Issuu on Google+

Harga Eceran Rp2.500,-

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947. Pendiri: H. Mohd. Said (1905 - 1995), Hj. Ani Idrus (1918 - 1999)

JUMAT, Legi, 8 Maret 2013/25 Rabiul Akhir 1434 H

No: 24149 Tahun Ke-67

Terbit 24 Halaman AP

Antara

BANGUNAN dan kendaraan terbakar ketika terjadi pembakaran Mapolres OKU di Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumsel, Kamis (7/3).

ANGGOTA UMNO berdemo di luar Kedutaan Besar Filipina di Kuala Lumpur, Malaysia pada Kamis, (7/3) sambil menunjukkan poster Sultan Jamalul Kiram III .

Puluhan Oknum TNI Serang Dan Bakar Mapolres OKU

Malaysia Tolak Gencatan Senjata

Tembak Mati 31 Penyusup Sulu

Empat Anggota Polri Luka-luka JAKARTA (Waspada): Markas Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), hangus dibakar sejumlah oknum anggota TNI dari Yon Armed 76/15 Tarik Martapura, Kamis (7/3) sekira jam 08:30. Puluhan aparat berseragam loreng itu menyerbu dan merusak Mapolres OKU beserta sejumlah aset polisi lainnya termasuk menganiaya anggota Polri. Informasi yang diterima Waspada dari Mabes Polri menyebutkan, beberapa anggota Polri menderita lukaluka yakni, Briptu Berlin (anggota operasinal), Aiptu Marbawi (anggota seksi umum), Bripka Andi (anggota Lantas), AKP Ridwan (Kapolsek Martapura), dan Ajrul (PNS Polri). “Mereka ini anggota Polres OKU Induk dan Polres OKU Timur. Jadi informasi yang berkembang ada 8 orang anggota Polri meninggal dunia itu tidak benar. Kelima korban itu masih mendapatkan perawatan itensif,” kata Asisten Operasi Polri Irjen Badrodin Haiti yang terus memantau insiden berdarah ini di Jakarta, Kamis (7/3). Sekitar 70-90 orang anggota Armed mengamuk diduga terkait insiden pada sebulan lalu di mana Pratu Her,23, anggota TNI AD Armed 76/15 Martapura, OKU Timur, tewas tertembus peluru yang diduga dilakukan Brigpol WJ oknum anggota Polres OKU. Kejadian tersebut kabarnya berawal saat oknum WJ,29, dari Satuan Lantas Polres OKU sedang berjaga di Pos Polantas

Lanjut ke hal A2 kol. 1

Waspada/Surya Efendi

GATOT Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi menerima ucapan selamat dari para pendukungnya di rumah pemenangan GanTeng Jl. MS Karim Medan, Kamis (7/3) sesaat setelah hasil quick count beberapa lembaga survei menunjukkan pasangan ini menang satu putaran.

KUALA LUMPUR, Malaysia (AP): Malaysia menolak gencatan senjata dan menembak mati 31 penyusup dari Kesultanan Sulu, Filipina, Kamis (7/3). Korban merupakan yang terbanyak dalam serangan sehari sejak hampir 200 pendukung Sultan Jamalul Kiram III dari Provinsi Sulu menguasai sepenuhnya Lahad Datu, satu desa di Sabah, Malaysia Timur, sejak bulan lalu, demikian menurut kepolisian. Konflik tersebut telah mendatangkan bencana politik untuk kedua negara — Malaysia dan tetangganya Filipina. Sebagian besar klan bersenjata itu berusaha menghindari penangkapan di distrik pesisir yang dipenuhi dengan perkebunan kelapa sawit dan perbukitan berhutan setelah pasukan Malaysia menyerang mereka dengan serangan udara dan mortir Selasa. Pasukan polisi dan militer melacak warga Filipina tersebut yang melancarkan perang sengit yang berakhir dengan kematian 31 pendukung Sultan Sulu Kamis, kata Kepala Polisi Nasional Ismail Omar, yang menambahkan, tidak ada pasukan Malaysia yang cedera. Ismail mengatakan, sekurang-kurangnya 52 warga Filipina telah terbunuh sejak terjadi permusuhan itu, yang telah menyebabkan meningkatnya krisis keamanan Sabah. Delapan polisi juga tewas akibat penembakan yang dilakukan warga Filipina tersebut di berbagai bagian Sabah, negara bagian Malaysia Timur di Kalimantan. Lanjut ke hal A2 kol. 1

GANTENG PATEN

MEDAN ( Waspada): Pasangan Gatot-Erry (GanTeng) menang satu putaran dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu), Kamis (7/3). Hasil ini didapat dari sistem hitung cepat (quick count) beberapa lembaga survei yang menunjukkan kemenangan GanTeng di atas 30 persen. Kemenangan GanTeng ini adalah kemenangan beruntun kader PKS setelah kemenangan

Ahmad Heryawan beberapa hari lalu dalam Pilkada Gubernur Jawa Barat.

Di antara lembaga survei yang memrediksi kemenangan GanTeng ini adalah Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Indo Barometer. Hasil quick count LSI menyatakan pasangan GanTeng yang didukung Partai Keadilan Sejahtera, Partai Hanura, Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), dan Partai Patriot itu meraih 32,05 persen suara. Jumlah sampel yang

diambil LSI dalam perhitungan cepat ini sebanyak 350 TPS tersebar secara proporsional di seluruh Sumut. LSI menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kesalahan lebih kurang satu persen. “Selamat buat pasangan GanTeng,” kata Manager Riset LSI, Setia Darma dalam konfrensi pers di Hotel Grand Aston Medan, Kamis

(7/3) pukul 17.45. Sedangkan , pasangan Drs Effendi Simbolon-Drs H. Jumiran Abdi (ESJA) didukung PDIP, PPRN, dan PDS, berada di peringkat kedua dengan raihan suara 26,87 persen, peringkat ketiga diduduki pasangan nomor urut 1,H.Gus Irawan Pasaribu-Ir H.Soekirman dengan meraih 19,48 persen suara. Selanjutnya, pasangan H.

Amri Tambunan-RE Nainggolan (Amri-RE) didukung Partai Demokrat dan Drs H. Chairuman-Fadly Nurzal didukung Partai Golkar dan PPP, masingmasing peringkat empat dan lima dengan raihan suara 12,46 persen dan 9,15 persen. Menurut Setia Darma, dari hasil survei LSI, pasangan Gatot - Erry Nuradi telah memenangkan pemilihan ini dalam

Kemenangan Warga Sumut MEDAN (Waspada): Suasana haru dan gembira tampak jelas di kerumunan orang yang memenuhi sekretariat rumah pemenangan pasangan GanTeng (Gatot Pujo NugrohoTengku Erry Nuradi) di Jl. Juanda/Jl. MS.Karim Medan dan Rumah Silaturahmi GanTeng di Jl. Adam Malik Medan, Kamis (7/3) sore. Itu setelah hasil quick count dari beberapa lembaga survei memenangkan pasangan GanTeng . ‘’Ini kemenangan warga Sumut dan juga para kandidat yang telah mengajarkan arti

demokrasi kepada kita semua,’’ kata Gatot dan Tengku Erry kepada Waspada sore itu. Kata Gatot, dia dan pasangannya Tengku Erry menyampaikan terima kasih kepada warga Sumut dan para relawan yang telah memilih mereka untuk memimpin provinsi ini. ‘’ Saya juga mohon maaf kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara, mungkin ada perbuatan atau perkataan kami yang salah selama masa kampanye dan tidak berkenan mohon dimaafkan,’’ katanya.

Lanjut ke hal A2 kol. 5

Kapoldasu: Kondusif MEDAN (Waspada): Kapoldasu Irjen Pol. Wisjnu Amat Sastro bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk F. Paulus yang mendatangi kantor KPU Sumut, Kamis (7/3) menyatakan, hingga saat ini pelaksanaan Pilgubsu cukup aman dan kondusif. Di tempat itu, Kapoldasu dan Pangdam sempat memantau quick count yang disiarkan dua stasiun tv swasta nasional. ‘’Laporan dari 26 Polres jajaran Poldasu, situasi 33 di kabupaten/kota terkendali. Ini mencerminkan masyarakat Sumut sudah cerdas,’’kata Wisjnu. Disebutkannya, Poldasu mengerahkan 16.789 personil

ditambah 2 ribu anggota TNI dari Kodam I/BB. Menyinggung hasil quick count, Wisjnu secara tegas menyatakan, jangan berpatokan pada hasil quick count. Dia meminta kepada yang menang atau terpilih dalam Pilgubsu 2013, termasuk para pendukungnya jangan euforia. Sementara, Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk F. Paulus dalam komentar singkatnya menyatakan, masyarakat Sumut patut dibanggakan.‘’Pilgubsu ini berjalan aman dan lancar,’’ kata Pangdam dan mengimbau para pendukung masing-masing pasangan Cagubsu- Cawagubsu dapat mengendalikan diri. (m34)

Ghina’ wal Lahwu Oleh Tgk. H. Ameer Hamzah Nyanyian dan permainan hiburan yang melalaikan menumbuhkan kemunafikan dalam hati, bagaikan air menumbuhkan rerumputan. (HR Addailami). GHINA’ adalah nyanyian dan Lahwu bermakna hiburan yang melalaikan seperti hiburan-hiburan yang kita lihat di televisi. Keduanya membuat hati orang menjadi hati munafik. Jika sudah menjadi munafik manusia tersebut sangat merugi. Sebab munafik itu lebih jelek dari kafirin. Lihatlah tingkah laku mereka. Mereka menyanyi dengan goyang pinggul yang sangat berlebihan, menggoyang badan, menghentak-hentak kaki, bahkan pakaian mereka seperti manusia primitif zaman jahiliyah kuno. Kebanyakan mereka adalah beragama Islam, tetapi mereka lebih berani dari penyanyi yang beragama non-Islam. Inilah yang menjadi problema dakwah kita.

Lanjut ke hal A2 kol. 2

survei ini. Dari tiga zona daerah pemilihan (Dapil) ditetapkan LSI, pasangan GanTeng unggul di dua Dapil. Sedangankan pasangan ESJA unggul satu Dapil. “GanTeng unggul di Dapil I dengan suara 36,19 persen dan Dapil III 35,88 persen. Sedangkan ESJA unggul di Dapil II dengan raihan suara

Lanjut ke hal A2 kol. 6

Presiden: Tindak Oknum Terlibat Pembakaran Mapolres OKU

Waspada/ Ist

CHAIRUMAN Harahap bersama istri Hj. Ratna Sari menunjukkan jari usai mencoblos di TPS kawasan Johor Medan, Kamis (7/3).

Waspada/ Armin Nasution

GUS Irawan Pasaribu ditemani Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu dan anaknya Octy Divita Pasaribu mencoblos kertas suara di TPS 058 komplek Taman Setia Budi Indah, kemarin.

Chairuman Dan Gus Ucapkan Selamat MEDAN (Waspada): Usai mendapatkan hasil perhitungan cepat oleh beberapa Lembaga Survei Nasional yang memenangkan pasangan Gatot dan Tengku Erry, pasangan nomor 3 Chairuman Harahap–Fadly Nursal dan Gus Irawan Pasaribu –Soekirman memberikan ucapan selamat, Kamis (7/2) sore. “Barusan saya ditelepon Pak Chairuman dan Fadly, mereka mengucapkan selamat,” ujar Gatot , Kamis (7/3) sore. Demikian juga Gus Irawan, memberikan ucapan selamat sekitar pukul 16:14 lewat pesan singkat. Dalam SMS-nya, Gus mengharapkan Sumut ke depan menjadi lebih baik lagi. Karena ramainya masyarakat yang menjumpainya, Gatot mengaku baru membaca SMS dari Gus dua jam kemudian. Gatot langsung membalas “terimkasih, mohon doa dan dukungannya untuk kebersamaan membangun masa depan Sumatera Utara yang lebih baik”. Pasangan Charly, jelas Gatot, juga menitip pesan untuk membawa Sumatera Utara menjadi lebih baik. Kepada Gatot, Chairuman menitipkan program “Membangun dari Desa” untuk dapat diimplementasikan. Secara terpisah, Gus Irawan Pasaribu yang menanggapi hasil hitung cepat beberapa lembaga survei, seperti Indo barometer, LSN, LSI yang menempatkan pasangan calon

gubernur dan wakil gubernur Sumut nomor urut 5 sebagai pemenang direspon positif Gus Irawan Pasaribu. Mantan Direktur Utama Bank Sumut yang berpasangan dengan Soekirman dalam Pilgubsu ini langsung mengucapkan selamat kepada Gatot Pujo Nugroho dan T Erry Nuradi saat menggelar konferensi pers di Gus Center Jl. Pattimura Medan, Kamis (7/3). Ucapan selamat didasarkan pada perolehan suara sementara Pilgubsu 2013 versi sejumlah lembaga survei yang melakukan perhitungan cepat (quick count). “Hasilnya sudah bisa kita prediksi, meskipun belum ada hasil akhir, namun saya ingin mengucapkan selamat kepada Mas Gatot dan Bang Tengku Erry. Dan terimakasih kepada relawan dan koalisi partai yang sedaya mampu bekerja keras. Tugas saya hari ini adalah menghibur mereka (relawan, fans fanatik dan teman-teman koalisi partai,” kata Gus Irawan, didampingi John Sari Haloho, anggota tim pemenangan GusMan. Gus Irawan menyebutkan dia dan timnya memiliki keyakinan membangun Sumut tidak hanya bisa dilakukan dengan menduduki pemerintahan. Sebab menurutnya, banyak hal yang bisa dilakukan untuk membangun kesejahteraan sesuai dengan visi pasangan GusMan. (m28/m06)

Sabu Rp2,6 M Dimusnahkan

Al Bayan

satu putaran. “Saya ucapkan selamat bagi pasangan nomor lima, GanTeng memenangkan Pilgubsu satu putaran saja, meski jumlah suara yang masuk sekitar 98,92, persen, “ ujar Setia Darma. Dia memastikan kalau terjadi perubahan 100 persen dari sisa suara yang belum masuk, tidak akan memberikan perubahan signifikan terhadap hasil

BANDA ACEH (Waspada): Polda Aceh bersama Kejati dan Bea Cukai memusnahkan sabu seberat 928.5 gram dengan nilai estimasi harga sebesar Rp2,6 miliar. Sabu tersebut merupakan barang bukti dari tiga ter-

sangka sebagai kurir dan pengguna yang ditangkap Polda Aceh. Direktur Narkoba Polda Aceh Kombes Pol Dedy Setyo Yudho, Kamis (7/3) kepada wartawan mengatakan, pemusnahan sabu tersebut merupakan

Waspada/Gito Rolies

DIRNARKOBA Polda Aceh bersama perwakilan Kejati Aceh dan Bea Cukai memegang bungkusan sabu hasil penangkapan pihak kepolisian Polda Aceh sebelum dimusnahkan.

barang bukti yang disita dari tangan tersangka pengedar jaringan internasional Nigeria dan dari seorang oknum hakim. Dirnarkoba menyebutkan, Aceh pada 2013 menduduki urutan kelima peredaran narkoba secara nasional. Sebelumnya pada 2012, Aceh berada pada urutan keempat. “Kondisi ini sudah sangat mengkhawatirkan, karena Aceh menjadi sasaran utama bandar narkoba jaringan internasional,” kata Dedy Setyo. Urutan tersebut merupakan hasil evaluasi Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri. Dikatakan, yang lebih dikhawatirkan yaitu pengguna sabu di Aceh kebanyakan berasal dari unsur mahasiswa, penegak hukum seperti hakim, tenaga kesehatan seperti dokter dan TNI/Polri. Lanjut ke hal A2 kol. 3

BUPAPEST (Antara): Presiden Susilo BambangYudhoyono memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo untuk segera melakukan investigasi dan menindak oknum yang terlibat dalam insiden pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. “Bapak Presiden sudah menghubungi Kapolri untuk segera melakukan investigasi dan penyelidikan serta menindak tegas pelaku yang telibat dalam insiden itu,” kata Juru Bicara Presiden Julian A Pasha di Budapest, Kamis (7/3) siang waktu setempat. Julian yang tengah mendam-

pingi Presiden Yudhoyono melakukan kunjungan kerja ke Budapest mengatakan bahwa Presiden telah menerima laporan langsung dari Kapolri mengenai insiden itu sekitar pukul 06:00 waktu Hongaria. Menurutnya, Presiden memerintahkan Kapolri berangkat ke Ogan Komering Ulu untuk berkoordinasi dengan Kapolda Sumatera Selatan dan Pangdam Sriwijaya. “Untuk langsung menangani apa yang sesungguhnya terjadi di sana,” katanya. Presiden berharap kondisi bisa terkendali dan teratasi dengan baik. Lanjut ke hal A2 kol. 3

Suami Mutilasi Istri Karena Cemburu JAKARTA (Antara): Polres Metropolitan Jakarta Timur memastikan salah satu pelaku yang membunuh dan memutilasi korban Darsa Sri Astuti, yakni suaminya, BS alias Impus dan pembantunya, TN. “Dua orang ditangkap, satu suaminya, dan satu orang lainnya perempuan, pembantu korban,” kata Kepala Polres Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Polisi Mulyadi Kaharni di Jakarta, Kamis. Mulyadi mengatakan, BS dibantu TN membunuh istrinya, Senin (4/3) tengah malam, karena cemburu setelah korban

menjalin hubungan dengan pria lain. Kemudian, tersangka memutilasi dan membuang tubuh korban pada beberapa lokasi di sepanjang Jalan Tol Cikampek-Cawang arah Bekasi mulai KM 01.200 hingga KM 3.800 pada Selasa (5/3) menjelang pagi. Mulyadi mengungkapkan BS membuang potongan tubuh istrinya, menggunakan angkutan kota KWK 03 bernopol B2312-PG yang sengaja disewa. Mulyadi menambahkan polisi juga mengamankan pria

Lanjut ke hal A2 kol. 2

Ada-ada Saja Diancam Penjara Gara-gara Tertawa

HANYA gara-gara tertawa, pria ini diancam dengan hukuman penjara. Tak hanya itu, pria asal New York, Amerika Serikat ini juga harus membayar sejumlah denda, karena tawanya dianggap mengganggu ketenangan umum.

Lanjut ke hal A2 kol. 6

Serampang - Sudah ku duga - He...he...he...


Malaysia Tolak Gencatan Senjata, Tembak Mati 31 Penyusup Sulu KUALA LUMPUR, Malaysia (AP): Malaysia menolak gencatan senjata, dan menembak mati 31 penyusup dari Kesultanan Sulu, Filipina, Kamis (7/3). Korban merupakan yang terbanyak dalam serangan sehari sejak hampir 200 pendukung Sultan Jamalul Kiram III dari Provinsi Sulu menguasai sepenuhnya Lahad Datu, satu desa di Sabah, Malaysia Timur, sejak bulan lalu, demikian menurut kepolisian. Konflik tersebut telah mendatangkan bencana politik untuk kedua negara — Malaysia dan tetangganya Filipina. Sebagian besar klan bersenjata itu berusaha menghindari penangkapan di distrik pesisir yang dipenuhi dengan perkebunan kelapa sawit dan perbukitan berhutan setelah pasukan Malaysia menyerang mereka dengan serangan udara dan mortir Selasa. Pasukan polisi dan militer melacak warga Filipina tersebut yang melancarkan perang sengit yang berakhir dengan kematian 31 pendukung Sultan Sulu Kamis, kata Kepala Polisi Nasional Ismail Omar, yang menambahkan, tidak ada pasukan Malaysia yang cedera. Ismail mengatakan, sekurang-kurangnya 52 warga Filipina telah terbunuh sejak terjadi permusuhan itu, yang telah menyebabkan meningkatnya krisis keamanan Sabah. Delapan polisi juga tewas akibat penembakan yang dilakukan warga Filipina tersebut di berbagai bagian Sabah, negara bagian Malaysia Timur di Kalimantan. Tolak gencatan senjata Sebelumnya, Menteri Pertahanan Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menolak tawaran gencatan senjata yang diusulkan oleh loyalis Sultan Sulu. Malaysia tetap menginginkan para militan itu menyerah tanpa syarat. “Sebuah gencatan senjata unilateral (sepihak) tidak bisa diterima oleh Malaysia, kecuali bila militan itu menyerah tanpa syarat,” ujar Zahid dalam akun Twitternya Kamis. Zahid mengaku bahwa dirinya tidak percaya Lanjut ke hal A2 kol 3

WASPADA Demi Kebenaran Dan Keadilan

http://epaper.waspadamedan.com

JUMAT, Legi, 8 Maret 2013/25 Rabiul Akhir 1434 H

z zNo: 24156 * Tahun Ke-67

Waspada/Surya Efendi

GATOT NYOBLOS: Cagubsu nomor urut 5, Gatot Pujo Nugroho didampingi istrinya Sutias Handayani menunjukkan jari kelingking sudah bertinta usai mencoblos di TPS 50 Kel Sunggal, Medan, Kamis (7/3).

Harian Umum Nasional Terbit Sejak 11 Januari 1947 Pendiri : H. Mohd. Said (1905 - 1995) Hj. Ani Idrus (1918 - 1999) ISSN: 0215-3017

Terbit 24 Halaman (A1-8, B1-8, C1-8) z zHarga Eceran: Rp 2.500,-

Waspada/Surya Efendi

ERRY NYOBLOS: Cawagubsu nomor urut 5, Tengku Erry Nuradi didampingi istrinya Evie Diana menunjukkan jari kelingking sudah bertinta usai mencoblos di TPS 08 Desa Firdaus, Kec. Sei Rampah, Kab. Serdang Bedagai, Kamis (7/3).

GanTeng: Kemenangan Warga Sumut MEDAN (Waspada): Suasana haru dan gembira tampak jelas di kerumunan orang yang memenuhi sekretariat rumah pemenangan pasangan GanTeng (Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi) di Jl. Juanda/Jl. MS.Karim Medan dan Rumah Silaturahmi GanTeng di Jl. Adam Malik Medan, Kamis (7/3) sore.

Itu setelah hasil quick count dari beberapa lembaga survey memenangkan pasangan Ganteng dengan 32.23 % disusul Esja 26.76 %, Gusman 19.46 %, Amri-RE 12.43 % dan Chairuman-Fadly 9.12 %.

‘’Ini kemenangan warga Sumut dan juga para kandidat yang telah mengajarkan arti demokrasi kepada kita semua,’’ kata Gatot dan Tengku Erry kepada Waspada sore itu. Kata Gatot, dia dan pasangannya Tengku Erry

menyam-paikan terima kasih kepada warga Sumut dan para relawan yang telah memilih mereka untuk memimpin provinsi ini. ‘’ Saya juga mohon maaf kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara, mungkin ada perbuatan atau

perkataan kami yang salah selama masa kampanye dan tidak berkenan mohon dimaafkan,’’ katanya. Dia memohon ampun pada Allah SWT, Gatot juga minta didoakan agar mereka dapat membawa Provinsi

Rekap Suara 14 Maret

“Selamat buat pasangan GanTeng,” kata Manager Riset L S I , Se t i a D a r m a d a l a m konfrensi pers di Hotel Grand Aston Medan, Kamis (7/3) pukul 17.45. Sedangkan , pasangan Drs Effendi Simbolon-Drs H.Jumiran Abdi (Esja) didukung PDIP, PPRN, dan PDS, berada di peringkat kedua dengan raihan suara 26,87 persen, peringkat ketiga diduduki pasangan nomor urut 1,H.Gus Irawan Pasaribu-Ir H.Soekirman dengan meraih 19,48 persen suara. Selanjutnya, pasangan H. Amri Tambunan-RE Nainggolan (Amri-Re) didukung Partai Demokrat dan Drs H. Chairuman-Fadly Nurzal Lanjut ke hal A2 kol 6

Antara

TERDAKWA Rasyid Rajasa mendengarkan pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (7/3).

Rasyid Rajasa Dituntut 8 Bulan Penjara JAKARTA (Antara): Jaksa penuntut umum menuntut majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara selama delapan bulan dengan 12 bulan masa percobaan kepada Rasyid Amrullah Rajasa, terdakwa perkara kecelakaan yang menewaskan dua orang di Tol Jagorawi. Saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Lanjut ke hal A2 kol 1

Waspada/Gito Rolies

DIRNARKOBA Polda Aceh bersama perwakilan Kejati Aceh dan Bea Cukai memegang bungkusan sabu hasil penangkapan pihak kepolisian Polda Aceh sebelum dimusnahkan.

Aceh Peringkat 5 Peredaran Sabu Sabu Rp2,6 M Dimusnahkan BANDA ACEH (Waspada): Polda Aceh bersama Kejati dan Bea Cukai memusnahkan sabu seberat 928.5 gram dengan nilai estimasi harga sebesar Rp2,6 miliar. Sabu tersebut merupakan barang bukti dari tiga tersangka sebagai kurir dan pengguna yang ditangkap Polda Aceh. Direktur Narkoba Polda Aceh Kombes Pol Dedy Setyo Yudho, Kamis (7/3) kepada wartawan mengatakan, pemusnahan sabu tersebut merupakan barang bukti yang disita dari tangan tersangka pengedar jaringan internasional Nigeria dan dari seorang oknum hakim. Dirnarkoba menyebutkan, Aceh pada 2013 menduduki urutan kelima peredaran narkoba secara nasional. Sebelumnya pada 2012, Aceh berada pada urutan keempat. “Kondisi ini sudah sangat mengkhawatirkan, karena Aceh menjadi sasaran utama bandar narkoba jaringan inter-

nasional,” kata Dedy Setyo. Urutan tersebut merupakan hasil evaluasi Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri. Dikatakan, yang lebih dikhawatirkan yaitu pengguna sabu di Aceh kebanyakan berasal dari unsur mahasiswa, penegak hukum seperti hakim, tenaga

kesehatan seperti dokter dan TNI/Polri. Sementara barang bukti sabu yang dimusnahkan di antaranya milik RI, 20, warga Manado yang tinggal di Banda Aceh, TKP di kantor Pos Kuta Alam Banda Aceh dengan jumlah sabu yang ditemukan berjumlah 991.7 gram dan yang dimusnahkan sebanyak 901.7 gram sebagian sisanya

JAKARTA (Antara): Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi Anang Iskandar, menyatakan berhasil mengungkap keterlibatan narapidana dalam kasus peredaran narkoba, sekaligus modus operandi mereka, termasuk menggunakan jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. “Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, BNN telah

melakukan penyidikan tindak pidana narkoba yang melibatkan napi,” kata Anang, pada rapat kerja BNN dengan Komisi III DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (7/3). Anang menguraikan pada 2011 terjaring 16 napi, setahun kemudian 37 napi, lalu terakhir tahun 2013 tiga napi dan 6 enam sedang diperiksa. Setelah sejumlah tersangka yang ditangkap di berbagai

Puluhan Oknum TNI Serang Ghina’ wal Lahwu Dan Bakar Mapolres OKU Oleh: H Ameer Hamzah

GHINA’ adalah nyanyian dan Lahwu bermakna hiburan yang melalaikan seperti hiburan-hiburan yang kita lihat di televisi. Keduanya membuat hati orang men-jadi hati munafik. Jika sudah menjadi munafik manusia tersebut sangat merugi. Sebab munafik itu lebih jelek dari kafirin. Lihatlah tingkah laku mereka, mereka menyanyi dengan goyang pinggul yang sangat berlebihan, menggoyang badan, menghentak-hentak kaki, bahkan pakaian mereka seperti manusia primitif zaman jahiliyah kuno. Kebanyakan mereka adalah beragama Islam, tetapi mereka lebih berani dari penyanyi yang beragama nonLanjut ke hal A2 kol 2

Empat Anggota Polri Luka-luka

JAKARTA (Waspada): Markas Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), hangus dibakar sejumlah oknum anggota tentara Yon Armed 76/15 Tarik Martapura, Kamis (7/3) sekira jam 08:30. Puluhan aparat berseragam loreng itu menyerbu dan merusak Mapolres OKU beserta sejumlah aset polisi lainnya termasuk menganiaya anggota Polri. Informasi yang diterima Waspada dari Mabes Polri menyebutkan, beberapa anggota Polri menderita luka-luka yakni, Briptu Berlin (anggota operasinal), Aiptu Marbawi Lanjut ke hal A2 kol 3

sebagai barang bukti di pengadilan. Kemudian sabu milik IA, 32, oknum hakim di Banda Aceh, sabu yang disita 24.1 gram dan dimusnahkan sebanyak 14.1 gram sisanya dijadikan barang bukti di pengadilan. Serta sabu milik AM, 43, pekerjaan sopir memiliki sabu Lanjut ke hal A2 kol 5

BNN Ungkap Para Napi Operator Bisnis Narkoba

Al Bayan

Nyanyian dan permainan hiburan yang melalaikan menumbuhkan kemunafikan dalam hati, bagaikan air menumbuhkan rerumputan. (HR Addailami)

s u r v e y In d o B a r o m e t e r menyebut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Gatot Pujo Nugroho - Tengku Erry Nuradi menang satu putaran untuk Pemilu Kepala Lanjut ke hal A2 kol 3

Gus, Chairuman Ucapkan Selamat

GanTeng Menang Satu Putaran MEDAN (Waspada): Hasil hitung cepat LSI (Lingkaran Survei Indonesia) menyatakan pasangan H.Gatot Pujo Nugroho- Ir H. Erry Tengku Nuradi (GanTeng) sebagai pemenang pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) 2013. Sehingga diprediksi, Pilgubsu berjalan satu putaran. Berdasar perhitungan cepat LSI, pasangan didukung Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Hanura itu meraih 32,05 persen suara. Jumlah sampel yang diambil LSI dalam perhitungan cepat ini sebanyak 350 TPS tersebar secara proporsional di seluruh Sumut. LSI menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kesalahan lebih kurang satu persen.

Sumatera Utara ke arah yang lebih baik dan melaksanakan semua program yang semua tujuannya untuk kebaikan masyarakat. Indo Barometer: GanTeng Unggul Versi hitung cepat lembaga

daerah diselidiki lebih jauh maka berhasil diungkap kasus baru yang melibatkan napi di lapas. “Adapun kasus yang berhasil diungkap adalah, tahun 2011 terdapat 11 kasus narkotika dan 4 kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Tahun 2012 terdapat 34 kasus narkotika dan 1 kasus TPPU. Lanjut ke hal A2 kol 1

MEDAN (Waspada): Usai mendapatkan hasil perhitungan cepat oleh beberapa Lembaga Survei Nasional yang memenangkan pasangan Gatot dan Tengku Erry, pasangan nomor 3 Chairuman –Fadly Nursal dan Gus Irawan –Soekirman memberikan ucapan selamat, Kamis (7/2) sore. “Barusan saya ditelepon Pak Chairuman dan Fadly, mereka mengucapkan selamat,” ujar Gatot , Kamis (7/3) sore. Demikian juga Gus Irawan, memberikan ucapan selamat sekitar pukul 16:14 lewat pesan singkat. Dalam SMSnya, Gus mengharapkan Sumut ke depan menjadi lebih baik lagi. Karena ramainya masyarakat yang menjumpainya, Gatot mengaku baru membaca SMS dari Gus dua jam kemudian. Gatot langsung membalas

“terimkasih, mohon doa dan dukungannya untuk kebersamaan membangun masa depan Sumatera Utara yang lebih baik”. Pasangan Charly, jelas Gatot, juga menitip pesan untuk membawa Sumatera Utara menjadi lebih baik. Kepada Gatot, Chairuman menitipkan program “Membangun dari Desa” untuk dapat diimplementasikan. Secara terpisah, Gus Irawan Pasaribu yang menanggapi hasil hitung cepat beberapa lembaga survey, seperti Indobarometer, LSN, LSI yang menempatkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumut nomor urut 5 sebagai pemenang direspon positif Gus Irawan Pasaribu. Mantan Direktur Utama Lanjut ke hal A2 kol 7

Wapres Minta Kurikulum 2013 Diteruskan JAKARTA (Antara): Wakil Presiden Boediono minta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh untuk melanjutkan mempersiapkan Kurikulum 2013 dengan baik sehingga bisa dilaksanakan tepat waktu, pada tahun ajaran baru Juli tahun ini. “Bapak Wapres memberi tanggapan positif atas persiapan kurikulum 2013 dan minta agar terus dipersiapkan secara optimal,” kata Nuh kepada pers di Kantor Wapres Jakarta, Kamis (7/3). Hal tersebut disampaikan Nuh yang bersama Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim bertemu Wapres Boediono untuk melaporkan persiapan Kurikulum 2013. Dikatakan Nuh, Wapres

berpesan agar pelaksanaan kurikulum 2013 bisa menjadi momentum bagi perbaikan dan kemajuan pendidikan nasional dan jangan sampai menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap kurikulum itu. “Kurikulum tersebut harus bisa memunculkan kepercayaan bagi masyarakat, jangan sampai sebaliknya. Oleh sebab itu segala persiapan telah kita lakukan dengan baik,” kata Nuh. Dalam pertemuan dengan Wapres, Nuh juga menyampaikan mengenai persiapan buku pelajaran yang nanti akan digunakan oleh siswa SD, SMP dan SMA sesuai dengan kurikulum 2013. Lanjut ke hal A2 kol 6

Ada-ada Saja

Diancam Penjara Gara-gara Tertawa

HANYA gara-gara tertawa, pria ini diancam dengan hukuman penjara. Tak hanya itu, pria asal New York, Amerika Serikat ini juga harus membayar sejumlah denda, karena tawanya dianggap mengganggu ketenangan umum.

Lanjut ke hal A2 kol 5

Serampang Antara

WARGA menyaksikan terbakarnya Mapolres OKU setelah serangan oknum TNI AD, di Kota Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumsel, Kamis (7/3).

- Sudah ku duga - He.... he....he....


Berita Utama

A2 Jokowi:Kalah Menang Di Pilgub Ditentukan Figur JAKARTA (Waspada): Pesona Jokowi belum mampu membuat pasangan cagub-cawagub yang diusung PDI Perjuangan, Effendi MS Simbolon-Jumiran Abdi, unggul dalam penghitungan cepat. Menurut Jokowi, kalah menang dalam Pilgub hanya ditentukan oleh figur yang maju dalam pemilihan itu. “Kalah menang kan urusan figurnya. Saya kan datang cuma diundang saja,” kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Kamis (7/3) malam. Berdasarkan hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia, pasangan Gatot-Erry unggul dengan perolehan suara 32,93 persen suara. Adapun pasangan Gus Irawan Pasaribu-Soekirman mendapat 19,21 persen, Effendi MS Simbolon-Jumiran Abdi 26 persen, Chairuman Harahap-Fadly Nurzal 8,67 persen, dan Amri Tambunan-RE Nainggolan 12,89 persen. Jokowi sempat ke ke Medan untuk menjadi juru kampanye calon Gubernur pasangan Effendi MS Simbolon-Jumiran Abdi pada Minggu (3/3) lalu. Meski bisa mendongkrak elektabilitas pasangan tersebut, namun Jokowi menolak bila hal itu dikaitkaitkan dengan hadirnya ia sebagai jurkamnya. “Soal elektabilitas? Ya enggak tahu, kalau saya itu apa sih,” ujarnya. Selain menjadi jurkam di Sumatera Utara, beberapa pekan sebelumnya Jokowi juga terjun di Jawa Barat sebagai jurkam calon Gubernur pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki. Hasilnya tak jauh berbeda, KPU Jawa Barat memutuskan hasil perolehan suara pasangan Rieke-Teten jauh tertinggal oleh pasangan petahana Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar.(kcm)

Komisi X DPR Usul Tiadakan UN 2013 BANJARMASIN (Antara): Anggota Komisi X DPR-RI Akbar Zulfakar mengungkapkan komisinya yang juga membidangi pendidikan itu secara tidak langsung mengusulkan peniadaan ujian nasional (UN) tahun 2013. “Usul itu terlihat dari permintaan Komisi X DPR kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) agar tak mencairkan dana untuk UN 2013 yang mencapai Rp600 miliar tersebut,” ungkapnya sebelum kembali ke Jakarta, Kamis (7/3). “Memang masalah UN masih dalam perbincangan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan perdebatan internal Komisi X DPR,” lanjutnya. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, sepakat agar pemerintah atau melalui Kemendikbud menuntaskan pembangunan ruang kelas baru pada 180 ribu sekolah se-Indonesia. Selain itu, peningkatan kualitas guru serta kelengkapan alat untuk kegiatan belajar mengajar (KBM), yang belum seluruhnya terpenuhi. “Sebenarnya, kalau kita mau menyukseskan pedidikan wajar sembilan tahun, maka ujian pada tingkat sekolah dasar (SD) harus ditiadakan dan hanya ada pada kelas XII atau akhir Sekolah Menengah Pertama (SMP),” ujarnya. “Oleh sebab itu, kalau kita ingin menyukseskan pendidikan wajar sembilan tahun, maka ujian pada tingkat SD ditidakan, sehingga tidak terjadi drop out (anak putus sekolah) atau meminimalkan anak putus sekolah,” demikian Akbar.

BNN Ungkap ....

dalikan jaringan dengan menggunakan ponsel dan video-telekonferens Skype. “Transaksi narkoba dilakukan dalam lapas, antar lapas seluruh Indonesia. Menyimpan hasil penjualan dengan menggunakan rekening atas nama orang lain, melakukan transaksi melalui e-banking dan juga menggunakan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter untuk membangun jaringan,” kata Anang. Rapat kerja Komisi III DPR RI dengan BNN ini membahas tentang laporan perkembangan Narkoba di Lapas dan perkembangan dan tindaklanjut proses hukum Raffi Ahmad.

Rasyid Radjasa ....

tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Jaksa penuntut umum menyatakan tuntutan sudah dibuat berdasarkan pertimbangan yuridis dan keadaan sosiologis. “Keadaan sosiologis itu seperti misalnya, adanya perdamaian antara terdakwa dan keluarga korban, kemudian keluarga korban menganggap ini sebagai musibah,” katanya. Jaksa juga menjelaskan bahwa dugaan kelalaian dalam kecelakaan lalu lintas itu telah terungkap dalam persidangan. Fakta-fakta hukum, lanjut dia, menunjukkan bahwa saat kecelakaan Rasyid tidak menyalakan lampu sein dan tidak membunyikan klakson untuk mendahului mobil Luxio di depannya saat melintasi Tol Jagorawi, yang menghubungkan Jakarta-Bogor-Ciawi. Menurut jaksa, Rasyid pun terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan hingga menyebabkan korban meninggal dunia sebagaimana yang diatur di dalam Pasal 310 Ayat (4) UU Nomor 22 Tahun 2009. “Unsur mengemudikan kendaraan yang menyebabkan kecelakaan telah terpunuhi dalam persidangan, demikian pula unsur yang menyebabkan korban meninggal dunia,” katanya.

Tahun 2013 terdapat 5 kasus narkotika,” kata Anang. BNN juga berhasil mengungkap modus operandi napi dalam menjalankan bisnis haram dari penjara, dengan cara merekrut kurir WNI lewat pernikahan atau hubungan asmara. “Bandar narkoba yang ada di lapas merekrut napi lainnya sebagai bagian dari jaringan. Menggalang petugas lapas untuk membantu dan melindungi kegiatannya, memesan narkoba yang dikirim melalui jasa pengiriman dari luar negeri,” sambung dia. Para napi juga mengenakarta Timur, Kamis (7/3), Jaksa Penuntut Umum, Tengku Rahmat, juga meminta majelis hakim mengenakan denda Rp12 juta subsider enam bulan penjara kepada Rasyid. Menurut jaksa, Rasyid terbukti melanggar Pasal 310 Ayat (4) dan Ayat (2) UndangUndang Nomor 22 Tahun 2009

Jawaban Problem Catur, TTS Dan Sudoku Dari Halaman Sport. Jawaban Problem Catur: 1. Kf6+, Rf8. 2. Bf7+mat. (Jika 1. ....., h8. 2. Bxh7+mat). Jawaban TTS: TTS Topik

Mimbar Jumat

Albayan ....

Jawaban Sudoku:

8 4 5 2 9 6 1 3 7

1 3 9 5 7 4 8 2 6

6 2 7 3 1 8 5 9 4

4 5 3 8 2 1 6 7 9

2 6 1 7 3 9 4 5 8

7 9 8 4 6 5 2 1 3

3 8 2 1 4 7 9 6 5

5 7 6 9 8 2 3 4 1

9 1 4 6 5 3 7 8 2

Islam. Inilah yang menjadi problema dakwah kita. Selain dunia nanyi, dunia olahraga juga banyak yang sudah menyimpang dengan ajaran syariah Islam. Misalnya kita sering melihat dalam setiap peristiwa olahraga ada perempuan yang ditelanjangkan. Karena model-model nyanyian dan hiburan yang ada di televisi hukumnya haram mutlak, maka kita mengharapkan keberanian Pemerintah dan ulama untuk menegur mereka. Jika Pemerintah dan ulama membiarkan nyanyian dan hiburan haram tersebut, generasi bangsa ini akan hancur moralnya. Penyair Islam

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

Pilgubsu Di Kawasan Banjir Asahan Hanya 35%

Antara

SALAH seorang korban penyerangan dan pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan Kapolsekta Martapura OKU Kompol Ridwan usai mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang dan dipindahkan menuju RS Siti Khadijah Palembang, Kamis (7/3).

Puluhan Oknum ....

(anggota seksi umum), Bripka Andi (anggota Lantas), AKP Ridwan (Kapolsek Martapura), dan Ajrul (PNS Polri). “Mereka ini anggota Polres OKU Induk dan Polres OKU Timur. Jadi informasi yang berkembang ada 8 orang anggota Polri meninggal dunia itu tidak benar. Kelima korban itu masih mendapatkan perawatan itensif,” kata Asisten Operasi Polri Irjen Badrodin Haiti yang terus memantau insiden berdarah ini di Jakarta, Kamis (7/3). Sekitar 70-90 orang anggota Armed mengamuk diduga terkait insiden pada sebulan lalu di mana Pratu Her,23, anggota TNI AD Armed 76/15 Martapura, OKU Timur, tewas tertembus peluru yang diduga dilakukan Brigpol WJ oknum anggota Polres OKU. Kejadian tersebut kabar-

nya berawal saat oknum WJ,29, dari Satuan Lantas Polres OKU sedang berjaga di Pos Polantas Simpang Empat Sukajadi. Saat itu Her melintas dengan mengendarai sepeda motor dan lalu terjadi kesalahpahaman. Mungkin, karena merasa tersinggung, WJ bersama temannya sesama anggota polisi mengejar korban hingga terjadi cekcok. Pada saat itulah terdengar suara letusan sehingga korban Her mengalami luka tembak. Korban sempat dilarikan ke RS Antonio Baturaja, akan tetapi karena luka yang dideritanya parah, nyawa korban tidak bisa ditolong. Kapolsek Martapura Kritis Sementara Kepala Polisi Sektor Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, Komisaris Polisi Ridwan mengalami luka

GanTeng: Ini ....

Barometer pada siaran persnya itu. Sebelumnya calon gubernur PKS, Ahmad Heryawan Deddy Mizwar, memenangi Pemilukada Jawa Barat 24 Februari lalu. Hitung cepat Indo Barometer dilaksanakan dengan mengambil sampel 350 TPS dari total 26.596 TPS yang tersebar pada 33 kabupaten/kota di Suamtera Utara. In d o Ba r o m e t e r j u g a menghitung suara sah 45,47 persen, suara tidak sah 2,13 persen, sedangkan suara tidak datang 52,39 persen. Hitung cepat Indo Barometer menggunakan metode acak bertingkat dengan mengambil sampel di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara. (m09)

Malaysia Tolak ....

dengan tawaran gencatan senjata yang diusulkan Kiram. Zahir berkeras akan mengusir seluruh warga Filipina yang memegang senjata itu. “Jangan percaya dengan gencatan senjata yang ditawarkan Jalaul Kiram. Atas nama kepentingan warga Sabah dan Malaysia, usir militan itu terlebih dulu,” tegas Zahid. Seperti diketahui, Sultan Jamalul Kiram III menginginkan gencatan senjata pada pukul 12:30. Menurut Kesultanan Sulu, desakan gencatan senjata itu merupakan bentuk penghormatan atas permintaan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-Moon. Sebelumnya, Ban terus mengawasi situasi di Sabah dan mendesak semua pihak yang bertikai melakukan negosiasi demi solusi damai. Ban juga mendesak agar setiap pihak memberikan pengiriman bantuan kemanusiaan dan menghormati norma internasional. “Sultan (Jamalul Kiram III) meminta agar gencatan senjata sepihak efektif dilakukan pada Kamis pukul 12.30,” ujar juru bicara Kesultanan Sulu Abraham Idjirani. Sejauh ini, Kesultanan Sulu

disalahkan oleh Pemerintah Filipina karena tindakannya di Sabah. Menurut Presiden Benigno Aquino III, tindakan Kiram justru membahayakan seluruh warga Filipina di Sabah. Pemerintah Filipina mengancam akan mendeportasi pemimpin serangan di Sabah ke Malaysia untuk menjalani proses hukum sehubungan dengan aksinya. Malaysia juga ingin mengadili Sultan Sulu dan loyalisnya yang terlibat dalam pendudukan di Sabah dan Kuala Lumpur, kini mempertanyakan mekanisme hukum Filipina yang sampai saat ini belum menindaklanjuti Sultan Sulu. “Kelompok itu (Sulu) membuat komentar yang memicu kemarahan dan kebencian. Apakah Filipina memiliki hukum untuk membawanya ke pengadilan? Bila tidak, mungkin kami bisa meminta Filipina menyerahkan Sultan Sulu kepada kami,” ujar Menteri Luar Negeri Malaysia Anifah Aman, melalui stasiun televisi TV3, Kamis. “Pilihan kami terbuka hingga kita bergerak ke level selanjutnya, yaitu membuat keputusan dan menggelar diskusi dengan Filipina,” imbuhnya. (m10)

Syauqi Beyk mengingatkan: Sebuah bangsa akan maju dan jaya bila akhlaknya baik, sebaliknya bila akhlaknya rusak, bangsa itu juga akan rusak. Banyak orang menyangka, Islam bisa dikalahkan oleh otang kafir dengan senjata, padahal Islam juga bisa dihancurkan oleh musuh-musuhnya dengan menaburi racun dalam berbagai bidang, antara lain hiburan dan olahraga. Jika olahragawan dan penyanyi daratan Eropa dan Amerika datang ke negeri-negeri Islam, tentu disambut oleh remaja Islam bagaikan “Dewa” karena mereka telah mengidolakannya berlebihan. Sebaliknya hampir tidak ada olahragawan dan penyanyi muslim yang

diidolakan oleh orang-orang Barat. Ulama besar Islam, M Yusuf Qardhawi mengatakan: Jika umat Islam tidak mengenal halal dan haram sebagaimana yang terdapat dalam Alquran dan hadis beginilah jadinya. Mereka mengidolakan yang salah dan melupakan yang berjasa. Remaja Mesir lebih mengenal penyanyi-penyanyi Amerika dan Eropa dari pada ulama mereka. Pemerintah Mesir lebih banyak menyebarluaskan sejarah Firaun daripada sejarah Nabi Yusuf dan Nabi Musa. Maka tidak heran bila dalam benak remaja Mesir lebih mengagungkan Firaun yang laknatullah dari para rasul kekasih Allah.

Daerah Sumatera Utara. Dalam rilis persnya, Kamis (7/3) sore, Indo Barometer memaparkan bahwa pasangan GanTeng meraih 32,8 persen, jauh di atas keempat pesaingnya. Pasangan Effendi Simbolon - Jumiran Abdi di tempat kedua dengan 23,93 persen, disusul Gus Irawan Pasaribu - Soekirman dengan 21,82 persen suara. Pasangan Amri Tambunan - RE Nainggolan memperoleh 12,01 persen dan Chairuman Harahap - Fadly Nurzal meraih 9,37 persen suara. “Kemenangan Gatot Pujo Nugroho - Tengku Erry Nuradi semakin memantapkan kemenangan calon-calon gubernur dari PKS,” demikian Indo

serius dalam kondisi kritis akibat diserang sejumlah oknum TNI dan dilarikan ke RS Bhayangkara Palembang, Kamis. Kapolsek Martapura itu bersama satu anggota Polres Ogan Komering Ulu, Aiptu Marbawi, terpaksa dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Sumsel di Palembang, kata Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod. Menurut dia, sekarang ini anggotanya yang menjadi korban amukan oknum anggota TNI itu telah dibawa ke rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel. Memang kondisinya dalam kritis sehingga terpaksa dirujuk ke rumah sakit di Palembang, katanya. (j02)

Aceh Peringkat 5 ....

seberat 22.7 gram yang ditemukan polisi di kediamannya di Desa Neuhen Aceh Besar, sabu yang dimusnahkan sebanyak 12.7 gram dan sisanya diserahkan ke pengadilan. Berkas milik ketiga tersangka tersebut diserahkan ke Kejati Aceh setelah dilakukan pemusnahan sebagian barang bukti sabu menggunakan cairan tiner yang dilaksanakan di Kantor Polda Aceh, pemusnahan itu disaksikan pihak Kejati dan Bea Cukai. “Berkas mereka sudah P21 dan kami serahkan ke Kejati yang kemudian diserahkan ke pengadilan untuk disidangkan,” paparnya. Terkait meningkatnya peredaran sabu di wilayah Aceh, pihak Direktorat Narkoba Polda Aceh menyatakan akan melakukan upaya pencegahan p e re d a ra n s a b u d i Ac e h dengan mempersempit ruang gerak bandar sabu melalui cara memperketat pintu masuk seperti bandara dan terminal, pelabuhan serta jalur perbatasan. (cb01)

Ada-ada Saja ....

Robert Schiavelli, 41, diancam kurungan penjara selama 30 hari serta denda sebesar USD 500 (Rp5 juta), setelah tetangganya mengajukan gugatan terhadap pria itu yang dianggap tertawa terlalu keras. Pe n g a c a ra S c h i a ve l l i mengatakan pada Rabu (6/3), kliennya telah diberi dua surat denda karena dianggap tertawa terlalu keras, meski ia melakukan hal itu di dalam rumahnya di Rockville Centre, Long Island. Schiavelli mengatakan bahwa tetangganya tersebut sering mengejek dirinya karena ia cacat, dan cara terbaik untuk membalas adalah tertawa. “Ia selalu mengejek saya dan yang bisa saya lakukan hanyalah tertawa,” ujar Schiavelli saat diwawancarai via telepon. (st/rzl)

SIMPANGEMPAT (Waspada): Tingkat pemilih di kawasan banjir Desa Seidua Hulu, Kec. Simpangempat, Kab. Asahan, hanya mencapai 35 persen. Dari DPT sebanyak 3.184 orang, yang datang ke TPS untuk memberikan hak suara hanya sekitar 1.093 orang, disebabkan mencari uang bagi mereka lebih penting. Informasi dihimpun Waspada, rendahnya partisipasi pemilih untuk memberikan hak suaranya pada Pilgubsu, bukan dikarenakan banjir, namun kesibukan masyarakat mencari nafkah. Ada sebahagian yang mengungsi ke wilayah lain. Padahal KPUD Asahan telah menyiapkan 30 perahu di 10 TPS yang ada di desa tersebut. Menurutnya, pemilihan Gubsu 2013, hanyalah acara seremonial saja, dikarenakan perubahan pembangunan tidak ada, dan wilayah Desa Seidua Hulu, tetap direndam

banjir. Sedangkan hutan terus dirambah, dan dikuasai perkebunan milik perusahaan swasta dan bukan masyarakat. “Jadi siapapun pemimpinnya, Sumut tetap sama saja,” jelas Bahtiar. Hal senada dikatakan salah satu anggota PPS di TPS V Desa Seidua Hulu.’’Minat pemilih

Waspada/Rasudin Sihotang

KERTAS suara hasil Pilgubsu dari TPS 4 Dusun 7, TPS 5 Dusun 9, TPS 7 Dusun 14, TPS 8 Dusun 8, Desa Seidua Hulu, Kec. Simpangempat, Kab. Asahan terpaksa diangkut menggunakan perahu melewati jalur Kota Tanjungbalai karena akses jalan darat terputus disebabkan banjir yang melanda selama dua pekan.

GanTeng Menang ....

didukung Partai Golkar dan PPP, masing-masing peringkat empat dan lima dengan raihan suara 12,46 persen dan 9,15 persen. Menurut Setia Darma, dari hasil survei LSI, pasangan Gatot Pujo Nugroho- Tengku Erry Nuradi telah memenangkan pemilihan ini dalam satu putaran. “Saya ucapkan selamat bagi pasangan nomor lima, GanTeng memenangkan Pilgubsu satu putaran saja, meski jumlah suara yang masuk sekitar 98,92, persen,“ ujar Setia Darma. Dia memastikan kalau terjadi perubahan 100 persen dari sisa suara yang belum masuk, tidak akan memberikan perubahan signifikan terhadap hasil survei ini. Dari tiga zona daerah pemilihan (Dapil) ditetapkan LSI, pasangan GanTeng unggul di dua Dapil. Sedangankan pasangan Esja unggul satu Dapil. “GanTeng unggul di Dapil 1 dengan suara 36,19 persen dan Dapil tiga, 35,88 persen. Sedangan Esja unggul di Dapil dua dengan raihaan suara 31,65 persen, “ tegasnya. Setia Darma menjelaskan ,Dapil satu , meliputi, Kota Medan, Deliserdang, Serdang Bedagai, Kota Tebingtinggi. Sedangan, Dapil 2, meliputi, Kab. Asahan, Tanjungbalai, Kota Pemantangsiantar, Simalungun, Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Binjai, Langkat, dan Batubara. Dapil tiga, meliputi, Labuhanbatu, Labusel, Labura, Tapanuli Selatan, Kota Padangsidempuan, Mandailing Natal, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Gunungsitoli, Kota Sibolga, Tapteng, Taput, Humbahas, Tobasa, Samosir, Padanglawas, dan Paluta. Menurut Setia Darma,LSI bekerjasama dengan Jaringan Isu Publik (JIP) menilai ada dua kejutan pada Pilgubsu kali ini. Pertama,raihan suara yang diperoleh pasangan Esja. “Sebelum Pilgubsu berlangsung, banyak lembaga

survei memperidiksi, suara pasangan GusMan dan AmriRE akan siginifikan, ternyata kedua pasangan itu dikalahkan Esja,” tegasnya. Menurutnya, ada faktor penyebabnya, pertama partisipasi pemilih yang rendah membuat suara pasangan GusMan dan Amri-Re turun. Sedangan pemilih pasangan Esja sangat militan, hampir semua datang ke TPS. Sedangkan pemilih GusMan dan Amri-RE diperkirakan banyak tidak datang ke TPS. Menurut Setia Darma, pada Pilgubsu ini, jumlah pemilik hak suara yang tidak memberikan suaranya pada pemilihan atau golput mencapai lebih kurang 51 persen. Menurutnya, biasanya jika angka golput tinggi, pasangan yang akan keluar sebagai pemenang adalah yang mampu menggerakkan massa untuk memberikan suaranya di tempat pemungutan suara (TPS). “Pasangan GanTeng kami nilai memiliki mesin politik yang baik secara militan hingga ke tingkat akar rumput,” tegasnya. Tetapkan Secara terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara, Irham Buana Nasution menegaskan, KPU Sumut melaksanakan penghitungan suara secara manual, dan merekapitulasi pada 14 Maret serta menetapkan pemenang Pilgubsu 15 Maret, bukan berdasarkan quick count (hitung cepat). Dia mengemukakan itu di kantor KPU Sumut, Kamis (7/3) sore terkait keluarnya persentase suara melalui quick count yang telah didulang masing-masing pasangan Cagubsu-Cawagubsu. ‘’KPU Sumut melakukan real count secara manual yang direkapitulasi mulai dari PPS, KPU kab/kota, dan dijadwalkan penghitungan di KPU Sumut 14 Maret dan diumumkan perolehan suara sebenarnya 15 Maret 2013,’’kata Irham. Jika nanti dalam penghitungan suara manual oleh

Wapres Minta ....

Gus, Chairuman ....

Materi buku pelajaran kurikulum 2013, kata Nuh, saat ini sudah siap dicetak dan diedarkan setelah melalui berbagai perbaikan. “Buku pelajaran untuk kurikulum 2013 sudah kita siapkan dengan baik,” kata Nuh. Terkait dengan adanya sejumlah pihak yang meragukan kesiapan pemerintah menjalankan kurikulum 2013, Nuh mengatakan bahwa pihaknya selalu siap menerima masukan dan perbaikan dari sejumlah pihak. “Masih ada sekitar empat bulan lagi untuk diperbaiki jika memang ada kekurangan sebelum nanti dimulai kurikulum baru pada tahun ajaran bari 15 Juli 2013,” kata Nuh.

kurang, kendati di kawasan yang sedang terendam banjir luapan Sungai Asahan, telah disediakan perahu untuk menjemput para pemilih, namun hanya sedikit yang memilih. Di TPS saya, DPT sebanyak 177 orang, dan yang memilih hanya 69 orang,” tuturnya. (a15)

Bank Sumut yang berpasangan dengan Soekirman dalam Pilgubsu ini langsung mengucapkan selamat kepada Gatot Pujo Nugroho dan T Erry Nuradi saat menggelar konferensi pers di Gus Center Jl. Pattimura Medan, Kamis (7/3). Ucapan selamat didasarkan pada perolehan suara sementara Pilgubsu 2013 versi sejumlah lembaga survei yang melakukan perhitungan cepat (quick count). Gus Irawan menyebutkan dia dan timnya memiliki keyakinan membangun Sumut tidak hanya bisa dilakukan dengan menduduki pemerintahan. Sebab menurutnya, banyak hal yang bisa dilakukan untuk membangun kesejahteraan. (m28/m06)

KPU Sumut, lanjutnya, tidak ada pasangan Cagubsu-Cawagubsu yang memperoleh angka 30 persen, maka Pilgubsu putaran II bakal digelar. ‘’Makanya kita meminta kepada PPK, PPS dan KPPS untuk terus mengawasi dan mengawal proses penghitungan suara di tempat masing-masing, sebab ini sangat rawan serta bisa menimbulkan konflik horizontal maupun vertikal,’’ujarnya. Menjawab pertanyaan adanya Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sempat kekurangan surat suara, Irham menjelaskan, hal itu telah diatasi. Sedangkan persoalan tingkat partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, masih relatif. ‘’Namun, hingga saat ini sesuai laporan dari KPU kab/ kota se Sumut, dalam pemungutan suara tidak ada kendala. Semua berjalan lancar dan aman,’’kata Irham. Kondusif Sebelumnya, Kapoldasu Irjen Pol. Wisjnu Amatsastro bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk F. Paulus yang mendatangi kantor KPU Sumut, menyatakan, hingga saat ini pelaksanaan Pilgubsu cukup aman dan kondusif. Di tempat itu, Kapoldasu dan Pangdam sempat memantau quick count yang disiarkan dua stasiun televise swasta nasional. ‘’Laporan dari 26 Polres jajaran Poldasu, situasi 33 di kabupaten/kota terkendali. Ini mencerminkan masyarakat Sumut sudah cerdas,’’kata Wisjnu. Disebutkannya, Poldasu mengerahkan 16.789 personil ditambah 2 ribu anggota TNI dari Kodam I/BB. Menyinggung hasil quick count, Wisjnu secara tegas menyatakan, jangan berpatokan pada hasil quick count. Dia meminta kepada yang menang atau terpilih dalam Pilgubsu 2013, termasuk para pendukungnya jangan euforia. Sementara, Pangdam I/ BB Mayjen TNI Lodewyk F. Paulus dalam komentar singkatnya menyatakan, masyarakat Sumut patut dibanggakan.‘’Pilgubsu ini berjalan aman dan lancar,’’kata Pangdam dan mengimbau para pendukung masing-masing pasangan Cagubsu- Cawagubsu dapat mengendalikan diri. Pelanggaran Sebelumnya, Humas Panwaslu Sumut, Fakhruddin kepada wartawan mengungkapkan, masih ada alat peraga kampanye pasangan Cagubsu-Cawagubsu di dekat TPS. Seperti di TPS XVIII Jl. Kuali. Sementara, ada KPPS di kawasan Kel. Polonia, Kec. Medan Polonia, tidak memberikan izin memilih pada warga yang terdaftar dalam DPT, tapi tidak memperoleh C6. Namun, setelah pihak Panwaslu datang, barulah KPPS mengizinkannya. (m34/m49)


Berita Utama

A2

WASPADA

Jumat 8 Maret 2013

Pasien Dan Petugas RS Sultan Sulaiman, Serta Tahanan Polres Sergai Batal Memilih Waspada/Rasudin Sihotang

KERTAS suara hasil Pilgubsu dari TPS 4 Dusun 7, TPS 5 Dusun 9, TPS 7 Dusun 14, TPS 8 Dusun 8, Desa Seidua Hulu, Kec. Simpangempat, Kab. Asahan terpaksa diangkut menggunakan perahu melewati jalur Kota Tanjungbalai karena akses jalan darat terputus disebabkan banjir yang melanda selama dua pekan.

Pilgubsu Di Kawasan Banjir Asahan Hanya 35 % SIMPANGEMPAT (Waspada): Tingkat pemilih di kawasan banjir Desa Seidua Hulu, Kec. Simpangempat, Kab. Asahan, hanya mencapai 35 persen.Dari DPT sebanyak 3.184 orang, yang datang ke TPS untuk memberikan hak suara hanya sekitar 1.093 orang, disebabkan mencari uang bagi mereka lebih penting. Informasi dihimpun Waspada, rendahnya partisipasi pemilih untuk memberikan hak suaranya pada Pilgubsu, bukan dikarenakan banjir, namun kesibukan masyarakat mencari nafkah. Ada sebahagian yang mengungsi ke wilayah lain. Padahal KPUD Asahan telah menyiapkan 30 perahu di 10 TPS yang ada di desa tersebut. “Mereka mungkin sibuk bekerja, dikarenakan ekonomi saat sekarang ini agak sulit, sehingga mencari uang lebih penting daripada memilih calon Gubsu,” kata salah satu masyarakat, Bahtiar, saat pulang memancing, dan tidak memberikan hak suaranya, Kamis (7/3). Menurutnya, pemilihan Gubsu 2013, hanyalah acara seremonial saja, dikarenakan perubahan pembangunan tidak ada, dan wilayah Desa Seidua Hulu, tetap direndam banjir. Sedangkan hutan terus dirambah, dan dikuasai perkebunan milik perusahaan swasta dan bukan masyarakat. “Jadi siapapun pemimpinnya, Sumut tetap sama saja,” jelas Bahtiar. Hal senada dikatakan salah satu anggota PPS di TPS V Desa Seidua Hulu.’’Minat pemilih kurang, kendati di kawasan yang sedang terendam banjir luapan Sungai Asahan, telah disediakan perahu untuk menjemput para pemilih, namun hanya sedikit yang memilih. Di TPS saya, DPT sebanyak 177 orang, dan yang memilih hanya 69 orang,” tuturnya. (a15)

Puluhan Oknum TNI ... Simpang Empat Sukajadi. Saat itu Her melintas dengan mengendarai sepeda motor dan lalu terjadi kesalahpahaman. Mungkin, karena merasa tersinggung, WJ bersama temannya sesama anggota polisi mengejar korban hingga terjadi cekcok. Pada saat itulah terdengar suara letusan sehingga korban Her mengalami luka tembak. Korban sempat dilarikan ke RS Antonio Baturaja, akan tetapi karena luka yang dideritanya parah, nyawa korban tidak bisa ditolong. Kapolsek Martapura Kritis Sementara Kepala Polisi Sektor Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, Komisaris Polisi Ridwan mengalami luka serius dalam kondisi kritis akibat diserang sejumlah oknum TNI dan dilarikan ke RS Bhayangkara Palembang, Kamis. Kapolsek Martapura itu bersama satu anggota Polres Ogan Komering Ulu, Aiptu Marbawi, terpaksa dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Sumsel di Palembang, kata Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod. Menurut dia, sekarang ini anggotanya yang menjadi korban amukan oknum anggota TNI itu telah dibawa ke rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel. Memang kondisinya dalam kritis sehingga terpaksa dirujuk ke rumah sakit di Palembang, katanya. 16 Tahanan Polres Kabur Sebanyak 16 tahanan Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, kabur saat terjadi penyerangan dan pembakaran Markas Polres OKU pada Kamis pagi. “Sebanyak 16 orang tahan kabur, sedangkan enam tahanan lainnya dititipkan di Koramil dan polsek-polsek terdekat,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Pol Suhardi Alius di Jakarta, Kamis. (j02/ant)

Tembak Mati 31 Penyusup ... Sebelumnya, Menteri Pertahanan Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menolak tawaran gencatan senjata yang diusulkan oleh loyalis Sultan Sulu. Malaysia tetap menginginkan para militan itu menyerah tanpa syarat. “Sebuah gencatan senjata unilateral (sepihak) tidak bisa diterima oleh Malaysia, kecuali bila militan itu menyerah tanpa syarat,” ujar Zahid dalam akun Twitternya Kamis. Zahid mengaku bahwa dirinya tidak percaya dengan tawaran gencatan senjata yang diusulkan Kiram. Zahir berkeras akan mengusir seluruh warga Filipina yang memegang senjata itu. “Jangan percaya dengan gencatan senjata yang ditawarkan Jalaul Kiram. Atas nama kepentingan warga Sabah dan Malaysia, usir militan itu terlebih dulu,” tegas Zahid. Seperti diketahui, Sultan Jamalul Kiram III menginginkan gencatan senjata pada pukul 12:30. Menurut Kesultanan Sulu, desakan gencatan senjata itu merupakan bentuk penghormatan atas permintaan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-Moon. Sebelumnya, Ban terus mengawasi situasi di Sabah dan mendesak semua pihak yang bertikai melakukan Jawaban Problem Catur, negosiasi demi solusi damai. Ban juga mendesak agar setiap pihak TTS Dan Sudoku memberikan pengiriman bantuankemanusiaandanmenghorDari Halaman Sport. mati norma internasional. “Sultan (Jamalul Kiram III) meminta agar gencatan senjata Jawaban Problem Catur: sepihak efektif dilakukan pada Kamis pukul 12.30,” ujar juru bi1. Kf6+, Rf8. cara Kesultanan Sulu Abraham Idjirani. Sejauh ini, Kesultanan 2. Bf7+mat. (Jika Sulu disalahkan oleh Pemerintah Filipina karena tindakannya di 1. ....., h8. Sabah.MenurutPresidenBenigno Aquino III, tindakan Kiram justru 2. Bxh7+mat). membahayakan seluruh warga Filipina di Sabah. (m10)

Jawaban TTS:

Suami Mutilasi ...

TTS Topik

Mimbar Jumat

berinisial T yang diduga mengemudikan angkot saat tersangka membuang potongan tubuh Darna. Berdasarkan penyelidikan, Mulyadi menjelaskan polisi mengungkap kasus pembunuhan tersebut, berawal dari laporan seseorang yang mencurigai tingkah BS menumpang angkot malam hari, kemudian warga tersebut mencatat nomor polisi angkot tersebut. Selain mengamankan tiga orang, polisi juga menyita barang bukti 12 bilah senjata tajam, satu potong celana panjang milik tersangka dan satu unit angkot.

SEIRAMPAH ( Waspada): Berhubung tidak adanya Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sergai, sebanyak 22 pasien RSUD Sultan Sulaiman Serdang Bedagai dan 35 pegawai RS tersebut batal memilih pada Pilgubsu 2013, Kamis (7/3). Hal serupa dialami 19 tahanan Polres Serdang Bedagai, padahal sebagian besar pasien dan petugas RS serta para tahanan berharap bisa mengikuti pentas demokrasi Pilgubsu yang digelar setiap lima tahun

Waspada/Edi Saputra

SALAH satu pasien yang dirawat di RSUD. Sultan Sulaiman Sergai di Jl. Negara, Desa Firdaus, Kec.Sei Rampah tidak bisa memilih karena tidak adanya TPS Khusus.

Rasyid Rajasa Dituntut 8 Bulan Penjara JAKARTA (Antara): Jaksa penuntut umum menuntut majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara selama delapan bulan dengan 12 bulan masa percobaan kepada Rasyid Amrullah Rajasa (foto), terdakwa perkara kecelakaan yang menewaskan dua orang di Tol Jagorawi. Saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (7/3), Jaksa Penuntut Umum, Tengku Rahmat, juga meminta majelis hakim mengenakan denda Rp12 juta subsider enam bulan penjara kepada Rasyid. Menurut jaksa, Rasyid terbukti melanggar Pasal 310 Ayat (4) dan Ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Jaksa penuntut umum menyatakan tuntutan sudah dibuat berdasarkan pertimbangan yuridis dan keadaan sosiologis. “Keadaan sosiologis itu seperti misalnya, adanya perdamaian antara terdakwa dan keluarga korban, kemudian keluarga korban menganggap ini sebagai musibah,” katanya. Jaksa juga menjelaskan bahwa dugaan kelalaian dalam kecelakaan lalu lintas itu telah terungkap dalam persidangan. Fakta-fakta hukum, lanjut

8 4 5 2 9 6 1 3 7

1 3 9 5 7 4 8 2 6

6 2 7 3 1 8 5 9 4

4 5 3 8 2 1 6 7 9

2 6 1 7 3 9 4 5 8

7 9 8 4 6 5 2 1 3

3 8 2 1 4 7 9 6 5

5 7 6 9 8 2 3 4 1

9 1 4 6 5 3 7 8 2

dia, menunjukkan bahwa saat kecelakaan Rasyid tidak menyalakan lampu sein dan tidak membunyikan klakson untuk mendahului mobil Luxio di depannya saat melintasi Tol Jagorawi, yang menghubungkan Jakarta-Bogor-Ciawi. Menurut jaksa, Rasyid pun terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan hingga menyebabkan korban meninggal dunia sebagaimana yang diatur di dalam Pasal 310 Ayat (4) UU Nomor 22 Tahun 2009. “Unsur mengemudikan kendaraan yang menyebabkan kecelakaan telah terpunuhi dalam persidangan, demikian pula unsur yang menyebabkan korban meninggal dunia,” katanya.

Sabu Rp2,6 M Dimusnahkan ... Sementara barang bukti sabu yang dimusnahkan di antaranya milik RI, 20, warga Manado yang tinggal di Banda Aceh, TKP di kantor Pos Kuta Alam Banda Aceh dengan jumlah sabu yang ditemukan berjumlah 991.7 gram dan yang dimusnahkan sebanyak 901.7 gram sebagian sisanya sebagai barang bukti di pengadilan. Kemudian sabu milik IA, 32, oknum hakim di Banda Aceh, sabu yang disita 24.1 gram dan dimusnahkan sebanyak 14.1 gram sisanya dijadikan barang bukti di pengadilan. Serta sabu milik AM, 43, pekerjaan sopir memiliki sabu seberat 22.7 gram yang ditemukan polisi di kediamannya di Desa Neuhen Aceh Besar, sabu yang dimusnahkan sebanyak 12.7 gram dan sisanya diserahkan ke pengadilan. Berkas milik ketiga tersangka tersebut diserahkan ke Kejati Aceh setelah dilakukan pemusnahan sebagian barang bukti sabu menggunakan cairan tiner yang dilaksanakan di Kantor Polda Aceh, pemusnahan itu disaksikan pihak Kejati dan Bea Cukai. “Berkas mereka sudah P21 dan kami serahkan ke Kejati yang kemudian diserahkan ke pengadilan untuk disidangkan,” paparnya. Terkait meningkatnya peredaran sabu di wilayah Aceh, pihak Direktorat Narkoba Polda Aceh menyatakan akan melakukan upaya pencegahan peredaran sabu di Aceh dengan mempersempit ruang gerak bandar sabu melalui cara memperketat pintu masuk seperti bandara dan terminal, pelabuhan serta jalur perbatasan. (cb01)

Presiden: Tindak ... “Saya pastikan, Panglima TNI Bapak Laksamana TNI Agus Suhartono tidak akan memberi toleransi apapun kepada anggota yang melanggar aturan. Tidak ada toleransi, kami pastikan itu. Juga tentang kasus terkait Mapolres OKU ini,” kata Kepala Pusat Penerangan Markas Besar TNI Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul di Jakarta, Kamis (8/3). Dia memberi pernyataan terkait penyerbuan berujung pem-

Al Bayan ...

Jawaban Sudoku:

sekali itu. Menurut Dirut RSUD Sultan Sulaiman dr. Ahcmad Chaidir ,sebanyak 22 pasein RS Sultan Sulaiman Sergai, ditambah 35 pegawainya yang seharusnya memberikan hal pilihnya tidak bisa memilih karena belum diizinkan pulang ke rumah. “Seharusnya ada TPS Khusus di RS Sultan Sulaiman ini, mereka kan punya hak pilih dan sepertinya mereka pun ingin sekali memilih, namun kita belum bisa izinkan mereka pulang karena masih dalam keadaan sakit,” papar dr.Chaidir. Terpisah, Kapolres Sergai,

Selain dunia nanyi, dunia olahraga juga banyak yang sudah menyimpang dengan ajaran syariah Islam. Misalnya kita sering melihat dalam setiap peristiwa olahraga ada perempuan yang ditelanjangkan. Karena model-model nyanyian dan hiburan yang ada di televisi hukumnya haram mutlak, maka kita mengharapkan keberanian Pemerintah dan ulama untuk menegur mereka. Jika Pemerintah dan ulama membiarkan nyanyian dan hiburan haram tersebut, generasi bangsa ini akan hancur moralnya. Penyair Islam Syauqi Beyk mengingatkan: Sebuah bangsa akan maju dan jaya bila akhlaknya baik, sebaliknya bila akhlaknya rusak, bangsa itu juga akan rusak. Banyak orang menyangka, Islam bisa dikalahkan oleh otang kafir dengan senjata, padahal Islam juga bisa dihancurkan oleh musuh-musuhnya dengan menaburi racun dalam berbagai

bakaran Markas Polres OKU, Sumatera Selatan, Kamis pagi, yang diduga dilakukan ratusan personel TNI AD setempat. Pembakaran itu membuat situasi dan kondisi Kota Baturaja di mana peristiwa itu terjadi, mencekam. Saat ini, kata Sitompul, TNI langsung membentuk tim investigasi internal mengusut tuntas pelanggaran, yang melibatkan personel TNI AD setempat itu. Peristiwa bermula pada kedatangan beberapa personel TNI AD setempat ke Markas Polres OKU itu, Kamis pagi.

bidang, antara lain hiburan dan olahraga. Jika olahragawan dan penyanyi daratan Eropa dan Amerika datang ke negeri-negeri Islam, tentu disambut oleh remaja Islam bagaikan “Dewa” karena mereka telah mengidolakannya berlebihan. Sebaliknya hampir tidak ada olahragawan dan penyanyi muslim yang diidolakan oleh orang-orang Barat. Ulama besar Islam, M Yusuf Qardhawi mengatakan: Jika umat Islam tidak mengenal halal dan haram sebagaimana yang terdapat dalam Alquran dan hadis beginilah jadinya. Mereka mengidolakan yang salah dan melupakan yang berjasa. Remaja Mesir lebih mengenal penyanyi-penyanyi Amerika dan Eropa dari pada ulama mereka. Pemerintah Mesir lebih banyak menyebarluaskan sejarah Firaun daripada sejarah Nabi Yusuf dan Nabi Musa. Maka tidak heran bila dalam benak remaja Mesir lebih mengagungkan Firaun yang laknatullah dari para rasul kekasih Allah.

AKBP Arif Budiman SIK.MH menambahkan sebanyak 19 tahanan Polres Sergai dan Polsek tidak bisa memilih disebabkan tidak adanya TPS khusus untuk mereka.Namun di LP sudah ada TPS khusus, terangnya kepada Waspada. Ditambahkan Arif Budiman, sebanyak 19 tahanan Polres tidak bisa memilih, tetapi 27 orang tahanan sudah kita titipkan ke LP Tebingtinggi dan telah dititipkan dipastikan bisa menggunakan hak pilihnya. Jumiani, 33, pasien melahirkan RSUD Sultan Sulaiman Sergai warga Dusun II, Desa Kampung Lalang, Kec. Sei Rampah, Kamis (7/3) di ruang Melur, sedikit merasa kecewa karena tidak bisa memberikan hak suaranya pada hal dirinya terdaftar di TPS Kampung Lalang bersama suaminya. Informasi sebelumnya ,TPS Khusus sudah dipersiapkan KPUD namun tanpa sebab TPS tersebut ditarik kembali hingga jumlah TPS di Sergai berjumlah 1.147 yang semula berjumlah 1.148 TPS. Ketua KPUD Sergai, Syahrianto, SH ketika dikonfirmasi terkait tidak adanya TPS khusus tersebut mengatakan pasien untuk rumah sakit dan tahanan Polres Sergai bersifat tidak menetap (sementara) hingga pihaknya membatalkan TPS khusus tersebut. (c03)

Waspada/Surya Efendi

H.Gatot Pujo Nugroho bersama Wapemred Harian Waspada H.Teruna Jasa Said yang mengunjungi posko pemenangan pasangan GanTeng di Jl.MS.Karim Medan, Kamis (7/3). Teruna mengucapkan selamat kepada Gatot sesaat setelah hasil hitung cepat menunjukkan kemenangan Gatot-Erry dengan satu putaran.

Kemenangan Warga ... Dia memohon ampun pada Allah SWT, Gatot juga minta didoakan agar mereka dapat membawa Provinsi Sumatera Utara ke arah yang lebih baik dan melaksanakan semua program yang semua tujuannya untuk kebaikan masyarakat. Gatot yang tiba di Sekretariat Tim Pemenangan Jl. MS Karim sekitar pukul15:00 langsung di eluk-elukan tim pendukung. Didampingi para perwakilan partai pendukung yakni PKS, Hanura, PKNU, Partai Patriot dan Nasdem, Gatot mengggelar keterangan pers. Dalam pidato perdananya, Gatot mengajak seluruh tim pendukung untuk beristighfar, memohon ampun atas berbagai salah dan khilaf yang mungkin terjadi selama tahapan Pilgub dilaksanakan. “Sudah sekian lama kita melakukan perhelatan ini, mungkin ada yang melanggar norma etika, kami mengajak seluruh pendukung GanTeng istighfar, mohon ampun,” ujar Gatot dan menambahkan, kemenangan versi hitung cepat yang diraih bukan saja milik pendukung GanTeng. Gatot mengajak segenap elemen masyarakat untuk bersama mewujudkan mimpi Sumatera Utara yang berdaya saing dan sejahtera. “Saya tidak ada apa-apanya tanpa pendukung dan relawan. Kami bukan ingin menjadi Superman, tapi Supertim. Kita akan membangun supertim baik dengan bupati dan waikota, jajaran SKPD dan pihak-pihak lainnya,” katanya. Ketua Tim Pemenangan GanTeng Ikrimah Hamidy mengajak tim untuk tetap waspada mengawal perhitungan suara sampai usai oleh KPU Sumut. ”Raihan suara ini adalah kemenangan untuk semua rakyat Sumatera Utara. Mari kita jaga suara hingga rekapitulasi akhir dari KPU Sumut,” ujar Ikrimah. Sementara itu masyarakat terus berdatangan ke lokasi dan sebagian di antaranya adalah tokoh masyarakat yang sudah dikenal yakni Bachtiar Jaffar, mantanWalikota Medan. Mereka memberi salam dan mengucapkan selamat kepada Gatot dan Tengku Erry. Bahkan berbagai atraksi digelar di antaranya oleh sekelompok anak muda memakai topeng Gatot dan Tengku Erry yang bergoyang ala Harlem Shake. (m09/m28)

Waspada/Feirizal Purba

KAPOLDASU Irjen Pol. Wisjnu Amat Sastro dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk F. Paulus kunjungi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut dan sempat menyaksikan quick count yang disiarkan 2 televisi swasta.

GANTENG PATEN ... 31,65 persen, “ tegasnya. Setia Darma menjelaskan, Dapil satu , meliputi, Kota Medan, Deliserdang, Serdang Bedagai, Kota Tebingtinggi. Sedangan, Dapil II, meliputi, Kab. Asahan, Tanjungbalai, Kota Pemantangsiantar, Simalungun, Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Binjai, Langkat, dan Batubara. Dapil tiga, meliputi, Labuhanbatu, Labusel, Labura, Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan, Mandailing Natal, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Gunungsitoli, Kota Sibolga, Tapteng, Taput, Humbahas, Tobasa, Samosir, Padanglawas, dan Paluta. Menurut Setia Darma,LSI bekerjasama dengan Jaringan Isu Publik (JIP) menilai ada dua kejutan pada Pilgubsu kali ini. Pertama,raihan suara yang diperoleh pasangan Esja. “Sebelum Pilgubsu berlangsung, banyak lembaga survei memperidiksi, suara pasangan GusMan dan Amri-RE akan siginifikan, ternyata kedua pasangan itu dikalahkan Esja,” tegasnya. Menurutnya, ada faktor penyebabnya, pertama partisipasi pemilih yang rendah membuat suara pasangan GusMan dan Amri-Re turun. Sedangan pemilih pasangan Esja sangat militan, hampir semua da-

Ada-ada Saja ... Robert Schiavelli, 41, diancam kurungan penjara selama 30 hari serta denda sebesar USD 500 (Rp5 juta), setelah tetangganya mengajukan gugatan terhadap pria itu yang dianggap tertawa terlalu keras. Pengacara Schiavelli mengatakan pada Rabu (6/3), kliennya telah diberi dua surat denda karena dianggap tertawa terlalu keras, meski ia melakukan hal itu di dalam rumahnya di Rockville Centre, Long Island. Schiavelli mengatakan bahwa tetangganya tersebut sering mengejek dirinya karena ia cacat, dan cara terbaik untuk membalas adalah tertawa. “Ia selalu mengejek saya dan yang bisa saya lakukan hanyalah tertawa,” ujar Schiavelli saat diwawancarai via telepon. (st/rzl)

tang ke TPS. Sedangkan pemilih GusMan dan Amri-RE diperkirakan banyak tidak datang ke TPS. Menurut Setia Darma, pada Pilgubsu ini, jumlah pemilik hak suara yang tidak memberikan suaranya pada pemilihan atau golput mencapai lebih kurang 51 persen. Menurutnya, biasanya jika angka golput tinggi, pasangan yang akan keluar sebagai pemenang adalah yang mampu menggerakkan massa untuk memberikan suaranya di tempat pemungutan suara (TPS). “Pasangan GanTeng kami nilai memiliki mesin politik yang baik secara militan hingga ke tingkat akar rumput,” tegasnya. Indo Barometer Sedangkan hitung cepat versi lembaga survei Indo Barometer menyebut pasangan GanTeng meraih 32,8 persen, jauh di atas keempat pesaingnya. Pasangan Effendi Simbolon Jumiran Abdi di tempat kedua dengan 23,93 persen, disusul Gus Irawan Pasaribu - Soekirman dengan 21,82 persen suara. Pasangan Amri Tambunan - RE Nainggolan memperoleh 12,01 persen dan Chairuman Harahap - Fadly Nurzal meraih 9,37 persen suara. “Kemenangan Gatot Pujo Nugroho - Tengku Erry Nuradi semakin memantapkan kemenangan calon-calon gubernur dari PKS,” demikian Indo Barometer pada siaran persnya itu. Sebelumnya calon gubernur PKS, Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar, memenangi Pilkada Jawa Barat 24 Februari lalu. Hitung cepat Indo Barometer dilaksanakan dengan mengambil sampel 350 TPS dari total 26.596 TPS yang tersebar pada 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Indo Barometer juga menghitung suara sah 45,47 persen, suara tidak sah 2,13 persen, sedangkan suara tidak datang 52,39 persen. Hitung cepat Indo Barometer menggunakan metode acak bertingkat dengan mengambil sampel di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara. Tetapkan Secara terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara, Irham

Buana Nasution menegaskan, KPU Sumut melaksanakan penghitungan suara secara manual, dan merekapitulasi pada 14 Maret serta menetapkan pemenang Pilgubsu 15 Maret, bukan berdasarkan quick count (hitung cepat). Dia mengemukakan itu di kantor KPU Sumut, Kamis (7/ 3) sore terkait keluarnya persentase suara melalui quick count yang telah didulang masingmasing pasangan CagubsuCawagubsu. ‘’KPU Sumut melakukanreal count secaramanual yang direkapitulasi mulai dari PPS, KPU kab/kota , dan dijadwalkan penghitungan di KPU Sumut 14 Maret dan diumumkan perolehan suara sebenarnya 15 Maret 2013,’’kata Irham. Jika nanti dalam penghitungan suara manual oleh KPU Sumut, lanjutnya, tidak ada pasangan Cagubsu-Cawagubsu yang memperoleh angka 30 persen, maka Pilgubsu putaran II bakal digelar. ‘’Makanya kita meminta kepada PPK, PPS dan KPPS untuk terus mengawasi dan mengawal proses penghitungan suara di tempat masing-masing, sebab ini sangat rawan serta bisa menimbulkan konflik horizontal maupun vertikal,’’ujarnya. Menjawab pertanyaan adanya Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sempat kekurangan surat suara, Irham menjelaskan, hal itu telah diatasi. Sedangkan persoalan tingkat partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, masih relatif. ‘’Namun, hingga saat ini sesuai laporan dari KPU kab/ kota se Sumut, dalam pemungutan suara tidak ada kendala. Semua berjalan lancar dan aman,’’kata Irham. Pelanggaran Sebelumnya, Humas Panwaslu Sumut, Fakhruddin kepada wartawan mengungkapkan, masih ada alat peraga kampanye pasangan CagubsuCawagubsu di dekat TPS. Seperti di TPS XVIII Jl. Kuali. Sementara, ada KPPS di kawasan Kel. Polonia, Kec. Medan Polonia, tidak memberikan izin memilih pada warga yang terdaftar dalam DPT, tapi tidak memperoleh C6. Namun , setelah pihak Panwaslu datang, barulah KPPS mengizinkannya. (m34/m49/m28)


Nusantara

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

A3

SD Siap Implementasikan Presiden Harus Turun Tangan 44.609 Kurikulum 2013 Selesaikan Kompleksitas Tanah JAKARTA (Waspada): Banyaknya kasus tanah yang belum selesai dan hingga tahun 2012 ini sekitar 10.000 kasus yang masuk ke DPR RI, maka solusinya bukan saja melalui revisi UU Pokok Agraria (PA), melainkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga harus turun tangan. Presiden diharapkan mampu menangani kasus tanah khususnya yang melibatkan kalangan TNI/Polri dan pengusaha besar, yang seringkali mengalahkan rakyat, yang memang tidak mempunyai kekuatan apapun. Demikian diungkapkan Ketua Panja Pertanahan DPR RI Abdul Hakam Naja dalam diskusi “Reformasi Agraria dan Kesejahteraan Daerah” bersama Wakil Ketua Pansus Agraria dan Sumberdaya Alam DPD RI Anang Prihantoro di Gedung DPD/MPR RI Jakarta, Rabu (6/3). Menurut Hakam Naja, kalau masalah tanah ini tidak

ditangani serius, maka negara ini bisa karam. Sebab, rakyat nantinya tak lagi bisa memiliki tanah dan justru dikuasai oleh kelompok pemodal, yang bisa mengancam kelestarian lingkungan, ketahanan pangan, sekaligus kemakmuran. “Padahal, tanah, air dan udara ini harus dikuasai oleh negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat adalah menjadi masalah prinsip dalam revisi UU PA. Karena itu, Presiden harus turun tangan untuk menyelesaikan kompleksitas tanah ini,” katanya. UU PA No.5 tahun 1960 ini memang harus direformasi, meski sudah ada TAP MPR RI No.IX tahun 2001 tentang reformasi agraria dan pengelolaan sumber daya alam (SDA), berikut UU sektoral agar mempunyai payung hukum yang tegas dan jelas untuk mengatur UU ESDM, Minerba, Kehutanan, UU Transportasi dan sebagainya. “Selama ini ada ruang di tengah yang tidak sempat diurus seperti pembatasan lahan, HPH

(hak pengusahaan hutan) terjadi ketimpangan kepemilikan, dan penguasaan tanah untuk usaha produktif masyarakat. Jadi, harus ada UU yang bisa menjembatani hal tersebut sebagai payung hukum. Untuk itulah DPR berinisiatif membuat UU Pertanahan, dengan tetap menjaga berlakunya UU PA. Tetap mengacu pada prinsip keadilan, tanah merupakan hak rakyat yang bukan untuk dieksploitasi, dan menyelesaikan berbagai konflik pertanahan lainnya,” tambah anggota Komisi II DPR ini. Yang jelas, kata Hakam, kuncinya ada di Presiden untuk penyelesaian reformasi UU Pertanahan ini. Mengapa? Sebab, untuk konflik tanah yang melibatkan TNI/Polri dan pemodal besar, tanpa keterlibatan Presiden sebagai panglima tertinggi, maka tak akan pernah selesai. “Selanjutnya perlu membuat format yang jelas dan tegas semisal dilakukan melalui mediasi, dan harus ada putusan secara administratif kepemilikan

Kuota 30 Persen Bagi Perempuan Gerinda Terpenuhi MEDAN (Waspada ) Kuota 30 persen bagi perempuan di Partai Gerindra terpenuhi, bahkan sudah teralisasi ke berbagai kabupaten/kota di Indonesia. Demikian Eka Trisna (foto). Wakil Sekretaris DPD Gerindra DKI Jakarta Rabu (6/3). Dalam keterangannya Eka menyebutkan partisipasi politik perempuan sangat diberikan ruang yang besar di partai Gerindra DKI, bukan hanya dalam struktur kepengurusan mulai tingkat DPD bahkan sampai kepengurusan tingkat ranting/ kelurahan kuota 30% perempuan terpenuhi di seluruh jajaran kepengurusan gerindra se-DKI Jakarta. “Bukan hanya pencapaian kuota 30 persen, tetapi Gerindra DKI memberikan posisi Ketua DPC adalah perempuan, untuk DPC Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Makanya kita lolos 100% verifikasi Parpol se-DKI baik administrasi maupun faktual,” cetus Eka Trisna yang tercatat

sebagai wakil sekretaris DPD Gerindra DKI Jakarta. Dia menambahkan , dirinya sangat kagum kepada partai Gerindra karena memberikan peluang besar Bagi perempuan untuk turut membesarkan partai Gerindra. “ Lihat saja salah satu wakil Ketua Umum DPP Gerindra juga perempuan, Organisasi

sayap gerindra pun ada PIRA (perempuan Indonesia Raya). Begitupula soal Caleg pada pemilu 2014, sudah dipastikan perempuan diberikan ruang yang maksimal sesuai ketentuan UU Pemilu dan aturan KPU akan dipasang caleg perempuan di semua tingkatan baik DPR maupun DPRD,” cetus Eka Trisna yang juga merupakan Caleg DPRD DKI dari dapil Jakarta Timur. Alumni SD Kemalabayangkari 1 Medan tahun 1989 yang baru saja melaksanakan reuni akbar di sekolaah itu bulan Mei 2012 lalu bersama humas kegiatan Hasballah Sulaiman dan Suradin Noernikmat menyebutkan sangat yakin masyarakat Jakarta akan cerdas memilih, demikian juga masyarakat di kabupaten/kota lainnya. “Kalau mau aspirasi perempuan terealisasi, ya pilih kami caleg perempuan yang paling mengerti perempuan, tutup Eka Trisna. (m37)

pertanahan, karena banyak kasus setelah dicek di BPN (Badan Pertanahan Nasional) tidak tercatat,” tegas Hakam lagi. Itu kerja besar yang harus dimulai dari sekarang. Kalau tidak, kata Hakam, negara ini bisa karam dan rakyat makin terpinggirkan. Demikian pula untuk pemerintah daerah harus memiliki UU Pemda yang khusus mengatur pertanahan di daerah, agar tidak terjadi komplikasi kasus tanah dengan pemeirntah pusat, sesuai UU No.22 tahun 1999 tentang Pemerintahan daerah. Anang sependapat dengan Hakam, jika Presiden perlu turun tangan. Apalagi pada tahun 2007 silam, Presiden SBY sudah berjanji akan menderedisbusi 8,12 juta hektare tanah pada

KUA Butuh Dana Rp1,7 T JAKARTA (Waspada): Guna menunjang seluruh aktivitas Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh Indonesia, Kementerian Agama (Kemenag) membutuhkan dana operasional sebesar Rp1,7 triliun. “Kita sudah membuat rancangan untuk diusulkan dan dibicarakan di Bappenas, DPR RI dan seluruh pemangku kepentingan lainnya sehingga jajaran di lingkungan Kantor Urusan Agama memperoleh dana operasional yang wajar dan bermartabat dan terhindar dari praktek menerima dana gratifikasi seperti yang dikesankan selama ini,” tutur Menteri Agama (Menag) H. Suryadharma Ali di Jakarta, Rabu (6/3). Menag yang didampingi Dirjen Bimas Islam Abdul Djamil, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin menjelaskan bahwa dana sebesar Rp 1,7 triliun tersebut baru perkiraan. Dan, untuk mendapatkan angka yang memadai, tentu memerlukan waktu lama untuk memperhitungkannya. Sebab, lanjut Suryadharma Ali, sejumlah KUA di Indonesia sampai kini banyak yang kondisinya memprihatinkan. Ada sekitar 380 kantor KUA di Indonesia yang status kantornya masih mengontrak. “Kita harus menghitung secara detil. Sebab, di luar negeri pun membutuhkan KUA. Di luar

AXIS Gelar Program Kewirausahaan Bagi Generasi Muda JAKARTA (Waspada): Yang muda yang berwirausaha. Demikian semangat yang ingin digalakkan operator online terkemuka di Indonesia, AXIS, lewat program kewirausahaan bagi generasi muda bertajuk ‘Semangat Muda Indonesia 2013’. Direktur Human Resourches AXIS Wahyudin Adikusumah mengatakan, program kewirausahaan kali ini adalah serangkaian kegiatan yang memungkinkan pelajar sekolah menengah umum untuk mendapatkan pengetahuan tentang kewirausahaan dan belajar memulai membangun usaha sendiri. “Ini bukti komitmen AXIS untuk berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia,” kata Wahyudin, saat peresmian program Semangat Muda Indonesia 2013 di SMKN 44 Jakarta

Pusat, Kamis (28/2). Hadir dalam bincang-bincang seputar kewirausahaan tersebut Adrie Subono, pengusaha dan CEO Java Musikondo serta Diana Rikasari, Fashion Blogger dan CEO iwearup.com. Diana juga pemenang International Young Creative Entrepreunuer 2012. Wahyudin menambahkan, program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan AXIS ini juga mendukung gerakan kewirausahaan nasional yang telah dicanangkan pemerintah Indonesia. Tujuannya, menekan angka kemiskinan dan pengangguran. “Diharapkan kegiatan ini dapat membantu pemerintah mempersiapkan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan masa depan dan berdampak pada penurunan angka kemiskinan dan pengangguran

di Indonesia,” kata Wahyudin. Adri Subono berpendapat, program AXIS Semangat Muda Indonesia ini dapat menjadi kegiatan yang positif bagi para pelajar. Mereka bisa mempersiapkan masa depannya, salah satunya dengan berwirausaha. “Dengan kegiatan ini, semangat anak muda Indonesia untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan peluang usaha dapat lebih terpacu lagi,” kata Adri. Rangkaian kegiatan program kewirausahaan AXIS ‘Semangat Muda Indonesia 2013’ dimulai dengan kegiatan pelatihan kewirausahaan. Diawali dari Jakarta, kegiatan akan dilanjutkan ke Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali-Nusa Tenggara, Sumatera bagian utara dan Sumatera bagian tengah. Dalam rangkaian program

rakyat. Redistribusi tanah, yaitu pembagian tanah-tanah yang dikuasai negara dan telah ditegaskan menjadi obyek landreform yang diberikan kepada para petani penggarap yang telah memenuhi syarat ketentuan Peraturan Pemerintah No.224 tahun 1961 tentang Pelaksanaan Pembagian Tanah dan Pemberian Ganti Kerugian dan Pernyataan Penguasaan, yang diperbarui dengan PP No.11 tahun 2010 tentang Penertiban dan Pendayagunaan Tanah Terlantar, yang bertujuan untuk memperbaiki keadaan sosial ekonomi rakyat dengan cara mengadakan pembagian tanah yang adil dan merata, atas sumber penghidupan rakyat petani berupa tanah.(J07)

‘Semangat Muda Indonesia 2013’, diadakan pula kompetisi penulisan esai dengan tema ‘Merintis Bisnisku’. Pendaftaran sudah dilakukan sejak 22 Februari sampai 31 Mei 2013. Proses seleksi dilakukan 1 Juni sampai 20 Juni 2013 dan pengumuman pada 30 Juni 2013. Sedangkan kegiatan kompetisi penulisan proposal usaha ‘Membangun Usahaku’ dapat diikuti dengan mendaftar sejak 1 Maret-5 Mei 2013. Seleksi tahap awal pada 13-23 Mei 2013, pengumuman finalis 27 Mei 2013, penerapan usaha dan penilaian pada 28 Mei-31 Agustus 2013, penjurian finalis 9-19 September 2013 dan pengumuman pemenang pada 20 September 2013. Informasi selengkapnya dapat dilihat di akun Facebook dengan nama Dunia AXIS dan twitter di @dunia_AXIS. (dianw)

negeri pun, di beberapa konsulat kita dibutuhkan atase agama. Terutama di sejumlah negara yang banyak tenaga kerjanya,” kata Suryadharma Ali. Menurut Menag, pihaknya juga harus melihat kondisi nyata di lapangan, karena banyak kantor KUA secara fisik sudah tak memadai jika dijadikan tempat untuk pernikahan. “Satu sisi umat dianjurkan nikah di KUA tetapi kondisi kantornya tak memadai. Jika penghulu mendatangi ke kediaman pengantin, di luar jam kerja dan hari libur, ada larangan menerima sesuatu dari tuan rumah,” jelas Menag sambil menambahkan. Di sisi lain, dana operasional penghulu untuk transportasi, honor profesi dan biaya operasional sampai kini tak diberi negara. Menag juga menyebutkan, pada prinsipnya pelayanan kepada umat ymenyangkut pernikahan ke depan harus gratis. Karena itu para pemangku ke-pentingan harus duduk bersama,mulailegislatif,eksekutif dan tentu para ulama harus dilibatka. (j06)

JAKARTA (Waspada): Sebanyak 44.609 sekolah dasar (SD) disiapkan untuk menjadi sekolah pelaksana kurikulum 2013 tahap pertama. Jumlah itu adalah 30 persen dari 148.695 SD yang ada di Indonesia. Direktur Pembinaan SD Kemendikbud, Ibrahim Bafadal mengatakan, data-data SD terpilih itu sudah dikirim ke daerah untuk mendapatkan justifikasi dari masing-masing dinas pendidikan. “Penentuan SD pelaksana kurikulum 2013 tahap satu basisnya adalah data pokok pendidikan atau dapodik yang ada di Kemendikbud. Lalu atas dasar itu kami kirim ke daerah untuk segera dijustifikasi,” kata Ibrahim, Rabu (6/3). Hingga awal Maret, hampir semua daerah sudah mengirimkan kembali data-data SD setelah dijustifikasi, kecuali wilayah Papua. “Kita akan tunggu sampai 8 Maret,” lanjut Ibrahim didampingi Kasubdit Pembelajaran, Didik Prang-

bakat dan Kasubdit Sarana dan Prasarana, Samino. Ibrahim menegaskan bahwa untuk tahap pertama memang baru 30 persen sekolah yang dinyatakan siap menjalankan kurikulum 2013. Sekolah-sekolah terpilih tersebut selain terakreditasi A atau B, juga harus memenuhi beberapa syarat di antaranya memiliki minimal 6 guru kelas, kepala sekolah, guru agama dan sarana prasarana yang memadai. “Tapi pada 2015 nanti, 100 persen sekolah SD harus melaksanakan kurikulum 2013 ini,” kata Ibrahim. Menyinggung soal pengadaan buku, Ibrahim memastikan pada minggu pertama Juli, bukubuku penunjang pembelajaran siswa dan buku pegangan guru sudah didistribusikan ke sekolahsekolah dimaksud. Total buku tematik yang akan didistribusikan sebanyak 28.779.198 eksemplar, dimana masing-masing sekolah akan mendapatkan 59 naskah. (dianw)

Iuran Dikurangi, Pemerintah Tidak Serius Dukung SJSN JAKARTA (Waspada): Berkurangnya jumlah Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan premi bulanan yang ditetapkan Kementerian Keuangan membuktikan tidak adanya komitmen dan kemauan politik dalam mendukung pelaksanaan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Padahal UU SJSN Nomor 40/2004 telah mengamanatkan perlunya dukungan penuh dari pemerintah. Hal itu menjadi topik bahasan sarasehan bertajuk ‘SJSN: Anugerah Ataukah Musibah Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat’, yang diadakan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) di Kantor PB IDI, Jakarta, Rabu (6/3). Hadir dalam kegiatan tersebutWakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama; Pakar Kebijakan Kesehatan, Hasbullah Thabrany; Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Supriyanto; Ketua Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Chazali Situmoran; Direktur Utama PT Askes, Fahmi Idris serta Ketua Umum PB IDI, Zaenal Abidin. Seperti diketahui, pemerintah melalui Menteri Keuangan (Menkeu) telah mengirim surat kepada DJSN pada awal Februari lalu. Isinya menyatakan bahwa anggaran yang dialokasikan bagi pelaksanaan jaminan kesehatan dalam APBN 2014 sebesar Rp 16,07 triliun bagi 86,4 juta jiwa atau sama dengan Rp 15.500 per jiwa. Angka tersebut lebih kecil dibandingkan dengan usulan tim kelompok kerja (pokja) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebesar Rp 22.200. Begitu pula dengan jumlah penduduk miskin yang dijamin menurun dari 96,4 juta jiwa menjadi 86,4 juta jiwa. Ketua Umum PB IDI, Zaenal Abidin berpandangan, penurunan alokasi iuran menunjukkan komitmen terhadap pelayanan kesehatan, utamanya bagi masyarakat miskin masih jauh dari harapan. Hal senada diungkapkan Hasbullah

Thabrany. Dia bahkan berani mencap bahwa harga iuran sebesar Rp 15.500 adalah harga penjajahan. “Janganlah ada jajah menjajah. Premi sebesar itu sama saja harga penjajahan,” kata Thabrany yang disambut gelak tawa. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI pun merasa miris dengan sikap pemerintah terkait jaminan kesehatan. Jika memang harga yang ditetapkan Kemenkeu diberlakukan, maka dokter yang melayani orang miskin akan menjadi miskin. “Harga sebesar Rp 15.500 itu perlu dikaji ulang. Itu sama saja memiskinkan dokter yang melayani orang miskin,” tegasnya. Sebagian besar pembicara berharap pemerintah merubah keputusan yang tertuang lewat surat Kemenkeu kepada DJSN. Harga premi bulanan harusnya disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan. PB IDI sendiri, dikatakan Zaenal akan terus mengupayakan agar iuran tidak sekecil itu. “Jika masih bisa berubah, sebaiknya bertambah besar. Harga itu bisa jadi musibah bagi mutu pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya bagi orang-orang miskin,” tandas Zaenal. Sementara di sisi lain, DKI Jakarta telah meluncurkan program Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang menjamin kesehatan bagi seluruh rakyat Jakarta. Premi yang dibebankan untuk setiap orang Rp 23.000,- per orang per bulan. Kerjasama dilakukan bersama PT Askes. Jumlah sasaran peserta KJS mencapai 4,7 juta jiwa dengan total anggaran daerah yang disediakan Rp 1,2 triliun. Dikatakan wagub DKI Jakarta yang akrab disapa Ahok ini, pembiayaan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit dilakukan dengan pola tarif yang didukung 297 puskesmas kelurahan, 44 puskesmas kecamatan dan 132 rumah sakit milik pemerintah maupun swasta. Apa yang dilakukan DKI Jakarta, dikatakan Dirut Askes, Fahmi Idris, akan menjadi barometer pelaksanaan SJSN di seluruh Indonesia. (dianw)


Pentas Pilkada

A4

Gatot – Erry Unggul Di Rutan Dan Lapas Kelas 1 Medan MEDAN (Waspada) : Pasangan nomor urut lima Gatot – Erry Nuradi menang telak dari empat pasangan calon lainnya pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) yang digelar di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Medan. Kepala Rutan Tony Nainggolan menyatakan pasangan Gatot – Erry memperoleh 462 suara disusul pasangan Amri – RE Nainggolan memperoleh 192 suara, Gus Irawan – Soekirman 143 suara, Effendi Simbolon – Djumiran Abdi 113 suara dan Chairuman – Fadly 63 suara. “Di Rutan pada Pilgubsu hari ini suara terbanyak adalah Gatot-Erry di mana memperoleh 462 suara dari jumlah pemilih 996 suara. Hari itu juga terdapat 23 surat suara yang dinyatakan batal,” ujar di Rutan, Kamis (7/3). Hal itu tak jauh berbeda terjadi pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Dewasa Tanjung Gusta Medan. Dari penuturan Kalapas Tanjung Gusta Medan, Ajub Suratman, menyatakan pasangan nomor urut lima yaitu Gatot-Erry Nuradi memperoleh 273 suara, disusul pasangan nomor urut dua Effendi-Djumiran Abdi, yang memperoleh 116 suara. Ditambahkannya, untuk suara terbanyak ketiga diperoleh pasangan nomor urut satu Gus Irawan-Soekirman, yang mendapatkan 101 suara. Sementara pasangan nomor urut tiga Chairuman Harahap-Fadly dan pasangan nomor urut empat Amri Tambunan-RE Nainggolan, memperoleh raihan suara sama yaitu 91 suara. Selain itu, di lokasi serupa terdapat 30 suara yang dinyatakan tidak sah. Di Lapas dewasa Tanjung Gusta Medan, ia pun mengaku terdapat empat TPS yang tersedia. Sebelumnya warga binaan di Lembaga Permasyarakatan Jajaran Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumut pada Rutan Klas I Medan Tanjung Gusta terdapat 2969 warga binaan dimana 2635 orang lainnya yang memiliki kartu pemilih. Di Rutan tersebut disediakan 5 TPS (Tempat Pemungutan Suara). Namun, partisipasi warga binaan untuk memilih tampaknya sangat kurang. Hingga pukul 12.00 WIB, hanya 140 orang yang berminat datang ke TPS tersebut. Para petugas, baik KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) saksi, panwas, maupun petugas kepolisian tidak dapat berbuat banyak. Mereka hanya duduk, menunggu kesadaran warga binaan yang mau datang ke TPS tersebut. “Kita tidak bisa paksakan. Padahal mereka sudah kita himbau untuk memilih. Kita sudah panggil dan umum kan melalui pengeras suara, agar warga binaan ini datang ke TPS yang telah di sediakan. Di Rutan ini ada TPS 41 sampai TPS 44. Tapi lihat saja, siang ini kosong melompong. Jumlah warga binaan yang mau memilih bisa di hitung. Kita nggak bisa paksakan mereka. Karena itu hak nya mereka kan,” ujar Tony didampingi Kadiv Permasyarakatan Kanwil Menkumham Amran Silalahi dan Kalapas Tanjung Gusta

Medan Ajub Suratman. Menurut Tony, minimnya partisipasi warga binaan yang memilih di Rutan tersebut, dikarenakan adanya sikap apatis. “Mereka inikan dalam keadaan labil, jadi mungkin saja mereka berfikiran Pilkada ini tidak terlalu penting. Memilih atau tidak memilih, mereka tetap berada dalam tahanan. Apalagi selama ini, perhatian pemerintah juga sangat kurang untuk warga binaan ini,” kata Tony sembari mengaku dirinya terdaftar di TPS 22 Medan Helvetia. Tony menambahkan masih banyak warga binaan yang enggan menggunakan hak suaranya. Bahkan dari 2735 warga binaan yang terdaftar dalam DPS (Daftar Pemilih Sementara) pada 20 Desember 2012, maupun terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) pada 6 Maret 2013, hanya 1700-an formulir C6 (undangan memilih) saja yang diterima warga binaan. Artinya ada 1000 lebih warga binaan yang tidak memperoleh formulir C6 di Rutan tersebut. “Jumlah pemilih yang terdaftar baik di DPS maupun DPT itu sama yaitu 2735 orang. Tapi setelah kita bagikan formulir C6 sesuai DPT yang kita terima saat itu, hanya 1700-an orang yang terbagi. Kenapa bisa beda jumlahnya? Karena sisanya itu, ada warga binaan kita yang sudah bebas, meninggal, dijemput petugas dari Polri maupun dipindah ke Rutan yang ada di daerah. Padahal nama mereka sudah terdaftar di DPT. Sudah pasti banyak yang golput,” ujarnya. Dijelaskannya, tercatat pula ada 93 warga binaan permasyarakatan di Rutan Klas I Medan Tanjung Gusta yang tersangkut perkara tipikor (Tindak pidana korupsi) juga menyalurkan hak pilihnya pada hari pencoblosan 7 Maret 2013. Har i itu, ada dua orang warga binaan permasyarakatan di Rutan Klas I Tanjung Gusta Medan yang kebetulan bebas diantaranya Ihmaidi dan Mansyur warga Kisaran. Mansyur tahanan Tipikor yang bebas mengaku sudah menggunakan hak pilihnya di Rutan itu. Mansyur yang sudah satu tahun lima bulan menjalani penahanan, mengaku sudah dijemput keluarganya. “Saya memang bebas hari ini. Tapi saya juga sudah menggunakan hak pilih saya disini,” bebernya. Sementara, Kepala Lapas Tanjung Gusta Medan, Ajun Suratman yang meninjau langsung proses pencoblosan ber harap pr oses pencoblosan itu berjalan lancar. “Pilihan adalah hak mereka sesuai hati nurani dan kita tidak ada ataupun terbesit sekalipun untuk memaksakan kehendak. Di Lapas Kelas 1 Medan tersebar 4 TPS dengan no 38, 39, 40, dan 41 dengan masingmasing jumlah DPT berkisar 433,” ujarnya. Kalapas Ajub Suratman kembali menyatakan untuk jumlah tahanan berkisar 2519 orang, namun jumlah pemilih yang berpenduduk Sumatera Utara berkisar 1.732 orang dan pencoblosan atau pesta demokrasi di Lapas Kelas 1 Medan dimulai pukul 08.00 Wib. “Artinya selebihnya adalah penduduk di luar Sumatera Utara,” terangnya. (m38)

Partisipasi Pemilih Di Sibolga Dan Tapteng Sepi SIBOLGA (Waspada): Partisipasi pemilih di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) kota Sibolga, termasuk sepi. Bahkan, mulai TPS dibuka sekira pukul 07.00WIB hingga ditutup pukul 13.00 WIB calon pemilih datang satu per satu. Sementara petugas KPPS terlihat santai. Hal ini diakui Ketua KPU kota Sibolga Nazran SE. “Sementara ini data yang kita himpun hanya sekira 40 persen dari jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) 69.028 orang pemilih yang datang untuk memilih ke TPS,”kata Nazran. Walau begitu, sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku, minimnya jumlah pemilih ini tidak akan mengganggu proses tahapan Pilkada. Karena tidak ada batasan dalam partisipasi pemilih dalam menyalurkan hak suara, sehingga Pilgubsu tak mungkin diulang dan hanya yang diperoleh adalah hasil suara yang syah. Menurut data yang dihimpun Waspada dari sejumlah warga yang tak ikut memilih sebahagian disebabkan masih banyaknya para nelayan yang berangkat ke laut, kurangya hubungan emosional antara pemilih dengan para kandidat Cagubsu dan Cawagubsu, adanya kejenuhan dan kekurang

percayaan masyarakat dalam Pemilukada dan berbagai sebab lainnya. Sementara itu data yang dihimpun Waspada dari beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah, partisipasi jumlah pemilih tak jauh beda dengan kota Sibolga. Dari beberapa data sementara partisipasi jumlah pemilih yang datang ke TPS di beberapa Kecamatan menunjukkan angka masih dibawah 50 persen. Seperti di Kecamatan Sarudik hanya berkisar 42 persen, Kecamatan Pinangsori 45 persen dan beberapa Kecamatan lainnya. Begitu juga dengan data yang berhasil dihimpun LSM LP4BSU (Lembaga Pemerhati Pembangunan Pantai Barat Sumut) sebagai pemantau Pemilukada Gubsu yang telah dilegitimasi KPU Sumut bahwa pihaknya juga memperoleh data sementara jumlah partisipasi pemilih dibandingkan dengan DPT untuk kota Sibolga hanya 41 persen.”Sedangkan dari 29 Kecamatan yang ada di Tapteng, rata-rata partisipasi pemilih di masing-masing kecamatan hanya 47 persen,”kata Jamil Zeb Tumory Ketua LP4BSU yang ditanyai Waspada .(cpol)

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

30 Persen Warga P.Siantar Golput PEMATANGSIANTAR (Waspada): Lebih dari 30 persen warga Kota Pematangsiantar terindikasi tidak menggunakan hak pilihnya atau masuk golongan putih (golput) dalam Pilkada Gubsu-Wagubsu periode 2013-2018 akibat surat undangan memilih atau C6 banyak yang kembali sehingga pemilih yang mendatangi TPS terlihat sepi. Hasil pantauan di beberapa TPS di sekitar Pematangsiantar, Kamis (7/3) menunjukkan hampir merata TPS terlihat sepi. Seperti di TPS VI Kelurahan

Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Ketua KPPS N. Simanjuntak menyebutkan dari 385 orang yang terdaftar sebagai pemilih tetap di TPS VI, sebanyak 67 undangan yang hendak disampaikan ternyata kembali. Undangan memilih itu terpaksa kembali akibat nama yang terdaftar sudah pindah, nama ganda dan meninggal. Di TPS XI Kelurahan Kahean, Ketua KPPS S. Sirait menyebutkan dari 400 nama yang terdaftar sebagai pemilih tetap, ternyata 109 orang sudah pindah, meninggal, nama ganda dan tidak sampai kepada pemilih, karena sedang berpergian. “Sampai pukul 24:00 tadi malam, kami masih menjalankan

undangan, tapi pemilih yang bersangkutan tetap tidak ada.” Begitu pula di TPS II Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Ketua KPPS Ir. Robinson Marpaung malah bingung, karena ada warga yang masih terdaftar namanya sebagai pemilih, padahal sudah meninggal lima tahun lalu atas nama Halomoan Tampubolon. Paling anehnya, Silalahi yang sudah pernah menjadi Ketua KPPS saat Pilkada Wali Kota tahun 2010 di TPS sama malah tidakterdaftarsebagaipemilihdan hanya isterinya yang terdaftar. Ternyata, nama Silalahi malah terdaftar sebagai pemilih di tempat tinggal orangtuanya. Padahal, Silalahi sudah resmi

Waspada-Edoard Sinaga

SUASANA di TPS VI Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Kamis (7/3) terlihat sepi dari pemilih yang memberikan suaranya dalam Pilkada Gubsu-Wagubsu periode 2013-2018, padahal waktu sudah menunjukkan siang.

Banyak Pemilih Tak Terdata, Sosialisasi Pilgubsu Kurang SIDIKALANG (Waspada): Sejumlah pemilih tampak meradang ketika tidak bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pilgubsu, Kamis (7/3), karena selain tidak mendapat formulir C6, juga namanya tidak tercantum dalamDaftarPemilihTetap(DPT). Kondisi banyaknya pemilih tak terdata ini, antara lain terlihat di sejumlah TPS di Kompleks Perumahan Kalang Simbara Permai, Sidikalang. Sejumlah warga tampak sangat kesal karena tidak bisa menggunakan hak suaranya. Salah seorang warga, K. Munte yang tidak terdaftar sebagai pemilih mengatakan, KPU tidak maksimal melakukan pendataan. “Bayangkan, kami sekeluarga tidak seorang pun terdaftar sebagai pemilih,” ujarnya. Ketua LSM Peduli Anak bangsa Kab. Dairi-Pakpak Bharat Sutan S. Sihombing mengungkapkan, KPU sebagai penyelenggara Pilgubsu tidak bekerja maksimal, sehingga

banyak pemilih yang tidak mendapat formulir C6 sampai hari pemungutan suara. Ketua KPU Dairi Verianto Sitohang dikonfirmasi Waspada melalui telepon selulernya mengatakan, hal itu terjadi, mungkin saja karena petugas dari KPPS tidak mengetahui alamat pemilih atau sudah pindah sehingga formulir dimaksud tidak sampai, namun dijelaskan sepanjang ada terdaftar dalam DPS atau DPT walaupun tidak memiliki surat panggilan memilih asal dapat menunjukkan KTP, itu tetap dilayani untuk memberikan hak suara. Sosialisasi Kurang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Sumatera Utara kali ini terkesan sangat kurang sosialisasi di Kepulauan Nias. Terbukti, partisiapasi pemilih untuk menggunakan hak pilihnya di sejumlah Tempat Pemungutan Suara tercatat sangat rendah dibandingkan pada Pilgubsu sebelumnya.

Hampir semua TPS yang ada di Kota Gunungsitoli dan sekitarnya partisipasi pemilih untuk datang ke TPS antara 30 hingga 35 persen. Seperti halnya di Kel. Ilir Gunungsitoli, dari jumlah pemilih yang tercatat dalam DPT 7.831 orang, yang menggunakan hak pilihnya hanya 2.800 pemilih. Informasi lainnya diperoleh, banyak pemilih di Kota Gunungsitoli hingga hari H belum mendapatkan surat panggilan model C6 dari PPS dan KPPS. Hal ini disebabkan DPT yang dikeluarkan KPUD tidak teratur lokasi tempat memilih, sehingga KPPS di masing-masing TPS kesulitan untuk menyampaikan surat panggilan C6 kepada pemilih karena nama pemilih tidak dikenal sebagai warga di lingkungan TPS yang telah ditentukan. Untuk sementara, pasangan ESJA unggul di Gunungsitoli disusul GanTeng dan GusMan. (ckm/a25)

TPS 14 Dan 15 Sukamaju Medan Johor Chairuman/Fadli Unggul MEDAN (Waspada) : Sejak pukul 07.30 warga masyarakat berdatangan ke Tempat Pemungutan Suasa (TPS) di daerah masing-masing, Kamis (7/3). Sementara TPS 14 maupun TPS 15 di Jln. Sukatari Kelurahan Suka Maju Medan Johor, Chairuman/Fadli unggul. Misalnya, di TPS 15 Chairuman/Fadli meraih 151 suara disusul Ganteng 53 suara, Gusman 39 suara, Esja 16 suara dan Amri-RE 9 suara. Sementara di TPS 15, Chairuman/Fadli juga unggul, meraih 131 suara, disusul Ganteng 51 suara, Gusman 35 suara, Esja 35 suara dan Amri-RE 4 suara. TPS 14 dan 15 Chairuman/Fadli unggul, kata Ketua KPPS 14 Suyono maupun Ketua KPPS 15 Rusli (Lilik) saat dikonfirmasi di lokasi TPS itu, Kamis. Bahkan di TPS 9 Jln. Sukajadi Sukamaju Medan Johor, dimana Fadli mencoblos, malah Ganteng yang unggul 88 suara, disusul Gusman 65 suara dan Chairuman/Fadli 37 suara. Sementara Amri-RE meraih 13 suara dan Esja hanya dapat dua suara. Sejak awal sudah kami prediksikan Ganteng bakal menang di TPS 9, kata Ketua KPPS 9, M. Husin Goltom, MSi di lokasi perhitungan suara

Kelurahan Sukamaju. Berkaitan Pilkada, suasana di sejumlah ruas jalan kota Medan, Kamis pagi sejak pukul 07:00 hingga pukul 09:30, arus kenderaan terlihat agak sunyi berkaitan liburan umum Pilkada Sumatera Utara. Kecuali diterminal keberangkatan luar negeri Bandara Polonia Medan, arus penumpang dari Medan tujuan luar negeri meningkat sejak pagi hingga siang, baik melalui penerbangan Air Asia Medan tujuan Penang bahkan Medan tujuan Kuala Lumpur, maupun melalui penerbangan Sriwijaya Air Medan tujuan Penang dan Mandala Tiger Medan tujuan Singapura. “Sejak pagi sudah ramai warga Sumut yang berangkat,” kata petugas Imigrasi yang tidak ingin dilansir identitasnya. Sementara dari luar negeri tujuan Medan juga arus penumpang stabil baik datang dari Singapura maupun dari Kuala Lumpur. Begitupun wisatawan manca negara asal Eropa lumayan mendarat di Medan dan mereka terlihat antri membayar visa kunjungan atau visa on arrival (VOA) di Bank BNI perwakilan Bandara Polonia Medan. (m32)

Jumiran Menang Di TPS-nya MEDAN (Antara): Calon wakil gubernur Sumatera Utara Jumiran Abdi meraih suara terbanyak di TPS 33 Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia yang berada di lingkungan tempat tinggalnya. Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara TPS 33 Amran Telaumbanua yang dihubungi Kamis (7/3) mengatakan, cawagub yang berpasangan dengan Effendi Simbolon itu meraih 62 suara. Pasangan yang didukung PDI Perjuangan, Partai Damai Sejahtera, dan Partai Peduli Rakyat Nasional itu mengungguli pasangan Gus Irawan Pasaribu-Soekirman (nomor 1) yang meraih 38 suara dan pasangan Chairuman Harahap-Fadly

Nurzal (nomor 3) dengan enam suara. Pasangan nomor 4 itu juga mengungguli pasangan Amri Tambunan-RE Nainggolan (nomor 4) yang meraih 13 suara dan Gatot Pujo Nugroho-Err y Nuradi (nomor 5) yang mendapatkan 53 suara. Dengan adanya satu suara yang batal, pihaknya mencatat suara yang masuk 173 suara dari 566 daftar pemilih tetap (DPT) yang terdaftar. Pihaknya telah menyerahkan hasil pemungutan suara akhir di TPS 33 Kelurahan Tanjung Gusta itu kepada seluruh saksi pasangan calon. “Sore ini juga hasilnya akan kami serahkan ke Panitia Pemilih Kecamatan (PPK),” katanya.

Hasuna Damanik

TPS III kompleks Perumnas Kelurahan Kerasaan I, Kec.Pematangbandar, terlihat sepi. Foto diambil sekira 11:00 saat pemungutan suara Pilgubsun Kamis (7/3).

TPS Di Simalungun Sepi Pemilih Kurang Dari 50 % SIMALUNGUN (Waspada): Tingkat partisipasi dan kehadiran masyarakat pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2013-2018, rendah, bahkan ada yang kurang dari 50 persen. Pantauan Waspada di sejumlah TPS di Kec. Pematangbandar, Simalungun, seperti di TPS (Tempat Pemungutan Suara) I Nagori Purwosari, hingga pukul 12:45 pemilih yang sudah menggunakan hak pilihnya baru sekitar 45 persen. “ Sampai kini (jam 12:45) baru 250 orang pemilih yang datang dari sebanyak 578 orang pemilih sesuai DPT,” terang Citra, ketua KPPS di TPS I Nagori Purwosari Kec. Siantar. Hal yang sama juga terjadi

di TPS IV Nagori Purwosari. TPS yang mengambil lokasi di salah satu gedung SD Margautama juga terlihat sepi, sampai jam 12:20 pemilih yang sudah memberikan hak suaranya baru sekitar 218 orang dari 500 jumlah pemilih di DPT. Kemudian, tidak jauh berbeda di TPS I Nagori Pardomuan Nauli, Kec. Pematangbandar, hingga pukul 11:45 baru sekitar 50 persen. Sedangkan di TPS III Kelurahan Kerasaan I, partisipasi masyarakat lumayan. TPS yang berada di kompleks Perumnas itu meski pada jam 11:00 terlihat sepi, namun partisipasi masyarakat hingga jam dimaksud sudah mencapai 60 persen dari 480 pemilih di DPT.

Beberapa warga yang coba ditanya mengaku ‘ogah’ ke TPS, karena tidak ada yang ‘cair’. “ Waktu pilkada bupati, biar sedikit tapi jelas. Sedangkan ini (pilgubsu), kosong gak ada yang cair,untukapamilih,”cetuswarga. Sementara, rendahnya tingkat partisipasi dan kedatangan masyarakat ke TPS diduga akibat minimnya sosialisasi yang dilakukan penyelenggara pemilihan mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan dan kelurahan. Bahkan, hingga hari ‘H’ masih ada warga pemilih yang belum mendapat formulir C6. Lokasi TPS yang sepi membuat petugas dan penjaga keamanan terlihat santai. Secara umum pelaksanaan Pilgubsu berlangsung aman dan kondusif.(a29)

pindah sesudah menikah dan memiliki KK sendiri dan KTP di tempat tinggalnya saat ini. Selain itu, ada warga yang tidak terdaftar di DPT, tapi di DPS ada namanya, sudah pindah, nama ganda hingga surat undangan kembali mencapai 92 lembar. Di TPS III, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, malah hampir setengah surat undangan kembali. Menurut Ketua KPPS Dewi H Situmorang, DPT di TPS itu awalnya 563 orang dan sesudah divalidasi menjadi 560, karena sudah meninggal tiga orang. Namun, ketika undangan dijalankan, ternyata 230 undangan kembali akibat sudah pindah dan ganda Plt Ketua KPU Mangasitua Purba yang dihubungi di kantor KPU mengungkapkan banyaknya masalah DPT akibat data awal yakni DP4 dari Disadukcapil Pemko sudah berantakan. “Banyak nama ganda dan tidak jelas. Istilahnya, sudah masuk data busuk sejak awal hingga berakibat ke DPT. RT/RW yang direkrut mungkin menjadi malas mendata ulang akibat banyaknya masalah itu.” Wakil Wali Kota Drs. Koni Ismail Siregar didampingi Asisten II Drs. Samuel Saragih dan

Asisten I Djumadi, SH yang dihubungi di Posko Pilkada Gubsu-Wagubsu di ruang data Pemko usai meninjau TPS, menyatakan validasi dan pemutakhiran daftar pemilih itu tanggung jawab KPU dan Pemko tidak bisa disalahkan, karena KPU mempunyai wewenang memvalidasi dan memutakhirkan data itu. Samuel Saragih menimpali seharusnya KPU mempertanyakan kepada siapa yang melakukan pemutakhiran dan validasi data di lapangan dan bukannya menyalahkan Pemko. Menjawab pertanyaan, sesudah bertanya kepada Asisten I, Wakil Wali Kota menyebutkan DP4 diperoleh dari hasil pendataan RT/RW di kelurahan dan sampai ke kecamatan hingga ke Disdukcapil Pemko. Akibat amburadulnya DPT itu, Samuel Saragih memprediksi hanya 50 persen pemilih yang akan memberikan suaranya dalam Pilkada Gubsu-Wagubsu di Pematangsiantar. Prediksi Asisten II itu kemungkinan terjadi, karena hasil pengamatan di TPS menunjukkan rata-rata masih berkisar 30 persen pemilih yang memberikan hak suaranya sampai pukul 12:00.(a30)

Gatot Shalat Duha Sebelum Coblos MEDAN (Antara): Calon Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho melaksanakan Shalat Dhuha di Masjid Al-Ihsan sebelum menggunakan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 50, Kompleks Citra Seroja, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Medan, Kamis (7/3) pagi. Dengan mengenakan baju batik merah, Gatot Pujo Nugroho bersama istrinya Sutias Handayani beserta tiga anak dan seorang keponakannya ke luar dari rumah pribadinya sekitar pukul 08.50 WIB menuju Masjid Al-Ihsan. Di Masjid yang hanya berada lima meter dari rumah pribadinya tersebut, Gatot dan keluarga langsung melaksanakan Shalat Dhuha empat rakaat yang dilanjutkan dengan doa. “Hanya kepada Allah kita meminta dan tentunya shalat adalah salah satu cara kita memohon kepada Nya,” kata Gatot yang pada pemilukada kali ini berpasangan dengan calon wakil gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi. Usai Shalat Dhuha, Gatot langsung beranjak menuju TPS yang tepat berada di belakang Masjid Al-Ihsan tersebut. Setibanya di TPS 50 tersebut, Gatot berserta istri, langsung menyerahkan kartu undangan atau formulir C-6 kepada petugas TPS dan langsung duduk di kursi antrean yang tersedia. Tidak lama menunggu, petugas langsung memanggil nama Gatot dengan nomor panggilan 40 untuk mencoblos di bilik suara. Di TPS 50 tempat calon gubernur nomor urut lima Gatot Pujo Nugroho menggunakan hak suaranya, terdapat 552 warga yang terdaftar dalam DPT di TPS tersebut. Dimana 552 warga tersebut dengan rincian, 265 laki-laki dan 287 perempuan. Sedangkan Gatot sendiri terdaftar di nomor urut 40, sedangkan sang istri, Sutias Handayani terdaftar di nomor urut 41.

Pasangan Chairuman-Padly Unggul Sementar Di Paluta Dan Palas PALUTA (Waspada): Pelaksanan pemilihan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara di Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) dan Padang Lawas (Palas), Kamis (7/3) berjalan aman dan lancar. Pasangan nomor tiga (Chairuman Harahap-Padly) unggul sementara di dua daerah itu dibanding empat pasangan lainnya, yakni Gus Irawan Pasaribu-Soekirman unggul diposisi kedua, Gatot Pujo Nugroho-HT.Ery Nuradi diposisi ketiga, Effendi Simbolon-Jumiran Abdi posisi ke empat dan pasangan Amri tambunan-RE Nenggolan posisi terakhir. Seperti perhitungan cepat yang diperoleh Waspada di sembilan kecamatan di Kabupaten Padanglawas Utara, yakni pasangan nomor satu, (Gus Irawan Pasaribu-Soekirman) dengan jumlah perolehan suara 26.99 persen. Pasangan nomor dua (Effendi Simbolon-Jumiran Abdi) dengan perolehan suara 5.83 persen. Pasangan nomor tiga, (Chairuman Harahap-Padly) dengan perolehan suara 36.95 persen. Pasangan nomor empat, (H.Amri Tambunan-RE Nenggolan) dengan perolehan suara 4.92 persen, dan pasangan nomor lima, (Gatot Pujo Nugroho-HT.Ery Nuradi) jumlah perolehan suara 25.31. KetuaKPUDPaluta,M.AliAnsor,SAgkepadaWaspadamengatakan dalam penyelenggaraan pemilihan Cagub dan Cawagub Sumatera Utarayangkitaselenggarakandidaerahini,hinggasaatinidilaksanakan tanpa ada sesuatu hambatan yang berat, semuanya diselenggarakan dengan tertib, aman, dan lancar, ungkapnya. Demikian pantauan Waspada di Kabupaten Palas, yang terdiri dari 12 kecamatan, termasuk Kecamatan Sosopan, Ulu Barumun, Barumun, Lubuk Barumun, Barumun Selatan, Aeknabara Barumun, Barumun Tengah, Sihapas Barumun, Huristak, Sosa, Batanglubu Sutam, dan kecamatan Hutaraja Tinggi. Di mana kesemuanya memiliki 484 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan jumlah pemilih sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 150.656. (a33/a35)

Di Binjai Pasar Dan Bank Tetap Buka BINJAI (Waspada): Pelaksanaa Pilgubsu di kota Binjai Kamis ( 7/3) berjalan tertib, walau pemilih di TPS terlihat sepi. Wali Kota Binjai H.M.Idaham, SH,MSi dan istri usai memilih mengimbau masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan baik. Kemudian Wali Kota meninjau beberapa TPS. Suasana saat Pilgubsu di Binjai tidak terlalu mengganggu kepentingan masyarakat. Seperti pasar tradisional tidak terpengaruh, tetap buka. Hanya pasar modern yang buka agak siang. Sedangkan bank pemerintah dan swasta tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Beberapa pengamat memprediksi angka golput tetap tinggi jika melihat sepinya kehadiran pemilih (a04)

Waspada/ Riswan RikaY

Wali Kota Binjai HM Idaham dan istri memperlihatkan tanda (tinta) setelah memilih.


Luar Negeri Filipina Kutuk Penyanderaan 21 Tentaranya Di Syria

A5

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

MANILA, Filipina (AP): Filipina Kamis (7/3) mengutuk keras penyanderaan 21 penjaga perdamaian PBB asal Filipina oleh pemberontak Syria di daerah gencatan senjata dataran tinggi Golan dan menuntut pembebasan segera mereka. Prajurititu,bagiandarisatuan 300 penjaga perdamaian asal Filipina,adalahbagiandarisatuiringiringanyangdihentikanRabuoleh kelompokbersenjata,yangmengatakan pasukan itu akan ditahan sampaipasukanpemerintahSyria ditarik dari desa Golan. “PemerintahFilipinamengutuk keras penahanan gelap 21 tentara perdamaiann Filipina di bawah kepemimpinan PBB di Dataran Tinggi Golan itu,” kata pernyataan Menteri Luar Negeri Albert del Rosario. Del Rosario menyatakan penahanan mereka adalah pelanggaran berat hukum antarbangsa, dengan menunjukkan mereka bergerak di bawah bendera PBB, dan menyeru sandera itu segera dibebaskan. Presiden Filipina Benigno Aquino menyatakan yakin bahwa ke-21 tentara itu cepat dibebaskan. “Saya mengerti mereka di-

perlakukan dengan baik. Tak seorang pun mengatakan mereka dalam bahaya,” katanya kepada wartawan. Aquino menyatakan pemimpin penjaga perdamaian PBB di Golan sedang berunding dengan pemberontak Syria. Menurut The Associated Press,pemerintahFilipinamengatakan Kamis bahwa perundingan sedang dilakukan bagi pembebasan 21 tentara Filipina yang tak bersenjatadiDataranTinggiGolan sehingga meningkatkan ketegangan di zona yang memisahkan pasukan Israel dan Syria. Jurubicara Departemen Urusan Luar Negeri Raul Hernandez mengatakanpasukanpemelihara perdamaian itu, yang ditahan Rabu, tidak bersenjata dan mereka diperlakukan sebagai ‘pengunjung dan tamu.’ PresidenFilipinaBenignoAquino III mengatakan sebelumnya Kamisbahwakomandanpasukan

Syria Tolak Peran Liga Arab DAMASKUS, Syria (Antara/Xinhua-OANA): Kementerian Luar Negeri Syria menyatakan telah menolak setiap peran Liga Arab dalam rencana yang akan mengarah kepada penyelesaian politi bagi krisis berkepanjangan di negara Arab itu akibat sikap “negatif dan biasnya”. Liga Arab telah menjadi “tawanan oleh pendirian politik bias Negara Teluk tertentu, seperti Qatar dan Arab Saudi, dan oleh karena itu tak bisa menjadi bagian kondusif dalam mewujudkan penyelesaian politik sejati bagi krisis ini”, kata kementerian tersebut di dalam satu pernyataan yang dilaporkan kantor berita resmi Syria, SANA. Dewan Liga Arab sejauh ini telah melanggar Piagamnya dengan menawarkankeanggotaanbuatpartaioposisitertentuSuriahdiorganisasi regional tersebut, kata kementerian itu. Reaksi tajam kementerian tersebutdisampaikansetelahparamenteriluarnegeriArabmenawarkan koalisi oposisi Syria kursi Syria di Liga tersebut dengan syarat koalisi itu lebih dulu membentuk dewan pelaksana yang mewakili rakyat. Pada akhir pertemuan tingkat menteri yang dipimpin oleh Mesir, badan pan-Arab tersebut menyeru koalisi oposisi Syria di pengasingan untuk membentuk pemerintah pelaksana guna mengisi kursi Syria di Liga Arab.

PBBmengatakankepada-nyaagar berharap pasukan itu segera dibebaskan dalam waktu 24 jam. DewanKeamananPBBmenuntut agar mereka segera dibebaskan. Sejumlah pejabat PBB mengatakan perundingan sedang

berlangsung dengan pemberontak Syria yang menahan 21 orang anggotapasukanpemeliharaperdamaian PBB di kawasan gencatan senjata Dataran Tinggi Golan antara Syria dan Israel. Sementara pemberontak

mengklaim menguasai Raqa, kota penting di bagian utara Syria. Pem-berontak Syria Rabu menyanderaparapemeliharaperdamaiandariFilipina,katabeberapa diplomat. Sementara itu perang melawan Presiden Bashar al-As-

sad merebak lebih jauh. SekjenPBBBanKi-Moonmenyerukan pembebasan mereka segeradanmenuntutpemerintah Syria dan pemeberontak menghormati “kebebasan gerakan dan keamanan.” (m10)

Warga Venezuela Yakin Chavez Dibunuh CIA KARAKAS,Venezuela (Waspada): Banyak warga Venezuela yang ikut mengiringi jenazah Hugo Chavez cukup yakin bahwa kematian pemimpin mereka itu tak luput dari campur tangan DinasIntelijenAmerikaSerikat(CIA). AS telah mengeluarkan bantahan atas tuduhan itu. Meski Chavez kerap berseteru dengan mantan Presiden AS George Bush, hubungan Chavez dengan Presiden Barack Obama justru lebih tenang. Namun sejumlah warga Venezuela yakin, kematianpriaberusia58tahunitu tak luput dari ulah CIA, demiki-an menurut Mirror, Kamis (7/3). 2009 Lalu, Chavez juga pernah menuduh CIA merencanakan pembunuhan terhadapnya denganmenembakpesawatChavez yang sedang mendarat di El Savador. Namun, Chavez menolak untuk menuduh Obama dalam peristiwa itu. “Saya tidak menuduh Obama. Namun di atas Obama, ada CIA dan juga tentakel-tentakelnya. Saya tidak ragu lagi, intelijen AS yang melakukan hal ini,” ucap Chavez. Semasa hidupnya, Chavez memang menjalin hubungan yang baik dengan musuh-musuh AS. Mereka antara lain adalah Presiden Syria Bashar Assad, Presiden Iran Mahmoud Ahma-dinejad dan Moammar Khadafi. Namun Chavez memiliki kepercayaan yang cukup tinggi ter-

hadap Obama. Oktober 2012 lalu, di saat Obama sedang men-jalani masa kampanyenya, Chavez menegaskan bahwa bila dirinya seorang warga AS, dia akan memilih Obama. “Obamaadalahseorangyang baik, saya juga yakin bila Obama merupakan wargaVenezuela, dia akan memilih saya,” ucap Chavez pada Oktober lalu, sambil mengharapkan keeratan hubungan AS dan Venezuela. Tuduhan keterlibatan AS juga sudah diutarakan olehWakil Presiden Nicolas Maduro yang saat ini menggantikan jabatan Chavez

untuk sementara waktu. Maduro pun nekad mengusir diplomat AS karena tuduhan itu. Gedung Putih cukup menyayangkan keputusan Maduro, sementara itu, Kementerian Luar Negeri AS menyebut tuduhan itu sebagai tuduhan yang konyol. Israel enggan berbaikan Pejabat Israel tetap ragu untuk memperbaiki hubungan denganVenezuela,meskiHugoChavez sudah wafat. Negeri Yahudi itu masih memandang Chavez sebagai musuhnya karena havez bersekutu dengan Iran.

“Chavez memusuhi Israel dan bersahabat dengan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. Kematian Chavez tidak mengantarkan harapan pada kami untuk memperbaiki hubungan dengan Caracas. Bagi kami, terlalu dini untuk memikirkan hal itu,” ujar pejabat Israel, seperti dikutip KUNA, Kamis (7/3). Pemerintah Israel juga tidak memberikan ucapan atau komentarnya mengenai kematian Chavez. Sejak dulu, Chavez memangselaluterkenaldengankebijakan anti-Barat dan anti-Israel. (bbc/ok/m10)

Gusmao: Timor Leste Perlu Modal Luar Negeri DILI, Timor Leste (Antara/Xinhua-OANA): PM Timor Timur Xanana Gusmao Kamis (7/3) mengatakan negaranya sangat membutuhkan modal asing untuk mendukung pembangunannya. PM itu menekankan bahwa negara memrioritaskan investasi untuk infrastruktur, seperti, jalan, pelabuhan laut dan bandar udara, untuk membantu memacu pertumbuhan ekonomi. “Hal palingkamibutuhkansaatiniadalahpembangunanjalan,pelabuhan laut dan bandara untuk membantu memperluas perekonomian,” katanya dalam pidatonya di konferensi internasional tentang investasi di Dili, ibu kota negara. “Kami benar-benar membutuhkan investasi asing karena kita mempunyai berbagai tantangan pada pembangunan kami,” katanya.Di antara negara-negara peserta pada konferensi tersebut adalah China, Amerika Serikat, Jepang, Australia, Korea Selatan, Malaysia, Filipina dan Indonesia.

PM Kamboja Hadiri Beberapa KTT Di Laos PHNOM PENH, Kamboja (Antara/Xinhua-OANA): PM Kamboja Hun Sen akan memimpin delegasi untuk menghadiri serangkaian pertemuan tingkat tinggi di Vientiane, Laos, pada 12-13 Maret, menurut siaran pers Kementerian Luar Negeri Kamis (7/3).PertemuanpuncakyangakandatangtermasukKTTKambojaLaos-Vietnam (CLV) ketujuh, KTT Kamboja-Laos-MyanmarVietnam (CLMV) keenam, dan KTT Strategi Kerja sama Ekonomi Ayeyawady-Chao Phraya-Mekong kelima. Para pejabat senior yang menyertai perdana menteri akan terdiri Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Hor Namhong, Menteri Perdagangan Cham Prasidh, dan para pejabat lain dari pemerintah Kamboja, kata siaran pers. Selain itu, Hun Sen akan melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Laos Choummaly Sayasone.

Pangeran Alwaleed Putuskan Hubungan Dengan Forbes MUNGKIN karena kesalahan informasi menyebabkan Pangeran Alwaleed bin Talal ma-rah terhadap Daftar Orang Terkaya Majalah Forbes sehingga dia mengumumkan pemutusan hubungan dengan majalah tersebut. Pemutusan hubungan itu juga dilakukan oleh perusahaan sang pangeran,KingdomHoldingCompany (KHC). Hubunganitudiputuskanmelalui sepucuk surat dari Pangeran Alwaleed,ketuaKHC,kepadaSteve Forbes, ketua dan pemimpin redaksi Forbes, yang menuntut agar nama Pangeran Alwaleed dihapuskandaridaftar.Diamemberitahu Forbes bahwa para peja-

bat KHC tidak akan bekerjasama lagi dengan tim valuasi Forbes. PangeranAlwaleedmengambil langkah ini karena dia merasa dia tidakdapatlagiikutdalamsatuproses, karena terjadi pemutarbalikan yangmenghasilkanpenggunaandata yangtidakbenardantampaknyahal itudirancanguntukmempengaruhi parainvestordanberbagailembaga di Timur Tengah. Selamaenamtahunlalu,para pejabatKHC,yangbekerjadengan timForbes,telahmenemukanapa yang tampak sengaja dibiaskan dan ketidakkonsistenan dalam prosespenilaianForbes,termasuk, khususnya tahun ini: • Satu penolakan tiba-tiba

setelah enam tahun untuk menerimahargasahamsepertididaftar oleh Tadawul - pasar bursa Arab Saudi yang sepenuhnya diatur teknologi tinggi abad ke-21 yang merupakanpelayananperekonomian terbesar di Timur Tengah danmerupakananggotadariWorld Federation of Exchanges. •Satudugaanyangsamasekali tidak punya dukungan dan bias berdasarkan pada desas-desus bahwa manipulasi saham “adalah olahraga nasional” di Arab Saudi,di mana“tidak ada kasino.” • Penerapan standar yang berbeda dari bukti bagi individu dan organisasi yang berbeda sehingga penetapan standarnya

membingungkan yang tampaknya secara nyata dibiakan terhadapTimurTengah.Misalnya,nilai pasarlainnyamunculsepertibursa saham Mexico yang diterima sementara Tadawul tidak. Shadi Sanbar, pejabat KingdomHolding,menjelaskan,“Kami telahbekerjasangatterbukadengan timForbesselamabeberapatahun danmemilikibanyakkesempatan untuk menunjukkan masalah dengan metodologi yang mereka butuhkan untuk perbaikan. Namun, setelah beberapa tahun upaya kami untuk memperbaiki kesalahan hanya didengarkan saja, sehingga kami memutuskan bahwa Forbes tidak berniat me-

ningkatkan akurasi penilaian merekatentangkepemilikankami dan kami telah membuat keputusan untuk melanjutkan. “KHC menempatkan satu premium pada pelacakan nilai sebenarnya dari investasi kita dan itubertentangandengancarakami untuk membantu mempublikasi informasi keuangan yang kami tahutidakbenardantidakakurat.” KHCakanmeneruskankerjasamanya dengan tim penilaian Bloomberg Billionaires, yang dianggap Pangeran Alwaleed dapat menggunakan satu metode yang lebih akurat dalam mengkalkulasi keuangan perusahaan tersebut. (an/mujo)


Sport

A6

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

Sejarah Spesial PSG

PSG Vs Valencia 1-1 (Agregat 3-2) PSG (1-4-4-2): 30-Salvatore Sirigu; 26-Christophe Jallet (23-Gregory Van Der Wiel 27), 2-Thiago Silva, 13-Alex, 17-Maxwell; 20-Clement Chantome, 28-Thiago Motta (19-Kevin Gameiro 58), 14-Blaise Matuidi, 27-Javier Pastore; 29-Lucas (3-Mamadou Sakho 81), 11-Ezequiel Lavezzi Valencia (1-4-2-3-1): 13-Vicente Guaita; 14-Antonio Barragan, 18-Victor Ruiz, 22-Jeremy Mathieu, 3-Aly Cissokho; 21-Daniel Parejo, 6-David Albelda (10-Ever Banega 45); 8-Sofiane Feghouli (11-Pablo Piatti 64), 24-Tino Costa, 7-Jonas (16-Nelson Haedo Valdez 76); 9-Roberto Soldado Wasit: Milorad Mazic (Serbia)

PARIS (Waspada): Untuk pertama kalinya, Paris Saint-Germain (PSG) melaju ke perempatfinal Liga Champions setelah menanti selama 18 tahun. Sejarah spesial PSG itu didapat hasil menyingkirkan Valencia di Stadion Parc des Prince, Paris, Kamis (7/3). Kendati sanggup menahan tuan rumah PSG 1-1, Valencia tetap tersingkir di babak 16 Besar karena kalah agregat 2-3. Menit 55, El Che unggul lebih dulu lewat tendangan jarak jauh Jonas. Sayangnya, gol Ezequiel Lavezzi tepat 10 menit kemudian menggagalkan kemenangan tim tamu. “Suasana kamar ganti begitu sedih saat ini. Namun kami bermain baik dan meninggalkan lapangan dengan kepala tegak,” kata pelatih Valencia, Ernesto Valverde. Menurut Valverde, Valencia memang tak bermain seperti biasanya. Namun Los Che sempat merepotkan pertahanan tuan rumah. Valverde mengaku timnya mampu menghentikan serangan balik lawan di babak

AP

KESUKSESAN lolos ke perempatfinal Liga Champions dirayakan pemain PSG (biru) yang menang agregat atas Valencia di Parc des Princes Stadium, Paris, Kamis (7/3). pertama dan memiliki peluang di babak kedua. “Kami gagal mencetak gol di menit-menit akhir pertandingan karena kelelahan. Kami

tidak memiliki kecepatan,” lanjut pelatih berusia 49 tahun ini. Absennya Zlatan Ibrahimovic sempat membuat PSG kesulitan mencetak gol, belum lagi

David Beckham urung dimainkan pelatih Carlo Ancelotti. Kendati begitu, Beckham tetap mengungkapkan kekagumannya terhadap Liga Champions se-

TURIN, Italia (Waspada): Pelatih Juventus, Antonio Conte, tampak puas dengan performa yang ditunjukkan pemainnya saat mengandaskan perlawanan Glasgow Celtic 2-0 pada leg kedua 16 Besar Liga Champions di Juventus Arena, Kamis (7/3). Gol dari Alessandro Matri (foto) dan Fabio Quagliarella membuat agregat kemenangan Bianconeri menjadi 5-0. Kendati demikian, Conte lebih puas berkat performa lini depan timnya. Hampir di semua pertandingan, pelatih berusia 43 tahun itu selalu mengubah susunan skuad penyerangnya. Melawan Celtic, Conte mempercayakan Matri dan Quagliarella yang dinilai tampil tidak mengecewakan. “Saya terbiasa mencoba untuk mengganti para pemain depan dan mereka semua malah mencetak gol sekaligus memenangkan tim. Saya juga tidak melihat keduanya kesulitan bermain, di kala Sebastian Giovinco dan Mirko Vucinic tidak diturunkan,” ujar Conte. “Yang terpenting adalah

telah terakhir bermain saat AC Milan melawan Manchester United pada 2010. “Ketika Anda merasakan dan menjuarai Liga Champions,

Anda akan selalu merindukannya. Tak ada banyak pertandingan yang bisa menghasilkan atmosfer seperti ini,” kata Beckham. Uniknya, keberhasilan lolos ke babak delapan besar tidak begitu mendapat apresiasi dari Ancelotti. Sadar jika timnya masih belum berpengalaman di ajang Liga Champions. Pelatih asal Italia ini tidak muluk-muluk ketika ditanya mengenai peluang klub ibukota Prancis tersebut. “Sangat sulit untuk menjuarai Liga Champions. Itu bukan tujuan utama kami, tapi tujuan kami adalah melakukan yang terbaik. Dari awal banyak orang mengatakan kami tidak tahu apa yang kami lakukan di kompetisi ini. Tapi kami membuktikannya dengan menjadi juara grup dan sekarang berada di perempatfinal,” papar Ancelotti. (m33/bbc/uefa)

bahwa sang pemain di lapangan bermain untuk seluruh tim dan bukan untuk diri mereka sendiri,” lanjutnya. Juve memang lolos dengan agregat kemenangan 5-0. Sekilas kemenangan yang membawa Si Nyonya Tua kembali merasakan perempatfinal Liga Champions sejak tujuh tahun lalu begitu mudah, namun pendapat berbeda justru diungkapkan Alessandro Matri. “Malam ini kelihatannya saja mudah, namun sebenarnya tidak seperti itu. Jika kami kebobolan lebih dulu, segalanya bisa berakhir buruk. Kami menyerang di saat yang tepat,” kata Matri. “Gol adalah hadiah dari usaha kami. Saya sendiri mendedikasikan gol untuk keluarga saya, yang di saat-saat berat berada di dekat saya,” ungkap pemain berusia 28 tahun tersebut. (m33/uefa/sky) Juventus vs Glasgow Celtic 2-0 (Agregat 5-0) Juventus (1-3-5-2): 1-Gianluigi Buffon; 15-Andrea Barzagli, 39-Luca Marrone, 19-Leonardo Bonucci; 20-Simone Padoin, 23-Arturo Vidal (33-Mauricio Isla 66), 21-Andrea Pirlo (24-Emanuele Giaccherini 69), 6-Paul Pogba, 13-Federico Peluso (22-Kwadwo Asamoah 59); 27-Fabio Quagliarella, 32-Alessandro Matri Celtic (1-4-5-1): 1-Fraser Forster; 2-Adams Matthews (49-James Forrest 52), 6-Kelvin Wilson, 33-Baram Kayal, 3-Emilio Izaguirre; 15-Kris Commons (11-Lassad Nouioui 73), 67-Victor Wanyama (4-Eve Ambrose 46), 16-Joe Ledley, 21-Charlie Mulgrew, 9-Giorgios Samaras; 88-Gary Hooper Wasit: Firat Aydinus (Turki)

AP

Setan Merah Siap Lepas Rooney

AP

PELATIH Manchester United Sir Alex Ferguson (tengah) protes keputusan wasit saat melawan Real Madrid di leg kedua 16 Besar Liga Champions di Old Trafford, Rabu (6/3).

MU Terancam Sanksi UEFA LONDON (Waspada): Manchester United terancam mendapat sanksi dari Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) menyusul aksi mereka usai dikalahkan Real Madrid di leg kedua 16 Besar Liga Champions, Rabu (6/3). Sanksi kemungkinan dikenankan setelah Setan Merah tidak memenuhi kewajiban menghadiri jumpa pers. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan Pelatih Sir Alex Ferguson terhadap keputusan wasit Cuneyt Cakir (Turki) yang dianggap merugikan pihaknya. Seperti diketahui, MU terpaksa harus bermain dengan 10 pemain setelah Luis Nani terkena kartu merah di menit 56 saat MU unggul 1-0. Unggul jumlah pemain mampu dimaksimalkan Madrid untuk membalikkan keadaan dan menang 2-1. “UEFA telah membuka proses penyelidikan terhadap MU terkait kewajiban pelatih dan pemain mereka menemui media seusai laga. Kasus ini akan diputuskan oleh Badan Disiplin UEFA pada 21 Maret mendatang,” kata juru bicara UEFA, Kamis (7/3). Sementara itu, UEFA juga memberikan penilaian awal terkait keputusan wasit Cuneyt Cakir saat memimpin duel MU dan Madrid. Di mata UEFA, insiden kartu merah Cakir untuk Nani tidak dipermasalahkan. (m33/sky)

MANCHESTER, Inggris (Waspada): Kabar mengejutkan hadir dari raksasa Liga Premier, Manchester United. Klub yang dilatih Sir Alex Ferguson itu dikabarkan siap melepas salah satu striker andalannya, Wayne Rooney (foto). Seperti dilansir BBC, Kamis (7/3), Setan Merah akan membiarkan Rooney hengkang dari Old Trafford apabila ada klub yang berani meminangnya dengan mahar senilai 25 juta pounds atau sekira Rp363 miliar. Nominal tersebut merupakan setengah dari yang ditawarkan United pada jendela transfer musim lalu. Ketidakharmonisan hubungan antara Rooney dan Ferguson sudah menjadi rahasia umum. Sejak dua musim silam, striker berusia 27 tahun itu sejatinya ingin meninggalkan United. Namun Rooney me-

ngubah keputusannya dan memilih untuk bertahan. Kini, hubungan keduanya kembali dikabarkan mengalami keretakan. Hal itu terlihat kala Sir Alex tidak menurunkan Rooney sebagai starter kala melakoni laga krusial kontra Real Madrid pada leg kedua 16 Besar Liga Champions di Old Trafford, Rabu (6/3). Alhasil, keputusan pelatih asal Skotlandia itu membuat pemain dan ofisial tercengang. Pasalnya, sejak memutuskan bergabung dengan United dari Everton musim 2004 silam, Rooney menjadi pemain yang tak tergantikan. Tidak dapat dipungkiri bahwa sejak kedatangan mantan kapten Arsenal, Robin van Persie (RvP), peran Rooney sedikit tersisihkan. Ferguson lebih senang menduetkan RvP dengan Danny Welbeck. (m33/bbc)

zimbio

Nasabah BNI Pilih Skuad Indonesia 25 Juli Vs Chelsea JAKARTA (Waspada): Pemain terbaik tanah air yang akan memperkuat tim BNI Indonesia All Stars yang akan menghadapi Chelsea pada 25 Juli 2013 rencananya dipilih berdasarkan poling nasabah BNI 46. Ini merupakan persembahan BNI kepada seluruh pecinta sepakbola karena Chelsea bersedia mempercepat kedatangan ke Indonesia dari 2015 menjadi 2013. Wakil Presiden BNI 46, Felia Salim, mengatakan proses penetapan pemain sepenuhnya diserahkan kepada pilihan nasabah. “Seluruh nasabah BNI bisa

mengirimkan nama-nama pemain yang mereka anggap layak masuk tim untuk melawan Chelsea,” ujar Felia dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (7/3). Mekanismenya, nasabah harus menyampaikan informasi dasar tentang kepemilikan rekening di BNI 46 sebelum menyampaikan usul pemain tim BNI Indonesia All Stars. Dikatakan, satu nomor rekening hanya dapat digunakan untuk memasukkan nama pemain. Poling itu sendiri dibuka mulai Jumat (8/3) ini. Nantinya, BNI Indonesia All Stars akan berjumlah 23 orang dan ditangani pelatih Timnas,

Luis Manuel Blanco. Sekjen PSSI, Hadiyandra, menambahkan kedua pemain dari Indonesian Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) boleh masuk dalam tim. Sejumlah pemain Chelsea pun mengaku sudah tidak sabar datang ke Indonesia untuk menghadapi tim BNI Indonesia All Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 25 Juli mendatang. Kepastian keinginan John Terry cs disampaikan oleh Chief Executive Chelsea, Ron Gourlay. Dalam lawatan ke Indonesia nanti, pihaknya berjanji membawa pemain utama yang me-

rumput di Liga Premier. Namun demikain, Gourlay belum bisa memastikan Frank Lampard bakal ikut rombongan karena belum melakukan perpanjangan kontrak. “Kami belum bisa memberi keterangan secara detail mengenai dia (Frank Lampard). Tapi yang pasti pemain inti akan dibawa. Nanti juga ada dua atau tiga pemain baru. Mereka semua sudah tidak sabar untuk ke Indonesia,” kata Gourlay. Ditambahkan, pihaknya bakal membuka SSB Chelsea di Indonesia dan menggelar coaching clinic, dan jumpa fans. (yuslan)


Sport

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

A7

Kejutan Indonesia Berlanjut BIRMINGHAM, Inggris (Waspada): Setelah Lindaweni secara mengejutkan menumbangkan unggulan ketiga dari China, Wang Yihan, giliran ganda campuran melakukan hal serupa. Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati, melewati rintangan di babak kedua All England, Kamis (7/3). Hebatnya, pasangan Pelatnas ini menang 21-15, 21-17 atas unggulan ketiga Chan Peng Soon/Goh Liu Ying

(Malaysia). Dengan demikian, Fran/ Shendy meraih tiket perempatfinal turnamen bulutangkis tertua ini. Namun, laga berat menanti di babak delapan besar karena mereka bertemu unggu-

lan kelima China, Zhang Nan/ Zhao Yunlei. Zhang/Zhao sendiri lolos dengan mengalahkan pasangan Indonesia dari babak kualifikasi, Praveen Jordan/Vita Marissa. Sukses merebut kemenangan di babak pertama, kali ini Praveen/Vita kalah 11-21, 16-21. Selain mereka, ada unggulan ketujuh Muhammad Rijal/ Debby Susanto, Markis Kido/ Pia Zebadiah, dan Tontowi

Problem Catur Putih melangkah, mematikan lawannya dua langkah.

Jawaban di halaman A2. 8

7

6

5

4

3

2

1 A

B

C

D

E

F

G

H

WBC Sanksi Indonesia

ini, pihaknya tinggal menunggu SK dari Satlak Prima untuk penetapan jadwal Pelatnas. “Pelatnas akan menggunakan sistem promosi degradasi, sehingga seluruh atlet yang saat ini lolos Pelatnas harus tetap menjaga prestasinya agar tidak terdegradasi,” ujar Ibrahim yang juga Pelatih Timnas Hoki Indonesia. (m42)

Februari sampai batas waktu yang tidak ditentukan. “Ada sembilan federasi yang berafiliasi ke WBC dan Indonesia berada di bawah Oriental Pacific Boxing Federation atau OPBF, cukup banyak juga petinju kita yang bertengger di badan tinju dunia ini,” kata Chandru yang pernah menjadi pengurus harian KTI Pusat. Menurutnya, sanksi yang dijatuhkan WBC ke Indonesia ini adalah untuk kedua kalinya setelah pada 2005 silam menjatuhkan sanksi selama yang sama selama enam bulan. Hal tersebut sebagai akibat kasus serupa.

TTS TOPIK

MIMB AR JUMA T MIMBAR JUMAT

MENDATAR

Seleknas SEA Games 2013 tiarto, Imam Fahrudin, M Ardiansyah Lubis, dan Nanda Ibnasia Rahman. Mereka akan dipersiapkan memperkuat tim SEA Games 2013 di Myanmar. Kabid Binpres PP FHI yang juga Sekretaris Pengrov FHI Sumut, Drs Ibrahim MPd, Kamis (7/3), mengatakan para atlet akan menjalani Pelatnas 125% untuk putri dan 130% putra. Saat

Jorrit De Ruiter/Samantha Barning (Belanda) 21-12, 21-14. Di ganda putra, unggulan delapan Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan mengungguli Sheng Mu Lee/Chia Hsin Tsai (China Taipei) 23-21, 21-16. (m33/tsw)

JAKARTA (Waspada): DewanTinju Dunia (WBC) kembali menjatuhkan sanksi kepada Indonesia terkait insiden kematian petinju profesional di tanah air yang terjadi akhir-akhir ini. Menurut Perwakilan WBC di Indonesia, Chandru G Lalwani, Kamis (7/3), sanksi tersebut berupa larangan bagi petinju berperingkat di WBC bertanding di Indonesia. Sebaliknya, larangan itu juga berlaku bagi petinju Indonesia yang akan bertanding ke luar negeri baik diWBC maupun yang berafiliasi ke WBC. Sanksi ini ditetapkan sejak pertengahan

7 Atlet Hoki Sumut Lolos MEDAN (Waspada): Sejumlah tujuh atlet hoki Sumut, lima putra dan dua putri, lolos Seleksi Nasional (Seleknas) Federasi Hoki Indonesia (FHI) di Lapangan Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, 16-19 Februari lalu. Ketujuh atlet dimaksud adalah Titin Chairani Rangkuti (kiper), Nurhayati, Rahmad Ichsanto Atmaja (kiper), Budi Se-

Ahmad/Liliyana Natsir. Markis/Pia yang mengakhiri laju Shin Baek Choel/Jang Yean (Korsel) dengan sksr 21-11, 21-18, Tontowi/Liliyana menang atas Ki Jung Kim/Kyung Eun Jung (Korsel) 21-5, 21-11, dan Rijal/Debby mengalahkan

1. Nabi yang bertemu kembali dengan istrinya di Jabal Rahmah. 3. Nabi yang disebut meninggal di langit. 5. Nabi ke-3 yang disuruh membuat kapal agar selamat dari azab Allah. 7. Al———, surat Al Quran yang menyebut nabi Nuh berdakwah selama 1000 tahun kurang 50 tahun. 10. Dipotong sedikit pada saat berhaji. 11. Keyakinan yang sungguhsungguh (Arab populer). 14. Deret (diluruskan dalam shalat berjamaah). 16. Huruf ke-10 abjad Arab. 17. Ruang kecil tempat imam memimpin shalat berjamaah. 19. Al———, surat wajib dibaca dalam setiap rakaat shalat. 20. Juru dakwah; Orang yang mengumandangkan takbir dan tahmid dalam shalat berjamaah. 22. Sangat marah. 23. Tidak bermoral; Cabul. 24. Tawaf sebelum meninggalkan kota Makkah. 26. Huruf ke-2 abjad Arab. 27. Tempat wuquf jamaah haji. 29. Ampun (Arab): Mudah-mudahan Allah memberikan rahmat dan —— Nya kepada kita. 30. Neraka paling dalam dan panas.

Meskipun menjatuhkan sanksi, WBC kala itu memberi bantuan berupa kepelatihan untuk manajer dan pelatih tinju

di Indonesia. Chandru menambahkan sebenarnya sanksiWBC kepada Indonesia ini akan dijatuhkan pada November 2012

Sudoku

31. Nama anak nabi Adam, korban pembunuhan pertama di dunia.

MENURUN

1. Surat terakhir Al Quran. 2. Surat Al Quran yang menyebut nabi Khidir mengajari ilmu kesabaran kepada Musa a.s. 3. Tiga kali disebut Rasulullah sebelum ayah. 4. Iri hati; Dengki (tidak sama artinya dengan syirik). 5. Orang yang menjadi pilihan Allah untuk menerima wahyuNya. 6. Nama neraka yang membakar sampai ke hati. 8. Abu———, sahabat Rasulullah. 9. Orang yang menuntut kebenaran atau ilmu dengan sungguh-sungguh (Arab). 12. Al———, surat ke-8 Al Quran, artinya rampasan perang. 13. Permohonan ampun kepada Allah. 15. Pemimpin rombongan haji. 16. Bulan ke-3 tahun Hijriah; Bulan Maulid. 18. Bapak: ——Hurairah. 20. Kewajiban seseorang saat junub. 21. Jiwa orang yang meninggal; Roh. 25. Binatang luar biasa yang akan keluar dari perut bumi menjelang kiamat. 26. Abadi; Kekal. 28. Siksa Tuhan.

lalu, ketika berlangsung KonvensiWBC di Mexico, hanya saja batal dilakukan. (yuslan)

Isi kotak kosong dengan angka 1 sampai 9. Tidak boleh ada pengulangan angka mendatar, menurun, maupun di dalam kotak 3x3 bergaris tebal. Tingkat kesulitan: sangat sulit (*****), bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari 20 menit. Jawabannya lihat di halaman A2 kolom 1.

6 2

6 4 6

5

1 8

3 8 2

2

1 3

7

9

6 5 7

1 4

3

6 5 *****30


Sport Kobe Belum Menyerah

A8

WASPADA

Jumat 8 Maret 2013

zimbio

NEW ORLEANS, AS (Waspada): Seburuk apapun kondisi yang tengah melanda LA Lakers, Kobe Bryant (foto) belum menyerah. Dalam lanjutan kompetisi NBA, Kamis (7/3), Kobe menunjukkan Lakers tidak boleh putus asa saat melawan New Orleans Hornets. Dipimpin Kobe, Lakers melakoni comeback luar biasa. Tertinggal 25 poin dengan sisa enam menit, Kobe menjadi inspirator timnya untuk menundukkan Hornets 108-102. Dalam waktu tersisa, Kobe mencetak

13 dari total 42 poin kemasannya saat Lakers meraih 20 angka tak terbalaskan. Pertahanan solid yang ditunjukkan Lakers juga memaksa Hornets hanya mencetak sembilan poin sepanjang 10 menit

Hasil Kamis (7/3) GERNO DI LESMO, Italia (Waspada): Valentino Rossi (foto) sempat memiliki keinginan berlaga di Formula One (F1). Tapi, untuk saat ini Rossi sudah menutup kemungkinan berkarier di roda empat. Spekulasi Rossi akan berkarier di F1 memang sempat muncul beberapa waktu lalu. Diketahui, pebalap Yamaha itu sempat menjajal mobil Ferrari pada musim 2004 dan 2010. Ternyata, hobinya menjajal mobil Ferrari membuat sempat muncul keinginan merasakan atmosfer balapan di ajang F1. Bahkan, Ketua Tim Stefano

Domenicali sempat memiliki keinginan untuk memberikan satu kursi balapan kepada The Doctor. Tapi, Rossi menegaskan sudah tidak memiliki keinginan berkarier di F1. Kali ini, rider legendaris asal Italia itu akan menjadi pendukung setia tim Ferrari dan Fernando Alonso dalam perebutan gelar juara musim ini. “Sayangnya saya sudah selesai dengan F1. Saya sudah terlalu tua, “keretanya” sudah lewat. Tapi, saya akan tetap menjadi pendukung Ferrari dan Alonso. Saya juga akan ikut mendukung Kimi Raikkonen,”

ujar Rossi, Kamis (7/3). Musim ini, Rossi kembali pindah ke Yamaha setelah mengalami dua tahun yang buruk bersama Ducati. Nantinya, Rossi akan setim dengan juara dunia MotoGP 2010 dan 2012, Jorge Lorenzo. Bersama Yamaha, The Doctor sudah meraih enam gelar juara dunia MotoGP. Selain itu, Rossi juga menjadi juara dunia kelas 500cc (2001), 250cc (1999), dan 125cc (1997). Sekadar informasi, John Surtees merupakan satu-satunya pebalap yang pernah merasakan gelar juara di MotoGP dan F1. (m33/auto)

Cleveland Cavaliers vs Utah Jazz Brooklyn Nets vs Charlotte Bobcats Boston Celtics vs Indiana Pacers Atlanta Hawks vs Philadelphia 76ers Miami Heat vs Orlando Magic New York Knicks vs Detroit Pistons Memphis Grizzlies vs Portland T’blazers Minnesota T’wolves vs Washington Wizards LA Lakers vs New Orleans Hornets Dallas Mavericks vs Houston Rockets San Antonio Spurs vs Chicago Bulls Toronto Raptors vs Phoenix Suns Golden State Warriors vs Sacramento Kings LA Clippers vs Milwaukee Bucks

104-101 99-78 83-81 107-96 97-96 87-77 91-85 87-82 108-102 112-108 101-83 98-71 87-83 117-101

Perez Nyaman Di McLaren WOKING, Inggris (Waspada): Sergio Perez (foto) sudah merasa nyaman di McLaren yang atmosfernya ternyata agak berbeda dari yang diduga sebelumnya. Hal itu pun membuat Perez optimistis menatap musim 2013. Menatap musim ketiganya di ajang Formula One (F1) saat ini, Perez bakal membela McLaren menggantikan juara dunia 2008 yang hijrah ke Mercedes GP, Lewis Hamilton. Kini, Perez akan berpasangan dengan juara dunia 2009, Jenson Button. Pebalap yang mulai tampil di F1 pada musim 2011 dan selama dua musim membela Sau-

ber itu sudah menjalani serangkaian tes pramusim dengan McLaren. Dari tes itu, pebalap Mexico ini mendapati McLaren ternyata tidak“sedingin” bayangannya dan hubungan itu memberinya keyakinan mampu memenuhi ekspektasi prestasi. “Saya menikmati setiap hari yang saya lalui di pabrik bersama tim baru dan sangat menikmati hidup,” ungkap Perez, Kamis (7/3). “Pertama-tama saya sangat menikmati pekerjaan ini dan sangat termotivasi. Saya pikir jika kami terus melakukan hal yang sama, kami akan bisa mengejar hal-hal besar tahun ini.

Atmosfer di tim sangat bagus. Sungguh sangat menyenangkan, dan saya pun menikmati setiap harinya,” tambahnya. Hal itu turut membuat Perez menjalani pramusim dengan rasa puas. Alhasil, Perez terlihat amat siap menghadapi start musim 2013 pada GP Australia pada 17 Maret mendatang. “Yang terpenting adalah mengambil semua kesempatan yang Anda punya guna memaksimalkan kerja dengan tim dan itulah yang telah kami lakukan. Kami telah melakukan pekerjaan dengan sangat baik di pramusim ini,” tutup pebalap berusia 23 tahun itu. (m33/auto)

f1live

Vettel: Mercedes Kuda Hitam WOKING, Inggris (Waspada): Tiga kali juara dunia Formula One (F1), Sebastian Vettel (foto), menyebut Mercedes GP sebagai salah satu lawan kuat di musim depan setelah Nico Rosberg dan Lewis Hamilton tampil gemilang dalam tes pramusim di Barcelona pekan lalu. Hamilton menjadi pebalap tercepat pada hari ketiga, sementara hari terakhir pada Minggu (3/3) lalu giliran Nico Rosberg jadi penguasa. Vettel sendiri tidak pernah menjadi pebalap tercepat. Padahal, tes di Barcelona pada 28 Februari-3 Maret itu merupakan tes terakhir sebelum seri perdana di Australia, 17 Maret mendatang. “Akhirnya saya punya kesempatan untuk melihat performa tim lain. Rosberg dan Hamilton mencatat tes yang prima pada dua hari terakhir dengan mobil barunya. Itu menjadi petunjuk betapa bahayanya duet Mercedes nanti,” kata Vettel, Kamis (7/3). Meski demikian, juara dunia 2010, 2011, dan 2012 ini tetap optimis bisa mencatat hasil bagus di Sirkuit Albert Park, Melbourne. Alasannya, mobil Red Bull RB9 tak kalah kompetitif dari RB8 yang membawanya jadi juara dunia musim lalu. “RB9 sungguh kompeten, sehingga nyaman dikendarai. Kami belajar banyak selama tes musim dingin dan akan membawa pengetahuan baru ke Australia,” ujar pebalap berusia 25 tahun asal Jerman ini. “Secara keseluruhan, saya puas dengan tes pramusim. Tim melakukan tugasnya dengan baik terhadap mobil, sehingga membuat Mark (Webber) dan saya merasa nyaman,” pungkas Vettel. (m33/auto)

AP

Kuznetsova Sudah Lupa Cedera INDIAN WELLS, AS (Waspada): Setelah tanpa kesulitan melewati babak pertama, Svetlana Kuznetsova (foto) akan menghadapi unggulan ke-18 asal Serbia, Jelena Jankovic, di babak kedua Indian Wells 2013. Di babak pertama, Kamis (7/3), Kuznetsova mengalahkan Andrea Hlavackova (Republik Ceko) 6-3, 6-1 dalam waktu 71 menit. Padahal, petenis Rusia ini sempat absen selama enam bulan pada 2012 lalu gara-gara cedera lutut. “Senang bisa kembali. Ini yang terpenting,” kata jawara AS Terbuka 2004 dan Prancis Terbuka 2009 itu. Langkah Kuznetsova berhasil diikuti oleh petenis Italia, Francesca Schiavone. Juara Pemenang Prancis Terbuka 2010 itu melangkah ke babak kedua dengan mengalahkan rekan senegaranya, Flavia Pennetta 7-5, 6-1. Selanjutnya, Schiavone akan menghadapi unggulan kedua asal Rusia, Maria Sharapova. (m33/ap)

f1live

terakhir. Kemenangan ini menjadikan Lakers masih berpeluang merebut tiket playoff musim ini. Untuk sementara, Lakers tetap di posisi sembilan klasemen Wilayah Barat di bawah Houston Rockets yang kalah dari Dallas Mavericks 108-112. “Pertandingan seperti ini yang menguatkan hubungan antara kami dan pemain. Dan itulah apa yang dibutuhkan untuk ke playoff. Saat kita tertekan, yang paling penting adalah terus bersatu, bukannya muncul perpecahan,” ujar Kobe. Pada laga lain, Miami Heat sukses mempertahankan rekor tak terkalahkan menjadi 16 laga beruntun. LeBron James dan kawan-kawan menang tipis 9796 atas Orlando Magic. Sukses ini sekaligus menyamai rekor Lakers pada 1990/1991 silam. Rekor kemenangan terpanjang di NBA sendiri dicatat oleh Lakers dengan 33 kemenangan pada 1971/1972 silam. King James menjadi penyelamat dengan raihan 26 angka, termasuk layup penentu kemenangan saat laga tersisa 3,2 detik. Dwayne Wade ikut menyumbang 24 poin bagi Heat yang tetap kokoh di puncak klasemen Wilayah Timur. PemimpinWilayahBarat,San Antonio Spurs, juga mencatat kemenangan. Tampil di AT&T Center,Spursmenang101-83atas Chicago Bulls. (m33/ap)

AP


Medan Metropolitan

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

B1

Waspada/Rudi Arman

KASAT Res Narkoba Polresta Medan Kompol Dony Alexander (dua kanan) didampingi Kanit Idik II AKP Azuar memaparkan hasil operasi jajarannya yang menangkap tiga tersangka pengedar narkoba (pakaian tahanan) dengan barang bukti narkoba dan uang tunai, Rabu (6/3).

Polisi Tangkap Tiga Pengedar Narkoba 10 Kg Ganja Dan 30,78 Gram Sabu Disita MEDAN (Waspada): Meski disibukkan dengan pengamanan Pilgubsu, namun Sat Reserse Narkoba Polresta Medan berhasil menangkap tiga pengedar narkoba dalam penyergapan terpisah di Medan. “Terhitung sejak 28 Februari, polisi berhasil menyita barang bukti 10 kg ganja, 30,78 gram sabu, timbangan elektrik dan uang Rp1,5 juta,” kata Kasat

Reserse Narkoba Kompol Dony Alexander kepada Waspada di Medan, Rabu (6/3). Dony menjelaskan, tiga tersangka yang ditangkap yakni MRAB, 29, warga Jln. Rela/Beruntung Gang Bandung, Lingk. VII, Kel. Sidorejo, Medan Tembung; MP alias N, 45, warga Jln. Luku V, Kuala Bekala, Kec. Medan Johor dan RMS, 45, warga Jln. Turi, Timbang Deli, Kec. Medan Amplas. Tersangka MRAB ditangkap dari kediamannya pada 28

Februari 2013. Polisi berhasil menyita barang bukti 1,4 butir ekstasi; 0,6 gr sabu; timbangan elektrik, 129 plastik klip kosong dan uang tunai Rp1,5 juta. “Dari pengakuan tersangka, sabu tersebut diperoleh dari temannya berinisial A. Sedangkan pil ekstasi dari E (DPO) yang dibeli di Diskotek S,” kata Dony didampingi Kanit Idik II AKP Azuar, Setelah itu, polisi menangkap tersangka MP alias N dari rumahnya, Jumat (1/3). Dari

tersangka disita barang bukti satu tas berisi 16 bungkus ganja seberat 10 kg. “Berdasarkan pengakuan MP alias N, ganja itu diperoleh dari A (DPO),” kata Dony. Pada hari yang sama, polisi menangkap RMS di tempat kosnya Jln. Air Bersih Ujung, Kel. Sitirejo II, Kec. Medan Kota. “Dari tersangka RMS disita barang bukti sabu dalam 20 plastik klip seberat 30,78 gram, timbangan elektrik dan 70 plastik klip kosong,” jelas Dony.

Menurut pengakuan tersangka, sabu itu diperoleh dari S (DPO). “Rencananya sabu itu akan dijual oleh RMS, namun berhasil digagalkan personel Sat Res Narkoba Polresta Medan,” kata Dony. Dalam kasus ini, ketiga tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) Subs 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 dengan ancaman pidana mati, seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara serta denda maksimal Rp8 miliar. (m39)

Terdakwa Tolak Dibantarkan Jaksa Ke RS MEDAN (Waspada): Tidak dapat menunjukkan surat pembantaran dari majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, mantan Manager JW Marriot Alex Wihoho sebagai terdakwa kasus pidana yang ditahan di Rutan Tanjung Gusta, Rabu (6/ 3) pukul 18:00, menolak dijemput paksa oleh jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan untuk dibawa ke rumah sakit. Pihak Kejari Medan melakukan penjemputan paksa dengan mendesak agar Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Tanjung Gusta segera memberikan keleluasaan untuk membawa terdakwa dibantarkan ke Rumah Sakit Bina Kasih. Namun, terdakwa Alex Wihoho menolak untuk diban-

tarkan karena pihak kejaksaan tidak bisa menunjukkan surat pembantaran dari majelis hakim PN Medan. Kasipidum Kejari Medan Dwi Agus mengatakan, kedatangan mereka adalah untuk melindungi hak asasi terdakwa agar mendapatkan perawatan semestinya. Dalam hal ini, pihak kejaksaan telah berkoordinasi dengan majelis hakim. “Kita sudah mengubungi majelis hakim yang saat ini diketuai Dahlan, agar terdakwa dapat dibawa ke RS Bina Kasih sehingga mendapatkan perawatan semestinya,” katanya. Kata dia, pihak keluarga terdakwa melalui istrinya menolak pembantaran itu, karena

pihak kejaksaan tidak membawa surat bantaran dari majelis hakim. “Kondisi ini dilakukan mengingat sudah beberapa kali siding, terdakwa tidak dapat hadir karena kondisinya yang sakit sehingga tidak memungkinkan untuk melaksanakan sidang. Kita mengambil jalan alternatif agar terdakwa dapat dirawat selayaknya,” ujarnya. Menurut Dwi Agus, pihak kejaksaan siap menanggung biaya perobatan terdakwa selama dalam perawatan di RS Bina Kasih tersebut. “Jika ada penolakan seandainya terjadi apa-apa terhadap terdakwa hal itu diluar wewenang kita,” sebutnya. Sedangkan Kepala Rutan Tanjung Gusta Tony Nainggolan

menuturkan, dalam permasalahan tersebut, pihaknya hanya sebagai mediasi antara keluarga terdakwa dengan kejaksaan. “Ya, selama jaksa belum dapat menunjukkan surat bantaran dari majelis hakim kita menolak untuk mengeluarkan terdakwa, mengingat Alex Wihoho merupakan tahanan majelis hakim PN Medan,” tuturnya. Menurut Tony, pihaknya juga meminta kepada keluarga terdakwa melalui istrinya Yanti agar dapat membuat surat pernyataan, jika terjadi apa-apa terhadap suaminya hal itu diluar tanggungjawab Rutan. “Kita telah menyarankan bagaimana baiknya, namun hal itu terpulang terhadap keluarga terdakwa,” kata dia.

Sementara itu, istri terdakwa Yanti menyatakan kondisi penjemputan paksa yang dilakukan kejaksaan dapat memperburuk kondisi suaminya yang saat ini sedang dapat perawatan dokter Rutan. “Kita tidak mau ganti dokter yang memungkinkan dapat memperburuk kondisi bapak, dan jika pihak kejaksaan tetap memaksa kita juga minta agar dokter yang dihadirkan lebih netral atau dari luar seperti Jakarta atau Malaysia, sehingga hasilnya benar-benar sesuai kondisi Alex Wihoho,” ujarnya sembari mengatakan, karena tidak ada surat bantaran dari pihak majelis hakim PN Medan, maka jemput paksa yang dilakukan jaksa ditolak. (m38)

Pengedar 50 Gram Sabu Ditangkap MEDAN (Waspada): Polsek Medan Kota mengamankan tersangka pengedar sabu-sabu dari kawasan Jln. Sisingamangraja. Dari tersangka polisi mengamankan barang bukti 50 gram sabusabu yang dikemas dalam 8 bungkus plastik transparan kecil. Kapolsek Medan Kota Kompol P Hotman Sinaga kepada wartawan, Rabu (6/3) mengatakan, tersangka Zul, warga Jln. Sudirman, Tanjungbalai, ditangkap Kamis (21/2). “Saat ini dia masih dalam pemeriksaan untuk mengetahui asal narkoba tersebut, dan kemungkinan tersangka lainnya,” kata dia. Namun, tersangka Zul membantah sabusabu itu miliknya. Dia mengatakan, narkoba tersebut milik oknum polisi Briptu J, yang bertugas di Medan. Dia juga mengatakan, dibawa ke Polsek Medan Kota dan ditahan atas kepemilikan sabu-sabu dari laporan Briptu J yang sudah dikenalnya. “Kami ada persoalan jual beli sampan, dia (Briptu J) menjemput saya ke Tanjungbalai, minta izin ke istri dan orangtua saya mengajak ke Medan. Tapi sampai di Medan saya dijebak dengan tuduhan mengedar sabu-sabu,” ujar Zul mengaku bekerja sebagai nelayan. Menurut dia, dirinya dan Briptu J sudah saling kenal, bahkan dianggap saudara karena oknum polisi itu merupakan anak Tanjungbalai juga. Sebelum penangkapan, sekira tiga bulan lalu Briptu J memesan boat untuk temannya M Aris. Harganya Rp28 juta, tetapi masih dibayar Rp15 juta. Karena belum dilunasi, boat belum diserahkan Zul kepada M Aris. Pada Rabu (20/2), Briptu J datang bersama beberapa temannya ke Tanjungbalai mempertanyakan keberadaan boat tersebut. Oleh Zul, mereka dibawa memperlihatkan boat itu, tetapi kemudian boat disita oleh Briptu J. “Kami sempat makan siang, sampai kemudian saya dimasukkan ke dalam mobil dan dipukuli oleh temanteman Briptu J. Setelah itu dibawa ke Medan,” sebutnya. Sampai di Medan, Zul dibawa ke rumah kediaman Briptu J kawasan Padangbulan, kemudian sempat dibawa ke Hotel Delta Jln. Juanda dan apartemen di Jln. Listrik. Setelah

itu dia dibawa lagi ke arah Jln. Sisingamangaraja dan berhenti dekat dorsmeer pencucian mobil. Disitu, kata Zul, dirinya dipaksa mengaku memiliki sabu-sabu dengan ancaman akan dibunuh. Tidak berapa lama, Briptu J menelepon petugas Polsek Medan Kota kemudian membawanya ke Polsek dengan barang bukti sabu-sabu itu.Tetapi ketika ditanya apakah tersangka pernah mengkonsumsi sabu-sabu, dia menga-kuinya. “Pernah bang, tapi sudah lama tidak pakai lagi,” tuturnya sembari mengatakan, berani di tes urine. Terkait itu, Kapolsek Medan Kota Hotman P Sinaga mengatakan, tersangka boleh saja membantah. “Tugas penyidik memeriksa dan membuat berita acara pemeriksaan. Jika peristiwanyasepertiapayangdikatakantersangka,silahkan sampaikan saat di pengadilan,” ujarnya.(m27)

Waspada/gito ap

KAPOLSEK Medan Kota Kompol P Hotman Sinaga memperlihatkan barang bukti 50 gram sabu-sabu yang diamankan dari tersangka Zul, warga Tanjungbalai, Rabu (6/3) di Mapolsek Medan Kota.

Inalum Gelar Seminar Pengelolaan Sampah MEDAN (Waspada): PT. Inalum Kuala Tanjung menggelar seminar lingkungan terkait pengelolaan sampah yang dibuka Senior Manager Internal Control Nazaruddin Bariang di Aula PT.Inalum Tanjung Gading, Kab.Batubara, Rabu (6/3) Dalam seminar itu, PT Inalum mengundang dua pembicara yakni Dewi Budiati Teruna Jasa Said (Praktisi Lingkungan Sumut) dan Dr. Sri Wahyono, MSc (Peneliti BPPT Jakarta). Nazaruddin mengatakan, tujuan seminar ini untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran karyawan, masyarakat dan

pelajar tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah di lingkungan kerja dan tempat tinggal masing-masing. Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menghemat sumber daya alam dengan pola 3 R yakni Reduce, Reuse, Recycle. Sementara itu, narasumber dari BPPT Jakarta Dr. Sri Wahyono, MSc menjelaskan tentang pengelolaan sampah sebagai energy alternative (biomassa). Sedangkan sampah organik dijadikan kompos dan sampah plastik diolah jadi biji plastik sebagai bahan baku

peralatan plastik. Sedangkan Dewi Budiati Teruna Jasa Said menjelaskan, sampah merupakan produk massal dan harus ditangani secara massal. Dengan metode sederhana yakni tangan per tangan, dapur per dapur, maka masalah sampah dapat ditangani banyak orang. Salah satu yang digagas Dewi adalah pola penanganan tingkat rumah tangga yaitu Pilah, Tabung, Tanam. “Mengelola sampah itu mudah, asal tau triknya. Karena itu, sosialisasi yang dilakukan Inalum ini sangat penting agar karyawan

dapat mempraktikkannya dirumah lalu menularkannya ke masyarakat luas,” ujarnya. Metode yang diajarkan ke masyarakat juga tidak boleh rumit, namun tepat guna. Sampai hari ini, hanya sistem Pilah, Kumpul, Tanam inilah yang paling praktis, mudah dilakukan dan berbiaya murah, bahkan mendatangkan keuntungan bagi tanah. “Yang dibutuhkan untuk Sistem Pilah, Kumpul, Tanam ini sangat sederhana, berupa bor tanah untuk menanam sampah basah, dan kotak atau kantung sederhana untuk

mengumpulkan sampah kering bernilai jual yang disebut sebagai Bank Sampah rumah tangga. Dari beberapa ujicoba, sistem Pilah, Kumpul, Tanam ini mampu menekan volume sampah hingga 80 persen di setiap rumah tangga,” ujar Dewi. Sedangkan sampah kering yang mempunyai nilai ekonomis dapat dijual atau diberikan kepada pengumpul barang bekas. Seminar yang diikuti ratusan karyawan Inalum dan masyarakat Tj Gading ini, diakhiri dengan tanya jawab dan penyerahan bibit pohon kepada seluruh peserta.(m25)

Waspada/ist

DUA pembicara pada Seminar Pengelolaan Sampah yakni Dr Sri Wahyono Msc (peneliti BPPT Jakarta) dan Dewi Budiati Teruna Jasa Said (Praktisi Lingkungan Sumut) foto bersama dengan Senior Manager Internal Control PT Inalum Nazaruddin Bariang.


Medan Metropolitan

B2

SEORANG warga binaan menggunakan hak pilihnya di TPS 38 Lapas Kelas I Tanjunggusta Medan, Kamis (7/3).

rus, 18, ngontrak rumah di Jln. Saudara. Seharinya dia bekerja sebagai kernet KUPJ Sartika. Dia menggunakan C6 atas nama Jufriadi Lubis. Sedangkan seorang lagi Sahat Marbun, 28, warga Serdangbedagai, menggunakan C6 atas nama Johannes Sirait. Dari keterangan kedua orang itu, mengaku disuruh pemilik loket KUPJ Sartika. Untuk proses pemeriksaan, keduanya kemudian di boyong ke Kantor Panwaslu Kota Medan Jln. Sei Denai, Kec. Medan Baru. “Sampai sekarang keduanya masih diperiksa, masih di BAP,” ujar Henry. Kata dia, setelah keduanya selesai di BAP (berkas acara pemeriksaan), selanjutnya dise-

rahkan ke Gakkumdu di Polresta Medan. “Panwas sifatnya hanya meneruskan temuan pelanggaran pemilu. Setelah kita periksa diserahkan ke Gakkumdu,” tuturnya menyebutkan, Panwas juga telah memeriksa dua saksi yang mengetahui dan melakukan interupsi saat kejadian. Keduanya akan dikenakan Pasal 117 ayat 3 UU No. 32 Tahun 2004. Pasal itu menjelaskan, setiap orang yang sengaja pada pemungutan suara mengaku dirinya orang lain dan menggunakan hak pilih, maka hukumannya kurungan minimal 15 hari dan maksimal 60 hari dengan denda minimal Rp100 ribu dan maksimal Rp1 juta. Selain itu, di TPS 12 Jln. Sem-

purna, Medan Kota ada empat orang yang menggunakan C6 atas nama orang lain. Hanya saja ke empatnya sudah sempat mencoblos dan berhasil kabur saat hendak diamankan. Dari keterangan saksi-saksi di TPS itu, diketahuinya ke empat orang tersebut menggunakan C6 orang lain setelah keluar dari bilik suara. Ketika dipanggil, ke empatnya kabur. “Ini menjadi persoalan, tetapi tidak mungkin kotak suara di bongkar, dan juga tidak diketahui calon mana yang mereka coblos. Akhirnyasetelahberembuk,saksisaksi sepakat kotak suara tidak di bongkar dan empat kertas suara itu masuk dalam hitungan,” kata Henry Sitinjak.(m27)

Polisi Buron Pemilik 10 Kg Sabu Terancam Hukuman Mati

Waspada/gito ap

DUA pemilih yang menggunakan formulir C6 milik orang lain diamankan sebelum mencoblos di TPS 28 Jln. Saudara, Kel. Sudirejo I, Kec. Medan Kota, Kamis (7/3).

Yonif 121/MK Selesai Jalankan Operasi Pengamanan Perbatasan MEDAN (Waspada): 641 Personel Satgas Yonif 121/Macan Kumbang selesai menjalankan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan RI - Papua Nugini 2012. Upacara penyambutan langsung dipimpin Kasdam I/BB Brigjen TNI I Gede Sumertha di Dermaga Lantamal I/Belawan, Rabu (6/3). Brigjen TNI I Gede Sumertha saat membacakan amanat Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk F Paulus menyampaikan rasa syukur dan bangga sekaligus penghargaan komando kepada prajurit yang telah selesai melaksanakan tugas secara profesional menjaga integritas NKRI dari ancaman dan berbagai aksi yang mengganggu keamanan di wilayah perbatasan Papua. “Atas nama komando dan pribadi, Pangdam I/BB mengucapkan selamat datang kepada Satgas Yonif 121/MK. Terhitung mulai 5 Juli 2012, Satgas Yonif 121/MK diberangkatkan untuk penugasan Operasi Pengamanan Perbatasan dan telah melaksanakannya dengan baik,” katanya. Kata dia, dedikasi serta kontribusi positif telah diberikan dalam mewujudkan integritas NKRI di wilayah Papua, hal ini merupakan implementasi diri sebagai prajurit yang profesional dengan dilandasi jiwa Sapta Marga, Sumpah Prajurit serta pengamalan Delapan Wajib TNI. “Berbagai dinamika tugas mampu dihadapi dengan upayaupaya untuk berbuat yang terbaik, sehingga memperoleh keberhasilan di daerah operasi dengan predikat baik. Hal ini dilihat dari penilaian unsur pimpinan serta komponen terkait secara terukur dan obyektif,” tambahnya. Terkait beberapa penekanan untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas ke depan, Pangdam berpesan agar seluruh prajurit selalu bersyukur dan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.“Jangan terlalu larut dalam kegembiraan yang berlebihan, karena pada hakekatnya keberhasilan ini adalah suatu kehormatan untuk menjalankan tugas yang mulia.,” demikian Pangdam I/ BB. (h02)

MEDAN (Waspada): Sat Res Narkoba Polresta Medan bekerjasama dengan Poldasu dan Mabes Polri memburon warga Aceh pemilik 10 kg sabu-sabu yang diamankan dari tiga tersangka di Jln. Gatot Subroto Medan, Rabu (6/3). “Polresta, Poldasu dan Mabes Polri masih memburon warga Aceh pemilik 10 kg sabu tersebut,” kata Kasat Res Narkoba Kompol Dony Alexander diselasela pengamanan Pilgubsu bersama Kapolresta Medan Kombes Monang Situmorang SH, MSi, di KPU Medan Jln. Perintis Kemerdekaan, Kamis (7/3). Menurut Dony, saat ini pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap ketiga tersangka untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan sindikat narkoba internasional ini. “Ketiga tersangka masih menjalani pemeriksaan,” ujarnya. Kata dia, 10 kg sabu yang kemarin diamankan bersama tiga tersangka berasal dari Malaysia dan masuk ke Medan melalui pelabuhan gelap Tg. Balai dan Aceh. “Kemudian sabu dibawa ke Medan dengan cara jalan darat. Ini merupakan sindikat narkoba internasional dan terus kita ungkap jaringannya sampai menangkap bandarnya,” se-

butnya. Jadi, lanjut Dony, dengan diamankannya 10 kg sabu berarti pihak kepolisian menyelamatkan sedikitnya 85 ribu rakyat Indonesia dari bahaya narkoba. Hukuman Mati Ketika ditanya apakah ketiga tersangka yang diamankan ini bisa dihukum mati karena membawa 10 kg sabu senilai Rp10 miliar, Dony menjelaskan, ketiga tersangka terancam hukuman mati. “Dalam kasus ini, tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) Subss 112 (2) No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, seumur hidup, atau penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda maksimal Rp8 miliar,” tuturnya. Dijelaskan Dony, pihaknya tetap komit memberantas peredaran narkoba khususnya di wilayah hukum Polresta Medan. Karena bahaya narkoba ini cukup meresahkan para orangtua dan bisa merusak generasi muda bangsa. “Polisi berupaya terus melakukan koordinasi dengan tokoh agama, masyarakat, dan aparat desa agar memberitahukan atau berkoordinasi dengan kepolisian kalau melihat orang

Waspada/Rudi Arman

TAHANAN Polresta Medan saat menerima surat suara dari petugas TPS sebelum melakukan pencoblosan di Rutan Polresta Medan, Kamis (7/3).

Dua Pemilih Diamankan Anggota Panwaslu Kecamatan Medan Kota Henry Sitinjak kepada Waspada mengatakan, keduanya ditangkap sebelum sempat mencoblos. “Saat hendak mencoblos ada saksi yang interupsi karena tahu kedua orang itu bukan penduduk setempat. Keduanya langsung dihentikan dan diperiksa KTP nya. Dari situ diketahui keduanya bukan pemilih,” katanya. Pemilih yang diamankan bernama Boston Saritama Sito-

Jumat 8 Maret 2013

Waspada/Arianda Tanjung

Gunakan C6 Orang Lain

MEDAN (Waspada): Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Medan Kota mengamankan dua orang pemilih saat hendak mencoblos surat suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 28 Jln. Saudara, Kel. Sudireojo I, Medan Kota, Kamis (7/3). Dua orang itu diketahui menggunakan C6 milik orang lain untuk mencoblos surat suara.

WASPADA

baru pindah yang gerak-geriknya mencurigakan. Laporkan kepada pihak kepolisian setempat dan akan kita tindaklanjuti,” katanya. Pihak kepolisian berharap, dalam memerangi narkoba harus ada dukungan semua pihak terutama masyarakat harus melaporkan kepada pihak berwajib kalau di lingkungannya sudah beredar narkoba. Seperti diberitakan, polisi mengamankan 10 kg sabu asal Malaysia dari tiga sindikat narkoba internasional dalam penyergapan di Jalan Gatot Subroto Medan. Ketiga tersangka ZH, 30, M, 27, dan Z, 25, ketiganya warga Jln. Gagak Hitam, Perumahan Taman Permai Indah. Ketiga tersangka ditangkap Rabu sekira pukul 14:00, di Jln. Gatot Subroto Medan depan Toko Buah Berastagi. Saat dilakukan penggeledahan di mobil milik Z ditemukan dua plastik berisi sabu seberat 1,5 ons. Selanjutnya polisi mengembangkan ke rumah Z di Jln. Gagak Hitam Perumahan Taman Permai Indah, dan ditemukan 10 bungkus plastik berisi sabu seberat 10 kg dan 3 bungkus plastik berisi sabu 3 ons. Pengakuan Z, barang bukti sabu diperoleh dari temannya L (DPO). (m39)

Hanya 16 Tahanan Polresta Medan Coblos Pilgubsu MEDAN (Waspada): Dari 148 penghuni sel Rumah Tahanan Negara (Rutan) Polresta Medan, hanya 16 orang yang ikut mencoblos dalam Pilgubsu di Rutan Polresta Medan, Kamis (7/3). “Dari 148 tahanan hanya 16 orang yang ikut memilih dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara Periode 2013-2018,” kata Kanit Tahanan Dan Barang Bukti (Tahti) Polresta Medan Iptu S Nainggolan. Menurut dia, hal ini terjadi karena banyak keluarga tahanan yang tidak mengantarkan Formulir C6 milik para tahanan ke Mapolresta Medan, yang sebelumnya dikirim ke alamat para tahanan tersebut. Kata Nainggolan, sebelumnya pihak Tahti Polresta Medan telah memberikan pengumuman kepada para tahanan untuk memberitahu kepada keluarga agar mengantarkan Formulir C6 milik

para tahanan ke Mapolresta Medan. Pantauan wartawan, 16 tahanan yang ikut pencoblosan dimulai pukul 12:30 di Rutan Polresta Medan. Hal ini dilakukan saat petugas TPS 24 selesai melakukan pemungutan suara di kawasan Villa Jati Mas yang letaknya bersebelahan dengan Mapolresta Medan. Tahanan yang ikut mencoblos sebelum keluar dari sel tahanan, diberikan pakaian tahanan agar petugas jaga bisa memonitor para tahanan sekaligus membedakan dengan petugas TPS dan wartawan yang meliput. Setelah selesai pencobloskan, kotak suara yang terbuat dari kotak minuman mineral ini dibawa ke TPS 24 dan dihitung bersama pencoblosan lainnya sehingga wartawan tidak bisa mengetahui di Rutan Polresta Medan siapa yang unggul. (m39)

Rumah Kontrakan Terbakar MEDAN (Waspada): Gara-gara anak kecil bermain api, satu rumah kontrakan yang dihuni dua kepala keluarga di Jln. Permai Gang Selamat, Kel. Sidorame Timur, Kec. Medan Perjuangan, Kamis (7/3) sekira pk 10:00, musnah terbakar. Tidak ada korban jiwa namun kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Rumah yang terbakar itu masing-masing dihuni oleh Marwan Hasibuan, 26, dan istrinya Mariani Pohan, 26, serta Saleh Surbakti, 39, dan istrinya Herlina Ginting. Informasi yang diperoleh di lokasi kebakaran, saat kebakaran terjadi, penghuni rumah kontrakan Marwan Hasibuan dan istrinya Mariani Pohan sedang mencari nafkah di luar rumah, begitu juga halnya dengan Saleh Surbakti yang berprofesi sebagai penarik becak bermotor, sementara istri Surbakti bernama Herlina Ginting sedang pergi menuju tempat pemungutan suara (TPS). Di rumah tersebut, yang ada hanya anakanak Saleh Surbakti. Seorang warga menyebutkan, anak Surbakti bernama Halimah Surbakti berusia 9 tahun saat itu diketahui warga sedang bermain api dengan menggunakan korek api di dekat jerigen berisi minyak lampu di depan rumahnya. Diduga percikan api menyambar jerigen minyak lampu sehingga api terus menyambar

barang-barang yang ada di sekitarnya. Dalam tempo cepat, api terus berkobar sehingga menghanguskan barang-barang yang ada di dalam rumah tersebut, termasuk satu sepedamotor. Saat api berkobar, sempat terdengar suara ledakan keras yang diduga dari tabung kompor gas. Rayani Harahap, 41, warga setempat, kepada petugas Polsek Medan Timur menuturkan, dirinya melihat kobaran api dari balik pintu rumah dan selanjutnya mengambil korek api/ mancis yang berada di tangan Halimah Surbakti, sekaligus membawa Halimah dan adik-adiknya keluar dari rumah yang terbakar itu. Penghuni rumah Mariani Pohan menuturkan, saat kebakaran terjadi, dia dan suaminya sedang berjualan di Pasar Pagi Lorong Karto. “Saat aku sampai di rumah, kulihat rumahku sudah habis terbakar. Uang tabunganku Rp10 juta pun ikut terbakar,” tuturnya. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Timur AKP Ridwan D yang dikonfirmasi di lokasi kebakaran menjelaskan, hasil penyelidikan sementara, api berasal dari bagian depan rumah yang dihuni Saleh Surbakti, apalagi penghuni rumah juga berjualan minyak tanah di rumahnya. “Saksi-saksi akan segera diperiksa, termasuk kedua kepala keluarga penghuni rumah tersebut,” ujarnya. (h04)

Perlu Langkah Kongkrit Selamatkan Wanita Dari Pelaku Kejahatan MEDAN (Waspada): Karena dianggap lemah dan mudah panik, membuat kaum perempuan selalu menjadi korban kejahatan seperti perampokan. Di Medan, tidak sedikit wanita yang menjadi korban perampokan di jalan raya. Bahkan, beberapa di antaranya tewas karena berusaha mempertahankan barang berharga miliknya. Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba, SH, MM mengutarakan keprihatinannya kepada Waspada di Medan, Kamis (7/3), terkait banyaknya kaum perempuan yang menjadi korban kejahatan di jalan raya. “Karena dianggap lemah, maka para penjahat berpeluang menjadikan kaum perempuan

sebagai korbannya. Namun saya pikir, sasaran kejahatan itu tidak mengenal pria atau wanita,” kata Parlindungan. Menurut Parlindungan, aksi kejahatan terhadap masyarakat terutama kaum perempuan, tidak boleh dibiarkan berlarutlarut. “Ini harus menjadi perhatian kita, tidak hanya aparat kepolisian. Marilah kita memberi perhatian lebih kepada kaum perempuan,” ujarnya. Dalam hal ini, dibutuhkan langkah-langkah kongkrit guna melindungi para wanita dari berbagai tindak kejahatan. “Tokoh masyarakat dan pemuka agama perlu mengkampanyekan tentang perlindungan terhadap perempuan. Mereka harus terus didorong untuk

mengikuti berbagai kegiatan yang bersifat mencerdaskan lewat kelompok PKK sehingga mampu menghindari terhindar dari pelaku kejahatan,” katanya. Organisasi wanita menjadi salah satu solusi untuk mengatasi hal ini. “Bagi kaum ibu, PKK merupakan wadah berbagi informasi. Maka, dalam kegiatannya, PKK dapat menggalakkan penyuluhan tentang mencegah dan mengantisipasi aksi kejahatan,” imbuhnya. Sementara itu, Kriminolog Nursariani Simatupang, SH, MHum menambahkan, banyaknya pelaku kejahatan disebabkan krisis moral. “Selain itu, wanita dinilai lemah sehingga rentan menjadi korban kejahatan,” ujarnya. (h02)

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

SEJUMLAH warga memperhatikan kepulan asap sisa-sisa dari kobaran api yang membakar rumah kontrakan di Jln. Permai Gang Selamat, Kel. Sidorame Timur, Kec. Medan Perjuangan, Kamis (7/ 3) sekira pukul 10:00.


Medan Metropolitan

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

B3

Waspada/Rudi Arman

Jadwal Penerbangan Di Bandara Polonia No. Penerbangan Ke Flight

Pukul

Tiba Dari

Flight

GARUDA INDONESIA 1 Jakarta GA-181 2 Jakarta GA-183 3 Jakarta GA-185 4 Jakarta GA-187 5 Jakarta GA-189 6 Jakarta GA-191 7 Jakarta GA-193 8 Jakarta GA-147 9 Jakarta GA-195 10 Banda Aceh GA-142 11 Banda Aceh GA-14.6

05.20 08.45 10.30 11.55 14.10 15.55 17.55 18.45 19.55 09.45 14.50

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Banda Aceh Banda Aceh

GA-180 GA-182 GA-184 GA-186 GA-146 GA-188 GA-190 GA-192 GA-196 GA-143 GA-147

08.00 09.45 11.10 13.20 14.20 15.10 17.10 19.10 22.00 12.25 17.55

CITILINK 1 Jakarta 2 Jakarta 3 Jakarta 4 Batam 5 Batam

8.40 18.50 20.05 10.00 14.20

Jakarta Jakarta Jakarta Batam Batam

QG-830 QG-832 QG-834 QG -881 QG-883

08.05 09.05 09.35 13.15 17.55

QG-831 QG-833 QG-835 QG-880 QG-882

Pukul

AIR ASIA 1 Kuala Lumpur QZ-8050 06.05 2 Kuala Lumpur QZ- 8054 11.20 3 Kuala Lumpur AK- 1351 08.00 4 Kuala Lumpur AK-1355 17.25 5 Penang QZ-8072 10.40 6 Penang AK-5837 18.30 7 Kuala Lumpur AK-1357 21.25 8 Baangkook QZ-8084 17.00 9 Bandung QZ-7987 08.25 10 Surabaya QZ-7611 11.35 11 Bandung QZ-7981 17.10 12 Banda Aceh QZ-8022 11.00 13 Pekanbaru QZ-8028 07.00 Selasa, Kamis, Sabtu

Kuala Lumpur QZ-8051 Kuala Lumpur QZ-8055 Kuala Lumpur AK-1350 Kuala Lumpur AK-1354 Penang QZ-8073 Penang AK-5836 Kuala Lumpur AK-1356 Bangkok (2,4,6) QZ-8085 Bandung QZ-7986 Surabaya QZ-7610 Bandung QZ-7980 Banda Aceh QZ-8023 Pekanbaru QZ-8029 Selasa, Kamis, Sabtu

08.30 10.55 07.35 17.00 16.30 18.15 21.05 29.55 05.35 11.10 19.55 13.20 10.30

LION AIR 1 Jakarta 2 Jakarta 3 Jakarta 4 Jakarta 5 Jakarta 6 Jakarta 7 Jakarta 8. Jakarta 9 Jakarta 10 Jakarta 11 Jakarta 12 Jakarta 13 Jakarta 14 Penang 15 Penang 16 Jakarta 17 Jakarta 18 Jakarta 19 Jakarta 20 Jakarta 21 Surabaya 22 Surabaya 23 Banda Aceh 24 Jakarta

JT- 211 JT- 381 JT- 397 JT- 207 JT- 301 JT- 395 JT- 303 JT- 215 JT-201 JT- 387 JT-399 JT-383 JT-385 JT-1282 JT-1288 JT-205 JT-203 JT-219 JT-309 JT-209 JT-0970 JT-972 JT-396 JT-305

0545 06.45 07.50 08.40 10.00 11.00 11.50 12.25 12.50 13.50 15.20 15.50 17.00 08.05 13.35 2010 18.00 20.40 19.10 21.00 07.00 12.55 12.15 18.30

Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Penang Penang Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Jakarta Surabaya Surabaya Banda Aceh Jakarta

JT-380 JT-300 JT-394 JT-302 JT-214 JT-200 JT-204 JT-398 JT-382 JT-384 JT-202 JT-212 JT-396 JT-1283 JT-1289 JT-206 JT-208 JT-386 JT-308 JT-218 JT-971 JT-973 JT-397 JT-210

08.20 09.20 10.20 11.10 11.40 12.10 13.10 14.40 15.10 16.20 17.20 17.50 19.45 10.25 15.55 9.20 18.25. 21.05 22.20 23.20 12.15 16.00 07.05 07.20

MALAYSIA 1 Kuala Lumpur 2 Kuala Lumpur

MH-861 MH-865

09.40 15.45

Kuala Lumpur Kuala Lumpur

MH-860 MH-864

08.50 15.00

SILK AIR 1 Singapura 2 Singapura

MI-233 MI-237

08.40 20.35

Singapura Singapura

MI-232 MI-238

07.50 19.50

VALUAIR 1 Singapura (2.4,7) VF-282 2 Singapura (1,3,6) VF-284

11.45 17.55

Singapura (2.4.7) VF-281 Singapura (1,3,6) VF-283

11.05 17.15

SRIWIJAYA AIR 1 Jakarta 2 Jakarta 3 Batam 4 Pekanbaru 5 Pekanbaru 6 Banda Aceh 7 Penang 8 Padang

SJ-015 SJ-011 SJ-035 SJ-043 SJ-041 SJ-010 SJ-102 SJ-021

13.25 15.55 16.50 10.20 17.20 12.50 07.20 16.00

Jakarta Jakarta Batam Pekanbaru Pekanbaru Banda Aceh Penang Padang

SJ-010 SJ-016 SJ-034 SJ-042 SJ-040 SJ-011 SJ-103 SJ-020

11.00 16.20 14.55 11.50 15.45 14.20 09.50 14.10

FIRE FLY 1 Subang 2 Penang 3. Penang

FY -3413 FY- 3403 FY- 3407

14.35 10.55 18.20

Subang Penang Penang

FY-3412 FY-3402 FY-3406

14.05 10.35 17.55

07.30 11.45 18.50

Singapura Jakarta Jakarta

RI-862 RI-093 RI-097

08.00 12.00 19.30

MANDALA AIRLINE 1 Jakarta RI-092 2 Singapura RI-861 3. Jakarta RI-096

Jadwal Perjalanan Kereta Api No KA

Nama KA

U.2 Sri Bilah U.4 Sri Bilah U.6 Sri Bilah U.8 Sri Bilah U.1 Sri Bilah U.3 Sri Bilah U.5 Sri Bilah U.7 Sri Bilah U.10 Sri Bilah U.12 Sri Bilah U.9 Sri Bilah U.11 Sri Bilah U.14 Putri Deli U.16 Putri Deli U.18 Putri Deli U.13 Putri Deli U.15 Putri Deli U.17 Putri Deli U.22 Siantar Ekspres U.21 Siantar Ekspres PLB 7000 Sri Lelawangsa PLB 7002 Sri Lelawangsa PLB 7004 Sri Lelawangsa PLB 7008 Sri Lelawangsa PLB 7010 Sri Lelawangsa PLB 7012 Sri Lelawangsa PLB 7001 Sri Lelawangsa PLB 7003 Sri Lelawangsa PLB 700 Sri Lelawangsa PLB 7009 Sri Lelawangsa PLB 7011 Sri Lelawangsa PLB 7012 Sri Lelawangsa

Kelas

Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Eks/Bisnis Bisnis Bisnis Bisnis Bisnis Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi Ekonomi

Dari

Tujuan

Berangkat Datang

Medan Medan Medan Medan Rantau Prapat Rantau Prapat Rantau Prapat Rantau Prapat Medan Medan Binjai Binjai Medan Medan Medan Tanjung Balai Tanjung Balai Tanjung Balai Medan Siantar Medan Medan Medan Medan Medan Medan Tebing Tinggi Binjai Binjai Binjai Binjai Binjai

Rantau Prapat Rantau Prapat Rantau Prapat Rantau Prapat Medan Medan Medan Medan Binjai Binjai Medan Medan Tanjung Balai Tanjung Balai Tanjung Balai Medan Medan Medan Siantar Medan Tebing Tinggi Binjai Binjai Binjai Binjai Binjai Medan Medan Medan Medan Medan Medan

08.00 10.30 15.00 22.50 08.05 14.35 16.55 23.25 04.50 20.15 09.20 21.40 06.50 12.50 17.10 07.15 11.55 19.25 11.25 07.00 18.00 07.30 05.00 09.50 12.15 14.40 05.20 08.55 06.30 11.00 13.30 15.50

13.16 15.31 20.18 03.34 13.12 19.49 21.50 04.21 05.42 21.07 10.12 22.32 11.17 17.27 22.15 11.54 16.28 22.47 14.50 10.45 20.04 08.22 05.52 10.42 13.07 15.32 07.22 09.47 07.22 11.52 14.22 16.42

�Informasi��Pemesanan��-Stasiun���KA��Medan��(061)�4514114,��-Stasiun��KA���R.�Prapat�(0624)�21617.

KAPOLRESTA Medan Kombes Monang Situmorang, SH, MSi (empat kanan) bersama Dandim 0201/BS Letkol Inf Hendriyadi (tiga kanan) dan Kasat Reserse Narkoba Kompol Dony Alexander (lima kanan) selaku Komandan Pasukan Cadangan meninjau personel gabungan yang melakukan pengamanan Pilgubsu di KPU Sumut Jln. Perintis Kemerdekaan, Kamis (7/3). Kapolresta Medan mengatakan, pelaksanaan Pilgubsu di wilayah hukumnya berlangsung aman dan lancar.

Surat Suara Ditempel Gambar Monyet MEDAN (Waspada): Puluhan warga yang menyaksikan jalannya proses penghitungan surat suara di TPS 16 Jln. Pelita IV, Lingk. VIII, Kel. Sidorame Barat II, Kec. Medan Perjuangan, Kamis (7/3), mendadak heboh. Pasalnya, petugas KPPS serta para saksi menemukan selembar surat suara yang ditempel gambar monyet, menutupi gambar salah satu pasangan cagubsu/cawagubsu. Ketua KPPS Erni Yulizar kepada wartawan mengaku terkejut begitu melihat ada surat suara yang ditempel gambar binatang pada gambar salah satu cagubsu. “Kita tidak tahu pemilih membawa gambar itu,” ujarnya. Menurut dia, surat suara itu dianggap batal. Pasalnya, gambar monyet tersebut menutupi gambar pasangan salah satu cagubsu. “Kotak suara itu dianggap batal karena ada tempelan gambar monyet,” sebutnya. Pantauan Waspada di lapangan, puluhan warga berdatangan ke TPS 16 guna melihat gambar tersebut. Minim Sementara itu, jumlah pasien rawat inap di rumah sakit dan anggota keluarganya yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), minim menggunakan hak suaranya. Seperti di RSU Dr. Pirngadi Medan, esti-

masi yang memiliki hak suara berkisar 344 orang, namun yang menggunakan hak pilih dengan membawa surat C6/A8 berjumlah 52 orang. Sedangkan di RSUP H. Adam Malik, estimasi pemilih berkisar 500 orang, namun yang menggunakan hak suaranya hanya 14 orang. “Ada 52 pasien dan keluarga pasien yang menggunakan hak pilihnya dalam Pilgubsu ini. Petugas TPS 1 Kel. Perintis, Medan Timur langsung datang ke ruangan-ruangan. Kita yang mendampingi petugas ke ruangan, karena kita yang mendata pasien di ruangan mana yang mau memilih, biar lebih efektif,” kata Humas RSU Dr. Pirngadi Medan Edison Perangin-angin, Kamis (7/3). Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Medan Timur OK Rizki Amrustian mengatakan, TPS keliling dimulai pukul 11:30, khusus di RSU Dr. Pirngadi ada penambahan waktu. “Tadi kita sudah sepakati dengan saksi akan ada penambahan waktu untuk pasien yang mau mencoblos di RSU Dr. Pirngadi, karena kita harus jalan menjumpai pasien satu per satu,” katanya. Salah seorang pasien Joni, 38, warga L. Pakam mengaku tidak memilih karena hanya fokus kepada penyakitnya. “Saya yang paling penting kesembuhan saya. Siapapun yang menang,

tidak masalah. Semua visi misinya membangun Sumut,” terangnya. Lain halnya dengan Sofyan Effendi, 67, warga Helvetia Medan. Meski kondisinya tidak memungkinkan untuk mem-

berikan hak suara akibat stroke yang dideritanya, namun Sofyan tetap mencoblos di TPS keliling RSU Dr. Pirngadi. “Udah ada niat untuk memilih, semua demi kemajuan Sumut. Harapannya, agar gu-

mengambil laptop dan chargernya, namun tiba-tiba alarm mobil tersebut berbunyi sehingga korban keluar dari rumahnya. Melihat kedua pelaku beraksi, spontan korban berteriak maling dan mengejar pelaku. Kedua pelaku akhirnya ditangkap warga dan dipukuli hingga babak belur. Personel Polsek Medan Timur yang melaksanakan tugas pengamanan Pilgubsu di kantor Pulo Brayan Darat I langsung mengamankan kedua tersangka dari amuk warga dan menjebloskannya ke dalam sel Polsek Medan Timur. Kanit Reskrim Polsek Medan Timur AKP Ridwan, Kamis (7/3) menjelaskan, sebelum beraksi, kedua pelaku keliling Kota Medan untuk mencari mangsanya. Saat melintas di Jln. Gunung Krakatau, keduanya melihat mobil Innova berada di pinggir jalan dan langsung

Waspada/Arianda Tanjung

memecahkan kaca depan mobil tersebut. “Kedua pelaku masih dalam pemeriksaan di ruang penyidik,” sebutnya. Curanmor Di tempat terpisah, dua pencuri sepedamotor berinisial Al, 25, warga Jln. Letda Sujono Gang Amal Ujung, Kel. Bandar Selamat, dan Jun, 23, warga Jln. Letda Sudjono Gang Bersama, Kel. Bandar Selamat, Kec. MedanTembung, dihajar massa karena dipergoki hendak melarikan sepedamotorVario BK 2365 IH milik Upik, 35, warga Jln. Bromo Ujung, Kec. Medan Denai, Kamis(7/3)sekirapukul08:00Wib. Sebelumnya kedua tersangka yang mengendarai sepedamotor Revo melintas di Jln. Bromo melihat sepedamotor Vario milik korban sedang diparkirkan di teras depan rumah korban. Dengan berpura-pura menumpang tanya, tersangka Al

berjalan menuju rumah korban. Setelah melihat situasi rumah korban sepi, tersangka Al mendorong sepedamotor itu ke luar dari halaman rumah, namun dipergoki korban yang keluar dari rumahnya. Korban spontan berteriak maling. Sejumlah warga yang hendak pergi ke TPS untuk mencoblos langsung mengepung kedua pelaku curanmor tersebut. Keduanya ditangkap dan dihajar hingga babak belur. Petugas kepolisian yang hendak mengawasi TPS yang berada di sekitar lokasi langsung mengamankannya dan memboyongnyakePolsekMedanArea. Kapolsek Medan Area Kompol Rama Samtama Putra saat dikonfirmasi mengatakan, kedua pelaku telah diamankan dan masihdalamprosespemeriksaan. “Keduanya telah kita amankan bersamabarangbuktisepedamotor korban,” ujarnya. (h04)

Penelitian Dokter Minim Publikasi MEDAN (Waspada): Publikasi hasil penelitian bidang medis dinilai masih minim. Padahal, telah banyak hasil penelitian bagus yang bisa dipublikasikan ke media untuk menambah pengetahuan masyarakat. Ketua Departemen Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Prof dr Munar Lubis SpA (K) menyatakan, selama ini penelitian-penelitian yang bagus dari praktisi medis, baik dokter maupun pengajar ilmu kesehatan jarang terpublikasi. Masyarakat jadi tidak tahu tentang hasil penelitian tersebut, sehingga sering lambat untuk melakukan pencegahan efektif terhadap suatu penyakit yang

diderita anak. “Seperti tentang penyebaran penyakit Malaria di Madina dan Kabanjahe, atau mengenai cacing yang berbahaya. Publikasi yang dilakukan untuk hasil penelitian ini tidak ada,” ujarnya disela kegiatan Medical Writing Workshop di Santika Dyandra Hotel Medan, Sabtu (2/3). Menurut Munar Lubis, publikasi tentang hasil penelitian lebih banyak dilakukan oleh majalah dan media-media nasional. Ini terjadi karena kurangnya pemahaman praktisi medis dalam membuat suatu tulisan ilmiah yang dapat dimuat dalam suatu media lokal. Penyebabnya, banyak praktisi medis yang memiliki hasil penelitian tidak mengeta-

keliling Kelurahan Kemenangan Tani. “Dari 14 yang memilih, suara cagub dan cawagub No. 4 sebanyak 5 suara, No. 1 sebanyak 3 suara, No. 2 sebanyak 3 suara,” demikian Mislan.(h04/ h02)

SEORANG pasien RSU Dr. Pirngadi menggunakan hak pilihnya di TPS keliling rumah sakit tersebut, Kamis (7/3).

Pencuri Laptop Dihajar Massa MEDAN (Waspada): Dua pencuri dihajar massa setelah kepergok mengambil laptop dari dalam mobil parkir di Jln. Gunung Krakatau Medan, Rabu (6/3) sekira pukul 22:00. Kedua tersangka berinisial TP, 34, warga Jln. Bromo Gang Kurnia, Kec. Medan Area, dan MYS, 29, warga Jln. Pelita I, Kel. Sidorame Barat I, Kec. Medan Perjuangan, meringkuk dalam sel Polsek Medan Timur. Informasi yang diperoleh di kepolisian, pada malam itu, korban Hendrino, 31, warga Jln. Gunung Krakatau, memarkirkan mobil Innovanya di depan rumah, selanjutnya korban masuk ke rumahnya. Tak berapa lama kemudian, datang kedua tersangka yang mengendarai sepedamotor Mio BK 6424 ABL berhenti disamping mobil korban dan langsung memecahkan kaca depan mobil tersebut. Kedua pelaku langsung

bernur terpilih, memperbanyak program kesehatan, karena saya sering sakit,” imbuhnya. Sementara itu, Kabag Umum RSUP HAM Mislan mengatakan, ada 14 pasien yang memilih melalui TPS

hui syarat dan cara mempublikasi hasil penelitian tersebut. Padahal, semakin banyak hasil penelitian yang dipublikasi akan bisa menyelesaikan dan membantupemerintahdalammenyelesaikan masalah satu penyakit. Se d a n g k a n , Na t i o n a l Medical Affairs Managers Nutricia Indonesia Fund (NIF) Sarah Angelique mengungkapkan survei dari Science Direct Elsevier menunjukkan pada tahun 1996 output riset Indonesia dalam bentuk publikasi ilmiah sekitar 500 publikasi. Hingga tahun 2007, jumlah penelitin yang dilakukan masih kurang dari 1.000 publikasi. “Sementara Thailand sudah berhasil mempublikasikan karya ilmiahnya lebih dari 1.000

publikasi di tahun 1996. Hasil penelitian yang dipublikasi hingga tahun 2007 sudah lebih dari 5.500 publikasi. Begitu juga dengan Malaysia yang pada tahun 2007, penelitiannya sudah lebih dari 3.500 publikasi,” tuturnya dalam kegiatan yang diikuti sekitar 50 dokter spesialis anak di Sumut ini. Melihat kurangnya jumlah publikasi hasil penelitian Indonesia ini, sambungnya, NIF bekerjasama dengan beberapa Fakultas Kedokteran Universitas di Indonesia (UI) untuk mengadakan workshop Medical Writing. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenagamedis,tenagapenelitianmedis serta staf akademis medis. (h02)

Kios Penampungan Pedagang Pasar Lalang Terlantar MEDAN (Waspada): Pengerjaan kios penampungan 732 pedagang Pasar Kampung Lalang senilai Rp1,4 miliar bersumber dari dana APBD 2012 di Jln. Kelambir V Helvetia terbengkalai dan berhenti, sehingga meresahkan pedagang dan pemakai jalan yang melintasi di kawasan tersebut. Pantauan Waspada, Kamis (28/2), pembangunan kios penampungan yang dikerjakan CV KCP dimulai pada bulan Oktober 2012 itu, saat ini tidak jelas dan seperti dibiarkan terlantar oleh pihak pemborong sehingga membuat suasana terkesan kumuh dan jorok. Begitu juga kondisi bangunan asal jadi dengan material tidak sesuai bestek dan kayu yang dipergunakan dari batang kelapa. “Situasi ini diperparah dengan kondisi jalan yang selalu mengundang kemacatan lalulintas karena jalan menjadi sempit dan padat,” ujar Ibu bermarga Pasaribu, warga Kampung Lalang, yang setiap hari melintasi kawasan itu. Dia yang mengaku karyawati salah satu perusahaan swasta di Medan menyebutkan, melihat besarnya dana APBD sejumlah Rp1,4 miliar sangat tidak sebanding dengan pengeluaran fisik bangunan yang berdiri saat ini. “Kita minta pihak Kejatisu melakukan pengawasan dan pihak terkait lainnya melakukan tindakan tegas terhadap pemborong yang menangani pembangunan itu,” sebutnya. Hal senada juga diungkapkan seorang pedagangan sembako di Pasar Kampung Lalang marga Sihombing. Menurutnya, terhentinya pembangunan itu mengakibatkan transaksi jualbeli menjadi berkurang disebabkan pengunjung enggan datang berbelanja karena kumuh dan sumpeknya sekitar lokasi pasar tersebut. Tidak itu saja, lanjut Sihombing, pedagang yang datang membawa barang dagangan ke pasar menjadi terhambat dan kesulitan, sehingga pengeluaran menjadi semakin besar dan bertambah. “Kita minta Wali Kota Medan turun tangan dan secepatnya pembangunan kios penampungan diselesaikan agar tidak menimbulkan kemacatan di kota Medan,” ujarnya. Dia mengaku, hal itu pernah dipertanyakan kepada PD Pasar Medan tetapi mendapat jawaban pembangunan dan pengerjaan kios penampungan tidak melibatkan perusahaan daerah tersebut. Ketika hal itu dikonfirmasikan kepada pihak CV Karya Cipta Perkasa tidak berhasil. Pemborong yang memasang plang nama proyek pembangunan pasar sebesar Rp1,4 miliar itu tidak berada di tempat. “Pemborongnya dan pekerjanya sudah tidak ada lagi sehingga menimbulkan kemacatan lalulintas dan keresahan kepada masyarakat dan pedagang,” tutur seorang pemilik toko di lokasi tersebut. Secara terpisah, Kapolsek Sunggal Kompol M Luther Dachi SSos, SH melalui Kanit Reskrim Iptu Bambang Gunadi Hutabarat SH, MH mengatakan, pihaknya telah mengamankan puluhan batang kayu yang diduga dari bangunan kios penampungan Pasar Kampung Lalang, tidak jauh dari lokasi bangunan kios penampungan dan diduga dicuri orang tidak bertanggungjawab. “Tetapi sampai saat ini pihak yang dirugikan belum ada membuat laporan pengaduan terkait keberadaan puluhan batang kayu yang kita amankan itu,” kata Bambang. (m36)


B4

WASPADA, Jumat 8 Maret 2013

Olimpiade Nahwu Dan Shorof Bangkitkan Tradisi Ulama Al Washliyah MEDAN (Waspada): Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah (FAI Univa) Medan membangkitkan kembali tradisi ulama Al Washliyah yang menjadi syiar kejayaan masa lalu yakni tradisi keilmuan dengan membaca kitab-kitab turas, acara olimpiade Nahwu dan shorof merupakan salah satu bukti hal tersebut. Demikian dikatakan Ketua PW Al Washliyah Sumatera Utara Drs H Hasbullah Hadi SH, MKn, ketika menutup acara Olimpiade Nahwu Dan Shorof dihadapan tokoh Al Washliyah, panitia, pembimbing, dan 400

peserta olimpiade, Minggu (3/3). Hasbullah Hadi minta kepada para peserta jangan sedih kalau tidak menang. “Keikutsertaan kalian merupakan kebanggan AlWashliyah karena menjadi bagian untuk membangkitkan semangat mengkaji pemikiran para ulama, bersumber dari kita aslinya dengan penguasaan nahwu dan shorof,” ujarnya. Sementara itu, Rektor Univa Medan diwakili Wakil Rektor I Dr Ir HM Idris MP menyatakan menyambut gembira kehadiran para peserta olimpade dan menunggu kedatangan para peserta untuk masuk ke Univa Me-

dan, baik di Fakultas Agama Islam, Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, maupun Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Sedangkan Dekan Fakultas Agama Islam Dra Hasnil Aida MA mengatakan, Fakultas Agama Islam Univa Medan dengan mottonya “sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain” akan terus berpacu melakukan berbagai kegiatan fositif, salah satunya Olimpiade Nahwu dan Shorof. “Bagi seluruh peserta bila melanjutkan ke Fakultas Agama Islam akan dite-

rima tanpa mengikuti ujian,” sebutnya. Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia Drs Sutrisno SH, mengucapkan terima kasih atas terlaksananya acara tersebut. “Mudah-mudahan acara ini menjadi wadah silaturahim Univa Medan dengan seluruh, MAN, MAS, MAS Al Washliyah maupun pesantren di Sumatera Utara,” tuturnya. Menurut Sutrisno, Olimpiade Nahwu dan Shorof FAI Univa Medan tahun 2013 diikuti 23 utusan antara lain Madrasah Aliyah Al Washliyah Ismailiyah, Madrasah Aliyah Darul Anwar

Sei Apung Tj Balai, Madrasah Aliyah Muallimin Univa, Madrasah Aliyah AlWashliyah Pematang Guntung, Madrasah Aliyah Swasta Plus Al Ulum Medan, Madrasah Aliyah Al Washliyah 12 Perbaungan, Madrasah Aliyah Al Washliyah Galang, Madrasah Aliyah Proyek Univa. Madrasah Aliyah Ponpes Al Husna, Madrasah Aliyah Islamic Centre, Madrasah Aliyah Negeri Tebing Tinggi, Madrasah Aliyah Negeri Tanjung Morawa, Madrasah Aliyah Ponpes Al Manar, Madrasah Aliyah Al Washliyah 22 Tembung, Pondok Pesantren Al Qomariah Galang, Madrasah

Aliyah Pondok Pesantren Muhammad Saman Sunggal, Madrsah Aliyah Nurul Ittihadiyah Lubuk Pakam, Madrasah Aliyah Negeri Binjai, Madrasah Aliyah Negeri 3 Medan, Madrasah Aliyah Al Washliyah Tebing Tinggi, Madrasah Aliyah Swasta Miftahussalam, Madrsah Aliyah Negeri 2 Model Medan, dan Madrasah Aliyah Swasta Darul Muhsinin Janji Labuhan Batu. “Adapun sebagai juara satu Olimpiade Nahwu dan Shorof tahun 2013 diraih oleh Ihyaurrahmi siswi MAS Muallimin Univa Medan,” ujar Sutrisno . (cwan)

Waspada/Ist

WAKIL Rektor IV Univa Medan H Sultoni Trikusuma MA, foto bersama tokoh Al Washliyah, Dekan FAI, Ketua Panitia, Dosen, serta para pemenang Olimpiade Nahwu dan Shorof.


Sumatera Utara

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

B5

WN Jepang Hilang Di Gunung Sibayak KARO (Waspada): Warga Negara (WNA) asal Jepang, Yamada, 39, dinyatakan hilang di hutan Gunung Sibayak, Kec. Merdeka, Kab. Karo. Hingga hingga Kamis (7/3) malam, belum ditemukan. Korban hilang saat mendaki Gunung Sibayak seorang diri, tanpa ditemani pemadu sejak Rabu (6/3). Dia menginap di salahsatu hotel berbintang di

kota wisata Berastagi. “Memang benar ada salah satu turis mancanegar asal Jepang, bernamaYamada hilang di Gunung Sibayak. Dia pergi

seorang diri tanpa ditemani pemandu wisata ke Gunung Sibayak sejak Rabu siang, dan menginap di hotel Sibayak pada Selasa kemarin,” terang Waka Polres T. Karo Kompol, D. Aruan didampinggi Kasat Lantas, AKP Radu mengatakan kepada Waspada Kamis (7/3) di PolresT. Karo. Pantauan Waspada yang ikut terjun langsung mendaki

Gunung Sibayak, dituntun langsung Kepala Tim SAR dari PolresT. Karo, AIPTU Zulkifli mengatakan,anggotayangterdiridari 11 Tim SAR, dan satu dari unit Ident Polres T. Karo, terbagi dua tim. Masing-masing terdiri dari enam orang, yang berpencar mencari WNA yang hilang itu. Data dihimpun Waspada, selain WN asal Jepang yang

hilang di Gunung Sibayak, ada juga warga asal Perancis, namun sampai saat ini belum dipastikan apakah turis mancanegara yang menginap di Desa Jaranguda, Kec. Simpang Empat itu melakukan pendakian atau tidak ke Gunung Sibayak. Tim SAR Polres T. Karo dan Tim Basarnas akan melanjutkan pencarian Jumat (8/3). (c19)

ESJA Unggul Sementara Di Taput, Tobasa, Karo TARUTUNG (Waspada): Hasil penghitungan sementara untuk Pilgubsu di Kab.Tapanuli Utara (Taput) pasangan nomor urut 2 Efendy-Jumiran atau ESJA unggul dengan perolehan suara 23.114 dari jumlah suara 39.201 yang masuk ke desk Pilgubsu. Pasangan ESJA di berbagai kecamatan umumnya unggul dari empat pasangan lainnya. Informasi dihimpun Waspada di Desk PilgubsuTaput di Kantor Bupati Taput, Kamis (7/3), hasil penghitungan suara sementara ini, yang unggul di Taput yakni nomor urut 2 ESJA.

Jumlah suara yang masuk sudah mencapai 40 persen. Data diperoleh, perolehan suara sementara dari tujuh kecamatan yakni pasangan nomor urut 1 (GusMan) 5.155, pasangan nomor urut 2 (ESJA) 23.114, pasangan nomor 3 Chairuman-Fadli 824, pasangan nomor urut 4 (Amri-RE) 9.182 dan nomor urut 5 (GanTeng) 926 suara. “Pilgubsu di Taput berjalan aman dan lancar. Namun kita akui dari jumlah pemilih sesuai DPT yang ditetapkan KPU, hanya 50 – 60 persen yang

Tewas Tabrak Lari KABANJAHE (Waspada): Justi Bangun, 26, warga Desa Batu Karang, Kec. Payung, Kab. Karo tewas setelah menjadi korban tabrak lari mobil yang belum diketahui identitasnya di salah satu tikungan Desa Tiga Pancur, Kec. Simpang Empat, Rabu (6/3). Saat itu, korban bersama rekannya sekampung, Ingeten Pinem, 27, yang mengendarai sepedamotor Satria BK 2092 GO dari arah Kabanjahe. Tiba di lokasi kejadian, mereka hendak mendahului mobil yang ada di depannya. Naas, dari arah berlawanan datang mobil dan tabrakan pun tak dapat dihindarkan. Sejumlah warga yang melintas langsung melarikan korban ke rumah sakit. Namun, Justi Bangun meninggal dunia sesampainya di RSUD Kabanjahe. Sementara, Ingeten Pinem mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis. Kasat Lantas Polres Tanah Karo melalui Kanit Laka Ipda Surya Nepo Ginting saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Kamis (7/ 3) sore membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya kini tengah melakukan pencarian terhadap mobil yang menabrak kedua korban. “Penyebab dari kejadian itu masih lidik, barang bukti berupa sepeda motor BK 2092 GO telah kita amankan di Sat Lantas jalan Jamin Ginting Kabanjahe,” katanya. (a36)

Orientasi Fungsionaris Langkah Persiapan Caleg 2014 LIMAPULUH (Waspada): 143 Peserta kader partai berlambang pohon beringin mengikuti orientasi fungsionaris yang dilaksanakan DPD II Partai Golkar Kab. Batubara di Simpang Kuala Tanjung, Kec. Seisuka, Sabtu (2/3). Orientasi dilaksanakan sebagai langkah mempersiapkan kader partai yang akan maju sebagai calon legislatif (Caleg) dalam Pemilu 2014. Wasekjen DPP Partai Golkar Sumut, Doli Indra Tanjung saat membuka acara menekankan kader Golkar untuk benar-benar mempersiapkan diri terjun kedalam arena Pemilur 2014. “Motto kita tidak berubah, suara Golkar, suara rakyat. Kalau motto ini dihayati dan dilaksanakan, saya yakin Golkar Batubara akan berhasil meraih suara lebih banyak dalam Pemilu,” katanya. Ketua Panitia orientasi fungsionaris Ir H. Lokot Ridwan Batubara MSi mengatakan, kegiatan diikuti unsur Wantim, DPD II,PK dan organisasi sayap Golkar yang berasal dari Kab. Batubara, Asahan, Tebingtinggi, Serdang Bedagai dan Simalungun dengan narasumber terdiri Anton Sihotang, Wagirin Arman dan Doni Husein Harahap SE. (a13)

menggunakan hak pilihnya,” ujar Ketua Desk Pilgubsu Taput Drs HP Marpaung. Menurut HP Marpaung, masyarakat tidak datang ke TPS dikarenakan lebih mementingkan pekerjaaannya. Mereka merasa bahwa pemilihan Gubsu ini tidak ada pengaruhnya kepada mereka. Di Karo Pasangan Cagub/Wagub Efendi MS Simbolon dan Jumiran Abdi, unggul dalam perolehan suara sementara dalam perhitungan di sejumlah TPS pada Pemilukada Gubsu/ Wakil Gubsu di Kabupaten Karo. Berdasarkan data yang dihimpun Waspada dari berbagai sumber, urutan perolehan suara tertinggi sementara pasangan calon Gubsu/Wagubsu di Karo, urutan pertama pasangan ESJA

nomor urut dua, 53.390 suara, urutan kedua pasangan GanTeng 25.706 suara, urutan ketiga pasangan Amri- RE 19.774 suara, urutan ke empat pasangan GusMan 16.5642 suara dan urutan ke lima pasangan Chairuman- Fadly 5. 294 suara. Pengamatan Waspada di sejumlah TPS,secara umum tingkat partisipasi warga dalam melaksanakan hak pilihnya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilukada Gubsu/ Wkl Gubsu,khususnya di kota Kabanjahe sangat rendah. Di Tobasa Pasangan Calon Gubernur Sumut- Wakil Gubernur Sumut nomor urut 2 Efendi Simbolon dan Jumiran Abdi unggul semen-tara dengan memperoleh 33.647 suara.Data sementara yang diperoleh Waspada di

kantor Panwaslu Kab.Tobasa, Kamis (7/3) berasal 356 TPS dari total keseluruhan 448 TPS. Hasil perolehan suara terbanyak disusul urutan kedua pasangan nomor urut 4 Amri Tambunan dan RE Nainggolan sebanyak 12.729 suara. Kemudian urutan ketiga pasangan nomor urut 1 Gus Irawan dan Soekirman 6.633 suara. Urutan keempat pasangan nomor urut 5 Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry sebanyak 2.430 suara. Terakhir pasangan nomor urut 3 Chairuman dan Fadly Nurzal sebanyak 1.517 suara. Jadi total suara yang masuk masih sebanyak 57.487 suara dari jumlah DPT 123.339 orang dengan rincian suara sah 56.956 dan suara batal 531. (a21/c09/ a22/a36)

KBRI Di Malaysia Dukung Program LPP PAUDNI Sumut MEDAN (Waspada): Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia Prof. Rusdi, PhD sangat menyambut baik kunjungan dan mendukung program yang dilaksanakan Lembaga Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (LPP PAUDNI) Sumut yang melakukan studi banding ke Malaysia. Hal tersebut disampaikan Ketua LPP PAUDNI Sumut Indra Prawira ST sepulangnya dari kegiatan studi banding LPP PAUDNI ke Taska (Taman Sebelum Kanak-Kanak) dan Tadika (Taman Pendidikan Kanakkanak) ke beberapa negara, termasuk Malaysia dan KBRI di Kuala Lumpur, baru-baru ini. Kegiatan LPP PAUDNI tersebut didampingi Dinas Pendidikan Provsu, yaitu Kabid PNFI dan PAUD Bambang Siswanto, Kasi Dikmas Ongku Indramora

dan staf Erniati Siregar. Sementara pengurus LPP PAUDNI yang ikut serta diantaranyaYahmin, Dewi Isnaini SPd, Abdullah SPd, Abdul Manaf SH MH, Elita Yusra SPd, Nur Asni Pohan SPd, Marwoto AMd, Era Ferina Zahara, Syaiful Bahri MPd, Sunenti dan lainnya. “Atase Pendidikan KBRI Prof. Rusdi mengatakan, pihaknya juga bersentuhan langsung dengan pendidikan nonformal, seperti memfasilitasi penyelenggaraan Paket A, B dan C melalui Community Learning Center. Menyelenggarakan pendidikan nonformal ibarat menyentuh yang tak tersentuh, yaitu kaum marjinal dan terpinggirkan. Oleh karena itu, harus menjadi perhatian bersama, dan pihaknya siap untuk bekerjasama dengan LPP PAUDNI,” kata Indra Prawira menirukan ucapan Prof. Rusdi. Pada kesempatan itu, Indra

menyebutkan, PAUD dan pendidikan nonformal berkembang sangat baik di Sumatera Utara. Indikator tersebut dapat dilihat dari beberapa hal, yakni semakin banyaknya lembaga penyelenggara program PAUDNI, Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD yang meningkat menjadi lebih dari 33 persen, angka buta huruf yang menurun, juga partisipasi masyarakat yang semakin besar, baik sebagai subjek ataupun objek penyelenggaraan progam PAUDNI. Lebih lanjut Indra menyampaikan, LPP PAUDNI sebagai organisasi masyarakat yang peduli dan concern mengembangkan PAUDNI di Sumut terus melakukan upaya k o n s t u r u k t i f . Te r m a s u k menjalin kemitraan dengan KBRI untuk membangun kerjasama dengan negara Malaysia dalam pengembangan PAUDNI. (m41)

ia juga jual bermacam kue untuk sarapan. Begitulah setiap harinya. Ia berjualan dari pasar Delima sampai ke rumahnya yang berjarak sekitar tiga kilometer itu. Ratusan rumah yang ia lewati, menjadi sasaran Nurlela menjajakan dagangannya. Menjelang siang sampailah ia di rumahnya. Jualannyapun selesai. “Biasanya untuk sayuran, ikan dan kueh setiap harinya habis Pak, laku terjual,” ucap Nurlela kepada Waspada yang menyapanya di sela-sela melayani pembelinya di Indrapura Rabu (6/3). Tetapi untuk barangbarang keras seperti bumbu masak jarang habis. Esok harinya dijual lagi, tambahnya. Menyinggung keuntungan yang diperoleh dari berjualan itu, Nurlela bertutur sekitar Rp50 ribu. Begitulah setiap harinya, tuturnya. Sudah hampir tiga tahun pekerjaan jualan ini ia lakukan. Hasil itu tentunya ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya. Sejak ditinggal suaminya yang menikah lagi sekitar lima tahun lalu, Nurlela lah yang menghidupi keluarganya. Putra putrinya empat orang. Belakangan, satu putranya sudah menikah, tetapi masih tinggal bersamanya mendiami rumah mereka yang sederhana di Aras. “Karena belum bekerja, anak saya beserta istrinya itu juga menjadi tanggungan saya,”

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Keberadaan pohon pelindung di sepanjang Jalan Asahan, Pematangsiantar, tepatnya di depan komplek perumahan Pamen Korem 022/PT sudah banyak yang keropos, disebabkan ulah manusia yang sering membakar sampah dekat dengan pohon hingga membahayakan pengguna jalan. “Dikhawatirkan, sewaktu-waktu bisa tumbang dan membahayakan pengguna jalan serta penghuni rumah di sekitarnya. Apalagi, akhirakhir ini sering turun hujan deras disertai angin kencang,” sebut Kapenrem 022/PT Mayor Caj Drs. Prinaldi di Makorem 022/PT, Jalan Asahan, Pematangsiantar, Rabu (6/3). Kapenrem mengakui pohon pelindung

yang ada di pinggir jalan tentunya mempunyai fungsi sebagai pelindung dan terlihat sejuk serta mengurangi dampak polusi yang diakibatkan kendaraan bermotor. “Kita pasti merasakan hal berbeda bila kita berkendara di jalan yang di sisi jalannya ditanam pohon rindang dibandingkan berjalan di sisi jalan yang samasekali tidak ada tanaman atau pohon, pasti terasa amat panas,” ujarnya. Namun, menurut Kapenrem, akhir-akhir ini cuaca yang tidak menentu, seringnya turun hujan dan angin kencang, dikhawatirkan sewaktu-waktu akan menumbangkan pohon yang sudah kropos itu. Diimbau kepada instansi terkait agar segera menebang pohon ini. (a30)

Waspada/Edoard Sinaga

Penyaluran BOS Tertunggak, Sekolah T. Tinggi Terlilit Utang

Waspada/Ist

Ketua LPP PAUDNI Sumut Indra Prawira ST (tiga kanan) didampingi Kabid dan Kasi Disdiksu serta pengurus, memberikan cenderamata kepada Atase Pendidikan KBRI di Kuala Lumpur Prof Rusdi PhD (tiga kiri) saat berkunjung ke KBRI di Kuala Lumpur.

Pedagang Sayur Keliling Harapkan Bantuan Modal WALAU pasar modern di Indrapura Kec. Airputih Batubara sekitarnya sudah ada, dan pasar tradisional pun betabur. Namun, pedagang asongan masih tetap dapat bertahan. Salah satu pedagang yang bertahan itu adalah Nurlela. Janda beranak empat ini menggunakan sepeda bututnya berjualan dari pintu ke pintu. Mulai dari pasar Delima Indrapura sampai ke rumahnya di Dusun I Pasar I Desa Aras, Kec. Airputih setiap harinya ia berjualan. Setiap usai Subuh, Nurlela, 53, berangkat dari rumahnya menuju pasar Delima. Ia kayuh sepeda yang tetap setia menemaninya. Di pasar tradisional ini ia berbelanja bahan kebutuhan dapur harian. Bahan-bahan ia taruh di sepedanya yang sudah terpasang sebuah bakul keranjang. Tak semua muat dibakul, sebagian ia sangkutkan pada bagian sepeda yang lain. Termasuk sebuah timbangan duduk yang tak lupa ia bawa. Dari pasar Delima ia mulai bergerak. Dari pitu ke pintu barang dagangannya ia jajakan. Mulai dari sayur mayur, bumbu masak, sampai ke berbagai jenis ikan yang ia jual. Ikan juga ia beli dari pasar Delima. Selain itu

Pohon Keropos Ancam Pengguna Jalan

POHON keropos di depan komplek perumahan Pamen Korem 022/PT di Jalan Asahan, Pematangsiantar, terlihat salah satu sudah berlubang bagian bawahnya.

Pencuri HP Didor PEMATANGSIANTAR (Waspada): Tersangka pencuri handphone (HP) ratusan unit bernilai ratusan juta rupiah, FAS, 22, warga Jalan Mataram, Kel. Melayu, Kec. Siantar Utara, Kota Pematangsiantar berhasil ditangkap sesudah betis kirinya didor. Penangkapan terhadap FAS dilakukan Sat Reskrim Polres Pematangsiantar dipimpin Kasat Reskrim AKP Daniel Somanonasa Marunduri, S.Ik di rumah mertua FAS di Jalan Lokomotif, Kel. Melayu, Selasa (5/3). Barang bukti HP berjumlah ratusan unit turut diamankan dari dalam lemari rumah mertua FAS. Baru satu unit HP curian itu sempat dijual FAS. Kapolres Pematangsiantar AKBP Albert TB Sianipar, S.Ik, MH melalui Kasat Reskrim, Kanit Tipikor Iptu Lengkap Siregar, SH dan Paur Humas Iptu Restuadi, Rabu (6/3) menyebutkan, FAS terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan, karena berusaha lari saat hendak ditangkap. (a30)

Waspada/Dede Basri Hasibuan

KEPALA Tim SAR dari Polres T. Karo AIPTU Zulkifli beserta rombongan yang terdiri dari 12 orang, dengan dua grup berpencar mencari wisatawan mancanegara asal Jepang yang dinyatakan hilang di Gunung Sibayak.

ujarnya. Dua lagi dari empat anaknya masih sekolah, di SD dan SMP. “Tapi untungnya mereka selalu dapat bantuan,” papar Nurlela lagi. Menurutnya, pendapatan dari berjualan itu sangat paspasan. Bahkan sering kurang. Sehingga Nurlela tak jarang menjadi buruh tani. Mencari upahan di ladang tetangga. Seperti merumput, memanen cabai dan lainnya. Ini ia lakukan siang hingga sore harinya. Hasil

iniuntukmenambahmencukupi kebutuhan rumah tangganya. Begitulah ia jalani kehidupan ini setiap harinya. Nurlela masih nampak tegar menjalani kehidupannya. Walau usianya yang sudah memasuki senja ini, ia tak pernah berputus asa. Nurlela berharap agar Pemerintah memberikan bantuan modal kepadanya. “Dengan pendapatan seperti ini, untuk membetuli sepeda jika rusak saja, tak sanggup pak,” katanya sambil

menambahkan jika ada modal lagi, ia bisa menambah dagangannya. Menurut Nurlela, dia pernah mendengar jika Pemerintah ada memberikan bantuan modal kepada UKM di desa lain. “Saya tak pernah mendapat bantuan modal seperti itu. Jangankan bantuan modal, didaftar untuk menerima batuan oleh perangkat desa saya saja tidak pernah,” aku Nurlela. * Sahril

Waspada/Sahril

NURLELA, kanan, yang berdagang kebutuhan harian dapur dari pintu ke pintu dengan mengayuh sepeda sedang melayani salah seorang pembelinya.

TEBINGTINGGI (Waspada): Sejumlah sekolah di kota Tebingtinggi yang menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diperkirakan terlilit hutang. Pasalnya, ada pembayaran dana BOS yang tertunggak, sehingga harus dibayarkan lebih dulu oleh pihak sekolah. Namun, dana pelunasan pembayaran BOS yang didahulukan tidak juga turun. Bahkan, tersebar isu ada kepala sekolah yang meninggal, karena stres menanggung hutang. Seorang pengelola SD swasta, Selasa (5/3) malam, menyampaikan sekolahnya pada Desember 2012 mengalami menerima dana BOS sekira Rp15 juta, padahal seharusnya mencapai Rp28 juta. Pimpinan sekolah swasta itu pun menalangi pembayaran hingga Rp13 juta lebih. Kekurangan dana BOS itu sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan, namun saat pencairan bantuan BOS triwulan I TA 2013, dana tertunggak itu tak terbayarkan. Akibatnya, sudah tiga bulan hutang itu tak terlunasi. Sumber, mengaku tidak cuma sekolah yang dikelolanya saja yang menanggung beban hutang BOS, tapi ada belasan sekolah lain. Namun, umumnya sekolah yang menanggung beban hutang rata-rata dibawah Rp5 juta. “Cuma kalau digabung-gabung dana BOS yang

tertung-gak bisa hampir Rp100 juta,” terang pengelola SD swasta itu. Terkait itu, Manager BOS Dinas Pendidikan kota Tebingtinggi Zulkfli M Hassan, SPd, MSi, saat dikonfirmasi, mengatakan kekurangan pembayaran BOS akan terus terjadi, sepanjang adanya perbedaan antara sistem penerima siswa dan pembayaran BOS. Artinya, antara data siswa dengan data pembayaran selalu berbeda, karena rentang waktu yang berbeda. Dicontohkan, pada pembayaran BOS triwulan I TA 2013 pagu dana mencapai Rp4,389 miliar lebih serta kekurangan dana BOS sebelumnya mencapai Rp95,880 juta. Setelah dibayarkan semua, ada kelebihan dana Rp48,432 juta lebih. “Untuk sekolah yang dananya tertunggak, Disdik akanmengirimkembalidatakekurangankeDisdik Prov-su,” ujar Zulkifli. Alasannya, terkait dengan panjangnya jalur pembayaran yang harus dilalui hingga sampai ke rekening pengelola sekolah. Jalur itu itu meliputi, data dari Disdik kabupaten/kota, dikirimkeDisdikProvsu.Selanjutnya,DisdikProvsu menyampaikan data ke Bagian Keuangan Pemprovsu, lalu Pemprovsu mengirim ke bank, oleh bank dimintakan pencairan dana ke Pusat. Di pusat ada lagi jalur yang ditempuh. (a09)

Polres Langkat Mediasi Pertemuan TNGL Dengan Lemhatabes LANGKAT (Waspada): Untuk mengindari konflik terkait rencana reboisasi hutan, Polres Langkat memediasi pertemuan antara Balai BesarTaman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) denganLembagaMasyarakatHukumDatukTeluk Aru Besitang (Lemhatabes), Senin (4/3). Pertemuan dihadiri Kapolres AKBP Lenoardus Eric Bhismo, Kabag Ren, Kompol Marjo, Kapolsek Besitang, AKP Sukerman, sejumlah petugas BB TNGL, BPKH Wilayah I Medan, Dinas Kehutanan Dan Perkebunan Langkat, Camat Besitang, Nuriadi, Komisi I DPRD Langkat dan pengurus Lemhatabes. AKBP Leonardus Eric Bhismo pada kesempatan itu menyampaikan rencana TNGL tentang pelaksanaan program reboisasi. Ia mengimbau warga yang tergabung dalam Lemhatabes untukmendukungprogramini,karenajikaberhasil ke depan masyarakat akan diberi ternak. Menurut Kapolres, reboisasi hutan adalah program pemerintah pusat dan perintah langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Program ini harus tetap berjalan dan kalau proses mediasi tidak terlaksana, hukum akan bicara,” tegas AKBP Leonardus Eric Bhismo. Terkait klaim Lemhatabes terhadap kawasan TNGL, Kapolres menyatakan, mari bicara dengan argumentasi dan dokumentasi yang

benar. “Kalau Lemhatabes tetap ngotot tidak ada hak saya melarangnya. Tapi percayalah, kalau berurusan dengan hukum capek, itu pun terpulang kepada warga,” ujarnya. Ia menjelaskan, dalam program reboisasi, pihak TNGL menyediakan bibit dan pupuk, sedangkan masyarakat diberi kesempatan menjaga serta merawat tanaman dan diberi uang sebagai upah kerja. Di samping itu, warga juga diberi kesempatan menanam tanaman tumpang sari, seperti semangka. “Secara pribadi saya tidak mau berbenturan dengan masyarakat. Karena itu, memasuki 2013 mari kita buka lembaran baru,” ujarnya sembari menambahkan, ia sama sekali tidak memiliki kepentingan pribadi dengan program ini, terkecuali mendukung upaya konservasi yang akan dilaksanakan pemerintah. Terkait permintaan Lemhatabes agar kawasan TNGL dilakukan pengukuran rekonstruksi, perwakilan BPKH Wilayah I Medan menyatakan tata batas TNGL telah dilaksanakan sejak 1983, 1993 dan terakhir 2002. Menurut dia, pengukuran tata batas melibatkan unsur terkait seperti TNI/Polri. Pengurus Lemhatabes, Syahril, dikonfimasi Waspada usai pertemuan mediasi menyatakan belum bisa memberi keterangan.(a02)


Sumatera Utara

B6 Pemimpin Umum Dr. Hj. Rayati Syafrin Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab H. Prabudi Said Wakil Pemimpin Umum/Wapemred H. Teruna Jasa Said Wakil Penanggung Jawab H. Sofyan Harahap Redaktur Senior H. Azwir Thahir

RANTAUPRAPAT (Waspada): Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Labuhanbatu mendukung program Bupati Labuhanbatu yang disebut Program Maghrib Mengaji dan sekaligus mengharapkan ormas-ormas Islam yang ada di daerah tersebut dapat mendukung program religius tersebut. Demikian Ketua Umum MUI L.Batu Drs. H. Usman Ahmad S.Ag, MM saat beraudiensi kepada Bupati L.Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD, Rabu (6/3) di ruang kerja bupati. Usman Ahmad mengatakan, program Maghrib Mengaji merupakan tanggungjawab semua pihak, yakni pemerintah, lembaga-lembaga keagamaan dan umat Islam di semua tingkatan. Sementara Tigor Panusunan Siregar, H. Burhanuddin Rambe, SH didampingi Asisten Ekbang dan Kessos dalam kesempatan itu menyambut baik dukungan MUI L.Batu atas program Maghrib Mengaji dan mengharapkan MUI L.Batu dapat bekerja sama lebih baik lagi dengan Pemkab L.Batu pada tahun-tahun mendatang. Pada kesempatan itu juga MUI L.Batu sebagaimana disampaikan ketuanya, program MUI L. Batu tahun 2012 telah terlaksana dengan baik dan Laporan Pertanggungjawaban(LPJ)-nya pun telah disampaikan kepada Pemkab L.Batu. (a18)

Pemimpin Perusahaan: Dr. Hj. Rayati Syafrin. Wakil Pemimpin Perusahaan: H. Bahtiar Tanjung. Iklan: Hj. Hilda Mulina (Kabag), Rumondang Siagian (Medan), Lulu Lusia Damayanti (Jakarta).

Wartawan Kota Medan: Umum: H. Amir Syarifuddin, Ismanto Ismail, Rudi Arman, Zulkifli Darwis, H. Abdullah Dadeh, H. Suyono, Hj. Ayu Kesumaningtyas, Feirizal Purba, Gito AP, M. Ferdinan Sembiring, M. Edison Ginting, Anum Purba, Sahrizal, Sulaiman Hamzah, Sugiarto, Rustam Effendi, Mursal Alfa Iswara, Andi Aria Tirtayasa, Avli Yarman. Olahraga: Austin E. Antariksa, H. Syahputra MS, Setia Budi Siregar, Dedi Riono. Fotografer: Muhammad Faisal, Hang Tuah Jasa Said, Surya Effendi, Hamdani. Otomotif: Armansyah Thahir. Koran Masuk Sekolah/KMS: Arianda Tanjung, Dio Utama. Wartawan Jakarta: Andi Yanto Aritonang (Koordinator Liputan), Hermanto, H. Ramadhan Usman, Hasriwal AS, Nurhilal, Edi Supardi Emon, Agus Sumariyadi, Dian Warastuti, Aji K, Yuslan Kisra. Wartawan Sumatera Utara: Binjai: H. Riswan Rika, Nazelian Tanjung. Deli Serdang: H.M. Husni Siregar, Hotma Darwis Pasaribu, Rizaldi Anwar, M. Suhandi Nasution. Serdang Bedagai: Eddi Gultom, Edi Sahputra. Stabat: H. Ibnu Kasir, Abdul Hakim. Pangkalan Brandan: Chairil Rusli, Asri Rais. Kabanjahe/ Berastagi: Dickson Pelawi, Basita Bukit, Dedek Mohan Basri Hasibuan, Micky Maliki. Tebingtinggi: Muhammad Idris, Abdul Khalik. Pematangsiantar: Mulia Siregar, Edoard Sinaga. Simalungun: Ali Bey, Hasuna Damanik, Balas Sirait. Aek Kanopan: Indra Muheri Simatupang, Syahril Ilham. Rantau Prapat: Armansyah Abdi, Neirul Nizam, Budi Surya Hasibuan. Kota Pinang: Hasanuddin Harahap, Deni Syafrizal Daulay. Pangururan: Edison Samosir. Balige: Jimmy Sitinjak. Sidikalang: Natar Manalu. Tarutung: Parlindungan Hutasoit. Sibolga/Tapanuli Tengah: Alam Satriwal Tanjung. Padangsidimpuan: H. Syarifuddin Nasution, Sukri Falah Harahap, Ahmad Cerem Meha. Gunung Tua: Sori Parlah Harahap. Sibuhuan: Idaham Butarbutar, Syarif Ali Usman. Panyabungan: Munir Lubis, Sarmin Harahap, Alpin Lubis. Gunung Sitoli: Bothaniman Jaya Telaumbanua. Kisaran: Nurkarim Nehe (Koordinator Liputan Asahan, Batubara & Tanjungbalai), Bustami Chie Pit, Sapriadi. Batubara: Helmy Hasibuan, Agus Diansyah Hasibuan, Sahril, Iwan Hasibuan. Tanjung Balai: Rahmad Fansur Siregar, Rasudin Sihotang. Wartawan Aceh: Banda Aceh: Aldin Nainggolan (Ka Perwakilan/Koordinator Liputan), Muhammad Zairin, Munawardi Ismail, Zafrullah, T. Mansursyah, T. Ardiansyah, Jaka Rasyid, Gito Rollies, H. Rusli Ismail, Arman Konadi. Aceh Besar: Iskandarsyah. Lhokseumawe: Bustami Saleh (Ka Perwakilan/Koordinator Liputan), M. Jakfar Ahmad, Zainal Abidin, Zainuddin Abdullah, Maimun, Arafat Nur. Kuala Simpang: Muhammad Hanafiah. Langsa: H. Syahrul Karim, H. Ibnu Sa’dan, H. Samsuar, Dedek Juliadi. Lhoksukon: Musyawir, Mustafa Kamal. Idi: Muhammad H. Ishak. Bireuen: HAR Djuli, Amiruddin, Abdul Mukti Hasan. Takengen: Bahtiar Gayo, Irwandi. Sigli: Muhammad Riza. Sabang: T. Zakaria Al-Bahri. Subulussalam: Khairul Boang Manalu. Tapaktuan: Zamzamy Surya. Blangpidie: Sudarmansyah Putra. Kutacane: Mahadi Pinem, Ali Amran. Blangkejeren: Jasvira Sautisa. Bener Meriah: Khairul Akhyar, Irham Hakim. Singkil: Tarmizi Ripan, Mansurdin. Sinabang: Muhammad Rapyan.

� Semua wartawan WASPADA dilengkapi dengan kartu pers. Jangan layani dan segera laporkan ke pihak berwajib atau ke Sekretaris Redaksi bila ada yang mengaku wartawan WASPADA tetapi tidak bisa menunjukkan kartu pers yang sah, ditandatangani Pemimpin Redaksi �

Hubungi kami Penerbit: PT Penerbitan Harian Waspada Komisaris Utama: Tribuana Said Direktur Utama: dr. Hj. Rayati Syafrin, MBA, MM SIUPP: 065/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/198 tanggal 25 Februari 1988 Anggota SPS No. 13/1947/02/A/2002 KANTOR PUSAT Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan 20151 Tel: (061) 4150858, Faks Redaksi: (061) 4510025, Faks Tata Usaha: (061) 4531010. E-mail Redaksi: redaksi@waspadamedan.com KANTOR PERWAKILAN DAN BIRO � Perwakilan dan Biro Jakarta: Jalan Siaga II No. 6 C Pejaten Barat, Pasar Minggu Jakarta Selatan. Tel: (021) 79197052, Faks: (021) 79199874. � Perwakilan dan Biro Banda Aceh: Jalan Ratu Syafiatuddin No. 21 C, Banda Aceh. Tel & Faks: (0651) 22385. � Perwakilan dan Biro Lhokseumawe: Jalan Iskandar Muda No. 65, Lhokseumawe. Tel: (0645) 42109. � Biro Asahan, Batubara & Tanjungbalai: Jalan Sutami No. 30 Kisaran. Tel: (0623) 41412. Harga iklan per mm kolom: Hitam-putih Rp. 13.000,-, berwarna Rp. 36.000,Halaman depan: hitam-putih Rp. 39.000,-, berwarna Rp. 108.000,Ukuran kolom: 40,5 mm. E-mail Iklan: iklan@waspadamedan.com Pencetak: PT Prakarsa Abadi Press, Jalan Sidorukun Medan. Isi di luar tanggung jawab percetakan

Peresmian Escalator Dan Lift Pasar Gelugur RANTAUPRAPAT (Waspada): Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD didampingi Wakil Bupati Suhari Pane SIP meresmikan penggunaan escalator dan lift di Pasar Gelugur Rantauprapat, Senin (4/3). Pemasangan escalator dan lift di tempat tersebut merupakan janji Tigor saat meninjau pasar tersebut tahun lalau. Pada kesempatan itu Tigor melihat banyak pedagang yang melakukan aktivitas di halaman dan di tangga Pasar Gelugur sehingga mengganggu orang lalu lalang di tempat itu. Tigor mengatakan, dengan dipasangnya lift dan escalator di Pasar Gelugur tidak ada alasan lagi bagi pedagang untuk tidak membuka kiosnya di lantai II. “Bagi pedagang yang tidak mau pindah, maka Pemkab Labuhanbatu akan meninjau ulang kioskios yang ada di lantai II tersebut,” tegas Tigor. Selain meresmikan pengoperasian escalator dan lift, Tigor juga melakukan peninjauan ke setiap sudut Pasar Gelugur tersebut. Tidak kurang dari tiga kali Tigor naik-turun di Pasar semi modern berlantai dua itu untuk mengetahui setiap titik dan sudut yang memerlukan perbaikan dan perhatian Pemkab Labuhanbatu. “Saya berkeinginan Pasar Gelugur ini nyaman bagi pedagang, juga nyaman bagi pengunjung yang ingin berbelanja,” ujarnya. Ketika melihat halaman parkir belakang, Tigor beberapa kali menanyakan kepada Kadis Pasar dan Kebersihan Drs Edi Gani Ginting mengapa terlihat becek. “Saya minta di halaman parkir belakang ini dilakukan pengaspalan dengan aspal beton. Masukkan nanti anggaran pada P-APBD 2013,” katanya kepada Kadis Pasar dan Kebersihan. (c07)

Jumat 8 Maret 2013

MUI L. Batu Dukung Program Maghrib Mengaji

WASPADA

Redaktur Pelaksana Berita: Armin Rahmansyah Nasution. Redaktur Pelaksana Opini & Artikel: Dedi Sahputra. Redaktur Minggu & Akhir Pekan: Muhammad Thariq. Redaktur Berita: H. Halim Hasan, Hendra DS. Redaktur Medan: David Swayana. Redaktur Sumatera Utara: H.T. Dony Paridi. Redaktur Aceh: M. Zeini Zen. Redaktur Luar Negeri: H. Muhammad Joni. Redaktur Nusantara: H. Halim Hasan. Redaktur Olahraga: Jonny Ramadhan Silalahi. Redaktur Ekonomi: Zulkifli Harahap. Redaktur Agama: H. Syarifuddin Elhayat. Litbang: H. Akmal AZ (Kabag). Humas: H. Erwan Effendi (Kabag), Aidi Yursal. Promosi: Edward Thahir (Koordinator). Sekretaris Redaksi: Hj. Hartati Zein. Pemasaran: H. Subagio PN (Medan), Zultamser (Sumatera Utara), Sinur Manik (Aceh). Asisten Redaktur: Irwandi Harahap (Medan); Irham Hagabean Nasution (Sumatera Utara); Armansyah Thahir (Sumatera Utara, Otomotif); Diurna Wantana (Aceh); Austin Antariksa (Olahraga, KMS Kreasi); Syafriwani Harahap (Luar Negeri, Popular, Pariwisata); Rudi Faliskan (Berita); Erwin Siregar (Opini); Hj. Hoyriah Siregar (Ekonomi); T. Junaidi (Hiburan); Hj. Erma Sujianti Tarigan (Agama), Hj. Neneng Khairiah Zen (KMS Remaja, Mode); Anum Purba (Keluarga); David Swayana (Infotainmen); Hj. Ayu Kesumaningtyas (Kesehatan); Dedi Riono (Budaya); Denny Adil (Pelangi).

WASPADA

Batubara Butuh Penyidik Perikanan

Waspada/Iwan Has

KAPOLRES Asahan AKBP Drs Yustan meninjau sisa-sisa pembakaran pukat trawl dilakukan nelayan di Pelabuhan Tanjungtiram, Batubara.

Pukat Harimau Dibakar Bentrok Nelayan Nyaris Terjadi

TG TIRAM (Waspada): Konflik nelayan nyaris terjadi, setelah satu pukat harimau/trawl disebut juga gerandong ikan dibakar di Batubara, Kamis dinihari (7/3). Peristiwa tersebut tidak sampai timbulkan korban jiwa. Menurut keterangan Waspada peroleh menyebutkan, kejadian bermula beroperasinya pukat harimau atau trawl di dekat Pulau Salah Nama perairan Kec Tanjungtiram, Batubara yang dikenal merupakan kawasan nelayan berskala kecil menangkap ikan. Sehingga hal itu memicu amarah mereka dan berupaya mendatangi pukat ikan yang sedang beroperasi tersebut. Melihat kedatangan kelompok nelayan awak boat pukat harimau spontan memotong memutuskan tali pukat ikan yang mereka labuhkan di laut selanjutnya tancap gas melarikan diri.

Nelayan berskala kecil jaring menggunakan sampan motor /tempel tersebut berusaha melakukan pengejaran, namun tidak berhasil karena kalah dengan kecepatan boat pukat trawl yang memilikki bobot enam peston. Sedangkan nelayan lainnya berupaya menarik dan membawa pukat yang ditinggalkan ke Pelabuhan Tanjungtiram dan membakarnya hingga hangus. Versi lain mengatakan, konflik nelayan nyaris terjadi diduga dipicu akibat ulah salah seorang awak boat pukat harimau/trawl ,disebut juga pukat gerandong ikan asal Tanjungbalai yang bersikap arogan ketika dilarang

melakukan penangkapan di dekat Pulau Salah Nama atau berjarak sekitar 5 mil dari Pelabuhan Tanjungtiram. Sampai Kamis (7/3), aksi pembakaran pukat ikan berlanjut di Pelabuhan Tanjungtiram, sekira pukul 10.00. Pukat ikan yang dibakar tersebut diketahui milik Atiam pengusaha perikanan di Tanjungtiram. Menurut informasi kelompok nelayan berhasil membawa dan mengambil pukat penangkapan ikan jenis teri tersebut dari boat/gudang milik pengusaha yang sedang bertambat di tangkahan gudang pendaratan di Kuala Sungai Batubara Bagan Arya, Tanjungtiram. Sekelompok massa membawa dan memindahkannya ke dalam boat jaring dan membakarnya di Pelabuhan Tanjungtiram, sehingga mengundang perhatian masyarakat. Kapal Patroli Kamla Tanjungtiram

Golput Unggul Di Labusel KOTAPINANG (Waspada): Pelaksanaan pemungutan suara Pilgubsu 2013-2018 di Kab. Labusel, Kamis (7/3) diwarnai banyaknya pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya (Golput). Berdasarkan pengamatan Waspada di lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kec. Kotapinang rata-rata partisipasi pemilih berkisar 50-55 persen. Di TPS 16 Lingkungan Istana, Kel. Kotapinang, Kec. Kotapinang misalnya, dari 570 pemilih, hanya 276 pemilih yang menggunakan hak suara atau 48,4 persen. Kondisi serupa terlihat di TPS 17, dari 587 pemilih hanya 281 yang memilih atau 47,8 persen. Golput juga mendominasi TPS di Kecamatan Sungaikanan dari lima TPS yang dipantau rata-rata pemilih hanya berkisar 45 persen. Seperti di TPS 7 Kel. Langgapayung, dari 473 pemilih, hanya 232 yang memilih atau 49,0 persen. Hal yang sama

terjadi di Kec. Torgamba, di TPS 8 Dusun Asam Jawa dari 562 pemilih hanya 308 pemilih yang menggunakan hak suara atau 54,8 persen. Ketua KPU Labusel, Imran Husaini Siregar dan Ketua Panwaslu Labusel, Muhammad Yunus yang dikonfirmasi mengakui, tingkat partisipasi pemilih menurun jika dibandingkan Pemilukada Labusel 2010 lalu. Menurut Imran, berdasarkan hasil monitoring pihaknya, rata-rata partisipasi pemilih berkisar 50 persen hingga 60 persen. Padahal pada Pemilukada Labusel lalu partisipasi pemilihmencapai75persenlebih. “Se c a ra k e s e l u r u h a n pelaksanaan pemungutan suara berlangsung aman dan sukses dan tidak ada temuan pelanggaran yang berarti. Na m u n m e m a n g u n t u k partisipasi pemilih menurun dan terbilang rendah. Rata-rata pemilih di setiap TPS yang kita pantau hanya 50-an persen. Kita

masih evaluasi apa penyebabnya,” kata Yunus. Sementara itu berdasarkan hasil perhitungan suara sementara di sejumlah TPS pasangan nomor urut 5 Gatot Pujo Nugroho-T Erry Nuradi unggul dari calon lainnya. Seperti di TPS 7 Kec. Sungaikanan, pasangan Ganteng memperoleh 98 suara disusul pasangan GusMan 63 suara, Charly 62 suara, ESJA 7 suara, dan AMRI-RE 1 suara. Di TPS 8 Desa Hajoran Ganteng juga unggul dengan memperoleh 76 suara disusul Charly 55 suara, GusMan 51 suara, ESJA 4 suara, dan AMRI-RE 3 suara. Sementara itu pasangan ESJA unggul di TPS 16 Lingkungan Istana, Kel. Kotapinang, Kec. Kotapinang tempat Bupati Labusel Wildan Aswan Tanjung beserta istri mencoblos. Pasangan yang diusung PDI Perjuangan ini memperoleh 114 suara disusul Ganteng 60 suara, Charly 46 suara, GusMan 31 suara, dan AMRI-RE 21 suara. (c18)

Satlantas Dan Dishub Periksa Laik Jalan Kendaraan RANTAUPRAPAT ( Waspada): Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Labuhanbatu bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Kesehatan giat memeriksa laik jalan kendaraan mobil bus umum dan penumpang umum di Terminal Padang Bulan Rantauprapat. Kapolres Labuhanbatu

AKBP Hirbak Wahyu Setiawan, SH melalui Kasat Lantas AKP Paidil Zikri,SH, SIK bersama Kadis Perhubungan Labuhanbatu Saipul, Kepala UPT Tarmizi dan Jasaraharja Sahat M. Sitompul, dibantu masing-masing personel memeriksa satu per satu bus angkutan umum seperti bus KUPJ, Duri Indah,

Waspada/Neirul Nizam Aru

KASAT AKP Paidil Zikri dan Kadis Perhubungan Saipul melihat pemeriksaan kesehatan sopir KUPJ.

Medan Jaya, Batang Pane. Menurut Kasat Lantas pemeriksaan dadakan ini bertujuan mengantisipasi kecelakaan di jalan raya. “Jalinsum Labuhanbatu cukup panjang dan banyak titik-titik rawan kecelakaan. Rentan kecelakaan cukup tinggi,” paparnya. Pemeriksaan laik jalan kenderaan berupa pemeriksaan kesehatan sopir. Sopir pada saat membawa kenderaan apakah sehat atau sakit. Pemeriksaan kenderaan atau kondisi mobil. Pemeriksaan ban, kaca spion, rem dan juga kapasitas muatan penumpang termasuk kesehatan penumpang. “Kita berharap penumpang naik bus merasa nyaman dan ingin sampai ke tujuan. Tentu sopir harus sehat. Sopir tidak membawa bus dengan ugalugalan. Dan kondisi mobil layak jalan,” katanya. Sementara Kadis PerhubunganLabuhanbatuSaipuldidampingi Kepala UPT Tarmidi menambahkan pemeriksaan speksi wajibdilakukan.“Kalau izinspeksi sudahmatimakadiwajibkandihidupkan,” paparnya. (a17)

terlihat dilokasi beserta aparat Polsek akibat aksi tersebut. Kapolres Asahan AKBP Drs Yustan meminta kelompok nelayan untuk menahan diri karena pihaknya segera melakukan patroli menertibkan sekaligus menindak tegas pengusaha pukat harimau/trawl dan sejenisnya jika ditemukan beroperasi sebagaimana peraturan berlaku. “Ini sebagai langkah awal kita lakukan selanjutnya membentuk tim dalam upaya menyelesaikan masalah nelayan,” tukasnya di hadapan perwakilan nelayan berskala kecil, Irwansyah, Ketua HNSI Batubara Edy Alwi, Kapolsek Labuhan Ruku, AKP H Matondang, Danramil Tanjungtiram, Kapten Inf Ruslan, Camat Tanjungtiram/ Talawi, M Nasir Yuanan, Spd, Luthfi Panjaitan, S.Sos, Anggota DPRD Batubara Effendi Tanjung di aula Pos - AL Tanjungtiram, Kamis (7/3). (a13/a12)

Golput Di Labuhanruku 60-70 Persen LABUHANRUKU (Waspada): Hasil perolehan suara untuk pasangan Cagub/Wagub Sumut 2013 di tempat pemungutan suara (TPS) Kel. Labuhanruku, Batubara, menunjukkan golongan putih (Golput) menang mutlak sekira 60-70 persen. Sedangkan Cagub/Cawagub nomor urut 5 H. Gatot Pujo Nugroho/Tengku Erry Nuradi unggul di setiap TPS Sementara di TPS Khusus IX di Lembaga Pemasyarakatan Labuhanruku dengan jumlah pemilih 418 orang, hanya 209 yang menggunakan hak suaranya, 50 persen tidak. Hasil perolehan suara nomor urut 1 dengan perolehan suara 58, nomor 2 dengan 26 suara, nomor 3 dengan 15 suara, nomor 4 dengan 38 suara dan nomor 5 dengan 68 suara. Di Labuhanruku antara lain,TPS II jum ah pemilih 233 yang hadir 78 (33 %) suara no.1 berjumlah 19, nomor 2 dengan 7 suara, nomor 3 dengan 7 suara, nomor 4 dengan 7 suara, nomor 5 dengan 42 suara. Sedangkan di TPS V jumlah pemilih 370 suara, yang menggunakan hak pilih 125 (34 %) suara, nomor 1 memperoleh 20 suara, nomor 2 mendapat 18 suara, nomor 3 mendapat 17 suara, nomor 4 memperoleh 2 suara, nomor 5, 67 suara. (a12/a13)

Pendidikan Sarana Strategis LIMAPULUH (Waspada): Bupati H. OK Arya Zulkarnain, SH, MM memberikan bantuan alat tulis kepada siswa SMA/ SMK/MA sederajat se Batubara di beberapa sekolah di daerah itu, baru-baru ini. “Ini cermin konsentrasi PemkabBatubaraterhadapkemajuan bidang pendidikan sebagaimana visi dan misi menjadikannya sebagai pilar utama pembangunan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia diyakini dapat menjadi akselerator memajukan daerah,” tukas OK, akrab disapa. Pendidikan, katanya, sangat fundamental dalam meningkatkankualitaskehidupandanmerupakan faktor penentu perkembangan sosial dan ekonomi sosial lebih baik. Karena pendidikan merupakansaranapalingstrategis untuk mengangkat harkat dan martabat suatu bangsa. (a13)

BATUBARA (Waspada): Akibat lemahnya pengawasan di laut, ribuan nelayan kecil dimiskinkan. Sementara puluhan alat tangkap haram seperti pukat trawl, gerandong tarik dua, pukat apung sejenisnya, dibiarkan mengganggu daerah tangkapan nelayan kecil/tradisional di perairan laut Batubara. “Selain diharapkan instansi terkait di Pemkab Batubara, Dinas Kelautan dan Perikanan serta Dinas Perhubungan & Kominfo bagian kelautan menggiatkan operasi pengawasan di laut. Dirasa perlu diadakan instansi ‘penyidik perikanan’ untuk memproses setiap pelanggaran di tengah laut,” usul Syafrizal Koordinator Serikat Nelayan Sumatera Utara (SNSU) Kab. Batubara, baru-baru ini. Salah satu bukti, kata dia, nelayan sekitar Gambuslaut, Perupuk Kec. Limapuluh sudah lama merasakan dampak merajalelanya operasi pukat trawl sejenisnya meraup ikan di kawasan tangkap nelayan tradisional. Nelayan kecil makin terjepit, payah mau melabuh jaring areal tangkap tambah sempit. Dari pada jaring diseret kapal trawl lebih baik mengalah dan hasil ikan tangkapan merosot tajam. (a12)

Penghargaan Kepada Sekolah Bersih Dan Sehat RANTAUPRAPAT (Waspada): Bupati Labuhanbatu menyerahkan penghargaan kepada sekolah juara lomba sekolah bersih dan sehat se-Kec. Pangkatan tahun 2013. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada pemenang Uji Kemampuan SD Kelas V. Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dalam arahannya mengatakan, tahun 2013 bagi Pemkab L.Batu adalah tahun prestasi. “Pada Agustus 2013 nanti, pemerintahan Tigor-Suhari genap 3 tahun. Di usia ini seluruh SKPD harus dapat menunjukkan prestasinya,” kata Tigor. Pada kesempatan itu Tigor secara khusus mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada KUPT Dinas Pendidikan Kec. Pangkatan Indra Bustami Siregar yang telah melakukan terososan-terobosan yang menggairahkan dunia pendidikan di daerah ini. (a18)

Waspada/Armansyah Abdi

BUPATI dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD menyerahkan trofi kepada Kasek SD 112198 SD Perkebunan Pangkatan, juara I Lomba Sekolah Bersih dan Sehat.

OK Rangga Ketua AMPI Batubara LIMAPULUH (Waspada): OK Rangga Ramadia Krisna ST.MSi terpilih sebagai Ketua DPD AMPI Kab. Batubara periode 20132018 dalam Musda VII di Simpang Kuala Tanjung, Kec Seisuka, Jumat (1/3). Rangga menang mutlak setelah mengalahkan rivalnya M.Zen SH dengan dengan meraih tujuh suara. “Musda kali ini merupakan amanah organisasi untuk dapat menghasilkan produk-produk yang lebih baik dan bermanfaat bagi organisasi ke depannya, sebagai wadah pembinaan pemuda untuk memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara,” tukas Rangga. Musda dibuka Bupati H. OK Arya Zulkarnain, SH, MM diwakili Kadishub, Asmunan, SPd, yang pada intinya mengatakan bahwa satu organisasi akan berjalan dengan baik jika memiliki aturan dan ketentuan yang mengikat seluruh anggota organisasi. Sekretaris DPD Partai Golkar Kab. Batubara Selamat Arifin SE, MSi yang juga Ketua DPRD Batubara menekankan, AMPI dapat menyusun program kerja tetapi dapat dilaksanakan dengan baik dan Golkar siap dijadikan tempat untuk menggali dan sebagai arena pembelajaran bagi kader-kader. Ketua DPD AMPI Sumut H.M. Syaf Lubis melalui H.Anwar RD menyampaikan apresiasi kepada Bupati H.OK Arya Zulkarnain SH.MM yang peduli terhadap masyarakat dan organisasi kepemudaan. (a13)

Pembangunan Pintu Klep Hempang Air Pasang LABUHANRUKU (Waspada): Warga Kampung Nipah Lingkungan II, Kelurahan Labuhanruku Talawi Batubara sedikit lega dibangunnya pintu klep guna mengendalikan laju air pasang menggenangi pemukiman mereka. Menurut Ucok, warga Kp.Nipah, Selasa (5/3), dengan dibangunnya pintu klep dua buah di kiri kanan parit bantuan Pemkab Batubara dapat mengurangi laju air pasang masuk pemukiman penduduk. Ucok mengakui selama ini halaman rumah, badan jalan digenangi air pasang setinggi 30 Cm. “Syukurlah saat ini air pasang berkurang menggenangi pemukiman dan diharapkan badan jalan yang rusak dapat diperbaiki,” usul Ucok. Usman Yatim, anggota DPRD Batubara warga setempat mengatakan, pembangunan dua pintu klep di Kampung Nipah bantuan dana APBD 2012 sebesar Rp150 juta, sebagai upaya mengendalikan air pasang yang menggenangi pemukiman warga. (a12)

Waspada/Helmy Has

BANGUNAN pintu klep menghempang air pasang di Labuhanruku.


Sumatera Utara

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

B7

Jarak TPS 70 Km Di Huristak, 1.371 Warga Gagal Memilih SIBUHUAN (Waspada): Karena jarak tempuh 70 Km menuju tempat pemungutan suara (TPS) di Desa Pasar Huristak, atau tiga jam perjalannan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat, 1.371 warga Patogujanji, Kec. Huristak, Kab Padanglawas (Palas) tidak dapat menggunakan hak suaranya untuk memilih Gubsu periode 2013-2018. Ketidakhadiran warga pemilih itu dibenarkan Ketua KPU Palas Alpin Hamonangan dan Camat Huristak Hamzah Nasution. Mereka mengatakan, hingga waktu pemilihan berakhir atau kotak suara ditutup, seluruh warga Patogujanji tidak hadir. Di kantor KPU Sibuhuan, Anngota KPU Devisi Teknik, Atas Siregar mengatakan, meskipun berjarak 70 Km dari desa terdekat, pihaknya tidak mem-

buat TPS di Patogujanji. Mereka menempatkan TPS untuk warga Patogujanji di Desa Pasar Huristak sesuai alamat identitas pemilih dan berdasarkan rekomendasi dari Panwas Palas. Kata Atas, sebelumnya, Desa Pasar Huristak meliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) 467 orang, setelah warga pemilih Patogujanji dimasukkan, maka DPT menjadi 1.838 orang dan memiliki empat TPS.

Mempersiapkan Generasi Emas PAKPAK BHARAT (Waspada): Kesehatan anak dan perencanaan terhadap kelahiran anak adalah salahsatu kunci utama dalam mempersiapkan generasi emas di masa mendatang. Demikian Ny. Dewi Remigo Berutu kepada wartawan di selasela kesibukanya mensukseskan program menciptakan generasi emasdiKab.PakpakBharat.Sejumlahkegiatanyangdilakukanpihaknya disinergikan dengan pencapaikan prestasi di tingkat provinsi. Seperti dilakukanya dalam rangka mempersiapkan Desa Binaan TP PKK Kabupaten Pakpak Bharat pada Perlombaan Desa Binaan se-Provinsi Sumatera Utara 2013, Ketua TP PKK Kabupaten Pakpak Bharat Ny. Made Tirta Kusuma Dewi Remigo Berutu mengunjungi Desa Silima Kuta, Kec. Tinada. “Desa ini akan kita persiapkan untuk mengikuti perlombaan pada kategori Desa Binaan Terpadu KB-Kes,” ujar Ny Dewi kelahiran Manado itu, baru-baru ini. Pada saat kunjunganya, Ny Dewi menyampaikan harapannya agar kondisi KB-Kes yang sudah cukup baik di desa tersebut dapat dipertahankan bahkan dikembangkan ke arah lebih baik. (csb)

Sebelumnya, 330 warga Patogujanji 2 maret 2013 telah menandatangani surat keberatan atas ketiadaan TPS di Patogujanji. Dalam surat itu mereka menyatakan, tidak dapat menggunakan hak suara bila menempuh jarak 70 Km, apalagi dimusim hujan. Kemudian, transportasi untuk mengangkut masayarakat Patogujanji memerlukan sekira 50 unit kenderaan cold diesel dan apabila hujan turun kendaraan yang mampu melewati jalan ke Patogujanji hanya kendaraan bergardang dua. Assisten 1 Gunungtua Hamonangan di Kantor Bupati

Palas malah menyalahkan pemilih yang tidak hadir ke TPS. Katanya, mengurus KTP ke Sibuhuan mereka bersedia, tapi kenapa menggunakan hak suara ke Desa Pasar Huristak mereka tidak bersedia. Katanya, warga tersebut memiliki transportasi pengangkutan untuk mengantar mereka ke TPS, karena lokasi Patogujanji merupakan daerah perkebunan perusahaan. Kemudian, katanya, saat pertemuan, pihak perusahaan dan warga pemilih telah menyatakan bersedia untuk datang ke TPS. Ketua Panwas Palas Abdul Rahman Daulay membantah

pihaknya merekomendasikan penempatan TPS untuk warga Patogujanji di Desa Pasar Huristak. Katanya, yang mereka rekomendasikan adalah, agar tidak ada warga Palas yang kehilangan hak memilih. “Panwas tidak memiliki hak untuk menetapkan penempatan TPS,” tegas Abdul Rahman. Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Padanglawas Samson Fareddy Hasibuan menyesalkan sikap KPU yang tidak memiliki kebijakan untuk membuat TPS di Patogujanji, karena Pilkada Gubsu hendaknya jangan memberatkan warga pemilih. (a34)

PDI-P Buka Pendaftaran Balon Bupati Paluta GUNUNGTUA (Waspada): Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kab. Padanglawas Utara (Paluta), membuka pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Paluta periode 2013-2018. Pendaftaran dibuka sejak 4 Maret hingga 18 Maret 2013 di Sekretariat DPC PDI Perjuangan pada jam kerja. “PDI Perjuangan membuka diri kepada masyarakat yang berminat mendaftar sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati

Paluta,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Paluta Safaruddin Harahap didampingi Ketua Tim Penjaringan Rosna Maulina Hasibuan, Ketua Bapilu M Isa Rambe dan Bendahara Rahmat di Sekretariat DPC PDI-P Kab. Paluta, Rabu (6/3). Rosna Maulina mengungkapkan, pendaftaran berlaku kepada seluruh masyarakat yang memiliki keseriusan untuk maju pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Paluta 2013. Tentunya, para pendaftar harus melengkapi segala mekanisme dan

mengisi formulir yang telah ditetapkan tim sebagai syarat penjaringan. “Pendaftaran calon bupati dan wakil bupati PDI Perjuangan tidak harus satu paket. Bisa sendiri, bisa paket,” terang Rosna Maulina. Mantan Kadis Pendapatan Kota Medan H Syahrul Harahap merupakan bakal calon (Balon) pertama yang mengambil formulir pendaftaran balon bupati di kantor di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Paluta, Senin (4/3) kemarin. (a35)

Desa Terisolir Di Batang Natal MANDAILING NATAL (Waspada): Di beberapa desa di daerah pantai barat, tepatnya di Kec. Batang Natal, Kab. Mandailing Natal (Madina), masih ada sejumlah desa terisolir. Desa tetap tertinggal dan warganya masih hidup di bawah garis kemiskinan. Jangankan untuk bisa menikmati air bersih, untuk infrastruktur jalan di desa-desa itu masih sangat jauh dari harapan. Desa terisolir tersebut bernama Simanguntong,AekBaruJulu,Aek

Baru Jae, Guo Batu dan Lubuk Samboa.Untukmenjangkaudesa tersebutdiperlukantenagaekstra. Selain itu, kondisi jalannya juga berbatu dan berlumpur. “Sepanjang jalan menuju lima desa terlihat tanaman pertanian dan perkebunan penduduk, namun produksi tersebut sulit menjangkau pasar karena kondisi jalan,” ujar Edi Anwar Nasution, salah seorang anggota DPRD Madina yang melakukan kunjungan reses ke lima desa di daerah pemilihan

(dapil) III Madina, baru-baru ini. Jalan ini merupakan akses cukup penting bagi masyarakat di daerah sekitar, karenanya masyarakat berharap perhatian Pemkab Madina untuk bisa meningkatkan jalan sehingga akses transportasi masyarakat lebih mudah.“Bila akses jalan ke lima desa itu diperbaiki, SDM warga desa juga akan meningkat. Sebab, angkutan desa akan beroperasi dan menjadi alat transportasi, termasuk ke sekolah di kecamatan,” ujarnya. (a28)

Waspada/Saut Boangmanalu

Kapolres Ajak Tokoh Agama Wujudkan Kamtibmas Di Nias

Korem 022/PT Dukung Kegiatan Toba Go Green PEMATANGSIANTAR (Waspada): Korem 022/PT dan jajarannya dengan tegas menyatakan mendukung program nasional gerakan menanam satu miliar pohon melalui kegiatan Toba Go Green yang sudah dicanangkan Kodam I/BB sejak 5 Oktober 2011. Kapenrem 022/PT Mayor Caj Drs. Prinaldi di Makorem 022/ PT, Jalan Asahan, Pematangsiantar, Senin (4/3) menegaskan, Korem 022/PT beserta jajarannya berkomitmen mensukseskan program Toba Go Green yang sudah dicanangkan itu. Komitmen itu dapat dilihat di tiap-tiap Kodim jajaran Korem 022/PT sudah dilaksanakan pembibitan dan penanaman, seperti Kodim 0208/Asahan sejak awal tahun 2012 sudah mengirimkan berbagai jenis bibit pohon sebanyak 101.273 batang untuk mendukung kegiatan Toba Go Green di Parapat, Kabupaten Simalungun. Kemudian, Februari 2013, Kodim 0208/Asahan kembali mengirimkan bibit 22.500 batang berupa durian 4.350 batang, cempedak 900 batang, mangga 600 batang, rambutan 550 batang, nangka 300 batang, jambu 250 batang, mahoni 15.325 batang, petai 100 batang dan gaharu 125 batang. Sampai Februari 2013, sebut Kapenrem, dari 603,6 Ha lahan di seputaran Danau Toba, sudah dilakukan penanaman bibit 775.964 batang pohon. (a30)

Dikatakan, kerusakan jalinsum sekitar 11 Km dari Sibuhuan yang menghubungkan ibukota Kab. Padanglawas dengan Provinsi Riau itu, sudah sejak empat bulan lalu rusak parah, namun luput dari perhatian Dinas Pekerjaan Umum Provinsi dan instansi terkait lainnya. Kemudian, kerusakan itu disebabkan tanah di bawah pondasi tembok deg penahan badan jalan tergerus aliran air parit yang berada di sisi jalan. Kondisi itu menyebapkan deg penahan badan jalan jatuh dan patah. (a34)

Dana BDB Simalungun Minim SIMALUNGUN (Waspada): Bupati Simalungun JR Saragih dan Wakil Ketua DPRD Burhanuddin Sinaga mengungkapkan rasa kecewanya menyusul minimnya porsi Bantuan Daerah Bawahan (BDB) dari Pemprovsu untuk daerah itu tahun anggaran 2013. Ungkapan kekecewaan itu dikemukakan bupati dan wakil ketua DPRD Simalungun kepada wartawan di sela-sela peninjauan lokasi TPS Pilgubsu di Pamatang Raya, Rabu (6/3). Menurut JR, sebagai daerah terbesar ketiga di Sumatera Utara, porsi BDB untuk Kab. Simalungun tahun 2013 sesuai data dirilis Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Sumut di salah satu media cetak edisi, Selasa (5/3) hanya Rp70,9 miliar dari sebelumnya Rp169,5 miliar sangat minim, dan tidak sesuai dibanding luas wilayah dan jumlah penduduk serta kebutuhannya. “Terus terang secara pribadi dan sebagai bupati dan atas nama masyarakat Simalungun, porsi BDB tahun anggaran 2013 sangat mengecewakan karena jumlahnya sangat minim,dan saya nilai tidak wajar bila dibanding luas wilayah dan jumlah penduduknya,” tandas JR.

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Dua tersangka korupsi dana bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan untuk truk pengangkut sampah di Dinas Kebersihan Pematangsiantar dijadwalkan Jumat (8/3), berkas perkaranya dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. “Berkas pemeriksaan tersangka sudah dipersiapkan, Jumat ini direncanakan berkasnya kita limpahkan ke PengadilanTipikor,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pematangsiantar, Rudi H.Pamenan,SHmelaluikepalaseksipidanakhusus (Kasipidsus),MuharromSH,MHdiruangkerjanya menjawab Waspada, Rabu (6/3). Kedua tersangka pelaku korupsi dana BBM

Waspada/Munir Lubis

ANGGOTA DPRD Madina Edi Anwar Nasution ketika melakukan kunjungan reses ke daerah pemilihannya, tepatnya di Desa Lubuk Samboa, Kec. Batang Natal, baru-baru ini.

Tiga Bulan Jalan Longsor Dibiarkan SIMALUNGUN (Waspada): Ruas jalan provinsi menghubungkan PematangsiantarPerdagangan, yang longsor akibat tergerus air dari parit galian PT Sipef Bukit Maradja, Nagori Pamatang Syahkuda, Kec. Gunung Malela, Kab. Simalungun, hingga kini tak kunjung diperbaiki sejak longsor tiga bulan lalu. Keadaan ini membuat para pemakai jalan dan warga yang berdomisili di sepanjang jalan dimaksud mengeluh, resah dan stres. Kalangan masyarakat menilai, pihak Pemprovsu sepertinya tidak peduli. Padahal kerusakan (longsor) ruas jalan yang menghubungkan Kab. Sima-

lungun dengan Kab. Batubara sudah lebih tiga bulan, namun hingga kini tidak ada perbaikan dilakukan secara serius. Kerusakan jalan vital tersebut tidak hanya menimbulkan keluhan berkepanjangan bagi pengguna jalan dan masyarakat yang tinggal di sepanjang ruas jalan dimaksud, tetapi warga juga telah banyak dirugikan secara materil. Betapa tidak, akibat rusaknya jalan itu warga terpaksa melintas dari jalan alternatif kebun Sipef yang keadaanya cukup parah karena kondisinya masih jalan tanah. Parahnya lagi jika hujan turun, jalan alternatif itu berubah jadi ‘sungai’, sehingga membuat warga yang me-

lintas jadi stres. Selain itu, dampak yang dirasakan masyarakat terutama bagi pengusaha rumah makan yang tinggal di sepanjang jalan rusak dimaksud juga sangat terasa. Para pengusaha rumah makan ini terpaksa ‘gigit jari’ karena supir truk yang diharapkan mampir ke warungnya sudah tidak pernah datang lagi. “Tiga bulan lebih kami sudah menderita. Bila panas hari, jalan berdebu, bila musim hujan, jalan menjadi berlumpur dan banjir. Inilah yang membuat kami ‘stres’ setiap melintasi jalan alternatif itu,” sebut Silalahi sopir angkutan Perdagangan Trans, kemarin. (a29)

Jalan Berlubang Resahkan Warga Kabanjahe KABANJAHE (Waspada): Jalan berlubang akibat tidak terawat, serta pipa air bocor mengakibatkan seperti lubang kubangan kerbau, meresahkan warga Jalan Nabung Surbakti, Kec. Kabanjahe, Kab. Karo. Amatan Waspada di lokasi Selasa (5/3), tepatnya di samping Centrum (pertemuan) hingga sampai sekarang kondisi jalan masih tetap berlubang, akibat galian pipa air yang bocor. “Kemarin itu jalan sudah kita tutup, namun karena penutup lubang tidak begitu kuat untuk dilalui penguna jalan baik kendaraan roda dua, empat serta enam, mengakibatkan penutup tersebut rusak, dan perlu pembenahan kembali sekira empat puluh hari untuk masa penegeringan,” terang kepala tukang / mandor pengerja peroyek jalan, Barus kepada Waspada di lokasi, Senin (4/3). Sedangkan pipa air yang bocor mengakibatkan jalanan seperti kubangan kerbau, diakibatkan genangan air yang berasal dari pipa warga Kabanjahe yang bocor dan tidak dibenahi oleh pihak Tirta Malem berapa minggu lalu. “Kami sudah menyuruh para pekerja untuk membenahi pipa tersebut, dan akan segerah diperbaiki,” terang Humas PAM Tirta Malem, Elise Riani kepada Waspada di kantornya, yang mengakui tidak tahu kalau berapa hari ini ada kebocoran. (c19)

Jalinsum Sibuhuan-Sosa Nyaris Putus SIBUHUAN (Waspada): Pemprovsu diminta jangan tutup mata mengenai kerusakan jalan lintas Sumatera (jalinsum) Sibuhuan-Sosa yang sudah empat bulan lebih dibiarkan rusak dan nyaris terputus. “Kondisi jalinsum di KM 11 Desa Bunut, Kec. Sosa ini sangat membahayakan pengguna jalan, apalagi pengendara yang jarang melintas di kawasan itu,” ujar anggota DPRD Padanglawas asal pemilihanKec.SosadanBatangLubuSutamSyarul Efendi Hasibuan, di Sibuhuan, Selasa (5/3).

Dia mengaku tidak mengetahui persis alasan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengurangi hampir Rp100 miliar lebih alokasi BDB untuk Kab. Simalungun TA 2013. Padahal, tandas JR, saat pengusulan kebutuhan BDB, Pemkab Simalungun mengajukan sekira Rp250 miliar, sesuai kebutuhan yang sebagian besar dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan. Karena minimnya porsi BDB tahun ini, Pemkab Simalungun terpaksa menunda penanganan sejumlah ruas jalan yang rusak, dan akan berupaya mengajukan anggaran kembali pada perubahan APBD TA 2013 nanti. Sementara, kekecewaan yang sama juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Simalungun Burhanuddin Sinaga yang sangat menyesalkan sikap Pemprovsu dalam menentukan alokasi BDB untuk Kab. Simalungun TA 2013. “DPRD Simalungun juga terkejut sekaligus kecewa dengan minimnya porsi BDB Simalungun TA 2013 padahal banyak sekali infrastruktur yang perlu ditangani dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sinaga. (a29)

Dua Tersangka Korupsi Dana BBM Dilimpahkan Ke Pengadilan Tipikor

MEMASTIKAN pertumbuhan di tiap rumah tangga, Ny. Dewi Remigo Berutu selalu melakukan dialog langsung dengan para ibu rumah tangga.

GUNUNGSITOLI (Waspada): Kapolres Nias AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto, Sik, M.Hum mengatakan tanggungjawab pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggungjawab bersama. Untuk itu Kapolres Nias mengajak semua pihak termasuk tokoh agama dan para pendeta untuk dapat turut serta mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di Pulau Nias. Ajakan itu disampaikan Kapolres Nias saat menjadi pembicara tentang tanggungjawab dan penanganan penyakit sosial di wilayah Nias pada acara Rapat Kerja Pendeta BNKP se Indonesia bertempat di Gedung STT Sunderman Gunungsitoli belum lama ini. Kapolres Nias memaparkan tentang penanganan penyakit masyarakat seperti judi, narkoba, sajam, prostitusi, miras dan kasus-kasus menonjol seperti pembunuhan, senjata api rakitan, pencabulan, pemerkosaan, curanmor serta kecelakaan lalulintas yang saat ini sedang ditangani Polres Nias di depan para Pendeta BNKP berjumlah 480 orang dari 57 Resor se-Indonesia. “Pendeta yang merupakan tokoh agama memiliki tanggung jawab bersama dengan lembaga pemerintah, para tokoh dan organisasi kemasyarakatan untuk pencegahan konflik sosial,” jelas Kapolres Nias. (a25)

Waspada/Syarif Ali Usman

KONDISI jalinsum Sibuhuan-Sosa di KM 11 Desa Bunut Kec. Sosa yang rusak akibat tergerus aliran air parit.

di Dinas Kebersihan yang akan dilimpahkan tersebut adalah mantan bendahara Dinas Kebersihan tahun 2007, M, S.Sos dan Kepala Sub Dinas kebersihan RM yang sebelumnya datang memenuhi panggilan kejaksaan. “Untuk tersangka J masih sakit, sebagaimana surat yang dikirimkan pengacaranya dari Rumah Sakit Adam Malik Medan, namun bila diperlukan kami akan siapkan tim kesehatan kejaksaan untuk pemeriksaan ke tempat dia dirawat,” sebut Muharrom. Ketiga mantan pejabat Dinas Kebersihan itu diduga pada 2007 melakukan penggelapan dana BBM untuk kendaraan di dinas tersebut Rp657.677.000. (crap)

Kemarau, Debit Air Baku PDAM Sibolga Terganggu SIBOLGA (Waspada): Di musim kemarau, sumber air baku PDAM Tirta Nauli Sibolga di Kel. Sarudik, Tapteng, debit air menjadi turun drastis. “Sepekan saja tak turun hujan, debit air baku kita di WTP (sumber air) Sarudik telah terganggu,” kata Direktur PDAM Tirta Nauli Sibolga Leonard Purba SE kepada Waspada Rabu (6/ 3), berkaitan terganggunya distribusi air ke sejumlah pelanggan yang ada di Sibolga. Dijelaskan, kalau kapasitas normalnya 270 liter per detik, maka kalau tak turun hujan derastis menurun hingga 200 liter per detik. “Terus terang saja, hal ini akan mengganggu sebagian pelanggan kita berjumlah 13.589 pelanggan di Kota Sibolga dan sebagian di Kec.

Sarudik Tapteng,” ujarnya. Disebutkan, untuk membantu kelancaran air memang selama ini telah ada beberapa unit sebagai sumber air yang telah diambil untuk membantu seperti dari Sungai di Mela, Kec. Tapiannauli Tapteng yang mempunyai kapasitas 20 liter per detik, dari Aek Hopong Kecamatan Sibolga Utara dan Aek Parombunan masingmasing 10 liter per detik. “Namun untuk jangka panjangnya, kita masih kuatir akan semakin sulitnya pengadaan air yang diambil dari Sungai Sarudik sebagai sumber utama,” ujarnya. PDAM terus berupaya mencari sumber air lainnya, sehingga pendistribusian kepada langganan tetap lancar. (cpol)

P. Sidimpuan 30 Persen Golput P.SIDIMPUAN (Waspada): Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Padangsidimpuan mencapai 147.569 jiwa, sekira 30 persen warga tidak memilih dengan berbagai dalih, Kamis (7/3). Informasi dihimpun Waspada di sejumlah Tempat Pemungutan Suara, dari 512 TPS seluruh Kota Padangsidimpuan. Di Kec. Padangsidimpuan Tenggara menurut data sementara pasangan nomor urut satu (1), Gusman menang di Desa Sihitang dengan 132 suara. Di Pijorkiling Gusman juga menang dengan suara 398 suara disusul posisi dua Ganteng dan

ketiga Chairuman-Fadli. Dari sekira 30 persen warga tidak hadir di sejumlah TPS dengan jumlah 44.270 jiwa tidak memilih dari informasi dihimpun di beberapa TPS. Sedangkan di wilayah pusat Kota Padangsidimpuan, pasangan Ganteng menang telak. Pada Pilgubsu sejumlah warga tidak berminat dengan berbagai alas an. ‘’Nggak sempat datang ke TPS, masih ada pekerjaan yang lebih mendesak, mau marsuan eme (mau menanam padi),’’ujar Safrin Hutabarat, warga Padangsidimpuan. (c13)

Gunungsitoli Empat Dapil

Waspada/Hasuna Damanik

KONDISI jalan alternatif dari kebun Sipef yang setiap hujan turun berubah jadi ‘sungai’. Pengemudi terpaksa lewat jalan ini karena memang tidak ada jalan lain lagi.

GUNUNGSITOLI (Waspada): Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Gunungsitoli bersama seluruh ketua partai politik di Kota Gunungsitoli menyepakati dan menetapkan jumlah Daerah Pemilihan (Dapil) untuk Pemilihan Legislatif di Kota Gunungsitoli pada Pemilu 2014. KPUD Kota Gunungsitoli bersama seluruh pimpinan Parpol menyepakati hasil penyusunan Dapil dan penghitungan alokasi kursi setiap Dapil dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani bersama di Wisma Soliga Gunungsitoli, Sabtu (2/3). Dari hasil kesepakatan tercatat Kota Gunungsitoli memiliki empat Dapil. Empat Dapil dan penghitungan alokasi kursi yang disepakati masing-masing, Kec. Gunungsitoli ditetapkan sebagai Dapil I dengan perolehan 11 kursi, Kec. Gunungsitoli Idanoi Dapil II dengan perolehan 5 kursi, Kec. Gu-

nungsitoli Selatan dan Gunungsitoli Barat Dapil III dengan perolehan 4 kursi dan Kec. Gunungsitoli Utara serta Gunungsitoli Alo’oa Dapil IV dengan perolehan 5 kursi. Anggota KPUD Kota Gunungsitoli Hamdan Telaumbanua, SH pada acara tersebut mengatakan, penetapan Dapil yang telah disepakati antara KPUD dan Parpol bukan keputusan final, karena hasil penetapan tersebut akan dikirim ke KPU pusat untuk disahkan. Hamdan juga menjelaskan, penghitungan kursi DPRD di Kota Gunungsitoli diambil berdasarkan jumlah penduduk Kota Gunungsitoli pada DAK2 yang telah diserahkan Pemko Gunungsitoli kepada KPUD Kota Gunungsitoli. Dari 138.090 jiwa penduduk Kota Gunungsitoli yang ada pada DAK2, kursi DPRD Kota Gunungsitoli ditetapkan 25 kursi dengan jumlah perebutan suara 5.523 suara per kursi. (a25)


Sumatera Utara

B8 Kota

Zhuhur ‘Ashar

Medan B. Aceh Binjai Bireuen B. Pidie G. Sitoli K. Jahe Kisaran Kutacane Langsa

12:39 12:52 12:39 12:46 12:46 12:43 12:39 12:35 12:42 12:41

15:53 16:08 15:54 16:03 16:02 15:55 15:54 15:49 15:56 15:57

Magrib 18:41 18:54 18:42 18:48 18:48 18:46 18:42 18:38 18:44 18:43

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

19:50 20:02 19:50 19:57 19:57 19:55 19:50 19:46 19:53 19:52

05:09 05:23 04:10 05:18 05:17 05:13 05:10 05:06 05:13 05:12

05:19 05:33 05:20 05:28 05:27 05:23 05:20 05:16 05:23 05:22

L.Seumawe L. Pakam Sei Rampah Meulaboh P.Sidimpuan P. Siantar Balige R. Prapat Sabang Pandan

06:34 06:48 06:35 06:42 06:42 06:37 06:34 06:30 06:37 06:37

Zhuhur ‘Ashar 12:45 12:38 12:37 12:49 12:36 12:37 12:37 12:34 12:52 12:38

16:01 16:53 15:52 16:04 15:49 15:51 15:51 15:47 16:09 15:51

Magrib

‘Isya

Imsak Shubuh Syuruq

Kota

18:46 18:40 18:39 18:51 18:40 18:40 18:40 18:37 18:53 18:41

19:55 19:49 19:48 19:59 19:48 19:48 19:49 19:45 20:02 19:50

05:16 05:09 05:08 05:20 05:06 05:08 05:07 05:04 05:23 05:08

Sibolga Sidikalang Sigli Singkil Stabat Takengon T.Balai Tapaktuan Tarutung T.Tinggi

05:26 05:19 05:18 05:30 05:16 05:18 05:17 05:14 05:33 05:18

06:41 06:33 06:32 06:44 06:31 06:32 06:32 06:29 06:48 06:33

Zhuhur ‘Ashar 12:38 12:40 12:49 12:42 12:39 12:46 12:34 12:45 12:38 12:37

15:51 15:54 16:06 15:56 15:54 16:02 15:48 15:59 15:51 15:51

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

Magrib

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

Kota

18:41 18:42 18:51 18:45 18:42 18:48 18:37 18:47 18:41 18:39

19:50 19:51 20:00 19:54 19:50 19:56 19:45 19:56 19:49 19:48

05:08 05:10 05:21 05:13 05:10 05:17 05:05 05:15 05:08 05:07

05:18 05:20 05:31 05:23 05:20 05:27 05:15 05:25 05:18 05:17

Panyabungan Teluk Dalam Salak Limapuluh Parapat Gunung Tua Sibuhuan Lhoksukon D.Sanggul Kotapinang Aek Kanopan

Dihisab oleh: Tim Ahli Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Sumut

06:33 06:35 06:45 06:37 06:35 06:42 06:29 06:40 06:32 06:32

Zhuhur 12:35 12:42 12:40 12:36 12:38 12:35 12:34 12:44 12:38 12:33 12:35

‘Ashar Magrib 15:47 15:54 15:54 15:50 15:51 15:47 15:47 16:00 15:52 15:46 15:48

18:39 18:46 18:43 18:38 18:40 18:38 18:38 18:46 18:41 18:36 18:38

‘Isya

Imsak

Shubuh Syuruq

19:47 19:54 19:51 19:47 19:49 19:47 19:46 19:55 19:50 19:45 19:46

05:05 05:12 05:10 05:06 05:08 05:05 05:04 05:15 05:09 05:03 05:05

05:15 05:22 05:20 05:16 05:18 05:15 05:14 05:25 05:19 05:13 05:15

06:29 06:36 06:35 06:31 06:32 06:29 06:29 06:40 06:33 06:27 06:29

Maksud Mencoblos, Tiga Tewas TELUKMENGKUDU (Waspada): Dua remaja tewas korban tabrak lari dalam perjalanan pulang kampung untuk mencoblos pada Pilgubsu. Sementara seorang lainnya, tewas hanyut saat menuju TPS (Tempat Pemungutan Suara). Ke dua remaja yang mengalami naas itu, Iqbal, 18, siswa kelas III SMA dan Dewi Pranita, 23, mahasiswi, keduanya warga Rantauprapat, Labuhanbatu. Rabu (6/3) malam keduanya berboncengan mengendarai sepedamotor Yamaha Vega R, BK 5872 ZF, dari arah Medan menuju Labuhanbatu bersama teman-teman lainnya, untuk mengikuti Pilgubsu di kampung masing-masing. Namun dalam perjalanan posisi ke dua korban tertinggal

jauh di belakang teman-temannya. Setiba di Dusun Bakti Desa Sei Buluh, Kec. Teluk Mengkudu, Kab. Serdang Bedagai sekira pukul 21:00, teman-teman korban mendengar ada kecelakaan, karena itu mereka berbalik. Ternyata di lokasi kecelakaan, menurut teman korban kepada Waspada di RS Sultan Sulaiman di Firdaus, mereka melihat ke dua korban sudah tewas,sementarakenderaanyang menabrak tidak ada di lokasi. Kapolres Serdang Bedagai

Perhitungan Sementara Pilgubsu Di Binjai BINJAI (Waspada): Hasil perhitungan suara Pilgubsu di kota Binjai, pasangan Gatot Pujo Nugroho dan Erry Nuradi memperoleh suara terbanyak. Hasil sementara di Binjai Timur, untuk calon no. 1 mengumpulkan suara 4.361, no. 2, 3.295, no. 3, 1.399 suara, No. 4, 1.399 dan pasangan no. 5 sebanyak 8.104. Dari data pemilih di Binjai Timur, jumlah pemilih tak menggunakan hak pilihnya sekitar 60 persen. Binjai Timur dari DPT 38.935 pemilih yang menggunakan hak pilih hanya 18.982. Kec. Binjai Selatan dari tiga kelurahan Bhakti Karya, Rambung Timur dan Rambung Barat total suara juga diraih Gatot/Erry dengan perolehan 4.022 suara dan Gusman meraih 2.483 suara, Esja 1.009 suara, Charly 861 suara serta Amri-RE 634 suara.(a04)

AKBP Arif Budiman S.Ik, MH yang dikonfirmasi Waspada, Kamis (7/3), melalui Kasat Lantas AKP Hasan Basri menyebutkan, sepedamotor korban yang dikemudikan Iqbal, hendak mendahuli truk di depannya. Setahu bagaimana tersenggol sehingga keduanya terpental ke badan jalan. Saat itu lah keduanya tertabrak mobil yang datang dari arah berlawanan hingga tewas di tempat. Sementara mobil tersebut langsung tancap gas.

Tewas Mengapung Sementara Usman Purba, 72, warga Jalan Gelatik, Kel. Pinang Mancung, Kec. Bajenis, ditemukan tewas mengapung di Sungai Padang, Kamis (7/3) sekira pukul 09:00, oleh MuhammadYusuf, 47, yang sedang memancing. Anak korban Liana, di rumah duka mengatakan orangtuanya berangkat dari rumah sekira pukul 08:00. “Katanya mau mencoblos Pilgubsu di dekat ujung sana,” terang Liana

sambil menunjuk ke arah TPS. Namun Liana memperkirakansebelumsampaiTPSayahnya yang sudah tua itu berhenti di sungai untuk buang air. Diperkirakan, saat itulah orangtuanya tergelincir ke sungai dan hanyut. Kasubbag Humas Polres Tebingtinggi AKP Ngemat Surbakti, menyebutkan, berdasarkan hasil outopsi tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, sehingga diperkirakan murni karena kecelakaan di sungai.(a08/a09/a11)

Golput Unggul Di Langkat STABAT (Waspada): Antusias masyarakat di Stabat untuk menggunakan hak suaranya dalam pelaksanaan Pilgubsu, Kamis (7/3), ternyata minim. Pantauan Waspada pada beberapa lokasi, banyak TPS sepi hingga berakhirnya waktu pemilihan sekira pukul 13:00. Seperti di TPS IX Kel. Stabat Baru, dari 401 daftar pemilih tetap, hanya 102 orang yang menggunakan hak pilihnya. 299 Lainnya tidak hadir. Data yang Waspada him-

pun pada 10 TPS, tercatat 3.027 orang tidak hadir alias Golput dari 4.999 jumlah pemilih. Masyarakat yang menggunakan hak suaranya hanya 1.972 orang. Dari hasil sementara, pasangan Ganteng (Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi), mendominasi perolehan suara. Jumlah pasti menunggu perhitungan resmi KPU, tapi diperkirakan 40 persen masyarakat Langkat menjatuhkan pilihan untuk pasangan nomor lima tersebut.

Sementara Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH didampingi istrinya Hj. Nuraida Ngogesa sekira pukul 10:00 memberikan suara di TPS VII Dusun V Desa Sei Limbat, Kec. Selesai. Usai pencoblosan dan menandai jarinya dengan tinta, Bupati Ngogesa meninjau pelaksanaan pemungutan suara di beberapa TPS lainnya. “Secara umum pelaksanaan Pilgubsu di Langkat berlangsung aman dan lancar,” ujar Bupati Ngogesa.(a03/a01)

SMPN 1 Besitang Menuju Adywiyata LANGKAT (Waspada): Lingkungan yang bersih salah satu kategori penilaian sekolah yang mengikuti program Adywiyata. Ini dikemukakan Kasek SMPN 1 Besitang Syahtiar, S.Pd menjawab Waspada, kemarin. Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) dan Swasta yang masuk kategori Adiwiyata dari tingkat Pemrovsu dan akan dibawa ke tingkat nasional di Jakarta antara lain SMPN 1 Tanjung Pura, SMPN 1 Besitang dan SMP Swasta Dharma Patra Sei Lepan. Dikatakan, sekolahnya baru dipakai sebagai lokasi tempat pertemuan para guru SMPN Kec. Pematang Jaya, melihat bagaimana perkembangan saat ini di SMPN 1 Besitang dalam mengikuti program Adiwiyata.(c01) Waspada/Ibnu Kasir

BUPATI Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH menyerahkan formulir model C 6, sebelum mencoblos di TPS-VII Dusun V Desa Sei-Limbat Kec. Selesai.

Bupati Dan Wabup Sergai Meriahkan Pilgubsu

Waspada/Ist

WALI KOTA Tebingtinggi Ir. H. Umar Z Hasibuan, MM, diperkenalkan dengan makanan ringan produk UMKM kota Tebingtinggi di pusat jajanan makanan dan minuman.

UMKM Harus Manfaatkan Arus Kenderaan Via T. Tinggi TEBINGTINGGI (Waspada): Setiap hari sekira 43 ribu arus kenderaan hilir mudik melintasi kota Tebingtinggi. Jika dihitung perkenderaan ditumpangi empat orang, maka arus masyarakat yang masuk mencapai lebih dari 172 ribu orang per hari. Potensi arus kenderaan dan warga itu, harus dimanfaatkan bagi mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah. Wali Kota Tebingtinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM menyampaikan hal itu, Rabu (6/3), pada peresmian ‘Pusat Jajanan Makanan dan Minuman UKM Tebingtinggi,’ di Jalan Yos Sudarso, Kel. Lalang, Kec. Rambutan. Hadir Wakil Wali Kota H. Irham Taufik, SH, MAP, jajaran Muspiko plus dan pimpinan SKPD serta pengusaha UMKM. Diterangkan, dari potensi arus barang dan orang, jika yang singgah dan membeli oleh-oleh di Tebingtinggi 10 persen saja, ada sekira 17 ribu orang dan 4 ribu kenderaan yang mengeluarkan uang di kota ini. “Jelas potensi ini akan membangkitkan ekonomi kota,” jelas Umar Hasibuan. Ditambahkan, arus kenderaan dan warga yang masuk itu, selama ini tidak dimanfaatkan secara maksimal, sehingga menimbulkan masalah bagi kota. “Selama ini arus transit itu hanya meninggalkan debu dan jalan yang rusak dengan keuntungan kecil bagi warga Tebingtinggi,” kata Wali Kota. Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM, M. Yunus Matondang, SE, mengatakan pembukaan pusat jajanan UKM menghimpun berbagai hasil kerajinan dari pengusaha mikro dan kecil. Hasil-hasil produksi UMKM akan dijual di galeri ini dalam upaya membuka pasar untuk usaha masing-masing. “Saat ini sudah bergabung 60 pengusaha UMKM dengan berbagai produk yang siap dipasarkan,” ujar Yunus Matondang. (a09)

SEI RAMPAH (Waspada): Bupati Sergai Ir. HT. Erry Nuradi, M.Si dan Ketua TP PKK Ny. Hj. Evi Diana Erry serta Wabup Ir. H. Soekirman dan Ketua GOPTKI Ny. Hj. Marliah Soekirman di tempat terpisah memberikan hak suaranya pada Pilgubsu, Kamis (7/3). Bupati Ir. HT. Erry Nuradi, M.Si dan Ketua TP PKK Ny. Hj. Evi Diana Erry memberikan hak suara di TPS 8 Desa Firdaus Kec. Sei Rampah pukul 11:10. Sedangkan Wabup Ir. H. Soekirman dan Ny. Hj. Marliah Soekirman memberikan hak suara di TPS 5 kompleks Sawit Indah Jalan Coklat I No. 41 Kel. Batang Terap,

Kec. Perbaungan pukul 09:15. Ke duanya berterimakasih kepada masyarakat yang telah menggunakan hak suaranya. Diharapkan masyarakat Sergai bisa lebih objektif dalam memilih pemimpin yang bijaksana. Untuk itu diimbau masyarakat selalu menjaga kekondusifan dengan tidak terprovokasi berbagai isu. Seharusnya masyarakat Sergai bangga karena ke duapemimpinmajumenjadiCawagubsu. Setelah memberikan hak suara, Bupati danWabup Sergai memantau jalannya pemilihan suara Pilgubsu ke TPS lain. Kunjungi Sekretariat Setelah mengunjungi bebe-

kontak para lurah minta data sementara, hasilnya antara 10 persen hingga 60 persen per TPS,” ujar Amas Muda. Hal sama terlihat di berbagai TPSyangada.Hinggapukul12:00, rata-rata warga yang mencoblos hanya 45-50 persen. “Sedikit yang nyoblos, malah warga harus ditelepon dulu baru datang,” ujar Adi, Kepling 01, Kel. Pasar Baru, Kec. T. Tinggi Kota. Wali Kota Tebingtinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM usai menggunakan hak pilihnya di TPS 1 Kel. Rambung, membenarkan rendahnya minat masyarakat menggunakan hak pilih. Menurut Wali Kota, ada be-

berapa faktor penyebab rendahnya antusias masyarakat. Yakni perasaan bahwa Pilgubsu tidak menyangkut kepentingan langsung masyarakat. Sehingga muncul sikap untuk tidak menggunakan hak pilih. Demikian pula dengan kesibukan pekerjaan masing-masing dan jarak TPS dengan kediaman warga, bisa jadi faktor rendahnya partisipasi pemilih. “Kita sudah maksimal sosialisasi, tapi hasilnya sepertiini,”ujarUmarZHasibuan. Terkait itu, hingga pukul 16.00, data sementara menunjukkan pasangan Gus Irawan Pasaribu/Sukirman dan Gatot Pudjo Nugroho/HT Erry Nuradi dalam posisi berimbang.(a09)

PP Palas Dukung Program Pemkab SIBUHUAN (Waspada): Pemuda Pancasila (PP) Kab. Padanglawas (Palas) menyatakan siap menjadi garda terdepan dalam mengawal pembangunan di daerah itu, serta akan mendukung sepenuhnya program pembangunan dicanangkan Bupati H Ali Sutan Harahap (TSO). Hal itu ditegaskan MPC PP Palas Drs Abner Aziz Siregar, Rabu (6/3) di Sibuhuan. Kata Abner , hal itu juga sesuai arahan disampaikan Wakil Ketua Korcab Palas dan Paluta M Yahya Nasution SE dan Sekretaris Korcab Herli yang tiba di Palas dalam rangka kaderisasi, Kamis (28/2) lalu. Dalam pertemuan antar kader yang diselenggarakan di kantor MPC PP Palas Jalan Ki Hajar Dewantara Sibuhuan itu, disebutkan, keberadaan PP di Palas memiliki kader 13.500 orang dan dibagi dalam 12 pimpinan anak cabang (PAC) diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menyukseskan pembangunan. (a34)

Pemkab Sergai Mengambil Sumpah 364 PNS SEI BAMBAN (Waspada): Bupati Sergai Ir. HT. Erry Nuradi, MSi mengambil sumpah/ janji 364 PNS di lingkungan Pemkab Sergai untuk tahun 2013, di aula Gedung Yayasan Pendidikan Indonesia Membangun (YAPIM) Desa Pon Kecamatan Sei Bamban, kemarin. Hadir Wabup Ir. H. Soekirman, Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah Msi, Staf ahli Bupati bidang Pembangunan Drs. Rachmad Karokaro, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. Herlan Panggabean, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sergai Drs H. Ahmad Zaki MAP dan lainnya. Dikatakan Bupati Erry Nuradi, sumpah/ janji PNS mengandung lima nilai penting yakni pertama setia kepada Pancasila, UUD, Negara, dan Pemerintah yang dalam hal ini perlu mendapat penegasan bahwa kesetiaan harus diaplikasikan dalam menjalankan tugas sebagai PNS. Ke dua adalah melaksanakan tugas dengan penuh pengabdian dimana sebagai aparatur pemerintah PNS bekerja hanya untuk masyarakat. Ke tiga dengan menjunjung tinggi kehormatan Negara dan Pemerintahan serta martabat PNS yang berazaskan pada profesional, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela.

Ke empat sebagai PNS harus bisa memegang rahasia yang menurut sifat atau perintahnya harus dirahasiakan karena PNS adalah penyelenggara Negara, untuk mencapai tata pengelolaan pemerintahan yang clean government dan good government (pemerintahan yang bersih dan baik), ujar Bupati Sergai Erry Nuradi. Dan yang terakhir ke lima seorang PNS harus bekerja dengan jujur karena kejujuran merupakan landasan bagi setiap PNS dalam melaksanakan tugas dan aktivitasnya. Dengan memahami makna sumpah/janji diharapkan PNS dijajaran Pemkab Sergai bisa melaksanakan tugas pengabdian dengan seoptimal mungkin dengan selalu tetap meningkatkan etos kerja serta mengedepankan pelayanan publik yang prima. Disela–sela acara Bupati Sergai meminta lima orang PNS yang telah diambil sumpahnya untuk mengucapkan Panca Prasetya Korpri secara spontan karena merupakan aplikasi sumpa/janji PNS dalam menjalankan tugas – tugas dan pengabdian pada bangsa dan negara. Sebelumnya Kepala BKD Drs. H. Ahmad Zaki, MAP menyampaikan dari 364 orang PNS yang telah diambil sumpah/janji merupakan CPNS yang diangkat mulai dari tahun 2010 dan 2011.(a08)

rapa TPS di Desa Firdaus dan Desa Nagur dan Desa Pekan Tanjung Beringin, Bupati Erry Nuradi meninjau Sekretariat Desk Pilkada di aula Pangeran Bedagai kompleks Kantor Bupati, di Sei Rampah. Bersama Bupati HT Erry Nuradi, dalam acara kunjungan itu, Kapolres AKBP Arief Budiman, S.Ik, MH didampingi Sekdakab Sergai Drs. H. Haris Fadillah, M.Si selaku Ketua Tim Desk Pilkada Sergai, Ketua TP PKK Ny. Hj. Evi Diana Erry dan lainnya. Kapolres AKBP Arif Budiman melaporkan keadaan Kab. Sergai tetap aman dan kondusif.(a08)

Di T. Tinggi, Golput 40 Persen TEBINGTINGGI (Waspada): Angka tidak memilih di kota Tebingtinggi diperkirakan mencapai 40 persen dari total pemilih tetap, yaitu 120.167 jiwa. Diperkirakan, sekira 50 ribu warga tidak menggunakan hak pilihnya pada Pilgubsu. Kecenderungan itu, berdasarkan pantauan Badan Kesbangpol dan Linmas di 35 kelurahan dan 311 TPS. Demikian Kaban Kesbangpol dan Linmas Amas Muda, SH, Kamis (7/3), setelah melakukan pengecekan sementara. Meski demikian, angka tidak memilih warga di setiap TPS dan kelurahan fluktuatif, antara 10 hingga 60 persen. “Tadi saya

Waspada/Ist

JENAZAH Usman Purba usai diangkat dari sungai dan hendak dibawa ke rumah sakit untuk outopsi.

Waspada/Abdul Khalik

SALAH satu TPS di kota Tebingtinggi TPS 01, Kel. Pasar Baru, lengang dari warga yang menggunakan hak pilihnya. Angka Golput mencapai 40 persen.

Waspada/Ist

BUPATI Sergai Ir. HT. Erry Nuradi, M.Si menyaksikan penandatanganan berita acara oleh perwakilan PNS Pemkab Sergai yang telah diambil sumpah/janjinya di aula Gedung Yayasan Pendidikan Indonesia Membangun (YAPIM) Desa Pon Kec. Sei Bamban.

Konversi Mangrove, Pengusaha Dan Pejabat Harus Diproses LANGKAT (Waspada):Warga pesisir pantai khususnya nelayan tradisional menyambut gembira bakal ada pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka kasus alih fungsi hutan mangrove di Desa Pulausembilan, Kec. Pangkalansusu. Pernyataan Kapolres Langkat melalui Kasat Reskrim, AKP Rosyid Hartanto, sebagaimana diberitakan Waspada kemungkinan sudah ada tersangka sebelum gelar perkara di Poldasu, Senin depan, merupakan kabar gembira bagi warga pesisir. Keseriusan penyidik kepolisian menangani perkara alih fungsi hutan mangrove memupus anggapan sebagian warga, bahwa tangan hukum tidak bakal dapat menjangkau oknum pengusaha yang notabene memiliki modal kuat dan backing. Aktivis lingkungan dari LSM Jelajah Orientasi Bumi (JOB), T. Hasibuan, memberi apresiasi atas keseriusan Polres Langkat. “Kasus ini dapat dijadikan pintu masuk mengusut kasus serupa yang marak di Langkat,” ujarnya kepada Waspada, kemarin. Ia minta polisi mendalami perkara ini, sebab tidakmenutupkemungkinanadaoknumpejabat yang berkompeten menerima imbalan dari pengusaha, sehingga praktik alih fungsi yang melanggar UU ini dapat berlangsung mulus. Tidak hanya PT MAR, dia juga mendesak pihak kepolisian memproses pengusaha perkebunan kelapa sawit PT PNS di Besitang yang

telah mengkonversi ribuan hektar kawasan hutan mangrove di wilayah pesisir Desa Bukitselamat dan Kel. Pekan Besitang. Menurut dia, perusahaan ini meluluhlantakkan hamparan hutan mangrove yang cukup luas dan membendung ratusan paluh di sepanjang garis pantai sungai Besitang. Tindakan pengusaha yang anti konservasi berimplikasi menyengsarakan komunitas nelayan. Hasibuan juga mendesak aparat penegak hukum untuk memproses pengusaha UD SS yang mengkonversi kawasan hutan Register 8/ L di Desa Lubukertang, Kec. Brandan Barat, seluas kurang lebih 1.200 ha. Ia menambahkan, beberapa tahun lalu, Dinas Kehutanan Sumut pernah menyita 8 unit excavator dari lahan yang dikuasai secara ilegal oleh UD SS, bahkan pengusahanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Tapi yang menjadi tanda Tanya, sampai saat ini oknum pengusaha itu masih bebas berkeliaran, malah berupaya mengkriminalisasi warga yang menentang aktivitas ilegalnya dengan melaporkan ke polisi. Selain pengusaha swasta, lanjutnya, praktik alih fungsi hutan juga dilakukan oknum pejabat negara yang masih duduk di DPRD Sumatera Utara, dengan mengkonversi hutan mangrove ratusan hektar di kawasan Register 8/L. Kasus ini sudah dilaporkan Ketua JOB kepada Presiden Susilo Bambang Yudoyono.(a02)


Aceh

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

Buang Ego Bangsa Dan Suku

TBC Serang Warga Pedalaman LHOKSUKON (Waspada): Tuberculosis (TBS) menyerang warga pedalaman Lhoksukon, Aceh Utara. Pihak Puskesmas Buket Hagu terpaksa merujuk sejumlah pasien penyakit menular tersebut karena kondisinya memprihatinkan. Kepala Puskesmas Buket Hagu, Zulhaimi, Selasa (5/3) mengatakan, sampai akhir Februari sebanyak 10 warga terdeteksi mengidap TBC. Empat pasien di antaranya dinyatakan positif. Bahkan karena kondisinya memprihatinkan terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Buket Rata. Sementara Nuraini, yang menangani masalah paru di Puskesmas tersebut menjelaskan, penderita TBC umumnya dari warga berdekatan. Sehingga pihaknya terpaksa bekerja lebih keras untuk bisa menuntaskan penular penyakit berbahaya tersebut. Nuraini juga mengatakan, untuk memberantas TBC Puskesmas Buket Hagu menyiapkan obat-obatan khusus. Selain pengobatan, puskesmas juga melakukan penyuluhan tentang pola hidup sehat. (b15)

LANGSA (Waspada): DPD II Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kota Langsa menyerukan kepada umat Islam agar dapat membuang jauhjauh ego kebangsaan dan kesukuan demi untuk melindungi saudara yang sekaidah. Seruan tersebut disampaikan Ketua DPD II HTI Kota Langsa Iqbal, di Langsa, Kamis (7/ 3) berkaitan untuk memberi bantuan secara nyata kepada pengungsi etnis Rihongya yang terusir dari negara asalnya. “Mereka terdampar sebagai imigran gelap di sejumlah daerah di Aceh dan di tempat lain di Indonesia untuk menyelamatkan nyawanya, karena mendapat kezaliman di tanah kelahirannya di Myanmar,” ujar Iqbal, maka mereka perlu diberikan perlindungan. Berpijak dari rasa kemanusiaan dan solidaritas umat seakidah, maka atas nama HTI Kota Langsa Iqbal juga meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk tidak mendeportasi para pengungsi Rohingya. Karena itu sama dengan

Orang Tak Jelas Berkeliaran LHOKSEUMAWE (Waspada): Sejumlah orang tak jelas kerap berkeliaran tengah malam di lingkungan desa di Kemukiman Cunda, Muara Dua, Lhokseumawe. “Pernah suatu malam, sekitar jam 02:30, saya mengamati lewat jendela ada mobil tertutup dan motor yang bergerak perlahan, orang di dalam bagai memperhatikan sejumlah rumah, dan kadang mereka berhenti di suatu tempat,” kata Fitri, 27, seorang ibu rumah tangga di Paya Punteut, Cunda, Lhokseumawe, Kamis (7/3). Beberapa warga juga mengatakan sering kehilangan barang diletakkan di halaman rumah pada malamnya, seperti biji pinang, kakao, dan barang jenis lainnya. Sementara beberapa warga juga mengalami kemalingan dan penjarahan, dan juga kendaraan yang hilang dicuri. Namun, para korban ini tidak melaporkannya kepada pihak berwajib tanpa diketahui alasannya. (b14)

300 Siswa Ikuti Seminar BIREUEN (Waspada): 300 Siswa SMA dan SMP se-Kabupaten Bireuen mengikuti Seminar Sukses Ujian Nasional (UN) yang digelar Lembaga Indonesian Enterpreneur Club (IEC) di Aula Lama Setdakab Bireuen, Kamis (7/3). Pada acara ini, peserta disampaikan ide, strategi dan motivasi kepada siswa dalam menghadapi UN yang disampaikan trainer dengan pola atraktif membuat siswa cukup antusias terutama saat sesi tanya- jawab. Fasilitator IEC, Farid Rizkia di sela-sela seminar tersebut mengatakan, peserta seminar adalah siswa kelas 9 dan 12 yang bakal menghadapi UN 2013 yang digelar serentak di seluruh Indonesia pada April mendatang. Pada seminar ini para siswa juga ditempa semangatnya dan kesiapan mental. “Seminar yang diikuti dengan inisiatif peserta sendiri ini bertujuan membuka wawasan siswa dalam menghadapi UN, memberikan motivasi dan strategi lulus ujian yang disampaikan dalam seminar ini menjadi modal awal bagi siswa dalam menghadapi UN selain perlu mempersiapkan diri dengan belajar tekun, tepat dan terarah,” katanya. (b17)

Dua Puskesmas Tanpa Piket Malam IDI (Waspada): Kadis Kesehatan Aceh Timur Kamarullah menemukan dua puskesmas tanpa piket saat dilakukan inspeksi mendadak, Rabu (6/3) sekira pukul 20:30. Kedua puskesmas itu yakni Puskesmas Ranto Selamat dan Puskesmas Birem Bayeun. “Ini tidak bisa kita biarkan. Sikap indisipliner seperti ini merugikan masyarakat banyak. Kedua Kepala Puskesmas tersebut akan kita panggil untuk dimintai klarifikasi,” tegas Kamarullah usai Sidak kepada sejumlah wartawan. Selain Puskesmas Ranto Selamat dan Birem Bayeun, Kadis juga menyidak sejumlah puskesmas lain di wilayah timur Kab. Aceh Timur, termasuk Puskesmas Peureulak Kota dan Peureulak Barat serta Puskesmas Sungai Raya. Namun hanya Puskesmas Ranto Selamat dan Birem Bayeun yang didapati kosong tanpa seorang pun piket di Unit Gawat Darurat (UGD). (b24)

PGRI Gelar Seminar Nasional IDI (Waspada): Ratusan guru di wilayah jajaran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh mengikuti Seminar Nasio-nal yang dipusatkan di aula SKB Aceh Timur di Idi Timur, Kamis (7/3). Dalam seminar itu juga dibahas cara-cara teknis kenaikan pangkat/golongan IV/a ke atas.“Dalam seminar ini juga dilakukan bimbingan bagi tim penilai angka kredit jabatan fungsional guru,” kata Sekretaris PGRI Aceh Timur Syarifuddin S Malem. Dia menyebutkan, seminar nasional kali ini dihadirkan sejumlahpematerisepertiTHasanuddindanAbdulAziesHusein.Keduanya merupakan widyaiswara utama Pusat Pengembangan Tenaga Pendidikan (Pusbang Tendik) Kemendikbud RI di Jakarta. (b24)

Tak Ada Anggaran Untuk Perempuan Korban Konflik BAND ACEH (Waspada) : APBA 2013 tidak mengakomodir dana untuk membantu perempuan yang menjadi korban konflik Aceh. Ria Fitri dari Balai Syura Ureung Inong Aceh menyebutkan, pernah menyampaikan usulan dana tersebut saat pembahasan RPJM Aeh beberapa waktu lalu, namun saat pembahasan APBA anggaran tersebut tidak muncul lagi. Karena itu, kata Ria, Balai Syura Ureung Inong Aceh saat ini terus memperjuangan hadirnya Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Aceh (KKR) agar hak-hak perempuan dapat diwujudkan. (b08)

Jalan Blang Gleum Tak Tersentuh JULOK (Waspada): Meskipun Indonesia telah merdeka tahun 1945 dan kini telah berusia hampir 68 tahun, tetapi belasan kilometer jalan menuju Dusun Alue Meurbo dan Dusun Sosial, Gampong Blang Gleum, Kab. Aceh Timur hingga kini belum pernah diaspal. Bahkan, sepanjang jalan debu bekas lalulalang kendaraan dari berbagai jenis kendaraan beterbangan dan sangat mengganggu pengendara roda dua dan roda tiga. Tak hanya, ketika terik matahari tinggi membuat debu masuk ke rumah-rumah penduduk khususnya yang berada di pinggir jalan. Abdullah, tokoh masyarakat setempat, Rabu (6/3) di lokasi jalan berdebu menyebutkan, tidak kurang dari 15 kilometer jalanmenujuAlueMeurbodanDusunSosial,GampongBlangGleum perlusegerapengaspalansecaramenyeluruh,apalagidisanaterdapat sarana umum seperti Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Sekolah Dasar serta Sekolah Menengah Pertama (SMP). Camat Julok Zainuddin ketika dikonfirmasi membenarkan jalan tersebut kerap dilaporkan warga untuk dilakukan pengaspalan. “Usulannya selaku kita naikkan ke tingkat kabupaten untuk diteruskan ke pihak provinsi, tetapi sampai saat ini belum ada realisasi,” katanya. (b24)

Waspada/M Ishak

CAMAT Julok Zainuddin memperlihatkan titik jalan menuju Alue Meubo, Desa Blang Gleum, Kecamatan Julok, Aceh Timur yang kondisinya perlu pengaspalan. Foto direkam Rabu (6/3).

C1

Waspada/Dede

WARGA negara Korea yang diamankan pihak imigrasi Kota Langsa karena diduga tidak memiliki paspor, Kamis (7/3)

Empat WN Korea Diamankan LANGSA (Waspada): Empat warga negara Korea yang diduga tidak memiliki paspor diamankan pihak Imigrasi Kelas II B Langsa. Kini keempat warga Korea itu masih menjalankan proses pemeriksaan dari pihak imigrasi setempat, Kamis (7/3). Plh Kantor Imigrasi Langsa, Cut Ana Darmawan didampingi Kasie Lalulintas Keimigrasian (Lantaskim) Fauzi kepada wartawan mengatakan, setelah diproses keempat warga Korea bukan tidak memiliki paspor,

tetapi dua di antaranya visa kedua warga Korea itu sedang dalam proses perpanjangan di Imigrasi Bandara Polonia Medan, Sumatera Utara. Kemudian, keempat warga Korea ini akan kita lepas setelah visa yang diperpanjang tersebut telah selesai dan dikirim ke Imigrasi Langsa. Visa yang sedang diperpanjang itu milik Kim Young Man dan KimYoung Dae, sedangkan Oh dan Mr Kwak ada membawa paspor,” ujarnya. Dijelaskan, keempat warga Korea terjaring saat mengendari mobil Kijang Innova BK 1434 ZR dari arah Medan menuju Banda Aceh, Rabu (6/3) sekira pukul 21:45 di depan Mapolres Langsa, setelah diperiksa ternyata dua di

antara empat warga Korea tersebut tidak membawa paspor. Malam itu juga sekira pukul 02:00, mereka diserahkan aparat kepolisian Polres Langsa kepada pihak imigrasi. Karena hari sudah larut malam dan mereka butuh istirahat, maka pada malam itu mereka diinapkan di Hotel Harmoni Langsa dengan pengawasan dari imigrasi. Salah seorang warga Korea, Kim Young Man mengatakan, dirinya selama ini tinggal di Medan, dan pada malam itu tujuan dirinya beserta tiga warga Korea lainnya ke Aceh untuk ke Takengen, guna melihat produksi kopi di daerah itu, karena dirinya mendengar bahwa kopi asal Takengen sangat bagus. (m43)

Aliran LDII Dinilai Bertentangan LANGSA (Waspada): Aliran Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bertentangan dengan ajaran Islam, dan dilarang berkembang. Hal itu sesuai surat pengantar MPU Aceh Nomor 451/103 tanggal 21 Januari 2013 yang ditujukan kepada Ketua MPU Kota Langsa, di dalam lampiran surat tersebut dinyatakan aliran LDII telah tersebar di beberapa daerah di Aceh seperti di Langsa, Sabang, Aceh Tamiang, Simeulue, Aceh Besar dan Banda Aceh. Demikian dikemukakan Kadis Syariat Islam Langsa Ibrahim Latif kepada wartawan, Kamis (7/3). Menurut Ibrahim, dalam lampiran surat MPU Aceh terse-

but dinyatakan berdasarkan Keputusan MPU Provinsi NAD Nomor 04 Tahun 2004 tanggal 14 Sya’ban 1425 H/ tanggal 28 September 2004 M dinyatakan aliran LDII bertentangan ajaran Islam dan dilarang berkembang. Maka berdasarkan itu, MPU Kota Langsa Nomor 036/ MPU/ KL/ II/ 2013 tanggal 27 Februari 2013 yang ditujukan kepada Kadis Syariat Islam Kota Langsa, dinyatakan perlu ditindaklanjuti tentang keberadaan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Kota Langsa yang beralamat di Gampong Alue Dua Bakaran Batee, Kecamatan Langsa Baro dan hasil penelitian MPU Aceh menyatakan bertentangan dengan ajaran Islam dan dilarang

berkembang. “Berdasar hal itu Pemko Langsa yang difasilitasi Dinas Syariat Islam mengadakan rapat koordinasi dengan Muspida, Muspida plus, instansi terkait, MPU, pimpinan Dayah, MAA, MPD, ulama, dan tokoh masyarakat. Dalam rapat itu diputuskan, Pemko Langsa dan jajarannya akan segera menindaklanjuti, dan akan mengundang pengurus MPU Aceh dan pimpinan LDII setempat untuk memperjelas tentang fatwa MPU dimaksud. “Setelah itu kita (Pemko Langsa) akan tindakan persuasif yang tegas untuk menyelamatkan aqidah umat,” tutur Ibrahim Latif. (m43)

Sanohara, Bocah Myanmar Terpisah Dari Ibunya DARI puluhan pengungsi Rohingya, Myanmar yang terdampar di Pelabuhan Pantai Perikanan (PPP) Idi, Aceh Timur kini dikarantinakan di penampungan sementara oleh Pemkab setempat di Gedung Badan Diklat BKPP Aceh Timur di Langsa. Di sana terdapat seorang anak yang begitu tegar dalam mengarungi perjuangannya mengarungi laut luas demi menyelamatkan nyawa dari kekejaman penguasa di negerinya. Sosok kecil itu bernama Sanohara yang masih berusia 10 tahun. Bocah perempuan bekulit hitam ini terpisah dari ayah dan ibunya saat melarikan diri keluar dari negerinya. Saat ini, dia tidak mengetahui tujuan hidupnya akan berakhir di mana. Namun yang terlintas di benaknya adalah bagaimana dirinya dan bocah lain serta orangtua mereka selamat dari kejaran penguasa Myanmar, kala itu. Adakah orang yang mau menyelematkan dirinya dan mereka serta memberi sedikit kehidupan yang lebih baik sebagaimana anak anak di belahan dunia lain yang dalam usia seperti dirinya sedang senang-senangnya dalam bermain dan belajar serta mendapat asuhan kedua orangtuanya. Sangat kontras dengan kenyataan hidupyang dialami Sanohara saat ini. Sejak lari mengarungi laut lepas hingga terdampar di PPP Idi, Aceh Timur. Bocah kecil Sanohara hanya pasrah melihat keceriaan rekan seusianya yang masih mempunyai orangtua. “Mereka (para pengungsi etnis Rohongya) itu sangat butuh perhatian semua pihak, terutama dunia internasional,” kata Kepala Sub Bagian Humas Setdakab Aceh Timur, Eddyanto, berdasarkan keterangan aktifis Forum Peduli Masyarakat Miskin (FPRM). Lembaga ini dalam beberapa hari terakhir terus memberikan pendampingan dan advokasi kepada warga pengungsi Rohingya itu.

Waspada/Ist

SANOHARA, bocah asal Rohingya yang terpisah dari orangtuanya saat bermain dan bergembira dengan anak-anak lain di penampungan di Badan Diklat BKPP Aceh Timur di Langsa, Kamis (7/3) Tidak diketahui secara pasti bagaimana nasib kedua orangtua Sanohara, selamatkah atau tidak, atau memang ikut mengungsi ke belahan dunia lain. Tapi sang anak yang terdampar ke Aceh Timur ini masih mengharapkan kedua orangtuanya masih hidup dan suatu saat bisa berkumpul bersama sebagaimana layaknya anak-anak di Aceh. Sanohara di mata masyarakat daerah ini begitu mulia. Dia sosok anak yang terbilang cerdas dan tegar hingga saban hari mendapatkan kunjungan terutama oleh ibu-ibu yang simpati melihat ketegaran Sanohara. Setiap orang yang melihatnya hampir tidak ada yang tidak menangis. Apa lagi saat saat anakanak pengungsi lain seusianya ditemani ibunya takala dingin datang mereka selalu di peluk ibunya masing-masing, sedangkan dia harus tidur sendiri di lantai gedung SKB yang beralas karpet hitam itu. Hingga Kamis (7/3), kondisi pengungsi Rohingya di Badan Diklat BKPP Aceh Timur secara umum cukup baik. Mereka juga kemari sedang diidentiifkasi tim Polda Aceh. Menyangkut fasilitas kesehatan, air bersih, makanan pokok, pakaian layak pakai sudah tertangani dari bantuan

dari IOM, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, organisasi lokal dan masyarakat Aceh Timur dan Kota Langsa. Sementara dalam sepekan terakhir ini tampak solidaritas masyarakat Aceh kian tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya bantuan yang mengalir kepada pengungsi imigran Rohingya Myanmar ini baik dalam bentuk sandang, pangan dan lainnya. Hingga saat ini, hampir setiap hari ada saja warga yang memberikan bantuan untuk pengungsi ini seperti makanan, minuman, pakaian baru dan layak pakai, perlengkapan shalat hingga kepada perlengkapan kaum perempuan dan balita. Bahkan ada juga bantuan dari pedagang sayur di pusat pasar Langsa yakni sayur mayur yang dikirimkan ke posko penampungan untuk dimasak oleh panitia di dapur umum. Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Nasruddin yang bersama timnya ikut mendampingi dan mengadvokasi imigran Rohingya di Badan Diklat BKPP Aceh Timur di Langsa membenarkan tingginya rasa solidaritas dan animo masyarakat terhadap para imigran ini. M Ishak

mengembalikan mereka kepada rezim penjagal yang telah membunuhi dan mengusir mereka dari tanah kelahirannya. Selain itu juga meminta kepada pemerintah Indonesia, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, untuk memberikan perlindungan semestinya kepada para imigran asal Rohingya yang tiba di wilayah Indonesia. Kemudian kepada pemerintah Aceh, Iqbal juga mengimbau agar meminta pemerintah Indonesia supaya tetap mempertahankan muslim Rohingya di wilayah Aceh. Khusus kepada pemerintah Aceh Utara dan pemerintah Aceh Timur, tempat pengungsi Rohingya sekarang berada, Iqbal meminta agar bersedia untuk terus menerima dan menampung mereka. Tanpa mempertimbangkan permasalahan dana, karena ini adalah masalah menyelamatkan saudara-saudara muslim yang seakidah dengan pemerintah Aceh Utara dan Aceh Timur. (b20)

Warga Banda Aceh Perlu Perkuat Adat BANDA ACEH (Waspada): Wakil Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meminta masyarakat Kota Banda Aceh agar meningkatkan kesadaran untuk menguatkan adat budaya dan syariat yang sedikit demi sedikit tergerus oleh arus globalisasi. “Melalui program MAA itu diharapkan masyarakat Kota Banda Aceh akan mengingat dan membudayakan kembali adat istiadat Aceh kepada anak dan cucu,” ujar Illiza ketika menyerahkan seperangkat alat “peusunteng” (tepung tawar) kepada warga Gampong Pango Raya, berlangsung di masjid setempat, Selasa (5/3). Seperangkat alat tepung tawar yang diserahkan itu, terdiri alat pengantar perkawinan, sange, tirai, sarung bantal, tempat peusijuk dan lainnya.

Dikatakan, adat Aceh dengan syariat tidak terlepaskan, kalau suatu gampong punya adat istiadat bagus tentu syariatnya juga bagus. Artinya, memperkuat syariat itu dengan adat dan begitu juga sebaliknya,” imbuh Illiza, seraya menambahkan, selama kepemimpinannya bersama wali kota akan terus berjuang agar adat istiadat Aceh benar-benar bisa digunakan kembali. Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Banda Aceh Sanusi Husein mengatakan, MAA hadir sebagai wujud lembaga untuk menggali dan memperkuat kembali adat istiadat Aceh yang sudah mulai ditinggalkan. Dikatakan, ketika seseorang mencintai adat istiadat sendiri, maka ia akan mencintai daerahnya. (b02)

CSR PTPN I Untuk Aceh Utara LANGSA (Waspada): Untuk program kemitraan, PT Perkebunan Nusantara I (Persero) telah menyalurkan pinjaman kredit lunak sebesar Rp13,7 miliar untuk 1.163 unit usaha di berbagai wilayah di Aceh, terdiri dari sektor industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan jasa. Demikian diutarakan Humas PTPN I (Persero) Adi Yusfan, Kamis (7/3). Dijelaskan AdiYusfan lagi, untuk Bina Lingkungan telah dilaksanakan berbagai program kegiatan seperti bantuan untuk korban bencana alam, bantuan pendidikan/pelatihan, bantuan peningkatan kesehatan, bantuan pengembangan sarana dan prasana umum, bantuan sarana ibadah, bantuan pelestarian alam. Jumlah dana yang telah disalurkan sejak 1996 sampai 2012 sebesar Rp30,8 miliar. “Untuk pengembangan masyarakat atau Community Development PTPN I telah memberikan bantuan senilai Rp6,7 miliar kepada Kopontren/Kopermas/Universitas/SMK dan

SMU yang tersebar di seluruh Provinsi Aceh dengan pola pembangunan kebun kelapa sawit, sejak dari persiapan lahan sampai dengan tanaman menghasilkan,” katanya. Menurut Adi Yusfan, Aceh Utara adalah kabupaten yang paling besar mendapatkan manfaat dari program kemitraan dan bina lingkungan dari PTPN I. Sebanyak 15 koperasi pesantren mendapatkan bantuan Community Development dengan bantuan sebesar Rp2,4 miliar untuk areal tanaman kelapa sawit seluas 492 ha tersebar di antaranya di Kecamatan Panton Labu, Lhok Sukon, Cot Girek. Sedangkan bina lingkungan di Kecamatan Cot Girek telah dilakukan sejak 2008 sampai 2012, kecamatan ini telah memperoleh manfaat sebesar Rp365.700.000. Bantuan yang diberikan seperti pembangunan pagar masjid, bak wudhu, pembuatan lapangan badminton, bantuan seragam peserta MTQ juga penyaluran pasar murah BUMN Peduli. (m43)

Satpol PP Sita Puluhan Jerigen Bensin KUTACANE (Waspada): Razia Gabungan Satpol PP Aceh Tenggara (Agara) bersama polisi, TNI, Polisi Militer, Kamis (7/3) menyita puluhan jerigen berisi bensin dari pengecer yang kembali marak berjualan di zona larangan 2 kilometer dari SPBU Kampung Melayu, Kecamatan Babussalam. Kasatpol PP Agara Deni Febrian Roza menyebutkan, razia yang dilakukan ini untuk penertiban seiring kembali maraknya pengecer bensin, yang akan berdampak timbul kembali gejolak. Namun yang dirazia terbatas di zona larangan sekitar Waspada/Mahadi Pinem SPBU landasan dilakukan razia adalah perbup di mana RAZIA gabungan Satpol PP Agara dipimpin kasat Deni Febrian telah ditegaskan radius 2 kilo (tengah) bersama aparat TNI, pOlisi, dan PM, menyita puluhan meter dari SPBU tidak dibe- jerigen bensin dari pengecer di sekitar SPBU Kampung Melayu, narkan ada lapak pengecer Kamis (7/3). BBM jenis bensin. Hasil sitaan bensin dan jerigen dari sekitar Razia itu mengejutkan puluhan pengecer SPBU, bensin yg dikemas dalam jerigen isi 5 bensin di sekitar SPBU Kampong Melayu, pasal- liter sejumlah 17 jerigen, jerigen isi 2 liter sejumnya, aparat gabungan yang datang mendadak lah 35 jerigen, isi 1 liter sejumlah 65 jerigen. bersama 28 anggota pol PP menggunakan 4 Sedangkan jerigen kosong isi 5 liter yang disita unit mobil, langsung menyita dagangan bensin dari warga di lingkungan SPBU sejumlah 7 jeripengecer yang dikemas dalam jerigen.Tampak gen dan isi 2 liter sejumlah 4 jerigen, semua para pengecer pasrah tak bisa berbuat, meski barang bukti sitaan satpol PP ini, Kasat Pol PP, tampak ada sebagian pengecer menggerutu. diamankan di kantor Pol PP Agara. (b25)

Sosialisasi Tata Cara Pelaksanaan APBN LHOKSEUMAWE (Waspada): Kantor Pelayanan Pembendaharaan Nasional (KPPN) Lhokseumawe mensosialisasikan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang tata cara pembayaran dalam rangka pelaksanaan anggaran APBN, Kamis (7/3). Kegiatan itu diikuti para Satker dari Aceh Utara, Lhokseumawe dan Kabupaten Bireuen. Di antara Satker yang menjadi peserta, dinas di jajaran pemerintah daerah dan kepala madrasah sebagai lembaga pendidikan vertikal. Sementara pemateri, Armen Ritonga dari Kanwil Dirjen Pembendaharaan Provinsi Aceh dan Arizal dari KPPN Lhokseumawe. Armen di depan seratusan peserta membahas tentang Tata Cara Revisi Anggaran TA-2013. Sementara Arizal menjelaskan seputar tata cara pembayaran.

Dalam pembahasa Arizal terungkap, kewenangan Pengguna Anggaran (PA) menetapkan pejabat pengambil keputusan (PPK). Sementara penunjukan kepala Satker sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sifatnya ex-officio (karena jabatan). Oleh sebab itu, setiap kali terjadi pergantian jabatan kepala Satker, Satker baru langsung menjadi KPA. Armen Ritonga dalam pembahasannya mengatakan, revisi anggaran dilakukan melalui beberapa pertimbangan. Di antaranya, terjadi perubahan metodologi pelaksanaan kegiatan. Misalnya, semula direncanakan dilakukan melalui swakelola, namun kemudian menjadi kontraktual. Selain itu dari metode single year (tahun tunggal) menjadi multiyears (tahun jamak). (b15)

FPI Siap Tampung Warga Rohingnya LHOKSEUMAWE (Waspada) : Seluruh anggota barisan Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Bireuen mengaku pihaknya siap menampung dan memberi bantuan penuh kepada seluruh warga Rohingnya yang terdampar di wilayah perairan Aceh. Hal itu diungkapkan Ketua Front Pembela Islam Bireuen Zainuddin Al – Bireuni, Kamis (7/3). Bersama rombongan pengurus FPI lainnya, Zainuddin telah telah berkunjung ke tempat pengungsian 121 warga Rohingnya di Peunteut, Kota Lhokseumawe pada Rabu (6/3) guna menyalurkan bantuan makanan dan kebutuhan pakaian layak pakai. Zainuddin menyebutkan, pihak FPI juga merasa sanggup memberi bantuan kepada kaum minoritas dan mengadopsi anak – anak

etnis Rohingnya untuk mendapatkan kehidupan baru yang layak. “Kita siap tampung mereka semua yang terdampar di wilayah Aceh. Karena warga Rohingnya adalah saudara kita dan wajib menolong sesama umat muslim. Begitu pun anak– anak mereka masih sanggup kita adopsi,” tuturnya. Zainuddin menerangkan, FPI serius akan membantu para manusia perahu itu dengan cara ditampung pada seluruh rumah para pengurus FPI dan dayah – dayah atau pesantren yang ada di seluruh Aceh. Sehingga untuk meluruskan niat tersebut, Zainuddin meminta kepada Pemerintah Indonesia agar tidak mendeportasikan para pengungsi Rohingnya itu ke negara asalnya. Karena mengancam keselamatan jiwa mereka. (b16)


Aceh

C2

LHOKSEUMAWE (Waspada): Ruang belajar MIN di pusat ibu kota Aceh Utara, Lhoksukon yang dibangun tahun 1960-an terancam runtuh. Atap dan dinding ruangan telah lapuk, namun masih tetap ditempati murid untuk kegiatan belajar mengajar. Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Lhoksukon, Nurul Akmal, Selasa (5/3) menjelaskan, dari 16 ruang belajar, 4 unit di antaranya memprihatinkan. Keempat ruang tersebut dibangun awal tahun 1960. Akan tetapi, sampai sekarang pembangunan ruang tambahan tidak mencukupi sehingga fasilitas yang usianya sudah uzur tetap ditempati. Kerusakan atap selain mengakibatkan air hujan masuk ke ruangan, juga berbahaya bagi murid. Kayu balok penyangga atap terancam runtuh. “Kami sudah berusaha memperbaiki, namun kondisinya, ya seperti ini,” ujar Nurul. Selain itu, dinding berkonstruksi kayu juga lapuk. Bahkan di beberapa sisi telah ditambal dengan triplek. Namun dinding tetap berlubang dan mengganggu kenyamanan mereka belajar. Begitu juga dengan lantai. Akibat sering digenangi air hujan, lantai berlumpur. “Ketika

SIGLI (Waspada): Mantan anggota DPRK Pidie priode 20042009 masih meninggalkan utang dana Tunjangan Komunikasi (TKI) dan Biaya Operasional Pimpinan (BOP). Dari 46 jumlah wakil rakyat saat itu, sampai sekarang masih ada yang belum melunasi. Akibatnya daerah itu merugi senilai Rp1.338.150.000. Sekwan DPRK Pidie Zainal Abidin, Kamis (7/3) menjelaskan utang dana TKI dan BOP mantan anggota DPRK Pidie periode lalu sudah banyak yang berkurang. Karena sudah banyak yang melunasi dan membayar melalui menyicil. “Jumlah yang belum membayar dipastikan masih ada sebanyak Rp1.338.150.000. Kendati begitu sudah ada juga yang membayar dengan cara mencicil dan ada sebagian yang sudah melunasinya,” jelas Zainal menjawab wartawan. Kendati begitu ujar Zainal, pihaknya terus meminta mantan anggota DPRK Pidie untuk mengembalikan dana TKI dan BOP. Ia juga mengakui masih ada beberapa orang yang belum menuntaskanya. (b10)

Jalan Desa Perlu Perhatian BLANGKEJEREN (Waspada) : Masyarakat Kampung Penggalangan mendambakan perbaikan jalan untuk menunjang usaha tani mereka. Pasalnya, jalan yang menuju ke Buah Desa Penggalangan, Kecamatan Blangkejeren, yakni tempat persawahan masyarakat kampung penggalangan kondisinya saat ini sangat parah. Selain sempit, jalan tersebut dipenuhi dengan bebatuan krikil di sepanjang jalan, samping kiri kanan jalan ditutupi semak belukar yang keadaannya semakin lebat saja. Sementara, selain batu krikil, sebagian titik jalan itu juga dipenuhi dengan kubangan-kubangan kecil yang apabila hujan jalan tersebut licin. “Bila hujan tiba, terkadang kami enggan pergi ke sawah,” tutur Matseli, 32, Kamis (7/3) petani setempat, yang mengaku bila hujan jalannya licin, sebagian jalan ditutupi material longsor datangnya terbawa air dari perbukitan sebelah jalan, terpaksa sebagian warga memilih jalan setapak persawahan masyarakat, yang medannya sangat menyulitkan. (cjs)

1 Juta Penduduk Indonesia Buta Aksara ACEH UTARA (Waspada): Sedikitnya hingga kini Indonesia masih mengantongi 1 juta penduduk yang masih buta baca tulis dan berhitung (Calistung). 1 Juta penduduk tersebut tinggal di 147 kabupaten tertinggal. Hal tersebut disampaikan Agussalim Dasuki, Deputi Sumber Daya di Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, Selasa (5/3) di Lhokseumawe saat bersilahturahmi dengan Direktur PDAM Tirta Mon Pase Aceh Utara. Ditanya apa penyebab hingga jumlah warga yang masih buta baca tulis dan berhitung mencapai 1 juta jiwa, kata dia akibat terjadinya putus sekolah sejak masih menduduki bangku sekolah dasar. Salah satu contoh daerah yang banyak mengantongi warganya yang buta aksara yaitu Nusa Tenggara Timur (NTT). Dominan di sana yang mengalami buta aksara anak perempuan, karena anak perempuan berusia 6 tahun harus bisa menenun, ini dipengaruhi oleh faktor kearifan lokal. Dan anak perempuan di sana baru dikatakan cantik kalau tangannya berwarna hitam. Ke Aceh Utara Deputi KPDT sebenarnya memenuhi undangan Haul Abu Tanoh Mirah di Dayah Daru Ulum dan silaturrahim dengan para santri. (b18)

2014, Tenaga Honor Tuntas Diangkat TAKENGEN (Waspada): Sebanyak 1.330 tenaga honor berstatus CPNS di Aceh Tengah diupayakan tuntas diangkat menjadi PNS di tahun 2014. “Data terakhir di 2010 tenaga honor di Aceh Tengah ini mencapai 1.330 orang. Dari jumlah ini sebanyak 87 orang masuk kategori 1 (satu). Artinya, sesuai usulan, mereka merupakan prioritas utama sebagai PNS tambahan,” jelas Rizaluddin, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Aceh Tengah, Rabu (6/3). Selebihnya, lanjut dia, sisa tenaga honor mencapai 1.243 orang dimasukkan dalam kategori 2 (dua). Di mana untuk pengangkatan mereka, harus melalui test sesuai peraturan pemerintah (PP). Bahkan, jika dinyatakan tidak lulus akan dilakukan pemberhentian kerja. Ini guna mengurangi pembekakan tenaga honor. (cb09)

Wabup Ancam Nonjobkan Pegawai Tak Disiplin BIREUEN (Waspada): Wakil Bupati Bireuen Mukhtar Abda mengancam akan menonjobkan pegawai yang tidak disiplin masuk kantor. “Disiplin pegawai sekarang ini sudah meningkat, kalaupun ada hanya satu dua saja yang bandel dan itu akan kita beri sanksi tegas,” katanya saat memonitor razia PNS terlambat datang yang digelar tim gabungan Satpol PP, BKPP dan Wilayatul Hisbah (WH) Bireuen, di depan kantor Pemkab setempat, Rabu (6/3). Menurutnya, razia PNS telat datang ke tempat kerjanya yang dilakukan kali ini merupakan razia kedua setelah digelar beberapa waktu lalu dan semua mereka yang terlambat dicatat namanya, bila kedapatan tiga kali maka akan diberi sanksi sebagaimana yang berlaku. Dikatakan, razia PNS terlambat tersebut bukan hanya saja pegawai biasa saja, namun juga termasuk untuk kadis, kepala kantor maupun kepala bidang, kabid maupun kasi. (cb02)

PA Abdya Dukung Hasil Mubes I BLANGPIDIE (Waspada): Jajaran pengurus, kader dan simpatisan Partai Aceh Aceh Barat Daya menyatakan mendukung penuh hasil Mubes I Partai Aceh yang menetapkan Muzakir Manaf alias Mualem sebagai Ketua DPA-PA priode 2013-2018. “Mualem (Muzakir Manaf) memimpin Partai Aceh bukan saja sudah tepat memimpin partai politik terbesar di Aceh, tetapi figur Mualem memang disenangi rakyat Aceh,” ujar kata Ketua Dewan PimpinanWilayah Partai Aceh, (DPW - PA) Abdya, M Nazir, Rabu (6/3). Menurut dia, jajaran pengurus mulai dari Dewan Pimpinan Gampong, Dewan Pimpinan Sagoe, Dewan PimpinanWilayah, Tuha Peut, Tuha Lapan Partai Aceh Kabupaten Aceh Barat Daya, selain memberi sokongan penuh kepada Mualem, juga mendukung keputusan pimpinan Partai Aceh menyusun kepengurusan mendatang. “Kita percaya jajaran pimpinan Partai Aceh, akan mengambil keputusan terbaik untuk kemajuan partai,”tambah M Nazir. (b04)

Waspada/Zainal Abidin

SEJUMLAH murid MIN Lhoksukon tampak sedang mengikuti pendidikan di bawah atap sekolah yang terancam runtuh, Selasa (5/3)

Gizi Buruk Di Abdya Bagai ‘Gunung Es’ BLANGPIDIE (Waspada) : Terkuaknya kasus gizi buruk yang melanda puluhan balita di Kabupaten Aceh Barat Daya dinilai Wakil Ketua MPR-RI Ahmad Farhan Hamid sebagai sebuah fenomena ‘gunung es’ terhadap kualitas dan kondisi kesehatan di Aceh selama ini, di mana diartikan bahwa pemerintah Aceh khususnya Pemkab Abdya lemah dalam penanganan persoalan kesehatan dan tidak memiliki konsep kerja yang jelas penanganan kasus bersifat khusus seperti masalah gizi buruk. “Kasus gizi buruk di Abdya ini adalah fenomena gunung es tentang kondisi buruknya kesehatan di Aceh selama ini, saya berpikir Aceh harus segera merancang sistem kesehatan daerah yang mengakomodasi karakteristik lokal sehingga sumberdaya yang begitu besar dapat bersinergi dalam penanganan dan perbaikan kesehatan masyarakat,” ungkap Ahmad Farhan

Hamid,Wakil Ketua MPR-RI, dalam statemennya terkait kasus gizi buruk di Abdya, melalui pesan singkat yang diterima Waspada, Kamis (7/3). Ditambahkan, potensi sumber daya manusia di Aceh dengan keberadaan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Masyarakat di beberapa perguruan tinggi Aceh, semestinya dapat menjadi kekuatan dan modal besar dalam rangka penanganan persoalan kesehatan yang sedang berlaku di tengah masyarakat saat ini. Pemerintah Aceh diimbau untuk dapat menjalin dan menggalang semua sumber daya tersebut sehingga bersinergi untuk menangani dan mengentaskan persoalan kesehatan di daerah dengan pola yang lebih akademik dan dapat dipertanggungjawabkan. “Gizi buruk atau kurang gizi adalah wajah kesehatan yang paling buruk dari sebuah program kesehatan yang terjadi di

sebuah daerah, kasus yang terjadi di Abdya memperlihatkan gambaran tersebut, dan kasus ini bukan hanya sebuah persoalan biasa, dan sangat mungkin daerah lain juga bisa mengalaminya, jadi saya ingatkan agar pemerintah daerah untuk segera bertindak dengan menjalankan model program kesehatan yang memiliki karakteristik khas Aceh yang kuat, dan segera membangun jaringan dengan semua pihak sehingga persoalan ini dapat ditangani dengan baik,” paparnya. Jumlah kasus gizi buruk di Aceh seperti yang terjadi di Abdya diperkirakan melonjak tinggi, hal itu terjadi akibat penemuan dan survey aktif yang kini sedang berjalan di lapangan, namun demikian pemerintah Aceh sudah menyediakan fasilitas dan program kesehatan melalui JKA (Jaminan Kesehatan Aceh) yang dapat digunakan penderita serta masyarakat. (cb05)

TAPAKTUAN (Waspada) : Anggota DPRK Aceh Selatan T Mudasir menyatakan keprihatinannya terhadap nasib daerahnya yang belakangan ini kian terpuruk. Selain persoalan tidak tercapainya kinerja aparatur dan reformasi birokrasi, lebih parah lagi administrasi pemerintahan amburadul. Dalam pemandangan umumnya menanggapi Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir masa jabatan Bupati HusinYusuf, dalam sidang paripurna dewan yang dipimpin ketuanya, Safiron, di Tapaktuan, Rabu (6/3), Mudasir menyebutkan, indikasi amburadulnya administrasi pemerintahan ditandai dengan munculnya gugatan PTUN terhadap sejumlah keputusan bupati serta gentayangannya SK jabatan siluman terhadap sejumlah pejabat tanpa melalui proses Baperjakat. Pada sidang yang dihadiri Sedakab Harmaini mewakili Bupati HusinYusuf dan para SKPK, kata panggilan akrabnya, banyak SK mutasi pejabat yang muncul tetapi tak pernah kunjung dilantik. Terakhir muncul lagi desakan pergantian Plt Dirut PDAM Tirtanaga secara ilegal. “Saya mengingatkan, kecolongan penerbitan SK Dirut PDAM di luar prosedur dan mekanisme beberapa waktu lalu, hendaknya tidak terulang lagi, karena eksesnya sangat merugikan daerah,”kata Wakil Ketua Komisi C itu. Demikian pula aset daerah selama lima tahun, sama sekali tidak jelas termasuk sejumlah sektor yang mengundang se-

ribu tanda tanya, seperti reformasi birokrasi, mutu pendidikan menyangkut pengelolaan SMA Unggul dan Poltas, pengelolaan sumber daya alam (butiran emas dan batu biji besi), pengelolaan keuangan daerah dan administrasi kepegawaian dan pendapatan asli daerah (PAD). Bupati Aceh Selatan Husin Yusuf dalam jawabannya yang dibacakan Sekdakab Harmaini mengakui reformasi birokrasi di jajarannya belum mencapai sasaran yang diharapkan, meski pihaknya telah melakukan pembinaan, penataan dan penertiban sejak beberapa tahun lalu. Demikian pula dengan pencapaian kinerja, telah disajikan di beberapa SKPK tertentu.

Sedangkan soal aset yang belum tersajikan kata bupati, pihaknya belum melakukan pendataan penilaian, namun sejak 2010 telah diberlakukan buku kartu inventaris barang (KIB) dan standar operasional dan prosedur (SOP) tata cara penataan dan penilaian aset. Menyangkut rendahnya mutu pendidikan dan lemahnya pengelolaan SMA Unggul dan Poltas, bupati mengatakan, mutu pendidikan di daerahnya justru relatif naik dari tahun ke tahun ditandai meningkatkan jumlah kelulusan UN tingkat SD/MI, SMP/MTsN dan SMA. Sedangkan soal kepedulian terhadap SMA Unggul dan Poltas akan menjadi prioritas di masa mendatang. (b30)

Masa jabatan Bupati Aceh Selatan Husin Yusuf hanya tersisa hingga Sabtu (9/3). Setelah itu jabatan bupati akan di-Plhkan atau di-Plt-kan kepada orang lain. Dengan tidak menjabat lagi sebagai bupati, maka panggilan terhadap dirinya pun praktis akan berubah. Jika selama ini, orang memanggilnya Bapak Bupati atau Bupati Husin, nantinya kemungkinan cukup dipanggil sebagai Pak Husin. “Setelah saya purna sebagai bupati nantinya, tolong dipanggil saja nama saya sebagai guru Husin, karena nama tersebut sangat populer dipanggil orang sebelum saya jadi bupati,” ucap Husin Yusuf, seusai membaca

Lion Air

JT 304 Jakarta JT 306 Jakarta/Medan JT 396 Jakarta/Medan

Sriwijaya Air

SJ 010 Jakarta/Medan

Air Asia

QZ 8023 Medan AK 1305 Kuala Lumpur *

Fire Fly

FY 3401 Penang* * Setiap Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.

GA 143 Medan/Jakarta GA 147 Medan/Jakarta

11:20 16:45

11:35 15:55 21:30

JT 397 Medan/Jakarta JT 307 Jakarta JT 305 Medan/Jakarta

06:00 12:15 16:35

13:10

SJ 011 Medan/Jakarta

13:40

12:00 11:00

QZ 8022 Medan AK 1306 Kuala Lumpur*

12:25 11:30

14:00

FY 3400 Penang*

14:20

BLANGPIDIe (Waspada) : Dunia pendidikan terus saja diusik oleh ulah para oknum siswa, salah satunya kenakalan oknum siswa di sebuah SMP Negeri di Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya yang melakukan pemalakan dengan kekerasan bahkan merusak barang-barang siswa lainnya. Sungguh menyedihkan memang, dilihat dari aspek apapun tindakan para oknum siswa itu menyebabkan luka yang mendalam bagi para korban, orang tua korban, guru, sekolah, dinas bahkan pada lingkup pemerintah dalam hal ini kementerian pendidikan. Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Susoh, A Rani, Kamis (7/3) mengakui, memang ada oknumoknum siswa yang berlaga seperti koboy tesebut. “Pihak sekolah sudah berusaha semaksimal

mungkin, bahkan dalam satu minggu ini pihak sekolah sudah memulangkan siswa yang sudah tidak bisa dibina lagi,” imbuhnya didampingi Wakil Kepala Sekolah M Amin. Lebih lanjut, Rani mengatakan, kejadian pemerasan dengan kekerasan terhadap siswanya sudah terjadi berulangkali sehingga sangat meresahkan para siswa, dewan guru serta masyarakat di lingkungan setempat. Kabag Dikdas Dinas Pendidikan Aceh Barat Daya Jamaluddin mengatakan, semua pihak terkait baik siswa, guru, orang tua, kepala sekolah, komite sekolah bahkan Disdik setempat harus bertanggung jawab sepenuhnya dan mampu menjalankan visi dan misi pimpinan sesuai dengan yang diharapkan. (b08)

Protes Penunjukan Rektor UGP Berlanjut TAKENGEN (Waspada): Ratusan mahasiswa beserta sejumlah aktifis dari Universitas Gajah Putih (UGP) Aceh Tengah, kembali beraksi memprotes atas penunjukan rektor yang diduga dilakukan secara sepihak oleh ketua yayasan. “Kami menuntut ketua yayasan UGP untuk mencabut keputusan penepatan Mirda Alimi sebagai rektor. Ini karena keputusan diambil tidak berdasarkan keputusan rapat senat,” jelas Imransyah Effendi, President mahasiswa UGP dalam orasinya bersama mahasiswa di depan Fakultan Ekonomi UGP, Kamis (7/3). Selain itu, dalam aksi protes ini, ratusan mahasiswa UGP ini juga menyampaikan sejumlah tuntutan terhadap penunjukan Mirda Alimi sebagai rektor. Di antaranya, mereka mendesak pemilihan rektor UGP harusnya dilaksanakan secara musyawarah. Melibatkan organisasi internal kampus dan pihak akademis. “Ini era demokrasi. Semuanya harus transparan. Nasaruddin selaku ketua yayasan hen-

daknya jangan mengambil keputusan sepihak dalam menentukan rektor UGP,” tegas Imran. Mahasiswa UGP ini juga menolak tegas keputusan ketua yayasan, tentang pemberhentian Syukur Kobath dari jabatan rektor UGP. Karena hal ini menyalahi keputusan rapat senat dan dianggap sarat kepentingan politik. “Penempatan Mirda Alimi sebagai rektor UGP telah melanggar ketetapan Dirjen Dikti dan kopertis Wilayah 1 Aceh-Sumut. Apalagi dia saat ini berstatus PNS dan menjabat Kadishubkominfo Aceh Tengah,” terangnya. Masih dalam aksi ini, segenap mahasiswa mengaku mengancam memboikot dan membekukan proses administrasi dan perkuliahan di UGP. Hal ini akan dilakukan hingga sampai keluarnya surat putusan dari ketua yayasan untuk pencabutan dan membatalan Mirda Alimi sebagai rektor UGP. Selanjutnya mereka meminta pengangkatan kembali Syukur Kobath sebagai rektor di universitas tersebut. (cb09)

BANDA ACEH (Waspada): Frazi Leadership Center sepanjang tahun ini akan menggelar ‘Aceh leadership and entrepreneurship seminar 2013’ dengan menghadirkan 11 pembicara motivator, entrepreneur dan leadership top nasional. “Kegiatan seminar sepanjang tahun 2013 ini dipusatkan di Kota Banda Aceh yang menjadi target kami,” ujar Denny Affandi dari manajemen Frazi Leadership Center kepada pers, Kamis (7/3) di Banda Aceh. Dikatakan, pembicara pertama yang akan dihadirkan pada 10 Maret 2013 nanti yaitu Reza Syarief dengan tema “13 Top Secret Pembuka Pintu Rezeki” di Anjong Monmata, Banda Aceh. “Acara ini juga merupakan kerjasama de-

ngan Ustadz Reza Syarief sendiri yang ingin sekali hadir ke Banda Aceh untuk memberikan sumbangan pencerahan yang beliau ketahui,” ungkap Denny. Frazi Leadership Center mengharapkan motivator yang tampil mampu menjadi motivasi masyarakat, untuk lebih bijaksana dalam menghadapi masalah hidup, usaha juga permasalahan yang bisa menghambat mencapai kesuksesan. Ustadz Reza telah menghasilkan sembilan karya buku, termasuk buku National Best Seller Life Excellence yang menyedot hampir satu juta pembaca. “Khusus 13 Top Secret Pembuka Pintu Rezeki, salah satu buku best seller yang akan dikupas pada seminar ini,” katanya. (b06)

Waspada/Zamzamy Surya

Tiba (flight, asal, waktu)

10:40 16:00

Premanisme Siswa Marak

Sidang paripurna khusus LKPJ Bupati Aceh Selatan, banyak kursi anggota dewan kosong dan menandai malasnya para wakil rakyat itu menghadiri sidang. Seperti terlihat dalam foto, Kamis (7/3) dari 30 anggota dewan, hanya sebelas orang yang hadir.

Panggil Saya Guru Husin…

Berangkat (flight, tujuan, waktu)

hujan terjadi becek, tapi kalau kering berdebu,” tambahnya. Nurul Akmal mengaku kondisi tersebut sudah lama terjadi, sebelum dia menjabat kepala MIN Lhoksukon. “Kami sudah berkali-kali memohon bantuan, namun belum ada respon,” ungkap dia. Nurul dan kepala MIN sebelumnya, telah meminta bantuan Kementerian Agama setempat untuk membantu gedung sekolah, akan tetapi belum ada realisasinya. Sehingga dia dan para wali murid sangat mengharapkan bantuan Dikpora Pemkab Aceh Utara. Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Aceh Utara, Razali mengatakan, untuk membantu lembaga pendidikan vertikal bisa melalui dana Otonomi Khusus (Otsus). Namun untuk membantu sekolah di bawah Kementerian Agama tersebut, bagiannya lebih minim. Hanya sekitar 20 persen dari bantuan Otsus untuk pendidikan, bisa alokasikan. Selain fisik sekolah, bantuan untuk madrasah juga bisa berupa perlengkapan pendidikan lainnya. Di antaranya madrasah yang telah dibantu melalui Dikpora Aceh Utara, MIN Paya Bakong, MAN Kuta Makmur dan beberapa madrasah lain. (b15)

Seminar Leadership-Entrepreneur

Administrasi Pemerintah Aceh Selatan Amburadul

Penerbangan Di Bandara SIM Banda Aceh GA 142 Jakarta/Medan GA 146 Jakarta/Medan

Jumat 8 Maret 2013

MIN Lhoksukon Terancam Runtuh

Mantan Dewan Belum Kembalikan Dana TKI

Garuda Indonesia

WASPADA

Laporan Pertanggung Jawaban (LKPJ) akhir masa jabatan dalam sidang paripurna DPRK Aceh Selatan, Selasa (5/3) di Tapaktuan. Husin menyebutkan, seusai menjabat bupati ia akan kembali ke kampong halamannya di Gampong Batu, Kecamatan Kluet Utara, karena satu-satunya rumah yang dimiliki sejak masih menjadi guru SD. “Saya bisa bangun rumah ketika masih jadi guru, tetapi ketika jadi bupati tidak satu pun rumah yang saya miliki termasuk di luar daerah,” ucapnya dalam sidang yang dipimpin Ketua DPRK Safiron dan dihadiri Unsur Muspida lainnya. Sebelumnya Husin Yusuf

dalam LKPJ akhir masa jabatannya menguraikan berbagai persoalan yang telah dan belum dicapai menyangkut bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Ia menyadari selama memegang tampuk pimpinan Aceh Selatan masih banyak kekurangan dan impian yang belum dicapai sesuai keinginan masyarakat. “Walau kaki masih ingin melangkah, asa melambaung tiada batas, namun waktu jualah yang membatasi karya,” papar Husin seraya pamit kepada segenap lapisan masyarakat melalui para wakil rakyat. Zamzami Surya

Waspada/Tarmizi Ripan

KELOMPOK Perwiritan Suro saat melakukan aksi demo di kantor Bupati, Pulo Sarok, Singkil, Kamis (7/3)

Ibu Perwiritan Demo Bupati Singkil SINGKIL (Waspada): Kelompok ibu perwiritan dari Kampung Siompin, Kecamatan Suro, Aceh Singkil, Kamis (7/3) melakukan demo ke kantor Bupati Singkil meminta aksi perjudian dan Miras diberantas. Demo ratusan warga kelompok perempuan yang dikoordinir Nurmala tersebut dilakukan dengan melakukan orasi membentangkan sejumlah spanduk dan foster kecaman maraknya judi toto gelap (Togel) dan arena permainan biliar. Lima poin tuntutan warga yang disampaikan meliputi, 1. mencopot Kadis Syariat Islam yang dinilai hanya menghabiskan uang negara dan tidak berbuat bagi kemaslahatan umat 2. Minta Kapolres serius memberantas judi, minuman keras (Miras) dan narkoba. 3. Bupati dan Kapolres jangan bungkam maraknya penyakit masyarakat. 4.Bupati diminta jadikan

Aceh Singkil sebagai daerah percontohan Syariat Islam dan 5. Masyarkat Kecamatan Suro kutuk maraknya judi dan miras. Bupati Safriadi dan Wabup Dulmusrid dilaporkan hari itu sedang menghadiri Musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) Partai Golkar DPD II Aceh Singkil di Bungara, Kecamatan Kota Baharu. Hingga berita ini diturunkan, para pendemo masih bertahan di kantor Bupati Singkil, karena tuntutan mereka belum ditanggapi pejabat berwenang. (b27)


Ekonomi & Bisnis

WASPADA Jumat, 8 Maret 2013

C3 Pertumbuhan Ekonomi Sumut TriwulanI2013Diperkirakan6,2Persen

Waspada/Arianda Tanjung

PLAZA RAMAI : Sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Medan ramai dikunjungi masyarakat pada libur Pilkada, Kamis (7/3). Pengamatan Waspada, di kawasan jalan menuju pusat perbelanjaan, seperti di sepanjang Jalan Diponegoro menuju KH Zainul Arifin sempat mengalami kemacatan pada pukul 15.40 kemarin.

RDG Putuskan BI Rate Dipertahankan Libur Pilgubsu JAKARTA (Antara): Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI), Kamis (7/3), memutuskan untuk mempertahankan BI Rate pada level 5,75 persen dengan penekanan pada perkembangan inflasi harga pangan yang terus meningkat. Direktur Humas Bank Indonesia Difi A Johansyah, menjelaskan RDG BI menilai tingkat BI Rate tersebut masih konsisten dengan sasaran inflasi tahun 2013 dan 2014, sebesar 3,5 - 5,5 persen. Menurutnya, BI meyakini bahwa dengan penguatan bauran kebijakan moneter dan makroprudensial, serta langkah-langkah koordinasi yang solid dengan Pemerintah, akan mampu mencapai sasaran inflasi dan mendorong tercapainya keseimbangan eksternal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Inflasi IHK Februari 2013 mencapai 0,75 persen (mtm) atau 5,31 persen (yoy). Inflasi inti tetap terkendali 4,29 persen (yoy) sejalan dengan harga komoditas global nonmakanan yang terkendali dan stabilitas nilai tukar rupiah yang terjaga. Di sisi lain, tekanan inflasi terutama berasal dari tingginya inflasi harga pangan (volatile foods) antara lain sebagai dampak gangguan cuaca dan terbatasnya pasokan komoditas hortikultura yang berasal dari impor. Sementara itu, inflasi ‘administered prices’ yang cukup tinggi disumbang oleh kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL). Tekanan inflasi diprakirakan akan mereda seiring dengan siklus panen dan secara keseluruhan tahun 2013 diprakirakan akan tetap terkendali pada kisaran sasarannya. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah melalui forum TPI (Tim Pengendalian Inflasi) dan TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) guna mengamankan pasokan dan distribusi barang. Dewan Gubernur BI juga menilai, perekonomian Indonesia pada triwulan I-2013 akan tumbuh sesuai prakiraan 6,2 persen, didukung terutama oleh kuatnya permintaan domestik. Konsumsi tumbuh cukup kuat sejalan dengan keyakinan konsumen dan daya beli masyarakat yang membaik. Sementara itu, berbagai indikator menunjukkan moderasi pertumbuhan investasi khususnya pada investasi nonbangunan di tengah investasi sektor bangunan yang masih cukup kuat. Di sisi lain, kinerja ekspor ke berbagai negara mitra dagang utama, khususnya China, Amerika Serikat (AS) dan India, diprakirakan membaik. Untuk keseluruhan tahun 2013, setelah memperhitungkan aktivitas ekonomi pada triwulan-triwulan selanjutnya, termasuk pengeluaran untuk persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, pertumbuhan ekonomi diprakirakan akan cenderung mengarah ke batas bawah kisaran 6,3 - 6,8 persen.

Daftar Harga Bahan Pokok Di Medan, Rabu (6/3) Beras Ramos 1 Beras Ramos 2 Beras KKB 1 Beras KKB 2 Beras Arias Beras Jongkong IR 64 Beras Jongkong Kasar Beras Jongkong IR 64/Kw3 Gula Pasir Minyak Goreng Curah Kuning Daging Sapi Murni Daging Ayam Broiler Daging Ayam Kampung Telur Ayam Broiler Telur Ayam Kampung Garam Kasar Garam Halus Terigu Segi Tiga Biru Cabai Merah Cabai Rawit Cabai Hijau Bawang Merah Bawang Putih Tomat Kol Kentang Ikan Asin Teri (no.2) Kacang Hijau Kacang Tanah Kacang Kedelai Minyak Tanah Susu KM Bendera 357 gr Susu KM Indomilk 390 gr Susu Bubuk Bendera 400 gr Susu Bubuk Indomilk 400 gr

: Rp9.400 per kg : Rp9.200 per kg : Rp9.700 per kg : Rp9.500 per kg : Rp9.000 per kg : Rp9.000 per kg : Rp8.500 per kg : Rp8.500 per kg : Rp13.000 per kg : Rp10.000 per kg : Rp85.000 per kg : Rp22.000 per kg : Rp50.000 per kg : Rp1000 per butir : Rp1.500 per butir : Rp1.200 per kg : Rp2.000 per kg : Rp7.000 per kg : Rp20.000 per kg : Rp30.000 per kg : Rp10.000 per kg : Rp23.000 per kg : Rp23.000 per kg : Rp6.000 per kg : Rp3.000 per kg : Rp5.000 per kg : Rp75.000 per kg : Rp12.000 per kg : Rp23.000 per kg : Rp8.000 per kg : Rp9.000 per liter : Rp7.600 per kaleng : Rp8.200 per kaleng : Rp25.500 per kotak : Rp27.200 per kotak (m41)

Harga Emas London Murni (LM)

495.000

Perhiasan (97%)

485.000

Emas Perhiasan (70%)

351.000

Emas Putih (75%)

376.000

Suasa

252.000

(50 %)

Pengunjung Plaza Semakin Ramai MEDAN (Antara): Kunjungan ke pusat perbelanjaan mewah (plaza) di Medan, pada Kamis (7/3), ramai. Masyarakat memanfaatkan hari libur pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu) ini berkunjung ke plaza bersama keluarga.

Pengamatan Waspada, di kawasan jalan menuju pusat perbelanjaan, seperti di sepanjang Jalan Diponegoro menuju KH Zainul Arifin sempat mengalami kemacatan pada pukul 15.40 kemarin. Se j u m l a h k e n d e ra a n pribadi antre panjang saat akan memasuki kawasan parkiran di Sun Plaza.

Di Pasar Petisah, di atas tengah hari, para pedagang juga sudah kembali membuka tokonya. Pengusaha Rumah Busana Salwa Modist di Blok D, Novie, mengakui jika karyawan tokonya mulai bekerja usai melakukan pencoblosan di TPS dekat mereka tinggal. Ketua Asosiasi Pengelola Pusat belanja Indonesia (APPBI) Sumut Paulus Tamie, membenarkan itu. Katanya peningkatan kunjungan hari itu layaknya seperti hari Minggu atau hari libur lainnya. Katanya, masyarakat memilih berkunjung ke plaza pada hari libur Pilgubsu ini karena bayak rumah makan di Medan yang tutup. Sementara banyak ibu-ibu rumah tangga yang tidak memasak. ‘’Jadi para keluarga mencari makanan di plaza,’’ katanya.

Namun begitu, Paulus Tamie, belum dapat memastikan berapa persen kenaikan kunjungan di plaza anggota APPBI. Tapi, hingga mendekati pukul 15:00, tingkat kunjungan sudah naik 50 persen dari hari normal. ‘’Mudah-mudahan naiknya kunjungan sejalan dengan kenaikan omset,’’ katanya. Paulus, mengakui pengunjung paling banyak mengisi gerai-gerai penjual makanan dan minuman. Dia juga membantah bahwa ada peningkatan penjagaan di plaza karena beroperasi di saat libur pilkada. ‘’Tidak ada penjagaan tambahan karena pengusaha masih yakin keamananan di Sumut tetap terjaga. Masyarakat Sumut semakin cerdas,” katanya. Menurut Paulus, kehadiran aparat di sekitar plaza itu merupakan kebijakan pihak keama-

nan dengan perhitungan bahwa plaza merupakan tempat umum yang perlu perlindungan. “Mudah-mudahan keamanan tetap terjaga hingga hasil perhitungan dan ditetapkannya Gubernur Sumut terpilih.Plaza sendiri pada Kamis tetap tutup seperti hari biasa yakni pukul 22.000 WIb meski jadwal bukanya leih lama,”katanya. Anggota DPD RI utusan Sumut, Parlindungan Purba, menilai keamanan Sumut yang masih terjamin hingga Kamis siang menunjukkan bahwa masyarakat Sumut semakin dewasa dalam berpolitik dan bermasyarakat. “Masyarakat Sumut perlu mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah dengan cara Gubernur Sumut terpilih nantinya lebih pro ke rakyat,”katanya. (m37/ant)

Penolakan Cek Kosong Di Sumut Rp183 Miliar MEDAN (Waspada): Penolakan cek dan bilyet giro (Cek/ BG) kosong di Sumatera Utara (Sumut) pada Januari 2013 mengalami kenaikan 31,93 persen dibanding bulan sebelumnya. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Wilayah IX Sumut dan Aceh mencatat nilai penolakan Cek/BG kosong Januari 2013 sebesar Rp183 miliar dengan jumlah warkat sebanyak 6.479 lembar. Sementara pada Desember 2012 nilainya tercatat Rp139 miliar dengan warkat sebanyak 5.097 lembar. Deputi Direktur Ekonomi dan Moneter Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Wilayah IX Sumut dan Aceh Mikael Budisatrio mengatakan, pertumbuhan itu juga terjadi jika dibanding secara year on year

(yoy). Pada Januari 2012 nilai cek kosong sebesar Rp141 miliar atau meningkat sebesar 31,93 persen pada Januari 2013 yang nilainya Rp183 miliar. “Kita minta kepada masyarakat agar teliti sebelum melakukan transaksi. Karena transaksi cek kosong di wilayah Sumut bukanlah atas kesengajaan dan diindikasikan kejahatan. Melainkan kelalaian,” ujar Mikael. Akibat dari transaksi cek kosong itu, kata Mikael, nasabah akan di-blacklist dan tidak bisa melakukan transaksinya lagi karena rekeningnya ditutup. Sayangnya, KPBI Wilayah Sumut dan Aceh tidak bisa memberitahu berapa jumlah nasabah di Sumut yang di-blacklist akibat melakukan transaksi cek kosong tersebut.

“Semua datanya terpusat di Jakarta. Pem-blacklist-an juga dilakukan oleh Jakarta. Jadi Jakarta-lah yang menghimpun data-data itu,” ujarnya. Sementara itu, lanjut Miakel, transaksi RTGS di Sumut pada Januari 2013 juga mengalami peningkatan. Transaksi yang terjadi di bulan Januari 2013 tercatat sebanyak 88.835 transaksi, meningkat dibandingkan transaksi di bulan Desember 2012 yang berjumlah 85.618 transaksi. Meskipun volume mengalami kenaikan, jumlah nominal transaksi RTGS bulan Januari 2013 mengalami penurun 6,99 persen. Transaksi yang terjadi di bulan Januari 2013 tercatat Rp70,54 triliun, nilai ini menurun jika dibanding Desember 2012 yang tercatat Rp75,84

triliun. “Transaksi transfer masuk dari luar Sumut tercatat sebesar Rp28,601 triliun lebih besar daripada transfer keluar dari Sumut yang tercatat sebesar Rp28,204 triliun. Sementara transfer yang terjadi dalam wilayah Sumut sendiri tercatat sebesar Rp13,733 triliun,” papar Mikael. Porsi transaksi terbesar terjadi di Kota Medan dengan total nilai transaksi sebesar Rp66,59 triliun atau 94,41 persen dari total transaksi RTGS di Sumut. Meskipun terdapat penurunan nominal transaksi, katanya, adanya peningkatan transaksi RTGS dari sisi volume masih menunjukkan tingginya aktivitas perekonomian di Sumut. (m41)

PLN Gagal Hemat Rp1,6 T JAKARTA (Antara): PT PLN (Persero) gagal berhemat Rp1,6 triliun per tahun. Alasannya karena mekanisme pertukaran pasokan gas Lapangan Gajah Baru, Natuna ke PLTGU Muara Tawar, Bekasi, belum berjalan. Kepala Divisi BBM dan Gas PLN Suryadi Mardjoeki, Kamis (7/3), mengatakan saat ini PLTGU Muara Tawar terpaksa memakai bahan bakar minyak yang lebih mahal dibandingkan gas. Totalnya setahun Rp1,6 triliun. Ia berharap, mekanisme swap Gajah Baru segera mengalir ke PLTGU Muara Tawar, sehingga biaya operasi PLN bisa lebih dihemat. Menurut Suryadi, gas swap Gajah Baru tersebut sedianya digunakan untuk menunjang operasi Muara Tawar saat beban

puncak. Kebutuhan gas Muara Tawar saat beban puncak adalah 80 juta kaki kubik per hari. “Namun, hanya tersedia 2030 MMSCFD, sehingga kurang 50-60 MMSCFD. Kalau gas swap Gajah Baru masuk optimal, maka kekurangannya tinggal 10-20 MMSCFD,” katanya. Sementara, lanjutnya kebutuhan gas Muara Tawar di luar beban puncak sebesar 125 MMSCFD sudah terpenuhi. Mekanisme swap ke Muara Tawar belum berjalan dikarenakan fasilitas penerima gas (onshore receiving facilities/ORF) yang dibangun PT PGN Tbk di Muara Bekasi hingga kini juga belum selesai. PGN menargetkan penambahan kapasitas ORF selesai Mei 2013. Kontrak swap tersebut ber-

dasarkan surat keputusan Menteri ESDM Jero Wacik yang ditandatangani pada 26 Oktober 2011. Mekanisme swap dilakukan antara produksi gas Gajah Baru, Blok Natuna Sea Block A dan Lapangan Grissik, Blok Koridor, Sumsel. Gas Gajah Baru yang dioperasikan Premier Oil masuk ke pembeli ConocoPhillips di Singapura, sementara produksi Grissik yang dikelola ConocoPhillips dialirkan melalui pipa milik PGN ke PLTGU Muara Tawar, Bekasi. Melalui mekanisme swap itu, maka pemerintah terbebas dari kewajiban membayar pinalti Rp5 miliar per hari, mendapat tambahan pendapatan negara Rp5,4 triliun per tahun, dan penghematan biaya operasi

PT PLN (Persero) Rp3 triliun. Namun, saat ini, hanya mekanisme swap” gas ke Singapura yang berjalan, sehingga keuntungan yang didapat baru berupa pembebasan pinalti dan tambahan pendapatan. Sementara, keuntungan penghematan PLN belum terjadi. Mekanisme “swap” merupakan upaya sementara, sampai gas Gajah Baru masuk secara permanen ke Batam. Pasokan Gajah Baru ke Batam tersebut masih menunggu penyelesaian pembangunan pipanya. Gas rencananya akan dialirkan ke pembangkit berkapasitas 2x35 MW yang akan dibangun PT Medco Power di Batam dengan target operasi pada Januari 2014.

MEDAN (Waspada): Pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara pada triwulan I tahun 2013 diperkirakan mencapai 6,2 persen. Ekspetasi pertumbuhan tersebut didasari atas sisi permintaan, pertumbuhan perekonomian Sumut pada triwulan laporan ditunjang oleh konsumsi dan kegiatan investasi yang tercatat masih mengalami peningkatan dibandingkan triwulan sebelumnya dan tetap tumbuh positif sebagai motor perekonomian. “Tercatat terdapat pertumbuhan sebesar 2,41 persen untuk konsumsi rumah tangga dan peningkatan 2,08 persen untuk konsumsi pemerintah. Sedangkan investasi mengalami peningkatan sebesar 4,14 persen,” kata Deputi Direktur Ekonomi dan Moneter Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah IX Sumut dan Aceh Mikael Budisatrio, kemarin. Mikael mengatakan, pada triwulan IV 2012 perekonomian Sumatera Utara masih tercatat tumbuh positif sebesar 6,13 persen (yoy), trend mulai sedikit membaik dari triwulan III 2013. Sedangkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Triwulan I 2013 ada di angka 6,2 persen. Sementara itu, dari sisi penawaran, sektor-sektor ekonomi andalan Sumut yakni sektor pertanian dan industri pengolahan tetap menunjukkan pertumbuhan. Sementara itu, sektor perdagangan, hotel, dan restoran (PHR) mengalami perlambatan yang cukup signifikan dibandingkan triwulan sebelumnya. “Hal ini merupakan imbas dari melemahnya kinerja perdagangan internasional serta tren penurunan harga komoditas perkebunan di pasar internasional,” katanya. Selain itu, lanjut Mikael, hingga akhir tahun 2012, optimisme masyarakat terhadap kondisi perekonomian Sumut masih tetap terjaga. Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) mengalami peningkatan 2,95 persen. Peningkatan IKE ini disebabkan karena konsumsi barang tahan lama yang meningkat signifikan 7,85 persen. Hal ini merupakan sinyal positif pada pertumbuhan ekonomi. “Hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) juga menunjukkan adanya peningkatan realisasi penjualan pada bulan Januari 2013 menjadi Rp19,3 triliun atau meningkat sebesar 14 persen dibandingkan Desember 2012,” ucapnya. (m41)

Auto 200 Amplas Adakan Gebyar Toyota MEDAN (Waspada): Dalam rangka HUT ke56 PT. Astra International, Tbk. TSO Cabang Medan Amplas mengadakan Gebyar Toyota mulai 7-9 Maret 2013 di Auto 2000 Amplas Jl SM Raja Medan. Gebyar Toyota Auto 2000 Amplas memberikan satu kesempatan bagi pelanggan yang akan melakukan peremajaan unit Toyota lama ke Toyota baru (Trade-In) tukar tambah dengan harga sangat menguntungkan pelanggan. Penawaran istimewa yang diberikan pada Gebyar kali ini, mulai dari Bunga 0% untuk pembelian Toyota Grand New Fortuner dan uang muka ringan dengan 20 jutaan sudah memungkinkan untuk membeli Avanza secara kredit. Benefit lain yang diperoleh pelanggan adalah hadiah-hadiah seperti TV dan camera parkir, serta paket cicilan pertama dibayar Auto 2000 dengan persyaratan tertentu. T. Martogi Siahaan, Branch Manager Auto 2000 Amplas menyampaikan program yang dikeluarkan ini adalah sebagai wujud apresiasi buat pelanggan Toyota yang selama ini telah memberikan kepercayaan tinggi kepada Auto 2000 Amplas. Martogi berharap program ini dapat bermanfaat bagi pelanggan setia Toyota dan dapat membangun hubungan yang semakin harmonis antara pelanggan dan Auto 2000 Amplas sebagai Cabang Toyota dengan fasilitas pelayanan terlengkap di Indonesia. (m08)

PT EMI Akan Dilikuidasi JAKARTA (Antara): Kementerian BUMN memutuskan akan melikuidasi PT Energi Manajemen Indonesia (EMI), karena kondisi keuangan yang semakin memburuk. Menteri BUMN Dahlan Iskan, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (7/3), mengatakan likuidasi merupakan jalan terakhir dalam menangani BUMN bermasalah. ‘’Dari pada perusahaan terus terbebani, apa boleh buat, sebaiknya dilikuidasi saja,’’ katanya. EMI perusahaan yang bergerak dalam bidang manajemen energi tersebut sesungguhnya pernah menjadi rebutan untuk diakuisisi antara PT PLN dan PT Perusahaan Gas Negara (PLN). Pengalihan 100 persen saham milik negara yang terdapat di EMI itu sejalan dengan penyelamatan dan pengembangan perseroan. Namun PLN yang lebih berpeluang mengakuisisi EMI karena bisnis kedua perusahaan yang hampir sama, diisukan tidak akan melanjutkan rencana tersebut. Menurut Dahlan, jika PLN dan PGN sama-sama tidak mau mengambilalih EMI, tidak ada jalan lain harus dilikuidasi. Berdasarkan catatan, EMI pada 2011 memiliki utang sebesar Rp28 miliar, dengan ekuitas sekitar Rp4 miliar atau tergerus 63,36 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp11 miliar. Kesulitan keuangan mendera perusahaan, di mana ekuitas menurun akibat kerugian yang terus menerus, dan dikhawatirkan pada 2012 neraca perusahaan ini akan negatif. Perseroan juga mencatatkan rugi bersih pada 2011 sebesar Rp7 triliun, padahal penjualan berhasil dikantongi sebesar Rp9 triliun. Sebagian besar pendapatan berasal dari proyek pemerintah dan BUMN. Dalam periode 2008-2011, proyek yang ditangani perseroan didominasi oleh jasa audit energi dan pelatihan, sementara akses ke sumber pendanaan sangat terbatas. Untuk return on asset (ROA) tercatat negatif 22 persen, return on aquity (ROA) negatif 145 persen, serta Debt to Equity Ratio (DER) 700 persen. Saat ini, jumlah karyawan Energi Manajemen sebanyak 70 orang. Terdiri dari 30 orang tenaga engineer dan 47 orang tenaga pendukung.

Peserta Jamsostek Dialihkan Ke Astek JAKARTA (Antara): PT Jamsostek menyatakan akan mengalihkan sekitar delapan juta peserta program jaminan pemeliharaan kesehatan kepada PT Askes. Itu dilakukan sebagai upaya sinkronisasi kedua perseroan membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dan Ketenagakerjaan. “Jadi hanya Jaminan Pemeliharaan Kesehatan saja yang dialihkan ke Askes. Programnya, pesertanya dan provider-nya itu yang dialihkan ke Askes,” kata Direktur Utama Jamsostek Elvyn G. Masassya, dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (7/3). Menurut Elvyn, sebanyak delapan juta peserta jaminan pemeliharaan kesehatan itu terdiri dari 214.000 perusahaan. Proses pengalihan secara menyeluruh akan terus dilaksanakan hingga paling lambat pada 31 Desember 2013, sebelum Badan Penyelenggara Jaminan Sosia (BPJS) Kesehatan resmi diberlakukan pada 1 Januari 2014. “Jadi nanti pas 1 Januari 2014 semua peserta sudah bisa dilayani dan dikelola Askes,” katanya. Elvyn, juga menegaskan pihaknya tidak akan melakukan pengalihan pegawai karena BUMN itu juga membutuhkan sumber daya manusia yang tak kalah banyak untuk bertransformasi menjadi BPJS Ketenagakerjaan per 1 Juli 2015. Dia menuturkan perseroan bahkan tengah merencanakan untuk menambah sekitar 600 pegawai untuk mengisi 467 gerai Jamsostek yang akan dibuka di sejumlah kabupaten/kota. Dalam kesempatan yang sama, Ruslan Irianto Simbolon, Direktur PHI dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengungkapkan hanya jaminan pemeliharaan kesehatan yang dialihkan dari Jamsostek ke Askes. “Memang di BPJS Ketenagakerjaan ada empat program yang diurus, sedangkan di BPJS Kesehatan kan cuma satu. Makanya hanya jaminan pemeliharaan kesehatan yang dialihkan, apalagi di Jamsostek pesertanya lebih banyak,” katanya. Kendati demikian, menurut Ruslan, fakta tersebut tidak berarti akan menimbulkan diskriminasi antara kedua perseroan, terutama mengenai gaji yang didapat pegawainya. “Kita tidak ingin diskriminatif, karena itu tidak boleh ada diskriminasi mengenai penggajian,” katanya.


Opini

C4

Polemik Sertifikat Halal

TAJUK RENCANA

Pilgubsu Satu Putaran GanTeng (Sementara) Unggul

P

asangan incumbent H Gatot Pujo Nugroho, ST- Ir HT Erry Nuradi, MSi meraih paling banyak suara dalam hitung cepat Pilgubsu kemarin. Perolehan suara pasangan GanTeng dalam beberapa quick count mencapai 33 persen suara. Menyusul di peringkat kedua pasangan Drs Effendi MS – Drs H Jumiran Abdi (ESJA) dengan 25 persen suara, seterusnya pasangan H Gus Irawan Pasaribu, SE, Ak, MM berpasangan dengan Ir H Soekirman (GusMan) dengan 21 persen, pasangan Drs H Amri Tambunan – Dr RE Nainggolan, MM dengan 12 persen, dan pasangan Dr H Chairuman Harahap, SH, MH – H Fadly Nurzal, SAg 8,5 persen,. Kelima pasanganan Cagub dan Cawagub Sumut periode 2013-2018 itu masih menunggu hasil perhitungan resmi KPU Sumut yang diperkirakan memakan waktu sepekan. Seterusnya menunggu pengesahan dan pelantikan pada 16 Juni 2013 jika tidak ada komplin dari pasangan yang kalah. Kalau membandingkan hasil survei sebelumnya, perolehan suara pasangan GanTeng relatif meningkat, sementara pasangan nomor urut 1 (GusMan) menurun signifikan. Pasangan nomor urut 1 (GusMan) sebenarnya cukup lama mempersiapkan diri menuju Sumut-1. Sayang, dukungan parpol pendukung dari PAN, Gerindra dan partaipartai kecil sangat kurang. Yang menarik, unik, tentunya posisi Soekirman. Walaupun gagal dalam Pilgub tapi dengan kemenangan pasangan GanTeng, posisinya di Pemkab Sergai nantinya naik menjadi Bupati menggantikan Erry Nuradi.Wajar kalau sejumlah pengamat menyesalkan mengapa Gus Irawan ‘’mati-matian’’ meminang Soekirman yang ‘’nothing to lose’’. Yang mengejutkan perolehan suara pasangan ESJA yang semula di peringkat 4 dan 5 tahu-tahu bisa menduduki posisi kedua dalam hitungan cepat kemarin. Hemat kita, peningkatan suara ESJA disebabkan kedatangan Ketua Umum DPP PDIP Megawati dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) beberapa hari menjelang minggu tenang. Kampanye akbar yang digelar pasangan ESJA bersama Megawati dan Jokowi di berbagai daerah mampu mendongkrak perolehan suara Effendi Simbolon dan Jumiran Abdi yang didukung PDIP, PDS, dan PPRN dengan signifikan, namun akan sangat sulit untuk Intisari mengejar suara GanTeng. Andai persiapan ESJA lebih matang/lama mungkin perolehan suaranya bisa Pemenang Pilgubsu wa- sangat mengimbangi GanTeng. Apalagi kalau hanya jib memenuhi janji-jan- satu tokoh Batak/Tapanuli yang maju dalam Pilgubsu, tanpa RE Nainggolan, maka dukungan jinya mensejahterakan etnis Batak/Tapanuli dipastikan membesar lebih 12 juta warga Sumut mendongkrak dan mengalahkan GanTeng. Dengan perolehan 33 persen suara dalam hitung cepat hampir dapat dipastikan Pilgubsu 2013 ini berlangsung satu putaran. Sebab, kalaupun margin errorsnya sampai dua persen perolehan suara GanTeng masih lebih dari 30 persen. Andai dua putaran peluang GanTeng bisa di ujung tanduk. Banyak faktor mengapa pasangan GanTeng menang dalam hitung cepat. Pertama, sebagai incumbent (Plt Gubsu) tentu saja figur Gatot Pujo Nugroho dan juga Erry Nuradi sebagai Bupati Serdang Bedagai/adik Alm. T. Rizal Nurdin lebih dikenal publik sehingga tingkat popularitas dan elektabilitasnya melebihi lawan-lawannya. Tidak sulit buat pasangan GanTeng untuk sosialisasi ke penjuru pelosok kabupaten-kota se-Sumut dalam posisinya sebagai penguasa pemerintahan provinsi. Kedua, Gatot dan Erry didukung PKS dan Hanura, dua partai yang terbilang kompak dan khususnya PKS sangat militan sehingga tidak mudah dipecah oleh iming-iming janji maupun materi. Ketiga, kegagalan pelantikan Gatot Pujo Nugroho di Jakarta di masa minggu tenang sebagai Gubsu yang definitif membuat masyarakat menaruh simpati. Begitu pula Erry Nuradi yang merupakan tokoh Golkar di Sergai/Sumut namun keinginannya maju diganjal, bahkan diberi semacam sanksi/punishment oleh DPP Partai Golkar. Ini yang membuat suara Golkar pecah, menguntungkan GanTeng namun menggerus suara Chairuman. Keempat, netralitas PNS, BUMD, dan besarnya angka swing voters cukup menguntungkan pasangan incumbent GanTeng dibandingkan kandidat lainnya. Yang pasti, isu Effendi Simbolon tidak menguasai daerahnya (Sumut),tidak disukai tokoh-tokoh Batak karena melarang pemberian ulos kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan, serta isu korupsi impor daging sapi yang melanda DPP PKS khususnya Presiden Lufthi Hasan Ishaaq tidak banyak mempengaruhi suara GanTeng dan ESJA. Perlu dievaluasi kekalahan jago Golkar dan Demokrat, menyusul kekalahan kandidat mereka di Pilgub Jawa Barat bulan lalu. Harapan kita, pasca Pilgubsu kemajuan Sumut bisa lebih dirasakan lebih 12 juta warga Sumut. Harapan itu hanya bisa terwujud bila pasangan terpilih nanti mampu bekerja keras melaksanakan janji-janji kampanyenya seperti paparan visi dan misinya. Duet Gatot Pujo Nugroho-Erry Nuradi berjanji membangun infrastruktur jalan, jembatan, listrik, dan daya saing agar rakyat sejahtera berbasis kewilayahan dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi mencapai capai 8 persen, rata-rata lama sekolah 12 tahun, usia harapan hidup rata-rata menjadi 70,50 tahun dll.+

APA KOMENTAR ANDA SMS 08116141934

Faks 061 4510025

Facebook Smswaspada

+6282370731145 Banyak rakyat yg menginginkan agar REDENOMINASI atau PENGECILAN ANGKA(uang/rupiah) dgn menghilangkn 4 angka nol harus segera dilakukan. +626175042559 Tolong tangkokda kalaw malam jam 2 karajonyo manyabu.Dahtu mancilok. Kalaw amuh uda manangkok nyo di jl bustamam gg wijaya kesumo16 di rumah takarangko lb katorong tmbg +6285275437438 Pemkot L’seumawe sudah mendesak Pemkab Aceh utara untuk menyelesaikan aset,tapi Bupati/jajarannya yang lamban,apakah sangat ENAK tinggal di daerah org di L’s +6285260103051 Firasat saya, Anas dikorbankan SBY. Sementara saya tak sreg ke SBY. Maka, secara otomatis, kerespekan saya ke Anas bertambah besar. +6283194547661 Tak ada pada masa sekarang ini pemimpin yang bersih, baik dan loyalitas terhadap aturan. Kalau sudah menduduki jabatan. +6285261177815 PDAM TIRTA SILAUPIASA kab. Asahan akan hancur atau dihancurkan masayarakat asahan dan batu bara, bayangkan saja bukan hanya kualitas airnya yang mirip lumpur hampir setiap hari, tagihanpun naik terus, ini faktanya: tagihan rekening saya bulan Agustus 2012 24.790, bulan September 26.950, bulan Oktober 37.750, bulan November 37.750, bulan Desember 49.270 bulan Janurari 2013 meroket lagi lebih 100% hingga 60.000 +6281370221155 Assalamualaikum sdr Redaksi harian. Waspada. Menurut berita harian Waspada Tgl. i4 Februari 2013 yl. bahwa harga gas tabung Elpiji 3 kg.tetap Rp.13 guh belum.sejahtera dan berjaya. +6281264100513 Mohon keampunan dr Allah SWT dan 5) Apakah kesombonganmu menyebabkan kamu lalai untuk bertaubat ,,,, ? , 6) Apakah kamu masih mencari jalan lain bagi kesembuhi sebelum melakukan sesuatu, hak mulutmu untuk berkata jujur2 dalam kebenaran , hak tanganmu untuk meletakkan kebaikan dan hak kakimu di jalan Allah ,,,, 4) Apakah kamu suda benar2 telah memberi hak akalmu untuk berpikir tentang sapa sesungghnya kamu, hak matamu untuk melihat kebesaran kemuliaan Allah, hak pendengaranmu untuk mencermat dalam gol yang pandai bersyukur ,,, ? , 2) Apakah kamu sudah mampu mengendalikan diri untuk tidak berbuat hal2 yang melampaui batas seperti makanan minuman ,,, 3) Apakah kamuAl Bayan : Jk kamu SAKIT maka sesungguhnya Allah Subhana wata’ala Fatabarakallah ‘azza wajalla memperingatkan kamu dalam 5 hal : 1) Sudahkan kamu benar2 masukanmu selain Allah ,,,, n 7) Apakah kamu masih mencari sembahan selain Allah Subhana wata’ala fatabaarakallah ‘azza wajalla ,,,,,,, wallahu a’lam. +6285261177815 Acara sinetron di televisi swasta Indonesia cenderung merusak mental generasi bangsa terutama para pelajar. Saya sebagai seorang guru sangat resah dengan adegan2 - adegannya karena kebanyakan berpakaian sekolah namun tidak mencerminkan budaya sekolah berkarakter. Melainkan adegan2 kekerasan seperti berantam, melawan guru, melawan orang tua, dan adegan2 kepura puraan sbg anak orang kaya. Percuma saja menteri pendidikan berusaha keras menerapkan kurikulum sekolah . Sampai kapan sinetron2 kurang ajar tsbt menghancurkan karakter generasi muda kita? Stop tayangan2 tdk mendidk dan mari kita boikot... Agar mereka rugi!!! From an English teacher in sergai regency. Tq waspada.

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

Oleh Masduri Jika banyak lembaga yang diberikan wewenang menentukan standar halal, nanti malah banyak disalahgunakan, memungkinkan masyarakat bingung dan berselisih pendapat.

R

ancangan Undang-undang Jaminan Produk Halal (RUU JPH) sampai saat ini masih menggantung di DPR. RUU JPH yang sudah dibuat sejak tahun 2009 itu rencananya Februari ini sudah selesai. Tetapi sampai sekarang polemik tentang RUU JPH tersebut masih hangat diperbincangkan. Terutama tentang siapa lembaga yang berhak memberikan sertifikat halal. Dulu yang memiliki wewenag memberikan sertifikat halal adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI).Tetapi dalam draf RUU PJH tidak hanya terikat pada satu lembaga, misalnya hanya MUI. Lembagalembaga lain juga diperbolehkan memberikan setifikat halal. Dalam pandangan MUI, jika banyak lembaga yang diberikan wewenang menentukan standar halal, nanti malah banyak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, serta akan menimbulkan perpecahan di dalam masyarakat. Karena jika terlalu banyak lembaga yang memberikan sertifikat halal, nanti memungkinkan masyarakat bingung dan berselisih pendapat. Karena itu, MUI mendesak agar DPR tidak memberikan wewenang pengambilaliahan kekuasan memberikan sertifikat halal kepada lembaga lain. Agar kekhwatiran itu tidak terjadi. Selama ini, MUI telah berhasil memberikan jaminan produk halal melalui Sistem Jaminan Halal (SJH) yang dimiliki Lembaga Pengawas Produk Obat dan Makanan (LPPOM) MUI. LPPOM telah mengeluarkan sertifikat halal sebagai bukti suatu produk telah memenuhi standar halal yang telah ditetapkan. Bahkan LPPOM MUI telah diakui dunia, ia mendapat pengakuan dari 43 lembaga luar negeri di 22 negara, seperti Australia, Selandia Baru, Brazil, Belanda, Kanada, Inggris, Amerika Serikat, Belgia, Turki, dan Jepang. Dengan demikian, kemampuan LPPOM MUI sudah tidak diragukan lagi. Para ulama dan cendikiawan Muslim yang ada di dalamnya memiliki kemampuan mapan dalam menentukan halal-haramnya suatu

barang. Maka jalan terbaik agar terhindar dari kekhawatiran seperti dijelaskan di atas, adalah dengan menetapkan satu lembaga yang memiliki wewenang memberikan sertifikat halal, dalam hal ini LPPOM MUI. Selama ini masyarakat sudah kadung percaya terhadap standar halal yang dimiliki LPPOM MUI. Mereka sudah nyaman dengan standar halal-haram milik MUI. Sehingga bila dipaksakan diberikan kepada banyak lembaga, kekhawatiran penyalahgunaan dan pertentangan dalam masyarakat memang mungkin terjadi. Oleh sebab itu, dalam RUU JPH yang akan segera ditetapkan oleh DPR, lebih baik hanya satu lembaga yang memberikan sertifikat halal. Selain menghindari penyalahgunaan wewenang dan perpecahan dalam masyarakat, agar sertifikat halal itu tidak menjadi ajang bisnis para lembaga tersebut. Bisa jadi ada permainan harga antara lembaga yang satu dengan yang lainnya. Sehingga bisa membingungkan pengusaha dalam upaya mendapatkan jaminan produk halal. Lagi pula, jika tersentralisir pada satu lembaga, pemerintah juga mudah dalam melakukan pengawasan. Bila nanti terdapat penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang pemerintah mudah menegurnya. Apalagi LPPOM MUI selama ini sudah sangat bagus. Kita berikan saja kepercayaan kepada mereka untuk mengurusi hal tersebut. Catatan Sebagai catatan kepada LPPOM MUI, jika nanti benar-benar hanya satu lembaga yang diberikan wewenang menentukan standar halal-haram suatu produk, maka LPPOM MUI harus mengemban amanah ini secara baik dan profesional. Pertama, LPPOM MUI dalam menentukan standar halal suatu produk harus dilakukan secara teliti dan objektif. Jangan sampai masyarakat dan pengusaha dirugikan karena kesalahan yang dilakukan LPPOM MUI dalam menentukan standar halal. Misalnya, sesuatu yang semestinya haram, tapi dihalalkan

karena kepentingan usaha. Dalam hal masyarakat pasti dirugikan, mereka mengonsumsi barang yang sebenarnya tidak dibenarkan dalam ajaran agama. Atau misalnya, suatu produk sebenarnya halal, tapi diharamkan oleh LPPOM MUI. Dalam hal ini pengusaha yang dirugikan. Mereka tidak bisa memroduksi barang untuk pengembangan perusahaannya. Pendek kata, MUI harus berada pada posisi objektif dan profesional dalam menentukan standar halal. MUI tidak boleh memihak pada salah satu pihak. MUI harus berdiri di tengah-tengah untuk menegakkan kemaslahatan, bukan untuk berbisnis halal-haram demi kepentingan perut. Kedua, karena hanya satu lembaga yang bisa menentukan standar halal. Pisau analisis fikih yang digunakan oleh LPPOM MUI harus kontekstual dan memenuhi standar zaman sekarang ini. Dikhwatarikan standar halal yang diberikan oleh MUI tidak memiliki relevansi zaman, sehingga sedikitsedikit haram. Perbedaan dalam menentukan halal-haram sudah mengemuka sejak zaman dahulu, terutama masa-masa Imam Syaifi’i, Maliki, Hambali, dan Hanafi. Bila hanya satu lembaga yang menentukan standar halal, maka tidak ada lembaga lain yang boleh memberikan standar halal. Berbeda misalnya, bila banyak lembaga diberikan wewenang dalam menentukan standar produk halal, ada kemungkinan keputusan mereka berbeda pula. Misalnya sesuatu yang diputuskan LPPOM MUI haram, bisa saja pada lembaga lain dinilai halal. Karena itu, MUI harus melihat secara jernih dalam menentukan status halalharam suatu produk. Sehingga tidak

ada yang dirugikan dari keputusan yang diambil LPPOM MUI. Ketiga, tugas LPPOM MUI adalah menentukan standar kehalalan suatu produk. Sertifikat halal yang diberikan MUI tentu sangat dibutuhkan oleh produsen. Apalagi di negara yang mayoritas masyarakat Islam. Bila suatu perusahaan atau produsen tidak mendapat sertifikat halal atas hasil produksinya, mereka pasti kesulitan mendapat konsumen, terutama dari kalangan Muslim. Sertifikat halal yang diberikan MUI tak ubahnya seperti magnet bagi pembeli yang mampu menarik perhatian luar biasa agar ia mengonsumsi barang tersebut. Sudah pasti perusahaan akan memburu sertifikat halal tersebut. Karena itu, kami berharap MUI tidak menjadikan hal itu sebagai ladang bisnis memperkaya diri. Tetapi semata-mata untuk kemaslahatan umat. Agar masyarakat bisa mengonsumsi barang yang halal. Yang paling akhir, LPPOM MUI memang bertugas menentukan halalharamnya suatu produk. Tetapi mereka juga harus meneliti aspek kesehatan dari hasil produksi tersebut, karena yang dicari masyarakat bukan hanya hasil produksi yang halal, tetapi juga hasil produksi yang menyehatkan. Seperti pesan Allah SWT. dalam Alquran “Wahai manusia, makanlah yang halal lagi baik (menyehatkan) dari segala sesuatu yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan, karena sesungguhnya setan adalah musuh bagimu.” (Q.S. Al-Baqarah:168). Penulis adalah Pustakawan Pesantren Mahasiswa (PesMa) IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Minggu Tenang (Jangan) Rugikan Publik Oleh Sofyan Harahap Aturan Pasal 89 ayat (5) UU Pemilu yang melarang media massa menyiarkan berita dan karya jurnalistik lainnya, termasuk rekam jejak dan survei di minggu tenang harus dilawan

G

uru jurnalistik saya di masa lalu, H. Moh Said dan H. Rosihan Anwar mengajarkan wartawan harus mampu menjaga jarak dengan narasumber, menjaga independensi dan tetaplah kritis dengan tujuan bisa bebas memberitakan hal-hal yang menyimpang, melanggar hukum, untuk kepentingan masyarakat luas. Guru saya di Waspada Bunda Hajjah Ani Idrus pun menekankan media dan wartawan (reporter - redaktur) harus pintar-pintar menuliskan berita dengan muatan kritik, terutama kepada penguasa. Bunda, demikian panggilan Hj. Ani Idrus— setuju wartawan harus berani membuat berita sosial kontrol namun ditulis secara halus agar pejabat yang kritik tidak merasa dipermalukan. Gunakan peribahasa ‘’Vivere Peri Coloso’’. Maksudnya, pandai-pandailah mengkritik sehingga wartawan tetap dapat menjalankan fungsi pers, khususnya poin sosial kontrol. Jika mengkritik secara terbuka (frontal) bisa-bisa SIUPP dicabut Deppen. Memang profesi jurnalis rawan bahaya sejak zaman dulu hingga sekarang di era reformasi. Walaupun Undang-Undang Pers Nomor 40 tahun 1999 menjamin kebebasan pers dan melindungi wartawan dalam menjalankan profesinya, tetap saja terjadi aksi–aksi premanisme terhadap profesi mulia ini di berbagai daerah, termasuk di Sumut. Walaupun keran demokrasi sudah dibuka di era Presiden BJ Habibie. Tidak ada lagi pembredelan media massa, semua pihak setuju menjadikan pers sebagai pilar keempat demokrasi setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Peran pers yang begitu besar untuk melakukan kontrol sosial dan pengawasan pembangunan menuntut pers tetap kritis menjalankan kebebasan persnya. Namun begitu harus tetap dalam karidor hukum dan norma-norma yang berlaku di masyarakat sehingga kebebasan pers tidak disalahgunakan. Pers wajib beretika dan tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. Liputan pesta demokrasi Pesta demokrasi sekelas pemilu, pilpres maupun sekadar pilkada (gubernur, walikota dan bupati) pastilah menjadi agenda utama media massa karena suksesi kepemimpinan itu penting guna menentukan masa de-

pan bangsa, negara, dan masyarakatnya. Event lima tahunan itu termasuk peristiwa besar, melibatkan masyarakat luas sehingga para jurnalis sudah seharusnya terlibat di dalamnya. Pertanyaannya: Sejauh mana para jurnalis dan media boleh melibatkan diri? Terus terang tidak mudah menjawabnya. Idealnya, keterlibatan jurnalis dalam kapasitasnya sebagai peliput berita dengan menjaga independensi. Artinya, sang jurnalis harus profesional, tidak boleh melibatkan diri ke dalam dunia politik praktis karena dikhawatirkan berperan ganda. Tapi, selama wartawan mampu menempatkan diri secara benar, saat berperan sebagai tim sukses (timses) maupun saat menjalankan tugas-tugas peliputan berita secara profesional, berimbang, tidak ada yang perlu ditakutkan. Begitu juga dalam memahami independensi tidak boleh kaku. Artinya, suatu media dan wartawannya boleh saja bersikap netral terhadap satu peristiwa atau calon kepala daerah, boleh juga berpihak asalkan acuannya benar yaitu menjaga idealisme dalam menulis berita. Acuannya, menjalankan fungsi pers untuk kepentingan publik. , Pemihakan yang dilakukan harus merupakan sikap dari kebijakan redaksi yang arahnya untuk kepentingan publik. Tokoh Pers Atmakusumah Astraatmadja dan Tribuana Said pernah saya tanyakan masalah independensi media/wartawan dalam pesta demokrasi, jawabnya: Sebaiknya pers melihat track record dalam menilai caloncalon yang maju dalam pemilu, pilpres maupun pilkada. Tentu dengan melakukan liputan mendalam sehingga media mempunyai data rekam jejak yang valid untuk menentukan dukungan kepada parpol maupun kandidat-kandidat yang terbaik. Soal nanti setelah terpilih mereka melakukan korupsi, tidak menjalankan visi dan misinya, bertentangan dengan kepentingan publik, media massa tidak perlu lagi memihaknya, tapi balik melakukan sorotan dan menjalankan kritis secara komprehensif. Saat Pilgubsu kemarin, banyak rekan seprofesi yang masuk dalam tim sukses (timses). Pilihan itu menurut saya sah-sah saja sepanjang dibolehkan oleh pemilik medianya masingmasing. Dan juga terpulang dari ketahanan fisik dan mental mereka untuk merangkap pekerjaan. Jika bisa menjaga diri, tetap menjaga sikap kritis

dan independensinya, tidak melacurkan profesi, tentu tidak mengapa. Tidak perlu dipermasalahkan. Menjadi masalah jika si wartawan tidak mampu menjaga idealisme dan menganut paham pragmatisme sehingga karya jurnalistiknya bercampur dengan kepentingan pribadi dan kelompok karena terhanyut dalam timses. Kalau sudah begitu, saya selalu menyarankan sang jurnalis cepat-cepat meminta izin cuti atau dicutikan oleh medianya selama pesta demokrasi berlangsung sehingga tidak terjadi konflik kepentingan di dalam dirinya. Minggu tenang Saya termasuk orang yang tidak setuju kalau setiap kali pesta demokrasi berlangsung di masa minggu tenang media massa dan wartawan dibelenggu kebebasannya, dengan larangan ini dan itu, tidak boleh menyiarkan berita-berita yang terkait dengan pihak-pihak yang terkait dalam kampanye. Hal itu jelas pembodohan dan merugikan masyarakat (publik). Apalagi di masa menjelang hari pencoblosan itu banyak berita-berita yang sangat menarik, menurut saya masyarakat (pembaca) punya hak untuk mengetahui informasi tersebut. Tentu media dan wartawan harus mengetahui rambu-rambu yang boleh dan tidak boleh, terutama berita yang cenderung memfitnah, menjelekkan atau dalam kategori black campaign yang melanggar kode etik jurnalistik. Fungsi sosial kontrol media massa di masa minggu tenang sangat dibutuhkan masyarakat karena intensitasnya semakin panas. Tidak mungkin KPU dan Panwaslu dapat memantau seluruh proses tahapan dan pelanggaran tahapan pemilu, pilpres maupun pilkada. Di sinilah peran media massa ikut memantau jalannya pesta demokrasi agar berjalan jujur, adil, tertib, dan aman. Dari beberapa kali pesta demokrasi terdahulu momen minggu tenang justru berbalik menjadi momen rawan terjadinya intervensi, money politics dan serangan fajar sehingga masyarakat merasa terganggu, khususnya bagi mereka yang sudah punya pilihan politik. Media bisa berperan aktif memantau berbagai pelanggaran yang terjadi di lapangan untuk bahan kajian pihak terkait. Justru itu, tidak sepatutnya KPU dan Panwaslu melarang-larang media massa untuk tidak memuat berita, foto dan beragam karya jurnalistik lainnya selama minggu tenang. Saya menganggap larangan itu bertentangan kebebasan pers yang diatur dalam UU Pers No 40/99, melanggar hak asasi manusia untuk memperoleh informasi dengan syarat liputan beritanya tidak melanggar kode etik jurnalistik atau tidak mengarah untuk kampanye

terhadap figur-figur tertentu. Penutup Tahapan minggu tenang bagi para kontestan punya kewajiban menarik kembali alat paraga kampanyenya, seperti poster, baliho dll. KPU menyiapkan kebutuhan logistik di TPSTPS, sementara aparat keamanan menyiapkan personil menjaga agar hariH pesta demokrasi berlangsung tertib, aman dan kondusif. Bagi media massa dan wartawan momentum minggu tenang biasanya paling krusial, paling tidak tenang, karena banyak manuver dari masing-masing kontestan yang layak diberitakan karena penting, menarik, dan signifikan untuk diketahui masyarakat (publik). Justru itu, jangan rugikan publik. Aturan Pasal 89 ayat (5) UU Pemilu yang melarang media massa menyiarkan berita dan karya jurnalistik lainnya, termasuk rekam jejak dan survei di minggu tenang harus dilawan karena masyarakat berhak memperoleh informasi dan hak itu dilindungi undang-undang karena bagian dari hak asasi manusia.*** Penulis adalah Wapenjab Waspada

Pengumuman Redaksi menerima kiriman karya tulis berupa artikel/opini, surat pembaca. Kirim ke alamat redaksi dengan tujuan ‘Redaktur Opini Waspada’ dengan disertai CD atau melalui opiniwaspada@yahoo. com. Panjang artikel 5.000-10.000 karakter dengan dilengkapi biodata penulis dan kartu pengenal (KTP). Naskah yang dikirim adalah karya orisinil, belum/tidak diterbitkan di Media manapun. Tulisan menjadi milik Waspada dan isi tulisan menjadi tanggungjawab penulis.

SUDUT BATUAH * Jelang Pilkada, ratusan warga ke LN - Ini namanya warga ‘Apatis’ * Sampah kampanye Pilgubsu 200 ton - Maunya Cagub ikut gotong royong * Lima tahun lagi Indonesia masih impor daging - Berarti masih bisa jadi isu kampanye

oel

D Wak


WASPADA Jumat 8 Maret 2013

Daftar Khatib Shalat Jumat

MEDAN AREA Amaliah Jl. Amaliun Gg. Bandung Kota Matsum II Ar-Rahim Ranting Halat Kota Matsum Al-Chairat Jl. A.R. Hakim Gg. Sederhana No. 22 Al-Hidayah Jl. A.R. Hakim Gg. Sukmawati Al-Huda Jl. Gedung Arja Gg. Jawa No. 46 Lingk. III Al-Ikhlash Taqwa Jl. Medan Area Selatan No. 129 Al-Ikhwaniyah Jl. Utama/Amaliun Gg. Tertib No. 15 Al-Istiqomah Jl. Seto No. 33 Kel. Tegal Sari II Al-Mukhlishin Jl. Sutrisno Gg. Sehati No. 8 Al-Manar Jl. Laksana No. 47 Al-Makmur Gg. Langgar/Bahagia No. 25 Al-Misbah Jl. A.R. Hakim Gg. Langgar/Damai No. 27 Al-Wathan Jl. A.R. Hakim Gg. Langgar No. 53 Darul Ikhlas Jl. Batu No. 13 Kel. Sei Rengas Permata Hidayatul Islamiyah Jl. Gajah No. 39 Istiqlal Jl. Halat No. 36 Kel. Kota Matsum IV Jamik Jl. Medan Area Selatan No.289 Kel.Surakamai-I Jamik Jl. Sutrisno Gg. Damai I No. 6 Kel. Komat I Khalid Ibnul Walid Jl. Rahmadsyah No. 366 Khairiyah Jl. Rahmadsyah/Puri Gg. Subur No. 192 Muslim Jl. Gedung Arca No. 3 Muslimin Jl. Dr. Sun Yat Sen No. 71 Nurul Huda Jl. Denai Gg. Pinang No. 12 Tegal Sari-I Perguruan Ketuhanan Jl. Puri Gg. Perguruan No. 4 Rahmat Jl. Denai Gg. I No. 2 Kel. Tegal Sari I Quwwatul Muslimin Jl. H.M. Jhoni No. 69-D Silaturrahim Jl. Emas No. 10 Silaturrahim Jl. Bromo Gg. Silaturrahim No. 11 Syekh Hasan Maksum Jl. Puri Gg. Madrasah No. 181 Taqwa Jl. Bromo Gg. Aman No. 23 Taqwa Jl. Bromo Gg. Taqwa No. 11 Taqwa Jl. Bromo Gg. Salam No. 26 Taqwa Jl. A.R. Hakim Gg. Langgar No.8-A. Tegal Sari III Taqwa Jl. Puri No. 183 Kompleks Mesjid Taqwa Taqwa Lalang Jl. Gedung Arca Gg. Sehat No. 8

Drs. Alwi Batubara Drs. Maulana Siregar, MA Drs. Zainal Arifin G., MA H. Jasmi Assuyuthi Idris, Lc Drs. A. Rahman Batubara Muhammad Qorib Drs. Nazaruddin H.M. Rajab, Lc Drs. H. Syamsuddin Panarik Wagiman, S.Ag Muhammad Imran, S.Ag Namuddin Hutapea Drs. H. Fauzi Usman, SH Drs. H.T. Baharuddin Siregar Salman Komaruddin Dalimunthe H.M. Nasir Akram, MA H. Ali Sati Nasution, Lc Drs. Ismail Malik Drs. H. Sunaryo Drs. H. Moh. Hafis Ismail H. Arif Mhd. Erde Miftahul Khair, MA Umul Aiman Lubis, S.HI Zulfahmi Hutasuhut, S.Ag Drs. Ahmad Syukron Drs. H. Muniruddin Idris, MA Mahmuddin, BA Drs. H. Kasim Yusuf Drs. Riadi Lubis Drs. Askolan Lubis, MA Drs. H. Nizar Idris M. Riadhi, S.Sos Drs. Khudri Lubis Drs. Azwilman

MEDAN AMPLAS Ar-Rahmat Jl. Bajak II-H Harjosari II Al-Huda Jl. Bajak I No. 2 Kel. Harjosari II Al-Hidayah Mapolda Sumut Jl.S.M.Raja Km.10,5 No.60 Al-Hidayah Jl. Kongsi Gg. Syukur No. 307 Marindal I Al-Hikmah Jl. Garu II B Kel. Harjosari I Al-Muslimin Jl. Pangilar No. 35-A Kel. Amplas Baiturrahman Jl. Bajak III Kel. Harjosari II Daarul Azhar Jadid Jl. Bajak II Gg. Cengkeh No. 1 Ikhlashiyah Jl. Garu I No. 69 Kol. Harjosari I Jami’Harjosari Jl. S.M. Raja Km. 6,5 No. 21 Jamik Jl. Panglima Denai No. 23 Kampus UNIVA Jl. S.M. Raja No. 10 Kompl. UNIVA Nurul Barkah Jl. Selambo IV No. 7 Nurul Iman Jl. S.M. Raja Km. 9 Nurul Tuvail Khatijah Jl. Garu IV No. 140 Ramadhan Jl. Pertahanan No. 37 Kel. Timbang Bali Ramadhan Jl. Garu VI Kel. Harjosari I Salman Jl. STM Kel. Sitirejo II Taqwa Jl. S.M. Raja Gg. Pulau Harahapan No. 1-B

Mukhyaruddin Hasibuan, S.Pd.I Drs. Umar Rifai Hasibuan Dr. H. Abdullah Jamil, M.SI Drs. Ahmad Suhaimi, MA Drs. Sofiyan Daulay Ahmad Kheri, S.HI Daud Efendy, S.Ag Drs. H. Al-Ahyu, M.Ag H. Muchtar Syarif Abdul Ghafur, S.Pd.I M. Rahim, S.Pd.I, MA Drs. H. Ali, MA Drs. H. Yahya Tambunan Ilham Syahputra, S.HI, S.Pd.I M. Arifin Mex Jenis Chan Parlaungan Nasution, S.HI Drs. H. Sangkot Nasution Fakhruddin, A.R, MA

MEDAN BARU Agung Jl. P. Diponegoro No. 26 Al-Amanah Jl. Diponegoro No.30A Kom.Gd.Keuangan Al-Falah Bank Sumut Lantai X Jl. Imam Bonjol No. 18 Al-Hasanah Jl. Letjend. Jamin Ginting No. 314 Al-Ikhlas Jl. Sei Padang No. 129 Ikhwanul Ikhlas Jl. Batu Gingging No. 12 Muslimin Jl. Sei Batang Serangan No. 93 Nurul Muslimin Jl. DR. Pardede No. 42

Dr. H. Muzakkir, MA Prof. DR. H. HasballahThaib, MA Dr. H. Ahmad Zuhri, MA Junaidi Arsyad, MA Drs. Ibnu Hajar Suryadi, S.Ag Drs. A. Dairobi Al Farhan Drs. H. Muhiddin Gurning

MEDAN BARAT Akmal Jl. Putri Merak Jingga No. 19 At-Taqwa Jl. Puteri Hijau No. 14 Al-Ikhlas PT. Kereta Api Indonesia Jl. Prof.HM Yamin 14 Al-Jihad Jl. Kom. Laut Yos Sudarso/Jl. Pertempuran Al-Muttaqin Jl. Karya No. 41 Kel. Sei Agul Al-Musaabiqiin Jl. Kapten Maulana Lubis Al-Massawa Jl. Temenggung (Arab) No. 2-4-6 Al-Wiraji Jl. Karya Ujung Gg. Sosro Lingk.XVI Kel. K.B. Baitusy Syifa Jl. Putri Hijau No. 15 Jami’ Jl. Merdeka No. 3 P. Brayan Kota Lama Jl. Mesjid Gg. Bengkok No. 62 Kel. Kesawan Maraset Jl. Sei Deli No. 139 Kel. Silalas Nurul Hidayah Jl. Danau Singkarak Gg. Masjid No. 6 Nurul Islam Jl. Karya Lingk.VIII No.203 Kel.K.Berombak Rabithatul Muslimin Jl. K.L. Yos Sudarso Lorong 14-A Syuhada Jl. Danau Toba No. 2 Kel. Sei Agul Taqwa Jl. Karya Gg. Madrasah No. 24

Febry Lesmana Drs. H. Saliman Tarigan Salman Al Farisi, Lc Drs. H. As’ad Marlan, M.Ag Drs. H. Hasnan Ritonga, MA DR. H.M. Sofyan Syah, MA H. Fahmi Mahyar, Lc Drs. H. Hasanuddin Batubara K.H. Ali Imran Zakaria, Lc Drs. Rajuddin Sagala Drs. H. Akhiruddin Muhid H. Rifai Matondang Khairul Fattah, SH H. Mufti Ahmad Nasichin, Lc Drs. Zakaria Batubara H. Perdana Indra, Lc, M.Ag Drs. Abdul Kadir Jaelani

MEDAN BELAWAN As-Sa’adah Kel. Belawan Bahagia Taqwa Jl. Veteran Belawan Raya Taqwa Belawan

Ismail Harun, S.HI Syaiful Bahri, M.Ag DR. Sudirman

MEDAN DELI Amaliyah Jl. Pancing Pasar IV Amalyatul Huda Jl. Nusa Indah No. 22-A Kel. Tg. Mulia Ar-Rahim Jl. Simpang Tanjung No. 1-A Ar-Ridha Komp. TNI-AL Jl. Alumunium Raya Tg. Mulia As-Sa’adah Jl. Alumunium IV Gg. Tawon Tg. Mulia Abu Qosyim Jl. Mangaan VIII Lingk. I Mabar Hilir Al-Amin Jl. R.P. Hewan Lingk. III Kel. Mabar Hilir Al-Amanah Jl. K.L. Yos Sudarso No. 638 Kel. Tg. Mulia Al-Qurqaan Jl. Alfaka Raya/Sp. Alfaka VIII Lingk. VI Al-Fithriyah Jl. Kawat II Kel. Tg. Mulia Hilir Al-Ikhlas Jl. Alumunium III Lingk. XII Kel. Tg. Mulia Al-Munawwarah Jl. Pulau Batam No. 1 Al-Syarifah Jl. Metal Gg. Rukun No. 06 Lingk. XVIII Darussalam Jl. Suasa Selatan Lingk.IX Kel. Mabar Hilir Jamik Jl. K.L. Yos Sudarso Km. 6,2 Tg. Mulia Jam’iyyatush Shoolihiin Kel. Tg. Mulia Nurul Iman Lingk. 27 Tg. Mulia Nurul Ikhsan Jl. Mangaan I Lingk. VIII Mabar

Paino, S.Pd Drs.Zakaria Zulkarnain, S.Pd.I Sofyan, MS Drs. Efi Brata, M.SI K.H. Habib Misbah Toharuddin Nurtuah Tanjung, S.Ag Ahmad Husin, S.Pd.I H. Nurman, BA H. Darma Bakti, S.Ag Drs. H. Amhar Nasution, MA Edy Susanto, S.Pd.I Ristanto Maimun Al-Bantani, S.Pd Drs. H. As’ad M, M.Ag Zulfikar Khusni, S.Pd.I Turiman

MEDAN DENAI Arafah Jl. Pertiwi No. 22 Kel. Binjai Amal Bakti Jl. Raya Menteng Gg. Abadi No. 21-A Al-Anshor Jl. Raya Medan Tenggara Gg. Anshor Al-Falah Jl. Rawa Ujung No. 298 Lingk. XIII Tegal Sari Al-Hidayah Jl. Bromo Gg.Masjid Al-Hidayah Kel. Binjai Al-Hasanah Perumnas Mandala Al-Mukhlishin Jl.Enggang I Perumnas Mandala Al-Muslimun Jl. Bromo (Rawa Sembilang) Gg. Kurnia Al-Ridha Jl. Jermal VII Baiturrahman Jl. Medan Tenggara VII No. 42 Baiturrahim Jl. Pelajar Timur Gg. Darno No. 5 Darul Ilmi Murni Jl. Terusan Dalam/Simp. Jl. Tapanuli Hijraturridha Jl.Selamat Ujung Gg. Subrah S. Limun Jannatul ‘Alim/Musholla Al-Muttaqim Jl. Pancasila Muslimin Jl. Selam II No. 47 Tegal Sari Mandala I Nurul Islam Jl. M. Nawi Harahap Nurul Iman Jl. Rawa I Lr. Sedar Nur Hidayah Jl. Datuk Kabu No.17BGg.Masjid No.11-C Nurul Hidayah Jl. Tangguk Bongkar 2 Rahmatullah Jl. Kramat Indah Gg. Trenggeno II Taqwa Jl. Jermal III No. 10 Taqwa Jl. Pancasila Gg. Masjid No.1 Kel.T.S.Mandala III Taqwa Jl. Mandala By Pass No. 140 Taqwa Jl. Seksama Gg. Rela No. 10

Drs. Deliman Siregar Drs. H. Jamhir Mustafa Drs. H. Indra Harahap Khairuzzaman, S.HI Drs. H. Manaon Batubara Drs. Harmein Lubis Drs. H. Mar’ie Batubara Drs. H. Muri Damri Rizal Effendi Nasution Abdul Aziz, S.Ag Mur Rochman, S.Ag Drs. Adnan,M.H Drs. H. Dariansyah Emde Drs. Dahler Efendi Hasibuan T. Syarifuddin, S.Ag Drs. Jaminan Hasibuan Drs. H. Fandi Filhan Lubis Drs. Hartono H. Musdar BustamanTambusai, Lc Mhd. Saleh Rambe DR. M. Yakub Amin, MA Junaidi, S.Pd.I, M.SI Drs. Satiman Munawir Pasaribu, MA

MEDAN HELVETIA Ar-Raudhah Jl. Persatuan No. 22 Helvetia Timur As-Syakirin Jl. Gaperta I Kompl. TNI-AD Gaperta As-Syarifah Jl. Pembangunan Kompl. Pondok Surya At-Taubah Jl. Pasar II Kel. Cinta Damai Aththolibin Husni Jl. Veteran Gg. Utama Desa Helvetia Al-Falah Jl. Palem Raya Perumnas Helvetia Al-Falah Jl. Cendana Blok 17 Perumnas Helvetia Al-Hidayah Jl. Bakti Luhur No. 21 Kel. Dwikora Al-Hasanah Jl. Setia No. 41 Tg. Gusta Al-Hasanah Jl. Istiqomah Helvetia Timur Al-Ikhlas Jl. Bakti Luhur No. 13 Al-Ikhlas Jl. Bahagia Lingk. VI Kel. Cinta Damai Al-Ikhlas Jl. Jongkong Kompl. Dolog SU Lingk.I, II, III Al-Mustaqim Jl. Kapten Muslim No. 226 Al-Masturah Jl. Binjai Km 7,8/Jl. Sekolah No. 29 Al-Mahabbah Jl. Kelambir Lima Gg. Sentosa Tg. Gusta Bahrul Ulum P4TK Jl. Setia Budi No. 75 Darussalam Jl. Asrama No. 11

Drs. H. Mahyuddin Nst., MA Abdul Mukmin, S.Pd.I Drs. Zulkifli Mayor Inf. H.J. Dalimunte, S.Ag H. Shaleh Daulay Bukhari, S.Ag Drs. Abdul Kadir Drs. H. Raden Taufiq Drs. H. Syarifuddin, D. H. Mhd. Syahnun, MS Drs. Tohiruddin Pohan Bani Amin Pohan, S.Ag Drs. Abd. Wahab Kalimantan Budianto Lubis Drs. H. Marasonang Siregar Yusriza Drs. Ardiansyah Hakimuddin Saragih, S.Ag

Istiqomah Jl. Amal Luhur No. 65 Kel. Dwikora Ikhlasiyah Jl. Amal Luhur No. 29 Kel. Dwikora Khasyiim Jl. Karya Ujung Pasar III Nurul Iman Jl. Sumarsono Dusun V Shilaturrahmi Jl. Perkutut Lingk. XXII Kel. Helv. Tengah Tjut Nyak Dhien Jl. Gatoat Subroto/Jl. Rasmi No. 28 Taqwa Jl. Kamboja Raya No.319 Blok 4 Perum. Helvetia Taqwa Jl. Pemasyarakatan Gg. Masjid No. 7 Sukadono Taqwa Jl. Setia No. 30 Tanjung Gusta Taqwa Jl. Kapten Sumarsono Gg. Safar Pasar II Taqwa Jl. Kapten Muslim Gg.Jawa Lr. Muhammadiyah Umbar Bin Khattab Jl. Kalpataru Kel. Helvetia Timur

Naharman, S.Ag Drs. Ali Amnar Tambunan Drs. Jannah Siregar H.M. Hasyim Drs. Bahari Ahmad Thohiruddin, S.Ag Drs. H. Zahar Razak Lubis Asrizal Tanjung, S.Sy. Drs. Syaiful Bahri Muhammad Natsir, S.Ag Drs. Budiman H.M. Said Arifin, MA

MEDAN JOHOR Amanah Jl. Eka Bakti Ujung Lingk. IV Kel. Gd. Johor Arrahman Jl. Brigjen Zein Hamid Kel. Titi Kuning Annazhirin Jl. Karyawisata, Gedung Johor Ainul Iman Jl. Ekawarni I Kel. Gedung Johor Ar-Raudhah Kompl. Rispa I Blok V Kel. Gedung Johor Assyafi’iyah Jl. STM - Suka Tari No. 9 Kel. Suka Maju Al-Amin Jl. Eka Surya Gg.Kencana Lingk. XI Kel.Gd.J. Al-Badar Jl. Karya Dharma No.19 Kel. Pangk. Masyhur Al-Firdaus Jl. Karya Jaya Gg. Eka Jaya II Lingk. II Al-Furqon Jl. Karya Perbatasan Lingk. XII P. Masyhur Al-Huda Jl. Eka Surya Psr. V Gg. Sidodadi Ged. Johor Al-Hidayah Jl. Brigjen Katamso Km. 7,2 Kel. Titi Kuning Al-Hidayah Jl. Karya Jaya Kel. Gedung Johor Al-Ikhlas Jl. STM Suka Ikhlas Kel. Gedung Johor Al-Ikhlas Jl. Eka Suka Raya No. 18-A Kel. Ged. Johor Al-Ikhlas Jl. Karya Tani Lingk. VII Kel. Pkl. Masyhur Al-Ihsan Jl. Suka Tabah No. 15 Al-Muslimin Jl. STM Suka Luhur Al-Muharram Jl. Eka Budi Kel. Gedung Johor Al-Mahmudiyah Jl. Brigjen Hamid Km 6,5 Kel. T.Kuning Al-Mukhlishin Jl. Karya Sehati No. 14 Kel.Pkl. Masyhur Baiturrahmah Jl. Karya Jaya No. 101 Pkl. Masyhur Baitussholihin Jl. Karya Bakti No. 71 Kel. P. Masyhur Daurun Nur Jl. Suka Eka No.221 Lingk.XI Kel. S.Maju Fajar Ramadhan Perumahan Johor Indah Permai II Graha Deli Permai Jl. Sidodadi Pasar IV Kel. Gd. Johor Muslimin Jl. Karya Jaya, Kel. Pangk. Masyhur Muttaqiin Jl. Luku I No. 42 Kel. Kwala Bekala Nurul Aldys Jl. Karya Bakti No. 34 Pangk. Masyhur Nurul Falah Jl. Eka Rasmi No. 42 Kel. Gedung Johor Nurul Huda Jl. Letjen Ginting Km. 8 Kwala Bekala Nurul Huda Jl. M. Basir No. 9-A Kel. V Kel. P. Masyhur Nurul Iman Jl. Stasiun No. 75 Kel. Kedai Durian Nurul Ikhwan Jl. Karya Kel. Gedung Johor Sholihin Jl. Karya Jaya No. 160-C Taqwa Jl. Brigjen Zein Hamid Gg. Sado Titi Kuning

Devrizal Lubis, S.Pd.I Drs. Jainuri H. Tuah Sirait, M.Ag Sofwan Harahap, S.Ag M. Nasir Ansori, SHI, MA H.M. Bambang Irawan, H., S.Ag Ahmad Fu’at, S.HI M. Natar Hasibuan, SH Drs. Ali Imran Pamonoran Siregar, S.Pd.I Drs. H. Khaidir Tj. Almarbawi Drs. H. Legimin Syukri Drs. H. Zulham Efendi Ahsanul Fuad, SH H. Mhd. Yusri Indra, Lc Drs. H. Arifin Umar Drs. Sariman Faruq Drs. H. Khaidir Lubis H. Burhanuddin, Lc Drs. H. Ansori Parinduri, MA Muslih Sinaga, S.HI Drs. Fakrur Rozi Hendri Purnomo, S.Sos.I Drs. Ali Imran Drs. H. Sugeng Wanto, MA Drs. N. Makhtub Ahmad Suwardi Lubis, S.Pd.I Drs. Ishak Ahmad Indra Laksamana, MA Drs. M. Dian Harahap Riza Ansari, S.Ag Drs. Syua’ib Saragih Drs. H. Abdul Jalil Tanjung H. Abd. Rahim, Lc, S.Pd.I Drs. H. Rusli, MR Asrul Siregar

MEDAN KOTA An-Nazhafah Jl. Rumah Sumbul No. 4 Lingk. I Al-Hidayah Jl. Saudara Kel. Sudirejo II Al-Hasanah Jl. Tanjung Bunga II Kel. Sudirejo II Al-Ikhlas Jl. Salak No. 9 Al-Muttaqin Jl. Amaliun/Paduan Tenaga Gg. Tengah Al-Muhajirin Jl. Bajak II H. Gg. Nasional Lingk. IX Da’wah Jl. Sakti Lubis Gg. Amal No. 19-B Hikmah Hongkong Plaza Jl. Cerebon Jami’ Teladan Jl. Gembira No. 2 Teladan Barat Mu’allimin Jl. S.M. Raja Kp. Keluarga No. 33 Ma’ul Hayah PDAM Tirtanadi Jl. S.M. Raja No. 1 Ridho Bakti Jl. Air Bersih Lingk. IX Kel. Sudirejo-I Pahlawan Muslimin Jl. Pencak Raya Pusat Pasar Silaturrahim Jl. Pelajar No. 58 Kel. Teladan Timur Setia Amal Jl. Sakti Lubis Gg. Pegawai No. 87-C Taqwa Jl. Demak No. 3 Taqwa Jl. Turi Gg. Sepakat No. 5 Kel. Teladan Timur Thawalib Jl. S.M. Raja Gg. Thawalib No. 11 Yayasan Zending Islam Indonesia Jl.S.M.Raja No. 11

Dr. H. Hasan Mansur, Nst., MA H.M. Bambang Irawan, S.Ag Yunus, BA H. Ruzchan Nawawi, BA Drs. H. Ulumuddin Siraj Drs. Bechta Perkasa Asky, MA Muhammad Amri Sembiring, S.HI Drs. Asfan Bahri Drs. H. Burhanuddin Lubis Drs. Maulana Siregar, MA Prof.DR.H.Ramli Abd.Wahid, Lc, MA Syahruddin Napitupulu, S.Pd.I,M.Ed Aswan Efendi Nasution, S.Ag Drs. H. Irwan Syahputra, MA Asmu’i Lubis, Lc Drs. Abd. Hadi Harahap Samidi Yasma, S.Ag, M.Pd Mas’ul, S.Pd.I, M.Ag H. Jasmi Assuyuthi, Lc Zul Arwan Lubis, S.Pd.I

MEDAN LABUHAN Al-Husain Jl. Raya Griya Martubung Kel. Besar Al-Istiqomah Blok IV Griya Martubung Kel. Besar Al-Mukarramah Kampung Besar Darat Kel. Martubung Baitul Ikhwan Jl. T.Lestari 12/198 Blok V Gr. Martubung Nurul Hidayah Jl. Veteran Lr. Sukoharjo No.27-A Psr. V Nurul Khairiyah Jl. Veteran Ujung Psr X Ds Manunggal Silaturrahmi Jl. Tangguk Damai Blok III Gr. Martubung

H. Hasan Basri Jamilus Drs. Nazaruddin Panjaitan H. Herman Yusuf, B.Sc Drs. M. Nizar Rangkuti H. Muhammad Said Muhammad Syahri Drs. Adlansyah

MEDAN MAIMUN Abidin Jl. Brigjen Katamso Km.3 Gg. Nira Kel.Kp. Baru Ar-Rahman Jl. Brigjen Katamso Gg. Perbatasan Baru Al-Mukhlish Jl. Bahagia No. 14 Kel. Sukaraja Al-Mujtahidin Gg. Lori Kampung Baru Darul Ali Jl. Brigjen Katamso Gg. Nasional No. 20 Nurul Huda Jl. Birgjen Katamso Gg. Netral Nurul Muslimin Jl. Juanda (Bundaran) Kel. Jati Jami’ Al-Fajar Jl. Brigjen Katamso Gg. Al-Fajar Jami’ Ash-Sholihin Jl. Brigjen Katamso No. 208 Jami’ Kampung Baru Jl. B. Katamso Gg.Masjid No. 53 Jami’ Aur Jl. Brigjen Katamso No. 32-D Kel. Aur

Sakir Menik, MA Sorimuda Harahap, S.Ag Mukhlish Muaz, S.HI H. Nurdin M.BA H. Agus Rizal Koto, S.HI, S.Pd.I DR. H. Zulhaddi, MA Hariyanto, MS Drs. M. Asmuni H.M. Ali Azmi, MA Ahmad Darwis, MA H. Jamaluddin Juned, Lc

MEDAN MARELAN Ar-Ridha Jl. Platina Raya Lingk. 21 Kel. Rengas Pulau Al-Ikhlas Jl. Marelan IX Lingk. VII Kel. Tanah 600 Al-Muslimin Jl. Masjid Pasar V Marelan Jami’atul Khairiyah Jl. Marelan VII Kel. Tanah 600 Taqwa Jl. Penghulu Lama Gg. Famili Paya Pasir Taqwa Kampung Tengah Lingk. IX Terjun Taqwa Pasar 3 Timur Regas Pulau Marelan

Drs. Syafruddin Syam, MA Abdul Fattah Bin Syarif Zulkarnain Drs. Abdul Hafiz Hasibuan Drs. Syaufi, P., S.Pd.I Drs. Achyar Syam, S.Pd. Drs. Faisal Lubis, M.Ag

MEDAN PERJUANGAN Amal Jl. Ngalengko Lr. Saudara No. 11 Ar-Rahmah Jl. Gurilla Gg.Melati No.5 Kel. S.Kerah Hilir Ar-Ramlah Jl. Sejati No. 16 Kel. Sidorame Barat Ar-Ridho Jl. Rakyat No. 33 Kel. Sidorame Timur Al-Amin Jl. Prof. H.M. Yamin SH, No. 482 Al-Falaah Jl. Ibrahim Umar (Gg. Sado) No. 3 Al-Fajar Jl. Prof. H.M. Yamin SH Gg. Kelambir Al-Huda Jl. Malaka No. 117 Al-Hidayah Jl. Pahlawan Gg. Anom No. 12 Lingk. III Al-Hikmah Jl. Malaka Gg. Saudara Al-Ikhlas Jl. Setiajadi Kel. Tegalrejo Al-Muslim Jl. Pelita VI Gg. Serayu No. 10 Al-Muslimin Jl. Gerilya No. 1 Al-Mukhlishin Jl. G.B. Josua No. 8 Hidayatul Ihsaniah Jl. Sentosa Lama Gg. Aman No. 5 Ikhsaniah Jl. Gurilla No. 31-A Kel. Sei Kera Hilir I Ikhwaniyah Jl. M. Yacub No. 3 Istiqomah Jl. Bambu Runcing/Pahlawan Jami’ Sentosa Jl. Sentosa Lama Gg. Perwira No. 1 Jamik Al-Ikhwan Jl. HOS Cokroaminoto Kel. S.K. Hulu Jamik Ubudiyah Jl. Pelita-I Gg. Tangga Batu 11 Malikus Saleh Jl. Gurilla No. 10 Kel. Sei Kera Hilir Syuhada Jl. Pahlawan No. 11 Thaharah Jl. Pelita II No. 29 Kel. Sidorame Barat I Taqwa Asrama TNI-AD Glugur Hong Kel. S. Barat I

Drs.H. Sarbaini H. Buliyan M. Purba, S.HI Drs.Tarmizi Dalimunthe, S.Pd.I Syarifuddin Sirait, S.Ag Musa Abdul Ghani, S.Ag Drs. Ahmad Sufriadi H.M. Shaleh Daulay, MA Drs. Ali Imran Drs. H. Syarikun Manurung Drs. H. Ade Fifan Drs. Sahnim Siregar Drs. H. Tukiman, M.Ag H. Bustami Husin Abdullah, S.Pd.I Drs. Ahmad Yani Kisno H. Ali Santi Nasution, Lc Drs. Syahman Hasibuan Sudirman Lubis, Lc Drs. Mhd. Rais, M.Pd. M.SI Drs. H. Marwan Sinambela Amaluddin Nasution Sarman, S.Ag H. Sutan Syahril Dlmt., S.Ag H. Marajaksa Harahap, MA Ishaq Sanjaya, S.Ag Drs. Perintah Lubis

MEDAN PETISAH Amaliyah Jl. M. Idris No. 22 Kel. SPT II Annas Jl. Ibus Raya/Jl. Rotan Kompleks Diskes Ar-Ridhwan Jl. Abd. Hamid No. 28 As-Syahaadah Jl. Sikambing Belakang No. 18 Asy-Syura Jl. Surau No. 18 Kel. Sei Putih Timur Al-Hidayah Jl. Periuk Gg. Mesjid No. 2 Al-Ihsan Jl. PWS No. 48 Kel. Sei Putih Timur II Al-Mukhlisin Jl. Sei Rokan No. 2 Al-Mukarram Jl. Sikambing Gg. Patimura No. 9 Al-Yasamin Jl. PWS Istiqamah Pasar Petisah Jamik Jl. Kejaksaan Kebun Bunga Nurul Islam Jl. Kertas No. 2 Raya Aceh Sepakat Jl. Mengkara No. 2 Petisah Tengah Tagarrub Jl. Darussalam No. 24 Ubudiyah Jl. Kebun Bunga Kel. Petisah Tengah

Drs. Tumirin Drs. Shakira Zandi, M.SI H. Saiful Ansor, M.Ag Mawardi Zulhamsyah Lubis Hafiz Abd. Mutholib Daulay, MA Drs. H. Machmuddin Sirait H. Najib Sanusi Lubis Prof. Dr. H. Abdul Mukti, MA Zailani, S.Pd.I, MA Drs. Marwan Nasution Drs. Ibrahim Nasution DR.H.Zamakhsyari Hasballah, MA Drs. H.M. Adam H. Syarifuddin Nasution

MEDAN POLONIA Amaliyah Jl. Balai Desa Gg. Amal No. 43 Al-Hidayah Jl. Starban Kel. Polonia Al-Hidayah Jl. Komodor Udara Adi Sucipto Al-Hasanah Jl. Teratai No.17-A Lingk.V Kel. Sari Rejo Al-Ikhlas Jl. Sejati No. 08 Kel. Sari Rejo Bakti Jl. Mongonsidi I Baru No. 11 Kel. Anggrung Dirgantara Jl. Imam Bonjol No. 52 P. TNI AU Soewono

M. Nurdin Nasution, S.Pd.I Drs. H. Nazaruddin Hasibuan Drs. Fachruddin Rokan Ramli Kardi Syahman DR. H. Mahmuddin, MA Drs. H. Abdul Sani Sinaga

Hidayatullah Jl. Dc. Musi Lingk. I Kel. Sukadamai Silaturrahim Jl. Antariksa No. 64 Kel. Sari Rejo Sabilillah Komp. TNI-AU Karang Sari-I Kel. Sari Rejo Taufiq Jl. Pendidikan Gg. Taufiq No. 17-D

C5 Drs. Abd. Jalil Husein Drs. Sariman Alfaruq Drs. H. Syarifuddin Siagian Ahmad Kholidi Nasution

MEDAN SELAYANG Ar-Ridho Jl. Abdul Hakim Pasar I Tanjung Sari Drs. Nasyiruddin, S. Al-Furqon Jl. Setiabudi Pasar I Tanjung Sari Drs. Sugianto, MA Al-Ghufron Jl. Suka Baru No. 21 Kel. PB Selayang I Drs. Agus Suhaidy Al-Ikhlas Jl. Raharja No. 25 Kel. Tg. Sari Drs. Ardiansyah Al-Ikhlas Pasar V Tg. Sari H. Komaruddin, S. Al-Ikhlas Pasar 7, Padang Bulan Roy Mansyah, S.Pd.I Al-Istiqomah Jl. Sei Asahan Gg. Masjid No. 3 Drs. H. Nasiruddin Saragih Jami’ Jl. Pasar I Lingk. VIII Tg. Sari Abdul Rony, M.Ag Muslimin Jl. Setia Budi Kel. Tg. Sari Abdul Roni, S.Ag Nabawi Jl. Bunga Mawar XIV Zulfahmi, S.Ag Nurussalam Jl. Bunga Cempaka Pasar III Drs. Usman Hasibuan, SH Nurul Huda Jl. Bunga Asoka No. 117 Asam Kumbang Drs. H.M. Nasib Silmi Nurul Iman Jl. Penerbangan No.77 Komp.Perhubungan Drs. Yusuf Arhad Nurul Mukmin Jl. Bunga Mawar No. 46 Kel. P. Bulan Sugeng Raharjo, S.Ag Nurul Mukmin Jl. Bunga Kantil 18 Psr VII Pd. Bulan Drs. Muaz Simatupang Nurul Mukminin Jl. Kenanga Raya No. 10 Kel. Tg. Sari Drs. H. Basyaruddin Taqwa Jl. Bunga Wijaya Kesuma Gg. Masjid No. 1 Ir. H. Erwandi US, M.M. Taqwa Jl. Abdu Hakim No. 2 Pasar I Tg. Sari Drs. Khaidir Sulaiman, MA Taqwa UMA Kampus II Jl. Setia Budi No. 79 79-B Prof. Dr. Hasyimsyah Nst., MA MEDAN SUNGGAL Ar-Rahmat Jl. Mesjid No. 20 Dusun III Desa Helvetia As-Saajidiin Jl. Prasetya I Komp. BTN Dusun III Sei. S. At-Taqwa Jl. Binjai Km. 7 Al-Huda Jl. Perjuangan No. 44 Tg. Rejo Al-Hikmah Jl. Kiwi No. 7 Sei Sikambing-B Al-Badar Jl. Binjai Km. 6,8 Al-Falah Jl. Murni No. 27 Tg. Rejo Al-Ikhlas Jl. Beo Indah No. 15 Sei Sikambing-B Al-Ikhlas Jl. Binjai Km. 16,5 Dusun I Aman Damai Al-Islamiah Jl. Binjai Km. 14,5 Gg.Gembira DS. V Diski Al-Ikhwan Jl. Gatot Subroto Km. 8,5 Pasar 5 Al-Istimomah Dusun I Desa Pujimulio Al-Irma Jl. Rajawali Sei Sikambing-B Al-Jihad Jl. Sunggal No. 129 Al-Muttaqin Jl. Hanura No. 10 Tanjung Rejo Al-Mujahirin BBLKI Medan Al-Musabbihin Jl. Masjid Al Musabbihin Blok C TSI Darul Huda Jl. Kasuari No. 53-55 Sei Sikambing-B Dermawan Jl. Rajawali No. 19 Sei Sikambing-B Ikhwanul Muslim Dusun VII Gg. Damai Desa Paya Geli Isti’adah Jl. Amal No. 4 Kel. Sunggal Istiqamah Jl. Perwira Utama No. 20 Kampung Lalang Istiqamah Jl. Dr. Mansur No. 155 Kel. Tg Rejo Jami’ Jl. Masjid No. 6 Tg. Rejo No. 6 Jamik Jl. Pinang Baris No. 19 Kel. Lalang Jamik M. Jayak Jl. Jend. Gatot Subroto Km.5,5 No.184 Lama Raudhatussuffah Jl. TB. Simatupang (P. Baris) Nurul Huda Jl. Sei Serayu No. 38 Kel. Babura Nurul Hikmah PT. Perkebunan Nusantara-III Kandir Nurul Ikhsan Jl. Kelambir Lima No. 53-B Kel. Lalang Nur Rukiah Jl. Pungguk No. 42 Kel. Sei Sikambing-B Silaturrahim Jl. Perintis Kemerdekaan Km.13,7 P.Besar Shafiyyatul Amaliyyah Jl. Setia Budi No.191 Tg.Rejo Syafinatus Salamah Perum Bulog Jl.Gatot Subroto 180 Taqwa Jl. Garuda Masjid Taqwa Sei Sikambing-B Taqwa Sugengrejo Jl. Merpati Gg.Mushola Sei. S-B

M. Hudawi SH, S.Pd.I Drs. H. Choliluddin Batubara DR. H. Azhar Sitompul, MA H. Musdar BustamanTambusai,M.Ag H. Syarifuddin, Lc Drs. H. Zainal Arifin, BA, MA Ziaurrahman, S.HI Syafrizal Harahap, S.HI Drs. Zulkifli Drs. H. Bahran Tanjung H. Amaluddin, S.Ag Drs. Suwarno Drs. H. Zulkarnain, S.Ag, S.Pd.I Drs. M. Soleh Rambe Ahmad Khumaini Hamyar, S.Ag Drs. Ruhiyat Drs. H. Sutan Syahril Dalimunhe Drs. H. Nazrul Fachri Hamyar Drs. Syamsul Panjaitan Abd. Manan Tambak, MA Drs. Abdul Wahab, SH Drs. Matseh Margolang Muhammad Zaini, S.Ag Drs. Lukman Hakim Drs. H. Abdul Latif, M. Drs. Isman Rambe Drs. Masdian Drs. H. Ali Imron, S.Ag Prof. H. Hasan Bakti, MA Drs. Habibi Siregar Drs. Adlan Rifai Sirait M. Syukur, SE H. Thosin Burhani, SH Drs. Muhammad Nasution Drs. Bahrin Manik Sutan Sahrul

MEDAN TIMUR Arrahim Jl. Purwosari Gg. Masjid/Puskesmas P. Brayan Amaliyah Jl. Perwira II Pulo Brayan Bengkel Amal Ridha Jl. Cemara, Puro Brayan Bengkel As-Sholah Jl. Pendidikan No. 39 Glugur Darat-I Al-Barkah Jl. Setia Jadi Kel. Glugur Darat I Al-Furqan Jl. Asahan No. 78 Kel. Sidodadi Al-Hidayah Jl. Jawa No. 3 Kel. Gg. Buntu Al-Hidayah Jl. Karantina Gg. Pasaman No. 2 Kel.Durian Al-Iman Jl. Sidang Raya, Kompl. DPRD Tk.I P.B.Bengkel Al-Ikhlas Jl. Muara Sipongi Kel. Gaharu Al-Ikhlas Jl. Madiosantoto No. 197 Lingk. 14 P.B. Darat Al-Ikhwan Jl. Prajurit No. 28 Lingk. XI Gg. Bali Al-Ittihad Pulo Brayan Bengkel Al-Muslimin Jl. Brigjend Bejo/Cemara Gg. Rambutan Al-Ma’ruf Jl. Sidorukun/Wartawan No.99 P.B. Darat II Al-Waritsiin Jl. Bilal No. 71 Kel. Pulo Brayan Darat I Baiturrahman Jl. Simpang 6 P. Brayan Bengkel Bustanul Huda Jl. Perwira I Lingk. VII P.B. Bengkel Baitul Mukminin Lingk. VIII Pulo Brayan Darat I Daarul Ma’arif Jl. Damar Raya No. 8 Sidorukun Muttaqin Jl. Pasar III No. 40 Glugur Darat I Nur Chadidjah Komp. Wartawan Jl. Letter Press No. 51 Nurul Iman Jl. Bambu VI Kel. Durian Nurul Yaqin Jl. Bukit Barisan I No.74 Kel.Glugur Darat II Syuhada Jl. Budi Pengabdian No. 2 P. Brayan Kota Taqwa Jl. Bilal Gg.Keluarga No.74 Kel. P.Brayan Darat I Taqwa Jl. Kapten Mukhtar Basri No. 3 Taqwa Ubudiyah Jl. Bambu III Kel. Durian

Rijal Sabri, M.Ag M. Yusuf Siregar, BA Drs. Taharuddin, AG Drs. Rasmidi Drs. H.M. Samin Pane Drs. Mansyur Simangunsong Drs. H. Askelani Pulungan Drs. Mohd. Hasbi Dasopang Drs. Fakhrurizal, M.SI Ahmad Mulyono Drs. Ahmad Faisal, M.Ag Drs. H. Aspan Sianipar IDrs. Ahmad Yani M. Misranik, S.Pd.I Drs. Suparlan H. Yazid Syamsuddin, Lc Edi Suprianto, M.Ag Muhammad Yusuf, S.FIL.I Drs. H. Lahmuddin H. Musohur Siregar, S.Ag Drs. H. Tahlaq Mahmud Drs. Dahron Hasibuan Drs. Ansari Yamamah, MA Drs. Amrul Fuad Drs. Nazaruddin Panjaitan DR. H.M. Yacub Amin, MA Prof. DR. H. Asmuni, MA Drs. H. Supardi, MA

MEDAN TEMBUNG Akbar Baitus Sujud Jl. Metereologi Raya Gg.Karya No.1 Irwansyah, S.Pd.I Ar-Rahman Jl. Durung Gg. Aspin Syarwan Nasution, S.Ag Ar-Ramli Jl. Surya Lingk. XII Kel. Indra Kasih Drs. H. Harun Sinaga Ash-Shobirin Jl. Pukat Banting II (Mestika) No. 45 Drs. Suud Tambunan An-Nurul Hakimiyah Tembung Jl. M. Ya’kub No. 51 Zainul Imran, S.Pd.I At-Tawwabin Jl. Pimpinan No. 1 K.H. Zulfikar Hajar, Lc Attholab Man-1Jl. Willem Iskandar No. 7-B Drs. H. Syamsul Bahri, M.Pd Al-Anwar Jl. Willem Iskandar Kel. Indra Kasih Mukhlis, S.Pd.I Al-Bayan Jl. Gurilla No. 10 Drs. Fauzan Al-Falah Jl. Perbatasan Bandar Khalipah-Bandar Setia Drs. Rajab Sianturi Muchtaruddin Dalimunthe, M.Ag Al-Falah Jl. Kemenangan 151 Kel. Indra Kasih Al-Falah Jl. Pukat Banting IV No. 10 Drs. H. Ismail Baharuddin, MA Al-Furqan Islamic Centre Sumut Jl. Williem Iskandar Dr. H. Syarbaini Tanjung, MA Al-Hidayah Jl. Letda Sujono No. 62 Kel. Bdr. Selamat Drs. Kosren Gozali Hasibuan Al-Huda Jl. Tuasan Gg. Aman Kel. Sidorejo Hilir Thumari Al-Hikmah Jl. Letda Sujono Gg. Amal No. 5-B Khairulzil Azan, S.Sos.I Al-Ikhlas Jl. Mandala By Pass Gg. Tengah Lingk. II Drs. H. Lahuddin Batubara Al-Ikhlas Jl. Ambai Ujung No. 15-B. Kel. Sidorejo Hilir Drs. H. Nasrun Jami’ Daulay, M.Ag Al-Ihsan Jl. Suluh No. 148 Budi Setioso,S.Ag Al-Ishlah Jl. Bustamam Dusun X/XI Bandar Khalipah Drs. Rajab Sianturi Al-Ishlah Jl. Pukat V Kel. Bantan Timur Khairul Azhar, MA Al-Ijtima’iyah Jl. Letda Sujono No. 152 Kel. Tembung Shufriadi Al-Muslimun Jl. Pertiwi No. 94-C Ke. Bantan Drs. Amir Saleh Al-Mubiin Dusun VII/Selasih Desa Bandar Khalipah Darwis Al-Muqorrobin Jl. Pukat II/52 Kel. Bantan Timur Drs. H. Muslim Azhari Baiturrahman Kampus UNIMED Jl. Williem Iskandar Harun Rasyid Babussalam Jl. Bersama Ujung No. 260 Kel. Bantan Drs. Asmanuddin Damanik Baitul Muslimin Jl. Datuk Kabu Pasar III Gg. Mesjid Mhd. Sholeh Jakfar, S.Pd.I Darul Amin Jl. Letda Sujono Ujung No. 1 Amrizal Aziz Tanjung Hidayatul Muslimin Jl. Bersama No. 105 Lingk. V Drs. Irwansyah Sitorus Ikhlashiyah Jl. Tempuling/Suluh No. 20 Kel. Sidorejo Drs. H. Sutan Syahrir, D. Jamik Al-Ikhlas Jl. Pengabdian Dusun I Desa Bdr. Setia Awaluddin Pulungan, S.HI Jamik Al-Jihad Jl. Besar Tembung Dusun I No. 17 Drs. H. Abdul Halim Ombak Nurul Iman Jl. Pertiwi Ujung Kel. Bantan Sopyan Lubis, BA Nurul Ihsan Jl. Durung No. 134 Kel. Sidorejo Drs. H.M. Nur Hasibuan Taqwa Jl. Enggang Raya No. 85 Perumnas Medan II Drs. Adri, K. Taqwa Jl. Pimpinan Gg. Delima No.11 Sei Kerah Hilir Drs. Mustafa G.H. Harahap Taqwa UMA Kampus I Jl. Kolam No. 01 Medan Estate Prof. Dr. Ir. H. Ahmad RafiqiTantawi, MS Ubudiyah Jl. Taduan 109 Kel. Sidorejo Sarman, S.Ag MEDAN TUNTUNGAN Al-Amin Jl. Pala Raya Perumnas Simalingkar Al-Hidayah Jl. Seroja Raya Lingk. VI Kel. Tg. Selamat Al-Hikmah Jl. Tali Air Lingk.IV Kel.Mangga K. R.S.Jiwa Al-Ikhlas Jl. Bunga Kardiol Kel. Baru Ladang Bambu Al-Ikhlash Jl. Cengkeh No. 24 Kel. Mangga Al-Muhajirin Perumnas Simalingkar Al-Muhtadin Jl. Kemiri Raya No. 1 Blok-G Al-Muttaqin Jl. Jamin Ginting Km. 14 Kel. Sidomulyo Al-Razzaq Jl. Sakura Raya Kel. Tanjung Selamat Baiturrahman Jl. Flamboyan I/04 No. 2 Tg. Selamat Baitul Rahman Jl. Rami 2 Perumnas Simalingkar Iklab Jl. Letjen. Jamin Ginting Km. 12,7 Nurul Hayat Kompl. LIZARDI Kel. Kemenangan Tani Nurul Iman Jl. Irigasi No. 12 Kel. Mangga Silaturrahim Jl. Kapas No. 13 No. 49 P. Simalingkar Taqwa Jl. Sawit Raya, Perumnas Simalingkar

H.M. Irfan Elpuadi Lubis, S.Ag Ferry Fadly, S.Pd.I H.M. Arkan Faiz Herian Sani, MA H. Solihin Adin, S.Ag Drs. Masran Rawi Drs. Syahrul Hadidhy, SH Drs. Abu Bakar Nasution Drs. M. Syafi’i Nasution Asmuri Lubis, S.HI Ahmad Sofian Syahril Dalimunthe, S.Ag Drs. H. Rajuddin Harahap Drs. H. Basyaruddin Dja’far Aslam, M.R. H. Bahril Datuk,M.M

DELISERDANG Amal Islamiyah Jl. Sudirman No. 4 Lubuk Pakam Aisyah Abdullathif Farah Jl. Mama Suka No. 1 Per.TPD Ash-Sholah Jl. Roso Marindal 1 At-Taubah Blok Gading Kelambir Lima Kebun H. Perak

Drs. Syahdan Ferry Syahbuddin, S.HI Saudi Irham, S.Pd.I Sarwo Edi, S.Pd.I


Mimbar Jumat

C6

Siap Kalah Menang

Bahaya (Jangan) Meminta-minta Jabatan (2)

Oleh H.M. Nasir, Lc, MA Pimpinan Pondok Pesantren Tahfiz Alquran Al Mukhlisin Batubara, Wakil Sekretaris Dewan Fatwa Pengurus Besar Alwashliyah.

T

idak dapat dipungkiri bahwa keberadaan pemimpin menjadi tuntutan yang mesti ada dalam komunitas yang berada pada wilayah tertentu— demi mencapai kehidupan kebersamaan yang tertib dan terencana. Nabi Muhammad SAW pun mempertegas urgensi kepemimpinan ini meski hanya sekelompok yang berjumlah tiga orang. Seorang pemimpinlah yang berwenang sebagai pemutus di antara ragam pendapat tentang kebijakan yang harus dilakukan dalam sebuah komunitas atau masyarakat. Manusia dianugerahi Allah SWT potensi akal untuk memikirkan masalah ini. Meski begitu, manusia dibimbing para Nabi dan Rasul yang diutus Allah untuk menjaga kebaikan mereka. Di antara para Rasul itu bertugas sebagai pemimpin spiritual dan kemasyarakatan. Bunga rampai perjalanan mereka memberi bekas dalam pembentukan pola pemikiran masyarakat tentang kepemimpinan. Seiring perkembangan waktu, prosedur pengangkatan pemimpin ikut mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Islam tidak ketinggalan memberikan tuntunan terkait problem kepemimpinan ini. Beberapa di antaranya bisa dirujuk dalam Alquran maupun Hadis. Dalam konteks menaati pemimpin terdapat dalam QS. Al-Nisa: 59. Berkaitan dengan prosedural pemecahan suatu masalah, dimana Nabi melakukannya melalui mekanisme musyawarah terdapat pada QS. Al-Syura: 38. Kemudian cara bermusyawarah yang baik itu juga dituntun dalam QS. Ali Imran: 38. Serta beragam ayat Alquran dan Hadis yang selanjutnya melahirkan ilmu siyasah (politik) Islam setelah dielaborasi oleh kaum Muslimin terdahulu. Artinya, ajaran Islam tidak luput dalam menyampaikan tuntunan kepemimpinan dalam rangka ke-

maslahatan umatnya. Pasca wafat Rasulullah SAW, kaum Muslimin saat itu langsung mendiskusikan siapa sosok yang pantas menjadi pengganti Rasul.

Sebagaimana layaknya sebuah akad, dalam baiat perlu ada ijab (penyerahan) dan qabul (penerimaan). Rasul dan Sahabatnya mencontohkan bahwa ijab ber-

Kita berlindung kepada Allah dari pergeseran konsensus yaitu “kesepakatan untuk memilih pemimpin yang bayar bukan memilih pemimpin yang benar”. Bahkan pengurusan jenazah Rasul sampai tiga hari. Hal ini terjadi karena urgensi pengganti Rasul yang dirasakan Muslimin saat itu sehingga menjadi motivasi tersendiri agar mempercepat pemilihan pengganti Rasul. Akhirnya Abu Bakar yang dibaiat oleh kaum Muslimin. Selanjutnya Umar, Utsman, dan Ali juga melalui proses baiat. Berdasarkan hal tersebut dapat dikatakan bahwa baiat merupakan satu-satunya cara tetap (thariqah) pengangkatan khalifah. Sekalipun disetujui mayoritas rakyat atau wakilnya, seseorang belum menjadi khalifah sebelum dibaiat. Begitu juga, warisan atau sistem putera mahkota bukanlah cara pengangkatan khalifah. Dasar baiat adalah sabda Rasulullah SAW: Dahulu Bani Israil itu dipimpin oleh para Nabi. Setiap kali seorang nabi mangkat, maka akan digantikan dengan nabi lain. Dan sesungguhnya tidak ada seorang nabi pun setelahku dan akan muncul para khalifah yang banyak. Mereka bertanya: Lalu apakah yang engkau perintahkan kepada kami? Nabi SAW menjawab: Setialah dengan baiat khalifah pertama dan seterusnya serta berikanlah kepada mereka hak mereka. Sesungguhnya Allah akan menuntut tanggung jawab mereka terhadap kepemimpinan mereka. Baiat adalah akad antara umat dan calon khalifah untuk menjadi Khalifah atas dasar ridha dan pilihan, tanpa paksaan.

asal dari umat sebagai pemilik kekuasaan. Calon khalifah mengabulkannya. Ijab-nya berupa penyerahan kekuasaan dari rakyat kepada Khalifah untuk menerapkan Islam dan penyerahan ketaatan mereka kepadanya. Qabul-nya berupa penerimaan hal tersebut oleh calon khalifah. Baiat adalah sebuah kewajiban bagi setiap umat Islam dalam kekhalifahan. Namun, disebabkan kekuasaan khalifah saat ini tiada maka tidak ada baiat. Karena baiat ini hanya berlaku dalam rangka penyerahan kekuasaan dari rakyat demi penerapan hukum Islam. Dalam sistem demokrasi yang diterapkan di Indonesia, pemimpin diangkat setelah melalui proses pemilihan yang me-libatkan rakyat. Rakyat memilih di antara calon yang dianggap layak untuk menjadi pemimpin dimana suara terbanyak menjadi ukurannya. Peristiwa ini dapat dikatakan sebagai konsensus masyarakat. Perbedaan antara konsensus sosial dan baiat adalah prosedur dan produknya. Dalam konsensus sosial, pemimpin yang terpilih itu bisa jadi memi-liki latar belakang yang tidak sesuai dengan kriteria Islam. Namun karena berdasarkan suara terbanyak, maka kesepakatan masyarakat atas kepemimpinannya menjadi bias. Rakyat yang memilih calon yang tidak mendapat suara terbanyak tetap terikat dengan hasil tersebut. Pemilihan kepala daerah yang baru saja dilangsungkan di

Sumatera Utara adalah dalam rangka mencapai konsensus masyarakat langsung dalam memilih pemimpinnya. Berbeda dengan praktek yang dilakukan oleh Rasulullah dan masa Sahabat dimana kaum Muslimin tidak memilih langsung seorang khalifah. Baiat publik saat itu dilakukan setelah baiat sebagian kecil Sahabat (majelis) dalam penentuan pemimpin mereka. Mekanisme pemilihan khalifah dilakukan melalui Majelis Syura yang merupakan majelis Ahlul Halli wal Aqdi, yakni para ahli ilmu (khususnya keagamaan) dan mengerti permasalahan rakyat. Dalam literatur Islam, konsensus ini disebut sebagai Ijma’ yaitu konsensus masyarakat Muslim umumnya dan masyarakat terpelajar (ulama) pada khususnya. Muslim sejati tidak mungkin bersekutu dalam kebatilan. Sesuatu tidak dikatakan sebagai konsensus apabila ada segolongan yang tidak sependapat dengan perkara yang dijadikan sebagai masalah. Dengan demikian, pemilihan pemimpin di Indonesia adalah dalam rangka manifestasi ijma’, namun tidak utuh. Hal ini adalah lazim karena negara kita tidak berkonstitusi Islam murni. Pencapaian konsensus itu adalah cita-cita yang akan ditempuh dalam rangka melibatkan latar belakang sosial yang berbeda-beda, baik suku, agama, pemikiran, ekonomi, kebudayaan dan sebagainya. Allakulihal, harapan umat agar konsensus yang telah dibangun oleh generasi Islam pertama (assabiqunal awwalun) berjalan sesuai harapan dan citacita Islam. Kita berlindung kepada Allah dari pergeseran konsensus yaitu “kesepakatan untuk memilih pemimpin yang bayar bukan memilih pemimpin yang benar”. Namun demikian, apapun hasilnya dalam Pilkada 2013 ini ma-syarakat Sumut mesti siap kalah dan siap menang. Wasallamualaikum wr.wb.

Mintalah Dengan Sabar Dan Shalat Oleh Sholahuddin Ashani Dosen Fak. Ushuluddin IAIN SU & Pengasuh PPMDH TPI Medan

M

aulana ar-Rumi pernah berkata: “Biarkanlah sungai itu bangga dengan riak besarnya, karena nanti setelah dia sampai di muara, dia akan sadar siapa dirinya”. Manusia memiliki dua karekateristik yang bertolak belakang dalam dirinya, perasaan ‘ujb (angkuh) dan tawadhu’ (rendah hati). Dilain sisi, Allah senantiasa punya mekanisme ilahiah dalam menguji hambanya. Terkadang Allah membiarkan hambanya bersikap angkuh dengan memberikannya limpahan anugerah dan nikmat. Pada tahapan ini, seseorang akan merasa bahwa apa yang dia peroleh berasal dari kemampuan dirinya, tanpa ada bantuan orang lain dan juga bantuan Allah. Sebaliknya, Allah juga akan mengujinya dengan penderitaan dan kekurangan nikmat, pada tahap ini seseorang –kebanyakannya – akan tampil dengan keluh kesah dan banyak mengaturkan pengharapan. Limpahan nikmat dan belitan bala’ merupakan rangkaian ujian yang disusun Allah untuk menguji keimanan dan ketaatan manusia.

Apabila seseorang berhasil melaluinya, maka cinta dan kasih sayang Allah yang berlipat ganda akan menghamprinya. Sebaliknya, apabila dia gagal, maka Allah mengancamnya dengan azab yang pedih. Banyak redaksi ayat Alquran yang menjelaskan perihal ini. Cinta dan kasih sayang bagi manusia bertakwa merupakan ganjaran yang sudah dipastikan. Sedangkan azab dan siksaan masih berupa ancaman, dimana seseorang masih berpeluang untuk menghindarinya dengan izin Allah. Secara garis besar, manusia memandang ujian kerap datang dengan bala dan cobaan. Baik berupa bencana alam, penyakit, dan segala bentuk kemiskinan. Dari ketiga hal tersebut, kemiskinan mengambil porsi yang lebih besar dalam menguji manusia. Belenggu kemiskinan telah banyak menggiring manusia untuk melakukan kefasikan kepada Allah. Beragam upaya dilakukan oleh seseorang untuk melepaskan belenggu ini, namun tak juga dapat lolos darinya. Terlalu lama meminta tanpa diberi, tak jarang membuat seseorang akan

Konsultasi Alquran Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah & Hafizh Hafizah (IPQAH Kota Medan) KONSULTASI AL-QURAN adalah tanya jawab sekitar Alquran, yang meliputi: tajwid, fashohah, menghafal Alquran, Ghina (lagu) Alquran, Hukum dan ulumul Alquran. Kontak person. 08126387967 (Drs. Abdul Wahid), 081396217956 (H.Yusdarli Amar), 08126395413 (H. Ismail Hasyim, MA) 0819860172 (Mustafa Kamal Rokan).

Assalamu’alaikum Wr.Wb. Al-Ustadz, Saya mendengar ada istilah syariat dan hakikat, sebenarnya apa maksudnya? Mohon penjelasan. Dari H. Sulaiman Ridwan di Deli Serdang. Jawab : Terima Kasih atas pertanyaannya. Syariat berarti berbagai perintah Allah untuk dilaksanakan maupun ditinggalkan oleh seorang muslim. Misalnya Shalat, puasa atau juga meninggalkan dosa-dosa, seperti meninggalkan zina, tidak mencuri dan sebagainya. Sedang hakikat adalah inti atau tujuan mengapa syariat itu dilaksanakan. Misalnya seseorang yang shalat telah melaksanakan syariat, tetapi niat dan tujuan serta inti shalat itu agar ia melaksanakan karena Allah. Kalau seseorang melaksanakan shalat karena riya atau hanya karena agar terlihat alim, maka ia tidak lari dari hakikat shalat yang sebenarnya. Jadi, syariat adalah bentuk pelaksanaan perintah Allah sedang hakikat isi dari pelaksanaan syariat itu. Syariat dan hakikat sama pentingnya, syariat tanpa hakikat atau hakikat tanpa syariat, keduaduanya tertolak dalam Islam. Allah inginkan syariat dan hakikat dilaksanakan dengan baik dan sempurna. Di zaman Rasulullah, orangorang munafik menampakkan diri me-reka melaksanakan syariat dengan baik, mereka shalat dengan gaya mantap malah berada pada shaf pertama, tetapi hati mereka bukan karena Allah, mereka melakukan itu hanya untuk menipu dan mengelabui Rasulullah dan kaum muslimin, sehingga tampak mereka adalah muslim yang baik. Ini contoh orang yang malaksanakan syariat tetapi tanpa hakikat. Ada pula orang yang tidak melaksanakan shalat, ia hanya ingat saja kepada Allah, maka ini adalah orang yang melaksanakan hakikat tanpa syariat, ini tertolak. Mari kita laksanakan syariat dan hakikat dengan baik dan sempurna. Wallahu A’lam. Al-ustadz H. Ismail Hasyim. MA.

Siapa saja yang berdo’a mengharapkan bantuan Allah, apabila ia mengamalkan sholat dengan makna sejatinya, maka ia tentunya akan menjadi orang yang sabar. semakin menghalalkan segala cara. Bahkan lebih jauh lagi, menjadikan seseorang kehilangan akal sehatnya. Bukankah Allah sejatinya telah mengajarkan kita bagaimana mengajukan permintaan kepada-Nya. Meminta apapun kepada siapapun jua, tentu memiliki cara yang seharusnya berkenan dengan perasaan dan pertimbangan pemiliknya. Begitu juga dengan meminta kepada Allah, namun kita kerap mengabaikan ajaran yang telah Dia ajarkan kepada manusia melalui lisan Nabi-Nya yang mulia. Allah berfiman: “Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar” (alBaqarah [2]: 153). Allah mengucapakan kata ‘sabar’ sebanyak 70 kali di dalam Alquran, akan tetapi pada ayat inilah secara tegas Allah menjelaskan keutamaan dari sabar tersebut, sebagaimana diulas oleh Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha dalam Tafsir al-Manar. Pada ayat ini, Allah menetapkan bahwa sabar sebagai elemen pertama dalam meminta dan berdo’a kepada-Nya. Sabar dimaknai dengan kemampuan menerima dengan ikhlas segala sesuatu yang memberatkan (al-ihtimal) dan terus-menerus mampu mempertahankannya (ats-tsabat) dalam upaya merealisasikan kebenaran dan mengedepankan nilai-nilai utama. Seseorang bisa dikatakan sabar apabila menjaga dua sikap, yaitu menerima dengan ikhlas dan mampu mempertahankannya. Tiada kesabaran tanpa kemampuan mempertahankannya dalam rentang waktu yang tak terbatas. Sehingga prasyarat ini menafikan (anti-tesis) terhadap ungkapan ‘sabar juga ada batasnya’. Selan-jutnya ketika ia mampu terus men-jaganya secara terus-menerus, maka inilah yang disebut di dalam Alquran dengan shabur atau shabbar. Sedangkan seseorang yang mampu menerima hal-hal memberatkan dirinya namun dengan keluh kesah tidaklah dianggap orang yang bersabar. Sehingga tidak layak mendapatkan rangkaian pujian yang disematkan Allah kepada orang-orang yang sabar sebagaimana

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

terpatri di dalam banyak ayat Alquran, Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. Elemen kedua dalam meminta kepada Allah (berdo’a) adalah shalat. Shalat dalam pemaknaan ini bukan hanya sekedar aktifitas badan dan lisan dalam melakukan takbir, ruku’, i’tidal, sujud, iftirasy, dan salam. Aktifitas demikian, seorang anak kecil pun bisa melakukannya. Sholat yang dimaksud adalah rangkaian aktifitas badan dan lisan yang memuat kondisi dimana seseorang menghadap kepada Allah penuh munajat, menghadirkan hatinya dalam dimensi Ilahi, dan selanjutnya tenggelam secara total dalam kebijaksanaan dan kekuasaan Allah. Inilah shalat yang hanya dapat dicapai oleh Khasi’un, “...dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orangorang yang khusyu’ (al-Baqarah [2]: 45). Ini jugalah sholat yang tentunya akan berbuah hasil mencegah seseorang dari keburukan etika dan kekejian prilaku, “...Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar...” (al-‘Ankabut [29] : 45). Siapa saja yang berdo’a mengharapkan bantuan Allah, apabila ia mengamalkan shalat dengan makna sejatinya, maka ia tentunya akan menjadi orang yang sabar. Bagaimana tidak, ketika seseorang memasukkan shalat dalam rangkaian aktiftas hidupnya maka ia akan meninggalkan keluh kesah dan rasa frustasi. Tertanam dalam dirinya dan segenap pandangannya kekuasaan dan kebijaksanaan Allah. Shalat merupakan penjaga kesabaran, dengan shalat maka seseorang tidak akan pernah kehabisan kesabaran. Inilah hikmah peletakan kata sholat setelah sabar dalam ayat-ayat di atas. Manusia yang telah mencapai keadaan ini yang berhak memperoleh pertolongan Allah, setiap kesusahan akan terlepas darinya, seluruh belenggu akan melonggar dan menghilang darinya. Selanjutnya, akan berganti dengan kemudahan, kelegaan, suka cita dan keridhaan Allah. Maka, Mintalah kepada-Nya dengan sabar dan shalat, Allahumma Ij’alna min ashshabirin wa muqimi as-shalat.

Justru itu, takutlah wahai para peminta jabatan. Segera bertobat, perbanyak amalan sedekah dll jika dalam menjalankan tugas yang dibebankan kepada anda selaku pejabat melakukan kelalaian sehingga menzalimi orang lain, apalagi sampai melakukan korupsi uang rakyat untuk kepentingan pribadi dan keluarga maupun kelompok. Juga diriwayatkan dari Abu Dzar. Saya pernah berkata, kau tidak memberi jabatan kepada saya?” Beliau langsung menepukkan tangannya di atas pundakku, kemudian bersabda:, “Ya Abu Dzar, sesungguhnya engkau ini lemah dan jabatan itu amanah, pada hari kiamat ia akan menjadi penghinaan dan penyesalan kecuali bagi orang yang mengambilnya dengan haknya dan menunaikan hak jabatan yang menjadi kewajibannya.” (HR. Muslim) Dari hadis-hadis di atas kita sebagai umat Islam harus mengikuti apa perintah Allah SWT (Al-Quran) dan hadis Nabi Muhammad SAW. Jangan abaikan masalah ini. Walau di era sekarang ini meminta-minta atau mengemis jabatan bahkan‘’membeli’’ jabatan kelihatannya sudah lumrah, namun tindakan itu dilarang dalam ajaran Islam. Jangan memikirkan masalah duniawi saja, supaya dikenal, supaya dihormati, supaya punya kekuasaan, bisa melakukan apa saja semena-mena, termasuk mengumpulkan harta dari hasil korupsi. Ketahuilah semua itu akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Illahi Robbi di yaumil akhir nanti. Makin banyak harta dan jabatan kita makin sulit mempertanggungjawabkannya, makin besar risikonya. Di dunia bisa masuk penjara karena membeli jabatan sehingga melakukan korupsi, sedangkan di akhirat menerima azab pedih masuk neraka. Nauzubillahminzaliq.(Dikutip dari kumpulan buku hadist shahih dan sumber lain).

Bahasa Arab: Bahasa Pendidikan Agama Islam Oleh Imam Pratomo, S.HI Guru Bahasa Arab Pondok Pesantren Modren Darul Hikmah TPI Medan Mahasiswa Kandidat Magister Hukum Islam IAIN-SU

M

enilik dan memperhatikan judul diatas, rasanya perlu bagi penulis untuk membahas peranan Bahasa Arab sebagai bentuk sarana dalam memahami Dien (Agama) ini. Bahasa secara umum diartikan sebagai alat komunikasi kita sesama manusia. Menurut Buku “Pengantar Linguistik Umum” Hal 92 bahwa Bahasa adalah produk sosial yang tersimpan di dalam otak setiap orang. Menurut Joseph Bram Pada Buku “Filsafat Bahasa” Hal: 22 Bahasa adalah suatu sistem yang berstruktur dari simbol-simbol bunyi arbitrer yang dipergunakan oleh para anggota suatu kelompok sosial sebagai alat bergaul satu sama lain. Dalam beberapa pengertian ini jelaslah bahwa untuk memahami sesuatu haruslah memakai bahasa yang baik dan mengerti dengan bahasa itu sendiri. Dalam kaitannya, peranan bahasa arab sebagai sarana untuk memahami Agama Islam ialah ada suatu pernyataan “Islam and Arabic Language are two different entities that could not be separated. The relations between the two could be likened as body and spirit. Muslim concern to Arabic is one of the key factors that would strengthen Islam, and hence Muslims’ disregard to it would weaken Islam/Islam dan Bahasa Arab adalah dua entitas yang berbeda yang tidak bisa dipisahkan. Hubungan antara kedua bisa diibaratkan sebagai tubuh dan jiwa. Perhatian Islam ke Bahasa Arab merupakan salah satu faktor kunci yang akan memperkuat Islam, dan karenanya umat Islam mengabaikan untuk itu akan melemahkan Islam”. Sudah jelas dalam pernyataan ini bahwa Bahasa Arab dan Agama Islam adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya ibarat ruh dan jasad. Perhatian terhadap bahasa Arab merupakan salah satu faktor penguat bagi agama Islam, dan ketidak pedulian terhadap bahasa Arab merupakan faktor yang dapat memperlemah agama Islam. Bahasa Arab merupakan bahasa yang sangat penting bagi umat Islam, hal ini dikarenakan bahasa Arab adalah bahasa Alquran dan alHadits. Dalam Alquran Allah berfirman: (Sesungguhnya Aku (Allah) menurunkan Alquran dengan bahasa Arab supaya kalian semua berfikir), (kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya, yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui), (dan sesungguhnya Alquran ini diturunkan oleh tuhan semesta alam. Dia dibawa turun oleh Arruhul Amin (jibril), kedalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang diantara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas). Oleh karena Alquran diturunkan dengan bahasa Arab, maka dirasa sangatlah penting guna memahami isi kandungan Alquran yang memang diturunkan menggunakan bahasa Arab. Hukum Mempelajari Bahasa Arab

Syaikhul Islam Berkata: “Sesungguhnya bahasa Arab itu sendiri bagian dari agama dan hukum mempelajarinya adalah wajib, karena memahami Al-Kitab dan As-Sunnah itu wajib dan keduanya tidaklah bisa difahami kecuali dengan memahami bahasa Arab. Hal ini sesuai dengan kaidah: Apa yang tidak sempurna suatu kewajiban kecuali dengannya maka ia juga hukumnya wajib.” Umar bin Khattab menulis kepada Abu Musa Al-Asy’ari (yang isinya) “…Pelajarilah As-Sunnah, pelajarilah bahasa Arab dan I’roblah Alquran karena Alquran itu berbahasa Arab.” Umar juga berkata: “Pelajarilah bahasa Arab sesungguhnya ia termasuk bagian dari agama kalian”. Demikian pentingnya Bahasa Arab bagi kehidupan kita, sehingga mempelajari Bahasa Arab Hukumnya adalah Wajib. Sebagaimana dalam Hadist; “ta’alamul arabiah wa alimuhannas/ pelajarilah Bahasa Arab dan ajarkanlah kepada manusia. ( al-Hadist). Bahasa arab adalah sarana yang paling efektif untuk mempelajari Alquran dan As Sunnah. Karena mempelajari Alquran dan As Sunnah hukumnya wajib maka mempelajari bahasa arab pun menjadi wajib. Dengan demikian, tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak belajar bahasa arab sesuai dengan kemampuan masingmasing. Jika dalam diri kita terdapat tekad untuk belajar bahasa arab, maka ketahuilah itu tanda kebaikan. Segera iringi tekad itu dengan usaha-usaha untuk mempelajari bahasa arab. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah maka ia akan dimudahkan untuk memahami agama ini.” (HR. Bukhari dan Muslim). Bahasa Arab: Bahasa Pilihan Tuhan Tidak diragukan lagi bahwa memang benar Bahasa Arab adalah Bahasa Pilihan Tuhan ( Allah Swt). Sebagian riwayat menegaskan poin ini bahwa bahasa Arab merupakan bahasa pilihan Tuhan (Allah Swt). Terlepas dari kebenaran dan kesalahan riwayat-riwayat ini, berbagai tipologi khas dan kemampuan bahasa Arab dalam mentransformasi berbagai konsep dan makna dikarenakan ada beberapa dalil atas masalah ini. Dalam sebagian riwayat disebutkan bahwa: Penduduk surga bertutur kata dengan bahasa Arab dan para bidadari Surga juga berkata-kata dengan menggunakan bahasa Arab. Diriwayatkan dari Rasulullah Saw: “Saya mencintai bahasa Arab disebabkan karena tiga hal: Pertama bahwa saya sendiri adalah orang berkebangsaan Arab. Kedua bahwa Alquran dalam bahasa Arab. Ketiga, bahasa penduduk surga adalah bahasa Arab.” Diriwayatkan dari Imam Shadiq As dari ayahnya, “Allah Swt tidak berkata-kata dengan para nabi kecuali dengan bahasa Arab.” Bahasa Arab adalah bahasa Allah Swt dan Allah lah yang menjadikannya superior atas bahasa-bahasa lain. Kesimpulannya adalah bahwa Bahasa Arab merupakan Bahasa Pendidikan dalam Memahami Agama ini. Wallahu a’lam


Mimbar Jumat

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

C7

Sanksi Nikah Sirri

Fikih Al-Maun & Agenda Penanggulangan Kemiskinan

Oleh Imamul Muttaqin, MA

Oleh Mustamar Iqbal Siregar, SHI, SPdI, MA

Dosen Fak. Syariah IAIN-SU, Pegiat Kajian Hukum Islam & Falakiah

Alumnus UII Yogyakarta & Pascasarjana IAIN Medan.

P

embicaraan mengenai nikah sirri akhir-akhir ini menggunakan istilah nikah sirri. menjadi menarik dan masih hangat dibicarakan. Karena pentingnya pencatatan pernikahan ini, maka Mengingat masih banyaknya masyarakat melaada sanksi tertulis bagi warga negara Indonesia secara kukan nikah sirri dengan beragam alasan, bukan hanya umum yang melakukan nikah sirri atau tidak dicatat. masyarakat biasa yang melakukan, bahkan pejabat Namun, sanksi yang akan diberikan itu dalam tataran negara sekalipun masih banyak melakukan nikah sirri. Peraturan Pemerintah bukan dalam tataran undang-unIstilah nikah sirri ini sebenarnya hanya populer di Indodang. Sanksi bagi yang melakukan nikah sirri yang tidak nesia, walaupun kalimat nikah sirri ini berasal dari mencatat pernikahannya terdapat dalam PP No. 9 Tahun bahasa Arab tetapi ternyata di Arab istilah ini tidak 1975 Tentang Pelaksanaan UU No.1 Tahun 1974 Tentang terkenal, bahkan mereka tidak tahu sama sekali. Perkawinan pasal 45 ayat 1 poin a: Barang siapa yang meSirri berasal dari bahasa Arab. Dalam kamus allanggar ketentuan yang diatur dalam pasal 3,10 ayat 3,40 Muhîþ berarti mâ yaktuPeraturan Pemerintah ini muhu al-insân fî nafsihi dihukum dengan hukuyaitu sesuatu yang disemdenda setinggi“Karena pentingnya pencatatan man bunyikan oleh seseorang tingginya Rp7.500 (tujuh dalam dirinya, karena melima ratus rupiah). pernikahan ini, maka ada sanksi ribuSepintas, mang nikah sirri yang disanksi yang tertulis bagi warga negara Indone- diberikan oleh negara lakukan di Indonesia secara sembunyi-sembunyi melalui Peraturan Pemesia secara umum yang melakukan rintah ini sangat ringan atau rahasia tanpa sepengetahuan orang lain. Akidan masih membuka penikah sirri atau tidak dicatat.” bat pernikahan sirri dilaluang untuk terjadinya kukan pasangan suami nikah sirri kembali. Denisteri, mereka tidak mendapatkan akta nikah resmi dari da yang diwajibkan negara merupakan tindak pidana negara, karena pernikahan mereka tidak tercatat secara pelanggaran sebagaimana yang terdapat dalam pasal 45 resmi di kantor urusan agama setempat. ayat 2 dalam PP ini : tindak pidana yang dimaksud dalam Pencatatan pernikahan dalam peraturan perunayat 1 di atas merupakan pelanggaran. dang-undangan Indonesia merupakan hal urgen. Hal Penulis menganggap sanksi ini wajar dan sesuai ini merupakan amanah dari Undang-Undang Republik bagi pelaku nikah sirri mengingat pelanggaran yang Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, dilakukan pelaku nikah sirri dalam bentuk administrasi pada pasal 2 ayat 2 disebutkan bahwa “tiap-tiap perberupa pencatatan perkawinan, bukan pelanggaran kawinan dicatat menurut peraturan perundang-undari substansi nikah sirri itu sendiri, karena pernikahan dangan yang berlaku”. Kemudian PP No. 9 Tahun 1975 adalah perbuatan yang halal dan sangat janggal jika Tentang Pelaksanaan UU No.1 Tahun 1974 Tentang Perperbuatan halal berujung kepada sanksi pidana, kawinan. Selain itu juga pentingnya pencatatan sementara ada perbuatan yang bertolak belakang dari pernikahan itu dituangkan dalam Kompilasi Hukum nikah yang jelas-jelas haram dan berdosa seperti Islam Pasal 5 ayat 1 : agar terjamin ketertiban perkawinan selingkuh, perzinahan, pelacuran cenderung dibiarkan bagi masyarakat Islam setiap perkawinan harus dicatat. begitu saja tanpa dikenakan sanksi pidana. Peraturan perundang-undangan yang berlaku, istilah Sepanjang penelusuran penulis terhadap peraturan nikah sirri ini kurang tepat digunakan, karena undangperundang-undangan yang berlaku di Indonesia, belum undang pernikahan yang berlaku di Indonesia tidak ada ada menyatakan secara eksplisit bahwa nikah sirri yang menyebut istilah nikah sirri untuk pernikahan yang tidak tercatat di kantor pencatat tempat perkawinan dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Di Timur Tengah dilangsungkan dianggap tidak sah, hanya saja di dalam istilah pernikahan yang tidak tercatat atau tidak adanya Kompilasi Hukum Islam pasal 6 ayat 2 disebutkan: dokumen resmi disebut dengan Az-Zawaj Al-u’rfi . perkawinan yang dilakukan di luar pengawasan pegawai Salah satu contoh negara Timur Tengah yang mepencatat nikah tidak mempunyai kekuatan hukum. ngatur pencatatan pernikahan di antaranya Mesir. MeOleh karena tradisi fikih tidak mengenal pennurut Undang-Undang Perkawinan Republik Arab Mesir catatan perkawinan maka dalam fikih tidak meNomor 78 Tahun 1931: tidak akan didengar suatu pengangenal sanksi berupa hukuman had maupun ta’zîr duan tentang perkawinan atau tentang hal-hal yang didaterhadap pasangan yang melakukan nikah sirri. sarkan atas perkawinan kecuali berdasarkan adanya Walaupun demikian, bukan berarti setiap umat Ispencatatan akad nikah atau adanya dokumen resmi perlam bebas begitu saja untuk melakukan nikah sirri. nikahan. Republik Mesir menggunakan istilah Az-Zawaj Pencatatan perkawinan itu sangat penting untuk Al-u’rfi bagi setiap pernikahan yang tidak tercatat bukan melindungi hak-hak warga negara.

I

stilah Fikih Al-Maun pertama kali dipopulerkan di Indonesia oleh kalangan Muslim Muhammadiyah. Meski konsep Fikih AlMaun baru diputuskan pada Munas Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ke-27 Tahun 2005 di Malang. Tapi jauh sebelumnya, sebenarnya pembelajaran dan pengimplementasian substansi dari surat Al-Maun dikembangkan K.H. Ahmad Dahlan selaku tokoh perintis Muham-madiyah guna membebaskan bangsa Indonesia dari himpitan kemiskinan. Program penanggulangan kemiskinan di Indonesia mulai terstruktur dan tersistematisasi sejak tahun 1998 – 1999 (pasca reformasi) dengan Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) dan Program Pengembangan Kecamatan (PPK), yang kemudian sejak tahun 2007—hingga sekarang telah dipadu dalam satu “payung besar” Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan dan Pedesaan. Jika ditilik dari tahun pencetusan Program Penanggulangan Kemiskinan tersebut, boleh dibilang, pemerintah masih tergolong terlambat mengawali. Pasalnya, selain UUD sejak tahun 1945 telah mengamanahkan pemeliharaan fakir-miskin dan anak-anak terlantar, bangsa Indonesia juga termasuk pemeluk mayoritas muslim terbesar di dunia. Tentu banyak faktor yang menyebabkan spirit penanggulangan kemiskinan agak terlambat di Indonesia. Salah satu penyebab yang paling kuat adalah dikarenakan pada masa orde baru (selama 32 tahun) bangsa Indonesia hidup di bawah tekanan kekuasaan, yang kemudian menyebabkan lemahnya semangat implementasi konstitusional dan kulturalisasi keimanan anak bangsa. Atau dalam kata lain, umat Islam Indonesia (termasuk para pejabat pemerintah) – meminjam istilah Quraisy Shihab (1996) – lemah dalam “membumikan Alquran”. Meski demikian, kita tidak perlu larut dalam penyesalan historisitas

kelam masa lalu kebangsaan kita. Sebagai anak bangsa yang masih menyisakan nafas optimisme kebangkitan, terlebih setelah melihat keseriusan pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan lewat PNPM—signifikansinya telah dirasakan masyarakat luas selintasan kawasan nusantara. Yang perlu dipikirkan adalah bagaimana upaya agar program tersebut dapat berjalan secara tepat sasaran sehingga masyarakat dapat berubah menjadi lebih berdaya, mandiri, dan bahkan madani. Untuk itulah, para fasilitator PNPM di seluruh Indonesia (khususnya yang beragama Islam) harus merekonstruksi misi penanggulangan kemiskinan dari yang sebelumnya hanya sekedar pemenuhan progressifitas program menjadi sebuah tanggungjawab pengamalan fikih sebagai manifestasi keber-Imanan dan keber-Tuhan-an. Fikih Al-Maun Fikih menurut bahasa berarti ‘paham’, seperti dalam firman Allah: “Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?” (QS.An Nisa:78) dan Sabda Rasul: “Sesungguhnya panjangnya shalat dan pendeknya khutbah seseorang, merupakan tanda akan kepahamannya.” (Muslim no. 1437, Ahmad no. 17598, Daarimi no. 1511). Sedangkan secara terminologi, banyak perbedaan pengertian fikih yang dikemukakan para pakar. Dalam hal ini, penulis tidak akan mengemukakan satu persatu perbedaan pandangan tersebut. Tapi paling tidak, ada satu kesimpulan yang dapat dipetik dari pandangan para ulama mutaakhirin bahwa fikih adalah seperangkat pengetahuan (pemahaman) tentang hukum-hukum syara’ yang bersifat amaliah dan rinci serta bersumber dari Alquran dan Hadis. Sedangkan kata Al-Maun terambil dari nama surat ke-107 alQur’an. Surah ini diturunkan di Makkah sesudah surah at-Takatsur. Nama surah ini diambil dari kata al-

Dalam surat Al-Maun, Allah mengawali kalam-Nya dengan kalimat tanya: “Taukah engkau siapa para pendusta agama ? Ma’un pada ayat terakhir surat. Menurut etimologi, al-Ma’un berarti banyak harta, berguna dan bermanfaat, kebaikan dan ketaatan , dan Zakat (Basri, t.t.h.: 130). Surat ini menggambarkan orang yang tidak mau membayar zakat dan tidak mau pula berinfaq untuk membantu fakir miskin. Allah mengancam orang yang mempunyai banyak harta tetapi tidak mempunyai kepedulian sosial. Dari pengertian tersebut dapat dipahami bahwa fikih al-Maun berarti fikih (hukum) orang kaya. Atau dapat juga dimaknai secara kontekstual sebagai fikih (hukum) penanggulangan kemiskinan. Dalam surat Al-Maun, Allah mengawali kalam-Nya dengan kalimat tanya: “Taukah engkau siapa para pendusta agama?” Kemudian dijawab langsung oleh Allah: “Mereka itulah orang-orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin”. Pada ayat berikutnya Allah mengatakan: “Maka celakalah orang-orang yang shalat, yakni orang-orang yang lalai dalam salat dan senantiasa bersikap riya serta tidak mempergunakan hartanya untuk kepentingan penanggulangan kemiskinan”. Ada beberapa poin penting yang dapat dipetik dari ayat di atas, pertama, bahwa Allah mengkategorisasikan orang-orang yang tidak peduli pada agenda penanggulangan kemiskinan sebagai pendusta agama, sebuah julukan paling mengerikan dalam Islam. Dianggap mengerikan karena orang yang mendustakan agama berarti juga telah mendustakan pemilik

agama (Tuhan), penyampai risalah agama (Nabi), dan doktrin yang ada dalam agama tersebut. Kedua, makna anak yatim dalam ayat ini sudah saatnya direinterpretasi secara konstekstual, dari makna asal yakni ketiadaan orang tua menjadi ketidakberdayaan. Sehingga cakupan penerima manfaat dari program penanggulangan kemiskinan menjadi lebih luas termasuk orang jompo, anak-anak terlantar, dan kaum mustadh’afin (lemah). Ketiga, tanggungjawab penanggulangan kemiskinan tidak hanya pada orang kaya tetapi pada semua golongan. Keempat adalah bahwa misi penanggulangan kemiskinan harus paralel dengan ketaaatan vertikal kepada Allah (seperti salat) dengan dilandasi niat yang ikhlas (tidak riya). Penutup Dengan demikian, kesadaran kolektif bangsa dalam mengentaskan kemiskinan hanya akan terwujud apabila terbangun pemahaman substantif terhadap fikih Al-Maun yang dibarengi dengan konsistensi pengimplementasian. Ini menjadi keharusan sejarah anak bangsa kekinian, khususnya para Kon-sultan/Fasilitator PNPM-MP yang telah berproses dalam agenda besar penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Bahkan di kesempatan lain, beliau juga mengatakan bahwa pendidikan juga termasuk kebutuhan primer yang harus dipenuhi (Shihab, 1996: 443-444). Semoga negeri yang berpenduduk mayoritas muslim ini terbebas dari derita panjang kemiskinan. Amiin.

Dua Belas Barisan Di Padang Mahsyar Oleh Junaidi Dosen FU IAIN Dan UMSU.

S

uatu ketika, Muadz bin Jabal datang menghadap Rasulullah SAW dan bertanya: “Wahai Rasulullah, tolong uraikan kepadaku maksud firman Allah SWT: “Pada saat sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris.” (firman Allah yang ditanyakan Muadz tersebut terdapat dalam surat An-Naba’ ayat 18). Mendengar pertanyaan itu, Rasulullah SAW menangis sehingga basah pakaiannya dengan air mata. Lalu Beliau menjawab: “Wahai Muadz, engkau telah bertanya kepadaku, perkara yang amat besar, bahwa umatku akan digiring dan dikumpulkan dengan berbaris-baris.” Dua Belas Barisan Barisan yang disampaikan oleh Rasulullah SAW sebanyak dua belas barisan. Adapun barisan yang dimaksudkan adalah sebagai berikut: Barisan pertama adalah mereka yang digiring dari kubur dengan kondisi tidak bertangan dan tidak berkaki. “Mereka itu adalah orangorang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati tetangganya. Dalam kamus besar bahasa In-

donesia, tetangga artinya orang yang rumahnya berdekatan atau sebelahmenyebelah. Karena posisi rumahnya berdekatan, maka biasanya banyak perilaku dan sifat-sifat tetangga yang kita ketahui baik yang positif maupun yang negatif. Begitu juga sebaliknya. Sehingga kalau kita tidak pandai-pandai menyikapinya maka akan mudah terjadi gesekan yang pada akhirnya akan menyebabkan sakit hati. Maka wajar jika Rasulullah SAW mewanti-wanti kita agar memuliakan tetangga alias tidak menyakitinya sebagaimana hadits yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim yang artinya “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia memuliakan tetangganya”. Barisan kedua adalah mereka yang digiring dari kubur berbentuk babi hutan. “Mereka itu adalah orang yang sewaktu hidupnya meringanringankan shalat. Agar kita tidak dibangkitkan dalam barisan kedua, maka mari kita respon de-ngan cepat panggilan Allah (azan) dengan segera mengerjakan shalat, jangan kita menundanya sampai akhir waktu. Barisan ketiga adalah mereka

yang dibangkitkan berbentuk keledai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking. “Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat. Bagi kita yang memiliki harta yang sudah cukup haul dan nisabnya, hendaklah mengeluarkan zakatnya. Hendaklah kita lebih takut kepada Allah dari pada polisi. Saya katakan demikian, karena dalam kehidupan sehari-hari, banyak diantara kita yang takut dan was-was ditangkap polisi saat belum membayar pajak kendaraan ataupun pajak yang lainnya. Barisan keempat adalah mereka yang digiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancuran keluar dari mulut mereka. “Mereka itu adalah orang yang berdusta di dalam jual beli. Mencari keuntungan yang besar dalam jual beli merupakan sesuatu yang wajar, namun hendaklah dihindari dusta atau membohongi pembeli. Kebohongan yang biasa dilakukan pedagang adalah menyebutkan jumlah modal secara fiktif kepada pembeli saat terjadi tawar menawar. Ini harus dihindari karena dapat menyebab-

Al-Furqan Perum. Bumi Tuntungan SejahteraDesa SC Banta Khairullah, S.Ag Al-Hidayah Jl. Pembangunan Desa Sekip Lubuk Pakam H.M. Sakti Rangkuti Al-Hafiz Hamparan Perak Kec. Hamparan Perak Baharuddin Al-Ikhlas Jl. Delitua Km. 8,5 Dusun Desa Suka Makmur Prof. H. Jumino Suhadi, MA Al-Ikhlas Lingk. XIII Dusun Durian Kec.Percut Sei Tuan Ibrohim Nur Al-Ikhlas (YAMP). Pomplek Perkantoran Pemkab. DS H. Rusli, S.Ag Al-Issyah Hakim Jl. Karya Jaya Kel./Kec. Deli Tua Azman, SH Al-Muhajirin Perum. Pondok Nusantara Ds Marindal-II Drs. H. Hapnan Simbolon Al-Muttaqien Jl. Besar Deli Tua Gg.Kolam Kec. Deli Tua Masnun Syafi’i, Ama Al-Mukhlisin Jl. Terusan Dusun II Bandar Setia Drs. Supardi Lubis Baiturrahman Jl. Merica Raya Blok F Per. Simalingkar Drs. Syahridan L. Tobing Baitussalam Dagang Kerawan Tanjung Morawa M. Rasyid, S.Pd.I Baitur Rohim Jl. Purwo Desa Suka Makmur Ruslan Idris Batubara, S.Pd.I Graha Deli Permai Jl. Sidodadi Drs. N. Makhtub Istikmal Jl. K.E. Tandean Lingk. III Bandar Sakti Drs. Safarullah Edi Purba, MA Jami’ Asysyakirin Deli Tua Yusheri Yunus, S.Ag Jami’ Kel. Galang Kota M. Syafri Zas, S.Pd.I Jami’ Al-Hisan Desa Silemak Kec. Hampran Perak Baharuddin Jami’ Lubuk Pakam Drs. Dahlan, H.S. Khairul Fatihin Dusun II Kec. Tg. Morawa Drs. Harmaini Margolang Lahmuddin Jl. Besar Deli Tua Km.8,3 Ds Suka Makmur Irianto, S.Pd.I Misbahul Munir Jl. P. Siantar No. 1 Desa Pagar Jati Muhammad Rozi Nurul Ikhwan Jl. H.A. Dahlan No. 38 Tg. Morawa Drs. H. Azwardin Nasution Nurul Hikmah Balai Penelitian Sungai Putih H. Abdul Wahab Nursa’adah Jl. Raya Medan- Tanjung Morawa Km. 12 Drs. H. Burhanuddin Berkat,MA Raya Lubuk Pakam Jl. T. Raja Muda No. 26 Juhdi Raya Syuhada Kec. Galang Sumarmen, S.Ag, S.Pd.I Tarbiyah Jl. Bakti Desa Sekip Lubuk Pakam Suratman, S.Pd.I Taqwa Lubuk Pakam Alfi Syahrin Harahap BINJAI Agung Kota Binjai Drs. H. Nurben Tuah, Lc, MA Amal Jl. T. Imam Bonjol Gg. Cempaka Drs. H. H. Ahmad Nasir An-Nur Jl. Veteran No. 7 Lingk. 1 Kel. Tangsi Drs. H. Irfan Yusuf Ar-Rahmah Turiam Jl. Ikan Kakap No.1 Kel. Tanah Tinggi Drs. Abu Hasan Asy’ari Ath-Thohirin Jl. T. Amir Hamah Km.24 Kel. Jati Makmur Drs. H. Farhan Rawi Al-Hidayah Jl. Talam No. 28 Kel. Nangka Binjai Drs. Lukmanul Hakim Al-Hilal Jl. Ikan Arwana No. 17 Kel. Dataran Tinggi Rahmad Al-Mukhlishin Jl. Timba No. 3 Lingk. II Nangka Irhamuddin, A. Al-Qadar Komplek Griya Payaroba Indah Binjai M. Ikhsan Salim Darussalam Jl. Cut Nyak Din No. 2 Kel. Tanah Tinggi H. Zulkarnain, Lc Istiqomah Jl. T. Amir Hamzah Kel. Jatinegara Syahrin Pasaribu, S.Sos.I Nurul Falah Jl. S.M. Raja No. 60 Kel. Tanah Tinggi M. Arif, S.HI Nurul Yaqin Jl. S.M. Raja No. 94 Kel. Tanah Tinggi H. Nurbain Tuah, Lc

TEBING TINGGI

Amal Muslim Kp. Rao Annamirah Perum. Griya Prima Lingk.IV Kel. T. Marulak At-Taqwa Jl. Dr. Kumpulan Pane No. 58 Lingk. I Al-Huda Lingk. III Kel. Berohol Kec. Bajenis Al-Hidayah Jl. Nenas Kel. Rambung Kota Al-Hasanah Jl. Kartini No. 16-A Al-Hasanah Jl. Merbau Perumnas Bagelen Al-Maryam Jl. Darat Lingk. VIII Kel. Rambung Kota Al-Muthmainnah Kel. D. Sundoro Lingk. I Al-Qomar BTN. Purnama Deli Lingk. V Kel. Bulian Darul Jihad Brimob Jl. Ahmad Yani Nurul Islam Jl. P. Irian Lingk. 04 Kel. Persiakan Nurul Iman Jl. K.L. Yos Sudarso Lingk. 02 Kel. R. Laban Nurul Ikhwan Rumah Sakit Sri Pamela Raya Nur Addin Kota Tebing Tinggi Syuhada Jl. Iskandar Muda No. 79-A Tafakkur Jl. Sei Padang Lorong Batu Sangkar Kota

di akhirat nanti, maka jadilah saksi yang jujur dan amanah. Barisan ketujuh adalah mereka yang digiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. “Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran. Barisan kedelapan adalah mereka yang digiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. “Mereka adalah orang yang berbuat zina. Walaupun pesona berzina sangat menggiurkan dan mampu memalingkan siapapun, namun kita tetap harus berusaha dengan sekuat tenaga agar tidak terjerumus untuk melakukannya. Barisan kesembilan adalah mereka yang digiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. “Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya. Barisan kesepuluh adalah mereka yang digiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan penyakit sopak dan kus-

Zulham Hidayatullah, S.Ag Suratman, S.Ag Ismail, AS Zuhril Lubis H. Ishak Ibrahim, S.Pd.I H.M. Yusuf, Rekso Drs. H. Akhyar Nasution Drs. Ilyas Hiban Drs. H. Muslih Lubis Drs. H. Ibrahim Harahap Aminullah, S.Pd Syahroni, S.Pd.I Zulkarnaen, S.Ag, MA H.M. Yusuf Rekso Drs. Daulat P. Sibarani Drs. H. Ahmad Dalil Harahap

INDRAPURA Jami’ Indrapura

H.M. Amin, E.H., Lc

KISARAN Agung Jl. Imam Bonjol No. 182 Ar-Rasyidin Jl. Sei Asahan No. 42 Kel. Tegal Sari Al-Huda Jl. K.H. Ahmad Dahlan No. 1 Al-Husna Simpang 6 Kel. Kisaran Barat Al-Husna Kel. Sidomukti Al-Hidayah Kisaran Baru Al-Inayah Kel. Siumbut-umbut Kota Kisaran Timur Al-Muttaqin Jl. Ir. H. Juanda Kel. Karang Anyer Ikhwaniyah Jl. Merpati No. 44 Kel. Gambir Baru Jami’ Baiturrahim Jl. Prof. H.M. Yamin SH Nurul Huda Jl. Malik Ibrahim No. 37

H. Syakban Nasution Drs. H. Zul Ghafur Harahap Drs. M. Akhyar, MA H. Nummat Adham, MA Drs. H.A. Rahman, P. Drs. H. Sofyan Karim, Lc, MA Imran Ariadin, S.Ag H. Ahmad Julhanuddin, Lc, MA Bambang H. Ahmad Julhanuddin, Lc, MA Drs. Bob Yuswardi, S.Pd.I

ASAHAN Arif-Al Azhim Polres Asahan

Drs. H. Nurul Ikhsan Sitorus, MA

BATUBARA Jami’ Al-Mukhlisin PT. Moeis Kec. Sungai Suka Deras Nurul Huda Desa Tanah Tinggi Kec. Air Putih Nurul Iman Desa Perkotaan Kec. Air Putih Syuhada Sukaraja Desa Sukaraja Kec. Air Putih

H. Mawarmin Lubis Awaluddin, S.Pd H. Lukman Hakim Zulkifli, H.B.

PEMATANGSIANTAR

LANGKAT Azizi Tanjung Pura Ar-Raudhah Dusun VII Desa Kebun Balok Al-Furqan Stabat Al-MuhajirinJl. Kelapa Sawit Kel. Perdamaian Nurul Huda Kel. Perdamaian Kec. Stabat Nurul Iman Lingk. VII Damai Kel. Perdamaian

kan kekecewaan di pihak pembeli. Barisan kelima adalah mereka yang digiring dari kubur dengan bau busuk dari bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. “Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan durhaka karena takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula merasa takut kepada Allah SWT. Orang yang berada pada barisan ini adalah mereka yang takut kepada manusia, bukan takut kepada Allah. Seandainya ia mengerjakan kebaikan hanya ingin dipuji manusia. Dan ketika mengerjakan maksiat ia lebih takut diketahui manusia daripada diketahui Allah. Padahal hanya Allah-lah yang patut ditakuti. Barisan keenam adalah mereka yang digiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. “Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu. Di Sumatera Utara dilangsungkan pemilihan gubernur yang secara otomatis dibutuhkan banyak saksi terutama saat penghitungan suara. Agar kita tidak berada pada barisan keenam

H. Ramsyah, AR, BA Drs. H. Usminoto UsmanI Asror, S.Ag H.M. Tahir, Lc Ahmad Ramli, S.Ag Zulham Akbar

Al-Abrar Jl. Aru Kel. Bantan Al-Amin Jl. Brigjen Rajamin Purba Kel. Bukit Sofa Al-Falah Jl. Pane No. 1 Kel. Karo Al-Falah Jl. Rakutta Sembiring No. 5 Kel. Naga Pita Al-Furqon Jl. Tekukur No. 2 Kel. Sipinggol-ponggol Al-Hanif Jl. Ade Irma Suryani Nasution No. 28 Al-Hidayah Jl. Bazoka No. 6 Kel. Bukit Sofa Al-Hidayah Jl. MelanthonSiregar No. 36

Drs. Tajussalim Ahmad Fauzi Lubis, S.Pd.I Suhemi, S.Ag Mhd. Rusli, S.Ag H. Muzayyin, BA H.M. Rafii Nasir, BA Nasrianto Nasution Samantio Sinaga, S.Pd.I

Barisan pertama sampai barisan kesebelas, menurut penuturan Rasulullah semuanya akan ditempatkan di neraka, hanya barisan keduabelas lah yang masuk ke surga. ta. “Mereka adalah orang yang durhaka kepada orang tuanya. Barisan kesebelas adalah mereka yang digiring dari kubur mereka dengan berkeadaan buta matakepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka dan keluar beraneka kotoran. “Mereka adalah orang yang minum arak. Barisan keduabelas adalah mereka yang digiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka, datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: “Mereka adalah orang yang beramal saleh dan banyak berbuat baik. Mereka

menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara shalat lima waktu, ketika meninggal dunia keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya kembali mereka adalah syurga, mendapat ampunan, kasih sayang dan keredhaan Allah Yang Maha Pengasih… Penutup Barisan-barisan yang disampaikan oleh Rasulullah SAW sebagaimana yang telah saya sajikan dalam tulisan ini merupakan sebuah informasi yang patut kita cermati. Barisan pertama sampai barisan kesebelas, menurut penuturan Rasulullah semuanya akan ditempatkan di neraka, hanya barisan keduabelas lah yang masuk ke surga. Sekarang terserah kepada kita untuk memilih di barisan yang mana. Wallahu A’lam.

Al-Hikmah Jl. Sibatu-batu Kel. Bah Kapul Al-Hilal Jl. Melanthon Melanthon Siregar No. 218 Al-Huda Jl. Medan Km. 7,5 Kel. Tambun Nabolon Al-Huda Rindam Jl. Bangau Kel. Setianegara Al-Ihsan Gang Kapuk Kel. Tanjung Tengah Al-Ihsan Jl. Rajawali No. 26 Kel. Simarito Al-Ikhlas Jl. Ampi No. 17 Kel. Bantan Al-Ikhlas Jl. Bakung No. 44 Kel. Simarito Al-Ikhlas Blok II Sibatu-batu Makmur Al-Ikhlas Jl. Mawar Karang Sari Permai Al-Ikhlas Jl. Nagur No. 45 Kel. Martoba Al-Ikhlas Jl. Tangki Kel. Naga Pita Al-Ikhlas Gg. Air Bersih No. 22 Kel. Naga Pitu Al-Ikhlas Jl. Silou Raya No. 2 Kel. Siopat Suhu Al-Jihad Jl. Jenderal Ahmad Yani Kel. Asuhan Al-Jihad Jl. Melati No. 11 Kel. Simarito Al-Jihad Jl. Tongkol No. 86 Kel. Pardomuan Al-Khairiyah Jl. Jorlang Hataran No. 1 Kel. Simarito Al-Khoirot Tambun Timur Kel. Tambun Nabolon Al-Mukminun Jl.Sang Nawaluh Kel. Siopat Suhu Al-Musyawarah Jl. Flores II Kel. Bantan Baitul Abrar Jl. Meranti Kel. Kahean Baiturrahmah Jl. Tanah Jawa No. 75 Kel. Melayu Bakti, Jl. Singosari Kel. Bantan Bhakti Jl. Serdang Kel. Martoba Dakwah Jl. Jawa No. 23 Kel. Bantan Darul Aman Jl. Enggang No. 4 Kel. Sipinggol-pinggol Darul Maimanah Jl. Sriwjaya Gg. Mesjid Kel. Baru IlhamJl. Jenderal Ahmad Yani No. 43 Kel. Pardomuan Istiqomah, Jl. Bolakaki Kel. Banjar Jamik As-Saidah Jl. Siatas Berita Kel. Tomuan Jamik Jl. Medan Km. 4 Kel. Naga Pitu Mualifatul Bilad Jl. Setianegara II Kel. Setianegara Mujahidin Jl. Kabu-kabu No. 22 Kel. Kahean Nurul Hikmah Jl. Dr. Cipto No. 122 Kel. Simalungun Nurul Huda Blok III Kel. Bah Sorma Nurul Huda Jl. Melanthon Siregar Pematang Marihat Nurul Ihsan Jl. Nagahuta Gg. Mesjid Kel. Setianegara Nurul Iman Jl. Rakoetta Sembiring Kel. Naga Pitu Nurul Iman Tambun Timur Kel. Tambun Nabolon Rahmat Jl. Madura Bawah Kel. Bantan Rahmat Jl. Singosari No. 30 Kel. Martoba Raya Jl. Mesjid Kel. Timbang Galung Syafaat Jl. S.M. Raja Barat Kel. Bah Kapul Taqwa Ash-Sholeh, Jl. Silimakuta No. 30 Kel. Simarito Taqwa Jl. Dr. Wahidin Kel. Melayu Taqwa Jl. K.H. Ahmad Dahlan No. 18 Kel. Bukit Sofa Taqwa Jl. Merdeka No. 271 Kel. Dwikora Taqwa Jl. Patuan Anggi Gg. Perak Kel. Baru Ubudiyah Jl. Melur No. 11 Kel. Simarito

Syamsuddin SRA, S.Pd.I Mhd. Arifin Siregar Drs. Umar Hamid M. Rasyidan Drs. Junaed Harahap Drs. H. Chaidir Sitompul Abdussalam Lubis, S.Ag Ridwansyah Drs. H. Muhammad Asli Jakfar Siddik Nasution, S.Ag Drs. H. Rasyid Nasution H. Hasan Basri Siregar, MA H. Zainal Abidin Mhd. Ikhwan Saragih, S.Ag Drs. H. Mustafa Kamal Siregar H. Abdul Halim Lubis, S.HI H.M. Thamrin Nasution Drs. Badaruddin Dalimunthe Salamun Siregar Drs. Rustam Asy’ari, MA Muhammad Yunan Arga K.I. A.H. Mugiono Zer Drs. H. Ammar Lubis Ahmad Hanafi Lubis, S.Ag Mhd. Zein, S.Pd.I H. Ahmad Syuthury, S.Ag H. Misdiman Ahmad, S.Pd.I H. Abdul Ghoffar Nasution Drs. H. Mhd. Ali Lubis H.R. Arifin Drs. Jamalin Kasum Drs. H. Khoiruddin Nasution Mansur Sinaga, S.Ag Abdul Manap, S.Pd.I H. Aslam Alhuda Nst., S.Pd.I Mhd. Syamsul Bahri, BMQ Hasyrul Syahrial Siregar, S.HI Drs. H. Syarwan Lubis Hamami, S.Ag Sarman Siregar Irwan, S.Sos.I Iswadi Lubis, S.Ag Drs. H. Marham, M.S. Edi Wibowo, S.Pd.I Khairul Erwin, MA Faidil Siregar, S.Ag Zikri B.S., S.Pd.I Fakhruddin Sagala, S.Pd.I Asmen, S.Pd., MM Albar Suheri, S.Ag

SIDIKALANG Agung Jl. Mesjid No. 2 Sidikalang Al-Muhajirin Perumnas Simbara Sidikalang

Drs. H. Naik Angkat, MA Suapdin Padang, S.Pd.I


Mimbar Jumat

C8

WASPADA Jumat 8 Maret 2013

Kashmir, Sorganya Asia Selatan Sesuai dengan asas partisi yang telah disepakati bersama, seharusnya Kashmir masuk wilayah Pakistan, karena mayoritas penduduknya muslim walau penguasanya Hindu. KASHMIR terletak di jantung Asia yang dikelilingi Pakistan, Afghanistan, China dan India. Luas wilayah Kashmir 86.000 mil persegi yang berarti tiga kali lebih luas dari gabungan wilayah Belgia, Belanda dan Luxemburg. Negeri ini berpenduduk 13 juta jiwa termasuk 1,5 juta pengungsi yang kini berada di Pakistan. Sekitar 80 persen warga Kashmir memeluk agama Islam. Kashmir terletak di daerah dengan ketinggian 1.450 meter di atas permukaan laut. Kashmir disebut-sebut sebagai sorganya wilayah Asia Selatan karena pemandangannya yang sangat indah. Daerahnya bergunung-gunung, bukit, hutan, danau, sungai dan lembah yang sangat indah. Islam tercatat memasuki Kashmir pada tahun 1033. Pada abad ke 14, Kashmir berjaya di bawah pemerintahan Zain-UlAbidin (1422-1474). Tahun 1587, Kashmir dikuasai Sultan Akbar dan menjadi bagian dari kekaisaran Mongol hingga tahun 1752 di bawah Ahmad Shah Abadi sebagai raja muslim terakhir di Kashmir. Tahun 1819, kaum Sikh Punjab mencaplok Kashmir. Masa itu, kaum Hindu fanatik memperlakukan muslim Kashmir dengan sangat kejam dan memaksa mereka menganut agama Hindu. Bahkan, hukuman terhadap orang Sikh yang membunuh muslim hanya denda 20 rupee. Kekejaman ini berakhir setelah kaum Sikh dikalahkan pasukan Inggris. Fase kelam di Kashmir rupanya tak berhenti. Gulab Singh seorang Hindu dari dinasti Dogra membeli Kashmir dari Inggris sebesar 7,5 juta rupee (750.000

pounds) yang ditandatangani melalui perjanjian Amritsar (Treaty of Amritsar) pada tanggal 16 Maret 1846. Mulailah kembali penjajahan politik, ekonomi, sosial dan budaya muslim Kashmir. Kaum muslim di Kashmir tidak mempunyai tanah, sebab sebahagian besar tanah dimiliki tuan tanah Hindu. Para petani muslim harus membayar pajak sangat tinggi sehingga krisis ekonomi dan kelaparan menjerat muslim Kashmir. Polisi bertindak sangat kejam. Bahkan untuk urusan kecil pun orang-orang muslim dapat dijebloskan ke dalam penjara tanpa diadili. Hingga tahun 1920, penyembelihan seekor sapi oleh muslim dapat dihukum mati. Kekejaman penguasa Hindu ini akhirnya tak tertanggungkan lagi. Awal tahun 1930, timbul pergolakan menuntut perbaikan hidup dan keadilan dalam berbagai bidang. Setahun kemudian tejadi pemberontakan yang berujung penangkapan dan pemenjaraan tokoh-tokoh pejuang Kashmir. Pada tahun 1933, penguasa Hindu Kashmir membantai rakyat Kashmir secara besar-besaran. Harta benda mereka disita. Kaum muslim dibebani denda dan pajak yang sangat tinggi. Perjuangan rakyat Kashmir terus berlangsung hingga pemerintah Inggris melaksanakan proses dekolonialisasi usai perang dunia kedua terhadap jajahannya temasuk India. Setelah pemerintah Inggris didera krisis berat, khususnya dalam bidang keuangan . Dalam proses dekolonialisasi ini timbul perbedaan pendapat antara dua pihak yaitu Hindu yang dipimpin oleh Jawaharlal Nehru ( All India National Conggres) dan muslim dibawah pimpinan Mohammad Ali Jinnah (All India Muslim

League) yang menolak gagasan India merdeka dan bersatu serta menuntut dibentuknya sebuah negara lain untuk umat Islam yang kemudian bernama Pakistan. Gagasan negara Pakistan secara penuh disetujui tahun 1940. Pada 3 Juni 1947, pemerintah Inggris menyetujui rencana partisi anak benua India menjadi dua negara terpisah yaitu India dan Pakistan berdasarkan prinsip keagamaan yang menentukan wilayah-wilayah yang mayoritas penduduknya muslim harus masuk wilayah Pakistan, sementara yang mayoritas penduduknya Hindu harus masuk India. Keputusan partisi yang disampaikan gubernur jendral Inggris untuk India, Lord Mountbatten ini disepakati oleh kedua belah pihak yang bersengketa yaitu India dan Pakistan. Sesuai dengan asas partisi yang telah disepakati bersama, seharusnya Kashmir masuk wilayah Pakistan, karena mayoritas penduduknya muslim walau penguasanya Hindu. Kasus serupa terjadi di Hyderabad dan Junajadh, dimana penduduknya Hindu namun penguasanya muslim. Penguasanya ingin bergabung dengan Pakistan, namun kedua daerah tersebut segera diinvasi India dan dicaplok dengan alasan mayoritas penduduk kedua wilayah itu beragama Hindu. Berbeda nasibnya dengan Kashmir yang berpenduduk mayoritas muslim. Pada 15 Agusuts 1947, ketika Kashmir menyatakan bergabung dengan Pakistan dan merayakan kemerdekaan Pakistan , tentara kerajaan Kashmir segera menghentikannya dengan kekerasan.

- Jama Masjid di Kashmir Sejumbalah desa dibumihanguskan oleh tentara pemerintah. Kerusuhan berkepanjangan memberi kesempatan bagi India untuk mendaratkan pasukannya di Srinagar pada 27 Oktober 1947. Mulai saat ini, pemerintah India resmi menjajah Kashmir dan tidak pernah ingin menyelesaikan masalah Kashmir sampai sekarang. Pasukan India dalam waktu singkat menguasai sebahagian besar wilayah Jammu dan Kashmir, meski terus mendapat perlawanan dari penduduknya hingga saat ini . Hujan kritik muncul dari berbagai penjuru dunia, tapi India selalu mengklaim Kashmir sebagai urusan dalam negerinya. Demi menipu dunia, India menyatakan seolah raja Kashmir Hari Singh telah menulis surat yang berisi pernyataan penggabungan Kashmir dengan India pada tanggal 26 Oktober 1947. Sebuah kebohongan intenasional, mengingat Dr Karam Singh, putra Maharaja Hari Singh menyatakan bahwa klaim penggabungan Kashmir dengan India oleh ayahnya adalah tidak benar, seperti dimuat dalam Kashmir Times (edisi November 1999). Kemelut Kashmir makin meruncing ketika India mengeluarkan Prevention of Terrorism Ordinance (POTO) yang melegalkan pemerintah India untuk menangkap setiap orang yang dianggap menentang penjajahan India di Kashmir. Mereka dapat dipenjara tanpa diadili, harta bendanya disita bahkan dianggap sebagai teroris tanpa bukti. Pada tahun 1948, PBB telah campur tangan dalam masalah Kashmir.

Resolusi dewan keamanan PBB tanggal 21 April tahun 1948 menyatakan bahwa plebisit harus dilaksanakan di Kashmir dengan memberikan hak referendum kepada rakyat Kashmir untuk bergabung dengan Pakistan atau India. India memang tidak puas dengan pembagian anak benua India menjadi India dan Pakistan. Karena itulah India menduduki Kashmir dan tidak mau melaksanakan plebisit sesuai resolusi DK PBB. Malah India menegaskan bahwa Kashmir menjadi bagian integral dari India. Konflik berkepanjangan antara India dan Pakistan akibat rebutan wilayah tersebut terus menyala. Pada tahun 1971, terjadi perang antara Pakistan dan India mengenai wilayah Pakistan Timur yang berakhir dengan lahirnya Bangladesh. Pada tahun 1972, ditandatangani juga perjanjian antara Pakistan dengan India yang dikenal dengan perjanjian Simla untuk menyelesaikan konflik. Sayangnya, perjanjian Simla tidak banyak menyelesaikan perbedaan pendapat kedua negara bertetangga itu. Melihat keadaan seperti itu, terutama setelah lahirnya Bangladesh tahun 1972, maka timbul keinginan rakyat Kashmir untuk menjadi sebuah negara merdeka. Pendapat seperti itu dikemukan oleh Shaik Abdullah yang mendapat julukan ‘singa Kashmir’. Pada tahun 1990-an, Shaikh Abdullah adalah perdana mentri Kashmir dan sekaligus ketua

Front Plebisit Kashmir. Ternyata gagasan Shaikh Abdullah sulit diwujudkan karena dihambat India. Saat ini wilayah Kashmir yang dijajah India adalah 63 persen dari total luas Kashmir yang menurut catatan tahun 1990 dengan penduduk 8 juta jiwa. Sisanya 1,5 juta jiwa mengungsi ke Pakistan, 300.000 tinggal di Inggris dan 100.000 bertebaran di berbagai penjuru dunia. Sekitar 2,7 juta jiwa berada di Asad Kashmir. Karena masalah Kashmir belum dapat diselesaikan berdasarkan plebisit sesuai dengan resolusi PBB yang selalu ditolak India, maka sejak tahun 1988 meletuslah pemberontakan terhadap India di Kashmir. Pemberontakan tersebut diilhami oleh suksesnya perjuangan mujahidin Afghanistan melawan pasukan Uni Soviet dan perjuangan intifada rakyat Palestina melawan zionis Israel. Ada sekitar 32 organisasi mujahiddin Kashmir (OMK). Tapi yang besar hanya 7, semua OMK membentuk semacam federasi dengan nama Mujahiddin Jehad Council (MJC). Para pejuang Kashmir yang pernah membantu mujahidin Afghanistan kembali ke Kashmir dan memimpin perjuangan melawan tentara pendudukan India. Boleh dikatakan seluruh rakyat Kashmir berjuang melawan tentara India. Untuk melawan pejuang Kashmir, India mengerahkan ratusan ribu pasukannya ke Kashmir. Dalam memerangi pejuang Kashmir, tentara In-

dia sangat kejam. Tentara India membunuh, menyiksa dan membakar rumah-rumah serta perkampungan rakyat Kashmir. Meski demikian, perjuangan rakyat Kashmir tidak dapat ditumpas pemerintah India. Orang-orang mengatakan persoalan Kashmir merupakan persolan semacam ‘Bosnia’ di timur. Kalau di Bosnia terjadi pembersihan etnis penganut aga-ma Islam yang dilakukan Serbia. Sementara di Kashmir sedang terjadi pembersihan etnis dan penganut agama Islam yang dilakukan India. Bedanya, kalau perjuangan rakyat Bosnia banyak mendapat perhatian dan bantuan dunia internasional. Namun perjuangan rakyat Kahmir tidak pernah mendapat apapun dari luar negeri. Mujahidin Kashmir berjuang dengan kekuatan sendiri. Para pejuang Kashmir selalu mengimbau negara-negara yang cinta keadilan dan perdamaian, terutama negara-negara Islam untuk memperhatikan dan membantu mereka. Para pejuang Kashmir juga berharap PBB dapat melaksanakan plebisit di Kashmir sesuai dengan resolusi lembaga dunia itu pada tahun 1948. Masalah Kashmir bukanlah persoalan antar India dengan Pakistan semata, tapi juga menyangkut masalah rakyat Kashmir. Persoalan Kashmir tidak dapat diselesaikan hanya oleh Pakistan dan India, tapi harus mengikutkan rakyat Kashmir. Nurhayati Baheramsyah/ dari berbagai sumber.

Menyikapi Cobaan Dari Allah SWT Hilangnya Kepercayaan Umat Oleh Drs H. Ahmad Bangun Nasution, MA

Oleh Fachrurrozy Pulungan

Dosen Fakultas Tarbiyah IAIN SU.

Sekretaris Majelis Dakwah Sumatera Utara, Ketua FKLD Sumatera Utara

S

etiap manusia pasti akan merasakan goyah ketika padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci, menghadapi cobaan, sering manusia menjadi galau boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat ketika yang dialaminya tidak sesuai dengan kebia- baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai saan dan harapannya. Inilah beberapa hal bisa menjadi sesuatu , padahal ia amat buruk bagimu, Allah maha mengetahui sedang kamu tidak mengetahui”. Dalam alasan kuat, mengapa kita harus tetap berbaik sangka kehal ini, penegasan Allah berkaitan dengan pengetahuan pada Allah SWT. Banyak hal yang sudah kita lakukan kita yang sangat terbatas, hanya Allah yang tahu segasecara maksimal, namun nilai yang terbaik tetap ada pada lanya, baik yang berkaitan dengan sesuatu yang baik Allah. Nilai kemanusiaan kita terkadang mengharuskan bagi kita atau justru yang buruk bagi kita. kita untuk “ menggerutu” menanyakan kepada Allah Akhirnya, Allah memberi isyarat sebagai I’tibar bagi akan kebijakanNya mengapa tidak kita yang mendakita dalam Alquran Surat Al Baqarah ayat 286 “ Allah tidak patkan hasil yang terbaik di saat usaha yang kita lakukan membebani seseorang melainkan sesuai dengan terasa sudah maksimal. Atau, kita juga sering mengkesanggupannya. Ia mendapat pahala dari kebaikan yang gerutu, mengapa orang yang kita anggap tidak seia kerjakan, dan ia mendapat siksa daro kejahatan yang maksimal kita berusaha, justru ia yan diberikan Allah dikerjakannya. (mereka berdoa), ya Allah janganlah hasil baik yang kita inginkan itu. Pertanyaannya, nilai engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah, mana yang paling baik dan benar tentang sebuah Ya Allah, janganlah engkau bebankan kepada kami beban kebenaran, milik Allah, atau milik kita sebagai manusia. yang berat, sebagaimana yang engkau bebankan kepada Sebab itulah kita harus selalu mengevaluasi dan orang sebelum kami, ya Allah, jangan Engkau pikulkan introspeksi diri secara keseluruhan. Sebab, manusia sering kepada kami beban yang berat yang tidak sanggup kami merasa tangguh tentang kebenaran yang ia ketahui, pikul, maafkanlah kami, ampunilah kami dan rahmatilah namun, sering menafikan kebenaran Allah. Tidakkah kita kami, engkaulah penosebagai manusia bias long kami, maka tomenakar tentang nilai longlah kami terhadap evaluatif yang bisa dida...pengetahuan kita yang sangat kaum kafir itu”. pat dari setiap gerak Maka, sifat evaluatakdir kita ini.dan hal terbatas, hanya Allah yang tahu tif harus menjadi itulah yang harus dilakutonggak bagi kita dari kan setiap manusia segalanya, baik yang berkaitan setiap hal yang kita ketika menerima apapun dengan sesuatu yang baik bagi kita alami, kesedihan hadari Allah sebagai bagian rus menjawab ketatakdir hidup ini. atau justru yang buruk bagi kita. atan kita kepada AlBahwa kebahagiaan lah sehingga mengyang kita rasakan adalah hadirkan rasa selalu bagian dari cobaan Allah berbaik sangka kepada Allah. Setiap takdir Allah untuk mempertanggungjawabkan kebahagiaan itu adalah bagian dari kebaikan yang akan terasa sesuai sebagai alat pengerat hubungan kita kepada Allah, dengan waktunya kapada kita. Begitu juga dengan melalui ibadah lahir dan bathin. Dan penderitaan yang kebahagiaan harus melahirkan rasa bertangberbuah sedih adalah bagian dari kenikmatan dan kasih gungjawab terhadap konsistensi ketaatan kita kesayang Allah kepada kita. Sebab, dengan rasa sedih itu, pada Allah, jangan sampai kebhagiaan itu melaAllah sedang mengembalikan potensi kehambaan kita hirkan kealpaan dan kelupaan beribadah dan dekat agar menjadi insan yang menyadari bahwa semua kepada Allah. perjalanan hidup ini diatur Allah—nilai kebenaran dan Senada dengan apa yang dituliskan Ilene Segalove kebaikan yang dipakai adalah miliknya Allah. dalam bukunya “ 40 hari 40 malam; sebuah perjalalan Maka, dari rasa sedih dan kecewa akan menjadi sespiritual menemukan diri”. Dalam bukunya, ia membagi buah teguran bagi kita bahwa, ada sebuah potensi yang langkah bijak manusia untuk bisa dekat dengan Allah itu mulai hilang dari hidup kita, yakni potensi tawadhu’, kepada 4 bagian. Pertama, keluar dari rutinitas harian potensi kesadaran terhadap nikmat Allah—potensi yang berkaitan dengan keburukan; kedua, berusaha terhadap keyakinan bahwa semua kebenaran ada pada mengkritik diri dari kesesatan yang selama ini dikerkakan; Allah yang akan diberikan kepada kita sebagai hambaketiga, masa iluminasi (pencerahan) bangkit kembali seNya. Mungkin saja, jika kita bahagia dan menerima hasil telah proses mengkritik diri; dan keempat, berani baik, nilai kealpaan kita kepada Allah semakin meningkat, mengkahiri perbuatan buruk yang konsisten dikerjakan nilai keangkuhan kita semakin tinggi, dan ibadah kita selama ini dan beralih ke awal yang baru mengisinya desemakin menipis. Karena kita sudah merasa yakin, bahwa potensi diri kita bisa menghasilkan kebahagiaan bagi diri ngan konsisten terhadap perbuatan yang mendekatkan diri kepada Allah. Dalam istilah tasawufnya ada proses kita tanpa ada peran Allah didalamnya. takhalli, tahalli dan tajalli. Begitu juga dengan kebahagiaan yang kita rasakan. Maka, langkah-langkah itu setidaknya akan menjadi Ada dua hal yang perlu dilahirkan, pertama, rasa syukur panduan sederhama bagi siapa saja yang mau beranjak yang berbuah ketaatan dan pengakuan yang terdalam dari keburukan hidup menuju kebaikan. Sehingga senada akan nikmat dan kuasa Allah. Jangan sampai kebahagiaan dengan apa yang dipesankan Imam al Ghazali dalam yang dirasakan memunculkan kealpaan kepada Allah, kitabnya al-Mahabbah wa-As Syauq wa Al-Uns wa Albaik melalui ibadah dan melalui rutinitas lainnya. MaRidha, bahwa maksimalitas ibadah manusia akan nusia sering memunculkan keangkuhannya dalam kemelahirkan kecintaan kepada Allah secara utuh berhasilan yang ia raih. Maka, strategi awalnya adalah sehingga melahirkan keikhlasan dalam ibadah. memastikan diri terhindar dari keangkuhan atas kebaMudah-mudahan cobaan yang sering kita rasakan hagiaan yang didapatkan, merasa bahwa keberhasilan itu bukan melahirkan buruk sangka kepada Allah, tapi semata-mata karena usaha yang dilakukan. melahirkan keyakinan dan ketaatan yang terdalam Menarik sakali teguran Allah dalam Alquran Surat kepada Allah. Semoga kita menjadi lebih baik. Amin. Al Baqarah ayat 216 “ diwajibkan atas kamu berperang,

K

risis kepercayaan dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara dan berbangsa kini sedang dalam sorotan. Krisis kepercayaan itu tidak hanya terhadap penyelenggara negara saja, tapi juga sudah merambah kepada pemimpin agama yang dalam Islam disebut sebagai ulama, dan juga terhadap pemuka/ tokoh masyarakat. Berbagai pernyataan yang disampaikan pejabat publik, tokoh masyarakat, ulama banyak mengandung ketidakpastian, di samping perilaku yang mereka tunjukkan juga tidak mencerminkan bahwa mereka adalah orang-orang yang di pundaknya ada harapan bagi perbaikan masyarakat/umat. Salah satu realitas kehidupan adalah bahwa jika kita tidak dapat mempercayai seseorang dalam semua hal. Atau kita yang tidak dapat dipercaya dalam hal apapun, maka kekacauan akan muncul. Karena setiap orang akan bertindak sendiri-sendiri sesuai kemauannya. Dan itulah sekarang yang banyak terjadi di belahan negri ini. Orang tidak lagi percaya kepada penegak hukum, pemuka masyarakat, maupun ulama sehingga masyarakat membuat hukum sendiri dan menghakimi setiap ada kejadian dihadapan mereka. Mereka tidak segansegan melakukan tindakan anarkis, bahkan membunuh. Di negara yang sangat kita cintai ini telah terjadi pergeseran di masyarakat dimana umat kehilangan kepercayaan kepada ulama. Memang terlalu banyak dan mudah orang digelari ulama di negeri ini, mungkin ada jutaan orang bergelar ulama. Namun siapakah sebenarnya ulama itu? Hingga saat ini banyak perbedaan pendapat dalam mendefinisikan ulama, sehingga perlu dijelaskan hakikat ulama. Dalam surah Fathir ayat 28 dijelaskan bahwa ulama itu adalah orang yang mengetahui kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Al Maraghi dalam tafsirnya menjelaskan pengertian ulama adalah mereka yang memiliki pengetahuan tentang betapa besar dan kerasnya hantaman dan tekanan Allah SWT. Dan Hasan al Basri mengatakan, bahwa ulama itu adalah orang yang alim yang takut kepada Tuhan Yang Mahapemurah dengan ke ghaibanNya, yang mencintai apa yang dicintaiNya, dan zuhud terhadap hal-hal dimur-kaiNya. Secara etimologi kata ulama adalah bentuk jamak dari kata ‘alim’ yang berarti orang yang memiliki ilmu pengetahuan. Dalam konteks keIslaman maka ilmu pengetahuan dalam syariat lebih khusus, yaitu mengetahui kandungan Alquran, Hadis, ucapan para

sahabat Nabi SAW, serta uca-pan para tabi’in (Mengapa ucapan sahabat dan tabi’in harus diketahui, hal tersebut sesuai hadis Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan menyatakan, khairunnas qarni, tsumma yalunahum, tsumma yalunahum/sebaik-baik umat adalah di masa ku, kemudian umat sesudah ku, kemudian umat sesudah ku), yang dengan ilmu pengetahuannya itu mereka takut/khasyyah. Imam Syafi’i mengatakan bahwa, seluruh ilmu selain Alquran adalah hal-hal yang menyibukkan kecuali Hadis dan Fiqih. Sedang Ibnu Qoiyim berkata bahwa, ilmu adalah ‘berkata Allah SWT, berkata Rasulullah SAW, berkata para sahabat yang akal sehat tidak menyalahinya (Haqiqatu al Syari’ah). Dan dalam Jami’ al Bayan, imam Syafi’i berkata, “Jika ada sebuah hal yang musykil/rumit jangan mengajak musyawarah kecuali kepada orang yang terpercaya dan berilmu tentang Alqur’an, as Sunnah, ucapan para sahabat, pendapat para ulama, qiyas dan bahasa Arab”. Abdus Salam bin Barjas (wafat 1425 H) mengatakan: “Orang yang pantas untuk disebut sebagai ulama jumlahnya sangat sedikit sekali dan tidak berlebihan kalau kita mengatakan jarang. Yang demikian itu karena sifat-sifat orang alim mayoritasnya tidak akan terwujud pada diri orang-orang yang menisbahkan diri kepada ilmu pada masa ini. Belum dinamakan alim bila sekedar fasih dalam berbicara (orator) atau pandai menulis, orang yang menyebarluaskan karya-karya atau orang yang men-tahqiq kitab-kitab yang masih dalam tulisan tangan. Kalau orang alim ditimbang dengan ini, maka terlalu banyak orang alim (ulama). Tetapi gambaran seperti inilah yang banyak menancap di benak orang-orang yang tidak berilmu. Karena itu banyak orang tertipu dengan kefasihan seseorang dalam berpidato dan tertipu dengan kepandaian berkarya tulis, padahal ia bukan ulama. Ini semua menjadikan orang-orang takjub. Orang alim (ulama) yang sebenarnya adalah yang mendalami ilmu agama, mengetahui hukum-hukum Alquran dan As Sunnah. Mengetahui ilmu ushul fiqih seperti nasikh dan mansukh, mutlak, muqayyad, mujmal,mufassar, dan juga orang-orang yang menggali ucapan-ucapan para tabi’in terhadap apa yang mereka perselisihkan.” (Wujubul Irtibath bi ‘Ulama) Peran ulama menentukan kebaikan dan keburukan masyarakat.

“Ulama adalah kepercayaan para Rasul selama mereka tidak bergaul dengan penguasa dan tidak asyik dengan dunia. Jika mereka bergaul dengan penguasa dan asyik dengan dunia maka mereka telah mengkhianati para Rasul. Karena itu, jauhilah mereka. (HR al-Hakim). Ad-Darimi menuturkan, ketika Said bin Jubair ditanya tanda-tanda kebinasaan masyarakat, ia menjawab, “Jika ulama mereka telah rusak.” Abu Muslim al-Khaulani mengatakan, ulama itu tiga macam. Pertama, seseorang yang hidup dalam ilmunya dan orang lain hidup bersamanya dalam ilmunya itu. Kedua, seseorang yang hidup dalam ilmunya, tetapi tidak seorang pun hidup bersamanya dalam ilmunya itu. Ketiga, seorang yang orang lain hidup bersamanya dalam ilmunya, tetapi hal itu menjadi bencana baginya. Ibn Abi Hatim menuturkan dari jalan Sufyan ats-Tsauri, dari Abu Hayan at-Taymi, ulama itu juga ada tiga golongan. Pertama: orang yang takut kepada Allah dan mengetahui hukum-hukum-Nya. Itulah orang alim yang sempurna. Kedua: orang yang takut kepada Allah tetapi tidak mengetahui hukumhukum-Nya. Ketiga, orang yang mengetahui hukum-hukum Allah, tetapi tidak takut kepada-Nya; dialah orang alim yang jahat (al‘alim al fajir). Pada ulama fajir atau su’, ilmu yang dimiliki tidak dijadikan penuntun. Ia tidak beramal sesuai dengan ilmu yang ia ketahui. Asy-Syathibi mengatakan, “Ulama su’ tidak beramal sesuai dengan apa yang ia ketahui”. Ibn Taimiyah, setelah mengutip Alquran surah al A‘raf ayat 146, berkata, “Inilah kondisi orang yang tidak beramal sesuai dengan ilmunya, tetapi mengikuti hawa nafsunya. Itulah kesesatan, sebagaimana firman Allah dalam Quran surah alA‘raf ayat 175176; ini seperti ulama su’.”Di antara ulama su’ itu adalah ulama salathîn, yaitu ulama yang menjadi stempel penguasa. Anas bin Malik ra. menuturkan sebuah hadis: Kebinasaan bagi umatku (datang) dari ulama su’; mereka menjadikan ilmu sebagai barang dagangan yang mereka jual kepada para penguasa masa mereka untuk mendapatkan keuntungan bagi diri mereka sendiri. Allah tidak akan memberikan keuntungan dalam perniagaan mereka itu. (HR alHakim). Menurut adz-Dzhabi, ulama su’ adalah ulama yang mempercantik kezaliman dan ketidakadilan yang dilakukan oleh penguasa; ulama yang memutarbalikan

kebatilan menjadi kebenaran untuk penguasa; atau ulama yang diam saja (di hadapan penguasa) padahal ia mampu menjelaskan kebenaran. Anas bin Malik menuturkan, “Ulama adalah kepercayaan para Rasul selama mereka tidak bergaul dengan penguasa dan tidak asyik dengan dunia. Jika mereka bergaul dengan penguasa dan asyik dengan dunia maka mereka telah mengkhianati para Rasul. Karena itu, jauhilah mereka. (HR al-Hakim). Hal itu karena, jika ulama bergaul dengan penguasa dan sering mendatanginya, yang diharapkan adalah dunia. Tentu yang dimaksud bukan ulama yang datang untuk ber-amar makruf nahi mungkar dan mengoreksi penguasa. Rusaknya ulama di antaranya karena sifat tamak terhadap dunia. Ad-Darimi menuturkan, Umar bertanya kepada Kaab, “Apa yang mengeluarkan ilmu dari hati ulama?” Kaab menjawab, “Ketamakan.” Keluarnya ilmu dari hati maksudnya bukan dilupakan, tetapi ilmu itu ditinggalkan, pengaruhnya hilang dan tidak lagi dijadikan tuntunan. Hal itu sama saja dengan menukar ilmu atau agama dengan dunia. Inilah satu di antara karakter ulama su’. Ulama demikian lebih layak di neraka. Dari Abu Huraira Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang makan dengan (memperalat) ilmu, Allah membutakan kedua matanya (atau wajahnya di dalam riwayat ad-Dailami), dan neraka lebih layak untuknya”. (HR Abu Nu‘aim dan ad-Dailami). Maksudnya adalah ulama yang menjadikan ilmunya sebagai alat untuk memperoleh kekayaan. As-Sayrazi mengatakan, “Setan mendandani keburukan di hadapan ulama hingga berhasil menjerumuskan mereka dalam kemurkaan Allah. Mereka lalu memakan dunia dengan memanfaatkan agama, memperalat ilmu untuk mendapatkan kekayaan dari para penguasa, serta memakan harta wakaf, anak yatim dan orang miskin. Setan telah berhasil memalingkan perhatian ulama itu untuk mencari gengsi dan kedudukan di hati makhluk. Itulah yang menyeret mereka ke dalam perdebatan, persaingan dan kebanggaan.” Wallahu a’lam.


Waspada, Jumat 8 Maret 2013