera Utara, profit dan benefit yang diproyeksikan mengalir ke daerah,” ujarnya seraya menyatakan keputusan tersebut setelah mengikuti rapat koordinasi rencana tentang pengembangan infrastruktur di kawasan Sei Mangke, Simalungun, kemarin yang dibuka Kadisperindagsu Darwinsyah. Ida Pane melanjutkan ada sejumlah rencana pengembangan cluster industri tersebut seperti pembangunan tahap

BIREUEN (Waspada): Sejak Desember 2010 hingga Januari ini, hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Bireuen menurun drastis, sehingga mempengaruhi tingkat kesejahteraan mereka. Demikian antara lain disampaikan Hamdan, pengelola couldstorage di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Peudada, Bireuen, Selasa (25/1). “Memang pada Desember hingga Januari lazimnya hasil tangkapan menurun, nelayan kita menyebutkan kondisi saat ini adalah musim timur,” terang Hamdan didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan

setempat T Syamsuar Syah. Menurunnya hasil tangkapan nelayan ini, katanya, membuat harga ikan di pasar Kota Bireuen juga meningkat. Kondisi ini diperparah dengan meningkatnya sejumlah harga barang kebutuhan pokok lainnya. Begitupun, kata Syamsuar Syah, minimnya hasil tangkapan nelayan tidak dipengaruhi cuaca ekstrim sebagaimana melanda wilayah perairan lainnya di Indonesia. “Di Bireuen cuaca tidak ekstrem, hanya hasil tangkapan nelayan yang menurun,” paparnya.

Kadar

JAKARTA (Antara): Mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris mengingatkan akan bahaya perdagangan bebas ChinaASEAN yang makin menggilas produk dalam negeri dan mendorong industri nasional gulung tikar. “Pemerintah harus berbuat sesuatu untuk membatasi membanjirnya barang-barang China di pasar nasional. Kalau tidak, kita hanya menjadi bangsa pedagang dan pengimpor,” katanya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (25/1). Menurut Fahmi, semua pihak, terutama pemerintah dan DPR, harus berusaha agar industri nasional mampu bertahan menghadapi serbuan produk China dari mulai tekstil, makanan, perkakas, mesin-mesin sampai mainan anak-anak. “Jika tidak, maka terjadi ancaman ribuan pengusaha

99%

Rp403.000

London

97%

Rp371.000

24 Karat

90 s/d 93%

Rp350.000

Emas Putih

75 %

Rp310.000

22 Karat

70%

Rp281.000

Suasa

20 s/d 35%

Rp180.000

Berkenaan cuaca tidak bersahabat, katanya, Panglima Laot biasanya selalu memberikan warning kepada nelayan agar tidak melaut. Namun hingga kini panglima laut tidak memberikan peringatan tersebut. Pada bagian lain Syamsuar Syah mengharapkan nelayan yang menggunakan boat pancing 2-3 GT agar melakukan usaha-usaha menjaga kualitas hasil tangkapannya dengan cara menyiapkan tempat pendingin layak, dengan demikian kualitas ikan masih bagus saat mereka merapat di PPI.(cb03)

Valuta Asing Di Medan

Harga

(m40)

kedua cluster industri hilir kelapa sawit di Sei Mangke seluas 104 hektar. “Pembangunan pabrik produksi kelapa sawit tersebut memiliki kapasitas 75 ton per jam, sebelumnya hanya berkapasitas 30 ton per jam,” ujarnya. Selain pembangunan pabrik tersebut, lanjutnya, juga didirikan pembangunan tenaga pembangkit listrik dari cangkang kelapa sawit berkapasitas 400 watt per liter per jam, pembangunan pabrik pati asip, pembangunan pabrik pati al cohol sulfat dan elahim, pembangunan jalan/infrastruktur menuju kabupaten atau jalan provinsi segera diselesaikan. “Seperti pembangunan jalan tol bebas hambatan Kuala Namu – Tebing Tinggi sepanjang 60 km, pembangunan jembatan dengan ruas dan lebar jalan mulai dari kawasan Indrapura sampai ke persimpangan Kuala Tanjung sepanjang 25 km, pembangunan jembatan layang (fly over) dari Simpang Kuala Tanjung ditanggungjawabi oleh Departeman PU,” ujarnya. Sedangkan pembangunan jalan provinsi, lanjutnya, dengan kapasitas dan luas jalan dimulai dari persimpangan Lima Puluh menuju ke Perdagangan sepan-

jang 11 km sebagai penanggungjawab adalah pihak Pemprovsu. Untuk pembangunan jalan menuju kabupaten Bosar Maligas sepanjang 14 km, terangnya kembali, sebagai penanggungjawab adalah Pemkab Simalungun. Sedangkan pembanguan ruas jalan kereta api dari Bandar Tanjung ke kuala Tanjung sepanjang 23 km sebagai penanggungjawab Ditjend Pe rkeretaapian. “Saat ini ruas jalan kereta api sudah siap dibangun dimulai dari kawasan industri Sei Mangke menuju ke Perdagangan,” ujarnya kembali. Ida Pane melanjutkan dengan dijadikan Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) sentra produksi sawit dan industri minyak kelapa sa-wit mentah (CPO) serta produk turunannya (cluster) ditarget-kan dapat dihasilkan 150 jenis produk turunan mulai sabun mandi, parfum, mentega/margarin, minyak goreng, dan lainnya. “Dengan cluster industri sawit, CPO sudah diolah di dalam negeri diharapkan nilai ekspor bertambah mahal dan ini tidak hanya meningkatkan devisa, tetapi juga menambah penyerapan tenaga kerja,” lanjutnya kembali. (m38)

Produk Nasional Tergilas Barang Cina

Tangkapan Nelayan Bireuen Menurun

Harga Emas Di Medan Jenis

Antara

SAMPAH KOMPUTER: Pekerja membongkar sampah elektronik (e-waste) berupa monitor komputer untuk didaur ulang kembali di pusat penampungan sampah elektronik di kawasan Tangerang, Banten, Selasa (25/1). Data Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), sampah atau limbah elektronik setiap tahunnya mengalami peningkatan seiring tumbuh pesatnya penggunaan barang elektronik seperti ponsel atau komputer sebanyak 50 juta ton sampah elektronik di seluruh dunia yang memberikan dampak lingkungan berupa menurunnya tingkat kualitas air akibat adanya mercury dalam limbah elektronik tersebut.

Mata Uang

Jual

Beli

Dolar AS Dolar Australia Franc Swiss Poundsterling Inggris Dolar Hongkong Yen Jepang Dolar Singapura Euro Ringgit Malaysia

9.140 8.226 8.620 14.068 1.169 104,50 6.679 11.825 2.870

8.890 8.054 8.454 13.783 1.148 101,50 6.445 11.063 2.800

industri besar dan sedang, terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja secara massal akibat perdagangan bebas yang berlaku sejak 1 Januari 2010 tersebut,” kata Fahmi juga mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu. Fahmi menyatakan perdagangan bebas ASEAN-China sangat memukul industri nasional. Indonesia tidak siap menghadapinya meski terpaksa harus diberlakukan pada awal 2010. “AS saja tidak bisa menghalangi. Pusat kulakan AS, Walmart, sebanyak 95 persen barangnya produksi China,” katanya lagi. Produk China, menurut Fahmi, tidak ada bedanya dengan produk Indonesia. Beberapa produk andalan nasional mulai tergeser barang China di pasar domestik. Batik, misalnya, bakal terpukul dengan membanjirnya batik China dengan kualitas lebih baik, namun harganya lebih murah. “Perajin batik Indonesia sudah diboyong ke China untuk membantu desainnya. Motifnya Indonesia, tapi produksi China,” katanya. CEO Mustika Ratu, Putri K

Wardani, mengungkapkan, produk kosmetik China juga mengancam industri kosmetik lokal. Sementara Ketua Umum Asosiasi Keuangan Mikro Indonesia Aries Muftie menambahkan seiring dengan membanjirnya produk China, kecintaan pada produk dalam negeri melemah. Untuk itu, katanya, diperlukan kebijakan tegas-tegas membela produk nasional dari serbuan asing. “Indonesia perlu orang seperti Fahmi Idris yang bisa menjadi Mahatma Gandhi Indonesia. Tampaknya gerakan swadesi perlu dilakukan,” kata Aries Muftie. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofyan Wanandi pernah mengungkapkan bahwa ada 16 sektor usaha belum siap memasuki pasar bebas. Sektor yang keberatan dibukanya pasar bebas ASEANChina tersebut antara lain tekstil, baja, ban, mebel, pengolahan kakao, industri alat kesehatan, kosmetik, aluminium, elektronika, petrokimia hulu, kaca lembaran, sepatu, mesin perkakas, dan kendaraan bermotor.

Harga Berbagai Jenis Bahan Pokok Cabai rawit Cabai merah Cabai hijau Tomat Kentang Wortel Kol

Rp40 ribu Rp35 ribu Rp18 ribu Rp6000 Rp7000 Rp4000 Rp2000

per kg per kg per kg per kg per kg per kg per kg

Harga Beras: KKB Ramos Jongkong IR 64 Beras Kita Bulog OP Gula Putih Minyak goring Tepung Trigu

Rp8000 Rp9500 Rp7300 Rp7500 Rp7400 Rp6170 Rp11 ribu Rp11 ribu Rp7000

per kg per kg per kg per kg per kg per kg per kg per kg per kg


B6 1 CM 2 CM

WASPADA

Rp. 12.000 Rp. 24.000

3 CM Rp. 36.000 4 CM Rp. 48.000

5 CM 6 CM

Rp. 65.000 Rp. 78.000

BURSA

ISUZU Panther LDX Thn. 91 (Diesel) Hrg. 39 Jt Hub. 0852 5485 9636

Informasi Pembaca

ISUZU Panther Pick Up 2003. ada AC, W. Biru, BK Medan. Balik DP 20 Jt Net. Sisa 2.300.000 x 28 Bulan. Hub. 0812 6477 946

AUTOMOTIVE

Bursa Automotive

AC : Air Condition BR : Ban Radial CL : Central Lock ND : Nippon Denso DB : Double Blower

PS PW RT VR EW

: Power Stearing : Power Window : Radio Tape : Velg Racing : Electric Window

CHEVROLET BLAZER 2005

Orisinil mulus. W. Hitam. BK Medan, jarang jalan. Km. 62Rb. Lengkap H. 85Jt. Nego. Hub. 0812 6477 946

CHEVROLET Blazer 2005 DOHC. VR, Ukrn Ban 30 Saviro Baru + LCD TV. Kondisi, siap pakai. Rp. 90Jt Nego. Hub. 0813 6142 4249 - 0815 3457 3400 DAIHATSU Taruna FGX Long AC DB, PS, PW, CL, Tape, VR, BR, Asli Mdn mulus, siap pakai. Harga 93 Jt damai. Hub. 0812 650 8819 DAIHATSU 100% BARU PAKET MURAH...!!

Xenia Li....DP 12 Jt-an......Angs. 3 Jt-an Terios........DP 14Jt-an.......Angs 4 Jt-an Luxio.........DP 9 Jt-an........Angs 4 Jt-an Hub. JOSUA - 061.77004944 / 0812 6311 0820

DAIHATSU READY STOCK NIK 2011

- Xenia DP Mulai 14 Jutaan Angs. 3 Jutaan - Pick Up DP Mulai 10 Jutaan Angs. 2 Jutaan - Luxio DP 8Jutaan Angs 3 Jutaan Buruan Proses Cepat dan Jaminan Garansi 3 Thn. Daihatsu. Hub. TEDDY 77884663 / 0812 6325 656 DAIHATSU Espass 96, 5 Speed. BK Medan 09-15 a/n. sendiri. warna silver mulus/mesin sehat. VR, BR, AC, Tape. Peminat Hub. 0812 6000 5265

PAKET DAIHATSU MURAH

Gran Max Pick Up DP 8 Jt-an Angs. 2 Jt-an Xenia 10 Deluxe DP 11 Jt-an Angs. 3 Jt-an Terios TS Xtra DP 16 Jt-an Angs. 4 Jt-an Luxio D DP 5 Jt’an Angs. 3 Jt-an Sirion Type D DP 12 Jt-an Angs. 4 Jt-an Hub. ERWIN HP. 0812 63154132 - 061.77402067 DAIHATSU Sedan Classy thn 90/91 W. Merah Hati met. Pajak Baru, AC, VR, Tape, Body kaleng luar dalam, mulus sekali, Hrg. 28Jt/Nego. Jl. Kamboja Raya No. 84/Blok 18. Perumnas Helvetia HP. 0852 6115 3339

DAIHATSU Taft GT F/70 4x4 Thn.’94. Warna hitam, Ban Radial, Velg Racing Rp. 62Jt. Hub. 0812 6524 3555 OVER KREDIT

Honda City Z 2003. Merah Ferarri Balik DP 25Jt/Bs Nego. Pajak Baru. Sudah Bayar 9x, Sisanya 26 x lagi. Call 0819 62 7046

HONDA Civic Wonder th. 85 BK Mdn AC, Tape, VR, BR, Mulus, siap pakai. Harga 15 Jt. Hub. 0812 650 8819 ISUZU Panther LDX Coklat Metalik. P. Steering, P. Window, 4 Pintu. BK Asli Medan. BK Panjang, Tape, Accesories, Remote Alarm, Cantik luar Dalam. Mulus Bang. Harga 45Jt/Nego Hub. 0812 6568 818 / 77305875

BUNGA 0% Berhadiah BLACKBERRY TORCH atau CASH BACK 15,6 JUTA

ISUZU Panther Pick Up. Hijau Thn. 93, Mobil terawat. Hrg. 45 Jt. Nego. Hub. 061-76915166 ISUZU Panther Hi Grade Th. ‘97. Wrn. Silver, Solar Pajak 1 thn, Mobil ctk sekali, siap pakai. Rp. 73Jt. Kembar Ponsel Jl. SM. Raja No. 200 (depan UISU). 0815 3373 3688 / 7851 402

ISUZU Panther Box Th. ‘04, Wrn Biru, Box Cantik, mobil siap pakai, Rp. 75Jt. Kembar Mobil Jl. Tritura No. 9. 0813 9682 8808 MITSUBISHI Kuda Grandia Solar 2002. Mulus. W. Hitam, BK Medan lengkap, siap pakai. H. 115 Jt Net. Hub. 0812 6477946

M-ETERNA - 90

BK Asli Medan, warna hitam. Kondisi mulus. Hub. 0815 3374 8820 MERCEDES BENZ M/T 230 E Biru met Thn. 89. Sgt orisinil. Mewah, mulus dan terawat sekali. Hrg. 45Jt Nego. Hub. 0813 7550 1012

GRANDIA ‘02. Merah, Solar, Lengkap Rp. 106.000.000/ Nego. HP. 0812 6358 1395 - 0815 3004 395 OPEL Blazer LT DOHC Thn. 01 Warna biru Silver Hrg. 68Jt. Hub. 0812 6542 4866 DIJUAL CEPAT SUZUKI KATANA 96. Hitam metalik. AC, Tape, Velg Racing, Body Kaleng. Mesin Bagus dan mulus. Harga Rp. 45 Jt. Hub. 0852 7630 2013 TP.

KREDIT VIA:

SUZUKI

ADA JADI MOBIL

JL. JEND. G. SUBROTO 18-20 Depan Air Mancur Petisah Tel. 4522619 - 4146757 MEDAN

Rp. 91.000 Rp. 104.000

SUZUKI Carry Realvan 95, mobil mulus, wrn biru, istimewa Hrg. 43Jt. 0812 6545 6789 SUZUKI Katana ‘95 Dijual. W. Ungu. Body mulus. Harga Nego. Hub. 0812 6014 791 SUZUKI Escudo 1600cc Wrn Hitam, Th. ‘05, Bln 6, Mobil ctk sekali, Rp. 123Jt. Jl. SM. Raja No. 200 Kembar Ponsel 0857 6097 8888 / 7851 402 SUZUKI Minibus extra 1987/88 lampu petak extra, w. hitam metalic, tape, ok kulit oscar asli baru, reben necle transparan baru, velac racing belimbing, ban baru, hub. acuan jl. kirana 17 bisa tukar tambah, mobil sangat mulus & terawat, tinggal pakai saja. cash credit. 77159251 - 0811635101

SUZUKI Katana GX Power Steering 1997 w. ungu metallic, ac, tape kenwood, body originil, hub. Acuan Kirana 17 bisa tukar tambah, cash credit 77159251 - 0811635101 Mobil terawat, tinggal pakai, sehat, mulus, tgn 1. 1. Dijual Innova G Th. 2008. Warna Grey Metalik. BK 2. Disewakan Rumah 3 Kamar Lengkap AC. Perumahan Citra Garden Blok D12 No. 23. Hubungi HP. 0852 7749 5467 TOYOTA Kijang LGX, DSL ‘00. Htm, AC DB, VR, BR, Jok Klt. Rp. 26Jt. Angs: 3,59Jt (langsung BW Plg). Toyota Soluna XLI ‘02, BK Medan asli, silver, AC, RT, VR, BR (baru), DP 16Jt. Angs: 2,23Jt. Hub. 061.76700 976 TOYOTA Kijang Grand Extra 1.8 Dijual. Thn. 96/97. Hijau met, Long, AC, DB, Tape, PS, PW, CL, VR, BR, Remot. Mobil sangat mulus. Hrg. 75 Jt damai. Hub. Rumah Makan Surya Baru Jl. Karya No. 90 Sei Agul. 20 Mtr dari Simpang (4) Lampu Merah Maaf TP.

SUZUKI Carry Elvan DRD Tahun 2004 warna merah metalic. BK Medan asli. Satu nama dari baru. Kondisi mulus, sangat seperti baru. Dijual Cepat. Hub. 0813 9610 1939

TOYOTA Kijang Kapsul LX Thn. 97 (Bensin). Silcer metalik Hrg. 81 Jt. Hub. 0821 6056 4141

SUZUKI Forsa ‘87 BK Mdn. Harga 22 Jt. Mitsubishi Eterna DOHC. W. Hijau. Harga 27 Jt Mitsubishi Kuda Grandia 03. W. Biru/Silver metalic. Harga: 117 Jt. Hub. 0813 6108 7834

TOYOTA Avanza 05 Silver Original BK Medan. Hrg. 125Jt Nego. Hub. 061-77601540, TP

“PAKET MURAH AWAL TAHUN” ASTRA DAIHATSU READY STOCK

PICK UP *Cash Back 5 Jt

MINIBUS *Cash Back 5 Jt

Hubungi Dealer

7 CM 8 CM

DEALER RESMI SUZUKI MOBIL

PU 1.5 DP 6 Jt-an. Angs. 3.170.700 APV Dp. 12 Jt-an Angs. 4.830.000 NB: Proses Mudah & Cepat Data dijemput Hub. 0812 6540 809 / (061) 7772 2121

9 CM Rp. 126.000 10 CM Rp. 140.000

11 CM Rp. 165.000 12 CM Rp. 180.000

IKLAN KHUSUS 6x1,5 kolom Rp. 120.000

Pelanggan Yang Terhormat HA TI-HA TI terhadap penipuan yang HATI-HA TI-HATI mengatas namakan PT. Harian WASPADA, kami dari PT. Harian WASPADA tidak pernah mengirim sms untuk membeli produk anda, TI-HA TI apabila anda ingin dan HA HATI-HA TI-HATI melakukan transaksi jual beli melalui transfer. Segala akibat yang terjadi diluar tanggujawab PT. Harian WASPADA. Apabila anda mencurigai sesuatu,

BURSA

TOYOTA BARU Innova, Fortuner, Yaris, Vios, Altis, Camry, Rush, Avanza. Hub. 0813 7043 7766

RENTAL MOBIL

TOYOTA Avanza Thn. 2006 Dijual. Type G. BK Medan Asli, Warna silver, Cat asli mulus. Mesin halus, Km. Rendah. 42.000. Mobil masih seperti baru. Harga Rp. 128 Juta/Nego. Hub. 0812 6038 561

* TOYOTA 2011 * Fortuner, Innova, Avanza, Yaris, Rush Cash / Credit, Proses Cepat, Terima Tukar Tambah. Hub. (BUDI) 0821 6060 4998 / 061-6969 9882

JUAL DAN BELI TV, LCD, Kulkas, M. Cuci, Handycam, DSLR, Laptop, LCD Projector, Laptop, PS 1, 2, 3, H. Theater, Sound System, dll. Hub. CV. MARKET, Telp. 7632 4682 - 0812 65393000 S. Budi T. Sari No. 424 B Psr. IV Dkt BNI

RENTAL MOBIL Avanza, Xenia 1.3 Khusus bulanan. Utk Perusahaan 3,5Jt/bln. T. 0821 67 173853

BURSA

ALAT BERAT

SERVICE ASESORIS MOBIL

SEWA FLOOR STANDING HUB: 3 Pk Jln. Sutomo No. 139 C. & 5 Pk

TOKO SUPER ELECTRONIC

BURSA

KOMPUTER Laptop-Pc-Lcd-Projctor-CCTV-Camera-Tinta Top: Servis: expres (Tukar +) PT.com-0812 636 1967. Jl. rantang 20s Latop baru 320Gb+cam= Rp. 239rb x 13. (bisa tukar +/cash/kredit) Pc (Wnet/Ruma) P4 + LG 17” = 1 Jt -(Cpu P4=500rb) Latop2nd=1xJt + 3bonus LCD new19” = 1Jt. LCD=579rb Tosiba 15” Cel 80Gb + dvdcrw/wfi/+1,5Jam PROJECTOR=2Xjt (sewa 500rb)

ELEKTRONIK MADINA SERVICE

Cuci AC, Isi Freon, Bongkar Psg, AC Tambah Freon, Perbaikan, Spare parts. AC - KULKAS - MSN CUCI Hub.06177972065 / 0813 6149 7921

SINAR TEKNIK

SERVICE/REPARASI : AC - KULKAS - M. CUCI

HUB: 0857 6078 7441061.69678231

AC

AC

AC

REPARASI/SERVICE AC SPLIT, WINDOW/CENTRAL, DISPENSER, MENGECAT KULKAS/ JUAL BELI AC BEKAS, DLL

HP. 0812 6053 690

7352833

CUCI + B. PASANG

KULKAS, DISPENSER, M. CUCI HUB. MAJU TEKNIK Tel. 7030118, Flexi 76750084

BARU 100% / GARANSI

Murah hanya Rp. 2090.000 + Pipa + Breket. (Stock Terbatas) NB: Bersedia Bongkar Pasang, Service, dll. Hub. TOKO SUMATERA JAYA G. Subroto 401 Medan Tel. 061-4143670 / 061.77555550

TIMOR Sedan Thn. 97. W. biru met, AC, VR, DVD Power, Body kaleng, luar dalam. Mulus sekali. Hrg. 40Jt/Nego. Jl. Gaperta Ujung Komplek Tata Alam Asri. Bakti Indah VII No. 111. HP. 0813 9710 8282

YAMAHA Motor VEGA ZR Thn. 2010. Siap pakai. H. 8Jt damai. Hub. 0812 6477 946 TIGER Th. 2009 W. Hitam, VR, Type GL. Cantik & jarang pakai. Telp. 0852 6161 9093

PANASONIC - LG MITSUBISHI - AUX SAMSUNG - DAST GENERAL - FUJI CHANGHONG - DAIKIN SHARP PLASMA CLUSTER

PRATAMA TECHNIK

Toyota Avanza Type-S VVTi Hitam 2008 Toyota Avanza Type-G VVTi Hitam 2006 Toyota Kijang Krista Diesel Hitam 2003 Toyota Kijang LGX Diesel Hijau Tua 2003 Toyota Kijang LGX Bensin Silver 2003 Toyota Kijang LSX Diesel Abu-abu 1997 Toyota Kijang Grand Extra Hijau 1993 Daihatsu Zebra Escada 1.3 Merah 1995 Suzuki Carry Adi Putro Abu-abu 1996 Cash - Credit - Tukar Tambah Jl. Mustafa Depan Gudang Bulog Telp. 061-6624884 / 061-30089303

BURSA

AC

AC AC

TOYOTA Corolla DX ‘80. Coklat, AC, VR, Complete Originil. Les Body lengkap, mulus. 23 Jt/Nego. Hub. 0812 6034 0898

BURSA

BUTUH DANA BUTUH DANA Jaminan Apa Saja. Sertifikat Tanah Mobil & Sp. Motor. Segala tahun. Hub. 061.8222 774 HP. 0816.314.1807

0

DANA Th. 75 - 2010 MOBIL + Sp. MOTOR % T.OVER: D. TRUCK + TRONTON, BM: KILAT SHM + SKC + DP & KTA BPKB Mr. JG.0813 7548 5990, 777 90 557

TERCECER BPKB Spd. Motor Honda Supra X BK 4038 DQ. a/n. Dahlia Siregar. Alamat Jl. Menteng Gg. Rahayu A Rejo Binjai Medan. No. Rangka: MH1KEV411VK006894 No. Mesin A 9910087-E

TERCECER

1 (Satu) Buah BPKB Asli STNK BK 9492 AC a/n. PARULIAN NAIBAHO. Alamat Jl. Jamin Ginting. Lk. 1 Kec. M. Tuntungan.

TERCECER 1 (Satu) Buah BPKB Asli STNK BK 5419 UQ a/n. WENI UTAMI alamat Jl. Tani Asli Gg. Asal Dsn 11. Sunggal D/S.

TERCECER

1 (Satu) Buah BPKB Asli STNK BK 4117 FT. a/n. ELZA alamat Jl. DR. Mansyur Gg. Sehat No. 4. Kec. Medan Selayang.

AC

REPARASI AC, KULKAS, MESIN CUCI Kompor Gas, Dispenser H & C TV, M. Pompa Air Sanyo

Hub. SURYA TEKNIK SERVICE Telp.66482216 - 0813 7589 8757- 0812 1671 84742 Siap Ketempat

MINI & EFEKTIF IKLANKAN PRODUK ANDA

WC WC

ANDA TUMPAT - SEDOT

Hub. 8219951 Jl. Setia Budi No. 2

TUMPAT/ SEDOT

77442112

Jl. Gatot Subroto Medan Ada Garansi

WC 0812 642 71725

MOBIL SEDOT

PAK ADI

Jl. BRAYAN MEDAN

HP.

BURSA

ALAT MUSIK

TERCECER

TERCECER 1 (Satu) Buah BPKB Asli STNK BK 4258 XR. a/n. RIKA ARDIATI. Alamat Jl. Teratai No. 28-A. Kel. Hamdan Medan.

-

SERVICE

TOYOTA DX ‘83. Mulus, W. Orange Met, Tgn. Pertama. BK Asli Medan. Hub. Tel. 0813 9796 1967

TERCECER/HILANG Hilang surat Tanah - Penglepasan Hak Dengan Ganti Rugi No. 26, Tgl. 19-062009. a/n. Asniar. Alaamt Jl. Veteran PSR. VII. Dsn IX. Luas Tanah 92M2

BARU “HARGA” SPECIAL

Hyundai Long An ROBEX 220. Dozer D6D. Komatsu Gracio PC 200/7. Mesin Genset Mitsubishi. 0812 6079 819

BURSA

BURSA

HILANG/TERCECER

1 (Satu) Buah BPKB Asli STNK BK 2773 HV. a/n. SUNARDIANTO. Alamat Jl. Belat No. 123 Kel. Sidorejo M. Tembung Medan.

TEL. 061-7347810 - 7360741 TEL. 77982281 medan INSTALASI & PEMASANGAN SERVICE, REPARASI AC - KULKAS

HITACHI ZAXIS 2004.

Khusus Medan Deli, Marelan, Labuhan, Belawan Hub. 0812 6390 660 Iklan Anda Dijemput

TV, LCD, PS, Ampli, SPK, AC, Kulkas, Projector, Laptop, Handicam, Camera, Keyboard , dll UD. SENANG HATI: 4517509 - 69677449. Jl. Sekip 67 A

Simp. Gandho

TOYOTA Krista Silver 00/ 01, Original BK Medan. Hrg. 125 Jt Nego. Hub. 0812 6084 0862, TP

SEPEDA MOTOR

BUTUH DANA CEPAT

1 Hari Cair Bunga Rendah, Dan Terjamin (Dlm/Luar Kota). Spesialis Leasing BPKB Mobil, Truk, Spd. Mtr. Terima Mobil yang masih kredit, over leasing. Dan Bantu Pelunasan BPKB. Hub. S8F Finance 061-8445716 - 0813 7044 6633

BELI DNG HARGA TINGGI

!! TOYOTA 100% BARU !!

TOYOTA Kijang Capsul Model LGX New Bensin 1,8 EFI Thn. 2003. Sgt mulus, orisinil, Biru muka, VR 17, BR, PS, PW, CL, RMT, E. Miror, AC DB, DVD, MP3, Pake TV, Full Acesories. Hrg. 135 Jt. Nego. Hub. 0812 4431 7686

HARGA BELUM TERMASUK PPN 10%

DANA EXPRESS SHM, SK Camat 1 Hari Clear 0813 6229 0001 0812 6095 5531 (Henrik)

BURSA

061-4576602. Terimakasih

# TOYOTA BARU # Ready Avanza, Altis DP 58 Jt-an. Yaris DP 22 Jt an. Innova DP 34 Jt-an. Fortuner DP 61 Jt-an. Hub. FERY 0852 6113 7592 atau 7781 6673

FAX.4561347

ELEKTRONIK

silahkan hubungi kami di

AVANZA, RUSH, INNOVA, FORTUNER, YARIS, VIOS, ALTIS, CAMRY, HILUX. DP + BUNGA RINGAN. Hub. 0813 7512 7297 - (061) 7795 1428

Rabu, 26 Januari 2011

TERCECER

1 Buah BPKB Mitsubishi/Lancer 1600. No. Pol. BK 1742 HH an. SYAHRIL NASUTION. Alamat Jl. HM. Yamin Gg. Ketoprak No. 9 Medan. TERCECER Dompet warna hitam. Berisikan: STNK Spd. Motor Mio a/n. KIKY WULANDARI. SIM C & KTP a/n. HMD ALDINO. Tercecer disekitar Ring Road Setia Budi. Bagi yang menemukan antar ke Jl. Medan Area Selatan Gg. Kuali No. 383 A. Tidak akan dituntut dan akan diberikan imbalan sepantasnya.

TERCECER

1 (Satu) Berkas Srt Tanah SK Bupati Deli Serdang No. 1954/A/I/17 Tgl. 14 Mei 1973 Lokasi Pd. Bulan. A/n. KASIATI

TERCECER

Seberkas Surat Keterangan Tanah (SKT) a/n. Dr. BURHANUDDIN RAMBE. Alamat Jl. Denai No. 29 Kel. Tegal Sari Kel. Medan Denai. No. Surat Tanah : 594/02/0073/Mdn/2000. Tercecer / Hilang diantara Jl. Denai - Jl. Sutrisno Medan.

TERCECER

1 Bh. Dompet disekitar Perum Seroja Per mai Sunggal Kasuari. Yang berisi 1 bh HP, KTP, SIM, ATM a/n. R. NETTY NAIBAHO Pada tgl. 25-01-2011. Bagi yang menemukan hub. 0813 6168 3434 akan diberi imbalan.

BURSA

KONSTRUKSI

WC WC 0812 60444275

0813 6147 0812 Setia Budi

JL. SETIA BUDI

Hub. TUMPAT / SEDOT WC/GRANSI

Ingin Promosikan Produk Anda

Harian

WASPADA Media yang Tepat untuk Iklan Anda FD

KIRIMKAN... DATA IKLAN ANDA DALAM BENTUK

CD

DIGITAL

Keterangan lebih lengkap silahkan hubungi:

TELPON : 061 - 4576602 FAX : 061 - 4561347

* Format: JPG - TIFF (Photoshop)


Ekonomi & Bisnis

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

Produk Pertanian Butuh Keberpihakan Pemerintah M E D A N ( Wa s p a d a ) : Anggota DPRD Sumut Brilian Muchtar, merespon positif dilaksanakannya Undangundang tentang sistem penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan secara maksimal. Namun yang lebih penting dari itu adalah keberpihakan pemerintah terhadap komoditas tersebut. Brilian Muchtar, anggota Komisi B DPRD Sumut, berbicara kepada wartawan di gedung dewan, Selasa (25/1). Katanya, dewan baru saja melakukan rapat dengar pendapat dengan Badan Ketahanan Pangan (BKP) terkait dengan pelaksanaan UU tentang sistem penyuluhan pertanian, perikanan dan kelautan. Yakni UU No.16 tahun 2006. Dia menanggapi positif UU tersebut. Karena, menurut pengakuan BKP, sejak reformasi tahun 1998, pemerintah tidak lagi menyalurkan dana untuk tenaga penyuluhan. Kemudian lagi banyak lahan pertanian beralih fungsi dan irigasi tidak

terawat. Untuk daerah Sumut, itu terjadi di sentra-sentra pertanian di daerah Asahan, Labuhanbatu, Langkat dan Deliserdang. Akibat dari tidak adanya tenaga penyuluh, menurut informasi BKP, daya saing produk pertanian, kelautan dan kehutanan menjadi sangat lemah. Karena kualitas mutu komoditas yang dihasilkan tidak baik. ‘’Karena itulah, melalui undang-undang ini tenaga penyuluhan akan diaktifkan lagi,’’kata Brilian Muchtar. Menanggapi ini, Brilian Muchtar, anggota dewan dari Fraksi PDIP, mengatakan sangat positif. Namun masih diperlukan keberpihakan pemerintah yang lebih untuk melindungi hasil-hasil pertanian, kelautan dan kehutanan. Setelah penerapan Undang-undang ini berjalan baik, menurut Brilian Muchtar, para petani atau pelaku usaha masih dihadapkan lagi pada satu persoalan, yakni pasar. Katanya, kualitas sebaik apapun yang dihasilkan, bila tidak

Ingin Promosikan Produk Anda Harian

Symposium khusus untuk DOKTER

JUDUL

CARDIO METABOLIC AND PAIN

WASPADA

29 Januari 2011, Hotel Grand Angkasa, Medan Pendaftaran SMS: Palupi 0852 7091 6564

Media yang Tepat untuk Iklan Anda

IS I AT SKP ID GR atkan ap

Me

nd

ketik: REG spasi NAMA DOKTER spasi DOMISILI dan pastikan Dokter mendapat Reply untuk No Registrasi Tempat terbatas untuk 150 Dokter

BURSA

PENDIDIKAN KURSUS KOMPUTER CEPAT -

LPK PAULINE

Ms Office (Word + Excel)......................... 200 Rb (2 minggu) Komputer Aplikasi Perkantoran Lengkap 450 Rb (1 bulan) Autocad 2D/ 3D/ 3D Max......................... 300 Rb (10 hari) SAP/ EBTAB (Tehnik Sipil)....................... 400 Rb (10 hari) Merakit Komputer/ Lengkap................... 400 Rb (6 hari) Autocad 2D + 3D + 3D Max/ SAP............. 1,2 Jt (4 bulan) Desain Grafis + iNTERNET....................... 600 Rb (1 bulan) WEB Programing...................................... 500 Rb (10 hari) DISCOUNT 20% Daftar langsung belajar Waktu Bebas, Tanpa batas usia Jl. Sei Batang Hari Ujung 170 Medan Telp. 844.2158 - 844.2159 WEBSITE: www.lpk-pauline.com

BURSA

LOWONGAN LOWONGAN

Teknisi komputer: Syarat max. 25 thn, SIM A, KK, KTP, Wanita PRT, Max. 25 thn, KTP KK Hub. (061) 3024.3669 Jl. Rantang 20s

DIBUTUHKAN

5 Orang Supir dengan syarat: Tamatan S LTA , B e r p a k a i a n r a p i , S I M B 1 , Diutamakan mengetahui alamat Medan, Surat lamaran diantar ke Jl. AIP II KS Tubun No. 119/ 127 Medan

DIBUTUHKAN SEGERA

Perusahaan Nasional yang sedang berkembang, bergerak dibidang building dan distribusi bahan bangunan membutuhkan tenaga kerja untuk posisi:

1. DRAFTER/ ESTIMATOR, dengan syarat sbb:

1. Pria, max. 35 thn 2. Pendidikan min. D3/ Politeknik/ Sipil/ Sederajat 3. Lancar dalam menggunakan Autocad 4. Bersedia ditugaskan ke luar kota 5. Memiliki kendaraan bermotor/ SIM C 6. Teliti dalam bekerja

2.SALES PROJECT dengan syarat sbb:

1. Pria, max. 35 thn 2. Pendidikan min STM/ sederajat 3. Diutamakan yang berpengalaman 4. Bersedia ditugaskan ke luar kota 5. Memiliki kendaraan bermotor/ SIM C 6. Rajin dan ulet Jika anda memenuhi persyaratan diatas, kirimkan surat lamaran lengkap paling lambat satu minggu dari tanggal iklan Alamat: Jl. KL. Yos Sudarso Komp. Mega Glugur Mas No. 1 Medan Telp. 662.6130

DIBUTUHKAN SEGERA

Karyawati sebagai Kasir Toko/ Kios yg menjual pakaian Muslim/ Muslimah di Pasar Ikan Lama (Dalam) Medan (Jalan Perniagaan - Jl. Kereta Api Medan) Syarat: 1. Gadis, umur sekitar 18 thn s/d 22 thn 2. Jujur, rajin dan bertanggung jawab 3. Belum menikah dan pakaian sopan berjilbab 4. Tamatan SMA atau sederajat, berpenampilan menarik/ ramah Peminat yg serius segera kirim SMS ke HP. 0812.644.7474 Surat lamaran dan past photo berwarna ukuran 4x3, segera diantar sendiri oleh pelamar ke alamat rumah Jl. Halat No. 32A Medan di depan Mesjid Istiqlal, dekat Sekolah Dasar Negeri/ dekat Makam Pahlawan dan tolong telpon dulu ke (061) 732.1781, sebelum diantar surat lamarannya

WALK IN INTERVIEW

Kami perusahaan berskala internasional yang bergerak di bidang Perdagangan membuka peluang kepada profesional muda untuk bergabung dengan perusahaan kami utk posisi: - Financial Consultan - Asistant Manager - Porfolio Manager Kualifikasi: - Pria/ wanita min. 21 tahun - Pendidikan min. SMU - Berpenampilan menarik dan memiliki relasi yg luas - Mampu bekerja secara individual maupun dalam team work - Menyukai tantangan Benefit: - Gaji pokok - Komisi - Jenjang karir yg pasti - Bonus - Promosi

Contact person: Desi Mayanti 0878.8433.3542 - 0812.6405.9741 Interview Rabu s/d Jum’at

DICARI Tukang Pangkas Pria (disediakan tempat tinggal) Hub. (061) 7734.0340 - 0812.644.0718 Alamat Jl. Kapten Muslim Ujung No. 287 Helvetia Medan LOWONGAN KERJA Wanita (Gadis/ Janda) Menjadi - Prwt anak (gaji 600 Rb - 1 Jt) - Prwt org tua (Gaji 650 - 1,2 Jt) Ditambah uang kerajinan 50rb/bln Hub. Bpk Ridho (061) 453.1124/ 0852.755.23457 Jl. Ayahanda 73C Medan

DIBUTUHKAN

Wanita min Lulus SMA/ Sederajat, min 18 thn Dapat mengetik dgn komputer Hub. 7737.3968/ 0878.6856.1968

LOWONGAN SALES/ MARKETING

Untuk Produk Penghemat dan Pengaman memiliki kendaraan, syarat: - Min. Tamat SLTA, kendaraan Sendiri, Pengalaman min. 3 thn Surat lamaran CV, FC, KTP, FC, Ijazah, FC SIM, dikirim ke: Villa Setia Budi Makmur I Blok D 32 Jl. Stella Raya - Medan Terakhir 4 Februari 2011

PT. NUSANTARA CARD SEMESTA Persh. Kurir Cargo

Jl. SM. Raja No. 480 (depan Jl. Garu I)

Membutuhkan segera:

I. Kurir 20 orang II. Leader 4 orang III. Customer Service 5 Orang IV. Supir 2 orang V. Marketing 4 orang

Syarat-syarat: Memiliki kend. Roda 2 + SIM C (I) Simp A/B (IV) KTP dan SIM masih berlaku (I, II, III, IV, V) Laki-laki (I, II, IV) Per (III, V) Usia max. 35 thn (I, II, IV) 27 thn (III, V) Pend. min SLTA (I, II, IV) Semua jurus (II, V) Diutamakan yg berpengalaman maks cargo (V) Domisili Medan, Belawan, Sunggal, Helvet, Lubuk Pakam, Tembung, Binjai (I) Medan (II, III, IV, V) Mau bekerja keras dan jujur Lamaran diantar langsung Pelamar yg memenuhi syarat akan dipangil dan di interview Lamaran ditutup tanggal 08/02/2011

DIBUTUHKAN

Autobredal 89 Medan, membuka lowongan kerja, sbb: 1. Customer Service 2. Customer Relation Ship 3. Operator Syarat: 1. Minimal tamatan SMU/ sederajat (1, 2) 2. Minimal tamatan SD (3) 3. Umur max. 30 tahun 4. Perempuan (1, 2) 5. Perempuan dan Laki² (3) Antar lamaran anda ke: Jl. Kenanga Raya No. 8 Medan, kami tunggu paling lama 15 February 2011, antar langsung interview

didukung oleh ketersediaan pasar, akan menjadi sia-sia. Untuk masalah yang satu ini, katanya, dibutuhkan bantuan pemerintah.Yakni dengan memberikan fasilitas lewat berbagai organisasi pengusaha membuka akses pasar. Dengan begitu baru petani bergairah melakukan aktifitas. ‘’Karena bagaimanapun tujuan dari program ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,’’ kata Brilian Muchtar. Sementara itu, untuk menghasilkan tenaga penyuluh yang baik, Brilian Muchtar, menyarankan untuk melibatkan Perguruan Tinggi (PT). Sebelum ditempatkan bertugas, para tenaga penyuluh harus telah mendapat pelatihan di perguruan tinggi dengan kurun waktu tertentu. Selain itu, pemerintah juga sebaiknya melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi, mewajibkan mahasiswa yang melaksanakan praktik kerja lapangan untuk mendampingi tenaga penyuluh di daerahdaerah. (m12) MURAH Rmh Jl. Sei Padang/ 13 M. Baru, 2 Rmh, COcok utk Kantor/ Klinik, LT. 1252m, H. Damai, Serius call: (061) 7728.7459- 0819.827.459

RUMAH GEDUNG DIJUAL

Di Jl. Kertas, Luas Tanah L. 17x P. 47m, Luas bangunan ±330m Hub. 0815.3030.958, TP

RUMAH DIJUAL

Di Jl. STM Suka Darma No. 11 4 Kamar Tidur, SHM, Hrg 550 Jt/nego

Hub. 0857.6120.8234

RUMAH PERMANEN DIJUAL

Uk. 11x22, RT 1, KT 3, KM 3, R. Sholat 1, Dapur, Garasi besar Jl. Gatsu depan Kodam I BB, H. Nego Hub. 0812.6477.946 - (061) 847.3165

RUMAH BARU JOHOR !

Bisa KPR, LT. 255, LB. 200, 4 KT, 3 KM, Ada garasi, Carport, SHM, PLN, PAM, Gas, Di depan Taman Blok G No. 3 Harga Rp. 650 Jt (Include AJB) Hub. 0813.7533.4051

RUMAH DIJUAL

Perum. Melati Permai (Komp. Depag), 5 Mnt dri Jl. Binjai Km. 16 di blkg Perumh Padang Hijau arah Paya Bakung, Ada angkot, SHM, pLN, 2 KT, 1 KM, LT. 7x15m, LB. 6x9, Hrg Rp. 60 Jt/ bisa tkr mobil dgn hrg setara, Berminat hub. 0812.6407.0024

RUMAH DIJUAL

Jl. Sukarno Hatta No. 307 Km. 19 Binjai (Depan Sekolah Satria), Cocok untuk buat kantor dan R. Tinggal, Surat SHM Hub. 0813.6207.7776 Harga nego

RUMAH DIJUAL

Siap huni, Lok Tengah Kota, LT. 680m², SHM, 2 LT, 5 KT, KM, Md dlm, Garasi 3 mbl, Halaman luas dpn blkg, 4500 W, Air PAM Di Jl. Karya Sei Agul Hub. 0812.3332.4909

RUKO MUSTAPA 123 PERMAI 3 TKT COCOK UNTUK USAHA INTI KOTA, DP 120 JT Sedang dibangun 2 Pintu Ruko Jl. Mustapa No. 42 Kawasan Krakatau & Bilal, LB. 4x16m, LT. 4x24m, Row depan 7M, Fas. SHM, PLN, PAM, Pintu press, Cocok untuk usaha praktek dokter, warnet, Bengkel, Sisa 1 unit NB: 500meter dari Jalan Krakatau & Bilal, Bisa bantu KPR, H. 615 Jt - KPR/ Bulan 6 Juta, Full keramik, Siap huni ±80 Juta Hub: 7772.2123 - 7759.8123 HP. 081.165.1123

TANAH TANAH KAVLING SHM

UK. 7X29M : 76 JT UK. 11X29M : 120 JT JL. KSATRIA GAPERTA DEKAT SEKOLAH EKA PRASETYA Hub. 0852.7013.9207

TANAH DIJUAL

Di Patumbak Jl. Pertahanan Gg. Mesjid Uk. 4,8x24m, SK Camat, Hrg 50 Jt/nego HP. 0812.6002.5756

persen. “Jika ini naik sekaligus, volatilitas tinggi akan terjadi di market,” ujarnya. Bank Indonesia, menurut dia, harus mewaspadai penyebab kenaikan harga pangan. “Kenaikan harga pangan bisa saja disebabkan permintaan tinggi, bukan disebabkan oleh cuaca,” kata David. Adapun tingkat inflasi Indonesia diperkirakan menembus angka tujuh persen. “Indonesia akan mencapai inflasi lebih tinggi dari rata-rata negara Asia,” ujar dia. Kendati demikian, DBS optimistis pertumbuhan ekonomi tahun ini akan melebihi target. Riset DBS menunjukkan tahun ini pertumbuhan ekonomi akan mencapai 6,2 persen. Konsumsi domestik kembali menjadi penopang pertumbuhan ekonomi tahun ini. “Hal ini juga berlaku di Asia dan China,” kata David. David menuturkan, pertumbuhan ekonomi tinggi ini

Di Bimbing sampai ke Tanah Suci 1. Umroh Reguler 9hr, 13 dan 14hr Maret - April 2. Umroh dan Arbain di Madinah 20hr: 18,5 Jt 3. Umroh Plus Mesir - Bulan Maret 4. Umroh Plus Turkey - Bulan April 5. Umroh Plus Aqsha - Bulan April 6. Umroh Plus Indah Kashmir 7. Umroh Plus Dubai 8. Umroh Paket Promo 10 orang Gratis 1 ONH Plus/ Khusus Thn 2011 Tempat manasik Haji di Mesjid Agung Jl. P. Diponegoro Medan

Tiap Hari Sabtu Pkl : 14.00-16.00 WIB Minggu Pkl : 09.00-11.00 WIB Manasik Haji di mulai Tgl. 20 Februari 2011 Daftaran segera ke kantor Pusat Multazam Medan Jl. Titi Papan/ Pertahanan No. 10 Sei Sikambing Medan Telp. (061) 457.6116 - 7731.3385 HP. 00813.6137.2321 - 0812.6495.8456

SUMBER BIBIT UNGGUL

DIJUAL KAYU-KAYU

BEKAS: COR 1. PAPAN SEMBARANG 2. BROTI 2X3 3. TRIPLEX HUB. JL. KARYA BARU NO. 1 RSU. SUFINA AZIZ

Harga Ekonomis Fasilitas Paket Bisnis

BURSA

BUSANA & ASESORIS PECI MAHKOTA

MENJUAL PECI TEMPAHAN

BURSA

KESEHATAN KUSUK & LULUR

MBAK ALIN

BERSEDIA DIPANGGIL HUB. 0813.7739.9508

BAKTERI PROBIOTIK PELANGSING

TURUN 20 KG AMAN MUDAH CEPAT 0813.3207.7899 GARANSI

Berbagai Model dan Warna Jl. Prof. H.M. Yamin SH. No. 344/Jl. Serdang Depan Gg. Sado Medan

BURSA

PERABOT TEMPAHAN MURAH - Lemari pakaian 3 pintu Sungkai asli Rp. 1.500.000 tempahan - Kitchen set atas bawah Sungkai asli Rp. 1,5 Jt/mtr Hub Telp. (061) 661.6802 - 661.8116 - 7653 2188

Tanah rata teletak di Jl. Datu Rubiyah Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Labuhan, Seluas ±2 Ha (Lebar 56,6m; 63,4 x Panjang 372,8 ; 340.85m), SHM

SPRING BED DIJUAL MURAH

BURSA

MATERIAL

USD 2.300 USD 2.600 USD 2.800

Khusus bagi jema’ah dari luar kota nginap di Hotel Madani Gratis OFFICE: Gedung Gelora Plaza Lt. 1 Jl. S.M. Raja No. 4 / 18 Medan Telp. 061- 7326981, 0811647795 Fax. 061-7326981

KIRIM BARANG PINDAH & MOBIL

TANAH DIJUAL

HARGA USD 1.575 USD 1.750

NB: untuk perubahan type kamar menjadi : Triple menambah USD 50 Double menambah USD 100 AKOMODASI HOTEL BERBINTANG HOTEL MADINAH: DALLAH TAIBA, Setaraf ***** HOTEL MAKKAH : JAWHARAT ANFAL, AL BUSTAN, Setaraf **** HOTEL JEDDAH : AL AZHAR *****

Door to Door Domestik & Int’l. SRT-MOVING Telp. (061) 7711.8811 Jl. B. Katamso 667 Medan www.srt.co.id - Ritra Group

TANAH DIJUAL CEPAT

Bibit tanaman perkebunan, kehutanan, buah, ternak Hub. (061) 785.3855 733.1464 / 0878.6982.6525

Izin Usaha : 503/1099.SK.HO/SL/NT/08 JADWAL HARGA UMROH TAHUN 2011 / 1432 H

PROGRAM TANGGAL UMROH REGULER 9 HARI 1, 4, 14, 25 MARET 1, 11, 22 APRIL UMROH REGULER 14 HARI 9 , 23 MARET 8, 22 APRIL UMROH + CAIRO 12 HARI 16 MARET, 21 APRIL UMROH + TURKEY 12 HARI 22 MARET, 19 APRIL UMROH + AQSHO 11 HARI 25 MARET, 26 APRIL

BURSA

Dengan ukuran 8x18m di Jl. Nusa Indah Asam Kumbang Komplek Graha Insan Mulia, Sama di Jl. Plamboyan simpang Melati Komplek Pesanggarahan Tanjung Selamat dengan Ukuran 9x16m Hubungi: 0812.6390.7996

BURSA

AMANAH UMROH

TRAVEL/ WISATA

TANAH DIJUAL

PELUANG BISNIS

Antara

PERANGKO TAHUN KELINCI: Seorang pengunjung menunjukkan perangko istimewa seri tahun kelinci 2562 saat peluncurannya di kantor filateli Jakarta, Selasa (25/ 1). Perangko Shio Kelinci yang diluncurkan dalam rangka menyambut tahun baru Imlek tersebut terdiri dari tiga disain yaitu kelinci emas, kelinci berlari dan kelinci berkelompok.

UMROH & MANASIK HAJI BERSAMA “MULTAZAM”

Uk. 14x65: ±970m² (SHM) Lok; Jl. Baru Sei Mencirim dekat SMPN 3 Sunggal D. Serdang, Hrg Rp. 95.000/m² 0811.659.235

Harga Rp. 300.000/meter Hubungi 0811.602.076 Tanpa perantara

tetap akan menarik dana asing masuk (capital inflow). “Capital inflow akan terus masuk, karena di negara asal seperti Amerika Serikat dan Eropa pertumbuhan konsumsi mereka jalan di tempat,” ujarnya. Bank sentral, dia menambahkan, kemungkinan besar akan membuat kebijakan selain menaikkan suku bunga acuan guna mengendalikan laju inflasi. (vvn)

Spring Bed 6 kaki 2 lapis Rp. 1.100.000 Spring Bed 5 kaki 2 lapis Rp. 1.075.000 Spring Bed 4 kaki 2 lapis Rp. 1.000.000 Spring Bed 3 kaki 2 lapis Rp. 900.000 Spring Bed 3 kaki Dorong Rp. 1.000.000 Garansi Per 10 tahun Hub Telp. (061) 661.6802 - 661.8116 - 7653 2188

Anda Butuh Perabot Jepara Asli?

MALIOBORO PERABOT Hubungi: Jl. Bilal No. 90 P. Brayan Medan Telephone Toko : 661.6285 Rumah : 661.1540 Fax : 661.6285 (061) Jl. K.L. Yos Sudarso depan SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Telp. (0621) 24243

ANDA BUTUH ANTU DEN GAR ? ALAT B BANTU DENG HUB.

MEL TRA HEARING AID MELTRA JL. KEDIRI NO. 36 MEDAN TELP. 451.6161

mandiri power buy cicilan 0%

FD

DALAM BENTUK

DIGITAL

Keterangan lebih lengkap silahkan hubungi:

TELPON : 061 - 4576602 FAX : 061 - 4561347

* Format: JPG - TIFF (Photoshop)

BALAI PENGOBATAN TRADISIONAL

ALAT VITAL

DITANGANI OLEH AHLINYA: M. SUHERDI

DARI PELABUHAN RATU SUKABUMI JABAR

Terapi keperkasaan seksualitas Pria hasil permanen tanpa efek samping, alami, bebas pantangan, untuk semua usia Hasil langsung reaksi ditempat, cukup satu kali berobat

MENANGANI KELUHAN: MENAMBAH UKURAN

-

CD

KIRIMKAN... DATA IKLAN MINI ANDA

Panjang: 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20 cm Besar: 3,5. 4,5. 5. 5,5. 6 diameter Memperkeras, Tahan lama Ejakulasi dini, Mani encer Impotensi, Lemah syahwat Diabetes, kencing manis/ batu

Ingin Promosikan Produk Anda Harian

WASPADA

Juga melayani problem asmara, mempercepat jodoh, pengasihan, penglaris, buka aura, pasang susuk, dll ALAMAT KELINIK TETAP: Jl. SM. Raja Masuk ke Jl. Utama No. 18 Medan Dari Toko Roti Majestik ±100meter Izin Kejaksaan: B/DSP.5/12/2008 Izin Dinkes: No. 448/0649/I/2008 HP. 0812.6388.7999 Buka setiap hari

Media yang Tepat untuk Iklan Anda

BERKUALITAS

PELUANG USAHA PEMASANGAN DEPOT AIR MINUM ISI ULANG STANDAR DEPKES

PROPERTY

15 Jt s/d 38 Jt (Nego)

Informasi Pembaca Bursa Property LB LT RM RT

JAKARTA (Waspada): Investor asing khawatir dengan kebijakan Bank Indonesia (BI) yang tidak kunjung menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate. “Investor khawatir, karena tekanan inflasi tinggi, BI bisa naikkan BI Rate sekaligus,” kata Chief Economist and Managing Director for Economy and Currency Research DBS, David Carbon, Jakarta, Selasa (25/1). Kekhawatiran itu tercermin dalam pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indoensia (BEI). IHSG turun hingga sembilan persen sejak awal tahun ini. Sementara itu, pada penutupan perdagangan sesi I hari ini, IHSG menguat kembali menyentuh level 3.400. Padahal, kemarin, indeks ditutup negatif pada posisi 3.346. David memprediksi, tingkat inflasi tinggi tahun ini akan memaksa bank sentral menaikkan suku bunga hingga 150 basis poin (bps) menjadi delapan

TERMURAH

BURSA

GR : Garasi KM : Kamar Mandi KP : Kamar Pembantu KT : Kamar Tidur SHM: Sertifikat Hak Milik

Asing Khawatir BI Rate Naik Tinggi

RUMAH DIJUAL

1. Jl. Tangguk Bongkar II No. 9B Mandala By Pas Medan, Luas Tanah 230m 2. Perumahan RSS Kampung Kenanga Batang Kuis, Luas Tanah 8x16,5 Hubungi HP. 0813.7554.0284 0812.6444.1183

B7

JL. KLAMBIR V NO. 152 KP. LALANG MEDAN

AIR MINERAL DAN SISTEM RO JUAL ALAT-ALAT DEPOT ISI ULANG

: Luas Bangunan : Luas Tanah : Ruang Makan : Ruang Tamu

CV. MITRA INTERNUSA JL. YOS SUDARSO KM. 15,5 NO. 121 MEDAN

RINALDI: (061) 685.0456 MOBILE 0813.6214.3160

RUMAH BARU DIJUAL Jl. Denai Gg. Giat H u b H P. 0 8 1 3 . 8 1 2 5 . 4 1 7 0 0813.6224.2468 - 0813.7566.4136

KLINIK TERAPY MAK EROT YANG TERUJI DAN TERBUKTI

Dengan H. TEJA SAEFUL

Cucu Asli Mak Erot Bersama

A. Ust OTONG

Ingin Promosikan Produk Anda

RUMAH Dijual Jl. Menteng 7 Gg. Mesjid LT. 7x15m, LB. 70m², PLN 1300 Watt, PAM, Rp. 135 Jt/nego HP. 0812.6000.2412

Harian

WASPADA Media yang Tepat

RUMAH DIJUAL

Khusus Muslim, LT. 240m, LB. 180m², KT 3, RT, RK, RM, R. Sholat, Garasi, Dapur, Gudang, Pagar keliling, SHM, PAM, PLN, Harga 350 Jt/nego Jl. Pancing I Gg. Mesjid No. 23 Lk. III Kel. Besar Martubung Hub. 0812.616.7822 (Maaf / TP)

untuk Iklan Anda BURSA

PHOTO COPY

CANON

& KONICA MINOLTA

CASH & CREDIT SALES, SERVICE, RENTAL & SPARE PART Hubungi:

INDAH BERSAMA

0812 6040 8948 0812 6324 3111 0813 7575 8643 (061) 661 0666

Jl. Karya No.68 Sei Agul Medan Telp. 061-663 9308, 7700 9000 HP. 0813 70900 400, 0852 6144 8000 0816 301 761

BILA anda ingin perkasa ingat jangan sampai salah masuk carilah yang benarbenar pewaris ilmu Mak Erot Sejati, karena keahlian H. Teja Saeful sudah tidak diragukan lagi dalam menangani keluhan seputar alat vital bahkan pengobatan H. Teja Saeful, sudah terkenal Indonesia dan kota-kota besar di Indonesia, sudah ribuan pasien tertolong dipengobatan Mak Erot ini yang aman tanpa efek samping, bahkan dimanca negara sekalipun pengobatan Mak ERot sudah tidak diragukan lagi keberhasilannya. INGAT untuk Kaum Pria janga nsampai Anda terhina Kaum wanita karena kondisi alat vital yang kurang sempurna Izin Dinkes No. 448 Hak Paten No. 00.2004.09965.10041 KONSULTASI UMUM: KHUSUS PRIA: - Buka Aura - Ejakulasi dini - Cari Jodoh - Impotensi - Sesama jenis - Memperbesar “Alvit” - Pelaris - Memperpanjang “Alvit” - Memikat lawan jenis - Keras dan tahan lama dll - Besar PYDR KHUSUS WANITA: - Ingin punya keturunan - Memperkencang & memperbesar payudara - Mengobati keputihan dll

DIJAMIN 100% Hanya Tempat Kami Klinik Mak Erot Jl. Laksana No. 55J masuk dari Jl. Amaliun Yuki Simpang Raya Medan (Praktek Tetap) HP. 0812.4038.333

KLINIK TRADISIONAL ALAT VITAL DARI PELABUHAN RATU CISOLOK BANTEN DITANGANI LANGSUNG

A. AMARUDIN

TERAPI KEJANTANAN DENGAN MENGGUNAKAN TOTOK SYARAF DAN DIBERIKAN RAMUAN/ JAMU HASILNYA PERMANEN. TANPA EFEK SAMPING BEBAS USIA, BEBAS PANTANGAN DAN AGAMA REAKSI LANGSUNG DI TEMPAT MEMILIH UKURAN YG SUDAH DI SIAPKAN DARI NO (1) S/D (3)

MENGOBATI PRIA

+ BESAR : 3, 4, 4, 4, 4, 5, 5, 5, 6 CM + PANJANG : 13-14-15-16-17-18-19-20 CM - IMPOTENSI - LEMAH SYAHWAT - KURANG KERAS/ LOYO - MANI ENCER/ EJAKULASI DINI - DIABETES/ KENCING MANIS - TDK PNYA KETURUNAN - MENANGANI PROBLEM ASMARA, DSB ALAMAT: JL. SM. RAJA DEPAN GARUDA PLAZA GG. KELUARGA SAMPING KLINIK BUNDA NO. 31A HP. 0812.6057.6444

Jangan Lewatkan Interaktif langsung dengan PASAK BUMI di DELI TV Setiap Sabtu Malam Pkl. 22.30 Wib (Live)

Call Center: 0818 090 73481

KLINIK

PUTRA PASUNDAN RAJANYA PENGOBATAN ALAT VITAL ANDA GAGAL DITEMPAT LAIN...???

N

Kami memberi bukti bukan janji, alat vital besar dan panjangditempat, no suntik, no silikon dan bukan bahan kimia, murni tradisional, ramuan alami dan Do’a, dijamin paten dan permanen tanpa ada efek samping bebas pantangan. Untuk semua usia, ras dan agama. Untuk Pria: Besar dan panjang disesuaikan dengan ukuran yang di inginkan, dijamin joss, menjadikan alat vital keras, kuat, tahan lama, menyembuhkan impotensi, ejakulasi dini, lemah syahwat, lemah karena diabetes dan mengatasi ereksi, loyo dan kurang gairah, kembali perkasa menangani bekas suntik/ silikon, mani encer, plek cur, mati total, spilis, mandul, ingin punya keturunan, dan menangani yang gagal ditempat lain. Untuk Wanita: (Bisa berdarah lagi) menghilangkan keputihan becek, bau tidak sedap, ingin menceng-kram, wangi. Buktikan disini (Bergaransi) HP. 0812.8481.8889 Alamat praktek: Jl. SM. RAJA SAMPING UISU MASUK JL. SEMPURNA 300M NO. 49 MEDAN

TERAPI KEJANTANAN ALAT VITAL PRIA & WANITA PALING SPEKTAKULER DARI PEL. RATU PANTAI SELATAN Ditangani Langsung:

BPK. UMAR & UST. A. AZIS

Melayani berbagai macam keluhan antara lain:

KHUSUS PRIA TAMBAH UKURAN:

- Panjang: 13 - 16 - 19 - 22 cm - Diameter: 3.5-4-4.5-5-5.5-6cm - Kuat dan tahan lama - Ejakulasi dini, sphilis/ Raja singa - Mani encer - Lemah syahwat, diabetes, impoten, dl KHUSUS WANITA: - Memperbesar, payudara, terapi perawan/ virgin, kista, lemah kandungan, kanker payudara, ingin mempunyai keturunan, dll PRIA & WANITA Ingin cepat dapat jodoh, penghasilan disegani atasan, menyatukan & memisahkan PIL/ WIL, Puter giling, juga melayani pasang susuk, dll --> Bergaransi, hasil permanen alami tanpa efek samping, langsung reaksi ditempat Alamat: Jl. SM. Raja dekat Taman Makan Pahlawan No. 130B Medan samping Show Room AUTO 2000. Dibelakang bengkel tambal ban

HP. 0813 8042 6253


Opini

B8 TAJUK RENCANA

Aksi Bom Bandara Rusia Pelajaran Buat Semua

L

edakan bom bunuh diri melanda Rusia, khususnya warga kota Moskow kemarin diliputi ketakutan luar biasa, diduga pelakunya dari kelompok pejuang Chechnya. Yang pasti, peristiwa (ledakan bom) itu membuat pemerintah Rusia harus menutup Bandar Udara Internasional Domodedovo, Senin sore waktu setempat (Senin tengah malam WIB). Bahkan, Presiden Dmitry Medvedev terpaksa membatalkan kunjungannya ke Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, karena ingin terfokus pada penyelidikan serangan teror ini sekaligus memastikan bahwa keamanan di Rusia harus diperbaiki untuk mencegah terulangnya aksi bertujuan meneror itu di masa mendatang. Bukan baru pertama kalinya terjadi peristiwa berdarah di Rusia. Seperti dilansir kantor berita Associated Press, insiden itu sebagai serangan teroris, namun banyak pihak menilai pemerintah Rusia harusnya memahami arti dan makna kemerdekaan bagi rakyat Chechnya atau Chechen yang sudah ratusan tahun menuntut haknya ingin menjadi negara merdeka karena merasa dizalimi. Namun pemerintah Rusia menolak dengan berbagai alasan politis dan ekonomi. Malah diperangi dan dicap pemberontak atau teroris hanya karena menuntut hak-haknya.Wajar saja kalau hak-haknya tidak diberi, malah diintervensi, tidak diberi kebebasan untuk menyuarakan aspirasi politik membuat kelompok garis keras Chechnya melakukan ‘’pemberontakan’’ dengan caranya sendiri. Jadi, istilah pemberontakan harus diartikan secara positif menuntut hak. Sama halnya ketika rakyat Aceh melakukan ‘’pemberontakan’’ karena sumber daya alamnya terus dieksploitasi untuk kepentingan pusat sementara rakyat Aceh sendiri hidup miskin. Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tampil memimpin pemberontakan, membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla membuka mata, melakukan MoU di Helsinki, Finlandia, tahun 2005, Intisari dan sepakat memberikan hak istimewa bagi sebagai Daerah Otonomi Khusus Aksi bom di Rusia pela- Aceh dengan UUPA-nya yang istimewa sehingga jaran buat semua. Ke- kini Aceh aman dan damai. Sama halnya dengan rakyat Chechnya amanan Bandara wajib karena menuntut kebediperhatikan ekstra ketat. ‘’memberontak’’ basan tanah airnya dari Rusia karena merasa diperlakukan tidak adil selama ratusan tahun, terus diperangi. Bagi rakyat Chechnya menuntut hak membebaskan diri dari Rusia merupakan harga mati, tidak bisa ditawar lagi. Kalau jalan damai atau baik-baik tidak didapat, dengan melakukan negosiasi lewat jalur politik juga mengalami jalan buntu, perlakuan tidak adil terus berlangsung di Chechnya, pada akhirnya muncul pemberontakan dengan menggunakan cara-cara kekerasan untuk menyuarakan aspirasi rakyat Chechnya agar didengar oleh pemerintah negaranya (Rusia) dan dunia internasional. Kita mencatat aksi serupa sebelumnya pada 2004, dua pembom bunuh diri sempat menaiki pesawat dengan membeli tiket ilegal dari petugas Bandara. Para pembom meledakkan diri di udara dan menewaskan 90 orang. Berikutnya juga terjadi di Moskow. Ledakan kembar di kereta bawah tanah Maret lalu menewaskan 39 orang dan melukai lebih dari 60 orang. Pada Desember 2009 pejuang Chechnya menyatakan bertanggung jawab atas ledakan kereta api berkecepatan tinggi antara Moskow dan St Petersburg, serangan itu menewaskan 26 orang. Hemat kita, tidak sulit menebak siapa pelaku aksi beruntun di Rusia sejak dulu hingga sekarang karena memang pemerintahan Presiden Dmitry Medvedev dan penguasa Rusia sebelumnya, berlaku pilih kasih terhadap warganya, terutama di kalangan warga Muslim di sana, sehingga perlakukan kejam, intervensi, dan pelanggaran hak-hak asasi manusia acapkali terjadi terhadap etnis Chechnya yang menuntut bebas, ingin melepaskan diri dari pemerintah pusat menjadi negara merdeka karena mereka memang berhak untuk mewujudkannya, punya rakyat, punya wilayah dan punya struktur pemerintahan bayangan (para pejuang Chechnya). Kiranya sukit bagi pemerintah Rusia untuk mengatasi teror yang menghantui rakyatnya selama mereka masih terus memperlakukan rakyat Chechnya dengan kejam. Upaya damai tidak digubris. Selama pemerintah Rusia terus memerangi pejuang Chechnya, tidak menghormati hak-hak rakyat di sana, selama itu pula upaya membebaskan diri menjadi negara merdeka akan terus terjadi. Sampai kapan berakhirnya?Tergantung sikap dan kebijakan pemerintah Rusia. Jika tuntutan rakyat Chechnya diakomodir, kita yakin aksi apapun namanya, menuntut hak akan berakhir dengan sendirinya. Teror bom yang terjadi di Rusia juga menjadi pelajaran buat kita semua. Di satu sisi dikecam, karena banyak orang tak berdosa jatuh korban. Kita pun berempati pada keluarga korban tewas dan luka-luka. Apalagi kalau melihat penjagaan keamanan di sejumlah Bandara di dalam negeri terasa longgar, sangat kurang ketat. Bahkan, di Bandara Nias, sama sekali tidak ada penjagaan dan pemeriksaan bagi penumpang, bagaikan naik bus umum saja. Sehingga kalau ada pihak yang mau berbuat jahat, mempermalukan Indonesia, khususnya Sumut, dengan mudah dapat melakukannya. Meskipun Bandara kecil, namun gemanya akan mendunia. Merusak citra dan keamanan, dapat mengganggu perekonomian, khususnya kedatangan investor. Harus diantisipasi sebelum terlambat!.

APA KOMENTAR ANDA SMS 081265134674

Faks 061 4510025

Face Book username: smswaspada

+628126401xxx Kami Warga Dusun 3 Desa Aras Kecamatan Air Putih .Kabupaten Batu Bara Kecewa Kinerja PLN Indra Pura Karena Listrik di Dusun Kami Arus nya Turun Naik Menyebabkan Keruskan Alat Listrik Kami Mohon Perhatian Pihak Managemen P.Siantar Thanks, Karena Udah 2 Kali Dikasi Tau Tapi Tidak Ada Tanggapan. +6281375730xxx Hai Para petinggi PTPN, tolonglah perjuangkan nasib para Karyawan Pensiun dengan menyesuaikan gaji mereka.apalagi saat2 sulit seperti sekarang ini. +6281362402xxx Kadis Diknas Medan, Sudah saatnya thn 2011 gaji guru PNS dibayar via rekening guru, penggajian scara manual oleh Diknas Medan sudah tidak modelnya lagi, sudah ketinggalan dan merepotkan guru-guru. Kota Binjai penggajian guru sudah online, kenapa Medan masih manual. +6281397805700 Kok nggak Ritonga,ya?kata Serampang Waspada Rabu 19 Jan 2011, ya iyalah masak nggak? bukankah penasehat Parsadaan marga Siregar seluruh Dunia juga marga Siregar? jadi biar mardongantubu,mantap mada kedan. +6281265419187 Sungguh kental darah militer pak SBY, didukung pula seorang anaknya yg juga seorang tentara baru lagi peraturan DANA REMUNERASI bagi anggota TNI/POLRI disahkan dan diberlakukan pak SBY sudah menyatakan kembali janjinya untuk menaikkan gaji anggota TNI/POLRI tiap tahunnya. Tapi untuk guru sangat kentara ketidak adilan yg dilakukan pak SBY, terutama masalah SERTIFIKASI GURU, baik pelaksanaan seleksi calon peserta sertifikasi maupun saat pencairan dana tunjangannya yg sangat tidak lancar khususnya di daerah, setahu saya tidak maksimal perhatian Bapak untuk kami para guru, pendidik anak bangsa ini. ( dari saya seorang guru di SMA NEGERI 1 BINJAI SUMUT, lama tugas 18 tahun sampai saat ini belum mengikuti sertifikasi,tolong perhatian bapak, untuk kami ). +6281397373317 Ga masalah, disetiap jalur padat kendaraan d buat satu arah, tetapi jalur2 penghubung jalan yang lainya di perhatikan, tentunya agar jalur satu arah benar2 memberikan kontribusi bagi semua pengendara.

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

Menelisik Gerakan Tokoh Agama Oleh Dr Drs H.Ramli, MM Gerakan murni sebagai refleksi kekecewaan rakyat terhadap pemerintahan SBY atau gerakan politik yang menggunakan samaran agama

P

entas politik tanah air belakangandipanaskanisutentang “kebohongan”.Beberapatokoh yangmenamakandiriGerakan Tokoh Lintas Agama Melawan Kebohongan pada Senin (10/1/2011) merilis 18 kebohongan pemerintahan SBY. Gerakan ini kontan melahirkan gerakan lain yang merupakan tandingannya seperti Aliansi Rakyat Untuk SBY (Arus) dan Gerakan Anti Din Syamsuddin (GADIS). Gerakan yang pertama sepertinya terus melakukan akselerasinya. Ini terlihat dengan dibentuknya Badan Pekerja (BP) Gerakan Tokoh Lintas Agama Melawan Kebohongan ini mendirikan Rumah Pengaduan Kebohongan Publik. Katanya tujuannya untuk menganalisis data-data kebohongan yang dilansir atau diadukan masyarakat. Tentu saja jadi menarik untuk mencoba melakukan analisis terhadap gerakan ini. Untuk memberi kerangka dalam pembahasannya saya mencobanya membagi menjadi dua asumsi; pertama, ini adalah gerakanmurnisebagairefleksikekecewaan rakyatterhadappemerintahanSBY. Kedua, gerakan ini adalah gerakan politik yang menggunakan samaran agama, atau aksi politik berbaju agama. Gerakan murni Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif mengatakan, gerakanparatokohlintasagamamurniuntuk memperbaiki bangsa tanpa tendensi apapununtukmeraihkekuasaanmaupun melakukanpemakzulankepadapemerinta. Jika pernyataan Syafii Maarif ini benar tentusajainilahyangbenar-benardiharapkan rakyat. Karena sebagian besar umat pasti tidak menginginkan gerakan moral ditunggangi kepentingan politik tertentu sehingga berubah menjadi gerakan yang mengganggu stabilitas politik dan keamanan negara. Dalam perspektif ini, kekecewaan rakyat adalah sebuah keniscayaan di tengah rasa percaya diri yang sangat tinggi pemerintahanSBY.Sudahmenjadirahasia umum bahwa pemerintahan ini sangat percaya pada hasil survei yang secara berkala dilakukan. Setidaknya ini tercermin dari pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Anas

Urbaningrumyangmenyebutsurveisebagai“dukunpolitik”. Denganhasilpenelitian ilmiah ini, pemerintahan menentukan langkahkebijakan.Makaketikaketikahasil survei menunjukkan bahwa popularitas SBY masih establish maka tidak ada hal yang harus dirisaukan. Nyatanya memang terjadi naik turun popularitas itu. Penyebaran popularitas dan tidak populernya lagi SBY bisa saja terjadi di kalangan menengah bawah atau menengah atas atau pada kelompok-kelompok sosial baru yang terbentuk dalam masyarakat. Bisa juga pada kelompok patron sosial dalam sistim sosial masyarakatyangmenguasai komunikasi ke atas jugakebawah.Dan hasil survei yang merupakan bahan mentah bisa saja salah dibaca. Maka meski SBY dengan tetap percaya diri karena yakin jumlah yang menyukai gaya kepemimpinannya masih banyak dan tak berkurang, tapi ketika penyebarannyapada kelompok menengah ke atas bisa menyebabkan berubahnya peta politik nasional. Maka jadilah tokoh lintas agama menyatakan bahwa kebohongan itu adalah bentuk pengkhianatan kepada rakyat. Ini merupakan suatu bentuk keseimbangan bagi pemerintahan yang belangsung. Meski dalam sistim pemerintahan sudah ada DPRD yang secara legal formal menjalankan fungsi keseimbangan kekuasaan itu namun citra lembaga ini nyatanya dari tahun ke tahun semakin menurun. Tingkat kepercayaan rakyat terhadap“wakilnya” di legislatif itu dalam keadaan kritis, kalau tak mau dibilang tak ada. Maka ketika forum lintas keagamaan ini terbentuk maka dengan sendirinya (mesti) memunculkan harapan baru. Pemerintah diharapkan tidak terlalu superioritas dan lebih memperhatikan keadilan dan kemakmuran bagi rakyat

yangdipimpinnya.Dalamkondisigerakan beberapa tokoh agama ini adalah murni gerakan moral, maka sangat pantas untuk diberikan apresiasi dan dukungan dari rakyat. Walaupun untuk sampai kepada kesimpulan tersebut kita masih harus menunggu muara dari gerakan ini. Gerakan politik Jika kita melihat siapa orang-orang dalam Gerakan Tokoh Lintas Agama ini maka kita akan menemukan para aktifisaktifis LSM dan politi, khususnya dalam BP gerakan ini. Atau dengan kata lain BP adalah sayap politik GerakanTokoh Lintas Agama. Selanjutnya jika menelisik poin-poin kebohongan yang dituduhkan para tokoh ini, terdapat beberapa masih terdapat erbedaan makna. Artinya apa yang disampaikan para tokoh tersebut bukan suatu kebenaran absolute tetapi tidak lebih dari tafsirmerekaterha-dapkondisi yang terjadi, yang tentu saja berpeluang besar untuk salah. Seperti soal kebebasan pers. Presiden SBY menjanjikan jaminan terhadap kebebasan pers danpolisiberjanji menindak tegas setiap kasus kekerasan terhadap pers. TernyataLBH Pers mencatatditahun2010 terjadi 66 kasus kekerasan terhadap pers, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya 56 kasus. Tentu peningkatan itu tak bisa dijadikan alasan memojokkan SBY sebagai berbohong dalam menjamin kebebasan pers. Toh tak satu pun indikasi menunjukkan Presiden SBYinginmengekangataumengintimidasi kebebasan pers. Malah SBY adalah politisi yang maklum benar manfaat pers untuk kepentingan politik pencitraannya. Jadi tuduhanitudipaksakan.Adatendensipada kelompok ini untuk mencari simpati pers. Hal yang sama dalam menyangkut isu kepindahan Menteri Keuangan Sri Mulyani ke Bank Dunia di Washington DC, Amerika Serikat. Presiden SBY mengatakan kepindahan itu atas permintaan Bank Dunia. Padahal menurut sebuah media nasional kepindahan atas paksaan Presiden SBY sendiri. Boleh jadi informasi itu benar, tapi boleh jadi pula

informasi pertama yang benar. Jadi kasus ini meragukan sehingga tak bisa dipakai untuk menuduh Presiden SBY berbohong. Ada lagi ketika kelompok ini mempersoalkan pidato Presiden SBY 17 Agustus 2010, tentang pluralisme, toleransi, dan kebebasan beragama. Nyatanya, kata pernyataan pers itu, di tahun 2010 terjadi 33 penyerangan fisik atas nama agama. Pernyataan itu pun mengutip Kapolri Bambang Hendarso Danuri bahwa di tahun 2009 terjadi 40 kasus kekerasan Ormas, pada 2010 menjadi 49 kasus. Di Indonesia sekarang ada kecendrungan terjadi peningkatan kekerasan, termasuk kekerasan dengan latar belakang agama. Tapi itu tak serta-merta bisa digunakan menuduh Presiden SBY berbohong. Soalnya, sulit untuk menuduh pemerintah membiarkan kekerasan terjadi. Malah sebenarnya pernyataan ini sendiri bermotif memojokkan kelompok Islam. Mereka tak mencari tahu kenapa terjadi peningkatan ketegangan antaragama terutama di Provinsi Jawa Barat. Laporan International Crisis Group (ICG), badan independen yang berpusat di Brussels, Belgia, 24 November tahun lalu, rakyat miskin dipengaruhi untuk berpindah agama dengan bermacam hadiah dan uang. Gerakan itu kemudian mendapat reaksi dari sementara kelompok atau Ormas Islam di provinsi itu. Ketegangan pun terjadi dan berpuncak pada peristiwa Ciketing, Bekasi. Fakta ICG ini tak dilirik atau disembunyikan oleh para pemuka lintas agama itu. Maka tak berlebihan Ketua Umum PB NU Kiai Said Aqil Siradj menyatakan para pemuka lintas agama itu tak bersikap pantas dalam pernyataan pers yang menghebohkan itu. Kalau begini rakyat jugalah yang bertambah bingung. Di sini bohong, di sana bohong, di manamana orang berbohong. Penutup Saya tidak akan menyimpulkan bahwa gerakan tokoh agama tersebut adalah gerakan murni untuk rakyat atau gerakan politik berbaju agama. Tetapi di masa sekarang ini memang akan terasa janggal di lidah jika dikatakan orang-orang dalam gerakan ini berjuang demi semurni-murninya kepentingan rakyat. Di lain sisi, sangat banyak sekali indikasi politik dalam gerakan tersebut. Penulis adalah Mantan Wakil Walikota Medan

Palas Kabupaten Tertinggal Oleh Balyan Kadir Nasution …di balik peta potensi sumber daya alam yang dimiliki Padang Lawas yang begitu besar dan kaya, ternyata daerah ini masih masuk kategori kabupaten tertinggal

D

ulunya daerah ini lebih dikenal dengan sebutan kawasan Barumun Raya. Namun sejak terwujudnyapemekaranKabupatenTapanuli Selatan menjelang akhir tahun 2007, kawasan ini berubah menjadi daerah otonom baru dengan nama Kabupaten PadangLawasberdasarkanUndang-undang RI No. 38 Tahun 2007. Pasca terbentuknya kabupaten baru ini,wargaKecamatanSosopan,Kecamatan Ulu Barumun, Kecamatan Barumun, Lubuk Barumun, Kecamatan Sosa, Batang Lubu Sutam, Hutaraja Tinggi, Barumun Tengah dan Kecamatan Huristak yang menjadi wilayah cakupan Padang Lawas spontan menaruh harapan baru yakni terwujudnya perubahan nasib dan kehidupan yang sejak lama morat-marit dan memprihatinkan menjadi lebih baik. Kaya dan potensial Harapan masyarakat sembilan kecamatan itu sebenarnya wajar dan pantas. Hal itu dilihat dari bumi Padang Lawas yang pada hakekatnya menyimpan sumber daya alam yang kaya dan sangat potensial. Potensi sumber daya alam yang dimiliki Padang Lawas tersebut antara lain meliputi sektor perkebunan, pertanian, kehutanan dan pertambangan. Potensi perkebunan dan pertanian, terlihat seperti di Kecamatan Sosa, di Hutaraja Tinggi, di Kecamatan Batang Lubu Sutam, Kecamatan Sosopan, Kecamatan BarumunTengah dan Kecamatan Huristak. Bahkan beberapa kecamatan tersebut saat ini telah menjadikan sektor perkebunan jenis kelapa sawit menjadi potensi andalan yang diharapkan nantinya mampu merubah taraf hidup warga ke arah yang semakin membaik. Masihdarisektorperkebunandanpertanian, Kecamatan Sosopan malah memiliki produk pertanian andalan mulai dari Kulit Manis dengan produksi 15 ton lebih setiap minggu, produk andalan pertanian kedua Sosopan setelah kulit manis adalah karet dengan produksi 50 ton lebih getah setiap bulan. Kemudian nilam dengan produksi 25 kilogram setiap bulan dan gabah yang mencapai produksi enam ton lebih setiap musim panen (6 bulan) dari luas areal persawahan 450 hektare lebih. Berdasarkan sebuah penelitian resmi tentangpotensidaerahyangdimilikiPalas, di luar sektor pertanian dan perkebunan tersebut, daerah ini juga memiliki potensi alam yang kaya di sektor pertambangan seperti Batu Bara di Kecamatan Sosopan dan Sosa, timah hitam di Kecamatan Batang Lubu Sutam, Ulu Barumun, Kecamatan Sosa dan Kecamatan Sosopan. Kemudian minyak bumi di Kecamatan BarumunTengah (LapanganTonga I dan

LapanganTonga II). Itu ditambah lagi dengan bahan galian non logam seperti kapur, marmer, granit dan batu gamping di Kecamatan Sosopan serta Pasir Kuarsa di Kecamatan Huristak dan Barumun Tengah. Mungkinfaktorsumberdayaalamdan potensi kekayaan dimiliki daerah Palas tersebut yang melatarbelakangi banyak orang berpandangan bahwa walaupun Palas merupakan daerah otonom baru tetapi sudah termasuk daerah yang makmur dan kehidupan warganya mulai sejahtera secara ekonomi. Jalan dan kelistrikan Tetapi, satu hal yang tidak bisa dibantah adalah bahwa di balik peta potensi sumber daya alam yang dimiliki Padang Lawasyangbegitubesardankaya,ternyata daerah ini masih masuk kategori kabupaten tertinggal jika dibandingkan dengan sejumlah kabupaten/kota lain yang sebenarnyatidaksekayapotensiyangdimiliki daerah ini. Setidaknya ada dua indikator yang membuat Padang Lawas masih termasuk kabupatenberkategoritertinggal.Indikator pertama adalah kondisi jalan yang menghubungkan daerah tersebut ke Padang Lawas Utara untuk selanjutnya menuju Medan sebagai Ibukota Provinsi Sumatera UtaradanKotaPadangSidimpuansebagai kota terbesar di kawasan Tapanuli Bahagian Selatan. Sedangkan indikator yang kedua adalah kondisi kelistrikan yang telah sampai pada titik yang memprihatinkan. Berbicara tentang infrastruktur jalan, yang paling membuat ekonomi masyarakat Padang Lawas saat ini seperti monoton (jalanditempat)adalahakibatkondisijalan, baik jalan kabupaten maupun jalan provinsi yang sungguh memprihatinkan. Kondisi jalan provinsi yang sesungguhnya membuat Palas sulit bangkit dari keterpurukan adalah jurusan yang menghubungkan Pasar Binanga, Kecamatan Barumun Tengah (Palas) melintasi Kecamatan Portibi hingga Kecamatan Padang Bolak (keduanya masuk wilayah Paluta). Demikianjugasejumlahruasjalanprovinsi menghubungkan Kecamatan Barumun melintasi Kecamatan Sosa, Kecamatan Htr.Tinggi sampai Batas Riau. Dan sama halnya juga dengan jalan provinsi dari Kecamatan Barumun melintasi Kecamatan Ulu Barumun sampai Kecamatan Sosopan, kondisi kerusakannya masih sangat parah sehingga terlihat infrastruktur itu tidak layak untuk menunjang peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Padang Lawas. Perlu diketahui bahwa kalau pun jalan dari Binanga ke Paluta, dari Sibuhuan ke Batas Riau dan dari Sibuhuan lintas So-

sopan adalah jalan provinsi, tetapi kondisi infrastruktur yang demikian kupak-kapik, itu membuktikan betapa pemerintah daerah tidak mampu berupaya agar Pemprovsu sebagai pihak berwenang mengelola proyek jalan tersebut merenovasi sarana vital perekonomian itu sampai benar-benarlayakpakaidantidakmenjadi indikator yang membuat Palas masuk kategori kabupaten tertinggal. Kenyataan yang terlihat sekarang adalah perputaran perekonomian masyarakat menjadi sangat lamban. Dan kondisi itu yang membuat 86.367 jiwa warga atau 36,74 persen dari 206.286 jiwa jumlah penduduk Padang Lawas yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Padahal seperti diungkapkan sebelumnya, Padang Lawas merupakan daerah yang memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Untuk itu pertanyaan yang muncul adalah mengapa daerah Padang Lawas yang begitu potensial dan kaya, toh masih memiliki warga miskin ? Indikator kedua adalah infrastruktur bidang kelistrikan yang hingga saat ini sungguh parah sehingga membuat daerah Padang Lawas makin terpuruk. Krisis listrik yang dialami Padang Lawas tidak saja saat sekarang tetapi sejak PT. PLN (Persero) mengembangkan sayapnya ke kawasan tersebut pada awal 1980an. Krisis tersebut bahkan berlangsung hingga di usia lebih dari 65 tahun Kemerdekaan RI sekarang. Wilayah Sosa Jae sebagai kawasan paling ujung Palas dan berbatasan langsung dengan Provinsi Riau berpenduduk 32.847 jiwa lebih dan diperkirakan tidak kurang dari 97 persen dari jumlah penduduk itu telah terdaftar menjadi pelanggan listrik PLN sangat mengeluhkan kondisi pasokan listrik yang setiap hari dan setiap malam terhenti sampai empat jam, bahkan tidak jarang sampai 12 jam. Bayangkan, jika padam sekitar pukul 02.00 dinihari misalnya, jangan heran bila listrik PLN di kawasan ini nyala kembali pada pukul 12.00, bahkan sampai pukul 15.00 petang. Tetapi jika listrik padam pada pukul 16.00, biasanya akan nyala kembali pada pukul 03.00 dinihari, malah tidak jarang sampai jemaah sholat shubuh pulang dari Mesjid, kawasan itu tetap gelap gulita. Kondisi pasokan listrik yang demikian memprihatinkan tidak jauh beda dengan di kecamatan lain di Kabupaten Palas. Bahkan yang membuat kita bingung adalah sikap Bupati Padang Lawas, Basyrah Lubis (bukan pemerintah daerah) dan sejumlah anggota DPRD Palas yang tinggal di Pasar Latong dan sekitarnya, Kecamatan Lubuk Barumun yang terlihat telah menunjukkan ketidakberpihakan yang nyata terhadap derita rakyat dalam kegelapgulitaan akibat listrik PLN yang lebih sering padam. Pejabat yang terpilih dan duduk di kursi empuk sekarang berdasarkan hasil pilihan rakyat secara langsung tersebut tidak terusik dengan padamnya listrik.

Karena begitu pasokan listrik terhenti, mereka langsung menghidupkan mesin listrik mini (genset) mereka dan mereka tidak dalam kegelapan lagi. Lain hal dengan rakyat di sekitar mereka tinggal yang praktis menjadi gelap gulita sampai batas waktu yang sering tidak jelas. Dua indikator bidang infrastruktur tersebut pada gilirannya melatarbelakangi Kabupaten Padang Lawas masuk kategori kabupaten tertinggal. Yang membuat kondisi demikian makin menyakitkan masyarakat di daerah ini adalah upaya untuk memecahkan kedua masalah tersebut sepertinya hingga sekarang masih nihil. Akhirnya kita menyaksikan betapa masyarakat dibuat bingung akibat tidak tahu bagaimana nasib mereka pasca terbentuknya Kabupaten Padang Lawas. Itu terlihat karena masukan dan solusi penyelesaian masalah yang diberikan para pihak terkesan tidak ada yang menjadi pemikiran Bupati Palas untuk diwujudkan menjadi karya nyatanya. Akankah Padang Lawas dibiarkan terus-terusan tertinggal seperti ini tanpa perubahan ? Penulis adalah Wartawan Harian Waspada, peserta Workshop-Seminar “Media And Local Government: Corruption And Acces To Information” di Davao City, Filiphina 2003

Pengumuman Redaksi menerima kiriman karya tulis berupa artikel/opini, surat pembaca. Kirim ke alamat redaksi dengan tujuan ‘Redaktur Opini Waspada’ dengan disertai CD atau melalui email: opiniwaspada@yahoo. com. Panjang artikel 5.000-10.000 karakter dengan dilengkapi biodata penulis dan kartu pengenal (KTP). Naskah yang dikirim menjadi milik Waspada dan isi tulisan menjadi tanggungjawab penulis.

SUDUT BATUAH * Dishub: Jalur khusus segera dibongkar - Paten! * Dzulmi Eldin: Waspadai masyarakat pura-pura miskin - Termasuk orang miskin purapura kaya * Harga beras tembus Rp10 ribu perkg - Mulailah makan tak pakai tamboh, he...he...he

oel

D Wak


Opini

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

Masalah Sertifikasi Dosen PTS

Nasib Hutan Konservasi Pada umumnya semua hutan mempunyai fungsi konservasi, lindung dan produksi. Dan setiap wilayah hutan mempunyai kondisi yang berbeda-beda sesuai dengan keadaan fisik, topografi, flora dan fauna serta keanekaragaman hayati dan ekosistemnya. Merujuk kepada ketiga fungsi tersebut (fungsi konservasi, fungsi lindung dan fungsi produksi) maka pemerintah menetapkan kawasan hutan menjadi Hutan Konservasi, Hutan Lindung dan Hutan Produksi. Hutan Konservasi menurut pasal 1 ayat 9 Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan diartikan sebagai kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa. Secara rielnya hutan konservasi diwujudkan dalam bentuk kawasan cagar alam, suaka margasatwa, taman nasional, taman hutan raya, taman wisata alam dan taman buru. Khusus untuk Propinsi Sumatera Utara sampai saat ini tercatat ada sebanyak 23 kawasan hutan konservasi dengan rincian : 9 kawasan berstatus cagar alam (CA), 4 kawasan berstatus suaka margasatwa (SM), 2 kawasan berstatus taman nasional (TN), 1 kawasan berstatus taman hutan raya (Tahura), 6 kawasan berstatus taman wisata alam (TWA) dan 1 kawasan berstatus taman buru (TB). Pentingnya keberadaan hutan konservasi ini dinyatakan dalam beberapa peraturan perundang-undangan yang memberi perlindungan hukum terhadap eksistensinya, misalnya saja pasal 19 dan pasal 33 jo pasal 40 Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya serta pasal 50 ayat 3 jo pasal 78 Undang-Undang No. 41 tentang Kehutanan. Namun pertanyaannya kemudian, apakah dengan keberadaan sejumlah peraturan perundang-undangan tersebut yang dilengkapi dengan sanksi hukum yang berat sudah memberi garansi (jaminan) terhadap perlindungan kawasan hutan konservasi? Fakta membuktikan, jaminan itu masih jauh dari harapan. Sejumlah kawasan hutan konservasi yang ada di Propinsi Sumatera Utara justru sebaliknya belum merasakan manfaat dari keberadaan peraturan perundang-undangan dimaksud. Setidaknya tercatat ada 4 kawasan hutan konservasi (selain dari kawasan taman nasional) yang saat ini tidak jelas status perlindungan hukumnya, sebut saja misalnya : kawasan TWA Holiday Resort (ditetapkan berdasar Surat Keputusan (SK) Menteri Kehutanan (Menhut) No. 695/Kpts-II/1990 tanggal 27 Nopember 1990 dengan luas 1.963,75 ha, terletak di Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Labuhan Batu Utara dan Kabupaten Labuhan Batu Selatan), Kawasan SM Karanggading dan Langkat Timur Laut (ditetapkan berdasar SK. Menteri Pertanian (Mentan) No. 811/Kpts/Um/ 11/1980 tanggal 5 Nopember 1980 dengan luas 15.765 ha, terletak di Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Langkat), Kawasan SM. Dolok Surungan (ditetapkan berdasar SK Mentan No. 43/Kpts/Um/2/1974 tanggal 2 Pebruari 1974 dengan luas 23.800 ha, terletak di Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Asahan) serta kawasan SM. Barumun (ditetapkan berdasar SK Menhut No. 70/Kpts/II/1989 tanggal 6 Pebruari 1989 dengan luas 40.330 ha, terletak di Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Padang Lawas Utara dan Kota Padang Sidempuan). Kondisi keempat kawasan sampai dengan sekarang ini sudah berada pada stadium kritis akibat “dihajar” oleh aktivitas perambahan, penebangan liar dan pengalihan fungsi kawasan. Ironisnya, aktivitas perusakan khususnya pada tiga kawasan (TWA Holiday Resort, SM. Karanggading dan Langkat Timur Laut serta SM. Dolok Surungan) justru sudah berlangsung cukup lama (lebih dari 10 tahun) dan sudah merusak ribuan hektar habitat asli dari kawasan tersebut. Bukan hanya perkebunan dan perladangan yang ada di dalam kawasan melainkan juga berbagai fasilitas bangunan/gedung, seperti : kantor pemerintahan, gedung sekolah serta rumah ibadah. Dan jangan heran pula, bila dibeberapa kawasan ditemukan surat keterangan kepemilikan tanah/lahan baik individu/perorangan maupun lembaga/organisasi yang diterbitkan oleh oknum kepala desa dan oknum Camat. Lebih celakanya lagi, ada juga kegiatan proyek pemerintah daerah yang dikerjakan didalam kawasan hutan konservasi (tepatnya di SM Barumun) meskipun tidak memiliki izin (baca juga : illegal). Padahal sebelum proyek itu dikerjakan, Menteri Kehutanan melalui Surat Edaran No. S.616/Menhut-IV/2006 tanggal 29 September 2006 telah meminta Gubernur, Bupati/Walikota seluruh Indonesia untuk tidak menerbitkan rekomendasi atau izin terhadap penggunaan kawasan hutan konservasi yang bersifat merubah bentang alam, antara lain untuk pembuatan jalan, pemukiman, transmigrasi dan pembangunan sarana fisik lainnya. Mirisnya perasaan melihat kondisi ini, mengusik empati penulis untuk mengingatkan para stakeholders yang sangat berkepentingan dalam upaya menyelamatkan keberadaan hutan konservasi, agar mau merenung dan belajar dari kasus yang menimpa kawasan hutan Register 40 dan kawasan Taman Nasional Gunung Leuser. Berlarut-larutnya penanganan permasalahan menyebabkan begitu sulitnya pejabat eksekutor (dalam hal ini Kejaksaan) melakukan eksekusi terhadap kawasan Hutan Register 40. Begitu juga lambannya penyelesaian permasalahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser mengakibatkan begitu rumit dan sukarnya merelokasi para perambah keluar dari dalam kawasan. Rangkaian kerumitan / kesulitan yang terjadi di Hutan Register 40 dan Taman Nasional Gunung Leuser bukan tidak mungkin akan terjadi juga di keempat kawasan hutan konservasi sebagaimana diuraikan di atas, apabila tidak ada penanganan yang serius dan tuntas. Oleh karena itu sudah saatnya sekarang ini kita mendorong pihak-pihak pemerintah terkait untuk menempuh langkah-langkah penyelesaian secara konkrit dan menyeluruh. Perlu disadari bahwa proses pembiaran kasus ini pada waktunya nanti juga akan mempersulit dan melemahkan posisi pemerintah. Jadi tunggu apalagi …??? Evansus Renandi Manalu Pemerhati Masalah Lingkungan

Bibit Sepakbola Cukup Banyak Di Sibolga Ketika saya berada dikampung halaman, Kota Sibolga, beberapa teman menyampaikan keluhannya terkait dengan perkembangan sepak bola sekarang ini di Kota Sibolga. Didalam menghadapi pertandingan, manajemen Persebsi Sibolga, banyak merekrut pemain dari luar Kota Sibolga dengan salah satu Perserikatan, dimana pemain Persepsi yang diturunkan 9 orang pemain yang direkrut dari luar, hanya 2 orang pemain asli dari Sibolga. Dengan kebijakan Persebsi Sibolga itu, prestasi pemain sepakbola anak asli Sibolga tenggelam. Sebenarnya, bibit Sepakbola cukup banyak dikota Sibolga, hanya saja tidak ada pembinaan. Sepertinya, manajemen Persebsi Sibolga lebih terfokus kepada pemain instan, pemain yang cepat saji, kendati dari luar. Pada masa sayaaa menjadi pemain Persebsi Sibolga periode 1964-1972, pemainpemain Persebsi Sibolga asli anak daerah tidak ada direkrut dari luar. Kalau berbicara prestasi, menurut saya, Persebsi Sibolga pada masa kami lebih baik dengan pemain Persebsi masa sekarang. Persebsi pada masa kami, pernah bermain dengan PSSI (Sucipto dkk), Persija Jakarta, Kes. Malaysia Juara Merdeka Games, Pardede Tex (diperkuat pemain-pemain Nasional) dan lain-lain. Malahan, ketika Perkawinan Bapak Rudolf Pardede sekira tahun 70 an. Persebsi Sibolga mendapat kehormatan untuk mewakili Tapanuli dalam pertandingan segitiga di Lapangan Pardede Tex jalan Binjai, dengan Pardede Tex dan PSMS. Saya bukan anti terhadap kebijakan merekrut pemain luar. Tetapi didalam melakukan pertandingan, pemain yang diturunkan janganlah sebahagian besar pemain yang direkrut dari luar, jangan lupakan pembinaan pemain-pemain putra daerah. Karenanya, dalam mempersiapkan bibit-bibit sepakbola di Sibolga perlu dibentuk SSB (Sekolah Sepakbola) minimal 4 klub. Misalnya, SSB di Kec. Sibolga Kota, SSB Kec. Sibolga Utara, SSB Kec. Sibolga Sambas dan SSB Sibolga Selatan. Penanggung jawab SSB ini diberikan kepada Camat setempat. Dan SSB ini mempunyai orang tua asuh. Misalnya, orang tua asuh SSB Sibolga Utara Bank Indonesia, orang tua asuh SSB Sibolga Kota Pertamina, orang tua asuh Sibolga Sambas Pelindo, orang tua asuh SSB Sibolga Selatan PLN/Telkom. Biaya masuk SSB ditiadakan dan biaya perlengkapan bantuan dari orang tua asuh dan Camat, karena bibit yang potensil bisa saja dari keluarga miskin. Ingat Pele pemain legendaris, adalah anak dari keluarga miskin dan ditemukan pencari bakat ketika main dilapangan tanah. Untuk saling berkompetisi antara satu SSB dengan SSB lainnya, dibuat pertandingan antar SSB apakah triwulan, atau dalam setiap hari Peringatan (umpamanya Hari Kemerdekaan, Hari Ulang Tahun Kota Sibolga, Hari Bhayangkara, Hari Ulang Tahun TNI dan lain-lain). Mengenai pelatih untuk SSB ini, cukup banyak di Sibolga seperti, Satir, Acung, Barita, Syahrul Rambe, dan lain-lainnya. Saya yakin dan percaya, dengan SSB ini bibit-bibit Sepakbola Sibolga akan berkembang dan nantinya Persebsi Sibolga menjadi Kesebelasan yang tangguh di Sumatera Utara (Semoga). Rusli (Puli) Siburian-Medan

B9

Setelah berganti pucuk pimpinan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah I Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh dari Prof Dr Zainuddin kepada Prof Ir Moehammad Nawawiy Loebis, M.Phil,PhD, masyarakat sangat merasa perlu mengetahui program singkat dan jangka panjang pimpinan baru Kopertis itu dalam upaya memajukan pendidikan tinggi di dua wilayah Sumut dan Aceh. Baik pengelola lembaga pendidikan tempat mahasiswa berkuliah ataupun para dosen yang sangat berperan dalam menempa ilmu para calon intelektual dan calon pemimpin bangsa mendatang itu. Jumlah PTS dan mahasiswa yang begitu besar serta jumlah dosen yang kini sedang berjuang mendapatkan sertifikasi dari pemerintah yang dalam hal ini Mendiknas, tentu juga sangat berharap kehadiran sosok pemimpin baru di Kopertis Wilayah I Sumut dan Aceh juga bisa memberikan nuansa baru sehingga tiga unsur tadi, pengelola PTS, dosen dan mahasiswa benarbenar merasakan kemajuan dunia pendidikan tingggi di kawasan Sumut dan Aceh. Untuk membahas masalah tersebut wartawan Harian Waspada Aidi Yursal (AY) mewawancarai Koordinator Kopertis Wilayah I, Moehammad Nawawiy Loebis (MNL). Berikut petikan wawancaranya. AY (AidiYursal): Sebelumnya tidak pernah nama bapak disebut-sebut akan menduduki jabatan penting sebagai perpanjangan Menteri Pendidikan Nasioanal RI (Mendiknas) untuk mengkoordinir semua pergurunantinggiswastadiPropinsiSumut dan Aceh. Bagaimana proses awal hingga pengangkatan itu? MNL (Moehammad Nawawi Loebis): Saya tidak pernah diberitahu dari awal tentang pengangkatan saya karena pengangkatan tersebut baru saya ketahui dua hari sebelum pelantikan. Artinya saya tidak pernah memberi upeti dalam pengurusan posisi tersebut. AY: Dengan pengangkatan bapak menjadiKopertisWilayahIdanAceh,bagaimana tugas-tugas Bapak di Fakultas Teknik USU yang sudah Bapak laksanakan selama ini? MNL: Secara formal saya sudah dialihtugaskan tetapi secara moral saya masih mengajar seperti biasa, walaupun tunjangan-tunjangan saya telah dihentikan karena saya merasa bahwa tanggung jawab saya tidak boleh berhenti karena ada tugas tambahan AY: Sebelumnya bapak pernah mencalonkan diri, jika tidak salah dua kali untuk priodeberbeda,sebagaiRektorUSUnamun kalah dalam perolehan suara yang dipilih WaliAmanatUSU,apakahkekalahanbapak itu yang berubah menjadi rahmat dari Allah Yang Maha Kuasa sehingga Menteri Pendidikan Nasional RI punya catatan sendiri dengansegudangpengalamandanlatarbelakangyangBapak miliki untuk mempercayakanjabatanKoordinatorPerguruanTinggi Swasta (Kopertis) kepada Bapak?

ditempatkan di posisi itu saya memiliki tanggung jawab lebih besar baik kualitas dan kuantitas yang mungkin saja terlihat oleh kawan-kawan dekat yang kemungkinan menyampaikannya kepada Bapak Menteri Pendidikan.Tapi jelasnya saya tidak pernah mengklarifikasi hal tersebut karena sayajugayakinbahwaMenteriadalahpribadi yang cemerlang dalam menentukan sesuatu. AY: Sebagai pejabat baru di Kopertis Sumut dan Aceh, bapak mungkin harus lebih dahulu melakukan pembenahan internal di lingkungan Kopertis sendiri, apakah mungkin ada terjadi reshuffle jabatan di lingkungan Kopertis itu sendiri guna mempertajam peran Kopertis dalam mengawasi Perguruan Tinggi Swasta? MNL: Pembenahan internal reshuffle, reposisi adalah bagian dari manajemen sehingga bukan sesuatu hal yang harus dihindaridalammembuatperubahansepanjang pencapaian target visi, misi yang dirasakan lebih efektif. AY: Bapak pernah ungkapkan yang dipublikasikan berbagai media cetak terbitan MedandanJakartatentangsejumlahperguruan tinggi swasta yang melakukan kuliah jarak jauh yang melanggar ketentuan izin, apabila hal itu benar, apa sanksi yang akan dijatuhi Kopertis terhadap perguruan tinggi swasta yang menyalah tersebut. MNL: PTS (Perguruan Tinggi Swasta) yang melakukan kuliah jarak jauh adalah jelas melanggar undang-undang pemerintah.Yang jelas terdapat dua jenis sanksi terhadap PTS yang melakukan pelanggaran tersebut: 1. Sanksi yang dilakukan oleh lembaga yuridis, dan 2, Sanksi akademis

yang dilakukan Kopertis dalam melaksakan tugasnya sebagai pengawas, pengendalian dan pembinaan (Waldasbin). AY: Berapa jumlah perguruan tinggi swasta yang sudah terakredistasi di Koperti Wilayah I Sumut dan Aceh saat ini? MNL: BANPT adalah badanyangbersifat independen dan setiap PTS yang mau terakreditasimengusulkanlangsungkeBAN PTtanpamelaluiKopertisdantidakmeminta rekomendasi sehingga Kopertis tidak mengetahui secara pasti berapa jumlah PTS yang terakreditasi.Begitupunsebagaibahaninformasi selengkapnya bisa lihat diWebsite BAN PT. AY: Pada masa kepemimpinan Bapak itu, bagaimanadenganprogram pelaksanaanpemberlakuansertifikasidosen,baikyang berstatus dosen Kopertis yang ditempatkan di berbagai perguruan tinggi swasta, atau dosen yang direkrut oleh perguruan tinggi swasta itu sendiri? MNL: Sertifikasi dosen berlangsung dengan baik, baik untuk dosen Kopertis maupun Swasta berdasarkan kebijakan pemerintahyangtidakmembedakanPTSdengan PTN. AY: Sampai saat ini, berapa jumlah dosenKopertisditempatkandiberbagaiperguruan tinggi swasta Sumut dan Aceh dan berapa pula jumlah dosen yang direkrut PTS sendiri? MNL: Dosen Kopertis berjumlah 1093 dengan rincian: SI sebanyak 530 orang, S2 sebanyak 578 orang dan S3 sebanyak 35 orang. SementaradosenYayasanberjumlah 9600 orang lebih. Rinciannya adalah dosen yang memiliki pendidikan SI berjumlah 7410 orang, dosen S2 berjumlah 2191 orang dan dosen S3 berjumlah 87 orang. AY: Apakah semua dosen dari Kopertis dan PTS wajib memiliki sertifikasi dosen? MNL: Ya, wajib. AY:Walau Bapak masih terbilang baru menduduki jabaan Kopertis, namun apaapa saja yang diperlukan sebagai persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi dosen itu? MNL: Jenjang pendidikan, pengangkatan dan performance sesuai dengan format yang telah ditentukan oleh Mendiknas. AY: Bagi dosen yang sudah memiliki sertifikat setelah lulus sertifikasi itu, apa fasilitasyangdiperolehdaripemerintahatau dariperguruantinggiswastatempatmereka mengabdi? MNL:Dosenyangtelahdisertifikasijelas mendapat tunjangan dari pemerintah, sedangkan dari PTS itu terserah dari PTS yang bersangkutan. AY: Sampai sekarang ini sudah berapa dosen Kopertis dan PTS di Sumut dan Aceh yang sudah memiliki sertifikat atau lulus dari ujian sertifikasi? MNL:JumlahdosenKopertisdandosen Yayasan yang sudah disertifikasi jumlahnya

377 orang. AY: Bagi para dosen yang tidak memiliki sertifikat yang barangkali dengan berbagai alasan seperti tidak berhasil memenuhi persyaratan yang ditentukan, apa ada sanksi yang akan diberikan Kopertis terhadap dosen tersebut? MNL: Yang diberikan bukan sanksi, justeru dorongan dan dukungan baik materil dan moril agar yang bersangkutan dapat disertifikasi. AY: Setahu Bapak, sampai kapan batas waktu yang diberikan kepada setiap dosen Kopertis dan PTS untuk bisa mendapatkan tanda kelulusan sertifikasi itu? MNL: Disesuaikan dengan kuota yang diberikan dan kepangkatan. AY: Sebagai pimpinan baru di Kopertis, apa mungkin ada penambahan perguruan tinggi swasta pada masa periode kepimpinan Bapak ini? MNL: Jumlah PTS sangat tergantung kepadapermintaanmasyarakat,tetapiyang secara pribadi cenderung membesarkan yang ada ketimbang membuka yang baru. AY:Kalauada,berapajumlahperguruan tinggi swasta baru yang akan didirikan dan lokasinya juga masih diperioritaskan untuk kota Medan atau mungkin pemberian izin pada daerah kabupaten dan kota sebagai upaya memberantas kuliah jarak jauh oleh perguran tinggi swasta yang tidak punya izin untuk itu? MNL: Masalahnya belum terungkap jelas, namun hal itu tergantung kepada permintaan masyarakat. Memang akan lebih baik kalau didistribusikan secara merata agar mudah dicapai oleh calon mahasiswa. TetapipendirianPTStidakhanyatergantung kepada bahan baku (dalam hal ini mahasiswa), tetapi yang tergantung kepada ketersediaan dosen dan staf pengajar serta fasilitas pendukung akademis lainnya. AY: Dari jumlah PTS yang ada di Sumut dan Aceh, apakah sudah Bapak ketahui tentang PTS-PTS liar yang belum memiliki izin resmi dari pemerintah? MNL: Sebagian besar sudah ada, tetapi masih kami dalami. AY:ApaupayapihakBapakuntukmemberantas PTS-PTS liar itu? karena jika dibiarkan yang sangat dirugikan adalah mahasiswanya yang kelulusan atau ijazahnya tidak diakui negara, serta PTS lain yang sudah terakreditasi. MNL: upaya untuk memberantas itu tentu tidak hanya dapat dilakukan oleh Kopertis sendirian karena terbatas oleh tenaga manusia atau sumber daya sehingga sangat diharapkan partisipasi masyarakat untuk memberikaninformasiawaltentangoperasi PTS yang tidak memiliki izin, dan diharapkanmasyarakatjugamenanyakaninformasi tentang keberadaan PTS-PTS yang tidak memiliki izin.

Imlek Pasca-Orde Baru Oleh Yusrin Di Indonesia,yang terdiri dari ribuan suku dan beragamragam agama tentu sulit menerapkan salah satu konsep di atas baik asimilasi maupun integrasi

I

mlek pasca-Orde Baru tidak dapat dipisahkan dari figur Gus Dur. Ketika berbicara tentang Imlek pasca-Orde Baru, ketika itu kita juga berbicara tentang GusDur.Begitumelekatnyadanidentiknya Gus Dur dengan Imlek, maka begitu menjelang perayaan Imlek, maka begitu juga ingatan kita akan menuju kepada KH AbdulrahmanWahid, mantan presiden ke4 Republik Indonesia, negara tercinta kita. GusDur,peranannyadalammengafirmasi Imlek sebagai hari raya fakultatif tidak dapat dilupakan. Hari raya Imlek sebagai salah satu budaya orang Tionghoa yang dapat dirayakan secara resmi, merupakan momentum awal kembalinya“roh” budaya Tionghoa yang sempat dilarang pada era Orde Baru. Barongsai dan tarian liong dapat dipertunjukkan di muka umum. Aksara-aksaraTionghoa dan penerbitanpenerbitan beraksara China tumbuh sepertijamurdimusimhujan.Kursus-kursus bahasa mandarin tidak sulit dijumpai di mana-mana lagi. Bahasa mandarin juga telah dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah-sekolah, sebagai salah satu pelajaran muatan lokal. Roh budaya Tionghoa telah kembali. SetiaporangTionghoatelahdapatkembali mengekspresikan budaya, adat dan tradisi denganbebas,tanpatakut-takutlagiseperti di era Orde Baru. Orang-orang Tionghoa di Indonesia telah menemukan “jati dirinya” kembali, karena selama ini“diharuskan” meleburkan dirinya. Proses peleburan diri orangTionghoa ke dalam suku-suku mayoritas di mana mereka bertempat tinggal atau dikenal dengan asimilasi merupakan salah satu konsep pembauran yang diperkenalkan di masa Orde Baru. Konsep ini sesungguhnya baik, apabila dilaksanakan secara alamiah. Proses alamiah peleburan orang Tionghoa ke dalam suku-suku dominan di Indonesia ada pada beberapa daerah di Indonesia seperti di Madura. Di Madura, orang-orang Tionghoa peranakan sudah melebur total dengan penduduk setempat. (Onghokham, 2009: 17). Dan juga Cina Benteng di Tangerang, Banten. Proses peleburan alamiah atau asimilasi alamiah juga berhasil dipraktikkan di Filipina danThailand. OrangTionghoa diFilipinamengambilidentitasmasyarakat Filipina seperti memeluk agama khatolik sedangkan orang Tionghoa di Thailand mengikuti agama mayoritas Budha orang Thailand. Ini hanya sebagaian contohnya saja,masihbanyakhalyangmenyebabkan asimilasi di Filipina danThailand berhasil.

Berbeda dengan negara jiran Malaysia, Malaysia lebih memilih menerapkan konsep integrasi. Konsep integrasi adalah konsep orang-orangTionghoa menjadi salah satu “suku” seperti suku-suku yang ada di sana. Misalnya di Malaysia memiliki tiga sukuatauetnisterbesaryaituMelayu,China dan India/Tamil. Di Indonesia, yang terdiri dari ribuan suku dan beragam-ragam agama tentu sulit menerapkan salah satu konsep di atas baikasimilasimaupunintegrasi.DieraOrde lama, pemerintah Soekarno lebih mengafirmasi konsep integrasi dimana orang-orang Tionghoa diperlakukan seperti salah satu suku di Indonesia. Sedangkan di era Orde Baru, pemerintahan Soeharto menganut konsep asimilasi ditambah phobiaatauanti terhadap segala sesuatu yang berbau Tionghoa. Di era Reformasi atau pascaOrde Baru, cendurung kembali menganut konsep integrasi. Kedua konsep ini tentumemililkikelebihan dan kekurangan. Sejauh kedua konsep pembauran dilaksanakansecaraalamiahtanpa tekanan atau paksaan seperti di era Orde Baru, maka diyakini perlahan masalah pembauran atau masalah Tionghoa di Indonesia akan selesai. Implikasi peninggalan Orde Baru Begitu Imlek dijadikan hari raya resmi dimasapemerintahanMegawatiSoekarno Putri dan telah dicabutnya larangan untuk mengekspresikan budayaTionghoa, maka ketika itu pula roh budaya Tionghoa telah kembali. Persoalan diskriminasi negara terhadap pemasungan budayaTionghoa telahselesai.Tetapi,implikasiyangditinggal Orde Baru masih membekas dalam benak generasi-generasi muda Tionghoa. Beberapa implikasi buruk yang dapat dikemukakan diantaranya: hilangnya kemampuansatugenerasiuntukberbicara dan memahami aksara Tionghoa dan

punahnya satu generasi untuk mengekspresikan nilai-nilai kesenian. Bahasa mandarin sebagai salah satu bahasa dunia telah memegang peranan penting di dalam banyak hal, baik di dalam diplomasi terhadap negara Singapura, Malaysia, Hongkong, atau Taiwan maupun di dalam hal perdagangan. Sebagaimana kita ketahui, di kawasan Asia (Tenggara) peranan Hoa kiau (Chinese Overseas) di dalam dunia perdagangan sangat dominan. Penguasaan bahasa mandarin, tentu merupakan nilai tambah di dalam melobi taipan-taipan di negara-negara tersebut. Kitatelahkehilangansatugenerasiyang tidak dapat berbahasa mandarin, karena bahasa mandarin dilarang untuk diajarkan secara umum. Ketidakmampuan kita menguasai bahasa mandarin tentu merupakan suatu nilai minus dibandingkan negara-negara lainnya. Sebagai sebuah ilustrasi, ada seorang pemuda dari suku BatakdieraReformasiyang mempelajari bahasa mandarin. Sekarang ini, pemuda tersebut telah melanglang buana diRRC,HongkongdanTaiwan menjadi pemandu wisata bagi turis-turis dari Indonesia. Seandainya, bahasamandarintidak dilarang pada mas a O rd e Baru. Berapabanyaklagi orang Indonesia yang berhasil di mancanegara k a re n a p e nguasaan akan bahasa mandarin? Yang kedua, punahnya satu generasi untuk mengekspresikan nilai-nilai kesenian. Ketika kran reformasi dibuka dan budayaTionghoadiperbolehkandipertunjukkan di muka umum, ketika itu orangorangTionghoa kelimpungan. Mengapa? Karena selama kurun 32 tahun, mereka sudah tidak mampu mengekspresikan nilai-nilai kesenian itu baik barongsai ataupun operaTeochew. Maka, salah satu solusinya adalah mendatangkan pelatihpelatih dari Malaysia dan Singapura. Sedangkan untuk operaTeochew yang sekarangmarakdipertunjukkandikelentengkelenteng di Sumatera Utara, langsung didatangkandariSingapura,Malaysia,Thailand dan RRC. Sebuah ironi, sebagai hoa kiau yang

sama-sama datang dari negara tirai bambu. Tetapi kita sudah tidak sanggup lagi mempertunjukkan opera Teochew, sedangkan Malaysia sanggup mewarisi budaya tersebut. Ironi ini akan berlanjut, manakala kita pergi ke negeri jiran. Ketika ditanyakan apakah kamu keturunan Cina dan bila kita menjawab benar, maka mereka akan menertawai seraya berkata:”Mengapa kamu tidak dapat berbahasa Cina?” Imlek di era Reformasi Imlek di era Orde Baru tentu sangat menyedihkan. Selain perayaan Imlek itu harus dirayakan secara diam-diam atau tidakmengatakansecarasembunyi-bunyi, Imlek juga bukan merupakan hari raya fakultatif. Artinya, bagi yang merayakan Imlek dapat diliburkan. Bagi karyawan-karyawan yang majikan merayakan Imlek, tentu mereka diliburkan juga.Tetapi, untuk lembaga-lembaga resmi seperti sekolah dan universitas halinitidakberlaku.Bahkanpernahkawan penulis, mengikuti ujian di salah satu perguruan tinggi swasta di Medan pada hari raya Imlek. Sekolah-sekolah juga tidak diliburkan. Untuk sekolah-sekolah pembauran, Kepala sekolah secara sembunyibunyi mengatakan:”libur satu hari saja.” Kalau lebih dari satu hari, alamat buruk datangpadamuridtersebut.Penulissendiri pernah“dilibas” dengan rol panjang dari kayusebanyaktigadibagianpantat(maaf). Bekas dan sakitnya masih dirasakan sampai tiga hari. Itulah kenangan Imlek“terindah” yang tidak dapat dilupakan penulis sampai hari ini. Ekspresi budaya seperti Barongsai, tarian liong ataukembangapi hanya dapat disaksikan di televisi luar negeri. Umumnya, yang tertangkap siaran bagi yangtidak memiliki parabola adalah TV3 Malaysia. Kini, di era Reformasi, pertunjukkan barongsai, liong dan berbagai pernak-pernik Imlek telah memerahkan plaza-plaza, mal-mal dan pusat perbelanjaan. Imlek telah dapat dilaksankan dengan bebas, tanpa takut-takut lagi. Di Medan, Sumatera Utara sebagai salahsatudaerahpecinanterbesardiIndonesia bahkan dalam beberapa tahun terakhir melaksanakan Imlek fair. Imlek fair tahun ini berlangsung dari tanggal 15-23 Januari 2011 di Central Business District (CBD) di Jalan Padang Golf Polonia Medan dan dilanjutkan di MMTC Jalan Pancing dari tanggal 23-30 Januari 2011. Akhir kata, penulis menyampaikan: “Selamat tahun baru Imlek, Gong Xi Fa Cai”. Semoga di tahun kelinci ini, kita diberkahi damai sejahtera dan berkah yang berlimpah-limpah. Kiong Hi Huat Chai. Penulis adalah Pemerhati Dan Pelaku Budaya Tionghoa; Ketua Penyantun Perguruan Methodist Lubukpakam


Aceh

B10

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

Seorang Anggota Polres Bireuen Kritis

Kasek Bantah Aksi Mogok Guru Di SMPN 1 Baktiya Barat

BIREUEN (Waspada): Briptu Wira seorang anggota Polres Bireuen, Senin (2/4) dini hari mengalami luka kritis, setelah sepeda motor yang dikenderainya terbalik di kawasan Desa Pante Piyeu, Kecamatan Peusangan, kabupaten setempat dalam perjalanan untuk mengembangkan kasus shabu di satu di kawasan daerah sekitar itu. Sehingga dia harus dilarikan ke RS Bhayangkara Medan, beberapa saat setelag ditangani di RSU dr Fauziah Bireuen. Kapolres Bireuen AKBP H.R Dadik Junaedi SH kepada wartawan Senin (24/1), membenarkan Briptu Wira seorang anggotanya mengalami kecelakaan saat menikung ditukungan tajam Desa Pante Piyeu yang saat itu kondisi jalannya gelap. “Sebelum kejadian. Senin dinihari sekira pukul 02.45 Wib, tim Intel Polres Bireuen melaksanakan penyelidikan masalah narkoba jenis shabu. Naas, saat tengah melakukan pengembangan, dan hendak melewati tikungan tajam itu, seorang personil intel itu terbalik,” terang Kapolres. Keterangan lainnya yang diperoleh Waspada, musibah yang dialami anggota intel Polres Bireuen itu menghindari kendaraan lain saat menikung tikungan kawasan Desa Pante Piyeu. “Setelah itu dia dilarikan temannya ke RSUD dr Fauziah Bireuen, lalu di rujuk ke Medan paginya, untuk perawatan lebih lanjut,” kata seorang warga. (amh)

BAKTIYA BARAT (Waspada): Kepala Sekolah (Kasek) SMPN 1 Kec. Baktiya Barat, Aceh Utara, Hj Nasriah, MPd (foto), membantah kalau di sekolahnya pernah terjadi aksi mogok guru, baru-baru ini. “Informasi itu fitnah belaka, disinyalir berlatar belakang politis. Namun yang saya sesalkan, kenapa hal ini mencuat sampai ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) kabupaten, tanpa terlebih dahulu melakukan cek ke lokasi sekolah,” kata Kasek itu kepada Waspada, Minggu (23/1) pagi. Jumlah guru di sekolah yang dipimpinnya itu mencapai 42 personel. Memang, kata dia, lima di antaranya bolos masuk tugas, Rabu dan Kamis (19-20/1). “Yang bolos itu antara lain Afriani, SPd, Fatimah, SPd, Zarkasyi, S.Pd, Yusfarina, A.Md dan Nurjannah, SPd. Sementara 37 guru lainnya hadir pada hari itu dan aktivitas belajar mengajar berlangsung seperti biasa,” ujarnya. Dampak informasi miring dan prematur ini, dewan guru kelabakan menjawab pertanyaan para orang tua/wali siswa, sehingga Sabtu (22/1), dewan guru terpaksa mengeluarkan bantahan tertulis. Kadisdikpora Aceh Utara, Muhammad Jamil, M.Kes yang dikonfirmasiWaspada membenarkan adanya kemelut internal di SMPN 1 Baktiya Barat.“Namun hal ini sudah kami tuntaskan, sekarang lagi dalam proses roker tugas antara personil di sekolah ini,” ujarnya.(b10)

Setdakab Bener Meriah Raih Zakat Award REDELONG (Waspada): Berdasarkan surat keputusan nomor 84/SK/Zakat Award/VI/BM-BM/2010, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Bener Meriah raih Zakat Award 2010 pada acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Baitul Mal ke-VI di Aula kantor Bupati Bener Meriah, Selasa (25/1). Selain Sekretaris Daerah Zakat Award juga diberikan kepada SMA Negeri 2 Bandar, Dinas Kesehatan, Dikpora, dan Puskesmas Bandar, serta sejumlah kampung di 11 kecamatan dalam Kabupaten Bener Meriah. Kepala Baitul Mal Bener Meriah Tgk. Usman Saleh dalam pada Rakerda Baitul Mail ke-VI mengatakan, zakat yang terhimpun di Baitul Mal akan disalurkan kepada mustahiq bermanfaat untuk membantu kebutuhan masyarakat yang berkekurangan, “baik si penerima sebagai fakir, miskin, amil, ibnu sabil, fisabilillah, muallaf, rikab, dan gharim, sesuai dengan isi surait At-Taubat ayat 60,”katanya. (cih)

SKPD Diminta Tunjukkan Kinerja Lebih Baik REDELONG (Waspada): Bupati Bener Meriah Ir H Tagore AB melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah Drs T Islah Berdan meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bener Meriah dapat menunjukan kinerja yang lebih baik sesuai tupoksi masing-masing. Hal itu disampaikan T. Islah Berdan saat melantik dua orang eselon III di lingkungan Pemkab Bener Meriah di Aula Kantor Bupati, Senin (24/1) sekira pukul 14:30. Sementara dua pejabat eselon III yang dilantik, Senin (24/1) diantaranya, Drs Yan, sebelumnya bertugas sebagai Auditor Ahli Muda Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Aceh, jabatan baru sebagai PJ inspektur pembaantu keuangan pada inspektorat Kabupaten Bener Meriah. Alisyah. Sp. Sebelumnya bertugas sebagai staf DPB pada Pemkab Bener Meriah, jabatan baru PJ inspektur pembantu aparat pada inspektorat Kabupaten Bener Meriah.(cih)

Wakil Ketua DPRK Bireuen Diganti BIREUEN (Waspada): PemberhentianWakil Ketua II DPRK Bireuen Husaini Ilyas dan penetapan calon Wakil Ketua II DPRK Syafruddin berlangsung dalam rapat paripurna di ruang sidang DPRK setempat, Senin (24/1). Sidang yang dibuka Ketua DPRK Bireuen Ridwan Muhammad, SE turut dihadiri Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman,Wakil Bupati Drs Busmadar Ismail, Sekda Ir Nasrullah Muhammad, Msi MT, Dandim-0111/Bireuen Letkol Inf evi Reza Pahlevi, Kapolres AKPB HR Dadiek Junaidi, SH, Kajari Wawan Ermawan SH, Dan Yonif-113/JS, Ketua MPU Drs H Jamaluddin MBA, Ketua Mahkamah Syariah, para asisten, para Kadis, Badan, Kantor, Ketua KIP, Kabag Pemerintahan Umum, Hukum dan Organisasi, Ketua DPW Partai Aceh, para Ketua Parpol dan sejumlah undangan lainnya. Ketua DPRK Bireuen Ridwan Muhammad, SE dalam sambutannya antara lain menjelaskan pergantianWakil Ketua II DPRK Bireuen berdasarkan surat Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh No 001/DPA-PA/2011 tanggal 11 Januari 2011 dan Keputusan Dewan PimpinanWilayah Partai Aceh Bireuen No 002/DPW-Brn/K/1/2011 tanggal 18 Januari 2011. (b16)

PPI Peudada Tempat Mengais Rezeki Para Nelayan PANGKALAN Pendaratan Ikan (PPI) Peudada, Bireuen adalah satu lokasi wisata yang megah tempat mengais rezeki ratusan para nelayan di kawasan itu dan sekitarnya. Sehingga, para nelayan saban hari para nelayan mangkal, mendarat serta belabuh dari tempat itu. Namun belum dimafaatkan keluarga untuk tempat refresh.Walaupun tempat itu dapat dikatagorikan satu tempat yang indah. “Selama ini yang datang ke sini (PPI-red) warga kebanyakan nelayan dan para agen ikan, sedangkan warga lainnya hanya singgah saja sebentar melihat lokasi ini, untuk yang datang berekreasi hampir bisa dikatakan belum ada,” kata sejumlah nelayan menjawabWaspada belum lama ini mengenai lokasi PPI Peudada itu yang dibangun beberapa tahun lalu itu. Menurut mereka, lokasi PPI Peudada yang dibangun masa Bupati Bireuen dijabat Mustafa A Geulanggang yang diresmikan Bachtiar Chamsyah Menteri Sosial saat itu, selama ini hanya dimanfaatkan mereka untuk mengais rezeki, sedangkan keperluan lain belum ada yang memanfaatkannya. PPI Peudada selama ini menjadi tempat mangkal para nelayan dan kawasan itu dan kalau malam hari lokasi itu terlihat indah karena sinar lampu yang memncarkan cahayanya kepinggir laut dan lintasan jalan nasional yang berada dekatnya arah selatannya. Abdul Mukthi Hasan

Waspada/Abdul Mukthi Hasan

HASIL TANGKAPAN: Para nelayan di lokasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Peudada, Bireuen, beberapa hari lalu, melihat hasil tangkapan seorang nelayan yang baru merapat ke tempat itu.

PMI Aceh Harus Mampu Mandiri

Waspada/Jaka Rasyid

LONGSOR: Lintas Babahrot- Tongra yang di bangun sebagaimana foto direkam, Sabtu (22/1) tampak longsor. Dinas BMCK diharapkan memperlancar ruas jalan tersebut sehingga dapat di manfaatkan .

Lintas Abdya-Gayo Lues Curam Menanjak Tanpa Pengaman BANDA ACEH (Waspada): Lintas Aceh Barat Daya (Abdya)-Gayo Lues (Babahrot-Tongra-TrangonBlangkejeren) sepanjang 119 kilometer masih sepi saat Waspada melintasinya pekan lalu, diawali aspal beberapa ratus meter, lalu dilanjutkan dengan badan jalan berbatu. Lintas Babahrot - Tongra menanjak, berbelok dan penuh dengan turunan yang membahayakan, perasaan was-was mewarnai sepanjang perjalanan menuju Kabupaten Gayo Lues, wilayah yang baru setahun terakhir lepas dari keterisoliran. Tanjakan jalan yang dibangun Dinas Bina Marga Cipta Karya Aceh lewat dana APBA itu

sangat sulit dilalui, perlu kecekatan pengemudi atau pengendara, bila tidak hati-hati maka mobil atau kendaraan akan masuk jurang. Karenanya jika akan melintasi ruas jalan itu yang harus diperhatikan adalah mesin kendaraan harus dalam keadaan baik, rem tidak blong dan kondisi ban mobil atau sepeda motor tidak botak, ini karena tidak ada bengkel dan tidak terlihat ada perumahan untuk meminta bantuan. Beberapa mobil dari arah Gayo Lues terlihat melintas, satu diantaranya ditumpangi beberapa pegawai BKKBN yang mengaku sedang mensosialisasikan program keluarga berencana. Lintas itu masih rawan akan longsor, terbukti dengan jatuhnya tanah bercampur batu ke badan jalan. Selain rawan longsor, lintas jalan itu juga diwarnai bekas

aliran air di badan jalan, yang paling dalam bisa mencapai 40 centimeter. Tak ada pengaman di kiri kanan badan jalan, jadi pengendara disarankan untuk waspada. Beberapa alat berat saat itu sedang terparkir di satu basecamp, lintas jalan itu sedang dikerjakan PT Pelita Nusa Perkasa senilai Rp32,7 miliar bersumber dari Dana Migas Aceh APBA 2010 mulai dari batas Abdya hingga Tongra. Pembangunan jalan itu diperuntukkan agar melepas wilayah Gayo Lues dari ketelisoliran, selain jalan yang diyakini ekonomis itu karena hasil bumi dari kawasan Gayo Lues dapat bawa ke pesisir untuk dipasarkan, begitu juga dengan kebutuhan warga Gayo Lues yang harus didapat di pesisir. “Sudah setahun ini kami bisa makan ikan segar,” kata Elia, 35, seorang ibu warga Pintu

Rimba, Trangon, Gayo Lues yang ditemui Waspada Kamis (20/1) sore. Meski lintas itu sepertinya sulit dilalui, namun wujud syukur diperlihatkan warga. “Kami harap jalan ini cepat selesai dibangun,” harap Elia. Seperti halnya Elia, harapan yang sama juga disampaikan anggota DPRA dari PKB, Irmawan, S.Sos yang mengunjungi kawasan itu menjelang pembahasan APBA 2011 pekan ini. Irmawan mengharapkan Dinas BMCK selain mempercepat pembangunan ruas jalan itu, dinas juga memperhatikan unsur keselamatan masyarakat saat melintas. “Kalau tanjakan dan turunannya terlalu curam, selain membahayakan juga badan jalan akan cepat rusak karena beberapa bagian jalan harus diperbaiki agar tidak terlalu menanjak dan curam,” ungkap Irmawan. (b32)

Trangon-Blangkejeren Setengah Mulus, Berlubang Sebagian TRANGON, Gayo Lues (Waspada): Lintas TrangonBlangkejeren masih rusak parah, meski ada sebagian badan jalan mulus beraspal, namun jalan yang menjadi tangungjawab pemerintah provinsi itu sepertinya tidak pernah dapat sentuhan pemeliharaan. Dikawasan Tongra, Rime Raya, Panten Lues akses jalannya rusak parah tidak ada aspal, lubang bekas mobil melintas dengan kedalaman 30- 40 sentimeter terlihat disepanjang jalan. Camat Trangon, Gayo Lues, Admi Bakri, Kamis (20/1) sore menyebut, kawasan terparah terlihat di kawasan Tongra, Dusun Pintu Rimba. Namun kondisi serupa juga terlihat di sepanjang jalan yang menghubungkan Kecamatan Trangon dengan Kecamatan Blangkejeren, pusat Kabupaten Gayo Lues. “Kalau hujan jalan ini tidak bisa dilalui, tapi kalau panas jalan ini agak sulit dilewati, tapi dengan kondisi begini warga

sudah bersyukur,” ungkap Admi Bakri. Rasa senang disampaikan warga karena sebelumnya kondisi jalan itu tidak selebar saat ini, hanya jalan setapak. “Dulu kereta (sepeda motor) saja sulit lewat hanya jalan setapak, sekarang mobil yang sulit kalau lewat, kereta bisa,” kata Admi Bakri. Peningkatan dari kondisi jalan dari hanya bisa dilalui warga dengan berjalan kaki, naik menjadi bisa dilalui sepeda motor dan kemudian bisa dilalui mobil itulah yang disyukuri masyarakat. Lain Admi Bakri, lain pula pendapat Anggota DPRA, Irmawan, S.Sos tentang kondisi jalan itu. “Bagi saya itu jalan neraka,” ungkap Ir mawan secara terpisah. Menurut Irmawan sudah banyak laporan warga yang kesulitan akibat jalan tersebut. “Banyak warga tidak mendapat akses pendidikan karena jalan itu,” ungkap Irmawan. Banyak

guru yang tidak tinggal di pusat kecamatan tidak bisa mengajar karena akses jalan rusak dan tidak bisa dilalui. Selain sektor pendidikan, di sektor pelayanan kesehatan juga terjadi hambatan, para medis tidak optimal bekerja, Pelayanan kesehatan dasar pun kadang terabaikan karena buruknya akses jalan. Akibatnya, banyak warga Tongra tidak bisa tertangani.

Irmawan juga heran, mengapa ruas jalan itu tidak diperbaiki, padahal dana pemeliharaan jalan selalu disediakan. “Atau mungkin tidak pernah dikerjakan,” kata Irmawan. Ruas jalan Trangon-Blangkejeran lintasan yang pernah beraspal, namun kini tidak ada tanda-tanda jalan itu pernah dibangun sebelumnya.“Ini karena kualitas pembangunan jalannya buruk,” kata Irmawan.(b32)

Akmal Ibrahim dapat mengambil langkah-langkah sesuai ketentuan yang diatur pada pasal 46 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) N o. 58 tahun 2005. Surat yang diterima wartawan, Sabtu (22/1) dari Kabag Humas Sekdakab Abdya, Husaini Rahman, juga memuat empat poin penting terkait penjelasan proses pemberlakuan pagu APBD tahun sebelumnya, yang ditujukan kepada Gubernur Aceh U/p Sekretaris Daerah, juga ditembuskan kepada Mendagri sebagai laporan, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Menteri Keuangan, Bupati Abdya dan Ketua DPRK Abdya. Isi surat itu yakni, berkenaan dengan surat Bupati Abdya no. 050/107/201 tanggal 31 Desember 2010, hal mohon penjelasan terhadap proses pemberlakuan pagu APBD tahun sebelumnya, bersama ini disampaikan halhal sebagai berikut. Bila tidak ada kata sepakat, bupati boleh

LHK Tinjau Lokasi Limbah PT Socfindo NAGAN RAYA (Waspada): Tim pemantau lingkungan hidup dan kebersihan Nagan Raya meninjau lokasi limbah PT. Socfindo, beberapa hari lalu. Dalam peninjauan itu, tim menemukan tiga permasalahan yang akhir-akhir ini merebak di tengah masyarakat. Tiga permasalahan yang ditemukan tim peninjau LHK di lokasi limbah PT Socfindo masing-masing abu bertebangan, limbah cair tumpah ke jalan umum serta limbah cair ke sungai yang mengakibatkan masyarakat sekitar rugi juga menganggu kesehatan. Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan Nagan Raya, Ir H Banta Saidi kepada Waspada, Senin (24/1) mengatakan, dari hasil peninjauan di lapangan mereka menemukan abu yang bertebangan di pabrik PT Socfindo, Seumayam, Kec. Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya dan sekitarnya. “Berdasarkan keterangan dari pihak manajemen perusahaan, hal ini disebabkan karena terjadi kerusakan ketel dan sekarang sedang diperbaiki,” tutur Banta Saidi.(mji/b07)

Mayat Perempuan Muda Ditemukan Tewas Mengenaskan BANDA ACEH (Waspada): Sesosok mayat wanita muda ditemukan tewas mengenaskan dengan luka bacokan di sebelah kanan leher dengan kondisi badan telungkup di pinggir jalan menuju tempat rekreasi waterboom, Desa Le Ue Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar, sekira pukul 21:45 Wib, Minggu malam (23/1). Kapolsek Darul Imarah, Aceh Besar Iptu Fitriasia Karmila Tasram kepada wartawan Senin (24/1) menjelaskan, pertama kali korban ditemukan Ardiasyah Putra dan Muhammad Hadi, saat menuju ke tempat kerja sekaligus tempat tinggalnya di Hile Mata Ie Aceh Besar. Setelah salah satu dari mereka melihat lebih dekat mayat tersebut rupanya sesosok mayat perempuan muda. Melihat kondisi itu Putra, bergegas melaporkan temuannya itu ke Rindam Mata Ie dan dilanjutkan ke Mapolsek Darul Imarah Aceh Besar. “Setelah mendapat laporan itu, petugas Mapolsek langsung ke lokasi menuju tempat mayat ditemukan untuk mengiidentifikasi korban, namun tidak ditemukan identitas korban,” ungkapnya. Dikatakan, setelah mengiidentifikasi di tempat kejadian korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) untuk divisum,’’ ujar Kapolsek Darul Imarah. Ia mengatakan, mayat perempuan itu diduga dibunuh 3-4 jam sebelum ditemukan dengan cara dibacok lehernya serta mengalami benturan benda tumpul pada bagian wajah. (gto)

PDAM Bantuan BRR Belum Difungsikan Waspada/Jaka Rasyid

RUSAK BERAT: Anggota DPRA, Irmawan, S.Sos memperlihatkan kondisi jalan rusak di lintas Trangon Blangkejeran, Kamis (20/ 1) malam.

Mendagri Surati Gubernur Soal APBK Abdya BLANGPIDIE (Waspada): Pembahasan APBK tahun 2011 yang dilakukan Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim, SH bersama rakyat dengan berpedoman pada anggaran tahun lalu, mendapat respon positif dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Respon positif itu, yakni dengan dilayangkannya surat oleh Mendagri kepada Gubernur Aceh, drh. IrwandiYusuf tentang penjelasan terhadap proses pemberlakuan pagu APBD tahun sebelumnya. Surat yang ditandatangani Direktur Jenderal Keuangan Daerah, DR Yuswandi A. Temenggung atas nama Mendagri Gamawan Fauzi, minta Gubernur Aceh memasilitasi proses pembahasan peraturan daerah tentang APBD Kab. Abdya tahun 2011, agar berjalan sesuai ketentuan, sehingga kondisi penyelenggaraan pemerintah di Kab. Abdya berjalan lancar. Namun demikian, bila tidak tercapai kesepakatan, Bupati

LANGSA (Waspada): Palang Merah Indonesia( PMI) cabang Provinsi Aceh dituntut agar mampu mandiri dalam sumber dana untuk membiayai kegiatanya menyusul berakhirnya dukungan pendanaan yang selama ini diberikan Federasi Palang Merah Internasional (IFRC) dan perhimpunan palang merah Internasional. Demikian Zainal Arifin, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Langsa saat membacakan kata sambutan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf pada acara pembukaan musyawarah kerja provinsi (Mukerprov) PMI cabang Provinsi Aceh, tadi malam di aula pertemuan Kantor Walikota Langsa, Senin (24/1). “Tahun 2011 ini saat yang paling menentukan bagi PMI cabang Aceh agar mampu mandiri membiayai setiap kegiatan karena bantuan dari IFRC dan perhimpunan telah berakhir, sehingga momentum ini akan menjadi batu loncatan bagi PMI menjadi organisasi yang lebih mandiri tanpa dukungan donor,” katanya. Ketua PMI cabang Aceh Alaidinsyah mengatakan Mukerprov ini kegiatan musyawarah pertama sejak kepengurusannya periode 2011-2015. Ketua PMI cabang Langsa T. Iskandar Faisal di sela-sela kegiatan mengatakan kegiatan Mukerprov ini mengatakan ucapan terimakasih kepada Pemko Langsa yang telah membantu kelancaran kegiatan serta mengharapkan kegiatan ini akan melahirkan program kerja yahun 2011 yang lebih baik. (b25/b23)

menggunakan anggaran tahun sebelumnya tanpa pengesahan DPRD Abdya. Seperti halnya dimuat di poin satu, pasal 16 ayat (4) PP no. 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah, ditegaskan bahwa APBD, perubahan APBD dan Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD setiap tahun ditetapkan dalam peraturan daerah. Poin dua disebutkan, pasal 46 ayat (1) PP no. 58 tahun 2005 menyatakan, apabila DPRD sampai batas waktu sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (1) tidak mengambil keputusan bersama dengan kepala daerah terhadap rancangan peraturan daerah tentang APBD, kepala daerah melaksanakan pengeluaran setinggi-tingginya sebesar angka APBD tahun sebelumnya untuk membiayai keperluan setiap bulan, yang disusun dalam rancangan peraturan kepala daerah tentang APBD. Selanjutnya ayat (3), bahwa rancangan peraturan kepala

daerah dilaksanakan setelah memperoleh pengesahan dari Gubernur bagi kab/kota. Poin ke tiga, Mendagri meminta Gubernur untuk memfasilitasi proses pembahasan peraturan daerah tentang APBK Kab. Abdya tahun 2011, agar dapat berjalan sesuai ketentuan sehingga kondisi penyelenggaraan Pemerintah di Abdya berjalan lancar. Sementara poin terakhir dijelaskan, dalam hal tidak tercapai kesepakatan sebagaimana dimaksud pada poin tiga di atas, Bupati Abdya dapat mengambil langkah-langkah sesuai ketentuan tersebut pada poin dua di atas serta mempedomani pasal 106, pasal 107, pasal 108, pasal 117, pasal 118, pasal 119, dan pasal 200 tentang peraturan Mendagri no. 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah, sebagaimana telah diubah dengan peraturan Mendagri no. 59 tahun 2007 tentangperubahanatasperaturan Mendagri no. 13 tahun 2006.(sdp)

BEUTONG (Waspada): PDAM bantuan BRR NAD-Nias yang berlokasi di irigasi Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, sampai sekarang belum difungsikan. PDAM yang menghabiskan dana miliaran itu sudah lama dibiarkan terbengkalai, padahal masyarakat di sekitar Ulee Jalan Beutong padahal sangat membutuhkan air bersih dari PDAM itu. Sejumlah warga mengatakan, PDAM ini mereka minta pada dinas terkait untuk bisa digunakan oleh masyarakat karena ketika perlu air sangat susah dan kadang-kadang terpaksa mengambil air di sungai. “Sudah susah mencapai sumber air, kami juga harus menyaringnya lagi,’’ kata sumber yang namanya tidak mau dipublikasikan pada Waspada. Kadis Tata Kota dan Perumahan Nagan Raya, Ir. H. Arkam, ketika dikonfirmasi Waspada, Senin (24/1), mengaku PDAM bantuan dari BRR di lokasi Beutong itu belum berani mereka fungsikan “Beberapa tahun lalu kita pernah menerima surat operasi dari PDAM. Namun surat tersebut tidak kita tanda tangani, karena bisa-bisa nanti tidak diizin oleh bupati,’’katanya PDAM di Beutong sudah pernah beroperasi dan sekarang sudah diusulkan kembali untuk difungsikan. Tahun 2011 ini masyarakat di daerah itu sudah bisa menggunakan air dari kran PDAM itu.(mji/b07)

Waspada/Musyawir

SABUNG NYAWA: Sejumlah warga menyabung nyawa dengan duduk di atas dinding bak mobil terbuka (pick-up) tanpa pengaman apapun. Kondisi ini berbahaya, terutama jika sewaktu-waktu sopir melakukan pengereman mendadak. Foto diabadikan di Jalan nasional, kawasan Keude Alue Ie Puteh—pusat Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, baru-baru ini.


Aceh

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

B11 BI Sumbang Satu Unit MTsS Untuk Warga Jamuan

Balon Bupati Pidie Mulai Tebar Pesona SIGLI (Waspada): Beberapa bakal calon (balon) bupati Pidie periode mendatang, mulai tebar pesona dengan mendatangi kawasan perkampungan di daerah tersebut. Padahal, sebelum ini kawasan pedesaan terpencil tidak pernah didatangi orang-orang ‘asing’ itu yang datang sambil membawa dagangan politik untuk dijajakan bagi warga perkampungan. “Jujur saja kehadiran orang-orang elit ini dengan aneka ‘topeng’, membuat alergi dengan gaya dan janji-janji angin surga yang disampaikan untuk memperoleh dukungan. Kami tidak mau menyebutkan nama orang-orang yang sudah datang ke kampong kami, untuk meminta dukungan ada yang mau jadi bupati Pidie dan ada juga yang meminta dukungan menjadi gubernur Aceh,” kata Tgk. Usman, salah seorang warga Pidie, Kabupaten Pidie kepada Waspada, Selasa (25/1). Menurut Usman, orang-orang ini mengambil hati rakyat dengan cara meminta izin pada tempat-tempat ibadah semisal masjid untuk menjadi khatib Jumat atau mendatangi warga yang berprofesi sebagai nelayan maupun petani. Saat ini, kata Usman, rakyat Aceh, khususnya Pidie menginginkan perubahan pemerintahan dalam usaha membangun daerah dan menyejahterakan rakyat secara menyeluruh. Masyarakat tidak ingin lagi daerah itu dipimpin oleh pemimpin yang dinilai telah gagal memimpin.(b20)

JAMUAN, Aceh Utara (Waspada): Bank Indonesia (BI) Cabang Lhokseumawe menyumbang satu unit sekolah Madrasah Tsnawiyah Swasta (MTsS) untuk warga Dusun Suka Makmur, Gampong Jamuan, Kec, Banda Baroe, Aceh Utara. Selasa (25/1) sekolah agama itu diresmikan. H Zulfan Nukman, SE, Pemimpin Bank Indonesia (BI) Cabang Lhokseumawe kepada Waspada kemarin mengatakan, kurang lebih tiga dekade masyarakat Aceh hidup dengan berbagai kesulitan, konflik dan bencana. Dampaknya, telah menciptakan luka yang menyentuh berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat. Salah satu poin penting dari perjanjian perdamaian Aceh adanya aspek perlakuan yang adil dan tidak ada diskriminasi kepada siapa saja untuk memperoleh kesempatan dalam bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan dan lainnya. “Begitupun, pada Agustus 2010, melalui salah satu surat kabar harian, saya sempat melihat foto sekolah dalam kondisi memprihatinkan. Ternyata, jeleknya sekolah Laskar Pelangi, lebih jelek lagi sekolah di Jamuan. Anak-anak di Suka Makmur masih belum mendapatkan fasilitas sekolah yang layak di tengah merebaknya sekolah bertaraf internasional dengan fasilitas modern dan canggih. Dari sinilah, muncul niatkamiuntukmenyumbangsebuahsekolahuntukwargaSukaMakmur. Persoalan ini menjadi tanggungjawab sosial BI dalam meningkatkan mutu pendidikan masyarakat di sekitarnya,“ kata Zulfan Nukman, Selasa (25/1) dalam sambutannya pada peresmian MTsS tersebut. Zulfan mengucapkan apreasiasi kepada warga Jamuan yang memiliki keinginan dan semangat yang menyala-nyala untuk meningkatkan taraf kesejahteraan melalui pendidikan. Bantuan sekolah ini sejalan dengan semangat ulang tahun BI yang ke 57 dengan tema “Peduli Pendidikan Tunas Negeri”. (cmun)

Dahlan, SE Camat Kota Juang Yang Baru BIREUEN (Waspada): Serah terima jabatan Camat Kota Juang dari pejabat lama Anwar BA kepada pejabat baru Dahlan, SE berlangsung di Aula Setdakab Bireuen, Senin (24/1). Sertijab turut dihadiri Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman, para asisten, unsur Muspika Jeumpa, para camat, imum mukim, geuchiek dalam Kecamatan Kota Juang serta sejumlah undangan lainnya. Bupati Nurdin Abdul Rahman dalam pengarahannya antara lain mengatakan, mutasi dan promosi jabatan dalam suatu organisasi merupakan hal yang lumrah dalam artian sebagai penyegaran dan peningkatan karir bagi pejabat kinerjanya dinilai baik. Dikatakan, Camat Kota Juang yang lama Anwar BA yng sudah cukup berhasil memimpin Kecamatan Jeumpa, Peusangan, Kota Juang dinilai tepat dipromosikan jabatannya sebagai Kabag Mukim dan Gampong Setdakab Bireuen. Sementara Dahlan, SE sebelumnya sebagai camat terpencil Peusangan Selatan dimutasi sebagai Camat Kota Juang menggantikan Anwar BA.(b16)

Hak Publik Dicaplok Pengusaha Rumah Makan BIREUEN (Waspada): Trotoar jalan di seputaran alunalun Kota Bireuen yang menjadi hak publik telah dicaplok beberapa pengusaha rumah makan di kawasan itu. Untuk penertibannya diperlukan keseriusan pemerintah setempat melalui instansi terkait. Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (KP2TSP) Kabupaten Bireuen, Raden Yus Rusmadi, ST, Selasa (25/1), mengatakan sejumlah pengusaha warung di kawasan itu telah melakukan pelanggaran dengan cara memanfaatkan fasilitas umum untuk kepentingan bisnisnya. “Termasuk sejumlah warung dan rumah makan di seputar alun-alun kota melanggar aturan, karena telah menempatkan meja makan di atas trotoar jalan, katanya Raden Yus Rusmadi. (cb03)

Waspada/Maimun Asnawi

SEKOLAH BANTUAN: BI Lhokseumawe berhasil membangun satu unit sekolah MTsS untuk warga Suka Makmur, Banda Baro, Aceh Utara. Sebagai bandingan, sebelum adanya bantuan dari BI, MTs S itu berupa sebuah bangunan yang dibuat secara swadaya masyarakat terbuat dari bilah papan dan tepas, beratap rumbia dan berlantai tanah, Selasa (25/1).

35.999 Sekolah Agama Masih Berstatus Swasta BANDA BARO, Aceh Utara (Waspada): Jumlah sekolah agama di Negara Republik Indonesia yang masih berstatus swasta mencapai 35.999 unit. Kondisi ini menyebabkan mutu pendidikan di sekolah agama terpuruk akibat tidak memiliki sarana dan prasarana yang memadai. Kondisi ini jauh berbeda dengan sekolahumum,saranadanprasaranasekolah umum jauh lebih lengkap. Karena itu, sekolah umum saat ini hanya memikirkan cara meningkatkan mutu pendidikan. Jika kondisi ini terus bertahan, maka dapat dikatakanmutupendidikanagamaakanmundur. “Kementerian agama tidak otonom atau disebut vertikal. Segala sesuatu harus

berhubungan dengan pusat. Kondisi ini menjadi kendala bagi kami di daerah dalam rangka membina hubungan kerjasama dengan Pemda. Ke depan, kita tidak usah berpatokan pada hal di atas, jika Pemda bisa membantu, maka kita siap mendukung,” kata Drs Zulkifli Idris, Kepala Kementerian Agama Aceh Utara, Selasa (25/1). Ke-35.999 sekolah agama yang masih berstatus swasta di Indonesia masingmasing: 19.621 Madrasah Ibtidaiyah (MIS), MTsS 11.624 dan MAS 4754 unit. Selain sekolah, Kementerian Agama juga dibebankan untuk membina pondok pesantren dan mengatur persoalan haji, serta beberapa persoalan lainnya. Khusus di Aceh Utara, 58 unit sekolah agama dari berbagai tingkatan masih berstatus swasta, rinciannya MIS 6 unit, MTsS 34 unit dan MAS 18 unit. Proses penegerian sekolah agama sangat rumit, karena harus muncul lebih dulu dari

masyarakat. Sementara sekolah umum, jika telah memiliki tanah dan murid, maka semua sarana dan parasarana akan dipenuhi sesuai kebutuhan. Kini, Pemerintah Pusat telah menganggarkan anggaran sebanyak 20 persen dari jumlah APBN untuk pendidikan. Kondisi ini tak cukup membantu sekolah agama, karena telah tertinggal sejak lama. “UU No 20 tahun 2003, telah meringankan dunia pendidikan. Tapi jauh sebelum UU ini ada, kami telah jauh tertinggal, maka untuk berbenah butuh waktu panjang. Maka, kami pikir semua pihak harus ikut membantu dunia pendidikan baik agama amaupun umum karena pendidikan lokomotif bangsa,” sebut Zulkifli Idris saat memberikan sambutan pada peresmian sekolah MTsS Suka Makmur, sumbangan dari BI Cabang Lhokseumawe, di Gampong Jamuan, Banda Baro, Aceh Utara, Selasa (25/1).(cmun)

LPTQ Pidie Jaya Seleksi Peserta MTQ Tingkat Provinsi MEUREUDU (Waspada) : Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Pidie Jaya, mulai melakukan seleksi peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) untuk diterjunkan dalam lomba tingkat Provinsi Aceh, dijadwalkan berlangsung Mei 2011 mendatang, di Kabupaten Aceh Tamiang. Ketua LPTQ Kabupaten Pidie Jaya, Drs. Abd. Rahman Puteh, SE.MM menyatakan hal itu menjawab Waspada, Selasa (25/1) tentang sejauh mana persiapa telah dilakukan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Aceh, yang digelar di Kabupaten Aceh Tamiang, pada Mei 2011. Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Pidie Jaya, terus melaksanakan berbagai persiapan seperti seleksi para calon dan TC yang digelar di dua tempat (lokasi) terpisah, yakni Masjid At-Taqarrub, Kecamatan Trienggadeng dan di Komplek Dayah Tgk. Chik Di Garot, Kecamatan yang sama, katanya. Menurut Abd. Rahman, TC yang dilaksanakan selama lima hari itu diikuti oleh 120 peserta dibawah binaan 15 pelatih atau instruktur, yang teridiri dari unsur LPTQ provinsi dan kabupaten. Untuk cabang tilawah, tahfid, tartil, dan qira’ah sab’ah di Masjid At-Taqarrub. Sedangkan cabang fahmil, syarhil, dan khattil dilaksanakan di komplek Dayah Tgk. Chik di Garot, kecamatan sama. Drs. Abd. Rahman, SE.MM yang juga Asisten I Setdakab Pidie Jaya mengharapkan, agar dalam sayembara bersyiar keagamaan itu, nantinya Kafilah Kabupaten Pidie Jaya mampu mengukir prestasi gemilang, minimal lima besar.(b21)

Merasa Ditipu, Pengusaha Singapura Mengadu

Waspada/Abdul Mukthi Hasan

DALAM JURANG: Kapolsek Juli AKP Effendi ZA (kiri) bersama anggotanya di depan kantornya, Senin (24/1) memperhatikan Satria milik Sutaril warga Juli yang ditemukan dalam jurang setelah diambil maling dari dalam rumahnya.

Dua Satria Dicuri, Satu Ditemukan Dalam Jurang

Penerbangan Di Bandara SIM Banda Aceh Garuda Indonesia GA 146 Jakarta/Medan

Lion Air

JT 304 Jakarta JT 396 Jakarta/Medan

Sriwijaya Air

SJ 010 Jakarta/Medan

Air Asia

AK 305 Kuala Lumpur *

FireFly

Berangkat (flight, tujuan, waktu):

15:45 GA 147 Medan/Jakarta

16:20

11:35 JT 397 Medan/Jakarta 20:00 JT 307 Jakarta

06:40 12:15

12:55 SJ011 Medan/Jakarta

13:25

12:20 AK 306 Kuala Lumpur *

FY 3401 Penang ** 14:10 FY 3400 Penang “” * Setiap Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. ** Setiap Selasa, Kamis dan Minggu.

tahun saya berbisnis di Sabang, semua aset milik perusahaan kita PT Angkasa, selama di Sabang perusahaan kita mengeluarkan dana untuk pembelian sejumlah aset dalam bentuk tanah dan kendaraan dengan menggunakan nama SN. Inisiatif ini kita lakukan karena saling percaya, mengingat secara aturan semua aset yang sudah kita beli terutama aset tanah tidak bisa memakai nama saya, karena saya orang asing. Tapi saya tidak menyangka kenapa hingga saat ini suratsuratnya tidak pernah ia serahkan pada kita, tanpa ada kabar berita dari yang bersangkutan,” urai Mr Ang dalam laporannya ke penyidik Reskrim Polres Sabang yang

turut didampingi kuasa hukumnya Zahrul SH. Dijelaskan, hingga kini aset berupa tanah itu sudah dikuasai SN, bahkan sudah ada yang dijual tanpa sepengetahuan dia ataupun pihak perusahaan yang dulu memperkerjakannya. Untuk itu ia berharap laporan tersebut dapat memperoleh kepastian hukum dan dapat mengembalikan seluruh aset perusahaannya tersebut. Sementara kuasa hukumnya Zharul SH, Minggu (23/1) mengatakan pada wartawan, berharap polisi segera menindak lanjuti kasus klienya tersebut dan memanggil saksi-saksi serta terlapor untuk dimintai keterangan.(b29)

Belum Dapat Bantuan Rumah:

BIREUEN (Waspada): Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di Bireuen, saat ini kian meresahkan. Pasalnya, pelakunya bukan hanya mengincar kendaraan roda dua yang diparkir di luar, namun di dalam rumah juga disikat. Seperti yang dialami Sutaril, 25, dan adiknya Rudi, 21, asal Desa Alue Rambong, Kecamatan Juli, Bireuen, dua Suzuki Satria BL 6512 FB dan BL BL 5461 ZW yang diparkir dalam rumahnya di pinggiran jalan BireuenTakengon Km 17, Minggu (23/1) sekira pukul 04.00 WIB, digondol maling. Namun, siangnya Suzuki Satria BL 6512 FB ditemukan di dalam jurang yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah korban. Demikian Kapolres Bireuen, AKBP HR Dadik Junaedi SH melalui Kapolsek Juli AKP Effendi ZA Senin (24/1). “Kedua sepedamotor itu hilang dalam rumah setelah diambil maling. Satria R milik Sutaril sudah kita amankan setelah ditemukan dalam jurang dekat rumah korban,” terang Kapolsek, Senin (24/1). Menurut Kapolsek, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya sepedamotor ketahuan telah tidak ada lagi setelah dilihat Siti Nurmala, 20, anggota keluarga korban saat bangun pagi Minggu (23/1) sekira pukul 05:30, kedua sepedamotor Satria itu sudah tidak ada lagi di tempat. Lalu dia menemukan sepasang sandal jepit hitam dan sepatu warna putih yang diduga kuat milik pelaku. (amh)

Tiba (flight, asal, waktu):

SABANG (Waspada): Mengaku telah ditipu oleh mantan sekretarisnya yang berinisial ST, seorang pengusaha asal Singapura Ang Eng Loo, 55, Kamis (20/ 1) lalu membuat laporan atau pengaduan secara resmi pada Kepolisian setempat. Dalam laporanya bernomor polisi LP/06/I/2011/NAD/Res Sbg tanggal 20 Januari 2011, Ang Eng Loo yang akrab disapa Mr Ang yang diketahui sudah lama bergelut di dunia bisnis sejak Free port Sabang dibuka mengaku sudah ditipu oleh SN hampir senilai Rp1,5 miliar berupa aset tanah, bangunan dan satu unit kendaraan. “Seingat saya, sudah hampir sepuluh

12:45 14:30

44 Korban Konflik Ancam Demo Pemkab Aceh Utara PANTONLABU, Aceh Utara, (Waspada): 44 Warga Gampong (Desa) Buket Jrat Manyang, Kec. Tanah Jambo Aye, Aceh Utara (korban) konflik, sampai saat ini belum dapat jatah bantuan rumah. “Proposal sudah silih berganti kami buat, berikut menjual ternak untuk membayar kepada oknum-oknum yang mengaku mampu mengurus ke Badan Reintegrasi Daerah Aceh (BRA) Aceh Utara, tapi jatah bantuan rumah tak kunjung ada,” kata tokoh masyarakat, Junaidi Rusli, 30, kepada Waspada, Selasa (25/1). Semua korban konflik ini berstatus penduduk dari berbagai desa, pada masa konflik bertempat tinggal di Dusun Buket Nibong, Gampong Buket Jrat Manyang. Rumah mereka terbakar seluruhnya dalam satu hari, tahun 2003 ketika mereka eksodus (mengungsi). Ketika pemerintah mula-mula mengucurkan bantuan rumah korban konflik (Pasca MoU Helsinki), Geuchik/ Kepala Desa (Kades), M. Amin Usman telah mengajukan permohonan kepada seluruh korban konflik yang rumahnya terbakar secara bersamaan di tahun 2003. “Jumlah korban konflik yang rumahnya terbakar di Dusun Buket Nibong, plus Dusun Ujong Blang dan dusun lain-lainnya di Gampong Buket Jrat Manyang, mencapai 68 orang. Namun, sampai saat ini yang orangnya masih saya kenal sejumlah 44 orang, sama sekali belum dapat bantuan rumah dari BRA Aceh Utara,” kata Kades. Di sela-sela pertemuan, Selasa kemarin, ada yang mengusulkan melakukan aksi demo ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara. Usulan itu disampaikan Junaidi Rusli. Usul Junai Rusli mendapat respon warga lainnya, dengan

harapan Bupati Aceh Utara mengetahui bahwa masih banyak warga korban konflik belum mendapat jatah rumah terbakar di Kec. Tanah Jambo Aye. 44 Warga korban konflik yang sampai saat ini belum mendapat jatah bantuan rumah terbakar di Gampong Buket Jrat Manyang (Tanah Jambo Aye), masing-masing M. Hasan Kadri, Marzuki AR, Hanafiah Saleh, Rusli Harun, Halimah Abdullah, Saudah Mahmud, M Isa Kadri, Rukiah Raden, A. Salam Yacob, Saifuddin Mahmud, Abubakar H. Mandi, Razali AR, Jafaruddin

Jamil, Zainal Ishak, Ti Rahmat, Tgk Ibrahim Manyak, Hasyem Ibrahim, Antiah Usman, A Samad Ibrahim, Abubakar Idris, Zai-nuddin Abdullah, M. Jamil Ali, Mahmud Suryono, Marzuki Sartuddin dan Saiful Ibrahim. Kemudian Mansur Mahmud, A. Bakar Majid, Rusli Bijo, Ismail Asyek, M. Amin Jalil, M.Yusuf Ishak, AnwarYacob, A. Bakar Ismail, A. Wahab Musa, Nursiah Majid, Mahdi Sufi, Muhammad Usman, Nurdin Jalil,MarzukiAbdullah,H.Mansoer,Ainsyah Ismail, Syahrial dan Maulana.(b10)

Waspada/M Jakfar Achmad

KORBAN KONFLIK: Warga korban konflik yang belum dapat jatah bantuan rumah, foto bersama Kades Gampong Buket Jrat Manyang, M. Amin Usman (duduk di kursi), usai memberi keterangan kepada Waspada, Selasa (25/1).

Waspada/Muhammad Riza

SIDAK KENDARAAN DINAS: Kapolres Pidie AKBP Dumadi, SSTmk didampingi Kapolsek Simpang Tiga Iptu Ikmal, SE sedang memeriksa sepeda motor dinas milik Mapolsek Simpang Tiga,di halaman belakang Mapolres Pidie, Selasa (25/1)

Kendaraan Dinas Disidak SIGLI (Waspada): Kepolisian Resort (Polres) Pidie memeriksa ratusan unit kendaraan dinas, meliputi roda dua dan empat di halaman belakang Mapolres setempat, Selasa (25/1). Kegiatan itu dilakukan selain melihat secara langsung kelayakan kondisi kendaraan dinas yang digunakan polisi, juga kesiapan Polres Pidie menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang. Apalagi kondisi kendaraan yang dimiliki Polres Pidie saat ini mayoritas tahun rendah dan telah lama digunakan. Dalam inspeksi mendadak (sidak-red) langsung dilakukan Kapolres Pidie AKBP Dumadi, SSTmk, ditemukan sejumlah kendaraan roda dua milik polisi tanpa plat motor dinas. Selain itu juga ditemukan kendaraan dinas tak layak pakai. Kapolres menegaskan kepada seluruh personilnya agar senantiasa menjaga dan merawat kendaraan yang dipercayakan negara dalam melayani masyarakat. Apalagi pimpinan Polri selalu memberikan jatah Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada kendaraan tersebut. Pada kesempatan itu Kapolres Pidie AKBP Dumadi, SSTmk mengatakan dari jumlah total kendaraan 129 unit, sebanyak 68 unit telah disidak dan diperiksa, sedangkan sisanya ia meminta seluruh jajaran Mapolsek di Pidie dan Pidie Jaya segera dibawa kembali ke Mapolres guna pemeriksaan kelayakan.(b20)

Realisasi APBA 2010 Capai Target BANDA ACEH (Waspada): Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, menyampaikan apresiasi kepada segenap jajaraan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) atas kerja keras mereka selama tahun 2010 sehingga realisasi APBA 2010 mencapai taget. Dari total pagu Rp8,3 triliun, tingkat realisasi fisik mencapai 99,03 persen dan keuangan 90,96 persen, sedangkan sisa pagu sementara tahun 2010 diperkirakan senilai Rp745.369.064.030. “Saya mengharapkan tingkat realisasi APBA 2011 dapat lebih ditingkatkan lagi dari tahun 2010 sehingga pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan Aceh dapat lebih dipacu,” tegas Irwandi Yusuf saat memberikan pengarahan pada Rapat Pimpinan dengan jajaran SKPA yang berlangsung di Ruang Rapim P2K-APBA, Senin (24/1). Berdasarkan data yang dihimpun Sekretariat Pengendalian dan Percepatan Kegiatan APBA (P2K APBA), tingkat realisasi APBA 2010 dibagi empat, yaitu tingkat realisasi keuangan di atas 95 persen (A1) terdapat pada 22 SKPA, tingkat realisasi antara 90-95 persen (A2) pada 21 SKPA, tingkat realisasi antara 80-89 persen (B) pada 4 SKPA, serta tingkat realisasi anggaran di bawah 80 persen terdapat pada empat SKPA. SKPA yang tingkat prestasi di bawah 80 persen meliputi Biro Administrasi Pembangunan (79 persen), MPU (78 persen), DPRA (71 persen), dan Biro Keistimewaan dan Kesra (67 persen). Sedangkan sisa pagu sementara diperkirakan sebanyak Rp745.369.064.030 berasal dari Belanja Tidak Langsung Rp113 M, Belanja Langsung Rp631 M, terdiri sisa lelang Rp295 M, sisa kegiatan Rp195 M dan kegiatan yang ditunda Rp18 M. Irwandi Yusuf mengharapkan realisasi anggaran di atas 88 persen dapat terus dipertahankan dan bahkan lebih ditingkatkan lagi oleh segenap jajaran SKPA pada tahun 2011. Sedangkan jajaran SKPA yang “nirprestasi” diharapkan segera melakukan introspeksi agar berbagai kelemahan yang menyebabkan rendahnya tingkat realisasi APBA 2010 dapat dikoreksi. “Bila tingkat prestasi realisasi anggaran tahun 2011 tidak meningkat sesuai target, saya kira perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan SKPA. Tidak boleh rapornya merah terus,” tegas Irwandi Yusuf.(b07)


Aceh

B12

WASPADA Rabu 26 Januari 2011

Soal Revitalisasi, DPD Apkasindo Subulussalam Angkat Bicara

Tubrukan Beruntun, 2 Luka, 1 Kritis SIMPANG ULIM (Waspada): Tubrukan beruntun kembali terjadi di lintasan jalan negara Medan – Banda Aceh, persisnya di Desa Nincah Awe, Kecamatan Simpang Ulim, Kab. Aceh Timur, Minggu (23/1) sekira pukul 17:00. Akibatnya, dua kritis dan satu lainnya mengalami luka-luka. Menurut informasi yang diperoleh Waspada, Senin (24/1) menyebutkan, gara-gara satu unit sepedamotor jenis Jupiter Z BL 4707 IF menyeruduk bagian belakang Minibus L-300 BL 1045 EZ, mengakibatkan mobil pick-up jenis Chevrolet BL 8165 DZ nyaris kesetrum setelah menabrak tiang listrik di areal persawahan. Kejadian berawal saat Jupiter Z yang dikendarai M. Ajim, 17, berboncengan bersama temannya Muhammad, 17. keduanya tercatat warga Seuneudon. Setiba di lokasi, sepedamotor yang dikendarainya spontan menabrak bagian belakang minibus L-300. Saat itu, mobil angkutan umum dalam kondisi berhenti karena di depannya terdapat minibus jenis Jumbo

yang sedang menaikkan penumpang. Pasca tabrakan, dua pengendara sepedamotor terjatuh dan terpental ke badan jalan. Saat kejadian, satu unit mobil pick-up jenis Chevrolet yang disopiri Abdul Rani, 60, warga Desa Paya Keuteungar, Peureulak Barat, yang melaju dari arah Lhokseumawe (barat) menuju ke arah Kota Idi Rayeuk (timur) spontan mengerem dan banting stiur ke kanan hingga masuk ke areal sawah hingga menabrak tiang listrik. Dalam kejadian itu, selain seorang pengendera sepedamotor Muhammad, mengalami luka serius dan Abdurrani selaku sopir Chevrolet juga mengalami luka kritis. Bahkan, bagian dadanya terbentur keras dengan stiur. Akibatnya, lampu penerang listrik di Simpang Ulim, padam hingga enam jam. Pasalnya, tiang listrik patah hingga tumbang. Kasat Lantas Polres Aceh Timur, Iptu Hangga Utama melalui Kanit Lantas Julok, Aiptu Syahrial kepada wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut.(cmad/cmus)

Polisi Diminta Ungkap Kasus Pencurian SIMPANG ULIM (Waspada): Kepolisian didesak segera mengusut kasus kriminalitas dan pencurian di wilayah Simpang Ulim, Kab. Aceh Timur. Hal itu dinilai penting mengingat banyak kasus pada tahun 2010 yang belum terungkap. “Kita minta kepolisian segera mengungkap kasus-kasus pencurian dan kasus kriminalitas yang terjadi tahun 2010. Artinya, kita minta polisi tidak tutup ‘buku’,” ujar Munawir Sazli, 27, tokoh pemuda Simpang Ulim, kepada Waspada, Senin (24/1) di Idi. Menurutnya, beberapa kasus yang menonjol dan hingga kini belum terungkap seperti kasus pencurian televisi di SDN Matang Rayeuk, pencurian seperangkat komputer di SDN Arakundo, pencurian seperangkat komputer di MIN Blang Nie. Sementara pencurian terakhir yakni pencurian sepedamotor milik Kepala MAS Madat di Desa Pucok Alue Barat, Kecamatan Simpang Ulim pada malam tahun baru. Selain itu, lanjut Munawir Sazli, kasus kriminalitas yang terjadi dalam wilayah Simpang Ulim dan belum terungkap yakni kasus aksi kriminalitas berupa pembunuhan terhadap

Bidan di Komplek Puskesmas Simpang Ulim. “Kita minta kasus-kasus yang pernah terjadi di Simpang Ulim, segera diungkap hingga tuntas,” katanya. Munawir berpendapat, kasus pencurian dan kasus-kasus yang lain yang terjadi di ujung barat wilayah Aceh Timur, mustahil sulit diungkap. Pasalnya, kasus-kasus tersebut sudah berbulan-bulan. “Aneh, sudah berulangkali terjadi tapi tidak ada satupun yang terungkap. Ini patut kita pertanyakan kinerja Polsek Simpang Ulim,” ujar Munawir Sazli. Kapolres Aceh Timur, AKBP Drs Ridwan Usman melalui Kapolsek Simpang Ulim, AKP M. Djamin kepada Waspada, Senin (24/1) membenarkan adanya beberapa kasus dalam wilayah yang belum terungkap, seperti kasus pencurian di SDN dan MIN dalam wilayah hukumnya. “Untuk kasus pencurian sepedamotor milik Kepala MAS Madat, sudah kita periksa dua saksi, dan dua saksi lagi akan kita layangkan surat panggilan. Intinya, semua kasus akan kita ungkap dan tuntaskan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tandas AKP M. Djamin.(cmad)

Walikota Langsa Ingatkan Guru Tidak Terlibat Politik Praktis

Waspada/Muhammad H. Ishak

BB: 250 ban mobil bekas Malaysia, berhasil dibongkar setelah ditemukan polisi dalam sebuah muatan besar di KM Sultan Aceh di Kuala Peudawa Puntong, Kec. Idi Rayeuk, Kab. Aceh Timur, Senin (245/1) sekira pukul 04:00. Foto diambil, Selasa (25/1).

Polda Amankan 250 Ban Bekas Malaysia Kapal Sulit Ditarik Akibat Kandas Berat IDI, Aceh Timur (Waspada): Setelah KM Sultan Aceh yang menyelundupkan barang ilegal dari luar negeri (LN) ke Aceh, gagal ditarik ke Dermaga PPI Kuala Idi, Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Dirpol Air bekerjasama dengan Satpol Air Polres Aceh Timur, membongkar ratusan ban mobil bekas eks Malaysia dan mengamankan ke Pos Pol Air Polda Aceh di Kuala Idi, Selasa (25/1).

Lantik 36 Kepsek Baru Dan 5 Pengawas Sekolah LANGSA (Waspada): Walikota Langsa Drs Zulkifli Zainon, MM mengingatkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) khususnya kalangan pendidikan (guru dan tenaga fungsional lainnya) agar tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis. Dalam ketentuan dan peraturan pemerintah memberi petujuk terhadap larangan PNS yang tidak membenarkan keterlibatan langsung dalam urusan kegiatan politik praktis. Zulkifli Zainon mengatakan, siapapun yang terlibat dalam kegiatan politik praktis, tentu akan ada sanksi. Oleh karena itu,Walikota Langsa meminta agar tidak main-main dengan larangan yang telah dikeluarkan dalam peraturan pemerintah. Tugas PNS adalah bekerja dengan baik sesuai dengan kedudukan dan jabatan yang diberikan dan dipercayakan. Dalam kaitan itu, Walikota Drs Zulkifli Zainon, MM menyebutkan, Pilkada Walikota Langsa periode 2012-2017 akan dilaksanakan pemilihannya akhir tahun 2011 ini. Peringatan Walikota Drs Zulkifli Zainon, MM agar PNS bersikap netral dalam prosesi Pilkada mendatang, disampaikan ketika melantik dan mengambil sumpah jabatan 36 pejabat baru Kepala Sekolah dan 5 Pengawas Dikmen di Aula SMK Negeri 3 Langsa, belum lama ini. Hadir Kadis Pendidikan Kota Drs Abdullah Gade, MPd bersama jajaran terkait lainnya termasuk para pengawas sekolah. Para pejabat baru Kepsek yang dilantik langsung olehWalikota itu terdiri dari 25 Kepala SD, 7 Kepala SMP, 3 Kepala SMA, seorang Kepala SMK dan 5 pengawas sekolah. Lima pengawas ini sebelumnya bertugas sebagai Kepala Sekolah, sedangkan para pejabat kepala sekolah baru, umumnya merupakan pejabat mutasi dari sekolah lain. Menurut SKWalikota, 12 Kepsek baru sebelumnya bertugas sebagai guru yang diberikan kepercayaan (promosi) menjadi pimpinan sekolah. “Kalau kemudian tidak mampu, akan dikembalikan lagi menjadi guru biasa,” kata sumber Disdik Kota Langsa, Selasa (25/1). Pejabat Kepala SD baru yang dilantik, Ilyas, S.Pd sebagai Kepala SD 13 Langsa, Rahmiati R, S.Pd sebagai Kepala SD 2, Afrinur, S.Pd sebagai Kepala 1 Kebun Baru, Ernawati, S.Pd men-

jadi Kepala SD Birem Puntong, Cut Wan Aminah, S.Pd sebagai Kepala SD Alwasliyah, Jasimah, A.Ma.Pd sebagai Kepala SD 11, Hj. Afrida, A.Ma.Pd sebagai Kepala SD 3, Rina Ariyani, S.Pd sebagai Kepala SD Seuriget, Drs Ibrahim BY sebagai Kepala SD 1 Matang Seulimeng, Hj. Nuraina Karim, S.Pd sebagai Kepala SD 2 Matang Seulimeng, Drs Asmah Ali menjadi Kepala SD Tualang Teungoh, M.Isa, S.Pd sebagai Kepala SD 9, Yusmiati sebagai Kepala Gampong Jawa. Selanjutnya, Abdul Aziz TR, S.Pd sebagai Kepala SD 12, Mursida, S.Pd sebagai Kepala SD Langsa Lama, Nurhayati, S.Pd sebagai Kepala SD-1 Alur Dua, Rosmeri, S.Pd sebagai Kepala SD Gampong Teungoh, Laily Sufita, A.Ma.Pd sebagai Kepala SD-1 Selalah,Wahadi Afdal sebagai Kepala SD Bukit, Sri Hayuni, S.Pd sebagai Kepala SD-1 Meurandeh, Misran, A.Ma sebagai Kepala SD-1 Kebun Lama, Kemalawati, A.Ma.Pd sebagai Kepala SD-2 Kebun Baru, Nurbaiti, A.Ma sebagai Kepala SD 16, M. Hasbi, S.Pd sebagai Kepala SD-2 Karang Anyer dan Nur Insan, S.Pd sebagai Kepala SD Sidorejo. Kemudian tujuh Kepala SMP terdiri dari Saiful Mukhlis, S.Pd sebagai Kepala SMP 1 Langsa, Sulaiman, S.Pd, M.Pd sebagai Kepala SMP 11, Supriadi, S.Pd sebagai Kepala SMP 5, Hj. Nurjannah, S.Pd sebagai Kepala SMP Muhammadiyah, Tarmizi, S.Pd sebagai Kepala SMP 7, Hamdani, S.Pd menjadi Kepala SMP 8 dan Tarmizi Putra, S.Pd sebagai Kepala SMP 10. Sedangkan 4 Kepala SMA/SMK, Drs Abdullah Thaib, M.Pd sebagai Kepala SMA 3, Ruslaini, S.Pd sebagai Kepala SMA 5, Dra Efi Padrita sebagai Kepala SMA Cut Nyak Dhien dan Juari, ST, S.Pd sebagai Kepala SMK Negeri 5 Langsa. Menurut Kadis Pendidikan Drs Abdullah Gade, M.Pd, ada empat kepala sekolah menengah dan seorang guru yang dialihkan menjadi Pengawas Sekolah (Dikmen). Mareka adalah Bukhari, S.Pd (mantan Ka. SMP 5), Drs H. Jalaluddin Raden, MM (mantan Ka. SMA 3), Drs M. Zaini ben Hasan (mantan Ka. SMP 10), H. Abdul Munuir, S.Pd (mantan Ka. SMP 1) dan Arpan, S.Pd (mantan guru SMK 5). (b26)

Bulog Belum OP, Harga Beras Masih Mahal SIGLI (Waspada): Kantor Bulog Sub Divisi Regional IV Sigli yang membawahi dua kabupaten, Pidie dan Pidie Jaya belum melaksanakan Operasi Pasar (OP) beras. Sementara keluarga miskin di Pidie Jaya dan Pidie menjerit akibat harga beras di pasaran makin melambung. Bachtiar, penarik ojek di Meureudu, Selasa (25/1), mengatakan sangat kecewa terhadap Bulog yang belum melakukan OP beras di Pidie Jaya. Hal sama diungkapkan Rasyid, buruh di Kota Sigli. Seharusnya dalam kondisi harga beras semakin meroket, Bulog jeli dan perhatian membantu warga miskin dengan melakukan operasi pasar, katanya. “Kami keluarga miskin yang mencari rezeki sebagai buruh kasar dan penarik ojek alias RBT (Rakyat Banting Tulang, istilah di Aceh), berpenghasilan kecil cari pagi untuk siang. Saat harga beras masih normal bisa membeli beras satu bambu, tapi sejak harganya melambung terpaksa membeli beras setengah bambu. Kami minta Bulog segera melakukan

OP agar keluarga miskin dapat membeli beras dengan harga murah,” harap Rasyid dan Bakhtiar. Dengan penghasilan kecil itu bisa kami membeli satu bambu beras lokal nomor dua Rp8.000 per bambu. Tapi sekarang melonjak Rp14.000 per bambu. Sementara beras lokal kualitas nomor satu dari harga Rp11.000 per bambu melonjak Rp15.000 per bambu, katanya. Kepala Bulog Sub Divisi Regional IV Sigli, Ir. H. Saifullah menyatakan, telah menyiapkan stok beras dalam jumlah besar untuk dua kabupaten, Pidie dan Pidie Jaya. Namun yang melakukan OP itu Pemkab melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) setempat. Sementara Bupati Pidie, H. Mirza Ismail, S. Sos melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), menyebutkan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait terutama Bulog Sigli dalam hal pelaksanaan operasi pasar.(b21)

Pengusaha Ayam Potong Ditangkap BIREUEN (Waspada): Seorang pengusaha ayam potong di Kec. Jangka, Bireuen, berinisial M, 27, tak kuasa mengelak dari tangkapan tim Opsnal Polres Bireuen, di kawasan Desa Pante Piyeu, Kec. Peusangan, Senin (24/1) dinihari. “M sebagai tersangka pengedar shabu dan saat ditangkap ditemukan satu paket shabu yang diakui diambil dari temannya J, 27, yang kini diburon,” jelas Kapolres Bireuen AKBP HR Dadik Junaedi, SH melalui Kasat Narkoba Ipda Marwansyah, Selasa (25/1). “Tersangka ditangkap saat melintas di kawasan Desa Pante Piyue, Peusangan, Senin

(25/1) sekira pukul 02:00. Polisi juga mengamankan shabu seberat 0,3 gram. Turut diamankan sepedamotorYamaha RX King yang digunakan untuk mengantar shabu,” jelas Marwansyah. Menurut Kasat Narkoba, tersangka dalam pemeriksaan mengaku mendapatkan barang haram itu dari J. “Seorang anggota yang turun ke lapangan untuk menangkap J, mengalami kecelakaan lalulintas, sehingga kritis dan dilarikan ke rumah sakit. Kita imbau para orang tua supaya mengawasi anaknya sehingga tidak terlibat dengan barang haram ini,” imbau Kasat Narkoba.(amh)

Danpos Dirpol Air Polda Aceh Kuala Idi, Bripka Deni Efrizal, kepada Waspada, Selasa

(25/1) menjelaskan, pasca ditemukan KM Sultan Aceh GT 28 No 448 PPF di Kuala Peudawa Puntong, Aceh Timur, Senin (24/ 1) sekira pukul 04:00, pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan di lapangan. Selain mengamankan seluruh barang eks Luar Negeri (LN) ke Pos Pol Air Polda Aceh di Kuala Idi, lanjut Bripka Deni, pihaknya juga menyelam terhadap kasus temuan itu, baik status kepemilikan kapal maupun Anak Buah Kapal (ABK) yang sebelumnya diperkirakan lima orang. Danpos Deni mengatakan, aksi haram yang dilancar kelompok tertentu mempengaruhi stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya di pantai timur Aceh. 250 ban bekas bersama satu unit mesin Mobil Jenis Panther, kini menjadi barang

bukti (BB) hasil temuan aksi penyelundupan di perairan Aceh Timur. “KM Sultan Aceh, ditemukan dalam kondisi tak bertuan. Tapi kita akan terus selidiki kasus ini,” kata Bripka Deni seraya mengatakan, untuk BB satu unit KM di Kuala Peudwa Puntong, hinggakinimasihdilokasi.Kepolisian kesulitan dalam penarikan, khususnya saat air pasang dikarenakan kandas di pantai. Deni mengatakan, setelah berkoordinasi dengan pihak atasannya, kasus temuan ratusan ban bekas asal Malaysia, akan diserahkan ke Polres Aceh Timur. “Jika sudah semua kita data dan kita kumpulkan barang bukti, nanti akan kita serahkan ke Polres AcehTimur, untuk proses selanjutnya,” tandas Bripka Deni Efrizal. (cmad)

Penerimaan Naker PTPN-I Aceh Tuai Protes LANGSA (Waspada): Sejumlah peserta dan orang tua peserta tes penerimaan calon karyawan di PT Perkebunan Nusantara (PTPN-1) Aceh memprotes hasil pengumuman penerimaan tes yang dituding tidak fair. Pasalnya, para orang tua peserta tes mengatakan, kelulusan peserta tes banyak meluluskan kerabat dan anak para karyawan di PTPN-I, sehingga mereka menduga pelaksanaan tes yang dilakukakan tidak berjalan seperti yang dijanjikan panitia secara fair dan terbuka. “Ada beberapa nama peserta yang lulus ada kaitan dengan karyawan di PTPN-I, bahkan

ada peserta yang lulus ternyata mengidap penyakit berat yang telah diidap lama,bagaimana kualitas tes kesehatannya,” ujar Bustamam, salah satu orang tua peserta, Senin (24/1). Pihak PTPN-I menepis dugaan pelaksanaan tes tidak fair tersebut. “Tes penerimaaan karyawan PTPN-I berjalan sangat fair, kita dibantu dua lembaga yang kredibilitasnya terjaga baik,” ujar Saifullah, staf Humas PTPN-I. PTPN-I mengandeng Lembaga Pendidikan perkebunan (LPP) dan Unsyiah sebagai lembaga yang langsung menguji 3000 calon peserta tes Penerimaan karyawan PTPN-I tahun

2010. “Kalau alasannya banyak orang dalam yang lulus, hal ini sangat naif, karena penerimaan karyawan PTPN-I dibuka untuk umum, asal warga negara Indonesia semua boleh mendaftar dan bersaing, banyak juga anak karyawan yang tidak lulus karena mereka tidak mampu,” tambah Saifullah. Saifullah menambahkan, tes dilaksanakan dalam beberapa tahap mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, tulisan dan wawancara serta ada tes kesehatan, sehingga semua calon yang lulus benar-benar telah melewati penyaringan yang ketat.(b03/b25)

Jelang Pemilukada, TNI Siap Siaga LANGSA (Waspada): Menjelang perhelatan pesta demokrasi rakyat lewat Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang tahapannya dimulai April 2011, TNI senantiasa standby. Berbagai kemungkinan buruk dalam situasi apa pun, TNI dipastikan tetap siaga. “Insya Allah TNI siap siaga walau dalam kondisi apa pun,” kata Danyonif 111 KB/Tualang Cut, Letkol Inf. Agus Tri Antoni menjawab wartawan dalam silaturrahmi dengan insan pers di ruang kerjanya, Selasa (25/ 1). Terkait perhelatan Pemilukada tahun 2011 netralitas TNI dijamin takkan pernah berubah seperti hari-hari lalu. Dia menegaskan, prajurit

TNI selaku kesuma bangsa akan selalu taat dan tunduk—patuh pada peraturan serta berkomitmen tinggi. Agus juga mengatakan, pihaknya yang berfungsi sebagai pengawal negara ini akan selalu memback up pelaksanaan Pemilukada di Aceh pada 2011. “Ya, pastinya kami back up Pemilukada,” katanya. “Alhamdulillah, situasi yang kiankondusifinidapatterpelihara dengan baik. Seyogyanya semua elemen dan kompoben bangsa di Aceh secara bahu membahu menjaga keadaan tenang damai sepanjang masa,” harap Agus seraya menambahkan, sungguh indahnya bila keadaan ini terus terjaga sampai kapan pun. Mantan Kasilog Korem Lila-

wangsa ini menilai situasi Aceh kian menunjukkan kemajuan berarti. “Alhamdulillah Aceh kian maju,” ujarnya seraya mengetengahkan tentang keberadaannya di Yonif 111/KB Tualang Cut yang baru lima pekan sangat membutuhkan masukan dari berbagai elemen, sehingga dapat menjalankan tugas secara baik dan benar. Agus mengatakan, dalam kesempatan tugas di Yonif 111/KB Tualang Cut selain menja-lankan tugas rutin dan tang-gungjawabnyasebagaiTNIakanterusmelaksanakan bakti sosial dan pengabdian masyarakat terutama di lingkunganmarkasYonifjugaKota Langsa, AcehTimur dan AcehTamiang secara menyeluruh.(b23)

SUBULUSSALAM (Waspada): Menyoal program revitalisasi di Provinsi Aceh yang diimplementasikan melalui Program Peumakmoe Nanggroe seluas 41.200 Ha dan tersebar di sejumlah daerah yang dinilai berpotensial, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kota Subulussalam Ir. Netap Ginting angkat bicara. Pasalnya, penanaman kelapa sawit seluas 41.200 Ha yang perdananya telah dilakukan di Kab. Aceh Utara dan dihadiri langsung Menteri BUMN RI diharapkan tidak sekadar program coba-coba, atau tanpa perhitungan yang matang, tetapi harus memberi faedah kepada masyarakat, sehingga plot dana yang dinilai cukup besar di sana tidak menjadi sia-sia. Salah satu faktor pendukung keberhasilan itu tak terlepas dari bibit. Karenanya, bibit kelapa sawit harus yang bersertifikat bagus, bukan bibit asal-asalan, sehingga produk yang dihasilkan lebih unggul, berkualitas tinggi serta mempunyai nilai jual yang tinggi, dan pada gilirannya dapat dinikmati petani/pekebun terkait. Karenanya DPD Apkasindo, tutur Netap (foto) yang juga anggota DPRK Subulussalam berharap agar pihak Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan tetap melaksanakan dan melanjutkan penangkaran kelapa sawit yang ada di Kota Subulussalam. “Tujuannya yang terpenting, untuk menjaga ketersediaan bibit yang bersertifikat di wilayah Aceh,” urai Netap yang dinilai sejumlah kalangan cukup vokal dalam membicarakan persawitan masyarakat di daerah ini. Keseriusan Netap mendorong dan mendukung program Pemerintah Provinsi Aceh dan pihak PPKS selaku penyedia pupuk bersertifikat sehingga hasil sawit benar-benar unggul di sana bukan sekadar isapan jempol belaka. “Kita sudah surati PPKS Medan,” tandas Netap menunjukkan surat terkait kepada Waspada, Selasa (25/1) di ruang kerja Ketua Komisi B DPRK Subulussalam.(b33)

Kajari Singkil Musnahkan 35 Kg Ganja SINGKIL (Waspada): Kejaksaaan Negeri (Kejari) Singkil memusnahkan sebanyak 35 Kg barang bukti narkotika jenis ganja dan 1,62 gram shabu–shabu di halaman kantor Kejari Singkil Jl. Singkil – Rimo, Jumat (21/1). Pemusnahan barang bukti ganja dan shabu–shabu dari hasil kejahatan selama 2007-2011 ditandai dengan pembakaran oleh Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil H Amirul M. Bahar, SH, mewakili BNK Singkil Drs. Sulaiman A. Kajari Singkil Yuswadi SH.M.Hum dan mewakili Ketua Pengadilan Negeri Singkil Syarif, SH.MH. Kepala Kejaksaan Negeri Singkil Yuswadi SH.MM dalam sambutannya mengatakan, pemusnahan barang bukti ganja dan shabu–shabu diharapkan sebagai pembakaran terakhir untuk barang haram itu. Sebelumnya Kasipidum Kejaksaan Negeri Singkil Sapta Putra SH.M.Hum dalam laporannya mengatakan, pemusnahan barang bukti ganja sebanyak 35 kg dan 1,62 gram sabu–sabu itu dari kejahatan yang melibatkan 33 pelaku yang telah divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Singkil dengan penjara 1,6 tahun hingga 11 tahun. Bersamaan dengan pemusnahan barang bukti Narkotika/ Psikotropika, jajaran Kejari Singkil juga melaksanakan test urine terhadap seluruh jaksa dan PNS di sana. Kajari Singkil Yuswadi SH.M.H mengatakan test urien yang dilakukan program bagi jajaran kejaksaan untuk melihat keterlibatan PNS Kejaksaan. (cb02)

Pekan ‘Sabtu’ Caritas DAS Diresmikan SINGKIL (Waspada): Bupati Aceh Singkil H. Makmursyah Putra diwakili Camat Singkil Kaharuddin, SH meresmikan beroperasinya pekan Mingguan hari Sabtu di Kampong Takal Pasir, Sabtu (22/1). Peresmian pekan mingguan hari Sabtu yang dibangun NGO Caritas – Swiss bagi masyarakat korban gempa untuk tiga desa masing–masing Takal Pasir, Teluk Ambun dan Siti Ambia, Kecamatan Singkil ditandai pengguntingan. Dalam sambutannya Camat Singkil Kaharuddin, SH mengajak masyarakat di tiga desa yang merupakan masyarakat pindahan itu untuk memanfaatkan fasilitas pekan dengan menjadikan bangunan sebagai tempat berjualan. Pihaknya juga berjanji akan membawa langsung Bupati Aceh Singkil H Makmursyah Putra ke lokasi pekan untuk melihat langsung gerak ekonomi masyarakat di sana. Senada itu Kepala DPKKD Aceh Singkil yang diwakili Kabid Pendapatan Adi Yusman, S.Sos berharap dengan dioperasikannya pekan mingguan Hari Sabtu untuk tiga desa di sana pihaknya berharap akan menambah target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Aceh Singkil. Sementara sebelumnya mewakili Komite Buyung Melayu yang juga kepada Desa Teluk Ambun mengatakan untuk menambah gairah para pedagang di sana, pihaknya meminta ke Pemkab Aceh Singkil menambah bangunan pajak yang sama dengan bangunan yang telah ada.(cb02)

Dandim Canangkan Penanaman Satu Miliar Trembesi Di Agara KUTACANE (Waspada) : Dandim 0108/Agara Letkol Inf.Raden Andi Roedi PrijatnaWiradikusuma, Senin (24/1) di Desa Batu Bulan Gabungan, mulai mencanangkan program Inpres penanaman Satu Miliar pohon Trembesi di bumi Sepakat Segenep. Selain dihadiri Kasdim Mayor Czi Irfan Siddiq, Danramil Babussalam Letda Inf. Junaidi, Sekwilcam Babussalam M. Nur Hasan Bangko SH, Kepala Desa Batu Bulan Asli, Batu Bulan I dan II serta puluhan tokoh masyarakat dan warga desa lainnya. Kepada warga Desa Batu Bulan Gabungan, Dandim Letkol Inf. R. Andi Roedi Prijatna WK mengatakan, penanaman pohon trembesi program yang dicetuskan Presiden untuk seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan untuk Aceh Tenggara, program itu dicanangkan Senin (24/1) dengan jumlah tanaman yang bakal ditanam sebanyak 5.500 batang, tersebar di 15 kecamatan, kecuali Leuser yang kondisi hutannya masih baik. Dipilihnya trembesi sebagai pohon pelindung, urai Dandi, karena dinilai mampu mengurangi emisi akibat semakin menipisnya karbon hingga membuat cuaca jadi tak beraturan.(b27)

Blanko KK Di Abdya Habis BLANGPIDIE (Waspada) : Puluhan warga Aceh Barat Daya (Abdya) mengeluh. Pasalnya, layanan untuk membuat kartu kepala keluarga (KK) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat tidak bisa dikabulkan karena kehabisan stok blanko KK. Seperti yang diungkapkan Nasrul, 53, warga dari Kecamatan Manggeng yang ditemui Waspada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Abdya, Selasa (25/1) mengaku kecewa karena keperluan mengurus KK secepatnya untuk keperluan administrasi JKA tersendat dan harus menunggu blanko asli sampai dari Jakarta. “Saya hendak mengurus KK untuk JKA, namun karena kehabisan blanko saya hanya bisa menerima surat keterangan dari Dispendukcapil Abdya,” katanya. Hal sama juga diakui Jasmanidar, 39, warga Susoh. Menurutnya, pada hari ini (Selasa 25/

1) adalah hari keempat pihaknya bolak-balik dari Susoh ke Blangpidie dalam rangka mengurus KK. Seharusnya kata ibu satu anak itu, pihak dinas bisa memastikan jadwal blanko KK itu akan sampai dari pusat ataupun dari tempat lain. Pantauan Waspada Selasa (25/1) meskipun ketersedian Kartu Keluarga (KK) stoknya sudah habis akibat permohonan kartu keluarga (KK) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dalam tiga bulan terahir ini membludak. Dilaporkan pihak dinas setempat kebutuhan akan KK sudah menghabiskan 10.000 eks blanko KK yang tersedia untuk November 2010 hingga Januari 2011, karena jumlah pemohon dengan kesediaan blanko tak sebanding. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Abdya Fakhruddin S.Pd, yang dihu-

bungi wartawan menyebutkan, sebanyak 10.000 eks blanko KK yang tersedia untuk bulan November 2010 hingga Januari 2011 habis total, dan dia mengaku sudah mengusulkan 5000 eks lagi ke Jakarta. “Harap masyarakat bisa bersabar,” katanya. Pihaknya mengatakan, kendati blanko KK Nasional tersebut habis, namun pelayanan terhadap pemohon KK tersebut juga terlayani dengan baik dengan cara memberi surat keterangan sementara kepada pihak pemohon sambil menunggu blanko asli tersebut tiba di Abdya. Dijelaskan, jumlah KK di Abdya, yakni 34.414 KK dengan jumlah penduduk 136.657 jiwa terdiri dari laki-laki 69.220 jiwa dan perempuan 67.437 jiwa, sementara KK yang diusulkan dari APBK Abdya tahun 2011 berjumlah 15 ribu, sedang sisa dari kebutuhan pihaknya akan meminta petunjuk pimpinan.(sdp)

Waspada/Ali Amran

TANAM TREMBESI: Dandim Letkol Inf.R.Andi Roedi Prijatna Wiradi Koesuma dan Kasdim Mayor CZi Irfan Siddq dan warga Batu Bulan, melakukan penanaman perdana 5.500 trembesi di seluruh Aceh Tenggara.

Waspada, Rabu 26 Januari 2011  

waspada daily