Page 1

Harga Eceran Rp2.500,-

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

HARI IBU

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999) KAMIS, Wage, 22 Desember 2011/26 Muharram 1433 H

No: 23721 Tahun Ke-65

Terbit 24 Halaman

PUNKERS TAUBAT

Ibu Cerdas, Keluarga Kuat

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

KAPOLRESTA Medan Kombes Pol Tagam Sinaga disaksikan Kompol Patar Silalahi berdialog dengan kakak beradik korban perampokan bersenpi di ruang SPK Polsek Medan Timur, Rabu (21/12) pukul 09:00.

KETUA Tim Penggerak PKK Provsu Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho (foto) mengatakan peran seorang ibu cukup besar dalam memenej rumah tangganya karena di tangannyalah lahir keluarga yang kuat. “Apabila ibu cerdas, keluargapun kuat,” kata isteri Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ini kepada Waspada di rumah dinasnya Komplek Tasbi Blok RR nomor 29 Medan Rabu (21/12), sehubungan dengan Hari Ibu ke 83 yang jatuh hari ini, Kamis 22 Desember 2011. Lanjut ke hal A2 kol. 3

Perampokan Bersenpi Di Rumah San Saw MEDAN (Waspada): Empat dari lima pria bersenjata api menyikat brandkas dari rumah pengusaha angkutan dan ekspedisi di Jalan Veteran No 16/82, Lingk. IX, Kel. Gang Buntu, Kec. Medan Timur, Rabu (21/12) sekira pukul 06:30. Lanjut ke hal A2 kol. 6

Jual Daun Pisang Dan Kangkung

Rp25 Juta Disita Dari Napi Wanita Tj. Gusta

Fauziah Lahirkan Generasi Emas

Fauziah Daulay

TAK sedikit dari kalangan ibu rumah tangga yang memiliki ekonomi mapan, dibarengi latar belakang pendidikan formal yang tinggi, tapi gagal mendidik anakanaknya. Sebaliknya, ada ibu yang Lanjut ke hal A2 kol. 6

Berita Hari Ibu lainnya di halaman A2.

Waspada/Gito rolies

SEJUMLAH anak punk yang dibina di SPN Seulawah Kab. Aceh Besar terharu menyanyikan lagu berjudul “Ibu” saat dikunjungi Wakil Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’duddin Djamal dan Ketua DPRK serta pejabat jajaran Pemko, Rabu (21/12). Anak-anak punk yang sempat bikin heboh internasional itu, diharapkan bertaubat dan akan kembali ke jalan yang benar.

MEDAN (Waspada) : Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumut, segera memeriksa Kalapas Wanita Tanjung Gusta Medan menindaklanjuti inspeksi mendadak (Sidak) Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kementerian Hukum dan Ham dipimpin Wakil Menteri Kementerian Hukum dan Ham, Denny Indrayana. Dalam sidak tersebut, satu napi kasus narkoba diamankan Tim untuk diperiksa diduga terkait jaringan narkoba internasional. Kepada wartawan, Rabu (21/12) , Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumut, Elly Lukmansyah, memaparkan,

Lanjut ke hal A2 kol. 4

APBD SUMUT RP7,6 T MEDAN (Waspada): Pemerintah Sumatera Utara (Pemprovsu) menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Rp1,5 triliun lebih. Karena itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut tahun 2012 berubah menjadi Rp7,6 triliun lebih dari yang diajukan sebelumnya Rp6,1 triliun lebih.

Rabu (21/12), fraksi-fraksi di DPRD Sumut menyetujui usulan RAPBD tahun 2012 Rp7,6 triliun. Persetujuan disampaikan setelah mendengarkan pendapat akhir fraksi-fraksi dalam rapat paripurna dewan, dipimpin Ketua DPRD H.Saleh

Bangun. Hadir Plt Gubsu H. Gatot Pujo Nugroho. Dengan masuknya bantuan dana BOS dari pemerintah pusat, struktur APBD Sumut tahun 2012 terdiri atas belanja tidak langsung Rp4,5 triliun lebih dan belanja langsung Rp3,1

triliun lebih. Menurut rencana anggaran itu akan diperoleh dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp4 triliun lebih, dana perimbangan Rp1,6 triliun lebih dan lain-lain pendapatan yang sah Rp1,6 triliun lebih. Walau sembilan fraksi di

DPRD Sumut menyetujui usulan APBD tahun 2012, namun sejumlah masukan dan saran, tetap disampaikan ke Pemprovsu. Secara bergantian, juru bicara masing-masing fraksi, menyampaikan catatannya kepada Pemprovsu.

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) misalnya, mengaku kecewa dengan Pemprovsu yang terlalu minim mengalokasikan dana untuk program Jamkesda. Yakni hanya Rp12 miliar lebih. Padahal, menurut juru bicara fraksi ini, Raudin Purba, pro-

gram itu sangat dibutuhkan masyarakat. Hal ini sangat kontras dengan semangat dewan dan eksekutif dalam mendukung penyertaan modal ke BUMD secara besar-besaran.

Lanjut ke hal A2 kol. 1

50 Jenazah Imigran Timteng Ditemukan

Waspada/Ist

KETUA DPRD Sumut H Saleh Bangun disaksikan Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho, ST dan pimpinan DPRD Sumut lainnya menandatangani persetujuan APBD Sumut Rp7,6 triliun lebih dalam rapat paripurna dewan, Rabu (21/12).

Mobil Masuk Jurang Di Balige, Empat Tewas BALIGE (Waspada): Mobil pengangkutan umum (MPU) CV. Sinar Nauli BB 1252 LE tergelincir dan masuk jurang sedalam 70 meter di Desa Siboruon Kec. Balige Kab. Toba Samosir (Tobasa), Selasa (20/12) malam

sekira pukul 22:00. Peristiwa itu mengakibatkan tiga orang tewas, sembilan lainnya luka berat. Informasi dihimpun Waspada, Rabu (21/12), ketiga korban tewas adalah Rustam Simanjuntak, 58, warga Desa Si-

Al Bayan

Ghina’ wal Lahwu Oleh Tgk H Ameer Hamzah Nyanyian dan permainan hiburan yang melalaikan menumbuhkan kemunafikan dalam hati, bagaikan air menumbuhkan rerumputan. (HR Addailami). GHINA’ adalah nyanyian dan Lahwu bermakna hiburan yang melalaikan seperti hiburan-hiburan yang kita lihat di televisi sekarang ini. Keduanya membuat hati orang menjadi buta dan hati munafik. Jika sudah menjadi bagian dari munafik manusia tersebut sangat merugi. Sebab munafik itu lebih jelek dari kafirin. Mungkin banyak yang tersinggung ketika kita menyebut nyanyian itu haram, tetapi bila kita merujuk kepada sejumlah dalil dalam Alquran dan sunnah memang profesi itu tidak baik. Lihatlah tingkah laku mereka, mereka menyanyi dengan goyang pinggul yang sangat berlebihan, menggoyang badan, menghentak-hentak kaki, bahkan pakaian mereka seperti manusia primitif zaman jahiliyah kuno. Kebanyakan mereka adalah beragama Islam, tetapi mereka lebih berani dari penyanyi yang beragama non-Islam. Inilah yang menjadi problema dakwah kita. Lanjut ke hal A2 kol. 6

boruon, Tiomina Simbolon, 75, warga Desa Siboruon dan Marisi Simanjuntak, 63, warga Desa Siboruon. Sembilan orang luka berat adalah Andri Butarbutar (sopir), 30, warga Lumbandolok Kec. Balige, Maruli Siahaan, 70, warga Desa Siboruon, Lidya Siahaan, 49, warga Desa Siboruon, Nixon Parningotan Sitompul, 9, warga Desa Siboruon, Annaria Nainggolan, 36, warga Desa Siboruon, Warna Togatorop, 57, warga Desa Siboruon, Samsina Hutagalung, 43, warga Desa Siboruon, Albine Simanjuntak, 75, warga Desa Siboruon dan Kartini Siahaan, 48, warga Desa Siboruon. Lanjut ke hal A2 kol. 7

TRENGGALEK (Antara): Dua unit kapal perang milik TNI AL dari Komando Armada Timur (Armatim) Surabaya terus mengintensifkan pencarian jenazah puluhan imigran korban kapal tenggelam, di sekitar perairan Jember dan Banyuwangi, Jawa Timur. “Operasi pencarian saat ini kami fokuskan ke daerah timur, khususnya di sekitar perairan Jember hingga Banyuwangi, karena Rabu (21/12) pagi sudah ada sekitar 50 jenazah ditemukan,” ujar Kepala Basarnas Jatim, Sutrisno saat dikonfirmasi dari Trenggalek, Rabu. Ia mengungkapkan, berdasar laporan dari KRI Oswald

Siahaan dan KRI Untung Suropati yang saat ini berada di sekitar lokasi penemuan, total baru 30 jenazah berhasil terevakuasi. Selebihnya yang berjumlah 20-an jenazah masih tersebar mengambang di sejumlah titik perairan. Menurut Sutrisno, proses evakuasi tidak bisa berjalan cepat lantaran terkendala kondisi cuaca serta gelombang tinggi. “Cuaca di perairan sekitar Jatim sering dilanda hujan dengan ketinggian ombak mencapai kisaran 2-3 meter. Ini sangat menyulitkan tim SAR dalam melakukan evakuasi,” katanya.

Lanjut ke hal A2 kol. 1

Waspada/Rudi Arman

KAPOLRESTA Medan Kombes Tagam Sinaga didampingi Kabid Humas Poldasu Kombes Raden Heru Prakoso, Kasat Narkoba Kompol Juli Agung Pramono dan Kasat Reskrim AKP Yoris Marzuki menunjukkan barang bukti dua plastik berisikan 10.000 butir ekstasi, Rabu (21/12).

Bomer Pasaribu Polresta Medan Sita 10.000 Dubes Denmark Ekstasi Asal Hongkong JAKARTA (Waspada): Dari 26 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia (LBPP) untuk sejumlah negara sahabat yang dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/12) terdapat empat putra asal Sumatera Utara. Keempat putra asal Sumut yang dipercaya menjadi Dubes sesuai Keppres No.74/P/Tahun 2011, masing- masing Harbangun Napitulu jadi Dubes di Republik Mozambique berkedudukan di Maputo, Saut Maruli Tua Gultom, Dubes Republik Ekuador berkedudukan di Quito, sebelumnya Asisten Deputi 3/II Bilateral Bidang Ekonomi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi pada Kantor Menko Polhukam. Bomer Pasaribu (foto) kelahiran 22 Agustus 1942 merupakan politisi Partai Golkar, pernah menjabat sebagai Lanjut ke hal A2 kol. 4

MEDAN (Waspada): Satuan Narkoba Polresta Medan menyita 10.000 butir ekstasi senilai Rp 2,5 miliar di Medan, Selasa (20/12) malam. Ekstasi sebanyak itu diduga akan dipergunakan untuk pesta pergantian tahun.Kurirnya diamankan polisi dalam penyergapan di lapangan parkir Emerald Garden Hotel Jalan Putri Hijau Medan, Selasa (20/12) malam. Tersangka YY, 57, warga Jalan Timor Baru II No 86/49 Kel. Gang Buntu, Kec. Medan Timur, diringkus petugas.Dia membawa dua plastik masing-masing berisi 5.000 butir pil ekstasi warna biru dan abu-abu. Selanjutnya,YY beserta barang bukti diboyong ke Mapol-

resta Medan untuk pemeriksan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan, YY mengaku mendapat barang dari Mr X (DPO) di kawasan Jl. Semarang Minggu (18/12), dengan janji upah Rp30.000.000. Kapolresta Medan Kombes

BELAWAN (Waspada): Dua oknum Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, Brigadir RS, 31, dan Bripka Sur, 33, ditahan dalam kasus dugaan terlibat kasus suap Rp200 juta dari seorang Bandar narkoba

KILAS FOTO 2011

Ada-ada Saja Rambut Pirang Mendadak Hijau

Foto kiri: 11 Februari 2011, pergolakan politik Timur Tengah merambat ke Mesir dengan meningkatnya jumlah massa secara besar-besaran menuntut pengunduran diri presiden Husni Mubarak. (rzl)

Lanjut ke hal A2 kol. 3

Diduga Terima Suap Rp200 Juta, 2 Oknum Polres Belawan Ditahan

Mulai edisi hari ini (Kamis, 22/12) hingga Sabtu (31/12), Waspada menampilkan kumpulan gambargambar peristiwa dunia pilihan sepanjang tahun 2011 dari sumber Yahoo Flickr dan lainnya. Foto kanan: Tanggal 14 Januari 2011, gelombang pergolakan politik di Timur Tengah dimulai dengan diawali aksi demonstrasi di Tunisia.

Tagam Sinaga didampingi Kabid Humas Poldasu Kombes Raden Heru Prakoso dan Kasat Narkoba Kompol Juli Agung Pramono saat pemaparan

GARA-gara mandi pancuran, rambut sekelompok gadis pirang mendadak berubah menjadi hijau. Masalah berawal saat para gadis ini mandi menggunakan air pancuran di rumah baru mereka di kawasan Anderslöv, Swedia. Saat satu persatu dari mereka menyadari rambutnya berubah menjadi hijau, mereka sempat terpikir bahwa pasokan air yang ada di rumah itu mengandung kadar tembaga yang tinggi.

Lanjut ke hal A2 kol. 2

berinisal Her alias Asiong di kawasan Kec. Medan Marelan, Jumat (2/12) malam. Kedua oknum tersebut ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel tahanan Mapolres Pelabuhan Belawan, bersama satu unit mobil Suzuki Grand Vitara BK 1394 QD diduga hasil suap tersebut. Informasi dihimpun Waspada di Mapolres Pelabuhan Belawan, Rabu (21/12), peristiwa itu berawal dari Her alias Asiong menyuruh Atien untuk membeli sabu seberat 100 gram seharga Rp75 juta di

Lanjut ke hal A2 kol. 2

Serampang - Koncang yo Mas... - He...he...he...


Semua Daerah Siap Antisipasi Banjir Dan Longsor

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

APBD Sumut Tahun 2012 Rp7,6 T

JAKARTA (Antara):Menteri Koordinator Kesejahteraan MEDAN (Waspada): Pemerintah Sumatera Utara Sosial Agung Laksono menyatakan bahwa kementerian(Pemprovsu) menerima dana Bantuan Operasional nya sudah melakukan inspeksi ke seluruh daerah di Sekolah (BOS) Rp1,5 triliun lebih. Karena itu, Anggaran Indonesia guna memeriksa kesiapan antisipasi bencana Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut tahun banjir dan longsor menghadapi musim hujan 2012. 2012 , berubah menjadi Rp7,6 triliun lebih, dari yang Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999) Menurut Agung Laksono di Istana Negara, Jakarta, diajukan sebelumnya Rp6,1 triliun lebih. Rabu (21/12), hasil inspeksi menunjukkan seluruh daerah Rabu (21/12), fraksi-fraksi di DPRD Sumut menyetujui Indonesia telah siap mengantisipasi kemungkinan benusulan RAPBD tahun 2012 Rp7,6 triliun. Persetujuan KAMIS, Wage, 22 Desember 2011/26 Muharram 1433 H z zNo: 23721 Tahun Ke-65 Terbit 24 Halaman disampaikan setelah cana akibat musim mendengarkan pendahujan 2012 dengan mepat akhir fraksi-fraksi nyiagakan operasi tangdalam rapat paripurna gap darurat yang melidewan, dipimpin Ketua batkan masyarakat seDPRD H.Saleh Bangun. tempat. Hadir Plt Gubsu H.Gatot “Saya sudah melaPujo Nugroho. kukan inspeksi ke seluDengan masuknya ruh Indonesia, mereka bantuan dana BOS dari sudah siap. Mereka supemerintah pusat, dah melakukan persiastruktur APBD Sumut pan tanggap darurat tahun 2012 terdiri atas dengan masyarakat jika belanja tidak langsung ada apa-apa,” ujarnya. Rp4,5 triliun lebih dan Menurut Agung, anbelanja langsung Rp3,1 tisipasi bencana mengtriliun lebih. Menurut hadapi musim hujan rencana anggaran itu 2012 itu akan dilakukan akan diperoleh dari Penoleh Badan Nasional dapatan Asli Daerah Penanggulangan Ben(PAD) Rp4 triliun lebih, cana (BNPB) setempat dana perimbangan yang didukung penuh Rp1,6 triliun lebih dan oleh BNPB pusat. lain-lain pendapatan Sementara itu, lanjut yang sah Rp1,6 triliun Agung, pemerintah Inlebih. donesia juga mengirimWaspada/Jimmi Sitinjak Waspada/Jimmi Sitinjak Wa l a u s e m b i l a n kan bantuan ke Filipina SALAH seorang korban tewas Tiomina Simbolon, 75, warga Desa Siboruon MOBIL pengangkutan umum masih berada di dalam jurang sekira 70 meter akibat lakalantas yang merenggut Lanjut ke hal A2 kol 1 Lanjut ke hal A2 kol 1 terbujur kaku di rumah duka, Rabu (21/12). tiga korban jiwa dan sembilan luka berat, Rabu (21/12).

Mobil Masuk Jurang, 4 Tewas DPRA Gunakan Hak Interpelasi Angket Hentikan Pilkada MK Panggil Kembali DPRA BANDA ACEH ( Waspada): Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, akhirnya menggunakan hak interpelasi dan hak angket untuk meminta gubernur sebagai kuasa pemegang anggaran guna menghentikan pencairan dana Pilkada Aceh. Dengan penghentian pencairan dana Pilkada , DPRA telah berupaya menghentikan Pilkada Aceh, melalui Pansus yang akan dibentuk dalam waktu dekat setelah rapat badan musyawarah DPRA. Wakil Ketua Komisi A DPRA Abdullah Saleh kepada wartawan, Rabu (21/12) sore mengatakan, usulan pansus hak Interpelasi dan hak angket telah disampaikan melalui surat bersifat penting kepada Ketua DPRA

Hasbi Abdullah. Menurut Abdullah saleh upaya tersebut dilakukan sehubungan gagalnya rapat kerja Komisi A DPRA dengan Gubernur Aceh yang disebabkan oleh ketidakhadiran Irwandi Yusuf pada tanggal 18-24 Oktober 2011 dalam rangka membicarakan tindak lanjut penghentian dana Pilkada. “Disamping itu kami juga mengikuti kasus-kasus indikasi korupsi dalam lingkungan Pemerintah aceh terutama kasus pengadaan CT scan pada RSUZA dan kasus penjualan asset besi tua pada Dinas BMCK Ac e h u nt u k d i s e l i d i k i o l e h p a nsu s Lanjut ke hal A2 kol 1

BALIGE (Waspada): Mobil pengangkutan umum (MPU) CV. Sinar Nauli BB 1252 LE tergelincir dan masuk jurang sedalam 70 meter di Desa Siboruon Kec. Balige Kab. Toba Samosir (Tobasa), Selasa (20/ 12) malam sekira pukul 22:00. Peristiwa itu mengakibatkan tiga orang tewas, sembilan lainnya luka berat. Sedangkan satu orang lagi meninggal dunia akibat mobil pribadi ditumpangi satu keluarga amblas ke jurang 60 m di km 15-16 jurusan Tigarunggu-Parapat, Desa Parik Sabungan, Kec. Dolok Pardamean, Simalungun. Informasi dihimpun Waspada, Rabu (21/12), ketiga korban tewas dalam kecelakaan

di Tobasa yakni Rustam Simanjuntak, 58, warga Desa Siboruon, Tiomina Simbolon, 75, warga Desa Siboruon dan Marisi Simanjuntak, 63, warga Desa Siboruon. Sembilan orang luka berat adalah Andri Butarbutar (sopir), 30, warga Lumbandolok Lanjut ke hal A2 kol 3

Penjahat Bersenpi Gasak Brandkas Pengusaha Angkutan MEDAN (Waspada): Empat dari lima pria bersenjata api menyikat brandkas dari rumah pengusaha angkutan dan ekspedisi di Jalan Veteran No 16/82, Lingk. IX, Kel. Gang Buntu, Kec. Medan Timur, Rabu (21/12) sekira pk 06:30. Lima penghuni rumah San Saw alias Hasan alias Kok San, 75, pengusaha angkutan, Ngawi Sen ,43, dan istrinya Kee Cin, 39, Vetty, 20, dan Venny, 18, sempat diikat dan disekap di dalam kamar Lantai II serta nyaris diperkosa. Usai menggondol brandkas berisi Rp 10 juta, 3 sertifikat hak milik, 5 BPKB dan sejum-

Jaringan Komputer BNI Belum Normal JAKARTA (Antara): Jaringan komputer Bank BNI sampai Rabu (21/12) siang belum berjalan normal setelah sejak Selasa pagi kemarin terhenti akibat rusak di bagian teknis jaringan. “B e l u m s e m u a s i s t e m j a r i n g a n komputer kami berjalan penuh. Masih ada yang mati dan masih terus kami perbaiki,” kata Sekretaris Perusahaan BNI, Tribuana Tunggadewi, Rabu. Dia mengatakan sejak Selasa malam pukul 20.00, jaringan komputer kembali tersambung namun belum berjalan penuh. Dia menjelaskan, kerusakan terjadi pada sistem komunikasi pengalihan data yang

saat ini masih dalam proses stabilisasi. “Sistem komputer sudah kembali hidup tetapi belum normal. Kamis (22/12) diharapkan sudah normal penuh,” katanya. Tribuana mengatakan, kerugian yang paling besar dari masalah ini adalah ketidakmampuan memberikan layanan yang baik kepada nasabah. “Kalau kerugian dari fee base sehari tidak terlalu berpengaruh,” katanya. Meski begitu, Tribuana menandaskan tidak ada nasabah yang mengajukan permintaan ganti rugi akibat terhentinya jaringan komputer BNI. “Dana nasabah tetap ada yang masuk, karena transaksi besar tetap dilayani dengan manual,” katanya.

lah perhiasan. Pelaku kabur mengendarai mobil Kijang Innova warna Silver BK 1168 ZY. Informasi diperoleh di lokasi kejadian, pagi itu, satu mobil Kijang Innova BK 1168 ZY warna silver parkir di pinggir jalan depan rumah San Saw alias Kok San. Begitu cucu korban bernama Peter ,13, berangkat ke sekolah, dengan mobil Toyota Avanza BK 1631 QH, empat pria yang berada dalam mobil Innova itu turun dan masuk ke dalam rumah korban yang tidak dikunci. Satu orang pelaku Lanjut ke hal A2 kol 3

Tiga Anak Asyiah Jadi Sarjana Berkat Jual Jamu Dan Sewa Buku Waspada/Rudi Arman

KAPOLRESTA Medan Kombes Tagam Sinaga didampingi Kabid Humas Poldasu Kombes Raden Heru Prakoso, Kasat Narkoba Kompol Juli Agung Pramono dan Kasat Reskrim AKP Yoris Marzuki menunjukkan barang bukti dua plastik berisikan 10.000 ekstasi asal Hongkong senilai Rp2,5 miliar yang disita dari YY (pakai baju tahanan), Rabu (21/12).

Polisi Sita 10.000 Butir Ekstasi Asal Hongkong MEDAN (Waspada): Satuan Narkoba Polresta Medan menyita 10.000 butir ekstasi senilai Rp 2,5 miliar di Medan, Selasa(20/12) malam. Ekstasi sebanyak itu diduga akan dipergunakan untuk pesta

pergantian tahun.Kurirnya diamankan polisi dalam penyergapan di lapangan parkir Emerald Garden Hotel Jalan Putri Hijau Medan, Selasa (20/ 12) malam. Tersangka YY, 57, warga

Al Bayan

Ghina’ wal Lahwu Oleh: H. Ameer Hamzah Nyanyian dan permainan hiburan yang melalaikan menumbuhkan kemunafikan dalam hati, bagaikan air menumbuhkan rerumputan. (HR Addailami) GHINA’ adalah nyanyian dan Lahwu bermakna hiburan yang melalaikan seperti hiburan-hiburan yang kita lihat di televisi sekarang ini. Keduanya membuat hati orang menjadi buta dan hati munafik. Jika sudah menjadi bagian dari munafik manusia tersebut sangat merugi. Sebab munafik itu lebih jelek dari kafirin. Mungkin banyak yang tersinggung ketika kita menyebut nyanyian itu haram, tetapi bila kita merujuk kepada sejumlah dalil dalam Alquran dan sunnah memang profesi itu tidak baik. Lanjut ke hal A2 kol 2

Jalan Timor Baru II No 86/49 Kel. Gang Buntu, Kec. Medan Timur, diringkus petugas.Dia membawa dua plastik masingmasing berisi 5.000 butir pil ekstasi warna biru dan abuabu. Selanjutnya,YY beserta barang bukti diboyong ke Mapolresta Medan untuk pemeriksan lebih lanjut. Hasil pemer iksaan, Y Y mengaku mendapat barang tersebut dari Mr X (DPO) di kawasan Ja l a n Se m a ra n g Mi n g g u (18/12), dengan janji upah Lanjut ke hal A2 kol 2

MEDAN ( Waspada) : Hari Ibu yang dirayakan 22 Desember setiap tahun, seolah menjadi momen khusus bagi kaum wanita yang sudah berjuang keras dalam perjalanan hidup mereka untuk mengantar sukses buah hati dan keluarga. Sebab, ibu adalah contoh dalam rumah tangga. Kegigihannya bisa menjadi panutan dalam lingkungan maupun masyarakat luas. Seperti halnya perjalanan hidup Asyiah (foto), ibu lima orang anak ini. Meski bersuamikan seorang PNS, namun dia tidak ingin berpangku tangan menerima penghasilan suaminya yang pas-pasan. “Berapalah gaji PNS waktu itu , untuk biaya hidup, ngontrak rumah dan keperluan pendidikan anak-anak tentu tidak mencukupi . Sebagai ibu, saya ingin anakanak tumbuh kembang sempurna, berpendidikan dan yang penting tidak tahu kalau orang tuanya susah. Saya selalu bilang pada mereka, kita bukan orang susah, tapi sedang berusaha membenahi hidup menjadi lebih baik dari sekarang. Jadi kalau kalian mau sekolah lanjut saja. Lanjut ke hal A2 kol 5

Antara

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kanan) didampingi Ibu Ani Yudhoyono (kanan) memberikan ucapan selamat kepada Dubes Indonesia untuk Belanda Retno Lestari Priansari Marsudi (kiri) dan sejumlah dubes lainnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/12).

Lima Putra Terbaik Sumut Dan Aceh Dilantik Jadi Dubes JAKARTA (Waspada): Dari 26 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia (LBPP) untuk sejumlah negara sahabat yang dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/12) terdapat empat putra terbaik asal Sumatra Utara. Keempat putra terbaik asal Sumut yang dipercaya menjadi Dubes sesuai Keppres No.74/P/Tahun 2011, masingmasing Harbangun Napitulu j a d i D u b e s d i Re p u b l i k Mozambique berkedudukan di Maputo, Saut Maruli Tua

Gultom, Dubes Republik Ekuador berkedudukan di Quito, sebelumnya Asisten Deputi 3/II Bilateral Bidang Ekonomi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi pada Kantor Menko Polhukam. Bomer Pasaribu kelahiran 22 Agustus 1942 merupakan politisi Partai Golkar, pernah menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada paruh pertama era pemerintahan Abdurrahman Wahid dan mantan anggota MPR/DPR RI 2004-2009 dipercaya jadi Dubes untuk Kerajaan Denmark merangkap

KILAS FOTO 2011

Ada-ada Saja

Mulai Edisi hari ini (Kamis, 22/12) hingga Sabtu (31/12), Waspada menampilkan kumpulan gambargambar peristiwa dunia pilihan sepanjang tahun 2011, dari sumber Yahoo Flickr dan lainnya.

Rambut Pirang Mendadak Hijau

Foto kanan: Tanggal 14 Januari 2011, gelombang pergolakan politik di Timur Tengah dimulai dengan diawali aksi demonstrasi di Tunisia. Foto kiri: 11 Februari 2011, pergolakan politik Timur Tengah merambat ke Mesir dengan meningkatnya jumlah massa secara besar-besaran menuntut pengunduran diri presiden Husni Mubarak. (rzl)

Gara-gara mandi pancuran, rambut sekelompok gadis pirang mendadak berubah menjadi hijau. Masalah berawal saat para gadis ini mandi menggunakan air pancuran di rumah baru mereka di kawasan Anderslöv, Swedia. Saat satu persatu dari mereka menyadari rambutnya berubah menjadi hijau, mereka sempat terpikir bahwa pasokan air yang ada di rumah itu mengandung kadar tembaga yang tinggi. Lanjut ke hal A2 kol 5

Republik Lithuania berkedudukan di Kopenhagen sedangkan Elias Ginting kelahiran 9 Oktober 1956 di Kabanjahe merupakan sarjana Sosial Politik, Hubungan Internasional Universitas Gajah Mada – Yogyakarta. 26 Dubes yang dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono : 1. Retno Lestari Priansari Marsudi, Dubes Belanda bedudukan di Den Haag. 2. Desra Percaya, Wakil Tetap Republik Indonesia Lanjut ke hal A2 kol 7

Serampang - Jangan lupa populerkan bika Ambon dan pisang sale - He.... he....he....


Berita Utama

A2 Usai Vonis, Dua Napi Kabur TANJUNGBALAI (Waspada): Dua narapidana kasus pencurian sarang burung wallet, Ade Indra, 26, warga Kota Kisaran, Asahan, dan M Arsyad, 26,warga Kualuh Selatan, Labuhanbatu Utara, kabur dari sel Pengadilan Negeri (PN) Kota Tanjungbalai, usai hakim memvonis keduanya Rabu (21/12) sore. Informasi dihimpun Waspada, dalam sidang putusan, Majelis hakim diketuai Mian Munte serta anggota Risbarita Simarangkir dan Albon Damanik, menghukum keduanya masing-masing 1 tahun 6 bulan penjara. Usai vonis, kedua terpidana dimasukkan kembali ke sel di bagian belakang kantor PN, bersama tahanan lainnya untuk dibawa ke Lapas Pulausimardan.Saat itulah keduanya kabur. Ketua PN Tanjungbalai, Sugiyo Mulyoto melalui Hakim Albon Damanik membenarkan kejadian itu. Menurut Albon, keduanya kabur dengan memanjat langit-langit ruangan, kemudian merusak asbes dan kabur lewat samping kanan kantor yang tepat berhadapan dengan lapangan tenis. Wakapolres Tanjungbalai Kompol SF Napitu yang turun ke TKP mengatakan pihaknya tengah melakukan pengejaran dengan menurunkan tim. Sedangkan Kasi Intel Kejari Tanjungbalai Kifli R Harahap berkilah, larinya kedua napi bukan tanggungjawab kejaksaan. (a32)

APBD Sumut ....

fraksi di DPRD Sumut menyetujui usulan APBD tahun 2012, namun sejumlah masukan dan saran, tetap disampaikan ke Pemprovsu. Secara bergantian, juru bicara masing-masing fraksi, menyampaikan catatannya kepada Pemprovsu. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) misalnya, mengaku kecewa dengan Pemprovsu yang terlalu minim mengalokasikan dana untuk program Jamkesda. Yakni hanya Rp12 miliar lebih. Padahal, menurut juru bicara fraksi ini, Raudin Purba, program itu sangat dibutuhkan masyarakat. Hal ini sangat kontras dengan semangat dewan dan eksekutif dalam mendukung penyertaan modal ke BUMD secara besar-besaran. Berkaitan dengan penyertaan modal kepada BUMD, FPKS meminta pemerintah untuk terlebih dahulu melakukan pembenahan internal perusahaan itu dengan audit kinerja dan keuangan serta

Semua Daerah ....

yang didera bencana badai terburuk yang menewaskan ratusan orang. Indonesia, kata Agung, menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa uang senilai 300 ribu dolar AS dan juga mengirimkan tim kemanusiaan sejumlah 22 orang dari BNPB dan SAR guna membantu mencari korban yang hilang serta tim medis dari Kementerian Kesehatan untuk menolong korban luka-luka.

DPRA Gunakan....

DPRA,”kata Abdullah Saleh didampingi Adnan Beuransyah di Media Center kantor DPRA. Usulan hak Interpelasi dan hak angket ditanda tangani oleh 39 anggota DPRA yang didominasi dari fraksi Partai Aceh dan sejumlah anggota DPRA dari partai lokal, seperti Partai Daulat Aceh (PDA), Partai Patriot, Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur: 1. Gg5, f5. 2. Gf6, Ke6. 3. d5xK, Mf8. 4. Mh8+mat. (Jika 2. ...., Rf7. 3. Mg7+, Re8. 4. Me7+mat).

Jawaban TTS: TTS Topik

Olahraga

F U T S A L N E D P P A K I R A A A I N D O N E S I G T B E M I S L A P K O E T A P O M A C L I P P E R O O M K A K A T A C L T H A I L A I

T E N D A N G O I E S T A N L S A L T O S R A A T A R J A B C U U P E J N R I N G S H T K O S A N A N L U A R D N K A N C H O

Jawaban Sudoku: 8 5 7 4 6 2 1 3 9

6 4 3 7 9 1 5 2 8

2 1 9 8 5 3 6 4 7

3 7 1 2 8 9 4 5 6

5 2 8 3 4 6 9 7 1

9 6 4 1 7 5 3 8 2

7 3 2 9 1 4 8 6 5

4 9 6 5 2 8 7 1 3

1 8 5 6 3 7 2 9 4

Tim BNN Dan Kemenkumham Amankan Napi Lapas Wanita Tj Gusta tegasnya. Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumut, Elly Lukmansyah menyatakan, saat ini terpidana Angli Yusuf dan teman satu selnya susi yang diduga mengetahui peredaran narkotika serta barang bukti uang telah dibawa BNN untuk pengembangan kasus untuk mengetahui jaringan peredaran narkotika yang dikendalikan Angli Yusuf di dalam tahanan. (m38)

BELAWAN ( Waspada): Dua oknum Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, Brigadir RS, 31, dan Bripka Sur, 33, ditahan dalam kasus dugaan terlibat kasus suap Rp200 juta dar i seorang Bandar narkoba berinisal Her alias Asiong di kawasan Kec. Medan Marelan, Jumat (2/12) malam. Kedua oknum tersebut ditetapkan sebagai tersangka, dan ditahan di sel tahanan Mapolres Pelabuhan Belawan, bersama satu unit mobil Suzuki Grand Vitara BK 1394 QD diduga hasil suap tersebut. Informasi dihimpun Waspada di Mapolres Pelabuhan

Belawan, Rabu (21/12), peristiwa yang merusak citra Polri itu berawal dari Her alias Asiong menyuruh Atien untuk membeli sabu seberat 100 gram seharga Rp75 juta di kawasan Kec. Medan Marelan. Atien dengan mengendarai sepedamotor bertemu dua pria di Kec. Medan Marelan yang mengaku memiliki sabu sebanyak yang dipesan Her. Tetapi, setelah Atien menerima sabu dan menyerahkan uang Rp75 juta, dia ditangkap dua pria, ternyata anggota Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. (h03)

kumham Sumut, Elly Lukmansyah, memaparkan, operasi tersebut sebagai tindaklanjut Mo U a n t a r a p i h a k B N N dengan Kemenkumham. Dalam operasi tersebut, kata Elly, Wakil Menteri Hukum dan HAM bersama BNN, pada Rabu dinihari sekitar pukul 02.30, turun ke Lapas Wanita. Tim gabungan menuju ruangan Blok VI D yang dihuni terpidana narkortika atas nama Angli Yusuf. Dari ruangan dihuni Angli Yusuf, Tim menemukan uang sekitar Rp 25 juta, dan tidak ada narkoba atau sabu. Operasi itu berkaitan dengan informasi, di mana terpidana kasus narkotika ini, mengendalikan bisnis transaksi narkoba dari ruangan sel tahanan. Mengenai ada kelalaian dalam pengawasan, Elly mengatakan, Kalapas sudah maksimal melakukan pengawasan. Begitupun, katanya, untuk mencari titik terang, semua terkait dalam hal ini kalapas, pegawai dan petugas Lapas Wanita Tanjung Gusta Medan akan diperiksa. ‘’ Apabila ada oknum yang bermain dalam kasus tersebut, pihak Kemenkumham Sumut langsung memberikan sanksi,’’

Penjahat Bersenpi ....

Ngawi Sen dan istrinya Koe Cin digiring ke dalam kamar. Di dalam kamar tersebut, kakek, anak dan cucunya itu diikat dengan tali plastik. Setelah melumpuhkan korbannya, keempat pelaku langsung mendorong brandkas dari Lantai II dan menggelindingkannya ke bawah dan dimasukkan secara paksa ke bagian belakang mobil setelah terlebih dahulu memecahkan kaca belakang mobil milik kawanan itu. Sopir yang sudah standby di depan rumah korban selanjutnya tancap gas kea rah Jalan Bangka dan kemudian menghilang. Venny, cucu dari San Saw alias Kok San, yang ditemui di rumahnya mengatakan, para perampok masuk ke rumah mereka setelah adiknya Peter pergi ke sekolah dan pintu tidak terkunci. “Saat itu keempat perampok masuk dan masuk ke kamar saya di lantai II. Perampok

membangunkan saya dan menodongkan senjata api. Aku ketakutan dan akan diperkosa bila berteriak,” aku Venny. Menurut Venny, seorang pelaku membawa senjata api, obeng, linggis dan parang. “Seorang pelaku menggunakan penutup wajah seperti sebo dan pake senjata api. Tiga orang lagi tidak memakai penutup wajahnya,” terang Venny kepada Waspada. Petugas Identifikasi Jahtanras Polresta Medan dan Reskrim Polsek Medan Timur yang dipimpin AKP Ridwan dan Kompol Patar Silalahi melakukan olah TKP dan memintai keterangan dari kelima korban yakni kakek, anak dan cucu. Dari TKP, petugas menyita tali plastik dan pecahan kaca serta sarung bantal milik pelaku sedangkan cucu San Saw Vetty dan Venny didampingi Kepling IX Nety membuat laporan pengaduan ke Polsek

Medan Timur. Kapolsek Medan Timur Kompol Patar Silalahi yang datang ditemui di lokasi pera m p o k a n m e n g a t a k a n , pelakunya adalah komplotan yang sama dengan beberapa kejadian perampokan yang ada di Medan dalam beberapa waktu ini belakangan ini. Selang beberapa saat, Kapolresta Medan Kombes Tagam Sinaga datang ke Mapolsek Medan Timur dan mendengarkan keterangan saksi korban saat akan membuat pengaduan di ruangan SPK. Sedangkan kamera CCTV milik tetangga korban ternyata tidak berfungsi sehingga menyulitkan petugas untuk melakukan penyelidikan. Sementara, dekat rumah korban terdapat Pos Kamling Lingk.IX, namun anggota Siskamling telah pulang ke rumah sekira pk 06:00. (h04)

Kec. Balige, Maruli Siahaan, 70, warga Desa Siboruon, Lidya Siahaan, 49, warga Desa Siboruon, Nixon Parningotan Sitompul, 9, warga Desa Siboruon, Annaria Nainggolan, 36, warga Desa Siboruon, Warna Togatorop, 57, warga Desa Siboruon, Samsina Hutagalung, 43, warga Desa Siboruon, Albine Simanjuntak, 75, warga Desa Siboruon dan Kartini Siahaan, 48, warga Desa Siboruon. Korban tewas sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum (RSU) HKBP Balige setelah mengalami musibah, namun Rabu (21/12) pagi sekira pukul 08:00, dibawa keluarga korban ke rumah duka. Sementara korban luka berat masih tetap berada di RS untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif. Musibah lakalantas yang menimpa para penumpang mobil angkutan umum ini berawal mengikuti acara kebaktian natal di gedung serbaguna HKBP Balige. Ketika

itu mulai siang hingga malam hujan terus mengguyur deras. Sewaktu rombongan hendak pergi siang hari, kondisi badan jalan masih seperti biasa, tapi ketika hendak pulang seusai mengikuti acara natal, badan jalan sudah longsor. Pada saat itu hari sudah malam. Sopir tampaknya tidak menduga badan jalan amblas persis di tikungan jalan, sehingga angkutan umum ini terjerembab masuk ke jurang. Kasat Lantas Polres Tobasa melalui Kanit Laka Aiptu P Manik menjawab Waspada di kantornya mengatakan, akibat lakalantas ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan sembilan luka berat, yang disebabkan kondisi badan jalan longsor karena curah hujan cukup deras. Ditumpangi Satu Keluarga Satu tewas, dua luka berat dan tiga luka ringan ketika mobil penumpang pribadi yang ditumpangi satu keluarga jatuh ke jurang 60 m di km 151 6 j u r u s a n Ti g a r u n g g u Parapat, Desa Parik Sabungan,

Kecamatan Dolok Pardamean, Simalungun. Informasi dihimpun Waspada Rabu (21/12), peristiwa ini terjadi Selasa sekira pukul 15.30. Korban tewas, Luden, 50, swasta, korban luka berat terdiri Roma Ulianta, 30, swasta dan Vidiaria, 25, swasta, korban luka ringan terdiri Abdi Sijabat, 25, Kornelia Sijabat 52, swasta, semua korban warga Naga Pane, Kecamatan Purba, Simalungun dan Thomson Tambunan, 52, pengemudi mobil, warga Dusun Cicingga, Kelurahan Serang, Kecamatan Cikarang, Kota Bekasi. Dua penumpang mobil tidak mengalami luka yakni Suria Sijabat, 5, dan Nadia Manalu, 15, warga Naga Pane, Kecamatan Purba. Keterangan dihimpun dan informasi dari Polres Simalungun menyebutkan rombongan keluarga itu berencana berjalan-jalan ke daerah wisata Tigaras, Simalungun dengan menumpang mobil

Daihatsu Xenia B 1261 DFE. Namun, ketika tiba di tempat kejadian, tiba-tiba ban mobil slip dan mobil langsung meluncur ke dalam jurang. Warga yang melihat kejadian itu segera berupaya memberikan pertolongan dengan membawa para korban luka berat dan ringan ke rumah sakit di Pematangsiantar. Namun, Luden tidak tertolong dan meninggal sesudah sampai di rumah sakit. Kapolres Simalungun AKBP M. Agus Fajar H, S.Ik saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas AKP H. Panggabean, SH, Kasat Lantas AKP Baginda Sitohang dan Kanit Laka Ipda Alsem Sinaga, Rabu (21/12) menyebutkan kasus kecelakaan lalu lintas itu masih dalam proses penyelidikan dan kenderaan yang mengalami kecelakaan sudah diamankan guna penyelidikan. (a22/a30)

Tiga Anak ....

Polisi Sita ....

penyelidikan hingga dua minggu. Hingga akhirnya berhasil meringkus tersangka di lapangan parkir Emerald Garden Hotel,” jelas Tagam. Sedangkan Kasat Narkoba Kompol Juli Agung Pramono, SH, SIK, M.Hum mengatakan, polisi saat ini masih memburu pemberi ekstasi kepada YY. “Waktu itu Mr X memberikan 10.000 butir ekstasi kepada YY di kedai kopi Jalan Semarang Medan, 18 Desember 2011 sekira pukul 14:00,” jelas Agung, dan menambahkan, ekstasi tersebut mau diedarkan di Medan. “Kalau di tempat hiburan malam harga ekstasi kualitas

nomor satu ini mencapai Rp250 ribu/butir,” katanya. Sedangkan YY mengaku mendapat barang tersebut dari Mr X (DPO) dikawasan Jalan Semarang dan akan mendapat upah Rp 30.000.000. “Saya gak tau, saya disuruh mengantari saja, kek mana mau dapat uangnya, sekarang sudah ditangkap,” kata YY dan mengaku, ekstasi tersebut di bawa dari Hongkong. Kabid Humas Kombes Raden Heru Prakoso mengatakan, penangkapan ekstasi ini merupakan prestasi terbesar yang dilakukan Sat Narkoba Polresta Medan. (m39)

Al Bayan ....

rempuan yang ditelanjangkan, yakni berpakaian sangat minim. Setan terkutuk juga sudah masuk dalam dunia olahraga. Naudzubillahi mindzalik. Karena model-model nyanyian dan hiburan yang ada di televisi hukumnya haram mutlak, bukan hanya mereka yang menanggung akibatnya, yang nonton juga berdosa. Karena itu tidak salah bila kita mengharapkan keberanian Pemerintah dan ulama untuk menegur mereka. Penjaja aurat itulah membuat barakah dari langit mulai dicabut oleh Allah SWT. Jika Pemerintah dan ulama membiarkan nyanyian dan hiburan haram tersebut, gene-

rasi bangsa ini akan hancur moralnya. Penyair Islam Syauqi Beyk mengingatkan: Sebuah bangsa akan maju dan jaya bila akhlaknya baik, sebaliknya bila akhlaknya rusak, bangsa itu juga akan rusak. Terakhir mari kita camkan ayat berikut:”Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan Perkataan yang tidak berguna (nyanyian) untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan. (QS. Lukman:6). Jumhur mufassirin menyebutkan perkataan yang tidak berguna itu adalah nyanyian.

ki tidak punya latar belakang berjualan, yang penting dilakoni saja,’’ katanya. Lalu, racikan jamu dipahami dengan baik, selanjutnya dijual kepada konsumen. Untuk mengontrak kios, ternyata harganya cukup mahal yakni Rp 5 juta pertahun. Tapi semangat untuk berusaha semakin kuat, karena ingin anak-anak tetap sekolah. ‘’ Sekali lagi saya tekankan pada suami, kalau anak-anak tidak boleh tahu kami sedang dalam kesulitan,” ujarnya yang mengaku harus mondarmandir dari rumah kontrakan ke kios dan harus mengantar anak-anak sekolah serta berbelanja jamu ke pusat pasar naik angkot. Usaha jual jamu, sambung perempuan berkulit putih ini, ternyata belum bisa mencukupi kebutuhan. Seringkali hanya mendapat untung Rp 25.000, dan uang itu harus dibagi-bagi dengan keperluan hidup lainnya. Suatu hari, katanya, suaminya mempunyai ide agar di kios yang mereka sewa itu dibuat usaha lain. Yakni membuka Taman Bacaan Masyarakat (TBM) berbasis wirausaha. Mewujudkan hal ini, mereka menjual mobil yang selama ini jadi kendaraan keluarga. Selanjutnya membeli bukubuku dan gerobaknya untuk berwirausaha. Taman Bacaan Masyarakat ini dibuka untuk umum yang sudah mendaftar sebagai anggota tanpa dipungut biaya.

memenuhi persyaratan perundang-undangan. Tapi khusus untuk PD Perhotelan, FPKS tetap menolak diberikan penyertaan modal, karena mereka tidak mengelola hotel lagi. Diversifikasi Sementara itu, Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), meminta Pemprovsu ke depan untuk melakukan diversifikasi sumber pendapatan. Sampai saat ini sumber pendapatan daerah belum bergeser dari dominasi pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bermotor dan pajak b a h a n b a k a r k e n d a ra a n bermotor. Selain itu FPAN meminta Pemprovsu segera melaksanakan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan. Kata Ke t u a F PA N Pa r l u h u t a n Siregar, ini harus menjadi prioritas utama yang harus dilakukan Pemprovsu. Sudah tidak zamannya lagi berlari dari satu retorika ke retorika lainnya. ‘’Indikasi keberhasilan reformasi birokrasi adalah minimnya korupsi,’’ katanya. Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) menyampaikan keraguannya akan keberhasilan visi, misi dan tujuan pasangan Syampurno yang dijabarkan dalam bentuk janji kepada masyarakat. Karena, masyarakat Sumut belum juga terlepas dan kebodohan, penyakit, kelaparan dan mempunyai masa depan. Itu terjadi karena lemahnya manajemen Pemprovsu yang ditunjukkan kinerja dari hampir seluruh Sa t u a n Ke r j a Pe ra n g k a t Daerah (SKPD). (m12) PKPI. Abdullah Saleh menyebutkan, hasil pansus nantinya akan disampaikan melalui rapat paripurna di DPRA, apabila sejumlah kasus terbukti terindikasi korupsi maka akan direkomendasikan kepada pihak penegak hukum untuk ditindaklanjuti sampai tuntas. MK Panggil DPRA Mahkamah Konstitusi (MK) kembali memanggil DPRA pada Rabu (4/1) mendatang untuk hadir dalam ruang sidang MK pada agenda pemeriksaan perbaikan, meskipun DPRA telah mencabut gugatan KIP kepada MK beberapa hari lalu. “Saya dan Adnan Beuransyah telah mendapat kuasa oleh Ketua DPRA untuk menghadiri panggilan MK serta memberikan keterangan atas gugatan DPRA terhadap KIP, Dalam hal ini DPRA tidak mempercayakan lagi MK. “kata Abdullah Saleh menambahkan. (cb01)

Rp 30.000.000. Kapolresta Medan Kombes Tagam Sinaga didampingi Kabid Humas Poldasu Kombes Raden Heru Prakoso dan Kasat Narkoba Kompol Juli Agung Pramono saat pemaparan kasus tersebut Rabu (21/12) mengatakan, tersangka mengaku ekstasi tersebut di bawa dari Hongkong transit di Malaysia dan masuk Indonesia melalui Tanjungbalai Asahan. “Penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat, yang dikembangkan pihak Sat Narkoba Polresta Medan, dengan melakukan Lihatlah tingkah laku mere k a , m e re k a m e n y a n y i dengan goyang pinggul yang sangat berlebihan, menggoyang badan, menghentakhentak kaki, bahkan pakaian mereka seperti manusia primitif zaman jahiliyah kuno. Kebanyakan mereka adalah beragama Islam, tetapi mereka lebih berani dari penyanyi yang beragama non-Islam. Inilah yang menjadi problema dakwah kita. Selain dunia nyanyi, sinetron, film, modelling, dunia olahraga juga banyak yang sudah menyimpang dengan ajaran syariah Islam. Misalnya kita sering melihat dalam setiap peristiwa olahraga ada pe-

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

MEDAN (Waspada): Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumut, segera memeriksa Kalapas Wanita Tanjung Gusta Medan menindaklanjuti sidak Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kementerian Hukum dan Ham dipimpin Wakil

Menteri Kementerian Hukum dan Ham, Deny Indrayana. Dalam sidak tersebut, satu napi kasus narkoba diamankan Tim untuk diperiksa diduga terkait jaringan narkoba internasional. Kepada Wartawan, Rabu (21/12) , Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemen-

Diduga Terima Suap Rp200 Juta, Dua Oknum Polres Belawan Ditahan

mengenakan penutup wajah (sebo) , sedangkan mobil pelaku berikut sopirnya berada di depan rumah toko berlantai III itu. Kawanan perampok ini langsung menuju lantai II ruko tersebut dan masuk ke kamar Venny. Dibawah todongan senjata api mirip pistol, pelaku memaksa Venny agar menunjukkan di mana tempat penyimpanan barang-barang berharga. Pelaku juga mengancam akan menembak dan memperkosa Venny bila berteriak. Selanjutnya, para pelaku memaksa Venny keluar dari dalam kamar dan menuju lantai III. Di lantai III, pelaku bertemu dengan San Saw alias Kok San. Karena tak mau menunjukkan tempat penyimpanan brandkas, pelaku menendang dan memukul pria uzur tersebut hingga tergeletak. Kemudian, pasangan suami istri

Mobil Masuk Jurang....

Ilmu itu penting.Padahal kalau giliran mereka minta uang sekolah dan keperluan lain, saya ketar-ketir juga,”kata Asyiah, (foto) Selasa (20/12)di lokasi usahanya Jalan Karya Jaya Medan Johor. Ibu dari Susan Kartika, Mayasari Kartika, Wira Adinegara, Ririn Kartika dan Rehan Wijaya ini menyebutkan, kehidupan mereka semakin terasa sulit saat suaminya dimutasi tahun 2007, yang bertugas di D i n a s Pe n d i d i k a n Ko t a Medan. Namun, dia berusaha untuk tegar dan berusaha membuat usaha. “Saya hampir putus asa dan merasa jalan semakin sempit. Saya dan suami sepakat menjual barang yang ada untuk dijadikan modal usaha. Terpikir oleh saya untuk jualan jamu dengan mengontrak kios. Mes-

Ada-ada Saja ....

Namun meski melalui serangkaian tes, air di rumah tersebut dinyatakan tidak memiliki masalah. Dan setelah diperiksa lebih lanjut barulah diketahui ternyata aliran air panaslah yang menyebabkan lapisan tembaga menjadi terkikis dari pipa pancuran dan membuat rambut orang yang mandi di tempat itu berubah menjadi hijau. Sebagai solusi, akhirnya para gadis tidak bisa menikmati siraman air hangat, dan harus mandi dengan air dingin. (net/rzl)

Waspada/Muhammad H. Ishak

WARGA dan petugas melihat mobil Avanza BL 934 IB jungkir balik dan tersangkut di pagar Mapolsek Julok akibat sopir mengantuk, Rabu (21/12) sekira pukul 07:00.

Sopir Mengantuk, Avanza Tersangkut Di Pagar Mapolsek JULOK (Waspada): Satu mobil Avanza BL 934 lB dikemudikan Adi Kurnian, 35, warga Aceh Utara tersangkut di pagar gerbang Mapolsek Julok, Kab. Aceh Timur, Rabu (21/12) pagi. Sopir mobil diduga mengantuk sehingga mobil tak bisa dikendalikan. Sedangkan, sopir mengalami luka serius dan kini dirawat di RSUD Cut Mutia Lhokseumawe. Informasi menyebutkan, kejadian berawal ketika mobil

Avanza yang melaju dalam kecepatan tinggi dari arah Idi Rayeuk (timur) menuju (barat).Sesampai di lokasi sopir Avanza diduga mengantuk dan ketiduran saat mengemudi, sehingga mobil melaju ke kanan jalan dan masuk parit

kemudian terguling-guling dan terbang hingga tersangkut di atas pagar Mapolsek Julok. Kasat Lantas Polres Aceh Timur Iptu Hangga Utama melalui Kanit Lantas Pos Julok Aiptu Syahrial mengakui kejadian itu. (b24)

Waspada/Gito rolies

TOBAT: Sejumlah anak punk yang dibina di SPN Seulawah kab Aceh Besar, terharu saat menyanyikan lagu berjudul “IBU” saat dikunjungi Wakil Walikota Banda Aceh Illiza Sa’duddin Djamal dan Ketua DPRK serta pejabat jajaran Pemko, Rabu (21/12).

Lima Putra ....

Perserikatan BangsaBangsa dan Organisasi Internasional lainnya di New York, AS. 3. Prianti Gagarin Djatmiko Singgih, Dubes Republik Bolivar Venezuela, merangkap Republik Trinidad dan Tobago, Grenada, Saint Vincent and Grenadines, Persemakmuran Dominika dan Saint Lucia, berkedudukan di Caracas, R e p u b l i k B o l i v a r Ve n e zuela. 4. Deddy Saiful Hadi, Dubes Qatar. 5. Saut Maruli Tua Gultom, Dubes Ekuador. 6. Andradjati, Dubes Ssenegal merangkap di Republik Pantai Gading, Republik Gambia, Republik Guinea Bissau, Republik Gabon, Republik Demokratik Kongo, Republik Guinea, Republik Mali, dan Republik Sierra Leone, berkedudukan di Dakar. 7. Mayerfas, Dubes Republik Sosialis Vietnam. 8. Budiarman, Dubes Negara Takhta Suci Vatikan. 9. Elias Ginting, Dubes Finlandia merangkap Estonia berkedudukan di Helsinki. 10. Teiseran Foun Cornelis, Dubes Negara Republik Kuba merangkap persemakmuran Bahamas dan Republik Jamaika berkedudukan di Havana. 11. Subijaksono Sujono, Dubes Bosnia dan Herzegovina berkedudukan di Sarajevo.

12. Prayono Atiyanto, Dubes Republik Azerbaijan 13. Andri Hadi, Dubes Singapura. 14. Sukanto, Dubes Kesultanan Oman. 15. Djauhari Oratmangun, Dubes Federasi Rusia merangkap Belarus berkedudukan di Moskow 16. Agus Sarjana, Dubes Kroasia. 17. Harbangun Napitulu, Dubes Mozambique. 18. Dewa Made Juniata Sastrawan, Dubes Kerajaan Swedia merangkap Republik Latvia. 19. Nurfaizi, Dubes Republik Arab Mesir. 20. Teuku Mohammad Hamzah Thayeb, Dubes Kerajaan Inggris merangkap Republik Irlandia dan IMO berkedudukan di London. 21. Lutfi Rauf, Dubes Kerajaan Thailand. 22. Dwi Ayu Arimami, Dubes Panama. 23. Dian Wirengjurit, Dubes Republik Islam Iran merangkap Turkmenistan berkedudukan di Teheran. 24. Agustinus Sumaryono, Dubes Republik Namibia merangkap Republik Angola berkedudukan di Windhoek. 25. Bomer Pasaribu, Dubes Kerajaan Denmark merangkap Republik Lithuania berkedudukan di Kopenhagen. 26. Ahmad Ni’am Salim, Dubes Republik Demokrasi Rakyat Aljazair. (aya)

Bagi yang membaca buku di l o k a s i T B M p u n “f re e o f charge” alias gratis. “Namun demi memenuhi stok buku yang kami punya, kami memungut biaya untuk anggota TBM yang ingin meminjam buku berhari-hari,’’ katanya. Harga sewanya bervariasi mulai dari seribu 1000 rupiah hingga 10.000 rupiah untuk paling lama 1 minggu peminjaman. Untuk peminjam yang terlambat mengembalikan buku tidak akan dikenakan denda, hanya saja disediakan kotak infaq bagi yang ingin memberikan dengan jumlah yang tidak ditentukan alias seikhlas hati. Hasil kotak infaq dan jika uangnya terkumpul akan disumbangkan bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan,” katanya sembari menambahkan penghasilan mereka mulai bisa memenuhi kebutuhan pokok dan biaya kuliah anakanak. Dua tahun berikutnya, yakni tahun 2009, sambung Asyiah, TBM yang dikelola semakin ramai. Usaha jamu yang dia tekuni juga mengalami peningkatan. Dari sana, sedikit demi sedikit bisa menabung selain memberikan biaya kuliah untuk tiga orang buah hatinya. Apalagi dua orang puterinya kuliah di bidang keahlian kecantikan dan tata busana, yang membuat mereka langsung bisa bekerja secara mandiri. “Kalau dilihat kehidupan sekarang sepertinya kami

sudah berkecukupan. Tapi semua ini kami rintis dengan susah payah, pernah makan hanya sekali dengan nasi bungkus bersama-sama. Kalau anak-anak tanya, kenapa nasi bungkus ? Saya jawab supaya lebih ringkas saja. Padahal uangnya tidak cukup kalau harus memasak. Tapi, sebagai insan yang selalu bergantung pada kekuasaan Allah, saya tetap menganggap keberhasilan ini adalah cobaan dari Allah seperti dia mencoba kami saat susah dahulu. Saya berharap tidak ada ibu-ibu yang putus asa, sesulit apapun hidup yang dia jalani. Karena setiap kesulitan itu pasti ada jalan keluar. Yang penting kita berusaha, saling menerima dengan pasangan dan selalu memayungi anakanak dengan perhatian dan kasih sayang. Jangan cerita kesulitan hidup pada anak, tapi ceritakan bahwa hidup adalah perjuangan untuk meraih kebahagiaan masa depan. Saya bangga dengan suami (Amri) yang begitu gigih dengan usaha dan ide-ide kreatif untuk usaha, saya juga bangga dengan anak-anak yang rajin belajar dan penuh semangat, meski sekarang sudah sarjana dan bekerja, seorang di Kalimantan mereka tidak berpuas diri, tapi tetap ingin sekolah dan saya ingin menjadi ibu panutan bagi anak-anak sebagai pelengkap perjalanan hidup ini, “ujar Asyiah menutup pembicaraan. (m37)


Berita Utama

A2

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

3 Anak Asyiah Sarjana Berkat Jual Jamu Dan Sewa Buku HARI Ibu yang dirayakan 22 Desember setiap tahun, seolah menjadi momen khusus bagi kaum wanita yang sudah berjuang keras dalam perjalanan hidup mereka untuk mengantar sukses buah hati dan keluarga. Sebab, ibu adalah contoh dalam rumah tangga.Kegigihannya bisa menjadi panutan dalam lingkungan maupun masyarakat luas. Seperti halnya perjalanan hidup Asyiah, ibu lima orang anak ini. Meski bersuamikan seorang PNS, namun dia tidak ingin berpangku tangan menerima penghasilan suaminya yang pas-pasan. “Berapalah gaji PNS waktu itu , untuk biaya hidup, ngontrak rumah dan keperluan pendidikan anak-anak tentu tidak mencukupi . Sebagai ibu, saya ingin anak-anak tumbuh kembang sempurna, berpendidikan dan yang penting tidak tahu kalau orang tuanya susah. Saya selalu bilang pada mereka, kita bukan orang susah, tapi sedang berusaha membenahi hidup menjadi lebih baik dari sekarang. Jadi kalau kalian mau sekolah lanjut saja. Ilmu itu penting.Padahal kalau giliran mereka minta uang sekolah dan keperluan lain, saya ketar-ketir juga,”kata Asyiah, (foto) Selasa (20/12)di lokasi usahanya Jalan Karya Jaya Medan Johor. Ibu dari Susan Kartika,Mayasari Kartika, Wira Adinegara, Ririn Kartika dan Rehan Wijaya ini menyebutkan, kehidupan mereka semakin terasa sulit saat suaminya dimutasi tahun 2007, yang bertugas di Dinas Pendidikan Kota Medan. Namun, dia berusaha untuk tegar dan berusaha membuat usaha. “Saya

hampir putus asa dan merasa jalan semakin sempit. Saya dan suami sepakat menjual barang yang ada untuk dijadikan modal usaha. Terpikir oleh saya untuk jualan jamu dengan mengontrak kios. Meski tidak punya latar belakang berjualan, yang penting dilakoni saja,’’ katanya. Lalu, racikan jamu dipahami dengan baik, selanjutnya dijual kepada konsumen. Untuk mengontrak kios, ternyata harganya cukup mahal yakni Rp 5 juta pertahun. Tapi semangat untuk berusaha semakin kuat, karena ingin anak-anak tetap sekolah. ‘’ Sekali lagi saya tekankan pada suami, kalau anak-anak tidak boleh tahu kami sedang dalam kesulitan,” ujarnya yang mengaku harus mondar-mandir dari rumah kontrakan ke kios dan harus mengantar anak-anak sekolah serta berbelanja jamu ke pusat pasar naik angkot. Usaha jual jamu, sambung perempuan berkulit putih ini, ternyata belum bisa mencukupi kebutuhan. Seringkali hanya mendapat untung Rp 25.000, dan uang itu harus dibagi-bagi dengan keperluan hidup lainnya. Suatu hari, katanya, suaminya mempunyai ide agar di kios yang mereka sewa itu dibuat usaha lain. Yakni membuka Taman Bacaan Masyarakat (TBM) berbasis wirausaha. Mewujudkan hal ini, mereka menjual mobil yang selama ini jadi kendaraan keluarga. Selanjutnya membeli buku-buku dan gerobaknya untuk berwirausaha. Taman Bacaan Masyarakat ini dibuka untuk umum yang

Dua Napi Kabur Seusai Vonis TANJUNGBALAI (Waspada): Dua narapidana kasus pencurian sarang burung wallet, Ade Indra,26, warga Kota Kisaran, Asahan, dan M Arsyad,26,warga Kualuh Selatan, Labuhanbatu Utara, kabur dari sel Pengadilan Negeri (PN) Kota Tanjungbalai, usai hakim

memvonis keduanya Rabu (21/12) sore. Informasi dihimpun Waspada, dalam sidang putusan, Majelis hakim diketuai Mian Munte serta anggota Risbarita Simarangkir dan Albon Damanik, menghukum keduanya masing-masing 1 tahun 6 bu-

APBD Sumut ...

raan bermotor dan pajak bahan bakar kendaraan bermotor. Selain itu FPAN meminta Pemprovsu segera melaksanakan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan. Kata Ketua FPAN Parluhutan Siregar, ini harus menjadi prioritas utama yang harus dilakukan Pemprovsu. Sudah tidak zamannya lagi berlari dari satu retorika ke retorika lainnya. ‘’Indikasi keberhasilan reformasi birokrasi adalah minimnya korupsi,’’ katanya. Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) menyampaikan keraguannya akan keberhasilan visi, misi dan tujuan pasangan Syampurno yang dijabarkan dalam bentuk janji kepada masyarakat. Karena, masyarakat Sumut belum juga terlepas dan kebodohan, penyakit, kelaparan dan mempunyai masa depan. Itu terjadi karena lemahnya manajemen Pemprovsu yang ditunjukkan kinerja dari hampir seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Menurut pengamatan FPDIP, pelayanan kepada masyarakat masih rendah terutama di bidang kesehatan. ‘’Masih banyak masyarakat belum menikmati jaminan kesehatan yang disediakan pemerintah daerah,’’ kata Ketua F.PDIP Budiman Nadapdap. (m12)

Berkaitan dengan penyertaan modal kepada BUMD, FPKS meminta pemerintah untuk terlebih dahulu melakukan pembenahan internal perusahaan itu dengan audit kinerja dan keuangan serta memenuhi persyaratan perundang-undangan. Tapi khusus untuk PD Perhotelan, FPKS tetap menolak diberikan penyertaan modal, karena mereka tidak mengelola hotel lagi. Diversifikasi Sementara itu, Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) meminta Pemprovsu ke depan untuk melakukan diversifikasi sumber pendapatan. Sampai saat ini sumber pendapatan daerah belum bergeser dari dominasi pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kenda-

50 Jenazah Imigran ... Dia mengatakan, puluhan jenazah imigran gelap asal Timur Tengah yang menjadi korban kapal tenggelam di Perairan Trenggalek, Sabtu (17/12) ditemukan oleh kapal perang KRI Oswald Siahaan. Sampai saat ini, dari sekitar 250-an imigran yang ikut tenggelam dalam kecelakaan kapal fiber di Perairan Prigi, sebanyak 47 orang imigran berhasil diselamatkan. Rinciannya, 34 orang diselamatkan di Kabupaten Trenggalek dan 13 orang di wilayah perairan Kabupaten Jember. Dua orang korban selamat lainnya yang ditemukan di Pantai Sendang Biru, Kabupaten Malang diduga merupakan anak buah kapal (ABK) yang telah dinyatakan buron kepolisian.

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur: 1. Gg5, f5. 2. Gf6, Ke6. 3. d5xK, Mf8. 4. Mh8+mat. (Jika 2. ...., Rf7. 3. Mg7+, Re8. 4. Me7+mat).

Jawaban TTS: TTS Topik

Olahraga

F U T S A L N E D P P A K I R A A A I N D O N E S I G T B M I S E L A P K O E T A P O M A C L I P P E R O O M K A K A T A C L T H A I L A I

T E N D A N G O I E S T A N L S A L T O S R A A T A R J A B C U U P E J N R I N G S H T K O S A N A N L U A R D N K A N C H O

Jawaban Sudoku: 8 5 7 4 6 2 1 3 9

6 4 3 7 9 1 5 2 8

2 1 9 8 5 3 6 4 7

3 7 1 2 8 9 4 5 6

5 2 8 3 4 6 9 7 1

9 6 4 1 7 5 3 8 2

7 3 2 9 1 4 8 6 5

4 9 6 5 2 8 7 1 3

1 8 5 6 3 7 2 9 4

Diduga Terima ... kawasan Kec. Medan Marelan. Atien dengan mengendarai sepedamotor bertemu dua pria di Kec. Medan Marelan yang mengaku memiliki sabu sebanyak yang dipesan Her. Tetapi, setelah Atien menerima sabu dan menyerahkan uang Rp75 juta, dia ditangkap dua pria, ternyata anggota Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Selanjutnya Atien diintrogasi dan dipaksa menghubungi Her untuk mengambil pesanannya di Jalan Tangkuk Bongkar, Mandala. Ketika Her menerima sabu pesanannya dari Atien, kedua oknum polisi itu menangkapnya, lalu dibawa keliling Kota Medan hingga ke Jalan Tol. Dalam perjalanan, kedua oknum itu bernegosiasi. Her setuju memberi uang sebesar Rp200 juta asal dirinya dilepaskan. Karena Her tidak membawa uang, Her menyuruh temannya untuk mengantar uang Rp200 juta di Jalan Aluminium depan Asrama Barakuda TNI AL, kemudian menyerahkan kepada kedua oknum polisi tersebut. Dua minggu berselang setelah peristiwa itu, Her melapor ke Polres Pelabuhan Belawan. Berdasarkan laporan itu, Bripka Sur dan Brigadir RS ditangkap dan dijebloskan ke dalam sel tahanan. Kasi Propam Polres Pelabuhan Belawan Ipda M Nahampun membenarkan kedua oknum polisi itu ditahan terkait dugaan pemerasan terhadap tersangka kasus narkoba tersebut. “Dia masih menjalani pemeriksaan di Reskrim dan setelah selesai kita yang tangani terkait kode etik kepolisian,” katanya saat dikonfirmasi melalui melalui telefon. Namun, Nahampun tidak menjelaskan tentang status Her dan Atien. (h03)

Ada-ada Saja ... Namun meski melalui serangkaian tes, air di rumah tersebut dinyatakan tidak memiliki masalah. Dan setelah diperiksa lebih lanjut barulah diketahui ternyata aliran air panaslah yang menyebabkan lapisan tembaga menjadi terkikis dari pipa pancuran dan membuat rambut orang yang mandi di tempat itu berubah menjadi hijau. Sebagai solusi, akhirnya para gadis tidak bisa menikmati siraman air hangat, dan harus mandi dengan air dingin. (net/rzl)

lan penjara. Usai vonis, kedua terpidana dimasukkan kembali ke sel di bagian belakang kantor PN, bersama tahanan lainnya untuk dibawa ke Lapas Pulausimardan. Saat itulah keduanya kabur. Ketua PN Tanjungbalai, Sugiyo Mulyoto melalui Hakim Albon Damanik membenarkan kejadian itu. Menurut Albon, keduanya kabur dengan memanjat langit-langit ruangan, kemudian merusak asbes dan kabur lewat samping kanan kantor yang tepat berhadapan dengan lapangan tenis. Wakapolres Tanjungbalai Kompol SF Napitu yang turun ke TKP mengatakan pihaknya tengah melakukan pengejaran dengan menurunkan tim. Sedangkan Kasi Intel Kejari Tanjungbalai Kifli R Harahap berkilah, larinya kedua napi bukan tanggungjawab kejaksaan. (a32)

Polresta Medan ... kasus tersebut Rabu (21/12) mengatakan, tersangka mengaku ekstasi tersebut di bawa dari Hongkong transit di Malaysia dan masuk Indonesia melalui Tanjungbalai Asahan. “Penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat, yang dikembangkan pihak Sat Narkoba Polresta Medan, dengan melakukan penyelidikan hingga dua minggu. Hingga akhirnya berhasil meringkus tersangka di lapangan parkir Emerald Garden Hotel,” jelas Tagam. Sedangkan Kasat Narkoba Kompol Juli Agung Pramono, SH, SIK, M.Hum mengatakan, polisi saat ini masih memburu pemberi ekstasi kepada YY. “Waktu itu Mr X memberikan 10.000 butir ekstasi kepada YY di kedai kopi Jalan Semarang Medan, 18 Desember 2011 sekira pukul 14:00,” jelas Agung, dan menambahkan, ekstasi tersebut mau diedarkan di Medan. “Kalau di tempat hiburan malam harga ekstasi kualitas nomor satu ini mencapai Rp250 ribu/butir,” katanya. Sedangkan YY mengaku mendapat barang tersebut dari Mr X (DPO) dikawasan Jalan Semarang dan akan mendapat upah Rp 30.000.000. “Saya gak tau, saya disuruh mengantari saja, kek mana mau dapat uangnya, sekarang sudah ditangkap,” kata YY dan mengaku, ekstasi tersebut di bawa dari Hongkong. Kabid Humas Kombes Raden Heru Prakoso mengatakan, penangkapan ekstasi ini merupakan prestasi terbesar yang dilakukan Sat Narkoba Polresta Medan. (m39)

Ibu Cerdas, ... “Apabila ibu cerdas, keluargapun kuat,” kata isteri Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ini kepada Waspada di rumah dinasnya Komplek Tasbi Blok RR nomor 29 Medan Rabu (21/12), sehubungan dengan Hari Ibu ke 83 yang jatuh hari ini, Kamis, 22 Desember 2011. Hj Sutias yang dikenal sebagai Ny Gatot ini menuturkan keluarga yang kuat itu maksudnya peran seorang ibu yang cerdas dan dapat menjadi menejer di rumahnya sendiri. Jadi kalau seorang ibu jadi menejer dan pintar maka anak-anaknya juga akan kuat dan cerdas pula. Peran ibu yang membuat bagaimana arah kehidupan anakanaknya didukung pula dengan peran suaminya. “Keluarga yang lemah, berarti ibunya kurang bijak,” katanya. Ia menilai kecerdasan seorang ibu tidak hanya diperoleh dari ibu yang berpendidikan formal tinggi. Namun seorang ibu yang berpendidikan biasanya saja pun asalkan mampu memenej keluarga dengan benar maka keluarganya akan kuat. Banyak kok seorang ibu yang berpendidikan biasa saja tapi anak-anaknya semua berhasil. Tapi kalau ibu tersebut mempunyai pendidikan yang tinggi, tentu lebih bagus. Menurutnya, perilaku seorang anak dapat terbentuk dari lingkungan yang kurang baik. Oleh karena itu, penting sekali pendidikan agama sejak dini di-

sudah mendaftar sebagai anggota tanpa dipungut biaya. Bagi yang membaca buku di lokasi TBM pun “free of charge” alias gratis. “Namun demi memenuhi stok buku yang kami punya, kami memungut biaya untuk anggota TBM yang ingin meminjam buku berhari-hari,’’ katanya. Harga sewanya bervariasi mulai dari seribu 1000 rupiah hingga 10.000 rupiah untuk paling lama 1 minggu peminjaman. Untuk peminjam yang terlambat mengembalikan buku tidak akan dikenakan denda, hanya saja disediakan kotak infaq bagi yang ingin memberikan dengan jumlah yang tidak ditentukan alias seikhlas hati. Hasil kotak infaq dan jika uangnya terkumpul akan disumbangkan bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan,” katanya sembari menambahkan penghasilan mereka mulai bisa memenuhi kebutuhan pokok dan biaya kuliah anak-anak. Dua tahun berikutnya, yakni tahun 2009, sambung Asyiah, TBM yang dikelola semakin ramai. Usaha jamu yang dia tekuni juga mengalami peningkatan. Dari sana, sedikit demi sedikit bisa menabung selain memberikan biaya kuliah untuk tiga orang buah hatinya. Apalagi dua orang puterinya kuliah di bidang keahlian kecantikan dan tata busana, yang membuat mereka langsung bisa bekerja secara mandiri. “Kalau dilihat kehidupan sekarang sepertinya kami sudah berkecukupan. Tapi semua ini kami rintis dengan susah payah, pernah makan hanya sekali dengan nasi bungkus bersama-sama. Kalau anak-anak tanya, kenapa nasi bungkus ? Saya jawab supaya

Bomer Pasaribu ... Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada paruh pertama era pemerintahan Abdurrahman Wahid dan mantan anggota MPR/DPR RI 2004-2009 dipercaya jadi Dubes untuk Kerajaan Denmark merangkap Republik Lithuania berkedudukan di Kopenhagen sedangkan Elias Ginting kelahiran 9 Oktober 1956 di Kabanjahe merupakan sarjana Sosial Politik, Hubungan Internasional Universitas Gajah Mada – Yogyakarta. 26 Dubes yang dilantik Presiden: 1. Retno Lestari Priansari Marsudi, Dubes Belanda berkedudukan di Den Haag. 2. Desra Percaya, Wakil Tetap Republik Indonesia Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Internasional lainnya di NewYork, AS. 3. Prianti Gagarin Djatmiko Singgih, Dubes Republik Bolivar Venezuela, merangkap Republik Trinidad dan Tobago, Grenada, Saint Vincent and Grenadines, Persemakmuran Dominika dan Saint Lucia, berkedudukan di Caracas, Republik BolivarVenezuela. 4. Deddy Saiful Hadi, Dubes Qatar. 5. Saut Maruli Tua Gultom, Dubes Ekuador. 6. Andradjati, Dubes Senegal merangkap di Republik Pantai Gading, Republik Gambia, Republik Guinea Bissau, Republik Gabon, Republik Demokratik Kongo, Republik Guinea, Republik Mali, dan Republik Sierra Leone, berkedudukan di Dakar. 7. Mayerfas, Dubes Republik Sosialis Vietnam. 8. Budiarman, Dubes Negara Takhta Suci Vatikan. 9. Elias Ginting, Dubes Finlandia merangkap Estonia berkedudukan di Helsinki. 10. Teiseran Foun Cornelis, Dubes Negara Republik Kuba merangkap persemakmuran Bahamas dan Republik Jamaika berkedudukan di Havana. 11. Subijaksono Sujono, Dubes Bosnia dan Herzegovina berkedudukan di Sarajevo. 12. Prayono Atiyanto, Dubes Republik Azerbaijan 13. Andri Hadi, Dubes Singapura. 14. Sukanto, Dubes Kesultanan Oman. 15. Djauhari Oratmangun, Dubes Federasi Rusia merangkap Belarus berkedudukan di Moskow 16. Agus Sarjana, Dubes Kroasia. 17. Harbangun Napitulu, Dubes Mozambique. 18. Dewa Made Juniata Sastrawan, Dubes Kerajaan Swedia merangkap Republik Latvia. 19. Nurfaizi, Dubes Republik Arab Mesir. 20. Teuku Mohammad Hamzah Thayeb (putra Aceh), Dubes Kerajaan Inggris merangkap Republik Irlandia dan IMO berkedudukan di London. 21. Lutfi Rauf, Dubes Kerajaan Thailand. 22. Dwi Ayu Arimami, Dubes Panama. 23. Dian Wirengjurit, Dubes Republik Islam Iran merangkap Turkmenistan berkedudukan di Teheran. 24. Agustinus Sumaryono, Dubes Republik Namibia merangkap Republik Angola berkedudukan di Windhoek. 25. Bomer Pasaribu, Dubes Kerajaan Denmark merangkap Republik Lithuania berkedudukan di Kopenhagen. 26. Ahmad Ni’am Salim, Dubes Republik Demokrasi Rakyat Aljazair. (aya)

Rp 25 Juta Disita ... operasi tersebut sebagai tindaklanjut MoU antara pihak BNN dengan Kemenkumham. Dalam operasi tersebut, kata Elly, Wakil Menteri Hukum dan HAM bersama BNN, pada Rabu dinihari sekitar pukul 02.30, turun ke Lapas Wanita. Tim gabungan menuju ruangan Blok VI D yang dihuni terpidana narkortika atas nama Angli Yusuf. Dari ruangan dihuni Angli Yusuf, Tim menemukan uang sekitar Rp 25 juta, dan tidak ada narkoba atau sabu. Operasi itu berkaitan dengan informasi, di mana terpidana kasus narkotika ini, mengendalikan bisnis transaksi narkoba dari ruangan sel tahanan. Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumut, Elly Lukmansyah menyatakan, saat ini terpidana Angli Yusuf dan teman satu selnyaSusi yang diduga mengetahui peredaran narkotika serta barang bukti uang telah dibawa BNN untuk berikan kepada anak-anaknya. Selain itu, ibu cerdas tentu dapat melihat suasana lingkungan di mana nanti anak-anaknya berada. Misalkan jika anaknya ingin sekolah, tempatkanlah di sekolah yang lingkungannya baik begitu pula untuk tempat tinggal. “Jangan mau anak-anak bagus, tapi ditempatkan di lingkungan yang tidak bagus. Sebab pengaruh lingkungan itu sangat kuat bagi pertumbuhan dan perilaku anak,” ungkapnya. Rasulullah SAW bersabda “Ketika pindah rumah, lihat tetangganya baik tidak, teman lingkungan bermain baik tidak, sekolah lihat dulu baik tidak.” Jika suasana di mana kita tinggal sudah baik dikuatkan dengan basic agama maka mudah-mudahan anak yang dihasilkan juga baik. Di rumah, seorang ibu dapat menjadi teladan bagi anakanak dan keluarganya. Anak sekarang merupakan hasil didikan orangtuasekarang.Jadianaktidak bisa lepas dari peran orangtua dan juga lingkungan. “Peran seorangibusangatkuatdalammendidik anak, suami maupun diri sendiri dan masyarakat lingkungannya,” katanya. Menurut ibu lima anak ini, hari ibu setiap tahun diperingati karena ada nilai positip di dalamnya. Orang lupa tentang hari ibu, tapi kalau diperingati jadi ingat kembali bagaimana peran ibu tempo dulu yang ikut memperjuangkan kaum perempuan membuat gebrakan dalam pembangunan, meneruskan Kongres Pemuda. Perempuan-

pengembangan kasus untuk mengetahui jaringan peredaran narkotika yang dikendalikan Angli Yusuf di dalam tahanan. Angli Yusuf alias Mami merupakan tahanan kasus narkoba yang divonis sepuluh tahun penjara.Diadidugasebagaibandar narkoba jaringan internasional, dan saat dilakukan penggerebekan, petugas menemukan fasilitas mewah di dalam kamar seperti TV LCD, DVD player, dan uang didalam brandkas Rp25 juta. Dalam penggerebekan tersebut, selain mengamankan Mami, BNN melakukan pemeriksaan terhadap Susi. Diduga Susi mengetahui penyimpanan HP milik Mami dan mengetahui jaringannya. Menurut Kakanwil DepkumhamSumut,BaldwinSimatupang kepada wartawan, pihaknya saat ini menyerahkan sepenuhnya penanganan warga binaannya kepadaBNN.Pihaknya,tidakakan menghalangi BNN jika hendak memeriksa sipir Lapas tersebut. (m38) perempuan itu adalah seorang ibu. Untuk perjuangan sekarang, bagaimana seorang ibu membina anak-anaknya, suami, keluarga dan lingkungannya. Dalam membina rumah tangganya, Ny Gatot menilai kualitas pertemuan dengan suami dan anak-anaknya perlu dimanfaatkan dengan baik, terutama bagi ibu yang bekerja di luar rumah. Pertemuan itu misalnya, saat makan sama bisa saling berbagi cerita, baik itu kesedihan, kecerian dan semua masalah. “Kita di keluarga saling menasehati. Inilah kemitraan antara laki-laki dan perempuan,” ujarnya. Bagi ibu yang sibuk, bapak sibuk dan anak-anak yang sibuk pula dengan kegiatan masingmasing, tentu pertemuan secara fisik menjadi jarang. Namun dengan teknologi yang canggih sekarang seperti handphone, komunikasi dapat berjalan dengan lancar. “Kalau kita sibuk, ya kita bisa setiap saat menelepon anakanak maupun suami begitu juga sebaliknya,” katanya. Ia sendiri selalu memantau kegiatan lima anak-anaknya di luar rumah. Semua anaknya perempuan, pertama Afifah Rodhiyatullah kuliah di Fakultas Teknik Kimia USU, kedua; Fauziah Dimiy Hanif kuliah di Fakultas Kedokteran USU. Ketiga Rumaisho’ Hanny Mutia’h kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir. Keempat Maryam Balqis Saliiman masih kelas III MAN 1 dan terakhir Aisyah Nailah Rabbaniy masih duduk di SMA Negeri I Medan. (laswie/lina)

lebih ringkas saja. Padahal uangnya tidak cukup kalau harus memasak. Tapi, sebagai insan yang selalu bergantung pada kekuasaan Allah, saya tetap menganggap keberhasilan ini adalah cobaan dari Allah seperti dia mencoba kami saat susah dahulu. Saya berharap tidak ada ibu-ibu yang putus asa, sesulit apapun hidup yang dia jalani. Karena setiap kesulitan itu pasti ada jalan keluar. Yang penting kita berusaha, saling menerima dengan pasangan dan selalu memayungi anak-anak dengan perhatian dan kasih sayang. Jangan cerita kesulitan hidup pada anak, tapi ceritakan bahwa hidup adalah perjuangan untuk meraih kebahagiaan masa depan. Saya bangga dengan suami (Amri) yang begitu gigih dengan usaha dan ide-ide kreatif untuk usaha, saya juga bangga dengan anak-anak yang rajin belajar dan penuh semangat, meski sekarang sudah sarjana dan bekerja, seorang di Kalimantan mereka tidak berpuas diri, tapi tetap ingin sekolah dan saya ingin menjadi ibu panutan bagi anak-anak sebagai pelengkap perjalanan hidup ini, “ujar Asyiah menutup pembicaraan. (m37)

Transaksi BNI Sudah Normal MEDAN (Waspada): Jaringan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) yang sebelumnya pada Selasa (20/12) mengalami gangguan atau offline, pada Rabu (21/12) sudah normal kembali dan transaksi online pun sudah bisa dilakukan. Dari pantauan Waspada di beberapa kantor dan ATM BNI di Medan seperti Kantor BNI Jalan Dr. Mansyur Medan, terlihat aktivitas para nasabah sedang melakukan transaksi baik melalui teller maupun ATM. Situasi yang sama juga terlihat di Kantor Cabang BNI Jl Iskandar Muda, Kantor Unit Cabang Universitas

Sumatera Utara (USU) dan Kantor Wilayah BNI Jl Pemuda Medan, semuanya berjalan lancar. Kepala Kelompok Pengembangan Bisnis dan Layanan BNI Wilayah Medan Sutarman Djogosupadmo saat dikonfirmasi menyebutkan, seluruh ATM BNI di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara pada Selasa (20/ 12) pukul 20:30WIB sudah dapat kembali bertransaksi, setelah sejak pagi hingga Selasa malam sempat mengalami offline. “Sejak tadi malam hingga Rabu siang mudah-mudahan transaksi melalui ATM ataupun dengan memakai buku lewat teller sudah berjalan lan-

car dan tidak ada masalah lagi. Sudah berjalan normal kembali,” katanya. Sutarman mengakui, pada Selasa memang transaksi melalui buku atau ATM untuk penarikan uang memang tidak bisa dilakukan karena semua sistem jaringan yang berasal dari pusat tidak berfungsi. Sehingga pada Selasa hanya bisa bertransaksi penyetoran saja. “Untuk itu, BNI mohon maaf kepada nasabah atas gangguan jaringan tersebut,” katanya seraya menyebutkan, akibat terganggunya jaringan kemarin berdampak pada transaksi penarikan hari Rabu cukup besar. (m41)

Perampokan Bersenpi ...

sebut, kakek, anak dan cucunya itu diikat dengan tali plastik. Setelah melumpuhkan korbannya, keempat pelaku langsung mendorong brandkas dari Lantai II dan menggelindingkannya ke bawah dan dimasukkan secara paksa ke bagian belakang mobil setelah terlebih dahulu memecahkan kaca belakang mobil milik kawanan itu. Sopir yang sudah standby di depan rumah korban selanjutnya tancap gas kea rah Jalan Bangka dan kemudian menghilang.Petugas Identifikasi Jahtanras Polresta Medan dan Reskrim Polsek Medan Timur yang dipimpin AKP Ridwan dan

Kompol Patar Silalahi melakukan olah TKP dan memintai keterangan dari kelima korban yakni kakek, anak dan cucu. Kapolsek Medan Timur Kompol Patar Silalahi yang datang ditemui di lokasi perampokan mengatakan, pelakunya adalah komplotan yang sama dengan beberapa kejadian perampokan yang ada di Medan dalam beberapa waktu ini belakanganini.Selangbeberapasaat, Kapolresta Medan Kom-bes Tagam Sinaga datang ke Mapolsek Medan Timur dan mendengarkan keterangan saksi korban saat akan membuat pengaduan di ruangan SPK. (h04)

Lima penghuni rumah San Saw alias Hasan alias Kok San ,75, pengusaha angkutan, Ngawi Sen ,43, dan istrinya Kee Cin, 39, Vetty ,20, dan Venny ,18, sempat diikat dan disekap di dalam kamar Lantai II serta nyaris diperkosa. Usai menggondol brandkas berisi Rp 10 juta, 3 sertifikat hak milik, 5 BPKB dan sejumlah perhiasan, pelaku kabur mengendarai mobil Kijang Innova warna Silver BK 1168 ZY. Informasi diperoleh di lokasi kejadian, pagi itu, satu mobil Kijang Innova BK 1168 ZY warna silver parkir di pinggir jalan depan rumah San Saw alias Kok San. Begitu cucu korban bernama Peter ,13, berangkat ke sekolah, dengan mobil Toyota Avanza BK 1631 QH, empat pria yang berada dalam mobil Innova itu turun dan masuk ke dalam rumah korban yang tidak dikunci. Satu orang pelaku mengenakan penutup wajah (sebo), sedangkan mobil pelaku berikut sopirnya berada di depan rumah toko berlantai III itu. Kawanan perampok ini langsung menuju lantai II ruko tersebut dan masuk ke kamar Venny. Dibawah todongan senjata api mirip pistol, pelaku memaksaVenny agar menunjukkan di mana tempat penyimpanan barang-barang berharga. Pelaku juga mengancam akan menembak dan memperkosa Venny bila berteriak. Selanjutnya, para pelaku memaksa Venny keluar dari dalam kamar dan menuju lantai III. Di lantai III, pelaku bertemu dengan San Saw alias Kok San. Karena tak mau menunjukkan tempat penyimpanan brandkas, pelaku menendang dan memukul pria uzur tersebut hingga tergeletak. Kemudian, pasangan suami istri Ngawi Sen dan istrinya Koe Cin digiring ke dalam kamar. Di dalam kamar ter-

Mobil Masuk Jurang ... Sembilan orang luka berat adalah Andri Butarbutar (sopir), 30, warga Lumbandolok Kec. Balige, Maruli Siahaan, 70, warga Desa Siboruon, Lidya Siahaan, 49, warga Desa Siboruon, Nixon Parningotan Sitompul, 9, warga Desa Siboruon, Annaria Nainggolan, 36, warga Desa Siboruon,Warna Togatorop, 57, warga Desa Siboruon, Samsina Hutagalung, 43, warga Desa Siboruon, Albine Simanjuntak, 75, warga Desa Siboruon dan Kartini Siahaan, 48, warga Desa Siboruon. Korban tewas sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum (RSU) HKBP Balige setelah mengalami musibah, namun Rabu (21/12) pagi sekira pukul 08:00, dibawa keluarga korban ke rumah duka. Sementara korban luka berat masih tetap berada di RS untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif. Musibah lakalantas yang menimpa para penumpang mobil angkutan umum ini berawal mengikuti acara kebaktian natal di gedung serbaguna HKBP Balige. Ketika itu mulai siang hingga malam hujan terus mengguyur deras. Sewaktu rombongan hendak pergi siang hari, kondisi badan jalan masih seperti biasa, tapi ketika hendak pulang seusai mengikuti acara natal, badan jalan sudah longsor. Pada saat itu hari sudah malam. Sopir tam-paknya tidak menduga badan jalan amblas persis di tikungan jalan, sehingga angkutan umum ini terjerembab masuk ke jurang. Sedangkan satu orang lagi meninggal dunia dan lima luka berat dan ringan akibat mobil pribadi ditumpangi satu keluarga amblas ke jurang 60 m di km 15-16 jurusan Tigarunggu-Parapat, Desa Parik Sabungan, Kec. Dolok Pardamean, Simalungun. Informasi dihimpun Waspada Rabu (21/12), peristiwa ini terjadi Selasa sekira pukul 15.30. Korban tewas, Luden, 50, korban luka berat terdiri Roma Ulianta, 30, dan Vidiaria, 25, korban luka ringan terdiri Abdi Sijabat, 25, Kornelia Sijabat 52, semua korban warga Naga Pane, Kecamatan Purba, Simalungun dan Thomson Tambunan, 52, pengemudi mobil, warga Dusun Cicingga, Kelurahan Serang, Kecamatan Cikarang, Kota Bekasi. Dua penumpang mobil tidak mengalami luka yakni Suria Sijabat, 5, dan Nadia Manalu, 15, warga Naga Pane, Kecamatan Purba. (a22/a30)

Fauziah Lahirkan ... ekonominya tidak mapan dan pendidikannya rendah, tapi sukses mencetak generasi emas. Salah satunya adalah Fauziah Daulay, 56. Janda beranak enam warga Kel. Tangkahan Durian, Kec. Brandan Barat, Langkat, dengan pendidikan formal tamatan Tsanawiyah ini boleh dibilang sukses mendidik putera-puterinya. Anak pertama pasangan Fauziah dan Afipuddin (alm), yakni Ismail Hasim, jebolan S2, anak keduanya, Mustapa Kamal, saat ini mengikuti pragram S3 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.Sedangkan Hadizoh, Adli Azhari dan M. Khoasi, jebolan S1 dari IAIN dan USU. Sementara puteri bungsunya, Nurul Husna, kini telah memasuki semester akhir di Universitas Negeri Medan (Unimed). “Alhamudulillah, tidak berapa lama lagi , anak bungsu saya menyelesaikan kuliahnya,” tutur Fauziah, saat ditemui di kediamannya, Rabu (21/12). Untuk mencetak generasi emas ini, perjuangan yang harus dilalui Fauziah bersama suaminya (alm), tidaklah ringan. Kedua pasangan

Al Bayan ... Selain dunia nyanyi, sinetron, film, modelling, dunia olahraga juga banyak yang sudah menyimpang dengan ajaran syariah Islam. Misalnya kita sering melihat dalam setiap peristiwa olahraga ada perempuan yang ditelanjangkan, yakni berpakaian sangat minim. Setan terkutuk juga sudah masuk dalam dunia olahraga. Naudzubillahi mindzalik. Karena model-model nyanyian dan hiburan yang ada di televisi hukumnya haram mutlak, bukan hanya mereka yang menanggung akibatnya, yang nonton juga berdosa. Karena itu tidak salah bila kita mengharapkan keberanian Pemerintah dan ulama untuk menegur mereka. Penjaja aurat itulah membuat barakah dari la-

suami isteri ini harus membanting tulang memeras keringat menjual daun pisang dan kangkung di pasar tradisional P. Brandan. Ia mengaku, setiap selesai melaksanakan shalat subuh, harus pergi ke kebun memotong daun pisang dan memetik kangkung. Pekerjaan ini rutin dilakukan untuk membiayai sekolah anak-anaknya. Meski kondisi ekonomi pas-pasan, tapi wanita berdarah Mandailing ini selalu memberikan spirit buat anaknya. Fauziah merasa pendidikan itu sangat penting. “Maaf, saya bukan bermaksud merendahkan orang lain, tapi setiap saya melihat kehidupan orang susah di sekitar saya, saya selalu bilang sama anak-anak, tengok orang itu yang tidak sekolah, beginilah nasibnya,” ucap Fauziah untuk memberikan motivasi. Baginya, pendidikan itu sangat penting untuk bekal hidup di dunia dan akhirat. Ia mengakui, tingkat ekonomi rumah tangga mereka ketika itu sangat sulit. Namun, di tengah kesulitan itu, ia tidak menginginkan anak-anaknya sampai putus sekolah. ‘’ Dengan keuangan terbatas, tapi mereka harus tetap sekolah, ‘’ujarnya. - Asrirrais ngit mulai dicabut oleh Allah SWT. Jika Pemerintah dan ulama membiarkan nyanyian dan hiburan haram tersebut, generasi bangsa ini akan hancur moralnya. Penyair Islam Syauqi Beyk mengingatkan: Sebuah bangsa akan maju dan jaya bila akhlaknya baik, sebaliknya bila akhlaknya rusak, bangsa itu juga akan rusak. Terakhir mari kita camkan ayat berikut:”Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan Perkataan yang tidak berguna (nyanyian) untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan. (QS. Lukman:6). Jumhur mufassirin menyebutkan perkataan yang tidak berguna itu adalah nyanyian.


WASPADA Kamis 22 Desember 2011

Medan Metropolitan

A3

Antisipasi Teror Bom, Polsek Sunggal Aktifkan Pos Pam MEDAN (Waspada): Menjelang akhir tahun 2011, Kapolsek Sunggal AKP M. Budi Hendrawan, SH, SIK mulai mengaktifkan Pos Pengamanan (Pam) Natal dan Tahun 2012 di wilayah hukumnya. “Pos Pam ini mulai diaktifkan mulai Kamis (22/12). Tujuannya untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengantisipasi teror bom pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2012,” kata Kapolsek Sunggal AKP M. Budi Hendrawan, SH, SIK kepada Waspada saat meninjau kesiapan Pos Pam di wilayah hukumnya, Rabu (21/12) sore. Menurut Budi, pengaktifan Pos Pam tersebut sebagai langkah antisipasi kasus kejahatan jalanan terutama di sejumlah fasilitas umum. “Kita juga melakukan pengamanan di 62 gereja bekerjasama dengan remaja masjid dan pemuda gereja,” ujar Budi di dampingi Kanit Lantas Polsek Sunggal AKP Patar Manurung, SH. Budi mengimbau masyarakat agar menjaga kamtibmas pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2012. “Jika ada warga yang hendak bepergian ke luar kota, agar memberitahukan kepada kepling atau lurah setempat sehingga petugas Polsek Sunggal bisa

Waspada/Ismanto Ismail

KAPOLSEK Sunggal AKP M. Budi Hendrawan, SH,SIK memantau kesiapan Pos Pam di Jln. Medan-Binjai, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Kamis (21/12) sore.

2012, Pemko Fokus Bangun 30 Kelurahan Miskin MEDAN (Waspada): Tahun 2012, Pemerintah Kota Medan (Pemko) memfokuskan pembangunan di 30 kelurahan miskin dari 151 kelurahan di Kota Medan. Selain itu, Pemko juga membangun saluran drainase guna menghindari genangan air saat musim hujan. “Program-program yang kita fokuskan di tahun 2012 mendatang lebih kepada dampak sosial ekonomi masyarakat Kota Medan. Salah satunya program penanggulangan kemiskinan yang secara khusus kita alokasikan di tahun 2012 dengan anggaran puluhan miliar,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan Zulkarnain kepada Waspada, di ruang kerja-nya Kantor Balai Kota Medan, Rabu (21/12). Menurutnya, hal tersebut merupakan isu pembangunan yang paling pokok setiap daerah. Dalam 2012 Pemko akan lebih terintegrasi dan terpadu pada seluruh program-program lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Program penanggulangan kemiskinan itu, kata Zulkarnain, difokuskan pada 30 kelurahan dari 151 kelurahan di Kota Medan yang masih tergolong miskin. Sebagian besar kelurahan tersebut berada di bagian Utara Kota Medan. Caranya, dengan melakukan pembenahan terhadap kawasan pemukiman kelompok masyarakat miskin dan meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan berbagai pelatihan UMKM. Tidak hanya permasalahan sosial, lanjutnya, Pemko Medan juga makin serius membangun Kota Medan, salah satunya dengan memperhatikan perbaikan dan rehabilitasi saluran drainase yang dianggarkan pada APBD 2012 sebesar Rp170 miliar. Hal itu dilakukan mengingat sejumlah persoalan seperti genangan air saat musim penghujan turun merupakan masalah yang cukup serius. “Kalau untuk infrastruktur jalan sudah baik dan akan menjadi perhatian Pemko di tahun 2012. Karena mayoritas jalan kota saat ini sangat baik dari sebelumnya. Tujuan kita yang utama di tahun 2012 mendatang itu adalah meningkatkan kualitas jaringan drainase di Kota Medan, agar dapat menurunkan intensitas genangan air di beberapa titik teratasi dengan

baik,” sebutnya. Dia juga mengharapkan adanya peran serta masyarakat dalam pembangunan Kota Medan, yang lebih besar dari tahun sebelumnya. Karena pembangunan yang dilakukan pihaknya, tidak hanya terfokus pada persoalan isu kemiskinan

dan drainase, namun juga permasalahan kesehatan seperti pelayanan kesehatan, pelayanan publik sampai masalah gizi kurang dan gizi buruk. “Tidak hanya itu, kita juga memfokuskan pembangunan di tahun 2012 dengan programprogram seperti masalah gizi

kurang dan gizi buruk. Sampai pelayanan kesehatan di Puskesmas maupun pelayanan publik lain. Disinila kita mengharapkan peran serta masyarakat yang lebih luas dalam bersama-sama membangun Kota Medan menuju Medan Metropolitan,” ujar Zulkarnain. (m50)

Rahasiakan Identitas Dokter

RSPM Abaikan Hak Pasien MEDAN (Waspada): Pihak RSU Dr Pirngadi Medan (RSPM) dinilai mengabaikan hak pasien dan keluarganya. Sebab, rumah sakit milik Pemko Medan itu merahasiakan nama dokter yang merawat pasien dan diduga telah melakukan kesalahan diagnosa. Sampai saat ini, pihak keluarga menilai belum ada iktikad baik dari pihak RSPM, terkait kasus yang dialami Suryawati, 38, warga Amaliun Gg. Arjuna ini. “Saya sudah pernah minta nama dokternya, tapi mereka bilang berkasnya sudah tidak ada lagi. Sepertinya mereka memang tidak mau memberi tahu nama dokternya,” kata Ahmad Yani, 42, (suami Suryawati) kepada Waspada, Rabu (21/12). Jika tidak ada perhatian dari

pihak RSPM, dalam waktu dekat Ahmad Yani akan melaporkan kasus kesalahan diagnosa tersebut ke DPRD Medan. “Belum ada iktikad baik mereka. Saya sudah berulangkali menghubungi mereka untuk meminta pertanggungjawaban,” katanya. Ahmad Yani akan tetap menuntut pertanggungjawaban pihak RSPM akibat kasus kesalahan diagnosa yang dialami istrinya. “Saya akan tetap menuntut pertanggungjawaban dan ganti rugi,” tegasnya. Menanggapi pernyataan Ahmad Yani, Kasubbag Hukum dan Humas RSPM Edison Peranginangin mengatakan, pasien boleh saja ingin tahu siapa nama dokter tersebut. Tapi, dokter yang bersangkutan belum tentu salah, tapi namanya

sudah dipublikasikan. “Ini namanya pembunuhan karakter,” ujarnya. Sejauh ini, kata Edison, belum ada yang bisa menyatakan dokter tersebut melakukan kesalahan diagnoa. “Belum ada yang menyatakan dia salah diagnosa, itu kan masih keterangan pasien. Nanti saja kita tunggu hasil audit medis dari komite medik,” ujarnya. Semen t a r a i t u , Wa k i l Direktur LBH Medan Muslim Muis berpendapat, kesalahan diagnosa sehingga merugikan pasien merupakan tindakan pidana. Begitu juga, jika hasil audit medis yang dilakukan pihak RSU Dr Pirngadi Medan menemukan kelalaian dokter, maka dapat dilakukan tuntutan secara pidana. (h02)

Hj Salmah Besarkan Anak Dengan Iringan Doa

Waspada/ist

HJ SALMAH didampingi suami H Ismail dan anak-anaknya Prof Dr Ir Abdul Rauf MP, Dr. Agusmidah SH, MH, dan Sarpiah SPd.

MEDAN (Waspada): Hj Salmah, 69, menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang sebagai Ibu Rumah Tangga Berprestasi pada Peringatan Hari Ibu Nasional, di Kantor Bupati Deliserdang Lubuk Pakam, Selasa (20/12). Ibu rumah tangga, warga Dusun XIV Emplasmen Desa Sei Semayang, itu memiliki 10 orang anak hasil pernikahannya dengan H Ismail Sarjaya, 78, pensiunan karyawan perkebunan. Namun, dua di antara anaknya meninggal saat balita. Salamah telah berhasil membesarkan dan mendidik anak-anaknya sehingga semua-

nya menjadi sarjana. Bahkan, dua di antaranya telah menjadi dosen di Universitas Sumatera Utara, yakni Prof Dr Ir Abdul Rauf, MP (Guru Besar Ilmu Tanah Fakultas Pertanian USU), dan Dr Agusmidah, SH. MH (Dosen dan Ahli Hukum Ketenagakerjaan Fakultas Hukum USU). Kehidupan sederhana Salmah dan Ismail tidaklah menjadi penghalang untuk menyekolahkan anak-anaknya sampai ke jenjang universitas. Untuk menyekolahkan anak-anaknya Hj. Salmah dan Ismail yang pernah berpofesi sebagai petani dan tukang galas itu tak pernah menyerah, terus berusaha dan bekerja hingga ditahun 1960

suaminya diterima sebagai karyawan PTPN IX (sekarang PTPN II) dengan bidang tugas sebagai “Kuli Boyan” (buruh pembuat bangsal pengeringan Tembakau Deli di Kebun Sei Semayang PTPN IX). Di atas semua itu pendidikan agama menjadi tiang utama bagi keluarga Banten yang rajin beribadah ini. Hal ini pula yang membuat mereka berdua diangkat menjadi bilal mayat merangkap nazir masjid di Afdeling Kebun Baru PTPN IX Sei Semayang hingga pensiun. Sejak suaminya pensiun Hj Salmah masih menjadi bilal mayat khusus wanita sedangkan suaminya menjadi bilal mayat khusus pria hingga saat ini. Dalam membantu suami mendapatkan penghasilan tambahan untuk biaya hidup dan biaya pendidikan anak-anaknya, Hj. Salmah turut bertani menanam padi ke sawah, sedangkan pada pagi hari ia berjualan sarapan anak-anak yang kebetulan dekat dengan komplek sekolah. Dalam mendidik anakanaknya, pasangan Hj Salmah dan H Ismail yang sama-sama tidak tamat SD memegang berprinsip ‘biarlah mereka tak pendidikan,asalkan anak-anak mereka berpendidikan.’ Modalnya membesarkan anak hanyalah berbekal ketaatan memegang aqidah, terus berdoa, kerja keras dan taat beribadah. Hal ini juga yang dijadikan pemicu bagi anak-anaknya untuk tekun menuntut ilmu karena itu sebagai ibadah wajib dalam kehidupan setiap umat. Adapun anak-anak mereka yakni Prof DR Ir Abdul Rauf MP, Sarpiah SPd (PNS Guru), Sahar Ismail (Pegawai PTPN II), Ir Abdul Samad (Askep PT Surya Dumai Group Riau), Abdul Rahman (Pengusaha), Ir Abdul Jalil (Askep PT Incasi Raya Group Sumatera Barat), Abdul Halim Amd (Kabag Teknik PT Borimec Jakarta), Dr Agusmidah, SH. MH (Dosen dan Ahli Hukum Ketenagakerjaan Fakultas Hukum USU). (cwan)

meningkatkan patroli di kawasan tersebut,” tuturnya. Selain meninjau persiapan Pos Pam, Budi memantau seluruh SPBU yang ada di wilayah hukum Polsek Sunggal. “Personel yang dilibatkan dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru 2012 yakni 34 personel Polri, 10 TNI, 10 Satpol PP, 10 Dishub dan delapan Brimob yang dibagi dalam tiga shift. Sementara itu, Kapolsek Medan Baru AKP Dony Alexander, SH, SIK mengajak seluruh personelnya melakukan penataan terhadap Pos Pam di wilayah hukumnya. Saat meninjau Pos Pam tersebut, Dony di dampingi didampingi Kanit Intel AKP R. Sihotang, SH dan Kanit Sabhara AKP B. Lumbanraja, SH. Dalam peninjauan ke Pos Pam, Dony memberi pengarahan singkat kepada personel yang bertugas. “Pengamanan harus lebih ditingkatkan. Siapa saja warga yang melapor, segera ditindaklanjuti,” jelasnya. Di tempat terpisah, Polsek Medan Barat melakukan pengamanan di setiap gereja serta gedung lainnya yang digunakan untuk perayaan Natal dan Tahun Baru. “Pengamanan Natal dan Tahun Baru ini merupakan perintah Kapoldasu dan Kapolresta Medan,” kata Kapolsek Medan Barat AKP Nasrun Pasaribu, SIK saat melakukan pengamanan perayaan Natal Keluarga Besar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, Rabu (21/12). Menurut Nasrun, pihaknya menempatkan personel polisi yang dilengkapi metal detector di setiap gereja dan gedung yang digunakan untuk perayaan Natal. Dia juga mengimbau seluruh warga khususnya umat Kristiani agar ikut serta menjaga keamanan. “Bila ada hal-hal yang mencurigakan, segera lapor ke polisi dan kita turun langsung,” ujarnya. (m36)

Nama-nama Peserta Lulus Seleksi Tahap I Beasiswa Prestasi Angkatan XIX LAZ PUW 2011 MEDAN (Waspada): Setelah dilakukan seleksi tahap I terhadap seluruh berkas peserta yang masuk hingga Sabtu (17/12), maka diumumkan nama peserta yang berhak mengikuti seleksi tahap II yakni wawancara. Wawancara dibagi dalam dua termin, yakni termin I pukul 08:30 – 12:00 dan termin II pukul 13:30 – 17:00. Wawancara dilakukan Sabtu (24/12) di Mesjid Dakwah USU Jln. Dr. Hamzah. Adapun nama-nama yang lulus dan wawancara pada termin I yakni dari IAIN Sumut: Abdul Rahman, Abdul Halim, Sulaiman, Mursal Aziz, Hilda Malahayati Putri, Dwi Ayu Ningtias, Husna Rabiah A. BB, Anijar Simanullang, Rahayu Fuji Astuti, Siti Jubaidah Siregar, Gusrini Ujung, Murni Br. Saragih, Ismaini Sitompul, Ramai Sari Nst, M. Ali Mektisen Srg, Aminah. M. Zailani, Mardiana, Nurbiah Pohan, Yusnita Simbolon, Arjuniati Nst, Syawaluddin, Chairunnisa, Khairatun Nisa, Nur Asia Rangkuti, Rizka Laila Siregar, Maytika Sundari, Rosmita Sari Siregar, Sakinah Sabilah, Ela Rastiana dan Nurhidayah. Dari USU: Rahmawati Hsb, Endah Andarini, Elisa Novi Yanti, Ardiansyah Putra, Suci Hasti, Elsa Eka Putri Hrp,

Chairunnisa Ritonga, M. Gojali Harahap, Ahmad Alaudin Siregar dan Bayu Syahputra. Dari UNIMED: Waras Sari, M. Syuaib Ambarita, Diki Desmantio Putra, Mawaddah, Yusniar, Faisal Hakim, Ervina Nurcahaya S, Ayu dan Gustina. Dari UMSU: Eva Juliyanti dan Tri Utari. Dari UNIVA: Sari Ihwana Silaban dan Deby Lestari. Dari Universitas Cut Nyak Dien: Mukhlis Siregar. Dari STTH: Akbar Bahroni. Dari STIKes Sumut: Fatima Tuzzahra Purba. Sedangkan wawancara pada termin II yakni dari IAIN-SU: Fera Andriani, Ayu Fitri, Desy Damayanti, Nur Cahaya Bulan, Tiara Zakiah Putri, Ingah Maulana, Laila, Chalidin, Ali Imran Saragih, Aminah Tujuriah Sinaga, Sri Hajijah, Syarifah Chardiana Harahap, Refi Syahputra, Afdillah Hamdi Sitorus, Efri Manda Sari dan Dewi Rahmawati. Dari USU: Ardiansyah Muda Lubis, Ferry Aulia Hawari, M. Fahmi Tanjung, Asat Nasution, Kartika Dewi Putri, Jaka Perwira Maulana, Nurhayati dan Muammar BM. Dari UNIMED: Devi Safitri, Arfy Maulida Lubis, Sitti Kardina, Indra Lesmana Tarigan, Rizal, Anasrul, Muhammad Indra Husain dan Yusra Amalina.” Harap memakai pakaian muslim dan muslimah. Bagi yang tidak hadir dianggap mengundurkan diri,” tegas Ketua LAZ PUW Ir. HP. Simatupang. (rel/h02)


Medan Metropolitan A4 Polresta Sita 166 Sepedamotor Curian

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

Letkol Caj (K) Dra. Usni

Tergantung Cara Ibu Mendidik Anak

MEDAN (Waspada): Polresta Medan dan jajaran Polsek menyita sedikitnya 166 sepedamotor diduga hasil curian yang diamankan dari berbagai lokasi dan sampai saat ini belum diambil pemiliknya.

Kapolresta Medan Kombes Tagam Sinaga didampingi Kasat Reskrim AKP Yoris Marzuki kepada wartawan, Rabu (21/12) menjelaskan, sepedamotor itu hasil tangkapan dua bulan terakhir. “Dari Polresta Medan ada 152 unit sepedamotor dan jajaran Polsek 14 unit sepedamotor,” sebutnya.

Saat ini, lanjutnya, seluruh motor tersebut diamankan di lapangan parkir gedung Bag Ops Polresta Medan. Bahkan pihak kepolisian mendirikan tenda agar sepedamotor tersebut tidak kena panas dan hujan. ”Masyarakat yang datang ke Polresta Medan, bisa melihat langsung nomor mesin kenda-

raannya beserta nomor rangka yang sudah dilengketkan di papan pengumuman. Silahkan melapor ke Unit Ranmor bila menemukannya dan silahkan diambil dengan menunjukkan bukti-bukti kepemilikan tanpa dipungut biaya,” kata Tagam. Kata Tagam, Polresta Medan ingin segera mengembalikan sepedamotor hasil curian yang berhasil diungkap kepada masyarakat yang menjadi pemilik kendaraan yang dicuri. “Bagi masyarakat yang merasa pernah menjadi korban pencurian sepedamotor diharapkan segera melapor ke Polresta, dan bila menemukan kendaraan yang pernah dicuri agar segera melapor guna mengambil kembali sepedamotornya,” ujarnya. Menurutnya, yang paling rawan curanmor, Polsek Percut Sei Tuan, Medan Baru, dan Sunggal. “Dari tiga Polsek ini

setiap hari ada 2-3 sepedamotor yang hilang. Untuk itu pihaknya sudah memasang sepanduk imbauan kepada pemilik kendaraan agar menggunakan kunci ganda,” katanya. 70 LP Sementara itu, AKPYoris menambahkan, terkait hasil sitaan sepedamotor tersebut, ada sedikitnya70laporanpengaduanmasyarakat ke polisi perihal kehilangansepedamotor.“KotaMedan cukup rawan terjadinya pencurian kendaraan bermotor. Jadi kalau dirata-ratakan ada 3 kasus curanmor setiap hari,” ujarnya. Kata Yoris, dalam sepekan terakhir, Unit Judi Sila Polresta meringkus 30 tersangka perjudian togel yang diamankan dari berbagai tempat di Medan. “Untuk mengungkap perjudian akan terus kita tingkatkan dan polisi tetap memberantas perjudian,” katanya. (m39)

BC Polonia Amankan WN Malaysia Bawa Ganja

Waspada/Rudi Arman

KAPOLRESTA Medan Kombes Tagam Sinaga meninjau 166 sepedamotor hasil curian yang terparkir di depan gedung Bag Ops Polresta Medan, Rabu (21/12).

Pembunuh Mahasiswa ITM Dihukum 17 Tahun Penjara MEDAN (Waspada) : Rahmad Hidayat alias Dayat, 25, terdakwa pembunuhan mahasiswa ITM M Agus Widya Lubis alias Awid, dijatuhi hukuman 17 tahun penjara pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (20/12). Vonis majelis hakim lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 20 tahun penjara. Rahmad Hidayat dinyatakan terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Awid, sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHPidana. Majelis hakim diketuai Sherlywati dalam putusannya menyebutkan, korban Awid dibunuh terdakwa dan kawannya Oky (DPO) dengan sebilah pisau setelah sebelumnya memukul kepala korban dengan kayu broti. Kemudian, Awid ditikam sekucur tubuhnya secara membabibuta oleh terdakwa Dayat. Akibatnya, Awid tewas bersimbah darah di rumah kontrakannya di Jln. Air Bersih Medan. Berdasarkan visum et revertum terdakat 37 liang tusukan disekujur tubuh korban. Peristiwa pembunuhan yang terjadi pada 24 Januari 2011, di rumah kontrakan Awid, bermula saat terdakwa dan Oky memergoki korban dan pacarnya berduaan di rumah kontrakan tersebut. Agar hal itu tidak terbongkar, Awid menjanjikan memberikan sabu-sabu kepada terdakwa Dayat dan Oky. Namun, setelah beberapa hari berlalu, korban belum menepati janjinya itu meski Dayat sudah berulangkali menagihnya. Diduga kesal dengan janji Awid, terdakwa Dayat dan Oky merencanakan membunuh putra anggota dewan di Kisaran, Asahan itu. Korban dibunuh Dayat dan Oky setelah mereka memakai sabu-sabu bersama-sama. (m38)

MEDAN (Waspada): Petugas Bea dan Cukai (BC) Bandara Polonia mengamankan Nurdin bin Hasan, 55, warga negara Malaysia, salah seorang penumpang Fire Fly nomor penerbangan FY3406 dari Pulau Penang tujuan Medan, Selasa (20/12) malam. Penumpang pemegang paspor No 17755624 asal Perlis Malaysia, yang diamankan di terminal kedatangan internasional tersebut, diduga membawa barang haram irisan daun berwarna hijau mirip daun ganja

Komplotan Pencuri Warnet Diciduk MEDAN (Waspada): Seorang anggota komplotan pencuri komputer di beberapa warung internet (warnet) diringkus petugas Reskrim Polsek Percut Seituan, di Jalan Jermal VI, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Selasa (21/12) sekira pukul 22:00. Dari tersangka berinisial DS, 36, warga Jalan Jermal VI, polisi menyita 30 unit komputer plus CPU dan LCD sebagai barang buktinya. Penangkapan tersangka DS merupakan hasil pengem-

bangan pemeriksaan terhadap tersangka An, 30, warga Jalan Jermal V, yang telah ditangkap petugas Polsek Percut Seituan di Hotel Heroes Jalan HM Jhoni Medan, Senin (12/12) lalu. Tersangka An merupakan ‘otak’ pelaku pencurian sejumlah warnet di wilayah hukum Polresta Medan dan bekerjasama dengan tersangka DS. Saat menjalani pemeriksaan di Polsek Percut Seituan, Rabu (22/12), tersangka DS mengaku tidak ikut dalam aksi pencurian yang dilakukan oleh ter-

Yagasu Reboisasi Mangrove MEDAN (Waspada): Yayasan Gajah Sumatera (Yagasu) mereboisasi hutan mangrove di lahan seluas 5 ribu hektare di kawasan Pantai Timur Sumatera Utara dan Aceh. Pelaksanaanya mulai digelar Rabu (21/12), diawali di Desa Paluh Kurau, Kecamatan Hamparanperak, Deliserdang. Reboisasi hutan mangrove untuk memperbaiki ekosistem dan tingkat karbon dioksida (program carbon trade of mangrove reforestation) tersebut diikuti ratusan warga pesisir, pelajar dan diresmikan tim Danone Found Nature. Reboisasi tersebut dibagi tiga tahap selama 3 tahun. Pada tahun pertama ditanam pada areal seluas 500 hektare, tahun kedua 2 ribu hektare dan tahun ketiga 2500 hektare. Manager Community Development Yagasu Sumatera-Aceh Meilinda Suryani menyebutkan, carbon trade of mangrove reforestation merupakan perjuangan keras. Sebab, tidak mudah melunakkan hati masyarakat atas pentingnya mangrove bagi kehidupan masyarakat pesisir. “Padahal, mangrove merupakan ekosistem sangat penting bagi kelangsungan ekonomi masyarakat pesisir,” kata Melinda. Sedangkan Kabid Pengendalian Kerusakan dan Pemulihan Lingkungan BLH Sumut Ir. Baginda M. Pohan menyebutkan, kegiatan reboisasi Yagasu sangat membantu Badan Lingkungan Hidup. Saat ini kerusakan hutan mangrove sudah memprihatinkan dan mendapat perhatian serius pemerintah. Turut hadir mewakili Danlantamal I Belawan Mayor AM Mirza, Direktur Eksekutif Yagasu Bambang Suprayogi, Muspika setempat dan tim Danone Found Nature selaku perusahaan yang menjadikan hutan mangrove sebagai kinerja sosial melalui dana CSR Danone. Sedangkan perwakilan Danone Found Nature Jean Pierre menyebutkan, menyelamatkan hutan bakau adalah menyelamatkan bumi. Apa yang dilakukan hari ini adalah menyelamatkan dunia dan untuk kepentingan anak cucu di masa mendatang.(m34)

Waspada/Ist

WARGA dan para pelajar serta unsur Muspika bersama Yagasu menanam mangrove di Pantai Timur Sumut – Aceh.

seberat 25 gram. Menurut informasi, modus yang dilakukan tersangka dalam memasok barang haram tersebut dengan cara dikemas dalam bungkus plastik aluminium foil, selanjutnya dimasukkan ke dalam bungkus rokok merk Dunhill warna merah. Petugas Bea Cukai Bandara Polonia Medan Petrus mengatakan, barang bukti berikut tersangka diserahkan ke Dit Narkoba Poldasu untuk pemeriksaan selanjutnya. (m32)

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

KANIT Reskrim Polsek Percut AKP Faidir Chaniago memperhatikan daftar barang bukti komputer curian tersangka DS.

sangka An di warnet ZP Jalan Pasar IX, Tembung. Namun, tersangka DS mengaku ikut dalam beberapa aksi pembongkaran warnet di beberapa warnet lainnya. Tersangka DS telah membobol warnet di Jalan Bajak II, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas, pada Juli 2011 lalu. Dalam melakukan aksi pencurian tersebut, tersangka DS ditemani oleh dua tersangka lainnya yang telah diketahui identitasnya. Akibat pencurian tersebut, pemilik warnet Ismail Ahmad, 33, warga Jalan Sawit Raya, Perumnas Simalingkar, mengalami kerugian Rp30 juta dan telah melaporkan kasus pencurian tersebut ke Polsek Patumbak. Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan AKP Faidir Chaniago menjelaskan, tersangka DS ditangkap berdasarkan pengakuan tersangka An yang telah ditangkap terlebih dahulu di dalam kamar Hotel Heroes di Jalan HM Jhoni Medan. “Dari pengakuan tersangka An, tersebutlah nama DS. Tersangka DS kami tangkap tak jauh dari rumahnya, Selasa malam,” ujarnya. Namun, tambah Faidir, tersangka DS akan diserahkan ke Polsek Patumbak karena korbannya telah membuat laporan pengaduan (LP) di Polsek Patumbak. “Setelah diperiksa, tersangka DS diserahkan ke Polsek Patumbak berikut barang bukti hasil curiannya,” terang Faidir Chaniagokepada Waspada. (h04)

PERINGATAN Hari Ibu pada 22 Desember 2011, setidaknya dijadikan momentum untuk mengevaluasi dan mengintrospeksi diri bagi kaum ibu tentang apa yang telah diperbuatnya untuk keluarga dan lingkungannya. “Maju mundurnya suatu negara tergantung bagaimana cara ibu mendidik anak bangsa ini. Bagi saya, ibu adalah sosok yang hebat, baik dalam kodratnya, kiprahnya maupun perjuangannya,” kata Koordinator KorpsWanita Angkatan Darat (Kowad) Kodam I/BB Letkol. Caj (K) Dra. Usni kepada Waspada di ruang kerjanya, Rabu (21/12). Di tengah pesatnya perkembangan

Letkol. Caj (K). Dra. Usni

Berkat Dorongan Ibunda DITEMUI usai menjalankan dinasnya di Rumah Sakit TNI AL (Rumkital) Belawan, Kapten Laut (KH) Endang Tarigan mengatakan bahwa kesuksesannya meraih gelar dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) pada tahun 2005 dan masuk TNI AL melalui Sekolah Perwira Prajurit Karir (Sepa PK) pada tahun yang sama tidak terlepas dari dorongan ibundanya Rosmiati Peranginangin. “Kesuksesanku ini tidak terlepas dari peran ibunda karena beliau selalu memberiku semangat dan nasehat,” kata ibu dari Nadira Dalimunte, 3, dan Naziha Dalimunte, 2, itu mengomentari hari ibu, Rabu (21/12). Dikatakan, sejak dirinya mulai masuk sekolah dasar (SD) hingga saat ini menjadi prajurit TNI AL, ibunya Rosmiati Peranginangin selalu memberikan bimbingan baik dalam menghadapi masalah di pekerjaan dan rumah tangga. “Aku sangat sayang sama ibu dan baru saja aku telepon dia yang kebetulan saat ini sedang berada di rumah abang di Surabaya untuk mengucapkan selamat hari ibu,” ucap wanita kelahiran Langkat, 7 Agustus 1982 itu. Ditanya tentang keputusannya memilih bergabung dengan TNI AL, padahal dia telah memperoleh gelar dokter dari USU, Endang mengaku tertarik menjadi prajurit TNI AL karena ingin mengabdikan ilmu dan pengetahuannya kepada negara melalui jalur tentara. “Selain itu kita juga diajari bela negara dan ini sangat menarik bagiku,” ujarnya. Setiap hari kerja, istri dari dr Wirandi

Kapten Laut (KH) Endang Tarigan

Dapat Kejutan Dari Keluarga KANIT Registrasi dan Identifikasi (Reg/ Ident) Sat Lantas Polresta Medan AKP Sri Pinem mengaku setiap Hari Ibu yang jatuh 22 Desember, selalu mendapat kejutan (surprise)

Kapten Adm Iriani

MEDAN (Waspada): Para istri anggota DPRD Sumut memperingati hari ibu dengan menggelar acara demo masakan nusantara. Acara dilaksanakan para istri yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Anggota (IKA) DPRDSU itu, di aula gedung sekretariat dewan, Rabu (21/12). Ketua Panitia Demo Masak Nusantara Hj. Catur Wulandari Irwansyah Damanik mengatakan, tujuan diselenggarakannya acara itu untuk melatih para ibu agar lebih mahir lagi memasak. Para istri yang merupakan ibu rumah tangga sebaiknyalah dapat menyajikan menu-menu spesial bagi keluarganya. Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Ester Salomo Pardede menyebutkan, hari ibu tanggal 22 Desember penting diperingati. Alasannya karena peran ibu sangat menentukan generasi mendatang. Seorang ibu harus bisa mendidik dan mengajarkan anaknya hal-hal yang bisa saja tidak didapatnya di sekolah formal. Kegiatan masak-memasak,

SEORANG ibu mempunyai peranan penting dalam keluarga terutama mendidik putra/putrinya agar menjadi generasi yang berguna. Karena itu, seorang ibu yang memiliki kesibukan di kantor harus dapat membagi waktu dengan baik untuk keluarganya. “Keluarga sangat penting. Namun kepercayaan yang diberikan pimpinan di kantor juga penting. Pandai-pandailah mengatur waktu,” kata Kapten Adm Iriani, 49, kepada Waspada di Markas Lanud Jln. Imam Bonjol Medan, Rabu (21/12), menjelang tibanya Hari Ibu. Menurut Iriani, Sabtu dan Minggu selalu dimanfaatkan untuk kepentingan keluarga. Kendati demikian, selaku anggota KorpsWanita Angkatan Udara (Wara), dia siap ditugaskan kapan saja oleh pimpinan. “Wara tidak pernah menolak tugas. Kapan saja dibutuhkan untuk kepentingan tugas, harus siap,” ujarnya. Iriani menyambut positif momentum Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember. Meski memiliki kesibukan di kantor, seorang ibu jangan mengabaikan kewajibannya mengurus rumah tangga dan keluarganya dengan baik. Penduduk Jln. Karya Jaya Gg Karya II Medan Johor ini mengaku sudah terbiasa dengan berbagai kesibukan di kantor. Pasalnya, Iriani juga berasal dari keluarga TNI. Namun sebagai seorang ibu rumah tangga, dia harus mendidik

Waspada/Ist

Dalimunte ini menjalankan tugasnya di Rumkital Belawan. Walaupun begitu, kewajibannya sebagai ibu rumah tangga tetap dijalankannya untuk melayani suami dan dua anaknya, terkecuali mendapat penugasan ke luar daerah. “Mulai subuh saya sudah masak untuk sarapan dan makan siang dan pulang kerja masak lagi untuk makan malam. Sedangkan hari Sabtu dan Minggu kuhabiskan untuk keluarga dengan cara wisata,” ucapnya menceritakan caranya membagi waktu antara tugas dan perannya sebagai seorang ibu rumah tangga.(h03)

AKP Sri Pinem

IKA DPRDSU Peringati Hari Ibu Adakan Demo Masak

IKA DPRD Sumut foto bersama usai melaksanakan demo masak memperingati hari ibu di aula sekretariat DPRD Sumut, Rabu (21/12). menurut Ester, merupakan satu kan berbagai masakan nusandari sekian banyak kegiatan tara, seperti daging sapi lada yang dilakukan para ibu di hitam, dadar gulung durian, rumah tangga. Dengan semakin ikan bakar sambal asam jawa, mahirnya para ibu memasak, ayam goreng kremes, sate lilit diharapkan akan semakin dan aneka masakan lainnya. Acara demo masak yang banyak pula variasi masakan yang disajikan kepada keluarga. juga dihadiri istri pimpinan de“Dengan begitu keluarga har- wan Supiayetti Saleh Bangun monis akan terus terbina dalam dan Susi Chaidir Ritonga itu ditutup dengan acara lucky draw rumah tangga,” katanya. Demo hari itu menampil- dan makan siang bersama. (m12)

teknologi yang berdampak kepada pergaulan bebas, menurut Usni, diperlukan strategi dalam mendidik anak bangsa ini. “Strategi yang saya gunakan, pertama adalah demokratis. Dalam lingkungan keluarga, seorang ibu tidak bisa memaksakan kehendaknya tanpa mengikut sertakan keinginan sang anak. Memang kita pengambil keputusan,” jelasnya. Kedua adalah kejujuran. Sebab, kejujuran merupakan modal dasar dalam menjalani hidup ini. Ketiga, perhatikan pendidikan agama si anak. “Jadi, apa yang diperintahkan agama, wajib dilaksanakan,” tegasnya. Menurut ibu dua anak ini, diperlukan tenaga, pikiran dan waktu untuk membagi urusan keluarga dan tanggungjawab kepada negara sebagai anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Semua harus disikapi dengan membagi waktu secara seimbang. “Tugas pokok harus berjalan sesuai organisasi dan tuntutan kerja. Sedangkan urusan keluarga yaitu mendampingi suami dan mendidik anak-anak. Ini memang membutuh kan tenaga, pikiran dan waktu,” ujar Usni yang juga menjabat sebagai Kepala Sekretariat Umum (Kasetum) Kodam I/BB. Peringatan Hari Ibu berbarengan dengan peringatan HUT Kowad. Karena itu, Usni berharap HUT Kowad ini menjadi momentum bagi prajurit untuk meningkatkan solidaritas, profesionalisme, kebersamaan serta kinerja di satuan masing-masing. “Saya juga berharap kaum ibu lebih maju lagi dalam mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia ini. Mudah-mudahan ibu di Indonesia ini lebih sukses, baik di dalam lingkungan rumah tangga maupun dalam urusan karir,” demikian Usni. (h02)

AKP Sri Pinem

dari keluarga. “Anak-anak dan suami selalu memberi kejutan pada Hari Ibu. Kejutan yang diberikan itu bermacam-macam, terkadang kado, bisa juga mereka yang melayani saya waktu di rumah,” cerita ibu dari empat anak ini, Rabu (21/12). Saat bertugas di Sat Lantas, Sri Pinem selaku abdi negara harus menjadi pengayom dan pelindung yang melayani masyarakat. “Tapi saat di rumah, apalagi Hari Ibu, saya yang dilayani anak-anak dan suami,” katanya. Sebagai wanita yang memiliki peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan abdi negara, Sri Pinem harus bisa mengatur waktu. “Untung keluarga selalu mendukung kinerja saya sebagai Polwan, sehingga komunikasi bisa berjalan lancar,” jelasnya. Sri Pinem yang bersuamikan anggota Polri dan bertugas di Intelkam Poldasu ini, mensyukuri apa yang sudah dipercayakan pimpinan kepadanya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan yang telah memberikan kepercayaan dan siap mengabdi kepada nusa dan bangsa sebagai Polwan,” katanya. (m39)

Keluarga Merupakan Segalanya seorang putrinya. “Keluarga merupakan segalagalanya,” ujarnya. Karena itu, Iriani harus dapat membagi waktu dengan baik agar tugas di kantor dan keluarganya tidak terabaikan. (m32)

Kapten Adm Iriani


Medan Metropolitan

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

PTPN 3 Kucurkan Dana Renovasi Gedung Nusantara Room FE USU

Khawatir Umat Islam Lupa Tahun Baru Islam

MUI Luncurkan Kalender Hijriyah MEDAN (Waspada) : Guna mempertahankan eksistensi penanggalan Islam dengan Tahun Hijriyah, MUI Sumut dan berbagai Ormas Islam membuat Kalender Hijhriyah. Peluncuran dilaksanakan secara simbolis di Kantor MUI Sumut Jln. Sutomo Medan, Rabu (21/12). Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Pro-

vinsi Sumatera Utara Drs Abd Rahim, M.Hum, Ketua MUI Sumut Prof DR Abdulah Syah, panitia pelaksana Prof Hasan Bakti Nasution dan DR Syahrin serta pemuka agama Islam lainnya. Syahrin menyebutkan, peluncuran kalender ini sebagai bentuk meningkatkan kepedulian bersama terhadap penanggalan yang dimiliki umat Islam.

Waspada/Anum Saskia

KETUA Umum MUI Sumut Prog Abdulah Syah memberikan Kalender Hijriyah 1433 H kepada Kepala Kantor Kementerian AgamaWilayah Provinsi Sumatera Utara Drs Abd Rahim M.Hum.

Rektor Univa Lantik MPM MEDAN (Waspada): Rektor Universitas Al Washliyah (Univa) Medan Ir H Aliman Saragih, M.Si melantik Pengurus Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) periode 2011-2012, di aula Univa Medan, baru-baru ini. “Dengan dilantiknya para pengurus Majelis Perwakilan Mahasiswa, kami intruksikan agar paling lambat bulan Januari telah terpilih presiden mahasiswa di Univa Medan,” kata Rektor Aliman Saragih. Menurut Aliman, MPM harus mampu menjadi teladan terutama dalam penegakan religiusitas di kampus, seperti shalat bila tiba waktunya. Acara pelantikan kepengurusan MPM yang lama diketuai M Ansori Lubis kepada kepengurusan baru yang diketuai Ahmad Fauzi tersebut diisi pembacaan ayat suci Alquran oleh mahasiswa Fakultas Agama Islam Al Ustadz Pahrul yang juga anggota Ikatan Persaudaraan Qori’, Qori’ah dan Hafiz, Hafizah (IPQOH) kota Medan. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Pembantu Rektor III Drs Alimuddin Siregar SH, S.Pd.I, M.Hum, Kepala Bagian Akademik Kemahasiswaan Agusman Damanik MA, Dekan Fakultas Agama Islam Dra Hasnil Aida MA, Pembantu Dekan (PD) III Drs Ahmad Yani, PD III Fakultas Teknik, PD III Fakultas Ekonomi Drs Abdurrahman Siregar SE, MM, PD III Fakultas Pertanian M Yusuf Dibisono SP dan beberapa dosen, mahasiswa serta sivitas akademika Univa Medan.(cwan)

Hari ini, Karang Taruna Expo Tahun 2011 Dibuka MEDAN (Waspada): Guna menyemarakkan geliat Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta peningkatan minat usaha di Sumatera Utara, Dinas Kesejahteraan dan Sosial Provinsi Sumatera Utara bekerjasamadenganKarangTarunaSumateraUtaramenggelarKarang Taruna Expo 2011 dalam rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna. Kegiatan tersebut dibuka Plt Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho, ST,” kata Kadis Kesejahteraan dan Sosial Provinsi SumateraUtaraDrsRobertsonusaimemimpinrapatakhirpelaksanaan kegiatan tersebut di Aula Kantor Dinas Sosial, Selasa (20/12). Robertson menjelaskan, pencanangan Bulan Bakti KarangTaruna dan Expo akan berlangsung selama 3 hari dimulai Kamis (22/12) dan berakhir Sabtu (24/12) di Halaman Istana Maimun Medan. Expo ini diikuti 28 Karang Taruna kabupaten/kota yang akan menampilkanhasilproduksiKelompokUsahaBersama(KUBE)Karang Taruna. Robertson berharap expo Karang Taruna ini menjadi ajang promosi barang-barang yang dihasilkan KUBE-KUBE tersebut. “Pihak panitia menyediakan 35 stan selain 28 stan yang akan diisi KUBE Karang Taruna. Sisa stan lainnya diisi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) terdiri dari panti-panti binaan Dinas Kesejahteraan Sosial,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Karang Taruna Sumatera Utara H Solahuddin Nasution, SE di dampingi Wakil Ketua Zultaufik, Ir Zainy A Abady’s, Wakil Sekretaris Elly Marlina, Wakil Bendahara M. Akhiruddin dan Meidiar Dinihari mengatakan, Bulan Bakti Karang Taruna merupakan kegiatan rutin yang dilakukan organisasi sosial kepemudaan tersebut. Namun, kata Solah, tahun 2011 ini ada keistimewaan karena dirangkai dengan Expo Karang Taruna. Kegiatan ini merupakan pertama kali dilakukan di wilayah Sumatera. “Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Dinas Kesejahteraan dan Sosial Provinsi Sumatera Utara yang telah memprogramkan kegiatan Expo Karang Taruna ini,” ujarnya. Karena itu, Solahuddin mengimbau warga Karang Taruna agar menghadiri acara pembukaan dan setiap hari pada pelaksanaan Expo Karang Taruna tersebut. (m50)

Artis Ibukota Meriahkan Natal Pemko Dan DPRD Medan MEDAN (Waspada): Perayaan Natal bersama yang digelar keluarga besar Pemko dan anggota DPRD Medan dihadiri Wali Kota Medan Rahudman Harahap dan anggota DPD Sumut Parlindungan, di gedung Pardede Hall Medan, baru-baru ini. Natal bersama tersebut diisi dengan acara kebaktian, votum, responsorial, koor dan renungan natal yang disampaikan oleh Ephorus HKBP Pdt DR Bonar Napitupulu. Selain itu, perayaan natal bersama Pemko dan anggota DPRD Medan itu juga dimeriahkan artis ibukota Harvey Malaiholo dan artis-artis Medan serta dilakukan lucky draw. (m50)

Waspada/ist

WALI KOTA Medan Rahudman Harahap disambut panitia perayaan natal bersama keluarga besar Pemko dan anggota DPRD Medan, disaksikan anggota DPD Parlindungan Purba, di gedung Pardede Hall Medan.

Di samping itu memperkuat kemauan generasi muda Islam untuk terus melestarikan dan membudayakan penggunaan tanggal Hijriyah dalam segala aktivitas kehidupan. “Tidak akan disebut kuno kalau membuat surat atau agenda kegiatan dengan tulisan 10 Muharram, 6 Zulhijjah atau 15 Razab,” kata Syahrin seraya menambahkan, proses pembuatan kalender ini sifatnya kebersamaan. Artinya, setiap lembaga atau Ormas Islam atau siapa saja yang ingin membuat cetakan kalender, pihak MUI akan memberikan format dasar. Sebelumnya Ketua MUI Sumut, Prof Abdulah Syah menyebutkan, penanggalan Hijriyah ini sangat perlu dipopulerkan dalam masyarakat Islam. Hal ini untuk mengantisipasi agar umat Islam tidak melupakan Tahun Baru Islam dan setiap keha-

dirannya selalu disambut dengan suka cita. “Selama ini, masyarakat muslim cenderung merayakan Tahun Baru Masehi dengan penuh kegembiraan, bahkan rela tidak tidur untuk menyemarakkannya. Sementara Tahun Baru Islam yang ditandai dengan penanggalan Hijriyah dilewatkan begitu saja. Padahal, penanggalan Hijriyah yang jumlahnya 12 bulan itu memiliki empat bulan istimewa dan bulan awal yang disebutkan adalah Muharram,” kata Abdullah Syah. Dia menyebutkan, saat ini sudah ada 4.000 kalender Hijriyah yang akan disebarkan kepada kaum muslimin di berbagai wilayah. Sedangkan target yang akan dibuat sebanyak 20 ribu dan diharapkan partisipasi masyarakat atau lembaga yang peduli terhadap pentingnya kalender ini.

Peduli Kesehatan Pada bagian lain pertemuan itu, panitia Tahun Baru Islam bidang kesehatan dr Delyuzar menyebutkan, program yang akan dilaksanakan adalah donor darah di MUI Sumut Jln. Sutomo, IAIN Sumut, Alwahsliyah Jln. Sisingamangaraja dan Kementerian Agama Wilayah Provinsi Sumut Jln. Gatot Subroto. Kemudian dilaksanakan juga operasi katarak bagi masyarakat kurang mampu serta pemeriksaan kesehatan reproduksi bagi kaum perempuan, yakni dilaksanakan papsmear guna mencegah terjadinya penyakit kanker mulut rahim. Layanan gratis ini sudah dimulai sejak Selasa (21/12) di Klinik JKM Jln. Pancing No 7 B Medan. “Kegiatan peduli kesehatan ini diharapkan memberi solusi bagi warga Medan untuk tetap sehat,” kata Delyuzar. (m37)

Hari ini, Wali Kota Medan Buka Seminar Dan Temu Alumni IKAFU IAIN Sumut MEDAN (Waspada): Hari ini,Wali Kota Medan Rahudman Harahap membuka seminar dan temu alumni IKAFU IAIN Sumut di Kampus IAIN Jln. Williem Iskandar Medan Estate. Demikian dikatakan Ketua Panitia Temu Alumni Fakultas Ushuluddin yang tergabung dalam IKAFU IAIN Sumut Maraimbang Daulay kepada wartawan, Rabu (21/12). “Acara tersebut diisi pameran buku, foto, bazar makananan tradisional, pertandingan olah raga dan seni bertempat di depan gedung Ushuluddin,” kata Daulay. Dikatakannya, kegiatan berlangsung Kamis (22/12) dan Jumat (23/12). Kemudian, Sabtu

(24/12), dilaksanakan seminar dilanjutkan dengan temu kangen atau reuni alumni Fakultas Ushuluddin, yang dikemas dalam acara bertajuk Alumni Untuk Almamater. Kegiatan ini bertujuan membangun hubungan kerjasama yang baik antara alumni dan Fakultas Ushuluddin IAIN SU. Karena salah satu ukuran lembaga pendidikan tinggi yang baik adalah terjalinnya kerjasama dengan alumni. Artinya, seberapa besar kontribusi alumni bagi pengembangan almamaternya. ”Karena itu, kita harapkan alumni Fakultas Ushuluddin dari berbagai angkatan agar hadir pada

acara ini,” imbau Daulay. Ketua Panitia Seminar yang juga Ketua IKAFU IAIN Sumut Suheri Harahap menambahkan, seminar dengan tema “Pemberdayaaan Potensi SDM Alumni Ushuluddin Di Tengah Kompetisi Global” akan mengulas tentang potensi sumber daya manusia atau lulusan Fakultas Ushuluddin serta kompetensinya di tengah pasar kerja. Sebagai narasumber Prof. Dr. Amroeni, MA, (Alumni FU/ Akademisi), Drs. H. Syaiful Syafri, MM (Kadis Pendidikan Provsu), Drs. H. Sutan Nafsan Nasution (Alumni FU/Pengusaha) Drs. H.M.IqbalPulungan(AlumniFU/ Birokrat-Sekdako Binjai).(m50)

Guru Desak Tinjau APBD Alokasi Pendidikan Di Sumut MEDAN (Waspada): Sejumlah organisasi profesi guru di Sumut, mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan DPRD Sumut meninjau kembali draf APBD alokasi anggaran pendidikan di Sumut. “Draf APBD Sumut tahun 2012 yang hanya mengalokasikan untuk pendidikan enam persen merupakan penghinaan bagi profesi guru, untuk Pemprovsu dan dewan harus meninjau kembali kebijakan itu,” kata Ketua Gabungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (GPTendik) Indonesia Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Drs FJ Pinem kepada Waspada usai rapat bersama dengan sejumlah pimpinan organisasi profesi guru di kantornya Jln Gatot Subroto Medan, Rabu (21/12). Organisasi profesi guru terlihat hadir dalam rapat itu antara lain, PGRI, PGSI, APSI, ABSI, GTKA, HIMPAUDi, dan HIPKI. Menurut Pinem, pimpinan organisasi profesi guru sepakat meminta pemerintah menaikan alokasi anggaran pendidikan dari enam persen menjadi 20 persen. “Jika pemerintah tidak merealisasikan alokasi

anggaran pendidikan 20 persen pada APBD Sumut tahun 2012 di luar gaji dan tunjangan pendidikan, maka ribuan guru akan turun ke jalan melakukan aksi demo besar-besaran,” sebutnya. Pinem mengatakan, mengalokasikan anggaran pendidikan enam persen pada APBD merupakan pelanggaran konstitusi dan UU No.20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas. “Untuk itu kalau anggaran pendidikan 20 persen tak juga direalisasikan kami akan buat ‘tusnami guru’ di Sumut melalui aksi besarbesaran,” ujarnya. Dia mengatakan kebijakan mengalokasikan anggaran pendidikan enam persen merupakan sebuah kekeliruan.”Dengan dana 6 persen dari APBD, Pemprovsu tidak akan bisa berbuat banyak meningkatkan pendidikan di Sumut,” tuturnya. Menurut dia, langkah awal yang mereka tempuh memperjuangkan anggaran itu adalah menyurati Gubsu dan DPRD. “Kita telah dua kali melayangkan surat, jika tidak ditanggapi maka kami akan gelar aksi turun ke jalan,” sebutnya. Masalah guru Dalam rapat itu, terungkap

berbagai persoalan guru, terutama terkait UU No.14 Tahun 2005 tentang profesionalisme, kesejahteraan, dan perlindungan hukum bagi guru dan dosen. Dimana sebagian besar apa yang diharapkan para guru belum terwujud, padahal sudah ada ketentuan mengatur, setelah pendidikan diotonomkan. Dia memberi contoh soal insentif guru swasta di Sumut, yang sangat tidak layak, yakni Rp50 ribu per bulan pada 2010. Sementara di provinsi lain di Indonesia, insentif guru swasta itu minimal Rp300 ribu per bulan. “Guru di Sumut berharap, insentif guru swasta setidaktidaknya Rp100 ribu per bulan. Dan yang memperoleh insentif itu jangan hanya guru SD hingga SMA, tapi juga guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),” ujarnya. Selama ini, lanjutnya, guru PAUD kurang mendapat perhatian, padahal tugas mereka berada di garda terdepan dalam mendidikan anak bangsa. Dia juga prihatin melihat nasib guru dan kepala sekolah di kabupaten/kota yang selalu dijadikan alat politik oleh bupati/wali kota incumbent pada pemilihan kepada daerah (Pilkada). (m49)

1800 Madrasah Di Sumut Minim Perhatian Pemerintah MEDAN (Waspada): Sebanyak 1800 lebih madrasah diniyah yang terdaftar di Kanwil Kementrian Agama (Kemenag) Sumatera Utara masih minim perhatian pembangunan pendidikan dari pemerintah daerah. Hal tersebut dikatakan Kakanwil Kemenag Sumut Drs H Abd Rahim M Hum yang menjadi salah satu narasumber dalam lokakarya Ranperda Wajib Diniyah yang berlangsung di Asrama Haji Jalan AH Nasution Medan, Selasa (20/12). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Kelompok Kerja Diniyah Takmiliyah (KKDT) Medan Ali Bahran Siregar, Kabid Hukum Pemko Medan Ikhwan Habibi Daulay SH, Ketua Ikatan Guru Diniyah Takmiliyah (IGDT) Deli Serdang Khairul Anwar MA, sejumlah anggota DPRD Medan, perwakilanormasIslamsertagurumadrasah dari 21 kecamatan Medan. Menurut Rahim, pendidikan madrasah yang sarat dengan pengetahuan agama sangat penting untuk membangun karakter pendidikan yang sejalan dengan program pendidikan nasional dalam

rangka membentuk pendidikan bangsa yang bermoral. Untuk itu, sebut Kakanwil, pihaknya sangat mendukung apa yang dilakukan KKDT Medan mengajukan draf Ranperda wajib diniyah bagi murid sekolah mulai tingkat sekolah dasar, sekolah lanjutan pertama hingga sekolah lanjutan atas. “Kanwil Kementrian Agama Sumatera Utara sangat mendukung pengajuan draf Ranperda tersebut sehingga pemerintah dari pihak eksekutif dan legislatif wajib melanjutkan dan memproses draf yang diajukan menjadi Perda,” katanya. Dikatakannya, saat ini ada 1800 lebih madrasah yang terdaftar dalam kondisi minim perhatian pemerintah, sementara sesuai undang-undang tidak ada pendidikan yang mengalami diskriminasi sehingga harus diperlakukan adil oleh pemerintah. Sementara itu, Kepala Pusat Bimbingan Konseling IAIN Sumut Drs Khairuddin Tambuse MPd mengatakan, madrasah diniyah sebagai salah satu lembaga pendidikan anak untuk

A5

meningkatkanpengetahuanyang bermoral sangat dibutuhkan. Dalam loka karya tersebut Ketua KKDT Medan Ali Basran beserta para pengurus dan lainnya menyerahkan draf Ranperda Wajib Diniyah ke Pemko Medan yang diterima oleh Kabid Hukum Ikhwan Habibi Daulay SH. Prihatin Pada kesempatan itu, Ketua IGDT Khairul Anwar MA didampingi Sekretaris Rahmat SAg mengatakan, sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas keprihatinan Sekretaris DPW PPP Sumut H Yulizar Parlagutan Lubis terhadap kurangnya perhatian Pemkab Deliserdang terhadap program wajib diniyah di kabupaten tersebut. Selain itu Pemkab Deliserdang juga menolak untuk memberi bantuan terhadap 1.300 orang lebih guru madrasah yang terdaftar saat ini mengajar di 300 lebih madrasah. “Padahal gaji guru madarasah di kabupaten tersebut antara Rp70 ribu hingga Rp250 ribu per bulan,” kata Khairul.(m40)

MEDAN (Waspada): Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan dunia pendidikan, PTPN 3 siap membantu renovasi ruangan kantor departemen manajemen, akutansi, dan tiga ruangan program diploma serta enam ruang rapat di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (FE-USU). Dekan FE-USU, Jhon Tafbu Ritonga mengatakan, bantuan renovasi pembangunan kantor departemen ini memang sangat dibutuhkan fakultas ekonomi saat ini, karena selama ini mereka menggunakan ruangan lain. Gedung departemen itu disebut kantor Nusantara Room. “Dilihat dari usia gedung berusia 20 tahun, maka sudah pantas direnovasi agar bisa digunakan untuk keperluan sistem belajar mengajar di FE USU,” kata Jhon Tafbu, Rabu (21/12). Menurutnya, bantuan yang diberikan PTPN 3 menunjukkan bahwa perusahaan tersebut sudah peduli terhadap dunia pendidikan dan lingkungan serta telah melangkah jauh. “Apa yang dilakukan PTPN 3 ini pantas kita apresiasi dan penghargaan, “ sebutnya. Namun, Jhon Tafbu belum merinci berapa besar dana bantuan yang dikucurkan PTPN 3. Bahkan, lanjutnya, PTPN 3 telah membuka diri untuk mahasiswa USU melakukan riset dan menawarkan program yang bisa dikerjasa-

makan dengan perusahaan. Pembantu Rektor (Purek) I USU, Zulkifli Nasution menambahkan, pihaknya bersyukur atas bantuan diberikan PTPN 3 karena sudah mengurangi sedikit beban FE USU dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan. “Diharapkan juga akan ada kerjsama selanjutnya dari perusahaan- perusahaan lain dengan universitas demi kemajuan dunia pendidikan di Sumut,” ucapnya. Direktur Utama PTPN 3 Amri Siregar mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan kewajiban perusahaan yang peka terhadap lingkungan sekitar khususnya dunia pendidikan. “Ini bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR) kita, meski didalam petunjuk pelaksanaannya di dalam UU Perseoraan belum ada. Pelaksanaan CSR ini telah disiasati PTPN 3 sendiri dengan membuat konsep pertimbangan hukum, perusahaan dan kepentingan lingkungan,” ujarnya. Amri mengatakan, mereka juga berencana membangun renovasi gedung serba guna USU. Tapi pelaksanaannya belum dapat dilaksanakan karena teknis kerjasama belum ada sembari menunggu Peraturan Pemerintah (PP) dari Dinas Sosial. Kerjasama ini terbentuk karena saling membutuhkan dan akan dilihat ke depannya untuk kerjasama berikutnya. (m49)

Ilmu Pengetahuan Tanpa Etika Hancurkan Umat Manusia MEDAN (Waspada): Di era globalisasi saat ini diperlukan tidak hanya keahlian saja, tetapi juga keberanian, keterampilan, kearifan, dan integritas kepribadian. Pada era ini pula telah terjadi pergeseran nilai-nilai sosial dalam masyarakat, karenanya pendidikan etika dan akhlak harus menjadi perhatian khusus semua pihak. “Ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki tanpa dibarengi dengan etika akan dapat menghancurkan eksistensi umat manusia,” kata Rektor Universitas Medan Area (UMA) Prof Dr HA Ya’kub Matondang, MA pada acara wisuda sarjana dan magister periode II tahun 2011, di Kampus UMA Jl. Kolam Medan Estate, Rabu (21/12). Dalam kaitan itulah, kata rektor, relevansi UMA dengan visinya menghasilkan sumber daya manusia inovatif dan berakhlak, sehingga alumni dihasilkan mampu berfikir inovatif serta memiliki moral dan akhlak mulia. Menurut Rektor, intelektual yang inovatif dan berakhlak dicitrakan sebagai intelektual yang bertakwa di mana seluruh aktivitas kesehariannya dipandang sebagai ibadah kepada Tuhan. Dalam kegiatan keilmuan dan teknologi tentunya ia tidak melepaskan diri dari sistem nilai dan etika. “Para alumni UMA harus terampil dalam kegiatan keilmuan serta ahli dalam menerapkan teknologi dalam rangka meningkatkan kecerdasan, keterampilan, dan karakter bangsa yang bermartabat,” sebutnya.

Rektor menyampaikan, sebagai perguruan tinggi yang dewasa, UMA semakin meningkatkan peran pengabdiannya di dunia pendidikan tinggi. Selain itu, pengembangan UMA ke depan, tetap berorientasi pada tiga pilar pendidikan yakni, pemerataan dan perluasan akses pendidikan, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing, penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik. 600 lulusan diwisuda Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Heri Kusmanto mengatakan, sebanyak 600 lulusan Universitas Medan Area (UMA) baik program sarjana dan magister diwisuda. Mereka merupakan lulusan sarjana, Teknik, Pertanian, Ekonomi, Hukum, Ilmu Sosial Politik, Psikologi, dan Biologi. Sedangkan lulusan magister dari prodi Magister Administrasi Publik, Magister Agribisnis, MagisterIlmuHukumdanMagisterPsikologi. Masa studi wisudawan dalam penyelesaian program pendidikan S1 berkisar 8-9 semester, sedangkan masa studi program pendidikan S2 4-5 semester. Diantara wisudawan sarjana (S-1), adalah Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH. Usai dilantik, Ngogesa Sitepu mengatakan apa yang diraih hari ini sebagai bentuk memberikan motivasi kepada keluarga dan masyarakat untuk terus belajar. “Sesuai ajaran agama dan Nabi, kita diperintahkan untuk tidak pernah berhenti menuntut ilmu,” katanya. (m49)

BPK Telaah Pengelolaan Anggaran Di Dinas PU Langkat MEDAN (Waspada): Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut segera menelaah pengelolaan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Langkat Tahun 2010 pada enam paket pekerjaan dengan nilai total Rp 2,379 miliar. Di antaranya pengaspalan jalan Ex AMD sepanjang 1000 x 4 meter di Desa Suka Jaya Kecamatan Besitang, pekerjaan lanjutan pengerasan jalan ex AMD Sepanjang 2000 X 4 meter di Desa Sei Musam Kendit, Kecamatan Bahorok dan pengerasan jalan usaha tani sepanjang 1200 x 2,5 meter sekaligus pembuatan jembatan di Desa Paya Rengas Kecamatan Hinai. Penelaahan anggaran itu terkait adanya dugaan manipulasi pelaksanaan proyek-proyek tersebut berdasarkan surat pengaduan Forum Jasa Konstruksi (Forjasi) Sumut kepada BPK Perwakilan Sumut tanggal 13 Desember 2011. Demikian dikatakan BPK Perwakilan Sumut melalui Humasnya Mikael Pangihutan Togatorop, SH, MH ketika dihubungi wartawan, Selasa (20/12) perihal surat pengaduan yang telah dilayangkan Forjasi kepada instansi tersebut. “Betul, surat pengaduan atau laporan dari masyarakat melalui Forjasi itu sudah diterima BPK Perwakilan Sumut. Yang jelas pimpinan telah menugaskan staf auditor guna menelaah surat laporan tersebut terkait adanya dugaan manipulasi dan proyek yang diduga fiktif,” ujar Togatorop. Sebenarnya, menurut Togatorop, tim audit BPK Perwakilan Sumut telah melakukan peme-

riksaan terhadap pengelolaan anggaran Pemkab Langkat TA 2010 pada awal tahun 2011, sebelum adanya laporan dari Forjasi. Di tempat terpisah, Ketua Forjasi Sumut Ir Rikson Sibuea didampingi Humas Juang Harahap menjelaskan, pihaknya sudah pernah mempertanyakan ke instansi terkait soal kecurigaan atas adanya manipulasi dan proyek tersebut diduga fiktif. Namun belum ada penjelasan. Indikasinya, saat dilakukan tahapan pelelangan pada awal Juli 2010, pihaknya mengetahui adanya dugaan permainan lelang.“Sebagai contoh, CV. AS dan CV. PN tidak ada mengikuti pelelangan itu dalam daftar peserta. Tapi pada saat pengumuman, pihak panitia menetapkan kedua perusahaan tersebut sebagai pemenang dan masing-masing memperoleh tiga paket pekerjaan. Jadi, dari awal proses pelelangan itu sudah bermasalah dan diduga terjadi manipulasi dokumen peserta lelang,” kata Rikson. Menurut Rikson, kasus manipulasi dokumen administrasi tersebut pernah dilaporkan ke Poldasu dengan surat tanda penerimaan laporan No. Pol: STPL/11/I/2011/Siaga Ops dengan petugas yang menerima pengaduan Briptu Ajis Simangunsong dan ditandatangani Kepala Siaga Ops Shif “C” Kompol Junaidy,SH. “Tapi hingga saat ini belum ada tindaklanjut, makanya kita laporkan ke BPK Perwakilan Sumut dengan tembusan ke Poldasu,” kata Rikson seraya memperlihatkan foto kopi surat laporan ke Poldasu dan BPK.(m25)

Wali Kota Diminta Bantu Makanan Jamaah Di Arafah MEDAN ( Waspada): Pimpinan Majlis Ta’lim/KBIH Jabal Noor Medan Al Ustadz KH Zulfiqar Hajar Lc (foto) mengusulkan kepada Wali Kota Medan H Rahudman Harahap membantu mengatasi masalah makanan jamaah haji asal Medan saat berada di Arafah. “Kalau memang pemerintah, cq Kementerian Agama tidak menyikapinya dengan mengubah sistem makanan dan menu makanan yang kurang cocok dengan selera jamaah saat di Arafah, maka sangat pantas Wali Kota Medan membantu memberikan makanan yang cocok dengan selera makan jamaah,” kata Zulfiqar kepada wartawan di Medan, kemarin, saat diminta tanggapan tentang sistem katering jamaah haji selama di Arafah. Menurutnya, dari tahun ke tahun menu makanan jamaah haji Indonesia di Arafah tidak mengalami perubahan. Lauk-pauk tidak disesuaikan dengan selera makanan jamaah, karena hanya berupa rebusan saja. Begitu juga dalam transportasi jamaah dari Arafah ke Mina yang selalu menimbulkan masalah. “Jamaah haji Medan berkisar 3.000-an orang setiap tahun tidak ada salahnya dibantu dalam memberikan konsumsi yang layak. Jika Pak Rahudman ingin beribadah, inilah saatnya,” sebut dia. Ketua Komisi Dakwah dan Luar Negeri MUI Medan itu juga menyoroti tentang perkemahan jamaah haji di Mina menggunakan tenda

kerucuk fiberglass yang kapasitas jamaah tidak cocok dengan ukuran kemah. “Jika satu tenda berisi sampai 62 orang apakah pantas dengan jumlah jamaah yang begitu banyak. Karenanya pemerintah perlu mencek langsung, karena sangat tidak nyaman jika satu tenda ditempati sampai 62 orang,” ujarnya. Zulfiqar juga menyarankan pemerintah menyediakan pemandu jalan di Jeddah terhadap jamaah haji yang datang dari Madinah, untuk menuju penginapan sehari. Sebab banyak sopir bus yang membawa jamaah tidak mengetahui lokasi penginapan di Jeddah. Musim panas Mengenai jamaah calon haji Indonesia yang masuk daftar tunggu (waiting list) hingga 2019, Zulfiqar mengatakan, jamaah yang mendapat porsi 2012-2019 akan mengalami musim panas. Puncak musim panas di Arab Saudi kisaran JuliAgustus, akan dirasakan jamaah yang berangkat tahun 2019. “Ini perlu juga disikapi pemerintah, bagaimana agar jamaah masuk ‘daftar tunggu’ bisa diminimalisir dengan cara meminta tambahan kuota haji yang lebih banyak kepada Pemerintah Arab Saudi,” katanya. Sedangkan perubahan di Asrama Haji Medan (Ahmed), menurutnya belum menye luruh. Misalnya masih ada kamar-kamar jamaah di gedung Arafah, Jeddah dan Mekkah, tempat tidurnya masih bertingkat tidak diganti yang baru, sehingga membuat cemas jamaah yang tidur di kamar itu.(m27)


Luar Negeri

A6

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

Para Jenderal Senior Korut Janji Setia Pada Kim Jong-un PYONGYANG, Korea Utara (AP): Puluhan ribu pelayat memadati Lapngan Utama Pyongyang yang bersalju Rabu (21/12) guna memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang pemimpin Kim Jong-il. Di bagian lainnya, Korea Utara (Korut) memperketat keamanan di beberapa kota dan mereka memperoleh jaminan dari para loyalis kalangan jenderal senior untuk tetap setia kepada putra Kim, Kim Jong-un yang menggantikannya. Parawanitamenyekasaputangan ke wajahnya yang dibasahi airmata dan mereka berbaris melintasi satu pontret besar dari Kim Jong-il yang tersenyum dan digantung di Balai Raya Studi Rakyat, di tempat mana satu potret dari ayah Kim, bapak pendiri Korut Kim Il-sung, biasanya tergantung. Kim Jong-il meninggal dunia akibat serangan jantung Sabtu, demikian menurut media pemerintah, yang melaporkan kematian itu Senin. Kerumunan besar

para pelayat itu berkumpul di LapanganKimIl-sungdenganmembawa di tangan mereka bunga tradisional saat berkabung, yang berwarna putih. Kerumunan itu makin lama makin banyak menjelang siang, meski suasana ketika itu salju turun dan sebagian pelayat melepaskanjaketnyauntukmelindungi kembang yang mereka bawa saat penghormatan untuk Kim, yang sedikit di bawah tempat di mana dia tahun lalu berdiri menghadapi kerumunan pada

saat parade militer di mana dia memperkenalkan pewarisnya, Kim Jong-un. Dua petugas medis segera bergegas untuk mengangkat seorang wanita yang jatuh pingsan. Perintah pertama Pemimpin baru Korut Kim Jong-un mengeluarkan perintah militer pertamanya sebelum kematian ayahnya diumumkan, yang menandakan putranya itu telah menguasai angkatan bersenjata, kata satu laporan Rabu. Jong-un memerintahkan seluruh kesatuan menghentkan latihan di lapangan dan latihan lainnyadankembalikepangkalan mereka, kata kantor berita Korea Selatan(Korsel)Yonhapmengutip pernyataan satu sumber senior pemerintah Seoul. “Iniadalahbuktijelasdankuat bahwa Jong-un telah menguasai sepenuhnya militer,” kata pejabat

itu yang dikutip Yonhap. Pyongyang mengumumkan Seninpetangwaktusetempat(10:00 WIB)bahwapemimpinKimJongIl meninggal akibat serangan jantungduaharisebelumnya.Media pemerintah mengumumakan putranyasebagaipemimpinbaru negara komunis itu. Komentar oleh kepala Badan Intelijen Nasional Korsel agaknya mendukug sumber Yonhap itu. Won Sei-Hoon mengemukakankepadaparlemen,Selasabahwa satu kesatuan Korut melakukan ujicoba dua rudal jarak pendek di pantai timurnya sebelum Senin petang. Tetapi membatalkan rencana mereka untuk meluncurkan rudal-rudal lagi pada petang hari dan kembali ke pangkalan kata Won. Jong-Un menjadi wakil ketua Komisi Militer Pusat partai yang berkuasa dan diangkat menjadi

jendralbintangempatSeptember tahun lalu saat ayahnya mempersiapkan dia bagi suksesi. Angkatan bersenjata reguler negaraituberjumlah1,19jutapersonil dan rezim itu memiliki kebijakan Songun (militer paling diutamakan) yang mempriotaskan keperluan militer ketimbang para warga sipil. Dari Korsel, para pembelot dari Korut mengirimkan selebaran yang menyerukan pemberontakan di negara komunis itu, melintasi perbatasan dari Korea Selatan, Rabu setelah pemimpinnya meninggal. Sekitar 200.000 pamflet yang dibawa balon-balon dengan pengatur waktu untuk menyebarkan-nya, berisikan berita tentang pemberontakan rakyat Arab (Arab Spring) dan mencerca transisidinastiKorutkepadaputra bungsu Kim, Jong-un.

“Rakyat bangkitlah.Berjuang denganberanisepertiyangdilakukanrakyatAfrikauntukmenghentikan suksesi generasi ketiga,” kata isi selebaran itu. Peluncraan itu dilakukan dua hari setelah Korut mengummkanbahwapemimpin mereka meninggal, Sabtu akibat serangan jantung dalam usia 69 tahun. “Kamimenyambutkematian yang menyedihkan Kim Jong-il,” teriak para pembelot dan aktivis, yang juga mengeluarkan sebuah pernyataan mengecam putra bungsualmarhumitukarenamewarisi kediktatoran dari ayahnya. Media pemerintah Korut, Rabu memberitakan bahwa jutaan orang yang bersedih ke luar rumah untuk ikut belasungkawa ataskematianKim,dengantelevisi menayangkan gambar para pelayatyangmenangisdidepanpotret pemimpin mereka itu.(m10)

Toilet Meledak Di Myanmar, Satu Orang Dinyatakan Tewas YANGON, Myanmar (Waspada): Ledakan muncul di sebuah toilet umum yang terletak di bekas ibukota Myanmar pagi ini. Ledakan itu menewaskan satu orang. “Seorang perempuan tewas dan perempuan lainnya terluka akibatledakanitu.Kepolisiansaatinimasihmenyelidikidanmenyisir tempat kejadian perkara,” ujar seorang satpam, seperti dikutip AFP, Rabu (21/12). Akibat dari ledakan di toilet umum itu juga masih belum diketahui. Tempat ledakan itu juga merupakan tempat umum yang sering dilalui oleh para pejalan kaki. Serangan bom di Myanmar terjadi beberapa bulan yang lalu, meski demikian, serangan itu umumnya tidak menimbulkan banyak korban jiwa. Kepolisian selalu menuding para kelompok etnis separatis adalah pihak yang bertanggung jawab atas segala bentuk serangan bom. KelompoketnisseparatisdiMyanmarkerapmelakukanserangan dinegaranya.PadaJunilalu,bommeledakdiduabuahkotadiMYnamar dan menghancurkan mobil-mobil yang diparkir di sekitar pasar. Salah satu kelompok yang sempat dicurigai sebagai pelaku teror bomadalahKayinNationalUnion(KNU).Kelompokitumerupakan kelompok separatis dan anti-Pemerintah Myanmar. (ok)

Kelompok Baju Merah Thai Ancam Protes Untuk Bebaskan Pemimpinnya BANGKOK, Thailand (Antara/Xinhua-OANA): Anggota Front Persatuan untuk Demokrasi melawan Kediktatoran (UDD), yang dijuluki gerakan Baju Merah, akan melakukan perjalanan protes dari desa-desa mereka di Utara dan Timurlaut Rabu malam untuk mengunjungi pemimpin penting mereka yang ditahan, Arisman Pongruangrong, dan meminta pembebasannya Kamis (22/12). “Sekitar 5.000 anggota Baju Merah di Utara dan 5.000 lainnya di Timur Laut berencana untuk unjukrasa untuk Arisman,” kata Anont Saennan, pemimpin kelompok kubu Baju Merah di Udon Thani. Dipelopori oleh Anont, ribuan desa Baju Merah ‘telah didirikan di seluruh provinsi utara dan timur laut’. Arismanadalahdiantara19pemimpinBajuMerah,yangdituduh terorisme dalam perannya menghasut orang banyak pada protes kekerasan terhadap pemerintah Abhisit Vejjajiva selama MaretMei, 2010. Arisman melarikan diri dari unjukrasa sebelum dihentikan 19 Mei ketika pemerintah akhirnya terpaksa menggunakan kekuatan militer untuk menumpas mereka yang mengakibatkan 91 kematian dan sekitar 1.900 orang cedera. Dia akhirnya menyerahkan diri ke Departemen Investigasi Khusus (DSI) pada awal Desember setelah lebih dari satu setengah tahun ‘dalam pelarian, tetapi Pengadilan Pidana menolak tawaran jaminan dua kali berturut-turut untuknya.’

Warga Desa Yang Memprotes Di China Peroleh Kompromi

BEIJING, China (AP): Pihak berwenang China Selatan telah memenuhi tuntutan utama para penduduk desa yang melancarkan protes setelah terjadi kebuntuan dengan polisi hampir selama dua. Para pejabat setempat setuju membebaskan para tahanan dan mengembalikan tanah yang telah disita dari para petani. Deputi Sekretaris Partai Komunis Guangdong Zhu Mingguo mengatakan pemimpin pemrotes di desaWukan,Yang Semao, Rabu (21/12)bahwaempatwargadesayangditahanpolisisegeradibebaskan dalam beberapa hari ini, kata Yang kepada The Associated Press. “Jadi sekarang kita optimistis yang amat berhati-hati,” kataYang. Arti penting dari konsesi yang tidak biasa ‘diWukan itu tergantung pada bagaimana rincian dimainkan, tetapi hal itu dapat berdampak buruk bagi penanganan protes lainnya di masa mendatang, terutama disudutpesisirselatanChinayangtelahmenunjukkanadanyakerusuhan periodik selama beberapa tahun terakhir. Bagi timurlautWukan, kota pantai Haimen berada pada hari kedua protes Rabu, sehubungan dengan rencana pembangunan pembangkit listrik batubara. Konflik dalam pertikaian tanah dan masalah lain di banyak bagian provinsi Guangdong makin meningkat karena daerah itu berada di antara daerah yang ekonominya maju dan berkembang, sehingga harga tanah melonjak. DiWukan, Zhu, pejabat provinsi, juga mengatakan padaYang dan perwakilan desa lainnya bahwa pemerintah akan membeli kembali 27 Ha tanah petani telah dijual kepada seorang pengembang dan mengembalikan tanah tersebut kepada warga desa, kataYang. (m10)

Korban Selamat Dari Badai Washi Cemas Hadapi Ancaman Penyakit

Para Aktivis: Pasukan Syria Bunuh 100 Orang Di Kota Kfar Owaid BEIRUT, Lebanon (AP): Pasukan Syria menyerang kota sebelah baratlaut dengan senapan mesin dan rangkaian tembakan artileri yang menewaskan sekurang-kurangnya 100 orang dalam salah satu episode paling mematikan pada pergolakan 9 bulan menentang rezim Presiden Bashar Assad, kata sejumlah aktivis Rabu (21/ 12). Serangan Selasa itu atas kota Kfar Owaid di provinsi Idlib menunjukkan pemerintah Syria terus melakukan tekanan meski pekan ini telah menyetujui satu rencana Liga Arab untuk menghentikan pertumpahan darah. “Itu merupakan pembunuhan terencana. Pasukan mengepung warga kemudian membunuhi mereka,” kata Rami Abdul-Rahman, kepala Syrian Observatory for Human Rights yang bermarkas di London. Dia mengatakan pasukan di pinggiran kota melakukan pengepungan dan menembaki kerumunan warga sipil dan aktivis berusahamelarikandirikarenatakutmerekaakanditahan.Kelompok itu, yang menggunakan satu jaringan kerja yang terdiri dari aktivis lokal untuk mengumpulkan informasi tentang penumpasan itu, mengatakan 111 orang tewas di Kfar Owaid Selasa. Kelompok aktivis lainnya, Local Coordination Committees, juga mengatakan lebih dari 100 orang tewas. Angka itu kemungkinan tidak dapat dikonfirmasi secara independen karena Syria melarang sebagian besar jurnalis asing dan mengenakan kekangan keras pada para wartawan lokal. Rezim Assad menyetujui misi pemantau setelah para pemimpin Arab memperingatkan mereka akan berpaling pada Dewan Keamanan PBB untuk berusaha menghentikan penumpasan itu, yang menurut PBB telah merenggut sekurang-kurangnya 5.000 jiwa sejak Maret lalu. Dari Washington, Amerika Serikat tetap berkeras dengan seruannya agar Presiden Assad mundur dari jabatannya, bahkan saat negara itu setuju mengizinkan kedatangan pemantau Arab, kata Departemen Luar Negeri AS Selasa. “Tidak, pandangan kami tak berubah bahwa (Bashar) al-Assad perlu mundur, bahwa ia bukan orang untuk memimpin negaranya menuju masa depan,” kata wanita juru bicara Departemen Luar Negeri AS Victoria Nuland di dalam satu taklimat rutin.(m10)

Seputar ASEAN

Reuters

PARA pekerja kesehatan mengepak ayam yang telah mati di satu pasar hewan di Hongkong Rabu (21/12). Para pekerja mulai

membunuhi 17.000 ekor ayam di satu pasar unggas di Hongkong on Rabu setelah seekor ayam yang kedapatan mati di sana diperiksa mengandung positif virus maut avian H5N1, kata seorang jurubicara pemerintah.

Hongkong Cemas Flu Burung Musnahkan Jutaan Unggas . HONGKONG (Waspada): Cemas akan timbulnya flu burung, Hongkong meningkatkan kewaspadaannya Rabu (21/ 12) sampai ke tingkat yang amat serius, dengan pemusnahan unggas. Kepala kesehatan HongkongYork Chow mengatakan jutaan ekor unggas segera dimusnahkan di pasar grosir, atau di lokasi-lokasi penemuan burung yang terinfeksi. “Dengan berat hati, saya mengumumkan bahwa ayam mati telahdiujipositifuntukstrainvirus H5N1 setelah pemeriksaan rutin olehDepartemenPertanian,Perikanan dan Konservasi hari ini,” kata Chow dalam wawancaranya Selasa malam. “Kami sekarang meningkatkan respon terhadap flu burungdari waspada terhadap

serius.” Sebelumnya pada Selasa, pihak berwenang pertanian mengkonfirmasi seekor burung robin yang ditemukan tewas di sebuah sekolah menengah pada hari Sabtu telah diuji positif untuk H5N1, kasus seperti kedua dalam sepekan. Sekolah menengah lain diperintahkanuntukditutupselama sehari untuk disinfeksi Jumat lalu setelah seekor camar kepala hitam ditemukan tewas dengan virus itu. Seorang petugas sekolah, yang mengambil burung itu, dan putranyamengalamigejalaseperti flu dan dibawa ke rumah sakit tapi keduanya dinyatakan bebas virus itu. Seorang wanita 59 tahun dinyatakan positif flu burung pada 2010 di Hongkong, dan merupakan kasuspertamapadama-

nusia sejak tahun 2003. Kotainisangatguguptentang penyakit menular setelah wabah mematikan penyakit pernapasan SARS pada tahun 2003 menewaskan 300 orang di Hongkong dan 500 lebih di seluruh dunia. 17.000 Sudah dimusnahkan Hongkong meningkatkan kewaspadaanterhadappenyebaran virus flu burung hingga ke tingkat serius, Selasa, serta mengumumkan bahwa pihaknya telah memusnahkan 17 ribu ayam pascatiga burung diuji positif atas virus mematikan H5N1. Kepalakesehatankotaitu,York Chow mengumumkan langkahlangkah yang akan dilakukan setelah seekor ayam mati di pasargrosirdanduaburungliarlainnya diuji positif atas virus mema-

tikan H5N1. Pihak berwenang melarang semua impor unggas hidup dengan segera, sementara mereka melacak asal ayam mati itu, apakah ayam itu merupakan hasil impor atau berasal dari peternakan unggas lokal. Media publik RTHK melaporkan bahwa sekitar 20 mahasiswadarisebuah‘sekolahperempuan’, berusia antara enam dan tujuh tahun, telah mengalami gejalamiripflu,termasukdemam, batuk dan sakit tenggorokan, tetapi tidak ada yang dibawa ke rumah sakit. Hongkong adalah lokasi penyebaran besar pertama wabah pada manusia di tahun 1997, ketikaenamorangmeninggalsebagai akibat dari mutasi virus itu, yang biasanya terbatas menyerang unggas. (ap/m10)

ILIGAN, Filipina (AP): Para korban selamat dari amukan banjir bandang yang menghancurkan di Filipina selatan kini menghadapi ancaman berkembangnya berbagai penyakit, kata para pejabat Rabu (21/12), dimana jumlah korban sudah melewati seribu orang. Angka kematian resmi dari bencana banjir akibat topanWashi pekan lalu di dua kota Filipina Selatan melampaui 1.000 orang Rabu, pada saat pihak berwenang mengatakan mereka telah kehilangan hitungan terhadap korban hilang dari salah satu bencana terburuk yang melanda kawasan itu. Sebanyak 1.002 orang dikonfirmasi tewas, termasuk 650 di Cagayan de Oro dan 283 di kota di dekatnya Iligan, kata Benito Ramos, kepala Kantor Pertahanan Sipil. Selebihnya adalah korban dari provinsi di selatan dan tengah. Badai tropis menyapu kawasan itu Jumat malam, menyebabkan banjir bandang yang menjebak sebagian besar korban yang masih tertidur lelap. “Banyak pelajaran yang dapat ditarik masyarakat dari sana, karena tidak mendengarkan pemerintah lokal dan nasional, namum ini bukan waktunya untuk menyalahkan mereka,” kata Ramos mengatakan The Associated Press, yang menambahkan bahwa peringatan oleh badan ramalan cuaca tentang bakal datang badai harus didengarkan dan dipatuhi. Dia mengatakan pemerintah terus fokus pada pencarian mayatmayat korban, yang sebagian besar ditemukan di laut pantai Cagayan de Oro. “Kita tak dapat menghitung berapa orang yang hilang,” katanya. Presiden Benigno Aquino III memaklumkan keadaan bencana nasional pada saat dia mengunjungi daerah bencana Selasa dan berjanji bahwa pemerintah “akan melakukan usaha sebaik-baiknya untuk mencegah terulangnya tragedi ini.” meningkat di atas 1.000 orang, kata kepala pertahanan sipil kepada AFP, Rabu. Pemerintah Cagayan de Oro dan Iligan sedang mempersiapkan pemakaman massal bagi mayat tak dikenal guna menghindari masalah kesehatan dan bau yang menyengat. Sekitar 44.000 orang mengungsi pada saat badai besar itu menyapu beberapa kota kumuh lima hari lalu dan ditampung dalam kamp-kamp pengungsian dengan fasilitas sederhana, namun para pejabat kini khawatir tempat-tempat tersebut dapat menjadi potensi berkembang biaknya epidemi. “Kita mungkin harus melakukan banyak perhatian pada mayatmayat itu, dan kita akan mengabaikan pusat-pusat evakuasi,” kata asisten Menteri Kesehatan EricTayag dalam satu wawancara dengan televisi ABS-CBN. “Jika ada epidemi atau ancaman terhadap kesehatan, akan datang dari pusat evakuasi”, tegasnya.(m10)

5 Pasukan Polandia Tewas Terkena Bom Di Afghanistan

Reuters

MANTAN wanita penghibur Korea Selatan Gil Won-og melihat pada Monumen Perdamaian (Peace Monument) yang menggambarkan para wanita penghibur, di satu pelataran di seberang jalan di depan Kedubes Jepang di Seoul, Korea Selatan, Rabu (21/12), sebelum berlangsung protes anti-Jepang. Monumen itu yang diberi bertopi dan selimut didirikan oleh kelompok sipil Rabu lalu ketika mantan wanita penghibur melakukan Rapat Umum Rabu ke-1000 kalinya yang menuntut permintaan maaf Jepang dan kompensasi karena memaksa ratusan wanita Korea ke dalam perbudakan seks bagi tentara selama Perang Dunia Kedua.Tokyo telah meminta penghapusan monumen,tetapi Seoul mengatakan bahwa itu bukan otoritas mereka, menurut media setempat. Para wanita penghibur mantan mengadakan protes mingguan di depan Kedutaanbesar Jepang di Seoul sejak Januari 1992.

KABUL, Afghanistan (AP): Lima tentara Polandia tewas Rabu (21/12) ketika satu bom jalananmeledakditimurAfghanistan, kata sekutu dan seorang pejabat Polandia. Ledakan bom itu merupakan serangan paling mematikan bagi militer Polandia di Afghanistan, kata jurubicara Jacek Sonta di Warsawa. Dia mengatakan para prajurit tersebut berada di satu iring-iringan kendaraan menuju ke Rawza, di provinsi di timur Ghazni, ketika mereka melindas bom jalanan. Taliban segera menyatakan bertanggungjawab atas serangan tersebut dalam satu teks yang dikirimkannya kepad para wartawan. Jurubicara Taliban, Zabiullah Mujahid mengatakan “satu tank Polandia” meledak dan semua yang ada di dalamnya tewas. Mohamad Ali Ahmadi, deputi gubernur provinsi Ghazni, mengatakan bahwa para prajurit Polandiaituakanmenghadirisatu

rapat pagi di distrik Rawza di kota Ghazni, kira-kira 125 km di baratlaut ibukota Kabul. Salah satu dari kendaraan mereka dihancurkan oleh satu bom jalanan, katanya. Polandiaberadadalamproses menarik kira-kira 100 dari 2.600 tentaranyadiAfghanistan.Sampai sejauhini,tahunini,sebanyak532 anggota pasukan NATO tewas di Afghanistan.Seranganataskonvoi Polandiaitumenyebabkanangka pasukan NATO yang tewas dalam bulan Desember ini menjadi 16 orang. Sekitar 140.000 tentara asing dari sekitar 45 negara tergabung dalam pasukan NATO pimpinan AS di negara terkoyak perang Afghanistan dengan pasukan tempur asing dijadwalkan ditarik pada akhir 2014. AS adalah negara pengirim tentara dengan jumlah terbesar, sekitar 100.000 serdadu. Kendati seluruh pasukan tempur dijadwalkan pergi pada akhir 2014, ribuan dari mereka diperkirakan tinggal untuk melatih dan men-

dampingi pasukan setempat. Sedikit-dikitnya, 549 tentara asing tewas di Afghanistan pada tahun ini, kata laman mandiri iCasualties.org. Sejumlah 711 tentara asing tewas untuk seluruh 2010, yang menjadikan tahun itu paling mematikan bagi pasukan asing di Afghanistan. Sejumlah 2.830 tentara asing tewasdiAfghanistansejakserbuan pada 2001, dengan Amerika Serikat menderita korban terbanyak dengan 1.857 orang, diikuti Inggris dengan 391, Kanada (158), Prancis (76), Jerman (53), Italia (42), Denmark (42), Spanyol (34), Australia (32), Polandia (30), Belanda (25), dan sisanya dari negara lain. Tigabelas orang Amerika Serikat termasuk dalam 17 orang tewas sesudah pembom mobil TalibanmenyerangiringanNATO diibukotaAfghanistanpadaakhir Oktober dalam salah satu seranganpalingmematikanterhadap pasukanasingpadalebihdarisatu dasawarsaperangtersebut.(m10)

Reuters

PARA awak Stasiun Angkasa Luar Internasional (ISS), astronot Belanda Andre Kuipers (atas), astronot AS Donald Pettit (tengah) dan kosmonot Rusia Oleg Kononenko, melambaikan tangan ketika mereka menaiki pesawat angkasa luar Soyuz TMA-03M di kosmodrom Baikonur, Rabu (21/12).


Nusantara

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

A7

Banyak Pemimpin Yang Mengatur Negeri Ini Tanpa Hati Nurani JAKARTA (Waspada) Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto menyatakan keprihatinannya sebab banyak pemimpin yang telah mendapat mandat rakyat untuk memimpin dan mengatur negeri ini, bekerja tanpa hati nurani. Untuk menghadapikeadaansepertiini,Wiranto mengajak seluruh kader Hanura bekerja keras menegakkan kebenaran dan keadilan. “Hanura harustetaphidup,kuat daneksisgunamenegakkan kebenaran dan keadilan . Hanura adalah penjaga hati nurani,” tegas Wiranto saat menyampaikan pidato politik pada peringatan HUT ke-5 Partai Hanura di Jakarta, Rabu (21/12). Mantan Menhankam/Pangab Jenderal TNI Wiranto menilai di antara pemimpin tersebut, mereka bekerja dengan berhitung untung dan rugi. Hati nurani yang dapat memilah baik dan buruk, tidak lagi digunakan. Hati nurani telah dipensiunkan secara dini agar tidak meng-ganggu mereka mengingkari dan mengkhianati kepercayaan rakyat. “Lihat, di mana-mana telah terjadi ketidakpuasan melawan ketidakadilan para pejabat yang telah ingkar tersebut,” ujarWiranto. Melihat banyak pemimpin yang sudah tidak menggunakan hati nuraninya, Wiranto berharap agar Hanura hadir membawa obat penawar. “Hati nurani harus ditanam kembali ke dalam dada para pemimpin negeri ini. Kita yakin dengan cara itu akan banyak masalah bangsa yang dapat diselesaikan,” tandasnya yang disamput meriah

para kader Hanura. Wiranto menyerukan agar para pemimpin formal, apakah presiden, menteri, gubernur, bupati/wali kota untuk mulai memberi contoh yang baik, dengan melepaskan jabatan pengurus partai politik yang disandangnya.” Mereka itu dipilih dan diangkat, diberi otoritas dan fasilitas untuk mengurus rakyat dan bukan mengurus partai,” tegasnya dengan suara berat. Jabatan rangkap eksekutif mengurusi rakyat sambil mengurus partai, tambahnya, akan menghasilkan perilaku yang tidak adil, tidak fokus pada jabatannya. “Jabatan rangkap itulah yang memberi peluang terbangunnya sarang koruptor dalam lingkup jabatannya,” papar WIranto. Pada sisi lain Wiranto meminta kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk berkata jujur mengakui kegagalannya selama memimpin. Kejujuran yang dimaksudkan adalah mengakui bahwa pemerintahan ini gagal dalam melakukan pencegahan tindak pidana korupsi. Permintaan ini juga menjadi salah satu butir dari delapan butir yang dihasilkan dalam rapat kerja nasional (Rakernas) Hanura . “Kalau jujur kepada masyarakat, pemerintah harus berani mengakui, telah gagal menghambat dan mencegah tindak pidana korupsi di negeri ini. Korupsi bagaikan wabah yang terus menjalan di semua instansi dan lembaga pemerintah, di semua tingkatan,” kata Wiranto. (aya)

Deliserdang, Bireuen Menang Lomba RS Sayang Ibu Dan Anak JAKARTA (Waspada): Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara dan RSUD dr Fauziah Bireun, Aceh, menjadi pemenang lomba RS sayang ibu dan bayi di masing-masing provinsi. Lomba tersebut adalah rangkaian peringatan Hari Ibu 2011. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih di Jakarta, Rabu (21/12) kepada masingmasing perwakilan RS. Dari RSUD Deli Serdang diterima dr Aida Harahap MARS. Sedangkan RSUD dr Fauziah Bireun diterima dr Chandra ZA, MKes. RS sayang ibu dan anak yang menjadi pemenang, dikatakan Menkes adalah contoh pemberian pelayanan yang baik, khususnya dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Saat ini, AKI di Indonesia masih tinggi, yakni

228/100 ribu kelahiran hidup. Adapun AKB masih berada di angka 35/1000 kelahiran hidup. “Target yang harus dicapai, jangan sampai ada ibu dan anak yang lahir lantas meninggal dunia. Harus diupayakan sebaik mungkin,” kata Menkes. Dalam kesempatan itu, Menkes meminta agar RS jangan menolak pasien. “Biarpun kekurangan tempat tidur kelas 3, jangan tolak pasien. Pemerintah pusat dan daerah akan berupaya menambah jumlah tempat tidur kelas 3,” kata Endang. Terkait kesehatan ibu dan anak, Menkes juga menyinggung keberadaan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Air Susu Ibu (ASI). Saat ini RPP tersebut masih dibahas, khususnya yang menyangkut keberatan pihak perusahaan dalam menyediakan ruang memerah ASI. “Keberatan pihak perusahaan masih akan dibahas,” tandas Menkes.(dianw)

DPR Sudah Perketat Anggaran Kunker JAKARTA (Waspada): Ketua DPR Marzuki Alie menilai kenaikan anggaran kunjungan kerja (kunker) dari Rp251 miliar pada tahun 2011 menjadi Rp265 miliar pada tahun 2012 merupakan hal wajar. Menurutnya, kenaikan anggaran kunker DPR berkorelasi dengan meningkatkan jumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) yang harus diselesaikan DPR pada tahun 2012. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak hanya melihat besaran anggaran kunker dari nominalnya saja, tetapi juga mencermati kegiatan yang harus dilakukan anggota DPR. “Jangan hanya melihat angkanya saja, tapi lihat konteksnya. Ketika angka itu naik, mungkin RUU yang dibahas lebih banyak. Itu kan bisa dilihat di program prioritas legislasi nasional (prolegnas) yang sudah disahkan paripurna. Selain itu, kita juga harus memperhitungkan kenaikan harga-harga seperti tiket perjalanan,” ujar Marzuki di Gedung DPR Jakarta, Rabu, (22/12) Diakuinya, Pimpinan DPR sudah sangat selektif terhadap kunker, terutama ke luar negeri. Kunker ke luar negeri hanya bisa disetujui oleh

pimpinan jika hanya menyangkut studi banding pembahasan dan penyelesaian suatu RUU. “Jadi, tidak ada kunker ke luar negeri selain untuk penyelesaian RUU,” tegasnya. Kunker tersebut dibagi dalam tiga kategori, yakni kunker sesuai dengan Tatib dengan frekuensi enam kali dalam satu tahun, kunker masa reses dengan frekuensi empat kali dalam setahun, kunker perorangan dengan frekuensi sekali dalam setahun. Untuk kunker sesuai dengan tatib, alokasi anggaran yang disediakan sebesar Rp36 miliar, kunker masa reses dengan alokasi anggaran sebesar Rp187 miliar yang dikeluarkan selama reses yakni empat kali per tahun. Sementara kunker perorangan dialokasikan anggaran sebesar Rp40 miliar. Dengan demikian, setiap anggota DPR akan menerima total anggaran sebesar Rp473 juta per tahun. Sebelumnya Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) merilis anggaran kunker DPR meningkat dari Rp251 miliar pada tahun 2011 menjadi Rp265 miliar pada tahun 2012. (aya)

Giliran Yok Koeswoyo Aksi Ke DPR JAKARTA (Waspada): Yok Koeswoyo personel Koes Plus meluncurkan lagu khusus keprihatinannya terhadap kondisi bangsa berjudul Pembuka. Peluncuran itu dilakukan oleh Yok dengan membagi-bagikan CD lagu itu kepada para wartawan dan kepada setiap orang yang berada di lobi Gedung DPR RI, Rabu (21/12). Lirik lagu Pembuka merupakan kutipan dari ayat Alquran surat Al Fatihah yang menurut Yok, itulah yang pantas direnungkan oleh semua anak bangsa, baik dari presiden, anggota DPR RI, pejabat pemerintah mahasiswa, pelajar dan termasuk para wartawan. “Anda yang lebih tahu keadaan bangsa sekarang, saya kan setiap hari baca surat kabar melihat di mana-mana kita menyaksikan kejadian-kejadian yang memerihkan,” ujarnya. Apakah ini bentuk protes? “Saya lakukan ini bukan untuk anggota DPR RI semata, tapi untuk semua supaya merenungkan dari lirik lagu Pembuka itu,” tambah Yok Koeswoyo. Menurut dia, kita semua menyaksikan bahwa kejadian-kejadian seperti kasus Mesuji dan kasus-kasus yang tersiar di surat kabar membuktikan bahwabangsa ini harus merenung. “Jadi tidak perlu pake protes. Biarlah waktu yang menentukan, kalau memang tidak bisa baru kita dobrak. Tetapi berilah kesempatan

kepada mereka. Misalnya kalau saya dan anakanak saya di satu kendaraan yang sedang mogok, saya berusaha mereparasinya, tapi ada yang tidak sabar supaya jalan, tentu tidak bisa,” ungkap Yok. Yok merupakan artis kenamaan kedua datang ke DPR RI untuk menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi bangsa. Sebelumnya artis senior papan atas Pong Harjatmo sudah tiga kali melakukan aksi protes ke DPR RI dengan membawa spanduk berisi meminta kejujuran dan adil, tegas. Namun aksinya denga cepat dihadang oleh pengaman di DPR RI. Sebaliknya Yok Koeswoyo, dengan rambut yang sudah memutih berbaju batik gelap melakukan aksinya hanya membawa gitar akustiknya saja. Dia membagi-bagikan ratusan keping cakram lagu Pembuka kepada siapa saja yang berada di lobi DPR termasuk para satuan pengaman di DPR RI. Ada juga yang minta foto bersama. Bahkan kedatangan Yok disambut dengan meminta supaya melantunkan lagulagu Kolam Susu. Namun permintaan itu ditolak Yok dan dengan senyumnya dia menjawab, “kedatangan saya ingin menyampaikan lagu Pembuka untuk semuanya. Makanya saya tulis di CD itu, tidak untuk diperjualbelikan.” (j07)

Waspada/Dian W

MENTERI Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar (nomor 5 dari kiri) didampingi sejumlah ketua organisasi perempuan saat acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Rabu (21/12). Acara tabur bunga dilaksanakan sebagai rangkaian peringatan Hari Ibu ke 83 yang diperingati setiap 22 Desember.

Antara

HUT PARTAI HANURA: Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto meneriakkan yel-yel saat peringatan hari ulang tahun ke-5 Partai Hanura, di Jakarta, Rabu malam (21/12). Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, optimistis partainya bisa meraup suara 7,2 persen dalam Pemilu 2014.

Perampokan Aset BUMN Bukan Rahasia Lagi JAKARTA (Waspada): Ketua DPRRI Marzuki Alie mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung langkah yang diambil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan dalam menghadapi perampok aset-aset BUMN. “Perampokan aset-aset BUMN sudah sangat terbuka dan bukan rahasia lagi,” ujar Marzuki Alie kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta,

Rabu (21/12). Menurutnya modus-modus ‘perampokan’ Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau ‘pemindahan paksa’ BUMN ke tangan asing bukan hal baru. Bisa BUMN itu dikondisikan berutang banyak lantas dijual lagi dengan harga nol. “Satu cara untuk merampok (BUMN) dengan menggunakan konsultan asing dan mengatakan bahwa (BUMN) ini sudah bangkrut itu wajib dijual,” tandasnya.

Diakuinya, kasus lahan jalan tol milik Jasa Marga yang diungkapkan Menteri BUMN, menurut Marzuki hanya contoh kecil dari perampokan-perampokan yang terjadi, khususnya pada saat saat krisis 1998. “Harusnya semua pejabat yang diberi amanah sadar sesadarnya untuk tidak melibatkan diri atas skenario yang merugikan negara tersebut,” katanya. Ditempat yang sama Marzuki Alie juga berjanji kepada petani Jambi, Riau, dan Lam-

pung Timur yang digusur lahannya oleh perusahan pemegang konsesi HTI untuk segera mengambil langkah-langkah penyelesaian sengketa lahan sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya sebagai ketua DPR RI. Sebagai langkah pendahuluan, Marzuki akan mengirim surat kepada kepala daerah di tiga lokasi tersebut untuk bertindak bijaksana dan betul-betul memperhatikan kepentingan rakyatnya. “Saya akan meminta staf saya untuk membuat surat

dan laporan untuk dilayangkan ke daerah. Dan tentu tembusan ke komisi dan kepada kementerian terkait,” ujar Marzuki. Langkah berikutnya, DPR akan membentuk Panitia Kerja (Panja). Komisi III DPR tidak hanya membentuk Panja terkait kasus Mesuji tetapi juga kasuskasus lain sebagaimana yang dilaporkan kepadanya. “Selain Komisi III, mungkin ada Komisi IV. Dan bisa juga kita pansuskan, lintas komisi,” pungkas politisi Partai Demokrat ini. (aya)

Sejumlah Pamen Poldasu, Polda Aceh Mutasi JAKARTA (Waspada): Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Pol Baharudin Djafar digantikan Kombes Pol Rikwanto. Selanjutnya Baharudin yang mantan Kabid Humas Polda Sumut ini akan melanjutkan pendidikannya di Sekolah Perwira Tinggi Polri (Sespati). Sedangkan Rikwanto merupakan pengajar Widyaiswara Muda Sespim polri. Pergantian pejabat Kabid Humas ini tertuang dalam surat telegram :(TR) Kapolri bernomor: ST/2432/XII/2011 tertanggal: 20 Desember 2011 yang memutasi puluhan perwira menengah (Pamen) Polri termasuk jajaran Polda Sumut, yaitu, Kombes Pol Jhon Hendri Kabidkum Polda Sumut mendu-

duki jabatan baru sebagai Kabagluhkum Rosunluhkum Divkum Polri. Pengganti Jhon Hendri, Kombes Pol Aman Gane yang sebelumnya menjabat sebagai Legaldrafter Utama Divkum Polri. AKBP Pudji Prasetijanto Hadi yang menjabat Wadirreskrimsus Polda Sumut digantikan AKBP Rudi Setiawan yang sebelumnya menjabat Kapolres Indramayu Polda Jawa Barat. Sedangkan Pudji Prasetijanto Hadi akan menempati pos barunya sebagai Assesor Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri. Polda Aceh Masih dalam TR Kapolri, jajaran Polda Aceh juga turut dimutasi yakni Kapoltabes Banda Aceh Kombes Pol Armensyah Thay dimutasi ke Dir-

Capres Muda Karbitan Jangan Harap Terpilih JAKARTA (Waspada): Syarat untuk menjadi calon presiden (Capres) 2014, tidak bisa diukur dari sisi usia, tua atau muda. Tapi yang terpenting punya integritas, kapabelitas, akseptabilitas, serta memiliki mental bersih dan anti korupsi, disamping dukungan yang nantinya diberikan oleh rakyat di pemilihan presiden (Pilpres) 2014. “Contohnya Presiden AS, Barac Obama waktu terpilih jadi presiden usianya sekitar 45 tahun. Tapi bukan itu faktor utamanya, melainkan integritasnya. Sayangnya di Indonesia, belum ada pemimpin muda yang memiliki kualitas sekelas Obama,” ujar Ketua Plh PKN Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) Roy BB Janis kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/12). Figur pemimpin muda di Indonesia, menurut Roy, umumnya melejit karena dikarbit alias tokoh karbitan dan hanya pewaris saja, sehingga belum begitu matang dalam perpolitikan di Tanah Air. “Jadi kalau ujug-ujug ada anak muda merasa mampu menjadi presiden, menurut saya dia itu kegeeran. Dan mental mereka juga belum bersih. Kalau figur pemimpin

muda karbitan dan hanya mewarisi kepemimpinan pendahulunya itu dipaksakan menjadi pemimpin nasional, dampaknya akan membahayakan bangsa dan negara,” tegasnya. Namun dari sekian banyaknya partai politik yang ada di Senayan, Roy Janis mengakui, hanya ada satu partai yakni Partai Golkar saja yang sistem kepemimpinannya modern. Sedangkan parpol-parpol lainnya masih menggunakan sistem kepemimpinan yang feodal. “Ini fakta yang tidak bisa terbantahkan. Dan saya salut dengan pola-pola pengkaderan yang diterapkan Golkar itu,” ujarnya. Disinggung tentang pernyataan Ketua Dewan Syuro PAN Amien Rais agar capres tua tidak usah mencalonkan kembali, Roy menjelaskan dalam dunia politik tidak ada pembatasan usia untuk mengabdikan diri pada bangsa dan negara. “Di negeri ini, baik yang tua maupun muda punya hak dan kewajiban menyumbang¬kan gagasan dan pikirannya untuk kepentingan bersama, yakni kepentingan bangsa dan negara,” tandas Roy BB Janis. (aya)

shabhara Polda Aceh menggantikan Kombes Pol Ilsaruddin yang akan menjabat Kabagkerma Robinopsnal Baharkam Polri. Armensyah Thay digantikan juniornya AKBP Moffan Moedji yang sebelumnya menjabat Waka Poltabes Banda Aceh. Selanjutnya jabatan Kabid

Propam Polda Aceh diserahterimakan dari Kombes Pol Sutrisno Gono Murti kepada Kombes Pol Agung Setiatno yang sebelumnya dosen utama STIK Lemdikpol. Sedangkan Sutrisno menempati posisi baru sebagai Analis Utama Bagjianbang Sespim Polri Lemdikpol. Untuk Kapolres Gayo Lues Polda Aceh juga diserahteri-

makan dari AKBP Eddy Djunaedi kepada AKBP Sofyan yang sebelumnya Pamen Polda Aceh. Selanjutnya Eddy Djunaedi dipromosikan menjadi Kapolres Ngawi Polda Jawa Timur. AKBP TA Bakar Silang yang menduduki jabatan Kabag Straban Ro Renbang Polda Aceh dimutasi menjadi Pamen Polda Aceh. (j02)

Bakar Rumah Gubernur, 14 Orang Ditangkap JAKARTA ( Waspada) : Polda Papua menangkap 14 orang yang diduga turut dalam aksi pembakaran rumah pribadi milik Gubernur Papua Barat Abraham Octavinus Atururi, yang kembali terpilih lagi pada pemilihan gubernur 2011. “Polda Papua memeriksa 14 orang yang diduga turut dalam aksi pembakaran itu. Saat ini masih didalami apakah ada keterlibatan mereka dalam peristiwa itu atau tidak,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution kepada wartawan di Mabes Polri, Rabu (21/12). Menurut Saud mereka yang diamankan di Mapolda Papua dan menjalani pemeriksaan adalah YM, EI, AA dan, AK, JS, 22, HS, 18, NS, 34, SI, 14, MA,

51, IK, 24, PM, EE, 31, NM, AS, 21. Aksi pembakaran rumah pribadi Gubernur Papua Barat itu berawal atas ketidakpuasan pendukung pasangan Dominggus Mandacan-Origenes Nauw yang kalah dalam pemilihan gubernur. Sedangkan pasangan incumben Abraham Octavinus Atururi-Rahimin Katjong oleh KPU Papua Barat dinyatakan menang. Hal tersebut berdasarkan penghitungan suara dalam pilkada ulang pada 17 Oktober 2011. Pada 18 November 2011, KPU Papua mengumumkan kemenangan pasangan incumben tersebut, dimana sebelumnya Mahkamah Konstitusi memutuskan pilkada ulang

yang menerima gugatan dan keberatan pasangan Dominggus Mandacan-Origenes Nauw. “MK sudah memutuskan pilkada ulang pada 17 Oktober 2011, tetapi tetap dimenangkan Abraham. Masyarakat tidak puas, ajukan lagi gugatannya, tapi ditolak MK. Akibatnya, karena tak puas itu, masyarakat lakukan pembakaran,” terang Saud. Namun dalam aksi pembakaran rumah pribadi gubernur itu tidak sampai ada korban jiwa. ”Rumah induk aman, tetapi isinya dirusak massa. Pembakaran juga dilakukan terhadap 9 mobil yang diparkir di halaman rumahnya dan 30 sepeda motor. Saat ini Polda Papua masih mengusut dalang aksi itu,” katanya.(j02)

PSBI Belum Bicarakan Soal Cagubsu JAKARTA (Waspada): Pengurus Punguan Simbolon Dohot Boruna Indonesia (PSBI) menegaskan hingga saat ini belum ada rencana PSBI mendeklarasikan Ketua Umumnya Effendi Marah Sakti Simbolon yang juga anggota MPR/DPR RI untuk maju menjadi calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sumut tahun 2013. “Sampai hari ini belum ada agenda atau rencana PSBI untuk Sumut 1, beliau (Effendi Simbolon) juga tidak pernah membicarakan terkait Sumut 1. Kalau masyarakat menginginkan Effendi maju, itu merupakan hak rakyat,” ujar Manasar Sim-

bolon didampingi Banjir Krismon Simbolon dan Ir Ramses Simbolon, MBA di sela-sela konferensi pers rencana perayaan Natal PSBI menjawab Waspada di Jakarta, kemarin. Karena itu, kata Ketua Natal PSBI Manasar Simbolon, perayaan Natal PSBI yang akan digelar 27 Desember 2011, di Kelapa Gading Jakarta, sama sekali tidak untuk mendeklarasikan Cagubsu dari marga Simbolon. “Ini murni sebagai pesta Natal,” tegasnya. Memang, soal ketokohan Effendi Simbolon, kata Manasar, sudah tidak perlu diragukan, apalagi, selama Effendi mengemban amanat rakyat, beliau sangat vokal membela kepen-

tingan rakyat. “Saya pikir beliau pantas jadi menteri,” tandas Manasar. Sementara Ramses Simbolon mengakui bahwa pihaknya (PSBI) memang sudah mendapat berbagai masukan dari kalangan masyarakat yang menginginkan Effendi Simbolon maju sebagai Cagubsu. Diyakini, Effendi Simbolon, yang saat ini menduduki posisi Wakil Ketua Komisi VII akan mampu memimpin dan membangun Sumut. “Dia memang salah satu putra terbaik Sumut yang jadi tokoh nasional. Tapi sampai detik ini, belum ada niat beliau untuk Sumut 1,” timpal Ramses Simbolon. (aya)


Agenda

A8 07.00 Si Doel Anak Sekolah 07.45 DAHSYAT 11:00 Infotainment INTENS 12:00 Seputar Indonesia Siang 12.30 Sinema Siang Beauty Anf The Bis 14.30 Kabar Kabari 15.30 Top 5 16.00 Silet 17.00 Seputar Indonesia 17.30 Dewa 18.30 Mega Sinetron : Binar Bening Berlian 20.30 Mega Sinetron : Anugerah 23.00 Box Office Movie Mr And Mrs Smith 00.30 Seputar Indonesia Malam

CATATAN

07:00 Inbox 09.05 Halo Selebriti 10:00 SCTV FTV Pagi 12:00 SL Liputan 6 Siang 12:30 SCTV FTV Siang 14.30 Status Selebriti 15.00 Uya Emang Kuya 16.00 Liputan 6 Petang 16.03 Jebakan Betmen 17.00 Liputan 6 Petang 17.30 Parade FTV Istimewa 19.30 Aliya 20.00 Liputan 6 Terkini 20.03 Aliya 21.00 SCTV Sinetron : Dia Atau Diriku 22.30 Liputan 6 Terkini 22.33 SCTV FTV Utama

07:00 Disney Club 08:00 Disney Club 09:00 Cerita Pagi 10:30 Diantara Kita 11:00 Sidik 11:30 Lintas Siang 12:00 Layar Kemilau 13.30 Cerita Siang 15.00 Starlite 15:30 Lintas Petang 16.00 Aksi Juara 16:30 Zona Juara 17.30 Oscar Oasis 18:00 Animasi Spesial : Shaun The Sheep 19:00 Sampeyan Muslim 20.00 Senggol Senggol Asmara 21.00 Bulan Di Atas MEntari 00.00 Musik Pilihan

07:30 Wooow…! 08:00 Friends 09:00 Resep Warisan 09:30 Segeeerr Beneerrr 10:30 Catatan Sang Dai 11:30 Topik Siang (Live) 12:00 Klik ! 13:00 Sinema Siang : Mr. Vampire II 15:00 Mantap (Live) 16:00 Topik Petang (Live) 16:30 Fenomania 17:00 Warkop Series : Anak Jin 18:00 Pesbukers (Live) 1 9 : 0 0 Ta w a S u t r a Coooyyy… 20:00 Klik! Award (Live) 23:00 Most Incredible Moments 00:00 XYZ 01:00 Lensa Olah Raga

07:00 - KISS Pagi 07:30 - FTV Pagi 09:30 - Hitzteria 11:30 - Patroli 12:00 - Drama Asia (Korea) 13:30 - Drama Asia (Korea) 15:00 - KISS Sore 16:00 - Fokus 16:30 - Drama Asia (Korea) 18:00 - Drama Asia (Mandarin) 1 9 : 0 0 - Si n e t r o n Unggulan: Satria 20:00 - Tutur Tinular 22:00 - Mega Asia: The Detective

07.05 Editorial Media Indonesia 08.05 Eleven Show 09.00 Headline News 10.05 Eleven Show 11.05 The Spring & Latern Festival 12.05 Metro Siang 13.05 Oasis 13.30 Jakarta Jakarta 14.30 Metro Sore 15.30 Public Corner 16.05 Discover Indonesia 16.30 Metro Highlights 17.05 Metro Hari Ini 18.05 Suara Anda 19.05 Suara Anda 19.30 The Beauty Of Harmony 20.30 Genta Demokrasi 21.05 Top Nine News 21.30 The Destroyed In Seconds

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

07:30 Ranking 1 08:30 Derings 10:00 Ngulik 10:30 IBU 11:00 Insert 12:00 Reportase Siang 12:30 Jelang Siang 13:00 Bingkai Berita 13:30 Ceriwis 14:30 86 15:00 Keluarga Minus 15:30 Sketsa 16:00 Happy Family 17:00 Reportase Sore 17:30 Insert Sore 18:15 Jika Aku Menjadi 19:00 Comedy Project 20:00 The Hits 21:00 Bioskop TransTV 23:00 Kakek-Kakek Narsis 00:00 Bioskop TransTV 02:00 Reportase Malam

06.30 Apa KAbar INdonesia 09:30 Live New Kabar Pasar Pagi 10:00 Coffee Break 11:30 Mutumanikam 12:00 Live News Kabar Siang 13:30 Tokoh 14:30 Keliling Indonesia 15:00 Tahukah Anda 15:30 Imperium 16:30 Sport File 17:00 Live News Kabar Petang 19:30 Apa Kabar Indonesia Malam 21:00 Live News Kabar Malam 22.00 Live News Kabar Arena 23:00 Radio Show

08.00 Avatar 09.00 Super Hero Kocak 10.00 Obsesi 10.30 Abdel Dan Temon 11.00 Top Banget 11.30 Hot Spot 12.00 Awas Ada Sule 13.00 Main Kata 14.00 Steve Ewong Sang Pemburu 14.30 Deny Manusia Ikan 15.00 Berita Global 15.30 Sea Games 2011 18.00 Spongebob 19.00 Awas Ada Sule 20.00 Big Movies 22.00 Big Movies

Jadwal acara TV di atas bisa diubah sewaktu-waktu oleh stasiun TV yang bersangkutan tanpa pemberitahuan

07:30 Selebrita Pagi 08:30 Hitam Putih 09:30 Ups Salah 10:00 Spotlite 11:00 Warna 11:30 Redaksi Siang 12:00 Selebrita Siang 12:30 Si Bolang 13:00 Laptop Si Unyil 13:30 Cita-citaku 14:00 Dunia Binatang 14:30 Jagomatika 15:00 Koki Cilik 15:30 Asal Usul Flora 16:00 Jejak Petualang 16:30 Redaksi Sore 17:00 Jejak Si Gundul 17:30 Orang Pinggiran 18:00 Ups Salah Sambung 18:30 Hitam Putih 19:30 On The Spot 20:00 Opera Van Java 22:00 Bukan Empat Mata **m31/G

Pamela Anderson BerliburAla Baywatch Pamela Anderson muncul lagi dan kali ini ia terlihat lebih bahagia dan sehat kala menghabiskan waktu di terik matahari di pantai Kissed Beach Hawaii, AS. Seperti diwartakan metro.co.uk bintang serial Baywatch terkenal pada dasawarsa ’90-an itu tampil dengan lekukan tubuh ciri khasnya dan rambut pirang membuktikan bahwa ia masih bisa memamerkan kemolekannya di pantai dengan mengenakan bikini hitam. Penampilan barunya itu merupakan hasil dari diet vegetarian ketat. Wanita berusia 44 tahun itu menghabiskan waktu dengan pacar barunya, Jon Rose peselancar, pakar lingkungan dan pendiri Waves of Water. Rose telah mengencani Pamela selama beberapa bulan tetapi saat-saat mereka di pantai itu menunjukan bahwa hubungan mereka sangat kuat. Pacar sebelumnya dari Pamela adalah Rick Solomon.(ant)

Taylor Swift/blogspot.com

Pamela Anderson/ topnews.in

CoverGirl Tarik Iklan Maskara Taylor Swift IKLAN maskara menampilkan Taylor Swift telah ditarik dari majalah AS, setelah ada keluhan bahwa iklan itu secara digital telah diubah untuk meningkatkan penampilan bintang musik country tersebut. National Advertising Division (NAD) dari Council of Better Business Bureaus Claims menyatakan Proctor and Gabmble, pembuat kosmetik CoverGirl menghentikan iklan

yang jadi masalah tersebut setelah ada tantangan terhadap iklan lapor AFP. “Iklan yang jadi masalah menampilkan seorang selebriti kelihatannya menyoroti bulumatanya yang panjang,” kata perusahaan tersebut di dalam satu pernyataan Selasa (20/12) sebagaimana dikutip AFP. Pernyataan merujuk kepada Taylor Swift model iklan yang jadi panutan banyak perempuan

muda Amerika. “Di bawah ini adalah sanggahannya, `bulu mata yang bertambah setelah pemakaian`,” katanya. Divisi tersebut, forum pembuat peraturan bagi industri periklanan telah mempertanyakan pernyataan CoverGirl bahwa produknya, NatureLuxe Mousse Mascara, melipatgandakan volume bulu mata dan 20 persen lebih ringan daripada maskara paling mahal.

“Saat menerima pemeriksaan awal terhadap NAD, pemasang iklan menyarankan agar selamanya menghentikan semua pernyataan yang ditentang dan gambar di iklan tersebut,” katanya. Belum ada komentar dari Proctor and Gamble atau dari Taylor Swift, yang dalam satu wawancara CBS pada November berbicara tentang betapa sadarnya ia mengenai pengaruhnya di kalangan penggemarnya. (ant)

Komunitas Film Indonesia Banyak Tidak Aktif SELAMA ini banyak komunitas film di Indonesia tidak beraktivitas lagi karena kurang mendapatkan dukungan dan perhatian dari pemerintah, kata Presiden Jogja-Netpac Asian Film Festival Garin Nugroho. “Pe m e r i n t a h k u r a n g memperhatikan komunitas dan penggemar film di Indonesia sehingga mereka tidak berdaya untuk terus menghasilkan karya,” kata Garin diYogyakarta. Dia mengatakan komunitas film kurang mendapat tempat karena lembaga-lembaga formal film, seperti Badan Pertimbangan perfilman Nasional (BP2N) maupun lembaga birokrasi budaya yang tidak mampu

membaca berbagai perspektif dan daya hidup komunitas film. Ia mengatakan lembaga formal film justru hanya fokus menciptakan program sendiri dengan dana pemerintah. “Belum ada upaya untuk menghidupkan komunitas dengan segala bentuk kegiatan yang berkaitan dengan film sehingga banyak komunitas tidak berdaya,” katanya. Menurut dia, komunitas film berperan penting karena menghidupkan sinema Indonesia ketika lembaga formal pemerintah berada dalam keadaan krisis peran sewaktu masa transisi pascakejatuhan mantan Presiden Soeharto.

Dia mengatakan di Indonesia banyak terdapat lembaga independen yang bekerja selama lima tahun lebih yang kurang mendapatkan perhatian sehingga tidak berdaya. Ia mengatakan Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) ke-6 merupakan salah satu ruang perjumpaan komunitas film independen. “JAFF mencoba mengambil jalan untuk memberdayakan komunitas film,” katanya. Dia mengatakan JAFF terus mentradisikan film dengan karakter film Asia, yang menghasilkan generasi baru, misalnya film-film dari China dan Turki. “Ada banyak film di Asia, misalnya dariVietnam melahir-

Garin Nugroho kan penemuan-penemuan baru,” katanya. Ia mengatakan program JAFF berupa seminar dan pemutaran film komunitas menjadi wujud penghargaan bagi penonton dan pembuat film independen.(ant)

Grup band Padi

Grup Band Padi Bubar? Grup band ‘Padi’ diisukan tidak akan lagi meramaikan panggung musik tanah air. Ditanya langsung soal kabar tak sedap ini, bassist band ‘Padi’, Rindra menegaskan bahwa grup bandnya saat ini hanya vakum. “Padi tidak bubar, Padi juga tidak sedang menggarap apapun. Jadi cuma vakum saja,” ungkap Rindra saat ditemui di Cilandak Town Squere, Jakarta. Meski jarang terlihat tampil dalam satu panggung, diakui

Rindra para personel Padi saat ini sedang disibukkan dengan proyek masing-masing. Bagi Rindra, hal ini bukanlah kabar yang buruk untuk para penggemar ‘Padi’. Dengan sibuk mengurusi proyek di luar kegiatan manggung bersama, hal ini justru bisa menjadi kesempatan yang baik untuk para personel mengembangkan bakat dan kemampuan masing-masing. “Iya, itu malah bagus. Kita

diberi kesempatan untuk mengembangkan diri. Kalo kita di Padi terus ya di situ saja. Waktu yang ada ini kita gunakan untuk mengembangkan bakat masing-masing, seperti judul album Padi, ‘Tak Hanya Diam’, jadi kalo kita diam aja ya nggak jalan,” ujarnya. Rindra juga mengaku, semenjak drumer Padi, Yoyo tersandung kasus hukum, bukan berarti tidak ada tawaran manggung yang mampir pada Padi.

Namun, mereka memang mantap memutuskan untuk vakum dan tidak menerima tawaran job apapun. “Terus terang aja kita bosan ditanya kapan manggung, kapan manggung. Kita masih ditawarin job manggung. Mau nggak Padi manggung, kami jawab, nggak bisa kita lagi vakum. Dan itu selama setahun kita ditawarin seperti itu, jadi Padi cuma vakum ajah. Kalo bubar, nggak juga yaa,” ujarnya . (vvn)

Reza Rahadian Putar Ulang Kejadian Tsunami Dalam film terbarunya ‘Hafalan Shalat Delisa’, Reza berperan sebagai Abi Usman, seorang ayah dari empat anak perempuan. Film ini diangkat dari sebuah novel berjudul sama, yang ditulis Tere Liye. Sesuai dengan isi novelnya, ‘Hafalan Shalat Delisa’ dilatarbelakangi kejadian tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 silam. “Yang sulit adalah bagaimana referensi batin seorang ayah dalam keadaan seperti itu. Mau nggak mau akhirnya saya menonton (rekaman) kejadian itu lagi,” kata Reza saat ditemui di Planet Hollywood, Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Reza mengaku keterlibatannya dalam film tersebut sempat membuatnya menahan airmata lantaran ceritanya begitu menyentuh. “Ada satu adegan yang membuat tangisan saya berlanjut. Selesai ‘cut’ saya ke belakang tempat sutradara dan menangis lagi,” ujar pria yang pernah menyutradarai film pendek tersebut. Bintang yang pernah menyabet piala FFI (Festival Film Indonesia) tahun 2010 itu mela-

Reza Rahadian/blogspot.com kukan proses syuting selama 20 hari di daerah Ujung Genteng dan Bogor. Lokasi pengambilan gambar sengaja tidak dilakukan di Aceh. Menurut sang sutradara Sony Gaokasak, mereka punya alasan tersendiri. “Kalau kita bikin di situ, kita

perlu pertimbangkan perasaan saudara-saudara yang ada di sana lagipula kondisinya sudah tidak sama lagi seperti sebelum terjadi tsunami. Biar bagaimanapun, Lhok Nga tidak akan tergantikan dan selalu ada di hati,” ujarnya di tempat yang

sama. Dalam film ini Reza beradu akting dengan Nirina Zubir, Mike Lewis dan beberapa pemain cilik. ‘Hafalan Shalat Delisa’ rencananya akan dirilis pada 22 Desember 2011. (vvn)


Sport

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

A9

Gus Irawan Jadikan KONI Medan Contoh Apresiasi 82 Atlet MEDAN (Waspada): Program-program pembinaan atlet yang digagas KONI Medan sangat luar biasa, sehingga layak menjadi contoh bagi KONI kabupaten/kota di Sumatera Utara. Termasuk pemberian tali asih kepada atlet yang berprestasi. Demikian Ketua Umum KONI Sumatera Utara H Gus Irawan Pasaribu pada acara pemberian tali asih atlet berprestasi KONI Medan di Balai Hotel Tiara Medan, Rabu (21/12). Menurut Gus Irawan, program KONI Medan sangat jelas, sehingga KONI Sumut setiap turun ke kabupaten/kota, selalu menjadikannya sebagai contoh. “Kami selalu menjadikan KONI Medan sebagai contoh dan itu telah direspon beberapa KONI daerah dengan menggelar Porkab/Porkot,” ungkap Dirut PT Bank Sumut tersebut. Dikatakan, Medan telah menggelar Pekan Olahraga Kota (Porkot) setiap tahun sekaligus menjadi juara umum Porprovsu. “Sekarang Porkab sudah dilaksanakan di Deliserdang, pekan lalu Asahan menggelarnya, dan hari ini Porkab dibuka di Labusel.” “Dan yang akan datang Porkab akan berlangsung diTapanuli

Tengah, itu membuktikan daerah-daerah lain ikut bergeliat,” tambah Gus. Dia pun menilai, prestasi yang diperlihatkan atlet binaan KONI Medan sudah mulai terlihat. Dari 10 medali emas yang diraih atlet Sumut di SEA Games 2011 lalu, 60 persen berasal dari atlet Medan. “KONI Medan memang luar biasa dan kita patut memberikan apresiasi,” katanya lagi. Gus pun yakin, bila program pembinaan atlet KONI Medan terus berjalan seperti saat ini, maka cita-cita menjadikan Medan sebagai kota atlet bakal tercapai. Itu nantinya bisa dilihat selaras dengan cita-cita Sumut menjadi tuan rumah PON 2020. “Pembinaan atlet memang tidak bisa instan, hasil pembinaan KONI Medan akan kita lihat pada PON 2020,” pungkas Gus Irawan. Kepada atlet KONI Medan yang telah meraih prestasi di

Waspada/Armansyah Th

ATLET Medan peraih medali SEA Games 2011 pose bersama unsur Muspida dan Ketua Umum KONI Medan Drs H Zulhifzi Lubis di Medan, Rabu (21/12). tingkat nasional dan internasional, dia pun berpesan agar segera mempersiapkan diri, karena PON 2012 di Riau sudah semakin dekat. “PON 2012 tinggal sembilan bulan lagi, marilah kita mempersiapkan diri dengan waktu yang singkat ini,” harapnya. Wali Kota Medan diwakili

Sekdako Syaiful Bahri mengatakan, pemberian tali asih kepada atlet ini merupakan bentuk perhatian kepada olahraga. Penghargaan ini juga diharapkannya menjadi cambuk untuk meraih prestasi lebih tinggi. Sekda menilai, olahraga merupakan bagian strategis pembangunan Kota Medan. Karena

itu, para atlet diminta jangan berpuas diri, tapi terus tingkatkan prestasi ke tingkat internasional. “Mari kita satukan tekad untuk membangun olahraga Kota Medan ini,” ajaknya. Sebelumnya, Ketua KONI Medan Drs H Zulhifzi Lubis mengatakan, pemberian penghargaan ini merupakan salah satu

pogram KONI Medan. Bahkan dia berjanji, atlet yang berhasil meraih medali di PON 2012 mendatang bakal menerima penghargaan lebih besar. Karena itu, pria yang akrab dipanggil Opunk Ladon ini meminta agar atlet mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi PON 2012 men-

datang. Ketua Panitia Hariyani melaporkan, pemberian penghargaan kepada atlet Kota Medan mulai dilaksanakan sejak tahun 2008 silam. “Ini merupakan bentuk penghargaan kepada atlet yang telah berjuang untuk mengharumkan nama Kota Medan,” jelas mantan taek-

wondoin peraih medali perak SEA Games tersebut. Atlet yang menerima penghargaan sebanyak 82 orang ditambah pelatih 23 orang. Rincian atlet penerima penghargaan, 11 orang yang meraih medali SEA Games 2011 dan 71 lainnya yang berhasil lolos ke PON 2012. (m47)

Sony Pulang Lebih Cepat

Waspada/Ist

PARA pemenang kejuaraan tenis meja antar pelajar SD-SMA se Kabupaten Batu Bara diabadikan bersama Kadisbudparpora Batu Bara Helman Herdady yang juga Ketua Pengcab PTMSI Batu Bara, didampingi Kabid Olahraga Ilyas.

Hari Ini PASI Batu Bara Gelar Lomba Lari 10 K MEDAN (Waspada): PASI Batu Bara, Kamis (22/12) ini, menggelar lomba lari 10 K diikuti peserta dari berbagai daerah seperti Tanjung Balai, Simalungun, dan Asahan. Lomba dimulai dari Simpang Kedai Si Anam Kecamatan Lima Puluh dan finis di halaman Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Batu Bara Prupuk. “Lomba Lari 10 K dimaksudkan untuk menggali bibit atlet,” ujar Ketua Pengcab PASI Batu Bara H Husin, Rabu (21/12). Kadisbudparpora Batu Bara H. Helman Herdady SH MAP didampingi Kabid Olahraga Ilyas menyebutkan, Disbudparpora, KONI, PTMSI dan PBSI Batu Bara, sebelumnya juga sudah

melaksanakan kejuaraan tenis meja dan bulutangkis tunggal se Kabupaten Batu Bara. Pesertanya mulai tingkat SD-SLTA dan kelompok usia 13-19 tahun untuk menghadapi Pordasu di Kabupaten Mandailing Natal, Mei 2012 mendatang. Ketua Pengcab PBSI Batu Bara Abdul Rahim selain merasa bangga atas keikutsertaan sekitar 150 peserta pelajar, juga berharap event ini dijadikan agenda olahraga tahunan. Juara I-III turnamen bulutangkis pelajar Kelompok U-13 tunggal putra adalah Hoji Damanik (SDN Kp. Baru Petatal), Agus Ansori (SDN Tanah Tinggi), Tribakti (SDN Kp Baru Petatal) dan M. Renaldo (SDN Sumber

Padi). Kelompok U-13 tunggal putri, Venta Rick (SDN Sumber Padi), Anisa Adilah (SD IT Tg. Gading), Sintia Pratiwi (SDN Sumber Padi) dan Rani Darmayanti (SD IT Tg. Gading). Kelompok U-15 tunggal putra, Yosafat (SMPN 1 Air Putih), Ahmad Hasbi (SMP AW 6 Tg. Kubah),M.Ricki(PBDayaSeiMuka/ MTSN Lima Puluh) dan Diki Adi Putra (SMP IT Tg. Gading). Juara I-III Kelompok U-15 tunggal putri, Wulan Fadillah (SDN Dolok Estate), Yulianti Damanik (Mts AW Petatal), Rahma Endiani (SMPN 1 Lima Puluh) dan Ayunda (SMPN 1 Air Putih). Juara I-III Kelompok U-17 Tunggal Putra Ramadani Saputra (SMK Sei Bejangkar), Jesse

(SMA Yapim), Dimas Pranoto (PB Mangkai Lama) dan Agus Damanik (SMK Sei Bejangkar). Juara I-III Kelompok U-17 tunggal putri, Mardiani (SMK Amir Hamzah), Surya Triana (SMPN 3 Medang Deras), Hartati (SMPN 3 Medang Deras) dan Agus Damanik (SMK Sei Bejangkar). Juara I-III Kelompok U-19 Tunggal putra, Kisan Darianto (SMK Teladan), Adrika Lanang (SMA MItra Inalum), Pais Rasidi (SMKN 1 Air Putih) dan Bayu Andrea (SMK Amir Hamzah). Juara I-III Kelompok U-19 Tunggal putri, Dirma Walinda (SMA Yapenas), Nur Habibi (MAN Lima Puluh), Supiana (SMPN 4 Lima Puluh) dan Khairia Ulfa (AW Siajam). (m08)

LKBN Antara Siap Jadikan Agenda Tetap Jalan Sehat Bersama Korpri Sumut MEDAN (Waspada): Kepala Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Biro Sumatera Utara, Simon Pramono, mengaku senang kegiatan jalan sehat yang mereka gawei diikuti sedikitnya 2.000 peserta. “Kami bahkan siap menjadikan kegiatan jalan sehat massal ini sebagai agenda tetap dalam rangka menyemarakkan HUT Perum LKBN Antara, sebagaimana harapan Sekda Provinsi Sumut,” ucap Simon di Balai Hotel Tiara Medan, Rabu (21/12). Ditemui saat menghadiri acara penyerahan tali asih ke-

pada atlet berprestasi KONI Medan, Simon mengatakan, jalan sehat hari Minggu (18/12) lalu mereka gelar dalam rangka menyemarakkan hari ulang tahun ke-74 Perum LKBN Antara dan 40 tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Provinsi Sumatera Utara. Acaranya dipusatkan di halaman kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Jalan Diponegoro Medan. Peserta dilepas Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumut Nurdin Lubis. Turut serta dalam acara itu anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indo-

Problem Catur

nesia asal pemilihan Sumut Parlindungan Purba, anggota DPRD Sumut Brilian Moktar serta para pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemerintah Kota Medan. Menurut Simon Pramono, para peserta jalan sehat terdiri dari kalangan keluarga besar (Korpri), badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, perbankan, karyawan sejumlah perusahaan swasta dan pers, organisasi masyarakat, mahasiswa dan pelajar. Usai melaksanakan senam bersama, acara dilanjutkan

TTS TOPIK

Putih melangkah, mematikan lawannya empat langkah.

Jawaban di halaman A2 8

7

6

5

4

3

2

dengan penarikan kupon lucky draw dengan hadiah utama satu unit sepeda motor dan seratusan paket hadiah lainnya. “Gerak jalan ini juga kami jadikan sebagai momentum untuk lebih mempererat hubungan masyarakat dengan jajaran pers, termasuk dengan Antara,” tambah mantan Ketua Siwo PWI Sumut tersebut. Bersamaan dengan itu, turut pula dilaksanakan kegiatan donor darah yang digelar Perum LKBN Antara Sumut bekerjasama dengan Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Sumut. (m42)

JAKARTA (Waspada): Gagal total di ajang BWF World Final 2011 baru-baru ini, Taufik Hidayat memperbaiki performanya untuk meraih tiket babak kedua India Terbuka GP Gold, Rabu (21/12). Selain Taufik, kemenangan juga dipetik Tommy Sugiarto, Simon Santoso, Alamsyah Yunus, Andre Kurniawan, dan Dionysius Hayom Rumbaka. Taufik menyingkirkan Pisit Poodchalat (Thailand) dengan straight set 21-16, 21-17. Di babak kedua, peraih medali emas Olimpiade Athena yang diunggulkan di tempat kedua ini akan ditantang pemain asal Taiwan, Lin Yu Hsien. Di laga lain, Tommy Sugiarto yang menjadi unggulan keempat unggul atas Aditya Elango (India) dan Andre Kurnia-

A

B

C

D

E

F

G

H

nya, Dionysius Hayom Rumbaka, diunggulkan di tempat keenam dan sukses mengungguli Joachim Persson (Denmark) 19-21, 21-7, 21-17. (m33/ant)

TUNGGAL putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro, terpaksa meninggalkan rekanrekannya akibat kekalahan di babak pertama India Terbuka GP Gold, Rabu (21/12). -Antara-

Sumut Perlu Sekolah Olahraga Kabid Binpres PBVSI Sumut MEDAN (Waspada): Tim voli junior Pengprov PBVSI Sumatera Utara menyerah 2-3 dalam laga eksibisi ketat melawan regu SMAN Olahraga Provinsi Riau baru-baru ini di GOR Lubuk Pakam, Deliserdang. Putri Sumut yang dipersiapkan untuk Kejurnas di Semarang pada Januari 2012, kalah dengan skor 23-25, 25-19, 25-17, 22-25, 14-16. Sedangkan tim putra mampu menang telak 3-0 (2519, 25-21, 25-17). Melalui eksibisi ini, Elvian, manajer tim voli Sumut, berharap provinsi ini segera mendirikan sekolah olahraga seperti halnya Riau yang menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 mendatang. “Saya menginginkan Sumut memiliki sekolah berbasis olahraga seperti yang sudah dimiliki Riau. Khusus untuk cabang olahraga voli, selama ini kita tidak punya pemusatan latihan yang memfasilitasi para atlet dengan lengkap, baik dari fasilitas sekolah maupun latihannya,” ucap Elvian kepada Waspada di Medan,

Waspada/Ist

TIM Voli Putri Sumut perlu pembinaan yang lebih baik lagi untuk mencapai prestasi nasional.

bina, antara lain voli, sepakbola, tenis meja, basket, atletik dan dayung. Para siswanya juga diberikan fasilitas belajar formal juga fasilitas olahraga. “Voli kita sudah mampu menjadi finalis Popnas dengan sistem pembinaan selama ini. Pasti hasil yang diperoleh akan lebih bagus apabila sistem pembinaannya lebih baik lagi, “ papar Elvian. (m15)

Rabu (21/12). “Kendala kita selama ini adalah sekolah atlet untuk pemusatan latihan jangka panjang menghadapi kejuaraan tertentu. Padahal, Sumut memiliki atletatlet yang bagus dan berpotensi untuk menjadi atlet nasional,” tambah Kabid Binpres PBVSI Sumut tersebut. Menurut Alamsyah, salah seorang pelatih di SMAN Olahraga Riau, pendirian sekolah

dimaksud merupakan salah satu upaya Riau untuk memajukan dan mengembangkan prestasi olahraga. Siswa-siswi yang sekolah di SMAN Olahraga itu, menurutnya, direkrut melalui seleksi yang sangat ketat dan mesti memiliki kemampuan yang baik dalam cabang olahraga yang dipilihnya. Saat ini kata Alam, ada beberapa cabang olahraga yang di-

bulan lalu. 3. Sirkuit Malaysia. 4. Undian melempar uang logam di tengah lapangan sepakbola. 5. Pulau di Sumut, pantainya tempat olahraga surfing. 6. Stadion utama kebanggaan Indonesia (tiga kata tulis tanpa spasi). 7. Memantul-mantulkan bola basket ke lantai dengan berlari pelan atau cepat. 9. Permainan olahraga beregu dengan bola sebesar bola tenis dan alat pemukul. 10. Singkatan nasional. 14. Serve tidak tertangkis dalam tenis. 15. Olahraga bela diri Jepang yang pengucapannya lebih dari dua macam. 17. Kolam (Inggris): Swimming ____ artinya kolam renang. 18. Olahraga bela diri dengan permainan tangan asal Jepang (dalam bahasa Mandarin disebut Quanfa). 20. Klub sepakbola Italia. 22. Pelatih (Inggris populer). 23. Merek sepedamotor bertarung di MotoGP dengan andalannya termasuk Casey Stoner. 25. Muhammad ____, si petinju legendaris asal AS. 26. Komisi Tinju Indonesia.

Isi kotak kosong dengan angka 1 sampai 9. Tidak boleh ada pengulangan angka mendatar, menurun, maupun di dalam kotak 3x3 bergaris tebal. Tidak ada keterlibatan matematika, hanya membutuhkan pertimbangan dan logika. Tingkat kesulitan: sulit (****), bisa diselesaikan dalam waktu 15 menit. Jawabannya lihat di halaman A2 kolom 1.

OLAHRAGA

Sudoku Mendatar

1. Cabang olahraga liga media SIWO PWI Sumut; Juara duanya harian Waspada. 4. Sepak. 8. Negara penggemar olahraga cricket selain India. 11. Gerakan jungkir balik di udara tanpa menyentuh tanah. 12. Negara juara umum SEAG 2011. 13. Kayu lurus pada bagian atas gawang kiper. 15. Salah satu pukulan dalam tinju (Inggris populer) 16. Putaran dalam balapan mobil atau sepedamotor. 19. Babak dalam balap sepeda. 21. Arena tinju. 22. LA ____, klub basket AS dari kota Los Angeles selain Lakers. 24. Latihan jurus atau bunga karate. 26. Posisi pemain sepakbola (dua kata, tulis tanpa spasi). 27. Permainan olahraga dengan memukul bola ke tembok, berasal dari Spanyol. 28. Guru besar karate (Jepang populer).

Menurun 1

wanTedjono mengalahkan Fang Yang Lim (Malaysia) 21-13, 21-12. Sementara itu, Simon Santoso memastikan diri lolos ke babak kedua dengan menumbangkan pemain tuan rumah, Koen Ridder. Diplot sebagai unggulan pertama, Simon menang mudah 21-13, 21-13 dan sudah ditunggu Goh Soon Huat (Malaysia). Alamsyah Yunus mengikuti jejak seniornya dengan menyingkirkanVinay Kumar (India) 21-14, 21-11. Di babak kedua, Yunus bertemu pemain India lainnya, Prannoy HS. Prannoy sendiri lolos ke babak berikutnya dengan memaksa Sony Dwi Kuncoro pulang lebih awal. Sony langsung tumbang di laga perdananya setelah dipaksa menyerah 16-21, 15-21. Tunggal Indonesia lain-

2. Universitas di Bandung (singkatan), menggelar Olimpiade Olahraga Tradisional

7 6 1

4

2

5 1

7 8

7

4 5

7

4 8 3

1

9

9

4

3 2

6 4

5

1

5 3 2

****211


Sport

A10

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

Suarez Sangat Terpukul Kena Skorsing FA LONDON (Waspada): Striker Liverpool Luis Suarez merasa sangat terpukul setelah dikenai hukuman larangan delapan pertandingan oleh Komite Disiplin FA (Asosiasi Sepakbola) Inggris. “Ini merupakan hari yang sangat sulit dan menyakitkan bagi saya dan keluarga saya. Terima kasih untuk semua dukungan, saya akan terus bekerja,” tutur Suarez melalui akun twitter miliknya, Rabu (21/12). Bomber Uruguay berumur 24 tahun itu dihukum karena melakukan pelecehan rasial terhadap bek Manchester United (MU) Patrice Evra dalam laga Liga Premier 15 Oktober lalu yang berakhir 1-1 di Stadion Anfield, Liverpool. Selain skorsing, mantan striker Ajax Amsterdam itu juga kena denda 40.000 pound. Pasca pertandingan tersebut, Evra kepada stasiun televisi Prancis Canal Plus menuding, Suarez telah melakukan pelecehan rasial kepadanya ‘lebih dari sepuluh kali’ INSIDEN 15 Oktober 2011 di Stadion Anfield antara bek Manchester United Patrice Evra (kanan) dengan bomber Liverpool Luis Suarez (kiri) berbuntut hukuman denda dan skorsing. -AP-

sepanjang laga. “Saya tidak akan mengulangi apa yang dia katakan, tetapi itu merupakan kata-kata rasis. Dia (Suarez) mengatakannya lebih dari sepuluh kali. Dia mencoba membuat saya marah,” beber Evra, kapten Timnas Prancis pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Panel Disiplin FA, Selasa (Rabu WIB), menyetujui tuduhan Evra. “Tuan Suarez menggunakan kata-kata yang menghina terhadap Tuan Evra sepanjang pertandingan, yang bertentangan dengan Peraturan FA E3 (1). Kata-kata penghinaan yang digunakan Tuan Suarez memasukkan referensi terhadap warna kulit Tuan Evra, sesuai arti Peraturan E3 (2),” jelas Komdis FA. Hukuman itu membuat sangat terkejut dan kecewa kubu The Reds, yang mengklaim akan ‘mempertimbangkan segala hak untuk mengajukan banding atau tindakan lain yang dirasakan sesuai dengan situasinya.’ “Liverpool memandang, semua bentuk rasisme tidak dapat diterima, tanpa kompromi. Ini keyakinan kuat yang telah kami pegang, terlepas dari fakta kasus ini bahwa Suarez tidak melakukan

tindakan rasisme apapun,” bunyi pernyataan Liverpool. “Kami juga ingin tahu apakah FA berniat menjatuhkan sanksi pada Patrice Evra karena membuat komentar kasar pada lawannya, setelah dia mengakui dirinya menghina Luis Suarez dalam bahasa Spanyol dengan sebagian kata-kata yang tidak menyenangkan,” tambah Si Merah. Suarez masih dapat bermain selama proses banding masih berlangsung. Supaya skorsing dan denda itu diputihkan, manajer Liverpool Kenny Dalglsih, meminta fans fanatik klubnya agar memberikan dukungan kepada Suarez. “Sungguh kecewa dengan vonis hari ini. Inilah saatnya @luis16suarez membutuhkan dukungan penuh dari kita. Mari, jangan biarkan dia berjalan sendiri,” tulis Dalglish dalam akun twitter miliknya. Suarez dan The Reds memiliki waktu dua pekan untuk menanggapi hukuman tersebut. “Sungguh luar biasa, Luis dinyatakan bersalah hanya karena pernyataan Patrice Evra sendirian. Padahal, ketika itu tidak ada orang lain di sekitar mereka,” ujarnya lagi. (m15/ant/rtr/afp)

Syarat Terbaik London Whites LONDON (Waspada): Tottenham Hotspur mendapat peluang sempurna untuk merayakan Natal sebagai klub London dengan posisi terbaik di klasemen Liga Premier 2011/2012. Syaratnya, Jermaine Defoe (foto) dan kawan-kawan mesti menaklukkan Chelsea dalam derbi di Stadion White Hart Lane, yang turut ditayangkan langsung MNCTV dinihari nanti mulai pkl 03.00 WIB. Pasukan Harry Redknap dapat dipastikan akan berada di atas Arsenal pada 25 Desember mendatang jika menang. Juga tetap memaksa The Blues berada di bawah mereka dengan kemenangan kandang tersebut. The London Whites kini menghuni peringkat ketiga nilai 34, unggul dua angka dari tamunya The London Blues. Sedangkan The London Reds menghuni peringkat lima, mengoleksi poin sama (29) dengan Si Merah Liverpool. Hebatnya lagi, Spurs pun masih menyimpan satu partai tunda. Tidak heran jika fans Tottenham mulai optimis, klubnya dapat menembus zona Liga Champions untuk kedua kalinya, setelah debut mengagumkan musim lalu. Gelandang Sandro Raniere malah yakin, Lilywhites masih mampu bersaing dengan duo Manchester (City dan United) dalam perburuan gelar musim ini.

“Kami yakin bahwa kami dapat memenangi gelar. Jika kami memenangi laga ini, kami dapat membuat pengumuman besar, meskipun ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit,” klaim gelandang asal Brazil itu, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (21/12). LondonWhites dan London Blues masih tertinggal cukup jauh dari duo Manchester, yang sedang berada di puncak klasemen. “Ya, kami dapat memenangi gelar. Kenapa tidak? Setiap pemain di tim ini bagus, kami tim kuat dan pemain cadangan kami juga sama kuatnya,” klaim Sandro. Chelsea sendiri tidak pernah menang dalam lima kunjungan terakhirnya ke White Hart Lane. Terakhir kali Si Biru meraih kemenangan liga di stadion itu pada Agustus 2005. “Kami bermain di kandang, ini merupakan hal yang sangat bagus. Sebab dukungan penonton akan sangat bagus serta sangat membantu kami,” pungkas Sandro. Bahkan sebelum pertandingan, Si Biru sudah mendapat masalah. Kaptennya John Terry, dibekap cedera di depan ratusan suporter yang menghadiri sesi latihan terbuka mereka di Stamford Bridge. Sebelumnya Terry telah menderita radang lutut setelah

anak asuh Andre Villas-Boas bermain 1-1 dengan Wigan Athletic, Sabtu lalu. Terry merasa kesakitan ketika mencoba memblok tembakan lawan. Villas-Boas pun masih terganggu dengan kondisi duo Braziliano, bek David Luiz dan gelandang Ramires. Keduanya tidak bermain ketika menyambangi markas The Latics. Hanya saja Tottenham juga memiliki masalah cedera. Winger Aaron Lennon dipastikan absen karena sobekan pada hamstring. Gareth Bale pun diragukan akibat masalah pada pergelangan kakinya. Si Biru tahu pasti, mereka berpotensi mengawali tahun baru dengan ketinggalan 10 poin dari pemimpin klasemen The Citizens. Namun penyerangnya Daniel Sturridge, menegaskan London Blues belum bisa dicoret sebagai salah satu kandidat juara liga. “Kami telah melangkah untuk menjadi penantang pada beberapa pekan terakhir, dan akan terus berjuang untuk gelar Liga Premier. Ini liga terbaik di dunia, sebab semua tim di posisi enam besar masih dapat memenanginya,” tukasnya. “Kami salah satu dari enam tim tersebut, dan saya percaya kami dapat memenanginya. Masih ada lima bulan lagi untuk dilalui, hanya orang-orang bodoh yang mengasumsikan Chelsea keluar dari perburuan gelar,” tambah Sturridge. (m15/ant/rtr/afp)

AC Milan 16 10 4 2 35-16 34 Juventus 15 9 6 0 27-11 33 Udinese 15 9 4 2 20- 9 31 Lazio 15 8 5 2 24-13 29 Inter Milan 15 7 2 6 18-18 23 Napoli 15 5 6 4 23-17 21 AS Roma 15 6 3 6 19-19 21 Genoa 15 6 3 6 18-18 21 Catania 15 5 6 4 17-20 21 Palermo 15 6 2 7 16-18 20 Chievo 15 5 4 6 13-18 19 Fiorentina 16 4 6 6 15-15 18 Cagliari 16 4 6 7 12-17 18 Parma 15 5 3 7 18-23 18 Atalanta 15 5 8 2 19-18 17 Siena 16 3 6 7 14-16 15 Bologna 15 4 3 8 14-22 15 Cesena 15 3 3 9 7-16 12 Novara 15 2 5 8 15-27 11 Lecce 15 2 3 10 16-29 9 *Atalanta minus enam poin karena judi

AP

STRIKER Milan Zlatan Ibrahimovic merayakan golnya ke gawang Cagliari di Sant’Elia.

Kampanye Terkuat Milan ROMA ( Waspada): Allenatorre AC Milan Massimilano Allegri, gembira skuadnya kembali merebut posisi puncak klasemen Liga Seri A pasca menaklukkan tuan rumah Cagliari 2-0 di Stadion Sant’Elia. “Malam ini merupakan laga sulit, seperti yang saya perkirakan.Tapi kami merebut kembali puncak klasemen kendati tim sempat kelelahan,” ujar Allegri dalam Football Italia, Rabu (21/12). Kemenangan I Rossoneri dalam laga giornata 16 Seri

A, Selasa (Rabu WIB) tersebut, dibuka lewat gol bunuh diri pemain Cagliari Francesco Pisano menit keempat. Striker Swedia Zlatan Ibrahimovic kemudian memantapkan keunggulan Milan menit 60, memanfaatkan umpan Robinho. “Ibra pemain yang murah hati dan tampil bagus. Dia merupakan pemain yang sangat penting bagi kami,”sanjung Allegri. Ibra sendiri kampanye bahwa timnya sebagai yang terkuat di Italia. “Setelah liburan nanti, Milan akan tetap berstatus sebagai tim terkuat dan kunci kesuksesan berada di tangan kami

sendiri,” tukasnya. Striker Swedia itu sempat mengalami masalah dengan kondisi fisiknya sesaat setelah mencetak gol, tetapi dia menegaskan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. “Masalah fisik? Tidak ada yang serius,” ujar Ibra. “Sekarang kami nikmati masa liburan singkat ini. Setelah itu, kami akan kembali meneruskan tren positif,” katanya menambahkan. Pada laga lainnya, Selasa (Rabu WIB), Siena bermain 0-0 dalam derbi Firenze dengan tamunya Fiorentina di hadapan 20.000 penonton di Stadion Artemio Franchi. (m15/fi/espn)

Bohong Besar Beckham Gabung PSG PARIS (Antara/AFP): Laporan yang menyatakan mantan kapten tim nasional Inggris David Beckham (foto) sudah setuju gabung Paris-Saint Germain merupakan kebohongan besar. Halaman depan Le Parisien sebelumnya melansir, Beckham sudah menandatangani kontrak 18 bulan dan akan dibayar 800.000 euro per bulan. Tapi juru bicara Beckham segera menampik berita itu. “Belum ada kesepahaman dengan klub apa pun. Pembicaraan masih mentah. David belum memutuskan apa pun,”

AP

Kean Ngotot Bertahan

Klasemen Liga Seri A

klaim sang juru bicara, sebagaimana diberitakan AFP, Rabu (21/12). Bintang berusia 36 tahun itu kontraknya dengan Los Angeles Galaxy habis pada penghujung Desember ini. Karenanya Beckham dikaitkan dengan PSG, yang kini didukung investor perusahaan Qatar. Sumber lain yang dekat dengan Beckham mengatakan, tidak ada tanda-tanda mantan gelandang Manchester United dan Real Madrid itu akan gabung PSG. Beckham sepertinya lebih memilih tetap bersama LA Galaxy, tempat dia meraih mahkota MLS musim ini.

AP

Blackburn Terpuruk Di Dasar Klasemen

Klasemen Liga Premier

LONDON (Waspada): Manajer Blackburn Rovers Steve Kean, ngotot untuk bertahan pada posnya kendati timnya kalah 1-2 dalam derbi Lancashire melawan Bolton Wanderers di Liga Premier. “Tidak enak rasanya bila meninggalkan lapangan dengan kekalahan. Tentu saja saya akan meneruskan kiprah saya dan berusaha mengangkat klub dari dasar klasemen,” kata Keane, seperti dilansir AFP, Rabu (21/12). “Tidak ada pertemuan dewan petinggi klub dan saya sudah bicara dengan pemiliknya sebelum pertandingan. Saya yakin kami akan bersatu mengatasinya,” tambah Keane. Akibat kekalahan kandang di Ewood Park, Selasa (Rabu

Man City 16 13 Man United 16 12 Tottenham 15 11 Chelsea 16 10 Arsenal 16 9 Liverpool 16 8 Newcastle 16 7 Stoke 16 7 Norwich 17 5 Aston Villa 16 4 Fulham 16 4 Swansea 16 4 West Brom 16 5 Everton 15 5 QPR 16 4 Wolves 17 4 Sunderland 16 3 Wigan 16 3 Bolton 17 4 Blackburn 17 2

WIB) tersebut, The Rovers terpuruk di dasar klasemen, minus dua angka di bawah The Trotters. Mark Davies membawa tim tamu memimpin ketika laga baru berlangsung lima menit. Nigel Reo-Coker menambah keunggulan Bolton menit 30, skor 0-2 bertahan hingga turun minum. Gol Yakubu Aiyegbeni sempat mengurangi tekanan para pendukung Rovers atas Kean. Namun sorakan kembali membahana karena tim tuan rumah tetap tak mampu menambah gol lagi. Laga Liga Premier lainnya, Selasa (Rabu WIB), menghasilkan skor 2-2 ketika Wolverhampton menjamu tim promosi Norwich City. (m15/ant/afp/rtr)

Batigol Seperti Lakukan Debut BUENOS AIRES (Antara/Reuters): Mantan penyerang Argentina Gabriel Batistuta (foto), merasa seperti lakukan debut sasat gabung klub divisi pertama Colon, sebagai sekretaris teknik. Itu merupakan jabatan sepakbola pertamanya sejak pensiun sebagai pemain. Pria berusia 42 tahun dengan julukan Batigol itu mencetak 56 gol dari 78 partai membela Tim Tango, terWordpress.com masuk melakukan hatrik pada dua Piala Dunia.Tetapi Batigol telah menjauhi dunia sepakbola sejak gantung sepatu pada 2005. Dia akan memulai pekerjaannya pada Tahun Baru mendatang. “Saya merasa seperti ketika saya akan melakukan debut pada 1989. Saya sedikit gelisah, tetapi yakin diri saya mampu melakukan pekerjaan ini,” ucap Batistuta pada konferensi pers di Santa Fe, Selasa (Rabu WIB). Dirinya akan bertugas sebagai penghubung antara direktur dengan para pemain serta staf pelatih di Colon, yang mengakhiri kompetisi Apertura di peringkat kedua, 12 poin di belakang tim juara Boca Juniors. Colon telah memastikan diri untuk berpartisipasi pada Copa Sudamericana tahun depan, kejuaraan antar klub kasta kedua di Amerika Selatan setelah Copa Libertadores. Batigol lahir di provinsi Santa Fe dan memulai karirnya di Newell’s Old Boy. Dia pernah bermain untuk dua klub raksasa Buenos Aires, River Plate dan Boca Juniors, sebelum gabung Fiorentina kemudian AS Roma, lantas menutup karier di klub Al-Arabi (Qatar).

2 3 1 2 2 5 6 3 6 7 6 6 3 2 4 3 5 4 0 4

1 50-15 1 37-14 3 31-18 4 34-19 5 31-24 3 20-13 3 21-19 6 18-25 6 27-31 5 18-21 6 18-18 6 16-20 8 16-24 8 16-19 8 15-28 10 19-32 8 18-19 9 15-30 13 22-39 11 24-38

41 39 34 32 29 29 27 24 21 19 18 18 18 17 16 15 14 13 12 10

AP

PENDUKUNG The Rovers bentang poster protes kepada Steve Keane saat timnya menjamu Bolton di Ewood Park, Blackburn, Rabu (21/12) dinihari WIB.

Madrid Pesta Gol Tutup 2011 MADRID (Waspada): Real Madrid menutup laga 2011 dengan pesta gol 5-1 saat menaklukkan tim papan bawah Ponferradina pada leg kedua putaran 32 besar kompetisi Copa Del Rey. Setelah meraih dua gol pada leg pertama, pelatih Madrid Jose Mourinho menurunkan pemain lapis kedua di Santiago Bernabeu, Selasa (Rabu WIB). Namun Los Blancos tetap terlalu tangguh bagi tim tier ketiga itu, sehingga lolos babak 16 besar dengan agregat gol 7-1. Jose Callejon dan Nuri Sahin membawa Madrid menuntaskan babak pertama dengan AP keunggulan 2-0. Gol menit 45 dari Sahin merupakan gol PEMAIN baru Real Madrid Nuri Sahin (tengah) merayakan pertamanya sejak dia berga- gol perdananya saat melawan Ponferradina di Santiago bung dari Borussia Dortmund Bernabeu, Rabu (21/12) dinihari WIB. musim panas lalu. laman resmi Real Madrid, Rabu (21/12). Bek muda dari Prancis Raphael Varane dan Pada laga lainnya, Espanyol membuat pemain pengganti Joselu sama-sama mencetak angka agregat 4-2 atas Celta Vigo, sedangkan gol pada babak kedua, sebelum Callejon Mallorca mengatasi defisit leg pertama dengan melahirkan golnya yang kedua menit 89. Satuangka agregat 2-1 lawan Sporting Gijon. satunya gol hiburan tim tamu dicetak Acoran Juara Piala Copa 2010 Sevilla mengalahkan Barrera menit 53. tim divisi tiga San Roque 2-1, hasil gol ganda Dalam duel ini, entrenador Jose Mourinho yang diciptakan Frederic Kanoute, sehingga menyimpan beberapa pemain utamanya semereka unggul agregat 3-1. perti Cristiano Ronaldo, Angel Di Maria, GonBarcelona akan mempertahankan keungzalo Higuain, Xabi Alonso, Sergio Ramos, dan gulan tipisnya 1-0 pada leg pertama ketika gankapten Iker Casillas. tian menjamu tim divisi tiga Hospitalet dinihari “Real Madrid tim terbaik di dunia. Kami WIB nanti di Camp Nou. memiliki pemain terbaik dan selalu melakukan (m15/vvn/rtr) yang terbaik di lapangan,” klaim Callejon dalam


Sport FIFA Hanya Akui IPL

A11

WASPADA

Kamis 22 Desember 2011

JAKARTA (Waspada): Keputusan penting disampaikan FIFA terkait dualisme kompetisi yang terjadi di pentas sepakbola nasional saat ini. FIFA hanya mengakui kompetisi yang digulirkan PSSI, yakni Indonesian Premier League (IPL). Kompetisi lainnya, Indonesian Super League (ISL), yang juga sedang bergulir di bawah bendera PT Liga Indonesia, menurut FIFA sebagai kompetisi ilegal. Demikian Departemen Media FIFA via email seputar

pendapat FIFA dengan adanya dualisme kompetisi di Indonesia. Dalam surat elektronik yang sempat diteruskan kepada Waspada, Rabu (21/12) tersebut, dijelaskan FIFA telah melakukan pertemuan dengan petinggi PSSI dan AFC.

Disampaikan dalam waktu dekat surat bersama FIFA dan AFC terkait penegasan legalitas kompetisi ISL segera dikirimkan. Hal itu dilakukan karena FIFA dan AFC sangat berhati-hati menganalisis kondisi atau polemik yang terjadi di PSSI. “Merujuk pasal 18 Statuta FIFA, PSSI harus mengontrol semua kompetisi dan mengambil tindakan terhadap kompetisi ilegal seperti ISL,” tulis Departemen Media FIFA. Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin, meminta lagi klub

yang berkompetisi di ISL kembali ke PSSI yang merupakan ‘rumah’ mereka. Pasalnya, dampak negatif dari adanya kompetisi di luar PSSI cukup besar, bahkan pemain yang tidak ikut kompetisi resmi tidak diperbolehkan membela timnas. “Karena itulah, kami kembali menhimbau kepada klub yang bermain di ISL untuk kembali ke rumah. Mari kita tata bersama sepakbola kita. Pintu tetap terbuka, sekiranya ingin kembali bergabung,” ujar Djohar. (yuslan)

Komdis Degradasi Tiga Klub JAKARTA (Waspada): Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman kepada Sriwijaya FC, Persita Tangerang, dan PSIM Yogyakarta. SFC didiskualifikasi dari Indonesian Premier League (IPL) 2011/ 2012 lantaran tindakan tidak sportif, menolak bermain melawan Persebaya Surabaya pada 17 Desember lalu. “Sriwijaya FC adalah klub profesional di bawah jurisdiksi PSSI. Pada 17 Desember 2011 dijadwalkan menghadapi Persebaya dalam laga IPL, tapi menolak bertanding hingga komdis berpandangan Sriwijaya FC

tidak sportif,” kata Wakil Ketua Komdis PSSI, Catur Agus Saptono, di Sekretariat PSSI, Rabu (21/12). Ditambahkan, LaskarWong Kito juga didegradasi dari kompetisi IPL musim 2012/2013 dan harus membayar denda Rp500 juta yang langsung ditransfer ke rekening milik PSSI. “Hukuman terakhir bagi Sriwijaya FC adalah tidak boleh melakukan aktivitas transfer pemain selama kompetisi IPL musim ini, termasuk dilarang melakukan kegiatan Transfer Matching System (TMS),” lanjut Catur. Persita dan PSIM juga dike-

nai sanksi degradasi, karena kesalahan yang dilakukan kedua tim Divisi Utama itu serupa. “Kedua tim itu menolak ikut kompetisi resmi yang digulirkan PSSI dan memilih tampil pada kompetisi di luar PSSI,” beber Catur. Atas dasar tersebut, Persita dan PSIM melanggar pasal 57 ayat 1 dan 2 junto pasal 32 serta junto pasal 23 Kode Disiplin PSSI. Dengan demikian, keduanya terkena hukuman denda Rp250 juta dan degradasi ke Divisi I musim 2012-2013 plus larangan aktivitas di dalam TMS. “Sesuai aturan, kepada se-

mua terhukum diberi waktu tiga hari untuk bandingdantujuhhari untuk memasukkan memori banding,” tandas Catur lagi. Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Bernhard Limbong, meminta semua pihak menahan diri dan tidak mengeluarkan pernyataan berlebihan seputar keputusan Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kepada ketiga klub. “Kami berharap semua pihak bisa memahami keputusan ini dan tidak buru-buru mengeluarkan statement yang justru dapat memperkeruh masalah,” harap Limbong. (yuslan)

Erwin Cs Abaikan Vonis Komite Etik PSSI JAKARTA (Waspada): Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Erwin Dwi Budiawan, mengabaikan keputusan Komite Etik yang melarang dirinya dengan tiga anggota Exco lainnya berkecimpung pada persepakbolaan nasional. Bersama La Nyalla Mattalitti, Roberto Rouw, dan Tony Apriliani, Erwin cs pun divonis harus meminta maaf kepada anggota Exco PSSI lainnya, Ketua Umum PSSI, AFC, dan FIFA dalam waktu 2X24 jam sejak Selasa (20/12). Jika tidak dilakukan, sanksi itu langsung berlaku. “Kami tidak akan meminta maaf. Sebagai Exco, saya tidak masalah,” ujar Erwin di halaman kantor PSSI Senayan, Jakarta, Rabu (21/12). “Yang menjadi masalah ada-

lah kalau saya benar-benar dilarang terlibat di persepakbolaan nasional. Itu jelas melanggar hak asasi, makanya kami cukup menyesalkan,” katanya lagi. Menurutnya, berkecimpung dalam sepakbola tidak hanya dilakukan saat ini saja. Sejak muda, dirinya telah bermain sepakbola, menjadi pengurus klub hingga PSSI. Erwin mengaku pribadi tidak menerima jika dirinya yang berkecimpung lama di sepakbola dilarang beraktivitas. Erwin mengaku Komite Etik memang bisa memberikan sanksi. Kondisi ini pernah terjadi saat Presiden AFC Mohammed Bin Hammam dicoret dari pencalonannya menjadi Ketua FIFA karena dianggap melakukan suap. Hanya saja, kondisi itu berbeda dengan yang dialami-

nya sebab permasalahan yang dituduhkan Ketua Umum PSSI sebagai pelapor tidak jelas. Berdasarkan putusan Komite Etik PSSI yang diketuai Todung Mulya Lubis, keempat anggota Exco PSSI itu dinilai telah melakukan pelanggaran etika organisasi dengan mengirimkan surat kepada AFC dan FIFA, terkait kompetisi dan pembagian saham PT Liga Indonesia. Selain itu, mereka dinilai telah memprovokasi pertemuan di Hotel Novotel Surabaya untuk melawan kebijakan PSSI yang telah diputuskan melalui rapat Exco. Penolakan permintaan maaf itu juga didukung La Nyalla Mattalitti dan Tony Apriliani. Dengan keras, keduanya tidak akan melaksanakan sanksi yang telah ditetapkan. Terpisah,

mantan pengurus PSSI, Togar Manahan Nero, menganggap keputusan itu tidak berdasar sama sekali. Penolakan Erwin cs, menurut Togar, sudah tepat karena penunjukan Todung Mulya Lubis sebagai Ketua Majelis Sidang Komite Etik tidak bisa dipertanggungjawabkan PSSI. “Saya sangat menyayangkanPSSImemilihTodungsebagai Ketua Komite Etik di tengah situasi seperti ini. Kok bisa PSSI memilih orang yang telah dipecat secara tidak hormat oleh Peradi karena melanggar etika sebagai pengacara,” tanya Togar juga menyebutkan Kode Etik PSSI yang menjadi landasan hukum sebetulnya belum ada. “Pertama, pasal berapa dari Kode Etik PSSI yang dilanggar empat Exco itu? Setahu saya, Kode Etik PSSI itu belum ada. Pada kongres sebelumnya tidak pernah disusun Kode Etik PSSI. Saya rasa wajar putusan mereka tidak digubris karena sejak awal PSSI sudah salah memilih Todung,” tambah Togar. (m15/ant/vvn)

Waspada/Hamdani

LUIS Alejandro Pena (depan) siap membawa PSMS ISL menuntaskan dendam dengan menumbangkan Perak FC dalam laga eksibisi di Stadion Teladan Medan, Kamis (22/12) malam ini.

Laga Dendam Kemenangan PSMS Vs Perak FC Malam Ini MEDAN (Waspada): Kekalahan dari Sime Darby asal Malaysia belum membuat segenap pemain PSMS Medan tenang sebelum membalas sakit hati itu terhadap klub Liga Malaysia lainnya, Perak FC, di Stadion Teladan Medan, Kamis (22/12) ini pukul 19.00 WIB. Sebaliknya, Perak FC yang ditahan tanpa gol pada hari kedua oleh tim PON Sumut juga merasa risih dan ingin mengalahkan PSMS untuk menenangkan hati pemainnya dalam masa liburan mereka di Medan. Dengan tekad dari kedua kubu itu, tercermin laga antara PSMS kontra Perak FC diliputi saling rasa dendam. Hal ini pun diakui Manajer Tim PSMS yang tampil di Indonesian Super League (ISL), Drs Benny Tomasoa, dan pimpinan rombongan

PS DPRD Asahan Tantang Patmi Waspada/Setia Budi Siregar

SEKRETARIS Dispora Sumut Drs Suwandono, Manajer Tim PPLP Sumut Adi Khairul Sinaga, Pelatih PPLP Sumut Drs Safei Pilly, Supriyono,Wiluyo Santoso, dan Ketua Biro Fair Play PSSI Sumut Asrul Sani Batubara membahas kelanjutan Sumut FC di Lapangan PPLP Sumut, Rabu (21/12).

PPLP Sumut Tahan Tim U-19 Aceh Tamatan PPLP Perkuat Sumut FC MEDAN (Waspada): Tim sepakbola Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Sumut yang bermaterikan peraih medali emas Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) berhasil menahan tim U-19 Aceh dalam laga ujicoba di Lapangan PPLP Sumut, Jl Sekolah Pembangunan Medan Sunggal, Rabu (21/12). Tim Aceh bahkan sempat mendominasi penguasaan bola dan memperoleh sejumlah peluang, namun gagal dalam penyelesaian akhir. Sebaliknya, PPLP Sumut meladeni permainan menyerang dari pemain Aceh yang telah berlatih selama 3,5 tahun di Paraguay. “Kita memiliki banyak peluang, namun belum beruntung dalam penyelesaian akhir,” kata Kadispora Aceh, Drs Hasan Basri MM. Didampingi pelatih Akhyar Ilyas, Hasan menambahkan tim

U-19 Aceh melakukan lawatan selama tiga hari di Medan. Pada Kamis (22/12) ini, anak-anak Aceh akan uji kekuatan melawan PSMS U-21 di Stadion Kebun Bunga. “Tujuan lawatan ini untuk mengasah ketajaman pemain Aceh yang dipersiapkan mengikuti kompetisi Divisi Utama. Nantinya, pemain U-19 akan memperkuat PSSB Bireuen pada musim kompetisi tahun ini,” papar Hasan. Pelatih tim Aceh, Akhyar Ilyas, menyebutkan pihaknya membawa 30 pemain yang merupakan alumni pendidikan sepakbola di Paraguay sejak 2007 silam. Manajer Tim PPLP Sumut, Adi Khairul Sinaga atau akrab disapa Adi Bento, mengaku puas dengan permainan timnya. Bersama Sekretaris Dispora Sumut Drs Suwandono, Pelatih PPLP Sumut Drs Safei Pilly,

Supriyono,Wiluyo Santoso, dan Ketua Biro Fair Play PSSI Sumut Asrul Sani Batubara, Adi mengakui permainan keras Krisnananda cs cukup merepotkan pemain Aceh. Dalam laga itu, PPLP Sumut tampil minus empat pemain inti yang mengikuti pertandingan 02SN di Jakarta. Mereka adalah Muzaki, Ridwan, Ramadhan, dan Zulfikar. Menanggapi pemain PPLP Sumut, Safei Pilly menyebutkan beberapa lulusan memperkuat klub-klub Divisi II dan III. Sedangkan pemain yang belum dipinang klub dapat memperkuat Sumut FC yang juga dikelola Dispora Sumut. “Mereka yang tamat dari PPLP Sumut mempunyai wadah, yakni Sumut FC,” tambah Pilly mengakui Sumut FC akan didaftarkan pada kompetisi Divisi III. (m18)

Final Piala DPRD Asahan 2011 KISARAN (Waspada): PS DPRD Asahan menantang PS.Patmi Limapuluh Kabupaten Batubara dalam final turnamen Piala DPRD Asahan setelah menaklukkan PS Wartawan Plus 6-1 di Stadion Mutiara Kisaran, Rabu (21/ 12). Patmi sendiri mengalahkan PS Padasa Teluk Dalam 3-0. Dipimpin wasit Ibrahim, PS DPRD Asahan menguasai jalannya pertandingan dengan mengandalkan Armen Simargolang danWahyudi plus penjaga gawang Sahril Nasution (mantan PSMS/PSDS). Sebaliknya, PS Wartawan diperkuat pemain oldcrack Bakrie All Stars dan hanya sesekali melakukan serangan balik. Babak pertama pun ditandai keunggulan 3-0 untuk DPRD Asahan. Di babak kedua, Nurkarim Nehe berusaha mendobrak pertahanan DPRD Asahan didukung Syahbudi, Rusnan, dan Suherman. Sayang, Nehe melakukan pelanggaran keras dan terkena kartu merah di menit 51. Bermain dengan 10 pemain tidak membuat tempo permainan Wartawan Plus kendur. Menit 70, Mariadi menembus pertahanan DPRD Asahan dan memberi umpan matang kepada M Saleh Malawat. Dengan sundulan kepalanya, Saleh menjebol gawang Sahril Nasution sebelumnya akhirnya DPRD Asahan menambah tiga gol lagi. Manajer PS Wartawan Plus, Abdullah, didampingi Ridwan Lubis (pelatih) menyatakan timnya tetap tampil full team untuk merebut juara ketiga dari tangan PS Padasa Teluk Dalam, Kamis (22/12) ini. Ketua Badan Kehormatan DPRD Asahan, H Samsul Qodri Marpaung, turut menyaksikan pertandingan dan menyatakan duel DPRD Asahan kontraWartawan Plus cukup keras. Kendati begitu, Samsul mengakui kericuhan kecil dalam sepakbola bisa diatasi dengan sportivitas. (a15)

Liga Sepakbola SMP Al Azhar MEDAN (Waspada): Mengisi kegiatan pasca-ujian semester, SMP Al Azhar Medan menggelar liga sepakbola antarkelas di lapangan sekolahnya pada 13-24 Desember 2011.

Kepala SMP Al Azhar, Drs Agustono MA, mengatakan liga ini merupakan rutin dilaksanakan dalam lima tahun terakhir. “Event ini menjadi ajang siswa untuk menyalurkan bakat

Waspada/dede

SISWA SMP Al Azhar mengikuti liga sepakbola antar kelas yang dilaksanakan 13- 24 Desember 2011.

siswa dalam sepakbola,” katanya, Rabu (21/12). Dijelaskan, liga diikuti 16 tim terdiri atas siswa kelas VII dan VIII dengan kelas IX sengaja tidak diikutsertakan karena mempersiapkan diri untuk ujian nasional. “Melalui liga ini, kita berharap muncul bibit-bibit berbakat untuk dipersiapkan pada event-event sepakbola seperti Liga Pelajar Indonesia dan lainnya,” harap Agustono. Pada Jumat (23/12) besok, Al Azhar juga akan melaksanakan kejuaraan renang pelajar tingkat Kota Medan dan direncanakan akan dibuka oleh Wali Kota Medan. (m43)

Waspada/Sapriadi

KAPTEN Tim PS Wartawan Plus, M Saleh Malawat (2 kanan), memprotes kartu merah yang diacungkan wasit kepada Nurkarim Nehe dalam laga semifinal Piala DPRD Asahan di Stadion Mutiara Kisaran, Rabu (21/12).

Perak FC, H Joharuddin JA. “Dendam ini bukan dendam saling mencederai pemain, melainkan dendam mencetak kemenangan lewat permainan teknik tinggi dan menjunjung sportivitas,” sebut Benny dan Joharuddin didampingi CEO PSMS ISL, Idris SE, di Stadion Teladan, Rabu (21/12) malam. Selain itu, Osas Saha juga diharapkan bisa membuktikan dirinya sebagai striker yang memiliki kemampuan mencetak gol di laga internasionalnya. Menurut Benny, Saha memiliki kepentingan tersendiri dalam pertandingan ini, karena gagal menyumbang gol bagi PSMS dalam dua kali penampilan di ISL. Skuad Ayam Kinantan juga menjanjikan tampil dengan fanatisme tinggi, karena selama ini permainan fanatik PSMS menjadi senjata ampuh untuk

membungkam tim-tim luar negeri seperti diperlihatkan masa alm Ramli Yatim cs, Nobon cs, dan Ponirin Meka cs. Sebaliknya, Perak FC yang dilatih Norizah Bakar mengaku skuadnya juga memiliki semangat juang tinggi. “PSMS punya mantan pemain nasional seperti Markus Horison dan Osas Saha, Luis Alejandro Pena, Inkyun Oh, dan Choi Dong Soo. Perak FC juga memiliki mantan pemain nasional Malaysia dan pemain asing, seperti Sharulnizam, Mohd Failee, dan Michal Kubala, kata Norizah. “Saya jamin kedua tim akan menyuguhkan permainan menarik, beda ketika Perak FC menghadapi tim PON Sumut dan PSMS menghadapi Sime Darby karena kondisi lapangan yang becek akibat hujan,” lanjut Norizah. Pelatih PSMS, Raja Isa, pun

berharap cuaca bagus akan mengiringi pertandingan Ayam Kinantan melawan Perak FC nantinya. Menurutnya, PSMS dipastikan tampil lebih baik dan bakal memenangi pertandingan dengan catatan kondisi lapangan tidak becek. Ketua SMeCK Hooligan, Nata Simangunsong, menambahkan pasukannya siap menghijaukan Stadion Teladan. Hal ini didasari minimnya penonton dalam tiga laga yang sudah dilakoni penonton sejak Senin (19/12) lalu. “Insya Allah pada pertandingan malam ini dan 24 Desember nanti akan dibanjiri penonton. Apalagi PSMS yang kalah dari Sime Darby ingin melampiaskan dendamnya terhadap Perak FC,” kata Nata. Pada laga sebelumnya, PSMS U-23 akan menjamu PSBL Langsa. (m17)

Tuntutan SMeCK Hooligan Gol Tiket PSMS Vs Perak FC Turun MEDAN (Waspada): Tuntutan SMeCK Hooligan untuk meninjau kembali harga tiket pertandingan eksibisi tutup tahun 2011 di Stadion Medan yang terlalu mencekik leher, ditanggapi manajemen Ayam Kinantan yang diwakili Drs Benny Tomasoa dan Idris SE. Jika semula harga tiket tribun terbuka Rp20 ribu dan tertutup Rp50 ribu, maka kini harganya berubah menjadi Rp5000 (terbuka) dan Rp10 ribu (tertutup). Ketua SMeCK Hoo-

ligan, Nata Simangunsong, menilai keputusan manajemen merupakan satu kewujudan suara pendukung PSMS masih didengar. “Rencana SMeCK Hooligan memboikot pertandingan jelas kami batalkan. Dengan sendirinya, kami dan pendukung PSMS lainnya akan mendukung Osas Saha cs melawan Perak FC, Kamis (22/12) malam ini,” kata Nata, Rabu (21/12). “Ya, itu sudah pasti akan kita dengar suara dari pendukung

PSMS. Bersama Pak Idris, kami sepakat menurunkan harga tiket yang kemahalan dari Syafril Jambak (Ketua Panpel-red). Laga eksibisi ini bukan semata-mata mengejar komersilnya, tetapi mengutamakan hasilnya demi perbaikan performa Markus Horison cs,” kata Benny dan Idris setiba di Medan setelah menghadiri Rapat Akbar Se-pakbola Nasional (RASN) di Jakarta, Minggu (18/12) lalu. (m17)

DPRD Sumut Ungguli Mantan PSMS Laga Kenang Zatako, Zulham Yahya MEDAN (Waspada): DPRD Sumut mengungguli tim Mantan PSMS 2-0 dalam pertandingan amal mengenang almarhum wartawan senior, HM Zainuddin Tamir Koto (Zatako), dan Zulham Yahya juga merupakan mantan pemain PSMS/PSSI dan wasit FIFA di Stadion Teladan Medan, Rabu (21/12). Dalam duel berdurasi 2x 0 menit, Mantan PSMS yang dimotori Liestiadi (asisten pelatih timnas) melakukan gebrakan ke barisan pertahanan DPRD Sumut. Sayang, duet Julius Raja SE dan Samsir Alamsyah belum mampu membobol gawang lawan. Sebaliknya, H Kamaluddin Harahap yang juga manajer tim PON Sumut kerap merepotkan barisan belakang mantan PSMS sebagai bomber DPRD Sumut. Serangan beruntun DPRD Sumut membuat Benny Tomasoa yang mengawal gawang Mantan PSMS harus jatuh bangun. Menit 20, ketenangan menanduk bola dari Rafiandi menggetarkan gawang mantan PSMS. Untuk menyamakan kedudukan, Mantan PSMS memasukkan Nasib Riyadi dan pelatih PSMS ISL, Raja Isa. Namun, DPRD Sumut justru menam-

bah golnya melalui Kamaluddin Harahap di menit 50. Usai pertandingan, Kamaluddin Harahap menilai pertandingan amal tersebut sangat positif untuk mengenang tokoh wartawan dan sepakbola asal Sumut. Untuk kedua tokoh ini, tim DRPD Sumut menyumbang Rp5 juta dan Mantan PSMS menambah Rp770 ribu. “Jangan nilai besar kecilnya

sumbangan ini, tetapi ini merupakan perwujudan insan sepakbola Sumut yang peduli dengan wartawan olahraga yang berjasa dalam perkembangan sepakbola kita. Mereka adalah sosok panutan karena menjadi wasit FIFA dan mantan pemain PSMS/PSSI merupakan suatu prestasi bagi insan sepakbola Sumut dan Indonesia,” pungkasnya. (m17)


Sport

A12

WASPADA Kamis, 22 Desember 2011

Alonso Cerai MARANELLO, Italia (Waspada): Perjalanan rumah tangga pebalap Ferrari, Fernando Alonso, dengan Raquel del Rosario yang menjadi istrinya selama lima tahun resmi berakhir. Alonso dan Raquel resmi dinyatakan bercerai, Rabu (21/12). Perceraian Alonso dengan Raquel dikonfirmasi langsung melalui sebuah pernyataan tertulis. Dilansir dari ESPN, pernyataan tersebut menyatakan bahwa keduanya berpisah dengan baik-baik. Namun tidak diketahui dengan pasti alasan perpisahanpasanganyangmenikahsejak 2006 silam itu. Kendati begitu, kabar labilnya rumah tangga Alonso sudah sempat terdengar sejak 2009, Mendengar isu tersebut,Alonsopunlangsungmembantahnya. “Setelah lima tahun pernikahan, kami memutuskan untuk menyudahi hubungan kami sebagai pasangan. Ini keputusan yang sulit dan diambil berdasarkan kesepakatan bersama. Kami berpisah dalam perkawinan, tapi tetap menjadi teman. Di antara kami masih terjalin hubungan yang baik dan saling menghormati serta selalu memastikan kebahagian yang lain,” tulis pernyataan tersebut. “Ke depannya, kami sekali

motogp

Alonso Sambut Kimi MARANELLO, Italia (Waspada): Fernando Alonso menyambut hangat kembalinya Kimi Raikkonen (foto) ke lintasan F1. Dengan demikian, panggung sirkus F1 akan diramaikan setidaknya enam juara dunia musim 2012 nanti. Selain Alonso dan Kimi, empat peraih juara dunia lainnya adalah Lewis Hamilton, Jenson Button (McLaren), SebastianVettel (Red Bull), dan Michael Schumacher (Mercedes GP). Keenamnya nanti akan ikut bersaing memperebutkan trofi juara F1 2012 sekaligus menjadikan persaingan lebih sengit dan ketat. Kini,sebelumnyamenghilang dua musim dari F1, akhirnya menyatakan komitmennya. Bersama Lotus-Renault, The Iceman asal Finlandia ini kembali bersaing dengan Alonso. Menanggapi comeback Kini, Alonso pun mengaku senang. “Saya menyambut kembali dirinya. Dia pebalap hebat, berbakat, dan memiliki talenta brillian. Dia juga seorang juara dunia, jadi akan menarik untuk berlomba di sampingnya,” sambung mantan juara dunia 2005 dan 2006 itu, Rabu (21/12). “Bertarung dengan juara dunia seperti ini memberikan Anda rasa berbeda dan lebih banyak kewaspadaan,” tutur Alonso lagi. (m33/auto)

Pasang Iklan HP. 081370328259 Email: iklan_waspada@yahoo.co.id

lagi meminta media menghormati kehidupan pribadi kami, yang Anda sudah tahu dan selalu ingin kami lindungi,” tutup

pernyataan tersebut dengan dibubuhi kata “Love Raquel dan Fernando”. MeskiAlonsoadalahmantan juara dunia F1 dan Raquel merupakan penyanyi di Spanyol, kehidupan keduanya selama ini terbilang aman dari jangkauan media dan bebas gosip. Bahkan pernikahan mereka pada November 2006 tidak banyak diketahui publik. Sebelum memutuskan berpisah, Alonso dan Raquel tinggal di Swiss. (m33/auto)

zimbio

DRIVER Ferrari, Fernando Alonso, resmi berpisah dengan Raquel del Rosario setelah lima tahun pernikahan.


Sumatera Utara

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

Kota Medan B. Aceh Binjai Bireuen B. Pidie G. Sitoli K. Jahe Kisaran Kutacane Langsa

Zhuhur 12:25 12:38 12:25 12:33 12:32 12:29 12:25 12:21 12:28 12:27

‘Ashar 15:48 16:00 15:49 15:55 15:55 15:54 15:49 15:45 15:52 15:51

Magrib 18:23 18:33 18:24 18:28 18:28 18:31 18:24 18:20 18:26 18:24

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

19:37 19:47 19:38 19:42 19:42 19:45 19:39 19:34 19:40 19:38

04:54 05:11 04:55 05:05 04:03 04:54 04:54 04:49 04:57 04:58

05:04 05:21 05:05 05:15 05:13 05:04 05:04 04:59 05:07 05:08

L.Seumawe 12:31 L. Pakam 12:24 Sei Rampah12:23 Meulaboh 12:35 P.Sidimpuan12:22 P. Siantar 12:23 Balige 12:23 R. Prapat 12:20 Sabang 12:38 Pandan 12:24

06:25 06:42 06:26 06:36 06:34 06:25 06:25 06:20 06:28 06:29

Zhuhur ‘Ashar 15:53 15:48 15:47 15:58 15:47 15:47 15:48 15:45 16:00 15:49

B1

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

Zhuhur ‘Ashar

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

18:26 18:22 18:21 18:32 18:24 18:22 18:23 18:21 18:32 18:26

19:40 19:36 19:35 19:46 19:39 19:37 19:38 19:35 20:46 19:40

05:03 04:53 04:53 05:05 04:48 04:52 04:50 04:47 05:11 04:51

05:13 05:03 05:03 05:15 04:58 05:02 05:00 04:57 05:21 05:01

Sibolga Sidikalang Sigli Singkil Stabat Takengon T.Balai Tapaktuan Tarutung T.Tinggi

12:24 12:26 12:35 12:28 12:25 12:32 12:20 12:31 12:24 12:23

18:25 18:25 18:30 18:29 18:23 18:28 18:20 18:29 18:24 18:21

19:40 19:39 19:45 19:43 19:37 19:43 19:34 19:43 19:39 19:36

04:50 04:54 05:08 04:55 04:55 05:03 04:49 05:00 04:50 04:52

05:00 05:04 05:18 05:05 05:05 05:13 04:59 05:10 05:00 05:02

Panyabungan 12:21 Teluk Dalam12:28 Salak 12:26 Limapuluh 12:22 Parapat 12:24 GunungTua 12:21 Sibuhuan 12:20 Lhoksukon 12:30 D.Sanggul 12:24 Kotapinang 12:19 AekKanopan 12:21

06:34 06:24 06:24 06:36 06:19 06:22 06:21 06:18 06:42 06:22

15:49 15:50 15:58 15:53 15:49 15:55 15:44 15:55 15:48 15:47

Dihisab oleh: Tim Ahli Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Sumut

06:21 06:25 06:39 06:26 06:26 06:34 06:20 06:30 06:21 06:23

Zhuhur ‘Ashar 15:46 15:54 15:50 15:46 15:48 15:46 15:46 15:53 15:49 15:44 15:45

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

18:24 18:31 18:26 18:20 18:23 18:23 18:23 18:26 18:25 18:20 18:21

19:38 19:46 19:40 19:35 19:37 19:37 19:37 19:40 19:39 19:34 19:35

04:46 04:52 04:54 04:51 04:52 04:47 04:45 05:02 04:51 04:45 04:48

04:56 05:02 05:04 05:01 05:02 04:57 04:55 05:12 05:01 04:55 04:58

06:17 06:23 06:25 06:22 06:22 06:18 06:17 06:33 06:22 06:16 06:19

PuluhanKaryawan PTSIAP Ke DPRD Tuntut Pesangon BINJAI (Waspada): Puluhan buruh PT SIAP (Serba Indah Aneka Pangan) di Jalan Kolonel Yos Sudarso Kelurahan Cengkeh Turi Kecamatan Binjai Utara, Rabu (21/12) mendatangi Kantor DPRD Binjai, menuntut pesangon setelah mereka dinyatakan tidak berkerja di pabrik tersebut karena pihak perusahaan menutup pabrik tahun 2009 lalu.

Waspada/Abdul Hakim

KASATPOL Air Polres Langkat AKP Suwito Widodo memperlihatkan barang bukti ganja kering yang diamankan.

Satpol Air Amankan 6 Kg Ganja STABAT (Waspada): Aparat Satpol Air Polres Langkat mengamankan enam kilogram ganja kering siap edar dari salah satu rumah warga di Desa Bubun Kec. Tanjungpura. Informasi dihimpun, penyitaan itu berawal dari laporan masyarakat yang ditindaklanjuti petugas. Saat rumah tersangka RH, 30, digerebek, yang bersangkutan sudah kabur ke lautan lepas menggunakan perahu bermotor karena diduga rencana penggerebekan telah bocor. ‘’Kitahanyamengamankanbarangbuktiganjadalamkemasan kecil ada 78 paket dan dalam kemasan besar ada 10 paket, total enam kilogram,’’ kata Kasatpol Air AKP Suwito Widodo, Selasa (20/12). Sejauh ini menurut Kasatpol Air, tersangka masih dalam pengejaran dan barang bukti telah diserahkan ke petugas Unit Narkoba Polres Langkat.(a03)

Tumpukan Sampah Resahkan Warga BIRU-BIRU (Waspada): Tumpukan sampah di Jalan Besar Biru-biru, Pasar VIII, Desa Sidodadi, Biru-biru, Deliserdang meresahkan warga sekitar dan juga pengguna jalan yang melintas. Tumpukan sampah yang berada di tengah-tengah pemukiman warga itu sudah berlangsung lama, menimbulkan aroma tidak sedap, sampah itu juga berserakan di sekitar jalan tersebut. Sementara kerumunan lalat setiap harinya beterbangan dirumah warga. Selain itu, sisi badan jalan juga tampak amblas sehingga sering menimbulkan kecelakaan lalulintas, sebab tidak adanya rambu jalan yang dipasang. Tarigan, salah seorang warga sekitar menyebutkan, Selasa (20/12), kondisi itu sudah berlangsung lama tanpa perhatian pihak kecamatan. “Setiap harinya warga disini harus rela mencium aroma tidak sedap yang ditimbulkan tumpukan sampah itu, akibat tidak adanya perhatian dari pemerintah setempat,” sebutnya. Salah seorang pemulung yang setiap harinya mencari barang berupa potongan besi dan botol mengaku, tumpukan sampah itu sudah berlangsung lama dan tidak pernah dibersihkan. Camat Biru-biru Bronsah Girsang tidak dapat dikonfirmasi.(c02)

Kedatanganpuluhanmantan karyawan PT SIAP mewakili ratusan karyawan didampingi Konfederasi Serikat Buruh SejahteraIndonesia,dariCengkeh Turi Binjai Utara mengendarai sepeda motor. Pantauan Waspada, di depan kantor dewan salah seorang karyawanmembacakantuntutan antara lain minta perusahaan menghormati putusan Pengadilan Hubungan Industerial di Pengadilan Negeri Medan terkait hak 164 karyawan PT Siap. Memintapihakberkompeten menindak PT SIAP karena tidak

bertanggungjawab atas hak-hak buruh. Selain itu karyawan minta dibantu mendapatkan hak-hak merekasesuaiputusanPengadilan Hubungan Industerial di Pengadilan Negeri Medan. Diharapkan pihak yang membeli aset PT SIAP dapat berkoordinasi dengan kuasa hukum karyawan PT SIAP. Selain itu minta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sebtral Kredit menengahMedantidakmelelang aset PT SIAP, tanpa memperhitungkan hak-hak buruh PT SIAP, serta minta DPRD Kota Binjai membentuk Pansus untuk

Waspada/Nazelian Tanjung

PULUHAN karyawan PT SIAP yang mayoritas kaum wanita berdiri di depan Kantor DPRD Binjai.

Ngogesa Diwisuda

Belajar Merupakan Perintah Agama, Tanpa Pandang Usia STABAT (Waspada): Belajar merupakan perintah agama, tanpa pandang usia, karenanya kita semua berkewajiban untuk terus menerus meningkatkan kualitas diri melalui berbagai kesempatan dan peluang untuk

menimba ilmu. Alhamdulillah, studi saya yang sempat tertunda kini telah rampung, kata Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH usai diwisuda oleh Rektor Universitas Medan Area (UMA) Prof. Dr. H.

MUI Binjai Imbau Jaga Kerukunan Beragama BINJAI (Waspada): Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Binjai mengimbau masyarakat menjaga kerukunan umat beragama. Ketua MUI, DR. HM Jamil, MA didampingi Sekretaris Umum Jafar Sidiq, S.Ag, Selasa (20/12) menyebutkan, solidaritas beragama hendaknya tetap dihormati, masyarakat jangan terprovokasi dengan informasi yang belum pasti kebenarannya, sehingga bisa berakibat menimbulkan anarkis. Dia membenarkan, pengurus MUI Binjai ada menerima laporan dari masyarakat dan hal itu tetap dihargai dan disikapi. HMJamilmengemukakan,MUIBinjaitetapmeresponlaporan masyarakat dengan melakukan kordinasi kepada pejabat terkait, agar masalah berkaitan dengan keagamaan diharuskan saling menghormati. Kepada pemuka agama dan masyarakat juga diharapkan tidak mempolitisasi masalah keagamaam tanpa pembuktian yang benar, sebaliknya kepada pejabat, pengurus MUI minta bersikap profesional dan berdiri di semua golongan. Jika hal itu bisa dijaga, kondisi kota Binjai yang kondusif diyakini terjaga dengan baik, lebih aman dan tertib. Pengurus MUI Binjai juga berharap, semua pimpinan organisasi keagamaam di kota Binjai memberi pengertian kepada umatnya, sehingga kerukunan umat beragama di kota Binjai tetap terjaga dengan baik.(a04)

Eva Susanti Memeluk Islam TEBINGTINGGI (Waspada): Hidayah terbesar Allah SWT kepada manusia adalah, saat datangnya kesadaran untuk mengucapkan dua kalimah syahadat tanpa paksaan dari siapa pun, maupun motivasi apa pun. Eva Susanti Br. Sitompul, 21, warga Dusun III, Desa Pulau Rakyat Tua, Kabupaten Asahan mendapatkan nikmat terbesar itu. Sabtu (17/12) kemarin, dia menyatakan resmi masuk Islam melalui acara difasilitasi DPC PPP kota Tebingtinggi, dengan bimbingan Ustadz Saidin, dihadiri funsionaris DPC PPP dan puluhan umat Islam. Kepada wartawan, anak pemuka salah satu agama di kampungnya itu, mengakui memeluk Islam berdasarkan kesadaran sendiri tanpa paksaan dan motivasi apa pun juga. “Saya masuk Islam dengan kesadaran penuh dan ikhlas melaksanakannya,” ujar dia. Diakui, kedua orangtuanya di kampung, telah mengetahui niat itu. Namun, keduanya tidak hadir pada acara pensyahadatan. EviSusantimengatakanmintamaafkepadakeduaorangtuanya besertakeluarga,karenaharusmemilihjalanhidayahyangberbeda dari keyakinan orangtuanya.“Saya minta maaf kepada keduanya,” ujar Eva yang telah bersuami dan sama-sama muallaf itu. Ketua DPC PPP Syahbuddin Hasibuan, SHI, mengatakan prosesi pensyahadatan Eva Susanti Br. Sitompul, bermula ketika yang bersangkutan datang minta di-Islamkan. Melihat kesungguhan niat itu, pihaknya menyambut dengan baik dan memfasilitasi pelaksanaannya.(a09)

penyelesaian hak 164 karyawan PT SIAP. Beberapa saat kemudian puluhan karyawan PT SIAP diterimaWakil Ketua DPRD Kota Binjai Herman Sembiring dari Fraksi PDIP, lalu keseluruh karyawan diperbolehkan masuk ke Kantor DPRD Binjai, disaksikan Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon, SH, S.Ik, Mhum. Dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Binjai Herman Sembiring didampingi anggota DPRD Ir. Mulia Ginting dari Fraksi Partai Demokrat serta Rimbun Setepu yang juga dari Fraksi Partai Demokrat, serta anggotaDPRDlainnyamenerimakeluhan puluhan karyawan. Mereka berjanji memanggil pengusahan PT SIAP dan akan melimpahkan kasus ini ke Polres Binjai. Sementara Kapolres Binjai AKBP Musa Tambubolon, SH, S.Ik, M.Hum dalam kesempatan itu mengatakan, akan mempelajari kasus ini.(a05/a04)

Waspada/Ibnu Kasir

BUPATI Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH saat diwisuda oleh Rektor UMA Prof. DR. H. A.Ya’kub Matondang, MA di Gelanggang Mahasiswa kampus I UMA di Medan.

A.Ya’kub Matondang, MA didampingi Dekan Fakultas Hukum UMA Prof. H. Syamsul Arifin, SH, MH bersama 599 wisudawan/ti diGelanggangMahasiswaKampus I UMA di Medan, Rabu (21/12). Ngogesa dengan Nomor PokokMahasiswa(NPM)098400266 berhasil menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukumnya setelah melalui ujian sidang atas bimbingan Dosen Suhat Rizal, SH, MH dan Safaruddin, SH, M.Hum dengan judul “Skripsi Aspek HukumTerhadapTindak Pidana Korupsi yang dilakukan oleh oknum PNS,” dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,61. Bupati Langkat H Ngogesa didampingi istrinya Hj. Nuraida Ngogesa juga mengungkapkan gelar kesarjanaan yang diraih semata-mata untuk lebih memotivasi dirinya dan keluarga serta masyarakat Kabupaten Langkat akan perlunya pendidikan guna meningkatkan kualitas diri.(a01)

Camat Percut Sei Tuan Akan Terima Penghargaan Presiden MEDAN (Waspada): Camat Percut SeiTuan, Darwin Zein Harahap,S.Sosbersamarombongan berangkat ke Jakarta, untuk menerimapenghargaandariPresiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY),bidangKecamatanGerakan Sayang.

Keberangkatancamatdidampingi Kepala Desa Laut Dendang Suwardi.Diterminalkebarangkatan Bandara Polonia Medan, Darwin kepada wartawan, Selasa (20/12) malam, kebe-rangkatannya mewakili Sumatera Utara. Ikut dalam rombonga, antara

Waspada/Abdullah Dadeh

CAMAT Percut Sei Tuan Darwin Harahap Zein didampingi Kades Laut Dendang Suwardi dan rombongan di Bandara Polonia Medan.

lain dr Aida Harahap, Kepala RSU Lubuk Pakam, Kepala BKKBN Deliserdang dr Rita dan Kabid Urusan Perempuan Deliserdang. Penghargaan yang diterima nantinya akan diserahkan Presiden melalui Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Selain penghargaan Kecamatan GerakanSayangIbu,jugapenghargaan Rumah Sakit Umum Sayang Ibu Lubuk Pakam dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Agum Gumelar. “Penghargaan itu tentu tak hanya kerja keras camat, namun semua pihak yang turut mensukseskan kegiatan itu,” ujar Darwin. Disinggung soal prestasi desa di kecamatan yang dipimpinnya, Darwin Zein menuturkan kalau Desa Laut Dendang juara I desa percontohan PKK Tahun 2011, untuktingkatkabupaten.“Prestasi ini sangat membanggakan, dan hendaknya jadi contoh desa yang lain. Bayangkan saja, Laut Dendang juara I desa percontohan PKK Tahun 2011 tingkat kabupaten. Ini kan namanya luar biasa,” ujarnya.(m32)

Waspada/Abdulk Khalik

BENDUNGAN Paya Lombang di Kel. Tanjung Marulak Hilir, Kec. Rambutan yang membuat gusar Wali Kota Tebingtinggi dan masyarakat.

Wali Kota Ultimatum Bongkar Bendungan Paya Lombang TEBINGTINGGI (Waspad): Wali Kota Tebingtinggi mengultimatum Badan Wilayah Sungai Sumatera II dan Dinas Pengairan Sumatera Utara, agar segera membongkar bendungan Paya Lombang yang dinilai penyebab utama banjir di kota itu. Jika tidak, Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM, bersama masyarakat akan membongkar sendiri bendungan itu. Hal itu ditegaskanWali Kota di acara ‘Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2011-2016’ Rabu (20/12), di Balai Kartini. Tampil sebagai pembicara ekonom USU Prof Dr. Bachtiar Hasan Miraza, Dinas Pendidikan Provsu, Disperindagkop Provsu, Dinas Bina Marga Provsu, DinasTarukim Provsu dan BWS Sumatera II. Diikuti seluruh jajaran SKPD, anggota DPRD, camat dan lurah serta kalangan LSM. Wali kota mengungkapkan, keberadaan bendungan Paya Lombang sudah ditanyakan kepada Departemen PU RI via KasubditWilayah Sungai dan Dinas Pengairan Provsu. Dari keterangan pihak Departemen PU, kataWali Kota, menyatakan bendungan itu diakui sebagai penyebab banjir Kota Tebingtinggi. Bahkan, Departemen PU sendiri menyetujui jika bendungan itu dibongkar. Dinas Pengairan Provsu sebagai pemilik bendungan, juga mengakui bendungan Paya Lombang salah dalam pembangunannya. Karena seharusnya yang dibuat adalah bendungan gerak dengan sistem buka tutup. “Karena itu saya minta bendungan itu segera dibongkar. Jika tidak, dalam waktu dekat, saya bersama masyarakat akan membongkarnya sendiri,” tegas Umar Zunaidi Hasibuan, seraya mendapat aplaus peserta.

Menurut Wali Kota Tebingting, seharusnya pembangunan dilakukan dengan prinsip kesetaraan. Jika bendungan itu diperuntukkan bagi kehidupan 25 ribu KK petani, seharusnya dipikirkan juga nasib 150 ribu warga kota yang terus mengalami kerugian dan perasaan waswas bila banjir datang. Umar Zunaidi, mengkritik rencana pengendalian banjir Tebingtinggi BWSS II yang dinilai lamban. “Bongkar dulu bendungan itu, baru buat perencanaan. Jangan dibiarkan,” teriak Wali Kota. Pernyataan kerasWali Kota Tebingtinggi, juga mendapatdukungandarianggotaDPRDAgustami, SH. Anggota DPRD itu meminta agar penanganan banjir Tebingtinggi harus dilakukan dengan menghilangkan lebih dulu pangkal utama banjir, baru selanjutnya dijalankan rencana yang ada. Pihak BWSS II, mengatakan upaya membongkar bendungan Paya Lombang bukan jalan ke luar yang tepat. Karena jika pun dibongkar, banjir tetap saja akan datang. Disarankan, agar dilakukan musyawarah bersama untuk mengatasi persoalan itu. Sebelumnya, ekonom Sumut Prof. Dr. Bachtiar Hasan Miraza, juga menyentil persoalan banjir yang melanda Kota Tebingtinggi. “Banjir yang dialami Tebingtinggi, karena lemahnya pengendalian sebagai bagian penting perencanaan,” ujar guru besar emiritus USU itu. Sementara itu, pemberian bantuan 0,5 kg beras ditambah mi instan kepada warga korban banjir mendapat kritikan pedas. Salah seorang lurah di daerah banjir, menyatakan kecewa dengan pemberian bantuan itu. “Masak kami cuma dikirimi 50 kg beras, padahal anggaran di APBD jelas ada,” ujar seorang Lurah.(a09)

Hari Guru-HUT PGRI DS Hikmat

Serahkan Bantuan Bedah Empat Rumah Program ‘Baru Yakin’ LUBUK PAKAM (Waspada): Puncak peringatan Hari Guru-HUT PGRI Ke 66 Tahun 2011 tingkat Kabupaten Deliserdang berlangsung hikmat, dirangkai pemberian penghargaan kepada guru berperestasi serta penyerahan bantuanbedah4rumahtaklayakhunibagikeluarga tidak mampu, melalui Pemkab Deliserdang, di Gedung Balairung Pemkab Deliserdang di Lubuk Pakam, Rabu (21/12). HadirWakil Bupati Deliserdang H Zainuddin Mars, unsur Muspida, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Hj. Sa’adah Lubis SPd, MAP, Kadis Infokom Drs Neken Ketaren, Ka. Bappeda Ir H. Irman Dj. Oemar, M.Si, Wakil Ketua TP PKK Deliserdang Ny. Hj. Asdiana Zainuddin serta sekira limaratusan anggota PGRI se Kab. Deliserdang. Wabup H. Zainuddin Mars menyampaikan

terimakasih dan bangga dengan berbagai prestasi yang diraih para guru di daerah ini sebagai bukti adanya kontribusi bagi pembangunan pendidikan kepada bangsa dan negara khususnya di Kab. Deliserdang. Demikian juga dengan sumbangsihnya bagi peningkatan harkat martabat saudara-saudara kita yang kurang mampu dengan mendukung program ‘BaruYakin’ (Bedah rumah masyarakat miskin/kurang mampu), melalui gerakan bedah 10.000 rumah tak layak huni di daerah ini menjadi rumah sehat dan layak huni. Karenanyakegiataniniharusdimaknaisebagai pendorong semangat bagi upaya menciptakan generasi yang berkualitas melalui pendidikan. PadakesempatanituWabupmenjelaskansejak 2007 melalui konsep ‘Cerdas’ berhasil membebaskan gedung-gedung sekolah SD dari yang tidak layak menjadi layak pakai berkat rasa kebersamaan dengan bersinerginnya kemampuan pemerintah yang sedikit di dukung pihak swasta dan partisipasi masyarakat. Sekarang kita menuju tahap ‘apresiasi’ meningkatkan mutu pendidik yang dibekali dari berbagai sisi termasuk sekolah yang terawat. Kadisdikpora Hj Sa’adah Lubis,menjelaskan tujuanpenting peringatan Hari Guru-HUT PGRI Ke 66, antara lain untuk menumbuhkembangkan kesadaran dan tanggungjawab Waspada/HM Husni Siregar guru sebagai insan pendidik yang WAKIL Bupati Deliserdang H Zainuddin Mars didampinggi memiliki tanggungjawab Kadispora Hj. Saadah Lubis, S.Pd, MAP menerima bantuan membentuk karakter bangsa, dana untuk Bedah 4 Rumah tak layak huni, pada peringatan melalui penanaman nilai-nilai di Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 66. dalam pembelajaran. (a06)

Pencuri Sepedamotor Dihajar Massa STABAT (Waspada): DP, 17, warga Desa Ara Condong Stabat Kab. Langkat babakbelur dihajar massa saat tertangkap mencuri sepeda motor di Dusun Cambahan Desa Pantaigemi Stabat, Selasa (20/12). Keterangan dihimpun, saat tersangka mendorong sepeda motor Yamaha BK 3277 YJ milik korban Turiono yang parkir di halaman rumah, ada salah seorang warga yang melihat kemudian menjerit minta tolong. Tersangka panik tidak sempat menghidupkan mesin sepeda motor. ‘Kuda besi’ tersebut akhirnya dia jatuhkan kembali di halaman belakang rumah korban sebelum kabur. Namun beberapa warga yang telah melihat DP kabur langsung mengejar dan menghajarnya hingga memar. Tersangka kemudian diserahkan warga ke Polres Langkat untuk pengusutan lebih lanjut. Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Aldi Subartono membenarkan.(a03)

Waspada/Abdul Hakim

TERSANGKA pencuri sepeda motor.


Sumatera Utara

B2 WASPADA

Pemimpin Umum Dr. Hj. Rayati Syafrin Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab H. Prabudi Said Wakil Pemimpin Umum/Wapemred H. Teruna Jasa Said Wakil Penanggung Jawab H. Sofyan Harahap Redaktur Senior H. Azwir Thahir Pemimpin Perusahaan: Dr. Hj. Rayati Syafrin. Wakil Pemimpin Perusahaan: H. Bahtiar Tanjung. Iklan: Hj. Hilda Mulina (Kabag), Rumondang Siagian (Medan), Lulu (Jakarta). Redaktur Pelaksana Berita: Armin Rahmansyah Nasution. Redaktur Pelaksana Opini & Artikel: Dedi Sahputra. Redaktur Minggu & Akhir Pekan: Muhammad Thariq. Redaktur Berita: H. Halim Hasan, Hendra DS. Redaktur Medan: David Swayana. Redaktur Sumatera Utara: H.T. Dony Paridi. Redaktur Aceh: M. Zeini Zen. Redaktur Luar Negeri: H. Muhammad Joni. Redaktur Nusantara: Edward Thahir. Redaktur Olahraga: Jonny Ramadhan Silalahi. Redaktur Ekonomi: Armin R. Nasution. Redaktur Agama: H. Syarifuddin Elhayat. Litbang: H. Akmal AZ (Kabag). Humas: H. Erwan Effendi (Kabag), Aidi Yursal. Sekretaris Redaksi: Hj. Hartati Zein. Pemasaran: H. Subagio PN (Medan), Zultamser (Sumatera Utara), Sinur Manik (Aceh). Asisten Redaktur: Irwandi Harahap (Medan); Irham Hagabean Nasution (Sumatera Utara); Armansyah Thahir (Sumatera Utara, Otomotif); Diurna Wantana (Aceh); Austin Antariksa (Olahraga, KMS Kreasi); Syafriwani Harahap (Luar Negeri, Popular, Pariwisata); Rudi Faliskan (Berita); Erwin Siregar (Opini); Hj. Hoyriah Siregar (Ekonomi); T. Junaidi (Hiburan); Hj. Erma Sujianti Tarigan (Agama), Hj. Neneng Khairiah Zen (KMS Remaja, Mode); Anum Purba (Keluarga); David Swayana (Infotainmen); Hj. Ayu Kesumaningtyas (Kesehatan); Dedi Riono (Budaya); Denny Adil (Pelangi). Wartawan Kota Medan: Umum: Zulkifli Harahap, Amir Syarifuddin, Ismanto Ismail, Rudi Arman, Zulkifli Darwis, H. Abdullah Dadeh, H. Suyono, Ayu Kesumaningtyas, Feirizal Purba, Gito AP, M. Ferdinan Sembiring, M. Edison Ginting, Anum Purba, Sahrizal, Sulaiman Hamzah, Sugiarto, Rustam Effendi, Mursal Alfa Iswara, Andi Aria Tirtayasa, Maini Anggita, Silfa Humaira. Olahraga: Austin E. Antariksa, H. Syahputra MS, Setia Budi Siregar, Dedi Riono. Fotografer: Muhammad Faisal, Hang Tuah Jasa Said, Surya Effendi, Hamdani. Otomotif: Armansyah Thahir. Koran Masuk Sekolah/KMS: Dedek Juliadi, Hajrul Azhari Ritonga. Wartawan Jakarta: Andi Yanto Aritonang (Koordinator Liputan), Hermanto, H. Ramadhan Usman, Hasriwal AS, Nurhilal, Edi Supardi Emon, Agus Sumariyadi, Dian Warastuti, Aji K, Yuslan Kisra. Wartawan Sumatera Utara: Binjai: H. Riswan Rika, Nazelian Tanjung. Deli Serdang: H.M. Husni Siregar, Hotma Darwis Pasaribu, Rizaldi Anwar, M. Suhandi Nasution. Serdang Bedagai: Eddi Gultom, Edi Sahputra. Stabat: H. Ibnu Kasir, Abdul Hakim. Pangkalan Brandan: Chairil Rusli, Asri Rais. Kabanjahe/ Berastagi: Dickson Pelawi, Basita Bukit, Dedek Mohan Basri Hasibuan, Micky Maliki. Tebing Tinggi: Muhammad Idris, Abdul Khalik. Pematang Siantar: Mulia Siregar, Edoard Sinaga. Simalungun: Ali Bey, Hasuna Damanik, Balas Sirait. Aek Kanopan: Indra Muheri Simatupang, Syahril Ilham. Rantau Prapat: H. Nazran Nazier, Armansyah Abdi, Neirul Nizam, Budi Surya Hasibuan. Kota Pinang: Hasanuddin Harahap, Deni Syafrizal Daulay. Pangururan: Edison Samosir. Balige: Jimmy Sitinjak. Sidikalang: Natar Manalu. Pakpak Bharat: Arlius Tumanggor. Tarutung: Parlindungan Hutasoit, Marolop Panggabean. Sibolga/Tapanuli Tengah: Zulfan Nasution, Alam Satriwal Tanjung. Padangsidimpuan: H. Syarifuddin Nasution, Sukri Falah Harahap, Ahmad Cerem Meha. Gunung Tua: Sori Parlah Harahap. Sibuhuan: Idaham Butarbutar, Syarif Ali Usman. Panyabungan: Munir Lubis, Sarmin Harahap, Alpin Lubis. Gunung Sitoli: Bothaniman Jaya Telaumbanua. Kisaran: Nurkarim Nehe (Koordinator Liputan Asahan, Batubara & Tanjungbalai), Bustami Chie Pit, Sapriadi. Batubara: Helmy Hasibuan, Agus Diansyah Hasibuan, Sahril, Iwan Hasibuan. Tanjung Balai: Rahmad Fansur Siregar, Rasudin Sihotang. Wartawan Aceh: Banda Aceh: Aldin Nainggolan (Ka Perwakilan), Iskandarsyah (Koordinator Liputan), Muhammad Zairin, Munawardi Ismail, Zafrullah, T. Mansursyah, T. Ardiansyah, Jaka Rasyid, Gito Rollies. Lhokseumawe: Bustami Saleh (Ka Perwakilan/Koordinator Liputan), M. Jakfar Ahmad, Zainal Abidin, Zainuddin Abdullah, Maimun, Arafat Nur. Kuala Simpang: Muhammad Hanafiah, Hasanul Hidayat. Langsa: H. Syahrul Karim, H. Ibnu Sa’dan, H. Samsuar. Lhoksukon: Musyawir, Mustafa Kamal. Idi: Muhammad H. Ishak. Bireuen: HAR Djuli, Amiruddin, Abdul Mukti Hasan. Takengen: Bahtiar Gayo, Irwandi. Sigli: Muhammad Riza, H. Rusli Ismail. Sabang: T. Zakaria Al-Bahri. Subulussalam: Khairul Boang Manalu. Tapaktuan: Zamzamy Surya. Blangpidie: Sudarmansyah Putra. Kutacane: Mahadi Pinem, Ali Amran. Blangkejeren: Bustanuddin, Wintoni. Bener Meriah: Khairul Akhyar, Irham Hakim. Singkil: Tarmizi Ripan, Mansurdin. Sinabang: Muhammad Rapyan.

� Semua wartawan Waspada dilengkapi dengan kartu pers. Tidak dibenarkan menerima uang dalam bentuk apapun. Jangan layani dan segera laporkan ke pihak berwajib atau ke Sekretaris Redaksi bila ada oknum yang mengaku wartawan Waspada tetapi tidak bisa menunjukkan kartu pers yang sah, ditandatangani Pemimpin Redaksi �

Berat Bayi Raksasa Bertambah 800 Gram Bidan Desa Akan Diberi Penghargaan KISARAN (Waspada): Setelah satu hari menjalani perawatan di RSUD Kisaran, berat badan bayi raksasa bertambah 800 gram (8 Ons), sehingga beratnya kini mencapai 6,7 Kg. Sebelumnya bayi makrosomia (besar) ini saat dibawa ke rumah sakit, Selasa (20/12), berat badannya hanya 5,9 Kg disebabkan diare, sehingga dilakukan pertolongan medis dan dirawat intensif, sehingga kondisinya berangsur membaik. “Kondisi bayi makrosomia tergolongdalamkondisibaik,dan diare yang dialaminya sudah berkurang.Namunkesehatannya terus dipantau,” ujar Direktur RSUD Kisaran, dr. Herwanto, Sp.B, didampingi Kabid Pelayanan dr. IbnuYazid Sabri, ditemui Waspada, di sela-sela kunjungan Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Hj.Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang, Rabu (21/12). Disinggung sampai kapan perawatan bayi, Herwanto belum bisa memastikan karena bayi itu masih tahap penyembuhan dari diare dan pemeriksaan. Namun bila kondisinya tetap membaik, dan ada rekomendasi dari dokter anak, bayi dan ibunya dibolehkan pulang. “Kita akan pastikan dulu kesehatannya sebelum diperbolehkan pulang, sedangkan untuk biaya rumah sakit ditanggung pemerintah, karena bayi ini merupakan bayi kedua setelah lahirnya bayi raksasa pertama dengan berat 8,7 Kg pada 2009 lalu,” jelas Herwanto.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Hj.Winda FitrikaTaufanGamaSimatupang, ditemui Waspada, membenarkanbayiinicukupbesardibanding bayi normal. Sebab itu pihaknya akan membahas untuk memberi penghargaankepadaBidanDesa, karena berhasil membantu persalinannya tanpa operasi. “Ini prestasi yang cukup menarik, karena dia telah berhasil membatu persalinan bayi makrosomia tanpa operasi dengan

selamat dan tanpa kekurangan apa pun. Sehingga secara otomatis bidannya akan kita beri penghargaan,” ungkap Winda. Winda juga mengatakan, akan memberi nama bayi perempuanitu,namunmasihharus memilih nama yang cocok. “Orangtuanya minta saya memberi nama, sehingga saya akan mencarikan nama yang cocok untuknya,” ungkap Winda. Sebelumnya, putri ke tujuh Efindawati,30,danM.Rizal,40,ini lahir normal, di rumahnya Dusun IV, Desa Baganasahan Induk, Kec. Tanjungbalai,Kab.Asahan,dengan beratbadankatanya8,2Kg,panjang 54 Cm, bantuan bidan desa Elfina Sari, Selasa (13/12).(a15)

Waspada/Sapriadi

KETUA TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Hj.Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang, didampingi Direktur RSUD Kisaran, Herwanto dan ibu bayi Efindawati, membelai bayi makrosomia (besar).

Warga Tolak Pemekaran Desa Hutaraja SEIKANAN (Waspada): Tak terimadenganusulanpemekaran, sejumlah warga Desa Hutaraja, Kec. Simangambat, Kab. Padanglawas Utara (Paluta) mengancam akan berunjukrasa di DPRD Paluta, jika DPRD menyetujui pemekaran desa tersebut. Pernyataan itu diungkapkan tokoh Adat Desa Hutaraja, R. Harahap kepada Waspada di Langgapayung, Selasa (20/12). Menurutnya, usulan pemekaran Desa Hutaraja terlalu dipaksakan sehingga banyak data yang dimanipulasi. Selain itu, Desa Hutaraja juga terlalu kecil dan hanya terdiri dari satu dusun sehingga tidak layak dimekarkan.

“Kami tidak setuju desa kami dimekarkan,” katanya. Dijelaskan, dalam draft pemekaran itu disebutkan, jumlah masyarakatdiDusunLengkungyangakandipisahkandariDesa Hutaraja sebanyak 222 kepala keluarga (KK). Padahal, jumlah KK yang bermukim di seluruh desa tersebut hanya 258 KK dan khusus Dusun Lengkung Dolok hanya dihuni sekira 50-an KK. Di tempat serupa tokoh masyarakatHutaraja,S.Hasibuan juga mengatakan, usulan pemisahan Dusun Lengkung Dolok dari Desa Hutaraja tidak sesuai denganPeraturanMenteriDalam Negeri nomor 28 tahun 2006 tentang Pembentukan Desa.

Dalam peraturan itu disebutkan, jumlahpendudukdesayangakan dimekarkan yakni 1.000 jiwa, sedangkan jumlah penduduk Desa Hutaraja hanya 400 jiwa. “Jadi ini tidak boleh dilakukan karenataksesuaiaturan,”katanya. Dia menyebutkan, warga sudah pernah mengirimkan rekomendasipenolakanterhadap pemekaran tersebut kepada Gubernur, namun pihak DPRD tetap melakukan pembahasan dan berupaya menyetujui usulan tersebut dan dimasukkan dalam Ranperda Kecamatan dan desa yang akan disahkan dalam waktu dekat ini. Karenanya dia mendesakDPRDtidakmenerimausulan pemekaran tersebut. (c18)

Polres T. Balai Bekuk TO Sabu

Penerbit: PT Penerbitan Harian Waspada

TANJUNGBALAI (Waspada): Target Operasi (TO) narkoba jenis sabu-sabu berinisial HF, 43, dibekukpetugasPolresTanjungbalai Jalan Arteri, Kel. Sirantau, Kec. Datukbandar, Selasa (20/12) malam. Informasi dihimpun, tersangka warga Jalan Besar Teluknibung, Lingk. IV, Kel.Sumbersari, Kec. Seitualang Raso, telah lama dicari petugas dan penangkapan berdasarkan informasi masya-

KANTOR PUSAT Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 4150858, Faks Redaksi: (061) 4510025, Faks Tata Usaha: (061) 4531010. E-mail Redaksi: redaksi@waspadamedan.com KANTOR PERWAKILAN DAN BIRO � Perwakilan dan Biro Jakarta: Jalan Siaga II No. 6 C Pejaten Barat, Pasar Minggu Jakarta Selatan. Tel: (021) 79197052, Faks: (021) 79199874. � Perwakilan dan Biro Banda Aceh: Jalan Ratu Syafiatuddin No. 21 C, Banda Aceh. Tel & Faks: (0651) 22385. � Perwakilan dan Biro Lhokseumawe: Jalan Iskandar Muda No. 65, Lhokseumawe. Tel: (0645) 42109. � Biro Asahan, Batubara & Tanjungbalai: Jalan Sutami No. 30 Kisaran. Tel: (0623) 41412. Harga iklan per mm kolom: Hitam-putih Rp. 11.000,-, berwarna Rp. 30.000,Halaman depan: hitam-putih Rp. 33.000,-, berwarna Rp. 90.000,Ukuran kolom: 40,5 mm. E-mail Iklan: iklan@waspadamedan.com Pencetak: PT Prakarsa Abadi Press, Jalan Sidorukun Medan. Isi di luar tanggung jawab percetakan

Pelayanan e-KTP Di Batubara Capai 60 Persen BATUBARA (Waspada) Pelayanan E-KTP di tujuh kecamatan meliputi Medangderas, Sei.Suka, Airputih, Limapuluh, Talawi, Tanjungtiram, dan Sei.Balai Kab. Batubara mencapai 60 persen Kadiscapil Batubara M.Nasir,S.Sos via ponsel,Selasa (20/12) mengatakan, sejak pertengahan Oktober 2011 awal pelayanan eKTP masing-masing kecamatan sampai hari ini sudah mencapai 50 -60 persen. Hasil yang dicapai berkat terjalinnya kerjasama petugas Capil dengan kecamatan yang mengutamakan pelayanan prima dicanangkan Bupati Batubara H.OK Arya Zulkarnain terhadap masyarakat. Menurut Nasir,berdasarkan data lalu jumlah warga ber KTP sebanyak 340.000 orang, mengingat masih banyak yang belum mengurus. Untuk e-KTP gratis ini, jadwalnya kemungkinan akan diperpanjang sampai April 2012. Juga saat ini warga sibuk mengurus ‘akte kelahiran’ yang akan berakhir 31 Desember 2011. Kalau Januari 2012 warga harus mengurus dulu ke pengadilan baru ke Discapil Batubara. “Karenanya, diminta warga mengurus akte yang bisa siap hari itu juga bila dilengkapi persyaratan fotocopy KK, surat nikah, pengantar Kades/Lurah/ Camat” terang Nasir. CamatTalawi Abd.Latif Lufhti mengatakan warga yang mengurus e-KTP di kecamatannya sudah mencapai 21.000 orang dari 37.000 orang wajib KTP atau sebanyak 60 persen lebih Sedangkan di Tanjungtiram,menurut Camat Nasir Yuha nan,Selasa (20/12) dari jumlah warga 54.000 baru selesai mengurus e-KTP 35 per sen karena kurang peralatan.(a12)

rakat. Lelaki itu dibekuk saat melintas di Simp. Kolam Pancing dipimpin langsung Kanit Sat Narkoba Aipda Wiyarno. Saat digeledah, petugas menemukan serbuk warna putih disimpandidalambungkusrokok yang disimpandalamsakucelana tersangka. Selanjutnya, tersangka digelandang Ke Mapolres Tanjungbalai guna pemeriksaan lebih lanjut. KapolresTanjungbalai, AKBP

Edward P Sirait melalui Kasubbag Humas, AKP Y Sinulingga membenarkan. Katanya saat ini tersangka bersama barang bukti 3,48 gram sabu telah diamankan guna pengusutan lebih lanjut. Dalam kasus ini kata Sinulingga, tersangka dikenakan melanggar pasal 113, 114, 115 dan 115, 112 serta UU No 35/tahun 2009 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (a32)

Pemkab L. Batu Tanam 55.050 Batang Pohon RANTAUPRAPAT (Waspada): Pemkab Labuhanbatu menanam pohon sebanyak 55.050 batang yang berpuncak pada Peringatan Hari Penanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) di Komplek Yayasan Pendidikan Indonesia Membangun, Rantauprapat, Selasa (20/12). Bupati Labuhan Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD di sela-sela acara mengatakan, untuk mensiasati cuaca ekstrim saat ini berbagai upaya telah dilakukan, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, seperti memberikan bibit unggul dengan masa panen pendek dan penanaman sejuta pohon di berbagai tempat. Sementara itu, amanat tertulis menteri kehutanan RI menjelaskan, penanaman Satu Milyar Pohon Tahun 2011 merupakan gerakannyatapenanamanpohon secara massal yang bertujuan untuk menambah tutupan lahan dan mencegah terjadinya bencana banjir dan longsor, konservasi keanekaragaman hayati (biodeversity), penyerapan karbon di atmosfir untuk pencegahan dampak perubahan iklim, mendukung pembangunan ketahanan pangan, energi, dan ketersediaan air untuk kesejahteraan manusia. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan L. Batu Ir Jumingan, menyampaikan, lokasi penanaman pohon dilakukan secara serentakdi9kecamatandiL.Batu. Tempat-tempat penanaman dilakukan di lahan yang telah terdegradasi atau tidak produktif yang mendesak dipulihkan, ka-

wasan publik (pusat rekreasi), kanan-kiri turus jalan (jalan negara, provinsi, kabupaten, dan desa), pekarangan atau halaman perkantoran, rumah ibadah, sekolah-sekolah,pemukimandan fasilitas umum serta sempadan sungai. Jenis bibit tanaman yang ditanam sebanyak 55.050 batang yang terdiri dari mahono 23.100 batang, mangga 5.150 batang, rambutan 5.150 batang, durian 11.650 batang, manggis 2.500 batang, petai 2.500 batang dan matoa 5.000 batang. Bibit tanaman yang telah didistribusikan kepada masyarakat dan telah

Waspada/Helmy Has

PENGERASAN jalan di Dusun I ke Dusun V Desa Padanggenting, Talawi dikerjakan hanya 450 meter dari 1.200 meter yang rusak.

Proyek Pengerasan Jalan Diduga Dimanipulasi BATUBARA (Waspada): Proyek pengerasan jalanantaraDusunIkeDusunVDesaPadanggenting Talawi Kab. Batubara didanai APBD Batubara 2011 diduga dimanipulasi. “Kitasesalkanpembangunanjalan/pengerasan di Desa Padanggenting dikerjakan pemborongnya asal jadi. Bahkan diduga telah terjadi ‘manipulasi’ panjang jalan dikerjakan hanya 450 meter dari 1.200 meter Dusun I - Dusun V,” kata Jhon Adek pemuka masyarakat Batubara saat meninjau ke lokasi, Rabu (21/12) Parahnya, pengerasan jalan sudah 2 minggu ditinggalkanpemborongnyaitusudahrusak,kerikil berserakan. Padahal biaya pengerasan jalan Rp300 juta sepanjang 1.200 meter.

Hubungi kami Komisaris Utama: Tribuana Said Direktur Utama: dr. Hj. Rayati Syafrin, MBA, MM SIUPP: 065/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/198 tanggal 25 Februari 1988 Anggota SPS No. 13/1947/02/A/2002

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

ditanam sebanyak 17.948 batang pohon yang dilaksanakan oleh Kodim 0209 L.Batu, Organisasi PerempuanL.BatudanBankBRI. Hadir antara lain Dandim 0209 Letkol Inf Abdi Iman Sakti Zebua, Asisten Ekbang Drs H Edi Sampurna Rambe MSi, Asisten Administrasi Umum Ahmad Muflih SH, para kepala SKPD, Camat Rantau Utara HarisTopan Hasibuan SH, Camat Rantau Selatan Hery AP, para kepala keluaran se-Kecamatan Rantau Utara dan Rantau Selatan, pemuka masyakarat dan ratusan pelajar Yayasan Pendidikan Indonesia Membangun. (a18/c07)

Waspada/Armansyah Abdi BUPATI Dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD didampingi Kadis Hutbun Ir Jumingan menanam pohon mangga di Komplek Yapim, Rantauprapat.

“Kalau dugaan manipulasi benar, diminta pihak Kejatisu mengusut tuntas dan turun langsungmelakukancekrecekkelapangan,karena telah terjadi tindak pidana korupsi,” ujarnya. Sitorus, warga DusunV menyatakan kecewa pengerasan jalan seharusnya sampai ke dusunnya ternyata hanya 450 meter, dan ia tidak tahu penyebab pemborongnya nekat berbuat. Ketua Komisi A DPRD Batubara Ustadz Al Ash’ari, Rabu (21/12) menyatakan rasa prihatin atas tindakan kontraktor yang berani mengangkangi bestek proyek yang dianggarkan APBD Batubara 2011 tersebut “Kami akan turun ke lapangan dalam waktu dekat ini mencari tahu kebenarannya,” katanya. (a12)

Camat Marbau Halangi Diklat Karakterdes AEKKANOPAN (Waspada): Camat Kecamatan Marbau Azwar Siregar dinilai terlalu arogansi dan menghalangi kegiatan Diklat Karakterdes Partai Golkar, yang dilaksanakan di Kec. Marbau, di mana secara mendadak camat tidak mengizinkan aula kantor itu dipergunakan. HalitudisampaikanWakilSekretarisDPDPartai Golkar Sumut H Hanafi Harahap SH, di hadapan puluhan kadernya saat membuka Diklat Kader Penggerak Teritorial Desa (Karekterdes) di Kec. Marbau, Kab. Labura, Sabtu (17/12). Menurutnya, sikap yang diperlihatkan Camat sangatlah arogan, karena tidak mengizinkan Partai Golkarmemakaiaulakantortersebutuntukkegiatan diklat. Sehingga, kegiatan itu dipindahkan ke salah saturumahkaderpartaiitu,yangakibatnyasebagian peserta ada yang duduk dibawah pohon sawit. “Saya tidak mengerti kenapa seorang Camat bisa bersikap seperti itu, aula itu kan milik rakyat, siapa saja boleh memakainya. Kalau camat mau jadi Ketua Golkar ada caranya, bukan mengobok obok Golkar,” kata Hanafi yang juga menjabat Korda V DPD Golkar Sumut. Ketua DPD Partai Golkar Labuhanbatu Utara

(Labura), Drs H Daudsyah Munthe MM, mengatakan sebagai kader partai harus ikut mensukseskan kepentingan daerah dan partai, supaya ke depannya visi misi partai mulai hari ini dan kedepannya semakin baik. “Seharusnya anggota DPRD dari fraksi Golkar lebih aktif mengikuti kegiatan seperti ini, sekaligus bisa bertatap muka dengan masyarakat. Sehingga, bisa menampung aspirasi masyarakat untuk diperjuangkan,” kata mantan pejabat bupati Labura itu. Sementara Wakil Ketua DPD Golkar Labura yang juga sebagai moderator pada acara itu menjelaskan, acara Karakterdes seyogianyanya dilaksanakan di aula Kantor Camat Marbau. Namun, sehari sebelum acara dimulai,salah seorang staf dari Kantor Kecamatan melarang gedung itu dipakai atas perintah Camat. Acara Diklat Karakterdes Partai Golkar dihadiri Wakil Sekretaris DPD Golkar Sumut H Hanafiah Harahap SH, Ketua DPD Partai Golkar Labura H Daudsyah MM,Wakil Ketua DPD Golkar Labura H Amir Munthe dan Pimpinan Kecamatan (PK) Kualuhselatan H M Nuh Sihombing. (c08)

Waspada/Budi Surya Hasibuan

PENGUKUHAN Pengurus LCKI Labuhanbatu Periode 2009-2013, di Rantauprapat, Selasa (21/12).

Bupati Kukuhkan LCKI L. Batu RANTAUPRAPAT(Waspada): Mensikapi situasi dan kondisi nasional saat ini, semua mengetahui bahwa kejahatan ada dimana-mana termasuk di dalam birokrasi pemerintahan. Tidak dinafikan, bahwa Kab. Labuhanbatu termasuk salah satunya, demikian kata sambutan Bupati Labuhanbatu, Tigor Panusunan Siregar yang dibacakan Asisten ITata Praja Setdakab Labuhanbatu Karlos Siahaan, Selasa (20/12) pada Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Labuhanbatu periode 2009-2013 di Rantauprapat. Kejahatan itu, katanya, harus dilawan dengan komitmen yang kuat, terutama didorong oleh motivasi dan tujuan yang suci, yakni terwujudnya masyarakat yang sejahtera (prosperty without crime). “Untuk menciptakan situasi ini bukanlah hal yang mudah. Melibatkan semua elemen masyarakat termasuk didalamnya organisasi

kemasyarakatan Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia,” ujarnya. Sementara itu, disisi lain, Ketua LCKI Sumut Drs Parlindungan Sihotang, SE, MSi dalam arahannya menjelaskan pada sifat dan fungsinya menekan bahwa LCKI sebagai mitra Pemerintah dan masyarakat, termasuk dalam hal menerima masukan dan informasi dari masyarakat terkait adanya indikasi tindak kriminal, katanya, LCKI bersifat independen. Ketua LCKI Labuhanbatu, Supardi Sitohang, SE mengakui hal serupa. LCKI Labuhanbatu sendiri, katanya akan menjalin kemitraan dengan berbagai kalangan, khususnya dengan pihak Pemerintah dan masyarakat. “LCKI juga akan melakukandanmenjalinkordinasidenganPemerintah, Penegak hukum dan elemen masyarakat untuk secara bersama-sama melakukan upaya-upaya cegah kejahatan,” jelasnya. (c07)

Ketua Umum DPP KIBAR

Ketua DPC PD B. Bara Korban Rekayasa MEDAN (Waspada): Ketua Umum Dewan Pimpin Pusat Komite Independen Batubara Rembug (DPP KIBAR) Safrizal Elbatubara menegaskan,KetuaDPCPartaiDemokratBatubara Zarhalwi telah menjadi korban rekayasa dan fitnah. Safrizal menyampaikan itu kepada Waspada di Medan, Rabu (21/12), melalui surat elektronik (e-mail) terkait pemberitaan, Selasa, 29 November 2011 hal B3 berjudul ‘Kontraktor Gelapkan Rp300Juta’. Disebutkan,Zarhalwitelahmengalamirekayasa hukum yang dilakukan SH, pegawai Asuransi BumiputrayangpernahmembantuZarhalwi,untuk modalpengerjaanproyeksecarapribadiRp300juta. Diberitakan sebelumnya, setelah diserahkan uang Rp300 juta oleh SH, Zarhalwi menjanjikan keuntungan Rp225 juta dan tidak dikembalikan sampai batas waktu yang telah disepakati. Dalam pemberitaan itu juga disebutkan, SH telah mengadukannya sebagai menggelapkan uang tersebut, di Mapolresta Siantar. Ditambahkan Rizal, sesuai data-data yang telah diserahkan Zar kepadanya, yang dituduhkan

oleh SH bahwa proyek yang ditangani Zar fiktif adalah fitnah dan mengada-ada, apalagi sampai ranah hukum pidana. “Jika mengacu data-data yang ada pada saya, sangat kental unsur rekayasa dalam persoalan ini,’’ungkap Rizal. Dikemukakannya lagi, dalam persoalan ini yang sangat tidak layak terjadi ialah pihak SH, menurut pengakuan Zar, telah melakukan penyanderaandanmemaksaZarmenandatangani sejumlah kwitansi di bawah intimidasi dan sebagai saksinya ada aparat yang ikut bersamanya, dan aparat tersebut juga pernah mengalami intimidasi. Menurut Rizal lagi, jika masih juga SH bermain api, maka akan mengerahkan massa (anak-anak muda Batubara) mendesak Kapoldasu menindak bawahannya yang sengaja bersama SH mengadaada dan bermain-main dalam ranah hukum. Sementara, Syaiful Adham selaku Ketua Umum Pemuda Dan Masyarakat Batubara Beralamat Medan (PEMBARA ALAM) menyatakan, pemberitaan tersebut harus diluruskan dengan memuat keterangan Zar, agar seimbang.(rel/m34)


Sumatera Utara

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

B3

Jalan Sayurmaincat-Pagar Gunung Putus, Delapan Desa Terisolir PANYABUNGAN (Waspada): Hujan yang melanda wilayah Kab. Mandailing Natal (Madina), khususnya daerah Kotanopan satu malam penuh menyebabkan ruas jalan kabupaten antara Sayurmaincat-Pagar Gunung longsor dan abrasi sehingga menyebabkan putus total. Akibatnya, delapan desa yang ada di wilayah ini terisolir dan anak-anak sekolah terpaksa di liburkan karena tidak bisa lewat. Pantuan Waspada, Rabu (21/ 12), titik longsor ada di Km 4,2 Pasir Bulan, antara Simpang Tolang Jae-dan Simpang Tolang Julu sepanjang 150 meter. Material tanah yang longsor bercam-

pur dengan kayu-kayu besar menimpa badan jalan, sehingga sangat menyulitkan bagi warga untuk mengevakuasinya. Sampai pukul 16:00, warga dibantu Muspika Kotanopan masih berupaya

membersihkan material longsor dengan cara bergotong royong, namun mengingat banyaknya tanah yang jatuh pembersihan sangat sulit dilakukan. Selain tertimpa material longsor, badan jalan juga mengalamiabrasisekitar100meter.Kondisi ini tentunya sangat menyulitkan bagi warga untuk membersihkan, apalagi terdapat kayukayu besar yang melintang serta batu-batu yang jatuh dari atas tebing. Sedangkan alat berat yang ditunggu-tunggu warga belum kelihatan, sementara mengingat banyaknyamateriallongsorevakuasiharusdilakukanmelaluialatberat.

Amirudin,50,wargaSimpang Tolang Julu yang ditemui di lokasi longsor mengatakan, longsor ini terjadi sekitar pukul 21:30 tadi malam.Materialtanahyangjatuh cukup banyak, mencapai 150 meter, begitu juga dengan abrasi mencapai 100 meter. Kondisi ini menyebabkanjalaninisamasekali tidakbisadilewatibaikkenderaan roda dua dan empat. Selain itu, longsor ini juga menyebabkan siswa yang berasal dari 8 desa di sekitar desa ini harus kembali ke rumah masingmasing karena jalan ini tidak bisa dilalui. “Padahal, mereka sudah berangkat dari rumah dengan

pakaian lengkap, namun sampai di sini terpaksa balik arah karena tidak bisa lewat. Kita juga telah mengambil inisiatif untuk mempermisikan semua siswa yang berasal dari daerah ini untuk tidak sekolah karena longsor tersebut,” kata Amiruddin. Abu Hasan, 40, Sekretaris Desa SimpangTolang Julu berharap agar Pemkab Madina secepat mungkin menurunkan alat berat untukmengangkutmateriallongsor ini. “Kita berharap Pemkab Madina secepat mungkin menurunkan alat berat, sebab longsor ini sudah terjadi mulai tadi malam,” harapnya. (c15) Waspada/Alpin Lubis

Jalan Menuju Tran Aliaga Sulit Dilalui HURAGI (Waspada): Infrastruktur yang buruk masih menjadi momok bagi daerah Transmigrasi Aliaga Kec. Hutaraja Tinggi (Huragi) Kab. Padang Lawas (Palas) . Kondisi jalan yang sangat sulit dilalui dimusim hujan tersebut selalu menjadi bahan keluh-kesah warga, terutama yang berada di pedalaman. Pantauan Waspada, Selasa (20/12), kondisi yang belum beraspal dan sudah rusak kian sulit dilintasi seiring dengan tingginya curah hujan akhir-akhir ini, sehingga tak jarang perjalan terhalang akibat adanya truk

pengangkut sawit terperosok. “Minggulalusebelummusim hujan jarak tempuh Persimpangan Jalinsum ke Aliaga Unit III sekitar sejam,Tapi setelah musim hujan ini, jarak tempuhnya menjadilebihlama,sampai2jamlebih. Itupun bila mobil truk pembawa sawit tidak ada yang terprosok. Sebab,sebagianbadanjalanmenjadi becek dan berlubang,” terang SuangKupon,33,salahsatuwarga pekerja di kawasan tersebut. Dikatakannya, ada enam titik kerusakan di jalan tersebut. Selama ini, kualitas jalan penghubung antar kecamatan tersebut hanya

berupa pengerasan dan bahkan sebagian jalan masih berupa timbunan tanah liat. Tidak salah jika pada musim penghujan jalan itu sulit dilalui dengan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, karena licin dan berlumpur. Keluhanserupadisampaikan sejumlah pengemudi truk pengangkut sawit yang menempuh rute antardua kecamatan tersebut. Kata mereka, jika hujan lebat terus terjadi, sebagian ruas jalan bakal bonyok saat dilindas roda,

sehingga tak jarang mereka harus bermalam di jalan. “Bila traktor penarik terkendala ke lokasi kerusakan jalan, makadapatdipastikanpengemudi dan kenderaan roda empat yang berada di belakangnya akan bermalam di jalan,” ujar Kosim, pemakai jalan. Menanggapi keluhan tersebut, Camat Hutaraja Tinggi, Harjusli Siregar MM, mengakui buruknya kondisi jalan yang kian sulit dilalui jika musim penghujan tersebut. Katanya, untuk meng-

WARGA dengan dibantu Muspika Kotanopan berupaya mengevuakuasi material longsor dari badan jalan. hindari kemacetan karena kerusakan itu, pihak kecamatan telah bekerja sama dengan PT . Viktor Alam Lestari. (VAL) yang telah menurunkan dua unit traktor dan 10 unit truk ke lokasi kerusakan. Dia bersama Wakil Ketua DPRD Padang Lawas H. Syahwil Nasution dan Ammar Makruf Lubisjugatelahmeninjaukelokasi kerusakan tersebut dan setelah kerja sama dilaksanakan, kerusakan dapat diperbaiki dan lalu lintas lancar kembali.(a34)

Petani Tewas Gantung Diri PEMATANGSIANTAR (Waspada): Petani warga Desa Sukamulia Daludalu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Arman Maulana, 37, mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Keterangan dihimpun dan informasi dari Polres Simalungun, Rabu (21/12), menyebutkan korban diduga mengakhiri hidupnya di dalam kamar tidur rumah orangtuanya di Dusun I, Desa Bandar Silou, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun pada selasa (20/12) pukul 12:00. Korban yang sengaja pulang ke rumah orangtuanya hendak berobat itu, mengakhiri hidupnya dengan menggunakan seutas tali nilon empat meter, ketika rumah orangtuanya sedang sepi. Tali nilon itu diikatkan ke sebatang broti yang melintang di atas tempat tidur, kemudian diikatkan ke lehernya. Saat ditemukan, korban, sudah meninggal dengan kondisi tergantung. Pihak Polsek Perdagangan, Polres Simalungun yang menerima informasi tentang kejadian itu segera tiba di tempat kejadian dan menurunkan korban serta melakukan olah tempat kejadian, memfoto korban dan mengamankan barang bukti terdiri satu potong celana panjang,satupotongcelanadalamdantali,memanggilpetugaskesehatan gunamemastikankorbansudahmeninggaldanmemeriksasaksi-saksi. Namun, ketika korban hendak dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi, pihak keluarga memohon agar korban tidak diotopsi dan mereka sudah pasrah menerima korban meninggal akibat bunuh diri.Berdasarkan permohonan itu, orangtua korban diminta membuat surat pernyataan yang memohon korban tidak diotopsi dan korban diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan. Kapolres Simalungun AKBP M. Agus Fajar H, S.Ik saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas AKP H. Panggabean, SH, Kasat Reskrim AKP M. Adenan AS, SH, S.Ik, MH dan Kapolsek Perdagangan AKP TP. Butarbutar, SH, Rabu (21/12) menyebutkan kasus bunuh diri itu non pidana dan tidak dilanjutkan penyelidikannya. (a30)

JR Saragih Tak Maju Pilgubsu SIMALUNGUN (Waspada): Bupati Simalungun, Jopinus Ramli (JR) Saragih, menegaskan, tidak akan maju dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) periode 2013-2018, meskipun banyak kalangan memintanya. Penegasan itu dikemukakan JR menanggapi adanya dukungan dari sejumlah kalangan dan organisasi kemasyarakatan yang memintanya maju dalam Pilgubsu. “Memang banyak kalangan dan organisais kemasyarakatan yang meminta saya untuk ikut dalam Pilgubsu. Untuk itu saya sampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan. Namun saya tegaskan, saya tidak akan maju dalam Pilgubsu karena masih konsentrasi dulu mengurus Kabupaten Simalungun,” ujar JR, kepada sejumlah wartawan, usai memimpin apel Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman kantor bupati di Pematang Raya, Senin (19/12). Secara khusus dia menyakinkan masyarakat Kabupaten Simalungun, akan tetap bersama-sama hingga masa jabatannya sebagai bupati berakhir pada 2015, untuk mewujudkan perubahan yang lebih baik di bumi Habonaron do Bona. (a29)

Subdenpom I/2-1 Tanah Karo Gelar Operasi Gaktif Jaya Piso BERASTAGI (Waspada): Subdenpom I/2-1Tanah Karo, menggelar razia Operasi Gaktif Jaya Piso, bersama Provos dari kesatuan Kodim 0205, dan anggota dariYunif 125 Simbisa Tanah Karo, di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Kec. Berastagi, Kab. Tanah Karo Selasa (20/12). PantauanWaspada, razia digelar di bawah kepemimpinan Lettu CPM Antonius Sembiring SH, terlihat sejumlah anggota TNI diberhentikan oleh petugas Polisi Militer, dan memeriksa keabsahan surat- surat kendaraan mereka. Selain itu, sejumlah pengguna sepedamotor yang menggunakan antiribut TNI disita oleh petugas. “Razia Jaya Piso kita gelar bersama dengan Provos dari Kodim, dan Yunif 125 Simbisa, guna menertibkan sejumlah atribut Tentara RI, seperti jaket, logo stiker yang ada di kendaraan mereka. Untuk memastikan apakah mereka memang anggota TNI atau bukan. Jika mereka bukan anggota TNI, maka akan kita sita jaket, dan kendaraannya akan kita pertanyakan,” terang Lettu Antonius Sembiring. Dikatakannya, hasil razia tersebut menyita lima jaket berlogo TNI. (c19)

Tiga LSM T. Karo Demo Protes Galian C KABANJAHE (Waspada): Tiga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yakni Penyelamat Nusantara (PN), Badan Anti Korupsi (BAKINDO) dan Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) melakukan orasi dengan cara mendemo menolak adanya galian C berupa dolomit di Kec. Tiganderket, dan Kec. Kutabuluh, dengan mendatangi dan menyegel kantor Dinas Pertambangan dan Energi Kec. Kabanjahe, Kab.TanahKaro,yangdiangaptelahmerusakdaerah,denganmelangar ketentuan Surat Keterangan (SK) Menteri Kehutanan (Menhut) 44 tahun 2005. Pantauan Waspada ratusan aktivis LSM mendatangi kantor Dinas PertambangandanEnergi,dengancaramenyegelkantordiJalanDjamin Ginting Kabanjahe, Rabu (21/12) pagi. Massa tampak emosi. Kordinator lapangan (Korlap) dari LSM LIRA Julianus menumpahkan kekecewaannya kepada Plt Kadis Pertambangan dan Energi. Aktivis LSM mendesak Polres melakukan pengusutan. Aksi dilanjutkan ke Mapolres Tanah Karo dan Gedung DPRD. Di depan Mapolres Tanah Karo, Julianus meminta pihak Polres segeramengusutRobertPeranginanginayangditudingtelahmembiarkan galian C terus aktif di wilayah Kec. Tiganderket, dan Kec. Kutabuluh. Albert Sinurat dari LSM Bakindo mengatakan, agar pengusaha galian C juga harus diusut pihak berwajib karena telah merusak lingkungan Tanah Karo. (c19)

DPRD Tobasa Terima RAPBD 2012 Rp576,9 M BALIGE (Waspada): DPRD Toba Samosir (Tobasa) menerima Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2012 untuk ditetapkan menjadi APBD senilai Rp576.914.905.875 melalui peraturan daerah (Perda) pada sidang paripurna dewan, Rabu (21/12). RAPBD 2012 secara rinci yang diterima DPRD Tobasa, 1. pendapatan, yakni: pendapatan daerah Rp576.041.495.000 dan belanja daerah Rp576.914.905.875 (defisit Rp873.410.875). 2. pembiayaan daerah, yakni: penerimaan Rp3.047.829.500danpengeluaranRp2.174.418.625 (surplus Rp873.410.875). Sidang paripurna dewan dipimpin Ketua DPRD Tobasa Sahat Panjaitan didampingiWakil Ketua Jojor Tambunan dan Rahmat Kurniawan Manullang, sebelum menerima RAPBD 2012 terlebih dahulu mendengarkan pendapat akhir fraksi-fraksi yang disampaikan Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Demokrat, FraksiToba Bersatu, Fraksi PPRN dan Fraksi Persatuan Tobasa. Turut hadir pada sidang paripurna dewan, BupatiTobasa Kasmin Pandapotan Simanjuntak, Wakil Bupati Tobasa Liberty Pasaribu, unsur MuspidaPlus,pimpinanparpol,tokohmasyarakat dan jajaran SKPD Pemkab Tobasa.

Pendapat akhir Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan Ketua FraksiViktor Silalahi mengatakan statement Bupati Tobasa tentang pengobatan gratis diingatkan agar dilakukan dengan pola jaminan kesehatan sesuai pentunjuk UU No.40 Tahun 2004 tentang pengaturan jaminan sosial nasional dengan alasan tidak ada satu ketentuan apapun menjadi acuan dalam pelaksanaan pengobatan gratis. Ketentuan pola kemitraan asuransi akan menjamin jasa pelayanan kesehatan jadi tidak perlu pernyataan pengobatan gratis karena dimungkinkan pertambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari jasa penjamin kesehatan tersebut. kata Viktor, sehingga kurang paham menjadidasartelaahSKPDsehinggadimunculkan program pengobatan gratis. Mengenai jumlah penduduk yang sudah tercover 216.000 orang tapi berdasarkan data BPS sekira 180.000 orang. “Kami sarankan kepada saudara Bupati Tobasa untuk menyikapi hal tersebut agar data kependudukan tampak lebih akuratsehinggadimintasegeradiinstrusikanDinas CatpildanKependudukanlebihkoordinatif,karena jumlah penduduk sangat mempengaruhi jumlah DAU, jumlah Dapem diusulkan KPUD dan jumlah anggota dewan yang akan dipilih,” katanya. (a22)

Warga Sudah Berkali-kali Laporkan PTPN IV Dan PT Palmaris Waspada/Syarif Ali Usman

JALAN kabupaten menuju Tran Aliaga Kec. Hutaraja Tinggi rusak parah dan sulit dilalui seiring dengan tingginya curah hujan akhir-akhir ini.

Oknum Disdik Simalungun Diduga Pungli Guru Peserta Sertifikasi SIMALUNGUN (Waspada): Ratusan guru dari sejumlah kecamatandiKabupatenSimalungun yang akan mengikuti sertifikasi diduga telah menjadi korban pungutan liar (pungli) oknum di DinasPendidikandanPengajaran Kabupaten Simalungun. Besaran uang pungutan liar tersebut cukup bervariasi antara Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per orang. KepadaWaspada, Rabu (21/ 12),salahseoranganggotaDewan Pendidikan Kabupaten Simalungun, Irwansyah, SH mengatakan, dari laporan dan investigasi yang dilakukan pihaknya pada sejumlah guru di beberapa kecamatan di Simalungun, dikutip biaya tidak resmi Rp300 ribu sampai Rp500 ribu. “Sesuai pengakuan guru, pengutipan biaya pendaftaran sertifikasi tersebut dikutip oknum staf di Dikmen (Pendidikan Menengah) Dikjar Simalungun,melaluiseksipengurusan

sertifikasi,” kata Irwansyah. Lebih lanjut Irwansyah menegaskan, masalah pungli yang seringterjaditerhadapgurusangat berseberangan dengan program bupati. Bupati Simalungun, JR Saragih sedang berupaya membenahi dunia pendidikan di Simalungun,tetapimasihadasaja oknum-oknum nakal yang tidak bertanggungjawab yang tujuannya tidak jelas. “Sebagai anggota Dewan Pendidikan, saya sangat kecewa dan berharap ada tindakan tegas terhadap oknum-oknum tersebut,karenatelahmencederaiprogram bupati di dunia pendidikan di bumi habonaron do bona ini,” kata Irwansyah. Ketua Komisi IV DPRD SimalungunDrsJohalimPurbamengatakan dugaan pungli pengurusan sertifikasi guru yang merebak di lingkungan Dikjar Simalungun agar disikapi secara serius dan

KadisdikSimalungunharusdapat menjelaskannya secara terbuka. “Apabila pungli tersebut benar adanya diminta kepada seluruh guru yang menyetor uang kepada oknum staf Disdik Simalungun untuk melaporkan kepada Komisi IV DPRD Simalungun,” pinta Johalim. KepalaDinasPendidikandan Pengajaran Kabupaten Simalungun,AlbertSinaga,yangdimintai tanggapannya terkait dugaan pungli tersebut di ruang kerjanya, Rabu (21/12), mengatakan tidak tahu menahu tentang itu. Dikatakan, pihaknya tidak pernah menginstruksikan kepada staf untuk meminta sejumlah uang kepada peserta sertifikasi guru. “Kita akan cek dulu kebenarannya. Apapun alasannya, kutipan itu tidak boleh dilakukan. Jika itu benar, kita akan beri tindakan tegas terhadap oknumoknum itu,” tukas Albert.(a29)

Korpri Sibolga Upayakan Bangun Perumahan PNS SIBOLGA (Waspada): Dewan Pengurus Korps Pegawai Negeri RI (Korpri) Kota Sibolga akan mengupayakan membantu pembangunanperumahanuntuk anggota Pegawai Negeri Sipil (PNS) di daerah itu yang dinilai masih banyak yang belum memiliki rumah. “Upaya untuk menyediakan perumahan bagi anggota Korpri inimerupakansalahsatuprioritas kerja kepengurusan Korpri Pemkot Sibolga ke depan,” tegas Ketua Dewan Pengurus Korpri Pemkot Sibolga M. Sugeng seusai dilantik dan menerima petaka bendera Korpri di ruang rapat Pemkot Sibolga, Selasa (20/12). Wakil Ketua I Dewan Pengurus Korpri Provsu DR. Arsyad Lubis, MM melantik M. Sugeng yang juga Sekda Pemkot Sibolga, setelah dipilih sekaligus ketua formatur dalam musyawarah KorpriKotaSibolgauntukperiode 2011-2016. Sugengmengatakan,rencana pembangunanperumahanuntuk meningkatkan kesejahteraan anggota Korpri di daerah itu akan disampaikan kepada Wali Kota Sibolga M. Syarfi Hutauruk mengingat Pemkot Sibolga juga sudah memiliki lahan seluas sekitar 2 hektar.

Wali Kota Sibolga M. Syarfi Hutauruk ketika membuka musyawarah tersebut mengharapkan peran Korpri dapat bermanfaat untuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga pegawai dan masyarakat. Anggota Korpri dituntut lebih profesionaldantransparandalam melayani masyarakat. “Jangan persuliturusanmasyarakat,”tegas wali kota yang juga pembina Korpri Kota Sibolga. Sementara Ketua DP Korpri Provsu H. Nurdin Lubis, SH, MM

diwakili Wakil Ketua I DR. H. Arsyad Lubis, MM menegaskan, paradigma Korpri sekarang yang diakuimelaluiPeraturanPresiden sudah berubah, netral dan tidak boleh berpolitik. Selanjutnya Arsyad yang didampingi Ketua Bidang Sosial, BudayadanKemasyarakatanDrs. Simon Pramono melantik kepengurusan DP Korpri Kota Pematangsiantar periode 20112016 yang diketuai Drs. Danover PanggabeanyangjugaSekdaKota Pematangsiantar. (m08)

Waspada/Ist

WAKIL Ketua I DPP Korpri Sumut DR. H. Arsyad Lubis, MM menyerahkan pataka Korpri kepada M. Sugeng yang terpilih sebagai Ketua DP Korpri Kota Sibolga periode 2011-2016.

PANYABUNGAN (Waspada): Aksi dugaan penyerobotan lahan oleh PTPN IV di wilayah Kec. Batahan, Kab. Mandailing Natal (Madina) ternyatasudahberkali-kalidilaporkanmasyarakat. Sampai sekarang tidak ada satu pihakpun yang mampu menghalangi gerak laju pembukaan lahan perkebunan PTPN IV di Batahan. Dan masyarakat harus pasrah meratap pilu lahan mereka di ‘rampas’ investor bermodal dan punya kuasa. Data dihimpun Waspada di lapangan, Kepala Desa Batahan SP.I, Sobirin, sejak tahun 2009 – 2011, terus mengadukan aksi penyerobotan lahan di wilayahnya kepada pihak terkait. Pengaduan terbarunya adalah pada 16 Oktober 2011 melalui nomor surat : 560/066/Kd.BTH-I/2011 telah melaporkan PTPN IV dan PT. Palmaris kepada Bupati dan Wakil Bupati Madina terkait lahan TSM mereka di Bukit Langit Laporan penyerobotan lahan Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM) oleh PTPN IV seluas 580 Ha dan PT. Palmaris Raya seluas 200 Ha, juga telah diadukan warga Batahan I ke Badan Pertanahan Negara (BPN) Madina, dengan surat nomor: 560/042/Kd.BTH-1/2010, tanggal 9

Agustus 2010. Atas dasar pengaduan itu, Kadis Naker Trans saat dijabat Abu Hanifah, SH telah mengadukan masalah penyerobotan lahan transmigrasi ke Naker Trans Sumut tanggal 7 Desember 2009 dengan nomor surat: 560/446/DTK-TR/2009. Dan juga menyurati pihak PTPN IV tanggal 16 November 2008 dengan nomor surat: 560/425/ DTK-TR/2009. Dalam pengaduan Kadis NakerTrans Madina berdasarkan hasil peninjauan lapangan petugas Disnaker Trans tanggal 22 Oktober 2009, di lokasi TSM Batahan I (Peta Kadastral No: 02/18/2008, tanggal 30 Oktober 2008) ternyata telah dibangun oleh PTPN IV antara lain, 1 unit bangunan berupa kantor/perumahan, 2 unit pondasi rumah, dan adanya pembersihan lahan dengan kondisi siap tanam lebih kurang 350 Ha. LokasiTSMBukitLangitBatahanSP.Iitusendiri diterbitkan Peta Bidang Tanah/Kadastral dengan nomor : 02/18//2008, tanggal 23 Desember 2008 oleh Kakan BPN Madina. Namun, belakangan lahan TSM itu makin menciut diduga di serobot PTPN IV dan PT. Palmaris Raya. (c14)

Menjaga Nilai Luhur Lewat Samosir Art MEDAN(Waspada): Perkembanganteknologi yang semakin hari semakin pesat, membuat orang semakin terlupakan dengan warisan nilai-nilai budaya nenek moyang mereka. Hal itu dapat dilihatdarimulaiminimnyaedukasidaninformasi kepada generasi muda, tentang nilai-nilai luhur tersebut. Demikian Ketua Panitia Samosir Art Festival 2011,MariaRTampubolonSabtu(17/12),yangakan menggelar kegiatan di Pantai Pasir Putih Parbaba, Samosir 28 s/d 29 Desember 2011 mendatang. “Kegiatan ini, merupakan salah satu upaya untuk ikut memberikan kontribusi dan menjawab tantangan , untuk tetap menjaga eksistensi nilainilai luhur orang Batak, di tengah gencarnya arus teknologi informasi yang ada,” ujarnya. Dijelaskan, nilai-nilai luhur yang telah diwariskanolehnenekmoyangorangBatak,adalah warisan yang sangat bernilai tinggi, karena di dalamnya diajarkan tentang hidup dan berkehidupan yang baik. “Karenanya, kami merasa berkepentingan untuk menggelar acar semacam ini, karena generasi muda Batak harus terus diajak melestarikan budaya dan nilai luhur nenek moyangnya,” ucap Maria sembari meyebutkan, kegiatan didukung Yayasan Tona Toba Nature dengan ketua pengurus Olan Hutabarat, SE,

M.Hum, dan Nalom Pangaribuan yang berencana membagikan bibit tanaman untuk pengunjung. Dia menambahkan, kegiatan bertema, generasikan berbudaya di Samosir Art festival 2011 ini, akan menyuguhkan berbagai macam kegiatan, baik seni, budaya dan kampanye lingkunganhidupyangbernuanasaBatak.Berbagai macam jenis permainan tradisional, diantaranya Marsungkil, Margala, Marsiada, Marsudani, Mariyeiye, serta berbagai kegiatan tradisonal lainnya seperti“Turi Turian” (mendongeng), Puisi dalam bahasa Batak, Gondang anak anak, seruling batak, Tari Tortor dan Pertunjukan Sigale Gale, akan kembali diangkat dan ditampilkan dalam kegiatan ini. Pihak penyelenggara, sebut Maria, juga mendatangkanpemerhatilingkunganhidupuntuk memberikan binaan kepada para siswa SMU yang juga berpartisipasi di acara ini, dengan harapan dari generasi-generasi muda akan sampai kepada semua orang, pesan tentang bagaima menjaga alam dan lingkungan sebagai bagian kehidupan Manusia. Dukungan penampilan oleh artis batak ternama sepertiYeppy Romero Pangaribuan dan Tongam Sirait, serta penampilan seni teater yang dipimpin Thompson Hutasoit serta artis dan pemain pendukung lainnya tentunya akan menambah semarak acara ini. (m37)

Pemkab Samosir Salurkan Rp3,7 M Bansos Dan Hibah SAMOSIR (Waspada): Pemkab Samosir sepanjang 2011, sudah menyalurkan dana bantuan sosial dan hibah yang sudah diverifikasi Kesos sebesar Rp3,7 miliar. “Bantuan ini disalurkan kepada 75 organisasi kemasyarakatan yang terdaftar di Bagian Kessos. Bantuan hibah dan sosial ini diberikan untuk organisasikemasyarakatan,pembangunanrumah ibadah dan pemberian tali asih untuk korban bencana alam,” sebut Kabag Kessos Sahat M Situmeang menjawab Waspada usai acara Penjelasan Kendalan-kendala Penyaluran dan Pertanggungjawaban Bantuan Hibah dan Sosial TA 2011 di Hotel Dainang, dihadiri Asisten II Herbin Tampubolon, Kadispenka J. Nainggolan, Kabid Anggaran Abdu Nainggolan, Bendahara Bantuan Novenrina Sinaga, Rabu (21/12). Kendala yang dihadapi penerima dana, lanjut

dia,pengajuanproposalseringmelebihihargastandar kabupaten, penerima bantuan sering kali mengajukan proposal di akhir tahun anggaran sehingga pelaksanaan bantuan itu menjadi kurang efektif. Diharapkan tahun mendatang pengajuan proposal dan pertanggungjawaban diusahakan secepat mungkin, karena APBD 2012 sudah ditetapkan akhir tahun 2011, tambahnya. Untuk pertanggungjawaban, sebagian besar penerima bantuan tidak mengerti cara membuat pertanggungjawaban, standar SPJ adalah diawali darisuratpesanan,kwitansidanbonfaktur,imbuhnya. Selain itu keterlambatan penyampaian Surat PertanggungjawabankeDispenkamelewatitahun anggaran. Selama tahun 2011 ini, “Dispenka sudah menyalurkan dana bantuan sosial dan hibah yang sudah diverifikasi Kesos sebesar Rp3,7 miliar,” papar Sahat. (c11)


Opini

B4 TAJUK RENCANA

Sumut Harus Benar-benar Kondusif

K

epala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen PolWisjnu Amat Sastro kembali menekankan kepada seluruh satuan yang bertugas dalam pengamanan akhir tahun untuk tidak member peluang kepada orang-orang yang tidak menginginkan suasana di Sumut kondusif. Tentunya iklim kondusif hanya dapat dicapai bila suasana lingkungan terbebas dari berbagai gangguan keamanan, konflik sosial penegakan hukum, ketentraman dan ketertiban yang konkrit dan konsisten menjadi faktor penting pula dalam mendukung iklim kondusif tadi. Faktor lain yang sering menjadi hambatan dalam proses penegakan hukum adalah masalah koordinasi antar aparat atau instansi penegak hukum sendiri. Kurangnya koordinasi tersebut mengakibatkan penyelesaian kasus-kasus hukum banyak yang terhambat. Kasus-kasus hukum yang telah diiventarisasikan oleh satu instansi kadang tidak dapat ditindaklanjuti oleh instansi lain. Pulihnya kondisi ketentraman dan ketertiban umum dapat meningkatkan kredibilitas dan kewibawaan aparatur penegak hukum. Polisi bersama petugas lainnya sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban sekaligus pengayom masyarakat harus mampu melaksanakan tugas dan kewajibannya secara profesional. Untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi tadi, diperlukan dukungan sarana dan prasarana serta teknologi yang memadai. Disamping itu sikap mental dan perilaku aparat yang adil, profesional dan penuh pengabdian menjadi faktor bagi keberhasilan penegakan hukum, ketentraman dan ketertiban masyarakat. Terdapat berbagai permasalahan yang berkaitan dengan upaya penegakan hukum dan peningkatan ketentraman dan letertiban di tengah-tengah masyarakat. Pertama, belum optimalnya kesadaran dan pemahaman aparat dan masyarakat terhadap berbagai peraturan Intisari perundangan yang berlaku, sehingga berbagai pelanggaran yang terjadi diSumut aman dan kondu- samping mungkin didorong oleh kesensif akan membuat kehi- jangan, untuk sebagian juga diakibatkan oleh lemahnya kesadaran dan pemahamdupan di daerah ini sema- an.Terjadinya perubahan peraturan perundangan yang berjalan dengan cepat, kin membaik. sehingga memerlukan kecepatan dalam adaptasi atau penyesuaian-penyesuaian. Tingginya angka pengangguran dan terbatasnya kesempatan kerja yang ada membuka peluang bagi kemungkinan tingginya potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang muncul di tengah-tengah masyarakat. Belum optimalnya sistem pemeliharaan dan partisipasi gangguan keamanan dan ketertiban yang berbasis masyarakat. Sumatera Utara selama ini terkenal dengan kemajemukan warganya. Heterogenitas warga tadi mampu menjaga keamanan dan kekondusifan wilayah ini. Paling tidak dengan kondisi sedemikian, menurut hemat kita akan menguntungkan bagi dunia investasi di daerah ini. Namun juga yang harus diwaspadai adalah wilayah tetangga yakni Provinsi Aceh yang sekarang memasuki tahapan pilkada. Namun bukan berarti juga Aceh dalam posisi keamanan yang tidak menguntungkan namun paling tidak menuntut kewaspadaan tinggi bagi setiap warga di Sumatera Utara terhadap gangguan terkait kondisi daerah ini. Tentunya harapan Kapoldasu terkait dengan keamanan daerah ini perlu dicermati semua kalangan, artinya masalah keamanan bukan hanya menjadi tanggungjawab kepolisian atau aparatur keamanan semata namun lebih dari itu, bagaimana masyarakat juga bisa menjaga wilayahnya dari gangguan orangorang yang tidak senang dengan kondisi keamanan di daerah ini. Bagaimanapun juga mengatasi kekondusifan keadaan keamanan wilayah sudah harus menjadi bahagian terpenting tentang bagaimana kenyamanan hidup. Jika wilayah sudah kondusif, tentunya orang akan bekerja dan berusaha dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu mari kita jaga bersama kondusifitas keamanan Sumut bukan hanya karena menjelang perayaan hari-hari besar keagamaan namun juga setiap saat dan setiap waktu.****

APA KOMENTAR ANDA SMS 08974718101

Faks 061 4510025

Email komentar@waspada.co.id

+6281376228044 Kita sudah semufakat Qur’an dan Sunnah. Tapi kalo ditinjau pelaksanaan keagamaan sehari2 (termasuk bernafas) semua nya ibadah. Lantas, kita katakan ibadah ini itu tidak ada perintah Rosulullah, maka timbullah pembagian nya (ini ibadah maghdoh itu muamalah, inikan pendapat Ulama). Jadi inti nya kagak usahla menyalahkan amalan orang lain. Allah SWT yang maha mengetahui, wassalam. +6281397111600 Umat Islam harus lebih waspada dengan berbagai bentuk pengkaburan nilai2 Islam yang sebenarnya. Begitu banyak saat ini upaya orang2 tak beradab yang melecehkan nilai2 Islam, antara lain; meminta sumbangan atas dasar pembangunan Masjid, Pesantren, yatim piatu dengan cara datang ke rumah2,kedai2 dll dengan mengabaikan Adab. Ada yang mengatasnamakan dari Panti asuhan P. Brayan km 6 Mdn, dicantumkan nama H.Hamzah.BB sebagai pimpinan dan dari Pesantren di desa Halaban Besitang, Langkat. Demi Islam, mari kita jaga kemurnian agama Islam. +6285765231733 salam buat waspada...: Hukum masih plin-plan ini semua dikarenakan kebodohan para pejabat kita atau karena takut dengan atasan mereka diparlemennya masing2..! buat waspada jangan gentar dengan berita yang semestinya harus juga diberitakan.., Salut buat kru waspada..., silahkan dimuat berita ini...!! +6282165293457 “JANGANLAH MEMBUAT KERUSAKAN DI MUKA BUMI “Wahai pemimpinpemimpin peliharalah bumi ini dari bencana-bencana.tipu menipu.berkata tidak jujur.maksiat.judi.berbohong untuk kebaikan.menutup-nutupi kesalahan orang.sebab apakala skalian orang mendiamkannya saja berarti seluruh ummat mengabaikannya,dan keadaan akan membawa kebinasaan besar bagi seluruh ummat. (KASIHAN ANAK CUCU KITA GARA-GARA PERBUATAN KITA) +628126419931 BANGSA YG besar yang mau menghargai pahlawan pejuangnya, sudah berapa tahun mereka bejuang dari difisi 2, 1, utama. Lantas mau didegradasi, sebetulnya Siapa penghianat&PENGHANCUR PSSI????? +628126329716 Menteri PAN & RB Azwar Abubakar mengatakan STOP Penerimaan PNS dan Honorer, Berarti mereka TDK MENGHARGAI Orang2 yang baru tamat sekolah dan menciptakan pengangguran di Negeri ini,juga menciptakan kriminal. +6283197565856 KHAWATIR KAN BERTAMBAH DALAM Tahan selera sajalah awak . Bilangkan kesi A.H.Siagian Pengacara kita ’tu , supaya tidak KASASI . Karena akan bertambah dalam kurungan kita nanti . Dan ada kemungkinan malah menjadi 05 Tahun nanti . Jangan- jangan lebih dari dugaan . Banyak sudah hal yang demikian . Perbanyak istighfar lah di Salemba nun ! Penutur ; Dato^M NSejok~ Tepi Barat Bandar Raya Deli +6281397874070 Ada tidak Anggota DPR Pusat yang mau mengikuti jejak Alm. Sondang.?He..he. +6281397874070 Kalo Anggota DPR RI turun tangan Masalah Terminal Amplas, jadinya apa kerja Anggota DPR Provinsi & DPR Pemko Medan...? Ada2 saja. +6285277850101 Anggota DPR yg mengusir Wamenkumham di RDP merupakan sikap bocor alias gila. Begitulah kalau belajar etika ke Yunani . Coba kalau belajar etika pada rakyat di desa pasti anggota DPR beretika Indonesia. Seandainya Azis, Bambang dkk berbicara di hadapan rakyat tidak santun begitu pasti muka mereka diludahi rakyat. Benar kata Gusdur sikap anggota DPR seperti sikap anak TK. Trims Waspada atas dimuatnya keMUAKan rakyat ini.

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

Hari (Mengenang Perjuangan Para) Ibu (Untuk Sri Mulyani, Nunun Dan Miranda Swaray Gultom) Oleh Djoko Sugiarno Pelaku korupsi juga ternyata sudah disandang oleh para ibu.Rosalina Manullang,Melinda Dee,Sri Mulyani,Nunun Nurbaity,Miranda Swaray Goeltom adalah raksasa-raksasa koruptor yang diperankan oleh kaum ibu masa kini.

T

anggal 22 Desember ini, kita memperingati Hari Ibu. Akan banyak tulisan dan ungkapan mengenai ibu dengan segala perannya dalam kehidupan kita. Mulai dari peran biologisnya – sebagai orang yang melahirkan kita semua, peran sosiologisnya sebagai pembimbing, penjaga dan pemelihara kita sampai peranperan khusus seperti pejuang kesetaraan gender bahkan sebagai pejuang/pahlawan nasional. Secara biologis, peran ibu memang sangat besar, bukan saja bagi manusia, tetapi juga hewan (maaf). Semua mahluk yang saat ini ada di muka bumi, pasti memiliki ibu biologis. Peran ibu Secara biologis, peran ibu memang sangat mutlak. Tak ada satupun mahluk yang hidup tidak memiliki Ibu secara biologis. Dan tidak sedikit pihak yang mengagungkan Ibu secara biologis seperti ini. Pada kesempatan peringatan Hari Ibu, kerap kita menempatkan Ibu untuk dihormati secara biologis semata. Kemudian, bermuculanlah lagu dan puisi yang meninggikan harkat Ibu secara biologis. Ambil contoh pepatah Arab Aljannatu tahta aqdamil ummahaati (Surga itu terletak di telapak kaki ibu). Itsar itu tidaklah salah, tetapi untuk serta merta menegakkan kehormatan Ibu secara biologis, akan menimbulkan salah tafsir. Pada ibu yang bagaimana ada surga di telapak kakinya. Apakah ibu yang berprofesi sebagai – maaf – wanita panggilan, PSK, pengedar narkoba atau profesi negatif lainnya, berhak merasa memiliki surga di telapak kakinya. Padahal, seorang perempuan – apapun profesinya – jika sudah melahirkan anak,

berhak menyandang predikat ibu. Apakah semua Ibu berhak beroleh kehormatan pada setiap even Hari Ibu? Bagaimana pula dengan Ibu Nunun Nurbaity yang baru pulang dari Thailand. Apakah beliau juga berhak mendapat kehormatan di Hari Ibu kali ini. Jika kehormatan Hari Ibu didasarkan pada peran biologisnya, maka induk Ayam atau Kucing juga harus mendapatkan kehormatan sejenis. Ibu zaman sekarang Tak bisa disangkal, perjuangan genderik RA Kartini telah mengantarkan para ibu untuk berperan setara dengan para Bapak. Semua lini pekerjaan sekarang ini, sudah dapat dinikmati para ibu. Mulai dari presiden, menteri, gubernur, bupati/walikota, camat dan lurah, sudah banyak diperankan oleh kaum Ibu. Bahkan direktur utama perusahaan multinasional, pialang senjata dan pelaku ekonomi sudah bukan lagi monopoli para Bapak. Mau tak mau, peran kesetaraan gender mulai menggeser paradigma kaum Ibu dari peran “3 M” yakni masak, macak, manak. Masak adalah peran wanita (ibu) dalam menyiapkan gizi keluarga. Macak (berdandan) adalah peran wanita dalam menghibur suami (dalam makna luas) dan manak (melahirkan anak) adalah peran regeneratif bukan hanya melahir-

kan, tetapi juga menumbuhkembangkan fisik dan psikis anak sampai dewasa. Peran ibu zaman modern kekinian bertambah dengan 1 M lagi yakni makani (mencarikan nafkah). Sudah banyak kaum Ibu yang (terpaksa) bekerja sebagai tukang becak, kuli bangunan, tukang parkir, sopir busway atau profesi lain yang selama ini hanya pantas disandang oleh kaum bapak. Sangat disayangkan, jika ternyata persetaraan gender juga diikuti dengan peran negatif. Pelaku korupsi juga ternyata sudah disandang oleh para ibu. Rosalina Manullang, Melinda Dee, Sri Mulyani, Nunun Nurbaity, Miranda Swaray Goeltom adalah raksasa-raksasa koruptor yang diperankan oleh kaum ibu masa kini, yang diragukan apakah di telapak kakinya masih ada surga. Walaupun ini bukti kesetaraan gender, tetapi pasti bukan kondisi ini yang diharapkan RA Kartini dulu. Beliau hanya ingin agar potensi intelektualitas kaum perempuan bisa diwujudkan dalam peran aktif positif kaum ibu untuk turut berjuang memajukan negerinya. Keinginan perempuan Indonesia seperti inilah yang kemudian mengerucut dan melahirkan Kongres Perempuan pada tanggal 22 Desember 1928. Inilah yang kemudian menjadi tonggak sejarah perjuangan perempuan yang di kemudian hari dikenang sebagai Hari Ibu. Hari Ibu Karenanya, peringatan Hari Ibu sama sekali berbeda dengan perayaan Mother’s Day, dimana para anak ramai-ramai memanjakan ibunya di hari itu. Hari Ibu yang tanggal 22 Desember itu adalah hari peringatan untuk mengenang semangat kaum Ibu Indonesia saat itu yang tak mau tinggaldigarisbelakangdalammemainkan peranmerebutkemerdekaan.Dalammakna kekinian, Hari Ibu harus diarahkan un-

tukmengembalikansemangatjuangkaum ibu modern dalam mengisi kemerdekaan ini dengan aksi-aksi positif-proaktif, jauh dari makna ibu biologis. Dalam kondisi gender yang sudah relatif tersetarakan saat ini,membangkitkansemangatjuangkaum Ibu adalah dengan mengembalikan peran para Ibu modern untuk ikut proaktif mengembangkan peran positifnya. Paraibumodernbarangkaliharus mengadakan napak tilas Kongres Perempuan Indonesia 22 Dsember 1928. Jika itu dilaksanakan barangkali kesimpulan pentingnyaadalahmengusulkanpengawasan lebih ketat dan melekat terhadap profesi kaum ibu yang berhadapan dengan uang, untuk mencegah keagungan para Ibu tecemar aksi korupsi.Tak lucu rasanya jika Nunun dan Nazarudin bisa bicara dalam kesetaraan gender, membincangkan keberhasilan mereka merongrong dana rakyat.Tak lucu rasanya di saat piranti komputer sudah demikian majunya, seorang ibu seintelek Sri Mulyani sampai bisa kecolongan satu digit ketika mengguyurkan bail out Bank Century. Dus, memperingati Hari Ibu kali ini, rasanya lebih tepat dilaksanakan dengan renungan mendalam untuk memahami mengapa peran kaum Ibu masa kini lebih menonjol dalam urusan korupsi. Apakah sudah pas jika kaum ibu saat ini dilepaskan untukmemainkanperanmerusakperekonomian negeri krisis ini. Padahal masih banyakperanproaktif-positifparaIbuyang berjuang keras mengisi kemerdekaan dengan menjadi guru di daerah terpencil dengan gaji super murah rentan sunat. Kaum Ibu seperti inilah yang seharusnya diberi peran lebih untuk mengaktualisasikanimpiannyadalammengisikemerdekaan dengan ketulusan pengabdian. Peran sentral seperti Sri Mulyani atau MirandaSwarayGultomharussegeradiakhiri, karena akan terus menerus merusak citra dan semangat kaum Ibu masa kini untuk urun rembug sumbang saran memajukan negeri ini. Menjadi tokoh penting itu baik, tetapimenjaditokohbaik,itulebihpenting. Selamat Hari Ibu Penulis adalah Pemerhati Sosial Politik.

Ibu Peduli Generasi Oleh Yulaika Rozie Banyak juga ibu yang menitipkan anaknya di panti asuhan, kepada orang lain,dan bahkan membuangnya di tempat sampah karena lahir tanpa ayahnya.

S

iapakah yang dikatakan ibu? Ibu adalah sosok wanita kebanggan yang melahirkan generasi ke dunia, merawat, membesarkan, membimbing, danmendidikparaputradanputrinyaagar kelak menjadi orang yang sukses. Sungguh jerih payah dan pengorbanannya tidak terbalas dengan apapun.Tidak mengenal lelah mengasuh anaknya, tanpa mengharap balasan. Dia korbankan waktu, tenaga, pikiran, materi, bahkan nyawa sekalipun untuk memperjuangkan anaknya. Itulah sebabnyaibupantasmendapatkantempat yang mulia. Ibu merupakan panutan bagi anakanaknya yang berada di samping ayah. Karena ibu adalah tiang suatu negara. Sedangkan ayah adalah pondasinya. Dianalogikan jika pondasinya kuat maka kuat pula tiang suatu bangunan dan sebaliknya jika tianganya rapuh maka besar pengaruhnya pondasipun akan rapuh sebab tidakmampumenahanbangunantersebut. Tidak jarang ibu juga berperan ganda, ia menjadi ayah sekaligus menjadi ibu dalam kehidupan rumah tangganya.Terkadang anak lupa akan jasa dan kasih sayangnya.Terkadang ayah juga mengabaikankerjakerasnya,tidakmenghormatinya. Sehingga tidak jarang para ibu harus rela pergi ke luar negeri menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang kerap mendapat perlakuankejidarimajikannya.Lantasdimana nuranipemerintahyangmembiarkanpara ibu harus merelakan hidupnya mengais Riyal, Dollar, atau Ringgit untuk keluarganya? Dimana nurani ayah membiarkan istrinya pergi mengadu nasib di negeri orang? Sejarah Hari Ibu Pada mulanya timbul kesadaran pimpinan perkumpulan kaum perempuan untuk mempersatukan diri dalam satu kesatuan wadah mandiri saat Sumpah Pemuda dan Lagu Indonesia Raya dilantunkan pada tanggal 28 Oktober 1928 dalam Kongres Pemuda Indonesia. Saat itu sebagian besar perkumpulan perempuan masih merupakan bagian dari organisasi pemuda pejuang pergerakan bangsa. Selanjutnya,atasprakarsaparaperempuan pejuang pergerakan kemerdekaan pada tanggal 22-25 Desember 1928 diselenggarakan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama kali diYogyakarta. Salah satu keputusannyaadalahdibentuknya satu organisasi bernama Perikatan Perkoempoelan Perempoean Indonesia (PPPI). Penetapan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu ditetapkan pada Kongres Wanita ke-3 yang diadakan di Bandung tanggal 22 Desember 1938. Melalui PPPI terjalin kesatuan semangat juang kaum perempuan untuk secara bersama-sama kaum laki-laki berjuang meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka dan berjuang bersamasama kaum perempuan untuk meningkatkan harkat dan martabat perempuan Indonesiamenjadiperempuanyangmaju. Padatanggal20Mei1956dibangunlahBalai Srikandi yang peletakan batu pertamanya

dilakukan oleh menteri wanita pertama di Indonesia yakni Maria Ulfah. Kemudian seluruh kompleks bangunan pun dibangun dan akhirnya diresmikan oleh Presiden Suharto menjadi kompleks gedung Mandala BhaktiWanitatama pada tanggal 22 Desember 1983. Permasalahan urgen peran ibu Sungguh miris fakta dan fenomena kelam saat ini. Bayangkan jika tidak ada sosok ibu berjuta-juta anak akan terlantar. Melampiaskan hidupnya di jalanan, tempat-tempat hiburan, mengonsumsi obat terlarang, seks bebas, putus sekolah, dan akhirnya mati dalam keterkungkungan. Adajugaparaibuyanghanyasibukberkarir, mengejar sekolah, bisnis, keluar masuk salon, tanpa memikirkan anak-anaknya yang membutuhkan kasih, sayang, dan cinta darinya. Selain itu ada pula ibu yang hedonis, liberal, individualis, hanya berkuatat pada kedudukan, mementingkan pangkat, harkat, dan martabat. Seberapa hebat ibu, ia juga tetap memiliki kewajiban membagi waktu untuk keluarga. Sikapibuyangacuhakanmempengaruhi pola tingkah laku dan perkembangan anaknya. Semasa kecil ibu tidak mau mengurus anaknya, tugas merawat anak diembankan pada baby sister dengan alasan sibuk terhadap rutinitas pekerjaannya. Tidak disangkal sering kali terjadi kekerasan baby sister yang tega menyiksa bahkanpernahterjadikasuspembunuhan yang disebabkan motif dendam baby sister pada orang tua si anak, ada juga beberapa waktu lalu baby sister di JakartaTimur yang baru beberapa hari bekerja menculik anak asuhnya. Kalau sudah terjadi orang tua baru kewalahan. Banyak juga ibu yang menitipkan anaknya di panti asuhan, kepada orang lain,danbahkanmembuangnyaditempat sampah karena lahir tanpa ayahnya. Bayi yang tidak berdosa harus menanggung kepedihan hidup, padahal anak adalah amanahyangkelakakandimintaipertanggungjawabannya. Sehingga marak terjadi sindikat perdagangan manusia (human trafficking). Hal ini jelas mengancam dan menjadi bomerang bagi anak yang dijadikan alat oleh para agen yang tidak bertanggung jawab. Anak di bawah umur menjadi pengamen, pada usia remaja dipaksa melacurkan diri demi kepentingan sekelompok oknum. Berdasarkansumberdaricatatanakhir tahun 2010, Komnas Perlindungan Anak mencatat jutaan anak negeri ini terlantar dan jumlahnya bertambah setiap tahun. Mereka menjadi korban kekerasan, diperjualbelikan, dipekerjakan di luar batas perikemanusiaan. Fakta menunjukkan saat ini, banyak anak-anak menderita akibat deraan psikis, dikekang, diseret ke pengadilan, disalahmengerti dan diabaikan. Anak-anak kita ini kelak akan tumbuh dewasamenjadigenerasiyanghilang.(Blog Wanda Hamidah). Ibu peduli generasi Sulit memang mewujudkan impian yang hanya terkonsep namun tidak ada

pelaksanaannya. Pelaksanaan suatu rencana juga harus ada andil para pencetus atau penggerak. Tentu yang menjadi sasaran adalah ibu itu sendiri untuk dapat mencapai visi-misi realita kehidupan yang bahagia. Namun ibu tidak akan bisa berdiri tanpa adanya dukungan ayah, ayah tidak akan bisa berdiri tanpa dukungan pekerjaan, pekerjaan tidak akan ada begitu saja tanpa ada peran dari pemerintah yang memberikanfasilitasbagirakyatnya.Membuka lapangan pekerjaan dan memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada tanpa mengorbankannya untuk dimiliki oleh bangsa asing, Orangtua, khususnya ibu seharusnya orang yang paling dekat dengan anak karena secara psikologis memiliki kedekatan emosional dan ikatan batin. Maka tugas mendidik anak di rumah lebih cenderung dilimpahkan pada ibu seperti mengajari menulis, membaca, mengarahkan membuat PR dari sekolah, mengajari mengaji. Hal ini karena di sekolah anak hanya memperoleh sekitar 5 jam belajar bersama guru, selain itu ayah sibuk bekerja mencari nafkah. Jika ada ibu yang meniti karir, sesibuk apapun luangkanlah waktu untuk mengajari anak walau hanya mendongengkannya sebelum tidur. Itu sudah merupakan bentuk edukatif ibu terhadap buah hatinya. Ibu yang peduli generasi juga harus mengontrol pergaulan anaknya, mengontrol bukan berarti mengekang namun mengawasidengansiapaanaknyabergaul, apa saja yang dilakukan dengan temantemannya. Bersikap permisif tetapi masih dalam norma agama. Ibu juga berhak menyampaikan pendidikan seks yang benar agar anak tidak terjerumus ke hal-hal yang merusak, misalnya: menceritakan tentang tanda-tanda balig, tidak boleh bergaul denganlawanjenisjikatidakadakeperluan menyangkut pendidikan, tidak boleh membaca buku atau membuka situs internetyangvulgar.Ibuselayaknyamengajak pada kegiatan positif seperti mengajari memasak jika anaknya perempuan, mengajari menyulam, membersihkan area rumah, serta tidak lupa mengajak beribadah untuk membentengi diri. Jika semua hak dan kewajiban orang tuasudahdiberikankepadaanakterutama menyekolahkannyasampaibataskemampuan finansial keluarga. Maka hak dan kewajiban anak terhadap orang tuapun harusada.Agarsemuaberlakutimbal-balik walau tidak sebanding pemberian jasa dan materi yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya. Dalam Alqur’an Allah SWT. berfirman:“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam 2 tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kedua ibu bapakmu”(QS:Luqman:14) Penutup Poret buram yang terjadi membuat kita tergugah untuk semakin lebar membuka mata, telinga, hati, dan cakrawala berpikirdemikeberlangsunganhiduppara generasi masa depan. Sehingga nantinya dari rahim para ibu akan lahir sosok seperti Khadijah, Fatima Az-Zahrah, Aisyah, RA Kartini, Dewi Sartika, Cut Nyak Dien, Nyi AgengSerang,NyaiDahlandanperempuaperempuan berjuta inspirasi lainnya yang akan membawa revolusi menuju ke-

bangkitan umat. Belajardarikegagalanfaktayangterjadi untuk memberangus segala tindak kekeliruandantindakanyangmengancam generasi merupakan tindakan yang bijaksana. Kalau bukan ibu Indonesia yang peduli generasi siapa lagi yang akan menuntun para putar-putri Indonesia untk menakluakan dunia? Begitu mulianya ibu di mata dunia, bahkan di hadapan Alla SWT. Sehingga Allah menjanjikan surge bagi para ibu yang mampu mengemban amanahnya. Semoga semua ibu Indonesia adalah ibu yang peduli generasi. Di tangan ibulah para anak mengenal dunia, sebab anak adalahtitipandantongkatestafetyangakan melanjutkan perjuangan ibu. Jadi sangat jelas kedudukan ibu memiliki peranan penting untuk mencetak generasi yang hebat bukan generasi yang brutal, tidak bermoral seperti saat ini yang melahirkan para koruptor, penjilat, dan penyeleweng. Bisa dikatakan bahwa kaum ibu adalah pejuang yang hebat,pahlawan dalam rumah tangga dan negara sekalipun. Bagiyangmerasasudahmenikahtidak perlu berkecil hati dengan predikat “ibu rumah tangga” yang identik dengan baju daster kumal, bau kompor dan lusuh. Mari kita hilangkanstigmanegatiftentangsosok ibu rumah tangga, kita ciptakan ibu-ibu rumah tanggayangaktif,berprestasi,modern dan sholehah tentu agar kita bisa mencetak generasi yang intelektual, beriman dan bertaqwa. Wallahua’alm bishowab! Penulis adalah Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia, FIB, USU.

Pengumuman Redaksi menerima kiriman karya tulis berupa artikel/opini, surat pembaca. Kirim ke alamat redaksi dengan tujuan ‘Redaktur Opini Waspada’ dengan disertai CD atau melalui email: opiniwaspada@yahoo. com. Panjang artikel 5.000-10.000 karakter dengan dilengkapi biodata penulis dan kartu pengenal (KTP). Naskah yang dikirim adalah karya orisinil, belum/tidak diterbitkan di Media manapun.Tulisan menjadi milik Waspada dan isi tulisan menjadi tanggungjawab penulis.

SUDUT BATUAH * Kapoldasu: Sumut harus kondusif - Kondusif dan kompak! * Wali Kota: Harapan Square berlanjut - Walau berliku, tetap semangat * Aset Pemprovsu disinyalir banyak pindah tangan - Rezeki nomplok, he...he...he

oel

D Wak


Opini

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

B5

Pantaskah Perangkat Desa Berunjukrasa ? Mohon Perhatian Kepala Kejari Binjai Pada tanggal 2 Desember 2011 saya menyurati Kepala Kejari Binjai. Surat itu saya tembuskan ke Kejagung, Menteri Aparatur Negara, Kepala Kejatisu, Plt.Gubsu dan Wali Kota Binjai. Saya meminta Kepala Kejari Binjai sebagai eksekutor untuk menjalankan putusan Pengadilan Tinggi Medan karena sudah inkrach terhadap Adri Rivanto, S.STP Lurah Pahlawan Kecamatan Binjai Utara, kota Binjai yang dijatuhi pidana 2 bulan penjara. Saya juga meminta langsung penahanan Adri ke bagian Pidum (Pidana Umum), tapi mereka menjawab dengan alasan yang tak masuk akal saya. Mereka malah meminta “uang minum-minum” kepada saya. Jika saya berikan baru mereka mau memanggil Adri. Saya terkejut dan kecewa mendengarnya. Saya menolak permintaan mereka karena menurut saya itu “suap”. Saya juga pernah menanyakan kepada salah seorang dari Pidum melalui SMS dan jawabannya “Sorry aku lagi sibuk”. Saya menilai masalah penahanan Adri tidak serius ditangani pihak Pidum di Kejari Binjai dikarenakan saya tidak mau memberikan “uang minumminum” kepada mereka. Melalui surat pembaca di Harian Waspada ini saya meminta agar Kepala Kejari Binjai menindak dan memberikan sanksi tegas kepada “oknum-oknum nakal” yang berada di lingkungan Kejari Binjai. Dan saya juga meminta agar penahanan Adri secepatnya dilaksanakan mengingat masalah ini sudah sangat terlalu lama belum selesai juga. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang siapa orangnya supaya ada efek jera pada pelakunya. Jika tidak ada tanggapan dari pihak Kejari Binjai, saya akan melaporkan masalah ini ke Kejagung dan Kejatisu. Tiur Wahyuni Zulyanti Simatupang, S.Sos, MAP Korban KDRT (Mantan istri Adri Rivanto, SSTP)

Perayaan HUT SMK Negeri 1 Tanjungpura Peringatan HUT SMK Negeri 1 Tanjungpura yang ke-44 yang jatuh pada 7 Desember- 2011 berjalan lancar dan bisa dikatakan sukses. Bagaimana tidak, selama SMK Negeri 1 Tanjungpura berdiri hingga usianya yang ke-44 baru kali ini dirayakan di bawah kepemimpinan Bapak Drs.Amiruddin. Dalam perayaan tersebut digelar beberapa kegiatan yang diikuti pelajar tingkat SMA sederajat se-kecamatan Tanjungpura. Adapun kegiatan tersebut adalah pertandingan bola volly, pidato bahasa Inggris, cipta dan baca puisi, serta seni tari daerah. Dalam kegiatan ini juga diadakan pemberian santunan kepada beberapa anak yatim yang ada di sekitar wilayah sekolah. Selain itu juga dilaksanakan peresmian papan plank nama sekolah yang baru dan diresmikan oleh Drs. Syamsumarno,MAP selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat. Di akhir acara Syamsumarno dalam kata sambutannya memberikan apresiasi yang cukup baik kepada SMK Negeri 1 Tanjungpura yang terus melakukan perubahanperubahan ke arah yang lebih baik. Diharapkan SMK Negeri 1 Tanjungpura mampu mencetak tamatan-tamatan yang unggul dan handal sehingga mampu bersaing di dunia usaha dan dunia industri baik lokal maupun internasional. Aneka jus jadi suguhan Nasi gurih jadi sarapan Terus panjatkan doa kepada Tuhan Moga SMK N 1 Tanjungpura terus di depan Terakhir jayalah terus SMK Negeri 1 Tanjungpura SMK BISA!!! Hormat saya Sukardi, S.Pd

Foliopini

Dedi Sahputra dedisahputra@yahoo.com

Ibu Setiap pagi pergi sekolah, prosesi keberangkatananakkamikesekolahseringdiwarnaihiruk pikuk. Dari mulai dari rebutan kamar mandi, kaus kaki yang entah di mana, PR yang belum dikerjakan,sampaipertengkaranantarasisulung dengan adiknya. Yang terakhir ini yang paling menonjol. Sifat cemburu si sulung pada adiknya membuat masalah sekecil apapun bisa muncul menjadi pertengkaran; jumlah helai mie di piring makanan, bekal air minum yang lebih sedikit, atau kasus kaki yang lebih bersih. Tidak jarang ibu mereka sewot karena kemarahannya. Tidak jarang pula ibu mereka -menyerah dan melaporkan kepada saya. Maka saya pun tampil sebagai seorang “Ratu Adil” yang membereskan semua masalah. Kalau sudah memuncak begini biasanya saya langsung pasang muka sangar. Yang ini harus begini.., yang itu harus begitu.., cepaaaat...., kata saya, terkadang sambil menahan geli dalam hati. Malam menjelang tidur, istri saya sering menceritakan kelakuan anak-anak itu yang membuatnya stress. Si sulung yang hobi mengganggu adiknya, si gadis kecil yang suka menjerit melengking ketika diganggung abangnya.Belumlagidisibungsu yang kadang tak mau lepas pangkuan dari ibunya. ‘’Waduh, capek adek..,’’ katanya. Tapiceritacapekituselalunya diiringi dengan ceruta lucu anakanak itu. Si sulung yang sudah bisa berkata panjang lebar mirip politisi ulung ketika sedang membela dirinya. Si gadis kecil yang suka bicara diselingi imajinasinya. Belum lagi kalau dia sudah bernyanyinyanyi dengan aransemen dan lirik yang dikarang sendiri. Si bungsu yang bicara dan tingkahnya menggemaskan. Namun ketika hendak dicium dialantasberkata,“Stop,”sambilmengembangkantelapaktangannya.Istrisayamasihbercerita, kali ini sambil tertawa. Begitu rupanya kisah anak-anak dengan ibunya,betapapunmelelahkanmendidikanakanak itu, selalu ada penawar di sana. *** Lelaki itu sungguh pantas ditiru. Cinta, kasih sayangnya kepada sang ibu sungguh bukan sebataskata.Diamenggendongibunya,bahkan ketika sedang thawaf mengelilingi Ka’bah. Melelahkan pasti, tapi kebahagiaan memenuhi dadanya. Adalah seorang lelaki yang bertekad menuntaskan pengabdiannya kepada sangibu. Dia bahkan memandikan dan membersihkan ibunya yang lumpuh itu dari hadast-nya. Dia melakukannya dengan kadar ikhlas di dalam

hati. Maka kepada Rasulullah SAW lelaki yang menggendong ibunya itu bertanya. “Apakah (denganini)sayatelahmelaksanakankewajiban sayakepadanya?”DandengarlahjawabanRasul ketika itu,“Tidak.Tidak sebanding dengan satu kali melahirkan.” Tak sebandingkah? Cobalihatlah.Kitaadalahruhyangdititipkan didalamrahimsangibu.Kitamembenih,menggumpal sebelum menggeliat ketika ruh itu ditiupkan. Di dalam sunyi itu ada ibu dengan naluri menghidupi. Naluri inilah juga yang merelakan ruhnya dipertaruhkan demi mengeluarkan ruh yang dititipkan itu. Bahkan dalam tumbuh dan kembang ruh itu, naluri menghidupi sang ibu tak surut. Dia bisa jadi lebih perkasa dari ksatria manapun,diabisajadilebihberani dari pendekar manapun, dan dia bisa jadi lembut melebihi bidadari manapun. Naluri melindungi dan menghidupi. Itu kata kuncinya. Kalau engkau merawat dan mengabdi kepada ibumu sambil menunggu kematiannya, maka ibumu merawat, mengasuh dan menjagamu untuk kehidupanmu. Setiap centimeter pertumbuhan fisikmu, setiap geliat perkembangan mentalmu, setiap kali pula memekarkan jiwaj-jiwa bahagianya. Inilah yang membuat doa ibu sering mewujud nyata, karena dia berupaserpihan-serpihanjantung, hati, jiwa dan raga yang dihantarkan langsung kepada Sang Pencipta. *** Tapi tak semudah itu juga. Apakah semua wanita itu ibu? Pertanyaan yang tersirat dari pernyataan Yusuf Qardhawi: wanita sebagai ibu. Ibu adalah perempuan yang menanamkan kemuliaan dan menjauhkan anakanaknya dari kerendahan. Ibu adalah perempuan yang memenangkan seruan kebenaran melawan seruan perasaannya. Ibu adalah jiwa yang melindungi tanpa mempedulikan keselamtan dirinya sendiri. Ibu adalah jiwa yang mengorbankan apa saja, termasuk perasaannya demi kebahagiaan anaknya. Lihatlah Khansa dalam peperangan Qadisiyah. Dialah ibu yang mendorong empat anaknya dan berpesan kepada mereka untuk berani maju ke depan dan teguh menghadapi peperangan. Dia memantapkan jiwa anak-anaknya dengan kata-kata yang menarik dan menumbuhkan semangat. Semantap jiwanya ketika mendengar kabar syahidnya keempat anaknya itu.(Vol.277,22/ 12/2011)

Kolom foliopini dapat juga diakses melalui http://epaper.waspadamedan.com

Oleh H. Irham Taufik Umri, SH, MAP

pembahasan rancangan undang-undang tentang desa.

Fenomena aksi unjuk rasa yang dilakukan kepala desa dan perangkatnya menunjukkan kepada kita telah terjadi anomali (keanehan) pada jati diri kepala desa.

Anomali Fenomena aksi unjuk rasa yang dilakukan kepala desa dan perangkatnya menunjukkan kepada kita telah terjadi anomali (keanehan) pada jati diri kepala desa. Selama ini sosok kepala desa dikenal bersahaja, nrimo,manut, santun dan tidak banyak tuntutan. Jauh sebelum presiden dan kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat, kepala desa lebih dulu dipilih langsung oleh masyarakat yang berada di wilayahnya. Sebagai pamong, kepala desa menjadi suri teladan dan panutan dalam mengayomi rakyat di wilayahnya. Selain itu performance mereka terkesan lugu, jauh dari permainan politik praktis. Akan tetapi tiba-tiba mereka tanpa dapat dihempang melakukan tindakan di luar kepatutan. Melakukan unjuk rasa dengan tampilan beringas, sangar dan garang bahkan mempertontonkan perbuatan tak terpuji yang jauh dari mind set dan performance seorang pamong. Adalah hal aneh bila mereka menentang, melawan kebijakan pemerintahsertamelakukan tuntutan dengan pemaksaan kehendak menuntut pendirian partai politik, menolak kebijakan BLT dan pembahasan RUU tentang desa. Mereka seolaholah tidak memahami atau tidak peduli sistem pemerintahan yang berlaku di negeri ini. Padahal hakikinya mereka adalah bagian dari pemerintahan. Sudah jelas sistem pemerintahan berdasarkan konstitusi yang dimuat dalam Undangundang Dasar 45. Selanjutnya dijabarkan dalam peraturan perundang-undangan secaraberjenjang.Separationofpower(pemisahan kekuasaan) dan division of power (pembagian kekuasaan) juga cukup jelas, baik kekuasaan eksekutif, legislatif maupun yudikatif. Khusus kekuasaan eksekutif yang menyelenggarakan pemerintahan merupakantotalitasatausatukesatuansecaraberjenjangdimulaidaripresiden,gubernur,bupati/ walikota, camat hingga unit pemerintahan terkecil yaitu kepala desa/lurah. Dengan demikian dalam struktur pemerintahaniamerupakanpemimpinpemerintahan terendah yang langsung berhadapan dengan rakyat pedesaan. Oleh karena itu dari segi etika pemerintahan aksi dan tindakan yang dilakukan kepala desa dan

U

njuk rasa kepala desa dan perangkatnya kembali dipertontonkandidepanIstanaMerdeka baru-baru ini. Dengan mengerahkan ribuan orang dari seluruh Indonesia khususnya pulau Jawa, mereka berhimpun di Jakarta menumpang kenderaan truk dan buslantasberhentididepanpintuSekretariat Negara. Di tempat itu pengunjuk rasa silih berganti melakukan orasi layaknya mimbar bebas. Diselang selingi yel-yel tuntutan melalui pengeras suara, membuat suasana sekitar SekretariatNegaradanIstanaMerdekahingar bingar. Seminggu sebelumnya mereka juga melakukan aksi serupa dengan massa yang jauh lebih lebih besar sehingga memacatkan aruslalulintas.Bahkanmerekainginmerangsek masuk ke halaman istana. Namun keinginan mereka tidak kesampaian karena dihadang petugas keamanan sehingga bentrok dengan aparat tak terhindarkan. Terjadi dorong-dorongan dengan polisi sehingga di antara pengunjuk rasa ada yang jatuh dan terluka.Tuntutan mereka agar pemerintah segera menyerahkan Rancangan Undang-undang tentang Desa kepada Dewan Perwakilan Rakyat untuk dibahas dan disahkan.Tuntutan ini merupakan rentetan dari aspirasi mereka dua tahun lalu tepatnya pada 22 Februari 2010. Saat itu kepala desa dan perangkatnya berunjukrasa namun sebatas mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat di Senayan. Parade nusantara Unjuk rasa kepala desa dan perangkatnyasepertinyasudahmenjaditrenddinegeri ini. Kalau kita telisik perkembangan aksi kepala desa dan perangkatnya, diawali ketika merekamembentukwadahtempatberhimpundengannomenclaturParadeNusantara. Wadah yang didekralasikan 3 April 2007 di Mojokerto dibentuk oleh 52 perwakilan kepala desa yang mengaku sebagai pendiri organisasi itu. Turut hadir pada deklarasi mantan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal (Purn) Ryamizard Ryakudu, politikus Marwah Daud Ibrahim, KPJH Teja Wulan dan lain-lain. Pendiri Parade Nusantara mengklaim didukung oleh 72.000 kepala desa beserta perangkatnya yang tersebar di 28 provinsi negeri ini. Setelah mendeklarasikan terbentuknyaParadeNusantara,ribuankepaladesa yang umumnya berasal dari pulau Jawa dan Bali meninggalkan posnya datang ke Jakarta. SelamaberadadiibukotadipimpinKetuanya

SudirSantosodanpendiri,secaraterkoordinir melakukan aksi unjuk rasa di kantor Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia untuk mendaftarkan Partai Parade Nusantara agar dapat ikut sebagai peserta pemilihan umum pada tahun 2009. Argumentasi keinginan mereka untuk berkiprah dalam politik praktis didasarkan kepala desa tidak ada pensiun sebagaimana layaknya pegawai negeri sipil,TNI dan Polri. Jikamasajabatankepaladesasudahberakhir, mereka akan menjadi rakyat biasa. Oleh karena itu diperlukan kenderaan politik sebagai jembatan menuju anggota DPR atau DPRD. Untuk mensteressing tuntutan, dari KementerianHukumdan HAM mereka bergerak ke Kementerian Dalam Negeri. Aksi unjuk rasa yang dipertontonkan mereka terkesan tidaksimpatik.Disampingmemblokirjalan, mereka meneriakkan yel-yeldengansubstansi diberikan hak untuk berpolitik. Uniknya aksi mereka diiringi tindakan tidak terpuji dengan membuka pakaian seragam beserta atribut yang melekat di bajunya. Dengan bertelanjang dada mereka menginjak-nginjak baju seragam tersebut. Tidak sampai di situ, mereka juga dengan beringas membakar baju seragam yang dikenakannya sebagai uniform dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Kendatipun aksi Kades dan perangkat desa cukup mengejutkan atmosfir pemerintahan, namun keinginan mereka untuk ikut berpolitik praktis tidak digubris pemerintah. Setahun kemudian kembali mereka melakukan aksi unjuk rasa. Mirip seperti gerakan mahasiswa, mereka secara terang-terangan dan vulgar menolak kebijakan pemberian Bantuan LangsungTunai (BLT)yangdigelontorkanpemerintahsebagai program menanggulangi kemiskinan. Penolakan kebijakan BLT itu seirama dengan aspirasi yang disuarakan beberapa partai politikketikaitu.Setelahvakumselamaempat tahun tiba-tiba, kita disentakkan kembali dengan aksi unjuk rasa kepala desa dengan tuntutan yang mengangkat isu percepatan

perangkatnya tidak pantas dan jauh dari norma kepamongan. Ibarat bahasa pasaran apa yang dilakukan kepala desa dan perangkatnyaterhadappemerintahatasandiistilahkan“jeruk makan jeruk”. Memang di era reformasi,kebebasanmengeluarkanpendapat melalui unjuk rasa sah-sah saja dilakukan dan dibenarkan Undang-undang. Akan tetapi asas kepatutan dan kepantasan jangan pula diabaikan dan sejatinya harus dijunjung tinggi di negeri ini. Selain itu dari aspek pelayanan publik, tindakan kepala desa meninggalkan wilayahnya berhari-hari ke Jakarta merupakan pengingkaran terhadap sumpah dan janji ketika dilantik untuk memegang jabatan. Betapa kecewa warga di wilayahnya ketika mempunyai urusan di kantor kepala desa, akan tetapi kepala desa dan perangkatnya tidak berada di tempat karena sedang berunjuk rasa. Padahal warga sangat membutuhkan pelayanan segera seperti pemberian raskin (beras miskin) yang menyangkut hajat hidup rakyat, KTP Elektronik, jual beli tanah dan sebagainya. Interest politik Melihat tuntutan yang diusung kepala desa dan perangkatnya melalui aksi unjuk rasadiindikasikanmerekatelahterkomtaminasi dengan aroma politis. Syahwat mendirikan partai politik dan menolak kebijakan BLT sebagai salah satu contoh nyata. Bahkan gerakan mereka terkesan oposan terhadap pemerintah. Sangat memprihatinkan jika mereka menjadi tunggangan gerakan politik untuk melawan dan menjatuhkan kredibilitas pemerintah. Seharusnya kepala desa sebagai garda terdepan pemerintahan berkewajiban mengamankan dan melaksanakan setiap kebijakan pemerintah selaku atasan. Jika ada masalah terutama menyangkut eksistensi kepala desa dan perangkatnya dapat diselesaikanmelaluiforuminternaldenganprinsip musyawarah, tanpa aksi frontal di jalanan. Sudahsaatnyapemerintahc/qKementerian Dalam Negeri melakukan revitalisasi terhadap keberadaan aparatur desa terutama kepala desa. Salah satu upaya antisipasi yang perlu dilakukan adalah melakukan rekrutmen kepala desa melalui seleksi dengan persyaratan yang ketat. Selanjutnya kepala desa terpilih diberikan pembekalan yang kompherehensip tentang sistem pemerintahan negara kesatuan Republik Indonesia, wawasan kebangsaan inklusif pendidikan etika. Last not but least eksistensi Parade Nusantara sebagai wadah berhimpunnya kepala desa dan perangkatnya dilikuidasi, karena sudah tercemar dan dilumuri“interest politik” yang merusak tatanan dan etika pemerintahan di negeri ini. Penulis adalah Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Kota Tebingtinggi.

Kerajaan Peureulak Riwayatmu Kini (Memperingati Haul ke-1.208 Sulthan Alaidin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah) Oleh Iskandar Usman Al-Farlaky, SHI KitaharusmampumenyakinkanbahwasitussejarahPeureulak bukan milik Aceh saja, tapi milik dunia internasional.

“B

angsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah”. Begitulah petikan kalimat mantan Presiden RI pertama Ir Soekarno sehingga mampu menginspirasi-kan kepada bangsa Indonesia untuk meme-lihara peninggalan sejarah bangsa. Khu-susnya di Aceh, tidak sedikit pula pening-galan sejarah yang masuk kategori“hidup segan mati tak mau”. Apakah pemerintah sebagai lembaga resmi yang memiliki tanggung jawab tersebut tidak tahu atau tidak mau tahu. Seperti halnya situs peradaban peninggalan kerajaan Islam Peureulak yang kini seakan terlupakan. Padahal situs tersebut merupakan tonggak sejarah masuknya Islam pertama sekali ke Asia Tenggara. Ber-dasarkan catatan yang ada, pada era Menteri Agama RI Munawir Sazali, memang sempat digelar acara massif dan berakhir dengan lahirnya pencanangan pembangunan Monumen Islam Asia Tenggara (MONISA). Ketika itu muncul tokoh-tokoh penggagas, seperti almarhum Arifin Amin dan to-koh sejarawan Aceh almarhum Prof Ali Hasjmy. Keduanya melakukan berbagai upaya sehingga acara peletakaan batu pertama pembangunan MONISA terlaksana dengan baik. Ribuan warga Peureulak sekitarnya berduyun-duyun datang guna menyaksikan acara fenomenal itu. Sebelumnya sempat pula digelar seminar pada tahun 1980-an di Kuala Simpang yang diikuti perwakilan sejumlah negara Asia Tenggara, sehingga lahirlah rekomendasi bahwa Peureulak merupakan daerah pertama masuknya Islam di Asia Tenggara. Berselang tidak lama kemudian, pencanangan MONISA sebagai monumen masuknya Islam pertama pun tinggal kenangan. Yang tersisa hanya maket bangunan MONISA yang kini sudah tak terlihat bentuknya lagi. Lokasi yang semula akan dijadikan bangunan MONISA di Desa Paya Meuligoe juga bernasib sama, sudah ditum-buhi ilalang. Hanya ada bangunan kecil yang sempat dijadikan sekolah tingkat tsanawiyah. Kuburan para raja Peureulak juga tak terurus dengan baik. Kecuali itu, berbagai tempat bersejarah milik kerajaan lain tidak terurus seiring dengan meninggalnya para pencetus sejarah di sana. Dua tahun sempat dilakukan pencarian kitab Idhahul Haq, kitab yang mengupas tuntas sejarah dan memperkaya khasanah fakta sejarah Peureulak. Namun sampai kini ia masih menjadi misteri yang belum terungkap. Pun begitu, penulis sempat melihat foto copy sampul Idhahul Haq pada Bapak Yahya, tokoh masyarakat di Paya Meuligoe.

Banyak yang berharap, situs kerajaan Peureulak kembali bangkit dan dapat mengukir tinta emas sejarah dengan mengingatkan siapa moyang kita sebenarnya. Dua tahun yang lalu saya sempat ngobrol panjang dengan rekan saya, Fikar W Eda, seorang pegiat sejarah dan sastra di Jakarta. Fikar ketika itu sempat mengusulkan adanya program seni budaya untuk mendongkrak situs kerajaan Peureulak yang notabenenya sebagai kerajaan Islam Tenggara harus diga-lakkan. Menurut Fikar, di pulau Jawa Gatot Kaca yang hanya tokoh dalam dongeng bisa jadi sejarah, sementara di Aceh lamalama sejarah akan jadi dongeng. Pernyataan Fikar bukan tidak tepat dengan kenyataan selama ini, bahwa banyak situs sejarah dan nilai-nilai budaya di seluruh Aceh nyaris pudar. Generasi muda banyak yang tidak memahami akan sejarah keAcehan yang ada. Maka, sangat pantas, bertepatan dengan haul kesulthanah Peureulak ke1.208 H Sulthan Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah yang dilaksanakan, Rabu (30/ 11) di Desa Bandrong, Peureulak Kota, Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Timur dapat memperha-tikan situs dengan cara melakukan langkah- langkah konkrit. Seperti kampanye untuk men-dapat dukungan dari dunia Islam ter-masuk dari negara- negara di Asia Tenggara. Kita harus mampu menyakinkan bahwa situs sejarah Peureulak bukan milik Aceh saja, tapi milik dunia internasional. Haul sulthan yang akan dihadiri Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, diharapkan tidak hanya menjadi acara seremoni belaka yang menghabiskan uang jutaan rupiah. Harus ada sebuah rekomendasikan agar pemerintah sungguh-sungguh memperhatikan situs sejarah tersebut, agar tidak tinggal kenangan saja. Pemerintah semestinya bisa menganggarkan dana pembangunan monumen atau mencari dana dari pihak ketiga. Sehingga acara yang telah dikemas dengan doa bersama bertempat di area makam sulthan benar-benar bermanfaat. Dari kunjungan Gubernur Irwandi, ada sesuatu yang dapat membuat warga lega, ia berjanji akan mengalokasikan dana untuk pemugaran situs sejarah kerajaan Islam Peu-reulak melalui Dinas Pariwisata Pemprov Aceh. Gubernur menyampaikan langsung saat memberi kata sambutan di hadapan seribuan warga pada peringatan Hari Ulang Tahun (Haul) ke-1.208 H, Sulthan Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah, kesulthanah kerajaan Islam Peureulak yang menyebar-kan agama Islam ke Asia Tenggara itu. Kita berharap apa yang disampaikan Gubernur Irwandi bukan hanya janji

semata menjelang Pilkada di Aceh. Namun harus benar- benar direalisasikan sehingga masyarakat puas dan sejarah terpelihara de-ngan baik. Selain itu, Irwandi juga menyampaikan, bahwa Sulthan Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah adalah pahlawan sekaligus sosok kebanggaan rakyat Aceh. Ia menya-rankan agar peringatan Haul sebaiknya dilaksanakan setahun sekali. “Beliau (sulthan) adalah The Faunding Father yang menanamkan jejak sejarah Islam di Asia Tenggara ini tepatnya 1 Muharram 225 H,” ujarnya. Lintas sejarah Berdasarkan amatan penulis, kawasan kerajaan yang dikenal dengan sebutan Ban-dar Khalifah (tempatnya para raja) kini tidak lagi berbekas sama sekali. Tulisan pada makam-makam para raja terus memudar. Bahkan, sejumlah makam dengan pahatan tu-lisan kuno telah longsor ke sungai. Sisa-sisa kebesaran kerajaan Peurelak kini nyaris hilang. Peureulak tempo dulu dikenal dengan khazanah budaya Islamnya. Kerajaan yang sudah memiliki mata uang sendiri sempat tersohor ke negeri China dan disegani pula. Kuburan para sulthan di Desa Bandroeng juga tanpa adanya pemugaran yang berarti. Selain itu, sejumlah situs lain seperti kulam Banta Ahmad yang konon menge-luarkan piring kerajaan dan kuburan Prabu Tapa di Desa Kabu, juga tak mendapat perhatian. Padahal di sana juga pernah tercatat sejarah kegagahan seorang putri yang ber-nama Nurul A’la sebagai laksamana hebat kala itu. Makamnya kini terdapat di Krueng Tuan, Ranto Peureulak. Pada pintu masuk dari kota Peureulak menuju ke Bandar Khalifah (Paya Meuligoe) terpajang pamplet berukuran kecil yang sudah lapuk. Gagasan pembentukan Monisa juga tidak pernah terwujud sampai hari ini. Satu-satunya cara untuk menguatkan sejarah Peureulak adalah kitab catatan dari buku Abu Ishak Al-Makarani dalam Risalah Idharul-Haq Fil Mamlakatil Peureulak, yang menggambarkan Peureulak sebagai bandar perdagangan yang sangat ramai dikunjungi tahun 173 Hijriah atau tahun 800 Masehi. Karena itu pula Peureulak disebut sebagai salah satu kota peradaban tertua di Aceh. Sebelum Nabi Muhammad SAW lahir, orang-orang Parsi telah mengenal nama negeri Peureulak dengan sebutan Taji Alam. Kemudian sekitar tahun 670 M seorang bangsawan Parsi yang selama pengemba-raannya telah kawin dengan seorang puteri Siam datang ke Taji Alam dengan maksud berdagang. Bangsawan inilah yang menu-runkan raja-raja Kerajaan Peureulak. Dise-butkan bahwa pada tahun 173 H. (800 M) sebuah kapal yang membawa 100 orang angkatan dakwah yang terdiri dari orang-orang Arab Quraisy, Palestina, Persi dan India di bawah pimpinan Nakhoda Khalifah

berlabuh di bandar Peureulak. Kendati mereka datang sebagai pedagang, namun masing-masing mempunyai keahlian khusus, terutama dalam bidang pertanian, kesehatan, pemerintahan, strategi dan taktik peperangan dan masih banyak lagi. Keahlian dimiliki itu secara berangsur-angsur mulai diterapkan kepada penduduk asli daerah Peureulak. Rupa-rupanya kegiatan mereka di daerah yang baru ditempati itu mendapat simpati rakyat, sehingga dalam waktu relatif singkat para angkatan dakwah dengan tidak banyak menghadapi rintangan berhasil mengajak penduduk asli untuk menganut agama Islam. Kemudian mereka juga mengawini putri-putri dari Peureulak; malah salah seorang pemuda Arab Quraisy dari rombongan nakhoda khalifah itu, yang bernama: Saiyid Ali berhasil kawin dengan putri istana Peureulak, yaitu dengan adik kandung Meurah Syahir Nuwi. Dari perkawinan ini lahir Saiyid Abdul Aziz yang kemudian dikawin-kan pula dengan anak sulung Meurah Syahir Nuwi yang bernama Putri Makhdum Khudaiwi. Perkawinan ini merupakan landasan bagi terwujudnya kerajaan Islam di daerah Peureulak. Sebagaimana disebutkan Idharul Haq, bahwa pada hari Selasa, tanggal 1 Mu-harram 225 H (840 M) Saiyid Abdul Aziz res-mi dinobatkan menjadi Sultan Kerajaan Islam Peureulak pertama dengan gelar Sultan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. Beriringan dengan pengangkatan Sultan pertama itu, ibu kota kerajaan Bandar Peureulak dipindahkan agak ke pedalaman dan namanya diganti dengan Bandar Khalifah. Sebagai kenang-kenangan kepada Nakhoda Khalifah yang telah berjasa membawa angkatan dakwah ke Peureulak (letaknya kira-kira 6 Km dari kota Peureulak sekarang dan kota tersebut sampai kini masih ada). Sultan Abdul Aziz memerintah sampai tahun 249 H (864 M). Setelah pemerintahannya, menurut Idharul Haq, ada 17 orang lagi sultan yang memerintah di Peureulak. Dengan demikian selama berdirinya kera-jaan Islam Peureulak terdapat 18 orang sultan dan salah satunya Sultan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah (225-249 H = 840-864 M). Tidak hanya itu, Marco Polo saat pela-yarannya permulaan tahun 1292 M menye-butkan, bahwa ketika ia tiba di bagian Utara Pulau Sumatera, ia telah singgah di Ferlec dan menjumpai penduduk asli di kerajaan kecil itu telah memeluk agama Islam. Di sana telah diperlakukan hukum Islam bagi warganya. Para ahli sependapat, bahwa yang dimaksud dengan Ferlec itu tidak lain adalah Peureulak yang sekarang termasuk wilayah Kabupaten Aceh Timur. Penulis adalah Ketua KNPI Kabupaten AcehTimur.


B6 1 CM 2 CM

WASPADA

Rp. 12.000 Rp. 24.000

3 CM Rp. 36.000 4 CM Rp. 48.000

BURSA

AUTOMOTIVE Informasi Pembaca AC BR CL ND DB

Bursa Automotive

: Air Condition : Ban Radial : Central Lock : Nippon Denso : Double Blower

PS PW RT VR EW

: Power Stearing : Power Window : Radio Tape : Velg Racing : Electric Window

ALL NEW XENIA ANGS. 2,9 JT-AN.

Terios Angs. 3,6Jt-an Minibus Luxio, Sirion Pick Up Angs 2,3Jtan Adek Astra: 081 263 400 55, PIN: 274CA61C

DAIHATSU Avanza 2007 Dijual, W. Hijam, Kijang Grend Extra ‘94, W. Abu² Metalik (061) 7694.0503 - 0813.7011.5725 DIJUAL SALAH SATU

Feroza ‘95 SE, Biru, Abu-abu Avanza ‘07 G. Hitam, VVTi 0852.7791.2800 - 0821.6041.5416/ nego

DAIHATSU BARU

5 CM 6 CM

Rp. 65.000 Rp. 78.000

OPEL BLAZER ‘97/98

Mulus orisinel, W. Biru, Plat BK, Lengkap Siap pakai, H. 35 Jt/ sisa 1.146 Rb x 20 bulan Hub. 0853.6010.8884

TOYOTA Kijang LX 1.8 Bensin Thn 2004, AC, VR, PS, CL, Jok kulit, Silver, Plat BM, Rp. 105 Jt Hub. 0812.6594.2789

S U Z U K I Carry ‘93 Abu² Originil, Hrg 33 Jt/nego Hub. 0813.6130.9083

TOYOTA Innova G Matic Bensin Thn 2005, Silver met, BK Mdn, Rp. 149 Jt Hub. 0853.7089.9893

SUZUKI Baleno Metik Thn 2001 W. Silver BK Mdn, Siap pakai, Hrg 69 Jt/nego HP. 0852.7650.6242

TOYOTA Kijang LGX 1.8 Bensin Thn 2003 Silver, Plat B, Rp. 120 Jt Hub. Jl. Biduk No. 57 (7786.3981)

DEALER RESMI SUZUKI MOBIL

Carry PU 1.5 FD. Rp. 11Jt-an Angs. 2.494.000,APV Arena Rp. 14Jt-an Angs. 3.880.000,Splash GL Rp. 13 Jt Angs. 3.977.000,Hub. 0812 6540 809 / 77722121 TOYOTA Kijang Super Thn. 88 SOHC, 5 pintu AC, Tape, Jok kulit, warna abu2. Mobil terawat. Harga Rp. 34Jt. Hub. 0813 6126 5117

JUAL CEPAT

TOYOTA Starlet ‘90 Hitam, AC, RT, CL, PW, VR ‘17, Pjk panjang, Hrg 44 Jt/nego Hub. 0812.8090.7755

M-ETERNA 91 BK 1411-CN Warna abu-abu. Kondisi luar biasa mulus barang simpanan (Original). Hub. 0821 6399 3022 MERCY E230 ‘96 Hijau Met, Km Low, Mulus, BK Mdn, Int. Original, Sprt baru, Sound system, VCD Multi, DVD, MP3, RT, DP 36,5 Jt Angs. 4,2 Jt x 23 Hub. (061) 7670.0979 MITSUBISHI Pajero Sport 4x2, Eceed ‘10, AT/ Tiptronic, Turbo Diesel, Jok klt asli, Htm, Ban bsr, MP3, CD, Subwoofer, TOT, DP 75 Jt, Angs: 7,7 Jt Hub. 0852.7690.3900 MERCY C180 ‘94 Silver Met, Jok klt, VR 16”, ABS, Airbag, PW, PS, Alarm, BK 333, DP 25 Jt, Angs: 2,76 Jt x 23 Hub. 0852.7507.6512 / Kanda

NEW NISSAN Grand Livina, Juke, New X-Trail. New March, Cash/Kredit. Ready Stock. Hub. Mili (0852 7033 7739) NISSAN Livina XR M/T Thn 2008 BIru Met, BK, Rp. 133 Jt Hub. Jl. Biduk No. 57 (7786.3981)

Rp. 91.000 Rp. 104.000

SUZUKI Baleno Merah Dunhill Pemakaian Thn. 99. Sgt Orisinil. Mesin terawat, siap pakai. BK Medan. Hrg. 70Jt. Nego. Hub. 0821 6312 2295

All New Xenia, Terios, Luxio, Sirion, Grand Max Pick Up - Minibus, Cash - Kredit Tukar tambah - Proses cepat Hub. Dika 0852.7074.7744 - (061) 7744.3877

HYUNDAI ACCENT SILVER THN 2000, BODY MULUS, HARGA NEGO HUB. 0852.6156.0083

7 CM 8 CM

TOYOTA Kijang Capsul LX Solar Long Thn 2001, Power stering, CL, VR, Mobil cantik, BK Mdn, T. pertama, Hrg 102 Jt/nego Hub. 0812.639.3235

TOYOTA Kjg Kapsul LSX W. Biru Thn ‘97 Cat dan Mesin mulus, Hrg 90 Jt/ nego HP. 0811.652.506 TOYOTA Avanza Thn 2009 Type G, VVTi, Warna Hitam, Original, Satu tangan dari baru Hub HP. 0811.648.358 TOYOTA Kijang Capsul LX ‘97/98 W. Silver, BK Medan, AC, Tape, VR, BR, SL, H. balik DP 35 Jt, Uda bayar 9x perbulan 2.435 Rb x 26 Bulan Hub. 0821.8173.9676 Boleh T.T, Panther DX atau Kijang ‘87/88

TOYOTO KIJANG Grand Extra Thn. 92/ 93, abu-abu metalik, original satu tangan dari baru, jarang pakai, pajak panjang Rp 65 Jt/nego. Hub: 0812 6344 5757 TP

TOYOTA Avanza 1.3G 2008 akhir, Hijau Met, BK Medan asli, akai dari baru, Harga 125 Jt/nego Hub. 0812.603.1688 TOYOTA KIjang Super G Dijual Segera Thn ‘96/ 97 Hijau Met, AC Dbl, DVD, PS, VR, BR, Mobil sangat mulus, Hrg 68,5 Jt/ damai Hub. Rumah Makan Surya Baru Jl. Karya No. 90 Sei Agul, 20 mtr dari Simpang (4) Lampu Merah TOYOTA Kijang Kapsul LSX Diesel Thn ‘03 Biru Mica Met, AC, Tape, PS, P. Window, Central, Lock, Remote, VR, BR, Mobil sangat mulus, H. 130 Jt/damai Hub. Rumah Makan Surya Baru Jl. Karya No. 90 Sei Agul 20mtr, dari Simpang (4) Lampu Merah

TOYOTA Kijang 1.8 LX ‘00 Model LSX, Biru Dongker, AC dgn, Tp, CD, PS, VR, BR, DP 17 Jt, Angs. 2,85 Jt Hub. 0852.7507.6512/ Kanda

TOYOTA BARU Pemesanan All New Avanza - Cash & Kredit. Hub. 0812 6048 1001 TOYOTA Soluna Silver Met Th. 2000, A/n. Sendiri. Ex Dokter, Sgt mulus luar dalam, VR, BR, PS, PW, CL Rmt, E. Miror, Sound System, Pake TV, Hrg. 70Jt. Nego. Hub. 0821 6246 7871 TOYOTA Kijang Capsul Sudah model LGX New Solar luar dalam Th. 97, VR, BR, PS, PW, CL RMT, E. Miror, AC DB, Full sound Pake TV, Hrg. 102Jt. Nego. Hub. 0812 6477 7088.

TOYOTA Kijang Short G Thn. 94. Warna Abu metalik, mobil orisinil cantik. BK Panjang. HP. 0852 6182 0559

TOYOTA Kijang Super G Short Th. 1995. Warna abu-abu tua metalik. AC Remote Tape Rp. 65Jt/Nego. Hub. 0813 7581 2500 - 0853 7085 9035

TOYOTA KIJANG BOX THN ‘06 Wrn Hitam, 1.8cc, Asli Medan, Body cantik, Aluminium, Kondisi sehat, 97 Jt (B.U) (061) 6998.1177

TOYOTA KIJANG FORTUNER DIESEL THN ‘09

G. Manual, W. Hitam Met, Pakai TV, Mulus, Ctk sekali, 1 Tgn dari baru, Rp. 327 Jt Kembar Ponsel Jl. SM. Raja No. 200 (dpn UISU) 0812.6038.5555 / 785.1402

TOYOTA BARU 100% Ready Stock

Gran New, Innova Diesel / Bensin. Rush, Dan Yaris Fortuner Diesel Avanza, Hilux. Dapatkan Discon Menarik. Bisa Tukar Tambah. Hub. 0813 6120 1719 / 6878 3325

9 CM Rp. 126.000 10 CM Rp. 140.000

11 CM Rp. 165.000 12 CM Rp. 180.000

IKLAN KHUSUS 6x1,5 kolom Rp. 120.000

Pelanggan Yang Terhormat

HA TI-HA TI terhadap penipuan yang mengatas HATI-HA TI-HATI namakan PT. Harian WASPADA, kami dari PT. Harian WASPADA tidak pernah mengirim sms untuk membeli TI-HA TI apabila anda ingin produk anda, dan HA HATI-HA TI-HATI melakukan transaksi jual beli melalui transfer. Segala akibat yang terjadi diluar tanggungjawab PT. Harian WASPADA. Apabila anda mencurigai sesuatu, silahkan hubungi kami di 061-4576602. Terimakasih

BURSA BUTUH DANA BUTUH DANA Jaminan Apa Saja. Sertifikat Tanah Mobil & Sp. Motor. Segala tahun. Hub. 061.8222 774 HP. 0853.6199.1500-0816 314 1807

SERVICE

AC

ELEKTRONIK REPARASI AC, KULKAS, MESIN CUCI Kompor Gas, Dispenser H & C TV, M. Pompa Air Sanyo

Hub. SURYA TEKNIK SERVICE Telp.66482216-081375898757-082163120894 Siap Ketempat

AC

KHUSUS REPARASI /SERVICE Kulkas, M. Cuci, Sanyo Air, Dispenser, Bongkar Pasang AC Hub. PRATAMA ELECTRIC GARANSI Telp. 7343789

BURSA

ELEKTRONIK JUAL - BELI

Laptop TV, LCD, PS, Ampli, Spk, Kulkas, Projector, Handycam, Cemara, AC & Keyboard, dll.

UD. SENANG HATI

Hub. 4517509 - 0821 6322 4343 Jl.Sekip 67 A

JUAL- BELI

TV, LED, LCD, Kulkas, M. Cuci, Handycam DSLR, Laptop, LCD Projector, PS1, 2, & 3. H. Teater, Sound System, dll. HUB. CV. MARKET Tel. 7632 4682, 0812 6539 3000. S. Budi Tj. Sari No. 424 B Psr. IV dkt BNI

BURSA

KOMPUTER Harga

2

Mulai TOSHIBA, ACER, HP, DELL, LENOVO, Merk terkenal Rp. Kwalitas oke, Desain mantap, Tahan Lama, terjamin & Digaransi, Dapatkan barangnya skrg juga, banjir bonus & Hadiah utk Pembelian hari ini tanpa syarat. Hubungi & Miliki Segera di Jutaan

* Millenium Plaza: 0813 7071 1319 * Siantar Plaza : 081396507030 * Aksara Plaza : 0819 720 2153 * Binjai Supermall : 081397963020

PROMO TERMURAH & TERDAHSYAT AKHIR TAHUN TOSHIBA, ACER, DELL, LENOVO, HP

FAX.4561347 HARGA BELUM TERMASUK PPN 10%

Khusus Medan Deli, Marelan, Labuhan, Belawan Hub. 0812 6390 660 Iklan Anda Dijemput

ALKESMEDAN ONLINE

BURSA HILANG/TERCECER

Sedia Tbg. 02, Cek Gula/ Col/ UA, Tensi Dgtl, Bed, Kursi roda, dll. Gratis antar, kirim via JNE. SMS ke: 0811.6000.686 atau klik: www.alkesmedan.com

HILANG

Surat Keterangan Tanah No. 121 Lurah Binjai Tgl. 8 Maret 1979 No. Camat Medan Denai No. 243/MD/79. Tgl. 9 Maret 1979 An. Sabam Pakpahan. Terletak di Jl. Selamat Gg. Sadar III Lingkungan I Kel. Binjai Kel. M. Denai. Ukuran 10Mx20M=200M2

PELUANG USAHA

Distributor Mr. Genios Menyediakan Aneka Es suntik Mr. Genios, Mr. Cool, Capinos, Camelo, Jojo, Fruties, dan Aneka Snack. Dengan modal ringan untung besar. 100% halal. Berminat hubungi Bp. Fauzi. 0852 6012 8271. Perum Bumi Serdang Permai. Jl. Delima Raya Blok BB 10 Marindal Medan

TERCECER

BPKB mobil Toyota BK 1050 XL, A/n. Ir. Eddy Muhammad Ikhsan, alamat Jl. Zainul Arifin No. 2 Kec. M. Polonia Medan, No. BPKB: 8540469-H

TERCECER

1 Buah BPKB Spd motor A/n. Parmohonan, BK 3632 CV, BPKB No. H06066196

HILANG/ TERCECER

GREAT SALE LAPTOP MURAH TERDAHSYAT 2011 SENSASIONAL DISKON

Kamis, 22 Desember 2011

Satu Sertifikat Asli SHM, No. 00498 Rumah Jl. Saga Blok C-2 A/n. MASTURAH, yang diterbitkan kantor Pertanahan Deli Serdang dengan luas 160m², hilang/ tercecer disekitar Komp. Perum. Cemara Asri. Bagi yang menemukan harap Hub: 0853.7277.6626 akan diberikan hadiah sepantasnya dan tidak dituntut

BURSA

PHOTO COPY

MINI & EFEKTIF IKLANKAN PRODUK ANDA BURSA

PELUANG BISNIS

Harga

2

Merk terkenal sudah tidak diragukan lagi Rp.Mulai kwalitasnya Sudah lama teruji, Terjamin & Digaransi Kunjungi dan Miliki Segera di Pameran kami di:

* Medan Mall Lt. Dasar * Deli Mas L. Pajam * Pajus USU * Millenium Suzuki

: 0812 6455 7274 : 0821 6087 3210 : 0853 6049 2888 : 0812 8882 1068

Jutaan

BURSA

KONSTRUKSI

WC WC 0813 7035 7291 TUMPAT/ SAL. AIR

845.8996 0812.631.6631 Bergaransi/ Setia Luhur 160 F

TUMPAT/ SEDOT Jl. Setia Budi

BURSA

PERABOT TEMPAHAN MURAH - Lemari pakaian 3 pintu Sungkai asli Rp. 1.500.000 tempahan - Kitchen set atas bawah Sungkai asli Rp. 1,5 Jt/mtr Hub Telp. (061) 661.8116 - (061) 661.6802- 7653.2188

SPRING BED DIJUAL MURAH

Spring Bed 6 kaki 2 lapis Rp. 1.150.000 Spring Bed 5 kaki 2 lapis Rp. 1.075.000 Spring Bed 4 kaki 2 lapis Rp. 1.000.000 Spring Bed 3 kaki 2 lapis Rp. 900.000 Spring Bed 3 kaki Dorong Rp. 1.000.000 Garansi Per 10 tahun

Hub Telp. (061) 661.8116 - (061) 661.6802 - 7653.2188

PELUANG USAHA

Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang paling murah Sesuai kemampuan anda 1. Depot RO 40 s/d 400 Galon/ hari 2. Depot Air Mineral/ Pegunungan 3. Jual alat-alat depot isi ulang Terima siap untuk jualan

UD. RIZKY ABADI JAYA Jl. Veteran Psr. 10 (dpn Mesjid Al-Hidayah) Helvetia Telp. (061) 685.3334 HP. 0813.7580.8866

Ingin Promosikan Produk Anda Harian

WASPADA

Media yang Tepat untuk Iklan Anda

Didukung Oleh MNC Finance


Ekonomi & Bisnis

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

2014 Indonesia Swasembada Daging MEDAN (Waspada): Direktur Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Syukur Iwantoro meyakinkan bahwa pada tahun 2014 Indonesia akan mencapai swasembada pangan dan swasembada daging sapi dan kerbau. Hal itu akan dapat mengurangi impor daging menjadi sembilan persen dan 91 persen akan dipasok dari daging lokal. Hal itu dikatakannya dalam pembukaan ‘Bazar Intermediasi Peternakan Ruminansia dan PerbankanSumateraUtaratahun 2011"yangdigelarBankIndonesia (BI) Regional Sumut-Aceh di Lapangan Benteng Medan Rabu (21/12). Bazar yang berlangsung hingga Kamis (22/12) tersebut, dihadiri Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Provsu Djaili Azwar, Pemimpin BI Regional Sumut-Aceh Nasser Atorf, Direktur PT Bank Sumut Gus Irawan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumut Tetty Erlina Lubis, anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba dan anggota Komisi III DPR RI Meutya Hafiz. Dalam kesempatan itu Syukur Iwantoro sangat optimis swasembada daging itu tercapai

mengingat beberapa daerah sedang menggalakkan peternakan seperti yang dilakukan BI di Sumut. “Kegiatan pertemuan antara peternak dan perbankan ini meupakan pertama kali di Indonesia. Kalau BI sudah masuk ke satu komoditas maka komoditas itu akan besar seperti kelapa sawit di mana BI masuk ke sana tahun 1980-an dan sekarang sawit menjadi besar,” katanya. Iwantoro menyebutkan jika intermediasi ini berjalan dengan baik maka bukan tidak mungkin pada 5-6 tahun lagi Sumut akan mencapai swasembada daging. “Bahkan bisa saja dua tahun lagi produksi sapi daerah ini akan meningkatdanlapanganBenteng Medan akan dipenuhi sapi. Sebenarnya beberapa daerah sudah ada yang swa-sembada daging, namun Indonesia secara menyeluruh menargetkan swasembada daging tahun 2014,” ujarnya. Saat ini, lanjutnya, populasi sapi lokal mencapai 14,8 juta ekor, sapi perah 597,2 ribu ekor dan kerbau 1,3 juta ekor. Jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu, dimana sapi lokal 11,2 juta ekor, sapi perah 292,4 ribu ekor dan kerbau 449 ekor.“Dengan adanya swasembada ini, kita ingin mengurangi impor daging,” jelasnya. Untuk mencapai swasembada itu, pemerintah meluncurkan berbagai program seperti Kredit Usaha Peternakan Sapi (KUPS) dan Kredit Keta-hanan

Pangan dan Energi (KKPE). Kredit itu diharapkan berjalan lancar kepada peternak sebab selama ini permasalahan utama mereka karena akses modalyangkurang.“Peternakansapi tidak lebih rendah kelayakannya dibanding kelapa sawit. Potensi ternakcukupbesar,”tegasSyukur. Sementara itu, Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Ekbang Provsu Djaili Azwar mengharapkan, dalam kegiatan bazar tersebut dapat terjadi komunikasi langsung antara peternak dan perbankan. Untuk itu, ia juga minta para peternak memanfaatkan momen inisebagaipeluangmenda-patkan dana kredit dari bank. Sebaliknya perbankan juga mempermudah proses kredit-nya yang memenuhi syarat. “Saya juga minta dinas yang menanganipeternakanagarlebih intensif untuk mening-katkan produksinya supaya Sumut menjadi lumbung sapi dan kerbau,” katanya. Pemimpin BI Regional Sumut-Aceh Nasser Atorf mengatakan, bazar tersebut bertujuan agar meningkatkan produksi ternak yang pada gilirannya kebutuhan daging sapi dan kerbau terpenuhi sehingga dapat menekan inflasi. Menurut Nasser, potensi ternak di Sumut cukup besar dengan lahan padang rumput yang tersedia mencapai 1,3 juta hektar dan lahan perkebunan 1,9 juta hektar ditambah lahan potensi lainnya.

Mendulang Rupiah Dari Lebah

Saat ini, tambah Nasser, Sumut masih urutan kedelapan produksi sapi perah secara nasional di bawah daerah Jawa Timur, Bali, NTB, NTT. Padahal NTTdaerahnyakeciltapimampu menghasilkan ternak cukup besar. Dalam bazar tersebut diikuti 14 bank yakni Bank Sumut, BRI, BCA, BNI, Bank Mandiri, Bank BTPN, BII, Bank Mestika Dharma, Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, Bank Permata, Bank Agro, BTN dan Bank Danamon. Peserta dari SKPD adalah Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provsu, Dinas Pertanian dan Kelautan Medan, Dinas Perindag Sumut dan Medan, Dinas Koperasi dan UKM. Kemudian Dinas Kebudayaan Medan, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) dan Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH). Selainitu juga terdapat perusahaanpengolahdagingsapi dan produk turunannya yakni PT Eldira, PT Natural Nusantara, CV Rejsa Subur Sembada, Cikal USU dan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS). Selain bazar juga diselingi dengan talk show “Potensi pengembangan sapi di Sumut” dirangkaikan dengan pemberian bantuan alat-alat peternakan kepada 14 klaster sapi di Sumut binaan BI Regional Sumut-Aceh dari dana Social Responsibility (BISR). Total dana yang disalurkan dari BISR tahun 2011 mencapai Rp1 miliar lebih kepada 28 klaster di Sumut. (m41)

Petani Di Bireuen Kesulitan Peroleh Pupuk Urea BIREUEN ( Waspada): Meskipun mafia pupuk subsidi sudah pernah diungkap Polres Bireuen beberapa waktu lalu, bahkan Polres bertekad mengawasi penyaluran pupuk sampai ke kios-kios, namun kelangkaan pupuk jenis urea masih juga terjadi di kabupaten itu sekarang ini. Informasi yang diperoleh Waspada, Selasa (20/12), sejumlah petani kebingungan

BURSA

LOWONGAN DICARI TUKANG PANGKAS

Berpengalaman ada jaminan Rp. 50.000/ hari yang berminat hubungi: 0853 5959 3038 (Putra)

DICARI CPT GURU TK

Playgroup, SMU/ D3/ S1 syarat Kreatif, datang langsung: Jl. Karyawisata No. 23A Johor Tp. 786.1690 Medan

mencari pupuk di kios mapun di toko langganannya karena tidak tersedianya pupuk urea yang mereka butuhkan sekarang ini. “Tanaman padi kami sudah sangat mendesak untuk diberikan pupuk, namun kami cari di pasaran tidak tersedia,” kata sejumlah petani di Kecamatan Kuala. Para petani di kecamatan pinggiran itu sangat khawatir

DIBUTUHKAN

- Penjual Roti keliling, bersedia tinggal di Pangkalan Berandan dan Besitang, Penghasilan bisa Rp. 50 Rb - 100 Rb/ hari Tanpa modal, Gerobak & Roti disediakan - 1 org Tenaga Susun Roti sekaligus Administrasi Syarat: KTP & KK, Rajin dan jujur Hub. 0821.6114.9777 - 0853.7127.2877 0819.7300.0010

DIBUTUHKAN DI CAFE

Chawan Kupi, Tenaga: Koki, Martabak & Hamburger - Ahli jus - Nasi Goreng Yg berminat hub. 0852.6187.0066 atau age_alfamas@yahoo.com Lokasi di Pantolabu

Fas: KT 5, Gudang 1, KM 3, Telp, Listrik masing² 900Watt & 450 Watt, Air PAM, Uk. 17x18,5m², Surah SHM, Hrg nego Jl. Sakti Lubis Gg. Bali No. 68 Mdn Hub. 0815.3460.4272, TP

DAFTAR SEGERA Kantor Pusat: Gedung Gelora Plaza Lt. 1 Jl. S.M. Raja No. 4 / 18 Medan Telp. 061-7326981, 0813 7503 1889, 0852 6213 3488

MAU LULUS SNMPTN

ATAP & DINDING EURODEK

ALUMINIUM ZINC - AZ - 150

TAHUN 2012?

Untuk Alumni, SMA/ SMK/ MA Tahun ajaran 2011 dan 2012 PAGAREURO

IKUTI SEGERA...!!! PROGRAM INTENSIVE 2012 DI BT/ BS MEDICA

R

GALVANIS

EUROMESH BAJA U-50

WESTERN DIGITAL (MALAYSIA) SDN BHD SELANGOR - KUALA LUMPUR

Harian

WASPADA BURSA

MATERIAL

BURSA

PROPERTY

Informasi Pembaca Bursa Property

G R : Garasi LB : Luas Bangunan KM : Kamar Mandi LT : Luas Tanah KP : Kamar Pembantu RM : Ruang Makan KT : Kamar Tidur RT : Ruang Tamu SHM: Sertifikat Hak Milik

RUMAH DIJUAL

Jl. Garu II Villa Grand Harjosari II No. 41 Kec. Medan Amplas, SHM, Baru direhap, SECURITY 24 jam, LT. 120m, Type 75, Harga 280 Jt/nego Hub. 0821.6850.5059

KOLOM PRAKTIS EURO R BAJA U-50 SIAP PAKAI LEBIH PRAKTIS & HEMAT - DARI BESI BETON

PRODUKSI:

PT. REZEKI PRIMA JAYA ABADI

Jl. Sutomo No. 436 Medan 20231 (samping Bank Maspion) Telp. (061) 452.2588 - 415.7504 - 455.7204 - 455.71494 Fax. (061) 415.7504 SUMUT - INDONESIA

KURSUS KOMPUTER SINGKAT LPK PAULINE

(TEMPAT KURSUS TERBAIK DI MEDAN) Word + Excel............................................................. 200 Rb (2 minggu) Word + Excel + Internet..................................... 300 Rb (3 minggu) Ms. Office + Internet............................................... 450 Rb (1 bulan) Design Grafis (Komplit)........................................ 600 Rb (1 bulan) Autocad 2D, 3D.......................................................300 Rb (10 hari) Merakit komputer/ Installing............................ 400 Rb (6 hari) Bhs Mandarin............................................................ 500 Rb (Paket) Bhs Inggris................................................................... 400 Rb (Paket) Daftarkan lsg belajar, waktu bebas, Tanpa batas usia Jl. Sei Batang Hari No. 170 Medan Telp. (061) 844.2158 - Website: www.lkp-pauline.com

WASPADA

Berpengalaman professional

BIMBINGAN PENUH MULAI DARI TANAH AIR SAMPAI KE TANAH SUCI

1. Umroh Reguler 9Hr, dan 2 Minggu/ 13hari 2. Umroh dan Arbain di Madinah 3. Umroh Plus Mesir 4. Umroh Plus Turkey 5. Umroh Plus Jordan Aqsha 6. Umroh Plus India Kashmir 7. Umroh Plus Dubai PEMBUKAAN MANASIK HAJI DILAKSANAKAN PADA FEBRUARI 2012 DAFTARKAN SEGERA KE:

KANTOR PUSAT MULTAZAM MEDAN JL. TITI PAPAN/ PERTAHANAN NO. 10 SEI SIKAMBING TELP. (061) 457.6116 - 7731.3385 HP. 0812.6495.8456 - 0813.6137.2321 - 0812.6481.828

Since 1952

KENANGA CITI HOTEL

Jl. Sisingamangaraja No. 82 Medan Telp. (061) 734.2106

Media yang Tepat untuk Iklan Anda

4. 5. 6. 7. 8. 9.

KUSUK & LULUR TERAPY MBAK ALIN

BERSEDIA DIPANGGIL HUB. 0813.7739.9508

ANDA BUTUH

ALAT BANTU DENGAR ? HUB.

MELTRA HEARING AID

WASPADA Media yang Tepat untuk Iklan Anda

BURSA

PERKASA PRIA

-

Keuntungan beternak lebah, ucapnya, dalam satu stup bisa mengasilkan madu seba-nyak 3 – 4 botol berukuran sekira 700 ml. Dan sebotol madu kini dibandrol Rp100 ribu. “ Bila ditotaldalam sekalipanenselama kurun waktu dua bulan, saya dapatmengumpulkansekitar450 botol madu dari 130 stup yang ada,” jelas Rudi. Lebahbukansajahewanunik menghasilkan madu yang berkhasiat bagi kesehatan manusia. Namun ternyata bila di budidayakan mampu menghasilkan nilai rupiah tambahan ekonomi keluarga. Dan sebagian wargadiAcehTengah,telahmulai menekuni bidang ini. Siapa selanjutnya. � Irwandi MN

Ingin Promosikan Produk Anda Harian

KESEHATAN

My Residence in Medan

Adapun ukuran yang ideal dalam membuat stup yakni lebar 40 centimeter, tebal antara 1,51,7 centimeter. Dan 1 unit stup menghabiskan sekitar 2,5 keping papan ukuran panjang 4 meter.Sementara saat menempatkan stup jangan menghadap atau membelakangi timur dan barat dengan alasan supaya lebahtidakganasdan menyerang manusia.

Cialis, Levitra Langsen (Serigala) Black Afrika (Semut hitam) Aneka condom duri Botak 100% tumbuh Fatloss, Meizitang, Fruit & Plant

JL. KEDIRI NO. 36 MEDAN TELP. 451.6161

“H. MOHD. RAWAL” SPECIALIST AMBEYENT TANPA OPERASI PUTUS SAMPAI KE AKAR2NYA DIJAMIN TDK SEMBUH UANG KEMBALI GARANSI

Ciri2 Ambeyen: Disekeliling Dubur Ada Benjolan Seperti Daging Tumbuh/Jerawat, Gatal, B.A.B Keras, Keluar Darah Segar. Susah Duduk Seperti Ada Yang Mengganjal. Duduk Serba Salah. Nyeri (Ngilu). Dubur Seperti Luka, Solusinya Datang dan Berobatlah ke

“H. MHD. RAWAL” PUSAT:

Jl. Prof. H.M. Yamin S.H No. 251 A Simpang Pahlawan Tel.(061) 4563067 Cabang I

Jl. Bunga Harum (Benteng) No. 26 Suka Jadi Telp. 0761-45368 -HP. 0812 6568 700 Pekan Baru Te l p. ( 0 7 6 1 ) 4 5 3 6 8 H P. 0 8 1 2 . 6 5 6 . 8 7 0 0 Cabang II: Komp. Perhub. Laut Jl. Baruna II/II Telp. 0765 36906 HP. 0852 6201 0594, 0812 60311 695 Dumai

NATURAL SOLUTIONS

- Medan Mall Lt. 1 samping Texas - Plaza Medan Fair Lt. 1 86A Belakang Trend Optik - Hongkong Plaza Lt. 1

SPECIALIST MATA TANPA OPERASI Dapat disembuhkan sampai tuntas Segala jenis mata seperti mata: - Katarak, Plus, Minus, Glaucoma - Mata Merah, Berair, Bengkak, dll Khusus yg mau masuk angkatan minus jarak pandang ± 7 Meter B/W (buta warna), juga dapat di sembuhkan sampai tuntas, Insya Allah Hub. IBU FARIDA AKRAM Jl. Prof. H.M. Yamin S.H (Serdang) No. 251 A Tel.(061) - 4563067 Mdn Izin Depkes R.I Terdaftar web: faridarawal.com

Harian

WASPADA

BURSA

TRAVEL/ WISATA Siapa Cepat Dia Dapat Harga Mulai: Mdn - Jakarta Rp. 485.000,Mdn - P. Baru Rp. 360.000,Mdn - Batam Rp. 490.000,Mdn - Pdg Rp. 405.000,Mdn - Aceh Rp. 310.000,Mes - Pen Rp. 680.000,Paket P. Bintan Rp. 669.000,Segera Hubungi:

CROWN HOLIDAYS

Jl. Irian Barat No. A-1 (Depan Uniland) Telp: 4158262, 77885049/69/79

USTADZ AGENG PANGESTU

3.

Hanya sebagian kecil petani saja yang tetap bertahan untuk bercocok tanam, dan menghasilkan sayuran jenis kangkung, bayam, sawi, terung, kacang panjang, cabai, tomat, dan jenis lainnya. “Itu pun sebagian besar sudah terendam banjir. Maka sayuran yang dibawa kemari dalam keadaan kotor berpasir,” jelas Suherman. Sejumlah ibu juga mengeluhkan keadaan sayur yang agak bercampur lumpur halus, khas tanah yang melekat pada tanaman di dataran rendah. Semua jenis sayuran hampir berlumpur halus, dan ada bagian se-perti pasir yang sulit dihilang-kan, sebagaimana yang diuta-rakan Ny. Juli dan Ny. Nura. (b14)

MULTAZAM

Jl. Bantam No. 12 Medan Telp. (061) 457.8058 Jl. Iskandar Muda No. 19B Medan Telp. (061) 415.9280 Atau hubungi/ SMS ke: - Jonris M, S.Pd (0852.7955.6481) - Basri Ginting, ST (0812.639.6209) - Ir. Tagor Silalahi (0812.6493.252) Pendaftaran sudah dibuka...!!! Jam belajar boleh pilih pagi atau sore hari: Pagi : Les 1 Pukul 08.00 Sore : Les 1 Pukul 13.00/ 14.55

SANGGAR SUPRANATURAL ILMU HIKMAH & KEBATINAN OLEH: MASTER GENDAM

1. 2.

sederhana biasanya mampu menampung 9-11sisirmadudan dapat dihuni antara 3.000-6.000 ekor lebah, Sementara bahan membuat stup dapat memanfaatkan papan bekas. Namun sebaiknya dari jenis kayu randu alam, bayur dan kuel ( nama kayu alam di Gayo),” kata alumni Sekolah Tinggi Ilmu Kehutanan (STIK) Banda Aceh ini.

TIKET PESAWAT MURAH

BURSA

PENDIDIKAN

Ingin Promosikan Produk Anda Harian

Waspada/Irwandi MN

Rudi, salah seorang yang menggeluti budidaya lebah penghasil madu alami, dengan membuat stup di sela-sela tanaman kopi di Paya Tumpi, Kebayakan,Aceh Tengah.

UMROH DAN MANASIK HAJI

Daftarkan sekarang juga di lokasi belajar MEDICA

R

TANAH DIJUAL Ruko, Pondasi, Sudah ada luas tanah72m³,terletakdiPertokoan Bumi Asri, Harga 380 Jt/ bisa nego, Tidak pakai perantara Hub HP. 0812.6930.8898

jalan yang terkepung banjir. Dari jalur Medan ke Aceh menemui banyak titik sulit akibat wilayah Aceh Timur dan Aceh Utara akibat di kepung banjir. “Sedangkan dari Takengen, angkutan terpaksa melalui medanjalanyangtidaklahnya-man,” ungkap Suherman, pe-dagang sayur di Lhokseumawe. Dua desa di Kemukiman Paloh sebagai pemasok sayur terbesar untuk wilayah ini mengalami musibah, yaitu banjir raya yang menimpa Cot Trieng dan Meuria Paloh. Dalam dua pekan terakhir, sejumlah petani sayur terpaksa menghentikan aktifitasnya, takut mengalami kerugian besar.

Mulai Belajar: Senin, 16 Januari 2012 s/d Pelaksanaan SNMPTN 2012

TANAH

PELUANG KERJA

: AL-HARAM (5*) : JAWHARAT ANFAL (4*) : AL AZHAR (5*)

Penerbangan Via Singapore * Khusus bagi jama’ah dari luar kota nginap di Hotel Madani Gratis * Seluruh Jamaah Tertanggung ASURANSI

RUMAH DIJUAL

Uk. 10,4x18,3m SHM Jl. Beringin Psr. VII Tembung Gg. Bacang No. 8 (50m dari Jln besar) Hub. 0853.7375.5731

LHOKSEUMAWE ( Waspada):Pascabanjir,pasokansayur ke sejumlah pasar di Lhokseumawe, terutama di Batuphat, Pasar Cunda, Pajak Impres, Pasar Kota, dan Pasar Punteuet, terganggu. Sejumlah pasar tersebut kekurangan mendapatkan pasokan sayur, baik yang berasal dari luar maupun dalam daerah. Sejumlah pedagang kepada Waspada, Rabu (21/12) melaporkan, sayur yang diterima dari petani dalam keadaan kotor, berpasir, dan jauh dari keadaan biasanya. Terhambatnya pasokan sayur dari Medan dan Takengen terkendala akibat terganggunya

UMROH REGULER 9 HARI 19.27 FEBRUARI 2, 6, 9 MARET UMROH REGULER 14 HARI 22, 29 FEBRUARI 14, 12, 21 MARET UMROH REGULER 20 HARI 7 MARET UMROH PLUS CAIRO 14 HARI 21 APRIL HOTEL MADINAH HOTEL MAKKAH HOTEL JEDDAH

sekitarnya,” ungkapnya. Selain kembang, berbagai putik bunga pohon seperti; kopi, lamtoro, alpukat, sengon, kaliandra, tanaman palawija, rumput alam, dan tanaman lainnya dapat membantu masa panen lebih cepat. Hal ini disebabkan karena lebah tidak kekurangan sumber madu berasal dari berbagai tumbuhan. “Lebah mencari sari madu bunga (nektar-red) hingga mencapai 2 kilometer dari sarangnya dan kebiasan hewan ini, tidak akan kembali jika tidak membawa sari madu bunga,” sebutnya,serayamenambah-kan biasanya, paling lama lebah itu meninggalkan sarang selama 3 hari. Dikatakan,diusahabudi-daya yang ditekuninya itu. Ia mengembangkan bibit lebah alami penghasil madu jenis lebah lokal (apis cerana). Hewan ini bersarang dipohon atau tempat lain di perkebunan dan di sekitar rumah warga di Aceh Tengah. “Untuk mengurangi risiko kematian lebah ketika masa panen,Sayasengajamencaribaju pengaman khusus bagi peternak lebah. Hal ini meng-hindari kematianlebah.Karenasaatlebah menyengat dan alat sengatnya tercabut maka dia akan mati. Dengan kain seperti ini, mudahmudahan lebah aman,” ucapnya sambil me-nunjukkan jaket berbahan parasut. Untuk beternak lebah tidak dibutuhkan biaya besar. Apalagi lebahnya dapat dengan mudah didapat. Sehingga berbudidaya lebah merupakan prospek menjanjikan bagi warga di masa akan datang. “Membuat satu unit stup

Pasca Banjir, Pasokan Sayur Terganggu

Izin Usaha: 503/1099.SK.HO/SL/NT/08

RUMAH PERMANEN DIJUAL

NB: Lamaran ditutup 1 minggu setelah iklan terbit

PT. MITRAKARYA SARANANUSA

Jambore Of English Conversation ke 37 dan Pengobatan Gratis akan diadakan: Pada Tgl. 31 Des, 1 dan 2 Jan 2012 (Sabtu, Minggu, Senin) dan Diklat Lebah Madu ke: 26 (Minggu, 1 Jan 2012) Di Aula SMA Bina Bersaudara Titi Kuning, Medan Telp. (061) 786.1588 Lebih jelas hub. kami mohon info ini disebar-luaskan.

BILA bercerita potensi dataran tinggi Gayo, Aceh Tengah, mungkin secara otomatis manusia akan terbayang bentangan lahan batang kopi serta diselingi tanaman palawija yang menjadi sumber mata pencaharian utama petani.Namun apa usaha lain yang dilakukan rakyat di sana selain bertani? Ternyata ada sebagian warga mencoba peruntungan lain dalam mendulang lembar-an rupiah. Seperti budidaya lebah misalnya.Kendatiusahainimasih digeluti segelintir orang. Namun ada nilai ekono-mis yang dapat diraih dari beter-nak hewan penghasil madu ini. Rudi HR, salah satu dari 7 pembudidaya lebah di Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan Aceh Tengah, memaparkan kepada Waspada, bagaimana teknis budidaya hewan pemilik segat ini hingga dapat diharapkan sebagai sumber tambahan ekonomi. “Sejakduatahunterakhirsaya menekuni bidang ini. Se-lain menjalankan hobi, ada nilai rupiah yang didapat ketika tiba masa panen madu,” kata Rudi. Untuk budidaya hewan penghasil rasa‘jeli manis’itu, dia mengaku telah mengelola 130 stup (kandang lebah modernred). Dimana masa panennya biasanya tidak serentak, dalam kurun waktu setiap 2 bulan sekali. “Panen madu lebah ini tergantung kepada berbunganya tumbuh-tumbuhan di sekitar peternakan lebah. Artinya jika kembang yang di taman rumah ini sedang berbunga. Biasanya hasil madu juga akan meningkat. Karena lebahnya mendapat ‘bahan’ baku cukup dari alam di

AMANAH UMROH

UNDANGAN JAMBORE

RUMAH Dijual Uk. 5x15m, Model minimalis, Lt. 2, Kamar 3, Garasi Km 3 Jl. HM. Joni Gg. Istimewa No. 25 Harga Rp. 220 Jt HP. 0821.6767.9090

Kami perusahaan Swasta yang bergerak dibidang Sealing Element Product, mencari tenaga kerja potensial yang dinamis dan energik untuk posisi: a. Sales Eksekutif b. Driver Kualifikasi yang dibutuhkan: 1 . (a) & (b) Pria maximal 25 tahun 2 . Pendidikan minimal SMA sederajat 3 . Berinisatif, kreatif, jujur, bertanggung jawab dan bisa bekerja di dalam tim 4 . (a) mempunyai kendaraan sendiri 5 . (b) diutamakan yang bertempat tinggal didaerah Tanjung Morawa & sekitarnya 6 . Lamaran dikirim langsung ke: Jl. Bilal No. 33B

Jl. Bahagia By Pass No. 10A Medan HP. 0852.7515.4046 - 0852.7515.4047 0852.6130.8878

dan Jafar petani di Keca-matan Kuala. Hal yang sama juga di akui para petani di beberapa desa di kecamatan Juli dan Kota Juang dan Kecamatan Makmur. “Kami sekarang ini bingung mencari pupuk urea di pasaran padahal sudah kami butuhkan,” kata sejumlah petani di empat kecamatan tersebut secara terpisah. (cb02/b17)

Pengurus Drs. M. Achir Lubis

LOWONGAN KERJA

PERSYARATAN: - Wanita umur 18 - 30 tahun - Tinggi badan 148cm keatas - Mempunyai KTP, Kartu Keluarga, Ijazah/ Akte Kelahiran yang asli - Pas photo 4x6cm( 6 lembar) terbaru - Izin dari keluarga (diambil dari kantor kami) - Bersedia kontrak kerja minimal 3 tahun KATEGORI PEKERJAAN: Operation Production PENGHASILAN: - Kontrak kerja: 2 tahun & dapat diperpanjang - Jam kerja : 32 jam/ minggu (16 hari) Jumat, Sabtu & Minggu (Over time) - Gaji pokok: RM 550/ bulan - Tunjangan Kedatangan: RM 50/ bulan - Tunjangan Clean room (Ruangan steril): RM &8/ bulan - Tunjangan shift: RM 107/bulan - Over time/ Lembur tetap @60 Jam x RM 5,5: ± 318.00/bulan D a f t a r k a n d i r i - Bonus kehadiran: RM 550/ a n d aB isaeygae r a . keberangkatan tahun (Jika prestasi baik) dpiedrauhsualhuakaann - Levy (Pajak diri): Gratis) &p e dmi ol at ko un kg aa nn gaji di Malaysia FASILITAS: - Tempat tinggal, Transportasi dan Rumah sakit Daftarkan diri anda segera paling lambat tanggal 28 Desember 2011 dan Interview/ seleksi dilaksanakan pada tanggal 29 Desember di:

dengan sulitnya diperoleh pupuk Urea di pasaran sekarang ini, karena selain akan berpengaruh kepada tanaman padinya juga akan berpengaruh kepada harga pupuk nantinya. “Bila terus langka harga pupuk akan ikut naik dan kalau naik kami akan kewalahan mem-belinya nanti, sedangkan tanaman padi sudah membutuhkan penyubur tanaman tersebut dari sekarang,” kataYadi

B7

FORUM KOMUNIKASI PARANORMAL DAN PENYEMBUHAN ALTERNATIF INDONESIA IZIN DEPKES. 448/15830 - IZIN KEJATI No. B270/DSP5.08 Gendam Asmaradhana (Solusi Kilat) Problem asmra dan rumah tangga Gendam pedotshih (pemutus hubungan asmara dan perselingkuhan PIL dan WIL) Puter Giling (menarik/ memanggil orang yang minggat, kabur) Insya Allah, Suami, Istri atau Pacar dalam waktu singkat akan kembali dengan cepat Asmara Gay/ Lesby/ Hypersex Susuk aura, pemikat, pemanis, pengasihan, kecantikan dan ketampanan Penglarisan dagang, kedai, rumah makan/ restoran jual beli tanah dgn cepat GARANSI Penyembuhan segala macam penyakit medis SAMPAI - non medis (kutukan, keturunan, bawaan dan guna-guna) TUNTAS Keluhan khusus pria (ejakulasi dini dan impotensi) Pengobatan/ penyembuhan alternatif bisa jarak jauh

BUKA TIAP HARI DARI PUKUL 08.00 Wib s/d 23.00 WIB Kantor: Jl. Sisingamangaraja masuk jalan Puri (200M dari RM. Family) No. 57F Medan HP. 0813.6246.7777 - 0813.7040.5888 - 0821.6397.9999

MINI & EFEKTIF IKLANKAN PRODUK ANDA

MEDAN: Jl. Serdang Gg. Sado 43B, Tempuling Medan, Sumatera Utara Telp. (061) 6634.2201

KLINIK TERAPY ALAT VITAL MAK EROT YANG TERUJI DAN TERBUKTI

Dengan H. TEJA SAEFUL Cucu Asli Mak Erot Bersama

A. Ust OTONG

BILA anda ingin perkasa ingat jangan sampai salah masuk carilah yang benar-benar pewaris ilmu Mak Erot Sejati, karena keahlian H. Teja Saeful sudah tidak diragukan lagi dalam menangani keluhan seputar alat vital bahkan pengobatan H. Teja Saeful, sudah terkenal Indonesia dan kota-kota besar di Indonesia, sudah ribuan pasien tertolong dipengobatan Mak Erot ini yang aman tanpa efek samping, bahkan dimanca negara sekalipun pengobatan Mak ERot sudah tidak diragukan lagi keberhasilannya. INGAT untuk Kaum Pria jangan sampai Anda terhina Kaum wanita karena kondisi alat vital yang kurang sempurna Izin Dinkes No. 448 Hak Paten No. 00.2004.09965.10041 KONSULTASI UMUM: KHUSUS PRIA: - Buka Aura - Ejakulasi dini - Cari Jodoh - Impotensi - Sesama jenis - Memperbesar “Alvit” - Pelaris - Memperpanjang “Alvit” - Memikat lawan jenis - Keras dan tahan lama dll - Besar PYDR KHUSUS WANITA: - Ingin punya keturunan - Memperkencang & memperbesar payudara - Mengobati keputihan dll

DIJAMIN 100% Hanya Tempat Kami Klinik Mak Erot Jl. Laksana No. 55J masuk dari Jl. Amaliun Yuki Simpang Raya Medan (Praktek Tetap) H P. 0 8 1 2 . 4 0 3 8 . 3 3 3

KLINIK TRADISIONAL ALAT VITAL DARI PELABUHAN RATU CISOLOK BANTEN DITANGANI LANGSUNG

A. AMARUDIN

TERAPI KEJANTANAN DENGAN MENGGUNAKAN TOTOK SYARAF DAN DIBERIKAN RAMUAN/ JAMU HASILNYA PERMANEN. TANPA EFEK SAMPING BEBAS USIA, BEBAS PANTANGAN DAN AGAMA REAKSI LANGSUNG DI TEMPAT MEMILIH UKURAN YG SUDAH DI SIAPKAN DARI NO (1) S/D (3)

MENGOBATI PRIA

+ BESAR : 3, 4, 4, 4, 4, 5, 5, 5, 6 CM + PANJANG : 13-14-15-16-17-18-19-20 CM - IMPOTENSI - LEMAH SYAHWAT - KURANG KERAS/ LOYO - MANI ENCER/ EJAKULASI DINI - DIABETES/ KENCING MANIS - TDK PNYA KETURUNAN - MENANGANI PROBLEM ASMARA, DSB ALAMAT: JL. SM. RAJA DEPAN GARUDA PLAZA GG. KELUARGA SAMPING KLINIK BUNDA NO. 31A HP. 0812.6057.6444


B8

Ekonomi & Bisnis

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

Banjir Usai, Thailand Beautiful Diluncurkan IMEJ Thailand sebagai salah satu negara tujuan wisata, daerah pertanian,

Waspada/Armin Nasution

WISATAWAN asing mulai memadati lokasi-lokasi wisata di Bangkok seperti The Royal Grand Palace. Para turis terlihat mengikuti alur kepercayaan di lokasi itu dengan mengambil air disiramkan ke kepala untuk membuang sial.

serta sebagai salah satu pusat industri otomotif untuk Asia Tenggara sempat runtuh. Banjir besar yang terjadi bulan lalu dan yang terburuk sejak 50 tahun terakhir membuat negara itu dalam kecemasan.

Waspada/Armin Nasution

SALAH satu patung Budha di Ayutthaya Wat Lokayasutharam yang sempat dilanda banjir dengan ketinggian tiga meter. Namun kini sudah bisa dikunjungi wisatawan.

Waspada/Armin Nasution

SUASANA makan malam dengan Dinner Cruise tepatnya di River City. Di atas kapal ini para pengunjung bisa menikmati malam di atas sungai besar yang membelah kota Bangkok diiringi musik romantis.

Waspada/Armin Nasution

DUA pesawat AirAsia di terminal LCC Kualalumpur yang mengarungi rute ke Bangkok. Penerbangan Kualalumpur-Bangkok termasuk jalur gemuk karena jumlah penumpang yang cukup banyak.

Berfikir Layaknya Hang Over II APA yang ada di fikiran pengunjung saat mengunjungi Thailand? Ada banyak pilihan sebenarnya. Pertama pariwisata, kedua belanja murah ketiga tentu buat yang hobi dengan hiburan malam. Apalagi kalau bukan diskotik dan Thai Girl Show. Sebelum berangkat saya sudah melihat film Hang Over II. Film yang dibintangi Phil (Bradley Cooper), Stu (Ed Helms), Alan (Zach Galifianakis), dan Doug (Justin Bartha) merupakan film komedi konyol yang mengocok perut dari awal sampai akhir dan syutingnya di Thailand. Ceritanya setelah ‘bachelor party’ yang lumayan gila di Las Vegas, Stu memutuskan menikah dan mengatur acara selamatan dengan teman-teman baiknya di Thailand. Syuting di Thailand ini memang mengangkat tema lebih banyak kehidupan malam. Sebelum berangkat ke Thailand saya ditemani Baskoro Adiwiyono dari Marketing Communication Executive AirAsia Jakarta. Kebetulan dia harus ikut sampai ke Kualalumpur dengan penerbangan low cost carrier tersebut. Mulai dari Polonia kami memang bercerita banyak soal Thailand. Tentu saja fokus lebih banyak tentang penerbangan murah tersebut. Kenapa misalnya rute Medan-Hong Kong ditutup. Atau rute mana saja yang masih cukup gemuk untuk dipertahankan. Apalagi saya sempat bercerita dengan Baskoro perjalanan saya ke Queensland Australia menggunakan AirAsia X. Baskoro menjelaskan banyak tentang bisnis penerbangan murah itu. Sampai di Kualalumpur tepatnya terminal LCC AirAsia diskusi masih berlanjut. Sekira pk.17.00 waktu setempat Baskoro dan saya langsung check in untuk penerbangan masing-masing. Dia kembali ke Jakarta dan saya melanjutkan perjalanan ke Bangkok. Setibanya di Bandara Suvarnabhumi Bangkok, bayangan tentang Hang Over II mengemuka. Tidak terlalu sulit untuk melewati imigrasi dan segara prosedur sampai kemudian bertemu dengan rombongan Indra Nugraha, dari TAT Indonesia yang membawa jurnalis lain. Selama di bus dari bandara ke Hotel Anantara Bangkok, diskusi tentang Thailand sebenarnya sudah dimulai. Saya langsung singgung tentang Hang Over II. Indra tersenyum lebar dan menyatakan kalau syuting Hang Over itu diambil di China Town Thailand. Pada dasarnya, kata dia, Thailand itu menyajikan semua yang

dibutuhkan pengunjung. “Kalau mau berwisata, keindahan alam, wisata belanja, peninggalan sejarah sampai kehidupan malam ada di Thailand,” jelasnya. Hang Over II, katanya, hanya sisi lain. Ada banyak hal yang bisa dicermati dari kehidupan di Thailand, tuturnya. Thailand, kata Indra, sangat menghargai wisatawan. Selain itu, biaya hidup lebih murah daripada di Indonesia. Biaya hidup di Bangkok sekitar 30-50 persen lebih murah daripada di Jakarta, apalagi di Chiang Mai, Chiang Rai dll. Dengan kata lain, menurut Indra, bisa belanja lebih banyak, tinggal di hotel lebih bagus, wisata lebih banyak, bahkan tinggal lebih lama di Thailand. Nuansa lain yang ada dalam kehidupan di Thailand adalah keunikan budaya tradisional dalam ruang berstandar internasional.Menikmati citarasa kerajaan masa lalu di restoran modern di atap pencakar langit. Berpesta di klub malam setelah berbelanja diskon di pasar. Menikmati alam perawan pegunungan dari atas balon udara. Berlayar di kapal kuno bermandikan gemerlap kosmopolitan Bangkok. Dan masih banyak lagi, menjamin variasi pengalaman hidup yang tidak habis-habisnya selama di Thailand. Satu lagi, katanya, semakin lama di Bangkok semakin mengkokohkan diri sebagai pusat belanja kelas dunia. Mulai dari pasar grosir Bo Bae dan Pratunam (tempat belanja kaki lima), mal favorit turis, pasar malam Suan Lum (buka sampai tengah malam, lengkap dengan hiburannya yang asyik), pasar terbesar Asia Chatuchak yang murah meriah. Begitupula dengan Siam Paragon yang megah dan super lengkap, sampai ke malmal khusus seperti Siam Square. Pengalaman positifnya memang dirasakan para jurnalis yang mengunjungi Thailand. Tapi tokh yang ingin ‘berwisata malam’ pun sebenarnya ada. Para ladyboy yang konon lebih cantik dari wanita asli bisa dilihat dari cara mereka datang, berdandan dan berjalan. Intinya semua ada di Thailand. Nilai tukar mata uang rupiah dengan Thailand tergolong rendah. Setiap 1 baht bisa ditebus dengan Rp300. Untuk harga pakaian kualitas sedang misalnya sudah bisa ditebus seharga 300 baht atau 90 ribu. Mau yang seperti Hang Over II atau wisata yang sesungguhnya semua tersedia. � Armin Nasution

Kekhawatiran itu pun masih nampak kala Sunsern Ngaorungsari, Deputy Governor Tourism Authority of Thailand (TAT), menyampaikan pernyataannya di hadapan jurnalis yang diundang ke negara itu, Selasa (13/12). Pertemuan yang digelar TAT itu mengundang sekira 600-an media seluruh dunia.Wartawan Harian Waspada Armin Nasution menjadi salah satu delegasi surat kabar dari Medan-Sumatera Utara. Dari Indonesia, selebihnya berasal dari media terbitan Jakarta. Dalam pertemuan yang digelar di Anantara Bangkok Riverside Resort and Spa dia mengungkapkan kecemasannya. Sepanjang tahun ini proyeksi kedatangan wisatawan asing Januari sampai November 2011 memang terjadi penurunan. Efek banjir, katanya, telah membuat mereka harus mendapi kenyataan tersebut. “Imej yang muncul adalah seolah Bangkok sudah tenggelam. Kita tidak bisa apa-apa. Itu sebabnya kita harus memperbaiki imej itu,” jelasnya. Di a m e n g u n g k a p k a n selama delapan bulan pertama 2011, turis asing yang tiba di Thailand meningkat jadi 12,9 juta orang atau 28,6 persen dari saat yang sama tahun sebelumnya, yang mencuatkan harapan tercapainya target. Tapi kekacauan mulai terlihat setelah penurunan, pada September lalu. Jumlah ratarata kunjungan wisatawan

Waspada/Armin Nasution

MENGANTISIPASI merosotnya arus wisatawan pasca banjir besar, Thailand Beautiful diluncurkan Selasa (13/12). mancanegara ke Thailand adalah 1,5 – 1,8 juta orang per bulan, namun pada September turun menjadi 1,4 juta. Sementara pada November, baru tercatat 25.000 turis asing yang tiba di Thailand setiap harinya, sehingga diperkirakan jumlahnya hanya akan mencapai 750.000 turis selama November. Meski Otoritas Pariwisata Thailand telah bekerja keras untuk mempromosikan wilayah lain di Thailand yang belum terkena dampak banjir, target 19,5 juta pengunjung tampaknya terlalu tinggi untuk dicapai, kata dia. Memang hujan terus menerus yang menimpa Thailand terutama Ayutthaya selama 17 hari berturut-turut bulan lalu telah mengakibatkan banjir be-

sar. Thailand lumpuh seluruhnya. Itulah persepsi yang muncul. Wajar kalau setingkat Sunsern Ngaorungsari cemas. Padahal sebenarnya daerah wisata di Bangkok saat ini sudah aman. Bahkan Bangkok adalah salah satu kota yang tidak tersentuh banjir. Pusat wisata di dalam kota seperti Grand Palace, Wat Pho, Wat Arun,Vimanmek Mansion, Dinner Cruise di Chao Phraya serta tempat belanja seperti MBK, Platinum, Siam Paragon dan mall terbaru di Terminal 21 beroperasi normal. Begitupula dengan Bang Na (lokasi Royal Dragon Restaurant dan IKEA), Chinatown, Ratchadapisek (lokasi Somboon Restaurant), dan Huay Kwang (lokasi Mansion 7), Pratunam, Ratchprasong (lokasi Four Faces

Buddha) terpenting airport dan semua sarana transportasi seperti BTS (skytrain) dan MRT (kereta bawah tanah) tak terganggu. Lalu apa yang dilakukan Thailand setelah banjir itu usai? Deputy Prime Minister and Minister of Tourism and Sports Thailand, Chumpol Silapaarcha, pada Selasa (13/12) malam di hadapan perwakilan media massa dan agen pariwisata se-Asia Pasifik di Bangkok meluncurkan tema Beautiful Thailand-Mega Fam Trip. Ini adalah program promosi dan kampanye wisata untuk menghadirkan sebanyak mungkin wisatawan pada 2012. Chumpol menegaskan selama banjir Oktober-November, kawasan wisata yang terkena dampak langsung hanyalah

Ayutthaya World Heritage Site, sebuah daerah sedikit di luar Kota Bangkok. “Namun, kini Ayutthaya sudah dibersihkan dan direhabilitasi penuh. Turis mulai datang lagi,” kata Chumpol. Wakil Perdana Menteri itu juga menegaskan, Kementerian Kesehatan Thailand dan WHO juga telah menginspeksi kawasan wisata terdampak banjir. Beautiful Thailand menjadi salah satu upaya mereka untuk mengembalikan pamor wisata sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar negara itu. Mereka ingin imej tentang banjir yang sudah mendunia segera lenyap seiring dengan upaya memulihkan perekonomian negara yang dipimpin perdana menteri tersebut. �

Cerita Perajin Kecil Dari Ayutthaya JURNALIS dari Indonesia memiliki waktu lima hari di Thailand untuk mengenal lebih dekat kondisi sebenarnya yang terjadi. Sejak 12-16 Desember berbagai rute perjalanan ditempuh. Kunjungan kami ke The Royal Grand Palace salah satu istana kerajaan yang dibangun 1782, kemudian Emerald Budha yang ada di pusat kota Bangkok menunjukkan gairah wisatawan asing yang sesungguhnya. Banyak tempat yang disediakan TAT untuk dikunjungi. Santana, warga negara Thailand yang memandu jurnalis dari Indonesia didampingi Manajer TAT Indonesia Indra Nugraha menunjukkan banyak tempat selain kedua lokasi itu. Selasa (13/12) memang rutin mengelilingi kota Bangkok. Bukan saja Grand Palace tapi juga Wat Pho salah satu kuil terbesar di kota tersebut. Wat Pho juga salah satu tempat pertama univestias di Thailand dibuka untuk sastra, astrology, pengobatan dan massage. Santana pun memberi kesempatan untuk menikmati massage yang ada di lokasi tersebut. Malam harinya merupakan peluncuran Thailand Beautiful. Perjalanan hari berikutnya di Bangkok fokus pada museum Madame Tussauds. Tempat ini seolah menampung semua orang ‘narsis’ yang ingin foto dengan para idolanya. Di sini sudah ada patung lilin mulai dari petinju seperti Muhammad Ali sampai artis terkenal Madonna yang layaknya hidup. Serta tokoh populer dunia lainnya. Lokasi lain pun diperkenalkan Santana seperti shopping mall, pusat belanja terbaru terminal 21, lokasi makan malam dengan kapal pesiar di River City hingga menikmati malam di rooftop (bangunan tertinggi di Thailand). Tetapi selain Bangkok ada juga kota tujuan utama yang patut dikunjungi. Yaitu Provinsi Ayutthaya. Ini adalah salah satu provinsi kea rah Utara dari Bangkok dengan jarak tempuh 80 km. Perjalanan kami tempuh dengan bus untuk sampai ke lokasi cukup memakan waktu

Waspada/Armin Nasution

PERAJIN di Ayutthaya kini sudah bisa beraktivitas normal setelah banjir sempat menghentikan pekerjaan mereka selama tiga bulan.

Di provinsi ini banjir melanda sejak September hingga November lalu. Tinggi genangan di beberapa titik mencapai tiga meter. Tampak beberapa pohon mati menguning hingga ke pucuk daun teratasnya karena terlalu lama tenggelam. Thon Staf TAT Ayutthaya

dua jam. Kota ini merupakan salah satu sentra usaha kecil. Wilayah ini pernah menjadi ibukota Thailand 417 tahun. Di lokasi ini adalah Bangsai Arts dan Crafts Centre tempat para perajin di Thailand bekerja. Tempat ini memang khusus dikelola istri Raja (Ratu) Kerajaan Thailand. Lokasi ini dijadikan juga pusat promosi dan pesanan khusus untuk cinderamata yang dipesan istana. Saat kunjungan ke wilayah ini Bangsai Arts memang sudah

terlihat normal. Namun mereka sempat tutup tiga bulan karena ancaman banjir. Hanya saja walau mereka fokus menghadapi banjir, tetapi tidak menghancurkan fasilitas yang ada di situ. Di wilayah ini suasana pascabanjir memang terasa. Masih terlihat hamparan sawah rata terendam air. Tetapi jalanjalan utama sudah bebas genangan dan lumpur. Thon, staf TAT di Ayutthaya mengatakan areal persawahan

masih terendam namun akan segera dikeringkan untuk mulai musim tanam baru. Di jalan-jalan keluar dari pintu tol menuju kota-kota di Ayutthaya terlihat beberapa rumah penduduk masih porakporanda. Tumpukan karung tampak menghiasi sisi jalan dan alat berat bekerja mengeruk lumpur. Kedatangan turis asing belum sebanyak di Bangkok. Bahkan mobil dan truk yang disediakan untuk membersihkan puing-puing banjir masih terlihat. Di provinsi ini, kata Thon, banjir melanda sejak September hingga November lalu. Tinggi genangan di beberapa titik mencapai tiga meter. Tampak beberapa pohon mati menguning hingga ke pucuk daun teratasnya karena terlalu lama tenggelam. Kini kawasan yang terkenal dengan situs-situs bersejarah

yang diakui sebagaiWorld Heritage dan pusat aneka kerajinan tradisional itu, tengah berbenah. Dan inilah salah satu pusat kota yang direndam banjir besar. Karena di lokasi ini juga merupakan pusat industri otomotif. Apa sebenarnya yang membuat banjir menjatuhkan provinsi ini? Ada tiga faktor. Pertama hujan tidak pernah berhenti selama 17 hari berturut-turut. Kedua, kala itu musim pasang. Air dari laut tumpah ke daratan. Jadi hujan turun, kemudian air laut pun mengalir ke daratan. Ketiga, kawasan industri ini memiliki saluran air yang tidak terlalu baik sehingga tak ada antisipasi banjir besar. Wajar kemudian setelah ini pemerintah Thailand menganalisis kelayakan industri di kawasan tersebut dan rencana masa depan untuk mengantisipasinya. � Armin Nasution


Aceh

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

B9 Jalan Protokol Sering Tergenang Pemkab Pidie Tak Peduli

Kajati Aceh Dipeusijuek Di Jantho JANTHO (Waspada): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menerima kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Muhammad Yusni, SH.MH beserta istri, di Meuligo Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Selasa (20/12). Kunjungan kerja yang baru pertama pertama kali dilakukan M Yusni, SH.MH, sejak ia dilantik menjadi Kajati Aceh pada November tahun lalu itu, disambut dengan upacara adat berupa peusijuek atau tepung tawar oleh tokoh adat Kota Jantho Teuku Ismed. Kunjungan Kajati Aceh di ibukota Kabupaten Aceh Besar itu turut didampingi Asisten Bidang Pengawas Bambang Bachtiar, SH.MH dan sejumlah petinggi Kejati Aceh. MYusni dan rombongan diterima langsung Bupati Aceh Besar Dr Bukhari Daud, MEd serta unsur Muspida dan kepala SKPD jajaran Pemkab Aceh Besat. Kunjungan kerja Kajati Aceh itu sekaligus memantau kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Jantho. Bupati Bukhari Daud dalam sambutan singkatnya mengharapkan dukungan jajaran Kejaksaan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan mampu memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Aceh Besar. “Kerjasama dan dukungan semua elemen masyarakat dan lembaga penegakan hukum, akan mampu mewujudkan pemerintahan berwibawa dan bersih,” ungkapnya. Kajati Aceh MuhammadYusni mengatakan, penegakan hukum harus memperhatikan realita sosial dan perkembangan hukum sejalan dengan kompleksitas penanganan perkara. Karenanya penegakan hukum tidak boleh hanya mengedepankan dan bertumpu kepada kepastian hukum semata, tetapi pada saat yang bersamaan harus memperlihatkan sisi lain dari hukum yaitu keadilan dan kemanfaatan. “Tugas jaksa bukanlah persoalan yang sederhana karena semua tahap penyelesaian penanganan perkara harus dapat dipertanggungjawabkan, baik dari sisi kebenaran keilmuan di bidang hukum (scientific law) maupun kebenaran hati nurani,” kata Kajati M Yusni. (b05)

Simpang BPKP Rawan Kecelakaan, Lalulintas Semrawut BANDA ACEH (Waspada) : Akibat arus lalulintas di Simpang Empat BPKP Banda Aceh semakin semrawut menyebabkan kawasan tersebut rawan terjadi kecelakaan lalulintas. Pasalnya, para pengendara baik roda dua maupun roda empat dari keempat arah, sering mengabaikan lampu pengatur lalulintas (traffic light) dengan menerobos lampu merah. Sejumlah warga saat berada di simpang tersebut, Rabu (21/ 12) menyebutkan, kesemrawutan itu terjadi sejak rampungnya pembukaan jalan tembus menghubungkan Simpang BPKP ke Jalan Negara Banda Aceh-Medan, kawasan Tanjung, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, sehingga membuat arus lalulintas di persimpangan ke Ulee Kareng dan Kantor Gubernur Aceh itu makin padat. Pantauan Waspada, kepadatan arus lalulintas di persimpangan tersebut terjadi hampir sepanjang hari, terutama pada jam-jam sibuk, seperti jam masuk dan pulang kantor/sekolah. Akibatnya, selain dapat mengundang bahaya seperti bertabrakan, juga menimbulkan kemacetan dan kesemrawutan oleh ulah sebagian pengendara yang tidak patuh terhadap aturan. Muzakir, 45, warga setempat berprofesi sebagai PNS menyebutkan, di persimpangan BPKP itu, sebelumnya merupakan simpang tiga, sejak lama sudah ada lampu pengatur lalulintas termasuk di sisi jalan baru juga sudah dipasang traffic light. Tapi pengendara bermotor tetap membandel menerobos lampu merah. Kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian serta penanganan instansi terkait untuk memberi rasa aman dan nyaman ketika warga melintas. (b09)

Waspada/Ibnu Sadan

BATU-BATU yang terlihat di sebagian badan jalan yang baru diaspal di Dusun Utama, Gampong Paya Bujok Seuleumak, Langsa Barat.

Kualitas Proyek Jalan Gp. Paya Bujok Seulemak Dipertanyakan LANGSA (Waspada) : Warga Dusun Utama, Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro mempertanyakan kualitas hasil pengerjaan proyek jalan di tempat mereka, karena baru tiga hari diaspal batu-batu bermunculan. Berdasarkan pengamatan, Rabu (21/12), proyek pengaspalan jalan sepanjang 400 -500 meter dengan lebar 3 meter dan sesuai dengan yang tertera pada plank proyek yang ditancapkan di lokasi kegiatan dengan sumber dananya berasal dari dana hibah pusat 2011. Namun pada plank tidak tercantum berapa nilai proyek yang ada hanya keterangan nomor kontrak 32/SPK/620/Hibah/BM/ 2011 yang dimulai 19 September 2011 dan selesai 18 Desember 2011 serta perusahaan pelaksananya CV Berkat Mulya. Menurut Yusri, warga setempat, pelaksanaan pengaspalan jalan Dusun Utama ini kualitasnya kurang memuaskan, disebabkan di beberapa titik ruas jalan terlihat butiran batu aspalnya. Disebutkan, munculnya butiran aspal karena proses pengaspalannya dilakukan pada saat itu sedang turun hujan dan kondisi badan jalan ketika itu dalam keadaan basah. Dirinya mengharapkan Dinas Pekerjaan Umum Kota Langsa dan kontraktor pelaksana dapat memperbaiki kembali titik-titik ruas jalan yang rusak itu, sehingga mutu proyek ini dapat dinikmati. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Zulfikar yang dimintai keterangannya terkait kualitas proyek dimaksud mengatakan, masalah munculnya butiran aspal di sejumlah titik ruas jalan dimaksud pihaknya sudah berkoordinasi dengan kontraktor. “Pihak kontraktor akan memperbaiki kerusakan itu,” katanya. (b20)

Waspada/Muhammad Riza

BEBERAPA murid SD berseragam putih-putih di Kota Sigli berusaha melewati jalan Iskandar Muda yang tergenang untuk naik ke dalam angkutan kota Labi-labi, Rabu (21/12).

Rumah Diduga Milik Dukun Santet Terbakar SIGLI (Waspada): Rumah milik Hamiyah, 80 warga Desa Ceurih Blang Mee, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Selasa (20/ 12) sekira pukul 22:00 terbakar.

Padahal jauh hari sebelumnya, rumah itu telah dipasang garis polisi (Police Line-red), dan ditinggalkan pemiliknya. Tersiar kabar, rumah tersebut diduga dibakar warga yang marah, karena pemilik rumah itu ditenggarai telah menyantet dua gadis setempat. Kepala Desa Ceurih Cot Hasan Gade, 45 ditemui Waspada, Rabu (21/12) mengisahkan Jumat pekan lalu, ratusan warga meliputi warga Desa Ceurih Blang Mee dan Desa Ceurih Cot, Kecamatan Delima melakukan unjuk rasa ke Polsek setempat menuntut mengusir Hamiyah, 80, bersama keluarganya dari desa itu serta menyembuhkan dua gadis desa setem-

pat yang diduga disantet Hamiyah. Namun, pasca unjuk rasa itu tersangka Haminyah tidak menyembuhkan dua gadis desa itu yang telah disantet yang membuat warga hingga sekarang masih marah, kendati yang bersangkutan tidak terlihat lagi tinggal di rumah itu. “ Karena itu kami tidak tahu siapa yang bakar” kata Hasan Gade. Menurut dia, rumah milik Hamiyah terletak persis di perbatasan Desa Ceurih Cot dengan Desa Curieng Blang Mee. Hasan Gade selaku Kepala Desa Ceurih Cot dan Marzuki selaku Kepala Desa Ceurih Blang Mee sudah pernah menyampaikan kepada Kapolsek selaku pihak keamanan tidak bertanggung jawab terhadap keselamatan Hamiyah bersama keluarganya. Terlebih warga kedua desa telah kompak mengusir Hamiyah dari desa itu. Kepala Desa Ceurih Blang Mee, Marzuki kepada Waspada, kemarin mengatakan rumah milik Hamiyah dibakar warga yang marah berkaitan kasus dugaan santet. Padahal ia selaku

kepala desa telah melarang warganya tidak membakar rumah dan meminta bersabar karena persoalan itu telah ditangani polisi. Namun masyarakat yang sudah terlanjur marah tetap membakar rumah meski telah diberi garis polisi. Saat ini, sebut Marzuki, Hamiyah dan seluruh keluarganya telah menetap tinggal di Banda Aceh. Zakaria bin Abdullah, 44, menantu Hamiyah, beberapa waktu lalu mengatakan ibu mertuanya yang dituding warga sebagai dukun santet itu tidak benar. Malah saat ini kondisi Nek Hamiyah yang berusia 80 dalam kondisi sakit-sakitan. Jujur saja, sebut Zakaria, Nek Hamiyah selama hidupnya bukan berprofesi sebagai dukun dan tidak pernah mengobati orang sakit. “ Kami ini korban fitnah, dari oknum warga yang tidak senang dengan keluarga kami. Padahal kami ini bukan keluarga kaya. Dan kami tidak tahu apa yang menyebabkan keluarga kami dibenci” demikian Zakaria. (b10)

Warga Syamtalira Aron Hajar Dukun Santet SYAMTALIRA ARON, Aceh Utara ( Waspada) : Karena ketahuan mendatangi kuburan pada pukul 01:00, Rabu (21/12), MY, 46, warga Gampong Manyang, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, dihajar warga. Kini MY diamankan polisi di Mapolsek Syamtalira Aron. Kapolsek Syamtalira Aron AKP H Yusuf Hariadi kepada wartawan mengatakan, MY dijemput sekira pukul 07:00 di Meunasah Gampong Manyang. Polisi menjelaskan, ada dua

warga yang melihat MY masuk kuburan yaitu Amir, 25, dan Mukhtar, 23. Mereka sedang menjaga kuburan keluarganya yang baru meninggal di pemakaman umum gampong setempat. Tiba-tiba kedua pemuda itu melihat MY masuk ke kuburan itu. Dua pemuda tadi melihat seekor binatang mirip babi masuk ke rumah MY. Karena itu timbul kecurigaan kalau MY seorang dukun santet. Lalu kejadian dilaporkan kepada warga

gampong untuk menangkap MY. “ Kita akan minta keterangan MY dan sejumlah saksi yang melihat. MY saat ini kita amankan di Mapolsek,” kata AKP Yusuf didampingi Briptu Irwansyah, Kanit Reskrim. Saat diperiksa di Mapolsek Syamtalira Aron yang bersangkutan lebih banyak diam. Kendati begitu dia sempat membantah semua tuduhan warga. “Long hana lagee nyan Bang (Saya tidak begitu bang-red), katanya singkat. (b18/b19)

Honorer Pidie Kategori Satu Lolos Verifikasi BKN SIGLI (Waspada): 173 Tenaga honorer katagori satu sisa tahun lalu untuk Kabupaten Pidie, dinyatakan lolos verifikasi dan validasi dilakukan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pusat. “Mereka ini tinggal menunggu pengumuman dari BKN. Kalau nanti sudah diumumkan, kita akan buat SK bagi mereka,” demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD),Pidie Drs Efendi Usman,

MSi kepada Waspada, Rabu (21/ 12). Menurut Efendi, keputusan diambil dari hasil pertemuan konsolidasi tenaga honorer katagori satu di Bali tanggal 23 sampai 26 November lalu. Sedangkan untuk tahap ke dua, ujar Efendi dinas yang dipimpinnya belum mengetahuinya. “ Kalau yang kategori pertama itu sudah pasti diangkat” jelas Efendi lagi.

Ia mengatakan, pengumuman terhadap honorer yang akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan diumumkan melalui media, dan pihaknya akan mengirim namanama yang lolos. “ Kita harapkan kepada BKN supaya tenaga honorer kategori dua bisa juga diumumkan segera” demikian Efendi. (b10)

Pemerintah Aceh Diminta Tinjau HGU Perkebunan MEULABOH(Waspada): Puluhan massa yang menamakan diri Masyarakat Aceh Peduli Mesuji (MASAM), Rabu (21/12) pagi menggelar aksi solidaritas untuk Mesuji di kawasan Simpang Pelor Jalan T Iskandar, Kab. Aceh Barat. Massa yang merupakan perwakilan unsur LSM, organisasi masyarakat, kepemudaaan dan mahasiswa itu menuntut negara bertanggungjawab atas tragedi berdarah yang terjadi di Mesuji, Lampung dan Sumatera Selatan. Dalam aksinya massa menilai pemerintah lalai dalam menyikapi kasus warga dan perusahaan perkebunan sehingga berujung pada timbulnya kekerasan dan pembantaian. Pemerintah juga dinilai lalai hingga perusahaan perkebunan membentuk petugas pengamanan swakarsa yang bertentangan dengan Kapolri No 8Tahun 2009

tentang Implementasi prinsip dan standar HAM. “Tugas menjaga keamanan hanyalah oleh kepolisian, tapi di Mesuji, perusahaan membentuk Pamswakarsa. Ini membuktikan negara telah melakukan pembiaran,”kata kordinator aksi Zulhelmi Ridwan. Menurut massa kasus Mesuji tidak menutup kemungkinan terjadi di Aceh yang juga terdapat sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit. Hal ini karena ada kemiripan pemicu, kejanggalan dan pelanggaran oleh perusahaan yang juga melibatkan pemerintah dalam proses memperoleh izin. “Untuk itu kami meminta kepedulian Pemerintah Aceh untuk meninjau kembali pemberian izin terhadap sejumlah perusahaan di Aceh. Keberadaan mereka ternyata hanya masih jauh dari harapan kita,” kata Zulhelmi.

Masa juga mendesak Pemerintah Aceh menyelesaikan berbagai masalah pertanahan di Aceh Barat dengan belajar dari kasus Mesuji, karena jika dibiarkan kasus itu tidak menutup kemungkinan melahirkan kasus Mesuji-mesuji baru di Aceh. Selain berorasi, aksi solidaritas untuk Mesuji juga diisi dengan aksi teatrikal yang menggambarkan kekerasan yang terjadi Mesuji. Massa juga membawa foto korban pembantaian serta menenteng berbagai spanduk dan poster menuntut pemerintah bertanggungjawab. Massa juga membagi-bagikan selebaran kepada pengguna jalan yang melintas dikawasan Simpang Pelor. Meski berlangsung di kawasan padat lalulintas aksi berlangsung tertib. Puluhan personil dari Mapolres Aceh Barat turut mengawal jalannya aksi.

kendaraan sering terjadi kecelakaan. Sebenarnya ungkap Safwan, tidak hanya itu saja, persoalannya masyarakat masih banyak mendirikan kios liar di sepanjang emperan juga membuat buruk pemandangan keindahan ibukota Kabupaten Pidie tersebut. Terkait dengan kondisi itu, papar Safwan, Pemkab Pidie terkesan melakukan pembiaran tanpa mempedulikan kenyamanan masyarakat lainnya. Pantauan Waspada, akibat Jalan Iskandar Muda tergenang masyarakat yang mau berbelanja kebutuhan rumah tangga menjadi kesulitan, tak ayal mereka harus masuk dalam air setinggi 50 cm. Begitupun para murid SD yang mau ke sekolah maupun pulang sekolah harus masuk dalam genangan air hingga membuat pakaian seragam mereka basah. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan sampai sekarang belum pernah ditanggapi pemerintah daerah setempat. Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karya (BMCK) Pidie Anwar Ishak kepada Waspada, Rabu (21/12) mengatakan, pihaknya telah mengusulkan dana pembersihan dan pembangunan drainase dalam Kota Sigli, kepada Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta. Namun sampai saat ini dananya belum turun. “ Kita sudah buat perencanaan, dan sudah kita usulkan dana kepada kementerian PU di Jakarta, namun dananya kan belum turun. Sabar dulu lah” kata Anwar. Kepada Waspada, Anwar mengaku sering juga mendapat keluhan serupa dari masyarakat menyangkut jalan utama dalam kota Sigli itu sering tergenang. Hal itu disebabkan drainase tersumbat, demikian Anwar Ishak. (b10)

Penyelewengan Keuangan Di Bank Aceh, Polisi Menunggu Izin Dari BI BANDA ACEH (Waspada) : Kepolisian Daerah Aceh hingga kini masih menunggu izin dari Bank Indonesia untuk proses penyitaan barang bukti terkait dugaan penyelewengan keuangan di Bank Aceh. Saat berkunjung ke SPN Seulwah, Selasa (20/12), Kapolda Aceh Iskandar Hasan menyatakan, dalam melakukan penyidikan dan penyelidikan terhadap kasus dugaan penyelewengan di Bank Aceh, pihaknya bekerja sama dengan BI. “Selain sudah memeriksa beberapa saksi, kami juga sudah memaparkan kasus itu. Sekarang sedang mengumpulkan alat-alat bukti,” ungkap Kapolda. Menurut Kapolda, bukti dan alat bukti yang dikumpulkan selain dari Bank Aceh Cabang Lhokseumawe dan Bank Aceh di Banda Aceh, tapi penyitaan barang bukti tersebut harus sepengetahuan BI dan izin itu sekarang sedang diproses. Yang jelas kita akan usut tuntas kasus ini,” ucap Kapolda didampingi Kabid Humas AKBP Gustav Leo. Dikatakan, jika dalam pengusutan ditemukan ada kerugian negara dalam kasus tersebut, pihak kepolisian juga akan memintai keterangan BPK atau BPKP. Pihak kepolisian mulai menindaklanjuti temuan tim audit BPK RI terhadap keuangan Bank Aceh itu. Sejumlah mantan pejabat bank tersebut sudah dipanggil untuk dimintai keterangan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Aceh, sejak November lalu. Selain mantan pejabat

bank, pihak kepolisian juga meminta keterangan sejumlah karyawan bank milik Pemerintah Provinsi Aceh itu. Kasus Rawa Tripa Terkait permintaan Mabes Polri agar Polda Aceh segera melakukan gelar perkara kasus pemberian izin perkebunan di lahan gambut Rawa Tripa dengan terlapor Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Kapolda Aceh Iskandar Hasan menyatakan belum mengetahui secara pasti tentang hal itu. “Nanti akan saya cek dulu, kalau sudah ada akan saya beritahukan,” kata Kapolda Aceh. Seperti diberitakan, pelimpahan penanganan kasus tersebut dari Mabes Polri ke Polda Aceh tertuang dalam surat Bareskrim Polri No.B/ 4472/Ops/XI/2011/Bareskrim tanggal 25 November 2011. Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dilaporkan Tim Advokasi Masyarakat Peduli Tripa ke Mabes Polri terkait kebijakannya menerbitkan Izin Budi Daya Perkebunan seluas 1.600 hektare dalam Kawasan Ekosistem Leuser di Kabupaten Nagan Raya, karena bertentangan dengan Instruksi Presiden No. 10/2011 tentang Penundaan Izin Baru di Kawasan Gambut. Tim Advokasi Masyarakat Peduli Tripa Penerbitan izin oleh Gubernur Aceh juga bertentangan dengan PP No.26/2008 tentang Rencana Tata Ruang Nasional. (b05)

Warga Harus Rasakan Manfaat Mess Aceh Di Jakarta JAKARTA (Waspada) : Keberadaan mess Aceh di Menteng, Jakarta harus dirasakan faedahnya oleh rakyak Aceh yang datang ke Jakarta atau yang tinggal di luar Aceh. Mess ini mesti menjadi perwakilan budaya Aceh di ibu kota negara Indonesia. Demikian komentar dua warga Aceh yang tinggal di Jakarta dan satu di Bener Meriah. “Mess Aceh ini harus berorientasi kepentingan pembangunan ekonomi rakyat serta dampaknya tersentuh langsung kepada sendisendi kehidupan. Uang rakyat harus digunakan untuk kepentingan kemaslahatan,” ungkap Sri Wahyuni, tokoh perempuan Aceh di Bener Meriah, Rabu (21/12). Kak Ayu panggilan akrabnya mengingatkan setiap proyek yang dianggarkan Pemda harus benar-benar menyentuh dan dirasakan oleh rakyat. Dia menambahkan, pembangunan mess mesti dikelola dengan baik dan merata, sehingga tidak jadi masalah kelak. “Pengelolaan mess itu jangan sampai terlalu banyak menyedot anggaran Pemerintah Aceh, sebab di Aceh masih banyak orang miskin,” tuturnya. Hal senada juga dipaparkan Muslim, anggota DPR asal Aceh yang menyambut gembira peresmian mess Aceh Sabtu pekan lalu. Menurutnya, Aceh terlambat membangun gedung yang representatif dibanding mess Sumatera Barat atau Maluku yang lebih besar dan mewah. “Mess sekarang lebih baik daripada mess sebelumnya di Jalan Indramayu. Kita berharap pejabat-pejabat dari Aceh bisa tinggal di sana. Tidak perlu lagi di hotel-hotel berbintang,” ajak Muslim di Jakarta. Kader Partai Demokrat ini menjelaskan,

keberadaan mess itu bisa menghemat biaya perjalanan dinas pejabat. Dengan tinggal di mess, berarti biaya operasional tertutupi dengan biaya penginapan. “Koordinasi antar pejabat akan lebih gampang. Apalagi ada kamar setingkat bintang lima. Bayaran pun lebih murah daripada di hotel yang semalam paling murah mencapai Rp500 ribu,” ungkap Muslim. Sisi positif keberadaan mess Aceh juga dipaparkan oleh Fikar W Eda, seniman Aceh di Jakarta. Dengan beroperasinya mess ini menjadi pusat kebudayaan Aceh dengan agendaagenda berkala. “Sangat dimungkinkan setiap bulan diadakan agenda kebudayaan, diskusi, pelatihan dan lain-lain,” ajak lulusan Fakultas Pertanian Unsyiah Banda Aceh ini. Gubernur Aceh Irwandi Yusuf meresmikan Kantor dan Mess Aceh di Jalan RP Suroso/Gondangdia Lama, Sabtu (17/12). Gedung berlantai delapan ini dikawal oleh nama jalan pahlawan dari asal Aceh. Di sebelah utara, tertera nama Jalan Cut Mutia yang terkenal dengan nama Masjid Cut Mutia. Di barat terbujur nama Jalan Cut Nyak Dhien bersambung ke Jalan Teuku Umar. Di selatan Mess Aceh, terukir nama Jalan Chik Ditiro. Mess ini dibangun di lahan seluas 2.148 meter persegi dengan luas bangunan 4.933,66 meter persegi yang terdiri dari empat kamar VIP berstandar bintang lima, 56 kamar standar dan lantai dasar memuat 75 mobil. Mess ini dibangun dengan nilai Rp65, 8 miliar anggaran pemerintah Aceh selama tiga tahun anggaran sejak 2009-2011. (cmh)

Isu Mutasi Merebak Di Gayo Lues

Waspada / Arman Konadi

SEORANG peserta aksi MASAM (Masyarakat Aceh Sayang Mesuji) memegang poster bertulis desakan mengusut kasus pembantaian di Mesuji dalam aksi solidaritas di Jalan T Iskandar Simpang Pelor Kab. Aceh Barat, Rabu (21/12). Puas menyampaikan tuntutannya aksi yang berlangsung

SIGLI (Waspada): Kendati Jalan Iskandar Muda, Kota Sigli sering tergenang air setiap hujan turun. Namun Pemkab Pidie enggan memperhatikannya, meski masyarakat mengeluh. Akibatnya jalan protokol itu bagai tak bertuan. Safwan, warga Benteng, Kota Sigli, kepada Waspada, Rabu (21/12) mengatakan, Pemkab Pidie di bawah kepemimpinan bupati H. MirzaNazir kurang peduli terhadap keindahan ibukota kabupatenitu. Buktinya hampir berakhirnya kepemimpinan mereka, Kota Sigli masih terlihat centang perenang. Buktinya, hingga saat ini persoalan jalan utama dalam kota masih tergenang air, akibat buruknya riol (selokan-red) yang tersumbat. Padahal, bupati dan anggota DPRK setempat melintasi jalan itu, baik saat pulang dari kantor maupun saat berangkat ke kantor.“ Tetapi mereka tidak ambil peduli. Padahal setiap hari mereka melintasi jalan ini” kata Safwan, dengan nada kecewa. Ia mengungkapkan persoalan lainnya adalah, Kota Sigli kian hari terus menunjukkan keseberautan, karena Pemkab Pidie melalui dinas terkait serta Satuan Polisi Lalulintas tidak becus menertibkan angkutan umum jenis Labilabi (Sudaco-red) yang parkir di sepanjang jalan utama, yang membuat jalur lalulintas di dalam Kota Sigli menjadi semraut. Meski terminal telah dibangun dengan layak di tengah pusat perbelanjaan Kota Sigli, namun para sopir angkota masih saja membandel menunggu penumpang di sepanjang jalan utama dalam Kota Sigli. Bahkan akibat tidak tertibnya

sekitar 2 jam itu akhirnya bubar. (cb06)

BLANGKEJEREN (Waspada) : Isu mutasi merebak di kalangan pejabat SKPD di lingkungan Pemkab Gayo Lues menjelang Pilkada 2012 mendatang. Namun beberapa pejabat sudah mulai kasak-kusuk tentang isu itu. Seiring dimekarkannya dua dinas, yakni Dinas Kehutanan dan Perkebunan dan Dinas Kebersihan dan Pemadam Kebakaran, tentu saja kedua dinas yang akan dimekarkan itu harus diisi pegawainya mulai dari eselon II, III dan IV,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya, Rabu (21/12). Menurut sumber itu, bila mutasi dilaksanakan sebelum Pilkada dapat menimbulkan efek negatif bagi calon incumbent. Kalaupun harus mengisi struktur baru terhadap dua dinas yang dimekarkan, tidak seharusnya mengutakatik eselon III dan IV, kecuali eselon II hal ini merupakan kebutuhan instansi tersebut. Kabar yang beredar, Bupati Gayo Lues Ibnu Hasim akan melakukan mutasi pejabat pada Januari 2012 setelah pengesahan anggaran. Hal ini dilakukan selain mengisi posisi yang lowong,

seperti Kepala Perhubungan, Kepala Dinas Kebersihan dan Pemadam Kebakaran dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan. Selanjutnya, kabar itu juga menyebutkan beberapa instansi lain bakal dimutasi yakni di eselon II dan III. Seperti Dinas Pertanian, Bappeda, Sekretaris MPU, Kabag Hukum, Setdakab dan Sekwan. Bahkan, sejumlah pejabat yang ditanya membernarkan kabar mutasi, namun lagi-lagi belum diketahui kapan digelar. Munculnya isu mutasi juga membuat sebagian pejabat di Gayo Lues panas dingin karena takut posisinya tergeser. Namun tak sedikit pula yang mengaku siap jika harus diganti. Bupati Gayo Lues Ibnu Hasim menjawab pesan singkat wartawan mengatakan, belum mendapat informasi jadwal mutasi sebagaimana yang gencar dibicarakan. Menurutnya, dalam hal ini bukan mutasi, melainkan mengisi struktur baru terhadap dua dinas yang baru dibentuk. Dan mengenai jadwal pelaksanaan masih dalam tahap proses. (cjs)


Aceh

B10 Anak Kades Bakar Mobil Tetangga IDI (Waspada): Tanpa diketahui akar persoalan, seorang pemuda baruh baya anak Kepala Desa (Kades) Tumpok Teungoh Kemukiman Julok Tunong Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur, Rabu (21/12) membakar mobil pick-up jenis Zebra milik M Yacob, 55, warga setempat di desa dan kecamatan setempat sekira pukul 11:00. Pelaku pembakaran yakni T Andi, 27, anak Kades Tumpok Teungoh T Anwar Efendi. Saat kejadian, mobil milik M Yacob yang merupakan tetangga T Anwar Efendi itu diparkir di depan rumah Kades. Tak diketahui penyebabnya tiba-tiba api muncul dari mobil dan dalam hitungan detik bagian depan mobil terbakar. Setelah api membakar bagian depan mobil, pemilik rumah dan pemilik mobil yang melihat langsung memadamkan api dengan ember menggunakan air sumur. Tak lama kemudian, dua unit armada kebakaran tiba di lokasi. Kapolres Aceh Timur AKBP Drs Ridwan Usman melalui Kapolsek Julok Iptu Zulfikar membenarkan dan pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih mendalam. Iptu Zulfikar menambahkan, hasil penyelidikan sementara disebut-sebut pelaku mengindap kelainan kejiwaan dan kerap mengamuk di rumahnya. Diduga keras, ketika membakar mobil milik tetangga di rumah orangtuanya pelaku sedang kumat dan dalam keadaan tak sadarkan diri. “Catatan kita di kepolisian pelaku juga sudah dua kali diamankan karena kerap menganggu masyarakat setempat,” sebut Iptu Zulfikar seraya menandaskan, meski demikian pihaknya akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu. (b24)

Lestarikan Adat Istiadat Singkil Hilir SUBULUSSALAM (Waspada): Segenap masyarakat diminta ikut melestarikan adat istiadat Singkil Hilir (Subulussalam dan sekitarnya-red). Pasalnya, nyaris adat istiadat terkait sunat rasul dan perkawinan berangsur dilupakan. Kepada peserta seminar adat Aceh yang digelar Majelis Adat Aceh (MAA) Subulussalam, Rabu (21/12) di Hotel Khairulsyah, Wakil Wali Kota Affan Bintang juga minta menyimpulkan hasil seminar untuk diaplikasikan di masyarakat.“Kita dorong dibukukan dan diqanunkan,” tandas Affan menanggapi Ketua Panitia, Safran Kombih. 50-An peserta seminar meliputi tokoh adat, kepala mukim dan unsur MAA dari lima kecamatan. Ketua MAA Subulussalam H Layari Kombih menyebutkan, sejak terbentuk 2007, perdana seminar 2011. “Tahun 2009, MAA Subulussalam rencanakan seminar dengan peserta 250, biaya Rp130 juta, namun tidak terealisasi,” tandas Layari minta, ke depan, Pemko Subulussalam memplotkan anggaran bagi lembaga adat ini. Sementara biaya seminar Rp52 juta, dari anggaran MAA 2010 Rp350 juta. Hadir LO Polres Kompol Mirwazi, Dan Subdenpom 1/2 IM Norman Sidabutar, sejumlah Kepala SKPK dan undangan lain. (b28)

Pembuatan e-KTP Seunagan Timur Lamban SEUNAGAN TIMUR, Nagan Raya (Waspada) : Pembuatan e- KTP di Kabupaten Nagan Raya dinilai sangat lamban. Hal itu ditemukan di beberapa tempat seperti Kecamatan Seunagan Timur. Warga menilai panitia terlalu lalai dan mengakibatkan para pengantri kesal, selain itu monitor komputer mati hidup seperti tidak ada persiapan. ‘’Sebenarnya sebelum mereka mengambil foto untuk itu memeriksa dulu peralatannya bukan membuat masyarakat menunggu dengan lama tanpa ada kepastian ,’’kata Dewi kepada Waspada, Rabu (21/12). Menurutnya, mereka berjam-jam menunggu namun selalu ada alasan mulai dari listrik padam dan hingga tidak cukup tegangan. Dari amatan Waspada, masyarakat yang mengantri tidak banyak berkisar 5 sampai 7 orang. (cb07)

Rumor Sekda Pidie Jaya Diganti Mencuat MEUREUDU (Waspada) : Rumor pergantian Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pidie Jaya, Ramli Daud, kembali mencuat di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan masyarakat setempat. Sejumlah pejabat di lingkungan instansi SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) membenarkan adanya rumor tersebut. Salah seorang PNS di lingkungan Pemkab Pidie Jaya, Rabu (21/12) menginformasikan, Sekdakab Ramli Daud, bakal digantikan salah seorang Kadis di jajaran Pemkab setempat. “Saya dengar memang demikian,” ujarnya. Sekdakab Pidie Jaya Ramli Daud membenarkan rumor itu. Namun Ramli Daud menyatakan tidak mengetahui darimana rumor itu berkembang. Sekdakab mengatakan, soal pergantian itu merupakan wewenang bupati. Namun, hingga kini dirinya tidak pernah dipanggil dan diberitahu. Sedangkan soal restrukturisasi birokrasi sesuai dengan PP No.41 tahun 2007 untuk Pemkab Pidie Jaya, sudah dilaksanakan. Bupati Pidie Jaya HM Gade Salam kepada wartawan beberapa waktu lalu membantah akan melakukan pergantian Sekda dalam waktu dekat. (b09)

Waspada/Muhammad Hanafiah

PROF Abdurrahman Ginting, M.Ed.M.Si.PhD ketika memberikan penjelasan kepada peserta in service training untuk Kepala Sekolah, Guru dan Pengawas sekolah se Kabupaten Aceh Tamiang di Gedung SKB Karang Baru,Kab.Aceh Tamiang, Senin (19/12).

In Service Training Dan Musker Guru Se Aceh Tamiang KUALASIMPANG (Waspada): ratusan guru,pengawas dan kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan SMP mengikuti in service training kelompok kerja guru dan musyawarah guru se Kabupaten Aceh Tamiang 18-19 Desember di Gedung SKB Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Pengelola Program Bermutu (Better Education Through Reformed Management Universal Teacher Upgrading) Tingkat Kabupaten Aceh Tamiang, Amir yang turut didampingi Distric Coore Time (DCT/Tutor Daerah) dan Panitia Pelaksana In Service Training, Ainun Badariah kepada Waspada, Senin (19/12) merincikan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan yang mereka laksanakan itu sebanyak 285 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah SD, SMP, Pengawas . Selain itu, imbuh Amir, ada juga 225 orang yang terdiri dari guru yang mewakili setiap kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP) untuk mata pelajaran tingkat SMP dan Kelompok Kerja ( KKG) untuk mata pelajaran tingkat SD se Kabupaten Aceh Tamiang. Amir juga menjelaskan sumber dana untuk melaksanakan program kegiatan bersumber dari dana pinjaman lunak ( Loan) dari Belanda, pemerintah pusat dan dana sharing dari Pemkab Aceh Tamiang. Sedangkan narasumber yang tampil pada kegiatan in service training dan Musyawarah Kerja Guru se Kabupaten Aceh Tamiang yaitu Prof Abdurrahman Ginting,M.Ed.M.Si.PhD dari Jakarta.(b23)

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

Badan Jalan Di Seruway Rusak Berat

Waspada/Muhammad Hanafiah

MOBIL terjebak dalam lumpur yang menghiasi badan jalan di Kecamatan Seruway , persisnya badan jalan menuju kawasan Pesisir Kabupaten Aceh Tamiang,Selasa (20/12).

Anak Punk Merusak Syariat Islam LHOKSEUMAWE (Waspada): Anak punk yang masih menjadi buah bibir masyarakat Aceh dan, bahkan menarik perhatian dunia internasional. Tgk Ibarahim selaku Ketua Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) menilai kehadiran anak punk di Aceh merusak Syraiat Islam. MUNA juga sangat mendukung sikap Kapolda Aceh. Abu Matang Lada sapaan akrab Ketua MUNA menilai kehadiran anak punk selain merusak syraiat islam, yang lebih fatal adalah kultur dan moral generasi muda Aceh terancam oleh budaya mereka (budaya barat-red). Budaya itu jelas sangat bertentang dengan Syariat Islam. Hal itu jelas dikemukan oleh hadist, Abu Hurairah berkata,

“Rasulullah telah melaknat lakilaki yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian laki-laki,” hadist sahih Riwayat Abu Dawud,” kata Tgk Ibrahim sela waktu melakukan takdiah kepada Alm. Abu Karimuddin,kemarin. Orang Aceh yang erat dengan ajaran Islam tidak pernah mengenal pakaian seperti anak punk yang sedang booming di Aceh saat ini. Seperti ciri khas rambut yang Mohawk berwarna-warni, berdiri kaku, pakaian yang terkesan tajam. Belum lagi, seperangkat atribut lainnya seperti rantai, gembok, peniti, kalung dan anting bagi pria kerap ‘menghiasi’ pakaian mereka. Hal itulah yang diharamkan dalam agama, karena anak punk itu di Banda Aceh kini pada umumnya beragama Islam. Dengan tingkah lakunya itu apabila dibiarkan akan menjerumus remaja Aceh terpengaruh budaya mereka sebagai ‘penjajah moral’. Selain memberi apresiasi

kepada Kapolda Aceh, Abu Matang Lada mengingatkan stake holder daerah dan para LSM harus memberi dukungan penuh terhadap upaya Kapolda Aceh yang kini sedang membina dan membekali ilmu-ilmu agama anak punk di SPN Seulawah, Aceh Besar. Terkait ada pihak yang mengatakan melanggar HAM, Abu sangat menyesalkan itu. Pasalnya, setiap sesuatu yang berurusan dengan Islam selalu dikait-kaitkan dengan HAM, bahkan terorisme. “Padahal mereka harus tahu, Islam itu mengajarkan kedamaian bagi pemeluknya dan bagi setiap umat,” ujarnya. Pada akhir pembicaraan, Abu berpesan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota lebih fokus memback-up syariat Islam di Aceh yang terkesan saat ini masih dinomor duakan. Apabila Islam kuat, maka pengaruh budaya luar yang akan masuk ke Aceh menjadi sulit. (cmk)

Dukung Kapolda Soal Anak Punk

Sejumlah Ormas Islam Datangi Mapolda Aceh BANDA ACEH (Waspada): Mendukung kebijakan Kepolisian Daerah Aceh dan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam dalam penanganan anak punk di daerah itu, sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam, Selasa (20/12), beraudiensi dengan Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan. Selain Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Aceh dan Himpunan Ulama Dayah Aceh (HU DA) juga hadir Dewan Dakwah Aceh, PII, KAMMI, KAPMI, Kobar GB Aceh, Rabithah Taliban, Himpunan Mahasiswa Islam Aceh, Himpunan Masjid Aceh, Barisan Muda Mahasiswa Aceh, dan sejumlah Ormas lainnya. Dalam pertemuan itu, selain mendukung upaya pembinaan yang dilakukan Pemkot Banda Aceh dan pihak kepolisian, para pimpinan Ormas Islam itu menegaskan tindakan pembinaan yang dilakukan tidak melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). “Punk tidak sesuai dengan adat istiadat Aceh sebagai daerah yang bersyariat. Mereka tidak pantas tinggal dia Aceh dan mempengaruhi anak-

anak Aceh,” kata Sekretaris HUDA Tgk Faisal Ali. Sementara Yusuf Kardawi, Ketua FPI Aceh yang juga hadir dalam audiensi itu menilai tindakan Pemko Banda Aceh dan Polda Aceh terhadap anak punk tidak melanggar HAM, bahkan sebaliknya menegakkan HAM. Menurut FPI Aceh, punk selama ini telah mempengaruhi banyak anak Aceh. “Hasil investigasi Departemen Hukum dan HAM FPI, Polda Aceh tidak melanggar HAM, justru sebaliknya menjunjung HAM,” ujar Ketua Yusuf Kardawi. Sedangkan Sekretaris Himpunan Masjid Aceh Tgk Tarmidi di hadapan dalam kesempatan itu mengatakan, jika seluruh orang Aceh dikumpulkan dan ditanyakan apakah mereka menerima kehadiran punk di Aceh? “Pasti semua menjawab, tidak untuk anak punk. Kalau ia orang Aceh asli pasti menolak, kecuali bukan Aceh asli,” ungkap Tarmidi. Dalam kesempatan itu juga, Tarmidi juga mempertanyakan sejak kapan punk datang ke

Aceh. “Selama ini orang Aceh tenang-tenang saja, tiba-tiba mereka datang mengacaukan Aceh dengan ulah mereka,” sambungnya. Di hadapan Kapolda dan sejumlah pejabat utama Polda Aceh para pimpinan Ormas Islam itu menyatakan sikap di antaranya, punk telah keluar dari norma agama, budaya dan adat istiadat Aceh. Setiap perlakuan yang menyimpang perlu pembinaan. Merka juga mendesak Pemerintah untuk segera membuat qanun tentang pembinaan remaja yang menyimpang dan mengalokasikan dana untuk pembinaan itu. Sementara Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasa menyatakan terima kasih atas dukungan dari semua pihak karena selama beberapa hari ini banyak SMS bernada hujatan yang masuk ke handphonenya. “Tujuan saya menjaga Syariat Islam, lebih baiknya lagi pemerintah perlu membuat diskusi tentang ini, supaya mendapat jalan keluarnya,” sambung Iskandar Hasan. (b05)

Tebing Sungai Di Peudawa Ambruk, Rekanan Diminta Bertanggungjawab PEUDAWA ( Waspada) : Ambruknya proyek otsus 2011 berupa pembangunan tebing sungai di Desa Blang Buket, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, kalangan rekanan diminta bertanggungjawab. Hal itu perlu ditegaskan agar dinas terkait tidak mencairkan pembayarannya 100 persen. “Relawan kita sudah meninjau lokasi proyek tebing sungai di Peudawa. Kabarnya, proyek itu masih dalam tahap pengerjaan dan belum terjadi serah terima antara rekanan dengan dinas terkait. Jadi, rekanan harus bertanggungjawab,” papar Direktur Eksekutif Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin, Rabu (21/ 12). Menurutnya, ambruknya proyek bernilai ratusan juta rupiah di pedalaman Kecamatan Peudawa tidak mutlak disebabkan banjir sebagaimana disampaikan CV Jangkrik Bos, tetapi kualitas proyek diduga menjadi

SAFARUDDIN

faktor utama ambruknya tebing sungai yang dibangun awal November 2011. “Jika tidak bisa dimanfaatkan masyarakat, untuk apa? Jika kita mengobati orang sakit secara gratis sudah berapa pasien yang tertangani. Jadi kita minta rekanan harus membangun kembali proyek tersebut, sebab sama sekali tidak bisa dimanfaatkan masyarakat,” tutur

Safaruddin. Direktur Utama CV Jangkrik Bos, Teungku Fauzi ketika dikonfirmasi menjelaskan, ambruknya proyek tebing sungai murni akibat banjir yang melanda kawasan itu akhir pekan lalu. Padahal, pihaknya ketika itu masih tergolong tengah menyelesaikan tahap akhir pekerjaan. “Ambruknya proyek kita ini murni akibat banjir,” tandas Fauzi singkat. Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, proyek pembangunan tebing sungai dengan nilai Rp300 juta lebih di Dusun TH Yasin, Desa Blang Buket, Kecamatan Peudawa, ambruk total ke sungai, Minggu (18/12). Akibatnya, akses ratusan kepala keluarga (KK) di dua desa bagian selatan Peudawa terganggu. Meski masih bisa dilintasi kendaraan, namun jika hujan terus mengguyur, maka jalan di lereng bukit itu akan longsor ke sungai dan arus transportasi putus total. (b24)

SERUWAY (Waspada): Kondisi badan jalan di Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang sangat memprihatinkan karena muncul “kubangan kerbau” dan kolam serta berlumpur, sehingga sangat sulit dilalui kendaraan bermotor yang melintasi kawasan badan jalan di Seruway. Pantauan Waspada, Selasa (20/12), Sejumlah ruas badan jalan yang rusak berat antara lain kawasan badan jalan menuju Kantor Camat Seruway. Selain itu kondisi yang sangat parah tampak jalan mulai Sei Kuruk , Gelung, Kampung Baru sampai ke Desa Pusong kapal yang tidak jauh dari bibir pantai Selat Malaka itu. Di kawasan badan jalan itu sudah sangat sulit untuk dilalui mobil roda empat dan roda enam karena sepanjang jalan rusak berat,berlumpur seperti “kubangan kerbau”. Selain menyulitkan kendaraan roda empat dan enam, bagi warga yang mengendarai sepedamotor juga harus ekstra hati-hati ketika memilih badan jalan yang sudah kupak-kapik di pesisir Aceh Tamiang itu. Menurut warga, badan jalan mulai Desa Sei Kuruk, Gelung, Kampung Baru dan Pusong Kapal itu rusak berat karena beberapa waktu yang lalu dilalui truk yang mengangkut barang-

barang melebihi tonase dari kekuatan badan jalan untuk keperluan pembangunan pelabuhan di Pusong Kapal. “ Aspalnya habis hancur semuanya, akibatnya badan jalan berlumpur diguyur hujan dan sangat sulit untuk dilalui kendaraan ,” ungkap warga Kampung Baru kepada Waspada. Camat Seruway, Asra ketika ditanya Waspada ,Selasa ( 20/12) mengakui itu. “ Saya sudah laporkan kondisi badan jalan yang rusak berat di Seruway ini kepada Bupati Aceh Tamiang, H Abdul Latief dan Ketua DPRK Aceh Tamiang, Rusman untuk segera dicari solusi terbaik memperbaikinya,” kata Asra. Bupati Aceh Tamiang, H Abdul Latief dan Ketua DPRK Aceh Tamiang, Rusman ketika ditanya Waspada mengakui sudah menerima laporan dari Camat Seruway. “ Kami juga bersama bupati sudah melihat langsung kondisi badan jalan menuju Pusong Kapal itu rusak berat ,” ujar Rusman. Rusman dan Bupati Aceh Tamiang, H Abdul Latief kepada Waspada menyatakan untuk mengaspal badan jalan yang rusak berat di Seruway diperlukan anggaran yang tidak sedikit,karena itu untuk memperbaikinya sangat tergantung dari ketersediaan anggaran. (b23)

Aparat Hukum Diminta Tangkap ‘Dalang’ Kriminalisasi Anggaran Aceh Tamiang KUALASIMPANG (Waspada): Koordinator Solidaritas Rakyat Untuk Keadilan ( SORAK) Aceh Tamiang , Haprijal Roji meminta kepada aparat hukum di Provinsi Aceh menangkap ‘dalang’ kriminalisasi anggaran APBK -Perubahan Kabupaten Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2011 yang telah mencantumkan pengangkatan tenaga honorer sebanyak 185 orang tanpa proses pembahasan anggarannya di DPRK Aceh Tamiang. “ Kasus yang telah menimbulkan kecemburuan bagi tenaga bakti yang sudah lama berbakti tetapi tidak diangkat sebagai tenaga honorer, sedangkan yang baru saja sebagai tenaga bakti dan bahkan ada yang tidak pernah bekerja sebagai tenaga bakti di SKPK tetapi diangkat sebagai tenaga kontrak atau honrer di SKPK. Malahan anggaran untuk mengangkat tenaga kontrak/honorer sebanyak 185 orang itu tanpa melalui pembahasan badan anggaran eksekutif dan legislatif. Ini jelas ada dugaan tindak pidana kriminalisasi anggaran APBK Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2011,” papar Haprijal Roji kepada Waspada ,Rabu (21/12). Haprijal menyatakan, seharusnya setiap pengangkatan terlebih dahulu anggarannya serta jumlah yang akan diangkat dibahas terlebih dahulu oleh badan anggaran eksekutif dan legislatif untuk disahkan dalam APBK Tahun 2011. Menurut Haprijal, diduga kuat ada “permainan” dalam hal pengangkatan tenaga honorer/ kontrak yang sebanyak 185 orang itu,sehingga nama-namanya tidak berani diumumkan oleh BKPP Aceh Tamiang. “ Dari mana uang untuk membayar honor kepada 185 orang itu perlu juga diusut oleh aparat hukum ,hal ini juga perlu dilidik oleh aparat hukum sampai tuntas,kalau memang terbukti ada permaianan atau tindak pidana, maka Ka.BKPP Aceh Tamiang, Ahmad As’adi dan pelaku lainnya memang pantas dijebloskan dalam penjara,” pungkas Haprijal. Haprijal menyarankan,sebaiknya SK pengangkatan 185 orang tenaga kontrak itu dimusnahkan saja dan harus disaksikan oleh aparat hukum serta pihak terkait lainnya . Seperti yang telah diberitakan Waspada sebelumnya, pihak DPRK Aceh Tamiang juga meminta kasus pengangkatan sebanyak 185 orang itu perlu diusut sampai tuntas. Ka.Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan ( BKPP) Kabupaten Aceh Tamiang, Ahmad As’adi ketika dikonfirmasi Waspada, Rabu (21/12) melalui telepon membantah ada

menerima uang untuk mengangkat sebanyak 185 orang tenaga kontrak/honorer itu. “ Saya tidak tahu apakah ada permainan dalam hal ini atau tidak, tetapi yang jelas tidak benar saya menerima uang untuk mengangkat tenaga honorer 185 orang itu,” tegas Ahmad. Ahmad juga menyatakan, pasca adanya pengangkatan 185 orang tenaga kontrak/ honorer itu telah menimbulkan keributan dan kecemburuan dari tenaga bakti yang sudah lama berbakti tetapi belum diangkat sebagai tenaga honorer.“ Kasus pengangkatan sebanyak 185 orang tenaga honorer tahun 2011 ini telah membuat kepala saya pusing memikirkannya ,apalagi kini sudah pula diberitakan Waspada, sehingga menjadi pembicaraan hangat di daerah ini,” kata Ahmad. Akibatnya, lanjut Ka.BKPP Aceh Tamiang itu lagi, Dirinya sudah dipanggil DPRK Aceh Tamiang pada Selasa (20/12) untuk memberikan penjelasan pada Komisi C dan Komisi A dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Nora Idah Nita di Gedung DPRK Aceh Tamiang, Selasa (20/12). “ Semuanya sudah saya jelaskan kepada DPRK Aceh Tamiang pada pertemuan tersebut,” ungkap Ahmad. Ahmad As’adi juga menyatakan dari pada pusing memikirkan kasus pengangkatan 185 orang tenaga kontrak/honorer ini dan dirinya nanti bakal dipanggil-panggil oleh aparat hukum, maka pengangkatan lebih baik dibatalkan. Menurut Ahmad, nama-nama 85 orang itu adalah diusulkan oleh SKPK yang ada di lingkungan Pemkab Aceh Tamiang yang diajukan kepada BKPP Aceh Tamiang .” SKPK yang tahu tentang nama-nama tenaga bakti yang akan diusulkan menjadi tenaga kontrak,mereka juga yang tahu tentang lamanya masa kerja tenaga bakti itu yang diusulkan ke BKPP Aceh Tamiang. Jadi, bukan BKPP yang bersalah dalam hal ini, tetapi pihak yang mengusulkannya. Saya menerima informasi ada yang sudah lama sebagai tenaga bakti, tetapi belum diangkat sebagai tenaga honorer. SK pengangkatan 185 orang itu masih ada di kantor dan belum dibagikan kepada mereka, pengangkatannya juga sudah dibatalkan untuk tahun 2011 dan akan kita bahas kembali pada tahun anggaran 2012 mendatang, terutama untuk tenaga guru didaerah terpencil dan tenaga medis yang memang sangat dibutuhkan. Sedangkan untuk tenaga kontrak lainnya kita pending (ditunda) saja. Untuk apa gara-gara kasus ini nanti saya pula yang akan ditangkap,“ pungkas Ahmad As’adi. (b23)

Aceh Tamiang Dukung Peningkatan Kesejahteraan Petani BENDAHARA (Waspada): Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sangat mendukung program yang diajukan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani di sana. Hal itu diungkapkan oleh Bupati Aceh Tamiang, H.Abdul Latief yang turut didampingi Ketua DPRK Aceh Tamiang, Rusman, Kadis Pertanian dan Peternakan Aceh Tamiang, M Yunus,Camat Bendahara, Helmi,Camat Seruway, H Asra dan pendamping lainnya ketika meninjau langsung kawasan optimalisasi lahan sektor pertanian di Desa Seunebok Dalam, Kecamatan Bendahara, Percetakan Sawah Baru di Desa Tanjung Binjai, Kec.Bendahara dan Saluran Irigasi yang melintasi lahan pertanian di Desa Sei Kuruk Muka,Desa Sei Kuruk I dan Desa Sei Kuruk II Kecamatan Seruway, Kab.Aceh Tamiang, Selasa (20/12). “ Silakan saja masyarakatuntuk menggarap lahan percetakan sawah baru yang ada di Desa Tanjung Binjai ini sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku,” tegas Bupati Aceh Tamiang menjawab pertanyaan petani di Desa Tanjung Binjai terkait komplain dari PT Parasawita yang mengklaim tanah yang ada di desa itu merupakan HGU perusahaan perkebunan kelapa sawit itu yang kini telah dicetak sawah baru untuk dibagi-bagikan kepada warga Desa Tanjung Binjai. Menurut Bupati, sepanjang belum ada bukti otentik tentang kepemilikan lahan yang ada di desa ini sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku , maka asyarakat di daerah itu dipersilahkan menggarap lahan yang ada . “ Apalagi untuk kepentingan bagi petani ,tentu saja Pemkab Aceh Tamiang sangat mendukung program yang diajukan Dinas Pertanian,” tegas Latief. Hal senada juga dikatakan Ketua DPRK Aceh Tamiang, Rusman kepada masyarakat Tanjung Binjai.” Cetak sawah baru seperti di Desa Tanjung Binjai ini memang sangat positif

untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan bagi petani,” kata Rusman di hadapan masyarakat setempat. Kadis Pertanian dan Peternakan Aceh Tamiang, M Yunus menyatakan optimalisasi lahan, pembangunan irigasi dan cetak sawah baru bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan bagi masyarakat petani di Aceh Tamiang. “ Program yang kami ajukan dan laksanakan bertujuan untuk meningkatkan produksi padi dan sekaligus untuk meningkatkan pendapatan bagi petani di daerah ini,” imbuh Yunus seraya menambahkan pihaknya mencetak sawah baru di Desa Binjai seluas 60 ribu hektare, pembangunan irigasi sepanjang 2 Km untuk kebutuhan petani di Desa Muka Sei Kuruk, Sei Kuruk I dan Sei Kuruk II serta optimalisasi lahan di Desa Seunebok Dalam dan berbagai lokasi lainnya di Aceh Tamiang untuk kebutuhan petani di daerah ini. Datok Penghulu Kampung Tanjung Binjai, Azharuddin kepada Bupati dan Ketua DPRK Aceh Tamiang melaporkan dahulu Desa Tanjung Binjai mayoritas mata pencahariannya adalah sebagai nelayan, namun kini telah berubah menjadi petani setelah tersediannya lahan pertanian cetak sawah baru yang bisa ditanami padi setahun dua kali panen. “Kini sudah 90 persen warga di desa ini berusaha sebagai petani, sedangkan 10 persen lagi sebagai nelayan. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah menyediakan lahan pertanian dan cetak sawah baru di desa ini. Tanah ini dari zaman dahulu kala adalah milik masyarakat, bukan milik perusahaan perkebunan kelapa sawit yang telah mengklaim lahan ini milik perusahaan, kalau memang lahan ini milik perusahaan mana bukti suratsuratnya, dari dulu Alur Neraka yang ada di tepi hutan desa ini adalah sebagai pembatas lahan dan kemukimam di bendahara ini. Makanya lahan ini adalah milik masyarakat desa ini ,” tegas Azharuddin didampingi tokoh-tokoh masyarakat desa setempat. (b23)


Aceh

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

B11

Prajurit Korem 011/LW Sumbang 200 Kantong Darah

KSU Flora Potensi Langsa Miliki Dua Akte Pengurus

LHOKSEUMAWE (Waspada): Donor daarah yang diikuti para prajurit TNI dari Korem 011/LW dan jajaranya berhasil mengumpulkan sebanyak 200 kantong darah. Bhakti sosial ini merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun Ke-55 Kodam Iskandar Muda. Informasi diterima Waspada dari Penerangan Korem 011/ LW, Rabu (21/12), pendonor terdiri dari prajurit TNI satuan Makorem 011/LW, Makodim 0103/Aut, Satuan Dinas Jawatan, Den Rudal 001, Kikav 112 Serbu, Satradar 231 TNI AU, Lanal Lhokseumawe, Kompi Yonif 113/JS, Kompi Yonif 111/KB, serta Ibu-ibu Persit. Darah tersebut diserahkan ke Unit Transfusi Darah PMI Kota Lhokseumawe. Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf A.Rachim Siregar memalui Kapenrem 011/Lilawangsa, Mayor HM Najib Abbas mengatakan, kegiatan ini merupakan sebagai bentuk wujud sumbangsih dan bentuk kepedulian prajurit kepada masyarakat. “Dengan seringnya kita mendonorkan sedikit darah maka tubuh kita akan menjadi sehat. disamping bertujuan untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dan Rakyat kegiatan ini juga untuk menciptakan rasa saling tolong menolong di antara masyarakat. Satu kantong darah sangat berarti bagi nyawa orang yang membutuhkannya.” pungkas Kapenrem 011/LW. (b15)

Saluran Atasi Lumpur Di Jalan Nasional Hak Provinsi LHOKSEUMAWE (Waspada): Terkait lumpur yang menggenangi badan jalan nasional akibat Galian C di Desa Meuria Paloh, Kec. Muara Satu. Wali Kota Lhokseumawe Munir Usman mengatakan, apabila itu masih masuk di jalan nasional maka sumber anggaran dari provinsi. Sementara ia memastikan dalam APBA 2012 itu dimasukkan. Hal itu disampaikan Munir Usman, Rabu (21/12) di ruang kerjanya. Dalam anggaran 2012 nanti plot anggaran dimasukkan dalam APBA untuk penanganan saluran tersebut. Hasil itu berdasarkan penyampaiannya ke pemerintah provinsi beberapa waktu lalu setelah disampaikan kepada warga setempat. Munir Usman mencontohkan, jembatan Sawang Kupula, Kec. Muara Dua yang terletak di jalan nasional juga sumber anggaran dari APBA Aceh 2011, dengan nilai proyek Rp13 miliar. Oleh karena itu, proyek tersebut akan dikerjakan tahun depan. Sementara permukiman warga, apabila itu selesai tidak ada lagi penggenangan lumpur di pemukiman warga. “Saya berharap kepada masyarakat agar bersabar sampai waktu terealisasi anggaran 2012. Karena kita tidak mungkin memaksa kehendak, karena semua harus melalui aturan,’’ ucapnya. (cmk)

Terkena Mesin Gerinda, Telapak Tangan Nyaris Putus COT GIREK (Waspada) : Akibat terkena mesin gerinda, ibu jari dan telapak tangan kiri Wagimun, 80, pengusaha perabotan asal Gampong Tempel Km 12, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, nyaris putus. Korban kini dirujuk ke RS Kesrem Lhokseumawe untuk menjalani perawatan. “Saya sampai di panglong pukul 11:45, dan saya melihat Wak Tambeng sedang panik karena tangan Wagimun, ayahnya nyaris putus terkena mesin gerinda.WakWagimun kita bawa ke Puskesmas Lhoksukon untuk mendapatkan pertolongan,” kata Adi, 24, warga Lhoksukon, Selasa (20/12). Kondisi luka yang dialami korban dinilai cukup parah. H Ajiman, Kepala IGD Puskesmas Lhoksukon mengatakan, korban sampai di Puskesmas dan langsung ditangani petugas. Karena luka dialami cukup parah, akhirnya pasien dirujuk ke RS Kesrem Lhokseumawe, karena pasien harus menjalani operasi. Akibat terkena mesin gerinda, Wagimun mengalami kehilangan banyak darah. (b18)

Klaim Santunan Kecelakaan Di Bireuen Rp2,4 M Lebih BIREUEN (Waspada) : Kantor Pelayanan Jasa Raharja Bireuen telah melakukan pembayaran klaim santunan bagi ahli waris korban kecelakan di Bireuen sejak Januari hingga 15 Desember 2011 sebesar Rp 2.493.550.150, Pembayaran klaim santunan tahun ini masih seimbang dibandingkan dengan dengan pembyaran klaim santunan tahun 2010 lalu sebesar Rp 2.424.019.400. Penanggung Jawab Pelayanan Jasa Raharja Bireuen Zaharlis,SE menjelaskan hal itu menjawabWaspada, Selasa (20/12). Dikatakan jenis santunan tahun 2011 yang sudah disalurkan untuk 68 ahli waris korban bagi korban kecalakaan yang meninggal dunia sebesar Rp 1.887.500.000, biaya perawatan 105 orang korban kecelakaan yang mengalami luka berat dan ringan sebesar Rp 596.050.150. dan biaya penguburan 5 korban kecelakaan yang tidak memiliki ahli waris sebesar Rp 10 juta. Sedangkan pembayaran klaim santunan tahun 2010 lalu, 67 ahli waris korban kecelakaan yang meninggal dunia sebesar Rp 1.835.000.000, biaya perawatan 123 korban kecalakaan yang mengalami luka berat dan ringan sebesar Rp 595.019.400, dan biaya penguburan 2 orang korban kecelakaan yang meninggal dunia tidak memiliki ahli waris sebesar Rp 4 juta. (b12)

KUD Bukit Makmur Tolak Pembangunan Timbangan Dan Pembelian TBS LHOKSUKON (Waspada); Koperasi Unit Desa (KUD) Bukit Makmur menolak pembangunan timbangan dengan kegiatan pembelian Tandan Buah Sawit Segar (TBS) yang dilakukan oleh CV QQ Mandiri, di Desa Alue Leuhob, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara CV QQ Mandiri yang beralamat Medan, Sumatera Utara takan membangun timbangan sawit dengan pembelian TBS dan Brondolannya “Untuk permohonan izin pembangunan timbangan di Alue leuhob kemungkinan lebih besar mudharat ketimbang manfaat,” ujar Pengurus KUD Bukit Makmur Chairi, kepada Waspada, Selasa (20/12). Chairi menambahkan, keberadaan timbangan dengan aktifitas yang sama dalam skala yang berbeda yang ada di sekitar Alue Leuhob dengan alasan target yang sama yaitu buah sawit Non PIR ternyata terbukti telah mengakibatkan kebocoran TBS. Pembangunan timbangan sawit juga ditolak oleh 25 Kepala Kelompok Tani (KKT) kebun PIR Cot Girek “Bila rencana timbangan tersebut terealisasi maka potensi kebocoran yang lebih besar akan semakin terbuka” ujar Chairi. Terkait surat pengurus KUD Perkebunan Inti Rakyat (PIRBUN) tersebut, Pj Bupati Aceh Utara, Drs H M Alibasyah, MM yang dikonfirmasi Waspada, Selasa (20/12) mengatakan, pihaknya akan membentuk tim, guna melihat langsung ke lokasi. (b13)

Penerbangan Di Bandara SIM Banda Aceh Tiba (flight, asal, waktu) Garuda Indonesia

Berangkat (flight, tujuan, waktu)

GA 142 Jakarta/Medan GA 146 Jakarta/Medan

10:40 15:50

GA 143 Medan/Jakarta GA 147 Medan/Jakarta

11:25 16:45

Y6 555 Jakarta * Y6 537 Jakarta/Medan

19:05 12:30

Y6 556 Jakarta** Y6 538 Medan/Jakarta

07:05 12:30

JT 304 Jakarta JT 396 Jakarta/Medan

11:35 20:00

JT 397 Medan/Jakarta JT 307 Jakarta

06:40 12:15

SJ 010 Jakarta/Medan

12:55

SJ 011 Medan/Jakarta

13:25

Batavia Air Lion Air

Sriwijaya Air Air Asia

AK 305 Kuala Lumpur *** 12:20

AK 306 Kuala Lumpur*** 12:45

FY 3401 Penang ****

FY3400 Penang ****

Fire Fly

14:10

* Setiap Selasa, Kamis, Minggu. ** Setiap Senin, Rabu, Jumat. *** Setiap Senin, Rabu , Jumat dan Minggu. **** Setiap Selasa, Kamis dan Minggu.

14:30

Waspada/Zainal Abidin

PRAJURIT TNI dari Korem 011/LW dan jajarannya mengikuti donor darah, Rabu (21/12). Sebanyak 200 kantong darah berhasil dikumpulkan dari Makorem 011/LW, Makodim 0103/Aut, Satuan Dinas Jawatan, Den Rudal 001, Kikav 112 Serbu, Satradar 231 TNI AU, Lanal Lhokseumawe, Kompi Yonif 113/JS, Kompi Yonif 111/KB, serta ibu-ibu Persit KCK Koorcab Rem 011.

Pasien RSUD Aceh Utara Kembali Terlantar LHOKSEUMAWE (Waspada): Masalah interen RSUD Pemkab Aceh Utara yang berlajut mogok para dokter bedah, kembali terjadi. Pemkab harus bertanggungjawab karena membiarkan kondisi itu berulang kembali sehingga sejumlah pasien terlantar. Ketua Lembaga Advokasi Buruh dan Nelayan (LABNA) Cabang Aceh Utara, Hasanuddin kepada Waspada, Rabu (21/ 12) mengatakan, beberapa bulan lalu dokter spesialis bedah melakukan mogok karena tidak transparannya manajemen rumah sakit milik Pemkab Aceh Utara itu. “Ironisnya, Pemkab

tidak pernah serius menyelesaikan masalah interen itu, sehingga aksi mogok dokter kembali terulang,” terang Hasanuddin. Sejumlah dokter spesialis bedah di RSUD Cut Mutia Lhokseumawe kembali mogok kerja, Selasa (20/12). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap manajemen rumah sakit yang dinilai tidak transparan dalam pengelolaan dana. Eksesnya, sejumlah pasien yang dijadwalkan menjalani operasi medis, batal ditangani. Dokter Tambah, spesialis bedah didampingi sejumlah dokter lainnya, kepada wartawan menyebutkan, pihaknya mogok kerja untuk memprotes pengelolaan dana jasa pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang tidak transparan, termasuk

dana Askes Sosial. “Ratusan juta dana Askes Sosial, juga dana Jamkesmas dan JKA tidak transparan, belum lagi anggaran peralatan habis pakai. Kami sudah tidak tahan dengan pola-pola seperti itu, makanya mogok kerja untuk memprotes manajemen rumah sakit ini agar transparan,” kata Tambah. Hasanuddin yang lebih dikenal dengan Tgk.Jambee sangat menyayangkan sikap pj.bupati yang tak becus menyelesaikan masalah di rumah sakit tersebut. “Sebagai seorang pemimpin Pj Bupati jangan hanya berkomentar tanpa realisasi,” tegas Hasanuddin. Ali Basyah harus bisa menyelesaikan masalah dalam rumah sakit, sehingga masyarakat tidal dirugikan karena tidak dokter yang menanganinya,’’ terangnya. (b15)

Ketua MPU Aceh Utara Masuk RS

Masyarakat Diminta Doakan Kesembuhan Abu Gadeng LHOKSEUMAWE (Waspada): Masyarakat Aceh umumnya, dan Aceh Utara khususnya diminta mendoakan Ketua Majelis Permusyawarat Ulama (MPU) Aceh Utara Tgk Mustafa Ahmad lekas sembuh. Abu Paloh Gadeng sapaan akrab Ketua MPU tiba-tiba jatuh sakit, sebab itu ia harus dirujuk ke RS Colombia Asia di Medan, sejak Rabu (21/12) dini hari. Ketua Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) Aceh Utara Tgk. Ibrahim mengimbau kepada Aceh, dan Aceh Utara khususnya melakukan doa bersama untuk kesembuhan Abu. “Abu lekas sembuh dan bisa memimpin kita ke arah yang lebih baik, seperti biasanya,” tukas Abu Matang Lada sapaan akrab Ketua MUNA itu. Tak hanya itu, seluruh santri

atau palajar umum, bahkan intasi pemerintahan agar sejenak meluangkan waktu berdoa khusus kepada Abu. “Saya juga ikut bersedih, karena baru-baru ini banyak ulama kharismatik di Aceh Utara yang telah duluan meninggalkan kita. Tapi itu bisa menjadi pelajaran bagi kita, karena mati ini tidak tahu kapan akan terjadi,” tuturnya. Informasi dihimpun. Kasubbag Umum MPU Ikrama menuturkan, Abu pada Selasa (20/12) sekitar pukul 10:00 sempat masuk kantor sampai 30 menit. Karena merasa kurang enak badan Abu memilih pulang kerumahnya. “kata Abu, saya lagi tidak enak badan, seperti sakit demam, flu dan sesak,” kata Ikrama mengutip ucapan Abu. Sebab itu, selepas Magrib,

Abu masuk RS PT PIM di Krueng Geukeuh. Karena tidak sanggup ditangani, kemudian dirujuk ke RS Kesrem Lhokseumawe dan menjalani perawatan sekitar enam jam. “Abu mengalami serangan jantung, kami tidak sanggup menanganinya,” tandas Mustafa Ibrahim yang ikut berasama Abu, menirukan keterangan dokter. Masih menurut Mustafa, hasil rujukan. Mula Rabu pagi Abu sudah tiba di RS Colombia Asia di Medan. Sementara kesehatan mulai membaik, ditandainya semisal Abu sudah membuka matanya dan menggerak-gerakkan tangan. Meskipun belum bisa berbicara lancar, sudah bisa mengisyaratakan apabila ia memerlukan sesuatu. (cmk)

Pawang Laot Dan Nelayan Kuala Bugak Sampaikan Keluhannya LANGSA (Waspada): 62 Pawang laot dan nelayan tradisional Gampong Kuala Bugak dan sekitarnya di Kecamatan Peureulak, menyampaikan keluhannya kepada Bupati Aceh Timur, Selasa (20/12). Mereka mengadu akibat tidak bisa melaut sejak 14 Desember lalu karena larangan dari security perusahaan migas TransWorld Seuruway Exploration Ltd (TSEL) yang sedang melakukan kegiatan seismik di perairan Kuala Bugak. Pengaduan kepada Bupati Aceh Timur itu mereka sampaikan secara tertulis ditandatangani 62 pawang laot dan nelayan dengan tembusannya ditujukan ke sejumlah instansi terkait. Setelah melapor kepada bupati, enam orang perwakilan mereka, secara khusus menjumpai Waspada dan menyerahkan copi surat. Didampingi Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Aceh Timur, Agus Rajar Yahya, perwakilan pawang dan nelayan yang terdiri dari Geuchki Kuala Bugak, Ibrahim Harun beserta Fadli, Junaidi, Abdullah, Asnawi dan Indra menceritakan kronologis pelarangan melaut yang mereka terima. Pada 14 Desember lalu katanya, seperti biasa para nelayan berangkat melaut sekira pukul 16:00. Dalam perjalanan sekitar 4 mil dari garis pantai, mereka melihat sebuah kapal sedang menarik kabel di kedalaman

sekitar 70 meter, dikawal dua unit kapal tuge boat di kiri kanannya. Dan sekira pukul 17:00 mereka coba mendekat namun tidak berhasil, maka memilih lokasi lain untuk melabuh pukat. Asyik bekerja lalu mereka diusir dengan ancaman, dan mereka pun terpaksa pulang tanpa membawa tangkapan apa-apa. Dua hari kemudian hal yang sama terulang lagi, sedang asyiknya para nelayan melabuh pukat, datang tongkang mengusir mereka dengan tembakan ke udara tiga kali. Ketika tongkang merapat, kepada para nelayan lalu diserahkan secarik kertas bergambar kapal yang sedang menarik kabel dengan tulisannya ‘daerah berbahaya’. Lalu para nelayan kembali pulang dengan tangan hampa. Akibat kejadian itu, kata para nelayan kepada Waspada sesuai dengan disampaikan bupati, mereka mengalami kerugian senilai Rp2,5 juta untuk biaya perlengkapan melaut termasuk harga BBM sekali melaut per satu boat pukat. Dan sebanyak 35 unit boat nilon serta empat unit boat pukat teri seluruh awaknya tidak bisa memperoleh hasil apa-apa dari melaut untuk menghidupi keluarganya. Mereka mempertanyakan kepada Bupati Aceh Timur siapa yang bertanggungjawab atas kerugian nelayan itu. Apakah

benar wilayah perairan laut Aceh Timur mulai dari Kuala Bugak hingga Kuala Parek telah dikuasai Perusahaan Migas TSEL? “Kalau hal itu benar, lalu dimanakah lokasi yang aman di perairan tersebut bagi nelayan untuk mencari ikan?” demikian mereka mempertanyakan seraya menambahkan, apakah masih ada harapan bagi masyarakat nelayan mencari nafkah di laut tanpa intimidasi, ancaman dan ditakut-takuti pihak perusahaan TSEL?. Bantahan TSEL Sementara itu, Site Public and Government Relation Perusahaan Migas TSEL, Zubir MA, yang Waspada hubungi secara terpisah tentang tudingan nelayan tersebut, membantah pihak Transworld Seruway Exploration Ltd pernah mengancam apalagi dengan menggunakan senjata, terhadap nelayan yang melakukan aktivitasnya di laut. Yang pernah terjadi, katanya, dilakukan tembakan suar untuk mengarahkan nelayan ke luar jalur areal berbahaya kegiatan seismik. “Ini harus kita luruskan, adanya penembakan hanya isu yang sengaja dihembuskan pemain lama yang tidak senang dengan keberadaan seismik, mereka sengaja mengganggu kegiatan seismik,” demikian Zubir. (b20)

LANGSA (Waspada) : Keberadaan Koperasi Serba Usaha (KSU) Flora Potensi di Kota Langsa sekarang ini membingungkan masyarakat. Karena satu badan usaha dengan nama yang sama memiliki dua kepengurusan, dan kedua-duanya memiliki akte yang diakui pemerintah. Sejumlah pengurus lama koperasi bingung dan mempertanyakan legalitasnya mana yang lebih berhak. Pasalnya, saat ini ada dua surat akte perubahan terhadap dua pimpinan koperasi ini yang dikeluarkan Pemko Langsa melalui instansi terkait. Salah seorang pengurus koperasi Juned Yusuf, Selasa (20/12) mengatakan, berdasarkan akta pendiriannya No.96/BH/KWK.1/1996 pada 16 Januari 1996 dan akte perubahan pada 31 Oktober 2006, koperasi ini dipimpin ketuanya Anwar Abd. Akte perubahan bernomor 090/BH/PAD/ 518/XI/206 tertanggal 17 Oktober 2006 sudah disahkan oleh Menteri Negara UKM RI cq Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Langsa. Dengan demikian Anwar Abd dianggap sah menjabat sebagai Ketua KSU FP Langsa dengan lama masa jabatan 5 tahun terhitung sejak 17 November 2006 hingga 17 November 2011 sesuai AD/ART. Namun tiba-tiba muncul Akte KSU Flora Potensi baru dengan nama yang sama, tapi ketuanya Agus R dengan akte perubahan

anggaran dasar koperasi No. 518/BH/PAD/1.15/ 188/X/2009 tertanggal 21 Oktober 2009 yang ditandatangani Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Kota Langsa dijabat Azmi. Menurutnya, dibuat akte dengan ketua baru berpedoman atas surat KSU Flora Potensi No.01/ KSU .FP/X/2009 tanggal 19 Oktober 2009 dan bukan berdasarkan PAD No.090/BH/PAD/518/ XI/2006. “Sebenarnya ini menyalahi peraturan, sedangkan Ketua KSUFP lama atas nama Anwar Abd masih aktif. Saat itu dan hal itu jelas pencaplokan di luar prosedur serta ibarat satu istri dua suami,” tutur Juned Yusuf lagi. Maka itu, menurut Juned Yusuf, Ketua KSU FP Langsa atas akte baru Agus R keberadaannya sebagai ketua koperasi ini adalah karbitan dan belum pernah menjadi anggota KSUFP Langsa karena yang bersangkutan berdomisili di Medan. “Sesuai AD/ART KSUFP pada Bab VI pasal 19 ayat 2 huruf C dinyatakan, menjadi anggota sekurang-kurangnya 2 tahun baru kemudian menjadi pengurus atau menjabat sebagai ketua,” katanya. Berdasarkan fakta itu, Juned Yusuf meminta Pemerintah Kota Langsa melalui instansi terkait agar meninjau ulang keberadaan akte koperasi baru yang diketuai Agus R. Hal ini perlu dilakukan agar tidak membingungkan masyarakat dan anggota koperasi itu sendiri. (b20)

Kasus Pajak Bireuen Rp28 M Masih Mengambang BIREUEN (Waspada) : Kasus tindak pidana dugaan korupsi pajak Bireuen yang dilakukan tersangka MS, Bendaharawan Umum Daerah Pemkab Bireuen sudah berjalan 1,5 tahun masih mengambang. Sesuai hasil audit sementara BPKP kasus yang menghebohkan itu telah merugikan negara Rp 28 miliar masih terjadi tarik ulur antara penyidik Polda Aceh dengan peyidik Kejati Aceh patut dipertanyakan. Koordinator Badan Pekerja Masyarakat Transfaransi Aceh (MaTA) Alfian mengemukakan hal itu kepada wartawan di Bireuen, kemarin tentang masih berlarut-larutnya kasus itu sudah berjalan 1,5 tahun belum dilimpahkan ke pengadilan untuk diadili. Padahal kasus itu bersamaan dengan kasus Gayus Tabunan. Kasus Gayus Tambunan sudah ada keputusan hukum kenapa kasus pajak Bireuen terkesan terabaikan Alfian mengatakan, penyidik Polda Aceh dalam BAP yang sudah dilimpahkan ke Kejati Aceh 18 Februari 2011 menentukan delik kasus menjerat tersangka MS, pertama melanggar pasal 2,3 dan 8 Undang-undang No 31/1999 yang diubah dengan UU No 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55,56 KUHP Jo pasal 64 LUHPidana. Kedua, tersangka MS dijerat Undangundang No 25 tentang pencucian uang. Sementara penyidik Kejati, kata Alfian, delik tindak pidana korupsi tidak ditemukan untuk menyeret mantan Bendaharawan Umum MS. Penyidik Kejati Aceh berprinsip kasus pajak Bireuen

adalah tindak pidana pencucian uang. Perbedaan persepsi antara penyidik Polda Aceh dengan penyidik Kejati Aceh sudah menjadi tanda tanya besar masyarakat. Kasusnya sama dengan Gayus Tambunan menyalahgunakan uang pajak seharusnya disetor ke kas negara telah digunakan untuk kepentingan pribadi. Ironis lagi berkas itu dikembalikan ke Polda Aceh dengan menyatakan belum lengkap yang dilengkapi surat petunjuk (P18). Kejati minilai polisi tidak berhak mengusut kasus pencucian uang, sesuai UU Pajak yang berweanang menyelidiki kasus pencucian uang PPNS Ditjen Pajak, katanya. Alfian berharap agar KPK harus mengambil alih kasus itu dengan mempertimbangkan BAP hasil penyidikan Polda Aceh. Mantan Bendaharawan Umum MS dijerat dijerat kasus dugaan tindak pidana korupsi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Peghasilan (PPH) tahun 2007 sesuai temuan BPK sebesar Rp 15 miliar. Menurut perhitungan dan pemeriksaan Ditjen Pajak Aceh yang sudah diterbitkan dalam surat ketetapan pajak kurang bayar (SKPKB) dengan total pajak Rp 51,3 miliar, yaitu Rp 27,5 miliar tahun 2007 dan Rp 23,8 miliar tahun 2008. Perhitungan itu beum termasuk denda dan bunga tahun 2009. Aktivis LSM berharap agar kasus tindak pidana dugaan korupsi pajak Bireuen yang masih mengambang harus ditegakkan sesuaui hukum yang berlaku jangan sampai adanya permainan mafia hukum, pinta Alfian. (b12)

Jembatan Rangka Baja Terancam Ambruk BIREUEN (Waspada): Satu unit jembatan rangka baja jenis bailey yang menghubungkan antara Desa Blang Guron, pedalaman Gandapura, Bireuen dengan Desa GampongTeungoeh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara sekarang ini terancam amburuk. Pasalnya kedua ujung kembatan yang dibangun beberapa tahun lalu terus dikikis air sungai dan sampai sekarang belum dibangun penahannya atau jetti. Pantauan Waspada, Senin (19/12), ujung jembatan yang berada di Desa Blang Guron terus dikikis air sungai sehingga sekarang ini sudah sangat dekat dengan ujung atau penahan jembatan. Menurut keterangan warga, setelah dibangun jembatan yang panjangnya puluhan meter tersebut dapat menghubungkan kawasan pedalaman dua kabupaten tersebut perjalanan warga sangat singkat dan sangat membantu warga di dua kabupaten. Namun, dalam beberapa bulan terakhir ini warga melihat kondisi ujung jembatan khususunya yang berada di sebelah Desa Balng Guron kian mengkahatirkan karena pinggir sunggai dibawah ujung jembatan terus digerus air sungai. “Saat dibangun memang tidak dibangun jettinya, makanya seperti sekarang ini. Kami sangat berharap kepada pemerintah supaya segera ditanggulangi masalah ini, supaya

Waspada/Abdul Mukthi Hasan

SEORANG warga Desa Blang Guron,Gandapura, Bireeun, Senin (19/12) berdiri di bawah jembatan yang ujung sebelah desanya terus digerus air sungai, sehingga jembatan tersebut sekarang ini terancam amburuk. jembatan ini selamat,” kata Zakiah warga Blang Guron. (cb02)

Jembatan Ambruk Belum Dibangun SIGLI (Waspada) : Ratusan warga Gampong Pulo Siblah, Kecamatan Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie semakin resah dan merasa dikecewakan oleh Pemkab Pidie. Sebab, sudah dua tahun jembatan ambruk, tapi hingga sekarang belum juga diperbaiki. Akibatnya, sarana perhubungan sangat dibutuhkan untuk kelancaran transportasi warga setempat secara swadaya terpaksa membangun jembatan darurat dari batang kelapa, itupun harus ekstra hati-hati saat melintas kalau tidak ingin kecemplung ke dalam sungai. Lasmidi, 38, warga Pulo Siblah, Selasa (20/ 12) mengatakan, jembatan itu ambruk dua tahun lalu. Namun upaya pemerintah untuk membangun kembali tidak jelas. Padahal warga sudah melaporkan kondisi jembatan itu ke Pemerintah Kecamatan Tiro/Truseb. “Untuk mengatasi tidak terputusnya sarana perhubungan tersebut, warga setempat terpaksa membangun jembatan darurat dengan dana swadaya, “ tutur Lasmidi seraya menambahkan, kini jembatan darurat itu kondisinya juga sudah tak layak digunakan lagi menyusul lantai dan legernya terbuat dari batang kelapa sudah lapuk yang sewaktu-waktu bisa mengancam nyawa manusia. Selain itu juga jembatan darurat itu hanya bisa dilintasi pejalan kaki dan kendaraan roda dua saja. Sedangkan mobil sejak dua tahun sama sekali tak bisa melintas. Sehingga perlu segera dibangun jembatan lainnya. “Kami minta Pemkab Pidie segera membangun jembatan permanen agar warga tidak was-was saat melintas,” jelasnya.

Beberapa warga setempat lainnya mengaku prihatin dengan kondisi jembatan itu. Padahal, dulunya lalu lalang kendaraan tergolong ramai, tapi menyusul kondisi jembatan yang ‘sekarat’ itu suasana jadi berubah drastis, bahkan kendaraan roda empat lumpuh total. Empat warga Pulo Siblah Ibrahim, Abdullah, Rahman dan Muhammad mengaku hampir setiap hari menggunakan rute tersebut. Tapi, kondisinya sangat memprihatinkan. Mendesak Kawasan Pulo Siblah memiliki potensi besar bidang pertanian dan perkebunan. Setiap hari warga mengangkut hasil usahanya ke Pasar Tiro dan Beureunuen baik menggunakan angkutan umum maupun kendaraan pribadi. Namun, sejak dua tahun lalu warga terus mengeluhkan kondisi jembatan yang dibiarkan ambruk setelah dihantam banjir. Oleh sebab itu warga mendesak Pemkab Pidie untuk segera membangun kembali jembatan yang ambruk itu demi kelancaran transportasi warga. Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Pidie Anwar Ishak kepada wartawan mengaku jembatan tersebut sejak lama ambruk. Untuk dana perbaikannya tidak ada dalam APBK. “Meski ia akan upayakan pembangunan jembatan itu pada tahun anggaran 2012,“ jelasnya. Menurut Anwar, untuk membangun jembatan membutuhkan dana Rp800 juta. Itu pun jika disetujui DPRK Pidie saat pembahasan. Pihaknya akan mengusulkan dana pembangunan jembatan itu. “Kita tetap mengusulkan dan mudah-mudahan DPRK dapat menyetujuinya,“ sebutnya. (b09)


Aceh

B12

WASPADA Kamis 22 Desember 2011

Kemajuan Sebuah Negara Sangat Bergantung Pada Seorang Ibu RABU (21/12) siang, langit di Kota Lhokseumawe tampak mendung, pertanda hujan akan segera turun. Begitupun aktifitas masyarakat kota kecil itu tetap berjalan seperti biasa. Pada saat itu Waspada sedang berbincang-bincang dengan Dra Nurhayati AY, MM tentang seputar Hari Ibu yang jatuh pada Kamis (22/12) hari ini.

Waspada/Zainal Abidin

SEJUMLAH ibu di Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara sedang bekerja di sawah, Rabu (21/12). Perempuan bekerja sebagai buruh tani sudah menjadi pemandangan lumrah di kawasan itu.

Haruskah Kaum Hawa Menjadi Tulang Punggung Keluarga MATAHARI masih bersembunyi di ufuk Timur. Sejumlah perempuan keluar dari rumahnya menuju Jalan Usaha Tani yang melintasi Gampong Menasah Alue, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara, Rabu (21/12). Sepanjang jalan, mereka bergabung dengan puluhan perempuan dewasa dari berbagai penjuru desa dengan tujuan yang sama, bekerja sabagai buruh tani. Pemandangan sekitar kawasan pertanian di Kecamatan Tanah Pasir, merupakan potret

kehidupan para kaum ibu di Aceh. Mereka disebut-sebut tercipta dari tulang rusuk pria. Namun, mereka kerap menjadi tulang punggung keluarganya. Selain bekerja di sawah milik sendiri, mereka juga mencari uang dengan menjadi buruh di sawah warga lain. Dengan menjual jasa sebagai pemotong padi, sehari bisa mengumpulkan sampai Rp50.000. Mengintip kehidupan kaum hawa di desa, terasa beban berat selalu diusung di pundak mereka. Setelah shalat Subuh, buru-buru mempersiapkan sarapan keluarga. Mempersiapkan seragam sekolah anak-anak, termasuk makan pagi untuk suami. Para suami harus mencari pekerjaan lain, sebagai buruh bangunan, pedagang ba-

rang bekas, tukang besi juga sebagai nelayan. “Mengharap semua dari hasil sawah tidak akan cukup,” sebut Usman,34, seorang warga setempat. Setelah persiapan di rumah selesai. Para perempuan ini, harus berpacu dengan waktu. Sebelum sang Surya muncul, mereka sudah mendekati lahan-lahan sawah yang akan dikerjakan. “Ini masih lumayan, karena masih dekat dengan gampong (desa-red) kami. Tapi kalau sawah di sini tidak digarap, ya terpaksa mencari ke daerah lain meskipun jauh,” ungkap Nyak Teh,43, yang sedang mulai aktivitasnya. Benar, tidak jarang para ibu di sini, akan bergerilya ke daerah lain untuk bisa bekerja. Seperti ke Lhoksukon, Baktiya, Syamta-

lira Bayu dan kecamtan-kecamatan lain yang memiliki lahan sawah. Bekerja sebagai buruh tani adalah usaha mudah mendapatkan uang untuk membantu suami memenuhi kebutuhan keluarga. Wanita bekerja keras, baik di sawah sendiri maupun menjadi buruh tani, sudah menjadi pemandangan lazim di daerah ini. Bahkan ketika memasuki musim tanam, sepajang bentangan sawah terlihat para kaum ibu mendominasi pekerjaan menanam padi. Begitu juga ketika musim panen, dengan sabit ditangan mereka terlihat sibuk bekerja di bawah terik mata hari. Ketika hari-harinya terpaksa dihabiskan di sawah, dapat dipastikan sangat sedikit waktu

mereka untuk berada rumah. Padahal, peran seorang ibu dalam keluarga sangat dibutuhkan anak-anaknya. Mereka adalah guru sejati, mereka adalah tempat anak-anak mengadu ketika sedang menghadapi masalah. Ibu juga motivator saat anakanak terjebak kesulitan. Budi pekerti yang baik untuk anak, hanya ibu yang mampu memberikan dengan sempurna. Masih banyak konstribusi lainya dari peran seorang ibu. Nah, ketika mereka harus menghabiskan waktu seharian di sawah karena desakan ekonomi keluarga, bagaimana dengan perkembangan anak-anak yang dibiarkan tumbuh dan berkembang jauh dari bimbingan seorang ibu. Zainal Abidin

Syamsidar, Penjual Jajanan Yang Tegar “SAYA akan senang dan bangga, jika mampu menyekolahkan anak-anak hingga menjadi sukses. Tidak peduli kalau saya harus mengayuh becak atau menggeluti pekerjaan apapun. Yang penting anak-anak tetap bisa sekolah. Saya ingin membuat mereka tegar dalam menghadapi hidup, meskipun dalam kehidupan mereka tidak memiliki seorang ayah.” Begitu kata Syamsidar, 48, warga Gampong Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktya, Aceh Utara yang berhasil diwawancarai Waspada, Rabu (21/12) via telepon. Syamsidar mengaku telah menggeluti pro-

fesi sebagai penjaja makanan ringan dengan menggunakan beca dayung dari sekolah ke sekolah telah berlangsung beberapa tahun ini. Syamsidar mengaku bangga dengan pekerjaanya itu.

Dari hasil menjual jajanan di sekolah, bisa membiaya hidup keluarganya meskipun paspasan. Yang paling penting mampu membiaya kebutuhan sekolah Losi Pranata anaknya. Menjawab Waspada, kata Syamsidar, Losi Pranata anak bungsunya sering mendapat ranking satu di sekolah. Kesuksesan Losi di sekolah membuat rasa lelahnya hilang. “Losi tidak sendiri, dia punya kakak, namanya Juli Asnita. Juli sekarang sudah menjadi PNS di Dinas Kelautan di Natuna, Kepulauan Riau. Untuk membiaya pendidikan Juli saya bekerja sebagai

tukang cuci di rumah-rumah orang kaya, bikin kue untuk dititip di warung-warung kopi dan menjual jajanan di sekolahsekolah. Begitu juga untuk membiayai pendidikan Losi. Mudah-mudahan Losi bisa sesukses kakaknya,” kata Syamsidar. Saat ditanya apakah dia sanggup membiaya pendidikan Losi hingga ke bangku kuliah. Syamsidar sedikit pesimis. Pasalnya, kondisi kesehatan wanita paruh baya ini sudah mulai memburuk dan sering sakit-sakitan. Begitupun, Syamsidar mengaku akan memper-

juangkan pendidikan Losi semaksimal mungkin. “Semoga Allah mengabulkan keinginan saya ini,” katanya. Losi Pranata, siswi kelas III SMP N I Baktya dan Syamsidar tinggal dalam rumah yang kondisinya sudah cukup tua. Rumah itu bukan milik mereka tapi paman Losi. Sepertinya, untuk membiayai pendidikan dan kebutuhan hidup sehari-hari, Syamsidar membutuhkan uluran tangan donatur untuk dapat memberikan modal usaha. Maimun Asnawi

Dendang Anak Punk SAG KELELAHAN mendadak berubah ceria saat Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan melalui pengeras suara meminta punkers yang sedang menjalani masa pembinaan di SPN Seulawah untuk bernyanyi diiringi keyboard, usai Upacara Penutupan Pendidikan Alih Golongan 107 Bintara Polri di Lapangan Hitam lembaga pendidikan kepolisian itu.

“Kemesraan” buah karya Iwan Fals, menjadi tembang pembuka. Tiga punker cowok dan satu punker cewek dengan ‘pede’ menyanyikan lagu tersebut. Tak ayal, suara merdu yang diperdengarkan punkers itu, membangkitkan semangat Irjen Pol Iskandar Hasan untuk ikut berdendang bersama ketiga punker itu. Sementara punkers yang lain, juga tidak tinggal diam. Secara serentak mereka bernyanyi sambil menggoyangkan badan dengan lambaian tangan di atas. Keceriaan tampak jelas terlihat di wajah punkers yang sudah tujuh hari berada di lembaga pendidikan di kawasan Gunung Seulawah berjarak sekitar 60 kilometer dari Kota Banda Aceh. Tidak hanya “Kemesraan”, bak seorang artis profesional, punkers yang hari itu menge-

nakan setelan PDH dipadu topi rimba warna hitam juga melantunkan lagu Ayah (Ebit G Ade) dan Alamat Palsu (Ayu Ting-Ting) serta sejumlah hit lainnya. Lagi-lagi, penampilan mereka menggugah Herlina Effendi, istri Kapolda Aceh, mantan penyanyi dangdut yang tergabung Kendedes untuk ikut naik panggung bersama sejumlah Ibu Bhayangkari yang lain. Panas terik yang tiba-tiba menerangi Bumi Kandung Seulawah, tak menyurut semangat punkers dan anggota Polri lainnya berdendang ria. “Mungkin ini salah satu kebolehan yang mereka miliki, sehingga perlu ada pembinaan lanjutan terhadap mereka,” celetuk Kapolda melihat kebolehan para siswa remaja binaan Pemko Banda Aceh, Polresta Banda Aceh dan SPN Seulawah itu. Menjelang tengah hari, “nyanyi bareng” itupun bubar. Punkers kembali mengikuti pembinaan yang diberikan para instruktur. Sementara Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan berserta rombongan di antaranya Wakapolda Brigjen Pol Setyanto dan para pejabat utama Polda Aceh serta Ketua dan Pengurus Daerah Bhayangkari Aceh kembali ke Banda Aceh. Oja, 19, anak punk asal Kota Langsa yang ikut ‘terjaring’ aparat kepolisian dan Sapol PP dalam sebuah penangkapan akhir pekan lalu dan kini sedang mengikuti pembinaan di SPN Seulawah mengaku, ada suka dan

Waspada/Iskandarsyah

PUNKERS saat berdendang bersama Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan pada Penutupan Pendidikan Alih Golongan Bintara ke Inspektur Polisi di SPN Seulawah, Selasa (20/12). duka yang dialami selama tujuh hari berada di tempat itu. “Senangnya, karena kami di sini mendapat pendidikan dan perlakuan yang sangat manusiawi. Tidak ada kekerasan dan perlakuan negatif terhadap kami. Di sini kami diajarkan apaapa yang kami tidak tahu menjadi tahu. Mudah-mudahan apa yang kami peroleh selama dalam pembinaan, akan membawa kehidupan kami ke arah yang lebih baik,” tutur gadis berkulit hitam manis itu saat ber-bincang-bincang dengan Waspada. Oja yang sudah tiga tahun bergabung dengan komunitas punk di Aceh itu mengaku, selain perasaan suka, ada juga perasaan duka yang dialaminya. “Dukanya ya itu, rambut dipangkas pendek menyerupai

rambut Polwan. Tapi, karena itu sudah menjadi ketentuan, ya mau dibilang apa. Mau tidak mau ya harus diterimalah. Hal lain yang tidak mengenakkan pada saat cuaca panas, menyengat sekali,” kata Oja yang sempat mengenyam pendidikan formal sampai Kelas II SMK di Kota Langsa. Hal senada juga diungkapkan Andri, 16, punker asal Binjai, Sumatera Utara. Meskipun telah mendapat pembinaan selama sepuluh hari di SPN Seulawah, Andri yang sejak tiga tahun lalu bergabung dengan komunitas itu, bersikukuh tetap akan kembali ke komunitas punk apabila selesai pembinaan nanti. “Saya sudah menyatu dengan kehidupan anak-anak punk, jadi tidak mungkin saya berpisah

lagi dengan teman-teman (punk-red),” ungkapnya. Ayi, 15, anggota punk termuda asal Kota Medan mengatakan, dirinya merasa nyaman selama mengikuti pembinaan di SPN Seulawah itu. “Selama di sini banyak hal yang saya dapatkan, yang tadinya tidak tahu menjadi tahu. Di sini kami rutin diajarkan shalat lima waktu,” ujar Ayi. Kehadiran punkers pada acara Penutupan Pendidikan Alih Golongan Polri dari Bintara menjadi Inspektur Polisi Tahun 2011 adalah selaku siswa remajaan binaan yang diundang sebagai peserta upacara. Penampilan mereka jauh berbeda saat pertama sekali para punker itu menginjakkan kaki di lembaga pendidikan polisi SPN Seulawah. Iskandarsyah

Menurut Nurhati, peringatan Hari Ibu wajib diperingati pada setiap tahun, mengingat peran seorang ibu dalam rumah tangga cukup penting yakni bertugas merawat dan membesarkan anak-anak. Bukan hanya itu, seorang ibu juga berkewajiban memberikan ilmu pendidikan yang baik kepada anak-anak mereka. Karena itu pantas, jika ada yang mengatakan, baiknya sebuah negara sangat bergantung pada seorang ibu, karena ibu orang yang paling dekat dengan buah hatinya. Sementara seorang ayah dominan lebih banyak menghabiskan waktunya di luar rumah. kata Nurhayati, ada juga wanita karier yang sering di luar rumah, namun dominan ibu lebih pintar dalam mengatur waktu. “Sesibuk apapun, seorang ibu lebih dekat dengan anak, karena seorang ibu selalu berpikir jauh ke depan, sementara kaum ayah kurang bisa membagi waktu dan sering berpikir untuk jangka pendek. Guru yang paling baik bagi anak-anak adalah ibunya masing-masing. Makanya, seorang ibu harus berpengetahuan tinggi baik di bidang ilmu agama maupun ilmu umum. Jika anak-anak diasuh oleh seorang ibu cerdas maka anak-anaknya itu ikut cerdas,” kata Nurhayati. Wanita yang pernah menjabat sebagai Camat Banda Sakti, Kepala Bagian Humas, Kepala Bagian Umum, pernah menjadi Asisten III dan sekarang menjabat sebagai kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Aceh Utara itu, berharap kepada kaum ibu untuk mendidik anak-anak mereka agar menjadi generasi yang baik, agar Indonesia ini menjadi lebih maju. Nurhayati berharap kaum ibu ke depan juga harus lebih maju, karena diyakini cukup banyak wanita di Indonesia yang memiliki potensi dan kepandaian yang sangat tinggi. Indikatornya ada wanita yang pernah menjadi presiden, ada yang menjadi menteri keuangan, gubernur dan bupati serta di berbagai sektor lainnya. Bagi ibu-ibu yang terlahir dalam kondisi kurang beruntung dalam segi ekonomi, dimin-

NURHAYATI

ta untuk tidak berputus asa. Karena Allah tidak pernah tidur. Allah akan selalu memperhatikan hamba-hambanya yang taat beribadah dan selalu berdoa. Tidak ada sesuatu yang mustahil dilakukan jika sesuatu itu diridhai Allah, SWT. “Saya terlahir dari seorang ibu yang menjabat sebagai kepala SD dan ayah saya hanya seorang staf di perusahaan ekspor-impor. tapi Alhamdulillah, saya dan tiga sauadara saya lainnya berhasil dalam pendidikan. Abang saya dokter anak, sekarang almarhum, kakak di Kejaksaan dan kakak yang satu lagi kepala sekolah. Mereka semua saat ini telah pensiun,” kata Nurhati. Menurut Nurhayati, sukses itu bermacammacam. Ada yang mengartikan sukses jika bisa sekolah hingga S3, memiliki karier yang bagus dan memiliki jabatan penting serta memiliki kekayaan melimpah. Lain lagi arti sukses bagi seorang ibu. Seorang ibu itu sukses apabila mampu mengantarkan anak-anaknya ke surga dengan bekal ilmu pendidikan yang baik. Seorang ibu baru dikatakan sukses jika mampu memberikan ilmu pengetahuan yang cukup serta mampu menjadikan anak-anaknya menjadi anak yang shaleh dan shalehah. “Saya perihatin dengan kondisi remaja saat ini, yang telah jauh menyimpang dari normanorma agama. Suka pergaulan bebas dan kerab bersahabat dengan narkoba. Konon lagi saat ini sedang ngetren untuk sekelompok remaja yang mengatasnamakan dirinya sebagai anak punk. Mudah-mudahan ke depan remaja akan menjadi lebih baik dan dekat dengan agama,” pinta Dra Nurhayati AY, MM, Kadis kependudukan dan Pencatatan Sipil Aceh Utara. Maimun Asnawi

Kesehatan Reproduksi Lahirkan Generasi Berkualitas MENYAMBUT Hari Ibu ke-83, Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Utara menggelar seminar tentang kesehatan reproduksi, Rabu (21/12). Dokter spesialis kandungan Dr Athailah A Latif, SpOG dalam kesempatan itu menjelaskan tentang berbagai permasalahan yang dihadapi perempuan selama proses melahirkan. Sekdakab Aceh Utara Syahabuddin Usman menegaskan, di gampong (desa) selama ini masih menganggap tabu berbicara tentang reproduksi. “Sehingga informasi tentang kesehatan reproduksi jarang tersebar dalam masyarakat,” jelasnya. Saat ini perlu diubah

pandangan tersebut, karena informasi tentang kesehatan reproduksi mampu melahirkan generasi berkualitas. Kegiatan seminar berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Aceh Utara diikuti ratusan perempuan dari berbagai elemen. Mulai dari TP-PKK, DharmaWanita, kalangan LSM, aktivis Perempuan dan berbagai lembaga non pemerintah lainnya. Athailah A Latief dalam materinya memaparkan masih banyaknya kematian ibu melahirkan. Dokter spesialis kandungan di RSD Fauziah Bireuen tersebut juga mengupas tentang upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk menekan kematian ibu hamil dan melahirkan. Puncak peringatan Hari Ibu di Pemkab Aceh Utara, berlangsung hari ini, Kamis (22/ 12) di halaman Kantor Bupati Aceh Utara.(b15)

Lowongan Mengerikan, Honorer Pun Tak Ada... DI TENGAH sulitnya lapangan kerja dan jumlah pengangguran yang kian bertambah, pemerintah pun malah terkesan tak peduli. Lengkaplah sudah penderitaan rakyat Aceh, terutama di Lhokseumawe, bahkan lowongan pengawai honorer pun tak ada lagi. Di mana-mana Waspada menerima keluhan tentang sulitnya lapangan kerja. Jangan cerita dulu lulusan SMA, mereka yang sarjana saja tercampak entah di mana-mana. Agar tidak menjadi parasit dalam keluarga, ya mau tak mau kerja apa saja, sambil menutup-nutupi identitas diri. Namun ada yang tetap mempertahankan diri, setiap ke luar rumah selalu dengan pakaian rapi, padahal tidak kerja apa-apa. Mereka yang rela menghadapi kenyataan pahit terpaksa kerja layaknya petani dan buruh kasar, dengan berkeringat di badan menjadi semacam penjaga toko atau berdagang kecil-kecilan jika ada modal. Bila mengingat bagaimana sulitnya lapangan kerja di Lhokseumawe sudah pada tingkat sangat mengerikan. Jangankan pekerjaan yang layak, pekerjaan tidak layak pun dengan upah Rp500 ribu atau Rp600 ribu per bulan, semacam penjaga toko atau sejenisnya, sudah sangat sulit, dan mereka harus bersaing ketat untuk mendapatkannya. Sebagaimana Rasyidin,25, sarjana sosial yang sudah dua tahun berlalang buana kian kemari, tetapi tidak ada yang menampungnya. Akhirnya untuk menutupi kebutuhannya sendiri agar tidak semakin menambah beban keluarganya yang miskin, dia harus bergabung dengan para nelayan untuk menangkap ikan. Kepada Waspada, Selasa (20/12) dia menuturkan rasa sedih dan malunya yang luar biasa. “Saya tidak dapat menyembunyikan kekecewaan saya dan kekecewaan orangtua terhadap saya. Ayah mengharapkan saya mendapatkan pekerjaan yang layak, lebih baik dari dirinya, tetapi begitu tamat kuliah saya malah menjadi penganggur. Kalau mau jadi nelayan untuk apa harus kuliah tinggi-tinggi,” katanya. Bukan tanpa perjuangan. Ayah Rasyidin banyak menghabiskan uang untuk biaya kuliah anaknya, berharap anaknya yang lelaki ini lebih

baik dari nasib semua anggota keluarga lainnya. Namun, ayahnya yang polos tidak mengerti kehidupan di kota ternyata lebih keras dari di laut. Dia tidak paham, dewasa ini banyak orang yang kesulitan pekerjaan. Dalam sangkaannya, begitu tamat kuliah anaknya segera diterima kerja di kantoran. Jangankan jadi PNS, kerja di kantor swasta saja sulit, bahkan untuk menjadi honorer pun tidak bisa lagi. Malah tersiar kabar angin, sekarang ini untuk menjadi pegawai bakti saja harus menyediakan uang sekian, dan setelah menjadi pegawai bakti, honornya tidak ada. “Jadi setiap hari kita hanya bergaya-gaya saja dengan pakaian seragam, seolah-olah kita sudah jadi pegawai. Sementara uang jajan harus minta pada ibu seperti masa SD dulu!” ujarnya. Jangan salah anggap, bukan hanya Rasyidin seorang yang menghadapi kenyataan semcam ini. Ada Sulaiman, Masyittah, Nura Sari, Zulfikar, Zulkifli, dan ratusan sarjana lainnya, yang setiap tahun jumlah mereka terus bertambah, dengan beban hidup dan tekanan tanggungan malu yang tak tertolong. Jika mereka tidak tahan berada dikampung,merekaakanpergikeBatam,Medan, Riau, bahkan banyak yang ke Malaysia. Sebelumnya, bagi sarjana-sarjana masih punya pengharapan menjadi semacam honorer di Pemko Lhokseumawe, tetapi setelahWalikota Lhokseumawe, Munir Usman melarang menerima pegawai honorer Juli lalu maka pupuslah harapan sekalian orang. Munir mengingatkan seluruh satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) tidak sembarangan menerima tenaga honorer karena akan menjadi beban APBD. “Jika tenaga honorer ditambah terus, anggaran Pemko Lhokseumawe bisa kolaps. Sekarang saja pegawai di lingkungan Pemko Lhokseumawe sudah mencapai 6.000 orang, maka jangan ada penambahan lagi,” ucap Munir, Senin (25/7) di sela memberikan bonus kepada anggota Drum Band Bahana Gita Samudera SD Negeri 1 Lhokseumawe. Begitulah. Maka barisan pengangguran di Aceh, khususnya di Lhokseumawe, kian bertambah parah. Mengerikan, itulah uangkapan yang pantas untuk menggambarkan keadaan ini. Tak ada solusi, tak ada jalan keluar, masing-masing dipersilakan untuk mengambil jalannya sendiri... Arafat Nur

Waspada, Kamis 22 Desember 2011  

waspada daily

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you