Page 16

Remaja

B8

WASPADA Minggu 5 Januari 2014

Tahun Baru Harus Lebih Baik Lagi TAHUN lalu merupakan peristiwa lalu, tapi harus dijadikan sebagai pengalaman berharga untuk modal kehidupan menjalani tahun baru yang lebih baik. Tanpaterasatahun2013telahberakhirdankinikitatelahmemasuki tahun baru 2014. Banyak hal perlu direnungkan dalam menyambut periode baru itu, baik bersifat positif maupun negatif. Dewasa ini masyarakat khususnya remaja menyambut tahun

baru dengan melakukan hal-hal yang lebih menjerumus pada nilai negatif. Mereka menghabiskan waktu untuk bereforia bersama membuat jalanan macet dan kegaduhan karena bunyi petasan yang tak pernah berhenti yang secara tak langsung mengganggu lingkungan sekitar. Mestinya pergantian tahun tidak hanya sekedar bereforia, pergantian tahun diharapkan dapat menjadi sarana introspeksi diri khususnya bagi remaja selaku generasi muda dalam menyongsong masa depan yang lebih baik tentang apa yang telah di lakukan di tahun 2013 dan apa yang akan dilakukan pada tahun 2014 nantinya, karena mestinya tahun baru ini harus lebih baik dari tahun lalu.

NABILA WIDIYA PRATAMA siswa kelas IX SMP Negeri 36 Medan mengatakan, pergantian tahun baginya tidak menjadi sesuatu yang istimewa, dan mesti dirayakan dengan berkonfoi di jalan-jalan sambil meniup trompet atau membunyikan petasan, baginya pergantian tahun lebih kepada ajang introspeksi diri. Bagaimana agar di tahun baru ini bisa berbuat lebih baik lagi dari segi peningkatkan kualitas belajar di sekolah ataupun di dalam keluarga. “ Saya tidak terlalu suka merayakan tahun dengan berhura-hura di jalan selain mancet suasananya juga ngak enak soalnya sumpek jadinya mebosankan,” ungkapnya sembari berharap semoga di tahun 2014 ini bisa lebih baik lagi terutama dalam belajar dan meningkatkan prestasi di sekolah terutama dalam persiapan menghadapi UN yang tak lama lagi akan dilaksanakan, mudah-mudah saya lulus dan diterima di sekolah favorit,” ucapnya.

AZRA ZALIKHA siswa kelas VIII SMP Istiqlal, Delitua yang mengaku menghabiskan malam tahun baru di rumah dengan berkumpul bersama keluarga. Selain peringatan tahun baru dengan meniup trompet atau menyalakan kembang api tidak sesuai dengan akidah yang kita anut baginya perayaan tahun baru di luar juga dirasakan tidak memberikan manfaat apapun. Siswa kelas unggulan ini cuma berharap sembari berdoa, semoga tahun 2014 ini dia bisa diberikan kesehatan dan nikmat yang lebih baik oleh Allah SWT, dan bisa lebih meningkatkan lagi prestasi di sekolah tentunya dengan cara lebih giat belajar dan banyak mengikuti kegiatan-kegiatan yang positif. “Alhamdulillah tahun 2013 saya mendapatkan prestasi yang lumayan bagus di sekolah semoga di tahun 2014 ini bisa lebih ditingkatkan.” ucapnya.

INSAN GUNAWAN LUBIS siswa kelas VII Bilingual yang juga Ketua OSIS SMP Al-Azhar Medan, juga mengaku hanya merayakan tahun baru bersama keluarga di rumah, baginya peringatan tahun baru tidak lebih dari sekedar untuk mengingat kembali apa yang telah kita lakukan pada tahun lalu dan menimbang sisi baik dan buruknya. Sehingga bisa diperbaiki pada masa yang akan datang. Semoga tahun 2014 bisa lebih baik lagi dari tahun sebelumnya baik dari segi ekonomi, maupun politik sehingga bangsa kita dapat lebih baik lagi sedangkan di sekolah sebagai ketua OSIS SMP Al-Azhar Insan berharap semoga tahun ini dia lebih kreatif lagi terutama dalam menjalankan roda organisasi kesiswaan yang saat ini diembannya. Erzilmarkos

Waspada/Anum Saskia

Peserta kegiatan PMR yang berlangsung di MAN Tj Morawa saat kegiatan permbukaan diberikan ucapan selamat oleh Kakankemenag Deliserdang dan pejabat lainnya.

KreasiPMR008MANTjMorawa Diapresiasi Kakankemenag KEPALA Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang Drs. Ilhamsyah Pasaribu, MA membuka kegiatan Kreasi PMR 008 MAN Tj Morawa belum lama ini di lapangan Medan Senembah Tanjung Morawa. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu disambut positif oleh peserta dan Kakankemenag memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta. Peserta dari PMR Madya, MTsN Tanjung Morawa, SMPN 1 Tanjung Morawa, SMP Nur Azizi, SMPN 3 Tanjung Morawa, SMP YPAK, SMP Nurul Amaliyah, SMP N 1 Galang .Sedangkan, PMR Tingkat Wira terdiri atas, SMAN 5 Medan, SMAN 1

Tanjung Morawa, SMAN 1 Galang, SMA Nurul AMaliyah, MAN Lubuk Pakam dengan jumlah peserta mencapai 250 orang. “Kegiatan Kreasi PMR 008 MAN Tanjung Morawa ini sangat baik dan berguna dalam membentuk karakter peserta didik. Dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia pelaksana bahwa dengan acara ini madrasah tidak hanya identik dengan ilmu keagamaan tetapi sudah sejajar dengan sekolahsekolah lainnya,”kata Kakankemenag Deli Serdang, Drs. Ilhamsyah Pasaribu, MA. Kepala MAN Tanjung Morawa, Muhammad Asrul, S.Ag, M.Pd didampingi oleh

Pembina PMR 008 MAN Tanjung Morawa, Aswin Hendratna ,SE mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai agenda kegiatan MAN Tanjung Morawa TP. 2013/2014 yang telah diprogramkan. Bertujuan untuk membangun peserta didik yang peduli, cinta sesama dan suka menolong sebagaimana slogan PMR : SIAMO (siap menolong orang) dan kegiatan ini mengambil tema, kaum muda sebagai generasi pembaharuan. “Dengan tema ini semua peserta menunjukkan rasa sosial yang tinggi dan silaturahmi yang kuat. Hal itu dilihat dari antusias mereka memberikan

sumbangan yang digagas panitia penyelenggara untuk diberikan kepada warga pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung di Tanah Karo. Meski sebelumnya siswa MAN Tj Morawa telah memberikan sumbangan untuk pengungsi,” kata Asrul SAg. Perlombaan kreasi yang diikuti oleh peserta, yakni pertolongan pertama, perawatan keluarga, tandu, tenda, daur ulang dan volksong. Dari seluruh peserta lomba yang berhasil meraih juara umum tingkat Wira, PMR 001 SMAN 1 Galang dan juara umum tingkat Madya PMR 003 SMP YPAK Galang. Anum Saskia

Waspada, minggu 5 januari 2013  
Waspada, minggu 5 januari 2013