Issuu on Google+

JUMAT 26 OKTOBER

TAHUN 2012

21

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

Segera Layani Penerbangan Malam BANYUWANGI - Bandar Udara Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi, sebentar lagi bisa melakukan aktivitas penerbangan pada malam hari. Proses pemasangan airfield lighting system runway (ALSR) sepan-

GALIH COKRO/RaBa

RAMAIKAN PENERBANGAN: Pesawat Wings Air dan BIFA parkir di Bandara Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi.

jang 1.400 meter segera rampung. Saat ini, pengerjaan ALSR sudah rampung 95 persen. Pihak satuan kerja (satker) Bandara Blimbingsari menargetkan pengerjaan itu rampung 100 persen Desember 2012 mendatang. Pemasangan ALSR itu menelan anggaran sekitar Rp 5 miliar. Anggaran itu berasal dari anggaran Kementerian Perhubungan

(Kemenhub) RI tahun 2012. “Sekarang sedang mengerjakan instalasi elektrik,” ungkap Kepala Satker Bandara Blimbingsari, Andy Hendra Suryaka. Untuk mengoperasikan ALSR, ungkap Andy, dibutuhkan sekitar 125 KVA aliran listrik. Jika ALSR sudah berfungsi, maka bandara sudah bisa beroperasi pada malam hari ■  Baca Segera...Hal 31

Dua Rekanan Mangkir

HAJI

Wukuf di Arafah Sukses, Katering Bermasalah

Dipanggil Kejari Terkait Korupsi RSUD Genteng

SELURUH jamaah haji telah melakukan wukuf di Arafah pada Kamis (25/10). Rukun haji yang wajib dilakukan setiap orang yang menunaikan ibadah haji itu dilakukan dengan sukses. Meski berada dalam cuaca yang tidak menentu, tapi jamaah tidak mengalami hambatan. H. Latief Harun Saat bermalam hingga menjelang siang Langsung dari Makkah di Arafah, cuaca menPembimbing KBIH dung tapi tidak hujan. Sabilillah Padahal, beberapa hari sebelumnya hujan deras melanda Arafah ■

BANYUWANGI - Dua rekanan yang mengerjakan proyek gedung perawatan tiga lantai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi. Hingga sore kemarin, kedua rekanan yang sudah dipanggil itu tidak hadir di kantor kejari di Jalan Jagung Suprapto, Banyuwangi. Kedua rekanan yang mangkir itu adalah pihak pelaksana proyek dan rekanan sub kontrak pengadaan lift. Pihak pelaksana proyek dipanggil pada Rabu (24/ 10), dan rekanan sub kontrak pengadaan lift dipanggil pada

 Baca Wukuf...Hal 31

PROTES IPAL

Kamis (25/10) kemarin. “Kedua rekanan yang kita panggil tidak ada yang hadir,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Syaiful Anwar melalui ketua tim pengusutan proyek RSUD Genteng Djoko Susanto. Dalam pemeriksaan saksi pada Rabu itu, pihaknya memanggil panitia lelang, dua konsultan pengawas, dan rekanan yang mengerjakan gedung tiga lantai itu. “Dalam pemeriksaan Hari Rabu, yang tidak datang hanya pihak rekanan,” katanya. Dalam pemeriksaan Kamis kemarin, lanjut dia, yang dipanggil adalah Plt. Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT dan PM) Banyuwangi Abdul Kadir, dua ahli dari Universitas Negeri Jember (Unej), dan rekanan sub kontrak pengadaan lift ■  Baca Dua...Hal 31

Bongkar Sindikat Curanmor TKP Klinik Medical Tersangka: YE, SJ, Herman, dan Dian Pradita Barang bukti: Suzuki Satria FU nopol DK 5269 ZC, rakitan tahun 2010, milik Luky Adi Putra, warga Sumber Ayu.

TKP Salon Stoplas Tersangka: Nur Widodo dan Agus Salim Barang Bukti: Honda Beat nopol P 5881 VZ. Kendaraan roda dua milik Winanti yang hilang pada 6 September 2012.

TKP Rental PS Blambangan Tersangka:Gatot NurWidodo dan Dia Pradita Beraksi: 6 Agustus 2012. Bawa kabur motor milik Moch Sinom putih nopol P 7017. GALIH COKRO BUWONO/RaBa

DIPASOK SALES JEMBER: Tiga tersangka obat-obatan terlarang bersama barang bukti ribuan pil trex di Mapolres Banyuwangi kemarin. GALIH COKRO/RaBa

ADUKAN NASIB: Anak-anak asal Dusun Tratas, Desa Kedungringin, Muncar ketika mengadukan nasibnya ke kantor DPRD Banyuwangi Rabu kemarin (24/10).

Akibat Error Teknis BANYUWANGI - Pengaduan warga terkait retaknya puluhan rumah penduduk dan satu fasilitas umum akibat pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Terpadu di Dusun Tratas, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, direspons cepat wakil rakyat. Usai rapat dengar pendapat bersama perwakilan warga dan instansi terkait, beberapa anggota DPRD Banyuwangi langsung menggelar inspeksi mendadak (sidak) di lokasi pembangunan IPAL tersebut ■  Baca Akibat...Hal 31

LEGISLATIF

Banleg Matangkan Raperda Pariwisata BANYUWANGI - Diam-diam Badan Legislasi (Banleg) DPRD Banyuwangi tengah intens menggodok rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pariwisata. Bahkan, sejumlah anggota Banleg DPRD telah mendatangi kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengonsultasikan raperda yang merupakan inisiatif DPRD tersebut. Ketua Banleg DPRD, Handoko, membenarkan pihaknya telah melakukan konsultasi untuk mematangkan raperda tentang pariwisata tersebut. “Kita sudah diterima oleh biro hukum kementerian (Kemendagri),” ujarnya kemarin (25/10). Dikatakan Handoko, dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda), judul raperda tentang pariwisata itu adalah “Pengelolaan Kepariwisataan” ■  Baca Banleg...Hal 31

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Sita Ribuan Trex, Bekuk 3 Tersangka BANYUWANGI - Satuan Narkoba Polres Banyuwangi kembali dapat tangkapan kasus obat-obatan terlarang kemarin. Kali ini, anak buah AKP Watiyo itu meringkus tiga orang yang diduga mengedarkan pil jenis trihexyphenidyl alias trex. Tiga tersangka ditangkap di tempat terpisah. Mereka adalah Novandi Bagus Zulfikar, 25, warga Jalan Barito, Lingkungan Welaran, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi; Risky Ferdiansyah,

18, asal Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi; dan MN, 17, warga Jalan Kolonel Sugiyono, Kelurahan Tukangkayu. “Ketiga tersangka kita amankan di polres,” tegas Kasatnarkoba AKP Watiyo. Saat mengamankan Novandi di rumahnya, polisi menemukan 2.740 butir pil trex dan hand phone (HP) merek Nokia. Dari tangan MN ditemukan 11 butir pil trex, satu HP merek Nokia, dan bungkus rokok ■  Baca Sita...Hal 31

TKP TKP SMA PGRI Srono Tersangka: DK dan Baidowi (penadah) Baidowi membeli sepeda motor curian dari DK dengan harga hanya Rp 3 juta.

Pelajar SMA Otaki Pencurian Motor MUNCAR - Aparat Polsek Muncar berhasil membongkar sindikat pencurian sepeda motor (curanmor) kemarin. Yang mengejutkan, tiga pelaku tercatat sebagai pelajar SMA. Untuk pengembangan kasus ini, tersangka dan barang bukti sepeda

motor hasil kejahatan langsung diamankan di Mapolsek Muncar. Tiga pelajar yang terlibat curanmor adalah DK, 16, warga Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, SJ, 16, dan YE, 17 ■

 Baca Pelajar...Hal 23

Melihat Kesibukan Petugas Pos Pantau Gunung Raung

Semalam tak Tidur, 25 Menit Sekali Ganti Kertas Sudah sepekan ini status Gunung Raung naik menjadi siaga (level II). Dengan status itu, warga diimbau berhati-hati. Naiknya status ke level II itu, tentu juga menyibukkan petugas pos pantau Gunung Raung. ALI NURFATONI, Songgon DESIRAN angin pegunungan begitu kencang siang itu. Daun kering berjatuhan seolah menutup jalan beraspal menuju pos pengamatan Gunung Raung di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon. Siang itu sejumlah petugas pos pantau terlihat sibuk bekerja menyusul naiknya status Gunung Raung menjadi siaga. Pos pantau itu berjarak 14 kilometer dari puncak gunung setinggi 3.332 meter

tersebut. Tidak mudah menjangkau pos di bawah naungan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Alam Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia itu. Sebab, akses jalan menuju kaki gunung tersebut cukup terjal. Kendaraan roda empat harus berpikir ulang jika ingin menjangkau lokasi tersebut. Bila tidak, bukan tindak mungkin bisa berakibat fatal. Sebenarnya, jalan yang rusak di kawasan itu hanya sekitar dua kilometer. Jalan sepanjang itu mayoritas berada di Desa Sumber Arum. Beberapa hari terakhir, wartawan koran ini pun harus bersusah payah menuju pos tersebut. Untuk kali kesekian, sejumlah petugas di pos pengamatan tersebut tampak full team. Ada empat personel yang berjaga di pos tersebut ■

Dipanggil kejaksaan, dua rekanan mangkir

Tersangkanya berinisial Mang dan Kir!

Bupati Dadang: Peran DRD penting bagi pemkab

Ngerayu nih yee, biar nggak diinterpelasi!

 Baca Semalam...Hal 23

SUPER SIBUK: Balok Suryadi mengamati seismograf di pos pengamatan Gunung Raung, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, kemarin.

ALI NURFATONI/RaBa

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


22

Jumat 26 Oktober 2012

Melihat Potensi Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng

Sehari, Mampu Produksi 800 Songkok

NUGROHO/RaBa

DIJAHIT: Proses pembuatan songkok di Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Genteng, kemarin.

GENTENG - Home industry (industi rumahan) di Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, ini sudah mulai diproduksi sejak 1997. Awal berdirinya, usaha pembuatan songkok ini hanya mempekerjakan empat karyawan. Namun, saat ini, usaha songkok haji ini sudah mampu mempekerjakan 65 orang warga sekitar. Manajer produksi home industry songkok Cangaan, Agus Musofi , 45, mengatakan, pihaknya hanya memproduksi songkok berwarna putih. Dalam sehari, pihaknya bisa memproduksi 800 biji. Songkok yang dipoduksinya terdiri dari dua jenis. Yaitu songkok berbahan dasar mika, dan songkok dari plastik. Untuk pasaran umum, pihaknya menyiapkan dua jenis songkok yang terbuat dari mika maupun plastik dengan nama Adawam dan Said Ali. Sementara, untuk pesanan yang sudah kontrak diberi nama

NUGROHO/RaBa

FINISHING: Pekerja menyelesaikan pembuatan songkok di Cangaan.

Ad-Dzikro dan Al-Mukarom. Dalam satu minggu, pihaknya mampu menjual 6000 songkok untuk wilayah Banyuwangi dan luar daerah. ”Tinggal lihat kontraknya

dan kebutuhan pasar, ” terang Agus. Untuk bahan produksi pembuatan songkok, Agus mengaku tidak terlalu kesulitan. Itu karena pemilik home industry Ali Gufron , 42, sudah menjalin kerja sama dengan salah satu toko kain yang ada di Kecamatan Genteng. Sementara itu, untuk proses pembuatan menggunakan mesin jahit dan mesin cuci. Hanya, pada proses penghalusan, pihaknya masih memakai strika tradisional tempo dulu dengan bahan bakar arang. “ini yang bisa membuat songkok ini terkenal,“ ucapnya bangga, seraya menambahkan, harga eceran di pasaran lokal, satu songkok dihargai Rp. 12 ribu. Yang menarik, para pekerja di home industry ini berasal dari para pemuda pengangguran serta anak jalanan yang memang mau bekerja. “Lumayan, dalam sehari rata-rata mereka bisa menyelesaikan 50 biji songkok,’’ pungkasnya. (azi/als)

Beri Pakan Sapi, Warga Meradang Dukun Santet yang Diusir dari Setonggak KAPONGAN - Puluhan Warga Dusun Setonggak, Desa Saletreng, Kecamatan Kapogan, Situbondo, kemarin (25/10) kembali mendatangi rumah seorang warga berinisial H. Mereka menilai H tidak menepati janjinya sesuai tuntutan warga. Dalam mediasi yang langsung dilakukan jajaran Muspika Kecamatan Kapongan beberapa hari lalu, H telah bersedia memenuhi tuntutan warga dan membuat surat

pernyataan bahwa dirinya pada hari Kamis (25/10) sudah keluar dari Dusun Setonggak. Namun, pada Kamis kemarin, H kembali ke rumahnya di Dusun Setonggak. Puluhan warga pun kembali mendatangi rumah H dan meminta agar pria yang dituduh sebagai dukun santet itu keluar dari Dusun Setonggak. Data yang berhasil dikumpulkan, sebenarnya H sudah keluar dari rumahnya Rabu (24/10) lalu. Tetapi, karena ada beberapa hal yang harus dilakukan, akhirnya H terpaksa kembali ke rumahnya. “Permasalahan itu sudah selesai. Setelah pertemuan di kantor

kecamatan bersama seluruh jajaran muspika, H sudah membuat surat pernyataan dan pada Rabu kemarin H sudah keluar dari Dusun Setonggak,” ujar Kapolsek Kapongan AKP Subakri. Atas kepulangan H itu, warga menilai bahwa H tidak memenuhi janjinya dalam pertemuan dengan muspika beberapa hari lalu. Lantaran warga sempat mengepung rumah H, pihak kepolisian setempat kembali mengadakan mediasi dan mempertemukan kedua belah pihak. “Kami sudah melakukan me diasi pagi itu. Tetapi, H terpaksa pulang lantaran sapi peliharaannya tidak ada yang

memberi makan. Jadi, H pulang ke rumahnya untuk memberi pakan sapi. Sekarang sudah selesai,” kata AKP Subari. Sementara itu, sejak meninggalkan rumahnya di Dusun Setonggak Rabu lalu, H tinggal di rumah asalnya di Desa Saletreng. “Sementara ini dia tinggal di Desa Saletreng, karena asalnya memang dari sana,” pungkas AKP Subakri. Seperti pernah diberitakan, warga Dusun Setonggak berbondong-bondong mendatangi kantor Kecamatan Kapongan. Mereka meminta agar H yang diduga memiliki ilmu santet itu diusir dari Dusun Setonggak. (mg1/c1/als)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/ Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


23

Jumat 26 Oktober 2012

7 WPS dan 2 Mucikari Bersedia Pulang Termasuk Dua Mucikari TEGALSARI - Para wanita pekerja seks (WPS) dan mucikari di sejumlah lokalisasi yang sebelumnya banyak menolak bantuan modal dari Pemkab Banyuwangi, kini mulai berubah pikiran. Seperti yang dilakukan tujuh WPS dan dua mucikari di Lokalisasi Sumberkembang, Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari. Mereka kompak menerima program Pemkab Banyuwangi tersebut. Camat Tegalsari, Abin Hidayat men-

gatakan, sejak beberapa bulan lalu dia dan jajarannya terus melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada para WPS dan mucikari di Lokalisasi Sumberkembang agar memahami niat baik pemerintah tersebut. Selain jajaran pemerintah Kecamatan Tegalsari, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Dinas Sosial juga turun ke Lokalisasi Sumberkembang untuk melakukan sosialisasi. “Sekarang sudah ada tujuh WPS dan dua mucikari di Sumberkembang yang sadar dan menerima program tersebut,”

tutur Abin Hidayat kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin Abin menuturkan, setelah menyatakan bersedia menerima program tersebut, tujuh WPS dan dua mucikari itu langsung pulang kampung meninggalkan lokalisasi. Sehingga, saat ini hanya tersisa delapan mucikari dan sepuluh WPS yang tinggal di lokalisasi tersebut. “Masih akan kita tunggu. Mungkin nanti mereka yang masih di dalam lokalisasi itu mau menerima bantuan modal dari pemerintah,” tandasnya. (azi/c1/als)

ABDUL AZIZ/RaBa

SOSIALISASI: Petugas Satpol PP Tegalsari saat melakukan sosialisasi di Lokalisasi Sumberkembang, Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari, kemarin (25/10).

Empat Tersangka Ditangkap di Klinik Medical Tidak Sempat Pulang ke Rumah n PELAJAR... Sambungan dari Hal 21

Dua nama terakhir itu seba gai warga Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Rupanya tiga pelajar itu sudah mahir melakukan curanmor. Sebab, satu dari tiga pelajar tersebut bertindak sebagai otak pencurian sekaligus pencetus ide kejahatan. Dia adalah SJ. SJ inilah yang mengotaki aksi pencurian sepeda motor di depan Klinik Medical, Dusun Sumber Ayu, Desa Sumber Beras, Kecamatan Muncar, tanggal 23 Oktober 2012 lalu. YE, 17, dicokok aparat karena ikut membantu kejahatan. Dia menunggu di semak-semak dekat Klinik Medical. Sementara itu, DK, 16, diketahui melakukan tindak pidana pencurian di belakang SMA PGRI Srono. Di Klinik Medical, polisi juga menangkap dua orang. Mereka adalah Herman, 18, warga Dusun Tratas, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, dan Dian Pradita, 21, warga Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Dua tersangka bertindak sebagai pendorong sepeda motor hasil cu-

pelaku atas nama Gatot Nur Widodo dan Dian juga terlibat aksi serupa di depan rental play station Desa Blambangan, Kecamatan Muncar. Korbannya adalah Moch. Sinom. Sepeda motor milik Moch. Sinom yang hilang bernopol P 7017 dan masih berpelat putih. Waktu kejadiannya tanggal 6 Agustus 2012. Dari rentetan kasus itu, polisi juga mencokok satu orang yang diduga kuat sebagai penadah. Dia adalah Imam Baidowi, 25, warga Dusun ALI NURFATONI/RaBa BEBER: Tujuh tersangka dan barang bukti sepeda motor hasil curian di Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Orang yang satu ini Mapolsek Muncar kemarin. disebut-sebut membeli sepeda motor depan salon Dusun Stoplas, Desa curian dari DK, 16, seharga Rp 3 juta. rian dan eksekutor. Kapolsek Muncar, Kompol Ary MurJumlah tersangka yang ditangkap di Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Di TKP ini, polisi meringkus dua tini mengatakan, ada empat lokasi yang sekitar Klinik Medical empat orang. Mereka adalah SJ, YE, Herman, dan orang. Mereka adalah Gatot Nur Wido- berhasil dibongkar. Tiga di antaranya Dian. Barang bukti kejahatan mereka do, 27, warga Dusun Kedasri, Desa Ka- di wilayah hukum Muncar. ‘’DAN satu berupa Suzuki Satria FU bernopol DK rangrejo, Kecamatan Rogojampi, dan TKP di Srono,’’ ungkap Ary kepada Jawa 5269 ZC rakitan tahun 2010. Kenda- Agus Salim, 26, warga Dusun Stoplas, Pos Radar Banyuwangi kemarin. Dia menjelaskan, empat tersangka raan roda dua tersebut milik Luky Adi Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Dua pelaku tersebut diketahui ber- ditangkap sesaat setelah beraksi di Putra, warga Sumber Ayu. Tim Buru Sergap (Buser) Polsek hasil menggondol Honda Beat ber- Klinik Medical, Dusun Sumber Ayu, Muncar bukan hanya menangkap nopol P 5881 VZ. Kendaraan roda dua Desa Sumber Beras, Kecamatan jaringan pelaku curanmor yang rakitan tahun 2011 itu milik Winanti. Muncar. ‘’Satu pelaku tepergok melibatkan kalangan pelajar, anak Winanti mengaku kehilangan motor warga, lalu kita bergerak dan malam buah Kompol Ary Murtini itu juga pada tanggal 6 September 2012 lalu. itu kita menangkap empat orang,’’ Hasil penyidikan lanjutan, dua kata Kapolsek Ary. (ton/c1/aif) mengungkap kasus curanmor di

n SEMALAM... Sambungan dari Hal 21

Mereka adalah Balok Suryadi, Mukijo, Bambang Santoso, dan Susanto. Keempat petugas tersebut terlihat serius di dalam ruangan. Raut wajahnya tampak kusut. Dua orang mencermati seismograf. Ketika wartawan koran ini datang, mereka langsung mempersilakan masuk. Kertas di alat perekam gempa tremor itu bolak-balik harus diganti mengingat amplitude yang terekam mencapai 32 mm. ‘’Selama status siaga, tiap 25 menit kertas struk di seismograf kita ganti,’’ ungkap kepala Pos Pengamatan Gunung Raung, Balok Suryadi, saat ditemui koran ini kemarin. Pergantian itu terbilang lebih cepat dibanding hari biasa. Bayangkan, pada hari biasa alias status normal, pergantian kertas hanya dua kali dalam sehari. ‘’Kalau pas status waspada, pergantiannya tiap 45 menit sekali,’’ imbuh warga Dusun Krajan, Desa Sragi, Kecamatan Songgon, itu. Dengan fenomena itu, mau tidak mau dirinya dan jajarannya harus sibuk. Sampai-sampai tengah malam tidak boleh tidur. ‘’Malam kita berlakukan sistem giliran. Ini saya masih belum

tidur,’’ kata Balok yang terlihat masih tampak lelah. Dia menjelaskan, untuk mengetahui aktivitas gunung terbesar di Jawa itu sudah terpasang beberapa seismometer di kaki gunung. Tiga di antaranya dipasang di jarak 7 kilometer dari puncak gunung. ‘’Dua di daerah sini, dan satu alat dipasang di kaki gunung di kawasan Kalibaru,’’ jelas bapak beranak dua itu. Dia menyebut, alat-alat tersebut dipasang dengan ketinggian 1.800 meter dari permukaan laut. ‘’Satu dipasang di sekitar pos sini,’’ jelas suami Nuhayati, 44, itu. Sejak mengabdi tahun 1985, baru kali ini dirinya mengalami kesibukan yang cukup luar biasa. Sampai-sampai dirinya tidak punya kesempatan pulang ke rumah. ‘’Saya nggak pulang sama sekali,’’ ujar PNS yang diangkat sejak tahun 1983 itu. Saking sibuknya, dalam beberapa hari terakhir ponselnya terus berbunyi. Penelepon kebanyakan adalah wartawan dan petugas kepolisian Polres Banyuwangi. Saat ini dirinya pun rajin memberi kabar ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung. ‘’Tiap hari kita lapor,’’ jelasnya setelah menerima telepon dari salah seorang jurnalis kemarin pagi. (c1/aif)


30

Jumat 26 Oktober 2012

Benahi Sirkuit MTB, Gandeng Konsultan BANYUWANGI - Kejuaraan balap sepeda bertajuk Bupati Cup sepekan lagi akan dilaksanakan. Namun, even yang diprakarsai Dinas Pemuda dan Olahraga itu sedikit menyisakan persoalan. Terutama, mengenai sirkuit yang digunakan, yakni kawasan GOR Tawang Alun dan Persilona Muncar. Kedua venue itu dianggap masih kurang memenuhi unsur tantangan dalam sebuah kejuaraan. Ketua panitia sekaligus Sekretaris ISSI Banyuwangi, Bambang Sutrisno mengatakan, sebetulnya untuk gelaran MTB, sirkuit yang kini mulai ditata masih jauh dari taraf nasional. Seperti ketersediaan material tanah yang digunakan masih sangat terbatas. Alhasil, sirkuit yang ada saat ini masih belum standar. Bambang menambahkan, bagi pembalap pemula, sirkuit yang ada saat ini sudah cukup memadai. Hanya saja, untuk biker sekelas atlet, tentu saja masih kurang. Rintangan yang ada bisa dibilang belum ada apa-apanya. “Untuk pemula mungkin oke, tapi bagi atlet DOK.RaBa belum,” katanya. Meski demikian, panitia ber- KURANG MENANTANG: Sirkuit MTB di GOR Tawang Alun dinilai cocok untuk kalangan pemula. janji akan berusaha memak- nanti, kategori MTB cross coun- dimainkan 24-25 November bike, akan mulai dipertandsimalkan potensi yang ada. try yang akan dilaksanakan mendatang di Sirkuit Persilona, ingkan 9 Desember menTermasuk mendiskusikan ma- di GOR Tawang Alun pada 4 Muncar, terdiri atas lima kelas. datang. Ada empat kelas yang salah ini dengan pakar sirkuit November. Empat kelas itu Lima kelas itu adalah pewee un- akan dipertandingkan, yakni yang didatangkan langsung meliputi pemula under 16 ta- der 12 tahun, pemula under 16 executive race non-atlet dan dari Jogjakarta. Pembahasan ini hun, men elite usia 17 hingga 29 tahun, junior 17 hingga 18 tahun, non-mantan atlet. Kelas lainpenting agar kualitas dan gengsi tahun, master A usia 30 hingga woman elite usia bebas, dan men nya adalah pemula under 16 pertandingan ini tetap terjaga. 39 tahun, dan master usia di elite untuk usia di atas 18 tahun. tahun, junior under 18 tahun, Dalam kejuaraan balap atas 40 tahun. Kategori terakhir yang akan dan men elite usia di atas 18 sepeda bertajuk Bupati Cup Kategori BMX yang akan dipertandingkan, yakni road tahun. (nic/c1/als)

PBSI Kirim Lima Pebulu Tangkis Hadapi Kejurprov 2012 di Surabaya BANYUWANGI - Ketangguhan dan kemampuan atlet Banyuwangi di lapangan bulu tangkis bakal diuji. Adalah kejuaraan provinsi (kejurpov) bulu tangkis yang digelar mulai 29-31 Oktober mendatang bakal menjadi pembuktian. Di ajang yang digelar di Surabaya itu, Pengkab PBSI

Banyuwangi sudah mempersiapkan lima atlet terbaik untuk tampil. Lima atlet yang dipanggil untuk memperkuat tim badminton Banyuwangi itu adalah Zulham yang akan turun di tunggal putra, Zaki di nomor tunggal putra, Lutfi dan Emil di tunggal putri, dan Nelli di tunggal putri. Selain di nomor tunggal, mereka juga akan dikombinasi dalam nomor ganda. Di ganda putra, ada Zaky-

Dipusingkan Masalah Dana Sementara itu, persiapan dan konsentrasi PBSI dalam menghadapi kejurprov akhir bulan ini sedikit terpecah. Selain dituntut memaksimalkan penampilan para atlet di ajang regional tingkat provinsi tersebut, induk organisasi bulu tangkis itu juga dipusingkan terkait pendanaan. Naga-naganya, dana bantuan dari APBD 2012 senilai Rp 125 juta belum bisa dicairkan. Dana itu hingga kini masih ngendon di meja birokrasi Pemkab Banyuwangi. Bahkan, PBSI tidak sendiri. Ada lebih-kurang delapan cabor mengalami nasib sama.

Ketua PBSI Banyuwangi, Mujiono mengakui, dana dari APBD memang belum bisa turun. Hal itu membuatnya sedikit bingung untuk menggerakkan kontingen Banyuwangi di kejurprov mendatang. “Dananya belum turun,” ujarnya saat akan menghadiri siding paripurna di DPRD Senin (22/10) kemarin. Meski demikian, Mujiono menegaskan pihaknya akan tetap berusaha memberangkatkan kontingen Banyuwangi. Apalagi, para atlet sudah dipersiapkan untuk menghadapi kejuaraan tersebut. (nic/c1/als)

DOK.RaBa

Aditya Wahyono,

Lutfi yang siap berlaga. Di ganda putri ada Emil dan Nelli yang akan menjajal kemampuan terbaik. “Kita tidak target muluk-muluk, tapi tetap akan pasang target prestasi di Surabaya,” tegas Aditya Wa-

hyono, ofisial tim badminton Banyuwangi. Aditya mengakui, inilah komposisi terbaik yang dimiliki Banyuwangi. Diharapkan, dengan keunggulan teknik dan stamina dibanding atlet kota lain, Banyuwangi bisa berbicara banyak di kejurprov mendatang. Tentu saja target itu tidak semudah membalik telapak tangan. Sejumlah kompetitor, seperti tuan rumah Surabaya, Malang, Sidoarjo, dan Kediri, bakal menjadi ancaman serius. “Tapi kita yakin anak-anak bisa berbuat yang terbaik saat pertandingan nanti,” ujar mantan peraih medali perunggu Porprov I itu. (nic/c1/als)


BERITA UTAMA

Jumat 26 Oktober 2012

Kejaksaan Menolak Sebutkan Nama Tersangka n DUA... Sambungan dari Hal 21

“Pemeriksaan hari kedua (Kamis kemarin), rekanan pengadaan lift juga tidak hadir,” ungkap Djoko. Kedua rekanan yang mangkir itu, sebut dia, akan kembali di panggil. Rencananya, pemanggilan ulang akan dilaksanakan pekan depan. “Minggu

depan akan kita panggil lagi,” cetusnya. Ditanya hasil pemeriksaan yang telah dilakukan selama dua hari terakhir, Djoko menolak mengungkapkan. Hanya, keterangan sejumlah sak si memperkuat sangkaan kepada tersangka terkait duga an penyimpangan proyek ge dung tiga lantai di RSUD Genteng senilai Rp 4.014 miliar

itu. “Intinya, para saksi itu mem perkuat sangkaan pada tersangka,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, diam-diam Kejari Banyuwangi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan proyek gedung tiga lantai RSUD Genteng. Jumlah tersangka diperkirakan akan bertambah. Sebelum menetapkan tiga

tersangka, sedikitnya delapan saksi dari pegawai struktural rumah sakit dan pihak rekanan telah dimintai keterangan di gedung Kejari di Jalan Jagung Suprapto, Banyuwangi. Pihak kejaksaan masih menolak menyebutkan nama para tersangka. Dengan dalih menjaga keamanan penyelidikan, nama para tersangka be lum bisa dibeber. (abi/c1/aif)

Usulkan Penambahan Runway 1.900 Meter n SEGERA... Sambungan dari Hal 21

Meski bandara sudah bisa beroperasi pada malam hari, tapi penerbangan tidak secara otomatis bisa dilakukan malam hari. Untuk bisa beroperasi pada malam hari, maskapai penerbangan harus memiliki izin dari Kemenhub. “Untuk menambah jam operasi pada malam hari, maskapai harus mengajukan

31

HALAMAN SAMBUNGAN

izin dulu ke direktorat navigasi penerbangan,” jelas Andy. Setelah izin terbang malam keluar, maskapai penerbangan baru boleh terbang pada malam hari. “Secara fasilitas, airfield lighting system runway bandara adalah syarat untuk operasi pada malam hari,” jelasnya. Untuk diketahui, saat ini Bandara Blimbingsari hanya beroperasi pada siang hari. Dua maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airline (MNA) dan

Wing Air baru melakukan aktivitas penerbangan pada pagi, siang, dan sore. Pada malam hari, aktivitas penerbangan tidak ada karena terkendala fasilitas penerangan. Dengan terpasangnya airfield lighting system runway, maka maskapai penerbangan bisa leluasa menambah jam terbang. Bupati Abdullah Azwar Anas kini berjuang keras melengkapi sejumlah fasilitas di Bandara Blimbingsari. Salah satu yang

menjadi target adalah penambahan runway bandara. Saat ini, runway Bandara Blimbingsari panjangnya 1.400 meter. Pemerintah daerah dalam APBN 2013 mengusulkan penambahan panjang runway sekitar 500 meter. Jika usul itu dikabulkan, maka panjang runway akan menjadi 1.900 meter. Dengan runway 1.900 meter, maka pesawat Boeing sudah bisa mendarat di bandara yang berlokasi di Desa Blimbingsari itu. (afi/c1/aif)

Lokasi IPAL Dekat Permukiman

Seorang Jamaah Jalani Safari Wukuf n WUKUF... Sambungan dari Hal 21

Jamaah haji Banyuwangi yang tergabung dalam kloter 73 dan 74 menempati tenda yang terbagi dalam kelompok-kelompok. Kloter 74, misalnya, terbagi dalam tiga kelompok. Tenda A untuk rombongan 1,2,7,8, tenda B untuk rombongan 3,4,5,6 dan tenda C diisi rombongan 9 dan 10. “Secara keseluruhan semua jamaah sehat,” kata H. Latif Harun, pem-

bimbing KBIH Sabilillah. Sistem distribusi makanan selama di Arafah memakai dua sistem, yaitu nasi kotak dan prasmanan. Nasi kotak diberikan saat jamaah menginap di Arafah. Sa yang, janji pemerintah memperbaiki sistem distribusi makanan dan memperbanyak variasi makanan selama di Arafah mengalami masalah. Sementara itu, Hasan salah seorang jamaah haji yang masih dalam pengawasan BPIH (Balai Pengobatan Haji Indonesia),

Sepuluh Butir Dijual Rp 25 Ribu n SITA... Sambungan dari Hal 21

Di rumah Risky ditemukan satu buah HP merek Nokia. Dalam mengungkap jaringan penjual pil trex tersebut, awalnya polisi menangkap Novandi. Pria yang tubuhnya penuh tato itu dibekuk di rumahnya setelah polisi mendapat informasi bahwa tersangka baru menjual pil trex. “Di rumahnya banyak trex, ribuan lebih,” kata Watiyo. Di hadapan polisi, Novandi me nyebut sebagian pil trex itu ada yang dibeli Risky. Atas keterangan itu, polisi se gera membur u Risky dan menangkapnya di rumahnya. “Ris-

ky mengaku bahwa pil trex itu diserahkan kepada MN untuk dijual,” ungkapnya. Keterangan Risky itu membuat polisi harus mencari MN. Nah, orang yang diburu itu ak hirnya berhasil ditangkap yang selanjutnya dibawa ke polres. MN sebenarnya hanya di minta Risky menjualkan. “Risky membeli trex kepada Novandi,” sebut Watiyo. Risky mengaku membeli pil trex kepada Novandi sebesar Rp 140 ribu per satu kantong plastik berisi 100 butir. Seratus butir itu dibagi dalam kantong plastik kecil yang berisi 10 butir. “MN mengaku setiap satu kantong plastik kecil berisi 10 butir dijual

n BANLEG...

Diperoleh keterangan, anggota dewan yang terjun ke lapangan adalah mereka yang terpilih dari daerah pemilihan (dapil III) yang meliputi Kecamatan Muncar, Srono, Cluring, dan Tegaldlimo. Hasilnya, para wakil rakyat mendapati beberapa rumah warga retak aki bat pemasangan tiang pancang IPAL yang didirikan di atas ta nah eks Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tratas tersebut. Salah satu anggota DPRD asal dapil III, Sukirman mengatakan, pihaknya melakukan sidak ke lokasi pembangunan IPAL

tersebut dengan tujuan mengetahui teknis penancapan tiang yang menyebabkan ke retakan puluhan rumah war ga. “Alat yang digunakan menancapkan tiang ternyata sangat modern. Alat itu menggunakan tekanan angin, tidak lagi menggunakan sistem tumbukan manual. Peristiwa yang mengakibatkan rumah warga retak itu disebabkan error teknis,” ujarnya kemarin (25/10). Sukirman menjelaskan, kesalahan teknis yang me nimbulkan getaran hebat hingga mengakibatkan rumah-rumah warga retak tersebut terjadi Kamis sore (18/10). Kala itu, tenaga teknis yang bekerja di proyek pembuatan IPAL itu

sudah pulang. Namun, beberapa pekerja lain nekat melanjutkan pekerjaan lantaran penancapan tiang ke dalam tanah hanya kurang 1,4 meter. Singkat kata, tiang pancang itu tiba-tiba tidak bisa masuk ke tanah. Untuk menyiasati pro blem tersebut, beberapa pe kerja menambahkan besi pemberat di mesin yang berfungsi menancapkan tiang tersebut. Sayang, besi pemberat tambahan itu jatuh. Menurut Sukirman, pihak pe laksana proyek sudah ber komitmen memperbaiki ru mah warga yang retak. Namun, tawaran itu ditolak warga. Alasannya, lokasi pembangunan IPAL Terpadu berdekatan dengan permukiman

penduduk. “Setelah berkumpul, warga min ta kerugian yang mereka alami diganti dengan uang,” terangnya. Oleh karena itu, lanjut Sukirman, DPRD Banyuwangi akan memfasilitasi pertemuan warga dan pihak pelaksana proyek untuk mencari solusi terbaik. Diberitakan kemarin, protes pembangunan IPAL Terpadu di Dusun Tratas, Desa Ke dungringin, Kecamatan Muncar, terus berlanjut. Pasca retaknya rumah warga dan fasilitas umum akibat getaran mesin pemasang tiang pancang, puluhan warga Muncar melakukan unjuk rasa di kantor DPRD Banyuwangi pada Rabu (24/10). (sgt/c1/aif)

Namun, setelah konsultasi, judul tersebut diubah menjadi “Induk Perencanaan Ke pariwisataan”. Menurut Handoko, jika judul pasca konsultasi tersebut dikaitkan dengan Prolegda yang ada, maka tidak perlu ada perombakan total. Regulasi-regulasi yang ada di Prolegda pun tidak

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

Sambungan dari Hal 21

seharga Rp 25 ribu,” ungkapnya. Lalu, dari mana ribuan pil trex yang dimiliki Novandi? Saat dimintai keterangan polisi, pemuda yang tubuhnya penuh tato itu menyebut bahwa ribuan pil trex itu berasal dari seorang sales yang mengaku dari Jember. “Saya tidak tahu alamat (sales) rumahnya,” aku Novandi kepada polisi. Dia menyebut pil trex yang dibawa itu hanya barang titipan. Bila bisa menjual satu kantong plastik yang berisi 1.000 butir, maka dirinya dapat bagian Rp 25 ribu. “Oleh sales sudah dimasukkan dalam kantong plastik kecil berisi 10 butir. Saya hanya menjualkan,” jelas pemuda berambut pirang itu. (abi/c1/aif)

Berharap Pariwisata Terus Berkembang semua berubah. “Kita hanya perlu menambah muatan-muatan lokal yang ada di Banyuwangi,” kata politikus asal Fraksi Partai Demokrat (F-PD) tersebut. Sementara itu, pasca konsultasi, internal dewan mema tangkan materi raperda ter sebut. Selanjutnya, untuk menghasilkan peraturan daerah (perda) yang benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat, DPRD Banyuwangi

n AKIBAT...

menjalani wukuf dengan praktik safari wukuf didampingi petugas kesehatan Indonesia. Safari wukuf itu dilakukan terhadap Hasan disebabkan kondisi kesehatannya belum memungkinkan melakukan wukuf bersama rombongan. “Tidak apa-apa, secara umum kesehatan Pak Hasan membaik. Tetapi, karena masih da lam pengawasan dokter, dia menjalani safari wukuf. Setelah wukuf selesai, dia akan kembali ke Makkah,” pungkasnya. (c1/aif)

Sambungan dari Hal 21

akan menyesuaikan dengan program-program Provinsi Jatim. Lebih jauh Handoko mengatakan, pihaknya berharap pariwisata Bumi Blambangan terus berkembang. Terlebih, Bandar Udara (Bandara) Blimbing sari sudah beroperasi sejak beberapa waktu lalu. “Beroperasinya Bandara Blimbingsari diharapkan bisa menopang pariwisata Banyuwangi,” pungkasnya. (sgt/c1/aif)

BANYUWANGI

• Jl. Ikan Gurami •

• Perum Mendut Hijau •

• Peluang Usaha •

• Civic Verio ‘97 •

• Promo Daihatsu Ayla •

• Toyota Vios ‘05 •

• Daihatsu Ayla •

Dijual rmh Jl. Ikan Gurami 20 LT894 LB515, SHM, hub: 08175214082 / 08883855586

Djual rmh Perum Mendut Hijau Blok B no 1-2, dpn Pos Satpam, sertifikat SHM IMB, hubungi: 081937620001 / 082141147299

Anda punya modal mini 50jt? Ingin dikembangkan dalam bentuk real bbrp usaha tanpa hrs anda tangani sendiri&tiap bln trima keuntungan pasti? Hub 03338926109

Djual cpt sedan Civic Verio '97, 90jt nego, merah met, mlik prbdi. H: 085236193224

Daihatsu Ayla buruan Inden hrg mlai 70 jutaan, Xirion disc 12jt, Xenia 5jt, Terios 7jt, Grandmax 6jt, Luxio 10jt, DP murah. H: Vira 081336244377

Dijual Toyota Vios th 2005, kondisi mesin bagus, atas nama pembeli, warna tinggal pilih. Hrg 77jt nego. H: 085258552222

• Rumah Kebalenan • Dijual rmh Ls tanah 2 kpl, ls bangunan 150m2, lok Kebalenan. H: 082334968779

• Rumah + Tanah • Djl Rmh+tnh SHM,Lt300,LB200,Jl Ciliwung 29.Tnh SHM500m, Jl.Tangkuban Perahu. Hrg 450 jt nego. 08124900784

• Arya Agen Properti • BANYUWANGI

Anda ingin jual/beli rumah seken atau baru di Banyuwangi? Arya Agen Properti 081336659258

• Toko + Rumah Genteng •

• Rumah Pajajaran •

Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 GtgBwi. H. Sugiarto, 081233499888, 03170338181

Jual rmh SHM siap huni, LT 235m2, LB 115m2. Jl.Pajajaran II no.47Tamanbaru, 085732321000

• Jl. Agus Salim •

• Jl. Plaosa •

Dijual Ruko 2Lt, lok Jl. KH. Agus Salim blkg Untag, Bwi. Hub: 081233669969

Djl Rmh LT=195m2, LB=195m2. 5K.Tdr. Jl. Plaosa No.4 STB Hub:085335812288

SITUBONDO

• Ruko Rogojampi •

• Kontak Jodoh • Pengusaha, mapan, mndambakan gadis/Janda muslimah, 25th s/d 40th. Hub: 087759999544

• Carry Futura ‘94 • Dijual Carry Futura 1.3 Relvan th ‘94, P Bwi, harga nego. Hub: 085233896483

• Vios & Daihatsu Zebra •

• Honda Genio ‘94 •

• Prima Mobil •

Indent skarang juga AYLA harga mulai Rp. 80 Juta-an. All New Xenia DP mulai Rp. 25 Juta-an, Terios, Sirion, Luxio, Gran Max. Disc Gede. Hub HADI 081 233 432 555 / 0815 5970 5555

Dijual Honda Genio ‘94 hitam, manual R16, N. Malang, Hrg 74jt. Hub: 085 233 922888

New Car, PUT120SS, Pajero, PUL300, All New Avanza, Rush, New Inova, Agya, All New Xenia, Terios, PU Granmax, Ayla, AllNew Jazz, All New CRV, Brio, Freed, Ertiga, APV, dll. Hub 0333411655, 0811301676

Pajero Sport Exceed th 2010, warna hitam, tangan pertama, ex dokter, istimewa. Hubungi: 081358864541

• Mits. Kuda Grandia •

• Pajero Sport ‘10 •

• Lemari Etalase •

Djl Vios 2005 hitam plat P Bwi 83 jt nego. Daihatsu Zebra box 2002, 43 jt nego, brg istmw. H: 08179671110, 082334662339

Mits Kuda Grandia DSL ‘02 coklat 100 Jt, istimewa, brg d Probolinggo. 08123481534

Dijual Lemari Etalase P150XL90XT250 & 4 rak Dsply P238L53T250. Kond bgs ex. TK. Chicha Bwi/7779889/082141474733

• Kijang Grand Ekstra ‘94 •

• Honda Jazz ‘09 •

• Isuzu Panther Turbo ‘07 •

• Daihatsu Luxio ‘10 •

Dijual Kijang Grand Ekstra ‘94, Long Nusa, full variasi, jok depan Daytona sport, jok belakang hadap depan bisa dilipat, Velg R.16, Rp. 67,5 juta nego. HP: 081934712827

Dijual Honda Jazz 09 rs manual, harga 190 juta nego, bisa cash/kredit, bisa tukar tambah. Hubungi: 08123453975, 081335897888

Dijual Isuzu Panther TBR 54 F Turbo LS tahun 2007 hitam, harga 172,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Daihatsu Luxio 1.50 MT.PS tahun 2010, hitam metalik, harga 105,5 juta, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Nissan Grand Livina ‘07 •

• Toyota Innova ‘09 •

• Kijang Krista ‘10 •

• Honda Jazz ‘10 •

Dijual Nissan Grand Livina XV tahun 2007 abu-abu metalik, harga 149,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Kijang Innova JXW40 tahun 2009 silver metalik, harga 161,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Kijang Krista uf 81 Grand Lux tahun 2004, silver metalik, harga 130 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Honda Jazz rs 2010, harga Rp. 205 juta nego, cash/kredit, bsa tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

• Rental Mobil • Bwi Rent menyewakan CRV, Innova, Avanza, dll, D/T, sopir. Hubungi: 081333317110

SITUBONDO • Pindah Tempat • Mulai 15 Okt 2012 Pelayanan Jamsostek dr. Pitoyo pindah tempat di Perumdin Pusk. Suboh (Selatan Kec. Suboh)

Djl/dkntrakkn min 3th Ruko 3KT, 2km Jl. Raya Gtg-Bwi 217 Rgojampi (sltan Ktr Pos) hrg nego. H: 081324084036, 081234774984

BANYUWANGI BANYUWANGI • Tanah & Bangunan • BANYUWANGI • LBB Paedagogia • LBB “Paedagogia”, terima les privat Terapi Anak Berkebutuhan Khusus. Hubungi: 085258688175

Dijual Tnh Tegal 1500m2 (30x50) Mbolo, Jajag, untuk ternak ayam, ikan, harga 55juta. H: P. Edy 085237904629 (no SMS)

• Tanah & Bangunan • Dijual Tnh & Bangnn di Sumberayu Muncar, SHM 2074, LT 1650m2, LB 200m2, cck utk gudg & perumahn, TP. H: 082145163392

SITUBONDO BANYUWANGI • Administrasi • Dbthkn administrasi utk penempatan di Banyuwangi, Jember, Situbondo & Bali, Wanita / Pria, computer, llsn S1/D1/SMU lamaran ke UD. Jaya Subur Jl. Raya 1416 Rogojampi-Bwi up Yani 0333-635888

• CV. Gracindo Centratama • Bth: Sales Pnjualan, Sopir (SIM B2 Umum), Security, Oprtor Prod (Diutmkan jur elektro/ Listrik). Lam: CV Gracindo Centratama, Jl. Ry Jember-Bwi KM 7,5 Kedayunan, Kabat, Bwi. 0333-635423/635424

• Galangan Kapal • Proses CptTenaga Krja utk GALANGAN Kapal di Jepang : Gj. USD 1800-USD 2500, Australia: Gj. USD 1800-USD2500, Non Peng. Umur Max.45thn Biaya bs ptng Gaji. Hub. 0214208223.08112427889PT.B.J.P(tdktrmaSMS)

• STNK • STNK Hilang nopol P 6148 ZN, an. Imam Safii. Krajan, RT08/02 Genteng Kulon, Gtg Hlg STNK Nopol P 6215 YR, an. Nurul Hasanah. Lingk. Ujung RT04/03 Kepatihan Hlg STNK Nopol P 6031 ZE, an. Lesmianti, S.Pd. PerumKebalenanBaru1K4RT03/03Kebalenan

SITUBONDO

• Beli Tanah Hadiah Mobil• Tnh9408m2Jl.Argopuro11Stb900Rb/m2,8985m2 Jl. Argopuro 9B Stb 600Rb/m2, 9598m2 Jl. Ry PanturaKM214Sby150Rb/m2.H:082333008871.

• STNK • Hlg STNK Nopol P 3304 FA, an. Sugiarto, Jl. Sucipto RT02/02 Situbondo

LOWONGAN KERJA KOPERASI SERBA USAHA

SYIRKATUL MU’AMALAT SYARI’AH MEMBUTUHKAN

MARKETING

OFFICE BOY

- Laki-laki usia max 35 th - Penddikan. Min SMA/SMU - Pengalaman

- Minimal lulus SMP - Disiplin - Semangat Kerja

Lamaran Kirim ke: Jl. Singojuruh - Tegaldlimo - Banyuwangi Telp. 0333 - 635900


32

Jumat 26 Oktober 2012

Hindari Tabrakan, Kontainer Terguling

DEWAN RISET

Anggap Peran DRD Penting bagi Pemkab SITUBONDO - Keberadaan Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Situbondo memang tergolong baru. Namun, eksekutif menganggap keberadaan DRD banyak memberikan manfaat dalam memajukan Kota Santri. Pernyataan itu disampaikan Bupati Dadang Wigiarto kemarin (25/10). Dikatakan, Pemkab Situbondo sangat terbantu dengan keberadaan DRD. Sebab, selama ini DRD telah banyak memberikan rekomendasi kepada bupati. “Selama ini pemerintah merasa terbantu dengan adanya rekomendasi dari DRD. Karena itu, DRD sangat penting dan dibutuhkan dalam memajukan Situbondo,” terang Bupati Dadang. DOK.RaBa Ditambahkan, bebeDadang Wigiarto rapa rekomendasi yang diberikan DRD sangat penting dilakukan riset oleh SKPD-SKPD di lingkungan pemkab demi kemajuan Situbondo. Bupati mencontohkan rekomendasi DRD terkait hibah kepada masyarakat. “Salah satu rekomendasinya mengenai bantuan hibah. Pemerintah sangat terbantu, sehingga dalam memberikan bantuan hibah bisa tepat sasaran,” papar Dadang. Diakui, kinerja DRD memang belum begitu tampak di mata publik. Selain relatif baru, selama ini yang dilakukan DRD hanya sebatas analisisanalisis dokumen dan belum melakukan riset. “Anggaran riset juga belum ada. Jadi, selama ini DRD hanya melakukan analisis-analisis,” katanya. Seperti diberitakan kemarin, DPRD Situbondo mempertanyakan pengajuan anggaran DRD sebesar Rp 500 juta untuk tahun 2013. Atas pengajuan dana dalam RAPBD 2013 itu, beberapa anggota DPRD masih pikir-pikir. (mg1/c1/als)

NUR HARIRI/RaBa

EVAKUASI: Kernet kontainer, Khairul, dievakuasi warga usai mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Pantura, Desa Klatakan, Kendit, kemarin (25/10).

KENDIT - Sebuah truk bernopol L 9698 UN terguling saat menghindari tabrakan dengan kendaraan lain yang melaju dari arah berlawanan di Jalan Pantura, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Situbondo, kemarin (25/10). Kecelakaan tunggal kontainer peti kemas yang bermuatan ikan kemasan atau sarden itu terjadi sekitar pukul 08.00. Saat kejadian, kontainer yang dikemudikan Firtriyanto, 35, itu melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang. Saat melintas di lokasi kejadian yang kondisi jalannya menikung, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul kendaraan lain dengan kecepatan tinggi dan melaju di lajur kanan. Mengetahui ada kendaraan lain di depannya, Firtriyanto khawatir terjadi kecelakaan.

Kontan dirinya menghindar ke kiri. Lantaran banting setir cukup keras, Fitriyanto pun tidak dapat mengendalikan kemudi, sehingga truk kontainer itu langsung terguling. Beruntung, kecelakaan tunggal itu tidak memakan korban jiwa. Namun, sang kernet, Khairul, 24, warga Kabupaten Mojokerto, mengalami luka parah di tangan kiri akibat terjepit kabin truk. Firtriyanto hanya mengalami lecet ringan. “Berdasar keterangan sopir truk kontainer, dia menghindari tabrakan dengan kendaraan lain. Saat itu, sopirnya mencoba banting setir ke kiri. Namun, karena muatannya berat, sopir truk tidak bisa mengendalikan kemudi dan langsung terguling,” ujar Iptu Bahtiar, Kanitlaka Polres Situbondo. (mg1/c1/als)

Kuras Sumur, Dua Tewas, Satu Kritis

KAPONGAN - Dua warga Dusun Kandang Timur, Desa Kandang, Kecamatan Kapongan, bernama Paito, 45, dan Mujianto, 25, kemarin (25/10) tewas saat menguras sumur milik Paito yang terletak di belakang rumahnya. Peristiwa nahas itu terjadi saat Mujianto hendak menguras sumur milik Paito. Pada saat mesin diesel yang digunakan sebagai pompa air dihidupkan, tiba-tiba Mujianto terjatuh ke sumur yang dalam-

nya sekitar 17 meter itu. Mengetahui teman kerjanya jatuh ke dalam sumur, pemilik sumur, Paito, pun berusaha memberi pertolongan. Paito pun turun ke dasar sumur. Nahas, saat berada di tengah-tengah sumur, Paito mengaku tidak bisa bernapas. Akhirnya, Paito pun terjatuh ke dalam sumur. Keduanya meninggal dunia di dalam sumur. Saat kejadian, Enek, seorang warga

setempat yang membantu mengevakuasi kedua korban, juga nyaris tewas karena tidak bisa bernapas seperti yang dialami Paito. Beruntung, Enek masih bisa ditolong dan langsung dilarikan ke puskesmas setempat. “Kondisi Enek tidak jauh berbeda dengan kedua warga yang tewas. Untung saja dia langsung dibawa ke rumah sakit sehingga nyawanya bisa diselamatkan,” kata Sutir, 40, tetangga korban yang ikut mengevakuasi korban.

Kapolsek Kapongan, AKP Subakri mengatakan, kematian kedua korban diduga karena kehabisan oksigen, atau disebabkan menghirup gas mesin diesel yang digunakan menguras sumur tersebut. “Korban tewas karena tidak tahan menghirup gas mesin penyedot air yang dihidupkan di dalam sumur. Tetapi, sampai saat ini masih dalam penyelidikan,” tegas Subakri. (mg1/c1/als)


Radar Banyuwangi 26 Oktober 2012