Page 3

Sumut - Aceh

WASPADA Minggu 5 Januari 2014

Mega Proyek Di Simataniari Asal Jadi

WASPADA

ANGKOLA SANGKUNUR (Waspada) : Mega proyek di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) khususnya di Desa Simataniari, Kec Angkola Sangkunur, Tapanuli Selatan tampak dikerjakan asal jadi. Amatan Waspada, kondisi proyek itu di antaranya pembuatan hotmix Jalinsum, menimbun beram. Informasi diperoleh dari warga di lokasi, sebelum hotmix diampar belum lama ini dari bak truk pengangkutan hotmix sudah mengalami dingin.“Waktu menghampar hotmix di jalan ini kami lihat hotmixnya sudah bermalam, pada pagi harinya baru dihampar mereka (pekerja), hotmixnya pasti sudah dingin tak berasap lagi,” ujar Ucok, 42, warga setempat, Jumat (3/1). Diketahui Proyek Jalinsum ini berbiaya Rp10.857.687.000, Tahun Anggaran 2013 pelaksana oleh PT Erika Mila dengan ruas Batangtoru, Rianiate dan Batu Mundom. “Permukaan aspal tampak berbutir dan berpori-pori, diduga kuat proyek ini banyak penyimpangan yang merugikan uang Negara,” ungkap Simamora. (c13)

Pemimpin Umum Dr. Hj. Rayati Syafrin Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab H. Prabudi Said Wakil Pemimpin Umum/Wapemred H. Teruna Jasa Said Wakil Penanggung Jawab H. Sofyan Harahap Redaktur Senior H. Azwir Thahir

Empat Karakteristik Umat Islam Bermartabat

Pemimpin Perusahaan: Dr. Hj. Rayati Syafrin. Wakil Pemimpin Perusahaan: H. Bahtiar Tanjung. Iklan: Hj. Hilda Mulina (Kabag), Rumondang Siagian (Medan), Lulu Lusia Damayanti (Jakarta). Redaktur Pelaksana Berita: Armin Rahmansyah Nasution. Redaktur Pelaksana Opini & Artikel: Dedi Sahputra. Redaktur Minggu & Akhir Pekan: Muhammad Thariq. Redaktur Berita: H. Halim Hasan, Hendra DS. Redaktur Medan: David Swayana. Redaktur Sumatera Utara: H.T. Dony Paridi. Redaktur Aceh: M. Zeini Zen. Redaktur Luar Negeri: H. Muhammad Joni. Redaktur Nusantara: H. Halim Hasan. Redaktur Olahraga: Jonny Ramadhan Silalahi. Redaktur Ekonomi: Armin R. Nasution. Redaktur Agama: H. Syarifuddin Elhayat. Litbang: H. Akmal AZ (Kabag). Humas: H. Erwan Effendi (Kabag), Aidi Yursal. Promosi: Edward Thahir (Koordinator). Sekretaris Redaksi: Hj. Hartati Zein. Pemasaran: H. Subagio PN (Medan), Zultamser (Sumatera Utara), Sinur Manik (Aceh). Asisten Redaktur: Irwandi Harahap (Medan); Irham Hagabean Nasution (Sumatera Utara); Armansyah Thahir (Sumatera Utara, Otomotif); Diurna Wantana (Aceh); Austin Antariksa (Olahraga, KMS Kreasi); Syafriwani Harahap (Luar Negeri, Popular, Pariwisata); Rudi Faliskan (Berita); Erwin Siregar (Opini); Hj. Hoyriah Siregar (Ekonomi); T. Junaidi (Hiburan); Hj. Erma Sujianti Tarigan (Agama), Hj. Neneng Khairiah Zen (KMS Remaja, Mode); Anum Purba (Keluarga); David Swayana (Infotainmen); Hj. Ayu Kesumaningtyas (Kesehatan); Dedi Riono (Budaya); Denny Adil (Pelangi).Hang Tuah Jasa Said (Potret). Wartawan Kota Medan: Umum: Zulkifli Harahap, Amir Syarifuddin, Ismanto Ismail, Rudi Arman, Zulkifli Darwis, H. Abdullah Dadeh, H. Suyono, Ayu Kesumaningtyas, Feirizal Purba, Gito AP, M. Ferdinan Sembiring, M. Edison Ginting, Anum Purba, Sahrizal, Sulaiman Hamzah, Sugiarto, Rustam Effendi, Mursal Alfa Iswara, Andi Aria Tirtayasa. Olahraga: Austin E. Antariksa, H. Syahputra MS, Setia Budi Siregar, Dedi Riono. Fotografer: Muhammad Faisal, Hang Tuah Jasa Said, Surya Effendi, Hamdani. Otomotif: Armansyah Thahir. Koran Masuk Sekolah/KMS: Hajrul Azhari Ritonga, Arianda Tanjung. Wartawan Jakarta: Andi Yanto Aritonang (Koordinator Liputan), Hermanto, H. Ramadhan Usman, Hasriwal AS, Nurhilal, Edi Supardi Emon, Agus Sumariyadi, Dian Warastuti, Aji K, Yuslan Kisra. Wartawan Sumatera Utara: Binjai: H. Riswan Rika, Nazelian Tanjung. Deli Serdang: H.M. Husni Siregar, Hotma Darwis Pasaribu, Rizaldi Anwar, M. Suhandi Nasution. Serdang Bedagai: Eddi Gultom, Edi Sahputra. Stabat: H. Ibnu Kasir, Abdul Hakim. Pangkalan Brandan: Chairil Rusli, Asri Rais. Kabanjahe/ Berastagi: Dickson Pelawi, Basita Bukit, Dedek Mohan Basri Hasibuan, Micky Maliki. Tebingtinggi: Muhammad Idris, Abdul Khalik. Pematangsiantar: Mulia Siregar, Edoard Sinaga. Simalungun: Ali Bey, Hasuna Damanik, Balas Sirait. Aek Kanopan: Indra Muheri Simatupang, Syahril Ilham. Rantau Prapat: Armansyah Abdi, Neirul Nizam, Budi Surya Hasibuan. Kota Pinang: Hasanuddin Harahap, Deni Syafrizal Daulay. Pangururan: Edison Samosir. Balige: Jimmy Sitinjak. Sidikalang: Natar Manalu. Tarutung: Parlindungan Hutasoit, Marolop Panggabean. Sibolga/Tapanuli Tengah: Zulfan Nasution, Alam Satriwal Tanjung. Padangsidimpuan: H. Syarifuddin Nasution, Sukri Falah Harahap, Ahmad Cerem Meha. Gunung Tua: Sori Parlah Harahap. Sibuhuan: Idaham Butarbutar, Syarif Ali Usman. Panyabungan: Munir Lubis, Sarmin Harahap, Alpin Lubis. Gunung Sitoli: Bothaniman Jaya Telaumbanua. Kisaran: Nurkarim Nehe (Koordinator Liputan Asahan, Batubara & Tanjungbalai), Bustami Chie Pit, Sapriadi. Batubara: Helmy Hasibuan, Agus Diansyah Hasibuan, Sahril, Iwan Hasibuan. Tanjung Balai: Rahmad Fansur Siregar, Rasudin Sihotang. Wartawan Aceh: Banda Aceh: Aldin Nainggolan (Ka Perwakilan), Iskandarsyah (Koordinator Liputan), Muhammad Zairin, Munawardi Ismail, Zafrullah, T. Mansursyah, T. Ardiansyah, Jaka Rasyid, Gito Rollies. Lhokseumawe: Bustami Saleh (Ka Perwakilan/Koordinator Liputan), M. Jakfar Ahmad, Zainal Abidin, Zainuddin Abdullah, Maimun, Arafat Nur. Kuala Simpang: Muhammad Hanafiah, Hasanul Hidayat. Langsa: H. Syahrul Karim, H. Ibnu Sa’dan, H. Samsuar, Dedek Juliadi. Lhoksukon: Musyawir, Mustafa Kamal. Idi: Muhammad H. Ishak. Bireuen: HAR Djuli, Amiruddin, Abdul Mukti Hasan. Takengen: Bahtiar Gayo, Irwandi. Sigli: Muhammad Riza, H. Rusli Ismail. Sabang: T. Zakaria Al-Bahri. Subulussalam: Khairul Boang Manalu. Tapaktuan: Zamzamy Surya. Blangpidie: Sudarmansyah Putra. Kutacane: Mahadi Pinem, Ali Amran. Blangkejeren: Jasvira Sautisa. Bener Meriah: Khairul Akhyar, Irham Hakim. Singkil: Tarmizi Ripan, Mansurdin. Sinabang: Muhammad Rapyan.

� Semua wartawan WASPADA dilengkapi dengan kartu pers. Jangan layani dan segera laporkan ke pihak berwajib atau ke Sekretaris Redaksi bila ada yang mengaku wartawan WASPADA tetapi tidak bisa menunjukkan kartu pers yang sah, ditandatangani Pemimpin Redaksi �

A3

Waspada/Ahmad Cerem Meha

MEGA proyek di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Simataniari, Kec Angkola Sangkunur, Tapanuli Selatan tampak dikerjakan asal jadi.

Gajah Kian Ganas, Warga Ketakutan REDELONG (Waspada): Puluhan ekor gajah kembali menyatroni permukiman warga di daerah transmigrasi Jalung, Menderek, Kec. Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Jumat (3/1) pagi. Belum diketahui secara pasti berapa kerugian akibat ganasnya serangan hewan berbelalai dan dilindungi itu. Namun

saat ini kondisi warga kian cemas, dicekam ketakutan. “Hektaran kebun pisang kami berikut padi tajuk (gogo) kembali diamuk gajah. Sebagian rumah telah terbongkar dan kami sangat ketakutan,” kata Yusuf, warga Jalung, Menderek. Diprediksi, sekawanan gajah ini turun ke area pertanian danpermukimanwargapadaKamis (2/1) malam. Namun baru diketahui warga setelah keeso-

kan harinya. “Tadi pagi saya ke kebun. Namun melihat sekelompok gajah, saya jadi takut dan terpaksa pulang. Selanjutnya melaporkan kejadian itu ke kepala dusun,” jelasnya. Camat Pintu Rime Gayo, Muhammad membenarkan kejadian itu. Bahkan pihaknya bersama warga setempat sedang berupaya mengusir gajah ke arah hutan belantara. “Kebe-

tulansayasendirisedangbersama warga di lokasi amukan gajah ini. Jumlahnya begitu banyak. Saya juga telah menerima laporan dari warga, bahwa sebagian rumah perkebunantelahdirusak,papannya terbongkar. Kondisi mereka mulai trauma,” jelasnya. Dalam upaya mengusir hewan bertumbuh tambun tersebut, diakui camat, pihaknya kewalahan, padahal berbagai tindakan sudah dilakukan. (cb09)

Pemko Banda Aceh Sediakan Bus Khusus BANDA ACEH (Waspada): Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) menyediakan tiga unit bus yang dapat ditumpangi secara gratis oleh masyarakat. Bus tersebut melayani rute Terminal Angkutan Kota (labi-Labi) Keudah menuju Batoh, Banda Aceh pulang-pergi (p/p). Bus yang mulai dioperasikan sejak 1 Januari itu, memiliki 25 tempat duduk dengan waktu operasi mulai pukul 07:00 hingga 19:00. Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kota Banda Aceh Muzakkir Tulot kepada wartawan di ruang kerjanya,

Kamis (2/1) mengatakan, setiap hari ketiga bus tersebut beroperasi secara bergantian, termasuk pada hari libur. “Sopirnya berasal dari tenaga kontrak di Dishubkominfo. Ketiga bus itu diperuntukkan gratis bagi seluruh masyarakat. Rutenya khusus dari Terminal Keudah ke Batoh atau sebaliknya dan tidak melayani rute lain,” kata Muzakkir Tulot. Kadishub Kota Banda Aceh menyebutkan, segala hal yang timbul akibat pengoperasian bus tersebut,menjaditanggungjawab penuh Dishubkominfo Banda Aceh, mulai honor sopir, bahan bakar minyak, perawatan sampai

pemeliharaan bus. “Menyangkut jalur yang dilalui, dari Terminal Keudah melewati Jalan Cut Mutia ke Jalan Diponegoro, masuk ke Jalan STA Mahmudsyah dan masuk ke Jalan Tgk Chik Ditiro belok kanan ke Jalan Mr Muhammad Hasan,Batoh.DariBatoh,kembali ke Jalan Chik Ditiro, masuk Jalan Mohd.Jam dan belok ke Jalan KH Ahmad Dahlan dan masuk kembali ke Terminal Keudah,” jelas Muzakkir Tulot didampingi Sekretaris Dishubkominfo Banda Aceh Bustami Kadishubkominfo Banda Aceh juga mengungkapkan, pada tahun ini, instansinya akan memasang rambu pelarangan

masukkotabagitrukdengandaya angkut di atas 5.150 kg. Ketentuan itu seiring selesainya fasilitas terminal mobil barang di Santan, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar yang dilengkapi gudang dan tempat bongkar-muat barang. “Ini bertujuan menghindari kesemrawutan lalu lintas di kota akibat masuknya truk bertonase besar dengan JBI di atas 5.150 kg,” jelasnya. Muzakkir Tulot juga menyebutkan, tahun ini pihaknya telah memindahkan gedung Pengujian Kendaraan Bermotor yang sebelumnya berada di samping Kantor Dishubkominfo Banda Aceh. (b05)

Kadis PKD DS Bantah Kas Pemkab Kosong LUBUKPAKAM (Waspada): Kadis Pengelola Keuangan Daerah (Kadis PKD) Kabupaten Deliserdang Agus Ginting secara tegas membantah isu yang menyebut kas Pemkab Deliserdang kosong. Penegasan itu diucapkan Agus saat dikonfirmasi wartawan di Lubukpakam, Selasa (31/12) seraya menjelaskan hingga 31 Desember 2013, sekira Rp39,9 miliar uang Pemkab Deliserdang yang bersumber dari APBD Ka-

bupaten, BDB (Bantuan Daerah Bawahan), begitu juga DAK (Dana Alokasi Khusus) berada di kas daerah. Namun sesuai ketentuan pihaknya tidak lagi mencairkan anggaran khususnya yang bersumber dari dana APBD kabupatenkepadaSKPD(SatuanKerja Perangkat Daerah) setelah melewati batas waktu yang diberikan 20 Desember 2013. Menurut Agus, pihaknya telahmengingatkanseluruhSKPD

Pelayan Umat Tugas Mulia BLANGKEJEREN (Waspada): Wakil Bupati Gayo Lues Adam memimpin upacara Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke–68 di Kabupaten Gayo Lues, dilaksanakan di lapangan Kolonel Muhammadin depan Pendopo Bupati Gayo Lues, Jumat (3/1). Wakil bupati membacakan sambutan Menteria Agama Republik Indonesia Suryadharma Ali. Ditekankan, pelaksanaan upacara itu bukanlah sekadar kegiatan rutin organisasi, melainkan harus dijadikan media introspeksi diri. Pada kesempatan itu juga disampaikan, dengan peringatan

HAB Kemenag 2014 yang merupakan tahun terakhir Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, diajak kepada seluruh jajaran Kementerian Agama untuk terus menghidupkan, menjaga, dan menghayati Tuh Kementerian Agama. Tugas sebagai pengayom dan pelayan umat beragama adalah tugas mulia yang harus dijalankan dengan baik dan penuh tanggungjawab. Wakil bupati didampingi Kepala Kantor Kemenag Gayo Lues, Hasan Basri menyerahkan medali penghargaan kepada sejumlah pensiunan terbaik dan uang pembinaan kepada pelajar berprestasi. (cjs)

jajaran Pemkab Deliserdang agar mencairkan masing-masing anggaran yang bersumber dari APBD kabupaten hingga batas waktu 20 Desember 2013. Ini dilakukan agar seluruh SKPD membiasakan diri untuk tertib dan taat asas dalam menjalankan tugas-tugasnya. Sikap tegas Kadis PKD Agus Ginting agar membiasakan para SKPD taat asas dengan tidak mencairkan anggaran SKPD yang telah melewati batas waktu yang ditetapkan 20 Desember 2013terkesanmembuatsejumlah pimpinan SKPD kesal. Bahkan ada yang menuding Kadis PKD “over acting” karena tidak berkenan mencairkan anggaran SKPD

yang dipimpinnya. Menanggapi adanya tudingan itu, Agus Ginting MSi dengan diplomatis menyebutkan “biasalah”. Namun yang jelas pihaknyahanyamemberikan“warning” agar seluruh SKPD taat asas sehinggapadatahun-tahunmendatang seluruh SKPD nantinya terbiasa dengan taat asas. Sedang menyinggung dana yang bersumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus) begitu juga BDB (Bantuan Daerah Bawahan), Kadis PKD menyebutkan, pencairannya dapat dilakukan hingga 31 Desember 2013. Hal ini karena terlambatnya turun dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat. (a06)

Paula Ajak Masyarakat Sumut Jadi Pengusaha Pendidikan MEDAN (Waspada):Tokoh Pendidikan Sumut Paula Dewi Agustin (foto) mengajak masyarakat Sumut agar dapat menjadi pengusaha pendidikan, karena pendidikan ‘tidak ada matinya”. “Kita mempunyai kontribusi dalam meningkatkan pendidikan, cepat berhitung dan suka matematika,” katanya kepada wartawan di sela-sela upacara HAB ke-68 Kemenag di Asrama Haji Medan, Jumat (3/1). Menurutnya,untukmewujudkanagardapat menjadi pengusaha pendidikan, maka lembaga Jari Cerdas Indonesia Sumatera Utara (JCISU) merupakan lembaga yang dapat memberikan solusi untuk menjadikan siswa-siswi menyukai matematika dengan metode belajar yang sangat menyenangkan. Sebab, sambungnya, dengan menggunakan jari tangan, siswa-siswi dapat menghitung dengan cepat dan tepat dibandingkan cara menghitung cepat dengan otak yang memerlukan waktu dua menit, sedangkan menghitung dengan jari tangan hanya memerlukan waktu lima detik. Dikemukakan, Jari Cerdas merupakan program pengembangan ilmu sempoa yang diversikan ke dalam bentuk jari-jari tangan. Hal ini sangat baik untuk merangsang perkembangan otak kanan dan melatih motorik halus seorang anak. Karena, katanya, Jari Cerdas yang berlisensi (hak paten) dari Kementerian Hukum dan HAM RI Cq Ditjen Administrasi Hukum Umum serta tersebar di seluruh Indonesia sebanyak 850 unit kelas belajar selama 3 tahun menggunakan asas matematika.Yaitu +-x: dengan alat bantu berupa jari-jari tangan. Paula menjelaskan, tujuan dia membuat program Jari Cerdas untuk menjadikan seseorang sebagaigurujarimatikadiseluruhsekolahataulembagakursus,membuat program ekstrakurikuler jarimatika di sekolah, membuat usaha pendidikan berbasis rumahan.Yaitu, kursus/les jarimatika dengan memanfaatkan ruang tamu atau garasi serta menumbuhkan minat anak untuk belajar berhitung (aritmatika) sejak dini. (rel/cdiu)

Warga Pangwa Giatkan Gotong Royong TRIENGGADENG (Waspada): Amirullah, 40, warga Deah Pangwa, Kec.Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, mengaku masyarakat wilayah tersebut telah memiliki sejumlah cara untuk mencegah banjir di musim penghujan, salah satu cara dengan meningkatkan kegiatan gotong royong bersama membersihkan got dan saluran agar air yang mengalir lancar hingga ke pembuangan akhir. Demikian disampaikan warga Deah Pangwa, Amirullah di lokasi gotong royong, Jumat (3/1/). “Salah satu cara untuk mencegah terjadinya banjir, masyarakat harus meningkatkan gotong royong bersama membersihlan got dan saluran,” kata Amirullah. Menurut Amirullah, pemda harus menegaskan dinas terkait untuk mengawasi proyek pembangunan saluran air di Kab. Pidie Jaya supaya dibangun dengan benar guna mengantisipasi banjir. (b10)

SUBULUSSALAM (Waspada): Empat sifat khusus atau karakteristik umat Islam dibandingkan umat lain. Karakteristik ini harus dimiliki setiap umat Islam agar benar-benar nampak dan mudah dikenal sekalian alam, bersih dan berwibawa (bermartabat). Empat sifat tersebut adalah serius memberantas kemungkaran, berdayakan umat, lakukan diversifikasi usaha dan taat menjalankan syariat. DemikiandikatakanMuhammadIskandar,daiperbatasanProvinsi Aceh di Masjid Al Iman Desa Jontor Kec. Penanggalan, Subulussalam saat membacakan naskah khutbah ‘Hari Amal Bhakti (HAB) ke68 Kementerian Agama, terbitan Kemenag Kota Subulussalam, Jumat(3/1).Dijelaskan,tanpasifatiturelatifumatIslamtidakterhormat, tidak berwibawa, tidak disegani, bahkan tidak diperhitungkan. Akumulasi dari empat karakteristik itu adalah muslim yang bermartabat (bersih dan berwibawa) dalam pandangan dirinya dan di mata dunia. Indikasi umat Islam tidak bermartabat selama ini, urai Iskandar, karena belum taat bersyariat, miskin, kurang peduli pada sesama dan tidak tegas memberantas kemungkaran, seperti praktik korupsi, kolusi, nepotisme, judi, prostitusi, khamar, pembalakan hutan dan kemiskinan. Tidak hanya pemimpin, baik tingkat tertinggi hingga terendah, bahkan semua umat diingatkan wajib ikut berpartispasi memberantas kemungkaran. (b28)

Pengungsi Sinabung Peroleh Bantuan STABAT (Waspada): Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama merupakanmomentumterbaikyangmengingatkanbangsaIndonesia tentang posisi strategis pembangunan kehidupan beragama dalam NKRI, melalui peran Kementerian Agama pembangunan kehidupan berbangsa dan bernegara memiliki dimensi keagamaa, dimensi moral dan dimensi spritual yang harus selalu dijaga. Menteri Agama Republik Indonesia Suryadharma Ali mengemukakan hal itu dalam pidato tertulis yang dibacakan Plt Sekdakab Langkat Indra Salahuddin mewakili Bupati Langkat dalam acara peringatan ke 68 HAB yang berlangsung di Tribun Alun-alun Amir Hamzah di Stabat, Jumat (3/1). Dalam acara tersebut juga diserahkan penghargaan Satya Lencana X dan XX tahun kepada PNS dilingkungan Kemenag Langkat di antaranya Hidayat, Masyitah, Azman, Musianto, Dian Herawati, Muhardi Nur, Zahara Tumanggor, Sudarmin, Farida Yusni, Sutiah, Ahmad Yuti, Tarmizi, Diah Nurita dan Rahimah. Sehari sebelumnya Bupati Langkat diwakili Plt Sekda didampingi Kakanmenag Langkat T Darmansyah melepas panitia baksi sosial dalam rangkaian peringatan HAB untuk menyerahkan bantuan kepada sejumlah pengungsi Sinabung di Desa Telagah, Kec.Sei Bingai, Kabupaten Langkat. Rombongan dipimpin Ketua ICMI Langkat H Syaiful Abdi didampingi Kasi Bimas Islam Kemenag Langkat Farhan Indra dan Ketua MUI H Ahamd Mafuzd. (a01)

Bupati Abdya Terus Dikecam BLANGPIDIE (Waspada) : Pernyataan Bupati Aceh Barat Daya Jufri Hasanudin, terkait penolakannya terhadap pemekaran Provinsi Aceh Barat Selatan (ABAS) yang dilansir beberapa media lokal, mendapat reaksi keras dari tokoh masyarakat, apalagi penolakan yang disampaikan Jufri Hasanudin dengan mengaitkan ancaman terhadap perdamaian Aceh “Jika dorongan pemekaran Provinsi ABAS tetap dijalankan, dituding sebagai sebuah pernyataan dari orang yang sudah ‘putoh kawat’ alias tidak nyambung,dengan semangat pemekaran yang bertujuan untuk lebih mewujudkan kehidupan daerah dan masyarakat yang demokratis serta sejahtera,” ujar Fadhli Ali, Ketua Divisi Advokasi pemekaran Provinsi ABAS, dalam siaran persnya yang diterima Waspada, Jumat (3/1). Fadhli Ali menyindir sikap bupati yang mengaitkan terancamnya perdamaian Aceh dengan pemekaran provinsi ABAS, menurutnya pernyataan tersebutt tidak relevan dan bahkan cenderung provokatif, karena perdamaian di Aceh yang sudah terwujud selama ini tentu tidak ada kaitan dengan aspirasi dari masyarakat yang berkeinginan untuk mewujudkan pemekaran provinsi. Fadhli Ali membeberkan ketimpangan yang terjadi di wilayah pantai barat selatan Aceh, dianggap sebagai bentuk buruknya penyelenggara daerah yang tidak mampu memberikan keadilan serta wujud transparansi pembangunan yang akuntabilitas. (cb05)

Pergantian Tahun, Umat Harus Berubah BLANGKEJEREN (Waspada) : Sudah tak terhitung lagi berapa kali kita menemui pergantian tahun, baik itu tahun Masehi ataupun Tahun Hijriyah. Begitu cepatnya hingga kita terlena, tak pernah sadar bahwa perubahan terus terjadi. Kita tetap menjadi umat yang lemah dan semakin kehilangan peran. Demikian dikatakan Bachrinsyah, selaku khatib Jumat (3/1) di Masjid At-Taqwa Kota Blangkejeren. Dipaparkan, setidaknya dari tahun ke tahun umat muslim harus berubah sesuai tuntutan Alquran dan Sunnah sehingga muslim ke depan adalah muslim yang kuat dan menjadi panutan umat manusia serta mengharapkan keberjayaan Islam pada zaman Rasulullah bangkit kembali. Begitu juga dengan perubahan yang ada di wajah kita, rambut mulai memutih dan menipis dan perubahan lain-lain yang terjadi di tubuh tanpa pernah disadari. Artinya dunia yang begitu luas senantiasa mengalami perubahan. Tak ada yang kekal kecuali yang Maha Kekal, Allah SWT. (cjs)

KH Zulfiqar Hajar: Lawan Pihak Hapuskan Kolom Agama Di KTP MEDAN (Waspada): Pimpinan Majlis Taklim/KBIH Jabal Noor Medan Al-Ustadz KH Zulfiqar Hajar Lc mengajak umat Islam harus melakukan perlawanan terhadap pihak-pihak yang ingin mencoba-coba menghapuskan kolom agama tertera dalam KTP. “Bahkan, jika perlu umat Islam berjihad dalam menantang keinginan pihak-pihak tertentu yang coba-coba ingin mengelabui agama seseorang dalam KTP,” katanya di sela-sela tausiyah pada Manasik Umrah PT Gadika Expressindo Tours & Travel di Masjid Namiroh Asrama Haji Medan, Kamis (2/1). Sebanyak 37 jamaah umrah PT Gadika ExpressindoTours &Travel yang mayoritas jamaah Jabal Noor akan berangkat mulai 11-23 Januari dibimbing KH Zulfiqar Hajar yang berangkat bersama istrinya Hj Siti Mahdurah. Hadir dalam manasik umrah itu Pimpinan PT Gadika Expressindo Tours & Travel Al-Ustadz H Muhammad Nasir. “Begitu juga jika mendengar, apalagi mengetahui adanya pihakpihak yang ingin mengacaukan ketinggian ajaran Islam dalam segala hal, termasuk mencoba-coba ingin menghapus kolom agama dalam KTP, umat Islam harus melawannya, karena dampaknya sangat berbahaya, terutama dalam pendaftaran pernikahan dan melamar pekerjaan,” tegasnyar. “SayabersyukurjikaMenteriDalamNegeritetapmempertahankan UU No 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang menyebutkan kolom agama tetap ada dalam KTP yang masuk di dalamnya 6 agama resmi dan diakui pemerintah,” tambahnya. Sebelumnya, Pimpinan PT Gadika Expressindo Tours & Travel H Muhammad Nasir mengatakan, perjalanan umrah bagi 37 jamaah umroh ini dimulai dari Medan via Malaysia serta dilanjutkan ke Oman, Jeddah, Madinah selama 3 malam dan Mekkah 5 malam.(cdiu)

Waspada/Ist

KH Zulfiqar Hajar bersama Muhammad Nasir (kiri) foto bersama jamaah umrah saat manasik umrah di Asrama Haji Medan, Kamis (2/1).

Waspada, minggu 5 januari 2013  
Waspada, minggu 5 januari 2013