Page 24

Sumatera Utara

22

WASPADA Selasa 8 Desember 2009

PT Socfindo Rugi Ratusan Juta RANTAUPRAPAT (Waspada): PT Socfindo, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, ditaksir mengalami kerugian ratusan juta rupiah akibat maraknya pencurian getah pohon karet di areal perusahaan perkebunan tersebut. Pimpinan Pengurus PT Socfindo Aek Natas Ir Atas Wijayanto, mengungkapkan itu baru-baru ini, di kantornya. Menurutnya, aksi-aksi pencurian getah pohon karet tersebut sudah berlangsung lama dan sejak dirinya menjabat sebagai pimpinan pengurus di perusahaan swasta tersebut telah terjadi tidak pencurian getah sebanyak 26 kali. Dengan merajalelanya aksi-aksi pencurian getah karet tersebut, pihak PT Socfindo khususnya terpaksa bekerja ekstra keras untuk mencegah dan menangkap para maling yang semakin bebas dan seolah tiada takut untuk menjarah yang bukan haknya. Oleh karena itu, tambah Atas Wijayanto, PT Socfindo sangat berharapkepadapihakPolsekAekNatasuntuksemakinmeningkatkan kerjasamanya dengan perusahaan tersebut dalam pengamanan aset perusahaan dari jarahan para pencuri getah karet di sana. (a27)

TERBAKAR: Tujuh rumah di Jalan Aman, Link V, Kel Sejahtera, Kec Tanjungbalai Utara, musnah terbakar, Senin (7/ 12). Selain itu, 5 rumah lain dirusak agar api tidak menjalar.

Rehabilitasi Jembatan Di T. Tiram ‘Lamban’ TANJUNGTIRAM (Waspada) Proyek Dinas PU dan Pertambangan Batubara rehabilitasi jembatan komposit di Desa Bagandalam, Kec.Tanjungtiram, Batubara berjalan lamban diperkirakan baru 20 persen. Sementara sesuai plang proyek tertera rehab jembatan asal dana PBA 2009 sebesar Rp812.234.000 kontraktor CV.Sarana Bahari masa pekerjaan 7 Agustus sampai 7 Desember 2009 Menurut warga Bagandalam, Minggu (6/12) pekerjaan pembangunan jembatan menghubungkan Dusun I ke Dusun VI, Desa Bagandalam itu dinilai lamban terseok-seok tidak jelas penyebabnya.Warga juga menyangsikan kualitas bangunan karena tahap pekerjaan baru membuat turap ujung jembatan terkesan asalasalan. Warga minta pengawasan diperketat karena semula jembatan kayu sepanjang 40 meter lebih direhab menjadi ukuran 22 X 4 meter sering dilintasi boat nelayan keluar masuk melaut.(a30)

Panai Tengah Terima Dana PMT Dan Dana Transportasi Kader Posyandu RANTAUPRAPAT (Waspada): Salah satu kawasan pesisir Kabupaten Labuhanbatu, yakni Kecamatan PanaiTengah, menerima dana Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan dana transportasi bagi kader Posyandu yang diserahkan Ketua TPP PKK L.Batu, Jumat (4/12) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuhanbilik. Kepala Badan PMPD/K L.Batu Darfinsyah, SH yang mendampingi Ketua TP PKK menjelaskan, lokasi dana bantuan Posyandu di Panai Tengah sebanyak 64 kelompok Posyandu dan 320 Kader yakni, dana PMT bagi balita Rp25.887 x 12 bulan x 64 Kelompok Posyandu =Rp19.881.216. SedangkandanabantuantransportasikaderPosyandu setiap bulannya Rp 10.000, x 12 bulan x 320 =Rp38.400.000,-, dimana tujuannya adalah untuk meningkatkan program pembangunan Bidang Kesehatan dan Gizi dimana peran serta Kader Posyandu dan Kader PKK sebagai unsur pelaksanaannya. (a27)

PT Inalum Bantu 30 Kambing Boer Peternak Batubara LIMAPULUH(Waspada): PT Inalum menyerahkan 30 ekor kambing jenis boer pada 10 kelompok peternak di Kab.Batubara. Penyerahan 30 ekor kambing ini disampaikan secara simbolis oleh Senior Manajer Humas PT Inalum Setia Budi Maslim pada pelatihan pembinaan peternakan di Gedung MPH Tanjunggading, Kamis (6/12). Maslim mengatakan, pemberian kambing dan pelatihan tentang peternakan ini merupakan salah satu dari program Corporate Social Rensponsibility (CSR) PT Inalum. Hadir juga dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Batubara Budi Sanjaya yang menyampaikan rasa terimakasihnya atas perhatian PT Inalum yang telah membantu ternak kambing kepada sejumlah peternak. (a31)

Sopir Tanki Naikkan Harga Minah Dipertanyakan TANJUNGTIRAM (Waspada): Pangkalan minah yang tersebar di Kec. Tanjungtiram dan Talawi, Kab. Batubara mempertanyakan kenekatan sopir tanki di bawah keagenan KS menaikan harga minah saat melakukan pembongkaran dipangkalan. Sedangkan di bawah keagenan lain tetap biasa belum ada menaikan. Sehingga harga eceran minah mengalami kenaikan mencapai Rp 3.500 per liter dari biasanya Rp3.200 per liter. Menurut Zul mengutip keterangan pemilik pangkalan di Desa Mesjid Lama dan diDesa Bogak mengatakan mereka terpaksa menaikan harga minah karena sopir tanki meminta tambah sebesar Rp 1 juta dari biasanya dalam jatah 5.000 liter. Adanya upaya sopir untuk menaikkan harga minah, dari agen penyalur KS diakui oleh pangkalan lain dan mempertanyakan apakah kenaikkan itu merupakan keinginan agen atau permainan sopir. Namun mereka mengaku jatah minah telah terjadi pengurangan kepadapangkalan,biasanya1bulan3kali,menjadiduakali,kekurangan kuotajatahminahdidugaberkaitanprogramminahberalihpemakaian gas. (a11)

CPNS Formasi 2009 Agar Lengkapi Berkas KISARAN (Waspada) : Kepala BKD Asahan Drs Jhon Hardi Nasution, Senin (7/12) meminta pelamar yang lulus seleksi CPNS Asahan 2009 segera melengkapi berkas daftar ulang. “Daftar ulang mulai 14 hingga 16 Desember 2009. Apabila ada pelamar yang lulus tidak mendaftar ulang hingga batas waktu ditentukan, dianggap mengundurkan diri,” jelasnya. Untuk formasi tenaga guru dapat mendaftar ulang di Dinas Pendidikan Asahan, Jalan Jenderal A.Yani Kisaran, tenaga kesehatan di gudang farmasi, Jalan Durian Kisaran dan tenaga teknis diTerminal Madya, Jalan Abdi Setia Bakti Kisaran. “Untuk lebih lengkap, pelamar yang dinyatakan lulus diminta datang ke kantor BKD di Kantor Bupati Asahan setiap hari kerja,” katanya. Lumayan Sulit Apri Diningsih Nasution, warga Kel. Mutiara, Kec. Kisaran Timur, Kab. Asahan yang lulus seleksi CPNS menilai, ujian berjalan baik dan tertib sesuai prosedur maupun ketetapan dari pihak panitia pelaksana ujian. “Alhamdullilah saya bisa lulus meskipun tingkat kesukaran soal ujian lumayan dan waktu yang diberikan sangat terbatas,” sebut Diningsih menjawab Waspada, Senin (7/12), usai melihat pengumuman.(a10)

Waspada/Helmy Has

LIHAT PENGUMUMAN: Pelamar umum yang lulus seleksi penerimaan CPNSD formasi 2009 di lingku ngan Pemda Kab.Batubara sesuai jatah 873 orang dari jumlah pelamar sebanyak 33.903 orang. Kelulusan dium umkan,Senin (7/12) pukul 14:00 di setiap desa/kecamatan. Terlihat para pelamar ramai melihat namanama CPNSD yang dinyatakan lulus di Humas Batubara.

Waspada/Rahmad F Siregar

7 Rumah Di T.Balai Terbakar penyebab kebakaran itu. Begitu juga dengan kerugian materi akibat peristiwa itu, Muslim belum dapat memastikannya. “ Penyebab dan kerugian akibat kebakaran itu masih kita selidiki bersama Kepolisian,” ujar Muslim. (a37)

TANJUNGBALAI (Waspada): Tujuh rumah milik warga di Jalan Aman, Link V, Kel. Sejahtera, Kec. Tanjungbalai Utara musnah terbakar, Senin (7/12) pagi.

an milik masyarakat. Akan tetapi, karena kobaran api cukup besar, usaha warga tidak maksimal. Setelah dibantu lima unit mobil pemadam kebakaran Pemko Tanjungbalai, api berhasil dipadamkan, tepatnya sete-

Selain itu, 5 rumah terpaksa dirusak agar api tidak merembet ke lokasi lain. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Informasi dihimpun Waspada, peristiwa itu terjadi begitu cepat, sehingga warga tidak mengetahui secara pasti asal mula api. “ Tiba-tiba saja api telah berkobar membakar rumah penduduk,” ujar warga setempat. Melihat kejadian itu, warga berusaha memadamkan api cara manual, yakni menyiramkan air yang diperoleh dari sumur dan bak-bak penampung-

7 Siswa STMN Ditangkap Saat Pesta Ganja P.SIDIMPUAN (Waspada): Tujuh siswa SMK/STM di Kota Padangsidimpuan tertangkap polisi saat mengisap rokok becampur ganja di lokasi wisata Bukit Simarsayang. Kapolres P.Sidimpuan AKBP Roni Bachtiar Arief melalui Perwira Humas/Kabag Bina Mitra Kompol Darwin Efendi Daulay didampingi Kasat Reskrim AKP Iskandar HR mengatakan itu, Senin (7/12). “Ketujuh tersangka kini dalam tahanan Mapolres P.Sidimpuan. Mereka tertangkap saat

ngah jam setelah kejadian. “ Lima unit mobil pemadam yang kita turunkan ke lokasi, dan dalam tempo setengah jam api berhasil dipadamkan,” kata Kakan Kesbang LinmasTanjungbalai Muslim. Muslim menambahkan, hingga saat ini belum diketahui

menghisap ganja di puncak Bukit Simarsayang, Rabu (2/12) siang,” kata Kompol Darwin. Penangkapan para tersangka berawal dari informasi masyarakat kepada Kapolres yang menyebutkan di puncak lokasi wisata Bukit Simarsayang ada pengunjung mengisap ganja. Begitu tiba di lokasi, tim Reskrim menemukan ke-7 pelajar itu sedang asyik mengisap rokok bercampur ganja. Ke tujuh pelajar itu, UR, warga Desa Siuhom, Tapsel, AKB, warga Kel. Losung Batu, JAH,

warga Jalan PMD Kel. Kayuombun, YRP, warga Desa Siharangkarang. ASN, warga Desa Tandihat, Kec. Angkola Selatan Tapsel, RS, warga Sitinjak, Kec. Angkola Barat Tapsel, dan AS, warga Jalan Sutan Maujalo Sidangkal, Kota P.Sidimpuan. Para tersangka dikenakan Pasal 111 Ayat (1) subsidair Pasal 127 huruf (a) UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun, ucap Kompol Darwin. (a20)

Warga Deli Tua Menipu Diamuk Massa LIMAPULUH (Waspada) : Mengaku anggota Poldasu, akhirnya SDI, 35, warga Delitua, Sibiru-biru, Kab.Deli Serdang menjadi korban amuk massa di Desa Simpang Gambus, Kec. Limapuluh, Kab. Batubara, Senin (7/12). Pasalnya, SDI dikenali korbannya dalam aksi penipuan di desa yang sama, sebelumnya. Menurut keterangan, siang itu tersangka duduk di seberang rumah yang diduga bakal menjadi sasarannya. Ternyata, salah seorang warga, Mir, mengenali

tersangka yang telah Kamis sebelumnya menggasak spareparts milik Dahlan Sofyan senilai Rp 1,5 juta. Menurut Butet, ibu korban, peristiwa yang menimpa Dahlan itu terjadi saat tersangka mendatangi rumahnya. “Dia mengaku - aku dari Polda mau ngecek barang - barang palsu. Kalau mau damai dia minta uang Rp 20 juta, kalau tak ada mobil atau rumahnya disita,” urai Butet. Dahlan seperti terpukau,

lalu masuk rumah seraya mengambil kunci kontak mobil, ternyata tersangka yang waktu itu mengendarai sepeda motor Mio malah mengumpulkan sekardus spareparts dan mobil Avanza yang mengikuti tersangka kemudian membawa kardus itu. Siang itu tersangka ditengarai mengintai rumah Samsul yang juga pedagang spareparts. Begitu dikenali sebagai pelaku penipuan warga langsung meneriakinya. Begitu tahu dirinya diincar SDI langsung kabur na-

mun berhasil diringkus dan dimassakan. Aparat pemerintahan desa melaporkan peristiwa itu ke Polsek Limapuluh. Selanjutnya korban diboyong ke Mapolsek Limapuluh. Kapolsek Limapuluh AKP.TP Butar - Butar kepada Waspada mengatakan tersangka masih dimintai keterangan. “Belum dapat ditetapkan statusnya dan pasalnya, kita masih meminta keterangannya,” kata Butar Butar. (a31)

Pengeroyok Berkeliaran Di Rantauprapat RANTAUPRAPAT (Waspada): Delapan tersangka pengeroyokan terhadap Sangkot Nasution di di salahsatu warung tuak, Jalan By Pass Rantauprapat, hingga kini masih bebas berkeliaran padahal kasusnya sudah dilaporkan ke Polres Labuhanbatu. Korban mengaku kecewa, karena pengaduannya ke Polres Labuhanbatu pada 27 November 2009 hingga sekarang belum

ada tanda-tanda delapan tersangkanya, tertangkap. Sangkot Nasution, 41, warga Jalan Aek Tapa B, Kel. Bakaranbatu, Kec. Rantau Selatan Kab. Labuhanbatu, menjelaskan itu kepada Waspada, Senin (7/12). Menurut Sangkot, kejadiannya Jumat, (27/11) bertepatan dengan malam Idul Adha. Dia mencari temannya karena meminjam uang dan hendak menagihnya.

Ternyata, yang dicarinya berada di salah satu kedai tuak. Baru beberapa menit berbincang-bincang, 12 pria diduga penduduk Jalan Padang Bulan, Rantauprapat asyik minum tuak. Salah seorang dari mereka tanpa diketahui alasan, menghina korban. Perang mulutpun tidak dapat dihindarkan sehingga para pelaku memukul korban dengan botol tepat pada bagian

kepala. Akibat pemukulan yang dilakukan para pemuda itu, korban mengalami pendarahan dan diboyong ke RSU Rantauprapat. Sementara, Kapolres Labuhanbatu AKBP Toga H. Panjaitan, melalui Kasat Reskrim AKP Deddy Supriyadi dihubungi Waspada secara terpisah mengatakan para pelaku masih diburu petugas. (a26)

Pelajar SMK Muhammadiyah Kisaran Dianiaya KISARAN (Waspada): Siswa SMK Muhammadiyah Kisaran, Muhammad Alfatih Siregar, diduga dianiaya sekelompok preman di Jalan Akasia, Kisaran Timur, Kab Asahan, Minggu (6/ 12) sore. Penganiayaan itu, mengakibatkan korban mengalami luka di sekujur wajah dan kedua tangan serta bagian punggung. Kasus itu telah dilaporkan ke Polres Asahan, meskipun semula polisi menolak menerima laporan, dengan dalih, kasus itu sia-sia dilaporkan karena identitas lengkap pelakunya belum diketahui.

Oknum polisi itu, KR, juga sempat menyarankan korban untuk menyelidiki identitas pelakunya, baru selanjutnya dilaporkan ke bagian SPK Polres Asahan. Dalam Surat Tanda Bukti Lapor No. Pol. : STBL/903/XII/ 2009/ASH ditandatangani Bamin SPK “B” Briptu Aprianto, disebutkan, terlapor yang masih lidik, menganiaya korban dengan cara memukul bagian wajah menggunakan tangan. Sementara, pengakuan korban kepada Waspada, awalnya dia bersama temannya bersepeda motor di sekitar lokasi keja-

dian. Tiba-tiba, kata korban, pelaku bersama 4 rekannya menyeberang di depan korban dengan mengenderai sepeda motor, sehingga nyaris terjadi tubrukan. Korban pun langsung mengingatkan pelaku, namun malah ditanggapi negatif, dan korban diajak berantam. Bukan itu saja, pelaku bersama 4 rekannya mendatangi dan menarik korban. Sambil ditonton rekanrekannya, pelaku langsung memukuli korban sambil mengeluarkan kalimat kotor, dan menghempaskannya ke tembok. “Aku dipukuli dan dihem-

paskan serta diseret di dinding tembok,” ujar korban. Usai beraksi, pelaku meninggalkan korban sekaligus mengancamnya. “ Saya tidak kenal dengan pelakunya, tapi ciri-cirinya, postur tubuh pendek, tegap dan kekar, kulit hitam serta usianya sekitar 18 tahun, dan diduga tinggal di sekitar Jalan Co k r o a m i n o t o,” u n g k a p korban. Korban meminta Kapolres Asahan AKBP Mashudi mengusut tuntas kasus itu dengan menangkap pelakunya dan diproses sesuai hukum berlaku. (a37)

Tewas Kecelakaan BILAH BARAT (Waspada): Seorang pengendara sepeda motor Suzuki Smash BK 5911 JP yang dikendarai Iman Pasaribu ,48, warga Dusun Aek Baringin, Kelurahan Tanjung Medan, Kecamatan Bilah Barat, Minggu ( 6/12 ) tewas setelah sepeda motornya menubruk colt diesel BK 9079 YK di Jalan Lintas Timur ( Jalintim ) Kebun Pernantian, Kecamatan Na IX - X, kilometer 266 - 267 Medan - Rantauprapat. Keterangan yang dihimpun Waspada dari tempat kejadian perkara ( TKP ) menyebutkan, Iman Pasaribu membonceng kemanakannya Masroh Br Pohan, 21, warga Aek Baringin, Kelurahan Tanjung Medan datang dari arah Rantauprapat dengan kecepatan tinggi. Saat sepeda motornya berada di KM 266 - 267, secara mendadak mobil barang ( Mobar ) yang berada di depannya berhenti mendadak, untuk menghindari gelombang. Melihat mobar mendadak berhenti, diduga Iman Pasaribu gugup dan mengambil jalur ke kanan untuk menghindari mobar tersebut. Di saat bersamaan, colt diesel BK 9079 YK datang dari arah berlawanan, sepeda motor korban pun menabrak sudut kanan bagian depan truck. Akibatnya, Iman Pasaribu tewas di tempat dengan kondisi mengenaskan. Kepala bagian belakang pecah, dari hidung dan mulut keluar darah dan pergelangan tangan sebelah kiri hancur. Sedangkan Masroh Pohan mengalami luka ringan. Mendapat laporan dari warga, Ka Unit Gatur Polsek Na IX - X Aipda MA Nasution segera ke lokasi kecelakaan dan selanjutnya mengevakuasi korban ke Puskesmas Aek Kota Batu. Kasat Lantas Polres Labuhanbatu AKP Tris L Zeviansyah melalui Ka Unit Gatur Polsek Na IX - X Aipda MA Nasution kepadaWaspada mengatakan, diduga korban berupaya menghindari kendaraan yang berhenti mendadak. Lalu korban mengelak dan mengambil jalur ke kanan dan tubrukan terjadi. MA Nasution menambahkan, badan jalan turun sekira 15 cm dengan panjang 2 meter sehingga jalan bergelombang. Pengendara sering terjebak di lokasi itu, sebab sekilas tak kelihatan badan jalan bergelombang dan sudah sering menelan korban. “ Kami sudah memasang beberapa bendera sebagai tanda buat pengemudi agar berhati - hati, tapi selalu hilang, “ ujar MA Nasution. (a26)

Mayat Korban Petir Ditemukan TANJUNGTIRAM (Waspada) : Mhd.Misnan,20, nelayan jaring timbul korban petir yang hilang jatuh ke laut, Kamis (3/12) mayatnya ditemukan sekitar perairan Beting Bawal dekat Pulau Salahnama, Minggu (6/12) Ruslan, Wakil Ketua Serikat Nelayan Batubara (SNBB), Senin (7/12) mengatakan, selama tiga hari nelayan melakukan pencarian korban di laut dan pada hari ketiga Minggu (6/12) dikerahkan lebih 50 boat nelayan bersama keluarga korban melakukan pencarian di sekitar P.Salahnama dan P. Pandan Ternyata menjelang Maghrib mayat korban ditemukan terapung di perairan Beting Bawal,selanjutnya dievakuasi ke darat pukul 21:00 dan malam itu juga dikebumikan di pekuburan Islam dekat Desa Ujungkubu. Nelayan jaring timbul asal Bogak Tanjungtiram dihantam petir, Kamis (3/12) tengah malam merenggut nyawa Herman,3 kritis,1 hilang. Korban kritis Azwar Awang, Mahidin Nasution, Sahminan sudah berangsur sembuh. (a30)

Kapoldasu Agar Tinjau Ulang Kasus Tewasnya Istri Polisi Di T. Balai TANJUNGBALAI (Waspada) : Kapolda Sumut Irjen Pol Badrodin Haiti diminta meninjau ulang dan menindak lanjuti kasus tewasnya istri Polisi di Tanjungbalai, karena sampai saat ini proses hukumnya belum berlanjut. “Kami mohon Kapolda Sumut meninjau ulang serta menindak lanjuti peristiwa kematian anak kandung saya, Eva Patricia Ananda Sirait yang merupakan istri oknum Polres Tanjungbalai berinisial ZS,” kata orang tua korban, Todo Sirait, Senin (7/12). Permintaan itu, lanjut Sirait, juga telah disampaikan ke Kapolda Sumut melalui Irwasda Polda Sumut dengan perantaraan surat tanggal 25 November 2009. Sirait menjelaskan, peristiwa itu terjadi 16 Januari 2007 di rumah, Jalan Arteri, Gg Gereja HKI, Kel, Sirantau, Kec Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. Menurut Sirait, kematian anaknya itu diselidiki Polres Tanjungbalai dengan 9 saksi ditambah hasil visum RSU Pirngadi Medan. “Hasil visum, sebelum terjadi kematian Eva Patricia Ananda Sirait, terdapat memar di bawah telinga kanan, warna putih kebiru-biruan akibat ruda paksa, serta dijumpai resapan darah di permukaan kulit kepala sebelah kanan akibat ruda paksa tumpul, yang diduga dilakukan ZS,” kata Sirait. Hasil pengembangan penyelidikan, kata Sirait, tim penyidik juga telah menetapkan pelakunhya adalah ZS. Akan tetapi, sampai saat ini kasus itu tidak pernah sampai ke pengadilan. “Status hukum dan hak azasi saya sebagai manusia dan sebagai warga negara tidak dihargai, padahal UU menjamin dan melindungi hal tersebut,” tukas Sirait.(a37)

Pasangan Balon Bupati Labusel KunjungiTokoh Jawa Sumut MEDAN (Waspada): Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Evendi Ritonga dan Suraji mengunjungi sejumlah tokoh masyarakat Jawa di Sumut. Pertemuan itu meminta restu terkait majunya pasangan ini di Pilkada Labusel 2010. “Kita memang berkunjung ke rumah Pak Mudyono, seorang tokoh masyarakat Jawa di Sumut. Pertemuan ini meminta restu saja. Tidak ada hal lain. Sebagai orang tua, beliau layak kita datangi,” kata Evendi Ritonga kepada Waspada beberapa waktu lalu. Dikatakan Ritonga, pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat Jawa di Sumut merupakan bagian dari keinginan-

nya merangkul semua elemen masyarakat di Labusel. Menurut Evendi, masyarakat Jawa merupakan kelompok etnis terbesar yang berada di Labusel. “Tanpa bermaksud mengecilkan etnis lain, tapi kita ingin sama-sama membangun Labusel. Siapapun harus ikut membangun Labusel, tak penting etnisnya,” kata Evendi. Dalam pertemuan itu, Mudyono menasehati Pasangan Ritonga-Suraji agar benar-benar maju dan tidak separuh hati. Karena jika sudah menyatakan maju maka haruslah segera dibuktikan. “Kalau sudah Bismillah, maka janganlah ragu untuk terus maju,” tegas mantan Ketua Umum DPD Golkar Sumut ini. Mudyono yang juga pernah

menjadi calon Gubernur Sumut pada tahun 1993 menambahkan, jika ingin menjadi seorang pemimpin daerah, maka harus nengetahuhi seluk beluk permasalahan daerah yang akan dipimpinnya. Kemudian, Mudyono juga mengatakan program-program pembangunan jangan hanya pembangunan infrastruktur saja, namun pembangunan masyarakat juga harus disiapkan. “Jangan hanya membangun fisik saja, namun pembangunan non fisik juga. Misalnya dengan meningkatkan kualitas pendidikan di Labusel,” jelas Mudyono. Mudyono juga mengatakan, jangan ada lagi pemisahan atau berkelompok-kelompok. Antara satu etnis dengan etnis lain. Dia mencontohkan, Suraji

yang dari masyarakat Jawa maka jangan buat kelompok-kelompok dari suku lain. “Pak Suraji harus bisa membuat masyarakat Jawa sebagai penyatu,” imbuhnya. Sedangkan, Jumiran Abdi, tokoh masyarakat Jawa yang pernah menjadi Ketua Pujakesuma Kota Medan dalam kesempatan yang berbeda juga menyatakan syukur atas dipilihnya Suraji sebagai calon wakil bupati oleh Ritonga. Ini dikatakannya menunjukkan kepercayaan yang besar pada etnis Jawa. “Maka itu perlu didukung semua elemen masyarakat di Labusel,” kata Jumiran. Selain bertemua Jumiran Abdi, pasangan Ritonga-Suraji juga bertemu Choking Susilo Sakeh, Sekretaris DPP Pujakesuma. (m34)

Waspada/ist

Bakal calon Wakil Bupati Labusel Suraji bersilaturahmi dengan H Mudyono, tokoh masyakat Jawa di Sumut. Dalam pertemuan itu Mudyono yang juga pernah menjadi calon Gubernur Sumut pada tahun 1993 mengingatkan, jika ingin menjadi seorang pemimpin daerah, maka harus mengetahui seluk beluk permasalahan daerah yang akan dipimpinnya.

Waspada Selasa 8 Desember 2009  

Waspada Daily

Waspada Selasa 8 Desember 2009  

Waspada Daily

Advertisement