Issuu on Google+

SELASA 9 OKTOBER

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2012

Tunda Lagi, Tunda Lagi

POLITIK

Pengurus Gerindra Punya KTA PKB? GLENMORE - Pelaksanaan verifikasi partai politik (parpol) di Banyuwangi mulai menimbulkan masalah. Salah satu contohnya adalah kasus yang terjadi di Kecamatan Glenmore. Moh. Azis yang mengaku sebagai sekretaris Ranting Partai Gerindra Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore, ternyata juga memiliki kartu tanda anggota (KTA) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). “Bukan saya, tapi istri saya (Samsia) yang memiliki KTA PKB,” kata Azis ditemui di rumah Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra Glenmore, Busairi ■  Baca Pengurus...Hal 35

CUACA

JPU Berdalih Rentut Habib dari Kejagung Belum Turun BANYUWANGI - Untuk kali kedua, sidang lanjutan perkara pembunuhan dengan terdakwa Muhamad Ali Hinduan alias Habib, 44, terpaksa ditunda kemarin. Sama dengan sebelumnya, persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim Siyoto dan beranggota Bawono Effendi dan Afrizal Hadi itu sedianya hendak mendengarkan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). “Maaf, tuntutan belum siap,” ujar JPU Hari Utomo saat diminta majelis hakim membacakan tuntutan. Lantaran JPU belum siap, maka sidang yang dimulai pukul 12.11 itu hanya berlangsung sekitar satu menit. Majelis hakim memutuskan sidang dilanjutkan Senin depan (15/10). “Sesuai hukum acara, bila jaksa belum siap membacakan tuntutan, maka harus ditunda,” kata Siyoto. Penundaan yang sama terjadi pada sidang sebelumnya. Dalam persidangan lalu, JPU minta waktu sepekan sembari menunggu surat rencana tuntutan (rentut) dari Ke-

jaksaan Agung (Kejagung) turun. “Rentut belum turun,” terang Hari Utomo usai sidang. Menurut Hari, pembunuhan dengan terdakwa Habib, warga Dusun Krajan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, itu tergolong sadis. Rosan selaku korban bersama istrinya, Siti Jamilah, dan Dery Pradana, putra semata wayangnya, dibantai di rumahnya di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu. Selanjutnya, ketiga korban dimasukkan mobil Isuzu Panther dan dibakar di sekitar perkebunan Kecamatan Licin. “Kasus ini juga menjadi perhatian masyarakat,” ungkap Hari ■  Baca Tunda...Hal 35

Muhamad Ali Hinduan GALIH COKRO BUWONO/RaBa

Manfaatkan Panas Bumi Gunung Ijen Kawasan Gunung Ijen sampai Blawan, Bondowoso, memiliki potensi panas bumi yang cukup besar HARI CAHYO Kepala Disperindagtam Banyuwangi

BANYUWANGI - Potensi panas bumi di wilayah Gunung Ijen dalam waktu dekat akan dimanfaatkan untuk energi pembangkit listrik. Saat ini, potensi tersebut tengah dalam kajian salah satu perusahaan yang memiliki kuasa pertambangan di wilayah tersebut. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan (Disperin-

dagtam) Banyuwangi, Hari Cahyo mengatakan, pada tanggal 3 sampai 4 Oktober lalu pihaknya mengikuti workshop panas bumi di Bandung. Dalam workshop itu terungkap bahwa kawasan Gunung Ijen sampai Blawan, Bondowoso, memiliki potensi panas bumi yang cukup besar. Nah, berdasar data dari Dinas Energi dan

Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jatim, melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Panas Bumi, disebutkan bahwa pihak yang memiliki kuasa pertambangan di kawasan Gunung Ijen adalah PT Medco Cahaya Geothermal. “Pada tahun 2013, luas wilayah kuasa pertambangan di kawasan itu mencapai 62.620 hektare (ha),” ujar Hari ■  Baca Manfaatkan...Hal 35

Siapkan 21 Bus dan 2 Ambulans CJH Berangkat Pekan Depan

GALIH COKRO BUWONO/RaBa

ISTIRAHAT: Saat cuaca buruk nelayan di Pulau Santen memilih mengecat perahunya.

BANYUWANGI - Pemberangkatan ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Banyuwangi sudah semakin dekat. Karena itu, segala persiapan pun dilakukan untuk memperlancar keberangkatan para tamu Allah tersebut. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi, Hosnan mengatakan, tahun ini CJH

Siang Cerah, Sore Berawan, Malam Hujan BANYUWANGI - Musim kemarau yang saat ini melanda Banyuwangi dan sekitarnya tampaknya masih akan berlanjut hingga beberapa pekan mendatang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Bumi Blambangan baru memasuki musim penghujan akhir bulan Oktober ■

 Baca Siapkan...Hal 35

Tamu Allah Banyuwangi

 Baca Siang...Hal 35

n Jumlah: 879 orang n Kloter : 73 dan 74 n Berangkat ke Sukolilo: Selasa (16/10) n Berangkat ke Makkah: Kamis (18/10) n Start Berangkat: Depan kantor Pemkab Banyuwangi n Armada: Diangkut 20 bus, dikawal 3 patwal, dan 2 ambulans.

GALIH COKRO/RaBa

BERBAGI ILMU: Choliq Baya menyampaikan materi jurnalistik kepada finalis Jebeng-Thulik di Seblang Room.

ADA APA LAGI

asal Banyuwangi tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 73 dan 74. Rencananya, mereka akan diberangkatkan dari depan kantor Pemkab Banyuwangi menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Selasa pekan depan (16/10). Selanjutnya, dua kloter tersebut akan bertolakkeMakkahpadaKamis(18/10). Hosnan mengungkapkan, jumlah CJH Banyuwangi yang siap berangkat ke Makkah berjumlah 879 orang ■

Finalis Jebeng-Thulik Belajar Jurnalistik KALIPURO - 20 finalis Jebeng-Thulik Banyuwangi 2012 mengunjungi kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) yang beralamat di Jalan YOS Sudarso 89 C, Kecamatan Kalipuro, kemarin (8/10). Dalam kunjungan kali ini, para calon duta wisata Banyuwangi itu menimba ilmu jurnalistik. Tidak tanggung-tanggung, para finalis jebengthulik tersebut mendapat pemaparan langsung seputar teknik mencari dan menulis berita dari Direktur JP-RaBa, Choliq Baya. Belum cukup sampai di situ, Choliq Baya juga menjelaskan detail proses penyajian berita di JP-RaBa. Mulai berita masuk dari masing-masing wartawan, editing oleh re-

daktur, pengeditan tata bahasa oleh editor bahasa, penataan halaman oleh redaktur dan lay outer, hingga koran siap cetak. Pembekalan ilmu jurnalistik tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan Pemimpin Redaksi (Pemred) Bayu Saksono. Beberapa hal penting pun dikupas dalam sesi tersebut, di antaranya cara seorang wartawan mendapatkan foto menarik atas suatu kejadian dan lain sebagainya. “Wartawan harus kreatif dan jeli dalam mengeksplorasi bahan yang ada agar menjadi sesuatu yang menarik,” ujarnya ■

Larangan barang bawaan:  Obat-obatan terlarang  Rokok dalam jumlah berlebihan  Jika ingin bawa obat harus ada resep dokter.

 Baca Finalis...Hal 35

Membongkar Jaringan Perdagangan Manusia di Muncar GALIH COKRO/RaBa

BUTUH WADAH: Atraksi bersepeda motor di kawasan GOR kemarin.

Adu Ketangkasan Berkendara di GOR KAWASAN Gedung Olahraga (GOR) Tawang Alun bukan hanya “strategis” untuk ajang bolos. Tempat yang kanan-kirinya ditumbuhi pepohonan rindang itu kini juga strategis menjadi ajang “latihan” adu ketangkasan mengendarai sepeda motor. Caranya, roda depan motor protholan itu diangkat tinggi sembari dibleyer-bleyer. Kendati tergolong liar, mereka cukup lihai mengendarai motor. Harus diakui, mereka memang berbakat dan terlatih mengendarai motor. “Kalau ada wadahnya, anak-anak itu bisa diarahkan dengan baik. Mereka butuh wadah untuk berkumpul,’’ ujar Bowo, warga yang menyaksikan adegan mengerikan bersepeda motor tersebut. (c1/aif) http://www.radarbanyuwangi.co.id

Dijanjikan Jadi Baby Sitter, Ternyata Dijual ke Kafe Kasus trafficking (perdagangan manusia) masih kerap terjadi di wilayah Muncar. Kali ini polisi meringkus tiga orang yang terlibat jaringan perdagangan manusia. Siapa saja mereka?

ALI NURFATONI, Muncar SIANG itu, ruang Satreskrim Polsek Muncar terlihat ramai. Tiga orang mengenakan seragam tahanan diberondong pertanyaan oleh penyidik. Ya, tiga orang itu diduga kuat sebagai sindikat trafficking. Yang mengejutkan, dua dari tiga tersangka adalah pasangan suami-istri

ALI NURFATONI/RaBa

DITAHAN: Kapolsek Muncar, Kompol Ary Murtini, menunjukkan tiga pelaku jaringan trafficking di Mapolsek Muncar kemarin.

(pasutri). Mereka adalah Supardi alias Pardi, 59, dan Sutiah 46. Seorang lagi bernama Ernawati alias Bu Su

alias Erna, 35, warga Dusun Krajan, Desa Rejosari, Kecamatan Glagah. Usai ditangkap tanggal 4 Oktober

2012 lalu, hingga kemarin ketiga tersangka masih mendekam di sel tahanan Mapolsek Muncar. Dalam jaringan tersebut, Erna bertindak sebagai pencari korban. Dua yang lain bertugas menyiapkan tempat dalam bisnis esek-esek itu. Lokasi yang dipilih adalah sebuah kafe plus tempat karaoke yang berlokasi di sekitar kawasan LCM Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Kasus tersebut terbongkar setelah satu korban berhasil kabur dari kafe tersebut. Dia adalah NN, 18, warga Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Setelah kabur, korban yang satu itu langsung melaporkan kasus tersebut kepada polisi. Hasil pemeriksaan menyebutkan bahwa korban dibawa tiga tersangka dengan dalih dipekerjakan sebagai baby sitter ■

Plang Polres disiram bunga tujuh rupa

Jangan hanya disiram, lain kali disemprot pakai mobil PMK saja!

Mantan panglima PBM nyalon ketua Tanfidziyah PC NU

Kandidat anyaran, tapi stok lama!

 Baca Dijanjikan...Hal 35

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com

26

Selasa 9 Oktober 2012

Potensi Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore

Senang Desanya Segera Miliki Ruang Terbuka Hijau

ABDUL AZIZ/RaBa

KEBANGGAAN: Kades Karangharjo, Masrus, bersama stafnya saat meninjau lokasi stadion yang akan dibangun RTH.

GLENMORE - Warga Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, patut berbangga. Sebab, sebentar lagi mereka segera memiliki ruang terbuka hijau (RTH) yang diletakkan di sisi timur Stadion Karangharjo. Pada tahun ini melalui perubahan anggaran kabupaten (PAK) Pemkab Banyuwangi menganggarkan Rp. 400 juta lebih untuk pembangunan RTH di tepi Jalan Raya Pasar Glenmore, tersebut. “Sudah dianggarkan lewat PAK tahun ini. Jadi ini juga bagian dari perjuangan kita,” kata anggota DPRD Banyuwangi, asal Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Moh. Ruliyono. Sementara itu, rencana Pemkab Banyuwangi membangun RTH disambut baik Kepala Desa Karang-

harjo, Masrus. Dia berharap tempat tersebut nantinya akan menjadikan Kota Glenmore semakin cantik dan indah dipandang mata. Bukan hanya itu, RTH tersebut nantinya diharapkan juga menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi masyarakat luas khususnya warga Glenmore. “Apalagi RTH tersebut nantinya juga akan dilengkapi dengan hotspot. Sehingga warga bisa belajar dan mengakses internet secara gratis di tempat itu,” tuturnya. Selain itu, lanjut Masrus, hadirnya RTH di Kecamatan Glenmore juga akan menjadi ajang menyalurkan bakat dan berekskpresi diri. Sebab, menurut informasi yang dia dapat, bangunan itu nanti juga dilengkapi

CERMIN DIRI

Kades Kedungrejo vs eks Kades Berdamai

Yayasan dan Anggota Dewan SEBENARNYA, antara yayasan dan anggota dewan tidak ada sangkut pautnya. Namun, peran keduanya tidak bisa dipisahkan. Itu karena, untuk menjadi anggota dewan, biasanya membutuhkan dukungan dari anggota yayasan. Pihak yayasan juga butuh anggota dewan. Terutama jika ingin mendapatkan dana hibah dari pemkab atau pihak lain. Sebab, anggota dewan dianggap paling “ampuh” untuk mengawal kepentingan pihak yayasan. Keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) no 16 tahun 2012, membolehkan anggota dewan untuk merangkap jabatan sebagai pengurus yayasan. Entah yayasan yatim piatu, lembaga pendidikan, kesehatan, atau yayasan sosial lainnya. Sebelum PP tersebut direvisi, kalangan legislatif memang dilarang merangkap jabatan (kecuali di kepengurusan partai politik). Dengan PP 16/2012 tersebut, tentu anggota dewan tidak lagi dilarang untuk ikut mengurusi yayasan. Mereka bisa dengan leluasa memajukan atau bahkan “memanfaatkan” keberadaan yayasan tersebut. Bagi anggota dewan, yayasan tak ubahnya kendaraan selain partai politik. Keberadaannya amat dibutuhkan untuk menunjang berhasil tidaknya duduk di kursi legislatif. Dukungan anggota parpol diyakini tidak akan bisa diperoleh secara signifikan tanpa adanya dukungan secara riil dari anggota yayasan. Para anggota, simpatisan, dan pengurus dari yayasan yang selama ini diurusi anggota dewan, tentu akan lebih mendukung calon legislatif dari kalangan mereka sendiri. Maka, tidak heran jika calon-calon anggota dewan bahu membahu untuk mendekati yayasan, pondok pesantren, perkumpulanperkumpulan, atau organisasi-organisasi massa lainnya. Harapannya, kedekatan mereka bisa memuluskan langkah menuju gedung dewan. Sementara, bagi pihak yayasan (dan organisasi lainnya), keberadaan anggota dewan memiliki pengaruh besar terhadap kelangsungan “hidup” yayasan tersebut. Campur tangan dari anggota dewan sangat dibutuhkan. Terutama jika menyangkut harapan untuk mendapatkan dana hibah atau bantuan. Dengan memiliki “tangan kanan” wakil rakyat, maka kepentingan yayasan sedikit banyak akan terbantu. Karena itu, keluarnya PP 16/2012 disambut suka cita kalangan dewan (dan, tentu saja pihak yayasan). Sebab, ke depan mereka bisa berbuat banyak untuk membantu yayasan yang mereka urusi. Dengan begitu, kepentingan saat pemilu legislatif, mereka bisa terbantu suara dari pihak yayasan. (*)

dengan fasilitas pentas pertunjukan. Kalau hal itu benar adanya, maka dia yakin masyarakat Glenmore akan sangat antusias mengadakan acara di lokasi RTH. “Anak-anak yang punya bakat seni bisa memanfaatkan fasilitas gratis ini,” tuturnya. Kades yang hobi menyanyi itu menjelaskan, bahwa di Kecamatan Glenmore cukup banyak remaja yang memiliki bakat seni. Bahkan, beberapa di antaranya punya grup musik. Hanya saja, selama ini fasilitas untuk berekspresi diri menyalurkan bakatnya tersebut masih memanfaatkan miliknya sendiri. “Nah, kalau nanti RTH ini jadi, mereka bisa memanfaatkan fasilitas di sini,” pungkasnya. (azi/als)

Istimewa

GUYUB: Camat Kabat M. Luqman (pegang mix) dalam rapat pemantapan lomba Banyuwangi Green and Clean malam kemarin (7/10).

Kabat Optimistis Juara Green and Clean KABAT - Kecamatan Kabat di bawah komando Camat M. Luqman optimistis mampu menjadi terbaik dalam lomba Banyuwangi Green and Clean. Sikap optimistis tersebut karena beberapa instansi dan rukun tetangga (RT) yang ada di kecamatan ini mampu lolos ke babak final. Salah satunya RT 01 RW 03 Dusun Krajan, Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat. Berkat keguyuban dan rasa cinta kebersihan masyarakatnya, menjadikan wilayah tersebut masuk nominasi untuk menjadi yang terbaik dalam lomba Banyuwangi Green and Clean tahun 2012. ”Semua ini berkat partisi-

pasi masyarakat dan didukung semua elemen masyarakat,’’ ujar Camat Kabat M. Luqman. Lebih lanjut, Luqman yang juga masuk dalam nominasi Camat Teraktif 2012 itu mengatakan, dalam babak final ini Kecamatan Kabat terus memantapkan segala sesuatunya agar bisa menjadi yang terbaik. Di antaranya terus melakukan sosialisasi ke warga agar terus menjaga kebersihan meski lomba sudah usai. Selain menjaga kebersihan, juga mendaur ulang sampah agar berguna di masyarakat dan bisa menjadi mata pencaharian. ”Sampah sekarang bukan menjadi momok yang mena-

kutkan namun bila kita dapat menangani dengan baik justru banyak manfaatnya,’’ kata Luqman, dalam sosialisasi Green And Clean malam kemarin di Aula RT 01 RW 03 tersebut. Dengan adanya lomba ini, Luqman berharap warganya terus menjaga kebersihan. Dalam kesempatan tersebut tidak lupa mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga wakil dari Kecamatan Kabat bisa masuk babak final. ”Terima kasih kepada Muspika Kecamatan Kabat, unsur pemerintahan desa dan semua warga yang telah aktif mendukung Green And Clean,’’ pungkasnya. (adv/als)

MUNCAR - Perseteruan Kepala Desa (Kades) Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Abdur Rahkman, dengan eks kades sebelumnya, Hasan Zein, memasuki babak baru. Kemarin, kedua orang tersebut sepakat berdamai dalam kasus tanah kas desa (TKD). Kesepakatan itu diambil setelah keduanya bertemu di salah satu rumah warga akhir September 2012 lalu. Ada beberapa poin penting yang harus dilakukan kedua belah pihak hingga terjadi kesepakatan bersama itu. Beberapa poin penting itu, antara lain Kades Kedungrejo, Abdur Rahcman, siap mencabut laporan baik di Polres Banyuwangi maupun di Kejaksaan Negeri Banyuwangi. Hal itu berdasar pertimbangan TKD yang disewakan kades sebelumnya diserahkan kepada pejabat yang baru. Hanya saja, sampai detik ini Abdur Rahkman belum mencabut laporan. Alasannya, kades yang lama masih belum menyerahkan berita acara. “Ya belum saya cabut, karena

belum ada serah terima,” ungkapnya saat ditemui di kantornya kemarin. Menurut dia, tanah kas desa yang bermasalah itu berada di dua tempat, antara lain 2 hektare di Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar. Tanah berupa sawah sekitar 3,5 bahu berada di Desa Kedungrejo. ’’Yang ditanami sengon itu saya lapor ke kejaksaan, yang sawah saya lapor ke polres,” katanya. Dikonfirmasi terkait masalah itu, Hasan Zein mengaku sudah berdamai dengan seterunya itu. Hanya saja, saat ini dirinya masih belum memberikan berita acara. “Iya, saya dengan Pak Dur sudah damai. Soal penyerahan, menurut saya cukup dengan surat pernyataan,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Kades Kedungrejo, Abdur Rahkman, melaporkan Hasan Zein, mantan kades sebelumnya, ke Kejaksaan Negeri Banyuwangi. Laporan tersebut terkait tanah kas desa yang disewakan hingga tahun 2014 mendatang.(ton/c1/aif)

Profil Finalis Jebeng-Thulik 2012 Gita Putri S.

Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila

Penggemar Kebo-Keboan

Komitmen Tetap Berhijab

“SAYA akan memberikan yang terbaik untuk Banyuwangi melalui potensi yang ada pada diri saya.” Itulah komitmen finalis nomer 17, Gita Putri Santoso, 17, asal Kecamatan Genteng. Kemampuannya membaca puisi mengajarkan dia untuk bisa mendalami peran barunya sebagai Duta Wisata Banyuwangi 2012, dan berkomitmen tinggi untuk terus menjadi inspirator bagi remaja seusianya. Finalis yang masih menempuh pendidikan di SMAN 1 Genteng itu mengaku sangat ingin mengenalkan budaya Kebo-keboan yang ada di Alas Malang, Banyuwangi. Baginya, upacara Kebo-keboan merupakan atraksi menarik. Misalnya saat persiapan. Malam hari sebelum acara keesokan harinya, masyarakat bergotong-yorong memesang hiasan di sepanjang jalan utama desa, yang terdiri dari hasil panen berupa pala gumantung (buah-buahan), pala kependem (umbi-umbian) dan pala kesipir (polong kacang-kacangan). Semua ini melambangkan kesuburan dan kesejahteraan. Prosesi Adat Kebo-Keboan Alas Malang merupakan

satu di antara dua wisata Adat yang bisa dinikmati oleh wisatawan yang mengunjungi Kabupaten Banyuwangi pada Bulan Muharram. Prosesi ini berhubungan dengan situs kesuburan, syukuran serta do’a kepada Tuhan agar para petani diberi keselamatan dan kesejahteraan serta mendapat panen yang melimpah di masa yang akan datang. Awalnya, upacara ini diadakan untuk memohon turunnya hujan saat kemarau panjang, dengan turunnya hujan berarti bercocok tanam segera bisa dilaksanakan. Gita yang bercita-cita tinggi menjadi seorang dokter ini juga aktif di beberapa organisasi seperti Palang Merah Remaja (PMR), OSIS dan beberapa organisasi lainnya. Dirinya juga mengaku pernah menjadi salah satu yang terbaik di Festival BEC 2011 lalu. (*/als)

GADIS cantik asal Kecamatan Songgon ini bernama lengkap Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila. Dia memiliki banyak prestasi di ajang Pageants. Prestasi terakhirnya adalah Miss Honda 2012. Nabila merupakan satu di antara beberapa Finalis Jebeng Banyuwangi yang mengenakan jilbab. Dirinya sangat bangga dengan jilbab yang dikenakan. Dan kebanggaan dan komitmennya untuk berhijab membuat Juri memilihnya menjadi salah satu dari 10 Finalis Jebeng. Finalis yang memiliki bakat menari ini juga pernah memenangkan Duta Tari tingkat Kabupaten pada 2008. Selain itu dirinya mengaku juga menekuni dunia tarik suara dan modeling. Karena menjadi seorang Jebeng tidak hanya bermodal paras cantik, namun juga kemampuan intelegensia dan bakat yang menunjang. Meski sudah meraih banyak prestasi, dirinya juga tidak melupakan budaya khas daerahnya. Dia menyukai kesenian Gandrung dan kuntulan khas Banyuwangi.

Hadrah Kuntulan yang juga disebut kundaran, merupakan salah satu dari sekian seni tradisi yang masih bertahan hingga kini. Berbagai perubahan yang mewarnai perjalanan kuntulan menunjukan kecerdasannya dalam menghadapi setiap perubahan. Identifikasi sebagai karya seni bernuansa ArabIslam melekat pada kesenian ini pada masa awal kemunculannya. Beberapa periode kesenian ini mulai ditinggalkan oleh generasi muda, yang sebenarnya merupakan asset pelestrasi budaya yang ada di Banyuwangi. Oleh karena itu Jebeng Nabila yang juga aktif berorganisasi itu berkomitmen untuk membantu Pemerintah Banyuwangi dalam mempromosikan budaya dan pariwisata yang ada di Banyuwangi, serta berperan aktif dalam menjaga kelestarian budaya dan tempat-tempat pariwisata di Banyuwangi. (*/als)

Adi Wahyu Darmawan.

Christtopher Robbinson Kusdiarto

Promosikan Wisata Bedul

Thulik Berdarah Tionghoa

ADI Wahyu Darmawan, 17, siap mengajak generasi muda Banyuwangi untuk lebih mengenal daerahnya. Thulik Adi, yang bercita-cita sebagai dokter ini sangat ingin menjadikan Banyuwangi sebagai tempat tujuan wisata yang memiliki kenangan bagi pengunjungnya, terutama pesona Wisata Bedul. Dirinya mengaku, Wisata Bedul atau Segara Anakan sangat cocok untuk rekreasi air, mendayung, dan memancing. Segoro anakan masih alami dan berbagai burung migran dari Australia terlihat di sini. Tempat ini merupakan tempat obyek wisata hutan mangrove yang lebat. Para pengunjung dapat mengunjungi Segara Anakan melalui Grajagan dengan Perahu dari Grajagan ke tempat ini butuh waktu kira-kira 45 menit. Kawasan wisata Blok bedul termasuk dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo, terletak

di desa Sumber Asri Kecamatan Purwoharjo. Kawasan Blok bedul terdiri dari daratan ujung lemarengan dan Segoro Anakan kurang lebih 500 meter, sedang panjangnya sekitar 16 kilometer. Di sepanjang tepian Segoro Anakan terdapat tumbuhan mangrove yang masih alami dengan ketebalan dari bibir pantai rata-rata 300 m. Sementara untuk Wisata Budaya, finalis yang sangat menyukai Gym ini ingin mengajak generasi muda Banyuwangi untuk lebih mengenal dan melestarikan Kebo-keboan, sebuah ritual unik yang ada di Banyuwangi. Potensi budaya ini merupakan aset yang harus dipertahankan sebagai salah satu ciri khas budaya yang ada di kabupaten yang memiliki slogan “Sunrise of Java” ini. (*/als)

MESKIPUN pernah gagal dalam pemilihan Jebeng-Thulik tahun lalu, Christtopher Robbinson Kusdiarto, 20, asal Kecamatan Glagah ini tetap berkomitmen untuk terus berjuang meraih satu diantara 10 tiket Finalis Thulik tahun ini. Belajar dari pengalaman terdahulu, Christ begitu yakin dirinya bisa terpilih tahun ini dengan tekad kuatnya dengan menampilkan yang terbaik saat seleksi beberapa hari lalu. Finalis yang aktif di organisasi kampus ini sangat berprestasi di dunia modeling. Sejak usia remaja dirinya sudah bergabung di sekolah model ternama di Banyuwangi. Satu-satunya finalis berdarah Tionghoa itu bertekad mengajak generasi muda Banyuwangi semakin mencintai budaya-nya dengan merekomendasikan Gandrung dan Barong Ider Bumi sebagai

Wisata Budaya yang harus dipelajari. Barong Ider Bumi merupakan salah satu kesenian yang ada di Banyuwangi, ritual ini diadakan sebagai salah satu tradisi bersih Desa dan pengusiran pengaruh jahat serta Arakarakan barong dengan harapan agar tuhan memberikan keselamatan dan kesejahteraan. Christ mengaku akan menjalankan tugas sebagai duta wisata daerah, dengan mengeksplor dan mempromosikan tentang potensi yang dimiliki oleh Banyuwangi khususnya di bidang pariwisata setelah terpilih sebagai Duta Banyuwangi. (*/als)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi

27

Selasa 9 Oktober 2012

KONFERCAB NU

Mantan Panglima PBM Nyalon Ketua PC NU SRONO - Persaingan menjadi ketua Tanfidziyah PC NU Banyuwangi tampaknya sudah mulai menghangat. Padahal, jadwal konferensi cabang (konfercab) itu hingga kini belum diputuskan. Setelah mantan ketua DPRD, H. Achmad Wahyudi, mendeklarasikan diri maju menjadi ketua PC NU masa bakti 2013-2018, giliran mantan Panglima Pasukan Berani Mati (PBM) H. Abdillah Rafsanjani ikut maju dalam pencalonan ketua NU tersebut. “Saya tidak mencalonkan, tapi dicalonkan,” tegas Abdilah saat menghubungi Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Banyak pertimbangan sebelum dirinya memutuskan menerima desakan warga NU itu agar maju dalam Konfercab NU mendatang. “Sejumlah tokoh NU datang ke DOK.RaBa rumah dan minta agar Abdillah Rafsanjani saya maju mencalonkan diri,” cetusnya. Warga NU yang datang itu, sebut dia, di antaranya para senior dan juniornya di GP Ansor. Selain itu, pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU juga banyak yang datang. “Pengurus MWC NU ini yang mendesak agar saya maju,” kata mantan ketua cabang GP Ansor Banyuwangi ini. Sebagai kader NU, dirinya tidak bisa menolak permintaan para kader NU itu. Setelah melakukan pertimbangan, akhirnya dia menyanggupi dan minta doa restu Ketua PCNU, Masykur Aly. “Keinginan warga NU ini sudah saya sampaikan kepada Pak Masykur (Masykur Aly),” ujarnya. Bahkan, Abdillah mengaku akan datang ke Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, untuk minta doa restu KH. Ahmad Hisyam Syafaat yang juga Rais Syuriah PC NU Banyuwangi. “Saran teman-teman muda NU, saya diminta sowan ke dalem Kiai Hisyam, Insya Allah besok ke sana,” terangnya. Nama Abdillah Rafsanjani memang sudah tidak asing dalam jajaran NU Banyuwangi n Baca Mantan...Hal 35

ADA APA LAGI

ALI NURFATONI/RaBa

KORBAN PENIPUAN: Ahmad Yani, saat melapor ke Mapolsek Muncar, kemarin.

Terima Gadai tanpa Motor MUNCAR - Alih-alih ingin menolong seseorang, tapi malah berujung sial. Setidaknya itu kalimat yang pantas dialamatkan kepada Ahmad Yani, 30, warga Dusun Kedungdandang, Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar. Ceritanya, korban menerima tawaran gadai sepeda motor dari seseorang. Tawaran itu disampaikan di sebuah bengkel di Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, kemarin pagi. Dalam tatap muka itu, si pelaku berinisial AG hendak menggadaikan sepeda motor merek Honda Beat warna putih. Harga gadai disepakati Rp 2 juta. Setelah deal, korban mengajak pelaku mengambil uang di rumahnya. Di rumah itu, korban memberikan uang Rp 900 ribu. Meski sudah membayar, tapi pelaku tidak bisa menunjukkan surat sepeda motornya. Alasannya, Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNKB) tertinggal di rumah. Untuk itu, tersangka mengajak korban mengambil surat tersebut di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Tetapi, setiba di rumahnya, korban justru ditinggal begitu saja oleh pelaku. Setelah ditelusuri, ternyata rumah yang dimaksud adalah rumah kosong. “Saya ditinggal. Katanya mau ambil kunci rumah, tapi dia tidak kembali lagi,” katanya. Dia curiga setelah tahu bahwa rumah tersebut sepi. Kecurigaan itu menguat setelah warga memberi tahu bahwa rumah tersebut bukan milik AG. “Saya tanya kepada orangorang, ternyata itu bukan rumah dia,” katanya. Merasa tertipu, dia langsung melaporkan kasus tersebut kepada polisi. Polisi pun langsung menyelidiki kasus tersebut. “Kita langsung terjun ke lapangan untuk mencari pelaku,” ungkap Kapolsek Muncar, Kompol Ary Murtini, kemarin. (ton/c1/aif)

ABDUL AZIZ/RaBa

RAZIA: Aparat Polsek Genteng mengumpulkan para pelajar sekaligus memberikan pengarahan. Sebelumnya polisi sempat menggeledah tas yang dibawa para siswa.

Rambut Panjang Langsung Dicukur GENTENG - Setelah aparat Polsek Rogojampi melakukan razia ke sejumlah sekolah, hal serupa dilakukan aparat Polsek Genteng. Kali ini yang menjadi sasaran razia adalah siswa STM Muhammadiyah, Kecamatan Genteng. Razia yang dipimpin langsung Kapolsek Genteng Kompol Heru Kuswoto itu terlaksana atas bekerja sama dengan kepala sekolah dan para guru setempat. Sebelum dilakukan razia, para siswa diminta keluar ruangan. Setelah itu, para guru didampingi polisi memeriksa isi tas para siswa. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata tak ada satu pun tas para siswa yang berisi barang mencurigakan, baik senjata tajam mau-

pun HP yang berisi gambar porno. Selain memeriksa isi tas, para guru didampingi polisi juga merazia rambut para siswa yang tidak rapi. Begitu ada yang terlihat panjang, langsung dipotong sang guru. Kapolsek Genteng, Kompol Heru Kuswoto, mengatakan bahwa razia tersebut dilakukan atas koordinasi dengan pihak STM Muhammadiyah. “Kita lakukan sebagai bentuk pembinaan dan antisipasi agar tidak ada tawuran pelajar sebagaimana di Jakarta,” jelasnya. Diberitakan sebelumnya, Polsek Rogojampi Mengelar razia di SMAN 1 Rogojampi. Saat digeledah, salah satu siswa kelas XII ditemukan membawa ponsel berisi gambar porno. Ponsel tersebut

langsung diserahkan kepada pihak sekolah. Selain itu, polisi juga menemukan tas siswa berisi satu set kartu remi dan rokok dua bungkus. Pihak sekolah sebenarnya kerap mengingatkan siswa-siswinya agar tidak menyimpan atau melihat gambar maupun film porno. Nyatanya, dalam operasi yang dilakukan, masih saja ditemukan gambargambar porno. Para siswa yang dianggap melanggar aturan sekolah, lanjut dia, langsung diberi pembinaan. Selain itu, tambah dia, orang tua siswa tersebut juga akan dipanggil ke sekolah untuk diberi tahu tentang pelanggaran yang telah dilakukan anaknya. (azi/c1/aif)

ABDUL AZIZ/RaBa

DICUKUR: Seorang pelajar yang kedapatan rambutnya gondrong langsung dicukur Kepala STM Muhammadiyah, Muhlis, S.Ag.

RS Al Huda Dilengkapi Layanan Spesialis Anasthesi Selama Operasi, Pasien Tetap Aman dan Nyaman GAMBIRAN - Layanan kamar operasi di Rumah Sakit (RS) Al Huda, Gambiran terus meningkat seiiring bergabungnya dua dokter spesialis anasthesi. Kehadiran dr. Julita Ramayani, Sp. AN dan dr. Irfan Tri Wahyudi, Sp. AN siap memberikan pelayanan anasthesi dan reaminasi. Operasi kecil hingga operasi besar dapat dilakukan dengan lebih aman dan nyaman. Pasien dapat memilih tetap sadar selama operasi tanpa merasakan rasa nyeri. Ditunjang dengan dua kamar operasi, saat ini tindakan pembedahan yang bisa dilakukan antara lain Obstetry dan Gynecologi (kebidanan), Bedah Umum, Orthophedi (tulang), THT (telinga, hidung dan tenggorokan), bedah syaraf, mata, bedah mulut. Dr. Indiati selaku Kepala Bidang Pelayanan Medis RS Al Huda mengatakan, berbagai jenis anestesi (pembiusan) dapat dilakukan seperti lokal anestesi, regional anestesi dan general anestesi. Lokal anestesi dilakukan pada operasi kecil dan pasien tidak perlu ditidurkan, sedangkan untuk regional anestesi dilakukan teknik SAB (Sub Arachnoid

sehingga di perlukan pasien untuk tidak sadar selama operasi berlangsung. Lebih lanjut dr. Indiati menyatakan, pemakaian mesin anestesi terbaru yang dilengkapi ventilator dengan mengg u n a k a n Va porizer Isoflurane, Halothan, RS AL HUDA FOR RaBa Etrane, gas N2O SEMAKIN CANGGIH: Proses operasi pasien di ruang bedah RS d a n O k s i g e n Al Huda, Gambiran. Central menjadikan pasien Block). Misalnya pada pasien yang akan lebih aman saat dilakukan pembedahan menjalani operasi caesar (SC). Sehingga maupun setelah pembedahan. IBS RS Al Huda juga dilengkapi dengan pasien yang melahirkan dengan operasi ini fasilitas Recovery Room (ruang pulih sadar) masih sadar tetapi tidak merasakan sakit. Diharapkan dengan teknik ini pasien dan didukung oleh layanan CSSD (Central semakin cepat kembali sehat dan bisa me- Suplay Sterile Departement) untuk menlihat bayinya dengan aman dan nyaman. jamin kesterilan dan ketersediaan alat atau General anestesi dilakukan pada pasien instrumen yang dipakai selama operasi. Tim Bedah yang sudah siaga dan berdengan jenis operasi besar atau khusus

sertifikat pelatihan bedah selalu siap untuk pembedahan yang direncanakan (elektif) ataupun dalam kegawatan (emergency). Layanan anestesi dan reanimasi (pembiusan) ini meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi pasien. Kunjungan dokter anestesi juga dilakukan sebelum operasi untuk memastikan bahwa pasien yang akan dioperasi sudah sesuai dengan standar minimum untuk menjalankan pembedahan atau tidak. Sebelum dilakukan tindakan pembedahan harus ditunjang dengan hasil pemeriksaan dari dokter spesialis lain, pemeriksaan laboratorium, foto rontgen (sinar X), USG, CT Scan, dan berkoordinasi dengan Bank Darah RS Al Huda. ”Setelah dilakukan pembedahan maka selanjutnya dilakukan pemantauan pasien di Recovery Room (ruang pulih sadar) sampai dengan pasien sadar baik dan nyeri operasi teratasi sehingga siap untuk dipindahkan ke rawat inap atau pulang (untuk pasien One Day Care),’’ papar dr. Indiati. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelayanan operasi di Instalasi Bedah Sentral RS Al Huda dapat menghubungi nomor telepon (0333) 842033 ext 342 atau di 0333-3008111. Buka selama 24 jam mulai hari Senin sampai dengan Minggu. (*/aif)

KESEHATAN

28 AMC Buka Cabang di Sidoarjo BANYUWANGI-Aesthetic Medical Clinic (AMC) Skin Care mengembangkan sayapnya ke Kota Sidoarjo. Saat ini, AMC telah memiliki lima cabang, yaitu di Banyuwangi, Genteng, Jember, Bondowoso, dan Sidoarjo. Direktur AMC Skin Care dr. Simpani menjelaskan, pembukaan cabang baru itu bertujuan memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan yang tersebar di berbagai kota. “Pembukaan cabang di Sidoarjo adalah salah satu bukti, jika pelanggan AMC juga berasal dari sana,” ungkapnya kemarin. Dijelaskan, AMC adalah pusat perawatan kecantikan yang memadukan teknologi terkini dengan tenaga profesional, yakni dokter dan beautician. Mereka siap membantu untuk mewujudkan impian kulit yang sehat dan terawat. AMC memberikan solusi yang tepat bagi yang mempunyai masalah kulit, seperti jerawat, bekas jerawat, komedo, pori-pori besar, flek atau hiperpigmentasi, penuaan dini, kerutan, kulti sensitif, kulit kusam, kulit kasar, dan kulit berminyak. Ada juga body treatment, seperti body slimming, body whitening, body whitening spa, dan medical V Ozone. Salah satu andalan treatment AMC adalah menurunkan berat badan secara proporsional dan sexy. Dengan berat badan yang ideal, selain lebih sehat

dan bentuk tubuh lebih baik, juga menambah rasa percaya diri dan energi. Treatment yang digunakan AMC adalah dengan homeopathic mesotherapy. Selain lebih aman dan tanpa efek samping, prosedur itu juga lebih ekonomis dibanding tindakan pembedahan. Apalagi dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat. Bahkan, dapat dilakukan saat jam istirahat siang kantor. Prosesnya mudah, aman, dan tidak menimbulkan rasa sakit yang berarti. “Tanpa anestesi atau bius umum,” tandas Simpani. (*/irw)

BANYUWANGI

SITUBONDO

ISTIMEWA

PROPORSIONAL: Dengan homeopathic mesotherapy akan memiliki tubuh ideal.

Selasa 9 Oktober 2012

Gizi Ibu Hamil Wajib Seimbang BAGI ibu hamil atau ibu yang sedang merencanakan kehamilan, hendaknya memperhatikan hal–hal yang mendukung kesehatan ibu hamil itu sendiri maupun tumbuh kembang janin. Dengan demikian, pada akhirnya ibu hamil akan tetap sehat selama masa kehamilan dan anak yang dilahirkan dalam keadaan sehat. Nah, salah satu aspek yang mendukung hal tersebut adalah asupan gizi. Pada keadaan hamil, kebutuhan ibu akan zat gizi bertambah. Pertambahan tersebut dikarenakan adanya janin dan juga mempersiapkan proses laktasi (menyusui) setelah melahirkan. Kebutuhan tersebut, meliputi kalori, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Makanan yang dikonsumsi ibu hamil dipergunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin sebesar 40 %. Sedangkan 60 % untuk memenuhi kebutuhan ibu. Apabila asupan gizi pada ibu hamil tidak sesuai dengan kebutuhan, maka kemungkinan dapat terjadi gangguan dalam kehamilan. Baik terhadap ibu maupun janin yang dikandungnya. Pada trimester I (3 bulan pertama kehamilan), pertumbuhan janin masih lambat. Kebutuhan gizi untuk janin belum begitu besar, namun ibu hamil sering merasakan ketidaknyamanan, seperti mual dan muntah. Pertumbuhan janin mulai cepat pada usia kehamilan trimester II dan III (4–9 bulan kehamilan). Saat itu dibutuhkan konsumsi zat gizi dalam jumlah banyak dan berkualitas. Apa saja panduan bagi ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan gizinya?

BANYUWANGI

OLEH: Doni Mardiyanto, Amd.Gz Ahli Gizi RS Al Rohmah Gambiran

RS AR ROHMAH FOR RaBa

Panduan pertama adalah kalori. Kalori adalah energi yang berasal dari makanan dan dibutuhkan ibu hamil untuk melakukan aktivitas sehari–hari. Pada ibu hamil dibutuhkan kalori tambahan untuk pertumbuhan janin, pembentukan plasenta, pembuluh darah, dan jaringan yang baru. Setiap harinya, ibu hamil memerlukan tambahan sekitar 300 kalori. Memang cukup sulit untuk mengetahui berapa kalori yang telah dikonsumsi setiap harinya. Untuk memudahkan, gunakan rasa lapar Anda sebagai panduan kebutuhan kalori. Selain itu, memonitor berat badan untuk membantu menilai, apakah Anda mengkonsumsi makanan dalam jumlah kalori yang tepat. Dalam hal ini, Anda membutuhkan dokter atau ahli gizi untuk membantu dalam mencukupi kebutuhan kalori. Panduan kedua adalah protein. Sumber protein berasal dari protein hewani, seperti telur, ikan, daging, dan susu. Sedangkan, protein nabati berupa

BANYUWANGI

GIZI: Konseling gizi dilakukan terhadap pasien rawat inap di RS Al Rohmah.

kacang–kacangan, biji–bijian, tempe, oncom, dan lainnya. Ketiga adalah asam folat, yang punya peran penting dalam perkembangan janin. Kekurangan asam folat dapat mengakibatkan bayi lahir prematur atau berat badan lahir rendah (BBLR). Asam folat alami terdapat dalam sayuran berwarna hijau, jeruk, kacang–kacangan, buncis, dan roti gandum. Zat besi dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin (Hb). Pada ibu hamil kebutuhan zat besi meningkat dua kali lipat. Jika tak terpenuhi, risiko yang akan terjadi, antara lain ibu hamil akan cepat lelah dan rentan infeksi. Janin yang dikandung berisiko tinggi untuk lahir dengan berat badan yang rendah. Sumber zat besi ada pada daging berwarna merah, ikan segar, kacang–kacangan, bayam, dan daun singkong. Kalsium dibutuhkan untuk pembentukan tulang pada bayi. Apabila tidak terpenuhi secara optimal, maka janin akan menyerap kalsium yang terdapat

BANYUWANGI

pada tulang ibu. Risikonya akan mengakibatkan osteoporosis (tulang keropos) di kemudian hari. Kalsium terdapat pada susu, keju, dan tulang rawan. Panduan penting lainnya adalah vitamin. Vitamin A dan C punya peran penting pada ibu hamil. Vitamin A mempunyai peran penting dalam perkembangan janin. Kekurangan vitamin A juga akan mengakibatkan bayi lahir prematur dan berat badan bayi rendah. Selain itu, vitamin A dibutuhkan ibu hamil untuk menjaga kekebalan tubuh terhadap infeksi pada masa kehamilan. Vitamin A umumnya terdapat pada telur, mentega, sayur–sayuran berwarna hijau, kuning, dan merah. Sedangkan vitamin C merupakan antioksidan yang dibutuhkan untuk melindungi jaringan dari kerusakan. Selain itu juga berfungsi sebagai pembentuk kolagen. Kolagen berperan dalam pembentukan kulit dan tulang bayi. Sementara, vitamin C terdapat pada tomat, jeruk, strawberry, jambu biji, dan brokoli . Gizi seimbang sangat dibutuhkan bagi ibu hamil guna perkembangan janin dan kesehatan ibu hamil itu sendiri. Untuk itu sangat penting memantau secara rutin status gizi ibu hamil, sehingga disarankan kepada ibu–ibu yang sedang hamil untuk selalu konsultasikan keadaannya kepada dokter maupun ahli gizi. RS Al Rohmah di Jl. A. Yani No. 37 Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, nomor telepon (0333 397267, menyediakan layanan konsultasi gizi. Baik rawat jalan maupun rawat inap. (*/irw)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Arya Agen Properti •

• Beli Tanah Hadiah Mobil•

• Ijazah & Seritifikat •

• Pindah Tempat •

• Mits. Kuda Grandia •

• Promo Daihatsu Ayla •

• Avanza ‘10 •

Anda ingin jual/beli rumah seken atau baru di Banyuwangi? Arya Agen Properti 081336659258

Tnh 9408m2 Jl. Argopuro 11 Stb 900Rb/ m2, 8985m2 Jl. Argopuro 9B Stb 600Rb/m2, 9598m2 Jl. Ry Pantura KM214 Sby 150Rb/m2. H: 082333008871.

Hlg ijazah SD,SMP,SMK&Serttifikat kelautan, BST SCRB, AFF, ATT DSR,BK PLAUT, Pasport a/n Joko Dwi Hartono. Hub 081237924932 imbalan sepantasnya sbg ucpan terima kasih.

Mulai 15 Okt 2012 Pelayanan Jamsostek dr. Pitoyo pindah tempat di Perumdin Pusk. Suboh (Selatan Kec. Suboh)

Mits Kuda Grandia DSL ‘02 coklat 100 Jt, istimewa, brg d Probolinggo. 08123481534

Daihatsu Ayla buruan Inden hrg mlai 70 jutaan, Xirion disc 12jt, Xenia 5jt, Terios 7jt, Grandmax 6jt, Luxio 10jt, DP murah. H: Vira 081336244377

Djl Avanza ‘10 G, silver, no. msh panjang & P asli, istimewa sekali, hubungi 081336666171

• Vios & Daihatsu Zebra •

SITUBONDO

• STNK •

Joint with us Tour Bangkok - Pattaya 4D-3N only 6.250.000 tiket pesawat PP, hotel bintang 4, tour, makan. Pendaftaran 8-17 Oktober. Hubungi: M2 Tour 7742121

• Persada Regency• Pahe dijual tanah dpn Perum persada regency kertosari, jl ikan wader pari, hub 081217908788.

• Jl. Raya Kalipuro • Jual tanah cepat butuh uang, sblh Jl. Raya Kalipuro 1265m2, Jl. Kec. Kalipuro 5345m2, tanah kebun Jati 5975m2, tanah kebun Jati 8610m2. Harga nego murah. Hub: ADE, 081334223999

BANYUWANGI • Jl. Raya Muncar •

Hlg STNK Nopol P 1526 ZN, an. H. Sugiyatno, Dsn. Muncar RT01/03 Kedungrejo, Muncar Hlg STNK Nopol P 3013 XM, an. Sulhan, Dsn. Pasinan Barat RT03/02 Singojuruh Hlg STNK Nopol P 9434 VB, an. Retno Herlina, Jl. Trunojoyo 46 RT04/02 Sobo

• Jajag 1500m2 •

Hlg STNK Nopol P 6313 VU, an. Muhamad Kurniawan. Krajan 04/01 Barurejo, Siliragung

Tanah dijual daerah Jajag, L 1500m2 (30x50m), bisa untuk ternak ayam, sebelah sudah ada kandang, harga 80 juta nego. Hubungi: Edy 085 258 751 525

Hlg STNK Nopol P 5693 XL, an. Nanang Wahyono. Jl. Mendut Gg XV RT3 Tamanbaru Hlg STNK Nopol P 2633 WI, an. Diah Aryani Pranajaya, Sobo Indah Permai 176 RT02/02 Sobo Dijual cepat rumah, lokasi Jl. Raya Muncar, 4KT, 2KM, garasi, mushola, taman belakang, SHM, harga nego. Hubungi: 081233101974

BANYUWANGI • Ruko Rogojampi • Djl/dkntrakkn min 3th Ruko 3KT, 2km Jl. Raya Gtg-Bwi 217 Rgojampi (sltan Ktr Pos) hrg nego. H: 081324084036, 081234774984

• Mutiara Blambangan • Djl 2 Ruko gandeng di Mutiara Blambangan (Brt Bank Mandiri) Hub.03337751000

• Jl. Agus Salim • Dijual Ruko 2Lt, lok Jl. KH. Agus Salim blkg Untag, Bwi. Hub: 081233669969

• Rumah Kebalenan • Dijual rmh Ls tanah 2 kpl, ls bangunan 150m2, lok Kebalenan. H: 082334968779

• STNK • Hlg STNK Nopol P 5388 GB, an. Hasani, al: Mimbaan, Panji, Situbondo Hlg STNK Nopol P 6316 EO, an. Imam Sarjono, Jl. Hasan Asegaf, Dawuhan

• Perum Mendut Hijau • Djual rmh Perum Mendut Hijau Blok B no 1-2, dpn Pos Satpam, sertifikat SHM IMB, hubungi: 081937620001 / 082141147299

• Rumah + Tanah • Djl Rmh+tnh SHM,Lt300,LB200,Jl Ciliwung 29.Tnh SHM500m, Jl.Tangkuban Perahu. Hrg 450 jt nego. 08124900784

• Rumah Jl. Let. Sulaiman • Dijual rmh Jl. Letnan Sulaiman 57 Bwi, luas tanah 233 M2, Luas bangunan 133 M2, sertifikat SHM IMB,garasi ada, hub: 0333-424720 atau 0331-422772.

BANYUWANGI

• Rumah Pajajaran •

• LBB Paedagogia •

Jual rmh SHM siap huni, LT 235m2, LB 115m2. Jl. Pajajaran II no.47 Tamanbaru, 085732321000

LBB “Paedagogia”, terima les privat - Terapi Anak Berkebutuhan Khusus. Hubungi: 085258688175

SITUBONDO

BANYUWANGI • Galangan Kapal • Proses Cpt Tenaga Krja utk GALANGAN Kapal di Jepang : Gj. USD 1800-USD 2500, Australia: Gj. USD 1800-USD2500, Non Peng. Umur Max.45thn Biaya bs ptng Gaji. Hub. 021-4208223. 08112427889 PT. B.J.P

• Tour Luar Negeri •

• Warnet • Dijual Warnet siap pakai 14 PC dual core/ AMD Athlon, 40jt nego, hub 081336641321.

• Global CCTV • Ingin rumah Anda dipantau dari luar kota melalui handphone? Global CCTV menerima service dan pemasangan CCTV. Hubungi: 08121626627 (call/SMS)

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.

• Daihatsu Ayla • Indent skarang juga AYLA harga mulai Rp. 80 Juta-an. All New Xenia DP mulai Rp. 25 Juta-an, Terios, Sirion, Luxio, Gran Max. Disc Gede. Hub HADI 081 233 432 555 / 0815 5970 5555

• Daihatsu Promo • Miliki All new Xenia DP mulai 25 jutaan, Terios, Sirion, Luxio, Gran max DP mulai 15 jutaan. Info Daihatsu terbaru hubungi: Hadi 081 233 432 555 / 0815 5970 5555

Djl Vios 2005 hitam plat P Bwi, Daihatsu Zebra, box 2002, barang istimewa. Hubungi: 08179671110, 082334662339

• Innova G ‘08 • Dijual Innova G tahun ‘08 bln 12, hitam, ban ring 18, Astra Recd, P Bwi, tangan 1, orisinil cat, harga 215 jt. 08123256347

• Honda Stream ‘02 • Djl Honda Stream ‘02 istimewa, 1700cc, hitam, plat N Problg, bln 6, Hub: 08124987000

• Colt Diesel PS120 ‘97 • Djl cpt Clot Diesel PS120 th ‘97, kondisi mulus, terawat, istimewa, plat P. H:08123255611 / 081357301066

• Nissan Grand Livina ‘07 •

• Isuzu Panther Turbo ‘07 •

Dijual Nissan Grand Livina XV tahun 2007 abu-abu metalik, harga 149,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Isuzu Panther TBR 54 F Turbo LS tahun 2007 hitam, harga 172,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Toyota Innova ‘09 •

• Kijang Krista ‘10 •

• Daihatsu Luxio ‘10 •

Dijual Toyota Kijang Innova JXW40 tahun 2009 silver metalik, harga 161,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Kijang Krista uf 81 Grand Lux tahun 2004, silver metalik, harga 130 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Daihatsu Luxio 1.50 MT.PS tahun 2010, hitam metalik, harga 105,5 juta, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Toyota Innova G ‘10 •

• Grand Vitara JLX ‘07 •

• Panther Turbo ‘07 •

Dijual Innova G 2010 Silver, solar, pajak atas nama pembeli, harga 235 juta nego, cash/kredit, atau tukar tambah, hubungi: 08214294111, 081335897888

Dijual Grand Vitara 07 JLX, harga Rp. 169 juta nego, bisa cash/kredit, tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Panther is 07 Turbo, hitam, harga Rp.170 juta nego, bisa cash/kredit, tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

• Mercy C180 ‘97 • Mercy C180 ‘97 terawat, htm metlik, plat L. Hub: 081237451527 / 085792151827

• Avanza ‘11 • Avanza G ‘11, htm, plat P (Bdws), 146jt, DP 46,3 @3.252.000x47bln. 087806514066, 082330510859

BALJEBOL

Selasa 9 Oktober 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

33

LUMAJANG

NARKOBA

Kades Nyabu Terancam Dipecat LUMAJANG - Ditahannya Kades Labruklor Lumajang, Erik Ariyanto, karena kasus sabu sabu membuat posisinya terancam. Pemkab Lumajang sudah mempersiapkan sanksi untuk kades tersebut sampai memberhentikan kades tersebut jika terbukti bersalah. Namun semua itu masih menunggu proses hukum yang saat ini masih sampai tahap pemeriksaan. Erik Ariyanto ditangkap bersama seorang temannya, Irwan Abdillah, 44, warga Setempat. Berawal dari informasi warga, polisi langsung menggerebek keduanya di kawasan kantor pengairan Labruk Lor Kecamatan Lumajang. Keduanya tidak bisa berkutik dan mengharuskan anggota membawanya ke Mapolres pada Kamis (04/10) malam. “Keduanya langsung diperiksa,” ujar Wakapolres Lumajang, Kompol Andy Arisandi. Bahkan, hingga kemarin, proses pemeriksaan masih dilakukan kepada kades tersebut. Wabup As’at Malik ketika dikonfirmasi kemarin mengaku telah mendapat informasi tersebut dari Kapolres Lumajang AKBP Susanto. “Saya dapat kabar itu (penangkapan.red) dari kapolres sekalian izin memeriksa,” ujar wabup kepada sejumlah wartawan. Selama proses pemeriksaan itu, wabup mengaku mendapat informasi bahwa kades tersebut dijebak oleh temannya. Namun untuk pembuktian kebenarannya, As’at memasrahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Jika terbukti bersalah, wabup tidak segan-segan mengatakan akan memberi sanksi. Menurutnya, jika secara hukum nantinya terbukti bersalah, maka pihak pemkab akan segera memberhentikan dari jabatan kades. “Ya kami akan berhentikan, semua pelanggaran pasti ada sanksinya kan,” jawabnya. (fid/wah/jpnn)

KDRT

RANGGA MAHARDIKA/RADAR JEMBER/JPNN

KESAKITAN: Komang yang ditemani suaminya Samhadi saat melaporkan ke Polsek Kencong.

Babak Belur Dihajar Mantan Suami JEMBER – Tekat Komang Suwartini, 30 asal Denpasar Bali untuk menjemput anaknya Ahmad Jainullah, 3 berbuah petaka. Komang suwartini malah babak belur dihajar oleh mantan suaminya Saipul, 35, asal Desa Ponjen, Kencong, Jember, yang selama ini merawat Ahmad Jainullah. Akibat kejadian itu, korban dengan diantarkan suami barunya Samhadi, 24, asal Banyuwangi melaporkan ke Mapolsek Kencong. Kejadian penganiayaan itu bermula saat Komang dengan ditemani Samhadi datang ke Kencong (7/10). Keduanya memang berencana mengambil Ahmad yang dibawa oleh Saipul, yang bercerai dari Komang sejak 11 bulan lalu. Saat Komang Suwartini datang, Saipul masih tidur. Sementara Ahmad sedang bermain di luar rumah. Setelah bangun Saipul kaget melihat Komang yang di dampingi Samhadi hendak mengambil anak Ahmad Jainullah. “Dia (Saipul) langsung marah-marah,” ujar Komang di Mapolsek Kencong kemarin Bahkan, Saiful sempat mengeluarkan ancaman untuk membunuh Komang jika tetap nekat membawa Ahmad Janinullah. Melihat gelagat tidak baik, Komang pun lari dan meminta pertolongan warga sekitar sambil teriak-teriak. Tetapi, sebelum pergi, Komang masih sempat menghampiri Ahmad anaknya yang saat itu sedang bermain di sekitar rumah. Itu malah membuat Saipul kian naik pitam. Tanpa banyak bicara, Saipul pun menganiaya Komang. (ram/aro/jpnn)

RADAR JEMBER/JPNN

SEPEKTAKULER: Bupati Djalal meletakkan batu pertama pembangunan Sport Garden Mulai kemarin (8/10).

Jember Bangun Stadion Rp 200 M JEMBER – Mega proyek Pemkab Jember yang bernama Jember Sport Garden (JSG) mulai dibangun. Peletakan batu pertama pembangunan JSG di Desa/Kecamatan Ajung kemarin (8/10) dilakukan oleh Bupati Jember M.Z.A. Djalal. Sebagai awal, yang akan dibangun lebih dulu adalah kompleks stadion sepakbola yang dibangun di atas tanah seluas 9 hektar. Untuk membangun stadion tersebut, pemkab telah mengalokasikan anggaran Rp 200 miliar selama dua tahun. Ditargetkan, paling lambat akhir 2013 kompleks stadion sepakbola di kawasan JSG sudah berdiri. Anggaran pembangunan stadion dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama dianggarkan Rp 100 miliar pad atahun ini. Lalu, tahap kedua dianggarkan tahun depan sebesar Rp 100 miliar. “Dana untuk stadion Rp 200 miliar. Senyampang kabupaten tetangga seperti Lumajang, Banyuwangi, dan Situbondo belum punya, kita bangun dulu agar bisa menjadi tempat alternatid even olahraga di Jatim bagian timur,” kata Djalal.

Sedangkan pembangunan JSG secara keseluruhan, bupati belum bisa memastikan kapan akan selesai. Bahkan, dengan terus terang bupati tidak menjamin apakah seluruh fasilitas di JSG bisa selesai dibangun selama dirinya menjabat hingga 2015. Setelah itu, Bupati Djalal dipastikan tidak memimpin Jember lagi karena sudah menjabat dua periode. Nantinya, di JSG tidak hanya ada stadion. Di kompleks tersebut akan berdiri pula arena rekreasi keluarga, taman bermain, lapangan cabang olahraga lain, seperti lapangan tenis, bola basket, bola voli, serta kompleks kegiatan kegamaan. Fasilitas nonstadion sepakbola inilah yang tidak dijamin Bupati Djalal selesai dibangun sebelum 2015. Karena, diakui bupati, untuk membangun fasilitas-fasilitas itu dibutuhkan waktu yang lebih lama dan dana lebih besar. Termasuk, direncanakan ada sirkuit mini bagi pengemar road race. “Tidak mungkin sepanjang jabatan saya hingga 2015 dapat diselesaikan (JSG, Red). Kita

harapkan di atas hamparan 50 hektar akan berdiri berbegai macam fasilitas rekreasi dan olahraga,” akunya. JSG rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 50 hektar. Namun saat ini baru tersedia lahan milik Pemkab Jember seluas 18 hektar. Untuk proses pembebasan lahan milik warga, akan dilakukan sambil jalan proyek berjalan. Bupati berharap, JSG diharapkan mampu mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar. “JSG ke depan tidak hanya untuk kompleks olahraga, tetapi juga sebagai sarana rekreasi keluarga. Di Alun-Alun Jember selama ini sudah ramai. Kalau Sabtu-Minggu disesaki orang berekreasi. Setelah JSG berdiri, maka bisa beralih ke JSG,” katanya. Meski tidak yakin seluruh fasilitas JSG selesai dibangun di masa jabatnnya, Bupati Djalal memiliki obsesi untuk menjadikan JSG sebagai pusat rekerasai keluarga Jatim bagian timur,” tegasnya. Diharapkan, banyak warga kabupaten tetangga yang berekreasi ke JSG.

Tak hanya itu, direncanakan JSG juga bisa menjadi pusat belajar bagi pelajar. Sebab, di JSG akan disediakan gedung yang bisa dipergunakan sebagai pusat kegiatan pelajar. “Jember Sport Garden bisa untuk pusat kegiatan belajar, juga bisa untuk pusat kegiatan keagamaan,” tuturnya. Dia menjamin, stadion di JSG akan lebih besar dari Stadion Notohadinegoro. Direncanakan, stadion di JSG akan berkapasitas 25 ribu penonton dan memiliki tempat parkir dengna kepasitas seribu kendaraan. Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Jember Merwin Lusiani mengatakan, luas JSG sekitar 50 hektar. “Namun, yang dikerjakan dulu stadion utamanya dan selesai Desember 2013,” katanya. Dia mengakui, belum semua lahan sudah dibebaskan. Secara bertahap pembebasan lahan akan dilakukan. Usai peletakan batu pertama, Bupati Djalal bersama sejumlah pejabat Pemkab Jember berkeliling ke lahan yang akan dibangun stadion. (aro/har/jpnn)

Ketua Panitia Pilkades Diteror Rumah Dilempari Batu JEMBER - Aksi teror yang diduga terkait persoalan pilihan kepala desa di Desa Maskuning Wetan Kecamatan Pujer, dialami oleh Ketua Panitia Pilkades Maskuning Wetan, yakni Kusnan. Jumat (5/10) lalu, bagian depan rumah Kusnan, yang masuk wilayah Desa Maskuning Wetan, dilempari batu oleh orang tidak dikenal. Akibatnya, kaca bagian depan rumahnya, pecah berantakan. Selain itu, ada tiga batu ukuran besar, yang ditemukan diteras rumahnya. Kejadian itu, tak ayal membuat istri dan anak korban, trauma. Sehingga, Kusnan yang berprofesi sebagai kepala sekolah dasar di wilayah Pujer, melaporkan kejadian itu ke Polsek Pujer. Senin sore kemarin (8/10), Kusnan mengatakan, saat dia tertidur istri dan anaknya masih terjaga. Keduanya, tengah menonton TV. ”Tiba-tiba ada suara benturan keras diarah depan rumah saya,” katanya. Sehingga dia terbangun. ”Kami bertiga, yakni saya, istri dan anak saya, langsung menuju ke ruangan depan,” katanya. Ternyata kaca jendela rumahnya pecah berantakan. Dia juga

menemukan tiga buah batu ukuran besar. Kusnan langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Pujer. ”Malam itu juga, saya langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Pujer,” tambahnya. Kusnan mengatakan, kejadian itu ada kemungkinan ada hubungannya pelaksanaan pilkades di Desa Maskuning Wetan. Sebab, ada yang tidak setuju dengan adanya pelaksanaan pilkades yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat ini. “Ada kemungkinan seperti itu. Namun, saya tidak berani menuduh. Biar polisi saja yang menyelidiki masalah itu,” katanya. Selain itu, Kusnan mengatakan jika dirinya tidak punya musuh. Bahkan, selama menjadi ketua panitia pilkades, ia sudah melakukan tugasnya dengan baik. Bahkan, ia sudah mengantongi lima kandidat yang bakal maju dalam persaingan pilkades di desanya. ”Hari ini, sudah dilakukan verifikasi oleh Bagian Pemerintahan tentang lima calon ini,” katanya. Sementara itu, Kabag Pemerintahan Pemkab Bondowoso Muhamad Tamin mengatakan, tidak tahu persis sebab musabab terjadinya pelemparan batu di rumah Kusnan. ”Namun, saya juga mendengar kabar itu,” katanya. (eko/hdi/jpnn)

EKO SAPUTRO/RADAR JEMBER/JPNN

KORBAN INTIMIDASI: Kusnan (kanan) saat ditemui di teras rumahnya.

VABFAS Adventure Team Lumajang, Empat Tahun Menjaga Eksistensi

Berawal dari Keluarga, Kini Jadi Komunitas Pecinta Alam Bebas Berkumpul lalu melakukan kegiatan bersama tidak harus dimulai dari hal yang muluk-muluk. Seperti yang dilakukan oleh Benny Resmana. Kecintaanya terhadap kegiatan alam bebas dimulai dari keluarganya, lalu melebar menjadi komunitas masyarakat luas. AKHMAD RIDWAN, Lumajang SIANG itu sebenarnya sangat terik. Namun, cuaca di Ranu Pane, Senduro, yang terkenal dingin karena berada di kaki Gunung Semeru membuat sengatan matahari tidak terasa. Sekelompok anak muda malah terlihat kedinginan karena bersimbah air di ranu tersebut. Sekelompok anak muda itu mendatangi Ranu Pane yang terkanal dengan panoramanya tersebut bukan untuk berwisata. Awal tahun lalu, mereka yang tergabung dalam VABFAS Adventure Team Lumajang (VATL) mendatangi Ranu Pane karena sebuah kekhawatiran hilangnya panorama ranu yang dike-

RADAR JEMBER/JPNN

BERKUMPUL: Anggota komunitas VATL bertekad ikut melestarikan kawasan wisata.

nal hingga mancanegara tersebut. Ya, Ranu Pane memang keelokannya ternoda karena gulma yang terus memenuhi permukaan ranu tersebut. Bahkan, gulma itu hampir menutupi separo ranu, sehingga eksotismenya mulai memudar. “Itu salah satu kegiatan VATL,” cerita Ika Anggraini, salah seorang anggota klub petualangan tersebut kepada Jawa Pos Radar Jember.

Banyak memang yang sudah bergabung dalam komunitas yang mengutamakan persaudaraan tersebut. Mulanya, komunitas tersebut adalah berawal dari kalangan keluarga yang kebetulan mempunyai hobi olahraga yang bersentuhan langsung dengan alam. Adalah Beny Resmana salah seorang inisiator kelompok adventure tersebut. Mula-mula, dia bercerita, kelompok tersebut

terbentuk karena banyaknya orang yang gemar melakukan kegiatan petualngan dan olahraga alam bebas. “Seperti mendaki gunung, menyelam, panjat tebing, arung jeram, off road, susur goa, bahkan terbang layang,” ucapnya. Sebab, semua kegiatan itu sama-sama menaikkan adrenalin. Benny sendiri mengaku, kebanyak awalnya kegiatan tersebut dilakukan hanya ingin mencoba atau sebatas kesenangan semata. Sebagai kegiatan rekreasi, sekedar menghilangkan penat. Hal itu dialami sendiri. Sebagai sebuah keluarga, dia mengaku mempuyai saudara yang sama-sama mencintai kegiatan atau olahraga yang dilakukan di alam bebas. Kemudian, muncul keinginan untuk mendirikan sebuah komunitas yang menjadi tempat berkumpulnya para pecinta kegiatan atau olahraga alam bebas. “Tanpa berpikir panjang, kami terus berusaha membicarakan keinginan tersebut. Lalu, dia mulai mendekati orang-orang terdekat untuk diajak bergabung. Beberapa temannya pun dia ajak berdiskusi. Bahkan, kedua orang tuanya tidak luput dimintai masukan. “Alhamdulillah, responnya positif,” kata pria kelahiran 10 Juli 1987 tersebut. Pria yang berlamatkan di Jalan Yos Su-

darso, Lumajang, itu menambahkan, nama VABFAS sendiri merupakan kumpulan huruf dari nama awal keenam saudaranya. Dia mengakui kalau nama tersebut sulit dieja. “Tapi, itulah adanya,” ungkapnya. Pelan tapi pasti, komonitas yang awalnya hanya sebatas keluarga tersebut menemukan para relawan. Begabungnya para relawan karena kesamaan ideologi bahwa pentingnya aksi nyata daripada retorika. Setidaknya, ada enam relawan dalam komunitas tersebut, yang beberapa diantaranya juga mempunyai komunitas lain yang independen. Dia menambahkan, komunitas yang dia bentuk bersifat umum. Mereka, dalam berkegiatan lebih suka kebebasan, menghindari peraturan yang formal atau dikekangkekang. Namun, dia memastikan meski pun tidak suka dengan formalitas, komunitasnya bukan asal-asalan. “Tentu, semua yang kami lakukan sesuai dengan aturan-aturan dan norma-norma yang berlaku,” ungkapnya. Sudah banyak kegiatan alam bebas yang dilakukan kelompok ini. Mereka tentu bukan hanya melakukan kegiatan tersebut sebatas untuk kenangan semata. Namun, ada kegiatan sosial yang selalu menjadi pendorong utama kelompok ini berkumpul. (jpnn)

34

Selasa 9 Oktober 2012

Registrasi Klub Dianggap Mubazir

DOK.RaBA

BIKIN BANGGA: Renang gaya kupu-kupu turut menyumbangkan medali emas bagi kontingen Banyuwangi.

Satria Blambangan Finis Tiga Besar BANYUWANGI - Capaian moncer diraih perenang Banyuwangi dalam kejuaraan renang Dewaruci Cup yang digelar di Jombang akhir pekan kemarin. Mengusung bendera Satria Blambangan Swimming Club (SBSC) di kegiatan yang dilaksanakan sehari penuh tersebut, Duta Banyuwangi berhasil menyabet delapan medali emas, lima perak,

dan empat perunggu. Medali emas terbanyak bagi kontingen Banyuwangi disumbangkan Jeremy Evando Immanuel. Dia mampu menyumbangkan empat medali emas di empat nomor berbeda, yakni kupu-kupu, dada, punggung, dan bebas. Pendulang medali terbanyak kedua adalah Anggun

Cahyaning dengan torehan tiga medali emas. Di posisi berikutnya adalah Mariesca Regina dengan sumbangan satu medali emas. Hasil itu tentu saja mengatrol posisi SBSC di posisi akhir klasemen pendulang medali terbanyak. Tidak hanya sekadar masuk sepuluh besar klasemen akhir seperti ditar-

getkan pengurus klub, kontingen Banyuwangi bahkan berhasil finis di posisi tiga besar di bawah Surabaya dan Gresik. Donasi lima medali perak dan empat perunggu menjadi pelengkap pesta medali kontingen Banyuwangi dalam ajang yang digelar di kolam renang Ploso Geneng, Jombang, tersebut. (nic/c1/als)

Dispora Gandeng Pengurus ISSI Kejuaraan Balap Sepeda Piala Bupati BANYUWANGI – Semangat olahraga bersepeda tengah mendapat hati tersendiri bagi sebagian masyarakat Banyuwangi. Hal ini rupanya yang mengilhami Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang berencana menggelar kejuaraan balap sepeda dalam waktu dekat. Kegiatan pemanasan yang akan dilaksanakan pada 3 hingga 4 November tersebut sekaligus akan menjadi ajang pemanasan sebelum gelaran Banyuwangi tour d’Ijen. Kegiatan yang akan digelar untuk segmentasi regional Jawa Timur tersebut, Dispora berencana menggandeng ISSI Banyuwangi dalam pelaksanannya. Ada tiga nomor yang akan dipertandingkan dalam ajang ini. Yakni race country (MTB), BMX, dan sepeda balap. Ajang yang memperebutkan Piala Bupati Banyuwangi itu dijadwalkan juga diikuti penggiat olahraga sepeda dari segala penjuru pembalap se-Jawa Timur. Plt. Kepala Dispora Banyuwangi Ahmad Khairullah mengatakan, ajang ini akan menjadi momentum pemanasan sebelum hajatan besar Tour d’Ijen. Total hadiah yang di-

NIKLASS/RaBa

PERLU PERBAIKAN: PSSI seharusnya fokus menggelar kompetisi.

saat ini dalam menjalankan roda organisasi sangat aneh. Dalam waktu setahun lebih PSSI hanya sibuk mengurusi internal organisasi. Padahal, agenda ke depan sangat banyak. Terkait registrasi klub, pengurus sebetulnya bisa menjalin komunikasi dengan pengurus periode sebelumnya. Sebab, kegiatan serupa sudah pernah dilakukan. Mustain mengingatkan, bila hal itu dilakukan serampangan, maka akan menimbulkan gejolak baru di tubuh PSSI. Gampangnya saja, Mustain yang juga pentolan Laros Jenggeirat itu meminta PSSI

GALIH COKRO/RaBa

AJANG PEMANASAN: Sebelum Tour de Ijen digelar, Dispora-ISSI menggelar kejuaraan kabupaten.

perebutkan boleh jadi paling besar dari even yang pernah ada. “Total hadiah mencapai Rp 90 juta,” katanya. Untuk kategori MTB, Khairullah menyatakan peserta akan memperebutkan trophy Bupati Banyuwangi. Sedangkan untuk BMC akan memperebutkan piala Dispora Banyuwangi. Semua kegiatan lomba akan dipusatkan di tiga lokasi berbeda. Untuk BMX akan dilaksanakan di sirkuit Buaya Putih Muncar. Sisanya, akan dilaksanakan di GOR Tawang Alun. Khairullah menambahkan, kegiatan ini sejauh ini masih

DOK.RaBA

JTV Gelar Turnamen SSB mengatakan, kegiatan tersebut terbuka untuk semua klub dan SSB di Banyuwangi maupun luar daerah. Dia menargetkan, minimal kegiatan tersebut bisa menjaring 100 klub maupun SSB dari dalam dan luar Banyuwangi. “Tahap demi tahap sudah berlangsung saat ini,” katanya. Kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud keprihatinan atas minimnya kompetisi sepak bola kelompok umur di Banyuwangi. Sebagai wadah dan fasilitator pemain muda, JTV Banyuwangi berniat menghidupkan tradisi kompetisi sepak bola untuk anak-anak. “KitaberharapakanmunculRaul baru atau Trubus baru. Mereka inilah yang diharapkan menopang eksistensi Persewangi di masa depan,” harapnya. (nic/c1/als)

dalam tahap pematangan. Koordinasi dengan ISSI tetap dilakukan agar kegiatan ini bisa berlangsung semarak

dan mampu menjadi barometer prestasi olahraga sepeda di Banyuwangi bahkan Jawa Timur. (nic/als)

berkaca pada muscablub di Atlanta, Genteng, beberapa waktu lalu. Waktu itu bisa diketahui secara riil anggota klub PSSI. “Bila pemilihan saat itu benar kuorum, tentu tidak sulit mendata tim anggota PSSI saat ini,” ujar Mustain. Sementara itu, Ketua PSSI Ahmad Taufik mengaku siap buka-bukaan dengan anggota klub di bawahnya. Dia berkomitmen tidak ada pengurus yang hidup dari bola atau PSSI. Terkait DNC, dia menjelaskan ada kerugian yang dialami panitia. “Kita siap open manajemen,” katanya. (nic/c1/als)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan RI No. 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan, PT. Bank Mega, Tbk. Kantor Cabang Banyuwangi, dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember akan melaksanakan Penjualan di muka umum/lelang pada : Hari & Tanggal : Selasa, 23 Oktober 2012 Pukul : 10.30 WIB Tempat : PT. Bank Mega, Tbk. Kantor Cabang Banyuwangi, Jalan Ahmad Yani Nomor 46 Banyuwangi

BAKAL SEMARAK: JTV akan menggelar turnamen kelompok umur.

BANYUWANGI - Mati surinya pembinaan bakat dan talenta pemain sepak bola usia dini rupanya mengundang keprihatinan banyak pihak. Tidak terkecuali bagi elemen bola yang masih peduli dengan olahraga paling populer sejagat ini. Demi menggairahkan kembali antusiasme pembinaan pemain usia dini, JTV Banyuwangi berencana menggelar turnamen sepak bola usia 12 dan 14 tahun. Agenda sepak bola itu akan dilaksanakan 3 hingga 4 November. Ada dua lokasi yang akan menjadi jujugan. Lokasi pertama adalah Stadion Pahlawan, Benculuk, Cluring. Lokasi kedua adalah Stadion Tunggul Wulung, Sembulung, Cluring. Ketua panitia, Mohamad Iqbal

BA N Y U WA N G I - Upaya Pengkab PSSI Banyuwangi melakukan registrasi ulang keanggotaan klub yang ada di bawahnya disikapi datar oleh pemerhati dan pelaku sepak bola di Banyuwangi. Mereka menilai langkah itu sebagai upaya yang mubazir dan buang-buang waktu saja. Padahal, yang sejatinya kini disuarakan oleh klub adalah transparansi dan perbaikan kinerja PSSI. Tuntutan terkait keterbukaan itu, di antaranya datang dari pentolan Perseba Banyuwangi, Didik Nurhadi Saleh. Dalam rapat terbatas yang digelar PSSI, dia meminta PSSI melakukan transparansi dalam mengurus sepak bola. “Apalagi, menyangkut soal uang, PSSI harus transparan,” pintanya. Didik menambahkan, dalam beberapa kegiatan yang dilakukan PSSI, dia menilai klub hanya sebagai objek belaka. Setidaknya itu tampak saat Danone Nations Cup (DNC) beberapa waktu lalu. Model dan cara pelaksanaan kompetisi sepak bola anak tersebut dipandang berlainan dengan daerah lain yang kebetulan ditunjuk sebagai tuan rumah. Komentar senada datang dari ketua paguyuban mantan pemain Persewangi, Ahmad Mustain. Dia menyebut PSSI

1. Debitur SUGIARTO - Dua Bidang Tanah dan Bangunan berikut dengan segala sesuatu yang melekat diatasnya, sebagaimana tersebut dalam Sertifikat Hak Milik No. 1153, Luas 205 M2 dan Sertifikat Hak Milik No. 417, Luas 125 M2 keduanya atas nama SOFYAN dan terletak di Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur. (harga limit lelang adalah Rp. 122.000.000,- dan uang Jaminan Rp. 24.400.000,-) 2. Debitur ISTIMAMAH a. Sebidang Tanah dan Bangunan berikut dengan segala sesuatu yang melekat diatasnya, sebagaimana tersebut dalam Sertifikat Hak Milik No. 510, Luas 2450 M2. atas nama 1. DAHWAN, 2. ISTIMAMAH, yang terletak di Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur ;(harga limit lelang adalah Rp. 500.000.000,- dan uang Jaminan Rp. 150.000.000,-) b. Sebidang Tanah dan Bangunan berikut dengan segala sesuatu yang melekat diatasnya, sebagaimana tersebut dalam Sertifikat Hak Milik No. 269, Luas 970 M2. atas nama DAHWAN, yang terletak di Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur; (harga limit lelang adalah Rp. 350.000.000,- dan uang Jaminan Rp. 100.000.000,) 3. Debitur DEWI AGUSTINA WULANDARI a. Sebidang Tanah dan Bangunan berikut dengan segala sesuatu yang melekat diatasnya, sebagaimana tersebut dalam Sertifikat Hak Milik No. 330, Luas 300 M2. atas nama DEWI AGUSTINA WULANDARI, yang terletak di Desa Panderejo, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur ;(harga limit lelang adalah Rp. 157.400.000,- dan uang Jaminan Rp. 31.480.000,-) b. Sebidang Tanah berikut dengan segala sesuatu yang melekat diatasnya, sebagaimana tersebut dalam Sertifikat Hak Milik No. 2076, Luas 500

M2. atas nama 1. AHMAD SUGITA, 2. DEWI AGUSTINA WULANDARI, yang terletak di Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur ;(harga limit lelang adalah Rp. 100.000.000 dan uang Jaminan Rp. 20.000.000,-) 4. Debitur SUGIYANTI - Sebidang Tanah dan Bangunan berikut dengan segala sesuatu yang melekat diatasnya, sebagaimana tersebut dalam Sertifikat Hak Milik No. 409, Luas 1.570 M2. atas nama 1. SITI ISTIANAH, 2. UMI ZUMAROH, 3. SUGIYANTI, yang terletak di Desa Tegalsari, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur;(harga limit lelang adalah Rp. 325.400.000,- dan uang Jaminan Rp. 100.000.000,-) Syarat dan Ketentuan Lelang : 1. Peserta Lelang wajib menyetor uang jaminan sesuai tersebut diatas ke rekening an. Rekening Penampungan Lelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jember No. 143.0009894476 pada Bank Mandiri Cab. Alun-alun Jember yang sudah efektif selambatlambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang, serta harus menyebutkan nomor urut barang yang akan di tawar. 2. Pemenang lelang wajib melunasi seluruh harga lelang dan bea lelang paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah lelang ke rekening tersebut diatas, apabila tidak dilunasi, maka pemenang lelang dianggap wanprestasi dan uang jaminan akan disetorkan ke kas negara. 3. Obyek lelang dijual dengan ketentuan dan kondisi apa adanya sehingga apabila karena suatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan/ penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang/obyek lelang tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan/ peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Jember dan PT. Bank Mega, Tbk. 4. Objek lelang dapat dilihat pada alamat tersebut diatas. 5. Syarat-syarat lain ditentukan pada saat lelang. 6. Keterangan lebih lanjut dapat diperoleh di PT. Bank Mega, Tbk. Kantor Cabang Banyuwangi Luqman & Agus, Telp (0333)419288 Banyuwangi, 09 Oktober 2012 Ttd PT. Bank Mega, Tbk.

BERITA UTAMA

Selasa 9 Oktober 2012

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Mengacu Pembangunan Berwawasan Lingkungan n MANFAATKAN...

Sambungan dari Hal 25

Menurut Hari, saat ini sudah ada nota kesepahaman antara Kementerian ESDM dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) tentang percepatan perizinan pengesahan panas

bumi kawasan hutan produksi, kawasan hutan lindung, dan kawasan hutan konservasi. Dikatakannya, berdasar roadmap pengembangan panas bumi se-Indonesia, pada tahun 2012 dibutuhkan 3.442 Megawatt (MW) energi panas bumi. Namun, dari jumlah tersebut, baru tercukupi

1.226 MW. Bahkan, jumlah kebutuhan energi panas bumi di tahun 2025 diprediksi mencapai 9.500 MW. “Rencana pemanfaatan panas bumi di Ijen dan Blawan akan sangat membantu pengembangan kelistrikan di Indonesia,” kata dia. Namun demikian, Hari mene-

kankan agar dalam proses pemanfaatan panas bumi di kawasan Gunung Ijen memperhatikan keberadaan chatmant area (area tangkapan air, Red) di kawasan tersebut. “Pemanfaatan panas bumi tersebut harus mengacu pembangunan berwawasan lingkungan,” pungkasnya. (sgt/c1/aif)

Diajak Melihat Proses Layout Koran n FINALIS...

Terdakwa Dijerat Pasal Berlapis

Sambungan dari Hal 25

Menanggapi Syaiful Bahri, seorang finalis thulik asal Kecamatan Genteng yang berta nya mengapa kabar buruk justru lebih menarik dibanding ka bar baik? Bayu menjawab bahwa tidak selamanya kabar buruk memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan kabar baik. “Tidak selamanya bad news is a good news. Bagi kami, berita terbaik adalah berita yang berkaitan dengan orang banyak. Semakin luas cakupan masyarakat yang berkaitan dengan berita tersebut, berarti berita itu semakin berbobot,” ungkapnya. Selanjutnya, Redaktur Pelaksana JP-RaBa, Syaifuddin Mahmud, mendampingi 20 finalis

n TUNDA...

Sambungan dari Hal 25

Lantaran perbuatan terdak wa tergolong sadis, JPU me nerapkan Pasal 338, 339, 340, dan 365 KUHP. Dari pasal

Sambungan dari Hal 25

Dari Banyuwangi, mereka akan diangkut 20 bus. Iring-iringan bus itu akan dikawal tiga mobil patroli dan pengawalan (patwal) polisi. “Kita juga menyiapkan satu bus cadangan plus dua mobil ambulans untuk

n SIANG...

Sambungan dari Hal 25

ABDUL AZIZ/RaBa

TANYA JAWAB: Redpel RaBa, Syaifuddin Mahmud menjelaskan seputar pembuatan koran.

jebeng-thulik melihat dapur redaksi. Pada kesempatan tersebut, Aif—sapaan karib Syaifuddin

Mahmud—menjelaskan proses lay out koran hingga siap cetak. “Proses lay out koran ya di ruang

redaksi ini, sedangkan cetaknya di PT. Temprina, Jember,” tandas Aif. (sgt/c1/aif)

mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan dari Banyuwangi ke Surabaya,” ujar Hosnan kemarin. Hosnan mengingatkan seluruh CJH agar tidak membawa barang-barang yang dilarang peraturan penerbangan maupun peraturan Pemerintah Arab Saudi, di antaranya pisau, obat-obatan

terlarang, rokok dalam jumlah berlebihan, dan lain sebagainya. “Jika ingin membawa obat. Jenis apa pun itu, harus ada resep dokter. Kalau tidak disertai resep dokter akan diamankan pihak imigrasi,” imbaunya. Pihaknya meminta doa restu seluruh warga Banyuwangi agar kondisi kesehatan selu-

ruh CJH tetap baik sejak diberangkatkan, saat menjalani ibadah haji, hingga kembali ke Banyuwangi. “Saya meminta doa restu kepada masyarakat Banyuwangi agar seluruh CJH be rada dalam kondisi sehat sejak diberangkatkan sampai kembali ke tanah air,” harap Hosnan. (sgt/c1/aif)

Busairi Siapkan Langkah Hukum n PENGURUS...

Sambungan dari Hal 25

Kok bisa begitu? Menurut Azis, beberapa waktu lalu dia bersama istrinya didatangi seseorang yang mengaku sebagai pe ngurus Nahdlatul Ulama (NU) dan hendak mendata warga NU. Karena merasa sebagai warga NU, dia dan istri akhirnya bersedia mengisi formulir pendataan dan difoto. “Tapi kemarin ada yang ngantar ke rumah, katanya KTA-nya jadi. Setelah saya lihat ternyata bukan KTA NU, tapi KTA PKB,” ujarnya. Siapa yang mengantarkan KTA PKB tersebut? Azis mengaku tidak tahu. “Sebab, waktu mengantarkan, saya pas tidak di rumah,” ungkapnya. Begitu tahu ternyata yang disampaikan adalah KTA PKB, Azis langsung melapor kepada Ketua PAC Gerindra Glenmore, Busairi. Dia juga membuat surat pernyataan bahwa dirinya merasa ditipu atas pembuatan KTA PKB tersebut. “Saya adalah pengurus ranting Gerindra,” demikian penegasan dalam surat tersebut. Menanggapi hal itu, Ketua PAC Gerindra Glenmore, Busairi, mengaku sudah berkonsultasi kepada Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerindra Banyuwangi. “Sebab,

berlapis itu, hukuman maksimal adalah hukuman mati. “Karena ancamannya be rat, maka rentut harus dari Kejagung,” tegas Hari. Hingga kemarin, sebut dia, ren tut yang sudah diajukan

ke Kejagung belum turun. Pi haknya juga tidak berani menyampaikan tuntutan dalam persidangan tanpa mengantongi rentut. “Kita juga se dang menunggu rentut,” tandasnya. (abi/c1/aif)

Akhir Oktober Diprediksi Hujan

Berharap Kondisi CJH Tetap Fit n SIAPKAN...

GALIH COKRO/RaBa

DIKAWAL: Habib didampingi penasihat hukumnya, Siti Nurhayati, memasuki ruang sidang PN Banyuwangi.

dikhawatirkan ada kaitannya dengan proses verifikasi parpol. Ka lau begini caranya akan mengganggu proses verifikasi,” tandasnya. Selain melapor ke DPC Gerindra, Busairi juga mempersiapkan diri untuk mengambil langkah hukum atas dugaan penipuan tersebut. “Saya masih berkoordinasi dengan DPC. Kalau memang perlu, saya akan lapor polisi,” tutur pria berbadan gemuk tersebut. Sementara itu, Ketua PAC PKB Glenmore, Kurdi Ismail, ketika dikonfirmasi terkait masalah tersebut mengaku bahwa pendataan KTA PKB dilakukan secara terbuka melalui masingmasing ranting. Terkait kepemilikan KTA PKB oleh pengurus Partai Gerindra, dia mengaku tidak tahu. “Yang jelas, saat pendataan ada formulir yang harus diisi dan di situ jelas tertulis bahwa itu formulir PKB bukan NU,” tuturnya. Semestinya, lanjut Kurdi, bila merasa sebagai pengurus atau anggota partai lain, yang bersangkutan menolak mengisi formulir tersebut. “Bahkan, kalau perlu ketika me ne rima KTA PKB, mestinya kan langsung dikembalikan. Wong KTA PKB sudah dibuat Maret lalu, kok baru sekarang di permasalahkan,” tandasnya. (azi/c1/aif)

ABDUL AZIZ/RaBa

CABUT: Moh. Azis menunjukkan KTA PKB dan surat pernyataan bermeterai bahwa dirinya sekretaris Ranting Gerindra.

Mengelak Dituduh Sebagai Pencari Mangsa n DIJANJIKAN...

Sambungan dari Hal 25

Nyatanya, mereka justru dijadikan pekerja seks komersial (PSK). Selain NN, korban lain berinisial SH, juga mengalami nasib serupa. Perempuan berusia 19 tahun itu masih satu dusun dengan NN. Kedua korban menjadi pelacur sejak tanggal 1 Oktober 2012 lalu. Ceritanya, pada tanggal 1 Oktober 2012, keduanya dibawa para tersangka. Lokasi penjemputan mereka adalah perempatan lampu merah Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. “Setelah itu, kedua korban diajak menemui seorang bidan untuk suntik KB,”

ungkap Kapolsek Muncar, Kompol Ary Murtini, di markasnya kemarin. Kapolsek Ary menjelaskan, usai melayani pria hidung belang, para korban setor kepada para tersangka. Harga sewa kamar tiap indehoi Rp 50 ribu. Itu disetor ke pemilik kafe. “Bu Erna ini dapat jatah Rp 20 ribu,” katanya sambil menunjuk tersangka yang dimaksud saat ekspose kemarin. Dalam sekali main, para korban mendapatkan imbalan bervariasi. Hal itu tergantung transaksi. Hasil penyidikan, tiap indehoi rata-rata sekitar Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu. “Selama tiga hari kerja, SH sudah tiga kali melayani tamu,” jelasnya. Kapolsek menjelaskan, dua orang ber-

status pasangan suami istri. Hanya saja, mereka tidak tercantum dalam catatan negara. “Mereka kawin secara siri. Si perempuan itu istri kedua,” paparnya. Jadi, alamat dua tersangka itu berbeda. Si pria beralamat di Jalan Rinjani, Kelurahan Si ngotrunan, Banyuwangi. “Yang perempuan beralamat di Dusun Krajan, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro,” terangnya. Erna mengelak jika dituduh sebagai pencari mangsa. Justru para korban sendiri yang ingin bekerja menjadi pelacur. “Saya nggak mengajak kok. Mereka sendiri yang ikut. Sebelumnya, sudah saya beri tahu bahwa kerjanya seperti itu,” aku Erna didengarkan dua tersangka lain kemarin. (c1/aif)

Dikonfirmasi kemarin (8/10), Kepala Stasiun Meteorologi Banyuwangi, Atmaji Putro mengatakan, kondisi cuaca di wilayah Banyuwangi masih dipengaruhi embusan angin timur yang bersifat kering. Angin tersebut bertiup

dengan kecepatan lima knot atau sekitar 10 kilometer (km) per jam. Meski begitu, mendung berpotensi meliputi langit Bumi Blambangan pada pagi dan sore. Bahkan, hujan dengan intensitas ringan juga berpotensi terjadi di malam hari, khususnya di wilayah pantai. “Kalaupun terjadi hujan, sifatnya hanya hujan lokal dengan

intensitas ringan dan durasi yang pendek,” ujarnya. Atmaji menambahkan, musim penghujan baru akan melanda wilayah Banyuwangi di minggu terakhir bulan Oktober. “Awal musim penghujan kami prediksi berlangsung pada minggu terakhir bulan Oktober,” pungkasnya. (sgt/c1/aif)

Jadwal Konfercab Belum Final

n MANTAN...

Sambungan dari Hal 27

Sebelum menjadi ketua cabang GP Ansor Banyuwangi, ka der muda NU asal Dusun Melik, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, itu menjabat komandan Banser. Saat menjadi komandan Banser, nama Abdillah berkibar karena menjadi Panglima PBM. Bersama anggota Banser, PBM dari Banyuwangi berangkat

ke Jakarta untuk menolak pelengseran KH. Abdurrahman Wa hid (Gus Dur) dari kursi presiden. Ketua Konfercab NU Banyuwangi, Guntur Al-Badri, saat dihubungi Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebut, sampai saat ini jadwal Konfercab NU belum final. “Jadwalnya masih belum ditetapkan,” katanya kemarin. Masa bakti pengurus PC NU Banyuwangi untuk periode ini akan berakhir 20 Januari

2013. Maka dari itu, rencananya konfercab akan dilaksanakan setelah masa bakti itu habis. “Insya Allah konfercab 19 dan 20 Januari 2013,” ujarnya. Itu pun sebenarnya juga tetap belum final. Tetapi, tanggal itu sudah diagendakan panitia dan diminta disampaikan kepada Rais Syuriah PC NU, KH. Ahmad Hisyam Syafaat. “Kita masih menunggu Kiai Hisyam rawuh dari Jakarta,” tandas Guntur. (abi/c1/aif)

36

Selasa 9 Oktober 2012

Janda Polisikan Pengusaha Selep Mengaku Ditipu Rp 100 Juta

EDY SUPRIYONO/RaBa

TEATRIKAL: Aksi Sayonara di depan Mapolres Situbondo siang kemarin.

Plang Polres Disiram Bunga Tujuh Rupa Aksi Teatrikal Sindir Kriminalisasi KPK SITUBONDO - Papan nama (plang) Polres Situbondo kemarin disiram air kembang tujuh rupa. Setelah itu, institusi penegak hukum yang berkantor di Jalan PB. Sudirman itu didoakan agar semakin baik, tidak mudah tersinggung, dan tidak pendendam. Itu merupakan aksi demo tunggal yang dilakukan Direktur LSM Gerakan Peduli Aspirasi Rakyat, Sayonara,

siang kemarin (8/10). Dia mengutuk upaya kriminalisasi yang dilakukan Polri terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kompol Novel Baswedan. Demo tunggal itu diawali dari Masjid Agung Al-Abror. Dia menggunakan pakaian khas Madura mengendarai sepeda onthel. Di bagian depan ada kertas bertulisan “Dukung KPK, (1) Penuntasan Proses Hukum Simulator SIM, (2) Mendukung KPK Menangkap dan Menahan Tersangka Irjen Djoko Susilo, (3) Menolak Kri-

minalisasi terhadap KPK”. Meski yang dituju dalam aksi tersebut adalah Mabes Polri, Sayonara berdemo di depan Mapolres Situbondo. Sebab, polres sebagai simbol Polri di kabupaten. Tepat Mapolres Situbondo, Sayonara mengeluarkan belanga berisi air yang dicampur kembang tujuh rupa. Air bercampur bunga tujuh rupa itu disiramkan ke papan nama mapolres. Kata Sayonara, dirinya melakukan ritual agar kasus-kasus lama yang menjatuhkan citra Polri tak terjadi lagi. “Kasus Novel Baswedan ini

mengulang kasus Cicak dan Buaya yang menunjukkan arogansi Polri. Jangan sampai hal itu terjadi di Situbondo. Dengan ritual ini, semoga Polri dijauhkan dari bisikan-bisikan setan yang bisa mengundang berperilaku tak baik,” terang Sayonara. Usai berdemo, Sayonara menuju kantor Pos Situbondo untuk mengirimkan surat dukungan kepada KPK. Di perjalanan, dia mendapat acungan jempol dari sejumlah pengguna jalan sebagai bentuk dukungan terhadap aksi yang dia lakukan. (pri/c1/als)

Pimpinan Majelis Basaudan Berpulang SITUBONDO - Satu lagi ulama karismatis Kota Santri dipanggil Yang Mahakuasa. Habib Tholib Bin Salim AlMuhdar, pemimpin majelis zikir Hadroh Basaudan, siang kemarin (8/10) berpulang. Habib Thalib meninggal dunia sekitar pukul 10.45 di kediamannya di Jalan Ahmad Yani, tepat di depan kantor Pemkab Situbondo, dalam usia 83 tahun. Jenazahnya dimakamkan di kompleks pemakaman ke-

ISTIMEWA

Alm. Habib Thalib

Bawa Kabur Siswi SMK, Pengangguran Dipolisikan SITUBONDO - Nekat membawa kabur gadis yang masih duduk di bangku kelas III salah satu SMK di Situbondo, seorang pemuda pengangguran berinisial AL, 26, warga Dusun Krajan, Desa Bletok, Kecamatan Bungatan, Situbondo, dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Situbondo oleh Baena Sari, 38, warga Desa/ Kecamatan Bungatan. Dalam laporannya kemarin, Baena Sari yang tak lain orang tua siswi SMK berinisial TN, 17, itu menjelaskan bahwa sejak 26 September lalu terlapor diketahui membawa kabur TN tanpa sepengetahuan dirinya. Namun, hingga kini TN belum pulang ke rumahnya. Atas kejadian tersebut, orang tua TN

mengaku resah dan akhirnya melapor ke polisi. Data yang berhasil dikumpulkan, 26 September lalu sekitar pukul 18.30 terlapor mengunjungi TN di rumahnya. Beberapa saat di rumahnya, terlapor mengajak TN keluar rumah. Sejak itulah TN tidak pernah kembali ke rumah. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi, membenarkan adanya laporan tersebut. “Berdasar laporan orang tua korban, kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran. Jika terbukti, terlapor dapat dijerat Pasal 332 KUHP karena terlapor membawa kabur anak yang masih dibawa umur,” terang AKP Wahyudi. (mg1/c1/als)

luarga di belakang rumahnya sekitar pukul 12.00. Tampak bertakziah Wakil Bupati Rachmad dan sejumlah pejabat Pemkab Situbondo. Tak ketinggalan, Ketua TP PKK Kabupaten, Ny. Umi Kultsum Dadang Wigiarto, bersama sejumlah pengurus Dharma Wanita. Ratusan petakziah memadati rumah duka. Habib Muhammad Abu Bakar, menantu Habib Tholib mengungkapkan, sejak dua

tahun terakhir Habib Tholib memang sudah tak pernah keluar rumah. Kalaupun harus keluar rumah dia harus menggunakan kursi roda. “Meski demikian, beliau tetap aktif memimpin pengajian zikir di kediamannya s etiap S elasa s ore. S ejak muda, beliau memang selalu aktif di kegiatan dakwah, terutama melalui NU (Nahdlatul Ulama),” terang Habib Abu Bakar. (pri/c1/als)

SITUBONDO - Seorang pengusaha selep padi berinisial AY, 45, warga Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Situbondo, dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Situbondo, oleh Hj. Susuk Ani, 41. Dalam laporannya, janda asal Desa Kukusan, Kecamatan Kendit, itu mengaku ditipu AY dengan modus kerja sama. Akibat kejadian tersebut, korban mengaku kehilangan uang sebesar Rp 100 juta. “Kejadian terjadi di rumah saya pada 19 Februari 2009. Saat itu, saya menyerahkan uang tunai sebesar Rp 100 juta. Dia berjanji akan membagi hasil usahanya,” ujar Susuk Ani melalui kuasa hukumnya, Supriyono SH, M.Hum. Terlapor berjanji akan mengembalikan uang tersebut pada 31 Oktober 2009. Namun, hingga batas waktu yang dijanjikan, terlapor tidak mengembalikan pinjaman uang sebesar Rp 100 juta dengan alasan yang tidak jelas. “Jangankan uang bagi hasil yang dijanjikan sebesar Rp 5 juta setiap bulan, uang pinjaman yang Rp 100 juta saja hingga saat ini belum dikembalikan AY,” imbuh Supriyono kemarin (8/10).

NUR HARIRI/RaBa

BUKTI KUITANSI: Supriyono usai melaporkan kasus penipuan yang dilakukan AY di Mapolres Situbondo kemarin (8/10).

Menurutnya, upaya penyelesaian secara kekeluargaan sebetulnya sudah dilakukan pihak korban dengan cara mendatangi rumah terlapor. Namun, semua upaya kekeluargaan yang ditempuh tidak ada hasil. Sebab, setiap didatangi, terlapor hanya berjanji akan menjual selep atau penggilingan padi miliknya yang berlokasi di Desa Alasmalang, Kecamatan Panarukan, Situbondo. “Nah, karena janji tinggal janji, korban terpaksa melaporkan kasus penipuan dan

penggelapan itu ke polisi. Saya melaporkan kasus ini dengan membawa bukti kuitansi penerimaan  uang sebesar  Rp 100 juta yang ditandatangani terlapor. Kuitansi tersebut juga dilengkapi meterai Rp 6.000,” papar Supriyono. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi, membenarkan adanya laporan kasus penipuan tersebut. “Laporan korban lewat kuasa hukumnya itu akan segera kami tidak lanjuti. Kami juga akan segera memanggil dan memeriksa terlapor. (mg1/c1/als)


Radar Banyuwangi 9 Oktober 2012