Page 1

SENIN 8 OKTOBER

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2012

Momo Geisha Sempat Kecewa BANYUWANGI – Konser dua grup band papan atas Five Minutes dan Geisha di lapangan barat Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Sabtu malam (6/10), diwarnai kericuhan. Sedikitnya dua penonton perempuan harus mendapat perawatan medis lantaran terkena lemparan batu di bagian

HEBOH: Momo Geisha tampil di lapangan barat Stadion Diponegoro Banyuwangi Sabtu malam kemarin (6/10) (kiri). Penonton konser pingsan karena tak tahan berdesakan di dekat panggung (bawah).

kepala. Tidak hanya itu, beberapa penonton yang lain jatuh pingsan akibat berdesakan. Konser kali ini dibuka penampilan Five Minutes. Grup band ber-genre pop rock tersebut langsung menggebrak dengan single hits berjudul “Aisyah” n  Baca Momo Geisha...Hal 35

FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

Terapkan 5 Hari Kerja

BUDAYA

Pelayanan di Kantor Kecamatan-Kelurahan ICHSAN RASYID/RaBa

HIBURAN: Penampilan orkes gambus di Taman Blambangan Sabtu malam lalu (6/10).

Pentas Perdana setelah Lebaran BANYUWANGI – Setelah libur panjang puasa dan Lebaran, kegiatan pentas aktualisasi seni dan budaya kembali digelar Sabtu malam kemarin (6/10). Pentas terbuka di Taman Blambangan Banyuwangi itu tetap menyedot ratusan penonton. Sebelum acara di mulai sekitar pukul 19.30, penonton sudah memadati tenda yang disediakan panitia. Saat pertunjukan mulai, ratusan orang terus mengalir untuk menyaksikan orkes gambus (OG) yang ditampilkan. Sejak dibuka hingga pertunjukan selesai, penonton tetap tidak beranjak dari tempatnya. Malam itu, OG Mayami asal Kecamatan Kalibaru menyuguhkan tiga artis untuk menghibur warga Banyuwangi n  Baca Pentas...Hal 35

ADA APA LAGI

SIGIT HARIYADI/RaBa

Gambar Enam Presiden GAMBAR di bak belakang truk memang sudah lazim di negeri ini. Tapi gambar pada bak belakang truk bernopol P 8145 UZ yang parkir di tepi jalan raya Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi kemarin (7/10) ini cukup menarik. Bak tersebut berisi gambar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berdampingan dengan lima mantan Presiden RI yakni Soekarno, Soeharto, Habibie, Abdurrahman Wahid, dan Megawati Sukarno Putri. Siap-siap saja tambah satu gambar lagi tahun depan. (sgt/bay)

BANYUWANGI- Pemkab Banyuwangi akan menerapkan lima hari kerja di lingkungan kantor kecamatan dan kelurahan. Selama ini, pelayanan di ke camatan

kukan enam hari kerja. Untuk meningkatkan kinerja pelayanan, Bupati Abdullah Azwar Anas minta pemberlakuan enam hari kerja pada kantor kecamatan itu dikaji ulang. Hasil kajian itu yang digunakan dasar perubahan hari kerja. “Kajian sudah tuntas kita lakukan. Hasil kajian memungkin-

kan perubahan hari kerja pelayanan di kantor kecamatan,” ujar Sekkab Slamet Kariyono. Perubahan jam pelayanan itu sematamata untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Jam pelayanan lima hari kerja jauh akan lebih panjang n  Baca Terapkan...Hal 35

Dugaan Korsleting kian Menguat Jaksa Menunggu WONGSOREJO - Penyebab kebakaran gudang kapuk milik H Suroto, 55, di Desa Alasrejo (bukan Desa Alasbuluh), Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, belum diketahui pasti hingga kemarin (7/10). Meski begitu, aparat kepolisian menduga kuat api yang telah membakar dua gudang tersebut akibat korsleting listrik. Aparat dari Polsek Wongsorejo yang sedang menyelidiki penyebab kebakaran itu memang belum berani memastikan penyebabnya. “Dari hasil kesimpulan sementara, kebakaran gudang kapuk karena ada korsleting listrik,” cetus Kapolsek Wongsorejo AKP Nyoman Suparta melalui Kanitreskrim Aiptu Sudiono. Menurut AiptuSudiono, api yang telah membakar dua gudang kapuk milik H Suroto itu diduga berasal dari kabel jaringan listrik yang menghubungkan ke gudang tersebut. Kabel yang menempel kayu pada bagian atas, korsleting dan menimbulkan percikan api. “Kabel ada yang menempel pada kayu usuk rumah,” terangnya. Percikan api yang muncul akibat korsleting kabel listrik itu, lanjut dia, selanjutnya mengenai tumpukan kapuk yang sudah mengering. Api tersebut lalu membesar dan membakar semua tumpukan kapuk dan gudangnya. “Kapuknya sudah kering dan mudah sekali terbakar,” katanya n  Baca Dugaan...Hal 35

Jadwal Sidang

AGUS BAIHAQI/RaBa

PUING: Warga melihat gudang kapuk yang terbakar di Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo.

BANYUWANGI - Dugaan korupsi mantan Bupati Banyuwangi Ratna Ani Lestari akan segera dibuktikan oleh para jaksa yang menangani kasus ini. Sembilan jaksa penuntut umum (JPU) sudah mengantongi sejumlah bukti, serta para saksi yang akan dibawa dalam persidangan. Berkas dan materi dakwaan yang disusun oleh para jaksa juga sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. “Berkasnya sudah kita limpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Jumat (5/10) lalu,” cetus Firmansyah SH, salah satu JPU yang menangani kasus ini. Firmansyah mengaku belum tahu, kapan jadwal sidang akan dimulai dalam perkara ini. Tapi seperti biasanya, jadwal untuk sidang perdana ini bisa diketahui satu minggu setelah pelimpahan ini dilakukan. “Mungkin seminggu dari pelimpahan itu, kita akan dikabari (oleh Pengadilan Tipikor) untuk jadwal

DOK.RaBa

Ratna Ani Lestari

sidangnya,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi itu. Sekadar mengingatkan, mantan Bupati Ratna Ani Lestari ini oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) sejak 2008 lalu, ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan lahan untuk lapangan terbang (Lapter) Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi n  Baca Jaksa...Hal 35

Didik Setiawan, Penggemar Sepeda Antik Bermesin

Masih Sanggup Digenjot Banyuwangi-Mojokerto Di tengah tren sepeda pancal modern, Didik Setiawan masih tetap bertahan menunggangi sepeda antik. Untuk memburu onderdil sepeda itu, dia rela merogoh kocek belasan juta rupiah. SIGIT HARIYADI, Giri BERAWAL dari seonggok mesin aneh pemberian teman di tahun 2007 silam, Didik Setiawan, 30, langsung sibuk menjelajah dunia maya. Setiap kali ada waktu luang, dia menyempatkan diri browsing internet untuk mencari tahu jenis dan fungsi mesin yang bentuknya kurang lazim tersebut. Rasa penasaran itu cukup la-

http://www.radarbanyuwangi.co.id

masih menggunakan enam ha ri kerja dalam sepekan. Sementara itu, pelayanan di lingkungan sekretariat daerah sudah lama menggunakan lima hari kerja. Selain kantor kecamatan, RSUD Blambangan, kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), dan kantor kelurahan juga masih memberla-

ma bergelayut dalam benak Didik. Hingga suatu ketika, dia berhasil menemukan berhasil menemukan salah satu situs yang memuat gambar mesin yang bentuknya sangat mirip dengan mesin pemberian temannya tersebut. Usut-punya usut, ternyata mesin itu adalah mesin sepeda pancal bermotor. Namanya Cycle Master. Sejak saat itu pria asal Perum Pakis Jalio, 31, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Banyuwangi itu langsung berburu onderdil sepeda pancal made in Inggris tersebut. Sebab seperti umumnya sepeda antik, produsen Cycle Master sudah tidak lagi memproduksi suku cadang sepeda tersebut. Selain berburu di pasar barang bekas di berbagai kota, n  Baca Masih...Hal 35

Legislator Situbondo boleh jadi pengurus yayasan Yayasan boleh saja mendirikan kegiatan usaha

Menguat dugaan korsleting penyebab kebakaran gudang kapuk Yang jelas penyebab utamanya adalah api

GALIH COKRO/RaBa

LANGKA: Didik Setiawan bersama sepeda tua kesayangannya. email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


26

Senin 8 Oktober 2012

SOSOK

Tak Bosan Beri Motivasi TIDAK ada kata terlambat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Itulah yang dilakukan Ratnaningsih, kepala SMPN 1 Glagah. Dia mengaku tak bosan memberikan motivasi kepada keluarga besar SMPN 1 Glagah. Semua itu dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Ratna mengaku, ada banyak hal yang perlu ditingkatkan di sekolah. Yang pertama adalah meningkatkan profesionalisme tenaga pendidikan secara berkelanjutan. Berikutnya adalah meng optimalkan pembinaan akhlakul karimah, ISTIMEWA melalui pembiasaan Ratnaningsih yang bersifat religius. ‘’Sarana prasana untuk me nun jang kegiatan belajar mengajar juga tak kalah penting. Sehingga tercipta lingkungan sekolah yang indah, sejuk, dan bersih,’’ jelas pegawai negeri kelahiran Bandung tersebut. (*/bay)

Profesional Saja tak Cukup n Peraturan Menteri Wajibkan Guru Profesional Berkelanjutan BANYUWANGI – Sebanyak 85 tenaga pendidik mengikuti sosialisasi Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB ) di SDN 3 Panderejo Banyuwangi Selasa lalu (2/10). Peraturan menteri PAN-RB nomor 16 tahun 2009 yang dibahas tersebut memuat masalah jenjang jabatan fungsional guru. Peraturan menteri tersebut rencananya akan berlaku mulai tahun 2013 mendatang. Bila peraturan itu sudah diterapkan, maka tenaga pendidik dituntut profesional dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Karena itu, para guru yang

tergabung dalam Gugus Sekolah (Guslah) 4 Kecamatan Banyuwangi harus bersiap dengan peraturan tersebut. Guslah 4 yang terdiri dari SDN 3 Panderejo, SDN Singonegaran, SD Islam Al-Khairiyah, SDN 1 Tukangkayu dan SDN 2 Tukangkayu. Sementara itu, sosialisasi peraturan menteri itu dihadiri oleh kepala UPTD Pe n d i d i k a n Ke c a matan Banyuwangi, ISTIMEWA Nurhamim. Sedang- PEMANASAN DULU: Para tenaga pendidik melakukan olah gerak sebelum menyimak sosialisasi peraturan kan narasumber yang Menteri PAN-RB di SDN 3 Panderejo, Banyuwangi. memberikan paparan adalah Barorotin, Baguru selama bekerja sebagai kan mencetak siswa yang ungSalah satu narasumber, Barogus Efendi, dan Endahwati. tenaga pengajar. gul dalam ilmu pengetahuan rotin mengatakan, sosialisasi Nurhamim mengatakan, soDia menambahkan, PKB dan teknologi, jiwa estetis, tersebut merupakan yang persialisasi itu bertujuan untuk dilaksanakan dalam upaya etis, berbudi pekerti luhur dan tama di Kabupaten Banyumenjadikan kepala sekolah dan mewujudkan guru yang pro- berkepribadian. wangi. “Dengan system gethok guru siap untuk menjalankan fesional, bermartabat dan Untuk memenuhi peraturan tular, diharapkan diawali dari tugasnya sesuai tupoksi mas- sejahtera. Dengan begitu, guru menteri tersebut, setiap guru har- kelompok yang paling kecil ing-masing. Dalam peraturan dapat berpartisipasi aktif un- us mencapai standar kompetensi yakni Guslah 4 Kecamatan tersebut juga terdapat tentang tuk membentuk insane sebagai profesi yang telah ditetapkan. Ter- Banyuwangi. Ini sosialisasi pengembangan keprofesio- penerus generasi masa depan masuk guru harus siap melaku- sekaligus bagaimana melakanalan Berkelanjutan (PKB). Indonesia yang bertakwa ke- kan presentasi pada forum ilmiah, sanakan peraturan menteri,” PKB merupakan pembaharuan pada Tuhan Yang Mahaesa. membuat eksperimen, mem- ujar Barorotin. (*/bay) secara sadar akan pengetahuan Lebih jauh lagi, guru diharap- buat jurnal, dan artikel. dan peningkatan kompetensi

Kampanye Hemat Air dan Energi KABAT - SMP Negeri 1 Kabat berhasil menembus babak final lomba penataan taman Banyuwangi Hijau dan Bersih yang digelar Badan Lingkungan Hidup (BLH) Banyuwangi. Rencananya, penilaian babak final akan dilaksanakan 10 Oktober 2012 mendatang. Kepala SMPN 1 Kabat, Mariyat mengatakan, kegiatan Banyuwangi Hijau dan Bersih ditindaklanjuti oleh tim penghijauan sekolah. Mereka telah terbentuk Best Practice pendidikan budaya dan karakter bangsa yang peduli lingkungan melalui program Green and Clean. ‘’Kami melakukan pembenahan lingkungan sekolah, antara lain penanaman tumbuhan hijau di area yang masih kosong. Ada juga pena-

HIJAU: Taman di SMP Negeri 1 Kabat berhasil menjadi finalis Banyuwangi Hijau dan Bersih.

ISTIMEWA

taan taman di halaman kelas,’’ jelasnya. Dia menambahkan, mobilisasi siswa dan pendidik juga

dilakukan untuk membersihkan lingkungan sekolah. Tidak ketinggalan, sampah dan saluran air juga dikelola

sebaik mungkin. ‘’Kami juga kampanye bersih lingkungan, hemat air serta hemat energi,’’ ujarnya. (*/bay)

CERMIN DIRI

Kebakaran, Kemarau, dan Kewaspadaan PERISTIWA kebakaran masih jadi topik utama di Bumi Blambangan akhir-akhir ini. Yang pertama adalah terbakarnya Kapal Reaksi Cepat (KRC) Klewang di dermaga Pangkalan TNI AL Banyuwangi beberapa hari lalu. Meski masih jadi tanggungan kontraktor, namun peristiwa kebakaran kapal tersebut cukup menyita perhatian masyarakat. Sebelumnya, gudang sepet (sabut kelapa) di Kecamatan Rogojampi terbakar hebat. Itu merupakan kejadian kedua di gudang yang sama dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir ini. Sedangkan peristiwa yang terkini adalah kebakaran gudang kapuk di Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo. Dalam kebakaran gudang tersebut, sekitar 30 ton kapuk ludes terbakar. Dari tiga kejadian tersebut, semuanya tidak sampai mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Yang ada hanya kerugian material dari yang berskala sangat besar, hingga kerugian berskala menengah. Meski demikian, kita tak boleh pongah dulu dengan tidak adanya korban jiwa dalam tiga kasus kebakaran tersebut. Justru sebaliknya, beberapa kejadian kebakaran yang semua terjadi di musim kemarau itu, seharusnya membuat kita semua semakin waspada. Dengan sikap yang selalu tanggap dan waspada, diharapkan peluang terjadinya kebakaran di wilayah ini akan semakin kecil. Bila kita waspada, faktor kelalaian manusia (human error) yang berpotensi menimbulkan kebakaran akan tereduksi. Bila kita tanggap, kesalahan akibat faktor teknis semacam potensi terjadinya korsleting listrik juga akan semakin kecil. Kalau kita tanggap, tentu seluruh peralatan dan pemasangan peranti listrik harus sesuai standar yang ditetapkan. Satu lagi, faktor alam yang berpotensi menyebabkan kebakaran yang sulit dikendalikan. Banyak hal dari alam yang bisa menjadi pemicu kebakaran, terutama di musim kemarau seperti ini. Apalagi, bila kebakaran itu tiba-tiba terjadi di permukiman yang padat penduduk dan sulit dijangkau mobil pemadam. Bila sudah demikian, penyediaan tabung untuk memadamkan api sangat diperlukan di poskamling maupun rumah ketua RT. Intinya, persoalan ancaman kebakaran ini, harus menjadi perhatian semua pihak. Ancaman kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah setempat, tetapi juga butuh kerja sama dengan seluruh masyarakat.(*) Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/ Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Senin 8 Oktober 2012

RUBRIK PAJAK Pertanyaan : Jika SPT dinyatakan lebih bayar, dan saya ingin ditetapkan sebagai wajib pajak tertentu, apa syaratnya dan kapan pengajuannya? (inisial R, Jember) Jawaban :Terima kasih atas pertanyaan Saudara. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 74/ PMK.03/2012 Tentang Tata Cara Penetapan dan Pencabutan Penetapan Wajib Pajak dengan Kriteria Tertentu dalam Rangka Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pembayaran Pajak. Pasal 2 Untuk dapat ditetapkan sebagai Wajib Pajak Dengan Kriteria Tertentu, Wajib Pajak harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:tepat waktu dalam menyampaikan Surat Pemberitahuan; tidak mempunyai tunggakan pajak untuk semua jenis pajak, kecuali tunggakan pajak yang telah memperoleh izin mengangsur atau menunda pembayaran pajak; Laporan Keuangan diaudit oleh Akuntan Publik atau lembaga pengawasan keuangan pemerintah dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian selama 3 (tiga) tahun berturut-turut; dan tidak pernah dipidana karena melakukan tindak pidana di bidang perpajakan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dalam jangka waktu 5 (lima) tahun terakhir. Pasal 3 Yang dimaksud dengan tepat waktu dalam penyampaian Surat Pemberitahuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a meliputi: penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan selama 3 (tiga) Tahun Pajak terakhir yang wajib disampaikan sampai dengan akhir tahun sebelum tahun penetapan Wajib Pajak Dengan Kriteria Tertentu dilakukan tepat waktu; penyampaian Surat Pemberitahuan Masa yang terlambat dalam tahun terakhir sebelum tahun penetapan Wajib Pajak Dengan Kriteria Tertentu untuk Masa Pajak Januari sampai November tidak lebih dari 3 (tiga) Masa Pajak untuk setiap jenis pajak dan tidak berturut-turut; seluruh Surat Pemberitahuan Masa dalam tahun terakhir sebelum tahun penetapan Wajib Pajak Dengan Kriteria Tertentu untuk Masa Pajak Januari sampai November telah disampaikan; dan Surat Pemberitahuan Masa yang terlambat sebagaimana dimaksud pada huruf b telah disampaikan tidak lewat dari batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan Masa Masa Pajak berikutnya.  Yang dimaksud dengan tidak mempunyai tunggakan pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf b adalah keadaan Wajib Pajak pada tanggal 31 Desember tahun sebelum penetapan sebagai Wajib Pajak Dengan Kriteria Tertentu. Yang dimaksud dengan laporan keuangan yang diaudit oleh akuntan publik atau lembaga pengawasan keuangan pemerintah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf c adalah laporan keuangan yang dilampirkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan yang wajib disampaikan selama 3 (tiga) tahun berturut-turut sampai dengan akhir tahun sebelum tahun penetapan Wajib Pajak Dengan Kriteria Tertentu. Pasal 4 huruf a “Penetapan sebagai Wajib Pajak Dengan Kriteria Tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dilakukan: berdasarkan permohonan dari Wajib Pajak”. Batas waktu pengajuan permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, diajukan paling lambat tanggal 10 Januari pada tahun penetapan Wajib Pajak Dengan Kriteria Tertentu. Sukseskan Sensus Pajak Nasional Tahun 2012. Informasi lebih lanjut dapat berkonsultasi dengan Account Representative Saudara di Kantor Pelayanan Pajak dimana Saudara terdaftar atau hubungi Call Center bebas pulsa Direktorat Jenderal Pajak 500200. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur III.

ADA APA LAGI

ABDUL AZIZ/RaBa

SOSIALISASI: Muspika Purwoharjo ketika memberikan pembinaan mucikari dan WPS lokalisasi Turian.

Berharap Mucikari Terima Bantuan Pemkab

ABDUL AZIZ/RABA

MASIH BEROPERASI: Suasana di lokalisasi Turian, Kecamatan Purwoharjo siang hari kemarin.

GENTENG - Sikap para mucikari dan wanita pekerja seks (WPS) yang masih enggan menerima bantuan modal dan keterampilan kerja disayangkan oleh Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi. Sekretaris DPC PKB Banyuwangi, Khusnan Abadi mengatakan,

pemberian bantuan modal kerja tersebut merupakan wujud niat baik Pemkab Banyuwangi terhadap keberadaan para mucikari dan WPS. “Seharusnya niat baik tersebut juga disambut dengan baik oleh mucikari dan WPS,” kata Khusnan, kemarin.  Baca Berharap...Hal 35

Warga Tunggu Jalan Tembus Terminal Ajukan Anggaran ke Pusat Rp 40 Miliar GENTENG - Rencana Pemkab Banyuwangi yang akan menghidupkan Terminal Wiroguno di Desa Setail, Kecamatan Genteng, mulai mendapat sambuatn baik dari masyarakat setempat. Perkembangan terbaru, sebanyak 14 warga Dusun Krajan, Desa Setail, yang memilih lahan di jalur pelebaran jalan tembus dari dan menuju Terminal Wiroguno, kini sudah menyatakan tidak keberatan. Mereka bersedia lahannya yang berada di sepanjang jalan tembus menuju Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, itu dibebaskan untuk kepentingan terealisasinya jalan tembus menuju dan dari Terminal Wiroguno. “Mereka sudah kita temui satu persatu, yang menyatakan lahannya siap dibebaskan,” kata Kepala Desa Setail, Ahmad Zuhri yang ke-

ABDUL AZIZ/RaBa

TUNGGU REALISASI: Kades Setail Ahmad Zuhri bersama Kadus Krajan Yanto di lokasi jalan tembus kemarin.

marin didampingi Kadus Krajan, Yanto. Sebanyak 14 warga tersebut, lanjut Zuhri, juga mengaku tidak keberatan jika nantinya Pemkab Banyuwangi akan

mengganti lahan mereka dengan menggunakan juru taksir harga tanah. “Bahkan warga minta bukti pemerintah benarbenar serius merealisasikan jalan tembus ini,” tuturnya.

Sementara itu, untuk memperlancar realisasi beroperasinya Terminal Wiroguno, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga,

Mujiono, ternyata sudah melangkah ke pemerintah pusat. Kepada pemerintah pusat, Pemkab mengajukan anggaran dari APBN sebesar Rp 40 miliar untuk pembangunan jembatan penghubung dari Kecamatan Tegalsari menuju Kecamatan Gambiran. “Jembatan penghubung tersebut memiliki panjang 105 meter dan lebar 9,5 meter,” ungkap Mujiono. Secara teknis, pengajuan bantuan melalui APBN tersebut diharapkan berupa rangka bajanya, sedang konstruksi atau pondasi bawahnya dari APBD Provinsi Jatim. “Sedang alternatif kedua, kita berharap semuanya bisa dipenuhi oleh pusat,” harapnya. Sementara itu, selain mengajukan anggaran dari APBN, Pemkab Banyuwangi melalui APB 2013 juga berencana menganggarkan pembebasan lahan. “Tapi untuk penentuan harga lahannya, tetap harus menggunakan juru taksir harga tanah,” tandas Mujiono. (azi/aif)

Hilang Selama Sepekan, Ditemukan Jadi Mayat PESANGGARAN- Setelah sempat dikabarkan menghilang selama sepekan, Lamidi, seorang nelayan asal Dusun Ringinagung, Desa/ Kecamatan Pesanggaran, akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa, kemarin. Tubuh lelaki berusia 60 tahun tersebut ditemukan para nelayan yang biasa mencari ikan di Pantai Manis Lampon, Ke-

camatan Pesanggaran, sekitar pukul 19.00 kemarin malam. Kali pertama ditemukan, kondisi tubuh pria tersebut sangat memprihatinkan. Selain mengeluarkan bau tak sedap, sebagian kulitanya sudah banyak yang mengelupas. “Setelah diperiksa tim medis, diketahui tak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuhnya,” kata Kapolsek

Gambiran, AKP Supriyadi. Kapolsek menuturkan, berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi di lapangan, Lamidi dikabarkan hilang sejak sepekan lalu. Dia diduga terseret saat mencari ikan. “Setelah satu minggu, akhirnya kemarin malam ditemukan oleh beberapa nelayan di Pantai Lampon,” tutur mantan Kapolsek Gambiran itu. (azi/aif)

POLSEK PESANGGARAN For RaBa

MENINGGAL: Mayat korban sesaat setelah ditemukan warga di Desa Pesanggaran , kemarin malam.

ALI NURFATONI/RaBa

Sungai Bersih, Warga Semringah SUNGAI Pecari di Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng cukup mempesona. Betapa tidak, sungai di kawasan perkotaan itu cukup bersih. Tentu saja, aliran irigasi tersebut patut dijadikan contoh bagi sungai lain. Nyaris tidak ada sampah yang berserakan di sungai tersebut. Sungai yang terbilang bersih tersebut merupakan kerja keras warga. Sebab, warga sudah berkomitmen akan terus menjaga sungai tersebut agar terhindar dari sampah. (ton/aif)

Banteng Liar Kembali ke Gunung

GLENMORE - Warga yang tinggal di sekitar areal Kebun Kelapa, masuk Perkebunan Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, akhirnya bisa bernafas lega. Sebab banteng liar yang sempat berkeliaran di tempat tinggal mereka, kini sudah hilang. Banteng jantan tersebut kembali bertemu dengan 39 sapi hutan lainnya, kemudian kembali ke hutan lindung Trebasala, Kecamatan Glenmore.

Luki, Kepala Resort Balai Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) Glenmore mengatakan, banteng liar yang sempat turun gunung dan berkeliaran di dekat pemukiman warga tersebut sebenarnya bermaksud mencari minum. “Sebab sekarang lagi kemarau dan air diatas lagi sulit,” kata Luki kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi, kemarin. Sayangnya, lanjut Luki, ketika turun gunung dan mencari minum di per-

kebunan tersebut, banteng jantan itu terpisah dengan rombongannya banteng lainnya yang berjumlah 39 ekor. Seperti diberitakan sebelumnya (3/10) warga yang tinggal di sekitar areal Kebun Kelapa masuk Perkebunan Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, resah. Sebab ada seekor banteng liar berkeliaran di sekitar tempat tinggal mereka (azi/aif )

PT. ROSANA

Tawarkan Talangan Haji Plus dan Umroh 2013 ROMBONGAN jamaah haji plus tahun 1433 H PT. ROSANA/PT NIPINDO (Rosana Group) berangkat ke tanah suci Makkah pada (6/10) melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya by Malaysia Airlines. “Mohon do’a restunya kepada seluruh keluarga jamaah serta seluruh masyarakat muslim, agar semua jamaah haji Indonesia diberikan kelancaran oleh Allah SWT, mendapatkan Ridho Allah, untuk meraih haji yang mabrur dan makbul. Para jamaah haji ini juga mengambil paket Arbain-26 hari,” kata Hj. Rosana Hayati Direktur PT. Rosana dan PT. Nipindo, saat memimpin langsung rombongan haji plus. PT. Rosana dan PT. Nipindo (Rosana Group) sangat tidak asing bagi masyarakat, berbekal pengalaman serta motto kerja profesional, kekeluargaan dan kebersamaan, biro perjalanan travel umroh dan haji ini memberikan pelayanan yang baik. Beberapa Program yang ditawarkan PT. Rosana adalah haji plus yang berangkat 2015/2016, dengan setoran awal USD 4.000. Untuk mendapatkan nomor porsi haji memakai sistem entry Siskohat sehingga setiap hari berkurang dengan cepat. Sehingga masyarakat yang ingin berhaji plus harus segera mendaftar. PT. Rosana juga melayani talangan haji, dengan Rp 10 juta anda sudah mendapatkan nomor porsi haji plus. Sementara untuk kejar entry quota visa

umroh tahun 2013, cukup dengan DP Rp. 5 juta umroh langsung Madinah, umroh Arbain (16 hari, 20 hari), umroh plus Turki, umroh plus Aqsho dan umroh reguler. “Juga ada tour luar negeri Rp. 4,9 juta, tour domestik, study tour, study banding, kunker dan juga melayani ticket pesawat domestik dan Internasional segala tujuan atau lebih jelasnya bisa “klik” website kami www.rosanatourtravel,” cetusnya. (adv) Segera hubungi & daftar ke Kantor Cabang Resmi PT. Rosana di Kota Banyuwangi, Jl. Dr. Soetomo No.7 (Simpang 5) HP. 08113539056. Hotline 24 jam (layanan SMS) : 081 136 7338 KANTOR PUSAT : Jl. Dr. Setia Budi No. 20 Ruko Rosana Square (Jalan Baru Lingkar Selatan)

Telp. 0343-421945 (Hunting), HP. 08123329110 PASURUAN Email : rosana_travel@yahoo.co.id atau : nipindo_rosanatravel@yahoo.com Web : www.rosanatourtravel.com KANTOR CABANG RESMI LAINNYA : JAKARTA : Hp. 08123327059 * MALANG : Hp. 08123329104 * SURABAYA : Hp. 08113539061 * JEMBER : Hp. 08113539059 * PROBO LINGGO : Hp. 08113539063, Hp. 081 13539064 * SITUBONDO : Hp. 08113539058, Hp. 08113539061 * GRESIK : Hp. 08123329101 * KEDIRI : Hp. 08113539053 * MADIUN : Hp. 08113539055 * BANYUWANGI : Hp. 08113539056 * LUMAJANG : Hp. 08113539057. (ADV)


KOMUNIKASI BISNIS

28

DAPAT HADIAH: Pemenang olimpiade MIPA mendapat tropi dan uang pembinaan, Sabtu (6/10)

Tropi Olimpiade di HUT SD Brawijaya BANYUWANGI - SDN 4 Penganjuran Banyuwangi merayakan puncak hari jadinya ke49, Sabtu (6/10) lalu. Sekolah yang dulu bernama SDN Brawijaya itu merayakan hari jadinya dengan berbagai kegiatan lomba. Seperti lomba olimpiade MIPA, nyanyi, pildacil, dll. Acara itu dihadiri oleh Komite sekolah, Kepala UPTD Kecamatan Banyuwangi Nur Hamim, wali murid serta mantan Ketua DPRD Banyuwangi Ir. H. Wahyudi juga terlihat hadir. Kepala Sekolah SDN 4 Penganjuran Banyuwangi, Lusiana Sri Hariyani menjelaskan, pada puncak hari jadi ini pihak sekolah menyuguhkan acara yang menampilkan kreativitas siswa, seperti tarian bali, band, dll. Sehingga diharapkan orang tua wali murid dapat mengetahui bahwa anak-anaknya mampu tampil dan menghibur mereka. “Ini sebuah kebanggaan bagi sekolah, sebab ternyata para siswa menyuguhkan kesenian dengan sangat baik,” ujarnya. Dijelaskan, pemenang lomba olimpiade se-Kabupaten Banyuwangi yang digelar Minggu (30/9) lalu mendapat penghargaan berupa piala, sertifikat dan

BANYUWANGI

TOHA/RaBa

GEMBIRA: Ir.Wahyudi menyerahkan kue tart kepada Kepsek Lusiana

uang pembinaan. Olimpiade yang digelar SDN 4 Penganjuran diikuti 1.144 siswa dari berbagai sekolah. Kategori siswa kelas empat yang menjadi juara I adalah Anggeline Shane Kurniawan dari SDK Santa Maria, juara 2 Steven Adrian Gracia SDK Santa Maria, juara 3 Afifu Al Qurany HM SDN 1 Genteng, juara 4 Dau Fazilillah SD Al Khoiriryah dan juara 5 Moh. Rafli Radiansyah SDN 4 Penganjuran. Sementara kategori kelas 5, juara 1 diraih Syahrin Haifa Khoirunissa SD Muhammadiyah 6 Genteng, juara 2 Arya Wisnu Teguh Pribadi SDN 4 Penganjuran, juara 3 Wahyu Setyo Pratama SDN 4 Penganjuran, juara 4 Farda Aisyah Devitasari SDn 1

Genteng, dan juara 5 Mahadhita Nugrahani Suprapto dari SDN 1 Karangsari. Sedangkan untuk kategori kelas 6, juara 1 diarih Sekar Sari Ilmi dari SDN 1 Genteng, juara 2 Aditya Huda Pratama SDN 1 Ketapang, juara 3 Mohamad Army dari SDN 1 Karangsari, juara 4 Ahmad Miftahudin SDN 3 Jambewangi dan Erika Dewi Farista dari SDN 1 Lateng. “Kami mengucapakan terima kasih atas partisipasi sekolah dan seluruh peserta olimpiade MIPA, wali murid, komite sekolah dan penyumbang dana sehingga acara ini sukses. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kerjasamanya,” ungkapnya. (adv/als)

SITUBONDO

BANYUWANGI

Senin 8 Oktober 2012

Basarah Sosialisasi Empat Pilar Bangsa KALIPURO – Anggota MPR RI, Achmad Basarah, datang ke Bumi Blambangan, Sabtu sore (6/10). Kedatangannya kali ini adalah untuk menyosialisasikan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Sosialisasi itu dihelat di Aula Hotel dan Restoran Mahkota Plengkung, Kecamatan Kalipuro. Di hadapan sejumlah audien yang terdiri dari Ketua Perpenas Banyuwangi, Waridjan; Rektor Untag Banyuwangi, Tutut Hariyadi; anggota KPU, Irfan; dan sejumlah alumni Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indoensia (GMNI), Basarah menekankan pentingnya empat pilar tersebut untuk memperkokoh kehidupan berbangsa. Dikatakan, salah satu tugas dari MPR adalah sosialisasi smpat pilar bernegara yang diamanatkan dalam UU No 27 tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD Pasal 15 ayat (1) huruf e, yakni mengkoordinasikan anggota

SIGIT HARIYADI/RaBa

NARASUMBER: Basarah (kiri) saat mengelar sosialisasi empat pilar berbangsa di Hotel Mahkota Plengkung, Sabtu (6/10) lalu.

MPR untuk memasyarakatkan Undang-Undang Dasar. Menurut Basarah, diterimanya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai-Pilai pancasila dijadikan landasan pokok, landasan fundamental bagi penyelenggaraan negara Indonesia. “Dalam UUD 45 tertuang Tujuan Negara dalam Pembukaan UUD 1945, yakni ‘Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah

Indonesia’ hal ini merupakan tujuan Negara,” ujar pria yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut. Dijelaskan, syarat berdirinya sebuah negara ada empat, yaitu memiliki wilayah, memiliki penduduk, memiliki pemerintahan dan adanya pengakuan dari negara lain. Dan, karena memenuhi empat syarat itulah kemudian Negara Indonesia lahir dengan nama Negara Kesatuan Republik

Indonesia (NKRI). NKRI lahir dari pengorbanan jutaan jiwa dan raga para pejuang bangsa yang bertekad mempertahankan keutuhan bangsa. Sebab itu, NKRI adalah prinsip pokok, hukum, dan harga mati. Lebih lanjut Basarah mengungkapkan, Bhinneka Tunggal Ika adalah motto atau semboyan Indonesia. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuno dan seringkali diterjemahkan dengan kalimat “Berbedabeda tetapi tetap satu”. Namun, akhir-akhir ini, Bhineka Tunggal Ika seolah luntur. Banyak anak muda yang tidak mengenalnya. Banyak orang tua lupa akan kata-kata ini. Banyak birokrat yang pura-pura lupa. Sehingga ikrar yang ditanamkan jauh sebelum Indonesia merdeka memudar. Seperti pelita kehabisan minyak. “Bhinneka Tunggal Ika adalah perekat semua rakyat dan semua kepulauan yang ada di Indonesia,” pungkasnya. (sgt/adv/als)

Rumah Dokter Dibobol Maling GAMBIRAN - Aksi pencurian menimpa rumah dr. Ariek yang beralamat di Jalan Raya Jember, masuk Desa/Kecamatan Gambiran, kemarin malam. Belum diketahui berapa jumlah kerugian akibat kejadian tersebut.

Saat ditanya petugas Mapolsek Gambiran, dokter spesialis saraf itu masih belum bisa menjawab. “Waktu kita tanya, orangnya masih belum bisa bicara kerugian material,’’ ujar Kapolsek Gambiran AKP Ibnu Mas’ud melalui Kanitreskrim Aiptu Bagio. Bagio menuturkan, pencuri masuk ke rumah korban dengan cara membuka gembok

pagar gerbang dan mencongkel kunci pintu rumah. Sekitar pukul 16.00, korban keluar rumah. Nah, pukul 20.00 ketika dirinya pulang, ternyata gembok gerbang hilang dan kunci rumah rusak. Setelah korban masuk ke dalam rumah, sejumlah perhiasan emas dan sejumlah uang ternyata sudah tidak ada di tempatnya. “Belum tahu jumlah

pastinya karena orangnya belum bisa kita tanya. Yang jelas ada sejumlah uang dan perhiasan yang hilang,” ungkap Bagio. Sementara itu, pasca kejadian tersebut, rumah Ariek yang berada di timur jalan raya tampak lengang. Saat wartawan koran ini mengambil gambar, tak ada orang yang bisa ditemui di tempat tinggal tersebut. (azi/aif)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

SITUBONDO

Pelaku Gondol Uang dan Perhiasan Emas

• Arya Agen Properti •

• Beli Tanah Hadiah Mobil•

• Galangan Kapal •

• Modal Kerja •

• Daihatsu Ayla •

• Mercy C180 ‘97 •

• Honda Stream ‘02 •

Anda ingin jual/beli rumah seken atau baru di Banyuwangi? Arya Agen Properti 081336659258

Tnh9408m2Jl.Argopuro11Stb900Rb/m2,8985m2 Jl. Argopuro 9B Stb 600Rb/m2, 9598m2 Jl. Ry PanturaKM214Sby150Rb/m2.H:082333008871.

Proses Cpt Tenaga Krja utk GALANGAN Kapal di Jepang : Gj. USD 1800-USD 2500, Australia: Gj. USD 1800-USD2500, Non Peng. Umur Max.45thn Biaya bs ptng Gaji. Hub. 021-4208223. 08112427889 PT. B.J.P

Ingin mendapat kredit modal kerja? Jaminan tabungan anda. Tabungan bertambah, mendpt kredit modal kerja hub.Permata Saving,Ruko Stendo kol.sugiono 3. 8926109

Indent skarang juga AYLA harga mulai Rp. 80 Juta-an. All New Xenia DP mulai Rp. 25 Juta-an, Terios, Sirion, Luxio, Gran Max. Disc Gede. Hub HADI 081 233 432 555 / 0815 5970 5555

Mercy C180 ‘97 terawat, htm metlik, plat L. Hub: 081237451527 / 085792151827

Djl Honda Stream ‘02 istimewa, 1700cc, hitam, plat N Problg, bln 6, Hub: 08124987000

• Persada Regency• Pahe dijual tanah dpn Perum persada regency kertosari, jl ikan wader pari, hub 081217908788.

• Jl. Raya Kalipuro • Jual tanah cepat butuh uang, sblh Jl. Raya Kalipuro 1265m2, Jl. Kec. Kalipuro 5345m2, tanah kebun Jati 5975m2, tanah kebun Jati 8610m2. Harga nego - murah. Hub: ADE, 081334223999

BANYUWANGI • Jl. Raya Muncar •

BANYUWANGI • Ruko Rogojampi • Djl/dkntrakkn min 3th Ruko 3KT, 2km Jl. Raya Gtg-Bwi 217 Rgojampi (sltan Ktr Pos) hrg nego. H: 081324084036, 081234774984

• Mutiara Blambangan • Djl 2 Ruko gandeng di Mutiara Blambangan (Brt Bank Mandiri) Hub.03337751000

• Jl. Agus Salim • Dijual Ruko 2Lt, lok Jl. KH. Agus Salim blkg Untag, Bwi. Hub: 081233669969

• Avanza ‘10 • Djl Avanza ‘10 G, silver, no. msh panjang & P asli, istimewa sekali, hubungi 081336666171

• Salesman •

• Rogojampi 740m2 •

• Jajag 1500m2 •

• Warnet • Dijual Warnet siap pakai 14 PC dual core/ AMD Athlon, 40jt nego, hub 081336641321.

Dbthkn Salesman untuk penempatan di Banyuwangi, Jember, Situbondo dan Bali pria, Min SMU, sim C dan motor sendiri lamaran ke UD. Jaya Subur Jl. Raya 1416 Rogojampi-Bwi up Yani 0333-635888

Dijual tanah LT 740m2 sebelah terminal Rogojampi harga 250 juta (nego) Hub. 081338333153, strtegis, mobil bs msuk

Tanah dijual daerah Jajag, L 1500m2 (30x50m), bisa untuk ternak ayam, sebelah sudah ada kandang, harga 80 juta nego. Hubungi: Edy 085 258 751 525

• Administrasi • Dbthkn administrasi utk penempatan di Banyuwangi, Jember, Situbondo & Bali, Wanita / Pria, computer, llsn S1/D1/SMU lamaran ke UD. Jaya Subur Jl. Raya 1416 Rogojampi-Bwi up Yani 0333-635888

Dijual cepat rumah, lokasi Jl. Raya Muncar, 4KT, 2KM, garasi, mushola, taman belakang, SHM, harga nego. Hubungi: 081233101974

• Perum Mendut Hijau •

• LBB Paedagogia • LBB “Paedagogia”, terima les privat Terapi Anak Berkebutuhan Khusus. Hubungi: 085258688175

• Rumah + Tanah • Djl Rmh+tnh SHM,Lt300,LB200,Jl Ciliwung 29.Tnh SHM500m, Jl.Tangkuban Perahu. Hrg 450 jt nego. 08124900784

• Innova G ‘08 •

• Colt Diesel PS120 ‘97 • Djl cpt Clot Diesel PS120 th ‘97, kondisi mulus, terawat, istimewa, plat P. H:08123255611 / 081357301066

• Toyota Innova G ‘10 •

• Grand Vitara JLX ‘07 •

Dijual Innova G 2010 Silver, solar, pajak atas nama pembeli, harga 235 juta nego, cash/kredit, atau tukar tambah, hubungi: 08214294111, 081335897888

Dijual Grand Vitara 07 JLX, harga Rp. 169 juta nego, bisa cash/kredit, tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

• Panther Turbo ‘07 •

• KIA Picanto ‘05 •

• Nissan Grand Livin ‘07 •

Dijual Panther is 07 Turbo, hitam, harga Rp.170 juta nego, bisa cash/kredit, tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual KIA Picanto MT tahun 2005 abu-abu metalik, harga 90,5 juta, nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Nissan Grand Livina XV 1.5 MT tahun 2007 abu-abu metalik, harga 148,5 juta, nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Chery Tiggo ‘08 •

• Daihatsu Luxio ‘10 •

• Mits. T120ss PU ‘10 •

Dijual Chery Tiggo 2.0L MT tahun 2008 hitam, harga 107,5 juta, nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Daihatsu Luxio 1.50 MT.PS tahun 2010 hitam metalik, harga 105 juta, nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Mitsubishi T120ss PU 1.5FD (pickup) tahun 2010, hitam, harga 71,5 juta, nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Global CCTV •

• Daihatsu Promo • Miliki All new Xenia DP mulai 25 jutaan, Terios, Sirion, Luxio, Gran max DP mulai 15 jutaan. Info Daihatsu terbaru hubungi: Hadi 081 233 432 555 / 0815 5970 5555

• Vios & Daihatsu Zebra • Djl Vios 2005 hitam plat P Bwi, Daihatsu Zebra, box 2002, barang istimewa. Hubungi: 08179671110, 082334662339

• Ijazah & Seritifikat •

Djual rmh Perum Mendut Hijau Blok B no 1-2, dpn Pos Satpam, sertifikat SHM IMB, hubungi: 081937620001 / 082141147299

• KIA Picanto ‘07 • Djual mobil Kia Picanto 2007 (P) srba bru,pjk mei,91jt,nego,tnp prntra hub:085259967973.

Dijual Innova G tahun ‘08 bln 12, hitam, ban ring 18, Astra Recd, P Bwi, tangan 1, orisinil cat, harga 215 jt. 08123256347

Ingin rumah Anda dipantau dari luar kota melalui handphone? Global CCTV menerima service dan p e m a s a n g a n C C T V. H u b u n g i : 08121626627 (call/SMS)

BANYUWANGI BANYUWANGI

• Avanza ‘11 • Avanza G ‘11, htm, plat P (Bdws), 146jt, DP 46,3 @3.252.000x47bln.087806514066, 082330510859

Hlg ijazah SD,SMP,SMK&Serttifikat kelautan, BST SCRB, AFF, ATT DSR,BK PLAUT, Pasport a/n Joko Dwi Hartono. Hub 081237924932 imbalan sepantasnya sbg ucpan terima kasih.

• STNK • Hlg STNK Nopol P 2633 WI, an. Diah Aryani Pranajaya,SoboIndahPermai176RT02/02Sobo

• Rumah Jl. Let. Sulaiman • Dijual rmh Jl. Letnan Sulaiman 57 Bwi, luas tanah 233 M2, Luas bangunan 133 M2, sertifikat SHM IMB,garasi ada, hub: 0333-424720 atau 0331-422772.

• Rumah Pajajaran • Jual rmh SHM siap huni, LT 235m2, LB 115m2. Jl.Pajajaran II no.47Tamanbaru, 085732321000

• Rumah 2 Lantai • Djl rmh 2Lantai Jl. Adi Sucipto LT 1742m2 LB 600m2 Strategis Hub. 08123461944

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.


BALJEBOL

Senin 8 Oktober 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

33

LUMAJANG

Gudang Penuh Tembakau Ludes AMBULU - Kebakaran gudang pengeringan tembakau kembali lagi terjadi. Kali ini sebuah gudang pengeringan milik Saring, warga Dusun Kebonsari Desa Sabrang Ambulu. Saat terbakar kemarin (7/10), gudang tersebut masih penuh dengan tembakau yang masih dalam proses pengeringan. Kejadian kebakaran gudang pengeringan tersebut terjadi sekitar mulai pukul 04.00 pagi. Saat warga baru bangun dan hendak menjalankan salat subuh. Mereka dikagetkan dengan teriakan pemilik rumah dan tetangganya yang kaget dengan api yang tibatiba membakar gudang yang ada di belakang rumah korban itu. “Tak tahu dari mana, tibatiba api sudah membesar,” ujar Agus, warga sekitar saat ditemui kemarin. Hal ini pun membuat kehebohan di warga setempat,

karena memang masih cukup pagi. Warga yang mengetahui itu pun langsung banyak yang berdatangan ke lokasi untuk mengetahui sumber api yang terlihat membumbung tinggi keawan. Bukan hanya melihat, mereka juga langsung bahu membahu untuk memadamkan api yang terus menyala dan membesar. Warga pun hanya memadamkan dengan menggunakan timba dan alat seadanya. Namun, hal itu masih kalah dengan api yang terus membesar. “Kalah dengan apinya yang terlalu besar,” jelasnya. Maklum, api begitu cepat membesar karena materi yang terbakar memang benar-benar kering. Kebetulan, Ambulu dan sekitarnya memang belum turun hujansepertiyangterjadidiJember. Oleh karena itu, kondisi api yang melahap gudang pengeringan itu terus membesar. (ram/wah/jpnn)

CUACA

RANGGA MAHARDIKA/RADAR JEMBER/JPNN

HANGUS- Gudang yang masih penuh tembakau milik warga Dusun Kebonsari Desa Sabrang, Ambulu yang terbakar pagi kemarin (7/10).

Tiga TKW Terancam Hukuman Mati Maftuh Hadiri Temu Nasional Yayasan Darmais

RADAR JEMBER

PAKAI PAYUNG: Warga melindungi diri dari air hujan.

Pekan Ini Mulai Musim Hujan JEMBER – Masyarakat Jember dan sekitarnya harus mulai mempersiapkan diri menghadapi musim penghujan. Sebab, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, sebagian besar wilayah Jember akan memasuki musim hujan pada pekan kedua Oktober hingga pekan pertama November nanti. Sebagaimana dilansir situs resmi BMKG, sebagian besar wilayah Jember akan memasuki musim hujan dalam pekan ini hingga tiga pekan yang akan datang. Wilayah Jember yang akan memasuki musim hujan mulai pekan ini, antara lain Jember bagian utara (Jelbuk dan sekitarnya), barat laut (Tanggul dan sekitarnya), tengah (kota), selatan (Ambulu dan sekitarnya), dan timur (Silo dan sekitarnya). Hanya dua wilayah Jember yang akan masuk musim hujan sedikit terlambat. (her/har/jpnn)

BONDOWOSO - Dari 288 Tenaga Kerja Indonsia (TKI) yang terancam hukuman mati di Saudi Arabia karena terlibat persoalan hukum, baru 76 TKI yang dinyatakan terbebas dari hukuman pancung atau hukumannya diubah menjadi hukuman seumur hidup di Saudi Arabia. Namun, dari 76 TKI itu, masih ada 3 TKI yang masih menjalani proses persidangan di Pengadilan Saudi Arabia menunggu vonis majelis hakim. Hal itu diungkapkan mantan Menteri Agama RI Maftuh Basuni, yang juga mantan Ketua Satgas Penyelamatan

TKI yang bermasalah di Saudi Arabia, di sela-sela acara Temu Nasional dan Halal Bi Halal Pengurus Panti Asuhan dan Pesantren se Indonesia di Aula Hotel Palm Bondowoso, Jumat malam (5/10). ”Alhamdulilah, dari sekitan ratus TKI bermasalah yang terancam hukuman mati, ada 76 TKI yang terbebas dari hukuman mati,” katanya. Diakui Maftuh Basuni, selama menjadi Ketua Satgas TKI bentukan Presiden RI SBY itu pihaknya telah bekerja keras. Dan, sangat sulit menghadapi persoalan hukum di Saudi Arabia. ”Sebab, di Saudi Arabia, diberlakukan hukuman mati. Khususnya, jika terlibat pembunuhan, sihir, narkoba. Pasti akan dipancung,” katanya. Ironinya, banyak TKI atau TKW yang

kesandung persoalan hukum di Saudi Arabia. ”Bahkan, jumlah TKI yang terancam hukuman mati mencapai 288 orang,” katanya. Tentu tidak mudah, untuk membebaskan mereka dari hukuman pancung. ”Oleh sebab itu, satgas juga mengirim lawyer atau pengacara, untuk melakukan advokasi,” katanya. Selain itu, satgas dan lawyer berjuang keras untuk membebaskan TKW yang terancam hukuman pancung. ”Tentu, kami akan membela TKW yang tidak bersalah. Salah satu contoh, ada kasus TKW ditipu oknum untuk membawa narkoba. Setelah itu, polisi Saudi menangkap TKW itu karena membawa narkoba. Ini jelas merugikan TKW kan, orang seperti

Polisi Periksa Lima Saksi

PENDIDIKAN

Mahasiswa Unibo Ujian Skripsi Massal BONDOWOSO – Universitas Bondowoso (Unibo) versi Akta 18 tahun 2008 pimpinan Rektor Eddy Basuki, MSi terus menunjukkan eksistensinya. Seperti yang terlihat Sabtu lalu (6/10), puluhan mahasiswa Unibo mengikuti ujian skripsi sebagai tugas akhir sebelum diwisuda. Pada hari yang sama, rektor Eddy Basuki juga memberangkatkan sedikitnya 200 mahasiswa FKIP untuk melakukan PPL di berbagai sekolah di Bondowoso. Rektor Eddy Basuki mengungkapkan, dalam ujian skripsi tersebut, terdapat sedikitnya 65 mahasiswa yang mengikuti ujian. Puluhan mahasiswa tersebut berasal dari tiga fakultas, mulai Hukum, FISIP dan FKIP. Sementara pada tahun ini, terdapat ratusan mahasiswa lainnya yang sudah mengikuti program skripsi. Setelah lulus dalam ujian skripsi, mahasiswa tersebut selanjutnya akan mengikuti wisuda dan mendapatkan ijazah. Eddy memastikan, bahwa ijazah yang dikeluarkan oleh pihaknya memiliki keabsahan. Hal itu karena pihaknyalah yang mengantongi ijin operasional untuk semua program studi (prodi) di Unibo. Selain itu, pihaknya juga telah melaporkan mahasiswa yang ada di kubunya dalam EPSBED. “Semua mahasiswa yang ada di kita tercantum dalam EPSBED,” jelasnya usai ujian skripsi mahasiswa yang dilakukan di Ijen View itu. (esb/sh/jpnn)

ini yang kita bela,” katanya. Juga ada orang atau TKW yang dituduh membunuh. Namun, sebenarnya dia membela diri karena akan diperkosa. Selain itu, ada juga tuduhan dari majikan kepada TKW yang katanya melakukan sihir. ”Persoalan yang dihadapi TKW inilah, yang kita bela. Jangan, sampai mereka menjalani hukuman mati atau pancung,” katanya. Sebaliknya, jika TKW melakukan kriminal murni, maka satgas tidak bisa membela si TKW. ”Sebab, kita juga harus menghormati hukum di Saudi Arabia,” katanya. Sedangkan, pengadilan saudi arabia akan menjatuhkan hukuman mati jika ada persoalan pembunuhan, sihir, dan zina. (eko/hdi/jpnn)

BARID ISHOM/RADAR JEMBER/JPNN

DITANGKAP: Ahmad harus menjalani pemeriksaan intensif dalam kasus penusukan.

Pelaku Penusukan Ditangkap JEMBER - Penanganan kasus penganiayaan yang melibatkan Ahmad, 23, warga Desa Kamal, Kecamatan Arjasa terus dilakukan polisi. Bahkan, polisi telah menangkap Ahmad dan dibawa ke Mapolres Jember. Hal ini dilakukan polisi demi keamanan Ahmad, sampai proses hukum selesai dilakukan. ‘’Untuk tersangka Ahmad sudah kami amankan. Tentang keberadaan di Polres Jember karena memang dititipkan atas pertimbangan keamanan. Sedangkan penyidikan atas kasus tersebut dilakukan di Polsek Arjasa. Hal ini berdasar dari locus delicty,’’ ujar AKP Makung Ismoyo Jati, Kasat

Reskrim Polres Jember. Ahmad ditangkap polisi karena kasus perkelahian yang terjadi beberapa hari lalu sekitar pukul 21.00 di Desa/Kecamatan Arjasa. Akibat kejadian itu, dua orang menjadi korban. Masing-masing, Ival, 22, warga Desa Biting, Kecamatan Arjasa yang mengalami luka tusuk di bagian perut, dada dan kaki. Korban satunya lagi adalah Tam, 23, warga Desa Patemon, Kecamatan Pakusari. Dia mengalami luka tusuk di bagian dada. Akibat luka serius, kedua korban mendapat perawatan intensif di RSD Soebandi. Dalam perkelahian itu, Ahmad juga mengalami luka. Ahmad

terluka di bagian pelipis dan pipi kanan. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, aksi penganiayaan yang dilakukan Ahmad terhadap dua pemuda ini karena disulut oleh dendam lama. Beberapa tahun lalu, ada pertuangan di daerah Arjasa. Saat itu kakak Ahmad sedang bertulangan dengan seorang laki-laki. Tampaknya Tam tidak terima. Dia tak henti mengganggu kakak Ahmad. Hingga akhirnya, Ahmad turun tangan. ‘’Saat itu, Tam terus mengganggu. Saya jadi tidak enak. Saat itu saya masih berusia lima belas tahun,’’ kata Ahmad, ketika di temui di Polres Jember. (rid/wnp/jpnn)

SEMBORO – Polisi terus menyelidiki pembobolan uang Rp 50 juta dari ruang administrasi keuangan dan umum (AKU ) PG Semboro. Kanitreskrim Polsek Semboro Aipda Iwan Iswanto mengatakan sejauh ini sudah memanggil lima orang saksi untuk dimintai keterangannya terkait kajadian tersebut. “Kami sudah periksa lima orang saksi, dari karyawan dan Satpam PG, sejauh ini hasil penyelidikan masih belum mengarah pada pelaku,” kata Iwan. Pihaknya berharap hasil uji laboratorium terkait sidik jari pelaku yang sudah diamankan, sehingga dapat menguak siapa saja pelaku yang membawa kabur uang tunai senilai Rp 50 juta diruangan kantor PG tersebut. Sementara itu Administratur PG Semboro, Widodo mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian. Bahkan Widodo juga tidak mau menduga-duga kasus pencurian diperusahaan yang dia pimpin ini, termasuk kemungkinan melibatkan orang dalam. “Kami serahkan kasus ini kepada polisi. Tapi terkait kronologis kejadiannya saya sudah tahu. Namun saya sendiri tidak mau mendugaduga kasus ini ada keterlibatan orang dalam,” kata nya saat dikonfirmasi kemarin.

Meski begitu,jika melibatkan orang dalam, dia memberikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku. “Kami kan punya peraturan yang namanya PKB (Perjanjian Kerja Bersamared). Jadi kalau nanti ada keterlibatan orang dalam dengan kasus ini, tentu sanksi sesuai yang ada di PKB itu,” kata nya. Pihaknya mengaku belum akan melakukan pembenahan terhadap sistem keamanan di PG Semboro. Namun jika nantinya polisi berhasil mengungkap pelaku, terlebih melibatkan orang dalam, maka pihaknya akan melakukan perubahan sistem terutama dari segi keamanan. “Pelakunya kan belum terungkap, nanti kalau sudah terungkap kita bisa tahu pelaku melakukan aksinya bagaimana.,” katanya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, ruangan kantor AKU (Administrasi Keuangan dan Umum) PTPN XI PG Semboro dibobol pencuri. Akibat kejadian itu, pelaku berhasil membawa uang Rp 50 juta yang tersimpan di dalam laci. Kejadian itu diketahui Kamis (04/10) sekitar pukul 03.30 WIB, oleh salah satu karyawan yang saat itu hendak melakukan bersihbersih di ruangan tersebut. (jum/wah/jpnn)

Muhammad Nur Kholik; Petani yang Fokus Pertanian Organik

Dicibir Masyarakat, Orang Tua Sempat Menentang Kegigihannya dalam mengembangkan pertanian organik membuat Muhammad Nur Kholik banyak menuai prestasi. Tak hanya itu, dia mampu berkontribusi positif terhadap para petani lain di lingkungannya. EKO SETIA BUDI, Bondowoso   LAHIR dan tumbuh besar di keluarga petani, membuat Muhammad Kholik memiliki kecintaan yang luar biasa terhadap pertanian. Secara mandiri, dia berusaha mengambangkan serta meningkatkan kualitas berbagai produk pertanian. Salah satu yang diupayakan adalah dengan penerapan pupuk organik. “Sejak tahun 1992 saya sudah terjun menjadi petani,” ujar Kholik, pria kelahiran 5 Mei 1975 ini. Awalnya, Kholik hanya membantu orang tuanya menggarap lahaan pertanian. Dia tak pernah punya bayangan bahwa dirinya akan menjadi pelopor pertanian menggunakan pupuk organik. Apalagi saat itu pertanian masih sangat tergantung terhadap terhadap pupuk kimia.

Tak ingin hanya menjadi pengekor, Kholik memberanikan diri untuk mandiri. Hal itu dimulai dengan menyewa beberapa petak lahan di tempatnya, yaitu di Dusun Mangli Barat, Desa Mangli, Pujer. Dia mulai menggarap sendiri lahan yang disewanya tersebut. Hal itu dilakukan hingga beberapa tahun lamanya. Setelah munculnya isu pertanian organik, Kholik menjadi orang pertama di desanya yang memulai hal itu. Awalnya, dia memulai dengan memanfaatkan pupuk organik dari kotoran sapi. Sedikit demi sedikit dia mengurangi penggunaan pupuk kimia. Peralatan pembuatan pupuk organik dari kotoran hewan tersebut sangat sederhana. Karena dianggap  nyeleneh, apa yang dilakukan oleh Kholik tersebut banyak membuat petani lain di desanya heran. Bahkan, banyak yang mencibir bahwa apa yang dilakukannya tidak akan berhasil diterapkan. Bukan hanya orang lain, orang tuanya sendiri pesimistis dengan apa yang dilakukannya itu. “Waktu itu orang tua saya bilang, mau jadi apa kamu,” kenangnya. Namun Kholik meyakini jika apa yang dijalaninya itu sudah benar. Dia tetap bersikukuh untuk menerapkan pupuk organik

SHODIQ SYARIF/ RADAR JEMBER/ JPNN

GIGIh: Nur kholik di kandang sapi miliknya Desa Mangli, Kecamatan Pujer.

dalam pertanian yang dikembangkannya. Kholiq pun mampu membuktikan jika keyakinannya benar. “Pupuk organik saya terapkan pertama ke padi. Hasilnya cukup

bagus. Ada peningkatan produksi sampai dua ton per hektar,” ungkapnya. Saat menggunakan pupuk kimia, lahan pertanian padi di daerahnya hanya mampu

menghasilkan gabah sebanyak 6-7 ton per hektar. Namun, berkat penggunaan pupuk dan tekhnologi organik, hasil produksinya meningkat menjadi 8-9 ton per hektar. Dari situlah, metode yang digunakan oleh Kholik akhirnya banyak dilirik oleh petani lain di lingkungannya. Kholik pun ringan tangan untuk memberikan bantuan. Bahkan dia tak ragu untuk berbagi ilmu. Saat itulah, akhirnya dia terpikir untuk membentuk kelompok tani yang kemudian diberi nama Suka Makmur 2. Melalui kelompok itulah, penggunaan pupuk dan tekhologi organik mulai memasyarakat di desanya. “Efek yang paling dirasakan adalah adanya peningkatan produksi. Hal itu tentu berujung pada kesejahteraan petani,” ungkapnya. Konsistensi dan kegigihan Kholik dalam mengembangkan pertanian organik akhirnya mendapatkan apresiasi dari pemerintah. Kelompok Suka Makmur 2 akhirnya mendapatkan bantuan sekitar 35 ekor sapi. Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan mesin pembuatan pupuk organik. Adanya bantuan tersebut memudahkan para petani dalam mendapatkan pupuk organik. Puluhan ekor sapi itu ditempatkan di sebuah kandang komunal. (jpnn)


34

Senin 8 Oktober 2012

PSSI Data Ulang Klub Anggota

GALIH COKRO/RaBa

ADU CEPAT: Dua peserta Drag Bike beradu kecepatan di sirkuit Jalan A Yani Banyuwangi kemarin. Ajang ini mampu menarik minat ribuan penonton.

Drag Bike Disambut Antusias Penonton BANYUWANGI – Animo masyarakat menyaksikan Banyuwangi Sunrise of Java Drag Bike 2012 rupanya cukup tinggi. Sepanjang hari gelaran kejuaraan tersebut, Jalan Ahmad Yani yang biasa digunakan sebagai arena car free day mendadak berubah menjadi sirkuit drag race. Ribuan orang menyemut untuk menyaksikan atraksi joki dalam mengendalikan sepeda motornya dalam trek lurus tersebut. Tidak hanya kalangan pria, ajang ini juga disaksikan kalangan anak-anak dan kaum hawa. Sejak pagi mereka sudah

antre untuk menyaksikan ketangguhan rider drag bike dalam menjalankan mesin motornya. “Asyik juga pas Minggu akhirnya bisa nonton juga. Penasaran drag itu seperti apa,” ujar Shofa, salah satu pengunjung. Kondisi itu membuat arus lalu lintas di sejumlah jalan di Banyuwangi sedikit ramai kemarin (7/10). Tumpukan kendaraan penonton di bahu jalan cukup membuat jalan sedikit menyempit. Di sisi lain, arus lalin juga berubah dengan mengalir di jalanan alternatif yang berada di sekitar arena perlombaan

Dalam kegiatan ini, panitia Drag Bike membagi lomba dalam beberapa kategori. Di kategori khusus dragger Banyuwangi, penyelenggara membagi menjadi tiga kelas utama. Ketiganya adalah bebek tune up 4 tak 115 cc, 4 tak 125 cc, dan 4 tak 200 cc. Sedangkan kategori dragger wilayah eks-Karesidenan Besuki, panitia menandingkan empat kategori, yakni standar 2 tak 116 cc, 4 tak 125 cc, 4 tak 200 cc, dan 4 tak 150 cc. Sedangkan untuk kategori umum atau open, dilombakan standar 2 tak 116 cc, tune up 200 cc, tune up 4 tak

200 cc, tune up 4 tak 125 cc, dan 2 tak 155 open. Lomba sendiri dimulai pukul 12.00 kemarin siang. Lomba ini akan memperebutkan piala Muspida Banyuwangi. Ketua panitia drag bike 2012, Sugeng Eko Harto mengatakan, drag bike merupakan agenda yang banyak ditunggu maniak drag tidak hanya Banyuwangi, tetapi juga luar daerah. “Konsep awalnya dari pelaku drag pelaksanaanya akan dilakukan tahun baru, tapi baru bisa dilaksanakan sekarang (kemarin, Red),” terangnya. (nic/als)

BANYUWANGI – Karut-marut persepakbolaan di Banyuwangi rupanya baru mulai mendapat respon dari PSSI. Sebagai induk pembina olahraga sepak bola, PSSI berencana mengundang seluruh klub di bawah naungannya dalam waktu dekat. Mereka akan dilibatkan dalam menentukan kebijakan dan arah organisasi selama setahun ke depan lewat rapercab PSSI. Sejumlah agenda pun masuk dalam kegiatan yang akan dilaksanakan pada 21 Oktober tersebut. Dan, yang paling krusial adalah menata kembali kompetisi internal PSSI yang selama ini mandeg. “Kompetisi internal kita coba akan hidupkan kembali mulai Divisi Utama hingga Divisi III,” cetus Ahmad Taufik, Ketua Pengkab PSSI Banyuwangi. Taufik menambahkan, kompetisi internal merupakan nyawa dari PSSI. Sebab, di sanalah sesungguhnya menjadi produsen pemain yang akan menjadi tulang punggung Persewangi ke depan. Untuk merealisasikan hal itu, PSSI berencana melakukan registrasi ulang klub. Upaya itu dilakukan agar PSSI memiliki panduan yang jelas tentang berapa jumlah

klub yang ada di bawah PSSI saat ini. Data inilah yang coba ditemukan kembali oleh PSSI untuk memformat kompetisi internal yang akan mulai digagas kembali. “Klub akan kita data kembali,” katanya. Sebagai persyaratan pendataan nanti, Taufik menyerukan beberapa berkas yang harus dipenuhi oleh klub. Pertama, klub harus memiliki anggaran dasar dan rumah tangga. Selanjutnya klub juga harus memiliki lapangan, kepengurusan, sekretariat, dan pemain yang menghuni skuad tim itu nantinya. Berkas pendaftaran sendiri akan disodorkan PSSI saat kegiatan rapercab mendatang. Sekaligus acara itu menjadi penentuan arah dan program kegiatan PSSI tahun depan. Hanya saja, sikap PSSI mengundang klub ini mengudang reaksi beragam di kalangan klub. Banyak yang kemudian mempertanyakan alasan PSSI untuk mendata ulang. Padahal, kepengurusan sebelumnya sudah melakukan hal tersebut. “Buat apa didata-data lagi. Toh data regsitrasi dulu sudah bisa dan data muscablub kan bisa sebagai gambaran,” serus salah satu pentolan klub. (nic/als)

Poles Teknik Pendekar Popda

BALAP SEPEDA

GALIH COKRO/RaBa

PENUH HADIAH: Peserta fun bike HUT TNI ke-67 saat melaju di Jalan Kartini kemarin.

Peserta Gaek Menangi Fun Bike HUT TNI BANYUWANGI – Fun bike memperingati hari jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-67 disambut meriah masyarakat Banyuwangi. Mengambil start di depan Makodim 0825, ribuan peserta tampak menyemut di sepanjang rute yang dilewati. Selain dari anggota klub, sejumlah instansi seperti kepolisian, angkatan Laut, darat, dan masyarakat umum tampak antusias ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Selain bersepeda, peserta juga mendapat kesempatan untuk meraih hadiah menarik. Panggung hiburan dan sederet doorprize menarik menjadi daya tarik tersendiri dalam acara ini. Tidak heran meski bukan menjadi ajang resmi untuk berlomba, beberapa peserta menjadikan kegiatan ini untuk unjuk kebolehan. Peserta saling adu cepat untuk bisa masuk garis finish lebih awal. Dari kompetisi non formal di ajang fun bike ini, Bambang Sutrisno akhirnya menjadi yang tercepat. “Meski tua saya masih bisa nggenjot paling depan,” ujar Bambang dengan bangga setelah menerima bingkisan dari panitia. (nic/als)

BANYUWANGI – Pelaksanaan pekan olahraga pelajar daerah (Popda) 2012 di Surabaya mendatang boleh jadi masih bakal kembali molor. Namun hal itu rupanya tidak mengurangi semangat sejumlah cabang yang diproyeksikan tampil untuk mempersiapkan diri. Seperti halnya cabang pencak silat yang terus menggelar pemusatan latihan berjenjang di kawasan GOR Tawang Alun kemarin (7/10). Ada 21 pendekar yang memompa peningkatan kemampuan terbaiknya untuk tampil di ajang dua tahunan tersebut. Mereka yang turut serta dalam momen ini merupakan pesilat yang lolos dalam penjaringan yang digelar oleh manajer tim dan Dinas Pemuda dan

Olahraga. “Ini sudah latihan kesekian kalinya untuk tampil di Popda,” beber Bambang Wahyuono, pelatih pencak silat Popda. Untuk latihan lanjutan ini, Bambang menyatakan akan memfokuskan pada pematangan teknik bertanding para pesilat. Kecepatan dan naluri dalam menyerang dan bertahan akan diutamakan untuk mencapai peak penampilan di Surabaya nanti. Di sisi lain penataan stamina atlet juga masuk dalam program latihan berjenjang ini. Ke depan, Bambang mengaku akan terus melakukan peningkatan intesitas pematangan kemampuan pesilat. Tidak hanya dari segi teknik, tetapi terapis dan motivasi

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

TUNGGU KEPASTIAN: Skuad pencak silat Banyuwangi proyeksi Popda di GOR Tawang Alun kemarin.

mental juga akan diberikan sebelum pesilatnya tampil di Surabaya mendatang. Ini dirasakan penting sebagai spirit anak asuhnya untuk tampil baik di Popda mendatang. Selebihnya, program latihan juga masih akan disesuaikan dengan kepastian kapan Popda pastinya akan digelar. Idealnya Popda akan dilaksanakan pertengahan bulan ini. Namun agenda itu kemudian diundur akhir bulan ini. “Tapi kalau perkiraan saya mungkin awal November. Karena bulan ini ada Idul Adha,” katanya. (nic/als)

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

HIDUPKAN PEMBINAAN: Demi kepentingan kompetisi, PSSI berencana mengundang klub anggotanya.


Senin 8 Oktober 2012

Menunggu Pengesahan Peraturan Bupati n TERAPKAN... Sambungan dari Hal 25

Dengan penambahan jam pelayanan itu, diharapkan kinerja pelayanan kepada masyarakat akan lebih maksimal. Jika enam hari kerja, jam pelayanan mulai 07.00 hingga pukul 13.45 saja untuk hari Senin sampai Kamis. Hari Jumat masuk pada pukul 06.30 dan pulang kerja pada

35

HALAMAN SAMBUNGAN

pukul 11.00. Untuk hari Sabtu, masuk kerja pukul 07.00 hingga pukul 12.45. Namun jika diberlakukan lima hari kerja, maka jam pelayanan akan lebih panjang mulai pukul 07.00 hingga 15.45. Dengan adanya perubahan itu, maka secara otomatis kerja kantor kecamatan akan lebih panjang. Sedangkan untuk hari Jumat, jam masuk kantor lima hari

kerja mulai pukul 06.30 hingga 14.45. Sementara jam istirahat lebih maju pada pukul 11.00 hingga 12.30. Senin sampai Kamis, jam istirahat mulai pukul 12.00 hingga 13.00. Kapan mulai diberlakukan? Pemberlakuan lima kerja di kantor kecamatan masih menunggu proses penyusunan Peraturan Bupati (Perbup). Saat ini, Perbup yang akan

menjadi dasar perubahan hari kerja itu sedang dalam proses. “Perbup-nya sedang diproses,” imbuh Sekkab Slamet. Walau Perbup-nya masih dalam proses, namun Sekkab Slamet memiliki target untuk segera memberlakukan lima hari kerja tersebut. “Target kita, minggu keempat bulan Oktober ini, lima hari kerja itu sudah diberlakukan,” tegasnya. (afi/bay)

Ada Kabel yang Menempel Kayu n DUGAAN... Sambungan dari Hal 25

Saat kebakaran ini terjadi, lanjut dia, pemilik gudang masih berada di rumahnya yang berjarak sekitar dua kilometer. Sejumlah karyawan yang akan memulai bekerja, sudah pada berdatangan. “Pegawai sebagian masih berada di luar, lalu terdengar suara ledakan dan muncul asap,” ungkapnya. Suara ledakan yang didengar

n MOMO GEISHA... Sambungan dari Hal 25

Selanjutnya, grup musik yang satu ini melanjutkan performance-nya dengan hits-hits yang lain. Di antaranya, “Bertahan”, dan “Aisyah 2 (Selalu Menunggumu)”. Namun sayang, di tengah penampilan grup band asal Kota Kembang, Bandung, itu sebagian penonton mulai berulah. Hanya karena saling bersenggolan saat berjoget, keributan kecil antar-penonton mulai terjadi. Sementara itu, di hadapan para Fivers –sebutan fans Five Minutes–, grup band asal Kota Kembang, Bandung, itu juga memperkenalkan lagu baru berjudul “Galau”. Lagu tersebut merupakan salah satu single andalan dalam album ke-9 yang akan segera diluncurkan. Seperti biasa, grup band yang satu ini memungkasi aksinya dengan lagu andalan berjudul “Selamat Tinggal”. Bukannya mereda, keributan antar penonton semakin meluas saat giliran para personel grup band Geisha beraksi di panggung. Berawal dari saling lempar botol air mineral, emosi para penonton yang memenuhi sisi kiri dan kanan lapangan semakin memanas. Lempar-lemparan botol air mineral itu berganti saling lempar dengan sandal hingga batu. Akibatnya, sedikitnya dua penonton perempuan mengalami luka di bagian kepala.

n PENTAS...

Sambungan dari Hal 27

Menurut Khusnan, secara hukum keberadaan lokalisasi yang ada di Banyuwangi, semuanya adalah ilegal. Karena selama ini tak ada satupun tempat pelacuran tersebut yang memiliki izin. Bukan hanya itu, lanjut Khusnan, bila mengaku pada undangundang Nomor 21/2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang, maka para mucikari bisa dijerat hukuman. “Karena mereka inikan menyediakan fasilitas jual beli orang yang notabene ilegal,” tandasnya. Hanya saja, lanjut politisi muda asal Kecamatan Genteng tersebut, meski jelas ilegal dan

n JAKSA... Sambungan dari Hal 25

Tapi baru pada 2012 ini, mantan orang nomor satu di lingkungan Pemkab Banyuwangi, itu oleh Kejagung ditahan dengan dititipkan di Lapas Pondok Bambu. Dan Rabu (12/9), berkasnya dinyatakan sempurna alias P21 dan dilakukan tahap II di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Surabaya. Dengan naiknya status ini, untuk pena-

Sambungan dari Hal 25

Didik juga tidak sungkan menggali informasi dari beberapa anggota komunitas pencinta sepeda antik, untuk mendapatkan onderdil sepeda bermesin 30 cc, keluaran tahun 1952 tersebut. “Selain beli onderdil di pasar loak di beberapa kota, saya beli dua sepeda serupa yang kondisinya sama-sama sudah rusak. Satu saya beli di Jakarta, satunya lagi saya beli di Jogjakarta. Dua sepeda tersebut saya kanibal (mengambil onderdil yang masih bisa dimanfaatkan),” ujar suami Yuliani, 30 tersebut. Belum cukup sampai di situ,

kup menyedot perhatian penonton. Di akhir acara, musik gambus dan hadrah berkolaborasi menyuguhkan hiburan menarik. “Respons masyarakat terhadap acara ini, luar bisa. Kita terus akan kembangkan acara ini agar tetap menarik dan enak ditonton,” ujar Kabid Kebudayaan Disbudpar, Setyo Puguh Widodo. (afi/bay)

hanan dipindahkan ke Lapas Medaeng Surabaya. Karena ini kasus korupsi, maka dipastikan mantan Bupati Ratna ini tidak akan diadili di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. Tapi, untuk persidangannya akan digelar di Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya yang ada di Jalan Arjuna, Surabaya. “Untuk sidangnya, akan dilaksanakan di Pengadilan Tipikor Surabaya,”

ungkap Firmansyah. Firmansyah kembali menyampaikan, untuk menghadapi proses persidangan di Pengadilan Tipikor dengan terdakwa mantan Bupati Ratna ini, jaksa yang akan menangani berjumlah sembilan orang. Para jaksa ini, berasal dari Kejagung, Kejati, dan Kejari. “Dari Sembilan jaksa ini, nanti tidak bisa datang semua, mungkin bergilir,” ungkapnya.(abi/bay)

Disambut Gembira Anggota Dewan n DEWAN BOLEH... Sambungan dari Hal 36 GALIH COKRO/RaBa

RIBUT: Polisi mengamankan penonton konser yang memicu keributan di lapangan barat Stadion Diponegoro Banyuwangi Sabtu malam lalu (6/10).

Melihat ulah penonton yang tidak simpatik tersebut, vokalis Geisha, Momo sempat mengutarakan kekecewaannya. Tidak hanya itu, karena tidak nyaman dengan ulah penonton, grup band yang berdiri sejak Desember 2003 tersebut, sempat menghentikan aksinya selama bebe-

rapa saat. “Saya kecewa sama kalian,” gerutu Momo Geisha. Beruntung, beberapa menit kemudian Geisha kembali melanjutkan aksinya membawakan lagu-lagu andalan. Di antaranya, “Tak Kan Pernah Ada”, “Cinta dan Benci”, serta sebuah lagu berjudul “Coba

Mengerti”. Di sisi lain, sekitar empat penonton jatuh pingsan lantaran saling berdesakan. Beberapa penonton yang ditengarai sebagai pemicu keributan pun diamankan aparat kepolisian yang berjaga di arena konser malam itu. (sgt/bay)

melanggar undang-undang trafficking, namun tak ada pihak yang memenjarakan mereka. Bahkan Pemkab Banyuwangi justru memberikan bantuan modal kerja dan bekal ketrampilan kepada para mucikari dan WPS tersebut agar bisa bekerja sebagaimana masyarakat pada umumnya. “Jadi sangat disayangkan kalau justru niat baik tersebut ditolak,” tandas Khusnan. Untuk itu, Khusnan berharap agar para WPS dan mucikari tersebut bisa berpikir jernih, dalam menyikapi niat baik pemerintah dan menghimbau agar tidak menuruti ajakan pihak tertentu yang kemungkinan mempengaruhi untuk menolak bantuan tersebut. “Kita juga akan coba tanyakan kepada ek-

sekutif, apa sebenarnya kendala di lapangan, sehingga sampai sekarang mucikari dan WPS belum juga mengisi formulir bantuan,” pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, niat baik Pemkab Banyuwangi yang menganggarkan Rp,1.5 miliar lebih untuk program pengentasan para mucikari dan WPS ternyata belum ditangkap secara baik oleh para penghuni lokalisasi tersebut. Terbukti sampai, belum ada satupun WPS maupun mucikari yang ada di sejumlah lokalisasi mengirimkan formulir pengajuan bantuan yang disedikan oleh Pemkab Banyuwangi. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Pemkab Banyuwangi, Peni Handayani,

saat ditemui wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, di sela-sela melakukan pertemuan dengan para mucikari di Lokalisasi Turian, Kecamatan Purwoharjo (4/10), kemarin. Menurut Peni, Pemkab Banyuwangi sebenarnya sudah menganggarkan dana Rp 1,5 miliar untuk program pengentasan WPS dan mucikari yang selama ini menekuni profesi di sejumlah lokalisasi. Program tersebut, lanjut Peni, sudah disosialisasikan kepada semua pihak khususnya WPS dan para mucikari sejak beberapa waktu lalu. “Mestinya, sekarang sudah ada yang mengisi formulir pengajuan, tapi kenyataannya sampai saat ini belum ada sama sekali yang mengajukan,” tandasnya kala itu. (azi/aif)

Berburu Onderdil Habiskan Belasan Juta n MASIH...

Masing-masing artis membawakan beberapa lagu menggunakan bahasa Arab. Walau menggunakan musik Jazirah Arab, namun penonton tetap antusias menyaksikan pertunjukan seniman lokal itu. Di sela-sela pertunjukan orkes dan hadrah, panitia menampilkan

seni lawak. Malam itu, pelawak Bodos dan kawan-kawan tampil menghibur masyarakat di Taman Blambangan. Usai penampilan lawak Bodos, giliran grup hadrah AlBanjari yang beraksi menghibur penonton. Tidak kalah dengan orkes gambus, penampilan hadrah Al-Banjari dari Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri itu juga cu-

Berkas Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Pemkab Anggarkan Rp 1,5 Miliar n BERHARAP...

diduga berasal dari korsleting listrik, dengan cepat menjalar dan membakar semua tumpukan kapuk sebanyak 30 ton. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, tapi korban yang menyebut tumpukan kapuk tersebut sudah siap untuk dikirim ke Kabupaten Pasuruan, Malang, dan Surabaya, itu mengalami kerugian sebesar Rp 300 juta. “Kerugian termasuk gudang yang terbakar sekitar Rp 300 juta,” katanya. (abi/bay)

Diselingi Hiburan Lawak Bodos Sambungan dari Hal 25

Empat Penonton Jatuh Pingsan

para karyawan itu, masih kata kanit reskrim, diduga kuat ketika terjadi korsleting listrik. Dan saat itu, percikan api juga sudah membakar tumpukan kapuk yang jumlahnya sekitar 30 ton tersebut. “Karena kapuk kering, api cepat menjalar,” bebernya. Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, dua gudang kapuk milik H Suroto di Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, ludes terbakar. Api yang

lantaran beberapa jenis onderdil tidak berhasil dia dapatkan, misalnya lampu depan, setir, dan kabel gas, Didik lantas mengkreasi sendiri onderdil tersebut. Di sinilah letak kesulitan lain yang harus dihadapi pria yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan notaris tersebut. “Bentuk onderdil buatan sendiri, itu saya upayakan benar-benar mirip dengan onderdil orisinal,” kata dia. Didik mengungkapkan, kesabaran, ketekunan, dan kerja keras berburu onderdil sepeda bermesin dua tak, dan berbahan bakar campuran bensin dan oil itu masih harus diimbangi dengan budget yang lumayan besar. Jika ditotal,

biaya keseluruhan yang telah dia keluarkan untuk “membangun” satu sepeda antik tersebut mencapai sekitar Rp 13 juta. “Biaya yang saya keluarkan, itu tidak sebanding dengan kepuasan yang saya dapat,” paparnya. Didik mengaku, dirinya sudah pernah mencoba ketangguhan sepeda kesayangannya itu. Beberapa waktu yang lalu, dia mengikuti kegiatan bersepeda masal dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang melahap rute MojokertoSurabaya. Hebatnya lagi, dia mengendarai sepeda itu dari Banyuwangi ke Mojokerto pergi pulang. Dikatakan, sepeda antik ko-

leksinya itu hanya membutuhkan seliter bahan bakar untuk menempuh jarak sekitar 30 kilometer (Km) sampai 40 Km. Sedangkan kecepatan maksimal sepeda tersebut berkisar 30 Km per jam. “Dari Banyuwangi-Mojokerto, saya membutuhkan waktu puluhan jam,” katanya. Di akhir perbincangan, Didik mengungkapkan, berdasar informasi yang dia dapat via internet, Cycle Master saat ini sudah menjadi koleksi museum di negara asalnya, yakni di Inggris. “Tipe sepeda seperti ini sudah masuk museum di Inggris. Karena sepeda tipe ini termasuk kebanggaan di negara tersebut,” pungkasnya.(bay)

Jika dia dibutuhkan menjadi pengurus lalu menolak, seringkali dimaknai sebagai perilaku yang sok elit. Padahal, regulasinya memang mengatur begitu,” ungkap Zeiniye. Kata dia, DPRD Situbondo cukup awal dalam melakukan revisi tatib untuk menyesuaikan dengan PP 16/2012. Terbukti, saat melakukan koordinasi dengan DPRD Banyuwangi, ternyata wakil rakyat di Kota Gandrung ini mengaku akan merujuk kepada DPRD Situbondo. Kholish, Ketua Pansus Revisi

Tatib DPRD mengakui, jika dirinya sangat gembira dengan terbitnya regulasi baru yang kini membolehkan anggota DPRD menjadi pengurus di yayasan. “Saya sebelum menjadi anggota DPRD sudah aktif di yayasan pendidikan. Karena regulasi lama melarang, ya saya keluar,” papar pria asal Mangaran itu. Regulasi yang melarang anggota DPRD merangkap jabatan sebagai pengurus yayasan, kata dia, memang seringkali menjadi bumerang. Sebab, anggota DPRD tidak jarang dimaknai sebagai sosok yang eksklusif. “Ada yang berkata,

sejak jadi DPRD berubah, karena masyarakat tidak tahu,” ujarnya. Selain masalah rangkap jabatan di yayasan, kata Kholis, revisi tatib DPRD juga menyangkut masalah tugas dan wewenang pimpinan DPRD. Sebab di tatib yang lama itu tidak di atur. “Revisi tatib ini sangat penting karena seluruh mekanisme di DPRD sampai pada posisi pengambilan keputusan, teknik pembahasan raperda, pembentukan pansus, semua rujukannya ke tatib DPRD. Alhamdulillah. Pansus bisa menyelesaikan,” terangnya. (pri/als)

Bermanfaat Hilangkan Rasa Ngantuk n BAHAS... Sambungan dari Hal 36

Karya tulis kedua dibuat oleh Aji Bagus Asviangga dan Atika Dwi Hermawati, keduanya dari SMAN 1 Suboh. Dalam karya tulisnya, keduanya membahas pengaruh kentut terhadap rasa mengantuk seseorang. Hasil penelitian ini, bau kentut bermanfaat untuk menghilangkan rasa ngantuk pada seseorang. Rasa ngantuk akan hilang apabila sesorang mencium bau kentut dan mendengar bunyi kentut itu sendiri. Dua karya tulis ini bersaing dengan ratusan karya tulis siswa SMA seluruh Indonesia yang bersaing dalam Olimpiade Siswa Indonesia tahun

2012. Dari ratusan karya ilmiyah tersebut, hanya 87 karya tulis yang berhak lolos ke tingkat nasional. “Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran pemkab melalui Dinas Pendidikan bidang pendidikan menengah yang secara rutin memberikan dorongan serta bimbingan teknik penelitian dan penulisan karya tulis siswa melalui workshop,” ungkap Kabid Dikmen, Dwi Totok Iriyanto. Menurutnya, proses bimbingan itu melibatkan seluruh pembina dan siswa SMA yang mempunyai bakat dan minat di bidang penelitian. Workshop tersebut mendatangkan nara sumber dari dosen PTN. “Tahun ini, Dispendik meng-

undang salah satu dosen Universitas Brawijaya, Dwi Candra Pratiwi, yang merupakan putra daerah yang baru lulus Magister Universitas Cahisung Taiwan,” papar Dwi Totok Iriyanto. Sedangkan untuk mencari potensi siswa di bidang penelitian dan prestasi lain, maka Dispendik melalui bidang pendidikan menengah segera mendeteksi dini dalam pencarian bakat dan minat siswa. “Bukan hanya kemampuan intelektualnya saja. Sebab kita tahu siswa di Situbondo banyak sekali yang berminat di bidang penelitian. Hal ini terbukti sejak 2008 hingga 2012 ini, pelajar kita selalu masuk finalis tingkat nasional,” imbuh Dwi. (adv/*/als)

Waspadai Makelar di Kementerian BANYUWANGI- Bupati Abdullah Azwar Anas memberi kebebasan kepada pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk melakukan koordinasi vertikal. Tujuannya, dinas/kantor bisa menjemput bola program pemerintah pusat untuk dilaksanakan di daerah. Bupati Anas mengatakan, dirinya pernah melakukan road show di sejumlah kementerian di Jakarta. Ternyata, banyak sekali program pemerintah pusat yang tidak terserap karena tidak ada pengajuan dari pemerintah daerah. Untuk mendapatkan sejumlah program itu, daerah harus

mencari informasi sebanyak mungkin tentang berbagai program itu. Karena itu, pimpinan SKPD harus rajin DOK.RaBa melakukan A. Azwar Anas koordinasi secara vertikal. Untuk mendapatkan program itu, lanjut Anas, SKPD tidak harus bertemu dengan Menteri dan Dirjen. “Tapi saya ingatkan, hati-hati jangan sampai bertemu dengan calo

atau makelar,” katanya. Menurut Anas, koordinasi vertikal itu penting karena Banyuwangi memiliki banyak pekerjaan yang belum bisa diselesaikan karena keterbatasan dana APBD. Untuk menyelesaikan masalah itu, SKPD harus pandai berinovasi mencari program dan anggaran pada pemerintah pusat. Untuk menghemat anggaran selama di Jakarta, pimpinan SKPD tidak perlu bermalam di hotel. “Di rumah saya di Jakarta, ada banyak kamar yang bisa dimanfaatkan. Gunakan saja untuk kepentingan rakyat,” katanya.(afi/bay)


36

Senin 8 Oktober 2012

Jamali Dirujuk ke Surabaya

NUR HARIRI/RaBa

DIRAWAT: Jamali digendong keluarganya. Penderita hydrocephalus sejak lahir ini akan menjalani perawatan lebih intensif di RS Dr Soetomo Surabaya.

PAK

Target Realisasi PAPBD Pekan Depan SITUBONDO – Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2012 ditargetkan sudah terealisasi pada pekan depan. Itu menyusul disetujuinya dokumen perubahan anggaran keuangan (PAK) oleh Gubernur Jawa Timur, belum lama ini. Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Situbondo, Hadi Wijono mengungkapkan, persetujuan Gubernur Jatim atas perubahan APBD 2012 itu sudah dinyatakan Selasa (2/ 10) lalu. “Perda Perubahan APBD-nya no 5 DOK.RaBa tanggal 5 Oktober 20Hadi Wijono 12,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (7/10). Kata dia, tidak ada permintaan revisi dari tim gubernur setelah meneliti dokumen PAK tersebut. Yang ada hanya ada sejumlah penjelasan dari Pemkab Situbondo karena ada sejumlah program maupun anggaran yang dipertanyakan. “Untuk permintaan perubahan baik anggaran maupun program kegiatan tidak ada. Sehingga, dokumen raperda sudah bisa diundangkan,” terang mantan kepala Dinas Infokom dan PDE itu. Untuk realisasi perubahan APBD, akan dilakukan setelah terbitnya perbup (peraturan bupati), dan selesainya DPA (Dokumen pelaksanaan anggaran) SKPD (satuan kerja perangkat daerah dan anggaran kas, yang kita jadwalkan sepekan ke depan,” papar Hadi. (pri/als)

RUKO

EDY SUPRIYONO/RaBa

SITUBONDO – Penderita hydrocephalus sejak lahir, Jamali, akhirnya dirujuk ke RS dr Soetomo Surabaya. Sebelumnya, bocah 6 tahun itu dirawat di RSUD Abdoer Rahem Situbondo. Putra pasangan Sugianto dan Rusmiyati itu juga sempat mendapat perawatan di RSUD dr Soebandi, Jember. Kasubag TU RSU dr Abdoer Rahem, Imam Hidayat mengatakan, rujukan ke Surabaya terkait perawatan terhadap penderita hidrosefalus itu dilakukan berdasarkan rekomendasi dari tim kedokteran RSUD dr Soebandi. Dikatakan, setelah Jamali mendapat perawatan dasar seperti pengobatan mata dan beberapa penyakit lainnya di RSUD Abdoer Rahem, Jamali sempat dirawat di Jember. “Dalam waktu dekat penderita hydrocephalus yang sedang kami tangani itu akan dirawat di dr. Soetomo Surabaya. Itu dilakukan setelah pasien menjalani perawatan

di RSUD Jember, dan itu sesuai rujukan yang diberikan pihak kedokteran yang ada sana,” imbuh Imam. Sementara itu, mengenai berkas terkait dirujuknya Jamali ke Surabaya, kata Imam, sebenarnya sudah lengkap. Hanya saja pihaknya masih menunggu kesiapan pihak keluarga. “Berkasnya sudah selesai. Kemarin itu ada kendala sedikit. Jadi dalam waktu dekat sudah bisa dibawa. Tinggal kesiapan pihak keluarga,” kata Imam, seraya menambahkan, seluruh biaya pengobatan Jamali akan ditanggung Pemkab Situbondo. Seperti pernah diberitakan, Jamali, bocah penderita hydrocephalus yang tinggal di di Perumahan Banyuputih Indah nomor 24, Situbondo, telah mendapat kunjungan dari pemerintah Kabupaten Situbondo. Dalam kunjungan itu, Bupati Dadang Wigiarto menyatakan siap membantu seluruh pembiayaan Jamali, ke mana pun dia dirujuk. (mg1/als)

Dewan Boleh Jadi Pengurus Yayasan SITUBONDO – Ini kabar gembira bagi anggota DPRD Kabupaten Situbondo yang selama ini aktif di kepengurusan yayasan. Jika selama ini mereka harus melepaskan jabatannya, karena ada regulasi yang melarang wakil rakyat tidak boleh menjadi pengurus yayasan, kini itu sudah tak berlaku lagi. Kepastian tersebut akan dituangkan dalam revisi tata tertib DPRD Situbondo. Dalam bulan ini juga, revisi tatib tersebut akan segera dibawa ke sidang paripurna. “Karena pembahasannya sudah selesai di tingkat

pansus (panitia khusus),” ungkap Ketua DPRD Situbondo, Zeiniye, kemarin. Kata dia, revisi tatib tersebut menyesuaikan kepada Peraturan Pemerintah (PP) no 16 tahun 2012. Di PP tersebut tidak lagi ada larangan bagi anggota DPRD menjadi anggota yayasan dengan catatan kebaradaan dirinya tidak membebani keuangan negara. “Kalau di tatib yang dulu, anggota DPRD tidak boleh merangkap menjadi pengurus yayasan. Itu juga mengacu kepada Peraturan Pemerintah sebelum akhirnya terbit Pera-

Revisi tatib tersebut menyesuaikan kepada Peraturan Pemerintah (PP) no 16 tahun 2012. Zaeniye Ketua DPRD Situbondo

turan Pemerintah yang baru,” terang politisi perempuan berjilbab tersebut. Menurut Zeiniye, terbitnya PP baru yang dituangkan dalam tatib DPRD itu disambut gembira hampir seluruh anggota DPRD. Sebab, mereka kini bisa leluasa mengabdikan diri di yayasan. Apalagi, bagi mereka yang sebelum terpilih memang sudah aktif. “Namanya juga anggota DPRD. Wakil rakyat itu sosok yang dibutuhkan di masyarakat atau minimal di komunitasnya n  Baca Dewan Boleh...Hal 35

Bahas Kentut dan Keong, Lolos Olimpiade Nasional

EDY SUPRIYONO/RaBa

DIRANTAI: Beberapa motor protolan yang ditilang di parkir di halaman barat Mapolres Situbondo kemarin (7/10).

Motor Protolan Haram Masuk Situbondo SITUBONDO – Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Situbondo terus merazia motor protolan di sejumlah jalan raya di Kota Santri. Itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban jalan raya. Penilangan terhadap sejumlah motor protolan itu sengaja dilakukan anggota polisi sesuai Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009. Dimana salah satu dari isi peraturan itu adanya kewajiban para pengendara untuk memakai kendaraan yang standar. Misalnya, ban motor standar, knalpot, dan sebagainya. “Yang kita lakukan ini bukan untuk mempersempit keinginan mereka. Tapi

ini untuk mematuhi peraturan demi keselamatan kita bersama. Seperti knalpot yang tidak standar, itu bisa mengganggu pengendara lain,” ujar Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi. Dikatakan, salah satu faktor yang bisa menjadikan pengendara motor kecelakaan juga bisa disebabkan karena sepeda motor yang tidak standar. “Tidak sedikit kecelakaan yang terjadi karena sepeda motor yang dinaiki tidak standar. Jadi ini kami lakukan selain untuk menegakkan hukum, juga untuk meminimalisasi angka kecelakaan yang terjadi di jalan raya,” imbuh Wahyudi. Pantauan koran ini, puluhan

sepeda motor protolan yang terjaring razia di parkir di Pos Lantas 90. Jika pemiliknya hendak mengambil sepeda motor protolan itu, maka harus diganti sesuai kelengkapan motor standar. “Motor itu baru boleh dibawa pulang setelah prosesnya selesai,” Tegas AKP Wahyudi. Tidak hanya di Pos Lantas 90, beberapa sepeda motor protolan yang terkena tilang juga ada yang dijejer di halaman barat Mapolres. Beberapa motor protol itu terpaksa di kunci gembok dengan tali rantai. “Harapan kami, warga sadar dan taat berlalu lintas untuk keselamatan dirinya,” pungkas Wahyudi. (mg1/als)

SITUBONDO – Dua karya tulis siswa dari dua SMA di Kota Santri menorehkan prestasi membanggakan. Karya ilmiyah yang mereka tulis mampu mengantarkannya ke Olimpiade Penelitian tingkat Nasional. Satu karya tulis dihasilkan Sinatul Wikoya dari SMA Muhammadiyah 1 Panji, yang mengidentifikasi keanekaragaman keong air tawar di sungai yang berada di Kecamatan Situbondo. Dari hasil penelitiannya, jenis

keong air tawar di sungai Situbondo adalah filum pachychilidae, filum thiaridae, filum melanopsidae dan filum viviparidae. Minimnya jenis keong yang ditemukan ini diakibatkan sungai banyak mengalami perubahan fisik dan kimia. Ketika habitat sudah tidak layak, maka beberapa spesies keong air tawar cenderung mati. Namun ada beberapa spesies lainnya yang mampu bertahan n

 Baca Bahas...Hal 35

SYAMSURI/RaBa

BERI SEMANGAT: Kabid Dikmen Dwi Totok Iriyanto dan Kasi SMA Agus MP bersama siswa SMAN 1 Suboh dan SMAM 1 Panji.

DIBIAYAI APBD: Pembangunan ruko dua lantai di Jalan Jawa sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu.

Pemkab Bangun 12 Ruko di Jalan Jawa PANJI – Masih ingat kebakaran hebat yang meludeskan hampir seluruh komplek pertokoan di Jalan Jawa pada 2010 silam? Ya, setelah cukup lama terbengkalai, aset milik Pemkab Situbondo itu kini mulai dilakukan pembangunan lagi. Rencananya, biaya pembangunan pertokoan ini akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Namun, ternyata tidak ada pihak ketiga yang cocok atau sanggup memenuhi keinginan pemkab. “Sesuai konsep perencanaan ruko (rumah dan toko) itu dibangun dua lantai. Kalau dulu kan hanya satu lantai,” terang Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD), Tri Cahya Ningsih kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi, sore kemarin (7/10). Perempuan asal Banyuwangi tersebut mengungkapkan, tidak ada pihak ketiga yang dapat dikonfrom sesuai konsep pemkab. Sehingga, mau tak mau pemkab akhirnya membiayai sendiri pembangunan ruko itu dari APBD. Itu juga agar keberadaan kawasan tersebut secepatnya termanfaatkan. Pasalnya, kawasan itu adalah kawasan strategis. Ada 12 ruko yang akan dibangun yang tepat berada di sebelah selatan Pasar Mimbaan Baru, Kelurahaan Mimbaan, Kecamatan Panji itu. “Pagu di APBD 2012 Rp 4 miliar dengan volume pembangunan enam unit. Hasil lelangnya saya lupa. Untuk enam unit ruko lagi direncanakan akan dilakukan pada 2013 mendatang,” ungkap mantan Kabag Pembangunan itu. (pri/als)

RSU dr Abdoer Rahem Bangun Laboratorium Korban Asap Rokok

Bangunan Dua Lantai, Dilengkapi Alkes Modern Meski sebelumnya sudah dilengkapi poli khusus penyakit paru akibat merokok yang dilengkapi ruang perinatologi atau ruang khusus anak, RSU dr Abdoer Rahem Situbondo tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik. TAHUN ini, rumah sakit plat merah itu tengah membangun gedung laboratorium khusus bagi penderita penyakit akibat dampak asap merokok. Dana pembangunan laboratorium yang direncanakan dua lantai itu diperoleh dari program dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Saat ini, proses pembangunan baru mencapai 25 persen. “Nantinya, laboratorium ini dilengkapi ruang pemeriksaan laboratorium, ruang tunggu, ruang administrasi, ruang penanggung jawab laboratorium, serta kamar mandi,” ungkap Penangung Jawab Pekerjaan Laboratorium, Herry. Dengan adanya laboratorium tersebut, diharapakan nantinya bisa meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masya-

rakat umum. Khususnya warga Situbondo. “Sehingga para pasien terutama para penderita penyakit akibat dampak asap merokok seperti paru-paru, kanker, impoten, lambung, maag, gangguan di pecernaan, pernapasan dan he produksi, bisa ditangani dengan maksimal, imbuh Herry. Setelah laboratorium ini selesai, kelak juga dilengkapi sejumlah alat kesehatan (Alkes) modern. Semua alokasi dana itu, baik untuk pembangunan gedung laboratorium, maupun pembelian Alkes, semuanya menggunakan DBHCHT. “Total anggaran pada tahun 2012 dari pemerintah pusat melalui program DBHCHT, untuk RSU Abdoer Rahem sebesar Rp. 2,384 miliar,” tandas Herry. “Namun, dari dana sebesar Rp. 2,384 miliar itu, dibagi menjadi beberapa kegiatan. Sebesar Rp. 1,054 miliar digunakan pembangunan gedung laboratorium khusus penderita asap rokok. Sisanya sekitar Rp. 1,2 miliar lebih digunakan pembelian alat kesehatan (Alkes) di RSU Situbondo,” pungkas Herry. Kasubag TU RSU dr Abdoer Rahem, Imam Hidayat mengatakan, pembangunan laboratorium itu merupakan salah satu implementasi visi misi Bupati Dadang Wigiarto untuk memberikan

SUDAH 25%: Para pekerja terus bekerja untuk menyelesaikan pembangunan Laboratorium. Rencananya, laboratorium ini dibangun dua lantai. Dana pembangunan gedung ini berasal dari DBHCHT. SYAMSURI/RaBa

pelayanan terbaik kepada masyarakat Situbondo. “Sedangkan proses pembangunan gedung laboratorium ditarget selesai Desember mendatang,” terang Imam. Selain itu, pembangunan laboratorium ini juga sebagai penunjang untuk meningkatkan tipe RSU dr Abdoer Rahem Situbondo yang saat ini masih bertipe C agar meningkat ke tipe B. Pihak RSU

Abdoer Rahem juga akan mengirimkan petugas khusus, yaitu dua dokter spesialis dan dua perawat ke RS Syaiful Anwar Malang untuk mengikuti pelatihan dalam rangka untuk peningkatan SDM. “Yang pasti, tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pelayanan terbaik terhadap para pasien dan keluarganya,” pungkasnya. (adv/als)

Radar Banyuwangi 8 Oktober 2012  

Radar Banyuwangi