Issuu on Google+

Shalat Jumat Di Mana? Lihat hal. C8 Dan C9 Masjid Raya Medan

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999)

JUMAT, Kliwon, 9 September 2011/10 Syawal 1432 H

lam a M

No: 23618 Tahun Ke-65

Mayjen TNI Lodewijk Freidrich Paulus Pangdam I/BB JAKARTA (Antara): Mayjen TNI Lodewijk Freidrich Paulus ditetapkan sebagai Panglima Kodam I/Bukit Barisan menggantikan Mayjen TNI Lanjut ke hal A2 kol. 3

Terbit 28 Halaman (A1-8, B1-8, C1-12)

Harga Eceran: Rp2.500,-

di a T

Waspada/Hamdani

SEJUMLAH pengendara sepedan motor melintasi genangan air di sepanjang Jl. Thamrin Medan, Kamis malam (8/9).

Waspada/Hamdani

POHON di Jl. Brigjen Katamso Medankembali tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang, Kamis (8/9) malam.

Medan Tergenang, Pohon Tumbang MEDAN (Waspada): Hujan deras disertai angin kencang yang melada Kota Medan dalam beberapa hari ini mencemaskan warganya. Hal ini disebabkan puluhan pohon yang menjadi perlindungan dan hiasan kota bertumbangan, bahkan di sejumlah kawasan terendam banjir. Selain itu, padamnya aliran listrik PLN membuat suasana Kota Medan mencekam.

Setelah peristiwa hujan deras dan angin kencang yang menumbangkan puluhan pohon dan merusak sejumlah rumah di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Rabu (7/9) sore, pada Kamis (8/9) malam, peristiwa serupa kembali terjadi. Angin kencang yang menyertai hujan menumbangkan pohon-pohon di pulau jalan di kawasan Lampu I, Kampung Baru Medan.

Angin kencang juga merubuhkan satu tiang telefon di kawasan itu akibat tertimpa pohon. Juga listrik di sejumlah kawasan padam. Selain itu sejumlah ruas jalan yakni, kawasan Jalan Stasiun Kereta Api, MT Haryono, Thamrin, Aksara, Sukaramai dan Brigjen Katamso serta Lapangan Merdeka, tergenang. Volume air hujan tidak tertampung drainase yang ada di bagian kiri

kanan badan jalan. Parahnya lagi, Jalan STM, Halat dan Letda Sujuno ketinggian genangan air mencapai 50 Cm. Banjir juga terjadi di Jalan Suprapto, Sudirman, Gajah Mada, Iskandarmuda, Sei Batang Hari, Pattimura, Setia Budi, Cut Nyak Dhien, Sunggal, Raden Saleh Belum ada informasi tetang korban jiwa dan kerugian harta benda akibat tumbangnya tiang

telefon dan pohon yang menimpa kabel listrik tersebut di Jalan Brigjen Katamso. Namun, aliran listrik di kawasan Jalan Brigjen Katamso dua kali padam yakni, pada pukul 21:15 dan pukul 22:20, sehingga daerah itu menjadi gelap dan mencekam. Sejumlah warga dan petugas dari Pemko Medan dan PLN turun ke lapangan memotong batang pohon yang tumbang.

Tekan Peluang Korupsi

Periksa Kesehatan Di Puskesmas

JAKARTA (Antara): Prosedur yang rumit dan berbelit dalam birokrasi perlu dikaji ulang agar lebih sederhana tanpa menghilangkan asas kehatianhatian dan pengawasan, sehingga peluang untuk melakukan korupsi dapat ditekan, kata Kepala Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), Kuntoro Mangkusubroto. Di Kantor Presiden Jakarta pada Kamis (8/9) sore, Kuntoro mengatakan, dengan upaya

MEDAN (Waspada) : Asrama Haji Embarkasi Medan berbenah menyambut kedatangan jamaah calon haji (Calhaj) yang akan masuk asrama 1 Oktober mendatang. Persiapan dan pembenahan antara lain, renovasi dan perbaikan peralatan meja dan kursi ruang makan, pengecatan gedung dan pergantian ambal Masjid Namiroh. “Para petugas sudah melakukan berbagai perbaikan kecilkecilan pada bagian gedung untuk menerima Calhaj. Ada yang dicat, ada pula yang diperbaiki. Untuk masjid, akan diganti ambalnya,”kata Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Sumatera Utara, Drs H Syariful Mahya Bandar MAP, melalui Kabid Haji Abd Rahaman Harahap MA, Kamis (8/9).

Lanjut ke hal A2 kol. 3

pengkajian ulang prosedur birokrasi untuk mengurai tahapan yang rumit, maka dapat memperkecil keinginan untuk mencari jalan pintas melewati birokrasi yang mendorong terjadinya korupsi. “UKP4 melakukan kajian mengenai kinerja kementerian sama sekali tidak dikaitkan dengan masalah korupsi. Bahwa masalah korupsi itu kemudian mengundang perhatian

Lanjut ke hal A2 kol. 7

Khadafi Bantah Melarikan Diri

Hari Ini Akhir Ultimatum Geng Kereta Bermasalah

Waspada/Hamdani

SEJUMLAH pengendara melintas di bawah pohon besar Jl. Brigjen Katamso Medan, Kamis (8/9).Wali Kota Medan Rahudman Harahap rencananya segera membongkar puluhan pohon yang di sepanjang Jl. Brigjen Katamso.

Pohon Di Jl. Katamso Segera Dibongkar MEDAN (Waspada): Semua pohon di Jalan Brigjen Katamso Medan segera dibongkar dalam waktu dekat. Pasalnya, penanaman pohon sangat dangkal sehingga rawan tumbang bila angin datang. Sedangkan untuk kerusakan rumah warga yang tertimpa pohon tumbang, Pemko Medan hanya memberikan bantuan dan bukan ganti rugi. “Semua pohon di sepanjang Jl. Brigjen Katamso harus dibongkar. Dari hasil pemeriksaan kita semalam terhadap pohon-pohon yang tumbang, diketahui kalau penanamannya terlalu dangkal sehingga mudah tumbang,” kata Wali

Kota Medan Rahudman Harahap didampingi Sekda Syaiful Bahri kepada Waspada seusai menghadiri acara halal bihalal Dinas Pertamanan Kota Medan di Pendopo Lapangan Merdeka Medan, Kamis (8/9). Menurut Rahudman, pembongkaran pohon-pohon sepanjang jalan tersebut telah dirapatkan, dan segera direalisasikan. Karena melihat dangkalnya penanaman pohon, terpaksa dilakukan penanaman baru.

Lanjut ke hal A2 kol. 3

BENGHAZI, Libya (AP): Moammar Khadafi membantah dirinya melarikan diri dan bersumpah tidak akan pernah meninggalkan tanah leluhurnya.Dia menyerukan kepada para pendukungnya agar terus berjuang, demikian menurut satu pesan rekaman audio yang disiarkan Kamis (8/9) di jaringan televisi lolayalis. Khadafi, yang berkuasa di Libya selama hampir 42 tahun sebelum pasukan oposisi memaksanya untuk melarikan diri dariTripoli akhir bulan lalu, tidak pernah terlihat di depan umum selama beberapa bulan.

Nazaruddin Sebut Chandra Terima Rp7 T

LENTERA

Cahaya Oleh Dedi Sahputra HUBUNGAN harta dengan diri manusia seringkali cuma sebagai pemuas. Dia bertingkat dari pemenuh kebutuhan lalu menjadi keinginan mengumpul. Di atasnya lagi ada hasrat melindungi yang terkumpul tersebut dan di ujungnya ada sifat bakhil terhadap harta itu. Sedangkan rezeki sebagai sumber harta memiliki cara kerja berbeda: Dia muncul tanpa diduga. Ketika Allah SWT berfirman: Wayarzughu min haitsu laa yahtasib maka konsekuensinya adalah akan lebih banyak rezeki yang datang tak disangka daripada yang bisa kita menduganya. Maka merasa depresi atau menyesali kegagalan rencana bisnis semestinya adalah suatu yang cuma buang tenaga. Lanjut ke hal A2 kol. 6

menggenangi ruas Jalan Si-singamangaraja kawasan Simpang Limun, yang selama ini menjadi langganan banjir jika hjan turun. Sedangkan pergerakan pesawat sampai tengah malam belum terpantau. ‘’ Kota Medan sepi dan mencekam.’’ Kata Abdullah warga Kelurahan Sukamaju, Medan Johor. (m36/h03/h04/h05)

Prosedur Birokrasi Berbelit Perlu Dikaji Ulang

1 Oktober Calhaj Masuk Asrama

MEDAN (Waspada): Polresta Medan kembali mengingatkan, Jumat (9/9) hari ini merupakan batas akhir ultimatum terhadap Geng Kereta yang melakukan penyimpangan dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. “Bila Geng Kereta tidak mau dibina dan tetap meresahkan masyarakat, Jumat (9/9) hari ini merupakan batas akhir dan Sabtu (10/9) malam, polisi dengan semua kekuatan yang ada siap memberantas Geng Kereta yang selalu menimbulkan masalah,” tegas Tagam Sinaga,Kamis (8/9). Polresta Medan, kata Tagam, mengerahkan seluruh kekuatan termasuk jajaran Polsek untuk memberantas Geng Kereta yang menyimpang. “Polisi tidak boleh kalah dengan Geng Kereta, dan harus kuat. Geng Kereta tetap kita tindak sesuai Protap,” katanya. Dijelaskan Tagam, Geng Kereta sudah menciptakan keresahan di Kota Medan, selain melakukan pengrusakan, mereka juga sudah berani melawan aparat,seperti merusak sepeda motor anggota Brimob. Lanjut ke hal A2 kol. 3

Namun, hingga pukul 24:00, listrik belum menyala. Pantauan Waspada, hujan deras dan angin kencang menyebabkan suasana Kota Medan sepi. Arus lalu lintas lengang dan hanya beberapa kendaraan roda empat yang melintas. Sedangkan kendaraan roda dua hanya terlihat satu-satu. Jalan Sisingamangaraja yang biasanya ramai, malam tadi terlihat sepi.Bahkan, banjir

Waspada/Mursal AI

BAYI korban gempa Erel Daniel Sabar Brilian Mochtar berusia 3 minggu tertidur pulas dalam ingkubator Ruang Perinatologi Lantai I RSUP HAM, Kamis (8/9).

JAKARTA (Waspada): Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin menepati janjinya ‘buka-bukaan’ dengan menyebut Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah menerima aliran proyek baju hansip dan e-KTP mencapai Rp 7 triliun. Lanjut ke hal A2 kol. 6

Salah Nyanyikan Lagu Kebangsaan, Denda Rp14 Juta

Waspada/Sahrizal

SEORANG warga mengumpulkan kayu sisa bangunan milik Ismarni yang hancur diterpa angin puting beliung di Dusun III Penampungan, Desa Delitua, Kec. Namorambe.

Korban Angin Kencang Di D. Tua Dan Namorambe Harapkan Bantuan

EREL Daniel Sabar Brilian Mochtar tertidur pulas dalam incubator. Bayi korban gempa di Dairi berusia 3 minggu ini mengalami lembam di bagian kepala akibat terkena puing-puing reruntuhan rumah ketika terjadinya gempa. Pihak keluarga menduga terjadinya pendarahan pada bagian kepala tersebut. Lanjut ke hal A2 kol. 2

MUSIBAH yang diakibatkan angin kencang dan hujan deras, Selasa (6/9) lalu di Kec. Delitua dan Namorambe, dan merusak 63 bangunan milik warga di dua kecamatan itu menyisakan penderitaan panjang bagi para korban musibah itu. Terutama bagi pemilik 16 rumah di Delitua yang rusak berat dan satu rumah di Namorambe rata dengan tanah. Lanjut ke hal A2 kol. 1

Antara

Lanjut ke hal A2 kol. 1

Ada-ada Saja

Bayi Korban Gempa Jadi Perhatian Di RSUP HAM NAZARUDDIN dikawal petugas seusai menjalani pemeriksaan Komite Etik KPK di Jakarta, Kamis (8/9).

Seorang pejabat militer dalam kepemimpinan baru Libya mengatakan sehari sebelumnya, Khadafi telah terpojok dan segera ditangkap atau dibunuh.Namun, pejabat pertahanan senior lainnya menyatakan, mereka masih belum tahu dimana Khadafi. Audio sepanjang lima menit yang disiarkan Kamis, mengudara di televisi Al Rai yang berpangkalan di Syria, seorang pria yang bersuara mirip Khadafi mencela laporan yang mengatakan dia telah melarikan diri

TERNYATA bukan kasus korupsi saja yang bisa dianggap merugikan negara dan dihukum, namun akibat salah dalam menyanyikan lagu kebangsaan akibatnya juga tak kalah serius. Belum lama

Lanjut ke hal A2 kol. 7

erampang Seramp ang - Asal jangan tebang pilih - He...he...he...


Shalat Jumat Di Mana? Lihat Hal. C8-C9

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Mayjen TNI Lodewijk F. Paulus Pangdam I/BB JAKARTA (Antara): Mayjen TNI Lodewijk Freidrich Paulus ditetapkan sebagai Panglima Kodam I/Bukit Barisan menggantikan Mayjen TNI Leonardus JP. Siegers. Lanjut ke hal A2 kol 7

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999)

JUMAT, Kliwon, 9 September 2011/10 Syawal 1432 H z No: 23618 * Tahun Ke-65

Terbit 24 Halaman (A1-8, B1-8, C1-12) z zHarga Eceran: Rp 2.500,-

115 Rumah Terendam Banjir Di Aceh Selatan TAPAKTUAN(Waspada): Hujan lebat yang melanda kawasan Kabupaten Aceh Selatan, sejak Rabu (7/9) sore hingga Rabu tengah malam, menyababkan banjir di sejumlah kecamatan dalam kabupaten penghasil pala itu. Namun banjir terparah dilaporkan terjadi di Kecamatan Labuhanhaji. Sebanyak 115 rumah warga di sembilan gampong tergenang air dengan ketinggian 50 cm hingga satu meter, membuat sejumlah warga di sana sempat mengungsi di rumah keluarga dan pamili terdekat. Kesembilan gampong yang digenangi banjir tersebut meliputi Pasar Lama, Manggis Harapan, Bakau, Baku Hulu, Ujung Batu, Pawoh, Apha dan Gampong Palak. Namun lebih parah menimpa Desa Pasar Lama dan menggenangi sejumlah kantor pemerintahan seperti Kantor Camat, Koramil, Polsek, Puskesmas, Kantor Pos, Kantor KUA, SKB dan beberapa gedung sekolah dasar. Bahkan hubungan darat TapaktuanBanda Aceh sempat macet beberapa saat karena badan jalan di kawasan Pasar lama, selaku ibukota kecamatan ikut tergenang banjir. Kondisi itu diperburuk karena tersumbatnya parit pembuangan ke laut lepas. Camat Labuhanhaji, Sarmiadi,SE.MM yang dihubungi Waspada Kamis (8/9) siang menyebutkan meski tak ada korban jiwa, banjir itu juga menyebabkan rusaknya barang-barang rumah tangga serta Lanjut ke hal A2 kol 7

1 Oktober Calhaj Masuk Asrama 154 Lagi Belum Lunasi BPIH

Antara

MANGGADONG REKOR MURI. Puluhan mahasiswa baru Universitas Sumatera Utara (USU) memakan ubi jalar secara bersamaan pada kegiatan Manggadong (mengkonsumsi Ubi Jalar sebelum makan nasi), di Medan, Sumut, Kamis (8/9). Kegiatan yang diikuti 18.820 mahasiswa dari sejumlah universitas di Sumut tersebut, memperoleh rekor MURI dalam jumlah peserta terbanyak.

MEDAN (Waspada): Asrama Haji Embarkasi Medan mulai mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut kedatangan jamaah calon haji (calhaj) yang akan masuk asrama 1 Oktober mendatang. Persiapan dan pembenahan antara lain, renovasi dan perbaikan peralatan meja dan kursi ruang makan, pengecetan gedung dan pergantian ambal masjid Namiroh. “Para petugas sudah melakukan berbagai perbaikan kecil-kecilan pada bagian gedung untuk menerima calhaj. Ada yang dicat, ada pula yang diperbaiki. Untuk masjid, akan diganti ambalnya,”kata Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Sumatera Utara, Drs H Syariful Mahya Bandar MAP, melalui Kabid Haji Abd Rahaman Harahap MA, Kamis (8/9). Dijelaskannya, persiapan dan perbaikan gedung yang dianggap sangat mendesak hampir rampung. Sementara para petugas yang akan menerima para Calhaj sejak 1 Oktober mendatang telah mendapatkan pengarahan dan pelatihan dan bekal untuk melaksanakan tugas saat kedatangan maupun keberangkatan jamaah. “Semua gedung dan peruntukannya telah diperiksa secara teliti dan diharapkan tidak ada masalah saat jamaah tiba 1 Oktober mendatang,”kata Abd Rahman kemarin sembari menambahkan tinggal 154 Calhaj lagi yang belum melakukan pembayaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) dengan kurs dollar kemarin Rp 8.614. Di tempat terpisah Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Drs Abd Lanjut ke hal A2 kol 2

Birokrasi Berbelit Perlu Dikaji Ulang Sekolah Rusak Akibat Gempa, Murid SDN Pasir Panjang Belajar Di Tenda SUBULUSSALAM ( Waspada): Seluruh murid SDN Pasir Panjang Desa Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri, Subulussalam terpaksa belajar di tenda. Pasalnya, hentakan gempa berkekuatan 6,7 SR, Selasa (6/9) merusak sejumlah ruang kelas belajar (RKB) SDN itu. Ernawati Bancin, Kepala SDN Pasir Panjang di ruang kerjanya saat menerima kunjungan Sekretaris Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdik Budpora) Asmial, Kamis (8/9) mengatakan, inisiatif dilaku-

kan belajar di halaman sekolah dengan menggunakan enam unit tenda karena kondisi RKB dinilai tidak layak pakai. “Kita takut resiko karena kondisi bangunan sudah parah akibat diterpa gempa,” urai Ernawati. Diakui, pihaknya lebih merasa aman dengan belajar di bawah tenda karena dari enam rombongan belajar di gedung SDN yang dibangun tahun 1983 itu hampir tidak bisa difungsikan. Dirinya mengaku pembangunan gedung baru menjadi salah satu

JAKARTA (Antara): Prosedur yang rumit dalam birokrasi perlu dikaji ulang agar lebih sederhana tanpa menghilangkan asas kehatian-hatian dan pengawasan, sehingga peluang untuk melakukan korupsi dapat ditekan, kata Kepala Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), Kuntoro Mangkusubroto.

Di Kantor Presiden Jakarta pada Kamis (8/9) sore, ia mengatakan, dengan upaya pengkajian ulang prosedur birokrasi untuk mengurai tahapan yang rumit, maka dapat memperkecil keinginan untuk mencari jalan pintas melewati birokrasi yang mendorong

terjadinya korupsi. “UKP4 melakukan kajian mengenai kinerja kementerian sama sekali tidak dikaitkan dengan masalah korupsi. Bahwa masalah korupsi itu kemudian mengundang Lanjut ke hal A2 kol 3

Lanjut ke hal A2 kol 3

gera disalurkan,” sebut Bupati Husin Yusuf. Camat Trumon Tengah Abdul Munir dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada Pemkab atas kepedulian dan penyerahan bantuan panik yang sebelumnya sangat diharapkan para korban. “Insya Allah bantuan ini sekarang juga kita salurkan kepada para korban,” tutur Munir seraya melaporkan meski sejumlah rumah mengalami rusak berat, tetapi tidak ada yang mengungsi. Jumlah rumah yang di

P. SIDIMPUAN (Waspada): Dua terdakwa kasus korupsi PS (Persatuan Sepakbola) Sidimpuan senilai Rp1.240.22.000, dituntut 15 tahun penjara. Terdakwa HAN, Wakil Manager, dan HMSP, mantan Kadis Pemuda Olahraga, dituntut masing-masing 7 tahun 6 bulan penjara. Alasan tuntutan JPU itu, karena kedua terakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) yuncto Pasal 18 UU RI No.31 tahun 1999 yuncto UU RI No.20 tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yuncto

Pantai Iboh, Sabang akan jadi ajang International Regatta 2011.

Waspada/Hendra DS

Sabang International Regatta 2011 Launching Di Jakarta JAKARTA (Waspada): Event Sabang International Regatta (SIR) 2011 diluncurkan di Jakarta, Rabu (7/9) malam. Acara yang diselenggarakan pertama kali oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) bekerjasama dengan Pemprov Aceh, Pemkot Sabang, Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) dan Royal Langkawi Yacht Club Malaysia ini akan berlangsung di tiga lokasi yakni Phuket (Thailand), Langkawi (Malaysia), dan Sabang, Aceh (Indonesia) pada 13 sampai 25 September 2011. Acara pembukaan SIR 2011 akan berlangsung di Phuket

Lanjut ke hal A2 kol

pada 13 September. Di sini akan ada pameran industri dan komunitas khusus olahraga layar dan kegiatan bahari selama satu hari, pertunjukan seni dan budaya Aceh dan provinsi lain di Indonesia serta jamuan makan malam. Dilanjutkan registrasi di Langkawi pada 16 September, kemudian start race pada 17 September dari Langkawi me-nuju Sabang. Dan diperkirakan akan tiba pada 19 September 2011 di Sabang. Ada 6 acara pokok SIR 2011 di Sabang. Pertama, pada 20 September penyambutan kapal pertama yang tiba Lanjut ke hal A2 kol 2

JAKARTA (Waspada): Koalisi Pemantau Peradilan (KPP) yang terdiri dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (Mappi), serta Transparancy International Indonesia (TII) mendesak DPR RI untuk mematuhi keputusan Mahkamah Konstitusi No 5/ PUU-IX/2011 terkait proses pemilihan calon Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi. Juru Bicara KPP, Jamil Mubarok, menilai jika DPR tetap teguh menolak delapan nama calon pimpinan KPK yang sudah diberikan Pemerintah, hal itu sama saja dengan pembangkangan terhadap kepu-

Ada-ada Saja

Al Bayan

Salah Nyanyikan Lagu Kebangsaan, Denda Rp14 Juta

Jannah Oleh: Tgk. H. Ameer Hamzah JANNAH atau surga adalah tempat abadi yang paling nikmat. Allah menyediakan Jannah tersebut untuk para hamba-Nya (jin dan manusia) yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, sebaliknya kepada para hamba-Nya yang ingkar akan dijebloskan dalam neraka (naar) yang penuh azab. Seorang mukmin tentu sangat mendambakan jannah Allah di hari akhirat kelak. Makanya selama hidup di dunia orang mukmin tidak pernah membuang-buang waktu dengan permainan yang melalaikan. Waktu baginya adalah karunia Allah SWT untuk beribadah dan bermuamalah. Orang mukmin menggunakan sebaik-baiknya. Kalau ia seorang artis ia akan berkarya yang sesuai dengan nafas keislaman, tidak melanggar norma-norma

Lanjut ke hal A2 kol 2

Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUH Pidana. Terkait tuntutan ini, terdakwa HMSP pada nota pembelaan (pledoi) dibacakan kuasa hukumnya pada sidang di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan, Kamis (8/9), menolak dan minta dibebaskan dari segala tuntutan hukum. Majelis hakim diketuai Syahlan, SH, MH dengan anggota Lodewyk I Simanjuntak, SH, MH dan Zulfadly, SH, MH serta Panitera Pengganti Lanjut ke hal A2 kol 1

Tolak 8 Capim KPK DPR Dinilai Membangkang

Korban Gempa Di Aceh Selatan Terima Bantuan Masa Panik TAPAKTUAN (Waspada): Ribuan warga dari 367 rumah, korban gempa tektonik di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, telah menerima bantuan masa panik yang diserahkan langsung Bupati Aceh Selatan Husin Yusuf kepada Camat Trumon Tengah di ruangan kantor camat setempat di Ladang Rimba dan diterima Camat Trumon Tengah, Abdul Munir. Bantuan masa panik meliputi satu beras bersama lauk pauk ikan kaleng, saus dan kecap. “Ini bantuan darurat dari Pemkab dan mohon se-

Dua Terdakwa Korupsi PS Sidimpuan Dituntut 15 Tahun

PEUREULAK (Waspada): Setelah terjadi kejar-kejaran dengan Timsus Polres Aceh Timur, tersangka Junaidi alias Cobra,28, yang selama ini diklaim polisi terlibat dalam aksi kejahatan di wilayah hukumnya berhasil ditangkap setelah timah panas menembusi kakinya, Kamis (8/9) sekira pukul 13:00. Bersama Cobra, polisi ikut menangkap seorang temannya berinisial Az, 31, warga Aceh Timur. Dalam

TERNYATA bukan kasus korupsi saja yang bisa dianggap merugikan negara dan dihukum, namun akibat salah dalam menyanyikan lagu kebangsaan akibatnya juga tak kalah serius. Belum lama ini, negara Rumania menjatuhkan denda sebagai bentuk hukuman kepada seorang penyanyi karena tidak lengkap menyanyikan lagu kebangsaan. Sang penyanyi salah dalam melantukan lagu kebangsaan karena menghilangkan satu bait penting dan dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap Presiden Rumania, Traian Basescu. Seperti dilansir dari Associated Press, kantor berita Agerpres melaporkan bahwa kepala prefektur Bukares, Mihai Atanasoaei mendenda penyanyi Marcel Pavel dan

Lanjut ke hal A2 kol 5

Lanjut ke hal A2 kol 7

Rendang Padang terlezat di dunia.

CNN

Waspada/Muhammad H. Ishak

PETUGAS medis saat melakukan scan kaki Junaidi alias Cobra di Ruang Radiologi RSUD Idi, Kamis (8/9).

Setelah Kejar-kejaran Di Peureulak, Tersangka Perampok Ditembak

net

dr. Aisha Wardhana (kanan) saat menjadi relawan.

Kasus Penculikan dr Aisha Bohong JAKARTA (Antara): Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), M. Jusuf Kalla, tidak mempercayai dan menilai bohong adanya kasus penculikan yang menimpa relawan medis Aksi Cepat Tanggap (ACT), dr. Aisha Wardhana, di Somalia. “Ah, saya kira tidak ada aksi penculikan itu. Itu bohong,” kata Wakil Presiden RI periode 2004-2009 itu, ketika meresmikan kegiatan Indonesia Berdonor dalam rangkaian peringatan Hari Radio Ke-66 di Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI), Jakarta, Kamis (8/9). Lanjut ke hal A2 kol 1

tusan MK. “Kami berharap pembakangan terhadap produk pengadilan yang bersifat final seperti putusan MK tidak dilakukan oleh kelembagaan DPR, Komisi III DPR, maupun fraksi atau partai politik. Sikap kontroversial semacam ini merupakan bencana terhadap penegakan hukum dan prinsip ketatanegaraan Indonesia,” ujar Mubarok saat melakukan konferensi pers di kantor TII, Jakarta, Kamis (8/9). Rencana pengembalian kedelapan nama capim KPK tersebut terjadi karena dalam rapat pleno internal Komisi III meminta 10 nama calon pimpinan KPK untuk menjalani proses fit and proper test di Komisi III. Faktanya, pemerintah hanya memberikan delapan nama kepada Komisi III. Menurut Mubarok, sejauh ini ada dua argumentasi yang diajukan sebagian anggota DPR untuk menolak delapan tersebut. Pertama, para politisi DPR beranggapan pasal 30 ayat 10 Undang-undang KPK yang menyatakan, bahwa DPR wajib menetapkan dan memilih lima calon yang dibutuhkan tersebut. Jika dihubungkan dengan ayat (9), maka artinya, Presiden harus mengajukan dua kali lima, yaitu 10 calon. Selain itu, politisi DPR juga menilai putusan MK tidak bersifat retroaktif, sehingga Lanjut ke hal A2 kol 7

Serampang - Kalau sudah berbelit sulit meluruskannya - He.... he....he....


Berita Utama

A2 Kasus Penculikan ....

Kalla mengatakan, telah membaca laporan tentang kasus penculikan itu, dan menyatakan tidak ada relawan yang diculik. “Seorang relawan yang bekerja di daerah konflik selalu ada risikonya, maka dia harus mempunyai assessment untuk menilai situasi di lapangan,” kata Kalla, menanggapi kemungkinan relawan yang hilang atau diculik ketika bertugas. Relawan PMI, menurut Kalla, harus melalui prosedur penilaian kondisi di daerah sebelum bertugas. “Harus ada petunjuk, cara menuju lokasi dan penyelamatannya,” kata Kalla. Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Relawan Seluruh Indonesia (IRSI), Parni Hadi, mengatakan bahwa relawan harus mengetahui kondisi daerah di mana ditugaskan dan menyiiapkan diri. “Pokoknya, relawan wajib hukumnya mengetahui kondisi daerah tugas,” kata mantan Direktur Utama LPP RRI tersebut. Parni mengatakan, relawan IRSI harus memenuhi persyaratan dan lolos pelatihan sebelum menjalankan kerelawanannya.

Dua Terdakwa ....

Jawatin Silitonga, SH. Pledoi terdakwa setebal 90 halaman dibaca secara bergantian oleh kuasa hukumnya, Ridwan Rangkuti, SH, MH dan Bandaharo Syaifuddin, SH, MH di hadapan JPU, Sartono Siregar, SH dan Indra Zamachsari, SH, mewakili ketua tim JPU, Polim Siregar SH. Kuasa hukum terdakwa mengatakan, HMSP merupakan PNS (Pegawai Negeri Sipil), sehingga tuntutan subsider JPU melanggar Pasal 2 ayat (1) UU RI No.31 tahun 1999 yuncto UU RI No.20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi tidak tepat dialamatkan kepadanya. “Berdasarkan analisis yuridis kami dan pertimbangan para ahli hukum yang dalam pledoi ini juga kami cantumkan, Pasal 2 UU RI No.31 tahun 1999 yuncto UU RI No.20 tahun 2001 tidak dapat dikenakan kepada seorang PNS. Jadi tuntutan subsider JPU yang didasarkan pada Pasal 2 tersebut tidaklah tepat,” katanya. Juga disebutkan, terdakwa hanya sebagai orang yang menyaksikan penyerahan dana Rp500 juta dari Bendahara Dispora, Ridoan Ahmad kepada Wakil Manager PS Sidimpuan, HAN. Dimana dana itu diserahkan setelah adanya permohonan bantuan dana dari Manajemen PS Sidimpuan kepada Pemko Padangsidimpuan dan mendapat persetujuan Walikota. “Kami berpendapat, terdakwa sebagai orang yang menyaksikan penyerahan uang itu tidaklah dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum. Selama persidangan, tidak ditemukan adanya alasan verbal maupun formal yang kuat atas dakwaan dan tuntutan JPU,” ujar kuasa hukum terdakwa. Karenanya, melalui kuasa hukumnya, terdakwa mohon majelis hakim untuk membebaskannya dari segala dakwaan dan tuntutan hukum. Jika pun nantinya dinyatakan ber-

Jawaban Problem Catur,

“Prinsipnya, tidak ada bantuan yang seharga nyawa Anda. Tidak boleh seorang relawan justru malah menjadi korban,” kata Parni. Seorang relawan medis yang tergabung dalam Aksi Cepat Tanggap (ACT), dr. Aisha Wardhana, dilaporkan hilang dan diculik di wilayah konflik Somalia pada Rabu (31/8). Dalam siaran pers pada situs resminya, ACT menjelaskan bahwa semula Aisha memang akan diberangkatkan bareng Indonesia ACTion Team for Somalia, Jumat (19/8). Namun, dia menunda keberangkatan dan berjanji menyusul ke Somalia dengan upaya dan biaya sendiri karena akan menikah. Presiden ACT, Ahyudin, mengatakan bahwa Aisha memang tercatat sebagai relawan ACT di dalam negeri. Aisha per nah terlibat dalam aksi-aksi kemanusiaan membantu korban bencana alam dan bencana sosial. Aisha tercatat pernah termasuk dalam aksi bersama ACT, membantu tenaga kerja Indonesia (TKI) yang sakit di Tanjung Priok, Jakarta, setelah dipulangkan paksa dari Malaysia, 13 Juli 2011. salah atau harus dihukum, terdakwa memohon penerapan hukum yang seadil-adilnya. Wakil Manager Sementara sehari sebelumnya, Rabu (7/9), JPU Kejari Padangsidimpuan menuntut terdakwa HAN yang merupakan Wakil Manager PS Sidimpuan, juga dengan hukuman 7 tahun 6 bulan penjara. Usai JPU membacakan tuntutan. Majelis Hakim diketuai Syahlan, SH, MH menunda sidang pekan depan, dengan agenda pembacaan pledoi. Untuk diketahui, perkara ini bergulir ke pengadilan setelah tim penyidik Kejari Padangsidimpuan menemukan dugaan korupsi Rp500 juta p a d a PA B P D 2 0 0 8 d a n Rp740.22.000 pada APBD 2009 Pemko Padangsidimpuan, yang diberikan dalam bentuk bantuan kepada manajemen PS Sidimpuan. (a27)

Sabang International... di Sabang oleh seluruh panitia perlombaan. Kedua, 21 September, penyambutan kapal terakhir yang tiba di Sabang Expo. Kemudian acara ketiga, 22 September, ada Afternoon Tea dan Gala Dinner untuk penyambutan seluruh peserta. Keempat, 13 September diisi dengan serangkaian acara antara lain coasteal race & sailling pass, jungle tracking ke KM.0, lomba mancing, diving, cycling, dan expert competition. Kelima, 24 September, tur tsunami memorial ke Banda Aceh dilanjutkan dengan jamuan makan siang. Dan keenam pada 25 September 2011 yang merupakan acara penutupan, diisi dengan festival makanan lokal, cocktail party, jamuan makan malam, pertunjukan musik dan kesenian, pesta kembang api, dan acara pembagian hadiah bagi para pemenang lomba SIR 2011. Menurut panita, sampai kini tercatat 26 peserta kapal layar modern yang akan mengikuti SIR 2011. Pesertanya

1 Oktober ....

Rahim M.Hum bersama Kasi Haji Drs Qosbi menyebutkan, TTS Dan Sudoku untuk Calhaj Kota Medan telah Dari Halaman Sport. mendapatkan fasilitas berupa koper haji dan buku panduan haji telah diberikan kepada Jawaban Problem Catur: Calhaj yang telah melakukan pelunasan. Di samping itu, 1. ....., g4+. Calhaj sudah menyiapkan seragam batik yang motifnya 2. Rh4, Mh6+mat. bercorak nasional. “Saat ini kami sedang meJawaban TTS: lakukan persiapan untuk penunjukan kepala regu dan keTTS Topik Mimbar Jumat tua kepala rombongan Calhaj asal Medan. Setiap 11 orang ada A K N A B AW I 1 ketua regu dan setiap 45 orang R A U D A H S A ada 1 kepala rombongan. MeA L A M A D I N A H reka ini boleh diusulkan oleh B U A S M U I I Calhaj dan nantinya akan S M U S A F I R U S T A Z diusulkan lagi ke Kemenagsu A Z A N R K A B U A K A F A N U Jannah .... D T A B A H L A L agama, baik dalam berpakaian maupun kata-kata yang dinyaI I A L I F B L nyikan. Begitu juga kalau ia seF A K I R T S A H A R A orang atlet, mereka berolahI L H A J A T B H raga sekadar penyegaran tubuh, meraih prestasi dan tidak A R R U M M I I sampai tertinggal ibadahnya A M U K A H I L A L apalagi sampai memamerkan U A A A aurat. Sebaliknya para artis N E R A K A J A H A N A M dan atlet calon penghuni neraka tidak segan-segan Jawaban Sudoku: memamerkan auratnya di depan umum. 6 5 4 3 1 8 9 7 2 Dalam surah Ar-Rahman 3 7 1 6 9 2 5 8 4 Allah mengabarkan; Jannah yang akan dipusakai oleh 8 2 9 4 7 5 3 6 1 orang mukmin nanti belum 2 3 7 8 5 9 4 1 6 pernah dilihat mata, belum pernah di dengar telinga, 1 6 5 2 4 3 7 9 8 belum pernah terlintas dalam 9 4 8 7 6 1 2 5 3 khayalan, sangat luar biasa, 4 8 6 9 3 7 1 2 5 mengandung nikmat 99 persen, sedangkan satu persen 2 6 7 9 1 8 4 3 5 telah diturunkan ke dunia, dan 7 1 3 5 2 6 8 4 9

WASPADA Jumat 9 September 2011

BNBP Beri Rp 500 Juta Untuk Tanggap Darurat Gempa Aceh

Sekolah Rusak ....

nya 26 SD, tiga TK, masingmasing lima SMP dan SMA serta satu SMK. “SD terparah, selain SDN Pasir Panjang, juga terjadi terhadap SDN 2 Rundeng, SDN Lae Langge Sultan Daulat dan SD Belegen,” sebut Asmial.

Merinci sekolah lain yang mengalami kerusakan di sana, Asmial menyebutkan Taman Kanak-Kanak (TK) DWP Rundeng, SKPC Penuntungan Kec. Penanggalan dan Belegen Mulia, Simpang Kiri. (b33)

JAKARTA (Antara): Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dana sebesar Rp500 juta untuk operasional tanggap darurat gempa bumi berkekuatan 6,7 skala Richter (SR) yang mengguncang wilayah Pantai Barat Selatan Provinsi Aceh pada Selasa pukul 00:55.12 WIB. “BNPB sudah mengirimkan dana bantuan sebesar Rp500 juta namun dana tersebut hanya untuk keperluan operasional pada masa tanggap darurat,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Syamsul Maarif di di Pangkalan Udara TNI-AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (8/9). Syamsul menjelaskan, pihaknya juga telah mengirimkan tim reaksi cepat ke lokasi bencana. “Tim reaksi cepat sudah berangkat ke lokasi bencana

Birokrasi ....

perhatian mengenai prosedur kita mengetahui bahwa semakin rumitnya prosedur ini akan semakin mengundang keinginan untuk melakukan hal yang tidak benar untuk mempercepat proses,” katanya. Kuntoro menambahkan, “Ini dalam kata lain semakin rumit birokrasi semakin mengundang terjadinya unsur korupsi. Karena itu, kita perlu mereview kembali prosedur birokrasi yang berbelit selain untuk mmpercepat tapi juga untuk mengurangi perilaku koruptif.” UKP4, kata Kuntoro, bertugas mengevaluasi pencapaian target-target kementerian yang sudah diprogramkan dan melaporkan hal tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk dijadikan bahan penilaian dan ukuran pencapaian program kabinet. Ketika ditanya hambatan pers mengenai apa yang dihadapi oleh kementerian sehingga ada sejumlah program kementerian yang terlambat

dilaksanakan dan penyerapan anggaran masih kurang dari 30 persen seperti yang dikeluhkan Presiden, Kuntoro menilai, permasalahan sebagian besar terjadi di manajemen kementerian. “Saya kira ini lebih banyak pada masalah manajemen di tingkat kementerian dimana arahan Presiden yang diberikan itu tidak segera ditindaklanjuti sedemikian sehingga selalu terjadi kelambatan,” ujarnya. Selain itu, ia mengemukakan, “Saya kira ini yang paling pokok jadi kajian kami selama ini menunjukkan bahwa percepatan dari penindaklanjutan berbagai macam persoalan yang terhambat di lapangan dan sudah diberikan arahan Presiden tidak segera bisa dijalankan dengan baik oleh kementerian dan lembaga. Saya kira ini yang paling pokok.” Ia menyatakan, kehatianhatian di kementerian dalam pelaksanaan program baik perencanaan, pelaksanaan

berasal dari Malaysia, Thailand, Hongkong, Singapura, Selandia Baru, Amerika Serikat, Jerman, Australia, Inggris, Perancis, Italia, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Acara launching SIR 2011 berlangung di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta, Rabu (7/9) malam dihadiri Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenbudpar Firmansyah Rahim mewakili Menbudpar Jero Wacik, Direktur Promosi Dalam Negeri Kemenbudpar M. Faried Moetolo, Wakil Gubernur Aceh M. Nazar, Wali Kota Sabang Munawar Liza Zainal, anggota DPR asal Aceh, tokoh dan masyarakat Aceh yang tinggal di Jakarta. Firmasnyah Rahim menjelaskan tujuan lomba layar tingkat internasional ini untuk menempatkan Aceh dalam peta destinasi pariwsata dunia terutama wisata bahari di Sabang. Wali Kota Sabang Munawar Liza Zainal menambahkan sasaran event ini untuk menjadikan Sabang sebagai pusat wisata bahari di Indonesia bagian Barat sekaligus

mendorong investasi di Aceh umunya dan Sabang khususnya. “Rencananya event internasional ini akan menjadi salah satu kalender tetap tahunan,” terangnya. Acara launching SIR 2011 yang dibawa MC aktor sinetron asal Aceh Tengku Wisnu dan putri pariwisata 2008 Andara ini dimeriahkan sejumlah tarian khas Aceh antara lain tari per-sembahan Ranup Lampuan, tari Modern of Likok Pulo, dan tarian penutup The New of Ratoeh, serta pemutaran theme song Sabang International Regatta berjudul Sail On yang dibawakan penyanyi berdarah Batak, Lea Simanjuntak. Sebelum acara dimulai, panita penyelenggara menggelar jumpa pers dengan sejumlah media online khusus pariwisata, cetak, dan elektronik. Dilanjutkan makan malam dengan menu asli Aceh seperti Mie Aceh, Martabak Aceh, Nasi Kebuli, Roti Jala, dan Gulai Kambing serta aneka penganan kecil khas Tanah Rencong. (Adji K)

tender hingga pencairan anggaran memang diperlukan dalam upaya transparansi dan akuntabilitas. “Saya kira kehati-hatian itu diperlukan, memang ada beberapa persoalan yang menimbulkan sulitnya untuk dicari satu sikap yang jelas mengenai pengadaan lelang karena semakin besar sebuah proyek dan semakin banyak sektor lain atau mungkin bahkan gubernur atau bupati, maka semakin complicated persoalan permasalahannya. Pengadaan barang melalui tender perlu didahului oleh ijin,” katanya. Ia menimpali, “Kadangkadang izin-izin pun lambat diberikan karena berbagai macam pertimbanagn yang bisa masuk akal dan ada juga yang tidak masuk akal.” Selain itu, menurut dia, “Ini semua persoalan yang menyebabkan lambatnya pengadaan tentu di lain pihak juga ada masalah birokrasi yang sangat berbelit, di mana kita terpanggil untuk melakukan penyederhanaan dari berbagai macam prosedur yang selama ini sudah terlanjur diberlakukan dan kita tahu ini memperlama proses pengadaan jadi hal semacam

ini juga perlu dilakukan untuk mempercepat proses.” Kuntoro menilai, kalau korupsi tidak segera diselesaikan, maka kemampuan untuk meningkatkan daya saing akan sulit dicapai. Terkait laporan kinerja kementerian selama semester I 2011, Kuntoro mengatakan, sudah disampaikan kepada Presiden, namun Kepala Negara belum memberikan tanggapan balik mengenai laporan tersebut. “Presiden belum memberikan feedback kepada saya, dan ini masih menjadi sesuatu yang dipelajari oleh Presiden,” katanya. Dijelaskannya, “Apa-apa yang kami laporkan ke Presiden itu tentu berguna tetapi presiden dalam mengambil keputusan mengenai bagaimana tindak lanjutnya tentu menggunakan laporan ini dan tidak hanya terbatas laporan ini saja tapi juga aspek-aspek lain yang juga dipertimbangkan.” Namun, ia menambahkan, bila telah memasuki ranah penggantian menteri atau perombakan (reshuffle) kabinet, maka hal itu sudah mer upakan kewenangan penuh Presiden.

Setelah ....

untuk mendapatkan surat keputusan,”kata Qosbi. Terkait seragam batik bagi Calhaj tahun 2011 ini, pembimbing manasik haji di KBIH, Ustad Hamdan Yazid menyebutkan, pihaknya memberi ke-bebasan kepada jamaah untuk mempersiapkan sendiri sera-gamnya. “Kami anjurkan mempersiapkan sendiri, meskipun akhirnya jamaah ingin pengadaannya disamakan saja. Artinya, mereka mempercayakan kepada KBIH untuk menyiapkan, karena bahan seragam tidak sulit,” katanya kemarin. Periksa Kesehatan Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi ketika dikon-

firmasi terkait pemeriksaan kesehatan para Calhaj mengatakan, para Calhaj sudah bisa memeriksakan kesehatan maupun suntik meningitis di masing-masing Puskesmas di tempat tinggalnya. Pemeriksaan kesehatan berlaku sampai Calhaj menjelang memasuki Asrama Haji tanpa ada pungutan biaya. “Kita tidak ingin mempersulit para Calhaj, oleh Karena itu pemeriksaan Calhaj pada tahun ini dibuat di masingmasing Puskesmas di seluruh kecamatan se Kota Medan. Jadi, Calhaj cukup datang ke Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan maupun suntik meningitis,” kata Edwin. (m37/m50)

namun tersangka tidak mengindahkannya, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan peluru di bagian kaki,” ungkap Kapolres Ridwan Usman. Dikatakan, setelah keduanya dipastikan mengalami pendarahan dibagian tangan dan kaki, akhirnya kedua tersangka dievakuasi ke RSUD Idi, guna pertolongan medis. “Kini tersangka sedang menjalani perawatan khusus dengan dijaga ketat aparat kepolisian,” ujarnya. AKBP Ridwan Usman menyebutkan, Cobra Cs tercatat kerap melakukan aksi kejahatan di wilayah hukum Aceh Timur, seperti perampokan di Ranto Peureulak, penculikan di Ranto Peureulak, dan juga aksi pengancapan PT Pasifik Oil & Gas di Ranto Peureulak. Polisi telah lama memasukkan Cobra dalam daftar Pencari Orang (DPO). Polisi juga menduga, sejumlah aksi teror yang dilakukan selama 3 tahun terakhir bersama rekanrekannya juga ikut terlibat. Meski keduanya telah ditangkap dan diamankan polisi, namun petugas masih melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut. “BB sudah kita amankan dan tersangka juga masih dalam pengawalan ketat di RS,” ujar Kapolres Ridwan Usman menjelang magrib kemarin. (cmad)

diperebutkan oleh seluruh makhluk Allah sejak dari manusia pertama sampai kiamat kelak. Betapa kecil satu persen itu, dan betapa besar 99 persen yang masih belum terjamah. Sungguh beruntunglah orangorang yang akan memperolehnya kelak. Jannah itu mempunyai kamar-kamar tidur yang luas dan nyaman, permandani yang terhampar, kasur, sulam bersuji, bantal bersusun rapi, air minum dan makanan yang sangat enak, piala-piala yang bertelekan, bidadari (istri) yang cantik jelita beserta inang pengasuh yang banyak jumlahnya. Bidadari-bidadari itu belum disentuh manusia dan jin, selalu perawan dan berusia muda. Jannah tersebut penuh buah-buahan yang lezat,

penuh kesenangan dan kegembiraan. Tak cukup kata untuk menyusun keindahannya, tak cukup dawat untuk melukis kelebihannya. Bukan kabar dongeng dan cerita pelipur lara, tetapi janji Allah dalam kitab yang mulia. Telah dikabarkan dalam Taurat, Zabur, Injil dan al-Quranul Karim. Nikmat Allah yang mana lagi yang engkau dustakan wahai manusia? wahai orangorang yang terpedaya dengan nikmat duniawi yang tak berarti. Penghuni jannah itu kekasih Allah yang mendapat nikmat tidak putus-putusnya, abadi selamanya. Allah ridha kepada mereka dan mereka ridha kepada Allah SWT. Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.

Waspada/Khairul Boangmanalu

KENDATI menggunakan tenda, kegiatan belajar mengajar masih terlihat di SDN Pasir Panjang, Kamis (8/9). solusi. “Bukan rehab tetapi dibangun gedung baru,” ucap Ernawati. Menjawab jumlah sekolah yang rusak menyusul gempa, Selasa silam, kepada wartawan Asmial menyebutkan, sedikit-

penangkapan tersebut, polisi ikut menyita sepucuk senjata atom dari jenis FN. Polisi mengklaim senjata selama ini kerap dimanfaatkan tersangka dalam aksi kejahatannya di wilayah itu. Menurut informasi yang diperoleh menyebutkan, peristiwa bagai di film action terjadi di Jalimsum Banda Aceh – Medan, persisnya di Kecamatan Peureulak. Namun polisi berhasil melumpuhkannya ketika Cobra lari ke arah barat tepatnya di Desa Blang Mitra, Kecamatan Peureulak Kota, dengan menggunakan sepedamotor. Kapolres Aceh Timur, AKBP Drs Ridwan Usman kepada Waspada mengungkapkan, penangkapan keduanya berawal ketika petugas melakukan patroli di kawasan Peureulak. Tiba-tiba, Cobra yang sudah lama diincar terlihat sedang mengenderai sepedamotor dari arah Langsa (timur) ke arah Kota Idi (barat). Melihat gelagat dari atas sepedamotor yang dikendarainya mencurigakan, lalu polisi melakukan pengejaran. “Melihat polisi mengejarnya, tersangka mencoba kabur, namun polisi terus melakukan pengejaran hingga Blang Mitra. Sesampai disana, petugas melepaskan beberapa kali tembakan peringatan,

dan mereka sudah melakukan pendataan,” katanya. Dia juga menambahkan, pendataan itu untuk mengetahui tingkat kerusakan akibat bencana gempa bumi itu. “Pendataan tersebut untuk mengetahui berapa jumlah rumah susak, rusak ringan atau sedang atau berat, lalu berapa tempat ibadah yang rusak dan lain sebagainya,” katanya. Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Sutopo Purwo Nugroho menambahkan, BNPB terus melakukan koordinasi dengan Ba d a n Pe n a n g g u l a n g a n Bencana Daerah (BPBD). “Hingga saat ini, BNPB masih melakukan koordinasi dengan BPBD Aceh dan BPBD Sumatera Utara serta dinas terkait lainnya untuk melakukan pendataan,” kata Sutopo Purwo. Dia menambahkan, pihaknya akan terus memberikan informasi mengenai perkembangan dampak gempa.

Mayjen TNI ....

mutasi jabatan 12 perwira tinggi TNI yang terdiri atas 11 orang di jajaran TNI AD dan satu orang di jajaran Kemenko Polhukam. Berdasar keputusan itu tujuh orang mutasi antar jabatan dalam pangkat yang sama yaitu Mayjen TNI Mayjen TNI Leonardus JP. Siegers dari Pangdam I/BB menjadi Staf Khusus KSAD, Mayjen TNI Lodewijk Freidrich Paulus dari Danjen Kopassus menjadi Pangdam I/BB, Mayjen TNI Wisnu Bawatenaya dari Danpussenif Kodiklat TNI AD menjadi Danjen Kopassus. Kemudian, Mayjen TNI Amril Amir dari Pangdam VII/ Wrb menjadi Staf Khusus KSAD, Mayjen TNI Muhamad Nizam dari Pangdivif-1 Kostrad menjadi Pangdam VII/ Wrb, Brigjen TNI Ibnu Darmawan dari Wakil Gubernur Akmil menjadi Asdep 2/IV Koord. Intelijen Pertahanan Kemenko Polhukam dan Brigjen TNI Mohamad Nasir dar i Kadisjasad menjadi Kasdam II/Swj. Sementara lima orang yang mengalami promosi jabatan yaitu Brigjen TNI E. Hudawi Lubis dari Asdep 2/IV Koord. Intelijen Pertahanan Kemenko Polhukam menjadi Danpussenif Kodiklat TNI AD, Brigjen TNI Harry Purdianto dari Kasdam II/Swj menjadi Pangdivif1 Kostrad, Kolonel Inf Istu H. Subagio dari Pamen Ahli Gol. IV Akmil Bid. Taktik dan Teknik Dasar menjadi Wakil Gubernur Akmil, Kolonel Kav Agus Haryono dari Pamen Ahli Kasad Bid Sosbud menjadi Kadisjasad dan Kolonel Inf Andogo Wiradi dar i Pa m e n A h l i G o l . I V Kopassus Bid. Nubika menjadi Asdep Koordinasi Pengelolaan Wilayah Khusus Kemenko Polhukam.

Penetapan Lodewijk sebagai Panglima Kodam I/BB tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor 683/IX/ 2011 tanggal 6 September 2011, tentang Pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI telah ditetapkan mutasi jabatan 12 pati TNI, kata Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Cpl Minulyo Suprapto di Jakarta, Kamis (8/9). Lodewijk merupakan pria kelahiran Manado yang lulus dari Akademi Militer pada 1981 dan mengawali karir militernya sebagai Komandan Peleton Kopassandha. Di sepanjang karir militer di Korps Baret Merah, Lodewijk dipercaya sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sejak 4 Desember 2009. Dalam keputusan Panglima TNI tersebut ditetapkan

Ada-ada Saja ....

Federasi Sepakbola Rumania pada Rabu (7/9). Denda yang dikenakan masingmasing US$ 1.685 atau setara dengan Rp14 juta. Kasus ini bermula ketika Pavel menyanyikan lagu kebangsaan Rumania, “Deteaptte, române” sebelum pertandingan sepak bola antara Rumania dan Perancis pekan ini. Pavel tidak menyanyikan bait “Triumphant dalam pertempuran, dengan nama Traian.” Lagu kebangsaan itu mengacu pada abad ke-1 Romawi, Kaisar Trajan, yang menaklukkan Dacians, nenek moyang zaman modern Rumania. Tapi sang penyanyi memberikan pernyataan pada Realitatea TV, hal itu bisa merujuk kepada Presiden Traian Basescu. (vvn/rzl)

Tolak 8 Capim ....

UU KPK yang terkait masa jabatan ini,” jelas Mubarok. Mubarok menambahkan, mengingat putusan MK tersebut bersifat final dan bisa membatalkan, mengoreksi, dan memberikan tafsir sesuai UU, alasan DPR yang berdasarkan pada Pasal 30 ayat (10) UU KPK sudah gugur dengan sendirinya. Oleh karena itu, karena saat ini yang dibutuhkan adalah empat kursi, maka Presiden harus mengajukan delapan, bukan 10 nama capim KPK. (kps)

15Rumah ....

induk. Sedangkan Labuhanhaji Timur dan Labuhanhaji Barat, banjir tidak sempat menggenangi rumah warga. “Kita sudah tinjau lokasi dan mendata rumah warga yang tergenang banjir,”sebut Yahya Azmar. Bantuan masa panik, kata Yahya memang belum disalurkan karena menunggu laporan pasti dari camat menyangkut jumlah KK dan jiwa. Sementara data yang ada hanya berupa jumlah rumah yang tergenang. “Insya Allah besok Jumat (9/9), bantuan masa panik segera serahkan,” janjinya. (b19)

tidak berlaku kepada Ketua KPK Busyro Muqoddas yang sudah diangkat Presiden sejak 10 Desember 2010. Padahal, keputusan MK baru berlaku sejak 16 Juni 2011. “Argumentasi itu justru sudah runtuh sejak MK menyatakan secara tegas tafsir pasal yang sangat strategis tentang masa jabatan Busyro, seperti diatur di Pasal 34 UU KPK. Sehingga tafsir tersebut mempengaruhi dan mengkoreksi semua pasal lainnya di

tanaman tertimbun lumpur. .”Syukurlah hujan cepat reda, sehingga tidak sempat membawa musibah patal bagi masyakarat,”katanya sembari mengatakan hingga Kamis pagi air mulai surut dan para warga mulai membersihkan rumahnya dari kotoran lumpur. Sementara Kadis Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Aceh Selatan Drs Yahya Azmar yang dihubungi Waspada secara terpisah mengakui terjadinya banjir di beberapa kecamatan dalam wilayah Labuhanhaji Raya, tetapi yang terparah adalah Labuhanhaji


Berita Utama

A2

WASPADA Jumat 9 September 2011

Dituduh Larikan Wanita Di Bawah Umur

Anggota DPRD Sergai Diadukan Waspada/Edi Saputra

WAKIL Ketua DPRD Sergai, Drs. H. Sayutinur (paling kiri) ketika menerima keluarga Syafaruddin yang mengadukan perlakuan oknum anggota DPRD, RSD dengan tuduhan menyekap dan melarikan putrinya yang masih di bawah umur, di ruang Wakil Ketua Jalan Negara Desa Firdaus, Kec. Sei Rampah, Kamis (8/9).

Warga T. Morawa Keberatan Penangguhan Penahanan ES Dkk DELISERDANG (Waspada): Puluhan warga Kec. Tanjungmorawa, Deliserdang menyurati Kapoldasu terkait penangguhan penahanan terhadap ES dkk, diduga terlibat kasus penganiayaan terhadap Drs HM Sofyan Hosen dkk dalam kasus tanah milik YPNA (Yayasan Pendidikan Nurul Amaliyah) di Desa Dagang Kerawang, Tanjungmorawa. Drs HM Sofyan Hosen selaku juru bicara YPNA kepada Waspada di Tanjungmorawa, Kamis(8/9) mengatakan, surat keberatan masyarakat dikirimkan ke Kapoldasu tertanggal 28 Agustus, dengan tembusan Kapolri, Dit Propam Poldasu, Polres Deliserdang, Bupati Deliserdang, dan Kejari Lubukpakam. Dalam surat itu, kata Sofyan Hosen, warga merasa kecewa terhadap kinerja Polres Deliser-

dang dalam menangani kasus bentrok di lahan milik Yayasan Nurul Amaliyah. Di mana, para tersangka lainnya tidak ditangkap, sedangkan tersangka yang sudah tertangkap, penahanannya ditangguhkan. Herannya, kata Sofyan Hosen, sehari setelah penangguhan penahanan, ES dkk kembali melakukan aksi di lahan milik YPNA, dengan membuat pagar dengan batang ubi. Hal itu nyaris menimbulkan bentrok lagi antara pihak YPNA dan ES dkk. ‘’ Seharusnya tersangka yang ditangguhkan penahanannya tidak dibolehkan melakukan aksi di luar, tetapi ES malah memicu konflik,’’ kata Sofyan. Untuk itu, kata Sofyan Hosen, pihak YPNA minta Kapoldasu mengevaluasi kinerja Kapolres Deliserdang.’’ Jika tidak benar, ya ganti saja,’’ katanya. (m11)

Korban Angin ...

Kec. Namorambe hanya mie instan serta minyak goreng dan beberapa bahan pokok lainnya.Dan, ini tidak membantu mengurangi beban hidup mereka setelah ditimpa musibah. “Bantuan dari Pemkab Deli Serdang dan pihak kecamatan bukan material bangunan yang sangat kami butuhkan saat ini, tetapi hanya sejumlah bahan makanan,” tuturnya. Hal ini sama seperti yang dialami Ismarni,48. Rumah miliknya yang rata dengan tanah setelah diterpa angin kencang dan hujan deras kemarin, masih dalam kondisi terbengkalai. Bangunan milik Ismarni yang hancur hanya menyisakan tembok batu bata setinggi satu meter yang mengelilingi areal pertapakan rumah yang luasnya tidak sampai 80 meter itu. Menurut Misdarianto, Ismarni adalah kakaknya yang setelah kejadian menumpang di rumahnya, tetapi karena rumah Misdarianto juga kupakkapik, Ismarni pindah ke rumah warga lainnya yang layak huni menunggu bangunan rumahnya yang hancur bisa diperbaiki. Misdarianto berharap dapat bantuan bedah rumah dari Bupati Deli Serdang H Amri Tambunan.’’ Kalau programnya 10 ribu rumah, ya utamakan rumah korban bencana,’’ kata Misdarianto. Sementara itu, Ismarni,48, istri Amri Saragih pemilik rumah yang rata dengan tanah mengatakan, peristiwa angin kencang terjadi sekira pukul 16:30. Saat peritiwa tersebut empat anak korban bersama Ismarni serta dua orang anak tetangga berada di rumah itu. Sedangkan, Amri Saragih yang bekerja sebagai penarik becak bermotor (betor) tidak berada di rumah. Selain menghancurkan rumah semi permanen milik Ismarni, satu orang anak Ismarni yakni Rozi,11, cedera tertusuk paku. Camat Namorambe yang dikonfirmasi melalui Pjs Sekretaris Kecamatan, membenarkan pihak kecamatan hanya menyalurkan bantuan berupa bahan makanan dari Pemkab Deliserdang. ‘’ Cuma itu, bantuan material bangunan untuk memperbaiki rumah korban tidak ada,’’ tuturnya.(m40)

Apalagi, setelah dua hari kejadian Pemkab Deliserdang belum memberikan bantuan maksimal, baik melalui Dinas Sosial maupun instansi di kabupaten tersebut. Berbeda dengan acara bedah rumah yang kelihatan terlalu mewah digaungkan, tetapi untuk menanggulangi bangunan yang rusak akibat musibah angin kencang ini, Pemkab sepertinya menyambut dingin. Puing-puing bangunan akibat diterjang angin masih terbengkalai. Hal ini dikeluhkan Misdarianto,43, warga Dusun III Penampungan, Desa Delitua, Kec. Namorambe. Salah seorang korban angin kencang tersebut kepada wartawan, Kamis (8/9), mengeluhkan, belum adanya bantuan material bangunan yang diterimanya dari Pemkab Deliserdang. ‘’Lihat saja ini,’’ katanya saat memungut kayu sisa reruntuhan rumahnya yang menjadi korban angin kencang. Ia mengaku kesulitan memperbaiki sebagian atap dan bagian bangunan rumahnya yang rusak. Bantuan yang diterima dari Pemkab Deli Serdang dan pihak

Khadafi Bantah ... dariTripoli akhir bulan lalu, tidak pernah terlihat di depan umum selama beberapa bulan. Seorang pejabat militer dalam kepemimpinan baru Libya mengatakan sehari sebelumnya, Khadafi telah terpojok dan segera ditangkap atau dibunuh.Namun, pejabat pertahanan senior lainnya menyatakan, mereka masih belum tahu dimana Khadafi. (m10)

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur: 1. ....., g4+. 2. Rh4, Mh6+mat.

Jawaban TTS: TTS Topik

A K R A U D A H A L A B U A S M S M U S A F I A Z A N R U A K D T A B A H I A I F A K I R T I L H A A R R U M M A M U K A U A N E R A K A

Mimbar Jumat

N A S M A U R K A F

B AW A D I N I U S T A A N L A F B A H A T B I I H I L A H A N

I

Bayi Korban Gempa ...

Raut wajah mungilnya mengundang iba bagi siapa saja yang melihat. Bahkan sepanjang ruangan gedung Rindu B membicarakan bayi yang diselamatkan sang ibu dengan mengorbankan nyawanya ini. “Erel dirujuk dari RS Sidikalang karena ketidaktersediaan alat scanning disana. Erel dibawa L I ketika upacara penguburan ibuS nya berlangsung, bahkan sang J A ayah pun tidak bisa menemani karena harus ikut dalam prosesi A L penguburan istrinya. Sayalah A yang membawa dan mengurus Erel selama di RS Adam Malik,” J A A M ungkapnya ketika di temui Waspada Kamis (8/9). Jawaban Sudoku: Dia mengungkapkan, Erel adalah anak satu-satunya dari 6 5 4 3 1 8 9 7 2 kakak perempuanya Teresia 3 7 1 6 9 2 5 8 4 Silaban yang tewas tertimpa 8 2 9 4 7 5 3 6 1 reruntuhan gempa.Teresia baru saja menikah 1 tahun yang lalu, 2 3 7 8 5 9 4 1 6 sementara sang suami Bengar 1 6 5 2 4 3 7 9 8 Nababan berada di Pekanbaru 9 4 8 7 6 1 2 5 3 ketika kejadian. “Saya tidak sanggup meng4 8 6 9 3 7 1 2 5 ingat kejadian itu, sedih sekali 5 9 2 1 8 4 6 3 7 ketika mengingat upaya Teresia 7 1 3 5 2 6 8 4 9 untuk hidup dan meminta perA H I A Z B U L L R A H

SEIRAMPAH (Waspada): Keluarga pasangan Syafaruddin, 49, dan Sri Gema Wahyuni, 48, warga Jalan Kabupaten, Lingkungan Pekan, Kel. Simpang Tiga Pekan, Kec. Perbaungan mendatangi kantor DPRD Kab. Serdang Bedagai (Sergai), mohon perlindungan hukum terkait tindakan anggota DPRD Sergai, RSD, 37, warga Simpang Fortuna, Desa Pematang Sijonam, Kec. Perbaungan, yang dituduh melarikan dan menyekap putri mereka, AZ, 17, selama hampir dua tahun. Kedatangan keluarga Syafaruddin diwakili Alfisyahrin, 33, selaku keluarga, Sri Gema Wahyuni dan anaknya, Shanty, 29, Lola, 24, Zira, 21, didampingi pengacara, M. Afrizal, SH diterima Wakil Ketua DPRD Sergai,

Drs. H. Sayutinur, Kamis (8/9). Dalam pertemuan tersebut, Sri Gema Wahyuni selaku ibu korban di hadapan pimpinan DPRD Sergai mengisahkan sudah hampir 2 tahun putri ke empatnya dari 5 lima bersaudara dilarikan dan disekap RSD, padahal saat itu AZ baru duduk di bangku kelas III SMA. “Akibatnya anak kami putus sekolah dan tidak memiliki masa depan. Kami atas nama keluarga memohon lembaga DPRD menindak tegas bahkan memecat RSD, karena tindakannya tidak mencerminkan sebagai seorang wakil rakyat yang seharusnya melindungi dan membela masyarakat dari tindakan pelanggaran hukum,” tegas Gema Wahyuni. Menurutnya, pihak keluarga sebelumnya telah mela-

porkan RSD ke Polres Sergai, kasus melarikan anak perempuan di bawah umur dengan No. Pol: LP/32/1/2010, Jumat, 22 Januari 2010, diterima KA. SPK”B” AIPDA Ismaya. Kemudian, lanjut Sri Gema Wahyuni, 26 Agustus 2011 dia bersama kakaknya, Butet, anaknya Shanti dan sopir, Koko, tanpa disengaja saat berbelanja Super Market Berastagi Jalan Gatot Sobroto, Medan berpapasan dengan AZ bersama RSD, dan pengacaranya NH. “Saat itu mereka terkejut dan spontan saya menarik tangan anak saya yang coba dibawa kabur RSD. Kemudian saya berteriak meminta bantuan Satpam Super Market yang kemudian menghubungi petugas kepolisian, namun keduanya keburu kabur,” terang Gema Wahyuni.

Pohon Di Jl Katamso ...

Bantu Korban Di tempat yang sama, Rahudman mengatakan, Pemerintah Kota Medan akan memberikanbantuankepadawargayang rumahnya tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang, Rabu (7/9). Saat ini, pihak kecamatan sedang melakukan pendataan berapa rumah yang rusak akibat bencana tersebut. “Kita akan membantunya, namun bukan mengganti semua kerugian warga. Kejadian itu musibah yang tidak terduga. Tapi kita tetap memberiresta Medan telah menyurati Diknas dan Kopertis, mengingat anggota Geng Kereta ini kebanyakan masih berstatus pelajar dan mahasiswa. “ Surat ke Kopertis dan pendapat dari DPRD maupun MUI , bersifat pemberitahuan sehingga bila dilakukan tindakan tegas terhadap Geng Kereta, polisi tidak disalahkan oleh mereka,” jelasTagam. “Kita tidak mau Medan ini dikotori atau dibuat tidak kondusif oleh Club Motor yang berubah menjadi Geng Kereta,” tegasnya. Untuk itu, Tagam meminta kepada media untuk menyampai kepada seluruh masyarakat Kota Medan, terutama para orangtua agar ikut berperan aktif melihat dan mengawasi anak mereka ketika keluar dari rumah.(m39)

kan bantuan kepada mereka,” ucapnya. Dikatakannya, bantuan itu akan dikuncurkan dari bagian bidang bencana. Untuk itu, Camat Medan Maimon diminta mendata secara rinci berapa jumlah rumah yang rusak. Bila nantinya telah terdata, maka Pemko akan memberikan bantuan untuk perbaikan rumah yang rusak tertimpa pohon. “Kita sudah ada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), makanya kita ambil anggarannya dari situ untuk membantu mereka. Tapi yang pasti hanya membantu, dan bukan ganti rugi,” tegas Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan Erwin Lubis. Jadi, saat ini Pemko menunggu hasil pendataan dari pihak Kec. Medan Maimon. Bila sudah terdata keseluruhannya, maka akan diberikan bantuan kepada warga yang tertimpa musibah. Secara terpisah, Camat Medan Maimon Said Reza mengatakan, jumlah kerugian korban tertimpa pohon maupun yang diterjang angin kencang belum diketahui. Namun, dari hasil pendataan, jumlah rumah rusak sebanyak 36 unit di Kel. Kampung Baru, dan Kel. Sungai Mati 12 unit. Selain itu, pohon tumbang 20 batang, tiang listrik 5, tiang telefon 4, dan 1 unit mobil Terios. (m50)

tujuh orang mutasi antar jabatan dalam pangkat yang sama yaitu Mayjen TNI Mayjen TNI Leonardus JP. Siegers dari Pangdam I/BB menjadi Staf Khusus KSAD, Mayjen TNI Lodewijk Freidrich Paulus dari Danjen Kopassus menjadi Pangdam I/BB, Mayjen TNI Wisnu Bawatenaya dari Danpussenif Kodiklat TNI AD menjadi Danjen Kopassus. Kemudian,MayjenTNIAmril Amir dari Pangdam VII/Wrb menjadi Staf Khusus KSAD, Mayjen TNI Muhamad Nizam dari Pangdivif-1 Kostrad menjadi Pangdam VII/Wrb, Brigjen TNI Ibnu Darmawan dari Wakil Gubernur Akmil menjadi Asdep 2/ IV Koord. Intelijen Pertahanan Kemenko Polhukam dan Brigjen TNI Mohamad Nasir dari Kadis-

jasad menjadi Kasdam II/Swj. Sementara lima orang yang mengalami promosi jabatan yaitu Brigjen TNI E. Hudawi Lubis dari Asdep 2/IV Koord. Intelijen Pertahanan Kemenko Polhukam menjadi Danpussenif Kodiklat TNI AD, Brigjen TNI Harry Purdianto dari Kasdam II/Swj menjadi Pangdivif-1 Kostrad, Kolonel Inf Istu H. Subagio dari Pamen Ahli Gol. IV Akmil Bid. Taktik dan Teknik Dasar menjadiWakil Gubernur Akmil, Kolonel Kav Agus Haryono dari Pamen Ahli Kasad Bid Sosbud menjadi Kadisjasad dan Kolonel Inf Andogo Wiradi dari Pamen Ahli Gol. IV Kopassus Bid. Nubika menjadi Asdep Koordinasi Pengelolaan Wilayah Khusus Kemenko Polhukam .

Dijelaskannya, persiapan dan perbaikan gedung yang dianggap sangat mendesak hampir rampung. Sementara para petugas yang akan menerima para Calhaj sejak 1 Oktober, telah mendapatkan pengarahan dan pelatihan dan bekal untuk melaksanakan tugas saat kedatangan maupun keberangkatan jamaah. “Semua gedung dan peruntukannya telah diperiksa secara teliti dan diharapkan tidak ada masalah saat jamaah tiba 1 Oktober mendatang,”kata Abd Rahman sembari menambahkan tinggal 154 Calhaj lagi yang belum melakukan pembayaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) dengan kurs dolar ke-

marin Rp 8.614. Di tempat terpisah Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Drs Abd Rahim M.Hum bersama Kasi Haji Drs Qosbi menyebutkan, untuk Calhaj Kota Medan telah mendapatkan fasilitas berupa koper haji dan buku panduan haji.Hal itu diberikan kepada Calhaj yang telah melakukan pelunasan. Di samping itu, Calhaj sudah menyiapkan seragam batik yang motifnya bercorak nasional. “ Saat ini kami sedang melakukan persiapan untuk penunjukan kepala regu dan kepala rombongan Calhaj asal Medan. Setiap 11 orang ada 1 ketua regu dan setiap 45 orang ada 1 kepala rombongan. Mereka ini boleh diusulkan oleh Calhaj dan nantinya akan diusulkan lagi ke Ke-

menagsu untuk mendapatkan surat keputusan,”kata Qosbi. Terkait seragam batik bagi Calhaj tahun 2011, pembimbing manasik haji di KBIH, Ustad Hamdan Yazid menyebutkan, pihaknya memberi kebebasan kepada jamaah untuk mempersiapkan sendiri seragamnya. Periksa Kesehatan Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi ketika dikonfirmasi terkait pemeriksaan kesehatan para Calhaj mengatakan, para Calhaj sudah bisa memeriksakan kesehatan maupun suntik meningitis di masing-masing Puskesmas. Pemeriksaan kesehatan berlaku sampai Calhaj menjelang memasuki Asrama Haji tanpa ada pungutan biaya. (m37/m50)

tolongan agar segera dibawa ke rumah sakit, namun akhirnya dia menghembuskan nafas terakhir sebelum sampai rumah sakit,” ungkap Modesta menahan tangis. “Erel pasti sangat kehilangan ibunya, dia kehausan meminta ASI dari ibunya karena sebelumnya sang ibu selalu menyusuinya jika menangis. Kami benar-benar terpukul dengan kejadian ini.” Ungkap Modesta. Dia menambahkan bahwa mereka dari pihak Silaban (pihak keluarga ibunya Erel) dan keluarga Nababan (pihak keluarga ayahnya Erel) sedang merembukkan keputusan pada siapa nantinya Erel akan dirawat melihat kondisi Erel masih terlalu bayi dan butuh perhatian. Tidak Ada Pendarahan Sementara itu, Direktur Medik dan Keperawatan RSUP HAM dr. Lukmanul Hakim, Sp.KK menuturkan, saat pertama masuk ke IGD, sudah dilakukan berbagai pemeriksaan terhadap bayi malang ini. Pemeriksaan yang dilakukan yakni, foto thorax, periksa darah dan CT Scan. Dari hasil pemeriksaan,

kondisi fisiknya bagus. “Dari hasil CT Scan, tidak ada dijumpai kelainan apakah pendarahan atau lainnya di bagian kepala. Hanya dijumpai memar pada bagian kulit kepala saja, tapi seolah-olah mengambarkan kondisi fisiknya berat, padahal bagus tidak ada apaapa,” jelasnya didampingi Dirut RSUP HAM dr. Azwan Hakmi Lubis Sp.A, Mkes, Plt. Kabag Hukormas Drs. H. Syamsuddin Angkat dan Kasubbag Humas Sairi M. Saragih. Dia menambahkan, saat ini gerakan bayi kuat begitu juga dengan minumnya. “Tidak ada peralatan medis yang dipakai si bayi, karena kondisinya stabil, dia hanya dalam ruangan incubator. Mengani kapan diperbolehkan pulang, nanti setelah benar-benar fit.” Mengenai biaya, lanjut Lukmanul, pihak RSUP HAM tidak memikirkan atau membahas terlebih dulu, tapi pelayanan. “Kalau sifatnya emergency kita tidak dulu membahas biaya, kalau biaya bayi ini nanti kan bisa diurus jamkesmasnya atau jamkesdanya,” demikian Lukmanul. (csf/h02)

“Kita telah melakukan evaluasi, dan hasilnya harus diganti tanaman baru. Dalam penanaman baru itu nantinya dipikirkan bagaimana ketahanannya sampai puluhan tahun kedepan. Selain di jalan tersebut, kita juga akan meneliti pohon-pohon di tempat lain. Ini akan dilakukan secara bertahap,” katanya. Untuk penanaman pohon baru, kata Rahudman, akan dipikirkan jenis pohon yang bisa berusia puluhan tahun.

Hari Ini Akhir ... “ Saat itu, Geng Kereta yang dihalau polisi tidak mau, malah merusak sepeda motor anggota,” jelas Tagam dan menambahkan, proses hukum terhadap Geng Kereta telah dilakukan di Polsek Medan Baru yakni club ESTO, kemudian mulai berhenti. Kemarin di Sunggal ada 20 Geng Kereta ditangkap, di Polsek Patumbak 6 orang ditangkap dan di Polsek Delitua 3 orang ditangkap. Dalam melakukan tindakan terhadap Geng Kereta, kata Tagam, Polresta Medan telah meminta pendapat dari DPRD Medan,Majelis Ulama Indonesia ( MUI) serta tokoh masyarakat dan para tokoh agama, dan semua mendukung. Bahkan, lanjut Tagam, Pol-

Mayjen TNI ... Leonardus JP. Siegers. Penetapan Lodewijk sebagai Panglima Kodam I/BB tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor 683/IX/ 2011 tanggal 6 September 2011, tentang Pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI telah ditetapkan mutasi jabatan 12 pati TNI, kata Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Cpl Minulyo Suprapto di Jakarta, Kamis (8/9). Dalam keputusan Panglima TNI tersebut ditetapkan mutasi jabatan 12 perwira tinggi TNI yang terdiri atas 11 orang di jajaran TNI AD dan satu orang di jajaran Kemenko Polhukam. Berdasar keputusan itu

1 Oktober Calhaj ...

Diakui GemaWahyuni, sejak peristiwa itu AZ hanya 10 hari berada di rumah dan kembali pergi dijemput sepeda motor yang diduga suruhan RSD. Hingga saat ini dia tidak bisa dihubungi lagi, akibatnya menambah keresahan keluarga. Sementara itu Wakil Ketua DPRD Sergai, Drs. H. Sayutinur mengatakan, pihaknya menerima laporan keluarga Syafaruddin dan berjanji menangani permasalahannya. Tentu sesuai mekanisme dan peraturan yang ada dengan terlebih dahulu membawa permasalahan ini ke rapat pimpinan kemudian dilimpahkan ke lembaga yang lebih berwenang di DPRD, yakni Badan Kehormatan Dewan (BKD). “Jika hingga menjurus sampai pada sanksi pemecatan, yang lebih berhak sebenarnya partai politik.Walau begitu jika permasalahan ini kita proses akan menunggu hasil investigasi BKD, selanjutnya DPRD bisa mengeluarkan rekomondasi baik ke Parpol asal atau polisi, tergantung hasil kinerja BKD,” imbuh Sayuti. (c03)

Nazaruddin Sebut ... “Total proyek mencapai Rp7 triliun. Itu proyek untuk pengadaan baju hansip dan e-KTP,” kata Nazaruddin usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (8/9). Namun Nazaruddin tidak merinci bagaimana uang tersebut bisa mengalir ke Chandra M Hamzah bersama Bibit S Riyant o yang pernah ditahan Mabes Polri saat Kabareskrim Polri dijabat Komjen Pol Susno Duadji. Menurut Nazaruddin, aliran dana kedua proyek tersebut telah dijelaskannya pada tim Komite Etik KPK yang memeriksanya. “Itu poin-nya uang kepada Pak Chandra sudah saya jelaskan kepada komite etik. Uang mengalir kapan, proyek apa, dan urusannya apa. Proyek itu juga sempat disupervisi KPK,” ujar Nazarudin yang mengenakan kemeja biru dan celana jeans. Nazaruddin menyatakan, tidak ingin ada rekayasa dalam kasus yang tengah dihadapinya yakni proyek pembangunan wisma atlet di Palembang, Sumsel dan Hambalang, Sentul, Jawa Barat. “Saya tidak mau rekayasa terhadap kasus saya. Saya ceritakan juga kenapa saya mau cerita, agar media tahu apa yang saya bilang ke mereka, komisi etik,” tambahnya. Begitu juga dengan pengungkapan ini tidak ada rekayasa atas kasus yang melibatkan istrinya yang saat ini menjadi buronan interpol pasca dirinya ditangkap. “Dan juga terkait wisma atlet. Begitu saya dipanggil penyidik akan saya jelaskan semuanya. Tetapi hari ini saya menjelaskan tentang bagaiman Ade Raharja, M Chandra secara jelas tanpa saya kurangi atau tambahi,” ucapnya.(j02)

Waspada/ist.

REKTOR USU Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, D.T.M.&H., M.Sc. (C.T.M.), Sp.A.(K.), menyematkan jaket almamater kepada seorang calon mahasiswa USU pada penyambutan 9.200 mahasiswa baru dari 13 fakultas di USU untuk tahun akademi 2011-2012, Kamis (8/9).

USU Sambut 9.200 Mahasiswa Baru MEDAN (Waspada): Universitas Sumatera Utara menyambut 9.200 mahasiswa baru dari 13 fakultas di USU untuk tahun akademi 2011-2012. Mahasiswa baru USU itu dari Fakultas Kedokteran, Hukum, Pertanian, Teknik, Kedokteran Gigi, Ekonomi, Sastra, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmuilmu Sosial dan Ilmu Politik, Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Psikologi, Keperawatan. SelainitudistadionminiUSU 18.829 orang dari kalangan perguruan tinggi dan pelajar sekolah menengah di Medan, pecahkan rekor nasional dari Musium Rekor Indonesia (MURI) sebagai peserta terbanyak manggadong atau memakan ubi jalar sebelum makan nasi sesuai tradisi leluhur masyarakat Tapanuli. Angka manggadong yang dicatat MURI pernah dilakukan sebelumnya di Sulawesi Tengah dengan jumlah peserta sekitar 10.279 orang. Grand launching sosialisasi manggadong dan pemecahan rekor MURI digelar di stadion mini Universitas Sumatera Utara (USU), berlangsung secara bersamaan di 23 titik di Kota Medan, diikuti sejumlah perguruan tinggi dan sekolah menengah di Medan, Kamis (8/9). Plt Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho di kesempatan itu mengatakan manggadongsangatefektifmengurangi ketergantungan konsumsi masyarakat Sumut pada beras seba-

gaimakananpokok. Melihat fakta yang ada lanjut Gatot, konsumsi beras di Sumatera Utara ratarata 139 kg perkapita per tahun, dan di atas rata-rata nasional yakni 120 kg per kapita per tahun. “Dengan manggadong, setidaknya Sumut mampu mengurangi konsumsi beras sebesar 1,5 persen pertahun serta mampu pencapaian score pola pangan harapan (PPH) sebesar 93 pada 2013,” sebutnya. Sementara itu Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, D.T.M.&H., M.Sc. (C.T.M.), Sp.A.(K.), mengakui program pemerintah yang diambil alih oleh ketahanan pangan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat khususnya tingkat mahasiswa membiasakan diri mengkonsumsi ubi sebelum makan. “Dalam hal ini kita bukan menyuruh seluruh mahasiswa untuk manggadong melainkan untuk memperkenalkan penganekaragaman konsumsi pangan,” terangnya. Dari kalangan USU hadir PR I Prof. Ir. Zulkifli Nasution, M.Sc., Ph.D, PR II Prof. Dr. Ir. Armansyah Ginting, M.Eng, PR III Prof. Dr. Eddy Marlianto, B.Sc, M.Sc, Ph.D, PR IV Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, S.H., M.LI, Pembantu Rektor IV bidang Perencanaan dan KerjasamaPR V Ir Yusuf Husni, Sekretaris Eksekutif Drs. M. Lian Dalimunthe, M.Ec., Ak. Sementara dari Pemprovsu nampak para kepala dinas dan pejabat terkait, serta para undangan dari Pemkab/Pemko. (m14)

Prosedur Birokrasi ... mengenai prosedur kita mengetahui bahwa semakin rumitnya prosedur ini akan semakin mengundang keinginan untuk melakukan hal yang tidak benar untuk mempercepat proses,” katanya. Kuntoromenambahkan,“inidalamkatalainsemakinrumitbirokrasi semakin mengundang terjadinya unsur korupsi. Karena itu, kita perlu mereview kembali prosedur birokrasi yang berbelit selain untuk mempercepat tapi juga untuk mengurangi perilaku koruptif.”

Ada-ada Saja ... ini, negara Rumania menjatuhkan denda sebagai bentuk hukuman kepada seorang penyanyi karena tidak lengkap menyanyikan lagu kebangsaan. Sang penyanyi salah dalam melantukan lagu kebangsaan karena menghilangkan satu bait penting dan dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap Presiden Rumania, Traian Basescu. Seperti dilansir dari Associated Press, kantor berita Agerpres melaporkan bahwa kepala prefektur Bukares, Mihai Atanasoaei mendenda penyanyi Marcel Pavel dan Federasi Sepakbola Rumania pada Rabu (7/9). Denda yang dikenakan masing-masing US$ 1.685 atau setara dengan Rp14 juta. Kasus ini bermula ketika Pavel menyanyikan lagu kebangsaan Rumania, “Deteapt-te, române” sebelum pertandingan sepak bola antara Rumania dan Perancis pekan ini. Pavel tidak menyanyikan bait “Triumphant dalam pertempuran, dengan nama Traian.” (vvn/rzl)

LENTERA ... Bukan cuma rezeki berupa harta yang datang secara tersembunyi, tapi hikmah atau suatu pelajaran berharga pun sering berada pada tempat-tempat yang tak terduga. Dia bisa terselip di antara riuh rendahnya arus mudik, bisa bersembunyi di balik sebuah kekalahan menyakitkan, atau berdiam di balik penderitaan. Maka membenci sesuatu yang tak disukai juga adalah kesia-siaan. “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(QS.2:216) Begitulah: Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi… Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki…(QS.24:35).

Cahaya petunjuk itu kiranya yang menyentuh Abdurrahman bin ‘Auf ra. Ketika menghadapi makanan berbuka puasa, ia menangis terisak. Ia teringat seorang sahabat ‘Mus’ab bin Umair ra. “Ia seorang sahabat yang jauh lebih baik dariku, ketika ia terbunuh mati syahid, tidak didapatkan kain kafan untuknya, selain sepotong selimut yang terbuat dari bulu. Apabila kepalanya ditutupi dengan kain selimut, kakinya terbuka, dan jika kedua kakinya ditutup maka kepalanya terlihat,’’ katanya. Abdurrahman bin ‘Auf ra khawatir akan kekayaannya yang banyak itu. “Kami khawatir jika kebaikan kami telah dibalas dengan kekayaan ini. Tangisnya meledak ketika cahaya itu menyinarinya. Sifat cahaya itu sendiri ekstrim terhadap kegelapan. Dia akan semakin terang menyilaukan di objek yang gelap dibanding objek yang cerah. Maka semakin kelam masa lalumu, semestinya semakin membuncah tangismu. (Vol.41, 9/9/2011)


Luar Negeri

WASPADA Jumat 9 September 2011

Kelompok Militan Muslim Akui Serangan Di China BEIJING, China (AP): Satu kelompok militan Muslim telah mengeluarkan rekaman baru video yang menyatakan bertang-gungjawab atas serangkaian serangan baru-baru ini di barat China yang menewaskan sekurang-kurangnya 36 orang, demikian menurut kelompok AS yang memantau berbagai kegiatan organisasi yang dikutip The Associated Press, Kamis (8/9). Video itu konon dibuat oleh Partai Islam Turkistan, yang berusaha memerdekakan wilayah Xinjiang China Barat, kata Kelompok Intelijen SITE. Para militan diyakini berbasis di Pakistan, di mana para ahli keamanan mengatakan anggota inti kelompok itu telah menerima pelatihan dari al-Qaida. Xinjiang merupakan tempat tinggal bagi sebagian besar etnis Uighur yang beragama Islam, yang mengatakan satu arus perpindahan massal warga Han China ke kawasan tersebut telah menyebabkan mereka jadi terpinggirkan. Kawasan itu dilanda ke-

rusuhan etnis dua tahun lalu yang mengakibatkan sekurang-kurangnya 197 orang tewas. Sejak saat itu keamanan di kawasan tersebut telah ditingkatkan, namun hal itu tidak cukup untuk mencegah kekerasan di kota-kota Hotan dan Kashgar Juli laluyangmengakibatkanpuluhan orang lagi tewas. Video dengan durasi lebih dari 10 menit disiarkan akhir Agustus lalu itu menggambarkan pemimpin Partai IslamTurkistan Abdul Shakoor Damla, yang mengatakan serangan-serangan itu merupakan balas dendam terhadap pemerintah China. BenVenzke, dari IntelCenter dariWashington, badan lain yang memantau kelompok-kelompok militan , mengatakan kelompok tersebut mengancam akan menyerang Olimpiade Beijing 2008 dan harus diperhatikan dengan serius. Video terakhir itu menunjukkan satu biografi singkat dan menayangkan apa yang dikatakannyaMemtieliTiliwaldibergulat dengan para pejuang di kemp latihanTIP.Polisidikawasanitutelah mengenali Tiliwaldi sebagai salah seorang tersangka pelaku serangan Juli lalu dan mengatakan mereka telah menembaknya di satu perkebunan jagung dua hari kemudian yang menyebabkan dia mengalami luka parah. Dalam video tersebut, pe-

Rumania Bantah Urus Penjara Rahasia CIA BUCHAREST, Rumania (CNN): Rumania membantah pihaknya mengurusi sejumlah penjara rahasia CIA sebagai bagian dari‘perang terhadap teror’nya AS setelah 11 September 2001. Negara itu ‘tidak punya informasi apapun yang menunjukkan keberadaan pusat tahanan rahasia CIA di kawasanitu’, kata Kementrian Luar Negeri Rumania kepada CNN. Dua penyelidikan juga gagal menemukan adanya bukti bahwa CIA menggunakan sejumlah bandara Rumania untuk ‘rendition’, proses di mana orang-orang dalam tahanan AS dipindahkan ke negara lain untuk diperiksa di mana larangan penganiayaan tidak ketat dan hukum Amerika tidak berlaku Bantahan Rumania tersebut disampaikan untuk menanggapi permohonan dari Komisaris HAM Dewan Eropa agar negaranegara yang mengurus penjara-penjara rahasia CIA membersihkan diri. Thomas Hammarberg mengatakan Rumania, Polandia dan Lithuania termasuk di antara tujuh negara yang menjadi ‘tempat gelap’ bagi dilakukannya ‘interogasi yang diperkuat’ semasa berlangsung ‘perang terhadap teror’. “Kegelapan masih membayangi mereka yang mengijinkan dan mengurus tempat-tempat gelap itu di kawasan Eropa,” katanya. “Kebenaranseutuhnyaharusdiungkapdanjaminandiberikanbahwa bentuk kerjasama semacam itu tidak akan pernah dilakukan lagi.” Para pejabat CIA mengakui adanya program rendition, namun pihaknya menolak membahasnya lebih rinci dan membantah telah melakukan pelanggaran hukum. Usaha-usaha untuk menantang lembaga intelijen itu dan mendapatkan keterangan lengkap tentang itu di pengadilan AS telah gagal. Hammarberg mengatakan CIA menahan sejumlah ‘tahanan bernilai tinggi’ termasuk tersangka dalangserangan11SeptemberKhalidSheikhMohammed,diPolandia antara tahun 2002 dan 2003.(m23)

Wanita Belanda Telefon Mantan Pacarnya 65.000 Kali AMSTERDAM, Belanda (AP): Para jaksa Belanda menuduh seorang wanita berusia 42 tahun menguntit setelah dia diduga melakukan panggilan sebanyak 65.000 kali pada mantan pacarnya selama tahun lalu. Korban yang berusia 62 tahun berasal dari Denhaag mengajukan keluhan kepada polisi Agustus lalu karena selalu diganggu panggilan telefon yang terus-menerus. Polisi menangkap penguntit diduga Senin, menyita beberapa ponsel dan komputer dari rumahnya di Rotterdam. JurubicarakejaksaanDenhaagNicoletteStoelmengatakanKamis (8/9), wanita tersebut menyampaikan alasannya kepada hakim pada satu sidang pendahuluan bahwa dia punya hubungan dengan pria tersebut dan jumlah panggilan telefon itu tidak terlalu banyak. Pria tersebutmenolakmerekapunyahubungan.Pengadilanmemerintahkan wanita itu agar tidak lagi menghubungi pria tersebut. (m10)

mimpin kelompok Damla berbicara dalam bahasaTurkis sebagaimana bahasa kebanyakan warga Uighur, yang memiliki sejarahpanjangtentangketegangan hubungannya dengan pemerintah pusat. Para militan Uighur selama beberapa dasawarsa berjuang dalam bentuk pemberontakan kecil dalam usahanya untuk memperoleh kemerdekaan bagi

daerah Xinjiang, yang berpenduduk jarang namun kaya sumber alam, yang berbatasan dengan Pakistan, Afghanistan dan beberapa negara Asia Tengah yang tak stabil. Beijing menyalahkan kekerasan itu dilakukan kelompok militan yang berasal dari luar negeri, teristimewa dari Gerakan Islam TurkistanTimur (ETIM) yang katanya memperoleh latihan di ber-

A3

Palestina Secara Resmi Luncurkan Kampanye Gabung Dengan PBB

bagaikempdiPakistan.Sementara beberapapakarterorismemengatakanETIMberafiliasidenganPartai Islam Turkistan, kata pakar lain, merekabagiandarikelompokyang sama yang beroperasi di bawah nama-nama yang ber-beda. Jurubicara Kemlu China Liu Weiminmengatakandiatidakpunya informasimengenaivideodanpernyataan-pernyataan yang disampaikan melalui vdieo itu. (m10)

RAMALLAH, Tepi Barat (AP): Palestina Kamis (8/9) secara resmi meluncurkan kampanye merekauntukbergabungdengan PBB sebagai negara anggota penuh, dengan mengatakan mereka akan melakukan serangkaian kegiatandamaiuntukpertemuan tahunan Majelis Umum PBB akhir bulan ini. Kira-kira 100 pejabat dan aktivis Palestina berkumpul di kantor-kantor PBB di Ramallah untuk satu acara singkat, di mana merekamengumumkanrencana merekadalamsepucuksuratyang dialamatkanpadaSekjenPBBBan Ki-moon. Surat tersebut mendesak Ban untuk menambahkan “suara moralnya untuk mendukung rakyat Palestina.” “Para keluarga dari puluhan ribu korban pendudukan Israel, termasuk mereka yang mati syahid, cedera dan dipenjarakan dan takterhitunglagiyanglainnyayang diusir dari rumah mereka atau kehilanganrumahdanhartabendanya,berharapbahwaandaakan mengerahkan segala upaya yang

mungkin hanya menuju pencapaiantuntutanrakyatPalestina,” katanya. Surat tersebut telah diserahkan olehn Latifa Abu Hmeid, seorang wanita usia 70 tahun yang kehilangan putranya yang berperang melawan Israel dan tujuh putranya yang lain saat ini berada di dalam penjara Israel karena diduga aktivis militan. Para pejabat mengatakan Abu Hmeid terpilih untuk menyampaikan dokumen tersebut karena cerita pribadinya mencerminkan nasib warga Palestina. Seorang warga kemp pengungsi Tepi Barat, rumahnya sudah dua kalidirusakolehpihakberwenang Israel sebagai hukuman atas kegiatan putranya, kata mereka. Palestina telah memutuskan untuk berpaling pada PBB agar mengakui kemerdekaan mereka setelah selama dua dasawarsa melakukan usaha perdamaian dengan Israel tanpa hasil. Putaran terakhir perundingan terputus setahu lalu. Lawan keras Palestina

Kelompok sayap kanan Israel, pemukim dan juga anggota Knesset tengah membahas bagaimana cara menghadapi demonstrasi yang diselenggarakan oleh warga Palestina. Ketua Koalisi Knesset dari Partai Likud Zeev Elkin mengkritisi tindakan pasukan Israel yang hendak memberikan tanggung jawab keamanan kepada Otoritas Palestina terhadap warga Palestina, demikian diberitakan Haaretz, Kamis. Seorang anggota fraksi sayap kanan Israel juga akan mengorganisir marching yang akan dilakukan rekan-rekannya ke kota di Palestina sebagai responsnya terhadap demonstrasi warga Palestina. Warga Palestina dikabarkan akanmelakukanaksiturunkejalan untuk meminta pengakuan atas berdirinya negara Palestina pada September ini, meski Israel sebelumnyamenyatakantidakakanada aksi kekerasan yang mereka lakukanterhadapdemonstran,Israel tampak berlatih menghadapi demonstran Palestina. (m10)

Tersangka Teror Filipina Gabung Dengan Kelompok Sempalan

Reuters

PARA PELAJAR memberi isyarat ketika mereka berdoa di dalam sekolah mereka bagi para korban bom di luar gedung Pengadilan Tinggi New Delhi, di kota Ahmedabad, India Barat, Kamis (8/9). Kepolisian India menahan tiga orang untuk diperiksa Kamis, termasuk pemilik satu kafe Internet, sehubungan dengan adanya pesan e-mail yang diduga menyatakan bertanggungjawab atas pengeboman di New Delhi, yang menewaskan 12 orang itu, kata sumber kepolisian senior di Kashmir kepada Reuters.

India Tahan 3 Warga Kashmir Terkait Pengeboman New Delhi SRINAGAR, India (CNN): Tiga pria ditahan di wilayah Kashmir yang dikuasai India Kamis (8/9) menyusul ledakan yang menewaskan 11 orang di luar Pengadilan Tinggi Delhi sehari sebelumnya, kata polisi. Kelompok Harkat-ul-Jihadal-Islami mengaku bertanggungjawab atas serangan itu dalam email yang dikirim ke beberapa televisi.“Kamimemeriksapemilik kafe cyber dan beberapa orang lainnyauntukmendapatkanidentitas pengirim email,” kata K.

Rajendra, seorang direktur polisi.“Kamibisapastikanemail-email tersebut dikirim dari Kistwar.” Sebelas orang tewas Rabu ketika satu bom di dalam koper meledak di luar pengadilan, kata Kemendagri India. Selain itu 74 orang lainnya menderita cidera. Kejadian tersebut merupakan ledakan bom kedua di luar kompleks pengadilan dalam waktu empat bulan terakhir. Badan keamanan NIA yang dibentuk setelah serangan terror Mumbai tahun2008,membantupolisidan

Garda Keamanan Nasional dalam melakukan penyelidikan. Pemboman itu terjadi di pagi hari, setelah pengadilan dibuka dan sebelum kasus mulai disidangkan. Saat itu, pengadilan dalam keadaan sibuk. Rabu adalah hari ‘proses pengadilan publik’, ketikabanyakanggotamasyarakat datangkesanauntukmengajukan kasusnya. Koper berisi bom tersebut diletakkan di depan gerbang No.5, yang digunakan pengacara dan pihak pengadilan untuk masuk dan keluar pengadilan.(m23)

Peringatan 10 Tahun Tragedi 9/11

Bill Clinton Hadiri 10 Tahun WTC PENNSYLVANNIA,AS (Waspada): Mantan Presiden AS Bill Clinton mengatakan dia akan menghadiri peringatan tragedi 11 September, tetapi dia akan menghadiri peringatan yang dilakukan di Flight 93 National Memorial Pensylvannia. Clinton tidak akan sendiri menghadiri peringatan tersebut, dia akan ditemani mantan Presiden GeorgeW Bush,Wakil Presiden Joe Biden dan Ketua DPR AS John Boehner, demikian diberitakan The Associated Press, Kamis (8/9). Rencananya suami dari

Menteri Luar Negeri Hillary Clinton tersebut, akan memberikan pidato pada peringatan yang juga dihadiri oleh keluarga korban pesawat yang dibajak dan jatuh saat serangan 11 September lalu. Pesawat dengan nomor penerbangan 93 itu, rencananya akan ditabrakan ke target serangan yang dilakukan oleh pihak al Qaida. Selain Clinton dan Bush, peringatan ini juga akan dihadiri oleh mantan ibunegara Laura Bush, Menteri Dalam Negeri Ken Salazar, serta Gubernur Pensylvannia Tom Corbett.

Penghormatan atas korban tragedi 11 September akan berlangsung di AS pada saat peringatan 10 tahun peristiwa itu, termasuk penerbangan nomor 93 yang jatuh di Shanksville dekat kota Pittsburgh, Pensylvannia. 40 Pe-numpang dan awak kabin tewas dalam insiden ini, setelahsebelumnyaparapenumpang berusaha memberikan perlawanan kepada para pembajak pesawat nahas tersebut. Secara total, tragedi 11 September dikabarkanmenyebabkansekira3.000 orang tewas.

MANILA, Filipina (AP): Seorang tersangka teroris Filipina yang dicari-cari oleh Amerika Serikat karena melakukan serangan bom mematikan, kemungkinan telahbergabungdengansatufaksi baru pemberontak yang berpisah dari kelompok pemberontak Muslim terbesar Filipina, demikian menurut sejumlah pejabat dan pemberontak Kamis (8/9). Jurubicara Moro Islamic Liberation Front (MILF)Von Al Haq mengatakan kelompoknya telah menerima informasi bahwa Abdul Basit Usman telah terlihat di selatan Filipina bersama pasukan Ameril Umbra Kato, gerilya yang memisahkan diri dari MILF dan bertekad untuk berperang menegakkan negara Islam terpisah di Filipina. Usman dicari di Filipina karena diduga berperan dalam serangkaian pengeboman dan berhubungan dengan jaringan militan Jamaah Islamiyah di Asia Tenggara.Washington menam-

bahkan Usman, yang juga dicari pihak berwenang Filipina karena pengeboman dan serangkaian serangan terhadap komunitas

Kristen. Kepalanya bernilai AS$1 juta baik dalam keadaan hidup maupun mati.(m10)

Penguasa Militer Mesir Diminta Bersaksi Pada Peradilan Mubarak KAIRO, Mesir (AP): Hakim dalam peradilan mantan presiden Hosni Mubarak memanggil para anggota tertinggi dewan militer yang berkuasa di Mesir untuk memberikan kesaksiaannya dalam sidang tertutup, satu langkah yang amat diharapkan warga Mesir, dengan harapan para jenderal senior itu akan mengungkap peran pemimpin terguling itu dalam memadamkan aksi protes terhadap kekuasaannya. Kesaksian pada sidang peradilan Mubarak itu, antara lain akan diminta pada Laksamana Mohammed Tantawi, yang sekarang jadi penguasa di Mesir, satu kesempatan untuk meningkatkan citranya dalam menghadapi kecaman masyarakat yang makin berkembang bahwa militer masih demikian dekat dengan rezim Mubarak. Tantawidansejumlahanggotalainnyadarikepemimpinantertinggi Mesir yang juga diserukan untuk memberikan kesaksian. Jadi diyakini mereka akan menjelaskan apakah Mubarak memerintahkan polisi untuk menggunakan kekuatan mematikan terhadap para pemrotes dalam pergolakan 18 hari itu yang akhirnya menjatuhkan Mubarak pada pertengahan Februari lalu.(m10)


Ragam Ribuan Warga Brasil Gelar Aksi Lawan Korupsi

A4

WASPADA

Jumat 9 September 2011

DENGAN wajah dicat dan mengenakan hidung badut, para pengunjuk rasa bergabung dengan massa yang sedang menonton parade militer di ibukota Brasilia. Sebanyak ribuan orang bergabung dalam aksi unjuk rasa antikorupsi di Brasil saat perayaan hari kemerdekaan 7 September.

Orang Terkaya Di China Kantongi Rp93 T PIMPINAN perusahaan mesin berat Sany Heavy Industry, Liang Wengen, menempati peringkat teratas daftar orang terkaya di China dengan harta senilai US$11 miliar atau sekira Rp93,5 triliun. Daftar orang terkaya di China, Hurun, yang diterbitkan di Shanghai menyebutkan jumlah miliarder Cina meningkat meskipun menghadapi kesulitan ekonomi dunia dalam beberapa tahun terakhir. Liang Wengen sendiri mendapatkan keuntungan dari penjualan peralatan konstruksi. Pertumbuhan ekonomi Cina diantaranya memang didorong oleh pembelanjaan untuk proyek prasarana umum seperti jalan, jembatan dan bandara. Dan perusahaan milik Liang membantu pembangunan tersebut dengan menjual berbagai jenis mesin. Ratusan miliarder Menurut Hurun saat ini terdapat sekitar 300 miliarder di Cina, meningkat sekitar puluhan orang dibandingkan tahun lalu. Meskipun berbagai negara dunia menghadapi masalah, orang-orang kaya Cina sepertinya tidak mengalami krisis. Perusahaan pembuat daftar ini mengatakan jumlah miliarder sebenarnya lebih banyak lagi. Mereka menghadapi kesulitan mendapatkan kepastian data yang dikumpulkan karena banyak orang menyembunyikan kekayaannya di Cina. Peningkatan jumlah orang kaya di Cina dipandang mewakili peningkatan kekuatan ekonomi kedua terbesar dunia tersebut. (bbc/rzl)

Unjuk rasa serupa juga berangsung di kota-kota lain Brasil. Empat menteri kabinet sudah mengundurkan diri karena tuduhan korupsi sejak Presiden Dilma Rousseff berkuasa sejak Januari. Kepada staf kepresidenan, Antonio Palocci, mengundurkan diri bulan Juni setelah laporan-laporan media yang mempertanyakan kekayaannya yang bertambah dengan pesat. Sejak itu menteri pertahanan, menteri pertanian dan menteri perhubungan juga mendapat tekanan untuk mundur karena dakwaan korupsi walau mereka semua menolak tuduhan.

Belasan pejabat pemerintah juga kehilangan pekerjaan atau bahkan ditangkap, sementara beberapa menteri lain harus membantah terlibat korupsi yang dituduhkan kepada mereka. Korupsi sudah pandemik Sebagian dari pengunjuk rasa berkumpul di luar kantorkantor kementerian dan Kongres dengan membawa ember dan lap sebagai lambang untuk pembersihan korupsi. Aksi ini didukung oleh Perkumpulan Pengacara Brasil, Asosiasi Pers Brasil, serta Konferensi Uskup Nasional. “Korupsi di negara ini merupakan pandemik yang meng-

SEORANG miliarder China bermarga Su adalah seorang tokoh yang sukses membangun sejumlah gedung-gedung pencakar langit di Beijing dan dia diakui sebagai seorang pemegang kekuatan ekonomi China. Saat ini dia tengah menikmati posisi tertinggi di sebuah negara – ekonomi yang meningkat, pengaruh yang semakin meluas dan militer kuat – yang diperkirakan akan mendominasi abad ke 21. Namun, pemimpin peru-

net

SUKU Aborigin yang merupakan penghuni asli benua Australia. um berkualitas, “tapi saya sudah menyadari betapa pentingnya hal ini”. Dia menambahkan bahwa ia berharap batu itu bisa dikembalikan ke Australia. Potensi penjualan telah membuat marah para pakar Aborigin, yang mengatakan bahwa batu itu sangat penting bagi bangsa Arrernte di wilayah gurun pusat sehingga museum di Australia menolak untuk memamerkannya sebagai bagian dari upaya menghormati

Mendukung Rousseff Para pengunjuk rasa memekik slogan untuk mendukung Presiden Rousseff, yang berjanji tidak akan memberi toleransi kepada koruptor. Unjuk rasa di Brasilia -yang disebut Pawai Melawan Korupsi- tidak mempunyai afiliasi pada partai politik. Sebaguan besar pengunjuk rasa adalah mahasiwa, yang mengorganisir aksi protes dengan menggunakan situs jejaring sosial.

AP

RIBUAN orang bergabung dalam aksi unjuk rasa antikorupsi di Brasil saat perayaan hari kemerdekaan pada tanggal 7 September. President Rousseff mendapat pujian dari kalangan masyarakat luas karena ketegasannya dalam memerangi korupsi. Namun tekadnya untuk membersihkan pemerintahan

dari korupsi menimbulkan ketegangan dalam pemerintahan koalisinya, yang terdiri dari belasan partai politik. Sudah menjadi kebiasaan bagi partai politik di Brasil untuk memberi dukungan kepa-

da pemerintah dengan imbalan akan mendapatkan posisi di kabinet bagi anggota partai maupun hadiah uang bagi partai atau individu. (bbc/rzl)

Miliarder China Bertekad Tinggalkan Negaranya sahaan pengembang properti tersebut menyimpan satu keinginan yang mengejutkan banyak orang: dia menunggu hari saat dia meninggalkan negara tersebut. Alasannya cukup sederhana: dia ingin menyelamatkan kekayaannya, yang katanya hanya bisa dipandang saja kalau dia menyimpannya di China dan dia ingin punya anak lagi, suatu hal yang melanggar hukum di negara yang memberlakukan kebijakan satu anak saja.

Batu Suci Suku Aborigin Tak Jadi Dilelang SEBUAH batu suci Suku Aborigin, yang menurut tradisi tidak boleh dilihat oleh perempuan, dilaporkan ditarik dari lelang di Inggris, setelah penjualan batu itu menyebabkan kemarahan di Australia. Batu halus berukir “Tjuringa”, yang biasanya hanya pernah disentuh oleh para tetua suku laki-laki, ditawarkan untuk dijual oleh seorang wanita Inggris yang memperoleh batu itu sebagai hadiah ulang tahun lebih dari 50 tahun yang lalu. Tapi Galleri Lelang Canterbury mengatakan telah memutuskan untuk tidak melelang batu suci itu, yang diperkirakan akan terjual hingga 9.500 dolar AS, setelah pendekatan yang dilakukan oleh Komisi Tinggi Australia di London dan ahli budaya. “Saya telah berbicara dengan penjual dan Anda bisa menjadi yang pertama yang mengetahui bahwa kami menariknya dari lelang,” kata Direktur rumah lelang Tony Pratt kepada Australian Broadcasting Corp, yang dilansir dari Antara, Kamis (8/9). “Sudah jelas jika pihak penjual maupun saya tidak ingin menyinggung siapapun, terutama etnis Aborigin,” katanya. Pratt mengatakan itu bahwa batu itu adalah artefak muse-

ancam kredibilitas lembagalembaga dan keseluruhan sistem demokrasi,” seperti terutlis dalam pernyataan ketiga organisasi itu. Menteri Kehakiman, Minister Eduardo Cardoso, juga memberikan dukungan. “Kita semua memiliki tugas untuk memerangi korupsi dan presiden mendukung hal ini,” tambahnya. “Saya kira ini merupakan unjuk rasa yang punya legitimasi dan menjadi kesempatan bagi semua orang dalam memenuhi kewajibannya sebagai warga negara,” tuturnya.

kepercayaan mereka. Dalam catatan penjualan, rumah lelang itu mengatakan bahwa “Lady Kent” telah diberi oleh penulis Archer Russell, seorang pria yang dikenalnya secara singkat di Sydney pada 1959 sebuah batu bulat berukuran 6 kali 10,5 inchi atau 26,7 cm x 15,2 cm. Russell, yang menghabiskan waktu selama beberapa bulan di wilayah gurun pusat, juga memberikan sebuah bumerang kepada seorang wanita

yang tidak disebutkan namanya, yang pada saat itu bekerja sebagai seorang aktris di televisi Australia. “Aku menelepon Churinga (Tjuringa) sebagai batu mimpi saya,” katanya sebagaimana dikutip dalam catatan rumah lelang. “Oleh karena saya tidak dapat membaginya di antara dua anak lelaki saya maka saya memutuskan untuk menjualnya. Archer adalah seorang pria yang penyayang dan saya tahu dia akan menyetujuinya.” Bernice Murphy, direktur Museum Nasional Australia, mengatakan bahwa Tjuringas adalah benda yang paling suci dalam budaya Aborigin dan siapapun dengan yang menghormati kepercayaan penduduk asli tidak akan memberikannya kepada seorang wanita kulit putih Inggris sebagai hadiah ulang tahun. “Ini hal yang paling asusila yang dapat Anda lakukan pada budaya Aborigin, “katanya, seraya menambahkan bahwa kembalinya batu itu ke pemilik tradisionalnya adalah penting. Batu-batu itu memiliki makna spiritual yang kuat bagi”orang-orang tertentu yang seluruh identitasnya beresonansi di sekitar tanda-tanda pada yang terdapat di batu kecil itu,” katanya. (ant)

Sang miliarder berbicara kepada AP hanya dengan menyebutkan marganya karena dia khawatir pemerintah akan mengambil tindakan yang merugikan bisnisnya. Saat ini, kalangan orangorang paling kaya di China semakin banyak yang ber-investasi di luar negeri untuk mendapatkan paspor asing, untuk berbisnis secara internasional dan lebih mudah berkeliling dunia dan juga memberi jalan bagi mereka untuk keluar dari China. AS adalah tujuan utama para imigran China, di mana orangorang kaya China memuji negara itudengansistempendidikandan perawatan kesehatannya.Tahun lalu, hampir 68.000 orang kelahiran China menjadi penduduk tetap sah di AS, dan jumlah mereka itu berada pada urutan kedua di bawah orang-orang kelahiran Meksiko. Kanada dan Australia juga tujuan favorit mereka. Tidak punya apa-apa “Di China, tidak ada benda yang menjadi milik Anda. Seperti membeli rumah. Anda membelinya tapi rumah itu akan jadi milik negara 70 tahun ke-mudian,” kata Su sembari mengecam sistem land leasing yang

diberlakukan pemerintahnya. “Tapi di luar negeri, jika Anda membeli rumah, maka akan jadi milik Anda selamanya,” katanya. “Sebenarnya bukan kalangan pengusaha saja yang khawatir akan sistem di negara ini, para pejabat pemerintah juga seperti itu. Mereka takut soal keamanan harta mereka.” Leo Liu, manajer pemasaran di perusahaan konsultan imigrasi Beijing Goldlink, mengatakan perusahaannya melihat adanya kecendrungan meningkat orang-orang kaya China ingin berimigrasi, terutama ke Kanada. Alasan utama orang-orang ingin pindah ke luar negeri adalah pendidikan anak dan untuk mendapatkan perawatan kesehatan yang lebih baik. Sebagian di antaranya ingin meninggalkan China karena mereka mendapatkan uang secara illegal, seperti pejabat pemerintah yang korup dan orang-orang bisnis, sementara sebagian lainnya terpengaruh teman-teman yang sudah pindah ke AS. “Mereka ingin mendapatkan kartu hijau (kartu kewarganegaraan AS) meski mereka masih tetap ingin berbisnis di

China,” kata Liu. “Mungkin saja mereka mengirim istri dan anak mereka lebih dulu ke luar negeri. Dan mereka memang menyenangi kehidupan di luar negeri, gaya hidup Barat,” katanya. Memiliki paspor asing sama halnya seperti ‘membuat kebijakan asuransi’, kata Rupert Hoogewerf, yang menyusun Hurun Rich List, daftar Forbes versi China. “Jika terjadi kerusuhan politik atau perubahan besar terjadi tiba-tiba di China, maka mereka sudah punya paspor untuk pergi ke luar negeri. Itu semacam jaringan keamanan tambahan.” Di antara 20.000 warga China dengan kekayaan sedikitnya 15 juta dolar, 27 persen di antaranya sudah beremigrasi dan 47 persen masih mempertimbangkannya, menurut laporan China Merchants Bank dan perusahaan konsultan AS Bain & Co yang disiarkan April lalu. Hampir 60 persen orangorang yang disurvei tersebut mengatakan mereka kha watir soal pendidikan anak- anak mereka sebagai alasan mereka ingin meninggalkan negara itu. Seorang miliarder pemilik industri batu bara, yang juga

tidak bersedia menyebut jati dirinya, mengatakan dorongan utama yang membuatnya berencana pindah ke luar negeri adalah sistem sekolah China yang memakai ujian terpusat, yang sering dipersalahkan sebagai penyebab pelajar-pelajar lulus ujii an namun tidak punya keahlian yang dibutuhkan di lapangan kerja. Dia akan membawa putranya yang berusia 7 tahun ke AS setelah anaknya itu menyelesaikan pendidikan di sekolah menengah pertama di sekolah internasional di Beijing di mana murid-murid diajar dengan menggunakan bahasa Inggeris. “AS memiliki sistem pendidikan yang baik dan perawatan kesehatan yang bagus,” kata miliarder berusia 39 tahun itu yang memiliki tiga rumah di China dan asset senilai 5 juta dolar. Motif lain yang menyebabkan orang-orang kaya China ingin meninggalkan negara Panda itu adalah untuk melindungi harta kekayaan dan untuk mempersiapkan hari tua. Selain itu juga mereka ingin punya lebih banyak anak dan agar lebih mudah membangun bisnis di luar negeri. Syafri/CNN

MacBook Air, Laptop Setajam Pisau KETIKA sama sekali tidak ada benda tajam atau semua pisau dapur anda sedang kotor dan anda harus memotong bahan untuk memasak, mungkin MacBook Air adalah solusinya. MacBook Air memang terkenal sebagai laptop ultraportabel yang sangat tipis dan cantik dengan desain unibody berbahan aluminium. Laptopinikemudianberubahmenjadi bintang baru dalam video masak memasak yang banyak di unggah ke situs internet. Sisi pinggirannya yang tajam bisa digunakan untuk memotong wortel, apel, jagung, jamur, dan bahkan udang. Dan untuk alasan tertentu, udang menjadikan hal ini makin tambah aneh dan unik. “Saya pastinya tidak menyarankan agar anda mencobanya di rumah, namun

— jika semua video tersebut bisa dipercaya — anda bisa menggunakan MacBook Air milik anda sebagai pisau jika ada keperluan masak darurat,” seperti ditulis Rosa Golijan dalam posting di blog “Gadgetbox” MSNBC. Memang bukan merupakan hal baru MacBook Air digunakan untuk keperluan memasak, dan bukan pertama kali pula seseorang menulis kegunaan laptop jenis ini. Apple memang mengklaim kalau MacBook Air adalah laptop tipis, tahan lama, dan dapat digunakan untuk banyak hal, tetapi menurut CNN tim PR Apple belum memberikan komentar terhadap video-video tersebut meski sudah dimintai pendapatnya. Perusahaan Apple menggambarkan laptop seharga US$1.000 ini sebagai produk “keren, awet, dan siap untuk apa saja.” (cnn/rzl)


Nusantara

WASPADA Jumat 9 September 2011

A5

Komisi IX Tetap Tolak DPPIP Di Kemenakertrans

Antara

BARANG BUKTI KEMENAKERTRANS: Petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membungkus barang bukti usai penggeledahan di kantor Ditjen Pembinaan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kemenakertrans di Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (8/9). KPK menurunkan 4 tim untuk mencari tambahan alat bukti guna pengembangan kasus dugaan suap di Kemenakertrans.

KPK Geledah Kantor Muhaimin JAKARTA (Antara): Langkah penyidikan lebih maju dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan menggeledah Kantor Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, di Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (8/9). “Penggeledahan ini mencari tambahan barang bukti demi penyidikan lanjutan kasus ini,” kata Priharsa Nugraha, Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK. Dia pastikan penggeledahan ini dilakukan di kantor pusat kementerian itu,

sementara yang di Jalan Gatot Subroto belum digeledah. Penggeledahan itu terkait penyuapan di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang terkuak pada 25 Agustus lalu. KPK berhasil menangkap dua pejabat kementerian itu, yaitu Kepala Bagian Perencanaan dan Evaluasi Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi, Dadong Irbarelawan, serta sekretaris direktorat jenderal itu, I Nyoman Suisnaya. Untuk menggeledah kantor kementerian yang dipimpin

Muhaimin Iskandar itu, KPK mengerahkan empat tim penyidik. “Mereka berangkat sejak pukul 09.00 pagi tadi,” ujar Nughara. Empat tim penyidik tersebut diberangkatkan dari Kantor KPK langsung menuju ke Kalibata, dengan pengawalan dari Korps Brigade Mobil. Muhaimin Siap Bertanggung Jawab Sementara itu Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menyatakan dirinya siap bertanggung jawab atas kasus Dana Percepatan Pembangunan Infra-

struktur Daerah (PPID) sebesar Rp500 miliar yang telah menjerat dua pejabat kementerian tersebut. “Saya bertanggung jawab dalam mengusulkan, dan mengawal proyek tersebut, namun permasalahan pokoknya harus diketahui terlebih dahulu,” kata Muhaimin Iskandar, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (8/9). Muhaimin mengatakan, proyek senilai Rp500 miliar tersebut pelaksanaannya di daerah, dan bukan dinas tenaga kerja yang menanganinya, meskipun PPID ini berada di

Presiden: Pengadaan Alutsista Dahulukan Industri Dalam Negeri JAKARTA (Antara): Presiden Susilo BambangYudhoyono menegaskan pengadaan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) untuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) maupun Polri harus mendahulukan industri dalam negeri. Dalam pengantarnya sebelum memulai rapat kabinet terbatas bidang Polhukam membahas pengadaan alutsista di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/9), Presiden mengatakan alutsista baru boleh dibeli dari pihak asing apabila industri dalam negeri belum bisa menghasilkan alat persenjataan yang dibutuhkan. “Wajib hukumnya, baik jajaran Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Kepolisian untuk membeli alutsista itu, peralatan dan

perlengkapan itu, manakala itu sudah bisa dijual oleh industri dalam negeri kita,” ujarnya. Presiden mengatakan jangan karena rekanan atau pertimbangan lain maka akhirnya alutsista tidak dibeli dari industri dalam negeri yang telah bisa menghasilkannya. Hal itu, menurut dia, agar industri dalam negeri mempunyai kesempatan terus berkembang, sehinggga bisa menyerap lapangan pekerjaan. Alutsista yang dibeli dari pihak asing, kata Presiden, baru bisa dilakukan apabila industri dalam negeri belum bisa menghasilkan peralatan yang dibutuhkan seperti pesawat tempur dan kapal selam. “Kalau memang ada yang belum sepenuhnya bisa dibikin industri dalam negeri kita, PT

PAL, Pindad, DI, LEN, dan sebagainya, usahakan suatu kerjasama misalnya produksi bersama, investasi bersama, dengan industri serupa dari negara-negara sahabat,” tuturnya. Presiden juga mengatakan pengadaan alutsista yang pasti membutuhkan biaya besar harus diutamakan berasal dari pendanaan dalam negeri guna

DPP Golkar Hargai Keputusan Surya Paloh JAKARTA (Antara): Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Leo Nababan mengatakan, pihaknya menghargai keputusan Surya Paloh keluar dari partai tersebut. “Kami tentu menghargai

Menko Polhukam: Teroris Manfaatkan Kemajuan Teknologi NUSA DUA, Bali (Antara): Menko Polhukam Djoko Suyanto mengatakan pelaku terorisme telah memanfaatkan perangkat modern hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta komunikasi global, untuk melakukan aksinya dan memperkuat jaringan. “Kemajuan tekonologi informasi, telekomunikasi global telah dimanfaatkan kelompok teroris untuk memperkuat jaringannya,” kata Djoko saat membuka seminar internasional “Deradikalisasi dan Kontribusinya Menuju Dunia yang Damai dan Toleran”, yang

diadakan oleh Badan Nasional Penangulangan Terorisme (BNPT ) di Nusa Dua, Bali, Kamis(8/9). Kemajuan teknologi informasi dimanfaatkan teroris untuk menciptakan hubungan di berbagai tempat di seluruh penjuru dunia. “Jaringan komunikasi global dimanfaatkan sebagai sarana propaganda, penggalangan dana, rekruitmen dan pelatihan, di samping memperoleh peralatan,” katanya. Oleh sebab itu, perlu digunakan pendekatan komprehensif untuk menghadapi

mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pinjaman luar negeri. “Kurangi sejauh mungkin pengadaan alutsista yang menggunaan sumber pembiayaan dari pinjaman apa-lagi pinjaman luar negeri. Mari kita memulai untuk lebih menggunakan anggaran tersedia dari dalam negeri,” ujarnya.

terorisme. Ia mengatakan saat ini terorisme telah menunjukkan perubahan pola tindakan dari waktu ke waktu baik di Indonesia maupun di negara lain. Perubahan pola tindakan kelompok terorisme harus senantiasa direspon dengan langkah-langkah antisipatif dan inovatif untuk menghilangkan potensi ancaman dan mencegah terjadinya tindakan yang merugikan banyak orang. “Kita terus persiapkan tindakan penanggulangan yang konsisten, berlanjut dan tidak boleh berhenti,” katanya.

keputusan beliau untuk keluar dari Partai Golkar,” kata Leo Nababan kepada pers di Jakarta, Kamis (8/9) pagi. Dia mengatakan, keputusan Surya Paloh merupakan suatu pilihan dalam dalam politik. “Ini soal pilihan politik. Tak bisa diintervensi,” katanya. Menurut dia, keputusan Surya Paloh itu elegan sehingga patut dihargai. Keputusan itu juga sebagai sikap konsisten Surya Paloh. Di kalangan Golkar, kata Leo, Surya Paloh merupakan tokoh dan senior yang telah banyak memberi bimbingan dan pencerahan kepada kaderkader muda. “Harus kami akui, beliau memang senior di Golkar, apalagi kami sama-sama dari Medan,” katanya. Mengenai hubungan secara organisasi dengan Surya Paloh, Leo mengemukakan, semasa kepengurusan Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla, Surya Paloh adalah Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar.

lokasi transmigrasi. “Ini merupakan keputusan Kementerian Keuangan bersama dengan Badan Anggaran yang menguntungkan transmigrasi, dan dalam Badan Anggaran tersebut juga ada wakil dari Komisi IX,” tambah Muhaimin. Dalam kesempatan tersebut, Muhaimin menyatakan pada tanggal 13 September 2011 mendatang baru akan dilakukan penandatanganan komitmen antara Kementerian keuangan dengan Pemerintah Daerah.

Apartemen Tommy Soeharto Dimohonkan Disita JAKARTA (Waspada ): Kuasa hukum Nazarwan Chandra secara resmi mengajukan permohonan sita atas bangunan dan tanah seluas 28.748 meter persegi, yang saat ini sedang dibangun sebuah bangunan hunian Niffaro Apartement. Aset tanah di Jl. Raya Pasar Minggu, Pejaten Timur, Jakarta Selatan, yang“dicaplok” Tommy Soeharto kita mohonkan disita oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, ujar Manson Lumbanraja, JS Simatupang dan Dumoli Simajuntak yang bertindak sebagai kuasa hukum Nazarwan Chandra pada persidangan yang berlangsung di PN Jakarta Selatan, Kamis (8/9). Untuk menanggapi permohonan sita yang diajukan kuasa hukum pengugat ini, Ketua Majelis Hakim,Yanisman didampingi dua hakim anggota, Ida Bagus dan Aminalumam memberikan waktu kepada kuasa hukum para tergugat untuk menjawabnya, dan untuk itu Ketua Hakim memutuskan untuk menunda persidangan hingga 22 September 2011. Sidang gugatan ini dihadiri penggugat Nazarwan Chandra dan para kuasa hukum tergugat IrvanYusrizal, Hutomo Mandala Putera alias Tommy Soeharto, dan Badan Pertanahan Nasional. “Kami sebagai kuasa hukum penggugat mengajukan permohonan kepada majelis hakim untuk melakukan penetapan sita jaminan terhadap aset tanah itu,” ujar Manson Lumbanraja. Di atas tanah seluas 28.748 meter persegi itu sendiri sedang dibangun sebuah bangunan hunian Niffaro Apartement. Manson menyatakan, kuasa hukum layak mengajukan permohonan penetapan sita jaminan karena sertifikat yang dimiliki tergugat II atas nama Tommy Soeharto telah dibatalkan melalui penetapan PN Jakarta Selatan Nomor 402/PDT/PN Jaksel. Sementara JS Simatupang mengatakan, pengerjaan bangunan Niffaro Apartement yang dilakukan para tergugat merupakan tindakan melawan hukum. Soalnya, aset tanah yang dimiliki secara sah oleh kliennya masih dalam proses pemeriksaan pengadilan. “Perkara perdata beregister nomor 245/Pdt.G/2011/PN Jakarta Selatan ini masih dalam proses pemeriksaan pengadilan. Ini artinya, para tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum karena masih melakukan pembangunan di atas tanah aquo itu.” tegas dia. (aya)

JAKARTA (Waspada): Komisi IX DPR RI menegaskan tetap tidak akan bertanggung jawab dan menolak terhadap munculnya Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPPIP) sebesar Rp500 miliar di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sebagai mitra kerja Kemenakertrans, Komisi IX DPR selama ini mulai dari proses pembahasan sampai pengambilan keputusan anggaran tidak pernah dilibatkan sama sekali. “Kita akan tolak dan drop anggaran DPPID tersebut karena kita sama sekali tidak dilibatkan. Mulai dari pembahasan, sampai dengan keputusan pengambilan anggarannya. Rp500 miliar itu sebaiknya didrop saja dari pada nanti mencederai banyak pihak dan bermasalah dan Komisi IX tidak mau bertanggungjawab,” ujar Ketua Komisi IX Ribka Tjiptaning dalam rapat kerja antara Komisi IX dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi beserta jajarannya di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (8/9). Pembahasan anggaran DPPID itu menurut Ribka hanya dilakukan antara jajaran kementerian keuangan bersama dengan Bandan Anggaran (Banggar) besar DPR dengan departemen-departemen teknis. Selama ini anggaran seperti itu diputuskan hanya berdasarkan peraturan menteri keuangan No 25 tahun 2011. Hal ini, tambahnya lagi, jelas bertentangan dengan UU No 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD 3). Program percepatan tambahnya lagi juga selalu membuat kecelakaan ibarat orang bawa mobil, karena banyak aturan yang dilanggar. “Penentuan anggaran itu jelas melanggar aturan perundangan yaitu UU MD3 bab 7 tentang tata cara penetapan pendapatan dan belanja negara dimana isinya antara lain memuat ketentuan bahwa semua penentuan anggaran dilakukan oleh komisi masing-masing dan untuk kemudian disahkan oleh banggar besar. Komisi juga harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan anggaran. Peraturan mentri keuangan seharusnya tidak bisa dijadikan landasan karena permenkeu itu berada di bawah UU MD3,” tegasnya. Ribka menegaskan, baik Menteri Keuangan maupun Menakertrans posisinya adalah sama yaitu eksekutif. Anggaran pun harus diputuskan bersama antara eksekutif dan legislatif. “Dalam kasus lolosnya anggaran DPPID ini, Menteri Keuangan berperan sebagai pemegang anggaran dan Menakertrans sebagai pelaksana, sementara DPR hanya menyetujui dan mengawasi. Jadi tidak ada alasan Menteri Keuangan menciptakan aturan sendiri untuk anggaran seperti DPPID ini,” imbuhnya. Kasus seperti anggaran DPPID ini kerap terjadi. Banyak departemen dan daerah main

terabas dan nyelonong ke Banggar besar dan Banggar daerah. Hal seperti ini tentunya tidak bisa dibiarkan terus terjadi, karena kalau terus terjadi demikian untuk apa lembaga DPR ini gunanya. “Setiap anggota DPR memiliki 3 hak yang sama yaitu hak legislasi, pengawasan dan budgeting. Dengan sistem yang dilakukan main potong seperti ini, maka sama artinya dengan memotong hak anggota DPR lainnya. Kalau kita mau main ego-ego an seperti yang dilakukan Banggar ini kita juga bisa, namun kita tidak seperti ini. Kita saja sebenarnya berkepentingan untuk memanggil mentri keuangan dalam kasus ini, namun karena ini domain komisi XI kita tidak utak utik,” ujar Politisi dari PDI Perjuangan ini lagi. Kepada Menakertrans, Ribka pun menyesalkan tidak adanya komunikasi sehingga hal seperti ini terjadi. Dirinya menyarankan kepada Muhaimin untuk paling tidak mengkomunikasikan hal-hal seperti ini dengan mitra kerjanya di DPR. “Mau jatuhnya ke Kementerian Kesehatan atau Transmigrasi itu semua mitra kita tidak penting karena prosesnya tidak transparan. Mestinya dikomunikasikanlah, seperti ini, kan kita jadi direpotkan,” katanya lagi. Sementara itu Ketua DPR Marzuki Alie menjelaskan, di dalam Banggar besar ada perwakilan setiap komisi, sehingga tidak mungkin komisi tidak mengetahuinya karena tentunya perwakilan komisi itu memberikan laporan ke komisi. Kalau dikatakan Banggar melakukan pelanggaran, katanya, tidak mungkin terjadi kecuali yang mewakili komisi di Banggar tidak melaporkan ke komisi. Jika itu terjadi , maka itu menjadi urusan pribadi, ujar Marzuki. Ditanyakan bahwa perwakilan komisi juga tidak tahu menahu mengenai anggaran DPPID itu, menurut Marzuki, bisa saja terjadi sebab si anggota tidak hadir ketika pengambilan keputusan, dan bisa jadi juga memang keputusan diambil diantara pimpinan Banggar saja. “Ini yang harus dievaluasi. Kalau memang kejadiannya hanya pimpinan Banggar yang mengambil keputusan, tentu ada mekanisme yang harus diperbaiki. Namun saya mendapat laporan dari Banggar, mereka sudah mengambil keputusan secara transparan. Kemungkinan perwakilan komisi justru yang tidak ikut dalam pengambilan keputusan itu karena tidak hadir,” imbuhnya. Kemungkinan pimpinan Banggar melakukan kesalahan etika maupun pelanggaran UU MD 3, Marzuki menjelaskan bahwa adalah hak setiap anggota untuk melaporkan hal itu kepada badan kehormatan. “Jika memang ada pelanggaran bisa dilaporkan ke BK melalui pimpinan DPR atau bisa langsung ke BK,” tandasnya. (aya)


Sport

A6

WASPADA Jumat 9 September 2011

10 Pemain Indonesia Tahan Laos 3-3 YANGON, Myanmar (Waspada): Perjuangan pantang menyerah ditunjukkan Timnas Indonesia U-19 ketika memulai kompetisi AFF U-19 Championship 2011 di Thuwanna Stadium, Kompleks Youth Training Centre, Yangon, Myanmar, Kamis (8/9). Wartawan Waspada Munawardi Ismail dari Myanmar melaporkan, tempur dengan 10 pemain sejak menit 25 dan sempat tertinggal 1-3, remaja Indonesia masih mampu menahan Laos 3-3. Meski tertinggal 3-1 hingga menit 70, namun skuad Garuda Muda sukses melesakkan gol penyama kedudukan pada

menit-menit akhir. Sebelum laga pembuka digelar, hampir satu jam hujan deras mengguyur veneu pertandingan. Bermain di bawah kondisi lapangan becek, membuat Agung Putra Perdana dkk sulit mengembangkan permainan. Namun Indonesia mampu memimpin lebih dahulu lewat aksi Syahru Ramadhan menit

15. Aksi saling membalas serangan kemudian ditunjukkan kedua tim. Laos unggul dalam penguasaan bola dan terus menyerang. Menit 25 Indonesia harus bermain dengan 10 orang, setelah Suherman mendapat kartu kuning kedua. Menit 27 Laos menyamakan kedudukan, karena gol bunuh diri Bagus Penara Amru. Pemain asal Gayo Lues itu blunder, saat bermaksud menghalau bola yang meluncur ke arahnya. Si kulit bundar malah masuk ke jala kiper Goldy Aulia Syahrizan. Tekanan bertubi-tubi dari Laos, memaksa pelatih Zulkifli

Alfat menarik strikernya Dian Ardiansyah dan memasukkan bek Sugiyanto. Gawang Indonesia kembali bobol menit 38 lewat aksi Xaisongkham Champathon, memanfaatkan kelemahan barisan bawah Timnas U-19. Skor 2-1 bertahan hingga babak pertama usai. Laos menambah keunggulan menit 65 lewat gol Souliya Syphasay. Skuad Merah Putih menunjukkan semangat juang tinggi, apalagi sejak Zoel Fadli masuk menggantikan Jamil Khairi. Harapan kembali terbuka, setelah kapten Syahru Ramadhan mencetak gol yang memperkecil ketertinggalan. Para pendukung Merah Putih pun kembali menyuntik semangat Imam A Munandar dkk. Menit 90 Rahmat Johan Saputro menyamakan kedudukan, skor 3-3 bertahan hingga usainya laga yang disaksikan anggota Komite Eksekutif PSSI Mawardy Nurdin dan Duta Besar Indonesia di Myanmar. (b05) KIPER Timnas Indonesia U-19 Goldy Aulia Syahrizan (tengah) gagal mengamankan serangan pemain Laos di Thuwunna Stadium, Yangon, Myanmar, Kamis (8/9). -AP-

Waspada/Munawardi Ismail

Arteta Tahu Diri

AP

TIMNAS Indonesia U-19 foto bersama sebelum kick-off AFF U-19 Championship 2011 di Yangon, Myanmar, Kamis (8/9).

Jempol Myanmar Buat Skuad Merah Putih PERJUANGAN pantang menyerah ditunjukkan anakanak Indonesia yang berlaga pada AFF U-19 Champhionship 2011 di Thuwanna Stadium, Kompleks Youth Training Centre, Yangon, Myanmar, Kamis (8/9) petang Kendati hanya bermain imbang dengan Laos 3-3, namun spirit Syahru Ramadhan dkk patut diacungi jempol. Bertarung dengan sepuluh pemain sejak menit 25 dilanjutkan dengan gol bunuh diri, semangat tanding Bagus dkk tak pernah surut. Seorang staf pelatih Myanmar sampai mengacung jempol kepada perjuangan Tim Garuda Muda. Tim tuan rumah dan pelatihnya yang satu grup dengan Indonesia itu menyaksikan laga tersebut. Pelatih Indonesia U-19 Zulkifli Alfat pun mengucapkan puji syukur atas hasil yang diraih tim

binaannya. “Ini hasil kerja keras anak-anak yang luar biasa,” katanya. Ditambahkan, main dengan 10 orang dia tetap menginstruksikan Imam dkk untuk tidak patah semangat. “Setelah kurang satu pemain, saya terpaksa menerapkan formasi 43-2 dengan menarik satu striker,” jelas Zulkifli. Pihaknya bersyukur dengan hasil imbang, apalagi sudah bermain 10 orang sejak 25 menit. “Kondisi ini mengingatkan saya pada saat memulai laga di Arafura Games beberapa bulan lalu di Darwin Australia,” kenangnya. Memang Timnas U-19 ini adalah bekas juara Arafura Games. “Pada babak kedua, saya lebih instruksikan untuk menuju sisi kiri Laos, karena di sana titik lemah mereka,” ujarnya lagi. Anggota Komite Eksekutif PSSI Mawardy Nurdin di kamar ganti pemain mengaku salut

dengan perjuangan Ramadhana cs. “Anak-anak menunjukkan semangat luar biasa, kami salut dengan mereka,” kata Mawardy, didampingi Jerry Waleleng, asisten manajer. Perasaan bangga juga diungkapkanYusYunus Darmo, warga Indonesia di Myanmar. “Wah mereka luar biasa sekali main. Semangat pantang menyerah pemain di lapangan, makin menambah motivasi kami untuk mensupport mereka,” tutur Darmo. Duta Besar Indonesia untuk Uni Myanmar Sebastianus Sumarsono dalam pertemuan dengan Timnas mengaku bangga dengan prajurit Merah Putih. “Beliau ikut mendukung langsung dan berharap anak-anak mampu mengharumkan nama Indonesia,” tambah Kamaruddin Umar alias Abu Razak, seorang ofisial Timnas U-19. (Munawardi Ismail)

Bikers Honda Kecam Aksi Geng Motor MEDAN (Waspada): Klubklub Honda tergabung dalam Sumut Honda Bikers, mengecam keras segala aksi brutal dan kebut-kebutan liar geng motor, yang belakangan makin meresahkan masyarakat Kota Medan terutama pengguna jalan raya. Kecaman dan penolakan atas aksi anarkis geng motor diutarakan oleh Honda Tiger Club Medan (HTCM), Tiger Independent Medan Club (TIMEC), Medan Tiger Brotherhood (MTB), NSR Motor Club (NMC), Honda Mega Pro Club (HMPC), CBR Club Medan, Honda Club CS 1(HCC One), Club Revo Honda (CREN), dan Honda Revo Club (HRC). Juga D’BeATTELLS, Vario Honda Matik Club (VANATIC), Honda Cub 70 Medan (HC 70 M), Honda Super Cub Community (HSCC), Club CB Medan (CCM), Honda Vario Club (HVC), Community Honda Supra Xpression (CAS-X), Revo Executive Club (REXEC), dan Revolution Supra Matic Club (RSMC). Bro Juli dari TIMEC mewakili Bikers Honda di Medan, Kamis (8/9) mengatakan, aksi brutal geng motor berpengaruh negative terhadap klub-klub motor. Sebab, masyarakat sering menganggap , klub motor sama dengan geng motor, padahal keduanya jelas berbeda. “Klub motor terdiri dari komunitas motor sejenis seperti Tiger ataupun semerk seperti

Honda dan memiliki atribut jelas, antara lain seragam dan logo. Klub motor juga cenderung mendukung kegiatan safety riding, selalu memperhatikan kelengkapan berkendara bagi anggotanya, menjunjung tinggi hubungan persaudaraan, sehingga jauh dari sikap arogan,” tambahnya. Eratnya hubungan persaudaraan klub Honda dirasakan oleh Bro Adi dari HSCC, yang kini berusia 62 tahun, yang tak pernah takut untuk touring ke Sumatera-Jawa dengan Honda Cub 70 miliknya. Menurut Adi, jika dirinya touring ke luar daerah, tanpa mengenal merk mendapat berbagai bantuan seperti makan, minum maupun tempat tinggal. Klub motor dibangun atas nilai-nilai kemanusiaan. HMPC pernah melakukannya kepada korban bencana Gunung Sinabung. Begitu pula terhadap korban tsunami di Aceh dan Nias yang digagas Honda Tiger Club Medan serta pengobatan gratis oleh Club Revo Honda (CREN). Karenanya Bro Doni dari HTCM, sangat berharap pihak kepolisian dapat segera mengambil tindakan tegas terhadap geng motor. “Semoga mereka mendapat hukuman yang mampu menimbulkan efek jera,” tuturnya. Gunarko Hartoyo, Promotion Manager CV Indako Trading Co selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengaku, pihaknya juga pri-

Waspada/Ist

CREN (Club Revo Honda) saat melakukan kegiatan pengobatan gratis.

hatin atas tren geng motor dan memberi apresiasi tinggi kepada aparat kepolisian atas keseriusan dalam menertibkannya. “Kami mengharapkan, aksi meresahkan yang ditimbulkan geng motor dapat segera teratasi, sehingga kenyamanan yang dirindukan masyarakat dan pengguna jalan dapat kembali tercipta,” ujar Gunarko. (adv)

Aquilani Beda Dengan Pirlo ROMA (Waspada): Alberto Aquilani (foto) menolak dibandingkan dengan seniornya di Italia, Andrea Pirlo. “Sebuah kesalahan jika membandingkan saya dengan Pirlo. Kami dua pemain yang sangat berbeda,” ucap gelandang baru Milan itu, seperti dikutip dari Tribal Football, Kamis (8/9). Kendati merasa terhormat dibandingkan dengan Pirlo, Aquilani mengaku sangat berbeda dengan mantan playmaker I Rossoneri yang sekarang bermain untuk Juventus tersebut. “Saya merasa terhormat bisa dibandingkan-bandingkan dengan pemain seperti dia,” papar Aquilani, yang didatangkan ke San Siro dari Liverpool untuk menjadi pengganti Pirlo. “Musim lalu di Juventus, saya bermain sedikit lebih ke dalam.Tapi saya juga bisa digeser ke kiri dalam formasi yang memakai tiga atau empat gelandang,” katanya lagi. Saat masih membela AS Roma dan Juve, Aquilani lebih sering memerankan posisi gelandang bertahan. Tapi dia juga piawai mengatur ritme permainan dari tengah lapangan. Posisinya memang beda dengan Pirlo, yang tugas utamanya memang mengendalikan permainan tim dengan mengalirkan bola

kepada para striker maupun winger. Namun gabungnya Aquilani, membuat kedalaman skuad Milan makin mumpuni. Karenanya I Diavolo dijagokan dapat mempertahankan scudetto Liga Seri A, termasuk oleh mantan petinggi Juve Luciano Moggi. “Milan berada pada masa paling cerah ketimbang klub lainnya. Sementara Inter semakin meragukan, karena Moratti kembali ikut campur dalam setiap urusan,” ujar Moggi. Mantan Direktur Umum Juventus sekaligus terpidana skandal Calciopoli 2006 silam itu sangat paham dengan seluk beluk Seri A. Pria kelahiran 10 Juli 1937 itu bahkan bisa memetakan kekuatan sejumlah tim besar lewat kebijakan di bursa transfer. Kesimpulan Moggi, sang juara bertahan sebagai yang terkuat. Runner-up musim lalu, Inter Milan, menurutnya akan semakin melorot karena presidennyaMassimo Moratti selalu ikut campur dalam setiap kebijakan tim. “Inter tidak menjual pemainnya secara cerdas dan malah melakukan pembelian siasia. Saya pikir mereka tidak lagi kompetitif,” jelas Moggi. “Lazio dan Juventus? Saya pikir kedua tim itu bakal bertarung memperebutkan posisi keempat,” katanya menambahkan. (m15/vvn/fi)

LONDON (Waspada): Gelandang anyar Arsenal Mikel Arteta (foto) mengklaim, dirinya datang ke Emirates Stadium bukan untuk menggantikan peran Cesc Fabregas atau Samir Nasri, yang telah cabut ke Barcelona dan Manchester City. Arsenal.com “Mereka dua pemain top untuk klub. Mereka bermain sangat baik dalam beberapa tahun terakhir dan kini kami memiliki beberapa pemain baru yang datang dan mencoba untuk membuat dampak yang sama,” ucap Arteta. Kendati tahu diri, pemain asal Spanyol yang gabung dari Everton tepat pada hari terakhir bursa transfer musim panas lalu itu, bertekad untuk mengangkat The Gunners. Saya yakin kami dapat melakukannya,” ujar Arteta dalam Arsenal Player, Kamis (8/9). “Saya tidak ingin fans Arsenal mengharapkan kami sama dengan mereka (Fabregas dan Nasri), karena setiap pemain memiliki kemampuan yang berbeda.” “Kami juga memerlukan beberapa waktu untuk adaptasi. Tapi saya yakin kami akan memberikan yang terbaik untuk menjadikan tim ini lebih baik,” tekad Arteta. Bek baru Per Mertesacker juga begitu. Bintang Jerman yang diboyong dari Werder Bremen itu malah sudah tak sabar lagi untuk membela The Young Guns. “Saya bersemangat. Merupakan fase baru dalam karir saya dan saya tak sabar menjalaninya. Tapi saya juga deg-degan,” beber Mertesacker. “Rasanya seperti pertama kali masuk sekolah. Sekarang saya punya tantangan baru di negara baru, gaya bermain juga baru dan bahasa berbeda. Saya siap menghadapi semua itu,” tandasnya. Mertesacker akan melakoni debutnya bersama pasukan Arsene Wenger akhir pekan ini melawan Swansea, karena sejumlah pemain belakang klub London itu mengalami cedera. Kapten tim nasional Korea Selatan Park Chu-Young juga bertekad melakukan debut, kendati masih kelelahan usai menghadapi Kuwait pada laga putaran ketiga Pra Piala Dunia 2014 zona Asia. “Saya merasa sangat kelelahan, tetapi saya menghargai pemain lainnya yang dapat mengontrol duel dengan baik. Saya akan mencoba beradaptasi dengan Arsenal dan bekerja keras untuk bermain sebanyak yang saya bisa,” harap Chu-Young. (m15/goal/rtr)


Sport

WASPADA Jumat 9 September 2011

Djohar Bantah Rombak Timnas PPD JAKARTA (Waspada): Ketua Umum PSSI Prof Djohar Arifin Husin (foto), membantah berita yang menyebutkan akan adanya perombakan timnas senior Indonesia untuk Pra Piala Dunia 2014. Menurut Djohar, perombakan saat ini sangat tidak mungkin dilakukan, karena pemain yang ada merupakan yang terbaik di tanah air. Terbukti, mereka bisa menaikkan posisi Indonesia dari urutan 137 menjadi 131, melonjak enam tingkat di peringkat FIFA. “Prestasi luar biasa tentunya yang ditorehkan pemain timnas saat ini. Karena itu, kami pastikan mempertahankan semua pemain yang ada,” ujar Djohar kepada Waspada di Jakarta, Kamis (8/9). “Kalau pun ada penambahan pemain, itu sifatnya untuk mengganti yang cedera maupun akumulasi kartu,” katanya lagi.

Ditambahkan, setidaknya ada tiga prestasi yang mampu ditorehkan Firman Utina cs. Selain mampu menaikan ranking dan memberikan kebanggaan, mereka juga mampu berprestasi mengangkat nama Indonesia lolos ke putaran ketiga Pra Piala Dunia Zona Asia. “Lolos ke babak tiga ini bukan hal mudah. Terlebih karena kelas kita memang masih belum bisa menembus‘raksasa’ di Asia,” tutur Djohar. “Hanya saja, kita harus realistis dengan kemampuan. Tolong hentikan upaya memecah timnas dengan mengadu domba pemain dan pelatih,” tambahnya. Soal rumor Timnas U-23

Waspada/Yuslan Kisra

akan menggantikan seniornya di ajang PPD 2014 Zona Asia, tokoh olahraga Sumatera Utara itu kembali membantahnya. “Perlu dicatat, fokus utama kita adalah SEA Games. Karena itu mustahil kita menurunkan pemain U-23 yang sedang mempersiapkan diri untuk SEA Games. Bisa-bisa kita malah kehilangan keduanya sekiranya tidak fokus,” dalih Djohar. Tapi dia tidak menampik

sekiranya pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan, kembali diperbantukan untuk timnas senior seperti yang dilakukan saat merebut tiket lolos ke babak ketiga dengan menyingkirkan Turkmenistan. Hanya saja menurutnya, menarik kembali Rahmad ke timnas senior sepertinya sulit dilakukan. Sebab yang bersangkutan memang difokuskan untuk menukangi Timnas U-23,

yang menjadi andalan dan harapan kebangkitan sepakbola nasional. “Timnas U-23 prioritas kita untuk menjawab tuntutan masyarakat setelah empat SEA Games dilewati tanpa medali. Apalagi, saat SEA Games berlangsung nanti akan ada dua laga Pra Piala Dunia yang akan dimainkan timnas senior. Karena itu, tidak mungkin persiapan Timnas U-23 kita rusak,” pungkas Djohar. Penegasannya membantah wacana yang dikemukakan Komite Eksekutif Bidang Koordinator Timnas, Bob Hippy, yang mengatakan bahwa era skuad timnas senior ‘sudah habis’ dan segera digantikan pemain Timnas U-23 untuk menghadapi sisa laga PPD. “Akan diupayakan menarik beberapa pemain lain, apalagi kita hanya tinggal memiliki satu kiper Markus Horison saja. Penambahan pemain itu dibolehkan dengan batas satu minggu menjelang pertandingan,” tambah Djohar. (yuslan)

A7 Pengurus Klub Sesalkan Dolly Cs Bawa Nama Pengurus Klub Anggota PSMS MEDAN (Waspada): Kalangan pengurus klub anggota PSMS Medan menyesalkan sikap orangorang yang mengatasnamakan atau mewakili 40 pengurus klub anggota PSMS dalam upayanya menemuiWali Kota Medan Rahudman Harahap di ruang kerjanya, Rabu (7/9) lalu. Informasi dari pengurus PSMS di Stadion Kebun Bunga Medan, Kamis (8/9), pengurus klub anggota PSMS mempertanyakan ke pengurus tentang orang-orang yang mengaku mewakili 40 klub anggota Ayam Kinantan menemui wali kota. Dalam hal ini, pengurus PSMS sendiri tidak tahu menahu sikap mereka, begitu juga terkait pengakuan Ir Dolly Siregar yang menyebutkan dirinya sebagai Direktur Utama PT PSMS. Pasalnya, hingga saat ini akte pengangkatan dirinya belum ada tembusannya ke pengurus PSMS. Dolly yang didampingi empat pengurus klub anggota PSMS lainnya seperti Halim Panggabean, Jonny Sembiring SH, Parlin Siagian, dan Sugeng Rahayu menemui Wali Kota Medan dan dinilai terang-terangan menjual nama pengurus klub anggota PSMS. Pengurus sendiri akan berupaya menemui Rahudman guna menjelaskan keberadaan keempat pengurus itu. Menanggapi pengakuan Dolly Siregar sebagai Direktur Utama PT PSMS, sumber mengatakan posisi tersebut akan dibicarakan kepada wali kota selaku Ketua Umum PSMS sesuai kesepakatan bersama pengurus

klub pada pertemuan beberapa waktu lalu di Grand Aston Hotel Medan di mana pengelolaan tim PSMS diserahkan kepada Pemko Medan. “Jadi kalau pengelolaannya sudah diserahkan ke Pemko Medan, berarti yang berhak menunjuk Direktur PT PSMS adalah wali kota selaku orang nomor satu di Kota Medan,” tegas sumber juga menyebutkan klub anggota meminta pengurus PSMS memberi sanksi kepada mereka yang telah menjual nama. Dari kantorWali Kota Medan, diperoleh keterangan bahwa pertemuan Dolly cs dengan Rahudman dikoordinir Ketua Umum KONI Medan, Drs H Zulhifzi Lubis. Begitu juga dalam pertemuan ‘gelap’ yang dilakukan segelintir pengurus klub anggota PSMS baru-baru ini. Sumber yang enggan namanya disebutkan itu juga tidak membantah keberadaan Zulhifzi Lubis sebagai upayanya menggagalkan hasil pertemuan 40 pengurus klub anggota PSMS yang telah sepakat menunjuk Rahudman sebagai Ketua Umum PSMS dan pengelolaannya ditangani Pemko Medan. “Seharusnya Opung (sebutan akrab Zulhifzi Lubis) tidak mencampuri urusan rumah tangga PSMS karena klub kebanggaan Kota Medan ini statusnya profesional. Opung harusnya fokus mengurusi cabang-cabang olahraga yang statusnya amatir, seperti halnya Pengcab PSSI Medan,” sebut pengurus PSMS yang juga tak ingin namanya disebut. (m17)

Gaji Pemain Timnas Naik Tiga Kali Lipat

Waspada/Armansyah Th

Wali Kota Medan, Rahudman Harahap (tengah), pose bersama usai audiensi KONI Kota Medan, Kamis (8/9).

Porkot 2011 Harus Lebih Baik MEDAN (Waspada): Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM, menyatakan harapannya kegiatan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2011 harus lebih baik dari sebelumnya. Hal itu dinyatakan

saat menerima audiensi Panpel Porkot 2011 dan Pengurus KONI Medan di ruang kerjanya, Kamis (8/9). “Porkot tahun ini harus lebih baik,” ucapWali Kota didampingi Asisten Bidang Kessos Drs

Alvin Bidik Juara Seri 4 Indonesian Series of Motorsport 2011 JAKARTA (Waspada): Kejurnas Balap Mobil ‘Indonesian Series of Motorsport’ di kelas master GT Radial Touring Car Championship 2011 di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat, sedianya digelar pada 25 September mendatang. Tapi pihak Sentul dan PP IMI memajukan jadwalnya menjadi, 10-11 September nanti. Persiapan seluruh pebalap pun jadi semakin pendek. Juara nasional tiga kali beruntun, Alvin Bahar yang membela tim Honda Fastron misalnya, terpaksa melakukan persiapan selama dua pekan setelah menyelesaikan seri ketiga pada Juli lalu. Latihan pun dilakukannya sejak bulan Ramadhan lalu. “Saya tidak begitu melihat waktu persiapan yang mepet sebagai kendala, karena sejak seri ketiga lalu kendaraan yang saya gunakan sudah terasa nyaman dan lebih enak dikendarai,” kata Alvin di Jakarta, Kamis (8/9). Alvin pun berani menargetkan juara seri keempat. Apalagi, dari sisi suspensi dan aerodinamik, mobilnya sangat mendukung. Ban GT Radial yang dipakai untuk mobil di semua pacuan kelas GT Master, aku Alvin, cukup membantu. Sebetulnya, Tim Honda Fastron sendiri tak memberi target muluk kepada para pebalapnya. Namun Alvin percaya, target pribadi yang dia canangkan memang cukup realistis sehingga sedapat mungkin akan dikejar. (yuslan)

H Musaddad MSi, Kadispora Medan Hanas Hasibuan MAP, serta Kadisdik Drs Hasan Basri MM. Di lain pihak, KONI Medan dipimpin Ketua Umum Drs H Zulhifizi Lubis, Ketua PB Porkot Syafaruddin, Wakil Ketua KONI Medan Eddy Sibarani, Sekum Khairil Basri, Bendahara Vera Aziz, dan Humas Armansyah Th. “Kemeriahan akan terjadi jika ada kompetisi, sehingga jangan ada lagi kesan asal-asalan. Dan semua kecamatan nantinya harus ikut, jangan lagi sekedar ikut-ikutan,” sebut Wali Kota. Intinya, tambah Rahudman, Porkot 2011 nanti harus lebih baik, yaitu lebih baik penyelenggaraan, lebih baik prestasi, dan lebih baik lagi dalam koordinasi pelaksanaan kegiatan sehingga tepat sasaran. “Jangan menggangapnya event kecil, karena Porkot ini cuma ada di Medan,” kata Rahudman. Menurut Wali Kota, Porkot Medan yang setiap tahun digelar haruslah menjadi ajang pencarian bibit. “Kita ingin melalui Porkot dapat mencari bibit-bibit atlet berbakat, karenanya Porkot harus mampu menemukan

atlet-atlet berprestasi,” sebutnya. Dia juga ingin gema Porkot bisa lebih tersosialisasi, agar gaungnya bisa lebih besar. Untuk itu, diminta agar KONI Medan dan panpel bisa menghadirkan prestasi dan hiburan, seperti acara pembukaan dibuat lebih meriah. “Kita akan wajibkan setiap kecamatan membawa massa minimal 200 orang dan acara pembukaannya bisa dimeriahkan dengan pawai dan karnaval sebagai bagian dari event MedanVisitYear 2012,” ungkap Rahudman. Zulhifzi Lubis mengatakan audiensi keWali Kota guna mendapat masukan dan mengundang dirinya hadir di acara pembukaan serta penutupan Porkot yang direncanakan berlangsung 15-22 Oktober mendatang dengan mempertandingkan 33 cabang olahraga. “KONI Medan memang sudah mencanangkan Porkot 2011 sebagai ajang prestasi dengan meningkatkan kualitas penyelenggaraan. Karenanya, kita telah mempersiapkan diri sejak dini, termasuk koordinasi dengan Pengcab dan KONI Kecamatan,” ucap Zulhifzi yang akrab disapa Opunk Ladon ini. (m47)

Racer Riau, Aceh Ramaikan Langkat Hulu Grasstrack MEDAN (Waspada): Para racer luar daerah, termasuk dari Riau dan Aceh, turun meramaikan persaingan balap motor Langkat Hulu Super Grasstrack 2011 di sirkuit buatan Pantai 3R Namu Datuk, Dusun Namo Mbelin, Kecamatan Kuala, Langkat, 10-11 September. Kejuaraan memperlombakan 10 kelas itu digelar klub Doni Racing Tarigan (DRT) bekerjasama OP Ladon 89 Langkat, memperebutkan trofi Ketua DRT Dermawan Tarigan. Hadiahnya, selain uang Rp40 juta juga ada empat sepeda

motor bagi para juara umum kelompok senior, junior, pemula serta novice. Ketua Panpel Zainal Abidin Nst didampingi Dermawan Tarigan serta Eben Ezer Tarigan (DRT) mengatakan, kehadiran peserta asal Riau dan Aceh serta Tapanuli Utara membuat persaingan menjadi seru dan ketat. “Kehadiran mereka membuat racer Sumut seperti M Fauzi RH dan Robin Nst mendapat saingan berat dan menghadirkan tontonan menarik,” sebut Zainal. “Kita ingin mengangkat po-

Problem Catur

tensi balap yang ada di Langkat, yang dikenal sebagai gudangnya para racer. Juga sebagai upaya mendukung program KONI di bidang olahraga,” timpal Dermawan, usai audiensi ke Pimpinan Managemen OP Ladon 89 dan juga Sekretaris IMI Sumut Drs H Zulhfizi Lubis di Medan, Kamis (8/9). Kejuaraan menurutnya, terlaksana atas dukungan Bupati Langkat Ngongesa Sitepu dan OP Ladon 89 Langkat diketuai Burhanuddin Nst. “IMI Sumut senantiasa mendukung klub-klub yang

TTS TOPIK

menggelar kejuaraan. Event seperti ini juga efektif untuk meredam aksi kebut-kebutan di jalan raya dan bisa menjadi solusi bagi mereka yang tergabung dalam klub motor untuk menyalurkan bakatnya,” ucap Zulhifzi. Kelas diperlombakan; campuran Senior, dan Junior, 4 tak Senior dan Junior, 2 tak Senior, bebek 2 tak Junior, grasstrack pemula, standar campuran Pemula, bebek standar campuran Novice, serta kelas khusus KLX 150 standar Eksekutif. (m47)

JAKARTA (Waspada): Isu keterlambatan pembayaran gaji pemain timnas dibantah oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin. Dia menuturkan justru gaji Firman Utina cs naik tiga kali lipat. “Tidak ada gaji pemain yang tersendat. Kami sudah bayar sebelum mereka pergi ke Jordania. Semua kami angkat tiga kali lipat dari yang mereka terima sebelumnya. Itu laporan dari bendahara. Saya juga cek ke-

pada pemain,” tuturnya di Jakarta, Kamis (8/9). “Bonus pun kami sudah umumkan. Kalau menang lawan Iran, kami janji kasih Rp45 juta. Kalau menang di kandang, bonusnya Rp40 juta. Kami tetap berikan penghargaan kepada mereka,” sambungnya. Setelah memetik dua hasil buruk di babak ketiga Grup E kualifikasi Piala Dunia zona Asia, timnas dihadapkan pada sebuah kisruh internal. Pemain

MEDAN (Waspada): Wakil Ketua DPRD Sumut, Ir H Kamaluddin Harahap, menyatakan siap bersaing menduduki kursi Ketua Umum PSSI Sumut pada Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) PSSI Sumut yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Asean, 18 September mendatang. “Niat saya memimpin PSSI Sumut karena ingin ikut membangun sepakbola Sumut lebih baik ke depan. Di sampingi itu,

adanya dukungan dari beberapa Pengcab serta klub yang menginginkan saya maju dalam Musprovlub,” ucap Kamaluddin Harahap di Medan, Kamis (8/9). Kamaluddin sendiri mengaku siap mengembalikan kejayaan sepakbola Sumut yang pernah diraih beberapa puluh tahun silam. Menurutnya, sejak lama Sumut dikenal sebagai gudangnya pemain andal. Hal itu dibuktikan dengan lahirnya

6

5

4

3

2

1 A

B

C

D

E

F

G

H

Antara

pemain yang memiliki nama besar seperti Ismail Ruslan, Parlin Siagian, Ponirin Meka, hingga generasi Saktiawan Sinaga, Mahyadi Panggabean, dan Markus Horison. “Kita yakin ke depan dapat kembali melahirkan pemainpemain seperti mereka. Salah satu kuncinya adalah memaksimalkan kompetisi dan memperbaiki sarana prasarana seperti lapangan sepakbola,” ucap pria yang menjadi donatur

tetap tim Pra PON Sumut. Dikatakan, minimnya kompetisi membuat kemampuan pemain asal Sumut menjadi kurang teruji. Kondisi itu diperparah dengan tidak adanya lapangan yang representatif setelah Stadion Teladan kondisinya kian memprihatinkan. Selain Kamaluddin Harahap, sebelumnya Darwin Syamsul dan Erwis Edi Fauza Lubis juga menyatakan tekadnya memenangkan Musprovlub. (m33)

Atlet Popnas Sumut Diharapkan Perbaiki Peringkat Anggota Dewan Tinjau Persiapan MEDAN (Waspada): Kontingen atlet pelajar Sumut diharapkan mampu memperbaiki peringkat pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XI/2011 yang akan berlangsung di Pekanbaru, Riau, pada 29 September hingga 7 Oktober mendatang. “Pada Popnas 2009 diYogyakarta, kita tahu Sumut menempati peringkat 12, untuk tahun ini, kita harapkan prestasi atlet Sumut bisa lebih baik dari sebelumnya,” ucap anggota Komisi E DPRD Sumut, Sopar Siburian dan Salomo TR Pardede, saat meninjau persiapan atlet Popnas Sumut di PPLP Sumut, Jl Sunggal

Medan, Kamis (8/9). Sopar juga meminta kepada seluruh atlet untuk tampil maksimal memberikan yang terbaik bagi Sumut. Menurutnya, setiap atlet harus memiliki motivasi tinggi untuk berprestasi, terlebih prestasi mereka sangat dinanti masyarakat. “Menjadi atlet yang dipercaya membela satu daerah merupakan satu kehormatan dan kebanggaan. Namun, kepercayaan itu hendaknya dapat dibuktikan dengan prestasi yang membanggakan pula,” ucap Sopar. Sementara itu, Salomo TR Pardede mengatakan pihaknya

sebagai mitra Disporasu dan wakil rakyat merasa perlu memberikan motivasi dan kepedulian terhadap kemajuan olahraga di Sumut. Menurutnya, Komisi E DPRD Sumut yang salah satunya membidangi olahraga akan senantiasa memberikan dukungan bagi kejayaan olahraga daerah ini. “Sebagai mitra Disporasu, Komisi E juga akan memperjuangkan perbaikan dan penambahan fasilitras di PPLP Sumut seperti perbaikan gedung dan fasilitas mesin pendingin (AC) di setiap tempat tidur atlet,” janji Salomo. Kabid Olahraga Disporasu,

Drs Darwis Siregar, mengucapkan terimakasih atas kunjungan anggota Komisi E DPRD Sumut tersebut dalam memberikan dukungan moril bagi atlet yang akan berjuang di Popnas 2011. “Popnas XI di Riau nanti mempertandingkan 18 cabang olahraga. Sumut sendiri akan mengikuti 15 cabang olahraga, yakni sepakbola, atletik, panahan, pencak silat, sepak takraw, gulat, karate, bola basket, bola voli, tenis meja, bulutangkis, renang, senam, judo, taekwondo, angkat besi, dan tenis lapangan,” ucap Darwis. (m33)

Waspada/ist

SEJUMLAH atlet pelajar Sumut yang akan bertanding di Popnas 2011 diabadikan bersama anggota Komisi E DPRD Sumut Sopar Siburian dan Salomo TR Pardede usai kunjungan di PPLP Sumut, Kamis (8/9).

Sudoku

MIMBAR JUMAT

Jawaban di halaman A2.

7

KETUA Umum PSSI menerangkan bahwa gaji pemain Timnas naik tiga kali lipat.

Kamaluddin Panaskan Bursa Ketum PSSI Sumut

Hitam melangkah, mematikan lawannya dua langkah.

8

dikabarkan kecewa dengan pernyataan pelatih Wim Rijsbergen yang menyatakan mereka tak pantas menang saat menghadapi Bahrain plus memaki-maki di ruang ganti. “ Yang penting pemain dan pelatih fokus pada pertandingan yang tersisa,” tandas Djohar. (m33)

Mendatar

Menurun

3. Masjid tempat makam Nabi Muhammad SAW. 6. Tempat shalat Nabi di masjid kota Madinah. 8. Kota tujuan shalat arbain. 10. Jenis binatang haram dimakan. 12. Orang yang hijrah. 13. Guru pria (yang wanita disebut ustazah). 14. Bang; Yang dilakukan muazzin. 15. Kain pembungkus jenazah. 17. Sabar; Dianjurkan ketika mendapat musibah. 20. Abjad pertama Arab. 22. Orang miskin. 24. Gurun pasir. 25. Maksud, kehendak. 26. Surah Quran yang sering dikutip dalam undangan perkawinan. 28. Salah satu bagian yang dibasuh saat wudhu. 29. Dilihat untuk menentukan idulfitri. 31. Tempat pasti Abu Lahab di akhirat. 32. Neraka paling dasar.

1. Negara tujuan jamaah haji. 2. Minuman memabukkan menurut Al Quran. 4. Harap(an), bukan putus ___. 5. Annisa. 7. Kepanjangan “U” dari MUI. 8. Sangat marah. 9. Tentara Allah. 11. Potong. 15. Membaca habis Al Quran. 16. Surat yang dibaca setiap rakaat shalat. 18. Minuman mengandung alkohol. 19. Burung pembawa batu panas untuk menghantam pasukan gajah (QS Al Fiil). 21. Nabi yang datang menjelang kiamat. 22. Raja yang ditenggelamkan Musa. 23. Salah satu Sifat Dua Puluh. 27. Nama depan sahabat Nabi Muhammad yang dipastikan masuk surga. 30. Huruf ke 22 abjad Arab.

Isi kotak kosong dengan angka 1 sampai 9. Tidak boleh ada pengulangan angka mendatar, menurun, maupun di dalam kotak 3x3 bergaris tebal. Tidak ada keterlibatan matematika, hanya membutuhkan pertimbangan dan logika. Tingkat kesulitan: sangat sulit (*****), bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari 20 menit. Jawabannya lihat di halaman A2 kolom 1.

3

4 1 7

8 7 4

9 4 4 3 9 2 1 5

7 5 8

1 1 6

2 6 8

7 d20


Sport

A8

WASPADA Jumat 9 September 2011

Andalan Merah Putih Bertahan SINJHUANG, Taiwan (Waspada): Ganda putri Greysia Polii/Meiliana Jauhari (foto) beserta andalan Indonesia lainnya masih bertahan dan melangkah ke perempatfinal turnamen Grand Prix Gold Taiwan Terbuka, Kamis (8/9). Greysia/Meiliana dipaksa kerja keras di mana game pertama mendapat intimidasi lawan dari Anneke Feinya/Nitya Krihinda hingga takluk 11-21. Beruntung, mereka meraih kemenangan di set kedua dengan perjuangan sengit. Anneke/ Nitya, pekan lalu menjuarai Vietnam Terbuka, terus memberi perlawanan sampai poin 19-19. Namun, mereka pasangan muda itu akhirnya gagal menahan laju Greysia/Meiliana yang menang 21-19, 21-17. Di perempatfinal, Greysia/Meiliana akan menghadapi Jung Kyung Eun/Kim Ha Na (Korsel). Pasangan non pelatnas,Vita Marissa/Nadya Melati, juga maju ke perempatfinal dengan menyingkirkan ganda tuan rumah, Kao Hua/Wang Wei Yuan, 21-9, 21-16. NamunVita/Nadya

masih menunggu pemenang pertandingan antara unggulan kedua asal Korea, Ha Jung Eun/ Kim Min Jung, melawan Wang Rong/Zhang Zhibo (Makau). Di ganda campuran, Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet dan Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir lolos ke babak delapan besar. Fran/Pia yang merupakan unggulan ketiga lolos dengan menyingkirkan ganda tuan rumah, Wang Chia Min/ Wang Pei Rong, 21-16, 21-10. Sedangkan Tantowi/Liliyana menumbangkan Ong Jien Guo/ Chong Sook Chin (Malaysia) 21-17, 21-18 dalam tempo 24 menit. Selanjutnya, Tantowi/Butet ditunggu ganda Korea Selatan, Shin Baek Choel/Kim Ha Na. Ganda Korea ini lolos setelah sebelumnya menang atas ganda Rusia, Vitalij Durkin/Nina

Vislova, dalam rubber set 2022, 21-15, 21-19. Dari tunggal putra, Sony Dwi Kuncoro dan Tommy Sugiarto lolos sedangkan Simon Santoso tersingkir. Sony berhasil mengatasi perlawanan Alamsyah Yunus 21-15, 20-22, 17-21, sedangkan Tommy maju ke perempatfinal dengan kemenangan atas unggulan 14 dari Taiwan, Hsu Jen Hao, 21-9, 21-19. Kiprah Simon Santoso terhenti di babak ketiga setelah ditaklukkan pebulutangkis Korea Selatan. Melawan ShonWan Ho, Simon tak berdaya dan menyerah 18-21, 21-18, 23-25. Nasib Simon juga dialami Maria Febe Kusumastuti. Tunggal putri Indonesia itu dikalahkan Sung Ji Hyun (Korea) 13-21, 15-21. Di lain pihak, Lindaweni Fanetri menjaga asa dengan menaklukkan Poon Lok Yan 21-10, 17-21, 22-20. Unggulan delapan ganda campuran, NovaWidianto/Vita Marissa juga dipaksa pulang lebih dini usai menelan kekalahan dari Lee Yong Dae/Ha Jung Eun 19-21, 16-21. (m33/ant)

Waspada/Austin Antariksa

Nadal Dapat Berkah Hujan NEW YORK, AS (Waspada): Hujan yang membatalkan seluruh pertandingan pada AS Terbuka di New York hingga Kamis (8/9), membuat juara bertahan asal Spanyol, Rafael Nadal (foto), balik mendapat berkah. Pasalnya, sehari sebelumnya Nadal menyatakan frustrasi akibat pertandingannya melawan petenis Luxemburg Gilles Muller tertunda. Beruntung bagi Nadal karena dalam laga tersebut dirinya tengah tertinggal 0-3. Setelah laga dilanjutkan, Nadal bangkit dari tidurnya untuk menang 7-6 (1), 6-1, 6-2 dalam pertandingan yang menghabiskan waktu dua hari itu. Selanjutnya, unggulan kedua tersebut akan menanti pemenang duel antara rekan senegaranya yang juga unggulan kelima, David Ferrer, melawan favorit tuan rumah Andy Roddick. Senasib dengan Nadal, Andy Murray (Skotlandia) yang sempat ketinggalan satu game dari petenis tuan rumah Donald Young 1-2 mampu membalikkan keadaan dengan merebut kemenangan. Tiket perem-

Alonso Ingin Sapu Bersih

patfinal dipegang Murray setelah menang straight set 6-2, 6-3, 6-3. Kegembiraan juga nampak di wajah unggulan keempat asal Inggris Raya itu karena kembali merasakan nuansa perempatfinal sejak 2008. Tiga tahun lalu, Murray bahkan tampil di partai puncak untuk pertama kalinya. Lawan berikut Murray adalah pemenang pertandingan antara petenis jangkung asal AS, John Isner, atau Gilles Simon (Prancis). Partai lain yang masih menanti giliran tampil mempertemukan unggulan utama Novak Djokovic (Serbia) melawan Janko Tipsarevic dan Roger Federer (Swiss) versus Jo-Wilfried Tsonga (Prancis). Tunggal putri juga mengalami nasib serupa dengan belum rampungnya sejumlah penyisihan. Pertandingan itu melibatkan antara lain Angelique Kerber (Jerman) vs Flavia Pennetta (Italia), Samantha Stosur (Australia) vs Vera Zvonareva (Rusia), Caroline Wozniacki (Denmark) vs Andrea Petkovic (Jerman), dan Serena Williams (AS) vs Anastasia Pavlyuchenkova (Rusia). (m33/ap)

McLaren Tak Ingin Ubah Gaya Balap Hamilton MONZA, Italia (Waspada): Gaya balap Lewis Hamilton (foto) yang begitu agresif membuat pebalap andalan tim McLaren itu kurang disukai pesaingnya dan tim. Bahkan, dalam balapan terakhir dirinya mengalami kecelakaan, sehingga mantan pebalap tahun 1970an Niki lauda angkat bicara. “Ia (Hamilton) perlu belajar dari rekan setimnya Jenson Button dan mengendalikan mengemudinya,” sebut mantan pebalap McLaren itu, Kamis (8/9). Race engineer McLaren, Phil Prew, pun mencoba untuk membela Hamilton. Dikatakannya bahwa kecelakaan yang dialami Hamilton dalam upayanya memperpendek jarak dengan Red Bull. Dan cara seperti ini telah membuahkan hasil kala ia meraih juara dunia 2008. “Prestasi Lewis mengalami naik dan turun dan ia pebalap hebat. Buktinya, dirinya mampu memenangkan lomba tahun ini dan musim ini ia punya semangat dan harapan besar bisa merebut gelar juara. Meski, sekarang ini sulit bisa memenuhi ambisinya,” sebut Prew. Tapi, mengenai gaya balap Hamilton, Prew tak ingin mengubah pendekatan berisiko tinggi. “Kami tidak akan meminta dia untuk berubah. Lewis adalah Lewis. Ia sangat pintar, pebalap yang sangat baik dan tahu bagaimana yang diperlukan untuk memenangkan balapan,” papar Prew. (m33/auto)

Pasang Iklan Telp. 4528431 Email: iklan_waspada@yahoo.co.id

AP

MONZA, Italia (Waspada): Pebalap andalan Ferrari, Fernando Alonso (foto), bertujuan memberikan Ferrari kemenangan kandang beruntun untuk kedua kalinya di GP Italia, Minggu (11/9) nanti. Juara dunia dua kali ini menikmati akhir pekan yang fantastis di Monza tahun lalu ketika dia mendapatkan posisi pole, memenangkan perlombaan, dan meraih fastest lap di depan tifosi timnya yang penuh gairah. “Monza adalah balapan yang sangat istimewa untuk semua driver. Itu adalah sirkuit tercepat di Kejuaraan dan mengemudi di sini memberi Anda perasaan yang luar biasa,” ujar Alonso, Kamis (8/9). “Hal ini juga sangat istimewa karena alasan emosional, terutama jika Anda berkendara bagi Ferrari, karena saya memiliki pengalaman bagus

AP

SETELAH sempat kesal hujan menunda pertandingan AS Terbuka dan menyebabkan lapangan licin pascareda, Rafael Nadal sudah bisa tersenyum usai lolos ke perempatfinal, Kamis (8/9).

tahun lalu,” tuturnya. Rekan satu timnya, Felipe Massa, finish di tempat ketiga menambahkan kegembiraan untuk Alonso dan, sebagai hasilnya, dia ingin kembali melakukan hal fantastis itu lagi akhir pekan ini. Namun, karena Alonso terlihat masih terus mengejar pembalap Red Bull Racing Sebastian Vettel yang juara bertahan, pebalap asal Spanyol ini tidak mengharapkan mampu dengan mudah mencatatkan waktu terbaik. “Menang di Monza luar biasa dan menang dengan mengendarai mobil merah bahkan lebih luar biasa. Berada di podium dan melihat ribuan penggemar di bawah Anda memakai kaus tim merah dan melambailambaikan bendera merah besar.Tujuan kami tahun ini adalah sama dengan tahun lalu, untuk memenangkan perlombaan,” paparnya.

“Kami tahu kami memiliki potensi untuk mencapai tujuan kami, tapi kami juga tahu bahwa lawan kami sangat kuat. Saya yakin bahwa kita akan memiliki

balapan yang sangat menarik, karena kami telah melihatnya beberapa kali sejauh musim ini,” pungkas Alonso lagi. (m33/auto)

AP

FERNANDO Alonso duduk di atas mobil Sebastian Vettel dan bertekad menuai kemenangan atas sang juara dunia di GP Italia, Minggu (11/9) nanti.


WASPADA Jumat 9 September 2011

Medan Metropolitan

B1

Jalan Rusak Dan Angkutan Plat Hitam Jadi Masalah Besar MEDAN (Waspada): Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba, SH, MM dan Kadis Perhubungan Sumut Drs. H. Rajali berpendapat, jalan rusak dan angkutan plat hitam merupakan masalah besar di Sumatera Utara. “Kondisi ini sudah merugikan pemilik angkutan terutama saat melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Saya akan membawa persoalan ini ke Menteri Pekerjaan Umum (PU) dan Menteri Perhubungan di Jakarta,” tegas Parlindungan pada pertemuan koordinasi di Kantor Dinas Perhubungan

Sumut Jln. Imam Bonjol Medan, Kamis (8/9). Hadir dalam pertemuan itu Ketua DPD Organda Sumut Happosan Siallagan, Kabid Darat Dishub Sumut Darwin Purba, MT dan Mohammad Ihsan mewakili pejabat Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I. Parlindungan juga meminta jajaran angkutan darat, laut, udara dan kereta api di Sumut segera membentuk forum angkutan guna mencari solusi terbaik. Dalam pertemuan itu, Kabid Darat Dishub Sumut Darwin Purba melaporkan, secara umum program angkutan Lebaran 2011 berjalan lancar. Namun jumlah penumpang angkutan darat 2011 menurun 47 persen dibanding tahun 2010

yang mencapai 186.731 penumpang. Kondisi ini disebabkan munculnya angkutan plat hitam. Seharusnya, mobil tersebut digunakan secara pribadi, namun telah berubah fungsi menjadi angkutan penumpang Lebaran. Kondisi ini sangat merugikan angkutan umum yang resmi. Di samping itu, para pemudik juga menggunakan sepedamotor untuk pulang ke kampung halamannya masingmasing. Menjawab pertanyaan wartawan, Kadishub Sumut Rajali mengatakan, pihaknya segera memanggil pengusaha angkutan plat hitam. Hal ini bertujuan agar masalah tersebut tidak berlarutlarut dan merugikan angkutan

umum yang resmi. “Angkutan plat hitam ini sangat merugikan angkutan resmi. Sebab, mereka tidak memiliki izin operasional dan berpeluang diberi sanksi berat,” tegas Rajali. Sementara itu, Ketua Organda Sumut, kondisi terparah dialami pemilik angkutan adalah jalan rusak yang berpotensi menyebabkan kerusakan armada. Bahkan, ada armada yang mengalami kerusakan saat melintasi kawasan Labuhan Batu. Masalah lain, selama arus mudik dan arus balik, masih ada orang-orang yang melempar kenderaan angkutan Lebaran saat melintas di kawasan Kisaran dan Labuhan Batu. “Harga satu Bus Mercedes berkisar Rp1,2 miliar. Baru beroperasi antara P. Siantar – Pekanbaru, sudah rusak

dilempar warga,” ujarnya. Sedangkan Kasubdit Dikyasa Dit Lantas Poldasu AKBP ArieWisnu mengatakan, selama 16 hari pelaksanaan Operasi Ketupat, telah terjadi kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia sebanyak 93 orang. Pada Lebaran 2010, korban meninggal dunia berkisar 60 orang. Sebelumnya, pihak Jasa Raharja menyatakan, hingga H+7 arus balik, pihak jasa Raharja hanya membayar klaim terhadap 21 korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas di jalan raya. Masingmasing mendapat santunan Jasa Raharja sebesar Rp 25 juta, sementara puluhan korban luka berat mendapat santunan Rp10 juta per orang. (m32)

Waspada/Abdullah Dadeh

Anggota DPD RI Parlindungan Purba, SH, MM (tiga dari kanan) diabadikan bersama Kadishub Sumut Drs. H. Rajali, Ketua Organda Sumut Happosan Siallagan (kiri) dan AKBP ArieWisnu (kanan) usai pertemuan koordinasi di Kantor Dinas Perhubungan Sumut Jln. Imam Bonjol Medan, Kamis (8/9).

Jika Kasus Geng Kereta Jadi Atensi Kapoldasu

Kapolsek Sunggal Akan Ditegur MEDAN (Waspada): Kabid Humas Poldasu Kombes Pol. Heru Prakoso mengatakan, pihaknya segera melakukan pengecekan terhadap prosedur yang dilakukan penyidik Polsek Sunggal saat melepas 10 anggota geng kereta. “Kita akan cek, kenapa mereka dilepas,” ujarnya, kepada Waspada, Kamis (8/9). Ketika disinggung tentang penanganan geng kereta yang menjadi atensi Kapoldasu, Heru sempat berpikir. “Kita lihat nanti. Kalau memang ini menjadi atensi Kapoldasu, maka Kapolsek bersangkutan pasti ditegur,” tegasnya. Menurut Heru, penangguhan penahanan merupakan

kewenangan penyidik dengan ketentuan antara lain, ada yang menjamin tersangka dan tidak menghilangkan barang bukti. Terkait kasus dilepasnya 10 anggota geng kereta, Heru mengatakan, tersangka yang ditahan di Polsek Sunggal merupakan siswa sekolah, sehingga menjadi pertimbangan penyidik untuk memberikan menangguhkan. “Tetapi berkas kasus tersebut tetap di berjalan. Jika sudah lengkap, mereka (tersangka) akan dihadirkan dalam persidangan,” jelasnya. Namun dua tersangka lain yang terlibat kasus pencurian sepedamotor dan berstatus pelajar tidak dapat ditangguhkan. “Pencurian sepedamotor merupakan kriminal murni dan menjadi salah satu atensi Kapoldasu sehingga mereka tidak ditangguhkan,” kata Heru. Sementara itu, kasus dilepasnya 10 tersangka anggota geng kereta oleh Polsek Sunggal, membuat masyarakat bingung. Pasalnya, pihak kepolisian selalu mengimbau masyarakat agar jangan main hakim sendiri dan

menyerahkan tersangka geng kereta kepada pihak berwajib. Anehnya, tersangka geng kereta yang sempat ditahan oleh polisi, malah dilepas dengan alasan penangguhan penahanan karena dijamin orangtuanya. “Tersangka geng kereta itu sangat meresahkan masyarakat. Kenapa polisi memberi penangguhan. Ini akan memancing masyarakat untuk bertindak main hakim sendiri,” ujar Junaidi, warga Jln. Setia Budi, Medan. Harapan masyarakat Di tempat terpisah, Kapolresta Medan Kombes Pol.Tagam Sinaga, SH, MM, menegaskan, pihaknya akan menindak tegas geng kereta yang melakukan tindakan anarkis sesuai harapan masyarakat yang saat ini merasa resah. “Akan kita tindak tegas sesuai ekspektasi (harapan) masyarakat. Pada Sabtu (10/9) malam, polisi akan mengerahkan kekuatan penuh untuk menindak geng kereta,” jelas Tagam kepada Waspada, Kamis (8/9) malam.

Ketika ditanya sudah berapa banyak geng kereta yang sudah disalurkan ke IMI, Tagam menjelaskan, polisi sudah melakukan rapat dengan IMI guna membahas keberadaan geng kereta. Hasilnya, akan dibuka pendaftaran untuk anggota geng kereta tersebut. “Untuk lebih jelasnya secara teknis, tanya ke Kasat Lantas,” ujarnya. Saat ditanya Waspada tentang 10 tersangka geng kereta yang dilepas Polsek Sunggal, Tagam tidak berkomentar. Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Medan Kompol I Made Ary Pradana ketika ditanya hasil pertemuan dengan IMI mengatakan, mereka masih menunggu waktu pembukaan pendaftaran untuk geng kereta. “Tapi IMI setuju menampung geng kereta,” jelas Made. Dukung polisi Rencana Polresta Medan menindak tegas para remaja yang tergabung dengan geng kereta yang berbuat anarkis hingga meresahkan masyarakat mendapat dukungan dari tokoh agama di Kota Medan.

Direktur Pesantren Ar Raudhatul Hasanah Drs. H. Rasyidin Bina, MA mendukung kinerja Polresta Medan menindak tegas para kelompok remaja ini. Namun, dalam penindakannya harus mengarahkan para remaja ini kepada wadah yang tepat. “Para remaja ini sebenarnya butuh perhatian. Alangkah lebih arif jika polisi melakukan penindakan dengan tegas, namun tetap mengarahkan para remaja ini ke tempat-tempat yang tepat sesuai hobinya masing-masing,” ujar Rasyidin. Sedangkan Pdt Pasaribu, yang sehari-harinya melayani umat di jajaran wilayah hukum Polresta Medan juga menyambut baik upaya kepolisian menertibkan geng kereta yang akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat. “Sangat setuju, jika kelompok-kelompok yang menyimpang ini ditindak tegas. Langkah ini membuktikan polisi sangat pro aktif dalam memberi rasa aman kepada masyarakat Kota Medan. Akhir-akhir ini masya-

Polisi Lakukan Sosialisasi Ke Sekolah MEDAN (Waspada): Untuk mempersempit tindakan anarkis dari geng kereta yang sudah meresahkan masyarakat, petugas Polsek Percut Seituan dan Polsek Sunggal melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah mengimbau para siswa agar tidak mengikuti kelompok geng kereta tersebut. Kanit Reskrim Polsekta Percut Seituan AKP Faidir Chaniago saat melakukan sosialisasi di SMA Negeri 11 Medan, Kamis (8/9) pagi mengatakan, ciri-ciri dari kelompok geng kereta seperti membawa bendera klub atau kelompoknya, saat mengendarai sepedamotor selalu membawa benda-benda tajam, alat pemukul, double stick, dan batu. Selain itu selalu mengendarai sepedamotor beramai-ramai dan selalu melanggar ramburambu lalu lintas, tidak menggunakan helm, serta tidak menyalakan lampu kendaraannya. “Saya mengimbau seluruh pelajar agar melengkapi sepedamotornya seperti kaca spion, knalpot tidak dibenari blong, rangka sepedamotor tidak benarkan dikrum, dan selalu gunakan helm. Kemudian jangan melakukan hubungan dengan kawanan geng kereta dan tidak mengikuti aktifitas geng kereta seperti merugikan masyarakat, serta tidak melakukan balapan liar,” imbau AKP Faidir Chaniago. Faidir mengatakan, polisi akan menindak tegas terhadap geng kereta yang meresahkan

masyarakat. Setiap hari akan dilakukan razia khususnya malam minggu pada 10 September 2011 ini. “Kami akan lakukan razia terhadap sepedamotor dengan kondisi sepedamotor krum, knalpot blong, tidak dilengkapi kaca spion, dan surat-surat kendaraan sepedamotor yang tidak lengkap akan kami prose dengan hukum yang ada,” katanya. Sementara itu Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Medan Sudirman merespon sosialisasi yang dilakukan jajaran Polresta Medan melalui Polsekta Percut Sei Tuan terhadap antisipasi kawanan geng kereta. “Sosialisasi ini mengimbau atas antisipasi terhadap tindakan yang dilakukan geng kereta terhadap siswasiswi di sekolah ini, sehingga para siswa tidak terlibat dengan kegiatan yang negatif dan merugikan orang lain,” ujarnya. Dia mengatakan, akan menindak tegas anak didiknya kalau terlibat geng kereta maupun kegiatan yang merugikan orang lain. “Kalau terbukti siswa saya melakukan hal tersebut akan saya keluarkan dari SMA Negeri 11 Medan ini,” tutur Sudirman. Berdasarkan hasil informasi yang dihimpun di Mapolresta Medan, polisi sudah mendata 40 kelompok geng kereta di Kota Medan. Geng kereta yang sering membuat kerusuhan dan membuat resah masyarakat adalah Esto, RNR07, KPN (kami punya nyali), JPM (Jaringan Penyikut Malaikat).

Tazkira Akan Gelar Zikir Akbar MEDAN (Waspada): Majelis Dzikir Tazkira Sumut akan menggelar zikir akbar sekaligus halal bihalal di Masjid Agung Medan, Minggu (11/9) pukul 08.00 WIB. Ketua Umum yang juga pendiri Majelis Dzikir Tazkira Sumut Buya KH Amiruddin, MS. MA. PhD (foto) dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, dalam kegiatan zikir akbar bulanan setiap Ahad kedua. Pada kali ini bertepatan dengan bulan Syawal (Hari Raya Idul Fitri 1432 H). Sehingga, selain berzikir, juga berhalal bihalal di antara sesama peserta zikir. Dalam kegiatan itu nantinya, zikir dan doa serta tausiyah tentang halal bihalal langsung dipimpin Buya Amiruddin. Sedangkan acara diawali pembacaan ayat-ayat suci Alquran oleh qari internasional asal Sumut H Darwin Hasibuan, SPdI juara 2 MTQ di Teheran, Iran tahun 2011. Setelah acara puncak, dilanjutkan pemeriksaan darah untuk umum dilaksanakan Laboratorium Peramita.”Diharapkan kehadiran anggota Majelis Tazkira dimana saja berada serta umat Islam pada umumnya. Ini merupakan kerjasama Tazkira Sumut dengan Laboratorium Peramita,” sebutnya. (cwan)

Menurut Faidir, Polsek Percut Seituan telah melakukan sosialisasi ke sekolah SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan, SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan, SMA Negeri 11 Medan, SMA Teladan Medan dan SMA Prayatna Medan. Hindari yang brutal Sementara itu, Polsek Sunggal juga melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah untuk mengantisipasi tindakan anarkis geng kereta. Kapolsek Medan Sunggal AKP M Budi Hendrawan, SH, SIK dalam penyuluhannya di SMAN I Sunggal di Jln. Sei Mencirim PasarVI Diski, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Kamis mengatakan, Kapolres membawahi ada beberapa ciri dari geng kereta yang tidak sehat diantaranya, seba-

gian besar anak laki-laki, terdiri dari sepuluh sampai dua puluh orang, membuat arogan di jalan dengan menekan gas kereta kuat-kuat, berteriak, lampu merah kanan kiri di stop. Melakukan tindakan anarkis, diantaranya pengerusakan steling dan warnet di Pasar VI Tanjungsari, sering mengganggu orang pacaran dengan merampas harta benda mereka dan yang paling fatal sudah berani melempari pos polisi di Jln. Iskandarmuda simpang Jln. Kapten Patimura/ Jln. Mongonsidi Medan. ”Saya meminta kepada pihak sekolah agar rutin untuk melakukan pembinaan kepada para siswa. Polsek Sunggal dalam dua minggu sudah mengamankan 69 anak yang rata-rata masih usia sekolah yakni 16

sampai 18 tahun bahkan ada juga berusia 14 tahun dengan berbagai kasus seperti penganiayaan, pelemparan kepada polisi dan pencurian,” tutur Budi. Kepala sekolah SMA Negeri I Sunggal Drs. Ramli Siregar mengatakan akan melaksanakan imbauan yang disampaikan oleh Kapolsek Sunggal. “Di SMA Negeri I Sunggal sanksi yang diberikan tegas bagi mereka yang bergabung dengan geng kereta yang brutal dan anarkis. Namun sanksi diberikan secara bertahap, awalnya orang tua akan dipanggil agar merubah perilaku putra-putrinya dan pihak sekolah juga akan membantu, bila hal tersebut juga tidak mampu maka siswa tersebut akan dikeluarkan,” sebutnya. (h04/m36)

Halal Bihalal PAN Sumut Semarak MEDAN (Waspada): Silaturahmi dan halal bihalal yang digelar DPW PAN Sumut di kediaman Ketua DPW H Syah Affandin SH, Jalan Krakatau/ Setia Jadi No 21, Kamis (8/9), berlangsung semarak dan penuh kesederhanaan. Nuansa kerakyatan sangat kental terasa dengan kehadiran sejumlah kaum dhuafa, tukang becak, dan masyarakat muslim di sekitar kediaman Syah Affandin atau akrab disapa Ondim. Hal ini memperlihatkan kedekatan Ketua DPW PAN Sumut dengan rakyat akar rumput (grass root), sudah tidak diragukan lagi. Sebagaimana dikemukakan Ondim dalam sambutan singkatnya, silaturahmi dengan masyarakat, utamanya masyarakat kelas bawah selalu memberi inspirasi dan dorongan kekuatan bagi PAN, untuk dapat mewujudkan cita-cita meraih double digit pada Pemilu 2014 mendatang. Menurut Ondim, DPW PAN Sumut di bawah kepemimpinannya akan senantiasa berupaya menjalankan program yang berorientasi pada kepentingan rakyat. “Sesuai dengan namanya, seluruh kader dan anggota Partai Amanat Nasional harus senantiasa amanah dalam memperjuangkan aspirasi rakyat,” katanya. Dalam kesempatan itu, Ondim tidak lupa memperlihatkan kebolehannya dalam bernyanyi,

Waspada/Irwandi Harahap

KETUA DPW PAN Sumut H Syah Affandin didampingi Sekretaris Parluhutan Siregar memberi keterangan di sela-sela halal bihalal. dengan mendendangkan tembang lawas ‘Fatwa Fujangga’. “Lagu ini merupakan permintaan emak saya, yang kali mengenakan baju biru. Itu bermakna orangtua saya, sudah merestui PAN. Restu orangtua sangat penting dalam mewujudkan tujuan dalam mengarungi kehidupan,” katanya. Tak mau kalah dengan Ondim, Wakil Ketua DPW PAN Hapcin Suhairy dan Muslim Simbolon, juga tampil membawakan beberapa buah lagu dari Bona Pasogit (Tano Batak). Acara yang dipandu dengan apik oleh anggota DPRDSU Muslim Simbolon itu, juga menghadirkan siraman rohani disampaikan Al-Ustaz Drs H

Azhar Sitompul MA, yang menyatakan keyakinannya PAN akan sukses pada Pemilu 2014, jika berani berada di garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran. Hadir pada acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu, Sekretaris DPW PAN Sumut Drs Parluhutan Siregar, pengurus DPW Usman Hasibuan, Isfan Fachruddin, A Hakim Siagian, Irwansyah Damanik, Adi Munasip, Hendra Cipta, Agus Salim Ujung, Suhandi, Isa Anshari, dan lainnya. Tak ketinggalan hadir sejumlah pimpinan DPD PAN se-Sumut, Paguyuban Jawa Bersatu, pengurus HNSI, KKI, dan lainnya.(cwan)

rakat sangat terganggu dengan tindakan-tindakan menyimpang dari kelompok ini,” katanya. Sedangkan Aziz, 29, warga Titi Kuning yang sehari-hari bekerja di kawasan Sunggal, juga menyatakan dukungannya kepada polisi untuk memberantas geng kereta yang merusak fasilitas umum. “Tindakan geng kereta sudah cukup meresahkan. Karena itu, polisi perlu bertindak tegas,” kata Aziz yang sehari-hari bekerja mengendarai sepedamotor. Sepi Hingga saat ini, polisi terus

memburu geng kereta yang bertindak anarkis dan meresahkan masyarakat. Beberapa lokasi yang menjadi tempat mangkal kelompok geng kereta terlihat sepi. Pantauan Waspada di lapangan, Kamis (8/9) sore, beberapa lokasi yang menjadi tempat mangkal kelompok geng kereta terlihat sepi antara lain kawasan Perumnas Simalingkar, Jln. Gagak Hitam/ Ringroad, Jln. Sunggal, Jln. Kapten Patimura, Jln. Setiabudi, Jln. Gatot Subroto dekat Tomang Elok dan Jln. Kapten Sumarsono Medan. Menurut sejumlah warga di

kawasan Jln. Gagak Hitam/ Ringroad, biasanya kelompok geng kereta berkumpul di pinggir jalan hampir setiap sore. Namun akhir-akhir ini kelompok geng kereta tersebut tidak terlihat lagi. Diduga mereka takut ditangkap polisi dan bentrok dengan masyarakat. Selama ini, sejumlah anggota geng kereta bertindak brutal seperti menyerang polisi, menganiaya warga, merusak pos polisi, mobil, tempat usaha dan warnet di Jln. Kenanga Raya. Bahkan, anggota geng kereta juga merampas sepedamotor. (m39/m27/m36)

Warga Diajak Bekerjasama Berantas Narkoba Dan Premanisme MEDAN (Waspada): Kapolsek Medan Area Kompol Aries S mengajak tokoh-tokoh masyarakat di Kecamatan Medan Denai dan Medan Area, agar bekerjasama memberantas penyakit masyarakat (pekat) seperti narkoba, perjudian, minuman keras dan premanisme demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif. “Masyarakat harus membantu Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas. Sebab kamtibmas bukan hanya tugas Polri semata melainkan tugas bersama. Polisi dan masyarakat harus bekerjsama dalam memberantas markoba, perjudian dan premanisme,” sebut Aries kepada Waspada, Selasa (6/9) sore. Menurut dia, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, alim ulama dan kepala lingkungan sangat berperan dalam membantu tugas Polri untuk menciptakan kamtibmas karena merupakan ujung tombak di setiap lingkungan maupun

kelurahan setempat. Selain itu, bila masyarakat telah memahami tugas-tugas Polri dalam memberantas segala bentuk penyakit masyarakat, maka tidak ada lagi kendala saat melakukan penangkapan terhadap seseorang yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba ataupun bentuk tindak pidana lainnya. Terkait adanya aksi yang dilakukan warga yang terkesan menghalangi-halangi polisi saat melakukan penangkapan diduga bandar narkoba berinisial Ve di Jalan Selam VII, Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan Denai, kemarin, Kapolsek mengatakan, penangkapan tersebut telah sesuai dengan prosedur. “Penangkapan bandar narkoba tersebut sesuai dengan prosedur dan tersangka sudah masuk dalam target operasi (TO),” ujarnya. Dijelaskan Aries, penangkapan terhadap tersangka bandar narkoba tersebut tidak perlu pakai surat perintah penang-

kapan karena tertangkap tangan. Bahkan, diduga ada oknum yang memprovokatori warga sehingga menghalanghalangi petugas kepolisian saat hendak menangkap bandar narkoba di Jalan Selam VII. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, petugas Polsek Medan Are ketika menangkap dan hendak membawa bandar narkoba berinisial Ve dari salah satu warung di Jalan SelamVIIm dihalangi puluhan warga yang ada di warung itu. Para warga itu berusaha menarik tersangka dari tangan petugas, sehinga sempat terjadi tarik-tarikan dan dorongan, yang mengakibatkan lengan salah seorang petugas terluka diduga akibat kena pukulan. Untuk membubarkan aksi warga tersebut, polisi terpaksa meletuskan senjata apinya ke udara sebanyak tiga kali. Akhirnya, kedua polisi yang melakukan penangkapan berhasil membawa tersangka Ve. (h04)

Perawatan Kapal Patroli BC Diduga Tidak Maksimal BELAWAN (Waspada): Seorang mantan anak buah kapal (ABK) Bambang mengatakan, jika semua perawatan kapal dilakukan secara maksimal maka kecelakaan dan kebakaran kapal, besar kemungkinan tidak terjadi. “Perawatan rutin itu tidak cukup hanya pada pergantian oli mesin dan dinding luar kapal. Tapi harus dilakukan secara menyeluruh termasuk terhadap mesin jenset dan ruangan atau kamar serta kabel kelistrikan kapal, yang waktu perawatannya ditentukan oleh tenaga ahli dan disesuaikan dengan kondisi serta standar kapal,’ kata Bambang, Kamis (8/9), ketika diminta tanggapannya seputar perawatan kapal untuk mengantisipasi kecelakaan atau kebakaran kapal. Menurut dia, jika perawatan rutin tidak dilakukan maka akan bahaya kalau tiba-tiba kapal rusak di tengah laut. Selain itu, faktor keselamatan kapal saat berlayar juga dipengaruhi oleh komitmen operator dalam menjalankan sistem manajemen keselamatan yang sesuai standar dan kelas kapal. Namun, bila dibandingkan dengan keterangan sebelumnya dari Plh Kasubbag Humas dan RT Kanwil BC Sumut Bungawati AH yang mengatakan, mekanisme perawatan semua kapal patroli BC disesuaikan dengan permintaan dari pengguna kapal yakni bagian penindakan dan pencegahan (P2) BC. Sehingga perawatan rutin kapal patroli BC hanya dalam hal ganti minyak mesin dan pembersihan di dinding kapal dari tritip sejenis kerang yang

menempel dan dilakukan dua kali setahun. Sedangkan perawatan secara menyeluruh termasuk terhadap mesin jenset dan ruangan atau kamar serta kabel kelistrikan kapal, yang waktu perawatannya ditentukan oleh tenaga ahli yang disesuaikan dengan kondisi serta standar kapal disinyalir tidak dilakukan. Tentunya kapal-kapal patroli Kanwil BC rawan terhadap kerusakan yang diduga akibat perawatannya tidak maksimal. Mahkamah Pelayaran Sementara itu, Syahbandar Belawan hingga saat ini belum memeriksa nahkoda kapal patroli BC 1501 karena menurut surat keterangan BC saksi kunci itu masih dalam keadaan sakit sehingga tidak bisa dimintai keterangan. Hal itu jelas bertentangan Polair Sumut yang sudah meminta keterangan nahkoda kapal tersebut beberapa waktu yang lalu. Kepala Seksi Penyelamatan dan Penanggulangan Pencemaran Syahbandar Belawan Lusmer Hasugian mengaku baru tahu kalau polisi telah mengambil keterangan nahkoda itu setelah dikabarai Waspada. “Kalau begitu ceritanya kita akan segera melakukan panggilan agar masalah ini cepat tuntas,” katanya. Disinggung tentang proses kelanjutan penanganan perkara itu, Lusmer mengatakan, pihaknya baru akan mengirimkan berkas ke Dirjen Hubungan Laut (Hubla) di Jakarta jika nahkoda kapal sudah selesai dimintai keterangan. Kemudian

Hubla akan memberikan penilaian apakah berkas kapal patroli BC 1501 itu layak dilanjutkan ke Mahkamah Pelayaran atau tidak. “Namun biasanya pasti dilanjutkan,” ucap Lusmer. Empat Diperiksa Sebelumnya Polair Sumut telah meminta keterangan empat pegawai BC terkait terbakarnya kapal patroli BC 1501. Kempat pegawai itu adalah Kabid Penindakan dan Penyidikan (P2) Kanwil DJBJ Sumut Cerah Bangun dan bawahannya Souvenir, Nahkoda kapal Jul Busrin serta Susanto sebagai ABK. Mereka dimintai keterangan masih sebatas saksi dan dari keempatnya diperoleh kesimpulan sementara kalau penyebab kapal itu terbakat adalah mesin jenset yang meledak saat dipasang setelah mesin kapal dimatikan. Dirpolair Sumut Kombes Ario Gatut Kristianto melalui Kasubdit Gakkum AKBP Burhanuddin Desky mengatakan penyebab meledakanya mesin jenset belum diketahui karena berdasarkan UU Pelayaran No 17 tahun 2008 yang berwenang menyelidiki hal itu adalah Syahbandar. “Jadi syahbandar yang berada di garis terdepan mengungkap masalah ini,” tukasnya, Rabu (7/9). Dijelaskan Desky, sejak peristiwa terjadi, BC beserta ahli waris korban belum membuat laporan resmi ke polisi tentang peristiwa kebakaran itu. Yang ada baru sekedar surat laporan kejadian yang ditanda tangani tapi tidak distempel dan laporan kronologis kejadian yang tidak ditanda tangani dan tidak distempel pejabat BC.(h03)


B2

Medan Metropolitan

WASPADA Jumat 9 September 2011

80 Kepala Puskesmas Dan Pustu Segera Diganti MEDAN (Waspada): Menyusul instruksi Wali Kota Medan Drs. H. Rahudman Harahap, MM, maka sekitar 80 Kepala Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) di jajaran Dinas Kesehatan Kota Medan segera diganti. “Saya sudah menginstruksikan Kadis Kesehatan Kota Medan segera melakukan penyegaran di jajaran kesehatan terutama Kepala Puskesmas dan Puskesmas Pembantu,” tegas Rahudman pada acara Halal Bihalal di kediaman Kadis Kesehatan Kota Medan, Komplek Citra Wisata, Kamis (8/9). Menurut Rahudman, Pem-

ko Medan memiliki kepentingan dalam upaya menciptakan pelayanan kesehatan yang berkualitas untuk masyarakat. Karena itu, penyegaran di kalangan Kepala Puskesmas dan Pustu tersebut untuk menimbulkan kompetisi di sektor pelayanan kesehatan serta untuk kepentingan masyarakat. “Kepala Puskesmas jangan khawatir. Penyegaran ini perlu dilakukan untuk menciptakan kompetisi dan pelayanan kesehatan yang baik. Jika sudah 6 tahun menjabat, maka pindah dulu ke tempat yang lain,” ujar Rahudman. Terkait penyegaran ini, Rahudman mengharapkan agar jajaran kesehatan tidak berprasangka buruk atau menanamkan kebencian terhadap pimpinan. “Ini zaman kebersamaan dan keikhlasan, jangan tanam-

kan kebencian dan berprasangka buruk terhadap pimpinan,” pesannya. Dalam meningkatkan kualitas pelayanan di bidang kesehatan, lanjut Rahudman, tidak bisa melalui perintah atau komando. Keberhasilan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus didasari kemauan sendiri.“Kita harus memiliki niat yang tulus melayani masyarakat agar kehadiran kita betul-betul dirasakan masyarakat. Saat ini, kehadiran kita sudah dirasakan masyarakat,” tambah Rahudman sembari memberikan apresiasi kepada Kadis Kesehatan Kota Medan dr. Edwin Effendi, MSc. Rahudman mengharapkan, pada tahun 2012 harus ada dokter spesialis yang berkunjung ke Puskesmas dan memberi pelayanan kesehatan ke-

pada masyarakat. “Pada tahun 2012, Medan harus punya konsep, punya dasar untuk perubahan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan,” ujarnya. Sementara itu, Kadis Kesehatan Kota Medan dr. Edwin Effendi, MSc mengatakan, pihaknya akan melakukan penyegaran terhadap 39 Kepala Puskesmas dan 41 Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Penyegaran ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Medan dan bagian dari Komitmen Kesehatan yang telah dicanangkan beberapa waktu lalu. “Penyegaran ini dilakukan secara menyeluruh sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Selain itu, ada pejabat yang

sudah memasuki masa pensiun,” jelas Edwin. Turut Hadir pada halal bihalal itu antara lain anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba, SH, MM; Ketua DPRD Medan Amiruddin;Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin; Direktur Utama RSUP H. Adam Malik Medan dr. Azwan Hakmi Lubis, Sp.A, MKes dan undangan lainnya.(m25/h02) Waspada/David Swayana

Ketua DPRD Medan Amiruddin; Kadis Kesehatan Kota Medan dr. Edwin Effendi, MSc; Prof. Syahrin Harahap; Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin;Wali Kota Medan Drs. H. Rahudman Harahap dan Sekda Kota Medan Syaiful Bahri diabadikan bersama pada acara Halal Bihalal, Kamis (8/9).

BKKBN Gagal Jalankan Program Kependudukan MEDAN (Waspada): DPRD Medan menilai Badan Koordinator Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) gagal menjalankan program kependudukan. Instansi ini dinilai gagal dalam mengatur laju pertumbuhan penduduk. Anggota Komisi B DPRD Medan T.Bahrumsyah, ber-

bicara kepada Waspada, Kamis (8/9), menyatakan setuju bahwa instansi ini gagal menjalankan fungsinya untuk mengatur laju pertumbuhan penduduk setiap tahunnya. Seperti di Kota Medan, menurut Bahrumsyah, tidak pernah diketahui berapat target pertumbuhan penduduk setiap tahunnya. BKKBN tidak punya program untuk itu. Akibatnya, angka kelahiran setiap tahunnya tidak pernah terkendali. ‘’Tiba-tiba saja kita dengar kalau jumlah penduduk Medan sekarang sudah 2,8 juta jiwa lebih,’’ katanya. Yang diketahui, kata Bah-

rum, tugas BKKBN sekarang ini hanya mendata jumlah kepesertaan Keluarga Berencana (KB). Tapi mereka tidak memberikan penyuluhan untuk membatasi jumlah kelahiran. Idealnya, tugas BKKBN adalah sampai mengatur jumlah kelahiran penduduk. Karena salah satu tujuan pemerintah membentuk instansi ini adalah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk di Indonesia, disamping perlindungan lainnya terhadap kesehatan ibu dan balita. Anggota DPRD Medan dari Dapil V ini pesimis kalau ke depan BKKBN mampu men-

ujar Gus Irawan. Kordinator Panitia Manasik Haji Tahun 2011 Eddy Azmar mengatakan, peserta manasik haji akan diberikan pembekalan teori dan praktik ibadah haji serta tips kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji. “Tujuan manasik haji ini agar calhaj bisa menunaikan ibadah haji secara benar dan khusuk serta dapat menjadi haji yang mabrur,” katanya. Dia mengimbau agar setiap peserta manasik akbar mempersiapkan diri untuk menghadiri acara tersebut dengan membawa pakaian ihram dan perlengkapannya guna dipakai pada praktik thawaf, sa’i dan melontar jumroh. Dalam melayani peserta manasik panitia telah siap memberikan pelayanan secara gratis mulai dari transportasi penjemputan dan kepulangan dari dan ke rumah masingmasing sampai ke Asrama Haji, konsumsi selama dalam perjalanan (bagi peserta dari luar kota) dan selama pelaksanaan manasik haji, penginapan 4 hari 3 malam di Asrama Haji, chek up kesehatan dan sejumlah souvenir yang menarik. “Berbagai fasilitas dan layanan yang

memanjakan calhaj nasabah Tabungan Haji Makbul ini. merupakan wujud kepedulian Bank Sumut bagi calon tamutamu Allah itu,” ujar Eddy. Nasabah Bank Sumut yang selama ini memanfaatkan produk konvensional Tabungan Haji Makbul juga dapat memanfaatkan bantuan pembiayaan syariah iB Talangan Haji dari Unit Usaha Syariah Bank Sumut agar nasabah bisa segera mendapat porsi keberangkatan haji. “Fasilitas talangan haji diberikan maksimal Rp20 juta per orang dengan jangka waktu pinjaman selama tiga tahun. Produk iB Talangan Haji ini kami berikan untuk membantu umat Islam yang berkeinginan segera mungkin menunaikan ibadah haji dengan mendapatkan nomor porsi keberangkatan haji,” sebut Pemimpin Divisi Syariah Bank Sumut Didi Duharsa. Khusus kepada nasabah yang memanfaatkan paket talangan haji, pihak Bank Sumut Syariah hanya mengenakan ujroh (fee) yang jumlahnya dinilai relatif lebih rendah dibanding dengan suku bunga pinjaman bank-bank konvensional lainnya.(m28)

Manasik Calhaj Bank Sumut MEDAN (Waspada): Bank Sumut kembali akan menggelar manasik akbar jamaah calon haji (calhaj) secara gratis kepada lebih kurang 1.300 jamaah calhaj nasabah Tabungan Haji Makbul yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah pada tahun 2011. Manasik haji itu akan dilaksanakan di Asrama Haji Medan mulai Rabu 14 September 2011 sampai Sabtu 17 September 2011. Direktur Utama Bank Sumut Gus Irawan, Kamis (9/ 9) mengatakan, peserta manasik haji berasal dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara dengan jumlah yang meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya, terutama dari Medan, Tapanuli Selatan, Madina, Asahan, Labuhan Batu, Deliserdang, Tebingtinggi, Sibolga, Binjai dan Langkat. Mereka akan masuk ke Asrama Haji pada tanggal 14 September 2011. “Kecenderungan meningkatnya jumlah calhaj peserta manasik haji tahun ini juga menunjukkan indikasi semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat Sumatera Utara terhadap Bank Sumut, khususnya produk Tabungan Haji Makbul,”

jalankan fungsinya seperti yang diinginkan. Mengingat pada saat ini pemerintah telah pula meluncurkan beberapa program yang bertentangan dengan program BKKBN. Yakni Program Keluarga Harahap (PKH) dan Jamiman Persalinan Gratis ( Jampersal) kepada masyarakat kurang mampu. Tujuan pemerintah untuk dua program ini tentu saja baik. Namun terjadi tumpang tindih dengan program BKKBN dalam menekan laju pertumbuhan penduduk. Pada PKH, kata Bahrumsyah, pemerintah memberikan bantuan biaya hidup kepada keluarga kurang mampu, termasuk di dalamnya biaya kehamilan. Sedangkan Jampersal, pemerintah memberikan biaya persalinan gratis kepada keluarga kurang mampu. ‘’Dengan program ini maka akan merangsang pertumbuhan penduduk,’’

katanya. Undang BKKBN Di tempat terpisah, Ketua Komisi E DPRD Sumut Aduhot Simamora menyatakan setuju dengan penilaian bahwa BKKBN gagal menjalankan perannya dalam mengatur laju pertumbuhan penduduk, khususnya di Sumut. Senada dengan Bahrumsyah, Aduhot Simamora juga mengatakan, tugas BKKBN paling penting adalah mengatur angka kelahiran penduduk. Karena dengan luasnya wilayah RI sangat rawan akan terjadinya ledakan penduduk. ‘’Makanya harus dikendalikan,’’ katanya. Berkaitan dengan masalah ini, menurut Aduhot Simamora, Komisi E akan mengundang BKKBN melakukan rapat dengar pendapat di gedung dewan. ‘’Kita jadwalkan undangannya pada bulan depan,’’ katanya. (m12)

Bangun Jembatan Hati Melalui Zikir MEDAN (Waspada) : Majelis Zikir Az Zikra Sumut membangun jembatan hati melalui zikir bersama yang merupakan salah satu cara meningkatkan silaturahim dan kebersamaan, di Masjid Agung Medan, Minggu (4/9). Az Zikra tidak hanya mampu menghimpun ribuan jamaah untuk melakukan zikir bersama, namun juga mampu mendatangkan pejabat dan tokoh-tokoh agama maupun tokoh masyarakat lainnya untuk dikenalkan agar berkomunikasi dengan para jamaah lainnya. Dalam zikir bersama itu, Ustadz Prof Dr H Hasballah Thaib MA menyampaikan tausyiahnya. Zikir perdana dirangkaikan halal bihalal keluarga besar Majelis Zikir Az Zikra Sumut,dipimpin Ketuanya H Rizal Mahaputra. Sementara shalat tasbih dan doa dibawakan ustadz Drs H Bambang Laksono. Sehari sebelumnya, keluarga besar Majelis Zikir Az Zikra Sumut melakukan halal bihalal di kediaman Ketua Az Zikra Sumut H Rizal Mahaputra di Jln Karya Wisata Komplek Citra Wisata Medan Johor. Al Ustadz DrsYahya Zakaria saat memberikan tausiyah mengemukakan, meski penetapan Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriah sempat terjadi perbedaan antara pemerintah dengan Muhammadiyah merayakannya lebih awal, namun hal itu hendaknya tak perlu dipersoalkan. Yang penting, bagaimana Idul Fitri dijadikan budaya saling memaafkan antara satu dengan yang lain. “Jangan lupa orang yang tak memaafkan kesalahan orang lain, Alla SWT juga tak akan memaafkan kesalahan orang tersebut,” kata Yahya.(m32)

Warga Miskin Dapat Bantuan Dana Perceraian Rp300 Ribu

DAFTAR penggunaan dana prodeo yang diperuntukkan bagi warga miskin. MEDAN (Waspada) : Masyarakat miskin yang akan melangsungkan perceraian akan mendapat bantuan dana sebesar Rp300 ribu dari pemerintah untuk biaya perkaranya hingga selesai di Pengadilan

Agama. “Meski belum tentu cukup karena rentang waktu pelaksanaan sidang, umumnya membutuhkan dana yang tidak sedikit. Namun dengan adanya taksasi dana yang disebut pro-

Waspada/Anum Saskia

deo ini bisa menjadi harapan baru bagi mereka yang akan mengakhiri kisah rumah tangganya bersama pasangannya,” ujar sumber di Pengadilan Agama (PA) Medan Kelas I A Jalan SM Raja Medan, Selasa (6/9).

Menurut Panitera PA Kelas I A Medan Hilman Lubis, tahun 2011 ini pemerintah menyiapkan dana prodeo (biaya untuk persidangan perceraian) sebesar Rp24.600.000. “Dalam tahun ini yang sudah digunakan sekitar Rp60.000.000 yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu yang akan melakukan perceraian sesuai dengan prosedur yang ada di PA Medan,” sebutnya. Kata Hilman, mereka yang boleh menggunakan dana itu adalah orang miskin berdasarkan keterangan dari lurah setempat dan akan diteliti lagi oleh majelis hakim kebenarannya. “Sudah 41 perkara yang menggunakan dana prodeo ini,” ujarnya. Sebelumnya, Panitera Muda Hukum PA Medan Jumrik menuturkan, penggunaan dana Rp300.000 itu tidak selamanya bisa memenuhi biaya persidangan, tetapi ada juga yang sisa dan dikembalikan kepada kas negara. Hal itu karena rentan waktu persidangan yang dilaksanakan adakalanya cepat dan ada kalanya lambat. “Penggunaan dana misalkan untuk pendaftaran Rp30.000, biaya adminstrasi dan kelengkapannya Rp50.000,

biaya penggilan pertama untuk tergugat pertama Rp75.000, biaya penggilan kedua tergugat Rp75.000, biaya keredaksian Rp5.000, materai Rp6.000. Sisanya ada Rp59.000 dari panjar atau dana yang diberikan negara sebesar Rp300.000, sehingga sisa dananya dikembalikan pada negara,” kata Jumrik. Ka.KUA Medan Tembung Sutan Syahrir, SAg mengatakan, pengadaan dana itu positif bagi masyarakat miskin. Karena hal itu memberi kesempatan bagi orang miskin untuk bisa mengurus perceraian secara sah guna mendapatkan status dari masalah perkawinan yang dihadapi dan tidak bisa diselesaikan lagi. Tetapi, sebut Syahrir, umumnya warga miskin sangat jarang mengakhiri pernikahan dengan perceraian, karena mereka mempunyai pertimbangan tersendiri atas perkawinan yang sudah mereka bina. “Meskipun dana prodeo itu ada, namun dari data yang ada kelihatan warga miskin itu sedikit yang bercerai, buktinya dari bulan Februari hingga Agustus 2011 hanya 41 kasus perceraian yang menggunakan dana prodeo itu,” ujarnya. (m37)

Wakajatisu Dan 6 Kajari Sertijab MEDAN (Waspada): Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) menekankan perubahan atau alih tugas jabatan adalah murni sebuah tuntutan untuk penataan kelangsungan berjalannya roda organisasi di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). Hal itu diungkapkan Kajatisu AK Basuni Masyarif usai acara serahterima jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Wakajatisu) dan enam Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu) Jln. AH Nasution Medan, Kamis (8/9). “Tidak ada faktor internal, karena hal ini merupakan suatu proses pengembangan bakat dan karir di lingkungan pejabat teras di Kejatisu,” ujar Kajatisu didampingi Kasi Penkum Kejatisu Edi Irsan. Dia menyatakan, keputusan alih tugas pejabat teras tersebut merupakan keputusan dari Kejaksaan Agung dan begitupula

surat keputusannya ditandatangani oleh Jaksa Agung. “Ya sebelumnya ada penggodokan nama-nama pejabat teras Kejatisu yang akan diganti dan penetapan jabatan selainnya. Dan ini telah dilakukan sehingga ada sebagian mereka yang dipromosikan jabatan yang lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya. Pejabat teras yang melakukan Sertijab yaituWakajatisu dijabat oleh DjokoWidodo menggantikan Bambang Wahyudi, Kajari Tebing Tinggi Deli dijabat Olopan Nainggolan menggantikan Lumumba Tambunan, Kajari Kisaran dijabat Anthony Tarigan menggantikan Didi Suhardi, Kajari Penyabungan dijabat Satimin menggantikan Danang Purwoki Adijisuseno, Kajari Tanjungbalai Asahan dijabat EdiWinarto, Kajari Dolok Sanggul dijabat Herrus Batubara, Kajari Teluk Dalam dijabat Sontang Sidabutar dan Pelantikan Koordinator Pada Kejaksaan Tinggi Sumut. Belum terselesaikan

Sementara berbagai kasus yang sedang ditangani seperti Bank Negara Indonesia (BNI) Medan, Kejatisu menargetkan tiga bulan waktu paling lama kasus tersebut untuk sampai ke persidangan. “Sampai saat ini sudah 26 saksi yang diperiksa mulai dari pejabat bank BNI Medan dan Jakarta, dan perusahaan yang melakukan pemohonan, pemegang saham, notaris, dan berbagai saksi lainnya,” ujar Kasi Penyidik Kejatisu, Jufri. Menurut Jufri, pihaknya sedang mempersiapkan buktibukti yang otentik untuk diajukan ke persidangan. “Sejauh ini Tim Penyidik sudah menetapkan satu orang tersangka yakni Radiyasto selaku Pemimpin Centra Kredit Menengah (SKM) Bank BNI Jalan Pemuda Medan. Total kerugian atas dugaan korupsi penyimpangan dalam penguncuran kredit oleh SKM Bank BNI sebesar Rp129 miliar,” ujarnya. (m38)

Kepsek SMPN 36 Diganti M E D A N ( Wa s p a d a ) : Jabatan Kepala SMP Negeri 36 yang selama ini diemban oleh Dewi Mangolani Panggabean SPd, digantikan oleh Drs Bashir. Selanjutnya Dewi akan bertugas sebagai guru Bahasa Indonesia di SMPN 32 Medan. Acara serahterima jabatan itu berlangsung sederhana di Aula SMK Negeri 7 Medan Jalan STM Medan, Selasa (7/9). Hadir Kepala BKD Kota Medan Drs Parluhutan Panggabean, Sekretaris Dinas Pendidikan Drs Zakaria, dan Kasie Kurikulum SMP Drs Syahrial, MPd dan seluruh kepala SMP Negeri se kota Medan. Wali Kota Medan diwakili Kadis Pendidikan Kota Medan Drs Hasan Basri, MM meminta

agar kepala sekolah bekerja dengan semangat, berdedikasi dan tidak banyak cakap. Artinya, tupoksi kepala sekolah harus mengawasi sekolah dalam jam belajar. “Kalau ada kepala sekolah yang bekerja di luar sekolah. Berarti dia bukan kepala sekolah tapi pemilik kursus atau ketua lembaga swadaya masyarakat,” katanya. Hasan meminta Kepsek yang digantikan untuk tetap bekerja dengan baik sesuai dengan mata pelajaran yang diembannya. Sedangkan kepada Bashir diminta bekerja dengan maksimal, memperbaiki segala permasalahan dan riak-riak yang terjadi di sekolah. Saat ditanya apakah pergantian kepsek ini terkesan menda-

dak ? Hasan menjawab tidak sama sekali.“Jadi, rencana pergantian Kepala SMP 36 bukan mendadak, tapi sudah dilakukan evaluasi sejak memimpin,” katanya sembari menjelaskan masih ada kepsek lain yang akan diganti. Kepala SMP Negeri 36 yang baru Drs Bashir mengaku tidak mengetahui ia akan dilantik. Menurutnya, kabar pelantikan baru diterima sekira pukul 23.00 WIB dari Sekretaris Dinas Pendidikan Drs Zakaria. Dia mengaku kepercayaan yang diberikan Wali Kota Medan kemungkinan terkait kepemimpinannya selama 10 tahun menjadi kepala SMP Negeri 3 Medan di Jalan Pelajar dan 5 tahun menjadi Kepala SMP Negeri 2 Dolok Masihul. (m37)

Waspada/Mursal AI

RISKI, warga Pasar III Datuk Kabu Gang Gino, Tembung, Kab. Deliserdang, menderita gizi buruk saat digendong ibunya di Ruang Anak Lantai IV RSUPM, Rabu (7/9).

Bayi Gizi Buruk Terkendala Biaya Di RSUPM MEDAN (Waspada): Riski, bayi berusia 6 bulan, warga Pasar III Datuk Kabu Gang Gino, Tembung, Kab. Deliderdang, sudah dua minggu lebih berada di RSU dr. Pirngadi Medan karena menderita gizi buruk. Kini, dia terbaring lemah dengan selang infus ditangannya di Ruang Anak Lantai IV. “Anak saya sudah 13 hari dirawat disini, kondisinya masih lemah, hanya saja berat badannya sudah mulai naik 3,4 kg. Sejak lahir sampai sampai enam bulan ini berat badannya terus 3,1 kg, tidak naik juga tidak turun,” ujar ibunya Susiani, 21, sambil memberi susu formula kepada bayinya, Rabu (7/9). Menurutnya, sejak lahir hingga berumur enam bulan, Riski sering mengalami diare dan demam tinggi. Dia pun mencoba membawa anaknya ke klinik namun tidak ada perubahan yang dialami anak keduanya ini. “Sempat dirawat selama 1 minggu, tapi berat badannya

hanya naik 1 ons. Tetapi sudah tidak demam dan mencret lagi, makanya saya bawa pulang. Namun, saat pulang, Riski tibatiba mengalami muntah. Dari situ langsung kami bawa ke Pirngadi dan dirawat sampai sekarang,” sebutnya. Menurut dokter, anaknya mengalami gizi buruk dan banyak kekurangan cairan. Susiani mengaku tidak mengetahui penyebab anaknya mengalami gizi buruk. Padahal, katanya, saat lahir berat badan anaknya 3,1 kg. “Saya memang tidak perah ke Puskesmas atau Posyandu untuk memeriksakan kandungan, tapi dia lahir normal dan beratnya 3,1 kg. Hanya saja, saya tidak punya ASI makanya dikasih susu formula dan bubur,” katanya. Terkendala Biaya Kini Riski mengalami kendala biaya di RSU dr. Pirngadi Medan. Dia masuk ke rumah sakit Pemko Medan itu sebagai

pasien umum, karena tidak memiliki KTP dan Kartu Keluarga. Bahkan, dia mengaku kebingungan untuk mencari biaya perawatan anaknya ini. “Inipun sekarang masih pasien umum karena suami saya sedang mengurus suratsuratnya, untuk mengurus KK dan KTP saja kami memerlukan biaya sebesar Rp300 ribu, diusahakan utang sana-sini,” ujarnya. Ayah Riski, Sukimin, 28, hanya buruh bangunan yang berpenghasilan Rp350 ribu/ minggu. Dia mengakui tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka. Sedangkan dirinya hanyalah seorang ibu rumah tangga. “Sekarang ini udah keluar biaya beli obat sekitar Rp1 juta lebih. Untuk beli susu ajapun, sama sekali saya nggak punya uang dan pihak rumah sakit memberi susu. Uangnya bakal dikembalikan itupun tidak semua, asalkan surat Jamkesmas keluar,” ujarnya. (h02)


Medan Metropolitan

WASPADA Jumat 9 September 2011

B3

Pencuri Tabung Gas Diringkus

Waspada/Hamdani

Jadwal Penerbangan Di Bandara Polonia No. Penerbangan Ke Flight

Pukul

Tiba Dari

GARUDA INDONESIA 1 Jakarta GA-181 2 Jakarta GA-183 3 Jakarta GA-185 4 Jakarta GA-187 5 Jakarta GA-189 6 Jakarta GA-191 7 Jakarta GA-193 8 Jakarta GA-147 9 Jakarta GA-195 10 Banda Aceh GA-142 11 Banda Aceh GA-14.6

05.30 08.40 10.45 11.55 13.55 15.45 18.35 18.30 19.50 09.40 14.50

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Banda Aceh Banda Aceh

GA-180 GA-182 GA-184 GA-186 GA-146 GA-188 GA-190 GA-192 GA-196 GA-143 GA-147

07.55 08.55 11.10 13.00 14.05 15.10 17.50 19.05 21.35 12.25 17.45

CITILINK 1 Jakarta 2 Jakarta

09.45 19.00

Jakarta Jakarta

GA-040 GA-044

09.15 18.30

06.15 09.40 08.05 17.55 10.05 18.25 21.20 13.30 15.05 14.30

Kuala Lumpur Kuala Lumpur Kuala Lumpur Kuala Lumpur Penang Penang Kuala Lumpur Jakarta Bangkok (2,4,6) Hongkong (1,3,5,7)

QZ-8051 QZ-8055 AK-450 AK-454 QZ-8073 AK-5836 AK-456 QZ-7502 QZ-8085 QZ-7431

08.40 12.05 07.35 17.30 09.40 18.00 20.55 13.05 20.10 23.15

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Penang Penang Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Surabay Surabaya Banda Aceh Batam

JT-380 JT-300 JT-394 JT-302 JT-210 JT-200 JT-204 JT-398 JT-382 JT-384 JT-202 JT-212 JT-396 JT- 8289 JT-8287 JT-206 JT-208 JT-388 JT-308 JT-218 JT-971 JT-973 JT-397 JT-970

08.20 09.20 10.20 11.20 11.50 12.20 13.20 14.20 15.20 16.20 17.20 17.50 18.20 11.35 15.00 19.20 20.20 21.55 22.20 23.20 12.16 15.55 07.40 12.15

GA-041 GA-045

AIR ASIA 1 Kuala Lumpur QZ-8050 2 Kuala Lumpur QZ- 8054 3 Kuala Lumpur AK- 451 4 Kuala Lumpur AK-455 5 Penang QZ-8072 6 Penang AK-5937 8 Kuala Lumpur AK-457 9 Jakarta QZ-7503 10 Bangkok (1,4,6) QZ-8084 11 Hongkong (1,3,5,7) QZ-7.430 LION AIR 1 Jakarta 2 Jakarta 3 Jakarta 4 Jakarta 5 Jakarta 6 Jakarta 7 Jakarta 8 Jakarta 9 Jakarta 10 Jakarta 11 Jakarta 12 Jakarta 13 Jakarta 14 Penang 15 Penang 16 Jakarta 17 Jakarta 18 Jakarta 19 Jakarta 20 Jakarta 21 Surabaya 22 Surabaya 23 Banda Aceh 24 Batam

Flight

Pukul

JALAN RUSAK: Sejumlah angkutan kota (angkot) melintasi jalan rusak di persimpangan Jln.William Iskandar Medan, Kamis(8/9). Masyarakat mengharapkan pemerintah segera memperbaiki ruas jalan tersebut.

Manager Diskotek Super Menghilang MEDAN (Waspada): Setelah ditetapkan menjadi tersangka, Manager Diskotek Super berinisial GN menghilang karena sampai saat ini belum datang ke Polresta Medan untuk menjalani

JT- 211 JT- 381 JT- 397 JT- 207 JT- 301 JT- 395 JT- 303 JT- 213 JT-201 JT- 387 JT-399 JT-383 JT-205 JT-8288 JT-8286 JT-385 JT-203 JT-215 JT-309 JT-209 JT-972 JT-972 JT-396 JT 970

06.00 07.00 08.20 09.00 10.00 11.00 12.00 12.30 13.00 14.00 15.00 16.00 16.35 09.10 12.30 17.00 18.00 18.30 20,00 21.00 07.00 12.55 19.00 07.00

MALAYSIA 1 Kuala Lumpur MH-861 2 Kuala Lumpur MH-865

09.05 15.45

Kuala Lumpur MH-860 08.25 Kuala Lumpur MH-864 15.00

SILK AIR 1 Singapura 2 Singapura 3 Singapura (7)

MI-233 MI-237 MI-241

08.40 20.35 21.05

Singapura Singapura Singapura (7)

MI-232 MI-238 MI-242

07.50 19.50 20.00

VALUAIR 1 Singapura (4,7) VF-582 2 Singapura (1,3,6) VF-584

09.35 17.25

Singapura (4.7) VF-581 Singapura (1,3,6) VF-583

09.10 17.50

BATAVIA AIR 1 Jakarta 2 Jakarta 3 Jakarta 4 Batam

Y6-592 Y6-594 Y6-596 7P-568

10.10 16.15 20.00 13.00

Jakarta Jakarta Jakarta Batam

Y6-591 Y6-593 Y6-595 7P-567

09.55 18.30 19.20 11.05

SRIWIJAYA AIR 1 Jakarta 2 Jakarta 3 Batam 4 Pekanbaru 5 Pekanbaru 6 Banda Aceh 7 Penang 8 Padang

SJ-015 SJ-011 SJ-035 SJ-043 SJ-041 SJ-010 SJ-102 SJ-021

13.25 15.00 16.20 10.20 16.00 11.55 07.20 15.25

Jakarta Jakarta Batam Pekanbaru Pekanbaru Banda Aceh Penang Padang

SJ-010 SJ-016 SJ-034 SJ-042 SJ-040 SJ-011 SJ-103 SJ-020

11.20 18.35 15.45 12.50 15.25 13.25 10. 00 14.50

13.15 11.00

Subang Penang

FY-3412 FY-3402

12.56 10.40

SRIWIJAYA AIR 1 Subang FY -3413 2 Penang FY- 34.03

Jadwal Perjalanan Kereta Api No KA

Nama KA

Kelas

Dari

Tujuan

U.2 U.4 U.6 U.8 U.1 U.3 U.5 U.7 U.10 U.12 U.9 U.11 U.14 U.16 U.18 U.13 U.15 U.17 U.22 U.21 PLB 7000 PLB 7007 PLB 7014 PLB 7017 PLB 7002 PLB 7004 PLB 7008 PLB 7010 PLB 7012 PLB 7001 PLB 7006 PLB 7015 PLB 7003 PLB 7005 PLB 7009 PLB 7011 PLB 7013

Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Sri Bilah Putri Deli Putri Deli Putri Deli Putri Deli Putri Deli Putri Deli Siantar Ekspres Siantar Ekspres Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa Sri Lelawangsa

Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Bisnis Bisnis Bisnis Bisnis Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonom Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi

Medan Medan Medan Medan Rantau Prapat Rantau Prapat Rantau Prapat Rantau Prapat Medan Medan Binjai Binjai Medan Medan Medan Tanjung Balai Tanjung Balai Tanjung Balai Medan Siantar Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Tebing Tinggi Belawan Belawan Binjai Binjai Binjai Binjai Binjai

Rantau Prapat Rantau Prapat Rantau Prapat Rantau Prapat Medan Medan Medan Medan Binjai Binjai Medan Medan Tanjung Balai Tanjung Balai Tanjung Balai Medan Medan Medan Siantar Medan Tebing Tinggi Belawan Belawan Belawan Binjai Binjai Binjai Binjai Binjai Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan Medan

Berangkat Datang 08.00 10.30 15.00 22.50 08.00 14.45 17.10 23.00 04.50 20.15 09.20 21.40 06.50 12.50 17.10 07.15 11.55 19.25 11.25 07.00 18.00 07.30 16.50 12.00 07.30 05.00 09.50 12.15 14.40 06.20 08.40 17.50 08.55 06.30 11.00 13.30 15.50

13.21 15.25 20.28 03.52 13.22 19.59 22.01 04.24 05.42 21.07 10.12 22.32 11.17 17.27 22.15 11.54 16.28 22.47 14.50 10.45 20.04 08.17 17.37 12.47 08.22 05.52 10.42 13.07 15.32 07.21 09.27 18.27 09.47 07.22 11.52 14.22 16.42

Informasi Pemesanan -Stasiun KA Medan (061) 4514114, -Stasiun KA R. Prapat (0624) 21617.

pemeriksaan. “Polisi masih terus memburu pria berusia 40 tahunan ini untuk dimintai keterangan soal tewasnya Arfansyah Hasi-

buan, 46, bos rental mobil Rantau Parapat di Diskotek Super yang mayatnya kemudian dibuang di kawasan Pancurbatu,” kata Kasat Reskrim AKP Yoris Marzuki, Kamis (8/9). Sedangkan dua orang yang membuang mayat Arfansyah yakni Ramadani, 26, warga Jalan Teuku Cik Di Tiro Rantau Parapat dan Dalimunte, 40, tidak ditahan polisi. “Keduanya telah dipulangkan. Mereka dikenakan Pasal 181 KUHPidana tentang penyembunyian jenazah, dengan ancaman hukuman sembilan bulan. Kalau sembilan bulan tidak bisa kita lakukan penahanan,” sebut Yoris.

Yoris menjelaskan, saat ini polisi masih menunggu hasil otopsi rumah sakit untuk memastikan apakah Arfansyah tewas karena over dosis (OD) atau karena ada penganiayaan sebelumnya. “Apabila terbukti ada penganiayaan, polisi akan kembali memanggil dua pelaku pembuang jenazah Arfansyah,” ujarnya. Seperti diberitakan, Arfansyah ditemukan tewas di Dusun IV, Desa Kuta Mbelin, Kec. Pancur Batu, Kab. Deliserdang. Polisi kemudian melakukan olah TKP. Tak lama, Ramadani dan Dalimunte ditangkap karena telah membuang mayat Arfansyah. (m39)

Wabup Batubara Tersangka Proyek Fiktif � Diduga Gelapkan Rp500 Juta MEDAN (Waspada): Wakil Bupati Kabupaten Batubara Gong Matua Siregar, diperiksa Polda Sumut, Kamis (8/9), sebagai tersangka atas dugaan kasus penggelapan uang senilai Rp500 juta milik salah seorang pengusaha. Gong Matua diperiksa penyidik Harta Benda/Tanah dan Bangunan Direktorat Reserse Umum sejak pukul 10:00. Dia tampak didampingi empat orang kuasa hukumnya dan anak lelakinya. Tersangka diduga terlibat kasus proyek fiktif tender besi bekas di PT Inalum, perusahaan pengelolaan alumunium milik pemodal Jepang. Bersama tiga pengusaha lainnya, tersangka menawarkan proyek pengambilan besi di perusahaan tersebut dengan syarat memberikan dana awal sebesar Rp500 juta. Namun setelah ditunggutunggu, besi bekas yang dijanjikan tidak kunjung ada, dan ketika dikonfirmasi ke perusahaan terkait, proyek atau tender dimaksud ternyata tidak ada. Kasubdit II Reskrimum Polda Sumut AKBP Rudi Rifani kepada wartawan mengatakan,

� Dua Penjambret Dihajar Massa

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

KANIT Reskrim Polsek Medan Timur AKP Nimrot Aprwin Simanjuntak memperhatikan kedua penjambret saat menjalani pemeriksaan sebelum dijebloskan ke dalam sel. Dipukul massa Pada hari yang sama, dua penjambret diringkus petugas Polsek Medan Timur usai beraksi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan Timur, Kamis siang. Dari tersangka BN, 18, dan RA, 20, keduanya warga Jalan M Yacob, Kecamatan Medan Tembung, polisi menyita satu sepedamotor dan tas milik korban Andika Soferi Tampubolon, 30, warga Jalan Gaperta Ujung Medan. Informasi yang diperoleh di kepolisian, kedua tersangka yang mengendarai sepedamotor dan sebelumnya melihat korban Andika Soferi juga mengendarai sepedamotor matic melintas di Jalan Perintis

Kemerdekaan, hendak menuju ke kampus UHN tempatnya bekerja sebagai dosen. Persis di depan Bank Ekonomi dan hendak membelok masuk ke kampus UHN Medan, tiba-tiba kedua penjambret tersebut mendekati korban dan menyambar tas warna hijau yang tergantung di depan jok sepedamotornya. Usai menjambret, kedua pelaku langsung melarikan diri, namun ibu dosen itu spontan berteriak. Sejumlah warga yang mendengar teriakan korban langsung menangkap dan memukuli kedua penjam-bret tersebut. Polisi menyita tas berisi uang Rp150 ribu milik kor-ban sebagai barang buktinya. (h04)

Pecat Pegawai Tanpa Pesangon BRI Digugat Rp394 Juta MEDAN (Waspada) : Akibat pemecatan pegawai tanpa memberikan pesangon, Pimpinan Kantor Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Medan Jalan Putri Hijau No 2A, digugat sebesar Rp300 juta lebih. Hal ini diungkapkan oleh Avrizal Hamdhy Kusuma, SH, selaku kuasa hukum penggugat Dedy Ansari Harahap pada sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Medan dipimpin ketua majelis hakim Wahidin, Senin (5/9). Dimana sidang tersebut tidak dihadiri oleh pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Medan. Avrizal dalam gugatannya menyatakan, kliennya Dedy Ansari Harahap, warga Jalan DI Panjaitan No 11, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, menguggat Pimpinan BRI Cabang Medan karena memecatnya tanpa memberikan hak pesangon.

Menurutnya, pemecatan kliennya itu bermula dari tidak masuk kerja sejak 9 Agustus 2010 dan 25 Agustus 2010. Hal itu, menurut kliennya karena managemen kerja yang tidak baik atau membingungkannya yaitu dengan mutasi tanpa suatu surat keputusan yang mengakibatkan statusnya terombang- ambing, sebab Dedy memiliki jabatan rangkap dengan lokasi yang berjauhan. Posisinya yang semula sebagai Associate Account Officer (AAO) Kantor Cabang BRI Tebingtinggi, telah digantikan, sedangkan posisi Associate Account Officer (AAO) Kantor Cabang BRI Putri Hijau tidak memiliki legalitas apapun karena tidak memiliki surat keputusan. “Sebelumnya Dedy Ansari telah melayangkan surat untuk mengikuti Program Khusus Pengunduran Diri Sukarela (PKPDS) NOKEP : S.192-DIR/

SDM/11/2008, namun Pimpinan Kantor Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Medan tidak mengubris dengan tidak memberikan persetujuan ataupun menolak surat tersebut,” senut Avrizal. Atas dasar tersebut, kliennya mengajukan gugatan primair dan subsidair pada Pimpinan Kantor Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Medan untuk membayar haknya sebesar Rp188.820.230 (primair) dan menetapkan hubungan kerja antara penggugat dan tergugat putus karena pemutusan hubungan kerja akibat kesalahan tergugat serta membayar hak penggugat sebesar Rp205.435.060 (subsidair). Dengan ketidakhadiran pihak BRI Cabang Medan, majelis hakim dipimpin Wahidin menunda sidang perdana dan dilanjutkan kembali pada Selasa (13/9). (m38)

Curanmor Di Percut Seituan Meningkat Waspada/gito ap

WAKIL Bupati Batubara Gong Matua Siregar saat diperiksa di ruang penyidik Harta Benda/Tanah dan Bangunan Dit Reskrimum Poldasu, Kamis (8/9). Gong Matua Siregar ditetapkan sebagai tersangka setelah pihaknya memeriksa saksi korban Zakaria, dan saksi lainnya. Dalam kasus ini, Polda juga telah menetapkan tiga pengusaha sebagai tersangka. Ditanya penahanan terhadap Gong Matua, Rudi belum dapat memastikannya. Karena secara prosedur penahanan terhadap kepala daerah/wakil kepala daerah harus meminta izin presiden.

“Belum dapat dipastikan kapan dilakukan penahanan karena masih diperiksa,” katanya. Namun kuasa hukum tersangka mengaku kliennya hanya korban, karena tidak pernah menerima dana apapun terkait kasus tersebut, kecuali membubuhkan tanda tangan atas satu perusahaan karena diminta sebagai salah satu bukti untuk kelengkapan administrasi peserta tender.(m27)

Truk Tronton Masuk Jurang MEDAN (Waspada): Satu truk tronton BK 8807 CH tanpa muatan, masuk ke dalam jurang sekira 20 meter di kawasan Jln. Jamin Ginting Km 48-49, Tekongan Amoy, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kamis (8/9) dini hari. Dalam peristiwa yang terjadi sekira pukul 01:30 tersebut, sopir bersama dua kernetnya hanya mengalami luka ringan. Namun kerugian materi yang timbul akibat kerusakan truk tanpa muatan tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Menurut keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, sebelum kejadian, truk tronton dikemudikan Syarianto,45, warga Tebingtinggi bersama dua kernetnya, bergerak dari arah Medan menuju PT. Aqua Doulu, Tanah Karo guna mengambil muatan. Setibanya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan muncul dua mobil penumpang umum yang saling mendahului dengan kecepatan tinggi. Syarianto yang berusaha menghindari tabrakan, segera membanting stir ke kanan. Naas baginya, beram

MEDAN (Waspada): Mencuri dua tabung gas di toko grosir tempatnya bekerja, Ir alias Iwan, 21, dijebloskan ke dalam sel Polsek Medan Timur, Kamis (8/9). Tersangka Iwan ditangkap berdasarkan pengaduan korban Jhon Fried Purba, 33, warga Jalan Pasar III, Kel. Tegal Rejo, Kec. Medan Perjuangan, Selasa (6/9) lalu. Dari tersangka Irwan, polisi menyita dua tabung gas sebagai barang bukti. Kepada polisi, tersangka Iwan mengaku nekad mencuri karena butuh uang. Niat jahatnya timbul saat melihat tabung gas yang ada di grosir. Tersangka mengangkat tabung gas satu persatu dan memindahkan ke rumah salah satu tetangganya. Awalnya Jhon Fried tak tahu kalau tabung gas dagangannya hilang, namun lama kelamaan korban sadar tabung gas miliknya hilang. Awalnya dia tak menaruh curiga dengan Iwan, apalagi tersangka juga tinggal serumah dengannya. Korban kemudian membuat pengaduan ke Polsek Medan Timur. Berdasarkan laporan Jhon, polisi langsung mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan mengarah ke tersangka Iwan. Polisi lalu memeriksa tersangka yang pernah dihukum tahun 2009 karena kasus yang sama di Polsek Beringin, Lubuk Pakam, Deli Serdang. Kanit Reskrim Polsek Medan Timur AKP Nimrot Aprwin Simanjuntak mengaku masih memeriksa tersangka. “Tersangka mengaku mencuri karena butuh uang,” ujarnya.

M E D A N ( Wa s p a d a ) : Selama Juli-Agustus 2011, tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan hukum Polsekta Percut Seituan meningkat. Pada Juli lalu terjadi 36 kasus curanmor, pada Agustus naik menjadi 42 kasus. “Memang terjadi peningkatan kasus pencurian kendaraan bermotor selama bulan Agustus. Bila kita bandingkan bulan Juli, angka tersebut memang cukup tinggi,” kata Kapolsek Percut Seituan Kompol Maringan Simanjuntak, Kamis (8/9). Menurut Maringan, meskipun Agustus yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, mobilitas masyarakatpun semakin tinggi, sehingga kelalaian sekecil apapun akan membuat para pelaku kejahatan bisa mengkonversinya menjadi tindakan pencurian. Aksi curanmor terakhir, tambahnya, terjadi di Jalan Bantan, Kelurahan Bantan, Kec.

Tembung, beberapa waktu lalu. Saat itu korban Lidamsyah, 35, sekira pukul 23:30WIB, baru saja pulang dari swalayan untuk membeli persiapan sahur dan memarkirkan sepedamotor Yamaha Mio Soul warna biru BK 6805 OJ di depan rumahnya. Disaat yang bersamaan, Ahmad Arifin, 43, melintas. Warga Jalan Kepodang II, Perumnas Mandala ini, dengan menggunakan kunci T menyalakan kereta tersebut. Namun, pemiliknya mengetahui kemudian mengejar sambil berteriak maling. Diduga karena gugup, Arifin tak dapat mengendalikan sepedamotor itu sehingga terjatuh ke parit. Massa yang menangkapnya lalu memukulinya sampai babak belur. “Dari kasus tersebut dapat dilihat bahwa ada beberapa faktor yang memungkinkan terjadinya tindakan kejahatan. Biasanya memang, menjelang

perayaan hari bersar keagamaan, seperti Lebaran, Natal maupun Tahun Baru, tingkat kejahatan pencurian meningkat. Alasannya memang sangat beragam, tapi yang paling klasik adalah alasan ekonomi,” ujar Maringan. Kata Maringan, menghadapi kasus meningkatnya curanmor, Polsek Percut Seituan telah melakukan tindakan pencegahan dengan mengoptimalkan patroli. “Semampunya kita telah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kejahatan. Namun kita tetap berterimakasih kepada masyarakat yang telah membantu kinerja polisi,” ujarnya. Dia mengimbau warga di Kecamatan Medan Tembung dan Percut Seituan terutama yang memiliki sepedamotor harus ekstra hati-hati saat memarkirkan kendaraannya di lokasi parkir maupun di depan rumah sendiri. (h04)

Tas Karyawati Toko Dirampok

Waspada/Sahrizal

Truk tronton, BK 8807 CH, terperosok kedalam jurang di Jalan Jamin Ginting KM 48-49, Tekongan Amoy, Bandar Baru, Kamis (8/9). Kapos Desa Bandar Baru jalan tersebut anjlok sehingga truk yang dikemudikannya Polsek Pancurbatu, Aiptu Dermawan Sembiring saat masuk ke dalam jurang. Setelah berkoordinasi de- dikonfirmasi wartawan memngan petugas polisi Pos Bandar benarkan adanya peristiwa Baru, truk yang terperosok tersebut.”Untuk menghindar tersebut akan dievakuasi, Jumat kemacetan, kita akan meng(9/9) sekitar pukul 01:00, ketika evakuasi truk tersebut sekitar arus lalu lintas sudah mulai p u k u l 0 1 . 0 0 ,” u j a r S embiring.(m40) lengang.

MEDAN (Waspada): Dua per ampok mengendarai sepedamotor merampas tas milik Riris Br Simanjuntak, 25, di Jln. S. Parman depan Bank BJB Medan, Kamis (8/9) sore. Informasi Waspada peroleh di lapangan, peristiwa itu terjadi pukul 15:00 saat korban keluar dari tempat kerjanya salah satu toko di Cambridge hendak pulang, tiba-tiba dari arah Jln. KH Zainul Arifin Medan muncul dua pria mengendarai sepedamotor langsung merampok tas Riris. Akibat kejadian itu, korban menderita kerugian tas berisikan uang Rp500 ribu, tiga unit handphone, kartu ATM Bank Mandiri, buku tabungan dan ATM BNI, kartu NPWP, kartu asuransi kesehatan dan kartu Jamsostek. Kapolsek Medan Baru AKP

Dony Alexander, SH,SIK mendapat informasi seputarnya adanya terjadi perampokan langsung menurunkan personelnya melakukan penyelidikan. Curanmor Sementara itu, pencurian sepedamotor di wilayah hukum Polsek Medan Baru semakin marak. Dalam sepekan saja, belasan unit sepedamotor milik warga dicuri ketika sedang parkir. Catatan Waspada, Kamis (8/ 9) sore, sepedamotor yang hilang antara lain milik Hariani, 33, karyawati salon Family kehilangan Yamaha Mio BK 6492 AAS ketika sedang parkir di depan salon tempat kerjaannya Jln. Biduk, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah. Purnama Br Hitasohit, 35,

PNS Puskesmas Padangbulan, kehilangan sepedamotor Honda Supra 125 BK 4081 UH saat parkir di depan puskesmas tersebut. Rinal, 29, penduduk Jln. Sei Barito, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Medan Polonia, kehilangan sepedamotor Honda Revo BK 2340 ABT ketika sedang parkir di Jln. Teratai, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia. Berikut sepedamotor milik Ria Mariati, 31, perawat RS Malahayati, penduduk Jln. Karya Kasih Gg. Kasih IX, Lingkungan VIII, Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, hilang ketika sedang parkir di pelataran parkir RS Malahayati Jln. Pangeran Diponegoro Medan. Kemudian Honda Supra X 125 BK 4928 AAP milik Susilayati, 46, lewong ketika sedang parkir di depan rumahnya. (m36)


Opini

B4 TAJUK RENCANA

Jangan Sampai Prestasi KianTerpuruk

H

ari ini, Jumat (9/9) merupakan Hari Olahraga Nasional (Haornas). Dari awal olahraga Indonesia mulai lahir, tumbuh dan berkembang, tentunya diharapkan ke depannya semua atlet - atlet Indonesia dapat lebih berprestasi di kancah internasional. Perjalanan bangsa kita sudah cukup panjang namun prestasi olahraga kita tertinggal dari berbagai sektor lain. Tentunya niat dari diadakannya Haornas adalah untuk menjadikan olahraga sebagai gaya hidup masyarakat Indonesia. Untuk mengunggah kesadaran, semangat dan budaya olahraga guna mendorong terciptanya pengaruh utama olahraga dan sebagai gaya hidup dari masyarakat Indonesia serta meningkatan persahabatan, kerukunan dan persatuan. Tak ada yang menyangkal bahwa prestasi olahraga Indonesia menurun drastis. Status Indonesia sebagai “Macan Asia” kini luntur. Mengapa ini bisa terjadi? Prestasi olahraga Indonesia mulai menurun sejak 1998. Krisis moneter yang kala itu melanda Indonesia juga memengaruhi prestasi olahraga nasional. Sejak 1998, olahraga kita drop secara drastis. Hingga SEA Games Laos (2009), prestasi kita cenderung turun. Saat itu (1998) akibat krisis, semua sponsor mengundurkan diri untuk membantu. Merosotnya olahraga nasional karena sebagian besar induk olahraga melakukan cara-cara yang instan untuk menciptakan prestasi. Pembahasannya terlalu mikro. Bagaimana proses pembinaan atau memperbaiki mental, padahal kita juga harus bicara soal fasilitas dan juga pelatih. Olahraga tidak dapat dikarbit sehingga menciptakan prestasi luar biasa dalam waktu cepat. “Kita harus back to basic. Ada proses untuk itu, tidak bisa langsung. Jangan cari yang aneh-aneh. Jika menggunakan yang aneh-aneh, maka hasilnya juga akan aneh. Olahraga Indonesia merosot karena semua pihak terlalu sibuk untuk saling menyalahkan. Jadi, fokus dan tenaganya terkuras hanya untuk saling menyalahkan dan juga mengeluh. Seharusnya kita tidak perlu saling menyalahkan.Yang penting adalah mencari solusi untuk mengatasi masalah. Banyak persoalan memang dalam dunia olahraga di Indonesia. Lihat saja bagaimana cabang olahraga bulutangkis yang sudah begitu digjaya di dunia internasional hingga era 2000-an, namun kini benar-benar terpuruk. Tercatat, betapa sulitnya saat ini kita menembus dominasi China, Korea, Jepang, Malaysia. Bahkan yang terparahnya lagi adalah bagaimana India, Jerman, Perancis,Inggeris sudah mulai bangkit dalam cabang olahraga ini. Selain itu Thailand,Vietnam juga sudah mulai mengintip. Lalu bagaimana dengan cabang yang lain. Seperti yang kita lihat sendiri bagaimaIntisari na cabang olahraga atletik, renang, beladiri, yang kesemuanya adalah cabang individu, Tentunya dibutuhkan prestasinya sama sekali tidak terlihat menke permukaan bukan hanya tingkat kemauan semua pihak cuat dunia, Asia, bahkan Asia Tenggara. Padahal agar prestasi olahraga In- dahulunya Indonesia memiliki atlet-atlet donesia semakin lebih yang benar-benar mampu menunjukkan kedigjayaannya di cabang individual itu. baik lagi di masa depan. Tercatat nama Purnomo dan Mardi Lestari asal Binjai, Sumatera Utara yang mampu menembus babak semifinal olimpiade. Ada perenang keluarga Nasution, ada Umar Syarief di karate yang sudah melanglangbuana. Ini semua terjadi sebagai akibat positif dari sebuah pembinaan yang kontinuitas walau dengan keterbatasan anggaran dan sarana. Kini jangankan membicarakan anggaran, sarana olahraga berkualitas dunia saja Indonesia masih dapat dihitung memilikinya. Kalaupun ada, malah jadi ajang penyuburan KKN oknum-oknum tertentu yang hanya akan mencari keuntungan semata. Lihatlah bagaiamana pembangunan sarana olahraga Ambalang di Bogor atau wisma atlet di Palembang, Sumatera Selatan. Kedua mata proyek ini penuh dengan KKN bahkan sampai berujung kepada dijadikannya terdakwa Sesmenpora Wafid Muharram. Kalau kemudian olahraga juga menjadi lahan empuk KKN mau dibawa kemana kemudian olahraga Indonesia. Sudah selayaknya dan pantas, kalau kemudian harus ada revolusi besar-besaran dalam dunia olahraga Indonesia. Revolusi itu tentunya adalah dengan membangun semangat keolahragaan yang dimulai dari tingkat keluarga. Bagaimana para orangtua diajak membangun kader-kader atlit itu dari lingkungan rumah yakni pembangunan gizinya dan juga tentunya kedisplinan. Kalau hal ini sudah dibangun pemerintah sejak awal bukan tidak akan mungkin Indonesia akan memiliki jutaan bibit olahragawan yang nantinya siap dipakai untuk berbagai even. Lalu juga bidang riset olahraga jangan pernah dilupakan. Begitu banyak perguruan tinggi di Indonesia khususnya bidang keolahragaan berdiri namun kurang dimanfaatkan. Akibatnya para calon teknokrat olahraga lebih banyak berkecimpung di dunia lain di luar dunia olahraga. Sarana olahraga juga harus diperbaiki bukan hanya di Jakarta namun juga mulai dari Sabang hingga Merauke. Dengan ditutupnya dana APBD bagi penggunaan di tim sepakbola, tentunya akan membantu dalam Pemda itu membangun dan memperbaiki sarana serta prasarana olahraga di daerah menjadi lebih baik lagi. Masak sampai sekarang stadion yang dibangun tahun 1953 masih berdiri kokoh, hanya diperbaiki saja tanpa ada perbaikan signifikan.Sementara di luar sana, bagaimana dengan lahan yang ada membangun sarana pendukung yang nantinya dapat menunjang perawatan dari sarana dan prasarana olahraga tadi. Pada gilirannya kini adalah bagaimana kemudian pemerintah bisa menjadikan olahraga sebagai sarana pemersatu bangsa dengan prestasi yang mumpuni tentunya. Peran pemerintah dalam hal ini adalah bagaimana bisa mengajak semua pihak menjadikan olahraga menjadi lebih baik lagi. Harus disadari dengan sikap kesatria ala olahragawan tentunya akan menjadikan negeri ini menjadi lebih baik lagi. Lebih dari itu tentunya dukungan semua pihak di Indonesia harus digalakkan sehingga nantinya dalam pembangunan prestasi tidak hanya pemerintah namun juga partisipasi lebih dari semua pihak di Indonesia. Yang penting harus ada grand strategi yang baik dan benar sehingga olahraga Indonesia akan semakin membaik prestasinya.****

APA KOMENTAR ANDA SMS 08974718101

Faks 061 4510025

Email komentar@waspada.co.id

+6285220213733 Pak Arifin yth tolong sebutkan ayat atau hadis yang menyatakan rukun shalat 13 perkara +6282164014088 Di zaman yang super canggih ini masih ada orang2 berlagak pintar. Nabi Muhammad shalat taraweh tidak lebih dari 8 rakaat.ditambah witir jadi .11 rakaat. Ini yang dikatakan Aisyah.ra. Kepada Umar bin Khattab. Jadi apakah Umar bin Khattab berani mengubah 11 rakaat menjadi 23 rakaat. +6281376228044 Kepada yth Pak Arifin Srg, coba buatkan definisi bid’ah itu dan apakah dholalah semua, karena Alquran itu diturunkan tidak bertitik, tidak berbaris dan harqat-nya tidak ada juga. Kan ulama yang membahasnya, bid’ah kan ? Dholalah juga itu, wasslam. +6287868766706 Sebagian mengatakan bid’ah semuanya dholalah (sesat), sebagian lagi mengatakan tidak semua bid’ah dholalah, ada juga bid’ah hasanah? Tolong donk penjelasan yang pasti? +6281361248228 Merenovasi bangunan masjid tdk bid’ah,tapi menambah kalimatTA’ALA pd ucapan SALAM itu yg bid’ah,KULLU BID’ATIN DHOLAALAH memang hanya untuk ibadah mahdhoh, kalau di zaman Rasul dulu Masjidilharam bangunannya dari pelepah, kemudian sekarang terbuat dari bahan keramik yg cantik adalah Amal Shaleh. +6285373330519 Kesusahan, kerusakan dan kemiskinan yang terjadi di Indonesia ini bukan semata2 salah penguasa tetapi juga karena rakyat Indonesia secara umum tidak bertakwa dan sering bermaksiat kepada Allah SWT. Jika rakyatnya taat tentu yang di pilih juga orang2 yang saleh dan jujur. +6281263509673 Kenapa tdk ada lg tindak lanjut yg transparan pemeriksaan para pemberi pasport palsu Nazaruddin a/n Syarifuddin, masyarakat mencium aroma 86 dlm kasus ini...

WASPADA Jumat 9 September 2011

Antisipasi Kehidupan Lansia Perkotaan Oleh Prof Usman Pelly, PhD Di Jepang,anak yang berangkat bekerja membawa orang tua dan anak-anak mereka dan menitipkan mereka ke panti jumpo dan penitipan bayi yang tersedia di kantor. Selesai kerja, mereka menjemput anak-anak dan orang tua tadi.

P

ola kehidupan lansia (aging people) Indonesia, sangat terkait dengan harapan hidup yang sekarang makin meningkat (sekitar 70 tahunan 2011). Komunitas sosial dimana dia tumbuh, kerkiprah dan menghabiskan sebagian besar masa produktifnya. Kelompok lansia dalam komunitas sosial tertentu itu, dalam demografi disebuat cohort (kohot), yang merujuk pada sekelompok orang yang lahir dan menjadi lansia (tua) dalam suatu era sejarah dimana pada masa mudanya menduduki posisi yang hampir bersamaan dalam struktur masyarakat tertentu. Mungkin contoh yang selalu disimak dari media ialah kelompok para jendral TNI yang relatif satu angkatan seperti Pak Harto seangkatan dengan Pak Yani dan Umar Wirakusumah. Para jendral TNI ini masih produk repolusi fisik. Berbeda dengan para Jendral TNI dewasa ini seperti angkatan Pak SBY dan kawan kawannya, produk Akademi Militer (Seskoad) dan memiliki pendidikan serta pengalaman di luar negeri. Kelompokkelompok para jendral ini dapat dilihat sebagai îkohotî sendiri yang mengalami masa tua (lansia) pada era sejarah tertentu. Dalam kehidupan masyarakat sipil, kohot seperti itu juga eksis (ada), walaupun tidak dapat dibedakan secara tajam seperti dalam kohot militer. Pola budaya Timur-Barat Di Amerika Serikat, terutama di kotakota besar, pemerintah dan masyarakat setempat mendirikan Panti Jumpo, tempat sesama lansia menghabiskan umurnya. Terutama, lansia-lansia yang telah janda atau duda, tidak tergantung apakah mereka masih punya anak atau tidak. Berbagai studi di bidang ini mengemukakan sebagian besar para lansia memilih tinggal di panti (geriatric care) dengan alasan tidak mau merepotkan anak mereka. Sementara memang mereka sudah tidak mampu lagi mengurus diri sendiri. Mungkin, sekali seminggu atau sekali sebulan anak dan cucu mereka berkunjung ke panti jumpo itu. Panti itu menyediakan semua kebutuhan para lansia, mulai dari akomodasi sampai kepada rekreasi dan pemeliharaan kesehatan. Ternyata, tidak semua ingin ke Panti Jompo itu, banyak juga yang tetap hidup di rumah mereka sendiri dengan membayar tenaga medis dan pelayan khusus. Terutama mereka yang memiliki harta, tabungan atau pensiun cukup membiayai hari tua mereka. Seperti Guru Besar saya Prof Cunningham di University of Illinois UC.Chicago, yang saya kunjungi tiga bulan lalu. Beliau berumur 82 tahun dan istrinya (69 th) masih tinggal di rumah peribadinya. Kedua anaknya, sudah lama tidak tinggal bersama mereka, yang laki-laki di California yang perempuan di New

York. Kedua anak dan cucu mereka hanya sekali setahun (waktu Christmas pulang mengunjungi mereka). Semua pekerjaan (dari memasak makanan, membersihkan dan memelihara pekarangan, sampai menyetir mobil) mereka kerjakan bersama. Saya dengan istri tinggal di rumah mereka selama tiga hari. Selama itu kami masak di dapur, sambil bercerita kenangan masa lalu, waktu saya belajar selama 6 tahun di Universitas Illinois. Kami membahas berbagai berita mutakhir di Indonesia. Beliau membawa saya dengan mobil yang distirnya sendiri, keliling kampus, singgah di beberapa toko buku dan mengunjungi apartemen tempat kami dulu bermukim. Prof Cunningham, masih bertugas sebagai consultan (curator) meseum universitas dan istrinya sebagai konsultan medis di Fakultas Kedokteran.Walaupun pensiun, mereka rata-rata datang dua kali seminggu berkantor sebagai tenaga volunteer. Mereka belum berniat pindah ke Panti Jumpo, kecuali kalau tidak mampu lagi mengurus diri sendiri, atau mungkin kalau salah seorang telah meninggal. Panti jumpo model Amerika sekarang, dianggapnya sebuah penemuan yang salah, karena Amerika telah lama kehilangan budaya kehidupan keluarga (family life) sendiri. Berbeda dengan Jepang, sebagai bangsa Timur yang khas, keluarga lansia masih hidup bersama anak cucu dalam pola yang lebih kreatif. Dari satu sisi kehidupan bersama tiga generasi (kakek, bapak dan anak) dalam satu atap masih dapat dilanggengkan, sedang karir anak menantu mereka tidak terganggu. Memang hampir 70% wanita dan ibu-ibu rumah tangga Jepang sekarang telah bekerja, menekuni karir mereka, terutama di perkotaan. Masyarakat dan pemerintah Jepang, telah menemukan jalan keluar yang harmonis untuk menjaga keutuhan keluarga dan budaya Jepang dalam kehidupan modern. Waktu saya bertugas sebagai Guru Besar Tamu (Visiting Professor) di Internasional College Nihon University (2004) di pinggir kota Tokyo, saya menyaksikan keluarga Jepang di kota metropolitan itu, yang masih memiliki orang tua (lansia). Suami atau istri yang berangkat bekerja (ke kantor atau ke pabrik), membawa orang tua dan anak-anak mereka dalam satu mobil (van) keluarga. Di kantor atau di pabrik-industri itu telah tersedia, panti jumpo dan penitipan bayi serta Balita (seperti play group dan TK). Pertama mereka menitipkan orang tua ke Panti Asuhan Lansia, kemudian anakanak ke panti asuhan bayi dan Balita), baru mereka bekerja. Sore hari setelah selesai kerja, mereka menjemput anakanak dan orang tua tadi. Kedua pola pengsuhan lansia diatas (Amerika dan Jepang), mungkin dapat dijadikan pola alternatif bagi Indonesia, terutama di perkotaan. Pola Amerika

Serikat (Barat), kehidupan lansia di Panti Jumpo, sama sekali telah terpisah dari kehidupan anak dan cucu mereka. Orang tua tidak mungkin lagi menurunkan nilai-nilai agama atau tradisi-budaya serta keteladanan hidup kepada anak cucu mereka. Memang di panti jumpo, para lansia Amerika dapat bertemu dan bergaul kembali dengan para lansia yang hidup bersama dalam kohot yang sama. Disana mereka dapat mengulangi cerita dan pengalaman masa lalu. Namun sebagai manusia, mereka selalu merasa kesepian dan miris (lonely), kalau teringat mengenai anak cucu mereka yang sekarang telah terpisah-pisah dan jarang berkunjung. Dalam pola Jepang (Timur), lansia dapat tetap mengalami kenikmatan hidup bersama anak cucu mereka di rumah (apakah rumah mereka sendiri atau rumah salah seorang anak mereka). Sementara kesinambungan nilai-nilai agama dan budaya, masih tetap dapat terlaksana secara bersemuka dan alamiah. Keunggulan pola lansia Jepang Dari segi statistik-demografi kelompok lansia di kedua negara itu memang telah membengkak dan menjadi problem, tidak hanya di bidang kependudukan (jumlah lansia dan Balita hampir sama banyak, atau sudah terbalik)—karena keberhasilan KB dan peningkatan harapan hidup (expectation of life)—tetapi juga peningkatan di bidang sosial dan ekonomi. Dari segi sosial-budaya pola Jepang, relatif sedikit akan menimbulkan generation gap (senjang generasi), karena kontinuitas kehidupan antar generasi masih dapat dipertahankan dalam satu atap dan hidup bersemuka. Semua keluhan dan perobahan sosial dapat di-

pecahkan bersama. Generasi muda masih tetap dapat berorientasi kepada tokoh-tokoh senior mereka (post figuration). Nilai-nilai budaya baru dan teknologi modern dalam kehidupan dapat di cangkokkan secara harmonis kedalam tradisi yang ada. Suksesi kehidupan dalam kohot yang berbeda tidak menimbulkan konflik. Berbeda dengan pola Barat, anakanak mereka hanya hidup bersama dengan orang tuanya sampai mereka berumur 15-18 tahunan, setelah itu mereka hidup terpisah, walaupun masih satu kota. Orientasi budaya generasi muda mereka cepat beralih dari post figuration ke co-figuration (teman sebaya, atau peer-group dalam satu kohot). Kehidupan antar kohot bisa saling tidak mengenal, menyebabkan kemungkinan konflik antar generasi dapat saja terjadi. Memang kehidupan ultra modern yang dipacu oleh perkembangan ilmu dan tehnologi serta pola hidup konsumtif cepat berkembang, ketimbang dalam masyarakat Timur atau dalam pola Jepang. Dewasa ini bangsa kita telah berkembang dan berubah cepat bersama waktu. Kota-kota telah mekar menjadi kota metropolitan, kehidupan multikultural tidak dapat dihindari. Sungguhpun kehidupan lansia di kota Medan atau Jakarta umpamanya belum menimbulkan problem (aging problem) di bidang sosial dan ekonomi. Tetapi antisipasi ke arah pemilihan pola Barat atau Timur atau ada pola alternatif lain telah harus dipikirkan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat, terutama cendekiawan kampus (perguruan tinggi). Insya Allah! Penulis adalah Antropolog, Unimed & UISU

Anggaran Yang Pro Rakyat Oleh Wendi 30-40% APBN + APBD 2012 dibajak untuk keperluan perut. Hanya Rp168,5 triliun yang dipergunakan untuk belanja modal, ya proyek fisik itu.

S

ampai hari ini, kalau dicermati dan ditelisik, sebagian besar anggaran negara habis untuk keperluan belanja rutin dan operasional pemerintah. Sementara anggaran yang diperuntukkan bagi rakyat atau anggaran publik masih sangat terbatas. Sehingga dalam beberapa tahun belakangtrenanggaranbagiaparaturterus naik, sebaliknya anggaran belanja publik cendrung menurun. Wajar jika hal ini menimbulkan kegusaran, bahkan Yusuf Kalla, Wakil Presiden RI periode 2004-2009, menyebutkan bahwa selama satu dasawarsa terakhir tepatnya semenjak reformasi negara ini tidak punya proyek monumental. Sehingga pembangunan seolah stagnasi dan cendrung lambat sekali. Kegusaran ini boleh jadi karena kebijakan anggaran negara dan daerah yang tidak prorakyat. Di satu sisi memang terasa sulit untuk menaikan plafon anggaran belanja publik, karena harus berhadapan dengan besarnya anggaran belanja pegawai atau aparatur, sebagai komponen yang wajib dianggarkan. Politik anggaran pemerintah yang timpang ini terjadi salah satu penyebabnya adalah struktur birokrasi yang gemuk, dan sinkronisasi program yang bermasah. Antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota memiliki program-program yang tidak saling berkaitan, parsial dan sendiri-sendiri. Bisa jadi disharmoni ini menyebabkan banyak anggaran mubazir dan tidak tepat sasaran. Salah satu solusi yang ditawarkan saat ini adalah moratorium penerimaan PNS adminsitrasi dan kepatuhan pemerintah dari pusat sampai daerah kepada perencaaan yang telah disusun dan disinergikan.

Baik skala nasional maupun skala propinsi dan kabupaten/kota. Secara teoritis perencanaan pembangunan yang dimulai dari bawahMusbangnag/des sampai dengan Musyawarah Nasional Perencanaan Pembangunan sesuai dengan panduan UU No 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Logikanya sebagai wadah untuk singkronisasi program dan kegiatan tetapi pada tataran praksis terjadi bias dan pembelokan, sehingga ketidakharmonisaan ini jelas mubazir anggaran dan merugikan rakyat. Sebagai gambaran rencana APBN pada tahun 2012, anggaran belanja pegawai pemerintah pusat saja Rp215,6 triliun, sementara Rp464,4 triliun dana transfer ke daerah. Menurut temuan FITRA, 60 persen dari anggaran yang ditransfer ke daerah, juga diperuntukkan untuk belanja tidak langsung, gaji plus tunjangan aparatur. Artinya 3040% APBN + APBD 2012 dibajak untuk keperluan perut. Hanya Rp168,5 triliun yang dipergunakan untuk belanja modal, ya proyek fisik tadi. Nyaris belanja modal negara tidak lebih dari 20 persen, sehingga wajar jika kemudian proyek pembangunan terasa lamban, dan beberapa tahun ke depan persoalan ini akan persis sama, karena politik anggaran kita yang masih belum prorakyat. Ditambah anggaran yang sudah sangat terbatas itu tidak dipergunakan untuk mendanai proyek-proyek berdampak luas bagi peningkatan kehidupan ekonomi. Kita tentu masih ingat, ketika 32 tahun rezim orde baru yang steril kritik. Pemerintah berbuat sewenang-wenang, penyalahgunaan kekuasaan terjadi dimana-mana, dan rakyat seharusnya menjadi subjek malah terus

menerus jadi objek kepentingan politik pemerintah. Namun politik anggaran masih berpihak pada public, orde baru masih menyediakan anggaran publik selalu diatas 50%. Tentu kita tidak menafikan bahwa pada masa itu berbagai proyek mercusuar dibangun dan infrastruktur jalan, irigasi dan sekolah serta puskesmas berkembang pesat, sebuah pencapaian yang terus diingat public sebagai suksesnya orde baru dalam melaksanakan anggaran pembangunan untuk kepentingan rakyat. Kondisi ini sedikit berbeda setelah beberapa tahun kebebasan dan keterbukaan menyambangi bangsa ini. Ironi, bahwa ditengah harapan yang begitu tinggi yang ditumpangkan kepundak para pemimpin semua lini, namun pada kenyataannya harapan itu masih sekedar harapan belaka. Tentu saja, secara demokrasi yang menopang tiga pilar kekuasaan penting, legislatif, eksekutif dan yudikatif, seharusnya pulihnya demokrasi memberi korelasi nyata bagi perbaikan kehidupan rakyat. Rakyat makin berdaya dan rakyat sebagai subjek pembangunan, animo besar itu ternyata masih terkendala keterbatasan anggaran negara. Di sisi lain, pendapatan yang dipergunakan untuk belanja, sebagian besar diperoleh dari pajak rakyat, namun, harapan penbayar pajak agar dana itu dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat masih dipertanyakan. Bahkan pada tahun 2012 pemerintah mentargetkan penerimaan dari pajak hingga Rp1.000 triliun dengan mengoptimalkan wajib pajak yang ada serta melakukan pengalian potensi pajak baru. Usaha tersebut tentu bagian dari upaya untuk memenuhi kebutuhan anggaran negara, namun di lain pihak usaha keras untuk memperoleh pendapatan negara dalam jumlah besar harus juga diimbangi penggunaan yang berpihak pada public Kesadaran untuk pengalokasian anggaranmerupakantanggungjawabpara

pemangku kepentingan, termasuk para pelaksana di tingkat bawah. Kesadaran yangmestijadibagianuntukmenunjukkan kepada para wajib pajak bahwa uang yang dihimpunbetul-betuldipergunakanuntuk hal yang sangat mendesak, semisal soal pendidikan, kesehatan dan roda perekonomian. Mahasiswa Pascasarjana Perencanaan Pembangunan (PPn), UNAND.

Pengumuman Redaksi menerima kiriman karya tulis berupa artikel/opini, surat pembaca. Kirim ke alamat redaksi dengan tujuan ‘Redaktur Opini Waspada’ dengan disertai CD atau melalui email: opiniwaspada@yahoo. com. Panjang artikel 5.000-10.000 karakter dengan dilengkapi biodata penulis dan kartu pengenal (KTP). Naskah yang dikirim adalah karya orisinil, belum/tidak diterbitkan di Media manapun.Tulisan menjadi milik Waspada dan isi tulisan menjadi tanggungjawab penulis.

SUDUT BATUAH * Diterpa angin kencang, pohon bertumbangan di Medan - Untung tak ikut billboard bertumbangan, he...he...he * Dinas TRTB harus bongkar bangunan tanpa IMB - Biar tak pilih kasih * MPR-DPR menolak remisi para koruptor - Sudah bebas, baru menolak

oel

D Wak


Agenda

WASPADA Jumat 9 September 2011

07.00 Dahsyat 09.00 Big Movie 1 11:00 Infotainment INTENS 12:00 Seputar Indonesia Siang 12:30 Sinema Siang 14:30 Cek & Ricek 15.30 Hebad 16.15 Larva 17.00 Seputar Indonesia 17.30 Silet 18.15 Mega Sinetron : Putri Yang Ditukar 20.30 Mega Sinetron Anugerah 22.30 Box Office Movie The Day The Earth Stood Still

CATATAN

07.00 Inbox 09:00 Liputan 6 Terkini 09:03 Hot Shot 10:00 SCTV FTV Pagi 12:00 Liputan 6 Siang 12:30 SCTV FTV 14.30 Status Selebriti 15.30 Cinta Dan Uya Sama Sama Kuya 17:00 Film Layar LEbar 19.00 Calon Bini 20.03 Islam KTP 21.00 Perempuan Pembawa Berkah 22.30 SCTV FTV Utama Saat Cinta Itu Ada

07.00 Tom & Jerry 08.00 Upin & Ipin 09.00 Layar Spesial 11.00 Sidik 11.30 Lintas Siang 12.00 Layar Kemilau 15.30 Lintas Petang 16.00 Animasi Spesial 17.00 Zona Juara 18.00 Animasi Spesial 19.00 Animasi Spesial 19.45 Sampeyan Muslim 21.00 Ranum 22.15 Tarung Dangdut 01.00 Lintas Malam

07:00 Curious George 07:30 Mr. Bean 08:00 Mr. Bean 08:30 Dokumenter : Wild Indonesia 2 B 09:00 Sinema Pagi : 11:00 Forum Kita 11:30 Topik Siang (Live) 12:00 Klik ! 13:30 Sinema Siang 15:00 Mantap (Live) 16.00 Topik Petang 15.30 Woooow! 17:00 Sinema Aksi : 19.00 Superdeal 2 Milyar 20:30 Total Black Out Indonesia 21:30 Sinema Spesail 23:30 XYZ 00:00 Topik Malam (Live) 00:25 Lensa Olah Raga Malam (Live)

07.00 KiSS Pagi 08.00 Sinema Anak 09.30 FTV Drama 11.30 Patroli 12.00 Drama Asia 13.30 Drama Asia 15.00 KiSS Sore 15.30 Fokus 16.30 Drama Asia 18.00 Khadijah Dan Khalifah 20.00 2 Dewi 21.00 Sinema Sinema 23.00 Mega Asia

07.05 Editorial Media Indonesia 08.05 Eleven Show 09.05 Eleven Show 10.05 Eleven Show 11.05 Agung Sedayu 12.05 Metro Siang 13.05 Dunia Kita 13.30 Jakarta Jakarta 14.30 Metro Sore 15.30 Public Corner 16.05 Discover Indonesia 16.30 Genta Demokrasi 17.05 Metro Hari Ini 18.05 Metro Hari Ini 19.05 Suara Anda 20.05 Suara Anda 21.05 Top Nine News 21.30 Kick Andy 23.00 Headline News 23:20 Metro Sports

Jadwal acara TV di atas bisa diubah sewaktu-waktu oleh stasiun TV yang bersangkutan tanpa pemberitahuan

B5

07.30 Rangking 1 08.30 Derings 10.00 Happy Family 11.00 Insert 12.00 Reportase Siang 12.30 Jelang Siang 13.00 Bingkai Berita 13.30 Sinema Spesial 15.30 With Farah Quin 16.00 Bukan Puasa Biasa 17.00 Reportase Sore 17.30 Jika Aku Menjadi 19.00 Big Brother 20.00 Bioskop Trans TV 22.00 Bioskop TRANS TV 24.00 Bioskop TRANS TV 01.30 Reportase Malam

06.30 Apa Kabar Indonesia 09.30 Kabar Pasar Pagi 10.00 Coffee Break 11.30 Kabar Keadilan 12.00 Kabar Siang 13.30 Mutumanikam 14.00 Yang Terlupakan 14.30 Jendela Usaha 15.00 Kabar Pasar 16.00 Selera Asal 16.30 Tahukah Anda? 17.00 Kabar Petang 19.30 Zona Merah 20.30 Apa Kabar Indonesia Malam 22.30 Lenong Politik 23.30 Kabar Arena

07.00 Spongebob 08.00 Naruto 09.30 Obsesi 10.30 Bukan Abdel Temon 11.30 Hot Spot 12.00 Awas Ada Sule 13.00 Main KAta 14.00 Gadis Petualang 14.30 Deny Manusia Ikan 15.00 Hand Made 15.30 Berita Global 16.00 Top Banget 16.30 Fokus Selebriti 17.00 Penguin Of MAdagascar 17.30 Spongebo 19.00 Awas Ada Sule 20.00 Big Movies 22.30 Big Movies

07:30 Selebrita Pagi 08:30 Hitam Putih 09:30 Mancing Mania 10:00 Spotlite 11:00 Warna 11:30 Redaksi Siang 12:00 Selebrita Siang 12:30 Si Bolang 13:00 Laptop Si Unyil 13:30 Cita-citaku 14:00 Dunia Binatang 15:00 Koki Cilik 15:30 Asal Usul Flora 16:00 Jejak Petualang 16:30 Redaksi Sore 17.00 Bukber 18:30 Hitam Putih 19:30 On The Spot 20:00 Opera Van Java 22:00 Bukan Empat Mata 23:00 Dua Dunia 00:00 Wisata Malam **m31/G

Simon Cowell Sang Petualang Pentolan acara X Factor Simon Cowell mengungkap kehidupan pribadinya di masa lalu yang diwarnai petualangan sarat sensasi bersama dua perempuan. Cowell yang kini berusia 51 tahun secara blak-blakan merangkum kisah petualangan dengan menggunakan kalimat “itu terjadi beberapa tahun lalu.”

Melanie Brown/topnews.in

Melanie Brown Melahirkan Putri Ketiga SIAPA wanita yang sangat bahagia saat ini tentu saja Melanie Brown. Penyanyi anggota kelompok terkenal Spice Girls ini dan suaminya Stephen Belafonte baru saja mengumumkan kedatangan tamu baru di rumah mereka yaitu bayi perempuan mungil yang sudah lama diharapkan pasangan ini. “Proses kelahiran itu tidak terlalu lama. Namun Stephen hampir pingsan, putriku Phoenix tampak ketakutan menyaksikannya tapi saya mencoba bersikap tenang dan akhirnya melahirkan secara normal,” jelas Melanie Brown ketika melahirkan putrinya. Penyanyi itu mengkonfirmasikan berita gembira dan mengumumkan jenis kelamin putrinya. Kemudian Brown dan suaminya menyambut kehadiran bayinya di Los Angeles. Bayi ini adalah anak pertama Mel dan Stephen dan kedua ibu dan bayinya sehat dan selamat,” begitu menurut satu pernyataan di majalah PEOPLE. Brown sebelumnya sudah menjadi ibu dari dua putrinya Phoenix,12 dan Angel,4 dan kini

melahirkan putri ketiga. Sementara suaminya produser film Belafonte,35 adalah ayah dari putrinya Giselle,6. Barangkali bukan secara kebetulan jika Mel melahirkan hampir bersamaan dengan temantemannya yang lain dalam Spice Girls. Victoria Beckham juga baru melahirkan putrinya Harper berusia tujuh minggu, sedangkan Emma Bunton melahirkan putranya Tate yang kini berusia empat bulan. Brown mengaku meskipun ini anak ketiga, namun ketika hamil ia dalam kondisi yang sulit. Pada empat bulan pertama, Brown jatuh sakit. Ia tidak pernah merasakannya pada kehamilan sebelumnya. ”Bagi saya anak bukanlah beban, namun mereka mampu menambah semangat hidup. Saya mendidik anak-anak untuk bisa belajar, bekerja dan mandiri. Saya ajarkan mereka bahwa harus memiliki kehidupan untuk diri mereka sendiri dan ini berguna jika kelak mereka menjadi istri dan seorang ibu,” ujar Brown. Nur/cnn

“Saya punya pengalaman bersama dua perempuan dan kami lewati petualangan secara bersama dan menyukainya,” katanya sebagaimana dikutip dari laman The Sun. Cowell telah menjalin kencan buta bersama dengan mantan bintang film Charlie Sheen, Denise Richards,40. Kini ia hamil delapan bulan. Ia kini telah masuk hitungan para selebriti. Ketika Cowell ditanya soal hubungannya dengan penata rias Mezhgan Hussainy,37, ia menjawab, “Saya tidak yakin.” Dalam sebuah wawancara dengan sebuah radio Amerika

Eddie Murphy/rtr

Eddie Murphy Resmi Menjadi Pemandu Acara Oscar 2012

Serikat, ia mengatakan, “Ada sesuatu yang perlu saya katakan tapi tidak disiarkan di radio. Saya tidak mengobral segala sesuatunya di publik.” Soal hubungannya dengan Denise, ia mengatakan, “Saya memang telah menjalin kencan buta dengan Denise Lewis.” “Ia perempuan menarik dan lucu. Kami bertemu di sebuah hotel. Saat itu ia telah mengandung delapan bulan. Ia ditemani seekor anjing.” Wartawan juga mengajukan pertanyaan menyelidik seputar

kehidupannya. Ia mengatakan, dirinya tidak berkeberatan dengan seks yang gonta-ganti pasangan. Cowell juga dikenal sebagai pemandu bakat dunia showbiz. Ia juga meladeni pertanyaan soal metode keluarga berencana. Ia tidak menyetujui bila pasangan kencannya melakukan aborsi. Ia menyatakan, “Ada banyak metode keluarga berencana yang dapat anda gunakan.” Cowell, yang pada bulan ini meluncurkan program X Factor di Amerike Serikat, juga

mengagumi penyanyi Nicole Scherzinger. “Ia perempuan yang cantik yang pernah saya lihat.” Ia juga mengaku masih mencintai mantan kekasihnya Terri Seymour. Ia mengatakan, “Kami telah bersama selama enam tahun. Suatu saat, anda harus membuat keputusan.” Soal hubungannya dengan Mezhgan, juru bicara Cowell menjawab singkat,“Simon tidak akan menjelaskannya. Ia tidak akan bicara lebih lanjut soal hubungannya dengan dia (Mezhgan).”(ant)

Aktor Eddie Murphy secara resmi telah menandatangani kesepakatan menjadi pemandu acara dalam ajang bergengsi tahunan Academy Awards ke- 84 (Oscar). Momen tersebut menjadi yang pertama bagi Murphy dalam memandu acara itu. Seperti dikutip dari metro.co.uk Murphy diproduseri Brett Ratner’s hingga menjadi pemandu ajang itu. Sutradara film Rush Hour Ratner baru baru ini menyutradai Murphy dalam film mendatangnya berjudul Tower Heist “Eddie adalah komedian jenius, salah satu yang terbaik dan memiliki aksi panggung langsung yang paling berpengaruh,” kata Ratner. “Dengan kecintaannya terhadap film, cerita yang dibangun dari karakter tak terlupakan dan penampilan ikoniknya - terutama di panggung - saya tahu ia akan membawa keceriaan, spontanitas dan menjadi pemandu acara itu yang baik hati dan saya ingin memproduksinya di bulan Februari.” Murphy telah dinominasikan untuk sebuah penghargaan Oscar di tahun 2006 atas perannya dalam film Dreamgirls. Billy Girls memandu acara penghargaan itu delapan kali antara tahun 1990 hingga 2004, juga dikabarkan mendapatkan kehormatan untuk memandu acara itu.(ant)

Matt Damon Calonkan Diri Jadi Presiden AS Matt Damon diperkirakan mencalonkan diri menjadi presiden Amerika Serikat pada pemilihan umum mendatang. Sutradara film Hollywood Michael Moore memang tidak melihat ada hal yang mampu menghalangi aktor ganteng ini untuk mencalonkan diri menjadi kandidat presiden negeri Paman Sam itu. Tapi berbagai pihak mengusulkan Damon mencalonkan diri sebagai sebuah opsi kandidat partai ketiga dari dua partai di AS yang sudah lama berdiri yaitu partai Demokrat yang kini sedang berkuasa dan partai Republik yang disebutsebut sebagai pemicu kebangkrutan ekonomi AS. Sekarang ini Moore memang belum membicarakan ide ini pada pihak-pihak tertentu, namun sang sutradara akan terus melemparkan dan mengembangkan ide ini selanjutnya bersama Damon yang juga berniat untuk mendaftarkan diri sebagai kandidat presiden

AS.

“Banyak orang yakin Damon akan menang karena popularitas dan kemampuannya. Hal ini bukan mustahil karena aktor laga Arnold Schwarzennegger berhasil jadi Gubernur California dan aktor Ronald Reagan pendahulunya juga sukses menjadi Presiden AS. “Saya kira saat ini waktu yang tepat untuk melemparkan isu ini yaitu mendorong pencalonan Damon menjadi presiden AS karena saya benar-benar tidak ingin melakukan kampanye simbolik,” ujar Moore. Moore selanjutnya mengatakan bahwa partai Demokrat dan Republik saat ini dalam kondisi tidak populer karena kegagalan mereka memakmurkan masyarakat AS. Moore melihat ada kesempatan bagi group-group masyarakat lain kecuali dua partai yang ada di AS itu untuk berpartisipasi bersama dan membentuk partai Demokrat baru. Sang sutradara Hollywood

itu juga mengemukakan pendapatnya mengapa ia melepaskan ide untuk mencalonkan Matt Damon sebagai Presiden AS dan membentuk partai baru adalah karena kegalauannya terhadap kondisi yang ada. “Saya sudah lama menetap di negara ini dan tahu betul aspirasi masyarakat yang ada. Masyarakat bosan dengan pemerintahan partai Demokrat dan Republik yang tidak berhasil. Mereka dalam keadaan bingung. Sebenarnya masyarakat tidak menginginkan perang, tapi perang terus berlangsung. Masyarakat juga mengharapkan tersedianya lapangan kerja yang cukup, namun lapangan kerja pun sulit. Saya tinggal di Michigan dan menyaksikan tidak sedikit yang depresi karena jadi pengangguran. Demokrat yang kini sedang berkuasa tidak melayani masyarakat dengan baik dan tidak bekerja untuk memajukan Amerika ke depan pada abad 21 ini,” ungkap Moore. Nur/cnn

Nadine Alexandra Dewi Ames/blogspot.com

Ikut Miss Universe, Nadine Dijaga Bodyguard

Matt Damon/blogspot.com

Nadine Alexandra Dewi Ames mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2011 di Sao Paolo, Brasil dijaga ketat pria-pria bertubuh tinggi dan tegap. Pria-pria itu adalah bodyguard Nadine. “Saya senang karena selalu bersama dengan bodyguard. Di sini mereka menjadi sosok ayah dan melindungi kita,” kata Nadine melalui sambungan

video. Wanita berwajah indo ini mengaku bersahabat dengan salah satu pengawalnya tersebut. Selama menjalani masa karantina, Nadine mengaku selalu mendapatkan keistimewaan. “Biarpun saya tidak menang, saya selalu merasa spesial di sini,” ungkapnya. Menjelang final, wanita berusia 20 tahun ini

melakukan berbagai persiapan. Nadine merasa lebih percaya diri untuk tampil di malam final Miss Universe karena selama ini ia mendapatkan respon yang positif. “Catwalk saya selalu mendapat komentar yang bagus. Itu membuat saya merasa lebih percaya diri dan excited,” tambahnya senang. (vvn)


B6 1 CM 2 CM

WASPADA

Rp. 12.000 Rp. 24.000

3 CM Rp. 36.000 4 CM Rp. 48.000

BURSA

AUTOMOTIVE Informasi Pembaca

AC BR CL ND DB

Bursa Automotive : Air Condition : Ban Radial : Central Lock : Nippon Denso : Double Blower

PS PW RT VR EW

: Power Stearing : Power Window : Radio Tape : Velg Racing : Electric Window

DAIHATSU Grand Max D. Thn. 2008. AC, Tape, VR, PS, CL, Jok kulit. Biru met. BK Mdn Rp. 85 Jt Nego. Hub. 9132 7433 DAIHATSU Espass Rolling Door 95/96 dijual. W. Silver metalic, AC, Ban Radial. Baru. Tape, sangat mulus. Hub. 0813 9642 3289

DAIHATSU Taft Badak 80 Biru nego. 0853 6077 9299 ADEK ASTRA 0812 634 0055

DAIHATSU 100% XENIA ANGS. 2,9 TERIOS ANGS. 3,9 PICK UP ANGS. 2,2 SIRION ANGS. 3,4

BARU JT-AN JT-AN JT-AN JT-AN

DAIHATSU 100% BARU

Cash - Kredit - Tukar Tambah Xenia Xi 3,2Jt-an/bulan Hub. Dika 0852 7074 7744 - 77443877

PROMO DAIHATSU SEPTEMBER

Xenia DP mulai 14Jtan, Terios DP 23Jtan Pick Up DP 7 Jt-an & Luxio, Minibus, Sirion ada. Segera Hub. IQBAL 0813 6100 7907 “Ready Stock” DAIHATSU Rocky Thn. 2000 Plat BL, warna hitam, AC Dingin, Tape DVD, Full sound, jok kulit, Ban Baru. Hub. 0877 6812 5571. Khusus yang cari mobil bagus, dijamin tidak kecewa.

DAIHATSU Hiline Pick Up Dijual. Thn. ‘03. Putih, body mulus, dalaman orisinil. AC, Tape, Ban Baru, Pjk Panjang. 127 Juta Nego. Serius Hub. 0878 9190 7576 - 0821 6647 0607 HONDA All New Jazz Type S Dijual. Manual tahun 2008. Warna putih. Full Modifikasi, siap contest. Hub. 0811 650 924

* HONDA 100% BARU * Jazz, Freed, CRV. DP 10% + potongan 2x angsuran. Hub. 0853 7372 8383 HONDA CRV A/T Thn. 2003. Coklat Met. BK Mdn Rp. 145Jt. Hub. 77863981

5 CM 6 CM

Rp. 65.000 Rp. 78.000

7 CM 8 CM

Rp. 91.000 Rp. 104.000

CRV / FREED FREE !! TV DVD, KACA FILM VKOOL JAZZ DP 30 JT AN. READY STOCK !!! CASH BACK LANGSUNG. TERIMA TUKAR TAMBAH SEGALA MERK. HUB. DENY 0812 6582 313

PURBA : 0813 9736 0333

TOYOTA Innova Bensin warna biru tahun 2005 AC/Tape VR, BR, Mulus, Harga 140Juta. Jl. Pendidikan No. 45/Gunung Krakatau. HP. 0812 6407 682 / 0813 9684 2324 PAK AMIN.

LUBIS

ISUZU Panther New Hi Grade Thn. 99. BK Medan, W. Hijau. AC DB, Tape, VR, BR, CR, PW, Jok kulit. Hub. 0813 6007 5306 ISUZU Panther Kapsul Diesel LV Th. 2001. Mbl mulus, wrn biru, AC, Tape. Hub. 0813 6212 2339 ISUZU Panther MB Thn. 91 Hitam metalic AC, Tape, VR, BR, Siap pakai. Hrg. 39Jt. Power Steering. HP.061-69950735 MITSUBISHI T 120ss Thn. 94 Warna hijau Alexander, jok baru, siap pakai. BK Medan. Rp. 25Juta/Nego. 0812 6578 790 NISSAN 100% BARU Buruan

Ready Stock: Grand Livina & March. DP Rendah/ disesuaikan, cicilan ringan. Ready 1 unit Teana 2,5 L-V6 A/T Black. Hub. SAIDI 0813 6160 2707

NISSAN LIVINA XR M/T Thn.2008. Biru Met, BK Rp. 130Jt Net. Hub. 0812 6477 3715 OPEL Blazer Montera Thn. 2001. Biru met. BK Mdn Rp. 58Jt. Hub. 0812 6594 2789 DEALER RESMI SUZUKI MOBIL Carry PU 1.5 FD, Rp. 8 Jt-an APV Arena Rp. 11 Jt-an Splash GL Rp. 13 Jt-an Hub: 0812 654 0809

Angs. 2.672.000,Angs. 4.073.000,Angs. 4.069.000,/ 77722121

SUZUKI Katana Thn. 92/93. W. Hijau met, AC, Tape. Harga Nego. Hub. 0853 6214 2223 SUZUKI Grand Vitara JX Tahun 2006, Hitam, Manual, TV, Harga Rp. 187Juta/Nego. Hub. 061-66485682 SUZUKI Escudo 2.0 Tahun 2002, Hitam. Harga Rp. 120Juta/Nego. Hub. 061-6648 5682 TOYOTA Corolla All New 96. Hijau met, CD, AC, TV, Air Bag, orisinil, Siap pakai. BK Medan. Hub. 0813 6103 6468

TOYOTA BARU

AVANZA, INNOVA, FORTUNER

NEW TOYOTA READY STOCK, PROSES CEPAT AVANZA, YARIS, INNOVA 0813.8513.9900 (061) 7500.5003

TOYOTA BARU 100% Ready Stock Avanza, Innova, Hilux, Fortuner, Yaris, Altis Khusus pembelian di bln September dapatkan kupon undian tuk dapat mobil Lexus, Alfaro, Yaris, dan

DP Avanza cuma Rp. 10 Juta saja. Hub. 0813 6120 1719 / 6878 3325

TOYOTA Innova V Matic Bensin Thn. 2005. Hitam met, BK Mdn Rp. 160Jt. Hub. 0852 7538 3218 TOYOTA Kijang Commando 6 Speed. Thn. 90 Akhir. W. Merah maron, BK Full 1 thn. AC, Tape, VR, BR, Mobil cantik. 45 Jt/Nego. 0813 9610 8610

TOYOTA Soluna Tahun 2000 Dijual. Biru metalik, VR, BR, Mulus. Hub. 061-76230850. HP. 0813 7664 7026

9 CM Rp. 126.000 10 CM Rp. 140.000

HA TI-HA TI terhadap penipuan yang mengatas HATI-HA TI-HATI namakan PT. Harian WASPADA, kami dari PT. Harian WASPADA tidak pernah mengirim sms untuk membeli TI-HA TI apabila anda ingin produk anda, dan HA HATI-HA TI-HATI melakukan transaksi jual beli melalui transfer.

BURSA BUTUH DANA

TOYOTA Kijang Capsul LXS Up Thn. 1997. W. Hijau metal, mesin diesel - body mulus. AC, D. Blower, VR, PS, PW. BK Asli Medan. Hrg. Nego. Hub. 0811 615 411

SERVICE/ASESORIS MOBIL

TOYOTA Kijang Kapsul Diesel Th. 2000 Warna silver met. LSX. Double Blower, AC, BK Mdn. Jok baru. Tape, Mbl sgt mulus. HP. 0813 6212 2339

IKLANKAN PRODUK ANDA

HARGA BELUM TERMASUK PPN 10%

LAPTOP baru + Camera =1xjt - Komptr + LCD=1,3Jt Laptop acer-Core2. Core3=?/Tosiba+camera=1,9Jt Projctor1xJt-Lcd=550rb-Lcd Tv=795rb, Monitor 195rb PART LAPTOP LENGKAP LCD, BATRE, HDD, DVD=Jamin murah cpu P4=575rb (Servis-Upg-Jual-beli-TT) Tel. 061-77612336 Jl. rantang 20s

BURSA

PHOTO COPY

BURSA

PROMO SARUNG JOK MOBIL SEDAN Rp. 600.000 Rp. 900.000 Rp. 1.000.000 Rp. 1.400.000

MINI BUS Rp. 700.000 Rp. 1.000.000 Rp. 1.100.000 Rp. 1.600.000

ELITE MOTOR

BURSA

PERCETAKAN

REPARASI KULKAS

M. CUCI DAN DISPENSER

LESTARI JAYA Jl. Gaperta No. 305. HP. 0812 6321 970 - 0819 3425 6828 Siap ditempat/Garansi

AC

1 Pk + Pipa + Kabel Rp. 1.990.000 100% Baru / Garansi 2 Tahun Specialis AC/Cuci AC 25.000/ Isi Obat/Bongkar Pasang NB: Tukarkan AC Rusak anda dan AC Baru kami Hub. TOKO SUMATERA JAYA Jl. Gatot Subroto 401 Telp. 6963 8880 / 77555550 / 0614143670

BURSA

TELKOM VISION

Pasang baru Yes TV/Parabola Mini Dari Telkom. Hanya DP 55 Rabu/Bulan. Data dijemput. Hub. 0811 6002 633 / 061-7727 6988. Gratis Bulan Pertama!!!

BURSA

KOMPUTER CUCI GUDANG LAPTOP

Gratis Modem Internet Kecepatan 7,2 Mbps, Setiap Pembelian. Buruan.......!!! - Toshiba - 2,2Jt Diperpanjang 5 Hari lagi - HP - 2,3Jt Sebelum Kehabisan - Lenovo - 2,95Jt Jl. Asrama No. 9A - Dell - 2,3Jt Hub & Miliki Segera: 061 844 2015 MENYEDIAKAN MOBIL RENTAL HARIAN, BULANAN, TAHUNAN

Promo Laptop Murah Terdahsyat 2011 TOSHIBA HP DELL ACER

TOYOTA KIJANG INNOVA Rp 450.000 + Driver / hari

BURSA

KONSTRUKSI

TOYOTA AVANZA Rp 350.000 + Driver / hari

WC 0812 642 71725

MOBIL SEDOT

Jl. BRAYAN MEDAN

WC WC

HP.

PAK ADI

JL. SETIA BUDI

0812 60444275

Hub. TUMPAT / SEDOT WC/GRANSI

Hub. Jl. Nibung II No. 114 Medan (Samping Medan Plaza) Telp. (061) 4566884 (Hunting) dekat Carrefour.

SERVICE

ELEKTRONIK

RENTAL MOBIL

SPESIALIS ALAS DASAR, DOORTRIM, LANGIT-LANGIT, AUDIO, ASESORIES MOBIL & KACA FILM

TYPE MOBIL TYPE PROMO PROMO 1 PROMO II PROMO III PROMO IV

Khusus Medan Deli, Marelan, Labuhan, Belawan Hub. 0812 6390 660 Iklan Anda Dijemput

ELEKTRONIK

BURSA

TOYOTA Kijang Pick Up Thn. 96. BK Mdn asli, warna hitam, kondisi sangat bagus. Harga Rp. 49Jt. (damai). Hub. Iwan Jl. Taduan / Perdamaian No. 113. HP. 0852 7630 4256

MINI & EFEKTIF

FAX.4561347

Segala akibat yang terjadi diluar tanggujawab PT. Harian WASPADA. Apabila anda mencurigai sesuatu, silahkan hubungi kami di 061-4576602. Terimakasih

BUTUH DANA Jaminan Apa Saja. Sertifikat Tanah Mobil & Sp. Motor. Segala tahun. Hub. 061.8222 774 HP. 0853.6199.1500-0816 314 1807

TOYOTA Avanza G Tahun 2006, Biru metalik. Harga Rp. 127Juta/ Nego. Hub. 061-66485682

IKLAN KHUSUS 6x1,5 kolom Rp. 120.000

Pelanggan Yang Terhormat

TOYOTA Kijang Grand Extra Thn. 1995 Rp. 70.000.000. Hub. 0821 6700 1961 / 0852 6130 0833

TOYOTA Corolla Twin Cam Th. 88, BK Mdn Silver, AC, TP + Pwr + Sub Wfr, VR/ BR (Ban Baru semua) Orisinil, tinggal pakai. Rp. 40Jt. HP. 0811 63 70 63

11 CM Rp. 165.000 12 CM Rp. 180.000

Jumat, 9 September 2011

RINALDY 061 -77444353 - 08126454224 Jl. Karya Kasih komplek Pondok Karya prima Blok B no. 1 Medan – Indonesia Website : www.hylintasrentacar.com Facebook: Rinaldy Gultom MENERIMA TITIPAN / BAGI HASIL MOBIL

TUMPAT/ SAL. AIR

845.8996 0812.631.6631

Bergaransi/ Setia Luhur 160 F

Merk terkenal, built in Jepang, tidak diragukan lagi kwalitasnya, desain elegant, mantap & bergengsi. Koneksi Internet Cepat, wireless available, komplit Program & siap pakai. sdh terjual ribuan unit. Buruan Miliki Segera di Cabang terdekat kami. Harga terjangkau & Dijamin anda Puas. Cari info, Konsultasi dengan ahlinya & coba-coba, oke2 saja. dll. Terjamin & Digaransi, No. Charge !! Hub. Medan Mall Lt Dsr. 0812 6455 7274, 0812 6498 7006

Harga Rp.

2

Jt-an

Millenium Plaza : 0852 1090 7422, 0812 888 21068 Aksara Plaza : 0813 9742 2213, 0812 6582 2006 Binjai Super Mal l : 0813 6125 4113, 0813 9798 3820 Siantar Plaza : 0813 9650 7030, 0812 6022 4423 Pajus Sumber : 0812 6341 8789 Ringroad Asrama 9B: 8442015

Ingin Promosikan Produk Anda

Harian

WASPADA

Media yang Tepat untuk Iklan Anda

FD CD

KIRIMKAN... DATA IKLAN ANDA DALAM BENTUK

DIGITAL

Keterangan lebih lengkap silahkan hubungi:

TELPON : 061 - 4576602 FAX : 061 - 4561347

* Format: JPG - TIFF (Photoshop)


Ekonomi & Bisnis

WASPADA Jumat 9 September 2011

B7

Dirut PLN: Listrik Di Natal Tuntas 3 Bulan Lagi MEDAN (Waspada): Dirut PT PLN Dahlan Iskan mengatakan masalah listrik di Natal yang sering padam baru bisa teratasi paling cepat tiga bulan lagi dan paling lama lima bulan. Dia mengungkapkan hal itu di VIP room Bandara Polonia Medan, Rabu (7/9) sore, saat akan bertolak ke Jakarta. Dahlan menjelaskan persoalan pemadaman listrik yang terjadi di beberapa daerah di Sumut tidak melulu disebabkan krisis. Pemadaman, kata dia, seringkali disebabkan jaringan PLN dan trafo yang jelek dan pohon tumbang. “Memang krisis listrik masih ada namun ada juga beberapa lokasi yang tegangannya rendah dan jelek. Seperti persoalan di daerah Natal. Kita akan mengadakan pembangkit listrik kecil

berkapasitas dua megawatt,” jelasnya. Persoalan listrik di Natal itu, kata dia, paling cepat bisa teratasi tiga bulan ke depan dan paling lama lima bulan. Selain itu dia katakana bakal ada penambahan sumber energi listrik sebesar 4.600 Megawatt (MW) untuk kebutuhan listrik nasional. Penambahan itu berasal dari beberapa Pembangkit Lis-trik Tenaga Uap (PLTU) menggunakan Batubara di beberapa daerah dan segera berproduksi. Skala nasional, pada akhir 2011 akan ada penambahan

energi listrik, lokasinya di beberapa daerah di Indonesia, kata Dahlan di VIP room Bandara Polonia Medan, Rabu (7/9) sore saat akan bertolak ke Jakarta. Keberangkatan Dirut PLN itu diantar GM PLN Pikitring Bintatar Hutabarat, GM Wilayah Sumut Krisna Simbaputra, GM PLN Kitsu Ikutan Sinulingga serta jajaran pimpinan PLN lainnya. Dalam tahun 2011 ini PLN juga telah mampu melayani 2,5 juta sambungan baru listrik kepada masyarakat secara nasional. Dengan adanya penambahan 4.600 MW itu , PT PLN, kata Dahlan,akanmampumenam-bah jumlah sambungan baru bagi masyarakat yang belum bisa menikmati kebutuhan arus lis-trik untuk warganya masyarakat. Pada kesempatan itu Dahlan menjelaskan pihaknya berangkat dari Jakarta mendarat

di Kota Padang, Sumatera Barat. Pihaknya juga melakukan perjalanan melalui Lubuk Sikaping hingga perbatasan Sumut-Sumbar dan menginap di Panyabungan. Perjalanan itu, katanya, dilakukan untuk melihat secara langsung daerah-daerah yang masih sering mengalami pemadaman listrik akibat masih banyaknya jaringan induk PLN maupun trafo yang kondisinya jelek. Selain itu juga masih banyak daerah yang sama sekali belum mendapat aliran listrik akibat keterbatasan energi listrik tersedia. “Kita rapat dengan seluruh Kepala Ranting PLN di Tapsel pk.24:00 tengah malam untuk membicarakan langkah-langkah cepat dan jangka panjang untuk mengatasi persoalan kelistrikan di daerah-daerah itu,” katanya.(m32)

Sumut Berharap Sei Mangkei Secepatnya Jadi KEK MEDAN (Antara): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap Kawasan Industri Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun, bisa segera menjadi kawasan ekonomi khusus dimana izin hak pengelolaan areal kawasan industri itu sedang diupayakan diterbitkan Badan Pertanahan Nasional. “Perubahan status HGU (Hak Guna Usaha)ke hak pengelolaan areal memang belum juga dikeluarkan Badan Per-tanahan Nasional (BPN).Tetapi sedang diusahakan karena program KISM (Kawasan Industri Sei Mangkei) menjadi KEK (Kawasan Ekonomi Khusus)itu program pemerintah,” kata Kasubdis Industri Kimia, Agro dan Hasil Hutan Disperindag Sumut, Idayani Pane, di Medan, Kamis (8/9). Dia berbicara usai rapat tentang perkembangan KISM di kantor PT Perkebunan Nusantara III di Medan. Pemerintah Provinsi Sumut menegaskan tidak ada masalah dalam status tanah tersebut karena rekomendasi dari BPN Sumut dan Bupati Simalungun sudah ada. Pelaksana Tugas Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho, mengakui sudah melayangkan surat ke BPN Pusat perihal penerbitan izin hak pengelolaan areal KISM Juli lalu untuk bisa menarik investor masuk ke kawasan itu. Manajemen PT.Perkebunan Nusantara III sendiri sudah mengajukan permohonan ke BPN Pusat pada tahun 2009, saat kawasan itu mulai diusa-hakan sebagai KISM. “Surat Plt Gubernur Sumut diajukan karena pada rapat Tim Kelompok Kerja Klaster CPO Sumut akhir Juni, terungkap bahwa kendala dalam pembangunan proyek itu adalah belum keluarnya izin hak pengelolaan areal,” katanya. Status tanah masih HGU, membuat manajemen kawasan itu sulit menarik investor, padahal di kawasan tersebut, sejumlah industri sedang dan akan dibangun PTPN III untuk meningkatkan nilai jual dan nilai tambah kelapa sawit Indonesia. Selain penambahan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PTPN III dengan kapasitas total 75 ton per jam, juga akan dibangun beberapa industri lainnya mulai dari pembangkit listrik 2 x 35 mega watt hingga pabrik minyak inti sawit berkapasitas 400 liter per hari, pabrik biodiesel, betacaroten, fatty acid, fatty alkohol dan oleokimia lainnya. Menurut dia, KISM akan menjadi salah satu pendukung klaster ekonomi Sumatera yang direncanakan pemerintah bersama lima klaster lainnya di daerah lain. KISM merupakan salah satu program master plan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI) yang direncanakan pemerintah pusat. Pengamat ekonomi Sumut, Jhon Tafbu Ritonga, menyebutkan, pemerintah pusat harusnya membantu percepatan KISM itu, mengingat proyek tersebut juga sejalan dengan program nasional. “Jangan sampai proyek itu tertunda atau lamban berjalan hanya karena investor khususnya perusahaan asing tidak mau berinvestasi di lahan yang masih belum dianggap legal,” katanya. Jangan program MP3EI itu juga hanya menjadi sekadar rencana pemerintah saja, kata Jhon yang Dekan Fakultas Eko-

nomi Universitas Sumatera Utara (USU). Namun, rencana tersebut kemungkinan akan menemui perlawanan keras dari Partai Republik, membuat pengulangan potensi pahit pertempuran pengurangan utang pada musim panas, di mana negara datang makin mendekati default (gagal bayar) yang menghancurkan. Mata investor juga akan tertuju ke konferensi pers kepala Bank Sentral Eropa Jean-Claude Trichet, Kamis, menyusul pertemuan kebijakan bank sentral, di mana ECB secara luas diperkirakan akan mempertahankan sukunya. Credit Agricole mengatakan pidato dari Gubernur Federal Reserve AS Ben Bernanke di kemudian hari akan mengamati “setiap petunjuk apakah ia cenderung menyuntikkan stimu-

BURSA

LOWONGAN BLUE BIRD Taksi, mmbthkn Pngmudi Lk/ Pr, usia 23-50thn, Tdk ada tato/bekas tato, SIM & KTP, Fas. komisi, bonus, insentif, GPS, Mess, Mobil baru, dll Sgr dtgn/ krm lmr ke Jl. Kapt. Muslim No. 92 Telp. (061) 7637.5840

DICARI TUKANG PANGKAS

Yang berpengalaman. Hubungi Ibu Sri Jl. Darusalam 108 Medan (Pangkas Ibunda). HP. 0812 6377 6909

DICARI PRT

Muslim, 25 thn - 40 thn Gaji nego Hub. 0878.6708.8889 LOWONGAN KERJA Wanita (Gadis/Janda) segala tamatan sbg: * Perawat Anak * Prwt Org Tua Syarat: KTP dan Fotocopy Ijazah, Gaji 750rb - 1,5Jt/bln. (ditambah bonus 100rb/bln. Hub. Bpk Ridho

Jl. Periuk 73-C Medan. Telp. 0852 7552 3457 - 061.76418383

DIBUTUHKAN SEGERA Supir L300 Box, Hafal Jalan kota Medan, Umur max. 40 tahun Hub. 0812.6459.7878 LOWONGAN KERJA 1. Marketing/Surveyor Syarat: a. Tamatan min SLTA Sederajat b. Memiliki Kendaraan Roda 2 (Dua) c. Jujur, Disiplin, ramah, rajin dan bertanggungjawab d. Berpengalaman. Antar langsung Lamaran anda ke

“ROMI BETOR”

Jl. SM. Raja No. 9A Simp. Marendal (Samping Bank Sumut Marendal)

S U P I R

Kami perusahaan di bidang consumer goods membutuhkan segera SUPIR mobil BOX Dengan Syarat-syarat sbb: 1. Mempunyai SIM B1 2. Jujur, rajin, disiplin & Bertanggungjawab 3. Usia 25 Tahun - 40 Tahun 4. Mampu bekerja keras Lamaran diantar langsung ke alamat: Jl. Aluminium Raya No. 46 Tanjung Mulia

LOWONGAN KERJA

Dibutuhkan “Driver/ Supir” Dengan kriteria sbb: 1. Pria max. 35 thn 2. Minimum tamatan SMA 3. Memiliki SIM A/ SIM B1 4. Islam, jujur dan bertanggung jawab Lamaran diantar langsung ke: PT. Binatama Sentrafajar Jl. B. Katamso No. 23C Medan Telp. (061) 451.3802

lus lebih lanjut ke dalam ekonomi AS”. Pengadilan tinggi Jerman memutuskan pada Rabu bahwa bantuan untuk Yunani dan untuk menyelamatkan negara-negara zona euro lainnya, membuang keluhan yang diajukan oleh eurosceptics. Namun, pengadilan juga mengatakan semua paket bantuan “skala besar” masa depan harus disetujui oleh komite anggaran parlemen, proses yang dipastikan membuat kegelisahan di pasar. “Keputusan itu memberikan dorongan sementara untuk euro, tetapi sisi atasnya segera ditutup,” kata Sato. “Ini menghindari skenario terburuk, tapi kondisi yang diberikan oleh pengadilan menetapkan rintangan yang lebih tinggi untuk paket bantuan masa depan dan menekankan

DIBUTUHKAN

Koki dan Pembantu Koki dan Cuci piring. Lamaran dapat langsung diantar ke CAFE SARI RAOS No. 83 Aatau Hubungi: No. 0812 6370 8609. Cheef Bahrum Alamsyah DIBUTUHKAN

Segera Wanita Tamatan SD, SMP, SMU. Mjd: Jaga anak, Prwt orang sakit Gaji Rp. 750-1,5Jt/bln. Hub. Cahaya. G. Subroto/Jl. Ayahanda 44 Mdn. 0812 6514 3676

LOWONGAN PENGAJAR/ PEGAWAI

I. PENGAJAR - B. INGGRIS - MATEMATIKA - KOMPUTER SYARAT: 1. Mhs/ D3/ S1 sesuai jurusan mengajar 2. Berpengalaman mengajar min. 1 thn II.PEGAWAI SYARAT: 1. Wanita tamat SMK usia maks. 20 thn 2. Menguasai Ms. Office Lamaran diantar langsung ke:

GEMILANG EDUCATION CENTRE

MEDAN : JL. AKSARA 129, 130, 131 TELP. 7356625 (depan Ramayana Aksara) P. SIANTAR : JL. AHMAD YANI 10 TELP. 7030999 (dekat lampu merah/ bundaran)

DIBUTUHKAN

Untuk bekerja di Restoran Minang, untuk posisi: A. KASIR: - Wanita, umur maksimum 25 thn - Minimal tamatan SMU/ SMK/ sederajat - Jujur, berpenampilan sopan & menarik - Teliti & bertanggung jawab B. PEMBANTU DAPUR - Pria, umur maksimum 25 thn - Diutamakan berpengalaman di dapur Bagi yang berminat hubungi: 0878.6899.4694

BURSA

PROPERTY

Informasi Pembaca Bursa Property

GR : Garasi KM : Kamar Mandi KP : Kamar Pembantu KT : Kamar Tidur SHM: Sertifikat Hak Milik

LB LT RM RT

: Luas Bangunan : Luas Tanah : Ruang Makan : Ruang Tamu

kesenjangan antara politik domestik dan urusan luar negeri di Jerman,” kata Sato. Franc Swiss bervariasi menyusul tindakan bank sentral Swiss awal minggu ini untuk membatasi mata uang. Euro diperdagangkan pada 1,2079 franc Swiss, turun dari 1,2095 di New York. Dolar naik menjadi 0,8588 franc Swiss dari 0,8579. Dolar menguat terhadap mata uang utama Asia lainnya, naik menjadi 1,2085 dolar Singapura dari 1,2082 pada Rabu, menjadi 1.073,79 won Korea Selatan dari 1.071,38, dan menjadi 29,13 dolar Taiwan dari 29,09. Greenback juga meningkat menjadi 8.568,75 rupiah Indonesia dari 8.566,75, menjadi 42,42 peso Filipina dari 42,27 dan menjadi 30,01 baht Thailand dari 29,99.

Waspada/Muhammad H. Ishak

Seorang pekerja sedang menjemur kakao di Aceh Timur.

Harga Kakao Di Aceh Timur Anjlok IDI (Waspada): Pasca perayaan Idul Fitri 1432 hijriah, para petani dan pekebun kembali melaksanakan aktifitasnya sebagaimana biasa. Namun sayangnya, setelah normal sebelum lebaran, kini harga komuniti alam seperti Kakao mengalami penurunan. Toke Fauzi TBH, salah seorang pengumpul dan pedagang kakao dan Pinang di Kota Idi Rayeuk, kepada Waspada, Kamis (8/9) mengatakan, harga

komuniti hasil pertanian dan perkebunan seperti kakao mengalami penurunan harga cukup signifikan. Namun demikian, harga pinang hingga kini masih bertahan pada angka Rp11.000 per kg. Toke Fauzi mengaku, pasca lebaran penjual hasil pertanian dan perkebunan mulai menu-run dibandingkan sebelum lebaran. “Menjelanglebaranhargaberta-han normal dan penjual juga ba-nyak. Bahkan kakao yang berhasil kita

kumpul dari petani menca-pai 57 ton per hari. Tapi dalam tiga hari terakhir rata-rata hanya 2-3 ton per hari,” sebut Fauzi. Disebutkan, harga kakao sebelum lebaran Idul Fitri mencapaiRp22.000perkg.Namunse-telah lebaran turun harga dari Rp22.000 menjadi Rp21.000 per kg.“Bahkan hari ini (Kamis—ke-marin) harga beli dari petani Rp20.500 per kg,” sebutFauzise-rayamenambahkan, harga ada-lah harga dasar kakao kering, na-mun jika kakao kurang

Harga Bumbu Selama Lebaran Picu Inflasi LHOKSEUMAWE (Waspada): Inflasi sebesar 1.88 persen di Kota Lhokseumawe disinyalir akibat tingginya permintaan bumbu-bumbuan di sejumlah pasar selama Lebaran Idul Fitri 1432 H. Sementara tingkat inflasi pada perlengkapan rumah tangga, 0,47 persen seiring dengan meningkatnya permintaan perhiasan jenis emas.

Informasi dihimpun Waspada dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lhokseumawe, Kamis (8/9) tingkat inflasi pada periode Agustus 2011 mencapai 1,88 persen. “Kota Lhokseumawe kembali mengalami inflasi sebesar 1,88 persen. Atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 129,20 persen pada Juli menjadi 131,63 persen pada Agustus,”

jelas Kepala BPS Kota Lhokseumawe Mughlisuddin. Sedangkan inflasi year on year, Kota Lhokseumawe pada bulan ini 7,23 persen. Inflasi pada Agustus 2011 dinilai terjadi akibat kenaikan indeks pada semua kelompok pengeluaran. “Kenaikan tertinggi dialami kelompok bahan makanan, yaitu 3,62 persen,” tambahnya. Ke-

DISEWAKAN 2 (DUA) Rumah di Perumahan Puri Tanjung Sari Psr. 1 daerah Setia Budi Ringroad No. A18 dan A4, Ada Telp, PLN, PDAM, Security 24 jam, Berminat hub. 0852.7014.1466 - (061) 7734.0340 dgn Pak Farhan

MELAYANI: Desain bangunan (Rumah, Kantor, Mall, dll) Gambar teknik, Perhitungan RAB, Analisis Kekuatan Kerangka Baja, Gambar Animasi 3 Dimensi, Hubungi: CV. SQ Corporation (Telp. 061-7330262 / Flexi: 061-69616838)

RUMAH DIJUAL

Jl. Eka Rasmi Perumahan Bumi Johor No. B1 (Samping Pos Satpam dan Pinggir Jl. Aspal). Hub:0812 7093 721 0813 6153 2970 0819 3347 7843 TANAH DIJUAL TANAH Luas 4000M2 (40x100M2) SHM. Letak pinggir jalan Surya Haji Medan Estate Laut Dendang. Hub. 0821 6045 6789 Maaf Tanpa Perantara

TANAH DAN RUMAH DIJUAL

Uk. 903m², L. 25m, P. 36, 12m Jl. Patriot No. 68 depan Kodam, Surat SHM Hub. 0852.9751.3179, TP

Berbagai Model dan Warna Jl. Prof. H.M. Yamin SH. No. 344/Jl. Serdang Depan Gg. Sado Medan, HARI MINGGU TETAP BUKA

BURSA

PERABOT TEMPAHAN MURAH - Lemari pakaian 3 pintu Sungkai asli Rp. 1.500.000 tempahan - Kitchen set atas bawah Sungkai asli Rp. 1,5 Jt/mtr Hub Telp. (061) 661.8116 - (061) 661.6802- 7653.2188

SPRING BED DIJUAL MURAH Spring Bed 6 kaki 2 lapis Rp. 1.150.000 Spring Bed 5 kaki 2 lapis Rp. 1.075.000 Spring Bed 4 kaki 2 lapis Rp. 1.000.000 Spring Bed 3 kaki 2 lapis Rp. 900.000 Spring Bed 3 kaki Dorong Rp. 1.000.000 Garansi Per 10 tahun

Hub Telp. (061) 661.8116 - (061) 661.6802 - 7653.2188

DIBELI ASAM GELUGUR KERING PARTAI BESARI, RUTIN, GUDANG DI MARELAN HUB. 0811.602.033

RENANG

BURSA

TRAVEL/ WISATA

AKADEMI AKUNTANSI YPK MEDAN

BURSA

HILANG/TERCECER

TERAKREDITASI BAN PT

HILANG BPKB MOBIL BK: 1196 KI

MENERIMA MAHASISWA BARU T.A. 2011/ 2012

Nama Pemilik: OPKA AGUSTAM GINTING. Alamat: Jl. Prof. HM. Yamin SH. No. 282 A. Medan Perjuangan 20233. No. BPKB: 03992716

Dengan 3 Konsentrasi: 1. Komputer Akuntansi 2. Akuntansi Perpajakan 3. Akuntansi Perkantoran Tempat pendaftaran:

TELAH HILANG/TERCECER

Asli Sertifikat HM No. 328 / DS Mangga. An. HEMAT Br. PURBA. disekitar Simp. Perumnas Simalingkar. Bagi yang menemukan dapat menghubungi No. HP. 0821 6288 9199

Kampus Akademi Akuntansi YPK Jl. Sakti Lubis/ Pegawai No. 8 Telp. (061) 787.9585 Sp. Limun Medan

HILANG/TERCECER SHM No. 40 a/n. MEDYANTO LIUS. Luas 772M2. Terletak di Jl. Makmur 25. Kel. Sei Agul

Setiap hari kerja: 08.00-17.00 Wib Perkuliahan Pagi/ Sore dimulai Tanggal 19 September 2011

Ingin Promosikan Produk Anda

TERCECER

Telah tercecer Surat-surat Asli Tanah: 1.Surat Keterangan Tanah dari Kelurahan Sei Putih Tengah No. 593.83/SKT/M 1992 Tanggal 02 Mei 1992. 2.Akte Camat Medan Petisah No. 90/APHGR/MP/1992 Tanggal 21 Oktober 1992. 3.Akte Notaris Pagit Maria Tarigan No. 22 Tanggal 02 Februari 1993 a/n. Paulus Budiono mewakili Gereja Pentakosta Tabernakel Jl. Panci No. 52-B Medan. Tercecer antara Jl. Karya dengan Jl. Raden Saleh Medan. Bagi yang menemukannya mohon mengembalikan ke Gereja Pentakosta Tabernakel Jl. Panci No. 52B Medan dan tidak akan dituntut namun akan diberi hadiah sepantasnya.

MINI & EFEKTIF

Harian

WASPADA

IKLANKAN PRODUK ANDA

Media yang Tepat untuk Iklan Anda

Ingin Promosikan Produk Anda Harian

WASPADA

BURSA

MATERIAL

Media yang Tepat untuk Iklan Anda

BURSA

PECI MAHKOTA

KADER DAKWAH MUALLAF

Diajar s/d Bisa Hanya 200Rb. Tiket Masuk Kolam Gratis Selama Belajar Hub. 0853 7275 4988 (TEDDY)

BUSANA & ASESORIS

MENJUAL PECI TEMPAHAN

PELUANG BISNIS

OLEH: USTADZ MUHAMMAD CHOW/ AWI CHENG HO.COM GRATIS HP: 0813.3673.8898

RUMAH DIJUAL Jl. Rahmadsyah, P. 10,30m, L: 8,64m, Sertifikat, Dapur, R. Tamu, Grasi, Bertingkat, Listrik, PDAM, 5 Kamar tidur, Cocok buat kost²an, Harga 200 Jt/nego Hub. 0813.6238.6998

Jl. Belibis simpang empat, Padang Pasir, Rantau Prapat, dekat swalayan Raja Pas, Luas 15x50m, Rumah 9,5x22m, Yang ber minat hub . 0878.6853.9010 - 0813.9732.8690

BURSA

PENDIDIKAN PELATIHAN KADERISASI DAKWAH MUALLAF

RUMAH DISEWAKAN KHUSUS MUSLIM Griya Rumah Tengah, Desa Namo Bintang + 3 Km. Dari RSU Adam Malik, Masuk dari Simpang Gardu (sebelum Hairos), Blok B11 No. 4, Type 54, 2 KT, Kamar Mandi, Dapur, PLN 900 Watt, Sewa 4 Jt pertahun, Hubungi Pak Nasution 0813 9613 3702, Ma’af TP.

RUMAH DIJUAL

lompok bahan makanan mengalami kenaikan tertinggi, jenis bumbu-bumbuan, yaitu sampai 11,56 persen. Dengan inflasi 1,88 persen, menurut BSP, Kota Lhokseumawe menempati urutan ke-6 tertinggi inflasi dari 66 kota di seluruh Indonesia yang masuk dalam hitungan inflasi/deflasi.(b17)

BURSA

RUMAH DIJUAL TYPE 36 Perumahan Griya Martubung, Jl. Tempirai 2 No. 61 Medan, Ada PLN, PDAM, Gas, Harga Rp. 150 Jt/nego, SHM, Berminat hub. 0852.7014.1466 (061) 7734.0340 Pak Farhan

RUMAH DIJUAL BII, Lt. 78M2, Harga 180Jt/Nego. Jl. B. Katamso Gg. Pemuda II No. 9 A Medan (depan Kebun Binatang Lama). Hub. 0819 820 199, TP. (tidak melayani melalui sms)

bagus ataupun basah, maka harganya disesuaikan. Ketika disinggung dengan harga besok dan selanjutnya? Fauzi mengaku tidak mengetahuinya, sebab harga komuniti tersebut sebagaimana biasa tetap berubah setiap hari dan akan disesuaikan dengan pengumpulpengumpul lainnya di Aceh. “Tiap hariharganyaberubah,bisajadinaik dan besoknya turun,” tandas Fauzi. (cmad)

GRIYA SUPRA MEDICA Ditangani Oleh:

Ijin Kejaksaan: No. B 271/DSP.5/07/2011 Solusi Penyembuhan Anda Asli, Alami, Paten & Permanen

Alat Vital Pria & Wanita Spektakuler KHUSUS PRIA: MENAMBAH UKURAN YANG BISA DIPILIH - Panjang 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20 Cm - Besar 3.5, 4.5, 5.5, 6 dm - Memperkeras dan Tahan Lama - Ejakulasi Dini, Mani Encer - Impotensi, Lemah Syahwat - Diabetes, Kencing Manis, dll.

KHUSUS KEBHATINAN: - Cepat dapat Jodoh, Buka Aura, Buang Sial, Pasang Susuk, Pemanis Usaha, Pemanis Wajah, Menjauhkan Gangguan Ghaib Juga Menangani Penyakit: Asam Urat, Reumatik, Totok Syaraf, Darah Tinggi/rendah, Kolesterol Tinggi, Stroke, Lumpuh, Hilang Ingatan (Amnesia) Asam Lambung Akut, dll Alamat: Jl. Jamin Ginting Simp. Pos Pasar VII (100M dari Lampu Merah Simp. Pos Ke Arah Citra Garden)

HP: 0821 6323 2899 0857 6100 2317

BALAI PENGOBATAN TRADISIONAL

KLINIK TRADISIONAL ALAT VITAL DARI PELABUHAN RATU CISOLOK BANTEN DITANGANI LANGSUNG

A. AMARUDIN

TERAPI KEJANTANAN DENGAN MENGGUNAKAN TOTOK SYARAF DAN DIBERIKAN RAMUAN/ JAMU HASILNYA PERMANEN. TANPA EFEK SAMPING BEBAS USIA, BEBAS PANTANGAN DAN AGAMA REAKSI LANGSUNG DI TEMPAT MEMILIH UKURAN YG SUDAH DI SIAPKAN DARI NO (1) S/D (3)

MENGOBATI PRIA

+ BESAR : 3, 4, 4, 4, 4, 5, 5, 5, 6 CM + PANJANG : 13-14-15-16-17-18-19-20 CM - IMPOTENSI - LEMAH SYAHWAT - KURANG KERAS/ LOYO - MANI ENCER/ EJAKULASI DINI - DIABETES/ KENCING MANIS - TDK PNYA KETURUNAN - MENANGANI PROBLEM ASMARA, DSB ALAMAT: JL. SM. RAJA DEPAN GARUDA PLAZA GG. KELUARGA SAMPING KLINIK BUNDA NO. 31A HP. 0812.6057.6444

M ABDULLAH AZIZ

Dari Pelabuhan Ratu Banten Selatan

ALAT VITAL

DITANGANI OLEH AHLINYA: M. SUHERDI

DARI PELABUHAN RATU SUKABUMI JABAR

Terapi keperkasaan seksualitas Pria hasil permanen tanpa efek samping, alami, bebas pantangan, untuk semua usia Hasil langsung reaksi ditempat, cukup satu kali berobat

MENANGANI KELUHAN: MENAMBAH UKURAN

-

Panjang: 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20 cm Besar: 3,5. 4,5. 5. 5,5. 6 diameter Memperkeras, Tahan lama Ejakulasi dini, Mani encer Impotensi, Lemah syahwat Diabetes, kencing manis/ batu

Juga melayani problem asmara, mempercepat jodoh, pengasihan, penglaris, buka aura, pasang susuk, dll ALAMAT KELINIK TETAP: Jl. SM. Raja Masuk ke Jl. Utama No. 18 Medan Dari Toko Roti Majestik ±100meter Izin Kejaksaan: B/DSP.5/12/2008 Izin Dinkes: No. 448/0649/I/2008 HP. 0812.6388.7999 Buka setiap hari


Ekonomi & Bisnis B8 Harga Emas Di Medan Tembus Rp523 Ribu per Gram MEDAN (Waspada): Berdasarkan pantauan Waspada di Pasar Sentral harga emas saat ini tembus Rp500 ribu per gramnya. Menurut pedagang hal itu dipengaruhi harga emas dunia dan nilai tukar dolar AS. Namun pedagang tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan harga emas tersebut. Magdalena,46, salah satu pedagang mengungkapkan bahwa ia menjual emas dengan

harga Rp 523.000 per gram, pada Kamis (8/9). Akibatnya, ia mengeluhkan sepinya pembeli. Dia

mengakui sejak harga emas naik pendapatannya turun mencapai 50 persen. “Otomatis pembeli menurun, mencapai 50 persen. Itu mungkin karena harga emas dunia naik sama harga dolar,” ungkap Magdalena. Lanjut Magdalena, kenaikan harga emas itu terjadi sejak seminggu yang lalu. Awalnya dia menjual emas dengan harga Rp 550.000 per gram selang satu minggu sebelum lebaran, kemudian emas turun seharga Rp 505.000 per gramnya namun se-

WASPADA Jumat 9 September 2011

karang emas kembali naik. Selain Magdalena, hal yang sama juga diutarakan Lina penjual emas. Selama emas naik pembeli di toko emas miliknya berkurang. Dia hanya berharap agar pembeli tetap ramai meskipun emas naik. Sebab menurutnya investasi emas sangat terjamin. “Emas merupakan barang yang bagus untuk investasi. Meskipun harga emas naik itu seharusnya tidak mempengaruhi pembeli, tapi kenyataannya tidak,” keluh Lina. (cag)

2012 Rupiah Melemah Ke Rp8.800 JAKARTA (Waspada): Rupiah diperkirakan akan mengalami pelemahan pada tahun 2012, setelah mengalami apresiasi belakangan ini. Dalam Asumsi Makro Ekonomi 2012, disebutkan nilai tukar rupiah akan berada dalam kisaran Rp8.800 per dolar AS. “Dalam hal ini menunjukkan pelemahan dari 2011 yang Rp8.700 per dolar AS,” ungkap Menteri Keuangan Agus Martowardjo dalam rapat rencana kerja pemerintah (RKP) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/7). Sejalan dengan nilai tukar rupiah dikatakan melemah, dalam asumsi makro 2012 harga minyak mentah Indonesia atau ICP diprediksi akan menurun dari 95 dolar AS per barel menjadi 90 dolar AS per barel. “Sedangkan target lifting kita 2012, yaitu 95 ribu barel per hari, dan ini akan kita bicarakan lagi dengan Komisi VII,” ungkap Agus. Dengan demikian, Agus menambahkan, asumsi makro ekonomi Indonesia 2012 mem-

prediksi pertumbuhan perekonomian Indonesia akan mencapai 6,7 persen, dengan proyeksi inflasi 5,3 persen. “Juga suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) tiga bulan di kisaran 6,5 persen, dan pertumbuhan ekonomi kita prediksi akan mencapai 6,7 persen,” pungkasnya. Berdasarkan perkiraan perkembangan ekonomi global dan domestik, maka sasaran dan asumsi ekonomi makro, akan dijadikan dasar RKP tahun 2012, sekaligus sebagai dasar perhitungan besaran RAPBN tahun 2012 adalah pertumbuhan ekonomi 6,7 persen, laju inflasi 5,3 persen, suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan 6,5 persen, nilai tukar rupiah Rp8.800 per dolar AS, harga minyak 90,0 dolar AS per barel, dan lifting minyak 950 ribu barel per hari. Pesimis Sementara Bank Indonesia (BI) pesimistis dengan pencapaian target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2012. Gu-

bernur BI Darmin Nasution mengatakan risiko eksternal atau risiko global menjadi salah satu penghambat dalam pencapain target pertumbuhan perekonomian tahun 2012. “Risiko eksternal, meningkatkan ketidakpastian global menyebabkan pertumbuhan ekonomi mungkin akan lebih rendah dari target yang ditargetkan,” ungkap Darmin dalam Rapat Rencana Kerja Pemerintah bersama DPR RI, di Senayan, Jakarta, Kamis (8/7). Pertumbuhan ekonomi yang diprediksi 6,7 persen pada asumsi makro 2012 ini sangat dipengaruhi ketidakpastian global, seperti krisis utang eropa, penurutan rating beberapa negara maju, menurut Darmin ini harus lebih diperhatikan dalam menentukan prediksi pertumbuhan ekonomi 2012. “Angka pertumbuhan 2012, kita harus perhatikan ketidakpastian global, dengan masih berlangsungnya krisis utang eropa, dan penurunan rating beberapa negara maju, berisiko

menurunkan perekonomian dunia,” tambah Darmin. Lebih jauh Darmin menjelaskan, dengan adanya risiko global seperti perlambatan pertumbuhan perekonomian dunia akan berdampak pada melemahnya perdagangan internasional sehingga akan menurunkan permintaah ekspor, yang ini akan berdampak juga kepada Indonesia. Walaupun demikian Darmin mengatakan hal ini akan dapat terbantu dengan adanya penyerapan anggaran yang tinggi di kementrian, sehingga ini menurut Darmin akan menjadi daya dorong untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. “Tingkat pertumbuhan ekonomi ini apabila terdapat dukungan fiskal yang kuat, dapat dilakukan dengan penyerapan anggaran lebih tinggi dari biasanya, sehingga menjadi daya dorong untuk wujudkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi,” pungkasnya. (okz)

Mulai 1 Oktober, PT PIM Pasok Pupuk Untuk 4 Provinsi LHOKSEUMAWE (Waspada): Mulai 1 Oktober 2011, PT Pupuk Iskandar Muda berkewajiban memasok pupuk untuk 4 provinsi di Indonesia. Ini sesuai surat perintah Pusri Holding 2011, jelas Mustafa Taher, Kabiro Humas PT PIM, Kamis (8/9) pagi kepada Waspada. Keempat provinsi itu yakni Aceh dengan kebutuhan pupuk per bulan delapan ribu ton, Sumatera Utara sebanyak 20 ribu ton per bulan, Sumatera Barat delapan ribu ton dan Riau delapan ribu ton, dengan total pu-

puk harus dipasok setiap bulan untuk empat provinsi mencapai 44 ribu ton. “Surat perintah dari Pusri Holding sudah kita terima dan perintah ini akan dilaksanakan pada 1 Oktober nanti. Tidak ada kendala bagi PIM untuk menjalankan tugas itu karena produksi pupuk dari PT PIM setiap bulan mencapai 50 ribu ton. Sesuai desain pabrik, PIM mampu memproduksi pupuk setiap hari 1.700 ton,” jelas Mustafa Taher. Menjawab Waspada, Mus-

tafa mengatakan hingga kini PT PIM masih beroperasi satu pabrik. Hal ini terjadi akibat tidak adanya bahan baku gas. Agar PIM 2 dapat dioperasionalkan, pihaknya kini sedang melobi pemerintah pusat untuk mendapatkan bahan baku gas sesuai kebutuhan. Jatah bahan baku gas untuk tahun 2011 sebanyak sembilan kargo. Dari jumlah itu, empat kargo telah digunakan untuk produksi. Disebutkan, amoniak 1 dan urea 2 telah mulai produksi, namun, akibat adanya kerusakan

dan perbaikan tahunan, aktifitas pabrik terpaksa dimatikan, dan saat akan dilakukan start up kembali tidak bisa dilaksanakan karena tidak ada bahan baku. “Mudah-mudahan, perjungan kami untuk mendapatkan gas berhasil sehingga produksi pupuk berjalan lancar,” harap Mustafa. Disebutkan, stok pupuk aman yang jumlahnya mencapai 28,5 ribu ton yakni 25 ribu ton curah dan 3,5 ribu ton sudah dimasukkan dalam bag. (cmun)

BBM Selundupan Capai Rp7 T Per Tahun JAKARTA (Waspada): Ditengah kesulitan pemerintah menambah anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengungkapkan potensi penyelundupan BBM subsidi per tahun bisa menyebabkan kerugian negara hingga Rp7 triliun. “Hampir semua di daerah

bersinggungan dengan industri terdapat banyak penyelewengan,” kata Kepala BPH Tubagus Haryono dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, (8/9). Tubagus menjelaskan total kerugian tersebut berdasarkan perhitungan potensi kerugian satu SPBU menyelewengkan BBM subsidi sebesar Rp7,2

Pasca Gempa, Jaringan XL Aman MEDAN (Waspada): Gempa 6,7 SR melanda kawasan Kabupaten Singkil, Nanggroe Aceh Darussalam dan beberapa kota di Sumatera Utara, Selasa (6/9) tidak mengganggu jaringan XL. Sebanyak 90-an BTS (Base Transceiver Station) XL di Kabupaten Singkil dan beberapa Kabupaten di Sumatera Utara : Pakpak Barat, Dairi, hingga Subussalam, aman dan normal. Regional Sales Operation Manager XL Nanggroe Aceh Darussalam, Iham Reza Pahlevi, memaparkan sebanyak 500 ribu pelanggan XL tetap dapat terlayani dengan baik di jaringan XL. Tidak ada gangguan pada saat terjadi gempa, seluruh pelanggan dipastikan masih dapat melakukan panggilan dan SMS. “Gempa terjadi sekitar pukul 01.00, walaupun terasa kuat, tetapi tidak berpengaruh terhadap jaringan XL. Pelanggan tetap dapat melakukan panggilan dan SMS tanpa tertunda. Dari mulai kota Singkil yang paling berdampak atas gempa, hingga di beberapa kabupaten di perbatasan NAD dan Sumatera Utara,” terang Ilham. Ilham menuturkan, sempat terjadi kepanikan, saat itu warga yang sedang tertidur lelap sempat terjaga saat gempa terjadi. Warga yang panik sempat berhamburan keluar rumah mencari tempat yang aman untuk berlindung. Manager Management Service Regional West, Firman AJ , juga berkomentar secara detail tentang jaringan XL setelah gempa. Beliau menyebutkan, dari seluruh BTS yang ada di Kabupaten Singkil dan kawasan luas NAD serta beberapa kabupaten yang ada di Sumut, tidak terjadi kerusakan. Teman-teman dari network langsung melakukan kunjungan ke tower melihat keadaan, mulai dari pondasi hingga bangunan tower. “Paska gempa, dini hari itu juga tim dari network langsung turun ke lapangan melihat kondisi terakhir. Setelah benar-benar di kroscek, ternyata tidak ada satupun tower kita yang rusak akibat gempa tersebut,” jelasnya. Firman juga menambahkan, walaupun sempat terjadi pemadaman listrik, jaringan XL masih terus dapat dinikmati pelanggan, seluruh BTS langsung di back up genset. “Beberapa kawasan seperti Singkil dan Subussalam masih ada listriknya yang belum nyala. Tetapi BTS tersebut masih terus di back up dengan genset dan jaringan XL masih terus dapat dinikmati pelanggan,” tandasnya.(m19)

miliar per tahun. Artinya, jika seperempat atau sekitar seribu SPBU di Indonesia mengalami aksi penyelundupan, kerugian negara akibat aksi kejahatan itu ditaksir mencapai Rp7,2 triliun. Data BPH Migas sejak Januari hingga Agustus 2011 telah menemukan dan menindaklanjuti temuan 166 kasus penyelewengan dan penyelundupan BBM subsidi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 130 kasus sedang masuk tahap penyidikan, 27 kasus sudah selesai pemberkasan atau P-21, dan 9 kasus sudah masuk dalam proses persidangan. Tubagus mengatakan, selama ini modus penyelundupan BBM dilakukan dengan berbagai cara mulai dari membuat

tangki tambahan ilegal hingga pembelian BBM subsidi menggunakan jerigen namun dengan rekomendasi pemerintah daerah. “Kemarin ada di Sawah Lunto jual BBM menggunakan Jerigen tapi ada rekomendasi dari Pemda,” katanya. Anggota BPH Migas, Adi Subagyo menambahkan jika aparat terkait tidak melakukan upaya apa-apa, pihaknya yakin kuota BBM subsidi sebesar 40,49 juta kiloliter dipastikan akan jebol. “Perlu pengaturan baru, misal perubahan peraturan. Kalau didiamkan seperti ini pasti kurang (kuota BBM) karena pertumbuhan kendaraan luar biasa,” jelasnya.(vvn)

Harga Cabai Merah Naik Di Banda Aceh BANDA ACEH (Waspada): Harga cabe merah mulai bergerak naik di Kota Banda Aceh. Sebelum lebaran Idul Fitri dijual sekitar Rp18.000-Rp22.000 per kg, pada hari Kamis (8/9) naik menjadi Rp24.000 per kg. Sementara Disperindagkop dan UKM Aceh pada hari sama juga mencatat adanya kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat. Selain cabai merah, minyak goreng tanpa merek, daging ayam broiler dan daging ayam kampong mengalami kenaikan. Harga migor tanpa merek (malinda) dari Rp10.000 per kg menjadi Rp11.000 per kg, daging ayam broiler dari Rp19.000 per kg menjadi Rp20.000 per kg dan daging ayam kampung dari Rp40.000 per kg menjadi Rp42.000 per kg. Kenaikan harga cabai merah biasa ini, diakui Zulkarnaini, pedagang grosir sayur-sayuran di Pusat Pasar Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

“Benar hari ini harga cabai merah naik di tingkat grosir,” cetusnya menjawab Waspada. Dikatakan, harga cabai merah sempat jatuh menjelang lebaran menjadi Rp15.000 per kg di Banda Aceh. Saat ini harganya di tingkat grosir Rp18.000 per kg sementara harga eceran tingkat pedagang antara Rp20.000 - Rp24.000 per kg. Zulkarnaini memperkirakan kenaikan harga cabai merah itu karena aktivitas masyarakat setelah lebaran semakin normal, sehingga permintaan barangpun meningkat. “Permintaan mulai meningkat sehingga ada penyesuaian harga,” tandasnya. Pada sisi lain, tambahnya, pasokan barang-barang kebutuhan masyarakat terutama sayur mayur dari luar daerah termasuk dari Brastagi, Sumatera Utara sudah mulai normal. Sehingga stok kebutuhan konsumsi rumah tangga di Banda Aceh mulai aman. (b04)

Antara

REKOR CADANGAN DEVISA: Petugas menyusun uang di ruang penyimpanan di Cash Center BNI, Jakarta, Kamis (8/9). Bank Indonesia mencatat cadangan devisa pada akhir Agustus 2011 sebesar 124,6 miliar dolar AS. Jumlah cadangan devisa sebesar itu adalah rekor tertinggi sejak Indonesia merdeka.

BI Rate Bertahan 6,75 Persen JAKARTA (Waspada): Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia kembali mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 6,75 persen. BI terus menahan BI Rate di level 6,75 persen sejak Februari 2011. Dalam siaran pers Kamis, (8/9), BI menyebutkan, dalam rangka kegiatan di pasar uang antarbank di antara besarnya ekses likuiditas selama ini, BI memperlebar batas bawah koridor suku bunga operasi moneter semula 100 basis points (bps) menjadi 150 bps di bawah BI Rate. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan perlunya menjaga stabilitas perekonomian di tengah meningkatnya ketidakpastian sistem ke-

uangan global, dipicu masalah utang Amerika dan Eropa. Meskipun demikian, gejolak yang ditimbulkan ketidakpastian perekonomian global masih terbatas. Selain itu, bank sentral terus mencermati dampak penurunan kinerja ekonomi dan keuangan global terhadap kinerja perekonomian Indonesia ke depan. Dalam kaitan ini, BI akan mengambil respons suku bunga serta bauran kebijakan moneter dan makroprudensial lainnya untuk memitigasi potensi penurunan kinerja perekonomian Indonesia tersebut dengan tetap mengutamakan sasaran pencapaian inflasi yaitu 5 persen 5 persen ± 1 persen pada 2011 dan

4,5 persen ± 1 persen pada 2012. “BI juga akan mempererat kebijakan koordinasi dengan pemerintah dalam rangka mengatasi penurunan dampak ekonomi dan keuangan global tersebut,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat BI, Difi A Johansyah, dalam siaran pers itu di Jakarta. Dewan Gubernur menilai sejauh ini kinerja perekonomian domestik menunjukkan ketahanan yang baik di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap prospek ekonomi dunia. Pertumbuhan ekonomi triwulan ketiga 2011 diperkirakan mencapai 6,6 persen, ditopang oleh ekspor, konsumsi, dan investasi. Ekspor diperkirakan masih

tumbuh tinggi sejalan dengan prakiraan masih tinggi realisasi perdagangan dunia serta harga komoditas internasional. Namun, pengaruh penurunan pertumbuhan ekonomi global diperkirakan mulai terasa pada kinerja ekspor Indonesia. Di sisi lain, konsumsi tetap kuat sejalan optimisme konsumen dan peningkatan kinerja belanja pemerintah. Sementara itu, perkemabangan investasi diperkirakan meningkat didukung oleh berkembangnya proyek infrastruktur dan kebijakan pemerintah mendukung investasi. Secara sektoral, kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masih berasal dari sektor perdagangan, hotel, dan restoran, transportasi serta industri. (vvn)

Ekonomi Global Melambat JAKARTA (Waspada): Menurunnya pertumbuhan ekonomi negara maju, melambatnya volume perdagangan dunia, dan menurunnya harga komoditas global akan mengantarkan aliran dana asing masuk ke Indonesia lebih deras lagi, imbasnya nilai tukar rupiah akan semakin berjaya. Hal tersebut diungkapkan Kepala Biro Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Bank Indonesia, Difi A Johansyah lewat siaran pers-

nya di Jakarta, Kamis (9/8). “Secara keseluruhan kecenderungan ini berpotensi akan memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menurunkan inflasi Indonesia pada 2012, sementara aliran masuk modal asing dan apresiasi rupiah diperkirakan akan berlanjut meskipun dengan volatilitas yang lebih tinggi,” jelas dia. Menurutnya, Bank Indonesia terus mencermati dampak penurunan kinerja ekonomi dan keuangan global terhadap

kinerja perekonomian Indonesia. “Sementara itu, tingginya ekses likuiditas global dan persepsi risiko investor masih akan mendorong tetap derasnya aliran modal asing masuk ke negara-negara emerging economies, termasuk Indonesia, baik dalam bentuk PMA maupun investasi portofolio,” jelas Difi. BI, kata dia, akan mengambil respon suku bunga serta bauran kebijakan moneter dan ma-

kroprudensial lainnya untuk memitigasi potensi penurunan kinerja perekonomian Indonesia. “Dengan tetap mengutamakan pencapaian sasaran inflasi, yaitu lima plus minus satu persen pada 2011 dan 4,5 plus minus satu persen pada 2012,” urainya. Selain itu, BI juga akan mempererat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah dalam rangka mengantisipasi dampak penurunan ekonomi dan keuangan global tersebut. (okz)

Sipanda, Strategi Bank Sumut Sentuh Nasabah BAGI kebanyakan bank, nasabah itu bagian dari bisnis. Tiap kali nasabah datang menyetor uang, maka itulah cara bank menjadikannya bagian dari keuntungan. Dana tersebut kemudian dioperasikan untuk mendapatkan margin semaksimal mungkin. Melihat kondisi sebagian besar bank yang memperlakukan nasabah tak lebih dari kepentingan bisnis membuat Direktur Utama Bank Sumut Gus Irawan Pasaribu berfikir. Diwawancarai di Medan, kemarin, direktur utama yang baru saja mendapatkan penghargaan berbagai rekor itu berbicara tentang cara banknya memperlakukan nasabah. Dia mengatakan kompetisi perbankan memang sangat ketat. “Produk dan bunga yang ditawarkan nyaris sama. Yang membedakan tentu saja pelayanan. Khusus pelayanan, kita pun memaksimalkannya dengan memperbaiki kualitas.” Artinya kalau bicara soal bank, itu tidak lepas dari produk, bunga dan pelayanan. “Di bank lain pun yang seperti itu ada,” tuturnya lugas. Melihat kondisi itulah membuatnya punya ide berbeda dengan mempertanggungkan jiwa nasabahnya dengan biaya bank. Menurutnya, kalau premi dilakukan secara kumulatif pasti lebih murah. “Produk ini idenya dari saya. Dengan minimal pertanggungan Rp500 ribu dan maksimal Rp25 juta digagaslah tabungan berasuransi,” jelasnya. Jadi saat ini semua nasabah penabung di Bank Sumut

Sedikit bernostalgia, dulu waktu masih pimpinan cabang di Pematangsiantar ketika ada nasabah yang dilanda kemalangan, Gus Irawan akan datang. Bukan hanya keluarga karyawan. Keluarga nasabah pun saya datangi. Waspada/ist

ditanggung asuransi dengan santunan hingga nilai Rp25 juta tersebut tentu disesuaikan dengan strata saldo yang dihitung tiga bulan sebelum nasabah wafat, tuturnya. Produk ini pun dinamakannya Sipanda. Itulah yang kemudian membuat nasabah merasa diperlakukan manusiawi. Hati mereka tersentuh karena ternyata banyak sekali ahli waris nasabah yang menangis haru karena tidak menyangka akan nada tambahan dari bank, tutur Gus Irawan. “Penabung pun banyak yang tidak tahu jiwanya dipertanggungkan. Tidak jarang juga penabung yang waafat hanya memiliki sedikit dana di tabung. Tapi oleh kita kemudian ditambah. Karena mungkin saja yang wafat meninggalkan dana tak terlalu banyak,” kata dia. Gus Irawan mengatakan sifat asuransi itu memproteksi nasabah. “Beginilah ya. Apa pun yang ditabung nasabah di Bank Sumut ada beberapa keuntungan yang langsung mereka dapat.Yang tidak mereka terima di bank lain malah ada di pro-

Gus Irawan Pasaribu (kiri) saat menyerahkan Sipanda kepada salah seorang ahli waris beberapa waktu lalu. duk kita.” Dia merinci, misalnya, hadiah, jasa bunga yang lebih besar dibanding bank lain, fitur yang kompetitif. “Itu semua ada di Bank Sumut. Di bank lain pun memang ada. Tapi asuransi seperti punya kita sepertinya tak dimiliki yang lain. Sudah ribuan ahli waris yang menerima dengan total Rp28 miliar.” Penerima santunan itu pun sudah mencapai tiga ribu orang, jelasnya. “Ini cara kita menciptakan nasabah-nasabah yang fanatik dengan Bank Sumut. Mereka kita sentuh. Meskipun nanti ada bank lain yang ikut, itu tak akan jadi persoalan untuk kita.” Pada prinsipnya, menurut Gus Irawan, tabungan itu merupakan dana murah yang dikelola perbankan walaupun bank harus membayar premi. “Reasonable sudah pasti. Kemudian Bank Sumut ini kan milik orang Sumut. Kalau ada manfaat yang kita berikan buat mereka, kenapa tidak,” ucapnya.

Sentuhan yang dilakukan Bank Sumut, menurutnya, membangun kebersamaan karena menggapai hal-hal sensitif. “Tujuannya untuk membangun kebersamaan. Bahkan kalau ada yang kemalangan kita tunjukkan belasungkawa,” ucapnya. Sedikit bernostalgia, dulu waktu masih pimpinan cabang di Pematangsiantar ketika ada nasabah yang dilanda kemalangan, Gus Irawan akan datang.“Bukan hanya keluarga karyawan. Keluarga nasabah pun saya datangi,” ungkapnya. Tak sebatas nasabah, anak nasabah yang kemalangan pun didatanginya sehingga mereka merasa bukan hanya dijadikan prioritas bisnis, tutur Gus Irawan. “Dari yang kita lakukan ada sesuatu yang kita dapat untuk jangka panjang. Maka wajar kalau nasabah bank Sumut itu fanatik,” jelas dirut yang sudah mengumpulkan banyak penghargaan tahun ini.(m06)


Sumatera Utara

WASPADA Jumat 9 September 2011

Kota Medan B. Aceh Binjai Bireuen B. Pidie G. Sitoli K. Jahe Kisaran Kutacane Langsa

Zhuhur 12:31 12:44 12:32 12:39 12:38 12:35 12:32 12:27 12:34 12:34

‘Ashar 15:48 15:59 15:48 15:54 15:54 15:53 15:49 15:44 15:51 15:49

Magrib 18:36 18:51 18:37 18:46 18:45 18:39 18:37 18:32 18:39 18:40

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

19:49 20:04 19:49 19:58 19:57 19:50 19:49 19:44 19:52 10:52

04:55 05:06 04:56 05:01 05:01 05:01 04:56 04:52 04:58 04:57

05:05 05:16 05:06 05:11 05:11 05:11 05:06 05:02 05:08 05:07

L.Seumawe 12:37 L. Pakam 12:30 Sei Rampah12:29 Meulaboh 12:41 P.Sidimpuan12:29 P. Siantar 12:29 Balige 12:29 R. Prapat 12:26 Sabang 12:44 Pandan 12:30

06:21 06:33 06:22 06:28 06:28 06:28 06:22 06:18 06:25 06:23

Zhuhur ‘Ashar 15:52 15:57 15:46 15:57 15:47 15:46 15:47 15:44 15:59 15:48

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

Zhuhur ‘Ashar

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

18:44 18:36 18:35 18:47 18:33 18:34 18:34 18:30 18:51 18:35

19:57 19:48 19:47 19:59 19:44 19:46 19:46 19:42 20:04 19:46

04:59 04:54 04:53 05:04 04:55 04:54 04:55 04:52 05:05 04:56

05:09 05:04 05:03 05:14 05:05 05:04 05:05 05:02 05:15 05:06

Sibolga Sidikalang Sigli Singkil Stabat Takengon T.Balai Tapaktuan Tarutung T.Tinggi

12:30 12:32 12:42 12:34 12:31 12:38 12:27 12:37 12:30 12:29

18:34 18:37 18:49 18:39 18:37 18:44 18:32 18:42 18:34 18:34

19:46 19:49 20:01 19:51 19:49 18:57 19:44 19:54 19:46 19:47

04:56 04:57 05:04 05:00 04:55 05:01 04:51 05:01 04:55 04:53

05:06 05:07 05:14 05:10 05:05 05:11 05:01 05:11 05:05 05:03

Panyabungan 12:27 Teluk Dalam12:34 Salak 12:32 Limapuluh 12:28 Parapat 12:30 GunungTua 12:27 Sibuhuan 12:27 Lhoksukon 12:36 D.Sanggul 12:31 Kotapinang 12:25 Aek Kanopan 12:27

06:26 06:21 06:20 06:31 06:21 06:20 06:21 06:18 06:32 06:23

15:48 15:49 15:57 15:52 15:48 15:54 15:44 15:54 15:48 15:46

06:22 06:23 06:30 06:26 06:22 06:28 06:18 06:27 06:22 06:20

Dihisab oleh: Tim Ahli Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Sumut

Polsek P. Brandan Bekuk 6 Tersangka Kejahatan P. BRANDAN (Waspada): Polsek P. Brandan, Kamis (8/9) dinihari membekuk enam tersangka sindikat pencuri kenderaan bermotor, penjambretan dan pencurian lembu yang selama ini meresahkan masyarakat . Dua penjambret yang tertangkap Ru, 24, warga Desa Alurcempedak, Kec. Pangkalansusu. Penangkapan terhadap tersangka berawal hasil pengembangan dari rekan tersangka, ET, 32, warga Jalan Pembangunan, Kel. Beras Basah, Kec. Pangkalansusu yang tertangkap lebih awal di Gebang. Keduanya menjambret kalung emas pengendara sepeda motor Nurhayati, warga Kel. Bukitjengkol, Kec. Pangkalansusu, beberapa waktu lalu di Jalinsum Tangkahan Durian, Kec. Brandan Barat. Ru mengaku, emas tersebut dijual rekannya pada penadah di P.Brandan dan ia mendapat bagian Rp350 ribu. Pada hari yang sama, petugas kepolisian membekuk dua pelaku pencurian sepeda motor milik Edy Erwanto, warga Jalan P.Brandan Gg Nusantara, Kel. Beras Basah, Kec. Pangkalansusu. Keduanya, Ri, 19, dan MZ, 24, warga Desa Tanjung Pasir, Kec. Pangkalansusu. Seorang rekan mereka Am, melarikan diri. Menurut keterangan, tersangka mencuri sepeda motor Yamaha Jupiter BK 6494 IL yang parkir di samping rumah. Dihari yang sama, polisi membekuk RS, warga Desa Alurcempedak, Kec. Pangkalansusu dan rekannya Is, warga Tangkahan Serai, Kec. Brandan Barat. RS diduga terlibat sindikat pencurian lembu milik warga Pangkalan Batu belum lama ini. Sejumlah rekan, RS, sudah ditangkap petugas Reskrim Polres Langkat. Kapolsek P.Brandan, AKP H.M Kosim Sihombing ketika dikonfirmasi mengatakan, sejumlah kasus yang terungkap sedang dilakukan pengembangan intensif untuk mengungkap kemungkinan ada jaringanan lain yang terlibat.(a02)

Polres Binjai Terus Selidiki Kasus Dana Jamkesda RSU Dr Djoelham BINJAI (Waspada): Pihak Polres Binjai tetap melanjutkan penyelidikan kasus dugaan penyelewengan Dana Jamkesmas, Jamkesda di RSU Dr Djoelham, Binjai. Menyikapi pengaduan salah satu LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) tentang dugaan terjadinya kasu ntersebut mengakibatkan ratusan juta rupiah bantuan tidak diketahui arahnya, pihak Polres tetap melanjutkan penyelidikan. Bahkan Polres telah memeriksa beberapa staf RSU Dr. Djoelham Binjai. Keterangan yang dikumpulkan, Juli 2011 salah satu LSM membuat pengaduan ke Mapolres Binjai karena dugaan penyelewengan dana Jamkesmas dan Jamkesda. lalu dugaan menyelewengan tersebut ditangani Polres Binjai dan memeriksa para saksi termasuk Direktur RSU Dr Djoelham Binjai, drg. Susianto Markidi. Kapolres Binjai AKBP Dra Rina Sari Ginting Ketika dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Roni Bonic, S.Ik menegaskan pihaknya terus menyelidiki kasus ini.(a05)

Pelanggan PLN Di T.Tinggi Nunggak Rp1,1 M TEBINGTINGGI (Waspada): Jumlah tunggakan rekening pelanggan PLN Ranting Tebingtinggi pasca Lebaran Idul Fitri, hingga awal September 2011 mencapai Rp1,1 miliar. Kondisi tersebut memaksa pihak PLN Ranting Tebingtinggi yang merupakan Cabang dari PLN Pematang Siantar akan melakukan pemutusan jaringan, dimulai 8 September hingga tunggakan dilunasi. Kepala Ranting PLN Tebingtinggi, Anggiat Purba kepada wartawan, Selasa (6/9) di kantornya mengungkapkan, membengkaknya tunggakan terjadi sejak perayaan Hari Raya Idul Fitri yang sudah berlangsung tujuh hari, sehingga kewajiban konsumen melunasi pembayaran rekening listrik terabaikan. “Dengan sangat terpaksa kita (PLN Ranting Tebingtinggi) akan melakukan pemutusan sementara bagi penunggak rekening listrik yang lamanya menunggak 1 hingga 2 bulan. “Sedangkan pemutusan dengan ‘bongkar rampung’ akan dilakukan kepada penunggak 3 hingga 5 bulan,” tegas Anggiat. Menurut Anggiat, PLN melakukan pemutusan tanpa pilih kasih, apalagi katanya, sebelum memasuki lebarantunggakan hanya Rp250 juta. Namun usai lebaran membengkak hingga Rp 773 juta. Diakuinya dari 11 ribu pelanggan mayoritas penunggak pelanggan di sekolah, khususnya SD dan SMP negeri.(rel/a09)

Zhuhur ‘Ashar 15:46 15:53 15:50 15:45 15:47 15:45 15:45 15:52 15:48 15:43 15:44

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

18:31 18:37 18:37 18:33 18:35 18:31 18:30 18:43 18:35 18:29 18:32

19:42 19:49 19:49 19:45 19:47 19:43 19:42 19:56 19:47 19:41 19:44

04:54 05:01 04:57 04:52 04:55 04:53 04:53 04:59 04:56 04:51 04:52

05:04 05:11 05:07 05:02 05:05 05:03 05:03 05:09 05:06 05:01 05:02

06:20 06:27 06:24 06:19 06:21 06:19 06:19 06:25 06:22 06:17 06:18

Kapoldasu Halal Bi Halal Di Disdik Sergai

Dua Perampok Toke Getah Akhirnya Buka Mulut PANGKALANSUSU (Waspada): Misteri pelaku perampokan terhadap warga pesisir di Dusun Tanjungkeramat, Desa Pangkalansiata, Kec. Pangkalansusu, akhirnya terkuak setelah dua pelaku perampokan disertai pembacokan terhadap toke getah di Dusun Sei. Buluh, Desa Pulau Kampai, Kec. Pangkalansusu, yang telah tertangkap buka mulut. Menurut sumber di kepolisian, tersangka, MA alias Amin, 36, warga Dusun I Sungai Pandan, Desa Sei. Meran, dan rekannya, Zu, 21, warga Dusun IV, Desa Alurcempedak, Kec. Pangkalansusu, telah mengakui mereka turut serta dalam aksi perampokan terhadap, Ismanto, di pesisir Tanjungkeramat. Tersangka mengaku, dalam melakukan aksi perampokan tersebut mereka berjumlah tujuh orang. Dalam aksi pencurian tersebut, para pelaku menyekap dan mengikat penghuni rumah, kemudian menguras harta korban berupa perhiasan emas, uang tunai dan satu unit sepeda motor. Sesuai laporan pengaduan korban kepada polisi, kerugian yang dideritanya akibat aksi kejahatan ini mencapai Rp21 juta. Setelah berhasil menyatroni harta benda dan uang, Ismanto, komplotan penjahat ini, Senin (30/8) subuh kembali beraksi membobol rumah toke getah, Zainal, lalu menyekap anak dan isteri korban. Pelaku membacok ayah dari beberapa anak itu karena mencoba melakukan perlawan. Setelah berhasil melumpuhkan korban, para pelaku yang berjumlah empat orang membawa kabur satu unit sepeda motor Honda Revo, dua lembar Surat Tanda Kenderaan Bermotor (STNK), dan uang tunai sisa dari penjualan getah yang belum disetorkan kepada tokenya sebesar Rp18 juta. MA adalah residivis yang sudah kerap keluar masuk penjara. Menurut catatan kepolisian, tersangka mempunyai catatan kriminal sudah empat kali terlibat dalam aksi perampokan di wilayah hukum Polsek Pangkalansusu. Demikian juga terhadap dua rekannya yang hingga kini masih buron. Menurutketerangan,MAdanZU,sebelumnyatidakmengakui keterlibatan mereka dalam aksi perampokan terhadap warga Tanjungkeramat itu. Namun, berkat penyelidikan yang intensif, akhirnya kedua penjahat itu mengakui perbuatannya, bahkan menyebutkan nama-nama rekannya yang turut terlibat. Kapolsek Pangkalansusu, AKP Untung Robert dikonfirmasi Waspada, Kamis (8/9) tidak berhasil dihubungi. Secara terpisah Kanit Rekrim Dimer Situmorang mengakui, dua tersangka yang terlibat aksi perampokan terhadap toke getah, juga terlibat dalam aksi perompokan terhadap, Ismanto, warga Tanjungkeramat.(a02)

C1

Waspada/Eddi Gultom

KAPOLDASU Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro SH,MH didampingi Bupati Sergai HT.Erry Nuradi,Wabup H.Soekirman dan Kadisdik Drs.H.Rifai Bakri Tanjung MAP saat bersalaman dengan para guru guru pada acara halal bi halal keluarga besar Dinas Pendidikan Kab.Serdang Bedagai yang dilaksanakan di halaman kantor Disidik Sergai di Sei Rampah,Kamis(8/9) sore.

Poldasu Kejar Mantan Bendahara KONI Binjai BINJAI (Waspada): Poldasu terus mengintensifkan penyidikan dan mengejar mantan Bendahara KONI, ND yang diduga menghilang dari Binjai. Poldasu secara intensif melakukan proses, sampai memanggil paksa mantanWalikota Binjai HM Ali Umri, SH. MKn

untuk memberi keterangan selaku Ketua umum KONI Binjai. Kejari yang membuat P 19, sudah meminta Poldasu melengkapi laporan dan kini terus memeriksa beberapa saksi. Dana KONI di tahunanggaran2007Rp1,7miliar, ternyata ada yang tidak diselesaikan pertangguingjawabannya. Bahkan ada yang fiktif dan mark up.

Kerugian negara dari dana Rp1,7 miliar sudah diperhitungkan BPKP dan menyatakan ada kerugian negara. Diantaranya pejabatyangterlibatoknummantan bendahara ND yang saat itu bersamadenganpimpinanKONIikut menikmati dana KONI yang diduga difiktifkan. ND selaku bendahara KONI Binjai disebutkan pihak penyidik

Pengolahan Minyak Mentah Ilegal Masih Beroperasi STABAT (Waspada): Aktivitas ilegalpengolahanminyakmentah menjadi BBM masih beropersi di salah satu gudang di kawasan Pasar III Dondong Desa Jantera Kec. Wampu, Langkat. PenelusuranWaspada dalam sepekan terakhir hingga Kamis (8/9), mobil-mobil pengangkut minyak mentah olahan terlihat keluar dari dalam gudang pada malam hari diduga untuk menghindari kecurigaan. Bahan bakar minyak berbagai jenis dikemas dalam fiber besar maupun drum keluardarigudangmenggunakan truk, menandakan minyak hasil olahan siap dipasarkan kepada pemesan. Lokasi gudang tidak berbatasan langsung dengan jalan umum,melainkanharusmelintasi gang untuk menemukan pintu masuk gudang yang banyak dikawal oknum-oknum pemuda. Tidak semua orang dapat bebas masuk ke gang tersebut karena akan banyak pertanyaan dari oknum-oknum penjaga gudang ketika akan memasuki areal.

Penjagaan lebih difokuskan pada malam hari disaat aktivitas pengolahan minyak padat namun terlihat lengang pada siang hari. Gudang yang disebut-sebut miliksalahseorangwagaberinisial BU itu, dua bulan silam sempat berhenti beroperasi mengolah minyak mentah karena meningkatnya penggerebekan oleh tim Krimsus dan Resmob Poldasu dalam Operasi Palm Toba 2011. Penggerebekan diantaranya di gudang milik Hansen di Jalan SudirmanStabat11Juli2011,digerebeknya lokasi penimbunan minyakmentahdiDesaBuluhtelang Kec. Padangtualang pada 27 Juli 2011 dan sebelumnya Poldasu turut menggerebek satu gudang pengolahan minyak mentah di kawasan Tandam yang masuk wilayah hukum Polresta Binjai. HasilOperasiPalmTobaitusangat memuaskan karena berhasil menyita puluhan drum minyak mentah dan minyak hasil olahan menjadi BBM dari tiga lokasi tersebut, diperkirakan bernilai

ratusan juta rupiah. Sementara itu menyikapi masih beroperasinya gudang pengolahan minyak mentah ilegal di kawasan Pasar III Dondong Desa Jantera Kec.Wampu, Kapolsek Stabat Iptu Zulkarnaen ketika dikonfirmasi Kamis (8/9), belum mengetahui aktivitas tersebut. “Saya akan telusuri bersama anggota,” katanya. Munculnyabeberapagudang pengolahan minyak mentah di Kab. Langkat khususnya di Kec. Wampu dan Hinai serta tidak terbendungnya eksploitasi migas ilegal yang dilakukan kelompok masyarakatdiKec.Padangtualang hingga saat ini, menimbulkan banyak beredar di pasaran BBM jenis minyak tanah dengan kualitastidakdapatdiprediksimudah menyambar dan meledak. Hal itu disebabkan pengolahan minyakmentahdimaksudbukan ditangani badan atau lembaga berwenang,melainkandilakukan oleh oknum-oknum secara pribadi menggunakan cara tradisional.(a03)

Direktur RSUD Dr. Djoelham Binjai Mendadak Dimutasi BINJAI (Waspada): Tidak banyak yang mengetahui dan merupakan kejutan di Pemko Binjai, Direktur RSUD dr. Djoelham yang belum setahun dipercaya Wali Kota Muhammad Idaham menjadi direktur, secara mendadak, Rabu (7/9) sore dimutasi dan diganti drg. Suyanto, di Sekdako Drs. Iqbal Pulungan tanpa acara resmi. drg. Effendi Ibra yang selama ini menjabat Wadir Bidang Pelayanan. Bahkan drg. Susyanto

yang awalnya diinformasikan tetap menjabat eselon II sebagai staf ahli, juga gagal dan non job. Berita serah terima jabatan Direktur RSUD dr. Djoelham Binjai yang semula tidak banyak diketahui PNS di Balaikota, Kamis (8/9), menjadi bahasan kalangan PNS di Balaikota Binjai. SekdakoIqbalPulunganyang coba dikonfirmasi ternyata tidak bisa dihubungi. Seperti ada gerakan tutup mulut. Namun sumbermemastikanserahterima

itu benar dilakukan di ruang Sekdako Binjai. Drg. Effendi Ibra ditunjuk sebagai pelaksana menungu pangkat calon direktur yang sudah di plot sesuai jabatan eselon II. Setia Putra, S.Pd yang kini masih golongan III/c.. Berbagai keterangan dikumpulkan, tindakan tegasWali Kota Binjai Muhammad Idaham, setelah memperoleh data setelah berkantor di RSD dr. Djoelham Binjai selama satu minggu. (a04)

melarikan diri dan Poldasu yang kini menangani kasus tersebut, setelah proses di Polres Binjai akanterusmengejarsehinggaproseskorupsiKONIBinjaibisadiproses peradilan.Selainoknumbendahara, ada15oknumbakaldiperiksaoleh penyidikan Poldasu, termasuk ketua-ketua Pengcab olahraga dibawahnaunganKONIBinjai.“Ada Pengcabyangmenerimadanadari aliran KONI bervariasi antara Rp100 juta - Rp300 juta dan sebagiannya diduga di mark-up atau fiktif,” ungkap sumber. ND, tidak lagi terlihat di Binjai dan tidak memenuhi panggilan penyidik Poldasu. Begitupun sumber menyebutkan Poldasu akan menetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). “Nazaruddin saja sembunyi keluar negeri bisa ditangkap, apalagi kasus kecil begini,” ujar penyidik, Kamis (8/9). Jika ND ditetapkan DPO oleh Poldasu, berarti ada dua warga Binjai masuk DPO, satu lagi DPO Kejatisu dan Kejari Binjai yaitu mantan Kadis PU Binjai Hj. Mas terkait kasus korupsi di Kejatisu dan Kejari Binjai.(a04)

SEI RAMPAH (Waspada): Kapoldasu Irjen PolWisjnu Amat Satro, SH, MH mengatakan bila dilihathasilOperasiKetupattahun 2011 angka kejahatan memang menurun, tapi angka kecelakaan selamaoperasi16hari,meningkat yakni terjadi lima kali kecelakaan menewaskan 4 orang. Maka bila dibanding dengan Operasi Ketupat tahun 2010, angka kecelakaan meningkat. Hal itu disampaikan Kapoldasu dalam kata bimbingan dan arahannyadihadapan2098orang PNS jajaran Disdik Serdang Bedagaipadaacarahalalbihalalyang sekaligus dirangkai dengan tepungtawar 23 orang calon jamaah haji dilingkungan Dinas Pendidikan Kab.Serdang Bedagai yang diselenggarakan di halaman kantor Disidik Serdang Bedagai di Sei Rampah, Kamis (8/9) sore. Kedatangan Kapoldasu menghadiri acara halal bi halal juga dirangkai dengan acara peletakanbatupertamapembangunan Mapolres Serdang Bedagai yang dilaksanakan di Dusun I,Desa Firdaus,Kec.SeiRampah, samping gedung DPRD Serdang Bedagai. Selain Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro, juga hadir para Perwira Utama Poldasu di antaranya Irwasda Kombes Pol Drs.MonangManullang,DirIntel Kombes Pol Drs. J. Sinurat, Karo SDM Kombes Pol Drs. Jahyono, Dir Pol Air Kombes Pol Drs. A. Gatot, Karo Sarpras Kombes Pol Drs. Sudarsono, Kabidkum Kombes Pol Jhon Hedri, Ka. SPN Sampali Kombes Pol Drs. Marolop Manik, Dir Samapta Kombes Pol Drs. Darma Sinuraya, Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Heru Prakoso, Dir Narkoba Kombes Pol Drs. Anjar Dewantoro dan Dir Pam Ovit Kombes Pol B. Tampubolon. Hadir juga Kapolres Sergai AKBP Arif Budiman S.Ik,MH, Bupati Sergai HT. Erry Nuradi, Wabup Sergai H. Soekirman, Ketua PN Tebing Tinggi, Kapolresta Tebing Tinggi, Dandim 0204/DS Lekol ARHWawik Dwinanto, S.Sos,Kasisdik Drs. H. Rifai Bakri Tanjung, MAP, para SKPD, KCD, para Kepala SD, SMP, SMA, SMK, PS dan lainnya. Dikatakan Kapoldasu, untuk itu pihaknya berharap melalui bapak dan ibu guru yang hadir agar sama-sama mulai mengingatkananak-anakbaikditingkat Sekolah Dasar (SD), SMP dan SMA untuk sama-sama mematuhi aturan berlalulintas. “Saya pernah berbicara tiga bulan yang lalu yang tempatnya

jugadiruanganinidihadapanpara bapak dan ibu guru untuk sama sama mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas,kata Kapoldasu. Begitu juga pemerintah telah berupaya untuk menekan angka kematian bayi lahir,termasuk juga ibunya. Namun alangkah sayangnya,setelah bayi lahir selamat kita bimbing kita bina, kita sekolahkan, tetapi mereka mati sia sia di jalan raya karena kecelakaan lalu lintas. Karena itu, Kapoldasumengajaksemuayang hadir menggunakan jalan raya sebagai sarana sosial dan saling menghormati sesamanya,” tegas Kapoldasu. Sebelumnya Bupati Serdang Bedagai HT. Erry Nuradi didampingiWabupH.Soekirmanmengucapkan selamat datang kepada Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro bersama sepuluhan orang rombongan perwira utamaPoldaSumateraUtarayang meringankan langkah ke Serdang Bedagai dalam rangka memenuhi undangan acara halal bi halal dan tepung tawar haji, sehingga perwira utama di Mapoldasu kosong. Bupatijugamengatakanhalal bi halal hanya dilakukan di negara kita Indonesia pada tahun 50 an oleh Presiden RI pertama, Ir. Soekarno untuk mempersatukan rakyat. Karena dengan ber halal bi halal kita dapat melaksanakan silaturahmi sesama kita. Alhamdulillah dengan cara ini lah kita yang berbeda-beda bisa dipersatukan dengan cara ber halal bi halal. Sementara Kadisdik Kab. Serdang Bedagai Drs. H. Rifai BakriTanjung, MAP mengatakan selamat datang kepada Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro bersama rombongan, dan Bupati Sergai HT. Erry Nuradi, Wakil Bupati H. Soekirman, Sekdakab, para asisten, dan seluruh hadirin. Dikatakan Kadisdik, pihaknya sangat bangga pada acara halal bi halal ini karena Kapoldasu dan Bupati Serdang Bedagai dapat hadir bersama. “Ini membuktikan pak Bupati HT. Erry Nuradi sangat peduli terhadap pendidikan di Kab. Serdang Bedagai yang merupakan Tanah Bertuah Negeri Beradat,” kata Kadisdik. Pada kesempatan itu Bupati Serdang Bedagai HT. Erry Nuradi memberi bingkisan kepada 23 calon jamaah haji di lingkungan Dinas Pendidikan Kab. Serdang Bedagai, yang diserahkan setelah halal bi halal. Acara juga diisi ceramah agama oleh Buya KH. Dr.H.Amiruddin MS.(a08)

Korban Kebakaran Mulai Berjualan PERBAUNGAN(Waspada): Ratusanpedagang korban kebakaran Pusat Pasar Baru Perbaungan yang berlokasi di Kel.B atang Terap, Kec.Perbaungan, Kab.Serdang Bedagai (Sergai) mulai beraktivitas berjualan kembali di lapak kebakaran, walau masih dalam kondisi darurat. Sementara puluhan pedagang kios masih tampak memperbaiki bangunannya, Kamis (8/9) Salah seorang pedagang sayur-mayur, Darwin Saragih,42, mengatakan, para pedagang sudah hampir 100 persen. “Atau sekitar 200 pedagang lods yang umumnya menjul sayur-mayur telah aktif kembali berjualan dilokasi kebakaran dengan tempat seadanya,” jelasnya kepada Waspada. Menurut Darwin, perbaikan lapak swadaya para pedagang tetap dilanjutkan setelah berjualan. “Sehingga tidak heran jika banyak pedagang yang berjualan beratapkan langit,” imbuh pria yang berjualan sejak tahun 1996 itu. Sementara itu,Tom, 48, pemilik kios yang menjual barang pecah belah warga Komplek Sawit Indah, Kel. Batang Terap, tampak masih sibuk memperbaiki atap kios yang juga menjadi korban kebakaran hingga mengalami kerugian jutaan rupiah. “Diperkirakan minggu depan kami baru bisa berjualan, berhubung banyaknya kerusakan yang perlu diperbaiki,” ucap Tom.

SebelumnyaSekretarisIkatanPedagangPusat PasarPerbaungan(IP4),HolongSinaga,39,kepada Waspada, mengatakan para pedagang telah bersepakat akan kembali menempati lapak lama untuk kembali berjualan. Dikatakan Holong Sinaga, bahwa kemarin pihak Pemkab Sergai sempat menawarkan akan membangun tempat sementara di terminal Perbaungan yang bersebelahan dengan pasar. Namun, berbagai pertimbangkan para pedagang tetap memilih lapak lama, walaupun perbaikannya biaya swadaya. Kadis Perindagsar Kab.Sergai, Drs.Indra Syahrin, mengatakan pihaknya telah melaksanakan tindakan tanggap darurat kepada korban kebakaran yang memutuskan untuk kembali berjualandilapaklamayanghariinimulaiberjualan. Pasar Baru Perbaungan yang dibangun tahun 1995 dilaksanakan oleh pihak ke tiga di lahan asset Kab. Deli Serdang dengan jumlah 742 lods dan kios, Selasa (6/9) dinihari sekira pukul 00:30. Kejadian itu meludeskan 252 lods dan 69 kios dari jumlah, dengan kerugian mencapai Rp6 miliar. Kapolres Sergai, AKBP.Arif Budiman S.Ik ketika dikonfirmasi Waspada melalui Kasubbag Humas, AKP.ZN Siregar mengatakan, hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Polres Sergai. (c03)

Rumah Toke Daging Dibobol Maling, Rp116 Juta Lenyap TEBINGTINGGI (Waspada): Rumah milik toke daging di Jalan Datuk Bandar Kajum, Lk. III, Kel. Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi dibobol maling, Rabu (7/9) malam. Uang Rp116 juta yang disimpan dalam tas pakaian di kamar mandi lantai dua, lenyap. Menurut korban Muhammad Husni Damanik, 54, Kamis (8/9) malam itu sekitar pukul 21:00 dia

bersama istrinya Hj. Rustiati undangan ke rumah kerabatnya dan pukul 23:30 baru pulang. Karena lelah korban langsung tidur tanpa memeriksa jendela kamar yang tertutup kain gorden. Sedangkan anaknya tidur di ruang bawah. “Kami baru tahu kejadiannya Kamis (8/9) siang sekitar pukul 10:00, sepulang jualan daging sapi di pasar Inpres. Saat hendak meng-

ambil uang untuk membayar daging, uang yang disimpan dalam tas pakaian kotor di kamar mandi sudah tidak ada,” ucap Husni didampingi istrinya Hj. Rustiati. Kepada petugas Polres Tebingtinggi, dia curiga dengan orang dekat yang mengetahui penyimpanan uang tersebut. “Kunci pintu kamar tidak berubah dan masih terkunci,” katanya. (a11)

Waspada/Edi Saputra

PARA pedagang lods dengan tempat seadanya tampak mulai berjualan di lapak kebakaran, Kamis (8/9).


Sumatera Utara

C2 Pemimpin Umum Dr. Hj. Rayati Syafrin Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab H. Prabudi Said Wakil Pemimpin Umum/Wapemred H. Teruna Jasa Said Wakil Penanggung Jawab H. Sofyan Harahap Redaktur Senior H. Azwir Thahir

Pemimpin Perusahaan: Dr. Hj. Rayati Syafrin. Wakil Pemimpin Perusahaan: H. Bahtiar Tanjung. Iklan: Hj. Hilda Mulina (Kabag), Rumondang Siagian (Medan), Lulu (Jakarta). Redaktur Pelaksana Berita: Armin Rahmansyah Nasution. Redaktur Pelaksana

Opini & Artikel: Dedi Sahputra. Redaktur Minggu & Akhir Pekan: Muhammad Thariq. Redaktur Berita: H. Halim Hasan, Hendra DS. Redaktur Medan: David

Wartawan Kota Medan: Umum: Zulkifli Harahap, Amir Syarifuddin, Ismanto Ismail, Rudi Arman, Zulkifli Darwis, H. Abdullah Dadeh, H. Suyono, Ayu Kesumaningtyas, David Swayana, Gito AP, Rizaldi Anwar, M. Ferdinan Sembiring, M. Edison Ginting, Anum Purba, Sahrizal, Sulaiman Hamzah, Sugiarto, Rustam Effendi, Mursal Alfa Iswara, Andi Aria Tirtayasa, Maini Anggita, Silfa Humaira. Olahraga: Austin E. Antariksa, H. Syahputra MS, Setia Budi Siregar, Dedi Riono. Fotografer: Muhammad Faisal, Hang Tuah Jasa Said, Surya Effendi, Hamdani. Otomotif: Armansyah Thahir. Koran Masuk Sekolah/KMS: Dedek Juliadi, Hajrul Azhari Ritonga. Wartawan Jakarta: Andi Yanto Aritonang (Koordinator Liputan), Hermanto, H. Ramadhan Usman, Hasriwal AS, Nurhilal, Edi Supardi Emon, Agus Sumariyadi, Dian Warastuti, Aji K, Yuslan Kisra. Wartawan Sumatera Utara: Binjai: H. Riswan Rika, Nazelian Tanjung. Deli Serdang: H.M. Husni Siregar, Hotma Darwis Pasaribu, M. Suhandi Nasution. Serdang Bedagai: Eddi Gultom, Edi Sahputra. Stabat: H. Ibnu Kasir, Abdul Hakim. Pangkalan Brandan: Chairil Rusli, Asri Rais. Kabanjahe/ Berastagi: Dickson Pelawi, Basita Bukit, Dedek Mohan Basri Hasibuan, Micky Maliki. Tebing Tinggi: Muhammad Idris, Abdul Khalik. Pematang Siantar: Mulia Siregar, Edoard Sinaga. Simalungun: Ali Bey, Hasuna Damanik, Balas Sirait. Aek Kanopan: Indra Muheri Simatupang, Syahril Ilham. Rantau Prapat: H. Nazran Nazier, Armansyah Abdi, Neirul Nizam, Budi Surya Hasibuan. Kota Pinang: Hasanuddin Harahap, Deni Syafrizal Daulay. Pangururan: Edison Samosir. Balige: Jimmy Sitinjak. Sidikalang: Natar Manalu. Pakpak Bharat: Arlius Tumanggor. Tarutung: Parlindungan Hutasoit, Marolop Panggabean. Sibolga/Tapanuli Tengah: Zulfan Nasution, Alam Satriwal Tanjung. Padangsidimpuan: H. Syarifuddin Nasution, Sukri Falah Harahap, Ahmad Cerem Meha. Gunung Tua: Sori Parlah Harahap. Sibuhuan: Idaham Butarbutar, Syarif Ali Usman. Panyabungan: Munir Lubis, Sarmin Harahap, Alpin Lubis. Gunung Sitoli: Bothaniman Jaya Telaumbanua. Kisaran: Nurkarim Nehe (Koordinator Liputan Asahan, Batubara & Tanjungbalai), Bustami Chie Pit, Sapriadi. Batubara: Helmy Hasibuan, Agus Diansyah Hasibuan, Sahril, Iwan Hasibuan. Tanjung Balai: Rahmad Fansur Siregar, Rasudin Sihotang. Wartawan Aceh: Banda Aceh: Aldin Nainggolan (Ka Perwakilan), Iskandarsyah (Koordinator Liputan), Muhammad Zairin, Munawardi Ismail, Zafrullah, T. Mansursyah, T. Ardiansyah, Jaka Rasyid, Gito Rollies. Lhokseumawe: Bustami Saleh (Ka Perwakilan/Koordinator Liputan), M. Jakfar Ahmad, Zainal Abidin, Zainuddin Abdullah, Maimun. Kuala Simpang: Muhammad Hanafiah, Hasanul Hidayat. Langsa: H. Syahrul Karim, H. Ibnu Sa’dan, H. Samsuar. Lhoksukon: Musyawir. Idi: Muhammad H. Ishak. Bireuen: HAR Djuli, Amiruddin, Abdul Mukti Hasan. Takengon: Bahtiar Gayo, Irwandi. Sigli: Muhammad Riza, H. Rusli Ismail. Sabang: T. Zakaria Al-Bahri. Subulussalam: Khairul Boang Manalu. Tapaktuan: Zamzamy Surya. Blangpidie: Sudarmansyah Putra. Kutacane: Mahadi Pinem, Ali Amran. Blangkejeren: Bustanuddin, Wintoni. Bener Meriah: Khairul Akhyar, Irham Hakim. Singkil: Tarmizi Ripan, Mansurdin. Sinabang: Muhammad Rapyan.

� Semua wartawan Waspada dilengkapi dengan kartu pers. Tidak dibenarkan menerima uang dalam bentuk apapun. Jangan layani dan segera laporkan ke pihak berwajib atau ke Sekretaris Redaksi bila ada oknum yang mengaku wartawan Waspada tetapi tidak bisa menunjukkan kartu pers yang sah, ditandatangani Pemimpin Redaksi �

Hubungi kami Penerbit: PT Penerbitan Harian Waspada Komisaris Utama: Tribuana Said Direktur Utama: dr. Hj. Rayati Syafrin, MBA, MM SIUPP: 065/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/198 tanggal 25 Februari 1988 Anggota SPS No. 13/1947/02/A/2002 KANTOR PUSAT Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 4150858, Faks Redaksi: (061) 4510025, Faks Tata Usaha: (061) 4531010. E-mail Redaksi: redaksi@waspadamedan.com KANTOR PERWAKILAN DAN BIRO � Perwakilan dan Biro Jakarta: Jalan Siaga II No. 6 C Pejaten Barat, Pasar Minggu Jakarta Selatan. Tel: (021) 79197052, Faks: (021) 79199874. � Perwakilan dan Biro Banda Aceh: Jalan Ratu Syafiatuddin No. 21 C, Banda Aceh. Tel & Faks: (0651) 22385. � Perwakilan dan Biro Lhokseumawe: Jalan Iskandar Muda No. 65, Lhokseumawe. Tel: (0645) 42109. � Biro Asahan, Batubara & Tanjungbalai: Jalan Sutami No. 30 Kisaran. Tel: (0623) 41412. Harga iklan per mm kolom: Hitam-putih Rp. 11.000,-, berwarna Rp. 30.000,Halaman depan: hitam-putih Rp. 33.000,-, berwarna Rp. 90.000,Ukuran kolom: 40,5 mm. E-mail Iklan: iklan@waspadamedan.com Pencetak: PT Prakarsa Abadi Press, Jalan Sidorukun Medan. Isi di luar tanggung jawab percetakan

Waspada/Rasudin Sihotang

KETUA PN Tanjungbalai Ferry Sormin membacakan putusan 1,6 bulan terhadap kedua terpidana penganiaya lansia, Kamis (8/9).

Keadilan Di T. Balai Tercabik:

Dua Penganiaya Lansia Dihukum 37 Hari TANJUNGBALAI (Waspada): Penegakan hukum dan keadilan di Kota Tanjungbalai tercabikcabik oleh oknum penegak hukum. Pasalnya, dua oknum guru SD terdakwa penganiaya seorang wanita lanjut usia (lansia) hanya divonis 37 hari (1,6 bulan) penjara oleh majelis Hakim PN Tanjungbalai. “Vonis hakim itu tidak adil, terpidana Mediana Br. Naibaho dan Kristina Br. Naibaho hanya dihukum penjara sebulan enam hari, sementara saya harus dirawat di rumah sakit selama seminggu akibat penganiayaan mereka,” tutur Hotma Boru Sinaga, 70, seusai sidang pembacaan putusan, Kamis (8/9). Wanitatua(nenek)yangsejak awal tetap mengikuti jalannya persidangan tidak dapat menerima putusan majelis hakim PN Tanjungbalai yang diketuai Ferry Sormin, karena dinilai tidak adil dibanding penderitaannya. Dia yang sudah tidak kuat lagi berjalan itu juga mengesalkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Azwarman, terhadap ke-

dua terdakwa yang dinilai kurang serius. JPU hanya menuntut dua bulan penjara dan dinilai sangat ringankarenatidaksesuaidengan penderitaanyangdialamikorban. Dia menilai oknum PN TanjungbalaidanKejariTanjungbalaitidak dapat dipercaya lagi sebagai penegak hukum. Sementara, penasehat hukum korban, Hausland Nadeak dari Jakarta menyatakan, mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Medan. Menurut Hausland, kedua terpidana telah terbukti melanggar Pasal 351 Ayat (1) dan 335 ke 1e KUH Pidana dengan ancaman maksimal 2,8 tahun penjara dengan fakta-fakta yang terungkap di persidangan telah lengkap. Fakta tersebut di antaranya, saksiterdiridariempatorangyang memberatkan terdakwa, kemudianVisum et Repertum No. 255/ VER/PKM-PR/IX/2010 tanggal 03September2010ditandatangani Dr. Robin L Tobing yang menyatakan terjadi pembengkakan dan luka di kening. Selain itu petunjuk dan alat bukti juga lengkap, seperti baju korbanyangsobekditarikterpida-

na saat melakukan pengeroyokan. Alat bukti lain seikat sapu lidi bergagang kayu yang digunakan untuk memukul kepala korban. Awal perkara, 1 September 2010 pukul 17:20. Korban saat itu tengah duduk santai di teras rumah didatangi dua saudara kembar Meduana dan Kristina. Keduanya guru honor itu memaki dengan ucapan kotor dan tak senonoh. Keduanya juga memukul menggunakan sapu lidi mengakibatkan korban luka. Lalu menjambak, mencakar, menariknarik baju korban sehingga korban terjatuh dan dilarikan ke Puskesmas terdekat. Korban menjalani perawatan intensif di Puskesmas seminggu. Anehnya, kendati kasus ini lebih dari setahun bergulir dan telah menyandang status terdakwa (kini terpidana) namun tidak dinonaktifkan dari sekolah masing-masing. Sementara, pantauan Waspada, usai palu diketok, Hotma langsung berdiri dan berteriak histeris di depan majelis hakim karena tidak menerima putusan tersebut.(a32)

Pelamar IPDN Tidak Ada Yang Lulus BATUBARA ( Waspada): Tidak adanya putra Batubara yang lulus ujian seleksi di IPDN, mengundang kekecewaan di tengah masyarakat. Kelemahan ini menurut juru bicara Lintas Elemen Masyarakat Batubara (LEM-BB) Arsyad Nainggolan perlu dievaluasi. Dijelaskannya, informasi yang diterima LEM-BB, Pemprovsu melalui suratnya kepada bupati dan walikota se-Sumatera Utara 24 Agustus 2011 nomor: 800/14574/BKD/III/2011 menyebutkan. Calon Praja IPDN yang dinyatakan lulus seleksi

akademis dan memenuhi syarat mengikuti penentuan akhir T.A 2011/2012 hanya 85 se Sumut. “Dalam surat yang ditanda tangani Plt Sekda Provsu Drs. Rachmatsyah,MM ke 85 Calon Praja IPDN itu akan melapor ke Kantor BKD 25 Agustus 2011 yang lalu. Lalu calon kita dari Batubara kok tidak ada yang lulus, dimana salahnya,” beber Arsyad. Dikatakannya pula, sinyalemen yang berkembang dan isu yang tersiar bahwa sejumlah oknum berupaya menenangkan para calon praja yang tidak lulus denga menyatakan masih ada

peluang penyisipan. Oknum ini telah melakukan pengutipan terhadap sejumlah calon dan kini ada upaya dari oknum tertentu tersebut mengurus penyisipan di Jatinangor. “Yang kita sayangkan hari ini Kabupaten Batubara membutuhkantenaga-tenagabaruuntuk membangun Batubara yang bersih dan memiliki integritas. Kita tidak ingin menyalahkan siapapun dalam kegagalan ini, tapi janganlah ada oknum - oknum yang mengambil kesempatan dalam kegagalan ini,” pinta Arsyad.(c05)

‘Ketika Dua Bupati Hasil Pemekaran Itu Bertemu’ HUJAN deras tidak menyurutkan niat bagi siapa pun untuk bersilaturahmi berkunjung ketempat yang lebih tua sebagaimana adat istiadat budaya sejak dulu telah dilakukan.Terlebih suasana Hari Raya Idul Fitri. Begitulah terjadi pada dua bupati kembar hasil pemekaran, bertemu.Walau Drs HTaufan Gama Simatupang MAP dari kabupaten induk (Asahan), tapi usia lebihmuda,rendahhatimengunjungi H OK Arya Zulkarnain,

SH,MM, Bupati Batubara. Pertemuan di rumah dinas bupati di Komplek Perkebunan Tanah Itam Ulu (TIU) Kec Lima Puluh, Rabu (7/9) malam. Meskipun suasana hujan, keduanya tidak mempedulikan dan nampak akrab, saling canda berbagi suka dan cita menjalankan kepercayaan masyarakat pada masing-masing daerah duduk bersama di pendopo rumah sambil menyantap makanan dihidangkan. ‘’Bak kato pepatah urang

Waspada/Iwan Has

BUPATI Asahan dan Batubara Drs.H Taufan Gama Simatupang, MAP dan HOK Arya Zulkarnain, SH,MM dalam kunjungan silaturahmi di rumah dinas Bupati Batubara, Rabu (7/9) malam.

Jumat 9 September 2011

Syukri Terpaksa Pulang Dari RSU HAM Medan Dengan Luka Parah

WASPADA

Swayana. Redaktur Sumatera Utara: H.T. Dony Paridi. Redaktur Aceh: M. Zeini Zen. Redaktur Luar Negeri: H. Muhammad Joni. Redaktur Nusantara: Edward Thahir. Redaktur Olahraga: Jonny Ramadhan Silalahi. Redaktur Ekonomi: Armin R. Nasution. Redaktur Agama: H. Syarifuddin Elhayat. Litbang: H. Akmal AZ (Kabag). Humas: H. Erwan Effendi (Kabag), Aidi Yursal. Sekretaris Redaksi: Hj. Hartati Zein. Pemasaran: H. Subagio PN (Medan), Zultamser (Sumatera Utara), Aji Wahyudi (Aceh). Asisten Redaktur: Irwandi Harahap (Medan); Feirizal Purba (Sumatera Utara); Armansyah Thahir (Sumatera Utara, Otomotif); Diurna Wantana (Aceh); Austin Antariksa (Olahraga, KMS Kreasi); Syafriwani Harahap (Luar Negeri, Popular, Pariwisata); Rudi Faliskan (Berita); Hj. Hoyriah Siregar (Ekonomi); T. Junaidi (Hiburan); Hj. Erma Sujianti Tarigan (Agama), Hj. Neneng Khairiah Zen (KMS Remaja, Mode); Anum Purba (Keluarga); David Swayana (Infotainmen); Hj. Ayu Kesumaningtyas (Kesehatan); Dedi Riono (Budaya); Denny Adil (Pelangi).

WASPADA

Padang, bapisah (berpisah), tapi bukan bacorai (bercerai). Saya sudah dua kali lebaran kemari yakni Idul Fitri 1431 H dan 1432 H. Ini merupakan adat ketimuran perlu ditanamkan dalam kehidupansehari-harisebagailangkah pelestarian.Bagi yang muda mendatangi yang lebih tua, menghormati,’’tukas Bupati Asahan Drs Taufan Gama Simatupang, MAP yang akrab di sapa Buya kepada Waspada. Halal bi halal merupakan adat budaya.Walau dia selaku bupati tetap menjunjung tinggi adat karena bagian dari karakter dan kepribadian bangsa, meningkatkan silaturahmi antara Asahan dan Batubara. ‘’Dengan begini keakraban dan kekeluargaan lebih tertanam, bisa saling memberi masukan supaya daerah sama-sama maju dan senergi dalam mengisi pembangunan demi mengapai harapan,’’ujarnya. Taufan mengatakan tidak semua permintaan dapat terpenuhi oleh bupati karena adanya keterbatasan di miliki terutama di sisi anggaran yang harus dipadakan melaksanakan setiap program kerja dan tanggug jawab diamanahkan. ApalagiBatubaramerupakan daerah baru dimekarkan memerlukanpembenahanbaikdibidang sarana dan prasarana umum, kantor pemerintahan sampai kepada biaya belanja aparatur/

pegawai di pikirkan. ‘’Di sini kita tidak semata memandang besar DAU dikucurkan, tetapi luas wilayah dan belanja aparatur,’’ujarnya sembari meminta keikhlasan mendukung dan jangan sampai beranggapan kearah negatif. Begitu juga dukungan pemerintah pusat kepada daerah pasca berakhir perjanjian induk PT Inalum 2013 memberikan konstribusi signifiikan bertambahnya DAU sehingga pembangunan bisa lebih berkembang. ‘’Asahan mendukung apa menjadi kebijakan Batubara dan tidak lari dari konsep diinginkan bersama,’’katanya. Masyarakat harus memahami banyak tantangan dihadapi bupati mulai meletakan pondasi dasar pembangunan yang di rasa paling sulit, tidak bisa dilakukan secara keseluruhan dalam satu priode,namun dapat di dukung melanjutkan pada priode kedua. ‘’Kami mengiginkan Batubara lebih maju,’’ujarnya. Sedangkan pemindahan Setdakab Drs H Sofyan MM dari BatubarakeAsahanmenunjukan kedua daerah sama-sama berkeinginan untuk maju. Mengenai jalan lintas Pantai Asahan, Batubara dan Sergai, lanjut Taufan, masing-masing mempunyai komitmen sama memperhatikan demi kelanca-

ran hubungan transportasi roda perekonomian penduduk. Disamping merupakan jalan alternatif setelah Jalinsum. Bupati Batubara H OK Arya mengatakan setelah dimekarkan daerahnya menunjukan kemajuan ditandai ramainya pertumbuhan usaha perbankan, sebelumnya memiliki tiga bank kini 14. ‘’Ini mencerminkan banyaknya perputaran uang di Batubara,’’ujarnya. Begitu juga sektor jalan lintas pantai turut diperhatikan karena pusat ekonomi di Sumut terdapat di tiga daerah (Batubara, Asahan dan Sergai). Pasca Inalum 2013 daerah lebihkuatdan berkembang,tidak saja rencana membangun KEK di KualaTanjung akan tetapi lebih dari itu karena perkembangan industri terletak di Batubara. Sejalan segala upaya dilakukan di dukung tingkat apresiasi masyarakat cukup baik. Kunjungan silaturahmi Bupati Asahan beserta nyonya dan rombongan selaras adat istiadat di Pesisir Timur Sumut.Turut mendampingi, Wabup Asahan, H Surya BSc, Setdakab, Drs H Sofyan MM/T Erwin SE, Kakan Kementerian Agama Batubara Ahmad Hanafi, para asisten dan kepala SKPD beserta istri kedua daerah. Minal AizinWalfaizin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin Syawal 1432 H. Iwan Has

TANJUNGBALAI (Waspada) : Seorang warga Tanjungbalai M. Syukri dari golongan ekonomi lemah (ekolem) terpaksa menahan sakit lukanya yang menganga di punggung. Lelaki berusia 21 tahun yang tinggal di Jalan Setia No 52 Lingk. III Kel. Kuala Silau Bestari, Kec. TanjungbalaiUtaraituterpaksapulangdariRumah Sakit Umum H Adam Malik (RSU HAM) Medan karena ketiadaan dan tak mampu membayar. Sementara luka parah yang menggerogoti pinggang dan pinggulnya semakin memprihatinkan. Saatini,tulangpanggulberwarnaputihtampak menonjol dari lukanya sebab daging pinggul telah habis. Luka dengan diameter 20 cm itu kini berair, bernanah dan berdarah. Bahkan lebih ironis lagi, akibat luka tersebut separuh tubuhnya telah mati rasa (tidak dapat digerakkan) mulai dari pinggang sampai kaki. Keluarganya kini pasrah dan menanti para dermawan dan pihak terkait bersedia membantu pria malang yang harus menghabiskan hari-harinya di tempat tidur. Menurut orang tuanya, Hamzah, 60, penderitaan anak laki-lakinya itu berawal ketika Syukri mengalami tabrak lari di Jalan Listrik, Kota Tanjungbalai Agustus 2011 pukul 20:00. Saat itu, tutur penjual pisang goreng di persimpangan Jalan Setia S Dengki, anaknya luka parah dan dibawa ke RSUD Kota Tanjungbalai. Tetapi karena peralatan medis di rumah sakit itu kurang memadai, Syukri dirujuk ke Rumah SakitAdamMalikdiMedandenganmengandalkan kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Namun, di sana kata Hamzah, anaknya

tidak mendapatkan perawatan intensif, sementara luka yang sebelumnya hanya sebesar koin kian parah. Lebih parah lagi, ternyata pihak Rumah Sakit Adam Malik beralasan peralatan tidak lengkap untukscanning(photoorgantubuhbagiandalam), sehingga pasien harus dianjurkan ke rumah sakit swasta dengan biaya jutaan rupiah. UangsekitarRp1,6jutameminjamdaritetangga dan sanak famili yang seharusnya dimanfaatkan buat belanja biaya hidup di sana harus disetor untuk membayar scanning. Uang telah habis, akhirnya setelah enam hari berada di RSU Adam Malik, pihak keluarga memilih membawa pulang Syukri dengan tubuh lemah dan luka yang makin menganga. “Mungkin orang miskin tidak boleh sakit, anak saya tidak diobati, bahkan kini telah lumpuh,” tutur Hamzah tak kuat menahan air mata. Isterinya Rukiah, 56, yang berada di sampingnya juga meneteskan air mata keseihan.Ternyata, kedua suami isteri ini juga telah sakit-sakitan dan tak mampu bekerja keras. Sejak awal Ramadhan lalu, Syukri hanya terbaring lemah di rumah mungil yang terbuat dari kayu di gang kecil. Dia hanya mengandalkan perobatan tradisional. Mereka mengaku tidak tahu berbuat apa-apa lagi dan tak akan membawanya kembali ke rumah sakit karena ketiadaan biaya. Namun mereka tetap menerima uluran tangan para dermawan yang akan membantu dan berpartisipai demi kesembuhan anaknya. (a32)

Korban Calo CPNS Di Labusel Lapor Polisi KOTAPINANG (Waspada): Kesal uang pelicin memasukkan anaknya menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemkab Labuhanbatu Selatan (Labusel) 2010, tidak kembali, akhirnya Sumara Ningsih, 58, warga N-2, Desa Aek Nabara, Kec. Bilah Hulu, Senin (5/9) mengadukan ZH, 47, warga Jalan Kampung Baru II, Kotapinang. Laporan tersebut diterima Polsekta Kotapinang sesuai dengan laporan Nomor: LP/110/ IX/2011/SPK/LBS/SU/Sekta Kotapinang, 5 September 2011. Setelah menerima laporan tersebut, untuk pertama kalinya, Sumara Ningsih mendatangi Polsekta Kotapinang untuk memberikan keterangan, Kamis (8/9). Dalam laporannya Sumara mengaku, pada 17 Oktober 2010 rekrutmen sekira pukul 12:30 dia telah memberikan uang Rp100 juta kepada ZH di kediaman YIH Jalan Kalapane, Kec. Kotapinang. Menurutnya, uang tersebut diberikan karena YIH melalui ZH mengaku bisa menjamin anaknya, Riska Utari menjadi CPNS di Dinas Kesehatan Labusel. Tetapi kenyataannya, pada pengumuman kelulusan CPNSD 2010 Kabupaten Labusel nama anaknya tidak muncul. Karena kesal, dia menanyakankepadaZH,YIH,dan NsuamiYIHsekaligus minta pertanggungjawaban. Saat itu YIH dan N memberikan surat tanah mereka sebagai jaminan uang korban akan dikembalikan. Namun, hingga saat ini uang tersebut tak kunjung kembali. Padahal, kata dia, untuk mendapatkan uang Rp100 juta tersebut dia telah menggadaikan mobil Daihatsu Xenia yang didapatnya dari undian berhadiah salah satu Bank Negara. Karena uangnya masih kurang, korban juga meminjam uang dari desa, dan bantuan keluarga. Dalam pengaduannya, wanita paruh baya

itumenyerahkankwitansipenyerahanuangRp100 juta yang ditanda tangani ZH dan surat pernyataan penerimaan uang di atas kertas bermaterai yang dilengkapi dengan saksi-saksi penyerahan uang tersebut. Kapolsekta Kotapinang, Kompol AK Tanjung melalui Kanit Reskrim, AKP P Tambunan yang dikonfirmasi membenarkan. (c18)

PBB 100 Persen Camat Kisaran Timur Serahkan TV Ke 5 Kelurahan KISARAN (Waspada): Camat Kisaran Timur, Kabupaten Asahan menyerahkan televisi kepada lima kelurahan yang berhasil mengumpulkan pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) 100 persen, Kamis (8/9). Lima kelurahan itu Lestari, Gambirbaru, Kisaran Timur, Kisaran Naga dan Sentang Camat Kisaran Timur Rahmat Hidayat Siregar mengeluarkan uang diambil dari upah pengutipan (UP) untuk camat, dengan membelikan hadiah itu. Kegiatan serupa telah dilakukan Mei 2011 dengan memberikan hadiah telepon genggam kepada tujuh kelurahan yang mencapai 100 persen, dan selanjutnya dilakukan lagi Desember 2011. Rahmat juga menuturkan, target PBB Kisaran Timur Rp 1,2 miliar lebih, dan sekarang terkumpul Rp1,1 miliar lebih atau 90, 20 persen. Setiap Kamis pada Minggu pertama dan ketiga, dilakukan apel gabungan 12 kelurahan dan 91 lingkungan, sehingga bisa merumuskan program kerja dari Bupati Asahan yang akan dilakukan di tengah masyarakat, ungkap Rahmat. (a15)

Halal Bi Halal Bupati Labura AEKKANOPAN (Waspada) : Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) H Kharuddin Syah Sitorus SE mengadakan acara halal bihalal di kediamannya di Kel. Aekkota Batu, Kec. Na IX - X Rabu (7/9). Acara yang digelar hingga malam hari terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat. Acara juga dihadiriWabub H Minan Pasaribu SH MM, Ketua DPRD Drs H Ali Tambunan, Sekdakab H Amran Matondang SH Mhum, para Asisten, Kaban, Kabag, Camat se Labura, OKP, serta berbagai macam lapisan masyarakat. Bupati Labura H Kharuddin Syah yang akrab disapa H Buyung di sela- sela acara itu menyebutkan, halal bi halal guna menjalin silaturrahim dengan segala lapisan masyarakat, selain itu juga mempertemukan antara sesama. “Siapa saja boleh datang. Kita tidak mem-

bedakan status ataupun kedudukan yang datang, semuanya sama,” kata H Buyung. Menurutnya, acara halal bi halal itu, selain ibadah dalam menjalin ukhuwah juga sekaligus bisa saling berbagi informasi.” Acara ini sangat baik, selain itu juga bisa sebagai sarana berbagi informasi,” sambung H Buyung. Acara semakin meriah karena di antara tamu saling bergantian menyumbangkan suara. H Ismail anggota DPRD Labura yang didaulat sebagai pembawa acara meminta satu persatu tamu menyumbangkan suaranya. Di antara tamu yang menyumbangkan suara adalah Ketua DPRD Labura, Kepala BKD Marwansyah SH, Camat Aekkuo John Fery Sembiring, Ketua DPD KNPI Labura Rahmat Budiansyah ST, serta para Kepala Sekolah dan guru se Labura. (c08)

Mantan Guru Ngaji Nantikan Uluran Tangan ‘Buya’ WANITA tua berjilbab putih itu, duduk santai di hamparan lantai rumah kumuh berukuran 3 x 6 meter, Kamis (8/9). Bibirnya tak henti bergerak mengucapkan lafaz zikir sambil memegang tasbih. Dia adalah Ani Sinaga, 65, wargaJalanKurma,Kel.Kisaran Naga, Kec. Kisaran Timur, Kab. Asahan. Sejak 18 tahun lalu, Ani ditinggal mati oleh suaminya, Hasan.Dan,kini,Anihanyatinggalberduabersamaanaksemata wayang, Cholijah, 38, di gubuk kecil yang hampir runtuh. Semenjak kepergian suaminya, Ani terpaksa menjadi kepala sekaligus ibu rumah

tangga. Untuk kebutuhan seharihari, Ani hanya berharap imbalan jasa me-ngajar anak-anak belajar mem-baca Alquran. Akan tetapi, 4 tahun terakhir, Ani tak lagi mengajar anak-anak mengaji karena kesehatannya semakin menurun. Malah Ani tidak mampu lagi berjalan karena kaki kanannya tak berfungsi lagi. “ Aku kena rematik, malah kaki kananku ini sudah bengkok dan tak mampu lagi berjalan. Belum lagi fisikku semakin menurun, makanya aku tidak lagi mengajar anak-anak mengaji,” ujar Ani. Oleh sebab itu, untuk mencukupi kebutuhan hidup, Ani kini

Waspada/Rahmad F Siregar

MANTAN guru mengaji, Ani, warga Jalan Kurma, Kel. Kisaran Naga, Kec. Kisaran Timur, tinggal di gubuk yang hampir runtuh. Foto direkam, Kamis (8/9)

hanya bergantung kepada anaknya, Cholijah, yang seharihari mencari upahan mencuci pakaian dan membantu tetangganya berjualan makanan anak-anak di sekolah. Kendatibekerjabantingtulang setiap hari, penghasilan anaknya lebih sering kurang daripada cukup. “ Jangankan untuk memperbaiki rumah yang hampir runtuh ini, untuk makan saja kadang tak cukup,” ujar Ani lirih. Maka itu, Ani berharap, Pemkab Asahan khususnya Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang yang akrab dipanggil Buya, mengulurkan tangan membantu perbaikan rumah Ani. “ Jika hujan, kami khawatir rumah ini rubuh, dan air hujan yang masuk ke rumah jangan ditanya lagi, sebab atap dan dinding tepasnya bocor semua,” tutur Ani. Diamengungkapkan,beberapawaktulalu,aparatPemerintahsudahduakalimendatanginya dan meminta pasfoto, foto-kopi KTP, kartu keluarga bahkan surat tanahnya. “Kata Pak Kepling dan petugas Kelurahan, rumah kami mau diperbaiki, tapi sampai sekarang kok nggak ada kabar ya,” kata Ani. “Oiya,tolongyasampaikan sama Pak Bupati, sudilah kiranya dia memperhatikan rumah kami ini sehingga tak perlukhawatirlagikalauhujan,” pesan Ani. Rahmad F Siregar


Sumatera Utara

WASPADA Jumat 9 September 2011

Puting Beliung Hantam Rumah Warga Di Padanglawas SIBUHUAN (Waspada): Angin Puting Beliung menghantam lima rumah warga dan puluhan pohon karet di Desa Janji Matogu, Kec. Lubuk Barumun, Kab. Padanglawas, Rabu (7/9) sore. Tidak ada Korban jiwa dalam kejadian tersebut,

namun kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta. Kepada Waspada, Kamis (8/ 9) Abdul Haris, 30, salah satu korban mengatakan, saat kejadian, dia bersama istrinya Dewi Masaroh sedang berada dalam rumah. Saat itu hujan deras, petir

Waspada Syarif Ali Usman

SALAH satu rumah warga yang di hantam angin puting beliung di Desa Janji Matogu, Kec. Lubuk Barumun. Kab. Padanglawas, Rabu (7/9) sore. Foto direkam Kamis (8/9).

menyambar,diikutidenganangin kencang, dan pohon pun bertumbangan serta disertai-atapatap rumahnya yang terbang bersama kayu reng dan terlempar sejauh 70 meter. “Kejadiannya tiba-tiba saja,” ujar Haris. Hal yang sama juga diungkapkan Aminuddin, 32 bersama istrinya Jubaidah, 27. Mereka juga mengatakansaatkejadiansedang berada dalam rumah. Angin kencang juga menyebab-kan pohon rambutan yang bera-da di depan rumahnya tumbang dan menimpa bagian depan rumahnya. Selainitu,anginputingbeliung itu juga menumbangkan plank merk TK Al-Quran Abdi Darul Anshor Desa Janji Matogu yang saat kejadian nyaris me-nimpa warga setempat. Sementara Siti Patimah, 30, mengatakan saat kejadian, dia bersama ke empat anaknya sedang rebahan di ruang tamu rumahnya. Tiba-tiba saja separoh atap rumahnya terbang dan terlempar sejauh hampir 100 meter. Kepala Desa Janji Matogu,

Bupati Tapteng Buka Diklat Prajabatan CPNS Formasi 2009 PINANG SORI, Tapteng (Waspada): Pendidikan dan latihan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan wahana strategis dalam rangka pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki ilmu pengetahuan, ketrampilan dan kepribadian seutuhnya untuk dapat bekerja dengan baik. Juga untuk mampu memecahkan masalah-masalah kehidupan dalam perubahan yang berlangsungcepat,sertamemanfaatkanmomentinisebagaiajang untuk membenahi diri dalam mengembangkan fungsi utama yakni sebagai pelayan masyarakat umumnya. Hal itu diungkapkan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Raja Bonaran Situmeang pada acara pembukaan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan II Formasi 2009 gelombang 19 angkatan 37 dan 38, Kamis (08/09) di Kantor Diklat Pemkab Tapteng, Kec. Pinangsori. Lebih lanjut Bupati menam-

bahkan, peningkatan sumber daya manusia aparatur dilatar belakangi tuntutan terhadap reformasi sistem manajemen kepegawaian yang belum mampu menciptakan PNS yang profesional dan praktek manajemen kepegawaian yang masih belum mengikuti sepenuhnya prinsipprinsip manajemen sumber daya manusia. Dan kemudian, dengan adanya pendidikan dan latihan diharapkan dapat menjadi solusi dalam menghadapi masalah yang ada saat ini, karena pengalaman menunjukkan bahwa Diklat adalah investasi jangka panjang bagi efektifitas tugas dan karir, ungkapnya. Menurut Bupati dengan melalui Diklat Prajabatan ini, diharapkan tercapainya tujuan Diklat sebagaimana yang di amanatkan oleh PP No. 101 Tahun 2000. Untuk kelulusuan didasarkan pada disiplin, sikap dan perilaku serta hasil ujian akhir. Raja Bonaran juga mengharapkanparapesertaagarmengikuti diklat prajabatan dengan sungguh-sungguh, serta dalam

menerima setiap pembelajaran dan mematuhi tata tertib, dan petujuk yang disampaikan oleh Panitia, Pengajar maupun Widyaiswara. Diklat dibuka secara resmi oleh Bupati didampingi Kakan Diklat Rudolf Sihotang dengan ditandai pengalungan tanda peserta kepada 2 perwakilan, dari 60 peserta, terdiri dari 44 orang CPNS dariTenaga Medis, 9 orang CPNS Tenaga Pendidikan, dan 7 orang CPNS Tenaga Teknis lainnya, selama 20 hari, terhitung sejak tanggal 08-27 September 2011. Kepala Kantor DiklatTapteng Rudolf Sihotang menyebutkan, adapun tujuan diadakannya Diklat Prajabatan CPNS Tap.Teng formasi 2009, agar para CPNS akan diperkaya ilmu dan pengetahuan, menambah wawasan serta mampu meningkatkan ketrampilan. Para peserta diklat Prajabatan juga akan dilatih mental, fisik dan disiplin oleh Instruktur dari Badan Diklat Provsu berjumlah 11 orang, dan 5 insturktur dari Badan Dik-lat Tapteng. (a23)

Paluta Dibanjiri Pendatang Baru GUNUNGTUA (Waspada): Pasca Lebaran, Kamis, (8/9) di Padanglawas Utara banyak pendatang baru bermunculan yang umumnya rasal Pulau Jawa. Mereka dibawa saudara atau kerabat masing-masing untuk mencari pekerjaan. Pariono, 23, seorang pendatang asal Jawa Tengah, kepada Waspada, mengatakan, ketertarikannya ke daerah yang belum lama di mekarkan ini tidak lepas dariajakantemansekampungnya.

“Sayadatangke Padanglawas Utara bersama teman sekampung , untuk berjualan kue,” ujarnya saat ditemui di terminal bus di Gunungtua. Dia mengaku tertarik datang ke Padanglawas Utara karena dikampung asalnya Jawa Tengah sulit mendapatkan pekerjaan . “Paluta ini kan daerah baru, belum ada lagi seperti di Jawa, semua teman saya yang duluan merantau ke daerah ini sudah bisa dikatakan berhasil walaupun

Musim Hujan Masyarakat Palas Diminta Waspada SIBUHUAN (Waspada); Sejak beberapa hari belakangan musim hujan melanda daerah Kab. Padang Lawas. Bahkan sejak pagi hinggasoresekitarpukul16:00,Rabu(7/9)mendungdanhujanmenyelimuti wilayah kabupaten padang Lawas, untuk itu masyarakat diminta waspada. Pantauan Waspada,Rabu (7/9) dengan keadaan cuaca mendung dan hujan yang menyelimuti wilayah Kab. Padang Lawas, telah mengakibatkan aktivitas masyarakat sedikit terganggu. Bahkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di lingkungan Pemkab Padang Lawas banyak yang bolos. Kaban Penanggulangan Bencana Alam (BPBA) Kab. Palas, Adnan Siregar, menyusul keadaan cuaca yang sering turun hujan dalam sepekan terakhir ini, mengatakan, hal ini tentu akan membuat sungai banyak yang meluap. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati. Termasuk bagi masyarakat bermukimdipinggirsungai,jugayangkehidupannyadisungaimencari ikan, agar tidak beraktivitas di malam hari. Karena mengingat Kab. Palas secara geografis dikelilingi sungai yakni dari hulu sungai Barumun dan ke hilir sungai Sosa, begitu juga sungai Sihapas, Sosa, Barumun dan beberapa anak sungai lainnya. Sehingga potensi bencana banjir dan luapan sungai akan tinggi,apalgi jika musim hujan, cuaca kadang tidak menentu,seperti saat ini bisa saja di Sibuhuan tidak datang hujan, namun di wilayah hulu hujan bisa saja datang,sehingga mengakibatkan luapan sungai, hal ini harus diwaspadai, katanya. (a33)

hanya penjaja kue, sehingga saya nekat datang mengikuti jejak mereka,” terangnya sembari mengaku hanya tamatan SMP. Diakuinya, temannya memang tak menjamin akan sukses berdagang di Paluta. Namun katanya,diahanyainginmerubah nasib agar tidak menganggur di kampungnya. “ Saya bertekad, meskipun tanpa modal, harus bisa bertahan dan tetap hidup di daerah ini,” akunya. Senada juga diungkapkan Dodo, 35, perantau asal Purwekorto yang mengaku sudah 3 tahun di Paluta berjualan Batagor. “Saya sudah 3 tahun di Paluta, Alhamdulillah, semua usaha lancar dan aman,” ungkapnya. Sementara, di tempat terpisah, Wakil Sekretaris Forum Kajian Peduli Padanglawas Utara Hasan Harahap, mengatakan, Gunungtua sebagai ibukota Padanglawas Utara masih butuh pembenahan, sehingga banyak yangtertarikmengubahnasibdan mencari pekerjaan di daerah ini. “Yang namanya daerah Pemekaran, semua orang berlomba-lomba ingin ke sini, termasuk parapendatangyanginginmengubah nasib dan pekerjaan baik wiraswasta maupun pegawai negeri,” ucapnya. “Mengantisipasi tingginya lonjakan kaum urban di Paluta, instansi terkait harus memperketat persyaratan administrasi kependudukan guna mengurangi serta menertibkan arus urbanisasi. Caranya, Kepling dan Kepala Desa se-Paluta harus terlibat mendata ,” jelasnya. (a35)

Wartawan Sahabat ‘BOSUR’ SITAHUIS, (Waspada): Bagi pasangan Bupati/Wakil Bupati Tapteng,RajaBonaranSitumeang SH M.Hum /H Syukran Jamilan Tanjung SE, kalangan wartawan adalah sahabat yang sangat berarti dalam mendukung perjalanan pemerintahan dan suksesnya program pembangunan di masa mereka, yang juga biasa dikenal dengan sebutan ‘BOSUR’. Hal itu dikemukakan Bupati Raja Bonaran Situmeang SH M.Hum saat melakukan ‘diskusi ringan’ dengan sejumlah wartawan yang mendampingi kunjungan lapangan Bupati, Selasa (6/9) di Kec. Sitahuis, pada salah satu warung makan ‘Parombunan Nalambok’ di desa Bonandolok. Menurut Bupati, profesi seorang jurnalis adalah profesi yang luar biasa. Sebab dalam menyajikansebuahpemberitaan, wartawan harus menggali data

dengan kerja keras dan kadang dengan cara luar biasa. Sebab salah satu sikap dasar wartawan , mengerjakan hal-hal yang biasa dengan cara luar biasa.Artinya, kerja keras dalam meliput tidak semata-mata untuk pribadi wartawan, tetapi juga untuk tujuan yang lebih besar dan mulia , yakni bertujuan mencari kebenaran dan membangun peradaban manusia yang lebih baik dimasa depan. Bupati bahkan menyampaikan asumsi salah satu tokoh pers , Theodore M.Bernstein dari New York Times berkata” Wartawan yang besar akan terlihat dari kecakapan , perasaan tanggungjawabnya serta semangatnya yang tidak pernah menyerah untuk mengemukakan kebenaran.” Oleh karena itulah, kata Bupati, sosok wartawan bagi ‘BOSUR’ adalah mitra yang sangat

berharga . Sebab, melalui informasi dan kebenaran yang diperoleh wartawan, Pemkab ke depannya diharapkan akan lebih bijaksana dalam membuat kebijakan yang sifatnya bermanfaat untuk kepentingan rakyat Tapteng. Kepada kalangan wartawan, Bonaran juga meminta untuk tidaksegan-segandiingatkanatau pun di kritik secara pribadi bila ada memang kesilapan selaku manusia , sepanjang hal itu disampaikan dengan tulus untuk kelangsungan pembangunan dan kepentingan kesejahteraan masyarakat. Dalam kaitan inilah, harap Bonaran, ke depannya kerjasama dan hubungan yang baik antara Pemkab Tapteng dan pers dapat senantiasa terjalin dengan harmonis, demi terwujudnya tujuan bersama untuk mensejahterakan masyarakat. (a23)

AbdiFaisalNasutionmengatakan, ke lima rumah yang rusak tersebut terdiri dari 3 unit rusak berat dan 2 unit rusak ringan. Sementara, jumlah pohon karet yang tumbang hingga saat ini belum terdata namun diperkirakan mencapai70batang.“Hinggasaat

ini belum ada bantuan pemerintah, namun Camat Lubuk Barumun Zulkarnai Nasution telahmeninjaulangsungkelokasi,” ujar Abdi. Secara terpisah, Camat Lubuk Barumun Zulkarnai Nasution mengatakan, Pemkab Pa-

danglawas akan segera mengirimkan bantuan kepada para korban angin puting beliung. “Selain itu, kita akan mendata berbagai kerusakan yang dialami para korban, untuki nanti dilaporkan kepada Bupati Padanglawas,” katanya. (a34)

C3 Artha Graha Bagikan Sembako Gratis SIMANGAMBAT (Waspada) : Artha Graha Network membagikan sembako gratis di sejumlah desa di Kec. Simangambat, Kabupaten Padanglawas Utara dan Labusel. Demikian ujar Ir. Sudirman, saat menyerahkan paket sembako di halaman Masjid Al Amin Desa Jambu Tonang, Simangambat. Dikatakannya, Artha Graha sebagai institusi bisnis yang menggariskan semangat nasionalisme dan kerakyatannya. Pembagian sembako ini dilaksanakan di Desa ManareTua,Tobing Tinggi, Labuhan Jurung, Mananti, Martujuan, Marlaung, Paya Baung, Ujung Batu Jae, Jambu Tonang, Pasir Lancat, Ujung Gading Jae, Huta Raja,UjungBatuJulu,UjungGadingJulu,Kec.Simangambat dan Dusun Bakaran batu, Cikampak Labuhanbatu Selatan.(a35)


Sumatera Utara

C4

Sertijab Sekda Pakpak Bharat Tertutup Untuk Media Massa SALAK, (Waspada): Serah terima jabatan (sertijab) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pakpak Bharat GandiWartha Manik kepada Holler Sinamo, Kamis (8/9) di Ruang Rapat Sekretrariat Pemkab tertutup untuk wartawan dan media masaa. Pasalnya, ketika beberapa wartawan ingin meliput Sertijab itu dimaksud namun dilarang Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Pakpak Bharat Kastro Manik. Seusai acara ketika dikonfirmasi dia mengatakan, bukan melarang wartawan untuk meliput kegiatan tersebut. Tetapi, dikarenakan keterbatasan karena ruangan acara sudah padat. “Sejumlah pimpinan SKPD ada yang berdiri karena dan itupun berhimpitan,” terang Kastro. Seusai sertijab, setelah Bupati RemigoYolando Berutu meninggalkan ruangan, berdasarkan pantauan Waspada terlihat para pimpinan SKPD saling menyalami dan berpeluka. Menkokesra Sebelumnya, seusa rapat dengan Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu, Holler kepada Waspada menyebutkan, rencananya, Jumat, 9 September 2011 Menteri Koperasi dan Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) berkunjung ke Pakpak Bharat guna melihat situasi dan kondisi daerah ataupun rumah-rumah penduduk yang terkena bencana gempa baru-baru ini. Dalam rapat tersebut telah dibahas lokasi ataupun daerah yang parah akibat dari pada gempa itu guna dikunjungi oleh Menko, terang Holler.(a37)

Waspada/Arlius Tumangger

BUPATI Remigo Yolando Berutu didampingi Asisten I dan II mewakili Dandim 0206 Dairi-Pakpak Bharat, para pimpinan SKPD dan Camat PGGS meninjau salah satu rumah warga di Desa Kecupak, Kecamatan PGGS (Pergetteng Getteng Sengkut) yang ambruk dan rusak parah dihantam gempa baru-baru ini. Kerugian Rp60 miliar. Menkokesra akan datang ke Pakpak Bharat melihat lokasi terkena bencana. Foto/Waspada, direkam, Rabu (8/9).

Jumat 9 September 2011

Pulang Berlebaran, Tewas Ditubruk Truk

Wali Kota G. Sitoli Kecewa SKPD Lemah Kelola Keuangan Daerah GUNUNGSITOLI (Waspada):Wali Kota Gunungsitoli Marthinus Lase sangat kecewa pada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah yang masih lemah dan kurang mampu mengelolakeuangan daerah. JustruituWaliKotamengharapkankepadaSekdaKotaGunungsitoli yang baru dilantik agar melakukan pembenahan dan pembinaan terhadap SKPD dan jajaran dalam hal pengelolaan administrasi keuangan daerah yang belum maksimal. Marthinus Lase mengemukakan itu pada arahannya saat melantik Firman Harefa, sebagai Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli di Aula Samaeri Lantai II Kantor Walikota Gunungsitoli, Kamis (8/7). Wali Kota menyebutkan hingga saat ini masih banyak SKPD yang belum menuntaskan SPJ penggunaan anggaran. Hal ini perlu pembenahan dan pembinaan di bawah kendali Sekda dan bila perlu dilakukan evaluasi kinerja masing-masing SKPD yang tidak mampu dan tidak maksimal melaksanakan program kerja dapat dipertimbangkan untuk diganti. Dia juga meminta secara khusus kepada Sekda Kota Gunungsitoli memberikan perhatian terhadap enam hal penting di antaranya menuntaskan penyusunan dan penetapan beberapa dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD, PAPBD TA 2011 dan RAPBD TA 2012 serta Rencana Tata Ruang Kota Gununggsitoli. Kemudian, meningkatkan kinerja pengelolaan dan pelaporan keuangan daerah sesuai ketentuan yang berlaku. Disiplin dalam pengelolaan keuangan perlu ditingkatkan melalui peranan Sekda untuk mengkoordinir unit kerja terkait pengelolaan dan pelaporan keuangan tersebut. Ketiga, mempercepat proses restrukturisasi organisasi serta mempercepat penyusunan dan penetapan produk hokum daerah dalam bentuk peraturan daerah dan peraturan walikota. Keempat, mengevaluasi dan menngkatkan kinerja SKPD dalam pelaksanaan program dan kegiatan APBD. Kelima, mengharapkan Sekda selaku Ketua Baperjakat untuk mengevaluasi penempatan pejabat struktural dan fungsional agar benar-benar mempertimbangkan aspek kompetensi, dan sesuai ketentuan dengan tetap memegang prinsip the right man on the right place. Keenam, membina dan meningkatkan kedispilinan aparatur dengan pembinaan dan pengawasan disiplin PNS di lingkungan Pemkot Gunungsitoli. Sementara, pelantikan Sekdako Gunungsitoli, tindak Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara No: 821.23.3411/2011 tanggal 25 Agustus 2011 Tentang Pengangkatan Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli. Firman Harefa, sebelumnya Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Gunungsitoli. Hadir pada pelantikan Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, SE, Ketua PengadilannGunungsitoli Edison, SH, MH, Kapolres Nias, mewakili Kajari Gunungsitoli Frans Rudi Zebua, SH, Dandim 0213 Nias dan seluruh pimpinan SKPD Pemko Gunungsitoli.(a25

WASPADA

Waspada/ Dede Basri Hasibuan

PARA pengungsi, warga Kec. Lae Parira berkumpul menikmati makan malam berupa ubi goreng. Sementara tendanya bocor dan tidak ada lampu penerangan.

Pengungsi Korban Gempa Makan Ubi LAE PARIRA (Waspada) : Ratusan warga Kec. Lae Parira, Kab. Dairi yang mengungsi di kantor Camat Lae Parira, makan ubi selama dua hari sejak gempa Singkil 6,7 SR. Gempa menewaskan Br Silalahi warga Desa Kaban Julu, Dusun III, Kab. Dairi yang baru 3 minggu melahirkan anaknya, dan anaknya kini terpaksa dilarikan ke RS Elisabeth Medan oleh Wakil Ketua DPRD Dairi. “Selama meggungsi kami hanya makan ubi goreng, dan itu kami beli bersama warga yang juga mengungsi. Pengungsi 40 hingga 50 KK yang menginap dalam tenda pegungsian. Sedangkan bantuan Sembako belum juga kami terima dari Pemda, maupun Bupati Dairi,” terang Kepla

Desa (Kades) Lae Parira, Setabar Jaya Manulang kepada Waspada, Rabu (7/9) malam. Menurut Jaya, bantuan yang hingga kini diterimanya hanya obat - obatan, namun untuk keperluan makan tidak ada diterima terkecuali dari Camat Lae Parira yang menyumbangkanmikeringuntuksarapan para pengungsi. Pantauan Waspada di lokasi, para pengungsi tidur di atas tikar usang, sementara saat hujan melanda, mereka terpaksa harus pindah ke kantor camat, yang bersebelahan dengan tenda pengungsi. Pengungsi yang terdiri dari kaumpria,wanitadananak-anak hanya bisa pasrah menunggu rumah mereka diperbaiki oleh Pemda. Selain itu tidak ada lampu

Bhakti Sosial Panitia Jubelium 150 Tahun HKBP BALIGE(Waspada): Panitia Perayaan Jubelium 150 Tahun HKBP Wilayah II bersama Yayasan Surya Kebenaran International (YSKI) yang didukung Persatuan Dokter Mata Indonesia (PDMI) dan RS HKBP Balige, akan melakukan bhakti sosial kesehatan secara gratis kepada masyarakat mulai 21 dan 22 September 2011 di RSU HKBP Balige Kab.Toba Samosir (Tobasa). “Kegiatan bhakti sosial kesehatan berupa operasi mata katarak dan bibir sumbing yang ditujukan kepada seluruh masyarakat tanpa memandang suku agama maupun golongan, dengan mendatangkan para dokter spesialis dan peralatan medis canggih dari Jakarta” kata Ketua Umum Panitia melalui Sekretaris Umum Jadi Pane di Balige, Rabu (7/9) siang. Jadi Pane didampingi dr Horas Rajagukguk dan dr. Agustina Siburian, drg. Annita (Koordinator Bhakti Sosial YSKI) dan Nanan (relawan YSKI) serta Direktur RS

HKBP Balige dr. Tihar Hasibuan saat meninjau tempat penyelenggaraan bhakti sosial mengatakan kegiatan ini murni untuk menolong masyarakat kurang mampu. Pada kesempatan itu, Jadi Pane maupun dr Agustina Siburian mengatakan, warga yang ingin operasi katarak, sudah bisa scrining di RSU HKBP Balige. Direktur RSU HKBP Balige mengatakan khusus warga di luar daerah Kab. Tobasa atau tempat tinggalnya cukup jauh, namun ingin mendapatkan pengobatan secara gratis, tidak perlu khwatir karena rumah sakit menyediakan fasilitas penginapan sementara. Sementara itu, Koordinator Penangangan Operasi Bibir Sumbing dr Horas Rajagukguk SpBD mengatakan, bagi warga yang ingin mendapatkan operasi bibir sumbing hendaknya berumur paling sedikit 3 bulan ke atas dan untuk operasi bagian langit-langit mulut ,sebaiknya dioperasi sebelum umur 3 tahun.(a22)

penerangan, dan mereka tidur kedinginankarenatakadaselimut. “Kami hanya makan ubi goreng selama dalam pengungsian. Para petinggi di sini jangankan datangmelihat,memberibantuan puntidak.Merekaterkesansenang atas penderitaan kami,” terang Sopar Berlin yang kehilangan rumahnya akibat gempa tersebut. Sementara, data yang tercatat di Kec. Lae Parira, di antara sembilan desa yang rusak akibat gempa, 5 Puskesmas, 5 rumah dinas dokter, KAU 5 unit, Balai Benih Ikan Bantun Kerbo 5 unit, SD 5 unit, dan rumah dinas guru 2 unit, serta ruangan perpustakaan 2 unit. SMPN Lae Parira 10 ruangan, SMAN I Tanggul Irigasi Gabelas Bantun Kerbo 5 unit, gereja HKBP Dolok Nauli Bantun Kerbo 5 unit, HKBP Lae Parira 5 unit, HKI Lae Parira 5, HKI Sumbul 5, gereja Katholik Kabanjulu 5, gereja Pentakosta Kabanjulu 5, masjid Bantun Kerbo 5 unit, gereja Methodis Buluduri 5, GKPI Kentara 5, dan gereja Pentakosta Kentara 5. (c19)

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Saat pulang berlebaran dari Kota Medan, Ilyas Syahputra, 24, warga Meranti, Provinsi Riau tewas diduga ditubruk satu unit mobil truk. Sementara keponakan korban, Andika, 14, pelajar, warga sama dengan korban, berada dalam kondisi sekarat akibat kejadian ini. Informasi dihimpun menyebutkan, korban yang mengemudikan sepeda motor Yamaha Scorpio BM 6903 BZ dengan membonceng keponakannya, diduga ditubruk truk Toyota Dyna BK 8768 TN dikemudikan Erli, warga Nagori Silampuyang, Kec. Siantar, Kab. Simalungun di jalan umum Km 16-17, jurusan PematangsiantarMedan di Nagori Batu Silangit, Kec.Tapian Dolok Simalungun pada Kamis (8/9) pukul 12:40. Tubrukan maut itu terjadi ketika sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Medan menuju arah Pematangsiantar. Saat tiba di tempat kejadian, sepeda motor yang dikemudikan korban mencoba mendahului satu unit kenderaan di depannya. Namun, pada saat bersamaan truk dikemudikan Erli melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawan dan langsung terjadi tubrukan. Akibat tubrukan itu, sepeda motor bersama korban dan keponakannya terhempas ke badan jalan, dan korban yang terjatuh persis di depan

ban truk bagian depan langsung. Korban langsung tewas di tempat kejadian akibat luka berat dialaminya, di mana tulang paha kiri, tangan kanan dan batok kepala bagian belakang retak. Sedang keponakan korban turut mengalami luka berat akibat pada bagian kepalanya akibat terhempas ke badan jalan. Warga yang melihat kejadian itu segera berupaya melakukan pertolongan. Namun, korban sudah meninggal, sehingga warga segera menghubungi Sat Lantas Polres Simalungun. Sementara, keponakan korban yang mengalami luka berat serta tidak sadarkan diri, segera dibawa ke RSU Mina Padi, Kelurahan Sinaksak, Simalungun guna mendapat perawatan. Sat Lantas Polres Simalungun yang menerima informasi tentang kejadian itu segera tiba di tempat kejadian dan membawa korban ke instalasi jenazah RSUD, Kota Pematangsiantar guna keperluan visum. Sepeda motor korban yang mengalami kerusakan bagian depannya bersamatrukdanpengemudinyadiamankanpihak Sat Lantas Polres Simalungun. Kapolres Simalungun AKBP M Agus Fajar H, SIK saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas AKP H Panggabean, SH, Kasat Lantas AKP Baginda Sitohang dan Kanit Laka Ipda Alsem Sinaga membenarkan. (a30)

Di P. Siantar, Trotoar Jalan Dipenuhi Batu P. SIANTAR (Waspada): Hak pejalan kaki yang disiapkan Pemerintah Kota Pematangsiantar diambil alih dan dikuasai batu-batu kerikil gunung ukuran ‘gajah’ yang diletakkan orang tidak bertanggungjawab sehingga masyarakat terpaksa melintas di badan jalan. Secara pasti tidak jelas diketahui, apa tujuan penempatan batu kerikil gunung ukuran‘gajah’ tersebut di trotoar mulai Jalan WR.Suprtaman dan Jalan Jenderal Sudirman yang sudah ditata permanen tersebut. Jika maksudnya untuk keindahan, terasa tidak indah,karena batu-batu tersebut semakin membuat keadaan sumpek dan jorok. Danjikamaksudnyauntuk memberi kesan unik di kota ini, kenyataan tidak juga.Yang pasti, keberadaan batu kerikil gunungyangjumlahnyacukup banyak itu,memberi kesan buruk dan mengganggu keindahan. “Walikota Pematangsiantar harus membersihkan batu-batu kerikil gunung itu dari trotoar tersebut,” kata Fadhila,seorang warga yang mengaku selalu terganggu

saatmenggunakantrotoarkarena dihadang batu kerikil tersebut. Selain sudah mengganggu jalur pejalan kaki, lokasi itu tepat di sekitar taman bunga serta salah satuhotelberbintangyangbanyak menerima tamu mancanegara. Keterangan yang dihimpun Waspada dari masyarakat kawasan itu menyebutkan, batubatu ukuran besar tersebut dile-

takkan oleh kalangan tertentu dalamupaya‘mengusir’pedagang yang menggunakan jalur trotoar tersebut untuk berjualan pada malam hari. Walau kenyataannya, pedagang yang berjualan makanan malam itu tetap mangkal di tempat tersebut dan menjadikan batu-batu tersebut sebagai tempat duduk pembelinya. (c16)

Waspada/Mulia Siregar

TROTOAR Jalan WR.Supratman - Jalan Jenderal Sudirman Pematangsiantar dipenuhi batu.


Aceh

WASPADA Jumat 9 September 2011

Pasutri Kritis Disenggol Trailer Kontainer BAGOK (Waspada): Gara-gara disenggol trailer kontainer BK 8777 DK, pasangan suami istri (pasutri) yang sedang mengendarai sepedamotor tersungkur dan mengalami luka yang serius. Kecelakaan itu terjadi di Matang Neuheun, Kecamatan Nurussalam—Bagok, Aceh Timur, Rabu (7/9) sekira pukul 21:30. Pasutri yang kini terpaksa harus menjalani rawat inap di RSUD Idi bernama, Arifin, 50, dan istrinya Salamah, 43. keduanya warga Desa Baroh Bugeng, kecamatan sama. Informasi yang berhasil dihimpun Waspada kemarin menyebutkan, kejadian berawal ketika sepedamotor Supra X 125 BL 5811 DAA yang dikendarai pasutri tersebut melaju dengan kecepatan sedang dari arah Idi Cut (timur) hendak pulang ke Bagok (barat). Sesampai di lokasi, tiba-tiba dari arah yang sama juga melintas satu unit trailer kontainer. Tidak diketahui secara persis awal pasutri tersebut disenggol, namun sejumlah saksi mata mengaku spontan sepedamotor yang dikendarai Arifin dalam perjalan pulang dari takziah famili tersenggol dengan trailer. Sehingga sepedamotor pasutri terjatuh ke aspal hingga keduanya tersungkur dengan berlumuran darah di bagian wajahnya. Mengetahui kejadian tersebut, polisi langsung mengamankan kendaraan yang terlibat ke Pos Polantas Julok. Pihak medis memastikan, pasien bernama Arifin mengalami luka di kening kiri dan memar di kepala. Sedangkan istrinya, Salamah juga mengalami luka koyak di kepala dan memar. Setelah pertolongan pertama di Klinik, kedua korban lakalantas itu dirujuk ke RSUD Idi, guna perawatan intensif. (cmad)

20 Km Jalan Lintas Aceh TimurGayo Lues Rusak Parah Kerap Terjadi Longsor PEUNARUN (Waspada) : Sepanjang 20 kilometer Jalan Lintas (Jalin) provinsi yang menghubungkan Kabupaten Aceh TimurGayo Lues, dalam kondisi rusak parah. Kabarnya, selain kerap makan korban saat mengelak lubang ‘bak’ kubangan kerbau di tengah badan jalan, sejumlah titik juga kerap terjadi longsor. H Muhammad Fadhil, tokoh masyarakat Peunarun mengatakan, kondisi Jalin yang menjadi tanggungjawab pihak Pemprov Aceh mulai rusak saat konflik berkecamuk di Aceh hingga 2005. Menurutnya, kerusakan tak hanya disebabkan masa penggunaan melebihi batas, namun kelebihan tonase truk yang mengangkut hasil alam juga menjadi faktor utama yang luput dari perhatian pemerintah setempat. Fadhil menambahkan, kerusakan jalan tersebut sudah berulangkali disampaikan pihak aparatur desa ke tingkat kecamatan untuk diteruskan ke tingkat kabupaten dan provinsi, namun belum ada tanda-tanda jalan lintasyang menghubungkan sejumlah kecamatan dan antar kabupaten tersebut akan dibangun secara permanen dan menyeluruh. Untuk itu, sambung Fadhil, diharapkan pemerintah provinsi bersama Pemkab Aceh Timur kembali melihat sarana transportasi yang menghubungkan Kecamatan Ranto Peureulak dengan Peunarun dan dengan Kecamatan Serbajadi – Lokop, Kab. Aceh Timur. Bupati Aceh Timur Muslim Hasballah melalui Camat Peunarun, Jaman, Kamis (8/9) membe-narkan jalan antar kabupaten yang pernah ditinjau Gubernur Aceh IrwandiYusuf segera dilakukan pembangunan secara permanen dan menyeluruh, sehingga arus lalulintas lancar. “Jika kondisi jalan bagus, maka objek wisata seperti lokasi sumber air panas di Lokop, dapat dihidupkan sebagaimana harapan masyarakat,” sebutnya. Camat Jaman menyebutkan, titik kerusakan jalan terparah terjadi km 21 yakni di Desa Beurandang hingga ke titik km 41 di Desa Peunarun Baroe, Kecamatan Peunarun. “Kondisi jalan sepanjang 20 kilometer dalam kondisi kritis dan membutuhkan perhatian pemerintah,” ujar Jaman. (cmad)

Illegal Logging Di Bireuen Disinyalir Masih Beroperasi BIREUEN (Waspada): Aktivitas illegal logging di Kabupaten Bireuen disinyalir masih terjadi di kawasan Kabupaten Bireuen. Kayu yang dirambah secara illegal tersebut diduga ditampung oleh pengusaha sawmill sebelum dipasarkan. Informasi yang dihimpun Kamis (8/9) di Bireuen menyebutkan, beberapa sawmill yang diduga mengolah kayu hasil perambahan liar antara lain di Kecamatan Peusangan dan Kecamatan Jangka. Disebutkan, lokasi pengolahan kayu mungkin sengaja dibuat di kawasan yang jauh dari keramaian, sehingga luput dari pantauan petugas. “Kalau penduduk sekitar itu mungkin sudah tahu,” ucap sumber yang layak dipercaya. Sementara itu, informasi di Polisi Hutan mengatakan, tidak tertutup kemungkinan adanya pengolahan kayu hasil pembalakan liar di sawmill yang tidak memiliki izin. Kepala Bidang Kehutanan di Dinas Pertanian Bireuen Husnun A Wahab menjelaskan, untuk memberantas illegal logging, Polisi Hutan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap sawmill.(cb03)

Pemilihan Imum Mukim Dan Pilkades Ditunda BIREUEN (Waspada) : Camat Gandapura, Bireuen, Muhammad Yusuf menjelaskan, berdasarkan surat edaran Gubernur Aceh Juli lalu acara pemilihan kepala mukim (imum mukim) dan pemilihan Kepala Desa (Geuchiek) ditunda untuk sementara sampai selesai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Kecuali desa yang telah menyusun pernagkat dan tanggal pemilihannya. ”Jadi untuk sementara imum mukim Kemukiman Buket Rata dijabat oleh Sekcam dan acara pemilihan akan kita laksanakan setelah Pilgub nanti,” katanya terkait jabatan Imum Mukim Kemukiman Buket Rata yang kosong setelah meninggalnya Imum Mukim lama Abdurrahman belum lama ini. Dengan alasan itu camat mengharapkan kepada masyarakat di Kemukiman pedalaman Gandapura itu untuk sabar sampai waktu yang telah ditentukan dalam surat edaran itu, setelah itu akan langsung dilaksanakan pemilihan imum mukim baru. (cmh)

Sidang Paripurna DPRK Langsa Kembali Ricuh LANGSA (Waspada): Sidang paripurna DPRK Kota Langsa kembali ricuh, Kamis (8/9). Bahkan kali ini sidangnya belum sempat dibuka, interupsi langsung datang bertubi-tubi dari para anggota dewan silih berganti, dan akhirnya menjadi deadlock, lalu bubar tanpa kesimpulan apa-apa. Permasalahnnya masih seputar kehadiran Ketua DPRK Langsa, M Zulfri, ST dalam ruangan sidang yang keberadaannya tidak diakui lagi sebagai anggota dewan oleh sejumlah anggota dewan lain dari jajaran parnas meskipun yang bersangkutan belum ada SK pemberhentian. Sidang paripurna yang dijadwalkan untuk membahas LKPJ Walikota Langsa Tahun 2010 itu, pada awalnya mau dibuka salah seorang Wakil Ketua yang duduk di jajaran bangku depan pada barisan bangku Ketua DPRK Langsa, M. Zulfri, ST,Walikota Langsa, Drs. Zulkifli Zainon bersama para anggota

Muspida. Para anggota dewan lainnya pun sudah berada di belakang mejanya masing-masing, serta para tamu undangan juga sudah bersiap-siap menunggu sidang tersebut dibuka. Sebelum sidang dibuka secara resmi, salah seorang staf sektariat DPRK Langsa, Dra. Juairiah datang ke depan podimum membaca absensi para anggota dewan, dan dengan suara bergetar menyebutkan, 22 orang anggota dewan telah hadir dari jumlah keseluruhannya 24 orang anggota dewan. Belum sempat Juairiah menarik nafas usai membaca kalimat tersebut, salah seorang anggota DPRK Langsa dari Partai Aceh, Tgk. Salahhuddin langsung melakukan interupsi mempertanyakan mengapa jumlah anggota dewan sudah kurang satu orang. Setahu dia, jumlah anggota DRPK Langsa 25 orang, maka dia mempertanyakan kapan satu orang anggota dewan diberhentikan dan siapa orangnya, serta dimana SK pemberhentiannya. Isi dan maksud dari pertanyaan Tgk. Salahuddin tersebut tidak bisa dijawab Juairiah, maka akhirnya dia hanya menjelaskan apa yang dibacakan itu adalah atas perintah pimpinan.

Kemudian kericuhan pun tak terbendung, sejumlah anggota dewan saling berebut waktu untuk angkat bicara tanpa memberikan kesempatan sidang dibuka. Dari hasil pembicaraan yang berebut waktu itu jelaslah pada para hadirin, bahwa yang dipersoalkan masih tentang lama, yiatu tentang kehadiran Ketua DPRK Langsa, M. Zulfri, ST seperti pada sidang-sidang sebelumnya. Karena bagi sebagian besar anggota dewan Kota Langsa dari jajaran Parnas, Zulfri sudah tak lagi sah sebagai anggota dewan sejak diberhentikan melalui sidang paripurna beberapa waktu lalu. Sementara para anggota dewan dari Partai Aceh, mereka tetap masih bersikukuh, Zulfri masih sah sebagai Ketua DPRK Langsa sebelum dia diberhentikan dengan SK pemberhentian. Mengenai pemberhentian melalui rapat paripurna itu tidak diakui karena pemberhentian tersebut merupakan cacat prosedural. Karena sesama anggota dewan tidak dapat memberhentikan anggota dewan lainnya, kecuali diusulkan oleh partai tempat anggota tersebut bernaung.(b22)

Defisit Anggaran, Pemko Langsa Harus Ikat Pinggang KOTA LANGSA (Waspada): Ekonom dari Universitas Samudra Langsa (Unsam) Yani Rizal mengharapkan Pemerintah Kota Langsa tidak mengambil jalan pintas mengatasi defisit anggaran yang sedang dialami dengan berutang ke Bank Aceh. ”Pemko Langsa harus mengambil alternatif lain untuk mensiasati devisit anggaran tersebut salah satunya dengan menerapkan kebijakan anggaran ikat pinggang,” ujar Yani Rizal, Kamis (8/9). Dia juga menyarankan agar pemerintah lebih mengopti-

malkan menggali potensi pendapatan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga devisit anggaran dapat tertutupi. Diingatkan tujuan utama dari penyelenggaran otonomi daerah adalah kemandirian, baik kemandirian dalam mengatur daerah juga kemandirian dalam masalah keuangan. Sejumlah kalangan juga mempertanyakan mekanisme pengelolaan keuangan daerah yang terus mengalami defisit yang jumlahnya terus membengkak. “Kendati devisit bisa ditole-

ransi dalam penyusunan neraca Anggaran Belanja dan Pendapatan Kota (APBK), namun bila jumlahnya setiap tahun terus bertambah tanpa diimbangi dengan semakin besarnya pemasukan terutama dari PAD, perlu dipertanyakan,” ujar Safrizal, 32, salah seorang pemerhati pembangunan di Kota Langsa. Seperti diberitakan sebelumnya untuk mengatasi devisit anggaran yang mencapai Rp60 miliar lebih, Pemerintah Kota Langsa telah mengajukan permohonan peminjaman dana kepada Bank Aceh sebesar Rp20 miliar. (b25)

Satpam DPRK Aceh Tamiang Hilang Di RSJ Banda Aceh KUALASIMPANG (Waspada): Bakhtiar,28, warga Desa Kampung Durian,Kecamatan Rantau,Kab.Aceh Tamiang yang bekerja sebagai personil Satuan Pengaman ( Satpam) sekuriti di DPRK Aceh Tamiang hilang ketika berada di Rumah Sakit Jiwa ( RSJ) Banda Aceh. Menurut paman Bakhtiar, Rusli A.Latif,53,warga Desa Tanjung Karang,Kecamatan Karang Baru, Kab.Aceh Tamiang kepada Waspada,Kamis (8/9) sore menerangkan, Bakhtiar pada Selasa ( 6/9) dibawa oleh abangnya, M.Nuh dengan menggunakan mobil ambulans RSUD Tamiang untuk berobat ke Rumah Sakit Jiwa ( RSJ) Banda Aceh. Sesampainya di RSJ Banda Aceh, ungkap Rusli,Ketika abangnya M.Nuh pergi mengurus administrasi di RSJ Bakhtiar ditinggalkan dalam komleks RSJ. Namun ketika M Nuh selesai mengurus administrasi untuk mengobati Bakhtiar dan kembali ke tempat Bakhtiar ditinggalkan,ternyata Bakhtiar sudah tidak ada lagi di tempat

semula ketika ditinggalkan sew a k t u M Nu h m e n g u r u s administrasi . Rusli menerangkan, M Nuh bersama sopir ambulans, Anto berusaha mencari Bakhtiar, namun belum berhasil ditemukan. Hingga kini Bakhtiar tidak diketahui lagi dimana nasib dan keberadaannya. Paman Bakhtiar itu juga menyatakan, M Nuh juga yang sudah mencari adiknya belum ditemukan itu akhirnya juga M Nuh pulang ke Aceh Tamiang, Rabu ( 7/9). “ Entah dimana dan bagaimana nasib Bakhtiar yang bekerja sebagai sekuriti di DPRK Aceh Tamiang itu hingga kini tidak diketahui lagi keberadaannya,” kata Rusli. Rusli menerangkan, Bakhtiar sudah berumah tangga pada Juli 2011 dan Bakhtiar juga memang ada mengalami sedikit guncangan jiwa, bahkan sebelumnya Bakhtiar sudah pernah sebanyak dua kali menjalani perobatan di RSJ Banda Aceh. “ Ponakan saya itu memang ada sedikit masalah tentang goncangan jiwanya setelah dia pada

setahun yang lalu mengikuti iktikaf di Masjid Seruway,” terang Rusli. Rusli mengatakan, walaupun Bakhtiar ada mengalami guncangan jiwa, namun dia tidak mengganggu orang, hanya saja kalau dia dibilangi selalu melawan dan tidak mau mendengar apa yang dinasehati, makanya Bakhtiar dibawa berobat ke RSJ Banda Aceh, tetapi ternyata Bakhtiar yang ingin diobati di sana sudah hilang dan tidak diketahui lagi dimana keberadaannya hingga saat ini. Rusli merincikan cirri-ciri Bakhtiar yakni tinggi badan 1,70 cm, kulit putih, rambut pangkas pendek ( cepak),pada bibirnya ada bekas luka karena panas dalam.Bagi yang ada melihat dan menemukan serta mengetahui keberadaan Bakhtiar agar segera menghubungi Rusli HP: 085262113658. “Kalau ada yang melihat Bakhtiar tolong ditahan saja sebentar nanti kami akan menyusul untuk mengambilnya ,” pinta pamannya. (b24)

Nelayan Idi Cut Mengeluh

Proyek Miliaran Rupiah Terancam Gagal IDI (Waspada) : Proyek pengerukan muara dan pembangunan batu pemecah ombak (Jetty) selama dua tahun berturut dengan anggaran miliaran rupiah di Kuala Idi Cut, Kecamatan Darul Aman, Kab. Aceh Timur, terancam gagal. Pasalnya, pekerjaan tersebut tidak berdasarkan harapan nelayan. “Akibatnya, nelayan sekarang tidak bisa memanfaatkan proyek itu yang nilainya hampir Rp10 miliar itu. Coba lihat hasil yang dikerjakan rekanan sama sekali tidak memuaskan kalangan nelayan,” ujar Iskandar, 45, tokoh nelayan Idi Cut, Kamis (8/9). Menurutnya, proyek yang anggarannya bersumber dari APBA itu dikerjakan tanpa koordinasi dengan pihak nelayan setempat. Sekjen Panglima Laot Lhok Kuala Idi Cut, Fadlisyah secara terpisah mengatakan, setelah dilakukan pembangunan Jetty dan pengerukan muara, kondisi

muara Kuala Idi Cut semakin dangkal dan menyempit. “Sebab titik pengerukan bukan pada jalur yang ada, sehingga meski sudah dibangunan Jetty sepanjang 100 meter lebih kiri dan kanan, tetapi sama sekali tidak bisa dimanfaatkan,” ujarnya. Fadlisyah yang akrab disapa Boly di kalangan nelayan memaparkan, proyek tersebut awalnya dikerjakan tahun 2009 dengan anggaran Rp7 miliar dengan anggaran dari APBA. Dianggap belum mencukupi, sehingga di 2010 pihak provinsi kembali mengalokasikannya ke lokasi yang sama dengan nilai mencapai hampir mencapai Rp2 miliar. “Tapi hingga saat ini proyek tersebut sama sekali tidak bisa dimanfaatkan nelayan,” tegas Boly. Dijelaskannya, manfaat dari proyek tersebut tidak bisa dimanfaatkan kaarena pengerukan dan pembangunan Jetty

C5

yang sudah sesuai dengan rencana pihak rekanan bukan pada aliran sungai dan muara pada bibir pantai yang sudah ada sebelumnya. “Tapi pengerukan di samping aliran sungai awal, akhirnya sungai dangkal dan pada pengerukan baru juga dangkal,” jelas Boly. Ditambahkan, kini puluhan Kapal Motor (KM) milik nelayan yang bersandar di Kuala Cut kerap mengalami masalah dengan muara, yakni harus menunggu air pasang ketika hendak keluar dan masuk muara menuju dermaga dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). “Tidak sedikit dari nelayan kita menurunkan hasil tangkapan ke Kuala Idi Rayeuk atau ke Belawan. Akibatnya, stok ikan di Kuala Idi Cut, kerap kekurangan,” sebut Boly lagi. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Timur HT Dahlan mengatakan, proyek miliaran rupiah anggarannya

Waspada/Muhammad H. Ishak

WARGA melihat kondisi pembangunan Jetty di Kuala Idi Cut, Kabupaten Aceh Timur, yang kondisinya tidak bisa dimanfaatkan nelayan, sebab pekerjaannya dinilai asal jadi. Foto diambil barubaru ini. di Pemprov Acehi, sehingga yang berhak menjawab adalah

Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Provinsi Aceh. (cmad)

Waspada/Ibnu Sa’dan

BUPATI Aceh Timur, Muslim Hasballah bersama rombongannya saat meninjau salah satu dari tiga proyek jembatan dana APBN dibawah tanggungjawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPD) setempat di Kecamatan Simpang Jernih yang belum rampung pengerjaannya seratus persen oleh rekanan, Rabu (7/9).

Kontrak Kerja Sudah Dua Kali Berakhir, Jembatan Simpang Jernih Belum Juga Selesai LANGSA (Waspada): Kecamatan Simpang Jernih di Kabupaten Aceh Timur semakin terisolir. Tiga unit jembatan yang dibangun untuk menghubungkan kecamatan tersebut dengan daerah luar hingga kini belum dapat berfungsi. Padahal masa kerja ketiga proyek tersebut sudah dua kali diperpanjang, namun pengerjaannya tetap tak ada kemajuan. Meskipun sudah dua kali kontrak kerja berakhir, tiga unit jembatan yang sumber dananya berasa Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan berada di bawah tanggungjawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPD) Aceh Timur itu hingga saat ini pengerjaannya belum juga rampung seratus persen, demikian ungkap seorang warga Simpang Jernih kepada wartawan di Langsa, Kamis (8/9). Menurut warga, ketiga unit proyek jembatan itu dikerjakan PT Galih Medan Persada dengan dana lebih kurang Rp1 miliar, pada pertengahan Agustus 2011 lalu telah berakhir kontrak kerjanya yang kedua setelah dilakukan adendum (perubahan) pada kontrak kerja pertama sekitar April 2011 lalu. Pelaksanaanya yang telihat di lapangan saat ini untuk ketiga jembatan itu baru selesai pengecoran lantai jembatan dan belum bisa dilalui kendaraan. Sedangkan tebing dan timbunan di kedua ujung jembatan ini belum tampak pengerjaannya, katanya. Sebagai warga Kecamatan Simpang Jernih, pihaknya sangat menyesalkan lambannya pengerjaan jembatan tersebut, karena itu merupakan sarana penghubung utama bagi masyarakat menuju wilayah luar, termasuk menuju ke pusat Pemerintahan Aceh Timur yang saat ini berada di Idi. Selanjutnya dia menyarankan, apabila jembatan itu tidak terselesaikan pengerjaannya oleh rekanan, sebaiknya Pemerintah Aceh Timur segera mengambil langkah untuk menuntaskan penyelesaiannya, jika dibiarkan seperti kondisi saat ini dampak yang dirasakan

masyarakat sangat parah terutama untuk jalur mengeluarkan hasil bumi maupun memasok beragam kebutuhan pokok. Menyusul belum rampungnya jembatan Simpang Jernih itu yang merupakan salah satu kecamatan terpencil di daerah ini, ternyata mendapat perhatian khusus juga dari Bupati Aceh Timur, Muslim Hasballah dengan meninjau langsung proyek jembatan itu yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda),Syaifannur serta sejumlah Kepala Dinas (Kadis) di lingkungan pemerintahan setempat, dua hari lalu. Setelah meninjau jembatan, Bupati Aceh Timur menyempatkan diri bersilaturahmi dengan seratusan warga Simpang Jernih yang telah menunggu kedatangan bupati di aula kantor camat setempat. Dalam pertemuan itu, masyarakat meminta ke Pemkab Aceh Timur untuk memperhatikan pembangunan dalam berbagai sektor di Simpang Jernih. Bahkan masyarakat Simpang Jernih menekankan kepada Bupati Aceh Timur Muslim Hasballah adalah pembangunan yang harus di utamakan sarana jalan dan jembatan, karena kedua prasarana ini merupakan faktor pendukung dalam peningkatan perekonomian warga. Kemudian harus diikuti bidang pendidikan serta pertanian. Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Timur Muslim Hasballah mengatakan, semua aspirasi warga Kecamatan Simpang Jernih akan ditampung, namun demikian dia juga meminta agar bersabar karena pembangunan yang dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan daerah. “Pembangunan harus dilakukan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,”tukasnya. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek tersebut, Munir yang ditanyakan terkait belum rampungnya tiga unit jembatan di Kecamatan Simpang Jernih tersebut dengan singkat mengatakan, ketiga jembatan itu baru selesai sekitar 80 persen dan masih berlanjut pengerjaannya.(b22)

Terkait Utang-Piutang

Korban Penculikan Minta Perlindungan LHOKSEUMAWE (Waspada) : Said Murthada, 28, warga Idi Rayeuk, Aceh Timur mengaku diculik sekelompok pemuda dan menyekapnya di salah satu rumah di Sampoinet, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara. Korban berhasil lolos ketika berada di simpang empat Batuphat dan meminta perlindungan ke Polsek Muara Satu, Lhokseumawe. Kapolres Kota Lhokseumawe melalui Kapolsek Muara Satu, Iptu Ichsan, Kamis (8/9) menjelaskan, sekira pukul 21:30, Said Murthada datang ke Mapolsek untuk mencari perlindungan. Dia mengaku diculik sekelompok pemuda dan masih menunggunya di Batuphat. “Kita langsung ke sana dan mengamankan tiga pemuda dalam mobil Innova,” jelas Ichsan. Polisi juga menyita pisau belati dari para pemuda. Menurut pelaku, mereka sedang menangani masalah utang-piutang antara Murthada dengan Muliadi. Bahkan para pemuda yang berinisial SD, 23, BS, 33, dan SS, 23, asal Idi, mengaku berniat baik untuk menyelesaikan masalah utang antara korban yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dengan Muliadi. Menurut Ichsan, pada Maret lalu Muliadi yang warga Idi Rayeuk berniat mentransfer uang senilai RM 220.000 (diperkirakan sekitar Rp600 Juta) kepada kawannya di Malaysia. Namun karena calon penerima di Malaysia tidak punya rekening bank, sehingga meminta bantuan kawan Murthada, Helmi yang menetap di negeri jiran tersebut. Selanjutnya, Muliadi mentransfer uangnya ke rekening Helmi di Malaysia. Dari keterangan Murthada, uang milik Muliadi yang ditransfernya diblokir di Malaysia. Akibatnya sampai sekarang uang sinilai RM 220.000 belum bisa diterima oleh rekan Muliadi di sana. Muliadi selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada kawan-kawannya. “Sekira pukul 04:00 pada Hari Rabu (7/9), korban dijemput dari rumahnya oleh dua pemuda,” jelas Ichsan kembali. Korban dituduh berutang sebanyak RM 220.000 kepada Muliadi. Dengan menggunakan mobil Grand Livina, Murthada yang juga memiliki usaha ponsel di Idi Rayek ini dibawa ke kawasan Sampoinet, Aceh Utara. Menurut Kapolsek, korban mengaku mengalami perlakukan kekerasan di bagian wajah dan pinggang. Menjelang sore hari, korban meminta diantar ke kawasan Lhokseumawe untuk mengambil sertifikat tanah sebagai jaminan utang. Namun, ketika berada di Simpang Empat Batuphat, Murthada berpura-pura mengambil kunci kamar di rumah saudaranya. Pada saat itulah dia kabur dan meminta perlindungan ke Mapolsek Muara Satu. Para pelaku telah diamankan dan diserahkan ke Polres Aceh Utara

untuk proses lebih lanjut. Sementara itu dari hasil pemeriksaan di Polres Aceh Utara terungkap hanya dua yang menjadi tersangka, yaitu BS alias dan SS. Kapolres Aceh Utara AKBP Farid, BE melalui Kasat Intel Ipda I Ketut Supriatna menjelaskan, kedua tersangka bernama Basri alias Nek 32 dan Samsuri alias Tgk Meulaboh, keduanya warga Idi Rayeuk, Aceh Timur. Bersama mareka turut diamankan sejumlah barang bukti, termasuk satu mobil kijang Innova, sebilah pisau dapur, 4 unit Handphone (Hp) dan sebundel dokumen. “Karena Tempat Kejadian Perkara berada di wilayah hukum Polres Aceh Timur, setelah diperiksa singkat di Polres Aceh Utara, kedua tersangka bersama barang bukti, langsung dibawa ke Mapolres Aceh Timur. Demikian juga kedua korban, Said Darkasyi dan Said Murtadha, juga ikut dibawa ke Aceh Timur,”tandas kasat Intel.(b17/ cmus)

PT Pos Lhokseumawe Salurkan Beasiswa 13 Siswa Madrasah BIREUEN (Waspada) : PT Pos Indonesia (Persero) telah menyalurkan dana bantuan beasiswa bakat dan prestasi tahun anggaran 2011 sebesar Rp31,2 juta kepada 13 siswa Madrasah Aliyah dalam wilayah kerja Kprk Lhokseumawe. ”Dana beasiswa bakat dan prestasi masingmasing siswa mendapat bantuan Rp2,4 juta disalurkan ke rekening para siswa masing- masing melalui kantor pos teredekat dengan madrasah,” papar Kepala Kantor Pos Lhokseumawe melalui Manager Pelayanan Fenny Aurisla R. Kepala MAN Bireuen Azhari, Kamis (8/9) membenarkan salah seorang siswi MAN Bireuen mendapat bantuan dana beasiswa bakat dan prestasi dari PT Pos Indonesia Lhokseumawe disusul tiga siswa dari MAN Jangka dan MAN Peusangan di jajaran Kemenag Bireuen. Ke-13 siswa madrasah dalam wilayah kerja Kprk Lhokseumawe yang mendapat bantuan beasiswa, yakni Aris Munandar dan Nurwalidiniati (siswa MAN Jangka), Maya Ramaida (siswi MAN Cot Gapu Bireuen), Erlita (siswi MAN Peusangan), Gustian Prayogi dan Ira Asyura (siswa-siswi MAN Lampahan Barat, Kecamatan Timbang Gajah Bener Meriah). Menyusul Mauri Rasma (siswi MAN-1 Kemili Takengon Aceh Tengah), Saufa Yardha (siswa MAN-2 Blang Kolak-2 Takengon Aceh Tengah), Yusniar (siswi MAN Lhokseumawe), Iskandar (siswa MAS Misbahul Ulum Paloh Lhokseumawe), Yusrida (siswa MAN Krueng Geukueh Pulo Rungkom Aceh Utara), M Taufiq (siswa MAS Syamsudhuha Krueng Geukueh Aceh Utara) dan Miftahuljannah (siswi MAN Tanah Jambo Aye Aceh Utara). (b16)


Aceh

C6

WASPADA Jumat 9 September 2011

Siswi SMA Jambo Aye Tewas Minum Racun, Diduga Kecewa Ayah Ibunya Bercerai

Tak Layak Huni, 12 Unit Kios Bantuan Pemkab Aceh Utara Terlantar LHOKSEUMAWE (Waspada): Sejumlah 12 unit kios bantuan Pemkab Aceh Utara di lokasi terminal baru Geudong, Kecamatan Samudera terlantar. Aset pemerintah yang menghabiskan uang rakyat sebanyak Rp249 juta, dinilai tidak layak huni. Wakil Ketua Komisi-D DPKA Aceh Utara, Abdul Hadi Zainal kepada Waspada, Kamis (8/9) menyebutkan, para pedagang menolak menempati kios-kios yang dibangun dengan dana APBK TA-2007 akibat kondisinya yang tidak layak huni. “Selain itu lokasinya juga tidak sesuai untuk usaha dagang,” jelas Abdul Hadi. Pembangunan kios melalui Dinas Perhubungan Pemkab Aceh Utara berkali-kali menjadi bahan temuan Pansus DPRK. Namun sampai sekarang bangunan itu belum bisa dimanfaatkan dan dibiarkan terlantar. Bahkan setahun setelah dibangun, Pansus DPRK Aceh Utara mensinyalir penyelesaiannya hanya 70 persen. Kondisi aset Pemkab Aceh Utara itu, saat ini memperihatinkan. Selain telah ditutupi semak belukar, beberapa bagian dinding juga rusak. Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Kebudayaan, Badli mengakui, kios-kios itu tidak ditempati para pedagang akibat lokasinya yang jauh dari pasar. “Nanti setelah terminal kita fungsikan, semua pedagang akan menempatinya,” ungkap Badli yang dihubungi melalui telepon. (b17)

APL Tuntut PT AAF Perjelas Status Aset LHOKSEUMAWE (Waspada) : Aliansi Pemuda Lingkungan PT Asean Aceh Fertilizer (AAF) meminta pihak terkait agar memperjelas status aset kepemilikan perusahaan tersebut kepada publik, karena dianggap selama ini tidak transparan dan sengaja ditutup-tutupi. “Agar tidak menimbulkan pertanyaan masyarakat, sebaiknya pihak AAF menjelaskan keberadaan sejumlah aset. Kami, selaku warga lingkungan di AAF, berhak menuntut penjelasan ini,” tegas Juru Bicara APL, Firman Syahputra kepada Waspada, Kamis (8/ 9). Selain itu, APL juga mempertanyakan mengapa perekrutan tenaga kerja untuk perusahaan itu dilakukan di luar daerah. Perihal ini dianggap sangat aneh, dan menghilangkan kesempatan bagi putra setempat yang seharusnya diberikan sedikit ke lapangan. Lagi pula, perekrutan itu dilakukan tanpa koordinasi dengan pemerintah atau dewan Kabupaten Aceh Utara. Firman mengatakan, pihak Pemkab Aceh Utara seperti acuh tak acuh terhadap persoalan ini dan dinilai sengaja menghindari tanggung-jawabnya terhadap rakyat. “Kalau keadaan ini dibiarkan terus bisa berlarut-larut tanpa penyelesaian. Maka, dengan tegas kami menuntut agar status aset AAF diperjelas secepatnya,” kata Firman, yang juga mewakili masyarakat lingkungan perusahaan AAF. (b12)

Masyarakat Minta Puskesmas Dewantara Segera Difungsikan KRUENGGEUKUEH (Waspada): Masyarakat sangat mengharapkan Puskesmas baru Dewantara di Desa Ule Pulo, Kec. Dewantara, Aceh Utara yang sudah rampung dibangun fisiknya tersebut segera mungkin difungsikan. Pasalnya kondisi Puskesmas lama yang terletak di didekat pasar Keude Krueng Geukueh tak cocok lagi dimanfatkan sebagai pusat kesehatan masyarakat, dari segi fasilitas, ruangan sempit dan sesak. “Kondisi Puskesmas lama memang sentral letaknya di ibukota kecamatan. Namun, kebutuhan masyarakat bukan di sentral dipusat kecamatan, Puskesmas itu harus bisa melayani pasien dengan baik, fasilitas memadai. Jangan uang saja banyak kita dengar di Aceh Utara ini, tapi kebutuhan sakral masyarakat apa bisa dipenuhi, seperti kesehatan dan lainnya,” cetus Mahyuda, 30, warga Paloh Lada Kec. Dewantara kepada Waspada, Kamis (8/9). Puskesmas sesuai dengan papan proyek dimulai lanjutan pembangunan fisiknya tanggal 6 Juni sampai 4 September tahun ini selesai melalui sumber anggaran APBA 2011, dan nilai kontrak Rp259.394.000. Namun, menurut Camat Kec. Dewantara M.Yunus menjawab Waspada kemarin, belum bisa difungsikan karena kelengkapan fasilitas medisnya belum ada. Lebih detail kejelesan kapan dibisa difungsikan camat diminta berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Aceh Utara. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara Nurdin M.Kes saat dihubungi masih berada Jakarta menuturkan, terkait kapan tepatnya tidak dipastikan. Namun pihaknya berupaya dalam waktu dekat ini segera mungkin difungsikan. Usai pulang dari Jakarta akan mengecek langsung bagaimana sudah kesiapan untuk difungsikan. (cmk)

Operasi Ketupat Rencong Berakhir Pos Pelayanan Polisi Dibongkar Tiga Korban Lakalantas Tewas, Belasan Luka-luka BIREUEN (Waspada) : Satu unit pos pelayanan polisi yang dibangun di kawasan Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen menjelang Idul Fitri lalu Kamis (8/9) resmi dibongkar oleh anggota Satlantas Polres Bireuen seiring berakhirnya masa Operasi Ketupat Rencong yang digelar sejak H-7-H+8. Sementara itu, data dari Polres Bireuen korban laklantas yang meninggal selama digelarnya Operasi Ketupat Rencong tahun ini menurun drastis sekitar 266 persen yaitu hanya tiga orang dibandingkan tahun lalu 11 orang. Menurut Kapolres Bireuen AKBP HR Dadik Juneadi SH, melalui Kasatlantas AKP H Suharmadi, dibongkarnya pos pelayanan polisi Operasi Ketupat Rencong di kawasan sebelah timur Kota Bireuen itu karena masa operasi khusus itu telah berakhir dilaksanakan yang dimulai H-7 dan berakhir H+8. “Jadi kita bongkar pos pelayan ini karena masa operasinya telah habis atau berakhir,” kata Kasatlantas yang ditemui diselasela membongkar pos pelayanan itu bersama sejumlah anggotanya. Dikatakannya, selama menggelar Operasi Ketupat Rencong itu, angka laklantas yang meninggal sangat menurun dibanding Idul Fitri lalu, walaupun jumlah kasusunya tidak jauh beda, namun dari segi kualitas yang menjadi korban sangat menurun. Kabag Ops Kompol Nur Azhari yang dijumpai di Mapolrers menyebutkan dan membenarkan angka korban lakalantas yang meninggal selama digelar operasi ketupat rencong itu menurun dibanding tahun lalu, disebabkan selain tingkat kesadaran masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu lalulintas sudah meningkat juga tahun ini pengadaan atau pos pelayanannya juga lebih banyak dibanding tahun lalu. (cmh)

Penerbangan Di Bandara SIM Banda Aceh Tiba (flight, asal, waktu) Garuda Indonesia

Berangkat (flight, tujuan, waktu)

GA 146 Jakarta/Medan

15:45

GA 147 Medan/Jakarta

16:20

Y6 537 Medan

19:15

Y6 538 Medan

07:30

JT 304 Jakarta JT 396 Jakarta/Medan

11:35 20:00

JT 397 Medan/Jakarta JT 307 Jakarta

06:40 12:15

SJ 010 Jakarta/Medan

12:55

SJ 011 Medan/Jakarta

13:25

AK 305 Kuala Lumpur *

12:20

AK 306 Kuala Lumpur*

12:45

FY 3401 Penang **

14:10

FY3400 Penang **

14:30

Batavia Air Lion Air

Sriwijaya Air Air Asia Fire Fly

* Setiap Senin, Rabu , Jumat dan Minggu. ** Setiap Selasa, Kamis dan Minggu.

Waspada/Zainal Abidin

SEBANYAK 12 pintu kios yang dibangun dengan dana APBK TA-2007 sampai sekarang belum bisa difungsikan dan dibiarkan terlantar, Kamis (8/9).

Ratusan Warga Tinggal Di Rumah Tak Layak BIREUEN (Waspada): Kebanyakan warga Kecamatan Peusangan Siblah Krueng masih tinggal di rumah yang tidak layak huni.

Demikian diungkapkan Camat Peusangan Siblah Krueng, M Isa kepada wartawan Kamis (8/9) mengenai perkembangan warga di kecamatan yang dipimpinnya. Menurutnya, jumlah warga yang masih menghuni rumah tak layak hini di kecamatan pedalaman itu yang telah didata pihaknya belum lama ini mencapai 642 KK dan rata-rata rumah mereka tinggal itu berdinding pelepah rumbiya atau tepas dan juga beratap rumbia

dan juga umumnya bahkan, yang menydihkan sudah rumah konstruksi begitu juga kondisinya sudah dimakan usia. “Mereka yang masih huni rumah tak layak huni itu tingkat ekonominya memprihatinkan dan untuk makan sehari-hari saja mereka hanya mengharapkan dari pertanian dan sebagai buruh penambang pasir,” jelasnya. Ditanya apakah selema ini belum pernah ada bantuan rumah kepada warga kecamatan itu, M Isa mengatakan, pernah ada diberikan rumah bantuan yaitu sebanyak 40 unit untuk korban konflik, sedangkan yang miskin atau janda mskin belum tersentuh. “Saya selaku camat tidak mampu berbuat banyak selain mengharapkan ada kepedulian kepada warga di kecamatan itu

dan yang sangat menyedihkan lagi alokasi bantuan dana bantuan melalui PMPN Mandiri untuk kecama-tan kami hanya sebesar Rp750 juta untuk pembangunan jalan yang setapak jembatan gan-tung, drainase serta pembangu-nan jalan usaha tani di kecama-tan kami, sedangkan untuk kecamatan lain ada yang mendapat Rp3 miliar, padahal kecamatan kami ini kecamatan yang masih tertinggal dan kebanyakan masyarakatnya tingkat perkembangan ekonominya masih lemah,” ucapnya M Isa mengharapkan ke depan ada kepedulain lebih kepada kecamatan yang dimekarkan dari kecamatan Peusangan itu, supaya kehidupan masyarakatnya bisa sedikit berubah kerah peningkatan. (cmh)

Jalan Samudra Termacet Di Lhokseumawe LHOKSEUMAWE (Waspada): Jalan Samudra merupakan jalan termacet di Kota Lhokseumawe, juga sering sekali terendam air kala turun hujan di bandingkan jalan lainnya. Padahal jalan itu adalah salah satu jalur paling penting, sehingga dinamai juga jalan pendidikan. Kemacetan lalu-lintas sering terjadi di sana karena letak jalan itu berada di sejumlah sekolah, MTsN, SMP1, SMP 5, SD 1, kampus tehnik Unima, RS Kesrem, RS PMI, dan perpustakaan. “Sayangnya jalan ini juga sering berlubang-lubang,” kata seorang tokoh masyarakat kota, Razali kepada Waspada, Kamis (8/9). Di jalan ini sering terdengar keluhan dan wajah-wajah

orangnya sering masam pada saat jam keluar sekolah. Bisa bermenit-menit harus menunggu di terik matahari yang menjengat, sebagaimana hari ini. Pemandangan semacam ini sulit ada di Aceh, selain ketika keadaan jalan utama sedang diperbaiki. Sejumlah mobil, becak mesin, sepeda motor, bagai berjejalan di antara ratusan murid sejumlah sekolah serta orang-orang lainnya yang berlalu dari sana. “Saya tidak pernah melihat ada pihak petugas pada siang hari yang seharusnya mengatur di sana. Malah di waktu keadaan tidak sibuk, mereka malah muncul di Simpang Jam. Rasanya aneh sekali,” lanjut Razali. Jalan itu, mengingat keada-

annya, memang sangat butuh perluasan. Namun, rasanya sungguh tidak mungkin, jelas Razali. Karena di kedua sisinya telah padat dengan bangunan yang tidak mungkin untuk diusik lagi. Demikianpun, yang sangat perlu diperhatikan adalah ketertiban, sehingga tidak menimbulkan kecelakaan lalulintas. Razali memandang, pemerintah sudah seharusnya memperbaiki saluran drainase, karena wilayah jalan di sana sering sekali terendam banjir. Lagi pula, badan jalan itu tidak mungkin ditinggikan, karena akan menggenangi sejumlah halaman sekolah, rumah sakit, dan sejumlah kantor lainnya. (b12)

Waspada/Abdul Mukthi Hasan

SURYADI, pegawai honorer Dishubparkominfo Bireuen, yang akan mewakili Aceh untuk ikut lomba sopir tingkat nasional dalam waktu dekat ini, berdiri di depan mobil bus di kawasan Geulanggang Teungoh Kota Juang, kabupaten setempat, Kamis (8/9) menunggu kepulangan siswa MTsN untuk diantar pulang. abdi,” harap Asnawi. Suryadi yang ditemui saat menunggu anak sekolah di jalan depan MTsN I Bireuen di Desa Geulanggang, kemarin, terlihat wajahnya cerah. Dengan rendah hati suami dari Mursyidah itu memembenarkan dirinya akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti lomba sopir terbaik tingkat nasional. “Saya bersyukur dapat mewakili Aceh ke tingkat nasional,” kata ayah satu anak itu yang setiap hari mengemudi bus sekolah mengantar siswa rute Cot Gapu-Kecamatan Kuala.

Setelah minum racun cair, korban diduga panik dan berlari ke rumah pamannya, M Jamil Usman, yang bersebelahan dengan rumah nenek korban. Setiba di sana, dalam kondisi sempoyongan, korban sempat mewanti-wanti pamannya agar tidak bilang ke ayahnya kalau dia sudah minum racun. Tak lama kemudian, korban tumbang dan dilarikan ke Puskesmas Tanah Jambo Aye. “Karena kondisinya parah, korban lalu dirujuk ke RSUD Cut Meutia Lhokseumawe. Setelah sempat dirawat beberapa hari, korban akhirnya meninggal dunia, Rabu (7/9). Keluarga korban, termasuk ibu tirinya-Nurhafni terlihat syok berat. Mereka sempat beberapa kali pingsan, ketika korban dikebumikan, pada hari itu juga di Desa Matang Maneh,”kata Kapolsek. Secara terpisah, paman korban, M Jamil Usman menambahkan, ayah dan ibu kandung T Hajimah sudah pisah cerai sekitar sepuluh tahun lalu. Sejak itu, ibu kandung korban tinggal di Desa Suka Damai, pedalaman Kecamatan Pantee Bidari, Kabupaten Aceh Timur. Sementara ayahnya kawin lagi dengan Nurhafni, seorang guru dan menetap di Desa Matang Maneh. “T Hajimah sebenarnya tercatat sebagai warga Desa Matang Maneh. Namun selama ini ia lebih sering tinggal di Matang Teungoh. Demikian pula ayahnya. Meski secara resmi tercatat sebagai warga Desa Matang Maneh, namun ia lebih sering berada di Desa Matang Teungoh. Setahu kami, selama ini hubungan korban dengan ayah kandungnya dan ibu tirinya sangat baik. Tak ada masalah,” kata M Jamil. Menurut M Jamil, T Hajimah, selama ini dikenal sebagai sosok anak penurut dan berkelakuan baik. Bahkan, sebelum musibah itu terjadi, korban sempat menjenguk ibu kandungnya di Desa Suka Damai, sekaligus merayakan Idul Fitri. Korban baru pulang ke Matang Teungoh pada hari raya ketiga dan pada hari itu pula ia nekat menenggak racun. “Kami tak tahu persis mengapa T Hajimah nekat minum racun. Selama ini dia tidak pernah mengeluh atau mengungkapkan kekecewaannya mengenai hal apapun, termasuk soal hubungan ayah dan ibu kandungnya. Bisa jadi, dia berbuat demikian di luar kesadarannya. Sebab, kalau penyakit ayannya lagi kambuh, dia sering tak sadarkandiri seperti orang kerasukan,” tandas M Jamil. (cmus/b10)

Catatan Pilu Korban Penikanam Suami

Umur 4 Tahun Ditinggal Ibu, Tidak Diusir Dari Asahan KISAH pilu menimpa Juliana, 20 warga Dusun I, Desa Lestari Kecamatan Buntupane, Kabupaten Asahan. Saat masih berumur 4 tahun ibunya Toimah meninggal dunia karena sakit, sedangkan ayahnya Sapari menikah lagi dengan wanita lain, sehingga wanita wanita malang itu bersama kakaknya Juliani, memilih bersama neneknya dan menjalani kehidupan tanpa kasih sayang belaian hangat orang tuanya. Waspada/Sapriadi

Suryadi, Sopir Bireuen Wakili Aceh Ke Tingkat Nasional BIREUEN ( Waspada) : Suryadi, 38, seorang sopir bus dan juga pegawai honorer di Dinas Perhubungan Pariwisata Komunikasi dan Informasi (Dishubparkominfo) yang barubaru menjuarai atau terpilih sebagai sopir teladan Se-Provinsi Aceh akan mengikuti lomba tingkat nasional dalam waktu dekat ini mewakili Aceh. Kadishubparkominfo Bireuen, melalui Sekretarisnya, Asnawi, mengatakan itu kepada Waspada, Kamis (8/9).“Ini suatu kebanggan Bireuen lagi dalam hal prestasi seorang masyarakatnya dan kita berdoa Suryadi mampu mengaharumkan nama Aceh nantinya di level nasional,” katanya. Menurut Asnawi, berhasilnya pegawai honorer di kantornya itu, juga bagian dari suatu kebanggaan pihaknya, karena itu suatu prestasi yang mampu direbutnya. Walau Suryadi adalah pegawai honor namun telah dapat menjadi duta Aceh juga untuk mengharumkan nama provinsi ujung barat Sumatera itu. “Suryadi akan berangkat ke Jakarta Senin (12/9), kita berdoa mampu berbuat baik kepadanya, dan dengan prestasi gemilang ini kita juga sangat mendukung sepenuhnya pemerintah pusat memperhatikannya supaya dapat meningkatkan statusnya sebegai PNS di kantor yang sudah lama dia meng-

PANTONLABU (Waspada) : T Hajimah, 16, siswi kelas dua SMAN 2 Tanah Jambo Aye, warga Desa Matang Maneh, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Rabu (7/9) sekira pukul 14:00 menghembuskan nafas terakhir di RSUD Cut Meutia Lhokseumawe, setelah tiga hari sebelumnya menenggak racun rumput. Kasus yang cukup menggemparkan masyarakat wilayah barat Aceh Utara ini sekarang ditangani Polsek Tanah Jambo Aye. Sejauh ini motifnya belum jelas. Dugaan sementara, gadis penderita ayan itu nekat bunuh diri lantaran frustrasi dan kecewa karena keluarganya bercerai-berai atau broken home. Ayah dan ibu kandung korban pisah cerai sejak sepuluh tahun lalu. Pasca kejadian, diketahui korban sempat menulis sepucuk surat yang inti isinya korban minta maaf pada keluarga sekaligus menyatakan aksi bunuhdiri yang dilakukannya bukan tanda benci, tapi tanda kasih sayangnya pada keluarga. Surat yang ditulis di kertas buku biasa, serta turut dibubuhi tandatangan itu, ditemukan di kamar tidur korban oleh ayah korban, Rusli Bin Usman, 60. Ayah, Maafin Jimah ! T Hajimah, gadis manis yang sehari-hari akrap disapa Jimah, menulis sepucuk surat untuk keluarganya. Namun isi surat tak satu pun kalimat Jimah yang menerangkan mengapa siswi kelas dua SMAN2 Tanah Jambo Aye Aceh Utara itu nekat bunuh diri. Hasil penelusuran Waspada, Jimah mengawali suratnya dengan permintaan maaf kepada ayah kandungnya, Rusli bin Usman, 60. Jimah mengaku sudah durhaka. Tetapi dia tidak merinci kesalahan apa yang telah ia lakukan, hingga akhirnya nekad mengakhiri hidupnya dengan minum racun. “Ayah...maafin Jimah, ya. Jimah sudah durhaka sama ayah. Mungkin dengan kejadian ini, Ayah puas dan sampaikan maaf Jimah sama bunda,” tulis Jimah di alenia pertama. Bunda yang dimaksud dalam kalimat ini, diduga istri muda Rusli atau ibu tirinya, Nurhafni, 35, yang berprofesi sebagai guru. Kapolres Aceh Utara AKBP Farid BE melalui KapolsekTanah Jambo Aye, Iptu Mardan P, Kamis (8/9), menjelaskan, T Hajimah minum racun rumput , saat ia sedang seorang diri di rumah neneknya di Desa Matang Teungoh, Sabtu (3/ 9) sekitar pukul 11:00.

Alumni SMAN I Peusangan itu yang telah menjadi pegawai honorer di Dishubparkominfo Bireuen sejak 2005 yang sebelumnya pegawai honorer di sebuah bagian peemrintah Bireuen, lalu itu bertekad dalam mengikuti lomba tingkat nasional untuk menjadi yang terbaik yang bisa mengharumkan nama Aceh .“ Saya tidak menyangka akan terpilih sebagai juara dan akan mewakili Aceh ke tingkat nasional dan saya mohon doa dari masyarakat Aceh supaya saya bisa jadi yang terbaik nanti,” pintanya. (cmh)

Awal 2010 ayahnya meninggal karena sakit, dan ketika wanita itu beranjak dewa, dia mengenal seorang pria US,20, warga Gampong Krueng, Kecamatan Nisam, Aceh Utara yang merantau ke Asahan awal 2011. Kedua sejoli itu terikat cinta dan akhirnya menikah pada Juni. Walaupun keluarga Juliana sempat melarang pernikahan itu, namun karena kesungguhan pria itu yang akan melindungi dan menafkahi wanita yatim piatu itu, dia berani pulang kampung ke Aceh untuk mengurus NA untuk pernikahannya, sehingga pihak keluarga merestui. Setelah lima hari pernikahan, US pamit kepada keluarga, untuk membawa Juliana ke Medan untuk memulai hidup baru. Tapi pihak keluarga menentang, karena belum ada kejelasan tempat tinggal dan pekerjaan, sedangkan US tetap berambisi keras untuk tetap pergi. “Hanya lima hari mereka tinggal bersama kami, US ngotot untuk pergi ke Medan, dengan alasan ada kerjaan jual mie Aceh di Medan Johor, bersama salah satu rekannya. Mau tidak mau kami merestuinya. Dan kami pihak keluarga, sama kali tidak pernah mengusir mereka, malah melarang mereka pergi,” ungkap Tukiyem,72, nenek korban, ditemui Waspada, di kediamannya Dusun I, Desa Lestari, Kamis (8/9). Pada awalnya, Tukiyem , mengira cucunya akan dilindungi suaminya karena awalnya US berjanji akan bertanggung jawab terhadap kelangsungan hidup Juliana yang telah menjadi yatim piatu itu. Tapi wanita lansia itu terkejut dan bagaikan hatinya disayat sembilu, ketika mendengar cucunya yang dirawat dari kecil dianiaya dan akan dibunuh oleh suami yang berjanji melindunginya. “Kami tidak bisa berbuat banyak, dan hanya bisa pasrah kepada Allah agar cucunya yang dicintainya bisa sembuh,” ungkapnya dengan suara rendah dan penuh harapan, didampingi kakak korban Julaini. Dia juga menuturkan, Juliana mengindap penyakit menahun, sehingga tidak bisa kerja keras, karena bisa berakibat fatal dengan kesehatannya dan suaminya telah mengetahui hal itu. Pihak keluarga telah berupaya untuk mengobatinya, namun penyakit itu tidak juga hilang. “Juliana mempunyai penyakit sesak napas. Dan kami sangat menyayangi Juliana, karena dia dari kecil tidak mendapatkan kasih sayang dari seorang ibu. Oleh sebab itu dia meminta penegak hukum untuk menindak tegas US yang telah melakukan perbuatan memalukan itu,” ujar Tukyem. Sama halnya yang diutarakan, adik ayah kandung korban, Nurmala mengatakan, saat Ramadhan, keponakan telah di Medan, dan satu hari raya lebaran, dirinya menghubunginya melalui via telepon genggam. Juliana minta izin dan sekaligus menyebut belum bisa pulang atau mudik untuk lebaran bersama. Selanjutnya terdengar suara isak tangis dan hanya saja saat ditanya kenapa menangis, Juliana yang selama ini dikenal manja tidak memberi jawaban. “Saya beranggapan tangis karena rindu, jadi saya tidak tidak terlalu curiga, karena saat ditanya kabar dia dalam keadaan baik dan sehat,” ungkap Nurmala. Nurmala bersama keluarga sangat mengesalkan kejadian itu, dan berharap Julaian bisa berkumpul kembali dengan keluarganya, sehingga mengutus pamannya, Samsuddin Butarbutar ,49, bersama Rahiman pergi Ke Aceh pada Selasa lalu, untuk melihat kondisinya dan

KELUARGA Juliana, Juliani (kakak Juliana, kiri) Neneknya, Kades Lestari Mujiono dan Nurmala (tante korban), sedang duduk di depan rumahnya di Dusun I, Desa Lestari, Kecamatan Buntupane, Kabupten Asahan, sambil membaca Waspada, Kamis (8/9). kalau diizinkan akan membawanya pulang. Namun kabar yang diterima, Juliana belum diperbolehkan pulang dari RSUD Cut Mutia, Aceh Utara, karena harus menjalani perawatan, karena luka di perutnya cukup serius. “Kami hanya berdoa, agar Juliana cepat sembuh, agar bisa dibawa pulang ke Asahan,” ungkap Nurmala. Sementara berdasarkan terbitan Waspada, edisi 6-8 September, menyebutkan bawah Juliana berangkat dari Medan dan Senin (5/9) setibanya di Aceh menggunakan bus antar provinsi, mereka turun di wilayah dekat jembatan perbatasan Aceh Utara dengan Kota Lhokseumawe, dan beristirahat di sebuah pondok untuk membahas rencana ke depan. Sang suami meminta Juliana untuk bekerja bersama bila tinggal di Aceh Utara, namun korban menolak dengan alasan bila bekerja dia akan sakit. Akibatnya perdebatan terjadi, dan akhirnya mengajak korban berjalan di jembatan saat sedang sepi. Tiba-tiba, US mengeluarkan pisau dari dalam tasnya, dan menikam lambung istrinya, terjadi perlawanan dan mereka terjatuh ke pinggir sungai. Dengan berpegangan rumput, wanita yatim piatu itu bertahan agar tidak terbawa arus, sedangkan darah terus mengalir dari perutnya. Beberapa saat kemudian melintas dua orang pemancing dan melihat korban yang sedang merintih sehingga menolong dan membawanya ke RSUD Cut Mutia, sedangkan tersangka dilaporkan ke Polres Lhoksuemawe, dan akhirnya ditangkap untuk diproses sesuai dengan hukum. Sementara Juliana mendapat perawatan medis, karena luka tusukan sekitar 20 Cm di perutnya, sehingga dioperasi. Berkat rahmat Allah, wanita malang itu selamat, dan pada Rabu (7/9) pamannya Samsudin Butarbutar, menjenguknya di RSDU. Saat dalam pemeriksaan US, mengatakan tidak mencintai Juliana, dan sudah berulang kali mengajak cerai, namun korban menolaknya, sementara dia tidak bisa bekerja, dengan alasan sakit, dan karena bingung dia menikam istrinya. “Saya sudah tidak mencintainya lagi,” ungkapnya US saat diperiksa. Sedangkan Kasat Reskrim Polres Lhoksuemawe, Galih Indragiri, SIK, menjelaskan akibat perbuatan tersangka, dia terancam akan mendapat hukuman berat, karena melanggar Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat dan barang bukti sebilah pisau, sandal, dan telepon genggam. Jangan Terlalu Percaya Sementara Kepala Desa Lestari, Kecamatan Buntupane, Asahan, Mujiono yang berkesempatan hadir bersama Waspada, di rumah nenek korban, menjelaskan, dirinya sempat memberi larangan kepada keluarga Juliana untuk jangan terlalu percaya dengan US, apalagi menikahkan mereka, disebabkan dia orang baru dan belum diketahui dengan jelas wataknya. “Saya sangat menyesalkan kejadian ini, dan berharap hal ini tidak terulang kembali, dan menjadi pelajaran ke depan untuk selalu menjaga keluarga kita, dan jangan terlalu percaya kepada warga pendatang yang belum kita kenal dengan baik. Saya bersyukur Juliana selamat,” ungkapnya Mujiono. Sapriadi


Aceh

WASPADA Jumat 9 September 2011

C7

Pelayanan E-KTP Di Agara Terkendala KUTACANE (Waspada) : Program pemerintah pusat dalam mensukseskan E-KTP, untuk kepentingan akurasi data penduduk dan pilkada, pelaksanaan di Aceh Tenggara hingga Kamis (8/9) masih tertunda ,pasalnya jaringan belum terpasang juga kendala dana belum cair. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Agara Ahmad Husin ,S.Sos, melalui kabid kependudukan Mustapa Kamal,SP.MM, kepada Waspada mengatakan, bila dana cair maka saat ini juga mereka bisa

Waspada/Irwandi MN

SALAH satu koleksi hasil karya foto Taufiqurrahman Setiawan (peneliti Balar Medan) berjudul “Manusia Mendale” akan dipamerkan di Bale, Kec. Lut Tawar, Aceh Tengah, Minggu (11/ 9) mendatang.

Foto Karya Peneliti Ramaikan Pameran Di Gayo TAKENGEN (Waspada): Kendati masih beberapa hari lagi pelaksanaan pameran foto di Gayo Aceh Tengah, Minggu (11/ 9), namun beberapa karya foto hasil karya peneliti Balai Arkeologi Medan telah diterima pihak panitia. Adapun jenis foto yang dikirim menggambarkan tentang temuan kerangka manusia pra sejarah yang berusia lebih dari 3.500 tahun. Tengkorak manusia ini ditemukan di loyang (ceruk) Mendale dan Ujung Karang, Kec. Kebayakan Aceh Tengah beberapa waktu lalu. ”Kami mengirim kedua foto hasil penggalian Arkeologi Balai Medan ini, karena memiliki nilai histori yang perlu diketahui masyarakat Gayo,” papar Taufiqurahman Setiawan, seorang fotografer Balai Medan, Kamis (8/9) siang. Dijelaskan, pada sisi foto pertama menggambarkan tentang bentuk full tengkorak manusia pra sejarah. Di mana pada foto tersebut terlihat penguburan manusia dengan kaki berlipat. “Kami memprediksi bentuk pemakan seperti itu merupakan kepercayaan manusia, bahwa mereka akan lahir kembali setelah mengalami kematian. Kemudian difoto kedua, terlihat tengkorak kepala manusia dengan bentuk susunan gigi yang disebut pagur gigi,” katanya. Selain foto milik peneliti Balar Medan, para fotografer Aceh Tengah yang tergabung dalam Gayo Fotografer Club (GPC) akan ikut memamerkan hasil karya foto mereka dalam pameran Foto yang diberi Thema “Inilah Gayo2”. Sementara panitia Pelaksana pameran, Ozy OPC mengemukakan, semua hasil karya foto temuan pra sejarah di Gayo, akan ditampilkan pada pameran tersebut. Tidak terkecuali karya peneliti Balar sendiri yang rata-rata adalah fotografer, seperti Taufiqurrahman Setiawan. Dua hasli karya peneliti Balar , Taufik, diberi judul , “Manusia Ujung Karang”, serta Manusia Mendale, akan ambil bagian dalam pertunjukan pameran kali. Hasil kiriman foto ini sangat membantu kami dalam pertunjukan pameran foto budaya nanti. (cir/b18/ cb04)

Rayakan HUT, RRI Gelar Donor Darah MEULABOH (Waspada) : Karyawan unsur TNI, Polridan PMI, mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan dalam rangka merayakan HUT ke-66 Radio Republik Indonesia di Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kamis (8/9). Kepala RRI Meulaboh Ahmad Bahri mengatakan, selain di Meulaboh acara yang sama juga digelar serentak di seluruh stasiun Lembaga PenyiaranPublik Radio Republik Indonesia (LPP-RRI) se-Indonesia. Di tingkat Pusat, kata Ahmad Bahri, dibuka langsung oleh Ketua Umum Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla. “Ini sebagai wujud bakti sosial pada peringati hari radio ke66 tahun 2011.Kegiatan serupa juga dilaksanakan di 62 stasiun RRI di Indonesia. Targetnya setiap stasiun terkumpul 100 kantong darah. Jadi secara nasional ditargetkan terkumpul 6.000 kantong darah,” kata Ahmad Bahri kepada wartawan, Kamis (8/9). Selain donor menyambut HUT RRItersebut juga digelar kegiatan Green Radio berupa penanaman sejuta pohon di sejumlah dayah atau pondok pesantren di Aceh Barat. “Penghijauan merupakan salah satu tanggungjawab kita, RRI mendukung program penghijauan pemerintah. Jadi tidak hanya berkontribusi soalinformasi,” tambah Bahri. (cak)

Waspada/ Tarmizi Ripan

ADM PT Socfindo Lae Butar Heru secara simbolis menyerahkan material sirtu kepada korban kebakaran Rimo, Kamis (8/9).

PT Socfindo Lae Butar Serahkan Bantuan SINGKIL (Waspada) : Perusahaan Perkebunan Sawit PT Socfindo Lae Butar, Rimo menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran, Kamis (8/9). Bantuan yang diberikan perusahaan tersebut berupa material bangunan pasir batu (sirtu) langsung diserahkan Administratur Socfindo Lae Butar Heru kepada korban gempa. Asisten Kepala (Askep) PT Socfin Lae Butar Dasit Situmorang menyebutkan, material Sirtu yang akan dibantu sekira 20 hingga 30 trip dum truk yang diangkut dua truk jenis fuso dan colt diesel. Selain sirtu, Socfindo Lae Butar, kata Dasit, akan membantu 60 zak semen dan bantuan bahan pangan bagi korban gempa. Meski sejumlah warga di sana sempat menuding Pemkab Aceh Singkil kurang peduli penanganan bencana kebakaran yang melumatkan 11 rumah toko (Ruko), Sabtu (3/9) silam, namun terhitung, Rabu (7/9) Kodim 0109/ Singkil mendirikan posko penanggulangan bencana alam, sekaligus membersihkan puing kebakaran bersama warga. (b30)

memulai program E-KTP . Dikatakan, dana kegiatan ini ditampung dianggaran perubahan, dan sudah dibahas di DPRK Agara.’’Tinggal menunggu ditandatangani Ketua DPRK saja, usai itu kami action,’’ kata dia. Sementara Supardi, STTP, Kasi Kependudukan yang menangani teknis E-KTP di Agara mengatakan, selain soal dana yang menjadi kendala, juga soal belum terpasangnya jaringan juga menjadi masalah terkendala nya E-KTP di Agara. Dikatakan , jaringan di 16 kecamatan belum online, bahkan didinas kependudukan Agara sendiri pihak konsorsium belum memasang jaringan. Pihak Sukopindo selaku pemenang tender pemasang

jaringan di Jakarta belum datang untuk pemasangan jaringan , bila telah terpasang maka bulan ini juga kami siap eksen mensukseskan E-KTP, dimana saat ini wajib KTP di Agara tercatat sejumlah 135 ribu, kata Supardi, kepada Waspada. Sementara itu, pelayanan program KTP nasional yang telah dilaksanakan di Agara disebutkan telah menjangkau 100 ribu warga, atau sekitar 80 persen warga Agara telah memiliki data identitas diri yang sah, kata dia. Ditambahkan terkait e-KTP, disetiap kecamatan di Agara telah dilengkapi alat antara lain server, komputer, kamera, alat sidik jari dan scan mata, namun sistem data masyarakat yang belum terekam karena belum ada jaringan. (b28)

KIP Bener Meriah PTUN-kan Gubernur Aceh REDELONG (Waspada) : Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Bener Meriah menuding Gubernur Aceh IrwandiYusuf tidak faham aturan Pilkada dan akan memPTUNkannya. Perlawanan tersebut setelah KIP menerima Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani Irwandi dengan menunjuk sejumlah desa yang masuk wilayah Bener Meriah melakukan pemungutan suara ke Aceh Timur. Hal itu dikatakan Ketua Devisi Hukum dan Pengawasan KIP Bener Meriah Cipto, Kamis (8/9) serta menyebutkan keputusan Gubernur tersebut akan dibalas dan ditolak dengan mengirimkan surat kepada Mendagri dan mem-PTUN-kan Gubernur Aceh. “ Tentunya atas koordinasi dengan Pemkab Bener Meriah ,” kata Cipto. “Jelas- jelas ini melanggar undang-undang Pilkada dan qanun, apalagi pendataan para pemilih tersebut sesuai dengan

KTP yang mereka miliki. Warga tersebut memiliki KTP Bener Meriah bukan Aceh Timur, jumlah pemilih di daerah itu dua ribu pemilih ,” ungkap Cipto. Ditambahkan, desa itu di antaranya Sarah Gele, Sarah Reje, Rubik, Sejudo dan lainnya masuk Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah yang berbatasan dengan Aceh Timur tepatnya Kecamatan Pante Bidari. Bupati Bener Meriah H Tagore AB menyatakan, setelah menerima SK dari Gubernur Aceh langsung menanggapi dengan mengirimkan surat kepada Mendagri dan beberapa instansi terkait lainnya di Jakarta maupun Propinsi. “Gubernur tidak mengerti sejarah atau historis daerah tersebut, saya harap beliau mempelajari asal muasal daerah yang menjadi rebutan Aceh Timur itu ,” ungkap Tagore. Tasnim Bahtiar, Asisten Tata Praja Setdakab Bener Meriah

menambahkan bahwa ada kejanggalan dalam SK yang ditandatangani Irwandi Yusuf itu. Kejanggalan tersebut berada pada pasal 250 dalam SK itu berbunyi, bila ada perselisihan penyelenggaraan fungsional pemerintah, maka diselesaikan oleh Gubernur. Memahami pasal itu menurut asisten Tatapraja ini, Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Timur lagi berselisih masalah perbatasan dan bukan fungsional. “Aneh melihat SK tersebut. Padahal Undang-undang No.41, tentang pembentukan dan pemekaran Kabupaten Bener Meriah pasal 5 menjelaskan, batas kabupaten ditentukan oleh Mendagri. Melihat SK tersebut maka dapat dikatakan cacat hukum,” tutur Tasnim. Dia juga membenarkan pernyataan Cipto dari KIP Bener Meriah tersebut, Pemkab Bener Meriah menanggapi SK tersebut dengan menyurati Mendagri dan mem-PTUN-kan Gubernur Aceh. (cb04)

Tabung Gas 3 Kg Meledak, Seorang Ibu Alami Luka Bakar BANDA ACEH (Waspada): Seorang ibu rumah tangga warga gampong Peuniti Banda Aceh, Kamis (8/9) siang, mengalami luka bakar saat melepas regulator untuk mengganti tabung gas elpiji 3 kg. Saksi mata yaitu Kepala Dusun Peuniti Sanusi menyebutkan, korban Rosmiati,58, sedang mengganti tabung gas, namun api yang berasal dari kompor menyambar Rosmiati dan menyebabkan luka bakar di bagian

tangan dan rambutnya. Sontak, korban berteriak minta tolong kepada warga setempat, kemudian warga dengan peralatan seadanya berusaha menolong Rosmiati dari kobaran api yang membesar. “Kami memadamkan api dengan kain basah dan air seadanya sambil menggotong Rosmiati keluar dari dapur yang dipenuhi asap hitam,”ujar nya. Api dapat dipadamkan dengan menggunakan racun

api. Korban langsung dibawa ke rumah salah seorang tetangga yang membuka praktik umum untuk mendapat perawatan medis. Seluruh warga yang berada di sekitar kediaman Rosmiati panik saat api membesar, namun warga setempat bersama aparat desa dapat memadamkan api dengan cepat tanpa bantuan pemadam kebakaran. (cgto)

Pemkab Pidie Tak Terima PNS Baru SIGLI (Waspada) : Pemkab Pidie untuk Tahun Anggaran (TA) 2011 menegaskan tidak menerima Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru dengan alasan jumlah PNS masih banyak. “Sikap itu juga ditempuh Pemkab Pidie, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri tentang moratorium penerimaan atau penghentian

sementara perekrutan PNS,” ujar Sekretaris Daerah (Setda) Pidie M. Iriawan kepada Waspada, Kamis (8/9). Kata dia, meskipun pemerintah pusat tetap ngotot membuka formasi Pemkab Pidie tidak siap menerima, sebab PNS yang dimiliki daerah itu masih sangat banyak. Belum lagi saat ini PNS yang minta pindah tugas

ke Kab. Pidie sangat banyak. “Tetapi apabila pemerintah pusat membuka formasi, Pemkab Pidie pun belum siap menerima PNS sebab PNS terlalu banyak. Untuk PNS yang minta pindah ke daerah kita saja cukup banyak. Itu saja mungkin sudah cukup untuk disesuaikan jumlah PNS di Pidie” kata M. Iriawan. (b20)

Pembunuh Waria Divonis Lima Tahun BANDA ACEH(Waspada): Terdakwa Fuadi,42,pelaku pembunuhan terhadap seorang waria (bencong), divonis lima tahun penjara, pada sidang Pengadilan Negeri Banda Aceh, Kamis (8/9). Vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim yang diketuai Ainal Mardhiah, itu lebih ringan satu tahun dari tuntutan jaksa penuntut umum Syarifah Rosnizar, yang menuntut enam tahun penjara. Majelis hakim sependapat dengan jaksa bah-

wa pelaku terbukti melanggar pasal 354 ayat (2) KUHP yakni melakukan penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian korban. Sebelumnya terdakwa Fuadi, warga Gampong Punge Jurong, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh, lewat penasehat hukum Ramli Husen, meminta kepada mejelis hakim untuk membebaskannya dari segala tuntutan hukum, karena perbuatan yang dilakukannya itu terpaksa untuk membela

diri. Terdakwa beralasan dari fakta yang terungkap dipersidangan, bahwa adanya suatu serangan yang mengancam terdakwa, yang dilakukan korban T.Husni alias Cut Yanti Asmara alias Yahbit, dengan pisau terhunus menyerang terdakwa, sehingga terdakwa terpaksa mengambil Linggis dan menghantam kebagian kepala korban, karena terpaksa membela diri, sesuai pasal 49 ayat (1) KUHP.(b06)

Dua Bocah Asal Pidie Jaya Bobol Tabungan Masjid Di Pidie SIGLI ( Waspada): Dua bocah asal Kabupaten Pidie Jaya membobol tabungan Masjid Syuhada Seupeng, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Kamis (8/9). Uang senilai Rp 2 juta dibawa kabur. Kepala Desa Kabat Seupeng, Kecamatan Peukan Baro, Pidie, Tgk M Jamil Ab kepada Waspada, Kamis (8/9), mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekira pukul 03:00. Kedua pelaku asal kabupaten tetangga berhasil membawa kabur uang Masjid Syuhada itu senilai Rp2 juta dengan cara mencongkel tabungan masjid. Warga yang melihat aksi kedua bocah itu selanjutnya mengejarnya, satu di antara bocah

tersebut berhasil ditangkap, sedangkan satunya lagi berhasil membawa kabur celengan masjid beserta uang Rp. 2 juta. Sedangkan bocah yang berhasil ditangkap warga diikat dengan rantai di dalam komplek Masjid Syuhada sebagai hukuman. Dari haril pemeriksaan warga, kedua bocah itu berasal dari Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya merupakan kabupaten tetangga Kabupaten Pidie. Keduanya sejak Rabu telah diintai oleh warga karena gerak-geriknya mencurigakan. Kedua bocah itu acap kali keluar masuk masjid tanpa tujuan beribadah. Beberapa pemuda desa terus mengawasi gerakgerik dua

bocah hingga larut malam di kawasan masjid. Menurut Tgk. M. Jamil, masyarakat selain menahan seorang bocah yang dirantai di komplek masjid juga menyita satu unit sepedamotor jenis bebek. Bocah itu bersama sepedamotor yang disita warga telah diserahkan ke polisi.. Kapolres Pidie, AKBP Dumadi melalui Kapolsek Peukan Baro, Pidie, Ipda Samsul Bahri kepada wartawan kemarin, menjelaskan kasus itu telah didamaikan. Kedua belah pihak yaitu panitia masjid dan kedua orang tua bocah bersangkutan dengan cara menggantikan uang sebesar Rp 3,5 juta.(b20)

Waspada/Gito Rolies

SEPERTI warga Aceh lainnya, Dirjen Otda Djohermansyah Djohar menikmati kopi solong sebelum bertolak menuju Jakarta usai kunjungan kerja memantau pelaksanaan Pemilukada di Aceh. Tampak Wakil Ketua DPRA Sulaiman Abda, Bupati Pidie Jaya Gade Salam (membelakangi) dan warga Aceh lainnya, Kamis (8/9).

Hari ini Baleg DPRA Serahkan Laporan BANDAACEH (Waspada) : Badan Legislasi DPRA hari ini, Jumat (9/9) dijadwalkan menyerahkan laporan kepada pimpinan DPRA tentang nasib draf qanun pemilukada apakah dilanjutkan untuk dibahas ke tingkat badan Musyawarah atau tidak ditolak. Penyerahan tersebut seharusnya telah dilakukan pada Rabu (7/9) lalu, namun dari pertemuan Dirjen Otda dengan anggota banleg terungkap bahwa banleg telah meminta waktu tambahan selama 2 hari untuk membahas, menyusun dan menyerahkan hasil pembahasan draf qanun pemilukada berbentuk laporan kepada Pimpinan DPRA. “Besok (hari ini-red) sudah diserahkan,”

ungkap wakil Ketua DPRA, Sulaiman Abda di sela-sela mendampingi Dirjen Otda Djohermansyah Djohar di Warung Kopi Solong Ulekareng Kamis (8/9) pagi. Sulaiman Abda mengaku tidak ingin mencampuri hasil laporan badan legislasi, namun Ketua Golkar Aceh itu mengharapkan para anggota badan legislasi menghargai hasil kesepakatan Agustus lalu di Jakarta tentang komitmen DPRA untuk membahas kembali draf qanun pemilukada dengan memuat poin penting tentang calon perseorangan sesuai amanat konstitusi dan poin penyelesaian sengketa pilkada. (b32)

BANDA ACEH (Waspada) : Selain membahas tentang perkembangan kelanjutan pembahasan qanun Pemilukada di Aceh, pertemuan anggota Badan Legislasi DPRA dan Komisi A DPRA dengan Dirjen Otda Kemendagri Djohermansyah Djohar, Rabu (7/9) menjadi ajang curhat soal dana aspirasi. Kepada Dirjen, Abdullah Saleh mengungkapkan, dana aspirasi 7 anggota DPRA masingmasing Pagu Rp5 miliar per anggota DPRA dipangkas oleh Gubernur Aceh. Ketujuh anggota DPRA tersebut, menurut mantan politisi PPP adalah Adnan Bransyah, Abdullah Saleh, Jufri Hasanuddin, Adli Jaloc, Fauzi SH, Jamaluddin T Muku dan Anwar. Selain soal Dana Aspirasi yang tidak diakomodir Pemerintah Aceh, anggota DPRA yang

mayoritas dari Partai Aceh itu juga mengungkapkan soal penambahan dana pemilukada menjadi Rp212 miliar di dalam DIPA dari Rp135 miliar yang disepakati bersama Tim Anggaran Eksekutif dan tim Anggaran Legislatif. Dalam pertemuan sekitar satu jam tersebut juga disampaikan soal pelanggaran yang dilakukan Bawaslu tentang rekrutmen anggota Panwaslu Aceh dan Panwaslu Kabupaten/Kota di Aceh. “Biarkan kami yang mengerjakannya, karena rekrutmen tersebut kewenangan dewan,” kata Adnan Beransyah. Rekrutmen anggota Panwas tersebut, menurut Adnan, melanggaran UUPA, selain Bawaslu tidak memiliki kewenganan tentang hal tersebut. (b32)

Bertemu Dirjen Otda, DPRA Curhat Soal Dana Aspirasi

Tim Medis RSUZA Alami Kekerasan Dari Pasien BANDA ACEH (Waspada) : Pihak Rumah Sakit Zainoel Abidin Banda Aceh sangat menyayangkan sikap keluarga pasien yang melakukan kekerasan dan mengancam menggunakan senjata api kepada dokter dan perawat di RSUZA, Rabu (7/9). Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUZA, dr Andalas, Kamis (8/9) mengatakan, keluarga pasien berang setelah mendengar kabar meninggalnya salah seorang anggota keluarga yang dirawat di RSUZA. Menurut Wadir Pelayanan itu, penanganan medis terhadap salah seorang pasien bernama Kartini, 55, di ruang HCU RSUZA sesuai dengan prosedur. Akan tetapi sebelum dilakukan operasi saat tim medis melakukan diagnosa, tiba-tiba pasien langsung drop dan nyawanya tidak tertolong. Sehingga keluarga pasien kecewa dan ma-

rah, menganggap tim medis tidak menangani pasien dengan baik. “Keluarga pasien meluapkan kemarahannya dengan memukul dr Rozi dan dua perawat yang berusaha melerai, bahkan menurut petugas medis sempat diancam dengan senjata api jenis pistol,” katanya. Pihak rumah sakit tidak menerima tindakan itu dan membawa kasus ini untuk diproses secara hukum. dr Andalas menyebutkan saat itu juga dokter dan perawat yang menjadi korban kekerasan mengadu ke Polresta Banda Aceh. Ia menambahkan, kasus kekerasan terhadap tim medis di RSUZA telah terjadi dua kali selama 2011. Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Armensyah Thay mengatakan, Polresta tetap akan memproses kasus ini, dalam waktu dekat akan dipanggil kedua terlapor yang melakukan kekerasan dan pengancaman dengan senjata api. (cgto)

Danrem LW Tutup Latihan Posko Bencana Alam Di Pidie SIGLI (Waspada) : Latihan penaSelain itu, kegiatan Geladi Posko nggulangan bencana alam Geladi ini juga bertujuan untuk memberiPosko satu Kodim 0102, Pidie dilakkan pemahaman, masukan dan sanakan sejak Selasa (6/9), resmi ilmu pengetahuan tentang pelaksaditutup Danrem 011/Lila Wangsa naan Geladi Posko di satuan yang (LW) Kolonel Inf Deni K Irawan, lebih baik dan komprehensif, mauKamis (8/9). pun untuk mengantisipasi perubaDalam sambutannya Darem LW han alam yang cenderung meningKolonel Inf. Deni K Irawan mengatakat serta kemungkinan terjadinya kan, tujuan utama geladi Posko I bencana alam di wilayah Kodim Kodim 0102 Pidie untuk memelihara 0102 Pidie. dan meningkatkan kemampuan Namun ditegaskan Danrem LW, komandan dan staf dalam merencayang paling utama adalah bagainakan suatu operasi yang mencakup mana langkah-langkah yang diambil hal-hal keterpaduan, kerjasama dan KOLONEL INF DENI K IRAWAN TNI sebagai satuan teritorial dan Danrem instansi terkait lainnya, yang tergakoordinasi dalam pengambilan keputusan, taktik dan teknik, olah bung dalam satuan pelaksanaan yudha, pengintegrasian semua kemampuan penanggulangan bencana alam di daerah, satuan yang dimiliki, prosedur dan tata cara kerja dalam mengambil suatu tindakan secara cepat yang berlaku dalam suatu Posko serta Kodal dan tepat apabila terjadinya suatu bencana. operasi. (b20)

Pria Misterius Ditemukan Di Hutan Pinding Gayo Lues BLANGKEJEREN (Waspa“pria misterius” ini dibawa Briptu da) : Warga Pining Kecamatan Hidayat anggota Polsek Pining ke Pining, Kabupaten Gayo Lues Mapolres Gayo Lues, sebut geger dengan ditemukannya Wakapolres. seorang pria Misterius di belanKompol Anwar S, mengharaptara hutan Sesingi Pining, kan bagi masyarkat yang kehilangan anggota keluarga agar segera Kab.Gayo Lues, Rabu (7/9). Pria menghubungi olres Gayo Lues berperawakan sedang itu atau Dinas Sosial, karena saat ini kondisinya tuna rungu dan sosok lelaki misterius ini dititipkan tuna wicara. di Panti Sosial setempat, tambahKapolres Gayo Lues melanya. lui Wakapolres Kompol Anwar Adapun ciri-ciri fisik antara S, kepada Waspada, Kamis (8/ lain, rambut lurus hitam kecokla9) menyebutkan, pria tanpa tan, kulit kering sawo matang, ibu identitas itu ditemukan warga jari tangan cacat, memakai celana Pinding di hutan belantara jeans,kaos oblong warna merah, Sesingi dan diperkirakan sudah Pria Misterius dan jaket hitam, serta sebuah tas tersesat di hutan selama 10 hari ransel berisi beberapa potong patanpa bekal. kaian,memakai sandal dan bisu. Ketika diinterogasi masyarakat dan aparat Menurut Wakapolres di duga lelaki ini tersePolsek Pining, lelaki berperawakan kurus dan sat dan berasal dari daerah pesisir (Aceh Timur). kulit sawo matang ini tidak dapat berkata-kata Bagi masyarakat yang tahu dan mengenal sosok dan hanya menggunakan bahasa isyarat yang ini,agar segera menghubungi pihak berwajib, sulit dimengerti. Akhirnya setelah diberi makan jelasnya. (b35)


C8 MEDAN AREA Amaliah Jl. Amaliun Gg. Bandung Kota Maksum II Al-Hidayah Jl. A.R. Hakim Gg. Sukmawati Al-Huda Jl. Gedung Arca Gg. Jawa No. 46 Al-Istiqomah Jl. Seto No. 33 Al-Ikhwaniyah Jl. Utama/Amaliun Gg. Tertib No. 15 Al-Ikhanul Wathan Jl. AR. Hakim Gg. Langgar No. 53 Al-Ikhlash Taqwa Jl. Medan Area Selatan No. 129 Al-Muhajirin Kel. Sei Rengas Al-Misbah Jl. A.R. Hakim Gg. Langgar/Damai No. 27 Al-Makmur Jl. A.R. Hakim Gg. Langgar/Bahagia No. 25 Al-Utaminiyah Jl. Utama Kota Matsum II Gg. Syukur Chalid lIbnul Walid Jl. Rakhmadsyah No. 366 Hidayatul Islamiyah Jl. Gajah No. 39 Istiqlal Jl. Halat No. 53 Kel. Kota Matsum IV Jamik Jl. Medan Area Selatan No.289 Kel.Surakamai-I Jamik Jl. Sutrisno Gg. Damai I No. 6 Kel. Komat I Jami’ Darul Ikhlas Jl. Batu No. 13 Jami’ Taqwa Jl. A.R. Hakim Gg. Langgar No. 8-A Khairiyah Jl. Rahmadsyah Gg. Subur 192 Muslimin Jl. Dr. Sun Yat Sen No. 71 Muslimin Jl. Gedung Arca Gg. Jawa No. 3 Nurul Huda Jl. Denai Gg. Pinang No. 12 Perguruan Ketuhanan Jl. Puri Gg. Perguruan No. 4 Rahmat Jl. Denai Gang I No. 2 Shilaturrahim Jl. Emas No. 10 Syekh Hasan Maksum Jl. Puri Gg. Madrasah Taqwa Ar-Rahim Jl. Utama Gg. Ampera I No. 240-AR Taqwa Jl. Bromo Gg. Taqwa No. 11 Taqwa Jl. Bromo Gg. Aman No. 23 Taqwa Jl. Megawati Taqwa Jl. Puri Komplek Masjid Taqwa No. 183 Taqwa Lawang Jl. Gedung Arca Gg. Sehat No. 8

Daftar Khatib Shalat Jumat Drs. Jamaluddin Pohan, MA Drs. Abd. Rozak Hasibuan Drs. Supardi Lubis H. Jasmi, AS Drs. H. Muhiddin Gurning Drs. Kasim Yusuf Umar Chatib Drs. Ridwan Fahmiluddin H. Yulnaidi Tanjung Syakhrul M. Nasution, S.Pd.I Drs. Ade Mustahdi Drs. H. Armen Tanjung Kaliman, S.Pd.I Drs. H. Nazaruddin Idris, Lc Drs. H. Munirudin, M.Ag Drs. H. Abdul Sani Sinaga Amru Hasibuan, S.HI Drs. Indra Suheri Drs. H. Sunaryo Drs. Ahmad Azizi Drs. H.M. Yahya Zakaria H.M. Najib Sanusi Lubis, Lc Drs. H. Ruschan Nawawi Drs. H. Abdullah Nasution Drs. H. Mhd. Hafiz Ismail H. Hasanuddin, Lc Drs. Ibnu Hajar Harahap Drs. Sutikno Fahmi Drs. Jamaluddin, MA Riswan Hasibuan, S.Ag Drs. Agus Taher Deflizar Nasution, S.Pd.I

MEDAN AMPLAS Al-Hidayah Mapolda SU Jl. S.M.Raja Km.10,5 No. 60 Al-Hidayah Jl. Kongsi Gg. Syukur No. 307 Marindal Al-Huda Jl. Bajak I Kel. Harjosari II Al-Jihad Jl. Garu II Villa Harjosari Indah No. 106 Baiturrahman Jl. Bajak III Kel. Harjosari II Ikhlashiyah Jl. Garu-I No. 69 Kel. Harjosari-I Jami’ Harjosari Jl. S.M. Raja Km. 6,5 No. 21 Kampus UNIVA Jl. S.M. Raja No. 10 Komp. UNIVA Miftahul Jannah Jl. Pertahanan No. 70-A Timbang Deli Nurul Barkah Jl. Selambo IV No. 29 Nurul Iman Jl. S.M. Raja Km. 9 Nurul Tuvail Khatijah Jl. Garu IV No. 140 Raya Taqwa Jl. S.M. Raja Km. 5,5 Kel. Harjo Sari I Ramadhan Jl. Pertahanan No. 37 Kel. Timbang Deli Ramadhan Jl. Garu VI Kel. Harjosari I Harjosari-I Salman Jl. STM Kel. Sitirejo II Sepakat Jl. Turi Gg. Sepakat No. 5 Tarbiyah Medan Amplas Taqwa Jl. S.M. Raja Gg. Pulau Harapan No. 1 B

H.M. Daud Sagita, S.Ag Drs. Ismail Panjaitan, S.Pd.I H.M. Syukur Abrazain Drs. H. Hamdan Nasution, MA Khairul Marzuk M. Hasyim Matondang, STh.I Arifin, S.Ag Drs. Kasran Ahmad Deily Mansyur Utama,S.Pd.I Drs. Jamaluddin Rambe Ir. Khairuddin T. Bolon H. Mhd. Bambang Irawan, S.Ag Drs. H. Masyaluddin Berutu Drs.Mustamam Batubara Shilaturrahim Jl. Garu III Kel. Drs. Bambang Irawan Drs. H. M. Hafiz Yazid Ir. H. Erwandi US, MM Mhd. Hasbi Almawardi Lubis, S.Ag Khairul Saleh, S.Sos.I

MEDAN BARU Agung Jl. Pangeran Diponegoro No. 26 Al-Amanah Jl. Diponegoro No.30-A Kom.Gd.Keuangan Al-Falah Bank Sumut Lantai X Jl. Imam Bonjol No. 18 Al-Hasanah Jl. Letjend. Jamin Ginting No. 314 Al-Ikhlas Jl. Sei Padang No. 129 Bulan Jl. Letjend. Jamin Ginting Gg. Masjid No. 1 Muslimin Jl. Sei Batang Serangan No. 93 Nurul Muslimin Jl. DR. TD. Pardede No. 42 Nurul Huda Jl. K.H. Wahid Hasyim Asrama Brimob

H. Raden M.Syafi’i, SH, M.Hum Prof. DR. Syahrin Harahap, MA Dr. H. Muzakkir, MA Ruslan, S.Pd.I M. Nasir, S.Pd.I Drs. H. Azwardin Nasution H.M. Rusli Yusuf Drs. H. Mas’ud Syihabuddin Drs. H. Tamhid Harahap

MEDAN BARAT At-Taqwa Jl. Putri Hijau No. 14 Al-Furqan Jl. Karya II Kompl. Ex Kowilhan Al-Hasanan Inna Dharma Deli Al-Jihad Jl. Kom. Laut Yos Sudarso/Jl. Pertempuran Al-Muttaqin Jl. Karya No. 41 Kel. Sei Agul Al-Mukhlishin Jl. G.B. Josua No. 8 Al-Massawa (Arab) Jl. Temenggung No. 2-4-6 Al-Istiqomah Jl. Putri Hijau No. 01 Komp. Deli Plaza Baitus Syifa RS. Tembakau Deli PTP Nusantara-II Haji Maraset Jl. Sei Deli No. 139 Jami’ Jl. Merdeka No. 3 Pulau Brayan Kota Nurul Hidayah Jl. Tinta 63-B Kel. Sei Putih Nurul Hidayah Jl. Danau Singkarak Gg. Masjid No. 6 Nurul Islam Jl. Karya Lk. VIII No. 203 Kel. K.Berombak Lama Jl. Mesjid Gg. Bengkok No. 62 Kel. Kesawan Rumkit Jl. Putri Hijau Tk. II Putri Hijau Kesdam I/BB Syuhada Jl. Danau Toba No. 2 Kel. Seil Agul Taqwa Jl. Karya Gg. Madrasah No. 24

Burhanuddin Sitorus Rasoki Batubara Dr. H. SarbainiTanjung, Lc, MA Samsul Bahri Amirwan, S.Ag Drs. Musa Yahya Burhanuddin Al Hakim S., MA Harmain, S.Ag Lathif Chan, M.Ag Drs. Lily Suheri M. Afifuddin Nya’ Quba M. Yunus, BA Drs. Ed Syahputra Siregar H. Zulfikar Hajar, Lc Drs. H.M. Sazli Nasution Drs. Azwani Lubis, M.Ag Drs. Edi Syahputra Siregar Junaidi, S.Pd.I, M.SI

MEDAN BELAWAN Jami’ Belawan Jl. Selebes Belawan Taqwa Jl. Veteran Belawan

H. Zulkarnain Iqbal Husin, S.Pd.I

MEDAN DELI Amalyatul Huda Jl. Nusa Indah No. 22-A Lingk. 26 Ar-Ridha Komplek TNI-AL Barakuda Tg. Mulia As-Sa’adah Jl. Alumunium IV Gg. Tawon Tg. Mulia Al-Amanah Jl. K.L.Yos Sudarso Km. 6,8Kel.Tg. Mulia Al-Ikhlas Jl. Alumunium III Kel. Tj. Mulia Al-Jihad Lingk. VI Kel. Mabar Al-Munawwarah Jl. Pulau Batam No. 1 Al-Syarifah Jl. Metal Gg. Rukun No. 06 Lingk. XVIII Jamik Jl. K.L. Yos Sudarso Km. 6,2 Tg. Mulia Jami’iyyatush Shoolihiin Jl. Alumunium I Lingk. XIII Nurul Iman Jl. Sidomulyo Ujung Kel. Tg. Mulia

Drs. Suparman Nurtuah Tanjung Drs. Waizul Qarni, MA Rijal Sabri, M.Ag H. Darma Bakti, S.Ag Drs. Saparuddin, MA H. Khairuddin, Lc Edy Susanto Drs. Syafi’i, MS Drs. Zakaria Batubara Drs. H. Azhari Tanjung

MEDAN DENAI Arafah Jl. Pertiwi No. 22 Kel. Binjai Amal Bakti Jl. Raya Menteng Gg. Abadi No. 21-A Ar-Ridha Jl. Camar 18 Perumnas Mandala Al-Amanah Jl. A.R. Hakim Gg. Aman No. 90 Al-Anshor Jl. Raya Medan Tenggara Gg. Anshor Al-Hidayah Jl. Bromo Gg. Masjid Al-Hidayah Al-Hidayah Jl. Menteng Indah VI H.Kel.Medan Tenggara Al-Hasanah Perumnas Mandala Al-Muslimin Jl. Menteng II Gg. Pembangunan Lingk.XI Al-Muslimun Jl. Bromo (Rawa Sembilang) Gg. Kurnia Al-Mukhlishin Bromo Ujung Jl. Selamat Kel. Binjai Al-Mukhlishin Jl.Enggang I Perumnas Mandala Al-Makmur Jl. Bersama Ujung K.Perum.Griya Al-Bania Al-Ridha Jl. Jermal VII Lingk. IX Kel. Denai Baiturrahman Jl. Medan Tenggara II Kel. Denai Baiturrahman Jl. Medan Tenggara VII No. 42 Baiturrahmin Jl. Pelajar Timur Gg. Darmo No. 5 Darul Ilmi Murni Lingk. I Kel. Tegal Sari Mandala II Hijraturridha Jl. Selamat Ujung Gg. Subrah/Ketua Muslimin Jl. Selam II No. 47 Tegal Sari Mandala-I Nur Islam Jl. M. Nawi Harahap Kel. Binjai Nur Hidayah Jl. Datuk Kabu Gg. Masjid No. 11-C Nurul Iman Jl. Rawa Lr. Sedar Rahmatullah Jl. Kramat Indah Gg. Trenggeno II Raya Miftahul Iman Jl. Panglima Denai Jermal 7 Taqwa Jl. Jermal III No. 10 Taqwa Jl. Mandala By Pass No. 140 Taqwa Jl. Pancasila Gg.Masjid No.1 Kel.T.S.Mandala III

M. Adam Sakiman Drs. M. Mas’ud Panjaitan Drs. H. Nurdin Muhammad Drs. Sahlan Nasution H. Nazaruddin, Lc Drs. M. Ilyas Purba Drs. M. Hayat Harahap Drs. Ngatman Aziz Drs. Ahmad Nurdin Drs. M. Yusuf Arsyaddd Ruslan, S.Ag Drs. Arman Azizi Fuji Rahmadi, MA Muhammad Chairian, S.Pd.I Alang Sidik, S.HI Syafruddin Sinaga, S.Pd.I Ibrahim Yunan, S.Pd.I Drs. Adnan, MH Jamaluddin Ahmad, S.Pd.I Drs. Zakaria Damanik Drs. H.A. Taufik Lubis H.M. Yusuf, BA Muhayan, S.Pd.I Amaruddin Sipahutar M. Yusuf Siregar, S.Fil.I Drs. Tanerman Drs. Satiman Riswan Hasibuan, S.Ag

MEDAN HELVETIA Amaliyah Jl. Sakura I Lingk. II Blok-19 Perum. Helvetia An-Nur Jl. Budi Luhur No. 75-A At-Taubah Jl. Prona No. 12 Lingk. VII Cintai Damai Ar-Raudhah Jl. Persatuan No. 22-AR As-Syarifah Jl. Pembangunan Kompl. Pondok Surya Al-Bashir Rusmi Jl. Kapten Muslim Gg. Solo Tengah Al-Falah Jl. Palem Raya Perumnas Helvetia Al-Hidayah Jl. Bakti Luhur No. 21 Kel. Dwikora Al-Ikhlas Jl. Bakti Lubur No. 113 Kel. Dwikora Al-Ikhlas Jl. Bahagia Lingk. VI Kel. Cinta Damai Al-Ikhas Jl. Jongkong Komplek Dolok Sumut Al-Ishlah Jl. Kapten Muslim No. 54-A Al-Kautsar Jl. Gaperta Ujung K. Perum. Tata Alam Asri Al-Mukhlisin Jl. Bakhti Utara No.21 Link. VI Kel.T.Gusta Al-Mustaqim Jl. Kapten Muslim No. 226 Al-Masturah Jl. Binjai Km. 7,8/Jl.Sekolah No. 29 Darussalam Jl. Asrama No. 11 Istiqomah Jl. Amal Luhur No. 86 Ikhlasiyah Jl. Amal Luhur No. 29 Kel. II Dwikora Raya Al- Falah Jl. Cendana Blok 17 Perumnas Helvetia Taqwa Jl. Kapten Muslim Gg. Jawa

Damri Tambunan, S.HI Susanto, S.Th.I Abu Umair Drs. H. Parmohonan Nasution H. Fahmi Mahyar Drs. Nuhyaman Lubis Drs. Thamrin Butar-butar Drs. H. Raden Taufiq Drs. H. Roqib Mas Muas Daulay, S.Pd.I Abdil Hadir Ritonga, S.Pd.I Drs. H. Takhlaq Mahmud Abdul Hamid Harahap, S.Ag Drs. Hammim Rangkuti Drs. Maimon Elba Drs. Hasanul Arifin Drs. Asman Ali Nur Harahap Drs. H. Samiun Mas Drs. M. Bahrein, AR Abd. Halim Dalimunte, S.Ag Drs. Zainuddin Hamidi

Taqwa Jl. Kamboja Raya No. 319 Blok IV P.Helvetia Taqwa Jl. Kapten Sumarsono Gg. Safar Taqwa Jl. Setia No. 30 Cabang Helvetia Taqwa Jl. Pemasyarakatan Gg. Masjid No. 7 Sukadono MEDAN JOHOR Amanah Jl. Eka Bakti Ujung Lingk. IV Gedung Johor Arrahman Jl. Brigjen Zein Hamid Kel. Titi Kuning Amaliyah Perumahan Citra Wisata Ainul Iman Jl. Ekawarni I Kel. Gedung Johor Assyafi’iyah Jl. STM Suka Tari No. 9 Ar-Raudhah Komplek Risva I Blok V Kel.Gedung Johor Annazhirin Jl. Karyawisata Kel. Gedung Johor Al-Amin Jl. Eka Surya Gg. Eka Kencana Ged. Johor Al-Badar Jl. Karya Dharma No. 19 Kel. Pangk. Masyhur Al-Firdaus Jl. Karya Jaya Gg. Eka Jaya II Lingk. II Al-Huda Jl. Eka Surya Psr. V Gg. Sidodadi Ged. Johor Al-Hidayah Jl. Brigjen Katamso Km. 7,2 Kel. Titi Kuning Al-Hidayah Jl. Karya Jaya Kel. Gedung Johor Al-Ikhlas Jl. Karya Tani Lingk. VIII Pangk. Masyhur Al-Ikhlas Jl.Eka Suka Lingk. XIII Kel. Gedung Johor Al-Issyah Hakim Jl. Karya Jaya Kel. Gedung Johor Al-Muslimin Jl. Suka Luhur Al-Mahmudiyah Jl. Brigjen Hamid Km 6,5 Kel. T.Kuning Al-Mustafa Jl. Karya Jaya, Gg. Karya XII-XIV7 Al-Qisth Kejaksaan Tinggi Jl. Abd. Haris Nst. P.Mashur Baiturrahman Perumahan Johor Indah Permai 1 Baiturrahmah Jl. Karya Jaya No. 101 Pkl. Masyhur Baitul Iman Jl. Karya Jaya Asrama Arhanud P. Masyhur Fajar Ramadhan Perumahan Johor Indah Permai II Graha Deli Permai Jl. Sidodadi Pasar IV Kel. Gd. Johor Istiqomah Jl. Abdul Hamid No. 70 Muslim Jl. Karya Jaya, Kel. Pangk. Masyhur Muttaqiin Jl. Luku I No. 42 Kel. Kwala Bekala Nurul Aldys Jl. Karya Bakti No. 34 Pkl. Masyhur Nurul Falah Jl. Eka Rasmi No. 42 Kel. Gedung Johor Nurul Huda Jl. Letjen Ginting Km. 8 Kwala Bekala Nurul Huda Jl. M. Basir No. 9-A Kel. Pangk. Masyhur Nurul Iman Jl. Stasiun No. 75 Kel. Kedai Durian Nurul Ikhwan Jl. Karya Kasih Sunnah Al-Muhsinin Jl. Abdul Haris Nasution No. 11 Sunnah Rabithah Jl. Karya Darma Pangk. Masyhur MEDAN KOTA An-Nazhafah Jl. Rumah Sumbul No. 4 Lingk. I Al-Hidayah Jl. Saudara Kel. Sudirejo II Al-Hasanah Jl. Tanjung Bunga II Kel. Sudirejo II Al-Ikhlas Jl. Salak No. 9 Al-Mashun Jl. Sisingamangaraja Da’wah Jl. Sakti Lubis Gg. Amal 19-B Hikmah Hongkong Plaza Jl. Cerebon Islamiyah Jl. Jati III No. 85 Kel. Teladan Timur Jami’ Teladan Jl. Teladan/Gembira No. 2 Muslimin Jl. Air Bersih Lingk. VII Sudirejo I Mua’llimin Jl. S.M. Raja Kp. Keluarga No. 33 Ma’ul Hayah PDAM Tirtanadi Jl. S.M. Raja No. 1 Pahlawan Muslimin Jl. Pencak Raya Pusat Pasar Setia Amal Jl. Sakti Lubis Gg. Pegawai Kel. Sitirejo Silaturrahim Jl. Pelajar No. 58 Drs. H. Hayat Harahap Taqwa Jl. Demak No. 3 Taqwa Jl. Mahkamah K-36 Thawalib Jl. S.M. Raja Gg. Isa No. 7 Yayasan Zending Islam Indonesia Jl. SM Raja No. 11-A MEDAN LABUHAN Al-Amal Jl. Banten Gg.Amal No.170 Dusun IX-A Helvet Al-Husin Jl. Raya Blok IX-Griya Martubung Al-Istiqomah Blok IV Griya Martubung Nurul Hidayah Jl. Veteran Lr. Sukoharjo No. 27-A Nurul Ikhwan Jl. Helvetia By Pass Gg. Masjid No. 234 Nurul Khairiyah Jl. Veteran Ujung Psr X Ds Manunggal MEDAN MAIMUN Abidin Jl. Brigjen Katamso Km.3 Gg. Nira Kel.Kp. Baru Al-Muhajirin PTPN-IV Jl. Letjend. Suprapto No. 2 Al-Mujtahidin Jl. Brigjen Katamso Gg. Lori Kp. Baru Darul Ali Jl. Brigjen Katamso Gg. Nasional No. 20 Jami’ Ash-Sholihin Jl. Brigjen Katamso No. 208 Jami’ ‘Aur Jl. Brigjen Katamso/Kampung Aur Kel. Aur Jami’ Al Fajar Jl. Brigjen Katamso Gg. Alfajar No. 15 Jami’ Jl. Brigjen Katamso Gg. Masjid No. 53 Kp. Baru Muslimin Jl. Brigjen Katamso Lingk. II Gg. P.Burung Nurul Muslimin Jl. Juanda (bundaran) Kel. Jati Thoyyibah Jl. Multatuli Lingk. V No. 64 MEDAN MARELAN Ar-Ridha Jl. Platina Raya Lingk. 21 Kel. Rengas Pulau Ar-Ridha Jl. Jala IX Lingk. IV Paya Pasir Al-Ikhlas Jl. Marelan IX Lingk. VII Kel. Tanah 600 Al-Muslimin Jl. Masjid Pasar V Kel. Rengas Pulau MEDAN PERJUANGAN Amal Jl. Ngalengko Lr. Saudara No. 11 Ar-Rahim Jl. M. Yacub Gg. Langgar Batu No. 24 Ar-Rahmah Jl. Gurilla Gg. Melati No. 5 Al-Amin Jl. Prof. H.M. Yamin SH, 482 Al-Aminin Jl. Pahlawan/Sakti Kel. Pahlawan Al-Falaah Jl. Ibrahim Umar Gg. Sato No. 03 Al-Hidayah Jl. Pahlawan Gg. Anom No.12 Lingk. III Al-Huda Jl. Malaka No. 117 Al-Hurriyah Jl. M. Yakub No. 17 Al-Muslim Jl. Pelita VI Gg. Serayu No. 10 Al-Muslimin Jl. Gerilya No. 1 Hidayatul Ihsaniah Jl. Sentosa Lama Gg. Amana No. 5 Istiqomah Jl. Bambu Runcing/Pahlawan Ikhwaniyah Jl. M. Yacub No. 3 Jamik Ubudiyah Jl. Pelita-I Gg. Tangga Batu 11 Jami’ Sentosa Jl. Sentosa Lama Gg. Perwira No. 1 Malikus Saleh Jl. Gurilla No. 10 Kel. Sei Kera Hilir Syuhada Jl. Pahlawan No. 11 Kel. Pahlawan Taqwa Jl. Pelita II No. 10 Kel. Sidorame Barat Thaharah Jl. Pelita II No. 29 Kel. Sidorame Barat Taufiq Jl. Mesjid Taufiq No. 120 Kel. Tegal Rejo Taqwa Jl. Karantina Asrama Glugur Hong

Legino, S.Pd.I Drs. H. Bahrin Manik Drs. Budiman Drs. H. Azhar Razak Lubis Drs. H. Ahmad Sanadi Sitorus Drs. Asmuni Drs. Lukmanul Hakim Ali Imran Rokan, S.Ag Abdul Hakim Dalimunthe, S.Pd.I Nahyan Pelis, S.HI Drs. H. Azwardin Nasution Nazir Hidayat, S.Ag M. Natar Hasibuan, S.H Drs. Khairuddin Siregar Sofwan Harahap, S.Pd.I Drs. Syarawi Muhamjist Drs. Ali Imron, R. M. Rahim, S.Pd.I Rustam Harahap, S.Pd.I M. Nasir Ansori, S.HI Drs. H. Bahrum Saleh, MA Drs. H. Syamsul Bahri Tamar H. Muhammad Affan, S.S. Mara Jaksa Harahap, S.Ag Drs. Muhd. Yusuf As’ady Drs. Aswan Efendi Nasution Drs. H.M. Joyo Drs. Mauddin Nasution Sofwan Harahap, S.Pd.I Drs. Abd. Wahab Kalimantan Drs. Irwan Nasution, MA Drs. Wahid Hasan Prof.Dr.H.M. HasballahThaib, MA Usmar Chan H. Samsuddin, S.Ag Drs. H. Abidin Azhar Ahmad Fuad Sinaga, S.Pd.I Alyuda Yusuf, S.Pd.I, S.HI Nazaruddin, A.R. Lubis Syahril Artha Effendi Sadly, SE, MA Drs. H. Sarikun Manurung Sodiqin, S.Ag Drs. Delail Ahmad, MA H. Syarifuddin Hayat, MA H. Sutan Syahrir Dalimunthe, S.Ag Drs. Rusnan Nasution Drs. Usman Hsb., SH, M.Hum Drs. H. Burhanuddin Lubis Hendrik Maulana Drs. H. Khudri Lubis Prof.DR.H.Haidar Putra Daulay, MA Ahmad Supriadi, S.Ag H. Mhd. Hafez, Lc Drs. Nazamuddin Masrianto, S.Pd.I Drs. Abdul Kadir Jailani Drs. Maulana Siregar, M.Ag Drs. Ibrahim Arbi, S.Pd.I Abdul Aziz, S.Sos Drs. M. Ridwan H. Hasan Basri Jamilus Syahbudin Rambe Drs. H. Azhari Tanjung Drs. M.M. Hasyim, S.Pd Muhammad Syahri Drs. H. Abdul Razak Drs. H.Waldemar Ghazali Pasaribu Drs. Dahrul Masrianto Tanjung H. Muhammad Nasir, Lc, MA H. Azanul Shauti, S.HI Drs. Ulumuddin Hamsyi Drs. Gulmat Nasution Son Haji Harahap, S.Ag Mahyuddin Siregar, S.Pd.I Drs. H. Rafly Hasan Drs. M. Rais, M.Pd., M.SI A. Fachruni Drs. H. Tukiman Zulkarnain Drs. H. Amhar Nasution, MA Khairudzil Azan R, S.Sos H.M. Bakri Nasution Irwan Said, Batubara, ST Imam Yazid, M.Ag Drs. H. Fahru Rozi, SE Drs. Jamaluddin Pohan, MA Drs. H. Fauzi Usman Drs. H. Muhiddin Gurning Drs. Fahmi Jamaluddin Drs. Syahlul Amin Jumiran Abdi, S.Ag Drs. Muslim Nasution Drg. H. Aspan Bahri Ahmad Harahap, BA Herman, S.Ag Salahuddin Has, SH, MA Drs. Indra Suheri Drs. Nizar Idris, MA H. Suhaidi, Lc Drs. Nurdin Drs. Bahari Ahmad

MEDAN PETISAH Amaliyah Jl. M. Idris No. 22 Kel. Sei Putih Timur II Annas Komplek Diskes Jl. Ibus Raya/Jl. Rotan Ar-Ridhwan Jl. Abd. Hamid No. 28 As-Syahaadah Jl. Sikambing Belakang No. 18 Asy-Syura Jl. Surau No. 16 Kel. Sei Putih Timur-I Al-Hidayah Jl. Periuk Gg. Mesjid No. 2 Al-Ihsan Jl. PWS No. 48 Kel. Sei Putih Timur II Al-Ikhwan Jl. Mesjid No. 142 Kel. Sei Putih Tengah Al-Mukarram Jl. Sikambing Gg. Patimura No. 9 Gaudhiyah Jl. Zainul Arifin No. 200A Istiqamah Pasar Petisah Jamik Kebun Bunga Jl. Kejaksaan Kebun Bunga Nurul Haq Jl. Listrik No. 12 Raya Aceh Sepakat Jl. Mengkara No. 2 Taqarrub Jl. Darussalam No. 24 Ubudiyah Jl. Kebun Bunga/Jl. Jend. S. Parman MEDAN POLONIA Amaliyah Jl. Balai Desa Gg. Amal No. 43 Kel. Polonia Assakinah Jl. Polonia (Starban) Per. Angkatan Udara Al-Hidayah Jl. Starban Kel. Sari Rejo Al-Hasanah Jl. Teratai No.17-A Lingk.V Kel. Sari Rejo Baitussalam Kosek Hanudnas III Baitut Tahmid KPPBC Tipe A2 Jl. Suwondo No. 1 Bakti Jl. Mongonsidi I Baru No. 11 Dirgantara Lanud Jl. Imam Bonjol No. 52 Hidayatullah Jl. DC. Musi Lingk. I Kel. Sukaramai Silaturrahim Jl. Antariksa No. 64 Kel. Sari Rejo Taufiq Jl. Pendidikan Gg. Taufiq No. 17-D

Badu Amin Nasution, S.Ag H. Ahmad Faisal Nst. S.Ag Burhanuddin Harahap, S.Ag Drs. Ishak Ahmad, BA M. Lukman Hakim Hsb., S.Ag, MA H. DR. Ahmad Zuhri, MA Drs. H. Mhd. Ramlan Drs. Ali Asri Deliman Siregar, S.Ag H.M. Affan SS Drs. H. Yusarly Amar

MEDAN SELAYANG Ar-Ridho Jl. Abdul Hakim Pasar I Tanjung Sari Al-Ghufron Jl. Bunga Wijaya Kesuma Pasar IV Al-Ghufron Jl. Suka Baru No. 21 Kel. P. Bulan Al-Ikhlas Jl. Raharja No. 25 Kel. Tg. Sari Al-Ikhlas Pasar VII, Padang Bulan Al-Istiqomah Jl.Sei Asahan Gg. Masjid No. 3 Al-Ikhwan Jl. Bunga Wijaya Kesuma Psr-IV Pd. Bulan Al-Muttaqien Jl. Setia Budi Gg. Tengah No. 11 Al-Muhtadun Jl. Karya Sembada No.179 Kom.Koserna Baitul Mukmin Jl. Bunga Terompet V No. 6 Kel. P.B.S. Jami’ Jl. Pasar I Lingk. VIII Kel. Tg. Sari

Drs. H. Syariikun, M. Drs. H. Nazaruddin Hasibuan Abdul Fatah Nur, S.Pd.I Rizkil Asri, S.Pd.I Muhammad Arifin Nst., S.Pd.I M. Bahrein AR, S.Pd.I Drs. M. Syafi’i Khairul Fatah, M.Ag H. Fajar Hasan, Lc, MA Drs. A. Ghozali Rangkuti Drs. H. Sulaiman, BA

H. Juanda Sirait Drs. K.H. Amiruddin, MS Drs. H. Azhar Anwar Munawar P, MA Drs. Pangiutan Siregar H.A. Daud Lubis Drs. H. Abdul Hadi Drs. H. Muhammad Jamil, MA H.M. Rozali, S.Pd.I Junaidi Arsyad, MA Drs. H. Zulham, ZA Drs. Amru Fuad Drs. H. Khaidir AW, Lc Drs. H. Khairuman Arsyad M.Hum Prof. DR. Abd. Mukti, MA Drs. Hasanul Arifin

WASPADA Jumat 9 September 2011

Muslimin Jl. Setia Budi Kel. Tg. Sari Drs. H. Mhd. Selian Nurul Iman Jl. Penerbangan No.77 Komp.Perhubungan Sugeng Raharjo, S.Pd.I Nurul Mukmin Jl. Bunga Kantil 18 Psr VII Pd. Bulan Abu Bakar, S.Pd.I Nurul Mukmin Jl. Bunga Mawar No. 46 Kel. Pd. Bulan H. Abdul Jamil Nurul Mukminin Jl. Kenanga Raya No. 10 Kel. Tg. Sari Abdul Roni, S.Ag Nurul Huda Jl. Bunga Asoka No. 117 Asam Kumbang Drs. H. Khairuman Arsyad, M.Hum Nurussalam Jl. Bunga Cempaka No.53 P.B. Selayang II Drs. H. Irham Hasibuan Taqwa Jl. Bunga Wijaya Kesuma Gg.Masjid Taqwa No.1 Parmin Taqwa Jl. Abdul Hakim No. 2 Tg. Sari Drs. Mario Kasduri, MA MEDAN SUNGGAL Ar-Rahmat Jl. Mesjid No. 20 Dusun III Desa Helvetia Ar-Ridho Jl. Tut Wuri Handayani Perkamp. Kodam I/BB As-Saajidiin Komplex BTN Dusun III Sei Semayang Al-Amin Jl. Setia Budi No. 202 Kel. Tanjung Rejo Al-Basyir Jl. Garuda No. 78-B Sei Sikambing B. Al-Badar Jl. Binjai Km. 6,8 Medan Al-Falah Jl. Murni No. 27 Tanjung Rejo Al-Huda Jl. Perjuangan No. 44 Tg. Rejo Al-Hikmah Jl. Kiwi No. 7 Sei Sikambing-B Al-Hasanah Jl. Stasiun Dusun I Tg.Gusta Kp. Pertamina Al-Hafiz Jl. Pinang Baris No. 142 Al-Istiqomah Dusun I Desa Pujimulio Al-Ikhlas Jl. Binjai Km. 16.5 Dusun I Aman Damai Al-Ikhlas Jl. Beo Indah No. 15 Sei Sikambing-B Al-Islamiah Jl. Binjai Km.14,5 Gg.Gembira Dsn.V Diski Al-Irma Jl. Rajawali Sei Sikambing-B Al-Jihad Jl. Sunggal No. 129 Al-Muttaqin Jl. Hanura No. 10 Kel. Tanjung Rejo Al-Muhtadin Jl. Setia Budi No. 29 Tanjung Rejo Al-Mukhlisin Jl. Darussamam Jl. Sei Tuan No. 38 Al-Muhajirin Kompl. Pondok Karya Kodam-I/BB Al-Muhajirin Komp.BBLK Industri Jl. Gatot Subroto 7,8 Al-Mu’awanah Jl. Puskesmas I/Jl. Seroja Al-Musabbihin Jl. Masjid Al Musabbihin Blok C TSI Al-Munir Jl. Karya Baru No. 07 Tanjung Rejo Darul Huda Jl. Kasuari No. 53-56 Sei Sikambing-B Isti’adah Jl. Amal No. 4 Kel. Sunggal Istiqamah Jl. Perwira Kel. Lalang Istiqamah Jl. Dr. Mansur No. 155 Kel. Tg. Rejo Ikhwanul Muslimin Dusun VII Gg.Damai D.Paya Geli Jamik Jl. Pinang Baris No. 19 Kel. Lalang Jamik Muh. Jayak Jl.Jend.G.Subroto Km. 5,5 No.184A Nur Amaliyah Jl. Jend. Gatot Subroto Km. 9 Nurul Huda Jl. Sei Serayu No. 38 Kel. Babura Nurul Hikmah PT.Perkebunan Nusantara-III Kandir Mdn Nurul Ikhsan Jl. Kelambir V No. 53-B Kel. Lalang Riyadhussholihin Jl. Sunggal No. 198 Lingk. XIV Raudotussuffah Jl. Pinang Baris Kel. Lalang Raudhatul Fatimah Jl. Swadaya P. Baris Kel. Lalang Syuhada Jl. Balam Lingkungan XIII Sei Sikambing-B Shafiyyatul Amaliyyah Jl. Setia Budi No.191 Tg.Rejo Silaturrahim Jl. Perintis Kemerdekaan D.Sei Semayang Taqwa Jl. Garuda Masjid Taqwa Sei Sikambing-B Taqwa Jl. Merpati Gg. Mushollah Sei Sikambing-B Taqwa Jl. Taqwa Gg. Pendidikan Tanjung Rejo MEDAN TIMUR Amaliyah Jl. Perwira II Pulo Brayan Bengkel Amal Ridha Jl. Cemara Pulo Brayan Bengkel Baru Arrahim Jl. Purwosari Gg. Masjid/Puskesmas. P.B.B. Ash-Sholah Jl. Pendidikan No. 39 Kel. Glugur Darat I Al-A’la Jl. Pembangunan I No. 46 Kel. Glugur Darat II Al-Barkah Jl. Setia Jadi Kel.Glugur Barat I Al-Furqoan Jl. Asahan No. 78 Kel. Sidodadi Al-Hidayah Jl. Jawa No. 3 Kel. Gg. Buntu Al-Iman Jl. Sidang Raya, Komp. DPRD Tk. I P.B.Bengkel Al-Ikhlas Jl. Umar No. 71 Kel. Glugur Darat I Al-Ikhlas Jl. Madiosantoso No. 197 P. Brayan Darat Al-Ihsan Jl. Jemadi No. 34 Pulau Brayan Al-Ikhwan Jl. Prajurit No. 28 Gg. Bali Kel. Glugur Darat Al-Muslimin Jl. Brigjend Bejo/Cemara Gg. Rambutan Al-Ma’ruf Jl. Sidorukun/Wartawan No.99 P.B. Darat II Al-Qudus Jl. Pukat Harimau d/h Jl. Aksara No. 136 Al-Waritsiin Jl. Bilal No. 71 Kel. Pulo Brayan Darat I Bustanul Huda Jl. Perwira I Lingk. VIII P.B. Bengkel Daarul Ma’arif Jl. Damar Raya No. 8 Sidorukun Jamik Jl. Kapten Muchtar Basri, BA Gg. Masjid No. 40 Muttaqin Jl. Pasar III No. 40 Glugur Darat I Nurul Iman Jl. Bambu VI Kel. Durian Nurul Yaqin Jl. Bukit Barisan I No.74 Kel.Glugur Darat II Nur Chadidjah Komp. Wartawan Jl. Letter Press No. 51 Perjuangan 45 Jl. Prof. H.M. Yamin, SH No. 51 Syuhada Jl. Budi Pengabdian No.2 Perum Pemko Mdn Taqwa Jl. Sutomo Ujung Gg. A No. 47 Kel. Durian Taqwa Jl. Rakyat/Lr. Maninjau No. 6 Sidorame Timur Taqwa Jl. Bilal Gg.Keluarga No.74 Kel.P.Brayan Darat I Taqwa Ubudiyah Jl. Bambu III Kel. Durian Taqwa Pulo Brayan Bengkel Taqwa UMSU Jl. Kapten Mukhtar Basri No. 3 Tabligh Tarjih Jl. Mustafa No. 1 G. Darat 1 Kp. Dadap Ulul Albab Jl. Sutomo IAIN-Sumatera Utara MEDAN TEMBUNG Akbar Baitus Sujud Jl. Metrologi Raya Gg.Karya No. 1 Ar-Ramli Jl. Surya Lingk. XII Kel. Indra Kasih Ash-Shobirin Jl. Pukat Banting II (Mestika) Kel. Bantan An-Nurul Hakimiyah Jl. M. Ya’kub No. 51 Al-Anwar Jl. Willem Iskandar Kel. Indra Kasih Al-Bayan Jl. Gurilla No. 10 Al-Falah Jl. Pukat Banting IV No. 10 Al-Huda Jl. Tuasan Gg. Aman Kel. Sidorejo Hilir Al-Hidayah Jl. Letda Sujono No. 62 Kel. Bdr. Selamat Al-Hikmah Jl. Letda Sujono Gg. Amal No. 5-B Al-Hilal Jl. Belat No. 76-B Al-Ikhlas Lingk. II Kel. Bandar Selamat Al-Ikhlas Jl. Ambai Ujung No. 15-B Kel. Sidoarjo Hilir Al-Istiqomah Komplek Veteran Medan Estate Al-Ijtima’iyah Jl. Letda Sujono No. 152 Al-Muslimun Jl. Pertiwi No. 94-C Kel. Bantan Al-Muqorrobin Jl. Pukat II No. 52 Bantan Timur Al-Izzah Kampus II Pasar V Medan Estate Baiturrahman Kampus Unimed Jl. Williem Iskandar Darul Amin Jl. Letda Sujono Ujung No. 1 Lingk. I Darul Djalal Jl. Taut\Sukaria No. 29 Kel. Sidorejo Hidayatul Muslimin Jl. Bersama No. 105 Lingk. 5 Hidayatul Ubudiyah Jl. Kapten M. Jamil Lubis Ikhlashiyah Jl. Tempuling/Suluh No. 20 Kel. Sidorejo Ikhwaniah Jl. Tuamang No. 47 Kel. Sidorejo Hilir Nurul Iman Jl. Pertiwi Ujung Kel. Bantan Raya Muslimin Jl. Pukat I No. 1 Kel. Bantan Timur Taqwa Jl. Enggang Raya No. 85 Perumnas Medan II Taqwa Jl. Kolam No. 01 Kampus I Medan Estate Taqwa Jl. Letda Sudjono No. 15 Taqwa Ranting Sidorejo Hilir MEDAN TUNTUNGAN Azizi Kel. Tanjung Selamat Al-Amin Jl. Pala Raya Perumnas Simalingkar Al-Ikhlash Cengkeh Jl. Cengkeh X No. 1 Kel. Mangga Al-Ikhlash Jl. Nilam 11 No. 1 Perumnas Simalingkar Al-Muttaqin Jl. Jamin Ginting Km. 14 Kel. Sidomulyo Al-Muhajirin Jl. Kopi Raya II Blok A Perum Simalingkar Al-Muhajirin Jl. Seroja Komplek Medan Permai Al-Muhtadin Jl. Kemiri Raya I No.1 Blok-G Simalingkar Al-Razzaq Jl. Sakura Raya Kel. Tanjung Selamat Baitul Rahman Jl. Rami II Perumnas Simalingkar Baiturrahman Jl. Flamboyan I/04 No. 2 Tg. Selamat Iklab Jl. Letjend. Jamin Ginting Km. 12,5 No. 100 Nurul Iman Jl. Irigasi No. 12 Kel. Mangga Nurul Hayat Kompl. LIZARDI Kel. Kemenangan Tani Silaturrahim Jl. Kapas 13 No. 49 P. Simalingkar Taqwa Jl. Sawit Raya Perumnas Simalingkar DELI SERDANG Amal Islamiyah Jl. Sudirman Kel. Lubuk Pakam Pekan Ainul Yaqin Jl. Pembangunan IV No. 30 Ar-Ridho Jl. Jati Psr VIII Dusun X Gambir Desa B.Klippa Al-Falah Jl. Pasar V No. 73 Dusun XIV Desa Tembung Al-Firdaus Jl. Medan Batang Kuis Ds. XI Empl. Km 10 Al-Furqan Perumahan Bumi Tuntungan Sejahtera DSC Al-Hafiz Hamparan Perak Kec. Hamparan Perak Al-Hikmah Kompleks RS Jiwa Daerah Propsu Al-Ikhlas Simpang Beringin Hamparan Perak Al-Ikhlas Desa Suka Makmur Kec. Delitua Al-Muttaqien Gg. Kolam Deli Tua Al-Muttaqin Dusun V Desa Bangun Dari Komp.Koserna Al-Mukhlishin Jl. Terusan Bandar Setia Dusun II

Irwansyah, S.HI, M.Hum Abd. Halim Batubara Supriandi, S.Ag Drs. Aman P. Harahap Drs. M. Bakri Pasaribu H. Raden Taufiq Drs. Zainuri Jauhari Marpaung, S.HI Drs. Moh. Solihul Amri Muhammad Ridwan Drs. Abdul Wahab, SH Drs. Harmain Drs. Abdullah Drs. Mahmuddin Sirait Drs. Misnan Drs. Ali Amnar Tambunan Drs. H. Muhammad Adam, S. Ahmad Muttaqin Nst., S.Pd.I Edi Purnomo, S.Ag Drs. H. Suparmin Sareh Masdian, S.Sos Muksin Nasution Drs. M. Saleh Rambe Prof.DR.H.Asmuni, MA Masra Mukhtar, S.Ag Maksum Harahap,S.Sos.I Drs. Affan Suaidi, MA Drs. Sartoni, AG Drs. H. Legimin Syukri Junidra Banurea, S.Ag, MA Dahlir Akbar, SE, HHC Drs. H. Sokon Saragih, M.Ag Drs. Rahmad Pane M. Alfaiz Rusli, S.HI Drs. H. Ismail Hasyim, M.Ag Bustami, HS Andi Syaputra H. Syakirun Lubis Drs. Amiruddin Drs. H.M. Syafruddin Drs.H.Azhari AkmalTarigan, MA Drs. Samuel Yusuf Drs. Khalidin Musa Drs. Matseh, S.Pd Drs. Mashul M. Yusuf Siregar Drs. Taharuddin, AG Drs. Sofian Sirait DR. H. Hasanuddin, MA Eriyanto, S.HI, S.Pd.I Miftahul Khair, S.HI Drs. Rasmidi Sugeng Wanto, MA Drs. Fakhrurizal, M.SI Drs. H. Ahmad Sanusi, Lc, MA Drs. Mushahur Sarifuddin Pasaribu, S.Ag Prof. DR. H.M. Hatta H. Muhammad Taufiq, MA Marhamin Tanjung, S.Ag Drs. H. Thohiruddin Nasution H. Suhaidi Arfan, Lc Drs. M. Nur Yunan Silalahi H. Syahrinal Azhar Lubis, S.Ag H. Aminuddin Tanjung Drs. H. Hamid Mashudi Drs. H. Agus Salim Pardede Mahmuddin Nasution, MA Drs. Ahmad Saukani H. Salman Al-Farisi, Lc, MA H. Akhyar Nasution, Lc, M.Ag Prof. DR. H.Hasyimsyah Nst., MA Abd. Kadir Jailani Drs. Tosim Ahmad Aslen, S.Ag Drs. Azwilman DR. Faisar Ananda, MA Prof. DR. Lahmuddin Lubis, M.Ed Prof. Dr. Ahmad Qorib, MA Irwansyah Suroso Drs. Nadran Jamal Nasution H. Halawani, Lc Drs. H. Abu Bakar Adnan Srg, MA Drs. H. Agus Salim Pardede Drs. H.M. Dayan Rangkuti Drs. Kasto Nadir, N.K. Drs. Bahron Nasution Drs. Khaidir Sulaiman Drs. Anshoruddin Nasution Syofyan Lubis, BA Drs. Khuwalid Lubis Khoiruddin Daulay, S.Sos Drs. H. Nurul Misbah Drs. Amir Saleh Drs. Tohiruddin Nasution Dr. H. Ahmad Zuhri, MA Prof. Dr.Yacob Matondang, MA Usman Drs. Zakaria Azra’i Al Bantani, S.Pd.I M. Sofyan Pulungan, S.Pd.I Drs. Rustam Effendi Hasibuan Syafruddin Syam, MA Drs. H. Abu Samah Pulungan Drs. H. Ali Imron Hasibuan Drs. Zulkarnain Lubis, MA Drs. Epi Brata Madya, MA Drs. Deflizar Faisal Riza, MA H. Salman Lubis Agis Nirodi, S.Ag Marhan Sabuki M. Amin, S.Ag.I Drs. Basaruddin, D.J. H. Qosem Nurseha, Lc H.Nafsin Syah Budi Muliono Syarifuddin Sinaga, S.Ag Drs. Ponimin Husin Ibrahim Fansuri, S.Pd.I Rajuddin Harahap, S.Ag Toharuddin Harahap, S.Ag Bambang Kuswoyo, SE Keskarnaen, S.Ag H. Khairul Jambak, MA Henti Akhir Harahap Ahmad Nasir, S.Ag Drs. Amiruddin Butarbutar Ade Fifan H. Burhanuddin Parinduri Zulkifli Manurung, SE Drs. Ghazali Umar Darwin Purba, BA Qori Ananda Azhari Hasibuan H.A. Sugianto, Lc MasnunSyafi’i, A.ma Drs. H. Syarif Hardi Ahmad Syukron, BA

(Bersambung ke hal. C5 )


Mimbar Jumat

WASPADA Jumat 9 September 2011

Zakat, Tanda Kehidupan DIANTARA tanda adanya kehidupan alam semesta adalah adanya aliran atau sesuatu yang mengalir, Allah SWT berfirman, “Dan Kami turunkan air hujan dari langit lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuhan.” (QS 31:10). Di surga pun terdapat sungai-sungai yang mengalir, “Bagi mereka surga ‘Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya.” (QS 18:31).“Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang mengalir.” (QS 55:50). Tim rumah zakat menulis, kalau memperhatikan tubuh kita, maka terdapat aliran darah yang mengandung oksigen yang dipompa oleh jantung. Jika aliran tersumbat, maka akan menyebabkan fungsi tubuh tidak normal. Apalagi jika sumber utama pemompa darah berupa jantung berhenti, maka aliran darah terhenti dan tubuh pun tidak bisa bergerak lagi alias mati. Alat elektronik baik televisi, radio, telepon, dan lainnya bisa berjalan sesuai fungsinya karena ada aliran. Jika tidak ada aliran, maka alat-alat tersebut tidak berfungsi apa-apa. Dengan demikian maka adanya kehidupan ditandai dengan aliran. Karena itu upaya menghidupkan sesuatu, misalnya perekonomian, harus ditandai dengan adanya upaya mengalirkan sesuatu (yang terkait dengan perekonomian). Sistem ekonomi Islam telah meletakkan prinsip aliran ekonomi yang adil melalui zakat. Zakat bukan hanya berfungsi mengalirkan kekayaan agar tidak menumpuk pada golongan tertentu saja (funding to distribute) sebagai aspek sosial, tapi juga berfungsi sebagai pengendalian atau

kontrol (effort to following). Diwajibkannya zakat sebagai pengendalian harta merupakan pengendalian sifat manusia, di mana sifat manusia diberikan rasa Indah kepada harta. “Dijadikan Indah pada pandangan manusia kecintaan pada apaapa yang diingini yaitu wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, ternak dan sawah ladang.” (QS 3:14). Cinta pada perempuan dikendalikan dengan nikah, cinta pada anak dikendalikan oleh suatu prinsip bahwa anak adalah amanah, dan cinta pada harta dikendalikan oleh zakat. Dengan demikian, zakat lebih merupakan sebuah upaya pengendalian harta masyarakat agar mengalir (tidak menumpuk) menuju aktivitas investasi. Bila di suatu masyarakat telah terbangun budaya zakat, maka di sana terdapat kehidupan. Sebab zakat menyebabkan perekonomian lebih bergairah. Coba perhatikan pada Ramadan di mana mayoritas kaum muslimin membayar zakat (baik zakat maal maupun zakat firah), terlihat sekali kegairahan ekonomi. Para produsen diuntungkan

Waspada/Dede

Pembina YPSA H. Sofyan Raz, Ak.MM, Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty Sofyan Raz bersama Dirut Bank Sumut Gus Irawan dan istri.

Halal Bi Halal Di YPSA HALAL bi halal adalah refleksi ajaran Islam yang menekankan sikap persaudaraan, persatuan, dan saling memberi kasih sayang. Demikian Pembina YP Shafiiyatul Amaliyyah Buya Drs. H. Sofyan Raz, Ak.MM ketika menggelar halal bi halal di Convention Hall Raz Plaza Medan, Sabtu (3/9). Dikatakannya, halal bi halal sudah menjadi budaya YPSA setiap tahun. Budaya memaafkan, saling mengunjungi dan saling berbagi kasih sayang. Halal-bihalal yang merupakan tradisi khas bangsa Indonesia dan YPSA khususnya yang akhirnya menjadi sebuah simbol yang merefleksikan bahwa Islam adalah agama toleran, yang mengedepankan pendekatan hidup rukun dengan semua agama. “Perbedaan agama bukanlah tanda untuk saling memusuhi dan mencurigai, tetapi hanyalah sebagai sarana untuk saling berlomba-lomba dalam kebajikan. Untuk itu bagaimana kita menjadi manusia yang lebih baik,” tambahnya. Al Ustadz Hasballah dalam tausiahnya menekan kita untuk mengerti dan memahami makna kemenangan di hari yang fitri ini. “Sebagai manusia kita harus sabar dan dapat mengambil makna dari puasa satu bulan kemarin untuk menjadi manusia yang lebih baik,” katanya. Ketua Panitia Pelaksana Bagoes Maulana, SKom mengatakan, tujuan halal bi halal adalah untuk meningkatkan silaturahim keluarga besar YPSA sehingga dapat menjadi suatu bentuk dukungan terhadap YPSA untuk terus dapat melaksanakan visi misinya. YPSA juga memberi santunan kepada 50 anak yatim yang diserahkan langsung oleh Ketua umum YPSA Hj. Rahmawaty Sofyan Raz. Tampak hadir dalam acara itu, Ketua Umum YPSA Umi Hj. Rahmawaty Sofyan Raz, Sekretaris Umum YPSA Hj. Rizki fadillah Raz, S.Psi, Pembina Muda YPSA H. Arisyi Fariza Raz, BBA., H.Hasfi Fauzan Raz, Dirut Bank Sumut Gus Irawan, S.E., Maulana Pohan, Abidin Shah, Plt Konsulat Amerika Anthoni Wood, Konsulat Malaysia untuk Kota Medan Datin Noorlin, Konsul kota Medan Romuald Morawski, Pimpinan Majelis Taklim Kota Medan Al-Ustadz Zulfikar Hajar, Lc, Al Ustadz Amiruddin, Al Ustadz Anhar Nasution, Ketua DPRD Kota Medan Amiruddin, Ketua MUI Kota Medan Prof HM Hatta, para cendikiawan, warga masyarakat dan yatim piatu di sekitarYPSA.(m43) Al-Salam Jl. Raya Medan-Namorambe Kom. Pisu No.1 Baitussalam Dagang Kerawan-Tg. Morawa Graha Deli Permai Jl. Tani Bersaudara, K. Namorambe Khairul Fatihin Dusun II Kec. Tg. Morawa Jami’ Jl. T. Imam Bonjol No. 17 Jami’ Jl. Pantai Labu Dusun Masjid Desa Beringin Jami’ Asysyakirin Delitua Jl. Medan-Delitua Km.11,5 Jami’ Al-Ihsan Jl. Imam Abdul Desa Selemak Kec. H.Perak Jamik Al-Ikhlas Jl. Pengabdian Dusun I Desa Bdr. Setia Lembaga Pemasyarakatan Klas II-B Jl.Sudirman No.27 Nursa’adah Jl. Medan-Tg. Morawa, Km. 12 Nurul Ikhwan Jl. H.A. Dahlan Tanjung No. 38 Raya Lubuk Pakam Jl. T. Raja Muda No. 26 Taqwa Jl. Diponegoro No. 1 Lubuk Pakam Ukhuwah Jl. Binjai Km 11,2 Dusun II-III Ds. Mulio Reko BINJAI Agung Kota Binjai An-Nur Jl. Veteran No. 7 Kel. Tangsi Ar-Rahmah Turiam Kel. Tanah Tinggi Al-Hidayah Jl. Talam Kel. Nangka Al-Hilal Jl. Ikan Arwana No. 17 Kel. Dataran Tinggi Darussalam Kel. Tanah Tinggi Istiqomah Jl. T. Amir Hamzah Kel. Jatinegara Jamik Athohirin Kec. Binjai Utara Nurul Falah Jl. Sisingamangaraja No. 60 Nurul Yaqin Jl. S.M. Raja Kel. Tanah Tinggi Nurul Amin Al-Washliyah Kebun Lada STABAT Ar-Raudah Dusun VII Masjid Desa Kebun Balok Al-Furqan Lingkungan I Kel. Kwala Bingai Istiqomah Pasar Baru Stabat TEBING TINGGI Amal Muslimin Kp. Rao Amaliyah Jl. K.F. Tandean No. 344 Lingk. V Kel. B.Sakti An-Namirah Jl. Gunung Papandayan Lingk. II At-Taufiq Jl. Jend. Sudirman Kel. Sri Padang At-Taqwa Jl. Dr. Kumpulan Pane No. 58 Al-Abidin Jl. Kom. Yos Sudarso Kel. Lalang Al-Hidayah Lingk. 03 Jl. Kunyit Kel. Tg. Marulak Hilir Al-Ikhlas Jl. H.S. Beringin Lingk. 6 Al-Ikhlas Lingk. 03 Kel. Tanjung Marulak Al-Ihsan Simp. Dolok Kel. Sri Padang Kec. Rambutan

dengan suasana Ramadan, bukan hanya para produsen Muslim saja, namun juga non-Muslim samasama diuntungkan. Jadi ketika uang dan kekayaan berputar cepat di masyarakat, maka roda ekonomi semakin bergairah. Sebaliknya ketika harta hanya bertumpuk di golongan tertentu saja, baik karena tidak adanya kewajiban membayar zakat atau adanya sistem riba dan ihtikar (penimbunan), maka roda perekenomian semakin lesu. Bila aliran kekayaan ini tersumbat, maka

yang terjadi adalah petaka. Inflasi melambung naik, daya beli masyarakat lemah dan ujungnya timbul kecemburuan kaum miskin terhadap golongan orang kaya dan penguasa yang berbuntut kerusuhan. Bagai air bah yang terbendung tinggi dan menghancurkan tanggul dan bendungan. Karena itu, Ibnu Kholdun dalam muqoddimahnya menyamakan harta kekayaan seperti air. Jika air mengalir dengan lancar maka akan tampak indah, bersih, jernih, dan memberikan manfaat banyak pada masyarakat yang dialiri air tersebut. Sebaliknya, bila air itu diam dan tidak mengalir, maka air akan tergenang, mengendap hitam dan mengeluarkan bau yang tidak sedap serta menjadi sumber penyakit. Agar harta tidak menimbulkan dampak negatif, maka alirkanlah harta itu melalui zakat.(gc/m20)

Taushiyah 5 Ustadz PERINGATAN Hari Ulang Tahun (HUT/Milad) ke-58 KH Amiruddin MS dan ke-54 tahun istrinya Hj Siti Supiati yang dirangkai acara silaturahmi dan berbuka puasa dengan berbagai kalangan di kediamannya Jl Suluh No. 139 Medan, Sabtu (27/8), menampilkan taushiyah lima ustadz kondang di daerah ini serta pembacaan ayat-ayat suci Alquran oleh empat qari nasional/intenasional. Kelima ustadz kondang itu masing-masing KH Zulfiqar Hajar Lc, Drs H Amhar Nasution MA, Drs H Nasrun Zakaria, H Ali Imran Zakaria Lc dan Drs Ahmad Raja Pasaribu. Sedangkan empat qari nasional/internasional masing-masing M Syafii Ssos, H Mudawali SPdI, Ir H Ahmad Khairi Lubis dan Drs H Djafar Hasibuan. Selain itu juga, keluarga besar KH Amiruddin MS menyantuni 100 dhuafa dan 50 anak yatim-piatu. Acara berlangsung sejak pukul 15.00 WIB dan berakhir makan malam itu turut dihadiri di antaranya Walikota Medan diwakili Sekda Ir Syaiful Bahri Lubis, Kapolresta dan Waka Polresta Medan Kombes Tagam Sinaga dan AKBP Pranyoto, Wakil Ketua DPRD Medan H Sabar SAam Surya Sitepu SH, Kabid Binkum Poldasu Kombes Drs H John Hendri SH MH, Kadis Kesehatan Medan dr H Edwin Effeni MSc dan Camat Medan Tembung. KH Amiruddin MS dalam sambutannya mengatakan, sebagai anggota masyarakat yang berdomisili di Jalan Suluh No 139 Medan, dia melaksanakan kegiatan seperti ini di bulan suci Ramadhan setiap tahun serta juga di luar Ramadhan. Dia mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak, khususnya kepada Walikota Medan dan Kapolresta Medan yang sungguhsungguh memberantas penyakit masyarakat (Pekat) terutama perjudian agar meneruskan dan meningkatkan razia dan penindakan dengan tegas dan tuntas. Terimakasih juga disampaikannya kepada seluruh keluarga besarya serta pihak-pihak yang mendukung acara itu, seperti Hj Badik serta perusahaan bakery dan kue Nazwa, dan Hj Tupon. Sementara itu Walikota Medan diwakili Sekda Syaiful Bahri Lubis dalam sambutannya mengatakan, apa yang dilakukan Ustadz KH Amiruddin MS sebagai bentuk syukurnya kepada Allah SWT.“Kita berharap agar Al-Ustadz KH Amiruddin MS semakin sehat dan dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya. Begitu juga Kapolresta Medan Kombes Tagam Sinaga berharap melalui harijadinya ke-58 tahun, apa yang dicita-citakan Buya KH Amiruddin MS dapat terwujud. Pada sore hari menjelang berbuka puasa tampil KH Zulfiqar Hajar dan H Amhar Nasution menyampaikan taushiyah. KH Zulfiqar Hajar membahas Surah Ali Imran ayat 133 tentang kehidupan manusia yang penuh tantangan dan cobaan. Yakni, agar bertaubat dengan sungguh-sungguh (taubatan nashuha) jika bersalah, bersegera kepada ampunan Allah, dapat menahan amarah di saat harus marah, memaafkan kesalahan orang lain dan tidak menzholimi pihak lain. Acara ditandai berbuka puasa bersama dan Shalat Magrib berjamaah di Masjid Al-Ihsan (sekitar 50 M dari rumah KH Amiruddin MS) dengan imam Al-Ustadz H Sutan Syahrir Dalimunthe SAg.(h01)

Dzikir Di Masjid Muslim Pancasila KETUA Majelis Dzikir Az-Zikra Sumut H. Rizal Mahaputra yang kerap menggelar dzikir bersama secara rutin di Masjid Agung Medan dan Masjid Al-Amin Medan, mengatakan, ini salah satu upaya memupuk keimanan pribadi muslim, dan untuk meningkatkannya lagi pada setiap Ahad Kedua akan diadakan acara dzikir bersama di Masjid Muslim Pancasila Tanah 600 Marelan Minggu (11/9), jam 08.00 mengundang Dra. Hajjah Erniyati MS Rizal. Dia mengimbau seluruh kaum muslimin dan muslimat datang beramai-ramai untuk hadir dan mengikuti dzi-kir bersama sekaligus mende-ngar tausiyah keagamaan. Katanya, dengan adanya acara seperti ini kita harapkan mendapat keridhoan-Nya dan hendaknya menjadikan kita semakin dekat dengan Allah Swt dan sekaligus mensyi’ar Islam serta mempererat tali silaturrahim. Berarti semakin tekun dan khusyu’ seorang hamba berdzikir diharapkan akan semakin taat (bertaqwa). Acara diawali sholat sunnah Tasbih dan dilanjutkan dengan dzikir bersama dipimpin ustadz Muslim dilanjutkan dengan doa. Sebelum mendengarkan tausiyah oleh Dra. Hajjah Eniyati MS Rizal dikumandangkan ayat suci Alqur’an oleh Juliati. (m24)

M. Nurdin Nasution, S.Pd.I Drs. H. Syahlan Harun Faizula, A. Drs. Harmaini Margolang Rusli Ismail, S.Ag Zaidil Drs. H. Idris Yusuf H. Ibnu Hajar, BA Drs. Ahmad Riady Daulay, M.Ag Drs. H.M. Syukri Yusuf Drs. H. Akdar Bunayya Edy Syaputra, S.Pd.I Drs. H. Lukman Hakim Siregar Ibrahim Batubara Yusuf Matondang, S.Ag DR. H. Syafi’i Siregar, MA Prof. Dr. Ir. Abdur Rauf, MP Drs. H. Baharuddin D., MA Suhartono, S.Ag Fadly, Sp. S.Pd.I H. Zulkarnain, Lc H. Sobirin H.A. Luthti Kalimantan Drs. Lukmanul Hakim H. Nurbain Tua, Lc Drs. Zainul Bahri Aiyub, AMa Drs. Ushuluddin, MA H. Zulkifli A. Lc Bachtiar Ngadiono, SHI Drs. Akhyar Nasution Drs. Burhan Faisal Drs. Suhatta Ritonga, SH H. Jalaluddin Damanik M. Rizali Nasution, S.Sos.I Almaya Andika H. Haznam Siregar, S.Pd.I H. Syaiful Arjuna

Sinergitas BAZ & LAZ Entaskan Kemiskinan Oleh Nispul Khoiri, MAg Kepala Bidang Pengumpulan BAZDASU SEJAK disyahkannya UU No. 38/1999 tentang Peintruksinya kepada Mu’az Ibn Djabal selaku Gubernur ngelolaan Zakat, dunia perzakatan di Indonesia tanpa Yaman, untuk menggalang dana zakat dan menterkecuali daerah Sumatera Utara telah mengalami distribusikannya kepada mustahik di daerah tersebut. perkembangan signifikan, baik pengumpulan maupun Terkecuali di daerah pengumpulan zakat tidak ada asnaf penyaluran. Fakta empiris menyebutkan pengelolaan yang berhak menerimanya, atau ada tetapi sedikit zakat telah dilembagakan dalam bentuk Badan Amil jumlahnya. Sedangkan zakat yang dikumpulkan cukup Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). BAZ dibanyak, maka boleh didistribusikan ke daerah lain yang bentuk pemerintah, mulai pusat sampai provinsi dan membutuhkannya. daerah. Sedangkan LAZ dibentuk masyarakat dan Semangat ini juga tercermin dalam UU diatas, zakat dikukuhkan peyang terkumpul hamerintah. Pengentasan kemiskinan melalui zakat tidak rus disalurkan kemSemangat yang bali kepada daerah dibangun UU ini akan bisa berdiri sendiri tanpa sinergitas antara yang bersangkutan. pada prinsipnya kedua lembaga (BAZ & LAZ). Sinergi harus Utopis kalau zakat UU zakat memberibisa serta merta mekan ruang partisipa- dipandang sebagai sebuah kebutuhan ngentaskan kemissi kepada pemekinan di daerah, rintah (BAZ) dan masyarakat (LAZ) menggalang dana kalau dana zakat tidak difokuskan kembali kepada zakat yang dirasakan potensi cukup besar. Sesuai salah pengentasan kemiskinan daerah dari orang yang satu tugas fungsi BAZLAZ berupa meningkatkan fungsi berzakat. Tentunya ini kembali kepada kecerdasan dan peranan pranata keagamaan dalam upaya muzakki itu sendiri untuk memilih lembaga zakat mewujudkan kesejahteraan masayarakat miskin. yang memprioritaskan masyarakat dan daerahnya Persoalan kemiskinan merupakan agenda besar dimana ia tinggal. dihadapi bangsa ini tanpa terkecuali di Sumut, peIntervensi pemerintah ngentasan kemiskinan ataupun program kesejahUU No 38/1999 tentang Pengelolaan Zakat, sebenarteraan umat tidak cukup dilakukan dengan program nya meletakkan peran pemerintah (pusat & daerah) seAPBN/APBD. Sejumlah risetpun mengatakan potensi bagai operator, pengawas dan regulator dalam pengelodana zakat dapat dijadikan instrumen pengentasan laan zakat. Pemerintah (gubernur, bupati/walikota) memkemiskinan. Riset Indonesia Magnificence Zakat (IMZ) punyai kewenangan membentuk BAZ dan mengukuh2011 menegaskan, pengelolaan zakat yang dilakukan kan LAZ sekaligus juga mempunyai kewenangan menlembaga pengelola zakat (BAZ-LAZ) di Indonesia dapat jatuhkan sanksi berupa pencabutan izin kepada lembaga mengurangi jumlah keluarga miskin 24, 2 %. Riset inipengelola zakat terbukti melakukan pelanggaran dalam pun menyimpulkan tingkat keparahan kemiskinan pengelolaan zakat. Sebaliknya pemerintah harus memelalui zakat dapat ditekan hingga 24, 94 %. nyadari kehadiran BAZ & LAZ kontribusinya cukup penSementara itu potensi dana zakat di Sumut juga ting, tidak saja membantu pemerintah dalam pengendirasakan cukup besar, namun belum tergali maksimal. tasan kemiskinan tetapi juga membantu masyarakat Memang belum ada satupun penelitian yang pasti miskin itu sendiri. BAZ & LAZ merupakan elemen kecil tentang jumlah potensi dana zakat di daerah ini. Jika mempunyai andil dalam membantu masyarakat miskin. hitung potensi zakat kota Medan dengan hitungan Pengentasan kemiskinan melalui zakat tidak akan terendah, dilihat jumlah penduduk kota Medan sekitar bisa berdiri sendiri tanpa sinergitas antara kedua 2.102.105 jiwa, dari jumlah tersebut terdapat 472.202 lembaga (BAZ & LAZ), sinergi harus dipandang sebagai rumah tangga. Kemudian berdasarkan jumlah pemeluk sebuah kebutuhan. Sinergitas dapat mem-bangun agama, umat Islam Medan sekitar 67, 83% atau sekitar jaringan kerja (net working) lebih terarah, semakin 1.425.858 dari jumlah penduduk, atau 320.295 dari mudah berkoordinasi, komunikasi dan informasi kedua jumlah Rumah Tangga. Andaikan 25 % rumah tangga lembaga. Sehingga pengentasan kemiskinan semakin Islam membayar zakat harta yang jumlahnya rata-rata terarah, tepat guna dan tidak overlapping dalam Rp 250.000/tahun, maka akan terhimpun dana sekitar penyaluran dana zakat. 25 miliar. Dana ini belum terhitung potensi charity dari Terwujudnya sinergi ini harus menjadi perhatian perusahaan Muslim di Medan. pemerintah melalui Gubernur Sumut misalnya—harus Maraknya perkembangan LAZ yang bermunculan dapat melibatkan diri mendudukkan BAZ-DASU & yang tidak saja terbentuk dari daerah ini, tetapi juga meberbagai LAZ dalam merancang dan mengevaluasi rupakan perwakilan LAZ dari daerah lain, satu sisi harus penyaluran zakat—dengan menyadari persoalan dipandang positif dalam rangka menggali dana zakat perzakatan merupakan potensi charity yang dapat secara maksimal. Apalagi dana zakat yang dikumpulkan didayagunakan dalam membantu masyarakat miskin. BAZ daerah masih relatif sedikit, namun prinsip yang Lebih dari itu sesuai peran dan tugas peme-rintah dibangun lembaga zakat (BAZLAZ) dana zakat yang diamanatkan UU zakat sebagai operator, pengawas dan terkumpul harus diwujudkan dalam pengurangan regulator dalam pengelolaan zakat. kemiskinan di daerah. Tidak etis rasanya potensi zakat Berperannya pemerintah mensinergikan BAZ & yang digali di daerah ini, tetapi didistribusikan ke da-erah LAZ dalam menyalurkan zakat, pengentasan kemislain, padahal daerah dimana dana zakat itu dikumpulkan kinan di daerah semakin fokus dan terarah, kepastian tingkat kemiskinan realitas yang memprihatinkan. dan mendisipilinkan muzakki membayar zakat Berbagai literatur fiqh klasik juga menegaskan, kelembaga semakin terjamin. Sekaligus terbangun zakat dikumpulkan di satu daerah harus didistribusikan konsistensi lembaga pengelola zakat bisa terjaga terus dan dikembalikan ke daerah pemungutannya. menerus karena sudah ada sistem yang mengatur Sebagaimana praktek yang dilakukan Rasulullah dalam melaui turut andilnya pemerintah di daerah ini.

Halal Bi Halal, Tepung Tawar Haji MELALUI momentum Halal Bi Halal kita perkuat rajutan silaturrahim antar sivitas akademika Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan khususnya dan umumnya bagi warga Al Washliyah maupun umat Islam, ujar Rektor UNIVA Medan di hadapan 500 undangan halal Bi halal sivitas akademika, dosen dan guru di lingkungan UNIVA Medan Selasa (6/9). Selain itu lanjut Rektor, kita juga melakukan tepung tawar bagi jamaah haji dari UNIVA Medan berjumlah empat orang yaitu Dr. Ir. M. Idris, MP, dan Drs. Achmad Adib Nasution, MM beserta istri, mudah-mudahan menjadi haji mabrur. Usai menyampaikan sambutan, Rektor UNIVA Medan memberikan cenderamata kepada dua tokoh Al Washliyah yaitu Ridha dan Mawi. Turut memberi sambutan Drs. Achmad Adib Nasution, MM (mewakili Jamaah Haji UNIVA Medan), Drs. H. Ahmad Mukhyar, SH (mewakili dekanat di lingkungan UNIVA) dan Drs. Sofyan Daulay (mewakili guru dan dosen).

Al-Jihad Jl. Gunung Arjuna Lk. 01 Kel. Mekar Sentosa Al-Muttaqin Jl. Sofyan Zakaria Lingk. 2 Al-Mukhlis Jl. Ahmad Yani Al-Maryam Jl. Darat Lingk. VIII Kel. Rambung Al-Muthmainnah Lingk. I Kel. D.Sundoro Al-Haq Kel. Deblot Sundoro Kec. Padang Hilir Al-Qomar Perum. Purnama Deli Lingk. V Kel. Bulian Darul Jannah Jl. Bhakti LKMD Lingk. 01 Kel. Lalang Darul Jihad Brimob Jl. Ahmad Yani Farida Jl. H. Ahmad Bilal Lingk. V Kel. Damar Sari Hikmah Jl. Lengkuas Lingk. II Kel. Bandar Sakti Jami’ Jl. Batu Bara Kel. Satria Nurul Huda Jl. Bukit Bandar Lingk. 03 Kel. Lalang Nurul Islam Jl. Pulau Irian Lingk. 04 Kel. Persiakan Nurul Ikhwan Rumah Sakit Sri Pamela Raya Nur Addin Jl. R. Suprapto No. 126 Syuhada Jl. Iskandar Muda No. 70 Taqwa Jl. Prof. H.M. Yamin SH, Kampung Keling

Abdul Yajib, S.Ag Abdul Wahab Sinaga Ahmad Syahir M. Ilyas, S.Ag Zulkifli Ruslan, S.Pd.I Khairuddin Noor Hasibuan Muslim Istiqomah Ngatiran Drs. Abdul Kholik, MAP Drs. Ruslan Purba Drs. H. Hamdani Drs. Ali Akbar Nasution Emil Sofyan, S.Pd.I H. Sujarno Alamsyah, S.Ag Drs. H.M. Ghazali Saragih Drs.Daulat Sibarani H. Bustami Saragih

INDRAPURA Jami’ Indrapura Kota

Hasym Rusli

KISARAN Agung Jl. Imam Bonjol No. 182 Abrarul Haq Haji Kasim Jl. Budi Utomo Kel. S.Baru An-Nur RSU Ibu Kartini PT. BSP Tbk Al-Hidayah Jl. Cokroaminoto Al-Husna Jl. Arwana Kel. Sidomukti Al-Husna Simpang 6 Kel. Kisaran Barat Al-Jihad Jl. Dr. Setia Budi No. 54 Kel. Selawan Al-Muttaqin Jl. Ir. H. Juanda Kel. Karang Anyer Ikhwaniyah Kel. Gambir Baru Kel. Kisaran Timur Jami’ Lingk. I Kel. Bunut Nurul Yaqin Kantor Direksi - Kisaran Siti Zubaidah Jl. Budi Utomo No. 285 LABUHAN BATU An-Nur Desa Kuala Bangka Baiturrahman Kec. Kualuh Hilir BATUBARA Ar-Rahman Dusun II Desa Pasar Lapan Jami’ Al Mukhlisin PT. Moeis Nurul Huda Desa Tanah Tinggi Kec. Air Putih Quba Tanjung Kubah Kec. Air Putih

C9

Drs. Syamsul Qodry Marpaung, Lc H. Sulaiman Nasution, S.Ag H. Lahmuddin Tanjung H. Salman Tanjung, MA H. Iskandar Lubis, SH H. Syamsul Qodri, Lc Drs. Kartono, KS Drs. Bob Yuswardy, Pd. Drs. H. Zulhaidir H. Nurul Ichsan, S. H. Usman Effendi Abd. Rahman Rivai, S.Ag Syamsul Bahri Tanjung Aslan Marpaung H. Lukman Yanis, SE H. Mawarmin Lubis Muslim Burhanuddin Lubis, S.Pd.

Acara Halal Bi Halal juga diisi dengan tausiyah oleh Al Ustadz Drs. H. Akhiruddin Muhid (guru MAS Muallimin UNIVA). Dalam tausiyahnya beliau menyampaikan, bahwa hanya orang yang pergi dan berjuang melawan hawa nafsu yang akan merasa akan kembali ke fitrah (aidin) menjadi orang yang mem-

peroleh kemenangan (faizin)”. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci al Qur’an oleh qori Agusman Damanik, MA, dan para undangan juga dihibur Orkes Gambus Al Wardah pimpinan ibu Zulma Wardi dengan beberapa personil penyanyinya cucu dari tokoh Al Washliyah Drs. H. Kari Ahmad.(m38)

Pembantu Rektor II Drs. H. Hairul Arifin Ritonga didampingi Rektor UNIVA Medan Ir. H. Aliman Saragih, M.SI (dua dari kiri), Al-Ustad H.Tamlih, sedang memberikan kata sambutan halal bi halal dan tepung tawar jamaah haji UNIVA Medan, mantan Rektor UNIVA Medan, Drs. H. Yahya Tanjung.(foto/ist).

Syuhada Sukaraja Jl. Raya Medan-Kisaran Km. 108

Muslim, AR

PEMATANGSIANTAR Al-Ikhlas Jl. Nagur Kel. Martoba

Drs. H. Rasyid Nasution

RANTAU PRAPAT Al-Qodar Jl. Terpisang Mata Atas SIBOLGA Agung Ar-Rahmat Kenanga Al-Azhar Al-Bahri Al-Falah Al-Hikmah Kota Baringin Al-Ikhwan Al-Jihad Budi Sehati Jl. S.M. Raja Pancuran Gerobak Hijrah Istiqomah Kel. Aek Manis I’tidal Jl. Rajawali Jami’atuljannah Nurul Huda Jl. Murai Nurul Iman Jl. S.M. Raja Gg. Aek Horsik Nurul Ikhlas Nurul Bahrain Kel. Pancuran Dewa Riadul Jannah Jl. Sudirman Raudatul Jannah

Drs. Abdul Jawad Batubara H. Wandana S., Lc Syamsul Bahri Hutagalung H. Izuddin Lubis H. Abu Bakar Tanjung Drs. Ilhamsyah Pasaribu, MA Drs. Abdul Rahman Lubis Drs. Safrin Pasaribu Ghazali Timan Hadait Aminuddin H. Ali Rusdi Nasution Maisuddin Tanjung, S.Pd.I Drs. Ramlan Lubis A. Gani Nasution A’an Sukandar Suwanto, S.Ag Mifta Huddin Sufratman, A.F. Afit Marekan, S.Ag

BIREUEN Masjid Agung Bireue Taqwa Kec. Gandapura Masjid Besar Kec. Kuta Blang Masjid Besar Kec. Peusangan Masjid Besar Kec. Peusangan Selatan Masjid Besar Kec. Peusangan Siblah Krueng Masjid Ridha Kec. Jeumpa Masjid Besar Al-Furqan Kec. Kota Juang Masjid Besar Kec. Kuala Masjid Besar Baitul Huda Kec. Juli Masjid Besar Kec. Peulimbang Masjid Baitunnur Kec. Peudada Masjid Baitul Qiram Kec. Pandrah Masjid Besar Kec. Simpang Mamplam Masjid Besar Kec. Samalanga

Tgk Marwan Kamaruddin Masjid Drs Tgk H Jamaluddin Tgk. Faisal Hadi Tgk. Ismail S.Ag Tgk. Daud Yusuf S.Ag Tgk Fakhrizal Tgk. Imaran Tgk Tarmizi Tgk. Irwan Efendi Tgk. Bukhari Tgk Baktiar Tgk. Musliadi MZ Tgk. Anwar Syamaun S.Pd Tgk. M Ali Affan Tgk. H Syeh Ibrahim


Mimbar Jumat

C10

WASPADA Jumat 9 September 2011

Renungan Ber’aidil Fitri Membatalkan Puasa Dan Tidak (3) Oleh H.M. Nasir Lc, MA Pimp. Pondok Pesantren Tahfiz Alquran Al Mukhlisin Batubara

S

ecara kebahasaan aidil fitri berasal dari aud-alif-wawdal, berarti kembali, dan dijamakkan menjadi ‘awad, akan tetapi dirobah menjadi ‘ayad dengan huruf ya - untuk membedakan dengan kalimat jamak yang berasal dari kata ‘aud yang berarti kayu aud (kayu yang wangi biasa digunakan untuk sugi), lagipula huruf ya pada kalimat ‘aud lebih akrab dan sering dipakai daripada huruf waw dan di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, huruf ya atau waw nya ditiadakan sehingga menjadi Idul Fitri. ‘Aid atau ‘aud sama-sama mempunyai makna kembali karena hari tersebut kembali berulang setiap tahun yaitu kebaikan dan kegembiraan bagi hambahamba Allah yang beriman kembali datang seperti tahun sebelumnya, teristimewa lagi kembali dengan keampunan dosa seperti kembali kepada fitrah karena telah melaksanakan ibadah puasa Ramadan, maka dinamakan hari itu Aidil Fitri. Dari pengertian di atas dapat dipahami bahwa Idul Fitri bukan hanya ungkapan kegembiraan semata, akan tetapi di sana tersimpan pesan yang teramat mendalam, yaitu kegembiraan kolektif yang permanen dan supaya kegembiraan itu tidak larut begitu saja, umat Islam digiring ke mesjid, tanah lapang, mushalla untuk melaksanakan shalat Idul Fitri, dan pada gilirannya dapat mewujudkan suatu kekuatan yang dapat menggetarkan musuh-musuh Islam, karena dengan shalat Idul Fitri secara berjamaah akan terlihat umat Islam seperti “bangunan kokoh” yang tidak dapat digoyang dari sisi manapun apalagi dirobohkan dari permukaan bumi ini. Dan isyarat itu dapat dipahami di dalam Alquran dengan firman-Nya : Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berjihad di jalannya dalam barisan yang teratur mereka seakan-akan

seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh. (QS. As-Shaf : 4) Tidak cukup sampai di situ, isyarat lain agar terwujud “bangunan kokoh” yang menjadi idaman umat Islam di seluruh pelosok dunia, Allah SWT menghimpun umat Islam yang berkemampuan harta untuk berkumpul 1 kali dalam setahun di padang arafah melaksanakan wukuf sebagai salah satu rukun haji. Di sana berkumpul semua unsur umat Islam, mulai dari orang-orang biasa (awwam)

pula dengan menngeluarkan zakat fitrah sebagai wujud kepedulian kepada kaum dhuafa, dan pada puncaknya dihimpun di suatu tempat pelaksanaan shalat Idul Fitri sembari mengumandangkan takbir, tahmid, tasbih, ditutup dengan pidato akbar (khutbah Idul Fitri). Semua itu dimaksudkan untuk melenyepkan segala bentuk ego, egosentris, egopartai, egosektoral, dan kembali membangun mentalitas yang terpuruk dan terbenam dalam lumpur-lumpur

Hanya orang-orang yang merasakan kegembiraan permanenlah yang dapat merenung betapa besarnya hikmah berulangnya setiap tahun hari raya Idul Fitri, yaitu untuk meraih kemenangan dunia akhirat. saudagar, orang-orang intelektual sampai para pejabat dan penguasa di dunia ini. Sama halnya seperti prosesi Idul Fitri yang dikumandangkan oleh umat Islam di seluruh dunia. Dan perhelatan akbar umat Islam yang dilakukan setiap tahun itu belum juga memadai untuk mendongkrak umat Islam mewujudkan bangunan Islam yang kokoh itu, maka Allah mensyariatkan shalat Jum’at agar dapat melakukan pertemuan rutin minimal sekali dalam satu minggu. Jadi, beridul fitri bukanlah hanya meluapkan kegembiraan semata, karena telah bebas dari larangan-larangan di siang Ramadhan, akan tetapi justru dengan terlatihnya umat Islam mengendalikan nafsu selama sebulan Ramadhan dapat dijadikan penyebab tumbuhnya ikatan batin diantara umat Islam, senasib sepenanggungan tanpa mengenal batas teritorial dimana saja umat Islam itu berada. Hal itu telah diwujudkan

duniawi, maka pada gilirannya hilanglah segala bentuk penghalang selama ini dalam upaya mewujudkan bangunan Islam yang kokoh yang menjadi dambaan kita semua. Islam tidak melarang umat ini untuk bergembira, merayakan hari-hari besar mereka. Akan tetapi jika terdapat dalam perayaan itu sesuatu yang melanggar agama dan etika, maka Islam memperbaikinya dan menggantinya bahkan menetapkannya sebagai hari-hari besar Islam. Hal itu dibuktikan di dalam sejarah bahwa sebelum Islam datang, bangsa Arab banyak merayakan hari-hari besar yang mana pada hari itu mereka memperlihatkan suka cita, dan meluap-luapkan kegembiraan mereka, diantaranya hari perhelatan akbar atau pestival yang mereka beri nama Niruzz dan Mahrajan, dan ketika Nabi SAW sudah berhijrah ke Madinah dan beliau melihat orang-orang Anshar. Sedangkan merayakan prosesi hari raya itu, dan Rasul SAW

bertanya kepada mereka: Ada apa dengan perayaan ini? Lalu mereka menjawab: Kami bermain-main hari pada hari ini seperti yang dilakukan pada masa Jahiliyah. Rasulullah SAW bersabd: Allah telah menggantikan dua hari raya itu (Niruzz dan mahrajan) untuk kalian dengan yang lebih baik yaitu hari raya Idul Fitri dan hari raya Idul Adha). (Hikmah Tasyri’ Aljarjawi). Pesan tersirat yang diambil dalam pergantian hari raya Jahiliyah itu kepada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha adalah agar umat Islam membesarkan dan menyemarakkannya dengan kegiatan yang islami beretika tidak terlalu gembira karena yang bersifat semu, apalagi bergembira mengakibatkan melukai hati orang lain, meremehkan, merendahkan sesama umat Islam. Tetapi bergembiralah dengan kegembiraan yang permanen, bermanfaat untuk kehidupan duniawi dan menjadi bekal untuk kehidupan ukhrawi, kegembiraan atas rahmat dan karunia Allah SWT, yang mana selama 1 bulan penuh telah menterapi rohani kita sehingga kita kembali kepada fitrah dan kemenangan. Allah SWT berfirman: Katakanlah : Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya hendaklah dengan itu mereka bergembira, itu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan. (QS. Yunus : 58). Akhirnya, hanya orang-orang yang merasakan kegembiraan permanenlah yang dapat merenung betapa besarnya hikmah berulangnya setiap tahun hari raya Idul Fitri, yaitu untuk meraih kemenangan dunia akhirat. Pantaslah ungkapan minal ‘aidin wal faidzin/semoga anda termasuk orang yang kembali kepada fitrah meraih kemenangan diungkapkan kepada orang-orang yang telah menjadi Insan Ramadhan.Wallahua’lam bil ashshawab.

Lima Kriteria Hamba Allah Oleh Junaidi Dosen PGRA UMSU

K

etika menafsirkan surat Al-Fajr, Muhammad Abduh mengatakan bahwa “manusia yang diseru dan diundang oleh Allah SWT untuk masuk ke dalam surga adalah mereka yang tergolong kepada hamba Allah”. Hal ini berarti bahwa prasyarat utama agar diundang Allah kedalam surga adalah harus menjadi hamba Allah”. Hamba Allah adalah orang yang melakukan sesuatu sematamata untuk Allah, tak ada urusan dengan orang lain. Siapa sajakah hamba Allah SWT itu? Lima KriteriaHamba Allah Dalamsurat Al-Furqon criteria hamba Allah adalah sebagai

berikut, pertama, rendahHati. Kriteria ini disebutkan dalam ayat 63. Rendah hati beda dengan rendah diri, rendah diri merupakan kelemahan, sedangkan rendah hati justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati, seperti padi yang semakin berisi, semakin menunduk.Sifat rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang di atasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak minder. Rendah hatimerupakan lawan dari sifat sombong. Dengan demikian orang yang memiliki sifat

Konsultasi Al-Quran Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah & Hafizh Hafizah (IPQAH Kota Medan) KONSULTASI AL-QURAN adalah tanya jawab sekitar Al-Quran, yang meliputi: tajwid, fashohah, menghafal Al-Quran, Ghina (lagu) Al-Quran, Hukum dan ulumul Al-Quran. Kontak person. 08126387967 (Drs. Abdul Wahid), 081396217956 (H. Yusdarli Amar), 082163203233 (H. Ismail Hasyim, MA) 0819860172 (Mustafa Kamal Rokan).

Assalamu’alaikum Wr.Wb. Al-Ustadz, kami mendapati masalah membaca nun kecil yang dibaca baris bawah seperti Khoronil washiyyah dalam surat AlBaqarah ayat 180. Kira-kira seberapa banyak yang model begitu dalam Al-Qur’an Ustadz?. Wassalam. Mohon Penjelasan. Dari Kelompok pengajian di Binjai. Jawab : Terima kasih atas pertanyaannya. Masalah yang ditanyakan disebut dengan nun wiqoyah yaitu nun yang jatuh sebelum ya mutakallim, isim fiil dan huruf atau juga bisa jatuh setelah dan sebelum ya majrurah. Atau singkatnya nun wiqoyah adalah nun berharkat kasrah yang harus dibaca diantara tanwin dan hamzah washal agar tanwin tetap terjaga atau antara tanwin dan alif lam ta’rif. Persoalan ini terjadi karena menyambung tanwin dan hamzah washal tidak mungkin, sebab keduanya huruf mati, sebagai penghubung keduanya, maka tanwin diganti dengan nun wiqoyah. Sehingga awalnya Khoiron menjadi khoironil . Jumlahnya cukup banyak dalam Alqur’an, tetapi yang semisal dengan Khoironil washiyyah yaitu khusus dipertengahan ayat ada sebanyak 39 buah, yaitu : 1. QS.2:61 (angka 2 menunjukkan surat yang kedua yaitu Al-Baqarah sedang angka 61 menunjukkan ayat yang ke-61). Yaitu pada kata Khorun-ihbitu dibaca manjadi khoirunih bitu. 2. QS.2:180, yaitu pada kata khoiron-al-wasiyah dibaca khoironil wasiyyah. 3. QS.4:171 yaitu pada kata tsalasatun-intahu menjadi tsalatsatunintahu. 4. QS.7:8 yaitu pada kata yaumaizin-al haqq dibaca menjadi yaumizinil-haqq. 5. QS.7:49 yaitu pada kata birohmatin-udkhulu dibaca menjadi birohmatinid-khulu. 6.QS.7:158 yaitu pada kata jami’an-alladzi dibaca menjadi jami’anilladzi 7. QS.7:164 yaitu pada kata qouman-allah dibaca menjadi qoumanillah 8. QS.7:177 yaitu pada kata Matsalan-al-qoumu dibaca menjadi Matsanil-qoumu. 9. QS. QS.9:24 yaitu pada kata wa-amwalun-iqtroftumuha menjadi wa-amwaluniqtaroftumuha. 10. QS. 9:30 yaitu pada kata ‘uzairun-ibnullah menjadi ‘uzairunibnullah, 11. QS.11:31 yaitu pada kata khorun-Allah menjadi khoironillah. (Bersambung) Al-Ustadz H. Ismail Hasyim, MA

Hamba Allah adalah orang yang mulutnya selalu mengucapkan kata-kata keselamatan, hal ini tercermin dari kata-katanya yang sopan, santun, lemah lembut dan tidak bertendensi menyinggung perasaan orang lain. sombong tidak pantas baginya disebut sebagai hamba Allah. Kedua, Mengucapkan Katakata yang Mengandung Keselamatan. Hamba Allah adalah orang yang mulutnya selalu mengucapkan kata-kata keselamatan, hal ini tercermin dari katakatanya yang sopan, santun, lemah lembut dan tidak bertendensi menyinggung perasaan orang lain.Sehingga siapapun yang mendengar, akan terasa sejuk dan damai hatinya, dan pada saat dicacimaki pun ia akan tetap membalasnya dengan ucapan yang lemah lembut dan bahkan mendoakan orang yang mencacimakinya. Kriteria ini terdapat pada ayat 63. Puasa Ramadhan yang baru saja kita kerjakan merupakan salah satu sarana untuk melatih kita menjadi orang yang selalu mengucapkan katakata yang mengandung keselamatan. Hal ini terlihat dari anjuran Rasulullah SAW dalam haditsnya, “Saat kitasedang-berpuasa, lalu ada orang yang memaki atau mengajak berkelahi maka jawablah ‘akusedangberpuasa’”. Ketiga,MelaksanakanSholat Malam. Pada ayat ke 64 disebutkan bahwa “hamba Allah adalah mereka yang konsisten melak-sanakan sholat malam (tahajjud) dengan ikhlash karena Allah”. Baginya sholat malam merupakan ibadah tambahan yang harus dikerjakan, baik ketika memiliki keinginan (hajat) maupun saat tidak memiliki keinginan. Setelah kita dilatih selama sebulan penuh untuk melaksanakan sholat malam (tarawih), mudah-mudahan setelah ramadhan kita tetap terbiasa mengerjakan sholatmalam. Keempat, Bermohon terhindar dari Azab Jahannam. Hamba Allah adalah orang yang selalu bermohon kepada Allah agar terbebas dari azab jahannam. Berbicara tentang pembagian manusia dalam berdoa, Al-Maraghi membaginya dalam dua kategori, yaitu: 1) orang yang berdoa hanya untuk kebaha-

giaan dunia saja, dan 2) orang yang berdoa untuk kebahagiaan dunia dan akhirat yang ditandai dengan terbebas dari api neraka. Hamba Allah adalahmereka yang selalumemohon kepada Allah agar terhindar dari siksa api neraka. Hal ini karena hamba Allah menyadari bahwa tidak mungkin manusia bisa terhindar dari siksa neraka kecuali dengan pertolongan dan rahmat dari Allah SWT. Kelima, Tidakberlebih-lebihan (tidakboros). Menurut ayat 67 dari surat al-Furqan Hamba Allah adalahmereka yang tidak boros dalam membelanjakan harta (nikmat) yang diberikan Allah. Boros, menurut Afzalur Rahman paling tidak mengandung tiga arti. Pertama, membelanjakan harta untuk hal-hal yang diharamkan seperti judi, minuman keras dan lain-lain, apalagi dalamjumlah yang sangat banyak. Hal ini berarti menggunakan uang untuk mem-beli minuman keras walaupun hanya satu botol maka disebut sebagai pemborosan. Menggunakan uang untuk membeli togel walaupun hanya seribu rupiah, juga sebagai pemborosan. Oleh sebab itu mari kita hindari mengeluarkan uang untuk sesuatu yang diharamkan oleh Allah. Kedua, boros adalah pengeluaran uang yang berlebih-lebihan untuk barang-barang yang halal,baik di dalam maupun di luar batas kemampuan seseorang.Ketiga, boros adalah pengeluaran uang atau harta untuk tujuan-tujuan amal shaleh tetapi di lakukan semata-mata untuk pamer (ria dan sum’ah). Penutup Ternyata, untuk mendapat undangan dari Allah untuk masuk kedalam surga-Nya tidaklah sesulit mendapatkan undangan dari Presiden untuk masuk keistana Negara.Cara yang bisa kita lakukan hanya satu, yaitu menjadi hamba Allah.WallahuA’lam

Adapun argumentasi mereka hadits marfu riwayat Tsauban, ‘’Orang yang membekam dan yang dibekam batal puasanya.’’ Sedangkan jumhut ulama fiqih berpendapat bahwa berbekam tidak membatalkan puasa, tidak yang berbekam dan tidak pula yang membekam. Argumentasinya hadits Ibn Abbas, dia meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW berbekam dalam keadaan berpakaian ihram, serta berbekam dalam keadaan berpuasa.’’ Abi Laila meriwayatkan bahwa Nabi SAW melarang berbekam dan menyambung puasa. Keduanya tidak dilarang melainkan demi kemashalatan sahabat-sahabatnya. Dalam hadits lain, Abi Said AlKhudri meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW memberikan keringanan dalam shalat bagi yang puasa dan berbekam. Dengan demikian, hadits yang menyebutkan: ‘’Orang yang berbekam dan yang membekam batal puasanya’’ jika diambil makna zahirnya sudah dihapus ketetapannya dengan dalil Ibn Abbas yang menceritakan berbekamnya Rasulullah SAW. Peristiwa ini datang belakangan karena terjadi pada saat Nabi SAW melakukan tawaf Wada, dan hadits-hadits keringanan dalam berbekam menunjukkan kalau datangnya belakangan, sebagaimana dalam hadits Anas dan yang lain. Hadits mengenai keringanan berbekam bagi yang berpuasa lebih valid dan kuat. Kalau mengeluarka darah lewat proses bekam tidak membatalkan puasa, maka melakukan donor darah pun tidak terhalang puasanya, apalagi tujuannya mulia. Bagaimana dengan orang muntah, apakah membatalkan puasa? Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: ‘’Barang siapa muntah ketika sedang berpuasa, maka tidak ada qadha atasnya, dan barang siapa membatalkan, maka harus mengqadhanya.’’(Yusuf Qardhawi, Tirulah Puasa Nabi!, Mizania, Bandung, 2010/sh)

Memperlakukan Kerabat Oleh Abdul Hakim Siregar, MSI Guru PAI MSN2, MSS YPKS, Dan SMA SNI Padangsidimpuan

B

anyak di antara kita memiliki rasa hormat dan etika yang tinggi terhadap orang lain, tetapi tidak demikian halnya pada kerabat sendiri, bahkan nyaris tanpa sopan-santun. Kenyataan seperti itu dibenarkan Dale Carnegie, motivator Amerika Serikat, katanya, orang yang paling banyak kita cela, kita hina, dan kita kecam adalah orang yang paling dekat dengan kita, yakni anggota kerabat (keluarga) kita. Sebutlah contoh komunikasi sebagian orangtua dengan anaknya di rumah. Ketika orangtua menasihati anak, anak tidak menghiraukan dan mendengar petuah orangtuanya. Sebaliknya, saat giliran anak mengungkapkan keinginan dan pendapatnya, orangtua langsung menyela dan menentang gagasan anak, bahkan mengecamnya. Pendek kata, komunikasi orangtua-anak mandek. Sebaiknya, seperti kata Stephen R Covey, komunikasi yang baik dan empatik adalah berusaha mengerti lebih dahulu baru dimengerti (seek first to understand, then to be understood). Hubungan yang tidak akrab itulah yang melingkupi keluarga kita. Padahal, jika kita menganalisis kata ‘kerabat’, berasal dari bahasa Arab, qaraba, ejaannya berupa huruf qaf-ra-ba, artinya dekat. Lalu, kata qara-ba diserap ke dalam bahasa Indonesia (melalui Ejaan Yang Disempurnakan/EYD), huruf qaf menjadi huruf k [Seperti kata qadar diindonesiakan menjadi kadar/ huruf qaf (Arab) diserap menjadi huruf k (In-

mengangkat saudara menduduki jabatan dan meringankan hukuman karena saudara. Pola demikian yang lazim kita sebut dengan istilah nepotisme, dan itu tidak termasuk dalam hal berbuat baik pada kerabat. Jadi, di satu sisi, sebagian kita memperlakukan kerabat dengan buruk dan tidak hormat. Di pihak lainnya, sebagian lagi memperlakukan kerabatnya secara berlebihan, kadang seakan berniat baik, kendati sebetulnya tidak berniat tulus. Ada juga orang yang mengatakan, manusia tidak bisa digolongkan hitam-putih, baik-buruk, tetapi kita adalah gabungan dari itu sekaligus. Artinya, kita mungkin suatu waktu baik pada kerabat, tetapi pada kali yang lain tidak baik (buruk) pada kerabat. Marilah kita tinggalkan perdebatan itu, untuk mengutip (menukil) beberapa ayat Aquran yang menjelaskan bagaimana kita dapat memperlakukan kerabat (qurbâ). Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil kamu, dan kamu selalu

Di satu sisi, sebagian kita memperlakukan kerabat dengan buruk dan tidak hormat. Di pihak lainnya, sebagian lagi memperlakukan kerabatnya secara berlebihan, kadang seakan berniat baik, kendati sebetulnya tidak berniat tulus donesia). Tetapi, kalau memakai pendoman Transliterasi Arab-Latin SKB Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.: 158/1987 dan 0543b/U/1987, huruf qaf (Arab) transliterasinya menjadi huruf q bukan k], huruf ra tetap r, dan huruf ba tetap b. Alhasil, jadilah kata ke-ra-bat (Indonesia), qa-ra-bat (Arab). Huruf t yang terakhir merupakan tambahan ‘Ta marbutah’, pada akhir kata qa-ra-ba menjadi qa-ra-bat atau qarabah (Arab). [Huruf Arab tidak mengenal lambang dan huruf e, sehingga pada kata qa- tetap dibaca a bukan e]. Dari asal kata dan serapan kata itu pulalah timbul turunan (derivatif) kata karib dan akrab, sehingga dalam bahasa Indonesia, kita mengenal contoh kata, seperti kawan karib (dekat) dan teman akrab (yang paling dekat). Jadi, kerabat adalah keluarga dekat. Misalnya, orangtua dan saudaranya (paman/bibi), kakak-adik (saudara), kakek-nenek dan saudaranya, keponakan dan anak-anaknya, sepupu, dan mertua serta saudara-saudaranya. Permasalahannya adalah kedekatan kekerabatan kita sering sebatas hubungan darah dan silsilah, tetapi renggang (tidak akrab) secara emosional (hubungan baik). Kisah semacam itu banyak kita dengar, kita lihat, bahkan kita alami sendiri, seperti suami-istri yang gemar bertengkar; orangtua yang selalu mengecam anaknya; anak yang selalu mendurhakai orangtuanya; saudara sekandung yang sering berkelahi; kakak-adik yang saling berebut dan berperkara karena tanah, harta, dan warisan orangtua; kakak-adik yang saling memfitnah dan mendengki; kakak-adik yang saling curiga dan berprasangka buruk; kakak-adik yang saling menghina, mengecam, dan mengkritik; kakakadik tidak tahan saling berdekatan; kakak-adik yang tidak bercakapan selama bertahun-tahun; kakeknenek yang terabaikan (jarang dikunjungi); paman dan bibi yang saling mendengki dan mengumbar aib; dan kerabat yang terlupakan, baik yang hidup maupun yang sudah meninggal, sehingga tak pernah lagi didoakan atau diziarahi. Tentunya, kita juga tidak menampik, banyak kerabat yang baik dan akrab antarsesama kerabatnya; kerabat yang saling berbuat baik; kerabat yang saling menghormati dan menghargai; kerabat yang saling menolong dan membantu; kerabat yang saling memahami dan bertenggang rasa; kerabat yang saling berkunjung; dan kerabat yang saling memaafkan. Persoalan lain, karena faktor kedekatan hubungan keluarga itu, lalu kita berupaya mengutamakan kerabat dalam pemerintahan dan hukum, seperti

berpaling. (Qs. Al-Baqarah/2: 83). Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri. (Qs. An-Nisa/4: 36). Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. (Qs. An-Nahl/16: 90). Dan berikanlah kepada kerabat dekat haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. (Qs. Al-Isra/17: 26). Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat (nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengam-pun lagi Maha Penyayang. (Qs. An-Nur/24: 22). Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada sesorang melainkan sekedar kesanggupannya. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil, kendatipun ia adalah kerabat (mu), dan penuhilah janji Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat. (Qs. Al-An’am/6: 152). Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba- hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh. Katakanlah: “Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upah atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekerabatan.” Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. (Qs. Asy-Syura/42: 23).


WASPADA Jumat 9 September 2011

Mimbar Jumat

C11

Fitrah Dan Kesalehan Sosial Jangan Berlebihan Berhari Raya Setelah sebulan penuh berpuasa, maka kini saatnya kita merayakan ha-ri kemenangan (hari raya Idul Fitri 1432 H) dengan sederhana. Jangan berlebihan merayakannya, apalagi berfoya-foya, jauh dari ajaran agama (Islam). Berhari rayalah secara sederhana, yang penting kita jalankan silaturrahim, saling kunjung-mengunjungi, saling bermaafan. Kita sejak kecil diajarkan orang tua dan guru untuk hidup sederhana. Hidup sederhana itu berarti jangan berlebihan. Harus mampu menafkahkan harta dengan tidak berfoya-foya untuk memuaskan nafsu duniawi belaka, tapi tidak kikir dalam berbuat kebaikan. Pola hidup sederhana memberikan dua keuntungan. Pertama, kita tidak diperbudak oleh keinginan pamer di hari raya. Keinginan pamer itu membuat banyak orang tersiksa. Kedua, meminimalkan pengeluaran. Bila kita membeli barang mahal maka biaya perawatannya pun mahal, menambah beban, maka itu kita disarankan untuk membeli barang sesuai kebutuhan kita saja sebagai orang yang hidup sederhana. Banyak sekali keuntungan hidup sederhana, tidak pamer harta. Sebab, keberadaan kita tidak akan membuat orang lain iri hati. Berarti disenangi banyak orang. Rasulullah SAW bertanya: ’’Wahai anak Adam, sesungguhnya jika kamu memberikan kelebihan hartamu, maka itu lebih baik bagimu dan jika kamu menahannya, maka itu sangat jelek bagimu. Kamu tidak dicela dalam kesederhanaan. Dan dahulukanlah orang yang menjadi tanggunganmu.’’ (HR Muslim). Rasulullah SAW merupakan orang yang paling baik kejadiannya dan juga akhlaknya. Rasulullah SAW tidak pernah membeda-bedakan orang berdasarkan kaya miskin, kuat lemah, hina dan mulia, semuanya sama dalam pandangannya. (Abdullah Gymnastiar, Refleksi Manajemen Qolbu, 2003, MQ Publishing, Bandung).

Etos Kerja Pasca Ramadhan Oleh Fachrurrozy Pulungan Pimpinan Majelis Ta’lim dan Dzikir Qolbun Salim.

D

an katakanlah : “Bekerjalah kamu, maka Allah Diantaranya dalam surat Hud: 15, al-Kahf: 102, Yunus: 41, dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin Zumar: 65, Fathir: 8, dan at-Tur: 21.6). Kata ya’mal, akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan ‘amiluun, ‘amilahu, ta’mal, a’malu terdapat 27 kali, seperti dikembalikan kepada (Allah) Yang mengetahui akan dalam surat al-Zalzalah: 7, Yasin: 35, dan al-Ahzab: 31.7). yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada Disamping itu, banyak sekali ayat-ayat yang mengandung kamu apa yang telah kamu kerjakan “ Qur’an surah at- anjuran dengan istilah seperti shana’a, yasna’un, siru fil Taubah, ayat 105. Sering muncul pernyataan bahwa ardhi ibtaghu fadhillah, istabiqul khoirot. Alquran juga menyebutkan bahwa pekerjaan bangsa Indonesia memiliki etos kerja yang rendah. Secara sosiologis kita harus mengakui bahwa umat Is- merupakan bagian dari iman, pembukti bahwa adanya lam merupakan bagian terbesar dari bangsa ini. Bertolak iman seseorang serta menjadi ukuran pahala atau nilai, dari realita ini, umat Islam Indonesia dengan ajaran Allah SWT berfirman:”...barangsiapa mengharap perIslamnya merupakan kelompok yang pertama kali jumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia meharus bertanggungjawab terhadap pembinaan dan ngerjakan amal yang saleh… (pekerjaan produktif), (alKahfi: 110). Ayat Alquran pengembangan etos kerja menunjukkan pebangsa. Dalam Islam, kerja bukan semata- yang ngertian kerja secara Etos kerja yang rendah ini, berimplikasi menem- mata untuk kerja. Kerja tidak murni sempit misalnya firman Allah SWT kepada Nabi patkan umat Islam termarjinalisasi tidak saja perkara profan, tidak hanya prilaku Daud as, “Dan Telah kami dalam ekonomi, tapi da- duniawi, bukan sekedar mengejar gaji ajarkan kepada Daud lam bidang-bidang lainmembuat baju besi unnya. Kelompok terbe-sar dari bangsa ini sering dikalahkan dalam bidang tuk kamu, guna memelihara kamu dalam pepeekonomi, politik, maupun pendidikan oleh kelompok ranganmu…” (al-Anbiya: 80). Dalam surah al-Jumu’ah minoritas tanpa melalui perebutan kekuasaan, tetapi ayat 10 Allah SWT menyatakan: “Apabila Telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka cukup melalui solidaritas antara sesama mereka. Islam sebagai suatu agama memiliki pandangan yang bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sangat positif terhada etos kerja. Kata ‘etos’ (ethos ) berasal banyak-banyak supaya kamu beruntung “. Pengertian kerja dalam keterangan di atas, dalam Isdari bahasaYunani yang berarti sikap, kepribadian, watak, karakter serta keyakinan atas sesuatu. Sikap ini tidak saja lam sangat luas, mencakup seluruh pengerahan potensi harus dimiliki oleh setiap individu, tetapi juga oleh ke- manusia. Adapun pengertian kerja secara khusus adalah lompok dan masyarakat. Etos dibentuk oleh berbagai ke- setiap potensi yang dikeluarkan manusia sebagai bentuk biasaan, pengaruh, budaya serta sistem nilai yang diyakini tanggung jawab dan untuk memenuhi tuntutan seseorang. Dari kata etos ini dikenal pula kata etika yang hidupnya berupa makanan, pakaian, tempat tinggal, dan mendekati pada pengertian akhlak atau nilai-nilai yang peningkatan taraf hidup. Dalam Alquran dikenal kata itqon yang berarti proses berkaitan dengan baik buruk, atau moral, sehingga dalam etos tersebut terkandung gairah atau semangat yang amat pekerjaan yang sungguh-sungguh, akurat dan sempurna. kuat untuk mengerjakan sesuatu secara optimal atau lebih (an-Naml ayat 88). Etos kerja seorang muslim adalah baik, dan bahkan berupaya untuk mencapai kualitas kerja semangat untuk menapaki jalan lurus, dalam hal mengambil keputusan pun, para pemimpin harus memeyang sesempurna mungkin. Menurut Clifford Geertz, etos adalah sikap yang gang amanah terutama para hakim. Hakim berlandaskan mendasar terhadap diri dan dunia yang dipancarkan pada etos jalan lurus tersebut sebagaimana Nabi Daud as, hidup. Etos adalah aspek evaluatif yang bersifat menilai. ketika ia diminta untuk memutuskan perkara yang adil dan Etos kerja dengan demikian, adalah sikap mental atau cara harus didasarkan pada nilai-nilai kebenaran, memberi diri dalam memandang, mempersepsi, menghayati, dan keputusan (hukuman) dengan adil di antara dua orang menghargai sebuah nilai kerja. Sedangkan ‘kerja’ dalam yang sedang berperkara . (QS. Ash Shaad ayat 22). Adalah sebuah ironi ketika Pj.Gubernur Sumatera pengertian luas adalah semua bentuk usaha yang dilakukan manusia, baik dalam hal materi maupun non- Utara melakukan inspeksi mendadak ke salah satu Satuan materi, intelektual atau fisik maupun hal-hal yang Kerja Perangkat Daerah, dan mendapati kantor tersebut berkaitan dengan masalah keduniawian dan keakhiratan. dalam keadaan tidak bersih, kotor penuh debu. Dalam kamus besar bahasa Indonesia WJS Poer- (WASPADA, Selasa 6/09-2011). Padahal kita ketahui di darminta mengemukakan bahwa ‘kerja’ adalah per- dinas ini pekerjanya (pegawainya) banyak yang beragama buatan melakukan sesuatu. Pekerjaan adalah sesuatu Islam. Maka tidak sepatutnya bagi umat Islam yang yang dilakukan untuk mencari nafkah. Lebih lanjut beriman membiarkan tempatnya bekerja tidak bersih, dan dikatakan bekerja adalah aktivitas dinamis dan rapi, karena hal itu sangat bertentangan dengan semangat mempunyai tujuan untuk memenuhi kebutuhan ajaran Islam itu sendiri. Karena kerja dalam Islam adalah tertentu (jasmani dan rohani) dan di dalam mencapai tanggung jawab, apa pun bentuk pekerjaannya. Dari profesi kerja yang paling tinggi (presiden) dan tujuannya tersebut dia berupaya dengan penuh kesungguhan untuk mewujudkan prestasi yang optimal. profesi terendah sebagai penggali parit pun, harus Dalam Islam, kerja bukan semata-mata untuk kerja. bertanggungjawab dengan pekerjaannya, karena ia Kerja tidak murni perkara profan, tidak hanya prilaku adalah bentuk keimanan seseorang, yang pekerjaannya duniawi, bukan sekedar mengejar gaji, juga bukan dilihat Allah, Rasul Nya dan orang-orang beriman seperti semata untuk menepis gengsi dari tudingan sebagai ayat pembuka di atas. Iman dan tanggung jawab, bagai penganggur. Kesadaran kerja dalam Islam berlandaskan mata uang dengan dua sisi, saling menguatkan yang satu semangat tauhid (keberimanan kepada Allah), sebagai dengan yang lainnya. Semakin tinggi tanggung jawab bentuk tanggung jawab. Seluruh aktifitas keseharian seseorang dengan pekerjaannya, semakin tinggi pula seorang mukmin, termasuk kerja, harus diniatkan dan nilai keberimanannya. Kita menyadari bahwa shaum adalah ibadah yang diorientasikan sebagai ibadah untuk mencapai ridha Allah SWT. Selanjutnya, setiap upaya ibadah kepada mendidik pelakunya agar berkarakter takwa, yang dalam Allah (yang kerja termasuk di dalamnya) harus direa- diri orang-orang yang bertakwa itu tercermin sikap lisasikan dalam bentuk tindakan nyata, bukan tanggung jawab. Tidak hanya di dinas itu saja yang diletakkan di hati atau di bibir. Dengan ungkapan lain, tempat bekerjanya tidak teratur, tapi di sebagian besar dalam Islam kerja adalah ibadah, dan iman adalah kerja. jajaran SKPD, bahkan di sekolah-sekolah yang Dalam kaitan ini, Alquran banyak berbicara tentang berlabelkan Islam pun, boleh jadi lebih dari itu. Dimana aqidah dan keimanan yang diikuti oleh ayat-ayat perilaku bolos kerja, malas-malasan, atau setengah hari tentang kerja. Pada bagian lain ayat tentang kerja kerja, bukanlah sesuatu yang baik, apa pun alasannya. tersebut dikaitkan dengan masalah kemaslahatan Tidak elok beralasan bolos kerja karena ada tamu yang (kepentingan orang banyak), terkadang dikaitkan juga datang kerumah, atau lelah karena baru pulang mudik, dengan hukuman dan pahala (nilai) di dunia dan di atau karena berziarah Syawal (berkunjung) ke rumah akhirat. Alquran juga mendiskripsi kerja sebagai suatu kepala dinas, atau ke rumah kepala sekolah pada saatetika kerja positif dan negatif. Di dalam Alquran kita saat jam kerja. Itu korupsi namanya. Kita menginginkan temui ayat tentang kerja yang berjumlah 602 kata, gaji kita dibayar penuh setiap bulannya, tapi waktu kerja dengan bentuk: 1) ‘amila’ (bekerja) 22 kata, di antaranya kita tidak maksimal. Apakah hal itu bukan korupsi…? Seharusnya, bagi umat Islam yang telah melakukan di dalam surat al-Baqarah ayat 62, an-Nahl 97, dan alMaidah 69) Kata ‘amalun (perbuatan) ditemukan shaum/puasa sebulan penuh dapat menghayati arti dari sebanyak 17 kali, di antaranya surat Hud 46. Kata puasa yang dikerjakannya. Sehingga ketika Syawal dan wa’amiluu (mereka telah mengerjakan) kita temui bulan-bulan lainnya ada dihadapannya etos kerjanya sebanyak 73 kali, diantaranya surat al-Ahqaf: 16 dan an- seharusnya meningkat 100 persen bukan sebaliknya, Nur: 55). Kata Ta’malun dan Ya’malun seperti dalam semakin merosot. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungsurat al-Ahqaf: 14, Hud: 92). Kata a’maaluhum, guhnya Allah mencintai orang-orang diantara kamu a’maalun, a’maluka, ‘amaluhu, ‘amalikum, ‘amalahum, yang melakukan pekerjaan dengan itqon (tekun, rapi dan ‘aamul dan amullah ditemukan sebanyak 330 kali. teliti).” (HR. Baihaki).

Oleh Azhari Akmal Tarigan Koordinator Tim Penulis Tafsir dan Ketua ProdiEkonomi Islam Fak. Syari’ah IAIN-SU Medan

R

amadhan sesungguhnya adalah madrasah atau sekolah yang mendidik dan melatih umat Islam menjadi insan-insan muttaqin. Di bulan yang berkah itulah, setiap kita diajari langsung oleh Allah, sang maha guru, lewat program ashshiam (puasa) dan qiyam (menegakkan malam-malam Ramadhan dengan qiyam al-lail). Melalui puasa kita dilatih untuk dapat mengendalikan hawa nafsu, mengalahkan ego dan memenangkan hati dari sebuah pertempuran antara hak dengan yang batal, bahkan dari yang agak baik dengan yang lebih baik. Kita disebut pemenang (alfaizin dan al-faizat), tidaklah sekedar kemenangan berpuasa selama Ramadhan. Tidak juga hanya menang melawan nafsu biologis, emosional dan intelek-tual. Lebih dari itu, Ramadhan adalah momentum terbaik untuk kembali memahami bagian paling esensial dalam diri yaitu hati atau kalbu. Mereka yang berhasil memahami dirinya (ma’rifat al-nafs) pantas disebut orang yang kembali kepada fitrah (Idul Fitri). Ia kembali kepada kebeningan dan kejernihan kalbu. Kalbu yang bening (suci) atau kalbu yang bercahaya (nurani) akan menghantarkan pemiliknya kepada sebuah komitmen terus melakukan kebenaran, kebaikan dan keindahan. Artikel ini hanya memfokuskan satu arti fitrah saja yaitu kebaikan. Kebaikan yang dimaksud tidak saja dalam konteks kebaikan diri sendiri (kesalehan individu) tetapi juga mencakup kebaikan sosial (kesalehan sosial). Bahkan kebaikan sosialnya melebihi kebaikan individu. Mereka yang berada dalam kondisi fitrah tidak akan sanggup melihat penderitaan orang lain. Hatinya terenyuh menyaksikan orang lapar, hatinya remuk menyaksikan mereka yang kedinginan karena tak memiliki pakaian. Hati mereka teriris melihat orang terlantar, orang sakit yang tidak memilki kemampuan berobat. Dengan segala kemampuannya, ia berusaha untuk menukar air mata dengan senyum, mengganti sedih dengan tawa. Mereka selalu berupaya memasukkan rasa bahagia ke dalam kalbu orang-orang merana. Rasulullah SAW mewajibkan kita menunaikan zakat fitrah. Dalam sebuah hadis sahih Rasul

bersabda, farada Rasulullah zakat al-Fitri tuhratan li as-Shaim wa thu’matan li al-masakin (Rasul SAW telah mewajibkan zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dan makanan bagi orang miskin). Zakat fitrah sejatinya harus kita pahami sebagai simbol pentingnya berbagi kebahagiaan dengan orang-orang kurang beruntung. Bukanlah sebuah kearifan dan kebijaksa-naan jika kita merasa kewajiban kita telah selesai setelah memba-yar zakat fitrah 2,7 kg. Sekali lagi, zakat fitrah hanyalah momentum berbagi kebahagiaan.

“Carilah aku di tengah-tengah orang miskin di antara kamu”. Bahkan di dalam hadis Qudsi dijelaskan di akhirat nanti Allah SWT menghentikan langkah kaki kita, manakala hendak mendekat ke mizannya. Allah SWT menggugat kita, “Wahai hambaku, mengapa dahulu waktu di dunia engkau biarkan aku dalam keadaan lapar? Saat itu kita menjawab, Ya Allah, manalah mungkin engkau kelaparan, padahal engkaulah yang memberikan rezeki kepada kami, engkau razzaq, dan engkau ghaniyy, engkaulahYang Maha Kaya. Allah menghentikan ocehan kita dengan pernyata-

Yang paling kita takutkan jika kita termasuk orang yang menyakiti hati Rasul SAW. Walapun lisan kita mengakui mencinta Rasul, sang manusia agung, namun kenyataannya sunnahnya kita abaikan. Jika kita berandai-andai, saat ini Rasulullah hadir di tengah kita. Apakah yang akan kita katakan kepada Rasul yang mulia, jika hari ini masih ada anak-anak yatim, orangorang miskin yang kelaparan, padahal di rumah kita makanan berlimpah. Sanggupkah kita me-natap wajah Rasul, jika pada hari ini masih ada orang-orang yang kedinginan, tak satu helai bajupun melekat di tubuhnya. Padahal di lemari pakaian kita, banyak baju tidak terpakai. Apa yang akan kita katakan kepada Rasul, jika hari ini masih ada orang yang terlantar sakit, tanpa tahu harus berobat ke-mana, padahal kita memiliki kemampuan untuk membantunya. Yang paling kita takutkan adalah jika kita termasuk orang yang menyakiti hati Rasul SAW. Walapun lisan kita mengakui bahwa kita mencinta Rasul, sang manusia agung. Namun dalam kenyataannya sunnahnya kita abaikan. Di dalam riwayat dijelaskan, termasuk menyakiti Allah dan Rasul-Nya adalah menyakiti hati fakir msikin, karena mereka termasuk kelompok orang yang dicintai Rasulullah SAW. Kepada Aisyah beliau berpesan, “Cintailah orang-orang miskin, supaya Allah dekat kepadamu pada hari kiamat nanti.” Itulah sebabnya, kalau Nabi ditanya, “Dimana kami bisa temukan engkau ya Rasulullah ? Beliau menjawab,

annya “pada saat orang miskin kelaparan tanpa ada makanan yang mereka santap, mengapa engkau tidak datang kepada mereka membawa makanan, pada hal saat itu aku ada di dekat mereka. Kita terdiam dan tak mampu berkata-kata. Allah SWT kembali bertanya kepada kita. Mengapa sewaktu aku kedinginan, engkau tidak datang membawa pakaian dan selimut. Padahal aku tahu di rumahmu ada banyak pakaian yang tidak engkau gunakan. Dengan badan yang gemetar, kita mencoba menjawab. “Ya Rabb, manalah mungkin engkau kedinginan. Engkaulah yang menurunkan hujan dan engkau pula yang mengatur ke mana angin berhembus. Allah menjawab, mengapa pada saat banyak orang yang tidak berpakaian, berselimutkan dinginnya malam, engkau tak datang kepada mereka untuk membawakan pakaian. Pada hal saat itu aku ada bersama mereka. Mengapa pada saat aku sakit, engkau tak datang membawakan obat. Kita menjawab, ya Allah, mana mungkin engkau sakit, bukankah Engkau Maha Penyembuh (anta syafi). Allah menjawab, mengapa pada saat banyak orang miskin yang sakit dan tak mampu berobat, bahkan mereka diusir, ditelantarkan, engkau tak datang kepada mereka membawakan

obat. Padahal pada saat itu, Aku ada bersama mereka. Jika kita menegakkan shalat, melaksanakan puasa, menunaikan zakat, dan mengerjakan ibadah haji ke Baitullah, sadarilah semua itu hanyalah tiket kita menuju surga. Itupun kalau seluruh ibadah kita diterima Allah SWT. Namun sesungguhnya kita sama sekali belum memiliki kuncinya. Kunci surga itu tidak di masjid, tidak pula di Baitullah, tidak di Padang Arafah. Kunci surga itu ada bersama orang-orang susah, orang-orang miskin, orangorang terlantar dan anak yatim. Jika kita menginginkan kunci surga, hendaklah kita mencintai dan mengasihi orang-orang miskin. Bukan mencintai kemiskinan itu sendiri. Kemiskinan harus kita entaskan. Namun orang-orang yang kurang beruntung itulah, sejatinya yang harus kita perhatikan dan perdulikan. Ternyata tidak cukup hanya memiliki tiket menuju surga (kesalehan individu). Kita juga harus memiliki kuncinya. Bayangkanlah jika kita membeli rumah di perumahan elit. Rumah sudah dibayar, kuncinya belum diserahterimakan. Tetap saja kita tidak bisa masuk dan menikmati rumah kita sendiri. Surga itu ternyata memiliki kuncinya sendiri. Dan kunci itu berada di dekat orang-orang fakir, miskin dan dhu’afa. Raihlah kunci itu dengan mencintai mereka dengan hati yang penuh ketulusan dan keikhlasan. Namun perlu dicatat, kebaikan sosial dimaksud tidaklah sebatas kebaikan karitatif (memberikan sesuatu untuk kebutuhan saat itu) saja. Yang dibutuhkan sesungguhnya adalah kebaikan yang memberdayakan. Dengan kata lain, kebaikan yang tidak sekedar khair dan ihsan, tetapi juga telah memenuhi kebaikan tertinggi yaitu al-birr (membaikkan) dan al-islah (memberdayakan). Itulah kebaikan yang utama. Dengan kata lain, tugas kita adalah membuat senyum dan tawa fakir miskin bertahan dalam waktu yang cukup lama. Bukan hanya sebatas hari raya ‘idul fitri saja, lalu setelah itu sirna. Wallahu a’lam.(Ringkasan Khutbah ‘Idul Fitri 1432 H di Komplek Perumahan Bumi Asri Medan. (Bagian Pertama)

Berzikir Melibatkan Tangan Kiri? Oleh dr Arifin S.Siregar dokter Spesialis Kulit Dan Kelamin

H

ari Jumat 12 Agustus 2011 keluarga besar Hr. Waspada melakukan buka puasa bersama Syahro Ramadhan di Garuda Plaza Hotel Jl. Sisingamangaraja Medan. Menjelang waktu berbuka dida-hului dengan tausiah (ceramah singkat) yang disampaikan Ust. H.Mohd.Yazid. Ceramahnya singkat sekira 20 menit tapi bernas dan menyentuh hati. Pujian saya tidaklah berlebihan kalau saya katakan, telah sekian banyak ustad/da’i yang saya ikuti dakwahnya, adalah beliau mempunyai kelebihan yang tak dijumpai pada ustad lain. Bila beliau menyebut nama seorang ulama sebagai rujukan, maka beliau luar kepala (tanpa membaca/catatan) mampu menuturkan namanya. Misalnya beliau menyebut nama seorang ulama: Asy-Syaikh al-Arif Billah Abu Abdullah Muhammad bin Ibrahim bin Abbad an-Nafazi arRandi (w. 792 H), Ghaits alMawahib al-‘Aliyyah fi Syarh alHikam al-‘Atha’iyyah. Atau nama ulama lain “Khalifah Al-Mutawakkil ‘Alallah adalah Ja’far bin Al-Mu’tashim bin ar-Rasyid bin Muhammad alMahdi bin Al Manshur Al Abbas. Dilahirkan tahun 207 H. meninggal tahun 247 H. Biografii lengkapnya dalam a-Bidayah wa-An Nihayah X 396-398 Suara ust. Hafis Yazid keras, nyaring dan lantang membuat pendengarnya terkesima, tidak mengantuk meski beliau mendapat giliran penceramah terakhir. Uraiannya terkadang membuat pendengar geli tertawa, meski beliau tidak menyengaja untuk melucu. Misalnya mengatakan tangan kiri adalah “tangan dinas kebersihan” (pengganti julukan “tangan cebok”). Adapun ceramah beliau pada malam buka puasa bersama itu, beliau menekankan untuk disadari bila beribadah atau beramal saleh harus dilandasi ikhlas karena Allah semata. Untuk itu beliau memberi contoh : bila atau ketika ditengah malam kita dalam kondisi letih-seletihnya dan mata mengantuk, tapi kita harus menyelesaikan shalat Isa yang belum dikerjakan, maka datang suara bisikan: “anda tak usah shalat anda tidak akan

berdosa dan bila anda shalatpun tapi tidak diberi pahala”. Untuk ini sang ustad bertanya, apa tindakan kita ? Beliau sendiri menjawab : Kalau saya tidak usah shalat. Kenapa? Ini membuktikan kita shalat adalah ikhlas karena Allah, bukan karena pahala atau takut dosa, tapi karena perintah atau kehendak Allah SWT semata. Kemudian beliau lanjutkan ceramahnya dengan meyakinkan kita, bahwa kalaupun terjadi perbedaan pendapat adalah “perbedaan pendapat” itu harus ada. Beliau memberi contoh satu ketika Abu Bakar RA berzikir dengan suara halus dan Umar

Mau kemana ditanya. Jawabnya: Nabi SAW meninggalkan wasiatnya Alquran dan Sunnah sebagai rujukan (H.R Muslim). Atau Allah SWT berpesan melalui QS An Nisa’ 59, yaitu apabila diantara kamu timbul perbedaan pendapat, maka kembalilah (rujuklah) kepada Alquran dan Rasul-Nya (Hadis shahih), apabila kamu beriman kepada Allah dan hari akhir (akhirat)”. Zikir dengan tangan kiri Pada tausiah selanjutnya ust. H.Mohd.Yazid membahas satu topik yang cukup menarik. Kata beliau sesuai perintah Allah SWT, yaitu ketika berzikir selesai shalat fardhu, disunnahkan berzikir

Karena tidak ada contoh dari Nabi SAW menggunakan tangan kiri sebagai tasbih RA berzikir dengan suara keras, lalu keduanya “berdebat” mana yang benar. Abu Bakar berargumentasi cukup dengan suara halus karena Allah itu tidak tuli (Maha mendengar), dan Umar beralasan harus dengan suara keras untuk mengusir setan. Akhirnya mereka menemui Nabi SAW, lalu Nabi SAW bersabda: “Kau Abu Bakar angkat sedikit suaramu dan kau Umar turunkan suaramu”. Untuk contoh ini saya pribadi dr Arifin S.Siregar berkomentar: “Perbedaan pendapat itu” memang harus ada dan memang itu alamiah. Yang tak boleh terjadi perbedaan pendapat yang di satu pihak tidak punya argumentasi hukum Alquran dan Sunnah. Kemudian perbedaan pendapat tidak boleh dibiarkan atau dilestarikan, harus diselesaikan. Seperti perbedaan pendapat antara Abu Bakar RA dan Umar RA diatas, akhirnya dise-lesaikan oleh Nabi SAW menjadi satu pendapat yaitu yang benar: yang keras diturunkan, yang halus dinaikkan sedikit suaranya. Berarti jangan membiarkan perbedaan pendapat itu mengambang, harus berusaha menyelesaikannya, tentu ada yang berhasil, mungkin ada yang belum bisa berhasil untuk sementara. Tentu ada yang berkomentar: sekarang Nabi SAW tidak ada!!

33 kali menyebut Subhanallah dan 33 kali menyebut Alhamdulillah dan 33 kali menyebut Allahuakbar dan dicukupkan menjadi 100 dengan bacaan Lailahaillallah dst dengan menggunakan tangan kanan sebagai tasbih. Menjadi persoalan, bagaimana bila diturut sertakan tangan kiri sebagai “tasbih” ? Ustad memberi pertimbangan cukup beralasan jika tidak digunakannya tangan kiri terlibat sebagai “tasbih” karena tangan kiri adalah berfungsi sebagai dinas kebersihan (alias “tangan cebok”). Tapi kemudian beliau menunjukkan kejanggalan, seandainya gara-gara tangan kiri dianggap “tangan kotor”, maka alangkah janggalnya bila dalam shalat ketika takbirratulihram, tanpa mengikut sertakan tangan kiri. Begitu juga ketika melipat tangan di atas dada hanya dengan tangan kanan. Tetapi kenyataan kita harus ikhlas melibatkan tangan kiri yang dijuluki “tangan kotor” itu ketika takbir di dalam shalat atau ketika diletakkan di atas dada. Kenapa ? Selanjutnya Ustad melanjutkan keterangannya: sebenarnya tidak ada larangan untuk melibatkan tangan kiri sebagai “tasbih” ketika berzikir. Kalau hanya karena tangan kiri dianggap tangan “tangan kotor”. Kenapa tidak kita libatkan tangan kiri

untuk takbirratulihram atau ketika tangan dilipat diatas dada? Kenapa ketika takbiraturrihram dan melipat tangan di dada, “tangan kotor” dilibatkan? Apa persoalan yang dimunculkan ustad H.M Yazid itu, itu menjadi contoh yang sangat bagus untuk menerangkan apa syarat ibadah, apa kriteria atau apa ciri-ciri ibadah. Banyak di antara kita atau di antara ulama yang tidak atau belum memahaminya, sehingga penyebab timbul perbedaan pendapat yang ujung-ujungnya berakibat amalan bid’ah. Tidak digunakannya tangan kiri terlibat sebagai “tasbih” bukan karena tangan kiri dianggap jorok, tapi karena tidak ada contoh dari Nabi SAW menggunakan tangan kiri sebagai tasbih. Zikir adalah ibadah. Setiap ibadah kita harus tunggu perintah dan contoh dari Nabi SAW. Misalnya: “Aqimus shalat” = “tegakkan shalat” (bentuk perintah). Kemudian “Shallu kama roaitumuni ushalli” = “shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku shalat” (pedoman harus mengikut contoh). Sehingga kita kerjakan shalat sesuai Sunnah. Dalam suatu riwayat berbunyi: “Berkata Ibnu Umar RA: “Saya lihat Rasulullah menyimpulkan (menghitung) tasbihnya dengan tangan kanannya”. (H.R Ahmad dan Abu Daud, lihat Kitab: “Pedoman Zikir dan Do’a oleh: Prof.Dr.T.M Hasbi Ash. Shiddieqy). Dari Hadis ini Nabi SAW berzikir hanya mencontohkan menggunakan tangan kanannya sebagai “tasbih” (menghitung) zikirnya. Maka mempedomani hadis ini, kita hanya menggunakan tangan kanan menghitung zikir, ketika mengerjakan zikir. Tidak menggunakan tangan kiri bukan karena “tangan kotor” atau karena “dilarang”. Menggunakan/ mengamalkan tidak sesuai contoh Nabi SAW maka terjebak pada bid’ah/sesat atau tertolak. Sesuai bunyi H.R Muslim, Nabi SAW bersabda: “Barang siapa mengerjakan suatu amalan (aki-dah/ibadah) yang tidak ada da-lam agama (petunjuk) kami, maka pekerjaan itu tertolak”.


Mimbar Jumat

C12

WASPADA Jumat 9 September 2011

Kejayaan Kerajaan Islam Mughal Di India

Komplek Bangunan Merah adalah warisan pemerintahan Islam dinasti Mughal di India.

Zaharuddin Babur ketika menaklukan India melarang orang Muslim memotong lembu guna menghormati orangHindu. BANYAK kerajaan Islam sudah berdiri di India sebelum adanya kerajaan Mughal. Kendati demikian, dinasti Mughal yang berkuasa lebih dari tiga abad (15261857) di negara Asia Selatan itu merupakan masa kejayaan dan kegemilangan Islam di India. Bidang seni, literatur dan arsitektur mengalami puncak kejayaan pada masa pemerintahan Mughal. Keluarga kerajaan adalah patron dari seni dan buku. Tidak sedikit keturunan kaisar Mughal menulis buku-buku ilmu pengetahuan dan karya sastra terbaik. Enam kaisar dinasti Mughal sangat populer dan kekaisaran ini. Pemerintahan, cerita penaklukan, drama percintaan dan tragedi pribadi anggota keluarga kerajaan banyak ditulis dalam

karya-karya sastra terbaik, legenda dan novel. Bahkan sekarang kisahkisah ini sudah banyak diangkat ke film layar lebar. Film blockbuster India seperti Mughal e-Azam (The Great Mughal) atau cerita Taj Mahal terus menunjukkan kebesaran dan kejayaan kerajaan Mughal. Produksi layar lebar ini sangat terkenal baik di kalangan orang Muslim maupun Hindu. Film-film itu melantunkan tembang terbaik yang mengusung pesan-pesan cinta, sikap toleran dan kemanusiaan. Zahiruddin Mohammad Babur merupakan pendiri dinasti Mughal. Kisah kehidupannya dari kecil biasa-biasa saja. Ketika ayahnya meninggal dunia, saat itu merupakan titik awal bagi Zahiruddin Babur untuk mengubah nasib yaitu

merantau ke India dari Asia Tengah dan mendirikan dinasti Mughal. Dalam sejarahnya, Zahiruddin Babur dikenal sebagai pejuang, pembuat puisi dan tipe laki-laki romantis yang telah terinspirasi dari ahli sejarah, biograper dan humanis. Namun kemudian mampu menaklukkan seluruh dunia. Ada persamaan yang menarik antara Abdur Rahman yang berkuasa di Spanyol dan Babur di India yaitu sama-sama berkuasa di negeri yang jauh dari tanah air mereka. Keduanya mengalami kegagalan dan penderitaan di negeri sendiri. Abdur Rahman dari keluarga Ummayah telah disingkirkan dinasti Abbasid di Damaskus sampai tahun 750 masehi ketika Abdur Rahman dan keluarganya melarikan diri menye-

Fatehpur Sikri dibangun Raja Akbar dari dinasti Mughal pada abad ke 16. berangi Afrika Utara menuju Spanyol, sementara Zahiruddin Babur gagal menaklukan Samarkand dan Kabul. Tapi Babur dan Abdur Rahaman mampu menciptakan peradaban terbaik dalam sejarah dunia yang berkuasa di negara orang lain. Keduanya mampu menciptakan nama besar pada keluarga mereka yaitu posisi raja atau kekaisaran Ummayah di Spanyol dan Mughal di India. Kedua dinasti ini bersifat sangat toleran dan pencapaian di bidang ilmu pengetahuan, seni, arsitektur dan budaya yang tinggi. Sangat penting menunjukkan semangat kemanusiaan yang dibawa pemerintahan Mughal yaitu penghormatan terhadap agama lain bukan merupakan satu taktik politik untuk mempertahankan kekuasaan belaka. Hal ini terbukti banyak pangeran Mughal mem-

peristri orang-orang Hindu. Para jendral, hakim di pengadilan dan anggota kabinet juga banyak orang-orang beragama Hindu. Islam adalah agama rahmatallil alamin diimplementasikan Babur ketika ia menaklukan India dengan melarang orang-orang Muslim memotong lembu guna menghormati orangorang Hindu karena hal ini terlarang bagi mereka. Para sejarahwan India meng-gambarkan Babur dan keturunannya dinasti Mughal. Kebesaran dan kejayaan dinasti Mughal dalam perspektif sejarah terlihat di berbagai bidang di antaranya arsitektur. Mulk Raj Anand, penulis India melukiskan keindahan Fatehpur Sikri yang dibangun Raja Akbar salah seorang penguasa Mughal. Bangunanbanguna indah nan menawan yang dibangun Raja Akbar dan dinasti

Mughal lainnya adalah komplek istana pribadi, masjid, komplek Benteng Merah, benteng Agra yang dijadikan situs dunia oleh UNESCO, istana dan residen merupakan pencapaian terbaik dalam sejarah arsitektur dunia. Anand juga mengemukakan keberhasilan Raja Akbar yang lain di Fatehpur Sikri. Kota itu dibangun akhir abad ke 16 yaitu pada masa komunikasi sangat sulit, mendapatkan berbagai material bangunan bukan hal gampang dan mesinmesin yang dapat mempermudah membuat bangunan pun tidak ada. Namun Fatehpur Sikri dijadikan kota terkenal keindahan bangunannya. Kaisar keturunan Mughal ini juga mampu menciptakan konsep lingkungan sosial kawasan Delhi dari desa kecil yang terbelakang menjadi menjadi kota metropolitan di India pada masa pemerin-

tahannya bahkan sampai sekarang. Konstruksi bangunan seperti kuburan dan masjid dibangun sangat indah. King Akbar disebut-sebut sebagai raja Mughal yang eksentrik sekaligus heroik karena ia mampu merubah kota Delhi menjadi kota metropolitan. Kolonialisme Inggris mulai datang ke India pada awal abad ke 17 pada masa pemerintahan dinasti Mughal Shah Jahan—yang membangun Taj Mahal sebagai simbol kekuatan. Inggris mengakhiri kejayaan dan kekuasaan kerajaan Mughal tahun 1857. Kekaisaran Mughal melemah dan akhirnya runtuh. Keturunan dinasti Mughal dipenjarakan pemerintah Inggris di Delhi atau diasingkan. Keturunan di-nasti Mughal yang laki-laki dibariskan kemudian dieksekusi. (Nurhayati Baheramsyah/ islam today)

Hilal Syawal Ranah Agama

Mempersatukan Awal Bulan Hijriah

Oleh Suhrawardi K Lubis

Oleh Muhammad Arif Fadhillah Lubis, SHI, MSI

Dosen UMSU Medan

Dosen Politeknik Negeri Medan, Anggota HAAJ, Pemerhati Ilmu Falak.

M

menetapkan Maulid Nabi, Israk Mikraj dan satu Muharram mungkin tidak ada masalah). Sebagaimana dikemukakan di atas, ini terhubung kait dengan persoalan keyakinan agama, tentunya tidak tepat kalau kita dengan judul “Polemik Hari Besar Keagamaan”. Dalam memaksakan keyakinan agama kita kepada orang lain. opininya, M Ridwan Lubis mengemukakan bahwa Apa salahnya rupanya kalau berbeda keyakinan membiarkan umat selalu dibayang-bayangi perbedaan tentang masuknya satu Syawal, tidak benar dengan penetapan awal bulan adalah suatu langkah kurang bijak perbedaan itu satu Syawal terbangun kesan bahwa agama karena akan berdampak terhadap berbagai implikasi Islam membuka terjadinya perbedaan yang mengarah sebagai berikut. kepada perselisihan. Sudah berapa kali terjadi perbedaan Pertama terbangun kesan bahwa agama Islam dalam menentukan Idul Fitri dan Idul Adha di Indonesia, membuka terjadinya perbedaan yang mengarah kepada Alhamdulillah di tingkat akar rumput tidak ada perperselisihan di kalangan umat Islam dan terbangun selisihan. Perselisihan itu hanya di besar-besarkan kesan amat sulit mempersatukan umat Islam dalam segelintir elit saja, yang terkadang merembes sedikit ke berbagai hal termasuk bidang politik keIslaman. tingkat akar rumput. Yang sebenarnya kalau elit tidak Sebagai solusi M Ridwan Lubis mengusulkan agar mempersoalkan (malah menjernihkan persoalan dengan dalam mengatasi polemik yang terjadi di kalangan umat menjelaskan bahwa persoalan itu masalah keyakinan), Islam termasuk dalam penetapan awal bulan (baca satu di tingkat akar rumput tidak ada persoalan. Syawal) ini, digunakan adagium hukm al hakim yartafiiu Apalagi di dalam hadis Rasulullah dikemukakan al ikhtilaf yaitu keputusan yang diambil pemerintah secara limitatif bahwa kemungkinan berbeda Idul Fitri secara otomatis mengakhiri perbendaan pendapat. dan Idul Adha itu ada. Diantaranya Rasulullah SAW Hari besar keagamaan menuturkan hilal (bulan awal tanggal) lalu bersabda, Idul Fitri (demikian juga Idul Adha) memang benar “Apabila kamu melihat hilal maka berpuasalah (tanggal merupakan Hari Besar Keagamaan umat Islam di selu- 1 Ramadhan), apabila kamu melihat hilal (tanggal 1 ruh dunia. Namun tidak sama posisinya dengan hari Syawal) maka berbukalah, dan apabila tak terlihat besar keagamaan lainnya seperti peringatan Maulid olehmu maka hitunglah 30 hari (HR. Bukhari nomor Nabi, peringatan Israk’ dan Mikraj Nabi Muhammad 1909, dan HR. Muslim nomor 574). SAW, peringatan satu Muharram. Satu Sya-wal merupaHadis lain menegaskan, “Sesungguhnya satu bulan kan hari besar itu adakalanya keagamaan 29 hari” (HR Buyang berhu- Berapa kali perbedaan menentukan Idul Fitri dan Idul khari nomor bung kait de1913 dan HR ngan persoa- Adha di Indonesia, Alhamdulillah di tingkat akar Muslim nomor lan penyele- rumput tidak ada perselisihan. Perselisihan itu hanya 575). Hadis Lain saian atau “….Sebagian ormengakhiri di besar-besarkan segelintir elit saja, yang terkadang ang mengatapelaksanaan merembes sedikit ke tingkat akar rumput. kan, bulan suibadah shaum dah tiga hari, Ramadhan. sebagian yang lain mengatakan bulan sudah dua hari, Pada hari ini (Idul Fitri dan Idul Adha) dilarang berpuasa. Ibnu Abbas bertanya menurut kamu bulan sudah muncul Larangan berpuasa ini tegas dikemukakan dalam hadis berapa hari? Kami menjawab, sekian dan sekian. Maka (bukan adagium) yang artinya “Sesungguhnya pada dua Ibnu Abbas mengatakan, “Sesungguhnya Rasulullah SAW hari raya ini (Idul Fitri dan Idul Adha) Rasulullah SAW pernah bersabda, Sesungguhnya Allah membentangkan melarang berpuasa, namun hari berbuka sehabis puasa bulan agar bisa dilihat, maka mulailah hitungan pada dan hari untuk makan sembelihan korban” (Hadis malam kamu melihatnya (HR. Muslim nomor 577). Bukhari nomor 1990 dan Hadis Muslim nomor 622). Hilal syawal ranah agama Posisi Idul Fitri dan Idul Adha sebagai hari yang dilarang Sebagaimana dikemukakan di atas, bahwa untuk berpuasa tentunya menimbulkan konsekuensi persoalan Idul Fitri (hilal Syawal) dan Idul Adha, hukum bagi yang melanggarnya. bukanlah persoalan hari yang sama dengan hari besar Dengan demikian, hari besar keagamaan Idul Fitri dan Idul Adha tentunya tidak sama dengan hari besar keagamaan lainnya. Idul Fitri dan Idul Adha bersangkut keagamaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Israk Mikraj paut dengan persoalan keyakinan agama seseorang atau dan peringatan satu Muharram. Hari besar Islam Maulid sekelompok orang. Oleh karena itu, apabila terjadi perbedaan keyakinan Nabi hanya sekedar memperingati hari kelahiran Nabi dan Rasulullah Muhammad SAW, hari besar Israk dan terhadap Idul Fitri dan Idul Adha tidak elok kalau penyelesaiannya melalui adagium, apalagi adagium Mikraj hanya sekedar memperingati Israk dan Mikrajnya Rasulullah Muhammad SAW, dan satu Muharram yang digunakan hukm al hakim yartafiiu al ikhtilaf. Apakah kalau pemerintah mengeluarkan sesuatu hanya merupakan tahun baru Islam. Intinya, tidak ada konsekuensi hukum di dalamnya dan hanya merupakan keputusan, lantas dinggap merupakan hal yang benar, walaupun keputusan itu bertentangan dengan syiar Islam semata. Dengan demikian, Idul Fitri (demikian juga Idul keyakinan seseorang atau sebahagian masyarakat. Adha) bukan merupakan hari besar keagamaan biasa, Tentunya tidak mungkin. akan tetapi berkait erat dengan masalah keyakinan Penutup Terjadinya perbedaan penetapan Idul Fitri dan Idul agama. Karena pada Idul Fitri dan Idul Adha ada larangan yang limiatif dari Rasulullah Muhammad SAW untuk Adha bukanlah ranah adagium hukm al hakim yartafiiu al ikhtilaf, perbedaan tersebut menyangkut kepada ranah berpuasa. Dengan begitu apakah masalah perbedaan keyakinan agama yang memiliki konsekuensi (larangan keyakinan agama seseorang atau sekelompok orang. berpuasa) diselesaikan dengan keputusan pemerinah? Pemerintah tidak akan kehilangan kewibawaan dengan terjadinya perbedaan keyakinan agama menyangkut Tentunya sangat tidak mungkin. penetapan Idul Fitri dan Idul Adha. Masih banyak perAllah membentang hilal untuk dilihat Sebagai solusi mengakhiri polemik hari besar soalan Islam di Indonesia yang perlu mendapat sentuhan keagamaan M Ridwan Lubis mengusulkan digunakan dari adagium di atas, misalnya keputusan mengenai adagium “Keputusan yang diambil pemerintah secara (tentunya dalam bentuk Undang-Undang) kewajibkan otomatis mengakhiri perbedaan pendapat”. Untuk berzakat bagi orang yang mampu, melarang minuman penyelesaian polemik penetapan Idul Fitri dan Idul Adha keras dan banyak lagi lagi persoalan-persoalan lainnya tentunya tidaklah sesederhana itu (kalau untuk menyangkut kemaslahatan umat. enarik nian opini M Ridwan Lubis (Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) di opini harian Waspada, Senin, 5 September 2011

P

erbedaan menentukan awal bulan hijriah/kamariah, baik Ramadhan, Idul Fitri Idul Adha menjadi fenomena. Ini disayangkan, sehingga makna “hari raya” berubah menjadi permasalahan yang berulangkali hampir tiap tahunnya dengan perselisihan yang tidak saja melelahkan namun juga “mengorbankan” umat. Pasca “ribut” penetapan awal Syawal 1432 H. Akhirnya telah diketahui kelemahan yang ada, sehingga beberapa negara yang memutuskan awal Syawal 1432 H jatuh hari Selasa, 30 Agustus 2011 telah mengetahui yang mereka lihat bukanlah hilal melainkan benda angkasa yang lainnya. Hal ini bisa dimaklumi sebagaimana pendapat astronom terkenal dari Inggris, Bernard D Yallop, bahwa tempat yang bisa melihat hilal (visibilitas hilal) tanggal 29 Agustus 2011 lalu, jika dihitung secara ilmiah dengan ilmu astronomi modern, hilal seharusnya cuma bisa terlihat di belahan bumi yang sangat Barat. Dan memang, semakin Barat posisi kita, semakin besar peluang melakukan rukyat. Namun tulisan ini bukanlah untuk membahas siapa yang benar ataupun tidak benar. Tulisan ini bukanlah “suara” dari golongan yang kerap berbeda, karena penulis bukanlah salah satu anggota dari Ormas Islam. Namun tulisan ini lebih sebagai tulisan bernuansa ilmiah yang bisa diperdebatkan secara ilmiah. Penyatuan awal bulan hijriah itu bisa tercapai jika saja Ormas Islam mengedepankan ilmu pengetahuan. Sebagaimana ditegaskan Allah SWT. “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggunganjawabnya.” (Surah Al-Isra’/17: 36). Lebih dari itu, di Indonesia, sekian puluh tahun pandangan hisab-rukyat didominasi perbedaan dua Ormas besar Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, dengan beberapa varian pada ormas Islam lainnya. Adapun secara umum, berdasarkan hasil penelitian pengurus Lajnah falakiyah Pengurus Besar NU yang juga anggota Badan Hisab Rukyat (BHR) RI, Muhyiddin Khazin—masalah mendasar yang mengakibatkan hal tersebut terjadi adalah pertama, di Indonesia masih sangat banyak metode atau sistem hisab yang berkembang. Adanya hisab urfi, taqribi, tahkiki dan tadqiqi (kontemporer) yang oleh komunitas penggunanya masingmasing diakui bahwa hasil hisabnya akurat. Kedua, kriteria pergantian bulan tidak sama, yaitu ada yang menggunakan kreteria wujudul

hilal (matahari terbenam lebih dahulu daripada terbenamnya bulan) dan kreteria imkan rukyat 2 derajat. Ketiga, adanya bias kreteria, yaitu hisabnya menggunakan sistem taqribi tetapi menggunakan kriteria 2 derajat. Padahal imkan 2 derajat itu hanya apabila menggunakan hisab tahkiki maupun kontemporer saja. Keempat, berbeda dalam menyikapi laporan hasil rukyat. Ada sebagian masyarakat yang menerima laporan rukyat asal dibenarkan hisab, tetapi ada pula masyarakat yang menerima rukyat begitu saja. Kelima, adanya paham rukyat global (hasil rukyat berlaku untuk seluruh dunia) yang aplikasinya tanpa memperhatikan sisi geografis, apakah suatu daerah atau negara itu sudah masuk pada wilayah yang memang mungkin hilal dapat dirukyat ataukah belum. Keenam, masyarakat mempunyai paham bahwa dirinya atau kelompoknya mempunyai hak penetapan awal bulan hijriyah.

keesokan harinya masih hari ke 30 Ramadhan. Oleh karenanya, kepu-tusan Persis terkait awal Syawal 1432 H ini sama dengan keputusan sebagian besar Ormas Islam dan pemerintah, walaupun berbeda cara atau metode penetapan hilalnya. Jika dikaitkan upaya mempersatukan perbedaan, maka secara astronomis yang paling dominan adalah belum adanya kreteria visibilitas hilal yang disepakati. Masing-masing mempunyai kriteria sendiri, walau mulai ada semangat mencari titik temu. Jika kriterianya sama dalam mendefinisikan hilal, InsyaAllah keputusannya bisa sama. Dengan ungkapan lain, mempersatukan kreteria “hilal” dengan didasarkan dukungan ilmu pengetahuan merupakan jalan menuju titik temu. Kita berharap Muhammadiyah, NU, dan Persis serta Ormas Islam lainnya mengedepankan kemashlahatan umat. Ide pengembangan formalisasi

Muhammadiyah telah beberapa kali mengubah metode hisab. Pertama mengunakan metode hisab imkanur rukyat, lalu hisab hakiki dengan kreteria ijtima’ qabla al-ghurub, dan sejak 1938 M/1357 H menggunakan hisab wujudul hilal. Ketujuh, kebersamaan dan persatuan untuk membangun sebuah kekuatan kurang diperhatikan oleh kelompok-kelompok yang ada di masyarakat. Sehingga walaupun pemerintah (ulil amri) sudah mengambil keputusan dan ketetapan maka mereka tidak peduli terhadap ketetapan pemerintah itu. Muhammadiyah sendiri terkait penetapan awal bulan hijriah ini telah beberapa kali mengubah metode hisab yang digunakan. Mula pertama hisab yang digunakan adalah imkanur rukyat, kemudian hisab hakiki dengan kreteria ijtima’ qabla al-ghurub, dan sejak tahun 1938 M/ 1357 H hingga sekarang menggunakan hisab wujudul hilal. Adapun NU mendasarkan penetapannya pada rukyatul hilal fi wilayatil hukmi. Sementara itu Persatuan Islam (PERSIS) pra 4 November 2002 menggunakan kreteria hilal imkanur rukyat, sedangkan pasca 4 November 2002 menggunakan wujudul hilal. Antara Muhammadiyah dan Persis memiliki persamaan meskipun ada perbe-daan antara keduanya. Bedanya Persis juga menggunakan kriteria tinggi hilal 2 derajat dalam wujudul hilalnya. Bagi Persis sekalipun hilal (bulan sabit baru) sudah wujud namun belum mungkin dapat dilihat karena tingginya di bawah 2 derajat. Maka malam itu dan

mazhab negara dalam menentukan awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah seyogyanya dikedepankan. Pandangan seperti ini pernah dikemukakan Buya Hamka, Mohammad Roem, dan T.M. Hasbi Ash-Shiddieqy yang didukung tokoh-tokoh lintas Ormas Islam seperti Ibrahim Hoesin (MUI), Prof Amin Summa, Prof. Fathurrahman Djamil, Prof. Kamal Muchtar, Prof. Hamim Ilyas yang semuanya dari Muhammadiyah. Juga didukung KH. Abd. Salam Nawawi, KH. Slamet Hambali, KH Dr Ahmad Izzuddin, KH Muhyiddin, KH Noor Ahmad SS dari kalangan pakar ilmu falak NU. Terlepas dari golongan yang menolak ide formalisasi mazhab negara dalam menentukan awal bulan hijriah seperti Drs Abdur Rachim (dosen penulis) yang merupakan mantan wakil ketua BHR RI tahun 1978, juga AF. Wibisono, Abdul Mu’thi, Irfan Zidny, Ghozaly Masruri dan Sholeh Hayat sebagaimana dikemukakan pakar ilmu falak dari Muhammadiyah, Prof. Susiknan Azhari dalam disertasinya di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Maka layaknya seperti di kebanyakan negara Timur Tengah yang walaupun di dalam negeri masing-masing terdapat perbedaan menentukan awal bulan hijriah namun peme-

rintahlah yang berhak menetapkan dan mengumumkannya. Ini bersesuaian dasar kaidah Hukmul Hakim Ilzamun waYarfa’ul Khilaf. Bahkan jika merujuk pada Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004, maka dalam menentukan awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah seluruh umat Islam di Indonesia wajib mentaati ketetapan pemerintah RI yang dilakukan berdasarkan metode rukyah dan hisab dan berlaku secara nasional. Namun ketetapan pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI tentulah harus didasarkan pada ketentuan ilmiah, tidak berdasarkan pertimbangan politis. Pemerintah haruslah mengedepankan ilmu pengetahuan, agar ketetapan pemerintah di beberapa kawasan Timur Tengah yang kadang mengabaikan ilmu pengetahuan (astronomi dan atau ilmu falak) tidak terjadi di negeri ini. Apalagi kreteria digunakan pemerintah saat ini juga digunakan negara MABIMS (Malaysia, brunai Darussalam, Indonesia dan Singapura) dengan mengacu pada imkan rukyat 2 derajat dan umur hilal 8 jam juga masih terus harus diperbaiki. Sebagaimana komentar dari perwakilan Pusat Penelitian Bulan dan Bintang Observatorium Boscha Bandung, Jawa Barat, ketika Sidang Itsbat 1 Syawal 1432 H di Kemenag RI, yang menganggapnya masih terlalu rendah. Lebih-lebih acuan imkan rukyat 2 derajat dan umur hilal 8 itu juga harus dibenahi jika dibandingkan dengan pendapat para ahli seperti Danjon, Muaammer Dizer, Az-Zarqawi, Al-Judari, Sayyid Usman Al-Batawi, Muhammad Mansyur, Thomas Djamaluddin, Ilyas dan lainlain. Lebih dari itu, kreteria lain seperti wujudul hilal juga perlu dibenahi karena menyi-sakan problem ketika wilayah Indonesia terbelah menjadi dua bagian (positif dan negatif). Ini telah pula disadari Prof. Syamsul Anwar dari Muhammadiyah sebagaimana dinukil Prof. Susiknan Azhari dalam disertasinya. Akhirnya dengan harapan adanya penyatuan dalam menentukan awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah di negeri ini maka seluruh komponen umat Islam di republik ini terlebih Ormas Islamnya dan juga pemerintah harus terus mengupayakan adanya penyamaan kreteria “hilal”. Penyamaan atau penyatuan kreteria hilal tersebut seharusnya juga berlandaskan ilmu astronomi dengan pendekatan interdisipliner (ijtihad jama’i) agar hasil yang diperoleh lebih komprehensif, lebih aplikatif dan sesuai tuntutan syar’i dan sains. Wa Allahu a’lam bi asSAWab.


Waspada, Jumat 9 September 2011