Issuu on Google+

KAMIS 23 MEI

29

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Angin Kencang di Bandara

2 Tiba-tiba angin bertiup

Tenda yang ditempati puluhan anak yatim ambruk.

kencang di lokasi itu.

3

1 Para undangan menghadiri launching bus bandara di Bandara Blimbingsari, Rogojampi.

4 Puluhan anak yatim dan para pendampingnya semburat berlarian.

Ada beberapa tenda dalam acara tersebut.

Semua selamat, tidak ada korban luka, karena tenda ambruk ke arah luar. GRAFIS: ZAKARIA/RaBa

Tenda Ambruk Disapu Angin, Puluhan Yatim Selamat ROGOJAMPI - Launching bus Bandara Blimbingsari diwarnai insiden ambruknya tenda undangan kemarin (22/5). Tenda sepanjang delapan meter itu tiba-tiba ambruk tak lama setelah launching dimulai. Tenda itu ambruk pada saat pembacaan ayat-ayat suci Alquran. Saat itu, para undangan tengah khidmat

mendengar lantunan ayat-ayat suci Alquran yang dibacakan Wahyono, siswa SLB Banyuwangi. Di bawah tenda yang ambruk itu ada puluhan anak yatim dan para pendamping. Dalam kesempatan itu, puluhan anak yatim dihadirkan untuk menerima santunan. Beruntung, tenda yang ambruk itu

tidak memakan korban. Para anak yatim dan pendamping mereka tidak ada yang tertimpa tenda yang terbuat dari pipa besi itu. Setelah tenda ambruk, puluhan anak yatim berhamburan menyelamatkan diri. Ambruknya tenda undangan itu mengundang perhatian para undangan yang hadir. Dirjen Per-

hubungan Darat Kemenhub RI Soeroyo Ali Moeso, Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk Arief Yah ya, Bupati Abdullah Azwar Anas, dan Wakil Bupati Yusuf Widiyatmoko, sangat kaget melihat tenda ambruk itu. Tenda yang ambruk itu tidak jauh dari undangan VIP. Tenda itu ambruk

karena terseret angin kencang. Melihat tenda ambruk, puluhan petugas Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) dan anggota Satpol PP langsung berhamburan. Mereka dengan cepat memegang tiang tenda undangan VIP. Walau ada tenda ambruk, acara

tetap berlangsung hingga usai. Peluncuran dua unit bus bandara itu ditandai dengan pemecahan kendi oleh Dirjen Perhubungan Darat Dephub RI Soeroyo Ali Moeso. Soeroyo meminta Dishubkominfo Banyuwangi terus berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur n  Baca Tenda...Hal 39

Lelang Gedung Pemkab Gagal LOMBA FOTO

Mejeng di Koran Dapat Hadiah

BANYUWANGI - Untuk kedua kali lelang proyek pembangunan gedung baru kantor Pemkab Banyuwangi senilai Rp 35 miliar gagal menghasilkan pemenang. Penyebabnya, semua peserta lelang yang memasukkan penawaran tidak ada yang memenuhi syarat. Gagalnya lelang itu disampaikan Bupati Abdullah Az war Anas pada peresmian Gedung Juang di kompleks Taman Makam Pahlawan Wisma Raga Satria Selasa kemarin (21/5). Dalam kesempatan itu, Bupati Anas menyampaikan, dirinya sudah meminta Dinas PU Bina Marga, Cipta Karya, Dan Tata Ruang serta panitia lelang menggelar lelang

secara terbuka sesuai prosedur yang ada. Dalam lelang yang sudah digelar, kata Anas, semua penawaran yang diajukan tidak ada yang memenuhi syarat. Karena tidak ada peserta lelang yang memenuhi syarat, Bupati Anas memerintahkan Dinas PU dan panitia melakukan evaluasi. Selain meminta dilakukan evaluasi, Bupati Anas juga memerintahkan dilakukan pengkajian jika proyek itu akan dilakukan lelang ulang. Jika waktunya tidak memungkinkan, Bupati Anas minta agar Dinas PU dan panitia tidak memaksakan diri menggelar lelang ulang n  Baca Lelang...Hal 39

DOK.RaBa

BATAL DIBANGUN: Kompleks gedung kantor Pemkab Banyuwangi.

BANYUWANGI - Ingin fotonya termuat di koran Jawa Pos Radar Banyuwangi? Ikuti lomba foto bertema “I Love Banyuwangi”. Tidak hanya termuat di koran, foto Anda bersama teman atau keluarga juga bisa menjadi juara dan mendapat hadiah trophy, langganan koran, merchandise, dan uang jutaan rupiah. Pendaftaran lomba bisa dilakukan mulai hari ini hingga 8 Juni 2013. Silakan daftarkan diri Anda dengan cara menyerahkan foto diri atau foto bersama teman, pasangan, atau keluarga n

Umur 17 Tahun Langsung Direkam

 Baca Mejeng...Hal 39

ADA APA LAGI

GALIH COKRO/RaBa

HARI TERAKHIR: Pengurus parpol membawa berkas perbaikan DCS di kantor KPU Banyuwangi kemarin.

Wajib Mundur sebelum 1 Agustus SIGIT HARIYADI/RaBa

GRATIS: Polwan ikut membagikan brosur untuk para pengendara di depan MAB Banyuwangi pagi kemarin.

Cegah Geng Motor, Bagikan Helm Gratis BANYUWANGI - Satuan Lalu-lintas (Satlantas) Pores Banyuwangi punya cara unik da lam menangkal geng motor di Bumi Blam bangan. Seraya membagikan bro sur dan stiker imbauan agar mematuhi peraturan lalu-lintas, para personel Satlantas juga membagikan helm gratis kepada para siswa yang kedapatan tidak menggunakan pelindung kepala saat mengendarai motor di jalan raya pagi kemarin (22/5). Dipimpin Kasatlantas AKP Irawan Wicaksono, puluhan personel Satlantas melaksanakan Operasi Simpatik di jalan raya depan Masjid Agung Baiturrahman (MAB) Banyuwangi n  Baca Cegah...Hal 39

Anggota DPRD yang Nyaleg dari Parpol Berbeda BANYUWANGI - Para bakal calon legislatif (bacaleg) berstatus kepala desa (kades), PNS, TNI, Polri, dan anggota dewan yang pindah parpol, tampaknya bisa sedikit bernapas lega. Sebab, meskipun tenggat waktu

kam siswa yang usianya genap 17 tahun. Saat ini, siswa yang usianya sudah 17 tahun tercatat sekitar 200 siswa. “Kita jemput bola untuk melakukan perekaman data e-KTP,” kata Kepala Dispendukcapil Sudjanji melalui Kabid Administrasi Kependudukan Heru Eko Wahyudi. Namun, belum semua siswa yang usianya 17 tahun berhasil direkam. Hingga sore kemarin, baru sekitar 50 siswa yang berhasil direkam datanya. Dispenduk juga berencana mendatangi sekolah lain n

16.00 kemarin. Namun demikian, sesuai Surat Edaran KPU Nomor 315 Per KPU/V/2013, batas waktu penyerahan formulir model BB-4, BB-5, BB-6, dan BB-7 diberi tenggat waktu hingga 1 Agustus mendatang. Sekadar tahu, formulir model BB-4 adalah formulir pengunduran diri bagi anggota PNS, TNI, dan Polri, yang hendak nyaleg. Model BB-5 khusus anggota dewan yang pindah parpol n  Baca Wajib...Hal 39

 Baca Umur...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

DEWASA: Petugas merekam data e-KTP para siswa kemarin.

Menikmati Rute Baru dengan Bus Bandara Blimbingsari

Pertama di Indonesia, Bus Dilengkapi WiFi Peluncuran dua unit bus bandara membawa angin segar bagi penumpang pesawat di Bandara Blimbingsari. Selama ini, penumpang pesawat sering mengeluhkan minimnya transportasi dari dan menuju bandara di Kecamatan Rogojampi tersebut. AF. ICHSAN RASYID, Rogojampi SESAAT setelah dua unit bus resmi diluncurkan, saya bersama fotografer Jawa Pos Radar Banyuwangi berkesempatan menjadi penumpang pertama perjalanan perdana bus bantuan Kementerian Perhubungan RI tahun 2012 itu. Dua bus yang diluncurkan itu memiliki rute yang berbeda.

http://www.radarbanyuwangi.co.id

perbaikan persyaratan administrasi berakhir kemarin (22/5), mereka ma sih diberi toleransi hingga 1 Agustus untuk melampirkan berkas persetujuan pengunduran diri sebagai kades, PNS, TNI, Polri, maupun sebagai anggota DPRD. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi, Suher man mengatakan, perbaikan persyaratan administrasi masingmasing bacaleg ditutup tepat pukul

BANYUWANGI- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) bergerak cepat dalam melakukan perekaman data kartu penduduk elektronik (e-KTP). Kali ini yang menjadi sasaran adalah siswa sekolah yang sudah berusia 17 tahun. Tim e-KTP Dispendukcapil men datang SMKN 1 Banyuwangi untuk merekam siswa yang sudah wajib KTP kemarin (22/5). Ternyata, ada sekitar 500 siswa wajib KTP hingga di sekolah tersebut. Dari 500 siswa wajib KTP tersebut, Dispenduk sudah mere-

Satu bus bergerak ke arah selatan dengan rute Blimbingsari, Srono, Jajag, dan terakhir di Terminal Kecamatan Genteng. Satu unit bus lagi bergerak ke arah utara dengan rute Bandara Blimbingsari, Kabat, Banyuwangi, dan terakhir di Terminal Sri Tanjung di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Kami berkesempatan mencoba bus Hino tipe Dutro produksi 2012 yang masih kinyis-kinyis itu dengan jurusan ke arah utara. Kesan pertama saat menaiki bus tersebut; cukup bersih dengan sejumlah fasilitas yang tersedia. Bus yang memiliki kapasitas 17 tempat duduk itu dilengkapi sejumlah fasilitas yang tidak ada di transportasi umum lain. Selain dilengkapi pendingin ruangan atau AC, bus itu juga dilengkapi kursi reclining seat, audio/video, dan TV 14 inc yang siap memanjakan penumpang n  Baca Pertama...Hal 39

Cegah geng motor, polisi bagikan helm gratis Tak akan manjur untuk memberantas prostitusi

Umur 17 tahun, langsung direkam data e-KTP Lumayan, bisa nambah suara saat coblosan tahun depan.

GALIH COKRO/RaBa

NYAMAN: Suasana kabin bus Bandara Blimbingsari. email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


30

Kamis 23 Mei 2013

CERMIN DIRI

Wajib Pajak Butuh Nyaman DINAS Pendapatan Daerah (Dispenda) Banyuwangi kaget bukan kepalang. Karena penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dan sektor pajak bumi dan bangunan (PBB) meningkat pesat. Dalam sembilan hari operasi, loket drive thru ternyata berhasil meraup setoran PBB senilai Rp 2,1 miliar. Asal tahu saja, setoran penerimaan PBB selama ini tidak pernah lebih dari Rp 100 juta. Namun, sejak loket drive thru dibuka, setoran PBB setiap hari di atas Rp 100 juta. Nominal setoran harian PBB sebanyak itu merupakan terbesar dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Nilai setoran yang masuk melalui loket drive thru cukup besar dibanding yang disetorkan melalui rekening bank. Setoran PBB yang masuk lewat loket drive thru berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 5 juta lebih per hari. Pembukaan loket drive thru itu ternyata memberi dampak yang cukup besar terhadap kepercayaan wajib PBB untuk membayar kewajibannya. Karena itu, layanan PBB melalui loket drive thru akan terus ditingkatkan agar wajib pajak nyaman dan aman melaksanakan kewajibannya. Sementara itu, kantor Samsat Bersama Banyuwangi sebelumnya juga telah memberikan kemudahan untuk pembayar pajak kendaraan bermotor. Samsat membuka loket layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di pusat-pusat perbelanjaan di Kota Gandrung. Sesekali, mobil layanan keliling itu juga road show ke daerah-daerah yang agak jauh dari jangkauan kantor Samsat. Loket drive thru juga sudah lama diberlakukan di kantor Samsat. Upaya jemput bola dan berbagai fasilitas itu, tentu saja bertujuan memberikan kemudahan kepada para wajib pajak agar membayar kewajibannya. Upaya-upaya semacam itu layak diapresiasi, karena terbukti memberikan hasil yang positif terhadap negara dan juga bagi wajib pajak itu sendiri. Sebab selama ini, masyarakat sejatinya sudah memiliki kesadaran yang tinggi dalam membayar pajak. Namun, terkadang kesadaran mereka berubah menjadi sikap apatis hanya gara-gara prosedur yang sulit. Bahkan, sikap warga yang sadar pajak semacam itu bisa berubah menjadi kebencian bila prosedur yang rumit itu semakin dipersulit oknum yang tak bertanggung jawab. Misalnya, untuk membayar pajak kendaraan, ada syarat yakni harus menunjukkan KTP/kartu identitas asli pemilik kendaraan. Bila orang lain yang membayarkan, maka harus menggunakan surat kuasa pemilik kendaraan. Dengan situasi seperti ini, bukan mustahil ada warga yang akhirnya enggan membayar pajak kendaraan. Kalau semakin banyak wajib pajak yang malas dengan prosedur seperti ini, pemasukan pajak ke kas negara pun bisa berkurang. Nah, kalau sudah begini, pilih mana? Pemasukan pajak merosot gara-gara prosedur yang rumit, ataukah pilih setoran pajak meningkat dengan jalan mempermudah warga membayar pajak? (*)

Jarah Onderdil, Diciduk Polisi BANYUWANGI - Diduga menjarah sejumlah onderdil truk, Tegar Dwi Lingga, 21, warga Jalan Candi Sewu, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi, diciduk polisi Senin malam lalu (20/5). Demi mempertanggungjawabkan perbuatannya, Tegar harus menginap di ruang tahanan Mapolsek Blambanga n . S e buah roda gila dan enam stang piston hasil kejahatannya disita sebagai barang bukti. “Tersangka masih kita periksa,” ujar Kapolsek Blambangan AKP Ketut Redana melalui Kasi Humas Aiptu Monip. Kejahatan yang dilakukan Tegar bukan hanya sekali. Tersangka ternyata sudah tiga kali mencuri onderdil truk milik Iwan Hadi Prayitno, 29, warga Jalan RW. Monginsidi, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi. “Truk sedang turun mesin, dan onderdilnya dicuri,” terang Aiptu Monip. Onderdil yang telah dijarah itu, antara lain sebuah roda gila, enam stang piston, enam boost pen piston, 12 buah per piston, satu oli pump, dan sebuah dumper mesin. “Akibat perbuatan tersangka, korban mengalami kerugian Rp 17 juta,” jelasnya. Dalam keterangannya kepada polisi, Tegar mengaku sebagian besar barang hasil kejahatannya itu telah dijual kepada Gembrot yang tinggal di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi n

AGUS BAIHAQI/RaBa

 Baca Jarah...Hal 39

BUKTI:Tegar membawa roda gila truk yang belum sempat dijual.

Sembilan Hari Dapat Rp 2,1 M Penerimaan PBB Tertinggi dalam 10 Tahun BANYUWANGI - Pembukaan loket drive thru pajak bumi dan bangunan (PBB) Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Banyuwangi mendongkrak penerimaan pendapatan asli daerah (PAD). Dalam sembilan hari operasi, loket drive thru berhasil meraup setoran PBB senilai Rp 2,1 miliar. Realisasi penerimaan PBB melalui loket drive thru itu sempat membuat kaget petugas PBB. Bahkan, Kepala Dispenda Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo W., semula tidak percaya dengan penerimaan PBB itu. Selama ini, setoran penerimaan PBB tidak pernah lebih dari Rp 100 juta. Namun, sejak loket drive thru dibuka, setoran PBB setiap hari di atas Rp 100 juta atau terbesar dalam 10 tahun. “Dalam seminggu, loket drive thru menerima setoran PBB dari wajib pajak hingga Rp 790 juta,” ungkap Suyanto. Nilai setoran yang masuk melalui loket drive thru cukup besar dibanding yang disetorkan melalui rekening bank. Setoran PBB yang masuk lewat loket drive thru berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 5 juta lebih. Pembukaan loket drive thru itu, kata Suyanto, memberi dampak yang cukup besar terhadap kepercayaan wajib PBB untuk membayar kewajibannya. Karena itu, layanan

Dalam waktu seminggu saja, loket drive thru menerima setoran PBB dari wajib pajak hingga Rp 790 juta Suyanto Waspo Tondo W Kepala Dispenda Banyuwangi

PBB melalui loket drive thru akan terus ditingkatkan agar wajib pajak nyaman dan aman melaksanakan kewajibannya. Sejak loket drive thru dibuka, lanjut Suyanto, trust masyarakat wajib PBB terus meningkat. Jika wajib pajak memiliki saran dan pendapat terkait layanan loket drive thru yang lebih nyaman, aman, dan cepat, dia minta tidak segan-segan menyampaikan ke Dispenda. Walau sudah ada loket drive thru, tapi Dispenda akan terus jemput bola. Layanan keliling Dispenda akan terus road show demi mendekatkan layanan kepada wajib pajak. “Kita akan kerja keras membangun kepercayaan wajib pajak,” katanya. (afi/c1/bay)

Protolan SMP Bawa Trex

AGENDA KOTA

PANJI - Peredaran pil haram tampaknya terus menghantui kalangan anak muda. Kali ini Satreskoba Polres Situbondo menangkap Muhammad Fauzi, 25, warga Jalan Ahmad Yani, Situbondo, yang kedapatan membawa pil jenis trex saat berada di sekitar Pasar Mimbaan, Kecamatan Panji, kemarin (22/5). Penangkapan itu terjadi seki-

Ceramah Kiai dari Cirebon PENGAJIAN hajat kembali dihelat di Masjid Agung Baiturrahman (MAB) Banyuwangi mulai pukul 20.00 malam ini (23/5). Kali ini, pembicara yang akan memberikan ceramah adalah KH. M. Fariz Fuad Hasyim, S.Sos. dari Cirebon, Jawa Barat.(*/bay)

APA POLEH

tar pukul 13.00. “Awalnya kita mendapat informasi dari warga. Kemudian, petugas menuju TKP,” kata AKP Wahyudi, Kasubag Humas Polres Situbondo. Di lokasi, petugas reskoba itu langsung melakukan pemeriksaan terhadap pemuda tersebut. Ternyata benar, polisi menemukan satu bungkus plastik berisi sepuluh pil trex

berwarna putih di saku pakaian korban. Seketika itu tersangka langsung digelandang ke Polres Situbondo. Fauzi mengaku mendapatkan pil itu dari seseorang tidak dikenal. “Saya beli 10 butir dapat bonus satu. Harga per paket Rp 25 ribu,” kata Fauzi. Kini, tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapolres Situbondo. (rri/c1/als)

Dua Jambret Gasak Dompet Warga SITUBONDO - Aksi penjambretan masih sering terjadi di wilayah hukum Polres Situbondo. Kali ini, seorang ibu rumah tangga bernama Nur Malawati, 34, warga Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, dijambret dua orang saat melintas di Jalan PB. Sudirman, Situbondo, Selasa malam (21/5). Penjambretan sekitar pukul 20.30 itu terjadi saat korban Nurmalawati dibonceng Sanhaji, suaminya, di Lingkungan Karang Asem, Kelurahan Patokan, Situbondo,. Tidak disangka, mereka telah dibuntuti dua orang yang tidak diketahui identitasnya. Nahas, sesampai di Jalan PB. Sudirman, tepatnya di depan kantor PDAM, kedua penjambret tersebut memepet motor yang dikemudikan Sanhaji tersebut. Dalam hitungan detik, salah seorang penjambret mengambil paksa sebuah dompet di pangkuan Nur Malawati. Begitu berhasil mengambil tas kecil warna ungu milik korban itu, kedua penjambret langsung kabur ke arah barat. Sanhaji dan istrinya sempat mengejar dua jambret yang mengendarai Honda Grand tersebut. Namun, sampai di jembatan Kecamatan Panarukan, kedua penjambret itu menghilang. “Orang yang dibonceng menggunakan jaket warna kuning,” kata korban saat memberikan keterangan kepada polisi. Akibat penjambretan tersebut, korban kehilangan dompet berisi uang Rp 500 ribu, satu telepon genggam, dan beberapa surat penting, seperti KTP dan STNK motor. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi mengatakan, saat ini pihaknya tengah mendalami kasus tersebut. “Sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan. Setelah kejadian, petugas sempat melakukan pengejaran, tapi pelaku belum tertangkap,” terang Wahyudi. (rri/c1/als)

NUR HARIRI/Raba

TERTANGKAP: Fauzi dengan barang bukti berupa pil trek kemarin.

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/ mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Kamis 23 Mei 2013

Persaingan Sengit, Siapkan Juri Asing PESANGGARAN - Ajang kompetisi selancar (surfing) tingkat internasional, Red Island Banyuwangi International Surf Competition 2013 yang dihelat tanggal 24 hingga 26 Mei di pantai Pulau Merah (PM) akan berlangsung panas. Sebab, para peserta akan tampil habis-habisan demi menyabet predikat terbaik. Seperti diketahui, para peselancar papan atas dari 18 negara dipastikan tampil dalam even yang baru pertama kali digelar di Pulau Merah itu. Sejauh ini sudah tercatat 45 peserta dari luar negeri dan 65 peselancar

SIAP LIPUTAN: Sejumlah wartawan berada di kawasan pantai Pulau Merah untuk meliput event Red Island Banyuwangi International Surf Competition 2013 yang dihelat tanggal 24 hingga 26 Mei 2013.

dari dalam negeri. Diprediksi, persaingan para peserta akan berlangsung sengit. Yang menilai siapakah peserta yang terbaik adalah dewan juri. Siapakah tim penilai? Ternyata sudah disusun matang. Mereka adalah tim juri dari Bali dan luar negeri. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menegaskan, tim juri sudah ada. Mereka sudah biasa menangani even tersebut, baik skala nasional maupun internasional. ‘’Tim juri kelas internasional yang biasa menangani itu,” ujarnya n Baca Persaingan...Hal 39

ADA APA LAGI

Cangkul Lahan, Petani Temukan Mortir Aktif SRONO – Suyono, 49, warga Dusun Kumis Wetan, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono menemukan sebuah mortir aktif yang terkubur di lahan belakang rumahnya, kemarin. Tentu saja, peristiwa itu membuat pria tersebut kaget bukan kepalang. Petani tersebut sedang mencangkul di lahan yang ditumbuhi pohon salak. Sedianya, dia akan menanam sayur-sayuran usai menebang habis pohon salak. Tapi, saat mencangkul kedalaman puluhan centimeter, dia melihat sebuah besi yang tertanam di bawah tanah. Setelah diamati, ternyata itu sebuah mortir. Dia langsung bergegas membawa mortir tersebut dan menaruh di samping rumahnya. Dia juga menghubungi aparat terkait temuan mortir tersebut. Kapolsek Srono AKP Jodana Gunadi melalui Kanit Reskrim Bripka Sunarto menjelaskan, pihaknya langsung meluncur ke lokasi penemuan usai menerima laporan. ‘’Setelah kita amati, mortir itu diduga masif aktif,’’ kata Jodana. Menurut dia, mortir tersebut memiliki panjang 38 centimeter dengan ukuran keliling 26 centimeter. Meski sudah berkarat, namun mortir tersebut tidak meledak. ‘’Karena itu, di dalamnya masih ada misiunya,’’ paparnya. Polsek Srono langsung menyerahkan mortir tersebut ke Banyuwangi. Sampai saat ini, mortir tersebut masih diamankan di Polres Banyuwangi. ‘’Mortir sudah kita serahkan ke polres,’’ pungkasnya. (ton/aif)

ALI NURFATONI/RaBa

Gudang Kayu Mubarok Digerebek Razia Kayu Ilegal Besar-besaran di Desa Kandangan

ISTIMEWA

DIANGKUT TRUK: Petugas gabungan mengamankan tumpukan kayu jati dari Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, kemarin.

Limbah Ubur-ubur Cemari Lingkungan MUNCAR - Limbah hasil pengolahan ubur-ubur masih dibuang ke laut. Padahal, hal itu jelas menimbulkan pencemaran laut. Sampai kemarin, aktivitas itu masih berlangsung. Limbah itu merupakan salah satu penyebab paceklik ikan. Praktis, kawasan perairan Muncar nyaris tidak ada ikan. Para nelayan pun kesulitan mencari ikan. Karena itu, para nelayan terpaksa mencari ikan di luar perairan Muncar. Bahkan, mereka merambah hingga perairan Bali. Ternyata, aktivitas itu sudah berlangsung cukup lama. Kepala Badan Lingkungan Hidup (LH) Banyuwangi, Husnul Khotimah, mengatakan bahwa pengolahan limbah ubur-ubur memang harus menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Namun, nyantanya masih banyak yang tidak menggunakan IPAL. ‘’Harusnya pakai IPAL, nggak boleh langsung dibuang ke laut,’’ ujarnya. Dia mencermati, tindakan

pengolahan di kawasan pelabuhan itu dipantau Pelabuhan Perikanan dan Pantai (PPP) Muncar. ‘’Tapi, apa pun bentuknya, tindakan itu tidak bisa dibenarkan,’’ katanya. Berdasar penga matan di lapangan, sejumlah pabrik sudah memili ki IPAL. ‘’Sudah ada pabrik yang punya IPAL. Itu sangat bagus,’’ katanya. Nelayan MunALI NURFATONI/RaBa TERCEMAR: Kondisi air laut di bibir pantai kawasan Pelabuhan Muncar kemarin. car memang tidak mencari ikan tersebut sangat mencemari laut. izinnya,” cetus Husnul kepada lantaran paceklik. Tetapi, baruApalagi, pengolahan itu diang- Jawa Pos Radar Banyuwangi baru ini muncul ubur-ubur yang membuat para nelayan gap ilegal alias tidak berizin. kemarin. ‘’Pengolahan itu berada di Dia mengungkapkan, loka- mencari itu. ‘’Harganya murah, Pelabuhan Muncar dan tidak si itu berada di wilayah kerja tapi mau gimana lagi,” pungberizin. Tidak mungkin ada provinsi. Dia menyebut, proses kasnya. (ton/c1/aif )

Disenggol Truk Tangki, Pelajar Nyungsep GENTENG - Para pelajar yang ke sekolah menunggang motor perlu mendapat perhatian serius. Sebab, tidak sedikit yang mengalami petaka di jalan raya, baik saat berangkat maupun pulang sekolah. Apalagi, pelajar setingkat Sekolah Menengah Pertama ( SMP). Padahal, sudah dipastikan mereka tidak mengantongi izin berkendara karena masih anakanak. Sebab, SIM baru bisa didapat oleh warga yang berusia minimal 17 tahun. Seperti yang dialami Neni Ardianti, 15, warga Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, ini. Pelajar kelas VIII salah satu SMP di Kecamatan Genteng itu mengalami patah tulang akibat kecelakaan di jalan raya Kembiritan, tepatnya di Dusun Pandan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, pukul 06.15 kemarin. Saat kejadian, korban tengah dalam perjalanan menuju sekolah. Diperoleh keterangan, pelajar tersebut mengendarai Suzuki Satria FU bernopol P 2172 YB yang melaju dari arah barat.

ALI NURFATONI/RaBa

RUSAK: Motor Suzuki Satria FU diamankan di depan pos Lantas Genteng kemarin.

Kecelakaan terjadi saat korban berusaha mendahului truk tangki BBM. Namun, dia tidak menyadari

bahwa kendaraan yang ada di depannya itu juga akan mendahului kendaraan lain.

Pengemudi truk tangki bernopol N 8847 UB, Tri Arso Budi, 55, hendak mendahului truk. Warga Perum Kebalenan Baru 1, Kecamatan Banyuwangi, itu tidak tahu ada motor yang akan mendahului kendaraannya. Bodi tangki itu pun akhirnya bersinggungan dengan motor yang ditunggangi pelajar tersebut. Akibatnya, pelajar itu terpelanting dan jatuh ke aspal. Yang bersangkutan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng. Korban mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya. Hasil pemeriksaan medis, korban mengalami patah tulang tangan kiri dan luka di kepala. Polisi bertindak cepat dan segera mengamankan dua kendaraan yang terlibat. Kanitlantas Polsek Genteng, Ipda Sumono menuturkan, pihaknya langsung mengamankan dua kendaraan itu. Selain itu, sang sopir juga dimintai keterangan. ‘’Dua kendaraan itu bersinggungan sehingga terjadi kecelakaan,” ungkapnya. (ton/c1/aif )

PESANGGARAN -  Aparat gabungan Polres Banyuwangi, TNI AD, Koramil Pesanggaran, Marinir Lampon, dan Perhutani Banyuwangi Selatan, melakukan razia besar-besaran kayu ilegal di Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, kemarin siang. Ratusan aparat itu menggerebek beberapa rumah penduduk yang diduga kuat menyimpan kayu ilegal,termasuk gudangkayumilikMubarok,mantan kepala Desa Kandangan. Sayang, saat aparat melakukan operasi di beberapa rumah penduduk, penghuninya banyak yang tidak ada di rumah. Bukan hanya itu, ketika aparat gabungan memeriksa isi rumah, ternyata tidak ada kayu. Kebanyakan kayu-kayu itu sudah ditaruh di luar rumah. “Kecuali di gudang Pak Mubarok, kayunya ada di gudang dan tidak dikeluarkan. Tapi Pak Mubarok juga nggak

ada di rumah,” kata Wakil Administrator Banyuwangi Selatan, Ketut Sukantawiyasa, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Meski tidak ada orangnya, sejumlah kayu yang ditemukan di luar rumah penduduk itu, termasuk yang ada di gudang Mubarok, tetap diangkut aparat gabungan. Disinyalir, kayu jati dan kayu rimba tersebut ilegal. “Kita amankan dulu. Nanti kalau memang ada yang merasa kayu itu legal, ya silakan diurus dan silakan diambil,” tegas Ketut. Dalam operasi ter sebut, aparat b e r h a s i l mengamankan 490 ba tang kayu jati olahan dan 160 batang kayu rimba olahan. “Semua kita amankan dari rumah warga di Kandangan dan gudang Pak Mubarok,” sebutnya. Ketut tidak membantah jika operasi besar-besaran kemarin merupakan bentuk respons atas upaya penghadangan yang dilakukan warga ketika petugas melakukan kroscek tunggak kayu jati di Desa Kandangan beberapa waktu lalu n Baca Gudang Kayu...Hal 39


KOMUNIKASI BISNIS

32

Kamis 23 Mei 2013

Verifikasi DCS Gerindra Lengkap Istimewa

SEMAKIN DI DEPAN: Kepala Smanta, Istu Handono (tengah) bersama siswa-siswi yang mendapat kesempatan mendapat fasilitas pinjam pakai Mio J dan Mio GT.

Yamaha Pinjami Enam Motor Kepada Pelajar SMAN 1 Kota Banyuwangi BANYUWANGI - Kedekatan Yamaha terhadap konsumen tidak perlu diragukan lagi. Terutama kepada pelajar. Setelah sebelumnya membuat program pinjam pakai Mio J kepada kepala desa, Yamaha memberikan program serupa kali ini adalah pelajar SMAN 1 Kota Banyuwangi (Smanta). Branch Manager PT Rodasakti Suryaraya Jember, Bambang Setiabudi menjelaskan, sedikitnya enam pelajar Smanta menerima fasilitas pinjam pakai dari Yamaha. Mereka

adalah Arief Muh Nur Kahfi, Nispul, Prasetyo Bagus, Septian Cahyo, A Wahyu Tri Utama, dan Aulia Imamah. Dalam program pinjam pakai ini, Yamaha memberikan fasilitas tiga unit Mio J dan tiga unit Mio GT untuk para siswa. “Jadi enam motor ini kita pinjamkan kepada enam selama sebulan kepada siswa untuk dibuat aktivitas apa saja,” kata Bambang. Dijelaskan, pinjam motor Yamaha selama sebulan ini tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat menikmati keunggulan motor Yamaha. Salah satunya Mio GT dan Mio J. Dengan begitu mereka akan memahami secara

lebih mendalam kehandalan mesin dua motor matik Yamaha ini. “Untuk menentukan enam pelajar ini kami harus menyeleksinya terlebih dahulu. Sebab, kami akan memberikan beasiswa juga kepada mereka,” tukasnya. Sementara itu, Kepala Smanta Drs Istu Handono memberikan apresiasi kepada Yamaha yang telah menunjuk sekolahnya dalam melaksanakan program yang luar biasa ini. Diakui, program pinjam pakai motor selama sebulan ini belum ada yang melakukan. “Tagline Yamaha Semakin Di depan dibuktikannya dengan program ini,”ujarnya. (*/als)

Alumnus PGAN Reuni 26 Mei SITUBONDO - Para alumnus Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Situbondo akan menggelar reuni akbar. Kegiatan itu akan digelar pada Minggu, 26 Mei nanti. Acara yang dimulai pada pukul 08.00 WIB itu ditempatkan di Aula MAN 2 Situbondo, di Jalan Argopuro Situbondo. Ketua panitia, Cung Erik mengatakan, Reuni Akbar PGAN Situbondo ini tidak mengkhususkan bagi angkatan tertentu. “Kita mengundang semua angkatan PGAN Situbondo. Silakah datang langsung pada acara reuni akbar nanti,” ajaknya. Bahkan, perwakilan semua angkatan yang hadir nanti akan diberiISTIMEWA kan waktu khusus untuk menyampaikan sambutan dan pengalaman JALIN SILATURRAHMI: Panitia Reuni Akbar PGAN Situbondo berpose bersama. hidupnya. Sehingga, hal itu akan makin menambah hidup acara PGAN nanti adalah kali pertama Kawariro; dan Koordinator pelakreuni akbar. digelar sepanjang sejarah PGAN sana Artiono. “Ada juga pengurus Yang cukup menarik, kata mantan berdiri. Karena itulah, dia berharap bidang-bidang. Kita bertemu tiap kades tersebut, sepuluh orang guru tak disia-siakan. “Kita ingin menjalin minggu agar acara ini benar-benar PGAN akan dihadirkan dalam acara silaturahmi dan ukhuwah islamiyah. sukses,” tegas Cung Erik. nanti. Di antaranya adalah H Ridwan Ide reuni ini terbentuk sekitar dua Selain itu, juga dibentuk tiga koorUsman. “Jadi selain bersilitaruhmi bulan yang lalu di Kendit,” imbuhnya. dinator wilayah. Yakni, Banyuwangi, dengan teman, kita juga bisa bersiUntuk menyukseskan acara, kata Bondowoso, dan Situbondo. Ini laturahmi dengan guru yang telah Cung Erik, panitia acara sudah dilakukan untuk memudahkan memberikan ilmu kepada kita,” dibentuk beberapa waktu yang lalu. mengkoordinir para peserta. Sebab, ungkap Cung Erik. Sebagai ketua adalah Cung Erik, banyak para alumni yang ada di tiga Menurut dia, reuni akbar alumnus Sekretaris Bashori Alwi; Bendahara, wilayah tersebut. (pri/adv/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI - Verifikasi administrasi Daftar Calon Sementara (DCS) Calon Legislatif (Caleg) dari DPC Partai Gerindra Banyuwangi dinyatakan lengkap oleh KPU Banyuwangi kemarin (22/5). Dalam verifikasi administrasi itu, berkas DCS caleg Gerindra dinyatakan sempurna. Sehingga tidak perlu ada perbaikan. Hal itu diakui oleh Ketua Bapilu (Badan Pemenangan Pemilu) Gerindra, Achmad Ali Wafa. Dia mengaku, verifikasi administrasi DCS caleg yang diserahkan kemarin (22/4) telah dinyatakan lengkap oleh KPU Banyuwangi. Kabar tentang lengkapnya administrasi DCS caleg Gerindra ini langsung disambut antusias oleh seluruh kader, terutama caleg Partai

Lima Direksi BUMN Beri Kuliah di SMAN 1 Giri GIRI - Direktur PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero), Tri Herutantoyo, menyambangi almamaternya, SMAN 1 Giri, Banyuwangi, kemarin (22/5). Di hadapan ratusan adik kelasnya tersebut, pria yang karib disapa Heru itu membeber kisah sukses yang dia jalani hingga berhasil menduduki jabatan penting seperti saat ini. Harapannya, seluruh siswa sekolah yang dulu bernama SMPP itu termotivasi untuk meraih masa depan yang lebih baik. Heru memotivasi seluruh adik kelasnya itu dengan mengatakan bahwa saat dirinya bersekolah di SMPP (nama lama SMA 1 Giri), fasilitas yang tersedia di sekolah tidak selengkap saat ini. Namun demikian, saat lulus SMA dan mengikuti seleksi masuk Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) yang diikuti 125 ribu peserta, dirinya berhasil diterima di sekolah tersebut. “Saat ini fasilitas penunjang belajar di SMAN 1 Giri sudah jauh lebih komplet. Saya yakin adik-adik pasti bisa mengukir prestasi menjulang melebihi saya,” ujar Heru, disambut tepuk tangan ratusan siswa yang memadati Ourdoor Centre Learning (OCL) SMAN 1 Giri. Heru menekankan, sejak saat ini para siswa sudah harus menanamkan tujuan yang jelas untuk masa depannya kelak. Dia pun mengimbau siswa agar memilih jurusan pendidikan yang sesuai dengan bakat dan minat siswa. “Bidang apa saja tidak masalah. Yang penting tekun dan serius,” tuturnya. Dikonfirmasi usai menjadi guru

BANYUWANGI

• Suzuki Realvan ‘03 •

• Daihatsu Xenia ‘10 •

• Chery QQ ‘09 •

Dijual Suzuki Realvan GRV, AC Double, tahun 2003, biru metalik, harga 67,5 Juta nego, bisa cash/Kredit, hubungi 085258768444.

Dijual Daihatsu Xenia Xi 1.3 Sporty tahun 2010, hitam metalik, nego sampai deal, hubungi 085204916135.

Dijual Chery QQ GT MT tahun 2009 merah, harga 65 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Suzuki PU Futura ‘10 •

• Toyota Innova ‘05 •

• Suzuki Forsa ‘92 •

• Nissan Xtrail ‘05 •

Dijual Suzuki Pick-Up ST 150 Futura (ac) tahun 2010 hitam, harga 77,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Daihatsu Xenia F601RV-GMDFJJ ( XI family) mickro/minibus th 2009 htm mtlik, hrg 109,5 jt nego, brg istmw, bs cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Suzuki Sedan Forsa SF413 MP tahun1992 hitam metalik, harga 46,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Nissan Xtrail 2.5L ST tahun 2005 abu-abu metalik, harga 147,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Dicari Sengon •

• Corolla ‘95 & Kijang ‘03•

• Promo Daihatsu •

Dijual Great Corolla 95 silver orisinil cat 70jt nego, Kijang LSX 03, 115jt nego, milik sendiri, siap pakai, BU, hub. 081336528447

Hny dg 18 Jt, miliki All New Xenia Dual Air Bag. Free servis 60.000 KM/3 th. 081 233 432555/081559705555/087 857409555

• PRIMA MOBIL •

SITUBONDO

• Tanah Kebun • Djl tnh kebun SHM 7790 m2 (120m X 70m) a/n sendiri Rp 150.000/m nego. Lok: Bwi kota. 150 m timur Jl Raden Wijaya, selatan Perum Djati Khayangan. Hub: 081239574908/081999093869/ Bpk Edy

• Blimbingsari • Jl tnh sktr Bandara Blimbingsari Bwi, L 3Ha, SHM,200rb/m.H.081235026365/087859712349

BANYUWANGI • Staff Promotion • Melamar hari ini besok kerja, buth 40 Staff Promotion P/W fas : gaji 1,2-3jt/ bln, lamr ke CV Indo, Jl. Ikan Gurami 15, Karangrejo, Bwi, hub 085645120579.

• Marketing • Butuh pria/wanita usia 19-30 th berpenampilan menarik komunikatif min SMA, fas gaji+bonus +3jt transport ada jenjang karier lam kirim ke Jl. Jember 33 Genteng Bwi tlp 081336384879

BANYUWANGI • Jl. Yos Sudarso • Djual rmh Jl. Yos Sudarso 08 Bwi LT 1082 m2, SHM lok strategis hub, 0811309588.

Ingin pasang Iklan? Hubungi: 412224

BANYUWANGI

yang sukses di berbagai bidang, baik profesional, militer, seni, dan lain sebagainya akan kami undang. Mereka akan kami pertemukan dengan para siswa dan wali murid. Sehingga siswa bisa menggali informasi dan kiat bagaimana menjadi orang sukses,” papar Mujiono. Lebih jauh, Mujiono menambahkan, selain Heru, sebelumnya SMAN 1 Giri juga kedatangan empat alumnus yang kini menjabat direksi BUMN yang lain. Di antaranya, Direktur Utama (Dirut) Inhutani IV (Persero), Hadi Siswoyo; Direktur Perencanaan dan Pengembangan PTPN III, Nur Hidayat; Dirut PT Telkom, Arief Yahya, dan Dirut Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), Nanang Waskito. (sgt/adv/als)

BANYUWANGI

Dcri pohon sengon siap panen, kami siap mmbeli (nebas di kebun) H. 081703130988.

Ready stock L300, T120SS(new), PU Grdmx, PU Futura, Avanza, Xenia, Rush, Krista, APV, Escudo, Katana, Espass, Futura, STW. Bsa cash/krdt.Hub 0333411655,0811301676.

sehari di SMAN 1 Giri kemarin, Heru mengaku senang bisa mengunjungi almamaternya tersebut. Dikatakan, selain bersilaturrahmi, kedatangannya ke SMAN 1 Giri kali ini merupakan tugas negara yang disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. “Di kesempatan ini saya bisa memberikan contoh konkret kepada adik-adik (siswa SMAN 1 Giri) melalui pengalaman pribadi saya,” tuturnya. Sementara itu, kepala SMAN 1 Giri, Mujiono mengatakan, kegiatan Direksi Mengajar seperti yang dilakukan Heru sangat penting untuk memotivasi dan menginspirasi siswa. “Pada pertengahan Desember mendatang, kami akan menggelar charity (semacam reuni). Para alumnus

BANYUWANGI

• Tanah + Bangunan •

• Jl. Lingkar Ketapang •

SIGIT HARIYADI/RaBa

INTERAKTIF: Heru menggelar sesi tanya jawab dengan siswa-siswi SMAN 1 Giri kemarin.

BANYUWANGI

Jual tanah+bangunan lokasi asih ada air, Desa Wonorejo Bwi, hub. 0818351234.

Dijual tanah 2500 m2, Jl. Lingkar Utama Ketapang Bwi, hub 082141046676.

ISTIMEWA

Achmad Ali Wafa

Gerindra. Menurut dia, sejak awal Gerindra sangat yakin jika verifikasi yang diserahkan sebulan lalu sudah lengkap sesuai dengan petunjuk KPU. Di sisi lain DCS caleg Partai Gerindra ditentukan melalui seleksi yang cukup ketat. Sehingga ketika ada berkas yang kurang dari caleg tersebut, maka harus segera dilengkapi. “Jangan sampai tidak lengkap. Sebab, hal ini mempengaruhi proses selanjutnya,” terang Ali Wafa. Dikatakan, jumlah caleg Partai Gerindra Banyuwangi mencapai 50 orang. 17 orang di antaranya merupakan kalangan perempuan. “Kuota 30 persen bacaleg perempuan seperti yang disyaratkan KPU sudah kami penuhi,” pungkas Wafa. (adv/als)

• Honda City ‘01 • Djl Honda City 2001 (5X-8) MT, silver, PS/ PW/EM/AC dingin/audio shock breaker 4 buah baru, istmw, siap pakai plat DK Denpasar, pajak baru bln april, 89jt nego dtmpat smpai jd. bu posisi Stbondo H 081232318000

• STNK • Hlg STNK P 2903 YW, an. Busairi, Dsn. Selogiri 02/02 Ketapang, Kalipuro Hlg STNK P 3586 ZC, an. Suyatmo, Ling. Lerek 01/02, Gombengsari, Kalipuro

SITUBONDO • STNK • Hlg STNK P 5144 EQ, an. Sanhaji, Dsn. Kota Bedah 02/01, Pleyan , Panarukan

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan secara resmi di Radar Banyuwangi.


37

Kamis 23 Mei 2013

PORPROV

Dispora Beri Pembekalan Cabor

BERPENGALAMAN: Almira dan Sukiono memamerkan medali OSN di nomor kata putri dan putra.

BANYUWANGI - Mimpi KONI Banyuwangi menjadikan Banyuwangi sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2015 seolah tidak terbendung. Induk cabang olahraga (cabor) di Banyuwangi itu sudah melakukan pemetaan sejumlah tempat yang akan menjadi venue pertandingan. Niat itu rupanya juga mendapat dukungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi. Demi memantapkan cabor dan KONI dalam menata persiapan menjadi tuan rumah ajang dua tahunan tersebut, Dispora berencana membekali pengurus induk cabor manajemen organisasi olahraga yang baik. Acara yang dikemas dalam workshop itu merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap hajatan regional Jawa Timur di Banyuwangi 2015 mendatang. Plt. Kepala Dipora Banyuwangi Ahmad Khairullah menuturkan, kegiatan ini akan menjadi awal bagi cabor untuk menata organisasi menuju Porprov 2015 mendatang. Manajemen yang baik di organisasi olahraga diharapkan bisa menjadi salah satu modal Banyuwangi dalam meraih sukses ganda di Porprov mendatang. “Kita tidak ingin hanya sebagai tuan rumah. Banyuwangi harus sukses sebagai tuan rumah sekaligus berprestasi,” tegasnya. Selain untuk cabor, workshop tersebut juga dibuka untuk umum. Hari Setiono dan Winarno dari Unesa dan UM, akan menjadi narasumber dalam acara yang digelar di aula Uniba Banyuwangi 25 Mei mendatang itu. (nic/c1/als)

FORKI FOR RABA

Sabet Medali, Karate kian Optimistis Ajang OSN Tingkat Provinsi 2013 BANYUWANGI - Suntikan moral diraih cabang karate sebelum keikutsertaannya di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Madiun mendatang. Itu tampak dari capaian dua karateka Banyuwangi yang notabene merupakan anggota tim karate Banyuwangi di even dua tahunan tersebut. Keduanya adalah Almira Rahmanita dan Sukiono Saadin. Kedua karateka muda Kota Gandrung itu sukses meraih medali di

ajang Olimpiade Siswa Nasional (OSN) di Surabaya kemarin (22/5). Almira dan Sukiono yang berangkat membela sekolahnya di pentas kejuaraan pelajar tingkat regional Jawa Timur itu mendulang medali perunggu di nomor kata. Ketua Forki Banyuwangi, Joko Triyadni mengatakan, hasil di OSN memang cukup memberi angin segar bagi cabang karate. Sebab, Almira dan Sukiono mampu mempersembahkan medali perunggu di ajang OSN. Itu bisa menjadi spirit tambahan jelang Porprov mendatang. “Setidaknya ini bisa menjadi modal ke Madiun

nanti,” katanya. Di ajang OSN tersebut, wakil SMAN 1 Giri dan SMAN 1 Banyuwangi itu sukses menduduki posisi tiga di daftar perolehan medali. Hasil itu sekaligus mengantar Almira dan Sukiono melenggang ke OSN tingkat nasional. Momentum kejuaraan antar pelajar itu menjadi ajang pemanasan bagi keduanya sebelum terjun ke Porprov Madiun mendatang. “OSN memang menjadi ajang pemanasan jelang Porprov. Setidaknya peta kekuatan dan calon lawan bisa diintip dalam even itu,” ujarnya. (nic/c1/als)

BALJEBOL

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

Pertaruhan Pembalap Lokal Ajang Motocross dan Grasstrack 2013 BANYUWANGI - Dua hari lagi Motocross dan Grasstrack 2013 digelar di sirkuit nasional Kumendung, Muncar. Even yang memperebutkan Piala Kapolres Banyuwangi II itu akan diikuti sejumlah pembalap lokal dan nasional. Ada 11 kelas yang akan menjadi arena pembalap dalam unjuk kebolehan menaklukkan lintasan yang memiliki karakter khusus itu. Ketua penyelenggara, Supriyadi menuturkan, setidaknya sudah 200 pembalap nasional yang memastikan unjuk kebolehan di ajang tersebut. Mereka akan menjadi lawan pembalap lokal yang akan bersaing menggapai podium juara. “Pastinya seru, karena pembalap lokal akan melawan pembalap nasional,” tuturnya. Owner Ijen Tour and Travel itu menambahkan, pembalap lokal dan nasional akan berlomba menaklukkan lintasan balap yang memiliki karakter khusus

tersebut. Meski dikenal memiliki karakter sulit, Supriyadi menjamin lintasan tersebut terbilang aman untuk para pembalap. Bahkan, lintasan tersebut juga bisa untuk para pemula. Inilah karakter sikuit Kumendung. Sekadar diketahui, pihak penyelenggara akan mempertandingkan 11 kategori, yakni kelas bebek standar pemula, kelas bebek standar pemula terbuka, bebek modifikasi terbuka junior, bebek modifikasi 2 tak terbuka senior, dan bebek modifikasi 4 tak terbuka senior. Sementara itu, penyelenggara juga akan mempertandingkan nomor campuran antara sport dan trial untuk klasifikasi senior. Untuk spesialis mini moto, akan dipertandingkan klasifikasi khusus untuk usia maksimal 15 tahun terbuka. Berikutnya, nomor FFA terbuka dan adventure 35 tahun ke atas non pembalap 150 cc. Nomor prestisius di ajang ini, yakni spesial engine (SE) SE 50 cc terbuka dan SE 125-250 cc terbuka MX 2 terbuka, siap memacu adrenalin pembalap dan penonton. (nic/c1/als)

LUMAJANG

Jamkesmas Belum Merata

PERTANIAN

RULLY EFENDI/RADAR JEMBER/JPNN

BERBURU MASSAL: Drs Sukardi, Camat Bangsalsari (dua dari kiri) ikut melakukan pembasmian hama tikus di Desa Sukorejo, kemarin (21/5).

Petani Gelar Gropyokan Tikus BANGSALSARI - Sejumlah petani di Desa Sokorejo Bangsalsari, kemarin pagi (21/5), menggelar grebek tikus di sawah. Hal tersebut mereka lakukan, karena sudah menjadi hama yang merusak tanaman petani. Sekitar pukul 08.00 wib, sejumlah petani mulai melakukan pembasmian itu dengan racun pakan dan pengasapan. Hanya dengan waktu satu jam saja, mereka mampu mengumpulkan ratusan tikus. Menariknya, bukan hanya petani saja, yang terlihat melakukan gerebek tikus itu. Camat dan kepala UPT pertanian Bangsalsari pun juga tampak turun langsung dan berbaur dengan sejumlah petani. Menurut Camat Bangsalsari, Drs Sukardi M.Si, apa yang dia lakukan bersama para petani itu, sebagai bentuk perhatian pemerintah kecamatan, atas apa yang telah menjadi keluhan para petani tersebut. Baginya, kegiatan yang sebenarnya sudah dilakukan secara kontinyu itu akan mengurangi beban petani yang ada di wilayahnya. (mg3/hdi/jpnn)

JEMBER - Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang digulirkan pemerintah untuk memperingan biaya pengobatan bagi masyarakat kurang mampu, ternyata belum menyentuh seluruh masyarakat. Contohnya keluarga Atminingsih dan Gozali. Keadaan keluarga yang pas-pasan, ditambah harus mengeluarkan banyak biaya untuk pengobatan tumor ganas cucunya, ternyata keluarga ini tidak mendapatkan Jamkesmas. Padahal, penghasilan dari hasil kerja sehari-hari hanya cukup untuk kebutuhan hidupnya. Untuk keperluan pengobatan, mereka harus mencari utangan ke berbagai tempat. “Kami sudah habis-habisan untuk biaya pengobatan. Dan saya juga tidak tahu mengapa saya tidak mendapatkan Jamkesmas,” kata Atminingsih. Tidak hanya keluarga mereka, keluarga Suciati, dan Udin Ahmad, yang beralamat di jalan Letjen Suprapto, Gang 4, RT 2/16, No 82 Kebonsari pun mengalami hal serupa. Udin yang setiap harinya hanya bekerja sebagai penjual es keliling harus membiayai anaknya yang mengidap penyakit kelainan tulang belakang. Untuk pengobatan anaknya, dirinya sudah kehabisan akal karena tidak adanya biaya. Hal itu tidak lantas meluruhkan pemerintah untuk memberikan Jamkesmas. “Untuk pengobatan dari awal kami sendiri, walau tidak cukup. Memang kenyataanya seperti ini,” kata Udin. Anaknya, Ega Selamet Riyadi, 10, terkena penyakit kelainan tulang belakangnya. Ega hanya bisa tiduran di atas kasur. Untuk sekedar duduk pun anak ini harus dipangku orang tuanya. “Dokter mengatakan, katanya anak ini kekurangan vitamin, namun karena perasaan sayang kami, saya mencoba melakukan pengobatan kemana saja. Semata-mata untuk kesembuhannya,” kata Suciati. Dia mengatakan, sejak 2003 sudah hidup serba pas-pasan, namun dirinya tidak pernah diberi hak layanan kesehatan berupa Jamkesmas. Padahal berkali-kali anaknya yang sakit harus mendapat pengobatan. (mg1/hdi/jpnn)

SHOLIKHUL HUDA/RADAR JEMBER/JPNN

BUTUH PERHATIAN: Masih banyak keluarga kurang mampu belum tersentuh Jamkesmas.

Aktivitas Tim Sukses Kedua Kandidat Pilgub Tunggu Hasil Resmi

PDIP Sembahyang Bersama, STC Asah Saksi Pleno Kecamatan Hingga hari ketiga setelah pencoblosan, belum ketahuan siapa yang menjadi pemenang Pilgub Bali. Lembaga survei pun tak berani memutuskan pemenangnya karena tipisnya selisih suara kedua kandidat. Sambil menunggu hasil resmi, para tim sukses kedua kandidat memiliki kegiatan masing-masing. IB INDRA P - ARI TEJA, Denpasar KUBU PDIP yang mengusung paket Puspayoga-Sukrawan (PAS) nampaknya sudah cooling down. Mereka tidak mau lagi adu kemenangan melalui perhitungan suara yang tidak jelas. Baik melalui quick count, real count hingga perhitungan formulir C1 saksi. Wasekjen DPP PDIP Hasto Kristianto, menegaskan jika pihaknya akan menunggu hasil resmi dari KPUD Bali untuk menghitung suara secara sah. “Kami tidak mau lagi bicara mengenai hasil perhitungan suara. Kami serahkan sepenuhnya kepada KPUD,” ujar Hasto Kristianto sebelum melangsungkan sembahyang bersama kader di kantor DPD PDIP Bali. Dia menuturkan, jika apa yang menjadi klaim saat ini akan membuat masyarakat Bali menjadi bingung. “Daripada membuat kondisi tidak

kondusif, sebaiknya kita memilih untuk menunggu hasil perhitungan resminya,” ujar Hasto. Terkait kubu lawan Pasti-Kerta yang terus menerus mengklaim kemenangannya, tidak akan digubris lagi. “Kalau mereka (versi Pasti-Kerta) terus membeberkan kemenangan silahkan saja, kami tidak mau lagi mengurusi itu,” ungkapnya. Pihaknya pun memilih menjaga perdamaian saja. Bukan berarti pihak PAS takut berhadapan dengan cuap-cuap lawan, namun karena bukan menang-kalah yang dicari oleh PAS. “Yang kami cari bukan menang-kalah, tapi bagaimana supaya masyarakat Bali ini tetap bisa menjaga kedamaiannya,” ungkapnya. Maka dari itu, sebelum menggelar persembahyangan bersama, pihak PAS pun membuat tenda di depan kantor DPD. Dan seluruh dagang rombong mulai dari dagang bakso, dagang siomai, mi ayam hingga dagang sate “dicarter” untuk dibagikan kepada seluruh masyarakat yang hadir. “Pedagang itu merupakan sumbangan dari kader kami, ada Ketua DPRD sumbang satu gerobak bakso, ada kader sumbang sate, macam-macam, ini bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, jadi lebih mendekat ke masyarakat. Buktinya masyarakat sekitar ikut berbaur ikut makan di sini,” ungkapnya. Sedangkan kandidat Gubernur Puspayoga yang hadir dalam persembahyangan itu, menyatakan jika persembahyangan digelar dalam rangka mengucap syukur kepada

ADRIAN SUWANTO/RADAR BALI/JPNN

BERBAGAI CARA: Kandidat Gubernur Puspayoga dengan Wasekjen PDIP Hasto Kristianto usai sembahyang bersama di kantor DPD PDIP.

Ida Sang Hyang Widi karena hajatan Pilgub Bali telah berjalan lancar dan aman. “Pemilukada berjalan dengan baik. Kita tidak bicara kalah menang karena keputusan ada di KPUD,” terangnya. Dia menyebutkan jika persembahyangan juga dilakukan sebagai bentuk ketulusan

sebagai krama Bali. “Yang namanya etika moral dan kearifan lokal untuk lakukan persembahyangan bersama. Masyarakat Bali sudah cinta kedamaian,” ungkapnya. Bagaimana dengan klaim kemenangan kedua kubu? Puspayoga pun memilih damai-damai saja tidak mau ribut untuk

urusan yang belum jelas hasilnya. “Silakan (rilis kemenangan), kami tidak bicara itu. Kami tunggu hasil KPUD. Kemenangan sejati rakyat menentukan,” imbuhnya. Sementara itu, sekitar seribuan saksi memadati STC (Sekar Tunjung Center), sebagai markas pasangan Mangku Pastika - Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta), Sabtu (18/5). Mereka diasah khusus, untuk mengawal suara Pasti - Kerta. Khususnya dalam Pleno di Kecamatan yang akan dilakukan Minggu (19/5) hari ini. Para saksi ini diharapkan mampu membendung, jika ada langkah - langkah mengarah pada penyimpangan dan meluruskan data agar sesuai dengan formulir C1. Para saksi ini langsung dibekali materi materi oleh Konsultan Politik Pasti - Kerta IGP Artha. Mantan Anggota KPU Pusat ini memandu dengan menjelaskan pola kerja saksi dan meminta agar peluang - peluang kecurangan didata secara detail. Dan berani meluruskan jika ada hal yang mencurigakan. Saking penuhnya manusia, sampai para saksi ini meluber hingga halaman STC selain di wantilan. Masing - masing pimpinan di tinggkat Kabupaten juga mengomando kelompoknya. Misalnya Nyoman Sugawa Korry mengkoordinir tim saksi di Buleleng. “Angka kami yang sudah dihitung dengan merekap C1, hampir sama dengan dengan data pleno di tingkat desa yang sudah selesai. Kami saat ini fokus mengawal pleno di Kecamatan,” ujar ketua Tim Koalisi Bali Mandara Gede Sumarjaya Linggih. (jpnn)


UNTUK PEREMPUAN

38

Kamis 23 Mei 2013

Berteman untuk Kepentingan Sosial MENCARI teman itu mudah. Tapi kalau mencari teman satu profesi, rasanya gampang-gampang susah. Apalagi kalau harus memiliki hobi yang sama, butuh waktu dan penjajagan. Ya kesaman hobi dan persepsi semakin memudahkan untuk menjalin per-

saudaraan. Semakin kuat ikatan persaudaran, semakin lancar kita menjalankan aktivitas. Komunitas Kembyang Wangi dan Senam Kreasi mencoba memberikan contoh betapa pentingnya menjalin persaudaran untuk berbuat sosial. (aif)

an$

$khusus perempu

KOMUNITAS anda ingin tampil di koran? Caranya mudah. Isi ballot Jawa Pos For Her Community Competition yang tercetak di halaman koran ini, lalu kirim data dan foto ke kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi di jalan Yos Sudarso 89-c Banyuwangi. Kiriman pembaca akan terbit setiap edisi kamis dan minggu.

senam rekreasi

Base Camp: Situbondo Berdiri: 2013

Senam tidak Harus Buka-bukaan KOMUNITAS Senam Rekreasi awalnya terbentuk dari mereka yang rutin melakukan senam di car free day tiap hari Minggu. Komunitas ini terus bersosialisasi ke sanggarsanggar senam di Kota Situbondo. Sehingga jumlah anggota semakin bertambah. Ciri khasnya ada pada baju yang dikenakan

kembyang wangi

Sumbang Anak Yatim hingga Donor Darah

Base Camp: Jalan Ahmad Yani Banyuwangi Berdiri: 2013

ANTRE di tempat praktik dokter gigi tampaknya membawa berkah tersendiri bagi ibu-ibu ini. Dari pertemuan singkat tersebut, mereka lantas membentuk komunitas Kembyang Wangi. Tidak ingin sekadar kumpulkumpul tanpa tindakan nyata bagi masyarakat, anggota komunitas yang bermarkas di Jalan Ahmad Yani, inipun sepakat melakukan berbagai

kegiatan sosial. Bentuk kegiatan bakti sosial tersebut beragam. Mulai menyantuni anak yatim hingga menyumbangkan salah satu harta mereka yang paling berharga, yakni Darah. Dalam kegiatan Banyuwangi Peduli pekan lalu, anggota komunitas Kembyang Wangi tak segan ikut ambil bagian mendonorkan darahnya. (sgt/aif )

merupakan kreasi sendiri. Yakni, batik khas Situbondo dikombinasi dengan baju senam. Kadang-kadang, anggotanya juga membagi-bagi jilbab Komunitas Senam Kreasi ingin menegaskan bahwa orang tidak harus menggunakan baju yang bukabukaan. (pri)


BERITA UTAMA

Kamis 23 Mei 2013

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Berpeluang Dialihkan untuk Proyek Jalan Bisa Pakai Kaus I Love BWI

Mayoritas Pemegang KTP Perdana n UMUR...

Sambungan dari Hal 29

Pihaknya sudah mengirim surat kepada beberapa sekolah agar membantu memfasilitasi perekaman data e-KTP. “Tim kami akan datang ke sekolah-sekolah. Siswa cukup membawa KK

n LELANG...

Sambungan dari Hal 29

Kalau proyek itu bisa dituntaskan tahun 2013 ini, Bupati Anas mempersilakan lelang ulang digelar. Sebaliknya, jika waktu yang tersedia tidak cukup, maka Bupati Anas minta proyek itu ditunda tahun depan. “Saya perintahkan dilakukan kajian dan penghitungan ulang. Jika waktunya mepet, saya minta jangan dipaksakan,” kata Bupati Anas. Sekadar diketahui, pem bangunan gedung Pemkab Banyuwangi sudah direncanakan

tahun 2012 lalu dengan anggaran Rp 19 miliar. Tahun lalu pemerintah daerah sudah melelang proyek itu, tapi gagal menghasilkan pemenang. Penyebabnya, penawaran peserta lelang tidak ada yang me menuhi syarat. Rencana pe mbangunan itu akhirnya di tunda tahun 2013 ini, dan ang garannya membengkak menjadi Rp 35 miliar. Namun, lagi-lagi gagal menghasilkan pemenang lelang dengan alasan sama. Jika pembangunan gedung pem kab gagal dilaksanakan tahun ini, Bupati Anas be-

rencana menggunakan anggaran Rp 35 miliar itu untuk memperbaiki jalan rusak. Sebelum tahun 2015, Bupati Anas menargetkan perbaikan jalan sepanjang 1.500 km. Mantan anggota DPR RI itu juga menargetkan perbaikan jalan rusak sepanjang 700 km sebelum tahun 2015. “Karena itu, saya minta proyek kantor pemkab itu dihitung ulang secara cermat,” katanya. Sementara itu, peresmian Gedung Juang yang dibangun menggunakan APBD 2012 itu dihadiri Dandim 0825 Letkol Muslimin Fasyah dan para

veteran serta pejuang. “Kita harapkan, gedung ini ti dak hanya menjadi tempat persemayaman tapi juga menjadi tempat menyamai nilai-nilai perjuangan dan kepahlawanan kepada generasi muda,” tandasnya. Peresmian Gedung Juang itu ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan batu prasasti oleh Bupati Anas. “Kami atas nama keluarga besar Kodam V/Brawijaya dan keluarga besar veteran menyampaikan penghargaan atas dibangunnya Gedung Juang ini,” tegas Muslimin. (afi/c1/bay)

n MEJENG... Sambungan dari Hal 29

Ketua panitia lomba Benny Siswanto me ngatakan, foto boleh bernuansa ikon Banyu wa ngi, misal berfoto di areal ikon Banyuwangi, seperti Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Sri tanjung dan Taman Blambangan. Peserta juga bisa berfoto di objek wisata, seperti Pulau Merah, Pantai Plengkung,AlasPurwo,Sukamade, Kawah Ijen, Pantai Boom, dan objek menarik lain. Boleh juga menonjolkan ikon budaya, seperti foto mengenakan kostum pe-

dari rumah,” katanya. Perekaman data e-KTP di sekolah akan terus dilakukan hingga akhir Desember 2013. Sebagian besar siswa sekolah itu merupakan pemegang KTP perdana. Sebelumnya, ratusan siswa itu belum pernah memiliki KTP karena usianya belum memenuhi syarat. (afi/c1/bay)

na ri gandrung, Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), kebo-keboan, seblang, dan budaya khas Banyuwangi yang lain. “Peserta juga boleh berfoto bersama penari atau peserta BEC,” ujar Benny. Ditambahkan, peserta bisa foto secara perorangan maupun bersama teman, pasangan, atau keluarga. Demi menonjolkan kesan I Love Banyuwangi, peserta di perkenankan mengenakan aksesori dan pernak-pernik bertulisan “I Love Banyuwangi”, mi salnya kaus bertulisan “I Love Banyuwangi”. “Memakai kaus I Love Banyuwangi juga

bagian dari gerakan mencintai Banyuwangi,” cetus Benny. Cara mendaftar cukup mudah, lanjut Benny, peserta cukup menyerahkan foto ke kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi di Jalan Yos Sudarso 89C Banyuwangi. Bisa juga ke kantor Jawa Radar Banyuwangi biro Genteng. Biaya pendaftaran murah, satu lembar foto hanya Rp 25.000, tiga lembar Rp 70.000, dan lima lembar Rp 100.000. “Ayo buruan daftarkan foto Anda dalam lomba foto I Love Banyuwangi di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi,” seru Benny. (*/c1/bay)

Dirjen Dukung Pengembangan Ketapang Antisipasi Konvoi Lulusan

n TENDA...

Sambungan dari Hal 29

Komunikasi itu harus terus dilakukan demi mengejar target operasional Bandara Blimbingsari. Dinas Perhubungan Jatim juga diminta terus melakukan pendekatan dengan Kementerian Perhubungan RI. “Harus ada target. Apa target Bandara Blimbingsari ini. Ta-

hun berapa bisa didarati pesawat Boeing,” kata Soeroyo. Peluncuran bus bandara itu, kata Soeroyo, merupakan pemandu moda transportasi di Banyuwangi. Ke depan, Pelabuhan Ketapang akan dila kukan pembenahan demi men dukung semua moda transportasi. “Lima tahun lagi, Pelabuhan Ketapang akan lebih baik daripada yang sekarang.

Selama saya masih mendapat kepercayaan, saya akan kerja keras membenahi Ketapang,” ungkapnya. Soeroyo menyampaikan, Direktorat Jenderal Per hubungan Darat akan membantu pemkab yang bekerja keras dan serius memajukan daerah. “Rakyat dan Pemerintah Daerah Banyuwangi memiliki kemauan keras untuk maju. Kami

akan all out mendukung,” Bupati Anas menyampaikan apresiasi terhadap Dirjen Soe royo karena mendukung pembangunan Banyuwangi. Beberapa tahun lalu Soeroyo berjanji mengucurkan bantuan bus untuk mendukung transportasi Bandara Blimbingsari. “Terima kasih Pak Dirjen telah merealisasikan bantuan itu,” ucap Bupati Anas. (afi/c1/bay)

Ganti Caleg di Bawah Umur n WAJIB... Sambungan dari Hal 29

Model BB-6 ditujukan untuk petugas penyelenggara pemilu, baik KPU, panitia pemilihan kecamatan (PPK), Pa nitia Pemilihan Setempat (PPS), maupun jajaran Panitia Pengawas Umum (Panwaslu). Sementara itu, model BB-7 wajib dilampirkan kades yang hendak maju sebagai calon legislatif. Suherman menjelaskan, pada saat waktu perbaikan persyaratan administrasi bacaleg ditutup hari ini, para bacaleg berstatus kades, TNI, Pol ri, ang gota penyelenggara pemilu, maupun anggota dewan yang pindah parpol yang belum menyerahkan formulir tersebut, akan dinyatakan belum memenuhi syarat. “Jika hingga 1 Agustus mereka tidak menyertakan kelengkapan tersebut, mereka akan kami coret,” ujarnya kemarin (22/5). Hari terakhir masa perbaikan persyaratan administrasi para

bakal calon legislatif (bacaleg) yang akan mengikuti Pemilu 2014 dimanfaatkan betul oleh sejumlah partai politik (parpol). Dalam sehari kemarin (22/5), tercatat sembilan parpol menyerahkan berkas perbaikan administrasi daftar caleg sementara (DCS) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi. Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, sejak siang hingga sore kemarin, pengurus sembilan parpol berbondong-bondong men datangi kantor KPU di Jalan Agus Salim, Banyuwangi. Di antaranya pengurus Partai Demokrat (PD), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Nasional D e mokrat (Nasdem), dan Par tai Gerakan Indonesia Raya (Ge rindra). Pengurus Par tai Hati Nurani Rakyat (Ha nura), Partai Persatuan Pem bangunan (PPP), Partai Ke adilan dan Per satuan Indonesia (PKPI), serta Partai Demokrasi Indonesia Per-

juangan (PDIP), juga baru menyerahkan berkas perbaikan tersebut di hari terakhir masa perbaikan persyaratan administrasi kemarin. Sementara itu, pengurus tiga parpol yang lain, yakni Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sudah menyerahkan berkas perbaikan persyaratan administrasi bacaleg Senin (20/5) dan Selasa (21/5) lalu. Dengan demikian, saat batas waktu perbaikan persyaratan administrasi bacaleg ditutup pukul 16.00 kemarin, seluruh parpol sudah menyerahkan berkas perbaikan administrasi bacalegnya. Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pencalegan KPU Banyuwangi, Suherman mengatakan, secara umum, seluruh bacaleg sudah memenuhi persyaratan administrasi. Namun demikian, berdasar hasil penelitian sementara, sejumlah bacaleg masih mengalami kekurangan persyaratan, di antaranya copy

legalisasi ijazah kurang, dan surat keterangan kesehatan ha nya tertera tanda tangan dokter tanpa mencantumkan nama dokter, dan beberapa persyaratan lain. “Secara garis besar, para bacaleg sudah memenuhi persyaratan administrasi,” ujarnya kemarin. Sementara itu, Partai Golkar, PAN, dan PDIP, yang sebelumnya mencantumkan cabaleg bawah umur, tampaknya sudah memiliki bacaleg pengganti. Menurut Suherman, pengurus tiga parpol tersebut sudah berkoordinasi dengan pihaknya terkait bacaleg bawah umur tersebut. Menurut dia, ba caleg yang dikategorikan bawah umur adalah mereka yang belum genap berusia 21 tahun saat pendaftaran bacaleg di tutup 22 April lalu (bukan 22 Mei seperti diberitakan se belumnya). “Golkar, PAN, dan PDIP, menyatakan sudah meng ganti bacaleg mereka yang masih bawah umur,” pungkasnya. (sgt/c1/bay)

Mubarok Tidak Ada di Rumah n GUDANG KAYU... Sambungan dari Hal 31

Kala itu, aparat gabungan Pol res Banyuwangi, Polsek Pe sanggaran, dan Perhutani Banyuwangi Selatan, serta tim ahli dari Dinas Kehutanan dan Pertanian, melakukan kroscek terhadap tunggak kayu jati yang katanya diklaim Didik Agus Rohman beli kepada warga. “Saat itu, ketika kita mau melakukan kroscek tunggak kayu jati di areal Perhutani, ternyata

banyak warga yang berkumpul dan kita anggap itu sebagai upaya penghadangan,” tandasnya. Sementara itu, Mubarok ketika dikonfirmasi mengaku sedang tidak ada di tempat ketika gudang kayunya didatangi aparat gabungan. “Kebetulan saya pas di Sukamade, Mas,” ujar Mubarok saat dihubungi via ponsel kemarin petang. Meski demikian, dia mengaku semua kayu yang diambil aparat dari gudangnya itu ada su rat kepemilikan yang sah.

“Saya sekarang perjalanan ke pol sek untuk menunjukkan surat kepemilikan kayu itu. Tadi waktu ada operasi, istri saya memang nggak bisa menunjukkan karena memang nggak tahu. Kuncinya saya bawa,” tuturnya. Terkait banyaknya warga yang beberapa hari lalu berkumpul mengikuti petugas mengecek tunggak, Barok membantah itu sebagai bentuk penghadangan. Sebab, kedatangan ratusan warga tersebut semata-mata

ingin mempertanyakan kasus almarhum Suwoto, warga setempat yang tahun 2003 silam mati diduga akibat ditembak petugas Perhutani. Saat itu, kata Barok, pihak Perhutani menjanjikan akan memberikan beasiswa kepada anak almarhum Suwoto. “Jadi untuk menanyakan hal itu saja. Terkait banyaknya warga yang ikut berkumpul, karena memang anggota keluarga Suwoto ada yang dari Desa Kandangan dan Sarongan,” pungkasnya. (azi/c1/aif)

Keberangkatan Disesuaikan Jadwal Penerbangan n PERTAMA... Sambungan dari Hal 29

Beberapa fasilitas itu mungkin sudah bisa ditemukan pada angkutan umum lain. Yang tidak ada di bus lain, dua bus itu dilengkapi WiFi yang selalu on. Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk, Arief Yahya, mengklaim dua unit bus itu merupakan bus bandara pertama di Indonesia yang dilengkapi fasilitas WiFi. Saat ini, bus bandara di Indonesia belum dilengkapi WiFi. “Bus bandara pertama yang dilengkapi WiFi seperti ini, baru ada di Banyuwangi,” papar Arief. Dengan fasilitas WiFi tersebut, penumpang dua bus itu bisa mengakses internet sepanjang perjalanan secara gratis. Perjalanan Blimbingsari-Banyuwangi ditempuh dalam waktu 25 menit.

Sepanjang perjalanan, selain dimanjakan fasilitas WiFi gratis, kami bersama penumpang lain juga dihibur alunan musik lokal Banyuwangi. Walau perjalanan cukup singkat, fotografer koran ini sempat tertidur. Kondisi bus yang nyaman dan udara cukup dingin itu membuat setiap orang yang ada di dalam bus itu mengantuk. “Nggak terasa, saya tadi tertidur,” ucap Galih Cokro, fotografer Jawa Pos Radar Banyuwangi. Walau fasilitas WiFi diberikan secara gra tis, tapi pelayanan dua bus yang dikelola Pe rum Damri itu tidak gratis. Penumpang bus bandara dikenakan tarif sebesar Rp 20 ribu. Dengan tarif Rp 20 ribu, penumpang bisa menggunakan fasilitas WiFi sepuasnya. Jam angkut bus itu menyesuaikan jam keberangkatan pesawat di Bandara Blim-

bingsari. Setelah mengangkut calon penumpang ke bandara, bus itu juga akan mengangkut penumpang pesawat yang baru mendarat di Blimbingsari. Kepada pengelola dua bus itu, Dirjen Per hubungan Darat Soeroyo meminta agar memperhatikan kualitas pelayanan. Soeroyo mewanti-wanti agar pengelola tidak menghitung untung-rugi, tapi mengutamakan kualitas. “Jika nanti rugi, sampaikan. Saya akan ganti, utamakan kualitas pelayanan kepada masyarakat Banyuwangi,” tegas Soeroyo. Bus bandara itu tidak melayani penumpang umum. Dua bus bandara ini hanya akan mengangkut calon dan penumpang pesawat di Bandara Blimbingsari. Rute perjalanan dua bus ini sudah ada. Walau melewati rute angkutan bus umum, tapi dua bus itu tidak akan menaikkan penumpang. (c1/bay)

n CEGAH... Sambungan dari Hal 29

Dalam razia kali ini, petugas tidak menindak para pengendara motor yang tidak me makai helm. Sebaliknya, polisi justru memberikan helm secara cuma-cuma kepada para pelajar tersebut. Menurut Kasatlantas Irawan, para pelajar memang dijadikan sasaran utama operasi simpatik tersebut. Selain membagikan helm cuma-cuma kepada para pelajar, petugas juga mem-

berikan stiker dan brosur imbauan taat berlalu-lintas kepada seluruh pengguna jalan. “Jumlah helm yang kami bagikan cuma-cuma mencapai 300 unit,” ujarnya. Dikatakan, operasi kali ini digelar demi menindaklanjuti ma raknya aksi kriminalitas yang dilakukan geng motor di berbagai daerah. Dengan Operasi Simpatik, diharapkan kasus serupa tidak terjadi di Banyuwangi. “Diharapkan tidak ada geng motor di Banyuwangi,” harapnya.

Sementara itu, Irawan mengaku sudah menyiapkan 97 personel untuk mengamankan pe ngumuman kelulusan siswa tingkat SMA/sederajat yang rencananya akan dilaksanakan besok (24/5). “Kami sudah meneken MoU (nota kesepahaman) dengan sekolahsekolah agar tidak ada siswa yang melaksanakan konvoi kelulusan. Jika ada siswa yang ber gero m bo l sa m bil m engendarai kendaraan di jalan raya, akan kita kawal,” pungkasnya. (sgt/c1/bay)

Dua Kali Terlibat Pencurian n JARAH... Sambungan dari Hal 30

“Onderdil milik korban itu hanya dijual Rp 400 ribu,” kata Aiptu Monip. Uang hasil kejahatannya tersebut ternyata sudah habis.

Semua uang hasil menjual onderdil itu telah habis untuk pesta minum-minuman bersama teman-temannya. “Onderdil yang belum sempat dijual telah kita sita dan kini ada di polsek,” cetusnya. Monip menyebut, tersangka

sebenarnya termasuk residivis. Se lain kasus pencurian onderdil, sebelumnya Tegar pernah ditangkap karena terlibat kasus pencurian. “Di proses Pol sek Blambangan sudah yang kedua ini,” katanya. (abi/ c1/bay)

BAYU SAKSONO/RaBa

PEMBERSIHAN: Petugas memotong rumput di kawasan pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Persiapan Mencapai 95 Persen n PERSAINGAN... Sambungan dari Hal 31

Menurut dia, para peserta su dah mulai datang. Karena itu, masyarakat diminta menyambut baik kedatangan para peserta itu. ‘’Mari kita beri kesan yang baik kepada

mereka,” serunya. Even internasional tersebut nanti akan menimbulkan efek eko nomi bagi masyarakat. Lambat laun masyarakat yang menambang emas di Gunung Tumpang Pitu akan berhenti. ‘’Ini solusi yang komprehensif,’’ terangnya.

Sampai kemarin, segala persia pan sudah hampir tuntas se ratus persen. Bupati Anas me nyebut, persiapan sudah mencapai 95 persen. ‘’Mudahmudahan ini penyelenggaraan even surfing terbaik di Jatim yang berskala internasional,” harapnya. (ton/c1/aif)

Diperpanjang hingga Tengah Malam n KEBANYAKAN... Sambungan dari Hal 40

Partai pengusung bacaleg harus tetap hadir di kantor KPU Situbondo sebelum pukul 16.00. “Alhamdulillah semua temanteman parpol hadir di KPU sebelum jam 4 sore,” terang Anis. Para pengurus parpol harus

bersabar menunggu gilirannya diverifikasi petugas KPU. Proses ini diawasi Panwaslu dan pe tugas kepolisian. “Ini kita masih terus merekap. Semua par pol sudah memasukkan berkas perbaikan. Pelayanan sampai malam, dan parpol harus antre,” terang Anis. Terkait keadaan tersebut, pria

berkacamata itu mengaku sudah memerintahkan para petugas all out. “Rata-rata parpol dan bacaleg sudah melengkapi semua berkas. Kalaupun ada yang kurang, kebanyakan hanya kurang legalisasi ijazah, tapi aslinya ada. Mereka masih punya kesempatan untuk melengkapi hingga pukul 24.00,” imbuh Anis. (pri/c1/als)

Dipulangkan setelah Dibina n NGAMAR... Sambungan dari Hal 40

Di kantor Satpol PP, HK menangis saat diberi pembinaan petugas dan guru sekolahnya. Sementara itu, pa-

sa ngan lelakinya langsung didata petugas Trantib di ruang penyidikan. “Saya tidak me nyangka urusannya akan begini,” kata Muhammad Badri. Kepala Satpol PP Kabupaten Situbondo, Bambang Supeno

mengatakan, usai didata dan di bina, keduanya langsung di pulangkan. “Khusus siswi itu kita serahkan kepada pihak sekolah. Pasangannya akan diserahkan melalui kades-nya,” kata Bambang. (rri/c1/als)


40

Kamis 23 Mei 2013

Kebanyakan Belum Ada Legalisasi Ijazah SITUBONDO - Parpol dan bakal calon legislatif (bacaleg) masih bisa bernapas lega di hari terakhir penyetoran berkas perbaikan dan pemenuhan persyaratan DCS (daftar caleg sementara) kemarin (22/5). Sebab, waktu yang semula dibatasi hingga pukul 16.00 diperpanjang hingga pukul 24.00. Langkah yang diambil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Situbondo itu berdasar surat KPU Pusat No. 355 tertanggal 21 Mei 2013. “Intinya, waktu untuk melengkapi dokumen dibatasi hingga pukul 24.00,” terang Kasubag Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat (Hupmas) KPU Situbondo, Zainuddin Anis, sore kemarin. Meski demikian, kata Anis, penambahan waktu itu hanya untuk mencukupi persyaratan n  Baca Kebanyakan...Hal 39

EDY SUPRIYONO/RaBa

KERJA KERAS: Petugas KPU meneliti berkas pencalegan salah satu parpol siang kemarin.

Ngamar di Hotel, Pelajar Kena Razia SITUBONDO - Seorang siswi sebuah SMP di Situbondo berinisial HK, 15, terjaring razia petugas Satpol PP kemarin (22/5). Saat ditangkap, HK sedang berada di dalam kamar hotel bersama kekasihnya, Muhammad Badri, 30, warga Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran. Akibatnya, sepasang kekasih itu langsung digelandang ke kantor Satpol PP. “Kedua orang yang tertangkap di hotel ini akan didata dan diberi pembinaan,” kata Bambang Supeno, kepala Satpol PP Kabupaten Situbondo. Pelajar SMP dan kekasihnya itu tertangkap petugas Satpol PP

NUR HARIRI/RaBa

TAK DIRESTUI: Sepasang kekasih yang ditemukan di kamar hotel saat didata petugas Satpol PP kemarin (22/5).

dalam razia rutin yang dilakukan di sejumlah tempat di Kota Santri. Saat petugas merazia

sebuah hotel di kawasan kota, petugas mendapati pasangan tersebut berada di dalam se-

buah kamar. Mereka langsung digelandang ke kantor Satpol PP. “Saya baru saja masuk kamar dan sudah didatangi petugas,” ujar Muhammad Badri kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Menurutnya, mereka berdua nekat check in demi bertemu dan membicarakan sesuatu. Itu karena hubungan yang mereka bina selama satu tahun ini tidak direstui orang tua si siswi. “Saya ngamar bukan untuk berbuat gituan. Hanya ingin berduaan saja,” terang pria yang sudah punya dua anak itu n  Baca Ngamar...Hal 39

Garansi Express SIC Keliling Empat Kabupaten

Klaim Kerusakan hanya 1x24 Jam, 14 Hari Sudah Selesai BANYUWANGI - Sarana Informasi Computer (SIC) Banyuwangi membuat inovasi baru. Inovasi dalam hal pemberian garansi ini diberi nama warranty express. Untuk memperkenalkan garansi express ini, SIC melakukan roadshow Goes to Exclusive Garansi Express Partnership yang berlangsung di empat kabupaten dan berlangsung sukses. Perjalanan yang dimulai Selasa (21/5) itu menempuh waktu dua hari. Antusiasme pengunjung di setiap kunjungan di beberapa toko komputer cukup tinggi. Komunikasi dua arah pun terjadi antara konsumen dengan toko komputer yang dihampiri. Mereka penasaran dengan garansi express. Acara yang digagas SIC Banyuwangi itu seakan menjawab pertanyaan sekaligus kebutuhan konsumen tentang garansi yang cepat dan tidak berbelit. Selama ini, konsumen yang membeli komputer dengan cara garansi dan mengalami kerusakan harus menunggu berbulan-bulan untuk menerima komputernya kembali agar seperti semula. “Birokrasi seperti ini yang akan kita pangkas. Oleh karena itu, melalui roadshow ini, SIC ingin mengenalkan garansi express agar pelanggan mendapat haknya kembali dengan cepat,” kata owner SIC Banyuwangi, H Zainuri. Zainuri menerangkan, garansi express adalah layanan maksimal kepada konsumen  dalam hal proses garansi notebook. Garansi express ini menerapkan proses klaim penggantian unit baru kepada konsumen yang notebook-nya rusak belum sampai tiga bulan pemakaian. Proses klaimnya hanya satu hari atau 1x24 jam. “Konsumen klaim setelah pemakaian tiga bulan bila terjadi kerusakan, garansi express menjanjikan maksimal 14 hari sudah selesai,” jelas pengusaha komputer itu. Garansi express ini berbeda dengan garansi pada umumnya. Garansi express ini hanya ada pada SIC dan partner kerjanya yang tersebar di empat kabupaten. Inovasi pemberian garansi dalam waktu maksimal 14 hari ini lahir dari sebuah kebutuhan konsumen yang hak-haknya harus segera diberikan. “Kami ingin konsumen yang notebook-nya rusak masih dalam garansi segera mendapat hak-haknya. Maksimal 14 hari kerja, konsumen sudah mendapatkan barangnya dengan sempurna,” tegas Zainuri. Di mana saja partner kerja SIC? Zainuri menjawab ada di empat kabupaten, yaitu Tomo Computer Banyuwangi, Mitra Computer Situbondo, Bandung Computer Bondowoso, Sabar Computer Jember, Sabar Computer Rambipuji, Sabar Computer Lumajang, Sabar Computer Genteng, dan SIC Banyuwangi. “Yang perlu diingat oleh masyarakat, garansi express ini hanya ada pada SIC dan paetner kerjanya. Selain itu kami tidak ada,” jelasnya. Sementara itu, acara roadshow yang mengambil start di Jalan Borobudur (Samping Kantor Pemkab Banyuwangi) itu melaju ke Situbondo. Iringan-iringan mobil dengan brand garansi express itu membuat pengguna jalan penasaran. Tidak jarang dari mereka berhenti sesaat untuk melihat iring-iringan road show yang didominasi warna hijau itu. Mobil patwal dan ambulans dari RS Fatimah turut menjadi bagian dari suksesnya roadshow ini. Dari Situbondo, perjalanan dilanjutkan menuju Bondowoso, Lumajang, dan Jember. Di setiap tempat, SIC memberikan piagam penghargaan terhadap partnership-nya. Setelah menginap semalam di Jember, rombongan kembali menuju Banyuwangi dan finish di depan Kantor Pemkab Banyuwangi. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan acara ini. Terutama kepada konsumen SIC dan paetner kerja. Tujuan roadshow ini tidak lain adalah untuk memberikan kenyamanan dan keamanan terhadap konsumen pembeli notebook dalam hal garansi. Dan, kami satu-satunya toko komputer yang memberikan garansi cepat atau express dalam waktu 14 hari,” pungkasnya. (adv/als)

FOTO-FOTO: TOHA/RaBa

FULL BRANDING: Roadshow Goes to Exclusive Garansi Express Partnership ketika berhenti sesaat di Situbondo.

LENGKAP: Garansi express menawarkan solusi tepat bagi konsumen. Dijamin garansi dikerjakan dengan cara yang teliti.

H. Zainuri (dua dari kanan) mengawali perjalanan roadshow Goes to Exclusive Garansi Express Partnership di Tomo Komputer Banyuwangi, Selasa (21/5).

JUALAN YANG BAIK, YA: H Zainuri (tengah) memberikan piagam penghargaan kepada Manager Mitra Computer Situbondo, Selasa (21/5).

HANGAT: Setelah sehari menempuh perjalanan antar Kabupaten, malam hari mereka mendapat hiburan dan makan malam di Xing Trisno Restaurant Jember.

MENGHIBUR: Lagu kemesraan menjadi penutup malam roadshow Goes to Exclusive Garansi Express Partnership di Jember. APRESIASI: H. Zainuri (kanan) memberikan sertifikat di Bandung Computer Bondowoso, Selasa (21/5).

BERBAGI: Apresasi SIC untuk Sabar Computer Lumajang

MENGHIBUR: Salah seorang peserta roadshow tampil untuk menjamu rombongan roadshow.

AKRAB: Rombongan roadshow goes patnership memberikan kenang-kenangan kepada salah satu Polsek di Bondowoso


Radar Banyuwangi 23 Mei 2013