Issuu on Google+

C M Y K

SENIN,

6 - 12 MEI 2013 EDISI: 94 | TAHUN II Terbit 12 Halaman Harga Eceran Rp. 3.000,-

Soal Larangan Sosialisasi Cagub Sumsel PALEMBANG, Warta Ogan Wakil Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sumsel, Fahlevi Maizano, menegaskan bahwa pihaknya akan melaporkan ke polisi, apabila Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel merusak atau mencopot atribut sosialisasi calon Gubernur Sumsel. “Ini hasil pertemuan antara keempat pasangan calon, Bawaslu dan Kepolisian, serta KPU Sumsel,” kata Maizano Sekretaris Tim Pemenangan ESP-Win, seusai pertemuan di KPU Sumsel, Rabu (02/05/2013). Menurut Wakil Ketua PDI-Perjuangan Sumsel ini, Bawaslu sudah melampaui kewenangan ketika mengeluarkan larangan Bersambung Hal......11 

warta_ogan@yahoo.co.id facebook.com/warta.ogan

Tiga Daerah Absen Unjuk Prestasi Pospeda IV

Ketidakhadiran kontingen dari tiga daerah di Sumsel, terutama Kontingen Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dalam Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren (Pospeda) IV di Palembang 1-8 Mei 2013, cukup mengejutkan Kanwil Depag Sumsel dan pihak panitia pelaksana dari Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel. Sejumlah kontingen pun mengomentari absennya Kabupaten OKI yang dikenal sebagai salah satu Kabupaten yang memiliki gudang pondok pesantren dan belum lama ini menjadi tuan rumah Seleksi Tilawatil Qur’an XIV 2013 belum lama ini.

Pemekaran Pantai Timur Tinggal Menunggu Keputusan n Verifikasi Penilaian Sudah Dilakukan Tim Pusat.

KAYUAGUNG, Warta Ogan Sukses dengan pemekaran Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pun berupaya untuk menyejahterakan masyarakat nya dengan pembentukan Kabupaten baru, Kabupaten Pantai Timur yang diusulkan pada tahun 2008. Pada awal mengusulkan untuk pemekaran Pantai Timur sebagai Kabupaten baru, sedikit terhambat walaupun Bersambung Hal......11 

Inspirasi

Usaha Modifikasi Busana Muslim ala “British Street Style”

Peliput Editor

KONTINGEN POSPEDA SUMSEL IV: Salah satu kontingen Pospeda Sumsel saat melakuan parade diacara pembukaan Pospeda IV di Lapangan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.

Pampangan Terisolir, 10 Tahun Jalan Rusak Tak Diperbaiki

KAYUAGUNG, Warta Ogan Selain kendaraan besar dan mobil pribadi dengan ban besar, bisa dipastikan kendaraan roda empat lain sejenis sedan, sulit untuk bisa melintasi ruas jalan raya Pampangan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Kerusakan jalan yang ada hampir merata dengan lubang yang cukup

Tumbuh dalam keluarga muslim yang taat, membuat perancang muda Restu Anggraini memutuskan menggunakan jilbab sejak remaja. Nam u n sebagai remaja, kebutuhan untuk

Bersambung  Hal......11

Restu Anggraini

dalam dan kondisinya dari hari ke hari semakin parah. Sehingga dikuatirkan daerah-daerah yang mengarah ke bagian ilir, yakni Kecamatan Pampangan, Pangkalan Lampam hingga Kecamatan Tulung Selapan, akan terisolir oleh kendaraan roda empat dari jalur darat. Hanya kendaraan roda dua yang masih lancar untuk melewati ruas jalan

raya Pampangan, itu pun pengendara harus pandai mengelakkan lubang yang memiliki kedalaman rata-rata 30 cm dan jumlahnya sangat banyak. Harapan masyarakat setempat akan akses jalan yang baik mulus sudah hampir sepuluh tahun ini hanya lah

Bersambung Hal....11 

: :

Komaidi MTjis A. Bowo Leksono

PALEMBANG, Warta Ogan Kanwil Depag Sumsel Drs H Najib Haitami MM, saat bertatap muka dengan Ketua Forum Pondok Pesantren (Forpess) Sumsel, Ustadz Hendra Zainuddin Mpdi dan pengurus yang lain, tidak mampu menutupi rasa kecewa dan tidak percaya atas absennya Kabupaten OKI yang sepengetahuannya memiliki kepala daerah yang sangat dekat dengan pondok pesantren. Bersambung Hal....11 ”Masak Bupati 

Pendistribusi Soal UN SD-MI Dikawal Petugas n UN SD/MI Sudah Dimulai Senin 6 - 8 Mei n Soal Tiba 4 Hari Sebelum Pelaksanaan UN

Dibantu Bunda Eva, Harapan Hidup Efiyani Kembali Cerah INDRALAYA, Warta Ogan Seorang ibu rumah tangga Efiyani (37), yang sejak remaja mengindap penyakit kelenjar getah bening atau limfoma, harapan hidupnya kembali cerah. Ini berkat bantuan Eva Santana Putra yang akan mengoperasikan penyakit itu di RS Bari Palembang. “Terima kasih, Bunda. Terima kasih Allah,” kata Efiyani sambil meneteskan air mata, sambil memeluk Eva Santana Putra, saat acara silahturahmi ESPWin di Dusun Ibul besar, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Selasa

Bersambung Hal....11 

Pendistribusian soal UN dikawal ketat para petugas

Hj Eva Santana Putra saat memberikan bantuan kepada Efiyani

C M Y K

KAYUAGUNG, Warta Ogan Dalam pendistribusian naska soal dan lembar jawaban Ujian Nasional (UN) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), dilakukan pengawal secara ketat oleh petugas kepolisian. Naskah soal dan lembar jawaban UN SD/MI dari Dinas pendidikan Provinsi Sumatera Selatan untuk Kabupaten OKI, tiba di halaman kantor Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, Kamis (2/5) sekitar pukul 10.00 setelah selesai pelaksanaan upacara peringatan Hardiknas. Nampak soal UN dikawal langsung dua Bersambung Hal....11 


2

Opini

WARTA OGAN

EDISI: 94 TAHUN KE - II, SENIN, 6 - 12 MEI 2013

Peringatan Hari Buru Sedunia, Perjuangan Klas dan Krisis

EDITORIAL

Sejarah May Day, Merunut Perjuangan Awal Buruh

B

uruh di seantero dunia, termasuk Indonesia, diperkirakan akan turun ke jalan Rabu esok, 1 Mei 2013, untuk memperingati Hari Buruh yang dikenal luas dengan sebutan May Day. May Day sendiri adalah sejarah panjang perjuangan kelas pekerja dunia yang dimulai pada awal abad 19, seiring dengan perkembangan kapitalisme industri di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat. Kerja 20 Jam Sehari Akar sejarah May Day mungkin dimulai pada tahun 1806, ketika terjadi pemogokan pekerja di AS yang pertama kalinya. Ketika itu pekerja Cordwainers, perusahaan pembuat sepatu, melakukan mogok kerja. Namun para pengorganisir aksi mogok kerja itu dibawa ke pengadilan untuk diproses hukum. Dalam pengadilan itu, terungkap fakta pekerja di era itu benar-benar diperas keringatnya. Mereka harus bekerja 19-20 jam per harinya. Padahal sehari hanya 24 jam. Artinya para pekerja itu hanya bisa beristirahat 4 jam dalam sehari, dan mereka tidak punya kehidupan lain di luar bekerja untuk perusahaan yang membayar mereka. Maka kelas pekerja Amerika Serikat pada masa itu kemudian memiliki agenda perjuangan bersama, yaitu menuntut pengurangan jam kerja. Peter McGuire, seorang pekerja asal New Jersey, punya peran penting dalam mengorganisir perjuangan ini. Pada tahun 1872, ia dan 100 ribu pekerja lainnya melakukan aksi mogok kerja untuk menuntut pengurangan jam kerja. McGuire menghimpun kekuatan para pekerja dan pengangguran, serta melobi pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur bagi pekerja. Tahun 1881, McGuire pindah ke Missouri dan mulai mengorganisir para tukang kayu. Hasilnya, di Chicago berdiri persatuan tukang kayu dengan McGuire sebagai sekretaris umumnya. Inilah cikal bakal serikat pekerja. Ide membentuk serikat pekerja ini kemudian menyebar dengan cepat ke seantero AS. Serikat-serikat pekerja lain didirikan di berbagai kota. Tanggal 5 September 1882, digelarlah parade Hari Buruh pertama di kota New York dengan 20 ribu peserta. Mereka membawa spanduk yang berisi tuntutan mereka: 8 jam bekerja, 8 jam istirahat, dan 8 jam rekreasi. Itulah 24 jam kehidupan ideal dalam sehari yang diinginkan kelas pekerja Amerika Serikat. Tuntutan pengurangan jam kerja itu pada akhirnya menjadi perjuangan kelas pekerja dunia. Kongres internasional pertama mereka dilangsungkan di Jenewa, Swiss, pada tahun 1886, dan dihadiri organisasi pekerja dari berbagai negara. Kongres buruh internasional ini menetapkan tuntutan pengurangan jam kerja menjadi 8 jam sehari sebagai perjuangan resmi buruh sedunia. Tanggal 1 Mei ditetapkan menjadi hari perjuangan kelas pekerja sedunia. Satu Mei dipilih karena mereka terinspirasi kesuksesan aksi buruh di Kanada pada tahun 1872. Ketika itu buruh Kanada menuntut 8 jam kerja seperti buruh di AS, dan mereka berhasil. Delapan jam kerja di Kanada resmi diberlakukan mulai tanggal 1 Mei 1886. Tragedi Haymarket Kontras dengan kesuksesan rekan mereka di Kanada, buruh Amerika Serikat justru harus mengalami kenyataan pahit ditembaki oleh polisi mereka. Tanggal 1 Mei 1886, bersamaan dengan mulai berlakunya 8 jam kerja di Kanada, sekitar 400 ribu buruh di AS menggelar demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pengurangan jam kerja. Aksi ini berlangsung selama empat hari sampat tanggal 4 Mei 1886. Tak disangka, pada hari terakhir itu, 4 Mei 1886, polisi AS menembaki para demonstran buruh itu hingga ratusan orang tewas. Pemimpin buruh itu juga ditangkap dan dihukum mati. Peristiwa ini dikenal dengan tragedi Haymarket karena terjadi di bundaran Lapangan Haymarket. Sebagai penghormatan terhadap para martir atau buruh yang tewas dalam aksi demonstrasi itu, Kongres Sosialis Dunia yang digelar di Paris pada Juli 1889 menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Sedunia (May Day). Hal ini memperkuat keputusan Kongres Buruh Internasional yang berlangsung di Jenewa tahun 1886. Bagaimana dengan awal gerakan May Day di Indonesia? Simak kisahnya dalam artikel selanjutnya. (Dari berbagai sumber)

Lebih dari se-abad peringatan Mayday telah menjadi agenda tahunan bagi klas pekerja. Lebih dari seabad pula perjuangan antara kaum buruh dan borjuis tidak pernah terhapuskan dalam buku agenda sejarah. Meskipun beberapa komentator dan akademisi borjuis mencoba menguburnya, seluruh peristiwa akhir-akhir ini telah membuktikan semakin tajamnya perjuangan ini. Sistem kapitalisme semenjak kelahiran-

Oleh: SONY PRASETYO, Aktivis dan Pemerhati Sosial)

nya telah melahirkan klas yang nantinya akan mengantarkan ke liang kuburnya sendiri. Klas ini adalah klas buruh yang hidup dari penjualan tenaga kerja dan kondisi dan nasib hidupnya tergantung dari pergerakan modal. Ia adalah kelas yang karena terkonsentrasi di dalam produksi dan karena kekompakannya menjadi satu-satunya kelas revolusioner yang mampu mengakhiri sistem kapitalisme yang selama ini menjadi belenggu. Perang antar kelas inilah yang menjadikan peringatan bagi

Bumi Serasan Sekate.......... Hal 5 “Kabupaten Muba dengan semboyan serasan sekate, adalah kota atlit dan kota olahraga yang selalu menoreh prestasi. Untuk itu, sudah menjadi tanggungjawab kami (Pemkab Muba) membantu mensukseskan pertandingan yang dimana pihak Pengadilan Agama Sekayu menjadi panitianya. Demi suksesnya pertandingan ini, saat ini persiapan pun tengah dilakukan,” ujar Sulaiman. Senada diungkapkan Ketua Pengadilan Agama Sekayu H Abdul Hanan SH MH, pertandingan Tenis CUP ke V PTA Palembang adalah ajang tahunan untuk mencari bibit-bibit dan bakat para pemain tenis yang akan menjadi wakil dari wilayah PTA Palembang ke pertandingan tenis tingkat nasional. Dengan dua cabang pertandingan yaitu, pertandingan tenis lapangan dan tenis meja, memperebutkan piala bergilir dari Ketua PTA Palembang. “Kami dari Pengadilan Agama Sekayu memberikan apresiasi setingginya

dan berterimakasih kepada Pemkab Muba yang telah membantu dan mendukung dilaksanakan pertandingan, dimana tahun ini dilaksanakan di Kota Sekayu. Semoga nanti dengan digelarnya kegiatan ini dapat terus meningkatkan hubungan baik dan silaturahim kami bersama jajaran Pemkab Muba dan PTA Wilayah Palembang,” katanya. Kabag Humas Setda Muba Dicky Meiriando SSTP MH menambahkan, dijadwalkan kegiatan pembukaan pertandingan Tenis CUP ke V PTA Palembang dilaksanakan di Halaman Pendopoan Rumah Dinas Bupati Muba pada Kamis 9 Mei 2013, dan penutupan pada Sabtu, 11 Mei 2013. Sementara pelaksanaannya digelar di dua lokasi berbeda, dimana untuk pertandingan Tenis Meja dilaksanakan di GOR Sekayu, dan pertandingan Tenis lapangan di lapangan tenis PELTI Muba. (Rilis Humas/ Naskah : Dicky/ Foto : Inteleksi)

memutuskan untuk adopsi. Keseluruhan partisipan juga diminta mengerjakan dua kuesioner untuk mengetahui kondisi ‘psychological general well being (PGWB)’ dan ‘sense of coherence (SOC)’ partisipan. Selain itu, partisipan juga ditanyai tentang kondisi demografis, situasi sosio-ekonomi dan kesehatan personal mereka. Hasilnya, peneliti menemukan bahwa kualitas hidup tertinggi yang diukur dengan dua indikator di atas (PGWB dan SOC) terlihat jelas pada pasangan yang memutuskan untuk mengadopsi anak. Bahkan kualitas hidup partisipan yang mengadopsi anak setelah gagal ikut program bayi tabung dilaporkan jauh lebih baik daripada pasangan yang tetap tak mempunyai anak maupun yang tidak mengalami masalah kesuburan. Sedangkan pasangan yang gagal ikut program bayi tabung dan tidak melakukan upaya lain untuk memperoleh keturunan memperlihatkan tingkat kepuasan hidup yang paling rendah. Tak hanya itu, peneliti pun menemukan pasangan yang mengadopsi anak juga diketahui tak cenderung membutuhkan perawatan kesehatan, mengonsumsi lebih sedikit obat-obatan, lebih sedikit merokok dan dilaporkan lebih kecil peluangnya jatuh sakit dalam jangka panjang dibandingkan ketiga kelompok lainnya. “Artinya ‘penderitaan’ yang dirasakan pasangan tanpa anak itu sendiri sudah

bisa jadi komposisi penting dalam menentukan kebahagiaan mereka nantinya,” tandas peneliti Profesor Marie Berg dari Sahlgrenska Academya, Gothenburg University. “Pasalnya studi ini memperlihatkan bahwa tinggi rendahnya kualitas kehidupan rumah tangga sangatlah berkaitan dengan ada tidaknya keturunan, terlepas dari manakah anak itu berasal, entah dari kehamilan spontan, adopsi ataupun anak dari pasangan sebelumnya (anak tiri),” lanjutnya. Selama ini adopsi sendiri baru dipertimbangkan oleh pasangan hanya ketika mereka gagal mengikuti program bayi tabung. “Padahal studi ini menunjukkan pentingnya pasangan untuk mempertimbangkan adopsi seketika mereka mencari bantuan medis ketika divonis mandul, terutama karena sekarang kita tahu bahwa adopsi dapat meningkatkan kualitas hidup,” ujar Profesor Berg seperti dilansir Telegraph, Minggu (5/5) “Yang tak kalah mengejutkan, tingginya tingkat kepuasan terhadap hidup ini terus bertahan hingga lima tahun ke depan dan tercatat sama tingginya dengan pasangan yang memiliki anak secara alami atau dari program bayi tabung,” tutup Profesor Berg. Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Acta Obstetricia et Gynecologica Scandinavica. (***)

Kualitas Hidup Pasutri.......... Hal 9

SIUP : 219/ V/Kep/2010, NPWP : 02.893.556.7-312.000 Penerbit Telp HP E-MAIL

buruh sedunia bahwa setiap usaha untuk meraih setiap capaian kesejahteraan berakhir dengan korban yang tak sedikit jumlahnya. Peringatan Mayday telah melalui berbagai periode sejarah yang keras – perang, revolusi, konter revolusi, boom kapitalisme dan krisis – yang menyisakan berbagai pelajaran, yang kalau dipelajari bisa dijadikan pelajaran untuk pertempuran di masa mendatang. Di dalam periode sekarang ketika konsentrasi kapital ada di tangan kartel-kartel, sindikat-sindikat bisnis atau dalam kata lain Imperialisme, pendulum sejarah telah bergeser ke kiri menyapu semua ilusi-ilusi reformisme. Di Indonesia bukan sebuah pengecualian. Kelas buruh kita dihadapkan pada tugas yang sama. Justru karena posisi sosial dan ekonominya, mereka harus mengemban seluruh problem masyarakat ini. Mayday tahun lalu kita menyaksikan demonstrasi terbesar semenjak jatuhnya rezim Soeharto. Buruh juga memimpin lapisan sosial lain menentang kenaikan BBM. Ini bukan sebuah kebetulan. Ini menunjukkan kapasitas dan potensi buruh sebagai kelas yang memimpin perjuangan rakyat pekerja luas. Gerakan buruh di Indonesia telah mengalami periode opresi di bawah rezim Soeharto dimana seluruh tradisi gerakan buruh dihancurkan. Dengan berbagai cara, mulai dari cara represif sampai mengisi seluruh jajaran serikat

: CV. Bangun Reksa Perkasa : 0711- 374149 : 085268666630 : warta_ogan@yahoo.co.id

buruh dengan lapisan birokrat sehingga rezim mampu untuk mengontrol gerakan buruh. Semua cara ini menunjukkan bahwa rezim masih menyimpan ketakutan yang sangat besar terhadap kelas buruh. Rezim saat itu mungkin mampu menghapus semua tradisi dari gerakan buruh tapi mereka lupa bahwa klas buruh adalah kelas yang niscaya akan meremukkan mereka. Ke k u a t a n p ro d u k s i ya n g t e r b e lenggu oleh kepemilikan pribadi suatu saat memanifestasikan dirinya melalui serangkaian ledakan-ledakan perjuangan klas. Seperti halnya aktivitas molekular larva gunung berapi yang suatu saat dan dalam titik tertentu, ke t i k a t e k a n a n m a g m a d a r i p e r u t bumi sudah tidak tertahankan, meledak. Begitu pula kita bisa s a k s i k a n p e r i s t i w a 1 9 9 8 . Ta n p a teramalkan sebelumnya, krisis ini telah membawa keruntuhan te rh a d a p b a n g u n a n re z i m ya n g s e belumnya berkuasa selama 32 tahun. Kelas pekerja Indonesia telah belajar dari pengalaman yang pahit ini. Hari ini mereka tidak akan begitu saja percaya terhadap kaum borjuis liberal. Pada Mayday 2013 ini kelas pekerja menghadapi saat dimana para politisi dan partai-partai borjuis ingin meraup kapital politik untuk 2014. Dengan segala topeng muslihat mereka menutupi aib korupsi yang mendera partai-partai mereka.

Rakyat pekerja melihat tidak ada solusi bagi problem hidup mereka yang saat ini. Mereka lihat justru korupsi yang menjangkiti seluruh jajaran pemerintahan. Namun tanpa adanya kepemimpinan revolusioner, kondisi ini justru dapat menjadi lahan subur bagi tumbuhnya ilusi hadirnya juru selamat, tokoh-tokoh populis yang berretorika kerakyatan. Tidak adanya alternatif revolusioner di saat partai-partai borjuis sedang mengalami pembusukan membuat rakyat menaruh harapan besar terhadap sosok yang mereka anggap “bersih”. Ilusi ini bisa dikubur bila kaum buruh dapat membangun kepemimpinan mereka sendiri, dapat membangun partai politik mereka sendiri, yakni partai buruh yang dapat memimpin perjuangan rakyat pekerja luas. Kelas pekerja melalui pengalamannya telah membuktikan bahwa dengan aksi massa dan dengan organisasinya sendiri mereka mampu meraih setiap kemenangan. Kemenangan akan terjamin jika kelas pekerja percaya akan kekuatannya sendiri. Dengan merangkul seluruh lapisan sosial yang tertindas – tani, nelayan, dan kaum miskin kota – di bawah slogan populer “Buruh Berkuasa Rakyat Sejahtera”, kaum buruh dapat memegang tongkat kepemimpinan perjuangan rakyat dan membuyarkan ilusi rakyat terhadap tokoh-tokoh populis, para mesiah yang menawarkan mukjizat. (***)

agar dapat bekerja sesuai dengan aturan dan prosedur yang benar, agar hasil yang diperoleh efektif dan sesuai harapan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi etos kerja cerdas dalam mendukung terwujudnya Permata Muba 2017,” imbuhnya. Tujuan sosialisasi adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para pegawai di lingkungan instansi Pemerintah dalam Kabupaten Musi Banyuasin, agar memahami dan menguasai pengetahuan tentang tatacara pelaksanaan pengadaan barang/ jasa pemerintah. Meningkatkan kualitas keahlian pegawai dalam pelaksanaan proses pelelangan kegiatan-kegiatan yang dibiayai APBD/APBN pada Kabupaten Muba. Dan memberikan informasi mengenai perubahan Perpres no. 54 tahun 2010 tentang Pengadaan barang dan jasa pemerintah dengan perubahan keduanya yaitu Perpres No. 70 tahun 2012.

Menurut Kabag Humas Setda Kabupaten Muba Dicky Meiriando SSTP MH, kegiatan ini diikuti 80 orang peserta yang berasal dari pegawai dinas/ instansi di lingkungan Pemkab Muba, khususnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Panitia pengadaan barang dan jasa, yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari, pada tanggal 1 – 2 Mei 2013 di Wisma Atlet Sekayu. Dengan narasumber praktisi dan trainer dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) RI Samsul Ramli S.Sos. Para peserta Sosialisasi Peraturan Perundangundangan tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah tidak dipungut biaya, karena dibebankan pada APBD Kabupaten Muba tahun 2013. Turut hadir pada acara pembukaan Staf Ahli Bupati Muba bidang Pembangunan Ir H Hendriadi, dan beberapa Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah. (Naskah : Ria Permata Sari, Foto : Erwan Kenzy)

lukan untuk menegakkan diagnosis patah tulang non-tulang panjang, yaitu tulang kepala dan wajah, tulang belakang, tulang dada, tulang panggul dan tulang pendek (telapak tangan dan jari-jemari) Pemeriksaan penunjang lain yang sering dilakukan pada kasus patah tulang adalah Computed Tomography (CT) Scan dan Magnetic Resonance Imaging (MRI). CT Scan diperlukan untuk memperjelas komposisi patah tulang yang melalui sendi (intra-artikuler). Sedangkan MRI, diperlukan untuk melihat efek patah tulang terhadap jaringan lunak (soft tissue) di sekitarnya, yaitu: syaraf, pembuluh darah, ligament , meniscus, otot , tendon, dan organ-organ dalam tubuh. Tujuan penanganan patah tulang adalah bukan hanya sekadar menyambung kembali tulang yang patah. Lebih dari itu adalah mengembalikan posisi tulang secara anatomis sehingga tidak menimbulkan komplikasi lanjut dan dapat berfungsi kembali dengan baik. Setelah tulang dikembalikan ke posisi anatomisnya (reposisi), maka diperlukan alat untuk membantu mempertahankan posisi ini (immobilisasi) selama masa penyembuhan tulang. Pada prin-

sipnya, alat tersebut harus menjamin bahwa patah tulang yang telah direposisi, terfiksasi dengan stabil dan adekuat . Alat tersebut dapat berupa: pen luar (eksternal fiksasi), pen dalam (internal fiksasi), sekrup, pin, gips, dan brace. Pertimbangan dokter spesialis orthopaedi dalam menentukan jenis tindakan yang dilakukan pada penanganan patah tulang, adalah usia, pekerjaan/profesi, aktivitas, keadaan umum pasien, jenis patah tulang (terbuka/tertututup), tipe patah tulang (sederhana/ kompleks), lokasi patah tulang (intra-artikuler/ ekstraartikuler), derajat kerusakan jaringan sekitar, serta lama kejadian dengan penanganan patah tulang.

Pemkab Muba Gelar................ Hal 5

Patah Tulang Tidak Harus................ Hal 5

*) dr Benedictus Megaputera, MSi, SpOT adalah dokter bedah orthopedi dan traumatologi lulusan Universitas Airlangga Surabaya dan Inje University di Seoul dengan sub/super spesialisasi di bidang Sport Medicine & Arthroscopy. Saat ini mengajar di Unika Widya Mandala, Surabaya dan menjadi pengurus IOSSMA (Indonesian Orthopaedic Society for Sports Medicine & Arthroscopy) di bawah kolegium PABOI (Persatuan Ahli Bedah Orthopaedi Indonesia). (***)

Alamat Redaksi: Jl. Letkol Iskandar No.450 Lt. 3 Palembang/ Jl. Lintas Timur KM 28 Indralaya No.11 Telp : (0711) 374149, (0852) 68666630 e-mail : warta_ogan@yahoo.co.id, Pemimpin Perusahaan: Herman Sangkut Pemimpin Umum: Alan Dwiansyah, Pemimpin Redaksi : A.Bowo Leksono, Redaktur Pelaksana: NasrullahYKB, Herman S, Kordinator Liputan: Maidi Irwansyah, Tarmizi M, Dewan Redaksi: Herman Sangkut, Alan Dwiansyah, A. Bowo Leksono, Yuristian Palimbani, Sekretaris Redaksi: Frandika, Staf Redaksi: Andika, Fotografer: Khomaidi, Andika, Layout/ Design By: Nasrullah/Team ASP Computer, Manager Umum: Yuristian Palimbani, Manager Iklan: Frandika, Iklan, Sirkulasi dan Distribusi : Komaidi, Andika, Keuangan : Sera Pratama, Penerbit : CV. Bangun Reksa Perkasa Penasehat Hukum : Bambang Harianto, SH Akte Notaris : Badiah Azhary No. 33 Th 2010 Percetakan : PT. Sumex Intermedia (Isi Diluar Tanggung Jawab Percetakan) Rekening : Bank Sumsel Babel An. CV. Bangun Reksa Perkasa No Rekening : 140.305.6480, Biro-Biro : Jakarta: Jl. Gondang Ria Kecil No. 15 Cikini Jakarta Pusat, Ahmad (Kabiro), Surakarta: Jl. Mojo No.2 Karang Asem Lawean: Parsito (Kabiro), Palembang : Komaidi M.Tjis (Kabiro), Iyan Taufik Rahman, Frandika, Rachmatul Akbar, Andang Supriyadi, Ogan Ilir /Prabumulih: Maidi Irwansyah (Kabiro), Burhanuddin, OKI : F. Ariono, OKU: Hendra Hasyim, M Yusuf, OKU Timur : Aliansyah, OKU Selatan : Fauzi Rahman, Muara Enim: AB. Leksono, Musi Rawas-Lubuk Linggau : Bowo, Lahat: Pagaralam : Muba/Banyuasin : Agus Eddy Wijaya (Kabiro), Rizal Jarot, Majid, A. Rafik, Supangat Untung, Empat Lawang : Anton, PALI: Iyan Taufiq Rahman


C M Y K

Advertorial

WARTA OGAN

EDISI: 94 TAHUN KE - II, SENIN, 6 - 12 MEI 2013

3

LKPJ Gubernur Mendapat Rekomendasi Dewan n LKPJ 2012 dan LKPJ Akhir Masa Jabatan

Yuswar Hidayatullah Selaku Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan saat menyampaikan rekomendasi.

Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Wasista Bambang Utoyo menandatangani LKPJ Gubernur Sumsel Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, tahun anggaran 2012 dan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) akhir masa jabatan tahun 2008-2013, dikritisi anggota dewan Sumatera Selatan (Sumsel) berupa rekomendasi dari Komisi DPRD Sumsel yang ada. Rekomendasi dari juru bicara Komisi

DPRD Sumsel disampaikan dalam kegiatan rapat paripurna istimewa XI DPRD Sumsel, di ruang rapat paripurna DPRD Sumsel, di Palembang, Rabu (1/5/2013) lalu. Melalui juru bicara tim perangkum dan penyelaras, Yuswar Hidayatullah yang merupakan Ketua Komisi I DPRD Sumsel. Rekomendasi dari bidang pemerintahan, mengharapkan semua SKPD, agar dalam

penyampaian laporan disempurnakan lagi sesuai dengan edaran Gubernur tentang format laporan yang belum terlihat sinkronisasi visi dan misi terkait instansi masing-masing. Untuk kedepan, DPRD Sumsel mengimbau, dapat menyampaikan laporan satu hari sebelum rapat. Terhadap program bantuan hukum gratis, DPRD

Sumsel minta diteruskan, sekaligus mengupayakan kepada pemerintah pusat agar mengeluarkan payung hukum pelaksanaan hukum gratis. Rekomendasi dari bidang perekonomian meminta kepada Gubernur Sumsel agar mengupayakan izin dari Kementerian Kehutanan tentang perubahan peruntukan dan fungsi kawasan hutang lindung untuk pambangunan palabuhan Tanjung Api-api dan sarana prasarana pendukungnya. Selain itu meminta kepada Gubernur Sumsel agar lebih meningkatkan produktivitas hasil pertanian, terutama pangan. Perlu melakukan-melakukan terobosan baru, kemudian memberikan bantuan traktor kepada setiap kelompok tani, pemberian bibit yang berkualitas, pupuk serta perlindungan lahan berkelanjutan. Bidang keuangan meminta kepada Gubernur dalam upaya menuju sebuah kondisi tata kelola keuangan daerah yang tertib aturan, transparan dan akuntabel agar pemerintah Provinsi Sumsel

Gubernur Sumsel bersama unsur pimpinan DPRD Sumsel dalam rapat paripurna

secara ketat melakukan pembinaan terhadap semua unsur pengelola keuangan daerah. Bidang pembangunan meminta kepada Gubernur dalam rangka mengurangi kemacetan dan seiring terjadinya kecelakaan maka rencana pembangunan tol, double track kereta api dan duplikasi Jembatan Apera agar menjadi prioritas utama dalam penyusunan anggaran Dinas PU Bina Marga kedepan dengan berkonsultasi dan berkoordinasi kepada pemerintah pusat dalam hal penganggaran APBN. Rekomendasi yang terakhir mengenai bidang Kesejahteraan Rakyat yakni meminta kepada Gubernur untuk meningkatkan sekaligus mempercepat pengadaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, terutama di daerah-daerah miskin, terpencil dan tertinggal, termasuk madrasah dan pesantren. Lebih meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pelaksanaan sekolah gratis, terlebih bagi masyarakat miskin demi terwujudnya pembiayaan pendidikan yang adil.

Meminta kepada Gubernur untuk lebih meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas dengan lebih mempermudah masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang baik dirumah sakit kabupaten, Provinsi sampai pusat atau Jakarta. Pimpinan Rapat Wasista Bambang Utoyo selaku Ketua DPRD Sumsel mengatakan bahwa penyampaian-penyampaian rekomendasi DPRD Provinsi Sumsel terhadap laporan keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sumsel tahun angaran 2012 dan laporan keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir masa jabatan tahun 2008-2013 telah di terima oleh Gubernur Sumsel. Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dalam Sambutannya mengatakan rekomendasi ini apabila ditindak lanjuti akan menjadi lebih baik untuk kedepannya. Gubernur mengapresiasi semua hasil rekomendasi yang telah di sampaikan Oleh Anggota Dewan. (**)

Rampok Rp. 300 Juta...... Hal 6 wartawan mengatakan, menghadapi pelaku kejahatan yang menggunakan senpi anggota kepolisian dari POLRES OKU dan jajaran tidak perlu ragu menggunakan senpi yang penting sesuai dengan Perkap 1 tahun 2009 tentang penggu-

naan kekuatan dalam tindakan kepolisian. Warga berharap agar pihak kepolisian dapat bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan yang menggunaka senjata api (peliput : Hendra, Ed : A. Bowo Leksono)

Jadwal Kampanye ...... Hal 6 Kecamatan Kota Kayuagung, Pedamaran, dan Kecamatan Tanjung Lubuk. Zona II, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Jejawi serta Kecamatan Pampangan. Zona III, Kecamatan Pangkalan Lampam, Tulung Selapan dan Kecamatan Air Sugian. Zona IV, kecamatan Teluk Gelam, Lempuing Jaya, dan Kecamatan Lempuing. Zona V, Kecamatan Mesuji, Mesuji Makmur, dan Kecamatan Mesuji Raya, sedangkan untuk Zona VI yaitu Kecamatan Pedamaran Timur, Cengal dan Sungai Menang. Tahapan dan Jadwal Kampanye Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten OKI, dilakukan selama 14 hari teritung mulai pada tanggal 20 Mei 2013 ingga 02 Juni 2013 mendatang, untuk Tahapan hari pertama 20 Mei 2013 Penyampaian Visi Misi oleh seluruh Pasangan Kandidat Calon Bupati Dan Wakil Bupati yang bertempat di Gedung DPRD Kabupaten OKI. Sedangkan untuk hari berikutnya memasuki tahapan Kampanye Damai Bersama oleh ke Enam Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati dengan cara Pawai Keliling Kota. Kemudian, dari tanggal 22 Mei – 02 Juni 2013 merupakan tahapan Kampanye Akbar yang dilakukan setiap pasangan untuk keliling zona sesuai tanggal dan tempat zona yang telah ditentukan dan setiap Pasangan Kandidat diberi kesempatan kampanye sebanyak 2 kali putaran pada setiap zona. Untuk hari pertama Kampanye Akbar 22 Mei 2013, Zona I hingga Zona VI dilakukan sesuai dengan Nomor Urut masing-masing Para Kandidat, sedangkan untuk hari penutup tanggal 02 Juni 2013 Zona I diperuntukkan kampanye nomor urut 6 yakni Pasangan C M Y K

Yusuf Mekki-Tri Kuncoro Adilukito (Yusro). Kemudian, Zona II dan Zona III yang harus melakukan kempanye yakni Pasangan Independen dari nomor urut 1 dan 2 yaitu Pasangan Sri Anggraeni – Suyahman, A.ma, dan pasangan H. Bahir Alamsya,S. IP – Drs.H.Baharudin,Bsc. Seterusnya Zona IV yang akan berkampanye nantinya pasangan nomor urut 3 yakni Pasangan Zaitun Mawardi,SH.Mkn – Ir.H.Herman Thalib.MM. Selanjutnua, untuk Zona V dan VI yang akan berkampanye dihari terakhir tersebut adalah pasangan nomor urut 4 dan nomor urut 5 adalah pasangan Iskandar,SE – M.Rifai,SE dan pasangan Hj.Tartilah Ishak – Arif Akhadi,S.Sos.MM. Ketua KPUD Kabupaten OKI, H.Abdul Hamid Usman,SH,M.Hum yang diwakili Dedi Irawan Bagian Hurusan Msyarakat (Humas) mengatakan, Tahapan Jadwal dan Zona kampanye yang dikeluarkan KPUD Kabupaten OKI tersebut sudah kita sampaikan kepada semua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati melalui Tim Sukses mereka masing-masing. Dilanjutkannya dilakukannya Kampanye secara bergiliran oleh setiap Pasangan Calon Kandidat di satu Zona setidaknya untuk mengantisipasi bentrok yang dilakukan antar pendukung, sebab masa tahap pelaksanaan kampanye akbar biasanya rawan bentrok, maka untuk mencega hal yang tidak di inginkan KPUD OKI telah mengatur jadwalnya. “Mari kita jaga ketentraman secara bersama dan pelihara perdamaian antar pendukung maupun simpatisan agar terciptanya Kampanye yang kondusif, supaya Pemilukada OKI berjalan dengan sukses sesuai dengan yang kita harakan,”Pangkasnya. (Fiter Ariono)


4

Seputar Ogan

WARTA OGAN

EDISI: 94 TAHUN KE - II, SENIN, 6 - 12 MEI 2013

Calon Wakil Bupati Mendapatkan Momongan KAYUAGUNG, Warta Ogan Dengan kelahiran anak yang ke empat berjenis kelamin laki-laki dan dalam keadaan sehat wahalpiat terpancar aura perasaan senang dan bahagia sangat terlihat dari Eksperesi waja sosok seorang Ayah bernama Arif Akhadi sebab Dua pasang buah hati yakni anak Sulung dan Kedua adalah merupakan cewek berikut semuanya cowok, telah hadir mengarungi batera rumah tangga mantan Sekcam Pedamaran, Camat Air Sugian, Camat Lempuing dan Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setda OKI. Diharafkan kehadiran putra yang ke empat ini merupakan berkah sebagai suatu tanda keberuntungkan yang diberikan oleh Allah SWT kepada Arif Akhadi dan keluarga yang mana Arif Akhadi merupakan Calon Wakil Bupati OKI Periode 2013-2018 yang mendampingi Hj.Tartilah Ishak dengan Nomor Urut 5. Dalam Pemilukada yang akan digelar pada 6 Juni 2013 mendatang. Karena saat begitu sibuknya untuk medulang suara dari masyarakat menjelang pelaksanaan Pemilukada, pada hari senin (29/4) Bersambung Hal......7 

Oknum KUD Tipu Ratusan Petani Sawit

KAYUAGUNG,WartaOgan Sedikitnya 400 petani warga Desa C4 Mekar wangi, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komring Ilir (OKI) resah. Pasalnya, sertifikat milik mereka diduga digunakan salah seorang oknum dewan penasihat KUD setempat atas nama Tiono ke Bank. Menurut salah seorang petani bernama Gun, sekitar satu Tahun yang lalu mereka ditawari Tiono untuk mendapatkan pinjaman uang darinya, tapi dengan syarat menggunakan sertifikat tanah kebun sawit. Karena tergiur cepat mendapat pinjaman uang, maka ratusan petani meminjamkan sertifikat kepada Tiono. “Memang tak lama kami berikan sartifikat, pinjaman langsung bisa cair dan saya sendiri waktu itu pinjam Rp 25 juta dan uang pinjaman itu sejak beberapa bulan ini sudah kami lunasi, namun giliran kami mau mengambil sertifikat, ternyata tidak ada,”Ujar Gun kepada Warta Ogan, selasa (16/4). Bersambung Hal......7 

Bocah 7 Tahun Patah Tangan Ditabrak Motor BATURAJA, Warta Ogan Siera (7) binti Sonaria mengalami nasib naas, saat pulang dari sekolah Jumat (26/4) pkl 10 WIB, diserempet motor yang lagi melaju kencang, korban baru saja keluar dari sekolah bersama sama temannya menyusuri jalan raya menuju rumah untuk pulang. Korban yang tinggal di desa Lubuk Batang kampung 5 bersekolah di SDN Tanjung Dalam dan masih duduk di kelas 1 A , kerasnya motor yang menyerempet korban sehingga korban terpental kepinggir jalan. Korban tak sadarkan diri, beruntung saat korban tergeletak dipinggir jalan ada sopir taxi yang melihat kejadian dan membawa korban ke rumah sakit. Saat ini korban masih dirawat dirumah sakit umum Baturaja, hanya saja korban mengalami patah tangan, kepala yang luka dan mendapat 4 jahitan, selain itu muka korban juga menderita lecet dan memar. Bersambung Hal......7 

Sumringah, 108 KK di OKI Terima Sertifikat Kelola Hutan

Kebahagiaan kian dirasakan Warga Terusan Sialang, Kecamatan Lempuing Jaya, OKI. Setelah Bupati OKI, H Ishak Mekki secara resmi menyerahkan sertifikat Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IHUPHHK HT) dari Kementerian Kehutanan RI kepada sebanyak 108 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Lempuing Jaya, Sabtu, (4/5/13).

KAYUAGUNG, Warta Ogan Sertifikat IHUPHHK HT ini masingmasing kepada 33 KK Kelompok Tani Hutan (KTH) karet seluas 54,75 ha, 44 KK kelompok tani hutan Jelutung seluas 89 ha dan seluas 46,5 ha untuk 31 KK kelompok tani hutan rengas. Diberikannya akses legal kepada masyarakat untuk mengelola hutan kawasan Terusan Sialang ini adalah dalam rangka pemberdayaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Bupati OKI melalui Dinas Kehutanan Kabupaten OKI belakangan ini memang telah bekerja keras untuk mengusulkan legalitas pemanfataan hutan ini kepada Kemeterian kehutanan Republik Indonesia untuk dimanfaatkan masyarakat setempat. “Alhamdulilah melalui proses yang cukup panjang dengan upaya keras pemerintah Kabupaten OKI dan dukungan masyarakat kita telah memperoleh izin pemanfaatan kawasan hutan sialang ini untuk digunakan sebijak mungkin

H. Ishak Mekki menyerahkan sertifikat Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IHUPHHK HT) kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) oleh masyarakat. Kami berharap dengan terbitnya izin ini dapat memberdayakan masyarakat dan masyarakat semakin sejahtera” Kata Ishak Mekki Selain menyerahkan sertifikat hak kelola hutan, Hari itu juga Ishak menyerahkan dana hibah sebesar 1 milyar untuk pengerasan jalan, Gedung lokal belajar dan

untuk membangun Balai pertemuan yang diterima oleh tokoh masyarakat setempat. H. Rejes mewakili masyarakat Terusan Sialang berulangkali mengucapkan terimakasihnya kepada Bupati OKI dan jajaran. “Terimakasih Pak Bupati penantian warga kini sudah terealisasi, kami berharap Pak Ishak terus memimpin kami

karena Pak Ishak pemimpin yang peduli dan mengutamakan masyarakat” katanya terbata-bata. H. Rejes menilai kebijakan Bupati OKI menyerahkan pengelolaan kawasan hutan Sialang kepada masyarakat sebagai keputusan yang sangat bijak dan pro rakyat. (**)

dan Diklat Daerah (BKD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Maulan Akil.SIP yang diwakili Sekretaris BKD Agus Fausi pada koran ini diruang kerjanya. Dilanjutkannya yang dapat mengikuti Verifikasi Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS), adalah Katagori Dua (K2) sebanyak 1394 orang, sedangkan sisanya merupakan usulan yakni yang termasuk dalam Katagori Satu (K1) yang dinyatakan tidak lulus pada verifikasi Tes Pengangkatan PNS pada tahu sebelumnya (2012,Red) yakni sebanyak 285 orang dan yang dinyatakan dapat mengikuti verifikasi Pengangkatan PNS bergabung dengan Katagori Dua (K2) untuk Juni yang akan datang jadi kesemuanya berjumlah 1679 orang,”Paparnya. Sambung Sekretaris,” yang berkesempatan mengikuti pengangkatan dimana Surat Keputusan (SK) Honorer yang dimiliki harus terhitung sebelum pada Tanggal 4 Januari 2005, biarpun SK yang dimiliki tertulis pada tanggal 4 Januari 2005 tidak ada toleransi tetap tidak bisa mengikuti Tes Pengangkatan PNS tanpa terkecuali,”Katanya Masih menurut Agus kalau nantinya ada Pengangkat PNS melalui jalur Umum itu yang kita butukan hanta keputusan

dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) sebab kalau jalur Honerer merupakan instruksi dari Pemerintah Pusat namun Penerimaan Tes PNS melalui jalur umum sudah kita usulkan namun belum ada kejelasan kapan baru bisa dilaksanakan,”Jelasnya Sementara saat disinggung berapa jumlah PNS yang dibutukan Pemerintah Kabupaten OKI, apakah Pemerintah pusat telah memberikan beberapa banyak Kaota jumlah PNS yang akan diterima dan apakah semua nama-nama yang diumumk a n sebagai merupakan Honorer K 1 dan K 2 yang ter-

cantum mempunyai SK pada 3 Januari 2005 kebawah,” dirinya mengatakan saat ini jumlah tenaga PNS yang dibutukan Kabupaten OKI sekitar 2000 namun apa daya tahun 2012 saja yang mengikuti Tes Pengangkatan PNS melalui K1 sebany a k 345

Tidak Berhasil Tes PNS di K1, Bergabung di K2

KAYUAGUNG, Warta Ogan Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), belum lama ini telah memajangkan pengumuman tentang nama-nama tenaga honorer yang termasuk dalam Katagori Dua (K2) maupun katagori Satu (K1) yang dinyatakan dapat mengikuti verifikasi calon pegawai nageri sipil (PNS). Verifikasi (Tes,Red) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) berkemungkinan akan dilaksanakan pada Bulan Juni 2013 yang akan datang namun Verifikasi Pengangkatan PNS tersebut semuanya dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dalam yakni Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan), baik untuk Tim penilaian, Pengadaaan Soal dan pengawasan, Tes yang dialakukan diantaranya secara tertulis dan Wawancara seingga berhasil atau tidaknya Peserta yang mengikuti tes tersebut tergangtung dengan Hasil yang didapat dengan setandar nilai yang ada sedangkan Pemerintah Daerah (Pemdah) Kabupaten Ogan Komering Ilir hanya sebagai Fasilitator namun kalau memang nantinya ada Pemdah OKI, yang diminta sebagai tenaga kita siap,” Ungkap Kepala Badan Kepegawaian

Bersambung  Hal......7

PKB OKUS Peduli Korban Banjir Bandang n Dirikan Posko dan Berikan Bantuan

MUARADUA, Warta Ogan Musibah Banjir bandang yang melanda desa Kuripan dan beberapa desa di Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten OKU Selatan beberapa waktu lalu mendapat perhatian dan respon dari berbagai pihak dan lapisan

masyarakat. Salah-satunya dilakukan oleh pengurus Partai Politik Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC-PKB) OKU Selatan bersama komponen Masyarakat lain yang masih tergabung dalam kepengurusan partai di desa Kuripan bergerak dengan

inisiatif mendirikan posko peduli banjir. Posko Peduli banjir itu, bertempat di Desa Kuripan Kecamatan Tiga Dihaji selama 4 hari untuk membantu korban banjir yang melanda desa tersebut. DPC PKB OKUS peduli dan memfasilitasi den-

gan membentuk posko OKUS dengan mengerahPeduli Banjir yang kan perwakilan dan calon dikoordinir oleh ketua legeslatif dari beberapa PAC PKB Kecamatan Daerah Pemilihan untuk Tiga Dihaji Fauzi Rahturun langsung kepada man beserta pengurus. Masyarakat dengan memLangkah yang berikan kebutuhan pokok dilakukan pengurus PKB dan mie Instan dan rokok. tersebut, mendapat reDari seluruh bantuan spon positif dari segenap yang dikumpulkan posko masyarakat dan pemerinPKB OKUS tersalurkan tah daerah. Terbukti denkepada 220 KK di desa gan posko yang di dirikan Kuripan. PKB, maka sesudah Koordinator Posko itu beberapa pengurus Fauzi Rahman mengungPartai lain ikut memberikapkan, Alhamdulillah kan perhatian dengan masyarakat desa Kuripan memberikan sejumlah 2 sangat menerima dan Fauzirahman Sembako. Kepedulian mengucapkan banyak yang sama dilakukan oleh Dewan Perwakilan terima kasih kepada segenap pemerintah dan Daerah OKU Selatan dengan memberikan Pengurus partai PKB dan Demokrat yang sejumlah bantuan yang sama. sempat memberikan kepedulian langsung Begitu pun juga dengan Pengurus PKB kepada warga. (man)


Seputar Musi Pemkab Muba Gelar Sosialisasi

n Peraturan PerundanganUndangan Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah

Sekretaris Daerah Sohan Majid saat menyematkan tanda peserta sosialisasi peraturan peundangn tentang pengadaan barang dan jasa SEKAYU, Warta Ogan Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Sohan Majid MM membuka acara sosialisasi Peraturan Perundangan-undangan tentang Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah, yang diselenggarakan oleh Pemkab Muba melalui Bagian Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Muba. Dalam sambutannya Sekretaris Daerah menghimbau kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan baik, agar dapat menyerap materi yang disampaikan, dalam rangka mendukung program pembangunan Pemkab Muba menuju terwujudnya visi Permata Muba 2017, yang didukung dengan etos kerja keras, kerja cerdas dan kerja ihlas. “Pemkab Muba sangat mendukung terselenggaranya kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, karena sangat penting bagi pegawai dinas maupun instansi Bersambung Hal......2 

Bumi Serasan Sekate Jadi Tuan Rumah Tenis CUP ke V PTA Palembang

SEKAYU, Warta Ogan Kota Sekayu dengan semboyan Bumi Serasan Sekate menjadi tuan rumah Turnamen Tenis CUP ke V Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang 2013. Ajang tahunan yang diadakan antarperadilan agama seSumatera Selatan ini, direncanakan digelar dari Tanggal 9-11 Mei mendatang. Demikian ini terungkap dalam rapat persiapan pembukaan Pertandingan Tenis PTA Palembang CUP ke V, dipimpin langsung Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Muba Ir H Sulaiman Zakaria MT, bersama Ketua Pengadilan Agama Sekayu H Abdul Hanan SH MH, KONI Musi Banyuasin (Muba), pihak Persatuan Tenis Lapangan seluruh Indonesia (PELTI) Muba dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Muba terkait di Ruang Rapat Sekda, Kamis (2/5). Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Muba Ir H Sulaiman Zakaria MT mengatakan, Pemkab Muba sangat mendukung sekali diadakannya pertandingan tenis PTA Palembang ini. Apalagi Kota Sekayu menjadi tuan rumahnya. Karena itu, guna suksesnya pertandingan kekeluargaan tersebut, pihaknya siap membantu dan memfasilitasi kegiatan turnamen olahraga ini. Bersambung Hal......2 

WARTA OGAN

EDISI: 94 TAHUN KE - II, SENIN, 6 - 12 MEI 2013

5

Bupati Muba Lepas Keberangkatan Jamaah Umroh Muba

Bupati Musi Banyuasin H Pahri Azhari melepas sekitar 125 jamaah umroh dari Kabupaten Muba tahun 1434 Hijriah / 2013 Masehi di Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta. Para jamaah yang diberangkatkan ini merupakan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, juara Musabaqoh Tilawatil Qur’an, petugas kebersihan yang berprestasi, serta tim pemandu umroh dari 14 Kecamatan dalam kabupaten, ditambah puluhan jamaah umroh dari umum.

MUBA, Warta Ogan Bupati Muba H Pahri Azhari dalam sambutan mengatakan, “program umroh bagi masyarakat Muba ini dalam rangka perwujudan salah satu akronim visi Permata Muba 2017 yaitu religius, serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang agama. Program ini juga merupakan komitmen dan bentuk kepedulian serta penghargaan kepada masyarakat yang berperan aktif maupun yang berjasa terhadap kemajuan pembangunan Kabupaten Muba, baik dibidang agama maupun dalam kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya,” katanya.

Kepada jamaah Bupati Muba H Pahri Azhari berpesan, agar dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk, serta menjaga kesehatan dan ketertiban selama melaksanakan ibadah umroh. Dia juga berharap seluruh jamaah umroh yang

SEKAYU, Warta Ogan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin sangat komitmen melaksanakan program pembangunan di segala bidang, khususnya di bidang keagamaan. Wujud komitmen tersebut salah satunya adalah kegiatan pengajian rutin Al Islam Serasan Sekate Kabupaten Musi Banyuasin yang dilaksanakan setiap hari kamis selepas waktu dzuhur di pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate Sekayu. Ratusan anggota pengajian yang hadir tampak khusyuk mengikuti acara dzikir bersama yang dihadiri Ketua Umum Pengajian Al Islam Serasan Sekate Kabupaten Muba Hj. Lucianty Pahri. Dalam sambutannya Hj Lucianty Pahri mengajak seluruh jemaah anggota pengajian Al Islam Serasan Sekate Muba untuk terus mempererat jalinan silaturahmi yang telah terjalin dengan baik, serta senantiasa menerapkan pola hidup yang baik yang sesuai dengan syariat agama islam. Disamping itu dia juga berharap keberadaan pengajian Al Islam Serasan Sekate Muba dapat dilaksanakan berkelanjutan, guna mendukung terwujudnya visi Permata Muba 2017, yang salah satu akronimnya adalah religius. Menurut Kabag Humas Setda Kabupaten Muba Dicky meiriando SSTP MH, pada kesempatan yang sama Hj Lucianty Pahri bersama seluruh jemaah yang had-

ir berdzikir bersama dengan menggunakan metode mendengarkan rekaman kaset yang berisi bacaan dzikir mengingat Allah SWT, yang biasa dibaca oleh Bupati Muba H Pahri Azhari dan keluarga selepas sholat Isya. Ini dilakukan untuk menambah khasanah cara berdzikir para anggota pengajian Al Sambutan Ketua Umum Pengajian Al Islam Serasan Sekate Muba Islam Serasan Sekate Hj Lucianty Pahri pada acara pengajian Muba, agar lebih variatif namun tetap sholat asar berjamaah. Turut hadir pada pengajian Al Islam Serasan Sekate Muba. syar'i. Usai dzikir bersama para jemaah acara tersebut, Kabag Kesra Setda Kabu- (Naskah : Ria Permata Sari, Foto : pengajian kemudian melaksanakan pateb Muba, tokoh agama dan pengurus Inteleksi)

Bupati Muba H. Pahri Azhari dan Hj. Lucianty Pahri foto bersama dengan jamaah umroh Muba. diberangkatkan turut mendo’akan Pemerintah Kabupaten Muba agar diberikan kemudahan dalam menjalankan roda pemerintahan yang baik, demi tercapainya visi Permata Muba 2017. Kabag Humas Setda Kabupaten Muba

Dicky Meiriando SSTP MH menambahkan, para jamaah akan melaksanakan ibadah umroh selama 9 (sembilan) hari, mereka berangkat pada tanggal 1 Mei 2013 dari Jakarta langsung menuju Madinah. (Naskah : Ria Permata Sari, Foto : Erwan Kenzy)

Dzikir bersama Pengajian Al Islam Serasan Sekate Muba

Bupati Muba “Gowes” Bareng Komunitas Sepeda Kodam

Foto bersama sebelum gowes

PALEMBANG, Warta Ogan Guna meningkatkan hubungan silaturahim seiring memasyarakatkan olahraga bersepeda, Bupati Muba H Pahri Azhari bersama Komunitas Sepeda Komando Daerah Militer (Kodam)/II Sriwijaya bersepeda bareng (Gowes,red) mengelilingi Kota Palembang, Sabtu (4/5) pagi. Bukan hanya Bupati Muba dan para petinggi dari Kodam II/Sriwijaya yang melakukan olahraga sepeda sehat ini, juga diramaikan sebanyak 40 orang rombongan turut hadir dalam kegiatan gowes bareng tersebut. Dengan melintasi rute puluhan kilometer dengan start dari Jalan Kartini menuju seputaran Kambang Ikan, jalan Bukit

Lama, simpang Gandus, jalan Soekarno Hatta, jalan irigasi, seputaran Pakjo, balik arah ke Bukit Lama lagi hingga finish kembali di Jalan Kartini, terlihat para rombongan sangat antusias dan bersemangat meskipun kadang ada yang lelah namun perjalanan demi perjalanan selesai dilalui. Bupati Muba H Pahri Azhari mengatakan, kegiatan olahraga bersepeda atau sering disebut gowes selalu rutin dilakukan. Dengan tujuan bukan hanya menjaga kebugaran tubuh dalam berolahraga, melakukan gowes bareng ini tentunya secara langsung juga dapat terus menjaga kekompakan dan kebersamaan. “Di Sekayu, gowes bareng

ini selalu rutin kami lakukan bersama para satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Muba. Baik itu melaksanakan kunjungan kerja langsung ke lapangan dengan bersepeda bersama, dan minimal satu minggu sekali rutin dilakukan di Hari Jum’at pagi, atau disela sore hari usai rutinitas kantor. Terbukti dengan bersepeda banyak sekali manfaatnya,” ujar Pahri. Untuk itu dengan adanya kegiatan gowes bareng komunitas sepeda kodam ini diharapkan dapat terus menjalin silaturahim jajaran Pemkab Muba dengan institusi Kodam II Sriwijaya termasuk Kodim 0401/Muba. (Rilis Humas Muba / Naskah Dicky Fajrint / Foto : Heri)


6

WARTA OGAN

EDISI: 94 TAHUN KE - II, SENIN, 6 - 12 MEI 2013

Politik & Hukum

Jadwal Kampanye Pemilukada OKI Terbagi Enam Zona n Setiap Pasangan Calon Diberikan Kesempatan 2 Kali Kampanye

KAYUAGUNG, Warta Ogan Jadwal Kampanye Pemiihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten OKI, telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kabupaten OKI pada 1 Mei 2013 di Kayuagung yang ditanda tangani oleh 5 orang petinggi KPUD Kabupaten OKI, yakni H.Abdul Hamid Usman,SH,M. Hum, Ismanadi Umar,S.Sos, Ihsan Hamidi,S. H.Abdul Hamid Usman,SH,M.Hum Ag,M.Pd.I, Syamsu Santi,SE dan Idham Halik,SE. Dalam melaksanakannya dibagi menjadi Enam Zona Kampanye setiap Zona terdiri dari Tiga Kecamatan diantaranya Zona I Meliputi Bersambung Hal....11 

Rampok Rp. 300 Juta Dikeramaian BATURAJA, Warta Ogan Belum lagi terungkap aksi perampokan yang menewaskan petani karet Solihin (30) bin Kasyono di desa Batumarta unit 1, kini kembali terjadi aksi kejahatan yang cukup berani dan nekad, karena aksinya sore hari saat lalu lintas lagi ramai dengan menggunakan senjata api, Senin (28/4). Pada saat itu, Darmanto (40) warga Batuputih bersama dua orang rekannya mengendarai mobil HI LUX BG 8590 FM, bermaksud akan menyetorkan uang dari hasil penjualan BBM . Darmanto dan rekannya memacu kendaraannya dari SPBU Batukuning dengan membawa uang diperkirakan Rp. 300 juta. Uang tersebut hasil dari penjualan BBM, sore itu akan disetorkan ke Bank, namun tidak disebutkan ke Bank mana yang akan ditujuh. Kemudian, saat kendaraan sampai di jembatan layang Sukajadi, kendaraan berjalan pelan karena didepan mereka ada simpang 4 banyak kendaaraan yang berlalu lalang, persis sampai disimpang 4 pengendara mobil dikejutkan oleh pengendara motor yamaha VixION yang berboncengan lalu kendaraan memepet mobil sambil mengayunkan martil memecahkan kaca mobil. Setelah selesai melakukan aksi pecah kaca, para perampok mengeluarkan senjata api dan mengumbar tembakan ke udara, sehingga membuat ciut nyali ketiga orang penumpang mobil. Kemudian tidak sampai hitungan menit uang yang akan disetorkan ke Bank berpindah ke tangan para perampok. Kapolres OKU, AKBP Mulyadi Sik MH melalui smsnya ke Bersambung Hal....11 

Buruh Tuntut Sistem Outsourcing Dihapus

PALEMBANG, Warta Ogan Dalam aksinya, massa yang terdiri dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Sumsel, PRD, LMND, IKAB, SRMI, AJI, dan SPK5 menyerukan sistem outsourcing dihapus dan tidak ada upah murah. Mereka juga mendesak APINDO Sumsel mencabut gugatannya ke PTUN terkait SK Gubernur Sumsel No 107 perihal UMP

2013 senilai Rp1.630.000 per bulan. Koordinator aksi yang juga Ketua KASBI Sumsel Suyono mengatakan, kehidupan pekerja di Sumsel sarat eksploitasi kapitalisme. Koordinator aksi, Suyono, dalam orasinya mengatakan, aksi para buruh kali ini satu tekad, satu sikap, satu tindakan menolak upah murah dan harus dibayar sesuai standar

upah minimum provinsi UMP). Gubernur telah menetapkan upah minimum provinsi Rp 1.630.000, tapi sampai saat ini m a s i h b a nya k b u r u h ya n g b e l u m menerima upah sesuai dengan ketetapan tersebut . “Oleh karena itu, pemerintah harus bersungguhsungguh mengawal kebijakan tersebut,” kata Suyono. Bahkan, lanjut dia, perusahaan yang belum menerapkan upah sesuai UMP antara lain perusahaan besar seperti perkebunan kelapa sawit. Selain itu, pihaknya menolak sistem kerja pemindahan operasi dari satu perusahaan ke perusahaan lain atau outsourcing, karena merugikan kaum buruh sebab buruh tidak memiliki jaminan masa depan.

BATURAJA, Warta Ogan Malang nian nasib Solihin (30) bin Kasyono sehabis berkunjung dari rumah sahabatnya di desa Batumerta 7, saat pulang ke rumah yang tak jauh dari kediamannya berjarak 300 meter. Solihin yang lagi berboncengan dengan istrinya Muji Lestari (26) mengendarai yamaha RX King dihadang 3 orang perampok bersenjata api. Kejadian naas itu tepat di jalan kuburan

Blok P desa Batumerta Kecamatan Lubuk Raja OKU. Dibawa ancaman senjata api, perampok memaksa solihin agar menyerahkan motor miliknya, melihat situasi yang kurang menguntungkan dan membahayakan diri korban menyuruh istrinya lari ke kampung mereka sambil mencari bantuan. Diduga, karena salah-satu korban bisa melepaskan diri dan mencari bantuan membuat para perampok kesal,

lalu menembak korban sehingga korban tewas di tempat. Saat istri korban datang lagi bersamasama warga kampung keadaan sudah sunyi, sehingga warga sibuk mencaricari Solihin, namun berkisar satu jam kemudian barulah korban ditemukan warga dalam keadaan bersimbah darah. Diperkirakan korban sudah tewas, sedangkan motor korban telah lenyap bersama 3 orang perampok, para pelaku mening-

Ribuan buruh yang tergabung dalam Front Buruh Rakyat Sumsel Bersatu (FBRSB) berunjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional ke Kantor Gubernur Sumsel kemarin.

galkan barang bukti berupa pecahan uang RP. 5 ribu dan sendal jepit milik pelaku. Kemudian jenazah korban dibawa ke rumah duka yang memang lokasinya tidak jauh berjarak 300 meter dari tkp, keluarga korban yang sangat sok atas kejadian itu mengharapkan agar pihak Polisi dapat mengungkap kasus ini dan menangkap para pelakunya. Kini kasus tersebut sedang ditangani pihal berwajib. (henda hasyim)

Petani Tewas Didor Perampok Eva Santana dan Jemaah Umroh Menangis Haru

Polres OKU Adakan Razia Miras

BATURAJA, Warta Ogan Tim gabungan POLRES Ogan Komering Ulu (OKI) melakukan razia terhadap toko di pasar Baturaja yang menjual minuman keras, razia yang dilaksanakan dimulai pukul 10 pagi, Jumat (3/5/13). Dari razia tersebut, polisi mendapatkan ratusan botol minuman keras yang dijual secara bebas, diantaranya dari toko Sumatra 45 botol mansion, 12 botol newport, 16 dos vigour, di toko Pelangi 24 botol mansion dan 8 dus vigour. Polisi menyita barang-barang tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan RI. NO. 43/M-DAG/PER/9/2009 Tentang perdagangan miras yang disempurnakan dengan peraturan Menteri Perdagangan RI. Nomor 53/M-DAG/PER/12/2010 tentang pengaturan tempat penjualan minuman keras golongan C hanya boleh dijual belikan ditempat tertentu seperti hotel berbintang dan Bar. Kapolres OKU AKBP Mulyadin Sik Mh, menjelaskan, yang dilakukan dalam rangka menekan angka kriiminalitas, karena akhir-akhir kejahatan cukup meresahkan warga Baturaja. Seorang warga yang dibincangi koran ini mengatakan sangat mendukung razia yang dilakukn Polres OKU, jika perlu Polres juga merazia kafe yang bertebaran disekitar terminal dan pasar induk Batukuning, karena disekitar area tersebut sering kali terjadi keributan akibat minuman keras yg kadang menelan korban jiwa (hendra hasyim)

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumsel Rizal Fatoni mengatakan, kenaikan UMP ini mulai diberlakukan pada 1 Januari 2013. Bila ada perusahaan yang belum membayar UMP sesuai ketetapan, akan ditindaklanjuti karena itu sudah ditetapkan. Sementara Asisten Kesra Pemerintah Provinsi Sumsel, Ahmad Najib, mengatakan, pihaknya memiliki komitmen terhadap penerapan UMP tersebut. Pihaknya prihatin masih ada perusahaan besar tidak membayar upah sesuai ketetapan, atau di bawah UMP. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Sumsel akan menyampaikan surat kepada perusahaan yang belum memenuhi ketentuan membayar UMP, untuk menindaklanjuti kebijakan telah dikeluarkan gubernur. (**)

PALEMBANG, Warta Ogan Eva Santana dan Puluhan jemaah umroh menangis haru, Jumat (3/5/13), pasca kepulauan mereka dari tanah suci, betapa tidak setelah kembali dari tanah suci semuanya merasa bahagia bisa berangkat ke tanah suci berkat perantara Eddy Santana Putra. Menurut Eva Santana, Umroh Gratis ESP-Win Merupakan program murni dari kantong pribadi dan atas nama yayasan bunda Eva Santana. Bukan sebuah muatan politik yang semata dilakukan untuk kebutuhan tertentu saja. Itu sebabnya, memberangkatkan ratu-

san jemaah asal Sumsel umroh ke tanah suci Mekkah menjadi harga mati. Pasalnya, menang atau kalah pemilihan gubernur Sumsel periode 2013-2018 , 6 Juni mendatang 100 jemaah umroh kelompok terbang (kloter)-3 dipastikan akan tetap menunaikan haji kecil. “Kloter-3 sebanyak 100 orang dipastikan akan berangkat usai pencoblosan pemilihan gubernur 6 Juni mendatang, “jelas Ketua Yayasan Bunda Eva, Hj Eva Santana Putra, disela-sela penyambutan jamaah umroh ESP WIN kloter ke dua yang baru tiba dari tanah suci,

di kantor yayasan Bunda Eva Jalan Kapten A Rivai Palembang. Dikatakan Bunda sapaan akrab istri orang nomor satu di kota Palembang ini, memberangkatkan masyarakat Sumsel umroh bukan slogan ataupun janji politik pada saat pemilukada. “Ini murni niatan bapak(Eddy Santana Putra) untuk berbagi rezeki dengan masyarakat pada umumnya,”ungkapnya. Sebelumnya, kata Bunda Eva, kloter pertama sebanyak 73 orang telah diberangkat dan telah kembali ketanah air. “Hari ini(3/5) kita menyambut kedatangan jemaah umroh kloter ke-2 yang

barusan pulang sampai ke tanah air,”katanya. Tidak hanya masyarakat Sumsel yang mendapat kesempatan program umroh gratis dari calon gubernur Sumsel ESP-Win kerja sama dengan Yayasan Bunda Eva, melainkan 13 orang dari pulau Jawa pun turut merasakan program umroh gratis tersebut. “Kloter ke -2 ini berjumlah 63 orang, nah ada 13 orang berasal dari Jakarta dan Jawa Barat, “ungkpanya. Dengan Harapan jemaah umroh yang tiba dan akan diberangkatkan dalam waktu dekat ini lebih bisa mendekatkan diri kepada sang pencipta. “Semoga ini menjadi manfaat dan membawa kebaikan kepada kita semua, “tukasnya. Sementara itu, Hasan Basri salah seorang jemaah umroh mengatakan, sangat terharu dengan amal baik yang dilakukan ESP. Pasalnya, tidak pernah terbayang dibenak pria paru baya itu bisa berangkat umroh gratis. “Disetiap tempat yang mustajab kami mendoakan ESP bisa menjadi Gubernur Sumsel. Tak hanya itu, kami yakin Allah seolah telah memperlihatkan tanda tanda ketika berada ditanah suci bahwa ESP lah yang akan menjadi gubernur dan pemimpin kita 2013 ini,” ungkapnya seraya meneteskan air mata. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada ESP dan yayasan bunda Eva yang sudah memberikan jalan untuk berangkat ke tanah suci. Semoga dengan ini ESP akan diberikan kemudahan untuk mencapai cita citanya. (**)


Lintas Daerah Evaluasi Kerja, Maknai Peringatan Harkitnas PALEMBANG, Warta Ogan Walikota Palembang Ir H Eddy Santana

Putra MT, selaku Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang berlangsung khidmat di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Kamis (2/5). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Mohammad Nuh dalam sambutan yang dibacakan Walikota Palembang mengatakan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan, pemerintah daerah, organisasi yang bergerak di dunia pendidikan dan pemangku kepentingan lainnya atas segala ikhtiar, kepedulian dan perhatian yang diberikan dalam menumbuh kembangkan dunia pendidikan. Ibarat tubuh, agar tahan terhadap berbagai macam penyakit, haruslah daya imunitasnya ditingkatkan, satu diantara upayanya adalah melalui vaksinasi. Dalam perspektif sosial kemasyarakatan ada tiga penyakit sosial yang sangat besar dampak negatifnya yaitu kemiskinan, ketidaktahuan dan keterbelakangan beradaban. Untuk itu bagaimana caranya menaikkan daya tahan (imuDrs H Riza Fahlevi MM nitas) sosial agar terhindar dari ketiga macam penyakit tersebut? Jawabannya adalah pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan dapat menjadi vaksin sosial, ungkapnya. Selain sebagai vaksin sosial, pendidikan juga merupakan elevator sosial untuk dapat meningkatkan status sosial. Dua hal itulah yang melatar belakangi tema peringatan Harkitnas tahun ini, yaitu ”Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan”. Untuk itu Kita memerlukan vaksin dan elevator sosial itu sehingga kita terhindari dari tiga penyakit tersebut dan sekaligus mampu meningkatkan status sosial. Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tanggal 2 Mei itu, dimaknai dengan berbagai cara, salah satunya dengan mengevaluasi hasil kegiatan pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang, Drs H Riza Fahlevi MM mengatakan, pengevaluasian tersebut menjadi salah-satu bahan introspeksi pelaksanaan kegiatan selama setahun dan pihaknya akan terus memperbaiki kekurangan dan kelemahan sehingga kualitas pendidikan dapat terus meningkat. Para pendidik, jajaran pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat harus bersyukur atas pencapaian yang telah diraih selama ini. Dukungan Walikota Palembang terhadap dunia pendidikan sangat luar biasa yang membuat bidang ini semakin berkembang pada setiap tahunnya. Walikota Palembang, Ir. H. Eddy Santana Putra, MT telah berupaya melakukan peningkatan kualitas SDM (pendidik). Pemerintah Kota Palembang menganggarkan Rp. 16 miliar dari APBD yang diperuntukkan bagi 108 pelajar lulusan SMA/SMK/MA untuk belajar di STKIP Surya Institute. Selain itu, dalam APBD Kota Palembang 2012, pihaknya mendapat alokasi tertinggi sebesar Rp.1, 1 Triliun dari nilai APBD Rp. 2 triliun. Dari jumlah itu, Rp. 100 miliar dialokasikan untuk peningkatan sarana dan prasarana 13 SMA dan SMK. Saat ini, pendidikan di Kota Palembang sudah cukup baik. Namun, kita tidak boleh merasa puas karena tujuan berikutnya adalah menjadikan kualitas pendidikan berstandar nasional dan internasional. Ia berharap ketika siswa lulus, mereka memiliki keterampilan untuk bekerja. Dalam peringatan Hardiknas lalu, seluruh SMK negeri di Kota Palembang mendapatkan ISO 9001:2008 dari Sucofindo. Ia berharap, ISO tersebut bisa juga dapat diraih oleh SMA, SMP dan SD lainnya. Merekapun harus melakukan perbaikan untuk peningkatan kualitas, sarana dan prasarana. (Peliput: Komaidi MTjis, Editor: A. Bowo Leksono)

Bocah 7 Tahun... Hal 4 Saat wartawan mengunjungi korban di rumah sakit dan sempat berbincang dengan ibu korban Risnawati (36) mendapatkan penjelasan dari ibu korban, ”kami bingung nian pak sekarang ini, bagaimana kami nak mengeluarkan biaya berobat untuk anak saya, untuk biaya makan sehari-hari kami sangat kerepotan apalagi tuk biaya berobat, mau cari kemana karena bapaknya Siera (korban) hanyalah buruh penyadap getah karet ”, ujarnya. Disamping kebingungan masalah biaya rumah sakit ibu korbapun merasa sok melihat anak kesayangannya tergeletak dan selalu merintih menahan rasa sakit. Ibu korban mengatakan, agar penabrak anaknya dapat bertanggung jawab dan mengharapkan agar pihak penabrak dapat datang ke rumah dan diselesaikan baikbaik, sebelum masalah ini dilaporkan ke pihak yang berwajib. (hendra hasyim)

WARTA OGAN

EDISI: 94 TAHUN KE - II, SENIN, 6 - 12 MEI 2013

7

Kursi Wakil Ketua PN Kayuagung Ditempati n Setelah Satu Setengah Tahun Mengalami Kekosongan

Kursi jabatan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung akhirnya kini diduduki Subandi,SH setelah mengalami kekosongan selama satu setengah tahun lamanya yang pelantikannya dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung Khusaini,SH. MH beberapa hari yang laluh Jum’at (3/5). KAYUAGUNG,Warta Ogan Yang dihadiri ratusan orang tamu undangan dari luar maupun luar daerah yang bertempat di Ruang sidang Satu Pengadilan Negeri Kayuagung. Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung Khusaini,SH.MH mengatakan pada koran ini,” kekosongan jabatan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung memang sudah sejak lama sekitar Satu Setengah Tahun namun kini akhirnya pihak Dirjend Peradilan Umum RI, menetapkan Subandi,SH untuk mengisi kekosongan kursi Wakil Ketua Pengadilan (PN) Kayuagung yang sebelumnya Subandi,SH bertugas di Pengadilan Negeri (PN) Kepulauan Batam,”Kata Ketua. Lebih lanjut dikatakan Khusaini,SH.MH,” Berkemungkinan selama masa kekosongan kursi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kayuagung belum ada yang dianggap pas oleh pihak Dirjend Peradilan Umum RI, untuk ditempatkan di Pengadilan Negeri Kayuagung menduduki kursi Wakil Ketua yang sudah lama mengalami kekosongan, sebab

ketentuan untuk pengisian Wakil Ketua Pengadilan itu langsung dari Dirjend Peradilan Umum RI, juga persyaratan dan ketentuan lainnya sangat sulit untuk didapatkan orangnya, mungkin menurut Dirjend Peradilan Umum RI, Subandi,SH sudah memenuhi ketentuan serta krateria,”Ungkapnya Dijelaskan Khusaini,SH.MH maka sejak selesai dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah Subandi,SH sudah dapat menduduki kursi Wakil Ketua Pengadilan Negeri kayuagung yang sudah lama mengalami kekosongan serta dapat menjalankan tugas sesuai pungsinya sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN), dan di harafkan dapat menambah atau meningkatkan kinerja pegawai PN kayuagung,”Harafnya Ditambahkan Khusaini,SH.MH, saat sekarang ini Pengadilan Negeri Kayuagung masih mengalami kekurangan Hakim karena idealnya suatu Pengadilan minimal mempunyai 3 orang majelis dan 9 orang hakim namun sekarang Pengadilan negeri kayuagung hanya memiliki 2 orang majelis hakim dan 7 hakim seingga tak jarang saya (Khusaini) selaku Ketua Pengadilan juga ikut serta dalam proses persidangan suatu perkara namun dengan kedatangan Subandi,SH kini bertambah satu lagi personil kita, sebab perkara yang dilakukan persidangan oleh PN Kayuagung tidak sedikit setiap harinya mencapai pulahan kasus dari Dua Kabupaten yang yang ditangani yakni Kabupaten OKI dan OI, tetapi tidak hanya Hakim yang mengalami kekurangan namun pasilitas dan ruangan Pengadilan Negeri Kayuagung juga mengalami kekurangan past inya kekurangan Sarana dan Prasarana,”Tutupnya. (Fiter Ariono)

INDRALAYA, Warta Ogan Sebanyak 241 anak-anak Ponpes di Ogan Ilir (OI) berkumpul dihalaman kantor Pemkab OI untuk mengikuti upacara pelepasan kontingen Pospeda OI, oleh M Sobli Sekda mewakili Bupati OI H Mawardi Yahya, Kamis (2/5/2013) lalu. Sekda OI, M Sobli dalam sambutannya diantaranya mengemukakan, para kontingen Pospeda OI berangkat mengikuti 21 cabang lomba dan pertandingan yang tentunya akan membawa nama baik Kabupaten OI

ditingkat Provinsi. “Kepada peserta agar berupaya semaksimal mungkin untuk meraih prestasi sehingga OI sebagai Kota Santri lebih dikenal kemajuannya,” katanya. Ditempat yang sama, pimpinan kontingen Pospeda OI, Ust.Maulana mengemukakan, peserta yang ikut Pospeda sebelumnya telah mengikuti Pospekab yang dipusatkan di Ponpes Inayatullah Desa Tanjung Pinang, Kecamatan Tanjung Batu, beberapa waktu lalu.

Subandi,SH & Keluarga Pose Bersama Pasca Pelantikan

Sekda OI Lepas Kontingen Ikuti Pospeda 13 Sumsel di Jakabaring ‘Peserta yang mengikuti Pospeda Sumsel di Jakabaring itu sebanyak 241 orang, ditambah official dan pelatih, sehingga semuanya berjumlah 291 orang peserta. Para peserta yang memakai kostum kuning berlambang Kabupaten OI tersebut nanti akan ditampung dipenginapan Hotel Surya di simpang tugu KB Palembang,” jelasnya. Disinggung soal dana, Ustadz dari Ponpes Raudatul Ulum tersebut mengatakan, dana sementara dari masingmasing Ponpes. Kegiatan pekan olah-

raga dan seni Sumsel ini seharusnya dilaksanakan pada hari Sabtu, namun ternyata Jumat dimulainya. “Karena terkesan mendadak, info semalam harus dirubah dan diadakan di Jakabaring, pukul 7.30 wib harus sampai dilokasi pembukaan Plaza Stadion Utama Sriwijaya,” terangnya. Menurut Maulana didampingi Hendrawanto, semangat anak-anak dari 20 Ponpes ini cukup tinggi. “Mudahmudahan dapat mendulang emas untuk OI,"ujarnya. (Mdy)

Tidak Berhasil Tes..................................... Hal 4 ternyata yang dinyatakan berhasil cuman 60 orang, juga sampai sekarang BKN tedak memberikan angka berapa jumlah PNS yang akan diterima sebab banyak atau sedikit jumlah PNS yang akan diterima nantinya tergantung dengan hasil dari Tes yang dilaksanakan, serta mengenai nama yang telah diumumkan ada atau tidaknya namanama yang tersebut sebagai K2 yang telah di umumkan BKD kabupaten OKI terdapat yang mempunyai SK diatas 3 Januari 2005, kita akan lakukan Uji Publik selama 2 pekan ada sanggaan atau tidak kalau ada sanggaan BKD tidak akan melayani kalau sanggaan

tersebut berupa surat kaleng namun harus disampaikan secara terbuka dan akan segera kita tindaklanjuti sanggan tersebut,”Jelasnya. Ditambakannya bagi yang mengikuti Verifikasi Tes pengangkatan PNS nantinya harus mengisi persyaratan t a mb a ha n ya k ni B ioda t a pesert a yang merupakan sebagai bukti fisik bahwa peserta memang benar sebagai tenaga Honorer yang ditanda tangani Sekretaris Daerah (Sekda) dan Inspektorat,”Tutupnya. Diharafkan agar kiranya dalam Verifikasi Tes pengangkatan PNS jangan sampai terkesan yang dinyatakan lu-

lus nantinya terasa sudah terkondisi sebelumnya juga yang namanya diumumkan sebagai peserta yang dapat mengikuti Tes PNS oleh BKD kiranya benar dan tidak ada barang titipan dari pihak-pihak tertentu, karena setiap kali pengumuman yang dinyatakan berasil dan lulus sebagai PNS sering sekali tercium aroma yang kurang sedap seingga menuai polimik. Ditemui banyaknya tenaga Honorer dari K1 maupun K2 yang bengung sendiri dikarenakan pengangkatan PNS selaluh dilakukan tes bukan dasar pengabdian padahal banyak diantara mereka yang mengabdikan diri sebagai tenaga

honorer mencapai puluhan tahun namun terkadang yang belum wajar dingkat menjadi PNS bisa dinyatakan berhasil (Lulus,Red), serta setiap kali dilakukan pengumuman yang dilakukan BKD OKI, untuk nama-nama yang dinyatakan dapat mengikuti Tes Pengangkatan PNS keraf terdapat nama yang SK nya belum mencukupi syarat dan diduga nama seperti itu berkemungkinan telah muncul kembali untuk Verifikasi Tes Pengangkatan PNS yang akan dilaksanakan pada Bulan Juni akan datang,” Ujar Beberapa Tenaga Honorer pada koran ini saat dibincangi di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten OKI belum lama ini.(Fiter Ariono)

Dikatakannya, sekitar satu bulan warga berupaya mengambil sertifikat pada Tiono, tak lama kemudian ada pengumuman di KUD setempat dari salah satu bank bahwa ratusan kelompok tani desa mekar Wangi dengan diketuai Tiono, menunggak utang di bank sebesar Rp 7 miliar dari total pinjaman sekitar Rp 13 miliar. “Padahal kami tidak tahu kalau

sertifikat kami diagunkan di bank, karena oknum Tiono tidak menyebutkan untuk diagunkan di bank, sepengetahuan kami pinjaman uang itu langsung dari yang bersangkutan,”Ujar petani lain bernama Us. Menurut dia, utang para petani pada Tiono sudah dilunasi semua sejak beberapa bulan lalu, sehingga petani ingin

mengambil surat sertifikat kebun sawit yang diagunkan pada Tiono, namun surat sertifikat itu rupanya diagunkan di bank untuk meminjamkan uang sebesar Rp 13 miliar lebih. “saya sendiri pinjam uang sama Tiono sebesar Rp 50 juta, tapi nyatanya di papan pengumuman di kantor KUD saya memiliki pinjaman sebesar Rp 100 juta, jadi untuk siapa sisa pinjaman Rp50 jutanya,”

Tanya Us Gusar. Mengenai permasalahan ini, ketua KUD Desa Mekar Wangi melalui bendahara KUD, Fiki kepada wartawan, membenarkan bahwa petani yang termasuk dalam anggota kelompok KUD desanya resah akibat ulah Tiono, ”Memang, dulu Tiono pengurus KUD. Tapi sekarang tidak lagi”, (Peliput : Tarmizi , Ed ; A. Bowo Leksono )

nantinya ada kaitannya dengan pelaksanaan Pemilukada Kabupaten OKI, salah satunya Terdiri dari dua kosa kata yakni SETIAWAN yang berharti Setulus Hati Tartilah Arif (SETIA) sedangkan WAN merupakan Satu dan melambangkan seorang Laki-laki, namun sayang saat koran ini mau mengabadikan Foto sang bayi belum diperbolehkan. Salah seorang Perawat yang sedang piket di Ruang Paviliun ketika dimintai komentarnya mengatakan,” bayi pak Arif dan beserta ibu semua dalam keadaan sehat kini tinggal masa pemulihan berkemungkinan bebrapa hari kedepan sudah diperbolehkan pulang, juga ini merupakan rejeki yang tak teringga insah Allah bilah dikaitkan dengan pemilukada mungkin bertanda

Pak Arif Akhadi yang mendapingi Ibu Tartilah akan menang dalam mengumpulkan suara pada 6 Juni 2013 mendatang,”Jelasnya Kumis,S.Sos Kasubag Perangkat Daerah Bagian Pemerintahan Setda OKI, saat ditanya koran ini bertanda apakah seorang Calon Wakil Bupati yang akan mengikut Pilkada 6 Juni mendatang telah mendapatkan seorang Putra yang dilahirkan oleh Istri tercinta, jelas itu merupakan Anugerah yang diberikan Allah SWT kepada Pak Arif Akhadi apalagi belau (Arif) merupakan salah satu kandidat Calon Wakil Bupati yang akan meramaikan bursa Pemilukada 6 Juni mendatang bilah diakitkan dengan pemilukada dan kelahiran seorang bayi yang

merupakan buah hati dari salah s atu calon tu merupakan bertanda baik berkemungkinan insya allah pasangan Tartilah – Arif Akhadi akan menang nantinya,”Paparnya. Dengan kelahiran anak yang ke empat berjenis kelamin laki-laki dan dalam keadaan sehat wahalpiat terpancar aura perasaan senang dan bahagia sangat terlihat dari Eksperesi waja sosok seorang Ayah bernama Arif Akhadi sebab Dua pasang buah hati yakni anak Sulung dan Kedua adalah merupakan cewek berikut semuanya cowok, telah hadir mengarungi batera rumah tangga mantan Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setda OKI, yang juga merupakan Calon Wakil Bupati Kabupaten OKI Periode 2013 – 2018. (Fiter Ariono)

Oknum KUD Tipu Ratusan..................................... Hal 4

sekitar pukul. 13.30 WIB, 38 hari menjelang pemilukada Arif Akhadi telah menerima Anugerah yang begitu besar dari Allah SWT dengan kehadiran seorang bayi laki-laki yang begitu sehat dan mungil sebagai Putra yang ke Empat dengan berat badan 3,8 kg melalui oprasi sesar yang dilakukan oleh tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung Kabupaten OKI, hal ini diketahui saat koran ini berkunjung diruang Paviliun RSUD Kayuagung tempat Bayi dan istri Calon Wakil Bupati ini dirawat satu hari pasca kelahiran sang buah hati. Saat di bocoran siapa nama yang akan diberikan pada sang bua hati yang ke empat tersebut,” Arif mengatakan,” yang pasti nama yang akan diberikan

Calon Wakil Bupati..................................... Hal 4


8

Ekonomi & Bisnis

WARTA OGAN

EDISI: 94 TAHUN KE - II, SENIN, 6 - 12 MEI 2013

PTPN VII Cinta Manis Optimis Target 60.000 Ton Produksi GulaTercapai

Musim giling tahun 2013 direncanakan akan menghasilkan 60 ribu ton gula, sementara untuk hari pertama tanggal 27 April 2013 PTPN VII Pabrik gula cinta manis akan menggiling sekitar 4 ribu ton batang tebu, demikian dikatakan humas PTPN VII Cinta Manis Abdul Hamid belum lama saat ditemui awak media di ruang kerjanya.

OGAN ILIR, Warta Ogan sampai empat tahun atau empat kali Lebih jauh Abdul Hamid menge- panen, jadi batang tebu yang ditemukakan, target produksi gula pada bang, bisa langsung tumbuh sampai tahun 2013 ini sebanyak 60ribu ton empat kali pertumbuhan tanpa yang diproduksi harus ditanam bibit selama enam bubaru lagi,” ujar Halan, dengan kata mid meyakinkan. lain pihak PTPN Dikatakan juga VII Cinta manis oleh Hamid, saat selama satu tahun ini PTPN VII Cinta akan memprodukManis mempunyai si gula selama luas perkebunan enam bulan yang tebu sebanyak 20 lebih lazim disebut Ribu ha, namun musim giling. dari jumlah terseSelama enam but hanya yang bulan musim giling efektif panen sekiini akan memantar 10.500 hektar. faatkan tebu yang Lebih rinci lagi ada di enam rayHamid mengemuon, paling tidak kakan, dari 100 kg dalam satu rayon batang tebu yang bisa mendapatkan digiling paling hasil panen batang tidak akan mengAbdul Hamid tebu antara 15-20 hasilkan gula bermobil. “Saya sangat optimis selama bentuk cair antara 7-8 kg (rendeenam bulan target 60 ribu ton gula men), selebihnya menjadi sisa dapat tercapai,” ujar Hamid. pembakaran (boiler) yang dipakai Hamid menambahkan, paling sebagai tenaga pembakaran (tenatidak kalaupun angka 60 tidak ga listrik). tercapai, akan mendekati angka 60 Jadi selama enam bulan masa atau sekitar 58-59 ribu ton gula atau giling atau produksi, pemakaian sekitar 98 persen akan terpenuhi. listrik di PTPN VII Cinta Manis Saat disinggung pasca ter- berkurang lantaran memanfaatkan jadinya permasalan lahan dengan tenaga listrik dengan memakai masyarakat apakah ada pengaruh tenaga boiler hasil pembakaran sisa terhadap produksi gula untuk tahun ampas batang tebu. ini, menurut Hamid hal tersebut “Sisa batang tebu yang sudah tidak menjadi pengaruh, karena diambil sarinya bukan menjadi proses tumbuh tanaman tebu terse- sampah api dapat dimanfaatkan but sangat cepat. pembakaran boiler yang dapat Karena menurut Hamid dalam menghasilkan tenaga listrik, sesatu kali proses tanam, bibit batang hingga dalam produksi dipabrik tebu yang bagus bisa bertahan PTPN VII Cintamanis mendapat sampai empat tahun atau empat pasokan tenaga listrik dari dalamkali panen. pabrik sendiri dan pembayaran “Satu bibit batang tebu yang listrik di PLN tidak naik,” pungkas baik akan menghasilkan bibit tebu Hamid. (***)

CONTRAKTOR & SUPPLIER CV. JASA KAWAN & CV. DUTA RANDIK Aries Ekananda Direktur Utama

Jalan Cermai No. C 04 - 013 Griya Randik Kel. Kayuara SekayuTelp: (0714) 323030, Fax: (0714) 323030 E-mail: jkgroup_sky@yahoo.co.id

Perajin OKI Studi Banding ke Yogyakarta YOGYAKARTA, Warta OganSebanyak 24 perajin dan pelaku usaha ekonomi kreatif dari Kabupaten Ogan Komiring Ilir, Sumatera Selatan, melakukan studi banding ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kedatangan mereka ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis lalu, dipimpin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ogan Komiring Ilir (OKI) Nurmalia. Dalam kunjungannya ke Kantor Dinas Pariwisata DIY, mereka diterima Kepala Dinas Tazbir Abdullah. Pada kesempatan itu Tazbir mengatakan, selama ini produk kerajinan DIY banyak diakui kuali-

tasnya oleh wisatawan. Bahkan produk kerajinan yang ada di Bali, 60 persen di antaranya berasal dari DIY. “Produk kerajinan dan pelaku usaha ekonomi kreatif DIY memang sudah diakui di lingkup nasional. Hal ini juga tidak lepas dari pelatihan dan iklim investasi, khususnya sektor kerajinan usaha kecil menengah (UKM) yang baik di DIY,” kata dia, yang juga pengurus Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) DIY. Menurut dia, beberapa sektor unggulan kerajinan dan UKM di DIY antara lain produk kerajinan mendong dan pandan, serta bahan alami lain di Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Sedangkan keraji-

COUNTER HP

TOKO EMAS

ANTON CELLULER

TOKO EMAS PERMATA

Menyediakan

Jual Beli: - Emas - Perak - Batu Permata Alamat: Pusat Pertokoan Perjuangan Lantai I Blok.B No.20 Sekayu Muba - Sumsel HP: 085273773796

- HP Baru/Second - Pulsa Elektrik - Aksesories - Warnet

Alamat: Jln. Kolonel Wahid Udin Kel. Kayuare, Kec. Sekayu Telp: 081357040404

'Imarah Cemerlang' - Yasin -Skripsi - Spanduk 0711-7880002 0853-84945750

nan Gerabah, DIY memiliki sentra kerajinan di Kasongan, Kabupaten Bantul, yang sangat terkenal hingga mancanegara. Sementara untuk UKM kerajinan batik alami, bisa dijumpai di Imogiri, Bantul. “Kualitas produk kerajinan dan UKM DIY juga menjadi percontohan tingkat nasional,” kata Tazbir. Sementara itu, Kadinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten OKI Nurmalia berharap dari kunjungan ini bisa memberi pengalaman dan bekal pelatihan bagi para perajin maupun pelaku usaha UKM di daerahnya. Kabupaten OKI sendiri, menurut dia, memiliki potensi produk kerajinan, namun sampai saat ini

masih belum berkembang, karena kurangnya inovasi, dan kesempatan mengikuti berbagai pameran lokal maupun nasional. “Produk kerajinan anyaman purun, kerupuk kemplang, maupun susu kerbau gulapom termasuk beberapa kerajinan asli OKI. Untuk potensi pariwisata, Kabupater OKI memiliki Danau Teluk Gelam, rumah adat seratus tiang,” katanya. Selama di DIY, rombongan perajin dan pelaku usaha UKM Kabupaten OKI mengunjungi beberapa sentra produk kerajinan di Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Kasongan dan Imogiri di Kabupaten Bantul. (***)

RUMAH MAKAN

RUMAH MAKAN 3 SAUDARA Alamat : Jln. Lintas Palembang - Lubuk Linggau DS. Babat, Kecamatan Babat Toman


Pendidikan & Kesehatan Patah Tulang Tidak Harus Diatasi dengan Pasang Pen JAKARTA, WARTA OGAN - Angka kejadian patah tulang di Indonesia meningkat dari waktu ke waktu. Patah tulang dapat terjadi akibat kecelakaan lalu lintas, kecelakaan rumah tangga, kecelakaan kerja, kecelakaan olahraga, proses penuaan (degeneratif), dan suatu penyakit. Namun penanganan kasus ini tidak harus dengan memasang pen. Patah tulang yang terjadi pada tulang panjang (lengan dan tungkai), pada umumnya sangat mudah dikenali. Terdapat 3 ‘tanda pasti’ patah tulang yakni perubahan bentuk (deformitas), yaitu pemendekan, angulasi, dan rotasi; terabanya gesekan antar tulang (krepitasi); adanya gerakan tulang di tempat yang tidak semestinya dan di luar sendi (false movement) Meskipun patah tulang yang terjadi pada tulang panjang dapat dikenali dengan mudah, pemeriksaan penunjang awal berupa Rontgen (X-Ray) tetap diperlukan. Hal ini dimaksudkan untuk melihat komposisi patahan tulang sebagai dasar perencanaan tindakan selanjutnya. Pemeriksaan rontgen juga sangat diperBersambung Hal......2 

Kualitas Hidup Pasutri yang Gagal Bayi Tabung Meningkat

STOCKHOLM, WARTA OGAN-Banyak pasangan yang kesulitan mendapatkan keturunan dengan cara alami memilih IVF alias program bayi tabung. Karena peluang keberhasilan bayi tabung tak begitu tinggi, beberapa pasangan masih gagal mendapat momongan. Namun sebuah studi baru menemukan pasangan yang gagal mengikuti program bayi tabung lalu mengadopsi anak akan merasakan kebahagiaan yang lebih besar daripada hanya meratapi nasib dan tak melakukan tindakan apapun. Untuk studi ini, peneliti mengamati kualitas hidup 979 pria dan wanita di sejumlah klinik kesuburan di Sahlgrenska University Hospital, Skaraborg Hospital Skövde dan beberapa rumah sakit milik pemerintah di kota Boras dan Uddevalla, Swedia yang telah mengikutip program bayi tabung selama 4 hingga 5,5 tahun. Kemudian partisipan dibagi menjadi empat kelompok; kelompok pasangan yang gagal menjalani program bayi tabung dan kelompok yang berhasil memiliki keturunan berkat bayi tabung. Dua kelompok lainnya terdiri atas pasangan yang tidak memiliki masalah kesuburan sama sekali dan kelompok pasangan yang gagal mengikuti program bayi tabung lalu Bersambung Hal......2 

WARTA OGAN

EDISI: 94 TAHUN KE - II, SENIN, 6 - 12 MEI 2013

9

Bidan Garda Terdepan BKKBN Sumsel

Bidan merupakan garda terdepan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sumatera Selatan dalam menekan angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB) yang tergolong masih tinggi jika merujuk pada target Millennium Development Goals 2015.

PALEMBANG, Warta Ogan “Penyebab kematian ibu dan bayi karena persalinan masih banyak dilakukan di rumah dan usia ibu melahirkan sendiri yang terlalu muda. Hal ini yang melatari mengapa BKKBN menyebut peran bidan di tengah-tengah masyarakat sangatlah penting,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Sumsel Sri Rahayu, di Palembang, Senin. Untuk itu, pihaknya menyelenggarakan silaturahmi dengan Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Sumsel di Wisma Atlet, Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang, Sabtu (20/4), yang turut dihadiri Gubernur Sumsel H Alex Noerdin. BKKBN Sumatera Selatan merangkul bidan sebagai tenaga medis yang berhubungan langsung dengan masyarakat untuk berperan aktif dalam menekan angka kematian ibu dan bayi. Berdasarkan data terbaru, angka kematian bayi mengalami penurunan dari 35 orang per 1.000 kelahiran hidup (2004) menjadi 34 orang per 1.000 kelahiran hidup (2007). Sementara angka kematian ibu (AKI) menurun dari 307 orang per 100.000 kelahiran hidup (2004) menjadi 228 orang per 100.000 kelahiran hidup (2007). Meski telah mengalami penurunan yang cukup baik, indikator AKB dan AKI dalam MDGs masih jauh dari target ditentukan harus dicapai pada 2015. Pemerintah masih harus bekerja keras untuk mencapai target MDG sesuai kesepakatan yaitu AKB 24 orang per 1.000 kelahiran hidup dan AKI 102 orang per 100.000 kelahiran hidup pada 2015.

Promosikan “Implant” Selain itu, pihaknya juga meminta bidan untuk mempromosikan alat kontrasepsi “implant” dan “ Intra Uterine Device” dalam mengejar target kesimbangan jumlah penduduk tahun 2015. Menurutnya, program Kependudukan dan Keluarga Berencana belum berjalan dengan semestinya berdasarkan hasil Survey Demografi Kependudukan Indonesia (SDKI) tahun 2012, memperlihatkan peningkatan jumlah total angka kelahiran atau Total Fertility Rate (TFR). Angka TFR tercatat 2,6 per wanita usia subur (dalam 10 wanita usia subur terdapat 26 anak yang terlahirkan). Jumlah ini sama dengan catatan SDKI 2007 atau terjadi stagnasi. “Harus diakui bidan menjadi ujung tombak pelayan kesehatan dan Keluarga Berencana, khususnya di pedesaan.

PALEMBANG, Warta Ogan Pa s i e n ya n g m e n d e r i t a t u m o r sistem reproduksi wanita masih mendomonasi dalam pelayanan berobat gratis dengan rata-rata pasien yang menderita tumor sistem reproduksi wanita perbulan mencapai 44 kunjungan. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sumsel dr Fenty Aprina kepada wartawan di Palembang, Kamis membenarkan, bahwa berdasarkan data di Dinas Kesehatan Sumatera Selatan, pasien yang menderita penyakit jenis tersebut banyak yang dilayani. Dia mengatakan, angka tersebut lebih banyak dari pasien penderita tumor payudara yakni mencapai 34 kunjungan. Sementara pasien penderita penyakit jenis lainnya rata-rata 15 orang perbulan. Namun, ujar dia, setiap pasien yang akan berobat tetap di-

layani dan pihaknya tidak memandang jenis penyakit yang diderita. Bahkan, pihaknya juga melayani pasien yang akan dirujuk ke rumah sakit pusat seperti RS Dr Cipto Mangunkusumo dan RS Jatung Harapan Kita Jakarta. Untuk tahun ini hingga 4 April, pasien yang dirujuk ke RS Kelas A sebanyak 228 orang, jumlah ini mengalami peningkatan, namun dia tidak merinci datanya. Sebelumnya dalam seminar program berobat gratis pengamat kebijakan publik DR Andries Lionardo mengatakan, perlu adanya informasi yang ditail terutama prosedur dalam pelayanan berobat gratis. Oleh karena itu diharapkan perlu menyusunan prosedur pelayanan yang lebih sederhana karena latar belakang pendidikan kaum miskin dan kurang mampu sangat rendah. (***)

Peran strategis ini yang diberdayakan BKKBN dalam mengejar target Millennium Development Goals (MDGs) serta membenahi hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012,” katanya. Ia mengemukakan, pihaknya aktif melakukan pendekatan secara emosional agar para tenaga medis itu berkerja dengan sepenuh hati dalam melayani masyarakat. Hal itu lantaran, pemerintah memberikan bantuan secara cuma-cuma alat kontrasepsi jangka panjang yakni “implant” dan “IUD” kepada masyarakat, serta pembebasan biaya pemasangan pada pelayanan bidan pemerintah. “Intinya BKKBN tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan berbagai pihak karena permasalahan kependudukan ini menjadi tanggung jawab bersama dan

tidak bisa disepelekan. Karena, jika meleset satu persen saja dari target kepersertaan KB maka dampaknya akan sangat terasa pada satu dekade kemudian bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya. Sementara ini, Sumsel memiliki 2.265 orang bidan berlabel pemerintah yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Pemerintah berharap tenaga medis itu aktif dalam mempromosikan pemakaian alat kontrasepsi jangka panjang “implant” dan “iud” karena lebih efektif dan efisien dibandingkan penggunaan suntikan dan pil. Pada tahun 2013 ini, pihaknya menargetkan kenaikan hingga 15 persen penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang itu setelah mencatat sebanyak 10.710 orang melakukan pemasangan IUD dan 37.870 orang memakai implant. (***)

Pasien Penderita Tumor Sistem Reproduksi Wanita Dominasi Pelayanan Berobat Gratis

Eva Santana Putra dan Mama Dedeh Keliling Sumsel PALEMBANG, Warta Ogan GUNA menemui para pendukung ESP-Win yang tersebar di wilayah utara dan barat Sumatera Selatan, seperti di Lubuklinggau, Empatlawang, Lahat, dan Muaraenim, Eva Santana Putra dan Mamah Dedeh rela melakukan perjalanan darat sepanjang seribu kilometer. Meskipun melelahkan, perjalanan itu tetap membuat istri calon Gubernur Sumsel 2013-2018 dan Mama Dedeh tetap penuh semangat dan ceria. Apalagi kehadiran mereka disambut puluhan ribu para ibu. “Alhamdullilah, silahturahmi yang kami jalankan ini disambut hangat warga, khususnya para ibu. Kami hadir ini untuk menyambungkan tali silaturahmi Bapak Eddy Santana Putra dengan warga,” kata Eva kepada wartawan di Muaraenim, Minggu (05/05/2013). Eva pun mengatakan kedatangan dirinya bersama Mama Dedeh dihara-

pkan dapat memberikan pencerahan dan menghapus kerinduan untuk berjumpa secara langsung dengan dengan ESP dan Mama Dedeh. Saat mengunjungi Tebingtinggi, Kabupaten Empat Lawang, di tengah cuaca yang cukup hangat, Eva Santana selain menyampaikan salam hangat kepada ribuan warga Empatlawang, juga memohon doa untuk kelancaran hajat sang suami yang akan bertarung di Pilgub Sumsel yang digelar pada 6 Juni 2013. “Saya mohon doa untuk suami saya, Eddy Santana yang tak bisa hadir karena ada tugas yang tak bisa ditinggalkan. Semoga silaturahmi ini mendapatkan manfaat bagi kita semua,” ujarnya. Sementara Mama Dedeh berpesan agar masyarakat mencari pemimpin yang amanah. “Pemimpin amanah cirinya selalu setia membangun warganya tanpa berfikir untuk meninggalkannya buat kepentingan lain,” katanya. (**)


C M Y K

10

Advetorial

WARTA OGAN

EDISI: 94 TAHUN KE - II, SENIN, 6 - 12 MEI 2013

Ishak Mekki: “Selamat Hari Pendidikan” n Mendidik SDM OKI yang Berkualitas dan Berkesadaran Lingkungan

KAYUAGUNG, Warta Ogan Anak-anak merupakan generasi penerus yang mewarisi keberlangsungan bumi. Oleh karenanya hal yang paling penting dan signifikan dalam rangka mencegah dan mengatasi kerusakan lingkungan adalah melakukan pendidikan dan penyadaran akan pentingnya lingkungan yang sehat. Dalam rangka membentuk manusia yang beradab dan berkesadaran lingkungan. Dari sini, pendidikan lingkungan hidup dapat difahami sebagai upaya membentuk perilaku dan sikap serta bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran tentang nilai-nilai lingkungan, dan isu permasalahan lingkungan dan “influence factor “ dari semua itu salah satunya adalah Guru, sudah saatnya pula peningkatan dan kesejahteraan guru harus ditingkatkan. Momen hari pendidikan nasional tahun 2013, dengan menempatkan Pendidikan lingkungan hidup sebagai mainstream pembangunan sumber daya manusia OKI yang berkualitas, beradab dan berkesadaran lingkungan. H. Ishak Mekki, Bupati Ogan Komering Ilir melalui Organisasi dunia berwawasan pendidikan lingkungan ENO telah mempelopori pentingnya pendidikan lingkungan hidup bagi anak-anak generasi penerus di Indonesia. Menurut Ishak anakanak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan dan lingkungan yang menjanjikan karena hal tersbut merupakan pernyataan yang patut kita renungkan demi masa depan bumi yg kita inginkan, dan tak lupa meningkatkan kualitas dan akses berkeadilan sebagaimana tema hardiknas pada tahun 2013 ini. “Pendidikan itu hak dasar manusia, Sekecil apapun kepedulian kita terhadap lingkungan sangat berarti untuk kelangsungan masa depan terutama untuk mewariskan lingkungan yang sehat dan generasi penerus yang peduli kepada lingkungan” kata Ishak. Ishak terus berkomitmen melakukan penghijauan dan pelestarian lingkungan secara kontinyu diwilayahnya. Melalui Program ENO, Ishak terus melakukan penanaman pohon setiap tanggal 22 April dan 21 September yang merupakan hari menanam pohon ENO yang juga hari Bumi se-Dunia dan hari Perdamaian International. Uniknya, program menanam pohon ini dilakukan bersama anakanak sekolah. Tidak hanya itu, Ishak juga menyediakan ruang terbuka berupa hutan kota, yang tidak dialihfungsikan di hutan kota Kayuagung. Di Indonesia, Ishak Mekki juga satu-satunya kepala daerah di Indonesia yang dianugerahi ENO Golden award karena telah melakukan penanaman pohon dalam jumlah yang besar yakni lebih

4 negara yg secara langsung disaksikan oleh sekjend kemenhut RI. Berkat upayanya Ishak dipercaya selaku Pembina ENO Indonesia untuk mewujudkan kampanye ENO 100 juta batang pohon hingga tahun 2017 dan menyebarluaskan program jaringan kota hijau di Indonesia. Ishak berpendapat kepala daerah memiliki peranan penting dalam menentukan kebijakan lingkungan menjadi lebih baik. Dicontohkannya, rehabilitasi hutan di Pantai Timur OKI melalui Hutan Industri yang telah dari 50.000,- batang pohon melalaui berbagai kegiatan tanam. Ishak Mekki juga adalah Kepala daerah pertama yang mendukung program jaringan kota hijau dunia (Eno Green Cities) sehingga Kabupaten OKI sejak tahun 2012 telah ditunjuk sebagai salah satu anggota jaringan kota hijau dunia bersama 12 kab/kota di Indonesia yg berhasil dirangkul oleh H.Ishak Mekki. Ishak juga pernah telah memprakarsai Konferensi ENO Indonesia pertama yang dilaksanakan di Kab. OKI. Konfrensi ini diikuti anak-anak sekolah dari 10 kab/kota di Indonesia dengan kegiatan edukasi lingkungan, pendidikan dan kebudayaan pada konfrensi ini juga dipecahkan rekor MURI dengan kategori penanaman pohon terbanyak sejenis yang dilakukan oleh pelajar dan didukung oleh

memanfaatkan 240.000 Hektar lahan terbengkalai menjadi hutan produktif dengan tertanam 336 Juta pohon. Dampak signifikan dirasakan yaitu lahan tersebut tidak lagi menjadi penyumbang asap, meningkatkan sosial ekonomi masyarakat dan tentu saja menyediakan lapangan kerja secara masif. Pada tanggal 25 april 2013 bertepatan dgn hari jadi kota kupang H. Ishak Mekki selaku Pembina ENO Indonesia menyerahkan sertifikat Eno Green Cities Network yang telah ditetapkan oleh Direktur dan Pendiri ENO (mika vanhanen) kepada Empat Kepala daerah yang berhasil dirangkul dalam program eno green

cities (jaringan kota hijau) Sertifikat ini masing-masing diserahkan kepada Walikota Kupang NTT, Jonas Salean, SH. M. Si, Bupati Poso Sulteng, Piet Inkriwang Bupati Kendal Jawa Tengah, Widya Kandi Susanti dan kepada Bupati Bantaeng Sulsel Prof.DR. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr. Pada hari itu juga Ishak bersama 4 kepala daerah lain melakukan penanaman pohon di Monumen Gong Perdamaian Hutan Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, dimana tempat ini dipilih sebagai lokasi yg tepat krn menggambarkan perdamaian dan kerukunan umat beragama, monument tersebut diresmikan oleh presiden sby pd hari pers nasional tahun 2012 bbrp waktu yg lalu. (adv/ red)

Ir H Ishak Mekki MM

Pelepasan Siswa Kelas XII SMKN 3 Kayuagung Khidmat n Bekali dan Cetak Siswa Berkwalitas-Profesional

KAYUAGUNG,WartaOgan Pelepasan siswa kelas XII SMKN 3 Kayuagung OKI tahun ajaran 2012/2013 berlangsung khidmat di Gedung Kesenian Kayuagung OKI, Rabu

(1/5/2013). Hadir dalam acara itu, para orang tua siswa, dewan guru, para pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dan jajaran Pemkab OKI, serta para tamu undangan lainnya. Kepala Sekolah SMKN 3 Kayuagung, Taufik, S.Pd mengatakan, Kegiatan ini baru kali ini diadakan di Gedung Kesenian, Kayuagung. Salah-satu tujuannya adalah untuk menjalin silaturrahmi. “Sekaligus, kami menyerahkan anak didik kita kembali kepada orang tuanya, setelah menempuh pendidikan selama 3 tahun di SMKN 3 Kayuagung ini”, ucapnya saat ditemui usai acara pelepasan siswa kelas XII tahun ajaran 2012/2013. Taufik, S.Pd mengimbau, agar anakanak didik harus selalu berjuang, karena perjalanan masih panjang. “Kejarlah cita-cita hingga menuai kesuksesan, baik itu dalam bekerja ataupun siswa yang melanjutkan study ke jenjang yang lebih tinggi,” imbuhnya. Di tempat yang sama, M. Husni

selama anak didik mengikuti proses belajar mengajar maupun mengikuti Ujian Nasional tidak ada halangan dan rintangan. “Insya Allah, hasilnya juga akan selalu baik. Sekarang, tinggal kita tunggu hasil ujian itu pada pengumumannya nanti tanggal 24 Mei,” ujarnya. Dalam kesempatan kemarin, tak luput, M. Husni, menceritakan perkembangan SMKN 3 Kayuagung yang belum lama berdiri. Syukur alhamdulillah, tandas M Husni, Kementrian Pendidikan Nasional mendukung sekali kegiatan-kegiatan di SMKN 3 OKI. “Tentunya untuk menjadikan para anak didik menjadi tenaga profesional di bidangnya, seperti Teknik Komputer Jaringan (TKJ), dan insya Allah tahun depan sekolah kita akan buka jurusan multi media. Tujuannya untuk melatih dan mendidik para siswa menjadi tenaga professional yang handal dan canggih,” tandas M Husni. Kemudian, pada bidang

ketua penyelenggara dan juga Waka Kesiswaan SMK N 3 Kayuagung mengatakan, anak didik kami berjumlah 88 orang. kiranya nanti, harap M Husni, bisa lulus 100 persen. Karena C M Y K

kesiswaan, lanjut M Husni, ada beberapa program seperti, ekstra kurikuler meliputi sepakbola, peramuka hingga Paskibraka. Alhamdulillah, tambah M Husni, sejak dicanangkannya program sekolah gratis di Kabupaten OKI oleh Bupati Ir. H. Ishak Mekki, kami bisa meningkatkan mutu pendidikan, baik itu mutu guru pendidik, maupun para siswa. “Untuk fasilitas sekolah juga tak luput dari perhatian,” tambahnya. Tidak hanya itu, berkat adanya bantuan dari dinas pendidikan, sangat membantu sekolah dalam meningkatkan kualitas maupun kuantitas baik dari sarana maupun prasarana sekolah. “Terkait masalah guru, untuk TKJ sudah cukup, namun untuk jurusan Multi Media yang akan dibuka, tentunya kami masih membutuhkan guru-guru professional dibidang Multi Media tersebut,” terangnya. . Kemudian ketika disinggung tentang penerimaan siswa baru,

dia mengatakan bahwa, animo masyarakat baik dari pelosok maupun Kota Kayuagung lebih cenderung mau daftar ke SMK N 3 kayuagung, “Insya Allah tahun ini kita akan mendapat lebih dari empat Kelas, sekarang ini siswa kita berjumlah 9 kelas dan jumlah keseluruhan siswa itu 284 siswa”, ucapnya. Tambahnya, kalau kita membuka sejarah, dulunya SMKN 3 ini hanya 3 kelas dengan jumlah siswa 66 orang dan alas seadanya, “kami mengembangkan SMKN3 dengan meminta bantuan ke kepada dinas pendidikan, dan Alhamdulillah akhirnya terwujud”, ujarnya. Harapan kami melalui pelepasan Siswa SMKN 3 ini, agar tali silaturrahmi tetap terjaga dan terjalin antara guru dan orang tua siswa maupun siswa dan para guru serta antara siswa itu sendiri. Kepada para siswa selamat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan kejarlah cita-cita. (Tz/Adv)


Berita Sambungan Modifikasi Busana ..................................... Hal 1 H a nya s a j a , i a m e n g a k u sulit menemukan busana ya n g s e s u a i d e n g a n s e l e ra nya . B e ra n g k a t d a r i problem ini lah, tercetus keinginan untuk mendesain busana dan menjualnya. Dari usaha kecil-kecilan, Restu kemudian berpikir untuk lebih serius menjadi perancang busana muslim. Sayangnya keinginan ini ditentang orangtuanya, sehingga ia pun mengurungkan niatnya menjadi seorang desainer, dan meneruskan kuliahnya di jurusan desain di Philea Art Studio. “Tetapi saya masih sambil mendesain baju dan menjualnya. Karena hasil yang didapat cukup banyak, setahun kemudian orangtua akhirnya mengizinkan saya untuk pindah kuliah di bidang desain busana,” t u ka s Re s t u d i f X P l a z a , Jakarta. Pilih gaya street style Agar terlihat berbeda, Restu menerapkan gayanya sendiri untuk koleksi busananya yang diberi label Mainland Heritage. Ia mengaku lebih banyak mengadaptasi gaya British street style yang lebih simpel dan terkesan polos. Kekuatan dari busananya a d a l a h d a r i te k n i k p a d u p a d a n d a n wa r n a - wa r n i

yang unik. Pilihan warna yang digunakannya cenderung agak gelap seperti hitam, d a n wa r n a - wa r n a t a n a h seperti terakota. Namun pada beberapa model, ia juga menggunakan warna gelap dengan motif bahan yang abstrak. Hal ini dilakukannya agar busananya bisa dipadupadankan dengan mudah. Selain warna, ciri khas desain Mainland Heritage terletak pada teknik cutting yang digunakan nya. Busana muslim yang s e l a l u t e r ke s a n f e m i n i n ini sedikit diubahnya menjadi bergaya agak maskulin, dan menampilkan sisi edgy-nya. Kesukaannya pada bentuk-bentuk sudut m e n g i n s p i ra s i nya u n t u k mengolah busana dengan teknik asimetris. Misalnya salah satu sisi celana panjangnya dibuat polos, sedangkan di bagian lainnya dibuat dengan teknik lipit, sehingga dalam satu celana terdapat dua bentuk yang berbeda. Selain itu, perempuan yang baru berusia 25 tahun ini lebih suka menampilkan busana yang multi way (satu busana bisa dikenakan dalam berbagai gaya) dalam busana two pieces.

Ia banyak berkreasi dengan menggunakan bahan-bahan ya n g m e nye ra p ke r i n ga t seperti katun, rayon, dan jersey. “Material ini disesuaika n d e n ga n i k l i m t ro p i s Indonesia. Selain itu, masyarakat Indonesia kan suka dengan draperi, sehingga dengan bahan-bahan ini teknik draperi yang dihasilkan akan lebih bagus dan natural,” bebernya. Menyadari bahwa masyarakat Indonesia lebih cepat bosan dengan modelmodel busana, maka ia mengeluarkan koleksi baru setiap tiga bulan sekali sebanyak 6-10 koleksi lengkap. Bisnis online Mainland Heritage didirikannya sejak dua tahun lalu, setelah melihat betapa koleksi busana muslim rancangannya banyak diminati. Untuk memasarkan produknya ini, Restu memanfaatkan media sosial dan website di MainlandHeritage.com. “Selain lebih mudah dan murah, dengan cara ini saya jadi lebih mudah meraih target market, yaitu anak muda,” ungkapnya. Berkat keunikan busananya, peminat koleksinya kini tak hanya berasal dari

Indonesia, tetapi juga dari beberapa negara lainnya seperti Singapura, Malaysia, Dubai, bahkan Jerman. Saking antusiasnya pelangg a n d e n g a n k o l e k s i n ya , seringkali dalam waktu 2-3 bulan saja koleksi terbarunya sudah ludes terjual. “Tak jarang ada pelanggan yang tidak kebagian, lalu minta dibuatkan secara khusus. Selama bahannya masih ada pasti akan dibuatkan,” jelasnya. Agar koleksinya tidak menjadi terlalu pasaran, untuk satu koleksi Restu hanya membuat sebanyak 100 potong saja. Dalam periode tiga bulan sekali, ia meluncurkan sekitar 6-10 koleksi lengkap, mulai dari jilbab sampai bawahannya. Te r nya t a , u s a h a ya n g dimulai kecil-kecilan justru membuat nama Mainland Heritage semakin dikenal. Maka, kini Restu bergabung menjadi salah satu tenant busana muslim di MUSE 101 di fX Plaza bersama beberapa label busana m u s l i m l a i n nya . Ko l e k s i Mainland Heritage dijual dengan harga mulai dari Rp 65.000 - Rp 600.000, tergantung dari warna, model, dan tingkat kesulitan menjahitnya. (sumber : kompas female)

sebuah mimpi. Mengingat akibat jalan yang rusak, banyak kendaraan yang rusak, dan tidak sedikit kecelakaan terjadi, karena sesama pengendara kendaraan tidak mau mengalah, saat mengelakan lubang. Walaupun pernah beberapa kali dilakukan perbaikan, sayangnya upaya tersebut sebatas tambal sulam. Dalam hitungan bulan, kondisi jalan kembali rusak kembali karena perbaikan dilakukan asal-asalan. Beberapa daerah yang paling parah kerusakan yaitu mulai dari desa Keman, Ulak Depati, Ulak Kemang sampai

ke Desa Pampangan. Pantauan Warta Ogan di lapangan, kerusakan jalan mencapai 20 Km, dan setiap kerusakan jalan tersebut terdapat lubang besar yang hingga setengah meter bahkan lebih. Gita, salah satu warga Desa Keman Selasa (16/4) kemarin mengatakan kerusakan jalan ini sudah hampir 10 tahun tanpa ada perbaikan. Jalan ini rusak parah dan banyak terdapat lubanglubang besar yang menganga hingga kedalaman setengah meter bahkan lebih.”Kami selalu terhambat beaktivi t a s , b aya n gka n s a j a s e -

harusnya perjalanan yang ditempuh hanya 15 menit, karena pengaruh jalan rusak akhirnya harus ditempuh 35 menit,” ujarnya. Ia menambahkan, warga sering melaporkan ini ke pemerintah desa Bahkan kecamatan akan tetapi sampai sekarang tidak ada implementasinya secara ril dari pemerintah dengan alasan dananya belum turun. Ditambahkan Roni, warga Pampangan bahwa kerusakan jalan ini banyak factor salah satunya karena sering dilewati mobil yang membawa barang yang melebihi kapasitasnya. ”Kita semua

t a h u j i ka d i Pa m p a n ga n banyak PT sawit yang setiap hari membawa beban berat. Ya, secara otomatis walaupun sering direhab tetapi tidak ditambah bahan baru, dalam hitungan bulan dipastikan jalan akan kembali rusak berat”, jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten OKI melalui Kabid pelaksanaan Pembangunan Ir. Baharuddin mengatakan, jika saat ini pihaknya masih menunggu tender, Insya Allah dalam waktu dekat ini akan diketahui hasilnya,”Ungkapnya. ( Peliput : Tarmizi, Ed: A. Bowo Leksono)

sosialisasi pasangan calon gubernur Sumsel. Tanggal 19 April 2013, mengeluarkan larangan menyosialisasikan calon gubernur melalui media massa cetak dan elektronik. Maizano menilai kebijakan yang dikeluarkan Banwaslu, sejak awal memang tidak berdasar. Selain dasar surat pelarangan ini tidak jelas, termasuk Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) No 14/2012, tidak disertai pasal yang dijadikan landasan untuk pelarangan ini. “Tidak ada landasan peraturan bagi Bawaslu untuk melarang sosialisasi. Bawaslu lalai membaca ketentuan KPU Sumsel tentang arti kampaney,” katanya di kantor PDI-Perjuangan di Jl Basuki Rahmat. KPU telah menetapkan

tahapan dan proses pelaksanaan pemilihan gubernur Sumsel. Tetapi tidak memuat tentang larangan sosialisasi. “Sekarang ini masa sosialisasi, jadi memang masa sosialisasi calon. Setelah itu, tanggal 20 Mei sampai 2 Juni, masa tahapan kampanye,” katanya. Dikatakan, dalam Peraturan Banwas tentang pemilu, tidak mengatur tentang larangan-larangan dalam proses pemilu. “Yang menetapkan tahapan itu adalah KPU. Jadi laarangan Banwaslu tidak memiliki dasar hukum,” ujar Maizano “Lantas kapan massa sosialisasi bagi calon, kalau itu hanya boleh dilakukan pada masa kampanye. Sebab setelah pengundian nomor (Minggu, 21/04/2013), pa-

sangan calon harus disosialisasikan,” ujarnya. “Tolong, Banwas membaca aturan (No 1/20132) ya n g m e r e k a k e l u a r k a n sendiri. Terutama pasal 4 dan pasal 7, khususnya lagi pasal 7 (ayat 3), katanya. Seharusnya Banwas paham hukum,” kata Boy Mayzano. Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumsel, Andika Pranata Jaya SSos, 19 April lalu, mengeluarkan surat edaran tentang larangan penyiaran dan pemasangan iklan di media cetak dan elektronik bagi para calon Gubernur Sumsel. Surat tersebut ditujukan kepada tim sukses keempat calon gubernur Sumsel dan dikeluarkan 19 April 2013. Surat tersebut juga ditembuskan kepada selu-

ruh pimpinan media massa, terutama media cetak lokal yang diterbitkan di Palembang. Sejumlah stasiun televisi lokal termasuk pimpinan Stasiun TVRI Palembang, juga menerima tembusan surat tersebut. Begitupula sejumlah stasiun radio swasta, seperti Trijaya-FM, Smart-FM dan sejumlah stasiun radio swasta lainnya. Tidak disebutkan spesifikasi beriklan yang dimaksud. Dalam surat tersebut hanya disebutkan larangan penyiaran iklan/advertorial. Menurut Boy Maizano, larangan ini akan mengunt u n gka n c a l o n g u b e r n u r i n c u m b e n t . H a nya c a l o n incumbent yang bisa bersosialisasi ke seluruh wilayah Sumsel. (**)

sudah mendapatkan Restu dari Gubernur Sumatera Selatan serta telah disetujui DPRD Provinsi Sumsel. Ketika itu, Pemerintah Pusat mengeluarkan Monatarium yakni penyetopan program Pemekaran muali t a h u 2 0 1 0 h i n g ga t a h u n 2015. Angin segar terhadap usulan pemekaran Kabup a te n b a r u p u n ke m b a l i terbuka, setelah, pemerintah pusat pada tahun 2012 meluncurkan kembali program pemekaran, yang sebelumnya sempat ditegaskan program pemekaran wilayah ditutup hingga tahun 2015. “Selaku kepala daerah, Bupati OKI Ir.H.Ishak Mekki.MM langsung mengusulkan kembali berkas pemekaran untuk wilayah Pantai T i m u r,” u n g k a p Ke p a l a Badan Pendapatan Daerah ( B a p e d a ) I r. M a n Wa r d i ,

MTP didampingi Sekretaris Makruf,CM.SIP.MM. Dijelaskan Man Wardi, sekarang ini Luas Kabupaten OKI 19.247,50 KM, namun angka tersebut jelas nantinya akan berkurang setelah Pantai Timur resmi d i m e ka rka n m e n j a d i s e buah kabupaten yang terdiri dari 5 Kecamatan yakni Kecamatan Pangkalan Lampam, Tulung Selapan, Cengal, Sungai Menang dan Air Sugian. “Sekarang ini sudah dilakukan Verifikasi pada bulan laluh oleh Pemerintah Pusat melalui Lembaga Penelitian (Litbang) sebanyak 4 orang utusan termasuk ketua tim serta ditambah dengan perwakilan tim utusan dari Pemkab OKI, diantaranya Bapeda, Bagian Pemerintahan Setda, Bagian Pertanahan Setda dan Badan Statistik, Verifikasi yang dilakukan mema-

kan waktu lebih kurang 1,5 bulan,” jelas Man. Makruf, CM.SIP.MM sebagai salah seorang Tim u t u s a n d a r i Pe m e r i n t a h Daerah (Pemdah) OKI menga t a ka n , ve r i f i ka s i ya n g dilakukan oleh Tim dari utusan Pemerintah Pusat tersebut hanya untuk p e r l e n g ka p a n d a t a ya n g telah diusulkan oleh Bupati OKI Ir.H.Ishak Mekki. MM terdahulu, sebab data u s u l a n ya n g d i s e ra h k a n pada pemerintah pusat itu sejak tahun 2008 si lam dan berkemungkinan ada perubahan seperti diantaranya jumlah penduduk, perekonomian dan lainnya,”Katanya Ditambahkannya untuk pemekaran suatu wilayah itu yang utama ditinjau dari S o s i a l B u d aya , E ko n o m i d a n Po l i t i k , I n s ya A l l a h dari hasil verifikasi yang dilakukan oleh Tim utusan

dari pemerintah Pusat yang dilakukan selama lebih kurang 1,5 bulan kelihatannya wilayah Pantai Timur sudah mencukupi persyaratan untuk dimekarkan menjadi sebuah Kebupaten tersendiri. “Kalau boleh dibilang bahwa wilayah Pantai Timur positif akan menjadi S e b u a h K a b u p a t e n ya n g didalamnya terdiri dari 5 Kecamatan karena sudah bisa dipastikan akan lulus Ve r i f i k a s i d a n s e k a ra n g dalam masa Skorsing yaitu Lulus Murni, Lulus Bersyarat atau Lulus dengan Catatan dan kini tinggal menunggu keputusan dari pemerintah Pusat, Insya A l l a h , a p a ya n g d i l a k u kan Bupati OKI, Ir.H.Ishak Mekki.MM untuk menjadikan wilayah Pantai Timur menjadi sebuah Kabupaten akan. (Peliput : Fiter Ariono, Ed: A. Bowo Leksono)

Pampangan Terisolir..................................... Hal 1

Soal Larangan Sosialisasi..................................... Hal 1

Pemekaran Pantai Timur..................................... Hal 1

WARTA OGAN

EDISI: 94 TAHUN KE - II, SENIN, 6 - 12 MEI 2013

11

Bank Pendistribusi Sumsel Babel Soal OKUS............... ............... HalHal 1 4 orang anggota kepolisian dari Polda Sumsel. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten OKI, H.Qomarus Zaman,Spd.Msi yang diwakili Kabid TK/SD Heriyanto,Spd. Msi mengatakan, pendistribusian naskah soal dan lembaran jawaban UN SD/ MI memang datang lebih awal dari perkiraan, karena kabar yang diterima dari Dinas Pendidikan Prov Sumsel, bahwa diperkirakan Dokumen Negara tersebut tiba di kabupaten OKI pada 3 Mei, namun Alhamdullilah naskah soal maupun lembar jawaban tidak sampai menginap. Lebih Lanjut Heriyanto mengatakan, dokumen Negara yang kita terima diantaranya 95 dus paket berisi naska soal dan lembar jawaban untuk mata pelajaran Matematika, Ilmu Pengetauan Alam (IPA), dan Bahasa Indonesia sesuai dengan data yang ada pada Dinas Pendidikan OKI, sedangkan untuk pe-

serta siswa yang akan mengikuti UN SD/MI yakni 14.082 orang siswa yang tersebar pada 18 kecamatan yang ada dalam wilayah kabupaten OKI, Terang Eri Ditambakan Heri, untuk menjaga keamanan, kelancaran dan ketertiban dalam pelaksanaan UN tingkat SD/ MI Disdik OKI nantinya akan menerjunkan tim monotoring khusus UN yang bertugas untuk memonitor pelaksanaan UN dilapangan secara langsung disetiap kecamatan, untuk memastikan pelaksanaan UN SD/MI berjalan dengan lancar, tertip dan kondusif baik dari peserta UN maupun para guru pengawas, ucapnya. Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Pedamaran Hj.Rosita yang diwakili stafnya Yenni M. Ranti yang didampingi Hj. Parida Ismail Pengawas TK/SD di Kecamatan Pedamaran saat dibincangi koran ini diselah mengambilan naska soal dan

lembar jawaban pada Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, mengatakan, Dokumen negara ini sebelum kita serakan pada pihak sekolah akan kita tampung duluh pada kantor UPTD Pendidikan yang merupakan sebagai posko UN tingkat SD/MI Kecamatan Pedamaran sampai pelaksanaan UN dimulai, ucapnya. Imrani Staf Keuangan UPTD Pendidikan Kecamatan Pedamaran yang didampingi Pauti Kote menambakan, syukur kita ucapkan UN SD/MI sudah dilaksanakan, sebab sudah 5 hari belakangan ini kita bersiaga untuk melakukan penjagaan terhadap dokumen negara tersebut, “jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan dan semoga seluruh peserta dapat mengikutinya hingga selesai dan mendapatkan hasil yang memuaskan”, imbuhnya. (Peliput : Fiter Ariono, Ed : A. Bowo Leksono)

beberapa waktu lalu “Ini semua karena Allah. Semua yang ada pada kita semuanya dari Allah. Termasuk segala cobaan dan rezeki yang kita dapatkan semuanya dari Allah. Marilah kita bersyukur kepada Allah,” kata Eva Santana. Diceritakan Efiyani, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani, keluarganya sudah berusaha mengobati dengan berbagai cara. Tapi saat dibawa ke dokter, dirinya disarankan

untuk dioperasi. “Tapi pihak rumah sakit tidak mau mengoperasikan, sebab gratis karena aku megang kartu Askin,” jelasnya. Sebagai informasi, penyakit getah bening atau limfoma adalah kanker ganas yang berkaitan dengan sistem limfatik. Sistem limfatik merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh dan bertugas dalam membentuk pertahanan alamiah tubuh melawan infeksi dan kanker.

Cairan limfatik sendiri adalah cairan putih menyerupai susu yang mengandung protein lemak dan limfosit yang semuanya mengalir ke seluruh tubuh lewat pembuluh limfatik. Gejala umum yang dirasakan penderita kanker kelenjar getah bening seperti dialami Efiyani meliputi pembengkakan kelenjar getah bening pada leher, ketiak, atau pangkal paha. Berikut keterangan jelasnya. (**)

tidak bisa mengatasi masalah seperti itu,” seloroh H Najib Haitami yang datang mendampingi Gubernur Sumsel H Alex Noerdin diwakili Asisten III Drs H Ahmad Najib SH MH, dalam pembukaan Pospeda IV yang berlangsung semarak di Paza Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Jumat (3/5) lalu. Rasa kecewa juga diungkapkan oleh Wakil Ketua Kontingen OKI, Abah Yuristian Palimbani SH yang mengaku tidak bisa berbuat banyak, ketika anak-anak pondok pesantren yang akan diberangkatkan mengikuti Pospeda di Palembang telah berkumpul di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dipora) Palembang, harus pulang atau batal berangkat. ”Saya sedih dan sangat kecewa, perjuangan anak-anak yang telah mempersiapkan diri untuk unjuk prestasi dalam Pospeda IV harus menanggung malu karena tidak adanya perhatian Pemkab OKI,” ungkap Abah Yuristian Palimbani yang juga Ketua Forpess OKI. Ketika menghubungi Warta Ogan, Abah Yuris sapaan akrab dari pengasuh Pondok Pesantren Tauchidil Muchlisin yang ada di desa Sukapulih Kecamatan Pedamaran OKI ini, mengaku sudah berusaha menghubungi pihak Dispora dan melaporkan ke Bupati OKI, H Ishak Mekki terkait kendala mereka mengikuti Pospeda IV di Palembang.

”Saya sudah menghubungi Kepala Dispoda OKI, Zaid Kamal. Karena tidak di tempat saya telepon dan katanya ada di Palembang. Namun tidak ada solusi. Dan saya juga sudah berusaha untuk menemui Bupati OKI Ishak Mekki di Kayuagung. Namun keduanya tidak ada solusi, sehingga kontingen OKI tidak bisa mengikuti Pospeda IV di Palembang,” aku Abah Yuris, sembari menambahkan Kabupaten OKI memiliki banyak prestasi dalam Pospeda yang digelar sebelumnya dan memiliki banyak Pondok Pesantren. Selain Kabupaten OKI, dua daerah lagi, ungkap H Syaidina Ali, adalah Kabupaten Empat Lawang dengan alasan belum memiliki pondok pesantren dan Kota Prabumulih. Secara rinci H Syaidina Ali, melalui Kepala Bidang Pembinaan Prestasi H Ahmad Yusuf mengatakan, Pospeda IV 2013 diikuti sebanyak 1138 Santri dan Santriwati yang didamping 397 offisial. Mereka akan bersaing di 21 cabang olahraga dan seni, dengan rincian cabor Atletik, Bola Voli, Bola Basket, Tenis Meja, Pencak Silat, Futsal, Bulutangkis, Sepak Takraw, Senam Santri, dan Hadang serta Qasidah Rebana Kolaborasi, Kaligrafi, Fotografi Islami, Seni Luki Islami, Pidato Tiga Bahasa (Arab, Inggris, Indonesia), Kriya, Hadrah, Video Cerita Pendek/ Dokumentasi, Fragmen, Cipta

Puisi, Dan Stand Up Comedy. Pospeda IV ini diikuti santri dan santriwati dari 12 kabupaten/kota se-Sumsel. “Ada tiga kabupaten/kota yang tidak ikut, yaitu Kabupaten Empat Lawang (tidak ada pondok pesantren-red), Ogan Komering Ilir, dan Kota Prabumulih. Kegiatan ini merupakan ajang seleksi dalam rangka pengiriman kontingen Sumsel ke Pekan Olahraga dan Seni Antar Pesantren Nasional (Pospenas) VI di Gorontalo, pada 22 Juni sampai 2 Juli 2013 mendatang,” terang Yusuf. Drs H Ahmad Najib, SH, MH dalam pengarahannya menuturkan keyakinannya bahwa kegiatan ini akan menelurkan gagasan baru bagi pembinaan dan pengembangan olahraga dan seni di pondok pesantren. Pada acara pembukaan kemarin, dimeriahkan oleh sejumlah hiburan antara lain salah satunya yaitu MAN 3 Palembang menampilkan atraksi pencak silat, dan marching band, sedangkan MTs N 1 Palembang menampilkan Grup Marawisnya. Nampak juga Pangdam II Sriwijaya diwakili Letkol Al Fitri, Kapolda Sumsel diwakili AKBP M Tho’at Ahmad, Kepala Dinas di Lingkungan Pemprov Sumsel, para Kepala Bidang di Lingkungan Kanwil Kemenag Sumsel, dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/ Kota se-Sumsel. (Peliput Komaidi Mtjis, Ed : A. Bowo Leksono)

Bank Dibantu Sumsel Bunda BabelEva............... OKUS............... HalHal 1 4

Bank Tiga Sumsel Daerah Babel Absen............... OKUS............... HalHal 1 4


WARTA OGAN

EDISI: 94 TAHUN KE - II, SENIN, 6 - 12 MEI 2013

12


SKU Warta Ogan