Page 1

Prakiraan Cuaca Kamis (21/1) Medan 24-320C

Berastagi 18-28 0 C

R. Prapat 24-330C

Parapat 18-28 0C

P. Siantar 20-300C

Sibolga 21-32 0 C

Berawan

Hujan guntur

BMKG Polonia

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

http://epaper.waspadamedan.com

KAMIS, Legi, 28 Januari 2010/12 Shafar 1431 H

Hari Ini Presiden Resmikan PLTU Labuhan Angin, Tapteng MEDAN (Waspada): Hari Kamis (28/1) ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan meresmikan PLTU Labuhan Angin di Desa Labuhan Angin, Kec. Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Provsu, Drs Eddy Syofian, MAP didampingi Kepala Bappedasu, Ir Riadil Akhir Lubis mengatakan, PLTU Labuhan Angin yang akan diresmikan Presiden SBY berkapasitas 2 X 115 mega watt (MW). “PLTU Labuhan Angin termasuk bagian dari program penyediaan listrik nasional 10.000 MW yang dicanangkan Presiden SBY,” ujar Eddy Syofian kepada wartawan di Gubernuran, Jln Sudirman Medan, Rabu (27/1). Disebutkan Eddy, anggaran untuk pembangunan PLTU Labuhan Angin tersebut bersumber dari dana loan (bantuan) China dan PT PLN sebesar Rp144,101.072.760. Proyek PLTU Asahan tersebut dikerjakan oleh CMEC (China National Machinery dan Equipment Import dan Export Corporation). Dijelaskannya, Proyek PLTU Labuhan Angin tersebut berada di atas lahan seluas 56 hektar. Sebelum pembangunan

Lanjut ke hal 2 kol. 4

No: 23042 Tahun Ke-64

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947 Pendiri : H. Mohd. Said (1905 - 1995) Hj. Ani Idrus (1918 - 1999) ISSN: 0215-3017

Terbit 28 Halaman

Harga Eceran: Rp 2.500,-

UN Tetap Dilaksanakan Mayoritas Fraksi Setuju JAKARTA (Antara): Mayoritas fraksi di Komisi X DPR menyetujui Ujian Nasional (UN) dilanjutkan tapi dengan beberapa catatan, demikian Ketua Panitia Kerja UN Rully Chairul Azwar mengatakan. Usai rapat panitia kerja UN di gedung DPR/MPR Jakarta, Rabu(27/1), Rully mengatakan fraksi yang setuju UN dilanjutkan dengan catatan terdiri atas Fraksi Partai Demokrat, Partai Golongan Karya, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa.

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak setuju pemerintah menggunakan UN sebagai satusatunya syarat kelulusan sementara Fraksi Partai Hanura tidak menyampaikan pendapat karena tidak hadir. Lanjut ke hal 2 kol. 6

PDIP Curigai Kompromi Dalam Kasus Century

Antara

PEMBOBOL KARTU KREDIT: Polisi menunjukkan barang bukti kartu kredit palsu di Polres Metro Jakarta Barat, Jakarta, Rabu (27/1). Tersangka menggunakan alat ‘skimmer’ untuk mencuri data pemegang kartu kredit yang asli.

Polri Tetapkan 20 Tersangka Pembobol ATM JAKARTA (Antara): Tim khusus Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dan Polda sudah menetapkan 20 tersangka pembobolan rekening bank melalui anjungan tunai mandiri (ATM). “Hari ini sudah berkembang sekitar 20 orang tersangka dan 10 orang masih dalam pengejaran,” kata Kepala Bareskrim, Komisaris Jenderal Ito Sumardi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu(27/1). Ito mengatakan kasus pembobolan ATM semakin berkembang luas karena pelaku sudah beroperasi melakukan kejahatan tersebut sejak tahun 2006 berdasarkan penyelidikan penyidik. Sebelumnya, polisi mengidentifikasi 13 tersangka terdiri dari 10 pelaku sudah ditangkap dan tiga orang masih dalam pengejaran karena buron dengan nilai kerugian lebih dari Rp6 miliar. Penangkapan terhadap tersangka berinisial, antara lain F, SA, MS, MI, Ri, Su, Aj dan Ir, sedangkan pelaku yang buron, di antaranya Yu, Sup, Pa dan J. Kabareskrim mengungkapkan awalnya pembobolan terjadi di Jakarta, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Yogyakarta, kemudian berkembang di Bandung dan Lampung. Para pelaku terancam dikenakan Pasal 30 ayat 3 jo Pasal 46 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

BACA DI HALAMAN DALAM Kepala Babi Di Masjid Malaysia Orang yang hendak shalat di masjid menemukan kepala babi di dua masjid Malaysia, menyusul serangan bom molotov atas sejumlah gereja di tengah-tengah pertikaian soal pengguna kata ‘Allah’. 13

100 Pengacara Kawal Gugatan Pedagang Sedikitnya 3.000 pedagang kaki lima (PKL) melakukan gugatan terhadap Pemko Medan ke PN Medan, terkait kebijakan penggusuran dagangan mereka. Gugatan legal standing ini diwakili LBH Medan didampingi 100 pengacara. 9

Tanya Status Pj Walikota, Pansus DPRD Habiskan Rp175 Juta Hanya untuk mempertanyakan status penjabat walikota pada pilkada, 23 pimpinan dan anggota DPRD Medan berangkat ke Depdagri di Jakarta. Mereka setidaknya menghabiskan anggaran Rp175 juta. 10

Rahudman Bersedia Menggandeng Eldin Langkah Pj Walikota Rahudman Harahap untuk ikut mencalonkan diri sebagai walikota Medan pada pilkada Kota Medan 2010-2015 tampaknya mulai jelas. Rahudman bersedia berpasangan dengan Dzulmi Eldin. 27

BOYOLALI (Antara): Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR Tjahjo Kumolo mengatakan fraksinya mencurigai indikasi kompromi dalam pengambilan keputusan nanti, jika kasus Bank Century tidak segera diselesaikan, bahkan jika berlarut-larut. Fraksi PDIP jelas akan kalah, jika terjadi keputusan politik melalui voting di DPR dan koalisi besar yang menang, kata Tjahjo Kumolo, usai membuka Rakercabsus-Konfercab DPC

PDIP Boyolali, di Boyolali, Rabu (27/1). Namun, kata Tjahjo, apakah Pansus atau panitia angket kasus Bank Century yang terbuka tersebut akan berani mengambil keputusan, tentunya mereka tidak berani. “Bagi partainya adanya indikasi kompromi itu jelas wajar,” katanya seraya mengingatkan kemungkinan reputasi DPR hancur jika hal itu terjadi. Lanjut ke hal 2 kol. 2

Polri Sudah Klarifikasi Testimoni Susno JAKARTA (Antara): Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Komisaris Jenderal (Komjen) Ito Sumardi mengatakan pihaknya sudah mengklarifikasi mantan Kabareskrim, Komjen Susno Duadji yang memberikan testimoni kepada Panitia Khusus (Pansus) DPR RI. “Tentunya yang disampaikan Pak Susno, kita sudah klarifikasi kepada Pak Susno tadi (Selasa) malam,” kata Ito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (27/1). Sebelumnya, beredar berita Susno memberikan catatan dalam bahan buku “BhayangkaraSejati Tidak Pernah Menge-

luh” kepada anggota Pansus Bank Century DPR RI. Pada draf buku itu, Susno menyatakan tentang penghentian penyidikan kasus Bank Century karena alasan kasus tersebut mengarah ke mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono yang saat itu akan dilantik menjadi Wakil Presiden. Berdasarkan klarifikasi dari salah satu pejabat Polri kepada Susno, Ito menuturkan Susno sempat menyampaikan catatan itu harus diselidiki dan dicermati dulu karena testimoni itu merupakan suatu penilaian atau perkiraan dari Susno secara pribadi.

Lanjut ke hal 2 kol. 6

TKI Tewas Mengenaskan, Polisi Temukan Paspor Pelaku KUALA LUMPUR, Malaysia (Antara): Seorang tenaga kerja Indonesia asal Jawa Timur ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan, dalam keadaan leher hampir putus bekas disembelih senjata tajam di Malaysia. Korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa oleh adik kandungnya di kawasan proyek pembangunan perumahan Bandar Sri Damansara, Selangor, Selasa (26/1) pagi lalu. Saat mau bekerja pada pagi itu sekitar pukul 09:00, Tamaji Ali, 31, salah seorang TKI lainnya, yang juga berasal dari Jawa Timur, melihat ceceran atau lumuran darah di kawasan proyek pembangunan perumahan tersebut. Awalnya dia menduga ada binatang yang mati, tetapi setelah ceceran darah itu ditelusuri, Tamaji Ali menemukan abangnya Mohd Said Ali, 34, dalam keadaan tergeletak tak bernyawa dengan bagian leher yang hampir putus, demikian Berita

Harian Rabu. Kepala polisi Petaling Jaya Arjunaidi Mohamed mengatakan pihaknya sedang mengejar pelaku yang diduga teman korban yang diketahui menghilang sejak kejadian tersebut.

Lanjut ke hal 2 kol. 4

Waspada/Surya Efendi

MENINGKATKAN PRODUKSI SAWIT MENTAH: Menteri Perindustrian M.S Hidayat (tengah) didampingi Gubsu H Syamsul Arifin, SE dan Dirut PTPN III Ir. Amri Siregar melihat maket Kluster Industri Berbasis Pertanian, Oleochemical di PTPN III di aula Martabe kantor Gubsu di Medan, Rabu (27/1). Pencanangan tersebut dalam rangka upaya meningkatkan jumlah produksi minyak sawit mentah Crude Palm Oil (CPO) nasional, karena Sumut merupakan salah satu wilayah potensial sebagai produsen sekaligus penyumbang minyak sawit mentah di Indonesia yakni dengan luas lahan perkebunan sawit mencapai 970,7 Ha.

Ada Upaya Hambat Sawit MEDAN (Antara): Menteri Perindustrian MS. Hidayat mengakui beberapa pihak berupaya menghambat upaya pengembangan industri sawit nasional dengan isu lingkungan hidup. Usai meresmikan kluster industri berbasis pertanian dan oleochemical di Kantor Gubernur Sumut di Medan, Rabu (27/1), Hidayat mengatakan, produksi industri sawit Indonesia sangat diperhitungkan karena memiliki peranan dominan dalam perdagangan internasional. Namun upaya ini dihambat oleh pihak yang ingin menghambat berkembangnya produk sawit nasional dan beranggapan bahwa pengembangan usaha persawitan tidak sesuai dengan upaya penjagaan kelestarian lingkungan hidup. Namun pemerintah sedang berupaya untuk menyelesaikan masalah itu dengan mempersiapkan beberapa payung hukum. Salah satunya adalah mempersiapkan peraturan dari Kementerian Lingkungan Hidup, kata Hidayat. Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi sendiri menjamin pengembangan industri kelapa sawit oleh pemerintah tidak akan menggangu kelestarian lingkungan hidup.

MEDAN (Waspada): Polda Sumut meningkatkan pengamanan di sejumlah obyek vital, termasuk instansi pemerintahan yang akan dijadikan titik kumpul massa yang akan melakukan aksi demo hari ini, Kamis (28/1). “Obyek-objek vital itu, seperti kawasan lapangan Merdeka, Mapoldasu, DPRD Sumut dan DPRD Medan, kantor Gubsu dan walikota, termasuk kantor Bank Indonesia (BI),” ujar Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol. Baharudin Djafar,

Rabu (27/1). Dia mengatakan, personil Polda yang disiapkan untuk pengamanan sebanyak 5.000 orang untuk mendukung Poltabes. Polda juga menyiagakan kendaraan taktis (Rantis) dan water canon. “Peralatan itu disiagakan, tetapi kita berharap tidak sampai digunakan,” kata dia mengimbau para demonstran tidak melakukan tindakan anarki. “Jangan bertindak brutal, dan hindari hal yang merugikan masyarakat, seperti pengguna

Kantor Dinas Pendidikan Kab. Aceh Timur akan terus menerapkan disiplin bagi guru dan pegawai yang bertugas di jajarannya. Guru SD dan SMA dipecat karena tidak disiplin dan seorang guru SMP diturunkan pangkatnya setelah diketahui berpoligami. 23

Oleh Mahruzar Efendi, SE

Opini-24

Opini-25

keberhasilan atau kegagalan pemerintahan, karena program 100 hari hanyalah langkah awal dari program pemerintahan selama lima tahun. “Apalagi program 100 hari pada semua departemen berjalan dengan baik. Lantas bagaimana ada mosi tidak percaya dari hanya ribuan orang kepada Pemerintahan baru yang dipilih secara demokratis oleh lebih dari 70 juta pemilih. Tentu itu berseberangan dengan prinsip demokrasi,” katanya.

Lanjut ke hal 2 kol. 4

LIRA Akan Redam Aksi Demo Hari Ini JAKARTA (Antara): LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) akan ikut meredam aksi demo, baik dalam rangka memperingati 100 hari pemerintahan SBY-Boediono, 28 Januari 2010, maupun aksi demo yang marak di berbagai daerah. Namun LIRA mengajak seluruh komponen bangsa untuk bisa ikut berperan aktif mengkritisi setiap kebijakan

jalan raya. Jika terjadi kekerasan polisi tidak segan menindaknya, demikian pula massa yang tidak memiliki izin akan ditindak,” tandasnya. Ditanya berapa elemen massa yang sudah menyampaikan izin aksi untuk Kamis, Baharudin menyebutkan, hingga kini ada tujuh elemen yang menyampaikannya ke Intelkam Poltabes Medan. Tetapi beberapa elemen lain yang tidak menyampaikan izin, diyakini akan bergabung dalam aksi massa itu. (m11)

pemerintah, agar tercipta kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat, transparan dan akuntabel. “Bangsa ini memerlukan sikap kritis dari seluruh komponen bangsa, agar arah dan tujuan pembangunan mampu memberikan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia . LIRA menolak aksiaksi yang bertujuan menciptakan instabilitas ,” tegas Presiden LIRA, HM Jusuf Rizal, yang juga Direktur Eksekutif President Center Tim Relawan yang membantu SBY-Boediono pada Pilpres 2009 di Jakarta, Rabu (27/1). Jusuf Rizal mengatakan, aksi demontrasi merupakan bungabunga demokrasi yang perlu dan harus dikembangkan, tetapi harus dijaga kemurniannya, karena kalau tidak dijaga akan mudah ditunggangi dan diprovokasi oleh kelompok-kelompok yang memiliki berbagai kepentingan, sehingga hasilnya bisa menjadi kontraproduktif. “Saat ini banyak aksi demo yang memiliki berbagai agenda

mendiskreditkan pemerintah, untuk itulah LIRA akan ikut meredam dan melakukan komunikasi politik agar stabilitas bangsa ini terus terjaga,” ujarnya. LIRA juga mengajak seluruh komponen bangsa agar terus bisa bersikap kritis. “Mari kita sampaikan dengan bijak hal-hal yang masih kurang sempurna kepada institusi pemerintah. Saya yakin pemerintahan SBYBoediono akan terbuka menerima berbagai masukan dan kritikan dari masyarakat untuk memperbaiki kinerjanya,” tegas Jusuf Rizal yang juga menjabat Ketua Umum Poros Muda Nadhlatul Ulama (PMNU). HM Jusuf Rizal sebelum mendirikan LIRA merupakan tim relawan yang sejak tahun 2004 bersama Sudi Silalahi membentuk Blora Center membantu SBY menjadi Presiden dan pada Pilpres tahun 2009, tetap membantu pasangan SBY-Boediono dengan membentuk President Center yang kemudian membuat

Lanjut ke hal 2 kol. 4

Menakertrans Bantu Uang Duka Rp5 Juta

Di Aceh Timur: Dua Guru Dipecat, Guru Poligami Turun Pangkat

Oleh Bachtiar Sonar Siregar, SE, MBA

negara demokrasi, dan karena itu seharusnya berjalan dengan ketentuan dan prinsip demokrasi serta tidak dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku. “Sangat mungkin sebagian peserta yang niatnya cenderung tidak demokratis, karena bagaimana dasar rasionalitas pemerintahan divonis gagal dengan ukuran program 100 hari,” kata mantan aktivis UI itu. Dijelaskannya, program 100 hari Pemerintahan SBY-Boediono tidak bisa menjadi ukuran

Jenazah TKI Korban Penganiayaan Dimakamkan Di Batubara

Penyidikan kasus dugaan korupsi KPU Kab. Langkat menetapkan seorang pejabat KPU sebagai tersangka. Selain itu, oknum mantan Bendahara Kesbang Linmas juga ditetapkan penyidik sebagai tersangka. 17

UN Dan Kejujuran Nurani

JAKARTA (Antara): Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum menilai demonstrasi pada Kamis (28/1) hari ini sudah di luar kewajaran dalam berdemokrasi, karena jelas-jelas berniat menurunkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wapres Boediono dari jabatannya. “Memang ada yang berniat begitu (menurunkan Presiden SBY). Amat jelas terlihat di lapangan,” kata Anas di Jakarta, Rabu (27/1). Menurut Anas, demonstrasi adalah hal yang wajar dalam

Poldasu Tingkatkan Pengamanan Objek Vital

Dugaan Korupsi, Dua Pejabat Langkat Kembali Ditetapkan Tersangka

Pentingkah Siaran Langsung Sidang DPR-RI

Pendemo Berencana Turunkan SBY-Boediono

Waspada/Surya Efendi

Peti jenazah Nurul Aida, TKI asal Dusun 10, Desa Bogak Tanjung Tiram, Batubara saat dimasukkan ke mobil ambulans setelah tiba di Bandara Polonia Medan, Rabu (27/1).

MEDAN (Waspada): Jenazah Nurul Aida, 30, TKI asal Dusun 10, Desa Bogak Tanjung Tiram, Batubara yang diduga tewas akibat penganiayaan di Malaysia tiba di Bandara Polonia Medan dengan penerbangan Malaysia Airlines System (MAS) MH-864, Rabu (27/1). Penerbangan yang mengangkut jenazah tersebut terlambat mendarat di Medan lebih kurang 35 menit dari jadwal pukul 15:00. Setelah fardhu kifayah di rumah duka, jenazah Nurul Aida langsung dikebumikan di pemakaman umum, kata Kepala Dusun 10 Desa Bogak Zulkarnain T. Daud saat menyam-

but jenazah di Bandara Polonia bersama Sekdes Bogak Ridwan Bahri. Hadir juga adik korban Muhammad Nasir, Kadisnaker Kabupaten Batubara Marah Anda, Kabag Hukum Pemkab Batubara Zulhendri, SH dan Kepala BP3 TKI Sumut H. Sumadi bersama staf BP3TKI, Syawaluddin. Muhammad Nasir, atas nama keluarga almarhumah Nurul Aida menerima bantuan uang duka Rp5 juta dari Menakertrans Muhaimin Iskandar yang diserahkan stafnya. Nasir menyatakan, sebelum kakaknya menghembuskan nafas terakhir dirinya selalu

teringat korban. “Sebelumnya saya tidak pernah demikian, padahal saya bekerja di kawasan Pahang

Lanjut ke hal 2 kol. 4

Seramp ang erampang - Mengipas tapi tak membara - He...he...he...


WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Banda Aceh: Cuaca : Berawan dan hujan lokal/guntur Angin : Tenggara - Barat Laut Kec. antara 10 s/d 25 Km/jam

Provinsi NAD: Lereng Timur Pegunungan, Dataran Tinggi, Pesisir Timur, Pantai Barat: Berawan dan hujan ringan

Temperatur Maks/Min: 310C - 230C BMKG Polonia

EDISI ACEH

KAMIS, Legi, 28 Januari 2010 /12 Shafar 1431 H � No: 23042/A Tahun Ke-64

Soal Testimoni Susno

Polri Sudah Klarifikasi Pansus Usul Dalami JAKARTA (Antara): Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Komisaris Jenderal (Komjen) Ito Sumardi mengatakan sudah mengklarifikasi mantan Kabareskrim, Komjen Susno Duadji soal testimoni tertulisnya kepada Panitia Khusus (Pansus) DPR RI. Sementara anggota Pansus usul akan mendalami hal itu. “Tentunya yang disampaikan Pak Susno, kita sudah klarifikasi kepada Pak Susno tadi (Selasa) malam,” kata Ito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (27/1). Sebelumnya, beredar berita Susno memberikan catatan dalam bahan buku “Bhayangkari Sejati Tidak Pernah Mengeluh” kepada anggota Pansus Bank Century DPR RI. Pada draf buku itu, Susno mengungkapkan penghentian penyidikan kasus Bank Century karena kasus itu dinilai mengarah ke mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono yang saat itu akan dilantik menjadi Wakil Presiden. Berdasarkan klarifikasi dari salah satu pejabat Polri kepada Susno, Ito menuturkan Susno sempat menyampaikan catatan itu harus diselidiki dan dicermati dulu karena

Lanjut ke hal 2 kol. 1

Lanjut ke hal 2 kol. 1

Terbit 28 Halaman � Harga Eceran: Rp 2.500,- (belum termasuk ongkos kirim)

Seorang anggota TNI saedang membersihkan puing-puing di lokasi kebakaran, Selasa (26/1) pagi.

Korban Penyerobotan Rumah Relokasi Tsunami Datangi Bupati Bupati: Penyerobotan Rumah Kriminal

Waspada/Muhammad H. Ishak

DI LANTAI: Tampak beberapa insan pers duduk dilantai Gedung DPRA Banda Aceh, mendengarkan pernyataan sikap dari sejumlah lembaga pemerhati perlindungan anak di Aceh, Rabu (27/1). Konferensi pers itu digelar menanggapi surat pembekuan KPAID Aceh.

Bekukan KPAID Pemerintah Aceh Dikecam BANDA ACEH (Waspada): 23 LSM yang punya kepedulian terhadap perlindungan anak dan perempuan di Aceh, mengecam keras Pemerintah Aceh atas keberlanjutan pembekuan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Aceh. Para aktivis dari 23 LSM itu mendesak Pemerintah Aceh mencabut surat pembekuan dimaksud dan meminta DPR Aceh untuk merekrut dan menyeleksi pengurus KPAID Aceh yang baru. “KPAID tidak perlu dibubarkan. Yang dibutuhkan hanya evaluasi menyeluruh atas kinerja pengurusnya,” kata Norma Susanti, divisi Perempuan dan Anak, Koalisi NGO HAM Aceh kepada wartawan di Banda Aceh, Rabu (27/1). Ia menyebutkan, membekukan KPAID akan melemahkan kinerja Pemerintah Aceh dalam melindungi anak dan perempuan. “Keberadaan KPAID diperlukan untuk mengawasi dan memastikan penyelenggaraan perlindungan anak Lanjut ke hal 2 kol. 7

Baca Halaman Dalam Dua Guru Dipecat, Guru Poligami Turun Pangkat Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur akan terus menerapkan disiplin bagi pegawai maupun gurunya yang bertugas dalam jajara instansi tersebut. Penerapan disiplin itu tanpa kecuali, siapapun orangnya harus menaati sebagai termaktub dalam Peraturan Pemerintahan (PP) nomor 30 tahun 1980 tentang disiplin pegawai negeri.

Madu Lebah Oleh H. Ameer Hamzah Tuhanmu mewahyukan (mengilhamkan) kepada lebah,”Buatlah sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan tempat yang dibikin manusia. Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yanmg bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia”. (QS: an-Nahlu:68—69) MADU lebah dalam bahasa Aceh disebut ie unoe sudah lama dikenal sebagai obat yang mujarab. Hampir setiap rumah orang Aceh tersedia madu untuk keperluan keluarga. Madu bermanfaat untuk kesehatan manusia, baik anakanak maupun orang dewasa. Anak bayi yang ada gejala batuk atau deman, insya Allah sembuh setelah beberapa Lanjut ke hal 2 kol. 1

ISSN: 0215-3017

JAKARTA (Waspada): Standar umum dalam kehidupan antar agama adalah kelompok mayoritas melindungi kelompok minoritas. Selain itu, media massa jangan hanya memberitakan pertikaian berbasis sentimen agama, namun juga harus mendorong keharmonisan antar umat.

JAKARTA (Antara): Juru bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Rabu (27/1) meminta masyarakat waspada dan segera melaporkan bila ada orang yang mengaku staf khusus presiden meminta sejumlah uang dengan kedok investigasi di sejumlah daerah. “Kemarin saat di Cirebon, saya mendengar ada orang di Maluku Utara yang mengaku sebagai staf khusus presiden bidang SDM dan pengembangan daerah melakukan kunjungan ke Pemda setempat,” kata Julian kepada wartawan di Kantor Presiden Jakarta, Rabu kemarin. Dia menjelaskan, oknum yang mengatasnamakan staf khusus presiden itu kemudian meminta sejumlah uang kepada pemerintah daerah setempat, namun untungnya tidak diberikan karena Pemda Maluku Utara mencek pengakuan mereka itu. “Saya dengar mereka meminta sejumlah uang dan sebagainya. Kami langsung meminta pihak yang berwenang untuk menangkap dan hal itu sudah dilakukan,” tegasnya. Julian mengatakan, oknum yang mengaku-ngaku itu berjumlah tiga orang dan tidak ada staf khusus presiden

Awas, Ada Oknum Mengaku Staf Presiden

Pendiri : H. Mohd. Said (1905 - 1995) Hj. Ani Idrus (1918 - 1999)

Mayoritas Lindungi Minoritas

Demikian menurut Sekretaris Jenderal organisasi global lintas agama “Religions for Peace”,WilliamVendley. Dia mengomentari beberapa konflik antar agama baru-baru ini, antara lain upaya pembakaran dan serangan terhadap sejumlah gereja di Malaysia dan larangan pembangunan menara masjid di Swiss. Vendley menjelaskan, satu kelompok tertentu yang menjadi minoritas di suatu tempat, belum tentu menjadi minoritas di tempat lain. “Karena itulah mayoritas seharusnya melindungi yang minoritas,” kata Vendley saat ditemui usai penutupan Dialog Kerja Sama Lintas Agama AS-Indonesia di Jakarta, yang baru pertama kali diadakan, Rabu (27/1). “Adalah hal yang sangat indah bila misalnya umat muslim diserang di suatu tempat, umat Kristen bangkit untuk melindungi mereka,” tambah Vendley. Dia yakin persoalan di

Lanjut ke hal 2 kol. 3

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947

BANDA ACEH (Waspada): Korban penyerobotan rumah korban tsunami di Desa Mireuk Lamreudeup, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, mendatangi Buchari Daud, Rabu (27/1). Mereka mengadukan persoalan penyerobotan yang hingga kini tidak tuntas. “Kami minta Pemeritah Aceh Besar segera menertibkan rumah yang ditempati oleh masyarakat yang bukan korbanTsunami, karena kami telah mempunyai sertifikat kepemilikan rumah, bahkan nama kami telah termasuk dalam data base penerima rumah bantuan,” kata Dahlan tim Advokasi korban

tsunami. Dahlan, menyebutkan, rumah yang ditempati oleh masyarakat di Desa Miruek Lam Reudeup berjumlah 55 unit, itu merupakan sebagian rumah untuk korban tsunami yang tinggal di barak Bakoy, Kecamatan Ingin Jaya, Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, dan barak Raider Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Namun, ketika masyarakat korban tsunami dipindahkan ke Desa Labuy, Aceh Besar, rumah itu telah dihuni orang lain yang tak terdaftar sebagai korban bencana tsunami, bahkan gembok pintunya telah dibobol diganti dengan yang

lain. “Kami telah melaporkan permasalahan ini ke Poltabes Banda Aceh beberapa waktu lalu, namun belum ada hasil, bahkan kami telah menjumpai Wakil Gubernur Aceh, juga tidak ada keputusan, sehingga kami memaksakan diri untuk bertemu dengan Bupati Aceh Besar untuk menbantu menyelesaikan permasalahan ini,” kata Dahlan. Bupati Aceh Besar Bukhari Daud, Rabu (27/1) pada pertemuan dengan perwakilan korban mengatakan, permasalahan Lanjut ke hal 2 kol. 3

Malaysia Tangkap 10 Teroris Internasional PUTRAJAYA (Waspada): Pemerintah Malaysia, Rabu (27/ 1), menyatakan telah menangkap 10 orang tersangka teroris, umumnya orang asing, yang dinilai sebagai ancaman besar bagi keamanan negara itu. Menteri Dalam Negeri Malaysia, Hishammuddin Hussein, dalam sebuah konferensi pers mengatakan, para tersangka ditahan berdasarkan undangundang keamanan internal (ISA), yang memungkinkan penahanan dilakukan tanpa proses pengadilan. Sembilan dari para tersangka itu warga asing. Kebanyakan dari mereka, kata Hishammuddin, baru saja tiba di Malaysia dan diyakini

Lanjut ke hal 2 kol. 1

Korban Kebakaran Sawang Minta Ruko Darurat TAPAKTUAN (Waspada): 29 Kepala keluarga, korban kebakaran di SimpangTarok, Desa Meuligoe, Kecamatan Sawang, meminta Pemkab Aceh Selatan membangun kembali ruko mereka, meski dalam bentuk darurat. Hal ini mengingat supaya mereka bisa kembali menempati kediamannya, melakukan aktivitas perdagangan karena tak mungkin terus menerus menjadi pengungsi di kediaman pamili atau keluarga. Hal itu dikemukakan sejumlah korban kepada Waspada, di lokasi Rabu kemarin. “Kami tak mungkin terus-terusan menumpang di Lanjut ke hal 2 kol. 1

Media Akan Dilabeli ‘Halal’ dan ‘Haram’

Polisi Geledah Rumah Pengedar SS, 50 Jie Diamankan LHOKSEUMAWE ( Waspada): Polres Lhokseumawe menyita 50 gram (jie) sabu-sabu di rumah AA, 26, di Lorong Tungku Gambang, Desa Teumpok Tungoh, Kecamatan Banda Sakti, Pemko Lhokseumawe. Kapolres Lhokseumawe AKBP Zulkifli, melalui Kasat Reskrim AKP Bambang S, kepada sejumlah wartawan, Rabu (27/1) menjelaskan, tersangka diduga pengedar sabu-sabu di Kota Lhokseumawe. Selain sabu-sabu polisi juga mengamankan timbangan digital dan alat hisap sabu-sabu (bong). “Kita telah mengamankan saksi besama barang bukti,” kata Bambang.S. Sementara AA menjadi buronan dan akan

terkait dengan organisasi teroris internasional. Namun ia mengungkap nama, kebangsaan, dan organisasi para tersangka itu. “Ini merupakan ancaman keamanan serius bagi negara kami,” kata Hishammuddin. Dia menolak untuk menjelaskan mengapa para tersangka mendatangi Malaysia atau apa rencana mereka. Edmund Bon, seorang ahli hukum hak asasi Malaysia, mengatakan, pemerintah secara rahasia telah menahan sekitar 50 orang pada 21 Januari lalu, termasuk sejumlah mahasiswa di Universitas Malaysia. Namun banyak dari mereka kemudian dibebaskan.(kps)

Waspada/Zamzamy Surya

Waspada/Zainal Abidin

Kasat Reskrim didampingi Kanit Narkoba Polres Kota Lhokseumawe sedang memperlihatkan 50 gram sabu-sabu yang diamankan di rumah penedar barang haram tersebut, Rabu (27/1).

JAKARTA (Waspada): Memperingati Hari Pers Nasional yang akan berlangsung pada 9 Februari, para tokoh pers akan meratifikasi kesepakatan tentang standar-standar jurnalistik dan perusahaan jurnalistik. Ratifikasi tersebut akan mengikat media-media yang ikut menandatanganinya. “Perusahaan-perusahaan pers yang memenuhi standar akan mengikatkan diri dalam standar-standar yang kita sepakati,” ujar Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono di saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (27/1). Margiono mengatakan hal itu usai bertemu dengan Presiden SBY bersama dengan sejumlah panitia Hari Pers Nasional seperti Sofyan Lubis, Marah Sakti Siregar, Bambang

Dua Bulan Mencari Anaknya, Wanita Jompo Tewas Di Tanjungbalai TANJUNGBALAI (Waspada) : Setelah dua bulan mencari anaknya di Kota Tanjungbalai, akhirnya seorang wanita jompo meninggal di rumah warga yang ditumpanginya di Link I, Kel Beting Kwala Kapias, Kec Teluk Nibung, Selasa (27/1) malam. Kematian Siti Asni, 80, warga Panai, Kab Labuhanbatu, dilaporkan pemilik rumah ke Kepala Lingkungan, dan dilanjutkan ke Mapolsek Teluk Nibung, baru kemudian jenazahnya dibawa ke RSUD Tanjungbalai untuk kepentingan visum, Rabu (28/1). Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan diduga penyebab kematiannya akibat penyakit. Pemilik rumah yang ditumpangi korban, Zainab, mengatakan kepada Waspada, dua bulan lalu korban datang keTanjungbalai mencari anaknya bernama Zainab. “ Warga lalu membawanya ke rumahku, ternyata anaknya yang senama denganku sudah meninggalkan

Tanjungbalai,” kata Zainab. Merasa kasihan dengan kondisi korban, lanjut Zainab, dia pun menyarankan untuk ting-gal sementara bersamanya, apalagi korban sama sekali tidak tahu alamat tempat tinggalnya di Labuhanbatu. “ Memang sejak datang, dia sudah sakit-sakitan, dan ke kamar mandi saja harus dituntun. Puncaknya, tadi malam dia meninggal, dan kejadian itu langsung kulaporkan ke Kepala Lingkungan,” kata Zainab. Kepala Lingkungan I Kel. Beting Kwala Kapias, Agus Salim, menjelaskan, keberadaan Siti Asni sudah pernah dilaporkan warga, dan ditindaklanjuti dengan mencari keluarganya di Labuhanbatu, tapi tidak berhasil. “ Kami sudah berusaha mencari keluarganya, tapi tak berhasil. Sebab itu, kami sudah Lanjut ke hal 2 kol. 3

Harymurti, serta Atal Depari. Menurut Margiono, ada empat poin yang akan diratifikasi, yakni soal standar perusahaan pers, standar kompetensi wartawan, standar kode etik jurnalistik dan standar perlindungan wartawan. “Bagi wartawan yang melanggar kode etik, perusahaan masing-masing yang akan menindak. Nanti perusahaanperusahaan yang meratifikasi akan dikasih tanda atau simbol, kayak halal-haram seperti itu,” papar Margiono. “Masyarakat agar bisa membaca. Yang tidak memenuhi kompetensi nanti tidak ada cap ‘halal’. Bapak Presiden senang dengan upaya ini,” imbuhnya. Dia menambahkan, saat ini banyak perusahaan media yang tidak memenuhi standar-standar jurnalistik serta standar perusahaan. “Ini untuk meminimalisir banyaknya perusahaan pers yang tidak memenuhi standar,” ujarnya. Dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional yang akan berlangsung di Palembang 9 Februari nanti, akan diresmikan 4 sekolah jurnalistik di Indonesia yang berlokasi di Jakarta, Semarang, Ujung Pandang, Samarinda, Palembang dan Riau.(dtc)

Seramp ang erampang - Meunan chit - He... he... he... Waspada/Rahmad F Siregar

TEWAS : Petugas RSUD Tanjungbalai, memeriksa jenazah wanita jompo asal Labuhanbatu, Selasa (27/1).


Berita Utama

2 Korban Kebakaran ... tempat keluarga,” sebut seorang korban seraya menambahkan permintaan itu telah disampaikan kepada Bupati Husin Yusuf yang meninjau lokasi Selasa pagi. Sedangkan dalam jangka panjang, mereka juga meminta Bupati Husin Yusuf memasilitasi kridit lunak melalui bank, sehingga mereka dapat membangun rukonya secara permanen. Secara terpisah anggota Irwandas anggota DPRK Aceh Selatan dari daerah pemilihan II (Sawang-Meukek), juga mendesak Pemkab mencari solusi membangun kembali perumahan mereka.”Pemkab Aceh Selatan diminta menjalin kerjasama dengan pihak bhank dan merekomendasi pengusulan kridik lunak,” katanya. Selain itu, Irwandas juga berharap pemerintah benarbenar memerhatikan kesejahteraan para korban, baik di tenda pengunsi maupun yang menumpang di rumah-rumah warga terdekat. Terus Mengalir Sementara Camat Sawang melalui Sekcam Halizan Ismail, SE, menyebutkan aneka jenis bantuan dari berbagai pihak dilaporkan terus mengalir ke Posko Penanggulangan korban bencana kebakaran sejak pagi kemarin dan hari turun anggota DPR Aceh. Selain bantuan yang diantar Pak Bupati Husin Yusuf, Kata Halizan Pemkab Abdya juga telah menyalurkan bantuan berupa 1 ton beras dan 35 helai kain sarung. Bantuan itu berasal dari Bupati Akmal Ibrahim, SH, diantar Drs. M. Hanafiah AK, SH, MM selaku Kadis Sosial dan Tenaga Kerja. Menurut Halizan, warga desa dalam kecamatan Sawang juga menaruh perhatian dengan menyumbang beras dan uang tunai Rp14.106.000, mi instan, ikan basah dan pakaian bekas. Demikian pula gabungan mahasiswa yang dimotori HMI juga membuka posko keliling di Tapaktuan, guna menggalang dana membantu para korban musibah tersebut.(b19)

Polisi Geledah Rumah ... terus diuber untuk mengembangkan kasus tersebut. Nilai barang haram yang disita diperkirakan lebih dari Rp60 juta. Polisi menjelaskan, pada hari Minggu, (24/1) sekitar pukul 13.00, pihaknya menjebak tersangka dengan berpura-pura menjadi pembeli. Melalui telefon, AA menetapkan lokasi transaksi di Gang Bidan, hanya beberapa puluh meter dengan rumah orang tuanya. Ketika polisi tiba di Gang Bidan, ternyata AA tidak berada di sana . Tersangka hanya mengutuskan seorang rekannya untuk mengecek sebelum tarnsasksi Polisi kemudian menangkap rekan korban yang kemudian diamankan sebagai saksi untuk menunjukkan keberadaan AA yang merupakan tenaga honorer di salah satu instansi pemerintah daerah setempat. Ketika polisi dan saksi tiba di rumah orang tua tersangka di Lorong Tengku Gambang, AA tidak berada di rumah. Selanjutnya polisi meminta orang tua tersangka untuk membuka kamar AA. “Di dalam lemari di kamarnya kita temukan sabu-sabu,” jelas Kasat Reskrim. Kemudian sanksi dan barang bukti dibawa ke Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut. (b17)

Awas, Ada Oknum ... bidang SDM dan pengembangan daerah. Modus mereka biasanya mengaku melakukan investigasi, meminta data ke pemerintah daerah setempat dan ujungujungnya meminta sejumlah uang. “Saya ingin agar jajaran Pemda di seluruh Indonesia bisa mewaspadai kemungkinan adanya pihak yang tak bertanggungjawab dan melakukan hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan staf khusus presiden,” tegasnya.

Mayoritas Lindungi ... Malaysia bisa diatasi oleh komunitas agama lokal. Serangan terhadap gereja dipicu oleh pencabutan larangan penggunaan kata “Allah” oleh Pengadilan Tinggi kepada kelompok minoritas. “Umat Kristen di negara yang menggunakan bahasa Arab, tidak tahu kata kata lain untuk menyebut Tuhan, maka mereka pakai kata ‘Allah’,” kata Vendley. Vendley juga menekankan agar media tidak hanya mengangkat hubungan antar agama dari sisi buruknya. “Konflik dan kontradiksi agama, itu yang diberitakan media. Namun di tempat lain di mana ada persahabatan, toleransi antar agama, saling melindungi satu sama lain, itu tidak diberitakan,” katanya. Dengan hanya memberitakan konflik antar agama, pemeluk agama lain yang tidak mengenal agama yang disinggung, hanya menerima dan menelan informasi tersebut mentah-mentah, bahkan menganggap buruk agama tersebut.(VIVAnews)

Madu Lebah ... saat minum madu. Begitu juga untuk orang dewasa. Bila diminum secara teratur, stamina tubuh akan terjaga. Bila anda luka bakar segera oleskan sedikit madu. Madu juga berguna untuk orang-orang yang sakit lambung, TBC, sesak nafas, radang paru-paru, radang otak, lever, pengerasan pembuluh darah, tumor dan masih banyak lagi. Berbagai macam vitamin terdapat dalam madu. Pengobatan dengan minum madu juga tidak ada efek samping, asal saja madunya itu yang asli. Awas banyak penjual madu yang curang, mereka mencampuri gula aren sehingga tidak asli lagi. Mungkin mereka ingin banyak untung. Madu yang asli benar-benar mustajabah. Waktu musim haji yang lalu, seorang jamaah asal Kota Banda Aceh kambuh penyakit lambungnya, kondisinya sudah sangat lemah, apalagi tidur dalam alam terbuka di Muzdalifah. Kebetulan seorang teman yang lain dalam tas kecilnya membawa sebotol madu Arab. “Coba minum madu ini?” ujarnya. Teman yang sakit tadi langsung minum kira-kira satu sendok makan. Masyaallah luar biasa, pelan-pelan angin lambungnya berkurang dan sembuh. Lebah yang digelar ‘arsitek’ ahli membangun sarang memang jenis binatang yang cerdas. Sarang dibuat Jawaban Problem Catur, begitu sempurna, berbentuk TTS Dan Sudoku segi enam dan padat dengan garis jejaring, tanpa sedikitDari Halaman Sport. pun celah atau kekurangan dalam rancangan bangunan Jawaban Problem Catur: rumahnya itu. Lebah sangat pandai memilih makanan 1. ......., Gxg2+. dan minumannya, mereka mengisap sari bunga terten2. RxG, Be2+. tu, meminum air embun 3. Rf1, Mf2+mat. yang tersimpan dalam celah-celak kelopak bunga. Jawaban TTS: Sengatan lebah yang mengandungbisa(racun)ternyata TTS Topik Olahraga dapat disembuhkan juga F I F A S P E R U G I A dengansengatanlebahlainnya. F A S U Tetapi hal ini harus ditangani R L T R S A I B R A H I M O V I C oleh para halinya. Zaman sekaM A R K H G R C rang bisa atau racun lebah diS A S E A H gunakan untuk pengobatan T O S S K I P E R W E penyakit kulit, misalnya eksim, E A F A L E panau, kudis, gatal-gatal dan L A W N T E N N I S R A U L A Y Y D E D sebagainya. Masalah ini jaA T A O E I A ngan dipraktekkan sendiri, M C L A R E N M E D A N tetapi tanyakan pada dokter N U E T atau ahli lebah. M E L B O U R N E Rasulullah SAW mengiR O S S I S R I O baratkan orang mukmin seJawaban Sudoku: perti lebah. Bila lebah mencari rezeki mereka pilih yang 1 3 8 2 9 4 5 7 6 baik-baik, bila membuat sa2 7 5 8 3 6 9 4 1 rang di dahan kayu, tidak 4 6 9 5 7 1 3 8 2 akan merusak kayu tersebut. Bila si lebah diganggu, 7 1 4 3 8 9 6 2 5 mereka kompak membela 8 5 3 7 6 2 1 9 4 diri. Lebah berani membela 9 2 6 4 1 5 8 3 7 komunitasnya. Setia kepada pemimpinnya, tetapi lebah 8 4 3 1 9 5 7 2 6 juga jinak dengan manusia 6 9 7 1 2 8 4 5 3 bila manusia mengerti pera5 8 2 6 4 3 7 1 9 saan lebah. 1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

Mogok Guru Berlanjut SIGLI (Waspada): Mogok mengajar puluhan guru Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Laweueng, Kec. Muara Tiga, Kab. Pidie berlanjut. Mereka kembali mengajar bila kepala sekolah (Kepsek) diganti. Amatan Waspada, Rabu (27/1) gedung sekolah yang berdiri megah dibangun berkat bantuan karyawan PT. Samsung, Korea yang terletak di Desa Sagoe, Kec. Muara Tiga tersebut terlihat sepi. Tidak ada aktivitas belajar mengajar sejak delapan hari lalu. Bahkan tiang bendera yang terletak di tengah-tengah halaman gedung sekolah itu tidak lagi berkibar bendera sang Saka Merah Putih. Beberapa ekor kambing dan butirbutir hitam kotoran hewan berserekan di atas teras kelas sekolah itu. Tidak ada satu orang pun terlihat siswa maupun dewan guru yang tinggal di sekolah itu. “Kami tidak tahu pak, mengapa anak-anak yang biasa-

nya ramai datang ke sekolah, malah sekarang tidak ada yang muncul lagi. Demikian juga dengan dewan guru dan kepala sekolah,” kata beberapa warga yang ditanya Waspada, Rabu (27/1). Camat Muara Tiga Azhari Yacob yang ditemui Waspada, Rabu (27/1) di ruang kerjanya mengaku tidak mengetahui penyebab mogoknya guru hingga menyebabkan proses belajar mengajar terhenti. “Tidak ada laporan sama saya. Saya baru tahu, tadi pagi setelah membaca koran,” katanya. Menurut dia, mestinya dewan guru tidak perlu mogok belajar, karena akan berakibat fatal kepada siswa, terlebih siswa kelas tiga yang tidak akan lama lagi mengikuti ujian nasional (UN). “Kita prihatin, karena tidak lama lagi siswa kelas tiga akan mengikuti UN. Sekarang saya sudah meminta pegawai untuk mengecek penyebab terjadinya mogok guru tersebut,” katanya. Saling Tuding Wakil Kepala MAS Tgk

Chik Di Curee, Mauara Tiga M. Yusuf kepada Waspada, kemarin mengungkapkan terjadinya mogok dewan guru disebabkan kepala sekolah menuduh dirinya telah menghabiskan dana Biaya Operasional Manajemen Dan Mutu (BOMM) senilai Rp12 juta. Padahal, ia mengaku bahwa dana tersebut tidak digunakan untuk pribadi melainkan digunakan sesuai kegunaan. “Makanya dewan guru meminta kepala sekolah dicopot, baru mereka mau lagi mengajar.” Sementara Kepsek Nasron, kepada Waspada kemarin mengatakan, dirinya tidak menuduh Wakepsek telah mengambil dana untuk kepentingan pribadi. Namun ia meminta Kepsek untuk membuat rincian kemana saja dana itu digunakan. Sebab kata Nasron, sejak dirinya sakit keras, Wakepsek yang mengelola dana tersebut. “Apa saya salah bila meminta beliau membuat rincian. Sebab dana tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.(b20)

Pembahasan RAPBK Pidie Molor Lagi SIGLI (Waspada) : Rencana Pembahasan RAPBK tahun 2010 Pidie yang akan dilaksanakan pihak anggota DPRK setempat kembali molor, setelah pihak Pemkab Pidie belum menyerahkan dokumen RAPBK kepada dewan. Sejumlah anggota DPRK Pidie kepada Waspada, Rabu (27/1) mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan atas ketidaksiapan jajaran eksekutif alias Pemkab Pidie, sehingga berlarut-larutnya jadwal pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (RAPBK). Padahal, semula dewan telah merencanakan pembahasan RAPBK 2010 itu bisa dilaksanakan paling lambat pada Desember 2009 lalu. “Tapi, ternyata pihak eksekutif tidaqk siap mengajukan dokumennya. Kemudian kita jadwalkan kembali, RAPBK 2010 itu dapat dibahas pada Januari 2010, tapi lagi-lagi molor, karena hingga hari ini, Rabu (27/1) belum diajukannya dokumen dimaksud,” kata seorang anggota dewan. Wakil Ketua DPRK Pidie,

Hj. Cut Nursulaili kepada wartawan mengatakan, Pihak DPRK hingga kini belum menerima dokumen RAPBK tahun 2010 untuk dilakukan pembahasan. “Kita berharap dokumen RAPBK segera diserahkan agar bisa cepat dibahas. Ini semua demi cepatnya proses pengesahan penggunaan anggaran,” ujarnya. Sekdakab Pidie, M. Iriawan, SE selaku ketua Panitia anggaran (Panggar) eksekutif mengaku dokumen RAPBK diserahkan akhir Januari 2010 ini. “Kita rencanakan akan diserahkan dukumen pada tanggal 31 Januari 2010, sehingga pembahasanya bisa dimulai pada awal Pebruari 2010 mendatang,” katanya. Menurut Sekdakab Pidie, M. Iriawan, SE, Panggar eksekutif sudah melakukan tahapan penyelesaian dokumen dengan total anggaran tahun 2010 senilai Rp541 miliar. “Insya Allah akhir bulan ini dokumen RAPBK 2010 akan kita serahkan ke dewan, ‘ujar Sekretaris daerah Kabupaten (Sekdakab) Pidie kepada Waspada, Rabu (27/1).

Sekda menjelaskan, pihaknya sangat hati-hati dalam melakukan penghitungan anggaran yang disesuaikan dengan kebutuhan. Hal itu dilakukan untuk menghindari kecolongan seperti tahun lalu. “Pengalaman tahun lalu membuat kita harus hati-hati membuat penyusunan,” ujarnya. Pihaknya mengaku sulit melakukan kebijakan di luar kebutuhan ril karena 85 persen dari RAPBK tahun 2010 itu terkuras untuk belanja pegawai. Karena itu, sekda mengaku lebih baik tidak tergesa-gesa menyerahkan RAPBK untuk dibahas dewan. “Daripada cepat, tetapi akibatnya tidak tercover kebutuhan,” ujarnya beralasan. Untuk tahun ini, kata Sekda, ada kenaikan dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp8 miliar, sehingga totalnya DAU Rp425 miliar, sedangkan tahun lalu besar DAU Rp417 miliar. “Kalau untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun ini sebesar Rp.46 miliar. Meski kenaikannya tidak terlalu mempengaruhi , namun ada perubahan,” jelasnya.(b21)

Korban Penyerobotan ...

hak masyarakat penerima. “Masyarakat bisa melaporkannya kepada polisi karena itu telah menjurus ke kasus kriminal,” kata Bukhari pada pertemuan dengan perwakilan korban. Terkait laporan masyarakat korban yang didapat dari Kepala Desa Mireuk Lam Reudeup, Bupati Aceh Besar telah mengeluarkan instruksi hak kepemilikan sebesar 20 persen, dari jumlah keseluruhan 323 unit rumah relokasi untuk masyarakat Desa Mireuk. Bukhari membantah dirinya tidak pernah mengeluarkan intruksi apapun untuk masyaHE Sidauruk membenarkan kejadian itu. “ Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, dan kita pun juga sedang berupaya menghubungi keluarganya di Labuhanbatu, apakah mereka meminta dibawa ke rumahnya, atau dikebumikan di Tanjungbalai,” kata Sirait. (a37)

rakat Mireuk tinggal di rumah relokasi tersebut. “Saya tidak pernah mengeluarkan instruksi apapun, hanya saya pernah mengajukan permohonan kepada pihak BRR dan ADB untuk memberikan 20 persen rumah kepada masyarakat Mireuk Lam Reudeup, namun tidak direalisasikan. Alasan pihak BRR, warga Mireuk Lam Reudeup tidak termasuk dalam data verifikasi BRR,” ujarnya. Dalam penyelesaian kasus ini, Bukhari mengharapkan ada keterlibatan Pemerintah Provinsi dalam penyelesaiannya karena kasus ini melibatkan antar wilayah. Penerima rumah relokasi adalah warga Kota Banda Aceh dan posisi relokasi itu masuk dalam wilayah Aceh Besar. Bupati meminta dalam penyelesaian permasalahan ini secara musyawarah dan mufakat tanpa ada tindakan yang dapat merugikan semua pihak.(b02)

laskan Bareskrim menyimpulkan memang kasus Bank Century terdapat tindak pidananya pada masalah administrasi. Usul Dalami Anggota Panitia Angket Kasus Bank Century dari Fraksi PKS Andi Rahmat, Rabu kemarin, mengusulkan Panitia Angket mendalami testimoni tertulis mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji. “Saya cukup terkejut ketika membaca testimoni tertulis itu, tapi ada konteks yang perlu didalami dari pengakuan itu,” kata Andi. Andi menilai, sebagian besar informasi yang dituliskan Susno dalam testimoni itu tergolong datar tapi ada informasi menarik yang perlu didalami yakni soal hasil penyelidikan sementara Bareskrim Polri yang menyebutkan kasus Bank Century tidak menjadi prioritas penyelidikan Polri karena pertimbangan situasi politik saat itu. Namun pada bagian akhir testimoni itu, kata dia, ada pernyataan yang menyebutkan tidak sulit untuk mengusut kasus “bailout” ke Bank Century. “Ini menarik untuk didalami karena Panitia Angket su-

dah bekerja lebih dari sebulan tapi informasi masih belum lengkap,” kata anggota DPR dari Fraksi PKS ini. Menurutnya, pernyataan Susno dalam testimoni tertulis itu menjadi masukan berharga dan sangat membantu tugas Panitia Angket dalam menyelesaikan kasus Bank Century. Sebaliknya, anggota Panitia Angket Kasus Bank Century Anas Urbaningrum memandang Panitia Angket jangan menambah persoalan menyusul testimoni tertulis Susno Duadji, tapi merekomendasikan langsung ke pihak terkait. “Isi testimoni itu masuk dalam wilayah hukum sehingga menjadi domain lembaga hukum yakni Polri,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR ini. Dia juga mengatakan, Panitia Angket tidak perlu menindaklanjuti testimoni itu dan tetap mengungkapkan kasus Bank Century sesuai dengan tema yang telah disepakati. Wakil Ketua DPR Anis Matta mengatakan, testimoni itu menjadi masukan berharga bagi Panitia Angket Kasus Bank Century DPR. “Pernyataan tertulis itu bisa memperjelas persoalan Bank Century,” katanya.

yang dihadapi masyarakat korban tsunami yang diserobot rumah, bukan kewenangan Bupati Aceh Besar karena pemerintah kabupaten hanya memasilitasi, tidak ada kewenangan membagi rumah, pembagian itu wewenangnya pihak yang membangun rumah yaitu, Asian Development Bank (ADB). Masyarakat korban penyerobotan yang telah mempunyai sertifikat kepemilikan lengkap dari pihak ADB sesuai hasil verifikasi yang dikeluarkan BRR, maka itu adalah

Dua Bulan Mencari ... mempersiapkan fardu kifayahnya, jika jenazahnya disemayamkan di daerah kami,” jelas Agus. Kapolres Tanjungbalai AKBP Puja Laksana melalui Perwira Humas AKP Lukman Sirait di dampingi Kanit Reskrim Polsek Teluk Nibung Iptu

Polri Sudah ... testimoni itu merupakan penilaian atau perkiraan probadi Susno. Ito juga menyampaikan pesan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang menyatakan tidak mempermasalahkan catatan Susno itu, namun berharap testimoni itu menjadi isu baru yang berkembang di masyarakat. “Padahal masalah (Bank Century) sudah lama selesai, penyidikan Polri sudah optimal,” ujarnya seraya menambahkan jika ada hal lain yang baru terkait kejahatan Bank Century maka Polri akan menindaklanjutinya. Ito juga mengungkapkan, sudah mengumpulkan semua staf dan pejabat direktur Bareskrim untuk membahas santernya catatan Susno tersebut, namun menyimpulkan isu itu tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. “Kita bicara berdasarkan fakta yang ada, semua penyidik sudah menggelar apa yang sudah dilakukan selama ini,” kata Ito. Berdasarkan penyelidikan dan penyidikan, Ito menje-

Waspada/Muhammad Riza

SEPI: Mogok guru Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Tgk. Chik Dicuree berlanjut. Tampak gedung sekolah itu sepi, Rabu (26/1).

Ketua BRA Aceh Timur:

Surat Protes Bantuan BRA Tidak Sah IDI, Aceh Timur (Waspada): Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Kabupaten Aceh Timur, Tgk Ahmadi Mustafa, mengklaim surat pernyataan protes yang diteken puluhan warga Gampong Baro Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, terkait penyaluran rumah bantuan yang tidak tepat sasaran, tidak sah karena banyak tanda tangan palsu. “Berdasarkan hasil penelusuran petugas kami di lapangan, tanda-tangan di surat pernyataan tersebut banyak yang dipalsukan. Ini jelas-jelas melanggar hukum dan secara otomatis menunjukkan surat itu tidak sah,” tulis Tgk Ahmady via pesan singkat, kemarin petang, menanggapi pernyataan Razali Hamid, 37,salah seorang warga Desa Gampong Baro yang mengaku ikut menandatangani surat protes itu, sebagaimana dilansir Waspada, edisi Rabu 27 Januari 2010. Pada kesempatan itu, Ahmadi juga mengkritisi keputusan Razali Cs yang langsung mengemukan permasalahan tersebut ke sejumlah media massa, sementara pihak BRA Aceh Timur sendiri belum pernah menerima komplain apapun dari masyarakat terkait persoalan dimaksud. Seharusnya, kata Ahmadi, pihak Razali Cs melakukan komplain dulu ke BRA secara resmi setelah itu baru berbicara ke pihak lain, termasuk wartawan. “Langkah Razali Cs yang langsung mengeluarkan pernyataan di media massa soal dugaan rumah bantuan BRA salah sasaran, tidak tepat karena sebelumnya belum ada seorang pun pihak masyarakat yang menyampaikan komplain ke pihak kami. Tanda tangan dalam surat protes itupun banyak palsu,” demikian Ketua BRA Aceh Timur Tgk Ahmadi Mustafa. Sementara Razali Hamid

yang dikonfirmasi ulang via telefon, membantah keras tandatangan dalam surat protes itu ada yang palsu. “ Jika pihak BRA kurang yakin. Silakan turun ke kampung kami untuk mengecek langsung pada masyarakat. Saya siap dengan segala konsekuensi hukum jika fakta di lapangan bertolak belakang atau tidak sesuai dengan laporan yang kami sampaikan,”tandasnya. Sebagaimana diwartakan sebelumnya, Sedikitnya 39 warga Desa Gampong Baro Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, sepakat meneken surat pernyataan protes terkait penyaluran satu unit rumah bantuan dari Badan Reintegrasi Aceh (BRA) untuk salah seorang warga desa itu yang dinilai tak tepat sasaran. “Rumah itu diberikan untuk Nurhadzami, 55, mertua kepala desa. Padahal, rumah

yang bersangkutan tidak pernah dibakar atau dirusak pada masa konflik. Ini jelas tak tepat sasaran dan merugikan orang-orang yang benar-benar berstatus korban konflik,” kata Razali Hamid, 37, mewakili puluhan warga peneken surat protes, saat ditemui wartawan di Desa Gampong Baro, Selasa (26/1) siang. Razali menegaskan, pihaknya sangat keberatan dengan kenyataan tersebut. Bahkan, ia menilai proses pendataan Nurhazhami sebagai salah seorang korban konflik sarat manipulasi dan KKN. Karena itu, pihaknya mendesak BRA segera memverifikasi ulang data penerima rumah bantuan, khusus di Desa Gampong Baro, supaya tidak ada pihak yang merasa dirugikan dan bantuanpun benar-benar diterima oleh orang yang berhak. (cmus)

Bekukan KPAID ... oleh pemerintah di Aceh. KPAID mutlak diperlukan untuk mengawasi kinerja BP3A,” ungkapnya. Norma juga menyatakan, KPAID adalah lembaga independen yang berwenang mengawasi dan mendesak dinas atau badan-badan di pemerintah daerah dalam mengurus masalah anak. “Hanya KPAID yang berhak menegur SKPA jika ada pihak yang tidak serius menangani masalah anak,” sambungnya. Sementara itu, Taufik Riswan dari Koalisi Advokasi Pemenuhan Hak Anak Aceh (KAPHA), mengungkapkan kekhawatirannya jika KPAID dibekukan maka akan menambah persoalan dalam upaya mencegah dan menangani permasalahan anak yang terjadi di Aceh. Dia mengatakan, banyak hal telah dilakukan KPAID Aceh dalam melindungi anak di daerah itu, meski diakuinya belum maksimal. “Saya pikir yang diperlukan sekarang evaluasi, bukan dibubarkan,” kata Taufik. Pada kesempatan itu, Taufik Riswan juga mengungkapkan, ada 58 kasus anak yang kini masih ditangani KPAID Aceh, di antaranya terkait trafficking, penelantaran anak dan pelecehan seksual. “Kalau KPAID Aceh dibubarkan, siapa yang akan melanjutkan masalah ini nanti,” ujarnya setengah bertanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Pembekuan KPAID Aceh tertuang dalam surat keputusan yang ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Aceh Husni Bahri TOB atas nama Gubernur Aceh, tanggal 20 Januari 2009.(b09/b07)


Berita Utama

2 KPK Periksa Mantan Direktur Pengawas BI JAKARTA (Antara): Tim penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, memeriksa mantan Direktur pada Direktorat Pengawasan Bank I Bank Indonesia (BI), Zainal Abidin, terkait dengan kasus Bank Century. “Yang bersangkutan dimintai keterangan dalam rangka penyelidikan kasus Bank Century,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi ketika ditanya wartawan di Jakarta, Rabu(37/1). Namun demikian, Johan tidak menjelaskan substansi pemeriksaan karena masih dalam tahap penyelidikan. Selain Zainal Abidin, tim penyelidik KPK juga memeriksa Direktur pada Direktorat Penelitian dan Pengaturan pada Bank Indonesia, Halim Alamsyah. Zainal Abidin diduga mengetahui kronologi pengucuran uang BI kepada Bank Century dalam bentuk Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP). Pengucuran FPJP berawal ketika Bank Century mengajukan permohonan reposisi aset kepada BI pada Oktober 2008 sebesar Rp1 triliun karena mengalami kesulitan likuiditas. Namun, menurut audit Badan Pemerisa Keuangan (BPK), BI memproses permohonan itu sebagai permohonan Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP). Pada saat permohonan itu diajukan, rasio kecukupan modal (CAR) Bank Century adalah 2,35 persen. Padahal, peraturan BI nomor 10/ 26/PBI/2008 menyatakan sebuah bank harus memiliki CAR minimal delapan persen untuk mengajukan permohonan pendanaan. Pada 14 November 2008, BI mengubah PBI tersebut sehingga bank yang memiliki CAR positif bisa mengajukan permohonan. Padahal, menurut BPK, saat itu hanya Bank Century yang rasio keucukupan modalnya di bawah delapan persen. Baru-baru ini, Zainal diberhentikan dari

jabatannya sebagai Direktur pada Direktorat Pengawasan Bank I BI. Pemberhentian itu diduga karena Zainal menolak perubahan PBI tersebut. Namun demikian, BI tetap mencairkan FPJP kepada Bank Century secara bertahap sejak 14-18 November 2008 hingga mencapai Rp689 miliar Pada bulan yang sama, Bank Century juga menerima kucuran dana Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga mencapai Rp6,7 triliun. Pengucuran dana LPS itu bermula pada 20 November 2008, ketika BI melalui Rapat Dewan Gubernur menetapkan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. Keputusan itu kemudian disampaikan kepada Menteri Keuangan selaku Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) melalui surat rahasia nomor 10/232/GBI/Rahasia tanggal 20 November 2008. Kemudian KSSK mengadakan rapat pada 21 November 2008 dini hari. Rapat dimulai pukul 00.11 WIB dan dilanjutkan dengan rapat tertutup pada pukul 04.00WIB sampai 06.00WIB. Berdasar audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), rapat tertutup itu dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai Ketua KSSK, Raden Pardede selaku Sekretaris KSSK, dan dan Gubernur BI Boediono sebagai anggota KSSK. Rapat itu kemudian ditindaklanjuti dengan rapat Komite Koordinasi yang dihadiri oleh Ketua KSSK, Gubernur BI, dan Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Peserta rapat sepakat menyatakan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik dan menyetujui aliran dana penanganan Bank Century melalui LPS. BPK berkesimpulan, BI tidak memberikan data mutakhir mengenai kondisi Bank Century sehingga terjadi peningkatan biaya penanganan Bank Century dari semula sebesar Rp632 miliar menjadi Rp6,7 triliun.

Prof Dibyo Meninggal Bukan Karena Hilangnya Uang Rp 16M Di Bank Century YOGYAKARTA (Antara): Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menegaskan, Rektor Prof Dibyo Prabowo meninggal karena penyakit jantung dan bukan bunuh diri terkait hilangnya uang Rp16,6 miliar yang diinvestasikan di PT Antaboga Sekuritas, Bank Century. “Kami menegaskan bahwa rektor kami bukan meninggal karena bunuh diri seperti yang diberitakan dalam sebuah situs warta digital, tetapi beliau meninggal karena penyakit jantung setelah dirawat di RS Panti Rapih Yogyakarta selama 10 hari. Beliau meninggal pada 19 Agustus 2009,” kata Rektor UAJY Agus Margono di Yogyakarta, Rabu (27/1). Menurut dia, jika meninggalnya Prof Dibyo dihubungkan dengan kasus Bank Century, hal tersebut tidak tepat karena pihak rektorat sama sekali tidak bertanggung jawab terhadap hilangnya uang tersebut. “Pihak yang bertanggung jawab terhadap uang tersebut adalah yayasan karena yayasan yang menginvestasikan uang tersebut di Bank Century,” lanjutnya. Agus bahkan menyatakan, dengan disebutkannya kerugian Yayasan Slamet Riyadi Yogyakarta (YSRY) yang mengelola uang untuk UAJY justru menguntungkan perguruan tinggi karena akan membuka mata pemerintah untuk turut membantu menyelesaikan masalah kehilangan uang tersebut. “Selama ini, belum ada perhatian dari pe-

merintah bahwa ada yayasan yang menaungi sebuah lembaga pendidikan yang juga dirugikan Bank Century,” katanya. Yayasan, lanjut dia, tetap akan melakukan upaya terbaik agar dana tersebut bisa kembali karena dana tersebut ditujukan sebagai dana abadi yayasan yang dapat digunakan sewaktuwaktu apabila universitas mengalami masalah. “Apalagi sekarang, persaingan antara universitas semakin tinggi,” katanya. Ia menyatakan, sebelum diinvestasikan di PT Antaboga Sekuritas, dana tersebut disimpan dalam bentuk deposito di Bank CIC. “Tetapi yayasan diminta oleh pihak bank agar mengalihkan dananya ke PT Antaboga, dan alasan serta prosesnya hanya diketahui yayasan serta pihak bank,” katanya. Namun demikian, ia menegaskan, kehilangan uang yang cukup besar tersebut tidak akan mempengaruhi kegiatan belajar mengajar di kampus dan fasilitas untuk mahasiswa. Begitu pula dengan pembayaran gaji dosen serta karyawan UAJY tidak akan mengalami hambatan karena seluruh kegiatan operasional di universitas dibiayai oleh SPP mahasiswa dan sebagian sumbangan pembangunan dari mahasiswa baru. “Sebagian sumbangan pembangunan mahasiswa baru juga masuk yayasan ditambah donasi lain. Tetapi uang tersebut dikelola secara transparan,” katanya.

Pemerintah Harus Sosialisasikan MDGs MEDAN (Waspada): Program Millenium Development Goals 2015 atau lebih dikenal dengan MDGs yang dijabarkan dalam Deklarasi Millenium pada saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Milenium di New York bulan Sep-tember 2000 dicanangkan dengan tujuan menghadapi tantangantantangan dunia global. Sekretaris-Jenderal Media Inititiave for Global Dialogue (MIGD), Avian Tumengkol, menilai penting perlunya sosialisasi tentang MDGs kepada masyarakat luas. Yang terpenting, pemerintah-pemerintah daerah di Indonesia harus memahami betul program ini. “Sudah waktunya Pemprovsu mulai mensosialisasikan latar belakang MDGs sekaligus tujuan globalnya. Dengan

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur: 1. ......., Gxg2+. 2. RxG, Be2+. 3. Rf1, Mf2+mat.

Jawaban TTS: TTS Topik 1

F

I

F

2

Olahraga 3

A F

A

R 7 9

8

A M A

R

S 12

T

R

L B

R A

K

O S U

M E

D

D

H

K

I

L

Y

M E

S

A

H

E

R

W

E

F

A

T

E

N N

L

I

L

C C

L I

R

E

I

A

N

E

T

B O U R

N E 23

S

S E

17

E A

R

I

O

Jawaban Sudoku: 1 2 4 7 8 9 3 6 5

3 7 6 1 5 2 4 9 8

8 5 9 4 3 6 1 7 2

2 8 5 3 7 4 9 1 6

9 3 7 8 6 1 5 2 4

4 6 1 9 2 5 7 8 3

5 9 3 6 1 8 2 4 7

7 4 8 2 9 3 6 5 1

cana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) hingga pada tahap pelaksanaannya. Menurut Begi Hersutanto, Direktur Eksekutif Indonesian Institute for Strategic Studies (IIES), di Jakarta, kepada Waspada mengatakan bahwa MDGs menstimulasi pembangunan nasional Indonesia khususnya di bidang pengembangan SDM (human development). Kata Begi, MDGs ditujukan kepada negara-negara berkembang seperti Indonesia, karena peningkatan human development memang perlu mendapatkan perhatian khusus demi menunjang proses pembangunan. “MDGs memang harus terus didukung oleh berbagai pihak tak hanya instansi dari pemerintah yang terkait langsung dengan delapan target MDGs, namun juga dari masyarakat sendiri serta pihak swasta dan lembaga donor,” kata analis bidang internasional ini. Delapan Tujuan Pembangunan Milenium (MGDs) termasuk Memberantas Kemiskinan dan Kelaparan, Mencapai Pendidikan Dasar Secara Universal, Mendorong Kesetaraan Jender & Pemberdayaan Perempuan, Menurunkan Angka Kematian Anak, Meningkatkan Kesehatan Ibu, Memerangi HIV/AIDS, Malaria, dan Penyakit Menular Lainnya, Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup dan Menjalin Kemitraan Global untuk Pembangunan.(m33)

PDIP Curigai ...

Keuangan (KSSK) hanya diputuskan oleh Boediono-Sri Mulyani”. Menurut dia, kasus Bank Century sangat ironis karena dari data hasil KSSK, semua jawaban pejabat BI simpang siur. “Kami menolak, jika ada istilah dikorbankan. Tapi, yang salah harus berkorban,” tegasnya. Menurut Tjahjo, sebaiknya seluruh dewan gubernur termasuk direktur-direktur yang terkait diberhentikan dan DPR memilih kembali melalui uji kelayakan. Dia uga mendesak KPK cepat mengambilalih penyelidikan kasus Bank Century karena dari hasil penelusuran Pansus sudah terlihat indikasi pelanggaran hukum dan penyalahgunaan wewenang.

10

D

O 20

U 21

R O S

I R

Y

A M C

A

E

A W N

19

N

I

S

G

16

N 22

P

R

M O V

A 15

T A

I S

L

5

U G U

11

S

R 6

H 13

A

A 18

E

T

E A

P S

A

E 14

I

4

S

demikian, selain masyarakat akan memahami tapi yang terpenting para kepala dinas menyadari pentingnya tujuan utama MDGs bisa tercapai tahun 2015 nanti,” jelas Avian. Tujuan utama dari program dunia ini, lanjut Pemimpin Redaksi Waspada Online itu, adalah untuk memastikan komitmen dunia melalui pemerintahnya masing-masing dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan di dunia. Ada delapan tujuan atau target yang ditekankan dalam MDGs berkaitan dengan proses pengentasan kemiskinan, pencapaian kesejahteraan dan kesehatan masyarakat serta pembangunan nasional di berbagai aspek. “Kalau pemerintah Indonesia betul-betul serius ingin berperan dalam MDGs, pemerintah-pemerintah daerah, khususnya tingkat kabupaten dan pedesaan, harus mulai sosialisasi dan menjalankan programnya dari sekarang. Lima tahun lagi tidak lama dibandingkan dengan tujuan yang ingin dicapai oleh dunia,” tegas Avian yang baru-baru ini meluncurkan program Corporate Social Responsibility & Development Initiative bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sejak disepakati, MDGs kini telah menjadi referensi penting bagi pembangunan di Indonesia. Hal ini terlihat dari tahap perencanaan yang sudah dicantumkan dalam Ren-

6 1 2 5 4 7 8 3 9

Dia menjelaskan, jika keputusan Pansus Bank Century menemukan indikasi tindak pidana, maka Pansus sebaiknya menyerahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau Kejaksaan. Menyinggung sikap PDIP jika terjadi kompromi dalam pengambilan keputusan Pansus Bank Century,Tjahjo menyatakan, PDIP bersama seluruh rakyat Indonesia akan menunjukkan hal yang sebenarnya. Dia menjelaskan, Pansus tidak akan membuat kesimpulan dengan indikasi mengorbankan siapapun, melainkan siapa bersalah dan bertanggung jawab atau kasus itu. “Komite Stabilitas Sistem

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

Dua Bulan Mencari Anaknya, Wanita Jompo Meninggal Di Tanjungbalai

Waspada/Iwan Has

Nurainun, ibu Nurul Aida sedang tunduk mencium peti jenazah almarhumah.

Jenazah TKI ... Malaysia, sementara kakaknya Nurul Aida bekerja di Malaka,” kata empat bersaudara pasangan Nurainun/alm. Mohammad Nur. Dia mendapat kabar meninggal kakaknya melalui telefon dari kampung, sehingga dia buru-buru balik agar dapat melihat jenazah kakaknya. “Yang saya tau, kakak saya mengalami luka-luka, gigi bagian depan rontok, mulut rusak berat dan bagian dada seperti terkena benda tumpul,” kata M. Nasir. Sementara itu Kepala BP3TKI Sumut H. Sumadi yang ikut menyambut kedatangan jenazah di Bandara Polonia Medan menyatakan, ke depan akan memperketat TKI berangkat bekerja ke luar negeri. “Kalau TKI berangkat mengantongi Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN) tidak ada masalah, berangkat dengan perusahaan resmi dan dijamin pemerintah kalau ada masalah di sana,” ujar Sumadi. Jaminan pemerintah jika TKI meninggal di luar negeri memperoleh bantuan lebih kurang Rp50 juta ditambah uang duka Rp5 juta, sementara dari perusahaan di luar negeri memperoleh bantuan Rp52 juta dan bantuan lainnya. Kalau berangkat tidak jelas perusahaannya, kata Sumadi, lebih baik tidak usah karena hanya memperoleh uang duka Rp 5 juta. Sementara Nurul Aida, katanya mungkin berangkat tidak resmi ke sana, kata Sumadi. Bersamaan dengan kedatangan jenazah Nurul, juga dipulangkan jenazah Irwan, TKI asal Air Joman Asahan yang meninggal Minggu (24/1), kata keluarganya Hilman Lintong. Isak tangis Isak tangis warnai tibanya jenazah Nurul Aida di rumah

LIRA Akan ... Gerakan Satu Putaran (GSP). LIRA telah memperoleh penghargaan Musium Rekor Indonesia (MURI) sebagai LSM terbesar (memiliki cabang di 33 Propinsi dan 393 Kabupaten Kota ) di Indonesia. Terkait dengan aksi memperingati 100 hari pemerintahan SBY-Boediono, Kamis, 28 Januari 2010, menurut Jusuf Rizal gerakan tersebut berdasarkan informasi intelijen LIRA akan diskenariokan bahwa

Hari Ini Presiden ... konstruksi, juga sudah dilaksanakan Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) dalam rangka penyusunan rencana pengelolaan lingkungan (RKL) oleh Bapedalda Sumut. “Proyek ini mampu menyerap 239 orang tenaga kerja baru. Keberadaannya sangat membantu pemerintah provinsi dalam mengurangi pengangguran,” sebut Eddy. Kehadiran PLTU Labuhan Angin sangat membantu mengatasi krisis listrik di Sumut. Saat ini daya mampu listrik Sumut sekitar 1.550 MW. Dalam kondisi beban puncak 995 MW sehingga cadangan listrik tersisa jauh dari di bawah cadangan aman. “Meski aman, tapi kata Pak Gubsu, masih banyak warga dan industri yang antre memohon pemasangan sambungan baru,” tukasnya. Usai meresmikan PLTU Labuhan Angin dari Banten, Presiden SBY akan menggelar video teleconference dan berdialog dengan Gubsu Syamsul Arifin. “Seperti kemarin,

Pendemo ... Menurut dia, demokrasi di Indonesia akan sehat, dewasa dan berguna bagi rakyat jika dijalankan secara konstitusional dan tidak boleh dijalankan dengan selera sendiri-sendiri. “Kalau selera sendiri-sendiri yang memandu, demokrasi kita akan jatuh ke jurang anarki. Dan anarki adalah ha-

TKI Tewas ... Polisi menduga kejadian tersebut berlatar belakang dendam. Selain itu dicurigai juga kemungkinan adanya perselisihan antar-etnis, yakni antara masyarakat Jawa dengan Madura. Di bedeng tempat tinggal

kediaman orangtuanya di Dusun X Desa Bogak Kec Tanjungtiram, Kab Batubara, Rabu (27/1) sekira pukul 20:00. Jenazah dibawa dengan menggunakan mobil ambulance BK 7635 QZ. ‘’Ho...anakku,’’ teriak Nurainun, ibu korban sambil menangis begitu sampainya jenazah almarhumah yang telah dipersiapkan di dalam peti tersebut. Nurainun beserta keluarga maupun pelayat tidak dapat melihat langsung kondisi jenazah yang berada didalam peti karena langsung dibawa ke Masjid Aceh Sepakat yang tidak jauh jaraknya dari rumah duka karena keburu untuk dikebumikan malam itu juga setelah dilakukan shalat jenazah. Keluarga korban berkeyakinan Nurul dianiaya selama bekerja sebagai PRT di negeri seberang tersebut. ‘’Kami tidak menerima perlakuan tersebut dan meminta pelakunya untuk dihukum’’ sebut Helmi abang almarhumah saat mengiringi menuju kepemakaman dengan penuh linangan air mata. Almarhumah yang sehariharinya akrab dipanggil Butet ini, menurutnya mempunyai paspor dan permit ijin kerja, berangkat ke Malaysia melalui seorang agen berinitial, Sy melalui Pelabuhan Teluk Nibung Tanjung Balai pada Pebruari 2009. Tiga bulan pertama di Malaysia Nurul sering memberi kabar melalui telefon kepada keluarga di kampung.Namun kebiasaan itu belakangan tidak ada lagi dan terakhir keluarga mendengar dirinya telah meninggal dunia dan hampir satu tahun berada di Malaysia. Nurul Aida lahir Tahun 1979, anak ketiga dari 4 bersaudara pasangan Nurainun dan Muhammad Nur penduduk Jalan Bogak Dusun X Desa Bogak Kec Tanjungtiram, Batubara. (m32/a11) LIRA dijadikan “tumbal” dalam suatu unjuk rasa yang tidak damai. Karena salah satu yang akan dijadikan sasaran adalah LIRA, maka LIRA beserta elemennya di seluruh Indonesia tidak akan turun untuk unjukrasa, tapi memberikan dorongan bagi pemerintahan SBY-Boediono agar terus melanjutkan pembangunan dan tetap memiliki komitmen yang kuat dalam pemberantasan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN). Pak Gub juga akan berdialog dengan Pak SBY lewat video teleconference,” papar Eddy. Kepala Bappeda Provsu, Riadil Akhir Lubis mengatakan, rencana pembangunan pembangkit listrik di Sumut yang ditarget selesai 2010, di antaranya, PLTA Asahan I berkapasitas 2 X 90 MW yang direncanakan diresmikan Maret 2010. Berikutnya PLTP Sibayak tahap II di Kab. Karo berkapasitas 10 MW. Kemudian, PLTU Kuala Tanjung 2 X 125 MW, PLTU Paluh Merbau, Kab. Deliserdang 2 X 150 MW, PLTU Sumut di Langkat 2 X 200 MW dan PLTP Sarulla I Kab. Tap.Utara 110 MW. Disebutkan Riadil, dari 4.833 desa di Sumut, sebanyak 4.390 desa berlistrik atau sekitar 85,09 %. Jumlah itu di atas rata-rata elektrifikasi nasional yakni sebesar 59,08 %. Sementara elektrifikasi Sumut sebesar 79 %. “Artinya ada sekitar 500.000 Kepala Keluarga (KK) di Sumut yang belum mendapat fasilitas listrik. Itulah sebabnya kita terus berjuang agar pembangunan pembangkit listrik dipercepat,” tandas Riadil. (m19) rapan bagi orang-orang yang diragukan kewarasannya. Itu jelas-jelas merupakan penyakit dan ancaman bagi demokrasi kita,” kata Anas. Ribuan massa merencanakan akan turun ke jalan untuk mengeritisi kinerja Presiden SBY selama 100 hari. Tanggal 28 Januari adalah 100 hari berjalannya pemerintahan SBYBoediono. mereka, polisi Malaysia menemukan sejumlah dokumen termasuk paspor milik orang yang diduga pelaku. Orang tersebut tidak sempat membawa dokumen yang dimiliki saat berupaya melarikan diri. Petugas memperkirakan pelaku masih bersembunyi tidak jauh lokasi pembunuhan.

TANJUNGBALAI (Waspada) : Setelah dua bulan mencari anaknya di Kota Tanjungbalai, akhirnya seorang wanita jompo meninggal di rumah warga yang ditumpanginya di Link I, Kel Beting Kwala Kapias, Kec Teluk Nibung, Senin (26/1) malam. Kematian Siti Asni, 80, warga Panai, Kab Labuhanbatu, dilaporkan pemilik rumah ke Kepala Lingkungan, dan dilanjutkan ke Mapolsek Teluk Nibung, baru kemudian jenazahnya dibawa ke RSUD Tanjungbalai untuk kepentingan visum, Selasa (27/1). Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan diduga penyebab kematiannya akibat penyakit. Pemilik rumah yang ditumpangi korban, Zainab, mengatakan kepada Waspada, dua bulan lalu korban datang

ke Tanjungbalai mencari anaknya bernama Zainab. “ Warga lalu membawanya ke rumahku, ternyata anaknya yang senama denganku sudah meninggalkan Tanjungbalai,” kata Zainab. Merasa kasihan dengan kondisi korban, lanjut Zainab, dia pun menyarankan untuk tinggal sementara bersamanya, apalagi korban sama sekali tidak tahu alamat tempat tinggalnya di Labuhanbatu. “ Memang sejak datang, dia sudah sakit-sakitan, dan ke kamar mandi saja harus dituntun. Puncaknya, tadi malam dia meninggal, dan kejadian itu langsung kulaporkan ke Kepala Lingkungan,” kata Zainab. Kepala Lingkungan I Kel. Beting Kwala Kapias, Agus Salim, menjelaskan, keberadaan Siti Asni sudah pernah

dilaporkan warga, dan ditindaklanjuti dengan mencari keluarganya di Labuhanbatu, tapi tidak berhasil. “ Kami sudah berusaha mencari keluarganya, tapi tak berhasil. Sebab itu, kami sudah mempersiapkan fardu kifayahnya, jika jenazahnya disemayamkan di daerah kami,” jelas Agus. Kapolres Tanjungbalai AKBP Puja Laksana melalui Perwira Humas AKP Lukman Sirait di dampingi Kanit Reskrim Polsek Teluk Nibung Iptu HE Sidauruk membenarkan kejadian itu. “ Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, dan kita pun juga sedang berupaya menghubungi keluarganya di Labuhanbatu, apakah mereka meminta dibawa ke rumahnya, atau dikebumikan di Tanjungbalai,” kata Sirait. (a37)

Polri Sudah ...

da masalah administrasi. Usul Dalami Anggota Panitia Angket Kasus Bank Century dari Fraksi PKS Andi Rahmat mengusulkan Panitia Angket mendalami testimoni tertulis mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji. “Saya cukup terkejut ketika membaca testimoni tertulis itu, tapi ada konteks yang perlu didalami dari pengakuan itu,” kata Andi di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (27/1). Andi menilai, sebagian besar informasi yang dituliskan Susno dalam testimoni itu tergolong datar tapi ada informasi menarik yang perlu didalami yakni soal hasil penyelidikan sementara Bareskrim Polri yang menyebutkan kasus Bank Century tidak menjadi prioritas penyelidikan Polri karena pertimbangan situasi politik saat itu. Namun pada bagian akhir testimoni itu, kata dia, ada pernyataan yang menyebutkan tidak sulit untuk mengusut kasus “bailout” ke Bank Century. “Ini menarik untuk didalami karena Panitia Angket sudah bekerja lebih dari sebulan tapi informasi masih belum lengkap,” kata anggota DPR

dari Fraksi PKS ini. Dia mengatakan, pernyataan Susno dalam testimoni tertulis itu menjadi masukan berharga dan sangat membantu tugas Panitia Angket dalam menyelesaikan kasus Bank Century. Sebaliknya, anggota Panitia Angket Kasus Bank Century Anas Urbaningrum memandang Panitia Angket jangan menambah persoalan menyusul testimoni tertulis Susno Duadji, tapi merekomendasikan langsung ke pihak terkait. “Isi testimoni itu masuk dalam wilayah hukum sehingga menjadi domain lembaga hukum yakni Polri,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR ini. Dia juga mengatakan, Panitia Angket tidak perlu menindaklanjuti testimoni itu dan tetap mengungkapkan kasus Bank Century sesuai dengan tema yang telah disepakati. Wakil Ketua DPR Anis Matta mengatakan, testimoni itu menjadi masukan berharga bagi Panitia Angket Kasus Bank Century DPR. “Pernyataan tertulis itu bisa memperjelas persoalan Bank Century,” katanya.

“Kecurangan dan kebocoran soal sering terjadi karena semua mau terlihat baik. Kepala daerah ingin kelulusan di daerahnya baik kemudian “memaksa “kepala sekolah mewujudkan itu sehingga akhirnya mereka melakukan apa saja supaya siswa-siswanya lulus UN,” katanya. Selain itu, kata dia, hasil UN juga tidak mencerminkan peta mutu pendidikan nasional yang sebenarnya. Catatan Rully menjelaskan, fraksifraksi yang setuju UN dilanjutkan menghendaki pemerintah melakukan beberapa hal dalam penyelenggaraan UN termasuk diantaranya memperkuat pengawasan agar tidak terjadi kebocoran soal dan kecurangan. Pemerintah, kata dia, juga harus memberikan sanksi jelas kepada pihak terkait di pusat dan daerah bila sampai terjadi kebocoran soal atau kecurangan dalam penyelenggaraan UN. “Sebaliknya, kalau bersih

ada penghargaan, apakah kepada bupati atau gubernur. Dan ada penanggung jawab penyelenggaraan yang jelas dari tiap tingkatan, mereka yang akan mengontrol,” katanya. Rully menjelaskan pula bahwa fraksi-fraksi di DPR belum puas dengan formula UN yang sudah ada sehingga panitia kerja akan melakukan evaluasi untuk memberikan masukan dalam penyusunan formula UN yang tepat. “Tapi kita juga memahami itu bukan persoalan yang sederhana. Tahun 2011 harus menggunakan formula baru, tapi bukan untuk 2010. Kita akan mengundang pakar dan melakukan simulasi,” katanya. Lebih lanjut Rully menjelaskan, pihaknya akan menyampaikan rekomendasi hasil rapat kepada Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh dalam rapat kerja pada Rabu malam. “Akan disampaikan ke Mendiknas. Kalau dilanjutkan ya anggaran harus ada. Kalau nggak ya nggak jalan,” katanya.

Ito juga menyampaikan pesan dari Kapolri, Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang menyatakan tidak mempermasalahkan catatan Susno itu, namun jangan menjadi isu baru yang berkembang di masyarakat. “Padahal masalah (Bank Century) sudah lama selesai, penyidikan Polri sudah optimal,” ujarnya seraya menambahkan jika ada hal lain yang baru terkait kejahatan Bank Century maka Polri akan menindaklanjuti. Ito juga mengungkapkan pihaknya sudah mengumpulkan para staf dan pejabat direktur di Bareskrim Polri terkait dengan santernya catatan Susno tersebut, namun hal tersebut tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. “Kita bicara berdasarkan fakta yang ada, semua penyidik sudah menggelar apa yang sudah dilakukan selama ini,” ucap Ito mengatakan. Berdasarkan penyelidikan dan penyidikan, Ito menjelaskan Bareskrim menyimpulkan memang kasus Bank Century terdapat tindak pidananya pa-

UN Tetap ... “Usulan PKS dan PDIP, UN tidak menjadi syarat kelulusan. Tidak mungkin. Karena nanti tidak ada upaya dari sekolah untuk meningkatkan mutu. Jadi tidak ada upaya sama sekali,” kata Rully. Anggota Panitia Kerja UN Komisi X DPR dari Fraksi PDIP Tb Dedi Suwandi Gumelar mengatakan pihaknya tidak setuju UN dilanjutkan sebelum pemerintah untuk meningkatkan sarana prasarana sekolah, mutu guru dan akses informasi bagi seluruh daerah. “Karena pengadilan memerintahkan kepada pemerintah menyelesaikan perbaikan itu sebelum menggelar UN,” katanya. Pemerintah harus akui Ia mengatakan pemerintah harus mengakui bahwa selama ini penyelenggaraan UN belum dipersiapkan dengan baik dan menimbulkan beberapa ekses negatif seperti kecurangan oleh sekolah maupun siswa.


WASPADA, Kamis 28 Januari 2010

3


Nusantara

4

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

Mensos Yakin 2011 Tidak Ada Lagi Anak Jalanan JAKARTA (Waspada): Menteri Sosial, Salim Segaf Al Jufri berani memastikan anak jalanan (anjal) tidak lagi ada pada 2011. Untuk itu, pemerintah akan mengupayakan mengikis jumlah anjal yang setiap tahun meningkat. Data Kementerian Sosial menyebutkan, jumlah anak jalanan bukan berkurang tetapi bertambah banyak. Pada 2004 diperkirakan jumlahnya 80 ribu yang tersebar di 12 kota besar di seluruh Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Palembang, Bandung dan Semarang. “Sekarang terus meningkat jadi 230 ribu anjal. Penyebarannya pun tidak hanya di kota-kota besar, tapi sudah sampai tingkat kabupaten/ kota,” ujar Salim saat membuka Rapat Koordinasi Penanganan Anjal di tingkat Jakarta, Bogor, Depok,Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (27/1). Kaitannya dengan pendanaan, Kementerian Sosial sudah menganggarkan Rp248 miliar dari Rp3,4 triliun anggaran Kementerian Sosial secara keseluruhan untuk menangani pelayanan anak, khususnya anak jalanan. Jumlah itu untuk memberdayakan keluarga miskin dengan anakanak usia sekolah di dalamnya, termasuk memberdayakan rumah singgah yang kini dikelola masyarakat. Menurut Menteri, jumlah anggaran demikian tentu saja tidak cukup, mengingat begitu banyak persoalan terkait anak yang harus ditangani instansinya. “Untuk mewujudkan impian supaya tidak ada anak jalanan pada 2011 butuh

Antara

USUT TUNTAS CENTURY: Sejumlah orang yang berasal dari berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Rakyat Menggugat berunjukrasa di depan Gedung Departemen Keuangan, Jakarta, Rabu (27/1). Mereka menuntut pemerintah untuk segera menuntaskan kasus dana talangan Bank Century senilai Rp6,7 triliun dan menghukum pihak-pihak yang bersalah dalam kasus tersebut.

6 Terpidana Mati Siap Dieksekusi JAKARTA (Antara): Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan, enam terpidana mati siap untuk dieksekusi karena status hukumnya sudah inkrah atau tetap, kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Didiek Darmanto dalam jumpa pers soal Penanganan Perkara Tindak Pidana Umum (Pidum) dalam Program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, di Jakarta, Rabu (27/1). “Pada 2009, terdapat enam terpidana mati yang sudah final dan siap untuk dieksekusi,” kata dia. Ke enam terpidana mati yang siap dieksekusi itu, Meirika Franola (perkara narkotika), Gunawan Santosa alias Acin

(perkara narkotika), Bahar bin Matsar (perkara pembunuhan), Jurit bin Abdullah (perkara pembunuhan), Ibrahim bin Ujang ( pembunuhan) dan Suryadi Swhabuana (pembunuhan). Didiek menyebutkan, berdasarkan evaluasi dan inventarisasi per 31 Desember 2009 terdapat jumlah terpidana mati 112 orang, terdiri atas 43 orang yang belum menentukan sikap (peninjauan kembali dan grasi). “19 orang yang mengajukan grasi, 25 orang mengajukan upaya hukum PK, 17 orang yang mengajukan upaya hukum kasasi, dan delapan orang mengajukan upaya hukum banding,” katanya. Kemudian, selama 2009 terdapat dua terpidana mati yang meninggal dunia, yaitu,

Benged Siahaan yang meninggal 26 Mei 2009 karena sakit di LP Kelas I Cirebon. Edith Yunita Sianturi yang meninggal pada 6 April 2009 di LP Wanita Tangerang karena sakit. Selain itu, tiga terpidana mati hukumannya berubah menjadi seumur hidup, yakni, Mattew James Norman, Tan Duc Than Nguyen, dan Si Yi Cen. “Hingga total terpidana mati sebanyak 107 orang, namun enam di antaranya melarikan dari LP dan sampai saat ini belum ditangkap kembali,” kata dia. Selain itu, terdapat empat terpidana mati yang mengajukan grasi dan permohonan grasinya telah diteruskan ke Sekretariat Negara (Setneg) untuk diproses yang selanjutnya menunggu keluarnya keputusan

40 Ribu Massa Akan Kepung Istana JAKARTA (Waspada): Polda Metro Jaya menerjunkan 10 ribu personil sebagai back up mengawal dan mengamankan aksi massa diperkirakan mencapai 40 ribu orang di depan Istana negara, istana wakil presiden dan gedung DPR RI, Kamis (28/1) hari ini, terkait 100 hari pertama pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Ada sekira 62 organisasi mahasiswa dan masyarakat dengan estimasi mencapai 40 ribu pengunjuk rasa yang telah menyampaikan pemberitahuan untuk aksi 28 Januari,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Boy Rafli Amar di Mapolda Metro Jaya, Rabu (27/1). Guna mengantisipasi aksi itu, Polda Metro menerjunkan 10 ribu personilnya mengawal

PLTK (Pembangkit Listrik Tenaga Kincir) yang memanfaatkan arus bawah air sungai sudah lebih dahulu diciptakan Sugani.

aksi agar tidak melenceng dari rencana mereka dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Menurut Boy, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi lainnya untuk mengamankan jalannya aksi. “Kita mengawal jalannya aksi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, serta keluar dari rencana aksi utuk menyampaikan pendapat di depan umum,” ujar Boy. Personil akan disebar ke beberapa titik yang merupakan pusat demonstrasi. Sebanyak 2.479 personil ditempatkan menjaga istana negara, 673 personil menjaga istana wakil presiden dan 2.479 personil ditempatkan di Gedung DPR. Para pengunjukrasa juga akan menyerbu kantor Menteri

Keuangan Sri Mulyani, dan akan dikawal 145 personil. Para demonstran juga akan berunjukrasa di Bundaran Hotel Indonesia, sehingga akan ditempatkan 278 personil serta 261 personil menjaga kantor Mahkamah Konstitusi dan 221 personil di kantor KPK, serta 148 diposisikan di Gedung Bank Indonesia. “Polda Metro di back up 1.500 personil Mabes Polri dengan personil siaga sewaktuwaktu diperlukan. Kita akan melihat situasi, personil yang diterjunkan melihat kondisi di lapangan. Jumlah 10 ribu personil ini berlaku fleksibel bisa berkurang atau bertambah,” ucap Boy. Polda Metro mengimbau agar pengunjukrasa tidak merusak aksinya dengan tindakan anakis.(j02)

presiden. “Keempat terpidana mati yang mengajukan grasi itu, Marco Archer Cardoso Moerira, Rani Andriani alias Melisa Aprilia, Raheem Agbaje Salami, dan Nonthanam M Sachon,” katanya. Di bagian lain, Kapuspenkum menyatakan, kendala yang dihadapi untuk pelaksanaan eksekusi pidana mati selama ini, antara lain, terpidana tidak menggunakan haknya untuk mengajukan upaya hukum luar

biasa. “Namun pada saat akan dilaksanakan eksekusi, terpidana mati mengajukan upaya hukum luar biasa seperti grasi maupun PK.” Kendala berikutnya, terpidana mati mengajukan upaya hukum luar biasa lebih dari satu kali. “Pelaksanaan eksekusi terpidana mati memakan biaya yang besar, dan putusan upaya hukum/putusan upaya hukum luar biasa yang diajukan oleh terpidana mati terlalu lama,” katanya.

tambahan sedikitnya Rp13 miliar. Kami sudah ajukan itu dalam APBN Perubahan 2010,” ujarnya. Dirjen Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Makmur Sunusi menambahkan, maraknya pemberiataan menyoroti anjal berdampak positif. Berdasarkan pantauannya di lapangan, jumlah anjal yang berkeliaran di pinggiran ibukota sudah agak berkurang. “Ini harus ditindaklanjuti. Kami akan bekerjasama dengan para pekerja sosial dan pihak berwenang untuk terus mengintervensi agar kondisi ini terus berjalan. Kalau perlu, semakin ditingkatkan hingga tidak ada lagi kota besar yang dipenuhi anjal,” kata Makmur. Anjal, menurut dia, tidak boleh dianggap momok. Para anjal justru harus dipandang sebagai korban dari pembangunan yang belum merata. Dia juga meminta kepada aparat kepolisian memberantas jaringan sindikat pengeksploitasi anak jalanan. Tanpa upaya itu, anakanak miskin akan terus dijadikan sasaran empuk para preman jalanan yang ingin mengambil untung dibalik penderitaan anjal. Pada kesempatan itu, Mensos menyerahkan penghargaan kepada 35 orang anggota kepolisian di wilayah Jabodetabek yang dinilai punya kinerja luar biasa menangani kasus-kasus berkaitan dengan anak. salah satunya Kapolres Cakung, Jakarta Timur, yang mengungkap kasus mutilasi lima bagian yang dilakukan Baekuni alias Babeh terhadap anak jalanan bernama Adriansah, 9, belum lama ini. (dianw)

DPR Nilai Belum Ada Terobosan Program 100 Menakertrans JAKARTA (Waspada): Anggota Komisi IX dari Fraksi Partai Demokrat, Subagyo Partodiharjo mengatakan bahwa dalam program seratus hari Kementerian Negara Tenaga Kerja dan Transmigrasi belum ada terobosan yang serius untuk dilaksanakan tentang keselamatan kerja. Kata dia, mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila, modernisasi dan industrialisasi suatu keniscayaan. “Selamatkan tenaga kerja dan lingkungannya dari dampak negatif industrialisasi secara akademis dan serius”, katanya pada rapat kerja dengan Menakertrans, Muhaimin Iskandar di DPR, Senin (25/1). Sedangkan Rudianto Tjen, anggota Komisi IX dari Fraksi PDIP menyatakan bahwa peren-

canaan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Negara Tenaga Kerja dan Transmigrasi terabaikan. “Kalau memang terlanjur tidak mencantumkan K3 dalam perencanaan, lakukan revisi. Sudah beberapa tahun ini kami berjuang untuk K3 dan beberapa kali juga memberikan anggaran yang besar, namun dalam pelaksanaan tidak terserap karena K3 nya tidak siap dan sebagainya,” kata Rudianto. Komisi IX meminta Menakertrans memasukkan Program K3 dalam Renstra (rencana strategis) pada Kementerian Negara Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Hal itu penting untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja sehingga mampu bersaing dengan tenaga kerja negara lain.(aya)

Renovasi Rumah DPR Jadi Sorotan JAKARTA (Waspada): Setelah penyediaan komputer, kini renovasi rumah jabatan anggota DPR menjadi sorotan. Renovasi itu menyedot anggaran lebih Rp300 miliar, namun hingga kini rumah dinas belum bisa ditempati. Padahal target renovasi 2 tahun, yakni 2007- 2009. Koordinator Indonesia Budget Center (IBC), Roy Salam mengatakan, selain renovasi yang tak kunjung selesai, anggaran juga tersedot untuk sewa rumah atau apartemen bagi setiap anggota DPR penghuni RJA Kalibata, sebesar Rp15 juta per bulan. “Seharusnya pembangunan rumah dinas DPR di Kalibata sudah rampung bersamaan dilantiknya anggota DPR periode 2009–2014. Saya tidak mengerti, sudah hampir tiga bulan para anggota dewan itu dilantik, renovasi tak kunjung siap,” ujarnya di Jakarta, kemarin. Sedangkan Koordinator Formappi, Sebastian Salang mengharapkan wartawan mengungkap masalah itu, karena ada indikasi korupsi.“Aneh, banyak media menulis, namun belum ada tindakan. Jika tidak ada tindakan tentu semuanya diorganisir dengan rapi,” kata dia. Pimpinan DPR yang baru menurutnya harus bisa menunjukkan ketegasannya. “Ketua DPR harus berani mengambil tindakan” tandasnya. Sementara, anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Ledia Hanif, akan mempertanyakan persoalan penjualan bongkaran itu dalam rapat BURT mendatang. “Saya akan tanyakan kepada teman-teman BURT di pengawasan mengenai hal ini. Kalau betul itu terjadi, maka harus ada sanksi terhadap pihakpihak yang telah menjual aset negara itu. Dia juga akan mengkaji apakah dana bongkaran itu telah dimasukkan ke dalam biaya renovasi atau tidak. Jika hilang begitu saja maka harus dipersoalkan,” tandasnya.(aya)

Waspada/Arlius Tumangger

DIADUKAN: Massa EMPPK berorasi di depan Gedung KPK Jalan H R Rasuna Said, Jakarta. Mereka mengadukan Wabub Pakpak Bharat ke KPK atas kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Wabup Pakpak Bharat Diadukan Ke KPK JAKARTA ( Waspada): Puluhan warga tergabung dalam Elemen Masyarakat Pakpak Peduli Keadilan (EMPPK), Rabu (27/1) mengadukan Wakil Bupati Pakpak Bharat RYB ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta atas dugaan tindak pidana korupsi. Sebelum menyampaikan berkas pengaduan EMPPK juga melakukan aksi damai di depan gedung KPK tersebut. Ketua EMPPK Ihwan Bancin menyebutkan, dugaan korupsi dilakukan RYB terjadi ketika proses dan mekanisme pengangkatannya sebagai Wabup, tidak sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008. Hal itu mengisyaratkan, seluruh fasilitas Negara yang diterima RYB selama menjadi Wabup, yaitu sejak pelantikannya hingga berakhirnya tahun anggaran (TA) 2009) batal demi hukum. Menurut EMPPK, selama menjabat wakil bupati, RYB telah menerima gaji pokok, tunjangan jabatan, iuran asuransi, belanja perjalanan dinas, baik dalam maupun luar daerah serta tunjangan

lain sampai miliaran rupiah. “Karena proses dinilai ilegal, pengangkatan RYB menjadi wakil bupati dianggap prematur. Jadi seluruh fasilitas negara yang telah diperolehnya harus dikembalikan kepada negara,” sebut Ihwan. Ditegaskan, KPK diharapkan mengusut tuntas kasus dugaan penyimpangan penggunaan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja dan Daerah) lainnya yang dilakukan oleh pejabat Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat TA 2008-2009. Usai menyampaikan orasi surat pengaduan kemudian disampaikan lima delegasi EMPPK yakni, Ihwan Bancin Jadi Surirang Berutu Iwan Maharaja, D Giahta Solin dan Arlius Tumangger ke bagian penerimaan laporan pengaduan masyarakat dan diterima oleh Iman Turmudhi. Selanjutnya, kata Ihwan, EMPPK akan menyampaikan pengaduan ke Mabes Polri dalam dugaan kasus yang sama. Sementara ke Mahkamah Konstitusi (MK) pihaknya meminta supaya mengkaji ulang pengangkatan RYB sebagai Wakil Bupati Pakpak Bharat, terangnya.(c08)

Sugani Ciptakan PLTO Untuk Atasi Krisis Listrik PROBLEMA listrik yang berkepanjangan di Indonesia memberikan inspirasi pada Sugani, 50, seorang tukang bengkel sepeda. Dia menciptakan satu alat pembangkit listrik yang diberinya nama PLTO (Pembangkit Listrik Tenaga Ombak). Sugani menye-

Waspada/akmal az

butkan, kalau PLTU (uap), PLTA (air), PLTN (nuklir), PLTG (gas) dan lain-lain, hampir semuanya memakai bahan bakar, sedangkan PLTO kita kembali ke alami. “Ombak itu adalah tenaga alami dan bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik,” ujar Sugani di bengkelnya Jl Sawit Raya Perumnas Simalingkar baru-baru ini. Untuk mendukung teorinya dalam upaya bereksperimen memanfaatkan ombak tersebut, Sugani sengaja membuat replika alat PLTO. Dia menyambung beberapa kepala kambing sepeda yang bergerak dalam satu sumbu. Setiap kepala kambing terdapat rantai yang memutar satu gigi tarik.Kemudian pada setiap rantai tergantung satu drum yang berisi air. Sementara sumbu memutar satu roda sepeda. Ketika ombak datang menerjang pantai, maka drum yang berisi air tadi otomatis akan turun naik mengikuti irama ombak tersebut. Turun naiknya drum inilah yang memutar sumbu dan sekaligus memutar roda atau dinamo listrik. Dan jika ombak semakin kencang maka tenaga yang diperoleh akan semakin besar pula. “Saya membayangkan jika ada 1.000 drum yang dipasangkan pada satu sumbu kemudian diletakkan di pantai yang lautnya berombak, berapa MW (mega watt) tenaga listrik yang dihasilkannya,” ujar Sugani. Walaupun belum diujicoba karena Sugani baru hanya membuat replika PLTO, namun dia sangat yakin alatnya tersebut mampu mengatasi problema listrik di Indonesia. “Problema listrik kita kan yang paling utama bahan bakar sehingga pemadaman dilakukan lebih banyak karena ingin mengurangi pemakaian bahan bakar, di samping juga mungkin mesin listrik itu sendiri yang rusak,” ujar Sugani. Namun karena alat ini membutuhkan biaya yang besar, Sugani belum mampu mengurusnya sendirian. Dia membutuhkan mitra untuk mewujudkan impiannya itu Walau hanya tamatan SD dan seorang tukang bengkel sepeda, Sugani memang selalu saja berinovasi. Tempo hari dia berhasil membuat PLTK (Pembangkit Listrik Tenaga Kincir) yang memanfaatkan arus bawah air sungai. Waspada sempat menyaksikan

alat itu menghasilkan tenaga listrik. Sugani jugalah yang membuat alarm gempa yang sekarang sudah banyak beredar di masyarakat Sumut bahkan sampai ke Pekanbaru. (m05)

Sugani memperlihatkan replika PLTO (Pembangkit Listrik Tenaga Ombak) yang diciptakannya.

Waspada/akmal az


Sport

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

5 Pengprov Cabor Aceh Mesti Ngantor Di SHB BANDA ACEH (Waspada): Semua Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga di Aceh diharapkan memiliki kantor sekretariat, sehingga proses administrasi organisasi olahraga dapat berjalan terutama dalam program pembinaan. Sebagaimana diketahui, selama ini hampir semua Pengprov cabang olahraga tidak jelas kantor dan alamat sekretariat, sehingga bukan hanya tidak tertib administrasi, akan tetapi masyarakat sulit berhubungan untuk keperluan dengan suatu Pengprov. Anggota Komisi E DPR Aceh yang membidangi olahraga, Drs Syafwan Yusuf, ke-

pada wartawan di Banda Aceh, Rabu (27/1) mengatakan, pihaknya sedang mengupayakan semua Pengprov cabang olahraga berkantor di komplek Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya. “Kalau semua kantor sekretariatnya di komplek Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, semua kegiatan bisa terdata dan terpantau. Selain tertata dengan baik, keberadaan Pengprov cabor, juga masyarakat mengetahuinya,” katanya. Safwan menyebutkan, dengan tertata dan tertibnya alamat dan sekretariat Pengprov, kegiatan proses administrasi program pembinaan atlet dan organisasi olahraga

bisa berjalan dengan baik dan lancar. Sistim pengelolaan olahraga yang baik, juga diharuskan tertib serta jelasnya keberadaan alamat dan kantor sekretariat cabang olahraga. “Kalau alamat dan kantor sekretariat tidak jelas, akan sulit mengetahui aktif atau tidaknya pengurus cabang olahraga tersebut dalam menjalankan program organisasi dan pembinaan atlet untuk mencapai prestasi maksimal,” pungkas Syafwan seraya menegaskan tahun ini semua Pengprov cabang olahraga harus beralamat dan berkantor di komplek Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya. (b07)

Lomba SKJ FORMI Aceh

AP

MODEL MALAYSIA: Empat model Malaysia pose bersama trofi Piala Dunia dalam acara temu pers di Kuala Lumpur International Airport, Sepang, Malaysia, Rabu (27/1). Trofi itu tiba di Kuala Lumpur setelah dipajang selama tiga hari di Jakarta dalam rangkaian acara turnya jelang Afrika Selatan 2010.

PIMNAD Jr Menang Perdana

BANDA ACEH (Waspada): Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Provinsi Aceh akan menggelar lomba Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) antar dinas, perguruan tinggi dan klub se-Aceh di GOR KONI Aceh, 6 Februari mendatang. Ketua Umum FORMI Aceh, Drs Bachtiar Hasan didampingi Sekum Musri Idris SE kepada Waspada, Rabu (27/1), mengatakan, pelaksanaan lomba SKJ ini merupakan realisasi program kerja FORMI Aceh dalam membina dan menggerakkan kegiatan olahraga rekreasi ma-

syarakat yang bermanfaat bagi kesehatan. Bachtiar menyebutkan, melalui lomba SKJ ini sekaligus memassalkan olahraga senam kesegaran jasmani untuk semua lapisan masyarakat, lembaga, dinas dan perguruan tinggi. Dikatakan, FORMI yang baru setahun terbentuk di Aceh, sudah menjalankan beberapa kegiatan, di antaranya lomba olahraga tradisional (enam cabang), termasuk lomba SKJ. “Itulah cabang olahraga yang masuk bagian FORMI dan secara nasional terbentuk sejak 2000,” jelas Bahtiar menambah-

kan FORMI di tingkat kabupaten/kota di Aceh baru ada di Bireuen, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Pidie, Sabang dan Abdiya. Terkait lomba SKJ, Bachtiar mengatakan pihaknya hanya memperlombakan nomor beregu putri yang terdiri dari enam atlet. Setiap instansi bisa mengutuskan lebih dari satu regu. “Lomba SKJ ini memperebutkan hadiah total Rp10 juta. Pendaftaran dibuka mulai hari ini di Kantor Dispora Aceh dan ditutup 2 Februari mendatang,” terang Bachtiar. (b07)

Piala Walikota Tanjung Pinang III TANJUNG PINANG (Waspada): PIMNAD Junior yang bermaterikan pemain Pelatda Basket Aceh meraih kemenangan perdana atas tuan rumah Perbasi Tanjung Pinang dalam turnamen basket internasional Piala Walikota Tanjung Pinang III, Selasa (26/1) malam. Pertandingan yang berlangsung pada malam hari tersebut sempat molor beberapa jam akibat listrik padam. Namun, Walikota Tanjung Pinang, Hj Suryatati A Manan, ikut menyaksikan hingga pertandingan berakhir.

Klub Perbasi Tanjungpinang yang didukung oleh penonton tuan rumah, sempat membuat anak-anak PIMNAD Jr sedikit tertekan. Turun dengan Iqbal Firdaus, Gigih Wiraguna, Akbar Aulia, Surliyadin dan Encep, PIMNAD dibuat keteteran

PSSA Dampingi Tuan Rumah TANJUNGGADING (Waspada): Bermain imbang dengan PS Inalum 0-0, Rabu (27/1) sore, PSSA Asahan meraih juara Grup D. PS Inalum sendiri menempati runner-up dan turut mendampingi PSSA masuk ke perempatfinal. Pertandingan terakhir babak penyisihan Piala Inalum 2010 ini berlangsung monoton. Tidak terlihat peluang-peluang matang dikarenakan kedua tim memang sudah memastikan tiket ke babak selanjutnya. Alhasil, ribuan penonton merasa kecewa tidak mendapatkan permainan yang menarik dan enak ditonton. Beberapa pengamat di pinggir lapangan pun berkelakar dengan mengatakan “dengan main mata saja sudah masuk ke delapan besar, ngapain susahsusah”. (a31)

Touring-Reli Wisata Satlantas Polres Madina PANYABUNGAN (Waspada): Dalam upaya mensosialisasikan Undang-Undang Lalu Lintas baru No 22/2009, Satuan Lalu Lintas Polres Kabupaten Mandailing Natal melakukan touring, reli wisata dan safety rally melibatkan anggota Satlantas bersama Group Metic, Honda Tiger Club daerah setempat. “Kegiatan yang kita gelar ini merupakan upaya menggiatkan tertib lalu lintas sekaligus memasyarakatkan UU No 22/2009 kepada masyarakat Madina,” ujar Kasat Lantas Polres Madina AKP Hendri Matondang SH di Mapolres Madina, Selasa (26/1). Menurutnya, kegiatan juga merupakan tindak lanjut dari Apel Besar Masyarakat Pecinta Tertib Lalu Lintas (ABMPTL) yang diselenggarakan di halaman Mapolres itu. “Upaya tertib lalu lintas terus kita gulirkan dengan berbagai cara, termasuk melakukan touring dan reli wisata ke Aek Sijornih Tapanuli Selatan dan safety rally di Mapolres Madina,” katanya. Kegiatan touring dan reli wisata ini bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi akibat kelalaian para pengendera kendaraan. “UU tersebut berisikan pengetahuan tentang teknik mengemudi yang baik, slalom, cara memberhentikan/mengemudi kenderaan pada lintasan, pemakaian helm, menghidupkan lampu pada siang hari serta hal-hal lain yang menyangkut keselamatan pengendara,” ungkapnya.(a24)

Problem Catur Hitam melangkah, mematikan Putih dalam tiga langkah.

Jawaban di halaman 2.

menghadapi lawan yang ternyata juga memiliki pemainpemain handal dalam tembakan jarak jauh. Defense ketat yang diperagakan Surliyadin cs memaksa tuan rumah untuk melakukan tembakan jarak jauh. Namun, strategi ini membuat anak-anak PIMNAD Jr kurang fokus. Memasuki kuarter kedua, anak-anak PIMNAD diinstruksikan bermain fast break. Alhasil, serangan cepat itu membangkitkan kepercayaan diri anak-anak asuhan dr Lukman Hasibuan.

Pada kuarter ketiga, PIMNAD Jr makin meningkatkan intensitas serangan. Berkali-kali tembakan tiga angka dari Surliyadin menghancurkan mental pemain Tanjung Pinang. Bahkan dukungan penonton berbalik memihak pada permainan apik PIMNAD Jr. Tercatat 18 poin dihasilkan pemain yang akrab disapa Itun ini dari garis tiga three point. Di kuarter terakhir, PIMNAD Jr melakukan rotasi pemain untuk menjaga margin angka hingga akhir pertandingan menutup skor 85-55.

Penampilan gemilang anakanak PIMNAD Jr ini pun mendapat pujian dari Walikota Tanjung Pinang. Usai pertandingan, walikota bahkan langsung menanyakan kepada Lukman Hasibuan mengenai model pembinaan tim. Dalam pertandingan ini, Surliyadin mencetak 24 poin disusul Iqbal Firdaus 18 poin, Akbar Aulia 14 dan Gigih 10 angka. Pada laga berikutnya, PIMNAD Jr akan berhadapan dengan tim tangguh dari Malaysia yang diperkuat dua pemain nasional. (b07)

Kakanminag Buka Porseni Madrasah DS LUBUK PAKAM (Waspada): Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanminag) Kabupaten Deli Serdang, Drs HM Adlin Damanik, membuka Porseni (Pekan Olahraga dan Seni) Madrasah-IX di lapangan kantor Kementerian Agama, Jl Sudirman Lubuk Pakam, Rabu (27/1). Porseni yang diikuti utusan dari 14 sub rayon MI, MTs dan MA Negeri/Swasta se Deli Serdang dihadiri seluruh pegawai jajaran kementerian agama dan para ofisial pertandingan. Adlin mengatakan, Porseni

Madrasah tingkat Deli Serdang diselenggarakan untuk mempersiapkan atlet mengikuti Pospedasu yang akan berlangsung Juni 2010 di Sibolga. Kepada atlet yang bertanding, Adlin meminta untuk menjunjung tinggi sportivitas sehingga Porseni berlangsung tertib, lancar dan sukses .Begitu juga kepada dewan juri dan wasit agar benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik, adil dan tegas. Ketua Panitia Drs Tohar Bayoangin MAg melaporkan se-

lain untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah antar guru dan siswa madrasah, Porseni bertujuan mencari bibit berprestasi menuju Porseni Madrasah IX tingkat Sumut di Sibolga nanti. Dikatakan, cabang olahraga yang dipertandingkan adalah sepakbola, bulutangkis, tenis meja, atletik dan bola voli. Selanjutnya, perlombaan pidato tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab), MTQ dan pemahaman Al-Quran, perlombaan sains mata pelajaran IPA, IPS dan karya ilmiah. (a05)

Dojo Sei Deli Gelar Kejuaraan Antar Dojo Inkanas MEDAN (Waspada): Dojo Sei Deli akan menggelar kejuaraan lokal antar dojo Inkanas memperebutkan trofi Jintar Simanjuntak di dojo Sei Deli Jl Sei Deli Medan, 29-30 Januari nanti. Demikian dikatakan Dewan Guru merangkap Ketua Pembinaan Prestasi (Binpres) Pengda Institu Karate-Do Nasional (Inkanas) Sumatera Utara, H Hadismar M.Noor, didampingi Rizal kepada Waspada, Rabu (27/1).

TTS Topik

K a t a Ha d i s m a r, p a r a peserta terdiri dari karateka yang tergabung dalam Inkanas di Kota Medan sekitarnya dengan kategori pemula yang belum pernah menjuarai event baik di tingkat Sumut maupun nasional. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan dojo Inkanas Sei Deli dalam upaya pembinaan atlet-atlet pemula. Event lokal ini sengaja dipercepat waktunya mengingat para karate-ka nanti-

Olahraga

nya akan terjun dalam kejuaraan Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (ISORI) di Medan, 20-21 Februari mendatang. “Event ini digelar atas petunjuk Ketum Pengda Inkanas Sumut H Umar Zunaidi Hasibuan MM sebagai upaya pembinaan atlet usia dini sebagai cikal bakal karateka masa depan sekaligus memperbanyak pertandingan baik dalam event kecil maupun besar,” ujar Hadismar. (m25)

AREMA CAPOLISTA: Pemain Arema Indonesia Noh Alamshah (kanan) mengerjai pemain PSM Makasar Fadly M (kiri) pada pertandingan terakhir paruh musim Djarum Liga Super Indonesia (ISL) di stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Rabu (27/1) sore. Tuan rumah Arema menjadi juara paruh musim (capolista) setelah mengalahkan PSM dengan skor telak 3-0.

Mendatar 1. Organisasi sepakbola dunia 4. Klub sepakbola Italia, ada potongan nama negara di Amerika Latin 8. Nama belakang pemain klub Barcelona asal Swedia 9. Nama depan Spitz, perenang terhebat Olimpiade tahun 2000 dari AS 12. Undian koin di tengah lapangan bola 13. Berasal dari kata Inggris “keeper” 14. Nama depan Gonzales, bintang sepakbola Spanyol 15. Kepanjangan “LT” dari organisasi olahraga PELTI 18. Kepanjangan huruf “M” dari PSMS 19. Merek mobil balap F-1 yang diperkuat Lewis Hamilton 21. Kota penyelenggara turnamen tenis Australia Terbuka 2010 22. Nama belakang Paolo, mantan bintang sepakbola dunia tahun 80an asal Italia 23. Nama depan Ferdinand, pemain bek tengah Manchester United, sama dengan ... de Janeiro, ibukota Brazil

MENURUN 2. Negara penyelenggara kejuaraan dunia sepakbola 2010 3. Tulis Benar atau Salah: “Magic” Johnson dikenal sebagai atlet tinju 4. Singkatan organisasi sepaktakraw Indonesia 5. Ketua Koni Sumut yang juga Dirut Bank Sumut 6. Nama lengkap petenis nomor 1 dunia 7. Nama kota di belakang nama klub Ajax 10. Klub sepakbola Inggris peringkat atas Liga Premier saat ini 11. Negara asal pembalap Pedro De La Rosa yang akan perkuat tim Sauber 16. Julukan kinantan PSMS adalah seekor .... jago 17. Ada dua klub Milan, bukan AC tapi ...... 20. Nama belakang klub base ball AS dari Chicago, artinya dalam bahasa In donesia anak-anak beruang 21. Gelar internasional dalam olahraga catur

Antara

S u d o ku Isi kotak kosong dengan angka 1 sampai 9. Tidak boleh ada pengulangan angka mendatar, menurun, maupun di dalam kotak 3x3 bergaris tebal. Tidak ada keterlibatan matematika, hanya membutuhkan pertimbangan dan logika. Tingkat kesulitan: sedang (***). Jawaban di halaman 2 kolom 1.

1 2

6

9 8 3 6

8

6 1

4 3 8 9 6 1 9 5 3 6 4 1 5 8 4 6 6 3 1 2 8 5 4 9


Sport

6

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

De Rossi Beri Tiket Semifinal Roma ROMA (Waspada): Daniele De Rossi mencetak gol tunggal penentu kemenangan yang mengirim AS Roma ke semifinal Coppa Italia dengan kemenangan 1-0 atas Catania, Selasa (Rabu WIB). Catania yang bermain berani di Stadion Olimpico Roma, mampu menyelesaikan pertandingan dengan hanya kebobolan satu bola kendati tempur dengan sembilan pemain. “Kami tahu Catania mempunyai pertahanan yang baik. Tapi kami selalu mencetak gol dengan serangan balik yang baik pula,” ujar pelatih Roma Claudio Ranieri. “Kami mampu melakukan permainan dengan bagus, namun kami tidak mampu menyelesaikan peluang seperti biasanya,” tambahnya dalam Goal, Rabu (27/1). Tiket semifinal yang diberikan De Rossi itu membuat Ranieri tidak mau mempersoalkan secara mendalam mengenai permainan skuadnya. “Setelah memetik kemenangan, saya bahagia,” tegas mantan pelatih Valencia dan Chelsea itu. Perjuangan pasukan Ranieri dipermudah setelah pemain

tamu Giuseppe Bellusci dan Blazej Augustyn mendapat kartu merah menit 58 dan 72. De Rossi kemudian menyerang dengan satu tembakan kaki kiri yang tidak dapat dihentikan dari sisi kotak penalti menit 74, sesaat setelah pelanggaran Augustyn yang menyebabkan Catania kekurangan dua pemain. Dengan cederanya striker Luca Toni dan diistirahatkannya kapten Francesco Totti, jalannya laga tidak terlalu mulus pada babak pertama bagi Serigala Merah. Inter-Juve Malam ini perempatfinal Coppa Italia mempertemukan Inter Milan dengan Juventus di Stadion Olimpico. Kendati ini hanya ajang piala, Presiden Inter Massimo Moratti tetap menuntut kemenangan dari alenatorre Jose Mourinho. “Dia (Mourinho) menjelaskan akan menghadirkan kemenangan melawan Juventus di Coppa Italia, Kamis malam nanti. Saya sangat setuju dengan itu,” ujar Moratti.

Sang majikan ingin menjadikan kemenangan atas Si Nyonya Tua sebagai kado ulang tahunnya yang jatuh pada 26 Januari. “Saya minta dengan tulus (kemenangan) kepada Jose Mourinho sebagai perwakilan dari seluruh pihak di klub,” tutur Moratti. Tapi kubu Juve juga mengusung misi khusus di San Siro. Bahkan menurut kapten Alessandro Del Piero, laga dinihari WIB nanti merupakan waktu yang tepat untuk kembali berdiri tegak, setelah The Old Lady dibekuk AS Roma 2-1 akhir pekan lalu di Seri A. “Saya harap tidak merasakan efek flu dalam beberapa hari ke depan. Besok saya ingin kembali berlatih dengan seluruh skuad,” tekad Del Piero. “Bersama pelatih (Ciro Ferrara) dan staf medis, kami bisa putuskan apakah saya bisa ikut ke Milan. “Kamis nanti kami akan menghadapi Inter untuk melaju ke semifinal Coppa Italia. Ini saat yang tepat untuk memperbaiki keadaan,” katanya menambahkan. (h01/vvn/goal/afp)

AP

Bintang kemenangan AS Roma Daniele De Rossi merayakan golnya ke gawang Catania di Stadion Olimpico, Selasa (Rabu WIB).

Spurs Perkuat Empat LONDON (Waspada): Tottenham Hotspur memperkuat posisinya di kelompok empat besar Liga Premier, setelah mengalahkan Fulham 2-0, Selasa (Rabu WIB) di White Hart Lane. Peter Crouch dan David Bentley mencetak gol bagi Spurs yang kini mengantongi 41 poin dan berpeluang menembus Liga Champions musim mendatang. Spurs memanfaatkan kelemahan pertahanan The Cottagers menit 28 dengan mencetak gol melalui Crouch setelah mendapat umpan dari Luca Modric, Gol kedua disumbangkan Bentley melalui tendangan bebas melengkung menit 60. Bola lebih dulu membentur pemain Fulham Bjorn Helge Riise, sehingga kiper Mark Schwarzer salah posisi. “Tiga poin tambahan menjadi hal penting malam ini,” ujar manajer Tottenham Harry Redknapp, seperti dilansir Reuters, Rabu (27/1). “Saya rasa kami memang pantas menang. Kami memiliki peluang lebih baik dan performa kami juga lebih baik,” tambah Crouch dalam Sky Sports. Lilywhites pun membayar lunas kekalahan 0-2 atas Liverpool akhir pekan lalu di Anfield. Crouch yang mantan bomber The Reds 2005-2008 punya penilaian sendiri atas kekalahan di Merseyside tersebut. “Liverpool klub besar dan mereka sedang berusaha mencapai zona empat besar di akhir musim nanti. Jadi kemenangan mereka itu biasa saja bagi kami,” ucap Si Jangkung. Liverpool gagal Tapi pada malam itu, Liverpool gagal menempel Spurs setelah hanya bermain imbang 0-0 melawan klub papan bawah Wolverhampton Wanderers. Ini merupakan lanjutan kegagalan Si Merah meraih kemenangan di Stadion Molineux, yang sudah berlangsung sejak tahun 1979. Sejak Alan Hansen mencetak gol tunggal kemenangan pada 1979, Reds

AP

Ribuan pendukung tim Paraguay berkumpul di Defensores del Chaco Stadium, Selasa (Rabu WIB), untuk mendoakan Salvador Cabanas.

Ribuan Pendukung Doakan Cabanas

Klasemen Liga Premier

AP

Kapten Liverpool Steven Gerrard (kanan) ditekel pemain Wolves Jody Craddock di Molineux Stadium, Wolverhampton, Selasa (Rabu WIB).

Hasil Selasa (Rabu WIB) Bolton vs Burnley Tottenham vs Fulham Portsmouth vs West Ham Wolves vs Liverpool

1-0 2-0 1-1 0-0

hanya mampu imbang dua kali dan sisanya kalah dalam lima lawatan ke Molineux. Tampil tanpa striker Fernando Torres dan gelandang Yossi Benayoun lantaran cedera, pasukan Rafael Benitez itu

sebenarnya mampu menguasai permainan. Tetapi tak ada peluang bersih bagi mereka, karena para pemainWolves begitu disiplin menutup ruang tembak. Salah satu peluang terjadi sesaat jelang turun minum. Bola penjuru dari kapten Steven Gerrard bisa disapu keluar oleh Kevin Doyle sebelum melewati garis gawang. Dua menit setelah jeda, tembakan keras Albert Riera mengancam, tapi kiper Marcus

Hahnemann masih mampu menjinakannya. Di Fratton Park, West Ham United membawa pulang satu poin pasca bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Portsmouth. The Hammers unggul lebih dulu melalui gol bunuh diriYounes Kaboul menit 52, yang salah mengantisipasi bola Alessandro Diamanti. The Pompey membalasnya menit 76 lewat gol Vanden Borre dengan menye-

Buah Perjuangan Keras Bordeaux PARIS (Waspada): Girondins Bordeaux berjuang keras untuk memenangi pertandingan 3-2 atas tim papan bawah Ligue 1 Le Mans, Rabu (27/1) pagi WIB. Buah perjuangan keras itu menghasilkan tiket perempatfinal Piala Liga Perancis bagi sang pamuncak klasemen Ligue 1. Gelandang Ceko Jaroslav Plasil mencetak angka kemenangan sekaligus memperpanjang rekor belum terkalahkan juara Ligue 1 itu menjadi 14 kali dalam semua kompetisi yang mereka lakoni. Bordeaux yang mengincar empat sukses dari arena Liga Champions, Ligue 1, Piala Liga Perancis dan Piala Prancis, selanjutnya bertemu dengan tim divisi dua CS Sedan pada laga delapan besar pekan depan. Pasukan Laurent Blanc itu

sempat kecolongan ketika laga baru berlangsung lima menit. Mantan striker Liverpool Anthony Le Tallec melewati dua pemain lawan dan menjebloskan bola dengan kencang. Namun tuan rumah mampu segera meningkatkan irama permainannya, sehingga lahir gol balasan melalui strikerYoann Gouffran dan playmaker Perancis Yoann Gourcuff menit 14 dan 36. Le Mans menyamakan kedudukan menit 38 melalui Joao Paulo Andrade. Tetapi Bordeaux mencetak gol penentu kemenangan ketika Plasil menggetarkan jala gawang lawan dari jarak dekat lima menit memasuki babak kedua, setelah Marouane Chamakh membangun serangan dari tengah.

Le Mans kehilangan kapten Joao Paulo yang dikeluarkan dari lapangan pada menit akhir karena melakukan gerakan keras terhadap Gourcuff. “Dalam kondisi seperti itu, tidak mudah bahkan kelihatannya tidak mungkin bagi kedua tim untuk bermain bagus. Cuaca amat dingin dan lapangan menjadi buruk,” ucap Blanc kepada televisi France 4. Pada malam yang sama di arena babak 32 besar Piala Perancis, tim Ligue 2 Vannes mengalahkan klub papan bawah Ligue 1 Grenoble 4-3 setelah terjadi penambahan waktu. Kontestan papan atas Ligue AJ Auxerre mengalahkan tim divisi dua CS Sedan 3-0 lewat adu penalti, setelah pada perpanjangan waktu kedudukan berakhir 1-1. (h01/ant/rtr)

Man United 23 16 2 5 53-19 50 Arsenal 22 15 3 4 59-25 48 Chelsea 21 15 3 3 52-18 48 Tottenham 23 12 5 6 44-24 41 Liverpool 23 11 5 7 40-26 38 Man City 21 10 8 3 42-30 38 Aston Villa 21 10 6 5 29-18 36 Birmingham 21 9 6 6 21-19 33 Fulham 22 7 6 9 26-26 27 Everton 21 6 8 7 30-34 26 Stoke City 21 6 7 8 19-26 25 Blackburn 22 6 6 10 23-39 24 Sunderland 21 6 5 10 30-38 23 Wigan Ath 20 6 4 10 23-44 22 Bolton 21 5 6 10 29-42 21 West Ham 22 4 8 10 29-38 20 Wolves 22 5 5 12 17-38 20 Burnley 22 5 5 12 22-44 20 Hull City 22 4 7 11 20-46 19 Portsmouth 21 4 3 14 19-33 15 lesaikan umpan matang John Utaka. (h01/rtr/sky/ap)

ASUNCION (Waspada): Sekitar 10.000 orang, sebagian di antaranya membawa bendera serta tanda merah, putih dan biru sebagai warna kebesaran tim nasional Paraguay, berkumpul di Stadion Defensores del Chaco, Selasa (Rabu WIB). Mereka semua berdoa untuk keselamatan Salvador Cabanas, striker Paraguay yang ditembak di kepalanya, Senin lalu di Mexico City. Cabanas dalam keadaan kritis kendati sudah mulai stabil setelah menjalani operasi untuk mengangkat yang bersarang di kepalanya. Kerumuman orang itu menyanyikan lagu sembari berpegangan tangan dan berdoa untuk kesembuhan bomber berusia 29 tahun itu, yang bermain dalam klub kondang di Meksiko, America. “Ini merupakan momen paling penting dalam hidupnya dan kita harus membantunya dalam kondisi seperti ini,” kata salah seorang

pendukung, Jose Escobar, seperti dilansir Reuters, Rabu (27/1). Teriakan “Salvador, Salvador” pun berkumandang di stadion berkapasitas 35.000 orang tersebut. “Situasinya bagus tetapi tetap dalam kondisi serius,” jelas Dr Ernesto Martinez, yang mengoperasi Cabanas. Martinez mengatakan, beberapa jam mendatang merupakan waktu krusial sebelum dokter dapat memastikan perkembangan kondisi kesehatannya. Penembakan terjadi dalam kamar mandi bar di ibukota Meksiko dan diperkirakan sebelumnya terjadi keributan atau Cabanas menjadi korban perampokan. Paraguay akan ambil bagian untuk keempat kalinya secara beruntun pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Mereka satu grup dengan juara dunia Italia, Slovakia dan Selandia Baru. (h01/ant/rtr)

RFEF Hukum Ronaldo MADRID (Antara/Reuters): Superstar Real Madrid Cristiano Ronaldo dilarang tampil untuk dua partai dan didenda 600 euro (845 dolar) setelah mendapat kartu merah saat melawan Malaga hari Minggu lalu. Demikian diumumkan Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) dalam situsnya www. rfef.es, yang dikutip Rabu (27/1). Winger Portugal itu memborong dua gol kemenangan El Real di Santiago Bernabeu, namun menit 70 dia diusir dari lapangan karena dinilai telah menyerang bek Malaga Patrick Mtiliga hingga hidungnya berdarah.

Dengan demikian Ronaldo tidak bisa tampil pada pertandingan Sabtu (30/1) melawan tuan rumah Deportivo La Coruna dan saat menjamu Espanyol sepekan kemudian. Komite disiplin RFEF menetapkan, tindakan Ronaldo tidak sengaja hingga sanksinya tidak terlalu berat. Hanya saja aksinya tetap dianggap membahayakan lawan. Real pun ikut terkena denda 180 euro. Ronaldo sudah meminta maaf kepada Mtiliga, namun mengklaim kartu merah tersebut berlebihan. Desember lalu, dia juga kena kartu merah saat melawan Almeria karena menendang pemain lawan.

AP

Ancelotti Buai Rooney

Yoann Gourcuff kejar empat sukses.-AFP-

LONDON ( Waspada): Manajer Chelsea Carlo Ancelotti membuaiWayne Rooney (foto), yang dinilainya sebagai kunci sukses Manchester United. “Rooney menurut saya merupakan pemain fantastis. Dia bukan hanya striker karena dia tidak hanya penyelesai, dia pemain juara dan kelas dunia,” buai Ancelotti dalam AFP, Rabu (27/1). Bomber Inggris itu kini menjadi mesin gol andalan pelatih MU Sir Alex Fegruson pasca kepergian Cristiano Ronaldo ke Real Madrid musim panas lalu. Karenanya jika Rooney sampai cedera parah, Ancelotti merumuskan, The Red Devils akan gagal dalam mempertahankan gelar Liga Primier. Rooney sudah melesakkan 20 gol di semua kompetisi dan memimpin daftar top skor Liga Premier dengan koleksi 14 gol. “Tanpa Rooney akan sulit (MU memenangi Liga Premier). Dia penyerang terbaik MU, salah seorang penyerang terbaik di dunia,” ucap pelatih asal Italia itu. Ancelotti pun mengaku, sangat menyukai sosok Rooney sebagai pemain yang selalu mementingkan tim. “Dia bermain untuk tim. Saya menyaksikan dia bermain di sayap kiri

AP

tahun lalu dan kembali untuk membantu tim dalam bertahan,” ungkap Ancelotti. “Saya fans berat Rooney, dia pemain yang sangat menentukan bagi MU,” jelasnya lagi. “Kami memungkinkan tanpa Didier Drogba, karena kami bisa menempatkan Nicolas Anelka, penyerang top lainnya di dunia,” tambah mantan pelatih AC Milan dan Juventus tersebut. Faktor ketajaman Rooney pula yang membuat Setan Merah mampu bertahan di papan atas, kendati terus dilanda problem cedera dan hukuman,

terutama di lini belakang. Teraktual, bek sentral Rio Ferdinand yang terancam absen tiga laga akibat didakwa FA melakukan kekerasan dengan menyikut penyerang Hull City Craig Fagan saat MU menang 4-0 akhir pekan lalu. Padahal laga melawan Hull merupakan pertandingan pertama Ferdinand pasca sembuh dari cedera panjang yang membuatnya absen sejak Oktober silam. Bila Ferdinand menerima dakwaan itu, maka dia bakalan absen melawan Arsenal, Portsmouth dan Aston Villa. (h01/bb/afp)


Sport

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

7

Platini Lebih Yakin 5 Wasit VALLETA, Malta (Waspada): Presiden UEFA Michel Platini kembali menyatakan keyakinannya bahwa tambahan dua wasit merupakan solusi terbaik untuk mengurangi kesalahan dalam perwasitan. Dia lebih yakin dengan lima wasit dibanding penggunaan alat teknologi. “Tambahan dua pasang mata adalah lebih baik. Hal ini akan mengurangi kesalahan,” papar Platini setelah tiba di Valleta, Malta, Selasa (Rabu WIB). Dia berada di Malta untuk pertemuan komite eksekutif UEFA akhir pekan ini. UEFA sendiri telah mencoba penggunaan lima wasit dalam pertandingan Liga Eropa musim ini. “Kita sudah bicara banyak soal perwasitan, tapi kita juga harus melihat bahwa sepakbola telah banyak berubah dari tahun ke tahun,” jelasnya. “Jika saya melakukan handball di kotak penalti 20 tahun lalu, mungkin tidak ada yang memperhatikan. Tapi sekarang berbeda, karena ada begitu banyak kamera televisi yang merekam situasi dan menayangkan setiap kesalahan wasit,” ujarnya lagi. “Jika kita melihat contoh pada insiden saat laga kualifikasi Piala Dunia antara Perancis dan Irlandia, wasit tidak melihat apa yang dilakukan Thierry Henry. “Saya yakin bahwa jalan terbaik memperbaiki perwasitan adalah menambah petugas yang memantau pertandingan,” tambah Platini. Menurut Platini, penambahan jumlah wasit adalah jalan paling memungkinkan ketimbang jika asosiasi sepakbola tiap negara harus merogoh 200.000 euro (281.800 dolar AS) untuk peralatan kamera televisi. “Secara pribadi, saya tetap yakin bahwa elemen manusia (dalam perwasitan) tetap lebih baik dari teknologi,” tegasnya. Asisten wasit tambahan itu ditempatkan di samping masing-masing gawang, sehingga dapat memantau situasi. Misalnya saat pemain pura-pura jatuh, pelanggaran satu sama lain,

AP

Diego Maradona sibuk memberi instruksi kepada para pemain Argentina dalam duel eksibisi melawan Kosta Rika di San Juan, Argentina, Rabu (27/1) pagi WIB.

Hadiah Kembalinya Maradona

AP

atau memastikan bola melewati garis gawang. Ujicoba pada lima laga Liga Eropa musim ini menjadi agenda pembahasan pertemuan pertama eksekutif UEFA tahun 2010 pada 28-29 Januari ini. Jika ujicoba itu dinilai berhasil, maka kemungkinan akan

disetujui FIFA untuk dicoba lagi pada skala lebih luas. Dalam wawancara dengan majalah France Football pekan lalu, Platini juga mengatakan bahwa konsep lima wasit disetujui Badan Internasional yang membidangi masalah peraturan di FIFA. Maka, konsep ini akan

diperkenalkan di Liga Champions dan babak kualifikasi Euro 2012. Pertemuan UEFA di Valleta juga menandai perayaan seratus tahun liga nasional di negara itu, dus 50 tahun Malta sebagai anggota penuh FIFA dan UEFA. (h01/uefa/ant/rtr)

Presiden Minta Pers Pelopori Kongres Sepakbola Indonesia

AP

Lee Mundur 2012 KUALA LUMPUR (Antara/ AFP): Pebulutangkis nomor satu dunia Lee Chong Wei akan mengundurkan diri pada 2012. Demikian media di Malaysia, Rabu (27/1), yang juga menyebutkan bahwa bintang bulutangkis Negeri Jiran itu mengincar gelar juara dunia dan Olimpiade London 2012 sebelum menggantung raket. Pemain Malaysia berusia 27 tahun yang menduduki peringkat teratas dunia sejak 2008 itu mengaku, masih berharap dapat mempertahankan prestasinya sebelum turnamen terakhir di London 2012. “Saya sudah mendekati akhir karir dan saya tidak ingin punya penyesalan setelah saya mundur, seperti tidak memenangi turna-

men besar meskipun sebagai pemain nomor satu,” kata Lee seperti dikutip New Straits Times. “Saya masih punya kesempatan pada tiga kali kejuaraan dunia dan sekali Olimpiade. “Itulah sebabnya mengapa saya harus dalam performa terbaik pada Olimpiade London 2012. Ini sebagai tantangan terberat saya,” tambah Lee, yang telah meraih 24 trofi juara dalam karirnya. Meskipun sebagai pemain nomor satu dunia, Lee yang baru-baru ini menjuarai turnamen Korea dan Malaysia Terbuka, belum pernah menjuarai turnamen besar seperti All England, Kejuaraan Dunia dan Olimpiade.

JAKARTA (Antara): Dorongan untuk meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia terus mengalir setelah kegagalan berturut-turut tim nasional di berbagai even. Termasuk dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang meminta kalangan pers bersama KONI mempelopori kongres sepakbola Indonesia. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Margiono usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (27/1) mengatakan, pertemuan selama 45 menit itu selain membicarakan persiapan peringatan Hari Pers Nasional juga membahas sejumlah isu nasional termasuk perkembangan sepakbola Tanah Air. “Presiden meminta pers bersama KONI mempelopori kongres sepak bola Indonesia. Pers dilibatkan karena dinilai mempunyai peran penting dalam memajukan sepak bola. Presiden ingin sepak bola Indonesia bisa maju,” ucapnya. Margiono merespons permintaan Presiden Yudhoyono itu dengan mengatakan, PWI dan sejumlah lembaga terkait akan mempersiapkan penyelenggaraan kongres sepakbola Indonesia yang diharapkan bisa berlangsung dalam satu hingga dua bulan mendatang. “Tentu tidak akan ‘tabrakan’ dengan PSSI. Kan juga ada KONI sehingga bisa menjadi masukan nantinya,” kata Margiono. Kalangan pers yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden Yudhoyono antara lain Tarman Azzam, Sofyan Lubis, Bambang Harimurti, Wina Armada, Marah Sakti dan Atal Depari. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan prestasi sepak bola nasional kembali bangkit dengan perencanaan yang baik dan kerja sama semua pihak terkait. “Kita bersama-sama, PSSI dan semuanya untuk betul melaksanakan semuanya. Melakukan revitalisasi lah gitu, atau membangkitkan kembali persepakbolaan Indonesia untuk bisa katakanlah berjaya di Asia Tenggara,” katanya dalam perjalanan menuju Cirebon dengan menggunakan Kereta Api pada Selasa kemarin.

Berlian VC Terkapar Voli Camat Samalanga Cup I BIREUEN (Waspada): Tim Berlian VC Aceh Timur terkapar di hari kelima Turnamen Bola Voli Camat Samalanga Cup I, setelah dikalahkan Mirla VC Aceh Besar 1-3 di lapangan Komplek Terminal kecamatan setempat, Rabu (27/1). Sejak set pertama, kedua tim tampil ngotot dan saling mengejar poin. Namun tim Berlian mampu melihat peluang dan menamatkan set itu dengan kemenangan 2523. Di set kedua, anak-anak Mirla Aceh Besar mulai bangkit dengan mengandalkan smes-smes tajam dan akurat sehingga anak-anak Aceh Besar menyamakan kedudukan. Demikian pada set ketiga dan keempat, anak-anak Mirla yang diperkuat Fadlin dan Wongli cs merasa di atas angin dan tak lagi membuang kesempatan untuk mengalahkan Dedek cs 20-25, 18-25. (b03)

SAN JUAN, Argentina (Waspada): Pelatih Argentina Diego Armando Maradona menandai kembalinya dia dari skorsing FIFA dengan hadiah kemenangan 3-2 Tim Tango atas Kosta Rika. Laga ujicoba yang digelar di San Juan, Rabu (27/1) pagi WIB itu, menjadi pertandingan perdana Maradona sejak bebas dari hukuman larangan terlibat dalam sepakbola selama dua bulan yang dijatuhi FIFA, November lalu. El Diego dihukum karena menghina wartawan. Menjamu Kosta Rika,

Maradona cuma membawa pemain yang merumput di liga lokal, karena bintang-bintang Argentina tengah sibuk di kompetisi Eropa. Gelandang serang Estudiantes Jose Sosa membuka keunggulan Tango saat laga baru berjalan 11 menit. Namun berselang 10 menit, tim tamu menyamakan melalui Michael Barrantes. Bek Guillermo Burdisso membuat Tango mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 2-1 berkat golnya menit 38. Kosta Rika lagi-lagi mampu

menyamakan kedudukan menit 77 lewat aksi Diego Madrigal. Pasukan Maradona memastikan kemenangan ketika Franco Jara mencatatkan namanya di papan skor saat laga tersisa 10 menit. Selain kemenangan atas Kosta Rika, kembalinya El Diego juga ditandai dengan hadiah berupa undangan dari Presiden Uruguay Jose Mujica untuk ambil bagian dalam kampanye anti obat terlarang. Maradona diminta berbicara di depan kawula muda di Montevideo, lapor koran El Observador. Legenda sepakbola Argen-

tina dan Napoli itu dalam hidupnya pernah merasakan kecanduan obat terlarang. Karenanya Maradona menerima undangan itu, tetapi baru dapat melakoninya setelah usai Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Mantan gerilyawan sayap kiri, Mujica, yang akan dilantik pada 1 Maret, mengaku ingin Maradona berbicara kepada anak muda ‘tidak hanya mengenai bahaya obat terlarang tetapi juga tentang sepakbola, cara bermain bola, dan cara beraktifitas jasmani’. (h01/ap/afp)


Sport

8

WASPADA

Kamis 28 Januari 2010

Li Na Gagalkan Reuni Williams MELBOURNE, Australia (Waspada): Li Na menggagalkan reuni keluarga Williams di babak semifinal Australia Terbuka 2010, setelah berhasil menumbangkan petenis AS Venus Williams di perempatfinal, Rabu (27/1). Unggulan ke-16 asal China itu berhasil mengikuti jejak rekan senegaranya Zheng Jie yang terlebih dahulu menembus babak empat besar. Pukulan forehand Li Na yang tidak bisa dikembalikan Venus mengakhiri pertandingan tiga set dengan hasil akhir 26, 7-6 (4), 7-5 dalam waktu dua jam 47 menit. “Ini adalah hari yang terbaik dalam karir saya. Saya berterima kasih kepada pelatih yang telah menyemangati saya terus menerus selama pertandingan,” ucap Li. Menanggapi keberhasilan dua petenis putri China yang menembus semifinal, Li berujar hasil yang bagus bagi kedua petenis dan dunia tenis di China. Di babak empat besar nanti, Li akan berhadapan dengan adik Venus, Serena. Juara bertahan asal AS itu AP

Utang Tsonga Tuntas MELBOURNE, Australia (Waspada): Jo-Wilfried Tsonga (foto) melangkah ke semifinal Australia Terbuka 2010. Unggulan ke-10 asal Perancis ini lolos setelah menyingkirkan petenis Serbia Novak Djokovic dalam pertarungan maraton nan melelahkan berdurasi 3 jam 52 menit, Rabu (27/1). Ini merupakan partai balas dendam Tsonga karena dikalahkan pada final dua tahun lalu di tempat dan turnamen yang sama. Kali ini, Tsonga meraih kemenangan 7-6, 6-7, 1-6, 6-3, 6-1. Di semifinal, unggulan utama asal Swiss, Roger Federer, akan menjadi lawan Tsonga. Federer sendiri berhasil melaju ke semifinal grand slam ke 23 beruntunnya setelah melampiaskan dendam kepada petenis Rusia Nikolay Davydenko 2-6, 6-3, 6-0, 7-5. Namun kemenangan ini ada-

lah yang pertama dari 12 pertemuan petenis Swiss itu dengan Davydenko. Dua kekalahan terakhir ketika di London terjadi pada November 2009 dan Doha awal bulan ini. Peraih 15 gelar grand slam itu berhasil kembali setelah gagal pada set pertama dan tertinggal lewat break, memenangkan 13 game berturut-turut dan membalikkan keadaan dalam dua jam 37 menit di Rod Laver Arena. Bermodalkan dua kemenangan terakhir dari total 15 pertemuan, Davydenko yang menjadi unggulan keenam tampil sangat percaya diri di set pertama. Tapi di dua set selanjutnya, FedEx tampil amat dominan. Menjelang game ke-10, para suporter Federer yang memenuhi stadion langsung berjingkrak kegirangan karena sang pujaan mereka ham-

pir pasti meraih tiket ke semifinal. Pasalnya, suami Mirka Vavrinec ini memegang servis untuk memenangkan pertandingan. Namun, Davydenko tak patah arang. Dua pukulan winner dibukukan saat menerima servis rival beratnya itu. Di game ke-12, FedEx tak membuang kesempatan emas untuk memenangkan pertandingan. Dua ace pun membuat Davydenko gagal membendungnya untuk melangkah ke semifinal. Alhasil, Federer akan memperpanjang rekornya menjadi petenis nomor satu dunia selama 268 pekan saat ranking dunia terbaru dirilis Senin (1/2). FedEx pun menyamai catatan legenda AS Jimmy Connors dan berada di urutan ketiga petenis terlama di puncak. (m33/ap)

Schumi Takut Salah Masuk BRACKLEY, Inggris (Waspada): Selama 14 tahun, Michael Schumacher (foto) memperkuat Ferrari dan memenangkan lima dari tujuh gelar juara dunianya. Meski hengkang ke Mercedes, Schumi mengaku tetap bersahabat dengan Ferrari. Schumi sempat bergurau dirinya sedikit khawatir akan masuk ke box pit yang salah pada awal balapan musim 2010 nanti. Pembalap Jerman harus selalu ingat untuk masuk pit yang dikawal kru berseragam perak, bukan merah. Atas kepindahannya, Schumi dicap sebagai ‘pengkhianat’ oleh beberapa kelompok suporter Ferrari dan kabarnya mereka sengaja melewatkan penampilan Schumi pada iklan untuk Mercedes-Benz. Diputar perdana pada peluncuran Merceders GP kemarin, iklan tersebut menyajikan cuplikan Schumi melangkah keluar dari mobil sport berwarna merah dengan menggenakan pakaian balap berwarna perak khas Mercedes. ”Jujur, hubungan saya dengan Ferrari tetap bagus. Sejak saya bergabung dengan Mercedes, mereka masih mengundang saya hadir pada event pertandingan sepakbola dan balapan,” ujar Schumi. Schumi juga mengatakan bahwa Ketua Tim Ferrari Ste-

fano Domenicali turut mengundangnya datang ke acara Wrooom. Acara tersebut digunakan tim asal Italia itu untuk memperkenalkan timnya. Selain itu, Schumi menegaskan dirinya berharap dapat bertahan lama di Mercedes. (m33/ini)

AP

Li Na (menghadap kamera) merusak ambisi Williams bersaudara sekaligus menoreh tinta emas bagi dunia tenis China. malah hampir tersungkur seandainya tidak bangkit setelah tertinggal 0-4 di set kedua kala ditantang Victoria Azarenka (Belarus). Ratu tenis

Suns Malu Di Kandang PHOENIX, AS (Waspada): Bermain hingga overtime, Stephen Jackson menjadi pemimpin Charlotte Bobcats kala mempermalukan tuan rumah Phoenix Suns 114-109 dalam lanjutan kompetisi NBA di US Airways Arena, Rabu (27/1). Selain itu, Jackson menjadi pengumpul angka terbanyak buat Bobcats. Mantan pemain Golden State Warrirors dan Indiana Pacers itu mencatat 30 angka bagi tim tamu. Mantan pebasket Suns, Boris Diaw, juga bermain gemilang dengan menyumbang 24 poin dan Gerald Wallace menambah 21 poin. Steve Nash dan Derrick Brown membawa Suns terus memimpin 98-95. Sayang, kemenangan tuan rumah yang sudah di depan mata sirna, setelah Jackson melesatkan sebuah three point untuk memaksa tambahan waktu. Di lima menit tambahan itu, Bobcats mematahkan dominasi Suns. Kali ini giliran Raymond Felton yang beraksi dengan menghasilkan enam angka untuk membawa tim tamu meraih kemenangan. Di Dallas, Mavericks kembali mencatat kemenangan. Setelah menghajar New York Knicks habis-habisan, Dirk Nowitzki cs menang tipis atas Milwaukee Bucks 108-107. Nowtizki pun kembali menjadi bintang. Pebasket asal Jerman itu mencatat 28 angka dan Jason Terry mendulang

21 poin. Di Washington, Los Angeles Lakers melanjutkan tradisi kemenangan bermain di kandang lawan. Juara bertahan yang baru saja dijamu Presiden AS Barack Obama itu membungkam Wizards 115-103. Di laga lain, tuan rumah New York Knicks bangkit di kandang setelah mengalahkan Minnesota Timberwolves 132-105 dan Sacramento Kings menang tipis atas Golden State Warriors 99-96. (m33/ap) Guard Phoenix Suns, Steve Nash (kiri), berusaha mengungguli pebasket Charlotte Bobcats Derrick Brown dalam perebutan bola di Phoenix, Rabu (27/1).-AP-

dunia itu baru mengeluarkan permainan terbaiknya di pertengahan set kedua sebelum membukukan kemenangan 4-6, 7-6 (4), 6-2.

“Saya tidak menyangka akan menang setelah tertinggal 0-4. Saat itu, saya hanya berpikir kalaupun kalah, saya masih akan bermain di no-

AP

mor ganda. Saya sadar itu bukanlah pemikiran seorang juara, tetapi itulah yang saya pikirkan,” ujar Serena. (m33/ap)


Medan Metropolitan

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

9

100 Pengacara Kawal Gugatan Pedagang Pemko Tetap Lakukan Penataan MEDAN (Waspada): Sedikitnya 3.000 pedagang kaki lima (PKL), Rabu (27/1), melakukan gugatan terhadap Pemko Medan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan, terkait kebijakan penggusuran dagangan mereka. Gugatan legal standing ini diwakili Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan didampingi 100 pengacara. Wakil Direktur LBH Medan Muslim Muis kepada Waspada seusai mendataftarkan gugatannya mengatakan, penggusuran yang dilakukan Pemko dianggap telah melanggar hak asasi manusia, khususnya di bidang hak-hak ekonomi, sosial dan budaya masyarakat. “Kebijakan penggusuran yang dilakukan Pemko dianggap tidak mempertimbangkan kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat, apalagi akibat penggusuran tersebut, kondisi perekonomian pedagang sangat memprihatinkan. Bahkan saat ini banyak anak dari peda-

gang yang terancam putus sekolahnya karena kekurangan biaya, “ katanya, kemarin. Muis mengatakan, sebelum melakukan penggusuran, seharusnya Pemko melakukan pengkajian, penilaian serta analisis dari dampak kebijakan penggusuran. Namun hal tersebut tidak dilakukan sehingga sangat merugikan para PKL yang berjualan secara turun temurun di lokasi tempat mereka jualan. Dia juga menambahkan, jika Pemko memberikan kebijakan yang digusur diberikan tempat baru, maka penggusuran

KAMMI Nilai 100 Hari SBY-Boediono Gagal MEDAN (Waspada): Puluhan kader Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumut berunjukrasa di gedung DPRD Sumut, Rabu (27/1). Mereka menilai 100 hari pertama pemerintahan SBY-Boediono gagal. Dalam pernyataan sikapnya, Ketua Umum Kammi Sumut, Juanda Sukma mengatakan, SBY-Boediono dan Kabinet Indonesia Bersatu II sudah berjanji untuk 100 hari pertama ada 45 program bidang sektoral dan regional, serta 15 program pilihan. Di antaranya pemberantasan mafia hukum. “Jelas dalam hal ini SBY gagal. Konflik antara lembaga penegak hukum menjadi fakta nyata ketidakberdayaan SBY dalam mereformasi hukum. Kecenderungan dia selalu lepas tanggungjawab menjadi masalah besar penyelesaian konflik lembaga hukum,” katanya. Selain itu, tambahnya, perampokan sistematis uang negara pada Bank Century yang melibatkan elit BI hingga merugikan negara Rp6,7 triliun, jelas menunjukkan program 100 hari pertama SBY hanya pencitraan tanpa realisasi jelas. Dia khawatir berbagai masalah tersebut menjadi awal buruk bagi perjalanan pemerintahan SBY jilid II nantinya. “Padahal 100 hari pertama menjadi representatif lima tahun ke depan pemerintahan SBY-Boediono. Dalam pernyataan sikapnya, KAMMI Sumut meminta SBY serius menyelesaikan kasus bailout Bank Century. Pansus Angket Juga diminta untuk memanggil SBY. Pemerintah juga diminta berkomitmen mereformasi lembaga-lembaga penegak hukum. Awalnya, massa KAMMI Sumut ingin berorasi di halaman gedung DPRD Sumut. Namun karena saat bersamaan ratusan buruh juga melakukan unjukrasa menentang perdagangan bebas, China-ASEAN, massa KAMMI Sumut memilih hanya berorasi di pinggir Jalan Imam Bonjol, depan kantor gedung dewan. (h11)

Pembuat Situs Hina Umat Islam Diminta Taubat MEDAN (Waspada): Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, melaluiWakil Ketuanya Sarwo Edi meminta kepada pembuat situs mengina umat Islam agar bertaubat dan menutup situsnya. Demikian dikatakannya menyikapi adanya situs http:/ /mengenal-islam.t35.com yang isinya sangat mengkhawatirkan, penuh dengan hujatan terhadap agama Islam. “Siapapun pasti tidak akan terima jika membaca seluruhnya isi situs itu dan nyata-nyata menyakiti perasaan umat Islam. Bukan hanya umat Islam tapi saya yakin umat beragama lain akan terkoyak perasaannya membaca kalimat demi kalimat di dalamnya,” kata Sarwo Edi, Selasa (26/1), saat membaca dan melihat sendiri situs tersebut setelah diberitakan media ini. Dia menyebutkan, persoalan yang menghujat Nabi Muhammad memang bukan hal yang baru. Setiap zaman selalu terjadi bahkan pelakunya sudah ada yang dihukum, tetapi tetap saja ada orang-orang yang suka membuat sensasi dengan caranya. Saat ini, kata Edi di tengah era keterbukaan informasi memang tidak mudah melacak orang yang membuat blok atau situs di dunia maya, tetapi sebagai masyarakat yang melek teknologi tentu saja harus melakukan sesuatu agar harkat dan martabat umat Islam jangan terus dihujat dengan menghina Nabi Muhammad. “Sebagai masyarakat, tentu kita berharap agar pembuat situs itu bertaubat dan menghentikan blog itu dan segera sadar bahwa dampak yang ditimbulkan oleh situs itu cukup besar bagi generasi Islam saat ini dan masa datang. Kita pikir, siapa yang akan diuntungkan pembuat situs itu, sebab dia dengan tegas menyatakan bahwa pembuatan situs itu tidak ada hubungan dengan siapapun. Artinya, dengan keangkuhannya pembuat situs itu merasa bahwa apa yang ditulisnya adalah benar adanya. (m36)

Kejati Terima Berkas Kasus Kebakaran M-City MEDAN (Waspada): Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu) menerima pelimpahan berkas berikut dua tersangka dan barang bukti kasus kebakaran lokasi hiburan M-City Jln Gatot Subroto dari penyidik Polda Sumut, Rabu (27/1). Dua tersangka tersebut atas nama Suk dan AH. Keduanya merupakan petugas dekorasi tempat hiburan tersebut. Pelimpahan keduanya dilakukan setelah BAP dinyatakan lengkap (P21), pada 20 Desember 2009. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejatisu Edi Irsan Kurniawan Tarigan menyebutkan, Rabu (27/1), keduanya dijerat pasal 180 jo 189 KUHPidana, di mana akibat kelalaian hingga mengakibatkan kebakaran dan kematian orang lain. Selain itu, dalam kasus ini, tim jaksa penyidik, kata Tarigan, masih meneliti berkas dua tersangka lainnya. Untuk BAP tersangka yang sudah masuk, kata Tarigan, jaksa akan segera melakukan penyusunan dakwaan terhadap untuk dilimpahkan ke PN Medan . Tempat hiburan malam di Jalan Gatot Subroto Medan itu terbakar 4 Desember 2009, merenggut 20 korban jiwa. (h05)

akan memberikan solusi baru dan gugatan ini tidak akan terjadi. Penggusuran juga dilakukan tebang pilih dalam penggusuran, karena pedagang lain yang dianggap mengganggu jalan atau lokasi jualannya menganggu fasilitas publik. Dalam gugatannya, pada pedagang menuntut agar Pemko mengeluarkan kebijakan, agar menghentikan dengan segera penggusuran paksa terhadap para PKL di kota Medan, seraya memulihkan keadaan para korban penggusuran dengan cara memberikan solusi dan relokasi tempat berdagang yang layak bagi para pedagang korban penggusuran paksa. “LBH meminta Komisi Yudisial untuk membentuk tim pemantau persidangan, guna mengawasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, guna

menemukan kepastian hukum yang berkadilan bagi pedagang korban penggusuran, “ katanya. Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh dari LBH Medan, ribuan PKL yang melakukan gugatan terdiri dari pedagang Pasar Peringgan, pedagang Samanhudi, pedagang di Jalan Gajah Mada, pedagang di Jalan jamin Ginting, pedagang Sukaramai, pedagang Pasar Petisah, pedagang Pasar Aksara dan pedagang Pasar Meranti. Secara terpisah, Kabag Humas Pemko Medan Hanas Hasibuan ketika dikonfirmasi mempersilakan saja para pengacara dan pedagang untuk melakukan gugatan ke Pemko Medan. Yang pasti pada prinsipnya Pemko tidak menggusur pedagang, melainkan melakukan penataan yang baik agar Kota Medan terlihat bersih dan

nyaman. “Kita tidak larang mereka berjualan, tetapi jangan semraut dan memacatkan arus lalulintas. Salah satu contoh seperti di Pasar Sutomo dan lainnya. Kalau mereka tidak ditata, maka jalan tersebut macat setiap saat,” ucapnya. Ditambahkannya, Pj Walikota Medan Rahudman Harahap pada prinsipnya tidak melarang berjualan, namun harus tertata dengan baik. Penataan ini hanya sebagian yang terusik, namun sebagian besar merasakan manfaatnya. “Jadi kalau ada yang melakukan gugatan silakan saja.Yang pasti Pemko tetap melakukan penataan terhadap pedagang di badan jalan. Kita berharap agar momen ini jangan sampai ada muatan politis,” ujar Hanas. (h05/h10)

Kejatisu Terima Tiga Berkas Tersangka Korupsi Tobasa Berkas Bupati Tobasa Belum Turun Dari Polisi MEDAN (Waspada): Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Rabu (27/1), menerima berkas acara pemeriksaan kasus dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp3 miliar di Pemkab Tobasa. Penyerahan tersebut atas nama tiga tersangka terhadap Mantan Kabag Keuangan Pemkab Tobasa diinisial AS, Mantan Pemegang Kas JH dan Mantan Bendahara BH. “Berkas atas nama tiga tersangka korupsi di Pemkab Tobasa sudah kita terima dari penyidik dan saat ini diteliti jaksa,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejatisu Edi Irsan Kurniawan Tarigan, kemarin. Sementara untuk berkas BAP Bupati Tobasa Monang Sitorus sejauh ini belum diterima Kejatisu, meski surat izin pemeriksaan dari presiden sudah keluar. “Untuk berkas

Monang belum kami terima setelah surat izin presiden turun,” ujarnya. Sebelumnya, berkas bupati Tobasa juga sudah pernah dilayangkan ke Kejatisu dan dikembalikan dengan beberapa pertimbangan, salah satunya tidak adanya surat izin pemeriksaan dari presiden. “Kita belum tahu, apakah berkasnya lengkap atau tidak. Karena belum ada masuk. Kalau memang syarat bukti formil dan materil sudah terpenuhi, maka tentunya kami akan menyatakan lengkap,” katanya. Sementara Kasat Tipikor Poldasu AKBP Albert Sianipar membenarkan telah melimpahkan berkas untuk tiga tersangka tersebut. Namun, untuk berkas BAP Monang Sitorus direncanakan akan dilimpahkan pekan depan. Menunggu pemeriksaan dua saksi lagi dari Departemen Dalam Negeri,

Rodenezer Moenek dan S Sitompul. 381 cek disita Menurut Sianipar, barang bukti yang sudah disita dari tersangka berupa 381 lembar cek travel dengan pecahan Rp5 juta dan Rp10 juta. Sedangkan pencairan dana sebesar Rp 3 miliar melalui Cabang BRI Tarutun-Balige. “Kemungkinan pekan depan kita limpahkan ke kejaksaan, setelah pemeriksaan dua saksi ini selesai,” jelasnya. Tersandungnya Bupati Tobasa Monang Sitorus dalam kasus dugaan korupsi karena diduga telah melakukan penyelewengan dana APBD tahun 2005 sebesar Rp3 miliar. Dalam hal ini, Monang Sitorus mengalokasikan anggaran tersebut untuk mendahulukan dana alokasi khusus (DAK) serta bantuan operasional sekolah (BOS) dari pemerintah tanpa adanya persetujuan DPRD Tobasa. (h05)

Terkait Jatuhnya Pekerja

Komisi E Panggil Kontraktor Gedung Baru DPRDSU MEDAN (Waspada): Komisi E DPRD Sumut yang membidangi masalah kesehatan dan tenaga kerja segera memanggil pelaksana proyek pembangunan gedung baru DPRD Sumut, terkait jatuhnya salah seorang pekerja dari lantai III saat mengerjakan proyek tersebut, Kamis (21/1 ) lalu. “Komisi E segera memanggil pimpinan kontraktornya untuk menanyakan tentang pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek tersebut,” kata Ketua Komisi E Brilian Moktar, SE didampingi Bendahara PDI Perjuangan Sumut, Dr. Sofyan Tan saat mengunjungi pekerja yang dirawat di RS Malahayati Medan, Minggu (24/1). Menurut Brilian, PT Jaya Konstruksi sebagai pelaksana pembangunan gedung baru DPRD Sumut seharusnya betulbetul memperhatikan K3 pada proyek pembangunan gedung tersebut. Sebab, kata dia, berdasarkan penglihatan dan pantauan dewan, perusahaan itu sepertinya tidak melaksanakan aturanaturan K3 dengan baik dalam membangun gedung tersebut.

“Komisi rekomendasikan kepada Disnaker Sumut dan Medan untuk melihat penerapan aturan K3 pada proyek tersebut dan segera melaporkan hasilnya kepada Komisi E,” ujarnya . Apalagi, katanya, demi memenuhi waktu yang ditentukan, pelaksanaan pekerjaan pembangunan gedung itu dilakukan nonstop 24 jam. “Nanti kita juga akan melihat aturan-aturan mengenai shif pekerjaan proyek itu,” ungkap politisi PDI Perjuangan ini. Brilian juga meminta agar kesehatan pekerja yang terjatuh dalam pembangunan dewan itu dijamin. “Kita minta agar pekerja yang mengalami kecelakaan harus diperhatikan. Bukan saja perawatan selama sakit, tapi juga mentalitasnya pascaperawatan,” sebut Brilian. Selain itu,tambahnya, gaji selama perawatan harus diberikan kepada pekerja dan Jamsostek harus memberikan pelayanan yang baik kepada pekerja sesuai ketentuan yang ada. Pada kesempatan itu Brilian juga mempertanyakan digunakannya 90 tenaga pekerja dari Pulau Jawa oleh kontraktor untuk melaksanakan pembangu-

nan gedung DPRD Sumut. “Apakah di Sumut tidak ada pekerja lagi, padahal sebagaimana kita ketahui angka pengangguran cukup tinggi di daerah ini. Kenapa tidak diberikan kepada pekerja lokal,” katanya dengan nada tanya. Sementara dr Sofyan Tan mengatakan, apapun ceritanya pekerja adalah aset bagi perusahaan sehingga tidak boleh ditinggalkan kalau ada kejadian naas yang menimpanya. Menurut Sofyan Tan, perhatian yang baik harus diberikan kepada mereka yang mengalami kecelakaan kerja. Jika tidak, akan berdampak pada kinerja pekerja lainnya. Selain itu, kata dia, selama dirawat di rumah sakit pekerja juga harus tetap mendapatkan bantuan serta hak-haknya, baik berupa biaya perawatan maupun gaji selama belum bisa bekerja karena harus menjalani perawatan. “Apalagi, pekerja yang naas itu berasal dari Pulau Jawa yang jauh dari keluarga,” kata Sofyan Tan yang diusung PDI Perjuangan Sumut sebagai bakal calon Wakil Walikota pada Pilkada Medan 2010. (h11)

Waspada/Ist

JENGUK PEKERJA: Ketua Komisi E DPRD Sumut Brilian Moktar, SE didampingi Bendahara PDI P Sumut dr Sofyan Tan di RS Malahayati, Minggu (24/1), saat menjenguk Siswo seorang pekerja yang jatuh dari lantai III saat mengerjakan proyek pembangunan gedung DPRD Sumut.

Waspada/Surya Efendi

TERLALU DEKAT DENGAN REL: Pemukiman warga di pinggiran rel kereta api yang dijanjikan akan dipindahkan demi kenyamanan dan keselamatan hanya tinggal janji. Pemukiman warga di Kota Medan yang dekat dengan lintasan kereta api ini mengundang maut. Foto diambil di Jl. Sutomo dekat Jl. Asia Medan, Selasa (26/1).

Uang Pasien Miskin Harus Dikembalikan MEDAN (Waspada): Dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pasien miskin dengan dalih biaya pemeriksaan golongan darah terjadi di RSU Dr. Pirngadi Medan. Padahal pasien miskin tersebut memiliki kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), yang menjamin pembebasan seluruh biaya perobatan. Atas kejadian ini, Kadis Kesehatan Sumut, dr. Candra Syafei, SpOG meminta agar pihak RSU Dr. Pirngadi segera mengembalikan uang pasien miskin tersebut. Sebab, program Jamkesmas telah menanggung seluruh biaya perobatannya. ”Saya minta pihak RSU Dr. Pirngadi segera mengembalikan uang pasien miskin itu,”

tegas Candra kepada wartawan usai mendampingi Ny. Fatimah Habibi Syamsul Arifin saat berkunjung ke rumah sakit milik Pemko Medan, Senin (25/1). Menurut Candra, program Jamkesmas yang diluncurkan pemerintah pusat telah menanggung seluruh biaya perobatan pasien miskin termasuk pemeriksaan golongan darah. Jadi, tidak ada lagi alasan rumah sakit untuk melakukan pemungutan terhadap peserta Jamkesmas tersebut. Pelaksana Harian (PH) Direktur RSU Dr. Pirngadi Medan, dr. Dewi F. Syahnan, SpTHT yang dikonfirmasiWaspada mengatakan, pihaknya telah menegur oknum Kepala Instalasi Bank Darah rumah sakit terse-

but karena diduga telah melakukan pungli terhadap pasien miskin. ”Kita akan memberikan sanksi terhadap oknum yang melakukan pungli terhadap pasien miskin tersebut,” ujar Dewi. Informasi yang diperoleh Waspada di lapangan, pengutipan uang sebesar Rp30 ribu diberlakukan terhadap seluruh pasien termasuk pasien miskin yang hendak memeriksa golongan darah. Alasannya, uang tersebut untuk menutupi biaya pembelian Cross Match (alat pemeriksa golongan darah). Padahal, alat tersebut merupakan bantuan dari Departemen Kesehatan RI. Akibat pungli tersebut, sejumlah pasien terutama pasien miskin mengeluh.(m26)

Gubsu, KDh Se Sumut Diminta Berantas Pembalakan Hutan MEDAN (Waspada): Gubernur Syamsul Arifin dan 33 kepala daerah se Sumatera Utara diingatkan Presiden untuk tetap komit melakukan pemberantasan dan penindakan pelaku-pelaku illegal logging (pembalakan hutan) di daerah masing-masing. Karena dampak pembalakan hutan tidak hanya merugikan generasi sekarang, tetapi juga generasi masa depan. “Saya ingatkan seluruh kepala daerah untuk tetap komit memberantas pembalakan hutan di wilayah masing-masing. Karena pelakunya hanya memperkaya diri sendiri dan tak pernah berpikir untuk memberikan sumbangan kepada bangsa dan negara,” ucap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam teleconference dengan sejumlah gubernur dalam acara peresmian proyek infrastruktur berbiaya Rp3,5 triliun dari Cirebon, termasuk proyek jalan layang Amplas dan proyek kanal banjir Medan, Selasa (26/1). Khusus kepada Gubsu dan 33 KDh se Sumut, Presiden meminta dengan keseriusan yang sungguh-sungguh untuk memastikan minimalnya praktik pembalakan hutan. Karena pemerintah mulai saat ini segera mencanangkan penanaman satu miliar pohon untuk penghijauan. “Penanaman pohon peng-

hijauan itu penting khususnya bagi proyek infrastruktur yang sudah saya resmikan. Karena dengan penghijauan itu, maka keberadaan infrastruktur tersebut tidak kering kerontang, sehingga sedap dipandang mata,” jelasnya. Di kesempatan itu, Presiden juga menampung keluhan Gubsu tentang pasokan listrik Sumut yang masih dalam kondisi krisis. Menurut Kepala Negara, panambahan pasokan listrik untuk Sumut, sudah masuk dalam program 10.000 mega watt (MW) tahap II, di mana Sumut mendapat jatah sebesar 1.000 MW.“Tak usah khawatir Pak Syamsul, karena pasokan listrik Sumut sudah ditampung dalam program 10.000 MW tahap II. Kiranya, dengan program dimaksud, pasokan listrik Sumut bisa lebih baik,” jelas Presiden. Sebelumnya Gubsu kepada Presiden melaporkan, sejumlah proyek pembangkit listrik di Sumut antara lain PLTU Labuhan Angin di Sibolga berdaya 2 x 135 MW, pada Rabu (27/1) akan diresmikan operasionalnya dari Banten. Namun operasional proyek dimaksud, menurut Gubsu belum bisa menjamin antisipasi krisis listrik Sumut jika perbaikan pembangkit di PLTG Sicanang, Belawan berdaya 900

MW lebih tidak bisa dipercepat jadwalnya. “Ini kendala utama pengamanan pasokan listrik Sumut yang sebenarnya masih terbaik di luar Pulau Jawa. Namun, bila terjadi perbaikan mesin pembangkit di PLTG Sicanang, maka akan terjadi drop listrik yang cukup memberi pengaruh besar kepada keandalan pasokan listrik ke Sumut,” ujar Gubsu. Dikatakan Gubsu, pembangunan sejumlah infrastruktur yang diresmikan Presiden tadi sangat besar manfaatnya bagi masyarakat khususnya fly over di Amplas. Fly over ini merupakan jalan menuju ke Jawa dan Pekan Baru termasuk menuju ke Bandara Kuala Namu. Menurut Gubsu, sebelum pembangunan fly over di kawasan Amplas ini setiap hari pada jam-jam tertentu sering terjadi kemacetan lalulintas yang memakan waktu setengah jam. Sedangkan pada hari-hari besar kemacatan bisa memakan waktu hampir dua jam. Setelah siapnya pembangunan jembatan layang ini tidak terjadi lagi kemacatan lalu lintas sekaligus menambah indahnya Kota Medan ditambah dengan adanya taman dan penghijauan. Selanjutnya tentang pengendalian banjir yang kerap melanda Kota Medan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. (m19)

Kasus Pembobolan ATM

Baru Satu Nasabah Mengadu MEDAN (Waspada): Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) baru menerima satu pengaduan dari seorang nasabah bank Medan yang kehilangan uang di rekeningnya. Wakil Ketua BPSK H. M. Dharma Bakti Nasution, SE, SH, MH dalam penjelasannya kepada Waspada, Selasa (26/1), menyebutkan, perkara gugatan konsumen atas nama nasabah Suryanty, warga Jl.Duyung, Kelurahan Pandau Hulu, Kecamatan Medan Area terhadap PT Bank Mandiri telah divonis setelah menjalani beberapa kali sidang dengan No.24/BPSK/ Medan/2009 tanggal 19 Oktober, yang mewajibkan Bank tersebut mengganti uang nasabah tersebut. “Vonis itu merupakan final dan binding (keputusan mengikat) namun pihak Bank Mandiri merasa keberatan dengan keputusan itu sehingga melakukan banding,” kata Nasution yang mengaku ada beberapa anggota masyarakat yang juga sempat melaporkan kasus serupa kepada pihaknya, namun akhirnya mencabut pengaduan itu tanpa jelas alasannya. Menurut Nasution, kerugian yang dialami Suryanty Rp19,5 juta yang dalam persidangan mempunyai bukti yang kuat dan lengkap. Namun pihak PT Bank Mandiri berkeberatan

atas putusan itu. Untuk penanganan setiap kasus di BPSK tidak lebih dari 21 hari kerja. Demikian pula di PN juga tidak berbeda, 21 hari kerja. “Namun saya tidak bisa menjawab kenapa nyatanya proses perkara banding itu memakan waktu yang cukup lama,” kata Nasution yang mengaku keberadaan BPSK belum begitu tersosialisasikan sehingga masyarakat sering mengalami kesulitan dalam mengadukan masalahnya. Sebagai badan yang berwenang menyelesaikan sengketa konsumen, Nasution mengaku pihaknya siap menerima setiap bentuk pengaduan masyarakat yang merasa dirugikan, apa itu dalam soal harga tiket pesawat, soal timbangan, soal tagihan kartu kredit card, pembelian kendaraan dalam bentuk kredit dan lain-lain, termasuk soal konversi minyak tanah dengan gas. “Begitu pengaduan masyarakat konsumen kami terima setelah melengkapi data, pihak perusahaan pelaku yang diduga telah merugikan konsumen langsung dipanggil untuk disidangkan di sini,” ujar Nasution. Mengenai perannya tentang kasus Suryanty yang sudah dimenangkan dalam sidang BPSK itu, namun pihak PT Bank Mandiri banding di PN Medan, Nasution mengaku tidak lagi punya wewenang dengan per-

kara itu. Karena apabila PT Bank Mandiri tetap kalah dalam banding di PN, jelas akan banding lagi Mahkamah Agung (MA) yang penyelesaiannya 30 hari kerja, tapi bukan tidak mungkin akan berlama-lama sehingga bisa membuat bosan penggugat yaitu Suryanti. Selidiki Sementara itu Bank Mandiri Kanwil Medan hingga saat ini masih menyelidiki seputar adanya laporan beberapa nasabah pemegang kartu ATM yang mengaku kehilangan dananya atau dibobol di beberapa cabang. Menurut Humas Bank Mandiri Kanwil Medan Parlin Silalahi kepada wartawan, Selasa (26/1), masalah tersebut saat ini sedang ditangani pihak berwajib untuk diselesaikan secara hukum, ujarnya. Sampai saat ini belum ditemukan indikasi nasabah yang menjadi korban penggandaan kartu seperti yang terjadi di Bali khususnya yang bertransaksi di ATM Bank Mandiri., ungkapnya. Untuk itulah Bank Mandiri terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan dari sisi teknologi dan edukasi kepada masyarakat, semua cabang dan koordinator elektronik banking Bank Mandiri pun terus memantau dan akan melaporkan jika ada indikasi yang mencurigakan, katanya. (m23/m40)


Medan Metropolitan

10 Siswa Cemas Hadapi UN

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

Psikolog: Awas Depresi MEDAN (Waspada): Sejumlah siswa di Medan yang dijumpai Waspada Rabu (27/1), mengaku cemas dalam menghadapi UN (Ujian Nasional) yang akan berlangsung bulan Maret mendatang. Berbagai alasan mereka ungkapkan. Terutama pada saat uji coba atau tryout yang dilakukan di sekolah, nilai mereka tidak memenuhi standar untuk lulus, yaitu di bawah 5,5. “Mau tak mau UN harus dihadapi dan harus siap, karena itu keputusan pemerintah. Meskipun secara pribadi saya sedikit cemas menghadapi UN nantinya,” ujar Tari, siswi SMA Negeri 10 Medan, Rabu (27/1). Kekhawatirannya ditambah lagi dengan hasil tryout atau ujicobanya yang pernah dilakukan di sekolah di bawah standar nilai kelulusan 5,5. “Waktu ujicoba saya tidak lulus. Nilai yang saya peroleh di bawah

rata-rata. Untuk itu saya minta, pemerintah harus membatalkan UN, biarkan kelulusan siswa itu ditentukan guru kami. Meskipun katanya UN bukan satu-satunya penentu kelulusan, tapi tetap saja kami resah gara-gara UN. Sebab, kalau tidak lulus, tentunya kami malu.” Namun begitupun, menurut Tari dia mengaku akan berupaya lebih keras mengalahkan rasa cemas atau khawatirnya itu dengan belajar lebih giat.

Warga Sergai Miliki Ganja Ditangkap MEDAN (Waspada): Tim Pemburu Preman (TPP) Polsekta Medan Baru menangkap dua warga Sergai memiliki 0,5 ons ganja dalam hunting di Jalan Gajah Mada simpang S. Parman, Selasa (26/1) dinihari. Satu diantaranya mahasiswa semester V Perguruan tinggi di Medan. Dari tersangka MAH, 22, (kedua tangannya bertato) dan MS, 21, (mahasiswa), keduanya penduduk Dusun I, Desa Penggalian, Kec. Tebing Sahbandar, Kab. Serdang Bedagai, disita barang bukti, sepeda motor baru jenis Suzuki Spin warna merah tanpa memakai plat BK dan 0.5 Ons ganja dikemas dalam kertas Koran yang disimpang di bawa tempat duduk kendaraan, 1 blok tiktak, rokok dan lainnya. Sedangkan, dua pelaku lagi yakni U (teman tersangka MS) dan Lhs (pengedar ganja) kini masih dalam buronan. Keterangan Waspada peroleh di lapangan, sebelumnya kedua tersangka sekira pukul 24:30, jalan-jalan ke Kota Medan naik sepeda motor Suzuki Spin untuk menemui rekannya sesama mahasiswa di tempat kost. Setiba di Medan, tersangka menanyakan kepada temannya U (buron) dimana ada jual ganja. Kemudian U memberitahukan kepada kedua tersangka untuk membeli ganja kepada Lhs. Selanjutnya, tersangka MAH dan MS pergi mengontak Ihs melalui hendphone. Setelah ada kesepakatan mereka melakukan teransaksi di lapangan bola dekat rumah tersangka Lhs Jalan Starban, Gang Wakaf Medan. Setelah Lhs menyerahkan 0,5 ons ganja yang dibungkus Koran dan menerima uang Rp150.000 langsung kabur meninggalkan lokasi tersebut. Sedangkan kedua tersangka langsung pergi dimana sebelumnya menyimpang ganja itu dibawa tempat duduk kendaraannya. Namun, sesampainya di Jl. Gajah Mada simpang Jl. S. Parman, TTP Polsekta Medan Baru yang sedang melakukan patroli curiga melihat kedua tersangka mengendarai sepeda motor baru tanpa plat BK. Selanjutnya, petugas memerintahkan tersangka berhenti dan menanyakan surat-surat kendaraan seperti STNK dan SIM. Sewaktu dilakukan pemeriksaan dibawa tempat duduk sepeda motor ditemukan ganja tersebut, sedangkan tersangka MAH mencoba melarikan diri dan akhirnya ditangkap di Jalan Nibung Utama dekat pajak Petisah. Kapolsekta Medan Baru, AKP M Adenan AS, SH.SIK kepada Waspada mengatakan, kedua tersangka warga Sergai tersebut masih dalam pemeriksaan. (m31)

Waspada/Ismanto Ismail

DIPERIKSA: Petugas Juper Polsekta Medan Baru sedang memeriksa tersangka MAH dan MS, warga Sergai, pemilik 0.5 ons ganja, Selasa (26/1) sore.

“Kalau berdasarkan tryout saya yakin masih banyak siswa di sekolah manapun yang tak bisa lulus, tapi mudah-mudahan pada hari H-nya kami semua mampu mengatasi itu semua,” ujar Tari tersenyum. Hal serupa juga diungkapkan Putri, siswi SMK YPK Medan. Baginya mengikuti UN nanti merupakan suatu yang paling menegangkan. “Ujian nasional nanti cukup menegangkan, apalagi gara-gara salah mengisi LJK seperti kurang menghitamkan LJK (Lembar Jawaban Komputer), maka tidak terdeteksi di komputer,” jelas Putri. Kata Putri, masalah seperti itulah yang dialaminya waktu tryout atau uji coba yang dilakukan di sekolah. Gara-gara melingkari jawaban kurang hitam, LJK-nya tidak terdeteksi di komputer. “Itulah sebabnya saya tidak lulus waktu tryout kemarin.” Putri berharap, agar lulus tidak lulusnya suatu siswa ditentukan oleh guru yang mengajar di sekolah. Sebab, tambahnya, gurulah yang lebih mengetahui kemampuan anak didiknya.

“Jangan gara-gara kertas jawabannya tidak terdeteksi, siswa tidak lulus. Dengan diberlakukan ini juga, siswa harus berhati-hati dalam melingkari atau menghitamkan lembar jawaban. Kalau kurang tebal, tak bisa dibaca komputer, kalau ketebalan takutnya tembus, kertas jawaban jadi koyak,” katanya. Awas Depresi Sementara itu, Psikolog dari Fakultas Psikologi UMA Dra. Irna Minauli, M.Psi kepadaWaspada mengungkapkan, rasa cemas siswa dalam menghadapi UN itu adalah hal yang wajar. Sampai kapanpun, meskipun UN ditunda siswa itu tidak ada siap-siapnya. “Itu wajar, sesuatu yang mengancam atau menakutkan karena ketidakpastian lulus atau tidak pasti akan menimbulkan rasa cemas. Karena rasa cemas itulah mereka mengaku belum siap.” Menurutnya, rasa cemas siswa untuk mengikuti UN ini sebenarnya termasuk eustres atau stres yang baik. “Karena mereka akan berusaha mem-

persiapkan segalanya seperti rajin belajar, ikut bimbingan belajar dan saling berdiskusi untuk mengikuti UN nantinya. Streskan ada dua, eustres dan distres. Distres ini adalah stres jahat.” Dikatakannya, eustres ini bisa saja menjadi distres bahkan menjadi depresi. Kalau eustres ini tidak dapat dikelola dengan baik maka akan menjadi distres. Seseorang yang sudah mengalami distres maka fisiknya akan terganggu seperti susah makan, susah tidur, dan fisiknya menjadi sakit. “Kalau itu sudah muncul, awas muncul depresi pada diri kita. Depresi itu akan menimbulkan rasa tidak percaya diri, mulai menarik diri dari lingkungan, akan susah tidur atau menjadi kebanyakan tidur.” Kepada siswa yang akan mengikuti UN, Irna berpesan agar menghadapi ujian dengan persiapan belajar, ikut bimbingan belajar dan sebagainya, juga harus menumbuhkan rasa optimis dan berdoa. “Sebab, berdoa dapat menghilangkan stres.” (cmai)

Tanya Status Pj Walikota Pansus DPRD Habiskan Rp175 Juta MEDAN (Waspada): Hanya untuk mempertanyakan status penjabat walikota pada Pilkada, 23 pimpinan dan anggota DPRD Medan berangkat ke Depdagri, di Jakarta. Mereka setidaknya menghabiskan anggaran Rp175 juta. Akibat keberangkatan hampir separuh anggota dewan pada Rabu (27/1), gedung DPRD menjadi sepi. Hanya beberapa orang saja anggota yang masuk kantor. Itupun tidak melakukan kegiatan. Mereka hanya dudukduduk di komisi ataupun fraksi masing-masing. Data diperoleh Waspada, seluruh anggota panitia khusus (Pansus) Pilkada DPRD Medan berjumlah 19 orang, ditambah empat orang pimpinan dewan

ikut ke Jakarta. Mendampingi mereka diutus lagi dua orang staf DPRD. Biaya perjalanan tiap anggota dewan Rp7 juta, dan pimpinan lebih tinggi lagi. Dengan begitu perjalanan ini sedikitnya menghabiskan dana Rp175 juta. Sudah menjadi kebiasaan di DPRD Medan, perjalanan ke luar daerah merupakan kegiatan primadona yang tidak bisa diwakili. Seluruh anggota harus ikut. Tidak ada yang mau tinggal. Karenanya, tim besarpun berangkat hanya untuk mempertanyakan masalah sederhana. Terbukti, Selasa sore wartawan yang menghubungi salah seorang anggota Pansus via telefon mendapat jawaban yang

sangat sederhana tentang status penjabat walikota. Yakni, tergantung Gubsu. Artinya, menurut anggota Pansus, Gubsu bisa saja memutasikan kembali Rahudman Harahap, dari jabatan penjabat walikota Medan. Dengan tidak lagi berstatus penjabat, dia bisa maju sebagai calon walikota. Sebelumnya, Ketua Pansus Pilkada DPRD Medan, Abdul Rani, menyebutkan kunjungan mereka ke Depdagri sangat penting. Rencananya mereka juga akan ke KPU pusat untuk mempertanyakan masalah panitia pengawas (Panwas). Mereka tetap ngotot berangkat sekalipun pertanyaan itu bisa dilakukan lewat surat, telefon, fax atau e-mail. (m17)

Berkelahi Di Jalan Raya Tewas Digilas Truk MEDAN (Waspada): J. Sembiring, 41, warga Kabanjahe, Tanahkaro, yang sedang berkelahi di jalan raya Km 5354 Bandarbaru, Rabu (27/1) pagi, tewas ditabrak truk colt diesel. Sopir dan penumpang colt diesel yang menabrak korban diamankan Satlantas Poltabes MS Pos Pancurbatu. Sedangkan mayat Sembiring dibawa ke rumah sakit untuk keperluan visum. Informasi yang diperoleh menyebutkan, sekira pk 24:00, korban Sembiring diduga sedang berkelahi dengan lawannya di kawasan Bandarbaru

hingga ke ruas jalan raya. Tanpa mereka sadari tiba-tiba muncul truk colt diesel BK 8066 SG dengan kecepatan tinggi dari arah Tanahkaro menuju Medan. Sopir Dian Surbakti tak bisa mengendalikan tr uknya, akibatnya Sembiring tergilas hingga tewas di tempat. Tubuh Sembiring mengalami luka dada remuk, telinga kiri koyak dan rahang patah. Saat diperiksa di Pos Lantas Pancurbatu, Dian Surbakti, warga Desa Susuk. Kec. Payung menyebutkan, saat melintas dengan kecepatan tinggi dia melihat orang yang sedang berkelahi di pinggir jalan dan

korban tiba-tiba bergerak ke badan jalan sehingga tergilas. Kapos Lantas Pancurbatu Iptu A Ginting yang dikonfirmasi Waspada membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. “Sopirnya Dian Surbakti mengaku telah menabrak korban saat sedang berkelahi di pinggir jalan, sedangakn seorang lagi temannya Madi Peranginangin merangkap sopir 2 melarikan diri,” jelas Iptu A Ginting. Kini, sopir dan penumpangnya Indah br Ginting masih menjalani pemeriksaan di Pos Lantas Pancurbatu, sedangkan truk diamankan sebagai barang bukti. (cat)

Dokter Kita Saja Berobat Ke Penang JAM menunjukan pukul 10.00 tepat, suasana di ruang kedatangan internasional terlihat sepi, hanya beberapa petugas Imigrasi Bandara Polonia berada di konter masing-masing, bersamaan pesawat jenis Boeing 737-400 mendarat di bandara itu dari Penang. Dalam suasana udara, kemarin itu, tidak begitu panas. Suhu mencapai angka lebih kurang 32 derajat Celcius, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-103 berhenti di jalur 8 Bandara itu. Pesawat les merah, biru bercampur putih membawa lebih dari 100 penumpang dari Penang dan mendarat di Medan, di antaranya orang-orang sakit yang berobat ke negara tetangga, Malaysia. Beberapa petugas dari Sriwijaya Air mendorong kursi roda dari tangga pesawat ke terminal kedatangan luar negeri. Setelah proses stempel paspor, si pasien walau di atas kursi roda dengan sabar menunggu bagasi (tas) yang mereka bawa turun dari pesawat. Misalnya, Tinggi Sembiring, 71, ayah yang mempunyai beberapa anak sudah sejak 8 tahun lalu menderita sakit stroke ringan, menyebabkan kaki kanannya agak sakit, dia harus bolak balik dua kali setahun ke Island Hospital Pulau Penang. “Saya awalnya berobat pada sejumlah dokter di

Medan, belakangan harus berobat lagi ke Penang. Sebenarnya diagnosa penyakit dokter di sana lebih tepat, membuat pasien-pasien Indonesia terutama dari Sumut lebih percaya berobat ke sana. Obat yang diberikan dokter disana hanya tiga macam saja,” ujar mantan pengajar di Fakultas Hukum USU Medan. Dia didampingi istri maupun putranya menyatakan penyakit yang sudah lama diderita sudah agak sembuh, terbukti kaki kanannya yang sakit sudah dapat digerakkan pelan-pelan. Bahkan Sihol Marbun, 55, asal Pematangsiantar yang satu pesawat dengan Sembiring juga dipapah di atas kursi roda. Dia kelihatan menderita sesak nafas dan masih terpasang selang obat di hidungnya. Putrinya mendorong kursi roda hingga ke tempat parkir kendaraan. “Saya baru turun dari Penang berobat dan mudah-mudahan penyakit yang saya derita sudah agak lumayan,” ujarnya. Dokternya ramah Sementara itu, staf Karantina Kesehatan Bandara Polonia Masipul Sipayung menyatakan, rata-rata pasien yang berobat ke Penang setiap hari mencapai 15 orang, berarti sebulan mencapai 450 orang, diangkut dengan penerbangan Sriwijaya, Lion Air dan lainnya. Dari jumlah pasien tersebut kebanyakan mereka menderita sakit lemas lutut, tidak kuat jalan, jantung berdebar bahkan penyakit kanker dan strok. Dengan demikian rupiah mengalir

deras ke luar negeri. Bahkan menurut Sipayung, tidak hanya warga masyarakat biasa yang berobat ke sana, dokter-dokter di Medan banyak juga yang berobat ke luar negeri. “Biasanya kalau suaminya dokter, isterinya dibawa berobat ke sana, demikian sebaliknya,” ujarnya. Apa yang menarik dari pasien-pasienberobatkeluarnegeri? Menurut pengakuan sejumlah pasien, disamping diagnosa dokter tentang penyakit yang tepat, paling memuaskan dokter

yang menangani pasien bersikap ramah sehingga si pasien terasa cepat sembuh. Demikian juga peralatan medisnya lebih lengkap. Dokter yang memperdalam bidang spesialis ilmunya dibiayai oleh negara. “Mereka orang Sumut lebih yakin berobat ke luar negeri terutama ke Penang, merasa pelayanan lebih baik,” ujar anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba saat melepas beberapa orang sakit berobat ke Penang belum lama ini.

Misalnya, Dr Leow Chai Hooi, spesialis penyakit paru di Island Hospital Pulau Penang tidak membantah hal itu. Banyak pasien dari Medan dan Aceh setiap hari berobat ke Penang. “Saya sudah memberikan terapi tepat agar mereka cepat sembuh, setiap minggu lebih dari 100 pasien alamatnya berasal dari Sumatera Utara dan kawasan kota Medan pada umumnya,” katanya. * Abdullah Dadeh

Waspada/Abdullah Dadeh

PASIEN: Sihol Marbun (kanan) dan Tinggi Sembiring, warga Sumut yang menjadi pasien rumah sakit di luar negeri, berada di kursi roda saat mendarat di Bandara Polonia Medan, setelah berobat dari Pulau Penang, Senin (26/1).

Waspada/Sugiarto

TINJAU RUANG IT: Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Kadisdiksu) H. Bahrumsyah, MM (kanan) saat meninjau ruangan IT Jejaring Pendidikan Nasional Disdik Sumut bersama rombongan Dewan Kehormatan PWI Sumut dipimpin H. Ronny Simon (dua kiri) , saat berkunjung ke Disdiksu, Jl. T. Cik Ditiro Medan, Senin (25/1).

Disdiksu Kembangkan Program Pendidikan Online Di 200 SD 132 Sekolah Percontohan Disiapkan MEDAN (Waspada): Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdiksu) menerapkan sistem pendidikan dengan memanfaatkan informasi teknologi. Pada tahun 2010 ini, Disdiksu sedang mengembangkan program school net di 200 Sekolah Dasar (SD) sekolah binaan dan 132 sekolah percontohan. Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, H. Bahrumsyah, MM melalui Koordinator Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas) Disdiksu, Hironymus Godhang, kepada wartawan, Senin (25/1) mengatakan, pada awalnya program ini, masih difokuskan untuk tingkat SD. “Melalui internet Disdik Sumut akan memandu 200 SD yang tersebar di 33 kabupaten/ kota se-Sumut dalam meningkatkan mutu pendidikan secara online,” terangnya. Hironymus menyebutkan, pembiayaan program ini dianggarkan dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut 2010. Dia mengatakan, school net ini memiliki konsep unduh (download) materi pelajaran yang disiapkan oleh Disdik Sumut. “Dari 200 sekolah yang terpilih, berhak meminta suatu materi pelajaran, dengan mendownload ke alamat situs resmi disdik.sumutprov.go.id. Pada

situs tersebut, kami telah menyediakan ratusan list materi pelajaran dan standar kompetensi,” jelasnya seraya mengatakan, setelah mendownload, pihak sekolah dapat langsung online di tempat. Godhang menjelaskan, school net ini memiliki layanan yang disebut TV Demand, dengan layanan ini mereka dapat mendownload file berupa video, audio hingga gambar. Untuk mengatasi berbagai kendala maupun permasalahan dalam school net ini, Disdiksu bekerjasama dengan pihak Telkom. “PT Telkom telah mendistribusikan layanan internet gratis ke 490 sekolah termasuk menyediakan layanan internet gratis di 200 sekolah tersebut,” katanya. Sekolah yang layak mendapatkan layanan tersebut, Disdiksu terlebih dahulu melakukan verifikasi terhadap sekolah itu. “Kami akan melihat kesiapan sekolah dengan menerapkan PP No 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional. Sekolah yang dipilih tentunya sekolah yang masih terjangkau kabel telepon,” terangnya. 132 Sekolah Percontohan Menurut Hironymus, pihaknya juga akan membuat

program yang sama untuk 132 sekolah percontohan. Baik di tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK. Di tiap kabupaten/kota dibuat masing-masing sekolah percontohan dengan tingkat satuan pendidikan tersebut. “Dalam hal ini Disdiksu hanya merupakan pengendali mutu. Jadi untuk memperluas program ini merupakan tugas dari Disdik Kabupaten/Kota. Sedangkan dananya bukan dari dana sharing yang didapat dari Disdiksu, tapi dari anggaran dana APBD mereka sendiri,” tegasnya. Hironymus menuturkan, pada 132 sekolah percontohan tersebut nantinya akan dilengkapi fasilitas yang akan menjadikan pusat sumber belajar seperti komputer dan internet. Dalam menentukan sekolah binaan dan percontohan ini nantinya pihak Disdiksu akan buat spesifikasi. “Kami akan menurunkan tim untuk lakukan monitoring, verifikasi, dan identifikasi. Hal ini untuk menentukan sekolah mana yang menjadi binaan dan percontohan. Tentunya kita tetap berkoordinasi dengan Disdik kabupaten/kota. Karena mereka yang mengusulkan sekolahnya, namun, kita yang memberi rambu-rambunya,” paparnya. (m41)

Imigrasi Sosialisasi Tarif VOA MEDAN (Waspada): Pejabat Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia di Sumatera Utara, Selasa (26/1) siang, melakukan sosialisasi pemberlakuan tarif baru Visa kedatangan (Visa on Arrival/VOA), US$ 25, dan penghapusan VOA 7 hari. Sosialisasi dipimpin Kepala Kantor Depkumham, Mashudi (foto), dan diikuti Kepala Kantor Imigrasi, menemukan dua wisata mancanegara asal Korea, mencariVOA selama tujuh hari. Setibanya di pintu kedatangan internasional Bandara Polonia, dua wisman menggunakan Malaysia Airline, langsung menuju loket VOA yang dijaga petugas. “Keduanya meminta visa untuk menetap selama tujuh hari,” kata petugas. Setelah dijelaskan, akhirnya kedua perempuan Korea itu mengisi formulir untuk VOA menetap 30 hari. Kepala Kanwil Depkumham, Mashudi menegaskan, sesuai kebijakan, sejak Selasa pukul 00:00, pemerintah telah mengubah tarif VOA untuk 30 hari, menjadi US$ 25, dan menghapus VOA tujuh hari yang se-

Waspada/Ist

belumnya bertarif US$ 10. Kepala Kantor Imigrasi Polonia Medan, Abdul Rachman menyebutkan, program ini bersamaan dalam rangkat HUT Imigrasi ke 60. Dalam setahun, sekitar 14.600 pemohon VOA berlangsung di Bandara Polonia. “Itu untuk tahun 2009. Rataratanya sehari 40 pemohon,” sebut Rachman. Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM mulai memberlakukan sistem tarif tunggal untuk pengurusanVOA. “Sistem tarif tunggal ini untuk mempermudah pengawasan,” kata Pelaksana Tugas Dirjen Imigrasi,

Muhammad Indra, di Jakarta, Selasa. Rencananya, imigrasi akan memberlakukan tarif tunggal sebesar 25 dolar AS bagi setiap pemohon VOA untuk tinggal di Indonesia selama 30 hari. Kebijakan itu diberlakukan mulai 26 Januari 2010. Sebelumnya, imigrasi memberlakukan dua tarif permohonan VOA, yakni 10 dolar AS untuk setiap permohonan tinggal selama tujuh hari dan 25 dolar AS untuk setiap permohonan tinggal selama 30 hari. Muhammad Indra menjelaskan, pemberlakuan tarif tunggal itu tidak akan banyak berpengaruh pada pendapatan dari sektorVOA. Hal itu disebabkan permohonan melalui sistem tarif tunggal itu bisa diperpanjang. “Jadi justru pemasukan untuk negara bisa lebih banyak,” katanya. Selain itu, tegasnya, pemberlakuan tarif tunggal bertujuan untuk mempermudah pengawasan pengelolaan permohonan visa. Dengan begitu, manipulasi permohonan VOA tidak akan terulang. (m08)

Pemerintah Harus Segera Benahi Infrastruktur MEDAN (Waspada): Anggota DPD RI, DR. H. Rahmat Shah mengemukakan, pemerintah harus cepat membenahi infrastruktur dan birokrasi panjang bidang perizinan termasuk fasilitas penunjang pelabuhan di Sumatera Utara menyusul kesepakatan perdagangan bebas ASEAN China Free Trade Agreement/AC-FTA sejak 1 Januari 2010. “Jika kita tidak segera memperbaiki infrastruktur seperti jalan, jembatan, fasilitas penunjang pelabuhan dan kelistrikan dikhawatirkan sektor industri kita tidak akan mampu bersaing dalam perdagangan bebas tersebut,” kata Rahmat, di Medan, Senin (25/1). Menurut dia, sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta pelaku usaha lainnya masih mengeluhkan soal ekonomi biaya tinggi akibat infrastruktur buruk, bahkan birokrasi panjang dalam urusan izin usaha. “Belum lagi krisis listrik, fasilitas penunjang di pe-

labuhan dan kebijakan daerah yang kontra produktif dengan dunia usaha. Bukan pelaku usaha yang tidak siap menghadapi AC-FTA tapi fasilitas yang jelek membuat ekonomi biaya tinggi sehingga produk UMKM tidak dapat berkompetisi dengan produk impor,’’ ungkap Rahmat. Contohnya, tuturnya, sebelum diberlakukan AC-FTA, barang-barang impor terutama dari Cina sudah membanjiri pasar dengan harga murah. Sedangkan barang-barang dalam negeri biaya produksinya tinggi, lantas bagaimana bisa menyaingi produk impor tadi. Tak hanya itu, investasi Cina di Indonesia belakangan ini terus meningkat mencapai 50 juta dolar AS per tahun. Karena itu apapun alasan, pemerintah harus memperbaiki iklim investasi dengan cepat membenahi infrastruktur termasuk kepastian hukum, sekaligus menghilangkan Perda yang membebani para pelaku usaha. “Sudah saatnya kita tidak

lagi jalan di tempat, tapi harus jeli melihat pesaing di sekeliling kita. Kalau kita masih juga lamban, maka ancaman gulung tikar bagi industri dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah industri yang tak mampu bersaing sudah di depan mata,’’cetusnya. Harus diakui, sebenarnya Indonesia belum siap terutama di daerah-daerah. Tapi apa hendak dikata, soalnya kesepakatan AC-FTA sudah ditandatangani mau tidak mau harus dijalani. Jika tidak, maka terkena sanksi. Menyinggung dana DIPA Sumut yang Rp24 triliun, Rahmat mengatakan, dana tersebut harus dimanfaatkan tepat sasaran dengan pengawasan ketat jangan sampai terjadi kebocoran. Berbicara tentang pengawasan, Rahmat yang duduk di Komisi I DPD RI ini mengemukakan, Presiden SBY sekarang tidak pandang bulu siapapun yang melakukan tindak pidana korupsi tidak ada ampun.(m34)


WASPADA Kamis 28 Januari 2010

Medan Metropolitan Ibu Dan Anak Kurir SS Diadili

Pencuri Beraksi Di Parkir Plaza MF MEDAN (Waspada): Pencuri beraksi di lokasi parkir Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto. Minggu (24/1) dinihari, mengakibatkan helm merek LTD dan kamera merek Sony milik Yoga Syahputra, 38, lewong. Keterangan Waspada peroleh di lapangan,Yoga, penduduk Jalan Banten Medan, memakirkan sepeda motornya di lokasi parkir Plaza Medan Fair dengan stang terkunci, begitu juga helm LTD dan kamera dikunci dibawa tempat duduk sepeda motornya. Saat korban hendak mengambil sepeda motornya di lokasi parkir terkejut melihat helm dan kameranya sudah lewong. Diduga pelaku mengambil barang itu dengan merusak kunci tempat duduk kenderaan korban. Atas kehilangan itu korban membuat laporan ke Polsekta Medan Baru. Kapolsekta Medan Baru, AKP M Adenan AS, SH,SIK ketika Waspada konfirmasikan seputar kasus itu membenarkan. “Dalam kasus ini kita telah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi lainnya. Penjaga parkir juga akan diambil keterangannya,” ujarnya. Sejak tahun 2009 sampai 26 Januari 2010, terjadi 16 kasus tindak pidana di lokasi parkir Plaza Medan Fair tersebut, bahkan pelakunya ada yang tertangkap. Togel Adenan menyebutkan, sebelumnya juga pihaknya menangkap dua tersangka jurtul togel dalam penyergapan di dua lokasi terpisah. Dari tersangka NYS, 30, penduduk Jalan Letjen Jamin Ginting Km 14,5 simpang Gardu Pancurbatu disita barang bukti uang Rp24.000, HP Nokia berisikan pesanan nomor togel, 15 lembar kertas berisikan rekap nomor togel, dua lembar kertas karbon, dua pulpen. Sedangkan dari tersangka PS, 42, penduduk Jalan Plamboyan X simpang Pemda yang ditangkap di Jalan Iskandar Muda/ Pasar Peringgan Medan, disita barang bukti HP Nokia berisikan SMS nomor pesanan togel, uang Rp25.000. Menurut pengakuan tersangka, hasil penjualan togel itu akan distor ke bandar marga Siahaan di kawasan Simpang Melati Sunggal. (m31)

Oknum Poltabes Diadukan Ke Propam Poldasu MEDAN (Waspada): Bie Hok, 36, warga Jalan Karantina Medan, pemilik usaha PC.Com, Selasa (26/1) siang, mengadukan oknum Poltabes ke Propam Poldasu. Pengaduan itu terkait penggerebekan tempat usahanya yang dilakukan Sat Reskrim Unit Ekonomi Poltabes Medan, Sabtu (23/1), Bie Hok didampingi kuasa hukumnya Sumantri, SH saat mengadu diarahkan Penyidik Propam Poldasu untuk kembali lagi, Rabu (27/1), guna melengkapi berkas laporannya. Bie Hok yang pernah menjadi korban dugaan Cyber Crime dalan transaksi e-Banking (Internet Banking) Bank Danamon beberapa waktu lalu, merasa keberatan polisi menggeledah dan menyita barang-barang dari tempat usahanya. Menurutnya, saat kejadian sekira pukul 09:30, tiga orang personel Poltabes Medan melakukan penggerebekan di tempat usahanya dan menyita beberapa unit perangkat komputer antara lain 8 unit harddisk dan 21 unit procesor. ‘’Saya bingung kenapa polisi menggerebek usaha saya, padahal usaha ini ada ijinnya, barang-barang saya juga turut disita. Saya kecewa dan keberatan tentang hal ini,’’ ungkap Bie Hok kepada wartawan. Dijelaskannya, saat itu oknum yang diduga aparat Poltabes menyaru sebagai pembeli dan memperkenalkan diri bernama Adi membeli 8 unit hardisk dan 21 unit processor.“Usai memesan dan mengambil barang itu serta meminta bon tagihan yang sudah saya siapkan atas nama Adi, datang polisi menggerebek tempat usaha saya. Belum lagi membayar bon tagihan tersebut aparat Poltabes datang dengan membawa surat tugas penggerebekan kemudian memboyong barang-barang saya,” ungkapnya. Dia juga menegaskan, kalau penggerebekan sebelumnya juga sering terjadi dan itu itu dirasakan semenjak dirinya melaporkan dugaan Cyber Cream ke Poltabes, 25 Agustus 2009. Sumantri, SH pengacara korban mengatakan, seharusnya petugas melakukan penyitaan barang harus ada surat izin dari pengadilan setempat, terkecuali dalam keadaan darurat, misalkan benda yang mau disita itu hasil kejahatan.(m39)

Dua Perampok Dipukuli Warga MEDAN (Waspada): Dua pelaku perampokan babak belur dipukuli warga setelah terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya akibat ditarik korbannya sendiri, di Jalan Jamin Ginting, Rabu (27/1) siang. Selanjutnya tersangka Saimun, 30, warga Namorambe dan Edi, 20, warga Desa Mariendal Patumbak, dengan kondisi babak belur diboyong ke Polsekta Delitua. Informasi di kepolisian menyebutkan, sekira pk 13:00, korban Tiur Situmorang, 30, mengendarai sepeda motor melintas di kawasan Jalan Jamin Ginting. Persis di depan doorsmer Bunga Sedap Malam, tiba-tiba sepeda motornya dipepet kedua tersangka dan langsung merampas kalung emas 30 gram dari leher korban. Kedua perampok itu langsung melajukan sepeda motornya untuk kabur. Sadar dirinya dirampok, Tiur mengejar pelaku dan berhasil menyusulnya. Begitu sejajar dengan pelaku, Tiur langsung menyergap Edi yang duduk di boncengan. Mereka bertiga pun terjatuh. Tiur spontan berteriak sehingga mengundang warga berdatangan langsung menangkap kedua tersangka. Akibatnya, kedua perampok itu dipukuli warga hingga babak belur. Petugas Polsekta Delitua yang mengetahui kejadian tersebut segera mengamankan kedua tersangka. “Kedua pelaku masih dalam pemeriksaan berikut barang bukti 30 gram emas milik korban,” sebut Kapolsekta Delitua, AKP M Yoriis Marzuki. (cat)

Dua Maling Semen Ditangkap MEDAN (Waspada): Poltabes Medan meringkus dua pencuri 16 sak semen dari dikediaman Gusril Gaus, warga Jalan AR Hakim Gang Kuali, pada 29 Desember lalu, dari kediaman masing-masing, Selasa (26/1) malam. Tersangka Feri, 26 dan Wawan, 24, keduanya warga Jalan AR Hakim Gang Pembangunan, kemudian dijebloskan dalam sel tahanan. Dari tangan keduanya, polisi mengamankan 16 sak semen milik korban yang dicuri sebagai barang bukti. Akibat perbuatannya, keduanya terancam dijerat pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Informasi di Poltabes Medan, pencurian itu dilakukan kedua tersangka di proyek pembangunan rumah milik Gusril dengan mengambil 16 sak semen. Pagi harinya, Gusril baru mengetahui peristiwa itu saat mendapati belasan sak semen di rumah yang masih setengah jadi itu raib. Korban langsung membuat pengaduan ke Poltabes Medan. Setelah sempat buron, akhirnya kedua tersangka diringkus polisi di kediamannya masing-masing. (m39)

Alumni FH USU Gelar Reuni Emas MEDAN (Waspada): Alumni Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) akan menggelar acara reuni emas di Grand Aston City Hall Hotel, pada 30 Januari 2010. Ketua Umum Alumni FH USU, H. Indra Shanun Lubis, SH, Senin (25/1) mengatakan, acara bertema “Aku Rindu Kamu” ini tujuannya meningkatkan silaturahim sesama alumni. “Melalui acara ini, kerinduan sesama alumni FH USU bisa terobati, mengingat satu dengan yang lain jarang bertemu bukan karena apa-apa hanya akibat kesibukan dan lokasi berdomisili, “ katanya. Ketua panita, M.Rasyid menambahkan, acara itu dirangkai berbagai acara seperti testimoni alumni semasa di bangku kuliah, hiburan, dan lucky draw. Peserta yang hadir diperkirakan 400 orang. “Kita berharap para alumni FH USU dapat hadir dalam acara itu untuk melepas kerinduan dan saling berbagi cerita baik saat duduk di bangku kuliah maupun kondisi sekarang,” sebut Rasyid. (h05)

11

Waspada/ Rustam Effendi

RAKIT: Warga Kelurahan Pekan Labuhan di Kecamatan Medan Labuhan dan warga Kelurahan Labuhan Deli di Kecamatan Medan Marelan masih menggunakan rakit sebagai alat penyeberangan di Sungai Deli yang memisahkan kedua kelurahan tersebut. Foto direkam, Rabu (27/1).

Buruh Tolak Perdagangan Bebas MEDAN (Waspada): Ratusan buruh dari berbagai organisasi dan tergabung dalam Dewan Presidium Buruh (Sumut) berunjukrasa menolak perdagangan bebas China-ASEAN, di gedung DPRD Sumut, Rabu (27/1). Kebijakan tersebut dinilai mereka mengancam kehidupan buruh. Buruh yang datang dari berbagai organisasi seperti, Korwil SBSI 1992 Sumut, DPD SPN Sumut, DPP SBSI Sumut, DPP SBSU, DPP PSTP Pelabuhan Belawan, DPP SBRI, Teplok dan SPN Hotel Soechi, berorasi di halaman gedung dewan. Mereka diterima Ketua Komisi E DPRD Sumut, Brilian Moktar dan Ketua Komisi A, Muhammad Nuh. Dalam orasinya buruh menilai perdagangan bebas ChinaASEAN merupakan kebijakan yang membahayakan, sebab banyak perusahaan terancam bangkrut karena tidak mampu bersaing harga dengan produk China yang murah. Akibatnya jutaan buruh akan di PHK (pemutusan hubungan kerja). “Beginikah wujud tanggungjawab negara dan pemerintah yang hanya mampu me-

ningkatkan angka pengangguran dan kemiskinan? Bagaimana pemerintah mewujudkan kesejahteraan rakyat dan buruh jika mereka jadi pengangguran,” kata Korwil SBSI 1992 Sumut Pahala Napitupulu. Buruh menilai kondisi pengusaha dan hasil usaha dalam negeri tidak memiliki daya saing disebabkan ketidakmampuan pemerintah mewujudkan kedaulatan bagi rakyat. Intinya pemerintah dinilai gagal mewujudkan kesejahteraan rakyat, dan gagal mewujudkan diplomasi hubungan luar negeri yang setara, saling menguntungkan. Dalam pernyataan sikapnya, buruh menuntut presiden membatalkan seluruh ksepakatan perjanjian dagang khususnya agenda pelaksanaan FTA China ASEAN, serta menghapus biaya ekonomi yang tinggi.

Mereka mendesak pemerintah mengutamakan pembangunan sarana-prasarana untuk kemudahan proses produksi rakyat. Memerantas korupsi, serta mengutamakan persediaan sumber energi listrik, gas dan BBM untuk kebutuhan dalam negeri.. Ketua Komisi A DPRD Sumut, Muhammad Nuh mengatakan mereka sepakat dengan tuntutan kaum buruh. Karena jati diri bangsa Indonesia adalah membangun ekonomi kerakyatan. “Jadi bukannya membangun berdasarkan ekonomi kapitalisme dan imperailisme. Hal ini lah yang kita dorong agar pembangunan ekonomi sesuai dengan jati diri bangsa. Walaupun kita berinteraksi dengan banyak bangsa tapi kita tidak boleh kehilangan jati diri,” kata penasehat Fraksi PKS DPRD Sumut itu. Sementara Ketua Komisi E, Brilian Moktar mengatakan, DPRD Sumut tetap komit untuk menyelesaikan semua persoalan buruh. Meskipun baru beberapa bulan menjabat, namun sudah banyak permasalahan

buruh yang mereka selesaikan. “Memang ada yang masih dalam proses, seperti persoalan buruh PT WRP,” katanya. Dia juga meminta para buruh untuk sering mengkonsultasikan persoalan yang dihadapi ke Komisi E DPRD Sumut. “Kalau bisa jangan sampai ada PHK baru datang. Karena semakin sulit penyelesaiannya. Kalau bisa, apabila ada perusahaan yang tidak menjalankan peraturan, silahkan lapor kepada DPRD Sumut,” kata politisi PDI Perjuangan itu. Dalam aksi unjukrasa tersebut, buruh juga meminta DPRD Sumut mengirimkan tuntutan mereka kepada sekretariat negara. Mereka juga mengancam akan datang kembali hari Kamis (28/1) ini dengan jumlah massa yang lebih besar karena Ketua DPRD Sumut tidak mau menerima aksi para buruh. Menurut informasi, Ketua DPRDSumut,SalehBangunyang berasal dari Fraksi Demokrat DPRD Sumut itu lebih memilih untuk meresmikan rumah dinas barunya ketimbang menerima aksi para buruh. (h11)

Waspadai Gizi Buruk Sebagai Gejala AIDS 16 Anak Terinfeksi HIV, 10 Dicurigai MEDAN (Waspada): Penyakit gizi buruk yang ditandai dengan menurunnya berat badan, perlu diwaspadai sebagai gejala Human Immunodeficiency Virus/Aquired Immuno Deficiency Syndrome (HIV/ AIDS) pada anak-anak. Paling tidak, satu dari dua anak yang menderita gizi buruk patut dicurigai terinfeksi HIV. Apalagi bila gejala gizi buruk tidak segera pulih meski anak tersebut sudah dintervensi dengan nutrisi. “Hasil penelitian di Jakarta, satu dari dua kasus gizi buruk terpapar HIV. Makanya, harus segera dideteksi untuk penanganan lebih baik,” kata Kadis

Kesehatan Sumut, dr. Candra Syafei, SpOG melalui Project Officer Global Fund Komponen AIDS (GF-AIDS) Andi Ilham Lubis, Selasa (26/1). Menurut Andi, beberapa literatur menyebutkan bahwa ada sejumlah penyakit infeksi opportunistik (IO) pada anakanak yang menderita HIV/AIDS di antaranya pneumoni (radang paru), meningitis kriptokokus (radang selaput otak), kardiasis esofagus (infeksi jamur pada saluran pencernaan) dan malnutrisi (gizi buruk). Saat ini, dari 26 anak yang berada dalam pemantauan status HIV, ternyata 16 di antaranya sudah terinfeksi HIV dan diha-

ruskan mengkonsumsi obat Anti Retro Viral (ARV). Sedangkan 10 anak lainnya masih sebatas dicurigai karena belum diketahui statusnya. Sebab, usia mereka masih di bawah 18 bulan. “Kalau usia sudah mencapai 18 bulan, maka sudah ada antibodi di tubuh bayi dan bisa dilakukan tes HIV,” tambahnya. Beruntung, saat ini sudah ada ARV dosis anak-anak berupa sirup. Hanya saja, proses pengambilannya di Sumatera Utara masih satu pintu yakni di RSUP H. Adam Malik Medan. “Pemberian ARV pada anak harus dilakukan dokter yang terlatih. Saat ini pengambilan obat ARV anak baru ada di RSUP

Adam Malik Medan,” ujar Andi. Andi menjelaskan, anak tertular HIV saat masih berada di dalam kandungan ibunya. Sebenarnya, penularan HIV dari ibu hamil ke bayi bisa diminimalisir lewat program Prevention Mother to Child Transmission (PMTCT). Prosedur kerja program PMTCT yakni melakukan intervensi semaksimal mungkin sejak wanita yang terinfeksi HIV itu hamil, menjalani proses melahirkan hingga pasca persalinan. Dengan melakukan inter vensi, maka mampu mengurangi tingkat penularan HIV dari ibu ke bayi hingga 2545 persen.(m26)

Kebijakan Pemerintah Soal Bank Century Sudah Tepat MEDAN (Waspada): Ketua Komisi C (bidang anggaran) DPRD Sumut, Arifin Nainggolan menilai persoalan Bank Century sudah menjadi bola liar karena terlalu jauh dibawa ke ranah politik. Padahal kalau dilihat secara proporsional, langkah pemerintah memberikan dana talangan kepada bank tersebut sudah tepat. “Harus dipisahkan, kalau ternyata ada kesalahan dalam pemberian data kepada KKSK atau kesalahan dalam pengunaan dana talangan itu, itu sudah persoalan lain. Tapi kalau kita bicara dalam kebijakan, langkah itu sudah tepat,” kata Anggota Fraksi Demokrat DPRD Sumut itu kepada Waspada di gedung dewan, Selasa (26/1). Arifin menjelaskan, dari perekonomian negara, langkah memberikan dana talangan kepada Bank Century memang harus dilakukan, karena bank tersebut terancam kolaps. Kondisi perbankan juga semakin diperparah dengan krisis global. Sebab, jika Bank Century bangkrut, maka akan mempengaruhi country risk (indikator perekonomian) Indonesia oleh negara asing. Dimana Capital Adicuasy Ratio Indonesia harus tetap stabil 8 persen. “Sehingga kalau Bank Century bangkrut, Capital Adicuasy Ratio kita akan bertambah,

Arifin Nainggolan (kiri) dan Zulkifli Husein. akibatnya negara asing tidak akan percaya dengan perekonomian Indonesia. Karena indikator perekonomian suatu negara itu hanya dua, satu pasar modal (pasar uang) satu lagi dunia perbankannya,” jelasnya. Untuk itu, katanya, langkah pemerintah, dalam hal ini Menteri Keuangan dan Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Sri Mulyani dengan memberikan dana talangan kepada Bank Century sudah sangat tepat untuk menyelematkan perekonomian Indonesia. Arifin mengatakan kesalahan sebenarnya ada di Bank Century. Sebab, data mengenai krisis bank tersbeut tentunya bersumber dari mereka sendiri. Serta tanggungjawab soal penggunaan dana talangan tersebut. Karena itu menurutnya,

Waspada/Ist

sebaiknya persoalan Bank Century ini diselesaikan dengan by real. Karena kalau sudah dibawa ke ranah politik akan semakin sulit dinilai kebenarannya, sebab sudah terpengaruh dengan berbagai kepentingan yang ada. “Kalau dengan hukum kan bisa jelas diselidiki siapa yang salah siapa yang harus bertanggungjawab,” katanya. Tidak Beralasan Anggota DPRD Sumut Zulkifli Husein mengatakan persoalan pemberian dana talangan kepada Bank Century karena kekhawatiran berlebihan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) melihat bahwa kebangkrutan bank century akan berdampak sistemik terhadap perbankan di Indonesia. “Padahal ternyata kekhawatiran itu tidak beralasan. Karena

Bank Century bukanlah sebuah bank besar, jadi tidak akan berdampak sistemik,” kata Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut. Zulkifli menjelaskan, nama Bank Century tidak masuk dalam 15 bank besar yang menguasai 80 persen dunia perbankan di Indonesia. Karena itu dia tidak melihat apa indikator bagi KKSK sehingga memutuskan bank tersebut perlu diselamatkan. Namun, dia tidak menilai kesalahan analisis KKSK (yang diketuai Sri Mulyani) sebagai sebuah penyalahgunaan kewenangan. Karena menurutnya sebuah analisis tidak bisa memiliki indikator untuk diukur benar-salahnya. “Tetapi yang jelas, KKSK terlalu khawatir dalam menganalisis persoalan Bank Century itu,” katanya. Apalagi, katanya, pada kenyataannya dana talangan yang diberikan juga tidak bisa diambil para nasabah tersebut. Sehingga semakin menegaskan bahwa pemberian dana talangan oleh pemerintah tersebut memang benar-benar sia-sia. Selain itu, Zulkifli melihat persoalan dana talangan Bank Century adalah sebuah kejahatan perbankan. Sebab, kalau bukan kejahatan perbankan kenapa mantan Dirut Bank Centur y, Robert Tantular ditahan,” kata Ketua BM PAN Sumut itu. (h11)

MEDAN (Waspada): Seorang ibu Mah alias kak Yah, 40, dan anaknya Nil alias Nila, 18, warga Medan diadili karena kedapatan menyembuyikan psikotropika jenis shabu-shabu di celana dalamnya. Jaksa Penuntut Umum (JPU), Armadi Barus mengatakan, kedua terdakwa kedapatan menyelundupkan delapan bungkus psikotropika jenis shabu-shabu seberat 1,3 ons dari Penang ke Medan. Di persidangan, Selasa (26/1), JPU menjelaskan, kedua terdakwa ditangkap 22 Juni 2009 di Pelabuhan Belawan saat turun dari kapal Feri Kencana Ekspres 3. Saksi dari polisi UD Simamora yang dihadirkan JPU mengatakan, mereka menangkap kedua terdakwa karena mencurigai gerak-geriknya. ”Sebelum dilakukan penangkapan, kami lebih dulu mendapat laporan pak,” kata saksi. Saat memantau penumpang yang turun dari kapal itu, lanjut saksi, mereka mencurigakan gelagat Nilawati yang bertingkah aneh berjalan dengan cara mengangkang. Terlihat jelas dia kesusahan melangkahkan kakinya. Saat didekati, kata saksi, keduanya terlihat panik. Karena curiga dia pun dibawa ke ruang pemeriksaan. ”Yang meriksa orang Bea Cukai, di situ didapati SS segenggam tangan di BH dan CD keduanya.” Dikatakan Simamora, ketika itu terdakwa Nila mengaku mendapatkan barang itu dari menantunya Arm yang juga sedang menjalani persidangan kasus psikotropika di Aceh. Masih dalam kesaksiannya, kepadanya kedua terdakwa mengaku mendapat perintah dari Arm untuk membawa barang itu untuk dijual di Langsa. Sementara itu dalam dakwaan sebelumnya Kapal Feri Kencana Ekspres 3, bertolak dari Penang menuju Medan dan bersandar di pelabuhan Belawan. Ketika itu kedua terdakwa turun dan melewati jalur pemeriksaan. Ketika melewati pemeriksaan yang menggunakan X-Ray (sinar X) terlihat ada sesuatu di dalam tubuh kedua terdakwa dan langsung dibawa ke ruang pemeriksaan. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kepabeanan ditemukan di dalam bra (BH) kedua terdakwa masing-masing 2 bungkus. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan di bagian bawah, petugas menyuruh kedua terdakwa untuk membuka celana dalamnya dan ditemukan 4 bungkus lagi. Akibat perbuatan itu, keduanya dijerat pasal undang-undang tentang psikotropika. Majelis hakim yang diketuai Erwin Mangatas Malau,SH menunda sidang hingga minggu depan untuk pemeriksaan keterangan saksi-saksi. (h05)

Masri Sitanggang Terpilih Ketua PBB Sumut MEDAN (Waspada): DR. Ir. H. Masri Sitanggang, MP terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Sumut dalam Musyawarah Wilayah PBB Sumut di Hotel Dharma Deli Medan, Sabtu (23/1). Dalam Muswil yang diikuti 26 DPC, Masri yang bersaing dengan Heriansyah dan Irwan Arifin Hasibuan mendapat dukungan 19 suara. Masri Sitanggang kepada wartawan di kantor DPW PBB Sumut, Senin (25/1) menyatakan, dirinya mempunyai visi, PBB partai perjuangan ideologi yang besar, kuat, berpengaruh dan dicintai umat Islam. Partai perjuangan ideologi maksudnya, untuk mempertegas Islam sebagai landasan gerak, semangat dan tujuan perjuangan, sebagai ciri khusus yang membedakan PBB dari partai lain. PBB adalah sarana perjuangan menegakkan kalimah Allah, sarana dalam melaksanakan jihad fi sabilillah. “Besar, berarti PBB didukung oleh masyarakat luas, yang ditandai oleh besarnya perolehan suara (kursi) pada pemilu mendatang,’ jelas Masri. Kuat, lanjutnya, dimaksudkan partai ini selain didukung sistim yang tepat dan serasi, kader yang cerdas dan solid, kerjasama yang harmonis di setiap level pengurus atau antar level kepengurusan. Kemudian berpengaruh, berarti setiap langkah, sikap, lontaran gagasan atau ide PBB mendapat respon positif dari masyarakat atau member dampak kepada konstalasi politik di masyarakat. Terakhir dicintai umat, berarti umat Islam merasakan betul bahwa PBB adalah milik seluruh umat Islam, PBB adalah rumah bagi semua komponen umat Islam, wadah penyaluran dan perjuangan aspirasi umat Islam yang perlu dijaga dan dibela. Mengenai misi Masri Sitanggang mengatakan, untuk mewujudkan keadaan partai seperti yang diidamkan tadi, maka diperlukan sejumlah upaya terencana dan yang terarah antara lain, menumbuhkan, memupuk dan menggelorakan semangat jihad fi sabilillah di kalangan pengurus dan anggota PBB.(m39)

Jadwal Penerbangan Di Bandara Polonia No. Penerbangan Ke Flight

Pukul

Tiba Dari

Fliht

Pukul

GARUDA INDONESIA 1 Jakarta GA-181 2 Jakarta GA-183 3 Jakarta GA-185 4 Jakarta GA-187 5 Jakarta GA-189 6 Jakarta GA-191 7 Jakarta GA-193 8 Jakarta GA-147 9 Jakarta GA-195 10 Jakarta GA-146

06.25 09.05 10.55 12.25 13.45 15.45 17.10 18.10 19.10 14.45

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta

GA-180 GA-182 GA-184 GA-186 GA-148 GA-188 GA-190 GA-192 GA-196 GA-147

06.10 08.00 09:30 10.50 11.50 12.50 14.10 16.15 19.35 16.30

AIR ASIA 1 Kuala Lumpur AK- 937 2 Kuala Lumpur QZ- 8054 3 Kuala Lumpur AK- 457 4 Kuala Lumpur AK-939 5 Penang QZ-8074 6 Jakarta QZ-7497 7 Jakarta QZ-7503 8 Jakarta QZ-7505

08.50 09.40 18.00 20.10 16.05 12.20 13.30 18.40

Kuala Lumpur Kuala Lumpur Kuala Lumpur Kuala Lumpur Penang Jakarta Jakarta Jakarta

AK-936 QZ-8055 AK-456 AK-938 QZ-8075 QZ-7496 QZ-7502 QZ-7504

08.25 11.55 17.40 19.40 18.05 19.15 13.05 15.40

MANDALA AIRLINES 1 Padang RI 089

17.20

Padang

RI-088

15.45

LION AIR 1 Jakarta 2 Jakarta 3 Jakarta 4 Jakarta 5 Jakarta 6 Jakarta 7 Jakarta 8 Jakarta 9 Jakarta 10 Jakarta 11 Jakarta 12 Batam/S.baya 13 Banda Aceh 14 Penang 15 Penang

06.30 09.00 10.00 11.00 12.00 13.45 15.35 17.05 18.35 21.15 22.25 12.55 19.35 09.10 12.30

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Batam/S.baya Banda Aceh Penang Penang

JT-380 JT-398 JT-394 JT-302 JT-398 JT-382 JT-384 JT-396 JT-306 JT-386 JT-308 JT-971 JT-397 JT- 8289 JT-8287

08.20 09.20 10.20 11.20 10.45 13.05 14.55 16.25 19.35 21.35 23.20 12.20 08.20 11.35 15.00

MALAYSIA 1 Kuala Lumpur MH-861 2 Kuala Lumpur MH-865

09.05 15.25

Kuala Lumpur MH-860 Kuala Lumpur MH-864

08.25 14.45

SILK AIR 1 Singapura 2 Singapura

MI-233 MI-237

08.40 20.35

Singapura Singapura

MI-232 MI-238

07.50 19.50

VALUAIR 1 Singapura (4,7) VF-582 2 Singapura (1,3,6) VF-584

08.30 20.45

Singapura (4.7) VF-581 Singapura (1,3,6) VF-583

07.50 20.00

BATAVIA AIR 1 Jakarta 2 Jakarta 3 Jakarta 4 Jakarta 5 Batam

7P-592 7P-598 7P-594 7P-596 7P-568

10.10 12.50 15.50 19.10 13.00

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Batam

7P-591 7P-597 7P-593 7P-595 7P-567

09.35 12.15 15.15 18.25 11.05

SRIWIJAYA AIR 1 Jakarta 2 Jakarta 3 Jakarta 4 Batam 5 Pekanbaru 6 Banda Aceh 7 Penang 8 Padang

SJ-015 SJ-011 SJ-017 SJ-035 SJ-041 SJ-010 SJ-102 SJ-021

10.20 15.30 19.10 15.05 15.20 11.30 07.20 16.00

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Pekanbaru Banda Aceh Penang Padang

SJ-010 SJ-016 SJ-014 SJ-034 SJ-140 SJ-140 SJ-103 SJ-020

11.50 18.35 20.15 14.30 15.25 14.20 09.35 14.45 (m32)

JT- 381 JT- 397 JT- 301 JT- 395 JT- 303 JT- 399 JT- 383 JT- 385 JT- 387 JT- 305 JT-309 JT-972 JT-396 JT-8288 JT-8286


Medan Metropolitan

12

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

Kewenangan BPPT ‘Kelas Teri’ MEDAN (Waspada): Perizinan satu atap yang dikelola Pemko Medan, khususnya bagian Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Medan masih setengah hati. Pasalnya, badan tersebut hanya menerbitkan izin ‘kelas teri’. Sedangkan urusan izin yang besar atau kelas kakap masih dipegang instansi terkait. Padahal, masyarakat berharap terbentuknya badan tersebut bertujuan untuk mempermudah pengurusan semua izin dari yang kecil sampai besar. Namun pada kenyataannya tidak seperti itu. Hal ini menjadi pertanyaan masyarakat kepada Pemko Medan. Bahkan BPPT sendiri pernah mengatakan

untuk tahun pertama beroperasi, pihaknya menerbitkan enam izin yakni, SIUP, usaha industri, reklame, HO, hotel dan usaha jasa konstruksi. Kepala BPPT Kota Medan Wiriya Alrahman ketika dikonfirmasi Waspada, Rabu (27/1), mengatakan, pihaknya hanya menjalankan PeraturanWaliko-

Pencuri Masuk Sel MEDAN (Waspada): Reskrim Unit Jahtanras Poltabes Medan meringkus pelaku pencurian dalam penyergapan di kediamannya di Jalan Rakyat Gang Fajar, Rabu (27/1) dinihari. Tersangka Novi alias Bobby Novira, 18, kemudian digelandang ke Mapoltabes Medan bersama barang bukti hasil kejahatannya. Informasi di Poltabes Medan, tersangka dibekuk setelah korbannya Biner Simbolon, 50, warga Jalan Masjid Taufiq, membuat pengaduan. Peristiwa tersebut terjadi, bulan Juni 2009, ketika penghuni rumah sedang berada di luar kota. Kawanan pencuri masuk rumah korban, sekitar pukul 04:00, dengan mencongkel pintu depan. Setelah itu, kawanan pencuri membawa hasil jarahannya berupa satu unit televisi 21' merk Digitec, amplifer merk samsung, satu unit VCD merk samsung, satu unit tabung gas, satu unit blender, empat batang balok, dan satu daun pintu terbuat dari kayu dengan menggunakan becak bermotor (betor). Kanit Jahtanras Poltabes Medan, AKP Faidir Chan mengatakan, pihaknya telah mengamankan dua dari tiga tersangka. “Diketahui pelaku ada tiga orang, tapi baru dua yang kita tangkap,” jelasnya. Dijelaskan Faidir, sebelumnya, pihaknya telah mengamankan pelaku Guntur Siboro, warga Jalan Masjid Taufiq. Akibat dari perbuatan tersebut, pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.(m39)

Layanan Air Terganggu Akibat Penggantian Magnetic Flowmeter MEDAN (Waspada): Layanan air minum kepada masyarakat pelanggan akan mengalami gangguan akibat pelaksanaan pekerjaan penggantian Magnetic Flowmeter di instalasi pengoahan air PT Tirta Lyionaisse Medan (TLM), mulai Jumat (29/1) malam sampai Sabtu (30/1) pagi. Demikian disampaikan Pelaksana Kepala Public Relations PDAM Tirtanadi, Ir. Joni Mulyadi, dalam keterangan pers di ruang kerjanya Jl. SM. Raja Medan, Rabu (27/1). Menurut Mulyadi, dengan adanya pekerjaan penggantian yang dilakukan secara berkala dalam upaya peningkatan pelayanan air kepada masyarakat pelanggan, instalasi pengolahan air PT TLM akan berhenti beroperasi selama berlangsung pekerjaan itu. Akibat penghentian operasi IPA PT. TLM, maka supply air kepada pelanggan PDAM Tirtanadi di wilayah cabang Medan Amplas dan Medan Denai mengalami gangguan, baik secara kualitas, kuantitas dan kontinutas. “Pendistribusian air kepada pelanggan di wilayah cabang tersebut akan normal kembali, Minggu (31/1). Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kepada para pelanggan kami himbau agar menampung air sebelum jadwal pelaksanaan pekerjaan tersebut,” katanya. (m23)

Oknum PNS Gelapkan Uang Ditangkap MEDAN (Waspada): Polsekta Medan Baru mengamankan oknum PNS salah satu dinas di Pemko Medan, RHG, SE, diduga melakukan penipuan dan penggelapan uang Rp59.781.000. Tersangka RHG diamankan berdasarkan pengaduan korban Ifan Uke Haris S, 39, penduduk Jalan Kemuning, Tanjung Rejo, Kec. Medan Sunggal. Menurut pengaduan korban, pada Mei 2009, dia bersama temannya bertemu tersangka di Jalan Setia Budi. Kemudian tersangka menawarkan jasa akan memberikan pekerjaan dan pengadaan barang di Dinas Kelautan dan Pertanian serta Dinas Pertamanan. Tersangka meminta uang untuk keperluan pengurusan pekerjaan tersebut. Selanjutnya korban menyerahkan uang yang diminta yakni, Rabu (20/5), di lokasi sekolah TK Pertiwi Jalan Budi Kemakmuran senilai Rp10 juta dan Rp5 juta ditransfer melalui ATM Bank Mandiri ke rekening tersangka. Kamis (28/5) senilai Rp37.281.000 berupa cek kontan bank BNI diberikan di Sun Plaza. Berikut 18 Juli, uang Rp5.500.000 diberikan dekat Jalan Krakatau, 27 Juli 2009 senilai Rp2 juta melalui ATM Bank Mandiri ke rekening tersangka, seluruhnya berinilai Rp59.781.000. Ternyata setelah uang diberikan, janji tersangka tidak pernah ada. Bahkan, korban sulit menemui tersangka yang selalu menghindar. Merasa dirugikan, korban membuat laporan ke polisi. Kapolsekta Medan Baru AKP M Adenan AS, SH, SIK kepada Waspada mengatakan, tersangka diamankan dari kediamannya. “Tersangka masih menjalani pemeriksaan,” katanya. (m31)

ta No 7 yang telah ditandatangani Pj Walikota Medan Rahudman Harahap. Dalam Perwal tersebut tertera BPPT hanya menerbitkan izin usaha perdagangan, izin usaha industri khususnya perusahaan industri kecil, izin pelataran parkir, izin di bidang kesehatan seperti izin penyelenggaraan sarana pelaksanaan kesehatan khusus izin optik, izin tanda nomor sertifikat penyuluh industri rumah tangga makanan dan minuman dan salon. Selain itu, tambahnya, izin kerja petugas kesehatan, antara lain, bidan, perawat, panti pijat, izin reklame khusus umbulumbul dan spanduk. Namun untuk reklame belum di BPPT. Begitu juga izin usaha jasa kontruksi, izin pengeboran pemanfaatan dan pengelolaan air bawah tanah. “Kami hanya dapat menerbitkan izin tersebut kepada masyarakat. Kalau untuk lainlain belum ada perintah dari Pak Walikota. Namun, kalau untuk urusan izin ini sudah kami terima pada hari ini (kemarin-

red),” ujarnya. Ketika ditanya apa penyebabnya sehingga pihaknya hanya menerbitkan izin tersebut, dia menjawab baru itu yang ada dalam Perwal. Tapi dirinya mengaku pihaknya sejak awal terbentuk badan tersebut telah mengusulkan semua izin yang dibutuhkan masyarakat melalui BPPT. “Saya telah mengusulkannya, namun pada saat ini baru izin itu yang bisa kami terbitkan sesuai Perwal No 7. Kalau ada masyarakat yang mengurus izin tersebut silakan datang dan langsung berurusan dengan petugas BPPT tanpa melalui calo,” ujarnya. Wiriya menegaskan, pihaknya tidak mempersulit pengurus izin, namun yang penting memenuhi persyaratan. Untuk itu. “Warga silakan datang ke lantai II wing Timur gedung Dinas Pendapatan Kota Medan Jalan AH Nasution Medan,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Kota Medan Randiman Tarigan membenarkan

BPPT menggunakan kantor di gedung tersebut dan telah beroperasi. Hal itu untuk mempermudah pengurusan izin bagi masyarakat. “Badan itu saat ini telah berjalan. Hal itu sifatnya positif untuk mempermudah pengurusan izin bagi masyarakat. Jadi, tidak ada masalah bagi kami, karena gedung itu besar sehingga badan itu bisa berada di tempat tersebut,” ujarnya. Sebelumnya, PenjabatWalikota Medan Rahudman Harahap telah menandatangani Perwal Pengalihan dan Pelimpahan izin dari dinas ke BPPT Kota Medan. Perwal ini menjadi payung hukum pengurusan enam izin ditangani badan yang baru dibentuk tersebut. “BPPT akan melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait seperti Disperindag masalah izin HO, izin usaha industri, penerbitan SIUP. Dengan Dinas Pertamanan Kota Medan tentang izin reklame, dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tentang izin hotel,” katanya. (h10)

Pembangunan Trans Sumatera Masuk Agenda Pemerintah MEDAN (Waspada): Pembangunan trans Sumatera mulai Provinsi Aceh hingga Provinsi Lampung, dijamin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY ) masuk agenda pemerintah lima tahun ke depan pada Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II. Karena pembangunan sektor tersebut akan terhubung langsung dengan jalur tol KanciPajagan sepanjang 35 kilometer yang merupakan rangkaian trans Jawa dengan trans Bali yang telah diresmikan, Selasa (26/1). Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan, Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo dalam teleconverence dari Cirebon dengan Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin di Medan, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika di Bali dan Gubernur Sulawesi Selatan, Yasir Limpo di Sulawesi Selatan mengatakan, diresmikannya tol KanciPejagan yang menghubungkan

Cirebon, Jawa Barat - Brebes, Jawa Tengah itu dapat juga memperlancar arus transportasidiJalurPantaiUtara(Pantura). “Peresmian infrastruktur ini untuk kepentingan ekonomi dan pembangunan di masa depan, juga termasuk program 100 hari kerja KIB jilid II. Jadi, saya minta dirawat baik-baik, dan dipelihara agar tidak cepat rusak. Karena, bila rusak maka biaya perbaikannya akan sangat mahal,” tegas Kepala Negara. Presiden mengatakan, dalam lima tahun ini pemerintah akan menggenjot pembangunan infrastruktur jalan, seperti trans Sumatera, trans Kalimantan, Sulawesi dan Irian. “Saya ingin kemajuan ekonomi untuk kesejahteraan rakyat melalui pembangunan yang merata. Karena persemian sejumlah infrastruktur yang menelan dana Rp3,5 triliun ini didapat dari uang rakyat. Jadi, harus benarbenardirawat,semisalmenanam pohon agar tidak terlihat kering kerontang,” ucap Presiden.

Menyangkut pembangunan trans Sumatera, Menteri PU Djoko Kirmanto mengaku, proyek tersebut memang menjadi salah satu prioritas departemennya untuk diselesaikan dalam lima tahun ke depan. Salah satu pekerjaan pembangunan trans Sumatera itu adalah meningkatkan kapasitas sumbu kemampuan jalan dari 8 ton menjadi 10 ton, sama seperti di Pulau Jawa dan Bali. Karena dari lintas Timur pada trans Sumatera hingga perbatasan Riau saat ini, masih sekitar 50 sampai 60 persen yang kapasitas sumbunya sudah 10 ton. “Sisanya mulai dari Sumut hingga ke Provinsi Aceh masih berkapasitas 8 ton dan ini menjadi target untuk terus ditingkatkan kualitasnya menjadi 10 ton dalam lima tahun ke depan. Karena dari 48.000 kilometer panjang jalan di Sumut, sekitar 45 sampai 50 persen masih berkondisi rusak. Ini juga perlu penanganan segera agar tidak bertambah parah,” jelasnya. (m19)

Tak Ada Penutupan Jalan Saat Aksi Demo Satlantas Poltabes Turunkan 250 Personel MEDAN (Waspada): Kasat Lantas Poltabes Medan, Kompol Sabilul Alif menegaskan, tidak ada penutupan jalan saat berlansungnya aksi demo 100 hari pemerintahan SBY di sejumlah titik yang dijadikan lokasi demo, hari ini Kamis (28/1). “Sampai sekarang ini belum ada perintah untuk melakukan penutupan sejumlah ruas jalan pada aksi demo besok (hari ini-red),” kata Sabilul kepada wartawan, Rabu (27/1). Dijelaskannya, kalau memang terjadi penumpukan oleh pendemo hingga meng-

ganggu kenyamanan pengendara sepeda motor, mobil dan lainnya, pihaknya telah mengantisipasi dengan jalan alternatif. “Untuk mengantisipasinya, Satlantas Poltabes menurunkan 250 personelnya yang ditempatkan di sejumlah titik/ ruas jalan yang dilalui para pendemo,” kata Sabilul yang akan turun langsung mengatur arus lalu lintas saat demo berlangsung. Menurutnya, sejumlah ruas jalan yang akan menjadi pengamanan prioritas utama yakni di Bundaran Majestik

dan Lapangan Merdeka. “Kedua lokasi ini yang nantinya dijadikan titik kumpul para pendemo sebelum bergerak ke Gubernuran, DPRD Sumut, Medan, Kejatisu, PN, Walikota dan lainnya,” jelasnya. Begitupun, tutur Sabilul, diharapkan saat aksi demo nanti tidak ada para pendemo yang menutup ruas jalan karena mengganggu pemakai jalan. “Buatlah pemakai jalan menjadi simpatik saat berdemo. Jangan sebaliknya aksi demo tersebut menjadikan pemakai jalan jadi tidak simpatik,” sebutnya. (m39)

Bocah Asal Kabanjahe Menderita Hydrocephalus TUBUH mungil Desliana, 2 tahun, bocah perempuan asal Desa Kutagerat Kec. Tigabinanga Kab. Kabanjahe tampak berbaring lemas di atas tempat tidur di Ruang Rindu A4 RSUP H. Adam Malik Medan. D ari matanya senantiasa mengeluarkan air mata, menandakan beratnya penderitaan yang dialaminya. Anak pasangan Rosni, 31, dan B. Sitepu, 34, ini menderita kepala membesar atau hydrocephalus sejak lahir. Ketidaktahuan orang tua mengenai penyakit anaknya ini, menjadi penyebab lambatnya penanganan yang diberikan kepada Desliana sehingga kepalanya makin hari kian membesar. “Dia ini kembar. Saudara kembarnya sehat. Keduanya lahir normal. Tapi, lima hari kelahiran mereka, Desliana ini sakit. Kami membawanya berobat di RS. Ester Kabanjahe. Dan dirawat di sana selama sembilan hari. Setelah sembilan hari kami membawanya pulang dan berobat jalan dia pun sembuh, tapi lama kelamaan kepalanya makin membesar,” ujar Rosni, 31, kepada Waspada di RSUP HAM, Rabu (27/1). Pada saat hamil Desliana dan J. Agina (saudara

kembarnya-red), Rosni tidak mengetahui anaknya menderita hydrocephalus. Bahkan, sewaktu hamil pun dirinya tidak mengetahui anaknya kembar. Sebab, dirinya tidak pernah melakukan USG (ultrasonografi) terhadap kandungannya. “Di RSU Kabanjahe, dokter hanya memeriksa saya pakai alat yang diletakkan dikupingnya itu. Dan dia bilang anak saya tidak kembar. Tapi, saya pernah bermimpi ayam kembar. Mimpi saya terbukti, anak saya lahir kembar. Keduanya perempuan,” ujarnya. Desliana terlahir dari keluarga yang kurang mampu. Ayahnya seorang petani. Untung saja, dengan bermodalkan kartu Jamkesmas, dia terus berusaha membawa anaknya ke RSUP H. Adam Malik Medan. “Untung saja ada Jamkesmas. Kalau nggak, uang dari mana kami mau operasi anak ketiga saya ini, saya berterimakasih sekali kepada pemerintah,” katanya. Akibat Kurang Gizi Desliana bukan satu-satunya penderita hydrocephalus yang pernah di rawat di RSUP H. Adam Malik ini. Banyaknya bayi yang menderita hydrocephalus menunjukkan buruknya informasi kesehatan yang diperoleh masyarakat soal gizi dan kesehatan di masa kehamilan.

Hal ini diungkapkan ahli gizi RSUP HAM Sairi M. Saragih, DCN, Mkes. Menurutnya, salah satu faktor penyebab hydrocephalus ini karena kurangnya gizi pada ibu hamil. Buruknya asupan gizi semasa hamil, mengakibat bocah lahir dengan penyakit hydrocephalus. “Itulah pentingnya saat

hamil sering konsul ke dokter atau bidan,” pesannya. Dia menjelaskan, penyebab terjadinya hydrocephalus karena adanya ketidakseimbangan antara produksi cairan otak dengan jumlah dan kemampuan yang dapat diserap otak. Mengenai gejala awal

hydrocephalus, kata Sairi, biasanya terlihat tegang di ubun-ubun (pada bayi yang ubun-ubunnya masih membuka-red), anak rewel, kadang disertai panas, muntah, karena tekanan otaknya sudah meninggi, lama-lama kepala menjadi besar. *Mursal AI

Waspada/Mursal AI

HYDROCEPHALUS: Rosni saat menghapus air mata anaknya penderita hydrocephalus Desliana saat baru selesai scan atau foto, di Ruangan Radiologi lantai I RSUP H. Adam Malik Medan, Rabu (27/1).

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

GALIAN C: Satu alat berat sedang mengeruk tanah merah di lokasi galian C dikelola Rubina dan selanjutnya mengisinya ke dump truk yang berada di dekat alat berat tersebut. Kini, struktur tanah di Pasar V terlihat labil dan terancam longsor. Foto diambil, Selasa (26/1) sore.

Bekas Lokasi Galian C Ilegal Timbulkan Danau Baru MEDAN (Waspada): Bekas galian C ilegal yang berada di Pasar V Desa Marindal I, Kec. Patumbak, kini menimbulkan danau-danau baru. Warga yang melintas di kawasan tersebut sebagai jalan tembus menuju Jalan Pertahanan Patumbak harus ekstra hati-hati. Selain itu, Jalan Pasar V kini hancur lebur, bak kubangan kerbau. Nyaris tak bisa dilintasi karena tergenang air. “Kita harus hati-hati bila tak ingin terjatuh ke jurang buatan ini,” sebut Misdi, 50, warga Dusun I Marindal. Jurang yang dimaksud adalah bekas galian yang menjorok kedalaman hampir sepuluh meter sisa galian alat berat. Dijelaskan Misdi, setelah lokasi yang dikeruk tak memungkinkan lagi karena tanahnya sudah terlalu dalam, maka alat berat jenis becho akan pindah ke lokasi sebelahnya. “Di sebelah Utara sudah dikorek, akan pindah lagi ke Barat dan seterusnya sehingga membuat infrastruktur di kawasan tersebut hancur lebur,” tuturnya.

Ironisnya, meskipun sudah dirazia dan perintah tutup oleh Camat Patumbak, namun lokasi galian C dan tanah merah ilegal milik Rubinah yang berada di PasarV Desa Marindal I terus beroperasi. Bak kucing-kucingan, pengusaha galian C ilegal tersebut membuka kembali usahanya setelah petugas Penertiban dari Kantor Camat Patumbak telah ke luar dari lokasi tersebut. Pantauan Waspada, di lokasi galian C ilegal itu, Rabu (27/1), aktivitas pengambilan pasir dan tanah merah masih terus berlangsung. Padahal, Camat Patumbak, Faisal Arif Nasution, telah melarang aktivitas ilegal tersebut karena tak memiliki izin dari Pemkab Deliserdang. Setelah dilarang pada siang hari, alat-alat berat di lokasi tersebut ‘bermain’ pada malam hingga dinihari sehingga tidak terpantau oleh warga dan petugas Tramtib Kecamatan Patumbak. Pagi hari, truk yang membawa tanah merah berseliweran

di jalan raya Marindal. Sejumlah warga Desa Marindal I mengharapkan agar Satpol PP Kabupaten Deliserdang langsung turun ke lokasi menertibkan lokasi galian di atas tanah negara itu. “Sudah puluhan tahun pengusaha ilegal itu mengeruk tanah negara namun tidak ada tindakan tegas dari instansi terkait,” sebut Danu Ginting, warga Marindal kepada Waspada. Selanjutnya Danu menunjukkan kepada Waspada, lokasi tanah negara yang porak-poranda akibat galian alat-alat berat. “Setelah menggali di satu lokasi, maka mereka akan beralih ke lokasi lainnya hingga membuat danau-danau baru di sekitar sini,” ujarnya. Menurutnya, di sekitar bekas lokasi galian C terlihat areal persawahan, sementara di bagian atas tebing-tebing curam sisa galian yang terancam longsor. Petani terpaksa harus ekstra hati-hati dengan ancaman tertimpa longsoran tersebut. (cat)

Kepedulian Pimpinan Dewan Dipertanyakan MEDAN (Waspada): Kepedulian pimpinan DPRD Medan terhadap kinerja lembaga itu kembali dipertanyakan. Seorang anggota dewan mengaku sudah merasa tidak nyaman dengan suasana kerja di sana. Empat bulan sudah periode DPRD 2009-2014, namun belum dapat menyelesaikan masalah paling krusial, yakni pimpinan komisi-komisi. Seorang anggota dewan H. Jumadi, berbicara kepada Waspada, di ruang Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Rabu (27/1). Katanya, secara kelembagaan, dewan belum berdaya untuk menyelesaikan masalah yang langsung dihadapi masyarakat. Tidak usah jauh, kata Jumadi, di komisinya saja Komisi C, banyak sekali persoalan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat tidak tertangani dewan. Sebut saja, masalah Pedagang Kaki Lima (PKL) masalah konversi minyak tanah ke gas, keluhan masyarakat

terhadap pengadaan listrik, sampai kepada masalah daya saing usaha kecil menghadapi pasar bebas. Tidak bisa tidak, kata Jumadi, penanganan persoalan itu harus dilakuan secara kelembagaan. Karena itu, pimpinan komisi sebagai alat kelengkapan dewan harus ditetapkan. Dengan begitu anggota dewan yang bertugas dapat menelusuri dan menindaklanjuti permasalahan yang ada. Selama ini Jumadi mengaku tidak terlalu mempersoalkan masalah pimpinan komisi. Dia berkeyakinan bisa ditangani oleh pribadi anggota dewan. Namun setelah dijalananinya, banyak kendala dihadapi. Paling tidak, dia tidak dapat mengundang mitra kerja melakukan rapat dengar pendapat. Komisi, menurutnya merupakan kelengkapan dewan paling vital yang ada di lembaga legislatif. Tugasnya adalah melakukan kajian teknis terhadap kebijakan pemerintah

yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Dari hasil kerja komisilah, dilahirkan sikap dewan terhadap kebijakan itu. Dengan terkatung-katungnya keberadaan pimpinan komisi-komisi, membuat lembaga DPRD Medan mandeg. Hal yang tidak pernah dibayangkan Jumadi, saat dia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif beberapa waktu lalu. ‘’Akhirnya, saya duduk di komisipun malas. Gak tau apa yang mau dikerjakan,’’ katanya. Sebagai anggota dewan, dia minta keseriusan pimpinan dewan untuk menyelesaikan masalah ini. Menurut Jumadi, pimpinan jangan lagi berpikir sempit, memaksakan orangorangnya menjadi pimpinan komisi. Tapi, menyadari bahwa keberadaan mereka di lembaga itu utuk membantu masyarakat. Waspada tidak berhasil menghubungi satu orangpun dari empat pimpinan DPRD. Dikabarkan, seluruh pimpinan berangkat ke Jakarta. (m17)

Pelayan RSUP Adam Malik Tidak Sesuai Standar MEDAN (Waspada): Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan tidak mampu memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang sesuai dengan standar. Hal tersebut terungkap dalam rapat dengar pendapat Komisi E DPRD Sumut dengan Direksi RSUP Adam Malik yang dipimpin Wakil Ketua Komisi, Sopar Siburian, di Gedung DPRD Sumut, Rabu (27/1). Turut hadir Direktur RSUP H. Adam Malik, Jamaluddin Sambas dan sejumlah Anggota Komisi E lainnya, Hosen Hutagalung, Robert Nainggolan, Budiman Nadapdap dan Muslim Simbolon. Dalam pertemuan itu, seluruh anggota Komisi E mengkritik soal buruknya pelayanan kesehatan medis yang diberikan RS milik pemerintah itu. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya keluhan masyarakat yang disampaikan ke DPRD Sumut. “Bukan hanya berdasarkan laporan masyarakat saja. Saya sendiri saja merasakan langsung buruknya pelayanan di RS Adam Malik itu. Tapi dalam surat kerja yang diberikan kepada DPRD Sumut, sepertinya pelayanan yang diberikan sudah sangat bagus sekali,”

sindir Sekretaris Fraksi PPP DPRD Sumut. Hosen mengatakan mereka akan segera melaporkan buruknya pelayanan RSUP Adam Malik kepada Menteri Kesehatan pada 9 Febr uar i mendatang. Dalam pertemuan itu,Wakil Ketua Komisi E DPRD Sumut, Sopar Siburian mempertanyakan soal bantuan Rp4,8 miliar yang diberikan PT Askes dalam anggaran 2009 lalu untuk perbaikan. Menanggapi cecaran kritikan dari anggota Komisi E DPRD Sumut itu, Jamaluddin mengatakan RS milik pemerintah tersebut belum bisa memberikan pelayanan medis sesuai standar kepada masyarakat, karena peran ganda mereka sebagai rumah sakit pendidikan. Akibatnya, pelayanan kesehatan kepada pasien tidak bisa dimaksimalkan. “Karena di satu sisi kami juga harus memberikan ruang kepada calon-calon dokter yang sedang berpraktik di RSUP Adam Malik,” katanya. Begitupun, dia mengatakan akan segera memperbaiki pelayanan yang sesuai standar. Bahkan, mereka berjanji akan langsung memberikan pela-

yanan kepada seluruh pasien Jamkesda dan Jamkesmas, sehingga tidak ada lagi pasien yang meninggal dunia karena terlambat mendapatkan perawatan dari rumah sakit. Selain itu, kata Jamaluddin, seluruh tenaga kesehatan dan perawat di RSUP Adam Malik akan disuruh berjanji dan menandatangani pakta integritas untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan ke RS tersebut. Belum Terima Bantuan Askes Soal bantuan dari PT Askes, Jamaluddin mengaku belum pernah ada menerima batuan Rp4,8 miliar untuk penambahan fasilitas ruangan RSUP Adam Malik. Menanggapi pernyataan itu, Wakil Ketua DPRD Sumut, Sopar Siburian mengatakan akan segera mengkonfirmasi pernyataan Direksi RSUP Adam Malik itu kepada PT Askes Sumut. Sebab dalam pertemuan pada 20 Januari lalu, PT Askes mengaku sudah menyalurkan bantuan anggaran 2009 itu. “Kita tidak ingin ada pembohongan publik. Kita akan langsung konfrontir,” katanya. (h11)


14 1 CM 2 CM

WASPADA

Rp. 12.000 Rp. 24.000

3 CM 4 CM

Bursa

AUTOMOTIVE Informasi Pembaca

AC BR CL ND DB

Bursa Automotive

: Air Condition : Ban Radial : Central Lock : Nippon Denso : Double Blower

PS PW RT VR EW

: Power Stearing : Power Window : Radio Tape : Velg Racing : Electric Window

BMW 320i Hijau Met 95 Plat B Rp. 63Jt Atoz GLS 03. Hitam Plat B Rp. 67 Jt Hub. 7786 3981 DAIHATSU 100% BARU...!! Xenia Li.......................DP Mulai 12 Jt-an Gran Max Minibus......DP Mulai 11 Jt-an Gran Max Pick Up......DP Mulai 8 Jt-an Terios TS Extra ..............DP Mulai 15 Jt-an Hub. JOSUA 061-77004944 / 0812 6311 0820

New Xenia VVTi........DP 12 Jt-an New Terios VVTi........DP 15 Jt-an New PU Grand Max...DP 15 Jt-an Hub. Tian 0813 6121 3567 / 77399677 DAIHATSU Taft GT Thn. 88 W. Hitam. AC, Tape, Velg Cobra, Mesin sehat. Cat Mulus. Mobil Kaleng. 42,5Jt/ Nego. Hub. 0813 9610 8610

DAIHATSU Espass Minibus Thn. 96. AC DB, Tape, Velg Racing. BK Mdn Jl. Bukit Siguntang No. 32 HP. 0813 6179 0291

DAIHATSU 100% BARU PAKET PALING MURAH

Pick-Up Gran Max DP 5 Jt. Angsuran 2 Jt-an Xenia Li DLX DP 14Jt. Angsuran 3 Jt-an Terios TX Double Blower DP 29Jt Angs. 5 Jt-an Luxio M. Double Blower DP 12 Jt-an angs. 4 Jt-an Dalam dan Luar Kota Plus Asuransi. Proses Super Cepat. Full Cash Back dan Discount Pasti ok. Serius Hub. Nugroho Astra 061-77060301 HP. 0813 - 7629 - 5205. DP 25% Bunga Mulai 5 % Pertahun ASTRA 100% BARU Xenia DP: 10 Jt. Pick-Up DP: 6Jt Terios DP: 17 Jt/ Luxio DP: 10 Jt Proses Cepat + Hadiah... Hub. Situmorang 0852 7041 9000

- TAFT Hiline 4x4 Pick Up, Plat BK, Biru...95, 96, 01 - Taft Hiline GTL 4x4 MB, Plat BK Abu tua....95,05 Mls. Bantu Kredit. Hub. 4564604 DAIHATSU GT 4x4 1991. BK Mdn asli, W. Biru gelap. Ban Maxxis Baru Velg Import. AC, Tape, CD, Body kaleng. Gardan / Porsneling sangat bagus. Hub. 0812 6025 8795 (Daerah Setia Budi)

PAKET MURAH. ISUZU PANTHER

Minibus, Smart, LV, LS, Grand Touring DP. 10%. atau Tenor 5 Thn. Pick Up DP Mulai Rp. 13Jt. Proses Cepat, mudah dan data dijemput Hub. “Boy” 061-7715 7718 atau 0812 655 1309

HYUNDAI Elantra (Sedan) 1996, warna Violet, lengkap Velac Racing Belimbing, AC, Tape, Jok kulit lembut, BK Pilihan 1288, BK Medan asli, cocok buat cowok/cewek. Hub. Acuan Jl. Kirana 17 Cash Credit, T. Tambah. 77159251 - 0811 635101

HYUNDAI Atoz GLS 2001 Hub. 061. 6875 1978

HONDA Prestige ‘88 Warna hitam, AC, DVD, TV, VR, BR, Cantik, mulus Hrg. 27,5Jt Nego. Hub. 0813 7530 1722 HONDA TIGER CRUISER ‘08 H. 17 Juta. Keadaan Spt Baru. Double Velg Racing. Hub. 081 63101 455 ISUZU Panther LS 2.5 Turbo Matic. Thn. 2001. Abu Hitam. BK Mdn Rp. 102 Jt. Hub. 0813 9655 7102 MITSUBISHI L300 Minibus, Sparta 2006, Silver, mobil cantik ex bawa karyawan. Bisa Kredit. Hub. 77404376 MITSUBISHI BARU

L300. Angs. 3Jt-an. Pajero Sport (Ready Stock). T120 SS, Cold Diesel 110 PS, 125 PS, Triton. Serius Hub. (061) 76728071 / 0812 653 3319

Rp. 36.000 Rp. 48.000

5 CM 6 CM

Rp. 65.000 Rp. 78.000

MITSUBISHI Lancer Dangan Thn. 1989 Dijual. Mobil kaleng-kaleng. Warna hitam. Hrg. 25 Jt. Serius Hub. 0813 9665 6961 TP.

7 CM 8 CM

Rp. 91.000 Rp. 104.000

TOYOTA Kijang Super Commando Th. ‘91. Mulus, short, W. Abu2 metalik, BK Mdn. Dijual segera BU. Harga damai. Hub. Jl. Alfalah I No. 14 Glugur Darat. Telp. 061.77230319 TP.

MITSUBISHI T 120-SS. Warna putih, Thn. 2003. Box Aluminium 1 (Satu) Tangan dari baru. Mobil siap pakai. Hub. 0813 7644 6612

TOYOTA Land Cruiser VX Turbo ‘96 Diesel, Silver Gold, AC DB, VR, PS, PW, CL, Ban maxis, Mulus, DP 75 Jt, Angs. 8,8 Jt Hub. 0812.649.1011

MERCY Boxer Tipe E 300 Dijual. Thn. 90. Warna abu-abu metalic. BK Medan asli, AC, Tape, BR, VR, PW. Mobil cantik betul. Buka Harga 58juta/Nego. Hub. Tel. 0813 9765 6188

TOYOTA Kijang LSX Diesel Thn. 2002. Coklat met, AC, Tape, VR, PS, CL, EM. Jok kulit, Plat BM, Rp. 110Jt. Hub. 0816 3113 953

MERCY Boxer Tipe E 230 Dijual. Thn. 90. Warna Hijau metalic. BK Medan asli, AC, Tape, BR, VR, PW, Mobil cantik betul. Buka Harga 55 Juta/Nego. Hub. Jl. Sun Yat Sen No. 6/18 Tel. 76322281 * MERCY E230 NEW EYES ‘97 Hitam Mulus, AC, Tp, VS, Good coundition, DP 42 Jt, Angs. 3,4 Jt * TOYOTA KIJANG LGX ‘01 Diesel Hitam, Mulus, AC DB, TP, VR, Jok kulit, BR, DP 35 Jt, Angs. 3,6 Jt Hub. 0813.7588.7306

* SUZUKI DISKON HABIIISSS *

Pick Up, Swift, SX 4, Grand Vitara, dll. Hub. Ferdy 0813 7614 3431 / 77607071 SUZUKI Katana Thn. 1992. Warna hitam met, AC, Tape, VR, BR, Original. Hub. 0811 64 8358 SUZUKI Grand Vitara ‘06-’07 BK Mdn. Mobil cantik H. 172,5 Jt/Dmi. Hub. 76666806 / 0812 65 677 677 SUZUKI JIMNY SIERA ‘84 Harga Nego. Peminat Serius Hub. Telp. 0813 7606 6422 “SUZUKI” - HP. 0816 310 1455 Pick Up 1.5 + HP Nokia..Rp. 13.000.000 Angs. 2.860.500 x 3 Thn APV Bonus HP Nokia Rp. 19.000.000 Angs. 4.604.000x3thn. Swift...DP 22.000.000 Angs 5.513.500x3 Thn. SX4 x ‘Over...DP 27.000.000 Angs. 6.284.500x 3 Thn.

SUZUKI GRAND VITARA 2007, Blk DP 38 Jt, Angs. 7,2 Jt Per bln. Angs. ke 3, 33 Bln lagi. Hub. HP. 0852 7015 6444, 0813 7037 0151 # SUZUKI PROMO 2010 # Carry PU DP Rp. 10Jt-an Angsuran Rp. 2,5Jtan, APV Arena, SX4, Swift, New 6 Vitara, New Estilo, DP rendah. Angsuran Flexibel. Luar kota Ok. Hub. 0812 6570 683

SUZUKI Vitara 4x4 Thn. 93. Warna hijau met. AC, Tape, lengkap. BK 2 angka Medan asli. Harga Rp. 70Jt. Hub. 061-77707866

SUZUKI Escudo Nomade Thn. ‘00. BK Mdn. Balik DP. 65Jt. Hub. HP. 0812 659 6591 SUZUKI KATANA 94 AC, TApe, VR, Wr. Hitam mulus. BK Mdn asli. Hrg. 45Jt/Nego. Hub. 0811 6506 74

SUZUKI Carry Pick UP Thn ‘89 Hub. 0812.6418.4656 TOYOTA Super Kijang G Thn. 94. Warna biru Met, AC Central (Double Blower). Powre Steering, Tape, VR, BR, Hub. 061.6968 9638, Original, Power Window. TOYOTA Kijang Commando Dashboard Sedan dijual. Thn. 95 Abu-abu met. AC, Tape, CL, Remot, VR, BR, Mobil mulus sekali, luar dalam. Hrg. 62.5Jt. Damai. Hub. Rumah Makan Surya Baru Jl. Karya No. 90 Sei Agul 20 Mtr dari Simpang (4) Lampu Merah

TOYOTA Avanza 1.5 S. Matic, Thn. 2007. Hijau Met. BK Mdn. Rp. 139Jt. Hub. 0812 6594 2789 * TOYOTA KIJANG LSX ‘01 EFI Biru Tua Met, AC, Tp, VR, BR, BK, DP 25 Jt, Angs. 3,2 Jt * ISUZU Panther Touring ‘01 Turbo Hitam Met, Ac DB, Tp, PW, PS, CL, BR, DP 35 Jt, Angs. 3,6 Jt Hub. (061) 0812 6460 540

# TOYOTA BARU #

Avanza, Innova, Fortuner, DP Ringan Dalam & Luar Kota. Hub. 061-91380009

TOYOTA Avanza G Manual Black, 100% Baru, Ready. Harga Khusus. Hub. 0819 205 7055

TOYOTA Avanza Dijual Thn. 2006 Akhir Type G VVT-i. Warna hitam BK Medan asli, satu tangan, mobil mulus. Masih seperti Baru, mesin halus. Harga Rp. 137Jt/Nego. Hub. 0812 6038 561

TOYOTA Kijang jantan ‘95 (Short). Warna hitam a/n. Sendiri. BR, VR, AC, Tape, PW. Dashboard sedan. Hrg. 49Jt. Hub. 0813 7609 5111 TOYOTA Kijang Super Std. Thn. 1994 Warna hijau. Toyota Kijang Super Std Thn. 1996 (1,8) Warna hitam Toyota Kijang Super “G” Thn. 1995 Warna Hijau Suzuki Real Van “GRV” Thn. 2002 Starlet Thn. 1994 Peminat Hub. IVO MOTOR Jl. Tritura Sp. STM. 0813 7032 6129 - 0813 9657 5703

TOYOTA Kijang Capsule LGX Diesel 1999. W. Biru, Body masih originil, masih utuh fungsi2nya, masih tangan pertama dari baru, sangat mulus, tak perlu rawat lagi, tinggal pakai, Hub. Acuan Jl. Kirana 17. Bisa T. Tambah, Cash Credit, 77159251 - 0811 63 5101 TOYOTA Kijang Kommando Thn. 91. Short. Biru met, Tgn. Ke II Pjk Panjang, Kondisi sgt mulus. Jok full original. Hrg. 45Jt. Nego. Hub. 0813 7523 9399 / 085761609069

TIMOR Thn. 1999 Warna Silver, BK Medan. Over Kredit: 17.5Jt. Angsuran 34x1.194.000. (Nego). HP. 0813 7675 0305 - 0857 6124 557

TIMOR Th. 97 W. Green Metalik Dijual. VR, B2, AC Audio, Power Hub. 0813 7024 9370

TIMOR ‘00 DOHC

AC, Tape, warna hitam. mesin terawat & Siap pakai. Hub. HP. 0812 6060 2124 (Maaf TP)

VALENTIN MOBIL

Menerima Mobil Bekas - Tukar Tambah Toyota Kijang Capsule LGX Diesel, Tgn I - 1999 Daihatsu Taft Rocky 4x4 Independence - 1996 Toyota Kijang Capsule LGX Bensin, Matic - 1997 Isuzu Panther Total Assy, Lengkap - 1993 Hyundai Sedan Elantra, Violet, Lengkap - 1996 ACUAN Jl. Bambu Runcing 34 - Cash Cred Thn. Tertentu. 77159251 - 081163 5101

Mau Menjual Rumah, Tanah, Kendaraan, Barang Kerajinan Tangan atau Barang Dagangan Lain? Ya Tentu...Pasang Iklan di... Surat Kabar Tercinta: Harian

WASPADA Untuk informasi lebih lengkap hub

TEL. (061) 4576602 FAX. (061) 4561347

9 CM Rp. 126.000 10 CM Rp. 140.000

11 CM Rp. 165.000 12 CM Rp. 180.000

IKLAN KHUSUS 6x1,5 kolom Rp. 120.000

Bursa

Bursa

SEPEDA MOTOR

KOMPUTER

HONDA Matic Vario CW Hitam ‘09 Bln 11. Baru Pake 2 Bulan, Mulus seperti baru. Jual Cepat BU. Revo ‘08 CW Kuning Rp. 8,5 Jt. Jual Disalah satu. Hub.0812 6412 0039

Telp. 77188.317 Jl. Ayahanda. - LCD TV Baru + Remote + Mon + Spk. Rp. 1.285rb. Latop: baru-Black-Crital+camera -wfi-G1th=2Jt-an + dvdcrw 399rb Toshiba + dvd - “Del-IBM + camera + Bltut=2Jt-an. HP. Cor2do250gb14” Dvdrw=Nego. PC (IBM-HP). P4-3 subwofer +k +mos=1Jt-an

Bursa

ALAT BERAT DIJUAL 2 Unit Hidrolic Doorsmeer 1 Compressor Listric 2 Pompa Air + Selang 1 Lemari Es (Kondisi Bagus) Hub. 061 4142124 - 0813 9797 7002

DISEWAKAN / DIJUAL * 1 Unit Long Arm Hyundai Robex Tahun 2004 * 1 Unit Beko Komatsu PC 202-7 Hub. 0812 6079 819

Bursa

BUTUH DANA ANDA BUTUH DANA

Rp. 1-100Jt syarat mudah tanpa jaminan tanpa hutang (Khusus Nasabah Bank BCA). Info lengkap SMS: 0882 6174 0399 atau klik: www.asiabersama.com/amalbca

TOSHIBA BARU 3 JT-AN

MEMBELI KOMPUTER RUSAK

Kami membeli Komputer Rusak Segala Kondisi Dari Kantor: Bank, Sekolah, Rumah Sakit, dll. Kami Beli Dengan borongan dan satuan. Hub. 0813 7643 6437 - 061. 7769 0875 OBRAL OBRAL OBRAL BARU GARANSI FULL 1 TAHUN Speek: PIV INTEL 2,8 GHZ M. MEDIA Rp. 2.378.000 PIV INTEL CEL 1,8 GHZ M. MEDIA Rp. 2.298.000 Case USB, 512MB, HD80GB DVD, RW (Black) PIV INTEL 3,0 GHZ M. MEDIA Rp. 2.498.000 Samsung PIV INTEL DUO CORE 2.2 GHZ M.M Rp. 2.598.000 PIV INTEL DUO CORE 2.6 GHZ M.M Rp. 2.698.000 Mont ‘17 Dig (Black) PIV INTEL CORE 2 DUO 2.9 GHZM. M Rp. 3.098.000 Key, Mouse, Speaker PLUS BONUS SEKEN GARANSI 1 BULAN PIII - 800 256 MB/20GB/CDROOM/M.M Rp. 968.000 PIV - 2,8 256MB/20GB/CDROOM/M.M Rp. 1.228.000 MON 15” DIG CASE USB, PIV - 3,0 256MB/20GB/CDROOM/M.M Rp. 1.358.000 KEYBOARD, PIV - 1,7 256MB/20GB/CDROOM/M.M Rp. 1.118.000 MOUSE, PIV - 1,8 256MB/20GB/CDROOM/M.M Rp. 1.158.000 SPEAKER PIV - 2,0 256MB/20GB/CDROOM/M.M Rp. 1.188.000 BARU PIV - 2,4 256MB/20GB/CDROOM/M.M Rp. 1.218.000 MONT 15” 17” FLAT PUTIH/HITAM MULUS (DELL, LG, SAMSUNG) MURAH....

NB: TERIMA VISA & MASTER CARD TERIMA SERVICE COMP & PRINTER

ANDA BUTUH DANA TUNAI

Cepat Proses, Jaminan BPKB Mobil dari Tahun 1993 Hub. Mr. Yan 0815.3447.0666 - (061) 7763.1725

DANA CEPAT !!!

Spesialis Surat Tanah Proses Cepat & Bisa Tanpa Usaha 1 Hari Clear (Khusus Kota Medan). Pinjaman Max 1/2 Miliar. Hub. 0852 7038 9990

DANA CEPAT

Jaminan BPKB Semua Tahun. Proses Cepat, Syarat Ringan. Hub. (061) 77052032 0815 3476 7327 BUTUH DANA TUNAI BUNGA RENDAH 1 - 2 %, 1 Jam Cair. Jaminan, SHM, SK Camat, BPKB Mobil, Truk, Kreta dan Juga mobil yang masih kredit. Over Leasing dan Bantu Pelunasan BPKB. Hub. (061) 8445716, 0813 7044 6633 (Heny)

WASPADA

ADHIKA COMP COMP.. (4150371) Jl. M. IDRIS 23 (77426432)

Bursa

KOMUNIKASI

OASIS REFILL

MURAH. TRANSAKSI CEPAT. DEPOSIT AMAN 5 10 20 25 50

T-SEL = 5.025 = 10.725 = 19.325 = 24.700 = 48.100

Kamis, 28 Januari 2010

FAX.4561347 HARGA BELUM TERMASUK PPN 10%

Bursa

ELEKTRONIK JUAL & BELI

TV, PS1, 2, 3, Handycam, Camera, LCD Projector, Laptop, Keyboard, Kulkas, M. Cuci, Tape compo, Sound, dll. Hub. MARKET ELEKTRONIK. Telp. 8210097 - 66900693 Jl. Setia Budi No. 424 B Dkt. Simp. Psr. III T. Sari.

AC, KULKAS, M. CUCI, P. CLEANER, GENSET

AC, 1 Pk, 1,5 Pk, 2 Pk=1,5Jt s/d =1,9Jt, AC Air Cooler=975rb. Kulkas, 1 Pt=450rb s/d =900rb, 2 Pt=650rb s/d=1,3Jt, K. Mini=500rb, K, 2 Pt. Jumbo=2 Jt, M. Cuci, 2 Tb=600rb, 1 Tb=900rb s/d =1,4Jt. P. Cleaner=900Rb, Genset, 9000W. 7500W, 1200W=950rb s/d = 6000jt.

Hub. Senang Hati: 4517509 - 7707 3637. Jl. Sekip 67 A

Service

ELEKTRONIK

AC

SERVICE - REPARASI - SPARE PARTS

AC - KULKAS - MESIN CUCI MADINA SERVICE 0812 6566 7521 061 - 77972065

Siap Ketempat & Bergaransi

SERVICE / BERGARANSI CUCI - T. OBAT - BONGKAR PASANG

AC

Telp. 77677220 HP. 0813 7536 4412

SER VIS SERVIS

AC

AC

CUCI AC, ISI FREON, BONGKAR PASANG. REPARASI, KULKAS, MESIN CUCI Hub. DIFA SERVIS 0813 9735 7061 061-69644786

SERVICE AC

CUCI - PERBAIKI T. OBAT - B. PASANG HP. 0812 6426 0021 FLEXI: 061-696 7141

Bursa

FOTO COPY

I-SAT 5 = 5.150 10 = 10.150 20 = 19.850 25 = 24.600 50 = 49.000

TRANSAKSI 24 JAM. CS OPERATOR 24 JAM DEPOSIT MIN 50RB. BIAYA ADMINISTRASI GRATIIISSSS....!!!! HUB. 0852 8868 9977.cs1_stok_refil. Pendaftaran via SMS ketik: DAFTAR#NAMA#NO HP#ALAMAT Kirim ke 0852 - 8868 - 9977

Khusus Medan Deli, Marelan, Labuhan, Belawan Hub. 0812 6390 660 Iklan Anda Dijemput

HILANG/TERCECER

Telah tercecer / Hilang Asli Surat Tanah atas nama: Abdul Samad. Alamat: Jl. M. Idris, G. Kasan No. 14. Ling. V Kel. Sei Putih Timur II. Kecamatan Medan Petisah.

TELAH HILANG

Saat banjir tahun 2001. SKT 56137 A/V/11 A/n. M. Gemuk Jln. Benteng Lk. 1 Kel. Paluh Kemiri Lubuk Pakam. TERCECER BPKB Nomor 9302341-B, Mobil Toyota Kijang Super KF50 Long, No. Pol: BK 945 PP, An. Susanto Halim, ALamat Jl. Jend. Ahmad Yani No. 226 Kel. PKN Binjai Kec. Binjai Kota, Bila menemukannya harap dikembalikan kepada Bpk H. Rusdi Kamal Alamat Jl. Garpu No. 1A Lk. 1 Kel. Nangka Kec. Binjai Utara Kota Binjai. HILANG Asli Surat Keterangan Tanah dari Kepala Kampung yang diketahui Camat Medan Timur P. Brayan Darat II Thn. 1977. Yang terletak di Jalan Intertip No. 23 Lingk. 12. Kel. P. Brayan Darat II. Kec. Medan Timur. Medan. Atas nama: Amir Hasan LBS. Bagi yang menemukan Hub. 0852 6250 9613

TERCECER Sertifikat Tanah dan Rumah No. Sertifikat 1158 atas nama Mika Yani Putri. Alamat Jl. Seroja V No. 47, Blok 14 P. Helvetia Medan. Tercecer diseputaran Jl. Seroja. Bagi yang menemukan Hub. 0812 6322 467 - 061.9101 5318 TERCECER Telah tercecer STNK + Kunci Mobil Toyota New Vios BK 1270 HZ a/n. M. Yamin d/a Jl. M Yakub Gang Amat No. 1 Medan. Tercecer sekitar Jl. Djamin Ginting - Simpang Selayang - Jl. Setia Budi - Jl. Stela Villa Setia Budi Makmur. Bagi yang menemukan tidak dituntut. Akan diberikan balas jasa s e p a n t a s n y a . ( H u b . Te l . 061.77524343 atau 8364160)

HILANG/ TERCECER

TERCECER

1 (Satu) Set Surat Camat atas nama: Mani Nababan No. 593.83/959/005/KM/1990. Tanggal 13 September 1990. Dan Surat Pernyataan atas Nama: Martini Samit. Hubungi D. Sihombing HP. 0813 6078 4817 atau 061-77117700

TELAH TERCECER / HILANG

Sertifikat Surat tanah, Milik No. 350 Atas nama M. Rosli Mansur. Lokasi Tanah Aceh Timur. Surat Tanah No. (01.08.13 17.1.00350) luas tanah 2.298M2

WC

TUMPAT

TUMPAT/ SEDOT

77442112

Jl. Gatot Subroto Medan Ada Garansi

Jl. P. BRAYAN

081.2642.71725

844.2246 GARANSI

ADI

Bursa

PERKEBUNAN DIJUAL CEPAT (LOKASI BINJAI)

Bibit sawit umur 1 thn 3 bln, Eks Marihat Sebanyak 12.000 btg Hub. (061) 7713.2003/ 0812.6025.130

Bursa

PELUANG BISNIS

LILIN

Kami Distributor lilin mati lampu, melayani pembelian Seluruh Indonesia Jl. Gaperta Ujung Telp. (061) 844.2134 - (061) 9134.4789 Marketing: Ogi 0852.7099.6543 Tinus 0813.7544.2461 http://indonetwork.co.id/royalmultichemical NB: Kami masih membutuhkan marketing

Bertindaklah Hijau Selamatkan Bumi

PEMASANGAN DEPOT AIR MINUM

Pembayaran Cash, Anugrah Tirta Natio, Membuat Depot Air minum isi ulang, Harga murah Hub. M. Siahaan, SE 836.0643 - 7774.4849 - 0815.3055.5584

1 lembar Tanah di atas Segel A/n. M. Gumbri Hasibuan yg terletak di Jl. SM. Raja Gg. Awan Komp. Sitirejo II Sp. Limun, Medan dgn ukuran 8x29m, hilang dari Tgl. 29 Januari 1980, bagi yg menemukan hub ke alamat 0812.6311.300

TELAH TERCECER

Hub. 8219951 Jl. Setia Budi No. 2

www.SupremeMasterTV.com Info: (061) 4514656

TERCECER

Sebuah Surat Tanah a/n. HM. Syahrir. No. 592.2/941/PTB/VII/97. Tgl. 15 Juli 1997. Di Dusun IV DS Marindal I. Kec. Patumbak. Hub. 0852 7083 4836

WC WC

ANDA TUMPAT - SEDOT

Bursa

PERCETAKAN

1 (Satu) lembar asli STNK Sp. Motor. Honda Supra X Warna hitam, BK 5014 GC. No. Mesin: KEV8E - 1440290 No. Rangka: MHIKEV 8162K439631. a/n. Darwis Harahap. 1 (Satu) Lembar KTP a/n. David Ginting.

Telp. 76352865 735.9504 ADA GARANSI

SOS JADILAH VEGETARIAN

xpress

HILANG

WC TUMP AT SEDO T TUMPA SEDOT

TELAH TERCECER

S e b u a h S u r a t Ta n a h A k t e Peralihan Hak dengan Ganti Rugi No. 592.2/114/PHR/1990. a/n. Rifqi Fuad Nugraha. Tercecer dari Jalan Medan ke Tebing Tinggi. Hub. 0812 6454 230 (Adam)

Daftar harga dan info lengkap di http: //oasisrefill.blogspot.com Alamat Pendaftaran dan Deposit langsung: Jl. Besar Tembung PSR IX (dari Medan sesudah pajak gambir Sebelum lapangan sebelah kanan)

Service

KONSTRUKSI

PELUANG USAHA

Ingin Promosikan Produk Anda Harian

WASPADA Media yang Tepat untuk Iklan Anda

PEMASANGAN DEPOT AIR MINUM ISI ULANG PALING MURAH SESUAI KEMAMPUAN ANDA 1. DEPOT RO 40 S/D 400 GALON/ HARI 2. DEPOT AIR MINERAL/ PEGUNUNGAN - TERIMA SIAP UTK JUALAN - LENGKAP SERTIFIKAT DEPKES UD. RIZKY ABADI JAYA JL. VETERAN PSR. X (DPN MESJID AL HIDAYAH) HELVETIA TELP. (061) 7640.1678 0813.7580.8866

Bursa

MATERI BANGUNAN

DICARI

Suplier Semen Padang (Kami butuh ± 2500 zak semen untuk dibeli / diantar tempat) 0852.9777.9615

ATAP & DINDING EURODEK ALUMINIUM ZINC - AZ - 150

PAGAR EURO

R

GALVANIS

EUROMESH BAJA U-50

R

KOLOM PRAKTIS EURO R BAJA U-50 SIAP PAKAI LEBIH PRAKTIS & HEMAT DARI BESI BETON

PRODUKSI:

PT. REZEKI PRIMA JAYA ABADI

Jl. Sutomo No. 436 Medan 20231 (samping Bank Maspion) Telp. (061) 452.2588 - 415.7504 - 455.7204 - 455.71494 Fax. (061) 415.7504 SUMUT - INDONESIA


Ekonomi & Bisnis 15 Perbankan Syariah Ungguli Perizinan Satu Atap Konvensional Dorong Biaya Tinggi WASPADA Kamis 28 Januari 2010

MEDAN (Waspada): Kebijakan Pemko Medan melakukan perizinan satu atap oleh Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) agar pelayanan lebih efisien dan berbiaya murah ternyata malah memperbesar biaya dan memperpanjang birokrasi bagi usaha kecil di Medan. Demikian hal tersebut dikatakan Ketua UKM Center Deni Faisal Mirza didampingi beberapa pelaku usaha saat pembekalan UKM di pelatihan UKM Bank Sumut Jalan Sei Serayu Medan, Rabu (27/1). Meningkatnya biaya pengurusan izin usaha bagi pelaku usaha kecil akibat pelayanan perzinan satu atap di lantai II kantor Dinas Pendapatan Medan Jalan AH Nasution, hanya melayani pengurusan SIUP dan izin usaha industri (IUI) beraset di bawah Rp200 juta. Sementara itu untuk pengurusan izin gangguan (HO)

dan tanda daftar perusahaan ( TDP) dan lainnya masih dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang berkantor di tempat lain, ujarnya. Akhirnya masyarakat pelaku usaha kecil yang mengurus izin usaha akan menghadapi proses dua kali pelayanan yakni di kantor BPPT dan Disperindag Medan, sehingga biaya yang dikeluarkan menghadapi dua instansi akan membengkak, sebutnya. Sedangkan selama ini saat pelaku usaha mengurus izin usaha hanya dikantor Disperindag Medan saja sudah menghadapi berbagai kendala diantaranya kurangnya pemahaman persaratan kelengkapan berkas dan lainnya. Kebijakan Pemko Medan melakukan perizinan satu atap oleh Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) dengan maksud agar pelayanan lebih efisien dan berbiaya murah

Bursa

DIBUTUHKAN 2 Orang Tk. Pangkas Pria berpengalaman Hub. 0813.9699.3666 0812.6062.712

LOWONGAN KERJA DIBUTUHKAN SEGERA

10 Orang Tenaga Ahli Medis (Boleh pensiunan) untuk di training menjadi Konsultan kesehatan dgn posisi supervisor: - Pria/ wanita - Usia 18 s/d 45 tahun Untuk interview hub. Ibu W ida 0852.6520.8998 - (061) 7657.9051

DIBUTUHKAN SEGERA

Sebuah lembaga dakwah membutuhkan profesional muda untuk ditempatkan dibagian: 1. Administrasi 2. Humas Persyaratan: 1. Laki-laki, Usia max. 25 tahun 2. P e n d i d i k a n m i n i m a l s e t i n g k a t S M U diutamakan tamatan Pesantren 3. Pernah bergabung dalam organisasi Islam 4. Mampu membaca Al Qur’an dengan baik 5. Mampu menulis tulisan arab 6. Mampu mengoperasikan komputer (Microsoft Office) Lamaran ditujukan ke: PO. BOX 1277 MEDAN Paling lambat 26 Februari 2010

LOWONGAN KERJA

Sebuah Toko yang berskala Grosir membutuhkan beberapa orang karyawati untuk ditempatkan sebagai tenaga “Administrasi: Dengan kualifikasi: 1. Wanita, dengan pendidikan minimal D3/ S1 Ekonomi 2. Pengalaman kerja min. 1 tahun dibidang Administrasi 3. Mampu mengoperasikan Computer (Microsoft Excel, Ms. Word) 4. Menguasai bahasa Inggris baik dengan lisan maupun tulisan dengan baik 5. Mampu menyusun laporan keuangan dengan akurat 6. Bisa bekerja sendiri & berjiwa inovatif 7. Berpenampilan menarik, jujur, disiplin & tanggung jawab Lamaran dapat diantar langsung atau dikirim ke: PURNAMA RAYA Jl. Perniagaan No. 72 Medan

LOWONGAN KERJA

Dibutuhkan 2 orang Supir Kriteria sebagai berikut: 1. Memiliki min SIM A 2. Memiliki pengalaman keluar kota 3. Mengetahui jalan daerah kota Medan 4. Memiliki kendaraan roda 2 Bagi yang bersedia untuk mengantarkan surat lamaran/ datang langsung ke:

Jl. Abdullah Lubis No. 47/61 Medan 20154

ADA JOB BID. PENDD PLAYGROUP/ TK Min. SLTA, cpt krj Usia max. 35 thn Hub: Jl. KH. Wahid Hasyim 92 Medan Telp. 453.3875 - 456.9269 Jl. Karya Wisata No. 23 A Johor, TP. 786.1690 Medan

DIBUTUHKAN SEGERA Teknisi AC yang berpengalaman Hub. (061) 735.7011

LOWONGAN KERJA RESMI KE >>> MALAYSIA <<<<

Perusahaan Electronic membutuhkan tenaga kerja 100 orang di kilang: TEXAS INSTRUMENT (M) SDN. BHD di Kuala Lumpur, Malaysia Fasilitas/ Gaji: - Gaji Pokok RM 490/ bln - Uang kedatangan RM 45/ bln - Tunjangan Shift RM 75/ bln - Uang makan RM 44/ bln - Lembur wajib RM 212/ bln - Bonus Tahunan RM 490/ thn - Min. Pendapatan RM 830/ bln - Asuransi, Perobatan, Transport, Asrama, TV, Kulkas, Kipas Angin, Air, Kompor Gas, Listrik disediakan gratis Persyaratan: - Wanita umur 18 s/d 30 tahun - Pendidikan min. SMP (sederajat) - Mendapat izin orang tua/ wali - Sanggup dikontrak 2 s/d 3 thn - Pendaftaran setiap hari kerja Informasi dan pendaftaran:

PT. ANDALAN MITRA PRESTASI

EX. PT. DAMAS Jl. Megawati No. 30 Medan Telp. (061) 732.5534 - 734.0570

LOWONGAN KERJA RESMI KE >>> MALAYSIA <<<

Kijang Electronic terbesar di Malaysia: 1. HITACHI ELECTRONICS PRODUCT di Bangi, Selangor 2. ENPLAS PRECISION (M) SDN. BHD (Company) di Tebrau, Johor 3. FREESCALE SEMICONDUCTOR Di Sungai Way, Selangor 4. ON SEMICONDUCTOR SCG Di Seremban (Seleksi 18 jan) Persyaratan: - Wanita umur 18 s/d 30 tahun - Pendidikan min. SLTA (sederajat) - Mendapat izin orang tua/ wali - Sanggup dikontrak 2 s/d 3 thn Fasilitas/ Gaji: - Transportasi, Perobatan, Asrama, TV, Kulkas, Kipas angin, Air, Listrik disediakan gratis - Minimal pendapatan RM 800 (Rp. 2.000.000) - LEVI SUBSIDI 100% (Gratis) Pendaftaran setiap hari kerja Informasi dan Pendaftaran:

PT. DHAFCO MANUNGGAL SEJATI

Jl. Halat Ujung/ Megawati No. 30 Medan Telp. (061) 732.5534 (061) 734.0570

DIBUTUHKAN

Tk. Pks Muslim, Jaminan 45 Rb, Pks Full AC Hub. 0852.9672.9995 LOWONGAN KERJA

Perusahaan baru buka untuk cabang Medan, bertaraf Internasional membutuhkan tenaga kerja 12 orang untuk ditempatkan di kantor, P/W, Usia 17 - 35 tahun, bisa pilih jam kerja persyaratan: - Pendidik min. SMP, SMU, SMK S1/ sederajat - FC KTP 2 lembar, FF 3x4: 2 lbr - Guntingan iklan ini untuk proses interview Penghasilan Rp. 1.500.000 s/d Rp. 2.000.000/bln Tergantung posisi dikantor Untuk info: Hub. IBU SRI RAHAYU AMD

HP. 0813.6163.3384

Atau datang langsung ke kantor Jl. Wahid Hasyim Simp. Barat No. 118A (±100m dari Jalan Gatot Subroto Medan) LOWONGAN DIBUTUHKAN SEGERA Perusahaan Swasta bertaraf INT’L butuh tenaga kerja P/W (17 - 35 thn) untuk diposisikan dikantor, Syarat: - Pend. Min SMU/ sederajat - KTP + Pas photo uk. 3x4 (2 lembar) - Guntingan iklan ini untuk proses interview Syarat lain bisa menyusul setelah diterima Penghasilan: Rp. 1,2 Jt s/d 2,5 Jt/ bln (sesuai posisi anda) ADA HUB. IBU NURHALIMAH, SE SHIFT KERJA HP. 0812.6388.5458 => Tdk SMS Alamat kantor: Jl. KH. Wahid Hasyim No. 118A (±100m dari Simpang Barat) Gatot Subroto Medan NB: 5 pelamar pertama langsung diterima, berlaku untuk mahasiswa/i

Bursa PROPERTY LB LT RM RT

: Luas Bangunan : Luas Tanah : Ruang Makan : Ruang Tamu

RUMAH Permanen Dijual Uk. 10x15m, Kmr 3, Garasi, Lbr. T 15x15m, Jl. Bunga Asoka Gg. Persatuan, 50mtr dr Jln Besar samp. Komplek Setia Budi Hub. 0812.6393.235 Medan RUMAH Dijual, LB. 60m², LT. 500m² di Jl. Pala Dpn III Sei Mencirim DS. Serdang Samp. Mesjid Ar. Rahmat, Blkg komplek Johar Mencirim Hub. Eka 0812.6440.5211, TP

I. Pengajar B. Inggris, Komputer, B. Jerman, Matematika, B. Mandarin Syaratnya: a. Mahasiswa/i Sarjana b. Berpengalaman Mengajar Lamaran diantar langsung ke: Medan Jl. Aksara No. 130-131 Telp. (061) 735.6625 (depan Ramayana Aksara) P. Siantar Jl. A. Yani No. 10 Telp. (0622) 703.0999 (dekat Radio BOSS FM)

MEDAN (Waspada): Pemerintah Jordan mengirim enam perwakilan dagang negaranya ke Sumatera Utara guna menjajaki peluang impor minyak goreng, kopi, oil dan rempah-rempah. Ketertarikan itu tak lain karena negara dengan ibukota Amman itu di masa depan sangat prospektus menjadi hab (penghubung) bagi negara-negara lain di kawasan Timur Tengah sehingga mengimpor sejumlah komoditas asal Sumut juga memberikan nilai tambah bagi perekonomian mereka.

Informasi Pembaca Bursa Property

LOWONGAN PENGAJAR

RUMAH Dijual Jl. Stasiun Kampung Lalang Hub HP. 0857.6124.557 - 0813.7675.0305

RUMAH DIJUAL/ B.U

LOWONGAN KERJA RESMI KE MALAYSIA

Diperlukan segera Tenga Kerja Indonesia untuk perusahaan electronics ternama SHIN ETSU (M) SDN. BHD - Syah Alam - Selangor. Demand Letter (Direct/ langsung) sudah disahkan oleh Kedutaan RI, Kuala Lumpur Gaji & Fasilitas: 1. Gaji Pokok : RM 450/ bln 2. Tj. Kehadiran : RM 30/ bln 3. Tj. Shift : RM 96/bln 4. Tj. Makan : RM 48/bln 5. Tj. Kerja Khas : RM 50/ bln 6. Anggaran OT : RM 250/ bln 7. Asrama & Levi gratis 8. Perlindungan asuransi Indonesia & Malaysia 9. Berangkat naik pesawat, dll Persyaratan pendaftaran: 1. Wanita, usia 18 - 30 thn 2. Pendidikan SMP/ SMU 3. Fotocopy KTP, Ijazah & KK 2 lbr 4. Pasfoto warna 3x4cm 4 lbr - Pendaftaran setiap hari kerja - Lowongan terbatas hanya untuk 50 orang saja - Rencana berangkat awal Maret 2010 Segera hubungi:

PT. TIMURAYA JAYA LESTARI Jl. AH. Nasution, Ruko Tenaga Asri, No. 1 Sp. Pos, Pd. Bulan - Medan, Telp. 822.7419 HP. 0813.6159.5866 (K’ Mida) (samping Bank Mandiri Sp. Pos)

LOWONGAN KERJA

PERUSAHAAN ELEKTRONIK DI MALAYSIA

I. T P C ( M A L AYS I A ) S D N . B H D PENANG (Langsung/ Company) II. SMCI GLOBETRONICS TECHNOLOGY SDN. BHD - PENANG (Langsung/ Company) III. TEXAS INSTRUMENT (M) SDN. BHD - KLANG, KUALA LUMPUR DENGAN PERSYARATAN SEBAGAI BERIKUT: - Wanita, Umur 19 s/d 30 tahun - Tamat SMA/ sederajat - Mendapat izin orang tua/ keluarga - Lulus Test awal dan Test kesehatan FASILITAS - Pendaftaran dengan gaji pokok, lembur, tunjangan shift, insentif, dan lain-lain yang sangat menarik - Diberikan subsidi/ keringanan dalam biaya keberangkatan - Diberangkatkan dengan pesawat terbang ˆ Pendaftaran & Testing dilakukan setiap hari kerja: Senin s/d Sabtu d e n g a n m e m b a w a : C o p y K T P, Pasphoto 3x4: 2 lembar, Copy Ijazah, Copy KTP Orang tua/ yang memberi izin, Copy kartu rumah tangga (Tidak dipungut biaya pendaftaran) Datang langsung ke:

PT. AL WIHDAH JAYA SENTOSA Jl. Setia Budi No. 74-C

(sebelah Showroom Yamaha, dekat Simpang Jl. Sei Serayu) Medan 20122 Telp. (061) 821.5444 (Hunting)

surat izin usaha perdagangan (SIUP). Pengurusan SIUP dan IUI tersebut sesuai Perda sebenarnya samangat murah hanya Rp150 ribu saja sehingga tidak berarti apaapa untuk menolong pelaku usaha kecil, karena pengurusan yang berbiaya mahal adalah HO yang bisa dikenakan hingga jutaan rupiah, ujarnya.(m40)

Jordan Jajaki Impor Migor Dari Sumut

GR : Garasi KM : Kamar Mandi KP : Kamar Pembantu KT : Kamar Tidur SHM: Sertifikat Hak Milik

Lamaran ditunggu paling lambat 2 minggu setelah iklan ini terbit

“GEMILANG EDUCATION CENTRE”

ternyata malah membuat urusan kian berbelit dan memperbesar biaya pelaku usaha kecil di Medan, katanya. Terhadap hal tersebut pihaknya menilai kebijakan pemerintah memberdayakan pelaku usaha kecil masih setengah hati, selain itu, diantaranya belum diberlakukannya Perda nomor 20/2009 tentang penghapusan biaya retribusi pengurusan izin usaha (IUI)

MEDAN ( Waspada): Perkembangan perbankan syariah di Sumatera Utara masih menunjukan perkembangan yang menggembirakan, dari data yang diterima rata-rata pertumbuhan masih diatas perbankan konvensional. Menurut Pemimpin Regional Bank Indonesia Sumut-Aceh Gatot Sugiono S, Selasa (26/1) malam dalam temu ramah bankers dinners di kantor BI Medan, perbankan syariah juga me-

Di Komplek Rajawali Blok 4 No. 1, Sunggal (dkt Ringroad), 3 Kmr Tdr, 2 Kmr Mdn, LT. 8x16 Hub. 0812.7518.5789

RUMAH Baru dijual Jl. Eka Warni KUD No. 88 Gedung Johor Mdn, KT 3, KM 2, Gerasi, Gipsum, Tanah 7,5x25m, Harga 350 Jt/nego, Khusus Muslim HP. 0813.7694.9191 RUMAH SIAP HUNI DIJUAL (KHUSUS MUSLIM) Jl. Eka Rasmi Eka Dahlia (depan Eka Rsmi Residence), Uk. 9x20, 3 KT, 2 KM, Full wall paper, Halaman belakang 4M, Rp. 380 Jt/ nego Hub. 0813.9688.3626 TANAH DIJUAL DI KOMP. KOWILHAN NAMORAMBE Uk. 15x30 Rp. 50 Jt/nego

Hub. 0812.6500.0762

RUMAH KOST/ STRATEGIS

Terima Kost Pegawai, Kantor, Hotel dan setara, Lokasi Jl. Agus Salim Gg. Subur No. 11 (Sekip) Medan Hub. (061) 7744.0414 - 0878.6859.5096

RUMAH DIJUAL

Jl. Karya Kasih Mdn Johor HP. 0813.7041.1991, TP

Enam perwakilan dagang Jordan itu, yakni Kamal Hamawi (Ketua Jordan-Indonesia Business Council), Farez Hamawi, Yosef M, Bilal Anani dan Mamud Tunjunan dibawa langsung Dubes RI di Amman, Zainal Bahar Noor bertemu Gubsu, Syamsul Arifin didampingi sejumlah staf serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut di Medan, Selasa (26/1). Dalam pertemuan itu terjadi dialog cukup serius yang membahas peluang bisnis antar ke dua wilayah. (m19)

RUMAH Dijual UB. 13x7m, Permanen ada garasi, UT. 13x11 Rp. 69 Jt Jl. M. Anwar Psr. 4 Barat Marelan (061) 77100.200/ 0812.6400.800

RUMAH KONTRAKKAN DIJUAL

5 Pintu + Tanah Kosong Jl. Beo Sei Sikambing Hub. 0813.6113.8222 RUMAH DIJUAL

LT. 6,5x23m, LB. 6x16, 3 Kmt, 2 K. Mandi Harga Rp. 165 Jt (muslim) Jl. Selamat Gg. Buntu I No. 94 Sp. Limun Yg minat hub. 0813.9640.7350, TP

DIJUAL CEPAT 1 Unit Rumah Kondisi 90% Selesai. Jl. Eka Suka Depan Gang Eka Suka 9 Gedung Johor. Ukuran tanah 15 x 24 M2. Ukuran rumah 12 x 16 M2. Kamar 4 buah, Garasi 1 buah, SHM, IMB. Hub.0878.6829.4842

RUMAH DIJUAL

Jl. Binjai Km. 10,2 Gg. Jadi, Lrg. Palem No. 5 Uk. Tanah, 15x20m, SHM, Harga 350 Jt Hub. H. Tarigan 0812.6006.264

RUMAH SEWA

2 Tkt Jl. Katamso Simp. Pelangi Rp. 10 Jt/ thn (nego) 0812.6428.917 0812.6013.8133

DIJUAL

- Tanah Uk. 15x60m, Jl. Letda Sujono, ±200m dari Tol B. Selamat - Rumah Lt. Keramik, 3 Km Tidur, 2 Km Mandi, Garasi, Pagar keliling, 2 Teras belakang/ depan, SHM, U/ Tanah 9x14m, B. Kuis Hub. 0813.9712.3498 (TP)

RUMAH DIJUAL

Type 50, LT. 56, 2 KT, 1 KM, SHM, PLN Jl. Persatuan Pasar 9 Tembung, 5 Unit, Hrg 90 Jt/Unit, Utk Muslim Hub. 081263072300

DIJUAL CEPAT

Rumah Permanen Jl. STM/ Suka Jaya No. 8 Sertifikat Hak Milik, Luas L. 25x P. 39m Hub. 0812.605.1602

RUMAH Dijual Uk. 20x28 (544mtr), SHM, Km Tdr 3 bh, K. Mandi 2 bh, PAM, Listrik, Pagar Hal Luas, Bebas Banjir, Lok Komp. Rispa 4, Gd. Johor Medan Hub. (061) 7652.6501 Nego

RUKO DIJUAL 3 TINGKAT

Jl. Besar Pekan Tembung No. 19-B dekat Bank Syariah Hub. 453.7861 / 0852.7525.0819

Hub : Syawal 77384399 - 8464593 - 68797771

ALAT PESTA

1.Tenda balon, Pentas, meja, kursi, dll LENGKAP 2. Alat masak memasak ( Alat dapur ) LENGKAP

Bursa

BUSANA/AKSESORIS

ALBAROKAH PARFUM GROSIR DAN ECERAN MENJUAL SEGALA JENIS PARFUM NON ALKOHOL & BOTOL-BOTOL

TANAH KAVLINGAN MUSLIM CASH DAN KREDIT

Psr. IV Sunggal Kanan, dekat Perum. Sri Gunting (belakang PAM), Uk. 7x19m, 9,5x15m (Bisa dirobah) Hub HP. 0812.6332.7787

TANAH DI MEDAN DIJUAL

Jl. STM/ Suka Sabar, SHM, Harga Rp. 38 Jt Uk. 6x14m Hub. (061) 7630.5485

JL. SM. RAJA NO. 174 MEDAN (DEPAN UISU) HUB. 0813 7521 8964 - (061) 9134 4210

PECI MURNI TEMPAHAN ISTIMEWA H. ADAM AKIL HSB Jl. Setia Budi No. 49 A 8223975

TANAH Dekat Bandara K. Namo Ukuran bebas, Harga mulai 10 Jt (8x25), Ada juga 12 Jt/ rante Hub. 0812.6500.454

KONVEKSI KAOS Menerima Tempahan:

KAPLING MURAH DI PALAS

Uk. 7x15m, Rp. 5 Jt, terletak di Sakhilon dari Jl. PKS ke Sibuhuan, tersedia kaplinng dgn ukuran bebas harga nego, terletak ± 300m Timur, Ktr DPR Palas, Selatan SPBu Pd Luar Sibuhuan Hub. (061) 77100.200 / 08126.400.800

- KAOS KAMPANYE PILKADA PLUS FOTO FULL COLOUR - KAOS OLAH RAGA, DLL.

TANAH DIJUAL UK. 16X16)

Jl. Diski Glugur Rimbun/ Telaga Sari Gg. Balai Desa, bisa masuk mobil Kec. Sunggal ± 150m dari Jln Aspal Harga 35 Jt/nego Hubungi 0819.864.890-0819.219.4971

TANAH/ RUMAH DIJUAL Luas Tanah 696m², Cocok utk ruko/ rumah, Pribadi, Lokasi Jl. Ismailiyah No. 144 Medan (bengkel phone) Hub. 0812.604.5331, TP Dengan hasil (±2 ton Getah/ bulan (Harga/ Kg jual sekarang Rp. 9000an) dengan harga Rp. 210 Juta (damai) Hub. 0852.9777.9615 30 Ha Kebun sawit, Dgn harga 2,1 M (sawit sedang produksi), Bisa masuk motor, Dekat PKS 0852.9777.9615 Surat Sertifikat, SK Camat dan Notaris

TANAH DIJUAL/ B.U Uk. 16x29m, Lokasi strategis Jl. Bunga Tanjung XI Setia Budi Medan, SHM Hub. 0811.644.362 (TP)

DIJUAL TANAH 6 HA, COCOK UNTUK PERUMAHAN, BERENDENG DGN RE BUKIT HIJAU PERMAI JL. ADAM MALIK, R. PRAPAT HARGA DAMAI PEMINAT HUB. 0813.9675.4428 0819.9046.1102 NY. WIDIASTUTI

DIJUAL CEPAT Rumah: Jl. Nusa Indah Raya No. 3 Perumnas Helvetia Medan Rumah: Jl. Mekatani Komp. Victoria Park Blok B No. 22/ 24 Marendal Medan Ruko: Jl. Kapten Muslim No. 56 E Medan Hubungi: 0852.6103.9727 (061) 3036.1971

CV. NINA JAYA MOTOR

Jl. Flamboyan Raya No. 12A/B Tanjung Selamat Telp. (061) 836.4405 HP. (061) 7707.8255 HP. 0813.7517.2300 HP. 0812.6366.055

Harian

WASPADA FD CD

KIRIMKAN... DATA IKLAN MINI ANDA

KOTA MEDAN HP. 0812.6059.4323 HP. 0882.6162.5147

“H. MOHD. RAWAL” SPECIALIST AMBEYENT TANPA OPERASI PUTUS SAMPAI KE AKAR2NYA DIJAMIN TDK SEMBUH UANG KEMBALI GARANSI

Ciri2 Ambeyen: Disekeliling Dubur Ada Benjolan Seperti Daging Tumbuh/Jerawat, Gatal, B.A.B Keras, Keluar Darah Segar. Susah Duduk Seperti Ada Yang Mengganjal. Duduk Serba Salah. Nyeri (Ngilu). Dubur Seperti Luka, Solusinya Datang dan Berobatlah ke

“H. MHD. RAWAL” PUSAT:

Jl. Prof. H.M. Yamin S.H (Serdang) No. 251 A Simpang Pahlawan Tel.(061) 4563067 Cabang I Jl. Bunga Harum (Benteng) No. 26 Suka Jadi belakang Brimob Pekan Baru Telp. (0761) 45368 HP. 0812.656.8700 Cabang II: Jl. Jend. A. Yani No. 105 Telp. (0641) 22457 HP. 0852.262010594 Langsa: 0852 6201 0594

Ingin Promosikan Produk Anda

SPECIALIST MATA TANPA OPERASI

Harian

Dapat disembuhkan sampai tuntas Segala jenis mata seperti mata: - Katarak, Plus, Minus, Glaucoma - Mata Merah, Berair, Bengkak, dll

WASPADA

Khusus yg mau masuk angkatan minus jarak pandang +/- 7 Meter B/W (buta warna), juga dapat di sembuhkan sampai tuntas, Insya Allah

Media yang Tepat untuk Iklan Anda

Hub. IBU FARIDA AKRAM Jl. Prof. H.M. Yamin S.H (Serdang) No. 251 A Tel.(061) - 4563067 Mdn Izin Depkes R.I Terdaftar

CEPAT DAN EKONOMIS

Bursa

PERABOT TEMPAHAN MURAH - Lemari pakaian 3 pintu Sungkai asli Rp. 1.500.000 tempahan - 1 Set Sofa Kain/ Kulit Rp. 1 Jt-an Hub Telp. (061) 6616802 - (061) 661.8116

SPRING BED DIJUAL MURAH Spring Bed 6 kaki 2 lapis Spring Bed 5 kaki 2 lapis Spring Bed 4 kaki 2 lapis Spring Bed 3 kaki 2 lapis Spring Bed 3 kaki Dorong

Rp. 1.100.000 Rp. 1.075.000 Rp. 1.000.000 Rp. 900.000 Rp. 1.000.000

Garansi Per 10 tahun Hub. 061- 6616802 - (061) 661.8116

REPERASI SPRING BED

JL. KLAMBIR V NO. 152 KP. LALANG MEDAN

Terima Ganti kain (dingin) + Busa & Tempahan baru segala ukuran. Gratis antar jemput (partai besar & kecil)

PUSAT PENGOBATAN SPESIAL ALAT VITAL DITANGANI LANGSUNG

Hub. Naldy 0812.6022.7741 (061) 7740.4454

MINI & EFEKTIF IKLANKAN PRODUK ANDA Bursa

PENGOBATAN AHLI MENGOBATI TUMOR/ KANKER PAYUDARA/ RAHIM HUB. 0813.6115.0061

BUTUH ALA TB ANTU DENGAR? ALAT BANTU TRA HEARING AID Hub. MEL MELTRA Jl. Kediri No. 36 Medan Tel. 4516161

PIJAT TRADISIONAL

CAPEK-CAPEK, REFLEKSI, LULUR DAN LEMAH SYAHWAT

ZULIYA

NINA JAYA

Harga terjangkau, Daerah strategis, Bebas banjir, Siap untuk dibangun, Ramai penduduknya Lokasi Tanah Kavling: Jl. Amal Suka Raya, Glugur Rimbun, Deli Serdang Hubungi Kantor Pemasaran:

“Tetapi pertumbuhan kredit yang dikucurkan ke usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibandingkan pertumbuhan kredit secara keseluruhan. “Penyaluran kredit UMKM telah mencapai angka Rp34,72 triliun, atau 47,19 persen dari total kredit perbankan Sumut,” jelasnya. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan akses UMKM terhadap pembiayaan perbankan. Upaya tersebut harus tetap kita gelorakan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dengan mencermati peluang dan hambatan lalu mencari solusi bersama antara Pemda sebagai otoritas daerah, asosiasi usaha seperti Kadin, HIPMI, Iwapi dan lainnya. Hal itu penting dilakukan sebagai penggerak kewirausahaan dan pengembangan kapasitas usaha serta industri perbankan sebagai pendukung financial untuk intensifikasi proses intermediasi, ujarnya.(m40)

Jl. Amal Luhur Gg. Kuini No. 129J (061) 847.5648/ 0811.659.235 Mdn

RANTAU PRAPAT

Dijual Tanah Kavlingan

DIJUAL MURAH

Alat-alat bekas Gym Peminat serius Hub. 0819.6073.215 - 0813.7694.2976

DIJUAL CEPAT

Rumah di Jl. M. Nawi Harahap Gg. Harjo No. 8 Simp. Limun, LT. 348m², LB. 300m² (SHM), 5 KT, 2 KM, RK, RT, RM, R. Sholat, Garasi, PAM, PLN, Telkom, Halaman depan & Belakang luas, Letak strategis (Khusus Muslim) 0813.6233.3676 / (061) 786.9111 (TP)

DIJUAL (BUTUH UANG)

RUMAH BARU

PAWANG PILKADA

Rp. 1.550.000,- Terdiri dari :

RUMAH DIJUAL

Type 50 LT. 108, 2 KT, 1 KM, Taman, PLN Jl. Denai Ujung/ Jl. Datuk Kabu, Gg. Bukori (Aspal) 2 unit Hrg @130 Jt Unit, Utk Muslim Hub. 081263072300

Bursa

DIJUAL CEPAT (HARGA NEGO)

KEBUN KARET 3 HA DIJUAL

RUMAH BARU

dari konvensional, katanya. Sementara itu perbankan Sumut secara umum menunjukkan kinerja yang baik. Total aset perbankan mengalami peningkatan dari Rp108,08 triliun tahun 2008 menjadi Rp115,77 triliun pada 2009. Dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun juga mengalami peningkatan, dari Rp84,29 triliun menjadi Rp94,88 triliun. Hal ini kembali mengukuhkan, bahwa Sumut sebagai penghimpun dana perbankan terbesar di luar Jawa, sebut Gatot. Bahkan, lanjutnya, masih lebih tinggi jika dibandingkan dengan DPK yang dihimpun perbankan di Jawa Tengah. Namun dalam kesempatan itu Gatot menjelaskan dalam penyaluran kredit, kinerja tahun 2009 memang tidak secepat tahun sebelumnya yang mampu tumbuh sebesar 23,10 persen. Sementara pertumbuhan kredit perbankan di Sumut baru mencapai 10,26 persen, yaitu dari Rp66,72 triliun menjadi Rp73,57 triliun.

Rumah permanen beserta isinya Type 54, Uk. Tanah 7x18m², SHM Jl. Marendal Dalam/ Jl. Sumber Amal Komp. Cicilia Residence No. 68 Harjosari II Mariendal Amplas Hub. 0813.9789.1650 - (061) 3030.3687

Berlantai II di Jl. Suka Tari II No. 2C Kelurahan Suka Maju Kec. Medan Johor, Medan, SHM, Lokasi Strategis, Nyaman Hub HP. 0812.6518.334

LT. 247, LB. 121, 3 KT, RT, RK, Surat SHM, Rp. 250 Jt/nego Jl. Amal/ Jl. Sehat II No. 11 HP. 0852.7864.0456

nunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hadir dalam acara tersebut Gubsu Syamsul Arifin, Kapoldasu Irjen Badrodin Haiti, Konsul AS Stanley H, Pj Walikota Medan Rahudman, serta pimpinan perbankan dan pelaku usaha serta asosiasi pengusaha. Aset perbankan syariah di Sumut saat ini tercatat sebesar Rp3,67 triliun, meningkat 16,51 persen dibandingkan 2008. Share-nya juga telah mencapai 3,18 persen, sementara tahun 2008 share-nya sebesar 2,91 persen. Selain pertumbuhan aset, pertumbuhan DPK juga relatif baik, dari Rp1,80 triliun menjadi Rp2,17 triliun atau tumbuh sebesar 20,44 persen. Demikian juga dengan pembiayaan yang disalurkan mengalami peningkatan dari Rp3,35 tiliun menjadi Rp3,89 triliun atau tumbuh sebesar 16,21 persen. Dengan demikian, ratarata indikator perbankan syariah meningkat lebih tinggi

Jl. Laksana No. 33 O HP. 0813.7087.8289

BPK. HARYONO ASLI DARI BANTEN

Gelar terapi alat vital paling spektakuler langsung besar dan panjang di tempat no suntik/ silicon, terapi aman tanpa efek samping, asli tradisional, bebas pantangan, untuk semua usia, ras dan agama. Cukup satu kali pengobatan khasiatnya luar biasa dijamin...!!! Puas, paten dan permanen untuk selamanya Terapinya aman serta bebas pantangan, metode terapi dan teknik dasar pengurutan untuk membetulkan simpul syaraf kejantanannya disempurnakan dengan sarana supra natural/ do’a, yang sudah di pandukan melalui ramuan khusus untuk menambah keperkasaan dan juga ukuran yang diinginkan. Cukup satu kali pengobatan khasiatnya luar biasa. Dijamin joss!!! Dan keahliannya luar biasa... Langsung besar dan panjang ditempat, disesuaikan dengan ukuran yang di inginkan: panjang 15 cm diameter 3 cm, panjang 17 cm diameternya 4 cm, panjang 20 cm diameternya 5,5 cm. Sanggup melakukan hubungan secara berulang-ulang tanpa obat kuat/ doping, dijamin faten..!!!

BALAI PENGOBATAN TRADISIONAL

ALAT VITAL

DITANGANI OLEH AHLINYA: M. SUHERDI

DARI PELABUHAN RATU SUKABUMI JABAR

Terapi keperkasaan seksualitas Pria hasil permanen tanpa efek samping, alami, bebas pantangan, untuk semua usia Hasil langsung reaksi ditempat, cukup satu kali berobat

MENANGANI KELUHAN: MENAMBAH UKURAN

-

Panjang: 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20 cm Besar: 3,5. 4,5. 5. 5,5. 6 diameter Memperkeras, Tahan lama Ejakulasi dini, Mani encer Impotensi, Lemah syahwat Diabetes, kencing manis/ batu

Juga melayani problem asmara, mempercepat jodoh, pengasihan, penglaris, buka aura, pasang susuk, dll ALAMAT KELINIK TETAP: Jl. SM. Raja Masuk ke Jl. Utama No. 18 Medan Dari Toko Roti Majestik ±100meter Izin Kejaksaan: B/DSP.5/12/2008 Izin Dinkes: No. 448/0649/I/2008 HP. 0812.6388.7999 Buka setiap hari

Jangan Lewatkan Interaktif langsung dengan PASAK BUMI di DELI TV Setiap Sabtu Malam Pkl. 22.30 Wib (Live)

Call Center: 0818 090 73481 Menyembuhkan impotent, lemah syahwat, kencing manis, raja singa, loyo, ejakulasi dini, cepat keluar, siplis, lemah syahwat, dll, dijamin normal kembali !!! batas usia 80 thn. Terapi alat vital Bapak Haryono sudah puluhan tahun menangani keluhan pria, terapinya nyata, hasilnya luar biasa, tidak disuntik/ silicon aman tanpa efek samping, beliau pakar kenjantanan asli asal Banten. Yang paling pertama menemukan cara terapi tradisional dan hasil ditempat. Ilmunya sudah dipatenkan. Menangani bekas suntik, silicon, ingin cepat dapat keturunan, sperma encer adn menangani yang gagal dari tempat lain. ditangni secara tuntas untuk penanganan serahkan pada ahlinya bergaransi dan sudah teruji dan terbukti Khusus Umum, menangani masalah seperti menaklukkan hati melalui senyuman dan kerlingan, membuat orang yg diinginkan simpatik dan jatuh hati, membuka aura pesona kecantikan/ ketampanan anda, juga masalah rumah tangga lainnya, cepat dapat jodoh PIL/ WIL, mengembalikan keharmonisan suami istri Alamat Praktek tetap: Jl. SM. Raja/ Yuki Simp. Raya masuk Jl. Amaliun Gg. Kesatuan No. 4 HP. 0813.7660.6663 NB. MOBIL BISA MASUK/ GARASI PAKEM. B-346/DSP.5/11/2008

KLINIK TRADISIONAL ALAT VITAL DARI PELABUHAN RATU CISOLOK BANTEN DITANGANI LANGSUNG

A. AMARUDIN

TERAPI KEJANTANAN DENGAN MENGGUNAKAN TOTOK SYARAF DAN DIBERIKAN RAMUAN/ JAMU HASILNYA PERMANEN. TANPA EFEK SAMPING BEBAS USIA, BEBAS PANTANGAN DAN AGAMA REAKSI LANGSUNG DI TEMPAT MEMILIH UKURAN YG SUDAH DI SIAPKAN DARI NO (1) S/D (3)

MENGOBATI PRIA

+ BESAR : 3, 4, 4, 4, 4, 5, 5, 5, 6 CM + PANJANG: 13-14-15-16-17-18-19-20 CM - IMPOTENSI - LEMAH SYAHWAT - KURANG KERAS/ LOYO - MANI ENCER/ EJAKULASI DINI - DIABETES/ KENCING MANIS - TDK PNYA KETURUNAN - MENANGANI PROBLEM ASMARA, DSB ALAMAT: JL. SM. RAJA DEPAN GARUDA PLAZA GG. KELUARGA SAMPING KLINIK BUNDA NO. 31A HP. 0812.6409.1777

(Untuk reumatik & asam urat)

DALAM BENTUK

DIGITAL

Keterangan lebih lengkap silahkan hubungi:

TELPON : 061 - 4576602 FAX : 061 - 4561347

* Format: JPG - TIFF (Photoshop)

Dpt Diperoleh di Sumatera - Aceh Hub: (061) 7365429 - 7362887

HP/ SMS : 0852.6332.9972 : (061) 7706.3851


Ekonomi & Bisnis PT Berlomba Lahirkan Jalan Pintas Entrepreneur Jadi Wirausaha Muda

16

SERINGKALI perguruan tinggi kini disalahkan karena tak mampu membekali lulusannya untuk menjadi entrepreneur (wirausahawan) muda. Lebih dari 144 SKS (satuan kredit semester) untuk menghasilkan satu orang sarjana ekonomi hanya ada satu atau dua mata kuliah yang memuat kewirausahaan. Itu pun hanya tiga SKS. Wajar kalau kemudian kini banyak yang mendesak perguruan tinggi mengubah haluan agar lulusan tidak hanya mengejar target sebagai pegawai negeri atau karyawan. Lulusan perguruan tinggi harus berani menjadi pebisnis baru. Apalagi sekarang funding (pendanaan) bermunculan dari perusahaan swasta dan perbankan. Bagaimana perguruan tinggi menyikapi ini? Dekan Fakultas Ekonomi USU Jhon Tafbu Ritonga (foto), Rabu (27/1) bicara banyak tentang ini.Dia mengakui saat ini sedang terjadi ‘demam kewirausahaan’. Yang terkini, kata dia, ketika Bank Mandiri ikut membuat buku wirausaha mandiri karyawan Renald Khasali. Padahal, jelas Ritonga, Fakultas Ekonomi USU sudah lebih dulu membuat itu di 2006 walaupun hanya dengan tiga contoh. Empat tahun kemudian sudah ditiru Bank Mandiri, tegasnya. “Kalau ini kita di FE senangsenang saja.” Ketika disinggung bagaimana peran perguruan tinggi menciptakan wirausaha muda, dia mengatakan sejauh ini upaya memberikan mata kuliah Kewirausahaan. “Hasilnya memang belum ada yang terukur. Khusus di FE USU sebenarnya ada 144 SKS untuk dapat gelar sarjana ekonomi.” Itu, menurut Ritonga, sudah terdiri dari mata kuliah yang dibutuhkan wirausaha maupun top manager

namun yang namanya pendidikan justru bisa membuat mahasiswa makin jauh dari alam nyata sehingga ada istilah menara gading. Dia mengakui sekarang ada beberapa perguruan tinggi yang mencoba memasukkan kewirausahaan sebagai mata kuliah tapi soal hasil harus ditunggu dan lihat. Kenapa? Itu menurut dia karena yang disebut wirausaha menyangkut sikap, keterampilan dan pembinaan. Sikap itu, menurut Ritonga, antara lain bisa mengambil risiko sedangkan pendidikan di dalam negeri justru melatih anak mudah menjauhi risiko dan tidak sigap pada perubahan. “Pendidikan kita nanti perubahan atas nama metodologi dan studi empiris,” jelasnya. Artinya, kata Ritonga, apa yang akan dialami kalau ada yang baru harus lihat dulu aturannya. Sedangkan wirausaha itu, karakternya berani menabrak aturan, tutur Ritonga. “Dunia pendidikan kita menghormati dan memberikan privilese pada yang tua-tua dan sudah berumur 65 tahu diperpanjang menjadi 70 tahun. Sementara yang muda dan kreatif menjadi tidak penting.” Paling diutamakan itu titelnya tinggi, jelas Ritonga. “FE USU mencoba cara baru. Kita meminta pengusaha yang jadi dosen secara reguler dan insidentil. Mereka tidak perlu pakai silabus standar. Silakan kasi kuliah apa yang dianggap pengusaha penting,” ujarnya. Ritonga mengaku meminta bantuan Kadin Medan melalui ketuanya Bayu Fadhlan dan stafnya Khairul Mahalli untuk bisa datang naik motor besar sambil menunjukkan gaya kepada mahasiswa. Tujuannya kalau mau motor besar silakan jadi pengusaha, ungkap Ritonga. “Kita sering mengundang tokoh-tokoh memberikan kuliah umum. Ada kalanya kita ajak lihat perusahaan dan makan sama di restoran bagus, dll.” Cara-cara seperti ini belum menjadi modus baru, masih spesifik karena kalau mau standar harus ada perubahan kurikulum dan itu perlu aturanaturan di perguruan tinggi, kata dia. “Tidak bisa suka-suka kita. Ingat tahun 2006 kita meluncurkan buku Kewirausahaan profil tiga pengusaha kota Medan. Sambil mengundang mereka bicara di depan mahasiswa itulah yang saya maksud kuliah Kewirausahaan. Kalau mau diajarkan pun harus dengan prinsip menulis di koran,” urai Ritonga. Maksudnya to show not to talk, sambungnya. * Armin Nasution

Pelatihan, Praktik Jadi Menu Wajib KENYATAAN menunjukkan lautan kehidupan diwarnai inovasi di berbagai bidang. Inovasi sebagai proses kreatif, tidak akan sukses ketika inovator belum memiliki semangat kewirausahaan. Pemahaman kesadaran menuntut penyajian kuliah kewirausahaan dan inovasi tak bertumpu pada ranah kognitif, tetapi juga afektif, dan psikomotorik. Dengan kata lain, melalui pendidikan tinggi, selain semakin memahami konsep enterpreneurship juga diharapkan meningkatkan semangat enterpreneurship mahasiswa. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Rapotan Tambunan, Rabu (27/1), menyatakan sudah saatnya wirausahawan dapat dikatakan sebagai pahlawan, karena faktor tersebut mendorong semua orang untuk mencoba mempunyai usaha sendiri karena adanya sikap masyarakat bahwa seorang wirausaha dianggap sebagai pahlawan serta sebagai model untuk diikuti. ”Status inilah yang mendorong seseorang memulai usaha sendiri, dan menurunkan angka pengangguran di Indonesia,” ujarnya. Disnakertrans sendiri, lanjutnya, telah melakukan berbagai kerjasama didalam membentuk lembaga palatihan kerja swasta (LPKS). Hal ini bertujuan untuk menciptakan wirausahawan baru yang nantinya dapat menampung tenagatenaga kerja baru pula. ”Ternyata, apa yang kita lakukan telah mendorong penurunan angka pengangguran di Sumatera Utara, hal ini dilihat dari angka Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa 9,35 persen angka pengangguran dari jumlah angkatan kerja nasional, Sumatera Utara hanya 8,25 persen,” ujarnya. Ini menunjukkan angka pengangguran di Sumatera Utara dibawah rata-rata tingkat nasional. Hal itu terlihat angka pengangguran di Sumut pada Februari 2008 sebesar 9,55 persen dan ini telah mengalami penurunan dibandingkan bulan yang sama di tahun 2007 sebesar 10,63 persen. Atau turun dari yang sebelumnya, 571.300 orang pada Februari 2007 menjadi 566.500 orang pada bulan yang sama di tahun 2008. Begitupula pada 2009, angka tersebut turun menjadi 8,25 persen. Rapotan Tambunan melanjutkan, selama ini pemerintah berusaha mengurangi jumlah pengangguran sekitar 16.000 orang setiap tahun.

Seperti apa yang dilakukan Disnakertrans, lanjutnya, adalah melakukan pendidikan kewirausahaan, dimana pendidikan yang diberikan kepada siswa adalah orientid terhadap dunia usaha baik dibidang kecantikan, mekanik, kerajinan tangan, dan lain sebagainya. ”Hal ini harus dikembangkan seperti halnya pendidikan kewirausahaan sangat populer di banyak akademi dan universitas di Amerika. Banyak mahasiswa semakin takut dengan berkurangnya kesempatan kerja yang tersedia sehingga mendorong untuk belajar kewirausahaan dengan tujuan setelah selesai kuliah dapat membuka usaha sendiri,” lanjutnya. Dirinya mengakui, dari segi demografi sebagian besar entrepreneur memulai bisnis antara umur 25 tahun sampai dengan 39 tahun. Hal ini didukung oleh komposisi jumlah penduduk di suatu negara, sebagian besar pada kisaran umur diatas. ”Lebih lagi, banyak orang menyadari bahwa dalam kewirausahaan tidak ada pembatasan baik dalam hal umur, jenis kelamin, ras, latar belakang ekonomi atau apapun juga dalam mencapai sukses dengan memiliki bisnis sendiri,” lanjutnya. Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 6, Sukardi menyatakan bentuk pelatihan wirausaha di lembaga pendidikan telah ditentukan oleh kurikulum KTSP pusat, dimana kurikulum tersebut memberikan batasan minimal dan sekolah dapat menambah sesuai dengan kebutuhan yang ada di sekitarnya. “Setelah lulus, sebagian memilih bekerja, atau berwirausaha namun tidak menutup kemungkinan ada yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi untuk mendalami ilmunya,” ujarnya. Dalam hal ini, lanjutnya, SMKN 6 Medan lebih mengarah kepada parodi pemasaran, disana terdapat cara-cara membuka usaha, dan praktik kerja lapangan (PKL). “Dengan demikian, para siswa harus dituntut mampu untuk m e m e n u h i k u r i k u l u m t e r s e b u t ,” lanjutnya. “Soal data kelulusan, kita belum punya data tersebut, apakah mereka bekerja, berwirausaha, namun hanya berapa jumlah yang masuk ke perguruan tinggi * Hamzah

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

Waspada/Armin Nasution

WIRAUSAHA: Tokoh muda yang sukses jadi wirausaha kini didorong dari perguruan tinggi. Selain itu perusahaan swasta dan perbankan juga berupaya melahirkan entrepreneur pemula. BERBAGAI tawaran sekarang mengemuka bagi lulusan perguruan tinggi untuk menjadi wirausahawan (entrepreneur) muda. Temanya macam-macam. Ada mengubah hobi jadi bisnis, pemilihan wirausaha muda berprestasi h i n g g a w i ra u s a h a m u d a kreatif. Semua itu disponsori berbagai perusahaan besar dan perbankan. Tujuannya agar tumbuh wirausaha muda di tengah masyarakat. Kesempatan menjadi pegawai negeri sipil dan karyawan perusahaan swasta yang semakin sempit membuat wirausaha harusnya solusi alternatif tingginya angkatan kerja. Itu sebabnya perusahaan besar dan perbankan mau mensponsori mereka yang berminat jadi wirausaha. Bukan hanya diberi modal tapi juga dicarikan akses pasar dan bimbingan hingga berhasil. Tokoh-tokoh muda kreatif yang mengedepankan usaha terus didorong agar memiliki daya saing. Kepala Dinas Ko-

perasi dan UKM Sumut Jonni Pasaribu, pekan lalu, kepada Waspada, mengungkapkan pemerintah pun sekarang mencari lulusan sarjana. Dia menyebut dengan wirausaha muda mandiri. Nanti setelah diseleksi mereka diberi kesempatan mengelola usaha mulai skala kecil hingga besar, jelasnya. Saat ini, menurut Kadiskop, program itu sedang dijalankan. Jadi keinginan menumbuhkembangkan wirausahawan bukan saja dari swasta tapi juga pemerintah. Sumut pun sebenarnya sudah punya program ini. Karena sudah ada program mencetak 1.000 wirausahawan Sumut. Program Program ini sudah digelar pertengahan tahun lalu dan bersinergi dengan rencana strategis Sumut 2005-2009, sebab salahsatu prioritas pembangunan adalah pemberdayaan UMKM. Dalam pelaksanaannya ada tiga unsur yang dilibatkan yaitu pemerintah, perguruan

tinggi dan organisasi masyarakat. Saat ada seminar tentang kewirausahaan di Fakultas Ekonomi (FE) USU berbagai pertanyaan terlontar kepada mahasisiwa. Intinya siapa yang mau jadi kaya? Semua menunjuk tangan tapi ketika ditanya siapa yang sudah mulai berfikir untuk berbisnis peminatnya semakin sedikit. Pertanyaan itu dilontarkan Wahyu Saidi lulusan magister ITB. Bahkan dia sudah sempat kuliah S3. Tapi menurutnya, berbisnis adalah cara yang paling tepat. Wahyu Saidi pebisnis bakmi Tebet dan bakmi Langgara ini sangat bangga dengan usahanya. Di setiap kesempatan dia selalu memberikan kartu nama yang mencantumkan gelar doktornya dengan pekerjaan tukang bakmi. Dia satu-satunya doktor dan alumni ITB yang berprofesi sebagai tukang bakmi. Menurutnya, keuntungan yang didapat menjadi entrepreneur adalah mendapatkan

keuntungan besar (dalam rupiah) dalam waktu singkat, menjadi pembicara di seminar untuk berbagi pengalamannya kepada sesama entrepreneur.. Dia punya prinsip untuk membuka usaha, jangan pernah takut gagal. Hal utama yang harus dipersiapkan adalah nyali, bersedia dan mampu merubah mindset, berani memulai dan siap untuk berubah. Kegagalan dalam bisnis, katanya, adalah jika tidak berani memulai, inilah yang disebut sebagai kegagalan mutlak. “Dalam bisnis makanan, masa depannya menjanjikan terutama jika kita sebagai market leader, minimum dari segi cabang dan sampai di luar negeri.” Itu pula yang sekarang dinikmati para pemenang wirausaha muda mandiri binaan Bank Mandiri. Hendy Setiono, misalnya, peraih WMM 2007 asal Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) sebelum dinobatkan sebagai peraih WMM hanya memiliki sebuah

gerai Kebab Turki Baba Rafi di pinggir jalan dengan hanya didukung seorang karyawan. Setelah dua tahun berselang, usahanya meningkat pesat, dengan memiliki 300 gerai yang tersebar mulai dari Banda Aceh hingga Jayapura dengan total karyawan mencapai 1.000 orang. Bahkan Hendi telah memiliki beberapa gerai di beberapa kota besar di ASEAN. Saat ini peran perguruan tinggi didorong untuk menciptakan wirausahawan muda. Hanya saja dalam berbagai seminar kewirausahaan selalu muncul pertanyaan? Adakah universitas yang bisa melahirkan wirusahawan baru? Jawabannya akan kembali pada kemampuan dan kreativitas perguruan tinggi mengelola sistem perkuliahannya. Karena dengan mengandalkan mata kuliah yang ada, sulit mengharapkan hadir wirausahawan muda dan baru. * Armin Nasution

Lembaga Pendidikan Bisa Jadi Motivator Berwirausaha

Waspada/Armin Nasution

MOTIVATOR: Organisasi pengusaha mendorong perguruan tinggi sebagai motivator lahirnya wirausahawan muda. Selain itu perguruan tinggi pun mengajak pebisnis ikut memberi materi kuliah. SUDAH saatnya kurikulum pendidikan tinggi (PT) maupun lembaga pendidikan mengubah sistem pembelajaran. Tujuannya untuk memotivasi lulusan menjadi seorang wirausahawan muda. Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sumatera Utara Irfan Mutyara, Rabu (27/1), menyatakan peranan perguruan tinggi sangat penting didalam memotivasi lulusan sarjananya menjadi seorang wirausahawan. ”Dengan meningkatnya wirausahawan dari kalangan sarjana maupun lembaga pendidikan lainnya akan mengurangi pertambahan jumlah

pengangguran dan menambah jumlah lapangan pekerjaan,” ujarnya. Pertanyaannya adalah, lanjut Irfan, bagaimana pihak perguruan tinggi dapat mencetak wirausaha muda, jika kurikulum pendidikan kurang memperhatikan penumbuhan sikap dan perilaku kewirausahaan. ”Yang ada di lapangan, lembaga pendidikan umumnya masih lebih hanya menyiapkan tenaga kerja, bukan menjadi seorang wirausahawan atau pengusaha sehingga mental-mental pelajar hanya seorang pekerja,” ujarnya. Sudah saatnya, lanjutnya

kembali, program pengembangan kewirausahaan terus dikembangkan di lembaga pendidikan, agar dapat menumbuh kembangkan jiwa enterpreneurship pelajar maupun staf pengajar. ”Diharapkan hal tersebut dapat menjadi wahana pengintegrasian secara sinergi antara penguasaan sains dan teknologi dengan jiwa kewirausahaan. Selain itu diharapkan pula hasil-hasil penelitian dan pengembangan tidak hanya bernilai akademis saja, namum mempunyai nilai tambah bagi kemandirian perekonomian bangsa,” ujarnya.

Artinya, lanjut dia, kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai kemampuan melihat dan menilai kesempatan (peluang) bisnis serta kemampuan mengoptimalisasikan sumberdaya dan mengambil tindakan serta bermotivasi tinggi dalam mengambil resiko dalam rangka mensukseskan bisnisnya. ”Setidaknya tenaga pengajar tidak hanya dari kalangan akademisi melainkan aparatur pemerintah dalam hal ini pejabat/pemberi wewenang mengeluarkan izin seperti dinas perindustrian dan perdagangan, pariwisata, pertanian, dan juga dari kalangan

pengusaha,” ujarnya. Dengan demikian, lanjut Irfan, pelajar dapat mengetahui seluk-beluk didalam dunia usaha, baik dari bisnisnya, pengurusan izin, syarat-syarat yang diperlukan, dan sebagainya. Sehingga ketika mereka tamat, para lulusan sudah tidak canggung (meraba) didalam dunia kewirausahaan. ”Walau Kadin tak memiliki tempat pendidikan khusus untuk menciptakan wirausaha muda baru, namun kamar dagang Indonesia berupaya bekerjasama dengan pemerintah daerah (pemda) didalam menghadirkan entrepreneurship yang memahami dunia usaha,” ujarnya. Hal ini, lanjutnya, untuk memberikan kematangan terhadap para pengusaha yang bergerak di Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk lebih berkembang dan meningkat menjadi pengusaha menengah dan besar. Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Laksamana Adhyaksa menyatakan sebagai negara berkembang, Indonesia masih kekurangan wirausahawan. “Hal ini dapat difahami, karena kondisi pendidikan Indonesia belum menunjang kebutuhan pembangunan sektor ekonomi. Artinya, hampir seluruh sekolah masih didominasi oleh pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran yang konvensional,” ujarnya. Mengapa hal itu dapat terjadi? Lanjutnya, di satu sisi institusi pendidikan dan masyarakat kurang mendukung pertumbuhan wirausahawan, di sisi lain, banyak kebijakan pemerintah yang tidak dapat mendorong semangat kerja masyarakat. * Hamzah


Sumatera Utara

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

Kota Medan B. Aceh Binjai Bireuen B. Pidie G. Sitoli K. Jahe Kisaran Kutacane

Zhuhur 12:36 12:50 12:37 12:44 12:44 12:40 12:37 12:33 12:39

‘Ashar 16:00 16:12 16:00 16:07 16:07 16:05 16:01 15:56 16:03

Magrib 18:35 18:45 18:36 18:40 18:41 18:43 18:36 18:32 18:38

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

19:48 19:58 19:49 19:53 19:54 19:56 19:49 19:45 19:51

05:06 05:23 05:07 05:17 05:15 05:07 05:06 05:02 05:09

05:16 05:33 05:17 05:27 05:25 05:17 05:16 05:12 05:19

Langsa 12:39 L.Seumawe 12:42 L. Pakam 12:35 Sei Rampah12:35 Meulaboh 12:46 P.Sidimpuan12:34 P. Siantar 12:35 Balige 12:35 R. Prapat 12:31

06:36 06:52 06:37 06:46 06:45 06:36 06:36 06:31 06:39

Zhuhur ‘Ashar 16:02 16:05 15:59 15:58 16:10 15:58 15:58 15:59 15:56

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

18:36 18:38 18:34 18:33 18:44 18:36 18:34 18:35 18:32

19:49 19:51 19:47 19:46 19:57 19:49 19:47 19:48 19:45

05:10 05:15 05:06 05:05 05:17 05:01 05:04 05:03 04:59

05:20 05:25 05:16 05:15 05:27 05:11 05:14 05:13 05:09

Sabang 12:49 Pandan 12:36 Sibolga 12:36 Sidikalang 12:37 Sigli 12:47 Singkil 12:40 Stabat 12:37 Takengon 12:43 T.Balai 12:32 Tapaktuan 12:42

06:40 06:44 06:35 06:34 06:47 06:30 06:33 06:32 06:29

Dihisab oleh: Tim Ahli Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Sumut

Zhuhur ‘Ashar 16:12 16:00 16:00 16:01 16:10 16:41 16:00 16:06 15:56 16:06

17

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

18:45 18:37 18:37 18:37 18:43 18:41 18:35 18:41 18:32 18:41

19:58 19:50 19:50 19:50 19:56 19:53 19:48 19:54 19:45 19:54

04:23 05:03 05:03 05:06 05:20 05:08 05:07 05:15 05:01 05:12

05:33 04:13 05:13 05:16 05:30 05:18 05:17 05:25 04:11 05:22

Tarutung 12:35 T.Tinggi 12:34 Panyabungan 12:33 Teluk Dalam12:40 Salak 12:38 Limapuluh 12:33 Parapat 12:35 GunungTua 12:32 Sibuhuan 12:32 Lhoksukon 12:42

06:53 06:33 06:33 06:36 06:49 06:37 06:37 06:45 06:30 06:41

SKPD Pemko Binjai Keluhkan Anggaran Triwulan Empat 2009 Belum Cair

Awasi Minah Oplosan, Pemko Binjai Bentuk Tim

Sindikat Penguntil Toko Dibekuk P.BRANDAN (Waspada): Ketahuan mencuri susu balita di Toko Amal Usaha Jalan Masjid, Kec. Babalan, empat wanita asal Deliserdang dan Tebingtinggi, dikejar warga, Selasa (26/1) pagi. Namun, para pelaku lolos dari penangkapan. Keempat wanita itu kabur secara berpencar di tengah keramaian warga yang berbelanja. Sekaitan dengan aksi , seorang sopir mobil Toyota Kijang Innova BK 1850 AS yang membawa pelaku dari Medan berhasil ditangkap warga. Kanit Reskrim Polsek P.Brandan, Iptu Josep Purba bersama anggota begitu mendapat informasi segera melucur ke TKP. Abdul Munif, 35, warga Jalan Bakti-2, Desa Sekip, Kec. Lubuk Pakam, Deliserdang, sopir mobil berhasil diamankan dari kemarahan warga. Menurut sopir, mobil itu dirental keempat wanita dari, Ran. Mereka berangkat dari Simpang Limun, Medan, sekira pukul 07:00 dengan tujuan ke Kota P.Brandan. Sesampai di tempat tujuan, para wanita masuk ke dalam toko sedangkan sopir menunggu di mobil. Setelah masuk ke dalam toko, pelaku langsung beraksi. Dengan menyaru sebagai pembeli, mereka mencuri susu. Namun sial bagi pelaku, baru 9 kotak susu untuk balita ukuran 800 gr mereka curi langsung diketahui pemilik toko. Pemilik toko berupaya mengejar pelaku yang menuju ke arah mobil yang parkir, namun pelaku berhasil kabur terkecuali sopir yang sudah tidak dapat menghindar. Dari dalam mobil, polisi mengamankan 9 kotak susu, tiga buah tas jinjing, dan sejumlah karung plastik. Dari dalam tas juga ditemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama, Ruliani, 25, alamat Pantai Labu, Deliserdang, Juminem, 42, wargaTebingtinggi, Nurawaty, 25, alamat yang sama,dan Kumala Sari, 48, Jalam Medan Lingk III, Lubuk Pakam. Kanit Reskrim Iptu Josep Purba dikonfirmasi Waspada di ruang kerjanyamengatakan,kasusinimasihdalampenyelidikandankeempat wanita sedang dalam pengejaran.(a02)

SMP Ar-Rahman Percut Sei Tuan Ikuti Malam Ibadah PERCUT SEI TUAN (Waspada): 130 Pelajar SMP Ar-Rahman Percut SeiTuan bersama 60 utusan dari pelajar SD dan SMP di sekitar sekolah mengikuti malam ibadah sekolahnya, Sabtu (23/1). Demikian Kepala SMP Ar Rahman Zainuddin Hasibuan, SPd, Rabu (27/1). Menurutnya, kegiatan malam ibadah ini bertujuan untuk membiasakan beribadah kepada siswa, melatih kebersamaan dan persaudaraan serta menambah dan memupuk rasa keimanan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW agar nantinya bisa berakhlakul karimah yang baik. Kegiatanmalamibadahini,kataZainuddinselainsiswaAr-Rahman juga diikuti siswa dari sekolah lain yang berada di lingkungan sekolah bersama guru pendampingnya. Di mana, materi malam ibadah ini meliputi shalat berjamaah, membaca Al Quran, Qiyamul Lail (tahajjud) Muhasabah dengan audio visual dan zikir, shalat dhuha dan kebersihan. Sementara Ketua Yayasan H. Abdul Manan Muis mengatakan, malam ibadah merupakan program keagamaan dari Perguruan Al-Azhar, karena SMP Ar-Rahman merupakan bagian dari Al-Azhar, maka malam ibadah ini kita coba budayakan di sini. Jadi malam ibadah ini sudah kedua kalinya dilaksanakan siswa Ar-Rahman sejak berdiri tahun 2008. “Diharapkan dengan kehadiran SMP Ar-Rahman ini, nantinya bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar Percut dan juga turut membantuprogrampemerintahterutamadalambidangpendidikan,” terang Abdul Manan Muis. (m43)

Mayat Membusuk Di Perkebunan PT Paya Pinang SEIBAMBAN(Waspada): Masyarakat temukan sesosok mayat laki laki telah membusuk di areal perkebunan kepala sawit PT Paya Pinang Group, tepatnya di Blok 10 Siria Ria, Desa Sei Bamban, Kec. Sei Bamban, Kab. Serdang Bedagai, Selasa (26/1) sekira pukul 18:00. Mayat itu bernama A.Rahman Lubis,73, warga kompleks Skarda,Desa Suka Menang,Kec.Gelumbang,Kab.Muara Enim,Prov.SumateraSelatanyangawalnyaditemukanEliaNababan,40, warga yang sama saat melintas di kawasan itu. Mengetahui adanya mayat manusia yang telah membusuk dan diperkirakan selama lima hari itu, lalu melaporkannya ke Mapolsek Firdaus. Petugas dipimpin Kapolsek Firdaus AKP T.Sianipar bersama Kanit Reskrim Iptu Sinambela. Begitu dilakukan olah TKP petugas menemukan Kartu Tanda Penduduk(KTP) di dalam saku celana mayat.(a07)

15:59 15:58 15:57 16:04 16:01 15:57 15:59 15:57 15:56 16:04

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

18:36 18:33 18:36 18:43 18:38 18:32 18:35 18:34 18:35 18:38

19:49 19:46 19:49 19:56 19:51 19:45 19:48 19:47 19:48 19:51

05:03 05:04 04:58 05:03 05:06 05:03 05:01 04:59 04:58 05:14

05:13 05:14 05:08 05:15 05:16 05:13 05:14 05:09 05:08 05:24

KEBERADAAN ASET:

BINJAI (Waspada): Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah( SKPD) Pemko Binjai mengeluhkan anggaran rutin triwulan IV 2009 masih belum dicairkan Pemko Binjai. Beberapa pimpinan SKPD Selasa (26/1) mengakui, anggaran rutin di instansinya seperti rekening listrik, honor pegawai dan kegiatan rutin lain untuk triwulan empat tidak dibayarkan Dinas Keuangan Pemko Binjai, walau permohonan sudah masuk. Pimpi-nan SKPD yang minta namanya tidak disebutkan menyarankan Walikota Ali Umri atau Sekdako Iqbal Pulungan harusnya mema-nggil pimpinan SKPD guna menjelaskan dana anggaran triwulan IV. ‘’Jika memang tidak dibayarkan, kami akan tutup buku, dan bagaimana melunasi rekening yang terutang,” ujar seorang pimpinan SKPD eselon II. Pimpinan SKPD itu menyebutkan, yang vital dibayar adalah danarutin.“Jjikauangkegiatandihapuskan,silakansaja,”ujarpimpinan SKPD yang mengaku, melaksanakan kegiatan rutin sebenarnya anggaran sudah tersedia di APBD 2009, terpaksa berutang ke pihak ketiga,” ujarnya. (a03)

BINJAI (Waspada) : Maraknya peredaran minyak tanah oplosan yang diduga dicampur dengan minyak solar membuat kekha-watiran tersendiri bagi Pemko Binjai. Mengantisipasi hal itu, Pemko Binjai melalui bagian perekonomian membentuk tim pengawasan minah oplosan dari berbagai kalangan institusi pemerintahan. Demikian dikatakan Kabag Perekonomian Dra Hj Lily Carolina Batubara¸ Selasa (26/1). Tim tersebut terdiri dari PT Pertamina UPMS I Medan, Kodim 0203/LKT, Polresta Binjai dan Pemko Binjai. Hal ini menurutnya sebagai suatu bentuk kepedulian terhadap masyarakat akan keselamatan jiwa masyarakat yang mudah tergiur dengan harga minyak tanah yang murah, padahal justru tidak baik untuk digunakan. Sejauh ini, pihaknya telah melakukan pengawasan diberbagai kemungkinan gudang-gudang oplosan minah di Kota Binjai, berdasarkan laporan yang diterimanya dari masyarakat, namun belum mendapatkan hasil yang memuaskan tentang lokasi pengoplosan itu. “Sampai saat ini kita hanya baru menemukan peredaran minyak tanah bersubsidi dari daerah lain yang dijual dengan harga tinggi di Kota Binjai dan oknum tersebut telah kita panggil dan diberi surat peringatan, jika kondisi ini atau yang lebih parah lagi, kita tidak akan segan-segan untuk mencabut izin usaha yang bersangkutan,” tegas Lily Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan minah oplosan itu, karena sangat berbahaya. Disebutkan, ciri-ciri minah oplosan itu cenderung berwarna kehitamhitaman dan bila bersentuhan dengan api akan lebih cepat terbakar disbanding dengan minyak tanah murni. (a04)

Zhuhur ‘Ashar

Waspada/Iwan Has

Besi rangka baja sisa bongkaran dari jembatan Sei Batubara Kiri Kec Tanjungtiram sudah menjadi aset negara yang harus diselamatkan yang saat ini tertumpuk di belakang kantor Pemerintahan Kec. Tanjungtiram, Kab. Batubara. ‘’Besi-besi itu hanya merupakan titipan sementara dari seseorang, namun sampai sekarang belum diangkut,’’ sebut Camat Tanjungtiram Drs Yafrizal menjawab Waspada, Rabu (27/1) seputar keberadaan aset negara itu. Kalangan masyarakat berpendapat ada baiknya besi itu dilelang atau dipakai untuk kebutuhan jembatan yang butuh perbaikan mengingat kondisinya masih kokoh. Terlihat besi sisa bongkaran dari jembatan Sei Batubara Kiri masih tertumpuk di belakang kantor pemerintahan Kec. Tanjungtiram.

Dugaan Korupsi, Dua Pejabat Langkat Kembali Ditetapkan Tersangka STABAT (Waspada): Penyidikan kasus dugaan korupsi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Langkat telah menetapkan seorang pejabat KPU sebagai tersangka. Demikian Kasi Intel Kejari Stabat Gloria Sinuhaji kepada sejumlah wartawan, Rabu (27/ 1). Dijelaskannya, tersangka yang ditetapkan penyidik kemarin berinisial SB selaku pengelola keuangan di KPU. Dalam waktu dekat seiring terus berlangsungnya penyidikan, tidak tertutup kemungkinan tersangka akan bertambah. ‘’Lazimnya pelaku dugaan tindak pidana korupsi tidak tunggal, kita lihat saja hasil penyidikan ke depan,’’ kata Gloria. Dasar penetapan tersangka menurut Kasi Intel setelah penyidik memiliki cukup bukti diperkuat dengan pengakuan sejumlah saksi yang diperiksa sebelumnya. Meski tersangka bersangkutan tidak langsung ditahan, penyidik masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan (BPKP) Sumut. Sebelumnya

mantan Ketua KPU Langkat bersama tiga anggota telah periksa sebagai saksi. Dua PNS dari DPRD Langkat juga diperiksa pada hari yang sama. Penyidikan itu terkait dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan anggaran untuk pilkada tahun 2008. Rp23 miliar yang dianggarkan saat itu menurut pihak KPU hanya terpakai Rp18 miliar dan bersisa Rp5 miliar. Namun karena pilkada berlangsung dua putaran, KPU kembali menambah anggaran Rp5 miliar. Diduga realisasi anggaran tersebut tidak jelas hingga penyidik berupaya mengungkap indikasi penyimpangan dimaksud. Tersangka Selain menetapkan pejabat KPU Langkat sebagai tersangka, oknum mantan Bendahara Kesbang Linmas juga ditetapkan penyidik sebagai tersangka. ’’Hasil pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi dana kamtibmas/stabilitas tahun 2007/2008 senilai 1,1 miliar, oknum SK selaku mantan Bendahara Kesbang Linmas juga terlibat,’’ urai Gloria. Sementara dasar belum ditahan sebagaimana dua tersangka sebelumnya, dikarenakan penyidik masih membutuhkan keterangan

SK selaku bendahara yang memiliki peranan dalam proses pencairan dana kamtibmas yang diterima seluruh Camat. Sesuai jadwal SK masih akan menjalani pemeriksaan di Kejari Stabat pekan depan. Terlepas dari itu, tersangka SK yang kini telah pindah tugas di Dispenda Langkat sejak dua pekan terakhir tidak masuk kantor. Sejumlah wartawan yang berupaya meminta keterangan kepadanya terkait keterlibatan serta pengaduannya ke Poldasu yang menilai keterangan seluruh Camat tidak benar, tidak berhasil. Beberapa PNS maupun honorer di Dispenda mengatakan SK jarang masuk kantor belakangan ini. Sementara pantauan Waspada, Rabu (27/1) di Kejari, sejumlah pejabat Pemkab Langkat masih dipanggil untuk dimintai keterangan.. Beberapa yang terlihat diantaranya Hadiati dan Ediwarman terkait lanjutan kasus dana stabilitas, Kepala BPKAD Langkat dalam kasus bantuan dana pendidikan di Depag serta sejumlah Camat. Kasus ICT Pasca ditahannya mantan Kepala SMKN I Stabat beberapa bulan silam terkait kasus tindak pidana korupsi penyimpangan

dana infomation center tekhnologi (ICT) dan program revitalisasi mengenai pemahaman dunia internet yang dipusatkan di SMKN Stabat, pengembangan kasusnya terus berlanjut. Penyidik Kejari masih memanggil sejumlah guru SMKN untuk dimintai keterangan. Pengembangan kasus itu setelah terpidana SU beberapa bulan silam merasa dirugikan jika dirinya pribadi yang ditahan, padahal dalam pengelolaan anggaran serta realisasi dua program itu, melibatkan pihak

rekanan dan sejumlah pengurus sekolah. Penyidik Kejari berupaya mengungkap keterlibatan oknum lain dengan bukti baru. Sekilas, catatan Waspada, sejak kepemimpinan Febrie Adriansyah dan kini Maju Ambarita sebagai Kajari Stabat, 12 pejabat Kab. Langkat telah dijebloskan ke LP Tanjungpura semuanya terkait kasus korupsi. Jumlah itu belum termasuk dua tersangka di atas dan beberapa kasus baru lain yang menurut penyidik belum dapat dipublikasikan. (a38)

Musda Partai Golkar Simalungun, Syahmidun Dan Janter Bersaing Ketat SIMALUNGUN (Waspada): Musyawarah Daerah (Musda) keVIII Partai Golkar Kab. Simalungun akan digelar 4-5 Februari 2010 di Patra Hotel Parapat, Kec. Girsang Sipangan Bolon, Kab. Simalungun. Sejumlah nama disebut-sebut akan bertarung memperebutkan kursi ketua DPD II Partai Golkar Simalungun. Diantaranya, Syahmidun Saragih, Janter Sirait, Masdin Saragih, Binton Tindaon, Edi Harlen Saragih dan Timbul Jaya Sibarani. Namun, diperkirakan yang akan bersaing ketat adalah Syahmidun Saragih dan Janter Sirait masingmasing adalah ketua dan Sekretaris DPD Partai Golkar Simalungun periode 2005-2010. Selain sebagai ketua DPD Partai Golkar Simalungun dua periode, Syahmidun Saragih juga dua kali menjabat ketua DPRD Simalungun periode 1999-2004 dan periode 2004-2009. Tidak jauh berbeda, Janter Sirait juga memilki ‘jam terbang’ yang cukup di DPD II Partai Golkar Simalungun. Dalam kepengurusan partai, Janter dua kali menjadi sekretaris dan dua periode menjadi anggota DPRD Simalungun dari fraksi Golkar.(a15)

Relokasi Peternakan Babi Di DS Mendesak LUBUK PAKAM (Waspada): Ternak babi yang dipelihara warga Deliserdang di sembarang tempat sangat mengganggu kesehatan dan kenyamanan masyarakat itu sendiri. Karenanya sudah sepantasnya Pemkab Deliserdang melakukan relokasi peternakan babi dan ternak lainnya di satu tempat saja di Deliserdang yang jauh dari perumahan penduduk. ’’Relokasi peternakan babi di salah satu lokasi merupakan solusi bagi para warga yang bermata pencaharian dari beternak,’’ ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Deliserdang Syaiful Tan-

jung S.Sos, Selasa (26/1). Namun dalam merelokasinya, Pemkab Deliserdang harus menetapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk lokalisasi yang dimaksud. Dan syaratsyarat yang harus dilaksanakan antara lain terkait kelayakan lokasi yang jauh dari masyarakat, tentang kesehatan, limbah yang dihasilkan dan lainnya. Selain itu perlu juga dikaji untung rugi adanya peternakan babi di Deliserdang. “Kalau tidak menguntungkan, buat apa, namun kalau dirasa menguntungkan silahkan saja dengan syarat ditertibkan di salah satu lokasi

yang dirasa tepat,” ujar Syaiful. Menurut Syaiful, jika dilakukan penggusuran terhadap para peternak babi tanpa memberikan solusi yang tepat sepertinya kurang manusiawi. Karena mungkin para peternak itu menggantungkan hidupnya dari beternak babi, jadi perlu ada solusi buat mereka. Salah satunya mungkin adalah lokalisasi peternakan babi, namun disarankan agar di satu lokasi saja dan tempatnya juga yang jauh dari penduduk sehingga baunya tidak tercium dan masyarakat serta peternak merasa nyaman. Setiap peternak yang hendak

beternak babi tidak boleh lagi beternak di sembarang tempat dan Pemkab harus jelas membuat aturannya dan sanksi bagi yang melanggarnya. Terlebih lagi Deliserdang dihuni mayoritas umat Islam, dan ini yang harus menjadi perhitungan bagi pemerintah. Lebih lanjut Syaiful mengatakan kalau sudah disepakati adanya lokalisasi, hendaknya dikaji secara cermat mengenai dampak kesehatan bagi warga sekitar, ramah lingkungan dan ada manfaat yang diambil dari sana . Pemkab Deliserdang sudah saatnya memikirkan hal

itu, agar jangan lagi seperti sekarang banyak ternak babi di mana-mana sehingga mengganggu kesehatan warga sekitar. Bukan hanya ternak babi, ternak hewan lainnya seperti ayam juga kalau baunya tidak nyaman maka akan menganggu warga sekitar. “Apalagi ternak babi yang sudah jelas badannya bau” ujar Syaiful menambahkan. Kalau ada masyarakat yang merasa terganggu dengan ternak babi yang sekarang berada di mana-mana di Deliserdang, silahkan saja mengadu, ujarnya. (a05)

Wako T. Tinggi Beri Teguran Pada Dua Perusahaan Bandel T. TINGGI (Waspada): Walikota Tebingtinggi memberikan teguran pertama kepada dua perusahaan di kota itu yang dinilai enggan dalam membuat dan menyempurnakan instalasi pengolahan limbah cair alias IPALC. Peringatan itu diberikan, setelah adanya rekomendasi dari Badan Lingkungan Hidup Sumut, soal keberadaan Ipal kedua perusahaan itu, yakni PT Darmasindo Inti Karet dan PT Martua Doni. Surat walikota No.660/ 0316/KLH/2010 tanggal 19 Januari 2010, perihal Peringatan I tentang Pembuatan dan Penyempurnaan IPALC, pada poin pentingnya mengatakan berdasarkan UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup No.32/2009, khususnya pasal 76 ayat (2) huruf, pemerintah bisa melakukan paksaan terhadap perusahaan yang mengabaikan ketentuan yang ada. Paksaan pemerintah, tulis surat itu, bisa dalam bentuk, penghentian sementara kegiatan

produksi, pemindahan sarana produksi, penutupan saluran pembuangan limbah atau emisi, pembongkaran, penyitaan terhadap barang atau alat yang berpotensi menimbulkan pelanggaran, penghentian sementara seluruh kegiatan, atau tindakan lain yang bertujuan untuk menghentikan pelanggaran dan tindakan memulihkan fungsi lingkungan. Kepala Kantor LH Kota Tebingtinggi Ir. Leo Lopulisa H, MSi, Selasa (26/1), mengatakan pemberian peringatan I itu didasarkan pada hasil verifikasi yang dilakukan BLH Sumut beberapa waktu lalu. Dari lima perusahaan yang dikunjungi, dua perusahaan dinilai membandel, yakni PT Darmasindo Inti Karet yang tidak menerima kunjungan tim BLH Sumut, dengan alasan pimpinan perusahaan itu tidak berada ditempat. Sedangkan PT Martua Doni, meski berjanji akan melakukan upaya penyempurnaan Ipalc mereka, tapi hingga kini niat itu

tidak dilakukan, kata Lopulisa. Khusus untuk PT Martua Doni beralamat di Jalan Dr. Hamka, dari hasil verifikasi perusahaan itu hanya memiliki RKl/RPL swakelola pada 1993. Tidak pernah melakukan uji kualitas udara baik emisi maupun ambient. Ipal perusahaan itu sebanyak tiga kolam, tidak punya alat pengukur debit air limbah. Perusahaan itu, lapor BLH Smut, tidak memiliki izin pembuangan limbah cair dari Pemko Tebingtinggi. Tidak memiliki izin penyimpanan limbah B3. Dari temuan itu, BLH Sumut meminta PT Martua Doni untuk membuat dokumen UKL/ UPL, mengurus semua perizinan yang berhubungan pengelolaan lingkungan hidup. Melakukan pembersihan ditempat rendama karton dan air proses recycle. Sedangkan PT Darmasindo Inti Karet, tidak bisa diverifikasi, karena pimpinan perusahaan tidak berada di tempat. Namun,

06:32 06:34 06:28 06:35 06:36 06:32 06:23 06:29 06:28 06:44

Dua Pria Pencuri Helm Ditangkap BINJAI (Waspada): Dua pria diduga tersangka pelaku pencuri helm, masing-masing EPN, 16, dan SP, 19, keduanya warga Jalan Bantaran XII, Perumnas Berngam, Kecamatan Binjai Kota, Senin (25/1) pukul 11:00 diringkus Sat Reskrim Polresta Binjai. Mereka diamankan setelah mencuri helm milik Ariani br Saragih, 45, pegawai Puskesmas Jalan TA Hamzah, Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara. Keduanya dikenakan tuduhan melanggar Paal 363 KUHPidana ancaman hukuman 7 tahun penjara. Kapolresta Binjai, AKBP Robets Kennedy melalui Kasat Reskrim AKP HM Taufiq ketika dikonfirmasi Selasa (26/1) membenarkan. EPN mengaku kalau pencurian helm ini sudah dilakukannya untuk yang kedua kali. Pertama di Medan namun tidak diketahui pemilik, sementara yang terakhir ini tertangkap. Disebutkan, setelah berhasil mengambil, helm itu dijual Rp 250.000. (a04)

Diduga Stres, Tewas Gantung Diri STABAT (Waspada): Ismail, 34, warga Kampung Lalang Tanjungpura, Kab. Langkat, ditemukan warga tewas gantung diri di rumahnya, sekira pukul 19:00, Selasa (26/1). Informasi yang dihimpun, korban diduga para tetangga selama ini stres karena banyak permasalahan, utamanya faktor ekonomi. Belakangan menurut para tetangga korban juga sangat tertutup dalam bergaul dan enggan bercerita tentang permasalahan yang dihadapinya. Pertamakali jenazah Ismail yang tergantung menggunakan kain ditemukan anggota keluarga korban. Selanjutnya warga setempat menurunkan jenazah. Kabag Binamitra Polres Langkat Kompol Edi Sudarsono membenarkan. (a38)

Maling Panjat Ruko Sarang Walet STABAT (Waspada): Sejak dua pekan terakhir pencurian semakin mengganas di Stabat. Belum terungkapnya pelaku pencurian ribuan rokok di Toko Gundaling dengan cara membor ruko, pencurian pulsa dan handpone di Toko Eri Seluler serta belum terungkapnya pencurian sepeda motor dalam rumah yang tiga lokasi itu saling berdekatan di Jalan Perniagaan Stabat, kini maling juga menggasak ruko sarang walet yang lokasinya juga berdekatan dengan tiga kejadian di atas, sekira pukul 23:30, Senin (26/1). Kejadian itu berawal ketika warga setempat curiga dengan tali panjang yang tergantung di tembok ruko tiga tingkat tersebut. Dengan sikap tidak gegabah warga melaporkan penemuan tali itu kepada aparat Polsek Stabat kemudian ditindaklanjuti. Setelah petugas memeriksa lokasi kejadian bersama korban yang bermukim di Tanjungpura, pengusaha tersebut mengakui ada bekas gumpalan walet yang lazimnya diambil untuk dijual, hilang. Namun diperkirakan jumlahnya tidak sampai satu kilogram. Secara terpisah Kapolsek Stabat AKP Karlos ketika dimintai keterangannya di selasela berlangsungnya Muscab PDI-P kemarin, membenarkan kejadian. (a38)

Agen Togel Ditangkap

Waspada/Abdul Khalik

LIMBAH KARET: Limbah pengolahan karet PT Darmasindo Inti Karet atau Darmek, terlihat memgalir lepas tanpa adanya sarana pengolahan limbah. Perusahaan itu, telah melanggar UU Lingkungan Hidup dan menghadapi sanksi berat. Foto direkam, belum lama ini. dari pemantauan, kata Kakan LH, perusahaan itu langsung membang limbahnya ke sei Padang . Beberapa perusahaan yang

juga diminta menyempurnakan IPALC, adalah PT Batanghari Tebing Pratama, PT Sumatera Telaga Tapioka, UD Serasi Jaya, dan PT ADEI. (a08)

BINJAI (Waspada): ST,65, warga Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat, agen Togel Singapura, Rabu (27/1) pukul 13:30 diringkus anggota Sat Reskrim, dipimpin Ipda Akta Wijaya P, tersangka diringkus ketika menulis tebakan di salah satu warung kopi di Jalan Umar Baki, Kecamatan Binjai Barat. Selain mengamankan tersangka agen juga barang bukti uang sebanyak Rp 108.000. diduga uang tebakan pemasang, 1 unit HP, penuh dengan nomor tebakan dan jumlah uang pasangan, 1 lembar kertas rekap tebakan pemasang. Kapolresta Binjai, AKBP Robets Kennedy, melalui Kasat Reskrim AKP HM Taufiq ketika dikonfirmasi Rabu (27/1) membenarkan. (a04)


18 Asyik Main Kamera HP, Pelajar Tewas Ditubruk KA AEKKANOPAN (Waspada): Anna br Marbun,19, siswi kelas III SMA St Yosep Aekkanopan, Senin (25/1) sekira pukul 18:20 tewas diduga ditubruk KA Bisnis Plus saat asyik bermain kamera HP dengan temannya Fitra br Sinaga,18, dan Madalena Br Panjaitan,18, di sekitar jembatan KA Sungai Aekkanopan, Kecamatan Kualuhhulu, Labuhanbatu utara, tepatnya sekira 1,5 kilometer dari stasiun KA arah Medan. Beberapasaatsetelahkejadian,petugasPolsekKualuhhulubersama warga mengevakuasi korban ke RSUD Labura untuk divisum. Keterangan yang dihimpun Waspada, korban bersama temannya sore itu sedang jalan- jalan di lintasan kereta api, lalu lewat jembatan mereka duduk- duduk sambil main kamera HP. Saat melintas kereta api dari arah Rantauprapat jurusan Medan, mereka berdiri di sisi rel kereta api. Namun setahu bagaimana anna sudah tergeletak berlumuran darah dan sudah tidak bernyawa lagi. Dalam waktu singkat warga sudah berkerumun untuk melihat langsung, karena mereka penasaran apakah korban adalah salah satu dari keluarga mereka. Ternyata Anna adalah salah seorang siswi di SMA St Yosep di Aekkanopan, sedang tempat tinggal Anna di DusunVII, Padang Mahondang, Kecamatan Pulu Rakyat, Asahan. KepalaStasiun MembangMudaketikadikonfirmasimembenarkan kejadian itu. Menurutnya, dia pun mengetahui kejadian itu setelah ada salah seorang wartawan menghubunginya melalui telefon selularnya, di dekat jembatan kereta api ada orang yang ditubruk kereta api. Lalu dia langsung menghubungi Masinis dan mempertanyakan masalah itu. Kepala Stasiun itu juga menambahkan, KA itu pun berhenti distasiun Pulu Raja dan sepengetahuan Masinis KA yang mereka jalankan tidak ada menubruk apa pun dan jika pun ada menabrak kereta api pasti dihentikan. (a29)

Polres Asahan Masih Selidiki Temuan 10 Drum Getah Cair KISARAN (Waspada): Polres Asahan masih melakukan penyidikan terhadap temuan 10 drum getah cair, karena hingga saat ini belum ada yang mengaku barang temuan itu. “Hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikan,” kata Kapolres Asahan AKPB Mashudi melalui Kabag Binamitra Kompol Zulfikar, dikonfirmasi Waspada, Rabu (27/1) di ruang kerjanya. Oleh sebab itu, katanya, polres belum mengetahui dengan pasti dari mana getah tersebut berasal, dan ke mana akan dikirim serta siapa pelakunya. “Dan juga, kami belum mengetahui, apakah barang tersebut seludupan, atau penggelapan,” kata Zulfikar Untuk sementara, lanjutnya, 10 drum getah cair itu masih kami tahan, dan melakukan pemeriksaan terhadap penduduk yang berada di sekitar gudang penemuan getah cair tersebut. Sebelumnya, Senin (25/1) sekitar pukul 22.00, Polres Asahan berhasil mengamankan 10 drum getah cair dan 33 drum kosong di salah satu gudang tidak berpenghuni, Simpang Gambus, Kec Limapuluh, Kab Batubara. Opereasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Asahan AKBP Mashudi didampingi, Kabag Ops, Kompol Sudung Ferdinand Napitu, dan Kasat Reskrim, AKP Sonny Marisi Nugroho Tampubolon, serta Kanit Ekonomi Iptu Hery Tambunan, ditambah lagi sejumlah personil polisi. (csap)

Penjaga Malam Ditemukan Tewas KISARAN (Waspada): Penjaga malam bengkel truk di Jalan Agus Salim, Kisaran ditemukan warga tewas, Rabu (27/1) sekira 07:30. Korban, Sukirman,63, warga Jalan Patin, Link II, Kel Sidomukti, dibawakerumahsakitRSUDKisaran,karenasaatpagihariiaditemukan tergeletak di tanah, dan tidak bernyawa. Kapolres Asahan KABP Mashudi dikonfirmasiWaspada melalui Kabag Binamitra Kompol Zulfikar membenarkan penemuan mayat itu, dan hingga saat ini, mereka masih melakukan penyelidikan. “Untuk sementara, korban meninggal diduga karena tergelincir dan jatuh, dan tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban, selain itu menurut keterangan saksi dan anak korban, Almarhum menderita sesak nafas,” ujar Zilfikar. (csap)

166 Orang Tenaga Honor Diangkat Menjadi PNS KISARAN (Waspada): Sedikitnya 166 orang formasi tenaga honorer dan sekretaris desa, diangkat menjadi pegawai negri sipil (PNS) pada tahap II 2009 di lingkungan Pemkab Asahan, Senin (25/ 1). Pegawai itu, terdiri dari formasi tenaga honorer sebanyak 112 orang dan 54 orang formasi sekretaris desa yang ditetapkan tahun 2009, serta akan menyusul dua orang lagi yang masih dalam proses Depdagri, sedangkan untuk tahap III formasi tahun 2009, masih menunggu proses penyelesaian dari pemerintah pusat. Bupati Asahan, Risuddin dalam arahannya menjelaskan, pengangkatan ini merupakan tindak lanjut perda No 45 tahun 2007, tetang tata cara pengangkatan sekretaris desa menjadi PNS, dengan dilatar belakangi pengembangan kapasitas aparatur desa. “Tujuannya, untuk meningkatkan efektivitas pelayanan, dan memperkuatkoordinasifungsionalvertikalmelaluijaringankomunikasi administrasi yang efektif dari pusat hingga desa,“ jelas Risuddin. (csap)

Penyalur Elpiji Di Batubara Bingungkan Warga LIMAPULUH (Waspada) Penyaluran tabung elpiji 3 kg pengganti minyak tanah di Batubara menimbulkan kebingungan masyarakat karena terdapat beberapa kedai menjajakan tabung elpiji Sementara menurut sumber, Senin (25/1) sesuai ketentuan pemerintah penyaluran elpiji dilayani pangkalan Mi nah namun saat ini boleh dikatakan tabung elpiji dipajang.”Yang pasti tabung elpiji dijual di kios-kios bukan pangkalan Minah” sebut sumber yang menyesalkan harga jual kepada konsumen Rp18.000 per tabung. Sumber menambahkan diprediksi saat ini masy arakat di Batubarabarusebagiankecilmenggunakanelpijimasihmemanfaatkan Minah dan kayu api. Begitupun pedagang menjual elpiji harganya mahal, belum lagi nanti warga ramai menggunakan elpiji. Salah seorang pemilik pangkalan di Batubara menga takan keraguan menyalurkan elpiji karena butuh modal besar antara lain harus menyediakan tabung elpiji seba nyak warga penerima Minah seperti 500 KK berarti harus menyediakan 500 tabung gas @ Rp137.000 hampir Rp 70 juta. Sedangkan perhitungan untung jauh lebih kecil dari Mi nah,dibeli harga Rp13.700 per tabung akan dijual harga HET diprediksi nantinya Rp15.000 lain lagi biaya petu gas kerja. KetuaLP2MigasAsahanSyamsulPane,Senin(25/1)membenarkan kalau pangkalan Minah keberatan konversi Minah ke elpiji yang merugikan pangkal an yang perlu modal besar sekitar Rp70 juta sedang kan keuntungan kecil. “Jauh lebih aman warga sudah biasa memakai Minah ketimbang keraguan memakai elpiji,” kata Syamsul. (a30)

PT BSM Serahkan Hadiah Program Gebyar Hadiah RANTAUPRAPAT(Waspada): PT. Bank Syariah Mandiri Cabang Rantauprapat menyerahkan hadiah undian kepada nasabah pada program Gebyar Hadiah Top Up Saldo periode pertama 1 Juli hingga September 2009. Hadiah yang diberikan berupa 2 unit sepeda motor YamahaMiosporty,2unitminilaptopdan2buahhandphoneblackberry. Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri cabang Rantauprapat Doni Ansari menyatakan, pihaknya telah membuat program yang lebih semarak lagi yaitu Bank Syariah Mandiri Gelegar Hadiah periode 1 November 2009 hingga 28 Februari 2010, berupa 10 mobil Toyota New Avanza, 116 sepeda motor Honda Vario, 116 paket umroh, 174 TV LCD 29 dan tabungan mabrur Rp 1 juta. ‘’Saya sangat berterimakasih atas pemberian hadiah dari PT Bank Syariah Mandiri yang tanpa disadari saya beruntung mendapatkan hadiahnya,’’ ujar Ali Pahang salah seorang nasabah. (c01)

Sumatera Utara

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

Warga Tetap Gunakan Air Sungai Silau Meskipun Telah Tercemar KISARAN (Waspada): Meskipun air Sungai Silau diduga telah tercemar limbah pabrik, warga Kisaran masih tetap menggunakannya, terkait PDAM TSP masih macet, dan belum ada perbaikan.

“Terkadang air bau, tapi kami tetap mencuci di sungai, karena PDAM TSP tidak bisa diharapkan,” ujar Nunung,38, warga Lingkungan I, Kel. Teladan, Kisaran dikonfirmasi Waspada, Rabu (27/1). Menurutnya, hanya sebagian sungai yang tercamar, karena sebelah hilir belum ada pabrik, sehingga air sungai tetap

bagus, namun sebelah hulu yang ada pabriknya, air disana kurang bagus, dan bisa menimbulkan gatal pada kulit bagian yang tidak terbiasa menggunakannya. “Jadi kami pindah ke sebelah hilir bila mencuci, karena kami tidak ada pilihan, selain ke sungai,” katanya. Senada dengan Wati,39, warga yang sama menyatakan,

aroma tidak sedap yang berasal dari sungai, hanya di waktuwaktu tertentu dan sering pada di malam hari, jadi ia mencuci pagi atau siang karena airnya bagus. “Biasanya saat pukul 21.00 - 22.00 air sungai menjadi busuk,” katanya. Sebelumnya, Direktur LSM Ekosistem Lingkungan Hidup Fadli Manurung dikonfirmasi

Waspada, Selasa (26/1), menjelaskan, bila benar dari sungai tercemar limbah pabrik, maka dampaknya akan meng-ancam kesehatan warga yang menggunakannya, serta akan merusak ekosistem sungai. “Gatal-gatal pada kulit, akan mereka derita, dan ikan sungai akan banyak hilang,” kata Manurung. Sampai berita ini dikirimkan,

Wasapda belum berhasil mengkonfirmasi Kantor Lingkungan Hidup Kab Asahan, disebabkan kasi yang bertanggung jawab dengan lingkungan sedang ke luar kota. “Maaf Pak, Bapak yang menangani masalah lingkungan ke Batam, mungkin Senin atau Selasa akan kembali,” kata petugas Kantor lingkungan Hidup. (csap)

Sidang Penganiayaan Wartawan

Saksi Tolak Beri Keterangan TANJUNGBALAI (Waspada): Saksi SFS alias Syamsul, menolak memberikan kesaksian atas terdakwa mantan Lurah Karya Tanjungbalai Selatan, BS, dalam kasus penganiayaan wartawan mingguan, Rabu (27/1). Saksi yang juga terdakwa dalam kasus sama namun berkas terpisah, menolak memberi kesaksian karena terdakwa BS merupakan adik kandung orang tuanya. Begitu juga dengan penasehat hukum terdakwa, keberatan jika SFS alias Syamsul memberikan keterangan, karena dalam pasal 168 huruf c KUHAP, hubungan sedarah berhak menolak sebagai saksi. Majelis Hakim terdiri dari Ketua Djoni Iswantoro dibantu hakimanggotaNurhadidanAs’ad Rahim Lubis, mengabulkan keberatan saksi. Dan, pemeriksaan dilanjutkan kepada saksi D, yang juga terdakwa dalam kasus sama tapi berkas terpisah. Dalam kesaksiannya, mantan pejabat di lingkungan Pemko Tanjungbalai itu mengaku mengenal terdakwa BS sejak 1989. Akan tetapi, saksi sering me-

ngaku tidak tahu saat menyinggung masalah penganiayaan terhadap Imbang Tua Siregar, termasukadanyapengakuansaksi SFS alias Syamsul dan MSS alias Fi’i, beliaulah yang memberikan uang kepada terdakwa untuk eksekutor serta sejumlah pertemuan mereka. Begitupun, saksi sempat menyatakan pernah bertemu dengan terdakwa sekitar Oktober 2008, itupun hanya sebagai patner bulutangkis di gedung Serbaguna. Saksi juga menyatakan, saat korban dianiaya, dia berada di rumahbersamakeluarga,bahkan tak pernah memberi uang terkait kasus itu. Pengakuannya, dia mengetahuikejadianyangmengakibatkan korban Imbang Tua cacat permanen, saat membaca beritadimediamassa.Hanyasaja, saksi sempat menyatakan, korbanpernahmemberitakankinerja istrinya di kantor Catatan Sipil Kota Tanjungbalai. Usai mendengarkan keterangan saksi D, majelis hakim akhirnya menunda sidang dan melanjutkannya kembali, Rabu (3/2) dengan agenda keterangan saksi lainnya. (a37)

Kesepakatan Eksekutif Dan Legislatif Tanjungbalai ‘Dikangkangi’ TANJUNGBALAI (Waspada): Sekretaris Komisi B DPRD HakimTjoaKianLiemenyatakan, isi pasal 84 ayat 1 Peraturan Daerah Kota Tanjungbalai No. 9Tahun2009tentangpengelolaan PDAM Tirta Kualo, mengkangkangi kesepakatan eksekutif dan legislatif. “ Mari kita sebagai legislatif dan eksekutif sama-sama membuka kembali hasil laporan Pansus, kita tuding ini sengaja, tapi kita minta Perda yang kita sepakati sama-sama dihargai,” kata Hakim kepada Waspada, Selasa(27/1),terkaitpenghilangan sejumlahkalimatpadaayat1pasal 84 Perda Kota Tanjungbalai No.9 Tahun 2009. Hakim mengungkapkan, berdasarkan kesepakatan eksekutif dan legislatif, ayat 1 pasal 84 tertulis, kenaikan tarif dasar air harus dikonsultasikan kepada DPRD, sebelum ditetapkan Kepala Daerah. “ Ada apa ini, kok kalimat itu hilang dan berganti menjadi kenaikan tarif tanpa harus dikonsultasikan kepada DPRD, padahal eksekutif dan legislatif sudah sepakat, kenaikan tarif dasar air harus dikonsultasikan kepada DPRD, karena ini menyangkut kepentingan orang banyak,” tukas Hakim. Oleh sebab itu, Hakim meminta Perda No.9 Tahun 2009 itu dicabut, dan ayat yang hilang kembali dicantumkan secara murni. “ Kita berharap kejadian ini bukan faktor kesengajaan, tapi

akibat unsur kelalaian,” kata Hakim. Sementara, pejabat di Tanjungbalai mengatakan, penghilangan kalimat terjadi saat diajukan ke tingkat provinsi. “ PihakPemprovsuyangmenghapus kalimat itu,” sebut sumber. Sebelumnya, Hakim Tjoa Kian Lie menyatakan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kualo KotaTanjungbalai, telah merampas hak-hak DPRD. Hal itu dinyatakannya karena dalam pasal 84 Perda No. 9 Tahun 2009, terjadi penghilangan kalimat PDAM harus konsultasi ke DPRD jika berencana menaikkan tarif dasar air. “ Ketika Perda itu dibahas dalam paripurna, pasal 84 berisi kalimat PDAM harus mengonsultasikan rencana kenaikan tarif dasar air ke DPRD, tapi setelah disahkan, kalimat itu ternyata dihapus. Jadi, dengan adanya Perda No.9 Tahun 2009 seperti ini, hak-hak DPRD telah dirampas PDAM,” kata Hakim kepada mahasiswa. Oleh sebab itu, Hakim meminta pimpinan DPRD Kota Tanjungbalai untuk segera menyurati PDAM Tirta Kualo agar membatalkankenaikantarifdasar air. “ Sebelum tarif dinaikkan, harus dikonsultasikan ke DPRD, namun sampai hari ini PDAM tidak pernah menyampaikannya ke DPRD. Jika tarif tetap dinaikkan tanpa konsultasi ke DPRD, maka hal itu cacat hukum,” kata Hakim. (a37)

Waspada/Sapriadi

TERANCAM PENYAKIT: Sejumlah ibu rumah tangga mencuci di Sungai Silau, meskipun sungai diduga telah tercemar oleh limbah pabrik, sehingga kegiatan mereka terancam penyakit kulit. Foto direkam, Rabu (27/1)

Terpilihnya Ketua DPD Partai Golkar Labura Dinilai Cacat Hukum RANTAUPRAPAT (Waspada): Terpilihnya mantan Plt bupati Kab. Labuhanbatu Utara Drs Daudsyah, MM sebagai Ketua DPD Partai Golkar Labura hasil musdasus di Aula SMUN Aekkanopan dinilai cacat hukum. Hal itu dikatakan Ketua Panitia Pelaksana Musdasus (Musyawarah Daerah Khusus) Partai Golkar Labura Bindu Siahaan, SE kepada Waspada, Selasa (26/1) di kediamannya di Kampung Sawah, Rantauprapat. Menurut Bindu, tandatanda, ketua yang bakal duduk memang sudah “ dikemas dan dibungkus rapi “ yang sengaja dipaket dari Medan sudah lama kita curigai. Apalagi dengan ambisiusnya beliau untuk mencalon sebagai balon Bupati Labura tentu kendaraan Golkar akan diperhitungkan. “ Keyakinan kita, Partai Golkar adalah partai besar dan partai yang sudah merasakan asam garam di ranah perpoli-

tikkan di republik ini tentu tidak akan menunjukkan sikap kerdil. Apalagi di dalam AD / ART sudah jelas syarat-syarat untuk mencalon sebagai Ketua Partai Golkar ditambah dengan petunjuk teknis dan juklak musdasus,” papar Bindu. Menurut Bindu, sesuai AD/ ART Partai Golkar, yang bisa mencalonkan diri menjadi ketua, apabila pernah menjadi pengurus selama lima tahun atau aktif sebagai pengurus dalam organisasi Golkar. Anehnya, dalam Musdasus Labura Drs Daudsyah, MM yang diduga tidak pernah menjadi pengurus bahkan masih berstatus PNS diperbolehkan maju dalam pemilihan ketua. Dari awal persiapan, kami para panitia musdasus sudah mulai curiga. Pada tanggal (15/ 1) saat pelantikan Pengurus Partai Golkar Sumut di Medan, Ketua DPD II PG Labuhanbatu H Parinsal Siregar menginstruksikan agar diadakan pertemuan

PK (Pengurus kecamatan). Intinya, untuk membentuk panitia musdasus yang dijadwalkan (24/1). Setelah itu diadakan rapat di Aeknatas dan disusun nama panitia pelaksana musdasus, Bindu Siahaan sebagai ketua dan Ali Tambunan sebagai panitia pengarah, selanjutnya dibuat SK - nya. Seyogianya Jumat (22/ 1) diadakan rapat untuk membahas persiapan musdasus. Tapi, rapat gagal karena seluruh PK ke Medan . Lalu, Sabtu (23/ 1) Bindu Siahaan selaku Ketua Panitia Musdasus PG Labura dan Ali Tambunan sebagai panitia pengarah memutuskan, pelaksanaan musdasus ditunda. Surat penundaan langsung dikirim melalui faks ke DPD I Sumut. Anehnya, Minggu (24/1) pagi, Ketua Korda Labuhanbatu PG Sumut HN Sihombing mengatakan, musdasus harus dilaksanakan. Kata Sihombing, ada garis partai yang harus di-

patuhi. Akhirnya,musdasus pun dilaksanakan dan Daudsyah terpilih yang PNS menjadi Ketua Golkar. Sebelum diadakan musdasus, malah secara organisasi ada seseorang yang memang diutus dari DPD menemui saya di Aek Kanopan dan diiming-imingi jabatan sekjen di DPD Partai Golkar Labura asal jangan ngotot untuk maju mencalon sebagai ketua. Tapi saya tidak gubris ucapan utusan tersebut sebab saya juga ingin melihat sejauhmana legalnya musdasus yang sudah ‘dibedak dan dibidani’ oleh orang-orang tertentu. Dan juga saya ingin melihat sejauhmana kesetiaan kawan-kawan di PK yang selama ini baik dan sudah sama-sama membangun komitmen, paparnya. Sementara, Ketua DPD Partai Golkar Labura yang terpilih Drs. Daudsyah, MM ketika dihubungi Waspada melalui pesan SMS tidak merespon. (a26)

banyak menuai protes warga. “Memang ada penambahan keindahan, khususnya di ruas jalan menuju kompleks perumahan pejabat di Sidodadi/ Seirengas. Tapi, taman yang dibuat malah mempersempit badan jalan, program kebersihan dan penataan kota semakin kabur,” tukas Nurkarim Nehe. Nurkarim Nehe mengaku mendengar isu keresahan SKPD dalam hal LKPJ Bupati Asahan tahun 2009. “Dikabarkan kalangan SKPD sudah siap dievaluasi, tetapi pengevaluasi dalam hal ini Bappeda Asahan justru tidak siap. Apakah karena Kepala Bappeda Asahan sibuk mengurusi mutasi pejabat yang sesungguhnya menjadi kewenangan SKPD masing masing dan BKD Asahan?” tandas Nurkarim Nehe. Kabag Humas Pemkab Asahan Rahmad Hidayat Siregar, S.Sos.MSi dikonfirmasi hanya angkat bahu. Siregar menegaskan sepanjang isu memang harus dibuktikan dahulu kebenarannya. “Bupati memiliki staf sesuai Tupoksi masing masing,” jawab Siregar singkat.

jabatan dan tugas yang baru, hal itu bertujuan untuk pembinaan unsur aparatur pemerintah dengan mengedepankan loyalitas dan meningkatkat kualitas terhadapa pelayanan terhadapa masyarakat. Pejabat yang dimutasikan meliputi Camat Meranti diduduki oleh Syafrizal, yang sebelumnya menjabat menjadi Camat Tanjungbalai sekarang dijabat Ernawati, sedangkan Camat Tinggiraja dijabat oleh Ismail menggantikan Fadli Siagian yang dimutasikan menjadi Camat Rawang Panca Arga. Sedangkan Camat Telukdalam dipegang oleh Barianah menggantikan Rahmat H Lubis yang dipindahkan menjadi Camat Pulobandring, disusul oleh Agust Nadeak dipromosikan menjadi Camat Buntupane dan Evi Zarnita dipercayakan menjadi Camat Aekledong, ditambah lagi sejumlah kabid dan kasi serta kepala sekolah yang dimutasikan atau dipromosikan ke jabatan baru. “Mutasi jabatan ini dilakukan, merupakan upaya pembinaan, agar pejabat lebih berdedikasi,” ujar Bupati Asahan dalam sambutannya dibacakan Sekdakab Erwin S Pane saat pelantikan pejabat tersebut di Aula melati, Kantor Bupati Asahan, Rabu (27/1). (csap/a36)

Oknum Pejabat Asahan Resahkan Pendidik KISARAN (Waspada): Ulah oknum pejabat di Bappeda Asahan mantan Kadis Dikjar yang diisukan “campur tangan mengurusi soal tehnis dan rotasi personalia” di Dinas Pendidikan Asahan mulai meresahkan kalangan pendidik. “Bupati Asahan agar mengusut dan menyelidiki ulah oknum Bappeda Asahan yang diisukan mengurusi mutasi kepala sekolah dan kepala UPT di Dinas Pendidikan, serta kemungkinan di SKPD lainnya diduga mengutip sejumlah dana dengan pola 4-4-2. Benarkah isu itu?” Tukas Nurkarim Nehe anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Asahan kepada Waspada, Rabu (27/1). Keresahan dimaksud, lanjutnya, seperti pergantian Kepala SMPN 1 Kisaran belum lama ini, di mana pejabat lamanya nyaris memasuki masa pensiun dimutasikan menjadi pengawas, diduga hal ini ‘plot’ oknum Bappeda Asahan mantan Kadis Dikjar Asahan, begitu pula Kepala UPT Disdik Kisaran Barat yang dua tahun lagi pensiun dimutasikan ke UPT Seikepayang Barat, serta sejumlah jabatan lainnya, sehingga membuat para pendidik resah seandainya tiba-tiba dirinya atau pimpinannya dimutasi. “Bupati kecolongan, dan harus memanggil Kadis Pendi-

Waspada/Sapriadi

TERIMA: Bupati Asahan Drs H Risuddin, MSi didampingi Hj Helmiati anggota FPG DPRD Sumut yang juga Balon Bupati Asahan 2010-2015 saat menerima anggota Dewan Pendidikan Asahan Nurkarim Nehe belum lama ini di Rumdin Bupati Asahan di Kisaran. dikan sebab isu yang beredar mutasi di Dinas Pendidikan tidak melibatkan Kadisnya, akibat ulah oknum Bappeda Asahan,” tukas Nurkarim Nehe. Nehe mengaku mendapat laporan Kepala Bappeda Asahan pada awal pekan ketiga Januari melakukan pertemuan dengan sejumlah calon kepala sekolah dan calon Kepala UPT di RM Sempurna Kisaran. “Pertemuan apa ini? Temu Kangen? Atau ingin melangkahi Kadis

Pendidikan Asahan,” ujar Nehe. Jika hal ini benar, Nehe sangat menyayangkan bila seorang Kepala Bappeda merangkap ‘calo mutasi pejabat’, seharusnya menjadi ‘calo program pembangunan’ dengan menggiring paket proyek dari provinsi dan pusat ke kabupaten Asahan. “Bila isu ini benar, kami yakin di luar sepengetahuan Bupati Asahan. Mental pejabat seperti ini tidak layak menjadi Sekda

Asahan, bahkan Bupati Asahan harus segera mencopotnya dari jabatan Kepala Bappeda Asahan,” tegas Nurkarim Nehe sambil menghimbau para pendidik tidak perlu resah dan terpengaruh dengan bujuk rayu oknum Bappeda Asahan tetapi harus tunduk dan patuh kepada Kadis Pendidikan Asahan. Nehe mengaku akan membicarakan hal ini secara khusus setelah Bupati Asahan kembali dari dinas di Jakarta. “Dengan majunya Adi Mulyono, SH sebagai paket Calon Wakil Bupati berpasangan dengan H. Samsulbahri Batubara SH, maka layaknya Mahendra menggantikan posisi Adi Mulyono SH sebagai Staf Ahli. Mahendra kan sarjana olahraga,” ujarnya. Posisi Kepala Bappeda Asahan sudah sepantasnya diduduki Harpan Harahap (Kepala Inspektorat), H Erwis Edi Pauja Lubis, SH.MAP (Kadisnaker), Drs H Darwin (Kadishub) atau Drs Isa Harahap (Kadis Perkotaan). “Kadis Perkotaan juga harus diganti, idealnya diganti dengan Ir Muhardi Sarjan yang sudah berpengalaman menangani soal kota sejak menjadi Kasudin PU Kotip Kisaran dan Sekretaris Dinas PU Asahan,” tandasnya. Nehe juga menyoroti program Dinas Perkotaan yang

Lagi, 26 Pejabat Pemkab Dimutasikan Sementara itu Pemkab Asahan kembali memutasikan 26 pejabat eselon III dan IV ke


Kamis 28 Januari 2010

Kawasan PT TPL Di Dairi Mencekam

Penyaluran Pupuk Subsidi Tidak Tepat Waktu SORKAM (Waspada) : Penyaluran Pupuk subsidi yang diperuntukkan para petani sering tidaktepatwaktu,mengakibatkan tanaman padi di sejumlah daerah Kabupaten Tapanuli Tengah terancam gagal panen. Baru-baru ini saat musim tanam terjadi kelangkaan pupuk subsidi di Kecamatan Sorkam dan Sorkam Barat padahal kala itu waktu yang sangat tepat melakukan pemupukan tanaman padi dalam perkembang biakan tanaman. Menurutsalahseorangpetani Sahrul marbun warga Sorkam kepada Waspada, Selasa (26/1) menuturkan, disetiap musim tanam padi pupuk subsidi selalu langka dipihak penyalur yang seharusnya disalurkan melalui kelompok tani sesuai RDKK (Rencana Defenitif Kerja Kelompok) yang telah diusulkan sebelumnya. Hal ini sangat disesalkan persoalan pupuk subsidi tak pernah tuntas di tanah air berakibat patal pada kelangsungan hidup dikalangan petani miskin mencari nafkah hanya menggantungkan hidup dari hasil pertanian tanaman padi. Yang anehnya menurut Marbun, jatah pupuk yang dibutuhkan tidak pernah lengkap diberikan kepada kelompok tani,

contohnya, jenis pupuk urea ada, tetapi jenis SP tidak ada termasuk jenis Poska tidak ada dan begitu juga sebaliknya jika jenis pupuk SP ada yang lainnya tidak ada. Menurut salah seorang ketua kelompok tani, Ijal kepada wartawan menjelaskan, pengajuan RDKK yang di usulkan oleh kelompoktanitidakpernahsesuai dengananggarankebutuhanyang di butuhkan kelompok. “Misalnya kita ajukan dalam RDKK 60 sak pupuk subsidi dari berbagaijenis,namunyangdatang jauh dari apa yang diharapkan kelompok tani, bahkan 1 sak dibagi 4 orang petani,” jelasnya. Jika hal ini tetap berlanjut dan mekanisme penyalurannya tidak segera di atasi Pemerintah, yang sangatdirugikanadalah kalangan petani karena hanya mengharapkan subsidi pupuk. Mereka mengakui, anehnya kondisi sekarang stok pupuk subsidi di tempat pengecer banyak, tetapi masa pemupukan sudah lewat petani tidak membutuhkan pupuk karena sudah memasuki masa panen. Harapan petani, hendaknya Pemerintah dan Pusri betul-betul melakukan pendataan dan turun kelapangan sesuai laporan yang ada dengan mencocokkan kembali data yang ada, serta kapan masa pupuk subsidi di butuhkan

dan menertibkan para pengecer nakal. Petani juga meminta pemerintah pro aktif memberdayakan aparaturnya dalam melakukan pembinaan di kalangan petani dan peka terhadap persoalan yang dihadapi. Secara terpisah anggota DPD RI (Dewan Perwakilan Daerah) Parlindungan Purba, SH kepada wartawan melalui telefon selularnyabeberapawaktulalusangat menyesalkan dan tidak masuk akal terjadi kelangkaan pupuk subisidi yang sudah diatur sesuai RDKK dari kelompok tani setempat. Menurutnya kelangkaan pupuk subsidi terjadi kemungkinan kelompok tani yang ada tidak terdaftar dan diharapkan agar melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian setempat agar terdaftar dan meminta aparat kepolisian menangkap penyalur yang nakal. Dia juga mengakui beberapa waktu lalu dirinya sudah melakukankoordinasidenganMenteri Pertanian RI di Jakarta dan mengakui pupuk subsidi tidak ada masalah jika prosedur yang dijalan sesuai ketentuan yang ada seusai RDKK yang diajukan kelompoktani.Danmemintaagar pihak Pusri agar turun tangan jika terjadi kelangkaan pupuk subsidi. (a34)

Kemacetan Jalan Medan - Berastagi Perlu Cari Solusi KABANJAHE (Waspada): Kemacetan arus lalulintas di jalan negara Medan-Berastagi akhir-akhir ini nyaris terjadi setiap harinya,penyebabnya antara lain truk dengan beban berat mengalami kerusakan atau mengalami kecelakaan di badan jalan yang sempit. Kemacatan tersebut terkadang berlangsung cukup lama dengan antrian kenderaan cukup panjang. Keadaan tersebut sering menimbulkan rasa kesal pemakai jalan,apalagi terjadi sampai malam hari dan antrian kenderaan sampai di lokasi hutan pegunungan. Apabila terjebak macet berada di kawasan hutan maka para penumpang akan kesulitan mendapatkan bahan makanan atau minuman, karena tidak ada kedai disana. Pengamatan Waspada di lapangan,kerusakan kenderaan ataupun kecelakaan truk yang sarat muatan kerap terjadi di jalan yang rusak dan di tikungan jalan yang patah dengan ruas jalan yang sempit. Dengan kondisi jalan yang rusak dan sempit sebenarnya sudah tidak sesuai dengan jenis kenderaan yang melintas dengan beban yang berat dan fisik kenderaan yang panjang. Apalagi kondisi jalan yang menanjak ataupun menurun,tentu sangat rawan kecelakaan “Seogianya dengan kondisi jalan demikian tidak layak untuk lintasan truk jenis tronton dengan fisik yang panjang,apalagi sarat dengan muatan”,ujar salah seorang warga Bandar Baru kepada Waspada ketika truk tronton bermuatan peti kemas

terbalik di Bandar Baru beberapa hari lalu. “Kalau tikungan jalan tidak diperlebar kecelakaan tetap akan terjadi,paling tidak akan menimbulkan kemacetan,” ujarnya yakin. Seperti diketahui arus lalulintas di jalan negara MedanBerastagi cukup padat karena merupakan satu-satunya jalan alternatif yang menghubungkan kota Medan sebagai Ibukota Provinsi Sumatera Utara dengan Kabupaten Karo,Dairi,Pakpak Barat,beberapa Kabupaten wilayah Prov. Sumut maupun sejumlah Kabupaten Prov. Aceh Jalan Medan-Berastagi juga merupakan jalur lintas wisata yang cukup padat terutama pada hari libur. Masyarakat sangat mengharapkan perhatian pemerintah untuk mengatasi situasi dan kondisi yang terjadi di jalan negara Medan-Berastagi. Karena keadaan tersebut sangat mengganggu kelancaran arus lalulintas warga maupun barang sehingga berdampak terhadap aktivitas warga dan roda perekonomian. Situasi yang terjadi di jalan Medan-Berastagi belakangan ini sering menjadi sorotan berbagai kalangan,seperti halnya anggota DPRD Sumut, Richard Eddy M Lingga SE yang juga sempat terjebak macet antara Bandarbaru-Berastagi Sabtu lalu. Kepada wartawan Richard mengatakan, pihaknya akan membawa permasalahan itu dalam rapat paripurna di DPRD Sumut untuk mengusulkan anggaran ke pusat untuk pelebaran sejumlah tikungan di jalan

negara tersebut. Menyinggung sejumlah truk diduga melebihi tonase dengan terseok-seok “merayap” menuju Medan pada hari libur yang telah dilarang berdasarkan Peraturan Gubsu, pihaknya juga akan segera memanggil Dinas Perhubungan Pemprovsu. Untuk mempertanyakan pemberlakuan peraturan yang melarang truk 2 sumbu dan selebihnya pada hari libur Sabtu-Minggu dan hari libur nasional dan keagamaan mulai pukul 08:00 sampai pukul 18:00, sebagaimana diatur dalam Perda Gubsu No.551/5016/2008 yang mulai berlaku sejak 1 Maret 2009 silam. Pengamatan Waspada selain memperlebar jalan-Medan-Berastagi dan memperketat pengawasan pelaksanaan peraturan Gubsu,solusi lain untuk mengantisipasi kemacetan dan kepadatan jalan MedanBerastagi, dengan mempercepat pelaksanaan pembangunan jalan tembus Karo-Langkat yang sekarang ini pekerjaannya dinilai masih setengah hati. Karena pengerjaannya sudah dilaksanakan sejak sekira 20 tahun lalu. Namun sampai saat ini belum bisa dilalui kendaraan roda empat secara efektif. Selain itu, pembangunan jalan tembus Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang-Kabupaten Karo yang dibangun mendukung program pembangunan kawasan agropolitan yang telah dirancang beberapa tahun lalu perlu disegerakan. (c06)

Bupati Tinjau Jalan Bahapal Raya - Raya Bosi SIMALUNGUN (Waspada): Bupati Simalungun, HT Zulkarnain Damanik, didampingi Kadis Bina Marga, Topot Saragih dan Kabag Humas Pimpinan dan Keprotokolan, Simesono Hia, meninjau pelaksanaan kegiatan pemeliharaan berkala jalan jurusan Bahapal Raya ke Nagori Raya Bosi Kec. Raya, Senin(25/ 1). Turut juga mendampingi Camat Raya, Ubahman E Sinaga, Pangulu Raya Bosi, BW Amer Sinaga dan Pangulu Simbou Baru Sahdinson Saragih.Kadis Bina Marga, Topot Saragih, mengatakan, pengerjaan pemeliharaan berkala jalan yang menghubungkan Nagori Bahapal Raya dengan Nagori Raya Bosi ini dilaksanakan tahun anggaran 2009 dari dana stimulus fiskal dari pusat sebesar Rp 1,4 miliar. Dijelaskan,volumeperbaikan jalan yang dikerjakan sepanjang 3000 meter dengan lebar 3,5 meter berkonstruski beton. Sedangkan pekerjaan dilaksanakan oleh PT Nada Karya Bagun Persada dimulai bulan Agustus 2009 yang lalu dengan jadwal pekerjaan selama 120 hari kerja. Sementara, Bupati Simalungun HT Zulkarnain Damanik, di sela-sela peninjauan itu mengatakan, Pemkab Simalungun akan terus berupaya untuk melakukan pembangunan dan perbaikan jalan yang ada di daerah ini. “ Jalan merupakan salah satu faktor pendukung sebagai akses bagi masyarakat dalam melakukanaktifitassehari-hari.Apalagi masyarakatdidaerahinisebagian besar adalah petani. Kita berharapdenganadanyapemeliharaan jalan seperti ini, masyarakat dapat terbantu untuk meningkatkan

19

Sumatera Utara

WASPADA

perekonomian dan taraf hidupnya,” kata bupati. Pangulu (Kepdes) setempat menjelaskan jalan menghubungkan antar nagori (desa) tersebut dulunya dibuka melalui program AMD (Abri Masuk Desa)sekitartahun1994lalu.Jalan dimaksud juga sudah pernah mendapat pengerasan dari Pemkab Simalungun, namun akibat dari kondisi dan medan jalan berbukit dan lembah, sehingga pengerasan tidak mampu bertahan lama. Bupati meminta warga turut barpartisipasimenjagadanmerawat jalan yang sudah diperbaiki itu sehingga manfaatnya dapat lebih terasa dan daya tahan jalan dapat lebih lama. Sedangkan kepada Kadis Bina Marga, Topot Saragih, ditekankan untuk dapat melanjutkan pengerjaan jalan ini pada tahun

anggaranmendatang.Bupatijuga memintakepadainstansitersebut agar memprioritas kepada kondisi jalan yang sangat membutuhkanperhatiandaripemerintah. Sementara, Pangulu Raya Bosi dan Simbou Baru menyampaikanapresiasiyangtinggikepada bupati dan dinas bina marga khususnya Pemkab Simalungun, karenadengandiperbaikinyajalan itu sehingga hubungan Nagori Raya Bosi dan Nagori Simbou Baru menjadi lebih dekat lagi dan masyarakat khususnya Nagori Raya Bosi yang akan menuju jalan umum (PematangsiantarRaya) tidak perlu lagi melalui Merek Raya, akan tetapi dapat melalui Nagori Majandi Kec. Panombeian Panei yang jaraknya hanya sekira 3 kilometer. Sedangkan sebelumnya, jika melalui Nogari Merek Raya jaraknya mencapai 16 kilometer. (a15)

Waspada/Hasuna Damanik

TINJAU JALAN: Bupati Simalungun, HT Zulkarnain Damanik, didamping Kadis Bina Marga Topot Saragih, saat meninjau jalan Nagori Bahapal Raya menuju Raya Bosi, Kec. Raya, Selasa (26/1).

SIDIKALANG (Waspada): Situasi pekerja PT TPL (Toba Pulp Lestari) wilayah Parbuluan Kabupaten Dairi mencekam. Hal itu dibenarkan Humas PT TPL, Bedman Ritonga kepada wartawan, Selasa (26/1). Menurutnya, warga melakukan kekerasan dan dugaan tindak pidana terhadap pekerja anggota kontraktor. Penduduk Parbuluan membakar beberapa camp buruh hingga membuat tenaga kerja ketakutan. Sementara itu, seorang pekerja juga sempat disiram besin. Bahan bakar berupa solar sebanyak tiga drum juga dibuang. Peristiwa terakhir terjadi, Senin (25/1). Kejadian serupa, ujar dia sudah beberapa kali terjadi selama bulan januari. Kasus itu kemudian sudah dilaporkan ke Polres Dairi. Di lapangan, suasana mencekam cukup cukup terasa. PT TPL memilih meminta bantuan polisi. Sejumlah personil, beberapa di antaranya bersenjata laras panjang mengawal karyawan dan ditempatkan di barak. Latar belakangan tindakan warga, ujar Bedman terkait erat dengan komplain masyarakat atas tanah seluas 120 hektar. Masyarakat merasa, lahan yang dinamai“Tombak Raja” diusahai PT TPL adalah hak mereka. Sedang PT TPL yakin areal itu merupakan lahan konsesi sesuai

RKT yang dipunyai. Perusahaan, ujar Bedman telah melakukan sosialisasi namun tidak ada titik temu. Anggota DPRD Dairi Dahlan Sianturi, Martua Nahampun, Martini Sitinjak, Cipta KaroKaro, Harry Napitupulu dan Lumban Panjaitan saat kunjungan lapangan mendesak manajemen segera menghentikan sementara aktivitas menunggu ditemukannya solusi. Dahlan dan Martua berpendapat, sesungguhnya dari sisi ekologi, sosial dan ekonomi keberadaan mayarakat tidak memberi pengaruh nyata bagi kesejahteraan warga. Yang timbul justru kerusakan alam di tengah negeri ini sibuk mengkampanyekan isu pemanasan global. PT TPL diduga menimbulkan konflik horizontal dimana para kontraktor adalah masyarakat setempat. Pekerja telah berseteru dengan masyarakat Parbuluan yang dilatarbelakangi target produksi pemilik izin terhadap pemborong. Martini mengaku sedih atas pola pembabatan hutan hingga luluh lantak yang membuat lingkungan jadi gersang. Aras saran itu, Bedman mengatakan, kalaupun mau dihentikan, pihaknya siap menerima namun hendaknya dikuatkan dengan surat . Dia menambahkan, investor telah membayar PSDH (provisi sumber daya hutan) dan IHH (iuran hasil hutan) kepada pemerintah. Mereka tidak melakukan peneba-

Waspada/ Natar Manalu

LAHAN BERMASALAH: Rombongan DPRD Dairi dan Lumbangaol, staf Humas PT TPL sedang meninjau lokasi yang dipermasalahkan antara warga Kecamatan Parbuluan dan PT TPL. Warga melawan investor dengan cara membakar camp dan tindakan lainnya, Selasa (26/ 1). ngan baru. Kegiatan hanya sebatas mengangkat kayu yang ditumbang sebelumnya. Tahun 2009, terdapat 300 an hektar lahan RKT (rencana kerja tahunan) yang mesti diselesaikan pada Februari 2010. Pada kunjungan itu, Ir Agus Bukka juga menyarankan, PT TPL menghentikan sementara segala kegiatan eksploitasi di

Kecamatan Parbuluan. Demo Puluhan warga Desa Parbuluan kembali berunjukrasa ke DPRD Dairi, Rabu (27/1) sore. Kedatangan mereka pada intinya mendukung kehadiran TPL di daerah itu. Mereka diterima anggota dewan di antaranya Agus Ujung, Benpa Naba-

ban, Dahlan Sianturi dan anggota lainnya. Alimo Sinaga,56, selaku utusan juru bicara warga mengatakan, mendukung kehadiran PT TPL dengan alasan karena mereka dipekerjakan di perusahaan itu.Anggota dewan menjawab, aspirasi mereka diterima dan disampaikan kepada eksekutif.(a28)


20

Sumatera Utara PTS Tabagsel Butuh Perhatian Pemprovsu P.SIDIMPUAN (Waspada): Perguruan tinggi swasta di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) sangat butuh perhatian Pemprov Sumatera Utara. Khususnya mengenai peningkatan mutu dan sumber daya manusia tenaga pendidik atau dosennya. “Kita ketahui APBD Pemprovsu menampung dana bantuan pembiayaan pendidikan dosen. Tapi selama ini kita merasa pembagiannya kurang merata, padahal kita juga sangat membutuhkannya dalam rangka peningkatan SDM tenaga pendidik.” Ketua Sekolah Tinggi KeguruandanIlmuPendidikan(STKIP) Tapanuli Selatan di Padangsidimpuan, DR Ali Pada Harahap, MPd, mengungkapkan itu saat menerima kunjungan Ketua dan Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRDSU, Syahrul M Pasaribu dan Mulkan Ritonga, Selasa (26/1), dihadiri Ketua BEM dan MPM serta pengurus. Menurut Ali Pada, perguruan tinggi swasta di Tabagsel sangat sulit untuk mendapatkan bantuan itu. Karena pada faktanya, untuk bisa mendapatkan alokasi bantuan itu harus punya kedekatan dengan‘orang tertentu’ di tingkat provinsi. “Kedekatan itu bisa terjadi, tentunya karena sering jumpa dan berkomunikasi. Akhirnya kita yang berada di ujung Sumut ini akan kalah dekat dengan mereka yang berada di sekitar ibukota provinsi. Alhasil, kita masih macat di Aek Latong, orang lain sudah kongko-kongko di Medan,” ujarnya. Karenanya, Ali Pada berha-

rap kepada anggota DPRDSU asal daerah pemilihan Sumut VI atau putra Tabagsel yang terpilih dari daerah lain, untuk turut memperjuangkan pengalokasian anggaran bantuan itu. Karena semua itu semata untuk peningkatan mutu pendidikan daerah. Dijelaskan, STKIP yag dipimpinnya itu sudah berusia 28 tahun dan sekarang 10 orang dosennya sedang melanjutkan pendidikan program pasca sarjana. Tiap tahun STKIP menghasilkan 500 orang sarjana dengan aneka ragam disiplin ilmu. Sekarang ini, tambah mantan Kadis PendidikanTapsel dan Palas itu, minat dosen untuk melanjutkan pendidikan hingga pasca sarjana sangat minim. Karena yayasan hanya menanggung separoh dari biaya pendidikan tersebut dan separoh lagi ditanggulangi dosen. “Coba kalau bantuan dana pendidikan di APBD Pemprovsu itu dibagi rata, mungkin minat dosen untuk melanjutkan pendidikannya akan semakin tinggi dan terciptalah tenaga pendidik handal dan standar program nasional,” jelasnya. Syahrul Martua Pasaribu selaku anggota DPRDSU dan bakal calon bupati Tapsel, membenarkan adanya subsidi dana pendidikan di APBD Sumut. Selain itu ada juga subsidi dana kesejahteraan guru dan bantuan untuk siswa miskin. Menurutnya, anggota DPRDSU daerah pemilihan Sumut VI dan putra Tabagsel dari daerah pemilihan lain, sudah berjuang semaksimal mungkin. Alokasi subsidi dana pendidikan untuk perguruan tinggi swasta di Tabagsel sebenarnya sudah tergolong cukup jika dilihat secara keseluruhan. Diakui tentang kurangnya

buangan yang mengakibatkan tercemarnya Sungai Sosa. Mereka tidak memungkiri kalau kehadiran pabrik pengolahan TBS kelapa sawit itu di Kecamatan Hutaraja Tinggi telah banyak membantu masyarakat dalam usaha peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Seperti dikatakan Jamahodum, 56, warga Desa Mananti bersama Awaluddin, Ketua BPD Hutaraja Tinggi. “ Kehadiran PKS PT PHS sejak tahun 90 an hingga sekarang telah mampu mengubah kehidupan para petani ke arah yang lebih baik, khususnya petani sawit. Menurut data yang diperoleh dari pihak PKS PT PHS, bahwa suplay TBS yang masuk ke pabrik itu setiap hari selain dari kebun perusahaan sekitar 200 sampai 300 ton per hari.

Waspada/Sukri Falah Harahap

pemerataan pada pembagian hibah anggaran itu. Karena hal ini sebenarnya berkaitan dengan cara berjuang dan keseriusan pihak yang ingin mendapatkannya. Kedekatan itu sangat perlu, dan sebenarnya harus dibantu pemerintah daerah. ”Kita menerima ini sebagai masukan untuk diperjuangkan di tingkat provinsi. Selama ini kita tetap berjuang semaksimal mungkin dan hasilnya sudah banyak. Bahkan saya pernah memperjuangkan bantuan dana pendidikan bersama Pak Ali Pada saat menjabat Kadis Pendidikan Tapsel,” sebutnya. Menurut Syahrul, perjuangan anggota DPRDSU saja sebenarnya tidak cukup, tapi harus dibarengi perjuangan dan keinginan yang kuat dari pemerintah daerah. Sayangnya, tidak semua kepala daerah peduli dan serius untuk mendapatkanya. Memang sejumlah daerah telah mengalokasikan 20 persen dari total anggara untuk pendidikan dan malah lebih. Tapi

Sedang dari pihak ketiga, termasuk dari koperasi Hutaraja Tinggi, Koperasi Damai Makmur, Koperasi Sawit Sawita, Koperasi Makmur, Koperasi Sentosa dan Asosiasi UKM, serta petani perorangan mencapai 500-600 ton per hari. Hal ini menandakan bahwa keberadaan pabrik sangat menguntungkan banyak petani di daerah itu. Sebelumnya secara terpisah, anggota DPRD Padang Lawas asal Kecamatan Hutaraja Tinggi, termasuk wakil Ketua DPRD, H. Syahwil Nasution, Ammar Makruf Lubis dan Ketua Komisi C Idham Hasibuan kepada Waspada menyatakan tidak memungkiri keberadaan PT PHS telah banyak mengubah kehidupan sosial ekonomi masyarakat. (a32)

5.972 Pelajar Paluta Peserta UN GUNUNG TUA (Waspada): sebanyak 5.972 pelajar direncanakan mengikuti Ujian Nasional (UN) 22 Maret 2010 di Kabupaten Padanglawas Utara. Mereka adalah para pelajar tingkat SMP/SMA/SMK. Demikian Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Paluta, Drs Hazairin Hasibuan, melalui Kabid Dikmenum, Drs Bah-

rain Siregar kepada Waspada, Selasa (26/1). Dari jumlah itu, siswa yang akan mengikuti ujian terbagi atas, untuk tingkat SMP sebanyak 1.792 siswa yang tersebar di 29 sekolah. Untuk tingkat SMA sederajat sebanyak 1.074. Sementara itu, untuk jumlah peserta UN untuk tingkat MTs berjumlah 1.993 siswa. Sedangkan untuk tingkat MA berjumlah 909 siswa.

Mengantisipasi kesulitan para siswa menjawab soal, pihaknya mengimbau pihak sekolah meningkatkan intensitas belajar termasuk di antaranya pelajaran tambahan. Dirinya berharap kepada para orang tua siswa, hendaknya terus mendorong anakanaknya agar belajar serius, serta mendukung kegiatan belajar tambahan. (csp)

Betor Angkut Penumpang Lebihi Kapasitas SIBUHUAN ( Waspada): Beca bermotor (Betor) berpenumpang 8 hingga 10 orang pelajar, keraP melintas di Jalan Ki Hajar Dewan Tara Sibuhuan, Padahal maksimum penumpangnya dua orang. Pantauan Waspada, Selasa (26/1) para pelajar SD berdesakan menuju beca yang parkir menunggupenumpangdidepan SDN 100020 dan SDN 100010 Sibuhuan. Penumpang ditempatkan dua di boncengan pengemudi, 3 di tempat duduk dan 4 di lantai depan tempat duduk. Kemudian di belakang atau di atas bagasi berdiri 5 hingga 7 orang. Kondisi itu tanpa ada larangan dari pihak sekolah atau intansi terkait, sehingga berisiko tinggi itu. Pemandangan serupa terlihat di depan SMPN I Barumun, MTSN Sibuhuan, Utama Sibuhuan, SMP-SMA Abdi Utama Sibuhuan, kemudian siswa SMPN I Lubuk Barumun di Pasar Latong juga melakukan hal yang sama. Selain itu, pelajar SMP di

Sibuhuan dan sekitarnya terlihat ramai mengendarai kendaraan bermotor ke sekolah. Tak jarang siswa yang masih SMP melaju dengan kecepatan tingi, sehingga menggangu keselamatan dirinya dan pengendara lain. Kepala Dinas Pendidikan Padanglawas Ali Irfan Hasibuan, di Sibuhuan mengatakan, me-

Kamis 28 Januari 2010

SAMPAIKAN HARAPAN: Ketua STKIP, DR Ali Pada Harahap (kiri) disaksikan ketua BEM dan MPM menyampaikan harapannya kepada Pemprovsu saat menerima Ketua FPG DPRDSU Syahrul M Pasaribu (kanan), Selasa (26/1) di kantor rektorat STKIP.

Keberadaan PKS PT PHS Tingkatkan Kesejahteraan Petani SIBUHUAN ( Waspada): Sekalipun limbah PKS PT PHS Mananti sering menimbulkan keresahan masyarakat dengan terjadinya pencemaran Sungai Sosa, tetapi keberadaan pabrik pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit itu telah mampu mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas. “ Keberadaan PKS PT Permata Hijau Sawit (PHS) sejak berdiri sampai sekarang telah banyak memberi manfaat terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani sawit”. Demikian keterangan sejumlah warga di sekitar lingkungan PKS PT PHS Mananti kepada Waspada, Selasa (26/1) pasca terjadinya kebocoran pipa

WASPADA

ngimbau para guru agar memberikan bimbingan keselamatan dalam berkendaraan terhadap siswa masing- masing. “Sebenarnya hal ini menyangkut peraturan lalu lintas, namun dinas akan tetap melakukan peringatan terhadap siswa melalui guru masing-masing,” tegas Irfan. (crif)

Waspada/Syarif Ali Usman

MENANTANG MAUT: Para pelajar di beca bermotor (betor) yang melintas di Jalan Ki Hajar Dewan Tara Sibuhuan, tanpa rasa takut, padahal posisinya sangat riskan. Foto direkam, Selasa (26/1).

tetap saja tidak memberi pengaruh apapun terhadap peningkatan pendidikan daerah, karena pengalokasiannya tidak tepat guna. “Keinginan dan niat baik pemeritah daerah, utamanya kepala daerah dalam peningkatan mutu pendidikan, harusnya dibarengi dengan perencanaan yang tepat sasaran. Selain itu kepala daerah bersama stake holdernya harus jujur dan rajin menjalin hubungan ke tingkat atas. Jemput bola itu sangat perlu, jangan cuma tunggu bola dan mengharap perjuangan orang lain,” ujarnya. (a20)


WASPADA Kamis 28 Januari 2010

Sumatera Utara

21

Hasil Try Out Siswa Di Palas Masih Rendah SIBUHUAN (Waspada): Hasil try out pra-Ujan Nasional (UN) tingkat SD/ MI, SMP/MTs dan SMA sederajat di Padanglawas, memperlihatkan tingkat kemampuan dan kelulusannya masih rendah jika disesuaikan dengan nilai standar kelulusan UN. Hal itu sesuai dengan hasil try out yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Pelajar Padanglawas (Himpas) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kebudayaan Dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Palas, Minggu (24/1).

Ketua Himpas Abdul Rahman Daulay selaku panitia penyelenggara, menjelaskan, persentase kelulusan hasil try out tingkat SD 8,6 persen dari 5.484 peserta, tingkat SMP 6,1 persen dari 1.264 peserta, sedangkan tingkat SMA termasuk SMK hanya 2,1 persen tingkat kelulusannya dari 1.410 peserta. Menurut panitia, dari hasil persentase kelulusan tingkat kesulitan siswa termasuk dalam menjawab soal, seperti pada bidang studi Matematika baik untuk tingkat SD, SMP maupun SMA. “Hasil persentase tersebut secara umum dari rata-rata nilai try out, pasca dilakukan pemeriksaan terhadap LJK dengan sistem komputerisasi oleh Bites Adzkia, di depan seluruh pe-

serta UN dan para guru di kecamatan dan rayon masing-masing. Selain memberikan peringkat hasil try out setiap kecamatan se-Palas, agar setiap sekolah dapat mengetahui kemampuan siswa masingmasing,’’papar Rahman. Tahun ini standar nilai kelulusan siswa dalam UN nanti, untuk tingkat SD 4,00, tingkat SMP 5,50 sedangkan tingkat SMA 5,50. Sehingga dari hasil try out pra UN masih banyak yang belum mencapai standar nilai kelulusan, bila dibandingkan dari hasil try out yang dilaksanakan baru-baru ini. Sementara, soal-soal yang diujikan masih merupakan prediksi soal UN, tetapi sesuai pengalaman tahun lalu, prediksi soal UN yang ditry out tidak jauh

beda dengan soal yang akan diujikan pada UN nanti, terangnya. Kadis Dikbudpora Ali Irpan Hasibuan, SPd ketika dikonfirmasi, mengatakan hasil try out itu masih belum final. Tetapi hal itu harus menjadi motivasi bagi para guru bidang studi di Palas, dan lebih aktif serta concern dalam meningkatkan mutu pendidikan siswa, khususnya mata pelajaran yang di UN kan. ‘’Saya sudah instruksikan kepada seluruh Kasek mulai tingkat SD, SMP dan SMA agar dalam menghadapi UN nanti supaya lebih giat lagi, termasuk dengan memberikan bimbingan terhadap siswa khususnya peserta UN yang waktu pelaksanaannya pertengahan Maret,’’ kata Kadis. (a32)


Aceh

22

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

Afsel Ingin Berbagi Pengalaman Penyelesaian Konflik Dengan Aceh

Dewan Tetap Komit Perjuangkan Nasib Guru BIREUEN (Waspada): Guru (pendidik) sangat memegang peranan penting dalam membina sumber daya manusia melahirkan generasi bangsa berkualitas, bermoral dan berakhlak mulia. Karena itu semua pihak harus menempatkan guru di garda terdepan untuk memperbaiki kualitas pendidikan agar terwujud secara maksimal. Wakil Ketua DPRK Bireuen, H. Husaini Ilyas mengemukakan hal itu saat membuka acara pertemuan silaturrahmi pertama kali 24 anggota anggota dewan dengan pengurus inti Kobar-GB, dan pengurus PGRI di ruang sidang DPRK, Selasa (26/1). Berbagai unek-unek dan masukan dari Ketua KobarGB Drs. M. Jakfar, Ketua PGRI Drs. Zainuddin M Pd, dan beberapa guru antara lain M Gade, Adnan, Novela tentang kesejahteraan guru dan sikap Pemkab dalam menempatkan pejabat antara lain Kadis P dan K bukan ahlinya telah menuai kemunduran pendidikan di Kabupaten Bireuen. Untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Bireuen ke depan harus menyamakan visi, misi dan persepsi eksekutif, legeslatif dan guru, pinta M. Jakfar. Ketua PGRI Drs Zainuddin, M.Pd mengatakan, unekunek tentang kesejahteraan guru di Kabupaten Bireuen yang selama ini terabaikan kembali pulih setelah Wakil Ketua DPRK Bireuen, H. Husaini Ilyas dan beberapa anggota dewan menyatakan tetap komit memperjuangkan nasib guru-guru ke depan ke arah lebih baik.(b16)

Bupati Tanggulangi Pengobatan Balita Tanpa Anus BIREUEN (Waspada): Bupati Bireuen, Drs. Nurdin Abdur Rahman berjanji akan menanggulangi biaya pengobatan Bayi Bawah Lima Tahun (Balita), Muhammad Khadafi, 27 bulan, yang lahir tanpa anus asal Kecamatan Jeumpa, Bireuen. Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Mobilitas Penduduk Kabupaten Bireuen, Arsyi M. Yusuf, Selasa (26/ 1), mengatakan, dia bersama Direktur RSUD Dr. Fauziah Bireuen, dr.Yurizal, dan petugas TKSK Kecamatan Jerumpa, serta petugas di Puskesmas setempat telah mengunjungi kediaman Khadafi. “Informasi yang diberikan orang tua Khadafi, Abdurrahman, sebelumnya ia pernah membawa Khadafi ke BLU RSUZA Banda Aceh, namun dokter yang menangani menyarankan kepadanya agar membawa pulang Khadafi karena belum bisa operasi karena kurang sehat,” ujar Arsyi. Arsyi menjelaskan, informasi tentang Khadafi diterima Bupati Bireuen yang disampaikannya. “Kemudian Bupati memerintahkan saya agar petugas medis di Puskesmas Jeumpa menjaga konidisi gizi Khadafi dan merawat luka pada anus buatan di bagian perutnya,” terang Arsyi seraya menyebutkan, jika kondisi Khadafi sudah membaik maka akan dibawa ke RSUZA untuk pengobatan lebih lanjut. (cb03)

PAD Dinas Kelautan Dan Perikanan Bireuen Belum Capai Target BIREUEN (Waspada): Pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bireuen tahun 2009 kendati belum mencapai target sudah mengalami peningkatan dibanding dengan pemasukan PAD tahun 2008 lalu. Kadis Kelautan dan Perikaan Kabupaten Bireuen T Syamsuarsyah mengemukakan hal itu menjawab pertanyaan Waspada di kantornya, Selasa (26/1). Dikatakan, realisasi pemasukan PAD sektor Perikanan tahun 2008 senilai Rp34.514.000, dan tahun 2009 kendati belum capai target sudah menunjukkan angka peningkatan mencapai Rp53.128.000, Pasokan PAD andalan Dnas Kelautan dan Perikanan Bireuen dari PPI (Pengkalan Pendaratan Ikan) Peudada yang memiliki pabrik es memproduksi es batangan 3 ton per hari dan memiliki coulstorage yang dapat menampung pengawetan ikan kapasitas 500 ton. Sementara kapal tangkap dalam Kabupaten Bireuen dari Kecamatan Samalanga hingga Kecamatan Gandapura, kini tercatat sebanyak 2.159 unit dalam operasi seharihari berlabuh di PPI Peudada, dan TPI lainnya di pesisir pantai Kecamatan Samalanga, Kuala Jeumpa Kecamatan Jeumpa, Kuala Raja Kecamatan Kuala dan Kuala Jangka, Kecamatan Jangka. Menurut T Syamsuarsyah, kondisi TPI di Kuala Samalanga, Kuala Jeumpa, Kuala Raja dan Kuala Jangka selama ini sudah dangkal menjadi suatu kendala bagi kapal tangkap nelayan sudah diusulkan ke provinsi untuk dilakukan pengerukan.(b16)

Musyawarah Akhiri Dualisme KRUENG GEUKUEH, Aceh Utara (Waspada): Dualisme pengelolaan Dayah (pesantren) Terpadu Syamsu Dhuha, Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara berakhir melalui musyawarah bersama, Minggu (24/1). Kepemimpinan dayah yang sebelumnya dipegang pihak yayasan dikembalikan ke pimpinan dayah. Menurut informasi yang dihimpun Waspada, sebelumnya pihak keluarga yang mewakafkan tanah menyampaikan kepada pengurus dayah, bahwa tanah tersebut diserahkan kepada dayah, bukan kepada yayasan. Laporan tersebut kemudian ditindak lanjuti melalui musywarah bersama. Dalam musyawarah yang dihadiri Kepala Kantor Depag Aceh Utara, Drs Tgk. HM. Daud Hasbi, Drs Tgk. H. Ghazali Mhd Syam, Wakil Ketua MPU Provinsi Aceh yang juga Pimpinan Yayasan dimaksud, Muspika Dewantara, Anggota DPRK Aceh Utara, para Geuchik se-Kecamatan Dewantara itu disepakati pula untuk menbentuk formatur pemilihan pengurus baru yayasan. Ilyas HM Yusuf, salah seorang anggota keluarga pewakaf tanah untuk lokasi Pesantren Syamsu Dhuha dalam pertemuan itu mengatakan, tanah yang diwakafkan almarhum ayahnya bukan untuk yayasan, tapi untuk pesantren yang diterimaTgk. H. Muhammad Sabil Ulee Blang.“Saya diberitahu ayah kalau tanah yang diwakafkan itu untuk pesantren,” ujar Ilyas yang mengaku puas atas kesepakatan rapat. Sementara Ketua Yayasan Pesantren Terpadu Syamsu Dhuha, Drs Tgk. H. Ghazali Mhd Syam menjelaskan, yang penting pesantren ini tetap jalan dan terus berkembang. Saat ini, pesantern yang dikelolanya memiliki 527 siswa yang ditampung pada 20 kamar. Ghazali menambahkan, semua siswa yang belajar di pesantren ini disediakan pemondokan. Siang mareka belajar sebagai siswa di Madrasah Ibtadiyah dan Aliyah milik pasantren, pada malam hari mengaji kitab kuning.(b17)

Waspada/Muhammad Zairin

TERIMA DUBES: Gubernur Irwandi Yusuf didampingi Wagub Muhammad Nazar menyerahkan cenderamata kepada Dubes Republik Afrika Selatan untuk Indonesia, Dr Noel N. Lehoko saat berkunjung dan bersilaturahmi dengan Pemerintah Aceh, Selasa (26/1) di kantor gubernur Banda Aceh.

Proyek Jalan Rp1 Miliar Tidak Sesuai Spesifikasi ACEH UTARA (Waspada): Pekerjaan proyek jalan di Kecamatan Lapang yang menelan dana APBD Aceh Utara sebesar Rp1.137.429.000 dikelola Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), pembangunannya diduga tidak sesuai spesifikasi teknis, menyebabkan daerah berpotensi mengalami kerugian mencapai Rp607.955.800. Meski mengakui kebenaran proyek jalan tersebut tidak sesuai spesifikasi teknis, ironisnya sejumlah pihak terkait di Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh Utara selaku pengelola malah mengambil sikap lepas tanggungjawab. Akhirnya proyek yang dikelola langsung oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Utara ini, sesuai keterangan yang diperoleh Waspada, Rabu (27/1), sekarang menuai berbagai masalah. Sebab dibangun sama sekali tidak sesuai dengan volume anggaran yang tercatat dalam Rancangan Anggaran Belanja (RAB). Hal itu juga dibenarkan Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Aceh Utara, Mukhlis, ketika dikonfirmasi Waspada via telpon seluler, sebelumnya. Dia merasa tidak perlu bertanggungjawab soal kasus proyek jalan tersebut. “Memang benar kondisi jalan seperti itu, apalagi sudah ada temuan BPK. Tapi proyek itu bukan pada masa jabatan saya, itu kerjaan orang lama, jadi dia yang harus bertanggungjawab. Bukan tanggungjawab saya,” tutur Mukhlis yang mengaku sedang berada di Kota Batam. Berdasarkan sumber data yang diperoleh dari temuan BPK RI tahun 2009, pada Tahun Anggaran (TA) 2008 Dinas DKP Kabupaten Aceh Utara memperoleh anggaran belanja modal Rp4.976.787.400. Di antaranya Rp1.137.429.000 dialokasikan untuk belanja modal pengadaan konstruksi jalan di Jalan Kuala Cangkoy,

Kecamatan Lapang, Aceh Utara. Pekerjaan tersebut dilaksanakan PT Murfi Jaya Abadi, melalui Kontrak No. 524/1640/KPBJ/2008 tanggal 7 Agustus 2008 senilai Rp1.137.429.000, dengan batas waktu pelaksanaan 5 November 2008. Untuk tahap awal PT Murfi Jaya Abadi memperoleh uang muka Rp341.228.700,00 atau 30% dari nilai kontrak sesuai SP2D No. 4343/LS/2008 tanggal 12 September 2008. Pekerjaan utama dalam pengadaan konstruksi jalan tersebut adalah penimbunan tanah yang akan digunakan untuk fasilitas jalan masuk ke lokasi tempat pelelangan ikan. Dalam Rancangan Anggaran Biaya (RAB) disebutkan, pekerjaan penimbunan tanah dilaksanakan pada luas area 11.700 m2. Pekerjaan tersebut terdiri dari dua sub pekerjaan yaitu dewatering dan timbunan tanah sampai elevasi +0,65 dengan volume 14.309 m³, dengan total harga Rp 1.047.891.785. Metode kerja penimbunan terutama dilaksanakan setelah area dasar distabilisasi/dipadatkan sempurna (kepadatan dan elevasinya tercapai). Kemudian, material tanah yang digunakan harus mendapatkan hasil pengetesan dari laboratorium (CBR), timbunan pilihan didatangkan ke lokasi dan dihampar setiap ketebalan maksimum 20 cm dengan motor grader dan dipadat dengan mesin gilas tandem roller minimal 4 kali lintasan dengan kapasitas alat 8 ton. Sehingga dengan dilakukannya pemadatan timbunan, maka diperhitungkan koefisien kepadatan tanah dalam memperhitungkan harga pekerjaan. Unsur-unsur biaya pemadatan antara lain tenaga kerja, peralatan serta adanya koefisien kepadatan tanah dari tanah gembur menjadi tanah padat tersebut telah diperhitungkan dalam analisa harga satuan penimbunan. Progres fisik secara keseluruhan mencapai 63,45 persen sesuai laporan

kemajuan pekerjaan yang diketahui oleh konsultan pengawas No. 640/ 299/LKP/2008 tanggal 29 Oktober 2008, termasuk progress pekerjaan item penimbunan 9.014,67m3. Berdasarkan progres pekerjaan, rekanan telah mengajukan permintaan pembayaran melalui Kepala DPK kepada Bagian Keuangan Aceh Utara Rp607.955.800, sebelum dikurangi uang muka dengan SPM No. 40/12/ SPM-LS/2008 tgl 11 Desember 2008. Hasil pemeriksaan fisik di lapangan, 13 Desember 2008 yang dilaksanakan bersama PPTK dan konsultan pengawas, diketahui area dasar tidak distabilisasi dan tanah dihamparkan tanpa pemadatan. Selanjutnya sampai pemeriksaan pada 22 Desember 2008, pekerjaan tersebut belum selesai dilaksanakan atau terlambat 47 hari (5 November s.d. 22 Desember 2008). Kebijakan itu tidak sesuai kontrak pekerjaan No. 524/1640/KPBJ/2008 tanggal 7 Agustus 2008, yaitu analisa harga satuan penimbunan tanah dihitung menggunakan analisa K.311.a yang memperhitungkan tiga item unsur biaya yaitu pekerja, material dan peralatan. Kontrak Pekerjaan Pengadaan Konstruksi Jalan pada pasal 1 antara lain menyatakan, hasil pekerjaan pihak kedua dapat memberi kepuasan sepenuhnya kepada pihak pertama sesuai ketentuan-ketentuan dalam dokumen kontrak sebagaimana dijelas-kan dalam pasal 2, yang antar lain menyebutkan spesifikasi umum kontrak yang menyebutkan teknis setiap item pekerjaan yang harus dilaksanakan. Kondisi tersebut mengakibatkan kualitas pekerjaan tidak dapat dipertang-gungjawabkan sehingga mengalami kerugian Rp607.955.800. Kontraktor ha-rus dikenakan sanksi berupa denda keterlambatan sesuai ketentuan dalam kontrak. BPK RI menyarankan Bupati Aceh

Garuda Indonesia GA 146 Jakarta/Medan

Lion Air

JT 304 Jakarta JT 398 Jakarta/Medan JT 396 Jakarta/Medan

Sriwijaya Air

SJ 010 Jakarta/Medan

Air Asia

AK 305 Kuala Lumpur *

FireFly

Keberangkatan (flight, tujuan, waktu):

15:45 GA 147 Medan/Jakarta

16:30

11:15 JT 397 Medan/Jakarta 16:00 JT 307 Jakarta 19:50 JT 399 Medan/Jakarta

07:20 11:55 16:35

12:50 SJ011 Medan/Jakarta

13:20

12:20 AK 306 Kuala Lumpur *

12:45

FY 3401 Penang 13:50 FY 3400 Penang * Setiap Senin, Rabu, Jumat dan Sabtu.

14:20

Utara, Ilyas A. Hamid menegur secara tertulis Kepala DKP untuk meningkatkan pengendalian dan pengawasan atas kegiatan pengadaan barang dan jasa. Termasuk meminta Kepala DKP menegur PPTK secara tertulis agar melaksanakan tugasnya secara optimal, dan menegur Konsultan pengawas atas kelalaiannya dalam mengendalikan dan mengawasi pekerjaan rekanan. Memperingatkan pihak rekanan supaya segera menyelesaikan pekerjaannya sekaligus mengenakan sanksi keterlambatan kepada rekanan sesuai hari keterlambatan. Denda keterlambatan dimaksud supaya diperhitungkan dengan sisa pembayaran kepada rekanan, sekaligus disetorkan ke Kas Daerah dan copy bukti setoran disampaikan ke BPK RI. Pada kesempatan itu, Kadis DKP Aceh Utara Mukhlis menjelaskan, kasus temuan ini sudah diselesaikan dengan BPK dan Polisi. Mukhlis minta Waspada untuk konfirmasi lanjut dengan Sekretaris DKP Zahra, yang lebih menguasai data untuk hak jawabnya. Namun Sekretaris DKP Aceh Utara Zahra yang dikonfirmasi Waspada di ruang kerjanya, mengaku dia tidak tahu apa-apa soal kasus tersebut, dan hanya tahu karena mendengar adanya info yang berkembang, bahwa proyek itu sedang bermasalah. “Sa y a t i d a k m e n g u a s a i persoalan ini dan jelas tidak tahu apaapa. Jadi tidak mungkin saya menjawab konfirmasi, takut salah jawab. Karena saya benar-benar tidak paham, jadi saya lepas tangan dan tidak terlibat,” ujar Zahra yang ingin lepas tangan.(b15)

Pada pertemuan 1,5 jam yang dihadiri Kepala Bappeda Aceh Iskandar, Staf Ahli Gubernur Prof Rahman Lubis, Karo Perekonomian Setda Aceh T Sofyan, Kepala Badan Informasi dan Promosi Anwar Muhammad, Kakesbangpol Linmas Bustami Usman, Lehoko mengatakan Afsel dulunya juga mengalami konflik yang lama dengan warga kulit putih. Hal itu disebabkan oleh politik apartheid yang dilancarkan warga kulit putih yang memegang mayoritas posisi penting di pemerintahan. Gubernur danWagub secara singkat menceritakan tentang konflik Aceh yang baru berakhir setelah ditandatanganinya MoU Helsinki 15 Agustus 2005, difasilitasi Cricis Management Initiatif (CMI) di bawah pimpinan mantan Presiden Finlandia, Matti Ahtisaari. Selain itu, sebut Kabag Humas Pemerintah Aceh yang ikut dalam pertemuan itu, gubernur juga menjelaskan mengenai proses panjang perdamaian, termasuk berbagai cara yangditempuh,kendala-kendalayang dihadapi, prospek perdamaian Aceh ke depan, serta pembangunan Aceh pascakonflik dan tsunami.(b04)

Kades Adukan Kontraktor Pada Gubernur PANTONLABU, Aceh Utara (Waspada): Keuchik Gampong/Kepala Desa (Kades) Matang (Mtg) Seuke Pulot, Kemukiman Jambo Aye Tengah, Kec. Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Rusli Ali mengadukan oknum kontraktor ke Gubernur Aceh. Pasalnya, akibat pembangunan jalan aspal hotmix paket Gampong (Desa) Mtg Seuke Pulot – Mtg Serdang - Pucok Alue dan Desa Buket Jrat Manyang, TA 2009, satu unit gorong-gorong dan 300 meter leaning saluran irigasi hancur total, dikala ruas jalan ini ditimbun dan dicompack, Oktober – November 2009. “Saya sedang memformat pengaduan kepada Gubernur Aceh, Drh. Irwandi Yusuf, MSc. Pekan ini kami layangkan, dengan tembusan Ketua DPRA, Kadis PU Provinsi Aceh dan pihak-pihak yang kami rasa perlu,” ujar Kades kepada Waspada di Pantonlabu, Rabu (27/1). Dampak kerusakan pranata ini, kata dia, sangat besar karena terhambatnya distribusi air ke areal sekitar 200 ha sawah. “Air irigasi ke persawahan akan didistribusi, Februari 2010. Pak gubernur tentu dapat membayangkan, apa jadinya kalau goronggorong dan saluran irigasi di sini tumpat, tentu ratusan KK petani tidak bisa menanam padi,” tandas Rusli Ali. Gorong-gorong di Desa Mtg Serdang, berfungsi sebagai sarana distribusi air bagi empat gampong, antaranya Desa Mtg Seuke Pulot, Mtg Serdang, Pucok Alue dan Desa Lueng Tuha dengan luas sawah sekitar 100 ha. Sedang leaning irigasi yang hancur akibat aktivitas compacktor di Desa Mtg Seuke Pulot, katanya, dapat mengganggu pengairan sekitar 100 ha sawah.(b10)

Tahun 2010, Aceh Utara Bangun Tiga Unit SMP Satu Atap ACEH UTARA (Waspada): Akibat masih banyak sekolah tidak memiliki kelengkapan meubiler, Pemkab Aceh Utara melalui Dinas Pendidikan pada 2010 mengusulkan ke Jakarta, untuk membangun tiga unit Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satu Atap. Keinginan itu direspon Direktorat Pendidikan di Departemen Pendidikan Nasional. Tiga unit SMP Satu Atap yang telah diusulkan akan dibangun di tiga kecamatan yakni di SP II Kecamatan Simpang Keuramat, Matang Sialet di Kecamatan Baktya Barat, dan Lhok Bintang Hu di Kecamatan Baktya. Setelah ditinjau ke lapangan, Edi M, dari Direktorat Pendidikan di Departemen Pendidikan Nasional, Selasa (26/ 1) mengatakan, dari luas daerah dan jumlah penduduk, di tiga kecamatan itu layak dibangun SMP Satu Atap. Pembangunan SMP Satu Atap merupakan program peningkatan mutu pendidikan.

“Setelah kita melihat langsung kondisi yang ada, SMP Satu Atap memang harus segera dibangun di Aceh Utara. Diharapkan, dengan adanya SMP Satu Atap, mutu pendidikan di Kabupaten Aceh Utara akan semakin baik dan ini merupakan program Departemen Pendidikan Nasional,” kata Edi M. Drs. M. Jamil, M. Kes, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Utara didampingi Razali, Kabid Sarana, dan Drs. Abdul Jaban, M.Pd, Kabid Kurikulum saat dikonfirmasi Waspada, Rabu (27/1) via telepon menjelaskan, kedatangan perwakilan Direktorat Pendidikan ke Aceh Utara atas informasi yang diberikan pihaknya. “Kalau hanya mengandalkan dana dari APBK, tentu kita tidak sanggup membangun sekolah-sekolah itu. Karena dana APBK Aceh Utara sangat sedikit,” katanya.(cmun)

Nelayan Nagan Raya Perebutkan Lahan Perikanan

Waspada/Muhammad Riza

Ketibaan (flight, asal, waktu):

BANDA ACEH (Waspada): Afrika Selatan ingin berbagi pengalaman dengan Aceh tentang penyelesian konflik yang pernah terjadi diwilayah atau negara masing-masing. Demikian dikatakan Duta Besar Afrika Selatan untuk Indonesia Dr. Noel N Lehoko saat bersilaturahmi dengan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Selasa (26/1) di ruang kerja gubernur, Banda Aceh. Kabag Humas Pemerintah Aceh Nurdin F Joes menyebutkan, Gubernur Irwandi yang menerima kunjungan Dubes Afsel tersebut didampingi Wakil Gubernur Muhammad Nazar. Dalam pertemuan tertutup tersebut selain ingin berbagi pengalaman penyelesaian konflik Afsel juga ingin menjalin hubungan baik dengan Pemerintah Aceh. “Kedatangan Dubes Afsel kali ini juga didasarkan pada keinginan untuk melihat kondisi pembangunan wilayah yang pernah berkonflik, pascakonflik dan bencana tsunami. Sekaligus sharing dan saling bertukar pengalaman mengenai proses perdamaian di kedua wilayah,” ujar Nurdin yang menyebutkan Gubernur dan Wagub pada kesempatan itu berdialog dalam bahasa Inggris.

TENTARA: Sejumlah personel TNI dari kesatuan Armed berjalan menggunakan Jembatan Petuah Husen Tiga, Muara Tiga, Kab. Pidie yang kondisinya sudah rusak. Rabu (27/1)

Jelang MTQ, Jembatan Laweung Rusak SIGLI (Waspada): Pemkab Pidie perlu memperbaiki jembatan Petuah Husen Tiga di Desa Pawod, Kec. Muara Tiga, Kab. Pidie yang rusak parah. Terlebih menjelang digelarnya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kab, Pidie Juli 2010. “Bila jembatan ini tidak segera diperbaiki, kita khawatir akan menjadi kendala pada saat para kafilah dari berbagai kecamatan di Pidie datang ke sini” kata Camat Muara Tiga, Azhari Yacob, kepada Waspada, Rabu (27/1).

Kata dia, menyusul buruknya kondisi jembatan Petuah Husen Tiga atau lebih akrab disebut Titi Pocut Lah, pihaknya telah berkali-kali menyampaikan ke Pemkab Pidie melalui dinas terkait, namun belum ada upaya segera dibangun ataupun diperbaiki. “Terakhir beberapa waktu lalu, kami mengusulkan kembali. Katanya akan segera diperbaiki melalui dana APBK Pidie2010,”ungkapAzhariserayamenegaskan, bila itu pun tidak terealisasi

pihaknya akan mengusulkan melalui Anggaran Pedapatan Belanja Provinsi Aceh (APBA) tahun 2010. Kendati tiga jembatan lainnya telah bagus, namun jembatan Petuah Husen Tiga juga perlu segera dibangun layak agar masyarakat dapat dengan mudah melakukan aktifitasnya sehari-hari. Baik yang ingin pergi ke Kota Sigli yang merupakan Ibu Kota Kab, Pidie ataupun yang inginpergikeKotaBandaAcehyangmerupakanpusatpemerintahanAceh.(b20)

BANDA ACEH (Waspada): Konflik pemanfaatan sumber daya perikanan di Kabupaten Nagan Raya maupun kawasan pesisir kabupaten lain di Aceh, mengakibatkan terganggunya populasi ikan sehingga berpengaruh terhadap menurunnyahasiltangkapanikanolehnelayankecil. Terdorong fenomena itu, sejumlah nelayan di kawasan Kabupaten Nagan Raya membentuk Kawasan Beujroh Laot (KBL) sebagai Kawasan Konservasi Laut Daerah Kabupaten Nagan Raya difasilitasi UNFAO. “Tujuan dibentuknya kawasan ini untuk mewujudkan kelestarian ekosistem laut sebagai kawasan pemijahan ikan di Nagan Raya ke depan dan menjadikan kawasan ini sebagai kawasan penyedia sumber daya ikan untuk menjaga ketersediaan ikan sepanjang masa, dan pada akhirnya konflik dalam pemanfaatan sumber daya ikan antar nelayan dapat dihindari,” ujar Ketua KBL, T. Amaruddin, Selasa (26/1). Amaruddin menyebutkan, kawasan Beujroh Laot Nagan Raya meliputi tiga

kecamatan, yakni Kuala Pesisir, Tadu Raya, dan Darul Makmur, melibatkan lima Lhok Panglima Laot (Lhok Kuala Trang, Lhok Kuala Tadu, Lhok KualaTripa, Lhok Babah Lueng, serta Lhok Kuala Seumanyam) dan lebih dari 15 gampong pesisir. “Kami juga sangat berapresiasi kepada Polres Nagan Raya yang menangkap 10 unit boat pukat trawl beberapa waktu lalu. Ini menunjukkan penegakan hukum menjadi hal utama untuk memberi kenyamanan bagi nelayan kecil yang menggunakan alat tangkap jaring yang umumnya menangkap ikan bernilai ekonomis tinggi,” ujarnya. Amaruddin mengakui, Bupati Nagan Raya, T Zulkarnain menyambut baik dan mendukung terbentuknya badan ini. “Mengambil sumber daya perikanan dengan tidak merusak, perlu dijaga sumber perikanan agar nantinya ikan tetap ada dan tersedia sepanjang masa,” katanya menirukan bupati.(b07)


Aceh

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

23 Kadus Buat Kekacauan

Pasien Vip Mengeluh

Pelayanan RSUD Singkil Amburadul JAKARTA (Waspada): Pasien di RSUD Kabupaten Aceh Singkil kembali mengeluh, pelayanan yang diberikan tidak optimal dan terkesan amburadul. Kekecewaan itu dirasakan Syafrizal, 26, warga Singkil di mana ketika infus yang dipasang pada tangan istrinya yang baru melahirkan, nyaris habis karena tidak adanya pengawasan petugas RSUD. Padahal istrinya sudah dirawat di ruangVip dengan harapan mendapat perawatan lebih baik, namun pada kenyataannya pelayanan yang diterima tetap amburadul dan mengecewakan, sebutnya kepada Waspada, kemarin di Singkil. Yang lebih mengecewakan lagi, menurut Ijal yang juga PNS di kantor Bupati Aceh Singkil itu, petugas RSUD tidak serius mengawasi pengobatan terhadap pasien. Petugas hanya bekerja ketika ada perintah dokter. “Kalau pelayanan pasien di Vip saja mengecewakan, bagaimana pula dengan pasien

masyarakat biasa, mungkin tidak ada pertolongan walau pun sudah sekarat, “ katanya kesal. Untuk itu Sayafrizal minta Direktur RSUD Aceh Singkil menindak tegas petugas yang lalai melaksanakan tugas, sebab ini menyangkut nyawa manusia. Tidak optimalnya pelayanan petugas RSUD di Kabupaten Aceh Singkil dalam melakukan perawatan dan pengawasan kepada pasien, diduga sebagai bentuk kekecewaan terhadap manajemen RSUD itu sendiri. Informasi yang diperoleh, banyak hak petugas yang sengaja dipotong atau tidak dibayarkan seperti dana tunjangan prestasi kerja (TC) dan honor lainnya, sehingga berdampak terhadap menurunnya pelayanan di RSUD. Sementara Direktur RSUD Aceh Singkil, Drg. Nasrul yang dikonfirmasi Waspada melalui ponselnya, tidak menjawab. Begitu juga SMS yang dikirim, tidak dibalas.(cb02)

Penerima Rumah Duafa Diminta Rp1,5 Juta ACEH TIMUR (Waspada): Warga Gampong Birem Rayeuk, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, penerima rumah bantuan duafa mengeluh. Pasalnya, untuk dapat menempati rumah bantuan yang saat ini telah rampung pengerjaannya, geuchik setempat meminta uang senilai Rp1,5 juta kepada mereka. Salah seorang penerima bantuan rumah duafa Wakti, 40, (foto) warga Gampong Birem Rayeuk, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur kepada Waspada, Selasa (26/1) di tempat mangkalnya kuli disket Kota Langsa dan Aceh Timur, Cafee Rimbun mengatakan, dia salah satu warga penerima bantuan rumah duafa tahun 2009 yang dibangun Pemkab Aceh Timur. Tetapi alangkah kecewanya ketika rumah bantuan atas namanya itu telah selesai dibangun pihak pelaksana dan hendak ditempati. Dirinya oleh oknum geuchik gampong setempat diminta uang senilai Rp1,5 juta. “Saya ini orang susah, janda lagi, dari mana uang sebanyak itu saya peroleh, untuk makan sehari-hari saja senin kemis,” keluh janda beranak dua tersebut. Menurutnya, rumah bantuan untuk duafa yang dibangun pemerintah di gampongnya sebanyak tiga unit, salah satunya atas nama dirinya. Saat ini dua rumah lainnya yang telah selesai pengerjaannya itu telah ditempati warga. Dua rumah lainnya telah diserahkan kunci dan ditempati warga yang berhak. Sementara Camat Birem Bayeun Akramuddin, S.Sos ketika dikonfirmasi Waspada di ruang kerjanya sangat terkejut mendengar perihal itu sontak menghubungi langsung melalui selularnya Geuchik Gampong Birem Bayeun Abdullah Syam segera hadir ke ruang kerjanya menjelaskan duduk persoalannya. Abdullah Syam membantah pihaknya melakukan permintaan sejumlah uang pada warga penerima bantuan rumah duafa. “Itu fitnah, matilah saya jika melakukan perbuatan tercela itu,” ujarnya. Ditegaskannya, saat ini tiga unit rumah bantuan bagi duafa itu telah selesai pengerjaannya oleh pihak pelaksana, tetapi belum dilakukan serahterima antara pihak pelaksana dan pemerintahan gampong. “Jika proses serah

terima telah dilakukan, sekarang juga rumah ini diserahkan kepada yang berhak, semuanyakan ada mekanismenya,” ujarnya. Seperti diketahui Kecamatan Birem Bayeun tahun 2009 mendapat bantuan rumah duafa sejumlah 15 unit. Rincinya Gampong Bayeun/ Alue Ietam, Paya Plawi, Birem Rayeuk masing-masing tiga unit. Sementara Gampong Aramiyah, Alue Gadeng Kebun dan Paya Bili I masingmasing satu unit. Sedangkan Gampong Keudee Birem mendapat jatah dua unit. Diminta Tak Tertipu Calo Keberadaan berbagai bantuan seperti pembangunan rumah bagi warga tidak mampu yang dananya bersumber dari pemerintah provinsi, ternyata dimanfaatkan lain para oknum calo yang disinyalir mulai bergentayangan di tengah masyarakat perkampungan. Warga Birem Bayeun dihimbau tidak terjebak dan menjadi korban oknum para calo di mana menjanjikan mampu memberikan rumah bantuan, demikian Camat Birem Bayeun Akramuddin, S.Sos pada Waspada, Selasa (26/1) di ruang kerjanya. Diakui pihak kecamatan, banyak menerima informasi terhadap oknum calo tersebut. Korban adalah cenderung warga miskin serta berpendidikan rendah. Modusnya, melakukan pemotretan sejumlah rumah warga miskin dan mengaku dari organisasi LSM. Setelah itu meminta sejumlah uang pada warga yang dipotret rumahnya dengan iming bahwa warga akan menerima bantuan pembangunan rumah yang mereka urus ke provinsi (Banda Aceh). “Saya minta kepada warga jika mendapati praktek demikian di tengah masyarakat, segera lapor ke pihak kecamatan agar diketahui identitas mereka,” ujarnya. Dipaparkannya, pemerintah baik itu pusat, provinsi serta pemerintahan kabupaten dalam menyalurkan berbagai program bantuan kepada masyarakat apalagi ditingkat kecamatan dipastikan melalui pihak kecamatan dan meneruskan informasi ke pemerintahan tingkat gampong yaitu melalui geuchik dan perangkatnya.(b22)

Sales Tipu Pedagang Dengan Potongan Karton LANGSA (Waspada): Firmansyah, 47, penduduk Desa Mabar, Kecamatan Medan Deli, Provinsi Sumatra Utara terpaksa harus berurusan dengan polisi di Kota Langsa. Pasalnya, karena yang bersangkutan diduga melakukan penipuan dengan menjual rokok kepada pedagang, tapi isinya potongan kertas karton. Kapolres Langsa AKBP Drs. Yosi Muhamartha melalui Kasat Reskrim AKP Galih Indragiri, SIK kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (26/1) mengatakan, tersangka ditangkap setelah pihaknya menerima pengaduan Rusdi, salah seorang korban yang telah berhasil diperdaya tersangka, pemilik UD. Berkat Jaya di Blok C kawasan Pasar Kota Langsa. Penipuan yang dilakukan tersangka Kamis (21/1) lalu, sekira pukul 16.00 WIB, yang bersangkutan mendatangi tempat usaha milik korban dengan cara mengenakan baju berwarna putih serta mengaku sales dari perusahaan rokok PT. Sampoerna dan menawarkan korban rokok perusahaan tersebut. Karena harga yang ditawarkannya agak murah, korban tergiur dan langsung membelinya dengan cara cash (tunai). Saat transaksi, tersangka seperti grogi dan bersikap terburuburu meninggalkan tempat Rusdi. Sikap ini

membuat Rusdi curiga, sehingga dia memeriksa isi bungkusan. Ternyata ketika dibuka, kotak itu bukan berisi bungkusan rokok, melainkan potongan kertas karton. Menurut Kapolres, setelah korban sadar dirinya telah tertipu lalu dia membuat laporan ke polisi. Berdasarkan laporan itu, tambah Kapolres, dia langsung menugaskan sejumlah anggotanya untuk melacak keberadaan tersangka. Saat itu tersangka sudah meninggalkan Kota Langsa menuju Medan dengan menggunakan mobil Cenia Silver BK 1266 JH. Tersangka dan aparat sempat kejar-kejaran, tapi tiba di kawasan Tualang Cut, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, mobil tersangka berhasil dihentikan. Dengan gerak cepat tersangka langsung diringkus tanpa adanya perlawanan, dan bersama dengan sejumlah barang bukti dianya diboyong ke Mapolres Langsa untuk diperiksa. Petugas berhasil mengamankan tiga dus besar berisikan puluhan slof kotak rokok jenis Dji Sam Soe dan Sampoerna Mild yang di dalamnya berisikan potongan kertas karton, serta uang tunai Rp2.575.000 hasil penjualannya.(b22)

Waspada/Tarmizi Ripan

RUMAH TERENDAM BANJIR: Buruknya sanitasi menyababkan sedikitnya Enam rumah warga Sianjo-anjo, Kec Gunung Meriah, Aceh Singkil terendam banjir setinggi pinggang dewasa, meski hujan deras mengguyur wilayah itu hanya sekira Tiga jam. Foto direkam, Selasa (26/1) sore.

Dua Guru Dipecat, Guru Poligami Turun Pangkat LANGSA (Waspada): Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur akan terus menerapkan disiplin bagi pegawai maupun gurunya yang bertugas dalam jajara instansi tersebut. Penerapan disiplin itu tanpa kecuali, siapapun orangnya harus menaati sebagai termaktub dalam Peraturan Pemerintahan (PP) nomor 30 tahun 1980 tentang disiplin pegawai negeri. Masalah disiplin ini, tidak ada tawar-menawar serta penerapannya tidak membedakan antara satu dengan yang lain. Pelaksanaan harus jalan karena masalah disiplin itu ketentuan yang harus dipatuhi. “Kalau tidak dilaksanakan resikonya sanksi,” tegas Sekretaris Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh Timur Syawaluddin, SH, MH di

Langsa, Rabu (27/1). Syawaluddin yang pernah menangani personal pegawai ketika bertugas di Kantor Badan Kepegawai Daerah (BKD) sebelum beralih ke Disdik, kepada Waspada kemarin mengatakan, masalah disiplin adalah masalah sikap yang mencerminkan watak pribadi seseorang. Karenanya, soal disiplin pegawai ini, lebih kepada sikap pribadi yang terpancar dalam tindak tanduknya dalam melaksanakan tugas. Sebagai PNS apalagi berstatus guru, masalah disiplin wajib dipatuhi dan dilaksanakan sebagai aturan yang berlaku. Kalau tidak, tentu ada resiko sanksi sebagai konsekuensi dari pelanggaran PP No 30. Sanksi inipun berjenjang mulai dari ringan, sedang dan berat. “Resiko dari pelanggaran itu harus menerima sanksi, tidak ada alternatif lain dari penerapan disiplin pegawai,” katanya. Menurut Syawal, selama bertugas sebagai Sekretaris Kantor Disdik Kabupaten Aceh

Timur, bersama pimpinannya H. Agussalim, SH, MH telah bertekad menempatkan masalah disiplin sebagai faktor utama yang harus ditaati pegawai dan guru dalam melaksanakan tugas. Penerapannya luwes dan tidak kaku asalkan tidak menyimpang dari ketentuan yang berlaku. Semuanya yang dilakukan meningkatkan kewibawaan PNS serta institusi secara keseluruhan. Selama bertugas di Disdik sekitar 1,5 tahun sampai awal Januari 2010 sudah memroses sejumlah guru/pegawai yang ditemukan melakukan beberapa pelanggaran disiplin pegawai negeri dan pelanggaran PP No 32 tahun 1979. Dari hasil tindakan indisipliner itu, seorang kepala SD dan seorang guru SMA terpaksa dipecat karena tidak melaksanakan tugas. Sedangkan seorang guru SMP yang diketahui melakukan poligami, telah diturunkan pangkatnya setingkat dari semula. Sementara dua PNS lain-

nya yang juga diketahui memiliki istri lebih dari satu orang, kini sudah diusulkan kepada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Aceh Timur untuk diproses. “Dua PNS yang berpoligami ini juga akan diberikan sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannya,” ujar Syawaluddin. Penerapan disiplin dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur, nampaknya tidak main-main. Selain telah memroses beberapa PNS guru yang ditemukan menyalahi aturan, juga kini sedang gencargencarnya sosialisasi masalah disiplin kepada unit-unit kerja di bawahnya. Dua UPT (Unit PelaksanaanTeknis)Disdik,Kecamatan Rantau Selamat dan Idi Rayeuk, sudah selesai dilaksanakan.Tinggal 5 UPT lagi yang akan dilaksanakan secara bertahap. Salah satu materi sosisalisasi, kata Syawal, soal pakaian seragam dinas dan setiap PNS harus memakainya pada setiap jam dinas. (b26)

55,6 Hektar Hutan Bener Meriah Dirambah REDELONG, Bener Meriah (Waspada): Hasil pengukuran Global Position System (GPS) yang dilakukan tim Dinas Kehutanan Kabupaten Bener Meriah, membuktikan hutan Pancar Jelobok, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah telah dirambah oleh pengusaha luar daerah mencapai 55,6 hektar lebih. Sementara Kapolres Bener Meriah AKBP Drs. Hari Apriyono akan memanggil sejumlah saksi, terkait perambahan itu. Bila terbukti, maka oknum perambah akan ditindak. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Kadishutbun) Kabupaten Bener Meriah, Ir Darussalam, Rabu (27/1) mengatakan, hasil pengkuran melalui GPS yang dilakukan tim Planologi Dishutbun setempat telah membuktikan hutan Pancar Jelobok, Kecamatan Pintu Rime Gayo telah dirambah pengusaha perkebunan sawit. Hasil GPS itu yakni, 04 derajat, 57 menit,

23,5 detik Lintang Utara (LU) sampai 04 derajat, 57 detik, 54,8 menit LU dan 96 derajat, 44 menit, 49,5 detik Bujur Timur (BT) sampai 96 derajat, 45 menit, 38,7 detik BT. ”Sesuai hasil pengukuran GPS, maka hutan itu telah dirambah seluas 55,6 hektar,” kata Ir Darussalam. Ditambahkan Darussalam, bila mengacu pada Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan dengan Nomor 170/ KPTS-II/2000 29 Juni 2000 Tentang Penunjukan Kawasan Hutan dan Perairan di wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), maka hutan tersebut berada di kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) dan harus mempunyai izin dari pemkab setempat. Hal itu ditambah lagi dengan Keputusan Gubernur Provinsi NAD Nomor : 06 tahun 2004 tentang Pedoman Perzinan Usaha Perkebunan. Bahkan, kata Darussalam, SK Gubernur NAD, pada pasal

6 ayat (a) ditegaskan, untuk izin usaha perkebunan pada lahan di atas 200 ha 20.000 ha dan luas 25 ha s/d 200 ha, apabila lahan tersebut terletak dalam dua wilayah kabupaten/kota, maka izin yang mengeluarkan adalah gubernur, tetapi bila dalam wilayah yang sama, maka yang mengeluarkan izin adalah bupati/ walikota yang bersangkutan. Dan untuk penggarapan budidaya perkebunan itu wajib memiliki usaha perkebunan. ”Bila mengacupadaperaturanitu,makapengusaha tersebut telah melanggar peraturan,” tegas Darussalam. Hal itu dikuatkan lagi dengan, Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26/Permentan/ OT.140/2/2007 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan pada Pasal 6 ayat (1) disebutkan, usaha budaya tanaman perkebunan yang luas lahannya 25 ha maupun lebih, maka wajib memilki izin. Tetapi pengusaha kepala sawit PT. Blang

Keutumba telah melanggar aturan yang telah ditentukan itu. Kapolres Bener Meriah, AKBP Drs. Hari Apriyono mengatakan, terkait perambahan hutan Pancar Jelobok, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, pihaknya akan memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Saksi yang akan dipanggil, pihak Dinas Kehutanan Bener Meriah dan Kabupaten Bireuen, Badan Pertanahan Nasional (BPN) dua kabupaten dan instansi lainnya yang terkait dengan masalah tersebut. Ditambahkan, setelah sejumlah saksi dimintai keterangannya dan bila terbukti melanggar peraturan, maka pihaknya akan menindak oknum yang bersangkutan sesuai peraturan yang berlaku. ”Kita telah memanggil Dinas Kehutanan Bener Meriah dan dalam waktu dekat kita akan panggil saksi lainnya, ”sebut Kapolres Bener Meriah itu.(cb04)

BLANGKEJEREN (Waspada): Gara-gara kepala dusun Desa Kuta Bukit berinisial JMDL membuat kekacauan, kelompok tani Pelita Desa terancam bubar. Pasalnya, anggota kelompok tani tersebut bukan warga yang ikut mengantar Geuchik Ramli, pada Pilkades tahun silam. Beberapa anggota kelompok tani mengatakan kekecewaannya terhadap prilaku JMDL. Mereka menilai, selaku perangkat desa JMDL seharusnya memapah, membina dan mendukung setiap masyarakat yang mau bekerja demi mencapai kemajuan. “Orang-orang yang tidak mendukungmu (Ramli) hendaknya dicoret dan diganti dari penerima dana PUAP 2010. Berikan dulu pada orang yang memilihmu sebagai tanda balas jasa,” kata anggota kelompok Pelita Desa, Selasa (26/1). Namun, sambung anggota kelompok lainnya, saat mereka mendatangi geuchik, bahkan dia membela ucapan JMDL dan menganggap ucapannya benar. “Kalau geuchik itu tetap berprinsip apa yang disampaikan kadus benar, kami berencana membubarkan kelompok tani ini,” tegasnya. Para kelompok tani berharap, agar program ini berjalan lancar hendaknya JMDl diturunkan dari jabatannya. Selaku pengayom masyarakat tidak selayaknya JMDL membisikkan hal yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat. Sementara Geuchik Kuta Bukit, Ramli yang dikonfirmasi melalui via telefon, membantah jika JMDL membisikkan hal itu seperti disampaikan anggota kelompok tani.“JMDL tidak pernah menyampaikan hal tersebut, tapi BPK desa pernah protes. Mengapa anggota dalam kelompok yang masuk itu sebagian satu keluarga,” kata Ramli.(cb01)

Lahan Pertanian Terus Berkurang LANGSA (Waspada): Kendati Kota Langsa tidak memprioritaskan sektor pertanian sebagai penyumbang dana untuk pembangunan, namun semakin berkurangnya lahan pertanian di daerah ini menjadi perhatian serius sejumlah pihak. Hasil data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Langsa menunjukkan pengurangan areal lahan pertanian yang sangat signifikan . ”Coba kita lihat saat ini dari lima kecamatan di wilayah Kota Langsa, hanya satu kecamatan yang menjadi lumbung padi yakni Kecamatan LangsaTimur,” ujar Aan Syahputra, kepada Waspada, Selasa (26/1) staf bagian neraca wilayah BPS Kota Langsa. Berkurangnya lahan itu menurut Aan, akibat konversi lahan pertanian menjadi lahan komplek atau perumahan warga, seperti salah satu lahan pertanian yang sering berubah fungsi adalah lahan persawahan. Fenomena ini membuat prihatin Zuliansyah, pemerhati pembangunan di Langsa. Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tumpuan mata pencarian sebagian besar warga Langsa. “Pertanian masih menjadi sektor penyerap tenaga kerja serta termasuk penyumbang PDBR terbesar, saat sektor lain belum mampu menggantikan posisi pertanian sebagai penyerap tenaga kerja, seharusnya pemerintah memperhatikan masalah ini,” katanya. Sementara data PDBR tahun 2009 masih menunjukkan sektor jasa sebagai penyumbang terbesar diikuti sektor perdagangan dan pertanian yang menjadi motor pengerak peningkatan pertumbuhan perekonomian di daerah ini. (b25)

Sukses LPI Kota, Targetkan Tuan Rumah Provinsi

Waspada/Ibnu Sa’dan

SALES GADUNGAN: Tersangka, sales rokok gadungan, di Mapolres Langsa bersama barang bukti puluhan slop rokok jenis Dji Sam Soe dan Samporna Mild berisikan kertas karton diperlihatkan Kasat Reskrim Polres Langsa AKP Galih Indragiri.

SUBULUSSALAM (Waspada): Setelah sukses menggelar Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Tingkat Kota Subulussalam, 11 – 26 Januari 2010 di Stadion Teladan Kec. Penanggalan, Subulussalam, pengurus LPI berharap bisa menjadi tuan rumah LPI Tingkat Provinsi Aceh yang diperkirakan bergulir, Maret mendatang. Harapan itu disampaikan H. Damhuri, SP, MM Ketua LPI dan Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Subulussalam, Rabu (27/1) kepada wartawan menanggapi kesuksesan pihaknya menggelar LPI perdana di sana. Disebutkan, dalam ajang LGI yang melibatkan delapan SLTA dan tujuh SLTP dengan 58

kali pertandingan, MTs Negeri Simpang Kiri tampil sebagai Juara I tingkat SLTP. Sedangkan Juara II, III dan IV masing-masing SMP 1 Rundeng, SMP 2 Simpang Kiri dan SMP 1 Penanggalan. Sedangkan untuk tingkat SLTA, SMA 1 Simpang Kiri tampil sebagai Juara I disusul SMA 1 Sultan Daulat, SMK 1 Simpang Kiri dan MAN Subulussalam, Penanggalan sebagai Juara II, III dan IV. Selain piala bergilirWalikota Subulussalam khusus kepada Juara I, para juara juga menerima piala tetap. Sementara untuk dana pembinaan, baik untuk tingkat SLTP maupun SLTA, untuk Juara I, II, III dan IV masingmasing menerima uang pembinaan sebesar Rp2,5 juta, Rp2

juta, Rp1,5 juta dan Rp1 juta. Dua siswa pencetak gol terbanyak dalam LPI itu, yakni Yuslizar untuk tingkat SLTP dan Etika tingkat SLTA. Lebih Baik Mengomentari seluruh laga tanding dalam LPI di sana, Damhuri menyatakan keyakinannya kalau persepakbolaan di daerah ini akan semakin membaik. Pasalnya, di samping bibit-bibit atlet sepakbola dinilai cukup banyak dan potensial, perhatian Pemda dan segenap masyarakat setempat terhadap cabang olahraga ini cukup tinggi. Bahkan melalui LPI pihaknya memprogramkan pemanduan bakat para atlet terkait sehingga ke depan minimal lahir

tim sepakbola junior, disusul tim sepakbola senior yang handal dari daerah ini sehingga mampu tampil di tingkat yang lebih tinggi. “Terhadap 36 siswa SLTA dan 36 SLTP akan kita lakukan pembinaan dalam menyiapkan tim sepakbola Kota Subulussalam,” urai Damhuri realisasi LPI dan memastikan pentingnya peran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Subulussalam dalam pemanduan dan pembinaan itu. Menjawab program pemanduan itu, Damhuri memastikan kalau pembangunan stadion mini di tiga kecamatan, yakni Penanggalan, Sultan Daulat dan Rundeng menjadi salah satu alternatif yang harus dila-

kukan. Sementara stadion berskala besar yang sudah direncanakan pembangunannya di Desa Pegayo Kec. Simpang Kiri, Subulussalam menjadi salah satu bukti besarnya perhatian Pemko Subulussalam. “Berbiaya sekira enam belas milyar dengan luas areal lima hektar akan kita bangun di Kota Subulussalam,” terang Damhuri menunjukkan gambar rencana Stadion Subulussalam. Namun menyoal besarnya anggaran yang dibutuhkan, pihaknya berencana meminta subsidi pemerintah pusat. “Dengan anggaran dana sebesar itu, tentu kita harus bekerja ekstra dan berharap adanya subsidi pemerintah,” tandas Damhuri. (b33)


Opini

24

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

Pentingkah Siaran Langsung Sidang DPR-RI Oleh Bachtiar Sonar Siregar, SE, MBA Sungguh mengherankan. Apa maksud terus ditayangkannya berulang-ulang sidang Pansus Century? Apakah kita akan jadi bangsa yang suka memelihara konflik?

TAJUK RENCANA

100 Hari Seharusnya Untuk 100 Tahun

H

ari ini, Kamis (28/1) genap sudah 100 hari kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono. Mudah-mudahan saja isu demo yang akan mengerahkan ribuan massa di mana saja tidak akan berakhir dengan anarkisme. Anarkisme suporter Surabaya Bondo Nekat, pasca pertandingan Persib melawan Persebaya di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung saja pekan lalu sudah menyisakan kerugian yang mendalam, dan itu seharusnya menjadi pelajaran penting bagi anak bangsa ini. Diakui atau tidak, perjalanan 100 hari kepemimpinan duet SBY-Boediono sudah cukup banyak tantangan dan tentangan. Persoalan pansus Bank Century di DPR RI yang masih bergulir tentunya banyak menjadi energi tersendiri bagi sebagian kalangan elitis. Pansus yang seharusnya mengungkapkan apa sesungguhnya terjadi dalam kasus kerugian keuangan negara, malah menjadi tontonan sinetron yang paling memuakkan dalam perjalanan kerja pansus. Perdebatan-perdebatan yang tidak perlu bahkan mengarah kepada perdebatan pribadi yang sebenarnya merugikan, termasuk juga soal perdebatan sukuisme yang sebenarnya tidak perlu, namun kemudian menjadi tontonan yang disaksikan sedemikian meluas. Jadi wajar kemudian kiranya ada nasabah Bank Century mengamuk kepada pansus karena sudah terlalu melubernya persoalan. Mungkin perlu kita menyimak pandangan Prof Syafi’i Maarif. Perpolitikan nasional yang dipertontonkan petinggi partai politik saat ini kian tereduksi menjadi sekadar perebutan kekuasaan. Visi dan kepentingan jangka pendek, serta sikap pragmatis untuk meraih kekuasaan, itu menandai politisi kita masih belum berjiwa negarawan. Sebaliknya, negarawan menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan. Moralitas tinggi yang dipunyai politisi berjiwa negarawan akan membuat dirinya tetap terhormat, baik saat menang maupun kalah. ‘’Saat ini kepentingan tertinggi elit politik adalah pemilu dan pilpres. Seharusnya belajar menjadi negarawan. Politik yang bermartabat dan bermoral bukanlah ajang rebutan dan permainan kekuasaan, tetapi Intisari selalu mengarah pada kepentingan bangsa’’. Pandangan ini adalah sebuah pandangan Seharusnya program sesungguhnya dari anak bangsa yang masih peduli dengan keadaan bangsanya. Itu 100 hari menjadi peletak seharusnya disadari oleh pemerintahan awal kebangkitan negara saat ini. Jangan ada hanya karena ada ini untuk 100 tahun atau kepentingan sesaat, lalu ada penumpang dalam gerbong koalisi kemudian mulailah lebih ke depan. terganggu sistematika yang seharusnya tidak perlu dipedulikan. Namun itulah kenyataan yang ada saat ini. Harus disadari sesegera mungkin, Indonesia adalah negara terkaya di dunia. Rahmat Allah Swt kepada negara ini seharusnya bisa menjadi wujud kesyukuran dengan mengelaborasinya dalam program yang baik dan menjadikan rakyat yang lebih sejahtera. Dalam tataran yang lebih panjang, adalah bagaimana makna dari program 100 pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II ini bisa menjadi sebuah tatanan dasar bagaimana kemudian negara ini memiliki program 100 tahun ke depan. Kita dahulu punya program yang dirancang secara baik dengan rencanarencana kerja yang tersusun rapi bahkan ditiru oleh banyak negara. Namun kini, semakin banyak orang pintar, kok malah tidak sejahtera negeri ini. Ada apa sebenarnya, apakah memang rasa kekurang syukuran menjadikan negeri ini belum sejahtera. Dikatakan juga tidak sejahtera juga tidak bisa begitu karena di jalan masih banyak kita melihat mobil mewah yang sebelumnya hanya ada disaksikan di televisi dalam berbagai film dari luar, kini setiap hari seliweran di tengah badan jalan yang masih saja bergelombang. Dikatakan tidak sejahtera, juga ada benarnya. Banyak masyarakat kita yang kemudian berebut zakat, berebut bantuan dan bahkan sempat ada bantuan langsung tunai yang diberikan pemerintah kepada rakyatnya yang jelas menunjukkan betapa negeri ini masih ada orang yang berada di bawah tingkat sejahtera. Oleh karena itu sudah saatnya para pengambil keputusan dan mereka yang merasa pintar dalam bidangnya dan kini menjadi bagian penting dari pengambil kebijakan di negara ini, sudah selayaknya memberikan perencanaan program yang baik dan sesuai dengan kemampuan dari pada sekedar bercuap-cuap yang tidak ada juntrungnya. Jadikanlah 100 hari menjadi landasan untuk kemudian kita bisa berpikir untuk masa depan dan bukan sekedar 100 tahun saja.****

Hubungi kami KANTOR PUSAT Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 4150858, Faks Redaksi: (061) 4510025, Faks Tata Usaha: (061) 4531010. E-mail Redaksi: redaksiwaspada@gmail.com KANTOR PERWAKILAN � Bumi Warta Jaya Jalan Kebon Sirih Timur Dalam No. 3 Jakarta 10340 Tel: (021) 31922216, Faks: (021) 3140817. � Jalan Ratu Syafiatuddin No. 21 C Banda Aceh 23122 Tel & Faks: (0651) 22385 � Jalan Iskandar Muda No. 65 Lhokseumawe Tel: (0645) 42109 � Jalan Sutami No. 30 Kisaran. Tel: (0623) 41412

Penerbit: PT Penerbitan Harian Waspada Komisaris Utama: Tribuana Said Direktur Utama: dr. Hj. Rayati Syafrin, MBA, MM SIUPP: 065/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/198 tanggal 25 Februari 1988 Anggota SPS No. 13/1947/02/A/2002 Percetakan: PT Prakarsa Abadi Press Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 6612681 Isi di luar tanggung jawab percetakan Harga iklan per mm kolom: BW Rp. 11.000,FC Rp. 30.000,Halaman depan BW Rp. 33.000,Halaman depan FC Rp. 90.000,Ukuran kolom: 40,5 mm

P

embelajaran politik seperti apa yang sebenarnya akan disampaikan kepada masyarakat sehingga demikian pentingnya tayangan langsung Pansus Century dan sidang politik lainnya? Bahkan sampai 24 jam penuh, seolah tidak ada lagi produktivitas bangsa ini kecuali nonton TV dengan segala gaya lelucon yang tidak lucu dan tidak ada aspek pencerdasan kecuali keterbukaan yang terkesan konyol. Kita bukan menonton substansi tetapi ego sektoral para anggota dewan untuk menunjukkann kekuasaan secara tidak cerdas. Apa yang kita lihat adalah tidak adanya etika, moral dalam persidangan baik sesama anggota Pansus yang saling melontarkan kata-kata yang tidak seharusnya atau pertanyaan bak perilaku penyidik tetapi bukan bahasa politisi. Melainkan adanya tekanan dalam pemeriksaan saksi, atau mungkin ada pesan sponsor? Marilah kita melakukan positioning dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara ini. Apapun posisi dan profesi, kita tetap bisa menghormati posisi orang lain walaupun dia tersangka atau terdakwa sekalipun. Apalagi hanya sekedar saksi. Apalagi dia mantan Wakil Presiden, Wakil Presiden aktif maupun menteri. Semua kita tahu bahwa saudara-saudara kita yang terpilih menjadi anggota dewan adalah para intelektual bangsa, yang sebenarnya mereka mengerti apa yang patut dikatakan dan apa yang tidak pantas dilakukan. Kalaupun ada di antara mereka yang secara kapasitas dan kemampuan belum layak sebagai anggota dewan tetapi bernasib baik dan masuk senayan, hal itu biasa-biasa saja terjadi. Dengan hilangnya trust masyarakat kepada anggota dewan dalam beberapa dekade ini sudah seharusnya ada suatu gerakan moral untuk membenahi diri. Sehingga apa yang diharapkan masyrakat akan suatu perubahan mendasar dari wakil rakyat di Senayan bisa terwujud tahap demi tahap. Tetapi kondisi inipun terasa sulit sekali karena Panitia Pansus Century dalam menghadapi saksi, masih tetap dengan gaya-gaya khas yaitu berHP ria pada saat tanya jawab berlangsung, ada juga yang tertidur, SMS dan

kursi-kursi kosong. Ini semua terlihat dan mungkin disengaja di close-up oleh kameramen. Bagaimana mungkin permasalahan bangsa ini bisa diselesaikan kalau para anggota legislatif yang mengawasi pemerintah malah mempertontonkan sikap tidak terpuji. Reformasi budaya kerja Ada baiknya masyarakat bangsa ini meninjai ulang budaya kerja yang demikian ngoyonya, seolah kita bisa sampai 26 jam sehari. Bagaimanapun kalau bangsa ini tidak memenej waktu secara baik, maka apapun yang kita kerjakan tidak akan produktiff. Kalau kita lihat cara kerja Pansus yang sidang secara marathon, tanpa memperhatikan kelelahan para saksi, ini tentu tidak adil. Para anggota dewan dari jam 10:00 sampai 23:00 bisa bergantian bahkan keluar masuk ruang sidang. Nah, bagaimanan dengan para saksi? Ini sungguh tidak adil, mereka bukan terdakwa sebagai pesakitan. Apakah kita menyadari kondisi ini? Kenapa kita semua memaksakan diri dengan budaya kerja ngoyo? Kenapa kita tidak konsisten saja pada jam kerja 08:00 sampai 12:00 dan jam 13:30 sampai 17:00? Kenapa harus kita paksakan sampai malam hari? Semua manusia memiliki keterbatasan kemampuan, kalau dipaksakan tentu bisa tetapi tidak akan mencapai sasaran karena yang bertanya sudah lelah apalagi yang ditanya. Apa yang kita peroleh dalam kondisi seperti ini kecuali asal tanya dan asal jawab. Apakah ini yang kita kehendaki? Jadi kalau sering terjadi debat kasar, itu semua dampak rasa jenuh dan kelelahan yang mengundang emosi. Mekanisme kerja lembaga/departemen harus kita reformasi, masih ada hari kerja berikutnya, dunia tidak mau kiamat, apa yang kita kejar. Jadi kalau kita ingin menjadi bangsa yang mampu produktif dan sekaligus kompetitif, maka sekali lagi kita harus mampu memenej waktu agar budaya kerja kita efektif dan produktif. Budaya yang permisif selama ini di mana seoran bos yang boleh-boleh saja datang siang ke kantor karena toh nanti pulang jam 21:00. Ini gaya budaya yang keliru tetapi seolah-olah benar. Apa yang kita kerjakan merupakan

sistim, apabila pada jam kerja dimulai 08:00 semua tidak hadir ini tidak produktif, keterlambatan yang dibayar dengan lembur juga tidak produktif karena yang kerja itu individu bukan sistim. Kalau bangsa ini mau lebih efektif lagi kinerjanya maka budaya upacara jangan dilaksanakan pada jam kerja antara 08:00-15:00. Laksanakan jam 15:00 atau sesudahnya sehingga pelayanan masyarakat tidak terganggu. Tayangan langsung Tayangan langsung agenda persidangan, apalagi disiarkan seharian penuh tentu kurang mendidik masyarakat. Hampir seluruh instansi di departemen pemerintah/non pemerintah terganggu iklim kerja mereka karena siaran langsung TV. Bagaimanapun kondisi ini harus jadi pemikiran agar kita mendidik mayarakat untuk budaya kerja keras tapi terlalu santai. Apalagi materi penyiaran TV masih bersifat tanya jawab yang bisa multi tafsir, dapat membangun opini tidak sehat. Bagaimana bisa masyarakat begitu emosi kepada Pak Budiono dan Ibu Sri Mulyani, sampai-sampai poster keduanya dibakar para demonstran dan ini ditayangkan TV. Pembelajaran politik apa ini? Tentu kita tidak bisa menjamin apakah Pak Budiono dan Ibu Sri Mulyani dalam posisi benar, tetapi sementara ini mereka belum terbukti bersalah dan ini harus dihormati. Biarlah mekanisme Pansus Century ini berjalan apa adanya tanpa harus ada statemen dari anggota Pansus. Jangan Pansus memberi opini di masyarakat Pansus harus hemat bicara agar tidak terjadi kegamangan mayarakat. Produk Pansus itu baru memiliki nilai politik atau konsekuensi Hukum setelah melalui hasil pleno DPR-RI. Maka untuk tidak mengandung pro dan kontra di masyarakat, untuk hal-hal yang belum bersifat final, sebaiknya sidang pemeriksaan saksi yang berpotensi konflik kepentingan tidak perlu ditayangkan langsung. Kalaupun ada berita tunda, harus pada materi yang mendidik jangan sampai kisruh Ruhut-Gayuus terus ditayangkan ulang sementara mereka sendiri sudah berdamai. Tentu sungguh mengherankan apa maksud dan tujuan terus ditayangkannya berulang-ulang, apakah kita akan jadi bangsa yang suka memelihara konflik. Kondisi kebhinekaan bangsa ini sudah sangat berpotensi untuk terjadinya konflik. Kalau masih juga konflik lain selalu dipertontonkan TV secara nasional, maka transparansi dan demokrasi yang kita bangga-kan akan menghantarkan kita sebagai bangsa yang kaya

konflik. Bangsa lain kaya dengan karya dan produktif. Koflik Pilkada di seluruh nusantara, konflik di masyarakat, demo yang anarkhis kalau semua ditayangkan secara nasional oleh TV maka akan terbangun suatu image dunia bahwa di Indonesia tiada hari tanpa kerusuhan. Maka untuk apa kebebasan kalau membuat masyarakat cemas? Pemberitaan dan pendidikan Mungkin ada di antara kelompok masyarakat kita yang keliru memaknai transparansi di era demokrasi yang kita cintai ini. Coba simak bagaimana pemberitaan infotainment yang vulgar menyampaikan perceraian artis. Ini tentu merupakan wilayah yang sangat pribadi dan tidak pantas diumbar. Tapi itulah faktanya dan mereka yang menyampaikan di TV pun dengan wajah ceria dan tidak ada ekspresi keprihatinan. Siapa yang kita salahkan dalam hal ini? Penting atau tidak, pemberitaan seperti ini apa hikmahnya bagi masyarakat dan berita seperti ini biasa tiga kali tayang dalam satu hari dan bisa seminggu penuh menghiasi TV. Kita harap stasiun TV tidak memberitakan berita yang tidak penting seperti perceraian. Sudah seharusnya pemerintah dan masyarakat bangsa ini meninjau kembali kebebasan terhadap transparansi khususnya dalam hal pemberitaan TV. Agar transparansi tetap memiliki nilai pendidikan. Sudah seharusnya berita kriminal sadis dan perilaku anarkhis tidak perlu ditayangkan secara nasional apalagi diulang-ulang. Cukup dengan pemberitaan sekilas lintas. Tayangan sadis seperti mutilasi, bunuh diri di mall dan tindakan sadis lainnya akan membuat kecemasan dan membentuk image bahwa negara ini tidak nyaman dan tidak menutup kemungkinan adanya keinginan meniru bagi mereka yang berpotensi melakukan kejahatan. Bagaimanapun pers akan sungguh mewarnai kehidupan masyarakat dan bangsa ini. Sehingga kita tidak boleh keliru dalam memaknai kebebasan dan transparansi, perlu ada filter tanpa membelenggu. Aspek kebidupan bermasyarakat gaya apapun yang akan kita implementsikan dalam kehidupan ini harus selalu melekat rasa tanggung jawab dan nasionalisme. Transparansi dan kebebasan akan menjadi liar dan tidak bermakna apabila tidak disertai rasa tanggung jawab dan nasionalisme yang kuat. Semoga kita berada dalam koridor yang benar dalam memaknai transparansi dan kebebasan informasi. Penulis adalah pemerhati masalah sosial

Mosi Tak Percaya Untuk Wakil Rakyat Oleh Arfanda Siregar

S

ebenarnya presiden SBY tidak perlu takut akan dimakzulkan atau dimosi tak percaya oleh DPR. Bukan saja jalan menuju pemakzulan penuh lubang dan berliku. Terlebih lagi di negeri yang tidak sehat seperti ini selalu ada peluang memukul balik para lawan politik. Tingkah laku sebagian anggota DPR yang bersikukuh merahasiakan kekayaannya. Tidak peduli himbauan KPK agar segera menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) juga tidak kalah seramnya dengan tuduhan anggota DPR kepada SBY dan menterinya yang tertuduh sebagai“otak” dalam skandal Bank Century. Maling teriak maling Konon dari 550 orang anggota DPR, baru 229 orang yang patuh menyerahkan LHKPN. Padahal, tenggat penyerahan pada 1 Desember (Jawa Pos, 25/01). Kondisi ini sedikit lebih baik ketimbang anggota DPR periode 2004-2009 yang mayoritas merahasiakankekayaanmencapai77,09%. Toh, angka-angka tersebut menggambarkan betapa masih jauhnya sosok wakil rakyat yang antikorupsi di negeri ini. Ironisnya,gayawakilrakyatyangtergabung dalam Pansus Hak Angket Bank Century kepada para menteri dan saksi lain yang dipanggil sungguh luar biasa: bak pahlawan antikorupsi melawan koruptor kelas kakap. Kata-kata dan ceceran pertanyaan kepada para saksi yang ditenggarai terlibat sangat pedas dan memojokkan. Seakan para saksi telah terbukti dengan sengaja menyelewengkan uang rakyat. Padahalmembandingkanwakilrakyat dengan para menteri seperti jauh panggang dari api. Bukan saja secara kualitas para menteri pemerintah SBY lebih baik, juga dalam hal kepatuhan menteri dalam melaporkan kekayaan ke KPK pun jauh lebih tinggi dibanding anggota DPR. Menurut data KPK, seluruh menteri di KIB II sudah 100% melaporkan kekayaannya, sebuah sikap yang belum pernah terjadi padawakilrakyatsejakzamanorbasampai sekarang. Ini sama dengan pepatah maling berteriak maling. Di media pun kita mendengartimPansusgarangsekali“melempari”

eksekutif dan pembantunya dengan tuduhan skandal penggerogotan uang negaraatasnamastabilisasikrisisekonomi, namun pada saat bersamaan, sesungguhnya budaya korupsi wakil rakyat lebih parah. Tidak melaporkan kekayaan adalah korupsi Dasarhukumnyamelaporkankekayaan negara bagi pejabat negara sudah ada sejak zaman orba, yakni Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 52Tahun 1970 tentangPendaftaranKekayaanPribadiPejabat Negara dan Keppres No 52/ 1971 tentang Laporan Pejabat Negara mengenai Kewajiban Membayar Pajak Pribadi. Namun seperti biasa, peraturan tinggal peraturan, tidak digubris, hanya dijadikan pajangan. Selama orba laporan kekayaan pejabat disimpan di laci dan sama sekali tak bisa diakses oleh publik. Lalu pada era reformasi lahirTap MPR No XI/MPR/ 1998,Tap MPR No IV/MPR/ 1999, dan Undang-Undang (UU) No 28/ 1999. Secara tegas diperintahkan perlunya penyelenggara negara dibersihkan dari praktik KKN dan memeriksa kekayaan penyelenggara sebelum atau setelah menjabat. Itulah perintah MPR yang dalam UUD 1945 dan perubahannya tidak lagi ditempatkan sebagai lembaga tertinggi negara dan bukan lagi sebagai pemegang kedaulatan rakyat. Memang sudah ada korban gara-gara konstitusi itu. Paling tidak, sudah ada pejabatnegarayangterbuktikorupsiakhirnya menginap di bilik terali besi. Tapi, khusus kasus yang berkaitan dengan transparansi kekayaan belum pernah memakan korban. Sampai sekarang, pejabat negara aman-amansajakalauterlambatatautidak melaporkan kekayaannya secara utuh. Konstitusi itu hanya garang di kertas, tidak pada praktek. Padahal kewajiban melaporkan kekayaan bagi penyelenggara negara itu bukan hanya khas Indonesia. Di Amerika Serikat, baik eksekutif, yudikatif, maupun legislatif wajib melaporkan kekayaannya kepada United States Office of Government Ethics (OGE). Bahkan, setiap pemberian sebesar 250 dollar AS, menurut Deputi Direktur BidangHubunganPemerintahandanPro-

yek Khusus Jane S Ley, harus dilaporkan kepada OGE di setiap cabang kekuasaan. Walaupun daftar kekayaan pejabat itu tak diumumkan, setiap orang dapat memperoleh salinannya. (Kompas, 10 November 2001) Berbahaya Tentu sangat berbahaya membiarkan kelakuan wakil rakyat yang tidak pernah berubah sepanjang periode. Ini bukan saja sebagai gambaran rendahnya moral dan etika para wakil rakyat. Juga dari segi kepatutan, sesungguhnya wakil rakyat tidak patut memeriksa, mengawasi, terlebih menuduh eksekutif terlibat tindak korupsi, seperti yang dilakukan oleh tim pansus hak angket century. Bagaimana mungkin, lembaga bermasalah memeriksa lembaga yang juga bermasalah? Roberto Mangabeira Unger, dalam buku Law In Modern Society, Toward A Criticism of Social Theory, bertutur tentang tentangautonomouslawatauhukumyang otonom. Hukum otonom maksudnya hukum berlaku tanpa pandang bulu, baik bagi pihak yang membuat hukum, maupun bagi pihak yang harus melaksanakan hukum itu. Unger hendak menjelaskan, baik DPR maupun MPR yang memproduksibanyakKetetapanMPRdanundangundang (UU) harus lebih dalu tunduk dan wajib mengikuti perintah UU atau Tap MPR itu. Jauh sebelum itu Nabi Muhammad SAW pun pernah mengatakan akan memotong tangan anaknya Fatimah kalau terbukti mencuri. Beliau tidak pandang bulu menetapkan hukum. Sejarah kerajaan di Indonesia juga bertutur bahwa Ratu Sima dari Kerajaan Syailendra di Jawa tahun 674 menerapkan hukum tanpa pandang bulu. Keadilan dan konsitensinya menegakkan hukum membuatkerajaantetanggainginmenguji.Lalu, diutuslah hulubalang dari kerajaan itu menebarkan pundit-pundi emas ke jalanjalan di Kerajaan Syailendra. Selama tiga tahun pundi-pundi itu tidak terusik, bahkantakterinjak,dantakseorangpunrakyat Ratu Sima tertarik menguntil benda berharga itu. Namun celakanya, suatu saat malah putera mahkota yang tidak sengaja menginjak pundi-pundi emas hingga membuat RatuSimamurkadanmengancamdengan hukumanmatikepadaputerakesayangannya. Para menteri menghadap Ratu dan memintakanpengampunan.NamunRatu

tegar, dan memerintahkan kaki anaknya dipotong karena secara fisik menyentuh pundiemas.Ceritasejarahyangsudahmelegenda itu membuktikan negara kita pun sudahmenggunakankonsephukumyang otonom. GambaranRatuSimainitentunyajuga bisa diberlakukan kepada anggota MPR/ DPR sebagai individu maupun lembaga. Wakil rakyat yang telah secara jelas-jelas melecehkanaturanyangdibuatnyasendiri seharusnya tidak punya otoritas moral lagi sebagaigardadepanpemberantasanKKN, sekaligus menyelidiki keterlibatan eksekutif. Malah sebaliknya, sebagai law maker (pembuat hukum), DPR yang sejatinya mendapat mosi tidak percaya. Penulis adalah Pengamat Sospol

Pengumuman Redaksi menerima kiriman karya tulis Anda berupa artikel/opini, surat pembaca. Kirim ke alamat redaksi dengan tujuan ‘Redaktur Opini Waspada’ atau melalui email: opiniwaspada@yahoo. com. Panjang artikel 5.000-10.000 karakter dengan dilengkapi biodata penulis dan kartu pengenal (KTP). Naskah yang dikirim menjadi milik Waspada dan isi tulisan menjadi tanggungjawab penulis.

SUDUT BATUAH * Presiden candai Gubsu ‘Tenang aja Pak Syamsul’ - Tenang tapi menghanyutkan * Pejabat baru Pemko ditenggat dua bulan - Asal jangan kurang bulan, he...he...he * Pilkada Tanjungbalai terancam gagal - Ondak ke laut, angin pun koncang!

oel

D Wak

WASPADA

Dewan Redaksi: H. Prabudi Said, H. Teruna Jasa Said, H. Azwir Thahir, H. Sofyan Harahap, H. Akmal Ali Zaini, H. Muhammad Joni, Edward Thahir, M. Zeini Zen, Hendra DS. Redaktur Berita: H. Akmal Ali Zaini. Redaktur Kota: Edward Thahir. Redaktur Sumatera Utara: M. Zeini Zen. Redaktur Aceh: Rizaldi Anwar. Redaktur Luar Negeri: H. Muhammad Joni. Redaktur Nusantara & Features: Gito Agus Pramono. Redaktur Opini: H. Sofyan Harahap. Redaktur Ekonomi: Armin Rahmansyah Nasution. Redaktur Olahraga: Johnny Ramadhan Silalahi. Redaktur Minggu/Humas: Hendra DS, Redaktur Agama: H. Syarifuddin Elhayat. Asisten Redaktur: Rudi Faliskan (Berita) Zulkifli Harahap, Muhammad Thariq (Kota Medan), Feirizal Purba (Sumatera Utara), T. Donny Paridi (Aceh), Syafriwani Harahap (Luar Negeri), Setia Budi Siregar (Olahraga), Hj. Hoyriah Siregar (Ekonomi), T. Junaidi (Hiburan), Hj. Erma Sujianti Tarigan (Agama), Hj. Neneng Khairiah Zein (Remaja), Austin Antariksa (Kreasi), Armansyah Thahir (Otomotif), Anum Purba (Wanita), Hj. Ayu Kesumaningtyas (Kesehatan), Denny Adil (Pelangi). Sekretaris Redaksi: Hj. Hartati Zein. Iklan: Hj. Hilda Mulina, Rumondang Siagian (Medan), Lulu (Jakarta). Pemasaran: Andi L. Said (Medan), H. Subagio PN (Sumut), S. Manik (NAD). Wartawan Kota Medan (Umum): H. Erwan Effendi, Muhammad Thariq, Zulkifli Harahap, David Swayana, Amir Syarifuddin, Ismanto Ismail, Rudi Arman, Feirizal Purba, Zulkifli Darwis, H. Abdullah Dadeh, H. Suyono, Ayu Kesumaningtyas, M. Ferdinan Sembiring, M. Edison Ginting, Surya Effendi, Anum Purba, Sahrizal, Sulaiman Hamzah, Sugiarto, Hasanul Hidayat, Aidi Yursal, Rustam Effendi. Wartawan Kota Medan (bidang khusus): H. Syahputra MS, Setia Budi Siregar, Austin Antariksa, Dedi Riono (Olahraga), Muhammad Faisal, Hang Tuah Jasa Said (Foto), Armansyah Thahir (Otomotif), Dedi Sahputra (Penugasan Khusus). Dedek Juliadi, Zulfan Efendi, Tetty Rosiana, Handaya Wirayuga (Koran Masuk Sekolah/KMS). Wartawan Jakarta: Hermanto, H. Ramadhan Usman, Hasriwal AS, Nurhilal, Edi Supardi Emon, Agus Sumariyadi, Dian W, Aji K. Wartawan Sumatera Utara: H. Riswan Rika, Nazelian Tanjung (Binjai), H.M. Husni Siregar, Hotma Darwis Pasaribu (Deli Serdang), Eddi Gultom (Serdang Bedagai), H. Ibnu Kasir, Abdul Hakim (Stabat), Chairil Rusli, Asri Rais (Pangkalan Brandan), Dickson Pelawi (Berastagi), Muhammad Idris, Abdul Khalik (Tebing Tinggi), Mulia Siregar, Edoard Sinaga (Pematang Siantar), Ali Bey, Hasuna Damanik, Balas Sirait (Simalungun), Helmy Hasibuan, Agus Diansyah Hasibuan, Sahril, Iwan Hasibuan (Batubara), H. Abu Bakar Nasution, Nurkarim Nehe, Bustami Chie Pit (Asahan), Rahmad Fansur Siregar (Tanjung Balai), Indra Muheri Simatupang (Aek Kanopan), H. Nazran Nazier, Armansyah Abdi, Neirul Nizam, Budi Surya Hasibuan (Rantau Prapat), Hasanuddin (Kota Pinang) Edison Samosir (Pangururan), Jimmy Sitinjak (Balige), Natar Manalu (Sidikalang), Arlius Tumanggor (Pakpak Bharat)Parlindungan Hutasoit, Marolop Panggabean (Tarutung), Zulfan Nasution, Alam Satriwal Tanjung (Sibolga/Tapanuli Tengah), H. Syarifuddin Nasution, Mohot Lubis, Sukri Falah Harahap, Balyan Kadir Nasution (Padang Sidimpuan), Idaham Butarbutar (Gunung Tua), Iskandar Hasibuan, Munir Lubis (Panyabungan), Bothaniman Jaya Telaumbanua (Gunung Sitoli). Wartawan Aceh: H. Adnan NS, Aldin Nainggolan, Muhammad Zairin, Munawardi Ismail, Zafrullah, T. Mansursyah, T. Ardiansyah (Banda Aceh), Iskandarsyah (Aceh Besar), Maimun (Lhoksukon) Bustami Saleh, M. Jakfar Ahmad, Jamali Sulaiman, Arafat Nur, M. Nasir Age, Fakhrurazi Araly, Zainal Abidin (Lhokseumawe), Muhammad Hanafiah (Kuala Simpang), H. Syahrul Karim, H. Ibnu Sa’dan, Agusni AH, H. Samsuar (Langsa), Amiruddin (Idi), HAR Djuli, Zainuddin Abdullah (Bireuen), Bahtiar Gayo (Takengon), Muhammad Riza, H. Rusli Ismail (Sigli), T. Zakaria Al-Bahri (Sabang), Khairul Boang Manalu (Subulussalam), Rusli Idham (Meulaboh), Jaka Rasyid (Blang Pidie), Zamzamy Surya (Tapak Tuan), Ali Amran, Mahadi Pinem (Kutacane), Bustanuddin , Wintoni (Blangkejeren), Khairul Akhyar (Bener Meriah), Tarmizi Ripan, Mansurdin (Singkil), Rahmad (Sinabang).

� Semua wartawan Waspada dilengkapi dengan kartu pers. Jangan layani dan segera laporkan ke pihak berwajib atau ke Sekretaris Redaksi bila ada oknum yang mengaku wartawan Waspada tetapi tidak bisa menunjukkan kartu pers yang sah, ditandatangani Pemimpin Redaksi �


Opini

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

Apresiasi Pada DPRD Tg.Balai Dalam kesempatan dan ruang publik Waspada ini, kami warga masyarakat Kelurahan Pematang Pasir Kota Tanjungbalai Provinsi Sumatera Utara, menyampaikan ucapan dan harapan sebagai berikut: 1. Mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan dan pengukuhan bapak Eka Hadi Sucipto, sebagai ketua DPRD Kota Tanjungbalai Masa Bhakti: 2009-2014, dengan harapan semoga mampu mengemban plus menyalurkan aspirasi dan amanah rakyat Kota Tanjungbalai menuju masyarakat madani yang modern, religius dan berbudaya. 2. Terlepas dari segala kontroversi atau silang opini yang ada dan tumbuh berkembang di masyarakat, sebagai benih dari corak kehidupan demokrasi dan kebebasan ber-ekspresi. Kami menaruh dan menitip harapan besar bahwa dibawah kepemimpinan Bapak Eka Hadi Sucipto, Lembaga DPRD Kota Tanjungbalai bakal mampu menjadi rumah yang ramah bagi rakyat. Menjadi wahana dan basic perjuangan hati nurani rakyat, penyambung lidah rakyat, untuk demokrasi dan persatuan melakukan karya nyata menuju kebangkitan serta keadilan yang sejahtera. 3. Mengucapkan terimakasih kepada bapak dan ibu anggota DPRD Tanjungbalai, yang telah menunjukkan sikap peka dan peduli atas jeritan hati masyarakat Kelurahan Pematang Pasir yang ter-zalimi dan ter-bodohi dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam pembangunan sarana dan prasarana rakyat lewat Proyek NUSSP di Kelurahan Pematang Pasir. Kunjungan dan inspeksi Bapak dan Ibu Anggota Dewan yang terhormat, dari berbagai lintas partai politik, seperti dari Partai Hanura, Partai Golkar, Partai Demokrat, PDIP, PKB, PPP dan PKS dikelurahan Pematang Pasir, guna melihat langsung hasil dan buah karya Proyek NUSSP tersebut kami ucapkan terima kasih. Tentunya bapak dan ibu telah melihat secara langsung betapa Dana Milyaran Rupiah dari uang negara, hanya membuahkan hasil bangunan porak-poranda. 4. Kami mengharapkan dan meminta kepada DPRD Tanjungbalai, terutama kepada bapak ketua DPRD yang baru, agar menindaklanjuti kasus dugaan korupsi proyek NUSSP tersebut serta memberikan tekanan dan rekomendasi kepada aparat yang berwenang supaya kasus ini diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. 5. Menyampaikan pada DPRD Tanjungbalai, bahwa kasus ini telah mulai kemasukan angin, artinya telah ada upaya kolusi dan konspirasi jahat yang dijalin secara tehnis dan sistematis untuk mengaburkan bahkan menguburkan kasus ini. Salah satu upaya yang dilakukan oleh oknum pengelola dan penanggungjawab proyek yang juga selaku ketua LPM, adalah dengan menambal sulam beberapa bagian fisik bangunan yang hancur dan hal ini dilakukan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkatsingkatnya. Kemudian oknum ini melakukan “pendekatan” kepada beberapa LSM dan anggota dewan serta aparat hukum, dengan tujuan agar kasus ini di peti-es-kan. Karenanya kami mengharapkan kepada DPRD Tanjungbalai, agar tetap eksis dan istiqomah supaya kasus ini ditindak sesuai dengan hukum positif yang berlaku, bukan dengan hukum adat dan system bagi hasil ataupun bergaining dagang politik praktis. Demikian harapan ini kami sampaikan, semoga bapak ketua DPRD Tanjungbalai beserta seluruh anggota DPRD diberikan tuhan petunjuk dan kekuatan untuk tetap teguh memegang amanah dan sumpah dalam memikul tugas dan tanggungjawab kerakyatan. Masyarakat Kelurahan Pematang Pasir Kota Tanjungbalai

Dedi Sahputra

Foliopini

dedisahputra@yahoo.com

Poli-tron Ada dua tipikal orang dalam kecenderungannya mengetahui. Pertama tipikal orang yang mencoba “keras” untuk mengetahui dan sedapat mungkin mengelak untuk diketahui. Sebaliknya tipikal orang yang berusaha “keras” untuk diketahui tapi mengelak untuk mengetahui. Tipe pertama kalau lagi jatuh cinta, diam-diam dia akan mencari tahu tentang orang yang dicintai itu; siapa namanya, di mana rumahnya, siapa orang tuanya, siapa saja saudaranya, siapa saja temantemannya dan lain-lain. Dia akan menyimpan saja perasaan itu untuk waktu yang lama sampai dia merasa ”terpaksa” harus mengatakannya. Kalaupun ditolak, dia akan memilih menyimpan saja dokumen tentang doi. Kalau jatuh cinta tipe kedua, dia akan langsung mengatakannya: I love you full beibeh. Sebelum dia mengetahui apa-apa tentang ”si dia”. Langsung ”menyerang”, opensif tanpa tahu kekuatan lawan. Yang ini bisa sukses dengan cepat secepat dia kalah terpuruk. Orang seperti ini pasti tidak pernah membaca pesan bijak ahli strategi perang China, Sun Tzu 400 ratus tahun sebelum masehi lalu: ”Siapa yang mengenal dirinya dan mengenal lawannya, maka akan memenangkan seribu pertempuran. Siapa yang mengenal dirinya tapi tidak mengenal lawannya, ia membayar satu kekalahan pahit untuk setiap kemenangan yang ia rebut. Tapi siapa yang tidak mengenal dirinya dan lawannya maka dia akan kalah dalam semua pertempuran.” *** Di panggung politik sekarang muncul istilah poli-tron yang diplesetkan orang dari kata ”politik-sinetron”. Pansus kasus Century yang terus disiarkan langsung secara bersambung membuatnya gak banyak beda dengan sinetron. Ulasannya yang tak henti ditampilkan media membuatnya tak kalah menarik dari gosip infotainment. Sesekali coba simak acara itu. Perhatikan cara para anggota Pansus bertanya dan bagaimana jawaban orang yang ditanya. Endapkan sejenak dalam pikiran Anda, kemudian klasifikasikan mereka ke dalam dua tipe manusia berdasarkan kecenderungannya terhadap “mengetahui”. Kesampingkan dulu soal “duel” Ruhut Poltak Sitompul dengan Gayuus Lumbun, karena mereka ada pada “alam” yang lain. Pertanyaan yang menggebu-gebu, panjang dan lama, sering mentah serta merta ketika dijawab santai oleh“terdakwa”.

Padahal niatnya mau maju menjadi pahlawan bagi rakyat karena mengungkap aliran dana Century itu. Seolah tak mau kalah, para anggota Pansus seperti berlomba cari perhatian; biar diketahui orang dia sedang “berjuang” demi rakyat. Soal background information yang valid sudah tidak penting lagi. Jadi, kalau sudah dapat rekaman percakapan yang menyebut-nyebut nama Robert Tantular, langsung saja klaim itu suara dia dan sebarkan ke publik. Nanti kalau salah, bilang saja “ini-kan asumsi...” Sinetron juga begitu. Apa jadinya kalau tanpa konflik. Gak bakalan tinggi ratingnya. Kali ini masukkan setting adu mulut PoltakGayuus. Betapa serunya saling lemparsambut tanya-njawab diwarnai tensi yang tinggi tapi kemudian tertawa terkekehkekeh di antara mereka. Di belakang panggung tak kalah seru. Bagaimana sutradara mengatur jalannya ”permainan”, bagaimana lobi-lobi dilancarkan untuk menentukan hasil akhir sampai bagaimana para ”pemain” harus berakting. Besaran pencahayaan, banyak dan posisi kamera serta para figuran. Semuanya harus sudah tertata sebelum tayang. Jangan sampai ada ”bola liar”. *** Proses mengetahui kata Hamid Fahmy Zarkasi, seorang peneliti insist mengutip Imam Al-Ghazali; Ketika wujud individual difahami oleh akal kita, bentuk (surah) dari realitas individual tersebut tercetak dalam mata, lalu pada imaginasi kita dan kemudian menjadi wujud dalam pikiran kita. Ketika bentuk realitas atau wujud individual itu hadir dalam pikiran, ia menjadi ilmu, sebab obyek yang diketahui berhubungan dengan representasi dalam pikiran tersebut, persis seperti bayangan kita yang tercermin dalam kaca. Jadi proses mengetahui mengharuskan adanya tiga hal yaitu: obyek ilmu pengetahuan, penerima dan proses kognisinya yang melibatkan penginderaan. Ketika realitas atau wujud empiris ada dalam pikiran ia tetap bernama realitas. Nah.... sekarang pertanyaannya, bagaimana pengamatan Anda tentang para anggota Pansus Century. Apakah ada proses mengetahui dalam adegan yang disajikan? Saya sendiri tidak pasti. Saya lebih merasa pasti adanya sutradara yang mengatur jalannya permainan, ada pemain yang menjalankan berbagai peran; jadi anak muda atau jadi bandit.

25

UN Dan Kejujuran Nurani Oleh Mahruzar Efendi, SE Bukan rahasia lagi, agar nilai UN siswa tinggi, pihak sekolah sengaja membentuk tim sukses yang berperan memuluskan kelulusan siswanya. Malu rasanya mengungkapkan apa yang mereka lakukan

U

jian Nasional (UN) utama untuk jenjang SMA, SMALB, MA dan SMK akan digelar 22-24 Maret 2010. Khusus untuk SMK, ada pula UN utama Teori Kejuruan pada Februari 2010. Sedang untuk jenjang SMP, SMPLB, dan MTs UN utama dilaksanakan 29 Maret- 1 April 2010. Sementara UN susulan bagi yang berhalangan karena sakit dan sebagainya., dilaksanakan satu minggu setelah UN utama berlangsung. Ini berarti pelaksanaan UN hanya tinggal menunggu hari. Dibanding tahun sebelumnya UN tahun ini agak sedikit berbeda, terutama dari waktu pelaksanaannya yang lebih cepat hingga memerlukan persiapan yang lebih matang baik bagi siswa maupun pihak sekolah dan adanya kesempatan mengikuti UN ulangan. Bagi SMA, SMALB, MA dan SMK UN ulangan dilaksanakan minggu kedua Mei dan minggu ketiga untuk SMP, SMPLB serta MTs. Terbukanya kesempatan untuk mengikuti UN ulangan merupakan angin segar bagi siswa yang belum lulus karena tidak harus menunggu setahun lagi atau terpaksa mengikuti ujian paketan (paket B/C). Penentu kelulusan Dalam Prosedur Operasional Standar (POS) UN yang ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), kelulusan peserta didik (siswa) harus memenuhi empat kriteria. Pertama, menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Kedua, memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelejaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika/kesenian serta kelompok mata pelajaran kesehatan dan olahraga. Ketiga, lulus ujian sekolah (UAS), keempat, lulus ujian nasional(UN). Pada kriteria pertama berarti peserta didik telah mengikuti program pembelajaran mata pelajaran yang terdapat pada kurikulum. Pemenuhan persyaratan ini dapat dilihat pada kelengkapan laporan hasil belajar dirapor yang dimiliki peserta didik dari semester satu sampai akhir. Sedang penilaian pada kriteria kedua dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi serta penugasan untuk mengukur aspek kognitif maupun ekspresi psikomotorik dengan menggunakan beberapa indikator. Kriteria ketiga merupakan hasil kelulusan

ujian sekolah pada kelompok mata pelajaran yang tidak diujikan pada ujian nasional plus ujian praktik yang tidak dinilai melalui UN. Selanjutnya pada kriteria keempat peserta didik harus lulus Ujian Nasional yang memenuhi standar kelulusan UN seperti yang tertuang dalam Permendiknas Nomor : 75 Pasal 20 Tahun 2010 dan Keputusan Badan Standar Nasional Pendidikan(BSNP) Nomor: 0024/SK-POS/ BSNP/XII/2009. Peserta UN dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya. Khusus SMK nilai mata pelajaran Praktik Kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung rata-rata UN. Penentuan kelulusan melalui empat kriteria yang ditetapkan BSNP dan Permendiknas di atas, secara otomatis mengakomodir seluruh kompenen mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. Dengan demikian, meski nilai UN seorang siswa bagus bisa saja dinyatakan tidak lulus bila salah satu komponen yang diujikan belum memenuhi kriteria kelulusan. Singkat kata, nilai bagus pada UN tidak otomatis menjadikan siswa lulus jika kriteria lain seperti misalnya ujian sekolah (UAS) buruk. Karena itu, UN bukanlah satu-satunya penentuan kelulusan siswa. Nilai UN dan UAS yang dicontohkan di atas sama-sama merupakan penentu kelayakan lulus. Kendati begitu wajar dan sah-sah saja jika setiap sekolah menginginkan nilai UN siswanya setinggi mungkin. Tak lain karena nilai UN menyangkut citra sekolah di masyarakat. Di samping itu, nilai UN juga dapat digunakan sebagai alat pemetaan mutu satuan program pendidikan, seleksi masuk ke jenjang pendidikan selanjutnya, akreditasi satuan pendidikan serta pembinaan serta pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya peningkatan mutu. Masalahnya, apakah nilai UN yang tinggi diperoleh dengan kejujuran nurani? Tak dapat disangkal, banyak sekolah untuk memenuhi penentuan kelulusan UN mengupayakan aneka cara yang sungguh berseberangan dengan kejujuran hati nurani. Di kelas ketika belajar, siswa diajarkan untuk selalu berbuat jujur, tapi ketika berhadapan dengan UN banyak guru yang malah berbuat tidak jujur. Terlepas dari adanya kemungkinan

faktor keterpaksaan atau tekanan dari kepala sekolah tetap saja perlakuan ini merupakan pengingkaran kejujuran nurani. Berlebihan Dalam menghadapi UN yang diharapkan memberi keberhasilan dan sekaligus mendongkrak nama baik sekolah, banyak persiapan khusus yang dilakukan baik oleh siswa, guru maupun kepala sekolah yang jika dicermati terkesan berlebihan. Tak heran dalam hal ini, bimbingan belajar sebagai pendidikan luar sekolah turut menawarkan diri, memberi persiapan menghadapi UN lewat trik menjawab soal secara tepat, cepat dan jitu. Melakukan try out atau membuka kelas program belajar intensif yang tujuannya memperoleh nilai UN setinggi mungkin. Namun dibalik itu semua terselip aspek finansial yang besar untuk diraup. Siapapun tahu, mengikuti bimbingan belajar apalagi yang telah punya kelas dan nama tentu tidak ada yang gratis. Dengan demikian tanpa disadari, timbulah kesenjangan antara siswa yang mampu dengan siswa yang tidak mampu dalam mengakses program bimbingan belajar. Sebagai solusi mengatasi kesenjangan ini, pihak sekolah biasanya ikut memberi bimbingan belajar tambahan, khususnya pada mata pelajaran yang diujikan di UN selepas jam pelajaran sekolah. Bentuk pelajaran tambahan tersebut biasanya bersifat praktik atau latihan seperti membahas soal-soal ujian tahun lalu secara bersama-sama antara siswa dan guru. Di kegiatan ini tetap juga dibutuhkan biaya untuk guru yang memberikan pelajaran tambahan kendati tidak semahal dibimbingan pelajaran non formal. Celakanya malah kadang kepala sekolahpun tanpa malu-malu turut minta bagian. Hingga akhirnya kegiatan belajar tambahan merupakan ajang bisnis program tahunan untuk menambah kocek guru dan pihak sekolah. Ironis memang, tapi inilah realita faktual yang acap terlihat di kebanyakan sekolah setiap menjelang UN. Kalaulah proses pembelajaran di sekolah berjalan dengan baik dan efektif, tidak perlu sebenarnya ada persiapan khusus semisal mengikuti bimbingan belajar non formal atau kegiatan belajar tambahan di sekolah. Bukankah setiap guru mata pelajaran UN sudah dibekali dengan Standar Kompetensi Kelulusan(SKL). Di dalam SKL tersebut telah diterakan dengan jelas kemampuan yang diuji untuk setiap mata uji UN. Jadi dengan berpandu SKL, guru seharusnya dapat memprediksi soal-soal UN dan menyampaikan materi pelajaran yang kelak muncul ketika jam tatap muka di kelas. Dengan demikian melalui kelompok belajar siswa saja sudah cukup untuk

menghadapi UN. Tidak perlu melakukan persiapan yang berlebihan layaknya perang grilya dan pengeluaran biaya yang lumayan besar namun toh hasilnya mengecewakan. Ini terbukti dari banyak siswa yang mengikuti bimbingan belajar maupun belajar tambahan di sekolah tapi akhirnya tidak lulus juga. Kenapa? Karena di samping persiapan siswa dan guru bukan dari dini, guru mata palajaran UN tidak menguasai sepenuhnya untuk menyampaikan materi sesuai SKL. Singkat kata, proses pembelajaran di sekolah yang bersangkutan memang amburadul dari awalnya. Tim sukses Sekolah yang siswanya banyak gagal atau tidak lulus UN, jelas akan menanggung malu dan berimage jelek bagi perkembangannya di masa depan. Terutama bagi sekolah swasta yang sangat berkemungkinan dicap dengan lebel tak berkualitas. Boleh jadi pada tahun ajaran berikutnya sekolah ini akan kurang diminati hingga berakibat menyusutnya jumlah siswa. Padahal jumlah siswa merupakan nafas hidup sekolah tadi. Karena itu bukan menjadi rahasia, penyelenggara sekolah berusaha dengan segala cara agar nilai UN siswa di sekolahnya setinggi mungkin. Untuk itu pihak sekolah sengaja membentuk tim sukses yang berperan memuluskan kelulusan siswanya. Kadang ada pula kesepakatan antar sekolah di satu rayon untuk memberi kesempatan kepada tim sukses menjalankan aksinya ketika UN berlangsung. Pengawas ujian yang sudah diwantiwanti oleh sekolah yang mengirimnya seolah-olah tidak mengetahui aksi tim sukses tersebut. Apa yang dilakukan tim sukses tentunya sungguh berseberangan dengan kejujuran nurani. Malu rasanya mengungkapkan apa yang mereka lakukan tersebut pada tulisan ini. Beginikah cara menggapai nilai standar kelulusan UN? Entahlah, yang jelas selagi UN masih ada, praktik pengabaian kejujuran nurani pasti akan tetap berlangsung. Penutup Setiap sekolah yang sedang menghadapi UN tentu mengupayakan siswanya lulus dan meraih nilai memuaskan. Upaya demikian boleh-boleh saja dan layak untuk kita acungkan jempol. Apalagi nilai UN sangat berdampak pada nama baik sekolah dan penilaian masyarakat. Namun janganlah upaya tersebut dilumuri dengan cara-cara yang tidak mendidik dan membunuh kejujuran nurani. Apa artinya keseriusan pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan kalau ternyata dikotori dengan permainan curang dan ketidakjujuran.

Penulis adalah Dosen USBM P.Brandan, pemerhati masalah sosial-ekonomi

Televisi Tidak Mendukung Pendidikan Anak Oleh Drs. Anwar

P

endidikan anak tanpa tujuan membentuk watak itu sia-sia saja. Dapat dipastikan mereka akan tumbuh berkembang menjadi dewasa dengan sikap acuh tak acuh atau sinis terhadap segala macam nilai moral dan kesusilaan. Mereka akan menanggapi sepi segala macam norma yan berlaku di tengah-tengah masyarakat. Norma sosial, norma agama, norma hukum dan norma kesusilaan meskipun mereka mungkin menjadi orang yang berpredikat intelek. Seperti halnya yang terjadi pada pertelevisian kita saat ini. Televisi menjadi media paling populer di abad 21 yang mampu membuka cakrawala segenap lapisan masyarakat di seluruh dunia melalui visual broadcasting, khususnya bagi pembentukan watak dan pendidikan anak. Namun setelah beberapa tahun berjalan wajah pertelevisian kita mengubah wajahnya menjadi sangat menyeramkan. Siaran televisi mulai terjebak pada tayangan mistis, bahkan cenderung menonjolkan tindakan kekerasan yang menurut penulis sama sekali tidak mendidik. Keprihatinan guru dan orangtua tidak pernah pupus jika melihat tayangan TV yang kerap mempertontonkan adegan yang kurang etis dalam menyampaikan pesan. Misalnya pada sinetron yang menceritakan kehidupan anak sekolah di mana ada salah satu siswa membuat ulah yang bertujuan untuk mengerjai gurunya sehingga guru tersebut menjadi bahan tertawaan di kelas tersebut. Ada lagi yang membuat orang tua dan guru mengelus dada pada tayang sinetron anak sekolah. Ketika mereka pulang sekolah dan masih berpakaian seragam berpasang-pasangan boncengan dan pemeran wanitanya memeluk pinggang cowoknya layaknya suami istri. Bahkan ada yang berani dengan beradegan peluk ciuman di kelas. Hampir seluruh tayangan di atas diputar pada jam belajar sekitar pukul 19:00 sampai 22:00. Walhasil anak tidak belajar dan pekerjaan rumah (PR) yang diberikan

guru tidak selesai. Contoh di atas merupakan satu dari 100 tayangan yang merusak moral generasi bangsa demi mengeruk keuntungan para cukong pengelola TV. Sudah tentu akibat yang demikian tak dapat kita biarkan begitu saja. Sebab dengan membiarkannya berarti membuat semacam neraka kecil dalam pergaulan hidup. Seperti yang dilukiskan oleh filsuf Thomas Hobbes ‘Homo homini lupus’ manusia ibarat srigala saling terkam-menerkam sesamanya. Suasana pergaulan seperti ini tak boleh terjadi, kita harus menjaga diri daripadanya. Pada dasarnya, pembentukan watak yang dimulai sejak kecil/pada masa kanak-kanak ialah yang paling mudah dan tepat. Hal ini disebabkan karena adanya beberapa kemungkinan. Pertama, jiwa anak masih kosong, belum terisi dengan hal-hal yang baru. Kedua, kemauan mereka sedang berangkat tumbuh. Ketiga, keberanian bertindak belum mereka punyai. Keempat, mereka belum mempunyai keyakinan/kepercayaan pada diri sendiri dan Kelima, mereka belum dapat menginsafi akibat dari perbuatannya. Adanya kemungkinan-kemungkinan ini membuat pembentukan watak pada masa kanak-kanak lebih mudah. Tetapi oleh karena pembentukan watak lebih merupakan pembentukan ‘sikap mental’ daripada hanya sekadar pembentukan intelek, maka sudah seharusnya sumbernya diambil dari ajaran yang berakar dalam kepercayaannya yang paling dalam, yakni agama. Kita yakin bahwa ajaran agama mampu membentuk sikap mental yang positif, watak yang baik sejauh diberikan oleh pendidikan yang berpengetahuan luas. Adapun watak yang baik itu antara lain dapat dilukiskan dengan ciri-ciri seperti, memiliki kemauan kuat, memiliki keberanian bertindak, memiliki pendirian yang taguh, memiliki rasa patuh terhadap agamanya dan lain-lain. Mengenai cara atau usaha kita (para pendidik dalam membentuk watak itu dapat ditempuh dengan jalan, Pertama,

menumbuhkan pada anak didik rasa percaya pada dirinya sendiri. Inilah segi terpenting pada pembentukan watak. Seperti apa yang telah ditulis oleh penulis Horland Sharman, “percaya pada diri sendiri merupakan perasaan yang paling vital dan paling menolong pada diri seseorang. Khasiatnya persis seperti ragi, apabila dicampurkan ke dalam adonan tepung menyebabkan adonan itu mengembung dan terbentuk. Rasa percaya pada diri sendiri, kalau sudah meresap dan terpatri dalam jiwa, maka akan memberikan hidup dan vitalitas kepada rencana-rencana sukses. Ini merupakan besi berani dalam diri seseorang dan menolongnya menarik kepada hal-hal yang diinginkannya. Kedua, memberikan contoh-contoh. Terutama pada pendidiknya dituntut untuk berpribadi yang bertanggungjawab dan matang. Sehingga kepribadiannya yang matang dapat menarik hati anak didiknya mengikutinya. Hal ini sebetulnya tidak terlalu sulit, mengingat anak-anak memang gemar sekali kepada segala macam tiruan, meniru contoh yang baik ter-utama pada orang yang dikagumi (baca: idol). Pendidikan yang berpribadi kuat merupakan faktor terbentuknya watak anak yang baik. Pribadi yang baik itu sendiri telah merupakan modal ‘kekuatan yang maha dahsyat’ bagi anak didik untuk hormat dan taat pada pendidiknya. Di samping contoh-contoh dari pribadi pendidik, perlu juga pada anak didik dipupuk untuk mencintai orang yang berjasa. Ceritakan pada mereka tokohtokoh nasional maupun internasional dalam berbagai bidang. Bidang pendidikan, politik, ilmu pengetahuan, kemanusian dan lain sebagainya. Dengan begitu Insya Allah hati anak-anak tertarik kemudian ingin mengikuti jejak tokohtokoh yang telah berjasa itu. Ketiga, memberikan dorongan secara terus menerus pada anak didik agar berkeinginan kuat. Hendaknya dijelaskan pada mereka bahwa kemauan kuat artinya dapat menguasai (mengendalikan) hawa nafsunya, dapat mengarahkan segala perbuatan/kegiatannya menurut akal sehat. Sebab setiap perbuatan yang hanya didorong oleh hawa nafsu pasti

akan berakhir mencelakakannya. Dalam hal ini pendidik dapat memberikan gambaran yang sederhana tentang keinginan untuk makan dan minum. Jika keinginan itu diperturutkan pada kita, yakin terserangnya penyakit perut yang akan mengganggu kesehatan. Demikian pula hendaknya pendidikan bisa melatih pada anak didik agar supaya dapat mengatasi kesulitan-kesulitannya sendiri. Tidak boleh tanpa usaha yang maksimal, anak begitu saja menyerah kalah sambil menggerutu bahwa dia tidak bisa mengatasi kesulitan yang dihadapinya. Sebaliknya, lekatkan keyakinan dan sikap jiwanya bahwa mereka pasti dapat mengatasinya, pasti mereka mampu mengalahkannya. Tanamkanlah dalam jiwanya suatu keyakinan yang tak tergoyahkan, bahwa dengan kemauan yang kuat segalanya mungkin saja terjadi. Keempat, memupuk anak agar memiliki keberanian bertindak. Pembentukan watak tanpa unsur ini tidak mungkin, seperti tidak mungkinnya mendirikan bangunan tanpa adanya fondasi kokoh sebagai dasarnya. Hubungan keduanya amat erat sekali, seperti ikan dengan air, atau seperti nafas kita dengan kehidupan kita. Sebab watak yang baik selalu membuahkan ‘keberanian untuk bertindak’. Apakah keberanian bertindak itu berupa: mengubah pekerjaan yang tidak sesuai dengan bakatnya, mengikuti kuliah sambil kerja, mendirikan usaha, memulai pekerjaan yang belum pernah dikerjakan orang lain dan sebagainya. Bagaimana pun juga suatu hal yang pasti, keberanian bertindak selalu merupakan ciri yang menonjol dari dorang yang berwatak. Ciri ini tidak pernah kita jumpai pada mereka yang tidak berwatak. Sebab berbeda dengan orang yang berwatak, jiwa orang yang tergolong terakhir ini selalu diliputi oleh rasa cemas, beku, statis kehilangan vitalitas. Akhirnya, meskipun membentuk watak tidak mudah, tapi jika sekali terbentuk nilainya sama dengan pembangunan bangsa. Sebab watak yang baik selalu akan membawa bangsa yang baik pula. Penulis adalah guru dan Kepala SD Harapan 3


Agenda

26

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

Avatar Film Terlaris Sepanjang Masa

Avatar/ist

Film fiksi-ilmiah spektakular Avatar telah melampaui Titanic untuk menjadi film terlaris sepanjang masa, menurut distributor film 20th Century Fox, Selasa. Pendapatan total dari seluruh negara untuk film karya James Cameron itu mencapai 1,859 miliar dollar AS pada penjualan Senin, mengalahkan pendapatan total Titanic senilai 1,843 miliar dollar AS pada periode 1997-1998, kata Greg Brilliant, juru bicara bagi studio News Corp. Data itu tidak disesuaikan dengan inflasi yang terjadi.

Avatar memecahkan rekor Titanic tampaknya bagai tidak terpecahkan dalam enam pekan lebih sedikit, dan menobatkan Cameron sebagai sutradara luar biasa karena menyutradarai dua buah film terbesar sepanjang jaman. Avatar telah menjadi box office di Amerika Utara selama enam pekan berturut-turut. Avatar juga memimpin di Perancis, China, Jerman dan Russia. Film aksi-petualangan itu dibintangi Sigourney Weaver dan berkisah tentang mantan marinir cacat dikirim Bumi untuk menyusup ke dalam kelom-

pok alien bertubuh biru setinggi 10 kaki dan membujuk mereka agar mengijinkan majikannya menambang kekayaan alam tempat tinggal mereka. Perlu waktu lima tahun untuk menyelesaikan film tersebut yang dilaporkan sebagai salah satu film termahal dengan dana sedikitnya 300 juta dollar AS. Avatar telah banyak dijagokan para pengamat dan pendukung untuk meraih penghargaan Golden Globe pekan lalu, dan diperkirakan memperoleh nominasi Oscar bulan depan.(ant/rtr)

Pangeran Fakhry Versus Manohara Nino Fernandez Pernyataan pers seputar kisruh rumah tangga menerpa pangeran Fakhry dengan istrinya Manohara disiarkan pada 15 Juni 2009 bukanlah fitnah. Pegawai kesultanan Kelantan Nik Mahmud Nik Jaafar dan pengelola Istana Diraja Kelantan Abdul Halim mengatakan bahwa keterangan pers yang disiarkan Istana Kelantan mengenai pecahnya rumah tangga pangeran Fakhry dengan Manohara bukanlah fitnah, seperti gugatan Fakhry ke pengadilan, demikian media massa Malaysia, Rabu. Kedua pegawai Istana Kesultanan Kelantan mengatakan kepada pers mengenai hal tersebut sehubungan dengan gugatan pangeran Fakhry kepada kedua pejabat istana kesultanan Kelantan. Fakhry menuduh kedua pejabat Istana Kelantan telah menyebarkan fitnah dan memasukan gugatan 10 Agustus 2009. Tapi kedua pegawai tersebut menilai gugatan pangeran

Fakhry telah gagal menjelaskan kandungan artikel keterangan pers Istana mana yang dinilai telah memfitnahnya. Kedua pejabat istana Kelantan minta kepada komisi kehakiman Putrajaya (federal) untuk menolak gugatan diajukan pangeran Fakhry. Komisi kehakiman akan menggelar sidang tersebut pada 25 Maret 2010. Kisruh rumah tangga Fakhry dengan Manohara tampaknya tidak terlepas dari konflik antara pangeran Fakhry dengan abangnya pangeran Muhammad Faris Petra karena kedua pejabat istana tersebut merupakan sekutu dari pangeran Muhammad Faris Petra. Pangeran Fakhry kini sedang bersengketa dengan abangnya di pengadilan, yang telah dijadikan pemangku Sultan Kelantan sejak Sultan masuk rumah sakit. Abangnya telah mengeluarkan pangeran Fakhry dalam dewan pemerintahan Istana ke-

Penasaran Jadi Komedian

Manohara lantan. Kebijakan ini yang dig u g a t Fa k h r y t e r h a d a p abangnya. Sehingga ada rumors di Malaysia, terbongkarnya kisruh antara Manohara dengan suaminya, ada kemungkinan dibantu orang dalam istana Kelantan.(ant)

The Meida’s Ikuti Jejak Band Lampung AKSI dan geliat musikalitas band dari Sumatera Selatan untuk menaklukkan Jakarta, kian tak terbendung. Setelah sederet band Lampung seperti Kangen band, Hijau Daun, Beage mencetak hist di blantika musik nasional, kini giliran The Meida’s band siap bertarung lewat single andalan Bukan Khalayan. “Terus-terang, kami sangat terbosesi mengikuti jejak sukses beberapa band daerah tetangga – Lampung, mencetak hits blantika musik pop nasional. Dan semangat kami pun kian terlecut hebat bahkan tak terbendung untuk menaklukkan Jakarta kenyataan single The Meida’s bertajuk Bukan Khalayan, RBT-nya telah diunduh lebih dari 200 pengguna nada sambung ponsel pribadi,” papar Marciz, pentolan The Meida’s band kepada Waspada di Jakarta, baru-baru ini. Menawarkan genre musik pop memanjakan telinga pendengar plus lirik sederhana yang mudah dicerna, The Meida’s memang berpotensi mencetak

hits. Apalagi band terbentuk di kota Pempek awal tahun 2009 silam didukung formasi solid – Dje Maroos (vokal), Manciz (gitar), Navy (gitar), Iqbal (bas), Wiwid (keyboard) dan Rudi Khan (drum) memiliki kemampuan musikalitas mumpuni. Pasalnya, sebelum bergabung mengibarkan panji The Meida’s band diadopsi dari nama Dewa Yunani bermakna apa yang dia sentuh menjadi emas, keenam punggawanya memiliki jam terbang tinggi di berbagai event musik di Palembang sekitarnya. “Kami berenam merupakan teman satu sekolah tapi memiliki band masing-masing. Berangkat dari keinginan kuat untuk mengharumkan nama Palembang di kancah musik nasional, kami sepakat untuk bersekutu. Dan jalan itu terbuka lebar, RBT single Bukan Khalayan sebelum dipasarkan Chania Art Management bekerjasama dengan salah satu provider terkemuka ke seluruh Indonesia, lebih dulu diterima baik penikmat musik pop terutama di

Palembang dan Sumatera Selatan,” terang Marciz Kesunggungan Marciz – Dje Maroos menumpahkan segala bakat, kreativitas plus skil bermusik lewat tiga single yang telah mereka siapkan, ternyata mencuri perhatian duo produser ibukota – Andi dan Titin Saka. Agar lagu andalan The Meida’s lebih mampu bersaing di industri musik nasional, pihak produser mempercayakan musisi Adnil Faisal – mantan gitaris Base Jam dan Evo band sebagai music director. “Lewat polesan dan sentu han tangan dingin Adnil, single Bukan Khalayan yang berkisah tentang seseorang meyakinkan kekasihnya bahwa cinta tak hanya diukur dengan materi, siap membius penikmat musik pop di tanah air. Bahkan, guna lebih mera-maikan blantika musik single kedua The Meida’s bertajuk Dengan Cinta pun siap kami luncurkan,” terang Titin Saka, sang produser penuh optimis. * (AgusT)

Dianugerahi tampang keren indo-eropa, tak selamanya memudahkan Nino Fernandez menyabet semua peran dalam film maupun tayangan televisi. Kendati sudah membintangi dua film bernuansa komedi yakni Claudia/Jasmine dan Get Married 2,Video Jocky MTV kelahiran Hamburg – Jerman, 13 Januari 1984 ini, masih merasa aktingnya dalam memancing tawapenontonkurangmaksimal. “Saya penasaran, sampai kini belum juga maksimal berkomedian-ria. Mangkin, tampang saya cenderung babyface dan tak ada aura komedi-komedinya. Tapi, sebagai aktor mencoba menjunjung tinggi profesionalitas dengan terus menempa kemampuan akting di jalur komedi lewat tayangan layar kaca,” papar Nino Fernandez kepada Waspada di Hotel Sultan Jakarta, baru-baru ini. Ditemui disela-sela peluncuran Channel berlangganan Visicom TV, pemeran Rendy – suami Nirina Zubir (Mae) dalam film Get Married 2 ini mengharapkan, lewat tempaan acara komedi televisi, kepiawiannya memancing orang tertawa lewat kelakuan dan akting bisa meningkat pesat.

”Bermodal tampang tak beraura komedi, memang sulit bagi saya membuat orang lain tertawa terpingkal-pingkal. Tapi, saya yakin terlibat dalam acara komedi televisi yang penuh improvisasi dan spontan, aksi saya kedepan tambah lucu. Apalagi setiap main komedian di Trans TV, wajah dan tampilan saya dibuat hancur-hancuran lengkap dengan alat bantu gigi palsu yang tonggos,” terang Nino pengagum berat Jaja Miharja dan komedian Sule. Menyinggung kehadirannya memberi dukungan peluncuranTV berlanggananVisicom, Nino Fernandez terang-terangan menyatakan, salah satu pemiliknya adalah Om-nya. ”Selain itu, sebagai penyelenggara penyiaran berlangganan via satelit, Visicom teve mengutamakan program-program bermuatan lokal. Lebih dari 95 persen berbahasa Indonesia. Mudah-mudahan, ada program komedinya hingga saya bisa menambah jam terbang ber-komedian-ria,” harap Nino yang mulai populer di dunia seni peran lewat film horor Terowongan Casablanca dan film remaja Coklat Stroberry menutup pembicaraan. *(AgusT)

Nino Fernandez

Julia Perez Goyang Medan

The Meida’s Band

07.30 Si Doel Anak Sekolah 09.00 Musik : Dahsyat 11.00 Silet 12.00 Seputar Indonesia Siang 12.30 Sergap 13.00 Sinema Siang 15.00 Kabar Kabari 15.30 Selebriti Berbagi 16.00 Bedah Rumah 17.00 Seputar Indonesia 17.30 Mengintip Surga 18.00 Kejora Dan Bintang 19.45 Safa Dan Marwah3 20.30 Cinta Dan Anugerah 22.00 Pilihan Mama 00.00 Box Office Movie 02.00 Seputar Indonesia Malam

CATATAN

07.30 Musik : Inbox 09.30 Halo Selebriti 10.00 FTV Pagi 12.00 Liputan 6 Siang 12.30 FTV Siang 14.30 Status Selebritis 15.00 Playlist 16.00 Lemon Tea 17.00 Liputan 6 Petang 17.30 Buku Harian Baim 18.30 Cinta Juga Kuya 19.00 Bayu Cinta Luna 20.30 Cinta Fitri 21.30 Kesetiaan Cinta 22.30 SCTV FTV 00.30 Liputan 6 Malam 01.00 Buser

07.00 Cerita Pagi 08.00 Cerita Pagi 09.00 Layar 19 10.30 Di Antara Kita 11.00 Sidik 12.00 Layar Kemilau 14.30 Go Show 15.00 Upin & Ipin 15.30 FS Kera Sakti 17.00 Viking 18.00 Sinetron Si Mamat 19.00 Kisah Fantasi 20.30 Sinema Asyik 23.30 Cerita Malam 01.00 Layar Tengah Malam

07.00 Pororo The Little Penguin 07.30 Kartun Kimba 08.30 Espresso 09.30 Sinema Religi 11.30 Topik Siang 12.00 Musik : Klik 13.00 Transformer 15.00 Hari Yang Aneh 15.30 Lajang 17.30 Topik Petang 18.00 Super Candid Kids 18.30 Super Family 19.30 OMG 20.30 Tawa Sutra 21.30 Sinema Aksi 23.30 Mata Rantai 00.00 Topik Malam 00.30 Lensa Olah Raga

Julia Perez artis penuh sensasi saat ini memang popularitasnya sangat luar biasa. Sebagai artis membintangi beberapa film layar lebar, presenter, penyanyi, sampai model iklan selalu menggoda adalah ciri khas dari seorang Julia Perez. Lagu-lagunya pun mudah di terima masyarakat seperti Belah Duren & Please Call Me juga melebarkan profesi yaitu sebagai disc Jockey dan mulai berbisnis cafe di kawasan Legian Bali. Delta Karaoke & Club Medan akan menggelar event Beach Party dengan mendatangkan si sexy Jula Perez . MenurutToni Nasution selaku Manager Operasional memilih

07.30 FTV Pagi 09.30 FTV Drama 11.30 Patroli 12.00 Fokus Siang 12.30 Happy Song 14.30 KiSS Sore 15.30 FS Brilliant Legacy 16.30 The Great Queen Soendoek 18.00 Seruni 19.00 UFO 20.00 Baghdad 22.00 My Kungfu Sweetheart 00.00 Fokus Malam 00.30 Telenovela

Jadwal acara TV di atas bisa diubah sewaktu-waktu oleh stasiun TV yang bersangkutan tanpa pemberitahuan

Julia Perez karena dia seorang real entertainer . Jupe bukan hanya seksi tapi aksi panggungnya sangat heboh akan tampil membawakan beberapa lagu salah satunya hits nya Belah Duren. Pada event Beach Party ini selain Jupe juga akan tampil dancer dari Jakarta, Female dj & home dj. Toni mengatakan, Delta Karaoke & Club salah satu One Stop Entertainment di kota Medan dengan berbagai fasilitas setiap harinya mempunyai program reguler seperti home band, dancer & home DJ dan Beach Party bersama Julia Perez digelar Sabtu (30/1).(rel/m09)

07.05 Bedah Editorial Media Indonesia 08.05 Healthy Life 09.05 Indonesia This Morning 09.30 Markiet Review 10.05 Chat Club 10.30 Metro Xin Wen 11.05 News Maker 11.30 Megapolitan 12.05 Metro Siang 13.30 Mata Najwa 15.05 Bisnis Hari Ini 16.05 Discover Indonesia 19.05 Suara Anda 20.30 Genta Demokrasi 21.05 Top Nine News 21.30 Exclusive Reports 22.05 Save Our Nation 23.05 Inside 23.30 Metro Sports 00.05 Metro Malam

Katrina Kaif Ingin Nikah Tahun 2012 Katrina Kaif sudah mantap dengan keputusannya. Aktris juga model Bollywood kelahiran Hong Kong, 16 Juli 1984 ini berencana menikah pada 2012. Tak ada penjelasan maupun alasan mengapa dia memilih tahun 2012 sebagai tahun pernikahannya. Banyak hal ingin dituntaskannya sebelum pernikahannya itu tiba. Pacar Salman Khan ini maunya merampungkan semua proyek kerja sudah mengantri menanti kesibukannya. Sederet film terbaru semisal Tees Maar Khan arahan Farah Khan, Rockstar disutradarai Imtiaz Ali dan sekuel Dostana 2 dibesut Tarun Mansukhani pastinya bakal membuatnya cukup kewalahan tahun ini. Mungkin itulah kenapa aktris yang pertama kali tampil di layar lebar saat bermain di film BOOM pada tahun 2003 ini memilih tahun 2012 untuk menikah. Akibat kesibukannya itu pula, berarti dia menghentikan impiannya mencari-cari rumah tinggal baru. Katrina pernah menyatakan bahwa yang paling penting adalah dia memiliki rumah yang nyaman untuk didiami, sehingga tak ada alasan lagi untuk mencari rumah baru. Lagipula, dia bilang dia akan pindah ke rumah suaminya, begitu menikah nanti. Sekarang, memang Katrina punya keyakinan mendalam akan menikah di tahun 2012, tapi dia masih belum yakin siapa mempelai pria bakal mendampinginya. Kata Katrina, lihat sajalah nanti apakah pria yang saat ini dipacarinya, aktor Salman Khan atau bisa saja nanti aktor lain atau seseorang yang belum ditemui dalam kehidupan percintaannya, yang jadi suaminya di tahun 2012. Sebelumnya, Katrina dan Salman membantah putus. Memang, hubungan mereka pasang surut. Rumor mengenai perpisahan mereka kerap terdengar baru-baru ini. Tapi beberapa sumber meyakini pasangan serasi

07.30 Sinema Spesial Pagi 09.30 Musik Derings 11.00 Insert 12.00 Reportase Siang 13.00 Mr Bean 13.30 Online 15.00 Missing Lyrics 16.00 Kejar Tayang 16.30 Orang Ketiga 17.00 Reportase Sore 17.30 Insert Sore 18.00 Suami Suami Takut Istri 19.00 Angel’s Diary 19.30 Bioskop Trans TV 23.30 Bioskop Trans TV 01.30 Reportase Malam

08.30 Nama & Peristiwa 09.00 Kabar 9 09.30 Kabar Pasar 10.00 Pariwara 10.30 Khatulistiwa 11.00 Opini 12.00 Kabar Siang 13.00 Kabar Keadilan 14.00 Debat 15.00 Kabar 15 17.00 Telusur 17.30 Kabar Petang 19.30 Satu Jam Lebih Dekat 20.30 Tanpa Tanda Jasa 21.00 Apa Kabar Indonesia 23.00 Highlight Power Cross 23.30 Kabar Arena

Katrina Kaif

ini masih bersama. Gosip me-ngenai Katz (sapaan akrab Katrina) putus dengan Salman pun dimen-tahkan dengan terlihatnya kedua sejoli ini mesra saat acara gladi resik Star Screen Awards. Saat itu, kata sumber terdekat pasa-ngan ini, Salman bermaksud akan meninggalkan acara itu duluan, tapi pada waktu bersamaan Katrina Kaif datang dan memintanya agar tetap tinggal. Keduanya nampak akur dan bahkan Salman mengantar Katrina sampai ke mobilnya. Kedekatan antara Salman dan Katz di gladi resik Star Screen Awards membuat kabar tak sedap mengenai hubungan mereka pun terhapus. Tentu saja, kedekatan mereka itu mengindikasikan semuanya baik-baik saja antara Katz dan Salman. Katz, terlahir dengan nama Katrina Turquotte Kaif dari pasangan Mohammed Kaif berdarah Kashmir dan sang ibu lulusan Harvard University, Suzanne Turquotte berdarah Inggris. Karirnya di dunia entertainment dimulai dari saat ia berusia 14 tahun menjadi model sebuah perhiasan di London. Demi mendukung karirnya di Bollywood, Katrina memilih untuk pindah ke Mumbai, India. Ia mulai bermain di sejumlah film. Di antaranya, Sarkar (2005) dan Maine Pyaar Kyun Kiya (2005). Di film terakhir ini, Katrina mendapatkan penghargaan sebagai Stardust Breakthrough Performance Award (Female). Namun nama Katrina melejit saat ia mendapatkan peran di film box office Namastey London pada tahun 2006. Selanjutnya ia terus mendapatkan banyak tawaran film untuk mengasah bakat aktingnya. (123india/ajekoi)

08.00 Avatar 09.00 Obsesi 10.00 Bukan Sinetron 11.00 Happynya Bulan Madu 11.30 Impianku 12.00 Bukan Abdel Temon Biasa 13.00 Global Siang 14.00 MTV Ampuh 16.30 Berita Globall 17.30 Spongebob 18.00 Naruto 19.00 Awas Ada Sule 20.00 Big Movies 22.30 Big Movies 00.30 Global Malam 01.00 MTV Insomnia

07.30 I Gosip Pagi 08.00 DUAAR 09.00 Dorce 10.30 60 Minutes 11.30 Redaksi Siang 12.00 I Gosip Siang 12.30 Bocah Petualang 13.00 Laptop Si Unyil 14.00 Cita Citaku 14.30 Dunia Air 15.00 Koki Cilik 16.00 Jejak Petualang 17.30 Kamisnya Wara Wiri 18.00 On The Spot 19.00 OKB 20.00 Opera Van Java 21.00 Mariam Mikrolet 22.00 Bukan Empat Mata 23.00 Begagang Theater 7 Malam 00.30 Sport 7 Malam

**m30/B


Pentas Pilkada

WASPADA Kamis 28 Januari 2010

27

Maulana Pohan Mendaftar Ke DPD PAN Medan

Waspada/Ist

Rombongan Komisi A DPRDSU dipimpin oleh ketua H.Muhammad Nuh, wakil ketua Enda Mora Lubis dan sekretaris Nurul Azhar Lubis berfoto bersama usai beraudiensi ke Mapoldasu yang diterima oleh Kapoldasu Irjen Pol Drs. Badrodin Haiti dan Wakapoldasu Brigjen Pol Syafruddin, Selasa (26/1).

Poldasu Siap Amankan Pilkada Akan Langsung Tindaklanjuti Segala Kecurangan MEDAN (Waspada): Belajar dari pengalaman Pemilu lalu, Polda Sumut mengaku lebih siap mengamankan penyelenggaraan Pilkada di Sumut.Mereka berjanji berkoordinasi dengan jajaran Muspida dan masing-masing KPUD kabupaten/kota. Hal itu disampaikan Kapoldasu Irjen Pol. Badrodin Haiti saat menerima audiensi Komisi A DPRD Sumut yang dipimpin Ketua Komisi, Muhammad Nuh di Mapoldasu, Selasa (26/1). Turut hadir, Wakil Ketua Komisi A, Enda Mora Lubis, Nurul Azhar Lubis, Parluhutan Siregar, Alamsyah Hamdani, Nur Azizah Tambunan, Sudirman Halawa, Oloan Simbolon, Marasal Hutasoit dan Suasana Dachi. Kapoldasu menyatakan telah banyak belajar dari penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden lalu. Sehingga berbagai bentuk kecurangan maupun pelanggaran yang mungkin dilakukan, nantinya akan langsung ditindaklanjuti semaksimal mungkin. Dia juga menyatakan bahwa dirinya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah terjadinya Pilkada ulang seperti yang terjadi di Nias Selatan pada Pemilu lalu. Untuk itu Polda membagi wilayah Sumut ini menjadi enam zona, yang disesuaikan dengan waktu

pelaksanaan pemilihan. Kapolda juga menyampaikan kebutuhan anggaran pengamanan Pilkada di enam zona mencapai Rp2,5 miliar. Dia berharap DPRD Sumut berupaya mendesak pihak Pemprovsu agar dapat mengabulkan rencana anggaran tersebut, karena keamanan adalah salah satu faktor kesuksesan Pilkada. Ketua Komisi A, Muhammad Nuh, menyampaikan apresiasi terhadap Kapolda yang cukup responsif dan tang-gap untuk menyukseskan Pilkada di 23 kabupaten/kota di Sebab dengan kompleksnya permasalahan yang dihadapi, ditambah tidak rasionalnya jum-lah personil Polri dengan jumlah penduduk, namun Kapoldasu tetap bersikap optimis dan yakin dapat mengamankan Pilkada. Dalam pertemuan itu, Komisi A DPRDSU juga menyampaikan berbagai persoalan seperti masalah tanah, perjudian, narkoba dan berbagai tindak kejahatan lainnya yang mencuat di tengah masyarakat Anggota Fraksi Demokrat

DPRD Sumut, Hasbullah Hadi menyampaikan permasalahan penanganan unjukrasa di gedung dewan. Dia meminta kepada pihak Polda dapat memberitahukan DPRD Sumut bila ada rencana unjuk rasa, sehingga anggota dewan bisa lebih siap. Sebab menurutnya, selama

ini anggota dewan sering tidak siap saat harus berhadapan dengan massa pelaku unjuk rasa dan kuatir jika unjuk rasa tersebut sampai ditunggangi oleh pihak yang ingin mengacaukan keamanan dan kondusifitas kota Medan. Kemudian Sonny Firdaus,

menyampaikan keprihatinannya terhadap banyaknya pelanggaran lalu lintas oleh masyarakat selama 2009. Meskipun denda tilang masuk ke kas Negara, namun menurutnya, akan jauh lebih baik bila masyarakat sadar dan tertib lalu lintas. (h11)

Bakal calon Walikota Medan Indra Sakti Harahap ST.MSi (kanan) juga pembina Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APLI) Medan berbincang dengan pedagang Pasar Pringgan.

PKL Pringgan Sampaikan Keluhan Pada Indra Sakti MEDAN (Waspada): Pedagang kaki lima Pasar Pringgan tergabung dalam Asosiai Pedagang Kaki Lima (APLI) Medan Baru menyampaikan keluhan kepada bakal calon walikota Medan Indra Sakti Harahap. Keluhan disampaikan ratusan PKL bersama Ketua PAC APLI Medan Baru, Ruben Napitupulu bersama Wakil Ketua F Panjaitan, Dahabi Al-Fam Simanjuntak dan penasehat Mursin Fander di Pasar Pringgan Medan, Rabu (27/1). Indra Sakti Harahap mengatakan memahami apa yang dikeluhkan para pedagang menghadapi berbagai persoalan di tengah lesunya kondisi usaha saat ini. Menurutnya, para pedagang komitmen bersama untuk memperjuangkan nasib dan haknya sebagai warga negara, dilindungi UU dalam kebebasan berusaha dan mendapat penghidupan yang layak. Para pedagang telah memahami pentingnya ketertiban umum, disamping berusaha mencari rizki juga sudah berusaha melakukan berbagai kewajibannya di antaranya membayar retribusi kebersihan dan patuh terhadap aturan, sebutnya. Sementara itu Ketua PAC APLI Medan Baru Ruben Napitupulu yang juga pedagang kaki lima Pasar Pringgan mengatakan, saat ini kehidupan pedagang dalam kondisi terdesak akibat terjepit berbagai persoalan dengan pemerintah kota. Dalam kondisi sulit itu pemerintah terkesan melakukan aturan yang menyulitkan pedagang, diantaranya pemindahan lokasi parkir ke daerah lapak pedagang dari lokasi sebelumnya yang berada di seberang jalan, sebutnya. Sedangkan areal basement yang dibangun untuk parkir sepertinya sengaja tidak difungsikan agar Pasar Pringgan lebih tertata, sebutnya.(m40)

KPUD L. Batu Imbau Masyarakat Memeriksa Nama Di DPS RANTAUPRAPAT (Waspada): KPUD Labuhanbatu telah melakukan berbagai tahapan pilkada, termasuk sosialisasi dan pendataan pemilih melalui pemasangan spanduk, selebaran dan pemberitaan di media massa. KPUD juga memberitahukan agar masyarakat dapat memastikan dirinya telah terdaftar sebagai pemilih. Masyarakat diharapkan proaktif melihat daftar pemilih sementara (DPS) yang ada di masing-masing kantor kelurahan maupun desa. “Kita berharap agar masyarakat memeriksa DPS di kantor kelurahan ataupun desa yang telah dipajang PPS (Panitia Pemungutan Suara), untuk memastikan apakah sudah terdaftar,” kata Ketua KPUD, Suhari Pane melalui Sekretaris, Negawardi didampingi Kasubbag Teknis dan Hupmas, Molok Kartadinata kepada wartawan, Selasa (26/1) di Rantauprapat. Dikatakannya, puluhan spanduk imbauan telah di pajang di beberapa ruas jalan serta daerah yang dianggap strategis. “Spanduknya sekira 30 telah kita pasang di beberapa kecamatan. Pastikan diri anda terdaftar,” kata dia.(a26)

dan tentu bukan barang baru, karena selama ini PAN dengan pak Maulana sudah saling kenal, terlebih lagi Pak Maulana merupakan pejabat yang sudah bekerja di Pemko Medan selama 25 tahun,” sebut Zulkarnein. Sementara, Sekretaris DPD PAN Medan, Aripay Tambunan yang menerima berkas pendaftaran menegaskan bahwa sosok Maulana secara pribadi dan kepartaian sudah lama dikenal, bahkan track record Maulana dikenal sangat baik di tengahtengah masyarakat. Aripay menjelaskan bahwa mekanisme dalam PAN mengusung seseorang menjadi kepala daerah harus melalui mekanisme pendaftaran. Setelah

mendaftar dilakukan penyampaian visi dan misi di hadapan pengurus DPD PAN Medan, selanjutnya ditetapkan dua nama. “Saat ini DPD sudah menerima lima berkas pendaftaran dari lima balon untuk diusung menjadi walikota, salah satunya Maulana Pohan,” kata dia. Sementara itu, Maulana Pohan sudah mendaftarkan diri ke sejumlah partai politik, di antaranya Partai Demokrat, PPP dan PAN. Alasan dia memilih jalur partai, karena parpol akan menjadi mitra ketika memimpin pemerintahan nantinya, dan merupakan patner untuk menjalani roda pembangunan di Medan.(rel)

Bahdin Tidak Persoalkan Rahudman Maju Sebagai Balon Walikota MEDAN (Waspada): Pasangan bakal calon walikota Medan, Bahdin Nur Tanjung (foto) dan Kasim Siyo tidak mempersoalkan rencana penjabat (Pj) Walikota Medan Rahudman Harahap maju sebagai calon pada pilkada Medan 2010. “Rencana Rahudman maju tidak perlu diperdebatkan, walau posisinya sekarang Pj walikota,” kata Bahdin, ditanya wartawan usai sosialisasi UU Lalu Lintas No. 22/2009 bersama Kapoldasu Irjen Pol. Badrodin Haiti di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Medan, Selasa (26/1). Menurut dia, perdebatan soal rencana Rahudman maju sebagai calon walikota tak perlu diperpanjang karena tidak ada peraturan melarangnya. “Setiap orang yang memenuhi syarat

dan ketentuan undang-undang berhak ikut pilkada, termasuk Rahudman,” kata dia. Bahkan Bahdin menyambut baik rencana Rahudman maju pada pilkada Medan, karena merupakan wujud demokrasi. “Semakin banyak calon menurut saya semakin baik, dan itulah demokrasi. Siapa saja berhak ikut pemilihan kepala daerah sepanjang memenuhi syarat

ditetapkan KPU di daerah bersangkutan,” katanya. Rencana Rahudman tampil di pentas pilkada kata dia, bukanlah sebuah ancaman. Sebagai calon yang juga ikut pemilihan walikota Medan, Bahdin tidak merasa tersaingi. “Setiap calon punya pendukung masing-masing, termasuk saya atau Pak Rahudman, dan saya yakin orang-orang yang telah mendukung saya selama ini tidak berpaling pada calon lain, termasuk juga pendukung Rahudman. Jadi mengapa harus merasa tersaingi,” kata Rektor UMSU itu. Namun dia mengingatkan, sebelum maju sebagai calon walikota, Rahudman agar segera mengundurkan diri. Dengan demikian posisi masing-masing calon sama dan sejajar.(m11)

Koalisi Medan Bersatu Menerima Pendaftaran dr. Indra Wahidin

Waspada/ME Ginting

DISAMBUT: Pj Walikota Medan Rahudman Harahap disambut warga pada acara sehari bersama Camat Medan Johor, beberapa waktu lalu.

Rahudman Bersedia Menggandeng Eldin

Waspada/Sahrizal

MEDAN (Waspada): Bakal calon walikota Medan Maulana Pohan diwakili Ketua Tim Pemenangan Prof. Zulkarnain Lubis, Phd menyerahkan berkas ke DPD PAN Medan, Sabtu (23/1) di rumah PAN Kota Medan Jl. Iskandar Muda. Prof. Zulkarnain menyampaikan permohonan maaf, karena Maulana Pohan tidak bisa langsung menyerahkan berkas pendaftaran, sebab berada di Jakarta. Dia di dampingi unsur tim pemenangan Maulana di antaranya, M Fahmi, Rabualam Syahputra berharap DPD PAN Medan mendukung Maulana menjadi walikota 2010-2015. “Pak Maulana dengan PAN, khususnya DPD Me-

MEDAN (Waspada): Langkah Pj Walikota Medan Rahudman Harahap untuk ikut mencalonkan diri sebagai walikota Medan pada Pilkada Kota Medan 2010-2015 tampaknya mulai jelas. Dirinya sudah mengaku siap maju dalam pemilihan Mei ini. “Saya sudah siap maju menjadi calon walikota Medan untuk periode 2010-2015. Kiranya keinginan saya dapat didukung masyarakat Medan,” kata Rahudman kepada Waspada, Rabu (27/1) di Medan.

Ditanya apakah bersedia berpasangan dengan Sekda Medan Dzulmi Eldin, dia menjawab sangat bersedia. Karena visi dan misinya membangun Kota Medan mempunyai persamaan. “Saya siap berpasangan dengan Dzulmi Eldin,” ucap Rahudman. Sebelumnya, Ketua DPD partai Golkar Sumut, Syamsul Arifin juga mengisyaratkan mendukung Rahudman-Zulmi Eldin jadi calon walikota dan wakil walikota Medan.

Isyarat dukungan disampaikan dalam pidatonya pada pembukaan Musda VIII Partai Golkar Medan beberapa waktu lalu. Begitupun, kata Syamsul, dukungan itu diberikannya sebagai pribadi, bukan atas nama partai. Mengenai siapa calon walikota dari Golkar menurutnya akan ditentukan sesuai dengan mekanisme partai. “Kalau Syamsul Arifin yang punya feeling kan sah-sah saja. Yang jelas, jangan sampai hilang feeling,” katanya.(h10)

KPUD Tidak Mau Berkoordinasi Dengan Panwas Pilkada MEDAN (Waspada): KPUD Sumut menilai pelantikan sejumlahPanwasPilkadadilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) cacat hukum. Karena itu KPUD menolak berkoordinasi secara kelembagaan dengan Panwas Pilkada. “Kalau sekadar berkoordinasi secara informal sah-sah saja. Karena sebagai masyarakat mereka punya hak untuk mengakses informasi,” kata Ketua KPUD Sumut, Irham Buana Nasution kepada Waspada di Medan, Senin (25/1), terkait kebijakan Bawaslu menolak Panwas Pilkada hasil seleksi KPUD, malah melantik kembali Panwas Pemilu lalu. Menurut Irham, KPUD tidak akan menganggap Panwas Pilkada kabupaten/kota bentukan Bawaslu sebagai mitra kelembagaan untuk melakukan pengawasan penyelenggaraan Pilkada. Bahkan, aparat penegak

hukum juga harus mempertanyakan jika Panwas Pilkada berkoordinasi, karena alasan masih cacat hukum tersebut. Irham mengatakan, sikap KPUD tersebut karena pelantikan yang dilakukan Bawaslu tidak sesuai dengan amanat UU No.22/2007 tentang Pilkada. Serta melanggar kesepakatan Aggbersama antara KPU dengan Bawaslu. “Mereka hanya melihat poin ke empat kesepakatan bersama itu soal persyaratan. Padahal seharusnya Bawaslu melakukan fit and proper tes terlebih dahulu erhadap Panwas Pilkada hasil seleksi KPUD,” tegas Irham. Secara terpisah, Anggota KPUD Medan, Pandapotan Tamba mengatakan mereka juga tidak akan mengakui pelantikan Panwas Pilkada Medan. Karena enam nama Panwas hasil seleksi mereka ditolak Bawaslu. “Jadi kami tidak akan

mengakui Panwas Pilkada Medan yang dilantik Bawaslu itu. Dan kami tidak akan mau berkoordinasi dengan mereka, sebelum ada klarifikasi dari Bawaslu kepada kami,” katanya. Ketua Panwas Pilkada Medan M. Aswin dikorfimasi Waspada enggan mengomentari sikap KPUD Medan itu. Dia mengatakan sedang fokus dalam pembentukan Panwas di setiap kecamatan di Medan. “Saya tidak mau memindahkan konflik KPU dengan Bawaslu di pusat ke daerah. Nanti pengawasan penyelenggaraan Pilkada malah jadi tidak jalan,”katanya. Menurut Aswin, Panwas tetap akan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi mereka untuk mengawasi pelaksanaan Pilkada Medan. “Terserah mereka mau berkoordinasi atau tidak. Yang jelas kita punya surat-surat resmi dan dilantik oleh lembaga resmi Negara,” katanya.(h11/h10)

Bursa Cabup Simalungun Hangat, Baliho Balon Raib SIMALUNGUN (Waspada): Pilkada Simalungun digelar 28 Agustus 2010, namun bursa pencalonan bupati sudah hangat dibicarakan. Baliho atau spanduk para bakal calon bupati/wabup mulai marak menghiasi sejumlah ruas jalan. Wacana saling jegal juga mulai bergulir, seperti hilangnya baliho dan spanduk para balon bupati/wabup. Penilaian warga, dari sejumlah balon yang namanya cukup santer memimpin Simalungun ke depan ada tiga, masingmasing HT Zulkarnain Dama-

nik, John Hugo Silalahi dan Muknir Damanik. Alasannya, ketiganya memiliki keunggulan dibanding balon yang lain. Seperti Zulkarnain Damanik, saat ini Bupati Simalungun, lebih besar peluangnya menang. Selain telah bersosialisasi, juga keberhasilannya selama memimpin Simalungun. John Hugo Silalahi, dikatakan juga masih berpeluang, mengingat dia pernah menjadi bupati Simalungun sebelum Zulkarnain Damanik. Sedikit banyak, John memiliki andil

dalam pembangunan. Sedangkan Muknir Damanik, kelayakannya karena cukup mengetahui seluk beluk dan karakter Simalungun. Dimasa kepemimpinan John Hugo, dia menjabat Kadis Kehutanan Simalungun. Sedangkan di masa kepemimpinan Zulkarnain Damanik, dia menjabat Ketua Bappeda dan Asisten II Ekbang. Sementara bursa wakil bupati yang pantas mendampingi ketiganya antara lain, Janter Sirait, Samsudin Siregar, Arsyad Damanik, JR Girsang dan JR Saragih. (a15)

MEDAN (Waspada): Koalisi Medan Bersatu terdiri dari koalisi 4 partai, Partai Perjuangan Indonesia Baru ( PPIB ), Partai Peduli Rakyat Nasional ( PPRN ), Partai Buruh dan Partai Kasih Demokrasi Indonesia ( PKDI ), kemarin, menerima pendaftaran dr. Indra Wahidin, ketua DPD Perhimpunan Indonesia Tionghoa Sumut, maju sebaia balon walikota/wakil walikota Medan. IndraWahidin (foto) saat itu didampingi sejumlah pengurus PC Perhimpunan INTI kota Medan serta tokoh masyarakat Tionghoa Medan. Usai mengembalikan formulir di sekretariat Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon

Waspada/Ist

Walikota dan Wakil Walikota Medan, Indra Wahidin mengaku, setelah lama memberi kontribusi bagi Medan di luar sistem pemerintahan, inilah saatnya dia memberikan sumbangsih

dan pengabdian seutuhnya bagi masyarakat Medan dengan menjadi bagian dari sistem roda pemerintahan. Dirinya maju bukan sekadar untuk kepentingan etnis Tionghoa, tetapi untuk kepentingan seluruh etnis di Medan. Ketua Koalisi Medan Bersatu Henri Siagian, didampingi Sekretaris Horman P. Hutagaol serta Bendahara Doanta Jaya Sembiring menyambut baik niat Indra Wahidin maju dalam pilkada kota Medan. “Kami merasa bangga, seorang tokoh seperti Indra Wahidin rela memberikan hidupnya mengabdi dan membangun Medan, “ kata Siagian. (m23)

Daudsyah Merapat Ke Demokrat AEKKANOPAN (Waspada): Sehari setelah terpilih menjadi Ketua DPD Partai Golkar, H. Daudsyah mendaftarkan diri menjadi bakal calon (balon) bupati melalui Partai Demokrat (PD), Senin (25/1). Penyerahan berkas pendaftaran diserahkannya kepada Ketua DPC PD Labura, Abdi S Ginting yang di dampingi Sekretaris Dedy Agussandy, Bendahara Tan Sun Lie dan fungsionaris DPC. Pendaftaran balon bupati Labura dibuka kembali

hingga 31 Januari 2010. Di hadapan pengurus dan kader partai, Daudsyah mengatakan tertarik ikut mendaftar ke Partai Demokrat karena partai itu terbuka, nasionalis, religius dan pluralisme. Menurutnya, visi dan misi Partai Demokrat dalam membangun Labura sebagai kabupaten yang baru dimekarkan sejalan dengan visi dan misinya. Ketua DPC PD Labura, Abdi S Ginting mengucapkan terima kasih kepada seluruh balon

bupati/wakil bupati yang mempercayai partai itu sebagai ‘sampan’ dalam pilkada. “DPC Partai Demokrat Labura akan selalu tunduk dan mengikuti keputusan partai. Siapapun yang nantinya ditetapkan DPP, maka itulah yang wajib kami perjuangkan,” ujar dia. Dikatakan, hingga kini, dari 8 balon bupati/wakil bupati Labura yang merapat ke PD, hanya 5 yang menyerahkan berkas.(csi)

‘Horja Pardomuan’ Bersama Syahrul M Pasaribu R I BUA N m a s y a r a k a t Tapanuli Selatan berasal dari 12 kecamatan, berbaur di Horja Pardomuan (pesta adat bersatu) bersama Ketua Fraksi Partai Golkar DPRDSU Syahrul Martua Pasaribu, di Desa Tanjung Rompa, Kecamatan Marancar, Minggu (24/1). Elemen masyarakat, mulai dari raja raja luat adat, tokoh masyarakat, agama, pemuda, putra daerah terbaik Tapsel di perantauan, anggota DPRD, pejabat pemerintah daerah, dan masyarakat hadir menyatukan tekad dukungan untuk Syahrul Pasaribu di pilkada Tapsel 2010. Paling berkesan, tiga bakal calon bupati yang akan turut bertarung di pilkada ternyata mengurunkan niat dan mendukung Syahrul. Mereka, Yuriandi Siregar (putra alm.Raja Inal Siregar), Ahmad Elif ‘Eel’ Ritonga (putra Alm.HBP Ritonga atau Ritonga Coy) dan Asgul Idihan Dalimunthe (anggota DPRD Tapsel). Pesta adat besar itu digelar keluarga besar alm.H Hasan Pinayungan Pasaribu untuk memberi dukungan moral dan restu kepada seorang putra terbaiknya maju pada pilkada Tapsel. Horja diawali rapat atau sidang adat raja-rajase Tapsel dari 12 kecamatan. Selanjutnya para raja adat dasa nawalu (8 penjuru mata angin) memberi-

Waspada/Sukri Falah Harahap

PASARIBU CONECTION: Keturunan alm.H Hasan Pinayungan Pasaribu berhasil menjadi tokoh sentral di bidang masingmasing dan dijuluki Pasaribu Conection, Minggu (24/1), didaulat manortor di Horja Pardomuan bersama Syahrul M Pasaribu bakal calon bupati Tapsel. kan nasihat dan dukungan kepada Syahrul gelar Sutan Mangarahon, sebagai bekal diri maju bertarung di pilkada. Jamil Jeb Tumori, anggota DPRD Sibolga dari Partai Golkar mewakili anggota DPRD Tapsel, P.Sidimuan, Madina, Paluta, Palas, Sibolga, dan Nias, dan DPRD Sumut menyampaikan harapan dukungan masyarakat kepada Syahrul M Pasaribu. Sementar mewakili kaum ibu, Betty Pasaribu dari Desa

Haunatas, mengatakan, Syahrul peramah, rendah hati, tidak pilah pilih, sosial dan suka menolong. “Kami akan berjuang untuknya di pilkada Tapsel,” sebut Betty. Pada acara itu, Syahrul bersama saudaranya, Bomer Pasaribu, Panusunan Pasaribu, Ibrahim Pasaribu, Gus Irawan Pasaribu, didaulat manortor bersama. Tujuannya menyatukan jiwa raga mereka menuju medan perjuangan bernama di pilkada. (a20)


28

I Love Music!

Waspada/Khairil Umri Batubara

PERKEMBANGAN musik di Indonesia saat ini mungkin udah memasuki era baru. Sebuah era di mana musik bisa menjadi sebuah gaya hidup, hobi, ngilangin stres, biar dibilang gaul, tambah kompak, sumber inspirasi bahkan tidak sedikit juga orang berprestasi dalam bidang musik. Ternyata musik juga sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quotien) dan EQ (EmotionalQuotien).Seorang anak yang terbiasa mendengarkan musik akan lebih berkembang

kecerdasan emosional dan intelegensinya jika dibandingkan dengan anak yang jarang atau bahkan tidak pernah mendengarkan musik. Tingkat kedisiplinan anak yangseringmendengarkanmusik juga jauh lebih baik dibanding dengan anak yang tak pernah dijejali dengan musik.Tapi harus diingat, yang dimaksud adalah musik yang berirama dengan nada-nada yang teratur, bukan nada-nada berantakan. DiIndonesia,sejauhinimusik memang sangat beragam dan kaya akan ide-ide baru. Sebagai penikmatmusik,kitaharusmenghargai dan menikmati berbagai jenis musik yang udah ditelurkan para musisi di negeri ini. Jika dihitung dengan jari, mungkin ada banyak jenis aliran musik seperti pop, jazz, klasik, rock, metal dan lain sebagainya. Sejauh ini, mungkin aliran musik poplah yang sangat menjanjikan dalam hal industri musik tanah air. Karena memang aliran musik yang sangat gampang dicerna bagi masyarakat pada dan remaja khususnya.

Kreasi

WASPADA

Kamis 28 Januari 2010

Music Is My Life Akbar Satria Wijaya, Gitar “Bagiku, musik adalah bagian dari hidup yang tak bisa dipisahkan. Selain itu, musik juga merupakan sebuah wadah untuk mengekspresikan segala perasaan yang ada di dalam hati. Prestasi terbaikku di bidang musik hingga saat ini adalah saat lagu ciptaanku dikenal dan didengar oleh orang lain.”

Novita Ria Marpaung, Piano Waspada/Khairil Umri Batubara

Kecintaan pada dunia musik dapat membawa kita meraih prestasi, kesenangan, ketenangan jiwa hingga ketenaran. Tapi, di balik kesuksesan yang telah didapat dari industri musik pop saat ini mungkin bagi sebagian kalangan belum cukup. Mereka yang beraliran musik di luar pop bisa dibilang kurang mendapatkan tempat di hati para remaja, namun tetap eksis denganaliranmusikyangmereka yakini nantinya dapat memberi pengaruh dalam kehidupan masyarakat. Sebuah ungkapan “tak ada

musik dunia sepi” mungkin memang benar adanya. Bayangkan aja kalo dalam kehidupan ini tak adamusik,mungkinbanyakorang yang stres atau bahkan bisa menjadi gila karena seharian udah disibukkan dengan segala aktivitas yang dijalaninya. Sebagai remaja, mulailah coba mencintai dan menjadi penikmat musik. Jangan aliran musik pop aja, karena memang aliran musik di Indonesia juga

terbilang banyak. Coba deh buka hati kamu untuk aliran musik yang lain. Berikan kesempatan buat aliran musik yang lain tersebut untuk memberikan inspirasi atau spirit.Percayadanyakinlahsedikit banyaknya apapun itu yang namanya musik pasti akan bisa memberikan warna dan nuansa yang baru di dalam kehidupanmu…! *Syahrial Siregar

Karaoke Makin Rame Makin Seru KARAOKE adalah sebuah bentuk hiburan di mana kita bernyanyi diiringi musik dan teks lirik yang ditunjukkan pada layar televisi. Daripada harus memilih antara menyanyi di kamar mandi atau di rumah, tentu kebanyakan orang memilih berkaraoke di lokasi yang memang sudah ditata sedemikian rupa demi kenyaman pengunjung. Tak peduli itu suara fals, sumbang atau merdu, ada banyak manfaat kita berkaraoke. Pastinya, aktivitas tersebut bisa ngilangin stres, menumbuhkan suasana akrab dengan teman-teman apalagi yang jarang ketemu, bisa tertawa dengan lepas, meningkatkan rasa percaya diri dan dijadikan sarana latian vokal.

“Kita bisa menjadi orang lain begitu memasuki ruang kecil itu. Awalnya suasana agak kaku dan sering lupa nada lagu termasuk malumalu, tapi lama-kelamaan suasana memanas. Begitu dengar iringan musik Cinta Gila-nya Ungu, jangankan jempol, lidah pun ikut bergoyang,” ujar Fajar mahasiswa salah satu kampus swasta di Medan yang sering karaokean bareng teman-temannya setiap minggunya. Bersama kumpulan kawan-kawannya, Fajar sering berkaraoke di K2 yang terletak di kompleks Multatuli. “Awalnya, kami mulai di K2 lalu seiringan munculnya tempat karaoke lain, kita pun coba-coba di sana. Tapi, tetap K2 yang paling mantap buat kita,”

papar Fajar yang diiyakan rekan-rekannya. Mungkin ini bukan sekadar hiburan biasa, tapi karaoke berpotensi menjadi terapi hidup. Di tengah ruwetnya problematika kehidupan sosial, sebagian orang menganggap karaoke sebagai terapi. Tidak penting apakah kita butuh atau tidak, yang jelas dengan berkaraoke kita memahami alasan manusia butuh aktualisasi gaya hidup tersebut. Kita hanya perlu mengisinya dan sesekali menjadi bagian dari irama didendangkan dari sini. Karena suara kita selalu menjadi hasrat kebahagian, ketakutan dan harapan dalam hidup ini. So, tunggu apa lagi? Ayo, karaoke ramerame….. *Hajrul Azhari Ritonga

“Musik itu penting karena aku bisa mengekspresikan semua perasaan yang ada di dalam hati baik itu perasaan sedih, senang, suka maupun duka. Prestasi? Hmmm, kalo untuk saat ini prestasi terbaikku adalah saat tampil di pensi sekolah dan mendapatkan aplaus luar biasa dari penonton.”

Andika, Bass “Kalo bagiku musik merupakan sesuatu yang indah dan berseni. Sebab itu, sehabis mendengarkan musik, aku merasa nyaman dan tenang. Prestasi terbaikku sampai saat ini adalah ketika band yang aku gawangi terpilih menjadi home band di sekolah, SMA Harapan Mandiri.”

Yatiman Aprianto, Drum “Musik? Kalo bagiku tak hanya sekedar sebuah melodi, namun musik merupakan salah satu obat di saat aku malas melakukan segala aktivitas. Menjadi runnerup dalam sebuah kompetisi band yang diadakan di salah satu sekolah di Kota Medan merupakan prestasi terbaikku.” Waspada/Khairil Umri Batubara

Di sela-sela rutinitas sehari-hari, karaoke bareng menjadi alternatif sebagai penghilang kepenatan dan ajang seru-seruan.

Teks: Arianda Tanjung Foto: Khairil Umri Batubara

Waspada, Kamis 28 Januari 2010  

waspada daily

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you