Issuu on Google+

29

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

SELASA 26 JUNI TAHUN 2012

Pengelola Car Free Day Makin Memble Oleh: A. CHOLIQ BAYA

SUDAH hampir setahun ini program Car Free Day (CFD) di Bumi Blambangan berjalan. Tepatnya, Car Free Day yang dipusatkan di Jl. Ahmad Yani, mulai simpang lima hingga simpang tiga DPRD Banyuwangi. Setiap hari Minggu, sepanjang jalan protokol itu ditutup bagi kendaraan bermotor mulai pukul 05.00 hingga 09.00. Harapannya, di hari Minggu itu tidak ada asap beterbangan dan bising kendaraan bermotor. Itulah misi program CFD.

Dengan demikian, warga kota Banyuwangi dan sekitarnya bisa memanfaatkan sepanjang jalan itu untuk aktivitas santai. Warga bisa ikut olah raga senam yang digelar secara rutin di depan kantor Pemkab Banyuwangi, jalan-jalan santai bersama keluarga, bersepeda, main sepak bola, skateboard, sepatu roda dan badminton. Bisa juga menikmati buku bacaan di perpustakaan keliling yang mangkal di situ, melihat penampilan seni budaya yang

Terungkap Berkat CCTV Tetangga BANYUWANGI - Diduga mencuri motor, Hisyam Eko Saputra, 19, warga Perumahan Pakis Jalio, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Banyuwangi, ditangkap anggota Polsek Blambangan kemarin. Sambil menjalani pemeriksaan, tersangka untuk sementara dijebloskan ke ruang tahanan (rutan) polsek. Motor Honda Supra X bernopol DK 4135 BQ yang diduga hasil kejahatannya, oleh polisi juga diamankan di polsek sebagai barang bukti (BB). “Tersangka baru kita

amankan. Sekarang masih kita periksa,” cetus Kapolsek Blambangan, AKP I Ketut Redana. Aksi kejahatan yang dilakukan tersangka terjadi Minggu (24/6) dini hari ■  Baca Terungkap...Hal 39

kadang-kadang tampil, hunting kuliner, dan mengikuti beberapa agenda acara yang digelar di sana. Meski sudah berjalan hampir setahun, ternyata suasana dan ‘’warna’’ yang muncul di CFD hanya begitu-begitu saja. Belum bisa menjadi daya tarik khusus, apalagi sampai menjadi ikon yang bisa dibanggakan. Karena itu, Pemkab Banyuwangi pun pernah membahas secara khusus bersama instansiinstansi dalam rangka meramaikan CFD. Sampai-

sampai setiap minggu harus dijadwal, instansi mana saja yang harus meramaikan CFD. Alhasil, arena CFD banyak dipenuhi pelajar, khususnya pelajar sekolahsekolah terdekat yang kebagian meramaikan aktivitas di jalan bebas polusi asap dan bising kendaraan itu. Tak hanya itu, pasca rapat koordinasi itu, setiap minggu biasanya ada instansi, khususnya dari perbankan, yang menggelar acara di arena CFD ■

 Baca Pengelola...Hal 39

Wakil Rakyat Boyongan ke Lombok Kunker ke-15 dalam Tempo 6 Bulan

ANAK KOS:

BANYUWANGI - Rangkaian kunjungan kerja (kunker) anggota DPRD Banyuwangi terus berlanjut. Kunker ke-15 dalam kurun waktu 6 bulan terakhir ini, seluruh wakil rakyat yang duduk di lembaga legislatif itu ramai-ramai mengunjungi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Tujuannya, mempela-

Hisyam dan motor milik teman satu kos yang dia curi diamankan di Mapolsek Blambangan kemarin.

jari geliat pariwisata di sana. Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, kunker itu juga diikuti para staf sekretariat DPRD Banyuwangi. Mereka bertolak dari Bumi Blambangan pada Minggu (24/6) ■

 Baca Wakil...Hal 39

Kunker DPRD Banyuwangi Januari – Juni 2012 25 Januari 7 Februari 27 Februari 12 Maret 15 Maret 26 Maret

: Pansus Jamkesda ke Surabaya dan Jombang : Banleg konsultasi ke Kemendagri, Kementerian PU, dan Kementerian Pertanian. : Banmus konsultasi ke Kemendagri, DPRD Tangerang, dan DPRD Bekasi : DPRD studi banding ke RSUD Tabanan : 50 anggota DPRD bimtek ke Jakarta : Pansus Raperda sumbangan pihak ke-3 konsultasi ke Kemendagri.

Bersambung ke Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

BURSA KERJA

Mulai Administrasi hingga Level Manajer BANYUWANGI - Sebanyak 15 perusahaan menyatakan bergabung dalam bursa kerja dalam rangka peringatan 13 tahun Jawa Pos Radar Banyuwangi. Banyak jenis pilihan pekerjaan yang ditawarkan dalam kegiatan yang akan digelar di Gedung Baru Stikes Banyuwangi besok (27/6). Lowongan yang tersedia mulai tenaga administrasi hingga tingkat manajer. Ada pula perusahaan yang mencari dokter umum dan tenaga keperawatan ■

Minta Dua Penerbangan Sehari Kepala Dishubkominfo Ditugasi Lobi Kemenhub BANYUWANGI - Membeludaknya penumpang pesawat Merpati Nusantara Airlines (MNA) di Bandara Blimbingsari pada liburan panjang sekolah langsung direspons Pemkab Banyuwangi. Pemkab berupaya menambah jumlah penerbangan di bandara yang berlokasi di Kecamatan Rogojampi tersebut. Satu kali penerbangan MNA dengan jurusan Banyuwangi-Surabaya pulang pergi (pp), ternyata tidak mampu menampung minat masyarakat pengguna jasa penerbangan. “Masyarakat sudah menyambut baik keberadaan Bandara Blimbing-

sari,” cetus Plt Sekkab Slamet Karyono. Menurut Slamet, di liburan sekolah kali ini jumlah warga yang bepergian ke luar kota menggunakan pesawat ternyata cukup tinggi. Sehingga, tiket pesawat sudah habis beberapa hari sebelum keberangkatan. “Banyak penumpang yang tidak bisa terbang karena kehabisan tiket. Sekarang kita kaji serius,” katanya. Untuk membantu masyarakat agar semua bisa naik pesawat, jelas dia, pemkab telah menugaskan kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Banyuwangi, Agus Siswanto, menuju Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI di Jakarta. “Pak Agus Siswanto akan berangkat ke Kemenhub di Jakarta,” terangnya ■  Baca Minta...Hal 39 SEHARI SEKALI:

 Baca Mulai...Hal 39

Pesawat MA 60 milik maskapai Merpati Nusantara Airlines di Bandara Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

EKONOMI

GALIH COKRO/RaBa

DOK. RaBa

DOK. RaBa

Kalau mau memutus koalisi kefraksian, harus kehendak kedua belah pihak.”

“Fraksi itu dalam bekerja harus bisa bersama, harus ada kekompakan.”

BASUKI Ketua DPC Partai Hanura Banyuwangi

ISMOKO Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Banyuwangi

Hanura - Golkar Makin Panas B ANYUWANGI - Langkah DPD Partai Golkar Banyuwangi “menceraikan” Partai Hanura dari koalisi fraksi di DPRD Banyuwangi tampaknya membuat pengurus DPC Partai Hanura Banyuwangi meradang. Keputusan tersebut dinilai menyalahi aturan, karena keinginan memutus koalisi hanya berasal dari satu pihak. Saat dikonfirmasi kemarin (25/ 6), Ketua DPC Partai Hanura Banyuwangi, Basuki, mengaku

tersinggung atas langkah yang dilakukan Partai Golkar. Tidak hanya itu, Basuki menyatakan bahwa keputusan Golkar tersebut melanggar aturan. “Koalisi kefraksian tidak bisa diputus salah satu pihak sebelum masa akhir jabatan selesai. Jadi, kalau mau memutus koalisi kefraksian, harus kehendak kedua belah pihak,” ujarnya. Basuki mengaku belum bisa bersikap terkait surat “cerai” yang dilayangkan Partai Golkar ■  Baca Hanura...Hal 39

Zulkarnaen, Pemuda Berkebutuhan Khusus Dapat Beasiswa Untag

Pagi Bantu Pengacara, Malam Kuliah Hukum

GALIH COKRO/RaBa

SEPI: Pedagang memilah telur ayam di Jalan Piere Tendean, Banyuwangi, kemarin.

Harga Telur Naik Lagi BANYUWANGI - Menjelang Ramadan, permintaan telur di Banyuwangi semakin meningkat. Lantaran stok terbatas, harga telur pun mulai merangkak naik. Bahkan, saat ini harga telur di tingkat distributor sudah mencapai Rp 14,800 hingga Rp 15,000 per kilogram ■  Baca Harga...Hal 39

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Keterbatasan fisik tidak menyurutkan langkah Ahmad Zulkarnaen merengkuh masa depan yang lebih baik. Setelah setahun “istirahat”, kini dia mulai bersiap kuliah dengan dukungan beasiswa dari Untag Banyuwangi.

BEASISWA: Zulkarnaen (tengah) berbincang bersama Rektor Untag Tutut Hariyadi dan Ketua Perpenas Waridjan. SIGIT HARIYADI/RaBa

SIGIT HARIYADI, Banyuwangi

HALAMAN kampus Untag Banyuwangi dipenuhi kendaraan malam hari itu. Belasan mobil dan ratusan sepeda motor tampak berjajar rapi di pelataran kampus “Me-

rah-Putih” tersebut. Pemandangan menonjol terlihat di sebelah kanan pintu gerbang. Satu sepeda motor roda empat yang parkir di lokasi itu tampak sangat mencolok mata. Di dalam ruangan berdinding kaca tak jauh dari pintu gerbang, lima pria sedang duduk berhada-

pan seolah sedang memperbincangkan sesuatu yang sangat serius. Uniknya, satu di antara lima pria yang rata-rata sudah “berumur” tersebut ternyata masih berusia muda. Meski duduk di kursi sejenis yang tingginya sama, anak muda yang satu itu tampak jauh

Wakil rakyat boyongan ke Lombok

Pulang kunker, kritiknya bakal semakin pedas

Hubungan Golkar - Hanura makin panas

Kalau ada kepentingan, boleh kita rujuk kembali

lebih pendek di antara yang lain. Setelah didekati, barulah terlihat bahwa anak muda tersebut memiliki beberapa kekurangan fisik. Kedua tangan dan kakinya tidak utuh. Meski begitu, nada bicaranya sangat tegas ■  Baca Pagi...Hal 39

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


30

Selasa 26 Juni 2012

CERMIN DIRI

Realistis Tambah Slot MUNCULNYA berita penumpang pesawat Merpati Nusantara Airlines (MNA) di Bandara Blimbingsari semakin membeludak tentu saja sangat membanggakan. Sebagai warga Bumi Blambangan, kita patut berbangga atas fenomena itu. Yang pertama, hal itu menunjukkan bahwa masyarakat sudah menyambut baik moda transportasi udara yang lebih cepat. Yang kedua, kita patut bangga karena membeludaknya penumpang pesawat di masa liburan itu secara tidak langsung menunjukkan bahwa warga Banyuwangi semakin makmur. Bila tingkat kemakmuran warga berbanding lurus dengan peningkatan jumlah penumpang pesawat, maka kondisi yang terjadi di Bandara Blimbingsari itu tidak bisa dibiarkan. Karena calon penumpang pesawat sangat membutuhkan layanan yang nyaman, dan yang tak kalah penting adalah kepastian. Semua yang pesan tiket pesawat pasti ingin kepastian mendapatkan kursi. Kondisi yang tidak pasti seperti ini sudah terjadi di Bandara Blimbingsari. Karena itu, Pemkab Banyuwangi tengah berupaya menambah jumlah penerbangan di bandara yang berlokasi di Kecamatan Rogojampi tersebut. Pemkab menugaskan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) berangkat ke Jakarta. Misi yang dibawa kepala Dishubkominfo adalah meminta Kementerian Perhubungan RI menambah slot penerbangan di Bandara Blimbingsari. Sebab, jadwal penerbangan jurusan Banyuwangi - Surabaya pp yang dilayani pesawat MA 60 milik maskapai Merpati Nusantara Airlines (MNA) sehari sekali dirasa masih kurang. Pada masa ramai seperti saat ini, penerbangan sehari sekali tidak mampu menampung minat masyarakat pengguna jasa penerbangan. Paling tidak, upaya ke Kemenhub Jakarta itu diharapkan bisa berbuah tambahan slot penerbangan menjadi dua kali atau bahkan tiga kali sehari. Semua keputusan itu berada di tangan pemerintah pusat, yakni Kemenhub. Maskapai swasta, yakni Wings Air, sudah lama mengajukan diri untuk melayani penerbangan di Bumi Blambangan. Bahkan, maskapai swasta tersebut sudah menyiapkan pesawat khusus jenis ATR yang akan dioperasikan di Bandara Blimbingsari. Hanya, kendalanya tinggal satu, yakni izin operasional dari Kemenhub. Melihat situasi semacam itu, sebenarnya sudah sangat realistis bila pusat memberi tambahan slot penerbangan di Bandara Blimbingsari. Apalagi, banyaknya maskapai yang beroperasi tak lagi mengesankan adanya monopoli. Yang lebih penting, hal tersebut akan berdampak pada persaingan yang sehat antar-maskapai dan kian memicu tumbuhnya jumlah pengguna jasa penerbangan. (*)

BANYUWANGI • Jl. Pajajaran •

BANYUWANGI • Ruko Pakis •

Dijual rumahpinggir jalan Jl. Dr. Soetomo 35 Bwi Luas 168m2. H: 081270281958

• Jl. Pajajaran •

• Mendut Regency •

• Jl. Letjen Sutoyo • Dijual rumah Luas 148m2, Jl. Letjen Sutoyo 64. Hub: 083847363744 - 085233834113

SITUBONDO • Besuki • Djl Rmh SHM LT 750m2/LB 150m2, Jl Gn. Ringgit (300m dr Alun2)/Rawan RT03/02 Besuki, hrg 675jt nego. Hub 085259967973

SONGGON – Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon, mempunyai banyak potensi wisata yang perlu digali. Hanya saja, banyak orang yang belum mengetahui kekayaan potensi wisata tersebut. Padahal, bila ada sentuhan, niscaya bisa mengangkat ekonomi warga sekitar. Sejauh ini, Desa Sumber Arum yang kini dipimpin Kepala Desa (Kades) Supriyono itu dikenal dengan air terjun lider. Ternyata, air terjun yang terletak di lereng Gunung Raung tersebut bukan satu-satunya. Sebab, ada dua air terjun lain yang dikenal dengan air terjun sempol. Malahan, akses menuju ke dua air terjun tersebut lebih dekat bila dibandingkan dengan air terjun lider. Sebab, menilik lokasi, dua air terjun tersebut berada di Dusun Sumber Asih, (dusun yang lokasinya paling utara). Pesona alam duo air terjun itu tidak kalah cantik dengan air terjun lider. Walaupun, secara

Dijual cepat Ruko 2 lantai, cash/kredit, LT5x29m LB5x15m lokasi strategis, parkir luas, uang muka ringan, harga nego. Hub: 081336596124/08123382035

• Toko + Rumah Genteng • Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sugiarto 081233499888, 03170338181

kasat mata perbandingannya sangat mencolok. Sebab, ketinggian dua air terjun di kawasan sungai Badeng tersebut hanya beberapa meter saja. Untuk menuju ke lokasi tersebut bisa ditempuh dari dua jalur. Pertama, bisa melalui arah Desa/Kecamatan Songgon. Yang kedua, bisa melalui jalur Desa Gendoh, Kecamatan Sempu. Tapi, tetap akan melewati Desa Sragi, Kecamatan Songgon. Sebab, di hanya desa itu satu-satunya bisa sampai ke dua air terjun. Dari arah Desa Sragi, hanya berjarak empat kilometer wisatawan bisa sampai ke lokasi yang dituju. Meski begitu, kendaraan baik roda empat maupun roda dua harus di parkir di kawasan rumah penduduk. Sebab, jalur yang akan dilalui adalah pematang sawah. Para pengunjung bisa memilih lokasi favorit. Dari ketinggian yang hanya dua meter, juga ada yang ketinggian empat meter. Dua lokasi tersebut sama-sama memiliki daya tarik sendiri. Selain itu,

ALI NURFATONI/RaBa

EKSOTIK: Dua air terjun yang ada di Dusun Sumber Asih, Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon.

kedua air terjun tersebut juga dikenal dengan hawa dingin. Dengan melalui pematang

sawah, pengunjung hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Cuaca yang dingin

menambah sensasi untuk menikmati tempat rekreasi tersebut. Apalagi, tidak ada biaya untuk sampai menuju lokasi tersebut. Sejauh ini, hanya warga yang tinggal di desa tersebut yang mengetahui seluk-beluk air terjun. Kalangan muda-mudi juga sering ngelencer ke lokasi tersebut. Pecinta mancing mania juga sering menjajaki lokasi tersebut. Sebab, kawasan air terjun terjun tersebut dikenal dengan ikan sengkaring. ’’Banyak ikan besarbesar di sana. Saya dengan teman-teman biasa mancing di sana,’’ ujar Satak, warga Dusun Sragi Tengah, Desa Sragi, Kecamatan Songgon. Untuk sampai ke lokasi, dibutuhkan usaha keras. Sebab, lagi-lagi masalah jalan yang seharusnya mendapatkan perhatian. Setidaknya, akses jalan di desa itu diperbaiki. ’’Cuma jalannya yang rusak, kalau sudah lewat sawah-sawah dengan jalan kaki, tambah seru,’’ jelasnya. (ton/als)

Hari Ini, Cek Nada Lomba Nyanyi BANYUWANGI - Pendaftaran peserta lomba menyanyi lagu Using masih dibuka di Wisata Kuliner Dapur Oesing, hari ini (26/6). Peserta yang mendaftar juga bisa melakukan cek nada mulai pukul 10.00. Apabila tidak sempat, maka peserta bisa datang pada malam hari mulai pukul 19.00. Hanan, panitia dari Dapur Oesing Production (DOP) mengatakan, pendaftaran peserta masih dibuka di

BANYUWANGI

sekretariat lomba. Peserta yang belum mendaftar agar buruan datang ke Dapur Oesing di Jalan A. Yani No. 25, Banyuwangi. “Ingin mendapatkan peluang rekaman album? Ikutilah lomba menyanyi lagu Using di Wisata Kuliner Dapur Oesing pada 27-30 Juni 2012. Juara pertama dan kedua akan mendapatkan kesempatan direkomendasi mengikuti audisi rekaman album

BANYUWANGI

Janata dan Andera,” katanya. Tak hanya lomba nyanyi, lomba dance dan breakdance juga masih buka pendaftaran. Begitu juga lomba cerdas cermat PKK. Sedangkan pendaftaran lomba fashion batik masih dilayani hingga tanggal 29 Juni 2012 pagi. Lomba mewarnai juga masih bisa daftar hingga 29 Juni 2012 sore. Acara dalam rangka memperingati HUT Jawa Pos Radar Banyuwangi ke-

BANYUWANGI

• SALES COUNTER •

• Cari Komik Cina •

• Bak T 120 SS •

Dbthkn sgra Sales Counter & Op, P/W, max 25 th, Min SMU, krm lamrn lkp lgsg ke Artha Niaga Jl. S. Parman No. 22 Bwi

Dicari komik Cina lama (kojek) thn 50/ 60an harga tinggi, Kartono 08573600101

Dijual Bak Bekas T 120 ss 1.8 juta, Hub. 082142194111-081335897888

Mau serius bisnis tanpa ganggu kerjaan. Mdl min 5juta.keuntungan pasti 3% perbln. Keuntungan lgs 15%.Hub 03338926109

• Elite Sutri Garden •

Dijual/dkntrakkn rumahdiMendutRegencyA19 LT 11x19 LB130m2, hrg nego.H:081249707879

Banyak Ikan, Jadi Jujugan Para Pemancing

• PELUANG USAHA •

Dijual rumah SHM, LT 235/115m2, Jl. Pajajaran II/47, Hubungi: 085732321000

Djl rmh tipe 90 & 140 di perum Elite Sutri Garden, kualitas bgunn sgt bgs, fas kolam renang. Hub: 081249400460 / 7722222

Pesona Air Terjun Sempol, Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon

• Depo Air Isi Ulang •

• Kijang ‘94 •

Alami menerima pemasangan depo Air Isi Ulang dgn standart Depkes Hub: 0852334091299 / 085236863706

Djl Kijang '94 (P) abu2 metalik, body nusa, long sasis, Istimewa. Hrg Nego. Hub: (0333) 7750406 dan 0818319774 TP

• Jual Selep Beras •

• Nissan Terrano ‘97 •

Djl cepat & murah Selep Beras LT2935m2, strategis, Hub: 081336596124, bisa nego

Dijual Nissan Terrano SGX 97, silver orisinil. Hub: 081252862299

13 itu terselenggara berkat kerja sama Radar Banyuwangi dengan DOP. Sponsor yang mendukung adalah pemkab, Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuwangi, Pelangi Sari, Adira Finance, Banyuwangi Motor, Dian Pratama Mandiri, Kadek Modelling, KSP Modern, UD Klantink, Telkomsel, Flexi, Telkom, Sosro, Digizer, Paguyuban Jebeng Thulik, Mandala FM, dan VIS FM. (c1/irw)

SITUBONDO

• Suzuki APV ‘10 •

• Honda Genio ‘92 • Dijual Honda Genio tahun 92, kondisi istimewa, Plat P Situbondo, audio - jok kulit, MB tech - velg racing R17”, ban baru, warna biru metalik, pajak panjang. Hub: 081-2345-4599

• Trinton 6D22 ‘97 • Dijual 1 unit Trinton 6D22 th ‘97, kondisi bagus, plat P. Hub: 08124966252

Dijual Suzuki GC 415V APV DLX tahun 2010 abu-abu metalik, harga 117 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Souvenir • Cetak Souvenir nikah/ultah bonus undangan. Mug kaos PIN Gantungan kunci Pulpen Jam piagam utk promo toko kntor skolah. Hrg djamin mrah. Ruko Karibia B-3 Jakgung Suprapto 39.Telp 417992-081913906633

• Toyota Avanza ‘07 •

• Honda Jazz ‘07 •

• Kijang Innova ‘04 •

Dijual Toyota Avanza 1.3G F601 RM tahun 2007 biru metalik, harga 123 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Honda Jazz GD 3 1.5 IDSI AT tahun 2007 abu-abu metalik, harga 142,5 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota KJG Innova E XW41 th 2004 silver metalik, harga 132,5 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Suzuki ST150 PU ‘11 •

• Toyota Vios ‘04 •

• Suzuki APV GL ‘05 •

Dijual Suzuki ST 150 (pik-up) tahun 2011, hitam, harga 81 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Vios 2004, warna tinggal pilih, atas nama sendiri, mesin dijamin sip, Velg Racing, boy kaleng. AC Dingin, harga Rp. 80 juta. Hub 085258552222

Dijual Suzuki APV GL tahun 2005 warna coklat muda metalik, terawat jarang dipakai, harga nego. Hubungi: 08156870460 / 0333 - 420691

• Mutiara Blambangan • Djl 2 Ruko gandeng di Mutiara Blambangan (Brt Bank Mandiri). Hub: 03337751000

• Ruko Agus Salim • Dibangun/dijual Ruko 2 Lt (tinggal 1 unit) Jl. Agus Salim (blkg Untag) Banyuwangi Hubungi: 081233669969

BANYUWANGI • STNK • Hlg STNK Nopol P 6416 VJ, an. Mukayin, Perum Permata Giri RT01/06 Giri Bwi. Hlg STNK Nopol P 6416 VJ, an. Mukayin, Perum Permata Giri RT01/06 Giri Bwi. Hlg STNK Nopol P 6416 VJ, an. Mukayin, Perum Permata Giri RT01/06 Giri Bwi. Hlg STNK Nopol P 3965 XJ, an. Suntana, Lingk. Lerek RT03/02 Gombengsari, Klipuro Hlg STNK Nopol P 6057 VE, an. Fanny Siswandono, Jl. Ikan Paus RT01/03 Karangrejo Hlg STNK Nopol P 2728 VE, an. Titik Miswati, Jl. Ikan Paus RT01/03 Karangrejo

BANYUWANGI • Tanah Jati Lilitan • Djl tnh L3085m2 Jati lilitan 100 s/d 200cm 200 btg, kelapa&mahoni 10 btg, kndang ayam siap tebar 10x40 m utk kpstas 3500 ekor, SHM, 200juta nego.H:BpkSaiful081358694748-081234561467 - 087849649627. Lok. Ds Paspan, Glagah

• Tanah & Sawah Dlm Kota • Dijual murah: Tanah pinggir jalan raya BwiKetapang (Bulusan) Luas 16.500m2. & sawah dalam kota, gandeng perumahan, pinggir jalan 7m, luas 7.390m2, cpt BU. Hub: 08179622454/082334360316

Hlg STNK Nopol P 2852 ZN, an. Muji Hartutik, al: Dasri RT02/02 Gambiran

• Kavling Strategis •

SITUBONDO

Dijual 5 Kavling strategis, Jln Raya Kalipuro. Hubungi: 081334223999

• STNK • Hlg STNK Nopol P 4241 EL, an. Suprapti, al: Jl. Anggrek G24 Patokan, Stb

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Ali Nurfatoni (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Selasa 26 Juni 2012

PERJUDIAN NIKMATI MUSIM LIBURAN SEKOLAH: Musim liburan sekolah membawa berkah sendiri bagi pengelola tempat wisata. Minggu kemarin (25/6), hampir semua tempat wisata di Banyuwangi dipadati pengunjung. Mulai Kafe Gumitir, Pantai Blimbingsrai, Taman Suruh, Desa Wisata Using (DWU), Mirah Fantasi, hingga pantai Watudodol, dipenuhi pengunjung. Seperti yang tampak dalam foto ini. Seorang anak menikmati wisata outbond di Mirah Fantasia. (aif)

POLSEK PESANGGARAN FOR RaBa

DITAHAN: Para tersangka perjudian usai diperiksa penyidik.

Gerebek Judi di Belakang Pasar PESANGGARAN - Aparat Polsek Pesanggaran berhasil menangkap empat pemain judi di sebuah gubuk di belakang Pasar/Kecamatan Pesanggaran kemarin siang. Empat pejudi yang kini sudah mendekam di ruang tahanan Mapolsek Pesanggaran itu adalah Hadi Sutrisno, 52, dan warga Desa Sumberagung, Andri, Suparno, 43, Wasis, 39. Ketiganya adalah warga Desa/Kecamatan Pesanggaran. Selain menahan empat tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang Rp 80 ribu dan dua set kartu remi. “Tersangka dan barang bukti sudah kita amankan di mapolsek,” kata Kapolsek Pesanggaran, AKP Supriyadi, melalui Kanitreskrim Aiptu Agus Priyono. Kapolsek menuturkan, tertangkapnya keempat tersangka tak lepas dari laporan warga kepada polisi. Atas laporan tersebut, polisi langsung mendatangi TKP. “Begitu sampai di TKP, ternyata laporan warga tadi benar. Langsung kita lakukan penggerebekan,” pungkasnya. (azi/c1/aif)

SYAIFUDDIN MAHMUD/RaBa

Mabuk, Berkelahi, Terjun ke Sungai Ketinggian 16 Meter, Kepala Korban Pecah

ABDUL AZIZ/RaBa

APES: Katiyo dan Sugiyono di Mapolsek Sempu kemarin.

Amankan Dua Penjual Togel SEMENTARA itu, kedapatan menjual nomor judi jenis toto gelap (togel), Katiyo, 58, dan Sugiyono, 48, dua warga Dusun Darungan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, ditangkap polisi siang kemarin. Dari tangannya, polisi mengamankan barang bukti berupa uang Rp 5 ribu, sebuah buku ramalan nomor togel, dan sebuah ponsel. Kapolsek Sempu AKP Toha Choiri mengatakan, tiga hari ini kedua tersangka memang sudah diincar anggota Reskrim Polsek Sempu. Setelah mendapat bukti kuat bahwa keduanya memang berjualan nomor togel, anggota Reskrim Polsek Sempu langsung melakukan penangkapan. Kali pertama yang ditangkap adalah Sugiyono. Dia ditangkap di tempat tinggalnya. Belakangan, dia diketahui sebagai penjual. “Kemudian kita kembangkan, ternyata hasil penjualan tersebut disetor ke Katiyo. Tak lama setelah itu, Katiyo juga kita tangkap di rumahnya,” tandas kapolsek. (azi/c1/aif)

MUNCAR - Pesta minuman keras (miras) di tebing sungai Dusun Krajan, Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar, berujung petaka. Betapa tidak, seorang warga tewas di tengah-tengah pesta tersebut. Dia adalah Nur Syam alias Petok, warga Dusun Wagud, Desa Kebaman, Kecamatan Srono. Petok tewas bukan lantaran overdosis miras. Pria berusia 32 tahun itu tewas setelah terjatuh ke sungai berketinggian 16 meter. Kepalanya langsung membentur batu plengsengan sungai. Korban pun tewas di lokasi kejadian. Kepalanya pecah dan bola matanya keluar. Diperoleh keterangan, usai pesta miras bersama lima temannya, Petok terlibat perang mulut. Dia bersitegang dengan Handoko, 23, warga Dusun Wagud Kulon, Desa Kebaman, Kecamatan Srono. Perang mulut itu berlanjut dengan perkelahian. Handoko mendorong tubuh korban hingga terjatuh ke tebing sungai. Polisi yang menerima laporan

langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, polisi langsung mengevakuasi jasad korban yang berlumuran darah tersebut ke rumah sakit. “Kita langsung otopsi di RSUD Blambangan, Banyuwangi,” ungkap Kapolsek Muncar, AKP Ary Murtini, kemarin. Kanitreskrim Polsek Muncar, Iptu Imron menambahkan, ada enam orang dalam pesta miras tersebut. Miras tersebut dioplos pil dextro. “Satu orang sudah kita tahan, yang lain masih dijadikan saksi,” tandas Imron. (ton/c1/aif )

BIANG KEROK: Kapolsek Muncar AKP Ary Murtini (kiri) menginterogasi Handoko.

ALI NURFATONI/RaBa


KESEHATAN

32

Selasa 26 Juni 2012

Gembleng Dokter Kecil Geliat Tim Pembina UKS Kecamatan Sempu

PKMS KELIR FOR RaBa

SOSIALISASI: Puskesmas Kelir memicu STBM kepada sekolah.

Picu Malu BAB Sembarang KALIPURO-Puskesmas Kelir merupakan salah satu Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Dinas Kesehatan yang berada di Kecamatan Kalipuro. Dipimpin Santoso, SKep Ners, Puskesmas Kelir didukung tenaga kesehatan dan administrasi berjumlah 20 orang. Mereka terdiri dari 12 orang pegawai negeri sipil (PNS), tiga orang pegawai tidak tetap (PTT). Wilayah kerjanya meliputi empat desa, yakni Desa Kelir, Telemung, Pesucen, dan Desa Bulusari. Puskemas Kelir memiliki letak geografis di dataran tinggi. Masyarakat di wilayahnya terdiri dari warga Banyuwangi Using dan suku Madura. Jumlah penduduknya sekitar 17.371 jiwa. Upaya-upaya telah dilakukan Kepala Puskesmas Kelir Santoso di antaranya, sosialisasi program inovasi Harga Pas dan Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) Anak TOKCer. Selain itu, refreshing kader Desa Siaga di Desa Bulusari dan Pesucen. Pelatihan Kader Tiwisada di SDN/MI seluruh Desa Pesucen dan Bulusari. Ada lagi refreshing kader DDTK, serta pertemuan berkala Miliki Kelir Jelita, organisasi yang dibentuk masyarakat dalam rangka mendukung Program Puskesmas Kelir. Pertemuan Guru Pembina UKS SD/MI sewilayah kerja Puskemas Kelir. Pemicuan STBM (sanitasi total bersumberdaya masyarakat) dengan sasaran masyarakat umum dan masyarakat sekolah. Prinsip STBM memicu masyarakat dengan meningkatkan rasa malu, rasa takut, rasa jijik, serta rasa berdosa bila buang air besar (BAB) sembarangan. Tujuan dari pemicuan STBM, yaitu masyarakat berperilaku sehat BAB di jamban.

Meski bentuk jamban yang paling sederhana, yaitu jamban cemplung, namun feces atau tinjanya ditampung dan tertutup, sehingga lalat maupun serangga tidak bisa masuk. Hal itu mengurangi penularan penyakit lewat tinja. “Seperti diare, typus, hepatitis,dan lain-lain,” kata Santoso. Upaya-upaya mengubah perilaku masyarakat tampak sekali ada perubahan. Salah satunya deklarasi masyarakat Desa Bulusari, pada 26 Mei 2012 lalu. Acara di Balai Desa Bulusari itu dihadiri Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili Kabid PLPM S. Fadjar H, MKes, dan Camat Kalipuro Drs. Nurhadi, MSi. Hadir juga pengurus serta anggota BPD dan LKMD, kadus, ketua RW dan RT, tokoh agama serta masyarakat se Bulusari. Pembacaan deklarasi dipimpin Camat. Saat ini, Desa Bulusari merupakan desa pertama di Kabupaten Banyuwangi yang sudah ODF (open defecation free). “Yaitu masyarakatnya sudah tidak BAB sembarangan,” tandas Santoso. Keberhasilan tersebut berkat upaya masyarakat bersama Pemerintahan Desa Bulusari, Puskemas Kelir, Pemerintahan Kecamatan Kalipuro, dan Dinas Kesehatan. Termasuk dukungan mahasiswa Stikes dan instansi atau BUMN/swasta di Kalipuro. Pemkab juga memberi respons. Penghargaan sertifikat ODF diserahkan Bupati Abdullah Azwar Anas kepada Camat Kalipuro pada acara HUT Satuan Gerak PKK dan Bulan Bakti Gotong Royong di Singojuruh, 30 Mei 2012. “Desa Bulusari yang sudah ODF diharapkan bisa memacu desa/kelurahan lain,” imbuh Santoso. (*/irw)

BERUNTUNG: Ibu bupati menyerahkan hadiah kepada peserta.

SEMPU- Puskesmas Sempu mengadakan penyegaran guru UKS dan pelatihan kader Tiwisada atau dokter kecil. Acara yang menggandeng UPTD Pendidikan dan Pendais Kecamatan Sempu, itu diadakan selama dua hari, pada 20-21 Juni 2012 di SDN Sempu 3 dan SDN Jambewangi 5. Peserta terdiri dari 27 guru UKS, 70 kader kesehatan remaja, dan 200 kader Tiwisada dari 20 SD/MI, enam SLTP/MTs, dan satu SMK. Tujuan acara itu dalam rangka menanamkan pola hidup sehat sejak dini. Kegiatan itu sebagai bentuk implementasi dari surat keputusan bersama (SKB) empat menteri tahun 2003 tentang adanya tim pembina UKS Kecamatan Sempu, yang diketuai Camat Sempu Drs. Lukman Hakim. Kegiatan dititikberatkan pada Trias usaha kesehatan sekolah, yaitu pendidikan kesehatan disampaikan oleh Nur Alfi H, Amd.Keb, dan Fani Yudiarti, A.PG. Pelayanan kesehatan dipaparkan oleh Hendy Setyantoro, S.Kep dan Wirati Agustina. Sedang

PKMS SEMPU FOR RaBa

SINERGI: Kepala Puskesmas Sempu bersama Camat dan Kabid Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Fajar.

kan, pembinaan lingkungan sekolah dijelaskan oleh Catur Joni, S (ahli sanitasi), yang meliputi penghijauan, air bersih, kebun/apotek hidup, halaman bersih, dll. “Diharapkan masyarakat punya wawasan tentang Trias UKS serta mampu merubah pola hidup sehat, baik dirinya sendiri maupun masyarakat sekolah, sehingga akan bisa bersinergi dengan program Bupati dan Kadinkes Banyuwangi, yaitu Harga Pas dan Anak TOKCer, guna mendorong terwujudnya Banyuwangi yang sehat dan cerdas,” papar Kepala Puskesmas Sempu Hadi Kusairi, SKM, MMKes.

Ketua Tim Pembina UKS Sempu Drs. Lukman Hakim mengatakan, peserta diimbau selalu hidup sehat. Selain itu, menghindari narkoba, memahami kesehatan reproduksi remaja, tidak merokok, dan kali bebas bokong (Kali Bekong). Sedangkan, Kepala UPTD Pendidikan Sempu Drs. Siswanto, MPd mengaku akan selalu memfasilitasi semua program kesehatan yang disinergikan dengan Dinas Kesehatan. Senada dengan Siswanto, Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili Kabid Penyehatan Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat H.S. Fajar Harijanto, APP, MKes menekankan optimalisasi peran

Sektap (Sekertaris Tetap) UKS Sempu dan selalu melibatkan PKK Kecamatan Sempu maupun desa. “Perhatikan kesehatan lingkungan sekolah, sekaligus memberdayakan masyarakat di lingkungan sekolah,” pesan Fajar. Kepala Puskesmas Sempu Hadi Kusairi mengatakan, sekolah merupakan lembaga yang strategis dalam penyelenggaraan pendidikan kesehatan. Dari kegiatan itu diharapkan, ke depan akan tumbuh dan tersedianya generasi sehat dan cerdas, yang mampu mengamalkan prilaku sehat. “Semua peserta mendapat sertifikat yang dikeluarkan oleh tim pembina UKS Kecamatan Sempu,” pungkasnya. (*/irw)

Manjakan Masyarakat, Buka Kedai Buku Sehat

RSAH FOR RaBa

GUNTING:Bupati Anas resmikan kedai disaksikan Misbahul Huda, Dokter Faida, dan jajaran RS Al Huda, 30 Mei 2012 lalu.

GAMBIRAN-RS Al Huda sebagai penyedia layanan kesehatan, tidak hanya terfokus pada bagaimana upaya peningkatan pelayanan kesehatan. Tetapi juga ingin memberikan sesuatu yang lain dan berharga untuk masyarakat, khususnya di wilayah Genteng. Berangkat dari niat untuk turut serta mencerdaskan masyarakat Gambiran, Genteng, dan sekitarnya melalui membaca, RS Al Huda bekerja sama dengan JP Books. Dibuka “Kedai Buku Sehat”, yang didukung tempat nyaman dan dekat dengan pelayanan kesehatan. “Diharapkan, fasilitas itu semakin menambah semangat membaca di sela-sela waktu menunggu pelayanan, baik obat maupun pemeriksaan dokter, serta saat menjaga keluarga yang sedang rawat inap,” harap Lisa Rohmah, Kabag Administrasi RS Al Huda. Kedai Buku Sehat itu diresmikan secara langsung oleh Bupati Banyuwangi, Drs. H. Abdullah Azwar Anas, MSi, dengan pemotongan pita pada 30 Mei 2012. Peresmian itu disaksikan Direktur Utama PT. Temprina Media Grafika, Ir. H. Misbahul Huda, dan Chief Executive Officer RS Al Huda,

dr. Hj. Faida, MMR. Acara peresmian “Kedai Buku Sehat” itu bersamaan dengan diselenggarakannya Seminar Bisnis dan Bedah Buku “Dari Langit Turun ke Bumi”, yang diadakan Jawa Pos Radar Banyuwangi bersama Temprina Media Grafika dan JP Books. Pengetahuan dan wawasan seseorang akan semakin bertambah, lanjut Lisa, jika mau meluangkan sedikit waktu sambil menunggu pelayanan obat maupun pemeriksaan dokter dengan membaca. “Kedai Buku Sehat“ di RS Al Huda menyediakan bermacam-macam buku untuk semua tingkatan umur. Mulai balita, anak-anak, remaja sampai orang tua. “Buku-buku yang disediakan bervariasi meliputi pengetahuan tentang keagamaan, kesehatan, olahraga, masakan atau kuliner, pelajaran atau pendidikan, aneka ragam cara bercocok tanam,teka teki silang,dan lain-lain,” sebutnya. Dengan adanya “Kedai Buku Sehat” itu, harap Lisa, nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Seperti menambah wawasan dan pengetahuan tentang banyak hal. “Sebab buku adalah jendela dunia, dan membaca itu sehat,” cetusnya. (*/irw)

FOTO-FOTO: NUGROHO/RaBa

AKRAB: Seluruh panitia foto bareng dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuwangi Dani Aswar Anas.

Gelar Jalan Sehat, Demonstrasi ASI Eksklusif

BERJAJAR: Foto bersama Dani Azwar Anas.

SAMBUTAN: Ketua panitia dr, Andri Kurnia Wahyudi.

GAMBIRAN-Dalam rangka mensosialisasikan Kadarzi Anak TOKCer, Puskesmas Jajag menggelar acara Demonstrasi ASI Eksklusif. Acara yang dipadu jalan sehat itu sekaligus menyampaikan pesan ASI eksklusif kepada masyarakat. Acara long march yang diadakan pada Sabtu pagi (23/6), itu start di depan kantor Balai Desa Jajag. Seluruh keluarga besar Puskesmas Jajag, kader posyandu, kader Poskesdes, IGTKI, perangkat desa, tim penggerak PKK, staf kantor kecamatan dan masyarakat umum tumplek blek. Ketua panitia dr. Andri Kurnia Wahyudi kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi menyatakan, kegiatan Demonstrasi ASI Eksklusif itu diadakan sebagai bentuk sosialisasi kepada ibu hamil dan menyusui agar menciptakan budaya ASI Eksklusif bagi bayi usia 0 sampai 6 bulan. Panitia juga menyediakan acara konsultasi secara langsung bagi peserta. Acara itu dipandu dr. Noval Baraas, SpA. Ada juga talk show di salah satu stasiun radio swasta. “Kita berdemo ini untuk menarik hati masyarakat, agar melihat kegiatan ini. Dengan begitu, masyarakat mengerti dan mengetahui akan pentingnya memberikan ASI bagi bayi, ” terangnya. Acara tersebut dihadiri Dani Aswar

JALAN SEHAT: Pemberangkatan peserta jalan sehat di Jajag, Kecamatan Gambiran.

Anas, ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuwangi. Dani langsung memberikan hadiah bagi peserta yang bisa menjawab quisoner dengan benar. Dalam sambutannya, Dani mengingatkan pentingnya meningkatkan perilaku sadar gizi, sehingga generasi muda yang akan datang lebih

cerdas dan sehat. “Tolong didukung program Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tentang kampanye ASI eksklusif,” imbaunya. Andri menambahkan, acara itu diselenggarakan atas dasar survei K3 tahun 2011 bahwa tingkat pemakaian ASI eksklusif di kalangan masyarakat

masih rendah. Hanya 66,5 persen. Sehingga upaya itu diharapkan menjadi titik tolak penggerakan terciptanya komitmen di masyarakat untuk menggunakan ASI sebagai sumber makanan bayi usia 0 sampai 6 bulan. “Ini demonstrasi pertama kali,” ujarnya dengan bangga. (ikl/irw)


BALJEBOL

Selasa 26 Juni 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

Dua Mayat Nelayan Ditemukan JEMBER – Sempat terhalang oleh cuaca yang buruk, akhirnya warga dan polisi air (polair) untuk mencari korban kecelakaan laut membuahkan hasil. Dua mayat nelayan Puger akhirnya berhasil ditemukan oleh keluarganya setelah dilakukan penyisiran di sekitar kejadian dengan menggunakan perahu. Dua korban yang berhasil ditemukan tersebut masing-masing Solihin, 45, warga Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, dan Mamat alias Memed, 40, warga Desa Mojosari, Puger. Keduanya ditemukan di Pulau Kara’an, sekitar Pulau Nusa Barong sekitar pukul 07.45. “Keduanya saya temukan dalam jarak yang tidak jauh dari lokasi kejadian,” ungkap Katijan, seorag nelayan, yang waktu itu sedang menjaring ikan di perairan sekitar Pulau Nusa Barong. Saat ditemukan, kata dia, kedua nelayan itu sudah meninggal. Keduanya ditemukan di daratan dengan kondisi su-

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

CARI KORBAN: Kapal patroli Polair Polres Jember melakukan pencarian nelayan yang setelah mengalami kecelakaan.

dah tidak menggunakan baju. Diduga kuat, kedua nelayan yang sudah meninggal itu diempas angin yang cukup kencang di Nusa Barong. Sejumlah warga yang ikut dalam pencarian pun langsung melakukan evakuasi terhadap dua jenazah nelayan. Mereka dievakuasi dengan menggunakan perahu sampan yang dipimpin oleh H Ahmad Ruji. Sementara, perahu jaring

bernama “Bintang” hingga berita ini ditulis masih belum diketahui bangkainya. Diduga kuat, perahu yang dinakhodai Timan Bahtiar, 36, warga Desa Puger Kulon, Puger, itu hilang setelah kapal tersebut hancur menghantam tebing di sekitar Pulau Nusa Barong, Sabtu (23/6) sekitar pukul 22.30. Usai dievakuasi ke daratan, jenazah kedua nelayan itu langsung dibawa ke rumah

duka di Desa Mojosari, Puger, untuk dimakamkan. Atas permintaan keluarga korban, kedua jenazah tidak diotopsi. Sedangkan nasib dua nelayan lainnya, masing-masing Boymin alias Pak Min, 45, warga Dusun Krajan, Desa Kasiyan Timur, Puger, dan Kholili, 40, warga Dusun Plerean, Desa/ Balung, hingga berita ini ditulis belum diketahui. Warga dan polair masih melakukan pencarian. Anggota keluarga Kholili maupun Pak Min terus berdatangan ke Pantai Pancer, Puger, untuk mencari informasi tentang kondisi anggota keluarganya yang masih hilang di laut itu. Pencarian terus dilakukan oleh keluarga dan anggota Polair Puger dengan menggunakan kapal patroli. Sedikitnya ada lima anggota polair yang melakukan penyisiran di sekitar Kara’an, Pulau Nusa Barong. Pencarian itu dipimpin oleh Kanit Patroli Aiptu Hendro Wiyono. (jum/ ram/c1/har/jpnn)

Bidan Harus Berwawasan Imtek Ultah, IBI Gelar Syukuran dan Seminar GAMBIRAN- Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Banyuwangi menggelar acara ulang tahun (ultah) organisasi yang ke-61, di aula Hotel Surya, Kecamatan Gambiran, kemarin. Acara ini mengusung tema “Aksi nyata dalam mendukung percepatan pencapaian MDG,s ( Milinium Development Gools ) 2015”. Dalam kesempatan ini, IBI sengaja mengundang seluruh anggotanya yang berjumlah 565 bidan Selain itu juga ada dari mahasiswa jurusan kesehatan yang ada di Banyuwangi, semua kepala Puskesmas, dan Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi. Sesuai rencana, setelah harlah akan dilanjutkan den-

IBI FOR RaBa

KOMPAK: Panitia HUT ke-61 IBI foto bersama Bupati Abdullah Azwar Anas dan Kepala Dinas Kesehatan Hariadji Sugito.

gan seminar tentang alat kontrasepsi efektif sesuai usia dan membentuk kepribadian yang menarik oleh Kadek Modeling . Ketua umum IBI Banyuwangi Hj. Usrek Werdiningsih Skm. Mph. menjelaskan, saat ini bidan harus lebih meningkatkan mutu pendidikan agar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih

baik Usrek mengingatkan kepada seluruh bidan yang hadir untuk melakukan perbaikan di bidang Imtek (ilmu, teknologi, iman, dan taqwa), “ Bidan harus sudah D3 atau di atasnya kalau bisa,’’ pesannya. Dia menjelaskan, jika sebelum acara pemotongan tumpeng dan seminar dimulai, pihaknya telah melaksanakan berbagai acara, antara lain baksos yang

37

LUMAJANG

dilaksanakan di dua pondok pesantren. Dua Ponpes itu adalah Nurul Fallah di Desa Pekulo, Kecamatan Srono dan Ponpes Nurul Huda Desa Sambirejo, Kecamatan Srono Selain itu juga mengunjungi makam rekan bidan yang sudah meninggal, serta revitalisasi, revalidasi bidan standar bidan Delima. ”Acara ini adalah puncaknya, karena bertepatan dengan tanggal 24 Juni berdirinya organisasi IBI,” jelas bidan jebolan UGM Jogjakarta ini. Pada acara itu pula pengurus IBI juga menyerahkan bingkisan bagi anggota IBI terlama dan anggota IBI termuda, serta hadiah kepada bidan pengguna jampersal dan pemasang alat kontrasepsi spiral IUD/AKDR terbanyak, serta menajemen terbaik IBI yang dimenangkan oleh tingkat ranting selatan I. (azi/adv/aif)

Kepala Sekolah Diperas Jutaan Rupiah   BONDOWOSO – Pria berinisial AK, warga Kelurahan Dabasah, Kecamatan Kota ini harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, dia diduga telah melakukan pemerasan terhadap kepala sekolah (Kasek) berinisial NA, warga Desa Sumbersalam, Kecamatan Tenggarang. AK ditangkap kemarin pagi sekitar pukul 08.00, di rumah Supardi, warga Desa Tamansari, Kecamatan Kota. Berdasarkan informasi yang dihimpun RJ, dugaan pemerasan ini bermula saat yayasan Husnul Khotimah dianggap melakukan pengajuan data fiktif. Yayasan ini diduga memanipulasi data siswa untuk memperoleh Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPP-

DGS). Kasus ini kabarnya juga telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Bondowoso tertanggal 7 Juni 2012 oleh salah satu LSM di Bondowoso. Selain itu, kasus dugaan manipulasi data ini diterbitkan di salah satu media mingguan hingga dua edisi penerbitan. Dalam berita itu juga disebutkan beberapa pihak juga telah dikonfirmasi. Namun, kasus ini diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk mendapatkan uang. Bahkan pelaku tersebut sudah melakukan negosiasi mulai harga Rp 15 juta hingga akhirnya turun menjadi Rp 7 juta. AK kemudian diciduk polisi saat melakukan transaksi di rumah Supardi yang saat ini statusnya sebagai saksi. Polisi langsung membawa AK ke Polres Bondowoso untuk dimintai

keterangannya. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa uang tunai sebesar Rp 7 juta. Bahkan, uang yang dijadikan BB tersebut sudah dicatat nomor serinya oleh korban. AK sendiri saat dikonfirmasi membantah adanya dugaan pemerasan tersebut. Saat ditemui di sela-sela pemeriksaan polisi kemarin, AK menyatakan bahwa dirinya sengaja dijebak. “Saya tidak pernah merasa memeras,”akunya. AKP Bambang Setiawan, Kasat Reskrim Polres Bondowoso saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya tersangka diduga telah melakukan tindak pidana pemerasan. (esb/c1/ hdi/jpnn)

PT BANK PERKREDITAN RAKYAT Anugerah Dharmayuwana Jl. Gajahmada No. 202 Genteng-Banyuwangi PENGUMUMAN LELANG KEDUA EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 tahun 1996, PT. BPR Anugerah Dharmayuwana Genteng – Banyuwangi akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang ( KPKNL) Jember terhadap : 1. Debitur : Yayuk Sriwahyuni, alamat Dusun Ngadirejo Rt.01 Rw.01 Desa Bulurejo Kec. Purwoharjo Kab. Banyuwangi, sebidang tanah perumahan seluas 749 M2. Berikut segala sesuatu yang berada diatasnya tersebut dalam SHM No.1667/Ds.Bulurejo/ An. Yayuk Sri Wahyuni terletak di Desa Bulurejo Kec. Purwoharjo Kab. Banyuwangi, dengan harga limit Rp.250.000.000,- ( dua ratus lima puluh juta rupiah ) Uang Jaminan Rp. 50.000.000,- ( lima puluh juta rupiah). 2. Debitur : Legiyati , alamat Dusun Gumukrejo Rt.04 Rw.06 Desa Purwoharjo Kec. Purwoharjo Kab. Banyuwangi. Sebidang tanah pertanian seluas 2.430 M2. Berikut segala sesuatu yang berada diatasnya tersebut dalam SHM No. 2263/Ds.Purwoharjo/An. Legiyati terletak di Desa Purwoharjo Kec. Purwoharjo Kab.Banyuwangi dengan harga limit Rp. 90.000.000,- ( sembilan puluh juta rupiah ) Uang jaminan Rp.18.000.000,- ( delapan belas juta rupiah ). 3. Debitur : Sukani Hendi Raharjo, alamat : Dusun Krajan Rt.02 Rw.02 Desa Kradenan Kec. Purwoharjo Kab. Banyuwangi. a) Sebidang tanah perumahan seluas 139 M2 Berikut segala sesuatu yang berada diatasnya tersebut dalam SHM No. 2908 /Desa Kradenan/ An.Sukani Hendi Raharjo terletak di Desa Kradenan Kec.Purwoharjo Kab. Bwi dengan harga limit Rp.65.000.000,- (enam puluh lima juta rupiah) Uang jaminan Rp.15.000.000,- (lima belas juta rupiah). b) Sebidang tanah pertanian seluas 1.000 M2 Berikut segala sesuatu yang berada diatasnya tersebut dalam SHM No. 2330 /Ds.Purwoharjo/ An.Sukani Hendi Raharjo terletak di Desa Purwoharjo Kec.Purwoharjo Kab. Banyuwangi dengan harga limit Rp.48.000.000,-(empat puluh delapan juta rupiah) Uang jaminan Rp.10.000.000,-(sepuluh juta rupiah). 4. Debitur : Suyitno, alamat Dusun Sumber Jeruk Rt.001 Rw.001 Desa Tamanagung Kec. Cluring Kab. Banyuwangi, sebidang tanah perumahan seluas 415 M2. Berikut segala sesuatu yang berada diatasnya tersebut dalam SHM No.545/Desa.Tamanagung/An. Suyitno terletak di Desa Tamanagung Kec. Cluring Kab. Banyuwangi, dengan harga limit Rp.200.000.000,- ( dua ratus juta rupiah ) Uang Jaminan Rp. 40.000.000,( empat puluh juta rupiah). 5. Debitur : Siswo Suyanto, alamat Dusun Derwono Rt.003 Rw.002 Desa Balak Kec. Songgon Kab. Banyuwangi, Sebidang tanah pertanian seluas 2.660 M2. Berikut segala sesuatu yang berada diatasnya tersebut dalam SHM No. 1269 /Desa Balak/ An. Siswo Suyanto terletak di Desa Balak Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi, dengan harga limit 120.000.000,- (seratus dua puluh juta rupiah) Uang Jaminan Rp. 24.000.000,- ( dua puluh empat juta rupiah ). 6. Debitur : Mahsun , Alamat Dusun Balak Kidul Rt003 Rw004 Desa Balak Kec. Songgon Kab. Banyuwangi. Sebidang tanah perumahan seluas 114 M2. Berikut segala sesuatu yang berada diatasnya tersebut dalam SHM No. 1023 /Ds.Balak/ An. Mahsun terletak di desa Balak Kec.Songgon Kab. Banyuwangi dengan harga limit Rp. 45.000.000,- ( empat puluh lima juta rupiah ) Uang jaminan Rp. 9.000.000,- ( sembilan juta rupiah). 7. Debitur : Khusnul Amaliyah, alamat Dusun Krajan Rt.005 Rw.006 Desa

Bagorejo Kec. Srono Kab. Banyuwangi, sebidang tanah perumahan seluas 1.200 M2. Berikut segala sesuatu yang berada diatasnya tersebut dalam SHM No.1504/Ds.Bagorejo/An. Khusnul Amaliyah terletak di Desa Bagorejo Kec. Srono Kab. Banyuwangi dengan harga limit Rp.120.000.000,- ( seratus dua puluh juta rupiah ) Uang Jaminan Rp. 24.000.000,- ( dua puluh empat juta rupiah ). 8. Debitur : Nurhayati, Alamat Dusun Tegalpakis Rt.005 Rw.001 Desa Kalibaru Wetan Kec. Kalibaru Kab. Banyuwangi. Sebidang tanah pertanian seluas 3100 M2. Berikut segala sesuatu yang berada diatasnya tersebut dalam SHM No. 454 /Ds.Kalibaru Wetan/ An.Nurhayati terletak di desa Kalibaru Wetan Kec Kalibaru Kab. Banyuwangi dengan harga limit Rp. 90.000.000,- ( sembilan puluh juta rupiah ) Uang jaminan Rp. 18.000.000,(delapan belas juta rupiah). 9. Debitur : Nursalim , Alamat Dusun Kertosari Rt.001 Rw.005 Desa Gombolirang Kec. Kabat Kab. Banyuwangi. Sebidang tanah perumahan seluas 110 M2. Berikut segala sesuatu yang berada diatasnya tersebut dalam SHM No. 215/Ds.Gombolirang/An. Nursalim terletak di Desa Gombolirang Kec. Kabat Kab.Banyuwangi dengan harga limit Rp. 60.000.000,- ( enam puluh juta rupiah ) Uang jaminan Rp.12.000.000,- (dua belas juta rupiah ). Lelang akan dilaksanakan pada : Hari/tanggal : Selasa , 10 Juli 2012 Pukul : 09.00 WIB Tempat : Kantor PT. BPR Anugerah Dharmayuwana Jalan Gajah Mada No.202 Genteng – Banyuwangi. Persyaratan lelang : 1. Lelang dilaksanakan dengan cara penawaran tertulis dan tertutup; 2. Setiap peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan sesuai yang tertera dalam masing-masing point dan disetorkan ke rekening Bendahara Penerima KPKNL Jember, rekening nomor 143-0009894476 pada PT. Bank Mandiri Jember Alun-Alun, paling lambat 1( satu ) hari sebelum pelaksanaan lelang; 3. Bagi peserta yang tidak ditunjuk sebagai pemenang, uang jaminan akan dikembalikan tanpa potongan setelah selesai lelang; 4. Semua barang yang akan dijual dalam keadaan yang sesungguhnya dilokasi dengan segala cacat dan kekurangannya, kami menganjurkan peminat untuk memeriksa obyek yang bersangkutan sebelum mengikuti lelang, 5. Apabila karena sesuatu hal terjadi pembatalan atau penundaan lelang, maka pihak-pihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan ganti rugi dalam bentuk apapun kepada PT. BPR Anugerah Dharmayuwana maupun KPKNL Jember; 6. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT. BPR Anugerah Dharmayuwana Genteng-Banyuwangi No. Telpon ( 0333 ) 845626 – 845900; 7. Syarat-syarat lainnya apabila diperlukan akan ditentukan pada saat lelang. Banyuwangi, 26 Juni 2012 Ttd PT. BPR ANUGERAH DHARMAYUWANA

ADVERTORIAL

FOTO-FOTO: ISTIMEWA

NASIHAT: Bupati Abdullah Azwar Anas memberikan sambutan kepada para pemuda se Kecamatan Singojuruh.

MOTIVASI: Syaiful Ulya dari Dispora menjadi narasumber dalam pelatihan kewirausahaan.

Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi

Gelar Pelatihan Kewirausahaan dan Keterampilan Bagi Pemuda SINGOJURUH - Dinas Pemuda dan Olahraga ( Dispora ) Kabupaten Banyuwangi melaksanakan kegiatan pelatihan kewirausahaan dan pelatihan keterampilan bagi pemuda se Kecamatan Singojuruh kemarin. Plt. Dispora Achmad Khoirullah mengatakan, pelatihan kewirausahaan dan pelatihan ketrampilan bagi pemuda bertujuan untuk menanggulangi pengangguran terbuka, menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan inkubasi usaha mikro dan usaha kecil pemuda. Khoirullah menambahkan peserta pelatihan adalah pemuda usia 16 sampai 30 tahun, terdata dalam pendataan potensi kepemudaan desa atau kelurahan dan berstatus penganguran terbuka atau yang telah merintis usaha mikro. ”Target peserta pelatihan tahun 2012 sebanyak 8648 orang, sedangkan target peserta pelatihan dalam triwulan I dan II sebanyak 4340 di 24 kecamatan yang ada di Banyuwangi,’’ jelas Khoirullah. Dia menambahkan, pelaksanaan pelatihan kewirausahaan dimulai pada tanggal 13 Juni 2012 sampai 28 Juni 2012 di kecamatan masing-masing, kecuali Kecamatan Giri dan Kecamatan Banyuwangi dilaksanakan pada Hari Rabu tanggal 13 Juni 2012 di Gedung Wanita Paramitha Kencana.Sedangkan pelak-

sanaan pelatihan ketrampilan akan dilakukan pola kemitraan dimulai awal Juli 2012 di balai desa atau kelurahan masing-masing. ” Besok ( hari ini, Red) Dispora sosialisasi pelatihan kewirausahaan di Kecamatan Wongsorejo,’’ ungkap Khoirullah. Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama Muspida turut hadir dalam pelatihan kewirausahaan di Kecamatan Singojuruh. Bupati Anas memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan pemuda yang digelar Dispora Banyuwangi karena dapat mengurangi angka pengangguran dan membuka lapangan kerja di Banyuwangi. Diharapkan dengan pelatihan ini terbentuk Kelompok Usaha Pemuda Produktif (KUPP) atau Kelompok Usaha Wirausaha Pemuda (KWP) di setiap desa atau kelurahan yang akan dikembangkan lebih lanjut melalui program Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk program KWP. Sedangkan Dians Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur untuk program KUPP yang merupakan kerjasama lintas SKPD dan program CSR dengan BUMN/BUMD. ” Hasil pelatihan ini para pemuda mampu menghasilkan produk barang dan jasa bernilai ekonomi dan dapat menyerap tenaga kerja,’’ harap Bupati Abdullah Azwar Anas. (ikl/aif)

PEDULI: Bupati Abdullah Azwar Anas hadir dalam pelatihan kewirausahaan di Kecamatan Singojuruh.

SAMBUTAN: Plt. Dispora Achmad Khoirullah dalam pelatihan kewirausahaan.

ANTUSIAS: Peserta kewirausahaan pemuda di Kecamatan Singojuruh.


38

Selasa 26 Juni 2012

Tuan Rumah Sabet Emas Pertama

GOWES

30 Juni Pengambilan Hadiah Terakhir BANYUWANGI – Tanggal 30 Juni mendatang menjadi batas akhir pengambilan hadiah bagi para pemenang gowes bareng Pak Karwo dan Gus Ipul. Bila melebihi tanggal tersebut, panitia memastikan hadiah tidak bisa diambil. Ini artinya, hadiah bagi pemenang gowes dinyatakan hangus. Ketua penyelenggara gowes, Galih Cokro Buwono, mengatakan seluruh hadiah saat ini sudah bisa diambil. Syarat pengambilan pun mudah. Pemenang cukup menunjukkan kartu identitas yang berlaku dan disertai potongan kupon tiket sebagai bukti. “Datang DOK.RaBa langsung ke kantor Radar BaGalih Cokro nyuwangi, Jl Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, setiap jam kerja,” katanya. Bagi pemenang, Galih menambahkan akan dikenakan biaya pajak sebesar 20 persen. Dia juga mengingatkan bahwa hadiah paling lambat harus sudah diambil per tanggal 30 Juni. Bila melebihi dari tanggal deadline tersebut, otomatis hadiah akan dinyatakan hangus. Sebelum hadiah hangus, Galih mengingatkan pemenang untuk segera mengambil hadiah. Untuk informasi pengambilan pemenang dapat menghubungi kantor Radar Banyuwangi. Informasi lebih lanjut hubungi Mbak Maya (0333) 415153. (nic/als)

BOLA VOLI

Tim PON TC di Banyuwangi BANYUWANGI - Kota Banyuwangi benar-benar memiliki daya tarik tersendiri sebagai lokasi pembinaan dan penggemblengan atlet. Setidaknya itu terlihat dari diboyongnya skuad tim bola voli Jawa Timur proyeksi PON ke Bumi Blambangan. Selama lebih-kurang dua pekan, mereka digembleng demi mempersiapkan diri menuju gelaran akbar empat tahunan di Pekanbaru mendatang. Ketua harian PBVSI Banyuwangi, Muhlis mengatakan, tim PON Jawa Timur akan menggelar latihan beberapa pekan di Banyuwangi. Tim putra dan putri sejauh ini sudah menggelar latihan rutin di GOR Tawang Alun. “Mereka sudah melaksanakan latihan di GOR,” katanya. Muhlis menambahkan, meski sebagian sudah menggelar latihan, tapi sejauh ini belum semua pemain PON berkumpul di Banyuwangi. Sebab, sejumlah pemain masih mengikuti agenda latihan di luar. Meski demikian, dia optimistis dalam waktu dekat pemain PON yang belum bergabung akan mengikuti latihan di Banyuwangi. Selanjutnya, setelah latihan di Banyuwangi, tim PON JawaTimur akan melakukan serangkaian pertandingan uji coba. Salah satu agenda yang sudah dijadwalkan adalah mengikuti turnamen di Jember bulan depan. (nic/c1/als)

Kejurda Anggar di GOR Baluran

NUR HARIRI/RaBa

TANGKAS: Dua atlet anggar adu kehebatan di GOR Baluran Situbondo kemarin

SITUBONDO – Ratusan atlet anggar mengikuti kejuaraan daerah (Kejurda) anggar kemarin (25/6). Kejurda yang menjadi ajang seleksi atlet anggar itu rencananya digelar selama tiga hari di GOR Baluran Situbondo. Menariknya, pada hari pertama kejuaraan kemarin, atlet anggar tuan rumah Zigy Kana Dela, 13, yang turun di kelas pra kadet putra berhasil meraih medali emas. Di final, siswa kelas satu SMP itu mengalahkan M. Alfar Yuda asal Sidoarjo. Kejurda anggar antar Pengu-

rus Kabupaten (Pengkab) IKASI se-Jawa Timur itu baru kali pertama digelar di Kota santri. Kejurda tersebut merupukan ajang seleksi terhadap atlet anggar proyeksi Kejurnas yang akan digelar di Jakarta. Even itu sendiri diikuti sebanyak 119 atlet yang berasal dari 10 Pengkab IKASI se-Jatim. Ada empat kelas yang ditandingkan dalam even yang berakhir 27 Juni nanti. Masingmasing adalah kelas pra kadet, kadet junior dan senior, kelas sabel, degen, serta kelas floret. “Ditunjuknya Situbondo ini merupakan kehormatan tersendiri bagi IKASI Situbondo,” terang NG Kardijo, ketua Pengkab IKASI Situbondo. (mg1/als)

Atlet Judo Sabet Enam Medali BANYUWANGI - Catatan manis diukir atlet judo Banyuwangi dalam Piala Wali Kota Surabaya yang berlangsung 2324 Juni kemarin. Memboyong 20 pejudo, kontingen Banyuwangi berhasil membawa pulang enam medali. Rinciannya, anak asuh Iwan Setyono itu mendulang satu medali perak dan lima perunggu. Medali perak bagi Pengkab Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Banyuwangi itu disumbangkan Lintang Ferica Candra. Lima medali perunggu diraih Vian Candra, Nurhadi Iskandar, Dwi Hariyanto, Bagas

Reza Saputra, dan Bimantara Eko Adji. “Target kami mendulang medali minimal sudah tercapai,” ujar Agung Setyono, ketua PJSI Banyuwangi. Agung menambahkan, prestasi ini menjadi catatan tersendiri bagi PJSI Banyuwangi. Apalagi, dalam even yang dilaksanakan di Gedung Kertajaya, Surabaya, itu banyak pejudo berbakat yang ikut serta. Jadi, perolehan medali antar kontingen seimbang.

Namun, hasil imbang itu justru menumbuhkan optimisme tersendiri bagi PJSI. Sebab, dengan peserta yang cukup belia, kontingen Banyuwangi mampu mempersembahkan medali di antara pejudo yang sudah memiliki jam terbang tinggi. Agung menyebut, itu bisa menjadi modal bagus untuk menatap even berikutnya. Yang jelas, Banyuwangi harus bisa berbicara banyak di Porprov tahun depan. (nic/c1/als)

LUMAYAN: Atlet judo Banyuwangi sebelum berangkat ke Surabaya Jumat (22/6) lalu.

NIKLAAS ANDRIES/RaBa


BERITA UTAMA

Selasa 26 Juni 2012

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Pelajari Pemekaran Wilayah di Lombok Utara n WAKIL... Sambungan dari Hal 29

Dijadwalkan, mereka tiba di Banyuwangi Kamis mendatang (28/6). Namun sayang, tidak banyak ke terangan yang bisa digali dari kalangan pimpinan dewan. Dua kali panggilan telepon dilayangkan wartawan koran ini kepada Ketua DPRD Banyuwangi, Hermanto, tapi tidak ada jawaban. Saat dikonfirmasi melalui layanan pesan singkat (SMS), Hermanto mengatakan dirinya sedang rapat. Nah, keterangan berhasil

digali dari anggota Komisi I DPRD, Suminto. Menurut Suminto, dalam kunker kali ini, seluruh anggota dewan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah para anggota komisi I dan komisi III, dan kelompok kedua terdiri atas anggota komisi II dan komisi IV. Suminto menjelaskan, salah satu wilayah tujuan kunker adalah Lombok. Sebab, seluruh wilayah Lombok memiliki geliat pariwisata yang luar biasa. Padahal, potensi yang dimiliki wilayah tersebut sangat mirip yang dimiliki Banyuwangi.

“Dilihat dari segi geografis, Lombok dan Banyuwangi juga sama-sama dekat Bali,” ujarnya kemarin (25/6). Menurut Suminto, yang membedakanLombokdan Banyuwangi adalah pengelolaan pariwisata. “Ini yang akan kita gali. Kunker kali ini mudah-mudahan berman faat bagi pengelolaan pariwisata Banyuwangi. Saya lihat, pemerintah, masyarakat, dan para pelaku wisata, sangat serius mengenai hal ini,” paparnya. Suminto menambahkan, tu juan lain kunker tersebut adalah mengunjungi Lombok

Utara, yaitu menggali informasi tentang proses pemekaran wi layah. “Anggota komisi I dan III mengunjungi Lombok Utara dan Mataram, sedangkan komisi II dan IV ke Lombok Te ngah dan Lombok Barat,” pungkasnya. Diberitakan Rabu pekan lalu (20/6), anggota DPRD Ba nyuwangi beramai-ramai me laksanakan kunjungan kerja (kunker) ke ibu kota. Wak tu itu, separo anggota de wan “boyongan” ke Jakarta untuk melakukan konsultasi terkait rancangan peraturan daerah (raperda) la-

Mobil Pribadi Dibiarkan Lolos

n PENGELOLA...

Sambungan dari Hal 29

Seiring perjalanan waktu, kondisinya terus meredup kecuali kalau secara kebetulan ada instansi yang menggelar acara di sana. Seperti saat ada even Endog-endogan dan Gerakan MembacaMenujuBanyuwangiCerdas yang digelar Radar Banyuwangi, serta Lomba Mewarnai Batik yang digelar Disperindag. Meredupnya pamor CFD salah satunya karena di arena itu tak ada sesuatu terbaru yang bisa menarik perhatian warga untuk datang ke situ. Seperti minimnya even, minimnya penjual makanan maupun barang-barang khas lain. Di satu sisi, instansi pengelola atau yang ditunjuk sebagai leading sector tidak pernah melakukan terobosan dan gebrakan apa-apa, alias jalan di tempat. Bahkan, untuk berkoordinasi dengan instansi terkait, khususnya SKPD, sering kali tidak dihiraukan. Beberapa waktu lalu, Bupati Banyuwangi sempat meminta Radar Banyuwangi berpartisipasi secara langsung demi meramaikan CFD. Setelah berkoordinasi dengan beberapa pihak, termasuk mengajak mitra lain, seperti Radio Vis FM dan JTV Banyuwangi, akhirnya ada kesepakatan menggelar even setiap minggu. Meski belum ada sponsor, Radar Banyuwangi berkomitmen menyemarakkan agenda CFD walaupun dengan persiapan agak mendadak. Selain membuka stan di lokasi, juga menggelar beberapa even, seperti lomba menggambar dan lomba foto. Termasuk juga menggelar permainan lucu berhadiah merchandise untuk menyegarkan suasana yang dipandu beberapa penyiar Vis FM. Meski belum ada sponsor, ditambah ha rus menyediakan halaman khusus untuk berita, program membantu menyemarakkan CFD itu tetap dijalankan Ra-

dar Banyuwangi yang rencana berlangsung selama sembilan minggu. Langkah awal yang dimulai pada Minggu, 17 Juni 2012 itu cukup menarik banyak pihak. Selain dihadiri bupati dan wakil bupati, hampir seluruh kepala SKPD juga hadir. Bahkan, setelah mengikuti senam, para birokrat Pemkab Banyuwangi masih sempat tanding sepak bola melawan karyawan Radar Banyuwangi. Selain itu, di arena CFD juga ada empat tenda yang diisi oleh wakil tiga kelurahan di bawah koordinasi Camat Banyuwangi. Mereka berjualan makanan, kue dan minuman untuk memenuhi selera pengunjung yang ingin mendapatkan asupan makanan setelah berolah raga atau refreshing. Beberapa pejabat Pemkab Banyuwangi dan jajaran SKPD berjanji ikut meramaikan CFD minggu depannya. Termasuk, akan memanfaatkan CFD sebagai sarana sosialisasi program yang ada di instansinya. Juga, akan mengerahkan partner-nya untuk promosi maupun menjual produknya di CFD. Apakah itu jualan tanaman hias, aneka satwa piaraan, kain batik, souvenir, menampilkan seni budaya, dan lain sebagainya. Sayangnya, ‘’angin surga’’ itu hanya omong kosong. Mungkin karena saat itu ada bupati, sehingga dengan mudahnya keluar ‘’janji manis’’ dengan tujuan asal bapak senang (ABS) alias cari muka. Faktanya, dalam arena CFD hari Minggu ke marin, peran instansi pendukung makin merosot. Tenda putih baru milik Pemkab Banyuwangi yang sebelumnya ikut mewarnai dan dijanjikan jumlahnya lebih banyak pada minggu kemarin, justru tak tampak lagi. Akibatnya, tiga kelurahan yang berjualan dan dagangannya habis lebih pagi dari minggu sebelumnya itu tan pa tenda. Begitu pula stan Radar Banyuwangi, yang kemarin tanpa mem-

bawa tenda sendiri karena sudah dijanjikan memakai tendanya pemkab, juga tampil seadanya. Tak hanya itu, bukti-bukti semakin melemahnya peran instansi yang ditugasi mengelola CFD juga makin terlihat ketidakkonsistenannya. Pada Minggu sebelumnya, pasca bupati dan para kepa la SKPD meninggalkan arena CFD, Jl. Ahmad Yani sudah langsung dibuka untuk kendaraan bermotor. Padahal, saat itu baru menunjukkan pukul 08.25 WIB alias belum waktunya dibuka. Kemarin le bih parah lagi, kendaraan bermotor yang berseliweran di arena CFD jauh lebih banyak. Tidak hanya sepeda motor, tapi juga ada beberapa mobil pribadi yang dibiarkan lewat di jalan bebas asap itu. Para petugas Dishub sepertinya sengaja membiarkannya. Mereka tidak menunjukkan sikap yang tegas sama sekali. Seharusnya, aturan mainnya semua kendaraan bermotor dilarang masuk ke lokasi CFD. Apalagi, di sekitar Jl. Ahmad Yani banyak jalan alternatif yang bisa dimanfaatkan para pengendara. Artinya, penutupan Jl. Ahmad Yani sebagai arena CFD tidak terlalu mengganggu, sehingga tidak ada alasan bagi petugas Dishub untuk membiarkannya lolos. Kalau aparat penegak aturannya saja su dah kendur, tak punya ketegasan, bah kan beberapa dari mereka sudah meninggalkan tugas sebelum waktunya, bagaimana sebuah program bisa jalan. Rasanya dukungan dari elemen masyarakat akan menjadi percuma manakala instansi pengelola tak berbenah diri. Termasuk, bila di jajaran instansi pemerintah sendiri tidak ada kekompakan untuk menyemarakkan CFD. Sebab, yang diperlukan bukan lips service tapi komitmen dan karya nyata. (cho@jawapos.co.id)

Desak Menhub Izinkan Wings Air n MINTA... Sambungan dari Hal 29

Agenda yang dibawa dalam pertemuan dengan Kemenhub RI itu, kata Slamet, memohon pe nam ba han jadwal pe nerbangan di Bandara Blimbingsari. Bila selama ini dalam sehari hanya ada satu kali penerbangan, diharapkan ditambah menjadi dua atau tiga kali

penerbangan. “Dua pe nerbangan dalam sehari, itu sudah bagus,” ujarnya. Sekkab Slamet menyebut, maskapai Wings Air sudah lama mengajukan diri untuk melayani penerbangan melalui bandara di Bumi Blamba ngan. Tetapi, hingga kini izin operasional Wings Air be lum dikeluarkan pihak Ke menterian Perhubungan

RI. “Kita minta agar izin Wings Air dikeluarkan,” ungkapnya. Dengan nada serius, Slamet menyatakan, bila ada maskapai lagi yang melayani penerbangan di Banyuwangi, maka kehabisan tiket seperti saat ini tidak akan terjadi. “Sebentar lagi hari raya Idul Fitri, pasti akan ada penumpukan penumpang,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dishub kominfo Banyuwangi Agus Siswanto melalui Kepala Bidang Perhubungan Udara dan Laut (Kabid Hubula) Ali Ruchi mengatakan, tren pe numpang pesawat MNA yang melayani penerbangan di Bandara Blimbingsari terus naik. “Di liburan se kolah, pe num pang terus naik,” je lasnya.(abi/c1/bay)

Dampak Interupsi Paripurna Istimewa n HANURA... Sambungan dari Hal 29

Sebab, internal Partai Hanura belum melakukan rapat tentang masalah tersebut. “Anggota dewan dari partai kami masih mengikuti kunker (kunjungan kerja),” ujarnya. Namun demikian, Basuki mengaku sudah mengantongi in formasi awal bahwa langkah Partai Golkar itu dipicu in terupsi kader Hanura di DPRD, yakni Suminto. Waktu itu, Suminto melakukan interupsi keras saat sidang paripurna istimewa penyampaian rekomendasi DPRD atas dia-

jukannya laporan keterangan per tanggungjawaban (LKPJ) bupati pada Senin lalu (4/6). Rupanya, interupsi keras tersebut menimbulkan indikasi ketidakkompakan antar anggota Fraksi Golkar-Hanura. Basuki menjelaskan, sebelum mengajukan pandangan fraksi, seharusnya anggota fraksi mengadakan musyawarah. Secara terpisah, Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi, Sumantri Sudomo, mengaku gugatan “perceraian” fraksi tersebut pada prinsipnya dilakukan agar seluruh anggota fraksi, baik yang berasal dari Partai Golkar maupun Partai

Hanura, sama-sama bebas berekspresi sesuai karakter partai masing-masing. Menurut Sumantri, pihaknya justru tidak ingin membatasi anggota fraksi yang vokal. “Konteks dengan Saudara Suminto, menurut saya dia adalah anggota dewan yang masih muda dan kritis. Saya tidak ingin dia merasa dibatasi,” paparnya. Lebih lanjut Sumantri menjelaskan, secara pribadi pihaknya justru sering menginstruksikan kader Partai Golkar yang duduk di DPRD untuk mengkritisi kebijakan eksekutif jika memang tidak sesuai regulasi.

Diberitakan sebelumnya, Koalisi DPD Partai Golkar Banyuwangi dan DPC Partai Hanura Banyuwangi yang membentuk satu fraksi di DPRD terancam pecah. Diam-diam Fraksi Partai Golkar mengirim surat kepada pimpinan DPRD untuk “menceraikan” dua kader Partai Hanura di fraksinya. Dalam surat gugatan “cerai” tersebut, Partai Golkar merasa sudah tidak bisa bekerja sama dengan dua kader Partai Hanura, yakni Suminto dan Abdul Basit. “Fraksi itu dalam bekerja harus bersama, harus ada kekompakan, dan kecocokan,” cetus ketua Fraksi Partai Golkar, Ismoko. (sgt/c1/bay)

Pulang Pergi Naik Motor Roda Empat n PAGI... Sambungan dari Hal 29

Sama sekali tidak tampak kesan minder dari raut muka pria yang bernama Ahmad Zulkarnaen itu. Lajang 19 tahun itu rupanya sedang berbincang dengan beberapa orang penting di lingkungan Untag Banyuwangi, seperti ketua Yayasan Perpenas, Waridjan; dan Rektor Tutut Hariyadi. Malam itu, Zul, begitu dia akrab disapa, ternyata sedang semringah karena baru saja mendengar pernyataan resmi dari pihak kampus bahwa dia akan mendapat beasiswa. Sejak pendaftaran hingga wisuda kelak, Zul tidak akan dibebani biaya kuliah sepeser pun. Tentu saja Zul yang sejak semula ingin me nempuh studi di Fakultas Hukum tersebut girang bukan kepalang. Sebab, setelah lulus dari Madrasah Aliah Negeri (MAN) Banyuwangi setahun lalu, pemuda asal Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, itu berangan-angan melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan

tinggi. “Kami siap membantu Adik. Silakan pilih jurusan di kampus ini yang Adik minati,” ujar Waridjan. Hebatnya, selama setahun setelah lulus dari MAN Banyuwangi, Zul tidak hanya ber pangku tangan menunggu “durian jatuh”. Untuk mewujudkan cita-citanya meraih gelar sarjana, Zul bekerja sebagai “pembantu” di kantor pengacara di Jalan Kepiting, Banyuwangi. “Saya berniat menjadi sarjana hukum. Sebab, selama ini saya bekerja sekaligus belajar di kantor pengacara. Jadi bisa klop,” kata pemuda yang memiliki bakat menonjol di bidang baca puisi tersebut. Rektor Untag, Tutut Hariyadi mengatakan, universitas yang dia pimpin memang memiliki program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu yang berprestasi. Oleh karena itu, zero cost untuk saudara Zulkarnaen sejak pendaftaran sampai wisuda,” tegasnya. Dalam perbincangan hangat itu juga disinggung bagaimana rencana Zul saat sudah menjadi mahasiswa Untag Banyuwangi

kelak. Menurut Zul, sejak pagi hingga sore dia akan bekerja di kantor pengacara. Selanjutnya, sore sampai malam dia akan menjalani kuliah di Kampus Untag. “Malam hari saya pulang ke Benelan. Karena di rumah, saya punya aktivitas lain yang tidak bisa saya tinggalkan,” tuturnya. Mendengar jawaban Zul, Waridjan dan Tutut terperangah. Apalagi, Zul mengaku akan pulang-pergi Kabat-Banyuwangi mengendarai sepeda motor seorang diri. “Saya setiap hari mengendarai sepeda motor roda empat,” urai Zul. Sejurus kemudian, Waridjan dan Tutut mengantar Zul menuju tempat pendaftaran mahasiswa baru. Lagi-lagi dua petinggi Untag tersebut tercengang. Kali ini, mereka gelenggeleng menyaksikan kemampuan Zul menulis dengan keterbatasan tangan yang dia miliki. “Wah, tulisan saudara bagus,” puji Tutut. Usai mengantar Zul mendaftar, Waridjan dan Tutut mengantarkan pemuda yang satu ini menuju sepeda motornya. “Hatihati di perjalanan,” pesan Tutut seraya melambaikan tangan. (c1/bay)

poran pertanggungjawaban pelaksanaan APBD. Dari catatan Jawa Pos Radar Banyuwangi, kunker DPRD Banyuwangi waktu itu setidaknya merupakan kunker yang ke14 dalam kurun waktu enam bulan terakhir. Khusus di tahun 2012 ini, diperkirakan masih ada lagi agenda kunker yang akan dilakukan wakil rakyat. Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan koran ini menyebutkan, waktu itu sebanyak 25 anggota DPRD Banyuwangi yang tergabung dalam Badan Anggaran (Banggar) bertolak ke Jakarta sejak Senin malam (18/6). Agendanya adalah melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan

Kunker DPRD Banyuwangi Januari – Juni 2012 ke Kemendagri. 2 April 5 April 26 April 4 Mei 12 Mei 18 Mei 18 Mei 18 Juni

24 Juni

: Pansus RTRW konsultasi ke Kementerian PU, Kementerian ESDM, Kementerian Kehutanan, Bappenas, dan Kemendagri RI. : Ketua DPRD, ketua Banleg, ketua BK rapat koordinasi di Kemendagri : Bimtek ke Jogjakarta : Pansus Raperda PPNSD konsultasi ke Kemendagri, Kementerian PAN, dan Balai Diklat Jakarta. : Pansus Raperda Penertiban PAS kapal, dan Pansus pengelolaan keuangan daerah konsultasi ke sejumlah kementerian di Jakarta : Pansus Penertiban PAS kapal, studi banding ke Malang dan Pasuruan : Pansus PPNS studi banding ke Jogjakarta dan Sragen : 25 anggota Banggar DPRD Banyuwangi ke Jakarta. Mereka konsultasi ke Kemendagri dan Kemenkeu RI tentang raperda laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD. : 50 anggota DPRD kunker ke Pulau Lombok, NTB. Belajar tentang pengelolaan pariwisata dan pemekaran wilayah.

(Ke menkeu) RI. “Anggota Banggar berada di Jakarta selama dua hari, yakni hari Se-

lasa (19/6) dan Rabu (20/6),” ujar sumber tepercaya koran ini Selasa (19/6). (sgt/c1/bay)

Dibongkar Berdalih Mau Dicat n TERUNGKAP... Sambungan dari Hal 29

Motor yang dicuri adalah milik Mohamad Hosyim Firmansyah, 18, teman satu kos di Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 4, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi. “Tersangka mencuri motor di tempat kosnya sendiri,” kata kapolsek. Tersangka yang mengaku mencuri hanya sendirian itu mengungkapkan, aksinya itu dilakukan sekitar pukul 03.30. Saat kejadian, di sekitar tempat kosnya sepi karena semua sudah terlelap. “Saat kejadian, korban pulang ke tempat kos se kitar pukul 12.00 malam (00.00),” jelasnya. Dalam menjalankan aksi, tersangka menggunakan kunci palsu. Lalu, motor hasil ke-

jahatannya itu dibawa ke rumah Kurniawan, temannya yang tinggal di Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi. “Kepada Kurniawan, tersangka bilang itu motornya,” ujarnya. Terungkapnya kasus pencurian motor itu bermula dari laporan korban kepada polisi. Dalam laporannya, warga Dusun Cantuk Kidul, Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh, itu melaporkan motornya hilang saat diparkir di ruang tamu tempat kos nya. “Atas laporan korban, kita segera melakukan penyelidikan,” ungkapnya. Selain memeriksa beberapa orang di tempat kos itu, polisi juga minta keterangan warga sekitar. Kemudian, ditemukan rekaman CCTV yang menunjukkan tersangka berseliweran pada dini

hari. “CCTVmiliktetanggakosada yang merekam gambar tersangka pada dini hari itu,” jelasnya. Berdasar rekaman CCTV itu, polisi langsung memanggil tersangka untuk dimintai keterangan. Awalnya, protholan SMA itu membantah telah mencuri motor milik temannya sendiri itu. “Setelah kita tunjukkan bukti-bukti, tersangka akhirnya mengaku,” cetusnya. Berdasar pengakuannya, polisi berhasil menemukan motor milik korban yang disimpan di rumah Kurniawan. Saat di temukan, onderdil motor Honda Supra X itu ternyata sudah banyak yang dibongkar. “Kata tersangka, motor itu diprotholi karena akan dicat. Tujuannya, biar tidak ada yang mengenali motornya,” katanya. (abi/c1/bay)

Tersedia Pengurusan Kartu Kuning n MULAI... Sambungan dari Hal 29

Tidak hanya itu, pada arena bursa kerja tersebut, pengunjung dapat melamar kerja di kapal pesiar yang menawarkan penghasilan tinggi. Perusahaan kelas dunia juga menyatakan ikut bergabung dalam bursa kerja ini. Selain itu, ada pula perusahaan lokal kelas nasional yang bergerak di bidang kontraktor dan perminyakan turut andil dalam even ini. Ketua panitia bursa kerja, MS. Muntaha mengatakan, bursa kerja ini disambut baik kalangan perusahaan. Awalnya, ada 12 perusahaan yang menyatakan ikut. Per kembangan terkini, ada beberapa

pengusaha lain yang berminat bergabung. Para pengusaha tertarik karena bursa ini sangat baik dalam menjaring tenaga kerja yang berkualitas. “Meski baru pertama kali digelar, tapi even ini sudah mendapat apresiasi berbagai kalangan,” kata ketua panitia yang akrab disapa Toha itu. Toha menjelaskan, even ini akan digelar selama dua hari, yaitu tanggal 27 dan 28 Juni 2012. Di bursa kerja ini, pengunjung bisa mencari lowongan pekerjaan yang diinginkan. Mereka juga boleh memilih lebih dari satu lowongan pekerjaan. Namun, pencari kerja sudah ha rus menyiapkan berkas pendaftaran dari rumah. Terkait po-

sisi dan nama perusahaan yang akan dituju, mereka bisa menulis di lokasi acara. Panitia juga menyediakan loket pengurusan kartu kuning oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Banyuwangi. “Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi, juga menyediakan informasi untuk te naga kerja Indonesia di beberapa negara. Jadi, bursa kerja ini sangat lengkap, tapi kesempatannya terbatas. Jadi, jika tidak cepat datang, maka akan ketinggalan informasi kerja. Oleh karena itu, silakan datang dengan membawa surat lamaran sebanyak-banyaknya. Kesempatan terbuka lebar,” kata lelaki penggemar menu kuliner tetelan sapi itu. (nic/c1/bay)

Banyak Ayam Masuk Masa Afkir n HARGA... Sambungan dari Hal 29

Di pasar tradisional, harga telur yang pekan sebelumnya hanya berkisar Rp 11,000 hingga Rp 12,000 per kilogram, kini harganya sudah mencapai Rp 15,500 hingga Rp 16.000 per kilogram. “Sudah sepekan ini harga telur naik terus,” cetus

Devina, pemilik toko sembako di Jalan Kapten Tendean, Banyuwangi, kemarin (25/6). Menurut Devina, harga telur yang kini mencapai Rp 14,800 hingga Rp 15.000 per kilogram itu dianggap sudah cukup mahal. Sebab, harga telur pada masa normal hanya berkisar Rp 11,000 per kilogram. “Harga telur itu biasanya paling mahal

Rp 12.000,” katanya. Devina mengaku tidak tahu pasti apapenyebabhargatelurnaik.Dari keterangan peternak, harga telur naik karena harga pakan sudah mulai naik. Selain itu, saat ini telur juga susah didapat karena banyak ayam petelur yang sudah masuk masa afkir. “Mencari telur juga susah,” ujar pemilik toko Sumber Rejeki itu. (abi/c1/bay)

KAKEK 71 TAHUN USIR SESAK NAFASNYA DENGAN MINUM SUSU KAMBING MILKUMA “MENDERITA sesak nafas membuat aktifitas saya sering terganggu, bernafas jadi terasa sulit dan badan terasa lemas.” Ujar Ponidin yang telah 5 tahun menderita keluhan keluhan tersebut. “Sebelumnya saya sering kali berobat ke dokter. Tapi teman saya menyarankan untuk mencoba Milkuma. Ternyata memang benat-benar cocok. Setelah minum selama 2 bulan, sekarang badan terasa enak, sesak nafas sudah jarang kambuh.” Terang kakek 7 orang cucu tersebut. Dengan tubuh yang sehat, kakek berusia 71 tahun ini dapat men jalani masa pensiunnya de ngan nyaman, “Sekarang beraktifitas tidak takut sesak nafas kambuh.” Ungkapnya. Ia pun kini mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu kam bing Milkuma ini, “Mari kita sehat bersama Mil kuma.” Ajak warga Wonokusumo, Surabaya, Jawa Timur tersebut. Susu adalah minuman kesehatan yang sebagian besar praktisi kesehatan menganjurkan agar kita mengkonsumsinya agar tubuh mendapat asupan kesehatan selain makanan yang kita makan sehari-hari. Sayangnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu kambing. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Kini, hadir Milkuma, minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu kambing peranakan etta-

wa segar dan Gula Aren. Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu kambing Milkuma pun jarang menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita sakit paru-paru. Satu gelas susu kambing Milkuma memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 3 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu kambing Milkuma bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan gula aren bermutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti disiplin dalam pola makan, dan berolahraga, serta mengkonsumsi air putih paling sedikit 8 gelas/ hari. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www.milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim : 082120862055, Banyuwangi : 082141354607, Bangkalan: 082120862055, Sumenep : 082120862055, Situbondo : 082120862055. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


40

Selasa 26 Juni 2012

Uang Pungli Prona Jadi Bancakan Dari 452 Pemohon, Terkumpul Rp 256 Juta SITUBONDO - Ke mana saja dana yang terkumpul dari pungutan liar (pungli) Program Nasional Agraria (Prona) Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, mengalir, kini mulai ada titik terang. Itu setelah Zainuri Ghazali, kuasa hukum dua tersangka Prona, mengungkapkan kepada wartawan pagi kemarin. Menurut Ketua Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Situbondo tersebut, warga Desa Kalianget yang melakukan permohonan sertifikat di Prona berjumlah 425 orang. Nah, ada 31 orang yang tidak membayar sebagaimana kesepakatan. “Kesepakatannya, tiap orang bayar Rp 650 ribu. Jadi, kalau dikalikan 394 orang, dana yang terkumpul dalam dari Prona Desa Kalianger sebesar Rp 256.750.000,” terang Zainuri di Pujasera Tanjung Asri pagi kemarin. Hanya saja, uang itu tidak terkumpul di satu orang. Sebab, hampir semua panitia menerima pendaftaran dan pembayaran. “Termasuk kepala desa dan ketua panitia yang sekaligus sekretaris desa (Kamaluddin). Semua ada catatannya. Mereka pegang uang,” terangnya. Tak hanya memegang, mereka juga meminta honor dengan cara langsung

EDY SUPRIYONO/RaBa

TITIK TERANG: Zainuri membeberkan buktibukti aliran uang pungli Prona Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, kemarin.

memotong uang yang diterima itu tanpa koordinasi. “Sekretaris kegiatan, Latifah, misalnya, langsung memotong Rp 5 juta.

Jadi, uang itu mengalir ke mana-mana,” terang Zainuri. Yang ironis, kata dia, ada oknum pejabat di struktural Pemkab Situbondo yang meminta kepada panitia agar menyediakan dana untuk orang BPN (Badan Pertanahan Nasional) Rp 100 ribu per pendaftar. “Jadi, komitmennya untuk orang BPN itu sekitar Rp 42 juta. Baru terbayar Rp 8 juta dan Rp 5 juta. Itu ada kuitansinya dengan keterangan biaya operasional,” ungkap Zainuri. Uang yang dikumpulkan dari Prona Desa Kalianget juga mengalir ke oknum pejabat di tingkat kabupaten, dan kecamatan, serta anggota DPRD yang melakukan sidak. Ada juga oknum ketua LSM yang menerima dana Rp 6 juta setelah melakukan intimidasi. Oknum wartawan televisi swasta nasional yang banyak menyiarkan berita Prona juga tertulis menerima bagian sebesar Rp 1 juta. Setelah itu, uang sebesar Rp 2 juta diberikan kepada wartawan sebuah tabloid mingguan, dan sebagian diberikan kepada wartawan TV nasional tersebut. “Jadi, terus terang, karena banyak yang meminta bagian, klien kami harus menggunakan uang pribadi. Saat ini dia sedang tertekan karena merasa di-dholimi. Makanya kita minta keadilan kepada kejaksaan, orang yang kecipratan itu jangan dibiarkan,” pungkas Zainuri. (pri/c1/als)

Dicabuli Teman Main, Lapor Polisi BUNGATAN - Merasa jadi korban pencabulan, sepulang liburan dari pantai Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, DK, 17, pelajar asal Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, Bondowoso, melaporkan rekannya berinisial AS, 17, asal Desa Taman, Kecamatan Tamanan, Bondowoso, ke Mapolres Situbondo kemarin (25/6). Kejadian itu berawal ketika DK dan AS beserta temantemannya liburan di pantai

Pasir Putih. Saat kejadian, DK diajak AS ke sebuah tempat sepi. Di situ, pelaku memaksa DK agar membuka pakaian. DK menolak permintaan AS, tapi lelaki itu tetap memaksa hingga pelaku memasukkan jari tengahnya ke alat vital DK. “Saya diajak ke tempat sepi, lalu diajak main. Saya pun menolak, tapi dia tetap memaksa dan memasukkan jari tengahnya,” ujar DK kepada petugas Polres Situbondo kemarin.

Saat itu juga, sekitar pukul 15.00, DK mengajak pelaku pulang ke Bondowoso. Namun, teman lelakinya itu tidak mau mengantar pulang. Akhirnya DK pulang sendirian. “Saya sudah memaksanya untuk mengantar pulang, tapi dia tidak mau. Saya pulang sendiri,” tambah DK. Di tengah perjalanan, DK berbelok ke Mapolres Situbondo untuk melaporkan perbuatan AS kepada dirinya.

“Saya merasa dicabuli. Makanya saya lapor ke sini,” kata DK. Kasubag Humas AKP Wahyudi membenarkan adanya laporan pencabulan tersebut. Dikatakannya, pihaknya masih mendalami kasus pencabulan yang dilakukan pelajar asal Bondowoso itu. “Kemarin memang ada laporan pencabulan. Kami masih meminta keterangan saksi-saksi untuk memastikan peristiwa tersebut,” tegas Wahyudi. (mg1/c1/als)

Jamsostek Periksa Kesehatan Karyawan PDAM SITUBONDO – PT Jamsostek Banyuwangi bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Situbondo menyelenggarakan pemeriksanaan kesehatan di Kota Santri. Kali ini, sebanyak 80 karyawan PDAM Situbondo mendapatkan medical check up. Acara tersebut terselenggara berkat kerja sama dengan Laboratorium Diagnostik Situbondo. Mereka yang boleh mengikuti medical check up adalah karyawan perusahaan yang berusia lebih dari 40 tahun, tertib administrasi kepesertaan, dan iuran tidak menunggak selama satu tahun terakhir. Acara yang dihadiri Wakil Bupati Situbondo Rahmad, dan beberapa kepala SKPD Kabupaten Situbondo, serta Kepala Kantor wilayah VI Jamsostek Jawa TImur tersebut, PT Jamsostek Banyuwangi juga menyerahkan santunan klaim kematian akibat kecelakaan kerja. Klaim yang

KLAIM KEMATIAN: Ahli waris menerima santunan kecelakan kerja dari PT Jamsostek. ISTIMEWA

diberikan kepada karyawan PG Olean atas nama Seni kepada ahli waris yang berhak menerima sebesar Rp. 94.262.151. Santunan tersebut terdiri dari santunan kecelakaan kerja sebesar Rp. 71.904.000, biaya pemakaman Rp. 2.000.000, jaminan hari tua (JHT) Rp. 15.558.125, serta santunan berkala selama dua tahun sebesar Rp. 4.800.000 yang diberikan

setiap bulannya sebesar Rp. 200.000. Santunan kematian tersebut diberikan karena pegawai Pabrik Gula (PG) Olean itu ikut program jaminan kecelekaan kerja (JKK) yang ada di PT Jamsostek. PT Jamsostek bekerja sama dengan Pemkab Situbondo akan selalu berkolaborasi untuk meningkatkan taraf perlindungan dan kesejahteraan pekerja . (adv/als)

238 Siswa Digembleng Tentara ASEMBAGUS – Sebanyak 238 siswa-siswi kelas XI SMKN 1 Suboh selama lima hari ke depan digembleng di Mako Dodiklatpur Rindam V Brawijaya, Desa Awar-awar, Kecamatan Asembagus. Penggemblengan itu dalam rangka membentuk karakter siswa agar memiliki jiwa nasionalisme dalam berbangsa dan bernegara. Kegiatan dilakukan sejak 25 hingga 29 Juni 2012. Setelah digembleng, siswa diharapkan dapat melaksanakan PPB/PPM dengan benar dan mengetahui serta mengimplimentasikan empat pilar berbangsa dan bernegara. Selain itu, siswa juga dapat melaksanakan navigasi darat terbatas dengan melaksanakan outbond. “Termasuk mengetahui kewarganegaraan, bela negara, kepemimpinan serta mengaplikasikan rasa kepedulian sosial. Materi yang disampaikan nara sumber meliputi PPB/PPB, empat pilar kebangsaan, navigasi dan outbond. Nara sumbernya dari anggota Resimen Induk Kodam V Brawijaya dan Depo Pendidikan Latihan Tempur,” ungkap Ketua Pembina karakter, Muntaha. Mekanisme pelaksanaan kegiatan meliputi upacara pembukaan kegiatan pembinaan karakter bangsa, membuat susunan upacara, menyiapkan peserta, sarana dan dokumen upacara dan orientasi medan. Mekanisme administrasi meliputi pengecekan personel dan materiil. Kegiatan malam meliputi

ISTIMEWA

Pose Bareng: Sebanyak 238 siswa kelas XI SMKN 1 Suboh digembleng di Mako Dodiklatpur Rindam V Brawijaya.

perkenalan seluruh pembina kepada siswasiswi, latihan mental kepada siswa-siswi dilanjutkan apel malam. Pada H+1, pada kegiatan pagi siswa diberi pembekalan latihan PBB, latihan PPM, kewarganegaraan, kegiatan sorenya dilanjutkan teori praktis navigasi darat, latihan praktek navigasi darat. Kegiatan malam hari, Selasa (26/6) diberi pembekalan mental dan dilanjutkan dengan apel malam. “Penggemblengan siswa selama lima hari oleh Dodiklatpur ini kita harapkan dapat memberikan respon positif terhadap karakter siswa, sehingga mempunyai kedisiplinan tinggi dan penuh rasa tanggung jawab,”terangnya. (pri/adv/als)


Radar Banyuwangi 26 Juni 2012