Issuu on Google+

RABU 6 FEBRUARI

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Tambah Tinggi 1,2 Meter n APBN Gelontor Rp 49 M untuk Recovery Jalan Nasional BANYUWANGI - Kerusakan ruas jalan nasional di Banyuwangi segera diperbaiki. Pemerintah pusat sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 49 miliar untuk recovery jalan nasional. Kepastian anggaran Rp 49 miliar itu diperoleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Banyuwangi dari Balai Besar Bina Marga Wilayah V Jawa Timur di Sidoarjo n  Baca Tambah...Hal 35

Kucuran APBN 2013 untuk Jalan di Banyuwangi Jalan Banyuwangi Selatan : Rp 30 M Jalan Banyuwangi Utara : Rp 19 M Total Anggaran : Rp 49 miliar Sasaran Recovery: Jalan Genteng Kulon - Jember (5,5 Km) Jalan Srono-Muncar (2 Km) Jalan Benculuk-Rogojampi (4,6 Km) Jalan Genteng-Benculuk (2 Km) Jalan Watudodol (2,15 Km) Jalan Gatot Subroto (1,5 Km) Jalan Banyuwangi-Rogojampi (3,15 Km)

Pelebaran Jalan Watudodol (7 m menjadi 11 m) Pengurukan Jalan Gatot Subroto ASDP Ketapang ditinggikan jalan 1,25 m

RECOVERY: Pekerja membenahi Jalan Yos Sudarso jurusan Banyuwangi-Ketapang kemarin.

FOTO-GRAFIS: GALIH COKRO-ZAKARIA/RaBa

PT. PLN (PERSERO) APJ BANYUWANGI Agar terhindar dari sanksi pemutusan sementara dan biaya keterlambatan, bayarlah rekening listrik anda sesuai jadwal mulai tanggal 1 s/d 20 setiap bulannya dan pelaksanaan pemutusan sementara akan dilakukan mulai tanggal 21 s/d selesai.

PILGUB

Pendaftar Panwascam Tembus 150 Orang BANYUWANGI - Animo masyarakat ternyata cukup besar dalam mengikuti seleksi calon anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2013. Baru sehari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Banyuwangi membuka lowongan, jumlah pendaftar sudah mencapai ratusan orang n  Baca Pendaftar...Hal 35

ELPIJI

TRE

Terdakwa

Tuntutan Jaksa

Nama : Novandi Bagus Zulfikar Umur : 25 th Alamat : Jalan Barito, Lingk Welaran, Kelurahan Penganjuran, Banyuwangi

Pasal

Bukti

Vonis

Plastik besar berisi 1000 butir trex 164 plastik kecil berisi 1.640 butir trex Plastik sedang berisi 100 butir trex Sebuah ponsel

Gugatan Praperadilan PT Pancoran Ditolak

X

Vonis untuk Pengedar Trex

Satu tahun tiga bulan penjara, denda Rp 500.000, subsider 6 bulan kurungan 106 jo pasal 197 UU nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan Satu tahun tiga bulan penjara, denda Rp 500.000, subsider 6 bulan kurungan GRAFIS: ZAKARIA/RaBa

Simpan 2740 Trex, Dihukum 15 Bulan BANYUWANGI - Masih ingat Novandi Bagus Zulfikar, sang pengedar ribuan obat trihexyphenidyl atau trex? Lelaki berumur 25 tahun, warga Jalan Barito, Lingkungan Welaran, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi, itu akhirnya divonis satu tahun tiga bulan (15 bulan) penjara. Dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin (5/2), majelis hakim yang dipimpin Siyoto SH dengan anggota Afrizal Hadi SH dan Tenny Erma Suryathi

SH itu menyatakan ter dakwa ber sa lah. Novandi juga diwajibkan membayar d e n d a Rp 500 ribu. Bila t a k ma m p u membayar denda, dia harus mengganti dengan hukuman enam bulan kurungan. “Tidak ada alasan yang bisa membenarkan penangguhan,” cetus hakim Siyoto SH saat memba-

cakan amar putusan kemarin. Dalam amar putusannya, majelis hakim sependapat dengan jaksa penuntut umum (JPU) Dodik Susanto. Hakim menyebut terdakwa melanggar Pasal 106 dan 197 Undang-Undang (UU) No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. “Jumlah BB (barang bukti) cukup banyak,” kata hakim Siyoto. Berdasar keterangan saksi dan fakta-fakta hukum dalam per sidangan, jelas Siyoto, Novandi dianggap terbukti bersalah dengan mengedarkan obat terlarang n  Baca Simpan...Hal 35

BANYUWANGI - Upaya perlawanan hukum dua tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembanguna n r uang inap di RSUD Genteng sementara kandas. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Ba nyuwangi menolak gu ga tan praperadilan yang di layangkan Komisaris dan Dirut PT Pancoran Mas Karya Indah Jember, Riskiyanto Dodik Pram dan Ir. Dwinta Indar wati, kemarin (5/2). Dalam sidang lanjutan dengan agenda pembacaan putusan yang digelar di ruang utama PN Banyuwangi itu, hakim tunggal Bawono Effendi SH dalam amar pu tusannya menolak secara keseluruhan permohonan yang disampaikan kuasa hukum dua tersangka. Bawono juga memutuskan, tindakan kejaksaan negeri (kejari), selaku termohon, yang telah melakukan pemeriksaan dan penahanan dua tersangka dari PT Pancoran itu dianggap sudah benar dan sah n

GALIH COKRO/RaBa

Wajar, putusan praperadilan ditolak itu wajar. Ini (gugatan praperadilan) sebagai perlawanan terakhir.” HADI EKO YUCHDI

 Baca Gugatan...Hal 35

Kuasa hukum PT Pancoran

Tiga Pejabat Segera Pensiun GALIH COKRO/RaBa

SUBSIDI: Pekerja membongkar muatan elpiji 3 Kg di Jalan DI Panjaitan Banyuwangi kemarin.

Dijatah 11 Juta Tabung BANYUWANGI - Kuota gas elpiji 3 kilogram (Kg) untuk Banyuwangi tahun 2013 naik sekitar 12 persen. Tahun 2012 lalu, Banyuwangi dijatah sekitar 10.404.220 tabung. Tahun ini jatah Banyuwangi naik menjadi 11.953.33 tabung. Kenaikan kuota elpiji 3 Kg itu mengacu pertumbuhan penduduk Banyuwangi tahun 2012. Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan penduduk Banyuwangi 2012 mencapai 0,44 persen n  Baca Dijatah...Hal 35

BANYUWANGI - Sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Banyuwangi akan memasuki purna tugas tahun ini. Pejabat eselon II yang segera pensiun sebagai pegawai negeri sipil (PNS) itu diawali Asisten Administrasi Pemerintah (Aspem) Abdullah. Pejabat kelahiran Bondowoso 1957 itu akan me-

masuki purna tugas 1 Maret 2013 mendatang. Perjalanan karir Abdullah sebagai PNS dimulai sebagai pegawai Departemen Penerangan di daerah asalnya. Setelah hijrah ke Bumi Blambangan, Abdullah pernah memangku beberapa jabatan penting. Dia pernah bertugas sebagai Camat Kalipuro n  Baca Tiga...Hal 35

DOK. RaBa

Abdullah

DOK. RaBa

Bambang Sudjarwo

Mengunjungi Klenteng Hoo Tong Bio Jelang Perayaan Imlek

Bersihkan Tempat Sembahyang, Pasang Lampion Baru Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hoo Tong Bio di Jalan Ikan Gurami, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, merupakan klenteng tertua dan terbesar di Bumi Blambangan. Klenteng yang sering dikunjungi turis asing itu bersolek menjelang datangnya Imlek.

MERAH: Deretan lampion sudah dipasang di teras Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi kemarin.

AGUS BAIHAQI, Banyuwangi DUA perempuan paro baya terlihat bersih-bersih di sisi utara Klenteng Hoo Tong Bio. Salah satu perempuan yang berkulit putih itu membersihkan halaman dan pe lataran. Satu perempuan lagi, mem bersihkan http://www.radarbanyuwangi.co.id

DOK. RaBa

Suhartoyo

e-KTP Sumut nyasar ke Situbondo Petugas ekspedisi mungkin salah baca ‘’Sumutbondo’’

Gugatan praperadilan PT Pancoran ditolak Ditolak yang satu ini, tak berlaku patah hati

AGUS BAIHAQI/RaBa

tempat lilin yang biasa digunakan sembahyang sambil lesehan di lantai. Kedua perempuan yang kulitnya mulai keriput itu tampaknya cukup

menikmati tugasnya di tempat ibadah tersebut. Sambil menyapa tamu yang mendekatinya, perempuan itu terus beraktivitas hingga selesai. “Pengurus

ada di kantor sana,” kata salah satu perempuan sambil menunjuk ke arah selatan n  Baca Bersihkan...Hal 35

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


26

Rabu 6 Februari 2013

Nama Ijen Abadi di Kota Malang NAMA bagi sebagian orang sangat berarti. Terlebih nama bagi seseorang. Hal ini berlaku pula dengan nama suatu tempat atau jalan. Nama sebuah jalan dapat menunjukkan keberadaan seseorang itu, bila berada di suatu lingkungan asing sekaligus menentukan orientasi selanjutnya. Sehingga nama sebuah jalan menjadi demikian berarti. Karena pentingnya, maka terkadang nama jalan dibuat sangat khusus untuk menunjukkan ciri maupun pembeda dengan nama jalan lainnya. Untuk pertama kalinya, ketika me-

namai nama suatu jalan atau tempat, orang atau pemegang otoritas tentunya akan sangat hati-hati dalam memilih nama. Segala sesuatunya sudah harus terpikirkan, baik dari belakang maupun ke depannya. Harapannya, nama itu akan monumental, terkenang sepanjang masa. Akan tetapi, pada suatu era politik tertentu, banyak nama-nama jalan yang telah sengaja diubah dari sebelumnya oleh satu kelompok yang berkuasa. Kondisi semacam ini sangat disesalkan bagi kelompok yang lainnya. Di berbagai daerah bahkan menimbulkan konflik dan

Oleh: Risman Heli

polemik antarkelompok tadi. Terlepas dari berbagai konflik kepentingan yang ada, bagaimanapun juga nama suatu jalan termasuk dalam kategori konservasi di mana arsitektur (kota) sangat mungkin terlibat di dalamnya. Dilihat dari sudut pandang konservasi, maka aspek kesejarahan menjadi salah satu faktor signifikan. Masa silam tidak semata tenggelam, namun menjadi pijakan yang kuat bagi keberadaan masa kini untuk menyebut betapa pentingnya keberadaan suatu peristiwa yang monumental: sekecil

apapun. Oleh karenanya, diperlukan dasar-dasar yang sahih dan kokoh sebagai sarana dalam merujuk arti penting dari kesejarahan tadi. Salah satu dasardasar kokoh tersebut tercetak dalam catatan dokumen-dokumen sejarah. Segala macam bentuk dokumen diharapkan akan saling melengkapi dan selaras. Namun, persoalannya adalah jika ternyata masing-masing dokumen tersebut saling bertolak belakang . Bagaimana caranya melihat salah satu kebenaran sejarah?. n

Radar Banyuwangi mengundang warga Banyuwangi dan Situbondo yang berada di peran tauan untuk menulis pe ngalamannya. Tulisan kirim ke radarbwi@gmail. com. Sert akan juga foto diri. Maaf, kami tidak menyediakan imbalan apapun bagi tulisan yang dimuat.

 Baca Nama...Hal 35

DOK.RaBa

DIPUTAR LAGI: Dispora mulai menggelar Liga Pendidikan di Stadion Brawijaya Kecamatan Purwoharjo.

LPI Ditabuh Sore Ini BANYUWANGI - Kick off Liga Pendidikan Indonesia (LPI) edisi 2013 akan digulirkan sore ini. Kompetisi sepak bola antarpelajar di Banyuwangi itu dijadwalkan dibuka Bupati Banyuwangi. Dalam laga pembuka LPI tahun ini, SMA 17 Agustus Cluring akan berhadapan dengan SMK Puspa Bangsa. Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Ahmad Khariullah mengatakan, pertandingan pembukaan akan digelar pukul 14.30 siang

ini di Stadion Brawijaya, Purwoharjo. “Seremoni pembukaan dan laga awal akan dilaksanakan di sana,” katanya. Khairullah menambahkan, LPI kali ini tidak berbeda dengan LPI edisi sebelumnya. Pertandingan dibagi dalam empat zona sesuai letak geografis tiap tim. Itu karena jumlah peserta membeludak. Pertandingan putaran pertama dilaksanakan menggunakan sistem gugur dan babak delapan besar menggunakan gugur ganda. Sementara itu, SMAN 1 Rogo-

CERMIN DIRI

Melatih Disiplin Lewat Berjamaah UPAYA mendekatkan diri kepada Sang Pencipta terus dilakukan pemegang kebijakan di Kabupaten Situbondo. Setelah membiasakan pembacaan Selawat Nariyah bagi warganya, kini Bupati Dadang Wigiarto tengah menggiatkan pelaksanaan salat berjamaah bagi pegawai negeri sipil (PNS). Tentu saja, meski hanya sebatas imbauan, upaya menaati ajaran agama tersebut patut diapresiasi. Mengapa? Karena dengan salat berjamaah, ujungujungnya akan melatih kedisiplinan para PNS. Dengan salat berjamaah akan terjadi interaksi sosial. Para PNS tidak melulu bergaul dengan sesama pegawai di satu SKPD. Mereka akan bertemu pegawai-pegawai dari SKPD-SKPD lain. Maka akan timbul keakraban antar sesama abdi negara. Jalinan silaturahmi antar sesama PNS pun akan terjalin lebih erat. Dengan berjamaah, para PNS akan selalu mengikuti gerakan-gerakan imam, sehingga dapat menimbulkan sikap sama-rasa sesama PNS. Dengan begitu, maka akan menghilangkan sikap saling memusuhi. Sebab, ketika bertemu dalam satu majelis, umumnya mereka akan saling mengucap salam dan berjabat tangan. Sehingga, hubungan antar PNS selalu terjaga dengan baik tanpa permusuhan. Selain itu, dilihat dari sisi agama, salat berjamaah memiliki kelebihan dibanding salat secara individu. Beberapa kelebihan dan manfaat salat berjamaah, antara lain mendapat pahala dua puluh tujuh derajat. Inilah salah satu kelebihan salat berjamaah yang seharusnya bisa menjadi motivasi PNS (dan umat Islam) tanpa harus diimbau oleh seorang bupati. (*)

jampi kian optimistis menatap LPI musim ini. Sebagai juara bertahan, sekolah tersebut bertekad mencatatkan rekor sebagai juara yang mampu

mempertahankan gelar berturut-turut. “Sekaligus kami ingin juara regional Jatim, “ tekad Nursamsi, pelatih SMAN 1 Rogojampi. (nic/c1/als)

Tuan Rumah Pra-Porprov BANYUWANGI - Peluang tim sepak bola Banyuwangi menembus babak utama Porprov 2013 di Madiun cukup besar. Sebab, Pengprov PSSI Jawa Timur sebagai penanggung jawab cabang olahraga sepak bola di even dua tahunan itu mempercayakan Banyuwangi sebagai salah satu tuan rumah babak kualifikasi. Babak yang dikenal dengan sebutan praporprov itu dijadwalkan akan berlangsung mulai 17 Februari. Kepastian jatah tuan rumah yang dimiliki Banyuwangi itu disampaikan Sekretaris PSSI Banyuwangi, Mohamad Khairul Abbas, kemarin (4/1).

Dia menuturkan, hasil komunikasi dengan Pengprov PSSI Jawa Timur dan panitia porprov Jawa Timur, Banyuwangi mendapat kesempatan menggelar babak pra-porprov. Fase kualifikasi tersebut akan diikuti empat tim, yakni tuan rumah Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, dan Lumajang. “Dua tim akan lolos ke babak berikutnya. Kualifikasi akan digelar dua tahap,” bebernya. Setelah mendapat kepastian tuan rumah, Abbas langsung melakukan persiapan. Stadion Diponegoro pun dipoles karena akan menjadi venue pertandingan. (nic/c1/als)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho, Deni Setiawan, Mega Dwi P. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Rabu 6 Februari 2013

BSPS Gintangan Sarat Penyimpangan ROGOJAMPI - Pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kucuran dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2012 di Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi, diduga sarat penyimpangan. Sebab, realisasi bedah rumah terhadap 370 kepala keluarga (KK) telah melanggar aturan. Dalam peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) RI Nomor 14 Tahun 2011 tentang pedoman pelaksanaan BSPS bagi masyarakat berpenghasilan rendah disebutkan bahwa dana stimulan diserahkan langsung kepada penerima bantuan. Namun, yang terjadi di Desa Gintangan, penerima bantuan hanya menerima bahan bangunan atau material. Setiap KK mendapatkan dana stimulan senilai Rp 6 juta. Jadi, total kucuran dari pusat untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di desa tersebut senilai Rp 2,2 juta. Jumlah itu terbesar jika bandingkan desa lain di Banyuwangi. Nah, terkait dugaan penyelewengan itu membuat warga resah. Selain itu, ada satu warga yang batal menerima bantuan. Padahal, identitas warga tersebut sudah terdaftar, dan sudah tanda tangan di atas meterai Rp 6 ribu. “Saya sudah tanda tangan. Fotokopi KK juga saya bawa, tapi katanya nggak jadi,” cetus Suwarti, warga Gintangan saat ditemui di rumahnya kemarin. Dia mengaku tidak mengetahui secara pasti mengapa batal menerima bantuan. Dia pun terpaksa membangun rumahnya tanpa bantuan pemerintah. ‘’Saya minta bahan bangunan nggak boleh. Terpaksa saya bangun sendiri,” sesalnya.

LPMD Tidak Pernah Dilibatkan

ALI NURFATONI/RaBa

SEDERHANA: Muasanah (baju merah) di dalam rumahnya di Dusun Krajan, Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi, kemarin.

Terkait hal itu, dirinya merasa dirugikan. Sebab, waktu itu dia harus membeli meterai sendiri. ‘’Apa mungkin bantuan untuk saya dialihkan kepada orang lain,” terang istri Rohimi, warga Dusun Krajan, itu. Muasanah, warga lain, mengatakan dirinya hanya menerima bantuan berupa material. Proses pembangunan rumahnya sudah sele-

sai meski belum memuaskan. “Katanya uang sudah habis,” katanya. Ribul Hadiyanto mengatakan, dirinya sudah merinci harga barang satu per satu. Dia pin menjamin petugas tidak akan bertindak sewenang-wenang. ‘’Saya tahu harganya. Cuma sekarang kayu untuk pintu saya gak tahu berapa harganya,” paparnya. (ton/c1/aif)

KETUA Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) desa setempat, Dian Efendi mengatakan, proses penyaluran bantuan bedah rumah sudah sesuai sosialisasi Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Banyuwangi. ‘’Pelaksanaan ini sesuai surat edaran dari deputi bidang perumahan swadaya,” tegasnya. Dia menjelaskan, pada sosialisasi awal, dana dari Menpera turun langsung ke UPK. Dalam sosialisasi kedua ada perubahan, yaitu dana langsung dikirim ke rekening penerima stimulan. ‘’Sosialisasi terakhir ada perubahan lagi, yaitu dana di rekening penerima harus dikirim ke rekening TPM untuk dibelanjakan material,” katanya. Saat berbelanja material, warga yang bersangkutan selalu diajak. Itu bertujuan menghindari halhal yang tidak diinginkan. “Jadi, warga yang belanja di toko, dan kita yang membayar,” paparnya. Plt. Sekretaris Desa (Sekdes) Nastain menambahkan, berdasar pengalaman, jika dana langsung diberikan kepada yang

ALI NURFATONI/RaBa

Nastain

bersangkutan, justru nanti akan menambah masalah baru. ‘’Kalau diberikan langsung dikhawatirkan malah tidak digunakan membangun rumah. Kita nanti yang justru disalahkan,” tandasnya. Sampai saat ini, jelas dia, dana senilai Rp 2 miliar lebih tersebut masih belum cair semua. Semua akan dilaporkan berdasar perkembangan di lapangan. ‘’Proses pembangunan yang lebih dari 50 persen sudah

mencapai 50 persen. Sebagian lagi menyusul,” pungkasnya. Kepala desa setempat, Rusdiyana mengatakan, pihaknya semula mengajukan program bedah rumah ke Kemenpera untuk 598 KK. Namun, yang disetujui lebih rendah dari pengajuan itu. ‘’Rekom dari menteri cuma 456 KK,” katanya saat ditemui di kantornya kemarin. Ternyata jumlah tersebut terus berkurang. Berdasar verifikasi Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM), hanya 370 KK yang disetujui. ‘’Salah satu alasannya, tanah tidak milik sendiri,” kata kades perempuan tersebut. Sementara itu, ada kejanggalan dalam proses BSPS kucuran dari APBN tahun 2012. Sebab, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) desa setempat tidak pernah dilibatkan dalam urusan tersebut. Ketua LPMD Desa Gintangan, Syaiful, mengaku tidak pernah mengetahui terkait dana BPSP senilai Rp 2,2 miliar tersebut. ‘’Saya tidak tahu apa-apa, karena saya tidak pernah dilibatkan,” ujarnya. (ton/c1/aif)

Kadis Pertanian Gropyokan Tikus di Sempu SEMPU - Hama tikus yang menyerang tanaman padi para petani di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, langsung ditindaklanjuti Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan Ikrori Hudanto. Kemarin pagi, Ikrori dan istrinya langsung turun ke Dusun Paras Tembok, Desa Jambewangi, untuk melakukan gropyokan tikus bersama para petani setempat. Para petugas penyuluh lapangan (PPL) se-Kecamatan Sempu, Camat Sempu Lukman Hakim, dan anggota DPRD Banyuwangi asal Kecamatan Sempu Sugeng Munarso, juga turun ke sawah untuk ikut gropyokan tikus. Selain melakukan gropyokan, Ikrori juga menyerahkan bantuan obat rodentisida kepada para petani

ABDUL AZIZ/RaBa

TURUN GUNUNG: Kepala Dinas Pertanian Ikrori Hudanto menyerahkan bantuan obat hama tikus kepada para petani di tengah sawah.

untuk membasmi tikus. Koordinator PPL se-Kecamatan Sempu, Subroto mengatakan, gerakan masal gropyo-

kan tikus tersebut dilakukan agar hama tikus yang menyerang tanaman padi petani segera hilang. “Kita juga bangga

karena kepala dinas hadir dan ikut melakukan gropyokan tikus bersama para petani,” tuturnya. Sementara itu, untuk mengurangi tikus yang terus menyerang, Ikrori menginstruksikan semua PPL se-Banyuwangi agar intens melakukan pendampingan terhadap para petani. Selain itu, dalam waktu dekat, pihaknya juga berencana melakukan gerakan masal membasmi tikus se-Banyuwangi. “Insyaallah kegiatan ini akan dipimpin langsung Bapak Bupati,” tandasnya. Kegiatan itu akan diawali dengan pembagian obat tikus kepada para gabungan kelompok tani (gapoktan) se-Banyuwangi. “Masing-masing gapoktan kita beri 15 kilogram obat hama tikus,” pungkasnya. (azi/adv/c1/aif)

Kadus Muncar Tertangkap Judi Remi MUNCAR - Empat warga Dusun Muncar, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, tertangkap basah bermain judi remi pukul 00.30 kemarin. Ironisnya, satu di antaranya tercatat sebagai kepala dusun (kadus). Dia adalah Hud Sholeh, 56. Tiga pejudi lain adalah Mahfud, 57, Moh Sapi’i, 49, dan Hasan Basri, 52. Semua tersangka digerebek polisi saat berjudi di sekitar warung milik Fathor, 35, warga dusun setempat. Dari empat tersangka itu, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain uang tunai Rp 434 ribu, sebuah meja warna cokelat, sebuah karpet biru-putih, 4 lembar kartu remi yang dipotong, dan 2 set kartu remi warna biru. Selain itu, 20 buah kartu mika warna biru juga disita petugas. Kapolsek Muncar Kompol Ary Murtini mengatakan, terungkapnya kasus perjudian tersebut berkat laporan masyarakat. ‘’Setelah kita terima informasi, kita langsung melakukan penggerebekan. Saya langsung terjun ke TKP,” ungkapnya. Menurut dia, para pejudi terse-

but tidak mudah ditangkap. Sebab, sejumlah pelaku sempat melarikan diri. ‘’Terjadi kejarkejaran, tapi semua berhasil kita tangkap,” jelas perwira dengan satu melati di pundak itu. Kapolsek Ary menjelaskan, para tersangka sudah berjudi beberapa jam sebelum penangkapan. ‘’Hasil pemeriksaan, mereka mulai berjudi pukul 22.30,” kata Kapolsek didampingi Kasi Humas Aiptu Putu Ardhana. Dalam kasus yang melanggar Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian itu, polisi sempat memeriksa dua orang. Namun, hasil pemeriksaan, dua orang tersebut hanya ditetapkan sebagai saksi. Mereka adalah pemilik warung bernama Fathor, 35, dan Moh. Diyon, 30. ‘’Dua orang ini hanya melihat, tidak ikut main,” pungkas kapolsek. Kepala Desa Kedungrejo Abdur Rakhman mengaku prihatin atas perbuatan salah satu anak buahnya itu. ‘’Mestinya memberi contoh yang baik, kok malah main judi,” sesalnya saat menghubungi koran ini kemarin sore. (ton/c1/aif)

Bupati: Tower Ilegal Jangan Dialiri Listrik GAMBIRAN - Ini peringatan bagi para pengusaha tower seluler dan perumahan agar sebelum melaksanakan proyeknya di lapangan terlebih dahulu mengurus izin sampai tuntas. Sebab, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sudah meminta agar pihak PLN dan pengusaha kelistrikan menolak memberikan pemasangan jaringan listrik. Hal itu disampaikan Bupati Anas saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) di hall Hotel Surya, Jajag, Kecamatan Gambiran, kemarin siang. Menurut bupati, beberapa waktu lalu Pemkab Banyuwangi telah mengambil langkah tegas terhadap tower ilegal di Bumi Blambangan dengan cara memberi peringatan bahkan memotong tower terse-

but. “Semua yang ilegal telah kita tertibkan,” tandasnya. Untuk itu, semua pihak—khususnya AKLI dan asosiasi serupa—diharapkan mendukung langkah tegas Pemkab Banyuwangi tersebut dengan cara tidak melayani pemasangan jaringan listrik. “Kalau perlu sebelum melayani pemasangan listrik, ditanya dulu yang punya tower sudah ada izin apa belum,” kata bupati. Bupati juga berpesan kepada jajaran pengurus dan anggota AKLI agar bekerja secara baik dan tidak bertengkar dengan teman sendiri karena rebutan proyek. “Kalau rukun enak, Pak. Tapi kalau tengkar, ibarat nasi sudah tinggal makan akhirnya nggak jadi kemakan karena bertengkar,” selorohnya disambut ger-geran para hadirin. (azi/c1/aif )

ALI NURFATONI/RaBa

DITAHAN: 4 tersangka perjudian di Mapolsek Muncar kemarin.

DUA JARI: Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar didampingi Ketua Fraksi MPR, Lukman Edy (kiri) serta para pendukungnya mengacungkan dua jari sebagai nomor urut PKB pada pemilu 2014, saat menghadiri pembukaan Pendidikan Kader Pancasila PKB di kantor DPP PKB, Jakarta, kemarin. (tim)


KOMUNIKASI BISNIS

28

Rektor Untag Lantik 6 Dekan BANYUWANGI-Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi Drs Tutut Hariyadi, MSi melantik enam dekan beserta jajarannya, kemarin pagi (5/2). Selain dekan, lima kepala pusat, empat kepala biro beserta jajarannya, dan dua dewan audit juga dilantik. Pejabat yang dilantik di ruang F4 lantai II kampus utara, itu akan menjalankan tugas untuk masa bakti tahun 2013-2017. Di antara nama-nama dekan yang dilantik ada orang baru maupun orang lama yang menjabat kembali. Sejumlah orang baru mengisi jabatan yang ditinggalkan pejabat lama, karena mendapatkan promosi jabatan, rolling, atau mutasi. Seperti jabatan Dekan Fakultas Pertanian yang ditinggalkan Andi Karya Catur Sukarwanto, SP, MP, karena dipromosikan sebagai wakil rektor I. Begitu juga Wakil Rektor II Dra Ingrid Martha Estefen Rooroh, MM, yang sebelumnya menjabat Kepala Pusat Penjaminan Mutu. Sedangkan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (ISIP) juga diganti orang baru, karena ditinggalkan Drs Subur Bahri, MSi, yang kini menjabat wakil rektor III. Nama-nama pejabat yang dilantik bisa dibaca di grafis. Rektor Untag Tutut Hariyadi dalam sambutan usai pelantikan menyampaikan terima kasih kepada para pejabat struktural yang telah menyelesaikan jabatannya untuk masa bakti tahun 2010-2013. “Selamat

dan sukses kepada pejabat struktural yang baru dilantik,” ucapnya. Tutut mengatakan, jabatan dosen tidak akan berubah kalau belum melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi. Implementasinya tidak hanya melakukan pendidikan dan pengajaran, tetapi juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Tenaga dosen yang belum melakukan pengabdian kepada masyarakat, belum bisa disebut dosen, tetapi masih sebatas sebagai guru,” cetusnya. Sementara itu, Ketua Yayasan Perkumpulan Gema Pendidikan Nasional (Perpenas) 17 Agustus 1945 Banyuwangi Drs Waridjan dalam sambutannya meminta yang mendapat jabatan supaya memiliki tanggung jawab. Bertanggung jawab terhadap tugas yang diembannya dan tanggung jawab siap menerima risiko, seperti siap dikritik. “Kepentingan lembaga harus diutamakan di atas kepentingan pribadi,” pesan Waridjan. Menurutnya, rolling, mutasi, dan promosi adalah dinamika dalam kehidupan yang dibutuhkan untuk perubahan. Semangatnya adalah untuk memantapkan lembaga Untag dengan menekankan pada peningkatan akreditasi. “Selamat bertugas untuk periode 2013-2017, mudahmudahan bisa dilaksanakan dengan baik sesuai harapan lembaga,” harapnya.(adv/irw)

UNTAG FOR RABA

FOTO BERSAMA:Jajaran rektorat, dekan, dan Yayasan Perpenas berjajar usai pelantikan di kampus Untag, kemarin pagi.

DOKTOR PERTAMA: Didik Suhariyanto bersama keluarganya.

menganalisis pergantian presiden dikaitkan dengan tiga masalah utama yang saya teliti,” tuturnya. Didik mulai mengikuti kuliah S3 sejak Maret 2010 dan telah lulus

ujian tertutup pada 18 Desember 2012. Praktis, suami dari Marijke Corrie Rooroh, SE, itu hanya butuh lima semester atau 2,5 tahun. Padahal, normalnya kuliah S3 ditempuh dalam kurun enam semester. Bapak dari Rafael Ekky Ramadhan, Rhania Dwi Cantika, dan Daffa Rzky Danendra itu juga menyelesaikan S2 dalam tempo singkat. Dia mulai mempelajari hukum pemerintahan di Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya pada tahun 2002. Setahun kemudian gelar master hukum sudah disandangnya. Warga Perumahan Sobo Indah Permai Blok A No. 5 Banyuwangi tersebut, juga menamatkan kuliah di Fakultas Hukum Untag Banyuwangi dalam waktu tidak lama. Dosen yang aktif menulis jurnal ilmiah, itu mempelajari hukum keperdataan sejak tahun 1989 dan sudah menyandang gelar sarjana pada 1993.(adv/irw)

Heru Guntoro, SH, MH Didik Suhariyanto, SH, MH Wahyudi Ikhsan, SH, MM Rudi Mulyanto, SH, MKn Yanti Devi Wijaya, SH, MPd

Dekan Fak. ISIP: Wakil Dekan I: Wakil Dekan II:

Drs Sri Wilujeng, MSi Leni Vitasari, SIP Totok Budiantoro, SSos

Dekan Fak. Ekonomi: Wakil Dekan I: Wakil Dekan II: Ka. Prodi Manajemen: Ka. Prodi Akuntansi: Sek. Prodi:

Rio Sudirman, SE, MM Drs Bambang Wicaksono, MM Zaenuddin Imam, SE, MSA Yovita VI. Atmadjaja, SE, MCom Enis Prihastuti, SE, MSi Oktavima Wisdaningrum, SE, MSA. Ak

Dekan Fak. Pertanian: Wakil Dekan I: Wakil Dekan II: Ka. Prodi:

Fathurrahman, SP, MP Ervina Wahyu S, SPi Kanthi Pangestuning P, SP Annastia Loh Jayanti, STP

Dekan Fak. KIP: Wakil Dekan I: Wakil Dekan II: Ka. Prodi Pend. Biologi: Ka. Prodi Pend. Sejarah: Ka. Prodi Pend. Bhs. Inggris:

Totok Hari Prasetiyo, MPd Miskawi, SPd Susintowati, SSi, MPd Nunuk Nurchayati, SSi, Mpd Mahfud, SPd Dana Yudha Kristiawan, SPd, MPd

Dekan Fak. Teknik: Wakil Dekan I: Wakil Dekan II: Ka. Prodi Teknik Sipil: Ka. Prodi Teknik Industri:

Ir Heri Sujatmiko, MT Ir Sunaryanto Harliwanti Prisilia, ST Ratih Nurhayati, ST Herdiana Diah Susanti, ST, MT

Kepala Pusat Pengembangan Sumber Dana Manusia (PPSDM): Dra Triana Kartika Santi, MH Sekretaris: Drs Rahayuningsih, MM Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M): Drs Nanang Choirul Hidayat, MM Sekretaris: Drs Waris Leluhur Kepala Pusat Penjaminan Mutu (PPMU): Ir Erika Saraswati, MP Sekretaris: Dwi Wulandari, SE Kepala Pusat Pengembangan Kewirausahaan dan Bursa Kerja: Tony Siswaeiddy MP. Tambunan, SE Sekretaris: Dany Agung Wicaksono, SE, MM Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan: Yusuf Wibisono, SH Sub Bagian Administrasi Akademik: Dwi Pramesti Supadmo Sub Bagian Administrasi Kemahasiswaan: Syaiful Anam, SPd Kepala Biro Administrasi Keuangan: Puji Astuti, AMd Sub Bagian Pembayaran: Eko Pramesti Sumarto, SMat Sum Bagian Administrasi Keuangan: Erma Nurlaili Kepala Biro Pengadaan dan Kerumahtanggaan: Semiati, SE Sub Bagian Kerumahtanggaan: Syaiful Nor Hakim, SPd Kepala Biro Data dan Informasi: Dian Insani, SE Dewan Audit Akademik: Drs I Wayan Mertha, MM, MPsi Dewan Audit Keuangan: Agnes Pasaribu, SH, MHum Kepala Unit Pelaksana Teknis: Subarno, SSos Kepala Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi: YP. Widi Prasetyo, SKom

Pramuka Masuk Kurikulum 2013

REUNI

Alumni Meng Hua Rayakan Imlek BANYUWANGI–Perkumpulan alumni Meng Hua akan bertemu pada hari Jumat, 15 Februari 2013 di Gedung Serba Guna Hotel Surya Jajag. Acara tersebut dalam rangka menyambut tahun baru Imlek 2564. Bagi alumnus yang belum menerima undangan bisa mendapatkan di koordinator masing-masing wilayah. Pembagian wilayahnya meliputi Banyuwangi dengan Oei Li ing dan Liang Yen Tjian serta Rogojampi dengan Go Jing Ho dan Lie Khing Ing. Genteng dengan Fong Jen Yek (Ai Yek), Gendoh-Kalibaru-Glenmore dengan Liauw Jiong Fang. Jajag dengan Tjoe Hong Ling. Sedangkan Srono-Muncar dengan Go Lee Heng. Pengambilan undangan akan ditutup pada 10 Februari 2013. Dalam acara itu akan berkumpul persahabatan masa sekolah SMA. Mereka menjalin hubungan sangat erat, dengan menamakan perkumpulan alumni “Meng Hua”. Perkumpulan itu bertujuan mempererat tali persaudaraan antar sesama dan tidak memutus tali persaudaraan yang ada hingga saat ini. Lianto Budiono, panitia acara itu mengatakan, acara itu tidak hanya untuk merayakan hari raya Imlek. Tetapi, mereka juga akan menunjukkan kepedulian kepada kaum yang kurang mampu. Perwujudannya dengan melakukan santunan kepada anak-anak tidak mampu dan yatim piatu, pondok pesantren, dan sekolah luar biasa (SLB). (adv/irw)

Dekan Fak. Hukum: Wakil Dekan I: Wakil Dekan II: Ka. Prodi Ilmu Hukum: Sek. Prodi Ilmu Hukum:

GALIH COKRO/RaBa

SK BARU: Rektor Untag Tutut Hariyadi menyerahkan SK kepada para pejabat yang baru dilantik.

FOTO DOK. PRIBADI DIDIK

mekanisme pergantian presiden? Kemudian, apa implikasi hukum dari pergantian presiden itu. “Tujuan penelitiannya adalah mengidentifikasi, menemukan, dan

Pejabat Struktural Masa Bakti Tahun 2013-2017

Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB): Endang Suprihatin, ST, MT Sekretaris: Drs Surtiyono

Didik Suhariyanto, Doktor Pertama di Untag DIDIK Suhariyanto, SH, MH, salah satu pejabat di jajaran dekanat Untag Banyuwangi yang berbahagia, kemarin. Selain dilantik sebagai wakil dekan I fakultas hukum, dosen hukum tata negara itu bakal menjadi doktor pertama di Untag Banyuwangi. Saat ini, Didik telah menyelesaikan kuliah S3 di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang. Bahkan, telah menempuh ujian tertutup, sehingga satu langkah lagi, yakni ujian terbuka, dia sudah berhak menyandang gelar doktor bidang ilmu hukum tata negara. Pria yang lahir 15 Desember 1970 itu mengangkat disertasi tentang “Pergantian Presiden di Indonesia”. Sebagai ahli hukum tata negara, Didik mengupas tiga masalah utama, yakni apakah pergantian presiden sesuai paradigma berbangsa dan bernegara di Indonesia? Bagaimana

Rabu 6 Februari 2013

IWAN SETIONO/RaBa

TRADISI LELUHUR: Penampilan salah satu peserta dalam lomba jodang di SDN 1 Lateng kemarin.

Ajang Kreasi Antar Kelas BANYUWANGI - Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati secara meriah di Banyuwangi. Tak terkecuali SDN 1 Lateng Banyuwangi. Di kota ujung timur Pulau Jawa ini, setiap memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW selalu identik dengan pawai endogendogan (telur hias). Karena sudah merupakan tradisi masyarakat Banyuwangi turun-temurun. ”Kita tidak akan meninggalkan tradisi Banyuwangi dan terus kita lestarikan,’’ kata Kasek SDN 1 Lateng, Suci Nuryanti, Spd, MPd. Peringatan maulid di sekolah diselenggara-

kan Sabtu (2/2) lalu dan diikuti seluruh siswa. Acara tersebut juga didukung penuh dewan guru, wali murid, dan komite sekolah. Selain melombakan jodang antarkelas, dalam pawai juga ada iringan samroh dari ibu-ibu guru, pembacaan selawat dan ayat-ayat suci Alquran, serta ceramah keteladanan Nabi Muhammad SAW, dan pembacaan do’a sebelum dan sesudah mengerjakan sesuatu pekerjaan. ”Tujuannya, para siswa bisa meneladani Nabi Muhammad SAW dan berbakti kepada orang tua agar cita-citanya berhasil,’’ pesan Suci Nuryanti. (adv/als)

BANYUWANGI—Jika tidak ada aral melintang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan mewajibkan Praja Muda Karana (Pramuka) masuk kurikulum mata pelajaran tahun ajaran 2013-2014. Dalam kurikulum baru itu, ekstra kurikuler yang diwajibkan adalah kepramukaan. Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, SSos melalui Wakil Kwarcab Banyuwangi Bidang Humas, Yos Sumiyatno menyambut baik dimasukkannya Pramuka dalam kurikulum sekolah dasar (SD). Bahkan gerakan Pramuka di Banyuwangi sudah siap melaksanakan. Sebagai upaya kesiapannya menyambut kurikulum kepramukaan itu, Kwartir Pramuka Banyuwangi menggelar berbagai kegiatan. Seperti melaksanakan kursus dan pelatihan bagi guru sebagai Pembina Pramuka di gugus depan sekolahnya, melaksanakan pelatihan bagi para pengelola gugus depan se-Kabupaten Banyuwangi sekaligus melaksanakan registrasi gugus depan. Selain itu, pelatihan jurnalistik dan kehumasan bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Banyuwangi agar setiap anggota Pramuka siap menjadi humas bagi gerakan Pramuka. Upaya lain, kata dia, mendorong setiap kwartir ranting agar melaksanakan musyawarah dan menyusun pengurus agar lebih maksimal dalam mewadahi kegiatan gu-

gus depan. S elain itu, mengaktifkan perkemahan Sabt u - Mi n g g u ( Pe r s a m i ) , untuk memberikan kegiatan positif dan menyenangkan bagi peserta ISTIMEWA didik. Pria Yos Sumiyatno yang akrab dipanggil Kak Yos itu mengakui, sudah seyogyanya kurikulum kepramukaan diberlakukan sejak dahulu. Sebab, jika berbicara pembentukan karakter, Pramuka dari dahulu sudah mengembangkan. Gerakan Pramuka selaku penyelenggara pendidikan kepramukaan mempunyai peran besar dalam pembentukan kepribadian generasi muda. Pendidikan karakter dari Pramuka itu diimplementasikan melalui kegiatan-kegiatan di alam terbuka. Tak ayal, kegiatan Pramuka menjadi menarik dan menyenangkan, tetapi tetap berpegang teguh pada metode kepramukaan. “Hal itu merupakan ciri khas dalam pembinaan pendidikan karakter dan pembinaan di sekolah. Dengan demikian apa yang menjadi harapan pemerintah dapat terwujud,” cetusnya. (adv/irw)


BALJEBOL

Rabu 6 Februari 2013

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

33

LUMAJANG

Penderita Demam Berdarah Meningkat

SIDAK

ABDUL AZIZ/RaBa

DIALOG: Bupati Anas saat melakukan sidak di Terminal Jajag, Kecamatan Gambiran, kemarin.

Puas Melihat Kebersihan Terminal dan Puskesmas GAMBIRAN - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke terminal bus dan Puskesmas Jajag, Kecamatan Gambiran, kemarin siang. Kali pertama yang menjadi sasaran sidak adalah Terminal Jajag. Begitu tiba pukul 12.30, bupati langsung turun dari mobil dan keliling melihat kebersihan terminal. Orang nomor satu di jajaran Pemkab Banyuwangi itu juga sempat melakukan dialog dengan beberapa warga di terminal, dan meminta masyarakat ikut serta menjaga kebersihan. Selama keliling terminal, bupati mengaku puas. Sebab, petugas kebersihan dan warga setempat yang berjualan di lokasi tersebut bisa menjaga kebersihan. “Saya senang kalau setiap hari kebersihan di terminal seperti ini,” pesan Anas kepada beberapa pedagang. Usai melakukan sidak di terminal, bupati langsung meluncur ke arah timur. Kali ini yang dituju adalah Puskesmas Jajag yang terletak di selatan jalan poros Provinsi Jatim. Kedatangan bupati yang mendadak itu sempat mengejutkan para karyawan Puskesmas Jajag yang siang itu sedang istirahat. Begitu melihat bupati tiba-tiba nongol di depan puskesmas, mereka langsung berhamburan keluar dari tempat istirahat masing-masing dan menyambut bupati. Bupati menyadari Puskesmas Jajag sepi karena para karyawan memang sedang istirahat. Selain melontarkan sejumlah pertanyaan kepada para karyawan, bupati juga melihat setiap ruang di Puskesmas Jajag yang baru saja direnovasi tersebut. Ditemui usai sidak, bupati mengaku melakukan hal tersebut karena ingin mengetahui secara langsung kondisi kantor pelayanan masyarakat yang sebenarnya. “Sewaktuwaktu saya akan melakukan hal serupa di kantor-kantor pelayanan lain,” tuturnya. Khusus sidak di Terminal Jajag dan Puskesmas Jajag, bupati mengaku puas. “Terminal dan puskesmas sama-sama bersih. Kalaupun tadi di terminal katanya tempat sampah sering hilang, saya kira itu bisa diatasi,” tandasnya. (azi/c1/aif)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

ALI NURFATONI/RaBa

INI ANAK SIAPA?: Jenazah bayi di kamar mayat RSUD Genteng kemarin sore.

Bayi Ditelantarkan, Tewas di RSUD Gambiran. ‘’Saat datang, bayi itu hanya diselimuti sajadah warna biru tua,” ungkapnya. Kali pertama datang di RSUD Genteng, bayi itu masih dalam keadaan hidup. Sebab, saat itu bayi tersebut masih bergerak. “Saat kami terima, bayi itu masih hidup dan tali pusarnya (plasenta) belum dipotong.” Jelas Bagus kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Menurut Bagus, saat itu kondisi bayi perempuan itu belum dibersihkan, sehingga pihaknya langsung memotong plasenta yang masih terhubung ke pusar bayi itu. “Berat badan bayi itu hanya 1,1 kilogram. Kondisi kesehatannya jelek. Tubuhnya membiru akibat kedinginan,” terang dokter jaga UGD itu. Melihat kondisi fisik bayi itu,

Bagus langsung mengirim bayi tersebut ke ruang perinatologi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Selain itu, dia meminta keluarga bayi itu mendaftar di loket pendaftaran. ‘’Saat pendaftaran, keluarga mengaku asal Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng,” paparnya. Saat itu, lanjut dia, kondisi bayi itu kritis dan tidak memungkinkan dibawa pulang. Kemudian, pihaknya meminta pihak keluarga menunggu di ruang perinatologi. Namun, takdir berkata lain, bayi nahas tersebut meninggal dunia sekitar pukul 03.10 Minggu lalu (3/2). ‘’Orang yang mengantar malah menghilang. Mereka kita cari sesuai alamat, tapi tidak ketemu,” pungkasnya. (ton/c1/aif)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Grand Max ‘10 •

• Bingung Cari Kerja? •

• Prima Mobil •

Bingung cr krj?ingin jenjang karir?sgr hub Smart Developing People 7742121, 087755804284.Djamin kerja,karir naik

Avanza 07’10’11, Xenia Li ‘11, APV X ‘05, Taruna FGX ‘05, Katana ‘01, Futura STW ‘01, Espass STW 95’96, PU Grnmax ‘11’12, Rush ‘08, Spark ‘04, PU Futura ‘11, Krista’03, Escudo’98, PU Zebra’04. Bisa cash/credit. Hub. 0333411655/0811301676

• Tanah Kapling •

• 1235m2 Rogojampi •

• Krim Pemutih Wajah •

Jual tanah SHM, 1235m2, timur Kantor Pos Rogojampi tepi Jl Raya Lap. Terbang Blimbingsari, hub 081.6541.9956

Lemesa Krim pmutih wjh & tbh dlm 3hri ptih, kncng,brchya.Hlgknflek,jrwt,kriput,tnpefksmpg, amn, grns100% uang kmbl. H: 081229491717

• Tanah Strategis •

SITUBONDO • Jual - Sewa Tanah •

• Tanah Kebun •

Jual - Sewa tanah 9000m2 Jl. Argopuro 15, 750rb/m2 (nego). 9600m2 Jl. Ry Asembagus KM7 150rb/m2. 082 333 00 88 71

Jual tanah kebun LT: 3530m2, hrg 25rb/m2, Grogol-Kopenbayah. Ady: 081-2323-99110

• Jasa Renovasi •

• Minyak Kasturi Asli •

Jasa Renovasi / Bangun baru rumah, gudang, r uko, taman dll. Murah bergaransi & jual batu pecah mesin Rp 136.000/M3. Hubungi: 081252562580

Minyak Kasturi Asli, berkhasiat Insya Allah. Hub: Gus Qodir Sempu 085236824224

EKO SAPUTRO/RADAR JEMBER/JPNN

PREVENTIF: Petugas melakukan pengasapan di tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk pembawa virus DB.

• Kijang Innova ‘04 •

Dijual Toyota Kijang Innova E XW 41 tahun 2004, biru metalik, harga 129,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Chevrolet Aveo ‘03 •

• Karimun Estilo ‘07 •

• Ruko & Rumah •

• Daihatsu Xenia ‘08 • Dijual Chevrolet Aveo 1.5L MT tahun 2003, hitam metalik, harga 87,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

BANYUWANGI • STNK •

• Toyota Avanza ‘07 •

Hlg STNK Nopol P 2446 ZJ, an. Luluk Lugiati, Perum Griya Giri Mulya Q18 05/05 Klatak, Klipuro Jual rumah 2lantai, LT280m2, LB260m2. Jl. KH. Agus Salim 59 pinggir Jalan Raya, harga 590 juta. Hubungi: Ady: 081-2323-99110

Hlg STNK Nopol P 3476 YJ, an. Fretty Ulfi Yanti, Jl. Bengawan 04/03 Singonegaran Hlg STNK Nopol P 6925 YW, an. Isnaini. Jl. Nusaindah 42 RT02/02 Boyolangu, Giri

• Griya Mahkota •

Hlg STNK Nopol P 2861 YS, an. Boedy Santoso. Kalipuro Asro Blok D2 14-16 RT03/01 Kalipuro

Hunian elit harga irit, type 36/80, Griya Mahkota Jl. Ikan Wader Pari. Hub: Hadi 081234.97.7890. Hanya 3 unit.

SITUBONDO

• Bunga Residence • Jl Rumah Bunga Residence B1 2&124 104m2, TP 54, tdk terima SMS. Hub: 085854388014

• BPKB • Hlg BPKB E 8508100J Nopol P 4372 EK, an. Kholifin Arsyi. Merak Gg I 01/03 Patokan

• Suzuki Pusat Jatim •

SITUBONDO

Dkontr ruko uk +10x20m2 lok Bwi Giri, hrg 12 jt & Djl rmh L +330 hrg 175jt di Mojopanggung Cking Bwi msk Gg + 200m. H: 087755630534

• Jl. KH. Agus Salim •

Daihatsu Xenia Xi VVT-I 1,3 th 2010, warna Hitam plat W, pajak sampai 2014, barang mulus, pemakaian pribadi. Hub 081234545023

Szk Pusat Jatim Ertiga GA DP42jt, APV DP28jt, Swift DP43, SX DP44, Carry PU Dp13, Mega PU DP22, ready 081949733232

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Daihatsu Xenia ‘10 • Dijual Daihatsu Grand Max S40IRV ZMDEJJ HJ tahun 2010, hitam, harga 96,5 juta nego, brg istmw, bs cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Tanah Kavling Murah • Djl tnh blkg Pemda L493m2 (280+213)m2 (2 SHM) dpt kredit. Hub:081909915577

warga yang terkena DB, maka areal pemukimannya akan dilakukan pengasapan agar nyamuk tidak bisa berkembang biak,” jelasnya. Selain itu, dia meminta kepada seluruh petugas kesehatan di semua puskesmas di Bondowoso untuk sigap mengobati warga yang terkena penyakit DB. “Jangan sampai ada pasien DB yang telat ditangani. Pasien DB harus segera diobati dengan baik,’ katanya. Sebaliknya, jika masyarakat ada yan mengeluh panas tinggi, lemas, sakit kepala, harus segera memeriksakan diri ke puskesmas. Apalagi, ada kebijakan pengobatan gratis. “Sehingga, tidak ada alasan untuk tidak berobat,” katanya. Merebaknya penyakit DB tak hanya terjadi di Bondowoso saja namun, di beberapa kabupaten lain juga meningkat kasus penyakit DB nya. ”Sebab, saat ini musim hujan. Tentu, hal tersebut berkorelasi dengan tingginya penyakit DB,” katanya. (eko/wah/jpnn)

GENTENG - Nasib malang menimpa bayi umur empat hari ini. Betapa tidak, bayi berjenis kelamin perempuan itu meninggal dunia di ruang perinatologi RSUD Genteng. Diduga, bayi tersebut sengaja ditelantarkan orang tuanya. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, bayi itu mengembuskan napas terakhir Minggu lalu. Hingga kemarin, jenazah bayi tersebut masih berada di kamar mayat RSUD setempat. dr. Bagus Dananing menceritakan, ada seorang perempuan yang mengaku bernama Ana Alifah datang ke RSUD Genteng sekitar pukul 10.35 Sabtu lalu (2/6). Wanita ini diantar seorang laki-laki yang mengaku bernama Wahyu Hidayat dan beralamat di Kecamatan

Djl tnh kapling 9,5x20m Jl. Supriyadi Simpang Lima pust kota, SHM, msh sisa 7kapling H:081319098525/081354009225

Djl tnh 266m2, jl. Kepiting sobo jejer ruko, tampa perantara strategis 081336271085

BONDOWOSO - Jumlah penderita Demam Berdarah (DB) selama Januari ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2012. Selama bulan Januari 2013, jumlah penderita DB mencapai 51 orang sedangkan Januari 2012 jumlah pasien DB mencapai 27 orang.”Saat ini, pasien DB meningkat cukup signifikan,” kata dr Muhammad Imron, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso kepada Jawa Pos Radar Jember, Selasa kemarin (5/2). Oleh sebab itu, Dinkes meminta kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan lingkungannya sehingga nyamuk Aedes aegypty yang menjadi pembawa (vektor) virus demam berdarah, tak berkembang biak.”Caranya dengan membersihkan tempattempat yang berpotensi menjadi sarana berkembang biaknya nyamuk itu,” katanya. Dinkes juga berupaya melakukan fogging atau pengasapan kepada pemukiman yang warganya terkena DB.”Jadi, jika ada

Dijual Toyota Avanza 1.3G F60 IRM tahun 2007, biru metalik, harga 121,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Suzuki Karimun Estilo YL 6 tahun 2007, abu-abu metalik, harga 87,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Xenia 2008, Xi VTI, plat L, hitam, istimewa, 105 jt (nego). Bu Wahyu, Jl. JA Suprapto 22 Stb. 081 803502829


34

Rabu 6 Februari 2013

Kaus Hitam Tampak Elegan KINI kaus I Love BWI warna hitam bisa didapatkan di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi. Desainnya lebih simpel dan elegan. Namun, harganya tetap sama murah. Kaus lengan pendek ini hanya dibanderol Rp 65 ribu untuk ukuran S, M, L, dan XL. Sedangkan kaus ukuran XXL hanya ditawarkan Rp 75 ribu. Harga tersebut juga masih berlaku untuk kaus warna putih. Nah, sudahkah Anda memiliki kaus yang telah di-launch-

ing oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di lapangan Taman Blambangan, Minggu (27/1) lalu? Ayo segera dapatkan dan kenakan kaus tersebut, untuk menunjukkan rasa cinta Anda kepada Banyuwangi. Kaus ini bisa dibeli di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso No 89C. Dijamin nyaman dikenakan, karena berbahan katun berkualitas. Ayo beli sekarang, jangan sampai kehabisan stok! (*/irw)

DENY/RaBa

PROSES DIBANGUN: Minimalis modern jadi model rumah RSH di Bumi Yosomulyo, Kecamatan Gambiran.

Bumi Yosomulyo Go Green and Clean GREEN and Clean adalah konsep perumahan yang ditawarkan Bumi Yosomulyo. Jangan heran bila menjadi satu-satunya perumahan di wilayah Kecamatan Gambiran yang mendapat apresiasi dari pemerintah. Pilihan itu tentunya memiliki alasan tersendiri bagi pemerintah untuk memberikan bantuan kepada

perumahan yang dikembangkan oleh PT. Prowina Hantyasto itu. Direktur PT. Prowina Hantyasto, Tri Yuli Susanto, SE mengatakan, perumahan itu sangat strategis dalam semua sisi. Dari segi lokasi diapit dua kota, yaitu Kota Jajag dan Genteng. Udaranya masih segar, sehingga suasana green and clean

sangat terasa. “Model rumahnya bergaya minimalis,” terang pria yang akrab dipanggil Totok itu. Diakui, Bumi Yosomulyo menyediakan dua pilihan rumah, yakni rumah tipe 36/84 dan tipe 45/98 dengan harga terjangkau. Pembelian rumah bisa dilakukan dengan angsuran. Persyaratan pun mudah.

“Bunga kredit kami tawarkan 7,25 persen dengan angsuran lebih murah daripada mencicil sepeda motor, hanya Rp 15 ribu per hari. Jangka waktu kredit hingga 20 tahun,” papar anggota REI itu seraya menambahkan, informasi jelasnya bisa menghubungi 085336918699 atau 081939742999. (adv/irw)

IRWAN/RaBa

BORONG: Zaini, warga Sukowidi, Kecamatan Kalipuro telah memborong 9 kaus I Love BWI di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi.

AMC

Katrok, Kaos Oblong Usingan

ISTIMEWA

PERAWATAN: Dokter AMC Skincare sedang melayani pasien. TOHA/RaBa

Facial Treatment Higienis dan Canggih AMC Skin Care facial treatment, salah satu jenis perawatan yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan kulit sehat alami dan bersinar. Mengapa memilih AMC Skin Care untuk melakukan facial? Facial adalah ritual yang paling sering ditawarkan dan disarankan bagi mereka yang ingin mendapatkan kulit sehat dan segar. Facial adalah perawatan dasar bagi siapa saja yang ingin tampak lebih cantik. Secara umum, facial bertujuan untuk mengangkat kulit- kulit mati yang menutup pori-pori, sehingga wajah akan tampak bersih. Manfaatnya akan melancarkan peredaran darah dan peredaran limfe, sehingga wajah lebih segar dan merona. Massage yang dikerjakan akan memberikan efek relaksasi dan merangsang kelenjar bekerja lebih baik. Sebagai penutup facial, masker diberikan dengan tujuan khusus, sehingga efek terapi akan semakin terlihat. Mengapa harus facial ke AMC Skin Care? AMC Skin Care facial treatment dikemas dalam bentuk yang berbeda dengan facial di tempat lain. Pemilihan tempat yang tenang, ruang treatment nyaman, beauty terapis yang terampil dan berpengalaman merupakan salah satu fasilitas yang diberikan. Lebih khusus lagi, AMC Skin Care memberikan produk yang sangat berkualitas. Alat- alat steril dan satu pasien dapat satu. Mulai dari alas tidur sampai facial tools, semua disterilkan. Selain itu, facial di AMC Skin Care dilengkapi dengan peralatan yang canggih, comedo extractor elektrik. Ozonisasi dari wajah akan memperkecil terjadi infeksi. “Post facial massage, yang kami berikan adalah teknik massage international yang mendapatkan lisensi dari CIBTAC international,” ungkap dr Dewi Nur Wahyuni, CIBTAC, pemilik AMC Skin Care. Itulah alasannya mengapa harus facial di AMC Skin Care. Sebab, AMC Skin Care menyediakan bermacam– macam facial. Ada maintenance facial, yaitu facial regular untuk menjaga kulit tetap bersih dan sehat berseri. Honey facial, yaitu facial madu yang membuat kulit lebih lembab, bersih, dan cerah. Whitening facial, yakni facial dari bahan susu dapat memutihkan kulit hingga 3 grade lebih putih dalam satu kali perawatan). Anti aging facial, yaitu facial dengg bahan emas 24k membuat kulit lebih kencang dan cerah. Acne facial adalah treatment untuk kulit berminyak cenderung berjerawat dan pori-pori besar, sehingga dalam dua minggu jerawat membaik. Dapatkan diskon 10 % bagi Anda yang bukan member AMC Skin Care. Dapatkan pula diskon 50 % untuk semua jenis facial, bagi Anda yang berulang tahun, meski bukan member. AMC Skin Care menyediakan ruang tersendiri bagi pasien pria dan mereka yang ingin menikmati treatment bersama pasangan, sehingga privasi dan kenyamanan tetap terjaga. “Kami mengedepankan teknologi dan ilmu, agar kepuasan Anda bisa kami wujudkan,” kata Dewi. Segera kunjungi AMC Skin Care di Jalan Raden Wijaya No. 14 – 16, Giri, Banyuwangi telp. 0333- 7733751. Atau AMC Skin Care Jalan Gajah Mada No.159 Genteng telp.0333- 773352.(adv/irw)

TELATEN: Seorang anak didik makan dengan lahap di Nungky Daycare.

Anak Betah di Nungky Daycare RUANGAN representatif dengan fasilitas tiada duanya di tempat mana pun, menjadi salah satu alasan Taman Penitipan Anak (TPA) Nungky Daycare and Baby Spa layak dijadikan tempat mendidik anak Anda, sejak dini. Dua kolam mini dilengkapi air dingin dan air hangat, akan membantu perkembangan anak. Ruangan belajar ber-AC akan menjadikan anak lebih betah, seakan tinggal di rumah sendiri. Lokasinya berada di Jalan KH. Agus Salim Nomor 108 (depan Kantor Dinas Perhubungan dan Informasi) Banyuwangi. Strategis dan mudah dijangkau, serta cocok bagi perkembangan motorik anak. Nungky, direktur Nungky

Daycare and Baby Spa mengatakan, meski baru dua bulan dibuka, beberapa orang tua telah memercayakan anakanaknya dibina di TPA-nya. Alasannya macam-macam. Para orang tua merasa cocok dengan pola asuh yang diberikan pendamping. “Pendamping untuk anak-anak kami pilihkan orang-orang yang mengerti tentang anak, insya Allah akan kami bina dengan maksimal,’’ jaminnya. Selama dalam jam asuh, pihaknya akan memberikan pola pendidikan sejak dini. Seperti bermain, menyanyi, mewarnai, belajar mengaji, dan beribadah. Konsepnya adalah bermain, namun dalam bermain itu diberikan pendidikan sederhana.

“Pola anak akan lebih terbentuk kreatif,” ujarnya. Selain TPA, Nungky juga melengkapi rumah pintarnya dengan baby spa. Tujuannya adalah relaksasi untuk perkembangan jiwa sang anak, membantu melancarkan pencernaan, merangsang perkembangan sensorik dan motorik bayi. Selain itu bisa meningkatkan perhatian orang tua dan bayi, sekaligus bayi tumbuh sehat, dan mudah sosialisasi di masa pertumbuhannya. “Untuk spa ini, kita lakukan selayaknya kepada bayi, jadi pelayanannya kami jamin,” pungkasnya. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi di 085258761178 atau 03337771152. (adv/irw)

KAOS Katrok siap menerima pesanan pembuatan kaus. Dengan tenaga yang profesional dan sistem manajemen yang baik, produsen Kaos Katrok siap memasok berbagai kaus sesuai permintaan Anda. Seperti kaus promosi, kaus polos, kaus even, kaus partai, kaus kelas, kaus Komunitas, dll. Kain yang digunakan berbahan katun paling bagus untuk kaus. Bahannya 100 persen katun murni tanpa campuran bahan lain. Katrok selalu menggunakan dan menawarkan bahan kaus 100 persen kualitas pilihan. Bahan kaus katun ini memiliki karakteristik bahan yang relatif halus, dingin, nyaman, dan menyerap keringat,

sehingga enak dipakai. Yang khas pada Kaos Katrok adalah mengusung motif bahasa asli Banyuwangi. Kaus oblong kreatif Banyuwangi ini telah merambah pasaran di Kabupaten Banyuwangi dan sekitarnya. Tersedia bermacam warna pilihan yang tidak kalah menarik, dan berbahan dasar kain katun tebal, serta nyaman dipakai. Ka o s Kat ro k b i s a A n d a dapatkan di Dukun Spanduk yang beralamat di Kecamatan Gambiran. Harga terjangkau dan melayani pembelian eceran maupun partai besar. Untuk pemesanan silakan hubungi telepon 081358720777. (adv/irw)

ISTIMEWA

KEREN:Katrok berdesain kreatif dan berbahan katun murni.

GREAT SALE ONLINE Asia Funiture Jalan Kolonel Sugiono NO. 22D Ruko Lavender, Kertosari; 081256121002

BB Corner

Kasur Lama Bisa Ditukar Comforta SEBAGAI makhluk sosial, kita tidak bisa hidup sendiri. Saling ketergantungan satu sama lain merupakan fitrah manusia. Menjadi kewajiban kita bersama untuk berbagi dengan saudara kita yang kurang beruntung dan membutuhkan uluran tangan sekadar untuk meringankan beban hidupnya. Sebagai perusahaan besar, Comforta dan Kian Jaya Mebel Banyuwangi mengulang sukses pada acara awal dalam program tali kasih. Programnya tetap sama, yaitu tukarkan kasur lama Anda dengan kasur baru Comforta. Kasur lama itu akan diservis, lalu disalurkan untuk bantuan yatim piatu. “Program ini kami adakan lagi,” kata Linda Nuryanti, owner Kian Jaya. Ditambahkan, animo masyarakat terhadap program itu, beberapa waktu lalu sangat besar. Nah, [ada periode kedua ini, Kian Jaya mengajak semua masyarakat

Jalan Wahid Hasyim Nomor 77 Banyuwangi

Griya Dadapan Indah Regency Jalan Jember KM. 7 Dadapan; 081333565758

Bengkel VW Jalan Mendut Gang 13 No. 5; 081803556688.

Mie Edan Jalan Kapten Piere Tendean, Karangrejo

EMPUK: Spring bed cocok untuk memanjakan badan saat tidur.

AMC Skincare Jalan Raden Wijaya No. 14-16 Giri 03337733751

VZ Skincare Jl. Letjen S Parman 115A, Pakis, Banyuwangi

Kaosing Jalan A. Yani 93C Banyuwangi (Depan Pengadilan Agama)

Bumi Yoso Mulyo Yosomulyo Genteng; 085336918699 MEGA/RaBa

Banyuwangi yang lebih luas lagi untuk bergabung membantu sesama yang membutuhkan kasur. “Bantuan itu besar manfaatnya bagi saudara-saudara kita di panti asuhan yang minim fasilitas tempat tidur, kurang layak, dan tidak sehat. Bahkan beberapa panti asuhan tidak memiliki tempat tidur,’ tuturnya. Cara mengikutinya mudah. Anda cukup datang ke Toko Kian Jaya Mebel di Jalan Basuki Rahmat No. 63/65. “Hubungi kami dan segera tukarkan kasur lama Anda dengan kasur

Comforta baru. Setelah diperbaiki, kasur lama Anda akan disalurkan untuk anak-anak yatim piatu,” kata Linda. Harapannya, solusi dari Kian Jaya itu bisa menjadi fasilitator dan program tali kasih yang lebih banyak diikuti masyarakat luas. Jadi, bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban adik-adik yang tinggal di panti asuhan. “Bukan besar kecil nilai bantuan yang dilihat, tetapi nilai silaturahmi sebagai wujud jalinan kasih sayang pada yatim piatu,” cetusnya.(adv/irw)

Kaos Katrok Gambiran; 081358720777

Mendut Regency Pesona Mendut Hijau Eksklusif 1; 08124935190

Toko Alat Kesehatan Barat RSUD Genteng; 082330216000

Aguung Variasi Jl. A. Yani Jalan A. Yani Nomor 84, telp. (0333) 413226

Putra Arjuna Jl. Basuki Rahmat No. 9-10; 03385502706 Situbondo

Toko Maju Mapan Jl. Jaksa Agung Suprapto (ruko barat Stadion Diponegoro)

Nungky Daycare and Baby Spa Jalan KH. Agus Salim Nomor 108 (depan Kantor Perhubungan)

Kian Jaya Mebel Jl. Basuki Rachmat No. 63/65 telepon 0333-421228/421635


BERITA UTAMA

Rabu 6 Februari 2013

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Bupati Siap ”Ngamen” Lagi ke Jakarta n TAMBAH... Sambungan dari Hal 25

“Tahun 2013 ini Banyuwangi mendapat jatah anggaran perbaikan jalan sebesar Rp 49 miliar,” ungkap Kepala Dinas PU BMCKTR Banyuwangi, Mudjiono, kemarin (5/2). Hasil koordinasi dengan Balai Besar Bina Marga Wilayah V, kata Mudjiono, anggaran itu dibagi menjadi dua. Anggaran sebesar Rp 30 miliar akan digu nakan memperbaiki jalan nasional wilayah selatan dan Rp 19 miliar untuk perbaikan jalan di wilayah utara. Jalan di Banyuwangi Se latan yang akan diperbaiki terhitung dari perbatasan Jember hingga perbatasan Keca matan Srono-Rogojampi.

Anggaran Rp 30 miliar itu akan digunakan memperbaiki jalan di empat titik, yakni di ruas ja lan Genteng Kulon hingga perbatasan Jember sepanjang 5,5 kilometer (Km), ruas SronoMuncar sepanjang 2 Km, ruas jalan Benculuk-Rogojampi sepanjang 4,6 Km; dan ruas jalan Genteng-Benculuk sepanjang 2 Km. “Juga ada penggantian gorong-gorong dengan box culvert di Kecamatan Genteng. Itu untuk mengatasi genangan air,” jelasnya. Sementara itu, anggaran Rp 19 miliar akan digunakan memperbaiki jalan di wilayah utara mulai Bajulmati hingga Kecamatan Rogojampi. Fokus perbaikan jalan di wilayah utara, kata Mudjiono, ada di tiga titik; ruas jalan Watudodol sepanjang

2,15 Km, ruas Jalan Gatot Subroto (depan pelabuhan ASDP) sepanjang 1,5 Km, dan ruas jalan Ba nyuwangi-Rogojampi sepanjang 3,15 Km. Fokus perbaikan jalan di wilayah utara adalah pelebaran jalan. Ruas jalan Watudodol sepan jang 2,15 Km akan di lebarkan menjadi 11 meter dari sebelumnya hanya tujuh meter. Khusus ruas Jalan Gatot Subroto, Ketapang, fokus kegiatannya selain pelebaran adalah meninggikan badan jalan. Meninggikan badan jalan, tu juannya agar tidak terjadi ge nangan air saat hujan. Jalan depan pelabuhan akan d i tinggikan menjadi 125 cm dengan lebar 11 meter. “Prioritas utama adalah kegiatan di depan Pelabuhan ASDP,” jelas

Mudjiono. Fokus kegiatan di ruas jalan Ba nyuwangi-Rogojampi sepanjang 3,15 Km adalah pelebaran jalan dari tujuh meter menjadi 11 meter. “Semua proyek 2013 itu sudah selesai di tender, tinggal menunggu pelaksanaan,” katanya. Anggaran Rp 49 miliar yang mengucur itu merupakan anggaran yang berasal dari APBN induk. Dalam APBN perubahan, Pemkab Banyuwangi akan mengusulkan lagi beberapa anggaran. Untuk diketahui, dalam pembahasan anggaran APBN 2013 lalu, Bupati Abdullah Azwar Anas mengusulkan anggaran Rp 125 miliar untuk perbaikan jalan nasional di Banyuwangi. Dari usul itu, anggaran yang

Tahun Ini 500 PNS Pensiun n TIGA... Sambungan dari Hal 25

Dia juga pernah dipercaya sebagai Camat Banyuwangi, Kabag Humas Pemkab, Kepala Badan Kesbangpol, dan terakhir se bagai asisten Pemerintah dengan pangkat terakhir IV/c. Setelah Abdullah, giliran Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) Bambang Sudjarwo yang pensiun. Pejabat yang dilahirkan 24 Mei 1957 itu akan memasuki purna tugas pada Juni 2013 mendatang. Pejabat dengan pangkat IV/c itu pernah menduduki eselon II. Pada era Bupati Ratna Ani

Lestari, Sudjarwo pernah menjabat sebagai Asisten Sosial Ekonomi Setkab. Namun, pada era yang sama, pejabat kelahiran Jember itu sempat diturunkan ke eselon III. Itu terjadi karena pangkat Sudjarwo tidak memenuhi untuk menduduki kursi eselon II. Mantan Kabag Perekonomian itu merupakan salah satu korban rekayasa kenaikan pangkat yang menimpa sejumlah PNS Banyuwangi saat itu. Pada era Bupati Abdullah Azwar Anas kali ini, Bambang Sudjarwo kembali mendapat promosi dengan menduduki jabatan eselon II setelah pangkatnya memenuhi syarat.

Gelombang pensiun pejabat pemkab tidak berhenti di situ. Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesra, Suhartoyo, juga akan pensiun tahun ini. Mantan kepala Bappeda itu akan menggantung seragam korps PNS Agustus 2013 mendatang. Sebelum pensiun, Suhartoyo pernah beberapa kali menduduki jabatan eselon II. Jabatan eselon II dimulai sebagai kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi. Setelah itu, Suhartoyo dipercaya menjabat sebagai kepala Bappeda. Sebelum men jabat Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesra, Suhartoyo pernah menjabat Asisten Pemerintahan. “Tahun ini

hanya tiga pejabat eselon II yang akan purna tugas,” ungkap Kepala BKD, Sih Wahyudi. Pada tahun 2014 mendatang, gelombang pensiun masih akan berlanjut. Pada tahun mendatang, dua pejabat eselon II akan memasuki purna tugas, yakni Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Pudji Raharjo dan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, I Ketut Kencana N. Saputra. Pudji yang dilahirkan Desember 1957 itu akan pensiun pada Januari 2014, dan Ketut Kencana akan pensiun Agustus 2014 mendatang. Jumlah keseluruhan PNS yang akan pensiun pada 2013 ini 500 orang. (afi/c1/bay)

Klop dengan Tuntutan Jaksa n SIMPAN... Sambungan dari Hal 25

Atas ke salahannya itu, terdakwa juga harus dipidana. “Se belum vonis, ada yang m e m b e ra t k a n d a n m e r i ngankan,” ujarnya. Dia menambahkan, yang mem beratkan terdakwa adalah perb u a t a n n y a m e n g e d a rk a n obat terlarang itu bisa merusak kesehatan. Terdakwa ti-

dak mendukung program pe merintah yang bertekad memerangi penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang. “Yang meringankan, tersangka berterus terang, berjanji tidak akan mengulangi, dan punya tanggungan keluarga,” jelasnya. Dengan melihat fakta hukum dan sejumlah pertimbangan, majelis hakim akhirnya menghu kum terdakwa satu tahun tiga bulan penjara. Terdakwa

Novandi juga harus membayar denda sebesar Rp 500 ribu atau subsider enam bulan kurungan. “Semua barang bukti disita untuk dimusnahkan,” tegas Siyoto. Putusan satu tahun tiga bulan penjara itu ternyata sesuai tuntutan JPU Dodik Susanto SH. Saat membacakan tuntutan, Dodik menyebut terdakwa terbukti mengedarkan obat terlarang, dan minta majelis hakim menghukum satu tahun tiga bulan penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Novandi Bagus Zulfikar, 25, pada 25 Oktober 2012 lalu ditangkap polisi di rumahnya karena mengedarkan trex. Saat rumahnya digeledah, petugas menemukan satu klip plastik berisi 1000 butir pil trex, 164 klip plastik kecil yang berisi 1.640 butir trex, dan satu klip sedang yang berisi 100 butir. Selain itu, polisi juga mengamankan telepon seluler milik Novandi. (abi/c1/bay)

Permintaan Meningkat Jelang Lebaran n DIJATAH... Sambungan dari Hal 25

Kenaikan kuota elpiji 3 kg ditetapkan dalam rapat koordinasi na sional tentang usul kuota elpiji untuk kabupaten/ko ta di Jakarta 31 Januari 2013 lalu. “Selain mengacu per tumbu han penduduk, acuannya adalah trend linier tahun lalu,” jelas Kepala Dinas Per dagangan, Perindustrian, dan Pertambangan (Dis prin dagtam) Banyuwangi, Hary Cahyo Purnomo, kemarin (5/2).

Tren konsumsi elpiji 3 Kg dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada tahun 2011, kuota Banyuwangi hanya 8.143.920 tabung. Tahun 2012 naik menja di 10.404.520 tabung, dan pada tahun ini meningkat lagi menjadi 11.953.333 tabung. Pola konsumsi elpiji 3 Kg tahun lalu, pemakaian meningkat pada bulan dan hari-hari besar keagamaan, seperti Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Peningkatan terjadi pada Juli hingga Agustus. Dalam rapat koordinasi

itu, lanjut Hary, belum ada pembicaraan terkait ke naikan harga eceran elpiji. Kemungkinan besar harga eceran elpiji 3 Kg masih sama seperti ta hun sebelumnya. Saat ini, harga eceran elpiji 3 Kg berkisar antara Rp 13.500 hingga Rp 14 ribu. Pada akhir tahun 2012, permintaan elpiji 3 Kg sempat me roket dan menyebabkan harga eceran melonjak. Selain harga naik, tabung gas elpiji 3 Kg sempat langka di beberapa tempat. Kelangkaan dan meroketnya harga itu di-

duga akibat tingginya penyalahgunaan gas bersubsidi itu. Hasil sidak Disprindagtam bersama Pertamina diketahui, tabung elpiji 3 Kg ternyata banyak dikonsumsi sejumlah restoran besar dan industri peternakan ayam potong. Sejatinya, tabung gas elpiji 3 Kg tidak boleh dikonsumsi restoran besar dan industri. Untuk memperkecil penyalahgunaan tabung gas elpiji 3 Kg, tentu harus dilakukan pengendalian pendistribusian. (afi/c1/bay)

Dipilih Tiga Orang Tiap Kecamatan n PENDAFTAR... Sambungan dari Hal 25

Ketua Panwaslu Ba nyu wangi, Rorry Desrino Pur nama mengatakan, sejak pendaf taran dibuka Senin (4/2) hingga kemarin (5/2), warga yang mengambil formulir pendaftaran anggota panwascam sudah sekitar 150 orang. Rorry mengimbau warga yang berminat menjadi anggota panwascam segera mengambil berkas pendaftaran di Kantor Panwaslu di sebelah barat kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi. “Proses pengambilan dan pengembalian

berkas pendaftaran kita layani sampai 9 Februari,” ujarnya. Setelah itu, Panwaslu Banyuwangi akan melakukan penelitian administrasi pada 11 Februari sampai 12 Februari. Pengumuman hasil seleksi administrasi berlangsung 13 Februari. Selanjutnya, seluruh peserta yang lolos seleksi administrasi akan menjalani tes tulis yang direncanakan berlangsung 15 Februari mendatang. Uniknya, Panwaslu akan melakukan jaring pendapat masyarakat mengenai ma singmasing calon anggota panwascam yang lolos tes tulis. “Tanggapan masyarakat mengenai rekam jejak

masing-masing calon anggota panwascam bisa disampaikan melalui surat elektronik (email) dan akun Facebook (Fb) Panwaslu Banyuwangi yang akan segera kita buat,” papar Rorry. Rorry menjelaskan, layanan terhadap tanggapan masyarakat itu sesuaisuratedaranBadanPengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jatim tentang rekrutmen anggota panwascam. Penilaian calon anggota panwascam tidak murni dilakukan Panwaslu Banyuwangi, karena juga mempertimbangkan penilaian masyarakat. Pasca inventarisasi tanggapan masyarakat, Panwaslu akan melakukan uji kelayakan dan

kepatutan calon anggota panwascam. “Akan dipilih tiga ang gota sebagai komisioner panwascam di masing-masing kecamatan,” ujarnya. Sekadar tahu, ada beberapa kriteria utama bagi calon anggota panwascam, di antaranya usia minimal 25 tahun, pendidikan minimal SLTA/sederajat, surat pernyataan tidak menjadi anggota partai politik (parpol), dan surat pernyataan bersedia bekerja penuh waktu. Pendaftar juga harus melampirkan surat keterangan dari pengadilan bahwa yang bersangkutan tidak pernah dipidana kurungan selama lima tahun lebih. (sgt/c1/bay)

Sering Dikunjungi Turis Eropa n BERSIHKAN... Sambungan dari Hal 25

Kompleks TITD Hoo Tong Bio di Kelurahan Karangrejo tergolong cukup luas. Tempat tersebut tak hanya digunakan sembahyang, tapi juga aktivitas lain seperti olahraga dan tempat persemayaman. “Luas lahan sekitar dua hektare,” cetus Akong alias Sutrisno, 76, juru kunci Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi. Dari banyak bangunan, TITD berada di sebelah selatan dengan bangunan khas klenteng warna merah. Menjelang tahun baru Imlek yang jatuh pada 10 Februari 2013 mendatang, tempat sembahyang terus dibersihkan. “Hoo Tong Bio ini termasuk tua, jadi banyak didatangi jamaah,” jelasnya. Setiap perayaan Imlek atau ulang tahun

TITD Hoo Tong Bio, ribuan jamaah datang untuk melaksanakan sembahyang. Mereka tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Banyuwangi. “Luar Banyuwangi juga banyak yang datang untuk sembahyang,” sebutnya. Sekadar diketahui, TITD Hoo Tong Bio didirikan pada 1784 oleh seorang pengembara dari Tiongkok. Tempat ibadah tersebut telah menjadi lokasi wisata yang banyak didatangi para wisatawan asing, terutama dari Eropa. “Turis asing yang banyak datang berasal dari Belanda, Prancis, dan Belgia,” kata Akong. Wisatawan asing yang berasal dari kawasan Asia juga ada, tapi jumlahnya sedikit. Bahkan, wisatawan dari Tiongkok juga sedikit. “Saya juga heran, yang dari Tiongkok kok sedikit yang datang ke sini,” cetusnya. Para wisatawan asing itu biasanya ber-

tujuan melihat-lihat bangunan. Tetapi, juga tidak sedikit yang sembahyang di klenteng tersebut. “Pelajar juga banyak yang berkunjung. Anak sekolah biasanya datang rombongan,” jelasnya. Menyambut tahun baru Imlek 2564, TITD Hoo Tong Bio telah merancang kegiatan khusus. Selain kegiatan sosial be rupa sumbangan sembako kepada orang yang tidak mampu, juga akan dige lar sembahyang Sabtu malam mendatang (9/2). “Sembahyang Imlek akan dilaksanakan Sabtu malam,” sebutnya. Kini sekitar tempat sembahyang telah selesai dibersihkan. Ratusan lampion lama juga telah diganti yang baru. “Lampu lampion ini diganti setiap akan perayaan Imlek. Ini baru saja diganti,” katanya sambil menunjuk deretan lampu lampion berwarna merah. (c1/bay)

mengucur sebesar Rp 49 miliar. Dalam pembahasan APBN perubahan, akan disampaikan

usul memperbaiki jalan nasional lagi di Banyuwangi. “Masih ada kesempatan untuk

dapat anggaran lagi. Kita akan ngamen lagi ke Jakarta,” tambah Mudjiono. (afi/c1/bay)

Pihak PT Pancoran Hormati Putusan Hakim n GUGATAN... Sambungan dari Hal 25

“Pemohon membayar biaya perkara nol rupiah,” cetus Bawono Effendi SH saat membacakan putusannya kemarin. Sebelum membacakan putusan, Bawono sempat menguraikan alasan gugatan yang di lakukan kuasa hukum dua bos PT Pancoran itu. Dalam gugatan yang dikirim 16 Januari 2013 lalu itu, para pemohon me nyebut penahanan Ris kiyanto Dodik Pram dan Ir. Dwinta Indarwati dianggap tidak sah dan melanggar hak asasi manusia (HAM). Kuasa hukum PT Pancoran selaku pemohon berdalih, proyek ruang rawat inap dua lantai di RSUD Genteng senilai Rp 4,1 miliar

dari APBD Banyuwangi 2010 itu tidak ada kerugian negara. “Materi yang disampaikan pemohon itu materi pokok yang harus dibuktikan dalam persidangan. PN tidak punya kewenangan,” katanya. Dalam amar putusannya, Bawono menyebut penahanan yang dilakukan kejari selaku termohon dianggap telah sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Penahan yang dilakukan itu, jelas dia, juga sudah disampaikan kepada kedua tersangka dan keluarganya. “Surat penahanan untuk keluarganya disampaikan saksi Suyono kepada kuasa hukumnya,” jelasnya. Kuasa hukum PT Pan co ran Hadi Eko Yuchdi SH saat dikonfirmasi terkait ditolaknya gugatan praperadilan menyebut,

putusan pra pe ra di lan yang ditolak merupakan hal biasa. “Wajar, putusan praperadilan ditolak itu wajar,” ujarnya saat ditemui usai persidangan di PN Banyuwangi kemarin. Eko menyebut, gugatan praperadilan kepada pemerintah pusat hingga Kejari Banyuwangi itu sebagai bentuk perlawanan. Sebab, jelas dia, kliennya yang telah ditahan kejaksaan itu merasa dizalimi. “Ini (gugatan praperadilan) sebagai perlawanan terakhir,” cetusnya. Meski gugatan praperadilan yang diajukan ditolak, Eko mengaku akan tetap menghormati keputusan hakim. Hanya saja, pihaknya akan tetap melakukan aksi dengan versi lain. “Akan ada aksi lain. Lihat saja nanti,” sebutnya. (abi/c1/bay)

Bisa Ditiru Banyuwangi n NAMA... Sambungan dari Hal 26

Kembali kepada nama suatu jalan, Jalan Besar Ijen di Kota Malang menjadi salah satu kasus yang menarik untuk dibahas. Oleh karena terdapatnya silang-selisih dokumen peta atas nama Jalan Besar Ijen ini. Dua pustaka yang menjadi rujukan dokumen mutakhir, setelah lama berakhirnya masa pemerintahan Kotapraja Malang, hasil penelitian Shaick (1996), dan Diessen & Voskuil (1998), jika dilihat dari lambang petanya menunjukkan asal sumber dokumen yang sama yakni dokumen yang dikeluarkan oleh otoritas Kota Malang 1930-an. Uniknya, pemegang otoritas kala itu melalui bukunya: Stadsgemeente Malang 1914-1939, justru menunjukkan hal yang berbeda dari kedua pustaka tadi. Antara buku Stadsgemeente Malang 1914-1939 sebagai buku resmi pemerintah kotapraja dengan dua pustaka yang merujuknya terdapat perbedaan batas dan panjang Jalan Besar Ijen. Pertanyaannya, adalah mengapa ini bisa terjadi? Bagaimana sebenarnya Jalan Besar Ijen itu? Sepanjang dan berbatasan dengan jalan mana sajakah? Secara administratif-politis dokumentasi-historiografi di atas menunjukkan polemik dan konflik. Namun bagaimanakah, bila polemik tadi dilihat dari prespekltif arsitektural? Apakah arsitektur (kota) mampu berperan dalam membaca jejak-jejak sejarah melalui artifak desain yang ditinggalkannya? Hal ini mengingat Jalan Besar Ijen beserta kawasannya sengaja dirancang sedemikian rupa oleh Thomas Karsten, sebagai peletak kaidah perencanaan dan perancangan kota Malang, menjadi miniatur rancang-bangun kota Malang. Jalan Ijen merupakan jalur hijau yang dihiasi bunga bougenvil dan pohon palem dengan latar belakang perumahan bergaya kolonial Belanda. Museum TNI menyimpan senjata tradisional dan modern yang pernah dipakai pada perang kemerdekaan. Ijen Boulevard yang terletak di Jalan Ijen Kota Malang, begitu indah dan sejuk dipandang mata. Ijen Boulevard dahulunya merupakan kompleks elit orang Belanda dan dari sisi desain landskapnya sangat apik dan sangat diperhitungkan sekali seperti komplek bangunan,

pedestrian, jalan, maupun median jalannya Begitu pula Kawah Ijen, dataran tinggi Ijen yang selalu memesona, dengan menikmati pe mandangan alamnya merupakan tujuan banyak orang untuk mendapatkan kepuasan hati. Kawah Ijen yang sering disebut sebagai pusat danau kawah terbesar di dunia, yang bisa memproduksi 36 juta meter kubik belerang dan hidrogen klorida dengan luas sekitar 5.466 hektar. Kawah yang berbahaya ini memiliki keindahan yang sangat luar biasa dengan danau belerang berwarna hijau toska dengan sentuhan dramatis dan elok. Pesona kawah ini tidak hanya saat matahari bersinar, namun juga kala bulan masih berpijar. Gemerlap memesona Kawah Ijen pada dini hari, sekitar pukul 2 pagi, kawah yang bervolume 200 juta meter kubik ini akan mengeluarkan cahaya berwarna biru kemerahan yang biasa disebut blue flame yang terletak di dasar kawah. Sepintas, penulis memandang adanya titik terang keindahan dari sisi objektivitas kedua tempat tersebut, jalan ijen sebagai pusat kota dan menjadi icon Kota Malang. Pun begitu pula Kawah Ijen sebagai objek alam yang bernilai tinggi keindahannya. Mudah-mudahan dalam tu lisan ini penulis berharap semoga abadi nama Ijen di Kota Malang bisa ditiru sebagai nama jalan utama di Kota Banyuwangi tercinta. Sehingga, nama Ijen akan muncul menjadi icon bagi Banyuwangi sebagai warisan pusaka dunia bukanlah suatu angan-angan belaka yang tidak dapat diwujudkan. Maka, sepatutnya adalah tanggung jawab kami sebagai generasi muda saat ini wajib diingatkan kembali akan makna-makna luhur tersebut. Dan itu tanggung jawab semua pihak mulai dari masyarakat sampai pemerintah (kota dan pusat). Upaya itu memang tidak mudah dan ringan, asalkan bersungguh-sungguh dan dibarengi sikap yang positif dan optimistis, maka tujuan penetapan menjadikan Banyuwangi sebagai warisan pusaka dunia wisata Ijen bukanlah sekedar mimpi. (*) *) Penulis adalah warga Dusun Jurang Jero, Kalirejo, Kabat, Banyuwangi. Hingga saat ini masih tinggal dan menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya kota Malang.

Pohon Asam Lapuk Belum Ditebang GLAGAH - Keresahan warga Lingkungan Gunungsari, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah, terus berlanjut menyusul pohon asam yang mati di sekitar tempat ting galnya. Sebab, hingga kemarin (5/2), instansi terkait belum juga melakukan pemotongan pohon setinggi sekitar 12 meter di tepi jalan Puncak Ijen tersebut. Warga khawatir pohon yang masih dibiarkan berdiri menjulang, itu tiba-tiba roboh disapu angin, sehingga membahayakan keselamatan me reka. Sulawatin, 49, warga yang rumahnya tepat berada di belakang pohon tersebut mengatakan, pohon asam yang satu ini sudah mati sejak sekitar setengah tahun terakhir. Dia pun berharap agar petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) segera menebang pohon tersebut. “Warga sudah lapor ke RT dan Kelurahan. Pihak kelurahan sudah memberi surat pengantar untuk melapor ke DKP. Surat laporan ke DKP juga sudah dikirim. Tapi sampai saat ini penebangan belum juga dilakukan,” ujarnya kemarin. Menurut Sulawatin, kekhawatiran jika pohon itu roboh berpotensi menimbulkan korban bukan tanpa alasan. Selain jalan Puncak Ijen cukup ramai kendaraan, banyak siswa sekolah yang bermain di

SIGIT HARIYADI/RaBa

S U D A H S U RV E I : P o h o n berukuran besar ini sudah mati sejak beberapa bulan lalu.

de kat pohon asam tersebut. “Ru mah saya ini kan dekat SDN 2 Banjarsari. Banyak anak sekolah yang berbelanja di warung saya. Setelah ber belanja, banyak siswa yang bermain atau duduk di depan rumah saya,” paparnya. Diakuinya, pada hari Minggu (3/2), ada petugas yang datang dan melakukan survey pohon asam tersebut. Namun sayang, setelah disurvei, pohon itu tidak segera ditebang. “Kami berharap petugas segera menebang pohon asam itu. Apalagi, akhir-akhir ini kerap terjadi hujan dan angin kencang,” tuturnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala

DKP Banyuwangi, Arif Setiawan mengakui belum melakukan penebangan pohon asam yang sudah mati tersebut. “Secara menyeluruh, sebenarnya kita sudah melakukan inven tarisasi pohon yang keropos maupun pohon yang miring. Na mun saat pohon-pohon itu hendak kita tebang, ada se bagian masyarakat yang mem permasalahkan. Bukan kami takut, kami hanya tidak ingin terjadi konflik, makanya pemotongan kita hentikan sementara,” paparnya. Dikatakan, dalam waktu dekat pihak DKP akan mengkaji ulang pohon keropos yang tumbuh di tepi jalan. “Khusus pohon asam di Kelurahan Banjarsari, kurang lebih sepekan mendatang akan kami tebang,” janjinya. Arif menambahkan, pihaknya ingin bermitra dengan masyarakat jika ada pohon naungan jalan yang roboh. Dia men contohkan, di wilayah Kecamatan Siliragung, warga melakukan pemotongan pohon naungan jalan yang roboh. Menurut Arif, pemotongan pohon naungan jalan yang roboh, bisa dilakukan warga dengan syarat didokumentasi. Selain itu, warga juga harus melaporkan berapa diameter pohon tersebut. Itu perlu dilakukan untuk mempermudah penaksiran harga jual pohon. (sgt/c1/bay)


36

Rabu 6 Februari 2013

EKONOMI

BKD Usulkan NIP Honorer K.1 SITUBONDO - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Situbondo sedang mengusulkan penetapan NIP (nomor induk pegawai) terhadap 84 tenaga honorer yang dinyatakan lolos verifikasi dan validasi tim BKN pusat. Sebanyak tujuh tenaga honorer yang dinyatakan tidak lolos diupayakan agar lolos. Kepala Bidang (Kabid) Pengemban-

gan dan Mutasi BKD, Wira Mukti mengungkapkan, total tenaga honorer yang masuk kategori satu (K.1) sebanyak 91 orang. Namun, setelah diverifikasi dan divalidasi di tingkat pusat, tujuh orang yang dinyatakan tidak lolos. “Kita sudah menanyakan penyebab tidak lolosnya tujuh orang itu, baik secara lisan maupun tertulis. Namun, hingga kini masih dalam tahap dit-

ampung. Jadi, masih menunggu jawaban Kemenpan,” ujar Wira kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Dia mengungkapkan, BKD sedang mengupayakan tujuh tenaga honorer yang dinyatakan tidak lolos itu agar lolos. Hanya saja, sampai sekarang belum ada konfirmasi. “Pengajuannya melalui surat bupati,” imbuh Wira. Sementara itu, 84 tenaga honorer

yang dinyatakan lolos kini masih dalam tahap pengusulan NIP. Saat ini surat usulan itu tengah dikirim ke Kantor Regional 2 BKN Surabaya. “Kita koordinasi dengan temanteman di daerah lain, ternyata se-Jawa Timur memang belum ada penetapan NIP. Tapi diupayakan NIP terbit tahun ini,” imbuh lulusan STPDN tersebut. (pri/c1/als)

EDY SUPRIYONO/RaBa

Pedagang Buah Untung Besar PERINGATAN Maulid Nabi Muhammad SAW membawa berkah tersendiri bagi pedagang buah di Kota Santri. Pasalnya, selama bulan maulid ii, harga buah mengalami lonjakan cukup signifikan. “Terutama buah lokal, Mas. Permintaan pada musim maulid ini tinggi. Harganya pun hampir menyamai buah impor,” ujar salah seorang pedagang buah di Pasar Mimbaan, Panji, kemarin. (pri/als)

PENDIDIKAN

Dispendik Janjikan Beasiswa Gratis SITUBONDO - Tahun 2013 ini Dinas Pendidikan Nasional (Dispendik) Kabupaten Situbondo menjanjikan beasiswa pendidikan gratis kepada pelajar SMA/SMK/ MA. Itu jika mereka berhasil meraih nilai tertinggi atau berprestasi dalam ujian nasional (UN) mendatang. Pernyataan itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispendik Situbondo, Drs. Ateng Zailani M.Pd. “Di tahun 2013 ini kami menyediakan beasiswa berupa pendidikan gratis terhadap sebanyak 60 siswa SMA/ SMK/MA Situbondo yang berprestasi dalam UN 2013,” terang Drs. Ateng Zailani M.Pd. Menurut Ateng, beasiswa berupa pendidikan gratis terhadap para siswa berprestasi dalam UN 2013 itu bertujuan memberikan kesempatan kepada para siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. “Namun, para siswa yang akan mendapat pendidikan gratis dari Dispendik tersebut harus memenuhi syarat utama, yakni harus berprestasi dan tidak pernah mendapat beasiswa lain. Selain itu, mereka juga tidak diperbolehkan mengambil selain jurusan pertanian, kelautan, dan pemerintahan,” imbuh Ateng Zailani. Lebih jauh, setelah lulus nanti, mereka juga tidak diperbolehkan bekerja di luar Kabupaten Situbondo. “Setelah lulus, mereka diharapkan membantu pembangunan Kabupaten Situbondo agar lebih baik, terutama di tiga sektor tersebut. Hal itu sesuai visi dan misi bupati. Namun, kami baru sebatas mengusulkan, dan mudah-mudahan mendapat dukungan para wakil rakyat Situbondo,“ pungkas Ateng. (rri/c1/als)

TARIF LISTRIK

Imbau PNS Jamaah di Al-Abror SITUBONDO - Ada pemandangan berbeda di Masjid Agung Al-Abror dalam satu bulan terakhir. Setiap azan duhur berkumandang, masjid kebanggaan warga Kota Santri ini selalu dipenuhi jamaah berseragam pegawai negeri sipil (PNS). Usut punya usut, mereka adalah PNS di lingkungan Pemkab Situbondo yang melakukan Salat Duhur berjamaah. Sudah satu bulan terakhir Bupati Dadang Wigiarto mengimbau anak buahnya agar melaksanakan Salat Duhur berjamaah. “Bupati mengajak para PNS yang muslim memakmurkan masjid. Salah satunya, melaksanakan Salat Duhur berjamaah di Masjid Agung Al-Abror. Ini sebatas imbauan,” terang Kabag Kesra, H. Ridwan, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (5/1). Salah satu dampak kebijakan itu adalah dimaju ka n n ya ja m i s t i ra hat. S ebab, azan duhur berkumandang sekitar pukul 11.30, sedangkan istirahat baru dimulai pukul 12.00. “Jadi waktu istirahat dimajukan, begitu pula dengan berakhirnya. Imbauan salat jamaah itu khusus PNS di SKPD di wilayah kota,” kata salah seorang PNS yang kemarin ikut salat berjamaah. (pri/c1/als)

EDY SUPRIYONO/RaBa

SALAH ALAMAT: Sebanyak 44 e-KTP warga Sumetera Utara nyasar ke Kecamatan Mangaran.

e-KTP Asal Sumut Nyasar ke Situbondo

EDY SUPRIYONO/RaBa

MEMAKMURKAN MASJID: Sejumlah PNS melaksanakan Salat Duhur di Masjid Jamik Al-Abror kemarin.

SITUBONDO - Sebanyak 44 kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) warga Sumatera Utara (Sumut) nyasar ke Kabupaten Situbondo. Kartu identitas nasional itu berada di tumpukan e-KTP warga Kecamatan Mangaran. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Situbondo, Agus Tjahyono Basuki mengungkapkan, SKPD yang dia pimpin sekarang sedang dalam proses mengembalikan e-KTP warga Sumut itu. “Kita kembalikan ke Jakarta,” terangnya kemarin (5/1). Menurut Agus, dirinya tidak bisa memastikan penyebab 44 e-KTP warga Sumut itu nyasar ke Kecamatan Mangaran. Kemungkinan besar akibat petugas di Jakarta salah memasukkan. “Itu bisa saja terjadi. Waktu itu ada satu e-KTP warga Situbondo nyasar ke Kabupaten Bondowoso,” ungkapnya. Selain mengirim e-KTP warga Sumut, Disdukcapil juga akan mengirim sejumlah eKTP warga Kecamatan Man-

garan yang salah. “Ada 26 buah e-KTP yang alamatnya tertulis Tanjung Pecitan. Yang benar Tanjung Pecinan,” terang mantan kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) itu. Agus menyebutkan, selama masa aktivasi ini ditemukan sejumlah kendala, di antaranya ada e-KTP yang salah foto. Ada juga yang chip-nya tidak aktif. “Yang seperti itu akan kita kembalikan ke Jakarta,” imbuhnya. Di Kecamatan Banyuputih, lanjut Agus, dirinya menemukan e-KTP yang tidak bisa diaktivasi. Itu bisa saja terjadi karena kesalahan atau kerusakan. “Hingga saat ini belum ada petunjuk kapan perbaikan bisa dilakukan. Langsung kita kembalikan ke Jakarta saja,” imbuhnya. Perbaikan e-KTP yang rusak, kata Agus, belum ada pendelegasian ke daerah. Hingga kini, pegawai di Disdukcapil Situbondo juga belum dilatih mencetak e-KTP. “Saya harus online dengan pusat. Yang online data hari ini teman-teman kecamatan,” imbuhnya. (pri/c1/als)

Gelar Ojung demi Keselamatan EDY SUPRIYONO/RaBa

KONFERENSI PERS: Manajer PLN APJ Situbondo, M. Arif Mudahri (kanan), memaparkan seputar kenaikan TDL.

Berlaku untuk 9,54 Persen Pelanggan SITUBONDO - Sejak 1 Januari 2013 kenaikan tarif dasar listrik (TDL) telah diberlakukan. Di Kabupaten Situbondo, ternyata tak sampai sepuluh persen pelanggan yang terdampak Peraturan Menteri ESDM No. 30/2012 itu. Data tersebut terungkap dalam sosialisasi dan silaturahmi PLN APJ Situbondo dengan sejumlah wartawan di Kota Santri kemarin (5/1). “Dari total jumlah pelanggan sebanyak 127.322, hanya 9,54 persen yang terdampak kenaikan TDL,” terang Manajer PLN APJ Situbondo, Mohammad Arif Mudhari. Sebanyak 9,54 persen itu merupakan pelanggan yang menggunakan daya di atas 900 VA. Sisanya adalah pelanggan yang menggunakan daya di bawah 900 VA. “Pelanggan dengan daya sampai 900 VA tidak mengalami perubahan tarif,” terangnya. Pria asal Bangkalan, Madura, itu menjelaskan, khusus tarif dasar listrik kelas sosial, pelanggan yang terdampak kenaikan TDL berjumlah 748 orang atau 0,59 persen. Sementara itu, tarif kelas rumah tangga sebanyak 9.340 pelanggan atau 7,34 persen. Tarif kelas bisnis sebanyak 1.833 pelanggan atau 1,44 persen. Tarif kelas industri hanya 221 pelanggan atau 0,17 persen. “Selanjutnya, di golongan tarif publik, pelanggan yang terdampak TDL berjumlah 355 pelanggan atau 0,28 persen. Golongan tarif seluler 204 pelanggan atau 0,16 persen. Jadi, totalnya hanya 9,54 persen,” papar Arif. Dia menjelaskan, jumlah pelanggan di Situbondo didominasi golongan rumah tangga yang menggunakan daya listrik antara 450 VA 0 900 VA. “Jumlah pelanggan golongan ini 118.729 pelanggan. Rinciannya, pelanggan pengguna daya 450 VA sebanyak 74.472, dan pengguna daya 900 sebanyak 34.917,” rinci Arif. Golongan kedua yang mendominasi adalah tarif sosial. Rinciannya, pengguna daya 450 VA sebanyak 1.454, dan pengguna daya 900 VA sebanyak 1.798. Golongan bisnis, pelanggan yang menggunakan daya listrik di atas 900 VA sebanyak 1.833. Sisanya, 869 pengguna daya listrik 450 VA, dan 985 pengguna daya listrik 900 VA,” imbuhnya. Saat ditanyakan apakah kecilnya angka pelanggan yang terdampak kenaikan TDL di Situbondo itu tidak mengakibatkan kerugian? Kata Arif, jika bicara untung-rugi, dari dulu PLN rugi. Sebab, angka jual tidak melebihi angka produksi. Karena itulah ada subsidi. “Makanya, PLN sebenarnya tidak bicara untung-rugi dalam hal ini,” terangnya. Kenaikan TDL, terang dia, untuk menutupi subsidi yang kian lama kian membengkak. “Penyesuaian TDL 15 persen akan dilakukan secara bertahap sebanyak 3 kali selama 2013,” papar Arif. (pri/c1/als)

KENDIT - Ojung kembali digelar di Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Situbondo, siang kemarin (5/1). Bahkan, sejumlah peserta secara khusus datang dari luar daerah untuk mengikuti acara tahunan tersebut. Para peserta ada yang datang dari Kabupaten Probolinggo dan Bondowoso. Selebihnya adalah warga Kendit. Mereka merasa tertantang berlaga dalam arena Ojung. Hadiah bagi pemenang sebenarnya tidak besar. Namun, bisa

tampil dalam Ojung merupakan suatu kehormatan. Mereka dengan bangga memamerkan ketangkasan memukul bagian-bagian tertentu tubuh lawan secara bergantian. Kepala Desa (Kades) Bugeman, Kecamatan Kendit, Udid Yuliasto men-

gatakan, Ojung merupakan agenda tahunan di desa yang dia pimpin. Keyakinan masyarakat setempat, Ojung harus terus dilaksanakan secara turun-temurun. “Ini ritual kami sebagai bentuk permohonan kepada Allah,” terangnya. Kata Yuli, Ojung diyakini masyarakat sebagai mediator meminta kemakmuran dan keselamatan kepada Tuhan. Selain itu, Ojung juga merupakan budaya nenek moyang Desa EDY SUPRIYONO/RaBa Bugeman yang harus dilestarikan. TRADISI: Pertandingan Ojung di Desa (pri/c1/als) Bugeman, Kecamatan Kendit, siang kemarin.


Radar Banyuwangi 6 Februari 2013