Issuu on Google+

SELASA 2 JULI

29

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Carry Terseret KA 20 Meter n Sopir dan Empat Penumpang Selamat BANYUWANGI - Kecelakaan di lintasan kereta api (KA) terjadi di Lingkungan Plembang, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Banyuwangi. Suzuki Carry yang disopiri Untung Kholipin, 41, warga Lingkungan Jogolatri, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi, itu hancur diseruduk KA Pandanwangi Minggu malam kemarin (30/6). Meski kecelakaan itu terjadi sangat dahsyat, tapi beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sopir bersama Suharto, pemilik mobil, Musamah, dan dua anaknya yang masih balita, berhasil selamat. Kelima penumpang yang berhasil keluar dari mobil sebelum KA datang melihat dengan jelas saat mobil tersebut ditabrak hingga hancur. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 18.30 itu bermula saat Suzuki Carry bernopol Z 1836 HP yang datang dari arah barat itu melintas di lintasan KA yang sedang diperbaiki. Tiba-tiba mobil yang sedang mengangkut lima orang, termasuk sopir itu, macet karena roda belakang tersangkut rel. “Pecahan batu di sekitar rel banyak yang hilang,” terang sopir mobil Carry Untung Kholipin, 41. Untung menyebut, saat melewati lintasan KA itu mulanya lancar. Roda depan sudah melewati lintasan yang menjadi pembatas Kelurahan Sumberejo dan Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, itu. “Roda belakang mancep (tertambat) karena terhalang rel,” katanya. Saat roda belakang nyangkut di rel, Untung bersama Suharto turun dan mendorong mobil tersebut. Tetapi, jelas Untung, upaya mendorong mobil itu tidak membuahkan hasil. Mobil warna hijau itu tetap tidak bisa bergerak. “Sekitar lintasan sepi banget, tidak ada warga,” ujarnya. Ketika sedang berusaha mendorong mobil, dari arah selatan terlihat sorot lampu KA. Sopir mobil Carry

itu langsung meminta Musamah dan kedua putranya turun dari mobil. “Musamah dan dua anaknya pun turun dari mobil, lalu lari mencari tempat yang aman,” jelasnya. Untung bersama Suharto, sang pemilik mobil, melihat dengan mata sendiri saat KA Pandanwangi jurusan Jember itu menerjang mobilnya yang masih nyangkut di tengah lintasan KA. “Saya lihat sendiri saat sepur menabrak mobil, Musamah dan Pak Suharto menjerit histeris,” jelasnya n

Kronologi Carry Diseret KA Suzuki Carry bernopol Z 1836 HP melewati lintasan KA di Plembang, Kelurahan Sumberejo, Banyuwangi.

Karena rel diperbaiki, roda belakang Suzuki Carry tersangkut rel. Untung (sopir) dan Suharto (pemilik mobil) turun mendorong kendaraan itu.

4

1

 Baca Carry...Hal 39

2

3 Saat mendorong mobil, mereka melihat sorotan lampu KA dari arah selatan. Suharto menyuruh istri serta dua anaknya keluar dari mobil dan berlari mencari tempat yang aman.

4

KA Pandan Wangi menghajar mobil tersebut. Mobil terseret hingga sejauh 20 meter dari lokasi awal tumbukan.

RINGSEK: Kondisi mobil Suzuki Carry bernopol Z 1836 HP setelah terseret KA di Lingkungan Plembang, Kelurahan Sumberejo, Banyuwangi, kemarin. FOTO-GRAFIS: AGUS BAIHAQI-ZAKARIA/RaBa

Pemilik Sabu Dalam Buku Divonis 5 Tahun

ADA APA LAGI

PKL Sumberwadung Wadul Wakil Rakyat BANYUWANGI - Sekitar sepuluh pedagang kaki lima (PKL) yang mangkal di depan Stasiun Kereta Api (KA) Sumberwadung, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, mendatangi kantor DPRD Banyuwangi kemarin (1/7). Para PKL tersebut wadul kepada anggota dewan gara-gara kerap didatangi petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kecamatan setempat yang meminta lapaknya dibongkar sebelum Ramadan. Para PKL menduga, permintaan Satpol PP agar lapak mereka dibongkar tersebut berkaitan dengan pembangunan rumah toko (ruko) di belakang lokasi tersebut n  Baca PKL...Hal 39

PEMILU

RAMADA KUSUMA/RaBa

TERBAIK: Dari kiri Kajari Syaiful Anwar, Direktur JP RaBa Choliq Baya, HM. Sidrotul Muntaha (karyawan teladan JP RaBa), KH. Hisyam Syafa’at (pelanggan terlama), Ivan Sumarsono (agen koran terbaik), Yudi R. Ramadhani dari Yamaha (mitra iklan terbaik), Tumijan (loper koran terbaik), dan Bupati Abdullah Azwar Anas, di hotel New AJM Genteng Minggu malam. Foto lainnya lihat halaman 31.

Totok Tidak Bisa Langsung Dicoret

Rewards untuk Pembaca hingga Loper

BANYUWANGI - Beberapa hari terakhir, anggota Fraksi Gerindra DPRD Banyuwangi, Totok Sugiharto, terus tersudut akibat tertangkap tangan mengonsumsi sabu-sabu (SS). Na mun, kali ini ka bar baik yang menghampiri politikus yang tinggal di Kecamatan Glagah tersebut. Sebab, masalah narkoba yang kini tengah mem belitnya ternyata tidak serta-merta dapat digunakan da sar SIGIT HARIYADI/RaBa untuk mencoret dia Irfan Hidayat dari daftar calon anggota legislatif (caleg) Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 mendatang n

GENTENG - Malam Tembang Kenangan resepsi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP RaBa) ke-14 di Hotel New Agung Jaya Mahkota (AJM) Genteng berlangsung meriah Minggu malam kemarin (30/6). Sebab, acara tembang lawas yang digagas koran terbesar di Bumi Blambangan tersebut benar mengesankan para tamu undangan. Hadir sejumlah pejabat dari forum pimpinan daerah (forpimda) sebagai tamu kehormatan. Selain itu, kalangan pejabat dari

 Baca Totok...Hal 39

muspika, jajaran kepala desa, sejumlah organisasi masyarakat (ormas), pejabat puskesmas, agen, dan loper koran, juga hadir. Selain itu, mitra kerja JP RaBa dan para sponsor pendukung acara juga hadir. Dari kalangan forpimda yang hadir, antara lain Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Syaiful Anwar. Tokoh lain yang hadir adalah mantan ketua DPRD Banyuwangi Achmad Wahyudi dan Ketua Rais Syuriah PCNU Banyuwangi KH. Hisyam Safaat n  Baca Rewards...Hal 39

BANYUWANGI - Sidang kasus narkoba jenis sabu-sabu (SS) dengan terdakwa Abdul Rohim, 60, berakhir kemarin (1/7). Warga Dusun Peterongan, Desa Kebunrejo, Kecamatan Ka libaru, yang ditangkap polisi saat membawa sabu seberat 9,78 gram itu divonis lima tahun penjara. Majelis hakim PN Banyuwangi yang dipimpin Made Sutrisna SH juga mewajibkan terdakwa membayar denda Rp 800 juta subsider sebulan kurungan. “Kalau dendanya tidak dibayar, maka hukumannya ditambah sebulan penjara,” cetus Made Sutrisna SH. Dalam amar putusannya, majelis hakim sependapat dengan tuntutan yang disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) Heru Sandika SH dan Amir Nur rahman yang menyebut, perbuatan terdakwa melanggar Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang (UU) No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Sebelum menyampaikan putusan, majelis hakim da lam amar putusannya meng ungkapkan, berdasar fakta-fakta yang ada di persidangan, terdakwa dinyatakan terbukti me-

DOK. RaBa

Abdul Rohim

miliki sabu seberat 9,78 gram. “Fakta-fakta di persidangan. Ter dakwa terbukti bersalah melakukan tindakan pidana,” kata Made Sutrisna. Hukuman yang dijatuhkan majelis hakim lima tahun penjara itu lebih ringan tiga tahun daripada tuntutan yang disampaikan Jaksa Heru Sandika SH n  Baca Pemilik...Hal 39

Sisi Lain Penyelenggaraan Porprov IV di Madiun

Omzet Nasi Pecel dan Brem Meningkat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Madiun telah usai. Sebagai calon tuan rumah, Banyuwangi berhasil finis di posisi kesepuluh dari 38 kota dan kabupaten seJawa Timur. Apa saja yang perlu ditiru dari tuan rumah Madiun?

Totok Sugiarto tak bisa langsung dicoret dari daftar caleg Memang butuh dicontreng, bukan dicoret

Pemilik sabu dalam buku divonis 5 tahun Ini buku yang tidak bikin pintar

NIKLAAS ANDRIES, Banyuwangi KOTA Madiun mendadak sesak saat Porprov IV dilaksanakan. Hampir sepuluh ribu orang dari penjuru Jawa Timur memadati kota yang dipimpin Wali Kota Bambang Irianto tersebut. Jumlah itu tampak jelas saat upacara http://www.radarbanyuwangi.co.id

GALIH COKRO/RaBa

PUSAT SPORT: Lapangan atletik GOR Tawang Alun perlu dipermak total demi Proprov mendatang.

pembukaan even dua tahunan tersebut di Stadion Wilis, Kota Madiun. Arus lalu lintas padat sejak tiga jam

sebelum acara dibuka. Padahal, Porprov baru dibuka pukul 19.00. Namun, keluwesan panitia dalam mengatur

kesiapan jalan raya menyebabkan kemacetan tidak terjadi n

 Baca Omzet...Hal 39 email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


30

Senin 2 Juli 2013

Gus Ishom Mundur dari Partai Demokrat Ingin Fokus Urus Pesantren GLENMORE - Menjelang pemilihan umum legislatif (pileg), Pengasuh Pondok Pesantren Kanzul Makarim, Kecamatan Glenmore, KH. Ishomudin Dimyatie, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Banyuwangi. Keputusan tersebut diambil karena Gus Ishom—sapaan akrabnya— mengaku tidak mau terlalu jauh terlibat urusan politik praktis, dan ingin lebih fokus mengurus umat dan pesantren yang dia pimpin.

ALI NURFATONI/RaBa

PROTES: Sejumlah warga menggelar aksi menolak berdirinya tower di Dusun Krajan, Desa Sembulung, Cluring, kemarin.

Warga Sembulung Tolak Tower CLURING - Berdirinya tower di Dusun Krajan, Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, masih menimbulkan kontroversi. Betapa tidak, tower setinggi 72 meter tersebut pernah dibongkar paksa Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi September 2012 karena dianggap ilegal alias tidak mengantongi izin. Namun, baru-baru ini pembangunan kembali dilaksanakan. Padahal, belum jelas apakah tower milik PT. Daya Mitra Komunikasi itu sudah mengantongi izin ataukah tidak. Yang pasti, warga sekitar menolak tower tersebut beroperasi. Sebagai bukti penolakan, sejumlah warga menggelar unjuk rasa di sekitar tower kemarin. Sebagai bentuk protes, warga juga membentangkan beberapa poster. Warga benar-benar tidak sepakat jika pembangunan

tower tersebut tetap dilanjutkan. Ada beberapa pertimbangan kenapa warga menolak beroperasinya tower tersebut, antara lain warga tidak ingin tertimpa tower jika terjadi bencana alam. Selain itu, warga mengaku takut terkena dampak langsung radiasi. Aksi protes warga tersebut menyusul pembangunan tower yang beberapa hari terakhir dilanjutkan. Padahal, jauh-jauh hari warga tidak sepakat tower itu berdiri. ‘’Warga tidak setuju, tapi kok tiba-tiba tower itu dilanjutkan lagi,” kata Jumitro, salah satu warga yang menolak pembangunan tower. Beberapa hari terakhir, warga terkejut saat sekitar tower itu mulai dibersihkan. Bahkan, beberapa peralatan sudah tiba di lokasi pembangunan. “Alat itu diangkut truk. Jelas mau dibangun lagi. Kami menolak,” tegasnya.

Sebagai bukti keseriusan, warga juga mengirimkan surat ke beberapa instansi terkait, seperti DPRD, Satpol PP, dan BPPT. ‘’Tolong aspirasi kami didengar,” imbuh Riyono Hadi, warga lain. Sementara itu, usai demo, perwakilan warga langsung mendatangi kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT dan PM) Banyuwangi. Mereka meminta, pendirian tower yang ada di daerahnya tidak diizinkan. Sayangnya, upaya warga yang ingin menemui kepala BPPT Abdul Kadir tidak terlaksana. Sebab, saat ini Kadir sedang berada di Makkah untuk melaksanakan umrah. “Maaf, Pak Kadir sedang umrah, sedang pejabat lainnya ada acara di Surabaya,” terang Agus Cahyono, salah satu staf BPPT yang menemui warga. (ton/abi/c1/aif )

TKW Situbondo Minati Taiwan SITUBONDO - Sulitnya mencari kerja membuat warga Situbondo memilih bekerja di luar negeri. Salah satu negara tujuan yang cukup diminati tenaga kerja wanita (TKW) adalah Taiwan. Salah seorang calon TKW yang siap berangkat ke Taiwan adalah Lilis Dwi Wahyu Cahyaningsih, warga Dusun Kendal, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo. Wanita 31 tahun tersebut telah merampungkan sejumlah berkas keberangkatannya ke Taiwan di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Situbondo akhir pekan lalu. Rencananya, Lilis akan menjadi pembantu rumah tangga di Taiwan selama tiga tahun. Dirinya berangkat melalui perusahaan jasa penyalur tenaga kerja PT Antar Tenaga Kerja Mandiri. Menurut Lilis, dirinya sudah mengikuti pelatihan selama dua bulan. Selain mendapat pelatihan skill, wanita tersebut juga menerima kursus bahasa Taiwan. “Dapat pelatihan dan kursus bahasa Taiwan,” kata Lilis saat berada di kantor Disnakertrans Situbondo Jumat (28/6) lalu. Dia mengaku tertarik bekerja ke Taiwan karena prospeknya bagus. Dengan menjadi pembantu rumah tangga, Lilis dijanjikan menerima gaji sebesar Rp 5 juta per bulan, mendapatkan asuransi,

SITUBONDO - Kasus pembunuhan yang diduga melibatkan geng motor yang terjadi di Asembagus hampir ada titik terang. Hanya saja, polisi masih kesulitan menangkap pelaku. Sebab, beberapa orang yang dicurigai, yakni yang tergabung dalam geng motor, masih kabur. Meski begitu, polisi sudah mengantongi satu nama berinisial S yang diduga kuat terlibat penusukan Uul Ardiansyah tersebut. “Sementara masih diselidiki. Diduga berinisial S,” kata AKP Sunarto, Kasatreskrim Polres Situbondo. Menurutnya, petugas kepolisian sudah memeriksa 12

Pimpinan Cabang PD Banyuwangi? Menurut Gus Ishom, hal itu sudah disampaikan cukup lama. “Sudah saya sampaikan sekitar sebulan lalu,” tutur mantan ketua Dewan Syuro DPC PKB Banyuwangi itu. Gus Ishom menegaskan, setelah menyatakan mengundurkan diri sebagai ketua dewan pembina PD, dirinya ingin kembali fokus mengurusi pesantren dan umat. Apalagi, belakangan banyak kiai yang terjun ke politik praktis dan sibuk mengurus pemilu legislatif. “Jadi, dengan mengundurkan diri dari partai. Saya berharap bisa fokus ke urusan umat,” ungkapnya. (azi/c1/aif)

Simpan Trex, Pengamen Ditangkap PANJI - Bayu Purnomo, pemuda asal Perumahan Panji Permai Blok FF-20 Situbondo, ditangkap polisi Minggu malam (30/6). Itu dilakukan karena pria 26 tahun tersebut memiliki dan menyimpan pil haram jenis trihexyphenidyl (trex). Penangkapan terhadap pria yang menjadi pengamen tersebut dilakukan Satuan Reskoba Polres Situbondo sekitar pukul 19.00 Minggu malam. Pasalnya, pihak kepolisian menerima informasi kepemilikan pil haram itu dari warga sekitar. Sebelum berhasil ditangkap, petugas reskoba melakukan pengintaian di tempat kosnya di Jalan Argopuro, Situbondo. Pada saat gerak-gerik tersangka dirasa sangat mencurigakan, polisi langsung menggerebek Bayu Purnomo di tempat kosnya. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menemukan beberapa butir pil trex yang siap pakai. “Saat digerebek, tersangka sempat tidak mengaku. Namun, setelah digeledah, ternyata polisi menemukan beberapa butir pil di sakunya,” kata AKP Priyo Purwandito, Kasatreskoba Polres Situbondo. Untuk mengembangkan penangkapan tersebut, petugas membawa Bayu ke rumahnya di Perumahan Panji. Begitu sam-

PIL HARAM: 40 butir trek diamankan di Mapolres Situbondo kemarin (1/7). Pil koplo tersebut disita dari seorang pengamen bernama Bayu Purnomo.

NUR HARIRI/RaBa

pai di rumah tersangka, polisi kembali menemukan puluhan pil trex sebanyak lima paket. “Setelah tertangkap di tempat kosnya, petugas juga menggeledah rumahnya dan menemukan puluhan pil trex,” kata Lantaran tertangkap basah memiliki dan menyimpan pil trek, tersangka digelandang ke Mapolres Situbondo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Saat ini tersangka sudah diamankan,”

imbuhnya. Data yang berhasil dikumpulkan, selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan 40 pil trex warna putih dan kuning. Namun, Bayu tidak mengetahui siapa orang yang memasok pil haram itu kepada dirinya. “Saya tidak kenal dan tidak tahu siapa orangnya,” kata Bayu saat memberikan keterangan di hadapan polisi (rri/c1/als)

BUPATI BANYUWANGI

PENGUMUMAN Nomor : 892.1/ 1282 /429.202/2013 NUR HARIRI/RaBa

LEGAL: Lilis (tengah) warga Desa Wonorejo, Banyuputih, siap berangkat ke Taiwan.

dan tunjangan dana insensif. “Saya lebih tertarik ke Taiwan karena prospeknya bagus,” imbuhnya. Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Situbondo, Yogie Sudharma mengatakan, beberapa tahun terakhir TKW asal Situbondo yang bekerja ke Taiwan mengalami peningkatan cukup pesat. “Tahun ini ada 16 warga Situbondo yang bekerja ke luar negeri. Dari jumlah itu, 11 orang TKW bekerja ke Taiwan dan dua orang

ke Singapura. Yang ke Hongkong dan Arab Saudi hanya satu orang,” terang Yogie. Ditambahkan, bagi warga yang hendak bekerja ke luar negeri, pihaknya tidak akan mempersulit izin pemberangkatan. “Asalkan semua persyaratan lengkap dan yang tak kalah penting adalah perusahaan penyalur jasa tenaga kerjanya sudah terdaftar dan petugas lapangannya memiliki ID card, serta sudah terlatih,” papar Yogie. (rri/c1/als)

Kasatreskrim: Pelaku Diduga Berinisial S Pembunuhan Geng Motor Asembagus

Gus Ishom menuturkan, keputusan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua Dewan Pembina PD Banyuwangi tersebut murni atas pertimbangan diri dan keluarganya. Artinya, lanjut Gus Ishom, niatnya mundur dari dewan pembina PD bukan karena dirinya memiliki persoalan tertentu dengan jajaran pengurus partai pimpinan Michael Edy Hariyanto tersebut. “Ini keputusan saya pribadi dan keluarga, bukan karena ada masalah di partai,” tandasnya. Apakah sudah menyampaikan niatnya tersebut kepada Michael selaku ketua Dewan

orang yang terlibat insiden tersebut. Namun, ada beberapa orang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya alias kabur. “Sudah dua belas orang yang diperiksa petugas,” imbuhnya. Terungkapnya inisial S dan beberapa temannya yang masih kabur itu setelah dilakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) di lokasi kejadian. Selain memeriksa sejumlah teman korban dan beberapa teman pelaku, polisi akhirnya menduga kuat bahwa S dan beberapa temannya yang kabur itu adalah pelaku. “ TKP-nya bergerak. Tetapi, kasus ini terus kami selidiki,” katanya. Hasil olah TKP, setelah korban tertusuk di dada, korban memang sempat kabur mengendarai motor. Namun,

korban terjatuh karena tidak kuat menahan rasa sakit. Dia tewas di lokasi yang jaraknya tidak begitu jauh dari tempat kejadian. Data yang berhasil dikumpulkan, polisi juga berhasil mengamankan motor Vega

yang diduga sengaja ditinggal pelaku. Hingga berita ini ditulis, tidak diketahui pasti motor Vega tersebut milik pelaku ataukah tidak. “Sepedanya sudah diamankan. Tetapi, bukan berarti itu milik pelaku n  Baca Kasatreskrim...Hal 39

TENTANG PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) CALON PRAJA INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI (IPDN) TAHUN AJARAN 2013/2014 Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tanggal 20 Juni 2013 Nomor : 892.1/3212/SJ tentang Penerimaan Calon Praja IPDN Tahun Ajaran 2013 / 2014 diumumkan bahwa Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memberikan kesempatan kepada putra / putri Warga Negara Indonesia (WNI) untuk mengikuti Pendidikan Ikatan Dinas pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan ketentuan sebagai berikut : I. Waktu dan Tempat Pendaftaran : 1. Pendaftaran dilaksanakan mulai tanggal 1 Juli 2013 sampai dengan 13 Juli 2013 2. Tempat Pendaftaran : Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Banyuwangi, Jalan KH. Agus Salim No. 20 A Banyuwangi Telepon. (0333) 426211. 3. Waktu Pendaftaran mulai pukul 07.00 wib s/d 16.00. wib II. Pengumuman Pendaftaran Persyaratan dan kelengkapan administrasi pendaftaran selengkapnya dapat dilihat di: 1. Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Banyuwangi 2. Kantor Kecamatan se Kabupaten Banyuwangi 3. Website http://www.banyuwangikab.go.id.

Dikeluarkan di : Banyuwangi Pada tanggal : 27 Juni 2013 BUPATI BANYUWANGI TTD H. ABDULLAH AZWAR ANAS, M.Si

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/ mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Selasa 2 Juli 2013

Larut dalam Syahdunya

Tembang Kenangan Kajari Banyuwangi

TANGGAL 26 Juli 2013 nanti Jawa Pos Radar Banyuwangi genap berusia 14 tahun. Serangkaian kegiatan digelar untuk memeriahkan ulang tahun (ultah) ke-14 tersebut. Mulai pengobatan gratis, donor darah, pengajian dan santunan anak yatim, lomba foto, hingga workshop fotografi, akan digelar. Puncak ultah dimeriahkan Tembang Kenangan di Hotel New Agung Jaya Mahkota (AJM) Genteng kemarin malam (30/6). Acara itu benar-benar

meriah karena dihadiri berbagai kalangan. Pejabat , kiai, loper koran, agen, mitra kerja, pengusaha, dan seniman, larut dalam acara bertajuk Tembang Kenangan tersebut. Kru Radar Banyuwangi pun larut dalam syahdunya Tembang Kenangan tersebut. (c1/aif)

Bupati Anas serahkan penghargaan loper terbaik

Penghargaan agen koran terbaik

Pelanggan terlama wakil dari Gus Hisyam FOTO-FOTO: RAMADA/SIGIT/AGUS/CHO/ALSOD/RABA

Kru Jawa Pos Radar Banyuwangi melampiaskan kegembiraan

Karyawan teladan Radar Banyuwangi 2013

Trio Genteng nyanyi Sun Akoni

Fafan Luika dan kawan-kawan

Agen Jawa Pos Radar Banyuwangi

BPR Wilis serahkan cindera mata

Pemenang hadiah utama gitar akuistik

Penampilan Band Waras Radar Banyuwangi

Dapat doorprize

Ainur Rofiq Wandra Restusian

Penyanyi cilik

Penghargaan mitra iklan terbaik

Wahyudi sumbangkan lagu

Tamu undangan menikmati sajian tembang kenangan


HEALTH

32

Selasa 2 Juli 2013

Sehat Dimulai dari Kita

Waspadai Jika Anak Anda Mimisan Perlu Kontrol Apabila Gejala tidak Mereda dengan Memencet Hidung GENTENG - Waspadai mimisan pada anak. Bila tindakan sederhana dengan memecet hidung tidak dapat menghentikan perdarahan segera bawa anak ke klinik THT. Dengan pemeriksaan THT dapat diketahui penyebab mimisan pada anak karena mimisan pada anak dapat diakibatkan banyak faktor. Faktor tersebut dapat bersifat ringan seperti hanya karena trauma ringan ataupun penyebab yang sifatnya berat seperti demam berdarah atau kelainan darah. Demikian disampaikan Dr. Suryadinata, Manajer Rawat Jalan RS Al Huda Genteng. Menurut Surya, pendarahan dari hidung atau sering disebut mimisan terutama pada anak sering kali ditemui dalam aktivitas sehari-hari. Mimisan merupakan gejala suatu penyakit yang ditandai dengan keluarnya

darah lewat hidung. Seringkali kita menjumpai anak kita tiba-tiba dari hidungnya keluar darah 1 tetes ketika sedang melihat TV, atau darah menetes agak banyak lewat hidung. Sehingga mengotori kertas gambar ketika anak sedang bermain. Lebih lanjut disampaikannya, dalam keadaan seperti ini, ibu biasanya panik dan segera menyumbat hidung si anak dengan daun sirih atau apa saja yang penting berhenti. “Tindakan seperti ini memang kerap terjadi. Namun seharusnya dibawa ke pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan yang benar,” demikian dijelaskan dr. Suryadinata. Dijelaskannya, mimisan atau dalam istilah kedokteran disebut sebagai epistaksis adalah tanda dari suatu penyakit yang sebagian besar ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya. Tetapi ada juga yang merupakan pertanda adanya penyakit berat yang diderita. “Sehingga, bila anak mimisan cukup banyak dan tidak dapat diatasi dengan memencet hidung sebaiknya segera diperiksakan ke

meskipun kelihatannya ringan, tetapi ada beberapa yang berat. Mimisan ringan, kata dr. Surya, dapat disebabkan karena alergi hidung, infeksi hidung, dan trauma ringan (anak sering memasukkan jari ke lubang hidung). Karena pada anak-anak selaput hidung dan pembuluh darahnya masih rapuh dan belum sempurna. Sedangkan mimRSAH FOR RaBa isan berat dapat PERIKSA HIDUNG: dr. Djohar Anwar, Sp. THT sedang melakukan disebabkan karena tindakan penaggulangan mimisan pada anak. adanya gangguan sel-sel darah, Dengue dokter spesialis THT, ” jelasnya. Hemorage Fever (demam berdarah) dan Penting untuk diketahui awam tentang kanker darah. “Untuk kasus yang berat harus penyebab dari mimisan itu sendiri. Karena dirawat dan ditangani secara intensif oleh

dokter spesialis anak karena memerlukan terapi khusus, ”ujarnya. Lebih lanjut dr. Suryadinata menjelaskan, sedikitnya ada tiga hal sederhana yang perlu dilakukan ketika mendapati anak mengalami mimisan. Yaitu menghentikan pendarahan secepat mungkin, mengatasi komplikasi akibat pendarahannya dan mencegah berulangnya pendarahan. “Tindakan menghentikan pendarahan bila ringan dapat dilakukan dengan memencet cuping hidungnya selama 5 (lima) menit dan anak diposisikan duduk sedikit menunduk, jangan terlentang, ” katanya. Bila tindakan sederhana ini tidak berhasil, lanjut dia, jangan diberi daun sirih karena kadang tidak terjamin kesterilannya. “Langkah yang tepat adalah segera bawa anak ke dokter atau pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penangganan yang benar,” tambahnya. Untuk informasi lebih lanjut layanan di klinik THT di RS Al Huda hubungi (0333) 842033 Ext 317, atau datang langsung ke RS Al Huda, Jl. Raya Gambiran No 225, Genteng−Banyuwangi. (*/als)

Ponpes Safinda Solusi Baca Cepat Alquran

Pret Kampretan Juarai Lomba Tari

BANYUWANGI - Pondok Pesantren Safinatul Huda (Safinda) Banyuwangi menggelar lomba tartil dan kultum Alquran Minggu (30/6) lalu. Peserta yang ikut mencapai 400 orang. Mereka adalah kaum ibu-ibu pengajian yang terbagi dalam beberapa kelompok di beberapa musala yang ada di beberapa kecamatan seBanyuwangi. Pengasuh Ponpes Safinda Banyuwangi, Ustad Ahmad Zakaria mengatakan, even ini merupakan upaya untukmenyambutBulanSuciRamadanyangsesaatlagiakandijalanioleh umat Islam. Dalam lomba ini usia rata-rata peserta telah berumur. Meski demikian, mereka sangat antusias dalam mengikuti lomba tartil dan kultum Alquran. “Ini menunjukkan jika mereka sangat mensyukuri atas usia yang diberikan Allah. Sehingga meski sudah uzur, namun mereka be-

BANYUWANGI - Sanggar Seni Lang-Lang Buana bertambah eksis dalam mendidik siswa-siswinya untuk meraih gelar juara. Yang terbaru, sanggar seni asuhan Sabar Harianto itu berhasil menyabet tiga juara sekaligus dalam ajang lomba karya tari anak. Pengasuh Sanggar Seni Lang-Lang Buana, Sabar Harianto menjelaskan, ketiga juara itu adalah juara satu penari tingkat nasional, juara dua piñata tari tingkat nasional dan juara dua komografi tingkat nasional. Dalam lomba yang digelar pada 27-29 Juni 2013 di Gedung Cak Durasim Taman Budaya Jatim itu, penampilan Sanggar Seni LangLang Buana tampil memukau para juri. Judul tari yang disajikan adalah Pret Kampretan. Tari ini merupakan jenis tari yang bersifat dolanan dan menggambarkan anak-anak yang sedang bermain di senja hari. “Ketika senja

BANYUWANGI

rani untuk tampil dan ternyata belajar membaca Alquran itu tidak sulit,” kata Zakaria. Dijelaskan, Ponpes Safinda ini memiliki program kegiatan. Antara lain pesantren pelajar, pesantren balita, TPQ, madrasah diniyah, program pelatihan baca Alquran, dan program pelatihan terjemah. Selain itu, program tahfidh, program Qiro’ah, dan training. Ada pula, pelatihan pelatihan mudah dan praktis cepat baca dan terjemah Alquran. “Jadi di Ponpes Safinda ini kami memberikan kelas pelatihan baca Alquran mulai dari kelas balita hingga orang tua. Target kami anakanak ketika sudah kelas dua sudah hafal dua juz. Jadi jika Anda ingin bergabung bersama kami, silakan menghubungi Ponpes Safinda, Jalan MT Hariono 79 Banyuwangi telepon 0333411251,” jelas ustad muda ini. (adv/als)

BANYUWANGI

TOHA/RaBa

SAMBUT RAMADAN: Peserta lomba tartil dan kultum Alquran di Ponpes Safinda, Tukangkayu, Banyuwangi.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• BMW 3181 ‘98 •

• Grand Livina ‘07 •

• Kijang Innova ‘05 •

• Toyota Avanza ‘04 •

Dijual Sedan BMW 3181/E36/M43 MT tahun 1998 astral silver metalik, harga 69 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi(0333)631526–635176,0811351148

Dijual Nissan Grand Livina XV 1.8 MT tahun 2007, hitam, harga 146,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Kijang Innova G xw42 tahun 2005 silver metalik, harga 147,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi(0333)631526–635176,0811351148

Dijual Toyota Avanza 1.3 F60IRM – GMMEJ tahun 2004, hijau metalik, harga 116 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub(0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Daihatsu Taft ‘92 •

• Honda Jazz ‘08 •

• Isuzu Panther ‘01 •

• Suzuki Katana ‘00 •

Dijual Daihatsu F70 Taft 4x4 4WD (jeep) tahun 1992 hitam (solar) harga 68,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub(0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Honda Jazz 2008 idsi manual, silver stone, barang istimewa, bisa cash/ kredit atau tukar tambah, hubungi 08123453975/ 081335897888

Dijual Isuzu Panther LS 2001, warna silver, pajak baru, harga 125 juta nego, bisa cash/ kredit atau tukar tambah, hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Suzuki Katana GX short (jeep) S.C HDTP th 2000 warna merah metalik hrg 65 jt nego hp 0333-635000 / 08883361235

• Tanah Perum GGM Klatak •

• Promo Daihatsu •

Jual Tnah 566m2 Ling Perum GGM Klatak Kalipuro Bwi 230 jt semua 082141046676

Lebaran pakai All New Xenia? Cma dgn 20jutaan mobil bisa dbwa pulang. Hub: Hadi 081233432555 / 081559705555

BANYUWANGI • STNK • Hlg STNK P 4277 ZIn an. Septi Evi Fitria, Jl. Ikan Wjinongko Sobo Asri 2 02/07 Hlg STNK P 2129 WW, an. Rita Auliasari Jl. RW. Monginsidi No. 31 RT03/02 Penganjuran

BANYUWANGI • Pengobatan Lahir Batin • Pngobatan lahir batin mlayani sgl hajat Insya Allah Mustajabah PP.Al Abbas 087759585558

• Cari Komik Cina Lama •

• Tanah 2 Kapling • Dijual 2 tanah Kapling msg2 uk: 10x20 M2, Lokasi Kebalenan, SHM Harga : 75 Juta Hun: 082141060580/083847407631

• Truk Fuso ‘81 • Jual Truck Fuso thn 1981 kondisi bagus, peminat. H. 0333-396286 / 08123455026.

• Honda Grand Civic ‘91 • Djl Honda Grand Civic th 1991, green apple istmw 60 jt nego, hub 081358192679.

SITUBONDO

• Honda New CRV ‘08 •

• Tanah Anggrek •

Dijual HONDA New CRV 2.4at Thn 2008 Grey Metlk Full-Option 230 jt Nego, Hub: 081233255678 Edy.

Dijual tnah Anggrek Gang 1, RT 01, RW 04 Stb, luas 180 m2, hub 081336751668.

BANYUWANGI • Les Mandarin Privat • Trma LES MANDARIN privat, byk prcakapn, bhn mnrik, cpt bisa H:christine bwi 08121661248

BANYUWANGI • Toko Dikontrakkan • Dkntrakkan toko bekas dealer spd motor /koperasi P25M, L15M, Jl. Ry Sumberayu 172 Muncar Bwi. H. 081231457220

Dicari Komik Cina Lama Thn 50/60-an harga tinggi hub liong 085736001012.

• Bantu Urus Visa • Bantu urus Visa sepecial Jepang + Paspor, hubungi: 081216024818, 081216025809

BANYUWANGI • AJM Hotel • Dbthkn krywn/ti Suka-Suka Karaoke Happy Fuppy. 2 org Accounting D3, max 30th (W), 2 org Supervisor D3 max 35th (P), Ka Shift, D3 max 35th, 1 org (P),Server waiter/(S), SMA sdrjt max 23th, 9 org (W/P), House keeping, SMA sdrjt max 23thn, 3 org (P), Office Boy, SMA sdrjt max 23thn, 2 org (P), Kasir SMA sdrjt max 23thn, 5 org (W/P). Kirim ke Jl Raya Jember 55 genteng. Kontak person 087857356102 (P. Yusuf)

Ingin pasang iklan? Hubungi: 0333-412224

Lang Buana mewakili Jatim dan harus beradu dengan 33 provinsi lainnya. “Rupanya, sajian tari dari kami dapat mencuri poin dalam lomba ini,” pungkasnya. (adv/als)

BANYUWANGI

• Jl. Raya Rogojampi •

• Tanah Ketapang •

sore itu mereka melihat kelelawar berterbangan dan anak-anak itu menirukan gerakan hewan itu,” kata Sabar. Dalam lomba itu, Sanggar Lang-

BANYUWANGI

Jual rumah Jl. Raya Rogojampi L=13,5M, P=45M Hubungi 081252638527 / 633678.

Djl tnh SHM +300M, 20M utra polsek dpn bgkl Ahass Honda Ktpg HP: 081336528447 TP

ISTIMEWA

KELELAWAR: Para siswi binaan Sanggar Seni Lang-Lang Buana saat memakai kostum kelelawar dalam lomba karya tari anak.

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan secara resmi di Radar Banyuwangi.


BALJEBOL

Selasa 2 Juli 2013

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

Satpol PP Jaring Tujuh Pasangan Mesum

OLAH RAGA

ABDUL AZIZ/RABA

BATU PERTAMA: Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi dalam peletakan batu pertama di lokasi pembangunan lapangan tenis di area Mapolsek Genteng kemarin.

Polsek Genteng Bangun Lapangan Tenis GENTENG - Aparat Polsek Genteng bersama masyarakat melakukan terobosan baru di bidang olahraga, yaitu membangun lapangan tenis di halaman belakang Mapolsek Genteng. Kemarin, pembangunan lapangan tenis hasil kerja sama polisi dan masyarakat tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi. Peletakan batu pertama tersebut juga dihadiri Jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Genteng, panitia, dan para tokoh masyarakat. Wakil Ketua Panitia, Hari Wijaya, mengatakan, ide awal membangun lapangan tenis itu sebenarnya sudah lama, yaitu sejak era Kapolsek Genteng Kompol Heru Kuswoto. “Gagasan itu diteruskan kapolsek yang sekarang, yaitu Kompol Riamun,” kata Hari Wijaya. Pengusaha muda tersebut juga mengatakan, pembangunan tenis lantai dengan desain dua lapangan tersebut diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 400 juta. Hari menyampaikan banyak terima kasih kepada masyarakat Genteng dan sekitarnya, karena telah menyumbang berupa material dan dana. “Kita juga sampaikan terima kasih kepada bapak kapolres yang menyumbang semen 350 sak,” ujarnya. (azi/c1/aif)

PPDB

JEMBER - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jember, kemarin siang (1/7), kembali menggelar razia pasangan mesum di Hotel Oleng Sibutong. Dalam razia yang digelar siang hari itu, petugas satpol PP yang dipimpin langsung Kasatpol PP Moh. Soeryadi, berhasil menangkap tujuh pasangan bukan suami istri. Soeryadi mengungkapkan, operasi penyakit masyarakat tersebut rutin digelar untuk meminimalisasi kenaikan angka maksiat di Jember. Selain itu, pihaknya bergerak menyisir Hotel Oleng Sibutong karena sering mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar. “Kami bergerak berdasarkan laporan masyarakat,” ujarnya. Mantan camat Ambulu ini memastikan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, ketujuh pasangan itu positif bukan pasangan suami istri. Bahkan yang mengejutkan, sebagian besar dari mereka telah memiliki pasangan yang sah. “Sebagian besar dari mereka pasangan selingkuh,” tambahnya. Seperti yang diungkapkan SM, perempuan dengan tiga anak ini. Dikatakan, jika dirinya sebenarnya telah memiliki suami. Namun tindakannya itu dilakukan sebagai bentuk balas dendam, karena suaminya telah selingkuh dengan wanita lain. “Saya pacaran lagi karena suami saya tukang selingkuh,” kilahnya. Selain SM, ada pasangan selingkuh lainnya, yakni SD dan FN. Keduanya adalah mantan kekasih dan pernah bertunangan beberapa tahun lalu. Karena keduanya sama-sama memiliki

RADAR JEMBER/JPNN

SERIUS: Pelaksanaan tes tulis PPDB tingkat SMP.

193 Peserta Terancam Coret JEMBER – Sebanyak 193 peserta pendaftaran peserta didik baru (PPDB) SMP, SMA, dan SMK negeri di Jember tidak diterima di sekolah negeri. Sebab, dalam tes tulis PPDB yang digelar kemarin (1/7) mereka tidak hadir. Peserta PPDB yang tidak hadir bisa dicoret masuk sekolah negeri. Kecuali sekolah yang dituju masih ada kursi kosong. Sebab, sekolah yang kekurangan pendaftar, otomatis peserta yang memilih sekolah tersebut akan diterima. Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Jember, total ada 193 peserta yang tidak hadir dalam PPDB SMP, SMA, dan SMK negeri. Rinciannya, peserta tes masuk PPDB SMP negeri yang tidak hadir sebanyak 56 orang, peserta PPDB SMA sebanyak 78 orang, dan PPDB SMK sebanyak 59 orang. Peserta tes masuk di SMAN 2 Jember yang tidak hadir mencapai 10 anak. “Jumlah peserta PPDB di SMAN 2 Jember yang tidak hadir 10 anak,” ungkap Edy Purwanto, wakil Kepala SMAN 2 Jember. Edy menjelaskan, pelaksanaan tes masuk SMAN 2 Jember berjalan lancar. Tidak ada hambatan selama pelaksanaan tes masuk yang dimulai pukul 08.00 dan berakhir pukul 10.30. (aro/jum/har/jpnn)

RULLY EFENDI/RADAR JEMBER/JPNN

TERTANGKAP: Pasangan mesum yang terjaring razia mendapat pembinaan dari satpol PP.

masalah dengan pasangan sahnya, akhirnya mereka memilih untuk menjalin cinta terlarang tersebut. “Dulu kami tunangan karena orang tua tidak merestui. Akhirnya, kami nikah dengan pasangan kita masing-masing. Namun karena kami masih saling cinta,

JEMBER – Aiptu Khozin, anggota Polsek Kencong, mendapat kado tidak mengenakkan di Hari Bhayangkara ke-67 kemarin (1/7). Rumahnya yang terletak di Dusun Gondangrejo, Desa Cakru, Kencong, dinihari kemarin disantroni perampok. Bahkan, korban dan keluarganya sempat disekap para perampok. Para perampok dipe rkirakan berjumlah lebih dari lima orang. Bahkan, diperkirakan jumlahnya mencapai sepuluh orang. ‘’Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi menyebutkan bahwa keseluruhan pelaku itu menggunakan cadar dan membawa senjata tajam,’’ kata Kapolsek Kencong AKP Makruf. Dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) diketahui, kata dia, pelaku masuk ke rumah korban dengan mencongkel jendela kamar depan. Di kamar tersebut ada Wildan, 15, anak korban. ‘’Ada bekas con-

gkelan. Dari situlah pelaku masuk ke dalam rumah,’’ ujarnya. Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, para perampok mengacak-acak isi rumah korban. Mendengar suara berisik, Khozin terbangun. Lalu, korban melihat melihat bayang-bayang hitam lewat di ruang tengah. ‘’Sedangkan korban melihat bayangan itu dari kamar belakang, dimana korban dan istrinya Tatik Hariyanti tidur di kamar tersebut,’’ tutur Kapolsek. Awalnya, menurut pengakuan korban kepada polisi, bayangan itu tak membuatnya curiga. Korban mengira bayangan itu adalah Wildan yang bangun. Tapi, korban tetap waspada. Namun, karena semakin curiga, korban keluar dari kamar. Gerakan korban diketahui oleh pelaku. Seketika itu korban disabet dengan celurit. Korban yang sudah sigap berusaha menangkis serangan itu dan melawan pelaku. Perlawanan korban itu memicu kemarahan kawanan perampok lainnya. Akhirnya ada sekitar empat pelaku yang mengeroyok korban.(rid/mg1/ram/ jum/har/jpnn)

Kelurahan Karangrejo

Raih Juara Tiga Lomba Desa Se-Jatim

ISTIMEWA

KERJA KERAS: Pejabat Kelurahan Karangrejo foto bareng.

partisipasi masyarakat dan kemandirian meningkatkan ekonomi masyarakat. Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor : 188/429/KPTS/013/2013

tertanggal 19 Juni 2013 tentang Pemenang Lomba Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur Tahun 2013, Kelurahan Karangrejo ditetapkan sebagai juara tiga. Kelurahan Karangrejo

akhirnya berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp. 30.000.000 yang diperuntukkan pengembangan sarana dan prasarana kelurahan Karangrejo. Menurut Ambyah, meskipun belum menjadi juara pertama, sebagai duta Kabupaten Banyuwangi, sudah cukup membanggakan dan patut disyukuri oleh seluruh masyarakat Kelurahan Karangrejo. ”Mudah-mudahan dengan prestasi ini akan mampu memberikan motivasi kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kepedulian dan partisipasi dalam membangun Kelurahan Karangrejo ke depan,’’ kata Ambyah.(adv)

BTI Banyuwangi

Kehilangan Sosok Seorang Ibu BANYUWANGI – Ormas Bhinneka Tunggal Ika (BTI) kehilangan sosok yang dibanggakan. Dewan pembina pusat BTI, nyai Hj. Muzzayanah S.Sos, M.Si yang juga anggota DPRD I Jatim meninggal dunia, Minggu kemarin (30/6). Politisi senior itu meninggal akibat penyakit jantung yang dideritanya. Ketua DPD BTI Banyuwangi Ustad Sugiyono mengatakan, almarhumah Muzzayanah merupakan sosok yang sangat dibanggakan

bagi warga BTI. ”Sepeninggal beliau, yang pasti ormas BTI Banyuwangi akan tetap solid. Kami akan tetap meneruskan perjuangan Ibu Muzzayanah terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,’’ kata Sugiyono. Dia berharap kepada seluruh DPC-DPC dan rayon BTI untuk tetap solid dalam organisasi. Pihaknya masih menunggu musyawarah BTI se-Jatim untuk mencari sosok pengganti almarhumah. (adv)

akhirnya kami hanya bisa berbuat seperti ini,” ujar pria berusia 35 tahun itu. Menariknya, ada pengakuan dari salah seorang pasangan yang mengaku siap dinikahkan, meski pasangan lelakinya sudah memiliki istri dan ketiga cucu. “Kami mau nikah kok. Toh pacar

saya ini sudah 10 tahun menjanda, dan tinggal nunggu persetujuan istri saya saja,” ujar SND, lelaki asal Ledokombo. Setelah tujuh pasangan mendapatkan bimbingan dari Kasatpol PP, akhirnya mereka dipulangkan.(mg3/rid/c1/ wnp/jpnn)

Perampok Satroni Rumah Polisi Sempat Sandera Dua Anak Korban

BANYUWANGI – Setelah dino batkan menjadi juara I dalam lomba desa dan kelurahan tingkat kabupaten, Kelurahan Karangrejo didaulat menjadi duta Banyuwangi untuk maju ke tingkat Jawa Timur dalam lomba yang sama. Pada tingkat provinsi, Kelurahan Karangrejo masuk empat besar dari 33 kabupaten yang mengikuti lomba. Empat besar itu adalah Kodya Kediri, Kodya Blitar, Kabupaten Nganjuk, dan Banyuwangi yang diwakili Karangrejo. Pada 14 Juni lalu, tim penilai dari Provinsi Jawa Timur sebanyak 28 orang mengunjungi Kelurahan Karangrejo. Karangrejo di bawah kepemimpinan Ambyah, mengandalkan

37

LUMAJANG

THOMY SILA/RABA

BERDUKA: Pelayat menunggu prosesi pemakaman Nyai Hj. Muzzayanah.

ABDUL AZIZ/RABA

MITRA KERJA: Bupati Anas bersama pimpinan perkebunan di Perkebunan Kendenglembu, Kecamatan Glenmore, kemarin.

Bupati Siap Launcing Produk Unggulan Lokal GLENMORE – Banyaknya produk unggulan lokal di bidang agrobisnis, terus mendapat perhatian dari Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Bahkan tak ingin kekayaan tersebut diklaim daerah lain, dalam waktu dekat orang nomor satu di Pemkab Banyuwangi, itu bakal melakukan launcing secara besar-besaran. Hal itu disampaikan bupati dalam pertemuan dengan jajaran pimpinan perkebunan nusantara dan swasta di Perkebunan Kendenglembu, Kecamatan Glenmore, kemarin siang. Dalam pertemuan yang dikemas silaturahmi tersebut, jajaran PTPN XII banyak menyampaikan potensi yang dimiliki oleh pihak perkebunan, di antaranya adalah kopi lanang Malangsari, kopi rolas, pisang emas kirana, manggis, serta sejumlah potensi lokal lainnya. Selama ini produk lokal tersebut banyak dijual ke sejumlah super market bahkan ekspor .” Kopi lanang ini asli produk Perkebunan Malangsari, ada

juga pisang emas kirana juga produk asli Perkebunan Jatirono Kalibaru,” kata Ketua Persatuan Pimpinan Perusahaan Perkebunan Blambangan, Anis Febriantomo, yang memandu acara tersebut. Sejumlah produk tersebut saat ini sangat laris di pasaran baik dalam maupun luar kota. Bahkan pihak perkebunan sering kewalahan untuk memenuhi permintaan pasar. Padahal untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut, pihak PTPN Jatirono, sudah melibatkan masyarakat untuk ikut menanam pisang emas kirana. “Namun masih saja kurang,” ujar Manajer Perkebunan Jatirono, Yualianto. Penyampaian sejumlah pimpinan perkebunan tersebut langsung disambut positif oleh bupati. Bahkan dia sedikit kaget ketika mendengar bahwa kopi lanang hanya dimiliki oleh pihak Perkebunan Malangsari, Kalibaru. Pihaknya sempat mendengar bahwa kopi Lanang, juga dimiliki oleh perkebunan di

Jember. “Karena saya dengar kabupaten lain juga punya kopi lanang,” tandasnya. Untuk itu, agar produk lokal tersebut semakin dikenal di pasaran secara luas, bahkan bisa ekspor, bupati mengajak pihak perkebunan untuk melauncing semua produk unggulan tersebut. “Selain agar lebih dikenal secara luas, juga menjaga agar tidak diklaim oleh daerah lain. Saya minta sebelum lebaran sudah kita lakukan launcing,” tandasnya. Bupati juga menjelaskan bahwa banyaknya potensi lokal yang saat ini terus dikembangkan oleh pihak PTPN XII, maupun perkebunan swasta sejalan dengan kebijakan yang dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi. Sebab sejak lama, Pemkab Banyuwangi di bawah kepemimpinan Bupati Anas, telah melarang adanya produk pertanian impor dijual di Banyuwangi. “Kalau produk lokal terus dikembangkan, saya yakin akan terus meningkatkan taraf ekonomi rakyat kita,” tandasnya. (azi/aif)

HARUMKAN BANYUWANGI: Ketua Perpani Totok bersama Mohamad Mondir.

NUGROHO/RaBa

Kirim Dua Atlet, Rebut 3 Medali GENTENG – Usaha keras Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Banyuwangi di kancah Porprov V Jawa Timur 2013 akhirnya membuahkan hasil dengan meraih 3 buah medali, masing-masing 2 medali emas dan satu perak. Kedua medali emas diraih oleh Mohamad Mondir dan Mohamad Asrofi. ”Dari 3 mendali yang diperebutkan dalam kualifikasi compound Putra Individual, atlet panahan Banyuwangi hampir saja memborongnya,’’ ujar ketua Perpani Banyuwangi, Bonavita Budi Wijayanto, 40.

Menurut Totok –panggilan akrab Bonavita Budi Wijayanto—perolehan medali tersebut otomatis mendobrak dominasi Surabaya, Ngajuk dan Pasuruan. Dengan perolehan medali ini, Banyuwangi patut diperhitungkan dalam kejuaraan panahan mendatang. Meski begitu tidak dipungkiri jika ada sedikit kendala pada saat latihan di Ponorogo. Dimana, dua buah anak panah pecah sehingga dirinya bersama koordinator atlet Helmi Azhar harus mencari pinjaman anak panah bekas yang seukuran ke kabupaten lain. “Kami kan

orang olahraga, tidak tahu dengan sistem birokrasi di atas, jadi kami kurangi jumlah atlit biar irit,“ tandas Totok. Ditambahkan oleh Totok, prestasi yang membagakan ini berkat kerja keras latihan selama dua bulan penuh di stadion Maron Genteng dengan menggunakan alat seadanya mengingat mahalnya harga peralatan. ”Panahan terhitung cabor baru di Banyuwangi. Kita tidak kalah dengan cabor lain. Semoga reward atau cash bonus untuk atlet segera cair agar bisa dipakai untuk membeli peralatan panahan” pungkasnya. (adv/aif)


38

Selasa 2 Juli 2013

Gojukai Kirim 17 Karateka Ikuti Kejurnas Karate di Bali

NUGROHO/RaBa

MEMBELUDAK: Peserta lomba melukis dan mewarnai di yang digelar Nestle di Sun East Mall Kalisari Genteng kemarin.

Juara Lomba Mewarnai Ikuti Kompetisi Nestle se-Indonesia

BANYUWANGI - Ujian bagi karateka asal Dojo Gojukai Banyuwangi sudah menunggu di depan mata. Kejuaraan nasional (kejurnas) Gojukai Indonesia di Bali pada 3 Juli besok menjadi taruhannya. Dalam even yang memperebutkan Piala Kapolda Bali dan Ghasuku Indonesia-Australia itu, kontingen karateka Banyuwangi mengirimkan 17

atlet terbaik. Mereka terbagi dalam empat kelas. Di kelas pra-pemula, Banyuwangi akan menurunkan dua atlet putra dan satu putri di kategori kata perorangan. Di kelas pemula, Banyuwangi akan menurunkan tiga atlet di kategori kumite perorangan dan kata beregu. Total, ada 11 atlet yang akan turun di kelas tersebut. Di kelas kadet, atlet Banyuwangi akan turun di kelas kumite. Terakhir, atlet Banyuwangi akan turun di kelas junior di

kategori kumite. “Kami target bisa membawa medali dari Bali nanti,” tegas I Wayan Radita, ketua Dojo Gojukai Banyuwangi. Wayan yang juga anggota PJR Banyuwangi itu menambahkan, peluang anak asuhnya meraih prestasi di ajang tersebut cukup terbuka. Menilik even yang pernah diikuti Gojukai Banyuwangi, dia optimistis Banyuwangi bisa masuk 10 besar pendulang medali terbanyak di kejurnas mendatang. (nic/c1/als)

DOK.RaBa

ASA TINGGI: Atlet karate Gojukai saat berlatih beberapa waktu lalu.

GENTENG - Pemenang dalam lomba melukis dan mewarnai yang diadakan oleh Nestle di Sun East Mall Kalisari, Genteng, Minggu (30/7) lalu akan dikirim dalam kompetisi Nestle seIndonesia. Sebanyak 125 peserta bersaing memperebutkan uang tabanas sebesar Rp 4.755.000 yang terbagi atas dua kategori lomba. Yaitu mewarnai dan menggambar. Menurut ketua panitia lomba, Slamet, 38, acara ini bertujuan untuk mengembangkan dan menyalurkan bakat anak sejak dini. Sehingga nantinya akan muncul generasi penerus bagi seniman lukis di Indonesia. “Akan kita agendakan acara ini menjadi acara rutin tahunan di Sun East Mall Genteng,” jelas Slamet. Dari hasil lomba, masih menurut Slamet, untuk juara pertama menggambar direbut oleh Firda Rahmati dari Kecamatan Srono dan juara kedua Fatimatus Zuhro dari Kecamatan Banyuwangi. Berikunya Natasya Vene sebagai juara ketiga, dan Fransica Ananda Ferawati sebagai harapan pertama. Untuk mewarnai, juara pertama diraih Qotrunnanda Imelia Asmara dari Kecamatan Rogojampi, dan juara kedua Moh. Dicki Maulana dari Kecamatan Banyuwangi. Sedangkan Intan Nuraini dan Vivia Salsabila masing-masing sebagai juara ketiga dan harapan pertama. “Selain dua lomba ini, pihak Nestle juga membawa sebuah bus besar yang didalamnya berisi game edukasi pendidikan kusus bagi siswa sekolah dasar,” pungkas Slamet. (adv/als)

151

152

“EKSOTIKA PANCUR (3)” Nauma Isaquna Putri Widodo

154

153

“TEDUH DAN ASRI JALAN KE IJEN” Rahayu Uttorowah

“BERSANTAI PUN TETAP I LOVE BANYUWANGI” Wida Tiar Kusuma Wardani

156

155

“WE LOVE BANYUWANGI” Dara Iklima Pratikta

“I LOVE BANYUWANGI (5)” Raisa Ananda Tiara

NO

157

158

“MENDADAK SURFING DI PULAU MERAH” Yoan Affandy

159

“MARI JOGING, MEJENG SULUNG NANG GESIBU BLAMBANGAN” Sehat n Sexy

“ONE HEART, I LOVE BANYUWANGI” Nur Suciati

161

160

“AMAZING JOURNEY TO IJEN” Eriko L Poeguh

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

“SENYUM DI TUGU PATUNG KUDA” Angelina Meliana Santoso

PESERTA 91 14 54 6 33 39 40 22 6 47

100 95 94 80 76 56 50 46 32 15

162

“INDAHNYA KEBERSAMAAN DI PUNCAK IJEN” Niken Hendryca Septian

“PROGRAM GREEN & CLEAN” Adi Raharjo

Ingin jadi wartawan, atau fotografer profesional?

Materi 1. Fotografi Jurnalis 2.Teknik Fotografi 3. Marketing & Komersial Fotografi

Ikuti...

Terbuka Untuk Umum, Pelajar, dan Mahasiswa

Gel I : 3 Juli ‘13

TOTAL

Presented By : BPC Banyuwangi

Dinas Pendidikan Banyuwangi

Peserta Terbatas

Kontribusi Peserta Rp. 100.000 ID Card, Piagam, & Konsumsi

Pendaftaran Hubungi : Radar Banyuwangi Jl.Yos Sudarso No. 89C Banyuwangi Telp. (0333) 412224 085859687870 (Gerda)


BERITA UTAMA

Selasa 2 Juli 2013

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Syarat Administrasi Sudah Lengkap n TOTOK... Sambungan dari Hal 29

Komisioner divisi hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi, Irfan Hi dayat mengatakan, secara administrasi, proses pencalegan Totok sudah memenuhi syarat. Karena itu, KPU Banyuwangi tidak bisa mencoret Totok dari daftar caleg sementara (DCS) Partai Gerindra walaupun ada permintaan pengurus parpol tersebut. “Sebab, sebelum dimunculkan dalam DCS, secara administrasi Saudara Totok sudah memenuhi syarat,” ujarnya kemarin (1/7). Dijelaskan, KPU Banyuwangi me lalui media massa telah me nyampaikan kepada masyarakat luas akan menanggapi persyaratan administrasi bacaleg pada tanggal 13 Juni sam pai 17 Juni lalu. Batas waktu pemberian tanggapan masyarakat tersebut berakhir 27 Juni. “Persoalan Totok sudah disampaikan kepada masyarakat,” jelasnya. Menurut Irfan, KPU tidak bisa

mengganti seorang bacaleg yang sudah terdaftar dalam DCS hanya karena keinginan pihak tertentu, termasuk keinginan pengurus partai yang menaungi bacaleg tersebut. “Ada aturan bahwa DCS yang boleh diganti terkait tanggapan masyarakat adalah bacaleg yang tidak memenuhi syarat administrasi, misalnya bacaleg yang ijazahnya palsu, meninggal dunia, atau seorang PNS dan anggota TNI/Polri yang tidak menyerahkan surat kepegawaian,” cetusnya. Irfan mengatakan, KPU Banyuwangi tidak bisa me ngeksekusi seseorang tanpa ada dasar hukum yang dapat dijadikan pijakan. Terkait masalah narkoba yang menimpa Totok, imbuhnya, KPU Banyuwangi akan mengundang-hadirkan pihak kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan, terkait kejelasan status hukumnya. “Kami akan tanyakan apakah proses hukum Totok bisa dipercepat. Apakah sebelum tanggal 1 Agustus kasus hukum yang membelit

Totok sudah incracht ataukah belum?” paparnya. Dikatakan, KPU tidak ingin be randai-andai. Pihaknya juga perlu mengetahui secara pasti ancaman hukuman yang dijeratkan kepada Totok. “Dalam undang-undang (UU) jelas. Seorang yang diancam hukuman lima tahun tidak bisa nyaleg. Ancaman di bawah lima tahun, bisa nyaleg. Jadi, jika ancaman hukumannya kurang dari lima tahun, secara UU kita salah jika mencoret yang bersangkutan (Totok),” pungkasnya. Sekadar tahu, pada Pileg 2014 mendatang Totok akan kembali bertarung memperebutkan kursi DPRD Banyuwangi. Pria asal Kecamatan Glagah itu kini terdaftar dalam DCS Partai Gerindra pada Daerah Pemilihan (Dapil) Banyuwangi III. Di dapil yang meliputi Kecamatan Srono, Muncar, Clurig, dan Tegaldlimo tersebut, nama Totok tercantum di nomor urut 8. Seperti diberitakan sebelumnya, anggota DPRD Banyuwangi, Totok Sugiarto, 41, ditangkap

anggota Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Banyuwangi ketika sedang me ngonsumsi narkoba jenis SS Kamis sore (27/6) lalu. Totok diringkus polisi sekitar pukul 16.00 di salah satu gudang beras di Dusun Krajan, Desa Grogol, Kecamatan Giri. Di lokasi kejadian, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti (BB) berupa satu paket hemat (pahe) sabu berat kotor 0,33 gram, satu alat isap atau bong yang masih ada sisa sabu pada pipet kaca, dan satu pipet kaca bekas digunakan. Selain itu, BB lain adalah satu pipet baru yang ada karet di ujungnya, satu sekrup dari sedotan, satu sumbu kompor, tujuh karet bekas tutup kaca, dan empat korek api gas. Di gudang beras itu juga ditemukan sebuah sedotan, satu sobekan foil, satu klip bekas sabu, satu telepon seluler (ponsel), dan satu tas kecil warna cokelat. “Oknum anggota DPRD kita amankan bersama BB. Statusnya sudah tersangka,” cetus Ka polres Banyuwangi AKBP

Kajari Tampil All Out Menyanyi n REWARDS... Sambungan dari Hal 29

Tiga pilar Kecamatan Genteng (camat, kapolsek, danramil) kompak hadir. Dalam acara itu, para tokoh Ba nyuwangi itu juga tampil di atas pentas menyanyikan lagu. Meski dengan suara ala ka darnya, tapi hal itu terasa menghibur dan membuat suasana gayeng. Mereka larut dalam suasana hingga acara usai. Pada tembang kenangan kali ini, para tamu undangan terkesima dengan penampilan artis lokal Banyuwangi, Ainur Rofiq Wandra Resturian. Peraih juara pertama menyanyi tingkat SMA se-Jawa Timur tampil habishabisan dengan suara emasnya. Malam resepsi tersebut juga diisi beberapa pemberian penghargaan kepada masyarakat

Banyuwangi. Penghargaan JP RaBa itu diberikan kepada Yamaha PT Roda Sakti Suryaraya sebagai mitra kerja iklan terbaik yang diwakili Spv Promosi, Yudi R. Ramadhani. Penghargaan sebagai agen koran JP RaBa terbaik tahun ini diberikan kepada Ivan Sumarsono. Berikutnya, KH. Hisyam Syafa’at mendapat penghargaan sebagai pelanggan terlama. Ma nager iklan JP RaBa HM. Sidrotul Muntaha sebagai karyawan teladan tahun ini. Tumijan diberi penghargaan sebagai loper terbaik tahun ini. Khusus loper terbaik, pi ala diserahkan langsung Bu pa ti Abdullah Azwar Anas. ‘’Tumijan mengantar koran di wilayah Kecamatan Kalibaru dan sekitarnya. Selama setahun, dia selalu mengantar koran tepat waktu,’’ ujar Abdul Aziz, kepala

kantor JP RaBa biro Genteng. Seperti tahun lalu, Kajari Banyuwangi Syaiful Anwar tampil mengesankan. Pejabat asal Sumenep itu tampil all out menghibur tamu undangan. Beberapa tembang yang dinyanyikan Kajari mampu menghipnotis para tamu undangan dan seluruh awak media JP RaBa. Advokat Achmad Wahyudi juga menyumbangkan suara emasnya. Ustad yang juga ketua LKBH PGRI Jawa Timur itu langsung melantunkan lagu tempoe doeloe nyaris tan pa cela. Seolah tembang yang dinyanyikan itu sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Tidak ketinggalan, Fafan Luica juga unjuk kebolehan menyanyikan lagu Mandarin. Sesekali dia berdansa di depan panggung. Yang tak kalah menarik, Jaksa Ellyus asal Ambon

yang baru lima bulan tinggal di Bumi Blambangan juga tampil. Dia menolak menyanyikan lagu Ambon, dan memilih tembang berbahasa Osing yang dipopulerkan penyanyi Demy. Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, menyampaikan selamat kepada semua crew JP RaBa. Dia berharap, agar media tumbuh semakin dewasa dan maju di tengah program pembangunan di Banyuwangi. ‘’Selamat ulang tahun,’’ katanya saat menyampaikan sambutan. Direktur JP RaBa, Choliq Baya, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Dia berharap agar kerja sama itu terus ditingkatkan. “Kami mengucapkan banyak terima ka sih kepada semua pihak,” tuturnya. (ton/c1/bay)

Pengembang Sampaikan Iktikad Baik

dipecat partai. Bahkan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Banyuwangi juga akan menarik Totok dari anggota Fraksi Partai Gerindra di DPRD.

“Kalau dengan narkoba, Partai Gerindra tidak kenal ampun,” cetus Ketua DPC Partai Gerindra Banyuwangi, H. Naufal Badri, Sabtu (29/6). (sgt/c1/bay)

Warga Pengajian Langsung Berhamburan n CARRY... Sambungan dari Hal 29

KA yang melintas dan menabrak mobil Carry itu melaju dengan kecepatan masih tinggi. Akibat ditabrak sepur, mobil Carry itu terseret dan terlempar dari lintasan hingga 20 meter. “Mobil terseret dan terlempar hingga hancur seperti ini,” cetus Untung kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi di lokasi kejadian

kemarin (1/7). Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, saat kecelakaan itu terjadi, lintasan kereta tersebut memang sedang diperbaiki. Sejumlah pegawai masih memperbaiki jalur rel KA tersebut hingga kemarin. “Lintasan KA sedang diperbaiki. Pecahan batu sebagai bantalan rel banyak yang hilang karena sering digerus banjir,” jelas Buang, 40, warga sekitar lokasi

kejadian. Buang yang tinggal di dekat rel KA itu mengakui, saat kejadian, sekitar lokasi kejadian sa ngat sepi. Selain populasi war ga di kampung tersebut me mang sedikit, kebetulan malam itu sebagian warga sedang menghadiri pengajian. “Se mua ikut pengajian. Ada suara mobil ditabrak, langsung berhamburan keluar,” ungkapnya. (abi/c1/bay)

Menyatakan Menerima Putusan n PEMILIK... Sambungan dari Hal 29

Dalam tuntutannya, Jaksa Heru menyebut terdakwa yang ditangkap polisi pada 30 November 2012 lalu itu telah Pasal 112 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika. “Mohon majelis hakim menghukum terdakwa delapan tahun penjara,” tuntut Jaksa Heru Sandika. Atas putusan tersebut, majelis hakim memberikan beberapa pilihan kepada terdakwa. Terdakwa bisa menerima putusan itu, menyatakan pikir-pikir, atau bisa langsung mengajukan ban ding. Terhadap tawaran tersebut, terdakwa Rohim melalui kuasa hukumnya, Tomi Yudianto SH, menyatakan menerima vonis tersebut. ‘’Kami

menerima,’’ ujar Tomi kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi tadi malam. Seperti diberitakan se belumnya, anggota Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi menangkap H. Abdul Rokhim, 60, di depan rumahnya di Dusun Peterongan, Desa Kebunrejo, Kecamatan Kalibaru, beberapa waktu lalu. Saat ditangkap, dia membawa narkoba jenis sabu-sabu (SS) dengan berat kotor 9,78 gram atau berat bersih 9, 37 gram. Selain narkoba, barang bukti (BB) lain yang juga ditemukan adalah dua buah korek api gas, satu buah potongan sedo tan, telepon seluler, dan buku warna hijau motif batik yang di tengahnya dilubangi. “Barang (sabu) ditaruh di lu-

bang yang ada di buku itu,” terang Wakapolres Banyuwangi Kompol Agus Widodo saat ekspose akhir tahun lalu. Sabu seberat 9,78 gram milik tersangka itu, jelas dia, beli kepada Yanto seharga Rp 10 juta. Barang tersebut dikirim melalui kurir setelah uang ditransfer melalui bank. “Tersangka memakai narkoba sejak 2006,” ujarnya. Kepada para wartawan, tersangka mengatakan uang Rp 10 juta yang digunakan membeli narkoba itu hasil panen kelapa. Setelah memetik buah kelapa di lahannya, semua uangnya digunakan membeli narkoba. “Semua hasil kebun kelapa saya gunakan beli narkoba,” terang kakek yang mengaku berprofesi sebagai penjaga pabrik di Kalibaru itu. (abi/c1/bay)

Pelaku Diduga Empat Orang n KASATRESKRIM... Sambungan dari Hal 30

Bisa saja dia hanya mengemudikan,” terang Sunarto. Pihaknya mengaku tidak akan gegabah demi menghindari kesalahan yang bisa membuat pelaku lolos. “Masih kabur. Kira-kira ada empat orang. Jadi, penyelidikannya belum selesai,” te-

gas Sunarto. Seperti diberitakan kemarin, sekelompok pe muda yang diduga geng motor tiba-tiba menyerang kelompok motor lain. Insiden itu terjadi di sebuah bengkel di Desa/Kecamatan Asem bagus. Dalam insiden tersebut, satu orang bernama Uul Ardiansyah, 21, warga Desa Mojosari, Kecamatan Asembagus, tewas. (rri/ c1/als)

Sempat Molor Dua jam

n PKL... Sambungan dari Hal 29

“Kedatangan kami ke kantor dewan kali ini untuk meminta penjelasan dan solusi agar lapak kami tidak digusur,” ujar H. Naiman, salah satu PKL di Stasiun KA Sumberwadung. Menurut Naiman, dirinya dan sejumlah PKL yang mangkal di sekitar Stasiun KA Sumber wadung kerap di da tangi petugas Satpol PP Kecamatan Glen more akhir-ak hir ini. “Kami ingin tidak ada pembongkaran (lapak PKL) sebelum ada kesepakatan dengan pengembang ruko,” tuturnya. Mendapat pengaduan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi, Ismoko, berjanji akan menggelar rapat dengar pendapat (hearing) dengan Muspika Glenmore, Kades Tulungrejo, dan pihak SatpolPP.Rencananya,rapatdengar pendapat itu akan dilaksanakan pukul 10.00 hari ini (2/7). Ismoko menjelaskan, bebe rapa waktu lalu Komisi II DPRD Banyuwangi telah turun ke lapangan untuk mempertemukan para PKL dan pengembang ruko. Pertemuan

Nanang Masbudi. Lantaran terjerat narkoba, wakil rakyat yang tinggal di Dusun Krajan, Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, itu terancam

n 59... Sambungan dari Hal 40

SIGIT HARIYADI/RaBa

MENGADU: Beberapa PKL Stasiun KA Sumberwadung di DPRD Banyuwangi kemarin.

tersebut juga disaksikan Camat Glenmore dan kades setempat. Dalam pertemuan tersebut, kata Ismoko, pihak pengembang ruko, yakni Susanto, yang juga warga Desa Tulungrejo itu telah menyampaikan iktikad baik. “PKL sudah disediakan lokasi di belakang ruko. Para PKL juga diberi dua alternatif pilihan. Mereka dipersilakan membangun sendiri (kios dagangan) atau dibangunkan pihak pengembang. Apabila ada

PKL yang tidak bersedia menempati lokasi tersebut akan diberi pesangon oleh pi hak pengembang ruko,” kata Ismoko. Ismoko mengungkapkan, dirinya mengira permasalahan antara pengembang ruko dengan para PKL sudah selesai pas ca pertemuan tersebut. Na mun belakangan, para PKL mengaku mendapat pemaksaan dari Satpol PP untuk membongkar lapak dagangan yang berdiri di sempadan jalan

di sekitar Stasiun KA Sumberwadung tersebut. “Kita belum tahu kebenarannya. Makanya, be sok pagi (hari ini) kami akan menghadirkan Muspika Glenmore, Kades Tulungrejo, dan Satpol PP, untuk duduk bersama,” paparnya. Menurut Ismoko, tanah yang dijadikan lokasi ruko tersebut memang hak milik Susanto. Para PKL itu menempati sempadan jalan. “Makanya mau ditertibkan,” pungkasnya. (sgt/c1/bay)

Seremoni Dipusatkan di Stadion Wilis n OMZET... Sambungan dari Hal 29

Bahkan, parkir kendaraan te tap bisa disusun dengan nyaman tanpa harus takut terjebak kemacetan. Kesuksesan Kota Madiun menjadi penyelenggaraan Porprov IV juga didukung sarana yang memadai. Salah satunya adalah keberadaan venue utama, yakni Stadion Wilis. Stadion yang menjadi kandang Madiun Putra itu mampu menampung tidak kurang dari sepuluh ribu orang. Mereka menyemut di dalam dan di luar stadion demi menyaksikan even olahraga akbar se-Jawa Timur itu. Di dalam stadion, sebuah panggung rak sasa lengkap tiga layar raksasa berdiri kokoh. Meski sempat ambruk lima jam sebelum pembukaan, insiden itu tidak menyurutkan kelancaran upacara pembukaan. Ragam atraksi ditampilkan demi memeriahkan acara yang dibuka Gubernur Jawa Timur Soekarwo tersebut. Ada defile peserta, tari gambyong, dan atraksi lampu laser. Penonton pun takjub dengan gelaran pemungkas kembang api di atas langit Kota Madiun. Penyanyi kenamaan, Ahmad Dani,

menjadi artis pembuka di acara tersebut. Di luar stadion, layar raksasa sengaja dipasang di empat penjuru lapangan. Itu ditujukan kepada masyarakat yang tidak kebagian tempat di dalam stadion. Pembukaan yang berlangsung lebih-kurang dua jam itu pun seolah membuat denyut Kota Madiun terhenti sejenak. Bisik-bisik di kalangan pejabat Madiun, pemerintah kota se tem pat me nga lokasikan dana lebih-kurang Rp 10 miliar untuk kemeriahan dan kesuksesan ajang multieven tersebut. Di luar kemegahan pembukaan, pelaksanaan, dan pe nutupan, Kota Madiun menunjukkan wajah aslinya sebagai kota kuliner khas pecel. Even dua tahunan itu rupanya juga menjadi berkah tambahan bagi pedagang makanan bersambal kacang itu. Tidak perlu jauh-jauh untuk mencicipi makanan yang satu itu. Para pedagang pecel mendadak seperti jamur di musim hujan. Selain menjajakan dagangan di lokasi yang sudah menjadi aktivitas rutinnya, para pedagang juga men jajakan dagangannya ke hadapan konsumen. Dengan sepeda atau keranjang, pedagang nasi pecel berkeliling kota dari

hotel ke hotel hingga ke arena pertandingan. Cita rasa pecel Madiun yang khas membuat banyak konsumen ketagihan. Ditambah lagi harganya yang murah. Itu membuat makanan tersebut laris manis. “Rasanya beda dengan pecel Banyuwangi. Selain itu, harganya juga murah. Satu porsi cuma Rp 3.000,” ujar Arifin, salah satu utusan Porprov Banyuwangi. Tidak hanya pecel, Madiun juga identik dengan makanan khasnya, yakni brem. Makanan berbahan sari tape itu juga tidak ketinggalan diburu kontingen dari penjuru Jawa Timur. Aksi borong pun terjadi di beberapa sentra oleh-oleh khas Kota Madiun menjelang penutupan Porprov. Dengan menenteng oleh-oleh dari Kota Madiun, kemudian peserta mengikuti seremoni penutupan Porprov yang juga dipusatkan di Stadion Wilis. Meski lebih sederhana dibandingkan pembukaan, kehadiran The Virgin dan Mulan Jameela menjadi penutup hajatan dua tahunan tersebut. Pesta kembang api menjadi penutup rangkaian dua tahunan tersebut. “Mudah-mudahan di Banyuwangi nanti lebih meriah dan bisa digelar lebih bagus daripada di Madiun,” ujar Arifin, salah satu kontingen Banyuwangi. (c1/bay)

Posisi Agus digantikan Ir. H. Eko Prajoedi yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Bidang Pengairan. Posisi dia digantikan Eddy Sunyoto yang sebelumnya menjabat se ba gai Kasi Bina Usaha Dinas Pertanian. Kepala Dinas Pertanian, Ir. Mohammad Syifa menempati posisi baru sebagai staf ahli bidang ekonomi dan keuangan se kretariat daerah. Kepala Kan tor KB H Syaifullah kini menjabat sebagai Kabag Kesra. Posisi dia digantikan dr.

Muhammad Al-Muhdar yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes. Camat Kapongan, Agung Wintoro, kini menjabat sebagai Kasatpol PP menggantikan Bambang Supeno yang dipercaya menjadi Sekretarus Bakesbapol dan Linmas. Jabatan agung digantikan Dimyathi yang sebelumnya menjabat inspektur pembantu wilayah I. Kabag Organisasi, Imam Darmaji, kini menjadi sekretaris di Bapedda. Posisi dia digantikan Ec. H. Suhartono yang sebelumnya menjabat sebagai

Sekretaris Bapeda. Ca mat Mlandingan drs. Baihaqi kini menjabat sebagai Camat Banyuglugur menggantikan Agus Sulaksono yang kini menjadi Camat Jangkar menggantikan Mohammad Zuhri yang dimutasi sebagai Camat Banyuputih. Camat Banyuputih Imam Gha zali kini menjadi Camat Pa narukan menggantikan Ah mad Purwandi yang kini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perda gangan. Dia meng gan tikan posisi Prayogo yang kini menjabat sebagai Sekretaris Inspektorat. (pri/c1/als)

DPS Pilgub Mencapai 1.197.732 Orang BANYUWANGI - Daftar pemilih sementara (DPS) Pemilihan Umum Gubernur (Pilgub) Jatim 2013 di Banyuwangi men capai 1.197.732 orang. Un tuk menghindari adanya pen duduk yang seharusnya memiliki hak pilih tapi tidak terdaftar menjadi pemilih pada pil gub mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyu wangi kini memampang DPS tersebut di masing-masing balai desa atau balai dusun di seantero Bumi Blambangan. Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU Ba nyuwangi, Atim Hariyadi mengatakan, DPS tersebut berasal dari daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4). Dikatakan, dalam DP4 penduduk potensial pemilih pada pesta demokrasi memilih gubernur Jatim itu berjumlah 1.173.808 orang. “DP4 itu nanti dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit atau pe-

mutakhiran) di lapangan. Setelah dilakukan coklit, jumlah DPS pilgub mencapai 1.197.732 orang atau naik hampir 24 ribu orang dibanding DP4,” ujarnya kemarin (1/7). Dikatakan, hard copy DPS sudah diterima KPU Ba nyuwangi dari KPU Provinsi Jatim Minggu yang lalu (30/6). Nah, kemarin KPU Banyuwangi langsung mendistribusikan hard copy tersebut kepada seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemilihan Setempat (PPS) di se luruh Banyuwangi. “Sudah kami sampaikan agar begitu hard copy datang, PPS segera memasang DCS di tempat-tempat yang sudah diatur dalam undang-undang, misalnya di balai desa atau balai dusun,” kata dia. Pengumuman DPS itu dilakukan agar masyarakat bisa melihat dan meneliti apakah dirinya, kerabatnya, atau tetangganya, sudah terdaftar

sebagai calon pemilih pilgub atau kah belum. Jika belum, imbuh Atim, masyarakat bisa melapor kepada ketua RT, RW, kepala dusun (kasun), atau panitia pemutakhiran daftar pemilih (PPDP) agar bisa dimasukkan dalam daftar pemilih tambahan. “Pendataan daftar pemilih tambahan dilakukan tanggal 2 Juli sampai 4 Juli. Pengumuman sekaligus pengesahan daftar pemilih tambahan itu dilakukan mulai tanggal 5 Juli sampai 7 Juli,” paparnya. Selanjutnya, pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Jatim 2013 akan dilakukan 8 Juli sampai 10 Juli mendatang. “Se luruh stakeholder terkait DPS dimohon sama-sama mencermati DPS. Apabila ada saudara, tetangga, atau relasi, yang belum terdaftar, mohon segera melapor kepada ketua RT, RW, kasun, atau PPDP,” pungkasnya. (sgt/c1/bay)


40

Selasa 2 Juli 2013

Dari Peringatan Hari Koperasi ke-66 Jawa Timur yang Dipusatkan di Situbondo

Motivasi Hidupkan UKM dan Koperasi

NUR HARIRI/RaBa

ANTRI:Warga Dawuhan mengantre BLSM di depan kantor Radar Banyuwangi biro Situbondo kemarin (1/7).

BLSM Cair di Dua Kelurahan SITUBONDO - Ratusan warga di Kelurahan Dawuhan dan Patokan, Kecamatan Situbondo, menerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) tahap awal kemarin (1/7). Dalam pencairan dana BLSM tersebut, uang yang diberikan adalah Rp 300 ribu untuk dua bulan. Warga sudah mengantre sekitar pukul 12.30. BLSM untuk warga Kelurahan Dawuhan dibagikan di depan kantor Radar Banyuwangi biro Situbondo. Jumlah penerimanya sebanyak 475 orang. Di Kelurahan Patokan, warga yang menerima kompensasi dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tersebut

lebih sedikit, yakni sebanyak 368 orang. “Di Patokan ada 368 warga yang mendapat BLSM. Yang lain saya tidak tahu jumlah pastinya,” terang Uni Suroyo, lurah Patokan. Proses pencairan dana BLSM dilakukan petugas kantor Pos bersama sejumlah perangkat kelurahan setempat. Sebelum dana dicairkan, warga yang datang harus memverifikasi kebenaran data kependudukan terlebih dahulu. Caranya, warga yang hendak mengambil BLSM harus membawa KTP atau kartu keluarga. “Agar lebih mudah, warga harus membawa KTP dan KK. Tetapi, salah satunya saja juga bisa,” imbuh Uni Suroyo. Dikatakan, BLSM

mengacu data dari pemerintah pusat. Sehingga, pihak kelurahan tidak mempunyai kewenangan mengubah data yang sudah ada tersebut. Kepala Cabang Kantor Pos Situbondo, I Gusti Ngurah Alit mengatakan, warga Kabupaten Situbondo secara keseluruhan yang mendapatkan BL SM adalah 64.234 orang. “Secara keseluruhan data penerima BLSM bisa dilihat di situs itu. Pembagiannya memang bertahap. Di Situbondo ditargetkan 10 Juli mendatang semua rampung,” kata Alit saat memantau pembagian BLSM di Kelurahan Dawuhan.(rri/c1/als)

5.015 Siswa tak Tertampung SITUBONDO - Penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kabupaten Situbondo dari SD hingga SMA/SMK dimulai pagi kemarin (1/7). Hanya saja, belum semua sekolah bisa melakukan dengan sistem online. Di tingkat SMP, misalnya, hanya ada 22 SMP negeri yang menggunakan sistem online. Sisanya masih menggunakan sistem offline. Di tingkat SMA, semua sudah menggunakan sistem online. “Kecuali SMA 1 dan SMA 2 Situbondo. Sebab, sebelumnya sudah menggunakan jalur mandiri atau jalur tes,” terang Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan, Dwi Totok Iriyanto, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Totok menjelaskan, daya tampung SMA negeri dan SMK negeri se-Situbondo sebanyak 4.010 siswa. Masing-masing terdiri atas enam lembaga. “Rinciannya, daya tampung SMA negeri 1.408 siswa dan SMK negeri 1.952 orang, jadi totalnya 4.010 orang,” terang Totok. Menurut pria asal Besuki

EDY SUPRIYONO/RaBa

ANTRE: Suasana PPDB di SMPN 1 Situbondo kemarin.

tersebut, SMA/SMK negeri tak mampu menampung seluruh lulusan siswa SMP/MTs yang lulus pada 2013 ini. Pasalnya, jumlah lulusan SMP negeri dan swasta mencapai 6.460 siswa, dan MTs mencapai 2.565 siswa. “Total lulusan SMP/MTs seKabupaten Situbondo 9.025. Daya tampung SMA/SMK hanya 4.010 siswa. Jadi, masih ada sekitar 5.015 siswa yang belum tertampung. Mereka bisa melanjutkan di lembaga pendidikan swasta,” ungkap Dwi Totok. Di Situbondo, kata dia, seti-

daknya ada 24 SMK swasta dan tujuh SMA swasta. “Mereka yang tidak tertampung di sekolah negeri juga bisa melanjutkan di madrasah aliah negeri dan swasta. Kalau benar-benar tergarap, sekolah swasta mendapat banyak peluang merekrut siswa baru,” papar Dwi Totok. Di tingkat SMP, daya tampung PPDB online hanya 4.288 siswa. Itu belum termasuk SMP negeri yang tidak menggunakan PPDB offline. Padahal, jumlah lulusan SD/MI se-Kabupaten Situbondo mencapai 10.240 siswa. (pri/c1/als)

59 Pejabat Eselon II-III Dimutasi SITUBONDO - Bupati Dadang Wigiarto kembali menggerakkan gerbong mutasi sore kemarin (1/7). Sebanyak 59 pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Situbondo dipindah untuk menempati posisi baru. Ada yang menarik perhatian dalam pelaksanaan mutasi di aula lantai II Sekretariat Pemkab Situbondo tersebut, yakni acara sempat molor sekitar dua jam. Acara yang rencananya digelar pukul 14.00 itu baru dilakukan pukul 16.00. Keadaan itu sempat memunculkan spekulasi macammacam, di antaranya otak-atik penempatan pejabat yang tak kunjung final. Apalagi, sempat beredar rumor mutasi kali ini hanya menggeser pejabatpejabat tertentu yang dekat dengan sumber kekuasaan. Sebaliknya, mereka yang jauh dari pusat kekuasaan harus puas hanya di-rolling. Namun, hal itu dibantah Bupati Dadang saat memberikan sambutan. Kata dia, mutasi merupakan salah satu kebutuhan demi meningkatkan

EDY SUPRIYONO/RaBa

PENYEGARAN: Bupati Dadang Wigiarto (kiri) saat melantik para pejabat eselon II dan III sore kemarin.

kinerja pejabat.” Mutasi para pejabat eselon II dan III ini merupakan kebutuhan untuk mengisi kekosongan jabatan,” terangnya. Karena itulah, atas nama pribadi, Dadang mengucapkan selamat kepada puluhan pejabat yang baru dilantik. Dia berharap mereka mampu meningkatkan kinerjanya. “Mutasi merupakan upaya penyegaran. Sehingga, mutasi merupakan hal yang wajar dan diharapkan akan memunculkan prestasiprestasi baru,” terangnya. Sejumlah pejabat yang dimu-

tasi, di antaranya H. Iskandar Nurfansyah yang menjabat sebagai staf ahli bidang hukum, politik, dan pemerintahan, kini menjadi asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat. Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan, Drs. Haryadi Tejo Laksono, kini menjadi Kepala Badan Perancanaan Pembangunan Daerah (Bapeda). Ir. H. Agus Fauzi yang menjabat sebagai kepala Kantor Lingkungan Hidup menggantikan posisi Hariyadi Tejo Laksono n  Baca 59...Hal 39

SITUBONDO - Puncak Hari Koperasi ke-66 tahun 2013 dipusatkan di Kabupaten Situbondo. Acara ini diikuti gerakan koperasi kabupaten/kota seJawa Timur. Bagi Kabupaten Situbondo ini merupakan suatu kehormatan dan tanggung jawab untuk kian lebih menghidupkan UKM dan Koperasi di Kota Santri. Sebagai tuan rumah, Bupati Dadang Wigiarto mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Menteri Koperasi dan Gubernur Jawa Timur yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada Kabupaten Situbondo. “Sehingga pelaksanaan ini berjalan dengan sukses, aman, dan lancar,” terangnya dalam acara puncak Minggu (30/6) lalu di Alun-alun Situbondo. Bupati berharap, puncak Hari Koperasi ke-66 Jawa Timur tahun 2013 dapat memberikan manfaat yang besar untuk Situbondo. Salah satunya untuk menopang dan menguatkan kelembagaan koperasi, khususnya di Situbondo. “Ini tentunya juga untuk Jawa Timur,” imbuh Bupati Dadang. Dia mengakui, dengan adanya program APBD untuk rakyat hasilnya akan benar-benar dirasakan masyarakat.

FOTO-FOTO: EDY SUPRIYONO/RaBa

BERSALAMAN: Gubernur Soekarwo dan Bupati Dadang Wigiarto tiba di lokasi acara peringatan Harkop ke-66 di Alun-alun Situbondo.

Sehingga, akan mendapat sambutan positif banyak pihak. Dengan berkoperasi masyarakat juga dapat mengejar ketertinggalan-ketertinggalan untuk menjadi kabupaten yang maju. “Yang tak kalah pentingnya adalah memupuk kemajuan ekonomi di

AKHIR ACARA: Gubernur Soekarwo meluncurkan buku modul Ilmu Kewirausahaan berbasis koperasi.

Jawa Timur, khususnya di Situbondo. Selama ini sudah terbukti bahwa koperasi merupakan salah satu pasukan tempur untuk pembangunan perkembangan kesejahteraan rakyat, dengan semangat untuk menang,” terang Bupati. (pri/adv/als)

PILAH-PILIH: Gubernur Soekarwo bersama istri, Ny Nina Soekarwo meninjau stan pasar rakyat.


Radar Banyuwangi 2 Juli 2013