Issuu on Google+

Cara Kerja Perangkap Hama

MUSIK

1 Lampu otomatis

Slank akan Lelang Gitar

2 Cahaya lampu

Terganggu Bangunan tak Berizin

Panel surya Baterai

pengaman

menyala pada malam hari

BANYUWANGI – Setelah sekian tahun lamanya, grup musik Slank akan datang lagi di Banyuwangi. Bimbim dan kawan-kawan itu datang ke Kota Gandrung tak hanya untuk menggelar konser musik belaka. Rencananya, mereka juga akan mengadakan aksi sosial. Aksi sosial Slank adalah mengadakan acara penggalangan dana untuk anak yatim. Dalam kegiatan itu, Slank akan melelang salah satu gitar milik grup kepada pencinta musik di Banyuwangi. Hasil lelang gitar itu, seluruhnya akan digunakan untuk santunan anak yatim. “Sehari sebelum konser, grup musik Slank akan datang ke Banyuwangi untuk melakukan kegiatan sosial,” kata Bupati Abdullah Azwar Anas. Menurut Anas, Slank memutuskan untuk menggelar konser sekaligus beramal untuk anak yatim di Banyuwangi. Konser musik Slank Selasa (30/4) di Banyuwangi merupakan konser pertama, setelah sekian lama tidak menggelar konser karena dicekal aparat. Pemkab mendukung penuh kegiatan kemanusiaan yang akan digelar grup musik Slank tersebut. “Kepedulian grup musik Slank pada anak-anak yatim, harus kita apresiasi,” ujar Bupati Anas. Sementara itu, Slank mendapat informasi banyak tentang Banyuwangi dari penyanyi Jazz, Syaharani. Tahun lalu, Syaharani datang ke Banyuwangi untuk memeriahkan Banyuwangi Jazz Festival. Cerita yang disampaikan Syahrani tentang Banyuwangi itu, mengundang penasaran grup musik Slank. Selain memiliki kekayaan alam yang indah, Slank juga penasaran dengan kekayaan seni dan budaya yang dimiliki Banyuwangi. Selama berada di Banyuwangi, seluruh personel Slank rencananya tidak bermalam di hotel, melainkan akan menginap di rumah dinas Bupati Pendapa Sabha Swagata Blambangan. “Grup Slank penasaran dengan guest house pendapa. Dia dengar cerita dari Syaharani, saya persilakan untuk bermalam di sana,” kata Bupati Anas. (afi/bay)

ADA APA LAGI

menarik perhatian hama

Lampu

3 Hama berjatuhan di corong

n Menutupi Saluran Air Proyek Jalan Nasional

4 Hama yang mati masuk wadah penampung khusus yang diisi air

HAMA

Corong

Walang sangit Penampung hama

Kepik

Kupu penggerek

 Baca Terganggu...Hal 35

ZAKARIA/RaBa

Pasang Light Trap di Setiap Kecamatan GENTENG – Ada yang baru di dunia pertanian di Bumi Blambangan. Untuk mendeteksi serangan hama padi yang meresahkan para petani, dipasang alat khusus berupa light trap sebanyak dua unit di setiap kecamatan. Kepala Dinas Pertanian Kehu-

tanan Perkebunan Banyuwangi, Ikrori Hudanto mengakui pemasangan alat khusus perangkap hama tersebut. “Setiap kecamatan ada dua titik pemasangan light trap dan dipilih areal desa yang endemis hama,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi sore kemarin.

Ikrori menuturkan, light trap berfungsi untuk mendeteksi keberadaan hama jenis wereng hijau, wereng cokelat, kepik, kupu penggerek padi, dan walang sangit di areal tanaman padi. Pada malam hari, alat tersebut otomatis akan menyalakan lampu n  Baca Pasang...Hal 35

GALIH COKRO/RaBa

DIKEBUT: Pengurukan ruas jalan nasional di depan Pelabuhan Ketapang terus berlangsung hingga kemarin.

Pentaskan Kesenian Janger Plus Humor

AGUS BAIHAQI/RaBa

PESISIR: Aktivitas nelayan di Pantai Pulau Santen Banyuwangi kemarin.

Ramai Gara-gara Ikan Paus

 Baca Ramai...Hal 35

nan itu dianggap mengganggu saluran air jalan poros nasional depan pelabuhan Ketapang. Selama ini, ruas jalan nasional depan pelabuhan sering kali mengalami kerusakan. Salah satu penyebabnya, karena genangan air pada saat musim hujan. Debit air hujan yang turun tidak mengalir ke laut namun menggenang di badan lain. Akibatnya, jalan poros nasional itu hancur saat dilewati kendaraan barat yang melintas n

ABDUL AZIZ/RaBa

BARU: Alat pendeteksi hama dipasang di Desa Kembiritan, Genteng, Banyuwangi, kemarin.

 Baca Pentaskan...Hal 35

BANYUWANGI – Kawasan Pantai Pulau Santen di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, semakin ramai akhir-akhir ini. Gara-garanya, ikan paus dikabarkan sering muncul di perairan tersebut beberapa hari terakhir ini. Meski ada ikan paus berukuran besar, para nelayan setempat tidak berani menangkapnya. Mereka hanya bisa melihat saat ikan ini menggerakkan siripnya. “Tidak ada yang berani menangkap, ikannya sangat besar,” terang Slamet Budi, salah satu nelayan Pulau Santen kemarin (28/4). Menurut Budi, ikan paus di sekitar perairan Pulau Santen ini sepertinya sedang sakit. Saat ikan ini muncul, banyak warga yang melihatnya. “Tapi sudah tidak terlihat lagi kemarin, tidak tahu kenapa,” kata nelayan yang tinggal di Kelurahan Karangrejo ini. Ikan paus ini, kata Budi, sempat memperlihatkan diri di sekitar pantai sekitar lima hari berturut-turut. Setiap hari biasanya muncul ke permukaan tiga kali. “Munculnya itu di perairan dengan jarak sekitar 100 meter dari bibir pantai,” jelasnya. Budi menyebut, ikan paus ini biasanya muncul pada pagi hari, siang, dan sore menjelang Magrib. Setiap kali muncul, waktunya juga tidak terlalu lama dan hanya menunjukkan sirip dan ekor. “Ikannya itu jalan-jalan di permukaan laut, tapi terlihat jelas,” cetusnya n

KALIPURO - Bangunan yang berdiri di atas sungai sebelah selatan pintu keluar Pelabuhan Ketapang, ternyata tergolong bangunan tak berizin. Sebab, bangunan tersebut tidak memiliki izin resmi dari pemerintah daerah. Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Banyuwangi, Dr Abdul Kadir mengatakan, bangunan itu tidak memiliki izin. Saat ini, tim sedang koordinasi dengan menyikapi bantuan liar tersebut. Apalagi, keberadaan bangu-

Wereng

BANYUWANGI - Antusiasme warga menyaksikan perhelatan seni yang dihelat di Taman Blambangan, tidak perlu diragukan. Terbukti, gerimis yang sempat melanda lokasi pertunjukan Sabtu malam kemarin (27/4), tidak membuat ribuan penonton semburat. Sebaliknya, mereka tetap menikmati sajian gratis yang kaya nilai budaya tersebut. Kali ini, giliran para seniman sanggar Tresno Budoyo dari Desa Bomo, Kecamatan Rogojampi unjuk kebolehan. Para seniman tersebut menyuguhkan kesenian janger humor bertajuk “Godo Wesi Kuning Piandel Blambangan” n

Marak Rhodamin, Sekolah Diminta Bangun Kantin Sehat BANYUWANGI - Untuk menyelamatkan siswa dari makanan berbahaya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi mendorong setiap sekolah memiliki kantin sehat. Dorongan itu sebagai tindak lanjut dari temuan jajanan yang mengandung bahan pewarna tekstil Rhodamin dan zat berbahaya lainnya. Beberapa pekan lalu, Dinkes melakukan penelitian terhadap 91 sampel makanan di beberapa keMEMUKAU: camatan. Dari puluhan samAksi seniman pel makanan itu, sebanyak sanggar Tresno 21 sampel jajanan diketahui Budoyo di Taman mengandung Rhodamin dan zat Blambangan berbahaya bagi kesehatan n Sabtu malam lalu (27/4).

 Baca Marak...Hal 35

Zat bahaya yang kita temukan pada beberapa sampel makanan berpotensi menimbulkan kanker. Karena itu, anak-anak harus kita selamatkan” Dr Widji Lestariono Plt Kadinkes Banyuwangi

SIGIT HARIYADI/RaBa

Menengok Stan Nasi Goreng Juara PKL Kuliner di Taman Blambangan

Utamakan Kebersihan dan Cita Rasa Masakan Sejak belasan tahun lalu, Hardiyanto, 38 berjualan nasi goreng di sekitar Taman Blambangan, Banyuwangi. Baru Sabtu malam (27/4) lalu, bapak dua anak itu merasa mendapat apresiasi pemerintah lantaran kegigihannya menjaga kualitas masakannya. SIGIT HARIYADI, Banyuwangi REMAJA perempuan berjilbab tampak sibuk modarmandir di sebuah stan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Blambangan, Banyuwangi, malam itu. Sejurus kemudian, remaja tersebut mengeluarkan tas kresek berwarna bening dari dalam rombong. Dengan cekatan, tangan remaja perempuan itu mengeluarkan beberapa unit gelas dari dalam tas plastik tersebut. Gelas yang tampak mengilap, itu lantas dia serahkan kepada seorang perempuan yang berdiri di sampingnya. Sementara itu, tak jauh dari lokasi dua perempuan itu

http://www.radarbanyuwangi.co.id

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

SENIN 29 APRIL TAHUN 2013

berdiri, tampak seorang laki-laki tengah sibuk menggoreng nasi dalam wajan berukuran besar. Tak lama berselang, laki-laki itu menuangkan nasi goreng tersebut ke atas piring. Setelah itu, laki-laki tersebut kembali menyalakan kompor gas. Wajan berukuran besar, itu pun kembali dia letakkan di atas kompor tersebut. Juossss… laki-laki yang belakangan diketahui bernama Hardiyanto, 38, itu lantas menuangkan setengah gayung air ke dalam wajan panas tersebut. Tangan Hardiyanto lantas mengaduk air mendidih tersebut ke seluruh sisi wajan. Hal itu dia lakukan hingga seluruh sisi wajan kembali mengilap. “Setiap kali selesai digunakan untuk menggoreng, wajan harus dibersihkan agar tidak lengket. Pencucian, ini juga bertujuan agar rasa masakan sebelumnya tidak bercampur dengan masakan selanjutnya,” ujar laki-laki yang karib disapa Hardi tersebut n  Baca Utamakan...Hal 35

K Kemah bawah laut S Situbondo pecahkan re rekor Muri P Patut dicoba kemah b bawah Kawah Ijen, p pasti masuk rekor d dunia

D Deteksi hama, p pasang light trap di s setiap kecamatan P Patut dicoba pula p pemasangan light trap d di lokalisasi

SIGIT HARIYADI/RaBa

TERBAIK: Istri Hardiyanto, Nurlaila membawa bendera putih juara lomba PKL.

?

email: radarbwi@gmail.com/beritaraba@gmail.com


26

Senin 29 April 2013

SDIT Al Uswah Gelar Open House Hadirkan Psikolog untuk Parenting Anak Usia Dini BANYUWANGI - Dalam menjaring siswa baru, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Uswah Banyuwangi memiliki cara yang patut diberi apresiasi. Sekolah yang berada di Perum Villa Sukowidi, Kecamatan Kalipuro itu menggelar open house Sabtu lalu (27/4). Kegiatan ini dihadiri Kabid TK-SD pada Dinas Pendidikan Banyuwangi, Drs Hamami; Kepala UPTD Kalipuro, Drs Edi Susilo, M.Pd; Ketua Yayasan Al Uswah, Karyono, S.Pd, M.T, Kepala SDIT Al Uswah; Kepala TKIT di bawah naungan Yayasan Al Uswah, serta masyarakat umum. Kepala SDIT Juwita mengatakan, open house itu merupakan salah satu upaya untuk mengenalkan serta menggambarkan kondisi akademik SDIT Al-Uswah kepada seluruh masyarakat. Meski masih baru berumur tujuh tahun, namun SDIT Al-Uswah telah mampu menunjukkan eksistensinya dalam mendidik siswa-siswinya. Hal ini dibuktikan dengan beberapa hasil tes akademik yang digelar oleh beberapa sekolah. Di mana, siswa SDIT Al Uswah selalu mendapat nilai bagus dan masuk sepuluh besar. “Saat mengikuti try out di SD Al Irsyad, prestasi siswa-siswi tidak kalah dengan siswa negeri. Lembaga Konsorsium Indonesia prestasi SDIT Al Uswah mendapat nilai

tiga besar,” jelas Juwita. Kepala UPTD Kalipuro, Edi Susilo turut memberikan apresiasi kepada SDIT Al Uswah. Meski baru berumur belia, sekolah itu sudah berhasil menunjukkan keberhasilan akademik. ”Ini bukti jika SDIT Al Uswah telah berhasil mendidik siswa-siswinya,” kata Edi. Kabid TK-SD Dispendik, Hamami menjelaskan, SDIT Al Uswah merupakan salah satu lembaga yang dinilai berhasil dalam menjalankan misi mencerdaskan anak bangsa. “Oleh karena itu saya memberikan apresiasi khusus terhadap perkembangan SDIT Al Uswah ini,” katanya. Sementara itu, Ketua Yayasan Al Uswah, Karyono mengatakan, SDIT Al Uswah adalah sekolah berkualitas tapi terjangkau dengan pola full-day school, memiliki visi membentuk generasi robbani yang intelek dan kreatif. Sekolah ini memadukan kurikulum Diknas dengan kurikulum khas yang sarat dengan nilai-nilai keislaman. Metode belajarnya mengusung konsep mastery learning (belajar tuntas), joyful learning (belajar menyenangkan), learning by doing (belajar sambil melakukan), dan creative learning (belajar dengan kreatif). “Saat ini, kami membuka pendaftaran siswa baru, kapasitas siswa 60 anak, mumpung masih ada waktu pendaftaran, silakan daftarkan anak Anda. Informasi silakan menghubungi 081234759664,” kata trainer muda itu. (adv)

TOHA/RaBa

BERBAKAT: Ketua Yayasan Al Uswah, Karyono (kiri) bersama tamu undangan dan peserta open house Sabtu lalu (27/4).

RUBRIK PERPAJAKAN PERTANYAAN: Selamat sore Pak, saya mau Tanya mengenai pajak atas CV, bagaimana dengan jumlah modalnya? Terus transkrip elemen laporan keuangan masuk yang 8A? Bagaimana perlakuan gaji pemiliknya, jika dibayar lewat kas/bank jurnalnya bagaimana? Hubunganmodal dengan SPT PPh OP pemilik bagaimana? Terus kalau CV tersebut lapor PPh Pasal 21 bulanan apakah gaji pemilik CV tidak usah dilaporkan karena dianggap prive? Mohon penjelasannya Pak, Terimakasih. Astri

JAWABAN:

IWAN SETIONO/RaBa

START: Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Bupati Kutai Timur Isran Noor memberangkatkan peserta Mlaku Bareng di Taman Blambangan pagi kemarin.

Peringati Hardiknas dengan Mlaku Bareng BANYUWANGI- Ribuan peserta Mlaku Bareng Pak Guru dan Bu Guru lan Bupati memadati area Taman Blambangan Banyuwangi pagi kemarin. Mereka berkumpul untuk mengikuti jalan sehat dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh Kamis 5 Mei mendatang. Peserta jalan sehat berasal dari SD/ MI, SMP/MTS, SMA/MAN yang ada di Kecamatan Banyuwangi. Tidak ketinggalan, para guru, kepala kelurahan se Kecamatan Banyuwangi, Ka UPTD se Kabupaten Banyuwangi, instansi, dan masyarakat umum juga ikut meramaikan kegiatan tersebut. ”Mlaku Bareng ini merupakan rangkaian kegiatan lomba-lomba dalam rangka menyambut Hardiknas,’’ kata Kepala Dispendik Banyuwangi Sulihtiyono melalui Kabid Tk SD Drs. Hamami, MSi. Hamami menjelaskan, acara diawali dengan kegiatan senam bersama di lokasi car free day. Setelah itu, seluruh peserta Mlaku Bareng berkumpul di garis start. ‘’Tema kegiatan ini yakni dengan Peringatan Hardiknas 2013,

kita tingkatkan kebersamaan untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Banyuwangi,‘’ jelas Hamami. Pemberangkatan peserta dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Azwar Anas bersama Bupati Kutai Timur Isran Noor. Setelah memberangkatkan peserta Mlaku Bareng, kedua bupati tersebut berbaur dengan warga untuk mengikuti jalan sehat melalui rute yang telah ditentukan panitia. ”Mlaku Bareng ini untuk terus meningkatkan kebersamaan sekaligus mendukung Program Banyuwangi Cerdas,’’ katanya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anas mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kutai Timur Isran Noor yang bersedia hadir di Banyuwangi, bahkan turut dalam acara Mlaku Bareng Pak Guru dan Bu Guru Lan Bupati tersebut. Dengan kehadiran Bupati Isran Noor diharapkan bisa memotivasi Pemkab Banyuwangi untuk terus maju termasuk di dunia pendidikan. ”Selamat menyongsong Hardiknas dan semoga dunia pendidikan di Banyuwangi lebih baik lagi,’’ harap Bupati Anas. (adv)

Terimakasih atas pertanyaan Saudara. Ciri utama yang membedakan PT dan CV (perseroan komanditer yang modalnya tidak terbagi atas saham) adalah dalam hal struktur permodalan, pertanggungjawaban pemiliknya dan pembagian laba. Dalam hal PT, pemilik/pemegang saham bertanggungjawab atas kewajiban-kewajiban PT sebatas jumlah modal disetor. Sebaliknya, dalam hal CV, pemilik bertanggungjawab atas kewajiban-kewajiban CV tidak terbatas hanya atas jumlah modal yang disetor, tapi juga kekayaan pribadinya. Dari segi perpajakan, Pasal 4 Ayat (3) huruf I Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan, memuat ketentuan tentang pembagian laba yang dilakukan oleh CV kepada anggotanya adalah bukan obyek pajak, disebabkan oleh kenyataan bahwa anggota CV tersebut adalah pemilik badan, sehingga dengan telah dikenakan pajak pada level badan CV tersebut, maka atas penghasilan yang sama tidak lagi dikenakan PPh pada level anggota sebagai pemilik. Sebagai anggota CV, pemilik mendapatkan bagian laba.Hal itu dilaporkan pada SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Form 1770 III Bagian B Nomor 3 Bagian Laba Anggota Perseroan Komanditer Tidak atas Saham, Persekutuan. Dalam CV biasanya dikenal adanya “prive”, yakni pengambilan dan atau pembebanan biaya yang dilakukan oleh pemilik atas beban CV. Dalam Pasal 9 Ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan diatur ketentuan tentang “biaya yang dibebankan atau dikeluarkan untuk kepentingan pribadi pemegang saham, sekutu, atau anggota” tidak diperkenankan sebagai pengurang. Lebih lanjut dalam Pasal yang sama huruf I juga ditentukan bahwa “biaya yang dibebankan atau dikeluarkan untuk kepentingan pribadi Wajib Pajak atau orang yang menjadi tanggungannya”, juga tidak diperkenankan dibebankan. Demikian halnya dengan pembayaran gaji kepada anggota CV juga tidak diperkenankan dikurangkan sebagai biaya sesuai dengan ketentuan Pasal 9 Ayat (1) huruf j Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan. Segera sampaikan SPT Tahunan PPh Badan tahunpajak 2012 paling lambat tanggal 30 April 2013. Informasi lebih lanjut Saudara dapat berkonsultasi pada Account Representative Saudara di Kantor Pelayanan Pajak dimana Saudara terdaftar atau hubungi Call Center DJP 500200. Terima Kasih.

Cek Kesehatan Gratis untuk Peserta Jamsostek

MCU: Petugas medis melaksanakan pemeriksaan jantung kepada pekerja perusahaan peserta Jamsostek.

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus berupaya menjadikan Banyuwangi lebih baik. Bupati Abdullah Azwar Anas tidak henti membuat gebrakan baru. Sukses dengan seribu penari gandrung yang memperoleh penghargaan, menyusul program ‘’I Love Banyuwangi’’. Belum lama ini juga meluncurkan kegiatan Banyuwangi Peduli, yakni donor darah masal dan santunan ratusan anak yatim. Menyejahterakan masyarakat Banyuwangi, itulah tujuan Bupati Banyuwangi. Yang salah satunya adalah perlindungan masyarakat Banyuwangi, terutama yang bekerja di sektor nonformal dengan jaminan sosial tenaga kerja. PT Jamsostek Cabang Banyuwangi mengaplikasikan program cemerlang tersebut dengan memberikan jaminan sosial tenaga kerja bagi 600 pesapon. Secara simbolis, penyerahan jaminan sosial tenaga kerja ini dilaksanakan di halaman kantor PT Jamsostek Cabang Banyuwangi pada acara Bulan Cinta Jamsostek Kamis lalu (25/4). Rangkaian acara yang dihadiri oleh kepala

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Alam Sudrajad ini juga melaksanakan khitanan masal untuk 20 anak kurang mampu dari sekitar lingkungan kantor PT Jamsostek Cabang Banyuwangi dan Kecamatan Kalipuro. Di waktu yang bersamaan, 300 orang yang berumur 40 tahun ke atas mendapatkan Medical Chek-Up (MCU) secara gratis. MCU atau pemeriksaan kesehatan ini diperuntukkan bagi tenaga kerja perusahaan peserta Jamsostek di segala bidang kerja di Kabupaten Banyuwangi. Kepala Jamsostek Cabang Banyuwangi, Nurdin menuturkan, semua rangkaian kegiatan ini adalah mengapresiasi visi misi Bupati Banyuwangi yang bertepatan dengan program PT Jamsostek. “Di bulan April ini, Jamsostek di seluruh Indonesia melaksanakan berbagai acara dalam bulan cinta Jamsostek,” ujar Nurdin. Dalam waktu dekat, PT Jamsostek juga berencana melaksanakan MCU bagi tenaga kerja di salah satu perusahaan di Muncar, dan pemberian beasiswa bagi putra putri tenaga kerja peserta Jamsostek yang berprestasi. (adv)

GRATIS: Pemeriksaan kesehatan kepada karyawan perusahaan peserta Jamsostek.

GERDA SUKARNO/RaBa

SIMBOLIS: Penyerahan kartu Jamsostek kepada perwakilan pesapon.

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, Mega Dwi P. Administrasi Iklan: Widi PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Ukiyanti. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/ mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Senin 29 April 2013

Senggol Pikap, Dihantam Truk Kecelakaan Maut di Gunung Gumitir KALIBARU – Kecelakan tragis menimpa Sudi, warga Desa Sukmoilang, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, kemarin. Pria tersebut tewas mengenaskan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di tikungan kilometer 236, kawasan Gunung Gumitir, Kecamatan Kalibaru, pagi kemarin. Ceritanya, pukul 07.30 Sudi mengendarai sepeda motor Jupieter MX bernopol DK 6550 DW. Dia melaju dari arah barat dengan membonceng rekannya, Supri. Keduanya

hendak menuju ke Bali untuk bekerja. Ketika motor yang dikemudikan sampai di sebuah tikungan tajam Gunung Gumitir, tepatnya di kilometer 236, dia hendak mendahului truk gandeng di depannya. Apesnya, baru saja mendahului truk gandeng tersebut, dari arah berlawanan muncul sebuah mobil pikap yang dikemudikan Sugianto, juga warga Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Karena jaraknya sudah dekat di tikungan jalan, motor yang dikemudikan Sudi menabrak bagian depan sisi kanan pikap. Sudi langsung jatuh ke kiri dan dihantam roda truk yang hendak didahului.

Korban terjatuh dan mengalami luka parah di bagian wajah dan kedua tangannya. Sudi pun meninggal di lokasi kecelakaan. “Sedang Supri hanya mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuhnya,” kata Kanitlantas Kalibaru, Bripka Yulianto. Selain menyebabkan seorang meninggal dunia, akibat kecelakaan tersebut, arus lalulintas jurusan Jember-Banyuwangi, sempat macet total dan antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer. “Kemacetan tak berlangsung lama. Kendaraan truk serta pikap langsung kita amankan di Mapolsek Kalibaru,” tandas Yulianto. (azi/aif)

Isran Noor Bangga dengan Kemajuan Banyuwangi BANGOREJO – Acara Dzikrus Syafaah yang digelar di halaman Masjid Baitul Mukaromah, Dusun Tamansuruh, Desa/Kecamatan Bangorejo, terasa istimewa kemarin siang. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang datang ke acara tersebut juga membawa serta Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang juga Bupati Kutai Timur, Kalimantan Timur, Isran Noor. Apalagi kedatangan Isran Noor juga membawa kabar gembira tersendiri bagi panitia pembangunan masjid Baitul Mukaromah. Atas nama pribadi, dia menyumbangkan dana Rp 200 juta agar pembangunan tempat ibadah tersebut lekas selesai. Bukan hanya itu, Isra Noor juga membantu Rp 15 juta kepada seorang mualaf yang diislamkan oleh KH. Hisyam Syafaat dalam acara tersebut. Sementara itu, dalam sambutannya, Isran Noor mengaku bangga melihat kamajuan pembangunan di Banyuwangi, yang cukup pesat, bahkan namanya semakin terkenal karena sering mendapat perhatian media. “Saya merasa bangga dengan kinerja Bupati A tiga (Abdulah Azwar Anas, Red),. Sangat rugi rasanya bila

masyarakat tidak memilihnya lagi sebagai bupati pada pilkada mendatang,” tuturnya. Sementara itu, Bupati Anas mengatakan, saat ini pemerintah terus menggerakkan roda pembangunan, termasuk jalan aspal hotmix sampai ke pelosok desa. (azi/aif)

ABDUL AZIZ/RABA

TAMU ISTIMEWA: Bupati Kutai Timur Isran Noor dan Bupati Anas saat menghadiri acara Dzikrussyafaah di Dusun Tamansuruh, Desa/Kecamatan Bangorejo, kemarin.

Tekanan Darah Tinggi vs Tekanan Darah Rendah SALAH satu indikator kesehatan yang perlu rutin dikontrol adalah tekanan darah. Tekanan darah dihasilkan oleh jantung yang memompa darah ke dalam arteri. Tekanan darah dinyatakan sebagai tekanan sistolik/ diastolik. Contohnya, 120/80. Tekanan darah sistolik (angka yang di atas) mewakili tekanan di pembuluh arteri ketika otot jantung berkontraksi dan memompa darah ke dalamnya. Tekanan darah diastolik (angka yang di bawah) mewakili tekanan di arteri ketika otot jantung mengendur seusai berkontraksi. Tekanan darah selalu lebih tinggi ketika jantung sedang memompa daripada ketika ia sedang relaks. Untuk orang dewasa sehat, tekanan darah sistoliknya antara 90 dan 120 mm Hg, dan diastoliknya antara 60 dan 80. Tekanan darah dikatakan normal bila kurang dari 120/80 dan tinggi bila di atas 130/80. Tekanan darah tinggi meningkatkan r i s i k o t e rkena penyakit jantung, gangguan ginjal, aterosklerosis, kerusakan mata, dan stroke. Sedangkan tekanan darah rendah (hipotensi) menimbulkan gejala-gejala yang disebabkan oleh aliran darah yang rendah melalui arteri dan vena. Ketika aliran darah terlalu rendah untuk menyerahkan oksigen dan nutrisi kepada organ-organ vital, organ-organ tersebut tidak berfungsi secara normal dan mungkin rusak secara permanen. Tak seperti tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah ditentukan oleh gejala-gejala dari aliran darah yang rendah itu, dan tidak oleh angka tekanan darah yang spesifik. Beberapa individu mungkin mempunyai tekanan darah 90/50 tanpa gejala tekanan darah rendah. Namun, umumnya orang yang mempunyai tekanan darah tinggi akan menampilkan gejala tekanan darah rendah jika tekanan darah mereka turun ke 100/60. Oleh sebab itu, manakah yang lebih berbahaya: tekanan darah tinggi atau tekanan darah rendah? Keduanya sama saja. Yang lebih baik adalah sehat, dengan tekanan darah yang normal. Untuk sehat, tentu menjaga

pola hidup dan pola makan amat penting untuk dilakukan. Contohnya, berolahraga dengan teratur, bersitirahat dengan cukup, dan mengonsumsi makanan kesehatan dengan cukup. Misalnya, me ngon sumsi kulit manggis. Ya. Kulit manggis kaya dengan xanthone. Senyawa ini merupakan bahan yang sifat antioksidannya melebihi vitamin E dan C. Oleh karena itu, xanthone mampu menjadi pelindung sel pada proses oksidasi, penuaan, atau perusakan oleh radikal bebas. Senyawa itu merupakan bahan aktif yang stabil, baik dalam panas maupun dingin, termasuk ketika berada di dalam tubuh manusia. Kulit manggis mengandung antioksidan 17.000-20.000 orac per 100 ounce. Padahal, bahan lain berkadar antioksidan tinggi, seperti wortel dan jeruk, hanya 300 dan 2.400. Orac adalah singkatan dari oxygen radical absorbance capasity, yakni kemampuan antioksidan menetralkan radikal bebas penyebab penyakit. Bila ingin tahu lebih banyak tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasia t Ti n g g i , yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul. Namanya Garcia. Sedangkan xanthone adalah nama zat yang dikandungnya. Bila ingin tahu lebih banyak tentang ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi telepon bebas pulsa kami di 08001401430, email info@ mang gis garcia.com, atau website www. manggisgarcia.com. .Produk ini bisa didapatkan di Apotek dan toko obat terkemuka di kota anda atau segera Banyuwangi : 0333-7703239 & 081336445358

Yamah Motor Show Big Bang Goyang Banyuwangi Semakin Perkuat Image Matic Yamaha

CEK HARGA: Para pengunjung Sun East Mall Genteng membanjiri acara Yamaha Motor Show Big Bang.

JADI TONTONAN: Mio J Teen menjadi favorit pilihan masyarakat Banyuwangi baik kalangan remaja maupun dewasa.

GENTENG - Big Bang Yamaha Motor Show, event Yamaha di penutup akhir bulan April benar-benar memberikan kejutan kepada masyarakat, khususnya pengunjung Sun East Mall Genteng. Event yang bertujuan memamerkan segala produk Yamaha ini sangat menghibur pengunjung mal terbesar di Kota Genteng tersebut. Yamaha menyuguhkan segala tipe motor berteknologi Fuel Injection dari Yamaha, mulai dari moge CBU YZF R6 hingga matic AT LPM kebanggaan Yamaha. Branch Manager PT. Rodasakti Suryaraya Jember Bambang Setiabudi mengatakan, Big Bang Yamaha Motor Show merupakan puncak dari kegiatan Yamaha Motor Show reguler yang sudah digelar di hampir seluruh penjuru kecamatan-kecamatan yang ada di kota Banyuwangi. Di dalam kegiatan ini Yamaha juga mengenalkan Yamaha Mio J Teen yang hadir dengan striping lebih modern. Diakui, akhir-akhir ini Yamaha selalu menggelar event yang bertajuk Yamaha motor show yang bertujuan untuk mengenalkan lebih spesifik produk-produk matik Yamaha. Sebab ke depan, Yamaha akan benar-benar konsentrasi di kelas matic. Salah satu buktinya, Yamaha terus mengeksplorasi matic-nya dengan berbagai fitur-fitur yang lebih modern. “Untuk urusan fitur, Yamaha lebih paham

LEBIH IDEAL: Kiki Anggun berpose di atas cantik Mio J Teen New Graphic yang cantik dan anggun.

FOTO-FOTO: NUGOROH/RABA

sebab antara Yamaha dan konsumen ikatannya selalu dekat, sehingga kami tahu apa yang diinginkan konsumen,” terang Bambang, kemarin. Dijelaskan Bambang, saat ini positioning matik Yamaha semakin kuat dengan banyaknya varian matic-nya sehingga akan memudahkan konsumen dalam memilih motor yang disukainya. Seperti,

segmen pasar Mio GT yang tidak diposisikan berbenturan dengan produk sejenisnya macam Mio J dan Soul GT yang terlebih dahulu diluncurkan. Mio GT yang menurutnya, lebih didesain sporty nan-ramping diperuntukkan bagi kalangan youngster alias kalangan muda yang mengawali berkenalan dengan motor dimana mereka membutuhkan

tampilan motor yang cool, sporty dan slim. “Diluncurkannya Mio GT diharapkan mampu mendongkrak daya jual Yamaha di segmen matic yang selama ini dikuasai kompetitor. Meningkatkan penjualan dengan memperbanyak varian adalah cara jitu untuk mengapit produk lawan yang notabene mampu berdiri kokoh di pasaran saat ini,” jelasnya. (adv)

Disambut Antusias Pengunjung UJI MESIN: Test irit dan kecepatan motor Fuel Injection Yamaha dipandu langsung oleh Head of Mechanic, Ivan Mangun Suwiryo.

SAJIAN KHUSUS: Yamaha Motor Show Big Bang begitu megah tersaji di Sun East Mall Genteng-Banyuwangi.

SEMENTARA itu, Supervisor Promotion Yudi Ramadhani mengungkapkan, pertengahan Mei 2013 nanti Yamaha akan meluncurkan produk baru lagi. Dimana produk ini adalah jenis motor yang sangat baru dan inovatif. Motor matic adventure yang lebih akrab dengan sebutan motor matic trail pertama di Indonesia ini memberikan nama yang unik serta sesuai dengan jenis motor ini, yaitu “X-Ride”. Konsep adventure, energetic youth spirit motor baru Yamaha ini semakin berkarakter dan fresh cheerful. “Dengan model ini nuansa lengkap sudah motor Yamaha bagi seluruh segmen, jiwa muda semakin kental dan pas untuk segala jenis motor matic Yamaha ini, yang memang target pasar untuk motor matic Yamaha adalah kalangan remaja usia targetnya 16 tahun ke atas,” jelas Yudi. Lebih lanjut Branch Manager PT. Rodasakti Suryaraya Jember Bambang Setiabudi mengatakan, keunggulan

Mio J Teen New Graphic terdapat pada headlamp yang terlihat lebih jernih dan terang dipadu dengan lampu sein yang berbentuk oval dengan agak menyipit. Lampu belakang juga tak luput dari penyegaran, desain lampu belakang Mio J terbaru ini lebih sporty dan lebih terang tentunya. Makin keren dengan velg bintang yang berwarna putih menambah kesan sporty yang modern. “Inilah Mio J Teen yang terbaru,” katanya. Ditambahkan Bambang, salah satu fitur terbaru dari Mio J Teen, adalah Smart Lock System yang memudahkan dan memberi tingkat keamanan yang lebih saat melalui jalan tanjakan ataupun jalan turunan tajam. Fitur speedo meter juga diperbaharui agar lebih modern. Untuk

menambah kemudahan membawa barang Mio J Teen juga dilengkapi rak depan yang serba guna. “Kunci kontak layaknya motor terbaru Yamaha yang mempunyai fungsi ganda, selain sebagai keamanan dan menghidupkan motor, kunci kontak juga berfungsi untuk menyalakan lampu utama, jadi ketika kunci kontak on maka otomatis lampu utama juga akan menyala,��� katanya. Selain design, konsep dan model yang sangat menarik ini,Yamaha tidak melupan teknologi utamanya yaitu Fuel Injection yang sudah diterapkan hampir di seluruh jenis & tipe motor Yamaha yang tentunya akan menghasilkan power yg lebih “hebat” tetapi tetap “irit” untuk konsumsi BBM-nya ditambah juga jenis BBM yang digunakan di Mesin teknologi Fuel Injection Yamaha ini cukup menggunakan jenis bahan bakar premium tanpa harus menggunakan Pertamax yang notabene harganya relatif lebih mahal dibanding premium.

Sementara itu, suasana event Big Bang Yamaha motor show yang mulai digelar tanggal 24 hingga 30 April 2013 itu disambut antusias oleh pengunjung. Pengunjung tumplek blek di dalam mal yang baru diresmikan bulan lalu itu. Selain diisi oleh band lokal, ada pertunjukan fotografi, dance and fashion competition yang diikuti hampir selurah siswa/siswi tingkat pelajar SMA di seluruh Kota Banyuwangi, hiburan game Nintendo Wii, Tato Temporer, magician yg paling menghebohlan adalah penampilan artis cantik dari kota Banyuwangi “Kiki Anggun” pada tanggal 24 April kemarin & nanti di puncak acara pada tanggal 30 April 3013 besok. Selain berbagai macam hiburan, di event Big Bang Yamaha Motor Show, harga spesial serta hadiah langsung berupa helm, jaket eksklusif serta banyak hadiah lagi diperuntukkan bagi pembelian segala tipe Motor Yamaha di event akbar kali ini. (adv)


28

Senin 29 April 2013

Harlah Fatayat Dihadiri Dua Bupati CLURING - Peringatan hari lahir (harlah) Fatayat NU Banyuwangi ke-63 tahun ini terasa spesial dan meriah. Pasalnya, harlah yang diperingati di Kampus Universitas Bhakti Indonesia (UBI) itu dihadiri dua bupati. Yakni Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, dan Bupati Kutai Timur Isran Noor. Kehadiran dua tokoh ini membuat segenap anggota dan pengurus Fatayat NU sangat bangga. ”Kita banyak menerima ilmu, saran, serta kritik dari beliau berdua,’’ kata Mafrochatin Ni’mah, Ketua Fatayat NU Banyuwangi. Bupati Abdullah Azwar Anas dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap kiprah dan kinerja Fatayat NU dalam kemajuan di Kabupaten Banyuwangi. Peran wanita selama ini cukup dominan dalam dunia pendidikan, kesehatan, termasuk pemerintahan. ”Selamat kepada Fatayat NU yang memperingati harlah ke-63. Semoga semakin lebih baik,’’ harap Bupati Anas. Pendapat senada juga disampaikan

IWAN SETIONO/RaBa

KOMPAK: Bupati Banyuwangi Azwar Anas, dan Bupati Kutai Timur Isran Noor bersama para pengurus Fatayat NU kemarin.

Bupati Kutai Timur, Isran Noor. Menurutnya, peran wanita saat ini lebih baik kinerjanya dibandingkan dengan lakilaki. Para wanita biasanya lebih tekun, rapi, dan terampil dalam melaksanakan tugas. Dalam kesempatan tersebut, Isran Noor juga berpesan agar anggota Fatayat NU lebih mementingkan organisasinya dibandingkan terjun dalam dunia politik.

”Fatayat NU dalam tiap tahunnya harus lebih berperan dan dapat meningkatkan kinerjanya,’’ pesan Isran Noor. Harlah Fatayat NU ke-63 tersebut juga dihadiri Muspida Banyuwangi, Muspika Cluring, Anggota dan Pengurus Fatayat NU, Muslimat, Organisasi Masyarakat (ormas) beserta undangan yang lainnya. (adv/als)

Motor Tak Dilunasi, Lapor Polisi SITUBONDO - Karena tidak melunasi motor Yamaha Vixion yang dibelinya, SM, 49, warga Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, dilaporkan Abd Rahman, 53, warga Kelurahan Dawuhan, ke Mapolres Situbondo, Sabtu (27/4) lalu. Kepada polisi, korban menceritakan, pada Minggu 3 Maret lalu, kedua orang tersebut bertransaksi sepeda motor Vixion. Transaksi yang terjadi sekitar pukul 11.00 di rumah korban itu akhirnya disepakati motor Vixion tersebut dijual dengan harga sebesar Rp 19,5 juta. Saat itu, terlapor baru menyerahkan uang sebesar Rp 5 juta kepada korban. Saat itu juga korban memberikan sepeda motor tersebut kepada terlapor. Perjanjiannya, jika sepeda tersebut dilunasi, maka

BPKB baru akan diberikan kepada terlapor. Anehnya, setelah beberapa hari kemudian, terlapor datang dan meminta BPKB tersebut tanpa ada uang pelunasan seperti yang disepakati sebelumnya. Korban pun memberikan

BPKB-nya karena terlapor berjanji melunasi keesokan harinya. Namun, hingga beberapa hari kemudian, terlapor tak kunjung melunasi motor yang dibelinya tersebut. Lantaran itulah, korban merasa ditipu dan melaporkan dugaan penipuan tersebut ke Mapolres Situbondo. Korban mengaku, Akibat kejadian tersebut, dirinya mengalami kerugian sebesar Rp 14, 5 juta. Kasubag Humas Polres Situbondo AKP Wahyudi mengatakan, setelah mendapat laporan dari korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan akan memanggil sejumlah saksi guna mengungkap dugaan penipuan tersebut. “Langsung ditangani oleh petugas dan masih dalam peyelidikan,” kata AKP Wahyudi. (rri/als)

DOK.RaBa

AKP Wahyudi

Penilaian Lomba BHB Segera Dimulai BANYUWANGI - Lomba gerakan Banyuwangi Hijau dan Bersih (BHB) tahun 2013 segera memasuki babak penilaian. Dijadwalkan, penilaian dilaksanakan mulai akhir bulan ini hingga Juni mendatang. Pada babak penyisihan, penilaian dijadwalkan digelar selama 24 hari. Sedangkan pada babak final selama 15 hari. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi tim penilai BHB 2013 yang digelar Senin (22/4) lalu di kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Banyuwangi. Rapat yang dipimpin Kasubid Pemulihan Kualitas Lingkungan BLH, Edi Kusnanto, itu dihadiri sejumlah tim juri yang terdiri dari berbagai unsur. Yakni, unsur Dinas Pendidikan, Kemenag, Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Kebersi-

han dan Pertamanan (DKP), Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Lingkungan Hidup (BLH), Perguruan Tinggi (PT), Pokmas Maskot, dan Radar Banyuwangi. Agenda gerakan BHB 2013 meliputi beberapa jenis lomba. Yakni lomba BHB antar RT perumahan, antar RT desa/

kelurahan, antar desa/kelurahan, dan antar pasar. Untuk kategori sekolah, yang dilombakan mulai dari tingkat SD hingga SLTA, antar pondok pesantren, serta pemilihan camat, dan kepala desa/kelurahan teraktif. Plt. Kepala BLH Banyuwangi, Husnul Chotimah men-

gatakan, tim penilai lomba terdiri dari berbagai unsur yang berkompeten di bidang masing-masing. Khususnya dalam penataan taman dan kebersihan lingkungan. “Ada dua tahap penilaian yang akan dilakukan oleh tim juri. Yakni babak penyisihan dan babak final” Jelas Husnul. Husnul menambahkan, puncak acara BHB 2013 adalah awarding atau penghargaan kepada para pemenang lomba. Kegiatan malam puncak penganugerahan ini merupakan evaluasi hasil pelaksanaan di seluruh rangkaian kegiatan BHB. “Mari kita bersama-sama sukseskan Banyuwangi Hijau dan Bersih tahun 2013. Ciptakan lingkungan sekitar kita yang bersih, asri, indah dan sehat,“ pungkas Husnul. (adv/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Ruko Gandeng •

• Jl. Letkol Istiqlah •

• Truk Toyota Dina ‘04 •

• Daihatsu Taft ‘93 •

• Toyota Innova ‘07 •

• Toyota Avanza ‘10 •

• Isuzu Panther ‘97 •

Dijual Truk Toyota Dina thn 2004 wrn biru, kond siap pakai, hrg 110 jt. H. 085234622754.

Daihatsu Taft GT/F70 th1993, abu2 metlk, istmw, 63 juta nego. H. 081234590053

Dijual Toyota Innova tipe G (bensin), Euro II tahun 2007, warna hitam, harga nego, hubungi 08155918371 - 085331081688

Dijual Toyota Avanza 1.3G F601 RM GMMFJJ tahun2010 merah metalik, harga 136,5 jta nego, brg istimw, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Isuzu Panther TBR 54 PRLC super tahun1997 merah metalik, harga 73,5 juta nego, brg istimw, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Karimun Estillo ‘07 •

• Nissan Livina ‘08 •

• Daihatsu Xenia ‘10 •

Dijual Suzuki Karimun Estilo YL6 tahun 2007 abu-abu metalik, harga 86,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Nissan Livina 1.5 4X2 MT XR tahun 2008, abu-abu tua metalik, harga 133,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Daihatsu Xenia F600 RV GMDFJJ tahun 2010 hitam metalik, harga 112,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Totoya Avanza ‘11 •

• Toyota Innova ‘05 •

• Toyota Avanza ‘06 •

Dijual Toyota Avanza type G 2011 hitam, harga Rp 147 jutanego, tukar tambah, hubungi 082142194111, 081335897888

Dijual Toyota Innova solar type V, silver, 2005, harga Rp. 180 juta nego, cash & kredit, tukar tambah. Hubungi 081234539753, 081335897888

Dijual IToyota Avanza 06 vvti, silver type G, harga Rp. 127 juta nego, cash & kredit, tukar tambah, hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual ruko gandeng. L42m2 & 45m2. Lokasi Tengahkota,strtgis.(dpnalun-alun,dekatBank Mandiri, Telkom, Kantor Pos). Hub 081336119000,03337751000.TanpaPerantara.

BENNY SISWANTO/RaBa

KOORDINASI: Edi Kusnanto (tengah) memimpin rapat koordinasi tim penilai di kantor BLH Banyuwangi, Senin 22/4) lalu.

Jual rmh Jl. Letkol Istiqlah Gg Mawar 1-B dkt RSUDBlambangan&Yasmin,STIKes,utkush kost LT200m LB 200m kmr tdr 8 &kmr mnd 3SHM550jtnego08123237486/087755565914.

• Jl. Agus Salim •

• Lingk. Stendo •

Dijual ruko 2lt lok. Jl. Agus Salim (blkg Untag) Bwi, hub : Anugerah (0333427190)

Dijual Rmh Lingk Stendo RT/RW 02/02 Tukangkayu LT 306 LB 249 Sertifikat SHM IMB Hub 0333-423950

• **Arum Regency** • BANYUWANGI • Solusi Telat Bulan • Anda telat bulan ?? solusi cpat&tpat dlm jangka 3jam dijamin lancar, garansi & tanpa efek smping h.081358456098.

• OMSET NAIK•

Dijual rumah cantik lokasi strategis Lt / Lb 120/60 hrg pasar 350jt-an dijual 236jt bisa bayar separo sisanya flexibel tanpa bunga & tanpa pajak apapun tidak krasan uang kembali 100%. Hub. 085336885520

• Kijang LSX ‘98 •

• Mitsubishi Kuda ‘00 •

Djl Kijang LSX ‘98 wrn hijau mtalik trawat baik, milik sndiri hrg 95jt. H. 081234636910.

Mitsubishi Kuda SP Exced ‘00 biru silv, Ori, N pajak bru d Prob, 93jt nego. 08123481534

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Adm Keuangan •

• Karangrejo •

1. Adm Keuangan, pend. min D3 segala jurusan, usia max 28thn, blm menikah, bersedia dtempatkn di sluruh wilayah kerja perusahaan. 2. Satpam, Lk/Pr, pend. min SMA sdrjt, usia max 35thn, bersedia dtempatkn di sluruh wilyah krja. 3. OB, Lk, pend. min SMP/sdrjt, brsedia dtempatkn di sluruh wilayah perusahaan. Kirim lamaran ke PT. DAS, Jl. Boediono No. 42, Bwangi. Telp: 411000

Djl tnh L600m 200rb/m utr pabrik es krgrejo& Lt460m 300rb blkg kntr pos ktpg 082334205469

• Jl. Lingkar Ketapang • Dijual tnh 2500 m2 Jl. Lingkar Utama Ketapang Bwi, hub 082141046676.

• Kalirejo Permai • Jual tanah 192m2, uk 16x12m, nangka 1112, Perum Kalirejo Permai. H: 081553553553

Ingin omset jualan naik 100%?Temukan rahasianya dg hny brinvestasi 250rb.Hub 03337742121,087755774384

• Jaring Futsal • Dijual murah jaring yang ada di tempat Futsal Kabat. Hub: 632888, 081934815953

• Beras Organik • Sedia beras organik putih, perum PKBR (blkg untag), hrg 15 rb/kg 081336659258.

Anda Ingin Pasang Iklan? Hubungi: 412224

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan secara resmi di Radar Banyuwangi.


BALJEBOL

Senin 29 April 2013

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

33

LUMAJANG

Tewas Dibacok Orang Misterius SUMBERBARU – Sejumlah warga Dusun Congapan, Desa Karangbayat, Sumberbaru, Sabtu (27/4) petang, digegerkan dengan tewasnya Sutik, warga setempat, di kebun yang tidak jauh dari rumahnya. Perempuan berusia 50 tahun itu ditemukan tewas dengan sejumlah bacok di bagian kepala. Sutik atau yang biasa di panggil dengan sebutan Buk Hok memang memiliki rutinitas mencari rumput setiap sore. Sekitar pukul 16.00, dia pamit ke Fatman, anak bungsunya, untuk

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

RESAHKAN WARGA: Warga RW 32 Lingkungan Sumberpakem, Kelurahan Kebonsari, Sumbersari, Sabtu malam, memasang “segel” penutupan Sultan Palace.

Warga Segel Tempat Dugem Sultan Palace JEMBER – Sejumlah warga RW 32 Lingkungan Sumberpakem, Kelurahan Kebonsari, Sumbersari, Sabtu (27/4) malam, menutup paksa tempat hiburan malam Sultan Palace di Jalan Letjen Sutoyo. Tindakan itu diambil warga karena tempat tersebut sangat meresahkan warga setempat. Sekitar pukul 21.00, sejumlah warga dan tokoh masyarakat Lingkungan Sumberpakem mendatangi tempat hiburan malam yang ada di lingkungannya itu. Sejumlah warga memasang spanduk penyegelan di pagar Sultan Palace. Mereka menuntut Sultan Palace yang telah beroperasi sejak 2006 ditutup selamanya. Sebelum melakukan penutupan, sejumlah perwakilan warga dan tokoh masyarakat setempat mendatangi Polres Jember untuk melakukan mediasi terkait permasalahan tersebut. Pertemuan di mapolres itu dihadiri pula pihak Satpol PP Jember, Bakesbanglinmas, Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Jember, serta Kantor Pariwisata Jember. Jalannya pertemuan itu berlangsung panas. Sebab, warga dan tokoh masyarakat bersikeras Sultan Palace harus ditutup dengan segera. Dalam pertemuan itu, warga dan tokoh masyarakat berdebat sengit dengan staf kantor pariwisata. “Kami marah, Mas. Masak kantor pariwisata memihak Sultan

Palace. Meski ditutup-tutupi, semua tahu kalau tempat itu dijadikan ajang maksiat,” tegas Jhon,

terjadi gejolak di masyarakatnya mengenai keberadaan Sultan Palace. (mg3/jum/ram/har/jpnn)

TV Kabel Ilegal Mengancam Distribusi Listrik Nasional Jakarta – Pertumbuhan televisi (TV) kabel illegal yang hampir 5 (lima) tahun belakangan ini angkanya terus menggeliat tidak hanya akan menggerus pertumbuhan usaha operator TV berlangganan resmi, namun, keberadaan kabel jaringan operator TV Kabel Illegal yang menempel ditiang listrik dirasakan telah sangat mengganggu. Baik secara estetika yang merusak pemandangan lingkungan, penempatan kabel tanpa izin pengelola tiang listrik pun telah mengancam kelancaran distribusi listrik ke pelanggan. Di lihat dari sisi industri TV berlangganan di Indonesia, tengok saja laju pertumbuhan pelanggan PT. MNC Sky Vision, Tbk (MSKY) pemegang merek dagang Indovision dan Top TV sekaligus pemimpin 71% pangsa pasar TV berlangganan di Indonesia. Per Desember 2012, MSKY mampu menjaring lebih dari 1,72 juta pelanggan dengan pertumbuhan rata –rata per bulan lebih dari 50.000 pelanggan. Namun peningkatan tadi masih jauh lebih rendah dibandingkan jumlah pelanggan TV kabel illegal yang terus meroket hingga dua juta konsumen. Selain itu guna mendulang laba besar serta menekan biaya operasional, berbagai kegiatan melanggar hukum pun kerap dilakukan TV Kabel ilegal. Tak hanya melakukan pembajakan program siaran (content) guna menghindari timbulnya biaya program siaran (content cost), banyak pula di temukan kasus TV Kabel Illegal yang menempatkan kabel jaringan pelanggan dengan menumpang

SHOLIKHUL HUDA/RADAR JEMBER/JPNN

KESAL: Warga Desa Wonoasri, Tempurejo, kemarin (28/4) menanami jalan dengan pohon pisang.

Tanam Pisang di Tengah Jalan TEMPUREJO – Puluhan warga Desa Wonoasri, Tempurejo, kemarin (28/4), melampiaskan kekesalan dengan menanam pisang di tengah jalan. Warga sudah tak bisa bersabar dengan rusaknya jalan di kampungnya. Sebab, sudah berkali-kali terjadi kecelakaan di jalan tersebut karena kondisinya yang rusak parah. Warga terangterangan menyebut Bupati Jember M.Z.A. Djalal tidak menepati janji kampanyenya. “Ini tidak sesuai dengan slogan Bupati yang katanya membangun desa menata kota. Karena kenyataannya banyak desa yang jalannya rusak berat dan dibiarkan saja,” kata Wahyudi, salah seorang pemuda Dusun Wonoasri. Dia mengatakan, jika melihat jalan-jalan di pedesaan, sekitar 60 persen diantaranya dalam kondisi rusak. Hal itu mengindikasikan bahwa Pemkab Jember hanya memperhatikan pembangunan infrastruktur perkotaan. Menurut dia, jalan yang merupakan jalur utama di Wonoasri tersebut sudah lama

salah seorang perwakilan warga. Ketua RW 32 Lingkungan Sumberpakem Mustofa, mengakui

rusak berat. Sebenatnya sudah pernah ada petugas dari Dinas PU Binamarga Jember yang menilik dan berjanji akan memperbaiki. Namun, janji tersebut hingg akini tidak ada realisasinya. Sebagai bentuk kekesalan, warga kemarin berbondongbondong menanam pisang di tengah jalan tersebut. Dalam tempo singkat, jalan yang telah rusak itu berubah seperti ladang pisang. Rusaknya jalan yang di Wonoasri dimulai dari setelah Jembatan Blatter hingga memasuki Desa Curahnongko. Sedangkan jalan yang paling rusak parah dan sering mengakibatkan kecelakaan terletak di titik sebelum Pos Bantu Polsek Tempurejo. “Sangat parah di sini Mas, makanya kami kesal. Kemudian kami tanami pisang dan padi,” kata Sungeb Hadi, salah seorang tokoh masyarakat di desa tersebut. Menurut Sungeb, selama ini korban terus berjatuhan di jalan tersebut akibat jalan yang rusak. (mg1/har/jpnn)

tiang listrik yang notabenenya merupakan asset negara dibawah pengelolaan anak perusahaan PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT. Indonesia Comnets PLUS (Icon Plus). Selaku penguasa penuh tata kelola tiang listrik, Icon Plus mengaku bahwa saat ini sedang membenahi kontrak sewa tiang setiap tv kabel di Indonesia karena sudah dinilai berpotensi mengancam kelancaran distribusi listrik ke pelanggan. Manajer kemitraan Icon Plus, Lantip Sasminto menjelaskan ”Ada dua tugas utama kami selaku pengelola. Pertama menjaga infrastruktur tersebut secara ketat karena termasuk kategori asset negara. Kedua yaitu memberdayakan tiang untuk dijadikan infrastruktur telematika yang bisa dimanfaatkan secara optimal oleh setiap badan usaha semisal tv kabel. Sepanjang diikuti dengan kontrak tentunya penggunaanya resmi, namun jika tidak jelas masuk kategori ilegal.” Dijelaskan lebih lanjut oleh Lantip Sasminto, apabila melebihi kapasitas beban, fungsi utama tiang sebagai jalur pasokan listrik kepelanggan akan terganggu. Terlebih jika pemasangan kabel tidak mengikuti prosedur yang aman, aksi nekat pemain TV Kabel Illegal sudah mengusik keamanan pelanggan. Soal maraknya TV Kabel Illegal yang melakukan pembajakan siaran dari operator resmi. Icon Plus mendukung penuh upaya law enforcement dari Asosiasi Penyelenggara Multimedia Indonesia (APMI) selaku asosiasi perusahaan TV berlangganan resmi di Indonesia.(*)

mencari rumput. Sutik yang merasa tidak enak badan sempat meminta Fatma menjemputnya sekitar satu jam setelah dia berangkat dari rumah. Setelah mendapat pesan itu, sekitar pukul 17.00 Fatma bergegas mendatangi ibunya di kebun kopi yang ada di seberang sungai. Tetapi, Fatma sangat shock ketika melihat ibunya telungkup dengan bersimbah darah. Fatimah langsung menjerit histeris. Jeritatan Fatimah itu mengundang perhatian warga.

Mereka bergegas mendatangi lokasi. Meskipun ratusan warga ada di lokasi, mereka tidak berani memindahkan mayat korban. Darah segar masih tampak di sekujur badan korban. Setelah mendapatkan laporan, petugas Polsek Sumberbaru mendatangi lokasi. Selanjutnya, petugas mengevakuasi korban ke RSD Soebandi untuk dilakukan otopsi. Pihak Polsek Sumberbaru menyakini jika Sutik merupakan korban pembunuhan. (mg3/ jum/ram/jpnn)


34

Senin 29 April 2013

Persewangi kembali berlaga di Divisi Utama PSSI. Ayo beri dukungan, kriƟk, dan saran agar kedua Ɵm tersebut mampu meraih prestasi maksimal. Kirim tulisan Anda melalui SMS ke nomor 087857488787. Tulisan dilarang menghujat, menyerang, dan menghina personal.

Main Seperti Barca Ayo Persewangi, maju terus pantang mundur. Kalahkan lawan-lawanmu. Mainnya harus seperti Barcelona. Aq tetap mendukungmu. Muhamad SMK PGRI 1 Banyuwangi, 087755868555

Sukseskan Persewangi Bangkit Persewangi, saya mohon petinggi-petinggi Banyuwangi. Ayo sukseskan Persewangi, jika sukses Kota Banyuwangi juga sukses. 087705608474

Junjungen Hang Duwur Kulon gunung ewatan segoro, tengah-tengah kuto Banyuwangi. Duwe tim andalan Persewangi, sekali Persewangi sing ono kang ninggali. Ayo Persewangi junjungan kang duwur tanah Blambangan. Riyan SDN Bayu 6, 087755967112

Tunjukkan Bakatmu Yo Persewangi, semangat 45. Tunjukkan bakatmu. Keluarkan tekadmu, agar semua orang tau bahwa Persewangi adalah tim hebat. 087806534487

PORPROV

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

ASAH FISIK: Sejumlah atlet pencak proyeksi pra-porprov melakukan latihan sprint pekan lalu.

Rampungkan TC, Silat Konsentrasi Kualifikasi BANYUWANGI - Program pemusatan latihan yang digelar cabang pencak silat proyeksi Porprov akhirnya rampung. Latihan bersama yang digelar mulai 10-27 April tersebut diikuti sekitar 13 pendekar. Mereka yang mengikuti kegiatan ini merupakan pesilat yang akan diterjunkan di ajang Pra Porprov awal Mei mendatang. Manajer pencak silat Porprov Banyuwangi, Mukayin menuturkan, selesainya program latihan ini sekaligus menandai persiapan menghadapi babak Pra Porprov. Babak penjaringan menuju fase utama Porprov di Madiun ini rencananya digelar mulai 5 Mei mendatang di Surabaya. Targetnya, Banyuwangi berambisi meloloskan pesilat sebanyak-banyaknya ke Madiun nanti. “Semua persiapan sudah dilakukan. Anak-anak pun sudah mendapat materi latihan dari jajaran pelatih. Selanjutnya, kita ingin mereka berusaha lolos ke babak utama di Madiun nanti,” cetusnya. Dalam sesi latihan model camp, Mukayin menyebut telah membekali anak asuhnya dengan berragam perbekalan. Tidak hanya kesiapan teknik bertanding, tetapi juga pembangunan sisi mental para pesilat. “Misinya lolos dulu ke Porprov. Selanjutnya bidik medali,” tegasnya. (nic/als)

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

BIDIKAN: Imam Hambali (kanan), satu dari lima pemain baru yang digadang-gadang bergabung Persewangi pada putaran II nanti.

Timang Lima Pemain Baru BANYUWANGI - Tmbal sulam kekuatan Persewangi jelang putaran kedua kompetisi Divisi Utama tampaknya bakal terwujud. Tidak ada pemain asing yang sempat dikabarkan direkrut oleh skuad Laskar Blambangan. Semua pemain yang masuk buruan untuk menambah kekuatan di separuh sisa kompetisi semuanya merupakan pilar lokal. Tidak ada nama Christian Bakatal yang sempat diminati manajemen. Bahkan, perburuan pemain lain seperti Budi Sudarsono dan lainnya, juga tidak ada. Meski demikian, tercatat ada lima pemain anyar yang digadang bakal menjadi bagian dari skuad Persewangi di putaran kedua mendatang. “Ada banyak pertimbangan yang mendasari perekrutan pemain baru. Dari sini manajemen telah menimang

sejumlah pemain baru untuk menjadi bagian dari Persewangi di sisa paruh kompetisi ini,” beber Hari Wijaya, Ketua Persewangi. Seperti pernah diberitakan sebelumnya, manajemen Persewangi berencana mendatangkan sejumlah pemain baru. Di antara pemain yang dirayu untuk bergabung dengan Laskar Blambangan tersebut di antaranya ada nama Bambang Pamungkas, Budi Sudarsono, Christian Bakatal, hingga Triasbudi. Namun, sejumlah pertimbangan membuat pemain buruan itu tidak kunjung bergabung. Bahkan, merger manajemen Persewangi ISL dan IPL membuat manajemen memaksimalkan upaya penyatuan ini. Di antaranya, menggunakan pemain yang ada untuk diseleksi.

Waspadai Kebugaran Pemain MELAKONI tiga partai away tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Persewangi untuk mewujudkan ambisi finish di posisi kedua klasemen grup V. Selain dihadapkan pada sisi non teknis tua rumah, skuad Laskar Blambangan juga dihadapkan pada masalah kebugaran fisik. Pelatih Persewangi, Bagong Iswahyudi mengatakan, timnya sadar betul tiga partai away memang tidak mudah. Sisi non teknis dan faktor kebugaran stamina akan menjadi masalah yang akan dihadapi oleh timnya dalam melakoni pertandingan tersebut. “Memang berat, apalagi laga away itu beruntun,” katanya. Dia menambahkan, sisi non teknis menjadi perhatian timnya. Untuk meminimalisasi dampak pengaruh hal ini, Bagong bakal meminta pemainnya untuk menimalisasi pelang-

garan. Di samping itu, provokasi pemain lawan yang bakal memicu emosi anak asuhnya juga masuk dalam treatment jelang laga tandang ini. Di sisi lain, faktor kebugaran juga menjadi perhatiannya. Maklum, dalam rentang 12 hari, Persewangi harus melakoni tiga laga. Ini artinya, dengan jarak dan waktu tersisa pemainnya hanya memiliki jeda recovery dua sampai tiga hari saja. “Mungkin rotasi pemain akan menjadi pilihan untuk menghadapi laga ini. Seluruh pemain akan diboyong dalam tiga tour ke Mojokerto, Magelang, dan Jogjakarta nanti,” bebernya. Sekadar diketahui, Persewangi mengawali tiga rangkaian tour ke markas PSMP pada 2 Mei. Selanjutnya, bertolak ke kandang PPSM Magelang pada 7 Mei. Terahir Zaenal Ichwan dkk akan melawat ke PSIM Jogjakarta pada 11 Mei nanti. (nic/als)

Bahkan, sejumlah pemain datang dari tim konsestan Divisi Utama lainnya. Tidak hanya satu, ada lima pemain yang sudah turut seleksi dan pemantauan tim sejak digelarnya latihan perdana jelang putaran kedua lalu. Bahkan, dalam beberapa kali uji coba, mereka juga dimasukkan dalam line up. Mereka di antaranya Iswanto, Imam Hambali, Erik, Angga, dan Ilyas. Kelimanya men-

jadi kandidat kuat untuk bisa berkostum Persewangi di putaran kedua mendatang. Menariknya, semua pemain tersebut berposisi sebagai pemain bertahan dan gelandang. Tambahan amunisi untuk sektor depan pun dipastikan masih akan mengandalkan stok lama. Hadirnya lima pemain baru itu bahkan sudah distel saat Persewangi menundukkan Persid Jember dalam laga

uji coba Jumat (26/4) lalu. Sejauh ini penampilan mereka mendapat kredit poin dan mampu tampil sesuai harapan yang diinginkan oleh jajaran pelatih. “Idealnya kita butuh striker sebagai sosok target man. Namun tidak masalah. Stok pemain yang ada memberikan banyak pilihan untuk meramu strategi di lapangan nanti,” ujar Bagong Iswahyudi pelatih Persewangi. (nic/als)


Senin 29 April 2013

Harus Dibongkar agar Air Lancar n TERGANGGU... Sambungan dari Hal 25

Genangan air itu terjadi karena badan jalan dengan saluran air lebih rendah. Untuk mengatasi genangan air di jalan itu, tahun ini pemerintah pusat memutuskan meninggikan badan jalan setinggi 61 cm. Selain menaikkan badan

jalan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) juga membangun saluran air sepanjang jalan itu. Sayangnya, pembuangan air dari saluran terhadang bangunan yang ada di atas sungai tersebut. Agar aliran air bisa lancar, maka bangunan yang ada di atas sungai kecil itu harus dibongkar. “Sungai itu merupakan satu-satunya pembuangan

air,” ungkap Kepala Tata Usaha PPK Jalan Nasional SitubondoKetapang, Sudahlan. Dinas PU Pengairan Banyuwangi juga bergerak cepat. Untuk memastikan status bangunan di atas sungai itu, Dinas PU Pengairan Banyuwangi sedang melacak dokumen pendirian bangunan tersebut. “Kita lacak dulu status bangunan itu agar jelas,” ungkap Kepala Dinas

PU Pengairan Banyuwangi, Dr Guntur Priambodo. Yang jelas, kata Guntur, kalau bangunan itu tidak memiliki izin harus dibongkar. Apalagi, kalau bangunan tersebut sampai mengganggu pembuangan air dari saluran. “Kita lacak dulu, bangunan itu sudah lama berdiri, namun tidak dimanfaatkan,” ungkap Guntur. (afi/bay)

Dapat Mengakibatkan Kerusakan Ginjal n MARAK... Sambungan dari Hal 25

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Banyuwangi, dr Widji Lestariono mengatakan, untuk memudahkan pengawasan, maka pihaknya mendorong sekolah memiliki kantin sehat. Kalau setiap sekolah memiliki kantin sehat, siswa ada pilihan untuk mendapatkan jajannya. Selama ini, kata lelaki yang akrab disapa Rio itu, tidak semua sekolah memiliki kantin sehat. Sehingga para siswa mendapatkan jajan dari pedagang yang lepas dari pengawasan sekolah. “Zat bahaya yang kita temukan pada beberapa sampel makanan berpotensi menimbulkan kanker. Karena itu, anak-anak kita harus diselamatkan dari makanan berbahaya itu,” kata Rio. Selain mendorong sekolah memiliki kantin sehat, Dinkes

35

HALAMAN SAMBUNGAN

bertindak cepat untuk menindaklanjuti temuan makanan berbahaya. Beberapa langkah itu, mendekati penjual makanan tersebut agar tidak lagi menjual makanan berbahaya itu. Menurut Rio, data beberapa penjual makanan itu sudah dikantongi Dinkes. Pihaknya terus memantau pedagang tersebut, apakah mereka tetap menjual jajan mengandung zat berbahaya atau tidak. “Kita sudah mendatangi mereka agar tidak lagi menjual barangbarang yang mengandung zat berbahaya,” katanya. Selain itu pula, Dinkes sedang melacak produsen beberapa makanan yang diketahui mengandung zat berbahaya. Sebab, berdasarkan data di lapangan, para pedagang tidak memproduk sendiri melainkan dapat barang dari produsen. Beberapa produsen, datanya sudah dikantongi secara leng-

kap. Karena itu, Dinkes akan mendatangi produsen jajanan berbahaya untuk tidak memproduk jajan mengundang zat berbahaya. “Misi kita menyelamatkan generasi bangsa. Kalau terus di konsumsi, dampaknya akan dirasakan beberapa tahun mendatang,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, penelitian Dinkes Banyuwangi akhir-akhir ini menunjukkan hasil yang cukup mencengangkan. Dari 91 penganan yang dijual di beberapa lokasi di Bumi Blambangan, ternyata 21 persen mengandung zat berbahaya dan pewarna tekstil. Kepala Bidang PLPM pada Dinas Kesehatan Banyuwangi, H. Sugeng Fadjar H. APP. M.Kes mengakui, Dinkes telah melakukan penelitian terhadap puluhan jajanan di Banyuwangi. Sampel makanan tersebut diuji di laboratorium

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya. Fadjar menambahkan, sampel penelitian tersebut diambil dari Kecamatan Banyuwangi, Kecamatan Rogojampi, Kecamatan Purwoharjo, dan Kecamatan Muncar. Jenis makanan yang diuji bermacam-macam. ‘’Mulai kerupuk, terasi, sawur, es cendol, cenil merah, hingga arum manis,” ujar Fadjar. Setelah pengujian laboratorium BPOM selesai dilakukan, hasilnya cukup mengejutkan. Ada beberapa makanan yang mengandung zat berbahaya. Menurut Fadjar, ada makanan yang mengandung pewarna tekstil, ada juga yang mengandung Rhodamin-B (C28H31N2O3Cl), serta ada yang mengandung Borax. ‘’Jika zat-zat tersebut dikonsumsi secara terus menerus, maka akan memicu kanker, kerusakan ginjal, dan penyakit lain,” jelasnya. (afi/bay)

Petugas Laporan Setiap Dua Pekan n PASANG... Sambungan dari Hal 25

Cahaya lampu tersebut akan menarik perhatian berbagai jenis hama. “Ketika hamahama tersebut mendekat, mereka akan mati karena terkena panasnya lampu. Setelah itu, hama tersebut jatuh ke kotak yang berisi air,” tuturnya. Pada pagi harinya, petugas pengamat hama penyakit (PHP) mengontrol alat tersebut, untuk menghitung jumlah dan jenis

hama yang terperangkap. Selanjutnya, petugas akan melaporkan temuannya ke Banyuwangi setiap dua pekan. Begitu diketahui jenis hama yang terperangkap, maka PHP akan melakukan langkah antisipasi yang akan diambil untuk mengurangi bahkan menghilangkan serangan hama tersebut. “Bahkan kalau populasinya hama cukup tinggi, disarankan untuk dilakukan pengendalian,” imbuh Ilham Juanda, Kasi Perlindungan Pengelolaan Lahan

dan Air pada Dispertahutbun Banyuwangi. Ikrori berharap, langkah pemasangan alat tersebut bisa membantu para petani mengantisipasi serangan hama, sehingga pada akhirnya bisa menghasilkan panen yang maksimal. “Ini adalah bagian dari upaya yang kita lakukan, untuk membantu petani mengantisipasi serangan hama. Mudah-mudahan hasilnya bisa maksimal,” pungkasnya.(azi/bay)

Ukurannya Diperkirakan Sebesar Perahu n RAMAI... Sambungan dari Hal 25

Warga lainnya yang juga melihat ikan paus menepi ke sekitar Pulau Santen ini adalah Siti Rahmah. Remaja yang biasa menunggu warung milik orang tuanya di Pantai Pulau Santen

itu mengaku tiga kali melihat ikan paus. “Yang terlihat jelas itu siripnya cukup besar,” jelasnya. Siti mengaku tidak tahu persis, seberapa besar ukuran ikan paus tersebut. Tapi bila dilihat dari sirip dan ekornya, ukuran paus tersebut diperkirakan se-

besar perahu. “Ikannya sangat besar, sempat jadi tontonan warga,” katanya. Selama ikan paus ini menampakkan diri, kata Siti, suasana di Pulau Santen sempat ramai. Warga banyak yang berdatangan untuk melihat ikan tersebut. (abi/bay)

Rangkul Investor Lokal n 80 HA LAHAN... Sambungan dari Hal 36

Imam mengungkapkan, hingga kini sudah tujuh bulan dirinya berkutat dalam langkah pemanfaatan lahan kering di Desa Siliwung tersebut. Tidak tanggung-tanggung sudah 80 hektare lahan kering dirubah menjadi lahan produktif. “Tempat ini dulunya belantara, hampir tak ada warga yang memfungsikannya. PG (pabrik gula) pun tak berani, karena tak ada sumber air. Makanya saya atasi dengan sumur bor. Tiap lima

hektare satu sumur bor. Juga ada pemasangan listrik,” terang Imam. Kepala Dinas Pertanian, Mohammad Syifa mengungkapkan, selain di Desa Siliwung, pemanfataan lahan marginal juga dilakukan di sejumlah tempat. Di antaranya di Desa Kalibagor dan Sumberkolak. “Jadi lahan untuk kepentingan tanam tebu saat ini sudah semakin luas,” terangnya. Kata dia, SKPD yang dipimpinya sangat memacu dan mendukung terhadap langkah mencari dan memanfaatkan sentra-sentra lahan baru yang

bermuara kepada pertamabahan pendapatan kebun-kebun petani. “Salah satunya kita merangkul investor lokal, pemuda yang memiliki jiwa interprenur untuk menjadi pioner,” ungkap Sifa. Menurut diam kondisi ekonomi masyrakat Situbondo di wilayah selatan (salah satunya Desa Siliwung) hampir dikelilingi lahan-lahan kering. Sehingga, ketika mereka langsung disuruh menanam, tentu sangat sulit. “Makanya perlu dirangsang dengan contoh seperti yang Pak Imam lakukan ini,” terangnya. (pri/als)

Empat Investor Siap Bangun Hotel Tahun Depan Trotoar Dibiarkan Menganga n PENTASKAN... Sambungan dari Hal 25

Lakon tersebut menceritakan kesaktian Prabu Minakjinggo. Dengan senjata godo wesi kuning di tangan, Prabu Minakjinggo berhasil menumpas pasukan kerajaan asing yang ingin menguasai Bumi Blambangan. Tanpa mengurangi esensi cerita, selingan humor pun disisipkan pada pergelaran malam itu. Kontan saja, joke-joke segar yang dibawakan para pelawak mampu membuat penonton terbahak. Pergelaran malam itu serasa spesial dengan kehadiran ketua umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Isran Noor. Pria yang juga Bupati Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim), itu mengapresiasi langkah pemkab dan masyarakat Banyuwangi yang telah melestarikan budaya daerahnya. “Kedatangan saya ke Banyuwangi adalah untuk membuktikan apa yang saya lihat di media, bahwa pemkab dan masyarakat Banyuwangi sangat memperhatikan budaya lokalnya. Saya buktikan sendiri bahwa berita di media, itu benar-benar terjadi di Banyuwangi,” ujarnya.

Menurut Isran, pentas seni yang digelar secara periodik oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, itu merupakan tontonan gratis yang bernilai budaya tinggi. Dia juga mengajak warga Bumi Blambangan bangga pada kebudayaan Banyuwangi. “Kami berharap langkah serupa ditiru oleh di daerah lain di seluruh Indonesia,” harapnya. Isran Noor juga mengajak warga Banyuwangi untuk melestarikan budaya lokal. Melestarikan budaya lokal, berarti telah berbuat untuk melestarikan budaya bangsa Indonesia. Budaya lokal Banyuwangi, kata Isran, bukan semata milik warga Banyuwangi, namun juga milik semua bangsa Indonesia. Karena itu, Isran menyampaikan apresisasinya terhadap pelestarian budaya dan seni lokal Banyuwangi. Menurut Isran, tidak semua masyarakat daerah mau melestarikan dan mengembangkan budaya lokal seperti yang dilakukan masyarakat Banyuwangi. Dia menilai, masyarakat Banyuwangi sungguh luar bisa mengembangkan dan melestarikan budayanya. Langkah cerdas yang dilakukan Banyuwangi ini, kata Isran,

bukan semata-mata menyelamatkan budaya lokal belaka namun telah menyelamatkan budaya bangsa Indonesia. Karena itu, Isran mengajak warga Kota Gandrung untuk terus kerja keras mengembangkan seni dan budaya yang dimilikinya. Sebagai bentuk dukungan moral terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan lokal, Isran memberikan bantuan uang Rp 50 Juta. Bantuan itu diberikan untuk ikut membantu warga Banyuwangi dalam mengembangkan seni dan budaya. Isran mengaku sengaja datang ke Banyuwangi untuk melihat hasil pembangunan yang telah dilakukan selama ini. Pemkab Banyuwangi, kata dia, merupakan anggota Apakasi. “Apakasi memiliki 200 anggota seluruh Banyuwangi. Salah satunya Banyuwangi,” katanya. Selama ini, Isran mengaku mengikuti perkembangan tentang Banyuwangi melalui media masa. Saat ini, Isran mengaku melihat langsung hasil pembangunan Banyuwangi. “Pembangunannya sungguh luar bisa. Budayanya hidup, ekonomi kerakyatan jalan, dan pembangunan fisiknya bagus” katanya. Pertumbuhan ekonomi yang

terus tumbuh, kata Isran, akan merangsang kesejahteraan masyarakat Banyuwangi terus meningkat. Kondisi Banyuwangi saat ini, akan memancing investor untuk berinvestasi di Banyuwangi. “Insyaallah, pada tahun 2013 dan 2014 akan ada empat investor besar yang membangun hotel di Banyuwangi,” ujarnya. Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, kedatangan ketua umum Apkasi itu merupakan bentuk komitmen dan dukungan terhadap pengembangan kebudayaan lokal sebagai bagian kebudayaan Nusantara. Komitmen Isran Noor terhadap pengembangan kebudayaan daerah, kata Anas, sungguh luar bisa. “Kedatangan Pak Isran Noor memotivasi kami untuk terus berinovasi mengembangkan dan melestarikan budaya lokal,” tandas Bupati Anas. Sementara itu, Rudi, 32, seorang penonton mengatakan, dirinya kerap menonton pentas seni gratis yang dihelat di Taman Blambangan. “Acaranya tidak membosankan. Sebab, tema dan jenis pertunjukan yang ditampilkan tidak monoton, melainkan berganti-ganti setiap pekan,” kata dia. (sgt/bay)

Juri Menyaru Jadi Pembeli saat Penilaian n UTAMAKAN... Sambungan dari Hal 25

Suami Nurlaila tersebut menambahkan, kepuasan pembeli menjadi syarat mutlak untuk mempertahankan pelanggan. Karena itu, rasa masakan, kebersihan diri, kebersihan makanan, hingga kebersihan stan selalu dia utamakan. “Kalau pembeli puas, dia pasti kembali ke warung saya ini. Itu kunci utama untuk mempertahankan pelanggan,” kata bapak dua anak itu lantas tersenyum. Usut punya usut, Hardi sudah berjualan di sekitar Taman Blambangan sejak belasan tahun silam. Dikatakan, pada tahun 2000, Hardi sisi selatan Taman Blambangan, tepatnya di tepi jalan seberang kantor Bank Mandiri. Baru sekitar setahun terakhir, dia memindah stan dagangannya ke sisi utara RTH Taman Blambangan tersebut. Laki-laki yang beralamat di Lingkungan Kemasan, Kelurahan Panderejo, Kecamatan Banyuwangi, itu mengaku tak

segan membayar orang untuk membersihkan sampah sisa dia berjualan. “Setelah saya selesai bekerja, sisa sampahnya langsung dibuang. Saya membayar orang untuk membuang sampah tersebut. Bagaimanapun, kita harus menjaga kebersihan lingkungan,” kata pedagang yang menjadikan nasi goreng ikan asin sebagai menu andalan tersebut. Kegigihan Hardi menjaga kebersihan dan kualitas masakan itu akhirnya berbuah manis. Setidaknya, Pemkab Banyuwangi telah mengakui kualitas produk yang dihasilkannya. Bahkan, Hardi ditetapkan sebagai juara lomba Pedagang Kuliner Taman Blambangan yang merupakan kerja sama Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan (Disperindagtam); Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar); Kantor Urusan Ketahanan Pangan; Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP); dan Camat Banyuwangi. Penyerahan hadiah dilakukan di arena

Blambangan Skate Board, sekitar satu jam sebelum wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi memantau secara langsung proses produksi makanan di lapak milik Hardi. Sebagai juara satu, Hardi berhak menerima hadiah berupa kompor gas, trophy, dan bendera putih berlogo I Love Banyuwangi. Bendera tersebut berhak dipasang di lapak dagangannya, sebagai tanda bahwa kualitas dagangan yang dia jajakan kepada para pembeli adalah yang nomor satu di lingkungan Taman Blambangan. “Setelah ditetapkan sebagai juara, saya bertekad mempertahankan dan bahkan memperbaiki cita rasa dan kebersihan masakan,” ujarnya. Sementara itu, ketua panitia Lomba Pedagang Kuliner Taman Blambangan, Camat Abdul Azis Hamidi mengatakan, penilaian lomba tersebut dilakukan dengan dua cara. Yakni penilaian secara tertutup dan penilaian secara terbuka. Penilaian tertutup dilakukan oleh

tim dengan cara menyamar sebagai pembeli untuk menilai kebersihan, cara memasak, dan lain-lain. Sedangkan penilaian secara terbuka dilakukan dengan cara datang langsung dan mencicipi masakan di masing-masing stan PKL. Menurut Camat Azis, lomba tersebut akan digelar berkelanjutan setiap tiga bulan sekali. “Dengan demikian, para pedagang semakin terpacu menjaga higienitas masakan dan kebersihan lingkungan,” cetus pria yang juga menjabat Camat Banyuwangi tersebut. Kepala Disperindagtam Banyuwangi, Hary Cahyo menambahkan, lomba tersebut digelar sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para PKL. Dikatakan, para PKL akan berlomba secara sehat untuk menggenggam gelar juara. “Nah, jika kualitas makanan milik PKL meningkat, otomatis pembeli akan semakin banyak. Ujungujungnya, penghasilan PKL meningkat,” paparnya. (bay)

BANYUWANGI -Trotoar di Jalan Ahmad Yani, tepatnya depan pusat perbelanjaan Roxy sudah sebulan lebih jebol akibat banjir. Tapi sampai kemarin, tempat pejalan kaki yang cukup ramai dilewati warga itu belum juga diperbaiki. Agar tidak membahayakan warga, ujung utara trotoar itu dipasangi batas pot bunga berukuran besar. Sedang di ujung selatan, oleh warga diberi tanda tali plastik. Kerusakan trotoar itu cukup luas. Lokasi yang ambrol panjangnya sekitar empat meter, dengan lebar sekitar tiga meter. Trotoar itu ambrol karena tidak mampu menampung debit air yang tinggi saat hujan deras sebulan lalu. Sementara itu, pemkab sedang giat memperbaiki dan membangun trotoar di beberapa lokasi. Tapi, trotoar yang rusakberat di Jalan A Yani itu belum juga diperbaiki. “Trotoar yang rusak di depan Roxy akan segera kita perbaiki,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Banyuwangi, Arif Setiyawan kemarin (28/4).

sempit,” katanya. Perbaikan trotoar yang DKP itu ternyata tidak disertai dengan perbaikan saluran air di bawah trotoar. Padahal, karena saluran air tidak mampu menampung debit air saat turun hujan, mengakibatkan banjir. “Saluran belum ada pembenahan, hanya perbaikan trotoar saja,” kata Arif. Di antara trotoar AGUS BAIHAQI/RaBa BOLONG: Trotoar di depan Roxy Jalan A Yani yang diperbaiki itu berada di seBanyuwangi kemarin. kitar Jalan Kolonel Arif mengaku, sejumlah tro- Sugiyono, Kelurahan Tukangtoar di tepi ruas jalan di Ba- kayu, Kecamatan Banyuwangi. nyuwangi sedang diperbaiki. “Nanti akan kita lakukan pengeDalam perbaikan ini, jelas dia, rukan saluran,” ujarnya. lebar trotoar dikurangi antara Dalam memperbaiki saluran 10 centimeter hingga 20 centi- air ini, Arif menyebut bukan meter. Pengurangan ini, untuk hanya pengerukan saja, tapi memberi ruang pada pohon juga akan dibuatkan sumur yang tumbuh di tepi jalan. untuk pembuangan air hujan “Trotoarnya memang sedikit yang meluber. (abi/bay)



Radar Banyuwangi 29 April 2013