Page 8

Sport

6

WASPADA Selasa 8 Desember 2009

Nyonya Tua Atau FC Hollywood... “HASIL imbang memang sudah cukup. Tapi kami akan menghadapi mereka (Bayern) dengan target meraih kemenangan,” tegas Claudio Marchisio seperti dilansir Sky Sports, Senin (7/12). Komentar pemain muda Juventus itu jelas sekali mencerminkan euforia kesuksesannya dengan menjadi pahlawan kemenangan 2-1 timnya atas Inter Milan, Sabtu lalu di Liga Seri A. Letupan perasaan seperti itu sesungguhnya cukup beresiko bagi Si Nyonya Tua. Sebab Marchisio cs bisa saja terjebak dalam permainan menyerang, kendati cuma butuh hasil imbang dalam duel vital melawan Bayern Munich pada matchday VI Liga Champions di Olimpico Turin. “Kini kami harus tampil dengan performa sempurna. Kami mesti lolos ke babak 16 besar Liga Champions dan kembali menemukan konsistensi pasca menundukkan Inter,” tambah Marchisio. Tetapi, tim tamu pun bertekad sama. FC Hollywood bahkan wajib memenangkan duel yang nantinya ditayangkan langsung RCTI mulai pkl 02.45 WIB, jika ingin menjadi pendamping Girondins Bordeaux ke babak 16 besar. Tuntutan kebutuhan itu yang membuat pertarungan JuveBayern yang dipimpin wasit Swiss Massimo Busacca, ibaratkan

duel maut. “Ini laga vital dan saya ingin bermain sejak awal,” tekad bintang Bayern Arjen Robben. Pulihnya Robben sekaligus menjadi angin segar bagi Louis van Gaal, yang posisinya makin rawan sebagai pelatih Bayern. Hasil di Turin bahkan bisa menjadi penentu nasib pelatih asal Belanda itu, mengingat The Bavarians juga masih kurang meyakinkan di Bundesliga. “Saya sudah fit lagi dan siap untuk laga Selasa. Saya tak tahu bisa berapa lama bermain. Mungkin 60-70 menit, tapi juga bisa 90 menit,” tutur Robben kepada Reuters. Selain Robben, Van Gaal pun berharap banyak kepada duet striker Ivica Olic dan Mario Gomez. Mereka selalu mencetak gol dalam tiga laga terakhir FC Hollywood, sehingga telah memaksa Luca Toni dan Miroslav Klose gantian menjadi penghuni setia bangku cadangan Bayern. Nilai minusnya, Van Gaal kabarnya belum bisa memainkan bintang Perancis Franck Ribery, yang mengaku masihi ragu bisa tampil di Turin kendati telah pulih dari cedera lutut. “Saya tidak lagi merasa sakit dan lutut dalam keadaan bagus,” beber Ribery dalam AFP. “Ini pertama kalinya selama dua bulan saya berlatih intensif dengan bola. Tapi saya pesimis mengenai peluang main melawan Juventus, laga Bundesliga terakhir sebelum Natal melawan Hertha

merupakan target saya,” tambah Ribery, yang sudah absen sejak 3 Oktober lalu. Berarti, berkuranglah fantasi serangan pasukan Van Gaal. Padahal, daya gedor Nyonya Tua justru kembali makin variatif dengan telah primanya kapten Alessandro Del Piero. Pelatih Juve Ciro Ferrara dengan demikian dapat menduetkan lagi Del Piero dengan Diego Ribas sebagai pelayan bagi striker Carvalho Amauri atau David Trezeguet. “Selasa nanti menjadi laga besar, Juve selalu siap untuk duel seperti itu,” tegas Ferrara, yang tidak bisa memainkan winger Mauro Camoranesi.

Prakiraan Formasi Pemain Juventus (1-4-3-1-2): 1-Gianluigi Buffon; 2-Martin Caceres, 5-Fabio Cannavaro, 3-Giorgio Chiellini, 6-Fabio Grosso; 4-Felipe Melo, 22-Mohamed Sissoko, 8-Claudio Marchisio; 28-Diego Ribas; 10-Alessandro Del Piero & 11-Carvalho Amauri. Bayern Munich (1-4-4-2): 22-Hans-Joerg Butt; 28-Holger Badstuber, 5-Daniel van Buyten, 6-Martin Demichelis, 21-Philipp Lahm; 31-Bastian Schweinsteiger, 17-Mark van Bommel, 23Danijel Pranjic, 10-Arjen Robben; 11-Ivica Olic & 33-Mario Gomez. *Jonny Ramadhan Silalahi

AP

Duel playmaker Juventus Diego Ribas (kiri) dengan gelandang Bayern Bastian Schweinsteiger akan sangat menentukan hasil laga dinihari nanti di Turin.

PSMS Nyaris Ternoda Rahudman Bangkitkan Motivasi AP

Parade bintang Real Madrid Rafael van der Vaart, Karim Benzema, Iker Casillas, Cristiano Ronaldo, Ricardo Kaka, Gonzalo Higuain dan Cristoph Metzelder (kiri ke kanan), merasa tak mungkin tersisih dari Liga Champions.

Higuain: Mustahil Tersisih MADRID (Waspada): Penyerang Real Madrid Gonzalo Higuain tak bisa percaya jika timnya sampai tersisih di Liga Champions. Sebab menurutnya, El Real cuma butuh hasil imbang atau kalah dengan selisih tidak lebih dari tiga gol pada matchday VI Grup C dinihari WIB nanti di markas Olympique Marseille. “Sesuatu yang sangat mustahil akan terjadi bagi mereka untuk menyingkirkan kami,” sesumbar Higuain, seperti dikutip dari Sky Sports, Senin (7/12). Higuain bersama Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema akan kembali menjadi andalan pelatih Manuel Pellegrini untuk mendulang gol di Stade Velodrome, seperti yang telah mereka lakukan akhir pekan lalu ketika membekap Almeria 4-2. Kemungkinannya kian kuat, mengingat gelandang serang Ricardo Kaka dipastikan absen, karena belum pulih dari cedera. Bintang Brazil itu mengalami cedera kunci paha saat Los Blancos dipecundangi Barcelona pekan lalu di Camp Nou. Absennya Kaka sekaligus mengurangi daya dobrak pasukan Pellegrini dalam nanti. Tapi menurut striker Marseille Fer-

nando Morientes, merasa tetap harus bekerja keras menghadapi Los Merengues. Apalagi, Marseille harus menang minimal 3-0 supaya lolos ke babak 16 besar. “Tidak ada yang menyangkal kalau mengalahkan Madrid 30 sangatlah sulit. Namun dalam sepakbola kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi,” jelas Morientes kepada AS. “Semuanya tergantung dari mental dan fisik skuad Madrid. Memang sulit, tapi kami tahu bisa mencetak tiga gol. Tapi kita juga tahu, Madrid tak pernah meninggalkan laga tanpa gol,” tambah mantan bomber Los Blancos itu. Penyerang veteran Spanyol itu pun berharap dukungan penuh publik Marseille. “Semua warga di sini pasti akan mendukung dan kehadiran mereka sangat penting. Laga ini akan berlangsung sengit tetapi indah,” papar Morientes. Gelandang Lucho Gonzalez juga berpandangan demikian. “Mengalahkan Real Madrid 3-0? Segala sesuatunya memungkinkan di sepakbola,” beber bintang Argentina itu. Lucho akan menjadi andalan pelatih Didier Deschamps untuk menembus pertahanan

Matchday VI, Selasa (8/12) Grup A Maccabi Haifa v Bordeaux Juventus v Bayern Munich *RCTI Live pk 02.45 WIB Grup B Wolfsburg v Man United Besiktas v CSKA Moscow Grup C FC Zurich v AC Milan Marseille v Real Madrid Grup D Chelsea v APOEL Nicosia Atletico Madrid v Porto

Matchday VI, Rabu (9/12) Grup E Liverpool v Fiorentina Olympique Lyon v Debrecen Grup F Inter Milan v Rubin Kazan Dynamo Kiev v Barcelona *RCTI Live pk 02.45 WIB Grup G Stuttgart v Unirea Urziceni Sevilla v Glasgow Rangers Grup H Olympiakos v Arsenal Standard Liege v Alkmaar Los Galacticos. Lucho pula yang diharapkan banyak memberikan umpan matang kepada penyerang Mamadou Niang, Brandao, Bakari Kone, atar Morientes. (h01/as/sky/uefa)

Milan Makin Yakin ROMA (Waspada): Gelandang AC Milan Clerence Seedorf makin yakin timnya lolos ke babak knouck-out Liga Champions dengan menaklukkan tuan rumah FC Zurich dinihari WIB nanti pada matchday VI Grup C. “Persiapan tim sangat penting, karena di atas kertas kami difavoritkan. Kemenangan atas Sampdoria sangat membantu kami,” tegas Seedorf, seperti dilansir Sky Sports, Senin (7/12). Kepercayaan diri I Rossoneri memang menebal pasca sukses membantai Sampdoria 3-0 di Liga Seri A, Sabtu lalu. Marek Jankulovski cs pun ingin membalas kekalahan mereka dari Adrian Nicky dkk pada jumpa pertama di San Siro. “Kami mesti menghormati

hasil yang diperoleh tim lain dalam Grup C. Kami pun harus bermain dan mendominasi pertandingan,” tekad Seedorf. Kunci keyakinan dan kebangkitan Milan yang sempat terpuruk di awal musim ini, menurut striker Alexandre Pato, terletak pada perasaan kekeluargaan yang ditanamkan alenatorre Leonardo de Araujo. “Rahasia kami hanya kekeluargaan, kami semua sangat dekat. Kali pertama kami datang di Milan, mereka bilang saya menjadi keluarga besar,” ungkap Pato dalam Milan Channel. Skuad Leonardo yang sebelumnya terseok-seok di papan bawah, kini malah hanya tertinggal empat poin dari pimpinan klasemen Seri A Inter Milan. “Tapi kami akan memainkan laga krusial (lawan Zurich).

AP

Bek Milan Marek Jankulovski (kiri) tak ingin dipecundangi lagi oleh bomber FC Zurich Adrian Nikci.

MEDAN (Waspada): Dua kali tertinggal dan nyaris ternoda di hadapan publik sendiri, PSMS Medan akhirnya bangkit. PSMS pun meraih kemenangan kedua dalam kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2009/2010 di Stadion Teladan Medan, Senin (7/12) sore. Bermain bak lesu darah dan sering miskomuniksi di babak pertama, anak-anak Ayam Kinantan terkesan beruntung mampu meraih kemenangan 3-2. Tampil gemilang di tiga laga perdana, penjaga gawang PSMS Sony Gunawan justru tampil di bawah performa terbaiknya kala meladeni serbuan para pemain PSSB. Bahkan gol pembuka PSSB tercipta akibat ‘kesalahannya’ kala hendak mengontrol bola sodoran DeniWahyudi di menit 24. Bermaksud melakukan penyelamatan, bola Deni malah masuk ke gawang Sony yang gagal menguasai bola dengan kakinya. Namun keunggulan tim tamu belum sempat dinikmati lebih dari satu menit. Pasalnya, Jecky Pasarella kembali mencetak gol bagi PSMS memanfaatkan umpan Nyeck Nyobe. Belum sempat rasa kekhawatiran penonton melihat penampilan anak-anak asuhan Manajer Tim Drs Hendra DS itu hilang, striker PSSB Pondra berhasil memperdayai Sony sekaligus memaksanya untuk memungut bola kedua kalinya. Tak ingin dipermalukan di depan pendukungnya sendiri plus di hadapan Pj Walikota

Waspada/Austin Antariksa

Gelandang PSMS Medan, Tri Yudha Handoko, mengekspresikan kegembiraannya usai membobol gawang PSSB Bireuen sekaligus gol kedua tuan rumah dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2009/2010 di Stadion Teladan Medan, Senin (7/12). Medan Drs H Rahudman Harahap MM yang ikut menyaksikan pertandingan, M Affan Lubis cs berusaha memperbaiki permainannya. Hasilnya langsung terlihat pada lima menit menjelang turun minum. Kali ini, giliran kiper PSSB Firmansyah yang melakukan blunder dengan salah mengantisipasi datangnya bola hasil free kick Nyeck. Bola yang sempat melewati kepala dan nyaris memasuki gawangnya masih sempat ditepis Firmansyah, namun bola tepisan tersebut langsung disambar Try Yudha Handoko. Skor 2-2 pun menutup babak pertama. Masuknya Ahmad Maulana menjadi Nyeck kembali mengisi posisi striker. Sempat membentur mistar gawang di usaha pertamanya, Nyeck langsung menebus kegagalannya dengan mencetak gol kemenangan di menit 80. Sebelumnya saat jeda, Rahudman sempat mendatangi ruang ganti PSMS sekaligus me-

Kami yakin datang untuk menang dan mengeluarkan penampilan terbaik,” ucap Pato. “Buat saya, tak peduli di mana saya bermain. Di kiri atau kanan, saya selalu senang dan menikmatinya,” tambah bintang muda Brazil tersebut. (h01/sky/uefa)

5 5 5 5

4 2 2 0

1 2 1 0

0 1 2 5

8-2 3-3 5-4 0-7

13* 8 7 0

5 5 5 5

3 2 2 1

1 1 1 1

1 2 2 3

7-5 8-5 8-9 2-6

10* 7 7 4

5 5 5 5

3 2 2 1

1 2 1 0

1 1 2 4

12-6 10 7-6 8 9-7 7 4-13 3

5 5 5 5

4 3 0 0

1 0 3 2

0 2 2 3

9-2 5-3 3-9 2-5

5 5 5 5

4 3 2 0

0 1 1 0

1 12-6 12* 1 8- 3 10* 2 4- 5 7 5 5-15 0

5 5 5 5

2 1 1 1

2 3 3 2

1 1 1 2

5 5 5 5

3 2 1 0

1 2 3 2

1 10-4 10* 1 7- 5 8 1 6- 6 6 3 4-12 2

5 5 5 5

4 2 1 0

1 1 1 3

0 12-4 13* 2 3- 5 7 3 6- 8 4 2 3- 7 3

5-2 5-6 4-5 6-7

13* 9* 3 2

8 6 6 5

tribun terbuka. Rasa emosional Suimin dapat dimaklumi mengingat sehari sebelumnya sempat merebak isu oknum pengurus mengusulkan agar pelatih kampung tersebut dipecat. “Saya memberikan apresiasi kepada para pemain yang ber-

main sesuai arahan dan berjuang keras, tapi ada faktor lain juga yang menentukan. Pertama, kita bermain di kandang dan kedua motivasi dari Pj Walikota Medan bersama Ketua Umum PSMS,” ujarnya. (m24)

Mantan Kecam Blunder Sony-Deni MEDAN (Waspada): Mantan pemain PSMS Medan Drs OK Khaidar Aswan mengecam blunder gol yang bersarang di gawang tim Ayam Kinantan, ketika menang 3-2 atas PSSB Bireuen di Stadion Teladan, Senin (7/12) sore. “Kedua gol PSSB itu sangat tidak pantas. Blunder yang benar-benar tidak wajar sepertinya telah dilakukan kiper Sony Gunawan dan bek Deni Wahyudi,” kecam Khaidar. Akibat blunder Sony-Deni, PSSB sempat memimpin lebih dahulu menit 24 memanfaatkan kelemahan Deni di sisi kanan pertahanan PSMS. Bola yang disodorkan Deni ke Sony justru membuat kiper nomor 1 tim Ayam Kinantan itu membuang bola ke gawangnya sendiri. “Selain aneh, gol itu juga sangat jelek. Kita tidak dapat mengerti apa sebenarnya yang ter-

jadi antara Deni dan Sony,” sesal mantan gelandang PSMS yang menjuarai divisi utama Persirakatan PSSI pada 1984 dan 1985 tersebut. Gol kedua tim tamu pun prosesnya nyaris sama. Saat kedudukan 1-1, penyerang PSSB Pondra berhasil mencuri bola blunder Deni untuk kemudian memperdaya Sony. Buruknya koordinasi di benteng pertahanan PSMS yang digalang Slamet Riyadi, menurut Khaidar, perlu mendapat perhatian serius tim manajemen dan pelatih Suimin Diharja.“Apa yang telah terjadi, itu yang harus dijawab,” pintanya. Jika blunder karena keterbatasan kualitas teknis, menurut Khaidar, menjadi tugas dan tanggung jawab Suimin untuk membenahinya. “Tapi jika sudah menyangkut moral dan mental, manajemen mesti turun tangan.

Jika di Teladan saja bisa begitu, bagaimana nantinya saat tandang,” katanya lagi. Selain mengecam blunder Sony-Deni, dia pun memuji perubahan kebijakan Suimin terhadap peran Edu Juanda. “Suimin sepertinya sudah mengarahkan Edu menjadi jendral lapangan tengah. Bagaimanapun PSMS perlu playmaker, supaya bisa mengatur tempo dan ritme permainan,” jelas Khaidar. Kendati saat menjamu PSSB peran jendral lapangan belum maksimal dilakoni Edu, Khaidar tetap yakin, performa gelandang senior PSMS itu nantinya bakal terus meningkat. “Jika terus mendapat kepercayaan jadi jendral lapangan tengah, kualitas Edu nantinya bisa saja menyamai Ansyari Lubis. Itu yang kita harapkan, supaya PSMS berjaya kembali,” harapnya. (h01)

Ciri Khas Anak Medan Belum Kelihatan

Klasemen Liga Champions Grup A: Bordeaux Juventus Bayern Munich Maccabi Haifa Grup B: Man United VfL Wolfsburg CSKA Moskow Besiktas Grup C: Real Madrid AC Milan Marseille FC Zurich Grup D: Chelsea FC Porto Atl Madrid APOEL FC Grup E: Fiorentina Lyon Liverpool Debrecen Grup F: Barcelona Inter Milan Rubin Kazan Dynamo Kiev Grup G: Sevilla Unirea Stuttgart Rangers Grup H: Arsenal Olympiakos Liege Alkmaar

nyerahkan bonus atas keberhasilan mereka mengalahkan PSAP Sigli, Kamis (3/12) lalu. Usai pertandingan, Pelatih The Killer Suimin Dihardja tak kuasa melampiaskan kegembiraannya dengan kembali mendatangi kubu suporter di

Waspada/Austin Antariksa

Umpan lambung yang hendak dituju kepada pemain depan PSSB Bireuen berhasil dipotong winger PSMS Medan Faisal Azmi dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2009/2010 di Stadion Teladan Medan, Senin (7/12).

MEDAN (Waspada): Penampilan skuad PSMS dalam menjamu PSSB Bireuen masih “cengeng” dan belum menunjukkan ciri khas permainan anakanak Medan yang penuh motivasi dan semangat juang tinggi dalam memperoleh kemenangan. “Para pemain belum menunjukkan fanatisme tinggi. Dengan begitu memudahkan PSSB melakukan tekanan berbahaya yang nyaris mempermalukan Ayam Kinantan di kandangnya,” tutur Ricky Yacobi, mantan pemain PSMS 1980-an yang ditemui Waspada seusai laga di Stadion Teladan, Senin (7/12). Ricky yang juga mantan andalan tim nasional berharap pertandingan berikutnya fana-

tisme pemain perlu diperhatikan. Di samping itu, pemain masih sering salah komunikasi hingga menyebabkan terjadinya dua gol. Ricky berharap ini menjadi perhatian pelatih PSMS Suimin Dihardja. “Rasa kebersamaan sangat diperlukan dalam sebuah tim. Bila kebersamaan dan kekompakan dapat dibangun, maka akan menghasilkan tim yang solid. Mudah-mudahan ke depan skuad PSMS dapat lebih baik lagi demi target kembali berlaga di Super Liga,” harap Ricky yang juga Marketing Specs (perusahaan produk olahraga) ini. Mantan pemain PSMS Jr H Sumantraji SH mengakui pemain sering melakukan kesalahan. “Sering terjadinya kesalahan inilah yang menyebabkan

PSMS kebobolan,” jelasnya. Terkait itu, Sumantraji berharap manajemen PSMS segera menyelesaikan urusan KITAS striker Osas Saha. “Di lini depan, PSMS belum menjanjikan,” ketus Sumantraji. Sebaliknya, Pengurus PSSI Medan Asrul Batubara menambahkan lini tengah PSMS juga belum menjanjikan. “PSMS memiliki dua pemain kawakan di lini tengah, M. Affan Lubis dan Edu Juanda. Dua pemain ini dapat menyulitkan lawan, namun perannya belum menggigit,” ujarnya. Asrul pun mengakui man of the match diberikan kepada Nyeck Nyobe yang berhasil menjadi penentu kemenangan PSMS di saat tim kehilangan sosok striker. (m20)

Waspada Selasa 8 Desember 2009  

Waspada Daily

Waspada Selasa 8 Desember 2009  

Waspada Daily

Advertisement