Page 12

Medan Metropolitan

B2

WASPADA Jumat 13 Juli 2012

Demo Di Kejatisu Ricuh MEDAN ( Waspada): Unjukrasa yang dilakukan sekitar 50 orang yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Pemuda Padang Lawas Utara (KAMP Paluta) di depan kantor Kejakasaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Kamis (12/7), ricuh. Bentrokan sempat terjadi antara pengunjukrasa dengan pegawai Kejatisu. Awalnya aksi yang menyuarakan masalah pemberantasan korupsi di Kabupaten Paluta yang melibatkan Bupati Paluta Drs Bachrum Harahap, berlangsung damai di depan kantor Kejatisu yang sudah dijaga belasan personel Polsek Delitua. Bahkan aksi tersebut langsung mendapatkan respon dari pejabat Intelijen Kejatisu Hendrik Nainggolan dan Ali Saragih yang menjumpai para pendemo dan menyahuti aspirasi mereka. Dihadapan pendemo, Hendrik Nainggolan mengatakan, pengaduan dan aspirasi pendemo bukan pertama kali ini saja namun sudah berulang-ulang kali datang ke Kejatisu. Menurut dia, menyikapi delapan item permasalahan korupsi yang terjadi di Paluta, telah menjadi atensi khusus pihak penyidik dengan mengumpulkan bahan dan keterangan atau pulbaket seputaran adanya dugaan korupsi tersebut. Namun, setelah diterima aspirasi mereka, para pendemo membakar ban di depan kantor Kejatisu. Pegawai kejaksaan berusaha memadamkan ban yang terbakar itu. Saat itu Ali Saragih menyingkirkan ban yang dibakar dengan berusaha membuangnya ke dalam parit.

Para pendemo langsung menendang ban yang sedang terbakar itu ke arah Ali Saragih. Akibatnya, pejabat Intelijen Kejatisu ini nyaris terbakar dan mengejar para pendemo tersebut namun langsung dihalangi lainnya. Akibatnya, terjadilah bentrokan antara pegawai kejaksaan dengan para pendemo, namun tak berlangsung lama karena langsung dilerai petugas kepolisian yang melakukan pengamanan. Menurut Hendrik Nainggolan, pihaknya mencegah bakar ban tersebut karena pihak Komisi Kejaksaan akan berkunjung ke Kejatisu pada siang tersebut. Sedangkan dugaan korupsi yang disampaikan para pengunjukrasa itu adalah penyelewengan APBD 2009 senilai Rp23 miliar dari hasil audit BPK Sumut, korupsi anggaran di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Paluta. Diduga pencairan anggaran tahun 2009-2010 senilai Rp34 miliar tidak disertai surat permohonan pencairan dana (SP2D) yang tak sesuai aturan sehingga pencairan fiktif. Selanjutnya, permbangunan pertapakan kantor Bupati Paluta hingga LKPJ Bupati 2009 terealisasi 94.04 persen dari anggaran Rp1,5 miliar. Begitu juga korupsi penyelewengan Bansos pada 2010 sebesar Rp18 miliar, namun direalisasikan sebesar Rp10,8 miliar hingga terjadi kerugian negara sebesar Rp7,2 miliar. Selanjutnya dugaan mark up pembangunan Masjid Raya Gunung Tua yang merugikan negara Rp1,5 miliar. (m38)

Jika Beroperasi Selama Bulan Ramadhan

Waspada/Hamdani

DEMO BURUH: Sejumlah buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) memegang poster ketika berunjukrasa di halaman Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (12/7). Mereka menolak sistem kerja kontrak dan meminta pemerintah menerapkan upah layak kepada seluruh buruh di Indonesia.

DPD RI Dukung Kapoldasu Berantas Narkoba MEDAN (Waspada): Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba, SH, MM memberi dukungan kepada Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro dan seluruh jajarannya dalam memberantas penyalah-

gunaan narkoba dan memutus mata rantai peredarannya. Hal itu dikatakan Parlindungan Purba kepada Waspada, Kamis (12/7), terkait keberhasilan Polresta Medan melalui Satuan Reserse Narkoba yang

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Irwansyah Pelaku Sempat Kabur Dari Sel MEDAN (Waspada): Penyidik Polresta Medan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Irwansyah, 40, warga Jalan Mestika, Kec. Medan Tembung, di ruang Unit Jahtanras, Kamis (12/7) sekira pukul 09:00. Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka Dedi Irianto Nasution, 34, warga Jalan Klambir V Gang Tower, Kec. Medan Sunggal, yang sempatmelarikandiridaridalamselPolrestaMedanitu,memperagakan 19 adegan. Pelaku bertemu dengan korban hingga menembak korban hingga tewas di Jalan Letda Sujono Gang Setapak, Kel. Bantan, Kec. Medan Tembung, pada Kamis (3/5) lalu. Dari adegan rekonstruksi diketahui tersangka Dedi Irianto Nasution membunuh Irwansyah karena korban menolak membayar utangnya kepada tersangka sebesar Rp1,5 juta. Saat ditagih, korban menolak dan bahkan memarahi tersangka. Keduanya bertemu di kawasan Jalan Letda Sujono Gang Setapak dan saat itu korban meminta tersangka agar mengembalikan senjata api miliknya. Namun tersangka yang sudah kesal dengan korban menolak permintaan korban, dan mengancam akan menembak korban. Ancaman tersangka tidak digubris korban. Keduanya pun terus berjalan kaki dari rumah korban menuju Gang Setapak. Meski sudah berkali-kali mendesak korban agar membayar utangnya, korban tetap bersikukuh tidak mau membayar karena berdalih belum punya uang. Akibatnya, tersangka Dedi emosi dan langsung menembak paha kiri korban. Tembakan tersebut ternyata meleset, selanjutnya tersangka menembak rusuk kiri korban dari jarak 3 meter hingga korban tersungkur ke tanah dan tewas di tempat kejadian. Melihat Irwansyah terkapar di dalam gang, tersangka Dedi langsung pergi dan menyetop bus angkutan kota (angkot) pergi ke arah Tembung. Setibanya di rumah kerabat keluarganya itu, tersangka Dedi sempat ganti baju dan pergi ke rumah Ibu Etty yang merupakan ibu angkatnya di kawasan Klambir V Gang Tower Medan Sunggal. Akhirnya, tersangka Dedi ditangkap di rumah ibu angkatnya itu. Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Yoris Marzuki melalui Kasubnit I Jahtanras Iptu Hendrik Temaluru menjelaskan, rekonstruksidilakukanuntukmelengkapiberkasyangdimintapihakkejaksaan sebelum kasus tersebut dilimpahkan ke kejaksaan. (h04)

STT Harapan Gelar Lomba Desain Cover Jurnal Ilmiah MEDAN (Waspada): Sekolah Tinggi Teknik (STT) Harapan Jalan HM Joni Medan, menggelar workshop strategi meraih hibah penelitian dan penulisan jurnal ilmiah dan lomba desain cover jurnal ilmiah selama tiga hari di kampus tersebut. Workshop yang berlangsung tiga hari tersebut menampilkan tiga pembicara yakni Dr Benny B Nasution Dipl.Ing, M.Eng dari Politeknik Medan, Dr Richard AM Napitupulu ST, MT dari Universitas Nommensen serta Mardaus Purba ST, SE, M.Si dari Politeknik MBP Medan. Dua acara yang digelar berdampingan tersebut diikuti 50 dosen tetap berlangsung sejak Selasa (10/7) hingga Kamis (12/7). Sementara itu lomba desain cover jurnal ilmiah diikuti oleh seluruh akademika STT Harapan Medan mulai dari dosen, pegawai, dan staf pengajar. Menurut Ketua STT Harapan Ir HM Zulfin MT melalui Ketua Pusat Penelitian Pengabdian Masyarakat (P4M) STT Harapan Syawaluddin Nasution ST, MT, Selasa (10/7), workshop diikuti 50 dosen tetap bertema strategi meraih hibah penelitian dan penulisan jurnal ilmiah dan lomba desain cover jurnal ilmiah selama tiga hari di kampus tersebut. Workshop dilakukan untuk pembekalan dan peningkatan pengetahuan dalam rangka menyahuti surat-surat pengajuan akreditasi bulletin ilmiah pada Mei 2012 lalu sesuai aturan Dirjen Dikti. Selain hal itu, merupakan persiapan dalam rangka mengadakan bulletin kembali pada dua terbitan ke depan yang akan diajukan pada September dan Maret tahun depan ke pihak Dikti. Sementara lomba desain cover jurnal ilmiah yang diikuti seluruh akademika mulai dari dosen, pegawai, staf pengajar tersebut, berlangsung selama satu hari dengan jumlah pengajuan sebanyak 12 desain cover. (m40)

membongkar sindikat pengedar sabu-sabu dan ganja dari Aceh dalam dua pekan terakhir. Parlindungan menegaskan, peredaran narkoba di tengahtengah masyarakat sudah sangat mengkhawatirkan. Sebab, adanya fenomena gunung es membuat pihak berwenang mengalami kesulitan memberantas penyalahgunaan narkoba. “Badan Narkotika Nasional (BNN) melaporkan ada empat juta orang di Indonesia yang menjadi pecandu narkoba. Itu hanya jumlah kasus yang terdata. Namun diperkirakan masih banyak pecandu narkoba yang belum terdata. Inilah yang disebut fenomena gunung es, yakni jumlah kasus tidak terdata lebih besar dari kasus yang terdata,” ujarnya. Menurut Parlindungan, pemberantasan penyalahgunaan narkoba ini harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Pihak kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan informasi dari masyarakat. Dalam kapasitasnya, pihak kepolisian telah memutus mata rantai peredaran narkoba jenis sabu-sabu dan ganja yang dipasok dari Aceh. Kini, giliran masyarakat terutama para orangtua yang mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kasus penyalahgunakan narkoba. “Kalau para orangtua ikut berperan aktif, tentu tidak ada lagi anak-anak terutama remaja yang menjadi pengguna narkoba. Dengan demikian, bandar narkoba tidak mempunyai pelanggan lagi dan menghentikan bisnis haramnya,” kata Parlindungan. Selain itu, Parlindungan juga mengingatkan jajaran Poldasu agar mewaspadai masuknya narkoba dari luar negeri terutama Malaysia. Sebagaimana diketahui, Sumatera Utara

memiliki ratusan pelabuhan ‘tikus’ yang berpotensi menjadi tempat pendaratan narkoba dari Malaysia. Jika narkoba itu lolos dari pelabuhan ‘tikus’, maka Poldasu memiliki tugas yang sangat berat untuk menghentikan peredarannya di tengah-tengah masyarakat. “Karenanya, kita berharap masyarakat dapat bekerjasama dengan Poldasu untuk menghentikan peredaran narkoba,” tambah Parlindungan. Seperti diberitakan sebelumnya, tim khusus Sat Reserse Narkoba Polresta Medan yang dipimpin Kompol Dony Alexander, SH, SIK, M.Hum berhasil membongkar sindikat pengedar sabu-sabu dan ganja dari Aceh dalam dua pekan terakhir. Selain mengamankan sejumlah tersangka serta barang bukti berupa sabu-sabu dan ganja, polisi juga menyita senjata api beserta enam butir peluru yang masih aktif.(m25)

Disbudpar Ancam Cabut Izin Tempat Hiburan Malam M E D A N ( Wa s p a d a ) : Ke p a l a D i n a s Kebudayaan dan Pariwisata Pemko Medan Busral Manan melalui Kabid Obyek dan Daya Tarik Wisata (ODTW) Arfan Harahap, S.Sos menegaskan, seluruh tempat hiburan malam harus ditutup selama bulan suci Ramadhan. Jika pihak pengelola tetap membuka tempat hiburan malam tersebut, maka izinnya akan dicabut. “Tempat hiburan malam di hotel berbintang 3, 4 dan 5 yang beroperasi selama bulan suci Ramadhan, harus memiliki rekomendasi dari Disbudpar. Sementara, permainan ketangkasan anak-anak tidak dilarang beroperasi selama Ramadhan,” kata Arfan kepada Waspada di ruang kerjanya, Kamis (12/7). Namun, lanjut Arfan, tempat hiburan malam yang berlokasi di hotel berbintang 3, 4 dan 5 hanya bisa beroperasi mulai pukul 22:00 hingga 02:00. Tidak ada dispensasi kelebihan jam untuk malam libur. Sementara, lanjutnya, seluruh tempat hiburan seperti karaoke, diskotek, bar/pub, live music, sauna, panti pijat, sauna, oukup, baik di hotel non bintang maupun bukan, tetap harus tutup selama bulan suci Ramadhan. Sedangkan tempat permainan biliar hanya dibenarkan beroperasi

mulai pukul 10:00 hingga 17:00. ‘’Semua tempat hiburan malam yang diperintahkan tutup selama bulan suci Ramadhan itu terhitung sehari menjelang 1 Ramadhan dan buka kembali pada hari kedua Lebaran,’’ jelas Arfan. Selama bulan suci Ramadhan, kata Arfan, tim gabungan dari Disbudpar, Polresta Medan, Kodim 0201/BS, Satpol PP, Polisi Militer maupun instansi terkait lainnya, akan melaksanakan razia. ‘’Selain memantau dan memonitor, tim gabungan juga memeriksa langsung ke lokasi. Jika ada yang buka, tetap ditindak sesuai ketentuan berlaku. Termasuk yang berlokasi di hotel berbintang 3, 4 dan 5,’’ujarnya. Menyinggung tentang jenis sanksi yang akan diberikan, menurut Arfan, mulai sanksi ringan seperti teguran. Jika masih membandel, maka diberikan sanksi berat berupa penutupan serta pencabutan izin. Arfan menambahkan, seluruh pengusaha atau pengelola tempat hiburan yang diperintahkan menutup kegiatan selama bulan suci Ramadhan, agar benar-benar menaati larangan itu sekaligus menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.(m34)

Yamaha Pilih 3 Kontestan ITGP MEDAN (Waspada): PT Alfa Scorpii Medan, selaku main dealer Yamaha di Sumut/Aceh, menggelar kontes mekanik ITGP (Indonesia Technician Grand Prix) 2012 Tingkat Regional Medan. Event ini, selain memilih mekanik-mekanik sepada motor andal, juga sebagai ajang seleksi guna memilih tiga terbaik yang berhak mengikuti kontes mekanik tingkat nasional. Service Manager PT Alfa Scorpii Zainal Arifin, Kamis (12/ 7) mengatakan, ITGP merupakan event tahunan Yamaha. Event ini dimulai dengan penyeleksian lewat form test awal yang dilakukan oleh ASD (Area Serivice Development) masingmasing area Sumut dan Aceh. “Dari test awal tersebut didapat 60 peserta yang berhak mengikuti kontes ITGP 2012 tingkat regional, yang sudah b e r l a n g s u n g d i Ya m a h a Technical Academy Medan pada Jumat dan Sabtu (6 dan 7/ 7) lalu,” sebutnya. Hadir pada acara pembu-

kaan kontes di antaranya Taufiq H Fuad (Presdir PT Alfa Scorpii, Hendry Harta Prawira (Direktur PT Alfa Scorpii), Hary dan Iman Sudirman dari PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Agus Susanto (Chief Operation After Sales PT Alfa Scorpii), serta Service Manager Zainal Arifin. Pada acara pembukaan ITGP 2012 , Presdir PT Alfa Scorpii Taufiq H Fuad motivasi para peserta kontes agar percaya diri dan yakin. “Karena yang di test adalah pekerjaan mereka sehari-hari di bengkel. “Jika dalam bekerja mereka sudah melakukannya dengan benar maka mereka tidak perlu khawatir lagi untuk mengikuti kontes ini,” ujarnya. Sementara itu, Hary dari PT YIMM dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari kontes ini adalah untuk meningkatkan kepuasan pelanggan melalui service. “Pada kontes ini kami juga ingin membuktikan bahwa teknisi Yamaha siap untuk menghadapi era teknologi fuel

injection,” tuturnya. Dikatakan Zainal, kontes ITGP tingkat regional diikuti 57 peserta, yang kemudian harus menjalani test teori untuk mengambil 24 peserta. Selanjutnya dilakukan test service berkala untuk diambil 12 peserta. “12 peserta berhak masuk ke babak final guna mengikuti test trouble shooting dan jugacustomer reception, guna mengambil enam orang pemenang,” katanya. Adapun pemenang ITGP 2012 Tingkat Regional Medan diraih kontestan asal dealer Champion Motor, Stabat Amat Rifa’I sekaligus menjadi the best costumer reception, diikuti peringkat II Irvan Kurniadi dari dealer Sentral Yamaha – Medan (the best theory), posisi III direbut Aulia Rahmandana dari dealer SentralYamaha, Medan (the best practice).“Peringkat satu sampai tiga ini, nantinya akan dikirim ke Jakarta untuk mengikuti test ITGP tingkat nasional,” tutur Zainal Arifin. (m47)

Waspada/Ist

PEMENANG Kontes Yamaha ITGP foto bersama Direksi PT Alfa Scorpii dan PT YIMM.

Waspada/Ismanto Ismail

KASAT Reserse Narkoba Polresta Medan Kompol Dony Alexander, SH, SIK, M.Hum (berdiri tiga dari kiri) foto bersama dengan mahasiswa dan pelajar di auditorim UISU Medan.

Kapolresta Paparkan P4GN Di UISU MEDAN (Waspada): Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang, SH, MSi, memberikan paparan mengenai program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada ratusan mahasiswa dan pelajar SMA di auditorium Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Al-Munawarah Medan, Kamis (12/7). Kapolresta diwakili Kasat Reserse Narkoba Polresta Medan Kompol Dony Alexander, SH, SIK, M.Hum mengatakan, ada tiga hal yang disampaikan kepada mahasiswa dan pelajar yakni pengertian narkoba dan jenis-jenisnya, pencegahan penyalahgunaan narkoba serta penegakan hukum terhadap kejahatan narkoba.

Penyuluhan ini dilakukan karena pengguna narkoba didominasi kelompok remaja dan dibutuhkan upaya antisipasi agar para pelajar dan mahasiswa tidak terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Menurut Dony, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba yakni, menanamkan nilai agama dan tata keramah dalam rumah tangga, pengembangan kualitas anggota rumah tangga, tingkatkan komunikasi antar anggota keluarga. Penyuluhan yang dilakukan Polresta Medan ke sekolah-sekolah dan perguruan tinggi sesuai instruksi Kapoldasu Irjen Pol Drs H Wisjnu Amat Sastro, SH. (m36)

Penari Jepang Akan Meriahkan Pagelaran Budaya Antar Bangsa MEDAN (Waspada): Penari terkenal asal Jepang Ai Hasuda bersama Jaka dan Dara Kota Medan, akan memeriahkan acara pagelaran pawai dan budaya antar bangsa I, di Medan Club, Sabtu (14/7). Acara ini akan dibuka Wali Kota Medan H Rahudman Harahap. Acara itu diberi thema International Culture Show 2012 baru pertama sekali digelar di Indonesia melibatkan lima konsul luar negeri, dilaksanakan Kadin Kota Medan bersama LIRA Medan dan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Sumut. Ketua panitia pelaksana Ir Rudi Zulham Hasibuan kepada wartawan di sekretariat Kadin Kota Medan Jln. Palang Merah Medan, Rabu (11/ 7) mengatakan, acara tersebut juga turut dihadiri Ketua P3I Edy Kusrianto, Wali Kota LIRA Ganda Manurung, Dra Susimery Sinaga,Wakil ketua panitia Hasler Marbun, Salaji, dan Haris. Tujuan dari pagelaran pawai dan pagelaran budaya antara bangsa ini untuk mendukung arus kunjungan wisatawan ke Medan, dalam rangka Visit MedanYear 2012, diperkirakan akan meriah diikuti para konsulat dari luar negeri.

Lima Konsulat yang menyatakan ikut dan akan memamerkan produk-produk, budaya dan kesenian unggulan antara lain dari Konsul Jenderal (Konjen) Malaysia, Konjen Jepang, India, China, dan Polandia. Pagelaran budaya nusantara tersebut juga diikuti sejumlah motor besar, menampilkan produk-produk unggulan pengusaha UMKM dan Ekonomi Kreatif binaan Kadin Kota Medan, selama ini mengikuti expo di dalam dan luar negeri. Produk-produk unggulan dipamerkan pada stand-stand di Medan Club, demikian juga produk dan kesenian unggulan dari masingmasing negara Konsulat Jenderal di Medan akan semakin meriah. Menurut Rudi Zulham, dalam acara ini juga ditampilkan pagelaran kesenian delapan etnis budaya daerah Sumut, seperti tari persembahan Melayu, tari Japin, Gordang Sembilan, Tor-tor, Sigale-gale, dan lainnya. Sementara Ai Hasuda, penari terkenal asal Jepang itu mampu menampilkan tarian kolaborasi dengan berbagai tarian asal Sumatera Utara.(m32)

Waspada, Jumat 13 Juli 2012  

waspada daily

Waspada, Jumat 13 Juli 2012  

waspada daily

Advertisement