Issuu on Google+

SENIN 1 OKTOBER

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2012

Setoran BUMD Kurang Maksimal Kurang 3 Bulan, Realisasi Target PAD Belum Separo BANYUWANGI - Memasuki triwulan keempat tahun anggaran 2012, setoran beberapa Badan Usaha Milik Daerah

(BUMD) di Banyuwangi dirasa masih kurang maksimal oleh Dispenda. Dua BUMD yang menjadi andalan pendapatan asli daerah (PAD), yakni PDAM dan PT Pelayaran Banyuwangi Sejati (PBS) ternyata masih jauh untuk memenuhi target setoran. Pada anggaran 2012 ini, PDAM ditargetkan setoran pada PAD sebesar Rp 2,5 miliar. Nilai sebesar itu sama dengan target

setoran 2011 lalu. Walau target setorannya tergolong kecil, namun pundi yang masuk ke kas daerah hingga 19 September 2012 lalu masih sekitar 48,49 persen. Uang PAD yang sudah masuk ke kas daerah dari PDAM baru sekitar Rp 1,212 miliar lebih. Jika dibandingkan tahun 2011 pada periode yang sama, setoran PDAM mengalami penurunan.

Pada periode yang sama tahun anggaran 2011 lalu, setoran PDAM pada PAD sudah mencapai 66 persen atau sekitar Rp 1,650 miliar. “Saya lisan sudah kita tagih, tapi secara tertulis tagihan belum disampaikan,” ujar Plt Kadis Pendapatan Daerah (Dispenda) Banyuwangi, Suyanto Waspo Tando Wicaksono n  Baca Setoran...Hal 35

Dominasi

Surfer Aussie

TEGALDLIMO – Kunjungan turis asing di Pantai Plengkung di kawasan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, memasuki masa-masa puncak saat ini. Pada peak seasons kali ini, pengunjung terbanyak pantai GLand tersebut masih didominasi warga Australia. Setiap pagi dan sore, puluhan surfer asing menikmati ombak besar di pantai selatan Jawa tersebut. Selain dari warga Aussie (Australia), mereka juga datang dari Brazil, Amerika Serikat dan Jepang n

EKSTREME: Peselancar asing menerobos gulungan ombak besar di Pantai Plengkung, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, kemarin.

 Baca Dominasi...Hal 35

NORIS FOR RaBa

Blambangan Dilengkapi Selasar

EKONOMI

SIGIT HARIYADI/RaBa

MURAH: Pedagang menimbang telur di Pasar Banyuwangi kemarin.

Harga Telur Turun BANYUWANGI – Kabar gembira bagi kalangan konsumen, terutama mereka yang memakai telur untuk kebutuhan sehari-hari. Sebab sejak sepekan terakhir, harga telur bebek mengalami penurunan signifikan. Tidak tanggung-tanggung, penurunan harga telur jenis yang satu ini mencapai Rp 2 ribu per Kilogram (Kg). Pantauan wartawan koran ini di Pasar Banyuwangi menyebutkan, pedagang melepas telur bebek seharga Rp 14 ribu per Kg kemarin (30/9). Padahal pekan lalu, konsumen harus mengeluarkan kocek sebesar Rp 16 ribu untuk mendapatkan satu kg telur bebek. Hal yang sama juga terjadi pada harga telur ayam ras. Sejak beberapa hari terakhir, para pedagang eceran mematok harga telur ayam ras Rp 13 ribu per Kg. Sebelumnya, telur tersebut dibanderol seharga Rp 14 ribu per Kg. Erma, 28, seorang pedagang telur di Pasar Banyuwangi mengatakan, penurunan harga telur bebek dan telur ayam ras terjadi sejak sekitar sepekan lalu. “Penurunan yang cukup signifikan terjadi pada telur bebek,” ujarnya. Erma mengaku, harga telur ayam ras di tingkat pedagang besar (grosir) malah lebih murah lagi yakni sekitar Rp 12 ribu per Kg. “Kalau saya jualnya kan sedikit. Jadi harganya lebih mahal,” katanya. (sgt/bay)

BANYUWANGI - Pengunjung taman Blambangan sebagai ruang terbuka hijau (RTH), terus dimanjakan sejumlah fasilitas. Setelah pedestrian dilebarkan menjadi 12 meter, kini taman Blambangan dibangun sejumlah fasilitas untuk mendukung kenyamanan pengunjung taman. Pada APBD 2012, ada beberapa kegiatan untuk merampungkan penataan taman tersebut. Beberapa kegiatan yang sedang dilaksanakan saat ini, pembangunan selasar untuk pengunjung, bangunan kamar toilet, pos Satpol PP dan Pos petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Untuk selasar pengunjung dan kamar toilet, dibangun di sebelah barat taman bagian utara dan selatan. Untuk kamar toilet, pada sisa utara di bangun dua kamar dan sisi selatan dua kamar. Plt Kepala DKP Arief Setiyawan menjelaskan, pembangunan selasar itu dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan kepada warga yang memanfaatkan RTH itu. Selasar itu akan berfungsi sebagai tempat istirahat warga usai melaksanakan kegiatan olahraga. Selain itu, lanjut Arief, kegiatan yang sedang berlangsung pembuatan gantung pada besi ornament. Tiang besi yang berdiri di sisi timur taman Blambangan, selain akan berfungsi sebagai tempat lomba burung berkicau juga akan berfungsi yang lain n  Baca Blambangan...Hal 35

No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Nama Partai

Jumlah KTA

Partai Nasional Demokrat (Nasdem) : 1.906 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) : 1.426 Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) : 1.081 Partai Demokrat : 2.001 Partai Damai Sejahtera (PDS) : 1.036 Partai Amanat Nasional (PAN) : 1.980 Partai Karya Republik (Pakar) : 1.120 Partai Golongan Karya (Golkar) : 2.243 Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) : 1.431  Bersambung ke Hal 35 SUMBER: KPU BANYUWANGI

20 Parpol Lolos Batas Minimal

GALIH COKRO/RaBa

DIKEBUT: Pekerja mengerjakan pembangunan selasar sisi barat Lapangan Taman Blambangan Banyuwangi.

BANYUWANGI – Pengurus 20 partai politik (parpol) calon peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, tampaknya bisa sedikit bernapas lega. Karena hingga batas waktu verifikasi administrasi ditutup, parpolparpol tersebut sudah menyerahkan kartu tanda anggota (KTA) sesuai batas minimal kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi. Seperti diketahui, Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2012 mengatur bahwa di kabupaten yang jumlah penduduknya di atas satu juta jiwa, masing-masing parpol harus

menyerahkan minimal seribu KTA. Lantaran di Banyuwangi jumlah penduduknya mencapai 1,6 juta jiwa, maka masingmasing parpol wajib menyerahkan minimal seribu KTA. Nah, saat tahap verifikasi administrasi ditutup tepat pukul 16.00 Sabtu (29/9), 20 parpol yang menyerahkan berkas verifikasi ke KPU Banyuwangi berhasil memenuhi ambang batas minimal seribu KTA. “Hingga tahap penyerahan KTA berakhir, semuanya parpol sudah memenuhi batas minimal,” ujar ketua KPA Banyuwangi, Syamsul Arifin n  Baca 20 Parpol...Hal 35

Mengunjungi Monumen Pancasila Sakti di Desa Cemetuk

Dulu Langganan Pengajian, Kini Minim Perhatian Monumen Pancasila Sakti dan Lubang Buaya di Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring, jadi saksi bisu kekejaman Partai Komunis Indonesia (PKI). Seperti apa kondisi monumen tersebut saat ini? AGUS BAIHAQI, Cluring UNTUK menuju lokasi Monumen Pancasila Sakti di Dusun Cemetuk, Desa Cluring, pengunjung bisa dengan mudah menjangkaunya. Dari kantor Kecamatan Cluring, menumen itu hanya berjarak sekitar satu kilometer ke arah barat. Hampir semua warga Desa Cluring mengetahui monumen bersejarah tersebut. Hanya, untuk menuju ke lokasi monumen ini, pengunjung harus berhati-hati berjalan. Sebab, jalan aspal sepanjang satu kilometer

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Parpol yang Memenuhi Batas Minimal KTA

itu hampir semuanya rusak parah. Kondisi memprihatinkan lagi, pada jalan aspal di samping monumen yang sudah beberapa tahun terakhir ini berlubang, karena lapisan aspalnya mengelupas. Monumen Pancasila Sakti berada di tepi jalan beraspal yang rusak itu. Berada di lahan yang tidak luas, lokasi monumen ini sebelumnya lahan milik warga yang dihibahkan. “Dulu tanahnya milik Mbah Wonokaryo dan diturunkan pada Mbah Jami (cucunya). Oleh Mbah Jami, lahan ini diwakafkan untuk monumen,” cetus Supingi, 52, penjaga monumen. Meski tidak terlalu luas, Monumen Pancasila Sakti yang dibangun pada 1995 lalu itu tergolong cukup lebar. Selain Burung Garuda yang tingginya sekitar lima meter, monumen itu juga dilengkapi tiga lubang yang dulu oleh PKI dipakai untuk menanam 62 orang anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor asal Kecamatan Muncar n  Baca Dulu...Hal 35

Taman Blambangan akan dilengkapi selasar Biar yang olahraga di sana tidak kesasar

20 parpol lolos batas minimal KTA Banyak pilihan, semoga tidak bingung

RP PA

OL

AGUS BAIHAQI/RaBa

GARUDA: Monumen Pancasila Sakti di Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring, Banyuwangi. email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


26

Senin 1 Oktober 2012

CERMIN DIRI

Program Kali Bersih Mulai Menuai Berkah MASYARAKAT Kota Santri Situbondo yang tinggal di sekitar stren kali wilayah kota kini mulai merasakan manfaat program Kali Bersih yang dicanangkan Bupati Dadang Wigiarto. Kini, selain besih dan indah, keberadaan sungai yang membelah Bumi Rengganis itu bisa menjadi jujugan wisata baru. Salah satunya adalah mulai beroperasinya perahu karet milik warga. Meski sekedar coba-coba, ternyata usaha penyewaan perahu karet itu mampu meraup untung besar. Tentu saja, persewaan perahu karet itu menjadi lahan bisnis baru yang cukup menggiurkan bagi warga Situbondo yang ada di sekitar stren kali. Bisnis menyusuri sungai itu akan terus ada jika kondisi sungai terus bersih. Semoga saja, rencana Pemkab Situbondo untuk membuat taman-taman di sekitar sungai segera terwujud. Sehingga akan menambah daya tarik keberadaan sungai tersebut. Sehingga, bisnis persewaan perahu karet itu terus hidup. Yang ujung-ujungnya dapat membantu perekomian masyarakat. Selama ini, sampah memang menjadi momok bagi kebersihan sungai. Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan menjadi penyumbang terbesar dalam pengotoran sungai. Akibatnya, sampah menumpuk di tepi-tepi sungai dan sungai pun menjadi dangkal. Dikhawatirkan, banyaknya sampah itu membuat sungai menjadi buntu yang imbasnya bisa mengakibatkan banjir di musim penghujan. Karena itu, Program Kali Bersih yang digagas Pemkab Situbondo itu harus didukung semua pihak. Tidak hanya oleh kalangan pejabat, PNS, dan pegawai SKPD di lingkungan pemkan saja, tetapi juga masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai, dan masyarakat lainnya. Sehingga, tidak saja sungai akan menjadi bersih dan sedap dipandang, tetapi juga keberadaannya bisa dimanfaatkan untuk menjadi sumber penghasilan. Salah satunya adalah dengan bisnis persewaan perahu karet yang sudah dilakukan warga. Ke depan, diharapkan tidak hanya wisata menyusuri sungai dengan memakai perahu karet, tetapi juga dengan menggunakan perahu kano, ban, dan lain-lain. Karena itu, mari kita dukung Program Kali Bersih dengan sepenuh hati. (*)

Kirim tulisan Anda ke alamat di bawah ini: OPINI DAN REMBUGAN Naskah Opini panjang tulisan sekitar 850 kata. Sedangkan Rembugan maksimal 250 kata. Kirim ke artikelradarbwi@ gmail.com. Sertakan nama dan identitas penulis. Naskah yang sudah dua minggu berada di redaksi dan tidak termuat otomatis dianggap kembali ke pengirim.

Batasi Siswa Nonton TV Orang Tua Berperan Besar Mencetak Juara dari Rumah KALIBARU - SMPN 1 Kalibaru mendukung program pengendalian belajar dan ibadah. Ada beberapa hal yang dilaksanakan yakni pembinaan akhlak mulia. Salah satu upaya yang dilakukan sekolah ini adalah memperbaiki sistem pendidikan. Caranya dengan menitikberatkan pada pendidikan karakter. Meski harus diakui, untuk membangun karakter bangsa itu membutuhkan waktu yang lama dan berkesinambungan. Kepala SMPN 1 Kalibaru, Endi Rudiono mengatakan, pelajaran pendidikan agama sangat penting sebagai pijakan dalam pembinaan karakter peserta didik. Namun, misi pembentukan karakter ini tidak hanya diemban oleh pendidikan agama, tetapi juga oleh pelajaran lain secara bersama. Selain itu, aktivitas keagamaan di sekolah yang merupakan bagian dari pendidikan agama dapat dijadikan sarana untuk membiasakan siswa taat menjalankan

ibadah serta memiliki karakter mulia. Arah dan tujuan pendidikan nasional seperti diamanatkan oleh UUD 1945 adalah peningkatan iman dan takwa serta pembinaan akhlak mulia para peserta didik . Karena itu, pendidikan yang membangun nilai-nilai moral atau karakter di kalangan peserta didik harus selalu mendapatkan perhatian. Upaya yang dilakukan di SMPN 1 Kalibaru adalah dengan menyelenggarakan kegiatan pembinaan akhlak mulia dan penanaman nilai ajaran agama. Setiap pukul 06.30 – 06.50, siswa mengikuti salat tahiyatul masjid, salat Dhuha lalu mengikuti kuliah tujuh menit. Acara itu diakhiri dengan pembacaan doa. Mereka diharapkan terbiasa untuk melakukan aktivitas keagamaan yang membentuk karakter dan berakhlak mulia. Yang tak kalah pentingnya, orang tua siswa diimbau menciptakan suasana kondusif di rumah. Mereka wajib mengawasi anaknya dan menonaktifkan ponsel dan televisi saat anak sedang belajar. “Saatnya kita mencetak sang juara di rumah kita sendiri,” ujar Endi. (bay)

PIDATO: Kepala SMPN 1 Kalibaru

Endi Rudiono.

ISTIMEWA

ISTIMEWA

JUARA: Tim Futsal SDN Kebalenan bersama guru, kepala sekolah, dan kepala UPTD Kecamatan Banyuwangi.

Juara Kompetisi Futsal BANYUWANGI – Tim futsal SDN Kebalenan Banyuwangi sukses memenangi kompetisi Cendikia Cup 2012. Anak asuh Kasek Setyaningsih itu memastikan gelar juara setelah mengandaskan SDN 4 Penganjuran. Tak cukup sampai di situ, tim B sekolah tersebut juga berhasil meraih juara harapan 1. Pada babak empat besar, tim

yang dibina .M Hadi Prasetyo dan Reni Agustina itu harus bersaing dengan tim futsal dari SDN Penganjuran 4 dan Madrasah Ibtidayiah Nurul Huda. Kepala SDN Kebalenan, Setyaningsih mengaku bangga dengan prestasi anak asuhnya. Dia berharap, anak didiknya terus giat berlatih untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. (*/bay)

ISTIMEWA

FOTO BERSAMA : 12 Kepala sekolah dan 1 PT ICS setelah melakukan penandatanganan kerja sama.

RSIA PKU Rogojampi

Luncurkan Kartu Sahabat PKU Rogojampi ROGOJAMPI – Rumah Sakit ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyembuhkan pasien dari sakit, karena selain kuratif (penyembuhan), rumah sakit juga berfungsi sebagai usaha preventif (pencegahan) dari penyakit. Sesuai dengan motto yang ada, yakni Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) PKU Muhammadiyah Rogojampi sahabat di saat sehat dan sakit. Sahabat di saat sakit, RSIA PKU Muhammadiyah Rogojampi selalu menyediakan pelayanan prima dalam pengobatan. Dengan fasilitas yang tersedia antara lain Rawat Inap kelas I, II, III dan Utama, Rawat Jalan poliklinik umum, gigi dan dokter spesialis, ruang bersalin, ruang operasi serta penunjang medis (laboratorium, instalasi farmasi, radiologi dan gizi) yang semuanya telah terakreditasi KARS, rumah sakit yang berlokasi di jalan Diponegoro 20 Rogojampi ini semakin dipercaya oleh masyarakat. Menjadi sahabat di saat sehat, RSIA PKU Muhammadiyah Rogojampi menjalin kerja sama dengan sebelas sekolah yang berlokasi di Rogojampi dan sekitarnya. Ke-sebelas sekolah tersebut antara lain Taman Kanakkanak (TK) Kartika, TK Bhayangkara, TK Tunas Bangsa, TK Bunga Bangsa, TK Aisyah

proses belajar mengajar, dan itu membutuhkan penanganan lebih lanjut, maka ambulans RSIA PKU Muhammadiyah Rogojampi yang stand by 24 jam akan menjemput ke sekolahan. D i re kt u r R S I A PKU Muhamma d i y a h R o g o jampi, dr. Handri Irawan, MMRS mengatakan, kerja PELUNCURAN: Direktur RSI PKU Muha- sama ini merumadiyah, dr. Handri Irawan menyerahkan pakan per wujukartu sahabat kepada mitra RS. dan komitmen rumah sakit untuk Bustanul Atfal, TK Dharma melakukan fungsi pencewanita, TK Pertiwi, TK Tapas, gahan terhadap penyakit TK Siwi Peni, serta Sekolah yang mungkin timbul di lingMenengah Pertama (SMP) kungan sekolah. “lebih baik Muhammadiyah Rogojampi mencegah daripada mengodan Sekolah Menengah Keju- bati” begitu cetus dokter asal ruan (SMK) Muhammadiyah kota Genteng ini. Kerja sama tersebut ditandai dengan 6 Rogojampi. Dengan kerja sama tersebut, ditandatanganinya perjansetiap siswa akan mendapat- jian MoU antara 11 lembaga kan pemeriksaan kesehatan sekolah secara serempak dan secara berkala, selain itu pen- penyerahan “Kartu Sahabat” anganan pasien siswa di RSIA kepada perwakilan sekolah, PKU Muhammadiyah Rogo- bagi para murid dan guru di jampi akan mendapatkan aula RSIA PKU Muhammadiberbagai macam kemudahan yah Rogojampi pada Selasa dan subsidi khusus. Putri (22/9) lalu. Saat perjanjian itu berlangTriana Sari, S.Sos, marketing RSIA PKU Muhammadiyah sung Selasa (22/9) kemarin, Rogojampi mencontohkan RSIA PKU Muhammadiapabila ada siswa yang sakit yah Rogojampi juga sedang pada saat berlangsungnya melaksanakan kegiatan sosial

lainnya, yakni berupa donor darah. Agenda yang diberi tema “Rogojampi Berdonor” tersebut akan diselenggarakan rutin setiap 4 bulan sekali bertujuan, supaya para pendonor yang bertempat tinggal di Rogojampi dan sekitarnya tidak perlu jauh-jauh datang ke Banyuwangi. Handri menambahkan, RSIA PKU Muhammadiyah Rogojampi secara konsisten memberikan program “Rawat Inap Makin Lama Makin Hemat” kepada semua pasien rawat inap. Program tersebut bertujuan, agar pasien tidak perlu takut akan biaya yang makin mahal, cukup konsentrasi untuk penyembuhan saja, karena sejak hari ke-empat perawatan, rumah sakit memberikan subsidi kepada pasien, begitu dijelaskan oleh dokter yang juga fans berat Rhoma Irama ini. RSIA PKU Muhammadiyah Rogojampi juga telah membuka klub senam hamil “Tunas Melati”. Klub ini dikhususkan bagi wanita hamil yang akan melahirkan, usia kandungannya mencapai 7 bulan ke atas. Selain itu juga dapat diikuti oleh ibu-ibu pasca melahirkan. Kegiatan ini akan diadakan seminggu sekali dan dapat diikuti secara gratis dengan mendaftar terlebih dahulu ke Ibu Putri, bagian Marketing di nomor telepon 63-11-49 pada jam kerja. (adv)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/ Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Senin 1 Oktober 2012

Jalan Hotmix Menuju Plengkung Segera Terealisasi

POLSEK KALIABRU FOR RABA

GANGGU KETENTERAMAN WARGA: Delapan pemabuk ketika diamankan di Mapolsek Kalibaru malam Minggu kemarin.

Malming, Mabuk, Digaruk Aparat Pesta Miras di Belakang Kantor UPTD TK/SD KALIBARU- Ditengarai menganggu ketentraman warga, delapan pemuda yang menggelar pesta minuman keras (miras) di belakangan Kantor UPTD TK/SD Kalibaru, digaruk aparat kepolisian, kemarin. Malam itu juga mereka langsung diangkut ke Mapolsek Kalibaru. Delapan pemabuk tersebut adalah Su-

trisno, 20, Noval, 17, Gufron, 25, Budi, 24, Jumadin, 17, Mistari, 21, Abdur Rohman, 18, dan Holil, 22 tahun. Semuanya warga Kecamatan Kalibaru. Kapolsek Kalibaru AKP Suwanto Barri melalui Kanitreskrim Aiptu Garus Elyas mengatakan, delapan pemuda tersebut menggelar pesta miras di belakang Kantor UPTD TK/SD Kalibaru, masuk Desa Kalibaru Wetan. Tanpa disadari, pesta miras menyambut malam mingguan (malming) tersebut

mengundang keresahan warga, yang kemudian melapor ke petugas yang sedang melakukan patroli. “Nah oleh petugas patroli akhirnya digerebek dan dibawa ke Mapolsek Kalibaru,” tuturnya. Begitu sampai di mapolsek, delapan pemuda tersebut sempat dimintai keterangan dan diberi pembinaan. “Mereka kita buatkan surat pernyataan yang menyebutkan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi, dan besok paginya kita bolehkan pulang,” tuturnya. (azi/aif)

TEGALDLIMO - Janji Pemkab Banyuwangi untuk memperbaiki akses jalan menuju Pantai Plengkung alias G-Land di areal Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) tampaknya segera menjadi kenyataan. Sabtu kemarin (29/9), Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga Mujiono dan Kepala TNAP Rudiyanto, menyempatkan diri untuk meninjau lokasi jalan yang akan diperbaiki tersebut. Begitu sampai di lokasi --tepatnya di kawasan TNAP-- Bupati Anas sempat melakukan diskusi kecil di tepi jalan dengan Mujiono dan Rudiyanto. Pembicaran singkat itu terkait rencana perbaikan jalan menuju lokasi Plengkung. Sebab, perbaikan jalan yang dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi saat ini, kemungkinan besar hanya sampai ke Pantai Trianggulasri. Sehingga masih butuh jarak sekitar 13 kilometer lagi untuk bisa sampai ke Pantai Plengkung. Nah, untuk jalur dari Pantai Trianggulasri menuju Plengkung, beberapa alternatif pilihan kerjasama untuk perbaikan jalan mulai dibicarakan. “Bisa Pak Rudi sediakan materialnya, nanti aspalnya kita bantu, atau bagaimana sharing-nya yang lebih enak,” tutur Bupati Anas. Menanggapi hal itu, Rudi mengaku tidak keberatan dengan beberapa alternatif pilihan untuk melakukan perbaikan jalan menuju G-Land atau Pantai

ABDUL AZIZ/RABA

TINJAU LOKASI: Bupati Anas (tengah) bersama Kadis PU Bina Marga Mujiono dan Kepala TNAP Rudiyanto saat meninjau lokasi jalan di Alas Purwo, kemarin

Plengkung. Sebab, pada dasarnya keinginan Bupati untuk mengembangkan kawasan wisata di Banyuwangi khususnya di TNAP juga sejalan dengan apa yang diprogramkan oleh TNAP. “Pada prinsipnya kita bisa saling bersinergi Pak Bupati, karena apa yang diinginkan oleh pak bupati juga sejalan dengan keinginan TNAP,” tandasnya. Sementara itu, Kadis PU Bina Marga, Mujiono menuturkan, bahwa perbaikan jalan yang dianggarkan oleh pemerintah saat ini sedang dalam proses lelang. Dia berharap, bulan

November ini pekerjaan jalan dengan anggaran Rp 4,2 miliar tersebut bisa mulai dikerjakan. Panjang jalannya sekitar tujuh kilometer, melintasi Desa Kedungasri dan Desa Kalipahit sampai ke Pantai Trianggulasri. “Estimasi panjangnya sekitar tujuh kilometer,” tutur Mujiono. Mengenai kelanjutan perbaikan jalan dari Pantai Trianggulasri, menuju Plengkung masih dibicarakan kerjasamanya. “Kelanjutannya masih dibicarakan dengan TNAP dan beberapa pilihan kerjasama masih dibahas,” tandasnya. (azi/aif)

Lawatan Komisi I dan II DPRD ke Katingan dan Palangkaraya

Tekan Angka PSK, Perbesar Rekreasi Anak Puber BANYUWANGI- Komisi I dan II DPRD Banyuwangi baru saja melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Katingan dan Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah. Kunker yang berlangsung , tanggal 23 hingga 26 September 2012 itu berhasil menjaring informasi yang sangat berguna untuk dikembangkan di Banyuwangi. Kedua wilayah ini dinilai bisa menangani permasalahan sosial yang terjadi, seperti penanganan PSK, program kependudukan, UKM dan Pariwisata. Dalam kunjungannya di Katingan, Ketua DPRD Banyuwangi Hermanto yang turut mendampingi Ketua Komisi I H. Abdurrahman bersama anggota diterima langsung oleh Wakil Bupati Katingan, H. Surya. Turut mendampingi, Ketua DPRD Katingan, Wiwin Sutanto, Sekda, serta Kepala Dinas terkait. Dalam lawatannya, Komisi I yang membidangi Kependudukan dan masalah sosial ini ingin mengetahui pembinaan pekerja seks komersial (PSK) yang dilakukan Kabupaten Katingan. Abdurrahman mengatakan, khusus menangani masalah ini, Pemkab Katingan memiliki kebijakan yang dampaknya bisa meminimalisasi permasalahan sosial yang akan timbul. Misalnya, pengaturan pelacuran melalui peraturan yang ada dengan memperhatikan kearifan lokal. Intensifikasi bekal keagamaan dan kerohanian untuk penguatan nilai religius dan norma ke-

FOTO-FOTO: ISTIMEWA

JALIN KOMUNIKASI: Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, H. Adil Achmadiyono (kiri) bersama Wabup Kabupaten Katingan, H. Surya, SH.

susilaan. Serta menciptakan berbagai kegiatan dan memperbesar kesempatan rekreasi bagi anak-anak puber untuk menyalurkan pencegahan pelacuran. Mereka juga membentuk tim koordinasi penanggulangan pelacuran lintas instansi dan pelibatan masyarakat lokal untuk pencegahan pelacuran. Sementara untuk pembinaan PSK ini, Pemkab Katingan, mengurangi pelacuran dengan rehabilitasi dan resosialisasi dengan kegiatan moral keagamaan, latihan kerja dan keterampilan agar produktif.

Selain itu, penyempurnaan tempat penampungan bagi PSK yang terkena razia dan pembinaan sesuai minat mereka. “Katingan sendiri hanya memiliki satu tempat lokalisasi (tidak ada izin resmi). Jumlah PSK-nya 130 orang dengan 23 mucikari. Sampai dengan tahun 2012 ini yang dinyatakan positif HIV/AIDS ada 7 orang,” ungkap Abdurrahman. Setelah menggali informasi di Kabupaten Katingan, Komisi I DPRD Banyuwangi melanjutkan perjalanannya ke Palangkaraya. Di sini mereka belajar mengenai

program Kependudukan dan KB. Dimana tahun 2012 Kota Palangkaraya menerima penghargaan Manggala Karya Kencana, penghargaan tertinggi dari Kepala BKKBN karena sangat menonjol dalam kepemimpinan menggerakkan program kependudukan dan KB nasional. Beberapa kebijakan untuk memaksimalkan bidang kependudukan dan KB di antaranya, memanfaatkan setiap memomentum untuk mengampanyekan program KB, kebijakan yang fokus dengan penyediaan anggaran yang cukup,

penyediaan obat dan kontrasepsi serta memaksimalkan program ketahanan keluarga melalui program Tribina (Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja dan Bina Keluarga Lansia). Ketua DPDR Banyuwangi Hermanto menjelaskan, penghargaan Manggala Karya Kencana ini sebagai bukti keseriusan Pemkot Palangkaraya dalam menggerakkan potensi masyarakat, seperti aktif dalam mendukung kegiatan meningkatkan potensi anak serta mendukung keberhasilan program KB Nasional di kota yang dua tahun belakangan ini tercatat sukses melaksanakan program KB. “Indikatornya adalah dibentuknya kelembagaan yang ada misalnya badan pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana. Kemudian dilihat adanya perda yang mengatur tentang kependudukan dan keluarga berencana tersebut, adanya alokasi anggaran dari APBD yang mengacu pada KKB (Kependudukan dan Keluarga Berencana,” papar Hermanto. Dalam kesempatan tersebut Hermanto menginginkan agar Banyuwangi dapat mengatur kelahiran anaknya dan mengatur perencanaan di dalam pendidikannya. “Untuk masa yang akan datang kita perlu kompetitif di berbagai bidang, khususnya di bidang pendidikan, pengaturan kelahiran dan juga pendidikan anak yang harus direncanakan mulai saat ini,” ungkapnya. (adv/aif)

UKM Tumbuh Berkat Ekonomi Kreatif SEMENTARA ITU, Komisi II yang khusus menangani bidang Pariwisata dan UKM juga mendapat tambahan ilmu selama melakukan lawatan. Lawatan diikuti Ketua Komisi II Drs. Ismoko dan Wakil Ketua DPRD Drs. H. Adil Achmadiyono. Kali ini Komisi II ini menggali informasi mengenai peran Pemkot Palangkaraya dalam membina UKM. Ismoko mengatakan, DPRD Palangkaraya menilai, perkembangan perekonomian daerah dari tahun ke tahun terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Di bidang perekonomian daerah, Palangkaraya telah menunjukan kemajuan yang signifikan dengan tahun sebelumnya. Salah satu pendukung keberhasilan ekonomi adalah pembinaan dan pemberdayaan kelompok ekonomi rakyat melalui Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKM). Saat ini upaya peningkatan kenerja dan pemberdayaan UKM sebagai unit ekonomi kerakyatan Palangkaraya terus ditingkatkan. Bahkan, DPRD Palangkaraya mengambil kebijakan dalam hal

mendukung permodalan usaha kecil menengah dan koperasi, serta menciptakan pasar terhadap hasil usaha kecil menengah dan koperasi. “Mereka juga mendorong agar segera melakukan perlindungan dan pemberdayaan ekonomi kreatif yang bersumber pada kearifan budaya lokal atau seni dan budaya,” kata Ismoko. Dikatakannya, untuk membantu memasarkan produk tersebut, Disperindagkop Palangkaraya memfasilitasi dengan menjual hasil kerajinan UKM itu kepada pembeli. Sasaran pembeli yang pertama cukup dilakukan di Kota Palangkaraya dan kota-kota lain di Indonesia. Seperti Gresik, Sidoarjo, dll. “Mengembangkan jejaring dengan pihak-pihak institusi donor, pemerintah pusat dan daerah, bank, BUMN, swasta, dan pihak lain,” katanya. Tidak hanya UKM, Komisi II juga telah belajar banyak mengenai dunia pariwisata. Menurutnya, Kabupaten Katingan secara bertahap terus mengembangkan sektor pariwisata dengan keunggulan lokal karena diyakini bisa berdampak

positif pada peningkatan perekonomian masyarakat. Pengembangan  sektor pariwisata sangat erat hubungannya pada peningkatan ekonomi masyarakat, semakin berkembang pariwisata maka ekonomi masyarakatnya semakin baik. Bahkan sejumlah fasilitas  terus disediakan termasuk keinginan menjadikan kawasan pariwisata menjadi arena rekreasi keluarga. Selain itu, menurut Ismoko, Kabupaten Katingan memiliki mempunyai upaya untuk melestarikan dan melindungi seni dan budaya lokal dari pengaruh seni budaya luar. Dimana setiap tahun Katingan dan Palangkaraya selalu menggelar festival kesenian yang melibatkan seluruh masyarakat termasuk pelajar, dimana mekanisme festival tingkat Kabupaten ini diikuti semua peserta yang menjadi juara 1,2,3 dari festival tingkat kecamatan yang sebelumnya digelar. “Jadi peserta festival dari tingkat Kecamatan yang berhasil menjadi juara 1,2,3 akan diikutkan dalam festival tingkat kabupaten,” terangnya. (adv/aif)

BERPOSE BERSAMA: Anggota DPRD Banyuwangi sesaat setelah tiba di Kabupaten Katingan, Palangkaraya.


KOMUNIKASI BISNIS

28

Senin 1 Oktober 2012

Perlindungan Maksimal dari Bumi Putera

PT. RELIANCE

Usia Masuki Seabad, Kenalkan Logo Baru

TOHA/RaBa

PRESENTASI: Venus Kusuma Wardana (kiri) memberikan pemahaman tentang ORI009 di Kampus Untag, didampingi Rio Sudirman (kanan), Sabtu (29/9) lalu.

Pemerintah Terbitkan ORI009, Masyarakat Bisa Gabung BANYUWANGI - PT. Reliance, Tbk., salah satu agen penjual Obligasi Negara Ritel (ORI) melakukan sosialisasi tentang ORI seri 009 di Kampus Untag Banyuwangi, Sabtu (29/9) lalu. Acara yang dibuka Dekan Fakultas Eknonomi Untag Banyuwangi, Rio Sudirman, itu dihadiri beberapa investor yang tertarik dengan penjualan kupon obligasi ritel yang ditawarkan Pemerintah Indonesia melalui Reliance. Dalam kesempatan tersebut, Head of Marketing PT. Reliance, Tbk., Venus Kusuma Wardana mengatakan, pemerintah kembali menerbitkan ORI di tahun 2012 ini. Melalui ORI009 pemerintah menawarkan kupon sebesar 6,25 persen. Dengan minimum pemesanan Rp 5 juta dan kelipatan Rp 5 juta, serta maksimum pemesanan Rp 3 miliar. “Batas masa pendaftaran ORI 009 ini hingga 5 Oktober 2012 dan masa jatuh tempo 15 Oktober 2015,” kata pria yang membuka kantor cabangnya di Malang itu. Dijelaskan, berinvestasi di ORI009 memiliki berbagai keunggulan. Dari segi keamanan, investor individu bisa lebih tenang karena kupon dan pokok dijamin Undang-Undang. Kupon dibayarkan setiap bulan dengan tingkat tetap. Tidak terpengaruh fluktuasi pasar. Jumlah kupon ORI pun lebih tinggi dibanding rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN pada saat penerbitan. “ORI juga bisa dijadikan agunan untuk pengajuan pinjaman dan diperdagangkan di pasar sekunder untuk mendapat capital gain,” cetusnya. (adv/*/als)

BANYUWANGI - Memasuki usia seabad, PT. Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumi Putera Banyuwangi memantapkan dirinya menjadi salah satu asuransi terpercaya. Berbagai acara digelar untuk memperingati AJB Bumi Putera. Salah satunya adalah melakukan sosialisasi ke instansi pemerintahan. Seperti Kecamatan Kabat di Dapur Oesing beberapa waktu lalu. Dalam sosialisasi yang dihadiri Kepala Cabang PT. AJB Bumi Putera Banyuwangi, Sungkowo Sarwo Edy, SH itu juga dihadiri Kapolsek Kabat Bakin, Danramil, Camat Kabat, Drs. H. Lukman Hartadi, Muspika, penggerak PKK Kecamatan Kabat. Kepala Cabang PT. AJB Bumi Putera Banyuwangi, Sungkowo Sarwo mengungkapkan bahwa perkembangan asuransi di Indonesia  cukup bagus dengan pertumbuhan di atas 20 persen.

SILATURAHMI: Sungkowo (kanan) memberikan penjelasan kepada Camat Kabat dan penggerak PKK Kecamatan Kabat di Dapur Oesing beberapa waktu lalu.

ISTIMEWA

Jauh lebih tinggi dari pendapatan nasional. Sehingga potensi jasa asuransi masih besar. Asuransi ini memberikan perlindungan. Dan tren ke depan produk asuransi yang diinginkan masyarakat adalah produk yang memberikan jaminan proteksi tinggi. Dan Bumi Putera siap untuk melayani hal itu. Bumi Putera memiliki produk-produk dan layanan seperti premi call center, sms gateway, asuransi haji, asuransi pendidikan, hingga asuransi kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Sungkowo juga mengenalkan logo baru AJB Bumi Putera. Yaitu tautan tiga orang dalam satu rangkaian berwarna biru pada latar putih menjadi logo yang ditetapkan sebagai logo baru perusahaan asuransi tertua di Indonesia itu. “Dengan logo dan layanan baru, masyarakat dapat ikut merasakan semangat baru dari Bumi Putera yang telah terbukti dari waktu ke waktu memenuhi harapan dan mengikuti perubahan kebutuhan ma-

syarakat. Juga merepresentasikan konsep mutualitas antara tiga pemangku kepentingan perusahaan, yaitu pemegang polis, karyawan, dan negara,” katanya Sungkowo berharap masyarakat bisa memahami atas resiko-resiko yang ada di setiap kehidupannya. Caranya mudah, bagi masyarakat yang ingin bergabung, segera saja datang di Kantor Bumi Putera Cabang Banyuwangi, Jalan Basuki Rachmat No. 64 Banyuwangi, Utara Terminal Blambangan Banyuwangi. (adv/als)

Jamaah MAB Donor Darah Tiap Bulan BANYUWANGI - Selain eksis mengadakan pengajian rutin, Yayasan Masjid Agung Baiturrahman (MAB) Banyuwangi juga peduli dilingkungan sosial. Salah satu yang diwujudkannya adalah donor darah yang digelar remaja MAB Minggu (30/9) kemarin. Ketua Pemuda Remaja MAB Banyuwangi, Aden Syahlana mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh takmir, remaja masjid MAB, dan beberapa jamaah pengajian Ad-Dhuha. Kegiatan sosial ini rutin dilakukan setiap Minggu akhir setiap bulannya. “Untuk sementara, donor darah ini dilakukan oleh internal MAB, yaitu takmir dan remaja masjid. Mudah-mudahan ke depan jamaah pengajian MAB turut serta mendonorkan darahnya untuk kepentingan orang lain,” kata Aden. Dijelaskan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka membantu Palang Merah Indonesia (PMI) yang setiap saat selalu

GALIH COKRO/RaBa

TAHAP WAWANCARA: Peserta Jebeng Thulik mengikuti tes wawancara di pelinggihan Disbudpar Banyuwangi, kemarin.

Loloskan 20 Besar TOHA/RaBa

KEMANUSIAAN: Pendonor darah saat diambil darahnya oleh petugas PMI Banyuwangi di MAB Banyuwangi kemarin.

kekurangan stok darah. Sehingga diharapkan dengan penggalangan darah dari para jamaah MAB ini stok darah PMI menjadi ada. “Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh

jamaah untuk tidak keberatan mendonorkan darahnya. Sebab, selain mendapat pahala besar, ternyata donor darah ini menyehatkan jasmani kita,” pungkasnya. (adv/als)

BANYUWANGI – Pemilihan Jebeng Thulik 2012 memasuki babak 20 besar, kemarin. Ketua Panitia Pemilihan Jebeng Thulik 2012 Dariharto mengatakan, mereka yang lolos setelah melalui tahapan wawancara di pelinggihan Disbudpar, Minggu pagi sampai sore kemarin (30/9). Selain wawancara bahasa Inggris dan pariwisata, peserta 50

besar juga berdiskusi tentang hal-hal aktual. ”Keaktifan peserta berpendapat, cara beragumentasi dan menyanggah menjadi bahan penilaian juri,’’ terangnya. Akhirnya dari 50 besar dipilih finalis 10 pasang atau 20 besar setelah diakumulasi nilainilai juri. Para finalis itu akan mengikuti diklat dan karantina hingga lolos ke babak grand final,’’ kata Dariharto. (aif)

FOTO-FOTO: ISTIMEWA

SIMBOLIS : Pinca BRI Banyuwangi, Sulaeman Tahe menyerahkan kunci kepada kepala Unit BRI Genteng

Pesta Rakyat Simpedes Bertabur Hiburan dan Hadiah BANYUWANGI – Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali mempersembahkan hiburan rakyat yang sangat spektakuler. Saatnya Pesta Rakyat Simpedes (PRS) dilaksanakan selama dua hari. PRS yang berlokasi di Taman Blambangan itu diisi beragam acara. Mulai parade band, yang menampilkan aneka ragam musik. Parade kesenian daerah barong, tari jejer gandrung, dan sebagainya. Tak kalah, lomba mewarnai tingkat Taman Kanakkanak juga menghiasi lokasi PRS. Sementara di sekeliling lokasi PRS dipenuhi tenda yang diisi oleh Unit Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan BRI cabang Banyuwangi. Dalam acara spektakuler tersebut, juga dihadiri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas beserta Forpimda Banyuwangi. Pada hari pertama (Sabtu, 29/9), acara PRS dibuka dengan arak-arakan hadiah Simpedes yang diikuti selur uh jajaran karyawan BRI, kesenian daerah, dan penampilan drum-

ARAK-ARAKAN : Puluhan hadiah dipamerkan keliling kota Banyuwangi sebelum diundi

band The Usinger SDN Model Banyuwangi. Dan, pada hari kedua (Minggu, 30/9 diselenggarakan pengundian hadiah Simpedes. Pimpinan Cabang BRI Banyuwangi, Sulaeman Tahe, pada s a m b u t a n n ya m e n gat a k a n , hingga Agustus 2012. Berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI) cabang Jember, kredit perbankan di Banyuwangi sebesar Rp. 3,2 triliun dan Rp 1,1 triliun merupakan kredit di BRI cabang Banyuwangi. Menurut Sulaeman, dana Kredit Usaha Rakyat untuk Ritel hanya Rp 18 miliar, dan Rp 115 miliar

merupakan kredit mikro. Dalam PRS kali ini, hadiah utama berupa satu unit mobil Suzuki APV diraih oleh nasabah unit Genteng atas nama Aristiawan Sukoco. Pada kesempatan yang sama, juga diundi dua hadiah I berupa sepeda motor Suzuki Satria FU 150 SC, dan 7 unit hadiah II berupa sepeda motor Suzuki Axelo FL 125 RCD, 8 unit Hadiah III berupa sepeda motor Suzuki Titan F W 110 SCD, dan puluhan hadiah hiburan berupa TV LCD Toshiba 24 inci. (adv/als)

MALAM HARI : Parade band menghadirkan berbagai ragam aliran music

LEPAS BALON : Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas membuka secara resmi Pesta Rakyat Simpedes

HADIAH PESTA RAKYAT SIMPEDES HADIAH Utama – 1 unit Mobil Suzuki APV

NASABAH Aristiawan S

UNIT KERJA Genteng

1 unit Suzuki Satria FU 150 SC

M Yasin Endang Fitriyanti

Pesanggaran Wongsorejo

1 unit Suzuki Axelo FL 125 RCD

Kusnan Fitriyah Roes Harsono Hadi Sucipto Dra Sumiyati Mutmainah Suprapto

Genteng Jajag Gendoh Gladag Cluring Gambiran Songgon

1 Unit Suzuki Titan FW 110 SCD

Agus Faisol Mariyatun Wagisah Frsika Ayu D Sri Mandari Wahyu Ulfa Sulikah Jemiran

Rogojampi Wongsorejo Tembokrejo Pesanggaran Songgon Blambangan Glagah Agung Pesanggaran


BALJEBOL

Senin 1 Oktober 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

33

LUMAJANG

KECELAKAAN

Rumah Juragan HP Dibobol

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

OVER MUATAN: Truk tebu yang sarat muatan tebu yang terguling di jalan raya jurusan Kencong – Pondokdalem.

Truk Tebu Dua Kali Terguling SEMBORO – Peringatan bagi para sopir truk pengangkut tebu. Akibat kelebihan muatan, truck P 9277 UY pengangkut tebu dua kali terguling. Kejadian pertama di ytruk tersebut terguling di Jalan Raya jurusan Kencong – Tanggul tepatnya, di Desa Pondokdalem, Kecamatan Semboro, kemarin. Akibat tegulingnya truk itu, hampir seluruh muatan tebu tumpah di jalan raya. Bahkan dua motor yang saat itu parkir di depan bengkel motor tertimbun tebu yang tumpah. Setelah dievakuasi, truk yang sama kembali terguling saat hendak masuk ke SPBU Desa Tanggul Kulon, Tanggul. Menurut sumber di lapangan, saat itu truck P 9277 UY yang dikemudikan Man, 65 warga Dusun Pontang Tengah, Desa Pontang, Ambulu melaju dengan kecepatan sedang dari arah Tanggul ke arah Kencong. Tiba di lokasi kejadian, tepatnya di tikungan tajam, laju kendaraan tiba-tiba tak terkendali hingga membuat truk tersebut terguling. “Muatannya berat, terus jalannya tikungan dan miring,” kata Simin, salah seorang warga. Selain terguling, tumpahan tebu menimpa kios kecil serta dua motor yang diparkir. Dua motor tersebut saat itu sedang di parkir di bengkel milik Heri, warga setempat. Melihat kejadian itu, sejumlah warga di sekitar lokasi sempat menjerit karena kaget. Namun mereka akhirnya bernafas lega saat mengetahui sopir truck keluar dalam keadaan selamat. Puluhan warga memindahkan tumpukan tebu yang sempat menimbun dua motor. Sekitar satu jam kemudian, dua motor itu berhasil dikeluarkan dalam kondisi rusak ringan. Sesuai kesepakatan, kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. (jum/wah/jpnn)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

HAFID ASNAN/RADAR JEMBER/JPNN

MOBIL PELAKU: Kanit Pidum Satreskrim Polres Lumajang melakukan identifikasi mobil pelaku yang ditemukan lokasi Desa Denok, kemarin

JEMBER – Pelaku pencurian bersenpi menyatroni rumah Muhammad Alamul Huda Sibli, 38, warga Jalan Kertabumi Raya 20, Kecamatan Kaliwates. Untungnya, aksi tujuh pelaku pencurian tersebut berhasil digagalkan Muhammad Alamul yang juga juragan handphone (HP) ini. Aksi pencurian tersebut terjadi kemarin pagi sekitar pukul 10.30. Sebelum kejadian, kondisi rumah dalam keadaan kosong karena penghuni rumah sedang bepergian. Eva, istri korban, sedang pergi ke Banyuwangi mengunjungi saudaranya. Sementara, Muhammad Alamul juga tidak ada di rumah karena sedang menjemput Ahmad Sulton, 12, anaknya, di SMP 1 Jember. ‘’Rumah ini kosong saat kejadian. Kakak saya menjemput keponakan, sedangkan istrinya ke Banyuwangi,’’ ujar Anton Sidarta, adik ipar korban saat ditemui di rumah korban pasca kejadian, kemarin. Dalam kondisi rumah kosong itulah, pelaku datang. Mereka mengendarai mobil Toyota Yaris. Setelah memarkir mobil Yaris di depan pintu masuk rumah korban, dua pelaku masuk dalam rumah korban. ‘’Ada tujuh orang. Dua diantaranya masuk ke rumah. Sedangkan lima lainnya berada dalam mobil. Umpel-umpelan karena mobilnya kecil,’’ kata Anton yang bekerja sebagai anggota satpol PP Pemkab Jember. (rid/wnp/jpnn)

Robbany Masih Dijaga Polisi Setelah Aset Ponpes Sempat Terbakar JEMBER – Petugas kepolisian masih melakukan penjagaan di Pondok Pesanteran (Ponpes) Robbany di Jalan Semeru Puncak, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Puluhan anggota unit tangkal Polres Jember masih siaga di lokasi menyusul peristiwa pembakaran sejumlah aset milik ponpes pada Sabtu (29/9) malam. Api membakar sejumlah arsip dan barang yang ada di kamar belakang. Beruntung api itu segera diketahui dan dipadamkan. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Sumbersari.

BANYUWANGI

Akhirnya, empat anggota polsek mendatangi Ponpes Robbany. Lalu, petugas polsek meneruskan laporan kejadian itu ke Polres Jember. Tidak lama kemudian petugas dari polres datang. Malam itu terlihat Kasatreskrim Polres Jember AKP Makung Ismoyojati dan Kasat Intelkam AKP Harwiyono. Sejumlah warga yang tinggal di sekitar ponpes mengaku tidak tahu asal-muasal api. Petugas Polres Jember sekitar pukul 24.00 melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di ruang yang sempat terbakar itu. Setelah olah TKP itu, polisi menggeledah sebuah rumah warga yang ada di utara ponpes. Hanya beberapa

BANYUWANGI

menit di rumah tersebut, polisi keluar dan menuju Ponpes Robbany. Namun, tidak berselang lama, anggota intel masuk kembali ke rumah warga. Di dalam rumah itu, polisi menemukan barang bukti karpet yang diduga milik ponpes yang disimpan di atas plafon rumah. Selanjutnya, karpet berwarna hijau itu diamankan ke Mapolres Jember sebagai barang bukti. Pada pagi kemarin (30/9), puluhan anggota polisi dari unit tangkal Polres Jember datang dan berjaga-jaga di sekitar rumah warga. Persis sepekan lalu (23/9), ketegangan terjadi di Ponpes Robbany. Saat itu hampir terjadi bentrok antara warga dengan pengikut ponpes. Dalam peristiwa itu,

BANYUWANGI

sebanyak 21 orang dari kalangan pengasuh dan pengikut Ponpes Robbany dievakuasi petugas kepolisian ke Mapolres Jember. Sebab, mereka sempat disandera warga setempat. Akibat kejadian itu, tiga orang pengikutu Ponpes Robbany mengalami luka-luka akibat lemparan batu yang diduga dilakukan warga. Saat itu, sehari sebelum kejadian, warga mendengar bahwa pengasuh dan pengikut Robbany akan kerja bhakti pada Minggu pukul 06.30. Karena itu, pada Minggu dinihari sekitar pukul 00.15, warga sekitar ponpes melakukan penutupan akses jalan menuju ponpes dengan bambu, baik dari arah utara maupun selatan. (jum/har/jpnn)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Persada Regency•

• Rogojampi 740m2 •

• Modal Kerja •

• Administrasi •

• Avanza ‘10 •

• Innova G ‘08 •

• Kijang Grand Extra ‘93 •

Pahe dijual tanah dpn Perum persada regency kertosari, jl ikan wader pari, hub 081217908788.

Dijual tanah LT 740m2 sebelah terminal Rogojampi harga 250 juta (nego) Hub. 081338333153, strtegis, mobil bs msuk

Dijual Innova G tahun ‘08 bln 12, hitam, ban ring 18, Astra Recd, P Bwi, tangan 1, orisinil cat, harga 215 jt. 08123256347

Kijang Grand Extra ‘93 1,5CC, abu2, a/n sndiri, terawat mulus, H. 68jt. 081336351669

• Karangrejo 850m2 •

Dbthkn administrasi utk penempatan di Banyuwangi, Jember, Situbondo & Bali, Wanita / Pria, computer, llsn S1/D1/SMU lamaran ke UD. Jaya Subur Jl. Raya 1416 Rogojampi-Bwi up Yani 0333-635888

Djl Avanza ‘10 G, silver, no. msh panjang & P asli, istimewa sekali, hubungi 081336666171

• Jl. Raya Kalipuro •

Ingin mendapat kredit modal kerja? Jaminan tabungan anda. Tabungan bertambah, mendpt kredit modal kerja hub.Permata Saving,Ruko Stendo kol.sugiono 3. 8926109

Jual tanah cepat butuh uang, sblh Jl. Raya Kalipuro 1265m2, Jl. Kec. Kalipuro 5345m2, tanah kebun Jati 5975m2, tanah kebun Jati 8610m2. Harga nego - murah. Hub: ADE, 081334223999

BUTanah dijual, lok Karangrejo Bwi, LT 850m2, hrg 230jt. Rmh Dkontrakkn d Kertosari Bwi, 2,5jt/thn. Hub.08813606165, 081353581017

• Warnet •

• Salesman •

Dijual Warnet siap pakai 14 PC dual core/ AMD Athlon, 40jt nego, hub 081336641321.

• Jajag 1500m2 •

Tanah di pnggir pantai L + 2,4 Ha, sebelah slatan MBP Bulusan 1jt/m2. 081353027992

Dbthkn Salesman untuk penempatan di Banyuwangi, Jember, Situbondo dan Bali pria, Min SMU, sim C dan motor sendiri lamaran ke UD. Jaya Subur Jl. Raya 1416 Rogojampi-Bwi up Yani 0333-635888

Tanah dijual daerah Jajag, L 1500m2 (30x50m), bisa untuk ternak ayam, sebelah sudah ada kandang, harga 80 uta nego. Hubungi: Edy 085 258 751 525

• Bulusan + 2,4 Ha •

• Tanah SHM 2265m2 • Jual tanah SHM, LT 2265m2, strategis pinggir jalan Pantura Stb-Bwi. Serius hubungi 087757973796

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Showroom & Rumah •

• Jl. Raya Muncar •

Dijual tanpa perantara LT –LB 455M2. SHM, Jl. Raya Asembagus, Situbondo. Hubungi: 0811357345.

• Rumah 2 Lantai •

• Rumah + Tanah• Dijual rmh Jl. Letnan Sulaiman 57 Bwi, luas tanah 233 M2, Luas bangunan 133 M2, sertifikat SHM IMB,garasi ada, hub: 0333-424720 atau 0331-422772.

SITUBONDO

• Ruko Rogojampi •

Ingin rumah Anda dipantau dari luar kota melalui handphone? Global CCTV menerima service dan p e m a s a n g a n C C T V. H u b u n g i : 08121626627 (call/SMS)

• Terapi Doa • Dengan ridho Allah terapi doa membantu anda menyembuhkan penyakit Diabetes, hipertensi, stroke jantung koroner, dll. Tidak terbukti, tidak bayar. Insya Allah. Hub: 081336740396

SITUBONDO

• PT BFI Finance Indonesia • PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk, mmbuka low utk posisi krywn di BFI Cab. Banyuwangi. (1) Marketing, (2) Surveyor, (3) Collector, (4) Admin. Kualifikasi: Pria&Wanita (1&4), Pria (2&3), Usia max 30th, min SMA (1), min D3 (2,3&4), Brpnglmn lbh dsukai (1&3), Pny spd mtr (1,2,3), mnguasai MS Office (4), Jujur & brtgung jwb, domisili di Bwi & sktrny. Lam ke: BFI Finance Cab. Denpasar. Jl Cokroaminoto 43 Denpasar Bali. CP: Fera 0361-427676 (maks 14 Okt 12)

• Ingin Punya Penghasilan? •

• Tenaga Pendidik•

Anda menganggur tp pny spd motor? Ingin pny penghasilan? H: 085257986656

Dibutuhkan segera, guru/tenaga pendidik bahsa inggris,tata boga,ekspor impor, Min D3, Pengalamn kerja, dtg lgsg k Desy Education, Jl. Hayam Wuruk 75 Giri - Bwi, Cp: 085258036777, 085232768999

• Daihatsu Promo • Miliki All new Xenia DP mulai 25 jutaan, Terios, Sirion, Luxio, Gran max DP mulai 15 jutaan. Info Daihatsu terbaru hubungi: Hadi 081 233 432 555 / 0815 5970 5555

• Promo Daihatsu • PromoDaihatsuDisc.bsar2an,readystockXirion, disc 7jt, Terios, Grandmax disc 5jt, Luxio 8jt. DptknhdiahdiblnSept.Hub:Vira081336244377

SITUBONDO • Honda Stream ‘02 • Djl Honda Stream ‘02 istimewa, 1700cc, hitam, plat N Problg, bln 6, Hub: 08124987000

• Mercy C180 ‘97 •

• KIA Picanto ‘07 •

Mercy C180 ‘97 terawat, htm metlik, plat L. Hub: 081237451527 / 085792151827

Djual mobil Kia Picanto 2007 (P) srba bru,pjk mei,91jt,nego,tnp prntra hub:085259967973.

• Panther Turbo ‘07 •

• Grand Vitara JLX ‘07 ���

• Chery Tiggo ‘08 •

Dijual Panther is 07 Turbo, hitam, harga Rp.170 juta nego, bisa cash/kredit, tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Grand Vitara 07 JLX, harga Rp. 169 juta nego, bisa cash/kredit, tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Chery Tiggo 2.0L MT tahun 2008 hitam, harga 107,5 juta, nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Daihatsu Luxio ‘10 •

• Nissan Grand Livin ‘07 •

• KIA Picanto ‘05 •

Dijual Daihatsu Luxio 1.50 MT.PS tahun 2010 hitam metalik, harga 105 juta, nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Nissan Grand Livina XV 1.5 MT tahun 2007 abu-abu metalik, harga 148,5 juta, nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual KIA Picanto MT tahun 2005 abu-abu metalik, harga 90,5 juta, nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Mits. T120ss PU ‘10 •

• Honda Jazz RS ‘09 •

• Honda Jazz ‘06 •

Dijual Mitsubishi T120ss PU 1.5FD (pickup) tahun 2010, hitam, harga 71,5 juta, nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Honda Jazz RS 2009, manual,abuabu metalik, harga 196,5 jt, cash&kredit, tukar tambah, hubungi: 082142194111 atau 081335897888

Honda Jjazz ‘06 IDSI, hitam Plat Bwi, jrang pakai,eksterior&interior orsi utuh mesin bersih siip.STNK panjang, hrg 137 jt (nego). Penawaran saat brg dilihat. H: 081235321719

Dijual cepat rumah, lokasi Jl. Raya Muncar, 4KT, 2KM, garasi, mushola, taman belakang, SHMN, harga nego. Hubungi: 081233101974

Djl rmh 2Lantai Jl. Adi Sucipto LT 1742m2 LB 600m2 Strategis Hub. 08123461944

BANYUWANGI

• Global CCTV •

• Avanza ‘11 • Avanza G ‘11, htm, plat P (Bdws), 146jt, DP 46,3 @3.252.000x47bln. 087806514066

• Rhm SHM 150m2 • Djl Rmh SHM LT 750m2/LB 150m2. Jl. Gn Ringgit (300m dr alun2)/Rawan RT03/02 Besuki, hrg 600jt nego. H: 085259967973

Djl/dkntrakkn min 3th Ruko 3KT, 2km Jl. Raya Gtg-Bwi 217 Rgojampi (sltan Ktr Pos) hrg nego. H: 081324084036, 081234774984

• Mutiara Blambangan • Djl 2 Ruko gandeng di Mutiara Blambangan (Brt Bank Mandiri) Hub.03337751000

• Jl. Agus Salim • Dijual Ruko 2Lt, lok Jl. KH. Agus Salim blkg Untag, Bwi. Hub: 081233669969

BANYUWANGI • Ijazah & Seritifikat • Hlg ijazah SD,SMP,SMK&Ser ttifikat kelautan, BST SCRB, AFF, ATT DSR,BK PLAUT, Pasport a/n Joko Dwi Hartono. Hub 081237924932 imbalan sepantasnya sbg ucpan terima kasih.

BANYUWANGI

• STNK •

• Hotel Dikontrakkan •

Hlg STNK Nopol P 7106 WU, an. Fakhrudin. Jl. Imam Bonjol 34 RT01/04 Tukangkayu

Dikontrakkn HOTEL ANDA, Jl. Basuki Rahmat 34, cck utk usaha. H: 081233034703

Hlg STNK Nopol P 5750 X, an. Suhaili, Dsn. Karangrejo RT01/03 Kabat, Bwi


34

Senin 1 Oktober 2012

Cabut Dukungan atau Mosi Tidak Percaya ke Pengurus Rekomendasi Klub-Suporter kepada PSSI dan Persewangi PARALAYANG: Seorang atlet mencoba terbang di Pantai Boom Banyuwangi kemarin.

Olahraga Dirgantara mulai Diminati BANYUWANGI – Denyut pembinaan dan kelangsungan olahraga di Banyuwangi boleh dikatakan cukup dinamis. Hal ini pula yang mengilhami olahraga paralayang yang mulai memperkenalkan diri hadir di Bumi Blambangan. Salah satu cabang olahraga terbang bebas ini mulai mendapat sinyal untuk hidup berdampingan dengan olahraga lainnya Itulah yang dilakukan Harris Effendie, warga Kelurahan Kepatihan, Banyuwangi. Pelaku olahraga paralayang ini mulai memperkenalkan olahraga ini kepada masyarakat Banyuwangi di kawasan Pantai Boom kemarin. “Di daerah lain para-

layang sudah jadi olahraga, hobi, bahkan aset pendukung promosi wisata,” terangnya. Dalam pelaksanannya, paralayang dapat tidak ubahnya seperti sebuah prototype pesawat sederhana. Parasut atau pesawat inilah yang kemudian membawa manusia sebagai plitnya lepas landas dan mendarat menggunakan kaki penerbang. Umumnya, olahraga ini dilaksanakan di lereng bukit atau gunung dan pantai dengan memanfaatkan angin. Angin yang dipergunakan sebagai sumber daya angkat yang menyebabkan parasut ini melayang tinggi ke langit. “Pokoknya asyik deh,” ujar Harris.

Untuk di Banyuwangi, boleh jadi masyarakat masih awam tentang olahraga ini. Namun Harris mengaku optimistis suatu saat paralayang bisa berkembang di kota kelahirannya. Apalagi Banyuwangi memiliki tekstur kawasan yang cukup mendukung perkembangan salah satu olahraga dirgantara ini. Bahkan, demi kelangsungan dan perkembangan paralayang, Harris berencana akan melakukan survey lokasi di Banyuwangi yang potensial untuk olahraga ini. “Sejauh ini baru ada tiga titik yakni Pantai Boom, Watudodol, dan bukit di Kluncing yang bisa digunakan,” ujarnya. (nic/als)

GALIH COKRO/RaBa

Tandingkan Lima Kelompok Umur BOY November Mendatang BANYUWANGI – Kejuaraan Banyuwangi Open Yunior (BOY) II tahun 2012 masih akan digelar satu bulan lagi. Namun, hal itu rupanya tidak menghalangi animo Pengkab Pelti Banyuwangi bersiap diri menatap kejuaraan tingkat nasional tersebut. Demi sukses ajang yang akan digelar 15 hingga 18 November itu, panitia sudah mulai mensosialisasikan kategori pertandingan yang akan dipertandingkan. Setidaknya, ada lima kategori usia yang akan dipertandingkan. Kelimanya meliputi usia 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun, dan 18 tahun. Nomor ini selanjutnya akan dimainkan bagi tunggal putra maupun putri, dan ganda putra maupun putri. “Lima kategori usia itu yang akan dimainkan di BOY nanti,” beber Edi Santoso, pengurus Pelti Banyuwangi. Edi menambahkan, untuk memaksimalkan kejuaraan tersebut, panitia sudah melakukan beberapa langkah. Selain mendaftarkan even yang akan dilaksanakan di lapangan tenis GOR Tawang Alun itu ke Pelti pusat. Panitia juga akan mulai membuka kran pendaftaran calon peserta. Sejumlah peserta dari dalam dan luar

DOK.RaBa

BERKELAS: Atlet tenis menerima pengarahan dari sang pelatih dalam sebuah latihan di GOR Tawang Alun beberapa waktu lalu.

Banyuwangi menjadi bidikan untuk bisa berpatisipasi dalam BOY kali ini. Edi menyebut kejuaraan ini dipastikan tidak akan kehilangan magnetnya seperti agenda yang sama tahun lalu. Dengan menyandang status sebagai kejuaraan

yang diakui Pelti (TDP), beberepa petenis junior diprediksi akan tampil ajang ini. “Status TDP menjadi nilai plus bagi petenis yang tampil. Mereka bisa mendongrak peringkat lewat penampilan dan hasil di kejuaraan ini,” cetusnya. (nic/als)

Tenis Meja Target Sumbang Medali

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

SERIUS: Atlet tenis meja dalam sebuah kejuaraan pekan lalu.

BANYUWANGI – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2012 tidak menyurutkan semangat cabang tenis meja untuk turut andil di ajang tersebut. Ragam persiapan pun mulai dilakukan guna meraih hasil maksimal di Surabaya mendatang. Target mendulang medali menjadi ambisi dari olahraga yang satu ini. Ada beberapa atlet yang masuk radar Pengkab PTMSI Banyuwangi untuk diproyeksikan tampil di ajang dua tahunan tersebut. Di kelompok putra, Wahyu dan Agung akan menjadi andalan. Sedangkan di bagian putri, ada Dita dan Dewi yang akan menjaga asa Banyuwangi untuk bisa berbicara banyak di Popda

mendatang. Ketua PTMSI, KGS Abdul Syakur mengatakan, dalam kejurkab lalu mereka mampu menunjukkan permainan yang cukup bagus. Ditunjang usia yang masih cukup muda, membuat mereka layak diberikan kesempatan untuk membela kontingen Banyuwangi di Popda mendatang. Soal peluang, Abdul Syakur optimistis atas peluang anak didiknya. Ditunjang pengalaman dan perkembangan yang lumayan bagus, Banyuwangi diharapkan bisa mendulang medali dari cabang tenis meja. “Kita ikhtiar dan berdoa semoga perjuangan anak-anak maksimal di Surabaya nanti,” pintanya. (nic/als)

BANYUWANGI – Stagnasi kepengurusan PSSI dan Persewangi disikapi serius oleh kalangan klub yang bernaung di bawahnya. Upaya penyelamatan pun didengungkan untuk menyelamatkan sepak bola Banyuwangi dari keterpurukan. Ragam cara pun dipersiapkan untuk menggairahkan kembali semangat sepak bola di Banyuwangi. Di antaranya, rencana pencabutan dukungan hingga melayangkan mosi tidak percaya. Solusi mengatasi masalah persepakbolaan di Banyuwangi itu muncul dari pertemuan lintas elemen bola yang digelar di Stadion Diponegoro kemarin (30/9). Sejumlah elemen sepak bola, seperti suporter, klub, pemain, hingga sesepuh sepak bola yang hadir sepakat untuk menata khittah sepak bola Bumi Blambangan pada tempatnya yang sesuai. Sesepuh sepak bola Banyuwangi Suwandi mengatakan,

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

ASPIRASI: Suporter Laros Jenggirat menyuarakan keprihatinan di Stadion Diponegoro kemarin.

sudah saatnya sepak bola Banyuwangi berbenah. Dia melihat kualitas yang diperlihatkan oleh PSSI dan Persewangi saat ini justru semakin menurun. Di PSSI misalnya, kompetisi internal praktis macet. “Padahal kompetisi internal inilah yang menjadi ruh dan jantung kualitas pemain yang ada,” katanya. Sedangkan Persewangi, me-

nurut Suwandi, juga tidak kalah kronis. Kompetisi yang tinggal beberapa bulan lagi tidak membuat pengurus yang ada saat ini melakukan langkah konkrit. Padahal, untuk membuat tim yang tangguh dibutuhkan kesiapan yang cukup. Hal senada terkait sindiran terkait PSSI dan Persewangi berasal dari klub n

 Baca Cabut...Hal 35


Senin 1 Oktober 2012

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Hanya Bank Jatim yang Surplus n SETORAN... Sambungan dari Hal 25

Saat ditagih secara lisan, kata Suyanto, pihak PDAM memastikan dapat merealisasikan target setoran pada akhir tahun anggaran. Pihaknya berharap, setoran target PAD itu bisa direalisasikan tanpa

harus menunggu akhir tahun anggaran yang tersisa hampir tiga bulan ini. Tidak hanya PDAM, setoran PT PBS juga dirasa sangat minim. Hingga pencatatan 19 September 2012, setoran yang sudah masuk baru sekitar 20 persen, atau sekitar Rp 600 juta.

Tahun 2012, PT PBS ditarget setoran pada PAD sebesar Rp 3 miliar atau sama dengan target sebelumnya. Pada periode yang sama tahun lalu, setoran PAD PBS juga minim namun masih lebih besar dibandingkan tahun ini. Tahun lalu di triwulan keempat, setoran PT PBS sekitar 25

persen atau sekitar Rp 750 juta. Pada tahun itu, PT PBS gagal merealisasikan target setoran PAD pada kas daerah. Sejatinya, dengan target Rp 3 miliar, PT PBS harus menyetorkan PAD sebesar Rp 100 juta lebih per bulan. Tapi yang terjadi saat ini, setoran baru sekitar Rp 600

Lampu Taman Belum Mencukupi n BLAMBANGAN... Sambungan dari Hal 25

Landasan pada celah besi ornamen, lanjut Arief, juga akan dituntaskan pada tahun 2012. Selesai pembangunan beberapa fasilitas itu, diharapkan bermanfaat secara maksimal kepada masyarakat. Tidak hanya itu, tahun ini

juga dilakukan penambahan lampu penerangan. Saat ini, taman itu tampak lebih terang pada malam hari dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk diketahui, Penataan Taman Blambangan sudah dilakukan sejak tahun 2011 lalu. Penataan taman dilakukan secara bertahap. Tahun lalu, kegiatan penataan difokuskan

pada pembenahan pedestrian. Pedestrian dilebarkan menjadi 12 meter, dari sebelumnya yang hanya dua meter. Selain melebarkan jalur pedestrian, pagar taman juga dilakukan pembongkaran untuk memudahkan masyarakat melakukan aktivitas olahraga. “Tidak menggunakan pagar dalam rangka menggugah kesadaran

masyarakat merasa memiliki terhadap sarana publik yang ada,” tegas Arief. Selain melebarkan fasilitas pedestrian, pihaknya akan melakukan penambahan tanaman pohon dan pemasangan lampu penerangan. Lampu penerangan yang ada saat ini, belum mencukupi menerangi taman di malam hari. (afi/bay)

Memantau Prediksi Ombak di Internet n DOMINASI... Sambungan dari Hal 25

Tutik PIW, pengelola Joyo’s Camp Surfing mengatakan, para surfer tersebut hampir setiap tahun rutin berlibur ke Pantai Plengkung. “Rata-rata mereka adalah tamu yang dulu

pernah datang ke sini. Ketika tiba masa liburan, mereka datang ke sini lagi. Mayoritas memang berasal dari Australia, jumlahnya bisa mencapai 50 persen. Sisanya adalah Brazil dan Jepang,” sebutnya. Tutik menambahkan, pengunjung rata-rata menginap di Plen-

gkung selama sepekan. “Tapi biasanya ada yang nambah sampai beberapa hari,” tutur perempuan asal Surabaya tersebut. Sementara itu, Noris, fotografer Bobby’s Camp Surfing menambahkan, turis tersebut umumnya datang ke Plengkung pada bulan Maret sam-

pai November. Sebab pada bulan-bulan tersebut, ombak di Pantai Plengkung memang cukup mendukung untuk berselancar ekstrem. “Sebelum memutuskan datang ke sini, mereka biasanya melihat dulu ramalan ombak di internet,” tuturnya. (azi/bay)

juta untuk masa sembilan bulan. Sehingga jika Rp 600 juta dibagi selama sembilan bulan, setoran PAD PT PBS kurang dari Rp 100 juta. Untuk merealisasikan target Rp 3 miliar itu, PBS masih mempunyai kewajiban sekitar Rp 2,4 miliar pada kas daerah. Sisa setoran PAD itu dipenuhi dalam sisa tahun anggaran selama tiga bulan.

Sedangkan target setoran BUMD yang sudah mencapai 100 persen, berasal dari Bank Jatim. Bagi laba atas penyertaan modal pada Bank Jatim sudah berhasil direalisasikan sekitar 103,79 persen. Pada anggaran 2012, setoran PAD dari Bank Jatim ditargetkan sebesar Rp 9,127 miliar. Target itu meningkat tajam dibandingkan tahun 2011 yang

hanya sekitar Rp 6,160 miliar. Pada periode yang sama tahun lalu, setoran PAD Bank Jatim sudah mencapai 100 persen atau sekitar Rp 6,160 miliar lebih. Sedangkan realisasi setoran tahun ini hingga September 2012 sudah mencapai Rp 9,472 miliar. “Realisasi target setoran hingga periode September sudah surplus,” ungkap Suyanto. (afi/bay)

Ada 34 Pendaftar di Pusat n 20 PARPOL... Sambungan dari Hal 25

Parpol yang Memenuhi Batas Minimal KTA No

Syamsul mengaku tidak tahu, apakah dari 20 parpol tersebut ada yang menyerahkan KTA ganda atau tidak. Sebab, penelusuran adanya KTA ganda baru akan dilakukan pada tahap proses verifikasi faktual. “Tahapan verifikasi faktual akan berlangsung pada bulan Oktober sampai Desember 2012,” kata dia. Syamsul menjelaskan, pada tahap verifikasi faktual, pihaknya akan mengkroscek KTA yang sudah diterima dari masing-masing parpol dengan soft copy KTA yang dikirim oleh

10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20.

Nama Partai

Jumlah KTA

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Partai Buruh Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Partai Persatuan Nasional (PPN) Partai Bulan Bintang (PBB) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Partai Serikat Rakyat Independen (Sri) Partai Nasional Republik (Nasrep)

: : : : : : : : : : :

3.260 1.039 1.072 1.370 1.330 1.759 1.100 1.078 1.299 1.012 1.040

SUMBER: KPU BANYUWANGI

KPU pusat. Itu pun, KPU pusat akan melampirkan parpolparpol mana yang akan diverifikasi. “Kita tidak tahu apakah 20 parpol tersebut layak bisa

diverifikasi faktual ataukah tidak. Yang pasti, di pusat ada 34 parpol yang mendaftar. Bisa jadi semuanya lolos atau tidak,” pungkasnya.(sgt/bay)

Tuntut Segera Bentuk Tim n CABUT... Sambungan dari Hal 34

Perwakilan klub, Mohamad Syafii menegaskan, perlu adanya perombakan di kedua institusi sepak bola tersebut. “Klub sudah siapkan opsi pencabutan dukungan ataukah mosi tidak percaya,” tegasnya. Suara tidak kalah kencang juga datang dari pentolan Laros Jenggirat, Ahmad Mus-

tain. Pensiunan BRI itu meminta agar ada langkah nyata menyelamatkan Persewangi. Intinya, dirinya tidak peduli siapa pun pengurusnya. Bagi Laros Jenggirat, yang terpenting adalah Persewangi bisa kembali berkompetisi di musim mendatang. Bersama ratusan suporternya kemarin, Laros Jenggirat melakukan aksi damai di Stadion Diponegoro. Membentangkan

spanduk putih bertuliskan selamatkan Persewangi, mereka meminta agar pengurus yang tidak mampu mengendalikan Persewangi untuk mundur dari jabatannya. “Suporter sudah siap mendukung Persewangi. Sekarang tinggal Persewanginya, mana timnya? Pendukung sudah siap, kalau timnya malah tidak, itu yang lucu,” cetus Mustain. (nic/als)

Perbaikan Dokumen 9-15 Oktober AGUS BAIHAQI/RaBa

n 20 PARTAI...

KENANGAN PAHIT: Tembok berupa relief peristiwa lubang buaya di Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring, Banyuwangi.

Sambungan dari Hal 36

Sesekali Dikunjungi Kalangan Pelajar

“Setelah verifikasi selesai, jika masih ada dokumen yang kurang, akan ada perbaikan yang bisa dilakukan oleh partai. Jadwal perbaikan itu tanggal 9 - 15 Oktober. Kemudian dari perbaikan itu akan diverifikasi

n DULU... Sambungan dari Hal 25

Para aktivis GP Ansor itu disiksa dan dibantai secara sadis oleh PKI, setelah itu dimasukkan tiga lubang tersebut. Kekejaman PKI saat membantai aktivis GP Ansor ini, tergambar jelas dalam diorama yang ada di bawah Burung Garuda. Selain itu, diorama yang mengisahkan proses pembantaian juga ada di sebelah utara patung Garuda. “Proses pembantaiannya ya seperti dalam gambar (diorama) itu,” terang Supingi. Pembantaian kader muda NU oleh PKI ini, dilakukan di sekitar jalan yang tidak jauh dari monumen. Sebelum dibantai, 62 orang aktivis GP Ansor ini oleh anggota PKI yang mengaku warga NU diundang untuk pengajian di Desa Karangasem (kini Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran). “Makanan yang disuguhkan ternyata diberi racun,” jelasnya. Dalam kondisi lemas karena keracunan, puluhan anggota GP Ansor dari Muncar ini

oleh PKI dihajar dan lari ke utara hingga sampai di Dusun Cemetuk, Desa Cluring. Di Dusun Cemetuk, mereka yang sudah lemah karena keracunan, ternyata sudah dihadang oleh anggota PKI lainnya. “62 anggota GP Ansor dihajar dan dibantai, saat membantai persis dalam gambar (diorama) itu,” bebernya. Pada diorama yang ada di Monumen Pancasila Sakti itu tergambar, betapa PKI membantai dengan cara memukul kepala memakai martil dan kapak. Selain itu, korban juga ada yang disembelih dengan menggunakan celurit dan parang. “Yang di tangannya pakai jam itu orang PKI,” jelasnya. Para korban keganasan PKI itu selanjutnya dikumpulkan dan dikubur pada tiga lubang yang ada di monumen itu. Untuk menghilangkan jejak, di atas lubang itu ditanami pohon pisang. “Tiga lubang itu tidak dalam, kedalamannya kurang dari satu meter,” jelasnya. Ketiga lubang yang dibuat untuk menanam 62 korban,

dua di antaranya berukuran kecil yakni sekitar 3,5 meter kali 2,5 meter; dan 3,5 meter kali 2,5 meter. Sedang satu lubang lagi ukurannya agak besar yakni sekitar 5,2 meter kali 2,5 meter. “Untuk lubang kecil dibuat mengubur 10 orang, sedang yang besar 42 orang,” jelasnya. Sumadi Jamal, salah satu saksi sejarah dalam pembantaian di Desa Cemetuk ini pernah menyampaikan, saat dikubur itu sebenarnya para korban banyak yang belum mati. Bahkan, tanah yang dibuat untuk menguruk sempat terlihat gerak naik turun karena para korban sebenarnya masih bisa bernapas. “Mbah Jamal memang pelaku sejarah, tapi sekarang sudah tua dan sakit,” sebut Supingi. Sambil menahan napas, Supingi menyampaikan monumen yang lokasinya menyatu dengan rumahnya ini dibangun atas swadaya dari masyarakat. Bahkan sampai saat ini, pemerintah juga kurang peduli dengan tempat yang sangat bersejarah ini. “Saya biasanya yang membersihkan, terka-

dang gotong royong,” cetusnya. Kurangnya perhatian dari pemerintah terhadap monumen ini, membuatnya sangat memprihatinkan. Cat kuning emas pada lambang Burung Garuda sudah mulai banyak yang kehitaman. Sejumlah tulisan pada monumen itu, tampak banyak yang mrothol. “Terakhir di cat pada 2007 lalu,” katanya. Semasa pemerintahan Bupati Samsul Hadi, monumen ini sering ramai dibuat kegiatan, terutama pada peringatan hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober. GP Ansor menggelar pengajian dan tahlil bersama, dan para pelajar banyak yang datang untuk melihat peninggalan sejarah ini. “Ansor sekarang tidak pernah ada acara lagi,” ujarnya. Untuk kunjungan pelajar, sesekali masih ada yang datang. Bahkan, mahasiswa dari luar Banyuwangi juga ada yang datang untuk melihat bukti kekejaman PKI di Dusun Cemetuk, Desa Cluring ini. “Terkadang, saya yang mendampingi kalau ada tamu pelajar atau mahasiswa itu,” sebutnya. (bay)

Juara Drum Band SMA Diprotes SITUBONDO – Pelaksanaan lomba drum band memperingati Hari Pramuka ke-15 di Alun-alun Kota Situbondo, Sabtu (29/9) lalu, menyisakan masalah. Itu terjadi pada lomba yang diikuti peserta grup drum band dari SMA/MA. Grup drum band SMAN 1 Situbondo yang ditetapkan sebagai juara I oleh panitia diprotes. Penyebabnya, sebelum tampil, grup drum band yang dikirim oleh SMA favorit di Kota Santri itu telah dinyatakan didiskualifikasi. Namun, ternyata masih diberi kesempatan tampil bahkan dinyatakan sebagai juara pertama. Sementara juara kedua diraih SMAN 1 Asembagus dan juara tiga diraih MAN 2 Situbondo. Mohammad Hanif, pembina drum band MAN 2 Situbondo mengungkapkan, pada saat juri dan panitia memutuskan menampilkan SMAN 1 Situbondo, dirinya bersama sejumlah ofisial SMAN 1 Asembagus sudah menyatakan keberatan. Protes berlanjut saat panitia mengumumkan pemenang.

“Namun para juri tetap dengan keputusannya, malah menyarankan protes ditujukan kepada panitia,” ungkapnya. Para ofisial drum band, kata Hanif, sangat kecewa dengan keputusan juri dan panitia yang terkesan diskriminatif dan mengistimewakan salah satu peserta. Sebab, mereka dinilai tidak konsisten terhadap keputusannya sendiri. “Kami akan menerima keputusan apapun. Sebab, kalah dan menang dalam lomba itu biasa. Namun, kalau caranya begini, siapapun saya kira tidak akan pernah tinggal diam. Atau, jangan-jangan sejak awal memang sudah ada skenario pemenang dari sekolah yang dikenal banyak putra-putri para pejabat penting di Kota Santri itu,” tuding Hanif. Dikonfirmasi, Lukman Habsi, salah seorang panitia lomba drum band mengungkapkan, tidak pernah ada diskualifikasi resmi yang dijatuhkan kepada SMAN 1 Situbondo. Jika disuruh keluar lapangan, itu karena hanya ingin semua peserta yang

tampil menggunakan alat yang standar. Sehingga ada keadilan. “SMAN 1 Situbondo bersedia melakukan itu. Mereka keluar lapangan untuk melepas sejumlah peralatan yang dinyatakan bukan standar drum band. Mereka main dengan peralatan tak ubahnya peserta yang lain. Jika setelah itu mereka tampil lagi dengan format Marching Band, itu tak masuk penilaian, itu hanya untuk hiburan,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Lukman membantah jika ada ofisial yang melayangkan protes resmi kepada juri ataupun panitia. Setahu dia, hanya orang tua wali muridlah yang melakukan protes karena keberatan anaknya tidak ditampilkan. Itu mengingat besarnya biaya yang sudah mereka keluarkan. “Kalau masalah penetapan juara itu murni kewenangan juri, panitia tidak punya kapasitas untuk menentukan itu,” imbuh Lukman. Ketua Kwarcab Pramuka Situbondo, Rachmad menegaskan, semua yang berkaitan dengan

teknis lomba diserahkan kepada dewan juri yang diketuai AKBP Roestihardji, perwira Polda Jatim yang sekaligus pengurus PDBI Jatim. Rachmad mengakui, pada saat SMAN 1 Situbondo memasuki arena memang telah diputuskan dewan juri untuk keluar lagi. Itu karena ada dua alat yakni terompet besar yang masuk katagori drum corps atau alat marching band. “Dewan juri memberikan kesempatan kepada SMAN 1 Situbondo untuk mengganti alat sesuai standas lomba drum band dan itu dipenuhi,” terang pria yang menjabat sebagai wakil bupati itu. Dia menegaskan, dari Kwarcab Pramuka Situbondo tidak pernah ikut campur persoalan teknis. Semua diserahkan kepada dewan juri. Termasuk ketika ada protes juga dari SMAN 1 Situbondo yang mempertanyakan kenapa gitapati terbaik bisa diraih SMAN 1 Asembagus. “Saya kira juri sudah melakukan tugasnya secara profesional,” tandasnya. (pri/als)

lagi pada 16 - 22 Oktober 2012,” papar Baino kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Karena itu, bagi partai yang persyaratan dokumennya masih belum lengkap seperti belum terpenuhinya kuota 30 % keterwakilan perempuan dan menyerahkan KTA masih kurang dari 1000, harus bekerja

lebih keras agar bisa ikut dalam pemilu 2014 mendatang. Setelah verifikasi administrasi hasil perbaikan selesai, pada 23-25 Oktober nanti akan diserahkan ke KPU Provinsi serta KPU Pusat. Sehingga pada 26 Oktober sudah bisa dilakukan verifikasi parpol secara faktual. (mg1/als)

Tinggalkan Keteladanan Luar Biasa n BAWA... Sambungan dari Hal 36

Diakui, kepergian Kiai Fawaid selama-lamanya cukup memukul telak DP C PPP Situbondo. Maklum, dia merupakan tokoh figur, sentral, kekuatan moral, sosial dan agama. Namun, berkat dukungan dan kekompakan semua pengurus, mulai dari tingkat DPC, PAC dan ranting semuanya sudah mulai pulih kembali dan beraktifitas secara normal. “Kiai Fawaid meninggalkan sistem organisasi partai dan keteladanan yang luar biasa

kepada kita. Yang terakhir kali dan pasti akan terus terkenang, bagaimana meski keadaannya kritis, Kiai masih sempat hadir di tengah-tengah Harlah PPP di Kapongan dan beliau tidak pernah mengeluh apapun demi memperjuangan PPP sebagai aspirasi masyarakat Islam dalam kaidah ahli sunnah waljama’ah,” terangnya. Kiai Fawaid juga telah membangun kekuatan simbol-simbol di luar struktur. Baik kekuatan para kiai, para tokoh, dan kekuatan lainnya. Itulah yang harus benar-benar dipelihara oleh kalangan pengurus, kader dan simpatisan PPP sebagai

generasi penerus Kiai Fawaid. Sehingga, ke depan PPP tidak tambah surut. Justru secara kuantitas dan kualitas PPP akan terus jaya. Pada pemilu 2014 nanti, suara PPP perdapil nanti dipastikan bertambah. Itu bukan hitung-hitungan tanpa dasar. Tapi berdasarkan prediksi rasional. Diantaranya, para ulama dan kiai sudah mulai berlomba-lomba kembali ke rumah lama. Yakni, PPP. “Sehingga, kami dan seluruh jajaran optimistis sekali PPP akan menjadi pemenang pada pemilu yang akan datang,” imbuhnya. (pri/adv/als)

KEMBUNG KARENA MAAG HILANG BERKAT MINUM SUSU KAMBING MILKUMA Maag atau radang lambung atau tukak lambung adalah gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit, mulas, dan perih pada perut. Penyebabnya bisa karena penderita makannya tidak teratur, terdapat mikroorganisme yang merugikan, mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau sebab-sebab lainnya seperti mengonsumsi alkohol, pola tidur yang tidak teratur dan stress. Keluhan maag ini telah dirasakan oleh Mustopa. “Kalau maag saya kambuh, perut jadi sering terasa kembung, kalau makan jadi muntah-muntah.” Cerita ayah 3 orang anak tersebut. Untunglah, kini ia sudah menemukan cara yang tepat untuk mengatasi keluhannya itu, yakni dengan minum Milkuma, minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu kambing peranakan ettawa segar dan Gula Aren. Manfaat Milkuma telah dirasakan oleh pria berusia 33 tahun ini setelah minum selama 2 bulan. “Dulu saya terbiasa berobat ke dokter, tapi sekarang sudah tidak lagi! Sejak minum Milkuma sekarang stamina saya bagus, sakit maag pun jarang kambuh, aktifitas kembali nyaman.” Ungkap warga Tanggung, Kota Blitar, Jawa Timur tersebut. Karena merasakan manfaatnya secara langsung, sekarang ia menyarankan orang lain untuk mencoba Milkuma, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak wiraswasta tersebut. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang

belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu kambing Milkuma. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Kini, hadir Milkuma yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Satu gelas susu kambing Milkuma memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, Fluorine yang terdapat dalam susu kambing Milkuma bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan menetralisir asam lambung. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti disiplin dalam pola makan, dan berolahraga, serta mengkonsumsi air putih paling sedikit 8 gelas/ hari. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www.milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim : 082120862055, Banyuwangi : 082141345607, Bangkalan: 082120862055, Sumenep: 082120862055, Situbondo : 082120862055. Depkes RI No.PIRT. 6.09.3328.01.395.


36

Senin 1 Oktober 2012

Berenang di Pasir Putih, Warga Jember Meninggal

KESEHATAN

Jadi Paramedis Terbaik SITUBONDO – Bulan September memang sudah berlalu. Namun, bagi Apong Aisyah, bulan itu memiliki kenangan yang mungkin akan dikenangnya seumur hidup. Sebab, di bulan itulah dirinya ditetapkan sebagai paramedis terbaik di lingkungan rumah sakit dr Abdoer Rahem Situbondo. Yang cukup istimewa juga, penetapan predikat membanggakan itu bersamaan dengan perayaan hari ulang tahun (HUT) RS dr Abdoer Rahem yang ketiga. “Sebenarnya penetapan karyawan terbaik di lingkungan rumah sakit seperti ini sudah hal biasa. Sebab, terpilih setiap bulan,” ungkap Apong. DOK.RaBa Meski demikian, istri Sekretaris Apong Aisyah Dispendik, Ateng Djaelani itu tetap mengaku suprise begitu dinyatakan sebagai paramedis terbaik Bulan September. Sebab, sebelumnya tak pernah menyangka. “Saya kira masih banyak karyawan yang lebih baik dari saya,” ungkap perempuan berjilbab itu. Menurut dia, tak ada hal-hal istimewa yang dilakukannya saat melaksanakan tugas. Sehingga dirinya cukup terkejut saat ditetapkan sebagai paramedis terbaik. “Prinsip saya bagaimana hanya melaksanakan tugas sebaik-baiknya, itu saja,” tandasnya. Setiap harinya Apong bertugas di ruang Hemodialisa bersama empat orang paramedis lainnya. Dia melayani pasien yang akan melakukan cuci darah dari jam 07.00 hingga pukul 13.30. “Petugas yang ada di ruangan ini on call,” terang ibu dari Anita Azzahra dan Arifandi Dwi Nugraha itu. Kata dia, pasien aktif Hemodialisa di RS dr Abdoer Rahem kini berjumlah 38 orang. Tiap pasien tidak sama untuk melakukan cuci darah. “Yang pasti tiap orang itu ada tujuh orang melakukan cuci darah, kalau Senin dan Jumat bisa dua kali lipat jumlahnya,” imbuh Apong. (pri/*/als)

SITUBONDO FAIR EDY SUPRIYONO/RaBa

MENYENANGKAN: Sejumlah warga Mimbaan, Kecamatan Panji, menyewa perahu karet untuk menyusuri kali di utara Jembata Macan, kemarin.

Wisata Baru di Kali Bersih YUSROH/RaBa

DIKEBUT: Panitia memasang tenda untuk stan pameran.

Mulai Pasang Tenda SITUBONDO Fair 2012 tinggal dua hari lagi dibuka. Saat ini, panitia tengah melakukan persiapan akhir hingga menjelang pembukaan yang akan dilakukan langsung oleh Bupati Dadang Wigiarto itu. Sejak kemarin, panitia mulai memasang tenda hanggar, tenda dengan ukuran besar untuk stan pameran, instalasi ruang, dan listrik. Begitu juga dengan gapura pintu masuk pameran. Harry. M.A, selaku panitia mengatakan, pihaknya sudah mulai mempersiapkan segala sesuatunya. “Tenda-tenda, mulai kami pasang sesuai dengan konsep awal. Yakni menggunakan tenda hanggar. Kemudian instalasi listrik dan lain sebagainya secara bertahap. Harapan kami semoga pameran dapat terlaksana dengan lancar,” terangnya. Dikatakan, pihaknya berharap agar pameran bisa berjalan sukses sesuai dengan harapan semua pihak. “Yakni memberikan stimulus pada pengusaha lokal agar lebih termotivasi berkat pameran ini. Sehingga dampaknya akan meningkatkan perekonomian di Kabupaten Situbondo ini,” kata Harry.M.A. (adv/*/als)

PENDIDIKAN

ISTIMEWA

KREATIF: Kadispendik Fathorrahman didampingi Kepala SMADA Endang Wiji Lestari, Kadisparbudpora Sugiyono, Kasi SMA Agus MP, Komite dan Pengawas, Sumiyati.

SITUBONDO – Bersihnya sungai di lingkungan kota dari endapan lumpur dan sampah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ada warga yang berinisiatif menyewakan perahu karet untuk hiburan warga sekitar. Perahu karet bermesin tersebut hilir mudik mengantarkan warga yang kebanyakan masih anak-anak menyusuri aliran sungai. Kadang ke hulu, kadang kehilir. Ongkosnya tidak mahal. Hanya Rp 1.000 sekali naik. Pemandangan itu terjadi di aliran sungai sebalah utara Jembatan Macan hingga

Pertanyaan: Selain faktur pajak, apakah surat-surat yang dikategorikan faktur pajak? Pengirim: Imron, Banyuwangi

NUR HARIRI/RaBa

DAFTAR: Salah satu pimpinan partai politik memberikan dokumen verifikasi di kantor KPUD di hari terakhir Sabtu (29/9) lalu.

Baino Ali Imron. Ditambahkan, dari 20 parpol yang telah menyerahkan dokumen, nanti akan diverifikasi secara administrasi. Verifikasi

itu berlangsung hingga 6 Oktober mendatang. Selanjutnya, hasil verifikasi administrasi diumumkan pada 7-8 Oktober n  Baca 20 Partai...Hal 35

SYAMSURI/RaBa

KOMPAK: Ketua DPC PPP, Muyiddin Khotib (tengah) menyerahkan berkas pendaftaran kepada Ketua KPU, Baino Ali Imron, Sabtu (29/9) lalu.

Bawa Tumpeng Kenang Kiai Fawaid DEWAN Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Situbondo menyerahkan kelengkapan berkas untuk persyaratan bakal calon peserta pemilihan umum (PEMILU) kepada komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten, Sabtu (29/9) lalu. Dokumen tersebut diterima langsung Ketua KPU Baino Ali Imron dan sejumlah pejabat di sekretariat KPU Situbondo. Yang menarik, disamping menyerahkan berkas adminis-

NUR HARIRI/RaBa

SAKIT GINJAL: Hariyanto, seorang warga yang meninggal di pesisir pasir putih, Kecamatan Bungatan, Situbondo, kemarin (30/9).

Rubrik Pajak

Canangkan Senam Sehat SMADA Prima SITUBONDO – Untuk menggali kreativitas guru dan meningkatkan pendidikan berkarakter, SMAN 2 Situbondo (SMADA) mencanangkan senam sehat SMADA Prima dan kegiatan ekstrakuriler akbar (Pextra) tahun 2012-2013. Kegiatan itu diikuiti 120 peserta yang terdiri dari perwakilan ekstrakurikuler di SMAN 2 Situbondo di Aula SMAN 2 Situbondo. Senam sehat SMADA Prima yang diciptakan guru olahraga SMAN 2 Situbondo, Budi Wahyuni serta kegiatan ekstrakuriler yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 29-30 September 2012 ini mengambil tema “Penanaman pendidikan karakter bangsa melalui kegiatan ekstrakurikuler untuk membentuk insan yang aktif, kreatif, dan inovatif. Kegiatan pencanangan itu dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten (Dispendik) Situbondo, H. Fathorrahman. Kepala SMAN 2 Situbondo, Endang Wiji Lestrasi, mengatakan, tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi (IPTEK) akan terkait langsung dengan peningkatan sumberdaya manusia. “Karena itu diperlukan pengetahuan dan kemampuan yang berbasis pada kompetensi dengan standar nasional bahkan internasional,” terang Endang. Sebab, kata Endang, di era informasi seperti sekarang ini, kualitas SDM menjadi penentu keberhasilan hidup di masa yang akan datang. “Maka SMAN 2 Situbondo yang saya pimpin ini selalu berusaha membekali peserta didik dengan kegiatan akademik maupun non akademik yang berlandaskan budaya dan karakter luhur bangsa,” tandas Endang. (adv/*/als)

Melihat kejadian itu, warga lain yang juga berkunjung di Papu kontan berkerumun melihat jasad salah seorang sopir angkot yang meninggal secara mendadak itu. Kemudian para nelayan setempat beserta kepolisian langsung membawanya ke RSUD Abdoer Rahem Situbondo. Data yang berhasil dikumpulkan, tiga hari sebelum kejadian, pria dengan anak empat itu pernah mengalami sakit ginjal. Diduga kuat, meninggalnya korban karena sakitnya tersebut masih belum sembuh total. Kanit Reskrim Polsek Bungatan, Bripka Untoro Windu mengatakan, insiden yang dialami korban diduga kuat lantaran penyakit ginjal yang dideritanya. “Seperti disampaikan pihak keluarga, korban meninggal karena dimungkinkan sakit ginjal yang diderita masih belum sembuh total. Selain itu setelah dilakukan pemeriksaan juga tidak terdapat tanda-tanda lain yang menjadi penyebab kematian korban,” papar Bripka Untoro Windu. (mg1/als)

Bendhung, Desa Curahjeru, Kecamatan Panji. Kini sarana ini menjadi hiburan warga sekitar untuk memanfaatkan sungai sebagai media rekreasi yang murah namun tetap menyenangkan. “Awalnya, sebenarnya hanya coba-coba. Namun, ternyata cukup banyak yang berminat. Akhirnya ya kita teruskan. Lumayan lha untuk beli bensin. Semoga warga kian sadar untuk terus menjadikan sungai bersih dan nyaman,” ungkap Tejo, pemilik perahu. (pri/als)

20 Partai Masuk Verifikasi SITUBONDO – Berdasarkan data kelengkapan dokumen persyaratan verifikasi yang diterima Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Situbondo hingga hari terakhir pendaftaran Sabtu (29/9) lalu, diperkirakan 20 partai politik (parpol) akan menjadi peserta pemilu di Kabupaten Situbondo. Hingga hari akhir penyerahan kelengkapan dokumen 29 September lalu, ternyata masih terdapat beberapa parpol yang belum genap menyerahkan KTA parpol dengan jumlah minimal 1000 KTA. Beberapa partai yang belum genap menyerahkan minimal 1000 KTA itu adalah PKIP, PBB, PPRN, dan PKS. “Bagi partai yang KTA-nya masih kurang dari 1000 KTA, yang pasti harus melengkapi,” ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Situbondo,

BUNGATAN – Hariyanto, 50, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sumbersari, Jember, tewas saat berwisata di pantai Pasir Putih (Papu), Kecamatan Bungatan, Situbondo, siang kemarin (30/9). Ceritanya, Hariyanto datang ke Papu secara berombongan. Setiba di Papu, korban langsung berenang di laut bersama temannya yang juga bernama Hariyanto, 40, dan cucunya. Setelah berenang agak lama, tiba-tiba Hariyanto ke pinggir pantai dan beristirahat di pinggir pantai tersebut. “Setelah dia berenang, dia itu ke pinggir dan tengkurap di pasir. Saya mengira dia hanya istirahat, jadi kami biarkan,” ujar Riyama, 45, salah seorang kerabat korban. Selanjutnya, pihak keluarga merasa heran dengan ulah Hariyanto yang tengkurap cukup lama itu. Karena heran, mereka pun menghampiri Hariyanto dan bermaksud membangunkannya. Tetapi saat dibangunkan, Hariyanto sudah tidak bernyawa. Dari mulutnya keluar busa.

trasi, partai yang kini dipimpin Muhyiddin Khatib itu membawa nasi tumpeng. Itu dalam rangka mengenang (alm) KHR Achmad Fawaid As’ad yang sering hadir langsung ke KPU terkait kepentingan parpol. “Beliau memang sudah wafat. Jasad beliau memang sudah tak lagi bersama kita. Namun, ruh dan semangat perjuangannya terus berada di tengah-tengah kita. Tumpeng ini juga untuk mendoakan keselamatan seluruh masyarakat Kabupaten Situ-

bondo agar dijauhkankan dari segala musibah, diberi kemakmuran, dan kesejahteraan lahir batin,” ungkap Muhyiddin. Kata dia, tumpeng sebagai bentuk syukur karena PPP telah memenuhi semua persyaratan yang ditentukan KPU. Tak ada kendala berarti dalam memenuhi. Semua pengurus mulai dari tingkat DPC, PAC, ranting berjalan kompak dan siap mendukung PPP menjadi peserta dan pemenang pemilu 2014 n  Baca Bawa...Hal 35

Jawaban: Terima kasih atas pertanyaan Saudara. Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER - 27/PJ/2011 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-10/PJ/2010 Tentang Dokumen Tertentu Yang Kedudukannya Dipersamakan Dengan Faktur Pajak. Pasal 1 Dokumen tertentu yang kedudukannya dipersamakan dengan Faktur Pajak adalah: (a). Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) yang telah diberikan persetujuan ekspor oleh pejabat yang berwenang dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan dilampiri dengan invoice yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan PEB tersebut; (b). Surat Perintah Penyerahan Barang (SPPB) yang dibuat/dikeluarkan oleh BULOG/DOLOG untuk penyaluran tepung terigu; (c). Paktur Nota Bon Penyerahan (PNBP) yang dibuatkan/ dikeluarkan oleh PERTAMINA untuk penyerahan Bahan Bakar Minyak dan/atau bukan Bahan Bakar Minyak; (d). Bukti tagihan atas penyerahan jasa telekomunikasi oleh perusahaan telekomunikasi; (e). Tiket, tagihan Surat Muatan Udara (Airway Bill), atau Delivery Bill, yang dibuat/dikeluarkan untuk penyerahan jasa angkutan udara dalam negeri; (f). Nota Penjualan Jasa yang dibuat/dikeluarkan untuk penyerahan jasa kepelabuhanan; (g). Bukti tagihan atas penyerahan listrik oleh perusahaan listrik; (h). Pemberitahuan Ekspor Jasa Kena Pajak/Barang Kena Pajak Tidak Berwujud yang dilampiri dengan invoice yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan Pemberitahuan Ekspor Jasa Kena Pajak/Barang Kena Pajak Tidak Berwujud, untuk ekspor Jasa Kena Pajak/Barang Kena Pajak Tidak Terwujud; (i). Pemberitahuan Impor Barang (PIB) yang mencantumkan identitas pemilik barang berupa nama, alamat dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan dilampiri dengan Surat Setoran Pajak, Surat Setoran Pabean, Cukai dan Pajak (SSPCP), dan/atau bukti pungutan pajak oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, yang mencantumkan identitas pemilik barang berupa nama, alamat dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan PIB tersebut, untuk impor Barang Kena Pajak; (j). Surat Setoran Pajak untuk pembayaran Pajak Pertambahan Nilai atas pemanfaatan Barang Kena Pajak tidak terwujud atau Jasa Kena Pajak dari luar Daerah Pabean; (k). Bukti tagihan atas penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak oleh Perusahaan Air Minum: (l). Bukti tagihan (Trading Confirmation) atas penyerahan Jasa Kena Pajak oleh perantara efek; dan (m). Bukti tagihan atas penyerahan Jasa Kena Pajak oleh perbankan. Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-71/PJ/2011 Tentang Penyampaian Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-27/PJ/2011 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-10/PJ/2010 Tentang Dokumen Tertentu Yang Dipersamakan Dengan Faktur Pajak. Angka 2 Dalam hal PIB, SSP, SSPCP, dan/atau bukti pungutan pajak oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tidak menyebutkan identitas pemilik barang secara lengkap (nama, alamat, dan NPWP) maka dokumen tersebut tidak dipersamakan kedudukannya dengan Faktur Pajak. Sukseskan Sensus Pajak Nasional Tahun 2012. Informasi lebih lanjut dapat berkonsultasi dengan Account Representative Saudara di Kantor Pelayanan Pajak dimana Saudara terdaftar atau hubungi Call Center bebas pulsa Direktorat Jenderal Pajak 500200. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur III.


Radar Banyuwangi 1 Oktober 2012