Issuu on Google+

JUMAT 23 AGUSTUS

33

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Tetap Meriah, tapi Bikin Kecele Penonton BANYUWANGI - Ratusan pelajar sekolah dasar (SD) mengikuti pawai sepeda hias siang kemarin. Peserta diberangkatkan Kapolres AKBP Nanang Masbudi di lokasi start di depan kantor Pemkab Banyuwangi. Peserta pawai melewati rute yang telah ditetapkan pihak panitia. Rute yang dilewati adalah Jalan A. Yani-Jalan dr. Soetomo-Jalan Diponegoro-Jalan Pirie TendeanJalan MT. Haryono-Jalan Letkol Sugiono-Jalan Brigjen Katamso dan finis di depan kantor Kecamatan Banyuwangi.

Pawai sepeda hias tersebut mendapat sambu tan meriah dari para warga. Sejak lokasi pem berangkatan, ribuan warga berkumpul untuk menyaksikan acara Agustusan tersebut. Tidak hanya di lokasi pemberangkatan, warga juga menyaksikan arak-arakan sepeda hias itu di sepanjang rute yang dilalui peserta pawai. Terik matahari tidak menghalangi warga menyaksikan pawai yang rutin dilaksanakan setiap tahun itu. Selama acara berlangsung, arus lalu-lintas di Jalan A. Yani ditutup total n

WARNA-WARNI: Peserta pawai sepeda hias menggenjot sepeda di Jalan dr. Soetomo.

 Baca Tetap...Hal 43

GALIH COKRO/RaBa

FOTO-FOTO: ABDUL AZIZ/RaBa

NOMOR SATU: Gus Ipul dan Prabowo saat halal bi halal dan silaturahmi di Graha Bhakti, Kecamatan Genteng, kemarin. Gus Ipul menyapa anak-anak di Lapangan Maron, Genteng (foto bawah).

Gus Ipul Gebrak Banyuwangi Kampanye di Genteng Bersama Prabowo BANYUWANGI - Calon Wakil Gubernur Jawa Ti mur Saifullah Yusuf memanfaatkan jadwal kampanye di Kota Genteng kemarin sore. Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang berpasangan dengan Calon Gubernur (Cagub) Soekarwo itu datang ke Kota Genteng naik helikopter bersama Ketua Dewan Penasihat Partai

ROGOJAMPI - Aksi perampokan kembali marak. Dalam se malam, dua rumah warga di satroni perampok. Kejadian pertama menimpa rumah Jainul Arifin, 40, di Dusun Kepuro, Desa Watukebo, Keca matan Ro gojampi, pukul 02.30 kemarin. Dalam aksinya, pe rampok ber jumlah empat

Gerindra Prabowo Subianto. Begitu helikopter mendarat di Lapangan Maron Genteng, Gus Ipul dan Prabowo beserta rombongan langsung bersilaturahmi ke Pondok Pe santren Bustanul Makmur, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, asuhan KH. Muwafiq Amir n  Baca Gus Ipul...Hal 43

Masih Kekurangan Formulir C dan D SEMENTARA itu, pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim akan dilaksanakan kurang dari sepekan mendatang. Namun, hingga kemarin (22/8) sejumlah logistik untuk mendukung pelaksanaan pesta demokrasi terakbar di provinsi paling timur Pulau Jawa itu belum semua diterima KPU tingkat kabupaten/kota, termasuk KPU Banyuwangi. Salah satu logistik yang hingga kemarin masih belum diterima lembaga penyelenggara pemilu yang berkantor di Jalan Wahid Hasyim,

Banyuwangi, adalah stiker bertulisan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) nomor empat, yakni Khofifah Indar Parawansa-Herman S. Sumawiredja. Stiker tersebut diperlukan untuk memenuhi daftar nama cagubcawagub pada formulir model C dan D. Sebab, pada formulir model C dan D yang merupakan formulir rekapitulasi perolehan suara di tingkat Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) tersebut,

Perampok Bersenpi Beraksi di Watukebo

nama Khofifah-Herman belum terpampang. Itu terjadi lantaran saat proses pencetakan dua formulir tersebut dilakukan, jumlah cagub-cawagub yang dinyatakan berhak mengikuti Pilgub Jatim 2013 hanya tiga pasang. Nomor urut satu ditempati pasangan SoekarwoSyaifullah Yusuf, disusul pasangan nomor urut dua Eggi Sudjana-M Sihat. Pasangan Bambang DH-Said Abdullah menduduki nomor urut tiga n

Perampokan di Desa Watukebo, Rogojampi

orang yang me lengkapi diri dengan senjata api (senpi) dan celurit itu berhasil menguras harta milik Jainul n  Baca Perampok...Hal 43

n Pasutri Dirampok, Perhiasan Dipreteli Baca halaman 35

1

Pukul 02.30 perampok bersenpi berjumlah empat orang masuk rumah Jainul Arifin. 1 Perampok sempat mengetuk pintu rumah. Begitu masuk, perampok langsung menodongkan senpi dan celurit.

Perampok kabur lewat pintu depan dengan membawa barang 4 jarahan.

2

Saat itulah perampok leluasa mengambil barang berharga milik korban yang juga bos toko 3 bangunan.

 Baca Masih...Hal 43

GRAFIS: ZAKARIA/RaBa

Kesiapan 40 Persen, Gerakan Belum Padu MIRAS

Gede Yuhdi masih Ditahan BANYUWANGI - Ancaman Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi yang tidak akan menerapkan pasal tindak pidana ringan (tipiring) bagi pemilik home industry mi numan keras (miras) jenis arak yang digerebek Selasa (20/8) lalu ternyata cu kup serius. Hingga kemarin, pemilik tempat penyulingan arak, Gede Yuhdi Frianto, 35, warga Dusun Patoman, Desa Watukebo, Kecamatan Rogojampi, itu masih diamankan di ruang tahanan Mapolres Banyuwangi. Satria, 28, warga asal Kecamatan Singojuruh yang membantu penyulingan miras itu juga masih diamankan n  Baca Gede...Hal 43

BANYUWANGI - Para calon pe serta Banyuwangi Ethno Carnival (BEC-3) dengan tema The Legend of Kebo-keboan mulai menjalani presentasi kemarin (22/8). Diiringi kolaborasi musik etnik dan musik modern, calon talent BEC tersebut menampilkan pa kaian bertema kebo-keboan di hadapan instruktur dan budayawan Bumi Blam-

KEBOKEBOAN: Calon peserta BEC-3 melakukan presentasi di aula kampus Uniba kemarin.

 Baca Kesiapan...Hal 43

GALIH COKRO/RaBa

Pantai Pulau Merah setelah Kompetisi Surfing Sedunia

Makin Bersih, Tingkat Hunian Home Stay Meningkat International Surfing Competition (ISC) yang diselenggarakan Pemkab Banyuwangi di Pantai Pulau Merah beberapa bulan lalu ternyata mampu mendongkrak promosi pantai tersebut. Usai even digelar, jumlah pengunjung yang datang ke Pulau Merah meningkat drastis. Mereka bukan hanya turis lokal, tapi juga dari mancanegara. ABDUL AZIZ, Pesanggaran PASCA event ISC, banyak perubahan yang terjadi di Pulau Merah

http://www.radarbanyuwangi.co.id

bangan. Presentasi kali ini digelar di aula Kampus Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba). Se banyak 150 calon talent BEC-3 yang terdiri atas kebo geni, kebo bayu tirto, dan kebo bumi, serta 50 penampil terbaik BEC 2012 ambil bagian dalam presentasi tahap pertama tersebut n

bila dibandingkan tahun-ta hun sebelumnya. Pemandangan pantai yang indah dengan ikon Pulau Merah tersebut dulu kurang berbanding lurus dengan perawatan dan kebersihan. Sampah banyak menumpuk di tepi-tepi pantai tersebut, sehingga keindahan Pantai Pulau Merah tercemar. Hal itu tentu menyebabkan para pengunjung ogah datang ke Pulau Merah. Apalagi, kala itu sarana infrastruktur menuju lokasi masih jelek karena penuh lubang. Namun, kini kesan kotor dan kumuh Pulau Merah tersebut sedikit demi sedikit mulai hilang. Itu terjadi saat Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menggagas event Tour De Ijen yang salah satu rutenya melintasi Pantai Pulau Merah. Kala

Rute diubah, penonton sepeda hias kecewa Yang paling kecewa adalah pedagang bakso dan cilot!

Bos miras Watukebo masih ditahan Biar jera, suruh minum arak sampai kelenger!

MAKIN DIMINATI: Beberapa pengunjung menikmati keindahan Pantai Pulau Merah. ABDUL AZIZ/RaBa

itu, selain pantai mulai dibersihkan, un tuk pertama kalinya, semua jalur mulai Kecamatan Tegalsari, Ba ngorejo, Siliragung, hingga Pesanggaran di-hotmix.

Sejak itu, jalan menuju Pantai Pu lau Merah terlihat mulus dan menyebabkan masyarakat mudah mengunjungi Pulau Merah n  Baca Makin...Hal 43

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


34

Jumat 23 Agustus 2013

PENGUMUMAN DAFTAR CALON TETAP ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN BANYUWANGI DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 NO URUT

1

2

PARTAI NASDEM JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

NO URUT

PARTAI KEBANGKITAN BANGSA

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

H. SOEKO PRAJITNO AL NANO H L BANYUWANGI,BANYUWANGI Drs. IMAM BASORI RACHMAD L BANYUWANGI BANYUWANGI MENTIK ROHIMAH P BANYUWANGI BANYUWANGI RUDI HARTONO L KALIPURO, BANYUWANGI ASMAWIYANTO, S.ST L WONGSOREJO, BANYUWANGI DINOVITA, S.Pd P KALIPURO, BANYUWANGI Drs. AHRORI L BANYUWANGI, BANYUWANGI NELYA DEWI KARTININGTYAS, SE P BANYUWANGI, BANYUWANGI NARIYAH P BANYUWANGI, BANYUWANGI KUSNAHADI L BANYUWANGI, BANYUWANGI JOKO SUTRISNO L BANYUWANGI, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

ABDUL HADI, S.Pd.I M.Pd SAMSUL ARIPIN RIZKA AMALIA, S.Sos BUDI SANYOTO UTOMO Dra. SRIYANI, MM ARVITA INDAH YANTI SUFYAN AHDA ALEX, SH NURHIDAYAT, S.Pd

L L P L P P L L

KABAT, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI KABAT, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI SONGGON, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI SINGOJURUH, BANYUWANGI

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

NO URUT

Hj. SITI MAFROCHATIN NI’MAH P GIRI, BANYUWANGI VIRDA DAMAYANTI P BANYUWANGI, BANYUWANGI A. TAUFIK L WONGSOREJO, BANYUWANGI ANIE INDRIASTUTI, SE P BANYUWANGI, BANYUWANGI IMAM RAPI’I L GLAGAH, BANYUWANGI GATOT IMAWAN HERUSUSTYO L KALIPURO, BANYUWANGI IKA ILYANA AGUSTINA CIPPLIS P KALIPURO, BANYUWANGI SULAIMAN SABANG L GIRI, BANYUWANGI Drs. H. ACHMAD DASUKI L ROGOJAMPI, BANYUWANGI SUWIGNYO L KALIPURO, BANYUWANGI H.(NANANG) NURUL YAQIN, SE, M.Si L LICIN, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

SAIFUL ANAM, SE SUDIYO WIYONO, SH Ir. BATHI NUR HASIM AGUS BAMBANG TRIBAWONO LEBRIYANTI AYU ANDIKA PUTRI ALI MUSTOFA, A.Md RHENY MEGAWATI, S.Kom SURATIN RATNA SULASTININGTYAS DAVID SUWANDI

NO URUT

L L P L L P P P L P L

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

TEGALDLIMO, BANYUWANGI CLURING, BANYUWANGI SRONO, BANYUWANGI SRONO, BANYUWANGI MUNCAR, BANYUWANGI CLURING, BANYUWANGI SRONO, BANYUWANGI MUNCAR, BANYUWANGI MUNCAR, BANYUWANGI CLURING, BANYUWANGI TEGALDLIMO, BANYUWANGI

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

H.M JONI SUBAGIO, MH IKA IRAWATI HOLIDI, SP HJ. NURHAYATI, SE Drs. MUSTAIN SOFYAN HUSNUL KHATIMAH MUHAMMAD ALI MAHRUS, S.HI

AGUNG SETYO WIBOWO, SE SUGIONO, S.Ag M.Pd.I LAILATUL USRIYAH, S.Pd M.Pd.I NURHADI PURNOMO FITRIYATI C.B RAHMA ROSITA AHMAD KHUSAINI

L L P L P P L

SILIRAGUNG, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI SILIRAGUNG, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI PESANGGARAN, BANYUWANGI KABAT, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI

3

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

L P L P L L P L

BANYUWANGI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI KABAT, BANYUWANGI SONGGON, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI SINGOJURUH, BANYUWANGI

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

NO URUT

ZAINAL ARIFIN SALAM, M.Pd.I L GAMBIRAN, BANYUWANGI ANA ANNISA HJ, S.Pd P MUNCAR, BANYUWANGI MARIATUL QIBTIYAH, M.Pd P CLURING, BANYUWANGI IMAM BAIDHOWI, S.Pd L MUNCAR, BANYUWANGI INAYANTI KUSUMASARI, SE P CLURING, BANYUWANGI TEGUH KARYONO EKO UTOMO, SE L BANYUWANGI, BANYUWANGI YOKI MAULANA ISHAK L MUNCAR, BANYUWANGI H. AHMAD MUSAIRI L SRONO, BANYUWANGI ELLA ASTI LESTARI, SE P MUNCAR, BANYUWANGI HERU MUSADAN, SE L MUNCAR, BANYUWANGI JUMLANI L SRONO, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

H. ACHMAD MUNIB SYAFA’AT, LC, ME.I BAMBANG PRASETYO PUJISUTAN, SE LUTFIYAH, S.Pd.I H. SUSIYANTO ISNIATI LATIFAH, S.Pd IMAM MA’RUF, S.Pd Hj. SITI FATIMAH H. ZAENUL ARIFIN PRAYUDI, S.Sos, MM LUTFIYATUN NADIFAH NYAI, S.Sos.I

L L P L P L P L L P

TEGALSARI, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI PURWOHARJO, BANYUWANGI PURWOHARJO, BANYUWANGI SILIRAGUNG, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI SILIRAGUNG, BANYUWANGI TEGALSARI, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI

NO URUT

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

NO URUT

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

MUHDAR, SE NURYONO, SE Hj. RATIH NUR HAYATI, ST WAWAN SUTEJA IMAM ASY’ARIE HELI RINTOWATI, S.Pd MOCHAMMAD SANUSI MUCHAMMAD SAMSUL ARIFIN, SE LUH PUTU EKA ARYASTINI, SE KHOIRUL ANWAR

L L P L L P L L P L

KALIBARU, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI

5

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

H. SHOLIHIN, SP SAPTO LASONGKO, SS DYAH RATNAWATI, SP SUGIYONO ANDRI FEBRIJANTO FARIDAH, S.Pd.I RUSYDAN HAKIM SUPARTI

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

H. KHUSNAN ABADI, M.Pd.I ATIQOH SLAMET SUGIYONO H. DIDIK SUCIPTO PURNOMO, S.Sos, M.Si VINA FATMASARI SANUSI AFANDI, SH, MM FITRIA DEWI ACHMAD TURMUDZI MUHAMMAT SLAMET RIADI

NO URUT

UMI KULSUM, SH P GLAGAH, BANYUWANGI MOHAMMAD GOZALI, S.Pd L WONGSOREJO, BANYUWANGI MUSTAFA, SH L KALIPURO, BANYUWANGI ADI SOETRISNO L BANYUWANGI, BANYUWANGI DRS. SUPOYONO L BANYUWANGI, BANYUWANGI Dra. HJ SUSILOWATI ISKANDAR, M.Pd P BANYUWANGI, BANYUWANGI HARIONO L KALIPURO, BANYUWANGI ISHAK L GIRI, BANYUWANGI TUTUS AROFAH HESTI ARINI P BANYUWANGI, BANYUWANGI IKA SUSILOWATI P WONGSOREJO, BANYUWANGI MOH. KARYONO L KALIPURO, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

NO URUT

6

MARIFATUL KAMILA, SH EVA HESTIYAWATI, SE IR. IKPI M. VAHID FAIQ HARIYANTO AGUSTIN SETIAWATININGSIH, S.IP ELLY FATUS SOLEHAH ACHMAD SUMARNO

P P L L L P L L

BANYUWANGI, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI SINGOJURUH, BANYUWANGI SONGGON, BANYUWANGI SINGOJURUH, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI SINGOJURUH, BANYUWANGI

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

NO URUT

Ir. H. NAUFAL BADRI L BANYUWANGI, BANYUWANGI IMAM ZAENURI L LICIN, BANYUWANGI HJ. LISMIYANA P BANYUWANGI, BANYUWANGI AHMAD MUSTAIN L BANYUWANGI, BANYUWANGI HJ. ROSIANAH, SH P KALIPURO, BANYUWANGI H. HASAN BASRI L WONGSOREJO, BANYUWANGI BUDI HARTONO, SH L WONGSOREJO, BANYUWANGI WAHYU RIO INDRAWAN L BANYUWANGI, BANYUWANGI ELY MEIDIA P BANYUWANGI, BANYUWANGI MOH.FAHMI L BANYUWANGI, BANYUWANGI HARIYANI P BANYUWANGI, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

AMINAH, B.Sc P BANYUWANGI, BANYUWANGI MOH. ABU NAIM L TEGALDLIMO, BANYUWANGI DRA. HJ NURUL HASANAH P BANYUWANGI, BANYUWANGI H. MOH. ABBAS L MUNCAR, BANYUWNGI ADI WASITO L BANYUWANGI, BANYUWANGI LAILIN ALFIA P MUNCAR, BANYUWNGI BUDI ISMANTO L CLURING, BANYUWANGI KHOIROZAN, ST. MM L GENTENG, BANYUWANGI ULFA FAIZAH P MUNCAR, BANYUWNGI SOFIANDI SUSIADI, A.Md L CLURING, BANYUWANGI SUYANTO L SRONO, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

NO URUT

ISMOKO SAKIRAH, BA ISMADI MARMIN SUHARJO SUGIYONO LULUK SRIWAHYUNI SUYUD SITI MUNAWAROH FENDIYAHNINGRUM DRS. SUYATNO

L P L L L P L P P L

GAMBIRAN, BANYUWANGI SILIRAGUNG, BANYUWANGI PESANGGARAN, BANYUWANGI TEGALSARI, BANYUWANGI PURWOHARJO, BANYUWANGI PURWOHARJO, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI PURWOHARJO, BANYUWANGI

LIMPAT PRAWIRO DIKDO FAUZIAH NAIF YANDRA PRAPMONO HARYONO, SH M. HAFI WIJAYA LULUK IRAWATI ABD. MANAN DESNIN QORY TIMALASARI

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

RULIYONO, SH MUHAMMAD SAHLAN TRI YENI SETYORINI, SE AHMAD HOLILI TATIK PRASIANA MARDHA, S.Pd SUTIYAWATI, SP Ir. TEGUH SUSMANTO MOH. SHOKEH SULISTYO WAHYUDI, BSc NUR HAYATIN

L L P L P P L L L P

GLENMORE, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI KALIBARU, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI KALIBARU, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI CLURING, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

MUHAMMAD ZAENURI, SP TULUS HIDAYAT ANIS FAWAIDA SAMSUL HADI RACHMAN, SH AGUS IMAM SANTOSO NITA ULFIZ ARRUM, SS MOHAMAD IMAM ASKARI IKA FARIDA KURNIAWATI SRI WAHYUNI,S.Pd ROKANI

9

JENIS KELAMIN

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

Ir. H. MUHAMAD SAFUAN SUPARMAN EDY H SUSIANA BUDI SANTOSO, SH Ir. MOCH. SARBINI SAHWAN, M.Si DYAH AYU ERMAWATI ROSDIANA FAJAR ISNAENI, SE INDAH YULIATI ANATUL KHUSNIAH ENDRAS PUJI YUWONO

NO URUT

HJ. ISTIBANAH P GIRI, BANYUWANGI SENTOT HARIYANTO L BANYUWANGI, BANYUWANGI HIKMATUL KAMILA, S.Ag P KALIPURO, BANYUWANGI SITI NURJANNAH, S.Kom P WONGSOREJO, BANYUWANGI AGUS IMRON L GLAGAH, BANYUWANGI IKHWAN ARIEF L WONGSOREJO, BANYUWANGI BASIR L BANYUWANGI, BANYUWANGI KHOJIM MUKTAMAR L LICIN, BANYUWANGI ABDUL HAMIM L BANYUWANGI, BANYUWANGI FAUZIAH ZUBAIDI P KABAT, BANYUWANGI H. SUPARTO HARI SISWADI, SH L WONGSOREJO, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

DRS. SYAHRONI NUR AZIZAH, Dra IMAM HUDORI SITI NAHDIYAH MOH. MASRUR AHMAD FACHRUDIN PUPUT IRAWATI H.S EFFENDI HIDAYAT

L P L P L L P L

ROGOJAMPI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI SONGGON, BANYUWANGI SONGGON, BANYUWANGI SINGOJURUH, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

EMI HIDAYATI SRI HARTATIK ANDIK PURWANTO, S.HUT H. IMAM MU’ALIM, S.Sos Ir. SUWITO GEDE RADO SUDARMANTO MASRUROH, S.Pd.I KARJONO SUSANTO, S.Pd.H DINA KHRISTINA

NO URUT

ABDUL HARITS, BA L MUNCAR, BANYUWANGI HASANUDDIN L MUNCAR, BANYUWANGI ALFIAH ROSSITA P SRONO, BANYUWANGI Drs. H. MASLUR, SH, MM L SRONO, BANYUWANGI SLAMET PURNOMO L SRONO, BANYUWANGI VIVI JUFA PUTRI P MUNCAR, BANYUWANGI HASAN SYAFI’I, S.Pd L TEGALDLIMO, BANYUWANGI IMAM TAUHID L CLURING, BANYUWANGI ITA PURWASIH P SRONO, BANYUWANGI SITI MUSLIKHAH P TEGALDLIMO, BANYUWANGI MUKHLASIN, S.Pd.I L CLURING, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

ACHMAT SHOLIHIN Drs. AGUS ACHMADI NIMA NURITA EKO WIYONO MAHMUD SE, S.Pd, M.Pd LIK ULANDARI M. SUBHAN EDY BASTONI SITI ASIYAH ERWANTO

L L P L L P L L L

SILIRAGUNG, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI PURWOHARJO, BANYUWANGI TEGALSARI, BANYUWANGI CLURING, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI TEGALSARI, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI SILIRAGUNG, BANYUWANGI

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

H. EKO SUSILO NURHIDAYAT, SE MM Ir. IRA STEPHANI RAWUNG, MM H. ABDUL ARIFIN SRI WAHYUNI MUHAMMAD, SH BUSIRI ACHMAD FAISOL ANSHORI H I NYOMAN WIBAWADI ARI SANJAYA, SE NURLIA VILIANA ACHMAD SUMADI SASTRO

SYAMSUL ARIFIN, SH M. THOHIR, SH SULISTIYANI DRS. SLAMET RUBIYANTO FATHOR ROJI, SH VINA NUR AZIZAH NOORJAINI, S.Pd.I NURUL RACHMANI SUPYANTO RUDI DARMAWAN

L L P L L P L P L L

KALIBARU, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI KALIBARU, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI

30,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya JUMLAH CALON UNTUK SELURUH DAERAH PEMILIHAN SEBANYAK 49 ORANG

L P L P L L L L P L

10 NO URUT

ROGOJAMPI, BANYUWANGI SILIRAGUNG, BANYUWANGI PESANGGARAN, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI PURWOHARJO, BANYUWANGI PURWOHARJO, BANYUWANGI SILIRAGUNG, BANYUWANGI PESANGGARAN, BANYUWANGI

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

GLENMORE, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI KALIBARU, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI KALIBARU, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI KALIBARU, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI

NO URUT

JENIS KELAMIN

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

NO URUT

Ir. BASUKI RACHMAD L BANYUWANGI, BANYUWANGI H. MOCHAMMAD YASIN, SP, SH L BANYUWANGI, BANYUWANGI MAFTUHA KISWAH P BANYUWANGI, BANYUWANGI EKO SUWARNO L BANYUWANGI, BANYUWANGI TARHAMI P BANYUWANGI, BANYUWANGI NUR SYAMSY ALIS ABUSANA L BANYUWANGI, BANYUWANGI ARI PANGESTI P KABAT, BANYUWANGI SOEOD RAHARJO L GLAGAH, BANYUWANGI Dra. ATIK KUSTATININGSIH P BANYUWANGI, BANYUWANGI JUMANTO L GLAGAH, BANYUWANGI GUNAWAN A.P L WONGSOREJO, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

7

SRI SURYANI, SE HAMZAH H. GANI, SE FADH REZA SUNARDI H. AHMAD MUCHLIS RINIYATI WAJIROTUL AMINAH BODI HENDRA PURNAWAN

P L L L L P P L

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

NO URUT

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

Hj. ANISATUL MUNADIROH HANDOKO BERNAT SIPAHUTAR H. RONI MAGFUR RENDRA, S.Sos NURONIYAH IR. AHMAD YANI ANDI MULJO SHIRLEY OLIVIA INGRID MAMANGKEY

P L L L P L L P

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

NO URUT

NO URUT

JENIS KELAMIN

BANGOREJO, BANYUWANGI SILIRAGUNG, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI TEGALSARI, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI PURWOHARJO, BANYUWANGI SILIRAGUNG, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI TEGALSARI, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

H. SUGIRAH, S.Pd, M.Si KONDANG SURYANINGRAT, S.Hut SENIPAH EKO HARIYONO KASTURI ANTOWIDOYO, SE EKO SETYOWATI ANDIK SANTOSO SUJITO ASRIYATI MOH. SAFAWI

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

YUSIENI H. DAROJI, ST IR. YOSIA WIGNYO BASUKI AHMAD BADAWI, SH OKTA TRI RUSMIANINGSIH MEY ISTIORINI LUKMAN HAKIM EKO PURWANTO ASKURI MUBAROKH

P L L L P P L L L L

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

YUNI ARFITA SARI BUDI WINOTO TRI SETYANINGSIH GUNAWAN MOCH. TAUFAN RUDI HARTONO RISANO MUHAMAD SALEH YUDHI PRAMONO SITI MASNAH DITE SEBASTIAN

P L P L L L L L P L

GENTENG, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI KALIBARU, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI KALIBARU, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

BUASAN FICKY SEPTA LINDA, SE Drs. SUYITNO SUGENG MUNARSO SUNARYO NUR HAFIFAH, S.Ag Drs. SUDARSONO ZUBAIDI, B.Sc SITI JAMI’AH HADI WIDODO, SP

NO URUT

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

NO URUT

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

KABAT, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI KABAT, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

PURWOHARJO, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI SILIRAGUNG, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI TEGALSARI, BANYUWANGI TEGALSARI, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI PESANGGARAN, BANYUWANGI

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

BANYUWANGI, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI KALIBARU, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI KALIBARU, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI GAMBIRAN BANYUWANGI

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

NO URUT

SALIM THAHIR, S.PD L BANYUWANGI, BANYUWANGI Drs. SYARIFUDDIN L WONGSOREJO, BANYUWANGI DYANA SUPIYATI P WONGSOREJO, BANYUWANGI DANI OKTAVIAN L BANYUWANGI, BANYUWANGI Hj. RETNO HERLINA P BANYUWANGI BANYUWANGI 40,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NAMA LENGKAP

JENIS KELAMIN

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

8

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

NO URUT

NO URUT

JENIS KELAMIN

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

NAMA LENGKAP

HJ. SUPRIYANTI, SE MAHBULA DEWI PUSVITA PATTURROHMAN, SH BOEHARI, BA AGUS MUJIONO YULI ASTUTI AHMAD SOIM, SE FARID YUSUF

HERY WIJATMOKO SJAIFUNAR HADYUN KHUSNUL KHOTIMAH WAWAN KRISDIANTO, ST HERI SANTOSO, ST ERFA NORMA DIANA SUGIYO SISWANTO, S.TP SUMIARNI ANDI WINOTO, ST

L L P L L P L L P L

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

JENIS KELAMIN

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

NO URUT

SIGIT WAHYU WIDODO, SH Drs.AGUS SULISTIONO PRINGGO INDAH PURWANTINI TARMUJI, Amd SUTOYO ENY SUDIASIH TUKIYAR HERU PRASTIONO, SH DEWI MAYA KRISNAWATI ACHMAD MASROHAN, S.Ag

L L P L L P L L P L

GIRI, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI KALIBARU, BANYUWANGI TEGALSARI, BANYUWANGI KALIWATES, JEMBER GENTENG, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI

30,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya JUMLAH CALON UNTUK SELURUH DAERAH PEMILIHAN SEBANYAK 50 ORANG

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

TIMBUL, ST, MM L SRONO, BANYUWANGI MUHAMMAD HELMI ROSYADI L GLAGAH, BANYUWANGI HERLITA WULAN HAPSARI P GENTENG, BANYUWANGI DRS. EDY SUPARNO L MUNCAR, BANYUWANGI SAMSUL HADI L MUNCAR, BANYUWANGI IS LIMANGNINGSIH P MUNCAR, BANYUWANGI Drs. TRI WARSONO L TEGALDLIMO, BANYUWANGI USTOJIK L CLURING, BANYUWANGI RIKA ROMADHONI P CLURING, BANYUWANGI Drs. BUDI SUSANTO L CLURING, BANYUWANGI SRI WIYANTI P CLURING, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

SAIFUL HADI, SE SUPARMIN, S.Pd, SH INUD DANISIKHWAN MERANTI IMAM SUBAKIR DANDI RAHMAT RATNA FARIDA AGUS KURNIAWAN SUWARTO, ST BINTI INAYAH SAIFULLAH, SH

L L P L L P L L P L

GAMBIRAN, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI SILIRAGUNG, BANYUWANGI PURWOHARJO, BANYUWANGI PURWOHARJO, BANYUWANGI PURWOHARJO, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI TEGALSARI BANYUWANGI

30,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

AKHMAD TOUWIL FIRDAUS, SE, M.Si TASLIM WIJI SRI WAHYUNI, SS H. MUHAMAD KHARIR AGUS BINARTO INDAH LAILI SUSAMTO KASIYADI TITIS AINURROHMAH SELAMET SUBANDI

L L P L L P L L P L

BANYUWANGI, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI KALIBARU, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI MUNCAR, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI

30,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya JUMLAH CALON UNTUK SELURUH DAERAH PEMILIHAN SEBANYAK 50 ORANG

PARTAI KEADILAN DAN PERSATUAN

12 NO URUT

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

NO URUT

DIDIE NOERHADI SALEH L BANYUWANGI, BANYUWANGI MUJIONO L BANYUWANGI, BANYUWANGI DHIAN PRIMA HAPSARI PUTERI P BANYUWANGI, BANYUWANGI SOEHARTONO L KALIPURO, BANYUWANGI H. JUNARHADI L BANYUWANGI, BANYUWANGI NURUL FAJRIYAH P WONGSOREJO, BANYUWANGI TRI SUTJOKRO L BANYUWANGI, BANYUWANGI MIRA WIDIA IRIAWATI P GIRI, BANYUWANGI ISNAINI RAHMAT HIDAYAT L WONGSOREJO, BANYUWANGI ACHMAD SUYONO,ST L BANYUWANGI, BANYUWANGI Dra. R ZUHROL BAITI P KALIPURO, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 2 ESTINING TYAS DRS. HARI OETOMO ILZAM LUTFI

P L L

SONGGON, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI

NO URUT

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 3 TONY MARIYONO RINI HIDAYATI SUGIYANTO

L P L

TEGALDLIMO, BANYUWANGI CLURING, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI

33,33 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

NAMA LENGKAP

JENIS KELAMIN

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

NO URUT

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 4

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 4 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

SUPRIYADI LILIECH ARLAELY YUSTIANUS SRI SOETANTO

L P L

PURWOHARJO, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI

33,33 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 4 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

GAMBIRAN, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI PURWOHARJO, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI CLURING, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

GLAGAH, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI SINGOJURUH, BANYUWANGI SINGOJURUH, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI SONGGON, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

30,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

P P L L L P L L

37,50 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 3

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 4 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

33,33 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

PRAJITNO SOEJONO L ROGOJAMPI, BANYUWANGI SUJARWO, SE L MUNCAR, BANYUWANGI IKA YUNITA, SH P BONDOWOSO, BONDOWOSO SLAMET RIYADI, ST L MUNCAR, BANYUWANGI BAMBANG SUNARDIANTO L MUNCAR, BANYUWANGI LULUK HARI PRASTIWI, Amd P MUNCAR, BANYUWANGI PUNJUL ISMUWARDOYO, S.SN L TEGALDLIMO, BANYUWANGI MOCHAMMAD IQBAL, SH L SRONO, BANYUWANGI HANIATUN NASIAH P CLURING, BANYUWANGI AGUS SUNYOTO, ST L BANYUWANGI, BANYUWANGI DYAH LUSI HARDIYANTI P BANYUWANGI, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NAMA LENGKAP

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

H. JUWAINI, SE L GLAGAH, BANYUWANGI SYAMSUL HADI, SH L BANYUWANGI, BANYUWANGI Hj. INNEKE INDARTI WR, SE P BANYUWANGI, BANYUWANGI SLAMET HAJAR, SE L KALIPURO, BANYUWANGI GATOT HADI PURWO SUTANTO L KALIPURO, BANYUWANGI DINA YULISTIANA P GLAGAH, BANYUWANGI SUGIARTO, SE L BANYUWANGI, BANYUWANGI DISTA ANDIYAN, S.Psi L GLAGAH, BANYUWANGI NUR AZIZAH, M.Si P GLAGAH, BANYUWANGI HARI PRANOTO, ST L GLAGAH, BANYUWANGI HEZTI PRASETYAWATI P BANYUWANGI, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

37,50 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 2

BANYUWANGI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI SONGGON, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI KABAT, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI

SEMPU, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI KALIBARU, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI CLURING, BANYUWANGI

PARTAI AMANAT NASIONAL

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

L P L L L P L L P L

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

PARTAI BULAN BINTANG JENIS KELAMIN

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya JUMLAH CALON UNTUK SELURUH DAERAH PEMILIHAN SEBANYAK 50 ORANG

30,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya JUMLAH CALON UNTUK SELURUH DAERAH PEMILIHAN SEBANYAK 50 ORANG

11

SILIRAGUNG, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI PURWOHARJO, BANYUWANGI TEGALDLIMO, BANYUWANGI GAMBIRAN, BANYUWANGI BANGOREJO, BANYUWANGI PURWOHARJO, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI TEGALSARI, BANYUWANGI

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 5

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

L L P L L P L L P L

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

30,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

30,00% Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 4 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 4

JULISETYO PUJI RAHAYU P SRONO, BANYUWANGI ALI MAKI L MUNCAR, BANYUWANGI AMIN TAKDIR, SE L SRONO, BANYUWANGI SRI UTAMI FAKTUNINGSIH P MUNCAR, BANYUWANGI MUHAMAD HISOM L CLURING, BANYUWANGI MAWARDI, SH L MUNCAR, BANYUWANGI DIVA ROSA P CLURING, BANYUWANGI GEPENG WASKITO L SRONO, BANYUWANGI ARIS SISWONO L SRONO, BANYUWANGI SITI SAROFAH P TEGALDLIMO, BANYUWANGI AGUS CAHYO DIHARJO, SE L MUNCAR, BANYUWANGI 40,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NAMA LENGKAP

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

BANYUWANGI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI SINGOJURUH, BANYUWANGI SONGGON, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI KABAT, BANYUWANGI KABAT, BANYUWANGI

HERY SUGIARTO L SRONO, BANYUWANGI Drs. SUKIRMAN L MUNCAR, BANYUWANGI ENI PRASTIWI P CLURING, BANYUWANGI SUTRISNO L MUNCAR, BANYUWANGI KARYONO L SRONO, BANYUWANGI SUTINAH P MUNCAR, BANYUWANGI SAMUJI L CLURING, BANYUWANGI SUPARTAM L TEGALDLIMO, BANYUWANGI YULIATIN P TEGALDLIMO, BANYUWANGI YUNIS SUPIRMA DEWI, .S.Pd P MUNCAR, BANYUWANGI IRIANTO,SH L MUNCAR, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

37,50 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

L L P L L P L L

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 3

TITUK INDAR ISWOROWATI P BANYUWANGI, BANYUWANGI H. VERDIYANTO WELLYA L BANYUWANGI, BANYUWANGI ABDULLAH L KABAT, BANYUWANGI MASWAHID L WONGSOREJO, BANYUWANGI SOFIA CHOLISA, S. Kom P KALIPURO, BANYUWANGI MOCH. SUGITO L GLAGAH, BANYUWANGI WENDRIAWANTO L KABAT, BANYUWANGI WIWIK EKO LESTARI P BANYUWANGI, BANYUWANGI DANNY FARDA MIHMIDATI P BANYUWANGI, BANYUWANGI HEDDY ARTANTO L KALIPURO, BANYUWANGI EVI DWI KRISTIANY P BANYUWANGI, BANYUWANGI 45,45 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12

P L L L L P L P L P

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

37,50 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

PARTAI HATI NURANI RAKYAT

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

PARTAI DEMOKRAT

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 1

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

M. KHOIRUL ABAS MADE SUWASTIKO,SE LUSI PRAHMAWATI SALIMI TRI PRAYUDI SETYO SUSILO,SE RESTU KURNIA HANDRIYANI,ST MOHAMAD FARID ANITA RANI,SH

40,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya JUMLAH CALON UNTUK SELURUH DAERAH PEMILIHAN SEBANYAK 47 ORANG

30,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya JUMLAH CALON UNTUK SELURUH DAERAH PEMILIHAN SEBANYAK 49 ORANG

33,33 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

SRI WAHYUNI, S.Si H. MOCHAMAD MUJIONO SUTOMO FARID SYUAIDI, BSc MOHAMAD IRFAN SUHARTIN, SE NURHASAN, SP FONI AGUSTIN, SE MAHROJI INDIT KUSETYANTI

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 4 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

P P L L L L P L L P

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

40,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

37,50 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

CLURING, BANYUWANGI SRONO, BANYUWANGI MUNCAR, BANYUWANGI MUNCAR, BANYUWANGI SRONO, BANYUWANGI KALIPURO, BANYUWANGI TEGALDLIMO, BANYUWANGI MUNCAR, BANYUWANGI CLURING, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 4 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

L L P L L P L P P L

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 5

40,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

NAMA LENGKAP

SINGOJURUH, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI BANYUWANGI, BANYUWANGI KABAT, BANYUWANGI SRONO, BANYUWANGI

L L P L L P L P L L

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

30,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

40,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya JUMLAH CALON UNTUK SELURUH DAERAH PEMILIHAN SEBANYAK 50 ORANG

NO URUT

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

L P L L L P L P

NO URUT

I MADE CAHYANA NEGARA,SE L KALIPURO, BANYUWANGI HEKSA SUDARMADI,SH L BANYUWANGI, BANYUWANGI MINUK ULIAWATI P BANYUWANGI, BANYUWANGI SUWARNO,SE L LICIN, BANYUWANGI SUHADI L WONGSOREJO, BANYUWANGI SITI LATIFAH HAIRIYAH P GLAGAH, BANYUWANGI KELIK DWI KUNCORO L GLAGAH, BANYUWANGI AGUS TRI CAHYONO L BANYUWANGI, BANYUWANGI ELMY FARIDATI P GIRI, BANYUWANGI WIYONO L WONGSOREJO, BANYUWANGI NOVITA RATNANINGTYAS, S.Pd,M.Si P BANYUWANGI, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 4

37,50 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

40,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 2

ROGOJAMPI, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI SONGGON, BANYUWANFGI KABAT, BANYUWANGI SINGOJURUH, BANYUWANGI KABAT, BANYUWANGI ROGOJAMPI, BANYUWANGI

SUKARNI, DRS L TEGALDLIMO, BANYUWANGI SUBROTO, ST L SRONO, BANYUWANGI NIKMATURROHMAH P TEGALDLIMO, BANYUWANGI MAFTUHIN, S.Ag L MUNCAR, BANYUWANGI FAISOL ABDILAH L MUNCAR, BANYUWANGI MARGAWATI NUR WULANDARI, SP P CLURING, BANYUWANGI SITI ASIYAH P SRONO, BANYUWANGI M. HARUN L SRONO, BANYUWANGI TRIYONO L MUNCAR, BANYUWANGI 37,50 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 4 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

50,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

GENTENG, BANYUWANGI KALIBARU, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI GENTENG, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI KALIBARU, BANYUWANGI MUNCAR, BANYUWANGI SEMPU, BANYUWANGI GLENMORE, BANYUWANGI

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 3

PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

L P L L L P L P L L

L L P L L P L P

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

37,50 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

30,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya JUMLAH CALON UNTUK SELURUH DAERAH PEMILIHAN SEBANYAK 50 ORANG

PARTAI GOLONGAN KARYA JENIS KELAMIN

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

4

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 5

30,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya JUMLAH CALON UNTUK SELURUH DAERAH PEMILIHAN SEBANYAK 47 ORANG

NO URUT

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

40,00 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

NO URUT

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 1

M R WARANG AGUNG, ST L BANYUWANGI, BANYUWANGI NENI VIANTIN DIYAH MARTIVA, S.Pd P BANYUWANGI, BANYUWANGI ABDUL HALIM, S.Pd, M.Ed L BANYUWANGI, BANYUWANGI HARIYONO, S.Pd.I L KALIPURO, BANYUWANGI SISWONO L BANYUWANGI, BANYUWANGI HOLIPAH, SH P BANYUWANGI, BANYUWANGI FAISOL AZIZ L BANYUWANGI, BANYUWANGI SANTI SETYOWATI P BANYUWANGI, BANYUWANGI SULISTYORINI, S.Pd P BANYUWANGI, BANYUWANGI MIFTAHUL HUDA L BANYUWANGI, BANYUWANGI YUDI PURNOMO, SE L BANYUWANGI, BANYUWANGI 36,36 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 4 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 1

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

37,50 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 4 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

NO URUT

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

37,50 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NO URUT

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 1

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

JENIS KELAMIN

NAMA LENGKAP

PARTAI KEADILAN SEJAHTERA

NAMA LENGKAP

JENIS KELAMIN

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

NO URUT

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Ir. AKHLIS ASHAR RIZA L BANYUWANGI, BANYUWANGI QURROTA A’YUNIN P BANYUWANGI, BANYUWANGI MUHYIDIN YUSUF L BANGOREJO, BANYUWANGI 33,33 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya JUMLAH CALON UNTUK SELURUH DAERAH PEMILIHAN SEBANYAK 8 ORANG

NAMA LENGKAP

JENIS KELAMIN

KAB/KOTA/KECAMATAN (TEMPAT TINGGAL BAKAL CALON)

DAERAH PEMILIH: BANYUWANGI 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

HARIYANTO, S.KOM L BANYUWANGI, BANYUWANGI SITI NUR ASIYAH P BANYUWANGI, BANYUWANGI DANIEL HERU KRISTYAWAN L SEMPU, BANYUWANGI 33,33 % Keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya JUMLAH CALON UNTUK SELURUH DAERAH PEMILIHAN SEBANYAK 23 ORANG


35

Jumat 23 Agustus 2013

Simpan 992 Butir Trek di Irigasi MUNCAR - Mantan residivis, Rahmad Hidayat alias Sudilah, 39, kembali terancam penjara dengan kasus serupa. Warga Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, itu ditangkap polisi karena memiliki ratusan butir pil trek siang kemarin. Polisi menemukan 992 butir pil trek dari hasil penggeledahan di sekitar rumah tersangka. Polisi menemukan ratusan pil trek tersebut di saluran pembuangan air tepat di belakang rumah tersangka. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, kasus tersebut berhasil dibongkar setelah po-

ALI NURFATONI/RaBa

TKP PERAMPOKAN: Dua bocah sedang menunjukkan pintu samping rumah korban yang tampak retak kemarin.

Pasutri Dirampok, Perhiasan Dipreteli SINGOJURUH - Aksi perampokan yang terjadi di Dusun Gayam, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, menimpa pasangan suami istri (pasutri) Joyo Diharjo, 54, dan Siti Mariam, 56. Para penjahat tersebut berhasil melucuti perhiasan emas milik korban senilai puluhan juta rupiah. Selain itu, perampok bersenjata celurit itu juga membawa kabur sejumlah uang tunai dan sebuah motor. Mereka berjumlah tiga orang. Perampok masuk setelah mendobrak pintu samping rumah. Saat itu, kedua pasutri tersebut masih terlelap di kamar depan. Ketiga pelaku langsung mendatangi kedua korban. Tanpa basa-basi mereka mengacungkan celurit. Kontan, korban tidak berkutik, lantas menyerahkan barang berharga yang diminta pelaku yang tidak menggunakan cadar itu. Satu per satu pelaku melucuti perhiasan emas yang dipakai Siti Mariam. Mulai gelang, cincin, hingga kalung habis tak tersisa. Berat total perhiasan emas itu 50 gram. Kerugian ditaksir mencapai 25 juta rupiah. Tampaknya para pelaku masih belum puas.

KORBAN PERAMPOKAN: Siti Mariam di Maposlek Singojuruh.

Bagaimana tidak, mereka juga mengambil dompet korban yang berisi uang tunai Rp 600 ribu. Bahkan, pelaku juga mengincar motor Yamaha Jupiter bernopol P 3658 YU. Mereka pun minta kontak kendaraan roda dua warna hitam itu. Tidak hanya kontak, pelaku juga berhasil mendapatkan STNK dan BPKB motor tersebut.

Berdasar keterangan korban kepada polisi, ketiga pelaku berpostur berbeda-beda; ada yang tinggi kurus, pendek, dan ada pula yang berpostur sedang dengan logat Madura. Aksi para penjahat tersebut berlangsung cukup cepat. Mereka meninggalkan rumah korban tanpa satu pun warga sekitar yang mengetahui. Padahal, kawasan rumah korban tersebut padat penduduk. Saat pelaku menghilang, korban tidak segera keluar rumah meminta tolong. Padahal, para pelaku tidak mengikat atau membungkam mulut korban. Korban minta tolong hanya dengan memanggil nama-nama warga sekitar. Siti Mariam mengaku, tidak bisa berbuat banyak saat kejadian. Dia hanya pasrah saat pelaku melucuti perhiasannya. ‘’Saya dikalungi celurit,” akunya saat ditemui di Mapolsek Singojuruh. Dia tidak bisa berkata banyak seputar kasus tersebut kepada Jawa pos Radar Banyuwangi. Hanya saja, saat disinggung mengenai keberadaan sang suami, dia mengatakan sedang keluar. ‘’Pergi ke rumah saudara,” kata perempuan berkerudung itu. (ton/c1/aif)

18 Dokumen TKI Ditahan Pihak PT GAMBIRAN - Tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Banyuwangi tidak sedikit yang mengalami masalah selama berada di negeri orang. Dari sekian kasus, mayoritas pendulang devisa negara tersebut menerima perlakuan tak patut justru dari PT penyalur mereka. Salah satunya, dokumen mereka ditahan PT tersebut. Setahun terakhir, tercatat sekitar 18 orang mengalami masalah penahanan dokumen. Alasannya, dokumen seperti akta nikah, akta kelahiran, ijazah, itu merupakan jaminan. Padahal, penahanan dokumen semacam itu dilarang. Hal itu berdasar undang-undang tentang ketenagakerjaan. ‘’Penahanan dokumen itu tidak boleh apa pun alasannya,” ungkap Pendamping Paralegal Bidang

Advokasi Hukum Serikat Buruh Migran (SBMI) Banyuwangi, Ali Muthohar, kemarin. Masalah lain yang dialami para TKI di Bumi Blambangan juga beragam, antara lain gaji tidak dibayar majikan, penyiksaan, bahkan menjadi korban trafficking. ‘’Ini masalah serius yang terjadi selama ini,” katanya di sela-sela halal bi halal dengan ratusan buruh migran yang didominasi mantan TKI asal Banyuwangi kemarin. Kemarin para mantan TKI tersebut memang berhasil pulang ke kampung halaman dengan semringah dan bisa berwirausaha. Hasil kerja di luar negeri dianggap bisa mencukupi kebutuhan keluarga. ‘’Yang sudah pulang ke rumah tidak menjadi pengangguran,” tambah ketua SBMI Abdul Kadir.

Dia menyebut, mantan TKI asal Banyuwangi yang sudah mandiri ada sekitar 600 orang. Mereka tersebar di 30 desa di empat kecamatan, yaitu Bango-

rejo, Purwoharjo, Cluring, dan Muncar. ‘’Kita intensif memberikan pendampingan kepada mantan TKI dan calon TKI,” terangnya.(ton/c1/aif )

lisi menerima laporan masyarakat. Atas laporan itu, polisi segera melakukan tindakan dan melakukan penyelidikan. Demi memastikan bahwa tersangka memiliki obat persediaan farmasi tersebut, polisi melakukan penggeledahan seiisi rumah. Tetapi, polisi tidak berhasil menemukan satu pun butir trek di rumah tersangka. Namun demikian, polisi tidak kekurangan akal. Akhirnya, polisi menemukan ratusan butir trek yang belum sempat diedarkan. Kapolsek Muncar Kompol Ary Murtini melalui Kasi Humas Aiptu Putu Ardhana menjelaskan, pelaku ditahan den-

gan barang bukti. ‘’Tersangka masih proses sidik,” ungkapnya kemarin. Pihaknya berjanji akan terus mengembangkan kasus tersebut hingga pemasok ditangkap. Berdasar keterangan tersangka, pemasok barang tersebut beralamat di Banyuwangi. ‘’Sayang, alamatnya tidak jelas,” ujar Putu. Sementara itu, Sudilah mengaku nekat menjual pil trek tersebut karena terdesak ekonomi. Selama ini, dia bekerja sebagai jual ikan. ‘’Tapi, sekarang ikan masih sepi. Ini baru akan dijual sudah ketemu polisi,” kata pria yang pernah dibui tahun 2009 lalu itu. (ton/c1/aif)


36

Jumat 23 Agustus 2013

Kades Gumuk, Kecamatan Licin, Beri Insentif kepada RT/RW

Bagikan 80 Persen Hasil Tanah Bengkok Terobosan patut dicontoh dilakukan oleh Kepala Desa Gumuk, Kecamatan Licin, Fauzi. Uang hasil dari tanah bengkok desa tidak diambil seluruhnya.

AGENDA KOTA

KADES Gumuk, Fauzi, menggunakan sekitar 80 persen hasil tanah bengkok untuk kepentingan masyarakat di desanya. Salah satunya dibagikan kepada ketua-ketua RT dan RW serta perangkat Desa Gumuk. Hal itu dilakukan Kades Fauzi pada bulan Ramadan lalu. Tepatnya pada 1 Agustus. Sekitar 80 orang yang terdiri dari RT/RW dan perangkat desa setempat dikumpulkan di Aula Kantor Desa Gumuk. Selain mereka, hadir juga anggota Badan Permusyawarahan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), serta pengurus dan kader PKK. Mereka berkumpul untuk menerima

Bupati Buka Bimsos WTS HARI ini (23/8) pukul 09.00 Bupati Anas bersama Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Kementerian Sosial RI membuka bimbingan sosial dan keterampilan serta penyerahan bantuan UEP bagi WTS di Balai Diklat Perikanan Bangsring. Pada pukul 14. 00 bupati juga memberikan bantuan dana rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni program bedah kampung di Dusun Tambakrejo, Kecamatan Muncar. (*) Anda punya agenda kegiatan? Ingin diketahui oleh masyarakat luas? Silakan hubungi Call Center (0333) 412224

BERKAH: Kepala Desa Gumuk, Fauzi (kanan) membagikan sarung dan insensif kepada ketua RT/RW dan perangkat desa.

ISTIMEWA

bingkisan berupa sarung dari Kades Fauzi. Khusus untuk ketua-ketua RT dan RW, mereka juga menerima insensif dari Pemkab Banyuwangi. Sedangkan untuk pengurus serta kader PKK, juga menerima bantuan dana dari PKK Kabupaten Banyuwangi. Kepada mereka, Kades Fauzi ber-

pesan agar tugas aparat desa dilaksanakan secara sungguh-sungguh. Keterbukaan dan transparansi harus diterapkan. Seperti saat pembagian BLSM beberapa waktu lalu, banyak data yang seharusnya tidak layak merima, namun ada dalam daftar penerima BLSM. Di desa Gumuk ada

Subsidi UM Rp 500 Ribu Tinggal 25 Unit BANYUWANGI - Pengembang real estate PT Sobo Asri (Bumi Arum grup) optimistis jika permintaan rumah sehat sederhana (RSH) akan terus bertambah. Hal ini diakui oleh Direktur PT Sobo Asri, H Sulistiyono. Menurut dia, dengan uang muka dan angsuran ringan hingga 20 tahun, RSH semakin merealisasikan impian masyarakat untuk mendapatkan hunian idaman. PT Sobo Asri, termasuk yang kini semakin aktif dalam membangun dan memasarkan rumah murah tersebut. “Kami ingin mendukung program pemerintah dalam menyediakan hunian bagi masyarakat Banyuwangi,” katanya. Sulistiyono mencontohkan, sekarang pihaknya sedang me-

THOMY SILA/RaBa

CONTOH WALI SANGA: Berdakwah sambil menyisipkan seni lirik lagu-lagu Banyuwangi.

Jaga Kerukunan Lewat Halal Bihalal MUNCAR - Ada banyak cara dilakukan untuk mengisi dan memeriahkan Idul Fitri. Salah satunya dengan menggelar halal bihalal. Seperti yang dilakukan di pengurus dan jamaah Musala Sunan Kalijaga, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Rabu malam (21/8). Halal bihalal yang dirangkai dengan dzikir manaqib Syekh Abdul Qadir Zaelani itu digelar di Jalan Turiman yang membelah Desa Kedungrejo dan Kedungringin Jagalan. Acara diawali pertunjukan seni musik dari Grup Al-Muntaz dari Banyuwangi. Selanjutnya, kegiatan diisi tausyiah dan siraman rohani yang disampaikan Gus Said Bawazer dari Gambiran, Genteng. Hadir dalam pengajian tersebut, Muspika kecamtan Muncar, dua kepala desa Kedungrejo dan Kedungringin,

serta ribuan warga yang berasal dari Kecamatan Muncar dan sekitarnya. Husain Riyadi, selaku ketua panitia mengatakan, pengajian akbar ini diharapkan bisa mempererat persaudaraan antar warga. Selain itu juga agar antarwarga bisa lebih akrab. “Meski sebentar lagi ada pemilu, janganlah sampai ada keretakan antar saudara, antar teman dan tetangga,” kata Husain. Sebagai umat Rasulullah, kata dia, wajib melanjutkan perjuangan beliau. Dengan menjalankan salah satu sunahnya, yaitu dengan menjalin dan menyambung silaturrahmi antar sesama umat muslim. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang membantu. Baik material serta tenaga, untuk menyukseskan acara pengajian ini,” pungkasnya (adv/als)

lakukan pembangunan perumahan murah di tiga lokasi sekaligus. Ketiga lokasi itu adalah Perumahan Alam Pesona Asri Kertosari, Griya Pesona Karangrejo, dan Perumahan Pancoran Mas Griya Indah, Rogojampi. Manager Marketing, Bumi Arum Group, Riyo mengatakan, untuk memiliki rumah di salah satu lokasi itu, masyarakat tidak perlu sulit. Sebab, dengan uang muka Rp. 500 ribu maka Anda sudah bisa memilih rumah yang diinginkan. Program uang muka ringan ini hanya berlaku hingga 31 Agustus 2013. “Program ini terbatas hingga akhir Desember 2013. Dan saat ini tinggal beberapa unit. Mumpung ma-

tiga ketua RT yang mengembalikan dana bantuan dari pusat tersebut, dengan alasan data yang ada tidak sesuai dengan kondisi dilapangan. “Artinya, warga yang terdata sebenarnya tidak layak menerima BLSM. Karena masih bekerja dan memiliki pendapatan yang cukup. Sedangkan ada beberapa janda-janda tua malah tidak terdaftar,” ujar Fauzi. Kades Gumuk ini juga berpesan untuk menggiatkan kembali ketertiban dan keamanan wilayah masingmasing. Hal itu terkait imbauan dari Polres Banyuwangi mendekati Pilgub tanggal 29 Agustus mendatang. Kades Fauzi juga berencana setelah pilgub, dalam memperingati kemerdekaan RI ke-67 akan diselenggarakan orkes. Dan, sekali lagi, seluruh biaya untuk mendatangkan grup orkes tidak diambilkan dari kas desa atau iuran warga. Namun diambilkan dari hasil tanah bengkok desa serta sumbangan sponsor atau pihak ketiga. (*/als)

Lestarikan Batik, Gelar Festival

sih ada kesempatan dan stok terbatas,” kata Riyo. Selain uang muka yang sangat ringan, angsurannya terjangkau dengan masa tenor hingga 20 tahun. Sehingga, masyarakat benar-benar diberikan pilihan yang sangat mudah. Tidak hanya itu, sebagai pengembang perumahan terpercaya, BAG memberikan hadiah langsung berupa satu televisi 21 inci, serta hadiah Xenia, Yamaha Jupiter, kulkas, dll. “Program subsidi uang muka Rp 500 ribu ini tinggal 25 unit, maka segera pesan rumah untuk investasi yang menguntungkan,” ungkap Riyo. Informasi hubungi Tanto: 082143955993 dan 085236058438. (adv/als)

RUMAH SEHAT : Ada tiga lokasi yang ditawarkan BAG untuk masyarakat. Saat ini, permintaan rumah bersubsidi terus meningkat. TOHA/RaBa

BANYUWANGI - Kegiatan Banyuwangi Festival (B-Fest) tahun 2013 akan bertambah dibanding tahun lalu. Tahun ini, kegiatan B-Fest akan dimeriahkan acara “Banyuwangi Batik Festival” (BBF) yang bertema Gajah Uling. Dalam BBF ada beberapa even yang akan digelar secara menarik. Kegiatan pertama BBF adalah fashion on the road. Dalam kegiatan itu akan dilaksanakan lomba peragaan busana batik khas Banyuwangi dalam bentuk karnaval di jalan raya. Kegiatan kedua, lomba busana lilit. Pada kegiatan itu akan dilombakan cipta kreasi busana dengan alat bantu manakin. “Peserta berlomba menciptakan kreasi berbusana dengan alat bantu manakin yang dililitkan dari lembaran kain batik khas Banyuwangi,” jelas Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Pertambangan (Disprindagtam) Hary Cahyo Purnomo. Dalam acara BBF itu juga akan digelar lomba cipta desain. Cipta kreasi batik itu merupakan cipta kreasi pengembangan batik khas Banyuwangi. “Peserta diproyeksikan berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Hasil cipta karya diuji dan dinilai ahli batik khas Banyuwangi,” kata Hary. Juga akan digelar lomba mewarnai batik khas pada desain batik yang telah disediakan. Acara itu digelar untuk memperkenalkan potensi batik kepada generasi muda secara dini. Sasaran peserta lomba mewarnai batik khas, kata Hary, adalah siswa TK dan SD. Penutup kegiatan BBF adalah pameran dan promosi produk batik khas Banyuwangi. Dalam ajang itu akan dipamerkan kerajinan bordir dan aksesori berbahan batik khas Banyuwangi. Pengunjung BBF 2013 ditargetkan berasal dari perajin batik, produsen batik, penyalur batik, pembuat kebijakan, lembaga pendamping produsen, pekerja batik, supplier batik. Peneliti, akademisi, pengusaha, tokoh daerah tetangga dan nasional, wisatawan domestik dan mancanegara, juga menjadi target sasaran pengunjung BBF. Kegiatan ini, ungkap Hary, bertujuan membangkitkan kembali batik khas Banyuwangi. Agar batik lokal bisa menjadi batik yang dikenal dan diterima masyarakat luas, maka tidak hanya dibutuhkan kuantitas, melainkan harus dibarengi kualitas dan desain batik yang inovatif. (afi/c1/aif)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• STNK •

• Panther PPL ‘99 •

• Daihatsu Terios ‘07 •

• Suzuki Katana ‘05 •

• Grand Livina ‘07 •

Hlg STNK P 5223 X, an. Gimo, Jl. Kepiting RT01 RW 06 Kel. Tukangkayu Bwi

Panther PPL ‘99 hrg 80jt nego, biru met, no. W (Sidoarjo) H. 08123461158, 087755721823

Dijual Daihatsu Terios F700RG TX AT tahun 2007 hrg 126,5 juta nego brg istw Bisa, Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Suzuki SJ410 KTN SC GX 2WD (jeep) tahun 2005 biru mtl hrg 72,5 juta nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Nissan Grand Livina xv 1.5 MT tahun2007 abu-abu mtl hrg 142,5 juta nego brg istw bisa, kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Isuzu Panther ‘01 •

• Honda Stream ‘02 •

• Toyota •

Dijual Isuzu panther TBR 541 LS25 MT tahun 2001 biru muda mtl hrg 116,5 juta nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijal Honda Stream S7A 1.7AT tahun 2002 hitam harga 126,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Bulan merdeka beli Toyota!! Tunai/krdt ok. Menangkan undian 20 unit Tyt Etios.GrndPrize Tyt LandCruiser.Hub Auto 2000 (0333)422000

BANYUWANGI

INGIN PASANG IKLAN? HUBUNGI: 0333-412224

Hlg STNK P 3493 YL, an. Winarti, Dsn Umbulrejo RT03/03 Bangorejo Kec. Srono Hlg STNK P 3328 WF, an. Wagimin, Dsn Sumberagung RT05/05 Rejoagung, Srono Hlg STNK P 6085 WI, an. Bambang Mulyo S. Jl. Serayu 16-18 RT05/01 Panderejo

BANYUWANGI

SITUBONDO

• Lingkar Ketapang •

• Kebun Mangga 1,5Ha •

• Innova ‘09 •

Djl kebun mangga dg kebun jati, fas rmh pnjaga, luas 1,5 hektar lok strategis, Ds. Battal, Kec. Panji, 250 jt, juga dijual kebun gamilina 3000 pohon luas +8000 m2, lok pigr jaln 150jt. H. 082333573999

Djl Innova disel 09 silver/hitam 207,5 jt nego, pjk pjng bs kash/kredit atau tukar tambah hub 082142194111 - 081335897888

Djl tanah 2530 M2, Jl. Lingkar Ketapang Bwi, blh diambil sbagian. H. 082141046676.

• Dekat SMANTA • Djl cpt tnh 170m2 srfkat,dkt Smanta bwi, BNI, IKIP PGRI cck utk kos2an H: 08124985056 / 085231734398

• Tanah 2 Kapling •

• Kebun + Sawah 9780m2 • Kebun+sawah Simbar Cluring 9780m2 hrg 1,25M nego.T.085859713332, 085257089996

SITUBONDO

• AJM Hotel • Dbthkn karyw/ti SMU sdrjt. D3 Pria/ Wanita,utk New Suka-suka Karaoke keluarga Kirim ke Jl Raya Jember 55 Genteng. Kontak person JRD Manager 087857356102 (P. Yusuf)

• Grand Livina •

• Jl. Singosari •

• Sewa/Jual • Sewa rumah depan stasiun Rogojampi 15 jt per tahun/nego, cepat, hub 087823185909.

• Rumah+Toko Bangunan • Dijual cpt rumah+toko bangunan sdh berjalan. L 338M2, lokasi muncar. Harga Rp. 1 M nego. minat hub 081249679585

BANYUWANGI

BANYUWANGI

Djl rmh Jl. Singosari No. 31 LT 550m2, LB + 350m2. SHM. Hub 0811300151

BANYUWANGI

• Truck Figher • Jual Truck Figther 2 thn 93&94 power, telp 0333-633439, jl. kebalen 35 rogojampi.

Dijual 2 tanah Kapling msg2 uk: 10x20 M2, Lokasi Kebalenan, SHM Harga : 75 Juta Hun: 082141060580/083847407631

BANYUWANGI

• Promo Suzuki • Suzuki promo R3 Splash Swift apv pickup dp ringan+bonus hub: 085231223170

• Produk Kecantikan• Bwi Sehat sdia slimming prduk kcantikan obat dll, hub. Finda 0852589210840.

• Investasi Jati & Sengon • Peluang emas investasi pohon jati & sengon 1 Ha 3000 pohon, RP. 88 jt langsung sertifikat SHM. Hub 085204556344

• Jl. Ikan Kembangwaru •

• Jasa Pengiriman Hewan •

Jual rmh L600m2, Jl. Ikan Kembangwaru 5 KarangrejoBwi,580jtnego,SHM.H085236434601

Jasa kirim hewan ke luar Jawa hub 081351889407 di Juanda Surabaya.

:>> PEMBERITAHUAN <<: Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan secara resmi di Radar Banyuwangi.

Djl. G.LIvina SV”10" MT. Grey MTL. H.142,5 NG. tgn 1. Brg Istw. H. 087857628108

• Chev PU & Suzuki Carry • DjlchevPU’84,SzkCary’88alexander.Tnh9000m2 @750Rbm. Argopuro 15 082 333 008 871

• Avanza ‘11 • Bth uang cpt avanza S.1.5 T 2011 Istimewa, Putih, Silver 147 jt. Hub. 087822043316


41

OPINI

Jumat 23 Agustus 2013

BASKET

Tim Kuat Pastikan Tampil BANYUWANGI - Kejuaraan wilayah (kejurwil) bola basket antar klub memang baru akan digelar 10-14 September mendatang. Namun, peta kekuatan dalam kejuaraan yang mempertemukan tim-tim terbaik di Jawa Timur zona timur itu dipastikan bakal berlangsung seru. Sejumlah tim terbaik akan tampil dalam even yang digelar di GOR Sahabat, Banyuwangi, itu. Mempertandingkan kategori pemain under 14 tahun, kejurwil kali ini tidak kehilangan kualitas dan daya saing. Sejumlah klub yang akan tampil di ajang itu siap menyertakan skuad terbaik. Tim kontestan yang berpartisipasi di ajang tersebut berasal dari Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, dan tuan rumah Banyuwangi. “Tim putra dan putri asal kota-kota itulah yang akan tampil di kejurwil zona timur di Banyuwangi. Juara di zona tersebut akan melenggang ke babak final four melawan tim-tim dari wilayah Jawa Timur,” ujar Mulyadi, manajer tim bola basket U-14 Banyuwangi. Mulyadi menambahkan, sejumlah tim sudah mengonfirmasi akan turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Menilik calon peserta, mereka kebanyakan merupakan tim kuat dan memiliki track record di berbagai kejuaraan. Salah satu tim favorit itu adalah Garuda Jember. Mulyadi menyebut, peta persaingan di bagian putra dan putri diprediksi bakal ketat. Meski demikian, Banyuwangi sebagai tuan rumah akan memanfaatkan dukungan publik untuk menuju babak utama. Dihuni tim besar, tuan rumah optimistis bisa bersaing dengan tim lain.(nic/c1/als)

SEPAK BOLA

Tunggu Manajer dan Investor BANYUWANGI - Ketidakpastian Persewangi dalam menyongsong sejumlah agenda olahraga mulai terkuak. Bahkan, boleh jadi itu sinyal merah terkait kelanjutan nasib tim berjuluk Laskar Blambangan itu ke depan. Dua masalah tersebut adalah kelangkaan figur calon manajer dan kelangkaan dana. Keduanya menjadi momok serius bagi eksistensi tim Merah Hitam itu. Ketua Persewangi, Hari Wijaya mengatakan, pihaknya masih menunggu dan mencari sosok yang pas sebagai manajer Persewangi. Dia menyebut, siapa pun yang nanti menduduki kursi manajer Laskar Blambangan, dipastikan dia bakal memikul beban super berat. Selain menargetkan Persewangi minimal bertahan di Divisi Utama, juga ada target lain. Salah satunya, menargetkan Persewangi lolos ke level Indonesia Super League (ISL). Pengusaha listrik asal Genteng itu mengungkapkan, dana juga akan menjadi pendukung tercapainya target tersebut. Hal itulah yang membuat Persewangi hingga saat ini mengalami stagnasi dan boleh jadi hampir mati. Hari menuturkan, terkait kompetisi musim depan dan agenda lain, termasuk Piala Gubernur Jatim, Persewangi masih menunggu investor datang. Investor sangat penting agar dapur tim tetap mengepul. (nic/c1/als)

ILLEGAL LOGGING

AGUS BAIHAQI/RaBa

DISUMPAH: Enam terdakwa pengangkut kayu bersaksi untuk perkara Yunus Cs kemarin

Anak Buah Bersaksi untuk Yunus Cs BANYUWANGI - Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kembali menggelar sidang perkara illegal logging dengan terdakwa Muhamad Yunus Wahyudi, 40, bersama enam temannya kemarin (22/8). Sidang kali ini melanjutkan sidang sebelumnya, yakni mendengarkan keterangan saksi-saksi. Ada enam saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Elseus Salakory SH dan Karimudin SH. Semuanya masih anak buah Muhamad Yunus Wahyudi dalam perkara illegal logging di hutan petak 66h, RPH Selogiri, BKPH Ketapang, KPH Perhutani Banyuwangi Utara. Enam saksi itu adalah Ainurrohim, 45; Agus Hariyanto, 55; dan Hariyanto, 33. Tiga saksi lainnya Syamsuri, 33; Sumari, 40; dan Budiono, 33. Enam saksi ini, kini juga menjadi terdakwa dalam perkara yang sama. “Kami keberatan dengan enam saksi ini,” protes Laurens A. Kudubun SH, pengacara Yunus Cs. Laurens menyebut, enam saksi ini sebenarnya memiliki kasus yang sama. Berkas dalam perkara ini harusnya juga satu berkas dengan kliennya. “Kerjaan sama, berada di tempat yang sama, dan ditangkap bersama-sama,” dalih Laurens pada majelis hakim. Mendapat protes dari penasehat hukum para terdakwa ini, ketua majelis hakim Siyoto SH dengan didampingi dua hakim anggota Jamuji SH dan Imam Santoso SH meminta pada jaksa untuk menjelaskan. “Ini berkaitan yang mulia, para saksi juga bersedia,” jawab Jaksa Elseus. Berbeda dengan keterangan saksi lainnya yang biasanya dilakukan terpisah, enam saksi saat memberikan keterangan dilakukan bersama. Para saksi tetap berada di ruang sidang saat keterangan saksi dilaksanakan. “Saya baca keterangan dalam beekas itu sama, maka keterangan bersama saja ya,” pinta Siyoto SH, sambil minta persetujuan jaksa dan pengacara terdakwa. Dalam keterangannya kepada majelis hakim, Ainurrahim mengaku bekerja sebagai tukang usung gelondongan kayu setelah didatangi Katib, salah satu orang kepercayaan John Robert. “Katib bilang ada pekerjaan menurunkan kayu,” cetus warga Dusun Grajagan Pantai, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo. Ainurrahim mengaku menyutujui tawaran itu karena di kampungnya sedang paceklik. Hasil tangkapan ikan sudah beberapa bulan lalu menurun drastis. “Kami menerima tawaran itu karena sedang laip (paceklik), kami tidak punya pekerjaan lagi,” ungkapnya. Sesuai kesepakatan sebelum bekerja, masih kata dia, dalam bekerja menurunkan kayu dari lokasi hutan ke tempat penampungan ini, dirinya dibayar Rp 75 ribu sekali angkut. Hanya saja, sejak mulai bekerja pada 2 Februari 2013 hingga ditangkap pada 21 Pebruari 2013 lalu, belum dibayar sama sekali. “Penginapan dan makan ditanggung John Robert,” sebutnya. Selama bekerja menurunkan kayu itu, AInurrahim menyebut kalau John Robert yang pernah mengaku sebagai pemilik hutan, dan gelondongan kayu berada di lokasi kejadian. “John Robert itu setiap hari ada di lokasi, tapi saat polisi datang dan menangkap tidak ada,” katanya. (abi/als)

Implementasi Ajaran Trisakti DALAM konteks kekinian, Pidato Trisakti Bung Karno pada 1963 tentang (1) berdaulat secara politik, (2) mandiri secara ekonomi, dan (3) berkepribadian secara sosial-budaya, adalah butir-butir gagasan yang layak dihidupkan dan ditumbuhkembangkan generasi muda saat ini. Kita kini hidup di era globalisasi yang penuh kompetisi yang sangat ketat. Namun, sebagai bangsa, kita tak boleh kehilangan jati diri. Kita hidup di tengah era globalisasi, tapi kita tak boleh terbawa arus globalisasi. Dalam hal berdaulat secara politik, Indonesia adalah negara merdeka dengan idelogi sendiri, yaitu Pancasila. Sebagai negara berdaulat, RI tak boleh didikte negara mana pun di dunia, termasuk negara-negara besar dan maju. Dengan menganut politik bebas-aktif, posisi Indonesia justru harus bisa mewarnai kehidupan bangsa-bangsa di dunia, dan ikut pula menciptakan perdamaian dunia sesuai amanat yang terkandung dalam preambule UUD 1945. Terkait kemandirian eko-

nomi, Bung Karno telah mewariskan kepada anak-anak bangsa sebuah konsep yang disebut berdiri di atas kaki sendiri (berdikari). Itu bukan berarti kita menolak investasi asing maupun barang-barang impor yang kita butuhkan. Kita butuh investasi asing maupun barang impor, tapi itu hanya boleh jadi pelengkap. Sebaliknya, kita justru harus bisa mengolah dan mengembangkan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, dengan tenaga-tenaga terdidik yang kita miliki. Kita harus bisa ciptakan pasar sendiri, bukan menjadi pasar bagi produk asing. Kemandirian sosial-budaya juga penting kita tumbuh-kembangkan agar kita tidak terombang-ambing semua hal yang berbau asing. Kita punya kekayaan sosial dan budaya yang luar biasa kaya dan beragam. Itu harus kita kembangkan dalam rangka mewujudkan kepribadian bangsa. Kita harus menjadi bangsa besar dan kuat, dengan terus mengembangkan kekayaan sosial-budaya yang kita miliki.

O l e h

MADE BRAYAM PM Ajaran Trisakti Bung Karno sangat relevan dengan situasi saat ini, dan layak diangkat dan direvitalisasi generasi muda kita sebagai pegangan bangsa ini ke depan. Ajaran Bung Karno yang lain patut diperhitungkan juga. Michael Leifer, seorang sarjana Inggris yang banyak melakukan studi tentang Asia Tenggara, memasukkan ajaran Bung Karno, yaitu Marhaenisme, ke dalam varian Marxisme. “Marhaenisme merupakan usaha mendefinisikan sosialisme Indonesia,” kata Leifer. Leifer

bahkan menyamakan level Marhaenisme dan Maoisme. Sayang, ajaran-ajaran Bung Karno timbul-tenggelam di negerinya sendiri. Memang, seperti kita saksikan, banyak orang mulai mengutip pemikiran Bung Karno. Namun, sedikit sekali yang mengejawantahkan lebih lanjut. Alhasil, ajaran-ajaran Bung Karno hanya tampak sebagai sloganslogan belaka. Ada beberapa hal yang menyebabkan ajaran Bung Karno kurang berkembang. Pertama, ajaran Bung Karno pernah diberangus puluhan tahun oleh rezim Orde Baru. Diketahui bersama, Orde Baru menjalankan apa yang disebut “de-sukarnoisasi”. Pemikiran Bung Karno ditenggelamkan. Tak hanya itu, karya pemikiran Bung Karno, misalnya Pancasila, dimanipulasi sedemikian rupa. Peringatan hari lahirnya Pancasila, 1 Juni 1945, mulai dilarang sejak tahun 1970. Dengan begitu, berarti Orde Baru berusaha menceraikan Bung Karno dengan Pancasila. Lalu, Orde Baru menyusun

cerita palsu mengenai siapa penggali Pancasila. Tentunya, sejarah Pancasila versi Orba itu menghapus Bung Karno di dalamnya. Kedua, pelarangan Marxisme sejak rezim Orde Baru hingga sekarang. Padahal, Marxisme sangat mempengaruhi pikiran Bung Karno. Ia pernah bilang, “Teori Marxisme adalah satusatunya teori yang saya anggap kompeten untuk memecahkan soal-soal sejarah, soal-soal politik, dan soal-soal kemasyarakatan.” Dalam hal itu, para elite negeri ini mestinya menanggalkan baju politik masingmasing dan tidak lagi berpikir parsial berdasar periode pemilu saat berbicara tentang nasib dan masa depan bangsa. Bung Karno, Bung Hatta, dan para pahlawan bangsa, telah sukses mengantarkan bangsa ini ke gerbang kemerdekaan karena satu semangat, satu cita-cita, dan satu tujuan. Kita harus belajar dari mereka. Merdeka! *) Ketua BEM-U Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi.

Mengapa Sidang Perceraian Sulit? SALAH satu yang dipertanyakan masyarakat kepada pihak Pengadilan Agama adalah mengapa sekarang percaraian sulit? Sekalipun belum ada penelitian langsung, tapi sudah dapat diduga bahwa pertanyaan itu timbul berdasar sejumlah parameter, antara lain daftar saja butuh waktu lama, menunggu hari sidang juga lama, sidang berkali-kali tidak segera putus, mengambil akta cerai juga harus menanti lama. Mengenai hal itu, masyarakat memang perlu mengetahui pola kerja sebuah pengadilan. Sejak diundangkan UndangUndang Nomor 7 Tahun 1989 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 dan perubahan kedua dengan Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009, Pengadilan Agama harus bekerja dengan acuan hukum acara yang berlaku di lingkungan peradilan umum, kecuali yang yang telah secara khusus diatur dalam UU tersebut. Yang secara khusus diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 1989 ialah mengenai perceraian, khususnya mengenai ke mana sebuah gugatan perceraian harus diajukan dan kapan sebuah perkara harus disidangkan. Mengenai teknis pemeriksaan dan tahap-tahap pemeriksaan yang lain sepenuhnya mengacu kepada teknis dan tahap pemeriksaan yang berlaku sebagaimana sidang perkara perdata di lingkungan peradilan umum. Imbas yang jelas dirasakan masyarakat adalah adanya sejumlah mekanisme baru yang dulu tidak ada, seperti ketika mendaftar perkara harus secara pribadi datang menghadap petugas. Kalau tidak bisa, maka harus menguasakan kepada seseorang dengan kuasa yang sah. Bentuk dan isi surat kuasa tersebut tidak boleh sembarangan melainkan harus sesuai ketentuan yang telah diatur perundang-undangan. Setelah pendaftaran selesai, sesuai tahap yang sudah di-

tentukan, berkas perkara akan diserahkan kepada ketua pengadilan. Selanjutnya, ditunjuk majelis hakim yang akan menyidangkan. Majelis yang ditunjuk itu akan menetapkan hari sidang, sebagai dasar hukum perkara tersebut akan disidangkan pertama kalinya. Sementara itu, pendaftar perkara juga akan menerima panggilan agar menghadiri sidang yang sudah ditentukan tersebut. Bahkan, yang dipanggil tidak hanya pendaftar melainkan juga pihak tergugat. Yang sering terjadi dalam kasus pemanggilan adalah ada nya kesulitan memanggil pihak tergugat, karena penggugat tidak memberikan alamat tergugat dengan jelas atau tidak jujur. Hal itu terjadi karena tiga kemungkinan. Pertama, ka rena pendaftar memang benar-benar tidak mengetahui alamat tergugat yang baru. Kedua, karena tergugat tahu alamatnya sesuai kartu tanda penduduk (KTP). Padahal, tergugat sebetulnya sudah tidak berada di alamat sesuai KTP tersebut. Ketiga, pendaftar sengaja menyembunyikan alamat tergugat yang sebenarnya dengan motif agar tergugat tidak datang. Sebab, jika datang, dikhawatirkan akan mempersulit proses persidangan. Terkait alasan pertama, jika ketika mendaftar, penggugat terbuka kepada petugas, maka tergugat akan dipanggil berdasar Pasal 27 PP Nomor 9 Tahun 1975, yaitu diumumkan di media massa yang ditunjuk pengadilan sebanyak dua kali. Ketentuan jarak pemanggilan pertama dan kedua adalah 1 bulan dan jarak pemanggilan kedua dengan hari sidang adalah 3 bulan. Perkara itu lazim disebut perkara ghoib dengan perngertian bahwa sejak awal tergugat memang tidak diketahui alamatnya dengan pasti di seluruh wilayah Republik Indonesia ini. Apabila sifat perkara itu baru diketahui setelah sidang perta-

O l e h

ASMU’I SYARKOWI ma, maka akan borkonsekuensi mundur 4 bulan lagi terhitung dari sidang pertama. Terkait alasan kedua; kalau penggugat datang pada sidang pertama dan dalam panggilan jurusita ditulis tidak bertemu tergugat, oleh majelis akan ditanya alamat tergugat yang sebenarnya. Apabila penggugat menyatakan tidak tahu alamatnya dengan pasti, tergugat akan dipanggil sesuai Pasal 27 PP Nomor 9 Tahun 1975. Tetapi, jika penggugat menerangkan atau menujuk alamat tergugat, majelis akan memerintahkan memanggil tergugat dipanggil sesuai alamat yang ditunjuk penggugat tersebut. Bisa dibayangkan jika alamat tergugat ternyata di Papua. Pengadilan akan tetap memanggil tergugat ke alamat tersebut. Terkait keperluan itu, sidang juga akan ditunda beberapa waktu. Waktu yang dimaksud itu dipengaruhi jarak pihak yang dipanggil. Konsekuensi itu juga berlaku bagi alasan yang ketiga, yaitu bagi penggugat yang dari awal sengaja menyembunyikan alamat tergugat. Dengan demikian, pemberian alamat tergugat secara benar dan jujur akan membantu mempercepat proses percaraian. Tahap Persidangan Apa yang ditulis penggugat dalam gugatannya sejatinya masih informsi sepihak. Pengadilan

tidak boleh mempercayai begitu saja. Pihak tergugat harus diberi kesempatan menaggapi gugatan penggugat tersebut. Pengadilan harus bersikap demikian karena pengadilan harus menjujung asas mendengarkan kedua belah pihak. Keharusan memanggil pihak tergugat dengan kualifikasi sah (resmi dan patut) adalah bertujuan menegakkan asas tersebut. Apabila dalam panggilan pertama tergugat telah dipanggil secara sah dan ternyata tidak datang, biasanya pengadilan memberi kesempatan sekali lagi dengan memanggil tergugat lagi. Apabila pada panggilan kedua itu tergugat juga tidak hadir sementara surat panggilan oleh majelis dinilai sah, maka pengadilan akan memutus perkara itu tanpa kehadiran tergugat atau lazim disebut putusan verstek. Akan tetapi, apabila pada panggilan kedua tergugat hadir, maka majelis akan memerintahkan kedua belah pihak menempuh mediasi sesuai Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2008. Dalam praktiknya, majelis akan memberi kesempatan mediasi dalam tempo paling cepat dua minggu. Jika mediasi berhasil dan ternyata pengaju perkara mencabut perkaranya, maka selesailah perkara itu. Jika tidak berhasil dan penggugat tetap melanjutkan perkaranya, majelis akan memulai pemeriksaan materi perkara dengan diawali pembacaan gugatan penggugat. Tahap berikutnya, tergugat akan diberi kesempatan menanggapi gugatan penggugat. Lama-tidaknya sebuah perkara biasanya dipengaruhi sikap tergugat menyikapi materi gugatan penggugat. Jika tergugat mengiyakan semua isi gugatan yang diajukan penggugat, biasanya perkara akan selesai tidak lama. Akan tetapi, jika tergugat menyangkal, apalagi mengajukan tuntutan

balik, penyelesaian perkara akan cenderung lama. Berdasar ilustrasi tersebut dapat disimpulkan bahwa ada dua faktor yang menyebakan proses perceraian memakan waktu lama, yaitu karena kedua belah pihak. Kedua, karena terbitnya sejumlah aturan yang harus dipatuhi hakim dan masyarakat. Kalau tidak dipatuhi, maka akan berakibat tidak hanya pada diri hakim, tapi juga berakibat perkara yang diputus itu batal demi hukum. Pada akhirnya, itu akan merugikan banyak pihak. Namun, sejatinya ujung diterbitkannya semua aturan tersebut adalah dalam rangka mempersulit perceraian yang memang menjadi salah satu asas perkawinan sebagaimana diamanatkan UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan. Sebab, sebuah percerian pada hakikatnya adalah rusaknya sebuah rumah tangga. Rusaknya rumah tengga pada hakikatnya adalah awal kerusakan sebuah kumunitas masyarakat yang tidak mustahil juga menjadi cikal bakal kerusakan sebuah bangsa dan negara. Faktor lain yang menjadi penghambat proses penyelesaian perkara adalah bahwa pengadilan adalah sebuah sistem. Ketika semua unsur bekerja dengan cepat dan tepat, suatu perkara pasti bisa diselesaikan secara cepat dan tepat pula. Akan tetapi, jika ada salah satu unsur tidak berfungsi, maka unsur yang lain akan terhambat. Dengan demikian, masyarakat perlu ikut mengontrol kinerja pengadilan. Apalagi, pengadilan memberi peluang masyarakat melakukan kontrol, baik melalui SMS, surat, maupun laporan langsung kepada pimpinan pengadilan. Jangan takut. Tulisan ini disusun bukan untuk mengajari pembaca bercerai, melainkan memberikan pengetahuan yang mungkin selama ini menjadi tanda tanya. *) Hakim Pengadilan Banyuwangi Kelas I A.


42

Jumat 23 Agustus 2013

Berani Lapor setelah Dua Kali Digauli

NUR HARIRI/RaBa

PELEPASAN: Bupati Dadang Wigiarto melepas pengiriman logistik Pilgub Jatim di depan kantor KPUD kemarin (21/8).

MANGARAN - Kasus pencabulan kembali menimpa seorang gadis di bawah umur. Korbannya adalah Saritem (bukan nama sebenarnya). Gadis berusia 16 tahun itu berasal dari Kecamatan Panji, Situbondo. Saritem baru berani buka mulut setelah dua kali disetubuhi JS, warga Desa Sekarputih, Kecamatan Mangaran, Situbondo. Terbongkarnya kasus itu berawal saat korban merasa dilecehkan dan tidak terima dengan perlakuan JS untuk kali kedua itu. Sehingga, dia memberanikan diri menceritakan semua yang dialaminya kepada orang tuanya.

Korban mengaku, sekitar pukul 21.00 pada 17 Agustus 2013 lalu diajak JS ke rumah BB di Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran. Di situlah korban disetubuhi terlapor untuk kali kedua. Data yang berhasil dikumpulkan, sebelumnya korban juga mengaku pernah dipaksa melakukan persetubuhan, tepatnya pada malam tahun baru 2013. Saat itu, korban menolak, tapi korban akhirnya tak berdaya. Lelaki bejat berumur 24 tahun itu pun berhasil merenggut keperawanan Saritem. Mendengar cerita putrinya, Mahmudah langsung men-

datangi kantor polisi dan melaporkan dugaan asusila tersebut. “Saya melaporkan kasus yang dialami anak saya,” kata Mahmudah kepada petugas. Dikonfirmasi, Kasubag Humas Polres Situbondo mengatakan, pihaknya segera melakukan pemeriksaan korban. “Terlapor juga akan dipanggil dan diperiksa,” kata Wahyudi. Dikatakan, saat ini kasus tersebut masih ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak. “Saat ini masih dalam penanganan Unit PPA. Bila terbukti, terlapor akan dijerat UU Nomor 23 Tahun 2002,” tegasnya. (rri/c1/als)

Medan Berat, Distribusi Dua Tahap TKI Mangaran Tewas di Malaysia SITUBONDO - Beratnya medan yang harus ditempuh memaksa KPUD Situbondo melakukan distribusi logistik Pilgub Jatim dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan kemarin (23/8) dengan tujuan Situbondo wilayah timur. “Tahap dua, rencananya akan dilakukan besok (hari ini) dengan tujuan Situbondo wilayah barat,” ujar Baino Ali Imron, ketua KPUD Situbondo. Menurut Baino, dari 17 kecamatan yang ada di Kota Santri, tidak mungkin bisa dijangkau selama satu hari pengiriman. Itu karena medan sangat berat, terutama di Situbondo wilayah barat. Namun, pihaknya menjamin distribusi logistik pemilu akan selesai pada H-2 coblosan. “Kekurangan logistik di kecamatan-kecamatan tertentu bisa diketahui setelah proses pengiriman selesai. Jadi, nanti akan langsung kita kirim,” kata Baino. Proses pengiriman logistik kemarin dilepas Bupati Dadang Wigiarto. Tampak hadir Kapolres Situbondo, Dandim 0823, dan Panwas Kabupaten Situbondo. Menurut Baino, selama proses pengiriman, truk pengangkut logistik pilgub itu akan dikawal secara ketat

DIKAWAL KETAT: Logistik Pilgub Jatim saat tiba di Kecamatan Mangaran kemarin (21/8). Pengiriman logistik dijamin tuntas H-2 pilgub pada 29 Agustus nanti.

NUR HARIRI/RaBa

petugas berwajib. “Mereka akan mengawal hingga kecamatan-kecamatan,” tutur pengajar di Perguruan Tinggi Ibrahimy Sukorejo itu. Proses distribusi tahap pertama kemarin berjalan sesuai rencana. Di kecamatan paling timur, yakni Banyuputih, logistik tiba sekitar pukul 13.30. Logistik uang dikirim itu berupa surat suara, kotak suara, bantalan, alat coblos, tinta, kartu tanda pengenal TPS dan PPS, kalkulator, dan

sejumlah ATK yang diperlukan saat pilgub. “Saya akan segera membagikan logistik hari ini sekalipun ada kekurangan enam bilik. Kekurangan tersebut sudah diusahakan, selambat-lambatnya hari Sabtu sudah dikirim,” terang Didik Santoso, petugas bagian logistik Kecamatan Banyuputih. Data yang berhasil dikumpulkan, surat suara pilgub yang dikirim ke sejumlah kecamatan ditambah 2,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap. (rri/c1/als)

Jembatan SiliwungKotakan Dibangun PANJI - Sebentar lagi warga Desa Siliwung, Kecamatan Panji, tak perlu memutar sejauh 10 kilometer jika ingin bepergian keluar desa. Sebab, beberapa hari ini pemerintah mulai membangun jembatan penghubung yang beberapa tahun lalu lenyap disapu banjir itu. Jembatan yang menghubungkan Desa Siliwung, Kecamatan Panji, dengan Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, itu sangat dibutuhkan masyarakat kedua desa. Terutama, bagi warga Desa Siliwung. Sebab, mereka harus memutar sejauh 10 kilometer jika ingin pergi ke kota. Pembangunan jembatan yang panjangnya sekitar 43 meter tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Transportasi Perdesaan. “Alokasi anggarannya tahun ini,” kata Yoyok Mulyadi, kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Situbondo. Jembatan yang akan dibangun itu rencananya berjenis beton bertulang. “Alokasi dana pembangunan mencapai Rp 3.289.770.000,” imbuhnya. Menurut Yoyok, pembangunan jembatan itu dilakukan untuk memberikan

SITUBONDO - Salah satu dari 37 korban meninggal dalam kecelakaan bus di Malaysia, ternyata tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Situbondo. Korban itu bernama Busairi, 40, warga Dusun Tanjung Geger, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo. Kabar meninggalnya Busairi yang sudah puluhan tahun merantau bersama Jamalia, istrinya, di Negeri Jiran itu diketahui kali pertama oleh Sah-

rimo, keponakan korban yang juga menjadi TKI di Malaysia. Begitu dia melihat kondisi korban yang saat itu berada di rumah sakit Malaysia, dia segera memberitahu Jamalia. Setelah memastikan bahwa korban adalah suaminya, Jamalia pun segera telepon keluarganya di Situbondo. Seperti disampaikan Nawani, salah seorang kerabat korban, pihak keluarga sudah mendengar kabar terkait tewasnya

Busairi setelah Jamalia menelepon untuk kali kedua dan menyatakan bahwa dirinya telah menemukan jasad suaminya. Dalam telepon singkat, istrinya itu menyebutkan bahwa wajah korban sudah tidak bisa dikenali. Namun, Jamalia dapat mengenalinya dengan melihat pakaian yang pakai. “Hanya bisa mengenali pakaiannya. Dia telepon begitu,” kata Nawani kepada wartawan n  Baca TKI...Hal 43

INFO PILGUB JATIM

Camat Wajib Sosialisasi Pilgub di Masjid dan Musala BUPATI Dadang Wigiarto mengintruksikan kepada para camat se-Kabupaten Situbondo agar getol menggelar sosialisasi pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jatim kepada masyarakat. Salah satunya melalui takmir masjid dan musala. “Sebab, banyak masyarakat yang belum mengetahui kapan pelaksanaan Pilgub,” ujar Bupati Dadang salam acara sosialisasi pelaksanaan pra dan pasca Pilgub di Pendapa Kabupaten Situbondo yang digelar Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol dan Linmas) kemarin (22/8). Menurut bupati, saat ini masyarakat justru lebih tahu kapan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) di desa masingmasing. Untuk itu, imbuhnya, Pilgub yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus harus diumumkan kepada masyarakat oleh para camat yang dibantu kades dan RT/RW. Selain dihadiri bupati dan wabup, acara sosialisasi tersebut juga dihadiri Forpimda, Sekretaris Kabupaten, Tim Monitoring yang terdiri dari unsur SKPD, Kodim 0823, beserta Danramil se Kabupaten Situbondo. Hadir juga Ka-

polres beserta Kapolsek seKabupaten Situbondo, Camat beserta Kasi Rantib se Kabupaten Situbondo. Ketua DPRD Situbondo, Zainiye berharap kepada tim monitoring dan pengamanan pelaksanaan Pilgub Jawa Timur, bukan hanya terpaku pada jadwal monitoring tanggal 29 Agustus saja. “Tetapi yang terpenting adalah pada saat pra Pilgub, saat pelaksanaan Pilgub, pasca Pilgub,” kata Zaeniye. Menurut Zaeniye, salah satu yang perlu dipersiapkan adalah sarana dan prasarana pilgub.Yakni distribusi logistik hingga ke TPSTPS, juga surat undangan kepada warga. “Paling tidak pada H-2 nanti masyarakat sudah menerima undangan,” papar Zainiye. Herry Suryanto, Kepala Bakesbangpol dan Linmas mengatakan, tim monitoring akan melakukan tugas pada saat melaksanaan Pilgub pada 29 Agustus nanti. Untuk wilayah timur bertempat di dapil 3 (Asembagus dan Banyuputih). Untuk wilayah tengah bertempat di tiga dapil. Yakni dapil 1, 2, dan 6. Dapil 1 di Kecamatan Situbondo dan panji, dapil 2 Kecamatan Mangaran, Kapongan, Arjasa, dan Jangkar, dan dapil 6 bertempat di Pa-

narukan dan Kendit. “Sedangkan untuk wilayah barat bertempat di dapil 4, dan 5. Untuk dapil 4 bertempat di Kecamatan Besuki, Jatibanteng, dan Banyuglugur. Dapil 5 meliputi Sumbermalang, Suboh, dan Mlandingan,” ungkap Herry Suryanto, yang juga Ketua Umum Penyelenggaran Kegiatan Monitoring dan Pengamanan Pelaksanaan Pilgub Jatim. Sementara Kabid IB dan HAL, H. Achmad Munir menambahkan, selain menggelar sosialisasi Pilgub, Bakesbangpol dan Linmas juga melakukan pengadaaan seragam Linmas untuk BKO kabupaten, BKO kecamatan, dan BKO desa/kelurahan berserta atributnya. “Pengadaan itu terdiri dari kaus Linmas lengan panjang, topi linmas, sepatu olahraga warna hitam, ban lengan/ tanda pengenal,” kata Ach. Munir, yang juga Wakil Ketua Tim Monitoring itu. (adv/als) SUKSESKAN PILGUB: Bupati Dadang Wigiarto di dampingi jajaran Muspida memberikan pengarahan tentang pelaksanaan Pilgub Jatim di pendapa kabupaten kemarin.

NUR HARIRI/RaBa

TAK PERLU MEMUTAR: Jembatan yang menghubungkan Desa Siliwung dan Desa Kotakan mulai tahap pembangunan.

akses bagi warga di dua desa tersebut. Diakuinya, selama ini warga harus memutar sejauh 10 kilometer jika hendak bepergian ke luar desa. “Sehingga, siswasiswi tak perlu memutar jauh jika ingin berangkat ke sekolah,” kata Yoyok Mulyadi. Sementara itu, Humaidi, warga sekitar mengaku senang dengan adanya pembangunan jembatan yang menghubungkan dua desa itu. Dikatakan, memang selama ini banyak pelajar yang harus menempuh perjalanan jauh untuk sampai

ke sekolahnya. “Kalau dulu memang ada perahu yang menyeberangkan siswa, tapi sekarang tidak ada lagi. Jadi muter 10 kilometer,” katanya saat di lokasi. Sekadar diketahui, di sungai tersebut sebetulnya sudah ada jembatan. Namun, jembatan itu dihantam banjir banding 2008 silam. Warga sekitar pun tidak dapat menyeberang lantaran air cukup dalam dan alirannya deras. “Semoga cepat selesai dan tidak hanyut lagi jika ada banjir,” pungkas Humaidi. (rri/c1/als)

SYAMSURI/RaBa


BERITA UTAMA

Jumat 23 Agustus 2013

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Istri dan Anak Dikalungi Celurit n PERAMPOK... Sambungan dari Hal 33

Di saat hampir bersamaan, kejadian serupa berlangsung di Dusun Gayam, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, pukul

03.00 kemarin. Para penjahat tersebut berhasil melucuti perhiasan emas milik korban senilai puluhan juta rupiah. Selain itu, perampok bersenjata celurit tersebut juga membawa kabur sejumlah uang tunai dan

sebuah motor. Diperoleh keterangan, perampokan di Desa Watukebo, empat kawanan perampok sempat mengancam akan membunuh korban bila tidak mau menunjukkan tempat meny-

impan uang. “Korban diancam akan dibunuh oleh kawanan pe rampok,” cetus Ka polsek Rogojampi Kompol Bagio SP. Dalam aksinya di rumah pe milik toko bangunan itu, kawanan perampok berhasil

Ketua Panitia Belum Berhasil Dikonfirmasi n TETAP... Sambungan dari Hal 33

Setelah acara selesai, arus kendaraan umum dibuka kembali. Dalam pawai sepeda hias kemarin, ratusan warga banyak yang kecewa karena tidak bisa me nyaksikan. Beberapa jam sebelum acara dilepas, ratusan warga sudah menunggu di Jalan PB. Sudirman. Namun, karena pa wai tidak melewati Jalan PB. Sudirman, akhirnya warga tidak bisa menyaksikan pawai tersebut. Bahkan, di perempatan lampu merah Lateng dan sepanjang Ja lan DI Penjaitan, ratusan warga sudah menunggu sejak pukul 11.30. Mereka baru bubar sekitar pukul 14.00 setelah mengetahui arak-arakan sepeda hias tidak melewati jalan tersebut. Warga menunggu di pinggir Jalan DI Penjaitan karena mengira pawai akan melintas di jalan tersebut seperti tahun sebelumnya. “Gimana sih

panitia, kok nggak ada pemberitahuan kalau tidak lewat jalan ini,” kata beberapa warga yang kecewa kemarin. Kekecewaan warga terhadap acara itu bukan yang pertama terjadi. Sebelumnya, warga juga kecele alias kepilis. Dalam bando jadwal kegiatan Agustusan yang dipasang panitia, pawai sepeda hias akan dilaksanakan 20 Agustus 2013. Namun, ternyata pada tanggal itu tidak ada acara. Padahal, warga sudah banyak yang menunggu di pinggir jalan. Tidak hanya menunggu di pinggir jalan, juga banyak warga yang sampai mendatangi lokasi start di depan kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Mereka kecewa setelah mengetahui di depan kantor pemkab tidak ada acara apa pun. Sementara itu, hingga berita ini ditulis tadi malam, ketua pa nitia sepeda hias belum berhasil dikonfirmasi. Panitia seolah lempar tangan terkait ke ruwetan rute sepeda hias tersebut. (afi/c1/aif)

GALIH COKRO/RaBa

T E R D E PA N : G u s l a h 0 5 m e n g a j a k m a s ya r a k a t u n t u k mempertahankan piala Adipura.

Prabowo Ajak Pilih Pakde Karwo-Gus Ipul n GUS IPUL... Sambungan dari Hal 33

Sekitar 20 menit melakukan ramah tamah dengan tuan rumah dan sejumlah kiai, Gus Ipul dan Prabowo beserta rombongan langsung menuju lokasi acara di Gedung Graha Bhakti, Desa Setail, Kecamatan Genteng. Begitu sampai di lokasi acara, Gus Ipul dan Prabowo disambut ribuan pengunjung yang datang dari berbagai kecamatan di Banyuwangi. Mereka adalah Gerakan Pemuda Ansor Banyuwangi, Fatayat NU, Pengurus Cabang,

Majelis Wakil Cabang, dan Ranting NU se-Banyuwangi, serta jajaran DPC Partai Gerindra. Dalam orasinya, Gus Ipul yang dalam Pilgub Jatim berpasangan dengan Soekarwo itu mengajak ribuan pengunjung kembali memilih dirinya dan Soekarwo dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur 29 Agustus 2013 nanti. Dia menegaskan, empat tahun lebih memimpin Jawa Timur bersama Pakde Karwo telah teruji. Kelak bila kembali terpilih se bagai gubernur dan wakil gubernur, setidaknya ada dua hal yang akan menjadi pri-

oritas perhatiannya, yaitu memajukan pendidikan diniah yang selama ini terkesan kurang mendapat perhatian. Terkait pemerintahan desa, dia berjanji akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar per tahun. “Uangnya langsung diterima di daerah,” tandas Gus Ipul disambut aplaus ribuan hadirin. Sementara itu, Prabowo Su bianto tampak berapi-api dan bersemangat mengajak ri buan hadirin memilih pasangan nomor urut satu. Dia menegaskan, secara pri badi dirinya kenal baik de ngan

Soekarwo dan Gus Ipul. “Namun, bukan karena kedekatan itu saya mendukung beliau berdua, tapi karena selama ini sudah teruji. Program-programnya berpihak kepada rakyat,” tandasnya. Untuk itu, mantan Danjen Kopassus itu mengajak semua yang hadir untuk memilih dan memenangkan pasangan Soekarwo dan Saifullah Yusuf. “Kalau saya punya hak pilih di Jawa Timur, maka akan saya pilih Pakde Karwo dan Gus Ipul karena mereka memang berpihak kepada rakyat kecil,” tandasnya. (azi/c1/aif)

Stiker masih Dalam Perjalanan n MASIH... Sambungan dari Hal 33

Belakangan, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan pasangan KhofifahHerman berhak ikut bertarung memperebutkan kursi gubernur dan wakil gubernur Jatim. Komisioner Divisi Logistik KPU Banyuwangi, Atim Hariyadi mengatakan, stiker tersebut masih berada dalam

per jalanan dari Surabaya ke Banyuwangi kemarin. Jika tidak ada aral, salah satu jenis logistik Pil gub Jatim tersebut akan tiba di Bumi Blambangan tadi malam. “Stiker tersebut nanti ditempel pada formulir C dan D,” ujarnya dikonfirmasi via sambungan telepon kemarin. Atim menambahkan, selain stiker, masih ada beberapa logistik lain yang hingga kemarin masih kurang, di antaranya for-

mulir pleno model C dan model D. Meski kekurangan jumlah dua jenis formulir tersebut tidak banyak, tapi lantaran dua jenis formulir tersebut cukup lebar, maka KPU Banyuwangi tidak bisa melakukan penggandaan sendiri. “Kami (KPU Banyuwangi) tidak bisa menggandakan sendiri karena formulir pleno model C dan D tersebut cukup lebar. Ke kurangannya memang tidak banyak dan sudah kita la-

porkan kepada KPU Provinsi. KPU Provinsi berkomitmen, kekurangan tersebut akan dipenuhi sebelum H minus lima pemungutan suara,” pungkasnya. Sekadar tahu, pelaksanaan Pilgub Jatim dijadwalkan berlangsung Kamis pekan depan (29/8). Itu artinya, pesta demokrasi memilih gubernur dan wakil gubernur Jatim tersebut akan dilaksanakan enam hari lagi dari sekarang. (sgt/c1/aif)

Angka Perkosaan Tinggi karena Miras n GEDE... Sambungan dari Hal 33

“Dua orang masih kita amankan,” cetus Wakapolres Banyuwangi Kompol Agus Widodo. Menurut dia, para pelaku bi asanya memang hanya ditipiring. Tetapi, kali ini pihaknya tidak akan mau menoleransi lagi karena mereka termasuk pengedar terbesar di Kabupaten Banyuwangi. “Bapak Kapolres (AKBP Nanang Masbudi) menganggap miras menjadi atensi di Banyuwangi,” katanya. Penggerebekan tempat penyu-

lingan miras itu, lanjut dia, barang bukti (BB) yang ditemukan paling besar selama 2013 ini. Apalagi, lokasi yang digerebek itu ternyata pabrik arak. “Bapak Kapolres meminta semua peredaran miras diberangus,” ujarnya. Perhatian kapolres terhadap peredaran miras itu, lanjut dia, karena dampak yang di timbulkan sangat besar. Sejumlah pencabulan dan pemerkosaan, jelas dia, sebagian besar diawali pesta miras. “Angka pen cabulan dan pemerkosaan di Banyuwangi sangat tinggi. Penyebab terbesar adalah karena

miras,” ungkapnya. Saat ditanya pasal yang akan dijeratkan untuk pemilik pabrik miras dan karyawannya, wa kapolres mengaku belum berani membuka. Hanya saja, keduanya sudah ditetapkan se bagai tersangka dan tidak akan ditipiring. “Pasal berlapis, tapi pasalnya jangan dulu,” katanya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Seperti diberitakan sebelumnya, perang terhadap peredaran miras tengah gencar dilakukan jajaran Polres Banyuwangi. Setelah beberapa hari lalu ber-

ha sil membongkar gudang penimbunan arak di wilayah Kecamatan Rogojampi, kali ini aparat berhasil menggerebek industri penyulingan miras sejenis. Penggerebekan home industry yang berlokasi di Dusun Patoman, Desa Watu ke bo, Kecamatan Rogojampi, itu dilakukan Selasa malam (20/8) lalu. Terbongkarnya pabrik penyulingan miras berkapasitas produksi sekitar 1.800 liter per hari itu seolah mementahkan prediksi sejumlah kalangan bahwa arak yang beredar di Banyuwangi dipasok dari Bali dan Tuban.(abi/c1/aif)

Tonjolkan Wisata Berbasis Potensi Alam n MAKIN... Sambungan dari Hal 33

Keindahan Pulau Merah makin terlihat dan menarik minat pengunjung saat bupati menggelar ISC. Sebab, kebersihan dan perawatan oleh para pemuda setempat semakin ditingkatkan. Apalagi, ISC juga banyak dikunjungi para turis dalam negeri dan mancanegara. Nah, pasca ISC, Pantai Pulau Merah ternyata semakin banyak dikunjungi wisatawan, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Bahkan, banyak pengunjung Pulau Merah yang menginap di rumah-rumah penduduk atau home stay yang memang sengaja disewakan para pemiliknya. Hal ini sejalan dengan program yang dicanangkan Bupati Banyuwangi Abdullah Az war Anas. Kala itu, bupati berharap wisata Pulau Merah bisa berkembang tapi tetap memberi manfaat besar bagi warga sekitar. Artinya, para pengunjung Pantai

Pulau Merah cukup memanfaatkan rumahrumah penduduk bila ingin menginap beberapa hari. Sehingga, masyarakat sekitar dengan sendirinya bisa mendapatkan hasil dari sewa rumahnya tersebut. Selain menyewakan tempat tinggalnya un tuk para pengunjung, belakangan warga sekitar juga mulai memanfaatkan banyaknya pengunjung tersebut. Salah satunya dilakukan Rajimin. Warga Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, itu sejak beberapa waktu lalu memilih bekerja sebagai penyewa payung dan kursi pantai. Payung bulat dan kursi untuk bersantai itu dipasang di tepi pantai. “Saya beli di Bali, dan saya sewakan di sini,” ujar Rajimin saat ditemui Jawa Pos Radar Banyuwangi. Per satu jam, satu tempatnya yang terdiri atas kursi dan payung tersebut disewakan Rp 30 ribu. “Jumlahnya lima unit, dan setiap hari laris,” kata Rajimin dengan muka semringah. Sekadar diketahui, akhir Mei 2013 lalu Pantai Pulau Merah yang terletak di Desa

Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, jadi perhatian dunia internasional, khususnya pagi pencinta olahraga air, surfing. Sebab, di tempat itu Pemkab Banyuwangi menggelar kompetisi surfing internasional. Yang terasa istimewa, acara berskala internasional itu dibuka langsung Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo. Roy Suryo pun memuji langkah Bupati Anas tersebut. Sebab, kompetisi itu merupakan bagian dari pengembangan wisata Banyuwangi. Selain Pulau Merah, Banyuwangi juga memiliki lokasi wisata lain yang menjanjikan, antara lain Kawah Ijen,PantaiSukamade,danPlengkung.Kedepan, Pemkab Banyuwangi disarankan menjadikan perkebunan-perkebunan sebagai destinasi wisata baru. Terkait kompetisi surfing, pemerintah sudah menyiapkan 20 rumah penduduk di sekitar pantai sebagai penginapan para peselancar. ”Ini adalah penerapan ecotourism atau wisata yang berbasis potensi alam dan lingkungan,” ujar Bupati Anas kala itu. (c1/aif)

mem bawa kabur uang tunai Rp 6 juta, sejumlah perhiasan senilai Rp 15 juta, laptop merek Acer seharga Rp 12 juta, dan enam buah hand phone senilai Rp 3 juta. “Secara pasti jumlah kerugian belum diketahui,” imbuh Bagio. Dalam aksinya, tiga pelaku masuk dengan cara mengetuk pintu belakang. Satu pelaku lain me nunggu di depan rumah. “Saat perampok mengetuk pintu, Pak Jainul sedang tidur,” terang Khoirul, salah satu karyawan toko bangunan. Khoirul menyebut, juragannya sempat dorong-dorongan dengan perampok yang akan ma suk ke rumahnya. Tetapi, korban menyerah karena jumlah pelaku lebih banyak. “Yang ma suk ke rumah tiga orang, satu bawa senpi yang dua membawa celurit,” kenangnya. Dari tiga perampok itu, jelas dia, satu orang mengenakan penutup kepala dan bersenjata api. Dua pelaku lain bersenjata celurit dan tidak mengenakan cadar. “Pak Jainul ditodong pistol, istri dan putrinya dikalungi celurit,” ungkapnya. Jawa Pos Radar Banyuwangi sempat mendatangi rumah korban yang lokasinya cukup jauh dari tetangga itu. Sayang, Jainul sedang tidak berada di rumah. “Bapak tadi keluar dan tidak bilang mau ke mana,” terang Marly, istri Jainul, dengan nada ketakutan dan langsung masuk

AGUS BAIHAQI/RaBa

TOKO BANGUNAN: Rumah Jainul Arifin yang disatroni perampok bersenpi dini hari kemarin.

ke rumah lagi. Wanita itu menolak membeber kronologi perampokan yang baru terjadi di rumahnya itu. Saat ditanya jumlah pelaku, perempuan berkerudung itu mengaku yang tahu semua adalah suaminya. “Bapak yang tahu. Saya tidak tahu-menahu,” kata Marly. Sementara itu, Khoirul menyebut, istri juragannya itu ma sih trauma. Maklum, dia di kalungi celurit oleh salah satu perampok. Semua gelang dan kalung yang dikenakan, oleh perampok itu dirampas. “Anaknya yang masih kecil juga ikut dikalungi celurit,” ujarnya. Sementara itu, perampok bercadar yang membawa senpi menodongkan senpinya ke arah Jainul. Karena takut, korban hanya pasrah kepada para pelaku. “Saya langsung datang saat dikasih tahu, tapi semua perampok sudah kabur,” ujar Khoirul. Saat kawanan perampok ini

beraksi, masih kata dia, orang tua korban yang rumahnya berhadapan itu sempat keluar. Tetapi, oleh salah satu perampok dipaksa masuk ke rumah sambil ditodong senpi. “Perampok di depan rumah juga tidak pakai cadar,” sebutnya. Usai menguras harta milik korban, tiga pelaku yang masuk ke rumah korban keluar melalui pintu depan. Mereka itu, sebut dia, kabur ke arah barat dengan cara jalan kaki. “Kabur dengan jalan kaki ke barat jurusan Rogojampi,” cetusnya. Mengenai pelaku yang membawa senpi itu, Kapolsek Kompol Bagio SP mengakui. Hanya saja, pihaknya masih akan menyelidiki yang dibawa kawanan perampok itu senpi asli ataukah hanya mainan. “Kita masih menyelidiki senpi yang dibawa itu, kira-kira asli ataukah hanya mainan,” tandas Bagio. (abi/c1/aif)

Caleg Jangan Saling Menjatuhkan n KESIAPAN... Sambungan dari Hal 33

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, M. Bramuda mengatakan, pihaknya melibatkan empat budayawan Banyuwangi pada presentasi peserta BEC kemarin. Empat budayawan tersebut adalah Hasnan Singodimayan, Andang CY, H. Tejo, dan Syamsudin Adlawi. “Empat budayawan tersebut kami minta memberi masukan apa saja yang perlu diperbaiki para peserta,” ujar pejabat yang akrab dipanggil Bram tersebut. Menurut Bram, setelah menjalani presentasi tahap pertama kemarin, para calon peserta BEC-3 tersebut akan menampilkan koreografi pada tanggal 26 Agustus sampai 27 Agustus mendatang. Se lanjutnya, tepatnya 3 September, seluruh calon talent BEC-3 me-

lakukan presentasi tahap dua sekaligus penilaian. Bram mengungkapkan, BEC-3 yang akan dihelat 7 September m e n d at a n g a k a n d i aw a l i penampilan 300 penari gandrung. Prosesi ritual adat kebokeboan juga akan ditampilkan di hadapan para penonton. Sementara itu, Samsudin Adlawi mengatakan, pada presentasi kemarin, kesiapan kostum sejumlah peserta baru mencapai 40 persen. Ke ku rangan lain, gerakan para calon peserta BEC3 tersebut masih belum padu dengan musik pengiring. “Tanggal 3 September mendatang, kostum peserta harus sudah komplet. Gerakan peserta juga harus sudah nyambung dengan musik,” pintanya. Dikatakan, sejumlah lagu lokal Banyuwangi, di antaranya “Bang Cilang-cilung” dan “Lukluk Lumbu” akan mengiringi per jalanan peserta BEC-3. “Lagu Bang Cilang-cilung akan

dijadikan opening. Lagu tersebut sangat pas dengan kondisi terkini,” kata Samsudin. Samsudin menjelaskan, lagu “Bang Cilang-cilung” menggambarkan dua ekor kucing yang bertarung berebut tulang hingga berhari-hari. Saat dua kucing tersebut kehabisan energi, tiba-tiba datang seekor anjing. Sang anjing pun tanpa kesulitan merebut tulang yang diperebutkan dua kucing tersebut. “Tahun ini kan tahun politik. Pemilihan legislatif (pileg) akan di gelar tahun depan. Pesan moralnya, meskipun terlibat persaingan, para caleg (calon anggota legislatif) jangan saling menjatuhkan, jangan saling mengkritik dengan kritik yang tidak membangun. Jangan-jangan saat dua caleg tersebut terlibat persaingan yang tidak sehat, kursi yang diperebutkan malah direbut caleg lain,” jelas penulis antologi puisi Sunrise of Java tersebut. (sgt/c1/aif)

Kecelakan Tewaskan 37 Orang n TKI... Sambungan dari Hal 42

Kepala Dusun Tanjung Geger, Desa Tanjung Pecinan, Purwanto, membenarkan terkait ka bar meninggalnya Busairi di Malaysia itu. “Keluarganya di Geger baru yakin setelah keponakannya juga memberi

tahu melalui telepon. Mereka su dah mengecek ke rumah sakit, kemudian memberi kabar itu,” ujar Purwanto kemarin (22/8). Data yang berhasil di kumpulkan, Busairi menumpang bus menuju tempatnya bekerja. Nahas, pada Rabu kemarin (21/8), bus yang ditumpanginya me-

n ga l a m i k e c e l a k aa n . Bu s yang di tumpanginya terjun ke jurang di daerah Genting Highlands, Pahang, Malaysia. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 19.00 waktu setempat dan me ne waskan 37 orang. Salah satunya adalah Busairi yang sebelumnya tidak dikenali. (rri/c1/als)


44

Jumat 23 Agustus 2013


Radar Banyuwangi 23 Agustus 2013