Issuu on Google+

yk

JANGAN LENGAH

S E L A S A cm

TIM Merah Putih bakal menghadapi ujian berat saat bertarung melawan Thailand pada leg pertama semifinal Piala AFF, nanti malam.

16 DESEMBER 2008

email: radarsurabaya@yahoo.com

www.radarsby.com

Bersama 23 Pengikut, Polisi Persoalkan Selebaran JAKARTA–Syamsuriati alias Lia Aminuddin alias Lia Eden (61), kembali berurusan dengan polisi. Pemimpin kelompok ajaran Salamullah itu dijemput penyidik Direktorat Umum Polda Metro Jaya dibantu Direktorat I Keamanan dan Transnasional Bareskrim Polri dari rumahnya di kawasan Bungur, Senen, Jakarta Pusat Senin (15/12) subuh. Sedikinya 23 pengikut Lia turut digelandang ke Polda Metro. Polisi memermasalahkan selebaran yang disebarluaskan oleh kelompok yang selalu berpakaian putih-putih itu.  Ke Halaman 7

George Bush Dilempar Sepatu SANDHI NURHARTANTO/RADAR SURABAYA

NAHAS: Seorang tewas akibat robohnya reklame ini. Kurang sempurnanya konstruksi antara pondasi dan besarnya papan reklame membuatnya gampang roboh.

Pusat kota Surabaya kemarin diporakporandakan oleh hujan dan angin. Yang paling tragis adalah nasib Sukirman, karyawan Telkom yang sedang berkendara di depan JW Marriott. Nyawanya melayang setelah papan reklame hotel bintang lima itu ambruk. Rangka besi setinggi 25 meter itu juga menimpa 3 pengendara sepeda motor lainnya yang hingga tadi malam masih dalam perawatan di rumah sakit. NOVI TRIAWAN / WINDHI AR. / WAHYU SETYA D. novi_triawan@yahoo.com / win_radarsby@yahoo.com

KORBAN tewas, Sukirman (53), karyawan Kopegtel Telkom Divre V bagian pengiriman surat. Korban tinggal di Jl Kupang Krajan VII. Dia meninggal di RS Katolik St Vincventius A Paulo Jl Diponegoro, sekitar pukul 16.30. Korban meninggal dunia setelah beberapa saat menjalani perawatan.

Selengkapnya Baca

FENOMENA Halaman 2

BAGHDAD–Presiden AS George W Bush mendapat balasan ‘setimpal’ atas invasi pasukannya ke Irak. Kunjungan perpisahannya ke negeri kaya minyak itu, Minggu (14/12), diwarnai insiden memalukan. Seorang wartawan warga Irak tiba-tiba melompat dan melempari Bush dengan sepatu ketika pemimpin Paman Sam itu mengadakan konferensi pers. “Ini adalah akhirnya!” teriak pria itu sembari melemparkan sepatu. Pria nekat itu belakangan diketahui sebagai Muntadar al-Zeidi.  Ke Halaman 7

Tangkap Pelaku Kecurangan Pilgub JAKARTA–Dalam memutuskan sengketa pilkada Jatim, Mahkamah Konstitusi (MK) telah memertimbangkan fakta hukum yang mengemuka di persidangan bahwa telah terjadi pelanggaran serius yang bersifat sistematis, terstruktur, dan massif. Karena itu, aparat penegak hukum pun diminta segera bertindak menangkap para pelaku kecurangan tersebut. “Nama-nama yang ada di putusan MK itu tangkap saja semua sekarang. Kalau tidak ditindaklanjuti penegakan konstitusi akan terganggu,” ujar ahli hukum tata negara Irman Putra Sidin dalam diskusi ‘Dampak Keputusan MK terhadap Pilkada Jatim’ di Warung Daun, Jakarta Pusat, Senin (15/12).  Ke Halaman 7

Divonis Setahun Alal Suryanto, Ayah Gisel Idol yang Ditangkap Polisi karena Ngganja

Gisel Minta Bapaknya Tidak Macam-Macam Lagi Runner up Indonesian Idol 2008, Gisel, tertimpa musibah. Ayah gadis asal Surabaya itu, Alal Suryanto, ditangkap polisi karena kedapatan menggelar pesta ganja. Alal minta kasus itu tidak dikait-kaitkan dengan anaknya. RISANG BIMA SANJAYA ri5ang@yahoo.com

KAPOLSEK Tandes AKP Hendriyana sebelumnya tidak tahu bila Alal Suryanto (46), warga Jl Wisma Tengger V/8 yang ditangkapnya Minggu (2/11) lalu adalah ba-

pak kandung Gisel Idol. Hendriyana baru tahu setelah dilapori anak buahnya. Sang anak buah juga baru tahu setelah Gisel melalui HP mengucapkan selamat ulang tahun kepada bapaknya yang tengah mendekam di tahanan, 6 Desember lalu. Selama sebulan berada di sel tahanan Polsek Tandes, sama sekali Alal tak dijenguk oleh isteri dan anaknya yang saat ini bermukim di Jakarta. Sejak anak tunggalnya menjadi runner up Indonesia Idol, dia tinggal sendirian di rumahnya. Sementara sang istri

RISANG BIMA WIJAYA/RADAR SURABAYA

KHILAF: Alal Suryanto siap menanggung risiko perbuatannya.

DOK/RADAR SURABAYA

Gisel Idol

hijrah ke ibukota, menemani Gisel yang terikat kontrak menyanyi selama tiga tahun dengan sebuah televisi swasta. Karena sendirian, lelaki tinggi kurus yang sehari-hari membuka bengkel AC ini kerap mengundang teman-teman lamanya. Di rumahnya, Alal sering mengadakan pesta miras dan ganja. Pada 2 November lalu, dua teman lamanya, Ricky Zachriaans (43), warga Jl Manukan Tama, dan Sony Sihombing (24) yang tinggal di Jl Manukan Lor, datang ke rumahnya.  Ke Halaman 7

TERBUKTI memiliki sabu-sabu (SS), Sheila Marcia divonis 1 penjara dan denda Rp 5 juta. Jika tidak membayar, hukuman pesinetron remaja itu ditambah 2 bulan. Sheila terlihat tenang ketika majelis hakim PN Jakarta Utara Siti Faridah menjatuhi vonis tersebut.  Ke Halaman 7

Mangan srawut dikeki sambel, ngombene jahe campur ginseng. Pengusaha bangkrut ngedol ginjel, kenek digawe masak tongseng. Mbak Luluk prawan lencir, dilamar wedono ora gelem. Udan sediluk Suroboyo banjir, udan sedino walikotane nyilem.

redaktur: sumarlin / agus wahyudi | layouter: nuryono


RADAR SURABAYA ● SELASA, 16 DESEMBER 2008 ● HALAMAN 2

SAMBUNGAN FENOMENA DARI HALAMAN 1

TANGGUNG JAWAB SEDANG tiga korban lainnya, Noki (27), warga Jl Kupang Segunting, karyawan Cafe Family Jl Embong Malang; Rahmatullah (29), warga Jl Pradah Indah Dukuh Pakis, yang juga karyawan Tunjungan Crystal Hotel; dan Julianto (20), warga Jl Setail. Ketiga korban itu mendapat perawatan di RS Katolik St Vincventius A Paulo. Rata-rata luka yang dialami oleh para korban pada bagian kepala, punggung, wajah dan leher. Selain mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan korban luka-luka, sepeda motor yang mereka kendarai juga ringsek. Saat hujan deras, kawasan Embong Malang sedang padat kendaraan. Setelah hujan disertai angin semakin deras, tiba-tiba reklame itu tumbang hingga menimpa tiga pengendara motor Honda Supra Fit hitam L3668 XJ, Supra X hitam L 2580 WE dan Supra X hitam L 3688 JB. Reklame yang berada di sudut pintu keluar di sisi barat hotel, jebol bersama pondasi yang dibuat seberti blok untuk menanam kaki-kaki reklame. Berdasar keterangan saksi mata, sebelum papan reklame itu ambruk menimpa beberapa pengendara motor, papan reklame itu berayun-ayun karena diterpa angin. Saat itu, kondisi lalu lintas di Jl Embong Malang memang sedang padat merambat. Banyaknya sepeda motor yang di lajur kiri, maka ketika papan reklame itu ambruk, para pengendara motorlah yang jadi korbannya.

SANDHI NURHARTANTO/RADAR SURABAYA

JEBOL: Lantaran konstruksi menyalahi aturan, reklame milik JW Marriott Hotel ambruk.

dung tebal memang terus menggelayuti langit Surabaya. Sampai akhirnya, hujan deras disertai petir, ditam-

bah angin kencang, mulai terjadi sekitar pukul 14.30. Di depan Konjen Amerika Serikat (AS) peristiwa celaka

GANGGU LALU LINTAS: Pohon-pohon di Jl Dr Soetomo bertumbangan menyusul hujan disertai angin kencang yang melanda Surabaya.

juga terjadi. Pohon sono Diseberang konjen AS tumbang. Nahasnya, pohon besar itu tumbang tepat mengenai pos pantau objek vital (Obvit) milik polisi. Selain itu, dua unit mobil masing-masing Toyota Avanza hitam nopol B 1445 dan Isuzu Panther nopol L 2401 S, ikut tertimpa pohon. Meski kondisi dua mobil itu rusak, namun tak ada yang cidera serius. “Tak ada petugas yang berada di pos Obvit. Sehingga, pohon yang tumbang hanya mengenai pos yang terbuat dari tenda. Begitu juga pengemudi mobil, tak ada luka berarti meski mobilnya rusak agak parah,” kata AKP Suwardi. Musibah itu membuat arus lalu lintas dari Jl Raya Darmo menuju Jl Diponegoro makin krodit. Akibat pohon tumbang itu harus segera dipotong-potong dan dibersihkan. Di kawasan Jl Pucang dan Jl Citandui, beberapa buah tiang listrik juga roboh, akibat terpaan angin kencang. Kemarin selain pohon tumbang, reklame roboh, munculnya genangan air hujan, juga membuat banyak traffic light menjadi tak berfungsi. Ahmad Karyo, petugas Auto Traffic Control System (ATCS), mengakui ada 14 titik traffic light padam. Di antaranya di Jl Gubeng, Sulawesi, Bratang, Panjang Jiwo, Prapen, dan Blauran. Akibatnya, antrean panjang terjadi

DWIJA Wardhana, kepala bidang Tata Bangun Dinas Tata Kota dan Pemukiman Surabaya mengungkapkan, seluruh izin reklame JW Marriott lengkap. Tapi masa berlaku reklame berakhir Juli 2008. “Kita tak bisa melakukan penebangan lantaran pihak hotel telah melakukan proses perpanjangan. Tapi kita akui jika ini kesalahan kita yang tidak menurunkan tim untuk melihat atau mengawasi konstruksi. Dari amatan kita, konstruksinya memang tak memadai. Atas kejadian ini, sesuai perda, pihak penyelenggara reklame akan kita sanksi,” tegas Dwija. Dikonfirmasi terpisah, Public Relations Manager JW Marriott Hotel Wieke Trisnandini mengatakan, “Kita tak

Asli Daerah) saja,” terusnya. Salman Faris, anggota Komisi C, menambahkan pemkot harus berani membuat gebrakan. Yakni dengan mengecek Izin Mendirikan Bangunan (IMB) semua reklame. Ia yakin banyak reklame tidak ber-IMB. “Bahkan langkah ini seharusnya sudah dilakukan sejak dulu,” cetus Salman. Dipaparkan anggota panitia anggaran (panggar) itu, selama ini yang jadi persoalan banyak konstruksi reklame yang start lebih dulu dibanding izinnya. Artinya, IMB belum dilayangkan, konstruksinya sudah dibangun. “Kalau ada reklame yang seperti ini, tebang saja. Mana ada izin belum ada tapi bangunannya sudah berdiri,” katanya. (win/jee)

*** Kemarin, sejak tengah hari, men-

SANDHI NURHARTANTO/RADAR SURABAYA

CARA KIRIM SURAT Anda punya keluhan tentang layanan umum atau yang lain? Kirimkan surat Anda ke Radar Surabaya, Gedung Graha Pena Lt IV. Atau telepon ke Mbak Indri 0318202142 jam kerja. Atau faksimili (031) 8202191. Email: radarsurabaya@ yahoo.com. Semua surat harus dilengkapi identitas. Sertakan nomor telepon kalau Anda mengirim lewat e-mail.

ada kesalahan. Semua izinnya lengkap. Musibah ini tak disangka-sangka. Ini karena faktor cuaca. Lagipula, saat kejadian, tim kesehatan kita langsung turun mengevakuasi korban. Mereka juga langsung dilarikan ke RKZ dan biayanya kita tanggung.” Namun ditanya soal konstruksi reklame, Wieke tak berkomentar. “Kalau itu urusan teknis, kita tak bisa komentar,” ujarnya yang turun ke lokasi menggunakan payung untuk menyaksikan pemotongan kerangka reklame. PANGGIL TIM REKLAME Komisi C DPRD Surabaya langsung bersikap menyusul ambruknya reklame. H Mansur, Wakil Ketua Komisi C menegaskan, pihaknya segera meng-

agendakan hearing untuk mendatangkan tim reklame. “Ini tidak bisa dibiarkan. Beberapa waktu lalu ada yang roboh, sekarang roboh lagi,” katanya kemarin. Dia menyatakan, Pemkot Surabaya harus memformat ulang tata cara pendirian reklame. Dengan reklame yang tiap tahun ada yang ambruk, kata Mansur, ada sesuatu yang keliru dalam pendirian konstruksinya. “Kami khawatir kejadian (reklame ambruk) terus menghantui warga Surabaya. Tim reklame tidak boleh tinggal diam. Kalau perlu, cek semua konstruksi tiang reklame di Surabaya,” tandas politisi PKB ini. Kata Mansur, kejadian ini memberikan pelajara jika pemkot hanya memikirkan PAD (Pendapatan

Lembaga Survei Sangat Diperlukan BANYAKNYA lembaga survei terhadap parpol dan calon presiden akhir –akhir ini banyak pihak yang merasa kebakaran jenggot. Dengan alasan dikhawatirkan hasil survei tidak akurat karena pesanan atau disetir oleh parpol maupun calon presiden. Menurut saya lembaga survei sangat diperlukan dan sangat berperan baik bagi pendidikan politik dan cukup membantu untuk pelaksanaan Pilkada maupun Pilpres, karena hasil surveinya bisa untuk dikaji dan dapat dijadikan referensi, pertimbangan pembanding bagi papol maupun calon presiden yang penting metode yang dilakukan benar, jujur, ilmiah dan bisa dipertanggung

jawabkan kepada masyarakat. Memang tidak dapat dipungkiri hasil survei dan polling sedikit banyak dapat mempengaruhi masyarakat dan sebaliknya bisa juga menjatuhkan mental lawan politik. Namanya saja polling, bisa benar dan bisa juga salah. Ingat Pilpres yang lalu Amien Rais gagal menjadi presiden. Padahal dalam survei/polling diurutan pertama tapi paling tidak dengan survei masyarakat akan lebih tahu lebih dekat dan tidak keliru dalam memilih seperti membeli kucing dalam karung. Mukti Slamet, Jl Awikoen Madya Timur No 8, Gresik.

dimana-mana. “Hanya ada empat titik traffic light saja yang menyala. Itupun menggunakan tenaga genset. Di antaranya di Jl Kertajaya, Dharmawangsa, Ngagel Jaya Selatan dan Ngagel Jaya. Genset kita hanya cukup untuk menyalakan empat titik saja. Yang lain masih menunggu bantuan PLN,” kata Karyo. *** Menurut Kasie Data dan Informasi BMG Juanda Endro Tjahjono mengatakan, angin kemarin adalah jenis puting beliung. “Kejadian ini, tak diduga masyarakat Surabaya, karena paginyacuaca normal-normal saja” jelas Endro.“Angin puting beliung memang sampai sekarang masih berpotensi terjadi, tapi frekuensinya tidak sesering musim pancaroba. Musim sekarang ini sudah masuk musim hujan tapi masih ada potensi terjadi puting beliung,” jelasnya. (*)

WIEKE TRISNANDINI: Public Relations Manager JW Marriott Hotel

”Kita tak ada kesalahan. Semua izinnya lengkap. Musibah ini tak disangka-sangka.”

BBM Turun Lagi, Trima Kasih Pak SBY MESKI hanya turun Rp 500 per liter untuk bensin dan Rp 700 per liter untuk solar, kita wajib mensyukurinya. Ini menandakan adanya perbaikan perekonomian di negeri ini. Kita jangan buru-buru menuding bahwa kebijakan pemerintah SBY menurunkan harga BBM ini sebagai upaya untuk merebut suara dalam Pilpres 2009 mendatang. Meski iya, kita bisa apa? Sebab SBY punya kewenangan untuk menurunkan maupun menaikkan harga BBM dengan berbagai alasan dan pertimbangan pembenar.

Sebagai rakyat kecil, kita tetap harus melihat semua persoalan secara utuh. Bagaimana ritme dan kebijakan pada pemerintahan SBY, Mega, Gus Dur, Habibie, Suharto sampai Soekarono. Kita harus akui bahwa SBY sosok yang masih diperlukan di negeri ini. Kebijakannya mayoritas untuk kepentingan negeri ini. Misalnya, era SBY cukup banyak kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil. Misalnya, adanya BOS (Bantuan Operasional Sekolah), JPS (Jaring Pengaman Sosial), BLT (Bantuan Langsung Tunai),

Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat), Askeskin (Asuransi Kesehatan Orang Miskin), peningkatan dana pendidikan yang merupakan jangka panjang kunci mempersiapkan generasi mendatang. Sebab kita sadar, bahwa kebodohan sangat identik dengan kemiskinan. Marilah kita sikapi dengan baik, penurukan harga BBM. Soal penyaluran aspirasi politik terserah pada diri kita sendiri. Trima kasih Pak SBY. R Antonio, Jl Jemursari, Surabaya.

GENERAL MANAGER: Lilik Widyantoro. WAKIL GENERAL MANAGER/PIMPINAN REDAKSI: Leak Kustiya. Redaktur: HM Choirul Shodiq, Sumarno, Rahmat Adhy Kurniawan, Yuli Setiyo Budi, Hendarmono Al Sidarto, Wijayanto, Agus Wahyudi, Dwi Arifin, Asikin, Ahmad Syaiku, Lambertus Lusi Hurek, Sumarlin, Rizki Daniarto, Hafida, Agoes Hari Noeswantoro, Andung Kurniawan. Staf Redaksi Surabaya: M Nasaruddin Ismail, M Zainuddin, Novi Triawan, Roudlon, Lainin Nadziroh, M Faruq Asrori, Nofilawati Anisa, Surahman, Jaini, Windhi Ariesman, Rochman Arief, Heti Palestina, Putu Eka Ratna Wulandari, Eko Yudiono, Susiati, Wahyu Setyo Darmawan, Risang Bima Wijaya, Ratno Dwi Santo. Fotografer: Mohammad Rofiq, Abdullah Munir, Sandhi Nurhartanto. BIRO JAKARTA: Poeji Rahardjo (kepala), M Nur Asikin, Irman Robiawan. Sidoarjo: Agung Nugroho, Rudianto. Gresik: Aris Wahyudianto.Probolinggo: HM Saudi Hasyim, Kediri: Imam Mubarok. IKLAN: Lilik Widyantoro (Manager), M Afik MS, M Fail, Bambang Sukoco, Ibnu Rusydi Sahara, Budi Susetyo, Rini Sujarwo, Ferry Sujimat, S. Yadi, Hilmi. Pemasaran: Heri Santoso, Syaiful Munir, Zaenal Fatah, Fanny Ferdyan, Indra Wijanarko. LANGGANAN: Rp 35.000/bulan (Surabaya, luar kota plus ongkos kirim); TARIF IKLAN: B/W Rp 25.000/mm kolom, FULL COLOUR Rp 35.000/mm kolom, Halaman 1: 200 persen tarif normal. ALAMAT REDAKSI: Lantai IV Graha Pena, Jl Ahmad Yani 88 Surabaya, TELP; (031) 8202142, 8202277, 8202278. FAX: (031) 8202191, IKLAN: (031) 8202279, 8202280, 8202290, PEMASARAN: (031) 8202282, 8202017, MALANG: Jl Arjuna 23, TELP (0341) 363700, 340990 FAX (0341) 326888, JAKARTA: Lantai VII Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, TELP (021) 53699523, 53699506, FAX (021) 5349205, SIUPP: Nomor 073/MENPEN SIUPP/47/1986, tgl 8 Maret 1986, PENERBIT: PT Sura Manggala Jaya. DIREKTUR UTAMA: Dahlan Iskan. DIREKTUR PELAKSANA: Nany Wijaya. redaktur: sumarlin / agus wahyudi / akhmad syaiku (syaiku@yahoo.com) | layouter: nuryono


CMYK

RADAR SURABAYA  SELASA  16 DESEMBER 2008  HALAMAN 8

SPP (Siaran Pagi-Pagi) Pukul 07.00 SPP (Siaran Pagi-Pagi), Program yang menyajikan musik dan vidioklip ini, pada episode kali ini akan mengankat tema “Musik tradisional yang semakin memudar” dengan tujuan untuk meningkatkan antusiasme musik tradisional dikalangan remaja. Untuk itu jangan lewatkan keran akan diputar Vidioklip yang enak untuk di tonton. (*)

Jurnal Pukul 21.00

BANGGA: Padi segera memutar video klipnya yang dibuat di Los Angeles. ADI W/NYATA

Bikin Video Klip di Pabrik Top 1 JURNAL merupakan salah satu program news SBOtv yang berisi berita-berita secara umum baik hard news maupun soft news. Dengan cara penyajian berita Jurnal lebih santai dan ringan tanpa mengurangi nilai berita itu sendiri. Untuk komposisi dalam setiap tayangan Jurnal yang berdurasi setengah jam, jumlah berita hard news dan berita ringan seimbang selain mendapatkan informasi yang menarik dan akurat pemirsa akan terhibur ketika menyaksikannya. Jurnal tayang setiap hari senin s/d jumat. (*)

JAKARTA- Grup band papan atas Padi, berkunjung ke pabrik minyak pelumas Top 1 di Los Angeles, Amerika Serikat (AS). Kunjungan itu dilakukan setelah konser mereka di Negeri Paman Sam awal bulan ini. Gitaris Padi, Piyu, mengatakan, mereka bahkan sempat memanfaatkan kedatangan mereka di AS dan di pabrik pelumas itu untuk syuting video klip mereka. ’’Tentu saja kami senang bisa konser di

Amerika Serikat dan berkunjung ke pabrik Top 1. Kami bahkan syuting tiga video klip terbaru kami disana,’’ katanya saat konferensi pers di Kama Sutra, Crown Hotel, Jakarta. Sementara itu, Derrick Surya, Brand Manager PT Topindo Atlas Asia dari oli Top 1, mengatakan bahwa Top 1 memang memberi kesempatan kepada grup band papan atas Indonesia untuk berkunjung ke pabrik Top 1 di AS. Setelah beberapa waktu lalu Slank

dan grup lainnya, kali ini pihaknya memilih Padi untuk berkunjung ke pabrik Top 1. ’’Karena visi dan misi kami sama, kalau Padi di bisnis musik, kami di bisnis minyak pelumas. Kalau Padi seperti halnya tanaman padi, makin berisi makin merunduk sehingga menjadi lebih dewasa, sedangkan Top 1 sebagai perusahaan besar semakin berpengalaman menjadi semakin lebih bijaksana dalam strategi bisnis. Apalagi di tengah krisisi ekonomi

York, dan Washington DC. Video klip terbaru mereka antara lain, Jika Engkau Bersedih, Tetaplah Bernyanyi, dan Ode Padi. Pada kesempatan itu, mereka sempat bertemu dengan Presiden dan CEO Top 1 Oil, Joe Ryan. Pada kesmepatan kunjungan itu, gitaris Padi, Piyu, sempat menaiki sepeda motor stream liner tercepat di dunia Top 1, Ack Attack, yang mampu melaju dengan kecepatan 580,71 km per jam. (ozi/rm/jpnn)

Mediasi Pasha-Okie gagal

Jadi Istri Bams Samson ARTIS Nadia Saphira dan Bams, vokalis band Samsons menikah selama 16 hari di Bali. Namun, pernikahan itu terjadi dalam film terbaru mereka, Saus Kacang yang juga diperankan pasangan Bunga Citra Lestari dan Ashraff Sinclair. Menanggapi gosip kedekatannya dengan Bams, dia bersyukur tak sampai bercinta dengan vokalis Samsons itu. ‘’Di film ini aku sudah menikah sama Bams. Ya, syukurnya nggak ada adegan ranjang sih,’’ ujarnya beberapa waktu lalu. Artis yang melejit lewat peran Milly dalam serial Ada Apa dengan Cinta itu juga mengaku tak sampai cinta lokasi dengan vokalis yang pernah berpacaran dengan Nia Ramadhani itu. ‘’Aku nggak pakai tukar-tukaran nomor telepon dengan Bams. Sudah selesai, ya sudah. Mungkin kalau kami sering ketemu di luar lokasi syuting, aku bisa tukar-tukaran. Lagi pula kami cuma main di dua scene,’’ ungkapnya. Di film itu dia memang harus memerankan sosok wanita yang sudah mengerti dan memahami rumah tangga. Karena itu, banyak tantangan yang harus dihadapi. Namun Nadhia mengatakan berusaha maksimal dan bisa melakukannya dengan baik. Dia juga harus mengenakan daster, sedangkan Bams selalu tampil dengan dandanan pemusik rock. ‘’Aku harus memahami kondisi suami yang penyanyi rock,’’ tuturnya. (nnt/rm/jpnn)

global saat ini,’’ tegasnya. Dalam jumpa pers itu, basist Padi, Rindra, menambahkan, semua bisa melihat keberadaan Top 1 dalam video klip terbaru Padi. Seperti diketahui, Padi menggelar konser di AS atas permintaan komunitas warga negara Indonesia di negeri tersebut. Padi berada di AS selama lebih dari dua minggu, yaitu 20 November-7 Desember 2008 lalu dengan menggelar konser di Los Angeles, New

DOK/RADAR SURABAYA

KELILING: Memperingati ulang tahun ke-25, Slank akan melakukan tur keliling.

Ultah Perak, Slank Konser Orkestra JAKARTA - Grup band Slank, Desember tahun ini memasuki usia peraknya di industri musik Tanah Air. Sebagai peringatan usia peraknya, Kaka, Bimbim, dan kawan-kawan akan menggelar rangkaian konser di enam kota di Jawa. Uniknya, dalam konser kali ini mereka akan tampil dengan iringan orkestra. Selain itu, mereka juga akan tampil bersama Andra and the backbone, BIP, The Brandals hingga Koil. ’’ Pakai iringan orkestra di outdoor, ini yang pertama buat Slank. Seru aja. Yang pasti musiknya akan lebih megah,’’ kata Kaka saat ditemui di selasela latihan di sebuah studio di kawasan Gedung Plaza FX kawasan Senayan, Sudirman, Jakarta, kemarin. Dalam konser tersebut, Slank akan membawakan 18 lagu, sembilan di antaranya akan disajikan dengan iringan musik Andreas Arianto Orchestra (AAO). ’’Lagu-lagu yang dibawakan

Slank mewakili album-album yang dipunyai Slank selama berkarier di musik,’’ tambahnya. Sementara itu, sembilan lagu yang dibawakan secara orkestra, yakni Rock n’ Roll, Seperti Para Koruptor, Virus, Sympathy Blues, # 1, Gemerlap Kota, Gosip Jalanan, Aku Tak Bisa, dan Terlalu Manis. Sebanyak 30 pieces alat musik yang akan mengiringi Slank pada konsernya nanti. Andreas Arianto, konduktor AAO, mengakui kolaborasi dengan kelompok musik yang digawangi Kaka (vokal), Bimbim (drum), Abdee (gitar), Ridho (gitar), Ivan (bas) itu memberi tantangan sendiri. Konser Slank dijadwalkan akan dimulai di Jember (13/11), Kediri (20/12) di Lapangan Ngeronggo, Malang (27/ 12) di Lapangan Rampal, Madiun (10/ 1) di Lapangan Iswahyudi, Solo (17/1) di Alun-Alun Surakarta dan berakhir di Semarang (24/1). (rm/jpnn)

BOGOR - Rasa benci Okie Agustina terhadap suaminya, Pasha ‘Ungu’ rupanya sudah ke ubun-ubun. Ini terungkap dalam sidang yang digelar di Pengadilan Agama Bogor, sekitar pukul 10.00 WIB pagi kemarin. Melalui pengacaranya, Jhon Peter Simanjuntak, Okie ternyata tetap ngotot berpisah dengan Pasha. ‘’Okie ingin bercerai dengan tanpa berantem, makanya gugatan cerai akan tetap dilanjutkan,’’ katanya usai sidang di Pengadilan Agama Bogor. Dalam sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua PA Negeri Bogor, Qomari, baik Okie maupun Pasha tidak terlihat hadir. Keduanya diwakili kuasa hukumnya masing-masing. Sidang yang mengagendakan mediasi yang ditawarkan hakim kepada Okie dan Pasha pun gagal. Pada sidang cerai selanjutnya, Okie dan Pasha sepakat menerus-

DOK/RADAR SURABAYA

Pasha dan Okie Agustina

kan proses perceraian resmi secara hukum. ‘’Okie tidak menuntut harta gono-gini, ia hanya ingin cerai, jadi mediasi yang tawarkan hakim terpaksa kita tolak,’’ tambahnya. Sidang yang berlansung kurang lebih 15 menit itu akhirnya ditutup, dan akan kembali dilanjutkan pada 24 Desember mendatang dengan agenda pembuktian dan saksisaksi dari pihak Okie. Sementara itu, dari pihak Pasha, menye-

butkan bahwa sebenarnya vokalis Ungu itu mengalami dilema. Dia mengikuti keinginan Okie untuk cerai, tapi juga bingung memikirkan bayi yang dikandung Okei. Menurut pengacara Pasha, Sanduy Arifin, kliennya mempertimbangkan kehamilan istrinya. ‘’Bayi yang dikandung Okie, itu kan anaknya. Jadi dia mengikuti kemauan Okie saja dengan banyak pertimbangan,’’ katanya. (rm/nnt/jpnn)

Habiskan 1,2 M, Gugun Gondrong Mulai dari Nol Lagi Setelah operasi selama tiga bulan di Singapura, Gugun Gondrong akhirnya kembali ke rumahnya di tanah air. Memang banyak perubahan yang dialami dan dia harus mulai segala sesuatunya dari awal lagi.

DOK/RADAR SURABAYA

Nadia Saphira

KONDISINYA belum pulih betul. Bahkan, dia harus mempelajari banyak hal seperti anak kecil. ‘’Memang sudah bisa menulis, hafal alamat rumah. Tapi harus dimulai dari nol lagi, seperti mengajari anak kecil yang baru bisa baca tulis,’’ kata tuning Sukobagyo, ibunda Gugun, saat ditemui di kediamannya di Jalan Mampang Prapatan XVI, Mampang,

Jakarta Selatan, kemarin. Menghadapi kondisi anaknya, Tuning hanya bisa pasrah dan menerimanya dengan ikhlas. Dia juga bersyukur bahwa Ana, menantunya, selalu setia mendampingi Gugun. ‘’Semuanya memang membutuhkan kesabaran,’’ tambahnya. Dalam jumpa pers kemarin, Gugun terlihat keluar sambil mengangkat jempol ke arah para wartawan. Dia memang terlihat lebih berish, kulitnya lebih putih. Kepalanya terlihat dibalut perban putih. Pada kesempatan itu Tuning menjelaskan bahwa sebenarnya Gugun bisa pulang seminggu sebelumnya. Namun karena masih harus menjalani operasi lagi, maka kepulangannya tertunda. ‘’Ternyata masih harus

operasi. Jadi, kepulangannya telat seminggu dari jadwal semula,’’ sahut Ana Marisa. Sakit berkepanjangan yang diderita presenter berambut gondrong itu berimbas pada berat badannya. Selama tiga bulan menjalani perawatan intensif, berat badannya turun 15 kg. ’’Dahulu, berat badannya 75 kg, sekarang jadi 60 kg,’’ tambahnya. Seperti diketahui, Gugun didiagnosa medis mengalami tumor otak dan mulai dirawat di RS Medistra, Jakarta, pada Sabtu (13/9) malam. Dari RS Medistra, Gugun diputuskan meneruskan pengobatan di Singapura. Selama dirawat di Singapura, para rekan sesama artis berusaha mengumpulkan sumbangan untuk mem-

bantu meringankan biaya pengobatan Gugun. Konon selama berobat di Jakarta dan Singapura, biaya yang dihabiskan menacapai Rp 1,2 Miliar. ’’Total biaya Rp 1,2 M sudah habis,’’ kata Tuning. Di Singapura, dia empat kali operasi. (ozi/ dom/jpnn) Gugun Gondrong menggunakan kursi roda saat akan masuk ke rumahnya. FEDRIK TARIGAN/NONSTOP/JPNN

redaktur: andung kurniawan | layouter: rahmad S


yk c m

RADAR SURABAYA  SELASA  16 DESEMBER 2008  HALAMAN 9

MUTASI

Dewan Merasa Ditilap KALANGAN DPRD Jatim semakin curiga dengan rencana Penjabat (Pj) Gubernur Jatim, Setia Purwaka, untuk melakukan mutasi beberapa jabatan penting di lingkungan pemprov. Terbaru, mereka curiga dengan rencana pelantikan yang informasinya akan dilakukan pada Sabtu (10/12) mendatang. Tentang pemilihan waktu pelantikan ini, dewan merasa telah ditilap oleh pemprov karena tanpa berkoordinasi lebih dulu dengan mereka. “Kenapa meDOK/RADAR SURABAYA milih hari Moch Siroj Sabtu, itu kan hari libur. Ada apa ini?” kata Moch Siroj, Kenapa memilih anggota Kohari Sabtu, itu kan misi A DPRD Jatim. hari libur. DipaparAda apa ini?” kan, pelantikan itu sungguh ironis. Pasalnya, sampai kemarin kalangan dewan tak tahu menahu soal pelantikan tersebut. Padahal, beberapa kebijakan strategis seperti pelantikan pejabat biasanya terlebih dahulu disosialisikan ke DPRD Jatim. “Setidaknya ada pembahasan di rapat panitia musyawarah (panmus),” ucap Siroj. Seperti diketahui, pemprov yang saat ini dipimpin Pj Gubernur Setia Purwaka berniat melakukan perubahan beberapa jabatan struktural menyesuaikan dengan pemberlakuan PP 41/ 2007 tentang organisasi perangkat daerah (OPD). Sesuai PP 41/2007 yang akan diterapkan pada 1 Januari  Ke Halaman 16

Pembangunan Surabaya Town Square (Sutos) bermasalah. Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 2008 menyatakan perjanjian sewa menyewa pusat perbelanjaan yang didirikan di atas tanah milik Kodam V Brawijaya itu tidak sesuai dengan ketentuan.

LAPORAN BPK 2008 TENTANG SUTOS ● Masa perjanjian sewa: 25 tahun. ● Uang sewa dari Kodam ke Kodam V

Puskopad ’A’: Rp 208.949.400/tahun. ● Uang sewa dari Puskopad ’A’ ke PT Marga

Srikaton: Rp 557.198.400/tahun. ● Kekurangan pembayaran kompensasi aset

bangunan: Rp 2.913.200.000. ● Kekurangan pembayaran uang sewa: Rp

SURABAYA - The Empire Palace membuat gebrakan baru. Sebagai satu-satunya wedding palace di Surabaya, mal di bawah bendera PT Blauran Cahaya Mulia itu, membuka gerai khusus untuk kebutuhan pesta, kemarin. Nama gerai itu adalah Designer’s Line dan berada di lantai under ground (UG). Tak tanggung-tanggung, Empire menggandeng sekitar 22 perancang ternama anggota Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). Di antaranya Taruna K Kusmayadi yang juga chairman APPMI, Musa Widyatmodjo, Raizal Rais, Jeanny Ang, Susan Zhuang, Ali Charisma,  Ke Halaman 16

433 juta/tahun. ● Potensi kerugian negara: Rp 5,3 M SUMBER: LAPORAN BPK 2008 YANG DIRILIS DPR

SANDHI NURHARTANTO/RADAR SURABAYA

BUTIK DESAINER: Chin Chin (dua dari kiri) dan beberapa desainer ternama memamerkan karyanya di tengah-tengah para pengunjung butik mereka (foto atas). Beberapa perancang yang bergabung dalam designer’s line dengan karya mereka.

JAKARTA – Berdasarkan laporan BPK 2008 yang disusun berdasarkan pada hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan pada 2006 lalu, akibat perjanjian untuk jangka waktu 25 tahun itu maka negara berpotensi dirugikan lebih dari Rp 5,3 miliar. Selain itu, hingga dua tahun sejak perjanjian itu dibuat pada 2004 lalu, pengembang sama sekali belum menyerahkan kewajiban pembayaran  Ke Halaman 16

redaktur: wijayanto (wijayanto73@yahoo.com) / agus hari (agushari_ahn@yahoo.com) / yuli setyo budi | layouter: mashudi


yk c m

RADAR SURABAYA  SELASA  16 DESEMBER 2008  HALAMAN 11

PEMKOT

Bangunan Ditertibkan, Warga Gubeng Resah

Pembangunan Pedestrian Darmo Dikebut

DELAPAN warga di kawasan tepi sungai Jl Gubeng Masjid resah dengan rencana penertiban bangunan oleh Kecamatan Gubeng. Mereka resah lantaran sudah tinggal di kawasan itu sejak turun-temurun dan baru kali ini akan ditertibkan. Keresahan warga muncul setelah ada surat dari Kelurahan Gubeng 300/232/ 436.9.6.4/2008 tertanggal 16 Oktober 2008. Dalam surat yang ditandatangani Lurah Gubeng Supriyanto SH, disebutkan tentang imbauan untuk membongkar bangunan sendiri. Bahkan ditegaskan, jika sampai 15 November tak dibongkar maka Satpol PP Surabaya dan Satpol PP Kecamatan Gubeng akan membongkar bangunan itu. (win)

Sesuai permendagri, semua proyek pedestrian itu harus rampung akhir tahun ini juga. Untuk penggarapannya tetap memerhatikan kualitas, bukan sekadar asal-asalan. NOVI TRIAWAN novi_triawan@yahoo.com DOK/RADAR SURABAYA

POLTEK SAKTI

SANDHI NURHARTANTO/RADAR SURABAYA

CHRISTMAS CONCERT 2008: Suasana konser SSO di Hotel Shangri-La, yang mampu membius para undangan, semalam.

YADI/RADAR SURABAYA

WISUDA DIPLOMA: Direktur Poltek Sakti Surabaya Ir Sutoro Haryo Santosa SE, MM memberikan ucapan selamat secara simbolik, kemarin.

Belum Lulus Sudah Diinden POLITEKNIK (Poltek) Sakti Surabaya, Senin (15/12), menggelar wisuda diploma tahun 2008, di Hotel Tunjungan Surabaya. Acara itu diikuti sebanyak 97 wisudawan. Sejak berdiri pada 1988 hingga sekarang telah mencetak 10.000 lebih ahli madya dari berbagai bidang keahlian. Tidak ada kata menganggur bagi lulusan Poltek Sakti Surabaya. Pasalnya masih berstatus mahasiswa saja sudah dipesan (indent) oleh perusahaan yang menjadi mitra Poltek Sakti. (yad)

Konser ke-57 SSO, Hidupkan Suasana Natal Berkolaborasi dengan Dong Fang Min Yue Tuan SURABAYA - Kehadiran kelompok Chinese Orchestra Dong Fang Min Yue Tuan, benarbenar memukau para undangan dalam Natal bertajuk Christmas Concert 2008, Ballroom Shangri-La Hotel Surabaya, Senin (15/12). Hal ini makin membuat konser ke-57 yang dihelat Surabaya Symphony Orchestra (SSO), terasa komplet dan megah. Apalagi, ketika Dong Fang Min Yue Tuan menampilkan empat buah repertoire yakni Gung Wu, Zing Fu Nien, Silent Night dan Jingle Bell. Para musisi terlihat sangat menjiwai ketika memainkan lagu Silent Night. Suasana Natal, sangat terasa sekali dengan lagu berirama syahdu dan agung tersebut. ‘’Kelompok orkestra ini sempat vakum cukup

lama. Nah, sekarang kita ajak kolaborasi di konser natal ini,” kata Conductor SSO, Solomon Tong. Konser kemarin diawali dengan lagu String Quartet no.14 in G Major Kv. 387 karya WA Mozart. Setelah itu dilanjutkan dengan penampilan SSO String Ensemble karya David Hellewell dengan Conductor Alvine Kurniawan. Tak kalah menarik adalah penampilan solist Cindy Elysia Lekatompessy yang membawakan Polonaise Op.26 No 1 karya F Chopin. Putri Simon Lekatompessy ini, tampil cantik dan menawan. Kelincahan jari jemari Cindy memainkan piano, membuat para undangan terkesima. ‘’Cindy merupakan salah satu musisi yang berbakat,” puji Solomon. Selain Cindy, musisi muda Daniel Chandra (23) pun turut memeriahkan konser kali ini. Daniel yang memiliki berbagai prestasi musik, tak bisa dipandang sebelah mata. Dia telah mengikuti beberapa Master Class dari musisi luar negeri. (nin)

SURABAYA - Akhir Desember tahun ini, seluruh pengerjaan pedestrian di wilayah Surabaya diharuskan tuntas. Melalui Dinas Bina Marga dan Pematusan (DBMP) Surabaya, proyek tersebut kini dikebut. Seperti yang berada di Jl Raya Darmo, beberapa pekerja tengah mengerjakan finishing pedestrian. Kadis Bina Marga dan Pamatusan (DBMP) Surabaya, Sri Muljono, membenarkan kalau semua proyek pedestrian yang ada di Surabaya, harus close atau tutup di akhir Desember tahun ini. “Sesuai aturan, memang pengerjaan pedestrian harus selesai di akhir tahun ini. Selanjutnya, proyek serupa baru akan dilakukan kembali tapi mengacu pada anggaran tahun berikutnya (2009),” terangnya. Ditambahkan Sri, berdasarkan Permendagri nomor 59 tahun 2007 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 13 tahun 2006, tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah pasal 138 ayat (4a), bahwa pekerjaan yang dapat diajukan dalam bentuk Daftar Proyek Anggaran Lanjutan (DPAL), meme-

Sri Muljono

nuhi kreteria antara lain pekerjaan yang telah ada ikatan perjanjian kontrak pada tahun anggaran berkenaan. “Selain itu, juga keterlambatan penyelesaian pekerjaan diakibatkan bukan karena kelalaian penggunaan anggaran atau barang rekanan, namun akibat force majeur (bencana alam),” paparnya. Nah, karena kegiatan yang tidak dapat diselesaikan pada tahun berkenaan dan bukan akibat force majeur, proyek pedestrian akhirnya wajib diselesaikan tahun ini juga. Meski penggarapannya kini dikebut agar tuntas, tetapi tetap mengacu pada kualitas. “Bukan berarti pembangunannya dikebut lantas penggarapannya asal-asalan. Teknisnya, dari dua orang pekerja yang menggarap agar lebih cepat ditambahi empat hingga lima orang,” imbuhnya. Sementara itu, penggarapan pedestrian di kawasan Embong Malang, yang menjadikan kawasan itu lebih cantik, telah rampung. Kini, Pemkot Surabaya fokus membenahi pedestrian di sepanjang Jl Raya Darmo. (*)

redaktur: agus hari (agushari_ahn@yahoo.com)/ wijayanto (wijayanto73@yahoo.com) | layouter: edy subagyardjo


RADAR SURABAYA  SELASA, 16 DESEMBER 2008 HALAMAN 5

LENTERA HIDUP BERSAMA

Irawan Susilo, Populerkan Teraso ke Manacanegara (3-habis)

Cerdaskan Anak Bangsa dengan Gemar Membaca dan Minum Susu Irawan Susilo, selain piawai dalam dunia bisnis, juga dikenal orang yang peduli dalam bidang sosial. Bahkan, kepiawaiannya dalam dunia bisnis dimanfaatkan untuk mencari dana buat kegiatan sosial.

BAK MANDI: Salah satu produk teraso yang dibuat di Jepang.

M NASARUDDIN ISMAIL nasaruddin.ismail@yahoo.com

NALURI dagang Irawan Susilo ternyata tidak hanya untuk kepentingan bisnis semata-mata. Bahkan dia juga menggunakan insting bisnisnya tersebut untuk mencari dana buat kegiat-

ISTIMEWA

an sosial. Banyak proyek sosial yang digarap rotary, justeru dari terobosan Irawan, ayah tiga

anak kelahiraan Surabaya 27 April 1960 itu. Dia mendapat proyek perpus-

takaan di Probolinggo dan Surabaya. Tapi perlu digaris bawahi, bahwa proyek sosial di lingkungan rotary jangan mengharap suatu keuntungan. Untuk makan dan trasportasi saja, harus keluar dari kocek sendiri. Rabu besok, dia bersama RC Surabaya Timur, menggelar pelatihan tenaga perpustakaan di Brobolinggo. Sebab, di sana mereka membantu 15 perpustakaan sekolah dasar (SD). Guru-gurunya dilatih untuk menangani perpustakaan, dan setiap sekolah disumbangkan buku yang bernilai belasan juta rupiah. Kenapa justru SD yang diuta-

makan? Menurut Irawan, untuk membiasakan anak-anak gemar membaca harus dimulai dari tingkat terendah, yaitu SD. Bila sudah tingkat SMP dan SMA, untuk membiasakan membaca sudah sulit. ‘’Kalau sejak SD sudah biasa membaca, seterusnya mudah. Bahkan siswa cenderung rindu dengan buku, kalau tidak ada bacaan yang baru,’’ tuturnya. Sebelumnya, tiga sekolah SD di wilayah Kecamatan Rungkut, juga telah diresmikan perpustakaannya. Untuk pendanaan, Irawan dan teman-temannya mencari ke luar negeri melalui jaringan Rotari Internasional.

Yang banyak dilakukan selama ini, proyek air bersih, perpustakaan, dan minum susu untuk anak-anak SD. Dua kali seminggu mereka memberikan susu secara cuma-cuma kepada ratusan siswa SD di Probolinggo. Sekarang ada cara lain yang tengah dirintisnya agar siswa selalu mendapatkan bantuan minum susu murni. Rotary Club Surabaya Darmo membeli sapi perah. Sapi tersebut dititipkan kepada petani susu dengan sistem bagi hasil. Dengan demikian, mereka tidak harus mengeluarkan uang setiap bulan untuk membeli susu sapi murni.(habis)

I-Ching Makin Diminati SURABAYA-Makin banyak warga Surabaya yang menggemari i-ching. Metode peramalam Tiongkok kuno ini dipercaya bisa dipakai untuk memprediksi peluang bisnis hingga perjodohan. “I-ching itu beda dengan ramalan dukun karena menggunakan dasar ilmiah dan logika,” kata Mauro Rahardjo yang ditemui Radar Surabaya kemarin. Banyaknya peminat iching ini bisa dilihat dari seminar-seminar yang diadakan Mauro Rahardjo. Setiap kelasnya selalu penuh. Mereka yang hadir berasal dari Surabaya, Jember, Malang, dan Kediri. “Surabaya yang paling banyak,” ujar master i-ching dan feng shui ini. Bukan itu saja. Penggemar i-ching juga sudah meluas hingga ke luar negeri seperti Malaysia, Arab Saudi, sampai Belanda. Mereka umumnya pebisnis yang ingin mengembangkan bisnisnya di tengah krisis global ini. Sayang, Mauro tidak mengizinkan wartawan meliput seminarnya dengan alasan privasi. “Kita sudah ada komitmen dengan peserta. Yang jelas, seminar saya membahas teknik i-ching untuk membuat

SMAK Sint Louis 1 alias Sinlui dikenal sangat tangguh di bidang paduan suara. Kini, SMA di Jl Polisi Istimewa Surabaya itu mengembangkan ekskul musik liturgi. SUNARDI SUTANTO sunardi_sby@yahoo.com

KARINA/RADAR SURABAYA

BUKAN DUKUN: Mauro Rahardjo bersama keluarga.

atau prakiraan di masa depan,” ungkap Mauro. Dijelaskan Mauro, i-ching merupakan metode prakiraan yang menggunakan dasar-dasar ilmiah dan logika. I-ching sangat berbeda dengan ramalan dukun di kampung. “Saya bisa menjelaskan dasar-dasar ilmiah dan logical metode ini,” jelas Mauro yang menjadi konsultan i-ching sejak 1983. Lelyana Rahardjo menambahkan, pihaknya tidak mematok biaya konsultasi. “Kami ini sifatnya menolong. Bila ada orang yang memerlukan pertolongan, ya, bisa saja tanpa biaya,” akunya. (karina/anita/umi)

SURABAYA - Di ekstrakurikuler (ekskul) ini para siswa belajar mengenai hal-hal yang terkait dengan musik untuk ibadat di gereja. Mereka bermain musik sesuai dengan kemampuannya. Mulai gitar, biola, keyboard, organ, piano, serta vokal. “Kami juga melatih beberapa siswa menjadi dirigen dan solis. Latihan-latihan dalam setiap pertemuannya pun bukan sekadar belajar teknik bernyanyi, tapi juga belajar bersama membuat ketukan, aba-aba, membedakan irama, dan sebagainya,” ujar Yulius Kristanto, pembina ekskul musik liturgi Sinlui, kepada Radar Surabaya kemarin. Menurut Yulius, para siswa juga diberi kelonggaran untuk membuat aransemen sendiri, mencari kord yang sesuai, dan membuat model iringan yang tepat. “Hal ini untuk memancing kemampuan improvisasi siswa menjadi lebih berkembang,” jelas alumnus FISIP Uni-

ISTIMEWA

KHAS SINLUI: Anggota ekskul musik liturgi SMAK Sinlui saat tampil di Gereja Katedral.

versitas Airlangga itu. Para pemain biola, gitar, organ, biasanya mencoba bermain dulu berdasarkan teks lagu yang ada. Kemudian, berbagai instrumen ini digabungkan bersama anggota paduan suara. Ekskul khas Sinlui, yang baru terbentuk setahun lalu, ini sudah berkiprah baik di sekolah maupun di luar sekolah. Misalnya, acara temu alumni, misa

syukur, dan ziarah di Puhsarang, Kediri. Ketika bertugas di Katedral, tim Sinlui juga menarik perhatian jemaat lain. “Kita juga sudah pernah melakukan recording di studio rekaman untuk lagu-lagu gerejawi. Tapi sejauh ini hanya untuk kalangan sendiri. Kita belum berencana menyebarluaskan ke masyarakat,” ujar Yulius. Romo Alex Dwi Widiatna CM,

kepala SMAK Sint Louis I, mengaku bangga dengan aktivitas para anak didiknya yang tergabung di ekskul musik liturgi. Sebab, penampilan Sinlui memang sangat mengesankan. “Suasana misa menjadi lebih semarak dan sangat mengesankan. Mudahmudahan para siswa dan guru lebih berpartisipasi aktif dalam memuji dan memuliakan Tuhan,” papar Alex.(*)

Istana Pulau Es Bagian 4 “HONG-JI... ah, Hong-ji, anakku...!” Liu Bwee tak dapat menahan lagi tangisnya. Dia maklum bahwa untuk mengejar anaknya dia tidak mungkin dapat karena kepandaian putrinya itu sudah tinggi sekali. Juga dia sebagai seorang pesakitan, tentu saja tidak berani melanggar hukum dan lari dari tempat itu. “Aduh, anakku... Swat Hong... Swat Hong... apa yang mereka lakukan atas dirimu...?” Ibu yang hancur hati ini meratap. Hakim menjadi bingung dan beberapa kali menoleh ke arah Raja seolah-olah hendak minta keputusan Han Ti Ong. Raja ini menggigit bibir, jengkel, dan marah karena tak disangkanya bahwa urusan akan berlarut-larut seperti ini. Ketika dia menerima laporan tentang istri pertamanya, Liu Bwee, yang berzina dengan seorang pelayan muda, hatinya panas dan marah sekali. Akan tetapi, dia masih hendak membawa perkara ini kepengadilan agar diambil keputusan yang seadil-adilnya. Siapa mengira terjadi hal-hal yang tidak menyenangkan hatinya. Permaisurinya membunuh pelayan muda, kemudian kini Swat Hong membela ibunya, bahkan menggantikan ibunya “membuang diri” ke Pulau Neraka. Kini dia melihat betapa hakim menjadi bingung. Dia memukulkan kepalan kanan ke telapak kiri sambil berkata: “Sudahlah, sudahlah! Biar kupenuhi permintaan Swat Hong. Anak yang keras kepala itu sudah menggantikan ibunya ke Pulau Neraka. Sudah saja! Aku perkenankan Liu Bwe tinggal terus di sini!” Setelah berkata demikian, dia menggandeng tanggan Bu Ong dan permaisurinya, bangkit berdiri dan hendak meninggalkan

15 DESEMBER 2008

Karya

Kho Ping Hoo tempat yang tidak menyenangkan itu. Liu Bwee juga bangkit berdiri dan wanita ini berkata lantang, sambil menatap wajah suaminya dengan mata tajam. “Biarpun anakku telah menebus dosa yang tidak kulakukan, dan aku telah diperbolehkan tinggal di sini, tetapi apa artinya hidup di sini bagiku setelah anakku pergi ke Pulau Neraka? Tidak, aku tidak akan sudi tinggal di sini lagi. Aku mulai saat ini tidak menganggap diriku sebagai penghuni Pulau Es. Aku juga mau pergi dari sini!” Setelah berkata demikian, Liu Bwee lalu meloncat dan pergi. Bahkan, dengan sikap tidak menghormat lagi kepada Raja yang pernah menjadi suami dan pujaan hatinya selama bertahun-tahun itu. “Hmm, sesukamulah!” kata Han Ti Ong perlahan dan dengan wajah muram raja ini memasuki istana bersama permaisuri dan Pangeran Bu Ong. Sampai ruangan persidangan itu kosong dan mayat A Kiu dibawa pergi, Sin Liong masih duduk di situ. Di dalam hatinya, dia merasa menyesal melihat sikap Raja Han Ti Ong, gurunya yang dicintainya itu. Tahulah dia bahwa perubahan pada diri gurunya itu terutama sekali terjadi karena hadirnya The Kwat Lin yang kini telah menjadi permaisurinya.

Diam-diam dia merasa menyesal sekali. Bukankah dia sendiri yang dahulu minta kepada gurunya membawa pendekar wanita Bu-tong-pai itu ke Pulau Es? Kini, wanita itu menjadi selir gurunya, dan setelah The Kwat Lin menjadi permaisuri, kebahagiaan ibu Swat Hong menjadi musna! Bahkan kini berekor seperti ini, dengan larinya Swat Hong menggantikan ibunya ke Pulau Neraka sedang ibu dara itu sendiri pergi entah ke mana! Dialah, langsung atau tidak bertanggung jawab. Akan tetapi, tidak mungkin dia menegur gurunya, Juga permaisuri tidak dapat dipersalahkan. Betapapun juga, dia harus memperlihatkan tanggung jawabnya atas kerusakan hidup Swat Hong dan ibunya. Kalau dia mendiamkan saja, seolah-olah dia ikut pula persekutuan untuk merusak hidup ibu dan anak itu. “Pulau Neraka kabarnya merupakan tempat berbahaya sekali. Aku harus menyusul Swat Hong dan melindunginya.” Demikian dia mangambil keputusan dalam hatinya dan dia tidak lagi berpamit kepada gurunya karena maklum gurunya sedang berada dala kedukan dan kepusingan. Pula, Sin Liong sudah biasa meninggalkan pulau itu mencari tetumbuhan obat, maka kepergiannya dengan sebuah perahu menunggalkan Pulau Es tidak ada yang menaruh curiga. (bersambung) redaktur: dwi arifin / lambertus hurek (hurek2001@yahoo.com) | layouter: robet


Harian Radar Surabaya