Issuu on Google+

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

SENIN 22 APRIL TAHUN 2013

Nelayan Talango tak Bisa Pulang I LOVE BWI

Siapkan Dua Ruang Tunggu BANYUWANGI - Persiapan kegiatan Banyuwangi peduli terus dimatangkan. Panitia pun telah menyiapkan alur pelaksanaan pengambilan darah pendonor tersebut. Dalam kegiatan yang akan dilaksanakan di lapangan tenis dan stadion GOR Tawang Alun, tersebut panitia telah menyiapkan dua tenda yang akan digunakan sebagai tempat tunggu pendonor. Alur pelaksanaan donor darah itu pun sudah disusun. Begitu masuk ke tempat acara, calon pendonor harus melakukan pendaftaran ulang terlebih dahulu. Setelah daftar ulang, calon pendonor bisa menunggu giliran pengambilan darah. Sebelum mendonorkan darah, calon pendonor akan menjalani pemeriksaan HB dan tensi (tekanan darah). Jika HB dan tensi darah seorang calon pendonor memenuhi syarat, maka akan segera dilakukan penyadapan (pengambilan darah). Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, panitia menyiagakan dua unit ambulans yang stand by di belakang tempat pemeriksaan HB dan tensi. Jalur evakuasi pun telah disediakan, dengan demikian ambulans bisa segera mengevakuasi seseorang, bila sewaktu-waktu dibutuhkan. (sgt/bay)

BANYUWANGI - Sejumlah nelayan asal Pulau Talango, Kabupaten Sumenep, tak bisa pulang ke kampung halamannya. Perahu mereka tertahan di kawasan pelabuhan rakyat di Pantai Boom, Kelurahan Mandar, Kecamatan Banyuwangi hingga kemarin (21/4). Para nelayan yang sudah sebulan berada di wilayah Bumi Blambangan itu tidak bisa pulang kampung karena kekurangan bahan bakar minyak (BBM) solar untuk

mesin perahunya. “Tidak ada solar untuk pulang ke Madura,” ujar salah satu nelayan asal Pulau Talango, David, 20. David yang datang ke Banyuwangi bersama Rusdi, ayah kandungnya, sebenarnya sudah ingin pulang ke Talango. Hanya saja, niatnya belum bisa terwujud, karena pembelian solar yang dibatasi di Banyuwangi. “Pembelian solar dibatasi lima liter,” terangnya n

SANDAR : Sejumlah perahu asal kepulauan di Kabupaten Sumenep bersandar di pelabuhan rakyat Pantai Boom Banyuwangi kemarin.

 Baca nelayan...Hal 35 AGUS BAIHAQI/RaBa

Simak Aturan sebelum Mengerjakan

Partisipasi kemarin

o DKP o Kantor Perpustakaan o Kecamatan Genteng o Kecamatan Bangorejo o Kecamatan Wongsorejo o Kecamatan Songgon o Bagian Perlengkapan o DR. Abd Kadir Msi (Perizinan) o H. Yudi Helmi (Kec. Giri) o Jamsostek o PHRI

17 1 1,5 1 1 1 2 5 2,5 5 1

Juta Juta Juta Juta Juta Juta Juta Juta Juta Juta Juta

GALIH COKRO/RaBa

RILEKS : Para siswa SMP dan SD makan nasi golong di halaman Ponpes Al Anwari, Kertosari, Banyuwangi, Sabtu malam lalu (20/4).

ADA APA LAGI

Menyantap Nasi Golong Jelang Ujian

BANYUWANGI - Ratusan siswa kelas IX SMP dan siswa kelas 6 SD mengikuti tradisi sego golong (nasi golong) Sabtu malam lalu (20/4). Ritual yang sering dilakukan dalam menghadapi ujian nasional (unas) ini, dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Anwari, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi. Tradisi sego golong yang sudah berlang-

sung sejak puluhan tahun lalu itu, diawali dengan istighotsah. Dalam istighotsah yang dipimpin Ustad Ahmad Siddiq, ini para siswa diajak untuk membaca kalimat toyibah dan perenungan jiwa. “Kita harus menghormati pada ibu dan bapak, kita harus minta maaf atas kesalahan selama ini,” kata Gus Sidiq -sapaan Ustad Ahmad Sidiq- n

GALIH COKRO/RaBa

Razia Lantas Dapat Miras

 Baca Razia...Hal 35

ABDUL AZIS/RaBa

SK PCNU Akhirnya Turun TEGALSARI – Teka-teki belum turunnya surat keputusan (SK) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi periode 2013-2018 akhirnya terjawab. Empat bulan pasca Konferensi Cabang (Konfercab), PBNU akhirnya menerbitkan SK. Sejatinya SK tersebut sudah dikantongi sejak 10 April 2013 lalu, namun baru

Sabtu kemarin (20/4) ditunjukkan kepada wartawan. Kepastian tentang turunnya SK tersebut disampaikan langsung oleh Rais Syuriah PCNU KH. A. Hisyam Syafaat pada saat berlangsung ta’aruf jajaran PCNU dengan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Banyuwangi di Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung,

Kecamatan Tegalsari, Sabtu siang kemarin (20/4). Tak banyak perubahan dalam SK PCNU yang ditandatangani langsung oleh Rais Am PBNU KH. Sahal Mahfud dan Ketua Tanfidziah PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj MA tersebut. Untuk posisi rais syuriah, KH. Hisyam Syafaat dibantu beberapa wakil n  Baca SK PCNU...Hal 35

Aktivitas Penyadap Karet di Perkebunan Kalibendo

Kerja Mulai Pagi Buta, Pakai Senter di Kepala Ratusan orang masih menggantungkan hidupnya sebagai penyadap getah karet di kawasan Kalibendo, Kecamatan Glagah. Bagaimana aktivitas mereka? A.F.ICHSAN RASYID, Glagah PERKEBUNAN Kalibendo memiliki sekitar 150 orang penyadap getah karet. Mereka mulai beraktivitas sejak pukul 03.30 dini hari. Pada jam itu, mereka sudah berangkat ke kebun karet yang tersebar di beberapa lokasi. Perkebunan itu memang memiliki kebun karet yang lokasinya terpecah-pecah. Pada saat mereka memulai aktivitasnya, mata hari belum terbit dan

http://www.radarbanyuwangi.co.id

 Baca Simak...Hal 35

RESMI: Jajaran pengurus harian PCNU Banyuwangi menunjukkan SK dari PBNU yang turun 10 April 2013 lalu.

OPERASI: Petugas memeriksa kendaraan di Jalan A Yani Sabtu malam lalu (20/4).

BANYUWANGI - Aparat Polres Banyuwangi menggelar razia kendaraan bermotor besarbesaran Sabtu malam kemarin (20/4). Dalam razia yang melibatkan puluhan personel asal lintas satuan tersebut, ratusan pelanggar lalulintas berhasil ditindak. Tidak hanya itu, petugas berhasil mengamankan dua botol minuman keras yang dibawa seorang pengguna jalan. Razia yang dimulai sekitar pukul 21.00 itu melibatkan personel asal Satuan Lalu-Lintas (Satlantas), Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), dan Satuan Sabhara (Satsabhara) Polres Banyuwangi. Tidak tanggung-tanggung, seluruh kendaraan yang melintas di jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan kantor Pemkab Banyuwangi, baik yang melaju dari arah selatan maupun utara, tak luput menjadi sasaran razia. Tak pelak, meski razia tersebut berlangsung hanya sekitar 30 menit, petugas berhasil menindak 105 pelanggaran. “Operasi kali ini dilaksanakan dalam rangka pencegahan 3C, yakni curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan), dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor),” ujar Kanit Reg Ident Polres Banyuwangi, Iptu Amar Hadi. Dikatakan, tujuan lain operasi Sabtu malam itu adalah mencegah sekaligus mempersempit ruang gerak para pelaku terorisme, maupun pelaku tindak kejahatan lain n

 Baca Menyantap...Hal 35

SEMENTARA itu, sebanyak 22.365 orang siswa SMP/MTS dan kejar paket B akan melaksanakan ujian nasional (unas) pagi ini (22/4). Sebelum mengerjakan soal, peserta dianjurkan untuk memahami semua aturan dan prosedur operasional standar (POS) unas. Pelaksanaan unas SMP/MTS tahun ini, berbeda dengan pelaksanaan tahun 2012 silam. Jika tahun lalu, naskah soal terpisah dengan lembaran jawaban unas (LJUN). Pada unas tahun ini, naskah soal jadi satu atau melekat dengan LJUN. Karena itu, peserta unas harus memastikan jika naskah soal terpisah dengan lembaran LJUN, mereka harus minta ganti sebelum mengerjakan soal. Lembaran LJUN baru bisa dipisah, setelah peserta mengisi identitas pada lembaran naskah dan LJUN. “Sebelum mengerjakan soal, peserta harus menyimak baik-baik aturan yang akan disampaikan setiap pengawas ruangan,” pinta Kepala Dinas Pendidikan Sulihtiyono. Sebelum membagikan naskah soal, masing-masing pengawas ruangan akan membawa aturan teknis pelaksanaan unas. Karena itu, peserta harus tunduk pada aturan yang sudah ditetapkan n

terlihat masih gelap gulita. Untuk melancarkan aktivitasnya, ratusan penyadap itu menggunakan alat bantu penerangan lampu senter kepala. Aktivitas penyadapan dimulai sekitar pukul 04.00. Pada jam itu, para pekerja itu sudah ramai dan berada di petak masing-masing untuk memulai aktivitasnya. Untuk satu orang pekerja, tugasnya menyadap 600 pohon. Dari 600 batang pohon itu, tidak semuanya disadap karetnya setiap hari, namun dilakukan satu kali dalam dua hari. Untuk memudahkan kerja, para penyadap itu membagi menjadi dua penyadapan. Sehingga, setiap harinya mereka hanya menyadap 300 pohon. Selain memudahkan kerja, 600 pohon karet itu tidak di sadap setiap hari agar pohon tidak mudah mati. Jika pohon karet di sadap setiap hari,

Solar dijatah, nelayan Talango tak bisa pulang Lebih aman terdampar di luar negeri, pasti nanti dipulangkan

Panwaslu Situbondo semprit lima parpol Yang ditunggu bukan suara sempritnya, tapi kartu merah setelah itu

ICHSAN RASYID/RaBa

TUA: Asnan menyadap getah pohon karet di Perkebunan Kalibendo.

maka usianya tidak panjang. Agar usia pohon bertahan lama, maka pekerja membagi waktu penyadapan.

Sehingga satu pohon karet, penyadapan dilakukan dua hari sekali n  Baca Kerja Mulai...Hal 35 email: radarbwi@gmail.com/beritaraba@gmail.com


26

Senin 22 April 2013

ISTIMEWA

HARI ANAK: Panitia dan peserta lomba memanfaatkan RTH untuk kegiatan lomba melukis.

Peringati HAN dengan Berbagai Lomba BANYUWANGI - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Banyuwangi menggelar berbagai lomba dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Kegiatan tersebut diikuti 24 kecamatan se-Banyuwangi. Ada tiga lokasi lomba yang disiapkan panitia dalam lomba pada tanggal 18 April 2013 lalu. Dispendik yang diwakili Kabid TK/SD, Drs Hamami MSi meninjau langsung ke lokasi untuk mengetahui kelancaran dan pelaksanaan lomba. Lokasi pertama adalah ruang terbuka hijau Taman Sritanjung Banyuwangi. Taman tersebut dijadikan sebagai tempat digelarnya lomba me-

lukis dan mewarnai. Sedangkan lokasi kedua adalah SDN Kepatihan Banyuwangi untuk tempat lomba karawitan dan pantomim. SDN Kepatihan dijadikan lokasi lomba tradisional itu sebagai wujud penghargaan, karena sekolah tersebut menjadi juara apresiasi seni tingkat Provinsi Jawa Timur di Malang pada 11-13 April 2013 lalu. Lokasi terakhir adalah SDN Model Banyuwangi. Di sekolah ini lebih banyak lomba yang dipertandingkan di antaranya lomba senam, menyanyi, peragaan busana, membatik, MTQ, cipta dan baca puisi, serta bermacam lomba lainnya. ”Lomba ini untuk menjalin kebersamaan dan kerukunan

sekaligus menyambut Hari Anak nasional,’’ kata Kabid TK/SD pada Dispendik Banyuwangi, Hamami. Dalam kesempatan itu, Hamami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan berbagai lomba Sehingga bisa berlangsung sukses dan lancar. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang telah memberikan fasilitas RTH Sri Tanjung sebagai tempat lomba, serta kepada SDN Kepatihan, dan SDN Model Banyuwangi.” Terima kasih atas dukungannya dan semoga tahun depan pelaksanaannya lebih baik lagi,’’ pungkasnya. (adv)

UPTD Lepas Sembilan Guru yang Purnatugas BANYUWANGI - Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD ) Pendidikan Kecamatan Banyuwangi melepas sembilan guru yang purnatugas di Aula UPTD Banyuwangi Jumat lalu (19/4). Para guru tersebut adalah Sunarsih, Retno Edi, Pangestu Ningsih, Suratini, Murniati, Suhartini, Dahlan Yunus, Abdul Wahid, dan Purwadi. Sembilan guru tersebut telah memberikan pengabdian dan sumbangsih yang tidak kecil untuk kemajuan pendidikan di Banyuwangi. ”Kita perlu mencontoh dedikasi para guru

yang memasuki purna tugas karena tanpa lelah beliau mendidik para siswa,’’ kata Nurhamim. Dalam kegiatan pelepasan guru purnatugas juga dirangkai dengan pemberian bantuan kepada sekolah yang tertimpa bencana banjir di antaranya SDN Sobo, SDN Sumberejo, SDN 2 Pakis, dan sekolah lainnya. Bantuan tersebut setidaknya mengurangi beban korban banjir. ”Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya,’’ tutur Nurhamim. (*/bay)

Gelar Lomba Olah Makan Ikan KABAT - Peringatan Hari Karini dilaksanakan dengan meriah di Lapangan Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi kemarin (21/4). Upacara bendera dilaksanakan berbeda seperti biasanya. Dalam upacara kali ini, para petugas seperti pemimpin upacara, pembaca teks Pancasila, pembaca teks UUD 1945, paduan suara dan lainlain dipercayakan kepada perempuan. ”Semua ini untuk menghormati para perempuan, karena upacara ini untuk memperingati Hari Kartini,’’ kata Camat Kabat, M.Luqman. Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan lomba olah makan ikan dan gerakana gemar makan ikan yang diikuti siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/ MA se-Kecamatan Kabat. Dalam kesempatan tersebut, Camat Luqman yang didampingi Kepala UPTD Pendidikan Kabat, Mastamyis beserta para juri meninjau sekaligus menilai hasil karya para siswa dalam olah makan ikan. Selain lomba olah makan ikan, para siswa PAUD dan TK melaksanakan

IWAN SETIONO/RaBa

SIMBOLIS: Kepala UPTD Banyuwangi Nurhamim, SPd MSi memberikan tali asih kepada para guru yang purnatugas.

RUBRIK PERPAJAKAN

Pajak Penjualan Tanah Tanya: Ketika saya menjual tanah dan bangunan, saya membayar PPh atas perolehan tanah dan/atau bangunan sebesar 5% dari nilai transaksi menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP) ke bank persepsi, namun ketika akan tanda tangan akta melalui notaris, ternyata disyaratkan agar menunjukkan fotokopi SSP yang telah distempel oleh kantor pelayanan pajak (KPP) sebagai bukti telah dilakukan penelitian. Apakah demikian aturannya? Jawab: Sebagai penjual tanah dan bangunan sesuai Pasal 4 ayat (2) UU Pajak Penghasilan memang diwajibkan untuk menyetor PPh sebesar 5% dari nilai transaksi yang sebenarnya dan bukan menggunakan Nilai Jual Objek pajak (NJOP) karena NJOP cenderung lebih rendah dari nilai transaksi dan digunakan untuk kepentingan penghitungan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Peraturan tentang penelitian SSP tersebut diatur melalui Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Per-26/PJ/2010 tentang Tata Cara Penelitian Surat Setoran Pajak atas Penghasilan dari Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan. Berdasarkan Pasal 1 Perdirjen No. 26/PJ/2010, Pejabat yang berwenang (Notaris, PPAT atau Pejabat Lelang) hanya menandatangani akta, keputusan perjanjian, kesepakatan atau lelang apabila kepadanya dibuktikan bahwa PPh yang wajib dibayar telah dibayar ke Kas Negara oleh Wajib Pajak (WP). Pembuktian pembayaran ini dilakukan dengan cara menyerahkan fotokopi SSP yang telah diteliti oleh KPP yang wilayah kerjanya meliputi tempat obyek transaksi berada dengan menunjukkan SSP aslinya . Jadi WP tinggal mengajukan ke KPP dengan menggunakan formulir seperti terlampir dalam peraturan tersebut di atas. Penelitian dimaksudkan untuk mencocokkan jumlah pembayaran PPh tersebut dengan Modul Penerimaan Negara (MPN), NOP yang tercantum dalam SPPT PBB serta NJOP. Proses ini harus diselesaikan oleh KPP dalam waktu paling lama 1 hari atau 3 hari jika perlu dilakukan penelitian lapangan sejak pengajuan penelitian diterima secara lengkap dalam bentuk fotokopi SSP yang telah distempel. Demikian penjelasan yang dapat diberikan. (*)

KENANGAN: Kepala SMK Muhi Genteng, Fatkurohman menyerahkan cenderamata kepada Sarah Kate Hotovy.

IWAN SETIONO/RaBa

ANTUSIAS: Camat Kabat M. Luqman (kiri) dan Kepala UPTD Pendidikan Kabat, Mastamyis (kanan) di Lapangan Kedayunan, kemarin.

gerakan Gemar Makan Ikan. ”Ikan laut banyak mengandung protein yang sangat bermanfaat untuk perkembangan tubuh dan juga otak anak usia dini,’’ kata Camat Luqman di lokasi acara. Camat Luqman mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Kartini kemarin. Kegiatan itu merupakan kerja sama

Muspika Kecamatan Kabat, UPTD Kecamatan Kabat, Puskesmas, para Kepala Desa Se Kecamatan Kabat, Muslimat NU, Fatayat NU, Tim Penggerak PKK Kecamatan Kabat, IGTKI Kecamatan Kabat, PAUD se Kecamatan Kabat, dan Ferikan se-Kecamatan Kabat. ”Terima kasih atas kerja sama ini, semoga akan terus terjalin kebersamaan dan kerukunan,’’ pungkasnya.(adv)

ISTIMEWA

SMK Muhammadiyah 1 Genteng

Drama Musikal Berbahasa Inggris GENTENG – Sebuah drama kerap kali mengisi sebuah pementasan di lingkungan dunia pendidikan. Namun Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah (SMK Muhi) Genteng menampilkan sesuatu yang baru. Drama musikal berbahasa Inggris. Dikemas dalam Pentas Seni 2013, siswa-

siswi SMK Muhi Genteng menampilkan berbagai kesenian mulai dari tari-tarian, paduan suara, band, hingga drama yang dihelat pada puncak acara. Drama musikal berbahasa Inggris yang mengambil judul The Wizard of Oz ini dimainkan oleh perwakilan siswa kelas X. Sebagai wujud aktualisasi SMK Muhi

ISTIMEWA

BAHASA INGGRIS : Penampilan siswa SMK Muhi Genteng dalam drama musikal.

Genteng bekerja sama dengan sebuah badan luar negeri yaitu AMINEF, di mana sekolah yang berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan 10 Genteng itu mendapatkan bantuan tenaga pengajar bahasa Inggris langsung dari Amerika. Guru asing itu adalah Sarah Kate Hotovy yang selama kurang lebih sembilan bulan mengajarkan Bahasa Inggris. Drama musikal berbahasa Inggris yang berdurasi 90 menit tersebut juga merupakan evaluasi sekaligus aktualisasi pemahaman ilmu bahasa Inggris yang telah dipelajari. Menurut kepala SMK Muhi Genteng, Fatkurohman, MPd, tidak semua sekolah bisa mendapatkan kesempatan guru dari luar negeri. Di Banyuwangi ada lima sekolah. “Jawaban tantangan globalisasi saat ini, SMK Muhi Genteng harus mampu membekali siswanya dengan Bahasa Inggris, baik speaking maupun grammar,” terang Fatkurohman. SMK Muhi Genteng saat ini mempunyai lima kompetensi keahlian. Yaitu Administrasi Perkantoran, Manajemen Pemasaran, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Multimedia. Dengan jumlah murid 1319 siswa, SMK Muhi Genteng yang pernah meraih juara lomba Unit Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat nasional dan provinsi saat ini tengah proses pelaksanaan dan meraih penghargaan manajemen ISO. Harapan SMK Muhi Genteng yang 386 siswa kelas XII mengikuti ujian nasional (unas) pekan lalu itu dapat lulus 100 persen seperti pada tahun-tahun sebelumnya. (adv)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, Mega Dwi P. Administrasi Iklan: Widi PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Ukiyanti. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/ mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Senin 22 April 2013

Solar Semakin Langka GAMBIRAN – Bahan bakar solar semakin sulit didapat di Banyuwangi. Sebab, begitu pasokan dari Pertamina datang, langsung diserbu pembeli. Seperti yang terlihat di SPBU Desa Yosomulmyo, Kecamatan Gambiran, kemarin. Di SPBU itu terlihat lengang. Tak ada kendaraan roda empat maupun truk yang antre untuk mendapatkan solar sebagaimana sehari sebelumnya. Yang terlihat hanya kendaraan roda dua dan empat yang lalu lalang di areal SPBU untuk mengisi bahan bakar bensin. Itupun tanpa harus antre sebagaimana kendaraan yang ingin mengisi solar pada sehari sebelumnya. Nur, salah satu pegawai di SPBU Yosomulyo mengatakan, mulai pagi tidak ada antrean pembelian solar. “Apa yang mau diantrekan solarnya belum datang,” jelas wanita ini sambil duduk di kursi kasir.

SEPI: Suasana di SPBU Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, kemarin siang. Pasokan solar dari Pertamina hingga siang kemarin tak kunjung datang.

ABDUL AZIZ/RaBa

Nur mengaku tidak tahu kapan kirim solar dari Pertamina akan datang ke SPBU tersebut. Yang jelas sampai kemarin siang masih belum ada kiriman ke tempatnya bekerja. “Nggak tau kapan datangnya, Mas,” tandasnya.

Pantauan wartawan koran ini juga menyebutkan, sepinya antrean kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar solar tersebut juga terlihat di SPBU Desa Genteng Wetan, dan Desa Setail, Kecamatan Genteng. Dua SPBU

di selatan jalan raya jurusan Jember-Banyuwangi tersebut, sama-sapa terlihat lengang dari kendaraan roda empat dan truk yang hendak mengisi solar, sebagaimana sehari sebelumnya n  Baca Solar...Hal 35

Demokrat Pasang Caleg Perempuan di Urutan Atas BANYUWANGI – Janji Partai Demokrat (PD) Banyuwangi untuk memberikan porsi 30 persen keterwakilan perempuan di parlemen mendatang terbukti. Kuota perempuan terpenuhi dalam parpol yang diketuai Michael Edi Hariyanto tersebut. Hal ini bisa dilihat dalam daftar calon sementara (DCS) yang diserahkan partai berlambang Mercy tersebut ke KPU, kemarin. Yang menarik, PD Banyuwangi menempatkan caleg perempuan pada nomor urut pertama. Di daerah pemilihan (dapil) I ada nama Tituk Indar Isworowati. Sedangkan di dapil II dan III ada nama Anisatul Munadiroh dan Julies Setyo Puji Rahayu. Di dapil IV dan V ada sosok Yusieni dan Yuni Arfitasari. Selebihnya, caleg perempuan merata di nomor urut lima, tujuh, hingga

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

SERAHKAN DCS: Ketua PD Banyuwangi Michael Edi Hariyanto didampingi caleg perempuan long march menuju kantor KPU Jalan Agus Salim, kemarin.

sebelas. Penyerahan DCS ke KPU kemarin dikawal langsung jajaran pengurus PD Banyuwangi dan para caleg. Mereka show of force sembari jalan kaki menuju kantor

KPU di Jalan Agus Salim. Iringiringan para caleg dimeriahkan kuntulan dan barong. Mereka tampak bersemangat. Bagi caleg perempuan ada yang mengenakan busana kebaya.

Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi Michael Edi Hariyanto menyatakan, keterwakilan perempuan di partainya sudah seratus persen. Tidak hanya pelengkap, kaum hawa ini seluruhnya ditempatkan di nomor urut pertama. ”Ini menjadi bukti bahwa komitmen partai ini untuk memenuhi keterwakilan dan mengangkat peran perempuan di parlemen,’’ kata bos Alam Indah Lestari (AIL) itu. Penyerahan DCS kemarin sekaligus sebagai momentum untuk memperingati hari Kartini. PD ingin meneladani semangat Kartini sebagai tonggak emansipasi dan peran perempuan di segala bidang. “Dengan segala pertimbangan, kita putuskan caleg perempuan ditempatkan pada posisi teratas di setiap dapil,” tandas Michael. (nic/adv/aif)

Pada Kasus Tertentu, Kebutaan Bisa Dicegah dengan Kulit Manggis BISAKAH mencegah kebutaan dengan kulit manggis? Bisa, tapi tidak untuk semua kasus kebutaan. Untuk diketahui, salah satu penyebab kebutaan pada manusia adalah tingginya kadar gula darah. Artinya, orang itu menderita diabetes mellitus alias kencing manis. Memang, diabetes bisa memancing penyakit lain untuk muncul. Komplikasi itu dapat bersifat kronis, dapat pula akut. Kadar gula darah penderita bisa turun drastis bila ia melakukan diet ketat. Akibatnya, terjadi hipoglikemia dengan gejala lapar, gemetar, berkeringat, pusing, dada berdebar, dan sering koma. Kadang-kadang, tubuh penderita sangat kekurangan insulin. Akibatnya, kebutuhan energi baru terpenuhi setelah sel lemak pecah membentuk keton. Ka dangkadang terjadi pembeku a n d a rah otak dan pe nyakit jan tung koroner. Dan penderita diabetes berpotensi dua kali lebih mudah terserang penyakit ini. Bila ini terjadi, penderita bisa kena stroke atau gagal ginjal. Penderita diabetes 17 kali lipat lebih mudah terkena ini, dan 25 kali lipat terkena kebutaan ketimbang orang normal. Komplikasi itu disebabkan oleh perubahan metabolik, seperti kerusakan pembuluh darah besar dan pembuluh darah halus. Kerusakan pembuluh darah halus itu, antara lain, terjadi di mata. Menurut Gitalisa Andayani dari Divisi Retina Departemen Mata Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yang juga merupakan staf Hubungan Masyarakat Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), gangguan di retina mata yang diakibatkan komplikasi diabetes itu dapat berujung pada kebutaan permanen. “Semakin lama seseorang menderita diabetes, semakin besar peluangnya secara alami untuk mengalami kelainan retina atau retinopati diabetik itu. Pengidap diabetes yang kurang dari

lima tahun berisiko mengalami retinopati sekitar 13 persen, dan pengidap 10-15 tahun berisiko 50-90 persen. Jika kerusakan itu tak segera ditangani, pengidap bisa mengalami kebutaan per ma nen,” ujarnya dalam suatu kesempatan. Seorang peneliti, bernama Dr. Templeman, yakin sifat antioksidan zat yang bernama xanthone, yang hanya terdapat dalam kulit manggis, mampu mengurangi resistensi insulin pada penderita diabetes. Antioksidan kuat ini sebenarnya punya banyak sekali khasiat. Namun, berkaitan dengan bahasan kita kali ini, ia telah terbukti dapat meningkatkan kontrol terhadap gula darah secara efektif pada penderita diabetes. Caranya adalah dengan meningkatkan fungsi pankreas untuk menghasilkan insulin. Dengan demikian, diabetes itu diharapkan tak sampai pada komplikasi yang menyebabkan kebutaan. Bila ingin tahu lebih yang lengkap tentang khasiat xanthone dalam kulit b u a h manggis itu, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, untuk mendapatkan xanthone itu, Anda tak perlu repot-repot mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit buah manggis dulu kemudian meminum airnya. Saat ini, produk itu sudah beredar di apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul bernama Garcia. Bila ingin tahu lebih banyak tentang ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi telepon bebas pulsa kami di 08001401430, email info@manggisgarcia.com, atau website www.manggisgarcia.com. .Produk ini bisa didapatkan di Apotek dan toko obat terkemuka di kota anda atau segera Banyuwangi : 03337703239 & 081336445358

Stikom Menuju Sekolah Berkualitas Nasional 63 Mahasiswa D3 dan S1 Jalani Wisuda BANYUWANGI - Sebanyak 63 mahasiswa diploma tiga (D3) Managemen Informatika dan Strata Satu (S1) Teknik Informatika, Stikom PGRI Banyuwangi diwisuda di Gedung Wanita Paramita Kencana Banyuwangi, Sabtu (20/4) lalu. Wisuda semester ganjil tahun 2012/2013 itu dihadiri oleh Bupati Abdullah Azwar Anas serta wali mahasiswa. Turut hadir, Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Drs Sulihtiyono, Rektor Universitas PGRI Banyuwangi, Teguh Sumarno, serta mitra Stikom PGRI lainnya. Dalam pidatonya, Ketua Stikom PGRI Banyuwangi, H. Choirul Anam, S.Kom, MM mengatakan, saat ini Stikom menuju visi menjadi sekolah tinggi yang berkualitas nasional dan mandiri. Selain itu, langkah Stikom saat ini masih keep on track sesuai dengan aturan yang berlaku. Sebagai lembaga pendidikan tinggi, Stikom selalu melaksanakan Tri Darma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Untuk menjalankan visi misi Stikom ini, dia mengibaratkan seperti membawa kereta api. Dimana Tri Darma ini merupakan gerbongnya. Dan api merupakan semangat, dimana Stikom memiliki dosen serta civitas akademik Stikom memiliki semangat yang tak pernah padam. Choirul juga menyampaikan pencapaian-pencapaian Stikom. Di

antaranya, mulai tahun ini Stikom mencanangkan program yang dinamakan stikom Peduli. Yang diutamakan untuk anak yatim dan masyarakat yang tidak mampu. Prinsip dasar dari program ini adalah Stikom hanya mengambil biaya untuk menutup biaya operasional saja sehingga pendidikan tercapai. “Program Stikom Peduli ini berbeda dengan Stikom berbagai. Jika Stikom berbagi ini syaratnya adalah akademik namun Stikom peduli lebih diutamakan untuk anak yatim maupun mahasiswa yang tidak mampu,” ungkap ahli IT itu. Dari jumlah 63 mahasiswa yang diwisuda, sebagian besar didominasi oleh mahasiswa S1 Teknik Informatika yang dinyatakan lulus dalam tujuh semester. Biasanya rata-rata mahasiswa harus menyelesaikan studinya dalam delapan semester. “Ini artinya kemampuan akademik mereka diatas rata-rata dan ini sebuah prestasi yang sangat bagus dan baru pertama kali Stikom meluluskan mahasiswa dalam masa studi tujuh semester,” cetusnya. Saat ini pihaknya tengah meningkatkan kualitas dosen pengajarnya ketingkat magister. Setiap tahun Stikom selalu menyekolahkan tenaga pengajarnya ketingkat magister. “Tujuannya agar dosen dapat mentransfer ilmu magisternya ke mahasiswa

lebih dalam lagi,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas dalam sambutannya memberikan selamat kepada wisudawan. Saat ini, kesempatan mencari sangat kompetitif karena tingkat kelulusan perguruan KETUA: H Choirul Anam tinggi sangat tinggi. Dari beberapa negara termasuk Kanada perguruan tinggi tidak akan membuka jurusan kembali jika lapangan pekerjaan tidak tersedia. Namun jika kesempatan pekerjaan itu ada maka jurusan tersebut akan dibuka kembali. Dalam kesempatan itu Bupati juga menyinggung keterlibatan Stikom dalam suksesnya Banyuwangi Digital Society (B-Diso). Menurut Bupati, kehadiran B-Diso menjadikan Banyuwangi menjadi Smart Ccity, kota yang memiliki koneksi terintegrasi dalam berbagai bidang untuk pengelolaan kota yang praktis dan efisien. Kehadirannya juga untuk mengantisipasi tumbuhnya ekonomi Banyuwangi di Jawa Timur. “Salah satu alasan Kabupaten Banyuwangi dipilih sebagai pilot project digital society karena mempunyai pertumbuhan ekonomi yang bagus,” ungkap Bupati Anas. (adv/aif)

FOTO-FOTO: TOHA/RaBa

PENGHARGAAN: Bupati Abdullah Azwar Anas memberikan selamat kepada wisuda terbaik Stikom D3 Managemen Informatika yang diraih Ricky H dengan IPK 3,53. Sedangakan mahasiswa S1 Teknik Informatika diraih I Wayan Gede Suma Wijaya dengan IPK 3,91.

Sarana dan Prasarana . Laboratorium Perakitan . Laboratorium Multimedia . Laboratorium Pemrograman . Laboratorium Internet . Hot Spot Area . Perpustakaan . Musholla . Beasiswa untuk mahasiswa berprestasi dan kurang mampu

Program Studi D3 Manajemen Informatika PENGHORMATAN: Ketua Stikom bersama pembantu ketua saat melakukan prosesi wisuda di Gedung Wanita Banyuwangi, Sabtu kemarin (20/4). AHLI IT: Alumni Stikom dirancang menghasilkan seorang ahli di bidang perangkat lunak komputer dan seorang sistem analis yang handal.

Dirancang untuk menghasilkan seorang ahli madya yang mampu memimpin suatu proyek pembangunan sistem informasi, merancang dan menulis aplikasi komputer, serta menjembatani antara pemakai akhir dari jasa komputer dengan lingkungan komputer.

Peluang Kerja dan Prospek Lulusan : System analyst dan IT consultant; Database admistrator; Network specialist; Electronic data processing (EDP); Programer; Instruktur dan tenaga kerja; Wirausaha

S1 Teknik Informatika Dirancang untuk menghasilkan seorang ahli di bidang perangkat lunak komputer (Software Engineer) yang mampu memecahkan berbagai permasalahan transformasi dan pengolahan data dengan menggunakan komputer dan proses logika.

Peluang Kerja dan Prospek Lulusan

PINDAH KUNCIR: Ketua Stikom memberikan selamat kepada wisudawan.

TAMU DAN MITRA: Acara wisuda berlangsung khidmat. Selain dihadiri wali mahasiswa, tampak Rektor Uniba Teguh Sumarno juga hadir.

Staff IT di instansi pemerintah dan swasta, pengembang sistem informasi, system analyst dan software engineer, manager EDP, network administrator dan web programer, designer (advertising, game, television, radio dan film), instruktur dan tenaga pengajar, wirausaha konsultan TI, independent analyst)


KOMUNIKASI BISNIS

28

Partai Hanura Optimistis Menang BANYUWANGI - Pengurus DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Banyuwangi optimistis memenangkan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 mendatang. Untuk mewujudkan sikap tersebut, partai dengan nomor urut sepuluh tersebut telah menyiapkan bakal calon legislatif (bacaleg) yang memiliki kemampuan mumpuni untuk bertarung memperebutkan kursi DPRD Banyuwangi. Bahkan, Partai Hanura telah mendaftarkan bacaleg-nya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi, kemarin (21/4). Tidak tanggung-tanggung, DPC Partai Hanura Banyuwangi menempatkan 50 caleg yang tersebar di lima daerah pemilihan (dapil) se-Banyuwangi. “Ibarat peperangan, bacaleg merupakan senopati. Untuk memenangkan peperangan, kita harus selektif memilih bacaleg. Dan, saat ini (kemarin) kami sudah mendapatkan senopati-senopati yang unggul. Kita siap bertarung dan siap menang pada Pileg 2014 mendatang,” ujar Ketua DPC Partai Hanura, Basuki Rahmat. Dikatakan, caleg yang bertarung dalam Pileg 2014 melalui Partai Hanura tidak hanya berasal dari kalangan kader partai. Banyak juga bacaleg asal kalangan eksternal partai. “Kami menargetkan 11 kursi pada Pileg 2014,” kata dia. Dalam kesempatan itu, Basuki juga menyampaikan jika saat ini Partai Hanura merupakan salah satu partai yang mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Hal ini

Panwaslu Semprit Lima Parpol Pasang Alat Peraga di Tempattempat Terlarang

SIGIT HARIYADI/RaBa

PASANG TARGET TINGGI: Pengurus dan bacaleg Partai Hanura saat berada di kantor KPU Banyuwangi kemarin.

berdasarkan riset dari media yang dilakukan Pol-tracking Institute beberapa waktu lalu. Di mana Partai Hanura tercatat sebagai partai yang paling banyak mendapatkan pemberitaan positif di media massa. “Partai Hanura terbilang bersih. Karena tidak ada kadernya yang tersangkut kasus korupsi. Hal ini membuat Hanura mendapat apresiasi positif,” kata Basuki. Dikatakan, pemberitaan Hanura yang didominasi berita positif berkat sumbangsih isu kebijakan partai membuat Hanura mendapat opini positif. Sehingga

akan meningkatkan elektabilitas partai. Citra partai yang bersih ini harus dipertahankan. Karena di tengah krisis kepercayaan masyarakat terhadap partai politik, menjadi kesempatan bagi Partai Hanura untuk merebut hati rakyat. “Jargon sebagai partai bersih harus dipertahankan. Partai Hanura harus menjadi partai yang bisa berbuat bagi masyarakat. Artinya, Partai Hanura harus bisa menjalankan kinerjanya dengan baik sehingga masyarakat akan lebih percaya kepada Partai Hanura,” pungkasnya. (sgt/adv/als)

UMKM Perlu Dukungan Modal Dinas Koperasi dan UMKM Gandeng BPR Jatim Sosialisasi Permodalan BANYUWANGI - Kesulitan permodalan kerap kali dialami para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sadar akan hal itu, Dinas Koperasi dan UMKM Banyuwangi melaksanakan pendampingan layanan permodalan kepada para pengusaha mikro, kecil, dan menengah tersebut. Kesulitan permodalan itu tergambar dari banyaknya pelaku usaha yang melakukan konsultasi baik di Klinik UMKM keliling yang disediakan Dinas Koperasi dan UMKM. Tidak hanya itu, tidak sedikit pula para yang sengaja datang ke kantor Dinas Koperasi dan UMKM untuk melakukan konsultasi terkait permodalan. Respons cepat pun langsung dilakukan Dinas Koperasi dan UMKM. Selasa pekan lalu (16/4), Dinas yang dipimpin Drs. Bambang Sudjarwo, MM,

Senin 22 April 2013

ISTIMEWA

LIBATKAN BANK: Sejumlah pelaku UMKM mengikuti sosialisasi permodalan di aula RSI Fatimah Selasa (16/4) lalu.

tersebut menyelenggarakan sosialisasi informasi dukungan penyediaan permodalan bagi pelaku usaha UMKM. Acara yang digelar di Aula Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah itu bertujuan agar pelaku usaha tersebut mendapatkan informasi tentang permodalan. Sehingga dapat mengakses modal yang ada untuk mendukung usaha. Dalam sosialisasi kali ini, Dinas Koperasi dan UMKM bekerja sama dengan Bank

Gagas Festival Olahraga Tradisional

UMKM (BPR Jatim) Banyuwangi dan Koperasi Pamulya Banyuwangi. Suyitno, SH, SE, MM dan Gatot Subiyakto dari pihak Bank BPR Jatim, serta Firdaus yang merupakan perwakilan Koperasi Pamulya, didaulat menjadi pemateri dalam sosialisasi tersebut. Materi yang disajikan kepada para peserta di antaranya manajemen keuangan, jenis-jenis permodalan dan persyaratannya untuk memperoleh modal. Dalam sambutannya, Bam-

BANYUWANGI - Gagasan besar dicanangkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk menyelamatkan olahraga tradisional. Lewat Festival Olahraga Tradisional, satuan kerja Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tersebut berencana menggelar berbagai perlombaan olahraga tradisional dalam waktu dekat. Dijadwalkan, ajang

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Kaligung-Rogojampi •

• Rumah Kebalenan •

Dijual rumah di Kaligung Rogojampi, luas 311 m2, hubungi: 081230400909, 087857282008, TP.

Djl rumah lok Kebalenan di Jl. Raya Rogojampi/ Genteng, L10 x15=150m2, SHM, bs dibeli dg cash atau kredit & jga bsa disewa, hrg nego. Hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Rumah Banyuwangi •

• Rumah Desa Balak •

bang Sudjarwo menjelaskan pentingnya peran UMKM dalam menyokong pertumbuhan perekonomian Banyuwangi. Menggeliatnya sektor riil di Bumi Blambangan juga tak lepas dari kontribusi UMKM. “Melalui sosialisasi kali ini, kami berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan informasi permodalan. Sehingga bisa mengakses modal untuk mendukung usahanya,” ujarnya. Sosialisasi serupa juga sudah diselenggarakan di Aula KUD Tri Karya Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, pada Rabu (10/4) lalu, dengan pemateri dari Bank UMKM/BPR Jatim Banyuwangi dan Manager KUD Tri Karya Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran. Tidak cukup sampai di situ, untuk mendukung sektor usaha mikro hingga menengah, tersebut Dinas Koperasi dan UMKM juga telah memberikan beberapa layanan lain. Di antaranya layanan pemasaran, layanan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan layanan fasilitasi perizinan. (sgt/adv/als)

tersebut akan dilaksanakan Juni mendatang. Plt. Kepala Dispora Banyuwangi, Ahmad Khairullah menyatakan, olahraga tradisional memang nyaris terpinggirkan. Bahkan, beberapa kalangan pemuda mulai awam dengan permainan tersebut n

BANYUWANGI

 Baca Gagas...Hal 35

BANYUWANGI

SITUBONDO - Lima partai politik (parpol) di Situbondo dinyatakan melakukan pelanggaran administratif oleh Pantia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Yakni, melakukan pemasangan alat peraga kampanye di tempattempat yang dinyatakan dilarang. Lima parpol tersebut adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Demokrat (PD), Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN). “Berdasarkan hasil pengawasan ditemukan ketidaktaatan parpol-parpol tersebut dalam memenuhi kewajiban dalam mengawali masa kampanye,” terang anggota Panwaslu, Eko K Kusumo. Dia mengungkapkan, kelima parpol tersebut telah menempatkan alat peraga kampanye berupa banner dan bendera parpol yang berada di tempat yang melanggar ketentuan perundang-undangan dan dilarang. Yakni, di sepanjang

MOKONG: Poster ARB yang dilengkapi logo Partai Golkar masih tetap nangkring di perempatan Jalan PB Sudirman, Situbondo.

EDY SUPRIYONO/RaBa

jalan protokol dan atau alun-alun Kota Situbondo. “Panwas sudah mengklarifikasi lima pimpinan parpol dan merekomendasikan pelanggaran tersebut kepada KPU (Komisi Pemilihan Umum),” terang pria

Lewat Lomba Bisnis Plan yang Digelar Disperindagtam BANYUWANGI - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan (Disperindagtam) Banyuwangi menggelar lomba bisnis plan bertajuk Banyuwangi Industrial Young Enterpreneur Competition (BIYEC 2013). Ada dua kategori lomba dalam acara yang bertema Pengembangan wira usaha industri makanan, minuman dan kerajinan berbisbnis agro itu. Yaitu kategori pelajar/mahasiswa dan umum. Syarat mengikuti lomba adalah perorangan atau tim yang semuanya warga Banyuwangi. Setiap tim terdiri maksimal tiga orang. Berusia antara 16-35 tahun yang dibuktikan dengan KTP terkini. Wira usaha yang diperlombakan berlaku untuk perencanaan bisnis yang belum beroperasi maupun yang sudah beroperasi. Wira usaha yang diperlombakan harus bisa diimplementasikan sebagai bisnis nyata. Wirausaha yang diperlombakan bukan skema distributor MLM, agen asuransi, member

broker property, agen penjualan investasi bursa berjangka, dan semua sistem keagenan yang serupa dengan skema tersebut. Wirausaha yang diperlombakan belum pernah keluar menjadi pemenang dalam kompetisi serupa di tingkat provinsi maupun nasional. Dan merupakan karya original bukan plagiat. Kepala Disperindag Banyuwangi, Ir Hary Cahyo Purnomo, M.Si mengatakan, tahap pertama tim akan melakukan seleksi seluruh business plan yang masuk. Selanjutnya tim mengambil 10 peserta yang lolos seleksi per kategori. Aspek penilaian meliputi sistematika penulisan, originalitas

idea atau gagasan, inovasi dan kreativitas. Selain itu analisa pasar, analisa sumber daya manusia, analisa teknis, dan analisa keuangan. “Bagi yang lolos tahap pertama akan dilanjutkan ke tahap kedua. Yakni peserta wajib mempresentasikan business plan-nya di hadapan dewan juri,” jelas Hary. Hary menambahkan, formulir pendaftaran bisa diambil di kantor Disperindagtam atau dapat juga diambil di Radio Vis FM Banyuwangi, Radio Sri Tanjung FM Rogojampi, Radio Gandrung FM Purwoharjo, dan MC FM Purwoharjo, dengan menukarkan guntingan iklan BIYEC 2013 yang ada di koran Jawa Pos Radar Banyuwangi saat mendaftarkan diri. “Pendaftaran BIYEC 2013 gratis. Cukup gunting spot iklan BIYEC 2013 yang di koran Jawa Pos Radar Banyuwangi dan tukarkan dengan form pendaftaran. Panitia menyediakan hadiah total senilai Rp. 31,5 juta,“ pungkas Hary. Hary menambahkan, tujuan acara ini adalah untuk menumbuhkembangkan wira usaha baru dan meningkatkan kecakapan dan keterampilan a sence of bisnis di Banyuwangi. (adv/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI • L300 ‘05 •

DOK.RaBa

Hary Cahyo Purnomo

• **Arum Regency** •

• Marketing •

• Beras Organik •

• Kijang LSX ‘98 •

Lowongan Marketing, Pria, min SMA, mempunyai pengalaman Marketing, pekerja keras, mampu kerja ditarget. Lam krm ke: KSU Syirkatul Muamalat Syari’ah, Tegalmojo, Singojuruh, T: 635900

Sedia beras organik putih, perum PKBR (blkg untag), hrg 15 rb/kg 081336659258.

Djl Kijang LSX ‘98 wrn hijau mtalik trawat baik, milik sndiri hrg 95jt. H. 081234636910.

• Perum Griya Giri Mulya •

• Adm Keuangan • 1. Adm Keuangan, pend. min D3 segala jurusan, usia max 28thn, blm menikah, bersedia dtempatkn di sluruh wilayah kerja perusahaan. 2. Satpam, Lk/Pr, pend. min SMA sdrjt, usia max 35thn, bersedia dtempatkn di sluruh wilyah krja. 3. OB, Lk, pend. min SMP/sdrjt, brsedia dtempatkn di sluruh wilayah perusahaan. Kirim lamaran ke PT. DAS, Jl. Boediono No. 42, Bwangi. Telp: 411000

BANYUWANGI

 Baca Panwaslu...Hal 35

Adu Kreativitas Wira Usaha Baru

Dijual rumah cantik lokasi strategis Lt / Lb 120/60 hrg pasar 350jt-an dijual 236jt bisa bayar separo sisanya flexibel tanpa bunga & tanpa pajak apapun tidak krasan uang kembali 100%. Hub. 085336885520

Djl cpt Perum Griya Giri Mulya WX-01/WX02 hrg nego. Hub: 085353574360 SHM

yang gemar memancing ikan itu. Yang krusial, lanjut Eko, Panwaslu saat ini sedang menunggu tindak lanjut apa rekomendasi KPU dalam melakukan penertiban n

• Peluang Usaha •

• Daihatsu Taft ‘93 •

Ingin punya usaha tanpa ganggu pekerjaan? Modal minimal 10 juta, tidak perlu bayar pegawai, keuntungan pasti 100% dalam 24 bulan. Hubungi: 03337611387

Daihatsu Taft GT/F70 th1993, abu2 metlk, istmw, 63 juta nego. H. 081234590053

• Mitsubishi Kuda ‘00 • Mitsubishi Kuda SP Exced ‘00 biru silv, Ori, N pajak bru d Prob, 93jt nego. 08123481534

Dijual L300 tahun 2005, plat P Banyuwangi, pajak, Kir baru, barang istimewa, harga nego, hubungi: (0333) 393036 / 082140769069

• Toyota Innova ‘10 •

• Daihatsu Terios ‘10 •

• Mitsubishi Kuda ‘99 •

Dijual Kijang Innova tahun 2010 (solar) tipe G silver, harga 225 juta nego, bisa cash/ kredit atau tukar tambah, hubungi : 082142194111 atau 081335897888.

Dijual Daihatsu Terios F700 RG TS plues, tahun 2010 silver metalik, harga 145 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 - 635176 , 0811351148

Dijual Mitsubishi Kuda VB5W GLS (solar) tahun 1999, hijau muda metalik, harga 75 juta nego, brang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 - 635176 , 0811351148

• Honda Jazz ‘08 •

• Grand Livina ‘07 •

• Isuzu Panther ‘01 •

Dijual Honda Jazz GE8 1.5.S MT CKD tahun 2008, biru metalik, harga 152,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 - 635176, 0811351148

Dijual Nissan Grand Livina X4 MT tahun 2007, abu-abu tua metalik, harga 143,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 - 635176, 0811351148

Dijual Isuzu Panther TBR 541 LS 25 MT tahun 2001, biru muda metalik, harga 115 juta nego, brang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 - 635176, 0811351148

• Jl. Agus Salim • Dijual ruko 2lt lok. Jl. Agus Salim (blkg Untag) Bwi, hub : Anugerah (0333427190)

Djl rumah L 10X15 = 150M2 lok Banyuwangi, utara pbrik ES, bs dibeli dg cash/kredit dan juga bisa di sewa hrg nego hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Djl tanah + bangunan L 4x8=32m2 + 10 x 15 = 150m2, bisa dibeli dgn cash/kredit & juga bs disewa, SHM, Lok Ds Balak, hrg nego,H:(0333)631526–635176,0811351148

Ingin Pasang Iklan? Hubungi: 0333-412224

BANYUWANGI • Kalirejo Permai • Jual tanah 192m2, uk 16x12m, nangka 1112, Perum Kalirejo Permai. H: 081553553553

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan secara resmi di Radar Banyuwangi.


BALJEBOL

Senin 22 April 2013

BALI

ADA APA LAGI

JEMBER

BONDOWOSO

33

LUMAJANG

Hotel Pemkab Dibuat Mesum

POLSEK SEMPU FOR RaBa

CEK TKP: Kapolsek Sempu AKP Toha Choiri bersama anggota mendatangi loaksi meninggalnya Poniyah.

Bunuh Diri Nyemplung Sumur SEMPU – Warga Dusun Darungan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, dikejutkan dengan meninggalnya Poniyah, 46. Mayat perampuan itu ditemukan mengapung di sebuah sumur di dusun setempat, pagi kemarin. Sebelum ditemukan tak bernyawa dalam sumur, Poniyah meminggalkan rumah tanpa pamit sejak Jumat (19/4) lalu sekitar pukul 04.00. Mengetahui Poniyah tak ada di rumah, keluarganya berusaha mencari. Selama dua hari pencarian, ternyata keberadaan korban belum juga ditemukan. Baru pada Minggu pagi kemarin (21/4), seorang warga di Dusun Darungan, Desa Tegalarum dikejutkan dengan ditemukannya sosok mayat di dalam sebuah sumur miliknya. Kontan saja, melihat hal tersebut dia langsung bercerita kepada para tetangganya. Tak lupa dia juga melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Sempu. “Begitu menerima laporan, kami bersama anggota dan personel dari Koramil langsung menuju TKP (tempat kejadian perkara),” kata Kapolsek Sempu AKP. Toha Choiri. Kapolsek menuturkan, dugaan sementara korban meninggal dunia karena bunuh diri. “Dugaan sementara dia stres karena baru saja keluar dari rumah sakit,” tandasnya. (azi/aif)

KRIMINALITAS

Polisi Duel Lawan Preman LUMAJANG - Seorang preman terminal bayangan di Wonorejo, Sukodono, Lumajang, siang kemarin terlibat duel dengan anggota polisi. Penyebabnya, karena preman itu melawan polisi yang bertugas. Dua personil polisi berpangkat Briptu dan Aiptu itu sempat menerima pukulan preman yang akhirnya berhasil dilumpuhkan. Dari informasi kepolisian, mulanya dua anggota polisi yakni Briptu Riadyn dan Aiptu Hendrik sedang bertugas di terminal bayangan Wonorejo, Kecamatan Sukodono. Keduanya ditugasi untuk mengawasi bus yang kerap parkir di timur balai desa Wonorejo. Pasalnya di lokasi tersebut kerap terjadi tindak kriminal dengan modus penipuan. Agar aksi itu tidak terusterusan terjadi, maka Polres Lumajang menempatkan anggotanya stand by. Sekaligus agar bus yang biasa parkir tidak menjadikan lokasi itu sebagai terminal bayangan. Saat kedua polisi stand by itulah, Amrullah, preman yang biasa mangkal di tempat tersebut bikin gara-gara. “Dia (Amrullah) menyapa kita dengan pertanyaan yang tidak pantas,” ujarnya Briptu Riadyn ketika berbincang dengan anggota lainnya. Tak lama kemudian, menurutnya, Amrullah pergi. Baru kembali lagi dengan menambah ucapan yang tidak sopan. “Ojo mikir wetenge dewe ae pak (jangan mikir perutnya sendiri pak.Red),” ujar Riadyn, menirukan ucapan Amrullah sebelum berduel. Tanpa pikir panjang dua petugas itu langsung mendatangi. Cek-cok pun terjadi antara preman dengan dua anggota polisi. Di tengah percekcokan itu, Amrullah yang berusia sekitar 20 tahun memberikan perlawanan secara fisik. Bahkan preman terminal bayangan itu menendang perut Aiptu Hendrik. Perkelahianpun tak dapat dihindari antara Amrullah dengan dua Petugas. Sampai akhirnya Amrullah berhasil dilumpuhkan. Kejadian itu sempat menjadi tontonan warga. Yang kemudian Amrullah digelandang ke Mapolres Lumajang. Barangbarang bawaannya pun diamankan petugas. Di antaranya jimat, dompet, sepedamotor dan hand phone. Namun begitu, tidak ada penyesalan dari raut muka Amrullah. Preman yang diketahui kesehariannya mencari rumput ini pun, seolah tak menyesal sedikitpun. “Saya gak kenapa-kenapa, Pak,” culasnya ketika diintrogasi petugas di ruang penyidikan. Sikap ini pun sempat membuat petugas emosi. Namun begitu, petugas tetap mematuhi aturan pemeriksaan sebagaimana mestinya. “Tetap diperiksa dulu,” kata Briptu Riadyn ketika diruang pemeriksaan. Kanit Pidum Polres Lumajang, Iptu Heri Sugiono menegaskan pihaknya tidak akan berhenti dengan ulah para preman. Menurutnya premanisme perlu diberantas karena meresahkan masyarakat. “Tetapi perlu dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat,” ujarnya. (fid/sh/jpnn)

JEMBER – Jajaran Polres Jember benar-benar menabuh genderang perang dengan berbagai praktIk maksiat. Selama empat malam berturut-turut, hotel-hotel di Jember yang selama ini diindikasi menjadi tempat mesum diobok-obok polisi. Bukan hanya di kota, sejumlah hotel di pinggiran, Sabtu (20/4) malam, disisir polisi. Kabag Ops Polres Jember Kompol Imam Pauji membawa puluhan anggota Sabhara, Intelkam, dan Reskrim untuk menggaruk pasanganpasangan tidak resmi yang ketahuan tengah berada di kamar hotel. Polisi pun kali ini bertindak sedikit tegas. Tidak hanya dibawa ke mapolres, untuk pasangan mahasiswa yang terjaring operasi, para orang tuanya dipanggil polisi. Hampir di setiap operasi, pasti ada pasangan mahasiswa yang terjaring operasi. Sasaran pertama adalah Hotel Alam Indah, Kelurahan Baratan, Arjasa. Polisi bergerak di hotel yang baru itu sekitar pukul 20.30. Di hotel yang lokasi tidak jauh dari SMPN 13 Jember itu, polisi tidak berhasil mengamankan pasangan mesum. Namun, petugas terkecoh dengan pasangan yang berhasil kabur dengan cara melompat jendela. Padahal, petugas sudah mengetuk pintu kamar. Setelah lama ditunggu di depan pintu, pasangan yang menempati kamar D-8 itu rupanya telah kabur melewati jendela. Petugas yang masuk ke kamar melalui jendela hanya mendapati satu pak rokok yang tertinggal di atas meja. Sementara, beberapa tamu lainnya di hotel tersebut merupakan pasangan suami istri yang sah karena bisa menunjukkan KTP dengan alamat yang sama. Selanjutnya, puluhan petugas

JUMAI/RADAR JEMBER/JPN

BUKAN MUHRIMNYA: Sejumlah pasangan mesum yang terjaring razia digiring menuju Polres Jember.

bergerak menujuk Hotel Rembangan. Di hotel milik Pemkab Jember itu, polisi berhasil mengamankan empat pasangan mesum yang masih berstatus mahasiswa dan pegawai swasta. Sebagian pasangan mahasiswa yang kedapatan sedang berduaan di kamar

itu mengaku belajar bersama untuk mengerjakan tugas kuliah. “Ndak Pak, kita di sini hanya belajar,” ujar salah seorang mahasiswi yang tertangkap usai habis mandi di kamar hotel. Bahkan, sang mahasiswi menujukkan buku dan laptop yang

ada di dalam tasnya. Mereka mengaku hanya ingin menikmati malam Minggu. Tetapi, petugas gabungan yang juga didukung unsur Polwan itu tidak percaya begitu saja. Mereka tetap dikeler ke Mapolres Jember. ((jum/ram/har/jpnn)

Guru Asal Tegaldlimo Ikut Terjaring BERAGAM dalih dikeluarkan pasangan-pasangan tidak resmi itu untuk lolos dari jaring polisi. Ada pula yang mengaku masih ada hubungan adik sepupu dengan pasangannya atau sudah bertunangan dengan pasangannya. Dari 13 pasangan yang diamankan ini kebanyakan dari luar kota Jember. Seperti dari Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Gresik, dan Madura. Yang menarik, saat dilakukan peng-

geledahan ke beberapa kamar di Hotel Rembangan, listrik di hotel itu padam. Di Hotel Rembangan itu, ada pasangan yang berhasil lolos, namun KTP-nya tertinggal di meja resepsionis. Selanjutnya, petugas bergerak menuju Hotel Mutiara Garden yang berlokasi di depan SPBU Pakusari. Di dalam hotel yang baru beroperasi itu, polisi mendapati beberapa pasangan di luar nikah. Saat petugas menuju kamar 33, di dalam kamar ada pasangan yang masih

muda dan berstatus mahasiswa. Saat polisi meminta agar pintu dibuka, tamu di dalam kamar tidak segera membukanya. Dengan wajah ketakutan, kepada Polwan keduanya mengaku masih ada hubungan keluarga. Mereka mengaku dari Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang Kota. Mereka mengaku tidak berbuat mesum di dalam kamar. Di hotel itu, petugas juga mengamankan pasangan lain yang diduga mesum di dalam hotel. Selain itu, di

hotel itu polisi mengamankan mobil Avanza warna hitam milik salah seorang yang terjaring operasi. Yang lebih mengejutkan, dalam operasi kali ini polisi berhasil mengamanakan seorang guru di hotel tersebut. Guru tersebut berinsial NL, 35, yang berasal dari Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi. Tetapi, kepada petugas dia mengaku sudah tidak menjadi guru karena belum diangkat menjadi PNS.(jum/ram/har/jpnn)

Kebut Perbaikan Tangkis

RADAR JEMBER/JPNN

JEBOL: Kendaraan berat mengebut pembenahan tangkis Sungai Tanggul, Desa Kraton, Kencong.

KENCONG – Dinas Pengairan Provinsi Jatim bekerja keras melakukan pembenahan tangkis yang jebol di Sungai Tanggul di Desa Kraton, Kencong, akibat luapan sungai, Kamis malam lalu. Warga yang sebelumnya mengungsi juga sudah terlihat kembali ke rumah masing-masing. Dinas Pengairan Jatim sudah menginstruksikan UPT Pengairan Bondoyudo Mayang yang ber-

kantor di Lumajang melakukan pembenahan tangkis yang jebol. Kemarin sudah terlihat satu eskavator untuk segera menutup sementara tangkis yang jebol. “Kami tutup dengan jumbo bag untuk menutup sementara. Hal ini untuk menghadang laju air jika ada banjir susulan,” kata Heru Sudarmanto, kepala UPT Pengairan Bondoyudo Mayang. Pihaknya, akan beru-

saha mengatasi tangksi yang jebol secepat mungkin. Sebab, jika ada banjir susulan, banjir yang lebih parah bisa terjadi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember sudah menarik posko penanganan darurat. “Kami masih menempatkan anggota BPBD untuk antisipasi banjir susulan,” kata Heru Widagdo, kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember. (mg1/har/jpnn)

Unej Borong Piala Rektor Stikes BANYUWANGI - Petenis dari Universitas Jember (Unej) berhasil menjuarai kelas beregu putra dalam turnamen Tenis Rektor Stikes Cup 2 yang berakhir Sabtu (20/4) kemarin di lapangan Indoor GOR Tawangalun Banyuwangi. Unej berhasil membawa pulang juara satu dan dua dalam turnamen di kelas beregu putra. Sementara juara tiga diraih Jasmerah. Selain berhasil menjuarai di kelas beregu putra, tim Unej lainnya, yaitu di kelas ganda putra kelompok umur 100, turut menyumbangkan tropi juara tiga. Tropi ini merupakan hasil persembahan pasangan Prof. Dr. Sutriono/Saman. Salah satu guru besar Unej itu tampil all out dalam melakoni turnamen kali ini. Meski hanya mampu mengemas juara tiga, namun dari raut wajahnya terpancar kepuasan. “Yang jelas saya puas, saya sudah berusaha tampil maksimal,” ungkap Sutriono.

TOHA/RaBa

TERIMA TROPI: Soekardjo (kiri), Prof Sutriono, dan pemenang turnamen tennis di lapangan Indoor GOR Tawangalun Banyuwangi, Sabtu kemarin (20/4).

Salah satu pengurus Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) Pengprov ini memberikan apresiasi khusus terhadap pelaksanaan turnamen tenis yang digelar Stikes. Bahkan Sutriono membeberkan jika Pelti Pengprov ada program untuk pembinaan para veteran. “Ini sebuah kebanggan bagi Unej dalam mengikuti turnamen ini. Ke p mudah-mudahan Unejj depan, bisa mengikuti lagi kompetisi

Stikes yang ketiga,” katanya. Ketua Stikes Banyuwangi, Dr. H. Soekardjo mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua peserta dalam turnamen Tenis Rektor Stikes Cup 2. “Saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi dalam turnamen ini dan mohon maaf jika ada kekurangannya. Ke depan kami akan memberikan yang terbaik lagi,” p g pungkas mantan Ketua PPNI Banyuwangi itu. (adv/aif)

SELAMAT YA: Pemenang turnamen tenis rektor Stikes Cup 2 berpose bersama setelah penyerahan hadiah.


34

Senin 22 April 2013


Senin 22 April 2013

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Satu Perahu Butuh 40 Liter Solar n NELAYAN... Sambungan dari Hal 25

Solar sebanyak lima liter itu, jelas dia, tidak akan mampu untuk memenuhi kebutuhan

pelayaran hingga ke kampung halamannya. Sebab, untuk pulang ke kepulauan di Sumenep itu dibutuhkan solar minimal 40 liter. “Solar lima liter tidak cukup untuk pulang ke Madu-

ra,” katanya. Menurut David, solar yang hanya dijatah lima liter itu tetap dimanfaatkan untuk bekerja. Biasanya, dengan BBM yang terbatas itu dipakai untuk

mencari cumi-cumi di sekitar Selat Bali. “Sekarang ini mencari cumi-cumi, mau pulang juga tidak bisa,” sebutnya. Pernyataan senada disampaikan Asma, 55, yang juga nelayan

Kelas Enam SD Ujian Sekolah n SIMAK... Sambungan dari Hal 25

Pelanggaran sekecil apa pun, kata Sulihtiyono, harus dihindari peserta unas. Sebab, kalau peserta unas mengabaikan aturan yang sudah ditetapkan akan berdampak pada pelaksanaan unas yang diikutinya. Pelanggaran peserta unas mulai dari pelanggaran ringan hingga pelanggaran berat. Masingmasing pelanggaran ada sanksi yang harus ditanggung peserta. Untuk itu, peserta harus menghindari bentuk pelanggaran apa pun yang dapat menyebabkan pelaksanaan unas. Peserta unas diminta mengedepankan kejujuran dalam mengerjakan soal unas. Naskah soal yang diterimanya, harus dikerjakan sendiri tanpa berharap bantuan dari siapa pun. “Konsentrasi dan berdoa sebelum mengerjakan soal-soal,” harap Sulihtiyono. Sebelum berangkat, peserta unas juga diminta untuk mengecek kelengkapan alat-alat ujian. Pastikan, semua peserta setelah di ruangan tidak kekurangan perlengkapan ujian apa pun. Selain Siswa SMP/MTs, hari siswa sekolah dasar (SD) kelas VI juga akan melangsungkan ujian sekolah (US). Ujian siswa SD ini akan berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis mendatang. Selama berlangsungnya ujian sekolah siswa kelas enam, siswa kelas satu hingga lima diliburkan selama empat hari. Ujian sekolah ini merupakan salah satu syarat lulusnya siswa kelas enam untuk melanjutkan pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP). (afi/bay)

Sambungan dari Hal 25

Di antaranya ada nama KH. Zainullah Marwan dari Kecamatan Siliragung, KH. Muhammad Nur Chotib Tholib dari Kecamatan Glenmore serta sejumlah wakil rais syuriah dan Katib Syuriah KH. Ichwan Mustofa. Sedang di jajaran ketua tanfidziah atau pelaksana KH. Masykur Ali diperkuat dengan wakil ketua Drs. Khozin Haris, MH, Drs. Nanang Nur Ahmadi, Yusuf Nuris SH, Muhdlar Atim, BA dan Muhlisin, SH. Sedang Sekretaris Tanfidz PCNU masih muka lama yaitu

Sambungan dari Hal 25

Perenungan yang berlangsung sekitar 20 menit itu, ternyata sempat membuat para siswa yang akan menghadapi unas ini menangis. Tidak sedikit dari mereka, malah ada yang sampai histeris sambil memanggilmanggil nama orang tuanya. Usai istighotsah, setiap siswa mendapat bingkisan berupa nasi bungkus yang dikenal sego golong. Isi sego golong ini berupa nasi sambal dengan sayur daun kelor dan lauk

Sambungan dari Hal 25

Dalam razia tersebut, petugas berhasil menindak 105 pelanggar. Jenis pelanggarannya pun beragam. Di antaranya, pengguna sepeda motor yang tidak mengenakan helm, tidak memasang kaca spion, dan tidak mampu menunjukkan surat-surat kelengkapan

n SOLAR... Sambungan dari Hal 27

GALIH COKRO/RaBa

PERSIAPAN: Petugas menempel nomor peserta unas di SMPN 2 Banyuwangi.

Drs. Guntur Al-Badri diperkuat dengan wakil sekretaris Mohamad Nasih, Abdurrahman, serta sejumlah wakil ketua. Bendahara umum dipercayakan kepada Ahmad Hidayat SE asal Genteng dan Wakil Bendahara dipegang Camat Bangorejo, Drs. Nuril Falah, serta sejumlah wakilnya. Rais Syuriah PCNU Banyuwangi KH. Hisyam Syafaat mengatakan, turunnya SK tersebut terbilang cukup normal. Sebab usai Konfercab NU pada 12 sampai 13 Januari 2013 lalu, jajaran tim formatur yang ditunjuk oleh peserta langsung menyelesaikan penyusunan PCNU 2013-2018. “Begitu

susunan pengurus lengkap, langsung kita kirim ke PWNU Jawa Timur, untuk selanjutnya diteruskan ke PBNU,” kata Gus Hisyam di hadapan jajaran rais syuriah dan tanfidziah MWCNU se-Banyuwangi. Gus Hisyam menuturkan, dengan turunnya SK tersebut, pihaknya mengajak semua pengurus dan elemen di NU Banyuwangi, untuk bersamasama berjuang secara maksimal melalui organisasi massa Islam terbesar di Indonesia ini. Gus Hisyam berharap, semua elemen di NU -khususnya yang namanya tercantum di jajaran pengurus- harus memiliki tekad dan semangat yang

sama untuk memajukan NU. “Harapan kita semua, ke depan NU harus lebih baik lagi, dan memberikan manfaat kepada umat,” ajaknya. Me n g e n a i p e l a k s a n a a n pelantikan, masih akan dimusyawarahkan lagi oleh PCNU. Namun, kemungkinan besar bakal dilaksanakan antara bulan Mei atau Juni mendatang. “Sesuai instruksi dari PBNU, pelaksanaan pelantikan harus dilaksanakan di pesantren. Insya-Allah Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj bakal hadir dan melantik pengurus yang baru,” tandas Gus Hisyam. (azi/aif)

berkendara seperti SIM dan STNK. Selain itu, polisi juga menindak beberapa jenis pelanggaran lalu-lintas yang lain, yakni pengguna sepeda motor protholan maupun pengendara mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman. “Kami berhasil menindak 105 pelanggaran,” kata dia. Selain memberikan sanksi tilang terhadap para pelanggar,

petugas juga menahan beberapa kendaraan yang terjaring razia tersebut. “Barang bukti (BB) yang kami tahan berupa kendaraan yang pemiliknya tidak mampu menunjukkan STNK dan sepeda motor protholan. Kendaraan yang kami sita, itu baru boleh diambil jika pemiliknya sudah bisa menunjukkan STNK dan atau mengganti suku cadang yang tidak standar dengan onderdil

yang standar,” papar Amar. Sementara itu, dalam razia kali ini petugas juga mendapati seorang pengendara mobil yang membawa dua botol minuman keras jenis anggur merah. Tanpa banyak basabasi, petugas langsung menyita minuman berkadar alkohol tersebut. “Penanganannya kami serahkan ke Satreskrim,” pungkas Iptu Amar. (sgt/bay)

Dibayar Harian bila tak Dapat 15 Liter n KERJA MULAI... Sambungan dari Hal 25

Jika yang 300 pohon disadap, maka 300 pohon karet lainnya istirahat, begitu seterusnya. Dengan cara ini, usia pohon bisa bertahan lama. “Kalau getah karetnya keluarnya terus walau disadap setiap hari, tapi pohonnya cepat mati,” papar salah seorang penyadap getah karet, Asnan. Proses penyadapan pohon karet ternyata tidak berlangsung lama. Penyadapan di mulai sekitar pukul 04.00 dan selesai pukul 05.30. Selesai di sadap, para pekerja tidak pulang namun keliling melihat hasil sadapan. Pengambilan karet hasil sadapan mulai dilakukan pada pukul 09.00. Sehingga proses penyadapan hanya berlangsung selama enam jam. Pada pukul 09.00, para pekerja mulai memungut hasil sadapan yang ada di masingmasing pohon. Untuk mengambil hasil sadapan itu, para

mengaku tidak tahu pasti. Tapi, perahu dan kapal yang kini bersandar di sekitar pelabuhan rakyat di dermaga Pantai Boom, kebanyakan dari Madura dan beberapa kepulauan di sekitarnya. “Semua tidak bisa pulang, solarnya tidak ada,” katanya.(abi/bay)

telor. “Sego golong ini tradisi turun temurun yang sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu,” terang Gus Sidiq. Menurut Gus Sidiq, tradisi sego golong ini pada awalnya tradisi yang dipakai untuk santri yang akan berangkat ke pesantren. Selain itu, juga sering dipakai untuk santri yang akan menghadapi ujian kitab kuning. “Sekarang tradisi sego golong ini untuk siswa yang akan ujian seperti unas ini,” katanya. Gus Sidiq menyebut, sego golong yang terdiri nasi, sambal dengan sayur daun kelor, dan

telur ini memiliki makna yang penting. Sayur kelor itu memiliki sifat yang bersih, dengan makan kelor diharapkan pikiran dan hati akan bisa tenang dan bersih dalam menghadapi ujian. “Segala kesulitan bisa dipermudah,” cetusnya. Tradisi sego golong ini, jelas dia, hampir tiap tahun selalu dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Anwari. Meski telah mengikuti ritual ini, para siswa tetap diminta untuk belajar. “Istighotsah dan tradisi sego golong ini merupakan doa, yang penting tetap belajarnya,” katanya. (abi/bay)

Ruas Jalan Gambiran Genteng Macet

Menindak 105 Pelanggar n RAZIA...

mencari ikan di sekitar perairan di Banyuwangi, tidak bisa kembali karena kekurangan solar. “Saya itu beli solar di SPBU dilayani maksimal hanya 10 liter, tidak boleh lebih dari itu,” katanya. Ditanya jumlah nelayan asal Madura yang berada di Banyuwangi, Asma dan David

Yang Lebih Penting Adalah Belajar n MENYANTAP...

Pelantikan Diperkirakan Bulan Juni n SK PCNU...

asal Talango, Kabupaten Sumenep. Dia menyebut, perjalanan pulang menuju ke kampung halamannya itu dibutuhkan waktu sehari semalam. “Solar yang dibutuhkan untuk perjalanan itu 40 liter,” cetusnya. Asma mengaku sejumlah nelayan asal Pulau Talango yang

pekerja mempunyai wadah khusus untuk mengangkat. Hasil sadapan karet di pohon diwadahi mangkuk khusus. Setelah karet terkumpul di mangkuk, maka cairan karet dikumpulkan dalam satu ember khusus yang terbuat dari bahan stainless. Proses pengambilan karet dari mangkuk dan dipindahkan ke ember stainless itu baru rampung sekitar pukul 12.00. Pekerja menyediakan dua ember stainless sebagai tempat penampung sebelum disetorkan ke pabrik. Satu ember mampu menampung hasil sadapan karet hingga 15 liter. Dan satu ember lainnya, bisa menampung karet hingga 35 liter. Setiap hari dua wadah ukuran berbeda itu, selalu dibawa pekerja. Hasil sadapan karet masingmasing penyadap tidak sama. Tergantung dengan potensi pohon karet yang di sadap penyadap. Rata-rata setiap penyadap berhasil mendapatkan 15 liter karet setiap hari.

Hasil 15 liter itu, merupakan hasil minimal yang di peroleh pekerja. Pada bulan-bulan tertentu, penyadap bisa menghasilkan karet hingga 35 liter setiap orang penderes. Hasil sadapan karet mengucur cukup deras pada saat usia daun pohon karet sudah tua. Pada bulanbulan ini, daun-daun pohon karet masih muda sehingga karet yang dihasilkan masih belum maksimal. Dalam setahun, ada waktuwaktu tertentu pohon karet menghasilkan getah karet cukup banyak. Ini terjadi menjelang akhir tahun, di mana daun-daun pohon sudah tua dan hampir rontok. Musim itu, biasanya terjadi empat bulan jelang tutup tahun. Pada empat bulan jelang tutup tahun ini, pendapatan penyadap pun meningkat tajam dibanding dengan bulan-bulan sebelum. Maklum, bayaran yang diterima ratusan penyadap itu tergantung dengan hasil perolehan karet yang

di dapatkan. Jika perolehan karet penyadap di bawah 15 liter, maka pembayaran di hitung harian. Dalam setiap harinya, mereka dibayar sebesar Rp 27.200. Sehingga kalau mereka hanya mendapatkan karet kurang dari 15 liter dalam setiap hari, maka dalam satu bulan pekerja hanya mendapatkan upah sebesar Rp 816 ribu. Tapi jika perolehan karet lebih dari 15 liter, maka pendapatan pekerja akan lebih dari Rp 816 ribu. Kelebihan dari 15 liter karet yang didapatkan, akan dibayar Rp 2.500 untuk setiap liter kelebihan. Sehingga kalau produksi karet melimpah, maka akan memberi pendapatan yang cukup besar pada pekerja. “Pendapatan pekerja hanya dari itu. Kalau kurang dari 15 liter, kita dibayar harian. Kalau dapat lebih dari 15 liter, ya dapat premi dari kelebihan,” tutur pria yang sudah 18 tahun bekerja sebagai penyadap karet itu. (bay)

Seperti diberitakan kemarin, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar masih belum teratasi di Banyuwangi. Sejumlah Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) masih banyak yang kosong. Seperti yang terjadi di SPBU Yosomulyo, Kecamatan Gambiran. Puluhan kendaraan roda empat berbagai jenis seperti truk, mobil dan bus mengantre

untuk mengisi solar. Antrean tersebut berlangsung hingga berjam-jam. Antrean itu menimbulkan ruas jalan poros GambiranGenteng terjadi kemacetan. Bayangkan, halaman SPBU tersebut tidak mampu menampung banyaknya kendaraan yang akan mengisi solar. Akibatnya, puluhan kendaraan terpaksa antri hingga di badan jalan. Sopir tetap bertahan untuk mengisi solar di SPBU tersebut.

Sikap para sopir itu dianggap sebagai aji mumpung. ‘’Kalau nggak antre seperti ini, nggak dapat solar,’’ cetus salah satu sopir saat antre di SPBU setempat. Jemmy, petugas SPBU setempat mengatakan, bahwa pasokan dari terminal Pertamina Tanjung Wangi Banyuwangi memang dibatasi. Dia menyebut, kiriman solar diterima SPBU hanya tiga kali dalam sepekan. ‘’Cuma dikirim 8.000 liter,’’ kata Jemmy. (azi/aif)

Baru Dua Parpol Disanksi n PANWASLU... Sambungan dari Hal 28

Ini sebagaimana surat kesepakatan bersama no 01 tahun 2013 yang ditandatangani Muspida, KPU dan Panwas. “Empat parpol sudah taat segera memindahkan alat peraga kampanyenya. Namun, satu parpol, yakni Partai

Golkar, alat peraganya sampai sekarang masih melintang di depan bando jalan depan RS Elisabeth,” cetus Eko. Gambar ARB (Abu Rizal Bakri), sebenarnya bisa tetap melintang di bando Jalan. Namun, simbol partai dan nomor urut harus ditiadakan. “Misalnya di-pilox atau ditutupi apa lah,”

papar pria yang masih betah menyendiri tersebut. Menurut Eko, hingga saat ini baru dua parpol yang diberi sanksi administrasi oleh KPU Situbondo. “Kemudian rekomendasi panwas untuk melakukan penertiban berkala baru akan dirakorkan minggu depan oleh KPU,” imbuhnya. (pri/als)

Lestarikan Olahraga Tradisional n GAGAS... Sambungan dari Hal 28

Berangkat dari hal itu, Dispora berencana menggelar kejuaraan olahraga tradisional demi menyelamatkan keberadaan olahraga tersebut. “Masyarakat mengenalnya

mungkin sebagai permainan. Tetapi, di dalamnya mengandung olahraga, seperti balap egrang, gobak sodor, dan masih banyak yang lain,” bebernya. Rencananya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara serempak mulai Juni nanti. Peserta yang dibidik adalah

para pelajar di dua tingkat, yakni sekolah dasar (SD) dan menengah pertama (SMP). Khairullah menambahkan, misi kegiatan tersebut selain memasyarakatkan olahraga tradisional, juga membiasakan masyarakat dan pelajar melakukan olahraga tradisional. (nic/c1/als)


36

Senin 22 April 2013

Rem Blong, L-300 Seruduk Innova KAPONGAN - Tabrakan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalur Pantura Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Minggu malam (20/4). Tiga kendaraan yang terlibat insiden tersebut masing-masing L-300 nopol B 3310 HC, Innova rnopol P 1165 VA, dan sepeda motor Vario nopol P 4977 EZ, Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 20.00 tersebut berawal saat Toyota Innova warna

silver yang dikemudikan Abdul Hamid, 40, warga Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, melaju dari arah barat ke timur. Di belakang mobil mengikuti motor Vario P 4977 EZ. Namun, dari arah berlawanan, melaju sebuah mobil L300 yang dikemudikan G. Sutarji, warga Jalan Pinang, Pondok Labu, Jakarta Selatan, yang tiba-tiba oleng ke kanan. “Katanya rem L-300 itu blong. Kejadiannya sangat

cepat dan langsung tabrakan,” kata Abdul Hamid, sopir Innova di lokasi kejadian. Karena jaraknya sangat dekat, kedua pengemudi mobil tersebut pun tidak bisa menguasai kemudinya hingga terjadi tabrakan. Saat bersamaan, motor Vario yang melaju tepat di belakang Innova juga langsung menabrak Innova dari belakang. Akibat kecelakaan tersebut, motor Vario ringsek pada bagian depan. Sedangkan kon-

disi kedua mobil sama-sama mengalami kerusakan yang sangat parah pada moncong depan. Bahkan, ban depan mobil Innova hampir terlepas. Beruntung, insiden tersebut tidak memakan korban jiwa. Bahkan, ketiga pengemudi hanya mengalami luka ringan. “Di dalam mobil itu juga ada anak kecil, tapi selamat. Semua korban sudah dibawa ke Puskesmas Arjasa,” kata kata AKP Endro Abriyanto, Kasat Lantas

Gelorakan Semangat Nasionalisme dan Kebangsaan Pemkab Gelar Lomba Paskibra Kreatif dan Karya Desain SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo yang difasilitasi Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol dan Linmas) menggelar dua acara yang dilaksanakan selama dua hari. Yaitu lomba paskibra kreatif yang dilaksanakan Sabtu (20/4) di Jl. Kartini 01 Situbondo, dan lomba desain dan fashion yang digelar Minggu malam (21/4) di Alun-alun Kota Situbondo. Bupati Dadang Wigiarto mengungkapkan, lomba paskibra kreatif dan karya desain dan fashion digelar untuk menggugah pemuda dan masyarakat agar dapat menjadi panutan untuk mengelorakan sebuah semangat kebangsaan dan nasionalisme. Sebab, kata Dadang, bangsa ini telah rapuh dari sisi semangat nasionalisme sampai hubungan silaturrahmi. “Oleh karena itu, mari dalam lomba paskibra kreatif ini kita jadikan sebuah momentum, bahwa pemuda-pemuda

Asembagus, SMKN 1 Panji, MA Miftahul Ulum, SMA Muhammadiyah 1 Panji, dan SMK Assiddiq Bletok Bungatan. Juara pertama paskibra kreatif disabet SMAN 1 Panji, juara II diraih SMAN Kapongan, dan juara III diraih SMAN 1 Situbondo Kepala Bakesbangpol dan Linmas, Herry Suryanto mengatakan, tujuan SYAMSURI/RaBa JUARA I: Regu SMAN 1 Panji foto bersama Bupati Dadang, lomba ini adalah memKetua TP PKK Umi Kulsum, Kasdim 0823, Kepala Bakes- bina para generasi muda bangpol Linmas Herry Suryanto, guru pembina, dan pelatih. agar berjiwa Pancasila, serta patuh dan taat Situbondo tidak hanya mempunyai kepe- kepada Negara Kesatuan Republik Indodulian terhadap semangat nasiona- nesia (NKRI). “Selain itu, dapat melisme,” ujar Dadang. melihara dan meningkatkan rasa perLomba paskibra kreatif diikuti 12 regu saudaraan, persatuan dan kesatuan yang atau pleton perwakilan SMA/SMK/se- utuh serta jiwa pengabdian kepada bangsa derajat. Para peserta terdiri dari SMAN 1 dan negara. Serta membentuk generasi Situbondo, SMAN 2 Situbondo, SMAN 1 muda yang memiliki ketahanan mental Panarukan, SMAN 1 Besuki, SMAN 1 Suboh, berpengetahuan luas, tanggap, dan SMAN 1 Kapongan, SMAN 1 Panji, SMAN 1 tangguh,” ujar Herry Suryanto. (adv/als)

Alfamart, Alfamidi dan Lawson Peringati Hari Bumi

Ajak Konsumen Kurangi Kantong Plastik MEMPERINGATI Hari Bumi Sedunia tanggal 22 April 2013, jaringan ritel Alfamart, Alfamidi, dan Lawson mengajak para konsumennya bersama-sama mengurangi penggunaan kantong plastik. Pasalnya, menurut Managing Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Hans Prawira, sampah plastik masih menjadi salah satu penyumbang sampah terbesar di Indonesia. “Satu sisi, kantong plastik cenderung membantu manusia untuk membawa barang. Namun di sisi lain kantong plastik menjadi polusi bagi alam karena susah diurai dan bisa merusak lingkungan,” katanya. Dengan kampanye “Stop Kantong Plastik” tersebut, Hans berharap kesadaran dari para konsumennya untuk menolak pemberian kantong plastik. Terutama jika belanjaannya dalam jumlah kecil atau dapat langsung dibawa oleh kosumen, tanpa bantuan kantong plastik. Seperti pembelian dua buah minuman ringan ataupun biskuit. Hans mengatakan, setiap toko Alfamart per harinya rata-rata mengeluarkan 400 lembar kantong plastik. Dalam Kampanye “Stop Kantong Plastik” tersebut, mulai tanggal 22 April 2013, bertepatan dengan hari Bumi Sedunia, pihaknya mencanangkan “Tidak memberikan kantong plastik untuk pembelian rokok. Khususnya dalam jumlah kecil.” “Dengan adanya kampanye ini melalui media baik massa maupun social media, kami berharap khususnya kepada konsumen dapat memahami dan mendu-

ISTIMEWA

PEDULI LINGKUNGAN: Konsumen harus menolak pemberian kantong plastik jika barang yang dibeli dalam jumlah kecil.

kung program ini demi pelestarian lingkungan di Indonesia,” kata Hans. Untuk menekan penggunaan kantong plastik, pihaknya juga menghimbau kepada konsumen untuk membawa tas ramah lingkungan atau tas go green ketika akan berbelanja ke Alfamart, Alfamidi maupun Lawson. Bagi yang belum memiliki tas go green, dapat membelinya di toko terdekat. Menurutnya, Alfamart sudah tiga tahun menggunakan kantong plastik oxium yang mudah terurai. Pada tahun 2011, Pemerintah Kota Bandung bahkan menganugerahi Alfamart sebagai peru-

TINJAU STAND: Kadisperindag, Hj. Tutik Margiyanti menunjukkan hasil produk makanan khas kepada Bupati Dadang Wigiarto yang didampingi Ketua TP PKK, Hj. Umi Kulsum. SYAMSURI/RaBa

Disperindag Peringati Hari Konsumen Nasional SITUBONDO - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Situbondo menggelar peringatan Hari Konsumen Nasional di Area Pasar Mimbaan Panji, Sabtu (20/ 4). Acara tersebut dihadiri Bupati Dadang Wigiarto bersama Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Umi Kulsum Dadang Wigiarto, jajaran pimpinan SKPD, pedagang Pasar Mimbaan, dan Lembaga Konsumen Indonesia Situbondo. Kepala Disperindag Situbondo, Hj. Tutik Margiyanti mengatakan, peringatan hari konsumen ini dirangkai dengan beberapa kegiatan. Di antaranya imbauan kepada pelaku usaha untuk memberikan potongan harga kepada beberapa konsu-

men yang melakukan pembelian dalam jumlah tertentu. “Kami juga menghimbau kepada BUMD dan perbankan untuk memberi souvenir atau penghargaan kepada nasabah,” ungkap Tutik. Disperindah juga melakukan pengawasan terhadap barang yang beredar di pasaran. Baik yang ber-SNI maupun tidak. “Kami juga melakukan pengawasan dan pengamatan alat UPPT pelaku usaha, melakukan ukur ulang di sembilan pasar tradisonal, melakukan penjualan sembako murah, dan pameran LPKSM. “Selain itu, juga meninjau stand-stand (pasar murah) yang berada di area Pasar Mimbaan,” imbuh Tutik. (adv/als)

sahaan yang peduli lingkungan. Alfamart memiliki payung program, yakni Alfamart Sahabat Indonesia. Di antaranya adalah Alfamart Clean & Green yang fokus dalam bidang lingkungan hidup. Untuk bidang pendidikan, ada Alfamart Smart yang pada tanggal 2 Mei nanti (bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional) akan menggelar pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis kepada ribuan pelajar tingkat SD-SMP di 21 kota di Indonesia. Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Pudjianto mendukung pengusaha ritel di Indonesia untuk melakukan berbagai macam program dalam pengurangi penggunaan kantong plastik. “Saya berharap Hari Bumi Sedunia tahun ini dapat dijadikan momentum bagi semua pengusaha ritel Indonesia untuk memberikan sumbangsih nyata terhadap lingkungan hidup. Saya berterima kasih kepada semua pelaku ritel di Indonesia yang sudah turut berpartisipasi mengurangi penggunaan kantong plastik,” katanya. Pudjianto menilai, meskipun sebagian besar perusahaan ritel sudah menggunakan kantong plastik berbahan dasar oxium yang lebih ramah terhadap lingkungan karena hanya butuh waktu dua tahun untuk mengurai, namun dengan jumlah yang besar tetap saja akan memperburuk lingkungan hidup. (adv/als)

Polres Situbondo. Dugaan sementara, kata Endro, tabrakan terjadi lantaran

rem mobil L-300 tersebut blong. “Belum bisa kita pastikan sekarang. Kalau kete-

rangan saksi terjadi karena rem blong. Tapi kita selidiki dulu,” kata Endro. (rri/als)


Radar Banyuwangi 22 April 2013