Issuu on Google+

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999)

Neirul Nizam Aru

KAMIS, Pahing, 19 Januari 2012/24 Safar 1433 H

No: 23748 Tahun Ke-66

Terbit 24 Halaman (A1-12, B1-12)

Harga Eceran: Rp2.500,-

SALAH seorang tersangka yang diamankan petugas Polres Tapsel.

Kasus PT TS, 10 Warga Diboyong Polres Tapsel DOLOK SIGOMPULON (Waspada): Suasana di kawasan perkebunan milik PT Tanjung Siram, Rabu(18/1) panas ketika polisi hendak memboyong 10 orang warga yang diduga terlibat anarkis ke Mapolres Tapsel. Sepuluh warga tersebut diindikasi polisi sebagai pelaku pembakaran dan perusakan rumah, kantor dan mobil milik PT Tanjung Siram.

Lanjut ke hal A2 kol. 3

Waspada/Neirul Nizam Aru

SEORANG warga diduga tersangka sambil merokok digiring polisi menuju mobil petugas.

Waspada/Neirul Nizam Aru

PERUMAHAN karyawan PT. Tanjung Siram tinggal puing-puing usai dibakar warga.

2.833 Kasus Tanah Di Sumut 2015 Hasil Sumut Terancam KISARAN (Waspada): Hasil laut dan pertanian masyarakat Sumatera Utara terancam diambil pihak luar negeri pada saat komunitas ASEAN diberlakukan tahun 2015. Hal itu diungkapkan Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, dalam sambutannya saat Peluncuran Dana BOS pada 11.604 SD dan SMP se-Sumut dan bantuan 200 Masjid di Kab. Batubara di Kisaran, Rabu (18/1). Menurutnya, Komunitas ASEAN itu terkait telah ditandatangani kerjasama dagang sesama negara Asia Tenggara. Oleh sebab

itu bila kualitas masyarakat tidak memenuhi standar dalam menghadapi masa tersebut, maka hasil kekayaan alam Sumut akan ditarik mereka dan masyarakat hanya sebagai pekerja. “Karena itu pemerintah mengucurkan 20 persen dari pembelanjaan untuk pendidikan, dan tahun ini Rp1,5 triliun lebih disalurkan untuk dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk sekolah tingkat SD dan SMP se-Sumatera Utara, dengan tujuan untuk

Lanjut ke hal A2 kol. 1

Poldasu Serahkan PSMS Vs Persipura Kacamata Data Ke Pemko Medan Untung Ada Markus MEDAN ( Waspada): Polda Sumatera Utara melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) menyerahkan data tanah yang bermasalah di Kota Medan kepada Wali Kota Medan, Rabu (18/1). Dengan demikian diharapkan supaya Pemko Medan cepat menyeselesaikan masalah sengketa tanah agar tidak menjadi lebih besar lagi. “Ada 2.833 kasus tanah di Sumut yang ditangani Poldasu. Saya ke sini memberikan data permasalahan tanah yang masih dalam sengketa itu, yang kemarin sudah digelar oleh Kapoldasu bersama Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut, bupati dan wali kota se-Sumut kepada pimpinan pemerintahan di Kota Medan,” kata Direktur Dit Reskrimsus Poldasu Kombes Pol Sadono Budi Nugroho kepada wartawan. Dikatakannya, dikarenakan data masalah sengketa tanah

MEDAN (Waspada): Penampilan gemilang kapten dan kiper Markus Horison menyelamatkan gawangnya menjadi penentu hasil seri yang dipetik PSMS Medan saat menjamu Persipura Jayapura dalam lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Teladan, Rabu (18/1) malam. Tercatat, suami artis Kiki Amalia itu mampu mengamankan lima peluang emas Mutiara Hitam sekaligus membawa Ayam

Kinantan bermain imbang tanpa gol. Alhasil, PSMS kini mengantongi tujuh poin dan menempati peringkat 13 klasemen sementara. Bagi Persipura, hasil ini mengukuhkan posisi sang juara bertahan sebagai runner-up di bawah Sriwijaya FC. Menghadapi lawan keempatnya di kandang, Zulkarnaen cs sanggup mengimbangi

Lanjut ke hal A2 kol. 7

Lanjut ke hal A2 kol. 6

Wikipedia Mogok Operasi

Waspada/Sapriadi

GATOT Pujo Nugroho didampingi Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen, Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Rolel Harahap, Rabu (18/1) memberikan tabungan berisi dana BOS kepada kepala sekolah yang ada di Asahan, Batubara dan Tanjungbalai secara simbolis.

KPK: UU Pemda Hambat Upaya Pemberantasan Korupsi JAKARTA(Antara): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, ketentuan Pasal 36 Undang-undang (UU) Pemerintah Daerah (Pemda) yang mensyaratkan adanya izin Presiden untuk penyelidikan atau penyidikan tindak pidana korupsi terhadap kepala daerah atau wakil kepala daerah justru kontra produktif terhadap pemberantasan korupsi. Hal ini diungkapkan Ketua

KPK Abraham Samad, dalam jawaban tertulisnya sebagai pihak terkait dalam pengujian Pasal 36 UU Pemda di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Rabu(18/1). Pasal 36 ayat (1) UU Pemda berbunyi: “Tindakan penyelidikan dan penyidikan terhadap kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah dilaksanakan setelah adanya persetujuan tertulis dari Presiden atas per-

Al Bayan

Memuliakan Jenazah Oleh Tgk H Ameer Hamzah Jenazah yang diusung ke pemakaman lewat di hadapan kami. Nabi SAW berdiri, kamipun berdiri. Kami berkata: Ya Rasulullah! Ini jenazah orang Yahudi. Nabi berkata:Kapanpun kamu melihat jenazah yang diusung ke pemakaman, maka berdirilah (HR. Bukhari).

mintaan penyidik”. Ayat (2): “Dalam hal persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak diberikan oleh Presiden dalam waktu paling lambat 60 hari terhitung sejak diterimanya permohonan, proses penyelidikan dan penyidikan dapat dilakukan”. Ayat (3): “Tindakan penyidikan yang dilanjutkan dengan

Lanjut ke hal A2 kol. 7

Wikipedia, sebuah laman ensiklopedia online pada Rabu (18/1), menepati janjinya untuk nonaktif selama 24 jam sebagai bentuk protes terhadap Rancangan Undang-Undang Anti Pembajakan Online (SOPA) dan RUU Perlindungan Properti Intelektual (PIPA) yang dibahas Kongres AS. Wikipedia versi Bahasa Inggris untuk sementara ini tidak dapat diakses. Ini akan berlangsung selama 24 jam ke depan, terhitung mulai Rabu (18/1) pukul 12:00 WIB. Saat mengakses Wikipedia pukul 12:30 WIB hari ini, tidak lagi muncul tampilan biasa. Di layar komputer tampak sebuah halaman bergradasi abu-abu dengan logo Wikipedia besar berwarna hitam di sisi kiri layar. Di sebelah kanan layar terdapat sebuah pesan dari pendiri situs. Bunyi pesannya sebagai berikut: Lanjut ke hal A2 kol. 1

net

WIKIPEDIA yang merupakan ensiklopedia online nonaktif selama 24 jam sebagai bentuk protes terhadap SOPA dan RUU PIPA yang dibahas Kongres AS.

Partai Golkar Bawa Bayi Tanpa Batok Kepala Ke RSCM MEDAN (Waspada): Pasangan suami-istri Sutrisno, 25, dan Eliana, 24, mengaku pasrah terhadap nasib anak pertama mereka yang kini berusia sembilan bulan. Sejak dilahirkan 6 Maret 2011, Syahrani, hanya bisa ditidurkan terlentang. Dia terlahir tanpa batok kepala. Pasangan muda Sutrisno-Eliana, merupakan penduduk Jl. Sutrisno, Padangsidimpuan. Bersama anaknya, Syahrani, Lanjut ke hal A2 kol. 1

AGAMA Islam mengajarkan pemeluknya supaya menghormati jenazah (mayat), meski yang mati itu bukan orang Islam. Rasulullah SAW pernah berdiri dan berhenti dari perjalanannya ketika melihat orang-orang Yahudi mengusung jenazah. Seorang sahabat memberitahu beliau, mayat itu orang Yahudi (non-Islam). Kata Rasulullah, SAW meski jenazah Yahudi, kita harus menghormatinya. Lanjut ke hal A2 kol. 6

Waspada/Surya Efendi

SUTRISNO dan Eliana bersama anaknya Syahrani tanpa batok kepala ditemani Wakil Ketua DPRDSU Chaidir Ritonga sebelum berangkat ke RSCM Jakarta, Rabu (18/1).

10 Ton Daging Ilegal Asal India Disita TANJUNGBALAI (Waspada): Petugas Bea Cukai Teluknibung dan Kualatanjung menggagalkan upaya penyelundupan 10 ton daging sapi ilegal asal India, Rabu (18/1) sekira pukul 00:10. Daging sapi beku dikemas dalam 426 karton itu dibawa dari Malaysia menggunakan KM Sumberi Rezeki Jaya,disita saat bongkar muat di Tangkahan TPI Pantai Perupuk, Kec. Limapuluh, Kab. Batubara. Seorang tersangka yang juga masinis kapal diamankan, nakhoda dan ABK lainnya kabur. “Kita mengamankan Kepala Kamar Mesin berinisial JM warga Tanjungbalai,

Lanjut ke hal A2 kol. 4

Waspada/Austin Antariksa

GELANDANG PSMS Choi Dong Soo (kanan), berusaha meloloskan diri dari kawalan bek Persipura Jayapura Yohanes Tjoe dalam laga lanjutan ISL di Stadion Teladan Medan, Rabu (18/1) malam.

Suhu Politik Jelang Pilpres 2014 Meningkat, TNI Diminta Waspada JAKARTA (Antara): Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro meminta TNI untuk waspada dengan meningkatnya suhu politik nasional menjelang Pemilu 2014. Dalam sambutannya pada Rapat Pimpinan TNI 2012 di Jakarta, Rabu (18/1), Menhan Purnomo mengatakan tantangan TNI akan semakin besar mengingat meningkatnya suhu politik menjelang Pemilihan

Presiden pada 2014 mendatang. “Karena itu, mensyaratkan fungsi pertahanan negara yang maksimal karena tantangannya akan semakin kompleks ke depan,” ujar Purnomo. Menhan minta TNI agar selalu optimal dalam menjaga wilayah NKRI. “Tindakan ini perlu agar kita terhidar dari risiko yang dapat mengganggu pertahanan negara dan keutuhan bangsa

Ucil Dan Idris Bangga Pulang Naik Pesawat LANGKAH kedua nelayan asal Pantailabu, Deliserdang itu terlihat gontai, saat mereka turun dari pesawat Air Asia QZ-8677 yang mendarat di Bandara Polonia Medan dari Pulau Penang, Rabu (18/1). Ibrahim alias Ucil, 19, lajang bertubuh jangkung itu menoleh ke kiri dan ke kanan sambil berjalan ke terminal kedatangan luar negeri Bandara Polonia Medan. Kesan Lanjut ke hal A2 kol. 6

Indonesia,” ujarnya. Sementara itu, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono saat membuka Rapim TNI 2012 mengatakan berdasar perkembangan kondisi nasional dan lingkungan strategis saat ini serta kecederungannya pada 2012 maka persepsi ancaman yang potensial maupun faktual berada pada isu politik dan ekonomi nasional. Lanjut ke hal A2 kol. 4

Ada-ada Saja Bakar Uang Untuk Bertahan Hidup SEORANG pemanjat gunung asal AS membakar uang kertas untuk menghangatkan dirinya dan tetap bertahan hidup. Kim Yong Chun , 66, asal kota Tacoma, dilaporkan tersesat selama dua hari dalam badai salju di pegunungan Mount Rainier di Washington.

Lanjut ke hal A2 kol. 2

Serampang Waspada/Hamdani

DUA nelayan asal Pantailabu Ibrahim (kiri) dan M Idris (kanan) bersama orangtua mereka saat tiba di bandara Polonia Medan, Rabu (18/1).

- Bukan kode ya.... - He...he...he...


Kapolri Janji Optimal Ungkap Kasus Petrus Di Aceh

JAKARTA (Waspada): Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo mengatakan akan lebih mengoptimalkan pengungkapan rentetan kasus penembakan di Aceh. Polisi akan mencari kemungkinan teror itu terkait dengan pemilihan gubernur yang akan digelar di Aceh. “Kita akan menjadi lebih optimal lagi untuk mengungkap kasus yang sebenarnya,” ujar Timur di Jakara, Rabu (18/1). Lanjut ke hal A2 kol 2

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999) KAMIS, Pahing, 19 Januari 2012/24 Safar 1433 H

z zNo: 23748 * Tahun Ke-66

Waspada/ist

DUA truk yang digunakan untuk mengangkut kelapa sawit milik PT. Tanjung Siram turut hangus dibakar, Rabu (18/1).

Terbit 24 Halaman (A1-12, B1-12) z zHarga Eceran: Rp 2.500,-

KAPOLRES Tapsel AKBP Subandriya, SH, MA menengahi pertikaian antara polisi dan warga, Rabu (18/1).

Waspada/ist

20 Rumah Dan Tiga Mobil Dibakar

Polres Tapsel Amankan 10 Warga DOLOK SIGOMPULON (Waspada): Nyaris terjadi pertumpahan darah dan adu jotos, Rabu (18/1), ketika polisi hendak memboyong ke Mapolres Tapsel 10 warga yang diindikasi sebagai pelaku pembakaran dan perusakan rumah, kantor dan mobil milik PT Tanjung Siram. Suasananya sangat mencekam.

Hasil Laut Dan Pertanian Sumut Terancam Diambil Pihak Luar KISARAN (Waspada): Hasil laut dan pertanian masyarakat Sumatera Utara terancam diambil pihak luar negeri, terkait pada 2015 komunitas Asean diberlakukan. Hal itu diungkapkan Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, dalam sambutannya

saat Peluncuran Dana BOS pada 11.604 SD dan SMP seSumut dan bantuan 200 Masjid di Kabupaten Batubara oleh Gubernur, di Kisaran, Rabu (18/1). Menurutnya, Komunitas Lanjut ke hal A2 kol 3

AL QURAN RAKSASA

Pertengkaran nyaris memicu tindakan anarkis berawal sejak pagi hari dilakukan mediasi antara polisi dan tokoh masyarakat dan ratusan warga di lokasi gubuk masyarakat yang berjarak sekira 20 meter dari lokasi pembakaran dan perusakan. Petugas meminta kepada tokoh masyarakat dan Kades Aek Kanan Nurman Rambe dan Kades Padang Matinggi Kuhut Rambe untuk menyerahkan 10 pelaku yang diindikasi terlibat dalam insiden tersebut. Setelah para pelaku berkumpul , satu persatu warga yang diindikasi pelaku digiring petugas ke mobil yang sudah dipersiapkan. Namun, tibatiba kaum ibu r ibut dan Lanjut ke hal A2 kol 2

Putusan Sela MK Memaksa, Tujuh Hari Harus Jadi Calon

Waspada/Rasudin Sihotang

10 TON lebih daging sapi beku ilegal asal India diamankan di Stasiun Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Tanjungbalai-Asahan, Rabu (18/1).

BANDA ACEH (Waspada): Keputusan sela Mahkamah Konstitusi (MK) selama tujuh hari untuk pembukaan kembali pendaftaran baru bagi kandidat bakal calon kepala daerah dinilai memaksa dan akan melahirkan gugatan baru. Ketua Kelompok Kerja Pemantauan Yarwin Adi Dharma, Rabu (18/1) mengatakan, KIP Aceh diberi waktu tujuh hari membuka pendaftaran baru, dan dalam tujuh hari itu juga KIP harus bisa menetapkan bakal calon menjadi calon. Berita ini diterima, setelah anggota KPU pusat Endang Sulastri membawa surat dari

Ketua KPU pusat untuk KIP Aceh yang dalam surat tersebut KIP agar mematuhi putusan sela MK untuk membuka pendaftaran baru. Dalam surat itu, MK melalui KPU meminta KIP Aceh menjalankan tahapan Pilkada selama tujuh hari mencakup semuanya, seperti pendaftaran baru, verifikasi dan penetapan bakal calon menjadi calon, tujuannya agar hari pemilihan 16 Februari 2012 tidak bergeser. “Ini merupakan hal yang tidak masuk akal, tetapi mau tidak mau harus dilaksanakan,” Lanjut ke hal A2 kol 5

BC Teluknibung Gagalkan Penyelundupan 10 Ton Daging Ilegal Asal India TANJUNGBAL AI (Waspada): Petugas Bea Cukai Teluknibung dan Kualatanjung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 10 ton daging sapi ilegal asal India, Rabu (18/1) sekira pukul 00:10. Daging sapi beku dikemas dalam 426 karton itu dibawa dari Malaysia menggunakan KM Sumberi Rezeki Jaya dan ditangkap saat melakukan bongkar muat di Tangkahan TPI Pantai Perupuk, Kec. Lima-

puluh, Kab. Batubara. Seorang tersangka yang juga masinis kapal berhasil diamankan sementara nakhoda dan ABK lainnya melarikan diri. “Kita mengamankan Kepala Kamar Mesin berinisial JM warga Tanjungbalai, namun nakhoda beserta ABK lainnya berhasil kabur,” ujar Kepala KPPBC Teluknibung Rahmady Effendi Hutahaean dalam press releasnya didampingi Kepala Karantina

Hewan TBA dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Batubara, Rabu (18/1) sore. Menurut Rahmady, upaya pencegahan itu terlaksana berkat kerjasama KPPBC Tipe Madya Pabean C Teluknibung, KPPBC Tipe B Kuala Tanjung, Ka ra n t i n a Ta n j u n g b a l a i Asahan, Polres Asahan, Kodim Asahan serta Batalyon 126 Kala Cakti. Diterangkan, rata-rata berat satu kemasan daging beku sekitar 25 Kg.

Presiden: Kemiskinan Masih Di Atas 10 Persen Antara

SEJUMLAH pekerja melakukan pengerjaan pada salah satu bagian Al Quran raksasa setinggi 18,5 meter di Kompleks Pesantren Indo Global Mandiri (IGM) Suak Bujang Gandus Palembang, Sumsel, Rabu (18/1). Rencananya Al Quran raksasa berisikan 324 keping halaman Quran dari ukiran kayu tembesu ini akan didaftarkan pada Guinness Book Of Records dan akan dipamerkan pada tamu 32 negara peserta konferensi Parliamentary Union Of The OIC Members States atau PUIC ke 7 pada Sabtu (28/1) mendatang.

Al Bayan

Memuliakan Jenazah Oleh: H. Ameer Hamzah Jenazah yang diusung ke pemakaman lewat di hadapan kami. Nabi SAW berdiri, kamipun berdiri. Kami berkata: Ya Rasulullah! Ini jenazah orang Yahudi. Nabi berkata:Kapanpun kamu melihat jenazah yang diusung ke pemakaman, maka berdirilah. (HR. Bukhari). AGAMA Islam mengajarkan pemeluknya supaya menghormati jenazah (mayat), meski yang mati itu bukan orang Islam. Rasulullah SAW pernah berdiri dan berhenti dari perjalanannya ketika melihat orang-orang Yahudi mengusung jenazah. Seorang shahabat memberitahu beliau, mayat itu orang Yahudi (non-Islam). Kata Rasulullah, SAW meski jenazah Yahudi, kita harus menghormatinya. Jika musuh telah terbunuh, biarkan dia di medan

Lanjut ke hal A2 kol 2

JAKARTA (Waspada): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ketika memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (18/1), mendorong peningkatan efektivitas penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Presiden memaparkan dua alasan mengapa peningkatan efektivitas penanggulangan kemiskinan penting bagi pemerintah Indonesia. “Pertama, walaupun angka kemiskinan di Indonesia dari

Anas Terima Rp80 M Dari Proyek PLTS

JAKARTA (Antara): Terdakwa kasus suap Wisma Atlet Sea Games Muhammad Nazaruddin mengatakan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum telah menerima fee sebesar Rp80 miliar dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang menelan biaya hingga Rp2,2 triliun. “Kalau pertemuan dengan Sutan Bathoegana itu tentang proyek pembangkit listrik. Fee telah diberikan ke Anas Urbaningrum sebesar 80 miliar rupiah,” kata mantan Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin setelah sidang kasus suap Wisma Atlet di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Jakarta, Rabu (18/1). Sebelumnya, pada sidang hari Senin, Direktur Pemasaran PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang dalam kesaksiannya di depan majelis Lanjut ke hal A2 kol 1

tahun ke tahun terus menurun, tapi kenyataannya tahun ini masih di atas sepuluh persen. Tentu kita harus lebih bersemangat agar di tahuntahun mendatang lebih turun lagi. Itu realitas pertama,” kata Presiden. Kedua, kata Presiden, gejolak perekonomian global memiliki dampak pada upaya penanggulangan kemiskinan. Krisis global dapat menyebabkan inflasi meningkat. Harga energi dan pangan pun

terancam meroket. “Kenaikan harga pangan dan energi langsung menghambat penanggulangan kemiskinan. Juga kita saksikan dibanyak negara, termasuk negara-negara maju, gejolak perekonomian itu menciptakan pengangguran baru. Kalau itu terjadi di negara berkembang, ada inflasi pangan dan energi, ada new unemployment, dan hampir pasti kemiksinan akan Lanjut ke hal A2 kol 5

Atas tindakan penyelundupan itu, papar Rahmady, tersangka telah melanggar Pasal 102 huruf a UU No. 17 Tahun 2006 tentang perubahan atas UU No. 10 Tahun 2005 tentang Kepabeanan dengan ancaman pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama 10 tahun. Disamping itu dikenakan denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp5 miliar. Lebih lanjut diterangkan, pelaku juga akan dikenakan UU No. 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Pasal 5 mengenai persyaratan karantina. Yakni, wajib dilengkapi dengan sertifikat kesehatan dari negara asal dan negara transit melalui tempat-tempat pemasukan yang telah ditetapkan dan dilaporkan. Menurut Kepala Karantina, daging sapi beku tersebut merupakan media pembawa yang dilarang pemasukannya karena berasal dari negara/ daerah endemik hama dan penyakit hewan karantina golongan I. “Daging tersebut merupakan media yang membawa

Waspada/Abdullah Dadeh

IBRAHIM alias Ucil (kanan) bersama Muhammad Idris dan Ketua HNSI Deliserdang Rakhmatsyah (kiri) saat mendarat dari Penang di Bandara Polonia Medan, Rabu.

Bangga Pulang Naik Pesawat LANGKAH kedua nelayan asal Pantai Labu Deliserdang itu terlihat agak gontai, saat mereka turun dari pesawat Air Asia QZ-8677 yang mendarat di Bandara Polonia Medan dari Pulau Penang, Rabu (18/1). Ibrahim alias Ucil, 19, yang berbadan agak jangkung terlihat menoleh kekiri dan kekanan sambil berjalan ke terminal kedatangan luar negeri Bandara Polonia Medan. Kesan yang sama juga terlihat dari wajah Muhammad Idris, 20, mereka baru lepas dari Penjara Tapak Perak kawasan Pulau Penang Malaysia. Mereka menebarkan senyum dan sepertinya tidak pernah terjadi apa-apa terhadap dirinya. Kedua nelayan yang masih tergolong dibawah umur ini di jemput ke Penang oleh Ketua HNSI Deliserdang Lanjut ke hal A2 kol 6

Lanjut ke hal A2 kol 5

Partai Golkar Bawa Bayi Tanpa Batok Kepala Ke Jakarta

Waspada/Surya Efendi

Pasangan suami-istri Sutrisno, 25, dan Eliana, 24, bersama anak semata wayangnya Syahrani berusia 10 bulan tanpa batok kepala ditemani Wakil Ketua DPRDSU Chaidir Ritonga sebelum berangkat ke RSCM Jakarta, Rabu (18/1).

MEDAN ( Waspada): Pa s a n g a n s u a m i - i s t r i Sutrisno, 25, dan Eliana, 24, mengaku pasrah terhadap nasib anak pertama mereka yang kini berusia sembilan bulan. Sejak dilahirkan 6 Maret 2011, Syahrani, hanya bisa ditidurkan terlentang. Dia terlahir tanpa batok kepala. Pasangan muda Sutrisno-Eliana, merupakan penduduk Jl.Sutrisno, Padangsidimpuan. Bersama anaknya, Syahrani, mereka diberangkatkan ke Jakarta, Rabu (18/1) untuk menjalani pemeriksaan di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM). Pembiayaannya ditanggung oleh Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumut Ir Chaidir Ritonga, MM. Sembilan bulan lalu Syahrani lahir dengan Lanjut ke hal A2 kol 6

Ada-ada Saja

Bakar Uang Untuk Bertahan Hidup

SEORANG pemanjat gunung asal AS membakar uang kertas untuk menghangatkan dirinya dan tetap bertahan hidup. Kim Yong Chun , 66, asal kota Tacoma, dilaporkan tersesat selama dua hari dalam badai salju di pegunungan Mount Rainier di Washington. Kepada KOMO-TV, pria ini mengatakan ia sempat menggali lubang di dalam salju saat badai datang. Untuk tetap hangat Kim awalnya

Lanjut ke hal A2 kol 5

Serampang - 50 Persen termasuk di atas 10 persen juga bos - He.... he....he....


Berita Utama

A2

Mantan Istri PM Tewas Dibantai Perampok

Pemprovsu Alokasikan Rp1,16 T Untuk Infrastruktur MEDAN (Waspada): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mengalokasikan dana sebesar Rp1,16 triliun lebih untuk pembangunan infrastruktur. Dana yang dialokasikan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2012, tersebut diprogramkan untuk membangun konektivitas infrastruktur dan pengembangan wilayah serta lingkungan hidup. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut Ir Riadil Akhir Lubis, Rabu (18/1) memaparkan, program tersebut meliputi pembangunan jembatan sebanyak 35 unit dengan anggaran sebesar Rp90,65 miliar. Pemeliharaan rutin jalan provinsi sepanjang 2.333,11 kilometer senilai Rp138,68 miliar, pemeliharaan rutin jembatan sepanjang 11.695 meter senilai Rp8,27 miliar.Pembangunan atau peningkatan jalan provinsi sepanjang 146,7 kilometer senilai Rp373,12 miliar. “Untuk jalan diharapkan kemantapannya bisa mencapai di atas 90 persen pada tahun ini, hal tersebut tentu akan melengkapi penanganan jalan nasional yang dialo-

kasikan melalui dana APBN,” kata Riadil. Dikatakannya, Pemprovsu melalui dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB) terkait infrastruktur pada tahun ini mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 triliun untuk pembangunan infrastruktur di berbagai bidang di kabupaten/ kota, antaralain infrastruktur transportasi, infrastruktur pertanian, infrastruktur kesehatan, infrastruktur pendidikan dan pengembangan pasar. “Dana tersebut juga dialokasikan untuk peningkatan fasilitas dan keselamatan transportasi darat laut dan udara yang menjadi kewe-nangan provinsi. Kemudian rehabilitasi irigasi teknis dan pengendalian banjir daerah,” sebutnya. Selain dukungan APBD tahun ini, kata Riadil, Sumut mendapat kucuran dana APBN di antaranya dana kebinamargaan senilai Rp1,53 triliun meliputi penyelesaian jalan lintas timur, Aek Latong, jalan arteri Bandara Kualanamu dan lintas barat Sumut. “Sementara, untuk keciptakaryaan APBN dialokasikan sebesar Rp403 miliar dan Rp 320 miliar untuk penanganan sumber daya air,” ujarnya. (m28)

Mendagri: Taati Putusan Sela MK JAKARTA (Antara): Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menegaskan, putusan sela Mahkamah Konstitusi (MK) tentang perpanjangan pendaftaran pasangan calon KDh dalam Pilkada Aceh selama tujuh hari harus ditaati oleh pihak terkait. “Saya pikir putusan sela itu harus ditaati oleh semua pihak, termasuk oleh KPU itu sendiri,” kata Gamawan ketika ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (18/1). Dia juga menegaskan, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh juga harus menjalankan putusan tersebut, meski menghadapi beberapa

Anas Terima ....

hakim menyebutkan adanya pertemuan dengan politisi dari fraksi Partai Demokrat Sutan Bathoegana, namun tidak berkaitan dengan kasus suap Wisma Atlet. Seperti diberitakan sebelumnya, Sutan Bathoegana dan Anas Urbaningrum membantah bahwa pihaknya terlibat dalam dugaan korupsi pengadaan alat pembangkit listrik tenaga surya tersebut. Sidang kasus suap Wisma Atlet dengan terdakwa Muhammad Nazaruddin akan dilanjutkan pada Rabu (25/1) dengan agenda mendengar keterangan saksi, namun pihak Jaksa Penuntut Umum belum bisa mengumumkan nama-nama saksi yang akan dihadirkan dalam persidangan pekan depan.

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur: 2. Rh2, Gd8-c7+. 3. Rh1, Gc6xg2+mat.

Jawaban TTS: Olahraga

W A S P A D E W N N A I N G G G N K E G R A N T R B A E T R E K O R A A I B U L U T A U I N O B O N E E E P R I T

A

B O L I N C A A O L A N R O D I T I D P R I X W P N I R E N G G O R A P S L S E N A A U N G K I S R S E I N D I E L A V R E A L M A S P A O L

Jawaban Sudoku: 5 6 2 1 7 3 4 8 9

8 1 7 9 6 4 3 5 2

4 9 3 5 8 2 6 1 7

3 7 9 8 2 5 1 4 6

6 4 5 7 3 1 2 9 8

2 8 1 6 4 9 5 7 3

7 2 4 3 1 8 9 6 5

1 5 6 2 9 7 8 3 4

20 Rumah ....

menjerit. Suasana pun tidak terkendali. Warga ngotot. Tokoh masyarakat mereka dan warga jangan dibawa secara paksa. Kalau mau diambil keterangan warga siap berangkat ke Polres Tapsel dengan kesadaran sendiri. Tarik menarik pun terjadi. Polisi dan warga menjadi emosi. Pertumpahan darah nyaris terjadi. Di saat genting itu dengan bijak dan santun Kapolres Tapsel AKBP Subandriya, SH, MA menengahi pertikaian itu dengan memberikan kelonggaran waktu kepada masyarakat untuk mempersiapkan kenderaan dan warga yang turut dan mau memberikan keterangan di Mapolres. “Kalau masyarakat tidak mempunyai kendaraan, maka kita siapkan kendaraan, sebab masyarakat kita juga manusia,” kata Kapolres. Kapolres menjelaskan, apabila persoalan disikapi dengan santun dan bijak dengan mengajak masyarakat khususnya yang terlibat dalam pembakaran dan perusakan dengan cara persuasive, diyakininya konflik akan lebih sedikit.

Kapolri Janji ....

1. ....., h4+.

TTS Topik

kendala teknis. Dia berharap semua pihak untuk menjaga keamanan Aceh, sembari menunggu putusan akhir MK dalam perkara itu. Menur ut Gamawan, perpanjangan masa pendaftaran itu bisa dimanfaatkan pihak-pihak yang belum mendaftarkan diri sebagai peserta pilkada, termasuk dari pihak Partai Aceh. “Diberi waktu satu minggu bagi Partai Aceh, dan kabarnya Partai Aceh akan memanfaatkan, kita tunggu lah vonis berikutnya,” katanya.

9 3 8 4 5 6 7 2 1

G R A N D S L A M

A

O

Menurut dia, sebagai penanggung jawab wilayah, Kapolda Aceh telah membuat rencana pengungkapan dan melaporkannya ke Mabes Polri. Termasuk, mengantisipasi pengamanan pilkada yang akan datang. “Sudah melakukan langkah-langkah antisipasi sampai pemilukada nanti,” ujar dia. Mabes Polri, lanjutnya, tak akan tinggal diam dengan kondisi keamanan Aceh ini. Bantuan dari Mabes Polri akan diberikan untuk memulihkan keamanan di Aceh. “Tapi ini semua tentunya akan kembali

Al Bayan ....

perang, nanti ada palang merah atau bulan sabit merah yang mengambilnya, jangan dikencingi, diperlakukan tidak manusiawi, misalnya dipotong bagian tubuhnya dan lain-lain yang menghina. Jadi cara-cara yang dilakukan tentara Amerika mengencingi mayat-mayat tentara Thaliban di Afghanistan termasuk sangat biadab. Semoga Allah menghina mereka tentara musuh itu. Dalam perang Salib abad kelima Hijriah, ketika orangorang Shalib dapat mengalahkan umat Islam di Mesir dan Palestina, mereka membunuh seluruh tawanan muslim, menganiaya, bahkan mem-

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

Waspada/Sapriadi

PLT Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho didampingi Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen, Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang, dan wakil Walikota Tanjungbalai Rolel Harahap memberikan tabungan berisi dana BOS kepada kepala sekolah yang ada di Asahan, Batubara dan Tanjungbalai secara simbolis. Dana tersebut disalurkan untuk membantu peningkatan mutu pendidikan dan kualitas siswa di Sumut. Foto direkam, Rabu (18/1).

Hasil Laut Sumut ....

Asean itu terkait telah ditandatangani kerjasama dagang sesama negara Asia Tenggara. Oleh sebab itu bila kualitas masyarakat tidak memenuhi standar dalam menghadapi masa tersebut, maka hasil kekayaan alam Sumut akan ditarik mereka dan masyarakat hanya sebagai pekerja. “Karena itu pemerintah mengucurkan 20 persen dari pembelanjaan untuk pendidikan, dan tahun ini Rp1,5 triliun lebih disalurkan untuk dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk sekolah tingkat SD dan SMP se-Sumatera Utara, dengan tujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan. Sehingga pemerintah daerah dan sekolah diharapkan menggunakannya dengan baik agar generasi Sumut bisa mempunyai daya saing tingkat internasional,” ujar Gatot. Gotot juga mengatakan Human Development Index (pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup masyarakat) Sumut masih tergolong tinggi dan masuk dalam rata-rata tingkat nasional. Namun demikian harus ditingkatkan lagi dan

ditambah dengan sentuhan teknologi. Sehingga dengan kualitas tersebut, masyarakat Sumut bisa mengelola sendiri hasil kekayaan alam menjadi lebih baik. “Kita pasti tidak ingin kekayaan alam kita, seperti hasil laut dan perkebunan dikelola oleh bangsa asing. Oleh sebab itu kualitas pendidikan kita harus ditingkatkan agar kita tidak tertinggal,” ujar Gatot. Masyarakat Pesisir Sedangkan untuk masyarakat pesisir terutama daerah Asahan dan Batubara yang masih tergolong dalam keluarga prasejahtera, Gatot mengatakan yang paling utama dilakukan adalah pembangunan infrastruktur fisik dan sosial budaya. Sehingga masyarakat pesisir tidak “dininabobokkan” oleh limpahan rezeki yang didapat, sehingga tidak mau melihat masa depan terlalu jauh. “Kita akui masyarakat pesisir selalu beranggapan mereka akan mendapat rezeki esok hari, sehingga kebanyakan di antara mereka, penghasilan satu hari habis untuk satu hari. Oleh sebab itu kebiasaan ini harus diubah agar masa depan menjadi lebih baik,”

Ada anggapan di masyarakat, kasus pembakaran diduga ada unsur kesengajaan atau pembiaran. Namun, Kapolres membantah . “Di sini ada petugas yang jaga di pos polisi wilayah Kec. Sigoppulan. Jadi, bukan tidak ada polisi di lokasi tetapi jarak yang cukup jauh. Perjalanan ke sini saja memakan waktu tempuh tujuh jam, ungkapnya Sebelumnya, Polres Tapsel sudah berulangkali melakukan mediasi antara perusahaan dan warga agar persoalan yang krusial dan sudah lama menyangkut tanah yang dikelola perusahaan agar bersama-sama membicarakannya. Namun, diakui Kapolres, tindakan anarkis hinga membakar dan merusak rumah, kantor dan mobil merupakan tindakan spontanitas dari warga yang diduga sudah tidak tahan dengan sikap perusahaan. “Ini di luar pemikiran kita. Sebab selama ini masyarakat cukup persuasif dan konsisten,“ urainya. Kapolres menjelasakan, polisi tidak ada keberpihakan dengan perusahaan. Polisi netral dan menindak siapapun yang melanggar hukum.

Masalah HGU merupakan kewenangan Pemkab Paluta dan BPN. Kita hanya memproses masalah pidananya saja Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Padang Matinggi, Ramli Ritonga (75) mengunkapkan ada 213 KK yang mengklaim lahan PT. Tanjung Siram adalah milik mereka. Perseteruan yang dimulai sejak tahun 70-an terus berlangsung hingga kemarin masyarakat yang sudah lama memendam amarah dan emosi spontan melakukan pembakaran dan perusakan. “Kami berhak mengklaim lahan seluas 450 ha yang sekarang dikelola PT sebab dulunya itu lahan adalah lahan ulayat,” paparnya. Selang beberapa jam, ratusan masyarakat dengan mengendarai truk dan mobil pribadi berangkat bersama ratusan petugas Polres Tapsel menuju Mapolres. Masyarakat dengan kesadaran sendiri bersiap untuk memberikan keterangan terkait hangusnya 20 unit rumah karyawan dan kantor, dan tiga mobil milik PT. Tanjung Siram. (a17/a35)

pada semangat masyarakat yang ada di sana untuk membangun Aceh,” katanya. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meyakini gangguan keamanan di Aceh terkait dengan pilkada yang akan digelar di Aceh. “Akhir-akhir ini memang ada masalah dengan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) dan pemilukada. Saya yakin (penembakan) ada kaitannya dengan itu. Tapi apapun, kamtibmas tetap harus dijaga,” kata SBY di Mabes Polri, kemarin. Rentetan penembakan oleh orang tidak dikenal terjadi

di Aceh mulai akhir 2011 hingga awal 2012 ini. Sejak itu pula beberapa korban tewas dan luka berjatuhan. Berdasarkan catatan polisi, setidaknya ada 13 korban tewas dan 13 lainnya luka-luka akibat penembakan di Aceh. Komisi Independen Pemilihan (KIP) yang menyelenggarakan pemilihan gubernur Aceh menyatakan menunda pelaksanaan pemilihan ini. Keputusan itu diambil setelah Mahkamah Konstitusi memerintahkan KIP membuka lagi pendaftaran calon kepada daerah, selama tujuh hari. (vn)

perkosa perempuan-perempuan muslim, dan membun u h a n a k - a n a k m e re k a . Akhlak buruk itu mereka wariskan turun-temurun. Mungkin dalam ajaran agama mereka tidak ada ajaran menghormati mayat. Panglima Besar Islam, Shalahuddin al-Ayyubi ketika menaklukkan kembali Jerussalem dari tangan Pasukan Salib (583 H.), sangat banyak tentara salib yang terbunuh, dan banyak juga yang lukaluka. Shalahuddin menyuruh tentara Islam untuk menguburkan tentara salib secara massal dan yang luka-luka diobati oleh dokter Islam. Akhlaknya yang sangat mulia itu menyebabkan lebih dari

seribu tentara Salib masuk Islam. Rasulullah SAW mewajibkan (fardhu kifayah) kepada orang Islam untuk memuliakan jenazah sesama muslim dengan melayat ke rumah duka, memandikan, mengkafankan, menyalatkan, dan mengebumikannya Sangat besar pahala orang-orang yang melaksanakan fardhu kifayah terhadap mayat, sebesar gunung Sala dan Uhud di Madinah. Dalam shalat Jenazah kita dianjurkan membaca doa yang sangat baik, Allahummaghfirlahum…, dan Al l a h u m m a l a t a h r i m n a ajrahum.., untuk keampunan si mayat dan masuk surga.

ujar Gatot. P l t Gu b e r n u r Su m u t didampingi Kadis Pendidikan Sumut, Bupati dan Wakil Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang-Surya, serta Bupati Batubara, OK Arya

BESITANG (Waspada): Siti Aisyah, 56, mantan istri pensiunan Polisi Militer (PM) ditemukan tewas bersimbah darah dengan kondisi cukup mengenaskan diduga dibantai kawanan perampok di dalam rumahnya di Dusun III, Desa Bukitselamat, Kec. Besitang, Rabu (18/1). Menurut keterangan diperoleh Waspada di lokasi tempat kejadian perkara (TKP), janda berusia lanjut yang selama ini tinggal sendirian di rumahnya itu diketahui tewas di dalam kamar setelah tetangganya merasa curiga sampai pukul 12:00 pintu depan rumah dalam keadaan terkunci sedangkan lampu teras masih menyala. Melihat ini, warga dan anak korban yang tinggal tak Zulkarnaen, Wakil Walikota Tanjungbalai Rolel Harahap. Untuk Kabupaten Asahan menerima dana BOS 2012 sebanyak Rp67 miliar, Batubara Rp41 miliar dan Tanjungbalai Rp17 miliar. (a15)

KPK: UU Pemda Hambat Upaya Pemberantasan Korupsi JAKARTA(Antara): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, ketentuan Pasal 36 Undang-undang (UU) Pemerintah Daerah (Pemda) yang mensyaratkan adanya izin Presiden untuk penyelidikan atau penyidikan tindak pidana korupsi terhadap kepala daerah atau wakil kepala daerah justru kontra produktif terhadap pemberantasan korupsi. Hal ini diungkapkan Ketua KPK Abraham Samad, dalam jawaban tertulisnya sebagai pihak terkait dalam pengujian Pasal 36 UU Pemda di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Rabu(18/1).

Presiden ....

meningkat,” kata Presiden. Maka itu, Presiden mengatakan, pemerintah akan terus melakukan percepatan dan perluasan ekonomi, sembari juga mengurangi angka kemiskinan. Tak hanya Indonesia, negara-negara yang tergabung pada G-2- juga melakukan upaya yang sama. “Bedanya, mereka menggunakan mekanisme pasar, sedangkan kita melalui MP3EI,” kata Presiden. (kps)

BC Teluknibung ....

penyakit kuku dan mulut ke Indonesia dimana sebelumnya penyakit itu tidak pernah ada di negara kita. Contohnya penyakit rabies di Bali, berapa banyak yang telah tertular. Itu akibat penyakit yang dibawa dari luar negeri,” tukasnya. Sementara Rahmady mengatakan, nilai kerugian negara yang berhasil diselamatkan diperkirakan senilai Rp490 juta dan saat ini tersangka berikut barang bukti daging dan KM Sumber Rezeki Jaya masih dalam proses penyelidikan. (a32)

Putusan Sela ....

kata Yarwin kepada wartawan usai rapat kerja dengan anggota KPU pusat dan KIP kabupaten/kota di Hotel Grand Nanggroe. Yarwin merincikan, KIP harus melaksanakan tahap pendaftaran, kemudian verifikasi berkas pasangan calon, tes kesehatan, tes uji baca Alquran dan terakhir penetapan, semuanya harus selesai selama tujuh hari. Anggota KPU Pusat Endang Sulastri di Banda Aceh mengatakan, amar putusan sela MK agar hari pemilihan tidak bergeser dan ini realita keputusan sebuah pengadilan sehingga harus dilaksanakan. Menurut Endang, dasar hukum yang digunakan KIP saat ini untuk melaksanakan Pilkada di Aceh adalah keputusan MK. (cb01)

Ada-ada Saja ....

membakar dedaunan kering. Namun karena badai berlangsung lama ia akhirnya mulai membakar barang-barang bawaannya, mulai dari kaos kaki hingga uang kertas yang ada dalam dompetnya. “Saya sangat khawatir. Udaranya sangat dingin, jadi saya ingin berpindah tempat,” ujarnya. Kim sempat meneruskan perjalanan, tapi waktu itu salju sangat tebal dan ia nyaris tidak bisa bernapas. Dalam penderitaan tersebut, pria ini masih bisa membuat api unggun, minum air panas dan makan nasi. (st/rzl)

Pasal 36 ayat (1) UU Pemda berbunyi: “Tindakan penyelidikan dan penyidikan terhadap kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah dilaksanakan setelah adanya persetujuan tertulis dari Presiden atas permintaan penyidik”. Ayat (2): “Dalam hal persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak diberikan oleh Presiden dalam waktu paling lambat 60 hari terhitung sejak diterimanya permohonan, proses penyelidikan dan penyidikan dapat dilakukan”. Ayat (3): “Tindakan penyidikan yang dilanjutkan dengan penahanan diperlukan persetujuan tertulis sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2)”. Ayat (4): “Hal-hal yang dikecualikan dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah: a. tertangkap tangan melakukan tindak pidana kejahatan; atau b. disangka telah melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana mati, atau telah melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara”. Ayat (5): “ Tindakan penyidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) setelah dilakukan wajib dilaporkan kepada Presiden paling lambat dalam waktu dua kali 24 jam”.

jauh dari TKP berupaya masuk ke dalam rumah dan mereka shock begitu melihat korban terkapar dalam posisi miring dengan luka cukup parah terdapat di bagian kepala, leher, pundak, punggung, lengan kiri nyaris putus dan tangan kanan luka robek. Kanit Reskrim Polsek Besitang, Iptu Abdul Rahman, SH, bersama sejumlah anggota begitu mendapat informasi tentang peristiwa pembunuhan sadis ini langsung turun melakukan olah TKP. Polisi terlihat mengamankan sejumlah barang bukti dari dalam rumah untuk kepentingan penyelidikan. Putri korban, Siska, 28, yang ditemui mengatakan, Selasa malam sekira pukul 23:00, ibundanya masih bertandang ke rumah tetangga, Agus, yang berada di seberang Jalinsum. “Usai ngobrol, ibu kembali ke rumah dan kami merasa sangat terpukul setelah mendapat kabar ia meninggal bersimbah darah di dalam kamar,” ujarnya. Siska menduga, malam itu ada orang datang ke rumah ibunya untuk menyewa kamar. Dugaan ini diperkuat setelah melihat salah satu pintu kamar terbuka dengan kondisi seprai dan handuk agak kotor. Namun, anak korban menyatakan, ia tidak mengetahui identitas tamu yang menyewa kamar tersebut. Selama ini, siapa pun orang yang menyewa kamar tidak pernah dicek identitasnya. “Ibu tidak pernah mengecek identitas tamu yang hendak menyewa kamar,” kata Indra Gunawan alias Keleng, abang Siska seraya mengutuk perbuatan keji

pelaku yang membunuh ibunya secara sadis. Indra berharap, aparat kepolisian dapat segera mengungkap orang yang menghabisi nyawa ibunya. “Perbuatan pelaku sangat keji. Kalau diikat saja ibu saya pasti tidak bisa melakukan perlawanan karena kondisi fisiknya yang sudah tua. Kenapalah ia harus dibantai dengan senjata tajam,” imbuhnya dengan bola mata berkaca-kaca. Kedua anak korban menyatakan, ibu mereka tidak memiliki harta atau uang berlebihan. Penghasilan yang ia peroleh hanya dari menyewa kamar penginapan dan itu pun hasilnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ada dugaan, pelaku mengira nenek dari beberapa cucu memiliki simpanan uang yang banyak. Evakuasi Lamban Jasad korban tertahan selama beberapa jam di TKP, karena mobil ambulance dari Puskesmas Besitang yang diharapkan dapat membantu evakuasi lamban turun padahal jarak lokasi kejadian dengan Puskesmas hanya sekira 10 km. Kondisi ini tidak hanya membuat anak korban dan sejumlah masyarakat kecewa, tapi kepolisian juga merasa kesal. Sejumlah pihak mengecam pelayanan pihak Puskesmas Besitang. Keterlambatan mobil ambulance memaksa seorang anggota DPRD Langkat, Samin Sihotang, mengontak pegawai Puskesmas. “Mobil ambulance ini fasilitas yang disediakan negara untuk kepentingan pelayanan masyarakat,” tegasnya. (a02)

Medan 33 Derajat Celcius MEDAN (Waspada): Dua hari belakangan ini, suhu udara di kawasan Kota Medan lembab dan gerah. Suhu panas mencapai angka 33 derajat celcius. Suhu panas mulai naik pukul 10:00, kadang hingga pukul 15:00, setelah itu cuaca berubah mendung bahkan hujan-hujan intensitas rendah. Hartanto, kepala Data dan Informasi (Datin) BMKG wilayah I stasiun Bandara Polonia Medan, membenarkan hal saat dikonfirmasi di Bandara Polonia Medan, Rabu (18/1). Menurut Hartanto, penyebab suhu panas meningkat pada pertengahan Januari 2012, antara lain karena pemanasan meningkat dan tutupan awan cukup banyak menyebabkan angin tidak leluasa berembus. Kondisi awan tebal itu berakibat udara menjadi ber-

kurang, sehingga kondisi panas terasa pada siang bahkan malam hari, kata Kepala Datin BMKG. Namun, pihaknya memprediksikan kondisi udara panas masih akan berlangsung dua atau tiga hari ke depan, setelah itu akan normal kembali. Bahkan masih ada hujanhujan intensitas ringan dan sedang di kawasan Medan. Dia mengingatkan warga masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan bahaya kebakaran pada kawasan-kawasan pemukiman padat penduduk karena suhu udara panas. Laut Juga Panas Dua hari sebelumnya di kawasan pesisir timur Sumut seperti Madina dan Sibolga terjadi gangguan cuaca, menyebabkan suhu permukaan laut di Selat Malaka meningkat dan mencapai 29 derjat celcius. (m32)

Bangga Pulang ....

terbang di udara saat kami melaut, kata Ucil lagi. Begitupun keduanya selama lebih kurang empat bulan di penjara Tapak Perak Malaysia di perlakukan dengan baik. “Kami masih tergolong di bawah umur, dipenjara diperlakukan dengan baik walau sebelumnya dipersalahkan menangkap ikan melewati batas zona larangan,” kata Ibrahim. Bahkan Ketua Himpinan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Deliserdang Rakhmadsyah menyatakan sebenarnya dua nelayan dibawah umur ini sejak 5 Januari 2012 sudah balik ke Medan bersama enam nelayan lainnya. Namun karena tempat

penahanannya berbeda, baru kali ini dapat dikembalikan ke tanah air dan segera diserahkan kepada keluarga. Masih ada empat nelayan asal Deliserdang yang sedang diupayakan balik ke tanah air antara lain Alwatan, Ismanuddin, Lukman dan Hamdan. “Pembebasan nelayan asal Deliserdang besar sekali peran Bupati Deliserdang H. Amri Tambunan, DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba dan pemberitaan media,” ujar Rakhmatsyah. Kedua nelayan tersebut disambut kedua orang tuanya yaitu ibu Nur, ibunda Ibrahim Ucil dan Samiah, ibunda dari Muhammad Idris. * Abdullah Dadeh

Partai Golkar ....

sangat besar. Karenanya disarankan kami merawat saja Syahrani di rumah,’’ kata Sutrisno. Tidak ada harapan lagi. Keluarga ini akhirnya kembali ke tempat asal mereka. Sebelum bertemu dengan pengurus Partai Golkar yang juga Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga, Syahrani, hanya dirawat oleh ibunya, Eliana. Sekarang, bayi mungil itu sudah semakin tumbuh. Secara fisik, tidak ada kelainan yang berarti dari Syahrani. Hanya Dalam usianya yang telah sembilan bulan, bocah itu sudah dapat diajak bermain. Dia dapat merespon ayah dan ibunya yang sesekali mengajaknya bercanda. Namun, Syahrani, hanya bisa terlentang. Kepalanya yang tidak memiliki batok, harus terus diganjal bantal. Tergugah Penderitaan yang dialami Syahrani, kemudian didengar oleh Chaidir Ritonga. Kabar yang disampaikan anggota Partai Golkar Padangsidimpuan itu membuatnya tergugah. Bersama istrinya Hj Susi Mahdarwati Napitupulu, mereka tergerak untuk membantu. ‘’Terbayang saya bagaima-

na penderitaan si anak dan orang tuanya,’’ kata Chaidir Ritonga. Seorang dokter yang mendampingi Chaidir Ritonga di Hotel Candi, yakni dr Ari Mariza, mengatakan, daya tahan Syahrani, sangat luar biasa. Dari pengalamannya melihat kasus seperti ini, penderita hanya mampu bertahan 10 hari. “Syahrani sudah bertahan sembilan bulan. Ini luar biasa,’’ katanya. Membayangkan penderitaan yang begitu panjang lah, menurut Chaidir Ritonga, dia beserta keluarga tergerak untuk membantu. ‘’Paling tidak kita berusaha saat ini. Ke depan biarlah tuhan yang membimbing jalan kita,’’ katanya. Seberapa staf kemudian dia tugasi untuk menjemput keluarga Sutrisno, dari Padangsidimpuan. Mereka menginap satu malam di Hotel Candi, selanjutnya diantar ke RSCM. Seluruh biayanya ditanggung Chaidir Ritonga. ‘’Untuk saat ini begitulah. Ke depan kita lihat perkembangannya. Kalau Syahrani, bisa dioperasi dan saya tidak sanggup membiayainya, saya akan minta sumbangan ke Partai Golkar,’’ katanya. (m12)

H. Rakhmatsyah atas peran bantuan Bupati Deliserdang H. Amri Tambunan dan DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba. Saat balik ke Medan bersama Ketua HNSI Deliserdang Rakhmatsyah, mereka juga diantar staf Konjen Republik Indonesia dari Penang Irwan Ratulangi. “Walau kami kalangan nelayan, namun merasa bangga bisa naik pesawat balik ke tanah air,” kata Ucil dan Muhammad Idris, dirinya baru kali ini naik pesawat kebetulan dari luar negeri tujuan Medan. Maklum kami berdua sehari-hari bekerja sebagai nelayan, pesawat hanya melihat proses operasi di RS Padangsidimpuan. Bayi perempuan itu terlahir dengan kondisi tanpa batok kepala. Dokter yang menanganinya menyebut, Syahrani terkena virus Toksoplasma. Pihak rumah sakit mengaku tidak mampu menangani kelainan pada bayi itu , kemudian merujuknya ke RS Adam Malik Medan. ‘’Kami ke Medan pada saat bulan puasa lalu,’’ kata ayah Syahrani, Sutrisno, saat ditemui Waspada di Hotel Candi, Jl. Darusalam, Medan, menjelang berangkat ke Jakarta. Sutrisno, sehari-harinya bekerja sebagai pedagang kue putu bambu di Padangsidimpuan. Beberapa tahun lalu, dia merantau dari Brebes, Jawa Tengah dan menikah dengan Eliana. Dengan pendapatan yang begitu kecil, dia tidak mampu membiayai perobatan anaknya. Beruntung pemerintah memberikan fasilitas pemeliharaan kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Kata Sutrisno, lebih kurang setengah bulan mereka berada di RS Adam Malik. Tapi kelainan pada kepala Syahrani, tidak bisa ditangani. ‘’Dokter bilang kalau operasi resikonya


Berita Utama

A2

Pemprovsu Alokasikan Rp1,16 T Untuk Infrastruktur MEDAN (Waspada): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mengalokasikan dana sebesar Rp1,16 triliun lebih untuk pembangunan infrastruktur. Dana yang dialokasikan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2012 tersebut diprogramkan untuk membangun konektivitas infrastruktur dan pengembangan wilayah serta lingkungan hidup. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut Ir Riadil Akhir Lubis, Rabu (18/1) memaparkan, program tersebut meliputi pembangunan jembatan sebanyak 35 unit dengan anggaran sebesar Rp90,65 miliar. Pemeliharaan rutin jalan provinsi sepanjang 2.333,11kilometersenilaiRp138,68

miliar, pemeliharaan rutin jembatan sepanjang 11.695 meter senilai Rp8,27 miliar. Pembangunan atau peningkatan jalan provinsi sepanjang 146,7 kilometer senilai Rp373,12 miliar. “Untuk jalan diharapkan kemantapannya bisa mencapai di atas 90 persen pada tahun ini, hal tersebut tentu akan melengkapi penanganan jalan nasional yang dialokasikan melalui dana APBN,” kata Riadil. Dikatakannya, Pemprovsu melalui dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB) terkait infrastruktur pada tahun ini mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 triliun untuk pembangunan infrastruktur di berbagai bidang di kabupaten/kota, antaralain infrastruktur transportasi, infrastruktur pertanian, infrastruktur

kesehatan, infrastruktur pendidikan dan pengembangan pasar. “Dana tersebut juga dialokasikan untuk peningkatan fasilitas dan keselamatan transportasi darat laut dan udara yang menjadi kewenangan provinsi. Kemudian rehabilitasi irigasi teknis dan pengendalian banjir daerah,” sebutnya. Selain dukungan APBD tahun ini, kata Riadil, Sumut mendapatkucurandanaAPBNdiantaranya dana kebinamargaan senilai Rp1,53 triliun meliputi penyelesaian jalan lintas timur, Aek Latong, jalan arteri Bandara Kualanamu dan lintas barat Sumut. “Sementara, untuk keciptakaryaan APBN dialokasikan sebesar Rp403 miliar dan Rp320 miliar untuk penanganan sumber daya air,” ujarnya. (m28)

2015 Hasil Sumut ...

syarakat Sumut bisa mengelola sendiri hasil kekayaan alam menjadi lebih baik. “Kita pasti tidak ingin kekayaan alam kita, seperti hasil laut dan perkebunan dikelola oleh bangsa asing. Oleh sebab itu kualitas pendidikan kita harus ditingkatkan agar kita tidak tertinggal,” ujar Gatot. Masyarakat Pesisir Sedangkan untuk masyarakat pesisir terutama daerah Asahan dan Batubara yang masih tergolong dalam keluarga prasejahtera, Gatot mengatakan yang paling utama dilakukan adalah pembangunan infrastruktur fisik dan sosial budaya. Sehingga masyarakat pesisir tidak “dininabobokkan” oleh limpahan rezeki yang didapat,

sehingga tidak mau melihat masa depan terlalu jauh. “Kita akui masyarakat pesisir selalu beranggapan mereka akan mendapat rezeki esok hari, sehingga kebanyakan di antara mereka, penghasilan satu hari habis untuk satu hari. Oleh sebab itu kebiasaan ini harus diubah agar masa depan menjadi lebih baik,” ujar Gatot. Plt Gubernur Sumut didampingi Kadis Pendidikan Sumut, Bupati danWakil Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang-Surya, serta Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen,WakilWali kota Tanjungbalai Rolel Harahap. UntukKabupatenAsahanmenerima dana BOS 2012 sebanyak Rp67 miliar, Batubara Rp41 miliar dan Tanjungbalai Rp17 miliar. (a15)

menjelang berangkat ke Jakarta. Sutrisno, sehari-harinya bekerja sebagai pedagang kue putu bambu di Padangsidimpuan. Beberapa tahun lalu, dia merantau dari Brebes, Jawa Tengah dan menikah dengan Eliana. Dengan pendapatan yang begitu kecil, dia tidak mampu membiayai perobatan anaknya. Beruntung pemerintah memberikan fasilitas pemeliharaan kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Kata Sutrisno, lebih kurang setengah bulan mereka berada di RS Adam Malik. Tapi kelainan pada kepala Syahrani, tidak bisa ditangani. ‘’Dokter bilang kalau operasi risikonya sangat besar. Karenanya disarankan kami merawat saja Syahrani di rumah,’’ kata Sutrisno. Tidak ada harapan lagi. Keluarga ini akhirnya kembali ke

tempat asal mereka. Sebelum bertemu dengan pengurus Partai Golkar yang juga Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga, Syahrani, hanya dirawat oleh ibunya, Eliana. Sekarang, bayi mungil itu sudah semakin tumbuh. Secara fisik, tidak ada kelainan yang berarti dari Syahrani. Hanya Dalam usianya yang telah sembilan bulan, bocah itu sudah dapat diajak bermain. Dia dapat merespon ayah dan ibunya yang sesekali mengajaknya bercanda. Namun, Syahrani, hanya bisa terlentang. Kepalanya yang tidak memiliki batok, harus terus diganjal bantal. Tergugah Penderitaan yang dialami Syahrani, kemudian didengar oleh Chaidir Ritonga. Kabar yang disampaikan anggota Partai Golkar Padangsidimpuan itu membuatnya tergugah. Bersama istrinya Hj Susi Mahdarwati Napitupulu, mereka tergerak untuk membantu. ‘’Terbayang saya bagaimana penderitaan si anak dan orang tuanya,’’ kata Chaidir Ritonga. Seorang dokter yang mendampingi Chaidir Ritonga di Hotel Candi, yakni dr Ari Mariza, mengatakan, daya tahan Syahrani, sangat luar biasa. Dari pengalamannya melihat kasus seperti ini, penderita hanya mampu bertahan 10 hari. ‘’Syahrani sudah bertahan sembilan bulan. Ini luar biasa,’’ katanya. Membayangkan penderitaan yang begitu panjang lah, menurut Chaidir Ritonga, dia beserta keluarga tergerak untuk membantu. ‘’Paling tidak kita berusaha saat ini. Ke depan biarlah tuhan yang membimbing jalan kita,’’ katanya. Beberapa staf kemudian dia tugasi untuk menjemput keluarga Sutrisno dari Padangsidimpuan. Mereka menginap satu malam di Hotel Candi, selanjutnya diantar ke RSCM. Seluruh biayanya ditanggung Chaidir Ritonga. ‘’Untuk saat ini begitulah. Ke depan kita lihat perkembangannya. Kalau Syahrani, bisa dioperasi dan saya tidak sanggup membiayainya, saya akan minta sumbangan ke Partai Golkar,’’ katanya. (m12)

tujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan. Sehingga pemerintah daerah dan sekolah diharapkan menggunakannya dengan baik agar generasi Sumut bisa mempunyai daya saing tingkat internasional,” ujar Gatot. Gatot juga mengatakan Human Development Index (pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup masyarakat) Sumut masih tergolong tinggi dan masuk dalam rata-rata tingkat nasional. Namun demikian harus ditingkatkan lagi dan ditambah dengan sentuhan teknologi sehingga dengan kualitas tersebut, ma-

Partai Golkar Bawa ... mereka diberangkatkan ke Jakarta, Rabu (18/1) untuk menjalani pemeriksaan di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM). Pembiayaannya ditanggung oleh Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumut Ir Chaidir Ritonga, MM. Sembilan bulan lalu Syahrani lahir dengan proses operasi di RS Padangsidimpuan. Bayi perempuan itu terlahir dengan kondisi tanpa batok kepala. Dokter yang menanganinya menyebut, Syahrani terkena virus Toksoplasma. Pihak rumah sakit mengaku tidak mampu menangani kelainan pada bayi itu, kemudian merujuknya ke RS Adam Malik Medan. ‘’Kami ke Medan pada saat bulan puasa lalu,’’ kata ayah Syahrani, Sutrisno, saat ditemui Waspada di Hotel Candi, Jl. Darusalam, Medan,

Wikipedia Mogok ... ‘Bayangkan Sebuah Dunia Tanpa Pengetahuan Bebas’ Selama lebih dari satu dekade, kami menghabiskan jutaan jam menyusun ensiklopedi terbesar dalam sejarah manusia. Saat ini, Kongres AS sedang menyusun sebuah peraturan yang dapat mengacaukan Internet yang bebas dan terbuka dengan fatal. Selama 24 jam, untuk meningkatkan kesadaran, kami mematikan Wikipedia.’ Di akhir pesan terdapat sebuah tautan yang bisa diklik pengakses untuk mengetahui lebih jelas tentang SOPA dan PI-

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur: 1. ....., h4+. 2. Rh2, Gd8-c7+. 3. Rh1, Gc6xg2+mat.

Jawaban TTS: TTS Topik

Olahraga

W A S P A D E W N N A I N G G G N K E G R A N T R B A E T R E K O R I A A B U L U T A U I N O B O N E E E P R I T

A

B O L I N A A O A N R O D T I D R I X W N I R N G G O A P L S E N A A U N G K I S R S E I N D I E L A V R E A L M A S P A O L C L I P P E R S

Jawaban Sudoku: 5 6 2 1 7 3 4 8 9

8 1 7 9 6 4 3 5 2

4 9 3 5 8 2 6 1 7

3 7 9 8 2 5 1 4 6

6 4 5 7 3 1 2 9 8

2 8 1 6 4 9 5 7 3

7 2 4 3 1 8 9 6 5

1 5 6 2 9 7 8 3 4

9 3 8 4 5 6 7 2 1

G R A N D S L A M

A

O

PA yang tengah ramai diperbincangkan. Dalam laman yang muncul jika tautan diklik, disebutkanpulaalasanmengapaSOPA dan PIPA dianggap membahayakan masa depan kebebasan berekspresi di dunia maya. Menurut stasiun berita BBC, Wikipedia bukan satu-satunya yang memprotes SOPA. Perusahaan teknologi lain seperti Google, Yahoo, Facebook, Twitter, dan eBay juga melakukan protes dengan memasang iklan di sejumlah koran ternama, meminta Kongres berpikir ulang sebelum menggodok SOPA. Dalam SOPA, akan diatur pelarangan dan penutupan penjualan hasil pembajakan, baik itu film, musik, dan benda lain. Caranya, sejumlah perusahaan internet akan dipaksa untuk menutup akses ke situs yang dianggap melanggar hukum tersebut. Tak hanya itu, jaringan iklan internet juga akan dipaksa untuk menghentikan online advertising. Lalu, mesin pencari akan diatur agar tak memiliki tautan ke situs yang dianggap mendistribusikan hasil pembajakan. Para pendukung aturan ini, yang terdiri dari label rekaman dan studio film Hollywood, menganggap aturan ini tidak akan berdampak besar terhadap sejumlah situs berbasis di AS. Namun bagi para penentang, SOPA dan PIPA adalah ancaman mengerikan bagi keterbukaan pertukaran informasi di Internet. (vvn/rzl)

Ada-ada Saja ... Kepada KOMO-TV, pria ini mengatakan ia sempat menggali lubang di dalam salju saat badai datang. Untuk tetap hangat Kim awalnya membakar dedaunan kering. Namun karena badai berlangsung lama ia akhirnya mulai membakar barang-barang bawaannya, mulai dari kaos kaki hingga uang kertas yang ada dalam dompetnya. “Saya sangat khawatir. Udaranya sangat dingin, jadi saya ingin berpindah tempat,” ujarnya. Kim sempat meneruskan perjalanan, tapi waktu itu salju sangat tebal dan ia nyaris tidak bisa bernapas. Dalam penderitaan tersebut, pria ini masih bisa membuat api unggun, minum air panas dan makan nasi. (st/rzl)

Kasus PT TS, ... Informasi diperoleh Waspada, suasana panas terlihat sejak pagi ketika dilakukan mediasi antara polisi dan tokoh masyarakat bersama ratusan warga di lokasi gubuk masyarakat berjarak sekira 20 meter dari lokasipembakarandanperusakan. Dalam mediasi itu, polisi meminta kepada tokoh masyarakat dan Kades Aek Kanan Nurman Rambe dan Kades Padang Matinggi Kuhut Rambe untuk menyerahkan 10 pelaku yang diindikasi terlibat dalam insiden tersebut. Setelah para pelaku berkumpul , satu persatu warga yang diindikasi pelaku digiring petugas ke mobil yang sudah dipersiapkan. Namun, tiba-tiba kaum ibu ribut dan menjerit. Suasana pun tidak terkendali. Warga ngotot. Ke sepuluh orang tersebut tidak dibawa ke kantor polisi. Kalau mau diambil keterangan warga siap berangkat ke Polres Tapsel dengan kesadaran sendiri. Tarik menarik pun

WASPADA

Kamis 19 Januari 2012

Panitia Pemeriksa Barang Mengaku Meneken Atas Perintah Kadis

Waspada/Asrirrais

APARAT Kepolisian dibantu masyarakat, Rabu (18/1) mengevakuasi mayat, Siti Aisyah, 56, korban pembunuhan, warga Dusun III, Desa Bukitselamat, Kec. Besitang, dari lokasi TKP menuju mobil ambulance.

Mantan Istri PM Tewas Dibantai Perampok BESITANG (Waspada): Siti Aisyah, 56, mantan istri pensiunan Polisi Militer (PM) ditemukan tewas mengenaskan diduga dibantai kawanan perampok di dalam rumahnya di Dusun III, Desa Bukitselamat, Kec. Besitang, Langkat, Rabu (18/1). Informasi diperoleh Waspada di lokasi tempat kejadian perkara (TKP), korban yang selama ini tinggal sendirian di rumahnya itu diketahui tewas di dalam kamar setelah tetangga curiga karena sampai pukul 12:00, pintu rumah terkunci, sedangkan lampu teras masih menyala. Melihat ini, warga dan anak korban yang tinggal tak jauh dari TKP berupaya masuk ke dalam rumah dan mendapati korban tewas dengan luka parah akibat sabetan senjata tajam di sekujur tubuh. Kanit Reskrim Polsek Besitang, Iptu Abdul Rahman, SH, bersama anggota yang turun melakukan olah TKP setelah mendapat laporan warga, mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan. Putri korban, Siska, 28, yang ditemui mengatakan, Selasa malam sekira pukul 23:00, ibunya masih bertandang ke rumah tetangga, Agus, yang berada di seberang Jalinsum. Siska menduga, malam itu ada orang datang ke rumah ibunya untuk menyewa kamar. Dugaan ini diperkuat setelah melihat salah satu pintu kamar terbuka dengan kondisi seprai dan handuk agak kotor. Namun, anak korban menyatakan, ia tidak mengetahui identitas tamu yang menyewa kamar tersebut. Selama ini, kamar-kamar di rumah korban disewakan. “Ibu tidak pernah mengecek identitas tamu yang hendak menyewa kamar,” kata Indra Gunawan alias Keleng, abang Siska. (a02)

Waspada/Rasudin Sihotang

10 TON lebih daging sapi beku ilegal asal India diamankan di Stasiun Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Tanjungbalai-Asahan, Rabu (18/1).

10 Ton Daging Ilegal ... namun nakhoda beserta ABK lainnya kabur,” ujar Kepala KPPBC Teluknibung Rahmady Effendi Hutahaean kepada wartawan, didampingi Kepala Karantina Hewan TBA dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Batubara, Rabu (18/1) sore. Menurut Rahmady, upaya pencegahan itu melibatkan kerjasama KPPBC Tipe Madya Pabean C Teluknibung, KPPBC Tipe B Kuala Tanjung, Karantina Tanjungbalai Asahan, Polres Asahan, Kodim Asahan serta Batalyon 126 Kala Cakti. Dite-

rangkan, rata-rata berat satu kemasan daging beku sekitar 25 kg. Menurut Kepala Karantina, daging sapi beku tersebut merupakan media pembawa yang dilarang pemasukannya karena berasal dari negara/daerah endemik hama dan penyakit hewan karantina go-longan I.Yaitu penyakit kuku dan mulut. Rahmady mengatakan, nilai kerugian negara yang berhasil diselamatkan senilai Rp490 juta dan saat ini tersangka berikut barang bukti daging dan KM Sumber Rezeki Jaya masih dalam proses penyelidikan. (a32)

Agus Suhartono menambahkan, masalah bencana alam, dampak pemanasan global, aksi kelompok radikal, konflik horisontal dan gerakan separatis maupun perbatasan, berdampak pada kebijakan penetapan skala prioritas pembangunan TNI. “Tidak itu saja, termasuk permasalahan regional maupun global yang berdampak pada situasi nasional,” kata Panglima TUI. Beberapa permasalahan regional misalnya masalah perbatasan, kejahatan lintasnasional, dan keamanan laut. Sedangkan di tingkat global antara lain kesulitan perekonomian di

Amerika Serikat dan Eropa, kelangkaan energi, pemanasan global, dan perkembangan politik di Timur Tengah. Rapim TNI 2012 bertemakan “Dengan Komitmen dan Konsistensi yang Tinggi, TNI Bertekad Melanjutkan Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Kekuatan Pokok Minimum”. Rapim TNI menampilkan pameran alat peralatan pertahanan dalam negeri di lapangan apel BIII Mabes TNI. Pameran diikuti 38 perusahaan dengan rencana materil yang akan dipamerkan Mabes TNI antara lain kendaraan taktis 4x4 TNI, dan Balitbang Kemhan Roket R-Han 122 mm dan 200 mm.

terjadi. Polisi dan warga menjadi emosi. Sementara, Kapolres Tapsel AKBP Subandriya, SH, MA menengahi pertikaian itu dengan memberikan kelonggaran waktu kepada masyarakat untuk mempersiapkan kendaraan dan warga yang turut dan mau memberikan keterangan di Mapolres. Setelah itu, ratusan warga berangkat ke Mapolres untuk memberi keterangan. Kapolres membantah kasus itu lamban ditangani. “Di sini ada petugas yang jaga di pos polisi wilayah Kec. Sigoppulan. Jadi, bukan tidak ada polisi di lokasi tetapi jarak yang cukup jauh. Perjalanan ke sini saja memakan waktu tempuh tujuh jam, ‘’ ungkapnya Sebelumnya, Polres Tapsel sudah berulangkali melakukan mediasi antara perusahaan dan warga agar persoalan yang sudah lama menyangkut tanah yang dikelola perusahaan bersama-sama dibicarakan. Namun, diakui Kapolres, tindakan anarkis hingga membakar dan merusak rumah, kantor

d an mobil merupakan tindakan spontanitas dari warga yang diduga sudah tidak tahan dengan sikap perusahaan. “ Ini di luar pemikiran kita. Sebab selama ini masyarakat cukup persuasif dan konsisten, “ urainya.Polisi, katanya, tidak berpihak dengan perusahaan. Sedangkan masalah HGU, katanya, adalah kewenangan Pemkab Paluta dan BPN. ‘’Kita hanya memproses masalah pidananya saja,’’ katanya. Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Padang Matinggi, Ramli Ritonga,75, mengungkapkan ada 213 KK yang mengklaim lahan PT. Tanjung Siram adalah milik mereka. Perseteruan yang dimulai sejak tahun 70-an terus berlangsung hingga kini. ‘’ Masyarakat yang sudah lama memendam amarah dan emosi spontan melakukan pembakaran dan perusakan. “ Kami berhak mengklaim lahan seluas 450 ha yang sekarang dikelola PT TS sebab dulunya itu lahan adalah lahan ulayat,” paparnya. (a17/a35)

Suhu Politik ...

MEDAN (Waspada) : Ketua Panitia Pemeriksa Barang Dinas Bina Marga Kota Medan Amrullah mengaku dipaksa Kadis Bina Marga Kota Medan, saat itu Gindo Maraganti Hasibuan menandatangani surat pemeriksaan dan penerimaan barang. Hal ini terungkap dalam sidang lanjutan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri (PN) Medan atas dugaan korupsi pengadaan alat berat di Dinas Bina Marga Kota Medan 2009 dengan kerugian negara sebesar Rp2.6 miliar di depan Majelis Hakim diketuai Deni L Tobing, Rabu (18/1). “Saya disuruh teken surat penerimaan barang tersebut atas perintah Kepala Dinas (Alm) Gindo Maraganti Hasibuan,” ujarnya. Dia menambahkan, saat itu dirinya sedang berada di rumah dan ditelefon Kepala Dinas untuk segera ke kantor meneken surat. Dia juga dijemput dari rumah menuju kantor oleh Tanwir. “Saya dijemput di rumah oleh Tanwir karena disuruh Kepala Dinas segera ke kantor,” ucapnya. Dalam laporannya, dia bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas. Dia mengaku tidak ingat spesifikasi barang yang diterima. Begitu juga, apakah semua barang yang masuk atau tidak. “Saya tidak memeriksa barang,” ungkapnya. Amrullah menjelaskan, saat

2.833 Kasus Tanah ... yang ada di Sumatera Utara dimiliki oleh polisi, makanyaWali Kota Medan Rahudman Harahap meminta bahan untuk data tanah tersebut melalui flashdisk yang dimiliki Dit Reskrimsus Poldasu. “Dikarenakan Wali Kota tidak mempunyai bahan tersebut, kita memberikannya karena polisi memiliki data tanah bermasalah tersebut. Data yang ada pada kita ada ribuan jumlah tanahyangbermasalah,”cetusnya. Menurutnya, pengusutan yang dilakukan Poldasu terhadap tanah yang bermasalah tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada dukungan dari instansi terkait. Dalam hal ini perlu ada kerjasama antara instansi maupun kepala daerah. “Jadi masalah tanah ini, tidak polisi saja yang mengusutnya. Polisi menangani masalah adanya penyerobotan. Sedangkan untuk masalah tumpang tindih dilakukan instansi terkait seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Medan. Kita mengharapkan agar masalah tanah ini tidak menjadi semakin besar,” kata Sadono. Wali Kota Medan Rahudman Harahap saat Rapat Koordinasi permasalahan tanah di Mapoldasu, kemarin mengatakan, di Medan persoalan tanah tidak menjadi sesuatu yang mengkhawatirkan, karena tidak berhadapan dengan penggarap seperti daerah lain di Sumut. Dia mengaku ada sejumlah persoalan, tetapi belum terlalu serius, seperti kasus tanah di Jalan Timor, karena menurutnya,masih dalam tahap menunggu keputusan hukum. Kasus tanah lainnya berkaitan dengan TNI AD. “Ini juga sudah dilakukan pendekatan antara Pemko dengan KSAD,” sebutnya. Juga persoalan tanah di Kelurahan Harjo Sari, Kec. Medan Amplas seluas sekira 216 ha yang akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) masih dalam proses pembahasan dengan KSAU. Rahudman juga mengatakan, sudah membuat surat kepada Kajati Sumut untuk menghentikan eksekusi sebelum adanya penyelesaian. (m50/m27)

penandatanganan serah terima barang dengan pihak ketiga tidak berbarengan dengan terdakwa. Bahkan, tidak kenal dengan pihak ketiga maupun bertemu. “Saya tidak tahu apa sesuai dengan kontrak atau tidak barang tersebut,” tambahnya. Sementara itu, Seketaris Panitia Pemeriksa Barang Safrida Hafsah mengatakan, dirinya mengaku, tidak ikut memeriksa barang. Sebab, tugasnya dalam hal ini hanya administrasi saja. Dirinya tidak mau menandatangani surat tanda terima dan pemeriksaan barang tersebut. Namun, karena semua sudah melakukan penandatanganan, terpaksa hal itu dilakukan.

“Saya menekennya terakhir. Itupun dipaksa Teken Tarigan – salah seorang anggota panitia,” jelasnya. Dalam perkara keempat terdakwa yakni, Sudirman,Edi Zalman,Yusrin Helmi Nasution, Sangkot Siregar didakwa melakukan dugaan korupsi pembelian alat berat 3 unit backhoe loader, 1 unit motor grader dan 1 unit asphalt mixing plat dengan kerugian negara sebesar Rp2,6 miliar dari dana P-APBD Kota Medan 2009 di Dinas Bina Marga Kota Medan. Majelis hakim melanjutkan sidang pada pekan depan dengan agenda keterangan saksi. (m38)

Medan 33 Derajat Celcius MEDAN (Waspada) : Dua hari belakangan ini, suhu udara di kawasan Kota Medan lembab dan gerah. Suhu panas mencapai angka 33 derajat Celcius. Suhu panas mulai naik pukul 10:00, kadang hingga pukul 15:00, setelah itu cuaca berubah mendung bahkan hujan-hujan intensitas rendah. Hartanto, kepala Data dan Informasi (Datin) BMKG wilayah I stasiun Bandara Polonia Medan, membenarkan hal ini saat dikonfirmasi di Bandara Polonia Medan, Rabu (18/1). Menurut Hartanto, penyebab suhu panas meningkat pada pertengahan Januari 2012, antara lain karena pemanasan meningkat dan tutupan awan cukup banyak menyebabkan angin tidak leluasa berembus. Kondisi awan tebal itu berakibat udara menjadi berkurang, sehingga kondisi panas terasa pada siang bahkan malam hari, kata Kepala Datin BMKG. Namun, pihaknya memprediksikan kondisi udara panas masih akan berlangsung dua atau tiga hari ke depan, setelah itu akan normal kembali. Bahkan masih ada hujan-hujan intensitas ringan dan sedang di kawasan Medan. (m32)

KPK: UU Pemda ... penahanan diperlukan persetujuan tertulis sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2)”. Ayat (4): “Hal-hal yang dikecualikan dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah: a. tertangkap tangan melakukan tindak pidana kejahatan; atau b. disangka telah melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana mati, atau telah melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara”. Ayat (5): “ Tindakan penyidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) setelah dilakukan

wajib dilaporkan kepada Presiden paling lambat dalam waktu dua kali 24 jam”. Menurut Abraham, KPK dalam menjalankan tugasnya melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana korupsi tidak diperlukan ijin maupun prosedur khusus bagi pemeriksaan terhadap kepala daerah atau wakil kepala daerah. “Tidak diperlukan ijin atau prosedur khusus bagi pemeriksaan kepala daerah atau wakil kepala daerah agar penanganan pemberantasan korupsi efektif dan optimal sebagaimana yang diamanatkan dalam Pasal 46 UU nomor 30 tahun 2002,” kata Abraham.

PSMS Vs Persipura ... permainan tim tamu. Sebaliknya, sentuhan-sentuhan apik dan taktis dari Boaz Salossa cs kian menjadikan pertandingan menarik dan enak ditonton sekira 25 ribu penonton. Namun Persipura lebih menunjukkan kualitasnya dan kerap menekan pertahanan tuan rumah yang digalang Sasa Zecevic, Novi Handriawan, dan Rahmad. Kondisi ini memaksa Markus jatuh bangun membendung segala ancaman pasukan Jacksen F Tiago ke gawangnya. Meski terus ditekan, PSMS juga sesekali mencuri kesempatan serangan balik. Bahkan skuad besutan Raja Isa nyaris mencetak gol dari usaha Wawan Widiantoro dan free kick Osas Saha yang sama-sama mampu dihalau kiper Persipura asal Korsel, Yoo Jae Hoon. Seisi stadion sempat terdiam di menit 24 tatkala Alberto Gonzales membobol gawang PSMS. Beruntung wasit Jumadi Effendi (Malang) menganulir gol Persipura karena Beto berdiri offside. Babak kedua, Persipura tidak mengendurkan serangan dan terus membuat pertahanan PSMS kerja keras. Menit 51, tandukan Beto memanfaatkan umpan silang Yustinus Pae tepat jatuh di pelukan Markus. PSMS langsung merespon lewat Zulkarnaen, namun sundulan gelandang enerjik ini masih menyentuh mistar. Sesudah itu, Markus kembali unjuk gigi dengan menggagalkan empat peluang Persipura. Di sini, mantan kiper andalan timnas itu membuat Beto frustrasi karena selalu menemui jalan buntu dalam setiap usahanya mencetak gol ke gawang PSMS. Dua di antaranya mampu diantisipasi oleh Markus dengan reflex tajam. Guna menambah daya serang, Raja Isa menarik Osas Saha dan Anton Sama dengan memasukkan Arie Supriatna dan M Antoni. Masuknya dua pemain muda ini membuat permainan PSMS kembali hidup. Kendati demikian, dukungan pendukung fanatik yang memadati Stadion Teladan belum mampu dijawab dan memaksa kedua tim harus puas mengakhiri pertandingan tanpa gol. Usai pertandingan, kedua pelatih memuji timnya masingmasing dan hasil pertandingan sudah maksimal dan fair. Jacksen F Tiago mengaku Persipura gagal memetik angka berkat gemilangnya penampilan Markus, sedangkan Raja Isa memuji barisan muda yang ditampilkannya karena mampu mensejajarkan diri dengan pemain senior. (m17)

Ucil Dan Idris ... yang sama juga terlihat dari wajah Muhammad Idris, 20. Mereka baru lepas dari penjara Tapak Perak kawasan Pulau Penang, Malaysia. Senyum tipis terlihat dari wajah keduanya, sepertinya tidak pernah terjadi apa-apa terhadap mereka. Kedua nelayan yang masih tergolong di bawah umur ini dijemput dari Penang oleh Ketua HNSI Deliserdang Rahmadsyah,SH atas peran bantuan Bupati Deliserdang H. Amri Tambunan dan anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba. Saat kembali ke Medan bersama Ketua HNSI Deliserdang Rahmadsyah, mereka diantar Staf Konjen Republik Indonesia dari Penang Irwan Ratulangi. “Walau kami nelayan, namun merasa bangga bisa naik pesawat kembali ke tanah air,” kata Ucil , didampingi Muhammad Idris. Ucil mengaku baru kali ini naik pesawat kebetulan dari luar negeri tujuan Medan. ‘’ Maklum kami berdua sehari-hari bekerja

Al Bayan ... Jika musuh telah terbunuh, biarkan dia di medan perang, nanti ada palang merah atau bulan sabit merah yang mengambilnya, jangan dikencingi, diperlakukan tidak manusiawi, misalnya dipotong bagian tubuhnya dan lainlain yang menghina. Jadi cara-cara yang dilakukan tentara Amerika mengencingi mayat-mayat tentara Thaliban di Afghanistan termasuk sangat biadab. Semoga Allah menghina mereka tentara musuh itu. Dalam perang Salib abad kelima Hijriah, ketika orang-orang Shalib dapat mengalahkan umat Islam di Mesir dan Palestina, mereka membunuh seluruh tawanan muslim, menganiaya, bahkan memperkosa perempuan-perempuan muslim, dan membunuh anak-anak mereka. Akhlak buruk itu mereka wariskan turun-temurun. Mungkin dalam ajaran agama mereka tidak ada ajaran menghormati mayat.

sebagai nelayan, pesawat hanya melihat terbang di udara saat kami melaut, ‘’ kata Ucil. Begitupun keduanya selama lebih kurang empat bulan di penjara Tapak Perak, Malaysia di perlakukan dengan baik. “Kami masih tergolong di bawah umur, di penjara diperlakukan dengan baik walau sebelumnya dipersalahkan menangkap ikan melewati batas zona larangan,” kata Ibrahim. Bahkan Ketua Himpinan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Deliserdang Rahmadsyah menyatakan sebenarnya dua nelayan di bawah umur ini sejak 5 Januari 2012 sudah balik ke Medan bersama enam nelayan lainnya. Namun, karena tempat penahanannya berbeda, baru kali ini dapat dikembalikan ke tanah air dan segera diserahkan kepada keluarga. Masih ada empat nelayan asal Deliserdang yang sedang diupayakan kembali ke tanah air antara lain Alwatan, Ismanuddin, Lukman dan Hamdan. Kedua nelayan tersebut disambut kedua orang tuanya yaitu ibu Nur, ibunda Ibrahim Ucil dan Samiah, ibunda dari Muhammad Idris. Abdullah Dadeh Panglima Besar Islam, Shalahuddin al-Ayyubi ketika menaklukkan kembali Jerussalem dari tangan Pasukan Salib (583 H.), sangat banyak tentara salib yang terbunuh, dan banyak juga yang luka-luka. Shalahuddin menyuruh tentara Islam untuk menguburkan tentara salib secara massal dan yang luka-luka diobati oleh dokter Islam. Akhlaknya yang sangat mulia itu menyebabkan lebih dari seribu tentara Salib masuk Islam. Rasulullah SAW mewajibkan (fardhu kifayah) kepada orang Islam untuk memuliakan jenazah sesama muslim dengan melayat ke rumah duka, memandikan, mengkafankan, menyalatkan, dan mengebumikannya Sangat besar pahala orangorang yang melaksanakan fardhu kifayah terhadap mayat, sebesar gunung Sala dan Uhud di Madinah. Dalam shalat Jenazah kita dianjurkan membaca doa yang sangat baik, Allahummaghfirlahum…, dan Allahumma latahrimna ajrahum.., untuk keampunan si mayat dan masuk surga.


WASPADA Kamis 19 Januari 2012

Medan Metropolitan

Zuriat Sultan Deli Bicara Tentang Sejarah Tanah Eks HGU:

Penggarap Jangan Buat Keributan MEDAN (Waspada): Zuriat (pewaris) Kesultanan Deli Sultan Makmun AlRasyid Perkasa, Drs. Tengku Azan Khan, MSc menegaskan, masyarakat yang mengaku sebagai penggarap lahan eks HGU PTPN 2 jangan membuat keributan. Penegasan itu dikemukakannya kepada Waspada di Medan, Rabu (18/1), ketika diminta pendapatnya perihal kisruh penguasaan atas lahan eks HGU di Sumatera Utara, serta aksi unjukrasa sekelompok penggarap yang meminta pembebasan tanah.

‘’Jelasnya, zuriat tidak pernah memberi kuasa kepada siapapun untuk memperjuangkan tanah ulayat atau adat. Sebenarnya, lahan di daerah ini bukan berstatus tanah negara. Sebab, berasal dari tanah pemerintahan Swapraja Kesultanan Deli yang dalam konteks hukum harus diperlakukan secara khusus,’’ ujarnya. Bicara tentang asal muasal tanah eks HGU PTPN 2 dan selanjutnya diperebutkan kelompok masyarakat yang mengaku petani penggarap, Tengku Azan menjelaskan, keberadaan Belanda di Sumatera Timur dalam mengelola sumber daya alam, mendapat izin dari Sultan Makmun Perkasa Alamsyah Sultan Negeri Deli.

Jadi, Belanda bukan merampas tanah milik Kesultanan Deli. Dengan demikian, seluruh tanah eks HGU PTPN mulai dari Langkat hingga Deliserdang merupakan tanah ulayat Kesultanan Deli yang dikontrak Belanda. Saat itu, Belanda tidak bisa diberikan hak tanah atau memiliki tanah di Sumatera Timur. Mereka hanya diberikan konsesi selama 99 tahun dan setelah itu dikembalikan kepada Kesultanan Deli. Konsesi itu berlangsung sejak 1870 hingga 1964. ‘’Setelah Indonesia merdeka, maka dikeluarkan nasionalisasi pada 1958, yakni semua perusahaan asing termasuk milik Belanda menjadi perusahaan pemerintah. Sebenarnya, itu hanya berlaku untuk Pulau

Jawa. Sedangkan di Sumatera Timur ketentuan itu tidak berlaku,’’ungkapnya. Kemudian, lanjut Tengku Azan, sebelum tahun 1960, Indonesia belum memiliki UU Agraria. Awalnya hanya Agraris Wet 1870 yang menyebutkan tanah di seluruh nusantara adalah tanah milik negara, kecuali tanah Swapraja dan Hak Eigendom. Karena itu, tanah Swapraja tidak bisa dinasionalisasi. Anehnya, sekarang pemerintah membagi-bagikan tanah berstatus Swapraja tersebut kepada masyarakat. ‘’Karena itu, kita meminta dan mendesak pemerintah termasuk Pemprovsu yang melakukan pendataan dan penyelesaian eks HGU PTPN harus

kembali kepada sejarah keberadaan tanah Swapraja,’’ tegas Tengku Azan. Sebaliknya, Tengku Azan menilai ada sekelompok orang yang mengaku sebagai penggarap telah bertindak semena-mena. Sebab, berdasarkan kontrak konsesi Onderneming Sultan Makmu Al Rasyid, hanya masyarakat Melayu yang boleh mengusahai tanah-tanah ulayat di wilayah Kesulitanan Deli tersebut. “Diduga ada oknum tertentu memperalat sekelompok orang yang mengaku sebagai penggarap. Kita berharap pihak kepolisian segera menangkap oknum tersebut karena ingin menguasai lahan eks HGU,” demikian Tengku Azan.(m34)

Jerman Perkenalkan Sistem Pembersih Air Praktis

Waspada/Surya Effendi

MANAGING Director Redo Water Systems dari Jerman didampingi Sri Ratih Muhayani berdialog dengan Humas Hubungan Luar Negeri dan Promosi Aidi Yursal, di Gedung Bumi Warta, Rabu.

MEDAN (Waspada): Untuk menciptakan hidup sehat dalam mengkonsumsi air bersih, negara Jerman sudah empat tahun lalu menciptakan teknologi canggih dengan hanya menggunakan bahan campuran air dan garam. “Produk ini sangat bermanfaat digunakan di perkantoran pemerintah dan swasta, serta tempat pelayanan publik karena penggunaannya sangat praktis dengan hanya menggunakan arus listrik 16 watt,” kata Managing Direktor Redo Water Systems Attila Galambodi didampingi Sri Ratih Muhayani saat berkunjung ke Gedung Bumi Warta Waspada Jln. Letjen Suprapto No.1 Medan, Rabu (18/1), yang diterima Humas Hubungan Luar Negeri dan Promosi Harian Waspada Aidi Yursal. Galambodi mengatakan,

Medan, Banda Aceh, dan Solo merupakan tiga kota yang mendapat prioritas pertama yang dikunjungi untuk sosialisasi Water Treatment (sistem perawatan air bersih) untuk mewujudkan masyarakat hidup sehat tanpa mengonsumsi air tercemar bakteri atau kimia. “Rumah sakit terbesar di kota Banda Aceh sedang dalam proses pemasangan teknologi RedoWater Systems ini,” sebutnya dengan sangat yakin kantor pemerintah dan swasta serta perusahaan besar lainnya di Medan, termasuk rumah sakit akan ikut menggunakan teknologi buatan Jerman itu. Ketika ditanya berapa kapasitas alat pembersih air madein Jerman itu, Galambodi yang mengaku sudah dua kali ke Medan, pertama tahun 2004 lalu, menyebutkan, kapasitas pembasmian hama dalam air untuk satu unit alat berkisar antara 5000 sampai 5 juta liter per hari. “Itupun sebenarnya tergantung pada proses, kualitas air baku serta juga tingkat pencemaran yang terjadi dalam air tersebut,” ujarnya. Perangkat tehnologi pembersih air super canggih ini punya beberapa tipe atau tingkatan. Dia menyarankan untuk bangunan besar, seperti rumah sakit dan hotel sebaiknya menggunakan paralatan yang dirancang dengan kapasitas berskala besar. Sistem pembersih Air Redo, menurut Galambodi, sudah beroperasi selain di Jerman, tetapi banyak negara seperti Switzerland, Portugal, Perancis, Chekoslavia,Venezula, Meksiko, Brazil, India, Mesir, Sudan, China, Iran, Malaysia, Filipina, dan Indonesia. “Penerbangan Aibus juga termasuk konsumen pengguna Redo Water Treatment. Dalam kesempatan itu, Aidi Yursal menyambut baik kunjungan itu, termasuk ada produk berteknologi tinggi yang membantu menciptakan hidup sehat terhadap masyarakat melalui sistem pembesih air praktis dan murah. (m22)

A3

Kopertis Kerjasama Dengan Dinkes Sumut MEDAN (Waspada): Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah I Sumut – Aceh melakukan kerjasama dengan Dinas Kesehatan Sumut dalam hal pengawasan, pengendalian dan pembinaan pendidikan tinggi kesehatan di Sumut. Perjanjian kerjasama ini ditandatangani Koordinator KopertisWilayah I Sumut – Aceh Prof. Ir. Moehammed Nawawiy Loebis, M.Phil, Ph.D dan Kadis Kesehatan Sumut dr. Candra Syafei, Sp.OG diwakili Kabid SDM Kesehatan drg. H. Wan Jauhari, MARS di Medan, Selasa (17/1). Ada 3 tujuan perjanjian kerjasama ini. Pertama, mengawasi, mengendalikan dan membina operasional pendidikan tinggi kesehatan di Sumut. Kedua, melakukan pembinaan teknis dalam proses belajar mengajar berdasarkan standar kurikulum berbasis kompetensi. Ketiga, mewujudkan dan menghasilkan lulusan pendidikan tinggi di bidang kesehatan sesuai standar kompetensi lulusan di bidang kesehatan. Sedangkan ruang lingkup perjanjian kerjasama ini meliputi Rencana Induk Pengembangan (RIP), rencana strategi, kurikulum, tenaga kependidikan, calon mahasiswa, sarana dan prasarana, penyelenggaraan pendidikan, pelatihan dan pengabdian kepada masyarakat, kerjasama institusi dengan pihak lain, administrasi dan panduan program serta pelaporan kaitan program belajar mengajar. Mengenai kewenangannya, Kopertis berwenang melakukan pengawasan, pengendalian dan pembinaan akademik terhadap perguruan tinggi bidang kese-

Waspada/ist

KOORDINATOR Kopertis Wilayah I Sumut – Aceh Prof. Ir. Moehammed Nawawiy Loebis, M.Phil, Ph.D dan Kadis Kesehatan Sumut dr. Candra Syafei, Sp.OG diwakili Kabid SDM Kesehatan drg. H. Wan Jauhari, MARS usai menandatangani perjanjian kerjasama di Medan, Selasa (17/1). hatan. Sedangkan Dinas Kesehatan membantu pengawasan, pengendalian dan pembinaan tersebut khususnya pembinaan teknis terhadap perguruan tinggi bidang kesehatan di Sumut. Sedangkan kegiatan yang akan dilaksanakan yakni, alih bina institusi pendidikan tenaga kesehatan Pemerintah Sumut dari Kemenkes RI ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pembinaan, pengawasan dan pengendalian institusi pen-

didikan tinggi bidang kesehatan meliputi pembuatan/penyempurnaan RIP perguruan tinggi, rencana strategi dan kurikulum. Rekruitmen dan pengadaan tenaga kependidikan dan peralihan tenaga kependidikan dari pegawai di pemerintah daerah menjadi pegawai pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dosen DPK Kopertis). Penjaringan calon mahasiswa, khususnya sistem penjaringan dan seleksi mahasiswa baru. (h02)

Ratusan Dai Akan Bertugas Di Perbatasan Sumut Aceh MEDAN (Waspada): Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, melakukan perekrutan dai dan pemetaan wilayah yang akan dijadikan sentra dakwah Menurut Ketua MUI Sumut Bidang Dakwah Prof DR Syahrin Harahap, Rabu (18/1), hal tersebut sebagai tindaklanjut dari kerja sama antara MUI Sumut dengan MPU Aceh, terkait pengadaan dai di kawasan perbatasan Aceh-Sumut. “Ratusan dai akan ditugaskan di sana. Ada yang menetap, ada pula yang tidak menetap, dan mendapatkan finansial. Para dai berasal dari Sumut dan Aceh dan tidak menutup kemungkinan dari daerah lain. Kami sedang mempersiapkan draf khusus dan teknis penempatannya karena kawasan perbatasan itu terbilang luas,” kata Syahrin. Menurut dia, perhatian terhadap masyarakat perbatasan, khususnya pemantapan keagamaan yang mereka miliki, terasa begitu penting bagi umat muslim. “Mereka yang muslim di sana adalah saudara kita, sesuai dengan butir ke lima dari Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mereka itu juga perlu diperlakukan adil, termasuk mendapatkan akses keagamaan secara menyeluruh. Hal itu juga terkait dengan kewajiban seorang muslim untuk berdakwah. Jadi, kegiatan dakwah di kawasan perbatasan itu sangat penting, sekaligus antisipasi agar mereka tidak menjadi korban pemurtadan,” ujarnya. Syahrin menyebutkan, banyak hal yang perlu dipersiapkan dalam rangka mempercepat penempatan dai di kawasan

perbatasan. Bukan saja tentang domisili pada dai, tetapi kearah yang lebih menyentuh pada persoalan ekonomi masyarakat. Selama ini, kata dia, persoalan ekonomi selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan mengapa seseorang bisa murtad dari Islam. Karena itu, masalah ini perlu menjadi kajian bersama untuk mendapatkan jalan keluar. “Harus ada program pemberdayaan ekonomi umat dan langkah tepat untuk perbaikannya. Demikian juga untuk aspek pendidikan, keagamaan yang harus diperkuat dengan pola-pola khusus serta masalah sosial,” sebutnya.

Ditambahkannya, untuk melahirkan berbagai gagasan itu, MUI Sumut dan MPU Aceh akan duduk bersama lagi, karena hal ini juga menyangkut masalah pendanaan. Sebelumnya, MPU Aceh sudah menyanggupi tentang pendanaan, tapikan banyak hal yang perlu didanai sehingga urun rembuk bersama di akhir bulan ini diharapkan menghasilkan kesepakatan yang optimal. Dijelaskan Syahrin, dalam program jangka panjang upaya membina dan menjaga akidah umat Islam di perbatasan seluruh wilayah akan dilaksanakan. (m37)


Medan Metropolitan

A4

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

Citra Buruk Dewan Jadi Catatan Rakyat MEDAN (Waspada): Masih pantaskah gedung dewan menyandang sebagai lembaga terhormat? Sebab, terlalu banyak kasus buruk dipertontonkan para wakil rakyat tersebut kepada masyarakat. Misalnya, kasus anggota dewan tertangkap kamera menonton film porno saat mengikuti rapat, ada yang tertangkap basah KPK diduga menerima suap. Belum lagi anggota dewan tertangkap kamera terlihat tidur ketika menghadiri rapat paripurna dan berbagai kasus pelecehan seks. Perilaku buruk ini tidak saja terjadi di gedung DPR. Kondisi serupa juga terjadi di gedung DPRD di berbagai wilayah di Indonesia. Memang tidak semua anggota DPR dan DPRD berperilaku buruk. Masih banyak anggota legislatif yang jujur, bersih dan memiliki moral baik. Ibarat pepatah, Gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga, begitulah kondisi lembaga dewan itu. Akibatnya, kepercayaan rakyat terhadap lembaga dewan semakin memudar. Berangkat dari kondisi tersebut, tidak heran jika sebagian besar masyarakat mempertayakan masih pantaskah gedung DPR dan DPRD menyandang lembaga dewan yang terhormat. Seperti kasus terakhir di gedung DPRDSU, Selasa (17/1), saat dengar pendapat tentang masalah TKI. Hanya lima dari 17 anggota Komisi E yang hadir. “Kondisi ini sangat memprihatinkan, “ kata Pakar Hukum dan Tata Negara Universitas Sumatera Utara (USU), Faisal Akbar. Berbicara kepada Waspada, Rabu (18/1), Faisal Akbar mengatakan para anggota Komisi E yang tidak hadir itu sepertinya tidak memiliki empati terhadap persoalan TKI. “Padahal, bisa saja para TKI atau keluarganya termasuk yang mengantarkan mereka duduk anggota DPRDSU. Melihat perilaku dewan, tentu rakyat akan mempertanyakan integritas orang itu sebagai wakil rakyat yang menyuarakan penderitaan rakyat, “ kata Faisal. Secara moral dan etika, menurut Faisal, para anggota Komisi E tersebut sepatutnya hadir. Sebab, mereka bisa menyandang predikat wakil rakyat bukan karena siapa-siapa, tapi hanya oleh suara rakyat. Disamping itu, para anggota dewan juga butuh informasi langsung dari masyarakat, sehingga bisa menjadi bahan acuan memanggil pihak terkait seperti pengusaha dan penguasa. Dengan begitu, penyelesaian kasus ini bisa utuh. “Jangan sampai, ketika dengar pendapat dengan masyarakat, mereka tidak hadir. Tapi, ketika dengar pendapat dengan pengusaha dan penguasa berlombalomba hadir. Padahal, yang mengantarkan mereka duduk sebagai anggota dewan adalah rakyat, “ katanya. Menurut Faisal, citra buruk yang dipertontonkan para anggota dewan ini menjadi catatan bagi rakyat untuk lebih selektif memilih calon anggota DPR atau DPRD. “Melihat profil sebagian anggota dewan saat ini, masyarakat merasa dikhianati, mengingat janji-janji manis mereka saat kampanye mencalonkan diri. “Kalau kondisinya terus begini, maka pada akhirnya rakyat enggan menggunakan hak suaranya untuk mereka, karena takut dikhianati, “ tambahnya.

Tidak Kompeten Secara terpisah Direktur Konsultan Psikologi Persona Dra. Irna Minauli, MSi mengatakan, minimnya kehadiran anggota dewan saat membahas masalahmasalah rakyat menjadi sorotan publik. Selasa (17/1), dari 17 jumlah anggota Komisi E DPRDSU, hanya lima orang yang hadir dalam rapat dengar pendapat membahas masalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI).Irna berpendapat, hal ini diakibatkan masih adanya anggota dewan yang kurang berkompeten sehingga dia tidak tahu harus berbuat apa dan mereka cenderung mangkir atau tidak menjalankan tugas yang semana mestinya. “Bisa dianalogikan dengan anak sekolah yang tidak kompeten, maka mereka juga malas mengerjakan PR (Pekerjaan Rumah), malas sekolah dan malas segalanya,” katanya. Kurangnya kompetensi yang dimiliki anggota dewan, menjadikan dirinya tidak mampu menganalisis dan melaksanakan tugasnya. “Agama saja juga bilang, jangan serahkan urusan pada mereka yang kurang berkompeten. Kompeten itu kan keterampilan yang diperlukan seseorang dan ditunjukkan oleh kemampuannya dengan konsisten memberikan tingkat kinerja memadai atau tinggi dalam suatu fungsi pekerjaan spesifik,” jelasnya. Selain kurang kompeten, banyak anggota dewan yang memiliki kecerdasan emosi yang rendah. Mereka hanya berorientasi pada keuntungan sesaat. Padahal dampaknya, kecerdasan emosional dan spiritual yang rendah membuat mereka tidak mampu menahan diri dari godaan sesaat. “Seandainya mereka mampu menahan diri, maka kemungkinan mereka akan jauh lebih berhasil. Bukan hanya anggota dewan saja, tapi mereka yang memiliki kecerdasan emosi rendah, cenderung ingin menikmati kepuasan sesaat tanpa mempertimbangkan dampaknya. Akan tetapi situasi kerja yang kurang kondusif juga bisa membuat kinerja menjadi buruk,” terangnya. Jika semua orang memiliki kecerdasan emosi yang tinggi, maka dia memiliki kemampuan menunda dorongan dan mengantisipasi apa yang akan dihadapi sebagai konsekuensi dari perbuatannya. Selain itu mampu berempati dan melihat masalah dari sudut pandang orang lain. Ke depan, kata Irna, agar tidak ada lagi anggota dewan yang tidak berkompeten, maka masyarakat harus diberi edukasi tentang politik sehingga mereka lebih pandai memilih calonnya. “Selama ini masyarakat masih buta politik sehingga memilih hanya berdasarkan uang. Akibatnya, terjadi transaksi. Masyarakat telah dibayar untuk memberi suaranya, sehingga anggota dewan yang terpilih karena memberikan uang, tidak merasa ada “utang” lagi. Mereka merasa semuanya sudah dibayar ketika itu juga,” ujarnya. Idealnya, seorang anggota dewan harus cerdas, rajin, jujur, beriman dan bertaqwa, tidak mudah menyerah, memiliki daya tahan stres yang baik dan tidak genit. “Masih banyak kok anggota dewan yang memiliki kriteria seperti itu. Tapi, sebaiknya mereka juga diberikan psikotes, bagaimana tingkat inteligensinya dan pengendalian emosi serta motivasinya untuk berprestasi,” demikian Irna.(m49/h02)

Wali Kota Medan Akan Canangkan UN Jujur 2012 MEDAN (Waspada): Wali Kota Medan Rahudman Harahap akan mencanangkan program ujian nasional (UN) jujur tahun 2012. Karena itu, diminta kepada seluruh lembaga maupun orangtua agar mendukung tekad tersebut secara baik.

“Kita rencanakan pencanangan ini minggu depan oleh Menteri Pendidikan sesuai tekad pak wali bahwa UN harus jujur. Saat ini kita telah menyusun drafnya apa-apa saja yang dibuat pada saat pelaksanaan UN nanti,” kata Rahudman melalui Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Dr M Rajab Lubis,MS (foto) kepada Waspada,

PT Wira Pradana Mukti Patut Diperhitungkan MEDAN (Waspada): Suatu kebanggaan bagi PT Wira Pradana Mukti karena berhasil meraih juara pertama pada lomba pengamanan kategori Hotel yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-31 Satuan Pengamanan (Satpam) pada 11 Januari 2012. Penghargaan tersebut diserahkan Kapoldasu Irjen Pol Drs Wisjnu Amat Sastro, SH di Lapangan Benteng Medan. Setelah menerima piagam penghargaan No. Pol.:P/01/I/2012, PT Wira Pradana Mukti sebagai perusahaan jasa pengamanan yang berdiri sejak 2003, siap bersaing dalam menjaga stabilitas keamanan di masyarakat. Direktur PT Wira Pradana Mukti Horry Pasaribu, SE mengatakan, Satpam PT WPM di bawah unit Wira Security Organizer (WSO) setiap tahun mendapat penghargaan dari Poldasu dari beberapa kategori yang diperlombakan. Penghargaan ini menjadi memotivasi bagi PT WPM untuk meningkatkan pelayanan pada outlet-outlet yang ada. Kemudian, PT WPM melakukan evaluasi terhadap sejumlah perlombaan yang belum mendapat penghargaan serta memperbaiki segala kekurangan.(m25)

Waspada/ist

KAPOLDASU Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro menyerahkan piagam penghargaan kepada personel Satpam dari PT Wira Pradana Mukti yang meraih juara pertama pada lomba pengamanan kategori hotel.

Rabu (18/1). Dalam pencanangan tersebut, lanjut Rajab, pihaknya akan menghadirkan seluruh siswa mulai tingkat SD, SMP sederajat, dan SMA serta SMK yang hendak mengikuti UN. Dengan demikian, kejujuran seluruh siswa menjadi lebih baik. “Program pak wali untuk masyarakat kota ini sangat luar biasa. Kejujuran ini salah satu pembentukan karakter. Jadi, apa yang menjadi program pak wali akan kita sahuti dan dalam waktu dekat akan dilaunching oleh Menteri Pendidikan. Setelah itu baru dikampanyekan ke setiap sekolah-sekolah,” ujar Rajab. Rajab mengungkapkan, program UN jujur 2012 diharapkan dapat memotivasi seluruh pelajar di Sumatera Utara khususnya Kota Medan. Hal ini menjadi tekadWali Kota Medan.

Jadi, diharapkan dukungan semua pihak agar berjalan sukses. “Ini membuktikan pak wali sangat peduli dengan pendidikan. Kita juga bangga karena wali kota terpilih menjadi tokoh peduli pendidikan dan meraih Ani Idrus Award yang diserahkan Menteri Pendidikan beberapa waktu lalu,” ucapnya. Rajab menjelaskan, beberapa hal yang akan dilakukan dalam program UN jujur ini diantaranya tahap pendistribusian soal-soal UN hingga pengawasan dan pemeriksaan. Semua instansi maupun lembaga akan dilibatkan untuk menghasilkan UN jujur. “Kita tidak bisa main-main lagi dengan pendidikan. Makanya pak wali juga telah membuat kebijakan ada pemerataan guru. Jadi, masyarakat jangan takut lagi bila tidak sekolah di

SMA favorit. Yang penting guruguru profesional juga akan ditempatkan di semua sekolah di Kota Medan,” demikian Rajab. (m50)

Sekretaris Dan Bendahara Panwas Jadi Tersangka Dugaan Korupsi MEDAN (Waspada) : Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menetapkan Sekretaris dan Bendahara Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Kota Medan 2010, sebagai tersangka perkara dugaan korupsi dana hibah APBD Kota Medan 2010 kepada Panwas sebesar Rp7 miliar. Hal ini dikarenakan ada beberapa poin penggunaan anggaran yang dinilai tidak wajar penggunaannya. “Sampai saat ini baru dua yang ditetapkan menjadi tersangka yaitu Is selaku sekretaris dan Sb selaku Bendahara Panwas Pilkada Kota Medan 2010,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Medan Dharmabella Tymbasz, Rabu (18/1). Menurut dia, tidak tertutup kemungkinan Ketua Panwas Pilkada Kota Medan 2010 M Aswin akan menjadi tersangka dan

saat ini pihaknya sedang menghubunginya agar dalam waktu dekat dimintai keterangannya terkait perkara ini. “Kami akan panggil dalam waktu dekat ini untuk mencocokkan dengan keterangan kedua tersangka,” sebutnya. Dalam pemeriksaan Is dan Sb, keduanya mengatakan hanya menjalankan perintah dari Ketua Panwas Pilkada Kota Medan. Sebab, mereka hanya pegawai dan bawahan. Semua pencairan melalui persetujuan Ketua Panwas Pilkada Kota Medan Aswin. “Mereka hanya menjalankan perintah. Setiap pencairan disetujui Aswin. Maka dari itu, keterangan Aswin sangat penting. Kami sudah melayangkan pemanggilannya,” katanya. Dalam perkara ini, Kejari Medan sudah melakukan pemanggilan beberapa saksi

untuk dimintai keterangannya, termasuk Kabag Keuangan Setdako Medan Tengku Sofyan terkait pencairan dana hibah tersebut. Untuk menunjang operasionalnya, Panwas Pilkada Kota Medan mendapat bantuan sebesar Rp7 miliar lebih. Namun, Rp900 juta tidak diambil atau tersisa di kas daerah. Beberapa poin penggunaan dana yang dinilai tidak wajar antara lain, pengadaan kendaraan untuk operasional dengan cara merentalkendaraanrodaduadan empat selama enam bulan mencapai Rp500 juta lebih. Biaya rapat dan sosialisasi, dan lainnya. Ketua Panwas Pilkada Kota Medan M Aswin ketika hendak dikonfirmasi tidak bisa dihubungi. Telepone selulernya tidak aktif. Menurut kabar yang beredar, dirinya sedang berada di Pekan Baru.(m38)

Perumnas Gagal Penuhi Kebutuhan MBR Kinerja Dinas Bina Marga Buruk MEDAN (Waspada): DPRD Sumut menilai kinerja Perum Perumnas mengecewakan. Perusahaan umum milik pemerintah ini dinilai gagal memenuhi kebutuhan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Faktanya di lapangan, masih sangat banyak MBR yang belum memiliki rumah layak huni. Selasa (17/1), Komisi D DPRD Sumut mengadakan rapat dengar pendapat dengan jajaran direksi Perum Perumnas. Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi D Zulkifli Effendi Siregar itu dihadiri GM Perum Perumnas Regional I Medan Parlindungan Siallagan. Dia juga didampingi sejumlah staf. Secara bergantian, anggota Komisi D, seperti Marahalim Harahap, Ajib Shah, Budiman Nadapdap, Fadli Nurzal, Parluhutan Siregar, Tahan M Panggabean, Analisman Zalukhu, Enda Mora Lubis, M Yusuf Siregar, Jamaluddin Hasibuan, dan lainnya, memberikan komentarnya tentang kinerja Perum Perumnas. Sebelumnya, GM Perum Perumnas Parlindungan Siallagan menyebutkan, target tahun 2012 ini, pihaknya akan membangun 752 unit rumah yang tersebar di beberapa daerah di Sumut. Terdiri dari tipe RS 230 unit dan RST 522 unit. Sedang tahun 2011, pihaknya telah membangun 1.488 unit rumah. Anggota Komisi D Marahalim Harahap, menilai target tersebut sangat rendah. Padahal, sebagai perusahaan milik negara, Perum Perumnas sangat diharapkan masyarakat mampu memenuhi kebutuhan MBR yang sekarang ini sangat banyak membutuhkan rumah. Dengan target yang hanya 752 unit dan tersebar di beberapa daerah, menurut Marahalim, akan sangat sedikit sekali MBR yang akan mendapatkan rumah. Karena pihaknya menemukan fakta di lapangan, bahwa yang membeli rumah Perumnas bukanlah masyarakat berpenghasilan rendah. Sangat banyak orangorang kaya membeli rumah perumnas. Bukan hanya itu, sebutnya, oknum pegawai Perumnas banyak yang menjadi

agen dan menjual rumah kepada orang-orang kaya. Karena perlakuan itu pula, banyak rumah yang mereka bangun dimiliki oleh pegawai-pegawai Perum Perumnas. “Sementara masyarakat berpenghasilan rendah tidak mendapat rumah lagi,” katanya. Anggota Komisi D lainnya, Budiman Nadapdap, juga menyoroti tentang kecilnya target perusahaan ini membangun rumah. Untuk mengatasinya, Budiman menyarankan kepada GM Perum Perumnas untuk mengembangkan kerjasama dengan instansi lain. Misalnya dalam penyediaan lahan. “Masih sangat banyak masyarakat kita yang belum memiliki rumah. Kasihan mereka,” ujarnya. Bina Marga rendah Sementara itu, anggota Komisi D lainnya, menilai kinerja Dinas Bina Marga Sumut sangat buruk. Itu dibuktikan dari besarnya Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SiLPA) dinas ini yang sangat besar. Tahun 2011, Dinas Bina Marga hanya mampu menyerap anggaran 63,91 persen, dari target yang ditetapkan Plt Gubsu 85-98 persen. Tiga orang anggota Komisi D, yakni Analisman Zalukhu, Restu Sarumaha, dan Tones Sianturi, meminta Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, tegas mengambil tindakan terhadap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tidak berkinerja baik. “Serapan APBD yang begitu rendah, membuktikan pimpinan SKPD itu tidak mampu melaksanakan tugasnya,” ujar Analisman. Kepala Dinas Bina Marga, sebut mereka, juga tidak mempunyai skala prioritas dalam menyelesaikan persoalan jalan dan jembatan di Sumut. Berbagai elemen masyarakat sudah juga mengkritisi kinerja Dinas Bina Marga ini melalui unjukrasa. Kalau ini dibiarkan terus, menurut Tones Sianturi, akibatnya akan buruk bagi daya saing Sumut. Terutama akan menghambat investasi karena buruknya infrastruktur. (m12)

Waspada/Ist

PENGURUS Gema Ormas MKGR Sumatera Utara foto bersama dengan jajaran Kodam I/BB, usai bersilaturahmi, belum lama ini.

Gema MKGR Komit Dukung Penghijauan MEDAN (Waspada): Generasi Muda Organisasi Kemasyarakatan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Gema Ormas MKGR) Sumatera Utara menyatakan komit mendukung program Kodam I/BB. Terutama dalam melaksanakan gerakan penghijauan dalam kampanye penanaman sejuta pohon. Ketua DPD Gema Ormas MKGR Sumut Dodi Sutanto, mengatakan itu usai melakukan silaturahmi dengan Kodam I/BB, belum lama ini. Bersama pengurus lainnya seperti Wakil Ketua Muhammad Zulkifli, Hermanto Silalahi dan Bendahara dr Arie Mahriza, mereka diterima Kasdam I/BB Brigjend TNI I Gede Sumertha K.Y.PSC, MSc , didampingi Aster Kol Inf Sofian Chandra, Waasops Kasdam Letkol Inf Yusman Madayun, Waaspers Letkol Arh I GedeWidiyana danWakapendam Letkol Arh Suhardono. Dodi Sutanto menjelaskan, Gema Ormas MKGR sebagai organisasi kemasyarakatan merasa terpanggil melakukan penghijauan. Itu sangat sejalan dengan program yang sedang digiatkan Kodam I/BB. Untuk mereali-

sasikan dukungan itu, kata Dodi, pihaknya akan menjadwalkan aksi sosial penanaman pohon bersama Kodam I/BB. Saat ini, menurut Dodi, kondisi iklim dunia makin mengkhawatirkan. Beragam polusi udara terjadi hingga berakibat terganggunya kesehatan manusia. Karena itu, menggalakkan penanaman pohon adalah sebuah kerja nyata untuk menyelamatkan bumi dari polusi udara. ‘’Gema Ormas MKGR Sumut merasa terpanggil untuk menyelamatkan bumi dari polusi udara itu,” katanya. Dalam silaturahmi tersebut juga didiskusikan tentang memudarnya rasa nasionalisme pemuda. Dirasakan juga kepedulian pemuda dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa makin menu-run. Kodam I/BB terpangil dan mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mempedomani Pancasila. Sementara itu, Kasdam I/BB Brigjend TNI I Gede Sumertha mengatakan, guna menghidupkan kembali rasa patriotisme dan nasionalisme bagi generasi muda, perlu digelar pelatihan bela negara. Diharapkan dengan pelatihan itu generasi muda akan semakin setia kepada Pancasila, NKRI dan UUD 1945. (m12)

Budaya Cukup Dua Anak Luntur MEDAN (Waspada): Plt Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BkkbN) Perwakilan Sumut Dra Tjondrorini, MKes mengatakan, program KB saat ini mengalami kemunduran, bahkan nilai dan budaya cukup dua anak telah luntur. “Pada zaman kepemimpinan dr Haryono Suryono (mantan Kepala BkkbN Pusat), program KB mengalami kemajuan pesat dengan terciptanya nilai ideal 2 anak cukup. Bahkan, tingkat perekonomian juga mengalami pertumbuhan. Namun, pada saat ini nilai tersebut mengalami kemunduran. Kini tercipta budaya memiliki 3–4 anak per keluarga,” kataTjondrorini saat menerima audiensi Ketua Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Pusat Bambang Sadono, di BkkbN Sumut, Selasa (17/1). Menurut dia, untuk mengatasi hal tersebut, perlu diperkuat kelembagaan BkkbN dengan membentuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Daerah (BKKBD) di tingkat kab/kota, agar langkah program KB dapat berjalan maksimal hingga ke tingkat lini lapangan. “Di Sumut, seorang tenaga PLKB menangani 10 desa. Inikan tidak ideal, tidak sesuai dengan harapan yang akan dicapai, sehingga data yang dilaporkan dari

kab/kota ke propinsi dinilai belum kuat,” ujarnya. Dia berharap, dengan dibentuknya BKKBD di tingkat kab/kota dapat memperkuat kelembagaan BkkbN untuk menangani permasalahan Kependudukan dan KB. “Namun, perlu dukungan dari pemerintah pusat dengan mengalokasikan anggaran, SDM PLKB di tingkat BKKBD sehingga dapat bekerja secara maksimal,” sebutnya. Hal serupa juga diungkapkan Ketua IPKB Pusat Bambang Sadono. Menurutnya, pemerintah diharapkan segera merealisasikan (BKKBD), untuk mensukseskan program pengendalian laju pertumbuhan penduduk. Kata Bambang, dari hasil kunjungan kerja di sejumlah provinsi, ternyata dua provinsi yang telah siap membentuk BKKBD. “Jawa Tengah (Jateng) dan Kepulauan Riau (Kepri) yang sedang menyiapkan peraturan daerah (perda) untuk mewujudkan pembentukan BKKBD,” tuturnya. Disebutkannya, asal muasal wacana dibentuknya BKKBD berawal dari keluhan BKKBN sendiri, sehingga pemerintah mengeluarkan UU 52 tahun 2009 tentang Kependudukan dan KB. “Maka amanat ini harus segera dilaksanakan dengan mendorong pemerintah daerah untuk segera membentuk BKKBD,” kata Bambang yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah (Jateng) ini. (h02)

Pengurus DPP, DPW Pujakesuma Sowan Ke Sultan HB X MEDAN (Waspada): Pengurus DPP dan DPW Pujakesuma se Sumatera sowan ke hadapan Ngarso Dalem Kanjeng Sultan Hamengku Buwono X, di Kraton Yogyakarta, baru-baru ini, untuk bersilaturahim dan memperkenalkan jajaran pengurus DPP dan DPW Sumatera Utara terpilih hasil Mubes III dan Muswil DPW PK di Asahan 5 Nopember 2011 lalu. Rombongan yang terdiri dari 20-an personel diterima Sultan di Pendopo Ageng Kraton Yogyakarta. Pada kesempatan itu, jajaran pengurus DPP dan DPW berbincang dengan Kanjeng Sultan seputar program-program kerja ke depan. Ketua DPP Pujakesuma H Suratman menyampaikan situasi, kondisi dan perkembangan terakhir menyangkut hasil Muswil dan Mubes Pujakesuma serta memaparkan program kerja pengurus baru. Sultan menyambut baik semua paparan jajaran pengurus yang hadir. Pada kesempatan itu, Sri Sultan memberikan wejangan-wejangan dan pengarahan agar Pujakesuma menjadi agen perekat kesatuan dan persatuan, tidak bersifat eksklusif dan rasialistik. “Warga etnik Jawa memiliki budaya dasar yang luhur dan adiluhung, rendah hati, pekerja keras, solidaritas tinggi dan sangat toleran. Sikap ini yang harus menonjol pada keseharian warga Pujakesuma, sehingga jika dicontoh oleh etnik lainnya bisa menghasilkan penyatuan potensi antar etnik asli Indonesia,” ujar Sultan mengarahkan dan mengharapkan kiprah pengurus Pujakesuma yang baru terpilih. Sultan juga berpesan agar Pujakesuma mampu bertahan dan tetap menjaga netralitasnya dalam menghadapi fluktuasi iklim politik nasional maupun di daerah. “Dalam politik, tidak ada teman abadi.Yang ada hanya

kepentingan. Dalam budaya Jawa, ketulusan pertemanan sangat dominan mewarnai dan melatarbelakangi semua tatanan sosial. Ini yang harus senantiasa dijaga dan dipertahankan,” sebut Sri Sultan sambil menekankan akan ancaman perpecahan jika Pujakesuma dikelola seperti organisasi atau partai politik. Selanjutnya, Sri Sultan memberikan pengarahan agar Pujakesuma bisa menjadi rumah besar bagi warga etnik Jawa di Sumatera, menjadi wahana pemersatu bagi dinamika paguyuban yang kian marak belakangan ini. “Banyaknya paguyuban warga etnik Jawa itu menunjukkan adanya geliat keinginan untuk bersatu bagi warga etnik Jawa di Sumatera. Saya bisa memahami fenomena sosial seperti ini, dan hendaknya Pujakesuma mampu menyikapinya dengan dewasa dan tetap mendahulukan keguyuban,” katanya. Pada kesempatan itu, Ir H Setyo Purwadi Mangunsastro MM, selaku Ketua Harian DPW Pujakesuma Provinsi Sumatera Utara, menyampaikan sebuah booklet berjudul Selayang Pandang Profil Pujakesuma yang menggambarkan sekilas kondisi dan perkembangan terkini Pujakesuma. Kepada wartawan, Selasa (17/1), Purwadi menekankan perlunya memahami sejarah dan khittah awal pendirian Paguyuban Pujakesuma yang dipaparkannya dalam booklet itu. “Khittah awal Paguyuban Pujakesuma adalah menyatukan visi budaya dan mengejawantahkannya dalam konteks sosial kekinian,” ujarnya. Dia menambahkan, kunjungannya ke Yogyakarta adalah untuk sowan menghadap Dewan Pembina Pujakesuma Sri Sultan Hamengku Buwono X. Turut serta dalam rombongan itu H Suratman, H Suherdi, Suratno, Halim, Samsul Bahri, Sugiatmo, dan Endang Wahid. Rombongan berjumlah 20 orang dari unsur DPP, DPW Bengkulu, Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Sumsel, dan Sumatera Utara. (cwan)

Waspada/ist

PENGURUS DPP dan DPW Pujakesuma foto bersama Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kraton Yogyakarta.


WASPADA Kamis 19 Januari 2012

Medan Metropolitan

Polisi Akan Panggil Pemilik Ijazah Palsu Dari Aceh MEDAN (Waspada): Terkait temuan ijazah palsu di kampus Universitas Negeri Medan, penyidik Polsek Percut Seituan akan segera memanggil pemilik ijazah tersebut guna dimintai keterangannya. Pemilik ijazah palsu tersebut merupakan oknum guru sekolah dasar yang bertugas di Provinsi Aceh. “Surat panggilan sudah dilayangkan kepada oknum guru tersebut, sedangkan lima saksi sudah dimintai keterangannya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan AKP Faidir Chan kepada Waspada, di Medan, Rabu (18/1). Dijelaskan Faidir, dari keterangan oknum guru tersebut nantinya akan diketahui dari mana ijazah palsu tersebut diperoleh dan berapa biaya untuk membeli ijazah sarjana palsu itu. Menurut dia, selama seminggu ini, sudah dua temuan ijazah palsu di kampus Unimed, seorang pemiliknya oknum guru SD Negeri yang bertugas di Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, sudah dijebloskan ke dalam sel, dan seorang lagi yang sudah diketahui identitasnya masih dalam penyelidikan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pegawai Universitas Negeri Medan JH Manalu, 32, menemukan ijazah palsu milik temannya saat dia hendak melegalisir ijazah Akta IV Fakultas Ilmu Pendidikan tersebut di Biro Rektor Unimed. Awalnya, teman JH Manalu bernama Katijah yang bertugas sebagai guru sekolah dasar di Provinsi Aceh, minta tolong untuk melegalisir ijazah Akta IV Fakultas Ilmu Pendidikan yang dikeluarkan oleh Universitas Negeri Medan. Namun, saat hendak dileges, ternyata nomor ijazah dan nama alumni tidak terdaftar. Begitu mengetahui ijazah tersebut palsu, JH Manalu melaporkan temuan tersebut ke Polsek Percut Seituan. Sebelumnya seorang guru SD Nurhadi Tanjung, 33, warga Batupat, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, meringkuk di sel Mapolsekta Percut Seituan. Pasalnya, oknum guru tersebut memegang ijazah palsu berlogo Universitas Negeri Medan (Unimed). Pemalsuan ijazah tersebut terkuak saat oknum guru tersebut melegalisir ijazah di bagian administrasi Unimed, Senin (9/ 1). Ijazah itu dilegalisir untuk keperluan penyesuaian pangkat guru PNS di sekolah tempatnya mengajar. Oknum guru tersebut mengaku telah membeli ijazah tersebut seharga Rp15 juta melalui seorang temannya warga Kecamatan Pangkalan Brandan, Kabupaten Lang kat.(h04)

Pelajar STM Hamili Pacar Diadukan Ke Polisi MEDAN (Waspada): Seorang siswi kelas III salah satu SMP di Kec. Pancurbatu, sebut saja namanya Bunga, 15, warga Desa Baru, Pancurbatu, dihamili pacarnya siswa STM di kecamatan yang sama. Ibu korban bersama keluarganya mengadukan siswa STM tersebut ke Polsek Pancurbatu, Selasa (17/1) pukul 19:00. Informasi diperoleh Waspada menyebutkan, kehamilan Bunga diketahui orangtuanya setelah salah seorang teman kakak korban melihatnya sedang dibonceng seorang pria mengendarai sepedamotor menuju kawasan Tuntungan. Hal tersebut kemudian disampaikan langsung ke kakak korban dan meneruskannya ke orangtuanya. Pihak keluarga kemudian mencari keberadaan korban yang pada saat itu masih dalam jam pelajaran sekolah. Korban akhirnya ditemukan kembali di sekolahnya. Awalnya, saat ibu korban menanyakan hubungannya dengan pria tersebut, korban tidak mau mengutarakan yang telah dialaminya. Namun setelah dipaksa, akhirnya korban mengaku telah dinodai oleh teman prianya tersebut. “Awalnya dia tidak mengaku, namun setelah dipaksa akhirnya mengaku telah dinodai oleh teman prianya itu. Ketika diperiksa secara medis, ternyata korban positif telah hamil dua bulan,” ujar seorang keluarga korban di Polsek Pancurbatu. Kapolsek Pancurbatu Kompol Ruruh Wicaksono SIK, SH, MH melalui Kanit Reskrim Iptu Gunawan SH, saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Rabu (18/1), membenarkan adanya laporan pengaduan orangtua korban. “Pengaduan itu masih diproses oleh petugas penyidik untuk segera dikembangkan,” ujarnya.(m40)

Tewas Gantung Diri MEDAN (Waspada): Diduga stres tak sanggup mendalami pengajian, seorang penjual kerupuk ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya Dusun II, Desa Kolam, Kecamatan Percut Seituan, Rabu (18/1) sekira pukul 13:00. Mayat Juliantoni, 37, selanjutnya disemayamkan di rumah duka setelah pihak keluarga menurunkannya disaksikan petugas Polsek Percut Seituan. Informasi yang diperoleh di kepolisian, beberapa jam sebelum kejadian, Juliantoni yang telah ditinggal pergi oleh istrinya sejak 10 tahun silam itu, terlihat duduk-duduk di depan rumahnya sembari bercengkerama dengan putranya bernama Ari. Tak lama kemudian, Juliantoni pergi dari rumahnya dan membeli tali nylon. Usai membeli tali, Juliantoni langsung masuk ke kamarnya dan tak keluar lagi. Mayat Juliantoni pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya Jumirah, 60. Ibu korban yang hendak ke belakang rumahnya terkejut saat melihat pintu kamar yang dihuni korban terbuka dan terlihat korban sudah tewas tergantung dengan cara mengikatkan tali ke lehernya dan ke tiang plafon kamar. Disaksikan sanak keluarga lainnya dan petugas Polsek Percut Seituan, mayat Juliantoni diturunkan dan tidak dibawa ke rumah sakit. Menurut kerabat keluarga korban, beberapa tahun belakangan ini Julianto sering mengikuti pengajian tareqat. Diduga karena tak sanggup lagi ‘mendalami’ pengajian tersebut, membuat kejiwaannya berubah. Tak hanya itu, istri korban yang melihat perubahan drastis itu, meninggalkan Juliantoni berikut anak semata wayangnya bernama Ari yang kini berusia 12 tahun. Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan AKP Faidir Chan menjelaskan, korban murni gantung diri karena diduga stress dan mengalami gangguan kejiwaan. ”Padahal, sebelum meninggal, korban masih dilihat warga bermain-main dengan anak semata wayangnya,” sebutnya.(h04)

Pengedar Narkoba Ditangkap MEDAN (Waspada): Seorang pengedar narkotika jenis sabusabu yang masih berusia remaja ditangkap petugas Direktorat Narkoba Polda Sumut dari warung makan Jeng Sri di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Ledong Timur, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan. Direktur Dit Narkoba Poldasu Kombes Pol. Andjar Dewanto kepada wartawan di Mapoldasu, Rabu (18/1) mengatakan, tersangka Suriadi, 19, warga Lorong IV, Aek Kanopan, Asahan, ditangkap Selasa (17/1) malam sekira pukul 21:45. “Penangkapan berdasarkan informasi warga setempat yang resah dengan tersangka yang mengedarkan narkoba,” sebutnya. Dikatakannya, tersangka sudah lama masuk dalam Target Operasi (TO) kepolisian, dan sudah lama menjalani bisnis haram itu. “Setelah mendapat informasi tentang keberadaannya, petugas langsung turun ke lokasi, dan menangkap tersangka beserta barang bukti 35 gram sabu-sabu,”ujarnya. Selain sabu-sabu, polisi juga mengamankan barang bukti 1 HP merek Samsung dan sepedamotor Suzuki BK 4542 ZM. “Tersangka kemudian dibawa ke Polda untuk pengembangan, dan dijebloskan dalam sel tahanan,” kata Andjar. Menurut pengakuan tersangka, barang bukti sabu-sabu tersebut milik seseorang. Dia mengatakan hanya kurir yang mendapat imabalan. “Saya hanya mengantar saja,” sebutnya.(m27)

A5

Tidak Bisa Melarikan Diri, Perampok Kembalikan Hasil Kejahatan KARENA tidak bisa lagi melarikan diri dengan sepedamotor, dua perampok yang beraksi di wilayah hukum Polsek Medan Timur terpaksa mengembalikan hasil kejahatannya kepada korban. Namun tindakan tersebut bukannya meredakan kemarahan warga, kedua tersangka malah dihajar hingga babak belur. Peristiwa yang dialami tersangka A, 20, dan P, 25, keduanya warga Jln. Sentosa Baru ini, terjadi di kawasan Jln. Perintis Kemerdekaan dekat RSU Dr. Pirngadi, Rabu (18/1) petang sekira pukul 18:00. Saat itu, kedua tersangka mengendarai Yamaha Vixion merampok tas milik seorang karyawati Bank BTN Sutomo yang mengemudikan sepedamotor jenis Scoopy BK 6047 ABC

Melihat tas miliknya telah berpindah tangan, spontan Sari, 26, warga Jln. Prof HM Yamin Medan ini berteriak sehingga mengundang perhatian warga setempat. Kedua tersangka yang mencoba melarikan diri akhirnya terserempet mobil dan terjatuh. Selanjutnya, kedua tersangka berusaha melarikan diri dan meninggalkan sepedamotornya. Uniknya, sebelum kabur, tersangka terpaksa mengembalikan tas hasil kejahatannya kepada korban. Namun massa yang telah emosi langsung mengejar tersangka dan berhasil meringkus keduanya di depan perumahan Jati Residence. Spontan massa menghajar kedua tersangka hingga babak belur. Selanjutnya, petugas sekuriti di komplek

perumahan itu mengamankan kedua tersangka dari amuk massa sembari menunggu kedatangan petugas Polsek Medan Timur. Akibat kejadian itu, arus lalulintas di Jln. Perintis Kemerdekaan macat total. Bahkan seorang pria yang diketahui sebagai sanak saudara tersangka, mencoba mendamaikan permasalahan tersebut. “Gak mau saya damai. Enak saja, sudah merampok mau damai,” ujar Sari. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Timur AKP Ridwan mengatakan, pihaknya telah membawa kedua pelaku perampokan untuk menjalani pemeriksaan. “Sudah kita bawa dan lagi diperiksa,” katanya. (h04)

Tiga Pengedar 100 Butir Ekstasi Dibekuk MEDAN (Waspada): Tim Khusus (Timsus) Reskrim Polsek Medan Baru meringkus tiga pengedar narkoba, dua di antaranya pasangan suami istri (pasutri) dalam penyergapan dari lokasi berbeda, Rabu (18/1). Ketiga tersangka yakni, Zkn, 43, dan istrinya S Br P, 34, penduduk Jln. Dr Mansyur Gg Sehat Medan, serta tersangka HS, 34, penduduk Jln. Bunga Mawar Gg Mawar, Kelurahan PB Selayang, Kecamatan Medan Selayang. Dari ketiganya, polisi menyita barang bukti tas sandang kecil warna hitam merek Afater berisikan 100 butir ekstasi yang sudah dikemas dalam bungkusan plastik (satu bungkus 10 butir), handphone Nokia tipe 2730, dua batang rokok dicampur daun ganja kering, empat butir peluru aktif jenis FN milik oknum TNI Pratu S, satu bungkus plastik diduga bekas sabusabu, seperangkat peralatan isap sabu. Informasi Waspada peroleh di lapangan, penangkapan berawal petugas yang sedang melakukan patroli untuk mengantisipasi aksi kejahatan jalanan.

Setiba di Jln. Gajah Mada Medan, petugas mendapat informasi, bahwa di depan rumah kos Jln. Kangkung simpang Jln. Gajah Medan, tersangka HS membawa pil ekstasi. Selanjutnya Timsus dipimpin Kanit Reskrim AKP Andik Eko Siswanto SH, dibantu Panit Reskrim Iptu Jama K Purba SH, menuju ke lokasi yang disebutkan. Personel Timsus kemudian menyaru sebagai pembeli ekstasi mendatangi tersangka HS untuk melakukan transaksi. Ketika cocok harga, HS merogoh tas sandang kecilnya untuk mengambil pil ekstasi yang dikemas dalam plastik kecil tersebut. Ketika diperlihatkan pil ekstasi itu, petugas langsung menangkap tersangka berikut mengamankan tas kecil warna hitam merek Afater yang berisikan pil ekstasi dan lainnya. Polisi lalu melakukan pengembangan dan berdasarkan pengakuan HS, bahwa 100 butir ekstasi itu dibelinya dari dari suami istri dan uangnya belum dibayar. Petugas kemudian memerintahkan HS untuk menghubungi suami istri tersebut. Tak berapa lama setelah dihubungi, suami istri Zkn dan S Br P datang dengan mengendarai mobil menemui HS di depan rumah kos Jln. Kangkung

simpang Jln. Gajah Mada Medan. Polisi yang sudah menunggu langsung menangkap pasutri tersebut. Kemudian kedua tersangka suami istri itu dibawa ke rumahnya di Jln. Dr Mansyur Gg Sehat Medan. Ketika dilakukan penggeledahan kediaman pasutri itu, polisi menemukan dua batang rokok bercampur daun ganja dan seperangkan isap sabu. Kapolsek Medan Baru Kompol M Dony Alexander SH, SIK, M.Hum mengatakan, ketiga tersangka diduga jaringan sindikat narkoba. “Ketiganya dijerat pasal 114 subs 112, UU No.35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” sebutnya. Sementara itu, usai menjalani pemeriksaan, tersangka HS mengatakan membeli 100 butir ekstasi itu dari S Br P dengan harga perbutir Rp110 ribu. “Saya membeli pil ekstasi sudah tiga sampai empat kali kepadanya. Rencananya saya jual kepada peminatnya Rp120 ribu perbutir,” ujarnya. Namun, pengakuan tersangka HS dibantah S Br P. Kata dia, dirinya tidak mengetahui tentang masalah pil ekstasi. “Aku tidak begitu kali kenal dengan HS. Dia bisa saja bilang begitu, yang jelas saya membantah,” ujar S Br P. (m36)

Polresta Medan Diminta Tangkap Dirut PT AC MEDAN (Waspada): Abdul Latif, seorang pengusaha yang menjadi korban penipuan Dirut PT AC, meminta Polresta Medan menangkap pelakunya dan diproses secara hukum. “Saya minta Dirut PT AC sebagai pelaku penipuan jual beli saham dan aset perusahaan tersebut segera ditangkap dan diproses secara hukum. Polisi jangan takut dengan adanya intervensi,” ujar Abdul Latif kepada wartawan, Rabu (18/1). Abdul Latif mengaku mengalami kerugian hingga Rp3 miliar akibat penipuan yang dilakukan Dirut PT AC. Perjanjian kerjasama itu dilakukan di kantor PT AC di Kompleks Tomang Elok di hadapan notaris tahun 2010. Saat korban hendak menguasai dan mengelola perusahaan itu, ternyata saham yang dibelinya ternyata telah dijual kepada orang lain. Merasa ditipu korban melaporkan kasus tersebut ke Mapolresta Medan pada akhir tahun 2010.

Hal yang sama juga dialami pengusaha Jakarta, Harbindar Singh. Korban mengalami kerugian berkisar Rp4 miliar akibat penipuan yang diduga dilakukan Dirut PT AC dalam perjanjian jual beli saham dan aset perusahaan tersebut. Tanpa sepengetahuan korban, ternyata saham perusahaan tersebut telah jual kepada orang lain. Akibatnya, korban tidak dapat mengusai dan mengelola perusahaan perkebunan sawit tersebut. Koban juga melaporkan Dirut PT AC ke Polresta Medan. Sedangkan Rusdi Wijaksono warga Jawa Timur menjadi korban penipuan dengan modus menggunakan cek kosong. Awalnya, Rusdi menjual pupuk untuk kebutuhan PT AC dan dibayar dengan cek senilai Rp 2,1 miliar. Ketika korban hendak melakukan kliring, pihak bank menolaknya karena cek tersebut kosong. Merasa ditipu, korban melaporkan kasus tersebut ke Polresta Medan.(m39)

Waspada/Ismanto Ismail

KAPOLSEK Medan Baru Kompol Dony Alexander memperlihatkan beberapa bungkusan plastik berisikan 100 butir ekstasi dan tersangka HS dan Zkn yang diapit Panit Reskrim Iptu Jama K Purba, Rabu (18/1) sore.

Tanpa Penegakan Hukum

Keberadaan UU Timbulkan Polemik MEDAN (Waspada): Pemberlakuan undang-undang (UU) sebagai landasan sebuah profesi harus seiring dengan penegakan hukum. Jika tidak, maka pelaksanaannya tidak akan profesional. Bahkan, keberadaan UU bisa menimbulkan polemik. “Lembaga pembuat UU, jangan melulu berkonsentrasi membuat UU, tanpa memikirkan apakah penegakan hukum dan pemberian sanksi sudah berjalan maksimal atau belum ketika terjadi pelanggaran UU tersebut,” kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan Nuriyono menjawab Waspada, Selasa (17/1), terkait pemberlakuan UU tentang Praktik Kedokteran Gigi. Menurutnya, paling mendasar diperhatikan apakah UU itu bisa menjerat langsung oknum pelanggar UU tersebut atau tidak. “Tidak ada artinya ribuan UU dilahirkan kalau tidak seiring dengan penegakan hukum bagi pelanggaran atau penyimpangan UU itu,” sebut Nuriyono. Kata dia, lembaga pembuat UU dan pemerintah harus

mengedepankan penegakan hukum bagi oknum pelanggar UU profesinya. “Yang sudah menjadi rahasia umum adalah UU praktik kedokteran,” ujarnya. Tidak sedikit oknum para pelayan medis telah melakukan pelanggaran terhadap UU profesinya. Tapi, faktanya, bisa dihitung jari jumlah kasus melibatkan oknum dokter sampai ke pengadilan. Disebutkannya, tidak saja masyarakat, banyak pihak mengkritik UU tentang Praktik Kedokteran. Dimana UU tersebut terkesan tidak bisa menjerat langsung kasus malapraktik yang dilakukan tenaga medis. Karena itu, kata Nuriyono, UU tentang Praktik Kedokteran Gigi yang akan diberlakukan Maret 2012, jangan sampai merugikan banyak pihak. UU itu tidak boleh diskriminasi. Apalagi UU itu mengakibatkan sebagian pihak kehilangan mata pencaharian. “Nasib para pemasang gigi juga harus diperhatikan. Harus ada solusi bagi bagi masa depan mereka,” katanya. Hal senada disampaikan praktisi hukum Sumut Kasia-

man Pasaribu, SH. Dia mengatakan, apa pun materi dari UU itu, penegakan hukum atau sanksi bagi oknum yang melakukan pelanggaran harus diutamakan. “Bila penegakan hukum berjalan baik, maka semua pihak akan bekerja profesional sesuai tuntutan UU itu,” sebutnya. Menurutnya, semua profesi yang bersentuhan untuk kepentingan orang banyak, maka penegakan hukum harus diprioritaskan, apalagi profesi kedokteran berkaitan dengan nyawa umat manusia. “Penegakan hukum bagi mereka harus maksimal, sehingga mereka bekerja bertanggung jawab,” ujarnya. Dia mengatakan, secara umum banyak masyarakat tidak tahu apa sanksi bagi pelayan medis yang melakukan pelanggaran UU, sebab, memang sangat jarang sekali ada oknum pelayan medis yang dihukum berat ketika terbukti bersalah. “Sebelum UU itu diberlakukan, terpenting penegakan hukum lah diperhatikan dan didahulukan, baru yang lain. Kalau tidak, jangan harap profesi itu bekerja dan bertanggung jawab secara profesional,” katanya. (m49)

Polisi Tingkatkan Razia Antisipasi Geng Kereta MEDAN (Waspada): Sejumlah Polsek di jajaran Polresta Medan, meningkatkan razia untuk mengantisipasi kembali maraknya aksi geng kereta yang membuat resah warga. Seperti dilakukan Polsek Medan Kota yang menggelar razia di seputaran Jln. BrigjenKatamso,Rabu(18/1)sore. Polsek lainnya juga meningkatkan pengawasan, yaitu, Polsek Medan Baru, Polsek Sunggal, Polsek Percut Seituan dan Polsek Medan Area, dengan melakukan patroli rutin di jajarannya mulai pukul 21:00 hingga pukul 05:00. Pada razia dilakukan puluhan petugas Polsekta Medan Kota di Jln. Brigjen Katamso sekira pukul 14:00 itu, selain mengantisipasi aksi brutal geng kereta, juga kasus-kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan memeriksa kelengkapan surat kendaraan. Razia dipimpin Waka Polsek AKP Parulian Sihombing, yang sebelumnya memberi arahan kepada anggota untuk bersikap profesional dalam gelaran razia tersebut. Pantauan di lapangan, sempat terjadi insiden ketika seorang personel Lantas ditabrak pelajar SMA yang mengendarai sepedamotor tanpa helm saat hendak dihentikan. Dia menerobos blokade petugas, namun personel sigap menangkap sepedamotor yang dikendarai kedua pelajar SMA itu. Mereka beralasan ketakutan saat melihat razia, sehingga menerobos blokade karena tidak

membawa surat kendaraan, dan kereta digunakan milik abangnya. Setelah 30 menit melakukan razia, petugas menangkap seorang pengendara sepedamotor Mio BK 3806 ABW tanpa helm bernama Taufik, warga Aceh, yang menetap di Lubukpakam. Saat diperiksa, Taufik kedapatan menyimpan bong (alat isap sabu) dari dalam bungkus rokok di saku celana. Namun kepada petugas dia tidak mengakui bong itu miliknya, tapi milik temannya yang dititipkan kepadanya. Guna pemeriksaan dia dibawa ke Mapolsek Medan Kota. Kapolsek Medan Kota Kompol Sandy Sinurat kepada wartawan mengatakan, razia dilakukan guna mengantisipasi curanmor, juga aksi geng kereta. “Razia ini akan terus dilakukan untuk menekan angka kriminalitas,” kata dia menyebutkan, pihaknya juga menggelar patroli malam hari, sehingga kasus kejahatan dapat ditekan. Razia hingga pagi Sementara Polsek Medan Area melakukan patroli sejak pukul 21:00 hingga pukul 05:00 untuk mengantisipasi kembali munculnya geng kereta. Kanit Reskrim AKP Jonser Banjarnahor kepada Waspada mengatakan, pihaknya rutin menggelar razia. “Ada sejumlah lokasi jalan lintasan geng kereta yang harus dijaga, termasuk di Jalan Sutrisno, Jalan Asia, dan Jalan Halat,” ujarnya, Rabu.

Menurut Banjarnahor, sejumlah pelaku geng kereta yang telah dilaporkan para korbannya hingga kini masih dalam penyelidikan. Tindakan sama dilakukan petugas Reskrim Polsek Percut Seituan. Di kawasan Jln. Cemara, kampus Unimed, Jln. Aksara dan Mandala Bypass mendapat prioritas pengamanan. “Di kawasan itu sudah ditempatkan personel yang akan merazia kelompok geng kereta,” kata Kanit Serse Polsek Percut Seituan AKP Faidir Chan. Dia mengatakan, aksi anarki geng kereta terakhir dialami Armi, 19, warga Jln. Panglima Denai Gg Komar. Dia mengalami luka di sekujur wajah, tangan dan kaki akibat dianiaya sekelompok ABG yang tergabung dalam geng kereta. Mahasiswa perguruan tinggi swasta di Medan itu dianiaya pada Minggu (15/1) sekira pukul 04:00 saat hendak pulang ke rumahnya. Dia dihentikan sekelompok geng kereta di Jln. Sutrisno simpang Jln. Berlian, dipukuli lalu sepedamotornya dibawa kabur, termasuk dompet dan HP tak luput disikat kawanan tersebut. Mengantisipasi kembali maraknya geng kereta itu, Polsek Medan Baru juga melakukan patroli rutin pada malam hari hingga dinihari. Kapolsek Medan Baru Kompol Dony Alexander mengatakan, patroli melintasi jalan-jalan yang sering dilintasi kelompok geng kereta, ter-

masuk melakukan pengawasan sejumlah pos polisi dan objek vital lainnya. Kapolsek Sunggal Kompol M

Budi Hendrawan menyebutkan hal sama. Dia mengatakan, anggotanya tetap disiagakan di sejumlah lokasi rawan dengan

aksi-aksi geng kereta, seperti di kawasan Gagak Hitam Ringroad, Jalan Besar Sunggal, hingga perbatasanBinjai.(m27/h04/m36)

Waspada/gito ap

ANTISIPASI kembali marak aksi geng kereta, juga pencurian kendaraan bermotor (curanmor), puluhan anggota Polsek Medan Kota, menggelar razia di seputaran Jln. Katamso, Rabu (18/1).


Opini

A6 TAJUK RENCANA

Kasus Paluta Jangan Sampai Merembet

R

atusan warga Desa Aek Kanan dan Desa Padang Matinggi, Kec. Dolok Sigompulon, Kab. Padanglawas Utara (Paluta), Selasa (17/1) pagi melakukan penyerangan terhadap rumah karyawan dan perkantoran milik PT Tanjung Siram. Dalam peristiwa itu, 20 unit rumah, satu gedung perkantoran dan tiga unit truk milik perusahaan hangus dibakar.Namun, belum diketahui siapa yang membakar. Selain itu, warga menduduki lahan perkebunan Warga berjaga dengan senjata tajam. Mereka memilih bertahan di lokasi kejadian sampai tuntutan mereka dipenuhi pihak perusahaan yakni pihak perusahaan harus mengosongkan areal perkebunan. Informasi diperoleh Waspada, konflik berawal saat warga menuntut pihak perusahaan segera mengosongkan lahan seluas 450 hektare yang diklaim sebagai tanah ulayat. Menurut warga, hak guna usaha (HGU) PT Tanjung Siram atas tanah tersebut telah habis. Karena itu tanah mesti segera dikosongkan. Namun sampai saat ini perusahaan belum mengosongkannya. Sehari sebelum kejadian Polres Tapsel sudah memediasi pertemuan kedua belah pihak, dimana pihak perusahaan mau menyerahkan 5 persen dari hasil panen kepada masyarakat. Jika selama ini dana 5 persen itu dikelola perusahaan, maka setelah pertemuan mediasi disepakati akan dikelola oleh masyarakat. Tentunya dari kasus ini, kita hanya bisa mengingatkan pemerintah dan instansi berwenang segera mencari solusi sengketa lahan masyarakat dan perusahaan di daerah dengan secepat mungkin menangani akar masalahnya. Setiap konflik lahan yang terjadi antara masyarakat dengan perusahaan hendaknya dicari akar masalahnya untuk ditangani, sehingga dapat segera dicari solusinya. Solusi penyelesaian konflik lahan itu memerlukan keberanian semua pihak untuk mencari terobosan alternatif penyelesaiannya, termasuk mengevaluasi dan membenahi kebijakan perizinan serta pengelolaan lahan yang berimbas pada sengketa sumber daya Intisari alam itu. Persoalannya, beranikah pemerintah dan berwenang mengoreksi perizinan Tentunya kasus yang ter- instansi dan kebijakan pengelolaan lahan itu, karena jadi di Paluta harus dapat berhubungan dengan investasi para pemodal memiliki posisi tawar (bargaining podiselesaikan dengan se- yang sition) kuat. Kita melihat, biasanya kalau berurusan gera. dengan investasi, pemodal dan pengusaha, pemerintah dan instansi berwenang akan sulit mengambil keputusan secara tegas, masyarakat yang selalu dikalahkan dan diabaikan. Walau kemudian akhir tahun lalu Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membentuk tim untuk mengkaji kondisi lapangan dan melakukan mediasi dalam penyelesaian konflik lahan yang terjadi di beberapa daerah. Pembentukan tim dengan melibatkan berbagai instansi pemerintah, LSM, dan pemangku kepentingan lainnya ini untuk mempercepat penyelesaian konflik lahan yang sifatnya dinamis dan berubah terus menerus, kata Menteri Kehutanan (Menhut), Zulkifli Hasan, pada pemaparan kinerja Kemenhut 2011 di Jakarta, menjelang akhir tahun lalu. Meski demikian, Menteri menegaskan, pemerintah akan tetap bersikap adil dalam mengambil keputusan terkait masalah ini karena kepentingan rakyat harus diakomodir. “Namun, kita juga harus menciptakan kepastian berusaha, meski keadilan untuk rakyat tetap harus dijunjung.” Masalahnya, menurut dia, klaim tanah ulayat oleh masyarakat terhadap lahan konsesi yang diberikan kepada swasta sepajang bisa dibuktikan dan masyarakatnya memang berasal dari daerah itu akan diakomodir, melalui kebijakan “enclave”. Untuk mempermudah antisipasi munculnya konflik lahan, katanya, kementerian meminta pemerintah daerah untuk bisa mendata daerah mana yang memang memiliki hak ulayat. “Ini perlu karena klaim sering muncul berulang kali.” Tentunya kita sepakat jika kemudian Kemenhut membentuk tim khusus untuk mengumpulkan fakta yang ada di lapangan. Harus diakui masalah konflik ini akan terus terjadi karena bersifat dinamis setiap saat. Oleh karennya, jangan sampai di Sumut, konflik lahan sebagaimana yang terjadi di Paluta kemarin, malah berimbas kemana-mana sehingga menimbulkan kekacauan baru. Pemerintah daerah dan aparat terkait harus segera menuntaskan semua konflik lahan di Sumut dengan baik dan tentu saja semua pihak tidak ada yang merasa dirugikan.****

APA KOMENTAR ANDA SMS 08974718101

Faks 061 4510025

Email komentar@waspada.co.id

+6285763196160 Saya dulunya ayah dan mak saya sekeluaga muhammadiyah . tapi sewaktu ayah saya meninggal tidak boleh pake kain basahan memandikan jenazah .tidak ditutup telanjang .mulai dari itu saya tak mau ikut muhammadiyah .tapi kalau salat tetap mesjid muhamadiyah . semoga kita dukung PAN pemilu yg akan datang. +6285262115379 Kpd Bapak Khaidir Ritonga MM (wkl ketua golkar sumut) bantuan yg bpk salurkan buat wirid yasin gang sungai aek tampang p.sidimpuan, sarat KKN dan penipuan coba periksa hanya 15 orang anggotanya diduga proposalnya ditipu 150 orang dan uangnya dibagi 7 orang sdngkan 8 orang lagi kesal tdk kebagian. Seterusnya yg tdk ikut wirid jadi perbincangan kpd bapak mengapa bapak mau memberikan dana sosial sumut ini kpd orang 2 wirid yang sering main togel . Tolong selidiki pak Khaidir karena bapak anggota DPR pintar lagi kalau perlupenjarakan, pak +6285297027929 Sejak Pencalonannya sebagai Calon Bupati Aceh Utara, Mìsbahul Munir (dikenal Rahul) banyak mendapat kecaman dan hujatan, karena beliau Wakil Ketua DPRK dari Partai Aceh yg maju lewat jalur independen. Rumah beliau ditembak dan digranat karena dianggap mengkhianati kesepakatan agar tdk boleh maju pada Pilkada, beliau membelot maju lewat jalur independen. Jadi jelas sudah siapa yang ‘bermain’ di Aceh tentu eks kombatan, tdk perlu menyangkal lagi sdh jelas. Maka tidak ada salahnya bila pihak Polri sudah mulai menambah pasukannya dan juga mobilitas peralatan canggih satelit dalam rangka pengamanan pelaksanaan pilkada Aceh nantinya, walaupun sebagian orang ada yang menentangnya takut membayangi seperti masa konflik atau pemberlakuan darurat militer lagi. Semua itu berpulang kepada kita, kitalah yang menjaga perdamaian ini demi ketentraman dan kenyamanan bersama, dan berani melapor pada aparat keamanan bilamana ada hal-hal yang mencurigakan disekitar kita. Mari sama-sama kita jaga perdamaian ini. Tks irwansyah. +6285362468659 11 Januari 2012 WASPADA 65 tahun. Semoga tetap jaya! +6285277850101 Renungan malam di Aceh “Ketika kita Lupa BERSYUKUR”, Kita ingin hidup kaya padahal hidup adalah sebuah kekayaan, kita takut memberi padahal semua yg kita miliki adalah pemberian, Kita ingin jadi yg terkuat padahal musuh terkuat kita adalah diri kita sendiri, Kita ingin jadi pemimpin padahal setiap orang adalah pmimpin, Kita ingin jadi orang no 1 padahal 1 dekat dgn NOL, Kita selalu takut rugi padahal kita hidup dalam sebuah keberuntungan, Kita selalu takut malu didepan manusia tapi terkadang kita lupa malu kpd ALLAH Swt”. (dari damailah ACEH ku). +6285275004467 Ketua Komite sekolah MTs Al Falah Simangalam Kualuh Selatan Labura, Surya Bakti,sangat takut jika permasalahan yg terjadi di Al Falah terus di ekpose akan berakibat buruk bagi kelangsungan MTs Al Falah ,mereka takut jika permasalahan Al Falah terus di ungkit dan di beritakan ke khalayak ramai maka sekolah bisa tutup.sungguh lucu apa yg ada di pikiran ketua komite sekolah Surya Bakti,bila memang pihak MTs Al Falah takut sekolahnya tutup,ketua yayasan JUNAIDI SP dan pengurus MTs Al Falah harus menyelesaikan permasalahan yg ada .selesaikan urusan dengan guru yg di berhentikan,selesaikan urusan dengan masyarakat yang tidak puas karena siswa miskin di Al Falah tak pernah menerima dana BSM dan selesaikan permasalahan bahwa MTs Al Falah Simangalam pernah menerima dana bantuan dari Biro Bina Sosial PEMPROVSU senilai ratusan juta rupiah untuk rehabilitasi lokal,namun dana tersebut sesuai dengan pantauan kami di lapangan tidak di gunakan sebagai mana mestinya. saran kami dari Kelompok Peduli Pendidikan Labura,pihak Al Falah harus segera menyelesaikam permasalahan yg ada,bila hal ini tidak cepat di atasi mungkin hal yg di takutkan para pengurus akan terjadi. Al Falah akan tutup (lalu siapa yg akan di salahkan)?. +6281396421007 Waspada adalah corong kaum Muslimin.Saya ingat disaat media lain tak ada memberitakan kasus pemurtadan saudara kita di Atjeh/pasca tsunami, namun Waspada dengan gagah berani meinformasikan pada dunia. Salut yg setinggi-tinggi nya buat seluruh saudaraku di Waspada.Semoga harian ini tetap selalu dicintai umat.Amin.Mh.

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

Tentara Amerika Tak Paham Istinja Oleh Abdul Hakim Siregar, MSI Tidak semua personil tentara Amerika cerdas. Dalam beberapa kasus di Irak ada tentara Amerika menembak warga yang sedang beribadah,tentaraAS yang menistakan simbol agama…

A

wal serangan kedua Amerika Serikat (AS) ke Irak, pasukan AS menuju sebuah masjid kota untuk menghubungi ulama kharismatik setempat. Supaya ulama tersebut dapat mengorganisasi distribusi bantuan pada warga Irak. Namun, segerombolan orang tiba-tiba berkumpul, mengira ulama mereka akan ditangkap atau khawatir masjid mereka dihancurkan pasukan AS. Ratusan warga Irak mengerumuni pasukan AS itu sambil berteriak. Sang komandan, Letnan Kolonel Christopher Hughes, berpikir cepat– melalui pengeras suara menyuruh semua pasukannya berlutut–mengarahkan senapan ke tanah–seraya memerintahkan semua pasukannya agar, ‘tersenyum’! Alhasil, warga Irak ikut tersenyum. Beberapa warga bahkan menepuk bahu para prajurit AS yang pelahan mundur dan tetap tersenyum. Peristiwa itu, kata Daniel Goleman, pakar kecerdasan emosi di Amerika Serikat, menunjukkan betapa pentingnya kecerdasan sosial otak emosi, bahkan dalam keadaan kacau dan penuh ketegangan seperti yang dialami Hughes dan anak buahnya. Hughes mampu membaca tingkat permusuhan warga Irak terhadap pasukan AS kalau sampai imam mereka ditemui (ditangkap). Pada sisi lainnya, ia mengerti tingkat kedisiplinan pasukannya. Jadi, Hughes secara spontan bukan menginstruksikan tembak pada pasukannya, melainkan memerintahkan ‘berlutut dan tersenyum’ serta pelahan surut. Andai Hughes tetap ngotot atau memerintahkan pasukannya yang bersenjata lengkap menembak, pasti banyak korban warga sipil. Akan tetapi, tidak semua personil tentara Amerika secerdas cerita Goleman, dalam beberapa kasus di Irak. Ada tentara Amerika menembak warga yang sedang beribadah, tentara AS yang menistakan simbol agama, tentara AS yang memperkosa wanita Irak, dan tentara AS yang menyiksa tahanan secara sadis dan tidak manusiawi, seperti di penjara Abu Gharaib. Di tempat lain, seperti di Afganistan, yang paling heboh bulan ini, jenazah pejuang Taliban yang tewas, dikencingi tentara Amerika. Sebelumnya, di Pakistan, 24 orang tentara Pakistan tewas akibat serangan AS. Pihak militer Amerika menjelaskan peristiwa itu karena salah sasaran. Tetapi, pihak Pakistan menyebutnya sebagai tin-

dakan yang disengaja. Sehingga hubungan dua negara yang semitra tegang. Belum lagi, perlakuan Amerika terhadap anggota Alqaida yang ditahan di penjara Guantanamo. Banyak cerita miring yang berhembus, dari siksaan yang tidak kenal belas kasih dan berprikemanusiaan, sampai penistaan dan penodaan agama serta orang yang beribadah. Sama halnya, di Libya, Amerika ikut campur mendukung oposisi yang kini berkuasa, korban masyarakat sipil tak terelakkan sebagaimana dilaporkan pihak Khadafi kala itu. Begitupun, tentara Amerika sering berdalih tetap benar (prosudural) dan mengelak bertanggungjawab terhadap korban sipil, dengan beragam kilah; salah tembak atau karena disangka teroris. Jarang Amerika mengakui dan mengatakan tentaranya bersalah. Paling-paling mengatakan, sedang menyelidiki dan jika terbukti akan diproses sesuai dengan hukum AS. Muslim yang mendengarnya merasa puas, tanpa pernah (jarang) mengikuti sampai di mana proses hukumnya, benarkah diproses atau tidak? Bahkan pemerintah yang memerintah di negara Muslim, lekas lunak bila pihak Amerika mengatakan sedang diselidiki atau diproses hukum? Bandingkanlah, dengan apa yang terjadi di Jepang tahun 2008, ketika seorang marinir Amerika, Sersan Tyrone Luther Hadnott, berusia 38 tahun, memperkosa gadis berusia 14 tahun di Prefektur Okinawa. Para pemimpin Jepang menunjukkan kemarahannya terhadap Amerika. Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda, menegaskan, “Ini tak dapat dimaafkan”. Menteri Luar Negeri Jepang, Masahiko Komura, geram dan mengatakan bahwa kejahatan ini berakibat pada hubungan militer Jepang-AS. Langsung ditanggapi, Letnan Jenderal Bruce Wright, komandan pasukan AS di Jepang, mengatakan pimpinan militer “jelas tak menolerir perkosaan.” Bahkan duta besar Amerika Serikat di Jepang, Thomas Schieffer berjanji akan bertindak dan menghukum pelakunya. Lihatlah, begitu sigap dan tanggapnya Amerika Serikat (AS) terhadap Jepang, bagaimana sikap AS menyangkut warga Muslim? Apakah bagi Amerika dan tentaranya satu nyawa orang Jepang, lebih berharga daripada ribuan nyawa Muslim yang tewas akibat

ulah tentara AS? Jika begitu cara pandang Amerika Serikat (AS) dan tentaranya, berarti AS bukan beradab, melainkan biadab. Cocok-kah Amerika dan tentaranya ikut campur di Irak sampai Saddam Husein tewas di tiang gantungan? Layakkah Amerika dan tentaranya berburu teroris bak hewan di Afganistan hingga menciduk Osama di Pakistan dan membuang jasadnya ke laut? Pantaskah Amerika dan tentaranya mendukung pemberontak Libya hingga menewaskan Khadafi secara sadis dan merahasiakan pemakamannya? Patutkah Amerika dan intelijennya bercokol di Suriah dan Yaman guna menumbangkan pemerintahan yang sah? Wajarkah Amerika dan sekutunya mengembargo Iran karena dalih nuklir dan bila perlu membunuh para ilmuwan Iran? Keterlibatan demikian dalam persepsi Amerika dan tentaranya, mungkin sebagai tugas kemanusiaan (mulia), demi pembebasan rakyat Irak, Afganistan, dan Libya dari pemerintahan diktator serta menyodorkan demokrasi sebagai tumbal dan maharnya. Tetapi, Amerika dan tentaranya perlu juga memahami cara pandang lain, utamanya cara pandang seorang Muslim. Tidak usahlah soal konsep negara, tetapi soal kecil saja, mengenai istinja (kencing). Mungkin sebagian warga Amerika, terutama beberapa tentaranya menganggap biasa menyiram atau bahkan meminum kencing orang lain. Termasuk ke orang yang meninggal. Namun, dalam pandangan seorang Muslim

kelakuan seperti itu, tidak saja jijik, tetapi juga najis. Masalah istinja (ber-suci dari hadas atau najis) merupakan kajian penting bagi seorang Muslim karena termasuk sah-tidaknya ibadah, aturan mengenai itu terdapat dalam hukum (fikih) Islam, Bab Taharah (bersuci). Akibat ulah tentara Amerika yang mengencingi mayat, seorang wanita Muslim, pas melihat headline (halaman pertama), berita Harian Waspada Medan, Jumat 13/01/ 2012, berjudul: “Taliban: Marinir AS Biadab Kencingi Mayat Tiga Pejuang Militan”. Sang wanita tadi spontan mengutuk, “Tentara Amerika Itu Pasti Diazab”. Secara pribadi, ketika saya menatap judul dan membaca isi headline (halaman utama), Harian Waspada, (13/01/2012), saya mengetahui banyak orang yang mengecam kelakuan tentara Amerika yang naif itu, termasuk beberapa pejabat Amerika, Pentagon, Veteran AS, dan Kelompok Pembela Hak Muslim Amerika. Setelah saya renungkan lagi, mungkin benar tentara Amerika itu hendak melecehkan mayat tentara Taliban. Namun, kemungkinan lain yang paling benar, tentara Amerika tidak paham istinja (adab buang air seni). Teringatlah saya hadis Rasulullah SAW salah satu penyebab seseorang disiksa dalam kubur, karena ia tidak beristinja. Ada juga hadis Nabi SAW yang lain, singkatnya, mematahkan tulang orang yang meninggal serupa dengan mematahkan orang (waktu) hidup. Artinya, dalam Islam dilarang mematahkan tulang yang meninggal (kecuali mudarat)–apalagi mengencingi mayatnya. Jadi, orang Amerika, utamanya tentara Amerika yang mengencingi mayat Muslim Afganistan, kiranya perlulah dulu belajar istinja (adab buang air seni) dan fardu kifayah (mengurus janazah) sebelum bertugas ke negara Muslim. Setidaknya, berempati (memahami) keyakinan orang lain, sebagaimana diajarkan Daniel Goleman, rekan senegaranya di AS. Penulis adalah Guru MSN2, MSS YPKS,SMA SNI Padangsidimpuan.

Mengencingi Jenazah Adalah Kejahatan Perang Oleh Fajar As Konvensi Jenewa 1949 yang disempurnakan lagi dengan ProtokalTambahan 1977;bila pasukan kombatan wafat, maka jenazahnya diperlakukan dengan cara terhormat dan diserahkan kepada keluarganya secara langsung atau melalui lembaga kemanusiaan.

P

asca perang dunia kedua, Amerika Serikat (AS) telah sedemikian rupa menciptakan pangkalan-pangkalan militer di benua Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika. Belakangan ini sedang merencanakan menciptakan pangkalan militer di Australia. Berbeda dengan Uni Soviet (yang telah runtuh dan berubah menjadi Rusia dan negara-negara kecil lainnya, dan China kelihatannya bersikap defensif (bertahan). Hanya sekali Uni Soviet dalam masa kepemimpinan Nikita Kruschev membangun pangkalan militer dengan kekuatan nuklir di Kuba yang direspon oleh John Fitzgerald Kennedy dengan ancaman sangat tegas agar Uni Soviet membatalkan rencana tersebut. Masyarakat dunia waktu itu sudah sangat khawatir terjadinya perang nuklir antara Amerika versus Uni Soviet, dan ternyata Kruschev memilih mengalah dan membatalkan total pembangunan pangkalan militer dengan kekuatan nuklir tersebut. Kondisi pembangunan pangkalan militer Amerika di segenap kawasan di muka bumi ini menunjukkan betapa Amerika bernafsu menguasai seluruh dunia. Gerakan Amerika ini adalah akar dari akar krisis besar ekonomi dunia yang berlanjut dan yang tidak pernah terselesaikan dengan baik, dan akar dari akar timbulnya kemiskinan massal dan struktural yang melanda umat manusia di benua Asia, Afrika, dan di Amerika Latin. Betapa umat manusia tadinya pada masa-masa berakhirnya perang dunia kedua telah demikian merasa gembira dengan munculnya Atlantic Charter serta munculnya gagasan-gagasan besar dari Franklin D. Roosevelt dan Winston Churchlill yang membuka kemerdekaan, kebebasan, demokrasi, dan keadilan sosial ekonomi bagi seluruh umat manusia. Keganasan kolonialisme, dan imperialisme model lama terutama seperti kebiadaban Adolf Hitler, Benito Mussolini, dan elit militerisme Jepang. Akan tetapi gagasan-gagasan besar Franklin D. Roosevelt dan Winston Churchill yang kemudian dituang da-

lam ketentuan-ketentuan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang sangat mempesona ternyata hanya indah di atas kertas, dan negaranya Roosevelt dan Churchill ternyata menginjak-injak sesuka hati Piagam PBB, dan kebiadaban lain segera berlangsung di kawasan Korea, dan Vietnam yang kemudian berlanjut di Afghanistan, dan Irak. Warna-warni dari kebiadaban besar baru saja terjadi di Afghanistan di mana pasukan marinir Amerika yang terkenal sebagai prajurit profesional telah melakukan perbuatan biadab dengan mengencingi jenazah-jenazah dari pasukan Taliban yang mereka tembak mati. Bahwa kebudayaan umat manusia yang beradab tetap memperlakukan jenazah manusia secara terhormat, malahan banyak sukusuku tertentu yang demikian hormatnya terhadap jenazah—di mana jenazah diperlakukan dengan satu upacara bagaikan pesta besar yang dalam masa berbulan. Sungguh tidak masuk akal sehat perbuatan Barack Obama (Presiden Amerika) yang menurut pangakuannya telah menenggelamkan jenazah Osama bin laden ke dalam laut, di mana seharusnya jenazah tersebut diserahkan kepada keluarganya untuk dilakukan pemakaman berdasarkan Syariat Islam. Maka dapat dipahami akibat-akibat yang jauh dari perbuatan Obama tersebut yang berakibat pasukan marinir Amerika berbuat sangat biadab mengencinginya jenazah-jenazah pasukan Taliban. Hukum perang Hukum Perang (Laws of War) yang kemudian diubah menjadi Hukum Humamiliter (International Humanitarian Law) mengatur dengan tegas bahwa pasukan Taliban yang bertempur dengan pasukan rezim Afghanistan (bentukan Amerika), pasukan Amerika, dan pasukan North Atlantic Treaty Organization (NATO)—telah termasuk pihak yang memberontak terhadap “rezim de jure”, dan telah memiliki kekuatan militer yang terorganisir—dalam pertanggungjawaban pimpinan dalam suatu wilayah, atau

milisi dan pasukan sukarela, atau pasukan gerilya yang terorganisir. Karena itu mereka harus mendapat kriteria sebagai pihak yang mendapat perlakuan yang ditetapkan dalam konpensi Jenewa 1949 yang disempurnakan lagi dengan Protokal Tambahan 1977. Konvensi dan Protokal Tambahan ini mengatur bahwa pasukan Taliban termasuk pihak yang aktif turut serta dalam pertempuran (kombatan). Posisi dan status kombatan dalam arena pertempuran bersamaan dengan pasukan militer dari negara yang berdaulat, dan oleh karena itu bila pasukan kombatan ditawan maka kepadanya berlaku ketentuan-ketentuan tawanan perang. Dan bila pasukan kombatan wafat, maka jenazahnya diperlakukan dengan cara yang terhormat dan diserahkan kepada keluarganya secara langsung atau melalui lembaga kemanusiaan (antara lain Palang Merah Internasional). Konsekuensi Oleh karena perlakuan pasukan marinir Amerika yang berbuat biadab, maka mutlak harus mendapatkan hukuman yang setimpal sebagaimana diatur Hukum Perang (Hukum Humaniter), Perbuatan pasukan marinir ini telah termasuk kategori kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Negara yang bertanggungjawab penuh terhadap kebiadaban ini adalah negara Amerika, dan tanggung jawab penuh harus berada di tangan Barack Obama yang berdasarkan Konstitusi Amerika berwewenang sebagai panglima tertinggi angkatan perang Amerika. Betapa terlihat kenyataan bahwa Barack Obama bersikap dingin menanggapi kejadian kebiadaban tersebut, sehingga sungguh diperlukan keterlibatan lembaga internasional terutama Lembaga PBB untuk memprotes perlakuan Obama tersebut. Obama terlihat mempertontonkan keangkuhan, jadi sangat berbeda dengan pernyataan-perangkatnya termasuk pernyataan untuk menghormati ajaranajaran agama Islam. Perlu dikemukakan, bahwa Hukum Perang (Hukum Humaniter) mengatur dengan tegas bahwa negara tidak cukup hanya memerintahkan kepada para pejabat militer atau sipil untuk mentaati Konvensi Hukum Perang (Hukum Humaniter) saja. Tetapi administrasi negara harus mengawasi, bahwa perintahnya itu benar-benar dilaksanakan. Amerika adalah salah satu negara yang telah menandatangani pernyataan setuju terhadap ke-

tentuan konvensi tersebut, maka tidak ada alasan bagi Obama untuk tidak menyeret para pasukan marinir yang telah berlaku biadab dan melakukan kejahatan perang dimaksud. Patut disesalkan sikap dari administrasi negara-negara berpenduduk bagian terbesarnya beragama Islam termasuk Republik Indonesia, Organisasi Konferensi Islam, dan Liga Arab yang terlihat hanya bungkam dan tidak melakukan protes keras terhadap perbuatan kejahatan perang yang dilakukan pasukan marinir Amerika. Kejadian ini tidak dapat dianggap enteng, karena perbuatan ini adalah kebiadaban besar dan kejahatan perang serta kejahatan terhadap kemanusiaan yang harus dihapus dari pergaulan antar bangsa dan antar umat manusia. Pengamat Ekonomi – Politik Internasional.

Pengumuman Redaksi menerima kiriman karya tulis berupa artikel/opini, surat pembaca. Kirim ke alamat redaksi dengan tujuan ‘Redaktur Opini Waspada’ dengan disertai CD atau melalui email: opiniwaspada@yahoo. com. Panjang artikel 5.000-10.000 karakter dengan dilengkapi biodata penulis dan kartu pengenal (KTP). Naskah yang dikirim adalah karya orisinil, belum/tidak diterbitkan di Media manapun.Tulisan menjadi milik Waspada dan isi tulisan menjadi tanggungjawab penulis.

SUDUT BATUAH * Pembatasan BBM untungkan SPBU asing - Lumayanlah bisa pake BBM impor * Pembatasan BBM subsidi rawan penyimpangan - Berarti bagusnya ditunda saja, he...he...he * Plt Gubsu ajak bergandeng tangan bangun Sumut - Bekerjasama dan sama-sama bekerja

oel

D Wak


Opini

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

A7

Reformasi Agraria? Tak Cukup Itu Saja LSM Fiktif

Oleh Shohibul Anshor Siregar

Lembaga Swadaya Masarakat (LSM) tumbuh bagai jamur di musim hujan. Ada LSM sosial, politik, budaya atau hukum. Biasanya mereka sangat asik dengan LSM nya masing-masing. Seolah LSM nya yang paling banyak berbuat baik. Kadang mereka lupa daratan sehingga jalan tak karuann, bahkan beberapa LSM terkesan dijadikan pelarian bagi segelintir orang. Pemerintah sepertinya mengawasi keberadaan LSM dari kejauhan, sekedar menjaga batasan kewajaran. Secara Sosial LSM ini di anggap dapat mengatasi kenakalan remaja sekaligus menekan angka pengangguran intelektual. Sulitnya lapangan pekerjaan bagi sarjana cukup signifikan membuat LSM baru atau sekedar membuka cabang LSM pendahulu. Minimal dapat menembah wawasan dan keterampilan berpidato. Bagi oknum yang sekedar ikutan dalam LSM tak memiliki dasar pemikiran atau misi yang jelas. Mereka ikut karena gagah-gagahan semata ahirnya nyaris tanpa makna. Karena akar yang lemah, lambat laun LSM akan bubar seiring waktu berjalan. Sampai masa pembubaran nyaris tak ada rekam jejak tinta emas yang pernah ditorehkan. Keberadaan LSM ini sekedar ikut tren jalanan terkesan “arang habis besi binasa” Ada LSM Pencinta Lingkungan, namun keadaan lingkungan semakin hancur. Ada LSM mengatas namakan hutan, namun hutan semakin gundul. Ada LSM mengatasnamakan pendidikan, namun wajah pendidikan belum menunjukkan perubahan yang signifikan. Ada banyak LSM di setiap aspek kehidupan, namun kehidupan tidak semakin baik. Ada LSM Forum Daerah Aliran Sungai (FDAS), namun entah sejauh mana sepak terjang dan perjuangannya mereka buat ekosistim aliran sungai itu sendiri. Pemandangan DAS di Kota Medan, Kabupaten Deliserdang dan Kabupaten Langkat banyak menyalahi aturan sangat menghawatirkan. Ratusan rumah kumuh siap diterjang banjir bandang, ribuan bangunan tak sesuai peruntukan merambah DAS akan menuai bencana...?! Ada LSM mengatasnamakan masarakat miskin. Namun pengentasan kemiskinan jauh panggang dari api. Hanya sebagian kecil bantuan yang diterima buat si miskin. Terkesan masarakat miskin dijadikan kambing hitam buat keuntungan oknum pengurus LSM tertentu. Beberapa LSM lebih banyak musawarahnya daripada kerja nyata. Bantuan buat si miskin dibelikan mobil pribadi…? Jika tak jelas lagi kerja nyata maka sebaiknya pentolan LSM berpikir ulang kepada kegiatan yang lebih bermanfaat. Mungkin lebih baik jualan sayur di pajak sekaligus menciptakan ratusan penjual sayur. Atau membuka reparasi jam dan sepatu sekaligus menciptakan ratusan tukang jam. Cara ini terkesan lebih bermanfaat daripada berpakain elegan menjinjing map mengikuti rapat bulanan, tahunan, raker, munas dll. Hendaknya LSM saling bergandengan memberantas ketidakadilan dan berbuat nyata membangun infrastruktur semisal taman bermain, rumah singgah, bengkel, sanggar keterampilan dll. Mungkin dapat membantu meningkatkan ekonomi kerakyatan. Kadang kita rindu bermain di taman yang dibangun LSM, atau buat air kecil di WC buatan LSM..? Bukan mengajari burung terbang, tak juga mengajari ikan berenang, namun sekedar tanda terkenang, khilaf salah mohon maafkan. Selamat berjuang ‘dengan benar’ LSM. Peran sertamu kami nantikan…..budi baikmu akan mendapat balasan dari Tuhan. Nada Sukri Pane Guru SMA Negeri 16 Medan

Foliopini

Dedi Sahputra dedisahputra@yahoo.com

Penghargaan (2) Dalam setiap kondisi, ternyata Tuhan memang menyimpan rahasia-rahasia. Sejak kemarinkondisisayamenurun.Mulanyabatukbatuk, kemudian tubuh meriang. Suhu badan otomatis meninggi disertai lemah lunglai di seluruh persendian. Tidak saja di kala bangun, bahkan ketika tidur sekalipun jadi tak enak. Di hari menulis kolom ini, adalah hari ketiga sakit itu berdiam di tubuh saya. Ketika sakit itulah, saya tak punya cukup energi untuk berbicara dengan keras, apalagi marah-marah. Tingkah anak-anak yang sedang lasaklasak-nyaitucukupsayaresponsdenganucapan yang datar saja. Hampir pukul setengah empat, ini waktunya anak-anak pulang sekolah, seisi rumah bakalan“meriah”.‘’Jangan ribut ya, ayah -lagi sakit,’’ kata saya pelan menjemput mereka di depan pintu. Sejak pagi sebetulnya mereka sudah faham, karena tugas mengantar ke sekolah telah dihibahkan kepada ibunya. Anak-anakitumemandangi saya yang berselimut jaket dengan syal melilit leher. Si sulung mengangguk sambil berlalu. Saya tahu pikirannya sedang mengolah kata-kata saya. Si gadis kecil—seperti biasa—memelukdanmencium saya. ‘’Ayah sakit..?’’ tanyanya sambil memandangi mata saya dari dekat sekali. Kedua anak itu, selanjutnya lebih gampang mendengarkan. Walaupun masih saja ada, tapi suara gaduh yang biasa mereka produksi di seantero rumah, secara drastis berkurang. Ritual pertengkaran di antara keduanya pun melorot tajam. Ini ajaib. Karena sebelumnya tidak ada kemarahan yang efektif menghentikan energi anak-anak itu, tidak secara psikologi pendidikan, tidak juga dalam proses tumbuhkembang mereka. Tidak pula ada hukuman yang paling baik sekalipun bagi perilaku mereka. Sakit ini juga memberikan perbedaan perlakuan istri kepada saya. Dia lebih bergegas menyediakan berbagai keperluan saya. Dengan senang hati dia menyuapi makanan juga memijiti tubuh dan kaki saya. Begitulah, sakit saya ternyata membawa pesan yang lain, dia menjadi pintu-pintu kebahagiaan yang tersembunyi. Itulah perhatian dan penghargaan yang lebih besar. *** Apa ya kira-kira, yang menyebabkan kasus penembakan di Aceh sepertinya sulit sekali ditemukan pelakunya. Sudah beberapa bulan peristiwa itu berlangsung rangkai-merangkai. Tapi kabar terakhir yang saya ingat adalah pernyataan tentang “pelaku sudah teridentifikasi”. Titik.

Bandingkan dengan kasus terorisme misalnya. Hari ini meledak, besok-besok sudah ada tersangka, lalu foto tersangka menyebarkan dimana-mana.Taklamasitersangkadikabarkan sudah ditangkap atau sudah menjadi mayat. Ditembak mati. Jaringan teroris ini kemudian dibongkarsetuntas-tuntasnyadandiuraiserincirincinya. Semuanya kelihatan transparan. Ada banyak varian jawaban yang bisa dikemukakan atas pertanyaan ini. Tapi saya mencatat salah satu di antaranya; yakni perhatian dan penghargaan. Simaklah bagaimana perhatian dan penghargaan ini telah membuat kinerja orang jadi lebih trengginas.Apalagi ketika orang-orang yang memberikan perhatian dan penghargaan itu adalah pihak yang kita hormati atau orang yang kepadanya kita bertuan. Ketika tindakan terorisme itu terjadi, semua sorot mata tertuju ke arah kita. Teropong dari belahan bumi yang lain itu seolah secara khusus mengarah kepada kita, tajam. Langkah demi langkah yang dilakukantakluputdariperhatian. Hingga ketika ada teroris yang terangkap dan jaringannya terungkap maka tepuk tangan, sorak-sorai ciut-ciut terdengar nyaring dari seberang sana. Bantuanpunmengucurderas,fasilitas pun dilengkapi lebih sempurna. Luar biasa. Kalau kasus penembakan di Aceh..,ehee.Tidakadatuantempat kita mendaulat, tidak ada perhatian yang memaksa kita bekerja keras dan tak ada penghargaan yang membuat kita merasa untung.Kalaupunadaperhatian,paling banter dari keluarga korban yang miskin itu. Atau dari orangorang yang gak punya kerjaan mau-maunya mbela-mbelain keluarga korban. Gak penting kali. Kalaupun ada penghargaan paling-paling cuma pemanis bibir saja. Itupun gak ngaruh kali. *** Di hari kedua sakit, saya sempat menduga kalau sudah bakalan sembuh dengan segera. Tubuh saya terasa lebih enteng, batuk ini tak lagi menekan sampai ke dasar perut. Saya sudah bisa bersuara lebih lantang ketika menemukan sumber kemarahan itu di diri anak-anak.‘’Oh, abang udah sembuh ya. Uda bisa marah-marah lagi,’’ kata istri saya membuat saya tercekat. Ucapan istri menyadarkan saya bahwa dalam kondisi normal, ternyata orang sering mengeluarkan energi yang tak perlu. Dalam kondisi normal pula energi itu dengan ogahogahan digunakan untuk keperluan yang semestinya. Dalam kondisi normal, kita lebih senang dan bangga jika mendapat perhatian dan penghargaan yang lebih. Padahal itu setara dengan orang sakit.(Vol.283, 19/1/2012)

Kolom foliopini dapat juga diakses melalui http://epaper.waspadamedan.com

Penyelenggaraan birokrasi yang bersih, amanah dan profesional tak mungkin ditunda jika pertanian ingin dimajukan.

A

khir tahun lalu Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dalamsebuahkomunikebertajuk “Penguasa dan Pemilik Modal Menumpuk Kekayaan di atas Proses Penyingkiran Rakyat” secara terbuka menuduh negara telah salah urus dalam menjalankan reformasi agraria. Organisasi ini menganggap penting menggarisbawahi kekerapan konflik agraria yang menelan korban nyawa. Menurut KPA, setelah rentetan peristiwa sepanjang tahun di Rokan Hulu-Riau, Sumut, Senyerang-Jambi, Wlingi Jatim, Bulukumba-Sulsel,Tiaka-Sulteng, Sumber Klampok-Bali, Mesuji-Lampung, Pulau Padang-Riau dan wilayah-wilayah lain, maka tewasnya 4 warga dalam kasus agraria (tambang) di Bima, NTB telah menambah catatan buruk daftar panjang konflik agrariaditanahairyangdiikutipelanggaran HAM oleh Negara terhadap warganya.Tak berhenti sampai di situ. Sikap resmi pemerintah menanggapi peristiwa-peristiwa buruk itu pun tidak menunjukkan penyesalan dan tekad untuk memperbaiki. Kuatnyakepentinganpemodaltelahmengubah fungsi-fungsi aktual dari berbagai institusi menjadi fungs-fungsi laten yang menyimpang. Selain penuh duka mencatat 163 konflik agraria sepanjang tahun 2011, ketimpangan penguasaan, pemilikan dan pengelolaan sumber-sumber agraria (tanah dan sumberdaya alam lainnya) mendapat sorotan KPA. Ketidakadilan yang mengakibatkanrentetansengketadiberbagailokasi di Indonesia akhirnya berujung pada kekerasan,pelanggaranHAMdanmelayangnya nyawa rakyat di atas tanahnya sendiri. Ada perasaan pilu saat aliansi penumpuk modaldankekuasaanmenjadibegitudahsyatmembungkamprotesyangmenuntut hak-hak, yang hak itu sendiri sungguh sangat mudah dijelaskan oleh sejarah dan fakta-fakta objektif kepemilikan yang dicoba diingkari atas nama kekuasaan yang mengurusimodalparapenguasaekonomi. Jangan lupa bahwa dalam catatan sejarah, hal-hal serupa inilah yang kerap memicu pemberontakan petani. Fakta posisional pertanian Siapagerangandinegeriiniyangmasih enggan mengakui begitu buruknya fakta posisional pertanian kita? Siapa gerangan yangmasihbelumtahupentingnyakontribusi pertanian untuk kelangsungan Indonesia? Ingatlah pernyataan Kuznets (1964) dan Todaro (2000) dan tokoh-tokoh pe-

mikir anti pertumbuhan (growth) radikal lainnya yang selalu meminta perhatian kepada kaum tani. Secaraumumkontribusipertanianpaling tidak dapat diperhatikan dari banyak fakta khas yang melekat pada identitas sebuah negara berkembang seperti Indonesia.Diantarafaktaitucatatlahbahwapertanian itu menduduki posisi penting sebagai penyerap tenaga kerja yang cukup massal. Selain daya serap massal, ia pun memiliki sifat toleransi yang cukup tinggi terhadap ketidak-ahlian. Janganpulalupabahwa,secaraekonomi, data kontribusi pertanian terhadap pendapatan juga bukan isapan jempol. Bukankah selama ini negara agraris Indonesia tidak saja cukup sadar atas sumbangan sektor pertanian terhadap struktur perekonomiannya, namun sekaligus pula sudah agak lama membanggakan keamanannya dari krisis ekonomi global karena rakyatnya mayoritas tergantung pada sektor tradisional yang relativetakrentanterhadap krisis mengglobal itu? Kontribusi dalam penyediaan pangan sudahlahpasti.Meski ada keinginan mensiasati keamanan pangan antara lain dengan programsubstitusimakanutamaberas,tetapi faktanya Indonesia belum terwartakan sebagai negara kelaparan di antara negara miskin di dunia. Fakta lainnya ialah peran dalam industry global. Pertanian Indonesiatakbiasdisepelekansebagaisalah satu penyedia bahan baku. Memang tentulah ini seperti anak yang tak bisa naik kelas di sekolahnya, karena pertanian Indonesia masih cenderung bertahan tetap sebagai pelaku industri ekstraktif belaka. Akhirnya harus dicatat bahwa kontribusi pertanian Indonesia termasuk dalam bentuk kapital dan juga sebagai sumber devisa yang penting. Hanya saja mekanisme ini tak begitu berarti untuk penggemukan instant pundi pemerintah sesuai rumus akuntansi mereka yang dibimbing kekuatan raksasa ekonomi internasional. Karena itu petani Indonesia dianggap tak pantas mendapat penghargaan. Selain dihadapkan kepada fenomenaimporttinggiyangmembuatnya kelimpungan, pertanian Indonesia juga

selalu merana dalam genggaman organisasi tani.Ya, terutama oleh organisasi tani yang untuk tujuan politik pernah dibentuk pemerintah. Organisasi tani ini bukan cuma tak berfungsi, tetapi lebih menekuni hal-hal lain yang bukan kepentingan petani.Belumlagimasalahinfrastrukturyang selalu terabaikan. Kehidupan pertanian Indonesia memang berlangsung dengan investasi yang begitu rendah. Fakta akses pasar yang lemah berikut akses lembaga keuangan, sudah lama menjadi rahasia umum yang amat dipantangkan untuk dibicarakan dalam rangka perumusan kebijakan. Ada pihak yang meyakini sebuah warisan kultural yang bermuara pada buruknya kemauan politik selama ini. Bahwa lingkaran organisasional yang terkait dengan upaya-upaya pembangunan pertanian di Indonesia hingga kini dipastikan masih belum dapat didudukkan dalam sebuahsinergitas.Tampilankhaskemiskinan struktural ini menyebabkan tidak saja keengganan, tetapi juga pada fakta belum terintegrasinyamerekamenjadisuatu kekuatan ekonomi nasional. Rujukan tepat untuk memahami permasalahaninipastilahlemahnya sistem dan pemerintahan yang tak memiliki kemauan politik. Apakah proses pemiskinantelahbegitujauh membungkus mereka pada problematika involusi dan menyebabkan semua masih belum faham perlunya saling memberdayakan (kemitraan) dan sekaligus menghindari iklim saling memperdayakan (eksploitatif)dengan segenap ekspresi ego sektoral yang menonjol? Hampir bisa dipastikan, masalahnya tak cuma ada pada posisi subjektif petani. Bukankah belum ada prakarsa untuk membangun hubungan yang adil dan produktif di antara satu dengan lain elemen terkait dalamsektorpertanian?Pelakudilapangan sepertiunsurburuhtani,unsurpengusaha pertanian, unsur pedagang, pemerintah, perguran tinggi dan lembaga Penelitian danpihakperbankantakpernahbersinergi untuk mencari solusi. Instrumen perubahan Dapatkah kita membayangkan pada tahun 2012 ini akan muncul kebijakan nasional yang diikuti di seluruh daerah dan yangmenyebabkanadanyageraksimultan bergegas melakukan kesungguhan dalam pembangunan pertanian? Sekiranya

Indonesiainginberubah,apasajagerangan persoalan-persoalan penting yang harus didahulukan? Barangkali urusan birokrasi memperoleh urgensi utama. Penyelenggaraan birokrasi yang bersih, amanah dan profesional tak mungkin ditunda jika pertanian ingin dimajukan. Keseiramaan mulai dari level tertinggi pemerintahan sampai level terendah, pemegang kendali kebijakan sampai pelaksana teknis di lapangan, tidak perlu terkendala oleh buruknya birokrasi dan otonomi daerah dengan segenap ambisi khusus dan ketidak-bertanggungjawaban para pengemban kekuasaan. Jangan sampai tempat petani hanya ada dalam pidato-pidato politik yang biasanya memang dikemas beringas dan saling tuding penuh kenaifan. Langkah itu perlu diikuti pemberdayaan semua stakeholder yang terkait gerak mengefektifkan eksekusi semua kebijakan yang dibuat. Pembangunan agroindustri di pedesaan dalam upaya merasionalisasi jumlah petani dengan luas lahan yang ekonomis, penggalakan sistem pertanian berbasis konservasi lahan, perencanaan dan Implementasi RTRW yang konsisten, dukungan sistem insentif dalam implementasiproduksikomoditasunggulanwiilayah (Daerah), pemanfaatan lahan tidur untuk pemberdayaanmasyarakat,reformasipertanahan yang berpihak pada petani (Rakyat), mudah dan murahnya sertifikasi tanah,dorongantumbuhnyaLSMpertanian dan peran advokasinya untuk petani. Penutup Petani Indonesia tak tahu harus berbuat apa ketika dunia menghadirkan kemauan imperatif pasar bebas yang membungkam mereka. Otonomi ternyata tak menjadi wahana konsolidasi kesiapan untuk itu, dan dengan penuh ketakwajaran pula respon pemerintah pusat cenderung merasa sudah benar hanya sebagai penonton proses yang kurang lebih tak ubahnya sebuah penyembelihan itu. Akhir tahun lalu Presiden SBY memberi tahu akan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) tentang Reforma Agraria. Menurut Presiden PP ini diharapkan kelak menjadi solusi berbagai masalah agraria yang sudah berusia lama. Tetapi harapan tertinggi untuk PP ini hanyalah pada kemungkinan diperolehnya sebuah solusi baru dan terbaik mengenai kepemilikan dan hak-hak atas tanah, pembuktian dan pengakuan terhadapnya. Pada kemungkinan optimal itu belum dapat dibayangkan untuk memenuhi harapan memajukan pertanian yang bermakna mensejahterakan mayoritas rakyat. Marilah kita tunggu. Penulis adalah Dosen Sosiologi Politik FISIP UMSU, Koordinator Umum ‘nBASIS.

Peta Konflik Di Sumatera Utara Oleh Drs H. Eddy Syofian, MAP Dari kelima konflik yang relatif cukup mengganggu di Sumut adalah konflik pertanahan.

K

onflik merupakan fenomena sosial setua peradaban manusia. Dalam kitab suci Alquran tercatat dua putra nabi Adam AS, Habil dan Qabil, adalah dua aktor pelakon konflik yang pertama ketika mereka memperebutkan saudara perempuannya untuk dijadikan istri. Konflik terjadi karena dalam masyarakat terdapat kelompok kepentingan. Di antara kelompok kelompok tersebut memiliki perbedaan taraf kekuasaan dan wewenang. Demikian pula dengan distribusidanalokasisumberdayayanglangka diantarakelompok-kelompokmasyarakat tidak selalu seimbang. Konflik bisa ditinjau dari aspek sosial politik. Konflik sosial bisa diartikan sebagai perjuangan mendapatkan nilai-nilai atau pengakuan status, kekuasaan dan sumber daya langka.Tujuan kelompok-kelompok berkonlik tidak hanya mendapatkan nilainilaiyangdiinginkantapijugamenetralkan, melukaiataumengurangisaingan-saingan mereka (David L Sills : 232). Konflik bisa terjadi di antara individu dan individu, antaraindividudanorganisasiataukelompok, antara organisasi yang satu dengan organisasiyanglain.Dandalamkelompoksebuah organisasi datu kelompok (Davis L Sills 1968:226). Potensi konflik di Sumut Secara umum tempaknya Sumut amam-amansajadarikonflik.Inimungkin karenakonflikyangterjadikurangdipublisir media massa, atau tenggelam karena isu lain yang sifat dan dampaknya jauh lebih besar; seperti masalah kemanusiaan di Aceh, Nabire, protes berdarah di Bojong, kasus Freeport di Papua, terakhir kasus Mesuji, Bima bahkan masalah sandal jepit. Namun sesungguhnya di Sumut penuh konflik yang tidak sedikit mengambil korban nyawa dan harta benda. Umumnya jenis konflik yang paling banyak di desa adalah konflik antar warga, sehingga dampaknya terhadap stabilitas keamananumumdipedesaantidakbegitu terganggu.Secaraperwilayah,Daerahyang palingrawandanseringmengalamikonflik adalah Kab.Tapanuli Utara, Nias, Asahan, Medan, Langkat, Deliserdang. Bahkan di daerahinitidakjarangterjadikonflikantara masyarakatsipildenganaparatkeamanan. Dalam lima tahun terakhir ini, konflik yang relatif cukup mengganggu yang terjadi di Sumatera Utara adalah konflik yang berkaitan dengan : Pertama, Konflik Pertanahan. Terjadi saling klaim hak atas tanah antara pihak Perkebunan(PTPN)danswastayangtentu sajayangdidukungpemerintah(pusatdan daerah) dengan penduduk/rakyat setempat. Konflik terutama terjadi antara ke-

lompok masyarakat yang berbasis etnik Melayu mengatasnamakan hak ulayat,dengan pihak perkebunan negara dan swasta didukung aparat keamanan serta memobilisir karyawan menghadapi penduduk. Konflik ini telah memakan korban jiwa dan harta, dan telah menjadi PR Pemerintah Sumut. Ribuan hektar lahan perkebunan dewasa ini (Ex HGU, HGU, lahan swasta, Register 40) telah dipatok dan diklaim (reclaiming)sebagaimilikrakyatyangharus dikembalikan perusahaan perkebunan. Kedua. Konflik yang terjadi berkenaan dengan hubungan kerja antara pengusaha (perusahaan) dengan pekerja, terutama berkaitan dengan tuntutan kanaikan upah maupun hak-hak normatif lainnya. Konflik paling fenomenal telah terjadi pada tahun 1994dikotaMedan.Adasaatituburumelakukan aksi mogok secara besar-besaran danmelakukanaksipenyeranganterhadap kantor, pabrik, toko-toko maupun pimpinan perusahaan sehingga ada korban jiwa dan harta. Terlebih di masa reformasi, keberanian buruh menuntut pemenuhan hak hak mereka semakn bertambah, sehingga hampir sering terjadi demonstrasi buruh di Sumut. Persoalan perburuhan inimenjadiruwetsebabmasalahperburuhan ini inherent dengan konflik Pri-Non Pri. Ketiga, konflik terjadi sebagai akibat kegagalan kapitalis menjalankan industri yang berbasis pada komunitas yang ramah terhadap lingkungan, yaitu kegagalan beradaptasi dengan masyarakat lokal dimana perusahaan beroperasi. Misalnya konflik berkepanjangan masyarakat etnik Batak Toba dengan perusahaan PT Toba Pulp Lestari di sekitar Porsea. Keempat, Konflik yang lahir sebagai konsekuensi setelah diundangkannya UU Otonomi Daerah (UU No 32 dan 25 tahun 1999). Undang undang ini telah memberi kanal baru bagi penguatan dan ekspresi promordialisme daerah/etnik. Misalnya promosi menduduki jabatan jabatan PegawaiNegeriSipil,penerimaanCalonPegawai Negeri Sipil, maupun Kepala Daerah yang kental dengan kepentingan kepentingan primordialisme. Hallainjugatercermindalampemekaran wilayah pemerintah kab/kota. Pemekaraninidapatdikatakanmemangberbasis padasentimenprimordial,keinginanuntuk setara dengan kelompok etnik lain. Puncak tuntutan pemekaran ini menimbulkan konflik berdarah dan koban jiwa ketika Panita Pemekaran Protap melakukan aksi unjuk rasa diikuti kekerasan hingga meninggalnya Ketua DPRD Sumut Drs.H. Abd Azis Angkat. Dampak kasus ini tidak menyurutkan keinginan kelompok masyarakat untuk terus menuntut pemekaran. Tercatat pasca peristiwa Protap pihak

DPRD Provinsi Sumut telah merekomendasikan usul pemekaran Kabupaten Langkat, Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun dan pemekaran ProvinsiTapanuli, Provinsi Kepulauan Nias dan Provinsi Sumatera Tenggara. Wilayah kab/kota pra tahun 1998 berjumlah 17 Kabupaten Kota. Pasca 1998 berjumlah 25 Kabupaten Kota. Saat ini berjumlah 33 kab/kota. Usulan pemekaran yang sudah direkomendasi DPRD Provinsi ada 5 kab/kota. Pemekaran inidapatdikatakanmemangberbasispada sentimen primordial,keinginan setara dengan kelompok etnik lain. Apalagi nama kabupaten ada yang sama dan sebangun dengan nama etnik atau daerah kebudayaan. Kelima, konflik antar kelompok pemuda. Umumnya para pemuda yang bertikai berkelompok dalam suatu organisasi kepemudaaan (OKP) ataupun di organisir elit politik atau elit OKP tertentu. Kelompok pemuda ini adakalanya tampil sebagai satuan – satuan “kekerasan “ yang tidak independen merupakanclientdari sebuah patron sehingga tindakannya merupakan manifestasi dari kepentingan dan atau keinginan patron. Sepanjang kurun waktu delapan tahun di kota Medan saja konflik antarpemudatelahmemakankorbanjiwa danluka.Motifpertikaianberkaitandengan perebutan sumberdaya lahan perparkiran, jasa pengamanan kawasan dan pengutipan pajak liar (illegal tax). Kuatnya jaringan elitpemudainikebeberapaoknumaparat, cukup mempengaruhi sulitnya meredam konfliksecaraberkelanjutandimasadepan. Tetapi masalah konflik ini juga akibat jumlah pengangguran pada usia produktif pemuda, dan bersyukur konflik antar OKP dalam kurun waktu 4 tahun ini relatif menurun. Dari kelima konflik yang relatif cukup mengganggu di Sumut adalah konflik pertanahan. Faktor yang mempengaruhi konflik Faktor agama dan kepercayaan yang berbeda sering menjadi salah satu faktor yang menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Isu agama sangat sensitif, sangat mudah diembuskan pihak ketiga sehingga menimbulkan konflik. Persoalan antar warga yang saling berbeda agama dapat berkembang menjadi konflik massif apabilapersoalantersebutdibelokkanmenjadi masalah agama. Salahsatuunsurdariaspekkeagamaan ini yang sangat sering menimbulkan ketegangan adalah pembangunan rumah ibadah. Rumah ibadah untuk penganut Islam umumnya semua masjid dan langgar bisa menjadi tempat ibadah bagi umat Islam. SedangkandikalanganumatKristiani,disebabkan kurang berkembangnya gereja oikumene (inklusif). Gereja, terutama di kalanganProtestan,sejauhinilebihsebagai representasi gereja sukuisme dan sektarian (eksklusif). Hampir setiap kelompok etnik yang banyak anggota beragama Kristen mendirikangerejasendiri-sendiri.Misalnya GKPS oleh orang Simalungun, GBKP oleh

orang Karo, HKBP oleh orang BatakToba, dan seterusnya. Pembangunan ini tetap didasarkan pada proporsional. Faktorperbedaanetnikdanetnosentrisme. Sumut terdapat di dalamnya berbagai etnik dan agama. Selain orang Batak dan orangMelayusebagaisukuasli,adabanyak kelompok etnis lainnya yang hidup serta merupakan penduduk Sumut seperti orang Jawa, Padang, Aceh, China, India, Arab dan lainnya. Penduduk Sumut yang beretnis Jawa merupakan mayoritas dari jumlah penduduk dan memiliki jumlah terbesar sebesar 33,40 persen sedangkan etnis BatakToba/Tapanuli sebesar 25 persen dan etnis Melayu sebesar 5,86 persen. Hetrogenitas masyarakat Sumatera Utara dapat dilihat dari segi variasi etnis penduduknya. Konflik yang dipicu oleh perbedaan etnis juga bisa timbul terutama jika ada etnis yang dominan. Sentimen etnik yang paling umum dijumpai di Sumatera Utara dapat dilihat dari proporsi jabatan yang diduduki mayoritas satu atau dua etnik saja; padahal mayoritas penduduk bukan oleh etnis tertentu tersebut. Keadaan ini bisa menimbulkan kecemburuan sosial yang berbasis pada sentimen kesukubangsaan itu. Faktor Premanisme. Aksi-aksi premanisme yang kian meluas di masyarakat dapat suatu saat mendorong timbulnya bentrokanfisikdalamskalaluasdimasyarakat. Aksi premanisme ini bisa tampil dalam bentuk PS (Pemuda Setempat), cross-boys, sampai berbentuk organisasi resmi (OKP). Namun, saat ini konfilik antar OKP dan kegiatan premanisme sudah mulai menurun. Di balik fenomena premanisme sesungguhnyaadasetumpukgunungespermasalahan sosial yang berkaitan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya manusia. Epilog Setidaknya ada lima komponen strategis yang harus saling berelaborasi dan bersinergidalammewujudkanSumutyang maju, mandiri, sejahtera dalam bingkai keberagaman yang damai dan harmoni yaknipenguatanperan:ForumKerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kerukunan Lintas Adat (FORKALA), Forum Lintas Pemuda, Kompaknya Forum Komunikasi PimpinanDaerah(FKPD)danperanmedia massa turut mendukung pemberitaan yang sejuk. Sesungguhnya lima pesan strategis ini empat tahun lalu sudah dikumandangkan mantan Sekdaprovsu Muhyan Tambuse yang saat itu selaku Ketua Desk Pilgubsu melakukan sosialisasi ke kab/kota dan kolompok strategis untuk menjaga Sumut kondusif dan dinamis. Mungkin resep ini masihampuhdilakukansemuapemangku kepentingan karena . Semoga… Penulis adalah Mantan Kadis Kominfo Sumut, Staf BPP Provinsi Sumut.


A8

Kamis 19 Januari 2012

Buronan Poldasu Tuding Kasusnya Direkayasa JAKARTA (Waspada): Rudiyanto Pei alias Sin Hua yang mengaku dirinya buronan pihak berwajib di Medan, menyatakan dirinya tidak melakukan kejahatan sebagai dituduhkan, yakni melakukan pemalsuan BPKB dump truk. Rudiyanto (foto) bertemu Waspada di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Selatan kota Jakarta, Selasa (17/1). “Saya menjadi seorang buronan atas kejahatan yang tidak pernah saya lakukan atau dengan kata lain saya merupakan korban dari sebuah rekayasa dan kekuasaan,” kata Rudiyanto tegas menuding adanya pemerasan terhadap dirinya. Jadi Buronan Berawal dari kerjasama dengan Edi Kartono pengusaha galian C yang mengalami kesulitan modal, Edi Kartono meminta Rudiyanto untuk menanamkan modalnya demi kelangsungan usahanya dimana Rudiyanto bersedia menyuntikkan modal untuk kerjasama. Mendapat suntikan modal dari Rudiyanto, akhirnya Edi Kartono membeli sejumlah dump truk yang dipergunakan untuk kenderaan operasional pada proyek di sepanjang pantai Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Pada bulan April 2009, tanpa diketahui Rudiyanto, Edi Kartono melarikan diri dan melepas semua tanggungjawabnya dari kewajiban utang piutang mencapai Rp60 miliar. Merasa memiliki modal yang tidak dibayar Edi Kartono, selanjutnya Rudiyanto berinsiatif untuk melanjutkan usaha yang ditinggalkan Edi Kartono yang sampai saat ini tidak dike-

Nusantara 900 Ribu Balita Bergizi Buruk WASPADA

Waspada/Hasriwal AS

tahui pasti keberadaannya itu. Langkah awal yang dilakukan Rudiyanto menemui para peminjam modal yang memberikan kepada Edi Kartono untuk memberikan tambahan modal agar usaha tersebut dapat dikelola bersama-sama, tetapi para peminjam modal tersebut tidak bersedia memberikan modal sampai semua piutang yang ditinggalkan Edi Kartono dilunasi. Pada perjalanan usaha yang dilanjutkan Rudiyanto tidak membuahkan hasil yang diharapkan, sehingga Rudiyanto kesulitan untuk melanjutkan usaha yang ditinggal Edi Kartono. Sewaktu Rudiyanto melakukan analisa dan pendataan aset yang ditinggalkan Edi Kartono, menemukan fakta ada beberapa dokumen berupa foto copy kepemilikan kenderaan (BPKB) dump truk, namun BPKB aslinya tidak ditemukan. Karena tidak ada BPKB asli, Rudiyanto meminta salahsatu biro jasa pengurusan suratsurat kenderaan untuk mengajukan kepada pihak berwenang menerbitkan BPKB pengganti/ duplikat.

Setelah melalui proses yang dimulai dari pemasangan iklan di media massa akahirnya duplikat BPKB tersebut terbit secara sah dikeluarkan pihak kepolisian. Tetapi dari sekian duplikat dump truk, satu diantaranya yakni dump truk tahun pembuatan 1993 Nopol BK 9481 LK atasnama pemilik Parman dianggap tidak sah oleh Irwan. Inilah yang menjadi awal permasalahan sehingga menjadi kasus sampai Rudiyanto dijadikan tersangka oleh Polresta Medan bahkan kini dinyatakan sebagai buronan. Oleh seseorang bernama Irwan kemudian melaporkan Rudiyanto ke Polresta Medan pada 28 Oktober 2011 dengan No: LP/2754/ X/2011/Su/Resta Medan. Kemudian Rudiyanto disangkakan dengan pelanggaran Pasal 263 dan 266 KUHP. Dimana dump truk atas nama Parman tersebut telah dibeli Edi Kartono seharga Rp35 juta dengan bukti kwitansi pembelian dari Parman, tetapi oleh Parman pada pemeriksaan tidak mengakui hal tersebut pada penyidik, sedangkan Rudiyanto membuat duplikat dump truk itu tetap atasnama Parman. Persoalan inilah kemudian diakui Rudiyanto melebar sampai dia diminta untuk menyerahkan uang Rp3 milyar agar kasus tersebut dihentikan. Namun Rudiyanto yang merasa tidak bersalah dalam kasus ini tidak mau berdamai bahkan dia lebih memilih menjadi buronan. “Lebih baik saya menjadi buronan daripada saya mengakui kesalahan yang tidak pernah saya lakukan,” tegas Rudiyanto. (j02)

Dosen Minta Pemerintah Keluarkan Inpres Esemka JAKARTA (Waspada): Sejumlah dosen hukum dari berbagai universitas negeri dan swasta di Indonesia meminta kepada pemerintah untuk menggeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang mobil Esemka. “Perlu Inpres untuk dapat mengoptimalkan produksi dan penggunaan mobil Esemka oleh kalangan pemerintah maupun masyarakat. Selama ini ada Inpres tapi hanya untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif, “ kata Bayu Dwi Anggono dari UI, saat jumpa pers di kantor Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud, Selasa (17/1). Dikatakan Bayu, dukungan kepada mobil Esemka sangat diperlukan sebagai awal kebangkitan ekonomi nasional.

“Esmeka diperlukan adanya kepastian hukum yang jelas. Kalau tidak, bagimana nanti kalau ada investor asing untuk mengembangkan mobil Esemka,” jelas Lucky Raspati dari Universitas Andalas. Para mahasiswa optimis mobil Esemka akan mendapat perhatian asing, sebab kata para mahasiswa mobil buatan Esemka tersebut sejarahnya pihak dalam negeri tidak ada yang mendukung. Sehingga ketika awalnya, untuk mendapatkan suku cadang harus membeli di China. Para dosen yang juga mahasiswa doktoral yang melakukan kajian hukum bersama tentang mobil esemka adalah, M Idris F Sihite, Bayu Dwi Anggono, Lucy Raspati, M. Ilham Hermawan, M. Ruliyandi,

Pratiwi Puspita Andini dan Nani Mulyati optimis bakan lahir Inspres untuk mobil Esemka. “Kami optimis kalau Inpres untuk mobil Esemka akan lahir. Sebab, banyak mendukng adanya mobil Esemka,” kata M. Idris. Dalam kesempatan itu Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud Joko Sutrisno sangat terbantu dengan adanya mahasiswa doktoral yang mengawal Mobil Esemka dari segi hukumnya. “Saya sangat terbantu adanya para mahasiswa yang mau membantu mengawal mobil Esemka secara hukum,” katanya. Joko Sutrisno mengatakan sampai saat ini hanya uji emisi mobil Esemka yang belum tuntas. (dianw)

JAKARTA (Waspada): Meski pembangunan kesehatan di Indonesia diklaim meningkat, hingga saat ini masih ada anak di bawah lima tahun (Balita) dengan kondisi gizi buruk. Jumlahnya mencapai 900 ribu orang atau sekira 4 persen dari total 23 juta Balita di Indonesia. Balita-balita tersebut tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Selain masih banyak yang mengalami gizi buruk, Balita Indonesia juga banyak yang

pendek. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan menyatakan, jumlah Balita pendek di Indonesia saat ini mencapai 35,6 persen. Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih saat membuka seminar nasional pangan dan gizi 2012 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (18/1) mengakui, persoalan asupan gizi menjadi tantangan berat pelayanan kesehatan di Indonesia. Karena itu penanganannya menjadi perhatian utama, salah satunya dengan masuknya

Ari Sigit Tak Tahu Ada Penggelapan Rp2,5 M JAKARTA (Waspada): Cucu mendiang mantan Presiden Soeharto, Ari Sigit tidak tahu menahu penggelapan uang Rp2,5 miliar yang dituduhkan pada dirinya. Kasus ini dilaporkan dua pemimpin perusahaan PT Krakatau Wajatama yang berlokasi di Cilegon dan anak perusahaan PT Krakatau Steel, Sutrisno dan Mariati. Menuru Ari Sigit, segala tanggungjawabdalamkerjasamayang dilakukan perusahaannya PT Dinamika Daya Andalan ada di tangan direktur utama. “Saya sendiri tidak tahu, karena operasional semua oleh direktur utama. Dirutnya itu Seonarno,” kata Ari Sigit menjawab pertanyaan wartawan ketika tiba di Mapolda Metro Jaya guna memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan, Selasa (17/1).

Dikatakan Ari Sigit yang mangkir pada pemanggilan pertama, dia diperiksa selaku komisaris perusahaannya. “Dalam pemeriksaan ini saya selaku komisaris dan sebagai saksi,” kata Ari Sigit. Cucu tertua mantan Presiden Soeharto yang berkuasa 32 tahun itu dituding pelapor terlibat kasus penipuan dan penggelapan dengan total kerugian Rp2,5 miliar. Kasus penipuan tersebut dilaporkan pada 27 Oktober 2011, dimana Ari Sigit sebagai komisaris PT Dinamika Daya Andalan (Dinamika) ditunjuk sebagai pelaksana proyek pengurukan tanah di Cilegon oleh PT Krakatau Wajatama yang mengeluarkan uang Rp2,5 miliar, tertera sebagai salah satu terlapor dari pelapor Sutrisno dan Mariati. (j02)

Indonesia dalam program scaling-up nutrition movement yang diadakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). PBB dalam hal ini menyerukan agar pendekatan perbaikan gizi di setiap negara harus mengedepankan kerjasama lintas sektoral, baik pemerintahan maupun non pemerintahan. ”Tantangan ke depan adalah meningkatkan intensitas keterlibatan masing-masing sektor, termasuk untuk melakukan perbaikan gizi sesuai tugas

pokok dan fungsinya,” kata Endang Rahayu Sedyaningsih, usai membuka Seminar Nasional Pangan dan Gizi di Balai Kartini, Rabu (18/1). Dikatakan menkes, status gizi buruk dan Balita pendek sangat erat dengan kondisi ekonomi keluarga. Ibu hamil dengan kondisi ekonomi miskin, sulit mendapatkan asupan gizi yang baik. Akhirnya, bayi yang dilahirkan beratnya rendah atau bahkan mengalami kelainan fisik. Pada keluarga kaya ada 26,9 persen anak Balita

pendek. Sedangkan dari keluarga miskin jumlahnya mencapai 47 persen. “Karena itu, nanti akan ada program intervensi 1.000 hari pertama kehidupan, yakni selama janin dalam kandungan sampai berusia 2 tahun. Program itu di antaranya pemberian supelemen vitamin bagi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif, pemberian makanan pendamping ASI serta pencatatan status gizi dan kesehatan balita di Posyandu,” tandas Endang. (dianw)

119 Juta Orang Tak Punya Akses Air Bersih JAKARTA (Waspada): Manajemen pengelolaan air yang kurang baik ditengarai sebagai penyebab kelangkaan air bersih di Indonesia. Berbagai masalah yang ada di hulu, tengah dan hilir belum ditangani secara maksimal. Akibatnya, 119 juta rakyat Indonesia belum mendapatkan akses terhadap air bersih. Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Indroyono Soesilo mengatakan, kurangnya akses air bersih sangat berpengaruh pada derajat kesehatan masyarakat. Selain mandi, mencuci dan sanitasi, air bersih yang layak minum sangat diperlukan bagi kesehatan tubuh. “Itu makanya penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk sama-sama mengelola air dengan baik. Ketahui apa saja masalah di hulu, tengah dan hilir, sehingga persoalan air ini tidak berlarut-larut,” kata Indroyono dalam sambutannya

pada acara penganugerahan lomba penulisan dan foto jurnalistik tentang air yang diadakan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, bekerjasama dengan Danone Aqua, di Auditorium LKBN Antara, Rabu (18/1). Menurut Indroyono, persoalan di hulu dapat dilakukan dengan menggalakkan program reboisasi dan kebijakan yang tegas terkait pengelolaan hutan. Sementara di kawasan tengah yang rata-rata didominasi sektor pertanian, harus diarahkan pada penggunaan pupuk alam yang ramah lingkungan. Sedangkan di hulu, berada di tangan masyarakat. Kebiasaan membuang sampah di sungai, harus dihentikan sekarang juga. “Saat ini hampir seluruh sungai di Pulau Jawa, Sumatera bahkan Sulawesi sungainya tercemar limbah rumah tangga sampai limbah pabrik. Perlu dicari solusinya,”imbuh

Indroyono. Persoalan terkait air bersih ini tidak hanya di Indonesia. Lembaga Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada 1,5 miliar penduduk dunia kekurangan air bersih. Selain itu, hampir 2,4 juta penduduk dunia hidup dalam sanitasi yang buruk. Kondisi tersebut dapat terus berlanjut menjadi sebuah kriris air bersih pada 2025, di mana 40 persen bagian bumi mengalami kekeringan absolut. Pimpinan Danone Aqua, Parmaningsih mengatakan, pihaknya merasa terpanggil untuk turut serta mengatasi persoalan air di Indonesia. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), pihaknya senantiasa mengedukasi masyarakat untuk sama-sama menjaga kelestarian air. Salah satunya adalah dengan mengadakan lomba penulisan jurnalistik tentang air bersih. (dianw)

Seharusnya Marzuki Alie Mengetahui Plafon Proyek Di DPR JAKARTA (Waspada): Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) Muhammad Arwani Thomafi menegaskan, seharusnya Ketua BURT yang juga menjabat Ketua DPR Marzuki Alie seharusnya mengetahui plafon berbagai proyek yang ada di DPR. Arwani Thomafi menjelaskan mekanisme penganggaran proyek di DPR. Menurutnya, soal penganggaran, termasuk pembagian tugasnya, sudah tercantum jelas di Tata Tertib DPR. Tahap pertama, terang Arwani, adalah pengajuan anggaran tahunan oleh masing-masing alat kelengkapan dewan seperti komisi dan badan-badan. Tahap kedua adalah pembahasan usulan anggaran itu di BURT. BURT, kata dia, berwenang memutuskan apakah anggaran itu disetujui atau tidak. Bila disetujui, maka masuk ke tahap ketiga, yaitu pemba-

hasan anggaran di Badan Anggaran (Banggar) DPR. “Semua bermuara ke Banggar,” kata Arwani. “Jadi BURT menerima usulan dari alat kelengkapan dewan, lalu pembahasan dilanjutkan ke Banggar, dan ketok palu di rapat paripurna DPR,” jelas Sekretaris FPPP DPR RI ini kepada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (17/1). SementaraWakil Ketua DPR RI Pramono Anung menolak usulan untuk menonaktifkan Sekjen DPR Nining Indra Saleh. Sebab yang bertanggungjawab atas proyek DPR adalah BURT. “Sebetulnya usulan di kesekjenan itu yang bertanggung jawab BURT. Kebijaksanaan penganggaran itu BURT. Sekjen itu operasional. Yang pasti kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung, semua proyek DPR yang sensitif harus mendapat persetujuan pimpinan DPR,” tandas Pramono Anung. Menurut Pramono, perlu

ada perbaikan dalam proyekproyek di DPR yang sensitif seperti proyek kalender dan pengharum ruangan DPR yang bernilai miliaran rupiah. Pimpinan DPR juga harus mendapat laporan menyeluruh atas proyek tersebut. Karena itu, pihaknya akan memanggil Sekjen DPR agar pimpinan DPR harus mendapatkan laporan menyeluruh tentang proyek-proyek yang sensitif tersebut. Sementara Anggota BURT dari Fraksi Partai Demokrat (FPD) Heryanto mengakui ketidaktahuan Ketua DPR yang juga Ketua BURT Marzuki Alie mengenai pembangunan renovasi ruang banggar adalah kesalahan Sekjen DPR Nining Indra Saleh. Menurutnya, Nining seharusnya memberitahukan kepada Marzuki dan para pimpinan fraksi mengenai apapun yang berkaitan dengan pembangunan di lingkungan DPR yang

menjadi tanggungjawab BURT. Pimpinan fraksi menurutnya juga harus menanyakan hal ini kepada kader-kader mereka yang duduk di banggar ataupun BURT. “Ini kan masalahnya baik Marzuki maupun fraksi-fraksi tidak diberitahu. Kalau dikatakan siapa yang bertanggungjawab, maka kita semua anggota DPR yang bertanggungjawab, karena semua diputuskan di paripurna. Tapi kan harus diteliti juga kenapa kita harus bertanggungjawab, kalau kesalahan yang membuat orang lain yang tidak memberitahukan hal ini,” jelasnya. Sedangkan Kepala Biro Pemeliharaan, Pembangunan dan Instalasi Setjen DPR Soemirat menyatakan, spesifikasi renovasi ruang rapat Banggar diusulakan oleh pimpinan Banggar, bukan inisiatif Setjen DPR. Setjen DPR, lanjutnya, hanya membahas perencanaan proyek bersama Badan Urusan

Rumah Tangga (BURT) sesuai usulan pimpinan Banggar. “Jadi ketika dipresentasikan, dipilih salah satu spesifikasi peralatan dan perlengkapan ruangan,” paparnya. Dia menuturkan, pada awalnya konsultan proyek menawarkan sejumlah spesifikasi peralatan dan perlengkapan ruangan. Tahap selanjutnya pimpinan Banggar DPR yang memilih spesifikasi hingga nilai renovasi mencapai Rp20 miliar. Namun, Ketua Banggar Melchias Markus Mekeng membantah jika pihaknya yang mengusulkan spesifikasi ruang rapat Banggar. Pasalnya, Banggar tidak mempunyai hak untuk menunjuk kontraktor atau konsultan. Politikus dari Fraksi Partai Golkar ini menegaskan, penunjukkan kontraktor dan konsultan merupakan tugas Sekjen DPR setelah mendapatkan persetujuan dari Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR. (aya)

Penyelesaian Masalah Tanah Di Sumut Harus Fokus

Waspada/Ist

KA Kesbangpolinmas Sumut Drs Bukit Tambunan MAP (berdiri) menjelaskan keberadaan tiga forum yang dimiliki Pemprovsu pada peresmian kantor sekretariatan FPK Sumut, Rabu (18/1).

Tiga Lembaga Forum Sumut Dikenal Di Level Nasional MEDAN (Waspada): Kepala Badan Kesbanglinmas Provsu Drs Bukit Tambunan, MAP mengungkapkan saat ini tiga lembaga forum resmi yang dimiliki Pemprovsu sudah dikenal di level nasional termasuk FPK (Forum Pembauran Kebangsaan). “Ketiga forum tersebut adalah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK),” kata Bukit Tambunan ketika meresmikan Kantor Sekretariatan FKP Sumut di Jalan Darussalam Gang Turi Medan, Rabu (18/1). Bukit Tambunan yang juga Sekretaris Dewan Pembina FKP Sumut, mengatakan ketiga forum yang ada tersebut harus kompak dan bersinergi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) sehingga kondusivitas Sumut semakin terjaga dan terjamin. “Ketiga forum ini harus bergandeng tangan agar berhasil menjalankan tugas sehingga penyelenggaraan pemerintah bisa berjalan baik dan tenang,” tegas Bukit Tambunan. Diakuinya, FPK Sumut sangat strategis dalam memban-

tu pemerintah, apalagi di dalam kepengurusan FPK Sumut merupakan tokoh - tokoh masyarakat lintas budaya, etnis dan suku yang ada di Sumut. Sebab itu, Bukit merasa bangga dan berharap FPK Sumut bisa memainkan perannya dalam me-ciptakan pembauran kebang-saan. Bahkan, Bukit meminta FPK Sumut bisa melibatkan diri dengan berbagai dinas terkait lainnya seperti dinas pendidikan, dan pariwisata agar pembauran kebangsaan semakin terwujud di Sumut serta mempercepat Tupoksi dari dinas terkait tersebut. Ketua FPK Sumut Drs H Bahari Damani, Ak mengatakan pembentukan FPK Sumut berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 34 tahun 2006 tentang pedoman penyelenggaraan pembauran di daerah. Dari Permendagri tersebut Gubsu mengeluarkan peraturan Nomor 47 tahun 2011 tentang penyelenggaraan forum pembauran kebangsaan di provinsi/kabupaten/kota/kecamatan dan desa/kelurahan. Dijelaskannya, tugas pokok FPK Sumut adalah menjaring aspirasi masyarakat di bidang

pembauran kebangsaan, menyelenggarakanforumdialogdengan pimpinan ormas bidang pembauran kebang-saan, pemuka adat, suku dan masyarakat. Selain itu, menggali dan melestarikan budaya dan kearifan lokal, menyelenggarakan sosialisasi kebijakan yang berkaitan dengan pembauran serta merumuskan rekomendasi kepada gubernur sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembauran kebangsaan. Sekjen FPK Sumut Dr H Arifinsyah, MA menambahkan hingga saat ini telah terbentuk FPK daerah Pematangsiantar dan FPK Labuhan Batu Induk. Kemudian akan disusul FPK Labusel, Sibolga. Langkat dan Batubara. Dia juga mengatakan usai dilantik 30 September 2011 FPK Sumut 2011 - 2016, pihaknya telah menyelenggarakan berbagai kegiatan yakni rapat kerja, sosialisasi Permendagri dan terakhir seminar dan sosisalisasi FPK Sumut 28 Desember 2011 di Garuda Plaza. Turut memberikan sambutan Ketua FKDM Sumut Drs H Abdul Rahim Harahap, dan Sekjen FKUB Sumut JA Ferdinandus. (m26)

MEDAN (Waspada): Anggota DPD RI utusan Sumatera Utara DR. H. Rahmat Shah menegaskan sudah saatnya kita untuk fokus dan benar-benar serius dalam menyelesaikan permasalahan pertanahan di Sumatera Utara. Dibutuhkan konsentrasi ekstra serta transparansi dan kepedulian yang sungguhsungguh dari semua intansi terkait dalam upaya penyelesaian konflik ini hingga tuntas segera. Jangan ada sikap pilih kasih dalam melayani kebutuhan masyarakat dalam urusan pertanahan mereka dan jangan ada lagi pengingkaran janji dan komitmen serta pembohongan publik. Untuk itu DPD RI siap menjadi pihak terdepan dalam upaya solusi permasalahan yang ada, terlebih, DPD RI telah membentuk Pansus untuk permasalahan agraria dan sumber daya alam di Indonesia. Pernyataan Rahmat di atas, disampaikan pada momen diskusi yang dilakukan pada acara Rapat Koordinasi Mengenai Masalah Pertanahan yang diselenggarakan di Aula Kamtibmas Mapoldasu di Medan, Senin (16/1) yang dihadiri Gubernur Sumatera Utara dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, anggota DPR RI dan beberapa bupati dan walikota serta perwakilan masyarakat. Menurut Rahmat, diantara pengingkaran janji yang pernah dilakukan BPN adalah yang mereka lakukan pada tahun lalu. Ini terjadi pada saat adanya kunjungan lapangan delegasi DPD RI sebanyak 11 orang ke Sumatera Utara yang dipimpin DR. H. Rahmat Shah. Delegasi DPD RI selanjutnya mengadakan pertemuan dengan seluruh jajaran BPN se-Sumut di kantor BPN Sumut. Dalam pertemuan tersebut, BPN berjanji untuk segera menyelesaikan hingga tuntas konflik tanah di Sumut dalam waktu tertentu, termasuk berjanji menyelesaikan mapping/

pemetaan areal eks HGU PTPN II. Namun kenyataannya, dari dua peta yang dijanjikan, satu lagi belum direalisasikan. “Itu hanya salah satu bentuk pelanggaran komitmen yang ada di dalam pengelolaan kasus pertanahan di Sumut, belum lagi pelanggaran lain yang bahkan dilakukan oleh pejabat setingkat menteri negara,” ujar Rahmat. Rahmat yang hadir dalam kapasitas sebagai anggota Komite I DPD RI, komite yang bertugas menjadi solusi bagi masalah pertanahan, mengapresiasi pertemuan dan rapat koordinasi yang digagas bersama Kapoldasu tersebut. Rahmat berharap pertemuan Rapat Koordinasi seperti ini dapat memperjelas permasalahan, memberikan gambaran konkrit serta fokus pada upaya penyesuaian dan kenyataan di lapangan. Secara bertahap, permasalahan pertanahan di Sumatera Utara dapat diselesaikan dengan tuntas dan menyeluruh. Untuk tahapan pertama, Rahmat meminta agar seluruh kasus dan konflik pertanahan yang telah mendapat kepastian hukum yang tetap dan inkrah agar segera diselesaikan proses serah terima dan penerbitan sertifikat maupun aktenya. Rahmat bahkan mengingatkan bahwa pada saat Surat Keputusan mengenai lahan yang dikeluarkan dari perpanjangan HGU PTPN II seluas 5.873,06 Ha, tentunya, luasan lahan yang telah ditentukan tersebut merupakan ukuran yang jelas dan telah dimapping letak lokasinya karena didasarkan kepada data dan ukuran yang pasti. Angka tersebut bukan berasal dari angka yang direkareka ataupun fiktif. Karenanya, menjadi sebuah pertanyaan bagi publik, mengapa permasalahan letak dan ukuran saja tidak pernah tuntas hingga memakan waktu 10 tahun. Dalam kesempatan tersebut, Rahmat yang merupakan anggota Komite I DPD RI meng-

Waspada/Ist

ANGGOTA DPD DR. Rahmat Shah saat menyampaikan paparan pada Rapat Koordinasi Mengenai Masalah Pertanahan yang diselenggarakan di Aula Kamtibmas Mapoldasu di Medan, Senin (16/1). ingatkan kembali perjuangan permasalahan tanah di Sumut telah dibawa ke tingkat nasional. Rahmat menyampaikan bahwa para kepala daerah yang diantaranya adalah bupati Langkat, wali kota Binjai, bupati Deliserdang dan bupati Serdang Bedagaidan perwakilan Formas (Forum Masyarakat Sari Rejo) serta berbagai pihak lainnya, berjuang hingga ke Senayan Jakarta dan dengan difasilitasi Komite I DPD RI. Mereka dipertemukan dengan Meneg BUMN, perwakilan Menteri Keuangan, perwakilan Kasau dan perwakilan BPN Pusat dalam pembahasan mengenai pelepasan tanah eks HGU PTPN II yang akan dipergunakan untuk kepentingan dan fasilitas umum serta membahas permasalahan sengketa pertanahan di kelurahan Sari Rejo, Medan, dimana ditandatangani kesepakatan instansi terkait untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dalam waktu dua bulan, namun hingga kini tidak juga tuntas. Masih dalam kesempatan yang sama, Rahmat menyesalkan rendahnya komitmen kebersamaan sesama pengelola

negara di dalam proses pembangunan. Rahmat mencontohkan kasus rencana pembangunan madrasah bertaraf internasional di Kab. Serdang Bedagai. Awalnya segala proses ke arah pembangunan tersebut tidak bermasalah terutama dalam hal lokasi karena tidak termasuk ke dalam areal lokasi yang diperpanjang HGU-nya. Belakangan ketika dana bantuan presiden sebesar Rp50 miliar yang diserahkan langsung dalam acara Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2009 di Bandung. Namun saat hendak direalisasikan pembangunannya, ternyata tidak dapat dilanjutkan karena adanya pernyataan BPN bahwa areal rencana lokasi madrasah masih termasuk ke dalam lokasi HGU PTPN. Hal ini menurut Rahmat menunjukkan bahwa untuk kepentingan atas nama negara melalui Kementerian BUMN dan Kementerian Agama saja, BPN tidak kooperatif. Rahmat juga mencontohkan adanya sekelompok warga yang dipimpin seorang pendeta yang datang kepadanya dan mengadukan nasib penggusuran tanah

mereka yang berstatus hak milik dan belum pernah bersengketa dan belum dibatalkan oleh BPN di kota Medan. Tanah tersebut dieksekusi oleh Pengadilan Negeri sedang mereka tidak tersangkut dalam perkara tersebut. Kenyataannya, di atas tanah tersebut berdiri sebuah sekolah yang dibantu sebesar Rp6 miliar oleh negara Korea. Hal ini sangat memperihatinkan, karena, saat dunia pendidikan kita masih dibantu negara luar pun, kita masih mempersulitnya dan bahkan ingin menghancurkannya. Karenanya, Rahmat menegaskan bahwa kini saatnya semua komponen daerah untuk fokus dan sungguh-sungguh menuntaskan permasalahan sengketa maupun konflik pertanahan yang ada di Sumatera Utara dengan niat yang tulus yang bukan didasarkan kepada kepentingan politik ataupun pencitraan untuk tujuan-tujuan tertentu. Kerja ini harus dilakukan secara komprehensif dan melibatkan segenap komponen masyarakat yang kompeten dan berwenang langsung agar hasilnya baik. (m22)


Luar Negeri

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

A9

Suu Kyi Daftarkan Diri Dalam Pemilihan Sela Myanmar YANGON, Myanmar (Anta-ra/AFP): Pemimpin oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi Rabu (18/1) mendaftar untuk mencalonkan diri dalam pemilihan sela guna memperebutkan kursi parlemen pada 1 April, dalam tanda terbaru perubahan di negara yang didominasi militer itu. PemenangHadiahNobelPerdamaian tersebut, yang dibebaskandaritahananrumahpadaakhir tahun2010,menyerahkanformulir pendaftarankekomisipemiluuntuk mewakilikonsti-tuensididekatkota utamaYangon, menurut juru foto AFP. Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), yang berumur 66tahun,telahmendapatpersetujuanuntukkembalikearenapolitik

resmi,menghadapilatarbelakang tunas reformasi di bawah pemerintah negara nominal sipil. NLD dicopot dari status hukunya sebagai partai politik pada tahun2010,setelahSuuKyimemilih untuk memboikot pemilihan umum nasional, yang kontroversial dan diadakan pada November tahun itu, dan mengatakan aturanitutidakadil. Pemungutan

suara 2010, saat sekutu militer mengklaim suatu kemenangan yang luar biasa, itu dirusak oleh keluhan-keluhankecurangandan dikritik oleh negara-negara Barat yang memberlakukan sanksisanksi kepada rezim. Seperempat kursi parlemen diambil oleh perwira-perwira militer yang tidak memilih, sedangkan para pejabat sementara Uni Solidaritas dan Pembangunan Partai (USDP), yang dikemas de-

ngan mantan orang militer, mengendalikansekitar 80 persen dari sisanya. Suu Kyi dibebaskan beberapa hari setelah pemilu 2010, sesudah menghabiskan selama dua dekade terakhir dalam tahanan. Sejak berkuasa Maret, pemerintah yang didukung militer baru didominasi oleh mantan jenderal telahmembuatserangkaianlangkah reformis jelas sebagai upaya untuk menjangkau lawan politik

dan Barat. Initermasukpembebasanratusan tahanan politik, mengadakan dialog dengan oposisi, menangguhkanpembangunanbendungan mega-populerdanmengejarkesepakatan damai dengan pemberontak bersenjata etnis minoritas. NLD memenangkan pemilu pada tahun 1990 dengan kemenangan besar, sementara Suu Kyi tetap dalam tahanan rumah, namun para jenderal yang berkuasa

Seputar ASEAN

tidak pernah mengizinkan partai pemenang itu untuk mengambil alih kekuasaan. Sebanyak 48 kursi diperebutkan dalam pemilihan April - tidak cukup untuk mengancam mayoritas yang dikuasai oleh partai yang berkuasa. Pemilu itu untuk mengisitempatyangditinggalkan oleh mereka yang terpilih dalam pemilu 2010, yang kemudian menjadi menteri dan wakil menteri dalam pemerintahan.

Penguasa Militer Mesir Ingatkan Adanya ‘Ancaman Bahaya’ KAIRO, Mesir (AP): Mesir menghadapi ‘berbagai ancaman bahaya tak terduga’ namun militernya akan melindungi negara, kata penguasa militer Laksamana Hussein Tantawi dalam berbagai pernyataan yang disiarkan Rabu (18/1) yang tampaknya ditujukan pada pengumpulan opini publik terhadap satu gelombang protes yang direncanakan minggu depan. KomentarTantawi itu juga tampaknya menjadi satu peringatan terselubung bagi para aktivis yang berada di belakang pergolakan 25 Januari sampai 11 Februari tahun lalu yang telah menggulingkan presiden Hosni Mubarak. Para aktivis sekarang menyerukan militer agar segera mengundurkan diri dan menuduh para jenderal yang berkuasa — yang memperlambat pengalihan kekuasaan kepada pemerintah sipil— telah menewaskan sekurang-kurangnya 80 pemrotes sejak Oktober, menyiksa para tahanan dan mengajukan sekurang-kurangnya 12.000 warga sipil ke depan pengadilan militer. Paraaktivisberencanauntukmengadakansatugelombangprotes untuk menandai ulangtahun pertama dimulainya pergolakan yang menggulingkan Mubarak itu. Media pemerintah telah meres-ponnya dengansatukampanyemediayangmemperingatkantentangadanya satukomplotanuntukmerusakstabilitasnegaradiulangtahuntersebut. “Mesir menghadapi bahaya besar yang belum terlihat sebelumnya,” kataTantawi. Dia menyerukan warga Mesir agar menggagalkan ‘berbagai konspirasi’ terhadap Mesir, katanya: :AB menjadi tulang punggungyangakanmelindungiMesir.Komplotanituditujukanpada sasaranyangmenjaditulangpunggungitu.Kamitidakakanmembiarkan ituterjadidanakanmelakukanperlindungandengansempurnauntuk menyerahkan negara kepada satu pemerintahan sipil pilihan rakyat.” Para aktvis menyatakan Tantawi dan para jenderal lainnya yang duduk-duduk di DewanTertinggi AB merupakan perpanjangan tangan rezim Mubarak yang berkuasa selama 29 tahun. (m10)

AS Surati Iran Untuk Cegah Penutupan Selat Hormuz WASHINGTON (Waspada): Amerika Serikat berupaya menggunakan banyak cara untuk merespons ancaman Iran yang ingin menutup Selat Hormuz. AS bahkan mengirim surat kepada Iran. Selat Hormuz dianggap penting karena digunakan sebagai jalur distribusi minyak dunia. Sekitar seperlima distribusi minyak dunia, harus transit terlebih dulu melalui selat itu. Seperti dilansir CNN, Rabu (18/1), AS pun mengirim pesan kepada Pemerintah Iran, yang diberikan oleh Dutabesar AS untuk Perserikatan BangsaBangsa (PBB) kepada perwakilan tetap Iran di PBB Dutabesar Mohammad Khazayee. Surat ini pun dibenarkan oleh pejabat AS, namun pihaknya enggan untuk memberikan detil lengkap isi surat itu. Jurubicara Kementerian Luar Negera Iran Ramin Mehman-Parast mengatakan pihak akan mempelajari surat itu. Iran pun akan merespons surat tersebut bila memang dianggap diperlukan. Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Leon Panetta secara publik memperingatkan Iran akan memberikan respons bila Iran benarbenarmenutupSelatHormuz.PeringatanPanettaitudisampaikannya pada Kamis 12 Januari lalu, di saat masalah ini memanas. Surat AS ini dikirim ketika ketegangan di kawasan Teluk Persia makin menjadi. Jumat lalu, Angkatan Laut AS merilis video dari dua insiden pada 6 Januari lalu, saat kapal perang Iran hampir bertemu dengan kapal perang AS.

47 Tewas Dalam Rangkaian Kekerasan Di Sudan Selatan JUBA, Sudan Selatan (AP): Para anggota salah satu suku Sudan Selatan yang sebelumnya menjadi sasaran pembantaian massal, telah membunuh 47 orang dalam serangan pembalasan lainnya, sehingga makin meningkatkan konflik suku di negara baru di dunia itu, demikian menurut seorang pejabat. Para anggota komunitas Murle menyerang satu komunitas lainnya dari Duk Padiet di negara bagian Jonglei Senin malam, kataPhilipThonLeekDeng,seoranganggotaparlemenyangberbicara Selasa (17/1) dari Juba, ibukota Sudan Selatan. Sebagian penduduk Duk Padiet — yang berasal dari suku Lou Nuer — melakukan perlawanan balik, yang menewaskan sejumlah penyerang, ‘namun mayoritas dari 47 korban tewas adalah anakanak belia yang tidak sempat melarikan diri, pria dan wanita tua, para penyandang cacad,” kata Deng, yang berasal dari suku Lou Nuer. Belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai jumlah korban. Dalam satu pernyataan, jurubicara Dewan Keamanan Nasional AS TommyVietor mengakui terjadi peningkatan kekerasan dalam beberapamingguterakhirdanmendesaksemuapihakagarmenahan diri dan tidak melanjutkan serangan. “Kami menyambut baik usaha pemerintah Sudan Selatan untuk melakukan penyelidikan terhadap serangan-serangan tersebut dan pengiriman militer dan polisi tambahan ke kawasan bergolak dan kami mendukung usaha PBB dan organisasi non-pemerintah untuk memberikanbantuankemanusiaanyangamatdibutuhkanolehorangorang yang menghindari peperangan itu,” kata pernyataan itu. Serangan Senin itu merupakan rangkaian terakhir serbuan yang dilakukan suku Murle terhadap tetangganya komunitas Lou Nuer di Jonglei. Serangan serupa telah terjadi pekan lalu di kawasan Uror dan Akobo. Dengan serangan-serangan di Duk County, jumlah korban tewas dari serangan balas dendam yang dimulai 8 Januari itu lebih dari 120 orang.(m10)

Gedung Putih Ditutup Setelah Dilempari Bom Asap WASHINGTON, AS (Antara/Reuters): Gedung Putih ditutup saat pihak berwenang menyelidiki apa yang tampaknya sebagai bom asap yang dilempar melewati pagar kompleks Gedung Putih, kata jurubicara Dinas Rahasia. Benda tersebut dilempar melewati pagar ke satu tempat ketika sebanyak 1.000 sampai 1.500 pemrotes Occupy DC berdemonstrasi di luar Gedung Putih, kata jurubicara Dinas Rahasia George Ogilvie. Dia mengatakan pihak berwenang akan melakukan ‘tindakan yang tepat untuk menjernihkannya,’ demikian . Dia juga mengatakan mayoritas pemrotes telah meninggalkan daerah itu dan tak ada penangkapan. Presiden Barack Obama dan istrinya, Michelle, telah pergi makan malam dan tak berada di Gedung Putih Selasa (17/ 1), saat benda tersebut dilemparkan melewati pagar tapi kembali saat penyelidikan sedang dilakukan. Anggota pers Gedung Putih dilarang meninggalkan lokasi.

AS Waspadai China, Dorong Persaingan Senjata Di Asteng MANILA, Filipina (Waspada): Senator Amerika Serikat (AS) John McCain yang didampingi oleh rekan-rekannya mengadakan lawatan ke Filipina dan mendiskusikan masalah Laut China Selatan. McCain pun menegaskan, AS akan tetap bekerja sama dalam bidang militer dengan Filipina. McCain mengatakan, AS akan selalu bekerja sama dengan AseanuntukmenciptakankebebasanberlayardiLautChinaSelatan. Oleh karena itulah, penting bagi AS dan Filipina untuk terus bekerja sama. Menurut salah seorang rekan McCain, Joseph Lieberman, Laut China Selatan adalah rute perdagangan Asia, oleh karena itulah wilayah tersebut harus diamankan. “Kami tidak bisa membiarkan satu negara seperti China melakukan pengendalian yang melampaui batas terhadap perairan itu,” ujar Lieberman, seperti dikutip Arutz Sheva, Rabu (18/1). “Seseorang bahkan mengatakan, salah satu cara untuk menciptakanperdamaianadalahbersiapuntukberperang.Halituberarti, kita harus tetap kuat dalam menghadapi ancaman,” tambahnya. AS tidak akan memperbaharui basis militernya yang ada di Filipina, karena basis militer itu sudah ditutup pada awal 1990. AS berharap adanya kerja sama militer dengan Filipina dalam hal latihan militer dan juga penjualan kapal-kapal perang AS ke Filipina. “Kami tidak ingin klaim Laut China Selatan berakhir dengan intimidasi atau peperangan. Kami hanya ingin memastikan kemampuan kami untuk membantu penyelesaian sengketa ini lewat dialog multilateral dan hukum internasional,” imbuhnya. China dan Filipina merupakan dua negara yang selalu aktif berseteru dalam sengketa Laut China Selatan. (ok)

Tim Pencarian Tunda Operasi Di Kapal Costa Concordia

The Associated Press

IKON demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi (kiri) menandatangani beberapa dokumen ketika dia mengajukan pencalonannya

dan sejumlah kandidat lain dari partainya, Liga Nasional untuk Demokrasi yang akan ikut dalam pemilihan umum sela parlemen di kantor Komisi Pemilihan Distrik Yangon di Yangon, Myanmar, Rabu (18/1). Suu Kyi mendaftarkan diri untuk ikut dalam pemilihan sela itu untuk memperebutkan kursi dari daerah Kawhmu, satu distrik kumuh di selatan Yangon.

Turki Kutuk Capres AS Karena Tuduh Diperintah Teroris Muslim WASHINGTON, AS (Antara/ Reuters): Turki mengutuk komentar calon presiden AS dari partai Republik Rick Perry sebagai tak mendasar dan tidak benar bahwa negara itu diperintah oleh ‘teroris Muslim’ dan mempertanyakan apakah negara itu mesti tetap berada di dalam NATO. Perry, Gubernur Texas, juga mengatakan selama debat di partai Republik di South Carolina Senin bahwa Amerika Serikat mesti menghapuskan semua bantuannyakepadasekutulamanya. “Tentu saja, ketika anda menghadapi negara yang diperintah oleh apa yang dianggap banyak orang sebagai ‘teroris Muslim’,ketikaandamulaimelihat jenis kegiatan yang bertentangan terhadap warganya sendiri, lalu ya —bukan hanya apakah sudah

tiba waktunya bagi kami untuk mengadakanpercakapanmengenai apakah atau tidak mereka berada di NATO. Tapi sudah tiba waktunya bagi Amerika Serikat, ketika kami melihat bantuan luar negeri mereka, untuk membuatnya jadi nol,” kata Perry di dalam debat tersebut. Pelaksana kampanye Perry, Selasa (17/1), mengatakan calon tersebut menanggapi pertanyaan Fox News mengenai masalah seperti kerusuhan terhadap perempuan sipil. Seorang jurubicara mengatakan ada keperluan untuk ‘mengirim pesan’ kepada pemerintah PM Recep Tayyip Erdogan. Ketika Selasa ditanya apakah dia salah berbicara selama debat itu, Perry mengatakan kepada CNN bahwa dia tak menghadapi masalah dengan apa yang dikata-

kannyaSeninmalamdanmengecam Turki sebagai negara yang ‘mengizinkanpembunuhandemi kehormatan.’ “Dari sudut pandang saya, Turki belum memperoleh kepercayaan kami ketika mereka melakukan itu terhadap warganegaranya sendiri,” kata Perry sebagaimana dikutip Reuters. “Saya kira Turki harus memutuskan apakah mereka ingin menjadi negara yang memproyeksikan nilai Barat itu mengenai Amerika,” Perry menambahkan. Sementara itu Turki menyatakan negara tersebut telah bergabungdenganNATOketikaPerry baru berusia dua tahun dan menyampaikan sejarah panjangnya memerangi terorisme, termasuk ikut menjadi tuan rumah Forum Kontra-terorismeGlobalbersama AS.

“Kami dengan keras mengutuktuduhantanpadasardantidak benaryangdisampaikankemarin malam mengenai negara kami selama debat yang diselenggarakandiSouthCarolinaolehGubernurTexas Rick Perry ...,” kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Turki Selcuk Unal di Ankara. Dia menyatakan Perry berada di belakang dalam persaingan untuk menjadi calon partai Republik melawan Presiden Barack Obama untuk terpilih kembali dan menyatakan, “Ini mencerminkanpendapatumumpemilih AS.” Di Washington, jurubicara Departemen Luar Negeri AS Mark Toner mengatakan pemerintah Obama pada dasarnya tak sependapat dengan pernyataan bahwa Turki “diperintah oleh teroris Muslim”.

KSAD Berseteru Dengan Pemerintah India Soal Usia Pensiun Jend. Singh NEW DELHI, India (AP): Pemerintah India dan kepala staf angkatan daratnya saat ini terlibat perseteruan, masalahnya Jend. Vijay Kumar Singh telah dipaksa pensiun, padahal menurut sang jenderaldiabelummemasukiusia pensiun. Perseteruan itu memaksa sang jenderal mengadu ke MahkamahAgunguntukmenentukanberapasebenarnyausianya. Jend. Singh mengatakan dia lahir Mei 1951 dan belum akan mencapai batas usia tertinggi 62 tahun sampai tahun depan. Namun Kementerian Pertahanan India mengatakan catatan yang dimiliki departemen itu menunjukkan dia lahir setahun setahun

sebelumnya dan harus menjalani masa pensiun dalam waktu empat bulan. Ketidaksepakatan itu, pertama kalinya terjadi atas seorang jenderal aktif, telah menyeret pemerintah ke pengadilan. Masalahnya rumit karena catatan AD Singh dan sertifikat sekolah menunjukkan adanya perbedaan tanggal.Sepertikebanyakanwarga Indiadarigenerasinya,Singhtidak memiliki akte kelahiran. Singh mengajukan petisi kepada Mahkamah Agung Senin, yang menentang pernyataan pemerintah India bahwa dia berusia61tahun.SelasaKementerian Pertahanan meminta pengadilan

memberikan waktu untuk mengajukan bukti yang dimilikinya. Singh menerima jabatan kepala staf AD dua tahun lalu dan menyatakan kasusnya bukan ingin mendapatkan satu tahun ekstra menjabat KSAD. “Semuanya adalah tentang kehormatandanintegritas,bukan masalah kekuasaan,” kata Singh yang dikutip oleh Times of India. Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa pihaknya akan berpegang kuat dengan tahun kelahiran Singh, 1950. Menteri Pertahanan A.K. Antony telah bertemu dengan PM Manmohan Singh dan para anggota kabinet lainnya Selasa

guna membahas strategi pemerintah dalam pertikaian seperti itu di masa mendatang. Partaiparrai oposisi mengatakan penggeseran kepala staf AD itu tampaknya akan berpengaruh pada moral pasukan.(m10)

ROMA, Italia (AP): Para anggota tim pencarian korban dari Italia Rabu (18/1) menangguhkan operasinya setelah kapal pesiar yang dalam posisi terguling itu bergeser sedikit di karang dekat pantaiTuscan, sehingga menciptakan keprihatinan yang mendalam tentang keselamatan penyelam dan petugas pemadam kebakaran yang berusaha mencari 22 orang masih hilang. Costa Concordia bernilai AS$450 juta itu yang membawa lebih dari 4.200 penumpang dan awak di atasnya ketika kapal itu terperangkap karang Jumat malam di lepas pantai Pulau Giglio, Italia, setelah nakhodanya melakukan suatu manuver yang tak dapat dibenarkan. Mayat lima penumpang dewasa — empat pria dan seorang wanita, semua mengenakan jaket penyelamat, telah ditemukan di reruntuhan kapal Selasa, sehingga meningkatkan jumlah korban tewas menjadi 11. Kebangsaan dari mayat-mayat tersebut masih belum dapat dipastikan. Peralatan yang dipasang ke kapal itu telah mendeteksi terjadinya pergeseran Rabu dinihari, yang memaksa pencarian harus ditunda meskiregupemadamkebakaranyangmenghabiskanwaktunyasepanjang malamituuntukmencaridibawahpermukaanlautyangtidakmendeteksi pergeseranitu.Belumadapenumpangdanawaklainnyayangditemukan setelah kelima korban terakhir tersebut. “Sebagai langkah kewaspadaan, kami menghentikan operasi pencarian pagi ini,” kata Komandan Pengawal Pantai Filippo Marini. Sementara itu, seorang penumpang kapal yang selamat dari insiden karamnya kapal, mengeritik Anak Buah Kapal (ABK) yang tidak mampu memandu penumpang saat kapal itu mulai karam. Filip Dudde, penumpang asal Jerman yang berhasil selamat dari kecelakaan ini, mengkritik keras manajemen krisis di atas kapal Costa Concordia. Menurutnya para penumpang tidak menerima informasi jelas mengenai kondisi yang terjadi. “Kru tidak tahu harus berbuat apa. Sementara akses menuju sekoci ditolak oleh mereka,” jelas Dudde seperti dikutip AAP, Rabu. “Tidak ada seorang kru yang berusaha menenangkan para penumpang.Merekahanyamemerintahkankamiuntukmenungguinstruksi selanjutnya. Baru 20 menit kemudian sekoci dilepaskan,” imbuhnya. Dudde tengah berlibur bulan madu dengan istrinya saat kecelakaan terjadi. Dia bersama sang istri beruntung dapat menyelamatkan diri dari insiden tersebut. Sebanyak 11 penumpang diketahui tewas dalam kecelakaan ini, sementara 22 lainnya masih dilaporkan hilang. Regu penyelamat terus melakukan pencarian terhadap para korban hilang. Selasa 17 Januari kemarin, regu penyelamat terpaksa menggunakan peledak untuk membobol lambung kapal. (m10)

Rusia Peringatkan Barat Agar Tak Lakukan Aksi Militer Di Syria MOSKOW, Rusia (AP): Rusia akan menghambat setiap usaha oleh Barat untuk mengusahakan dukungan PBB bagi penggunaan kekuatan militer terhada Syria, demikian kata Menlu Rusia Rabu (18/1). Menlu Rusia Sergey Lavrov mengatakan Rusia mengajukan satu rancanganresolusikepadaDewanKeamananPBBtentangkekerasan di Syria, yang diedarkan Senin, yang bertujuan untuk membuat jelas bahwatidakadayangakanmembenarkansatucampurtanganmiliter di sana. Para diplomat Barat mengatakan resolusi yang diajukan Rusia itu tidak sampai memenuhi tuntutan mereka agar diberikan kutukan kuat terhadap aksi penumpasan oleh Presiden Bashar Assad terhadap warga sipil, yang menyebabkan lebih dari 5.000 orang tewas. Dewan Keamanan tidak dapat menyetujui satu resolusi sejak aksi kekerasan dimulai Maret tahun lalu karena adanya oposisi kuat dari RusiadanChina.Oktoberlalu,merekamemvetosaturancanganresolusi yang diajukan Eropa Barat yang didukung oleh AS, yang mengutuk serangan Assad dan ancaman sanksi terhadap Syria. Lavrov mengatakan Rusia akan menolak setiap sanksi PBB agar dilakukan campur tangan militer terhadap Syria. “Jika ada beberapa pihak akan menggunakan kekuatan... kami dapat dengan kuat mencegah agar itu tidak terjadi,” katanya.“Namun membiarkan mereka melakukan itu dengan inisiatif mereka sendiri dan dengan konsekuensinya sendiri pula, mereka tidak akan memperoleh otoritas dari Dewan Keamanan PBB.” (m10)

Turis Dari 5 Negara Tewas Di Ethiopia ADDIS ABABA, Ethiopia (AP): Sejumlah pria bersenjata di utara Ethiopia menyerang sekelompok turis asing dari Austria, Belgia, Jerman, Hongaria dan Italia, kata seorang pejabat Ethiopia Rabu (18/1). Para penyerang yang menurut pemerintah Ethiopia berasal dari Eritrea menyerang sekelompok turis sebelum fajar Selasa, menewaskan lima orang, menciderai dua di antaranya serta menyandera dua lainnya, kata Menteri Komunikasi Ethiopia, Breket Simon. Dua warga Ethiopia juga diculik. Televisi Ethiopia melaporkan

Selasa, ada delapan turis dalam kelompokitu,namunjubirKemlu Austria Peter Launsky-Tiefenthal mengatakan, dua kelompok dengan jumlah sebanyak 22 orang diserang. Para turis tersebut tengah mengunjungi kawasan gunung berapi di kawasan utara Ethiopia, wilayah yang terkenal dengan panas dan dataran garam yang menampilkan pemandangan mempesona. Bereket mengatakan, ‘beberapa kelompok yang dilatih dan dipersenjatai pemerintah Eritrea’ menyerang para turis itu kira-kira 20-25 km dari perbatasan Eritrea.

Dubes Eritrea untuk Uni Afrika, Girma Asmerom mengatakan, tuduhan Ethiopia itu‘dibuatbuat’ dan ‘bohong besar’ dan serangan itu merupakan urusan dalam negeri Ethiopia. Ethiopia and Eritrea terlibat dalam perang memperebutkan perbatasan dari tahun 1998 sampai 2000, yang menewaskan sekitar 80.000 orang. Ketegangan antara negara-negara Afrika Timur meningkat tahun lalu ketika satu laporan PBB mengungkapkan bahwa Eritrea berada di belakang rencana untuk menyerang KTT Uni Afrika di Ethiopia Januari ini.(m23)

The Associated Press

PEMROTES OCCUPY CONGRESS DITANGKAP. Kepolisian di Capitol Hill menangkap William Griffin ketika para pemrotes Occupy Congress disingkirkan keluar daerah terlarang di Lapangan Barat Capitol Hill di Washington, Selasa (17/1). Menurut penyelenggara unjukrasa Occupy Congress ribuan orang ikut dalam aksi mereka, namun pihak keamanan mengatakan para peserta rapat umum itu hanya diikuti ratusan orang.


Sport City Jawab Serangan Spurs

A10

WASPADA

Kamis 19 Januari 2012

LONDON (Waspada): Manchester City meladeni perang urat syaraf yang dilancarkan kubu Tottenham Hotspur, jelang bigmatch kedua tim petarung akhir pekan nanti di Liga Premier.

DUA pemain Bolton menghadang pemain Macclesfield Tony Diagne di Reebok Stadium, Rabu (18/1) dinihari WIB. -AP-

Trotters, Rangers Lolos LONDON (Waspada): Dua kontestan Liga Premier, Bolton Wanderers dan Queens Park Rangers, memastikan lolos ke babak IV Piala FA 2011/2012. Mentas di markasnya Reebok Stadium, Selasa (Rabu WIB), Bolton menyingkirkan tamunya Macclesfield Town dengan skor 2-0 pada replay babak III. Bahkan Kevin Davies mampu mencetak gol cepat untuk membuka keunggulan The Trotters, ketika laga baru berjalan 34 detik. Menit 26, Martin Petrov memantapkan

kemenangan tim tuan rumah. Dengan hasil ini, Bolton akan menantang Swansea City, yang telah lebih dulu lolos. Partai ulangan di kandang Trotters terpaksa digelar, setelah pada pertemuan pertama Macclesfield mampu memaksakan hasil 2-2. Di Loftus Road Stadium, London, QPR menang tipis 1-0 atas tamunya Milton Keynes Dons. Laga ini juga merupakan pertandingan ulangan, setelah pertemuan pertama berakhir 1-1 di kandang MK Dons. Gol semata wayang Rangers dicetak Daniel Gabiddon menit 73, memanfaatkan umpan tendangan sudut Shaun Wright-

Hasil Replay Babak III Piala FA, Rabu WIB Bolton vs Macclesfield QPR vs MK Dons Leicester vs Nott Forest Millwall vs Dagenham

2-0 1-0 4-0 5-0

Phillips. Gol ini merupakan gol pertama bagi pria berdarah Wales itu sejak 2005 silam. Pada putaran keempat, Rangers bakal menghadapi tim unggulan Chelsea. Duel itu nan-tinya bisa menjadi ajang balas dendam The Blues, yang ditaklukkan QPR 1-0 di ajang Premiership beberapa waktu lalu. (m15/bb/rtr)

“Kami tak ingin menghindari perang psikologis. Ini hanya sesuatu yang seharusnya kami lakukan,” beber bek sentral City Joleon Lescott melalui ESPN, Rabu (18/1). “Karena kami tahu, jika menang pada laga Minggu nanti akan membuat jarak kami dengan mereka semakin jauh. Tanpa merendahkan Spurs, rival utama kami adalah Manchester United,” serang bek Timnas Inggris itu. Pernyataan Lescott merupakan jawaban tegas, setelah The Lilywhites terutama pelatihnya Harry Redknapp, menuding Citizens berusaha membeli prestasi dengan mendatangkan banyak pemain mahal. “Mereka (Spurs) berada pada posisi kedua di belakang kami. Fokus kami tentu kepada tim yang berada di belakang kami (MU),” pungkas Lescott. Bek kelahiran 16 Agustus 1982 itu malah mengklaim, The LondonWhites bukan ancaman bagi Manchester Biru dalam perebutan gelar musim ini. “Tottenham dibicarakan banyak orang, tetapi kami tak akan pernah menyebutnya. Kami hanya berkonsentrasi pada penampilan dan hasil kami sendiri,” ujarnya lagi.

Tevez Masih Menggantung LONDON (Waspada): Manchester City membantah telah menerima tawaran dari pemimpin klasemen Ligue 1 Paris Saint Germain untuk mentransfer Carlos Tevez (foto). Menurut manajemen Citizens, belum ada kesepakatan yang disetujui di antara kedua klub, sehingga nasib striker asal Argentina itu masih menggantung. Padahal, sumber dari dalam PSG kepada AFP, Rabu (18/1), sempat mengklaim bahwa Tevez bisa datang ke Prancis karena persetujuan kontrak untuk tiga setengah tahun telah tercapai. Tetapi juru bicara City mengatakan, laporan itu tanpa dasar. “Ini tidak benar. Manchester City tidak menerima penawaran bagi Carlos Tevez dari Paris Saint Germain,” tegas jubir The Eastlands. Tevez berada dalam masa pengasingan sejak pecah kongsi dengan manajer City Roberto Mancini, September silam. Penyebabnya, dia menolak keluar dari bangku cadangan ketika Citizens kalah dari Bayern Munich di babak penyisihan Liga Champions. Selain PSG, beberapa klub raksasa Eropa seperti AC Milan dan Inter Milan, ikut memburu Tevez. Bahkan agen super asal Italia, Enzo Bronzetti, yakin mantan bomber West Ham dan Manchester United itu bakal gabung I Rossoneri. “Dia akan berlabuh di Milan, tempat yang ingin ditujunya. Mereka (City) tengah berusaha mendesaknya ke PSG, tapi dia tak yakin dengan Ligue 1 yang menurutnya kompetisi pinggiran,” beber Bronzetti kepada Odeon TV. CEO Milan Adriano Galliani sempat menyatakan mundur dari perburuan, salah satunya karena Alexandre Pato menolak hijrah ke PSG. “Inter juga sudah berusaha. Itu bukan gertakan, tapi saya tahu apa yang dia inginkan,” klaim Bronzetti. “Saya mengenal baik agen pemain Argentina itu, saya tahu tak pernah ada kontak serius antara sang agen dan Inter. Dengan PSG, ya, karena seminggu lalu saya sempat makan malam dengan Carlo Ancelotti dan Leonardo. “Saya tahu Tevez termasuk pemain yang mereka amati. Tapi sebagai mantan Milan, mereka tak akan menghambat upaya Rossoneri apalagi mereka masih ingin menarik Pato,” tambah Bronzetti. (m15/okz/afp)

Reuters

48 Anggota PSSI Asal Jabar Dukung Djohar JAKARTA (Waspada): 48 Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI dan klub amatir asal Jawa Barat, menyambangi Kantor PSSI di Pintu XI-XII Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (18/1). Mereka datang untuk memberi dukungan langsung kepada Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin, agar terus memimpin organisasi sepakbola nasional. Setidaknya hingga empat tahun mendatang sesuai mandat Kongres Luar Biasa (KLB) di Solo 2011. Mereka juga memastikan penolakan terhadap rencana Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) untuk menggelar KLB, yang agenda utamanya melakukan pergantian

kepengurusan PSSI. “Bagaimana bisa kita memberikan penilaian terhadap kinerja PSSI saat ini, sedangkan kepengurusannya baru berjalan beberapa bulan,” ujar Nurhasan, Ketua klub Divisi III PSKC Cimahi. Juru bicara puluhan klub dan Pengcab PSSI asal Jabar itu mengklaim, pihaknya melihat tidak ada satu pasal pun dalam statuta yang dilanggar pengurus PSSI, sehingga mengharuskan KLB, 21 Januari mendatang. “Kami yang berjumlah 48 orang ini sudah sepakat akan hal itu, dan sudah menyampaikan kepada Ketua Umum PSSI,” tambah Nurhasan. Dia bersama puluhan pemilik suara sah dari klub amatir PSSI asal Jabar, tidak akan hadir

dalam acara KLB tersebut. “Kalau pun mendapat undangan, saya bisa pastikan orangorang yang hadir di PSSI ini tidak akan hadir. Kita kembali saja ke dalam track yang benar, yang resmi dan mendapat legalitas,” ujarnya lagi. Anggota DPRD Kota Cimahi itu juga mengklaim, para pendukung KLB tidak ada bersama mereka yang mendatangi kantor PSSI. Mereka yang datang, menurutnya, tidak ada yang ikut dalam Rapat Akbar Sepakbola Nasional. Saya sendiri pernah diundang, tapi saya tidak hadir. Sebab saya tidak tahu maksud dan tujuan pertemuan saat itu,” beber Nurhasan. “Intinya adalah kita ingin curhat kepada Pengurus PSSI demi meningkatkan persepak-

bolaan di daerah, khususnya di Jawa Barat,” pungkas Nurhasan, yang diamini Wakil Ketua PSB Bogor, Yusrizal. Djohar Arifin didampingi Deputi Sekjen Bidang Organisasi Saleh Ismail Mukadar serta Sekertaris Exco PSSI Sarluhut Napitupulu, mengaku dukungan yang sama terus dia terima, baik itu melalui pesan singkat (SMS) maupun telepon langsung. “Karena itulah, fokus utama kita adalah menyiapkan program. Sebab, banyak event internasional yang akan diikuti timnas kita. Termasuk menyiapkan agar kompetisi amatir Divisi II dan III yang menjadi sentra pembinaan usia muda, segera digulirkan,” ujar Djohar. (yuslan)

LeBron Cs Bakar Spurs

AP

CHRIS BOSH (1) menambah poin bagi Miami Heat lewat sebuah dunk dalam laga melawan San Antonio Spurs di American Airlines Arena, Miami, Rabu (18/1).

MIAMI, AS (Waspada): Miami Hasil Rabu (18/1) Heat beruntung memiliki pemain sekelas LeBron James dan Golden State Warriors vs Cleveland Cavaliers 105-95 Chris Bosh. Berkat dua bintang Orlando Magic vs Charlotte Bobcats 96-89 ini, Heat sukses memaksa San Miami Heat vs San Antonio Spurs 120-98 Antonio Spurs menyerah Denver Nuggets vs Milwaukee Bucks 105-95 120-98 dalam lanjutan kompetisi Chicago Bulls vs Phoenix Suns 118-97 NBA, Rabu (18/1). Houston Rockets vs Detroit Pistons 97-80 LeBron membukukan 33 Utah Jazz vs LA Clippers 108-79 poin 10 assist dan Bosh menyumbang 30 angka bagi Heat. Dari bangku cadangan, Mike Miller yang baru tampil pertama kali musim ini menambah 18 poin. Hebatnya, total poin itu disumbangkan dari garis three point. Bertanding di AmericanAirlines Arena, Heat yang belum diperkuat Dwayne Wade akibat cedera engkel, sempat tertinggal 49-63. Di sini, LeBron bermain buruk di mana semua usaha lay-up dan free throw darinya meleset. Titik balik Heat dan LeBron terjadi di kuarter ketiga. Miami mulai menemukan irama permainannya dan unggul jauh 39-12 dengan LeBron mencetak 21 angka di kuarter ini. Kendati menang, Heat masih tertahan di posisi enam Wilayah Timur dengan rekor 9-4 atau tertinggal empat kemenangan dari pemuncak klasemen, Chicago Bulls. Point guard Spurs, Tony Parker, mengemas 18 poin dan Danny Green menjadi top skor tim tamu dengan total raihan 20 angka. Tim Duncan kembali tampil labil dan hanya mendulang delapan poin bagi Spurs. (m33/ap)

AP

PLAYMAKER Spurs Luka Modric (kiri) terlibat perang urat syaraf sebelum bentrok dengan Gareth Barry cs. The Eastlands yang menghuni puncak klasemen dengan nilai 51, menjamu peringkat tiga

Lilywhites (46 poin) di Etihad Stadium, Minggu (22/1) siang GMT. Jika mampu memenangi-

nya, Gareth Barry cs bisa berlari menjauh karena pada hari yang sama MU (nilai 48) pun mela-

koni bigmatch dengan Arsenal di Emirates Stadium. “Poin pada laga Minggu nanti sangat vital. Bukan hanya menjauhkan kami dengan Spurs, tapi juga dengan Manchester United,” papar Lescott. Tetapi playmaker Spurs Luka Modric, sangat optimis timnya sanggup mempermalukan anak asuh Roberto Mancini, yang saat ini masih meraih hasil 100 persen dalam 10 laga kandang di Etihad. “Dalam dua musim terakhir, kami telah memainkan laga besar di sana dan partai berikutnya akan sama. Saya berharap kami melaluinya dengan baik dan mungkin meraih kemenangan,” harap Modric dalam Mirror Football. Gelandang asal Kroasia itu juga memastikan, Tottenham akan pergi ke Manchester dengan pola pikir positif. “Kami akan mencoba untuk memenangkannya. Saya pikir kami memiliki kualitas untuk pergi ke sana dan memenangkan duel itu,” ucap Modric. (m15/espn/mf )

Cahill Bukan Saingan Terry

LONDON (Waspada): Bek baru Gary Cahill (foto kanan) ternyata bukan saingan bagi kapten John Terry (foto kiri) di jantung pertahanan Chelsea. Sempat disebut-sebut bakal menjadi rival bersama David Luiz dan Branislav Ivanovic untuk mengambil tempat inti sebagai bek sentral, Cahill dan Terry justru saling memuji sekaligus terlihat sangat akrab dalam sesi latihan The Blues. “Pertama dan terpenting, dia pemain hebat. Dia telah membuktikan dirinya di tim Inggris tahun lalu, jadi ini akan bagus bagi klub,” puji Terry, seperti dilansir Sporting Life, Rabu (18/1). Cahill diboyong Si Biru dari Bolton Wanderers dengan nilai transfer tujuh juta pound awal pekan ini. “Dia benar-benar pemain belakang yang solid,” tutur Terry. “Dia bisa bermain dengan kaki kiri dan kanan, dia bagus di udara dan lumayan cepat. Cahill juga mencetak banyak gol penting, yang dapat menjadi kunci bagi kami musim ini,”

tambah sang kapten. Cahill sendiri mengaku, gabung London Blues demi meraih satu tempat di Euro 2012. Menurutnya, pelatih Inggris Fabio Capello pun bakal sangat senang, sebab dirinya kini satu tim dengan Terry serta bek kiri Ashley Cole. “Saya yakin pelatih Inggris senang bahwa ada kemungkinan kami (Terry-Cahill-Cole) bisa main bersama. Tetapi Anda mesti menghormati kenyataan bahwa saya harus mendapatkan posisi saya dengan bekerja keras,” ucap Cahill. “Datang ke klub seperti Chelsea merupakan impian dan tidak akan mudah. Saya hanya berharap, saat saya mendapatkan kesempatan, saya bisa sukses,” ujarnya lagi kepada ESPN. Ditambahkan, manajer Chelsea Andre Villas-Boas memiliki pangaruh besar atas kepindahannya ke Stamford Brdige. “Dia pelatih fantastis. Saat saya bicara dengan sang manajer, pengaruhnya terasa sekali,” beber Cahill.

Getty Images

“Seperti yang saya katakan, saya selalu senang diminati manajer. Itu bisa membuat Anda percaya diri, saya siap bekerja dengan dia (Villas-Boas) di sini,” katanya menambahkan. Masuknya Cahill ditambah pulihnya pemain serba bisa Michael Essien dari cedera, bahkan membuat kiper Peter Cech optimis, The Blues bisa bersaing lagi dalam perebutan gelar Liga Premier musim ini. “Dia (Cahill) bek interna-

sional, seorang bek Inggris. Anda selalu menyambut pemain nasional karena meningkatkan kemampuan skuad,” klaim Cech. “Ini juga momen hebat bagi semua orang, karena dia (Essien) kembali. Tidak hanya karena dia pria hebat, tetapi kini kami punya pemain lebih banyak sehingga tersedia banyak pilihan,” tambah kiper Ceko itu. (m15/goal/sl/espn)


Sport

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

A11

Waspada Dragster 2012 Akomodir Komunitas Klub MEDAN (WASPADA): Gelaran ajang balap Waspada Dragster 2012, yang rencananya berlangsung di Lintasan Lanud Polonia Medan, 29 Januari mendatang, jadi wadah bagi para komunitas klub. Juga penggemar otomotif untuk menyalurkan bakat dan hobi mereka. Karenanya, Panpel akan menampung aspirasi dari kalangan komunitas otomotif, yang ingin berpartisipasi dalam event dengan tema “Finish What You Started” tersebut, misalnya menggelar eksibisi. Ketua Panpel Hang Tuah J. Said usai rapat Panpel dan Racing Comitte dari Barspeed di Medan, Rabu (18/1) mengatakan, sebagai event memperingati HUT Waspada ke-65, pihaknya ingin menjadikan kejuaraan ini semarak dan meriah. “Kita akan berupaya untuk mengakomodir semua keinginan dari klub ataupun komunitas balap di daerah ini,” sebut Hang Tuah. Rapat Panpel di Lantai III Kantor PT Harian Waspada, Jl. Letjend Soeprapto No. 1 Medan itu, dihadiri unsur panitia dan pimpinan klub Barspeed Edwin Nasution. Selain menyangkut persiapan, rapat juga membahas sisi keamanan dan kenyamanan bagi peserta dan penonton, yang ingin menyaksikan adu sprint berjarak 201 meter di lintasan lurus tersebut. Menurut Hang, pihaknya terus merampungkan persiapan agar event dapat berjalan sukses, lancar serta bermanfaat bagi perkembangan olahraga otomotif di Sumatera Utara. Hingga kemarin, menurutnya, kejuaraan telah mendapat dukungan dari berbagai kalangan, baik dari instansi, perusahaan

Kelas Diperlombakan Drac Race Kelas 1: Pro Stock Kelas 2: Modified Stock 2.1A : Sedan Modifikasi 1S/D 1400CC 2.1B : Sedan Modifikasi 1401 S/D 1500CC 2.1C : Sedan Modifikasi 1501 S/D 1700CC 2.2 : Sedan Modifikasi 1701 S/D 2500CC Kelas 3: Stock Car 3.1B : Sedan 1401 S/D 1500CC 3.1C :Sedan 1501 S/D 1700CC 3.2 :Sedan 1701 s/d 2500CC 3.3 :Minibus 1 s/d 2000CC Kelas Sedan Non VTec : 1 S/D 1500CC Kelas City Car : 1 s/d 1500CC Kelas Pro Street : Sedan CBU Best 2 Wheels (2WD Car N/A & Turbo) Drag Bike Bebek 4 Tak Standar 110CC Bebebk 4 Tak Tune Up 110CC Matic Standar 125CC Matic Tune Up s/d 150CC Sport Tune Up s/d 135CC Free For All (FFA)

Waspada/Hamdani

RAPAT Panpel Waspada Drag Race & Drag Bike 2012 bersama Panitia Perlombaan di Kantor PT Harian Waspada, Jln Letjend Soeprapto No. 1 Medan, Rabu (18/1).

ataupun institusi baik swasta maupun pemerintah. Waspada Dragster 2012 memperlombakan 13 kelas drag

race dan enam kelas di kelompok drag bike, dengan menyediakan hadiah total ratusan juta rupiah. Selain trofi dan uang, event terbesar di awal tahun ini juga menyediakan empat piala tetap, yakni trofi Pemimpin Umum Harian Waspada, Wali Kota Medan, Dirut PT Bank Sumut, dan Ketua IMI Sumut. Edwin Nasution menambahkan panitia perlombaan juga

akan menampung dan mengakomodasi aspirasi dari kalangan komunitas dan klub, terutama dari roda dua. “Kita tentu menyambut baik jika banyak klub dan komunitas ingin berpartisipasi. Agar event bisa lebih meriah dan semarak untuk ditonton,” tandas Edwin. (m47)

Bulutangkis Dibayangi Cedera Pemain

Waspada/Muhammad Riza

PEMAIN PSAP gagal memanfaatkan peluang di depan gawang Persiwa Wamena dalam laga lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Kuta Asan Sigli, Rabu (18/1).

PSAP Gagal SIGLI (Waspada): PSAP Sigli kembali gagal memecah telur kemenangan, setelah ditahan tamunya Persiwa Wamena 0-0 pada lanjutan Indonesian Super League (ISL) 2011/2012 di Stadion Kuta Asan Sigli, Rabu (18/1) sore. Hasil satu poin di kandang sendiri membuat PSAP baru total mengemas dua angka dari enam pertandingan yang sudah dilakoni. Tim asuhan pelatih Arman itu pun harus puas duduk manis di peringkat 16 klasmen sementara. PSAP dalam laga yang dipimpin wasit Suharto langsung mendapat tekanan sejak menitmenit awal. Empat menit laga berjalan, pemain depan Per-siwa, Harmoko, nyaris saja menggetarkan gawang PSAP yang dikawal Fakhrur Razi. Beruntung, tendangan keras Harmoko masih melebar ke luar lapangan. Anak-anakWamena asuhan

pelatih Oliviereo Gomes terus meningkatkan serangan. Keadaan itu membuat Feri Komol dkk hanya bermain di tengah lapangan dan sesekali melakukan serangan balik. Namun upaya untuk membobol gawang lawan selalu kandas. Hingga babak pertama usai, skor kacamata masih bertahan. Memasuki babak kedua, tuan rumah PSAP mulai berani melakukan serangan dan beberapa kali mengancam gawang Persiwa yang pada babak kedua kiper Galih diganti Syarifuddin. Memasuki menit 65, persaingan kedua tim semamin sengit. Penjaga gawang PSAP, Fah-

krur Razi, terpaksa ditarik ke luar setelah tangan kanannya cidera akibat diinjak pemain lawan. Peran Razi pun digantikan Masykur. Memasuki menit-menit akhir laga, PSAP hampir merubah skor lewat tendangan Riza Fandi yang memamfaatkan kemelut di gawang Persiwa. Namun tendangan kerasnya masih mampu ditahan O.K Jhon. Hingga peluit panjang ditiup, skor 0-0 bertahan. Pelatih Persiwa, Olviero Gomes, mengaku dirinya dan seluruh pemain tetap bersyukur meski target mengemas poin penuh belum terpenuhi. “Setidaknya ada hasil yang diperoleh dari Sigli,” katanya. Komentar berbeda di kubu tuan rumah, Manajer PSAP Nazarudin memohon maaf kepada seluruh pendukung karena belum bisa mempersembahkan hasil terbaik.(b10)

BEK PSMS, Rahmat (2 kiri), menghalau bola dari serbuan barisan depan Persipura Jayapura dalam laga lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Teladan Medan, Rabu (18/1) malam. PSMS bermain imbang tanpa gol. -Waspada/Austin Antariksa-

Problem Catur

TTS TOPIK

Hitam melangkah, mematikan lawannya tiga langkah.

Jawaban di halaman A2 8

7

6

5

4

3

2

Hasil Rabu, 18 Januari PSAP vs Persiwa PSMS vs Persipura Deltras vs Arema Persidafon vs Persela

0-0 0-0 3-3 4-5

Klasemen Sementara ISL Sriwijaya Persipura Persiwa Mitra Kukar PSPS Persisam Persib Persela Pelita Jaya Deltras Persija Persiba PSMS Gresik Utd Persidafon PSAP Arema Persiram

8 8 8 7 7 7 8 7 8 8 5 6 6 7 8 6 7 7

6 5 4 4 4 4 3 3 3 3 3 2 1 2 1 0 0 0

1 2 2 1 0 0 3 2 2 2 1 2 4 1 3 2 2 2

1 1 2 2 3 3 2 2 3 3 1 2 1 4 4 4 5 5

21- 7 15-10 13-12 16- 9 12- 9 11-10 11-11 14-10 15-13 9- 8 10- 2 10-13 6- 7 11-17 11-19 6-12 8-17 8-21

19 17 14 13 12 12 12 11 11 11 10 8 7 7 6 2 2 2

JAKARTA (Waspada): Persiapan tim Piala Thomas dan Uber Indonesia jelang babak kualifikasi pada 13-19 Februari mendatang, terganggu masalah cedera. Setidaknya ada tiga pebulutangkis Indonesia yang saat ini mengalami masalah fisik dan kebugaran. Mereka adalah Nitya Krishinda, Dionysius Hayom Rumbaka (foto), dan Muhammad Ahsan. Nitya mengalami cedera pinggang, Hayom cedera paha, sedangkan Ahsan dibekap cedera bahu dan paha. “Kami semua berharap mereka bisa pulih secepatnya sehingga tidak mengganggu persiapan dan bisa tampil maksimal nantinya,” ungkap Sekjen PB PBSI, Jacob Rusdianto di Pelatnas Cipayung, Rabu (18/1). Masalah cedera ini diyakini sebagai imbas dari ketatnya jadwal turnamen yang diikuti oleh para pebulutangkis Indonesia belakangan ini. Pasalnya, mereka sedang berjuang keras

A

B

C

D

E

F

G

H

Antara

Peringkat Indonesia Turun ZURICH (Waspada): FIFA merilis daftar ranking terbaru tanpa ada perubahan di daftar 10 besar pada Januari ini. Spanyol masih dominan di puncak peringkat disusul Belanda, Jerman, Uruguay, dan Inggris. Sementara itu, Brazil, Portugal, Kroasia, Italia, dan Argentina melengkapi daftar

10 besar. Di regional Asia, banyak pergerakan terjadi, meski posisi puncak AFC masih ditempati Jepang. Australia, Korea Selatan, Iran, dan Uzbekistan mengalami perbaikan peringkat, demikian juga Irak. Di Asia Tenggara, Vietnam menjadi penguasa peringkat FIFA dengan

15 Besar Peringkat AFC Jepang Australia Korea Selatan Iran Uzbekistan Irak China Yordania Arab Saudi Oman Bahrain Kuwait Qatar Vietnam Korea Utara

berada di posisi 101. Thailand menyusul di posisi 124 dan Indonesia di peringkat 143. Bagi Indonesia, posisi tersebut tidak lebih baik dari bulan sebelumnya karena turun satu strip. Di bawah Indonesia, Singapura dan Malaysia ada di posisi 147 dan 148. (m33/goal)

Eko, Steven Terbaik Honda Blade Championship MEDAN (Waspada): Andalan tim Honda Intrac Enduro Medan, Eko Ryanto berhasil menjadi yang terbaik di Honda Blade Championship 2011 Seri III yang berlangsung di Pematangsiantar. Turun di kelas terbuka, Eko tampil sebagai juara umum dan berhak mendapatkan pialaWali Kota Pematangsiantar Hulman Sitorus SE beserta sepedamotor Honda Blade dari CV Indako Trading Co. Juara umum kategori pemula ditempati Steven Sipayung yang juga berhak meraih satu unit Honda Blade dan Piala Siantar Man diketuai Sahman Rezeki Saragih. Di Seri III hari Minggu lalu, Eko memborong gelar juara kelas MP 3 (bebek 4 Tak Tune Up 125 cc Pemula) dan MP 4 (Bebek 4 Tak Tune Up 110 cc Pemula), sehingga mengukuhkan posisinya sebagai yang terbaik di sepanjang kejuaraan. Eko juga

OLAHRAGA

runner-up kelas MP1 (Bebek 4 Tak Tune Up 125 cc Terbuka). Ketua Panpel Honda Blade Championship Seri III Sahman Rezeki Saragih melalui pimpinan Kita Kita Motor Racing H Syabra Buana di Medan, Rabu (18/1) menyatakan, pihaknya sangat berterimakasih atas dukungan penuh Wali Kota P.Siantar. “Kami juga sangat berterimakasih kepada Muspida P.Siantar yang telah memberikan support atas terlaksananya kejuaraan ini,” sebutnya.

Menurut Gunarko Hartoyo mewakili pimpinan CV Indako Trading Co, pihaknya akan selalu mendukung program Peng-

prov IMI Sumut untuk melaksanakan event balapan motor khususnya road race. “Oleh karena itu, kami tetap

akan mengagendakan pelaksanaan event otomotif sepanjang tahun 2012 ini,” ujar Gunarko. (m47)

PEBALAP andalan Honda, Eko Ryanto dan Steven Sipayung, pose bersama Gunarko Hartoyo mewakili pimpinan CV Indako Trading Co, usai menerima hadiah sepeda motor Honda Blade Championship 2011. -Waspada/Ist-

Mendatar

1. Nama piala yang diperebutkan dalam turnamen catur resmi Percasu bulan depan. 4. Olahraga yang memeriahkan hut Waspada selain futsal dan catur. 8. Marga gelandang kes. Cagliari, Italia, berdarah Batak. 9. Sepatu____, olahraga diurus Perserosi. 10. Kepanjangan GP, salah satu serie penting dalam balapan mobil dan sepedamotor. 12. Kata lain dari bersama, digunakan untuk nonton pertandingan di layar lebar. 13. Memasukkan bola ke gawang. 15. Hasil terbaik (tercepat, tertinggi) dalam keolahragaan (yang lama sering dipecahkan). 17. Persatuan Sepakbola Langkat. 18. Gerak badan; Gimnastik. 19. Badminton. 22. Negara jago olahraga kriket dan hoki. 24. Pemain (gelandang) sepak bola legendaris PSMS. 26. Nama tambahan dari RajaAlfonso XIII untuk tim sepakbola tertentu di Spanyol yang artinya kerajaan. 27. Bunyi peluit wasit. 28. Nama orang Italia: ____ Rossi, bintang sepakbola Italia pada Piala Dunia 1982.

Menurun

1

mengejar limit poin guna tampil di Olimpiade 2012 London. “Sebagian teman-teman agak kelelahan dengan padatnya jadwal turnamen, tapi kami memang harus berjuang meraih poin agar bisa ikut Olimpiade. Untuk Thomas dan Uber, saya yakin seluruh pemain sudah siap dan saya pribadi sangat siap,” ujar Simon Santoso. Untuk mengatasi masalah cedera, Manajer Tim Thomas dan Uber Indonesia, Feriansyah, mengaku telah mempersiapkan sejumlah program yang disusun bersama pelatih serta tim dokter. “Kami sudah punya program untuk mereka. Mudahmudahan bisa pulih secepatnya,” tutur Feri. Tim Thomas dan Uber Indonesia akan melakoni babak kualifikasi di Makau, China, 1319 Februari mendatang. Jika lolos, maka Indonesia akan tampil di putaran final di Wuhan, China, 21-27 Mei 2012. (m33/ant)

1. Arsene _____, pelatih Kes. Arsenal yang dijuluki

The Professor. 2. Pukulan dalam tinju selain jab, hook dan low blow. 3. Olahraga kuno, ada istilah “clean and jerk”. 4. Campak; Jatuhkan kuat-kuat ke bawah, dalam pertandingan yudo. 5. Melangkah dengan kecepatan tinggi. 6. Pilih: Grandslam, Grandslim atau Grandslum adalah event sangat penting dalam olahraga (biasa digunakan dalam turnamen tenis). 7. Los Angeles ______, tim bola basket Amerika Serikat, selain Los Angeles Lakers. 11. Kesebelasan di nomor corot Liga Primer, Inggris. 14. Grandstand; Tempat yang agak tinggi untuk para penonton di dalam stadion. 16. Garis tengah laras pistol atau peluru; Tingkatan kecakapan. 17. Kenderaan lapis baja, julukan untuk tim sepakbola Jerman. 18. _____ Susanti, pebulutangkis wanita ternama pada masanya. 20. Tingkat dalam olahraga tinju, misalnya ada bulu dan bantam. 21. Lawan; Saingan (dalam pertandingan). 23. Tulisan yang terdapat di kostum atlet, selain nomor. 25. Jaring yang dibuat khusus untuk permainan olahraga.

Sudoku Isi kotak kosong dengan angka 1 sampai 9. Tidak boleh ada pengulangan angka mendatar, menurun, maupun di dalam kotak 3x3 bergaris tebal. Tidak ada keterlibatan matematika, hanya membutuhkan pertimbangan dan logika. Tingkat kesulitan: sulit (****), bisa diselesaikan dalam waktu 15 menit. Jawabannya lihat di halaman A2 kolom 1.

8

7 4 7 3 9 5 1

6 8 4 2 6 8 1

2

2 3 4 3 2 1 9 6 2 5 9 8 9 7 6 4 ****215


A12

Unggulan Putri Mulus MELBOURNE, Australia (Waspada): Tanpa halangan berarti, petenis Belgia Kim Clijsters lolos ke babak ketiga Australian Terbuka, Rabu (18/1). Hasil ini didapatnya setelah mengalahkan Stephanie Foretz Gacon (Prancis) 6-0, 6-1. Kemenangan telak Clijsters memang bukan hal yang jarang terjadi. Sebelumnya, ia pernah empat kali menang 6-0, 6-0 dan terakhir meraihnya pada 2011 saat menghadapi Dinara Safina (Rusia). Kali ini melawan Foretz, juara bertahan asal Belgia itu cuma butuh waktu 47 menit untuk menyelesaikan pertandingan. Berikutnya, Clijsters akan menghadapi Daniela Hantuchova (Slovakia) yang mengalahkannya di Brisbane,duapekanlalu.Namun, saat itu Hantuchova menang karena Clijsters cedera pinggul. Peringkat lima dunia asal China, Li Na, ikut mendampingi Clijsters ke babak ketiga setelah menang atas Olivia Rogowska (Australia)6-2,6-2.Dibabakketiga nanti,LiNaakanmelawanAnabel Medina Garrigues (Spanyol).

Wozniacki, sempat mengalami hambatansebelummengungguli

AnnaTatishvili(Georgia).Menang mudah 6-1 di set pertama, ratu

tenisduniaasalDenmarkiniharus bermain tiebreak sebelum menangi 7-6. Petenis putri lain yang ikut melenggang ke babak ketiga di antaranya Julia Goerges (Jerman), Jelena Jankovic (Serbia), dan Iveta Benesova (Republik Ceko). (m33/ap)

Polres Tanah Karo Beserta Jajarannya Mengucapkan:

AP

“Hari ini sepertinya terlihat mudah tapi pada beberapa game saya berjuang ekstra keras,” kata petenis Asia pertama yang menjuarai turnamen grand slam saat merebut gelar di Prancis Terbuka 2011 itu. Unggulanketiga,VictoriaAzarenka (foto), mengabaikancemooh yang ditujukan pada dirinya, saatmenaklukkanpetenistuanrumah,CaseyDellacqua.PetenisBelarusitumelangkahpastidengankemenangan6-1,6-0sekaligusmenjaga rekor belum terkalahkan tahun ini setelah memenangi Sydney International. Unggulan utama, Caroline

Federer Tanpa Keringat MELBOURNE, Australia (Waspada): Unggulan ketiga Roger Federer tidak perlu memeras keringat untuk meraih tiket babak ketiga Australia Terbuka setelah Andreas Beck mengundurkan diri akibat cedera punggung, Rabu (18/1). Beck, posisi 93 dunia asal Jerman, mengeluh sakit pada punggungnya saat akan bertanding melawan Federer di Hisense Arena. Setelah berdiskusi dengan tim dokter, Beck akhirnya memutuskanuntukmundur.Hasilinimemperpanjang catatan apik petenis Swiss berusia 30 tahun itu yang tidak pernah di babak kedua grand slam sepanjang kariernya. Juara empat kali di Melbourne Park (2004, 2006, 2007, 2010) itu akan menghadapi petenis KroasiaIvoKarlovicyangmenang atas Carlos Berlocq (Argentina) 7-6, 3-6, 6-3, 6-4. Rival Federer asal Spanyol, Rafael Nadal, pun lolos ke babak ketiga dengan menyingkirkan Tommy Haas (Jerman) 6-4, 6-3, 6-4. Di babak ketiga, Nadal akan menghadapi petenis kualifikasi asal Slovakia, Lukas Lacko,

Sport

yang mengungguli DonaldYoung (AS) 6-3, 6-1, 3-6, 6-3. Sementara itu, hati David Nalbandian terasa mengganjal setelah dikalahkan John Isner (AS). Petenis Argentina ini marah karena permintaan hawk eye tidak dikabulkan wasit. Nalbandian pun kalah dari Isner 6-4, 3-6, 6-2, 6-7, 8-10. Nalbandian, menerima kekalahan itu, akhirnya menyoroti penolakan wasit Kader Nouni atas permintaan tayangan ulang grafis yang diajukannya. Dalam kedudukan 8-8 di set pamungkas,Isnermendapatjatah melakukan servis. Saat itu, servis Isner dinyatakan fault, tapi Nouni menganggapnya sebagai ace. Nalbandian penasaran dan mencari bekas jatuhnya bola. Dari pengamatannya, Nalbandian menilai keputusan wasit tidak tepat dan meminta hawk eye. Ikut lolos ke babak ketiga adalan Juan Martin Del Potro (Argentina), Feliciano Lopez (Spanyol), Kevin Anderson (Afsel), Tomas Berdych (Republik Ceko), dan Philipp Kohlschreiber (Jerman). (m33/ap)

“Semoga di usia yang semakin matang Harian Waspada tetap jaya dan menjadi media barometer sumber informasi terdepan” Ttd:

AKBP Drs. Ig. Agung Prasetyoko, SH, MH Kapolres

WASPADA, Kamis 19 Januari 2012


Sumatera Utara

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

Kota Medan B. Aceh Binjai Bireuen B. Pidie G. Sitoli K. Jahe Kisaran Kutacane Langsa

Zhuhur 12:37 12:50 12:38 12:45 12:44 12:41 12:37 12:33 12:40 12:39

‘Ashar 16:00 16:13 16:01 16:07 16:07 16:05 16:01 15:57 16:03 16:02

Magrib 18:36 18:46 18:36 18:41 18:41 18:43 18:37 18:33 18:39 18:37

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

19:48 19:59 19:49 19:54 19:54 19:56 19:50 19:46 19:52 19:50

05:07 05:23 05:08 05:17 04:16 05:08 05:07 05:02 05:10 04:11

05:17 05:33 05:18 05:27 05:26 05:18 05:17 05:12 05:20 05:21

L.Seumawe 12:43 L. Pakam 12:36 Sei Rampah12:35 Meulaboh 12:47 P.Sidimpuan12:34 P. Siantar 12:35 Balige 12:35 R. Prapat 12:32 Sabang 12:50 Pandan 12:36

06:36 06:53 06:37 06:47 06:45 06:37 06:36 06:32 06:39 06:40

Zhuhur ‘Ashar 16:06 15:59 15:58 16:10 15:59 15:59 15:59 15:56 16:12 16:00

B1

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

Zhuhur ‘Ashar

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

18:39 18:35 18:34 18:45 18:37 18:35 18:36 18:33 18:45 18:38

19:52 19:48 19:47 19:58 19:49 19:48 19:49 19:46 19:58 19:51

05:16 05:06 05:06 05:18 05:01 05:04 05:03 05:00 05:24 05:04

05:26 05:16 05:16 05:28 05:11 05:14 05:13 05:10 05:34 05:14

Sibolga Sidikalang Sigli Singkil Stabat Takengon T.Balai Tapaktuan Tarutung T.Tinggi

12:36 12:38 12:48 12:40 12:37 12:44 12:32 12:43 12:36 12:35

18:38 18:38 18:44 18:41 18:36 18:41 18:32 18:42 18:37 18:34

19:51 19:51 19:56 19:54 19:49 19:54 19:45 19:55 19:50 19:47

05:04 05:07 05:20 05:09 05:08 05:16 05:02 05:12 05:03 05:05

05:14 05:17 05:30 05:19 05:18 05:26 05:12 05:22 05:13 05:15

Panyabungan 12:33 Teluk Dalam12:40 Salak 12:38 Limapuluh 12:34 Parapat 12:36 GunungTua 12:33 Sibuhuan 12:33 Lhoksukon 12:42 D.Sanggul 12:36 Kotapinang 12:31 AekKanopan 12:33

06:45 06:35 06:35 06:47 06:31 06:34 06:33 06:29 06:53 06:33

16:00 16:01 16:10 16:04 16:01 16:07 15:56 16:06 16:00 15:58

06:33 06:36 06:50 06:38 06:37 06:45 06:31 06:42 06:33 06:34

Dihisab oleh: Tim Ahli Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Sumut

Zhuhur ‘Ashar 15:57 16:04 16:02 15:57 15:59 15:57 15:57 16:05 16:00 15:55 15:57

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

18:36 18:44 18:38 18:33 18:36 18:35 18:35 18:39 18:37 18:32 18:33

19:49 19:56 19:51 19:46 19:49 19:48 19:48 19:52 19:50 19:45 19:46

04:59 05:06 05:07 05:03 05:05 05:00 04:59 05:15 05:05 04:59 05:01

05:09 05:16 05:17 05:13 05:15 05:10 05:09 05:25 05:15 05:09 05:11

06:28 06:35 06:36 06:33 06:34 06:29 06:28 06:44 06:34 06:28 06:31

Peserta UN 2011/2012 T. Tinggi 7.390 Siswa TEBINGTINGGI (Waspada): Peserta Ujian Nasional TP 2011/2012 se kota Tebingtinggi 7.390 siswa, dari tingkat SMP/MTs, SMA/MA dan SMK negeri dan swasta. Sedangkan pelaksanaan UN untuk SMP/MTs pada 23-26 April 2012, SMA/MA, 16-19 April 2012, SMK 16-18 April 2012. Hal itu disampaikan Kadis Pendidikan Drs. H. Pardamean Siregar, MAP, Rabu (18/1), di acara ‘Sosialisasi Penyelenggaraan UN 2011/2012’ di aula SMAN 1 Jalan Yos Sudarso. Hadir Wakil Wali Kota H. Irham Taufik, SH, MAP serta sekira 303 Kepsek se Kota Tebingtinggi. Dijelaskan,untuktingkatSMP negeri peserta yang ikut UN mencapai2.244siswa,SMPswasta 698 siswa, MTs negeri 79 siswa, MTs swasta 298 siswa. Tingkat

SMA negeri 1016 siswa, SMA swasta 995 siswa, MA negeri 47 siswa, MA swasta 241 murid. Sedangkan tingkat SMK negeri 1087 siswa dan SMK swasta 685 siswa. Ditambahkan, untuk kelulusan peserta didik dari satuan pendidikanditetapkanolehsatuan pendidikan melalui rapat dewan guru berdasarkan kriteria kelulusan. Namun bagi peserta didik yang dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua

NA (nilai akhir) mencapai paling rendah 5,5. Artinya, NA merupakan gabungan nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dengan nilai UN, dengan pembobotan40persenuntuknilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60 persen untuk nilai UN. Dan setiap mata pelajaran paling rendah 4,0. Ditambahkan, untuk SMA/ MA mata pelajaran yang diujinasionalkan meliputi, Bahasa indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Matematika, Kimia dan Biologi (IPA), Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ekonomi, Matematika, Sosiologi dan Geografi (IPS) serta Bahasa Indonesia, Bahasa inggris, Bahsa Asing, Matematika, Antropologi dan Sastra Indonesia

(Bahasa). Sedangkan MA (keagamaan) meliputi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Tafsir, Matematika, Fiqih dan Hadist. Untuk SMK meliputi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika. Kemudian SMP/ MTs, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA. Sementara Wakil Wali Kota H. Irham Taufik, SH, MAP, memberikan apresiasi positif atas kebijakanDinasPendidikanyangakan membuka peluang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam dan luar kota untuk mendaftar kesemuasekolahnegeriyangada, tanpa pembatasan. Pendaftaran calon siswa luar daerah menggunakan sistem on line. “Ini terobosanstrategis,transparandanakuntabel,” ujarWakilWali Kota.(a09)

Waspada/Ist

BUPATI Sergai Ir. HT. Erry Nuradi, M.Si didampingi Wabup Ir. H. Soekirman menyerahkan cenderamata kepada putra sulung Presiden RI, Kapten Inf Agus Harimurti Yudhoyono saat melakukan kunjungan silaturrahmi dan temu ramah bersama para Perwira jajaran Kostrad, dalam rangka persiapan kegiatan pelatihan terjun payung yang akan dilaksanakan di Kecamatan Perbaungan, di Desa Firdaus, Kec. Sei Rampah.

Serdang Bedagai Lokasi Latihan Terjun Payung Kostrad

Waspada/Rizaldi Anwar

BUPATI Deliserdang Drs. H. Amri Tambunan dan Wabup H. Zainuddin Mars, bersama Kaskostrad Mayjen Zahari Siregar beserta para staf.

Ribuan Penerjun Akan Mendarat Di Kualanamu Bupati Deliserdang Dukung Latihan Kostrad LUBUKPAKAM (Waspada): Ribuan penerjun akan latihan terjun payung di Bandara Kualanamu, kata Kaskostrad Mayjen Zahari Siregar. Kepada Bupati Deliserdang Drs. H. Amri Tambunan danWabup H. Zainuddin Mars, Mayjen Zahari menyebutkan, ribuan penerjun yang akan dilibatkan dalam latihan itu akan menggunakan pesawat Hercules. “Lokasi Kualanamu amat

mendukung dan bagus,” aku Zahari menambahkan, pihaknya juga akan mengadakan kegiatan bakti sosial di beberapa titik di SumateraUtara,antaralainpenanaman pohon. “Begitu pun butuh dukungan semua pihak baik moril mau pun materil,” imbuh Zahari, di ruang kerja Bupati, Rabu (18/1). Bupati Deliserdang Drs. H. Amri Tambunan sendiri menyambut baik pelaksanaan

Kabag Keuangan Kota Binjai:

‘Saya Hanya Membayar’ BINJAI (Waspada): Kasus proyek belum selesai dikerjakan rekanan tapi sudah dibayar oleh Kabag Keuangan Kota Binjai, yang sempat diunjukrasa Forum Binjai Bergerak (FBB) dengan mendatangi Kantor DPRD Kota Binjai, ditepis Kabag Keuangan. Menurut Kabag Keuangan Kota Binjai, Drs. Aspian kepada wartawan, Rabu (18/1), pihaknya hanya membayar, namun yang bertanggungjawab adalah kepala Kepala SKPD (Kepala Dinas) yang bersangkutan. Selain itu, katanya, pembayaran tersebut atas permintaan Kadis yang menangani proyek sesuai permohonan yang diajukan kepada pihak keuangan. “Jadi bukan kita yang mengada-ngada, namun semua itu tanggungjawab Kadis yang bersangkutan,” jelasnya. FBB, Selasa (17/1) melakukan unjukrasa ke kantor DPRD Kota Binjai. FBB juga menyerahkan bukti-bukti berupa foto proyek yang pekerjaannya terkesan menyalah.(a05)

Tronton Tabrak Colt Diesel, Satu Tewas SEIBAMBAN (Waspada): Truk tronton BK 8462 DU bermuatan inti sawit menabrak bagian belakang truk Colt Diesel bermuatan pupuk BK 8256 Yl, Selasa (17/1) malam sekira pukul 23:15 di Km 66, Jalinsum Simpang Kebun Sayur, Dusun I, Desa Sei Bamban, Kec. Sei Bamban, Kab. Serdang Bedagai. Akibat peristiwa itu, sopir Colt Diesel, Ris Jhon, 30, warga Desa Simpang Empat, Kec. Marbau, Kab. Labuhanbatu Utara, tewas setelah sempat dirawat di Klinik Firma yang hanya berjarak belasan meter dari lokasi kejadian. Informasi dihimpun, truk Colt Diesel dari Medan menuju Labuhanbatu Utara mengalami kerusakan pada bagian roda. Saat itu korban bersama pemilik pupuk (toke) Harmani Harahap, 48, warga Jl. Besar Marbau, Kec. Marbau, Kab. Labuhan Batu Utara tengah memperbaikinya dan posisi korban tepat di belakang bak belakang. Tiba-tiba dari arah Medan meluncur truk tronton bermuatan inti sawit menghantam bagian belakang truk Colt Diesel, tepat pada posisi korban. Truk Colt Diesel terperosok ke parit akibat kerasnya hantaman, sementara pengemudi tronton melarikan diri. Kapolsek Firdaus, AKP Helmi Yusuf bersama personil Satlantas Polres Sergai turun ke lokasi mengamankan kedua truk guna proses lebih lanjut.(c03)

latihan terjun payung Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang dijadwalkan digekar akhir Februari. Bupatiyangpadakesempatan itu didampingi Dandim 0204 DS Letkol ARH Wawik Dwinanto, M.Si, Asisten II Drs Agus, M.Si dan Kadis Infokom, Drs. Neken Ketaren berharap pelaksanaan latihan di Bandara Kualanamu inimenarikperhatianmasyarakat. “Soalnya kehadiran bandara

ini sudah lama ditunggu-tunggu, apalagi latihan ini melibatkan masyarakat sekitar, tentu sangat bermakna bagi mempererat rasa kebersamaan dan kecintaan dengan TNI dalam mewujudkan kemanunggalanTNI dan rakyat,” ujar Bupati. Untuk itu, harap Bupati, pelaksanaan latihan berjalan denganbaikdanlancar sertatidak mengabaikan kenyamanan bagi masyarakat sekitar.(m16)

Polres Sergai Tangkap Pelaku Cabul Anak Di Bawah Umur SEI RAMPAH (Waspada): Polres Serdang Bedagai menangkap tersangka pelaku cabul terhadap anak di bawah umur berinisial TS alias Anton Sitanggang, 36,wargaKebunSayurGabungan, Desa Pon, Kec. Sei Bamban, Kab. Serdang Bedagai, Selasa (17/1). KorbanadalahRini,15,bukan nama sebenarnya warga Dusun III, Desa Malasori, Kec. Dolok Masihul, Kab. Serdang Bedagai. Menurut keterangan, Rabu (18/1) di Mapolres Serdang Bedagai, pada Sabtu (27/8) pukul 14:00 saat korban pulang dari sekolah dan menerima telefon dari tersangka, berjanji menemui korban di terimal bus Bandar Kejum Tebingtinggi. Setelah bertemu, tersangka memukul bahu (pundak) korban sekali selanjutnya membawa korban dengan sepedamotor ke Hotel SDI di

Desa Sukadamai, Kec. Sei Bamban,Kab.SerdangBedagai.Dihotel, korbandisuguhiminumanberwarnamerah.Setelahminumkorban pusing dan tidak sadarkan diri. Ketika korban sadarkan diri sudah dalam keadaan bugil dan dipulangkan ke rumah kost mengendarai beca motor (betor). Namun korban heran, keesokan harinyaketikadiamembuangkecil terasasakitpadakemaluan.Setelah kejadianyangpertamaitu,tersangka mengulangiperbuatannyadihotel yang sama berulangkali. Polisiyangmenerimalaporan korban berhasil menangkap tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kapolres Serdang Bedagai AKBP Arif Budiman, S.Ik yang dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas AKP ZN. Siregar, Rabu (18/1), membenarkan hal itu.(a08/c03)

SEI RAMPAH (Waspada): Kabupaten Serdang Bedagai mendapat kehormatan menjadi tuan rumah dalam rangkaian kegiatan pelatihan terjun payung, yang dilakukan Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Kostrad). Hal ini dikemukakan Bupati Sergai Ir. HT. Erry Nuradi, M.Si didampingi Wabup Sergai Ir. H. Soekirmansaatmenerimakunjungan silaturrahmi sekaligus temu ramah dengan rombongan Perwira Kostrad, yang salah satunya adalah putra sulung Presiden RI Kapten Inf Agus Harimurti Yudhoyono di Sei Rampah, Rabu (18/1). Bupati Sergai HT. Erry Nuradi mengucapkan terimakasih kepada rombongan dari Kostrad atas apresiasi dan kepercayaan yang

delapan bungkus bakso dan minum. Usai minum, perempuan itu permisi. “Katanya dia mau menjumpai temannya,” ujar penjual bakso Arif. Namun ditunggu-tunggu hingga beberapa jam perempuan yang membawa anak itu tak muncul. Khawatir dengan kondisi anak, Arif pun mendatangi Mapolsek Rambutan di Jalan Yos Sudarso. Sela ternyata masih menggunakan baju TK Nurul Iman, Kec. Aek Kuasan. Pihak Polsek

sedia menjaga keutuhan dan membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat terwujud. Hadir dalam kesempatan itu Asisten Pemum Rudi Sitorus, SH, Kakan Kesbangpol Linmas Drs. Ramses Tambunan, Kabag HumasDrs.H.Mariyono,SPserta rombongan Perwira Kostrad, di antaranya Aster Kas Kostrad Kol Inf Andjar, Wa. Aster Kasdam I/ BB Letkol Inf Mulyadi, Ka. Pendam Letkol Kav. L. Sitompul, Pabandya Bakti TNI Dam I/BB Letkol Inf SY.Tanjung dan Kasdim 02/04 Mayor Inf Hendra Wijaya. Sebelumnya Aster Kas Kostrad Kol Inf Andjar menjelaskan kepada Bupati Serdang Bedagai Ir. HT. ErryNuradi, M.Si, pelatihan terjun payung akan dilaksanakan

di tiga kabupaten se Provinsi Sumatera Utara, yaitu Kabupaten SerdangBedagai,Deliserdangdan Kabupaten Langkat. Pelaksanaan pelatihandirencanakanpadaakhir Februari2012,diikuti1.100personel penerjun dari jajaran Kostrad. Pelatihan ini, menurut Kol Inf Andjar, dirangkai dengan karya bakti, bakti sosial, penghijauan, sosialisasipengenalanKostraddan ceramahtentangkarakterbangsa. Tujuannya meningkatkan kemampuan dan keterampilan para prajurit dalam latihan terjun payung di satuan lintas udara. Karena dengan kemampuan lalulintas udara tersebut, pasukan Kostrad siap melaksanakan tugas-tugas di daerah yang sulit dan terpencil, dalam memelihara danmenjagaintegritasNKRI,jelas Andjar.(a08)

Khataman Quran 4.700 Santri Warnai Hari Jadi Langkat STABAT (Waspada): Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH mengaku sangat bahagia dan terharuataskehadiransekira4.700 santri dari TPQ (Taman Pembacaan Quran) dari seluruh kecamatanyangmelaksanakanKhataman Quran secara missal, dalam kaitan peringatan Hari Jadi ke 262 KabupatenLangkatyangberlangsung di Alun-alun Tengku Amir Hamzah di Stabat, Rabu (18/1). Lantunan Alquran bagi umat yang beriman dapat memberi motivasi sekaligus kesejukan dalam upaya mewujudkan generasi yang santun, kata Bupati mengawali sambutannya. Bupati H. Ngogesa juga memberikan apresiasi kepada segenap ikatan Guru TPQ yang dengan dana swadaya, sukarela, ikhlas turut berpartisipasi dalam menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Langkat tersebut. “Semoga apa yang telah diberikan mampu menjadi kekuatan Langkat untuk terealisasinya visi religius,” kata bupati yang dalam kesempatan itu menerima balai pulut kuning dengan 262 butir telur. M. Syahrul, dari Komisi II DPRD Langkat dalam sambutannya memberikan dukungan agarprogramkegiatanbernuansa relijius ini berlanjut secara berkesinambungan. Sementara

Anak TK Diculik Dan Ditinggal Di T. Tinggi TEBINGTINGGI ( Waspada): Belum jelas motif penculikan atas Sela, 5, warga salah satu desa di Kec. Aek Kuasan, Kab. Asahan. Setelah membawanya ke Kota Tebingtinggi, pelaku meninggalkan begitu saja anak TK itu di warung bakso Jalan Sudirman, depan Ramayana, Selasa (17/1) malam. Dari sejumlah keterangan, seorang ibu datang bersama anak balita memakai pakaian TK ke warung bakso Acemana. Perempuan itu memesan

diberikan kepada Pemkab Sergai, dengan menunjuk Kab. Serdang Bedagai sebagai lokasi pelatihan terjun payung yang rencananya akan diselenggarakan di Kec. Perbaungan. “Selain sebagai ajang demonstrasi kemampuan prajurit TNIADdalamatraksilintasudara, juga diharapkan dapat memberi pengetahuan kepada khalayak umum akan tanggungjawab dan beban tugas prajuritTNIAD,” ujar Bupati Sergai H.T. Erry Nuradi. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membangun kedekatan emosional dan rasa cinta antara masyarakat khususnya masyarakat Kab. Serdang Bedagai kepada para prajurit TNI AD, sehingga menimbulkan rasa kebanggaan memiliki pasukan TNI AD yang cakap, serta siap

Rambutan melalui Kapolsek menghubungi Kapolsek Aek Kuasan. Kapolsek Aek Kuasan pun menyebutkan anak itu dalam pencarian pihaknya, karena diculik pukul 10:00 pagi. “Orangtua korban sudah melapor ke polisi,” ujar Kapolsek Rambutan AKP M. Simarmata. Pihak kepolisian minta para orangtua meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan anak-anak mereka, karena kasus penculikan mulai muncul belakangan ini.(a09)

itu Kyai Abdurrahman selaku ketua panitia menyebutkan, pelaksanaankhatammassalsantri TPQ sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap kepemimpinan Bupati H. Ngogesa

Sitepu,SHyangkonsendalampembinaan keagamaan di daerah ini. Hadir Kapolres Langkat AKBP H. Mardiyono, Kajari Stabat H. Faturrahman, SH, Asisten Adm. Ekbangsos Indra Salahud-

din, jajaran kepala SKPD, Ketua PD. Muhammadiyah H. Sujarno, Ketua PD. Al-Washliyah Zaid Nur, Ketua BKPRMI Kurnia Amir, sejumlahalimulamadantokohmasyarakat serta undangan.(a01)

Waspada/Ibnu Kasir

BUPATI Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH menerima balai pulut kuning dengan 262 butir telur dalam acara Khataman Quran secara massal di Alun-alun Tengku Amir Hamzah di Stabat.

PD Pembangunan Binjai Bangkrut BINJAI (Waspada): Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Binjai yang didirikan Wali Kota berdasarkan Perda No. 12/2005 dengan tujuan menampung tenaga kerja dan peningkatan PAD, ternyata bangkrut. Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Utara yang mengumpulkan data dan audit, menemukan kerugianPDPembangunanBinjaisecarakumulatif Rp9.926.762.594,53. Sedangkan penyertaan modal Pemko Binjai sampai 2009 disalurkan Rp18.749.998.425. Direktur Eksekutif LSM P3H Binjai, Mhd. Jaspen Pardede, Selasa (17/1), minta Tipikor Poldasu yang menyidik kasus PD Pembangunan Binjai, memanggil mantan Direktur Utama Ir. NK serta mantan Direktur Umum dan Keuangan, HR, hingga kasusnya benar-benar tuntas. Apalagi laporan BPKP 10 Agustus 2011, selain PD Pembangunan dinilai bangkrut, laporan keuangan secara formal perusahaan belum terlaksana dengan benar. Hanya tercatat periode

1 Januari 2010 sampai 15 Juli 2010 saldo Rp72.646. Kemudian ada copy print-out rekening koran giro PD Pembangunan Binjai di bank, periode 1 Januari sampai 2 Agustus 2010 dengan saldo Rp19.754.276. Sedangkan penyertaan modal Pemko Binjai Rp500.000.000 tercantum dalam mutasi kredit rekening sesuai jumlah pada 12 April 2010. BPKP menilai data dan dokumen terkait denganlaporankeuanganPDPembangunan20062009 dan 2010 tidak lengkap. Direktur Utama PD Pembangunan, Ir. H. Ayub Syaiful melalui surat No. 900-188.BU/2011 tertanggal 4 Agustus 2011, melaporkan kepada tim audit BPKP, tentang data-data yang tidak tersedia. Dijelaskan penyertaan modal Pemko Binjai 2010 sebesar Rp500.000.000 disaat direksi dipimpin Ir. NK. Ayub melaporkan keuangan 2008-2009 rugi Rp10 miliar.TimTipikor Poldasu sudah melakukan pemeriksaan dan pemanggilan terhadap direksi lama atas dugaan tindak pidana korupsi pada 2006 - 2009.(a04)


Sumatera Utara

B2 WASPADA

Pemimpin Umum Dr. Hj. Rayati Syafrin Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab H. Prabudi Said Wakil Pemimpin Umum/Wapemred H. Teruna Jasa Said Wakil Penanggung Jawab H. Sofyan Harahap Redaktur Senior H. Azwir Thahir Pemimpin Perusahaan: Dr. Hj. Rayati Syafrin. Wakil Pemimpin Perusahaan: H. Bahtiar Tanjung. Iklan: Hj. Hilda Mulina (Kabag), Rumondang Siagian (Medan), Lulu (Jakarta). Redaktur Pelaksana Berita: Armin Rahmansyah Nasution. Redaktur Pelaksana Opini & Artikel: Dedi Sahputra. Redaktur Minggu & Akhir Pekan: Muhammad Thariq. Redaktur Berita: H. Halim Hasan, Hendra DS. Redaktur Medan: David Swayana. Redaktur Sumatera Utara: H.T. Dony Paridi. Redaktur Aceh: M. Zeini Zen. Redaktur Luar Negeri: H. Muhammad Joni. Redaktur Nusantara: Edward Thahir. Redaktur Olahraga: Jonny Ramadhan Silalahi. Redaktur Ekonomi: Armin R. Nasution. Redaktur Agama: H. Syarifuddin Elhayat. Litbang: H. Akmal AZ (Kabag). Humas: H. Erwan Effendi (Kabag), Aidi Yursal. Sekretaris Redaksi: Hj. Hartati Zein. Pemasaran: H. Subagio PN (Medan), Zultamser (Sumatera Utara), Sinur Manik (Aceh). Asisten Redaktur: Irwandi Harahap (Medan); Irham Hagabean Nasution (Sumatera Utara); Armansyah Thahir (Sumatera Utara, Otomotif); Diurna Wantana (Aceh); Austin Antariksa (Olahraga, KMS Kreasi); Syafriwani Harahap (Luar Negeri, Popular, Pariwisata); Rudi Faliskan (Berita); Erwin Siregar (Opini); Hj. Hoyriah Siregar (Ekonomi); T. Junaidi (Hiburan); Hj. Erma Sujianti Tarigan (Agama), Hj. Neneng Khairiah Zen (KMS Remaja, Mode); Anum Purba (Keluarga); David Swayana (Infotainmen); Hj. Ayu Kesumaningtyas (Kesehatan); Dedi Riono (Budaya); Denny Adil (Pelangi). Wartawan Kota Medan: Umum: Zulkifli Harahap, Amir Syarifuddin, Ismanto Ismail, Rudi Arman, Zulkifli Darwis, H. Abdullah Dadeh, H. Suyono, Ayu Kesumaningtyas, Feirizal Purba, Gito AP, M. Ferdinan Sembiring, M. Edison Ginting, Anum Purba, Sahrizal, Sulaiman Hamzah, Sugiarto, Rustam Effendi, Mursal Alfa Iswara, Andi Aria Tirtayasa, Maini Anggita, Silfa Humaira. Olahraga: Austin E. Antariksa, H. Syahputra MS, Setia Budi Siregar, Dedi Riono. Fotografer: Muhammad Faisal, Hang Tuah Jasa Said, Surya Effendi, Hamdani. Otomotif: Armansyah Thahir. Koran Masuk Sekolah/KMS: Dedek Juliadi, Hajrul Azhari Ritonga. Wartawan Jakarta: Andi Yanto Aritonang (Koordinator Liputan), Hermanto, H. Ramadhan Usman, Hasriwal AS, Nurhilal, Edi Supardi Emon, Agus Sumariyadi, Dian Warastuti, Aji K, Yuslan Kisra. Wartawan Sumatera Utara: Binjai: H. Riswan Rika, Nazelian Tanjung. Deli Serdang: H.M. Husni Siregar, Hotma Darwis Pasaribu, Rizaldi Anwar, M. Suhandi Nasution. Serdang Bedagai: Eddi Gultom, Edi Sahputra. Stabat: H. Ibnu Kasir, Abdul Hakim. Pangkalan Brandan: Chairil Rusli, Asri Rais. Kabanjahe/ Berastagi: Dickson Pelawi, Basita Bukit, Dedek Mohan Basri Hasibuan, Micky Maliki. Tebing Tinggi: Muhammad Idris, Abdul Khalik. Pematang Siantar: Mulia Siregar, Edoard Sinaga. Simalungun: Ali Bey, Hasuna Damanik, Balas Sirait. Aek Kanopan: Indra Muheri Simatupang, Syahril Ilham. Rantau Prapat: H. Nazran Nazier, Armansyah Abdi, Neirul Nizam, Budi Surya Hasibuan. Kota Pinang: Hasanuddin Harahap, Deni Syafrizal Daulay. Pangururan: Edison Samosir. Balige: Jimmy Sitinjak. Sidikalang: Natar Manalu. Pakpak Bharat: Arlius Tumanggor. Tarutung: Parlindungan Hutasoit, Marolop Panggabean. Sibolga/Tapanuli Tengah: Zulfan Nasution, Alam Satriwal Tanjung. Padangsidimpuan: H. Syarifuddin Nasution, Sukri Falah Harahap, Ahmad Cerem Meha. Gunung Tua: Sori Parlah Harahap. Sibuhuan: Idaham Butarbutar, Syarif Ali Usman. Panyabungan: Munir Lubis, Sarmin Harahap, Alpin Lubis. Gunung Sitoli: Bothaniman Jaya Telaumbanua. Kisaran: Nurkarim Nehe (Koordinator Liputan Asahan, Batubara & Tanjungbalai), Bustami Chie Pit, Sapriadi. Batubara: Helmy Hasibuan, Agus Diansyah Hasibuan, Sahril, Iwan Hasibuan. Tanjung Balai: Rahmad Fansur Siregar, Rasudin Sihotang. Wartawan Aceh: Banda Aceh: Aldin Nainggolan (Ka Perwakilan), Iskandarsyah (Koordinator Liputan), Muhammad Zairin, Munawardi Ismail, Zafrullah, T. Mansursyah, T. Ardiansyah, Jaka Rasyid, Gito Rollies. Lhokseumawe: Bustami Saleh (Ka Perwakilan/Koordinator Liputan), M. Jakfar Ahmad, Zainal Abidin, Zainuddin Abdullah, Maimun, Arafat Nur. Kuala Simpang: Muhammad Hanafiah, Hasanul Hidayat. Langsa: H. Syahrul Karim, H. Ibnu Sa’dan, H. Samsuar. Lhoksukon: Musyawir, Mustafa Kamal. Idi: Muhammad H. Ishak. Bireuen: HAR Djuli, Amiruddin, Abdul Mukti Hasan. Takengen: Bahtiar Gayo, Irwandi. Sigli: Muhammad Riza, H. Rusli Ismail. Sabang: T. Zakaria Al-Bahri. Subulussalam: Khairul Boang Manalu. Tapaktuan: Zamzamy Surya. Blangpidie: Sudarmansyah Putra. Kutacane: Mahadi Pinem, Ali Amran. Blangkejeren: Bustanuddin, Wintoni. Bener Meriah: Khairul Akhyar, Irham Hakim. Singkil: Tarmizi Ripan, Mansurdin. Sinabang: Muhammad Rapyan.

� Semua wartawan Waspada dilengkapi dengan kartu pers. Tidak dibenarkan menerima uang dalam bentuk apapun. Jangan layani dan segera laporkan ke pihak berwajib atau ke Sekretaris Redaksi bila ada oknum yang mengaku wartawan Waspada tetapi tidak bisa menunjukkan kartu pers yang sah, ditandatangani Pemimpin Redaksi �

Hubungi kami Penerbit: PT Penerbitan Harian Waspada Komisaris Utama: Tribuana Said Direktur Utama: dr. Hj. Rayati Syafrin, MBA, MM SIUPP: 065/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/198 tanggal 25 Februari 1988 Anggota SPS No. 13/1947/02/A/2002 KANTOR PUSAT Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 4150858, Faks Redaksi: (061) 4510025, Faks Tata Usaha: (061) 4531010. E-mail Redaksi: redaksi@waspadamedan.com KANTOR PERWAKILAN DAN BIRO � Perwakilan dan Biro Jakarta: Jalan Siaga II No. 6 C Pejaten Barat, Pasar Minggu Jakarta Selatan. Tel: (021) 79197052, Faks: (021) 79199874. � Perwakilan dan Biro Banda Aceh: Jalan Ratu Syafiatuddin No. 21 C, Banda Aceh. Tel & Faks: (0651) 22385. � Perwakilan dan Biro Lhokseumawe: Jalan Iskandar Muda No. 65, Lhokseumawe. Tel: (0645) 42109. � Biro Asahan, Batubara & Tanjungbalai: Jalan Sutami No. 30 Kisaran. Tel: (0623) 41412. Harga iklan per mm kolom: Hitam-putih Rp. 11.000,-, berwarna Rp. 30.000,Halaman depan: hitam-putih Rp. 33.000,-, berwarna Rp. 90.000,Ukuran kolom: 40,5 mm. E-mail Iklan: iklan@waspadamedan.com Pencetak: PT Prakarsa Abadi Press, Jalan Sidorukun Medan. Isi di luar tanggung jawab percetakan

Minta Audit Kinerja Panitia Hari Jadi Batubara LIMAPULUH (Waspada): Bupati diminta menginstruksikan pihak inspektorat untuk mengaudit kinerja Ketua Panitia hari jadi ke 5 Tahun 2011 dalam hal ini Asisten II Sekdakab Batubara atas dugaan penyelewengan anggaran kegiatan, sebagaimana tudingan disampaikan pengunjuk rasa. Anggota DPRD Kab. Batubara, Al-As’ari, SAg, MSi mengatakan itu kepada Waspada terkait aksi unjukrasa, Selasa (17/1). “Kita sangat mendukung aspirasi disampaikan dan perlu transparansi terhadap kegiatan dilakukan, agar semua mengetahui,” sebut politisi dari PPP itu, sembari mengatakan dewan berkewajiban menampung dan menindaklanjuti aspirasi disampaikan masyarakat. Dalam aksinya, pengunjuk rasa meminta kinerja Asisten II dievaluasi selaku ketua panitia atas dugaan indikasi penyelewengan anggaran kegiatan dalam rangkaian hari jadi. ‘’Dewan tidak hanya berdiam diri dan dapat bertindak tegas melakukan pemanggilan sejalan meminta pertanggungjawaban Asisten selaku Ketua panitia Hari Jadi ke 5,’’ sebut salah seorang pengunjukrasa disela-sela aksi. Menurutnya, biaya kegiatan dianggarkan APBD Batubara mencapai ratusan juta rupiah untuk mendukung berbagai kegiatan dilaksanakan. Namun dugaan pengutipan terhadap SKPD maupun kecamatan tetap terjadi. Pengunjukrasa mengaku pernah mempertanyakan langsung kepada Asisten II dan membantah tudingan itu, namun berupaya untuk ‘’menyuap’’ sehingga menguatkan terjadinya indikasi penyelewengandanperludiaudit.Kedatanganpengunjukrasaditerima oleh Wakil Ketua DPRD Batubara, Asmadinata dan Sekwan. (a13)

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

Nelayan Tetap Diteror, Meski Setor Rp900 Ribu TANJUNGBALAI (Waspada): Kendati nelayan dan pengusaha pukat apung mengaku telah menyerahkan uang keamanan laut kepada biro jasa NGM, namun mereka masih mendapat teror di laut. “Setiap kali pasang (redjadwal berangkat melaut), kami serahkanuangkeamanankepada biro jasa NGM sebesar Rp900.000 (sembilanratusriburupiah),.Tapi, kenyataannya kami masih mengalami ancaman teror dan perompakandilaut,”ujarseorang pendemo,Akiat,dihalamanMako Sat Pol Air Polres Tanjungbalai, Rabu (18/1). Menurut Akiat, beberapa waktuterakhir,kapalpukatapung milik pengusaha Kota Tanjungbalai kerap mendapat gangguan keamanan di laut. “Bagaimana tak rugi, sebelum berlayar kami membayar keamanan, tetapi di laut tetap juga tidak aman,” tegas Akiat usai berdialog dengan Kasat Pol Air AKP Edi Plantino. Sementara seorang nelayan yang enggan disebut namanya mengaku, kerap mengalami

gangguan keamanan di laut. Bahkan beberapa kali terjadi perompakan dan penyanderaan. Namun, mereka takut melaporkan ke pihak keamanan dengan alasan lebih baik berunding dengan perompak agar kapal dan ABKnya bisa selamat. “Jika tidak ada kepastian keamanan di laut, kami tak akan berani mencari ikan dan usaha ini terancam gulung tikar,” ujar pria bermata sipit sembari mengungkapkan kekesalannya terhadap biro jasa NGM yang mengaku dapat menjamin keamanan di laut. Kasat Pol Air, Polres Tanjungbalai AKP Edi Plantino menjawab para demonstran mengatakan wilayah hukum mereka tidak sampai ke laut dan hanya sebatas Kuala Bagan Asahan. Meski begitu, Edi mengaku tetap

melakukan koordinasi dengan aparat keamanan laut untuk memantau dan mengawasi aktifitas kriminal di perairan itu. Sementara, pemilik usaha biro jasa NGM, As, membantah telah menerima uang jasa keamanan laut sebesar Rp900 ribu/ kapal setiap akan berangkat. Dia mengatakan pernyataan para demonstran itu merupakan upaya pihak tertentu untuk menjatuhkan bisnis biro jasa miliknya. “Ini hanya persaingan bisnis, sayatidakpernahmenerimadana jaminankeamanandilaut,kecuali hanya uang jasa mengurus dokumen-dokumen kapal,” ujar As dikonfirmasi Waspada di kantornya. Namun dia mengaku pernah didatangi sejumlah pengusaha untuk mengadukan dan mencari solusi karena kapal mereka dirompak di laut.Waktu itu terang As, dia mengarahkan agar para pengusaha mendatangi aparat keamanan setempat dan melaporkannya secara resmi. “Saya arahkan mereka ke TNI AL dan Polisi Air,” tuturnya. (a32)

Dikira Terkena Palasik, Ternyata Gizi Buruk TANJUNGBALAI (Waspada): Seorang anak Rahmi, 1,4 tahun terpaksa menjalani perawatan intensifdiRSUDKotaTanjungbalai akibat gizi buruk, Selasa (17/1). Anak tersebut cukup lambat dibawa ke rumah sakit karena sang orang tua Nuraini mengira pasien terkena penyakit mistis (palasik). “Dua bulan lalu saya bawa berobat ke dokter, tapi tak kunjung sembuh juga. Terpaksalah kami berobat ke dukun kampung saja karena mungkin terkena palasik,” ujar Nuraini kepada Waspada. Menurutibuyangkinitengah mengandung enam bulan anak ketiganya, sejak lahir tidak ada gejala tanda-tanda gizi buruk. Bahkan, sempai umur pasien delapan bulan, dirinya tetap memberikan ASI ekslusif secara berkesinambungan. Pantauan Waspada, keadaan anak itu cukup memprihatinkan denganbadankurusdenganberat hanya 6,1 Kg, sementara berat badan normal seusianya harus diatas 12 kg. Di samping itu, kulitnyatampakmengelupasdan bersisik, terutama di bagian paha, lengan dan punggung.

Namun menurut petugas medis, kondisi anak kedua dari pasangan Nuraini dan Safrizal itu kini jauh lebih baik dibanding beberapa hari sebelumnya saat pertama kali masuk rumah sakit. Ketika itu, berat badannya kurang dari enam kg saat ditimbang dan waktudiberimakanselaluditolak. DirekturRSUDKotaTanjungbalai Hj. Diah RetnoW menjelas-

kan, keluhan utama pasien ketika masuk UGD ialah adanya ruam sisik di permukaan kulit tubuh. Selain mengalami deman, mencret, perut menegang, sehingga terindikasi terserang gizi buruk. Saat ini kata Direktur, pasien belumdiperbolehkanpulangdan masih menjalani perawatan intensifdaripetugasmedisdengan kesehatan yang ketat. (a32)

Bupati Labuhanbatu Serahkan Bantuan Kapal Untuk Nelayan SUNGAI BEROMBANG (Waspada): Bupati Labuhanbatu dr. H.Tigor Panusunan Siregar SpPD menyerahkan bantuan 10 unit kapal penangkap ikan kepada 10 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Sungai Berombang, Kec. Panai Hilir, Kab. Labuhanbatu, Selasa (17/1). Penyerahan kapal berbobot 5 gross ton (GT) berkekuatan 23 horse power (HP) itu, dihadiri Wakil Bupati Suhari Pane SIP, Ketua DPRD Hj. Ellya Rossa Siregar SPd, Dandim 0209/LB Letkol Inf Abdi Iman Sakti Zebua, Ketua Pengadilan Bambang Sudradjat SH, anggota DPRD Sumut Drs. Ahmad Ikhyar Hasibuan dari Partai Demokrat, anggota DPRD Kab. Labuhanbatu David Siregar, SH dan H. Jakfar, Asisten Pemerintahan Drs. Karlos Siahaan,AsistenEkbangDrs.EdiSampurnaRambe MSi, para kepala SKPD, Camat Panai Hulu Muhammad Fahmi SH, Camat PanaiTengah Mora Parapat, S.Sos, Camat Panai Hilir Zahid Harahap, S.Sos dan ribuan masyarakat Panai Hilir. Kapal yang dilengkapi dengan alat tangkap ikan berupa jaring insang (gillnets) itu, diserahkan bupati kepada KUB setelah sebelumnya dilakukan pengundian yang dilaksanakan di kantor Camat Panai Hilir yang disaksikan seluruh KUB dan Unsur Muspika serta tokoh masyarakat.

Waspada/Rasudin Sihotang

PASIEN gizi buruk Rahmi tengah menjalani perawatan intensif di ruangan anak RSUD Kota Tanjungbalai.

dapstressitupulangkerumahnya tanpa busana hanya menutup kemaluannya memakai karung beras. Kepulangan Ucok sontak membuat geger kampung. Pasalnya, sehari sebelumnya warga bersama Tim SAR dibantu pihak Kepolisian sudah sibuk mencari jenazah Ucok di sungai Barumun.Bahkanpihakkeluarga sudah menggelar tahlilan untuk mendoakan kepergian Ucok. Menurut keterangan tetangga korban, Edy Pulungan, pagi itu korban pulang ke rumahnya dengan kondisi pucat dan luka

goresan disekujur tubuhnya dan sudahtidakmenggunakansehelai pakaian ditubuhnya. “Korban pulangmenggunakankarungyang menutupi kemaluannya serta tongkat ditangannya,” kata Edy. Namun Ucok sampai kini belumbisadiajakberkomunikasi. Waspada yang mencoba mewawancarainya tidak mendapatkan jawaban apapun. Namun menurut keluarga Ucok, bahwa setelah terjun dari jembatan Ucok menghanyut hingga ke ladangnya. “Menurutnya setelah terjun, dia hanyuthinggakeladangnya,”kata adik korban, Badul. (c18)

Adapun kelompok usaha bersama nelayan yang berhasil memenangkan undian dan menerima bantuan pada hari itu adalah KUB Senangin, Pukat I, Cumi-Cumi, Garapu II, Gulama, Kepiting Renjong, Pukat II, Gubal, Garapu I dan KUB Udang Bunga. Bupati Tigor Panusunan Siregar dalam pidato arahannya meminta seluruh nelayan di daerah itu untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan serta dapat merawat kapal penangkap ikan yang diberikan. “Bagi yang belum menerima bantuandimintauntukbersabar,karenaPemkabLabuhanbatu pada tahun anggaran 2012 juga telah mengalokasikan anggaran untuk membeli sebanyak 25 unit kapal yang akan diserahkan kepada nelayan di Sungai Berombang ini,” jelas Tigor. Pada kesempatan itu Tigor secara khusus memberikan ucapan terima kasih kepada Drs. Ahmad Ikhyar dan kawan-kawan di DPRD Sumut yang telah memperjuangkan dana aspirasi ke Kab. Labuhanbatu sebesar Rp25 miliar. “Dana sebesar ini tentunya sangat besar manfaatnya bagi masyarakat Labuhanbatu, oleh sebab itu sudah sewajarnya kita mengucapkan terima kasih kepada wakil-wakil kita di DPRD Sumut,” kata Tigor. (c07)

Masyarakat Sambut Pengerukan Sungai Atasi Banjir TALAWI (Waspada): Masyarakat Desa Padang Genting, Kec. Talawi, Kab. Batubara menyambut antusias pembersihan anak sungai maupun sungai yang saat ini sedang berjalan. “Lihat itu, satu alat berat sedang beroperasi membersihkan anak sungai maupun sungai yang tumpat sebagai upaya mengatasipasi banjir seperti selama ini,” sebut beberapa warga desa kepada Waspada, Senin (16/1). Warga mengaku sudah lama menantikan dilakukan pembersihan anak sungai Aek Kelubi tersebut, yang tumpat akibat akar tanaman kelapa maupunsawityangmenutupalursungai.Sehingga, begitu musim penghujan maupun pasang besar, air sulit mengalir dan bertahan mengenangi pemukiman penduduk maupun sarana umum dan perkebunan/perladangan di desa. “Kondisi ini kerap kami rasakan bila musim

Dikira Mati, Paragat Pulang Selamat KOTAPINANG (Waspada): Aksi terjun ke sungai Barumun yang dilakukan Syahiruddin Ritonga, 38, warga Teluk Pinang, Desa Asam Jawa, Kec. Torgamba, Kab.LabuhanbatuSelatan(Labusel), Selasa (17/1) dinihari, cukup menghebohkan.Apalagi priayang akrab disapa Ucok itu, ternyata pulang kembali dengan selamat. Semula, warga dan sanak saudara Ucok mengira pria yang sehari-hari bekerja sebagai paragat (penyadap) tuak dan pencari pakkat itu telah tewas terbawa arus sungai. Namun, Rabu (18/ 1) pagi, Ucok yang diduga mengi-

Waspada/Budi Surya Hasibuan

BUPATI dr. H. Tigor Panusunan Siregar dan Ibu dr. Hj. Fitra Laila TP Siregar SpTHT serta Wakil Bupati Suhari Pane SIP menerima seperangkat pakaian adat Melayu pada acara upahupah yang dilakukan oleh pemuka masyarakat.

penghujan maupun pasang laut tiba,” ujar Khaidir sembari mengatakan, hal itu menyebabkan pendangkalan dan berekses terhadap kelancaran boat/sampan nelayan yang hendak turun ke laut. Menurut warga, tahap awal pengerukan dilakukan pada anak sungai dan parit Dusun I sampai mempertemukan induk sungai sebagai melancarkan air mengalir. Bupati Batubara H OK Arya Zulkarnain SH, MM mengatakan, pengerukan sebagai langkah perawatan terhadap sungai maupun parit di sekitar yang tidak berfungsi secara optimal karena tumpat, sehingga diperlukan pengerukan sebagaimana permintaan masyarakat. “Ini manfaatnya kita sering berkereta menyusuri pedalaman, sehingga mengetahui titik sungai yang tumpat perlu diperhatikan,” ujar OK Arya. (a13)

Musim Penyusutan Buah Harga Sawit Beragam KISARAN (Waspada): Harga sawit di musim trek (penurunan hasil buah) di Asahan tidak seragam dan cenderung lebih murah. Sehingga, penghasilan petani berkurang dan para penadah (pabrik) mendapat keuntungan berlipat. Hal itu diungkapkan petani sawit Desa Telukdalam, Kec. Telukdalam, Heru Sihotang ditemui Waspada, Selasa (17/1). Dia menuturkan, untuk saat ini harga jual sawit memang mengalami kenaikan dengan harga Rp1.190 per kilogram yang dijual ke agen, sedangkan untuk ke pabrik langsung dihargai Rp1.600 per kilogram. Harga tersebut tidakseragambiladibandingkanpabriklain,karena ada beberapa pabrik menerima sawit dengan harga Rp1.620 atau 1.630 per kilogram. “Tidak ada keseragaman harga, padahal mutu dan kualitas buah sawit di Asahan sama. Sehingga yang menguntungkan dalam hal ini adalah pihak pabrik. Sementara petani hanya menerima

keuntungan sedikit dan hanya bisa menutupi kebutuhan hidup dan perawatan perkebunan milik mereka,” kata Heru. Oleh sebab itu, Heru berharap pemerintah untuk membentuk sebuah tim untuk mengecek harga, sehingga nilai jual kelapa sawit mendapat keseragaman. Langkah tersebut akan menguntungkan para petani serta dapat menghindar dari upaya pabrik yang ingin mengambilkeuntunganbesar,terutamadiwilayah pedalaman. “Untuk saat ini memang harga sawit naik, tapi berdasarkan prediksi, pada awal April-November harga akan kembali merosot sekitar Rp500 per kilogram, disebabkan pada waktu itu musim puncak buah. Akibatnya harga sawit di Asahan akan mencapai Rp1.000 per kilogram, dan hal merupakan bencana bagi petani dan tidak bisa mendapat keuntungan,” ujar Heru. (a15)

Plus-minus Monza Tanjungbalai “Dipilih... dipilih... dipilih... murah saja Pak, Bu, Bang, Tante! Masih bagus, lihat saja barangnya, tidak apa-apa...!,” Begitulah suara riuh ratusan pedagang pakaian bekas (monza) di pasar TPO Kota Tanjungbalai menawarkan barang-barangnya. Bak nya-

nyian burung di pagi hari, suara mereka saling bersahutan antara satu dengan lainnya membuat suasana di pasar eks pakaian luar negeri terbesar di kota itu kian ramai. “Baju tidur ini berapa Bang, kalau celana jeans warna biru itu?, Boleh kurang kan?,” tanya pem-

beli, Siti Rubiah, 37, dengan nada agak cerewet kepada seorang pedagang yang menggelar berbagai jenis pakaian bekas di trotoar pasar itu, Minggu (15/1). Pakaian tidur bercorak garis vertikal itu kemudian dibungkus dengan plastik kresek setelah terjadi tawar menawar dan

Waspada/Rasudin Sihotang

Sejumlah warga bertransaksi di bursa perdagangan pakaian bekas TPO Kota Tanjungbalai.

menyepakati harga sepasangnya Rp30 ribu. Kendati warna keabuabuan tampak agak sedikit kusam bekas dipakai, namun Rubiah tetap berminat membawanya ke rumah. Pasar yang berada tepat di pinggiran Sungai Silau itu setiap hari ramai dikunjungi pembeli. Bahkan di akhir pekan tepatnya hari Minggu, pengunjung bursa pakaian bekas itu mencapai ribuan orang yang bukan saja berasal dari Kota Tanjungbalai, melainkan warga luar daerah seperti Asahan dan Medan. Mereka datang berbondongbondong menumpang beca bermotor, sepedamotor, dan angkutanumum.Takketinggalan mobil pribadi dan mewah juga turut mendominasi lahan parker, bahkan akibat banyaknya kendaraan yang masuk, juru parkir terpaksa mengarahkan pengendara hingga mencapai bibir sungai. Tidak sedikit masyarakat menggantungkan hidup dari bursapakaianbekasasalMalaysia itu. Mulai dari pedagang, juru parkir, pemikulbarang,jasapengangkutan,turutmengambilkeuntungan untuk sekadar mencari nafkahgunamenghidupianggota keluarga. Namun di balik itu semua, ada hal yang lebih membaha-

yakanribuanorangmelaluiproses pengiriman dari negara tetangga. Jika diperhatikan, barang-barang bekas itu masuk ke KotaTanjungbalai tanpa dilengkapi dokumen danmelaluipemeriksaanBeadan Cukai Teluknibung. Sehingga selain merugikan negara dari sisi pajak, juga disinyalir rawan penyelundupan benda-benda terlarang seperti narkoba, senjata tajam, dan senjata api yang diikutsertakan dalam ballpress (kemasan paket monza). Kendati narkoba belum pernah ditemukan, namun beberapa tahun silam didapati senjata api diselundupkan bersamaan dengan pakaian bekas. Kerugian lain akibat masuknya pakaian bekas ke Indonesia yakni merosotnya industri garmen (pakaian) dalam negeri karena kalah bersaing dengan monza. Masyarakat mulai dari kalangan bawah hingga menengah ke atas cenderung lebih memilih pakaian bermerek, berkualitas dan harga terjangkau meski pada dasarnya bekas luar negeri. Di Sumatera Utara, salah satu pintu masuk eks pakaian bekas luar negeri melalui perairan Asahan, Batubara dan Kota Tanjungbalai. Meski patroli keamanandanpetugasBeaCukai

ekstra ketat mengawasi perairan, namun kenyataannya monzatidakpernahhabisdari pasar TPO. Untuk mengatur soal pakaian bekas ini, Pemerintah RI melalui Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No.229/MPP/ Kep/7/1997 dan No.642/ MPP/Kep/9/2002 Tentang Perubahan Lampiran I No.230/MPP/Kep/7/1997 menyatakan, barang impor harus dalam keadaan baru dan barang gombal dan bekas dilarang. Nah, untung dan rugi perdagangan monza merupakan sebuah dilema di tengah-tengah bangsa Indonesia.Disisilain,banyakwarga menggantungkan hidup, tetapi di pihak lainnya, anak bangsa akan terjerat dalam lingkaran narkoba dan meningkatknyatindakkriminalitas akibatpenggunaansenjataapi. Apa solusinya, mari merenung sejenak dan tanya diri sendiri sehingga kita dapat mengambil keputusan yang lebih baik. Semoga rakyat Indonesia makmur, jauh dari bahaya narkoba, serta aman dan damai. Semoga.... * Rasudin Sihotang


Sumatera Utara

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

B3

Aksi Perampokan Marak Warga Paluta Resah GUNUNGTUA (Waspada): Warga Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), khususnya daerah perkebunan seperti Kec. Padangbokak, Simangambat dan Portibi dilanda keresahan akibat aksi perampokan semakin marak di sekitar kecamatan itu. Warga berharap pihak berwenang segera bertindak. “Meningkatnya aksi perampokandiwilayahKab.Palutaperlu disikapi oleh Muskpika. Memang sebelumnyakondisisudahaman, sekaranginiperampokankembali terjadi,” ujar Pirdaus warga Kecamatan Simangambat kepada

Waspada, Selasa, (17/1) di Gunungtua. Dikatakannya, pihak kepolisian seharusnya perlu melakukan koordinasi agar seluruh elemen masyarakat bisa bekerjasama menanggulangi kriminalitas.

“Koordinasi camat, pemuda dan masyarakat sangat diperlukan untukmemberirasaamankepada warga,” tambahnya. Menurut Pirdaus, koordinasi dari pihak berwajib sangat perlu, karena persoalan yang ada saat ini bukan persoalan yang biasa, bila perlu ada patroli bersama untukmenjagakeamanan.“Dulu, untuk menjaga keamanan, polisi patroli ke daerah perbatasan. Danmaribersama-samamenjaga keamanan lingkungan,” jelasnya. Menurutnya, aksi kejahatan ini juga susah untuk diketahui,

pasalnya akibat semakin banyaknya pendatang musiman yang memasuki daerah Kab. Paluta ini, maka semakin susah untuk mengetahui penduduknya. Untuk itu, pemerintah desa diharap melakukan pendataan ulang penduduk guna mengetahui jumlah warga yang bertambah. Dijelaskannya, seperti yang terjadi belum lama ini, seorang pengusaha jual beli emas, Thoib Mulia Daulay, 30, warga Pasar Binanga, Kec. Barumun Tengah, menjadi korban perampokan emas seberat 1 kg yang terjadi

diJalanLintasBatangPaneIIIatau perbatasan antara Kab. Paluta dengan Kec. Huristak, Kab. Padanglawas. Sampai saatini,jajaranPolsek Padangnolak baru berhasil meringkus salah satu tersangkanya, yakni AG, 22, warga Tebingtinggi, sedangkan tiga temannya yakni, S, 24, warga Batang Pane II, Kecamatan Padangbolak, UN, 30, warga Belawan dan P, 29, warga Sigambal, Kab. Labusel berhasil kabur dan masih dalam pencarian tim jajaran Polsek Padangbolak. (a35)

Titi Gantung Hutarimbaru Menanti Korban PANYABUNGAN(Waspada): Titi gantung Hutarimbaru yang menghubungkan lima desa di seberangsungaiBatanggadisKec. Kotanopan Kab. Mandailing Natal (Madina) menanti korban. Kondisi titi ini sangat mengkhawatirkan. Pantauan Waspada di lapangan, Senin (16/1) hampir semua komponen titi sudah mengalami kerusakan, mulai dari lantai yang keropos, bantalan penahan lantai lapuk, kawat pagar pengaman sudah tidak ada lagi. Kondisi ini sebenarnya sudah berlangsung beberapa tahun belakangan, namun sampai sekarang belum ada perhatian aparat terkait. Usulan perbaikan yang disampaikan masyarakatsudahseringdilakukan. Dilihat dari kondisinya, titi inisudahtidaklayakdilewati,sebab setiap saat bisa menimbulkan

korban jiwa. Karena parahnya kerusakan titi ini, kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa lagi lewat. Ini tentunya sangat menyulitkan bagi warga, sebab mereka akan terkendala mengangkut hasil alam untuk dipasarkan ke Kotanopan. Padahal, daerah ini terkenal dengan hasil alamnya yang sangat banyak. Haris Akhmad, 50, salah seorang tokoh masyarakat Hutarimbaru yang dijumpai mengatakan, kerusakan titi ini sudah cukup lama, namun sampai sekarang belum ada perhatian pemerintah. Begitu juga dengan usulan perbaikan, sudah sering dilakukan,bahkansudahpuluhan proposaldisampaikankePemkab Madina,namuntidakadatanggapan.Padahal,melihatkeberadaan titi ini sudah sangat mendesak untuk diperbaiki.

Haris Akhmad mengharapkan kepada anggota DPRD Madina yang berasal dari Dapem II agar ikut memperjuangkan perbaikan titi ini. “Sebab, kita menilai kontribusi mereka untuk memperjuangkan perbaikan titi inikitaanggapbelumada.Mereka itu adalah wakil kita di DPRD, jadi mereka juga harus memperjuangkan kepentingan rakyat.

Kalau perlu, kita meminta agar merekaturunlangsungmeninjau keberadaan titi ini,” ujarnya. Hal yang sama disampaikan Abdollah ,40, salah seorang warga Desa Aek Marian Simandolan. Menurutnya, aparat terkait dinilai terlalu lamban untuk membangun titi ini, padahal keberadaan titi ini sangat urgen bagi kelima warga desa.

“Pemkab Madina dinilai terlalu lamban menyahuti aspirasi warga untuk membangun titi tersebut. Apakah mereka harus menunggu ada korban jiwa baru titi ini di bangun? Terus terang, kita tidak menginginkan hal itu terjadi, untuk itu kita meminta kepada aparat terkait agar sesegera mungkin memperbaiki kerusakan titi ini,” pintanya. (c15)

Polres Tapsel Tuntaskan 28 Kasus Narkoba P. SIDIMPUAN (Waspada): Sejak Januari hingga Desember 2011, PolresTapanuli Selatan yang wilayah hukumnya meliputi Kab. Tapsel, Padanglawas Utara, dan Padanglawas, berhasil menuntaskan penanganan 28 kasus narkoba. “Dari seluruh kasus yang ditangani, kita berhasil mengamankan dua wanita dan 31 pria,” kata Kapolres Tapsel, AKBP Subandriya SH. MH, melalui Kasat Narkoba, AKP Sabar Nainggolan, Senin (16/1). Barang bukti disita terdiri dari 40.650,58 gram ganja, dan 8,16 gram sabu-sabu. Kemudian beberpa gram narkotika jenis putaw yang terdapat dalam alat suntik atau sudah siap pakai. Selain itu, Polres Tapsel juga menyita barang bukti enam unit sepedamotor dan dua kendaraan roda empat yang digunakan para tersangka sebagai sarana untuk melakukan aktivitas penyalahgunaan narkoba. AKP Sabar Nainggolan didampingi Kanit Lidik I, Aipda TP Saragih, menerangkan, jumlah tersangka penyalahgunaan narkoba tahun 2011terhitungmenurundibanding2010lalu.Sedangkanbarangbuktinya meningkat. Dijelaskannya, saat ini penyalahgunaan dan perdagangan narkoba telah meluas sampai ke desa-desa. Bahkan secara geografis wilayah hukum PolresTapsel sering dijadikan daerah lintas dan transit peredaran narkotika, khususnya wilayah Kab. Paluta dan Palas. “Sedangkan usia para tersangka penyalahgunaan narkoba yang kita amankan rata-rata 19 sampai 30 tahun. Ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda kita. Diminta para orangtua agar mengawasi ketat siapa saja teman dan lingkungan pergaulan anak-anaknya,” ujar Kasat Narkoba. (a27)

PNS Diminta Profesional Dan Netral P. SIDIMPUAN (Waspada): Wakil Walikota Padangsidimpuan Mara Gunung Harahap SE MM, mengatakan, betapa urgennya profesionalisme dan netralitas PNS, karena merupakan salah satu faktor yang sangat strategis dalam keberhasilan pelaksanaan pembangunan di daerah. “Dengan aparatur yang profesional berarti memiliki tingkat keahlian dan keterampilan yang memadai sesuai kompetensi dan prestasi kerjanya, sehingga pada akhirnya dapat bermuara pada peningkatan produktivitas kerja,” katanya saat bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara peringatan Hari Kesadaran NasionaldiAlamanBolak,Selasa(17/1)pagi.Upacarayangdilaksanakan di bawah guyuran hujan ini dihadiri jajaran Pemko Padangsidimpuan. Dijelaskan, upacara hari kesadaran nasional di awal tahun 2012 ini bertujuan meningkatkan kesadaran aparatur pemerintah supaya tertib administrasi terutama administrasi keuangan. “Untuk itu saya mengajak jajaran aparatur pemerintah serta Korpri untuk mampu mengintropeksi diri, merenungkan setiap gerak langkah dalam melaksanakan kewajiban yang harus diemban serta selalu berpedoman terhadap Panca Prasetya Korpri, hal ini tidak lain agar sikap, ucapan dan tindakan kita dapat menjadi panutan bagi masyarakat,” ujarnya. Usai upacara yang duguyur hujan deras dan diikuti oleh Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Kantor, Kepala Bagian, Camat dan seluruh PNS di lingkungan Pemko Padangsidimpuan, dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada Badan Ketahanan Pangan yang menjadi Juara I lomba pertanian, peternakan, pertanian, Juara II lomba adi karya dan juara III lomba membuat menu dan ketiganya tingkat Sumatera Utara. (c13)

HUT Emas Kohanudnas Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis SIBOLGA (Waspada): HUT Emas Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) menggelar serangkaian kegiatan bakti sosial berupapelayanankesehatangratis,operasikatarak, dan pemeriksaan gigi. Sekira 1.700 orang ikut berpartispasi dalam acara ini. Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional Marsda TNI JFP Sitompul pada acara puncak peringatan HUT Emas Kohanudnas di Pantai Kahona Pandan, Pemkab Tapteng, Senin (16/1), menjelaskan, persiapan HUT ke-50 Kohanudnas (Komando Pertahanan Udara Nasional) ini dilakukan sejak tiga bulan lalu mendapatdukungandariGubsudanMuspidaPlus. Sitompul mengaku bangga dan berbesar hati atas segala sambutan yang diberikan Pemkab Tapteng dan masyarakatnya. Dijelaskannya,inibukankolusi, tetapibersama Pemkab Tapteng dan Muspida Plus memperkenalkan Pemkab Tapteng. Keberadaan alam yang

mempesona serta obyek wisata yang indah berpotensi sebagai Negeri Wisata Sejuta Pesona, Diharapkan agar masyarakat menjaga kelestarian alam yang ada sehingga ke depannya bisa menjadi daerah yang lebih maju lagi. Pelaksanaan kegiatan lebih meriah ketika 30 satuan Paskas TNI AU melakukan demo terjun payung melalui pesawat Hercules dari ketinggian 8.000 meter yang dielu-elukan ribuan warga masyarakat Tapteng saat pendaratan. Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho, ST yang hadir bersama Kasdam 1/BB Brigjen TNI I Gede Sumerta, beserta Wadan Latamal I Belawan dan rombongan menyatakan terimakasih kepada Pangko Hanudnas dan Pemkab Tapteng yang telah mengadakan acara ini di Tapteng. ‘’Kita berharap kegiatan ini bisa berperan kepada destinasi wisata di PemkabTapteng untuk bisa bersaing dengan daerah lain dalam memajukan dunia pariwisata,’’ ujar Gatot. (m03/rel)

Jembatan Di Jalinsum Sipiongot Rusak Parah

Bupati Madina Diminta Mencegah Kerusakan Lingkungan PANYABUNGAN (Waspada): Ketua Peradi Tabagsel, Ridwan Rangkuty, SH. M.Hum, secara yuridis formal masyarakat tidak bisa disalahkan ketika melakukan kegiatan penambangan manual. Karena, usaha masyarakat sebagai penambang manual belum dilindungi dengan keputusan bupati atau Perda. Bupati Madina diminta segera bertindak mencegah kerusakan lingkungan. “Jika Pemda Madina tidak segera membuat Perda atau keputusan bupati sebagai payung hukum usaha pertambangan rakyat, maka lima tahun ke depan sebagian bumi Madina akan hancur, dan masyarakat Madina akan menerima akibatnya berupa bencana alam dahsyat, banjir, longsor besar, dan hancurnya hutan sebagai resapan air di hulu,” ujar Ketua Peradi Tabagsel, Ridwan Rangkuty, SH. M.Hum. Jika itu terjadi, lanjutnya, kehancuran bumi Madina bukan hanya disebabkan penambang rakyat liar, tapi juga akibat kegiatan eksplorasi perusahaan tambang lainnya yang berpotensi besar menimbulkan kerusakan lingkungan jika berjalan tidak sesuai aturan yang ada. Harapan masyarakat , ujar Ridwan yang juga putra Madina, Bupati dan DPRD segera mengeluarkan perda atau peraturan dan jangan hanya berilusi belaka. Karena sudah jelas ada aturan yang bisa menjadi acuan untuk menetapkan wilayah pertambangan rakyat, yakniUUNo.4Thn2009,tentangpertambanganmineraldanbatubara. Serta PP No. 22 TAHUN 2010, tentang wilayah pertambangan. Ridwan Ray juga mengaku heran kenapa Bupati dan DPRD belum terpanggil hatinya untuk melindungi rakyatnya dengan aturan, agar masyarakat bisa bekerja dengan nyaman dan terlindungi secara hukum. Dengan adanya izin tambang rakyat, lanjutnya, kerusakan lingkungan juga akan semakin cepat dapat dicegah. Karena itu pula, katanya, kewajiban Pemkab Madina untuk mencegah dan mengurangi dampak lingkungan tersebut melalui perizinan yang ditetapkan dalam undang-undang dan peraturan pemerintah. Jika perusahaan harus memiliki AMDAL, tentunya kepada pemberi izin pertambangan rakyat (IPR) kepada masyarakat, harus mempunyai kewajiban untuk mencegah dan mengurangi resiko yang bakal muncul lebih besar dan membahayakan nyawa manusia dan lingkungan hidup. (c14)

Waspada/ist

PANGLIMA Kohanudnas Marsda TNI JFP Sitompul dan istri beserta Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho, ST, Kasdam I/BB Brigjen I Gede Sumerta, Wadan Lantamal I/Belawan dan Komandan Kosek Hanudnas III menerima ulos dari Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang, SH, MH, saat memperingati HUT Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) di Pandan, Tapanuli Tengah.

Waspada/Alpin Lubis

TITI gantung Hutarimbaru Kec. Kotanopan Kab. Mandailing Natal kondisinya sungguh sangat mengkhawatirkan. Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan akan merenggut korban.

Anggota DPR RI Neil Iskandar Daulay Silaturahmi Dengan Warga Kotanopan PANYABUNGAN(Waspada): Dalamrangkaiankunjungankerja ke Kab. Mandailing Natal (Madina), anggota Komisi I DPR RI (Pertahanan, Luar Negeri dan Imformasi) dari Partai Golkar Ir. Neil Iskandar Daulay berkesempatan melakukan silaturahmi dengan masyarakat se- Kecamatan Kotanopan yang dipusatkan di halaman bolak Desa Manambin, Senin (16/1). Kedatangan Neil Iskandar yang berasal dari daerah asal pemilihan(Dapil)SumateraUtara - 2 ke kampung halamannya itu didampingi ibu tercinta Hj. Rosma Dalimunthe dan ustazd Prof. Dr. Ahmad Zuhri (Dosen IAIN Sumut), disambut ratusan masyarakat secara adat yakni dengan penampilan kesenian gordang sambilan dan kegiatan manortor bersama. Hadir dalam kegiatan tersebut beberapa kepala SKPD dari PemkabMadina,UnsurMuspika, kepala desa, sekretaris desa seKotanopan, sejumlah tokoh masyarakat, tokoh serta dan fungsionaris DPD Partai Golkar Madina diantaranya As. Imran Khaitamy Daulay, Wildan Nasu-

tion, Arsidin Batubara, Erwin Nasution, Mulyadi Nasution, MunirLubisdanMursalNasution dan undangan terkait lainnya. Neil Iskandar Daulay pada kesempatan itu mengatakan, kedatangannya ke Kabupaten Mandailing Natal tidak ada maksud apapun kecuali hanya bersilaturahmi sekaligus sebagai pertanggungjawaban secara moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihannya. “Sayaberterimakasihkepada seluruh masyarakat Kabupaten MandailingNatalyangtelahmemberikandukungansaatmencalonkan diri sebagai caleg DPR RI yang lalu. Sebagai anggota DPR RI utusan Dapil Sumut-2 tentunya sudah menjadi kewajiban bagi saya untuk menjaring aspirasi masyarakat sekaligus bisa ditindaklanjuti mulai dari pemerintah kabupaten, provinsi hingga ke pemerintah pusat,” katanya. Anggota DPR RI dengan nomorA-179jugamengajakmasyarakat untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal sekarang ini. “Mari kita berikan kesempatan kepada mereka

untukberbuatbagirakyatMadina. Seterusnya mari kita ingatkan mereka agar tidak lalai untuk menjalankan programnya,” terangnya. Camat Kotanopan Ikbal Arifin Lubis menyatakan, temu kangen dan silaturahmi masyarakat dengan Neil Iskandar Daulay, diharapkan bisa membawa angin segar bagi peningkatan hidup maupun kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sebagai salah seorang putra terbaik daerah ini, kiranya pak Neli Iskandar Daulay dapat menampung berbagai aspirasi berkembang di tengah – tengah masyarakat sekaligus dapat ditindaklanjuti ke pemerintah pusat melalui DPR RI, yang tujuannya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah itu. Tokoh masyarakat ManambinSuaibLubisdantokohmasyarakat Kotanopan Amir Lubis dalam pertemuan itu berharap, agar putra terbaik Madina itu dapat menindaklanjutiberbagaiaspirasi disampaikan masyarakat dan menjadi program pemerintah pada priode mendatang. (a28)

SIPIONGOT (Waspada): Jembatan Desa Dalihan Natolu yang terletak di Jalan Lintas Sumatera-Sipiongot, kondisinya rusak parah dan memprihatinkan. Warga terpaksa menutupi lubang pada jembatan dengan batang pohon kelapa agar jembatan tersebut bisa dilalui kendaraan. “JembatanDesaDalihanNatoluinikondisinya rusak dan berlubang sejak 2 tahun lalu akibat seringdilaluikendara-anbertonasetinggi.Sehingga apabila kayu jembatannya patah dua sampai tiga, masyarakat selalu bergotong royong menutup jembatantersebut,”kataH.IshakHarahapanggota DPRD Paluta kepada Waspada, baru-baru ini. Diungkapkannya, meski sudah diperbaiki war-ga, akses transportasi ma-syarakat tetap terganggu ter-utama saat melintas mengguna-kan kendaraanrodaempat.“Jikamelintasharuspelanpe-lan agar tidak terperosok dan jatuh ke bawah jembatan seperti yang terjadi beberapa bulan lalu yang memakan korban pengendara sepedamotor,” ucap H. Ishak. Lanjut Ishak, meski jembatan tersebut merupakan jembatan kecil, tetapi juga perlu rehabilitas dengan baik. Karena jika dibiarkan

rusak, bisa membahayakan warga. Untuk itu, ia minta kepada Dinas Jalan dan Jembatan Propinsi Sumatera Utara yang bertanggungjawab dalam hal ini agar segera memperbaiki jembatan tersebut, sehingga aktivitas warga tidak lagi terkendala. “Jika jembatannya diperbaiki, aktivitas warga bisa lancar. Karena warga umumnya menggunakan jembatan tersebut untuk menuju ibukota kecamatan, jika harus berjalan terpaksa melewati jalan lain dengan jarak yang jauh,” tambahnya. Kepala Desa Dalihan Natolu, Rustam Ritonga, mengaku sudah resah dengan kondisi jembatan yangmemprihatinkanitu,selainlamanyadilakukan perbaikan,jugasangatmerepotkanwarganyauntuk memperbaiki dengan cara seadanya, meski daya tahannya tidak begitu lama. “Apabila kayu jembatan ini patah yang dibuat repot adalah warga saya, kalau tidak diperbaiki maka tidak bisa dilintasi kendaraan lagi dan membuat kemacetan panjang,” katanya. Dengan kondisi ini, diharapkan kepada Dinas Jalan dan Jembatan Propinsi Sumatera Utara agar segera memperbaikinya. Dikhawatirkan , jika tidak diperbaikiakanmembuatjembataninitambahrusak dan tidak bisa dilalui kendaraan lagi, ujarnya. (a35)

Gembong Pencuri Sepedamotor Ditangkap P. SIDIMPUAN (Waspada): Diduga gembong pelaku pencurian sepedamotor di wilayah Kota Padangsidimpuan, Su, 20, warga Gang Karya, Jalan Merdeka, Kec. PadangsidimpuanUtara,berhasil ditangkap polisi. “Tersangka digrebek warga saat berusaha mencuri sepedamotor Honda Beat BK 3726 YEA milik Marsangkap Matondang di Kafe Jeruk Panyanggar,” kata Kapolres Padangsidimpuan AKBP Andi S Taufik SIK.MSi, kemarin. Didampingi Kasat Reskrim AKP Anjas Asmara Siregar S.Sos, dan Kaurbin Ops Sat Reskrim, Ipda Indra Dalimunthe, Kapolres mengatakan, tersangka dalam setiapaksinyaselalumaintunggal. Sepedamotor curian tidak dijualnya, tapi menjadi boroh uang yang dipinjam pada temantemannya. Hasil penyelidikan sementara, tersangka Su mengaku telah empat kali melakukan pencurian sepedamotor. Aksi pertama dilakukannya di pelataran parkir RSUD Padangsidimpuan, yakni HondaSupraX125NopolBB4130 FR warna merah hitam. Aksi kedua, ketiga, dan keempat Dia lakukan di halaman parkir Kafe Jeruk. Dari lokasi itu tersangka Su sudah berhasil mencuri sepedamotor Honda Supra X bernomorpolisiBB4016HJwarnahitam dan Supra X 125 Nopol BB 4262 KD warna biru. “Aksi keempatnya berhasil digagalkan pemilik kafe, Toyo Harahap dan istri Boru Manul-

lang. Saat itu tersangka berupaya mencuri Honda Beat BK 3726 YAE warna hitam milik Marsangkap Matondang, Kamis (12/1),” kata AKBP Andi S Taufik. Awalnya tersangka duduk di atas jok sepedamotor. Lalu menggoyang-goyang stang dan memasukkan beberapa jenis kunci. Karena tidak berhasil, dia menyorongnya ke pinggir jalan dan ternyata aksi itu sejak awal sudah dipantau pemilik sepedamotor, Marsangkap Matondang. Selanjutnya Matondang melaporkannya kepada pemilik kafe, Toyo Harahap dan istrinya bermarga Manullang. Mereka menggrebek Su saat berusaha menghidupkan mesin sepedamotor,dankemudianmenyerah-

kan tersangka ke polisi. AKBP Andi S Taufik menyebutkan, dua barang bukti sepedamotor yang dicuri sebelumnya berhasil ditemukan di rumah tersangka. Sedangkan satu unit lagi diamankan dari salah satu rumah warga di Pargarutan, Kec. Angkola Timur, Kab. Tapanuli Selatan. Lebih lanjut Kapolres Padangsidimpuan mengatakan, selain tersangka dan empat unit sepeda motor, juga berhasil diamankan barang bukti lainnya berupa obeng, tang, dan telepon genggam yang sering digunakan tersangka dalam setiap aksinya. Tersangka dikenakan Pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukum 7 tahun penjara. (a27)

Waspada/Sukri Falah Harahap

KAPOLRES Padangsidimpuan, AKBP Andi S Taufik memperlihatkan tersangka pencuri sepedamotor dan sejumlah barang bukti lainnya di halaman Mapolres setempat.

Waspada/Sori Parlah Harahap

ANGGOTAA DPRD Paluta, H. Ishak Harahap didampingi Kepdes Dalihan Natolu, Rustan Ritonga bersama warga setempat memperbaiki jembatan propinsi yang rusak dengan menutupi lubang pada jembatan dengan batang pohon kelapa agar jembatan tersebut bisa dilalui kendaraan.

PPP Punya Historis Dengan Purba Baru PANYABUNGAN ( Waspada): Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memiliki sejarah atau hubungan historis dengan Pesantren Musthafawiyah Purba Baru di Kab. Mandailing Natal (Madina) yang dibuktikan dengan kepengurusan PPP dari tingkat pusat, daerah, hingga tingkat kecamatan banyak diisi alumni pesantren Purba Baru. Para alumni tersebut antara lain Ketua DPW PPP Sumut, Fadly Nurzal pernah menimbu ilmu di Purba Baru, Ali Jabbar Napitupulu anggota DPRD Sumut, H. Nuddin Lubis anggota DPR RI, Muhammad Ridwan pengurus DPC Madina, Muhammad Ali pengurus PAC, dan sejumlah alumni Purba Baru yang ikut berjuang membesarkan partai berbasis Islam di Indonesia. Karena itu nama Purba Baru selalu melekat dalam jejak PPP untuk menjaga silaturahmi dan meningkatkan ukuwah Islamiyah di seluruh Indonesia, khususnya di Madina. Demikian disampaikan Ketua DPW PPP Sumut diwakili Wakil Ketua DPW, Andi JayaMantondang, Minggu (15/1) saat memberikan bantuan PPP senilai Rp50 juta untuk Purba Baru yang diterima langsung Kepala Sekolah Purba Baru, H. M.Yacuf Nasution. Hadir dalam acara itu para pengurus DPW

PPP antara lain, Ir. H. Darianto, Wakil Sekretaris, Darwin Marpaung, SAg. Sementara dari DPC PPP Madina dihadiri Ketua HM. Dahler Nasution, Sekretaris, Irwansyah Lubis, dan pengurus teras lainnya. Dijelaskan Andi Jaya Matondang, bantuan partai yang diberikan merupakan wujud nyata komitmen PPP dalam membantu konsep pendidikan dengan tujuan peningkatan pengetahuan berbasis Islam, dengan cara meningkatkan komunikasi dengan para ulama, pondok pesantren, maupun pengajian wirid yasin dan lainnya. Ketua DPC PPP, Dahler Nasution mengatakan, bantuan PPP merupakan implementasi dari visi dan misi partai dalam konteks menjadikan pendidikan agama sebagai filterisasi terhadap ajarandanbudayabaratdierapasarbebas.Sehingga budaya dan masyarakat Islam tetap berada dalam payung agama. Mudir Pesantren, H. Mustafa Bakhri Nasution melalui SekretarisYayasan, Mukhlis Lubis, SPd.I, menyampaikan terima kasih mereka atas bantuan PPP yang akan sangat bermanfaat bagi kelangsungan pendidikan di pesantren untuk menciptakan santri yang andal menyuarakan ajaran agama di tengah masyarakat. (c14)


Sumatera Utara

B4

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

Empat Ranperda Karo Sudah Disahkan KABANJAHE (Waspada): Empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Karo tahun 2011 sudah disahkan, kecuali empat objek yang masih perlu dilakukan kajian secara matang dan komprehensif. Demikian dikatakan Ketua DPRD Karo, Efendy Sinukaban, SE didampingi Wakil Ketua, Ferianta Purba, SE, Onasis Sitepu, ST, Ketua Komisi A, Frans Dante Ginting,KetuaKomisiB,EdiUlina Ginting, Ketua Komisi C, Harison Sitepu, SP, anggota DPRD lainnya seperti,MasdinDTGinting,Inganta Kembaren, SH dan Rendra GaulleGinting,SHkepadasejumlah wartawan, Selasa (17/1) di DPRD Karo. Hal tersebut dikatakan terkait pemberitaan sejumlah media massa yang melansir, empat Ranperda Karo yang diajukan pihak eksekutif ke pihak legislatif gagal disahkan,tidakbenarsamasekali. Dikatakan, empat Ranperda yang diajukan pemerintah itu sudah disahkan Desember lalu. Namun ada empat objek yang masihperludilakukankajianlebih lanjut yakni, Ranperda retribusi jasa umum point ke 10 tentang retribusi pengendalian menara telekomunikasi, Ranperda pajak daerah berisi tentang jenis pajak

point ke 4, pajak reklame, point ke 6, pajak mineral bukan logam dan batuan dan poin ke 7, pajak air tanah. “Selebihnya, berjumlah 26 jenis sudah disahkan di penghujung 2011,” jelas Sinukaban. Ketika disinggung kenapa keempat objek tersebut belum disahkan, Efendy Sinukaban mengatakan, hal itu masih memerlukan kajian yang lebih mendalam agar ke depan tidak menimbulkan masalah tentang produk-produk hukum. “Dan perlu dipahami, kami selaku wakil rakyat ke empat objek tersebut cenderung dijadikan Perda tersendiri. Tentunya kami memiliki alasan dan argumen-argumenyangpadaintinya, menguntungkan daerah ini yang bermuara terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat,” katanya. Disebutkan, dalam hal retribusi menara telekomunikasi sejumlah anggota DPRD melihat pihak eksekutif terkesan tidak transparan. Pasalnya, pihak eksekutif tidak pernah menjelaskan

Hamili Pacar, Tak Bertanggungjawab PEMATANGSIANTAR (Waspada): Karena diduga menghamili perempuan di bawah umur dan tidak mau bertanggungjawab, WS, 22, wiraswasta, warga Jalan Kasad, Kelurahan Bukit Sofa, Kec. Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar diadukan ke polisi Keterangan dihimpun dan informasi dari Polres Pematangsiantar, Selasa (17/1) serta pengaduan korban DK, 17, warga Jalan Mataram, Kelurahan Melayu, Kec. Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Senin (16/1) menyebutkan WS diketahui tidak mau mempertanggungjawabkan perbuatannya sesudah pertemuannya dengan korban di Jalan Danau Toba, Pematangsiantar pada Senin (9/1) pukul 10:00. HubungansuamiistridilakukanWSdengankorbansudahbeberapa kali sesudah mereka berpacaran mengakibatkan korban hamil. Ketika mereka kembali melakukan hubungan suami istri di Jalan DanauToba, Pematangsiantar pada Sabtu 31 Desember 2011 pukul 22:00, korban memberitahukan kepadaWS kalau dia sudah hamil. Mendengar pengakuan korban itu,WS meminta kepada korban agarmemberinyawaktuselamaseminggudanakanbertanggungjawab atas kehamilan korban dan akan menikahi korban. Namun, sampai lewat seminggu,WS tidak ada menemui korban dan baru menemui korban di Jalan DanauToba pada Senin (9/1) pukul 10:00. Saat itu, adik dari bapak korban, saksi Mujati turut mendampingi korbansertabertanyakepadaWSsampaidimanapertanggungjawabannya atas kehamilan korban. WS saat itu menyatakan akan bertanggungjawab, namun sampai korban mengadu ke Polres Pematangsiantar,WS tidak pernah datang lagi menemui korban. Begitu pula ketika dihubungi melalui HP,WS tidakpernahmenjawabdanHPmiliknyaakhirnyatidakbisadihubungi. Larikan Gadis Sementara, seorang pria yang belum diketahui identitasnya diduga melarikan seorang perempuan di bawah umur, korban DS, 15, pelajar, warga komplek Megaland Blok C, Jalan Sangnawaluh, Kel. Siopat Suhu, Kec. Siantar Timur, Pematangsiantar dari rumah korban pada, Kamis (12/1) pukul 12:00. Orangtua korban, Suwandi, 38, wiraswasta, warga sama dengan korban mengetahui korban dilarikan sesudah mendapat informasi dari istrinya, Siti Maimunah, 35, wiraswasta, ketika pulang ke rumah pukul 12:00. Menurut istri Suwandi, korban permisi kepada istrinya pada, Kamis (12/1) pukul 12:00 hendak pergi ke tempat temannya dan belum pulang sejak pergi dari rumah. Mendengar informasi itu, Suwandi bersama seluruh keluarganya berusahamencarikorban,namuntidakadayangmengetahui.Akhirnya, pada Senin (16/1) pukul 17:00, Kapolsek Siantar Timur, Polres Pematangsiantar AKP M. Sihaloho menghubungi Suwandi melalui HP. Sihaloho memberitahukan korban sudah ditemukan dan saat ini diamankan di Polres Rokan Hilir, Polda Riau. Mendengar itu, Suwandi menjadi sangat terkejut dan merasa keberatan hingga membuat pengaduan ke Polres Pematangsiantar. Kapolres Pematangsiantar AKBP Alberd TB Sianipar, S.Ik, MH saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas AKP Altur Pasaribu dan Kasat Reskrim AKP Azharudin, Selasa (17/1) menyebutkan dua pengaduan itu masih dalam penyelidikan dengan meminta keterangan saksi, melakukan pencarian terhadapWS dan melakukan koordinasi dengan Polres Rokan Hilir.(a30)

Bupati Pakpak Bharat:

Apapun Ceritanya Masyarakat Harus Sejahtera PAKPAK BHARAT (Waspada): Komitmen Bupati Pakpak Bharat RemigoYolando Berutu, MBA untuk membangun masyarakat Pakpak Bharat terus bergulir. Berbagai upaya konkrit terus dilakukannya. Mulai dari pembangunan infrastruktur secara besar-besaran hingga pembenahan birokrasi. Pada acara Open House yang dilakukan oleh pimpinan DPRD Pakpak Bharat di rumah dinas ketua DPRD kawasan Panorama Indah Delleng Sindeka, Selasa (17/1), Bupati RemigoYolando Berutu, MBA pada sambutannya mengajak seluruh komponen masyarakat Pakpak Bharat dan secara khusus kepada seluruh anggota DPRD untuk bersinergi dalam merealiasi seluruh pembangunan daerah. “Apapun ceritanya masyarakat Pakpak Bharat harus sejahtera, inilah yang perlu kita capai bersama-sama,” ungkapnya. Remigo Yolando Berutu, MBA pada kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya sinergitas antara lembaga pemerintah dengan pihak legislatif sehingga seluruh gerakan pembangunan yang digerakkan pemerintah dapat berjalan lancar sesuai dengan target-target yang diharapkan. Bukan hanya itu, ia juga mengharapkan kepada pihak legislatif untuk terus memberikan dukungan, masukan dan fungsi-fungsi pengawasan sehingga pembangunan daerah Pakpak Bharat dapat berjalan sesuai visi dan misi yang telah dibuat sebelumnya. (csb)

secara mendetail di mana saja lokasi-lokasi menara. Dalam hal ini DPRD Karo tidak menginginkan dampak radiasi merugikan rakyat Kabupaten Karo. “Demikian juga pajak reklame, Pemkab Karo hanya mengajukan secara global, tidak ada spesifikasilokasitempatpemasangan reklame seperti yang kita minta, termasuk ukuran besar dan kecilnya,” ujar Efendy. Dia memberi contoh seperti areal Makam Pahlawan, sekitar rumah-rumah ibadah dan sekolahseharusnyasterildarikawasan reklame. Nah, sekarang walau belum kita setujui, di depan MakamPahlawandandisekitarrumah ibadah dan sekolah sudah berdiri papan reklame ukuran besar. “Dengan begitu, berarti kita tidak menghormati tokoh-tokoh pejuang dan veteran yang telah berjasa besar terhadap daerah dan bangsa ini. Demikian juga di sekitar rumah ibadah dan sekolah-sekolah. Masak di depan sekolah ada papan reklame sebuah produk rokok? Mau jadi apa nanti generasi muda kita,” tegasnya. Lebih lanjut dijelaskanWakil Ketua, Ferianta Purba dan Onasis Sitepu, bahwa pajak mineral misalnya disarankan menjadi

Perda tersendiri. Sebab batu dolomit Kabupaten Karo diakui kualitas dan kuantitasnya terbaik di Sumatera Utara, bahkan di Indonesia. Peluang dan potensi Sumber Daya Alam (SDA) daerah ini begitu luar biasa, jika dikelola dengan baik dan profesional, dengan sendirinya akan meningkatkanperekonomiandanpemerataan pembangunan. “Bahkan sudah sering DPRD Karo menyarankan kepada pihak eksekutif, dolomit dijadikan barang jadi dengan mendirikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Badan Usaha Milik Desa (BUMD), sehingga masyarakat di sekitar areal pertambangan ikut mencicipi hasil dari tambang dolomit,” tegasnya. Terkait pajak air tanah, dalam hal ini Panja DPRD Karo melihat bahwasannya Kabupaten Karo dianugrahi kualitas air terbaik sebagai daerah pegunungan. Artinya, pajak air tanah dilakukan ke-khususan atau berbentuk Perda tersendiri. Dicontohkannya, PT Tirta Sibayakindo Indonesia (TSI) yang mengelola air mineral Aqua. Kami menyarankan kepada Pemkab Karo, agar PT TSI kantor pemasarannya di Kabupaten Karo, sehingga pajak penghasilan (PPh) PT TSI masuk

ke PAD. Jangan seperti selama ini, daerah kita hanya kebagian limbahnyasajadandilokasiPabrik Aqua menjadi sumber kemacetan jalan wisata Medan – Berastagi, ujar Ferianta dan Onasis. Menyinggung beredarnya surat Bupati Karo, Nomor 973/ 0002/Huk-Orta/2012, tertanggal 3 Januari 2012, perihal penghentian pemungutan pajak dan retribusi daerah, Ketua Komisi A, Frans Dante Ginting, mengatakan bukan karena gagalnya pengesahan Ranperda tersebut. Tidak ada hubungannya sama sekali. Pasalnya, keempat Ranperda tersebut sudah disahkan tanggal 29 Desember 2012, kecuali keempat objek tadi yang masih membutuhkan kajian secara komprehensif. Lagi pula proses evaluasi sedang berjalan di pemerintahan atasan.AdabaiknyaPemkabKaro menjemput bola agar tidak menimbulkan stagnan pengutipan retribusi, karena ada indikasi terjadi pengutipan liar (pungli) di lapangan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang nota bene diketahui Pemkab Karo, ujar FransDantedidampingiEdiUlina Ginting, Harison Sitepu, Masdin DT Ginting, Inganta Kembaren dan Rendra Gaulle Ginting. (c09)

Bupati Simalungun Bantah Bagikan Proyek Untuk DPRD SIMALUNGUN (Waspada): Bupati Simalungun, JR Saragih membantah tudingan Pemkab Simalungun membagi-bagikan proyek kepada anggota DPRD daerah itu untuk pengamanan danpengesahanAPBD2012.Yang ada, hanya suatu kebijakan pemerintah daerah memberikan kewenangan kepada anggota dewan untuk membangun di daerah pemilihannya (dapil) masing-masing dan sesuai dengan hasil musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang). Penegasan itu dikemukakan Bupati Simalungun, JR Saragih, kemarin,dihadapanribuanmassa padaacaraPestaBonaTaonHasadon Garingging, Boru pakon Panogolan di balai pertemuan kompleks Griya Raya Hapoltakan, Sondi Raya, Kec. Raya. Dikatakan,kebijakanpemkab tersebut memberikan kesempatan kepada anggota dewan untuk membangun daerahnya di dapil-

nya masing-masing mengadopsi apayangdilakukandaerahdiPulau Jawa. Menurut bupati, proyek yang akan dilaksanakan di dapil asal anggota DPRD tersebut diharapkan yang skala prioritas dan bagi daerah yang tidak ada anggota dewan, akan dilaksanakan oleh Pemkab Simalungun sesuai kegiatan pembangunan yang telah diprogramkan. “Artinya, pemerintah akan terus berupaya melaksanakan pembangnan di daerah secara merata,” kata bupati. JR Saragih, selaku penasehat ihutan bolon Hasadon Garingging, Boru pakon Panogolan menjelaskan, ada sekira Rp28 miliar dana yang disediakan dan ini menjadi dana aspirasi, sebagai jawaban tehadap usulan masyarakat yang disampaikan kepada DPRD dan dana inilah yang digunakananggotaDPRDSimalungun untuk membangun di dapem masing-masing.

Sebagai bagian dari keluarga besar Hasadon Garingging, Boru pakonPanogolan,BupatiSimalungun, JR Saragih, mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk Hasadon Garingging, Boru pakon Panogolan yang telah memberikan dukungannya untuk menjadikan dirinya sekaligus memberikan kepercayaan untuk memimpin Kabupaten Simalungun hingga 2015 mendatang. Dalam kesempatan itu JR Saragih juga menyatakan bahwa dirinya datang ke Simalungun adalah untuk membangun. Apalagi dia mengakui bahwa dirinya adalah turunan dari Raja Raya yaitu Tuan Rondahaim Saragih Garingging. “Oleh karenanya kita akan membangun Simalungun dengan seutuhnya, tanpa membeda-bedakan suku, agama dan golongan,” tandas Saragih. (a29)

Polres Karo Intai Aktivitas Pungli KABANJAHE(Waspada): Setelah mengamankan lima tersangka diduga melakukan pungutanliar(Pungli)disalahsatu tempat pemandaian air panas Desa Doulu Kab. Karo, aparat Polres Tanah Karo terus melakukanpengintaianterhadapaktivitas pungli di beberapa lokasi. AKBP Ig Agung Prasetyoko, SH. MH menegaskan kepada seluruh anggota di jajaran hukum Polres Tanah Karo, Rabu (18/1), segera mengamankan pelaku pungutan liar (pungli). Pihaknya telah mengamankan lima tersangka diduga melakukan pungli di salah satu objek pemandian air panas belerang desa Doulu Kab Karo.(18/1) Sejak keluarnya surat edaran bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti No. 97/002/

Huk-orta/2012, tanggal 3 Januari 2012, perihal penghentian 20 pemungutan pajak dan restribusi daerah, yang ditujukan kepada sejumlahpimpinanSKPD,Kaban, Camat, dan BUMN PLN. Dengan demikian petugas kepolisian menanggapi dengan serius dan hingga saat ini terus melakukan pengintaian ke beberapa lokasi di Kab. Karo. Plt Dinas Pendapatan Riadi Tarigan ketika ditemui Waspada mengatakan,setelah dikeluarkan surat edaran tersebut pihaknya sampai saat ini terus melakukan sosialisasidenganparaUPTDDinas Pendapatan di Kabupaten Karo. Dia juga mengatakan masih ada terlihat oknum yang melalukakanpengutipanitubukanmenjadi tanggung jawab dinas pendapatan melainkan pengutipan liar.

Salah seorang warga bermarga Keliat di Berastagi kepada Waspada mengatakan , saya sangat setuju dengan kebijakan yang dikeluarkan Bupati Karo dimana kondisi yang terjadi di sini terlihat para pelaku pungutan telah menjamur khususnya di lokasi objek objek wisata, disamping itu dengan adanya pengutipan bukan menjadikan Tanah Karo lebih indah, bersih dan maju melainkan semakin parah, salah satunya di lokasi objek wisata pemandian air panas belerang yang berada di Desa Doulu. “Lihat saja, kondisi jalan menuju lokasi pemandian ini sangat parah dan berlubang, begitu juga dengan lokasi wisata Berastagi kini terlihat sudah sangat kotor dengan tumpukan sampah dan kotoran kuda di mana mana,” kata Keliat. (c10/a36)

Tuntutan Masyarakat Terhadap Kinerja Polri Semakin Meningkat Kabag Ops Dan Kapolsek Parapat Diganti PEMATANGSIANTAR (Waspada): Tuntutan masyarakat terhadap kinerja Polri semakin meningkat seiring dinamika yang terus berkembang hingga anggota Polri harus mampu mengantisipasi dan memprediksi kemungkinan gangguan keamanan yang terjadi. “Bangun kemitraan dan komunikasi dengan elemen masyarakat untuk menciptakan suasana kondusif,” minta Kapolres Simalungun AKBP M. AgusFajarH,S.IkmelaluiWakaPolresKompolAmry Siahaan, S.Ik saat memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kabag Ops dan Kapolsek Parapat diaula Bara Daksa Mapolres Simalungun, Senin (16/1). Sertijab itu dihadiri para Kabag, Kasat diantaranya Kasat Reskrim AKP M. Adenan AS, SH, S.Ik, MH, Kasat Lantas AKP Baginda Sitohang, para Kapolsek dan pengurus Cabang Bhayangkari. Kepada pejabat yang baru dilantik, Kapolres meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerjanya, karena kehadirannya sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan, pengayoman dan penegakan hukum kepada

masyarakat. Menurut Kapolres, alih tugas dalam kepolisian merupakan hal wajar dan satu keharusan dalam promosi jabatan dan peningkatan karir untuk menambah pengalaman tugas yang lebih besar. “Saya mengharapkan keberhasilan memberantas kejahatan harus diimbangi dengan pelayanan yang prima kepada masyarakat hingga Polri semakin dicintai masyarakat.” Kapolres mengucapkan terimakasih kepada pejabat lama yang sudah memberikan kontribusi dalam pelaksanaan tugas di Polres Simalungun. Kabag Sumda Kompol S Keliat didampingi Kasubbag Humas AKP H. Panggabean, SH menyebutkan pejabat lama Kabag Ops Kompol Masana Sembiring dipromosikan menjadiWaka Polres Nias Selatan dan posisinya digantikan Kompol Syamsul Bahri Siregar dan Kapolsek Parapat AKP Hendra EkoTriyulianto menduduki jabatan baru sebagai Waka Satreskrim Polresta Medan dan posisinya digantikan AKP Ronny N Sidabutar. (a30)

Seputar Isu Mutasi Besar-besaran Di Pemkab Simalungun

dr. Saberina Tarigan: Diganti Tak Apa, Tidak Diganti Syukur PEMATANGSIANTAR (Waspada): Maraknya beredar akan terjadi mutasi besar-besaran di lingkungan kerja Pemkab Simalungun mendapatkan tanggapan beragam dari Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di mana ada beberapa kepala SKPD yang merasa waswas dan ada pula yang tenang-tenang saja. MantanKepalaPuskesmasBatuVI,Kecamatan Siantar dr. HS. Saragih, MARS kepawa wartawan, Senin (16/1) mengatakan sebaiknya mutasi itu dilakukan di Dinas Kesehatan Simalungun hingga dr. Saberina Tarigan tidak usah lagi menduduki jabatan sebagai Kadis Kesehatan Simalungun. Menurut Saragih, kinerja dr. SaberinaTarigan tidak memiliki program dan arah yang jelas dalam membangun tingkat kesehatan masyarakat, tapi kinerja yang dilakukannya selama menduduki jabatan Kadis Kesehatan Simalungun hanya memikirkan kepentingan pribadi semata, seperti persenan fee dari pengerjaan-pengerjaan yang dilakukan rekanan dalam proyek. Hal lainnya yang mengakibatkan kinerja Dinas Kesehatan Simalungun tidak berjalan sesuai dengan program yang sudah dicanangkan sebelumnya, menurut Saragih disebabkan dr. SaberinaTarigan selalu melakukan intervensi dan

penekanan yang berlebihan terhadap jajarannya hingga kinerja yang dilakukan bawahannya menjadi terganggu dan tidak memiliki semangat dalam bekerja lagi. “Lebih baik Bupati Simalungun Dr. JR. Saragih, SH, MM memberikan posisi Kadis Kesehatan Simalungun kepada orang yang lebih tepat lagi. Hal itu untuk lebih memberikan prospek yang lebih cerah guna peningkatan mutu kesehatan masyarakat Simalungun,” harap Saragih. Secaraterpisah,dr.SaberinaTariganmengatakan pendapatmiringdanmemojokkanyangdiberikan oknum-oknum tertentu terhadapnya merupakan sebuah tindakan yang sangat memalukan sekali, karenamenurutnyasebaiknyakritikanyangdiberikan selama masa jabatannya sebagai Kadis Kesehatan Simalungun untuk membangun kinerja guna peningkatanmutukesehatanmasyarakatSimalungun dan bukan malah memberikan hujatan yang tidak memiliki arti sama sekali. Menjawab pertanyaan terkait isu adanya pergantian terhadap dirinya dari jabatan Kadis Kesehatan pada pemutasian besar-besaran yang akan berlangsung dalam waktu dekat, dr. Saberina menjawab dengan santai, “Kalau diganti tidak apa-apa, tidak diganti syukur.”(a30/a29)

Tanam Pohon Di PA Pematangsiantar UNDP Bangun TPA Sampah Rp18 M Di Gunungsitoli

PEMATANGASIANTAR (Waspada):Gerakanpenghijauan dengan melakukan penanaman pohon dilakukan di halaman gedungKantorPengadilanAgama (PA)PematangsiantarJalanBrigjen Rajamin Purba , Selasa (17/1). Penanaman pohon dilakukan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sumut Drs. H. Soufyan M. Saleh, SH, anggota DPRD Pematangsintar Drs. H. Ulul Imran, Ka. Kementerian Agama Drs. H. Hasyim Hasibuan, Ketua MUI Drs. HM Ali Lubis, Ketua PengadilanAgamaDrs.H.Nizamuddin, SH, para hakim dan panitera serta karyawan/ti Pengadilan Agama Pematangsintar.

Pohon yang ditanam di halaman Kantor Pengadilan Agama Pematangsiangtar seluas 7.147 m2 diperkirakan mencapai 100 pohon.HalamankantorPengadilan Agama Pematangsiantar yang demikian luas perolehan dana pengadaanya dari Mahkamah Agung RI oleh Pengurus Koperasi karyawan . Di halaman paling belakang dibuat kandang untuk termak kambing untuk memperoleh pupuk dan pengembangan ternak untuk kesuburan tanaman tersebut. Setelah melakukan penanamandanpeninjauandiPengadilan Agama Pematangsiantar, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sumut

Drs. H. Soufyan M.Saleh,SH dan rombongan melakukan penaman pohon di halaman pembangunan Gedung Pengadilan Agama Simalungun di Jalan Asahan km 4,4 Pematangsiantar. Acara kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sumut dan rombongan selain melakuan penanaman pohon untuk penghijauan di Pengadilan Agama Pematangsiantar dan Simalungun dilanjutkan dengan Pembinaan oleh Ketua PTA Drs. H. Soufyan M. Saleh, SH Hakim Tinggi Dra. Hj. Hafidhah Ibrahim, Dra. Hj. Rosmawardani,SH dan Panitera Muda Banding H. Baharuddin Ahmad, SH. (ihn)

Bawa Sabu Ditangkap PAKPAK BHARAT (Waspada): Kepolisian Pakpak Bharat melalui PosLaeIkan,KecamatanSitelluTaliUrangJehe(STTUJEHE)Kabupaten Pakpak Bharat berhasil menangkap pembawa narkotika jenis sabu dari seorang oknum bernama JB, 38, pada razia dilakukan Pos Polisi Lae Ikan, Selasa, (17/1). Informasi dihimpun wartawan dari pihak Kepolisian Pakpak Bharat Kapos Lae Ikan AIPDA Donal Tambunan menyebutkan pihaknya yang dibantu dari Polda Sumut berhasil mengamankan tersangka dan 0,44 gram sabu-sabu. Lebih jauh disebutkan, barang bukti tersebut berhasil ditangkap pada saat dilakukan sweeping di perbatasan Sumut-Aceh, Selasa dini hari sekitar pukul 03:20 di depan Pos Polisi Lae Ikan dari atas nama JB dengan alamat Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalen Pemko Subulussalam dengan membawa 0,44 gram sabu. Hasil tangkapan yang dilakukan di Pos Lae Ikan tersebut langsung dibawa ke Polres Pakpak Bharat untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap oknum yang ditangkap bersama barang bukti. Sampai berita ini diturunkan belum ada informasi lanjutan dari pihak Polres Pakpak Bharat karena pihak Polres masih melakukan pemeriksaan. Kompol Bulmar PasaribuWakpolres Pakpak Bharat saat dikonfirmasi pada, Rabu (18/1) mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan termasuk tes urine. “Nanti kita akan berikan informasi lebih jauh, tapi yang pasti sampai saat ini kami masih melakukan pemeriksaan” ungkapnya.(csb)

Waspada/Edoard Sinaga

SERTIJAB Kabag Ops dan Kapolsek Parapat, Polres Simalungun ditandai dengan penyematan tanda jabatan yang dilakukan Kapolres Simalungun diwakili Waka Polres Kompol Amry Siahaan kepada Kompol Syamsul Bahri Siregar selaku Kabag Ops yang baru di aula Bara Daksa Mapolres, Senin (16/1).

GUNUNGSITOLI (Waspada): UNDP pada awal Februari 2012, direncanakan memulai proyek pembangunanTempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah masyarakat di Kota Gunungsitoli berbiaya Rp18 miliar. Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarukim) Kota Gunungsitoli, Ir. Ignatius Harefa kepada wartawan, Senin (16/1) menjelaskan pembangunan TPA sampah yang ditargetkan selesai dalam jangka waktu enam bulan tersebut dibiayai dan dilaksanakan oleh UNDP di atas lahan s 10 ha berlokasi di Dusun Hela, DesaTelukbelukar, Kec. Gunungsitoli Utara. Menurut Kadis Tarukim, seharusnya pembangunan TPA sampah telah dimulai pada awal Januari 2012 ini, namun karena proses pembebasan lahan milik masyarakat mengalami beberapa kendala sehingga pembangunan baru bisa dimulai pada awal Februari 2012. “Kita sudah melakukan pembebasan lahan untuktahapIseluas3,5ha,dansekarangkitasedang

melakukan pembebasan lahan untuk tahap II seluas 6,5 ha di Dusun Hela, Desa Teluk Belukar, Kec.GunungsitoliUtara.Kalautidakadahalangan, UNDPakanmemulaipembangunanTPAtersebut pada awal Februari 2012,” jelas Ignatius Harefa. Ignatius mengungkapkan, TPA yang akan dibangun oleh UNDP itu dapat menampung seluruh sampah yang ada di Kota Gunungsitoli dengan jangka 15-20 tahun ke depan. Sampah yang telah ditampung di TPA tersebut nantinya akan dikelola dengan profesional menjadi pupuk kompos, setelah terlebih dahulu ditampung di sebuah bak yang telah disediakan. Mengenai pencemaran lingkungan, Kadis Tarukim menjamin bahwaTPA tersebut nantinya tidak akan mengganggu kesehatan masyarakat, karena sampah yang telah dipisahkan antara sampah kering dan basah akan dimasukkan ke dalam bak sedalam 7 meter. Air yang keluar dari sampah yang telah ditampung akan disaring terlebih dahulu sebelum dialirkan ke luar. (a25)

Bupati Karo Imbau Pujakesuma Beri Kontribusi Pembangunan

Waspada/ist

KETUA Pengadilan Tinggi Agama Sumut Drs.H.Soufyan M Saleh SH (pakai baju batik) melakuan penaman pohon di halaman Kantor Pengadilan Agama Pematangsiantar Jalan Brigjen Rajamin Purba Pematangsiantar.

KABANJAHE (Waspada): Bupati Karo DR HC KenaUkurKaroJambiSurbaktmengimbaukepada seluruhpengurusmaupunkeluargabesarPujakesuma diKaro,agartetapsenantiasamemberikankontribusi dalam kegiatan pembangunan yang tengah dilaksanakan pemerintahan di Kab. Karo. “Demikian juga dalam hal berorganisasi agar lebih transparan guna membangun masyarakat Karo ke depan,” ujar Bupati Karo saat menghadiri HUT Pujakesuma Kabupeten Karo dilaksanakan, Minggu (15/1) di halaman Janur Tuah Lopati Kabanjahe. Kegiatan dihadiri sekira 1.000 warga Pujakesuma yang ada di Kabupaten Karo. Selain menyemarakan suasana HUT Pujakesuma, juga dilaksanakan pelantikan DPD Generasi Muda Pujakesuma Karo. Ketua DPW GM Pujakesuma Sumut, Agus

Baktiono beserta rombongan dan DPD Pujakesuma Kab. Karo Drs. Joko Sujarwanto kepada warga Pujakesuma menyampaikan, agar paguyuban keluarga besar Pujakesuma dapat mempersatukanvisidanmisidanaturanorganisasi yang kiranya kepada seluruh anggota Pujakesuma tetap melaksanakan sifat yang rukun, raket, ragen dan remekso serta meningkatkan persatuan dan kesatuan khususnya di Pujakesuma, umumnya Pujakesuma yang ada di Kab. Karo. Hal senada juga disampaikan ketua panitia H. Mahmud Siregar salah satu dari kegiatan HUT ke 3 melahirkan kepengururan generasi muda Pujakesuma, diharpkan mendobrak persatuan dan kesatuan keluarga besar Pujakesuma di Kab. Karo dan dilanjutkan dengan pelantikan GM Pujakesuma DPD Karo dengan masa bakti 20112016. (c10)


Agenda

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

07.30 DAHSYAT 11:00 Infotainment INTENS 12:00 Seputar Indonesia Siang 12.30 Sinema Siang 14.30 Kabar Kabari 15.30 Top 5 16.00 Silet 17.00 Seputar Indonesia 17.30 Dewa 19.00 Mega Sinetron : Binar Bening Berlian 21.00 Mega Sinetron : Anugerah 22.30 BOM Mission Imposible 00.30 Seputar Indonesia Malam

CATATAN

07:00 Inbox 09.05 Halo Selebriti 10:00 SCTV FTV Pagi 11.03 SCTV Pagi 12:00 SL Liputan 6 Siang 12:30 SCTV FTV Siang 14.30 Status Selebriti 15.00 Uya Emang Kuya 16.00 Liputan 6 Petang 16.03 Jebakan Betmen 17.00 Liputan 6 Petang 17.30 Serial Istimewa Garuda Impian 19.00 Aliya 20.00 Liputan 6 Terkini 20.03 Aliya 22.30 Liputan 6 Terkini 22.33 Sinema Wajah Indonesia

07:00 Disney Club 08:00 Disney Club 09:00 Cerita Pagi 10:30 Diantara Kita 11:00 Sidik 11:30 Lintas Siang 12:00 Layar Kemilau 13.30 Cerita Siang 15.00 Starlite 15:30 Lintas Petang 16.00 Aksi Juara 16:30 Zona Juara 17.30 Oscar Oasis 18:00 Animasi Spesial : Shaun The Sheep 19:00 Fathiyah 20.00 Tendangan Si Madun 21.00 Cinta Sejati 22.00 Tarung Dangdut 00.00 Musik Pilihan 01:00 Lintas Malam

07:30 Wooow…! 08:00 Friends 09:00 Dr.Brady Barr : Irula Horsehoe 09:30 Segeeerr Beneerrr 10:30 BP3TI 11:00 Potensi Transmigrasi Kalbar 11:30 Topik Siang (Live) 12:00 Klik ! 13:00 Sinema Siang 15:00 Indonesia Super League 2011-2012 17:30 Topik Petang Update Eps.419 (Live) 17:40 Pesbukers (Live) 18:30 Divisi Utama 20112012 21:00 Dr.Brady Barr: School Of Hard Crocs 21:30 Dr.Brady Barr : Orinoco Loco

11:30 - Patroli 12:00 - Drama Asia (Korea): Dong Yi, Jewel In The Crown 13:30 - Drama Asia (korea): Pink Lipstick 15:00 - KISS Sore 16:00 - Fokus 16:30 - Drama Asia (Korea): Sungkyunkwan ScandalPemanah Rajawali 18:00 - Drama Asia (Mandarin): Pendekar Pemanah Rajawali 1 9 : 0 0 - Si n e t r o n Unggulan: Satria 20:00 - Tutur Tinular

07.05 Editorial Media Indonesia 08.05 Eleven Show 09.00 Headline News 10.05 Eleven Show 11.05 The Spring & Latern Festival 12.05 Metro Siang 13.05 Oasis 13.30 Jakarta Jakarta 14.30 Metro Sore 15.30 Public Corner 16.05 Discover Indonesia 16.30 Metro Highlights 17.05 Metro Hari Ini 18.05 Suara Anda 19.05 Suara Anda 19.30 The Beauty Of Harmony 20.30 Genta Demokrasi 21.05 Top Nine News 21.30 The Destroyed In Seconds

B5

07:30 Ranking 1 08:30 Derings 10:00 Bosan Jadi Pegawai 10:30 IBU 11:00 Insert 12:00 Reportase Siang 12:30 Jelang Siang 13:00 Bingkai Berita 13:30 Bioskop Indonesia 15:30 Sketsa 16:00 Reportase Sore 16:30 Jika Aku Menjadi 17:00 Insert Sore 18:00 Comedy Project 20.00 The Hits 23:00 Bioskop TransTV 01:00 Reportase Malam

06.30 Apa Kabar Indonesia 09:30 Live New Kabar Pasar Pagi 10:00 Coffee Break 11:30 Mutumanikam 12:00 Live News Kabar Siang 13:30 Tokoh 14:30 Keliling Indonesia 15:00 Tahukah Anda 15:30 Imperium 16:30 Sport File 17:00 Live News Kabar Petang 19:30 Apa Kabar Indonesia Malam 21:00 Live News Kabar Malam 22.00 Live News Kabar Arena 23:00 Radio Show

Jadwal acara TV di atas bisa diubah sewaktu-waktu oleh stasiun TV yang bersangkutan tanpa pemberitahuan

07:00 Spongebob Squarepants 08:00 Penguin Of Madagascar 08:30 Pat & Stan 09:00 Super Hero Kocak 10:00 Obsesi 11:00 Top Banget 11:30 Hot Spot 12:00 Awas Ada Sule 2 13:00 Sketsa Tawa 13:30 Main Kata 14:30 Tamu Gokil 15:00 Petualangan Panji 15:30 Berita Global 16:00 Top Banget 16:30 Fokus Selebriti 17:00 Tom and Jerry Kids Show 17:30 Spongebob Squarepants 19:00 Sketsa Tawa

07:30 Selebrita Pagi 08:00 Wara Wiri 08:30 Karaoke Keliling 09:00 Ups Salah 09:30 Spotlite 10:30 Warna 11:30 Redaksi Siang 12:00 Selebrita Siang 12:30 Si Bolang 13:00 Laptop Si Unyil 13:30 Cita-Citaku 14:00 Dunia Binatang 14:30 Koki Cilik 15:00 Kuas Ajaib 15:30 Asal Usul Cari Tahu. 17:30 Orang Pinggiran 18:00 Hitam Putih 19:00 On The Spot 20:00 Opera Van Java 22:00 Bukan Empat Mata 23:30 (Masih) Dunia Lain 00:30 Sport7 Malam **m31/G

Ryan Gosling Bikin Heboh Jagat Internet Aktor The Ides of March mendapatkan dua nominasi sebagai aktor terbaik, membuat kehebohan di internet karena tidak menghadiri acara penghargaan tersebut.

Ryan Gosling/askmen.com

Golden Globe mungkin telah menarik banyak bintang film dan televisi untuk menghadiri perhelatan tahunan itu, namun ketidakhadiran seseorang bisa mengundang pertanyaan media. Ryan Gosling dinominasikan sebagai aktor terbaik dalam film drama berjudul The Ides of March, serta dinominasikan sebagai aktor terbaik untuk film

komedi berjudul Crazy, Stupid, Love. Sayang sekali Gosling tidak menghadiri acara bergengsi tersebut. Ketidakhadirannya menimbulkan banyak komentar dari industri media. Bahkan aktor pendukung serta sutradara The Ides of March- George Clooney nimbrung dalam diskusi “Di manakah Ryan Gosling Berada?” Di belakang panggung, Clooney yang mendapatkan penghargaan sebagai aktor terbaik dalam film drama The Descendents, sempat ditanyai soal ketidakhadiran Gosling. “Saya rasa dia sedang bekerja di Thailand. Dia mengirimi saya sepucuk surel pagi ini,” katanya seperti dikutip The Hollywood Reporter, lalu menambahkan,

“Kalian tahu kan dia harus bekerja untuk mencari nafkah, dia adalah seorang aktor pejuang.” Namun, sebelum penjelasannya datang, Twitter dan industri media sudah berspekulasi tentang ini.“Di manakah Ryan?” tanya Life milik USA Today pada akun Twitter-nya. “Saya mendengar rumor tentang ketidakhadiran Gosling pada Golden Globe. Semoga itu tidak benar,” tulis HitFlix pada blognya. Lalu, salah satu pengguna Twitter dengan akun salamandrs menulis untuk Entertainment Weekly, “Di manakah Ryan Gosling?” EntertainmentWeekly p u n m e n j a w a b, “Ka m i mempertanyakan hal yang sama!”.(ant)

NKOTB dan Backstreet Boys Konser Di Jakarta

MNCTV Tayangkan Tendangan Si Madun MEMASUKI tahun 2012, pemirsa MNCTV kian dimanjakan dengan hadirnya berbagai program baru nan spesial, salah satunya lewat tayangan sinetron terbaru bertajuk Tendangan Si Madun. Serial bergenre drama komedi keluarga dikemas apik MD Entertainment ini terinspirasi besarnya animo masyarakat akan olah raga sepakbola yang belakangan kian populer di Tanah Air. Unsur komedi dan sepakbola pada serial Tendangan Si Madun terasa begitu kental lantaran turut didukung namanama beken seperti Asrul Dahlan (memerankan tokoh Syafei), dan Udin Nganga (H.Udin). Akting natural keduanya kerap menggelitik pemirsa tak perlu diragukan lagi. Selain mereka, hadirnya Yusuf Mahardika (Madun) dan Baron Yusuf (Martin) pun turut memberi warna tersendiri. Khusus Yusuf Mahardika, sebagai tokoh utama ia turut ditunjang kemampuan mumpuni dalam mengolah si kulit bundar. Hal ini tentu memberi nilai lebih pada serial ini. Kehadiran beberapa pemain Timnas Indonesia sebagai bintang tamu seperti Christian Gonzales, pada episode-episode tertentu semakin membuat serial tayang setiap Senin – Jumat mulai pukul 20.00 ini terasa spesial. Serial Si Madun sendiri mengisahkan perjalanan hidup Muhammadun alias Madun (11 tahun) dalam memperjuangkan cita-citanya untuk menjadi seorang pemain bola. Bapaknya, Syafei (40 tahun) yang guru

ngaji keturunan Medan itu sangat ingin anaknya menjadi seorang kyai atau ustadz. Karena itu Syafei selalu menghalangi upaya Madun menggapai cita-citanya tersebut. Bagi dia, pilihan untuk Madun hanya satu, yaitu jadi seorang ahli agama. Emaknya Madun, yaitu Kirana yang asli Betawi menjadi serba salah. Satu sisi dia harus patuh pada suami yang anti bola. Tapi disisi lain dia pun tidak ingin menghalangi Madun mewujudkan cita-citanya. Dia tak tega mengekang Madun yang begitu mencintai bola. Untuk mewujudkan impiannya, Madun menghadapi persaingan dengan Martin (12 tahun), anak Udin (40 tahun). Martin selalu menjadi penghalang Madun di lapangan. Ambisinya yang sangat ingin bermain bola membuatnya begitu membenci Madun yang menjadi pesaingnya di lapangan. Udin yang memang sangat mendukung Martin berupaya sedemikian rupa menfasilitasi Martin, bahkan mendatangkan pelatih asing. Udin yang duda itu sangat antipati pada Syafei. Syafei baginya adalah musuh bebuyutan. Tapi adik Martin, yaitu Zaenab menyukai Madun. Udin selalu berusaha menjauhkan Zaenab dari Madun. Kedekatan Zaenab pada Madun membuat Udin semakin membenci Syafei. Syafei dengan sikap tawadu/rendah hati tetap memperlakukan Udin sebagai sahabat. Martin selalu mendapatkan dukungan serius dari Udin. Udin begitu berambisi agar

Tom Cruise Ikut Cari Anak Hilang Via Twitter

Martin menjadi pemain professional. Berbagai cara dilakukan untuk mewujudkan mimpinya itu. Diantaranya adalah selalu mengganti pelatih Martin jika dinilai gagal. Sementara itu Madun malah mengalami sebaliknya. Dia selalu mendapatkan

berbagai hambatan dalam mengembangkan bakatnya, terutama dari Syafei. Syafei selalu menggunakan berbagai cara untuk menghalangi keinginan Madun. Namun begitu Madun selalu dapat melewati hambatan yang dihadapinya.(m19)

New Kids On The Block/web-songs.com

Bintang Mission Impossible menggunakan akun Twitternya untuk mengajak 2,4 juta pengikutnya agar membantu mencari Ben. Dia mengirimkan pesan mengenai seseorang yang diyakini diculik sewaktu dia masih balita berusia 21 bulan di Pulau Kos, Yunani pada 1991. Pesannya diakhiri dengan mengutip ucapan ibu si anak hilang, “Semoga ia bisa ditemukan dan dapat kembali pulang”. Cruise saat ini berusia 49 tahun, mengirimkan pesan kepada pengikut akun twitternya membantu mencari Ben, kini akan berusia 22 tahun. Aktor itu dihubungi selama 24-jam berturut-turut melalui akun Twitternya minggu ini hanya menyoroti kasus Ben. Awalnya ia bertujuan menghimpun 10.000 pengikut online, tapi dia malah kebanjiran jutaan pengikut. “Responnya benarbenar luar biasa,” ujar koordinator Scott Morrison seperti dikutip The Sun. Ibu kandung Ben, Kerry Grist berasal dari Ecclesfied, York Selatan mengatakan, “Saya tidak dapat mempercayai apa yang sedang terjadi. Ada begitu banyak orang ingin membantu dalam pencarian Ben.(m19)

DEMAM Boyband dan Girlband tengah melanda tanah air tampaknya tak disia-siakan promotor Berlian Entertainment dan PT Asia Sport Development (ASD). Setelah sukses menggelar konser Justin Bieber pada 2011, promotor kembali membuat kejutan bagi pecinta musik tanah air dengan menggelar konser boyband fenomenal New Kids On The Block (NKOTB) dan Backstreet Boys (BSB). Dalam konser bertajuk One Night One Stage akan

digelar pada pada 1 Juni mendatang, dua grup band asal Amerika Serikat ini akan menggelar aksinya di Mata Elang International Stadium (MEIS) Ancol Jakarta. Penampilan gabungan NKOTB dan BSB pertama kali terjadi pada tahun 2010 di panggung radio city music hall dimana pada saat itu keduanya menyanyikan lagu I Want it that way, yang merupakan single dari Backstreet Boys. Keduanya kemudian tampil untuk pertama kali di acara TV Show, The

American Music Award pada bulan Juni 2010. Setelah itu mereka menggabungkan nama bandnya menjadi NKOTBSB. Bergabungnya NKOTBSB ini merupakan salah satu gebrakan dalam dunia musik. konser tur perdana NKOTBSB dilakukan di Amerika Utara pada bulan Mei hingga Agustus 2011 berhasil menduduki posisi keenam dalam Top 20 Concert in North America mengalahkan band seperti Maroon 5 dan Train. (ant)

Most FM Dukung Kegiatan MCM Radio Most FM siap mendukung kegiatan Mercedez Club Medan (MCM) dalam perjalanan jelajah Aceh mulai 19 Januari 2012. “Kami akan siarkan secara langsung tahap demi tahap perjalanan 50 anggota MCM sampai ke Sabang”, kata pimpinan Most FM dikenal dengan sebutan akrab Pa Adek usai talk show dengan panitia Jelajah Aceh MCM. Panitia Jelajah Aceh sengaja diundang ke Radio Most FM untuk bincangbincang maksud kegiatan mereka selama berada di Banda Aceh sampai ke Sabang diantaranya tampak Anton Sukma selaku ketua

koordinator, Yus Tariganketua umum MCM, Yuri Sketua Perjalanan Jelajah Aceh dan Yudhi-koordinator perjalanan. Dalam bincang-bincang di Radio Most FM, penggemar Mercedez Bens ini menyebutkan, ada sekitar 50 peserta bakal melakukan perjalanan wisata ke Aceh. All varian Mercedez ikut perjalanan wisata ini merupakan kegiatan rutin MCM serta atas undangan Mercedez Club Aceh. Selama berada di Aceh, mereka akan bergabung dengan rekan-rekan sesama penggemar mobil Mercedez serta VW sekaligus melakukan kegiatan sosial

melihat korban tsunami. Kemudian melihat objek wisata serta menggalang kerjasama dengan Kadin Aceh mencari peluang yang bisa dilakukan kerjasama. Selain mengunjungi objek-objek wisata di Aceh dan Sabang, pengusaha asal Jerman dan Jakarta yang juga bakal bergabung memanfaatkan pertemuan itu untuk juga membuka peluang bisnis. Kegiatan ini diharapkan akan semakin mempererat hubungan kekeluargaan antara penggemar Mercedez, apalagi pengurus Mercedez Club Indonesia juga bakal hadir disana. (m19)


B6 1 CM 2 CM

WASPADA

Rp. 12.000 Rp. 24.000

3 CM Rp. 36.000 4 CM Rp. 48.000

BURSA

AUTOMOTIVE Informasi Pembaca

AC BR CL ND DB

Bursa Automotive

: Air Condition : Ban Radial : Central Lock : Nippon Denso : Double Blower

PS PW RT VR EW

: Power Stearing : Power Window : Radio Tape : Velg Racing : Electric Window

ALL NEW XENIA ANGS. 2,8JT-AN

Terios Angs. 3,6 Jt-an Minibus, Luxio, Sirion, Pick Up, Angs. 2,3Jt-an (Standart/ 3W). Hub: ADEK - ASTRA 0812 63 400 55 GEBYAR PROMO DAIHATSU 2012 DP Nego Pick Up DP 7 Jt-an Angs. 2 Jt-an Luxio All New Xenia DP 23 Jt-an Angs. 3 Jt-an Terios DP 22 Jt-an Angs. 4 Jt-an Sirion DP 24 Jt-an angs. 4 Jt-an Hub: IRNANDA 0813 7580 2895 / 0821 6761 2659. Proses Cepat, Full Discount.

-D.Hiline 4x4 Pick Up, Biru/Htm: 92, 97, 99 -D. Hiline GTL 4x4 F. Wagon...............2000 Kredit Hub. Yos Sudarso 42F, 0812 6076 476 * PROM O BESAR ASTRA DAIHATSU *

All New Xenia DP 15%, Terios DP 20Jt-an, PU DP 8 Jt-an. Luxio, Sirion, Program Hebat dr DAIHATSU. Hub. IQBAL - ASTRA 0813 61007 907 - 0853 6103 1609

DIJUAL MOBIL XENIA TAHUN 2005 Harga Rp.93Juta/Nego, BK Medan. Hub. Pemilik: 08126064339 - 8447027

FORD Everest XLT 2004 Solar, mulus, gagah, silver 156 Juta. Nego. HP. 0816 306 470 DAIHATSU Xenia Sporty 1000cc Thn. 2005. W. Hitam. Lengkap, VR, RPM, TV. Harga Nego. HP. 0813 6212 2339

HONDA Jazz Sport VTCC 2006. Manual Hitam, velg racing import. Mobil sgt terawat/orisinil. Hrg. 139Jt/ Nego. Hub. 0813 7000 5885 HONDA PROMO AKHIR TAHUN

Beli Honda CRV/Freed Hadiah langsung sepeda motor tanpa diundi. CRV DP 60 Jt-an, Freed DP 40 Jt-an Hub. BENI ANDREAS 0852 9612 8488

HONDA CIVIC FERIO ‘97 B i r u m e t a l i c , Ve l g R 1 7 Import, Mobil sgt mulus/siap pakai. Hrg. 88Jt/Nego. Hub. 0812 6003 1100/TP ISUZU Panther Miyabi Tugas Kita Short Thn. 94/95. P. Steering, C. Lock Remot, Alarm, AC, VR, Mobil mulus, cantik, H. 40Jt. Bisa T. Tambah Sp. Motor. Hub. Bu Hj. Siti R. HP. 0852 96419233 - 0812 65964197 (maaf sms tp)

5 CM 6 CM

Rp. 65.000 Rp. 78.000

7 CM 8 CM

Rp. 91.000 Rp. 104.000

9 CM Rp. 126.000 10 CM Rp. 140.000

ISUZU Panther Hi-Sporty 2,5 Abu-abu Met. Pemakaian Th. 97. Sgt Orisinil sekali, mulus, Cat masih asli, mesin sehat, lengkap, asli Medan, Hrg. 76Jt. Nego, Ban 4 Baru. Hub. 0812 64777088

SUZUKI Carry 1.0 Pick Up Th. 02 Biru H. 44Jt. DP 14Jt. angs. 1,26Jtx35 Hub. 6 6 1 4 9 7 6

TOYOTA Corolla DX Thn. 1980. Wrn biru AC Dingin, mesin, cat mulus. Ban Baru Hrg. 25Jt. Hub. 0812 6567740

ISUZU Panther LM Th. 2002 W. Biru metalic. AC, Tape, VR, BR, PS, Body Kaleng, mulus, seperti baru. Hub. 0813 7582 3555

DIJUAL CEPAT Katana Long 1989. Warna putih, Full Modif. Hub. 0857 6316 6660 SUZUKI Carry Real Van 2004. Type DRV. Hijau met. Mobil benar2 masih orisinil/terawat Hrg. 65Jt/Nego. Hub. 0812 604 7160 / TP.

TOYOTA Kijang Green Extra 94/95 AC, Tape, VR, PW, PS, BK Mdn asli. Abu2 met mulus. Luar dalam. HP. 0852 6034 5662 Agus Mawan

ISUZU Panther Hi Grade Th.’97 W. Abu-abu BK Mdn mulus, Hrg. 70Jt. Suzuki Baleno Th. 2001 metik Hrg. 70 Jt Nego. HP. 0811 652506

MITSUBISHI BARU

Discount Kandas, Proses Cepat LINA.S

0812 6947 2909

MITSUBISHI Lancer Evo 4 SE i. Thn. 1999. Hijau met. Mobil orisinil/Luar dalam sgt terawat. Hrg. 97Jt/Nego. Hub. 0812 6003 1100/TP. MITSUBISHI Kuda GLS Diesel, Thn. 99. BK Mdn asli, warna silver met, AC, Tape, TV, PS, PW, CL, BR, VR, Sound System Full. Kondisi sangat bagus sekali. Harga Rp. 77Jt (damai). Hub. Ucok . Jl. Taduan/Perdamaian No. 113. HP. 0852 7630 4256

MITSUBISHI L300. Minibus Th. 97 W. Putih, AC, Tape, BK Medan, Body lempang, Jamin mulus, H. Nego. Hub. 0852 6129 5788

MITSUBISHI

MITSUBISHI BARU MURAH BUNGA 0%, READY STOCK 0821 6652 9982

MITSUBISHI Pajero Sport 4x2, Eceed ‘10, AT/ Tiptronic, Turbo Diesel, Jok klt asli, Htm, Ban bsr, MP3, CD, Subwoofer, TOT, DP 75Jt, Angs: 7,7 Jt Hub. 0852.7690.3900 MERCY E230 ‘96 Hijau Met, Km Low, Mulus, BK Mdn, Int. Original, Sprt baru, Sound system, VCD Multi, DVD, MP3, RT, DP 36,5 Jt Angs. 4,2Jt x 23 Hub. (061) 7670.0979 MERCY C180 ‘94 Silver Met, Jok klt, VR 16”, ABS, Airbag, PW, PS, Alarm, BK 333, DP 25 Jt, Angs: 2,76 Jt x 23 Hub. 0852.7507.6512 / Kanda

MAZDA E2000 Th. 97 W. Merah Metalic. AC DB, Tape, VR, BR, PS, PW, CL, Jok kulit, BK Medan, body kaleng, mulus seperti baru. Hub. 0852 7599 6758

NEW NISSAN Juke, New X-Trail, Grand Livina, March, Murano, Teana. Bisa bantu tukar tambah. Cash/Kredit Hub. MILI (0852 7033 7739) SUZUKI Carry Extra 1988/89 (Tugas Kita) Biru Muda Met Sehat/Mulus. Hub. 0853 5959 4632 (TP)

DEALER RESMI SUZUKI MOBIL

Carry PU 1.5 FD. Rp. 9Jt-an Angs. 2.696.000,APV Arena Rp. 14Jt-an Angs. 3.880.000,Splash GL Rp. 13 Jt Angs. 3.977.000,Hub. 0812 6540 809 / 77722121 SUZUKI Katana 1991 Wrn. Hitam. CL, Mesin halus, cat mulus. BK Medan asli. Baru perpanjang. Harga 34Jt. Hub. 0812 656 7740

SUZUKI KATANA THN. 2003 Merah metalic, satu tangan/ pemakai. Jamin puas. Hub. 0812 60008 388 (Harga Nego) TOYOTA Kijang Super Thn. 95 Long, abu-abu metalik, kondisi mulus, jarang pakai Rp. 58Jt/Nego. Hub. 0812 6344 5757 T O Y O T A Kijang Capsul. Thn. 97 W. Hijau metalic. AC, Tape, VR, BR, PS, BK Medan. Body kaleng. Jamin mulus H. Nego. Hub. 0813 9754 5210

TOYOTA Kijang 1.8 LX ‘00 Model LSX, Biru Dongker, AC dgn, Tp, CD, PS, VR, BR, DP 17 Jt, Angs. 2,85 Jt Hub. 0852.7507.6512/ Kanda TOYOTA Kijang Capsul Model LGX New Bensin 1,8 Th. 2003. Hitam Met, sgt Orisinil, cat asli, VR, BR, PS, PW, CL RMT, E. Miror. AC DB, Full Sound Pake TV. Ada 3. Harga 138Jt. Nego. Hub. 0821 6246 7871

TOYOTA BARU

AVANZA, INNOVA, FORTUNER

PURBA : 0813 9789 4633

TOYOTA 100% BARU Avanza, Innova, Fortuner, Yarris, Hilux. Hub. 0813 7512 7297 DIJUAL/OVER KREDIT TOYOTA Avanza G Thn. 2004. Sudah 5x Byr Angs. 3.930.000 x 31 Bln lagi, mobil mulus dan sehat, warna biru balik DP aja. Hub.77288835, HP. 0852 7689 5520 TP.

TOYOTA Vios ‘03, Tipe G Rp. 110Jt/Nego. 770 63610/ 0813 9663 8992 /Bisa Kredit. TOYOTA KIJANG KRISTA ‘98 Warna asli biru metalic. Mobil jarang pakai. Simpanan. Hub. 0812 6351 859 TP. Pemakai langsung.

TOYOTA Vios Limo 2004. Abu met, PW, VR, CD, Plat B. Mulus. Hrg. 86 Jt. Hub. 061 9131 5123 TOYOTA Corona Twin Cam Thn. 88 Dijual. Warna biru metalic, AC, Tape, Velg 15 Racing Double Rem Cakram. Hrg. 24Jt. 500 ribu Nego. Hub. HP. 0813 7031 0953

TOYOTA Avanza G Tahun 2006 dijual, BK Medan, wrn hitam, 1 tangan dari baru, mobil kondisi sgt ok. Hub. 0852 7730 3067 TOYOTA Kijang Super Long Thn. 1992 Dijual. Warna merah Harga Nego. HP. 0813 9690 9766 TOYOTA Kijang Super Long Thn. 1990/1991 Dijual. Warna biru metalik. Harga Nego. HP. 0813 6135 7361

BURSA

SEPEDA MOTOR DIJUAL Sepeda Motor Partai Kecil dan Besar Hub. 0853 594 64575

BUTUH DANA BUTUH DANA CEPAT

Jaminan: SHM, SK Camat, HGB dan BPKB (Bantu Pelunasan BPKB). 3 Jam Cair 1 Juta 500Juta. Hub. FAMILY FINANCE. 0813 7044 6668 - 0813 7044 6633 BUTUH DANA Jaminan Apa Saja. Sertifikat Tanah Mobil & Sp. Motor. Segala tahun. Hub. 061.8222 774 HP. 0853.6199.1500-0816 314 1807

F D C D

KIRIMKAN... DATA IKLAN ANDA DALAM BENTUK

DIGITAL

Keterangan lebih lengkap silahkan hubungi:

T ELPON : 061 - 4576602 F AX : 061 - 4561347

11 CM Rp. 165.000 12 CM Rp. 180.000

IKLAN KHUSUS 6x1,5 kolom Rp. 120.000

Kamis, 19 Januari 2012

FAX.4561347

BURSA

Pelanggan Yang Terhormat

HA TI-HA TI terhadap penipuan yang ATI-HA TI-HATI mengatas namakan PT. Harian WASPADA, kami dari PT. Harian WASPADA tidak pernah mengirim TIsms untuk membeli produk anda, dan HA HATIHA TI apabila anda ingin melakukan transaksi HATI jual beli melalui transfer. Segala akibat yang terjadi diluar tanggungjawab PT. Harian WASPADA. Apabila anda mencurigai sesuatu, silahkan hubungi kami di 061-4576602. Terimakasih KOMPUTER PROMO TERMURAH & TERDAHSYAT AWAL TAHUN TOSHIBA, ACER, DELL, LENOVO, HP

Merk terkenal sudah tidak diragukan lagi kwalitasnya Sudah lama teruji, Terjamin & Digaransi Kunjungi dan Miliki Segera di Pameran kami di:

* Medan Plaza * Deli Mas L. Pakam * Pajus USU * Millenium Suzuki

Harga Mulai

2

Rp.

: 0812 6455 7274 : 0813 6196 6249 : 0821 6300 6702 : 0852 7650 0465

Jutaan

GREAT SALE LAPTOP MURAH TERDAHSYAT 2012 SENSASIONAL DISKON

TOSHIBA, ACER, HP, DELL, LENOVO, Merk terkenal Kwalitas oke, Desain mantap, Tahan Lama, terjamin & Digaransi, Dapatkan barangnya skrg juga, banjir bonus & Hadiah utk Pembelian hari ini tanpa syarat. Hubungi & Miliki Segera di

Harga Mulai

2

Rp.

Jutaan

* Millenium Plaza: 0813 7071 1319 * Siantar Plaza : 081396507030 * Aksara Plaza : 0812 6582 2006 * Binjai Supermall : 081397963020 JUAL - BELI

Laptop TV, LCD, PS, Ampli, Spk, Kulkas, Projector, Handycam, Cemara, AC, dll.

UD. SENANG HATI

Hub. 4517509 - 0821 6322 4343 Jl.Sekip 67 A

T E R I M A : Laptop Komputer, LCD (0821 6868 5346) SERVIS: Instal no display, padam, lcd pecah, engsel patah dll. SALHA.COM Jl. Denai no. 118 Jual Laptop. Komputer Seken)

BURSA

ELEKTRONIK JUAL- BELI

TV, LED, LCD, Kulkas, M. Cuci, Handycam DSLR, Laptop, LCD Projector, PS1, 2, & 3. H. Teater, Sound System, dll. HUB. CV. MARKET Tel. 7632 4682, 0812 6539 3000. S. Budi Tj. Sari No. 424 B Psr. IV dkt BNI

SERVICE

AC AC

ELEKTRONIK CUCI, B. PASANG KULKAS, DISPENSER HUB: MAJU TEKNIK 0813.6244.4913 (061) 703.0118

REPARASI AC, KULKAS, MESIN CUCI Kompor Gas, Dispenser H & C TV, M. Pompa Air Sanyo

Hub. SURYA TEKNIK SERVICE Telp.66482216 - 0813 7589 8757 Siap Ketempat

BURSA

WC

MATERIAL ATAP & DINDING EURODEK

ALUMINIUM ZINC - AZ - 150

PAGAREURO

KONSTRUKSI

TUMPAT/ SEDOT

77442112

0813 6147 0812

Jl. Gatot Subroto Medan Ada Garansi

MINI & EFEKTIF IKLANKAN PRODUK ANDA

TERCECER

Surat Penyerahan Penguasaan Atas Tanah dengan ganti rugi, No. 592.2/ 62/PRB/2008, Tgl. 31-01-2008, A/n. Mukhsin Ibrahim. Yg terletak Desa Sei Buluh Kec. Perbaungan, Luas 184m²

R

GALVANIS

BAJA U-50

R

KOLOM PRAKTIS EURO R BAJA U-50 SIAP PAKAI LEBIH PRAKTIS & HEMAT - DARI BESI BETON

PRODUKSI:

PT. REZEKI PRIMA JAYA ABADI

Jl. Sutomo No. 436 Medan 20231 (samping Bank Maspion) Telp. (061) 452.2588 - 415.7504 - 455.7204 - 455.7194 Fax. (061) 415.7504 SUMUT - INDONESIA

TERCECER Surat Izin Hak Sewa (SIHS) Kios No. 59 Tahap 1 No. 5113/2662/ PDPKM/2002 Tgl. 25 April 2002 An. Drs. Sadar Siahaan. TERCECER Surat Akta Penyerahan Penguasaan atas tanah dengan cara Ganti Rugi No. 592.2/0001/DT/2002 Tgl. 20-62002. a/n. Edi Dermawanto. Yang terletak Duzun VII Kel. Kedai Durian Kec. Delitua Luas +/- 80,80

MENDESAK !!! SEKOLAH BARU MEMBUTUHKAN

Guru TK min. Lls SMA, Kreatif & Suka dunia anak Hub: Jl. Karya Wisata No. 23A Johor Tp: 786.1690 Medan

Syarat: - Lulusan S-2 dari Program Studi: * Fakultas ilmu sosial dan Ilmu politik * Fakultas Teknik Mesin dan Elektronika * Fakultas Ilmu Komputer * Fakultas Desain * Fakultas Ekonomi - Disiplin dan memiliki komitmen untuk memajukan dunia pendidikan Dengan melengkapi: - Surat lamaran - Daftar Riwayat Hidup - Fotocopy KTP - Pasfoto warna 3x4cm = 2 lembar - Ijazah terakhir (Legalisir) - Transkrip Nilai (Legalisir) STMIK Potensi Utama (Kampus 2) Jl. K.L. Yos Sudarso No .3A Tanjung Mulia - Medan Pada bagian: Customer Service Lamaran diantar paling lambat pada Hari: Selasa/ 24 Januari 2012 Pukul: 17.00 WIB

HILANG SURAT

REKRUTMEN DOSEN S2

TERCECER

TERCECER

DIBUTUHKAN

Dibutuhkan penjahit wanita yang berpengalaman, yang berminat hub: Ibu Asih Jl. Bajak I No. 44 HP. 0813.7619.0776

Lamaran diantar langsung ke:

Tanah SK Lurah No. 594.1/08/ ST-II/SKT/MA/VI/1993. a/n. HASAN BASRI yang terletak di Jalan Gg. Syukur Brt Ling. XI Kel. Sitirejo-II. Luas. 60m2 1 (Satu) Buah Surat Keterangan Tanah SKT Bupati Deli Serdang atas nama RAIDJIN SAIMIN NAINGGOLAN (Alm). Tanah terletak di Dusun-III Jl. Binjai Km. 15,2 Desa S.M. Diski Kecamatan Sunggal seluas 518M2. Tercecer pada hari Senin Tanggal 02 Januari 2012 Disekitar Jalan Binjai Km.15,2 Sampai Jalan Binjai Km. 10

BURSA

LOWONGAN

REKRUTMEN DOSEN S2 EUROMESH

TERCECER/HILANG

BURSA

Khusus Medan Deli, Marelan, Labuhan, Belawan Hub. 0812 6390 660 Iklan Anda Dijemput

HARGA BELUM TERMASUK PPN 10%

BURSA

PHOTO COPY

1 (Satu) Buah Surat Pernyataan Melepaskan Hak atas tanah Nomor: 593.83/1.327/2010. Atas nama Siti Suhaini. Tanah terletak di Dusun-V Gang Gembira Desa SM. Diski. Kecamatan Sunggal Seluas 315M2. Tercecer pada hari Kamis tanggal 22 Desember 2011 Disekitar Jl. Binjai Km. 14,5 Gg. Gembira sampai Km. 15 Simpang Diski.

Syarat: - Lulusan S-2 dari Jurusan/ Program Studi: * Matematika * Fisika * Bahasa Indonesia * Bahasa Inggris * Agama * Psikologi * Ilmu Komunikasi * Hubungan Internasional - Disiplin dan memiliki komitmen untuk memajukan dunia pendidikan

Dengan melengkapi: - Surat lamaran - Daftar Riwayat Hidup - Fotocopy KTP - Pasfoto warna 3x4cm = 2 lembar - Ijazah terakhir (Legalisir) - Transkrip Nilai (Legalisir) Lamaran diantar langsung ke:

HILANG DOMPET Yang berisi: - 3 bh STNK Mobil BK 1000 in an/Roy Indra Utama S - STNK Mobil BK 1124 VJ a/n. M. Iqbal - STNK Mobil BK 1339JN a/n Roy Indra Utama S - 1 Bh KTP a/n. Roy Indra Utama S - 1 Bh SIM B a/n. Roy Indra Utama - 1 Bh. SIM C a/n. Roy Indra Utama - 5 Bh ATM - 3 bh Kartu Kredit a/n. Roy Indra Utama S Tercecer disekitar Jl. Sisingamangaraja Hub. 061-77490580 atau 0812 6565 9222 Diberi hadiah/dan tidak dituntut.

STMIK Potensi Utama (Kampus 2) Jl. K.L. Yos Sudarso No .3A Tanjung Mulia - Medan Pada bagian: Customer Service Lamaran diantar paling lambat pada Hari: Selasa/ 24 Januari 2012 Pukul: 17.00 WIB

LO WO N G A N K E R JA W A N I TA

Gadis/ Janda segala tamatan mjd: - Perawat anak - Perawat org tua Gaji: 700 Rb - 1,7 Juta/ bln Syarat: KTP dan Fotocopy Ijazah Hub: “Bpk. Ridho” Jl. Ayahanda/ Periuk 73C Medan 0812.6444.8086 - 0812.6441.4127 - (061) 7641.8383

LOWONGAN KERJA

KONSULTAN NASIONAL Dibutuhkan: 1. Program DIII Teknik Bangunan/Sipil 2. S1 Teknik Sipil

Mau Menjual Rumah, Tanah, Kendaraan, Barang Kerajinan Tangan atau Barang Dagangan Lain? Ya Tentu...Pasang Iklan di... Surat Kabar Tercinta:

Harian

WASPADA Untuk informasi lebih lengkap hub

TEL. (061) 4576602 FAX. (061) 4561347

Syarat: - Menguasai Program Komputer XL, Autocat. Lamaran antar langsung Jl. Purwosari / Hiligeo I No. 99 Medan Lewat Simpang Cemara Krakatau LOWONGAN KERJA

Perusahaan Telekomunikasi Pabx - CCTV - Security System - Networking Membutuhkan: Beberapa orang sebagai Teknisi - Pria (muslim) usia 19-23 tahun - Min. SMU/SMK/Sederajat - Lamaran diantar ke Jl. Pukat II/ Sejati No. 77 Medan (1 Minggu)

Ingin Promosikan Produk Anda Harian

WASPADA

Media yang Tepat untuk Iklan Anda


Ekonomi & Bisnis

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

B7

Pembatasan BBM Kurangi Ketergantungan Impor JAKARTA (Waspada): Pembatasan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi adalah sebuah strategi pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pembatasan penggunaan BBM bersubsidi sudah masuk dalamroadmapdandiaturdalam UU APBN. “Mengurangi ketergantungan kita terhadap BBM road-

map kita yang ada, didiversifikasikepadayangbanyakkitamiliki, yaitu gas. Mengurangi ketergantungan kita terhadap impor,” ungkap Hatta ketika ditemuidalamacaraseminarOJK di Hotel Nikko, Jakarta, Rabu (18/ 1). Walau demikian, Hatta mengaku dalam mengurangi impor harus dilakukan secara bertahap dan memberikan beberapa pilihan ke masyarakat seperti menggunakan pertamax atau menggunakan gas. Karena menurut Hatta akan lebih baik jika dalam sebuah aturan terdapat opsi atau pilihan yang tersedia. Selain itu, Hatta mengatakan, memang ada opsi

Sistem Rapuh, KUD Ambruk Waspada/Hamdani

PESANAN MENINGKAT : Seorang pekerja tampak menyelesaikan pesanan Hio di Jalan Mangga Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (17/1).Menjelang Hari Raya Imlek pesanan hio mengalami kebanjiran pesanan. Harga Hio mulai dari Rp.17.000 hingga Rp. 35.000

Pangkalan Induk Diminta Harga Bahan Pokok Salurkan Langsung Melambung Di Sidimpuan Minyak Tanah Ke Pengecer P. SIDIMPUAN (Waspada): dinas terkait tentang pantauan SUBULUSSALAM ( Waspada): Pangkalan induk minyak tanah (minah) bersubsidi di Kota Subulussalam diminta menyalurkan langsung minyak tanah ke pangkalan penyalur/ pengecer setiap kecamatan. Soal penambahan biaya antar ke Kec. Longkib, Rundeng dan Sultan, dilakukan penyesuaian. Demikian hasil rapat dengar pendapat Komisi B DPRK Subulussalam dengan pihak terkait, Kamis (12/1) di gedung DPRK setempat, menyusul tertangkapnya salah seorang penyalur minah bersubsidi pekan kedua Desember silam. Risalah rapat (salinan diterima Waspada), dihadiri Karnaen, Sekretaris Disperindagkop dan UKM, perwakilan kecamatan,pangkalan,pers,LSM dan sejumlah unsur lain sepakat membentuk tim pengawasan dari legislatif dan dinas terkait

dalam pembagian minyak tanah dan membuat data base penerima. Soal pembentukan pangkalan di Kec. Longkib, Disperindagkop dan UKM diminta mendata semua pangkalan pengecer, termasuk izin. Pangkalan harus memiliki izin, sesuai aturan berlaku dan diberi sanksi tegas jika hingga 12 Februari 2012 tidak memiliki izin. Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah(Disperindag-kopdan UKM) pun diminta mempermudah pengurusan izin pangkalan. Forum juga merekomendasi penambahan kuota minah ke Pertamina atau agen dari 120 ton menjadi 160 ton per bulan. Terkaitpendistribusianbensin dan solar kepada penge-cer, diminta ditingkatkan dan melakukan penertiban. (b28)

Harga sejumlah bahan pokok di beberapa pasar di Kota Padangsidimpuan, satu bulan terakhir, melambung tinggi. Informasi dihimpun Waspada, Minggu (15/1), beras jenis 64 sebelumnya Rp5 ribu per kg namun saat ini mencapai Rp7 ribu per kg, sedangkan ayam ras kemarin Rp25 ribu per kg saat ini Rp35 ribu per kg, cabai merah mengalami harga “pe-das” Rp45 ribu per kg, sedang-kan minyak tanah masih tetap bertahan di level atas Rp15 ribu per kg. Kondisi demikian pada awal 2012 ini sangat memberatkan warga golongan ekonomi menengah ke bawah di Kota Padangsidimpuan. Masrayani Lubis, 45, warga Jalan Merdeka, sangat mengeluhkan kenaikan harga bahan pokok yang tidak stabil. “Marsak (resah) saya ini pak, harga bahan pokok sebulan terakhir ini semakin tidak stabil di Kota Padangsidimpuan. Apakah tidak ada perhatian dari

AMANAH UMROH

UMROH REGULER 9 HARI 19,27 FEBRUARI, 2,6, 9 MARET UMROH REGULER 14 HARI 22, 29 FEBRUARI, 14, 12, 21MARET UMROH REGULER 20 HARI 7 MARET UMROH PLUS CAIRO 14 HARI 21 APRIL HOTEL MADINAH : AL-HARAM (5*) HOTEL MAKKAH : MAKARIM AJYAD (5*) HOTEL JEDDAH : AL AZHAR (5*) Penerbangan Via Singapore * Khusus bagi jama’ah dari luar kota nginap di Hotel Madani Gratis * Seluruh Jama’ah Tertanggung ASURANSI DAFTAR SEGERA Kantor: Gedung Gelora Plaza Lt. 1 Jl. S. M. Raja No. 4/18 Medan Telp. 061-7326981, 0813 7503 1889, 0852 6213 3488

BURSA

BURSA

PROPERTY

BUNGA PAPAN

Informasi Pembaca Bursa Property

PAPAN BUNGA GANDENG

G R : Garasi LB : Luas Bangunan KM : Kamar Mandi LT : Luas Tanah KP : Kamar Pembantu RM : Ruang Makan KT : Kamar Tidur RT : Ruang Tamu SHM: Sertifikat Hak Milik

RUMAH PERMANEN DIJUAL

Jl. Karya Bakti No. 57 Pangkalan Masyhur, Luas: 1400m², SHM, Ada IMB, Bangunan induk, 4 KT, Dapur, Tempat cuci pakaian dan jemur, Garasi untuk 2 mobil dan Spd. motor, Kamar tidur Supir, Gudang, Dua ruang praktek atau Pos satpam di bagian depan, Lantai keramik, Telepon, Internet, Zincolum genteng, KM Bath tub dan shower (2 Kmr), Plafon gypsum, Perabotan lemari kayu. Harga 2.2M (Bisa Nego)

Hub. (061) 7781.0174 - (061) 788.2825

BINJAI Dijual 3 (Tiga) Rumah Siap pakai. Di Jl. Bandung Belakang RS Bangkatan B i n j a i . S H M , P L N , PA M 4 x 1 6 . H u b . 0812 6369 3303 - 0813 7072 8181

DIJUAL RUMAH

Lokasi Jl. Jala Permai 11 Blok 8 No. 61. Perumnas Griya Martubung Ukuran tanah 7x14. Luas 70m2. Harga 130Jt Nego. Hub. 0852 9614 4408

TANAH DIJUAL MURAH A. 6x17,5 Rp. 26Jt. 7x17,5 Rp. 30.000Jt, SHM. Di Marelan Psr. 2 Barat Gg. Salam B. 8x18 Rp. 9Jt. 16x18 Rp. 18Jt. SK. Camat. Di Sampali. Hub. 0614570929. HP. 0821 6244 3786

Rp. 125.000/ Bunga Baru 0812.6566.8378

BURSA

PELUANG BISNIS

PELUANG USAHA

Pemasangan Depot Air Minum Isi Ulang paling murah Sesuai kemampuan anda 1. Depot RO 40 s/d 400 Galon/ hari 2. Depot Air Mineral/ Pegunungan 3. Jual alat-alat depot isi ulang Terima siap untuk jualan

harga bahan pokok di pasar ini,” keluh Masrayani ketika menjinjing belanjaannya di Pasar Sanggumpal Bonang. Anggota DPRD Sopian Harahap menilai dinas terkait tidak serius dalam menangani dan survei harga bahan pokok di pasar, sehingga harga bahan pokok tidak stabil dan selalu melejit tak karuan. “Seharusnya dinas terkait harus jeli melihat kondisi harga bahan pokok di pasar-pasar agar masyarakat tidak merasa kebingungan dengan ketidakstabilan harga bahan pokok, selain itu harus ada upaya operasi pasar,’’ tegas Sopian di kediamannya, Jalan Jend. Abdul Haris Nasution. Kepala Dinas Perindustrian (Kadis) dan Perdagangan Kota Padangsidimpuan, Islahuddin Nasutionketikadikonfirmasitidak berhasil. Telefon selularnya tidak aktif.(c13)

BURSA

KESEHATAN

AKUPUNKTUR

Tumor/ Kanker/ Stroke/ Jantung/ Diabetes/ Reumatik/ Maag/ Impotensi/ Keputihan/ Miom/ Kista/ Obesitas dan penyakit kronis lainnya Jl. Amaliun No. 253A Telp. 735.2680 HP. 0812.9160.675

KENANGA CITI HOTEL

Jl. Prof. H.M. Yamin S.H No. 251 A Simpang Pahlawan Tel.(061) 4563067 Cabang I

My Residence in Medan

Jl. Bunga Harum (Benteng) No. 26 Suka Jadi Telp. 0761-45368 -HP. 0812 6568 700 Pekan Baru Te l p. ( 0 7 6 1 ) 4 5 3 6 8 H P. 0 8 1 2 . 6 5 6 . 8 7 0 0 Cabang II: Komp. Perhub. Laut Jl. Baruna II/II Telp. 0765 36906 HP. 0852 6201 0594, 0812 60311 695 Dumai

LENA TOUR

SPECIALIST MATA TANPA OPERASI

cr agen slrh daerah. Pkt Umroh $ 1.800, Haji $7,500. Dptkan fee $ 100 u/Umroh & $250 u/Haji Khss Hub. 0218356663/ 085697332613

Dapat disembuhkan sampai tuntas Segala jenis mata seperti mata: - Katarak, Plus, Minus, Glaucoma - Mata Merah, Berair, Bengkak, dll Khusus yg mau masuk angkatan minus jarak pandang ± 7 Meter B/W (buta warna), juga dapat di sembuhkan sampai tuntas, Insya Allah Hub. IBU FARIDA AKRAM Jl. Prof. H.M. Yamin S.H (Serdang) No. 251 A Tel.(061) - 4563067 Mdn Izin Depkes R.I Terdaftar web: faridarawal.com

BURSA

!!! DIJUAL !!! 1 Unit Stelling Nasi Model L, Kondisi bgs. Hub. 0813 6230 8018, 061.2648 6240

MINI & EFEKTIF IKLANKAN PRODUK ANDA

DIGITAL

Keterangan lebih lengkap silahkan hubungi: TELPON : 061 - 4576602 FAX : 061 - 4561347 * Format: JPG - TIFF (Photoshop)

(Untuk Ambeien)

Wasiri berani menjamin kesembuhan tuntas ambeien/wasir anda. Sangat berkhasiat dan cepat menghilangkan ambeien. Wasir yang menonjol maupun yang tumbuh di dalam. Redakan rasa sakit, perih dan menghentikan pendarahan waktu buang air besar, mencegah infeksi dan panas dalam serta melancarkan buang air besar.

PENDAFTARAN Mulai 18 Januari 2012 s/d 31 Januari 2012 UJIAN SARINGAN MASUK & WAWANCARA: 3 & 4 FEBRUARI 2012 PENGUMUMAN PENERIMAAN: 6 FEBRUARI 2012 MULAI PERKULIAHAN : 16 FEBRUARI 2012 TEMPAT PENDAFTARAN: Jln.Universitas No. 24 A Kampus USU Medan Rektor Universitas Sumatera Utara Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM & H, M.Sc (CTM), Sp.A (K) NIP. 19500210 197811 1001 Dekan FMIPA USU Dr. Sutarman, M.Sc NIP. 19631026 199103 1 001

Dpt Diperoleh di Sumatera - Aceh Hub: (061) 7365429 - 7362887

BALAI PENGOBATAN TRADISIONAL

TERAPI KEJANTANAN ALAT VITAL PRIA & WANITA PALING SPEKTAKULER DARI PEL. RATU PANTAI SELATAN Ditangani Langsung:

BPK. UMAR & UST. A. AZIS

Melayani berbagai macam keluhan antara lain:

KHUSUS PRIA TAMBAH UKURAN:

- Panjang: 13 - 16 - 19 - 22 cm - Diameter: 3.5-4-4.5-5-5.5-6cm - Kuat dan tahan lama - Ejakulasi dini, sphilis/ Raja singa - Mani encer - Lemah syahwat, diabetes, impoten, dl KHUSUS WANITA: - Memperbesar, payudara, terapi perawan/ virgin, kista, lemah kandungan, kanker payudara, ingin mempunyai keturunan, dll PRIA & WANITA Ingin cepat dapat jodoh, penghasilan disegani atasan, menyatukan & memisahkan PIL/WIL, Puter giling, juga melayani pasang susuk, dll --> Bergaransi, hasil permanen alami tanpa efek samping, langsung reaksi ditempat Alamat: Jl. SM. Raja depan Taman Makan Pahlawan No. 130B Medan samping Show Room AUTO 2000. Dibelakang bengkel tambal ban

ALAT VITAL

DITANGANI OLEH AHLINYA: M. SUHERDI

DARI PELABUHAN RATU SUKABUMI JABAR

Terapi keperkasaan seksualitas Pria hasil permanen tanpa efek samping, alami, bebas pantangan, untuk semua usia Hasil langsung reaksi ditempat, cukup satu kali berobat

MENANGANI KELUHAN: MENAMBAH UKURAN -

DIJAMIN 100% Hanya Tempat Kami Klinik Mak Erot

ALAMAT KELINIK TETAP: Jl. SM. Raja Masuk ke Jl. Utama No. 18 Medan Dari Toko Roti Majestik ±100meter Izin Kejaksaan: B/DSP.5/12/2008 Izin Dinkes: No. 448/0649/I/2008 HP. 0812.6388.7999 Buka setiap hari

KLINIK TRAPI ALAT VITAL MAK HJ. ICOT Ditangani langsung

H. UST. YUSUF/ H. ABIDIN

Setelah sukses di propinsi di Papua, kini hadir di kota Medan, pengobatan nyata luar biasa, bila anda ingin perkasa, ingat jangan salah informasi disini yang pasi ±30 menit kami akan buktikan alat vital menjadi besar dan perkasa. Dengan metode pengurutan disekitar alat vital melalui totok urat-urat kejantanan. Kami tidak mengumbar janji belaka. Tdk ada efek samping, bebas utk semua agama. Bukan janji tapi bukti ditempat Penanganan khusus pria: - Memperbesar, panjang, keras, kuat dan tahan lama - Kencing manis, diabetes, L. syahwat - Ejakulasi dini/ impotensi Khusus Wanita: - Memperbesar/ kencang payudara - Ingin punya keturunan/ gurah vagina - Ingin kembali perawan/ keputihan Konsultasi umum - Ajian semar mesem/ buka aura - Penglaris/ penghasihan/ cari jodoh - Pasang susuk, karir/ jabatan

DIJAMIN 100% Alamat Jl. Halat / Masuk Jl. Senam No. 19C. Belakang Makam Pahlawan H P. 0 8 2 1 . 6 6 5 5 . 1 2 2 2

Jl. Laksana No. 55J masuk dari Jl. Amaliun Yuki Simpang Raya Medan (Praktek Tetap) HP. 0 8 1 2 . 4 0 3 8 . 3 3 3

SANGGAR SUPRANATURAL ILMU HIKMAH & KEBATINAN OLEH: MASTER GENDAM

KLINIK TRADISIONAL ALAT VITAL DARI PELABUHAN RATU CISOLOK BANTEN DITANGANI LANGSUNG

USTADZ AGENG PANGESTU

A. AMARUDIN

TERAPI KEJANTANAN DENGAN MENGGUNAKAN TOTOK SYARAF DAN DIBERIKAN RAMUAN/ JAMU HASILNYA PERMANEN. TANPA EFEK SAMPING BEBAS USIA, BEBAS PANTANGAN DAN AGAMA REAKSI LANGSUNG DI TEMPAT MEMILIH UKURAN YG SUDAH DI SIAPKAN DARI NO (1) S/D (3)

MENGOBATI PRIA

+ BESAR : 3, 4, 4, 4, 4, 5, 5, 5, 6 CM + PANJANG : 13-14-15-16-17-18-19-20 CM - IMPOTENSI - LEMAH SYAHWAT - KURANG KERAS/ LOYO - MANI ENCER/ EJAKULASI DINI - DIABETES/ KENCING MANIS - TDK PNYA KETURUNAN - MENANGANI PROBLEM ASMARA, DSB ALAMAT: JL. SM. RAJA DEPAN GARUDA PLAZA GG. KELUARGA SAMPING KLINIK BUNDA NO. 31A HP. 0812.6057.6444

Panjang: 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20 cm Besar: 3,5. 4,5. 5. 5,5. 6 diameter Memperkeras, Tahan lama Ejakulasi dini, Mani encer Impotensi, Lemah syahwat Diabetes, kencing manis/ batu

Juga melayani problem asmara, mempercepat jodoh, pengasihan, penglaris, buka aura, pasang susuk, dll

HP. 0813 8042 6253

BILA anda ingin perkasa ingat jangan sampai salah masuk carilah yang benar-benar pewaris ilmu Mak Erot Sejati, karena keahlian H. Teja Saeful sudah tidak diragukan lagi dalam menangani keluhan seputar alat vital bahkan pengobatan H. Teja Saeful, sudah terkenal Indonesia dan kota-kota besar di Indonesia, sudah ribuan pasien tertolong dipengobatan Mak Erot ini yang aman tanpa efek samping, bahkan dimanca negara sekalipun pengobatan Mak ERot sudah tidak diragukan lagi keberhasilannya. INGAT untuk Kaum Pria jangan sampai Anda terhina Kaum wanita karena kondisi alat vital yang kurang sempurna Izin Dinkes No. 448 Hak Paten No. 00.2004.09965.10041 KONSULTASI UMUM: KHUSUS PRIA: - Buka Aura - Ejakulasi dini - Cari Jodoh - Impotensi - Sesama jenis - Memperbesar “Alvit” - Pelaris - Memperpanjang “Alvit” - Memikat lawan jenis - Keras dan tahan lama dll - Besar PYDR KHUSUS WANITA: - Ingin punya keturunan - Memperkencang & memperbesar payudara - Mengobati keputihan dll

2012-red) mereka masih terdaftar Aceh, tapi dari jumlah tersebut hanya 39 unit koperasi aktif, sisanya‘matisuri,”kataZulkarnain, Rabu (18/1). Menurut Zulkarnain, pihaknya akan mengundang seluruh pengurus yang tidak aktif untuk melakukan pembenahan sehingga keberadaan koperasi dapat bermanfaat bagi anggotanya. Dari seluruh koperasi di kabupaten itu, umumnya bergerak di bidang simpan pinjam dan jasa. “Dari sistem kepengurusan Koperasi Pasar Bina Usaha adalah koperasi dengan predikat terbaik yang hingga kini masih aktif,” ujar Zulkarnaen. Selain berencana mengundang seluruh koperasi, Dinas Koperasi dan Industri Aceh Barat juga berencana melakukan pengembangan koperasi berbasis home industry. “Selama ini banyak kegiatan home industry cukup potensial yang belum kita kembangkan.”(cb06)

WASIRI

PENERIMAAN MAHASISWA BARU

PROGRAM STUDI MAGISTER (S2) TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SUMATERA UTARA SEMESTER GENAP T.A. 2011/2012

A. Ust OTONG

MEDAN: Jl. Serdang Gg. Sado 43B, Tempuling Medan, Sumatera Utara Telp. (061) 6634.2201

KIRIMKAN... DATA IKLAN MINI ANDA DALAM B ENTUK

MEULABOH(Waspada): Dinas Koperasi dan Industri Aceh Barat berencana melaku-kan pembenahan terhadap sejumlah koperasidikabupatenitu.Wacana itu mengapung, karena banyaknya koperasi yang berdiri paskatsunamilalutidakberfungsi sehingga kebe-radaannya belum membawa manfaat bagi anggota koperasi. Dari 401 koperasi di wilayah itu, hanya 39 koperasi yang masih aktif selebihnya tidak berfungsi alias ‘mati suri’. Perlu perhatian Pemerintah Kabu-paten Aceh Baratuntukmem-benahiseluruh koperasi di wilayah itu agar keberadaannya membawa manfaat bagi setiap anggota. Kepala Dinas Koperasi dan Industri Kabupaten Aceh Barat Zulkarnain mengatakan 401 koperasi seluruhnya terdaftar di dinas yang dipimpinnya. Umumnya kata dia, koperasi terbentuk pasca tsunami saat Badan Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) masih berada di Aceh. “Sampai sekarangpun (tahun

Cucu Asli Mak Erot Bersama

BURSA

tetapdisubsidi,yangmiskinbayar mahal, yang kaya bayar mahal,” kata Chairul di Jakarta, Rabu (18/ 1). Dengan adanya pembatasan BBM bersubsidi ini, menurut Chairul,polasubsidiakanberubah, sehingga nantinya yang miskin tidak membayar dan yang kaya akan membayar lebih mahal. “Pertama, angkutan umum akan dikonversi pakai gas. Converter kit-nya diberikan cumacuma oleh pemerintah. Kedua, sepeda motor. Yang menggunakan motor kan rakyat kita, jadi boleh membeli Premium. Ketiga, mobil pribadi tidak perlu subsidi lagi,” katanya. Dengan menekan biaya subsidi dan anggaran belanja rutin, lanjut dia, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan terfokus untuk menambahbiayamodalde-ngan pengalokasian pemba-ngunan infrastruktur. “Biaya subsidi ditekan,biayarutinditekan.Fokus ke biaya modal pembangunan infrastruktur,” ujarnya. (vvn/okz)

401 Koperasi DiAceh Mati Suri

Dengan H. TEJA SAEFUL

PERABOT

Hub Telp. (061) 661.8116 - (061) 661.6802 - 7653.2188

edaran maupun surat keputusan (SK) Menteri Koperasi soal rencana menghidupkan kembali KUD di setiap daerah. Termasuk arahan dan petunjuk teknisnya,” ujarnya. Syarifah menjelaskan, awalnya KUD di Deliserdang sebanyak 51 unit, tapi setelah pemekaran dengan Kabupaten Serdang Bedagai, hanya tinggal 33 unit. Dari 33 unit KUD hanya empat KUD yang aktif melakukan rapat anggota tahunan (RAT). Di antaranya KUD Setia Tani di Kecamatan Pancur Batu, KUD Petani Jaya di kecamatan GunungMeriah,KUDKulam-pah dan KUD Silinda di Keca-matan Bangun Purba. Meski demikian, tambahnya, masih ada 10 KUD lagi yang memiliki usaha dan kepengurusan meski tidak melakukan RAT. “Sebenarnya, alangkah baiknya jika program pemerintah itu ditujukan kepada koperasi-koperasi yang sehat di setiap kecamatan. Di samping lebih efektifjugalebihefisienbaikwaktu maupun dana. Sedangkan untuk kembalimengaktifkanKUD,tentu memerlukan dana yang tak sedikit dan waktu pembenahan yang cukup panjang. Tapi bukan berarti saya anti KUD. Jelasnya kita juga siap mendukung program pemerintah itu,” ucapnya menambahkan pihaknya terus melakukanpembenahanseluruh koperasi. (m16)

KLINIK TERAPY ALAT VITAL MAK EROT YANG TERUJI DAN TERBUKTI

PENDIDIKAN

C D

BERSEDIA DIPANGGIL HUB. 0813.7739.9508

PUSAT:

Jl. Sisingamangaraja No. 82 Medan Telp. (061) 734.2106

F D

KUSUK & LULUR TERAPY MBAK ALIN

“H. MHD. RAWAL”

Jl. Veteran Psr. 10 (dpn Mesjid Al-Hidayah) Helvetia Telp. (061) 685.3334 HP. 0813.7580.8866

Spring Bed 6 kaki 2 lapis Rp. 1.150.000 Spring Bed 5 kaki 2 lapis Rp. 1.075.000 Spring Bed 4 kaki 2 lapis Rp. 1.000.000 Spring Bed 3 kaki 2 lapis Rp. 900.000 Spring Bed 3 kaki Dorong Rp. 1.000.000 Garansi Per 10 tahun

JL. KEDIRI NO. 36 MEDAN TELP. 451.6161

Ciri2 Ambeyen: Disekeliling Dubur Ada Benjolan Seperti Daging Tumbuh/Jerawat, Gatal, B.A.B Keras, Keluar Darah Segar. Susah Duduk Seperti Ada Yang Mengganjal. Duduk Serba Salah. Nyeri (Ngilu). Dubur Seperti Luka, Solusinya Datang dan Berobatlah ke

UD. RIZKY ABADI JAYA

SPRING BED DIJUAL MURAH

HUB.

MELTRA HEARING AID

SPECIALIST AMBEYENT TANPA OPERASI PUTUS SAMPAI KE AKAR2NYA DIJAMIN TDK SEMBUH UANG KEMBALI GARANSI

TRAVEL/ WISATA

TEMPAHAN MURAH - Lemari pakaian 3 pintu Sungkai asli Rp. 1.500.000 tempahan - Kitchen set atas bawah Sungkai asli Rp. 1,5 Jt/mtr Hub Telp. (061) 661.8116 - (061) 661.6802- 7653.2188

ANDA BUTUH

ALAT BANTU DENGAR ?

“H. MOHD. RAWAL”

BURSA

Since 1952

LUBUKPAKAM (Waspada): Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Deliserdang Syarifah Alawiyah berpendapat ‘ambruknya’ Koperasi Unit Desa (KUD) karena secara lembaga sistemnya sangat rapuh. Syarifah beralasan banyak status anggotanya yang tak jelas di mana warga yang menjadi anggota koperasi hanya mendapatkan fasilitas pinjaman. Padahal, seharusnya anggota koperasi juga ikut dalam pemupukanpermodalandanberupaya mengembangkan koperasi ke depan. “Dulu setiap petani yang tergabung dalam kelompok tani dapat memperoleh Kredit Usaha Tani(KUT)dariKUD,meskipetani itu bukan anggota KUT, sehingga sebagian besar petani tidak mengembalikan pinjaman. Ini terjadi karena karena mereka (petani) tidak merasa memiliki koperasi. Jadi beda dengan koperasi yang didirikan anggotanya,”ujarSyarifahkepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (17/1). Menurut Syarifah, berhasil tidaknya program pemberdayaan KUD tergantung dari kesiapan anggotanya. Begitupun, pihaknya siap mendukung program pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM). “Memang hingga kini kita belum ada menerima surat

menaikkan harga, namun itu adalah usul dari komisi VII. “Tidakmempertimbang-kan, tapi opsi ada (dari Komisi VII), tapi dalam UU belum ada, makanya kemarin komisiVII opsi ituada,namanyajugapilihan,kita lihat kondisi seperti apa, kita lihat harga minyak seperti apa. Bukan berarti pe-merintah pertimbangkanuntukmenaikkan harga,” pungkasnya. Komite Ekonomi Nasional (KEN) menilai dengan adanya program pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi per 1 April 2012 dan program konversi BBM menjadi bahan bakar gas (BBG) akan membuat rasa keadilan bagi orang miskin serta orang kaya. Ketua KEN Chairul Tanjung menuturkan posisi KEN terhadapsubsidijelas.KENinginsubsidi berkurang dan tidak ingin lagi diberikan dalam ben-tuk barang. Namun, langsung diberikan ke orang yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi. “Sekarang ini subsidi BBM kan masih dalam bentuk barang. Jika harganya naik, walau-pun

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

FORUM KOMUNIKASI PARANORMAL DAN PENYEMBUHAN ALTERNATIF INDONESIA IZIN DEPKES. 448/15830 - IZIN KEJATI No. B270/DSP5.08 Gendam Asmaradhana (Solusi Kilat) Problem asmra dan rumah tangga Gendam pedotshih (pemutus hubungan asmara dan perselingkuhan PIL dan WIL) Puter Giling (menarik/ memanggil orang yang minggat, kabur) Insya Allah, Suami, Istri atau Pacar dalam waktu singkat akan kembali dengan cepat Asmara Gay/ Lesby/ Hypersex Susuk aura, pemikat, pemanis, pengasihan, kecantikan dan ketampanan Penglarisan dagang, kedai, rumah makan/ restoran jual beli tanah dgn cepat GARANSI Penyembuhan segala macam penyakit medis SAMPAI - non medis (kutukan, keturunan, bawaan dan guna-guna) TUNTAS Keluhan khusus pria (ejakulasi dini dan impotensi) Pengobatan/ penyembuhan bisa jarak jauh

BUKA TIAP HARI DARI PUKUL 08.00 Wib s/d 23.00 WIB Jl. Amaliun, masuk Jl. Nusantara No. 4 Medan (Belakang Hotel Madani SM. Raja di depan Kantor MUI) HP. 0813.6246.7777 0821.6397.9999


B8

Ekonomi & Bisnis

Pertamina Belum Terima Petunjuk Pembatasan BBM Subsidi TERKAIT wacana pemerintah yang akan “Program ini kan menerapkan kebijakan sebenarnya pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan masih wacana dari pemerintah pengalihan penggunaan BBM ke bahan bakar gas dan kami juga (BBG) bagi kendaraan belum bisa pribadi, belum mengambil menunjukkan adanya kebijakan yang jelas untuk sikap dari diterapkan di Sumut pada kebijakan tahun 2013 mendatang. tersebut, karena petunjuk pelaksanaannya Pasalnya, sampai saat belum ada diterima oleh Pertamina.” ini, Pertamina Region I Sumatera yang Asistant Customer Relation Pertamina Fuel Retail membawahi Aceh, Marketing Region I Sonny Mirath Sumatera Utara, Sumatera Barat, Pekanbaru, Riau dan lainnya, belum mendapat petunjuk agar dapat menjual BBM nonsubsidi teknis tentang program tersebut. tersebut, jika pemerintah menetapkan Asistant Customer Relation aturan baru seperti penerapan Pertamina Fuel Retail Marketing Region penggunaan pertamax bagi mobil I Sonny Mirath, saat ditemui Waspada di pribadi. kantornya Jl. KL Yos Sudarso Medan, Namun, bagi pengusaha yang akan Rabu (18/1) menyebutkan, pihaknya mendirikan SPBU pada saat ini, belum bisa memberikan keterangan diwajibkan untuk menjual BBM terkait wacana pemerintah tersebut, nonsubsidi jenis pertamax selain karena sampai saat ini petunjuk untuk menjual premium dan solar. pelaksanaan kebijakan tersebut juga Sebelumnya, Manajer External belum ada diterima oleh Pertamina Relation Pertamina Region I Fitri Erika sebagai salah satu penyalur BBM menyebutkan, dari 302 SPBU yang ada, subsidi. baru 82 SPBU menjual pertamax dan “Program ini kan sebenarnya masih tersebar di beberapa daerah kabupaten/ wacana dari pemerintah dan kami juga kota seperti Medan ada 44 SPBU, Binjai belum bisa mengambil sikap dari 2, Tebingtinggi 2, Siantar 2, Asahan 1, kebijakan tersebut, karena petunjuk Deliserdang 15, Karo 1, Labuhanbatu 3, pelaksanaannya belum ada diterima Langkat 4, Tapanuli Selatan 1, oleh Pertamina,” kata Sonny Mirath. Padangsidimpuan 1, Serdang Bedagai 4, Sonny menyebutkan, penerapan Batubara 1 dan Labusel 1. pembatasan BBM subsidi ini dan Erika menyebutkan, sejak 2003 penerapan penggunaan pertamax bagi pihaknya sudah melakukan pendekatan mobil pribadi baru akan diberlakukan kepada pengusaha-pengusaha SPBU oleh pemerintah di Pulau Jawa-Bali untuk melakukan sosialisasi dan mulai 1 April mendatang. mengingatkan bahwa iklim bisnis akan Sedangkan untuk Sumatera berubah seperti wacana penerapan biasanya baru akan dilaksanakan penggunaan pertamax dan pembatasan setelah pelaksanaan di Jawa-Bali BBM saat ini. Artinya, mereka harus siap terlaksana dengan baik. untuk menjual mengikuti regulasi “Namun pada dasarnya, Pertamina pemerintah tersebut. Dia berharap, ke siap menjalankan program pemerintah depannya setiap SPBU di semua daerah tersebut, dengan menyediakan BBM dapat menjual pertamax agar non subsidi seperti pertamax di kebutuhan permintaan konsumen berbagai pelosok daerah untuk dapat terpenuhi. memenuhi kebutuhan konsumen,” Pada kesempatan itu, Erika ujarnya. menyebutkan, sampai saat ini Mengenai penjualan pertamax di Pertamina Region I Sumatera sebagai Sumut, Sonny mengakui, saat ini masih salah satu operator pelaksana kegiatan banyak stasiun pengisian bahan bakar distribusi BBM subsidi tahun 2012, umum (SPBU) di Sumatera Utara yang masih menunggu regulasi pemerintah belum menjual pertamax. tentang rencana pengaturan BBM Dia menyebutkan, dari 302 SPBU subsidi seperti premium dan solar. yang ada, baru 82 SPBU yang menjual Namun untuk pendistribusian BBM pertamax, sedangkan 220 SPBU lainnya yang sudah memasuki tahun 2012 hanya menjual premium dan solar. masih menggunakan kuota tahun Sonny menyebutkan, memang tidak sebelumnya. “Setahu saya belum ada ada sanksi bagi pengusaha-pengusaha regulasi terbaru dan masih berlaku SPBU yang tidak menjual pertamax, Perpres 55/2005 dan Perpres 9/2006,” namun pihaknya telah melakukan katanya. pendekatan kepada para pengusaha � Sugiarto

Cara Hemat Capai Target KETIDAKMAMPUAN pemerintah menyiapkan “Kita subsidi untuk pengendara perkirakan membuat pembatasan paling rendah harus dilakukan. Tujuannya agar beban subsidi yang dampaknya ke sudah dianggarkan tidak inflasi 0,72 membengkak. persen dan Hitung-hitungan tertinggi 0,94 sekarang jika program yang akan ditetapkan saja persen.” berjalan normal dan mencapai target 100 persen Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution hasilnya akan sangat hemat. Namun berjalan 50 persen saja pun sudah membuat lega 16 SPBG (hanya delapan yang aktif) pemerintah. yang kesemuanya baru ada di wilayah Nantinya seluruh mobil dinas, mobil Jabodetabek. Dengan sempitnya waktu, pribadi, dan taksi mewah hanya membangun 1.000 hingga 2.000 unit diperbolehkan menggunakan BBM non SPBG bukan pekerjaan mudah. subsidi dan LGV (Liquid Gas for VehiJika pembatasan dilakukan pemilik cles). kendaraan pribadi dipaksa hanya pada Sementara itu, taksi diberikan pilihan menggunakan pertamax dan pilihan LGV dan CNG (Compressed sejenisnya yang harganya telah dua kali Natural Gas). Untuk angkutan umum, lipat harga BBM bersubsidi, juga usaha mikro kecil dan menengah, serta penting untuk disampaikan. kendaraan roda dua dan tiga diberikan Apa yang akan terjadi dari program pilihan antara mengisi BBM subsidi hemat itu adalah Bank Indonesia atau CNG. memperkirakan akan menyumbang Sementara untuk usaha kecil, inflasi sekitar 0,72 - 0,94 persen karena kendaraannya akan dibikin pelat adanya perpindahan penggunaan BBM kuning. Namun harus lebih dulu dari premium ke pertamax. menunjukkan SIUP (Surat Izin Usaha Akan ada efek harga dan efek ke Perdagangan). penerimaan dari pembatasan Mengacu pada data yang ada, penggunaan BBM bersubsidi. angkutan barang dan angkutan umum “Kita perkirakan paling rendah masing-masing mengonsumsi empat dampaknya ke inflasi 0,72 persen dan persen dan tiga persen kuota subsidi tertinggi 0,94 persen,” kata Gubernur BBM. Bank Indonesia Darmin Nasution, Dengan demikian, anggaran subsidi kemarin. yang nilainya Rp100 triliun, sekitar Rp4 Dengan tambahan inflasi tersebut, triliun dinikmati angkutan barang dan BI memperkirakan laju inflasi selama Rp3 triliun dinikmati angkutan umum. 2012 akan mencapai 5,22 - 5,44 persen Berkaitan dengan itu, jika harga atau masih dalam kisaran yang BBM dinaikkan disertai dengan diperkirakan BI 3,5 - 5,5 persen. pengembalian subsidi kepada Hitungan tambahan inflasi itu selain Kementerian Perhubungan sebesar Rp7 melihat jumlah kendaraan pribadi yang triliun untuk subsidi angkutan barang harus menggunakan Pertamax juga dan angkutan umum, biaya distribusi sudah mengasumsikan kemungkinan barang dan tarif angkutan umum tidak adanya perpindahan ke bahan bakar gas perlu naik. yang sedang disiapkan pemerintah. Artinya, jika kenaikan harga BBM Besaran subsidi yang diberikan disertai dengan pengembalian subsidi untuk BBM saat ini sudah terlalu besar yang tepat, dampak inflasi melalui biaya sehingga harus ada tindakan menahan distribusi dapat ditekan pada tingkat laju subsidi itu. Setiap 1 liter bensin yang paling minimal. premium disubsidi Rp 3.700 oleh Sedangkan terkait konversi BBM ke pemerintah. BBG, pemerintah menargetkan tidak Membuat 1 liter premium total kurang dari 1,2 juta unit kendaraan yang biayanya Rp8.200 per liter, untuk akan dikonversi pada tahap awal. produksi termasuk biaya jual dan pajak. Dengan praktik di negara-negara Sekarang dijual Rp4.500 atau subsidi lain bahwa satu SPBG idealnya yang harus dikeluarkan Rp3.700. melayani 500 kendaraan, setidaknya Cara hemat yang akan diambil dibutuhkan sekitar 2.400 SPBG untuk pemerintah ini akan tetap mendukung program pemerintah menimbulkan efek. Seberapa besar tersebut. efeknya, baik terhadap sosial maupun Kalaupun dipaksakan satu SPBG kepada hitungan inflasi baru akan melayani 1.000 kendaraan, paling tidak kelihatan April hingga awal Mei tahun masih dibutuhkan sekitar 1.200 SPBG. ini. Di Indonesia saat ini baru tersedia � Armin Nasution

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

Pembatasan Premium Bakal Kacau SAAT bertemu Faisal

Basri, ekonom UI di Hotel JW Marriot, Senin lalu, sebenarnya pertanyaan yang paling update dijawabnya adalah tentang pembatasan premium yang resmi berlaku 1 April 2012. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral JeroWacik kepada wartawan sebelumnya sudah mengatakan kalau program ini akan jalan. Sebab, kata menteri, sejak beberapa waktu terakhir mereka sudah bersosialisasi dan melakukan sejumlah langkah yang dianggap penting mendukung program tersebut. Itu sebabnya sebelum 1 April pun sebenarnya pembatasan premium sudah dilakukan. Namun resminya baru dijalankan pada tanggal tersebut. “Jadi per 1 April itu puncak pembatasan yang akan terus dijalankan,” jelasnya ke wartawan. Menurut dia, langkah yang diambil pemerintah adalah sambil menjalankannya tentu meminimalisir berbagai hal yang bisa mengganggu. Tapi di mata ekonom seperti Faisal Basri kebijakan itu hanya akan bikin kacau. “Kalau saya merasa ini kebijakan paling bodoh yang diambil pemerintah. Bahkan bisa saja menimbulkan kekacauan terutama di Pulau Jawa sebagai tempat yang lebih dulu mengikuti pembatasan premium,” jelasnya. Faisal Basri menyatakan harus diingat penduduk terbesar di Indonesia itu ada di Jawa. Jadi jangan heran kalau kemudian program itu berjalan akan muncul kekacauan, jelasnya. “Hanya saja sepertinya itu tak akan mungkin dianulir. Pemerintah sudah mempersiapkan langkahnya,” kata dia. Dia memberi catatan penting kalau program itu jadi dijalankan otomatis akan menye-

Waspada/Armin Nasution

PARA petugas SPBU di Jl. Pattimura Medan, kemarin, terlihat melayani konsumen. Walau pembatasan premium belum sampai di Medan namun sebagian pengendara sudah mulai resah. Apalagi para ekonom menyatakan akan banyak kekacauan atas pembatasan premium tersebut. lesaikan satu masalah namun masalah lain pun terangkat ke permukaan. “Hitung-hitungan saya akan lebih baik kalau pemerintah misalnya menaikkan harga premium Rp1.000 per liter. Itu malah lebih diterima akal,” jelasnya. Namun analisis Faisal sepertinya berseberangan dengan pemerintah. Hingga kemarin, tidak ada evaluasi dari pemerintah menunda kebijakan tersebut. Terutama untuk wilayah Pulau Jawa. Di Sumatera Utara kebijakan itu baru akan berjalan Januari tahun depan. Pemerintah pasti akan melihat dulu efek yang terjadi

di Bali dan kompensasi yang diterima. Selain menyiapkan pertamax sebagai pengganti premium, pemerintah pun giat mensosialisasikan bahan bakar gas. Mekanismenya seperti apa yang pasti masyarakat akan banyak belajar di lapangan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik memastikan revisi Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2005 jo Perpres 9 tahun 2006 dan rancangan perpres diversifikasi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas akan selesai. Pe m e r i n t a h m e m a n g mengharapkan pembatasan BBM bersubsidi ini mencerminkan keadilan dan mengu-

tamakan industri dalam negeri, khususnya dalam pembuatan converter kit —alat pengubah konsumsi bahan bakar dari minyak ke gas. Bukan sekadar pembatasan premium memang. Tapi juga ada penggunaan bahan bakar gas di mobil. Untuk ini tahap awalnya mobil yang dipakai menteri dan pejabat pemerintah menggunakan gas. Hanya saja, mobil tersebut harus dipasang converter kit. Semacam alat pengubah bahan bakar di mobil. Ada alat tambahan yang dipasang. Harganya lumayan mahal. Namun kalau ini jalan total penghematan BBM bersubsidi mencapai 6,21

juta kiloliter (KL). Jika pembatasan BBM bersubsidi berjalan 100 persen di Jawa-Bali per 1 April 2012, penghematan yang dapat dicapai sebesar 6,21 juta KL melalui beberapa cara. Yaitu pembatasan premium yang akan menghemat 5,8 juta KL. Lalu penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) yang ditargetkan 44 ribu kendaraan umum menghemat 0,18 juta KL. Serta penggunaan Liquid Gas for Vehicles (LGV) pada 250 ribu kendaraan umum dan pribadidengan total penghematan 0,23 juta KL. Itu baru di JawaBali. � Armin Nasution

Masyarakat Berharap BBM Naik Daripada Dibatasi WACANA pemerintah yang akan menerapkan kebijakan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan pengalihan BBM ke gas maupun penerapan penggunaan BBM non subsidi seperti pertamax bagi mobil pribadi, mendapat berbagai respon di kalangan masyarakat Sumatera Utara. Ada yang setuju dilakukan pembatasan, sebagian menginginkan agar premium dinaikkan daripada harus dibatasi, dan ada juga yang menyarankan agar dibatasi dan dinaikkan harganya. Seperti dikatakan salah seorang dosen pascasarjana USU Prof Aldwin Surya yang mengatakan, pembatasan BBM bersubsidi yang hanya diberikan kepada angkot dan sepeda motor mulai April 2012 dimulai di Jawa-Bali, merupakan kebijakan tepat agar beban pengeluaran pemerintah untuk subsidi BBM tidak menyedot devisa negara. Kebijakan ini sesuai dengan prinsip kepatutan dan keadilan, katanya, namun implementasinya memerlukan sejumlah instrumen pengawasan dan peralatan agar praktik manipulatif oleh masyarakat tidak terjadi. Misalnya ada angkot yang ‘rajin’ isi premium dan menyedotnya ke tempat lain secara berulang untuk dijual. “Mekanisme pengawasan itu mestinya ditaati oleh SPBU dan petugasnya agar kebijakan ini berjalan efektif, patut dan adil,” ujarnya. Kalaupun pemerintah harus mewajibkan mobil pribadi menggunakan pertamax sebagai pengganti premium, pemerintah harus memberikan petunjuk teknisnya kepada Pertamina agar dapat memasok pertamax secara merata dan dalam jumlah yang cukup ke SPBU-SPBU hingga ke pelosok daerah. “Ini perlu dilakukan agar kebijakan ini dapat terlaksana dengan baik dan mendapat dukungan dari masyarakat menengah ke atas,” ujarnya. Selain itu, lanjut Prof Aldwin Surya, pemerintah juga harus melakukan sosialisasi secara terus-menerus atas kebijakan

Waspada/Hamdani

KHAWATIRKAN KELANGKAAN : Sejumlah pengendara pribadi beroda empat mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di kawasan Ir. Juanda Medan, Rabu (18/1). Pembatasan BBM bersubsidi yang akan dilakukan pemerintah mulai April 2012 menurut Direktur Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK), Farid Wajdi akan berpotensi pada kelangkaan BBM dan dapat berdampak buruk bagi masyarakat. seperti pertamax, ini juga akan bisa mendapatkan BBM bermenjadi persoalan. subsidi, namun bagi pengguna Pasalnya tidak semua mobil tentu ini akan memKalaupun pemerintah harus mewajibkan mobil pribadi SPBU-SPBU yang ada menjual beratkan mereka. menggunakan pertamax sebagai pengganti prepertamax, belum lagi SPBU “Bagi aku wacana pemerinmium, pemerintah harus memberikan petunjuk yang di daerah-daerah. Konon tah sudah tepat, karena selama lagi, katanya, mobil pribadi ini pengguna BBM subsidi teknisnya kepada Pertamina. diharuskan mengalihkan sebagian besar adalah orangProf Aldwin Surya penggunaan BBM ke bahan orang kaya, bukan masyarakat Dosen pascasarjana USU bakar gas (BBG). “Ini jelas tidak miskin,” ujarnya. masuk akal. Di Kota Medan saja, Lain halnya dengan R Apristasiun pengisian bahan bakar anto, salah seorang karya-wan tersebut dan patut dilakukan di yang selalu menggunakan elpiji (SPBE)-nya saja masih sulit disalah satu BUMN di Sumut daerah luar Jawa dan Bali deng- mobil dalam menjalankan ditemui. Mau kemana mobil yang menyebutkan, baginya kebijakan pemerintah itu bisa an melibatkan semua potensi aktivitasnya. Bagi mereka, lebih mengisi gasnya,” ujar Bukit. Oleh karena itu, tambah diterima dengan melakukan masyarakat, keberhasilannya baik harga BBM seperti predijadikan bahan evaluasi untuk mium dinaikkan harganya Bachtiar, sebaiknya pemerintah pembatasan BBM subsidi bagi mengeluarkan kebijakan me- kendaraan mobil pribadi, bahditerapkan di luar Jawa dan Bali. daripada harus dibatasi. naikkan harga BBM secara “Kalau dibatasi kita khawatir berkala daripada harus dibatasi. kan tidak akan ada masalah bila Ini perlu dilakukan agar masyarakat berkenan menerima akan banyak terjadi penyim- “Biarlah naik Rp500-Rp1.000 pemerintah juga menaikkan kebijakan tersebut dan tidak pangan dan penyalahgunaan, per liter, asalkan bahan bakar harga BBM ber-subsidi. Akan tetapi, katanya, terlepanik, apalagi sampai melaku- sehingga terjadi kelangkaan untuk mobil kami tetap ada,” bih dahulu pemerintah harus kan tindakan provokatif dan BBM yang menyebabkan tutur Bachtiar. mempersiapkan segala sesuatuspekulatif yang dapat memicu harganya bisa melambung dan Sementara itu, Ramita, nya dengan matang, mulai dari tindakan merugikan masya- bisa berdampak kepada salah seorang pengguna sepeda peningkatan pendapatan mamasyarakat kecil,” ujar Bukit. motor mengatakan, wacana syarakat, pembangunan infrasrakat. Apalagi, lanjutnya, kalau kebijakan pemerintah tersebut truktur, layanan transportasi Tanggapan berbeda disampaikan E Bukit dan Bachtiar, mobil pribadi diwajibkan tidak ada masalah bagi peng- yang baik dan sebagainya. karyawan perusahaan swasta menggunakan BBM nonsubsidi guna sepedamotor yang masih � Sugiarto


Aceh

WASPADA Kamis 19 Januari 2011

B9 Program ‘Cet Langet ’ Di Aceh Utara

Banyak Rekom Investor Mati Di Tangan ‘CET LANGET ’ istilah sindiran dalam bahasa Aceh, artinya ingin mengubah warna langit dari biru menjadi warna lain, sesuai angan-angan seseorang.

Waspada/Muhammad Riza

ABRASI PANTAI:Abrasi pantai Desa Jeumeurang, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie kian hari tambah parah terjadi. Tampak di gambar, beberapa bocah Jeumeurang berjalan kaki ketika pulang sekolah karena bus sekolah mereka belum beroperasi. Rabu (18/1)

Jangan Biarkan Desa Kami Tenggelam Kicau burung camar berwarna putih terbang mengelilingi perahu nelayan di tengah laut sayup-sayup terdengar di tepian pantai Desa Jeumeurang yang tersisa 10 meter, terpaut dari badan jalan desa teraspal mulus. Beberapa nelayan yang tidak melaut, terlihat tekun menyulam jaring ikan yang koyak sambil duduk di pasir putih di bawah pohon kuda-kuda rindang.

Sebagiannya lagi, para nelayan yang perahunya baru mendarat nongkrong di warung kopi sambil bercada ria seraya membagi uang hasil tangkapan ikan setelah semalaman melaut. Desa Jeumeurang adalah per-

kampungan padat penduduk terletak di pesisir pantai Selat Malaka, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie. Sebelum bencana gempa bumi disusul tsunami 26 Desember 2004, desa ini masih luas dan jauh dari tepi pantai. Namun, seiring perubahan cuaca tidak menentu, tepian pantai desa kian menciut akibat terkikis air laut atau disebut abrasi. Dalam kurun waktu sekira lima tahun terakhir ini, abrasi pantai kian parah saja terjadi mengikis perkampungan nelayan miskin itu. Banyak bangunan rumah warga sebelumnya berdiri kokoh amblas ke dasar laut. Memang bencana abrasi tidak separah tsunami yang merenggut banyak korban jiwa masyarakat setempat. Tetapi abrasi telah menghancurkan sekira 20 bangunan rumah warga, itu termasuk bangunan tempat usaha seperti kedai-kedai. Terakhir, Kamis

(11/1) satu unit rumah yang dijadikan sebagai kedai penjual sembako milik Nuriah Abdullah menderita rusak parah akibat abrasi pantai. “ Tetapi sekarang ada kabar baik, kami mendapat informasi pemerintah akan membangun batu pemecah ombak sepanjang 200 meter di tepi pantai desa kami ini. Mudah-mudahan segera direalisasikan” kata Keuchik Jeumeurang Tgk M Husaen Abu kepada Waspada, Rabu (18/1). Kabarnya, ungkap dia, dana senilai Rp 16 miliar yang digunakan untuk membangun batu pemecah ombak bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat tahun 2012. “ Kami mengharapkan dana ini, jangan dialihkan ke tempat lain. Karena desa kami sangat membutuhkan pembangunan batu pemecah ombak,” pintanya. Menurutnya, pembangunan batu pemecah ombak,

satu-satunya cara menyelamatkan Desa Jeumeurang dari ganasnya abrasi pantai Selat Maka. Karena itu, seandainya pembangunan itu tidak terealisasikan maka Desa Jeumeurang dan beberapa desa tetangga lainnya yang terletak di tepian pantai akan tenggelam. “ Tolong selamatkan desa kami dari ganasnya abrasi pantai,” pintanya lagi. Tgk M Husen Abu selaku kepala desa juga sangat berharap kepada semua pihak untuk mendukung pembangunan refretment di desanya itu, sehingga tidak dialihkan ketempat lain. Sebab jujur saja selain Jeumeurang masih ada desa-desa pesisir lainya di dalam Kabupaten Pidie yang juga sama membutuhkan bangunan serupa, guna menyelamatkan desanya dari abrasi. Semisal Desa Geunteng Barat dan Desa Geunteng Timur, Kecamatan Bate. Pemerintah Kabupaten

Pidie diharapkan dapat mengusahakan dana yang sama, tanpa harus menggunakan dana tersebut untuk membangunan batu pemecah ombak ke Desa Geunteng. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pidie Ir Syamsurizal kepada Waspada mengatakan, dana senilai Rp16 miliar tidak bisa dialihkan ketempat lain. Karena itu ia berharap kepada masyarakat tidak perlu khawatir. “ Dana senilai Rp 16 miliar untuk membangun batu pemecah ombak di Jeumeurang tidak bisa lagi dialihkan, karena itu sesuai permohonan kita pada BNPB pusat,” papar Syamsurizal. Kekhawatiran warga Jeumeurang takut dialihkan sebagian dana pembangunan batu pemecah ombak tersebut ke tempat lain, sangat beralasan sebab desa mereka terancam tenggelam, bila abrasi pantai kembali terjadi. Muhammad Riza

Sekolah Bagus Minim Fulus DESA Jeumeurang, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie merupakan desa terpencil, terletak di pesisir pantai Selat Malaka. Penduduknya berjumlah 751 jiwa dari 220 Kepala Keluaraga (KK), adalah para nelayan tradisional berpenghasilan minim. Dari hasil melaut, jangankan membiayai putra-putri mereka sekolah, untuk membeli bumbu masakan saja terkadang harus mengutang di warung tetangga. Seperti cabai dua ons, bawang dua ons, tomat satu butir,lada dan ketumbar satu ons. Maklum mereka sehari bekerja menjaring ikan dilaut hanya cukup untuk makan tiga kali. “ Kalau tidak melaut, kami tidak ada uang. Uang tidak ada makan pun terkadang harus berpuasa” tutur Tgk M Nur, warga Jeumeurang. Menurut ayah empat anak ini, sebenarnya ia bukan nelayan tetapi buruh nelayan. Karena ia pergi ke laut menjaring ikan bukan menggunakan perahunya sendiri, melainkan bekerja pada perahu nelayan lainnya. “ Hasilnya dibagi tiga setelah dipotong uang bensin perahu, saya hanya dapat satu bagian. Selebihnya uang untuk pemilik perahu, untuk perahu” kata M Nur. Dia mengisahkan, rata-rata per hari memperoleh penghasilan Rp50.000 atau Rp75.000. “ Itu kalau hasil tangkapan banyak dan harga jual ikan mahal. Namun kalau hasil tangkapan sedikit, saya memperoleh hasil Rp 15.000 atau Rp20.000. Bahkan sama kali tidak ada “ papar M. Nur. Dengan berpenghasilan yang tidak menentu dan minim, diakui Tgk MNur sangat sulit

menyekolahkan putra-putrinya sampai ke perguruan tinggi. Padahal ia sangat berharap anak-anaknya tersebut menjadi sarjana, dan kelak dapat bekerja di kantor pemerintah serta perusahaan besar. “ Sekarang satu orang anak saya sudah duduk di bangku SMA, satu orang SMP dan dua orang lagi masih di SD. Membiayai sekolah mereka sangat sulit terutama kakaknya yang di SMA dan di SMP membutuhkan biaya besar setiap bulan,” paparnya. Sadar akan kondisi penghasilannya sebagai buruh nelayan miskin, Tgk M Nur bersama ratusan nelayan Jeumeurang lainya, merasa harapan dan citacitanya untuk menyekolahkan putra-putri mereka ke perguruan tinggi tidak akan terkabul. Kendati begitu ia nelayan lainnya tidak patah arang, tetap berusaha memburu rezeki di tengah laut demi istri dan buah hati mereka makan dan bersekolah. “ Kalau untuk menyekolah anak-anak sampai ke perguruan tinggi, bagi kami buruh nelayan itu mimpi. Namun doa dibarengi usaha kami tetap lakukan. Mudah-mudahan anak-anak kami bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, amin” ujar Sulaiman Ali, 43 nelayan Jeumerang lainnya. Keuchik (Kepala Desa-red) Jeumeurang, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, Tgk M Husen Abu, kepada Waspada, Rabu (18/1) mengakui banyak anak nelayan warga desa yang dipimnya itu, tidak melanjutkan sekolah kepeRguruan tinggi setelah menamatkan pendidikan SMA. M Husein, mengakui mayoritas warganya berpenghasilan kurang mencukupi, sebab hampir seluruh warganya itu berprofesi sebagai buruh nelayan miskin. Kendati begitu, anakanak mereka tetap bersekolah mulai SD, SMP sampai SMA. Namun di saat anak-anak mereka mulai bersekolah di

Waspada/Muhammad Riza

TURUNKAN HASIL LAUT: Puluhan nelayan Jeumeurang dan Arusan, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie ramah-ramai membantu jaring yang terjaring ikan teri. Aktifitas ini dapat dilihat setiap pagi kecuali Jumat. Rabu (18/1). SMP dan SMA, para orang tua yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan miskin, mereka mulai kesulitan membiayai sekolah anak-anaknya. Meskipun pemerintah memberikan Biaya Operasional Sekolah (BOS), namun anak-anak nelayan miskin asal Desa Jeumeurang tidak mendapatkan biaya tersebut. ” Banyak juga orang tua yang mengeluhkan pada saya, anak-anaknya tidak memperoleh dana BOS. Sedangkan teman-teman mereka dapat biaya tersebut, saya tidak bisa memberi jawaban karena itu penilaian dari sekolah mereka masing-masing” tandas M Husein Abu. Kepala Dinas Pendidikan Pidie Drs H Bukhari Taheir, mengungkapkan pasca konflik

dan bencana tsunami seluruh gedung sekolah telah dibangun baru. Meski demikian dalam usaha peningkatan mutu pendidikan di daerah itu, pihaknya terus melakukan pembinaan kompetisi guru, pembinaan manajemen pengelolaan melibatkan kepala sekolah serta penambahan sarana dan prasarana sekolah. Semisal, lab komputer bagi sekolah yang belum memilikinya serta sarana dan prasana lainnya. ” Sedangkan bea siswa untuk siswa miskin yang ingin melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi, itu menggunakan program pemerintah pusat” papar Bukhari. Namun, dia tidak bisa menjelaskan berapa jumlah siswa miskin yang telah memperoleh bea siwa dari program peme-

rintah pusat tahun lalu. ” Saya kebetulan tidak afal berapa jumlah siswa miskin yang mendapat bea siwa tahun lalu. Namun yang pasti tahun ini bea siwa untuk siswa miskin kuotanya akan ditambahkan” demikian Bukhari Taheir. Pasca konflik dan bencana tsunami, seluruh gedung sekolah di Pidie dibangun baru, tidak terkecuali di Desa Jeumeurang. Kendati gedung sekolah telah dibangun bagus, tetapi tidak menjamin anak-anak nelayan miskin di Desa Jeumeurang Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie mampu mengenyam pendidikan bagus sampai keperguruan tinggi, karena orang tua mereka minim fulus. Muhammad Riza

“Sindiran itu cocok bagi seorang pejabat yang mengumbar mimpi di siang bolong. Hal demikian sangat trend di Aceh Utara, lebihlebih pada periode 5 tahun terakhir,” kata seorang tokoh masyarakat. Refleksi 5 tahun terakhir itu, diakui Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Kadisbunhut) Aceh Utara Edy Sofyan. Beberapa investor meminta rekomendasi padanya untuk membangun pabrik kelapa sawit (PKS). “Memang PKS itu sangat dibutuhkan di Aceh Utara, karena PKS yang ada daya gilingnya sudah overkapasity. Namun, rekom tersebut mati di tangan mereka, termasuk rekom yang saya keluarkan untuk BUMD Aceh Utara,” kata Edy Sofyan, Minggu (15/1). Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Utara Mehrabsyah. Seingat dia, tidak ada investor yang melakukan actionnya selama 5 tahun terakhir. Diakui, kesibukan melayani calon investor yang datang ke Aceh Utara hilir mudik (silih berganti) dengan mengumbar seabrek program ‘Cet Langet‘. “Namun, itu nihil semua,” ujarnya. Mehrabsyah membenarkan salah satu perusahaan dari Jakarta menjanjikan akan menanam modal di Aceh Utara sebesar AS$990 miliar untuk membangun ekonomi kerakyatan

di daerah tertinggal. “Saya masih ingat, 11 November 2010, pertemuan direktur perusahaan itu bernama Saban Malawi dengan para satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) di Oproom kantor bupati di Jl T Hamzah Bendahara. Setelah pertemuan itu, sampai sekarang lenyap beritanya,” kata Kadisperindag Aceh Utara itu. Investor itu mengumbar janji akan membangun bidang perhubungan, pariwisata dan ekonomi kerakyatan di daerah tertinggal dengan menghidupkan koperasi, membangun perumahan, perkebunan serta berbagai jenis proyek lain. “Katanya mereka mampu melobi Kementerian Pembangunan DaerahTertinggal. Eh, nyatanya omong kosong tanpa realisasi,” kata Mehrabsyah. Dalam pertemuan selama satu hari dengan investor tadi, para SKPK di Aceh Utara, dibuat berayun-ayun dengan angin sepoi harapan, bernuansa langkah maju untuk mensejahterakan rakyat Aceh Utara, dengan mengentas kemiskinan sampai ke akar-akarnya yang dilanjutkan dengan penanda tanganan Memorandum of Understanding (MoU), antara pihak investor dengan Pemkab Aceh Utara, tinggal pemkab di sini menunjukkan urutan perioritas pem-bangunan. Jika dikenang, memang banyak investor yang sudah menggombal investasi di daerah ini dalam segala bidang, seperti perkebunan, koperasi dan pembangunan ekonomi kerakyatan, serta lain-lainnya. Maka sekarang, sahsah saja kalau masyarakat di sini sangat meragukan kemampuan Pemkab di sini untuk melobi para investor yang benar-benar komitmen, bukan sekedar untuk pelesiran ke Aceh Utara. M Jakfar Achmad

Waspada/M Jakfar Achmad

PJ BUPATI Aceh Utara, Drs H M Alibasyah, MM (kiri), bersama rombongan napak tilas di makam ayah sang ‘Mutiara Abadi’ (Cut Meutia) Teuku Ben Daud, di Gampong (Desa) Alue Lhok, Kec. Pirak Timu, Minggu (8/1) pekan lalu.

Napak Tilas Ke Makam Ayah Sang ‘Mutiara Abadi’ PEPOHONAN rimbun menaungi ratusan pusara warga, di Gampong (Desa) Alue Lhok, Kec Pirak Timu, Aceh Utara. Di tempat inilah terdapat salah satu makam bersejarah, yaitu makam Teuku Ben Daud, ayah kandung dari pahlawan nasional Cut Meutia. Untuk mencapai makam ayah sang ‘Mutiara Abadi’ ini, sekitar 0,5 kilometer kita harus menempuh jalan setapak, dari komplek Meunasah Desa Alue Lhok. Tidak begitu melelahkan, hanya menaiki gundukan sebuah bukit yang tidak begitu tinggi. Meutia, dalam bahasa daerah Aceh, artinya ‘mutiara’, sehingga sepantasnyalah pahlawan nasional wanita ini dijuluki sang ‘Mutiara Abadi’. Ia (almarhumah) syahid dalam pertempuran melawan penjajah Belanda, 25 Oktober 1910. Namun, namanya tetap hidup tidak ikut mati bersama jasadnya sampai dunia ini kiamat. Malah, di akherat nanti, nama Cut Meutia akan lebih harum dan cemerlang sebagai syuhadah. Berkunjung ke makam ayah sang ‘Mutiara Abadi’, Minggu (8/1), bersama Pj Bupati Aceh Utara, Drs H M Alibasyah, MM. Rombongan ditemani oleh keponakan Cut Meutia sendiri, Teuku Akmaruddin, 74, warga Matangkuli, Kec Matangkuli, Aceh Utara. Teuku Akmaruddin mengisahkan sepintas kepada Waspada, Teuku Ben Daud, disemayamkan di Desa Alue Lhok, saat pelarian karena pecahnya basis markas ayah Cut Meutia itu bergerilya. Kampung asli Teuku Ben Daud, tercatat Desa Meunasah Masjid, Pirak, Kec Matangkuli (lokasi rumah adat Cut Meutia, sekarang) yang terpaut 10 kilometer dengan Desa Alue Lhok, Kec Pirak Timu, katanya. Ayah sang‘Mutiara Abadi’, Teuku Ben Daud, seorang Uleebalang Pirak di wilayah Keureutoe (Kec Matangkuli, sekarang-red). Sementara ibu Cut Meutia itu sendiri bernama Cut Hadijah binti Teuku Ben Seuleumak, di Kec Matangkuli. Cut Hadijah atau Cut Jah ini, memiliki pula panggilan akrab yang lain, yaitu Cut Mulieng. Dari pasangan suami istri Teuku Ben Daud – Cut Hadijah/Cut Jah atau Cut Mulieng ini, lahirlah pahlawan wanita terkenal Cut Meutia, 1870. Ia mempunyai empat saudara laki-laki, antaranya Teuku Cut Ibrahim, Teuku Cut Hasan, Teuku Cut Muhammad Syah (ayah Teuku Akmaruddin yang menjadi guide napak tilas tadi-red) dan Teuku Cut Muhammad Ali. Walau rentang waktu sejarah Cut Meutia sudah melampaui satu abad lebih, namun kisah heroiknya masih sangat aktual seperti tidak mampu dimamah zaman. Dari generasi ke generasi yang lain tetap menarik untuk dinapak tilaskan perjalanan perjuangannya, karena dia seorang pahlawan wanita yang jarang dimiliki oleh daerah-daerah lain di Indonesia, malah bangsa-bangsa lain di dunia, kecuali Aceh. Memang, dia sebutir mutiara di antara jutaan mutiara Aceh, di zaman itu. Selain berparas cantik, Cut Meutia juga pemberani dalam menentang penjajahan Belanda saat itu. Energi ‘birahinya’ meluap-luap dalam dada sang wanita ini, yaitu ‘birahi’ keberanian membela tanah air dari cengkeraman kuku penjajahan Belanda. Sebagai manusia biasa, Cut Meutia juga melahirkan anak, yaitu Teuku Raja Sabi. Ketika kawin, bulan madunya dari markas gerilya ke

markas gerilya yang lain. Penyergapan serdadu Belanda, dijadikan sebagai asam garam kehidupan keluarganya. Ia lembut, sebagaimana lazimnya wanita Aceh. Mendapat pendidikan agama Islam dari ulama-ulama di masa kecilnya, dengan ilmu agama itu jiwa Cut Meutia tertempa menjadi perempuan tangguh yang sanggup berkorban menempuh sulit, mengenyampingkan harta benda, kedudukan dan mempertaruhkan nyawanya demi tegaknya kepentingan agama dan melepaskan bangsanya dari belenggu penjajahan. Zentgraaff, mengungkapkan dalam kisahnya. Suami Cut Meutia pertama, Teuku Syamsyarif, Uleebalang Keureutoe. Kemudian bercerai, karena perbedaan prinsip, yaitu Teuku Syamsyarif memihak ke Belanda, sedang Cut Meutia mengutuk Belanda, penjajah ‘kafe’ (kafir) yang wajib dienyahkan dari bumi Aceh, sehingga Cut Meutia minta cerai. Setelah bercerai, Cut Meutia menikah dengan lelaki seperinsipnya dalam perjuangan, yaitu Cut Muhammad sebagai personil pasukan yang bergabung dengan Sultan Mahmud Syah dan Teuku Panglima Polem. Dengan suami keduanya semangat juang Cut Meutia tambah bergelora, dengan bulan madunya diiringi tabuhan genderang perang. Sesuai sejarah, puluhan kali pasukan Belanda dibuat konyol dan hubar-habir digasak pasukan Teuku Cut Muhammad – Cut Meutia, kendati akhirnya dengan sebuah tipu muslihat, Teuku Cut Muhammad berhasil ditawan dan dipenjarakan di penjara kota Lhokseumawe (Lembaga Pemasyarakatan/LP atau rumah tahanan negara/Rutan Lhokseumawe, sekarang-red). Kemudian, Teuku Cut Muhammad dieksekusi Belanda, 25 Maret 1905. Suami istri itu sempat bertemu sebelum dieksekusi, sampai Teuku Cut Muhammad mewasiatkan kepada istrinya, agar kawin dengan sahabatnya Pang Naggroe untuk melanjutkan perjuangan melawan Belanda. Pang nanggroe itupun kemudian syahid, 25 September 1910. Sepeninggal suami ketiganya ini Cut Meutia bertambah galak, membangun strategi serangan-serangan ke tangsi-tangsi Belanda pada malam hari. Siang harinya Cut Meutia bersama pasukannya, kembali bersembunyi di markas gerilya yang berpindah-pindah lokasi. Tanggal 22 Oktober 1910, pasukan besar Marsose yang dipimpin W.J.Mosselman, mendapat informasi dari ‘cuak’ (mata-mata penjajah). Lalu markas Cut Meutia dikepung, sampai tiga hari lamanya dan pada hari terakhir, 25 Oktober 1910, Mosselman berhasil menembak Cut Meutia, sampai roboh ke bumi. Maka syahidlah sang ‘Mutiara Abadi’ ini sebagai Srikandi Kesuma Bangsa, di hulu sungai Peutoe yang sampai sekarang belum ada jalan tembus ke makam pahlawan nasional ini. Inilah yang menjadi sesalan banyak pihak di Aceh Utara, kenapa Pemerintah sampai sekarang belum membangun jalan tembus ke makam ‘Singa Betina’ ini yang jasanya cukup besar dalam proses kemerdekaan RI. Pepatah mengatakan, “hanya bangsa besar yang tahu menghormati jasa para pahlawannya.” Semoga, kalau bangsa ini besar pada suatu saat nanti, kiranya dapat membangun jalan tembus, beraspal hotmix ke makam sang ‘Mutiara Abadi’ Cut Meutia, tentunya. M Jakfar Achmad


Aceh

B10

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

Atjeh Town Square Akan Tampung 1.000 Tenaga Kerja

Kesalkan Kutipan Liar Pihak SPBU BLANGKEJEREN (Waspada) : Terkait pungutan liar yang dilakukan pihak SPBU Raklunung sebesar Rp500 per liter pada setiap pembeli bensin memakai jerigen, membuat Kabag Ekonomi Setdakab Gayo Lues Rasidin berang dan kesal. “Ini sama sekali tidak pernah kami keluarkan peraturannya, saya katakan itu adalah ketentuan ilegal yang dilakukan pihak SPBU,“ jelas Rasidin, Rabu (18/1). Dikatakannya, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil pihak pengelola SPBU Raklunung, terlebih dahulu memberikan pembinaan. Rasidin menambahkan, kalau alasan mereka kutipan liar Rp500 per liter untuk pihak keamanan, ini sangat memberatkan konsumen dan tindakan itu tidak diperbolehkan. Pasalnya, BBM yang diperjualbelikan masih dalam kategori subsidi pemerintah. “Setelah kami memanggil pengusaha SPBU itu, kalau mereka tidak mengindahkan teguran kami, dengan berat hati kami harus mencabut izin SPBU itu,“ papar Rasidin. (cjs)

319 CPNS Pijay Terima SK 100 Persen MEUREUDU (Waspada) : Bupati Pidie Jaya (Pijay) HM Gade Salam mengambil sumpah dan melantik 319 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) 100 persen untuk menjadi PNS di lingkungan Pemkab setempat, Rabu (18/1). Acara yang berlangsung di Panggung Terbuka “Mideuen Meurah Seutia”, depan Kantor Bupati setempat dihadiri Wakil Bupati HM Yusuf Ibrahim dan Sekdakab Ramli Daud. Bupati Pidie Jaya Gade Salam pada kesempatan itu menyebutkan, amanah yang diemban para PNS sangat berat dan kompleks. “Tetapi dengan memantapkan hati dan mewujudkan tekad untuk berpartisipasi aktif, niscaya pekerjaan dianggap berat menjadi ringan dan mudah,“ katanya. Bupati juga mengingatkan para PNS untuk tidak minta pindah tugas. “Siapapun yang datang baik membujuk maupun mengancam, kami tetap pada prinsip semula bahwa kepada bersangkutan ditolak pemindahannya dari Pijay, sebelum tiba waktu dan saatnya,“ ingat Gade Salam. Wakil Bupati Pidie Jaya H M Yusuf Ibrahim menyerahkan secara simbolis SK PNS (100 persen) yang diwakili tiga peserta yakni dr Siti Soraya (kesehatan/medis), Juliandi M Amin (tenaga teknis/administrasi) dan RianVerdina (tenaga pendidikan/guru). (b09)

Warga Pidie Antri Urus Akte Kelahiran Di Dukcapil Pidie SIGLI (Waspada) : Warga Kabupaten Pidie terdiri dari 23 kecamatan hingga kini terus mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pidie untuk mengurus akte kelahiran, e-KTP dan KK, sehingga setiap hari terjadi antrian panjang. “Sejak diberlakukannya aturan dan undang-undang terbaru pada November 2011 yang mewajibkan semua warga negara RI harus memiliki akte kelahiran, warga Kabupaten Pidie ramai mengurus akte kelahiran. Akibatnya petugas kewalahan melayani warga,” kata seorang PNS Disdukcapil Pidie, Senin (16/1). Antusias warga mengurus akte kelahiran sehingga terjadi desak-desakan dan antrian panjang hingga berjam-jam lamanya. Karena dengan peraturan atau undang-undang terbaru, semua urusan didasarkan dengan akte kelahiran. “Antrean panjang yang terjadi pada setiap hari itu, membuat petugas kewalahan melayani masyarakat,” ujar Kepala Disdukcapil Pidie Adma,di sela-sela kesibukannya yang setiap saat mengamati kerja stafnya dalam melayani warga. Menurut Adman, hingga saat ini setidaknya tercatat ada 60.000 akte kelahiran menumpuk di dinas yang dipimpinnya. Disebutkan Adman, 60.000 akte kelahiran yang menumpuk di Disdukcapil Pidie itu akan diselesaikan hingga 31 Oktober 2012 atau butuh waktu 10 bulan. Lambatnya penyelesaian akte kelahiran itu karena terbatasnya tenaga kerja, fasilitas masih kurang dan kantor yang sempit. Bahkan sanking sempit kantor itu, sehingga ruang kerja yang biasanya digunakan sebagai aktivitas kepala dinas, kini telah disulap sebagai tempat penyimpanan berkas akte kelahiran, kartu keluarga dan e-KTP milik masyarakat. Kata Adman, terhitung tanggal 30 September 2011, Disdukcapil telah membuat akte kelahiran mencapai 110.000. Paling tinggi Kecamatan Pidie berjumlah hampir 12.000 akte kelahiran dari jumlah penduduk 44.218 jiwa.(b09)

Waspada/Khairul Boangmanalu

KONSULTAN Uni Eropa David de Beer didampingi juru bicara dan Kapolsek Iptu Detis M Silitonga saat berdialog dengan sejumlah komponen masyarakat Penanggalan, Rabu (18/1) di Penanggalan.

Konsultan Uni Eropa Di Subulussalam PENANGGALAN (Waspada): Evaluasi dan pantau realisasi implementasi Perpolisian Masyarakat (Polmas), David de Beer, External Consultant European Union Projects to Support the Peace Process in Aceh (Konsultan Uni Eropa) mengunjungi Subulussalam. Dalam pertemuan di aula Kepala Desa Penanggalan, Kec. Penanggalan, Subulussalam, Rabu (18/1) bersama Kapolsek, Kepala Desa Penanggalan dan Jontor serta sejumlah unsur Badan Permusyawaratan Kampong (BPK), mukim, LSM dan tokoh masyarakat setempat, David mengapresiasi sistem Polmas yang dinilai cukup berhasil. Menanggapi sistem peradilan desa yang mengedepankan adat, menyusul penerapan Polmas, seperti dipaparkan Kepala Desa Penanggalan, Haris Muda Bancin, David melalui juru bicaranya menandaskan sistem penerapan adat dalam menyelesaikan persoalan sangat positif. David menyarankan perlu dilibatkan unsur perwakilan perem-puan di lembaga BPK maupun mukim. Alasannya, meski ada persoalan yang tidak terkait perempuan, kaum hawa dinilai mampu memberikan solusi untuk menyelesaikan sejumlah persoalan yang terjadi. Kapolsek Penanggalan Iptu Detis Mayer Silitonga menyampaikan apresiasi lantaran evaluasi implementasi Polmas di Aceh Singkil dan Subulussalam dipusatkan di wilayah hukum Polsek Penanggalan. (b28)

Waspada/Mustafa Kamal

SEJUMLAH karyawan Hotel Lido Graha Lhokseumawe melakukan aksi demo di depan hotel, menuntut agar Direktur Hotel Syukri Ibrahim dicopot, Rabu (18/1).

Karyawan Hotel Lido Demo Minta Direksi Dicopot LHOKSEUMAWE (Waspada): Puluhan karyawan Hotel Lido Graha Lhokseumawe, Rabu (18/1) berdemo meminta direksi hotel dicopot dari jabatannya. Karyawan menilai pihak direksi tidak transparan mengelola anggaran hotel. Bahkan, direksi dituding asyik jalanjalan menggunakan SPJ.

Puluhan pendemo itu selain mendesak Bupati Aceh Utara agar mencopot direksi hotel, juga mengancam akan melakukan mogok kerja selama masih direksi itu memimpin hotel milik BUMD Aceh Utara tersebut. “Kami sudah jenuh dengan perlakuan dia, kalau kami yang meminjam sedikit, gaji saat kami perlukan, tidak pernah dikasih. Kalau untuk dirinya sendiri bisa menggunakan seenaknya. Bahkan dana itu dimasukkan ke dalam anggaran Surat Perjalanan Dinas (SPJ) hotel,” jelas A Danil, 45, seorang

pendemo. Selain meminta direksi dicopot, Danil dan pendemo meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Aceh Utara agar mengaudit manajemen keuangan Hotel Lido Graha, karena disinyalir selama kepemimpinan Syukri Ibrahim sejak 2009, banyak penggunaan anggaran tidak tepat. Bahkan Syukri telah menjual mobil dinas jenis AVP, kemudian menggantinya dengan jenis Avanza. Pun demikian, mobil Avanza itu bukan dibeli cash, tapi dibeli secara angsuran. “Selama kepemimpinan dia, kami menderita, belum lagi gaji kami di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) yaitu mulai Rp800 ribu sampai Rp1,2 juta,” kata Danil. Namun, satu jam kemudian empat perwakilan pendemo termasuk Danil diminta menjumpai direksi yang sedang menunggu di dalam, turut dikawal pihak kepolisian dari Polres Lhokseumawe. Direktur Lido Graha Hotel Syukri Ibrahim mengaku gaji karyawan cuma satu bulan yang belum dibayar, yaitu pada Desember 2011. “Jadi jika karya-

wan bilang gaji mereka tidak dibayar selama enam bulan itu tidak benar,” ujarnya. Pimpinan hotel mengaku, dirinya berutang dengan karyawan sebesar Rp50 juta, karena kondisi keuangan hotel yang merugi setiap harinya. “Karena hotel ini bukan untuk menguras APBD, tapi untuk menghasilkan PAD. Selama ini belum ada PAD dari hotel ini untuk Pemkab Aceh Utara,” katanya. Karena Pemkab Aceh Utara sendiri tidak pernah menyuntik dana untuk hotel ini. “Mereka menuding tidak pernah dikasih pinjaman itu salah, kita selalu beri pinjaman kepada karyawan. Bahkan setiap tahun diperiksa BPK, kalaupun mereka meminta kami agar diaudit BPK lagi, kami siap dan apabila kami bersalah siap copot,” ujar Syukri. Syukri juga menyesalkan karyawan yang melakukan protes tanpa melakukan musyawarah terlebih dahulu dengan pimpinan. “Akibat tuntutan yang dilakukan di depan hotel, beberapa tamu yang menginap di hotel terpaksa chek-out, ini jelas merugikan kita bersama,” ujar Syukri. (cmk)

730 Keuchik Tuntut Upah Sesuai UMP SIGLI (Waspada) : Sejumlah Keuchik (Kepala Desa) di jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie mengeluhkan pembayaran upah jerih payah (honor) mereka yang dinilai masih sangat sedikit dan jauh di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) Aceh yang ditetapkan gubernur. “Setelah honornya yang sedikit itu, pembayarannya sering macet dan tidak tepat waktu, bahkan dibayar tiga bulan sekali, sehingga banyak kegiatan dan kebutuan menyangkut pemerintahan desa tersendat,” ungkap beberapa Keuchik di Sigli, Rabu (18/1). Menyangkut persoalan itu, sebanyak 730 Keuchik Gampong di Pidie kini mendesak

pemerintah daerah setempat, segera membayar upah jerih payah mereka sesuai Upah Minimum Provinsi. Hal itu telah ditetapkan Gubernur Aceh pada 2011 yaitu sebesar Rp1.350 juta per bulan. Keuuchik Kramat Luar Kota Sigli, Syukri kepada wartawan beberapa waktu lalu mengatakan, hingga saat ini upah jerih payah keuchik di Pidie masih dibayar Rp800.000 per bulan dan jumlah itu tidak sesuai dengan UMP tahun 2011. Karenanya semua keuchik di Pidie mendesak pemerintah segera menyesuaikan upah jerih payah sesuai UMP. “Kalau jerih masih di bawah UMP, berarti Pemkab Pidie mengangkangi

keputusan Gubernur Aceh,“ ungkapnya. Dengan upah sedikit dan tidak sebanding dengan tugas yang diemban para keuchik dalam melayani masyarakat dinilai sangat berat. Jika upah jerih payah keuchik dibayar sesuai UMP, maka pendapatan keuchik sedikit membantu. “Kita hanya bisa berharap agar jerih kami dapat disesuaikan dengan UMP,“ pintanya. Hal senada diakui keuchik Pawod, Kecamatan Muara Tiga, Bahrul Walidin. Mereka menginginkan jerih keuchik dinaikkan sesuai UMP. Sebab jerih selama ini selain terlambat dibayar juga sangat minim dan tidak mencukupi. (b09)

Suami Ditahan, Istri Pingsan ADA-ADA saja yang terjadi di Pengadilan Negeri Banda Aceh, kemarin. Seorang istri dari Chairuman bin Arsyad,49, terdakwa kasus kecelakaan lalu lintas yang disidangkan di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Rabu (18/1), Ana (bukan nama sebenarnya) pingsan di depan ruang tahanan sementara PN Banda Aceh.

Selidik punya selidik, ternyata suaminya seorang PNS di Banda Aceh itu karena majelis hakim yang menyidangkan perkara mengeluarkan penetapan penahanan terhadap terdakwa, warga Jalan Bakti, Neusu Aceh, Kota Banda Aceh. Majelis hakim diketuai Ainal Mardhiah dibantu anggota Arfan Yani dan Mukhtar Amin membacakan penetapan pena-

hanan terhadap Chairuman selama 30 hari. Dan terdakwa segera dieksekusi dan ditempatkan di LP Kajhu Banda Aceh. Pembacaan penetapan majelis hakim tersebut, didengar langsung oleh istrinya di ruang sidang belakang PN Banda Aceh. Tak pelak lagi, ketika terdakwa digiring memasuki sel tahanan sementara di belakang ruang sidang utama PN Banda Aceh, Ana langsung terkulai lemas dan jatuh di atas lantai. Puluhan orang yang ada di sekitar itu terkejut. Bahkan, para pencari keadilan yang sedang duduk lari melihat peristiwa itu. Keluarga korban berusaha menolong dengan memberikan balsem di hidung serta mengangkat korban untuk didudukkan di atas tempat duduk. Sambil napasnya terengah -engah korban dilarikan petugas pengadilan dan dibantu jaksa naik ke mobil dinas Wakil Panitera dan langsung dibawa ke RSU Zainoel Abidin Banda Aceh untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

“Ibu ada sakit jantung,” ucap salah seorang anak korban, sambil menangis terisak. Masak perkara ringan seperti itu ditahan,” kata salah seorang keluarga korban lainnya. Terdakwa Chairuman dalam persidangan itu didakwa jaksa penuntut umum Abdullah, selain melanggar pasal 351 ayat (1) KUHP, juga melanggar pasal 310 ayat (1) Undang-undang Nomor 12 tahun 2009, tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Kata jaksa, terdakwa pada, Kamis, 20 Oktober 2011 menabrak/menyenggol tangan korban Rohamah yang tak lain tetangga dekatnya. Akibat tabrakan tersebut, tangan korban sempat terkilir. Dalam persidangan itu, majelis hakim mendengarkan keterangan Keuchik Gampong Neusu Aceh Budian Ali. Kata saksi, pihaknya telah berupaya untuk mendamaikan kedua belah pihak, tetapi terdakwa masih menyatakan pikir-pikir. T Mansursyah

BANDA ACEH (Waspada): Dibangunnya pusat perbelanjaan Atjeh Town Square oleh PT Suritama Mahkota Kencana yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Banda Aceh, merupakan kabar gembira bagi para pencari kerja di Banda Aceh. Karena pusat perbelanjaan yang akan dibangun di tanah bekas Terminal Stui ini akan menampung tidak kurang dari 1.000 tenaga kerja. Wali Kota Banda Aceh Mawardy Nurdin saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan pusat perbelanjaan itu, Rabu (18/1) berharap kepada Suzuya Group yang merupakan pengelola pusat perbelanjaan ini mengutamakan merekrut putra-putri lokal sebagai karyawan dan karyawatinya. Karena, menurut Mawardy, dengan terserapnya para pekerja lokal di Atjeh Town Squre ini nantinya akan mengurangi tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan secara sekaligus di Banda Aceh. Akan ada multiefek bagi warga kota setelah hadirnya Atjeh Town Square ini, penjual makanan, penjual souvenir hingga tukang parkir juga bisa kita terlibat,“ ujar Wali Kota. Selain itu, tambah Mawardy, hadirnya Atjeh Town Square yang bangunannya empat lantai ini bisa menarik pengunjung dari pesisir barat, selatan hingga utara Aceh yang selama ini lebih memilih berbelanja ke Medan. “Warga Tapaktuan, Meulaboh bahkan Lhokseumawe yang selama ini sering berbelanja ke Medan, akan lebih memilih datang ke sini saat libur sekolah dan membelanjakan

uang mereka di sini, ini juga sangat bagus untuk PAD kita,“ katanya lagi. Dijelaskan, kerjasama Pemko dengan PT Suriatama Mahkota Kencana terkait pembangunan Atjeh Town Squre ini sangat menguntungkan kedua belah pihak. Dengan bentuk kerjasama Bangunan Guna Serah (BGS), Pemko hanya menyediakan lahan, sedangkan bangunannya didanai PT Suriatama Mahkota Kencana sebagai pengelola, dan setelah 30 tahun bangunannya akan jadi milik Pemerintah Kota Banda Aceh. “Kita tidak mengeluarkan sepersenpun dan selama 30 tahun kita juga akan dapatkan pajak penghasilan, pajak penjualan,“ jelas orang nomor satu di jajaran Pemko Banda Aceh ini. Aldes Maryono, Direktur PT Suriatama Kencana Mahkota selaku investor dari Suzuya Group dalam sambutannya kehadiran Suzuya untuk kali kedua setelah pada 1993 di Pasar Aceh adalah untuk mendukung pergerakan perekonomian di Banda Aceh. “Meskipun telah mengalami dua kali musibah (kebakaran dan tsunami), namun kita tidak takut untuk terus berinvestasi, karena kita selalu didukung masyarakat dan Pemerintah Kota,“ ujarnya optimis. Sesuai dengan data yang diperoleh dari Aldes, pusat perbelanjaan ini dibangun di atas lahan 8.169 meter persegi, dengan tinggi bangunan empat lantai dan dilengkapi fasilitas parkir bawah tanah. Di bangunan seluas 14.000 meter persegi ini nantinya aka ada swalayan, pasaraya, pasar elektronik, game zone, arena rekreasi keluarga, wisata kuliner dan mushala. (cb01)

Bibit Unggul Rugikan Petani Abdya BLANGPIDIE (Waspada) : Kalangan petani di Kecamatan Manggeng dan Lembah Sabil, Aceh Barat Daya, Rabu (18/1) mendatangi kantor DPRK setempat guna mengadukan kerugian yang mereka alami akibat pemakaian bibit unggul yang disalurkan Pemkab Abdya, sehingga menyebabkan padi yang mereka tanami tumbuh secara ‘aneh’, akibatnya para petani mengalami kerugian karena gagal panen. Kepada sejumlah anggota DPRK Abdya yang terdiri dari Zaman Akli (Ketua Fraksi Partai Aceh), H RS Darmansyah (Partai Golkar), Fakrurrazi Adami (Partai Golkar) dan Afdal Jihad (PKPI), para petani yang mengaku berasal dari Desa Lhok Puntoi, Kecamatan Lembah Sabil, Desa Kedai dan Desa Paya, Kecamatan Manggeng tersebut ikut membawa sejumlah sampel bibit unggul yang mereka terima dari Dinas Pertanian Abdya dengan merk Sembada produksi Biogen Plantation dan dikeluarkan PT Sang Hyang Seri. Kepada anggota DPRK Abdya, para petani juga memperlihatkan tanaman padi yang tumbuh secara ‘aneh’, di mana tanaman padi mengeluarkan bulir hanya dalam kurun waktu 25 hari masa tanam. “Kami hanya menggantungkan nasib dari (padi) ini, jika kondisinya seperti ini tentu kehidupan kami melarat, berikan kami ganti rugi karena kami hanya buruh dan lahan yang kami pakai juga harus kami bayar sewanya,” kata Rasidin, 50, petani asal Desa Lhok Puntoi. Sementara itu, Anwar, 42, petani asal Desa Paya, Kecamatan Manggeng yang mengaku menggarap lahan hasil sewa seluas satu hektare juga ikut menyampaikan kekecewaannya terhadap Bupati Abdya yang dianggap telah melakukan tindakan ‘uji coba’ dengan memberikan bibit bantuan yang mengakibatkan mereka harus menanggung kerugian yang sangat besar. Akibat kondisi tersebut dirinya mengaku tidak mampu membayar sewa lahan serta menutupi utang pengeluaran lainnya ke pihak ketiga. “Saya sudah meminta pertanggungjawaban pemerintah, namun mereka sempat men-

janjikan dana ganti rugi sebesar Rp1 juta per hektare, dana segitu tentu tidak setara dengan kerugian yang kami alami, kami berharap bisa mendapatkan solusi terbaik,” papar Anwar. Anggota DPRK Abdya yang menerima kunjungan para petani itu mengungkapkan keprihatinannya atas sikap Pemkab Abdya yang dinilai sembrono dalam menjalankan program, sehingga mengakibatkan para petani mengalami kerugian. DPRK Abdya juga berjanji segera melakukan pemanggilan terhadap pihak terkait persoalan tersebut serta mendesak Dinas Pertanian setempat membayar ganti rugi kepada para petani sesuai dengan kondisi yang dialami dari bibit yang telah disalurkan. “Pemkab bersikap sembrono dan menzalimi petani, kita mengecam keras, apalagi korbannya adalah masyarakat bawah yang hanya mencari rezeki di atas lahan sewaan, kita segera memanggil pihak terkait agar segera membayar ganti rugi, dan jika permasalahan ini tidak ditanggapi tentu kita akan membawa persoalan ini secara hukum,” ujar Zaman Akli, ketua Fraksi Partai Aceh DPRK Abdya. Bibit Impor Dari China Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Abdya H Zainuddin terkait persoalan tersebut mengaku akan segera mencarikan solusi atas kerugian yang menimpa sejumlah petani akibat pemakaian bibit ‘unggul’ tersebut. Dinas Pertanian, menurutnya, juga telah menurunkan tim khusus ke lapangan untuk mempelajari kasus tersebut. “Bibit sembada tersebut diimpor dari China dan mungkin ada kesalahan dalam proses genetiknya, kita akan segera mencarikan solusi, jadi telah kita kirim tim ke lapangan untuk menindaklanjuti kasus tersebut, pihak penyalur juga sudah kita laporkan di mana PT Sang Hyang Seri dan juga Biogen Plantations juga mengaku siap untuk melakukan pembayaran ganti rugi, hanya saja prosesnya tentu memakan waktu,” jelas Zainuddin.(cb05)

Waspada / Sudarmansyah

PETANI di Kecamatan Manggeng dan Lembah Sabil, Aceh Barat Daya mengalami kerugian akibat gagal panen setelah memakai bibit unggul bantuan pemerintah. Mereka melakukan aksi dan berdelegasi ke DPRK Abdya Rabu (18/1) memperlihatkan bentuk tanaman padi hasil bibit bantuan tersebut serta meminta diberikan ganti rugi.

Terbitkan Surat Larangan Partisipasi Kegiatan

Bupati Dituding Tidak Berpihak Ke Kaum Miskin BLANGPIDIE (Waspada): Bupati Aceh Barat Daya Akmal Ibrahim kembali mendapat kecaman dan tudingan keras akibat kebijakannya yang dinilai terlalu mengedepankan prasangka dan tidak memiliki sensitifitas sosial khususnya untuk kalangan masyarakat miskin. Tudingan terjadi setelah Bupati secara sepihak mengeluarkan instruksi melalui Sekretaris Daerah berupa upaya melakukan penghambatan serta pelarangan kepada para perangkat desa se-Abdya seperti keucik dan imum mukim agar tidak ikut berpartisipasi ataupun memberikan dukungan terhadap salahsatu lembaga yang berencana akan melakukan bantuan pembangunan rumah untuk masyarakat miskin. “Surat Sekda Abdya bernomor 140/18/2012 yang diteruskan para camat kepada seluruh perangkat desa jelas sebuah bentuk arogansi kekuasaan yang tidak mencerminkan sebuah kebijakan pemerintah yang berpihak terhadap kaum miskin, pelarangan dan penolakan partisipasi untuk bantuan pembangunan rumah miskin di Abdya oleh Bupati melalui para perangkat pemerintahannya sangat patut kita pertanyakan, dan bila dasar penerbitan surat instruksi tersebut karena dilandasi faktor prasangka ataupun ketidaksenangan pribadi maka kita dapat pastikan Bupati Abdya dan juga para kroninya tidak memiliki rasa kepedulian sosial terhadap kaum miskin dan ini sebuah fakta yang tidak dapat dipungkiri,” ungkap M.Nasir, Ketua ASG (Aceh Security Group) Antara Bangsa, perwakilan Abdya kepada Waspada,

Selasa (17/1). Dilanjutkan oleh Nasir, prasangka legalitas lembaga pemberi bantuan rumah untuk kalangan masyarakat miskin seperti yang sering dilontarkan Bupati Akmal Ibrahim dalam setiap kegiatannya juga menjadi sorotan dari berbagai pihak, sikap bupati dianggap memiliki tendensi tanpa melihat tujuan yang akan dicapai dari sebuah program kegiatan. Terhadap surat instruksi Bupati melalui Sekda Abdya yang melarang adanya partisipasi terhadap kegiatan ASG Antara Bangsa dibenarkan oleh Camat Lembah Sabil, Drs Yafrizal kepada Waspada. Komit Lanjutkan Bantuan Rumah Menyikapi persoalan itu, Ketua Umum ASG Antara Bangsa Syed Jamaluddin Abdullah, SE. MBA yang menghubungi Waspada melalui telepon selularnya mengaku tidak menjadikan persoalan pelarangan yang dikeluarkan Bupati melalui Sekda Abdya sebagai sebuah hambatan yang serius bagi lembaga yang dipimpinnya, bahkan dirinya secara tegas memastikan akan tetap komit dan konsisten untuk terus memberikan dukungan dan bantuan untuk pembangunan rumah bagi kaum miskin meskipun dihambat oleh pihak-pihak tertentu. “Bahkan ASG Antara Bangsa juga telah diaudit oleh tim auditor independen dan monitoring secara langsung ke lapangan, jadi jelas tidak ada dasar jika menuduh lembaga kami tertutup atau tidak transparan,” pungkas Syed Jamaluddin Abdullah. (cb05)


Aceh

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

B11 Warga Muara Batu Diamankan Polisi, Warga Demo Mapolres Lhokseumawe

Kandidat Bupati Keberatan Djohermansyah Calon Pj Gubernur LHOKSUKON (Waspada): DR Husnan Harun, salah seorang kandidat Bupati Aceh Utara keberatan Djohermansyah Johan, Dirjen Otonomi Daerah, menjadi salah seorang calon Pj Gubenur Aceh sebagaimana diusulkan DPRA ke Mendagri. “Djohermansyah selama ini aktif menengahi konflik regulasi Pilkada Aceh. Kita khawatir, ketika dia menjadi Pj Gubernur Aceh nanti, dia tak bisa netral,” kata Husnan, memberi alasan kepada wartawan, Rabu (18/1). Menurut Husnan, dua nama calon Pj Gubernur Aceh yang lain yang diusul DPRA ke Mendagri, yakni Tarmizi Karim dan Bakhtiar Ali, sudah tepat karena mereka memang putra daerah. Mereka diyakini lebih bisa memahami karakteristik masyarakat Aceh, ketimbang Djohermansyah yang berasal dari luar Aceh dan tidak punya pengalaman kerja di Aceh. “DPRA sebaiknya juga mengusulkan nama-nama pejabat Aceh lainnya, terutama yang berpengalaman di bidang pemerintahan sebagai calon Pj Gubernur. Dengan demikian, Mendagri memiliki banyak pilihan dan posisi Pj Gubernur Aceh nantinya benarbenar jatuh ke orang yang tepat,” tutur DR Husnan. (b19)

LHOKSEUMAWE (Waspada) : Ratusan warga Gampong Peuneugah, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara mendatangi Markas Polres Kota Lhokseumawe, Rabu (18/1) untuk menuntut pembebasan Nurdin Nafi, 60, yang diamankan polisi karena kasus perusakan rumah Muhammad, 60, yang dituduh sebagai dukun santet. Warga berdatangan ke Mapolres Lhokseumawe sekira pukul 10:00. Mereka berusaha masuk, namun tidak berhasil karena dihadang polisi. Akhirnya warga menunggu di luar, sementara sejumlah tokoh warga diperkenankan masuk sebagai wakil. Putri Nurdin Nafi yang ikut bersama warga di Mapolres mengatakan, ayahnya ditangkap karena dituduh terlibat pelemparan rumah Muhammad akhir Desember lalu. “Padahal, yang melempar rumah itu banyak warga. Tapi kok, ayah saya saja yang ditangkap,” jelasnya. Dia mengatakan, saat terjadi perlemparan, sejumlah warga sedang marah dan kecewa

Maulid Akbar Di Aceh Utara Persiapkan 167 Dalung LHOKSEUMAWE (Waspada) : Untuk memeriahkan pelaksanaan kegiatan Maulid Akbar yang dipusatkan di halaman perkantoran Landing Kecamatan Lhoksukon, Rabu (18/1), Pemkab Aceh Utara akan mempersiapkan 167 dalung dan menyantuni ratusan anak yatim. Hal itu terungkap dalam hasil rapat bersama seluruh pejabat kelas teras yang dipimpin Pj Bupati Aceh Utara Ali Basyah di lantai dua ruang Ops Room, kantor bupati setempat, Selasa (17/1). Pj Bupati Aceh Utara Ali Basyah didampingi Kabag Humas Aceh Utara Azhari Hasan mengatakan, jadwal pelaksanaan Maulid Akbar sudah ditetapkan Kamis (6/2) yang berlangsung di ibukota Kabupaten Aceh Utara, Kecamatan Lhoksukon. Azhari menjelaskan, tidak menutup kemungkinan jumlah Dalung melebihi dari permintaan target sebanyak 167 Dalung untuk melayani keramaian tamu yang memenuhi lokasi acara. Sesuai hasil rapat bersama, semua jajaran sepakat mewajibkan setiap SKPD atau kantor tingkat muspika dan muspida wajib mempersiapkan satu dalung serta dianjurkan bagi yang mampu memberi lebih dari satu dalung. “Bisa saja jumlah dalung lebih dari target. Kalau rencana awal, total jumlah dalung harus mencapai 167 buah untuk kapasitas melayani 5.000 tamu. Kita harap jumlah dalung bertambah sesuai bertambahnya jumlah tamu yang ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata Azhari. Disamping itu Azhari menyebutkan, untuk memeriahkan acara kelahiran Rasulullah Muhammad, pihak Pemkab akan menyantuni 550 anak yatim dari setiap kecamatan. Selain itu, acara puncak Maulid Akbar Pemkab Aceh Utara akan menampilkan penceramah kondang Tgk Faisal Ardiansyah. (b16)

Kasat Binmas Polres Bireuen Latih 60 Satpam BIREUEN (Waspada) : Kasat Binmas Polres Bireuen AKP Shaiful Anam bersama beberapa anggotanya melatih pengamanan 60 anggota Satpam yang bertugas di berbagai instansi pemerintah dan swasta di Bireuen yang dibuka Wakapolres Bireuen Kompol Warsito Eko Sulistyo di aula Mapolres setempat, Selasa (17/1). Wakapolres Bireuen Kompol Warsito Eko Sulistyo dalam arahannya mengatakan, setiap Satpam harus memiliki keterampilan dan ketangkasan serta skill perorangan dalam menindak pelaku kejahatan. “Peran Satpam sangat penting dalam membantu polisi, makanya para satpam juga perlu dilatih,” katanya. Menurut Eko, satpam merupakan perpanjangan tangan polisi, makanya kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau pelaku kejahatan di tempat tugasnya, harus bisa bertindak cepat dan segera melapor kepada polisi atau aparat keamanan terdekat, sehingga kejahatan dapat dilumpuhkan atau dicegah. (cb02)

Mayat Pria Ditemukan Membusuk Di Bireuen BIREUEN (Waspada): Setelah dilakukan pemeriksaan tim medis BLU RSUD Dr Fauziah, sesosok mayat yang ditemukan anak-anak saat memburu burung di kawasan semak belukar kawasan Desa Buket Teukueh, Kota Juang, Bireuen, Selasa (17/ 1) dalam kondisi hancur dan sulit dikenali disebut-sebut berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun. Namun, identitas dan motifnya belum diketahui. Selain itu berdasarkan ditemukan barang bukti sepatu kets putih les biru di sekitar jasad yang di dalamnya ditemukan tulang telapak kaki. Kemudian, ditemukan juga celana dalam putih bermerek crocodile, rambutnya lurus dan agak pendek mirip cepak dan ditemukan t-shirt merah muda di sekitar kerangka. “Berdasarkan hasil pemeriksaan jasad dan kerangka korban diperkirakan sudah tewas lebih dari dua bulan dan berjenis kelamin pria,” kata seorang warga yang mengutip keterangan tim tenaga medis. Keterangan lainnya diperoleh, pada saat kerangka mayat diangkat dan dibawa ke rumah sakit, jasad tersebut terbaring di atas ambal bermotif bunga merah yang terikat dengan tali rafia hitam dan tertutup kain sarung coklat biru bermotif kotak dan masih mengenakan sepatu. Di dalam celana dalam ditemukan kain sarung dan busa serta terlihat seperti diikat antara paha ke badan dengan karet ban hitam. Di bagian lehernya juga terlihat seperti terjerat tali nilon kuning. “Berdasarkan bukti itu, korban sepertinya korban penganiayaan,” kata seorang tim medis. Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen dr Chandra, Rabu (18/ 1) mengatakan, untuk mengetahui jenis kelamin harus dilakukan uji forensik ke Banda Aceh. Kapolres Bireuen AKBP Yuri Karsono melalui Kapolsek Kota Juang Iptu Syamsul kepada wartawan mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengembangkan kasus itu untuk mencari tahu motifnya. “Diamati sepintas seperti korban penganiayaan, namun harus dilakukan uji forensik atau otopsi,” terangnya seraya mengimbau masyarakat jika ada anggota keluarganya hilang dapat melihat langsung kerangka korban atau melaporkan ke polisi terdekat,” harapnya. Sebelumnya, satu sosok mayat yang membusuk ditemukan anak-anak dalam semak belukar di Desa Buket Teukueh, Kota Juang, Bireuen, Selasa (17/1). Mayat yang tinggal kerangka itu belum diketahui identitasnya termasuk jenis kelaminnya. (cb02)

Penerbangan Di Bandara SIM Banda Aceh Tiba (flight, asal, waktu) Garuda Indonesia

Berangkat (flight, tujuan, waktu)

GA 142 Jakarta/Medan GA 146 Jakarta/Medan

10:40 15:50

GA 143 Medan/Jakarta GA 147 Medan/Jakarta

11:25 16:45

Y6 555 Jakarta * Y6 537 Jakarta/Medan

19:05 12:30

Y6 556 Jakarta** Y6 538 Medan/Jakarta

07:05 12:30

JT 304 Jakarta JT 396 Jakarta/Medan

11:35 20:00

JT 397 Medan/Jakarta JT 307 Jakarta

06:40 12:15

SJ 010 Jakarta/Medan

12:55

SJ 011 Medan/Jakarta

13:25

Batavia Air Lion Air

Sriwijaya Air Air Asia

AK 305 Kuala Lumpur *** 12:20

AK 306 Kuala Lumpur*** 12:45

FY 3401 Penang ****

FY3400 Penang ****

Fire Fly

14:10

* Setiap Selasa, Kamis, Minggu. ** Setiap Senin, Rabu, Jumat. *** Setiap Senin, Rabu , Jumat dan Minggu. **** Setiap Selasa, Kamis dan Minggu.

14:30

Waspada/Zainal Abidin

ANGGOTA polisi mengamankan pintu gerbang Mapolres Lhokseumawe, setelah seratusan warga berusaha masuk, Rabu (18/1).

20 Persen Siswa SMAN 2 Jambo Aye Belum Bersekolah LHOKSUKON (Waspada): Dua hari setelah aksi mogok belajar memprotes mutasi kepala sekolah, sekitar 20 persen dari total 425 siswa SMAN 2 Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, belum bersedia hadir ke sekolah. Namun proses belajar mengajar sudah mulai normal.

“Kami berusaha menjalin komunikasi dengan siswa demi menormalkan situasi. Alhamdulillah, sudah ada kemajuan dan hari ini hanya 20 persen siswa yang belum sekolah. Selebihnya hadir dan sudah belajar seperti biasa,” kata Kepala SMAN 2 Tanah Jambo Aye, Ramli, Rabu (18/1). Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan siswa SMAN 2 Jambo Aye melancarkan aksi mogok belajar, Senin (16/1) pagi. Mereka menuntut mantan Kepala Sekolah Mawardi yang sudah dimutasi menjadi guru biasa di SMAN 1 Baktiya, Aceh Utara dikembalikan lagi ke SMAN 2 Jambo Aye karena dinilai berkepribadian baik dan

berjasa memajukan sekolah. Sehari setelah aksi mogok, Selasa (17/1) pagi, aktivitas belajar-mengajar juga belum normal. Dewan guru hadir semua. Tapi 70 persen siswa masih absen. Korban Fitnah Sementara itu, Kepala SMAN 2 Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara yang dicopot dari jabatannya disinyalir erat kaitan dengan isu fitnah. “Sejak beberapa tahun terakhir berbagai kebocoran (permainan) di Disdikpora Aceh Utara diisukan saya yang membocorkannya termasuk pemotongan dana BOSDA untuk SMA. Kendati saya tidak pernah tahu menahu, tapi tidak pernah pula mengklarifikasi isu itu, karena saya merasa diri tidak bersalah,” kata mantan Kepala SMAN 2 Pantonlabu, Mawardi menjawab pertanyaan Waspada, Selasa (17/1) malam. Pihaknya mengaku heran ketika ia dicopot, berikut statusnya diturunkan pada acara mutasi para Kasek, guru dan pejabat struktural di Disdikpora Aceh Utara, 2 Januari 2012. “Saya dipindahtugaskan menjadi guru kelas di SMAN 1

Alue Ie Puteh, Kec. Baktiya, Aceh Utara. Namun, tak merasa keberatan, tetap ikhlas mengabdi dan tidak menyangka sama sekali kalau siswa sekolah tempat tugas saya yang lama, termasuk masyarakat merasa keberatan atas kepindahan saya itu,” ujar Mawardi. Terkait kasus pencopotan tanpa diberi hak bela diri, Mawardi menjelaskan, pihaknya sudah dipanggil Kadisdikpora Aceh Utara Razali, Selasa (171) seraya dijanjikan akan diberi jabatan Kasek kembali dalam rentang waktu enam bulan ke depan. “Sebagai abdi negara dan masyarakat, saya pasrah bagaimana diatur oleh pihak atasan. Namun yang disesalkan, kalau 430 siswa SMAN 2 Pantonlabu, terus melanjutkan aksi mogok belajar tanpa batas waktu,” ujarnya. Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) di Disdikpora Aceh Utara Jaban menjelaskan, kepada mantan Kasek SMAN 2 Pantonlabu, Disdikpora telah menawarkan dua opsi. Apakah dia akan kembali jadi Kasek SMA mana saja, atau mau menerima jabatan lain sebagai pengawas. (b19/b13)

karena Muhammad yang berjanji meninggalkan desa tersebut masih tinggal di rumahnya. Informasi dari warga, akhir 2011 warga sering kesurupan. Karena sering menyebut nama Muhammad ketika sedang kesurupan, sehingga warga menuduh dia penyebab warga kesurupan. Akhirnya, warga memintanya ke luar dari desa tersebut. Namun karena Muhammad masih tinggal, sehingga sejumlah warga melempari rumahnya. Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Galih Indragiri kepada wartawan mengakui, pihaknya mengamankan Nurdin Nafi karena kasus perusakan rumah. Dia diduga pelaku utama, sehingga diambil polisi untuk dimintai keterangan. Imum Mukim Peunegah, Syamsiar mengharapkan kasus antara masyarakat dengan Tgk Muhammad dapat diselesaikan secara adat. Sehingga dia mengharapkan Nurdin Nafi bisa kembali ke desa dan akan dilakukan proses hukum adat. (b15)

RAPBK Bireuen 2012 Surplus Rp19 M BIREUEN (Waspada) : Ketua DPRK Bireuen Ridwan Muhammad membuka rapat paripurna I sedang ke-1 DPRK 2012 di ruang sidang DPRK, Rabu (18/1). Rapat dihadiri Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahma,Wakil Bupati H Busmadar Ismail, Sekda H Razuardi, unsur Muspida plus, unsur TNI/Polri dan lainnya. Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman saat menyampaikan rancangan Qanun Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Bireuen tahun 2012 mengatakan, berdasarkan uraian anggaran pendapatan dan anggaran belanja, anggaran pendapatan sebesar Rp838.227.598. 824, sementara total anggaran belanja sebesar Rp819.162.698.824, maka APBK Kabupaten Bireuen tahun 2012 surplus Rp19.065.000.000,Nurdin Abdul Rahman menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah bekerja keras menghasilkan rancangan APBK Bireuen tahun anggaran 2012 yang melibatkan unsur SKPK, sehingga dapat menyampaikan

RAPBK Bireuen tahun anggaran 2012 untuk mendapat pembahasan dan persetujuan dalam rapat paripurna dewan. Secara keseluruhan penerimaan RAPBK tahun anggaran 2012 Rp833.227.598.824, mengalami peningkatan Rp75.136.818.145 (9,91 persen) dibandingkan dengan penerimaan perubahan APBK 2011. Rencana penerimaan APBK Bireuen anggaran 2012, PAD ditargetkan Rp70.226.166.171, sedang pada APBK perubahan tahun 2011 sebesar Rp68.456.162.830, mengalami peningkatan sebesar Rp1.770.003.341. Peningkatan itu terjadi pada pos pajak daerah, retribusi daerah dan pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan. Tahun ini, kata bupati, Pemkab Bireuen mendapat tambahan penerimaan Dana Alokasi Umum (DAU) yang sangat signifikan merupakan rahmat yang patut disyukuri untuk mengatasi masih banyak agenda penting yang tertunda untuk dilaksanakan akibat kemampuan keuangan daerah yang terbatas. (b12)

Nomorsatukan Sekolah Agama Islam Di Aceh LHOKSEUMAWE (Waspada) : Agar akhlak generasi muda Indonesia menjadi lebih baik dan tidak mudah goyah akibat pengaruh asing, Pemerintah Pusat melalui Menteri Agama diminta untuk menomorsatukan sekolah agama Islam di Indonesia, khususnya di Provinsi Aceh yang jumlah penduduknya mencapai 99 persen umat Islam. Rusli Bong, Imum Mukim Jrat Manyang, Kecamatan Tanah Pasir didampingi Mukhtar, Imumsyik Mesjid Al-Huda, Rabu (18/1) mengatakan, animo masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah agama seperti MIN, MTsN dan MAN sangat tinggi. Setiap tahun ajaran baru, jumlah pendaftar melebihi daya tampung. Namun sayangnya, Kecamatan Tanah Pasir yang berstatus kecamatan definitif sejak 1945 hingga kini belum ada satu pun sekolah agama negeri. Begitupun, pada 2010, masyarakat berinisiatif mendirikan sebuah MTsS, yang gedungnya pinjam pakai dari salah satu SD di kecamatan itu. Kini MTsS tersebut telah memiliki 15 murid. “Minimnya jumlah pendaftar karena sarana

yang kita miliki sangat minim. Bayangkan, gedung saja statusnya pinjam pakai. Tapi coba lihat sekolah agama yang statusnya negeri. Setiap tahun ajaran baru pendaftar membludak. Biasanya, sekolah agama negeri hanya membuka jadwal pendaftaran satu hari, karena jika dibuka seminggu tidak cukup ruang belajar. Dari kenyataan ini, hasrat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah agama sangat tinggi,” kata Rusli Bong. “Kami yakin, jika semua sekolah agama dapat dinegerikan, maka sekolah umum akan tertinggal. Sekarang ini, jumlah sekolah agama di Aceh Utara baru 30 persen. Semoga hal ini menjadi pertimbangan di Kementerian Agama minimal setiap kecamatan memiliki dua unit MIN, satu MTsN dan satu MAN,” harap Rusli Bong. Zulkiifli Idris, Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Utara membenarkan, jumlah sekolah agama negeri masih cukup minim. Hal ini disebabkan, Kementerian Agama bersifat vertikal dan tidak diotonomkan. Proses penegerian sekolah agama harus diawali dari bawah. (b18)

Wali Kota Lhokseumawe Diminta Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Waspada/Gito Rolies

KOMANDAN Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf. Abdul Rachim Siregar foto bersama dengan wartawan Harian Waspada di Makorem 011/Lilawangsa, Lhokseumawe dalam acara silaturahmi beberapa waktu lalu.

Tgk Zakaria Ibrahim, Ketua Badan Kehormatan DPRK Bireuen BIREUEN (Waspada) : Usai menutup rapat paripurna 1 sidang ke-1 2012, DPRK Bireuen menetapkan susunan personalia Badan Kehormatan, Badan Musyawarah, Badan Anggaran, Badan Legislasi dan Komisi-komisi. Sekretaris Husaini yang membacakan surat keputusan Ketua DPRK, Tgk Zakaria Ibrahim ditetapkan sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRK Bireuen dengan Wakil Ketua Muzakkir Mahmud, Sekretaris Husaini dan anggota Askari, Tgk Nurdin Judon dan Hj Nurbaiti A Gani. Personalia Badan Musyawarah DPRK Bireuen, ketua merangkap anggota Ridwan Muhammad, Wakil Ketua merangkap anggota masing-masing Aminullah Amin dan Syafruddin, Sekretaris bukan anggota Husaini. Anggota-anggota terdiri Dahlan ZA, Abdul Gani Isa, Munadir Nurdin, Effendi, Tgk Muhammad Ali Usman, M Amin M Hasan, T Amirjana, Ismadi Ismail, Rais Mustafa, Tgk Mulyadi, Mahdi Hasballah, Hj Rosmani Bahruny Apt, Hj Nur-

baiti A Gani dan Zahrul Bawadi. Personalia Badan Anggaran DPRK Bireuen Ketua Ridwan Muhammad, Wakil Ketua Aminullah Amin dan Syahfruddin. Sekretaris Husaini. Anggota-anggota, Munazir Nurdin, Abdul Gani Isa, Dahlan ZA, Efendi, T Rasyiin, Fadli Yusuf, Askari, Muntasir Usman dan Muzakikir Mahmud. Menyusul Muhammad, H Nurdin BIntang, MudanuYusuf, M Jamil Daud Saifuddin Muhammad. Personalia Badan Legislasi Ketua T Rasyidin MT. Wakil Ketua Fadli M Yusuf, Sekretaris Husaini, anggota masingmasing Azhari Ahmad, M Nazri, Mahdi Hasballah, Hj Rosmani Bahruny A Pt dan Fauzi. Sementara komisi-komisi DPRK Bireuen, Komisi A, Ketua Manunazir Nurdin dari Fraksi Partai Aceh, Wakil Ketua Muntasir Usman Fraksi Partai Aceh, Sekretaris Ismadi Ismail dari Fraksi Partai Aceh, M Fauzi dari Fraksi Gabungan dan Jasman Rani dari Fraksi Gabungan. Komisi B, Ketua Muhaad dari Fraksi Partai Aceh, Wakil Ketua Azhari Ahmad dari Fraksi Partai Aceh, Sekretaris H Nurdin

Bintang dari Fraksi Partai Aceh, anggota Tgk Mulyadi, M Amin, M Hasan dari Fraksi Partai Aceh, Hendra Setiawan dan M Jamil Daud dari Fraksi Gabungan. Komisi C, Ketua Askari Fraksi Partai Aceh, Wakil Ketua Muzakkir Mahmud Fraksi Partai Aceh, Sekretaris Efendi dari Fraksi Partai Aceh, anggota T Amirjana dari Fraksi Partai Aceh, Tgk Jamaluddin, Rosnani Bahury A PT dan Zahrul Bawadi dari Fraksi Gabungan. Komisi D, Ketua Dahlan ZA, Fraksi Partai Aceh, Wakil Ketua Abdul Gani Isa dari Fraksi Partai Aceh, Sekretaris M Nazri, Fraksi Partai Aceh, Mahdi Hasballah dan Tgk Nurdin Judon dari Fraksi Partai Aceh, I Saifuddin Muhammad dan MurdaniYusuf dari Fraksi Gabungan. Komisi E, Ketua Fadli Yusuf dari Fraksi Partai Aceh, Wakil Ketua Tgk H Rais Mustafa d a r i Fra k s i Pa r t a i Ac e h , Sekretaris Tgk Muhammad Ali Usman dari Fraksi Partai Aceh, anggota Tgk Zakaria Ibrahim dari Fraksi Partai Aceh dan Hj Nurbaiti A Gani dari Fraksi Gabungan. (b12)

LHOKSEUMAWE (Waspada): Tingkat pengangguran di Kota Lhokseumawe kian bertambah, peluang untuk mendapatkan pekerjaan semakin sulit. Bahkan jumlah sarjana semakin banyak yang menganggur. “Sejauh ini pemerintah Kota Lhokseumawe tidak terlalu memerhatikan masalah ini dan sejumlah program pemberdayaan masyarakat, industri kecil, dan juga pelayanan jasa tidak berjalan dengan baik,” kata pengamat sosial dan ekonomi, Saifuddin, Rabu (18/1). Padahal permasalahan pengangguran ini sudah cukup parah, baik dari kalangan anak putus sekolah maupun sarjana. Perihal ini telah menyebabkan naiknya tingkat kriminal kecil di desa-desa, sebagaimana kasus pencurian dan kecemburuan. Tidak adanya lapangan kerja yang tersedia

ini, menyebabkan lulusan sarjana hanya berharap pada kerja sebagai pegawai negeri. Namun, jangankan untuk menjadi pegawai negeri yang persaingannya cukup ketat, untuk pegawai honorer pun tidak ada lowongan lagi. Sebagai sebuah kota yang terletak cukup tragis dan punya potensi perdagangan yang cukup baik, banyak hal yang bisa dikembangkan untuk mengatasi masalah pengangguran ini. “Seperti pelayanan jasa, industri kecil, kelautan, dan macam-macam lagi,” ucapnya. Memang program ini pernah dicanangkan, tetapi tidak dikelola dengan baik, sebagaimana program pemerintah pada umumnya, akhirnya memang morat-marit. Katanya, bila dikelola dengan baik, misalnya masalah tangkapan ikan, harus ada pemasaran, atau pengemasan dengan baik.(b14)

Cenderawasih Sambar Dua Bersaudara Hingga Kritis Truk Pengakut Mesin Bubut Terjungkal BIREUEN (Waspada): Satu unit bus CV Cenderawasih BL 7330 Z trayek Bireuen-Lhokseumawe yang disopiri Tarmizi, warga Reusep, Peusangan, Bireuen, Selasa (17/1) menyambar dua bersauadara kandung yang mengenadarai Jupiter BL 3387 NZ di jalan nasional kawasan Desa Cot Iju, kecamatan setempat, Selasa (17/ 1). Sebelumnya, satu unit truk pengangkut mesin bubut terjungkal di kawasan Desa Pante Gajah juga di kecamatan yang sama. Dua bersauadara yang kritis adalah, Heri,23, dan adiknya Erni,18, asal Desa Blang Rambong, kecamatan setempat. Kecelakaan bus Cendrawasih yang menyambar pengedara sepedamotor datangnya dari arah timur Keude Matang Geulumpangdua disebut-sebut sebelumnya sedang kejar-kejaran dengan mobil jenis yang sama. Namun, pada saat menyalip mobil lain itu sepedamotor yang kendarai korban yang datang dari arah berlawanan pun sudah berada di depannya, sehinga kecelakaan tak terhindarkan, korban pun terjatuh dan terseret hingga sekitar 10 meter, sedangkan sepedamotornya tersangkut di bawah mobil bus berbadan sedang itu. “Kedua korban saat dibawa ke Puskesmas dalam kondisi kritis dan tak sadarkan diri, setelah dirawat dan tak lama kemudian keduanya baru siuman,” kata seorang tenaga medis di Pukesmas Peusangan, serya menambahkan, Heri mende-

rita luka robek di paha kanan dan di beberapa bagian tubuhnya yang lain. Sedangkan adiknya Erni benturan di kepalanya, namun setelah itu dia di rujuk ke RSUD dr Fauziah Bireuen. Terjungkal Sebelumnya, satu unit truk colt diesel yang mengangkut mesin bubut dari arah Keude Peusangan terjungkal di kawasan Desa Pante Gajah kecamatan setempat. Namun tidak ada korban dalam musibah kecelakaan tunggal itu. Truk terjungkal diduga, akibat terperosok ke beram jalan yang belum diaspal. “Jalan yang putus aspalnya di sini sudah banyak kendaraan yang terjebak lalu mereka jatuh, bahkan kecelakan juga sering terjadi di sini,” kata Mahfud warga setempat. Sopir truk Razali,58, yang mengaku dirinya berasal dari Kecamatan Juli, kabupaten setempat mengatakan, sebelum truk yang dikendarainya itu terjungkal awalnya sebelah bannya jatuh ke beram jalan, saat berusaha untuk naik ke badan jalan, truk oleng dan langsung terbalik, namun dirinya dan dua rekannya selamat. “Saya bawa mesin bubut dari Banda Aceh dan rencananya mau bawa ke Kutablang, kejadian ini musibah bagi saya,” katanya singkat. Kapolres Bireuen AKBPYuri Karsono melalui Kasat Lantas AKP H Suharmadi kepada secara terpisah membenarkan dua laka itu. (cb02)


Aceh

B12

WASPADA Kamis 19 Januari 2012

Istri Gugat Cerai Suami Meningkat Di Aceh Tamiang

Waspada/Musyawir

WARGA terpaksa naik rakit ketika melintasi jalan yang terendam banjir di Desa Rayeuk Pange Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara, Rabu (18/1) siang.

Banjir Kembali Melanda Wilayah Tengah Aceh Utara

Hubungan Darat Matangkuli- Pirak Timu Putus LHOKSUKON (Waspada): Banjir akibat hujan deras yang memicu meluapnya sejumlah sungai dan anak sungai, kembali terjadi di wilayah tengah Kabupaten Aceh Utara, Rabu (18/1) pagi.

Ratusan rumah di Keca-

matan Lhoksukon, Pirak Timu dan Kecamatan Matang Kuli, tergenang air hingga 80 centi meter. Bahkan hubungan darat antara Desa Rayeuk Pange Pirak Timu dan Desa Teupin Keubeu Matangkuli putus lantaran badan jalan ikut terendam dan warga terpaksa naik rakit. “Jalan yang terendam sekitar 300 meter. Ketinggian air hampir satu meter, sehingga mau tak mau harus pakai rakit. Ongkosnya Rp5 ribu per orang. Begitu

pula untuk satu unit sepeda motor. Sedangkan untuk anak sekolah, gratis,”kata Idris, 40, penarik rakit di Desa Rayeuk Pange, kemarin. Pantauan Waspada, di Kecamatan Matangkuli desa yang tergenang masing-masing sebagian Desa Keude Matangkuli, Punti, Mee, Lawang, Hagu, Alue Thoe, Teupin Keubeu, dan Desa Tumpok Barat. Di Kecamatan Pirak Timu, Desa Rayeuk Pange, Tanjong Seurekuy, Beuracan

Rata, Alue Bungkoh, dan Desa Asan Krueng Kreh. Sementara di Kecamatan Lhoksukon, antara lain, Desa Beuringen, Trieng dan Desa Asan. “Air sungai meluap dan mulai masuk ke pekarangan rumah penduduk sejak pukul 05:00. Sejauh ini banjirnya belum terlalu parah dan belum ada warga yang dilaporkan mengungsi,”kata Rusli alias Ayah Buraq, 35, salah seorang warga Desa Rayeuk Pange,

Kecamatan Pirak Timu, kemarin sore. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Iskandar Majid, menyebutkan, meski banjir itu belum terlalu parah, petugas BPBD Aceh Utara tetap disiagakan di sejumlah titik rawan. “Jika tak ada hujan tambahan, kemungkinan besar, sore atau malam nanti (Rabu malamred), banjir sudah surut,”taksir Iskandar. (b19)

Kejari Banda Aceh Musnahkan Sabu Dan Ganja BANDA ACEH (Waspada): Kejaksaan Negeri Banda Aceh memusnahkan sabu-sabu dan ganja, yang merupakan barang bukti yang disita pihak kejaksaan sejak tahun 2010 hingga 2011. Barang bukti sabu-sabu yang dimusnahkan itu sebanyak 107 gram dan 49 kg jenis ganja. Selain itu, Kejari Banda Aceh juga memusnahkan 49 kardus makanan kadaluwarsa. Pemusnahan barang bukti sabu-sabu, ganja dan makanan kadaluwarsa itu dilakukan dengan membakarnya di halaman kantor Kejari Banda Aceh, Rabu (18/1) disaksikan Wali Kota Banda Aceh Mawardy Nurdin, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Moffan MK, hakim PN Banda Aceh Sukri dan petugas kejaksaan. Kajari Banda Aceh Soufnir Cibro mengatakan, pemusnahan barang bukti ini merupakan sample di Kejari Banda Aceh, sementara yang lainnya sudah dimusnahkan ketika berada pada tingkat penyidik. (b02)

Hindari Macet, Dishub Akan Tertibkan Mobar Batu Bara MEULABOH (Waspada) : Dinas Perhubungan, Kebudayaan, Pariwisata dan Telekomunikasi Aceh Barat akan membangun terminal tipe A di Gampong Ujung Tanjung, Kec. Meureubo. Pembangunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu telah berjalan sejak 2010 dan ditargetkan selesai 2011. Kadis Perhubungan Aceh Barat Saiful AB mengatakan, meski terkendala anggaran, pembangunan akan terus berjalan. Selain itu, pihaknya juga akan tetap mengoperasikan terminal meski prasarana belum mendukung. “Ini agar kemacetan terutama saat jam sibuk dapat dihindari. Selama ini mobil barang harus masuk kota jika hendak menuju Pelabuhan Jetty di Desa Suak Indrapuri,” kata Saiful AB, Selasa (17/1). Menurut Saiful, selesainya pembangunan terminal barang di Desa Ujung Tanjong mampu meminimalisir kemacetan karena selain truk barang, Terminal Ujung Tanjung juga akan digunakan untuk angkutan batu bara. Khusus truk pengangkut batu bara akan disediakan rute khusus. “Jadi kita harap tidak ada lagi truk mobar yang masuk kota, karena meski belum selesai, Terminal Ujung Tanjung sudah kita fungsikan. Kalau masih ada truk yang bandel akan kita tertibkan,” katannya. (cb06)

Furqan Dan Ayu Juara Baca Syair Sejarah Pahlawan Aceh LHOKSEUMAWE (Waspada): Muhammad Furqan dan Ayu Rahayu, dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lhokseumawe berhasil meraih juara I lomba baca syair sejarah pahlawan Aceh dalam aneka perlombaan pentas seni mulai Selasa hingga Rabu (18/1), di sekolah setempat. Keduanya adalah juara untuk kategori putra dan putri lomba membaca syair Sejarah Pahlawan Aceh yang masih duduk di kelas tiga.Dewan Juri Hamdani menyebutkan, untuk juara dua dan tiga putra berhasil diraih oleh Syarif Hidayatullah siswa kelas II IPA, dan Rian Ramadan Siswa kelas I. Kemudian untuk putri, juara dua berhasil diraih Khairani, siswi kelas III dan Raihan Nisa, siswi kelas I. “Untuk perlombaan lain seperti, Hifzil quran, Syarhil, Khattil, Pidato dalam bahasa Arab dan pidato dalam bahasa Inggris masih dalam proses penilai. Tapi pembagian hadiah tetap kita lakukan sore ini kepada siswa yang berhasil meraih prestasi,” ujarnya. (cmk)

Waspada/Muhammad H Ishak

WARGA melintas di depan tumpukan batangan sawit dan karet di Desa Alue Itam, Kecamatan Indra Makmur, Kab. Aceh Timur, Rabu (18/1). Pasca banjir warga kini kembali ke rumah dan air sudah surut, namun tumpukan hasil replanting PTPN-III masih menumpuk.

Replanting Lahan Karet PTPN-III Julok Selatan 2.000 Ha

Penyebab Banjir Bandang Alue Ie Mirah ALUE IE MIRAH (Waspada): Replanting lahan karet milik PTP Nusantara-III di Julok Selatan, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur diklaim sebagai penyebab utama banjir bandang di Alue Ie Mirah. Akibat bencana itu, sejak awal pekan lalu hingga Rabu (18/1) masih menerima imbasnya. Ribuan jiwa yang berdomisili di beberapa desa seperti Alue Itam, Seuneubok Cina, dan Desa Pelita Sagop Jaya dan Alue Ie Mirah, terpaksa mengungsi mencari tempat yang lebih aman. Replanting yang dilakukan PTPN-III seluas 2011:2,403 hektare di kawasan Julok Rayeuk Selatan adalah penyebab banjir. Mukim Indra Makmur, Usman AR, Rabu (18/1) menjelaskan, penyebab banjir karena replanting yang dilakukan secara besar-besaran oleh perusahaan ternama itu di pedalaman Indra Makmur, sehingga debit air tidak lagi mampu tertahan. “Kita harapkan replanting dihentikan oleh PTPN-III, karena jika terus dilakukan, akan terjadi banjir yang lebih besar lagi,” katanya. Desa-desa yang terjadi banjir dengan ketinggian air berkisar antara 80 centimeter – 2 meter. “Selama ini tidak pernah terjadi banjir bandang yang seperti ini, apalagi sampai menurunkan

batang pohon karet dan sawit. Kita minta PTPN-III bertanggungjawab,” kata Usman AR. Camat Indra Mamkur Ismail menyebutkan, desa-desa yang terjadi banjir adalah Julok Rayeuk Selatan, Julok Rayeuk Utara, Seuneubok Cina, Pelita Sagop Jaya, Alue Itam, Suka Makmur, Alue Ie Mirah, Jambo Lubok, Jambo Balee, Seuneubok Bayu, Blang Nisam, dan Alue Patong. “Jumlah rumah yang terendam di 12 desa 6.000 rumah. Rumah yang ambruk 6 unit,

rusak berat 14 unit, rusak ringan sekitar 200 unit,” sebutnya. Bupati Aceh Timur Muslim Hasballah melalui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur Muhammad Ikbal menjelaskan, banjir bandang di Indra Makmur sudah ditangani sesuai Tupoksi BPBD. Bahkan, pihaknya sejak terjadi banjir, Jumat (13/1) sudah menyalurkan bantuan logistik dan pakaian untuk anak-anak dan selimut untuk dewasa. (b24)

Jerman Siap Bantu Lestarikan Hutan Leuser BANDA ACEH (Waspada): Kreditanstalt for Wiederaufbau (KfW), sebuah lembaga donor dari Jerman menyatakan siap membantu Aceh dalam program kehutanan, terutama untuk melestarikan ekosistem Leuser sebagai paru-paru dunia. Demikian diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Iskandar usai melakukan pertemuan dengan KfW yang dipimpin Principle Project Managemen (PPM) Dr Marcus Steven, Selasa (17/1) di Banda Aceh. Dalam pertemuan di ruang rapat tiga Aceh Development Coordination Forum (ADCF) kantor Bappeda Aceh, Iskandar menyatakan, lembaga donor KfW sudah berkomitmen membantu Aceh kembali untuk beberapa tahun ke depan dalam hal kehutanan. Menurut Iskandar, Principel Project Manajemer (PPM) Dr Marcus Stewen menyebutkan, dalam proses awal pelaksanaannya dilakukan diskusi dengan beberapa pihak terutama Bappeda Aceh. Hal ini dilakukan, kata Iskandar, untuk mencari mekanisme yang terbaik dalam mengelola hutan Leuser dan sekitarnya dalam mengurangi dampak iklim saat ini. (b06)

KUALASIMPANG (Waspada): Angka perbandingan istri yang mengugat cerai suaminya meningkat tajam di Kabupaten Aceh Tamiang begitu juga angka suami yang mencerai talak istrinya juga mengalami peningkatan bila dibandingkan antara tahun 2010 dengan tahun 2011 di kabupaten yang dijuluki sebagai Bumi Muda Sedia itu. Berdasarkan data rekapitulasi perkara tahun 2010 dan 2011 yang dihimpun Waspada di Kantor Mahkamah Syar’iyah Kota Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (17/ 1) menerangkan, jumlah perkara yang ditangani kantor itu juga mengalami peningkatan signifikan.Jumlah perkara yang ditangani tahun 2010 sebanyak 263 perkara, sedangkan tahun 2011 angkanya mengalami kenaikan 368 perkara. Pada tahun 2010 menurut data, tercatat ada 53 perkara (kasus) suami yang cerai talak istrinya dan ada 184 kasus istri yang mengugat minta cerai pada suaminya.Sedangkan pada tahun 2011 tercatat ada 73 kasus suami yang menggugat cerai talak istrinya, namun pada tahun 2011 tercatat angka istri yang mengugat cerai suaminya mengalami kenaikan yang sangat signifikan mencapai 272 kasus (perkara). Perinciannya pada tahun 2010 menurut data yang dihimpun Waspada, tercatat suami pada bulan Januari 5 perkara cerai talak, Februari 4 perkara, Maret 5 perkara, April 10 perkara, Mei 3 perkara, Juni 3 perkara, Juli 5 perkara, Agustus 2 perkara, September 7 perkara, Oktober 2 perkara, November 7 perkara dan Desember tidak ada suami yang cerai talak istrinya,sehingga total suami yang cerai talak mencapai angka 53 perkara. Sedangkan istri yang gugat cerai suaminya pada tahun 2010 tercatat pada bulan Januari ada 17 perkara, Februari 14 perkara, Maret 23 perkara, April 23 perkara,Mei 14 perkara,Juni 12 perkara,Juli 17 perkara, Agustus 6 perkara, September 12 perkara, Oktober 21 perkara, November 22 perkara dan Desember tercatat ada 3 perkara, sehingga total keseluruhannya mencapai 184 perkara istri yang menggugat cerai suaminya. Masih menurut data dari Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang itu, Pada tahun 2011 tercatat suami yang cerai talak istrinya pada bulan Januari ada 13 perkara, Februari 5 perkara, Maret 8 perkara,April 6 perkara, Mei 6 perkara, Juni 10 perkara, Juli 5 perkara, Agustus 2 perkara, September 6 perkara, Oktober 8 perkara, November 1 perkara, Desember 3 perkara, sehingga totalnya 73 perkara.

Sedangkan pada tahun 2011 istri yang cerai gugat suaminya pada bulan Januari ada 34 perkara, Februari 23 perkara,Maret 32 perkara, April 19 perkara, Mei 24 perkara, Juni 30 perkara, Juli 22 perkara, Agustus 3 perkara, September 41 perkara, Oktober 16 perkara, November 19 perkara , Desember 9 perkara, sehingga totalnya mencapai 272 perkara. Selain itu lagi berdasarkan data pada tahun 2010 tercatat ada 2 perkara izin poligami yaitu pada bulan Oktober dan November masingmasing satu perkara. Sedangkan pada tahun 2011 tercatat ada 2 perkara yang masuk untuk Izin poligami yaitu bulan September dan Oktober masing-masing satu perkara yang masuk ke Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang. Sementara itu untuk perkara harta bersama ( gono gini) yang masuk pada tahun 2010 tercatat ada 4 perkara yaitu pada bulan Mei,Juni, Juli dan November masing-masing satu perkara yang ditangani Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang.Sedangkan pada tahun 2011 tercatat ada 5 perkara gono-gini yang ditangani yaitu pada bulan Maret, Mei, Juni masih-masing satu perkara dan bulan April tercatat ada 2 perkara. Pada tahun 2010 ada satu perkara tentang penunjukan orang lain sebagai wali nikah, sedangkan pada tahun 2011 tidak ada. Pada tahun 2010 tercatat ada 12 perkara yang ditangani yaitu pada bulan Januari 4 perkara, Juli 3 perkara,Oktober 2 perkara dan Maret, April, Juni masing-masing satu perkara itsbat nikah, tetapi pada tahun 2011 tercacat ada 6 perkara yaitu Januari dan Oktober masing-masing 2 perkara. SedangkanWali Afdhol pada tahun 2010 tercatat ada 1 perkara dan pada tahun 2011 tidak ada Perkara Wali Adhol yang ditangani. Menyangkut dengan perkara pembagian harta warisan pada tahun 2010 tercatat ada 6 perkara yang ditangani yaitu bulan Januari ada 4 perkara dan Mei, Juli, November masingmasing satu perkara.Sedangkan pada tahun 2011 tercatat ada 10 perkara yaitu bulan Februari, April, Juli masing-masing tercatat ada 2 perkara,Sedangkan Mei 1 perkara dan Oktober ada 3 perkara. Ketua Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang, Drs H Munir ,SH.MAg ketika dikonfirmasi Waspada menyatakan adapun faktor penyebab meningkatnya angka istri yang gugat cerai suami karena adanya poligami yang tidak sehat yang dilakukan oleh suami yang kawin lagi (poligami) yaitu suami lebih memperhatikan istri muda, sedangkan istri tua kurang mendapat perhatian. Ada juga faktor ekonomi serta faktor lainnya. (b23)

Syafrizal Anwar Dicopot Dari DPRK Aceh Tamiang KUALASIMPANG (Waspada): Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf sudah menerbitkan surat Penggantian Antar Waktu (PAW) Syafrizal Anwar,S.Sos dari Partai Bintang Reformasi ( PBR) di DPRK Aceh Tamiang dan posisi Syafrizal Anwar akan digantikan Sahlan yang sudah direncanakan akan dilantik pada 30 Januari 2012 . “ Surat recalling secara resmi terhadap Syafrizal Anwar ,S.Sos yang akan di PAW oleh Sahlan sudah ditandatangani Gubernur Aceh, kita hanya menunggu tanggal 30 Januari 2012 untuk pelantikan Sahlan sebagai anggota DPRK Aceh yang akan menggantikan Syafrizal Anwar di DPRK Aceh Tamiang,” terang Sekretaris DPC PBR Aceh Tamiang, Kaharuddin Saman kepada Waspada, Selasa (17/1) Menurut Kaharuddin, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf sudah menerbitkan Surat Keputusan Gubernur Aceh Nomor 171.2/714/2011 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antar Waktu ( PAW) Anggota DPRK Aceh Tamiang yang telah ditandatangani Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf 26 Desember 2011. Kaharuddin yang mengutip isi SK Gubernur Aceh itu menyatakan, Syafrizal Anwar,S.Sos dari PBR yang diresmikan pengangkatannya sebagai anggota DPRK Aceh Tamiang berda-

sarkan Keputusan Gubernur Aceh Nomor: 171.2/495/2009 tanggal 24 Agustus 2009 atau 3 Ramadhan 1430 H telah diberhentikan keanggotaanya dari PBR Aceh Tamiang. Sekretaris DPC PBR Aceh Tamiang itu menegaskan, Berdasarkan surat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Tamiang Nomor 270/990 tanggal 31 Oktober 2011,surat Ketua DPRK Aceh Tamiang Nomor 171.2/3514 tanggal 30 November 2011 dan surat Bupati Aceh Tamiang Nomor 171.2/10817 tanggal 1 Desember 2011 telah diusulkan calon PAW anggota DPRK Aceh Tamiang atas nama Sahlan dari PBR Kab.Aceh Tamiang. Seperti yang sudah berulangkali diberitkan Waspada, sebut Kaharuddin, pihaknya merecall Syafrizal Anwar dari DPRK Aceh Tamiang karena tidak menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai anggota dewan dan berbagai permasalahan lainnya yang dapat merusak citra atau nama baik PBR di Aceh Tamiang serta sangat bertentangan dengan AD/ART PBR. Ketua DPRK Aceh Tamiang, Rusman ketika ditanya Waspada, Selasa (17/1) membenarkan Surat Keputusan Gubernur Aceh tentang PAW Syafrizal Anwar yang akan digantikan Sahlan. “Syafrizal Anwar akan digantikan Sahlan sebagai anggota DPRK Aceh Tamiang,” tegas Rusman. (b23)

Ir Alfian, Ketua Umum SP-Bun PTPN I Langsa LANGSA (Waspada) : Setelah melewati perang urat saraf melalui proses panjang yang sempat menyita perhatian jajaran direksi perusahaan, Ir Alfian, 52 tahun, akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum Serikat Pekerja Perkebunan (SP-Bun) PT Perkebunan Nusantara I Langsa masa bhakti periode tahun 2012-2016 dalam Musyawarah – IV yang digelar 17-18 Januari di Aula Wisma Bina Warga PTPN-I Kebun Baru Langsa. Alfian berhasil menduduki tampuk pimpinan organisasi karyawan setelah menyingkirkan saingan dekatnya H Hasan Basri Husein, SH. MH pada pemilihan yang berlangsung cukup alot. Alfian merebut delapan suara sedangkan Hasan Basri meraih lima suara dari 13 suara unsur basis SP-Bun. Dengan demikian Alfian berhak memimpin SP-Bun PTPN-I untuk masa kerja empat tahun ke depan. Seperti telah diberitakan di harian ini kemarin, empat kandidat calon ketua akan bersaing dalam musyawarah-IV. Nama mareka telah berkembang tajam menjelang dilaksanakan pesta demokrasi para pekerja. Bahkan pada acara pembukaan, mantan ketua umum dua periode 2001-2005 dan 2006-2011, Ramadhan Ismail sempat mengungkapkan idenitas ke empat kandidat itu. “Mareka adalah sahabatsahabat saya dan kader terbaik SP-Bun,” tandasnya. Namun ketika sampai pada acara pemilihan, ternyata hanya dua nama yang muncul ke permukaan masing-masing Alfian dan Hasan Basri. Akan tetapi Hasan Basri yang juga Kabag Humas/protokoler perusahaan PTPN – I yang jauh-jauh hari telah dijagokan, akhirnya kandas dalam pemilihan. Hasan harus mengakui keunggulan Ir Alfian yang disebut-sebut banyak mendapat dukungan dari peserta/basis perkebunan di daerah. Alfian kemudian melenggang mulus merebut kursi ketua umum setelah menggapai delapan suara. Berbeda dengan organisasi lain, Alfian baru menyampaikan misi-visi berikut piogram kerjanya setelah resmi terpilih menjadi Ketua Umum SP-Bun. Usai penyampaian misi dan visi, ketua terpilih langsung mengumumkan susunan personalia pengurus harian yang terdiri dari Ketua Umum Alfian, Ketua I sampai

Waspada/Syahrul Karim

IR ALFIAN (kiri) saat sebelum dilaksanakan pemilihan, berjabat erat dengan saingannya Hasan Basri. Dalam pemilihan itu, Alfian memperoleh delapan suara sedangkan Hasan Basri mendapatkan lima suara. V Hasan Basri, Sayed Abdurrahman, Darwis Anatami, Abdullah Kamaruddin dan Sri Kemala Nurli. Sekretaris Umum AdiYusfan dibantu empat wakilnya terdiri dari Jaya Kesuma, Jumadi MA, Zubir dan Nawawi. Sedangkan pada posisi Bendahara Umum ditetapkan T. Achransyah, Yantri Putra, Omigo dan Ali Amran. Menurut Alfian, pengurus lengkap SP-Bun PTPN-I Langsa ini, akan diumumkan pada acara pelantikan nanti. Ir Alfian yang kini menduduki jabatan staf ahli direksi, merupakan karyawan karir di perusahaan PT Perkebunan I Langsa. Lelaki yang terkesan low-profil, pernah memangku sederetan jabatan di antaranya sebagai Manajer Kebun Ujong Lamie di Kabupaten Nagan Raya. Setelah setahun lebih di sana, Alfian ditarik kembali ke kantor pusat karena tenaganya dibutuhkan sebagai tenaga ahli bidang pertanian dan perkebunan. Kepada Waspada, Alfian belum bersedia memberi komentar panjang kecuali mengatakan akan membenahi dulu organisasi, kemudian baru akan melaksanakan program jangka pendek maupun jangka panjang yang berkaitan dengan perusahaan dan pekerja. (b21)


Waspada, Kamis 19 Januari 2012