Page 1

SELASA 21 MEI

29

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Awas, Penyakit Ispa Menggila Akibat Cuaca yang Tidak Menentu SEMPU - Akibat cuaca tak menentu, banyak warga Banyuwangi Selatan terserang infeksi saluran pernapasan atas (ispa). Ispa tersebut bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Penyakit menular itu bisa menyerang manusia usia balita hingga dewasa. Infeksi yang satu ini mulai banyak ditemukan awal Mei 2013 lalu. Hingga kemarin (20/5), penderita penyakit tersebut masih

nyembuhan,’’ tuturnya. Tahap dua, penderita ispa diberi antibiotik. Dengan penggunaan antibiotik, pasien diperkirakan sembuh empat hari kemudian. ‘’Penyakit tersebut menular. Jadi, hati-hati menular kepada orang-orang sekelilingnya. Juga hati-hati saat merawat anak-anak,” terangnya. Cara menghindari infeksi itu, papar dia, warga harus menjaga lingkungan dengan baik. Sebab, lingkungan yang kotor bisa memicu penyakit tersebut. ‘’Lingkungan yang kotor akan menimbulkan pencemaran udara n

mendominasi Puskesmas Sempu. Kepala Puskesmas Sempu, Hadi Kusairi mengakui, dari sekian pasien yang berobat di puskesmas tersebut, jumlah penderita ispa paling banyak. Bahkan, persentasenya mencapai 25 persen. ‘’Penyebabnya adalah cuaca yang tidak menentu,” tegasnya saat ditemui di kantornya kemarin. Hadi menjelaskan, penyakit tersebut bisa disembuhkan melalui beberapa tahap. Tahap pertama, pasien harus istirahat total dari segala kegiatan. ‘’Makan-makanan bergizi juga sangat membantu proses pe-

BERBARING: Seorang pasien infeksi saluran pernapasan atas dirawat di Puskesmas Sempu kemarin.

 Baca Awas,...Hal 39

ALI NURFATONI/RaBa

n Motivasi Siswa, Bagi-bagi Tips Hidup Sukses Baca Halaman Radar Genteng.

GALIH COKRO/RaBa GALIH COKRO/RaBa

MOTIVASI: Dirut Telkom Arief Yahya di SMAN Glagah.

UPACARA: Dirut JIEP Agus Dwitarto di SMAN Genteng.

Dirut PTPN X Jadi Motivator di SMAK BANYUWANGI - Direktur Utama (Dirut) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X, Subiyono, memberikan motivasi kepada siswa satu almamater dengannya, yakni SMAK Hikmah Man dala Banyuwangi, ke marin (20/5). Selain berbagi pengalaman, Subiyono juga mendorong sema-

NGAJAR: Subiyono ber diskusi dengan seratus siswa SMAK Hikmah Mandala Banyuwangi kemarin.

ngat belajar ratusan adik kelasnya tersebut. Dikatakan, agar sukses, seseorang tidak boleh menyerah saat menghadapi situasi sesulit apa pun. Tidak hanya itu, belajar keras dan giat belajar menjadi kunci penting yang harus dilakukan demi mencapai kesuksesan.

GALIH COKRO/RaBa

Pengedar Pil Koplo di Sukojati

00

Isrowi menjual lagi obat daftar G tersebut ke pelanggan.

2

ADA APA LAGI

Polisi menguntit Isrowi. Begitu bungkusan berisi pil koplo diserahkan, keduanya langsung ditangkap.

Salah satu pembeli pil koplo Isrowi adalah teTRIHEXIPHENIDYL tangganya yang berL DY NI E H IP nama Ramdan EX L IH DYL TRIHEXIPHENI DY TR I N HE Effendi. IP EX L IH TR

3

DY NI HE IP DYL EX TRIHEXIPHENI IH TR

5

Y !!..AHI

1 Mr X alias Musleh memasok dextro dan trex kepada Isrowi.

Isrowi janjian ketemu Ramdan di Jalan Kampung Lor, Desa Sukojati pukul 23.30.

4

“Apa yang akan Anda lakukan 15 tahun ke depan harus dipersiapkan dengan baik sejak kini. Jangan sampai, di era globalisasi ini, saat persaingan kerja sangat ketat, Anda tidak memiliki kemampuan memenangkan persaingan tersebut,” tuturnya n  Baca Dirut...Hal 39

Harkitnas Beraroma Love Banyuwangi BANYUWANGI - Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang digelar di Lapangan Taman Blambangan, Banyuwangi, berlangsung khid mat pagi kemarin (20/5). Meski matahari cukup te rik, ribuan peserta yang terdiri atas para pelajar, mahasiswa, PNS, TNI, Polri, dan Satpol PP, itu tetap semangat mengikuti upacara bertema

“ D e n ga n S e ma ngat Ke bangkitan Nasional, Kita Wujudkan Demokrasi Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 menuju Indonesia Maju dan Modern dalam Bingkai NKRI” tersebut. Bu p at i Ab d u l l a h A z w a r Anas yang di daulat menjadi inspektur upacara mengatakan, membangun daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah n

GRAFIS: ZAKARIA/RaBa

 Baca Harkitnas...Hal 39

Transaksi Pil Koplo Tengah Malam GALIH COKRO/RaBa

Perahu Wisata kian Diminati JASA penyewaan perahu wisata di Pantai Klopoan, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, ini tetap diminati warga. Hampir setiap hari ada saja pengunjung pesisir pantai di sebelah utara kawasan wisata Watudodol tersebut. Jumlah penyewa perahu tersebut akan meningkat di setiap akhir pekan dan libur hari besar nasional. Cuaca Selat Bali yang tak menentu akhir-akhir ini ternyata tak menyurutkan niat pengunjung menikmati view Selat Bali dari atas perahu wisata tradisional bercadik ganda tersebut. (gal/c1/bay)

KABAT - Diduga akan melakukan transaksi obat terlarang jenis dextro dan trihexyphenidyl alias trex, Isrowi, 25, dan Muhamad Ramdan Effendi, 22, digaruk polisi sekitar pu kul 23.30 Minggu malam lalu (19/5). Transaksi tengah malam itu dilakukan di jalan raya Kampung Lor, Desa Sukojati, Kecamatan Ka-

cetus Kasatreskoba Polres Banyuwangi AKP Watiyo kemarin (20/5). Transaksi obat terlarang itu dilakukan tak jauh dari rumah kedua ter sangka. Keduanya memang tercatat sebagai warga Dusun Kampung Lor, Desa Sukojati, Kecamatan Kabat n  Baca Transaksi...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

UPACARA: Dua petugas provos menjaga tugu Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria Banyuwangi kemarin.

Aiptu Iskandar, Polisi Paling Berbobot di Polres Banyuwangi

Berat Badan 116 Kg, Ampun kalau Diminta Lari Aiptu Iskandar, 56, termasuk anggota Polres Banyuwangi yang cukup populer. Sebab, dia termasuk anggota polisi yang tubuhnya paling “berbobot”. Selain itu, warga Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat, itu juga sebagai negosiator andal. AGUS BAIHAQI, Banyuwangi SEPINTAS raut wajahnya tampak seram dan angker. Bila tidak kenal dia, orang akan mengira anggota polisi kelahiran Semarang 17 Juli 1957 itu galak dan kejam. Tetapi, kesan itu akan sirna bila kita sudah mengenalnya atau berkomunikasi dengannya. Gaya bicaranya blak-blakan, dan se-

http://www.radarbanyuwangi.co.id

bat, Banyuwangi. Dari tangan kedua tersangka, aparat Satreskoba Polres Banyuwangi menemukan 30 butir pil trex, satu klip plastik kecil berisi sembilan butir pil trex, 135 butir pil dextro, satu bendel klip plastik, dan satu dompet warna hitam. “Tersangka dan semua barangnya itu kita bawa ke polres,”

sekali suka ngomong saru. Itu salah satu ciri suami Suriyati Tanoko itu. Anggota Satuan Sabhara itu termasuk doyan ngomong hingga berjam-jam. “Kalau tidak ada Pak Kandar (Iskandar), polres ini terasa sepi,” cetus beberapa anggota polres sambil melirik Aiptu Iskandar. Setiap langkah yang diayunkan pria yang biasa di sapa Syech itu selalu menjadi perhatian warga di sekitarnya. Maklum, pria bertubuh subur itu termasuk lucu saat berjalan. “Adanya ya kayak gini, mau apa lagi,” kata Aiptu Iskandar kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Iskandar sadar tubuhnya yang ter masuk overweight ini sering menjadi perhatian. Apalagi, saat ini beratnya sudah mencapai 116 kilogram (Kg). “Meski berat satu kuintal lebih, saya ini sehat dan tidak punya satu penyakit apa pun,” selorohnya sambil terbahak.

Berat badan yang tergolong obesitas itu sebenarnya baru beberapa tahun terakhir terjadi. Saat pertama menjadi anggota polisi pada 1976, berat badannya hanya sekitar 55 Kg. “Dulu saya kecil dan ganteng sekali,” katanya sambil berkelakar. Tubuhnya yang besar ini mulai terasa 2008 lalu. Saat itu, dirinya baru sembuh dari sakit yang cukup lama. Dua tahun kemudian, istri pertamanya meninggal dunia. “Setelah sakit dan istri pertama meninggal, tubuhnya terus membesar hingga seperti ini,” jelasnya. Sebagai anggota polisi, tubuh yang besar ini sebenarnya cukup mengganggu. Olahraga yang menjadi kewajiban para anggota polisi dalam menjaga performa tubuh hanya bisa dijalani yang ringan-ringan saja, seperti senam dan jalan-jalan n  Baca Berat...Hal 39

Awas, penyakit ispa kian menggila Waspadai juga penyakit bulanan menjelang tanggal tua

Diduga cabuli bocah, kakek 71 tahun terancam 15 tahun penjara Yang muda masuk penjara anak, yang ini butuh penjara panti jompo

AGUS BAIHAQI/RaBa

Aiptu Iskandar email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


30

Selasa 21 Mei 2013

Kiat Muspika Sempu Entaskan Bisnis Esek-esek di Lokalisasi Klopoan

Beri Pendampingan Keagamaan dengan Bangun Musala SEMPU - Sejumlah lokalisasi di Banyuwangi sudah ditutup alias tidak boleh beroperasi. Salah satunya yang sudah ditutup, yaitu lokalisasi Klopoan, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu. Sampai kemarin, lokalisasi yang berada tak jauh dari Stasiun Temuguruh itu tampak tutup sesuai papan yang dipasang di pintu masuk lokalisasi tersebut. Setelah ditutup, secara otomatis tempat tersebut kini

berubah menjadi eks lokalisasi. Meski begitu, keberadaan eks lokalisasi tersebut tetap dipantau. Sebab, beredar kabar bahwa lokalisasi itu masih beroperasi dengan cara sembunyi-sembunyi. Jika pantauan lengah, maka transaksi bisnis esek-esek tersebut kerap kali terjadi. Camat Sempu, Lukman Hakim, tampaknya punya cara khusus agar eks lokalisasi tersebut benar-benar mandek. Selain memberikan pendamp-

CERMIN DIRI

Mewaspadai Gerak-gerik Teroris DALAM sepekan belakangan, Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi terlihat sibuk blusukan ke pesantren. Petinggi polres itu menemui sejumlah kiai dan tokoh ulama. Dalam road show ke pesantren tersebut, kapolres ditemani para kabag dan kasat. Sejatinya bukan hal ganjil ketika pucuk pimpinan polres mendadak menemui kiai dan tokoh masyarakat. Itu sesuatu yang wajar karena menyangkut pelayanan dan ketertiban masyarakat. Namanya kapolres, ya memang harus turun langsung ke masyarakat dalam rangka menangkap aspirasi. Paradigma polisi yang baru memang ”mewajibkan” pucuk pimpinan polres harus rajin-rajin turun ke lapangan. Turun gunungnya kapolres ke pesantren itu mengundang tanda tanya banyak orang. Kok tumben ketika situasi aman terkendali, kapolres mendadak rajin blusukan ke pesantren. Usut punya usut, langkah itu dilakukan semata-mata demi menangkal teroris masuk ke Banyuwangi. Ya, tersiar kabar, sel-sel teroris masih gentayangan di negeri ini, termasuk sudah menyusup ke Banyuwangi. Informasinya memang ada kelompok teroris yang sedang mengasah keterampilan perang di sebuah hutan di Banyuwangi. Karena itu, mumpung teroris belum melancarkan aksinya, upaya relay detection dan early warning patut dilakukan sedini mungkin. Selain road show ke sejumlah kiai, demi menangkal teroris itu, polisi juga meningkatkan kewaspadaan di pos-pos penjagaan. Pintu masuk ke Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Ketapang juga diperketat. Selain rajin sweeping di Pelabuhan Ketapang, pihaknya juga mengoptimalkan peran babinkamtibmas di desadesa. Jika ada warga yang bertamu hingga tengah malam, mereka patut diwaspadai. Warga wajib menegur kalau memang gerak-gerik tamu tersebut mencurigakan, atau bisa juga langsung menghubungi kantor polisi terdekat. Gembong-gembong teroris memang sudah banyak yang tumbang. Namun, sel-sel teroris selamanya tidak bakal mati. Sisa-sisa inilah yang patut diwaspadai. Sewaktu-waktu mereka bisa melancarkan aksi. Karena itu, Banyuwangi yang menjadi pintu masuk Bali patut meningkatkan kewaspadaan. Langkah siaga dan waspada itu jangan hanya dibebankan kepada polisi. Tanpa bantuan dan dukungan masyarakat, mustahil rasanya menghadang gerak-gerik teroris. (*)

AGENDA KOTA

Bupati Tanda Tangani TMKH PEMKAB Banyuwangi akan melakukan penandatanganan peta lokasi tanah Tukar Menukar Kawasan Hutan (TMKH) di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, pukul 10.00 hari ini (21/5). Pada malam harinya, Bupati Abdullah Azwar Anas akan meresmikan Gedung Persemayaman di kompleks Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria Banyuwangi yang akan dihadiri oleh veteran dan pejuang. (*/bay) Kirim tulisan Anda ke alamat di bawah ini:

SUARA PEMBACA Tulis permasalahan yang Anda hadapi terkait layanan publik. Baik terhadap intansi swasta maupun pemerintah. Sertakan alamat yang lengkap disertai fotokopi identitas dan nomor telepon Anda. Kirim ke artikelradarbwi@gmail.com

ingan ekonomi, pihaknya juga memberikan pendampingan keagamaan terhadap eks mucikari yang tinggal di eks lokalisasi tersebut. ‘’Kita berikan pendampingan total,’’ ungkap Lukman kemarin. Salah satu langkah yang sudah dicanangkan adalah pembangunan tempat ibadah berupa musala. Mengingat, di eks lokalisasi tersebut belum ada musala. ‘’Makanya, kita akan bangun musala agar yang masyara-

ALI NURFATONI/RaBa

Lukman Hakim

kat sekitar bisa beribadah,’’ paparnya. Untuk mewujudkan hal itu, jelas dia, pihaknya sudah mengumpulkan tokoh masyarakat dua desa. Yakni Desa Gendoh dan Temuguruh. ‘’Pertemuan itu menghasilkan bahwa musala itu ditanggung bersama dengan cara iuran. Nama musala itu Al-Muhajirin,’’ ungkap. Cara itu tampaknya disambut semringah tokoh masyarakat di dua desa itu.

Bahkan, mereka memberikan dukungan penuh untuk segera merealisasikan pembangunan musala tersebut. ’’Masyarakat sangat mendukung kalau ada musala,’’ terangnya. Dia menjelaskan, bahwa saat ini sudah ada deal mengenai lahan yang akan dibeli. Harga tanah tersebut senilai Rp 80 juta. ’’Pembayarannya besok akan diberikan uang muka senilai Rp 10 juta. Nanti lahan yang

akan dibangun musala itu sepakat diwakafkan,’’ tandasnya. Dia menyadari betul bahwa di eks lokalisasi itu masih ada yang beraktivitas secara sembunyi-sembunyi. Namun demikian, pihaknya akan terus meninjau langsung ke lapangan. ’’ Jika kita lengah sedikit, mereka beroperasi lagi. Makanya, selama ini kita pantau terus,’’ pungkasnya. (ton/c1/als)

Kakek Terancam 15 Tahun Diduga Tiga Kali Mencabuli Siswi SD SIDANG: Pa’i di Pengadilan Negeri Banyuwangi kemarin.

BANYUWANGI - Pa’i alias Widodo, 71, warga Dusun Palurejo, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, ini terancam hukuman berat. Dalam sidang perdana kasus asusila anak di bawah umur, jaksa mendakwa kakek tersebut melanggar UU Perlindungan Anak yang ancaman hukumannya 15 tahun penjara. Pa’i yang ditangkap polisi 11 Februari 2013 lalu itu diduga mencabuli Saritem (nama samaran), 11. Setelah berkasnya rampung, kasus tersebut akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin (20/5). Dalam sidang perdana dengan agenda dakwaan itu, jaksa penuntut umum (JPU) Elseus Salakory SH menjerat terdakwa dengan Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang (UU) No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak (PA) jo Pasal 64 ayat 1 Kitab UndangUndang Hukum Pidana (KUHP). Bila dalam persidangan, kakek tersebut dinyatakan terbukti bersalah, maka dia bisa terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara n  Baca Kakek...Hal 39

AGUS BAIHAQI/RaBa

Guru NU Susun Olimpiade Akuntansi dan Pasar Modal Kode Etik Khusus Digelar di Untag KAPONGAN - Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) cabang Situbondo tampaknya akan segera mewujudkan kode etik khusus guru NU. Hal itu terungkap dalam rekomendasi Musyawarah Kerja Nahdlatul Ulama yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Sumber Bunga, Desa Sletreng, Kecamatan Kapongan, Situbondo, Minggu lalu (19/5). Rencana dibentuknya kode etik di kalangan Pergunu, itu bertujuan agar guru-guru dari NU baik guru PNS atau non-PNS semakin tajam dalam memahami ke NUan dan ke Aswaja-an demi memperkuat organisasi. “Dalam waktu dekat, Pergunu akan menetapkan kode etik untuk memperkuat pemahaman guru terkait NU dan ke-Aswajaan,” kata Ketua PC Pergunu Situbondo, HM. Ismail Ali Yasin. Hal itu juga sesuai dengan Undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen yang harus masuk dalam organisasi profesi. Sehingga guru yang berasal dari NU juga masuk ke dalam Pergunu. Menurut Ismail, langkah

untuk Siswa SMA

Kami akan melaksanakan program pemberian beasiswa S1 untuk 100 guru atau ustad, dan beasiswa S2 sebanyak 50 orang anggota Pergunu.” HM. Ismail Ali Yasin Ketua PC Pergunu Situbondo

awal sebagai organisasi profesi dari kalangan guru Nahdliyin diharapkan dapat memiliki kompetensi yang tangguh, berkarakter luhur dan memiliki tanggung jawab serta dapat memikul amanah dan memiliki power untuk mencetak generasi penerus bangsa. Bahkan untuk memperkuat organisasinya, PC Pergunu Situbondo akan melengkapi struktur kepengurusan di semua kecamatan n  Baca Guru...Hal 39

BANYUWANGI - Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi mengadakan seminar pasar modal hari ini (21/5). Seminar mengusung tema “Membangun Generasi Berprestasi di Era Globalisasi”. Kegiatan tersebut merupakan media sosialisasi pasar modal di Banyuwangi, khususnya di kalangan generasi muda. Seminar yang akan dihelat di ruang Auditorium Untag itu, merupakan rangkaian acara Olimpiade Akuntansi dan Pasar Modal bagi siswa SMA sederajat se Kabupaten Banyuwangi. Rencananya, acara tersebut akan dihadiri para pelaku bisnis, dosen, mahasiswa, pelajar, serta beberapa instansi terkait. Narasumber dari Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Surabaya dan perwakilan PT Reliance Securities, Tbk. Keduanya merupakan perwakilan dari mitra Fakultas Ekonomi Untag dalam pengembangan Galeri Investasi BEI di kampus Untag. “Saat ini Fakultas Ekonomi Untag Banyuwangi tengah menjalin kerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia dan

ISTIMEWA

Yovita V.I. Atmadjaja

PT Reliance Securities, Tbk saat pembukaan Galeri Investasi BEI dan ke depannya diharapkan menjadi media untuk memasyarakatkan pasar modal dan kegiatan ilmiah di lingkungan masyarakat,” terang ketua panitia sekaligus Ketua Program Studi Manajemen Yovita Vivianty I. Atmadjaja. Seminar pasar modal akan diadakan pada Selasa, 21 Mei 2013 di Auditorium Untag mulai pukul 08.00 hingga 12.00. Sedangkan Olimpiade Akuntansi dan Pasar Modal akan digelar pada Sabtu, 25 Mei 2013, mulai pukul 07.00 hingga 17.00. Menurut Yovita, seminar pasar modal mencakup pembahasan mengenai topiktopik aktual dan aplikatif di kalangan masyarakat, akade-

misi, dan praktisi. “Topik aktual yang akan dibahas mengenai perkembangan pasar modal serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk berinvestasi di Indonesia,” paparnya. Sementara itu, peserta Olimpiade Akuntansi dan Pasar Modal akan mendapatkan pengetahuan mengenai pasar modal dari Bursa Efek Indonesia dan mitra bursa, pada lima hari sebelum lomba. Dalam Olimpiade, peserta akan diberikan soal-soal kognitif yang menilai pengetahuan para peserta pada teori akuntansi dan pasar modal. Selanjutnya, peserta akan diuji pengetahuan mengenai akuntansi dan pasar modal yang divariasi dengan kecepatan dan ketepatan dalam babak semi final berupa cerdas cermat. Untuk babak final, peserta akan lebih diuji dengan dilaksanakannya praktik mengenai dunia akuntansi dan pasar modal. Finalis diberikan materi mengenai pembuatan laporan keuangan dan esai untuk pasar modal. “Juara pertama akan mendapatkan hadiah, uang Rp 1 juta, juara kedua Rp 750 ribu, dan juara ketiga Rp 500.000. Selain itu, semua juara juga mendapatkan trofi, sertifikat, dan rekening efek,” ungkap Yovita. (adv)

Garansi Express Keliling Empat Kabupaten BANYUWANGI - Sarana Informasi Computer (SIC) - toko computer terbesar di Banyuwangi akan melakukan road show promo. Tema yang diusung adalah Goes to exclusive Garansi Express partnership. Road show yang akan dimulai hari ini (21/5) akan melewati empat kabupaten sekaligus, yaitu Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang dan Jember. Road show ini akan mengambil start di Jalan Borobudur (sebelah Kantor Pemkab Banyuwangi). Direktur SIC Banyuwangi, H Zainuri mengatak an, kegiatan   garansi express  ini dikemas secara apik dalam beberapa kunjungannya ke partner kerja di beberapa kota. Misalnya, Tomo Computer Banyuwangi, Mitra Computer Situbondo, Bandung Computer Bondowoso, Sabar Computer Jember, Sabar Computer Rambipuji, Sabar Computer Lumajang, Sabar Computer Genteng, dan SIC Banyuwangi. Zainuri mengatakan, Garansi Express adalah layanan maksimal kepada konsumen  dalam hal proses garansi note-

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jalan HOS Cokroaminoto No 30 Banyuwangi

PENGUMUMAN RENCANA KEBUTUHAN CALON TKI Sesuai surat dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan, Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, Surabaya, perihal rencana kebutuhan Calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) program AKAN, maka dengan ini,

DIBUTUHKAN CALON TKI KE ASIA SEJUMLAH 580 ORANG

TOHA/RaBa

SIAP KUNJUNGAN: Kendaraan road show garansi express akan dimulai hari ini (21/5).

book. Garansi express ini menerapkan proses klaim penggantian unit baru kepada konsumen yang notebook-nya rusak belum sampai tiga bulan pemakaian, proses klaimnya hanya satu hari atau 1

x 24 jam. “Konsumen  klaim setelah pemakaian tiga bulan bila terjadi kerusakan, garansi express menjanjikan maksimal 14 hari sudah selesai,” jelas pengusaha computer itu.(adv)

Informasi lebih lanjut Hubungi Bidang Tenaga Kerja Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Banyuwangi, Jalan HOS Cokroaminoto No. 30 Banyuwangi

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho, Mega Dwi P. Desain Iklan: PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/ Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Selasa 21 Mei 2013

Warga Datangi Mapolsek Kalibaru

POLITIK

Terkait Kasus Dugaan Penganiayaan dan Pencurian Pisang KALIBARU - Gara-gara tetangganya cekcok terkait dugaan pencurian dan penganiayaan, puluhan warga Dusun Curahleduk, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, mendatangi Mapolsek Kalibaru pagi kemarin. Kasus tersebut melibatkan Nuriah, 36, dan Subairi, 40. Keduanya sama-sama warga Dusun Curahleduk, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru. Pada 15 Mei lalu Subairi merasa jengkel karena enam tandan pisang di kebunnya hilang. Dia menduga, pisang itu dicuri seorang perempuan bernama Nuriah yang tak lain

ABDUL AZIZ/RABA

TAK TERPENGARUH PUSAT: Jajaran DPD PKS Banyuwangi ikut jalan sehat di Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, kemarin.

Diguncang Masalah, PKS Berusaha Rebut Simpati SONGGON - Meski PKS pusat sedang dilanda berbagai masalah, di antaranya dugaan korupsi impor daging sapi, tapi jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Banyuwangi tampaknya tak terpengaruh. Se baliknya, partai di bawah komando Mandiri Ratu Warang Agung itu berusaha meraih simpati masyarakat dengan berbagai kegiatan. Salah satunya, menggelar jalan sehat di Dusun Rejeng, Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, kemarin. Selain diikuti ratusan peserta, kegiatan dalam rangka Milad ke-15 PKS tersebut juga dihadiri Ketua DPD PKS Banyuwangi, Mandiri Ratu Warang Agung, dan jajarannya serta anggota DPRD Jatim Irwan Setiawan. Warang Agung mengatakan, di usianya yang ke-15, PKS sudah matang. “Bagi PKS, ini menjadi penyemangat agar lebih berperan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya. Sehingga, masyarakat semakin percaya membangun Indonesia bersama PKS. “Usia lima belas tahun adalah usia yang matang. Sebagaimana remaja yang menuju kedewasaan, di masa itu segala potensi dan produktivitas bisa dioptimalkan,’’ pungkasnya. (azi/c1/aif)

tetangga sekampungnya. Saat bertemu di kebun, Subairi dan Nuriah pun cekcok. Kasus itu berlanjut ke penganiayaan fisik terhadap Nuriah. “Pengakuan Nuriah, dia dipukul pemilik pisang,” kata Kapolsek Kalibaru AKP Suwanto Barri kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin sore. Setelah cekcok di kebun tersebut, masalah mereka berlanjut ke rumah kepala dusun setempat. Keduanya sudah hendak didamaikan perangkat desa. Namun, keesokan harinya, Nuriah justru melaporkan Subairi ke Mapolsek Kalibaru atas tuduhan tindak pidana penganiayaan. Kontan, hal itu mengundang reaksi Subairi dan keluarganya, serta para tetangganya. “Subairi akhirnya juga melaporkan dugaan pencurian pisang yang dilakukan Nuriah,” tuturnya.

Nah, kemarin pagi, Subairi dkk mendatangi Mapolsek Kalibaru dan bertemu Nuriah di ruang reserse kriminal. Di ruangan itu, keduanya juga cekcok karena sama-sama merasa benar. “Subairi merasa benar karena yang dipukul dianggap pencuri, sedangkan Nuriah merasa tidak salah karena merasa tidak pernah mencuri,” kata kapolsek. Namun, percekcokan tersebut akhirnya bisa ditengahi kapolsek. Setelah dimediasi, keduanya sepakat saling memaafkan. “Mereka sama-sama mencabut laporannya,” tandasnya. Terkait banyaknya warga yang datang, kapolsek menegaskan bahwa mereka adalah keluarga dan tetangga Subairi. “Hanya datang dan maunya memberi kesaksian mengenai kasus ini. Tapi, akhirnya mereka saling mencabut laporan dan kita buatkan surat pernyataan,” pungkasnya. (azi/c1/aif)

NUGROHO/RaBa

PN Sesalkan Insiden Pesilat Muncar

ALI NURFATONI/RaBa

Budi Santoso

kemarin. Dia mengakui mereka sebagai pesilat Pagar Nusa. Karena itu, dia merasa harus angkat suara. ‘’Ini pukulan berat bagi kita. Padahal, kita sudah mewanti-wanti

agar tidak ada kekerasan dalam berlatih,’’ katanya. Menurut dia, pesilat Pagar Nusa bertugas mendidik warga agar bersikap disiplin. Selain itu, Pagar Nusa bertujuan mencetak bibit unggul di bidang atlet. ‘’Jadi, bukan untuk kekerasan. Kami turut prihatin sekali,” sesalnya. Pagar Nusa sudah mempunyai kode etik dalam berlatih, misalnya saat uji tanding harus menggunakan pelindung badan. ‘’Banyak prestasi yang sudah kita rengkuh,” ujar kepala sekolah SD di Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, itu. Pihaknya sudah krosceck mengenai kebenaran kabar yang melibatkan organisasinya itu. Hasilnya, ternyata insiden yang terjadi Senin malam lalu (13/5) itu memang benar. ‘’Saya harap ini yang terakhir. Jangan sampai terulang kembali,” harap Budi. (ton/c1/aif)

Maling Sepeda Gegerkan Warga PURWOHARJO - Kisah pencuri bernama Hartoyo alias Loyo, 21, bak film laga. Betapa tidak, aksi pencurian warga Dusun Gempol Dampit, Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo, itu berlangsung dramatis. Untuk menangkap pelaku, dibutuhkan tenaga ekstra. Bahkan, terjadi kejar-kejaran hingga beberapa kilometer usai beraksi di Dusun Curah Pecak, Desa/Kecamatan Purwoharjo. Namun, pelaku akhirnya keok tanpa perlawanan. Diperoleh keterangan, Loyo mencuri sepeda pancal merek Phoenix milik Ahmad Fauzi, 14. Sebelum beraksi, pelaku berlagak membeli bensin. Kemudian, dia menaruh motornya yang bermerek Yamaha Mio di dekat kios tersebut.

AKP Suwanto Barri Kapolsek Kalibaru

Mahfud MD: Tuhan tak Perlu Dibela

MANTAN KETUA MK: Mahfud MD diwawancarai wartawan koran ini di Hotel AJM Genteng, Minggu kemarin.

MUNCAR - Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa (PN) Banyuwangi menyesalkan kekerasan yang terjadi saat latihan di Pondok Pesantren Minhajut Thulab, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar. Sebab, tamparan dan tendangan yang diterima Ma’rifatus Syifa, 14, warga Dusun Kabat Mantren, Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar, itu tidak sesuai Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PDPRT) lembaga di bawah bangunan Nahdhltul Ulama tersebut. Sekretaris Umum PN Banyuwangi, Budi Santoso, mengaku terkejut saat mendengar peristiwa yang menimpa siswa kelas IX SMP itu. Sebab, organisasi sama sekali tidak pernah mengajarkan seperti yang dilakukan teman-teman korban itu. ‘’Kita sangat prihatin atas insiden itu,” ungkapnya saat ditemui di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu,

Warga hanya datang. Maunya memberi kesaksian mengenai kasus ini. Tapi, akhirnya mereka saling mencabut laporan dan kita buatkan surat pernyataan”

Kemudian, korban masuk ke dalam rumah untuk mengambil bensin. Ternyata hal itu hanya alasan pelaku untuk berbuat jahat. Tidak hanya mengambil bensin, dia juga mengambil sepeda pancal yang diparkir di teras rumah korban. Kemudian, dia tancap gas ke arah barat. Korban pun terkejut saat melihat pembeli bensin itu pergi sambil menggondol sepeda pancal. Tanpa pikir panjang, korban langsung memberi tahu bapaknya, yaitu Sudarti, yang tercatat sebagai kepala dusun. Selanjutnya, Sudarti mengejar pelaku. Dia sempat kehilangan jejak sesampai di pertigaan Pasar Purwoharjo. Namun, kata warga, pelaku melarikan diri ke arah selatan. Sudarti pun segera mengejar pelaku.

Lagi-lagi, di perempatan Desa Karetan, Sudarti kembali pusing. Sebab, jejak pelaku kembali tidak terendus. Namun, atas bantuan polisi, akhirnya jejak pelaku berhasil diketahui. Nah, pelaku berhasil disusul ketika melaju di jalan raya Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo. ‘’Setelah itu, pelaku tertangkap bersama barang bukti,” ungkap Kapolsek Purwoharjo AKP Tri Joko Setyonarso melalui Kasi Humas Aipda Siswanto kemarin. Dia menjelaskan, pencurian itu terjadi pukul 08.00 Minggu lalu. Hasil pemeriksaan, pelaku akan pergi ke Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. ‘’Kita segara amankan dia demi menghindari amukan warga,” jelasnya. (ton/c1/aif )

PROMO IKLAN BARIS 2013

GENTENG - Banyaknya suku dan agama adalah sebuah rahmat dari Tuhan yang patut disyukuri. Sehingga, tak perlu satu kelompok atau agama tertentu memaksakan kehendaknya kepada yang lain. Penegasan tersebut disampaikan mantan ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD saat mengisi orasi kebangsaan dalam Harlah ke63 Fatayat NU di Aula Belakang Hotel AJM, Genteng, Minggu kemarin (19/5) Mahfud menuturkan, banyaknya suku di Indonesia adalah sesuatu yang patut disyukuri dan dijaga semua elemen di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini. Sebab, ragam suku dan budaya di NKRI adalah sebuah kekayaan yang belum tentu dimiliki negara lain. “Ini yang patut kita jaga bersama,” tandasnya. Maka dari itu, Mahfud mengajak semua elemen di Indonesia,

termasuk Fatayat NU Banyuwangi, turut menjaga kerukunan antar umat beragama, suku, dan ras. Jangan sampai suatu kelompok memaksakan kehendaknya agar kelompok lain menjadi satu karena merasa paling benar dan paling layak diikuti. Sebab, andaikan Tuhan menghendaki semua umat menjadi satu, dengan kehendaknya Tuhan mampu melakukannya sendiri. Faktanya, Tuhan berkehendak lain. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku dan agama. “Jadi nggak perlu kita memaksakan kehendak dengan alasan membela Tuhan, karena Tuhan nggak perlu dibela dan nggak perlu pembelaan,” tandasnya. Untuk itu, Mahfud kembali mengajak semua elemen bangsa menjaga bangsa Indonesia yang majemuk. “Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (azi/c1/aif)

Ketika Dirut Telkom Mengajar di SMAN 1 Glagah

Motivasi Siswa, Bagi-bagi Tips Hidup Sukses BANYUWANGI - SMAN 1 Glagah mendapat tamu istimewa, Senin (20/5) kemarin. Salah satu alumni SMAN 1 Glagah tahun 1979, yaitu Arief Yahya, datang menyambangi sekolahnya. Kedatangan Direktur Utama (Dirut) Telkom Indonesia tersebut bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-105. Arif langsung didaulat menjadi inspektur upacara Harkitnas. Selain menjadi inspektur upacara, pria yang dulu pernah tinggal di Jalan FOTO-FOTO: TOHA/RaBa Ciliwung Kelurahan Panderejo Banyuwangi itu juga mem- ALUMNI SUKSES: Dirut Telkom Indonesia Arief Yahya memberikan motivasi kepada siswaberikan motivasi kepada para siswi SMAN 1 Glagah Dia memberikan motivasi kepada para siswa. siswa SMAN 1 Glagah. Kehadiran pria yang sukses Society yang di-launching hingga menduduki posisi jamembawa bendera Telkom pertama di Banyuwangi itu batan di BUMN,’’ kata Arief. itu disambut antusias oleh se- merupakan salah satu wujud Dirinya sangat senang bisa luruh siswa dan keluarga besar baktinya sebagai putra daedatang di SMAN 1 Glagah. SMAN 1 Glagah. “Saya teringat rah. Saya salut dan bangga,” Arief mengaku memiliki banmasa saat saya sekolah dulu. papar Heru kemarin. yak kenangan di sekolah terseGedungnya ya seperti ini, Hal senada juga dikatakan but. ”Foto yang di depan itu nah ini dulu tempat parkir, oleh perwakilan Dinas Penadalah foto tertampan saya,” sekarang jadi kelas ya,” ung- didikan Banyuwangi yang kata alumnus ITB itu sambil kap Arief didampingi Kepala diwakili oleh Suratno, MPdi. menunjuk foto dirinya tahun Sekolah SMAN 1 Glagah, Drs. Menurut dia, kedatangan 1979 di backdrop acara. H. Heru Muhardi, kemarin. Dirut Telkom yang juga putra Dalam kesempatan itu Arif Kepala Sekolah SMAN 1 Gl- asli Banyuwangi ini dapat juga memberikan motivasi keagah Heru Muhardi mengaku menginspirasi para siswa lainpada para siswa. Menurut dia, senang dengan kedatangan nya untuk meniru langkahyang membedakan manusia Arief Yahya Dirut Telkom tersebut. Ke- langkah atau tips sukses ala satu dengan yang lain adalah datangannya ke tempat yang Arief Yahya. “Suksesnya Pak karakter dan kompetensi. pernah mendidiknya ini juga Arief di Telkom menjadi inspi- mengajar, yang dilakukan oleh Karakter merupakan ponsebagai bentuk penghor- rasi bagi siswa untuk meniru seluruh direksi di Indonesia. dasi untuk menuju kesuksesan matan atas almamater SMAN langkah-langkahnya,” katanya. “Kami diutus oleh Menteri seorang individu. Karakter 1 Glagah. “Peran Pak Arief Sementara itu, Dirut Telkom BUMN untuk mengunjungi juga merupakan faktor kunci dalam mencerdaskan anak Arief Yahya menjelaskan ke- siswa dan sekolah dimana ia keberhasilan. Karakter berbangsa tidak perlu diragukan datangannya ke SMAN 1 Gl- pernah menuntut ilmu. Hal ini hubungan dengan hati. “Berlagi, program-programnya agah ini adalah untuk melak- diharapkan bisa memberikan buat yang terbaik, disiplin dan yang inovatif telah terbukti sanakan instruksi Menteri motivasi bagi para pelajar dan jujur. Jika karakter menjadi ruh mengangkat bangsa, apalagi BUMN Dahlan Iskan. Dimana siswa tentang proses perjala- maka kita akan dapat sukses,” program Banyuwangi Digital kegiatan ini bertema; direksi nan kesuksesan para direksi katanya. (adv/aif) BANTUAN: Kasek SMAN 1 Glagah Heru Muhardi menerima santuan sarana pendidikan dari mantan anak asuhnya yang sekarang menjadi Dirut Telkom.

PRESTASI: Arief Yahya bersama Heru Muhardi memberikan penghargaan kepada para siswa yang berprestasi dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional, kemarin.


HEALTH

32

Selasa 21 Mei 2013

Sehat Dimulai dari Kita

Ajari Anak Sikat Gigi Sejak Dini Tim RSAH Lakukan Sosialisasi Bagi Orang Tua dan Anak GENTENG - Ajari anak menyikat gigi sedini mungkin. Itulah salah satu isi materi yang disampaikan oleh Tim Rumah Sakit Al Huda (RSAH) dalam acara sosialisasi kesehatan gigi dan mulut di Play Group Nurul Huda Genteng, Rabu (15/5) lalu. Kegiatan itu sendiri diisi dengan pemberian materi tentang perawatan gigi bagi anak dan pemeriksaan gigi oleh dokter gigi. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 46 wali murid dari Play Group Nurul Huda Genteng. Acara ini merupakan bentuk kepedulian RS Al Huda terhadap perkembangan anak, terutama dalam menanamkan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Drg. Umu Habibah, dokter gigi di

gigi secara teratur,” ujarnya. Menyikat gigi, kata dia, harus dilakukan oleh anak-anak sedini mungkin. Ada beberapa teknik dalam menyikat gigi. Salah satunya yang paling aman dan sering digunakan o l e h a n a k- a n a k adalah teknik roll atau biasa disebut teknik memutar. “Teknik ini adalah cara menyikat gigi dengan gerakan memutar mulai dari permukaan kunyah gigi belakang, gusi, dan sisanya seluruh permukaan gigi,” jelas Umu. D i j e l a s k a n n y a, menggunakan tekRSAH FOR RABA PERIKSA GIGI: Salah satu siswa Play Group Nurul Huda Genteng sedang diperiksa giginya nik ini memungkinkan pembersioleh drg. Umu Habibah. han gigi dan gusi RS Al Huda yang sekaligus sebagai keseharian di dalam rumah. Salah tanpa menekan sulkus (celah di pembicara dalam kegiatan tersebut satunya dalam hal mengajari anak antara gigi dangusi). Di mana bulu menjelaskan, orang tua adalah figur untuk menyikat gigi. “Orang tua sikat diletakkan sejajar dan beryang memiliki peranan penting memegang peranan yang penting lawanan dengan gusi. Sedangkan dalam memberikan pengawasan dan dalam hal kesehatan anak dan salah kepala sikat sejajar dataran oklusal pembelajaran kepada anak terhadap satunya tentang pentingnya menjaga (permukaan gigi) n Baca Ajari Anak...Hal 39 segala kegiatan maupun pola hidup kesehatan gigi dengan cara menyikat

Pasang Kritik dan Saran di Etalase SEMPU - Berbekal Khoirunnas Anfa’uhum, terobosan dalam peningkatan pelayanan terus dilakukan Puskesmas Sempu. Demikian juga dengan transparannya kinerja. Puskesmas Sempu membuka ruang terbuka kepada masyarakat sebagai pilar ke-3 penunjang tercapainya pelayanan prima, di samping faktor SDM dan sarana prasarana. Bentuk konkritnya, Puskesmas Sempu memberi kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk memberi masukan dan kritik yang bersifat konstruktif. Dengan menyediakan kotak saran di tiap tempat pelayanan yang dilengkapi bolpoin dan tempat menulis, diharapkan masyarakat ikut berpastisipasi untuk memberikan sumbangsih baik kritik yang membangun dan saran-saran perbaikan demi terlaksananya pelayanan prima di Puskesmas Sempu. Bahkan, puskesmas ini juga menyediakan nomor HP yang bisa dihubungi sewaktuwaktu dan email Puskesmas Sempu. Mulai 1 Mei lalu, Puskesmas Sempu juga selangkah lebih berani dengan menampilkan semua bentuk kritik dan saran di etalase yang terbingkai dari kaca ukuran 1x1.5 m dan dipasang di ruang tunggu. Saran dan kritik

BANYUWANGI

PUSKESMAS SEMPU FOR RaBa

TERIMA PENGADUAN: Ki-ka, Ketua Komite Trisno Rogo Bambang, Koordinator Pelayanan Prima Poetoet Ismojo, dan anggota tim Pengaduan Pelayanan Prima Purwati Ridwan.

yang ditampilkan itu berupa tulisan, SMS, telepon, bicara langsung maupun yang lewat email Puskesmas Sempu dan yang masuk ke website Bupati Banyuwangi. “Dari sini, masyarakat bisa membaca semua bentuk pengaduan dan solusi yang sudah ditindaklanjuti, serta agenda pemecahan masalah. Terutama yang menyangkut masalah fasilitas,” ujar Kepala Puskesmas Sempu, Hadi Kusairi. Di Puskesmas Sempu juga ada tim

BANYUWANGI

khusus penanganan pengaduan masyarakat. Anggotanya terdiri dari unsur karyawan dan komite sebagai perwakilan masyarakat. Jadi, setiap ada pengaduan dalam 1x24 jam tim secepatnya membahas. “Bila ada identitas penulis, akan kita beri jawaban secara langsung, serta mencari solusi sebagai jalan keluarnya,” tutur anggota tim pengaduan Puskesmas Sempu, Hj. Purwati Ridwan Amd.Keb.

BANYUWANGI

Sebagai indikator keberhasilan dalam peningkatan pelayanan di Puskesmas Sempu, pada 2011 lalu, jumlah kunjungan dalam setahun 21.268 orang. Dan pada 2012 tembus menjadi 38.038 orang. Dari total kunjungan tersebut, sekitar 30% datang dari luar wilayah radius 10 km. “Ditambah dua karyawan yang menjadi dokter teladan, yakni dr. Satinta.F dan perawat Hendy.S.Skep, prestasi yang juga membanggakan lagi, dokter kami dr. Ria, dr Satinta, keduanya telah lulus seleksi menjadi TKHI (Tenaga Kesehatan Haji Indonesia) pendamping jamaah haji di Tanah Suci tahun ini,” imbuh Poetoet Ismojo.M.Mkes, koordinator pelayanan prima. Dengan semangat ingin berubah d a n m e w u j u d k a n p a ra d i g m a baru Puskesmas modern dengan mengedepankan mutu pelayanan dan merangkul masyarakat lewat komite Trisno Rogo, diharapkan ke depan Puskesmas Sempu bisa memberikan pelayanan yang betul-betul prima. “Tidak ada yang abadi kecuali perubahan. Kami belum sempurna tapi terus berupaya. Itu yang selalu tertanam pada benak semua karyawan Puskesmas Sempu,” pungkas Hadi Kusairi. (*/als)

BANYUWANGI

• Daihatsu Xenia ‘10 •

• Nissan Xtrail ‘05 •

• Chery QQ ‘09 •

Ready stock L300, T120SS(new), PU Grdmx, PU Futura, Avanza, Xenia, Rush, Krista, APV, Escudo, Katana, Espass, Futura, STW. Bsa cash/krdt.Hub 0333411655,0811301676.

Dijual Daihatsu Xenia Xi 1.3 Sporty tahun 2010, hitam metalik, nego sampai deal, hubungi 085204916135.

Dijual Nissan Xtrail 2.5L ST tahun 2005 abu-abu metalik, harga 147,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Chery QQ GT MT tahun 2009 merah, harga 65 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

SITUBONDO

• Toyota Innova ‘05 •

• Suzuki Forsa ‘92 •

• Suzuki PU Futura ‘10 •

Dijual Daihatsu Xenia F601RV-GMDFJJ ( XI family) mickro/minibus th 2009 htm mtlik, hrg 109,5 jt nego, brg istmw, bs cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Suzuki Sedan Forsa SF413 MP tahun1992 hitam metalik, harga 46,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Suzuki Pick-Up ST 150 Futura (ac) tahun 2010 hitam, harga 77,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• STNK •

• Staff Promotion •

• Corolla ‘95 & Kijang ‘03•

• Tulang Ikan Hiu •

Hlg STNK P 4024 V, an. Hj. Husnah. Gunungremuk 03/05 Ketapang, Kalipuro

Melamar hari ini besok kerja, buth 40 Staff Promotion P/W fas : gaji 1,2-3jt/ bln, lamr ke CV Indo, Jl. Ikan Gurami 15, Karangrejo, Bwi, Hub 08564512579.

Dijual Great Corolla 95 silver orisinil cat 70jt nego, Kijang LSX 03, 115jt nego, milik sendiri, siap pakai, BU, hub. 081336528447

• STNK • Hlg STNK P 6702 EV, an. Yuliatin Z, Trigonco, Asembagus, Stb.

BANYUWANGI • Jl. Yos Sudarso • Djual rmh Jl. Yos Sudarso 08 Bwi LT 1082 m2, SHM lok strategis hub, 0811309588.

Butuh pria/wanita usia 19-30 th berpenampilan menarik komunikatif min SMA, fas gaji+bonus +3jt transport ada jenjang karier lam kirim ke Jl. Jember 33 Genteng Bwi tlp 081336384879

RSI FATIMAH FOR RaBa

TAK PERLU MENUNGGU: Poli gigi di RSI Fatimah tak hanya menangani perawatan gigi saja, tapi juga untuk menambah nilai estetik pada gigi.

BANYUWANGI

Hlg STNK P 3586 ZC, an. Suyatmo, Ling. Lerek 01/02, Gombengsari, Kalipuro

• Marketing •

pasien peserta asuransi. Drg. Galuh Suci Lestari, salah satu dokter gigi di RSI Fatimah mengatakan, rata-rata permasalahan gigi masyarakat adalah gigi berlubang, karang gigi, dan lain sebagainya. “Kebanyakan masalah mereka ada pada gigi berlubang, pembersihan karang gigi, kadang pemasangan kawat gigi karena indikasi gigi yang berantakan/mal oklusi. Bahkan tak jarang mereka hanya ingin sebagai nilai estetik/ kecantikan saja ,“ ujar perempuan berkacamata tersebut. Poli gigi juga sering mengadakan sosialisasi menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta pemeriksaan gigi gratis di beberapa Taman KanakKanak di Banyuwangi. Bagi masyarakat yang ingin mendapat layanan poli gigi, bisa datang setiap hari di Poliklinik RSI Fatimah Banyuwangi, setiap SeninSabtu. Dengan jam pelayanan, Senin-Kamis mulai pukul 07.0013.30 WIB, Jumat mulai pukul 07.00-10.30 WIB, dan Sabtu mulai pukul 07.00-12.30 WIB. Untuk poli gigi sore, Senin-Jumat mulai pukul 18.00-20.00 WIB, dan Sabtu sore libur. (*/als)

BANYUWANGI

• Dicari Sengon •

SITUBONDO

BANYUWANGI - Siapapun tentu selalu ingat bagaimana cara sederhana menjaga kesehatan gigi dan mulut; Gosoklah gigi dua kali sehari, saat pagi dan sebelum tidur. Nampaknya, hal ini sudah melekat pada diri kita. Menjaga gigi dan mulut adalah keharusan agar tidak menimbulkan sakit di kemudian hari. Saat memeriksakan gigi diri ke dokter, banyak hal yang selalu dianjurkan oleh dokter gigi. Terkait perawatan gigi, ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Mulai scalling (pembersihan karang gigi), perawatan gigi berlubang, pencabutan, sampai yang bernilai estetik seperti pemasangan kawat gigi (breket), pemasangan diamond pada gigi, dan sebagainya. Pelayanan perawatan gigi tersebut juga tersedia di Poli Gigi Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah Banyuwangi. Dengan layanan dokter organik tanpa On Call, sehingga pasien tidak perlu menunggu karena dokter yang selalu stand by. Hal ini menjadikan pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien. Tidak sedikit masyarakat yang memanfaatkan jasa layanan tersebut. Mulai dari pasien umum, hingga

BANYUWANGI

Dcri pohon sengon siap panen, kami siap mmbeli (nebas di kebun) H. 081703130988.

Dicari tulang dari ikan hiu hubungi: 081353027992.

Layanan Poli Gigi Tanpa On Call

• Promo Daihatsu • Hny dg 18 Jt, miliki All New Xenia Dual Air Bag. Free servis 60.000 KM/3 th. 081 233 432555/081559705555/087 857409555

• PRIMA MOBIL •

• Honda City ‘01 •

BANYUWANGI

Djl Honda City 2001 (5X-8) MT, silver, PS/ PW/EM/AC dingin/audio shock breaker 4 buah baru, istmw, siap pakai plat DK Denpasar, pajak baru bln april, 89jt nego dtmpat smpai jd. bu posisi Stbondo H 081232318000

• Toyota Yaris • • Tanah + Bangunan • Jual tanah+bangunan lokasi asih ada air, Desa Wonorejo Banyuwangi, hubungi 0818351234.

• Jl. Lingkar Ketapang • Dijual tanah 2500 m2, Jl. Lingkar Utama Ketapang Bwi, hub 082141046676.

• Tanah Kebun • Djl tnh kebun SHM 7790 m2 (120m X 70m) a/n sendiri Rp 150.000/m nego. Lok: Bwi kota. 150 m timur Jl Raden Wijaya, selatan Perum Djati Khayangan. Hub: 08129574908/081999093869/ Bpk Edy

• Blimbingsari • Jl tnh sktr Bandara Blimbingsari Bwi, L 3Ha, SHM,200rb/m.H.081235026365/087859712349

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan secara resmi di Radar Banyuwangi.

Dijual Yaris E06 merah terawat baik, milik sendiri 135juta nego, 081233770294.


BALJEBOL

Selasa 21 Mei 2013

BALI

KEPENDUDUKAN

Bingung Fotokopi e-KTP MANGUPURA - Tidak hanya masyarakat awam saja rupanya yang masih bingung dengan boleh tidaknya e-KTP difotokopi. Ternyata, instansi terkait yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Badung juga kebingungan menanggapi hal itu. Kepada awak media kepala Disdukcapil I Nyoman Soka tidak bsia memberikan jawaban panjang lebar. Dia mengaku masih menunggu surat edaran resmi dari pusat guna memastikan boleh tidaknya e-KTP difotokopi. “Sebagai antisipasi awal, kami menghimbau masyarakat pemegang e-KTP agar tidak terlalu sering memfotokopi, apalagi mengkacip. Biar tidak terlanjur rusak,” terang mantan kabag tapem Setda Badung ini kemarin. Ditanya antisipasi lebih lanjut, Soka mengatakan akan segera menyosialisasikan kepada masyarakat melalui para kepala lingkungan (kaling) dan klian. Tujuannya, lanjut dia, banjar agar e-KTP ini tidak terlalu sering difotokopi. “Kami juga masih menunggu petunjuk dari pusat soal penggunaan card rider (alat baca e-KTP, Red),” tutupnya. (san/yes/jpnn)

KRIMINALITAS

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

WAJAH BENGEB: Pelaku diamankan di Mapolsek Sumbersari usai ketahuan mencongkel pintu warga, kemarin.

Congkel Pintu, Dihajar Massa SUMBERSARI – Apes benar yang dialami M Hotib, 37, warga Dusun Serandu, Desa Kemuning, Kecamatan Arjasa. Belum sempat mengambil barang milik korban, dirinya tepergok massa saat hendak mencuri di rumah Jainab, 65, warga Jalan H Saka Krajan, Kelurahan Keranjingan, Kecamatan Sumbersari, sekitar pukul 02.00 WIB kemarin. Warga yang emosi melihat kejadian seringnya kasus pencurian di daerah tersebut, langsung menghajar M Hotib beramairamai. Akibatnya, M Hotib babak belur dan nyaris pingsan saat digebuki puluhan massa. Beruntung, aksi main hakim sendiri itu diketahui oleh petugas yang sedang melakukan patroli, sehingga nyawanya berhasil diselamatkan. Selanjutnya, pelaku langsung diamankan dan dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk menjalani perawatan. Setelah kondisinya stabil, M Hotib langsung dijemput petugas dan digiring ke Mapolsek Sumbersari guna menjalani pemeriksaan. Setelah statusnya ditetapkan sebagai tersangka, M Hotib langsung dijebloskan ke sel tahanan mapolsek setempat, sambil menunggu proses lebih lanjut. Menurut keterangan petugas, dalam aksinya tersangka melakukan aksi itu seorang diri. Berbekal sebuah obeng, tersangka mencongkel jendela rumah korban yang didalamnya terdapat mesin-mesin pertanian serta pupuk. Namun saat tersangka hendak masuk, warga memergokinya. Sehingga saat itu warga langsung berteriak maling dan mengundang puluhan warga lainnya. Tersangka yang sudah berada didalam rumah korban, hanya bisa pasrah dan panik saat aksinya dipergoki warga. Bahkan, tersangka tak bisa bisa berbuat banyak saat puluhan pukulan dan tendangan diarahkan warga ke arah tubuh dan wajahnya. “Untungnya kita segera mengamankannya. Kalau tidak, mungkin nasibnya akan lebih buruk lagi,” kata petugas. Sementara itu tersangka sendiri mengakui perbuatannya. “Iya pak saya memang mau mencuri. Tapi saya belum ngambil apa-apa kok. Soalnya keburu diketahui warga,” kata M Hotib yang mengaku sebagai keamanan sebuah perumahan di kawasan Bintoro – Patrang. “Saya menyesal sekali pak,” imbuhnya, dengan kondisi kepala dililit perban. Kapolsek Sumbersari Kompol Sugiyo Wibowo melalui Panit II Aipda Setyono Budi membenarkan kejadian itu. Menurutnya, kepolisian masih akan melakukan penyelidikan lebih mendalam lagi. “Karena kita menduga tersangka ini pernah melakukan aksi di lokasi lain. Makanya kita masih akan melakukan pengembangan,” urai pria yang akrab disapa Budi. (jum/ram/hdi/jpnn)

BONDOWOSO

37

LUMAJANG

Masih Kurang Ribuan Surat Suara LUMAJANG – Delapan hari menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada), KPU Lumajang masih kekurangan ribuan surat suara. Kekurangan surat suara itu diketahui setelah proses pelipatan suara berlangsung. Komisioner KPU Lumajang Yuyun Baharita mengatakan, kekurangan kertas suara itu diantaranya disebabkan oleh surat suara yang rusak. Total kekurangan surat suara itu mencapai 5 ribu lebih. “Total kekurangan ada 5.371,” ungkap saat mengecek logistik pilkada di kantor KPU Lumajang kemarin (20/5). Meskipun kekurangan surat suara mencapai 5 ribu lebih lebih, Yuyun menegaskan, hal itu tidak akan menganggu tahapan pilkada. Sebab, pihak percetakan di Surabaya siap mengganti surat suara yang rusak tersebut. Menurut dia, sudah ada perjanjian dengan pihak percetakan bahwa surat suara yang rusak harus diganti oleh percetakan. Bahkan, berita acara kerusakan kertas suara tersebut sudah dibuat dan dikirim ke percetakan. “Sudah kami komunikasikan,” katanya. Secara umum, lanjut Yuyun, KPU tidak mengalami kendala untuk melaksanakan tahapan pilkada akibat kekurangan surat suara tersebut. Sebab, percetakan tidak membutuhkan waktu lama untuk mencetak 5 ribu lebih surat suara itu. “Saya tidak bekerja sendiri. Teman-teman sekretariat siap untuk merampungkan,” tegasnya. Meski tidak ada deadline kapan surat suara tersebut harus dikirim ke Lumajang, dia yakin, dalam waktu dekat surat suara tambahan segera tiba di Lumajang. “Besok (hari ini, Red) semoga sudah dikirim,” kata perempuan bertanggung jawab mengenai logistik dan anggaran KPU Lumajang tersebut. Tidak hanya kekurangan surat suara.

RADAR JEMBER/JPNN

KEJAR DEADLINE: Jelang Pilkada Lumajang yang kurang delapan hari lagi, proses pelipatan surat suara terus dikebut.

Hingga kini KPU masih kekurangan segel. Sedangkan logistik yang lain sudah siap di kantor KPU Lumajang. “Semuanya sudah siap. Tinggal surat suara,” ungkapnya. Pengamatan Jawa Pos Radar Jember, staf KPU sendiri tampak sibuk menyiapkan berkas pencoblosan. Mereka memilah beberapa berkas pencoblosan yang akan dikirim ke TPS. Yuyun sendiri selalu memantau

kegiatan petugas yang membutuhkan bantuan. “Kadang saya harus turun langsung ke lapangan. Saya sering turun ke PPK karena petugas KPU yang ada (di sekretariat KPU, Red) masih sibuk mempersiapkan logisltik. Saya tidak mengganggu mereka,” ungkapnya. Sementara itu, Hisbullah Huda, Divisi Pengawasan Panswaslu Lumajang, mengatakan, sejauh ini tidak ditemu-

kan pelanggaran selama proses pelipatan surat suara. “Tidak ada temuan pelanggaran,” ungkapnya. Meski demikian, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap persiapan logistik yang dilakukan oleh KPU. Bahkan, sebelum logistik tersebut didistribusikan, pihaknya akan melakukan pengecekan secara menyeluruh atas tahapan pilkada. (wan/aro/har/jpnn)

Camat Panti Hanya Kembalikan Rp 10 Juta PKK Panti Bantah Ikut Tarik Dana

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

HAMBAT LALU LINTAS: Genangan air memenuhi jalan Kawi Ajung menuju Jenggawah setelah diguyur hujan deras, sore kemarin.

Jalur Jenggawah-Ambulu Banjir Total JENGGAWAH – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jember dan sekitarnya membuat beberapa jalan kabupaten terjadi luapan banjir. Hujan itu mengguyur sejak pukul 14.00 hingga pukul 18.00. Beberapa ruas jalan utama menjadi banjir. Seperti yang terjadi di jalan Kawi Dusun Krajan Desa Jenggawah. Di lokasi itu, banjir hingga mencapai ketinggian 40 cm atau setinggi lutut orang dewasa. Genangan air itu cukup mengganggu pengguna jalan yang melintas dari arah Ajung menuju Ambulu. Genangan air juga sempat masuk ke beberapa teras rumah warga yang ada di sekitar jalan. Kondisi ter-

DIRESMIKAN: Sejumlah pengurus PKBM dan PSM Banyuwangi berpose di depan rumah kursus Scott Tompson Dusun Truko, Desa Karangsari, Sempu, kemarin. ALI NURFATONI/RaBa

Kursus Komputer Khusus Anak Kurang Mampu SEMPU – Banyak anak-anak kurang mampu dan putus sekolah tidak bisa belajar teknologi informasi (TI) lantaran biaya mahal. Namun, kini ada tempat kursus gratis yang berlokasi di Dusun Truko, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu. Kemarin, tempat yang dinamakan Rumah Belajar Scott Thompson itu telah diresmikan. Rumah belajar itu diresmikan oleh Sekjen Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Jakarta, Dr. dr. Iskandar Irwan Hukom. Peresmian itu dihadiri langsung oleh Scott Thompson selaku CSR dari Australia. Pejabat dinas pendidikan, dinas sosial, muspika, dan jajaran kepala desa juga hadir. Rumah belajar Scott Thompson itu sudah memiliki banyak fasilitas. Antara lain, 18 unit komputer lengkap dengan ruang ber-AC. Sejak diresmikan kemarin, sudah tercatat sekitar 211 peserta kursus yang mendaftar. Kegiatan kursus komputer itu dijadwalkan setiap hari mulai pukul 13.00 hingga malam. Jadwal kursus itu dibagi dengan lima gelombang. Kursus komputer itu dikelola oleh Pusat Kegiatan Belajar Men-

JEMBER

gajar (PKBM) Bina Usaha Mandiri dan dipertanggungjawabkan oleh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Banyuwangi. Sutrisno Edy, selaku penerima hibah menuturkan, bahwa rumah Scott Thompson itu merupakan satu-satunya yang ada di Jawa Timur. Selain diperuntukkan untuk anak kurang mampu dan siswa putus sekolah, kursus komputer tersebut juga diperuntukkan anak-anak yang jauh dari keterjangkauan kursus. Ketua PSM Banyuwangi itu menambahkan, semua fasilitas tersebut bukan merupakan bantuan dari pemerintah. Tujuannya kursus komputer itu semata-mata ingin memberikan keterampilan kepada anak-anak usia 12 hingga 24 tahun di bidang TI. ‘’Mulai jenjang SD Hingga SMA dan putus sekolah. Kursus ini gratis atau biaya murah,’’ katanya. Dia menjelaskan, bahwa tenaga pengajar yaitu langsung dari training pusat jakarta. ‘’Ini kabar gembira bagi anak-anak yang kurang mampu. Meski banyak yang mendaftar, tapi kami masih membuka pendaftaran peserta baru,’’ pungkasnya. (ton/adv/aif)

parah terjadi di depan warung milik Wawik, yang tergenang hingga mencapai 40 cm. Sehingga, di lokasi itu pengendara sepeda motor yang melintas memilih berhenti atau memutar dengan mencari jalur alternatif yang cukup jauh. Karena kalau dipaksakan, kendaraan roda dua banyak yang langsung mati atau macet di tengah jalan. Genangan parah juga terjadi di depan Masjid Jamik Jenggawah dan menyebabkan pengendara sepeda motor banyak yang macet. Selain itu, di sekitar simpang tiga depan Koramil Jenggawah air sempat masuk ke warung milik warga.

Hujan yang turun cukup deras juga terjadi di Dusun Wetan Gunung Desa Wonojati, Jenggawah. Bahkan hujan juga disertai dengan angin yang cukup kencang. Masih untung, meskipun terjadi angin kencang tidak sampai ada pohon yang tumbang serta atap rumah warga tidak ada yang terbang. Hingga pukul 20.00 air masih menggenang. Banjir yang terjadi di Jenggawah karena jeleknya saluran irigasi di kecamatan itu. Di Jenggawah bagian selatan banyak sekali bangunan yang berdiri di atas tanah irigasi, sehingga membuat aliran air menjadi lebih sempit. (jum/ram/hdi/jpnn)

JEMBER – Camat Panti Yahya Iskandar langsung bereaksi akan keluhan Kepala Desa Suci Kecamatan Panti Nur Salim soal pilkades. Yahya Iskandar langsung mengembalikan Rp 10 juta dari dana tarikan pelantikan calon kepala desa terpilih Desa Suci sebanyak Rp 25 juta. “ Yang saya kembalikan sebesar itu (Rp 10 juta, Red),” ungkap Camat Panti Yahya Iskandar melalui telpon seluler, kepada Jawa Pos Radar Jember kemarin. Yahya enggan menyebut langsung nominal dana yang dikembalikan. Setelah Jawa Pos Radar Jember menyebutkan angka Rp 10 juta, Yahya mengiyakannya. Informasi Jawa Pos Radar Jember, dari dana urunan pelantikan Rp 25 juta yang diserahkan Kades Suci Nur Salim, hanya dikembalikan Rp 10 juta saja. Sedangkan dana sisanya Rp 15 juta tida disebutkan digunakan untuk apa. Sedangkan Kades Suci Nur Salim ketika dihubungi Jawa Pos Radar Jember melalui telepon selulernya tidak memberikan jawaban. Sementara itu, Ketua PKK Kecamatan Panti Maria Yahya, (istri camat Yahya Iskandar, Red)

pada Jawa Pos Radar Jember membantah keras kalau menarik dana untuk pelantikan ketua PKK Desa Suci. “Kami tidak melakukan penarikan itu. Kami tidak menerima uang itu,” ungkap Maria Yahya melalui telepon seluler. Maria menjelaskan, pelatikan PKK tidak menggunakan dana dari penarikan calon kepala desa. “Saya tidak mengerti itu. Dari mana sumber itu? Itu tidak benar,” ungkapnya. Dia menegaskan sumber dana pelantikan kepala desa tidak terkait langsung dengan pelantikan kepala desa terpilih. Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Jember Mohammad Jufriyadi, saat hearing dengan tim pelaksanaan pilkades yang terdiri dari Asisten I Sigit Akbari dan Kabag Pemdes Mohammad Winardi muncul dugaan semacam urunan untuk biaya pelantikan oleh panitia. ”Padahal sudah ada anggaran di APBD,” ungkap Jufriyadi saat mengawali hearing. Bahkan, Kades Suci Nur Salim sempat wadul ke komisi A DPRD Jember secara langsung. Nur Salim mengaku ditarik dana p 25 juta oleh Camat Panti Yahya Iskandar. Atas permintaan itu, Nur Salim menyerahkan dana Rp 25 juta secara bertahap. (aro/hdi/jpnn)

Jalan Sehat Hardiknas dan Harkitnas SEMPU – Dalam rangka memperingati Hardiknas dan Harkitnas, Muspika dan UPTD Kecamatan Sempu menggelar jalan sehat kemarin. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu berlangsung meriah. Betapa tidak, sekitar delapan ribu peserta tumplek blek di garis start dan nyaris tidak putus sejauh dua kilometer dari lima kilometer rute yang ditempuh. Diselingi beragam acara sebelum kegiatan jalan sehat itu dimulai. Misalnya, kegiatan sosial berupa santutan kepada puluhan siswa yatim dan anak kurang mampu. Selain itu, ada penyerahan penghargaan terhadap guru yang berprestasi se-Banyuwangi antara lain, Budi Santoso sebagai juara I Siswa Asuh Sebaya (SAS), Mismanto, juara I guru berprestasi tingkat SD dan Endang Siswati sebagai juara harapan I guru berprestasi tingkat TK se-Banyuwangi. Yang istimewa, juga disebutkan ada kepala sekolah yang mendapatkan pernghargaan langsung dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dia adalah Endi Sunarto, yang menerima penghargaan Satya Lencana Karya Satya 20 tahun. Penghargaan itu diterima Kasek SMPN I Sempu itu di Surabaya, tanggal 2 Mei lalu. Kepala UPTD Sempu Siswanto menuturkan, kegiatan jalan sehat tersebut dalam upaya meningkatkan pendidikan berkara-

kter. Melalui pendidikan berkarakter bisa meningkatkan anak didik yang mampu berprestasi dengan ilmu pengetahuan yang tinggi dan juga dibekali keimanan dan ketaqwaan. Dengan kegiatan jalan sehat itu, jelas dia, bisa menumbuhkan karakter anak yang tangguh. Sebab, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. ‘’Jadi, peringatan Hardiknas dan Harkitnas ini kita harapkan anak-anak bisa lebih giat dalam belajar untuk meraih prestasi,’’ jelasnya. Camat Sempu, Lukman Hakim mengaku bangga atas torehan prestasi yang sudah direngkuh para kepala sekolah dan guru itu. Tentu saja, prestasi itu layak dijadikan contoh bagi para siswa di sekolah. ‘’Prestasi itu bisa juga untuk menumbuhkan semangat belajar anak-anak,’’ paparnya. Dia berharap agar prestasi tersebut terus ditingkatkan. Jangan sampai, sudah menerima penghargaan semua tenaga pendidik lekas puas. ‘’Kita dorong terus untuk meraih prestasi baik di level terendah hingga paling atas. Sebab, dengan pendidikan masa depan akan cerah,’’ pungkasnya. Sementara itu, acara jalan sehat itu juga ada undian beberapa hadiah. Misalnya, hadiah sepeda gunung dan aneka hadiah dan souvenir lain. Meski tanpa sponsor, kegiatan tersebut berlangsung sukses sejak awal hingga akhir. (ton/adv/aif)

ALI NURFATONI/RaBa

KOMPAK: Jajaran Muspika Sempu dan para guru mengepalkan tangan sebelum pelaksanaan jalan sehat di Lapangan Karangsari, Kecamatan Sempu kemarin.

SMKN Kalibaru For RaBa

JUARA: Para juara Olimpiade Akuntansi se-Eks Keresidenam Besuki diapit Kepala SMKN Kalibaru Magiono, Kapolsek Kalibaru AKP Suwanto Bari, dan Ketua Program Akuntansi Paujiah, kemarin.

SMK Negeri Kalibaru

Ukir Prestasi Tingkat Nasional KALIBARU - SMK Negeri Kalibaru kembali mengukir prestasi tingkat Keresidenan Besuki dalam ajang lomba olimpiade akuntansi yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Jember, 15 Mei 2013 lalu. Siswa yang telah membawa nama harum SMK Negeri Kalibaru adalah Surya Priskila Sihombing, Agus Supriyono, dan Khoirul Anwar. Mereka adalah siswa kelas XII . Tiga siswa itu berhasil memperoleh juara satu dari 31 peserta lomba. Pemberian penghargaan kepada siswa yang sudah membawa nama baik sekolah dilakukan pada saat upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin, kemarin (20/5). Dalam kegiatan upacara tersebut pihak sekolah mengundang Kapolsek Kalibaru, Ajun Komisaris Polisi Suwanto Barri sebagai Pembina upacara untuk memberikan pembekalan kepada seluruh siswa.

Kasek SMKN Kalibaru Magiyono, M.Pd mengatakan, prestasi juara yang diperoleh ini diharapkan bisa memberikan semangat kepada seluruh siswa agar terus berprestasi dalam setiap lomba yang diikuti baik di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan tingkat nasional . Untuk menunjang pengetahuan dan keterampilan kepada siswa --khususnya di program akuntansi-- Paujiyah, SE selaku ketua program akuntansi menambahkan, dalam kurun waktu satu tahun terakhir ini program akuntansi melakukan kerjasama dengan Cipta Jasa Tama Malang yang juga merupakan kantor Akuntan Publik di Malang. “Untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kualitas siswa di bidang akuntansi, diharapkan dengan kerjasama ini semakin meningkatkan kualitas siswa,” harapnya. (adv/aif)


GRIYA

38

Selasa Se Sel a 2 asa as 21 1M Mei 2013

Sirkulasi Udara Lancar dengan Vertikal Blind BANYUWANGI - Penggunaan vertikal blind sangat indah dan praktis saat menjadi dekorasi di sebagian rumah. Penggunaan vertical blind juga berfungsi sebagai pengatur cahaya secara vertikal. Nah, Toko Wallpaper yang berada di Ruko Jalan Kepiting (Selatan Kantor BNI Banyuwangi) menyediakan vertical blind. Tersedia beberapa motif dan corak warna yang dapat menyatu dengan ruangan Anda. Sehingga ruangan Anda akan terlihat

lebih elegan dan eksklusif. Owner Wallpaper Center, Fendi Triawan mengatakan, ada beberapa tipe dan warna vertical blind yang bisa didapatkan di tempat ini. Pilihan macam CONTOH VERTIKAL BLIND: Menghias rumah agar lebih nyaman bisa menggunakan vertical blind dengan pilihan corak dan warna menarik. Semua bisa didapatkan di Toko Wallpaper Center.

ISTIMEWA

tipe dan warna kain ini dapat dipadukan dengan interior rumah Anda. Sehingga suasana lebih nyaman akan tercipta. Selain vertical blind, toko ini juga menyediakan kasa nyamuk yang akan melindungi keluarga Anda dari serangan nyamuk dan serangga lainnya. Selain berfungsi sebagai pengaman, kasa nyamuk ini juga bisa untuk memperindah dekorasi jendela rumah dan kantor. “Sekaligus memperlancar sirkulasi udara di rumah maupun

ruangan lainnya,” ungkapnya. Selain vertical blind dan kasa nyamuk, tokonya juga spesialis wallpaper. Ada banyak pilihan desain, corak, dan warna wallpapernya. “Jadi, tidak perlu bingung untuk mempercantik rumah Anda dengan variasi yang begitu lengkap. Hanya di Toko Wallpaper Center. Informasi lebih lanjut hubungi 081330260897, 03334460171, 0818595320, Pin BB 2316FBEB,” cetusnya. (adv/als)

Mendut, Kawasan Rumah Paling Fenomenal

TOHA/RaBa

TERBESAR: Toko Mr Bolt memiliki akses yang mudah dijangkau berada di Jalan poros nasional, Jalan PB Sudirman (200 meter Utara Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi).

Mr Bolt Buka Cabang di Singaraja BANYUWANGI - Meningkatnya permintaan terhadap kebutuhan baut membuat Toko Mr Bolt mengembangkan sayapnya ke pulau sebrang, yaitu Singaraja, Bali. Di salah satu Kabupaten Pulau Dewata ini, Mr Bolt akan memenuhi permintaan pasar baut. “Di Singaraja permintaan terhadap baut sangat tinggi. Oleh karena itu kami membuka cabang di Singaraja,” ungkap Manager Shop Toko Mr Bolt, Nurbani Yusuf. Diakui, perumahan serta industri yang cukup pesat di Banyuwangi turut mendorong eksisnya toko Mr Bolt ini. Sebelum toko spesialis baut ini buka, beberapa kontraktor/industri besar

yang membutuhkan baut ukuran super besar biasanya membeli di Surabaya. Namun, kali ini cukup di Toko Mr Bolt, karena semuanya tersedia. Jenis baut baja dengan ukuran super besar maupun baut berbahan stainless dapat dibeli di Toko Mr Bolt. Baut untuk industri besar seperti galangan kapal atau pertambangan maupun untuk pengeboran, juga ada. Ada pula baut untuk konstruksi rumah dan gedung. Bahkan, baut untuk otomotif dan rumah tangga pun tersedia. “Harganya variatif. Ada yang seribu rupiah. Harga baut di Mr Bolt bisa dibandingkan dengan toko lainnya,” katanya.

Selain itu, ada juga baut loss drat, anchor, long bolt, baut untuk kayu/ kuda-kuda rumah. Selain baut, sedia pula tangga alumunium, scaffolding atau andang besi. “Akhir-akhir ini kami menerima banyak pesanan tangga sliding, biasanya digunakan untuk proyek-proyek. Tangga sliding yang djual di Mr Bolt ada yang panjangnya hingga 12 meter,” ujar putra pengusaha bengkel nasional, Dhofir, itu. Informasi lebih lanjut bisa datang langsung ke Mr Toko Bolt Jalan PB Sudirman (200 meter Utara Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi) telepon 03338911002. (adv/als)

Saatnya Bangkit, Bro! BANYUWANGI - Duel Persewangi kontra Madiun Putra dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama sore ini tidak ubahnya seperti pertandingan tombo ati. Laskar Blambangan yang bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Diponegoro tengah dalam kondisi babak belur. Tim besutan Bagong Iswahyudi itu hanya mengemas satu poin dari tiga laga yang dimainkan sebelumnya. Kondisi nyaris serupa juga menimpa tim tamu, Madiun Putra. Tim asal Kota Madiun itu juga babak belur di dua laga sebelumnya. Madiun Putra dua kali keok di awal putaran kedua kompetisi Divisi Utama. Blue Force, julukan Madiun Putra, kalah dua kali, yakni atas Persik 3-0 dan dari Persis Solo di kandang dengan skor tipis 1-0. Di klasemen sementara, Persewangi merosot dari posisi tiga besar ke posisi lima. Memainkan sembilan laga, Laskar Blambangan mengemas 11 poin dari hasil tiga kali menang, dua kali seri, dan empat kali kalah. Calon lawannya, Madiun Putra, menguntit di posisi keenam dengan perolehan poin delapan. Layak disimak, di pertandingan sore ini siapakah yang bakal bangkit dari keterpurukan? Bagi tuan rumah, kemenangan menjadi harga mati untuk menjaga ambisi menuju posisi tiga.

WAJIB MENANG: Persewangi (merah) memiliki modal menang 3-1 dari Madiun Putra pada putaran pertama lalu.

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

“Kami ingin tiga angka di pertandingan ini. Hasil tiga laga away menjadi pelajaran bagi seluruh pemain. Kini saatnya kami bangkit dan menang,” tegas Andik Purwanto, manajer Persewangi Banyuwangi. Keyakinan manajemen menjadikan pertandingan tersebut sebagai titik kebangkitan bukan tanpa alasan. Sebab, selama ini Zaenal Ichwan dkk selalu tampil superior saat menghadapi Madiun Putra. Di pertemuan pertama di Stadion Wilis, Kota Madiun, Laskar

Blambangan mencukur tuan rumah dengan skor 3-1. Catatan itu bakal kembali diulangi tim besutan Bagong Iswahyudi. Tuan rumah dipastikan bisa menurunkan kekuatan terbaik. “Tidak ada masalah dengan tim. Semua pemain siap diturunkan demi meraih kemenangan di pertandingan ini,” ujar Bagong. Namun, dominasi atas Madiun Putra tetap menjadi perhatian Bagong. Dia tetap mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena. Meremehkan lawan

bukan mustahil bakal menjadi bumerang bagi Persewangi dalam mengamankan tiga poin. Madiun Putra yang dihuni pemain muda tetap berpotensi menyulitkan Persewangi di laga kandang. Sebab, di musim lalu Madiun Putra berhasil menahan imbang Laskar Blambangan di Stadion Diponegoro dengan skor 1-1. Apalagi, kini mesin gol mereka, Jorge Pareden, dalam keadaan prima. Itu bisa menjadi ancaman bagi pertahanan tim tuan rumah. (nic/c1/als)

BANYUWANGI - Mendut Regency tidak hanya menawarkan hunian yang memberi kenyamanan, ketenangan, elegan nan eksklusif. Pengembang sengaja membuat desain yang bernilai artistik.  Model rumahnya yang unik tapi modern ini sekaligus untuk mempertahankan model rumah beberapa tahun ke depan. Sehingga, ke depannya tidak terkesan ketinggalan zaman. Terlihat jelas karya arsitek pengembang Mendut Regency ini bukan hanya menciptakan sebuah bangunan komersial. Output yang berhasil mereka ciptakan merupakan produk fenomenal dalam dunia properti. Bentuk bangunan tersebut dapat merangsang pemahaman siapapun yang beruntung dapat menghuninya. Dengan bentuk dan memiliki banyak spot jendela itu memberi nilai artistik tersendiri di lingkungan sekitar. Perumahan yang berlokasi di belakang Kantor Pemkab Banyuwangi itu memberikan kenyamanan yang layak dalam sebuah rumah. Para penghuninya pun memiliki pengalaman yang bertambah dalam kehidupannya. Permukaan dinding yang memiliki cat berwarna warni, kamar mandi yang elegan, sampai pada jendela curtainless dengan bentuk tidak teratur, memaksa para penghuninya berimajinasi, sehingga merangsang

TOHA/RaBa

TIDAK SEKEDAR RUMAH: Kawasan perumahan Mendut Regency memberikan kepuasan kepada penghuninya. Selain fasilitas lengkap, akses jalan yang luas juga memberikan nilai investasi yang tinggi.

indera mereka. Inilah hasil dari apartemen yang bertujuan untuk menjadikan penghuninya tetap sehat, awet muda, dan terbiasa pada tantangan yang mereka harus lalui sehari-hari.  Direktur Mendut Regency, H Sunardi mengatakan, perumahan Mendut bagi masyarakat luas mengakui jika Mendut Regency adalah sebuah inovasi. Dan, inovasi ini nampaknya akan terus berkembang seiring dengan pembuatan cluster dalam waktu dekat. Dikatakan, saat ini trend hunian cluster sangat diminati. Hampir semua investor properti di kota-kota besar mengidolakan perumahan

jenis cluster. Sunardi menunjuk keuntungan jika memiliki rumah cluster ini. Di antaranya, privasi lebih terjaga, dan keamanan lebih terjaga. Karena memberikan pengamanan yang lebih baik dan tertutup untuk umum, dan keakraban antar penghuni lebih terjaga. Taman rumah jenis cluster biasanya lebih luas, dan aman untuk bermain anak-anak. Karena biasanya halaman tidak begitu ramai serta tingkat polusi udara lebih sedikit karena tertutup untuk umum. “Pemesanan kavling cluster ini silakan menghubungi 08124935190 dan 08124901231,” pungkas Sunardi. (adv/als)


BERITA UTAMA

Selasa 21 Mei 2013

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Didominasi Pasien Jamkesmas dan Askes n AWAS,... Sambungan dari Hal 29

Itu yang harus diperhatikan,’’ jelasnya. Penyakit lain yang banyak diderita pasien, baik yang rawat jalan maupun yang rawat inap, antara lain tifus, diare, dan hipertensi.

‘’Kami minta masyarakat berhatihati. Jaga pola makan dan istirahat yang cukup” katanya. Dia menggarisbawahi, layanan di puskesmas yang dia bina buka selama 24 jam, baik layanan rawat jalan maupun rawat inap. Itu berlaku bagi pasien pemegang Jamkesmas dan Askes. ’’Khusus

pasien umum, rawat inap kena retribusi,” terangnya. Hal itu berdasar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2011 tentang retribusi jasa umum. ‘’Biaya bervariasi tergantung ruang, mulai ruang kelas III hingga kelas I atau VIP. Tetapi, pasien yang berobat ke sini didominasi

pemegang Jamkesmas atau Askin dan Askes,” pungkasnya. Pagi kemarin, para pe ngun jung puskesmas tersebut tam pak ramai. Pukul 10.00, para pengunjung yang sudah terdata mencapai 113 orang. Mereka antre menunggu giliran di ruang tunggu. (ton/c1/bay) GALIH COKRO/RaBa

NYEKAR: Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Edi Eka Susanto melakukan tabur bunga di TMP 0032 Pantai Boom, Banyuwangi, kemarin.

Tabur Bunga di Dua TMP n HARKITNAS... Sambungan dari Hal 29

GALIH COKRO/RaBa

SELAMAT DATANG: Dirut PTPN X Subiyono disambut para penari di halaman SMAK Hikmah Mandala Banyuwangi kemarin.

Gerakan Direksi BUMN Mengajar n DIRUT... Sambungan dari Hal 29

Subiyono pun bercerita. Dia masa muda, dia kukuh bersekolah meski dihadang keterbatasan. Lulus SD, Subiyono me mutuskan bersekolah di wilayah kota Banyuwangi. Jarak rumahnya di Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, ke SMP yang berlokasi di pusat kota mencapai puluhan kilometer (Km). Ironisnya, kala itu angku tan umum masih sangat terbatas. ”Saya kadang berjalan kaki sekitar satu jam menuju Kecamatan Rogojampi. Dari sana saya baru naik angkutan menuju kota Banyuwangi. Kadang saya harus menantang bahaya dengan menumpang truk-truk yang tengah melintas. Itu hanya demi berhemat,” ungkapnya. Lulus SMP, Subiyono melan-

jutkan pendidikan di SMAK Hik mah Mandala. Kendala saat mengenyam pendidikan di jenjang SMA tak beda jauh dengan kendala yang dihadapi semasa SMP. Namun, berkat kegigihan dan kemauan keras, Subiyono sukses menuntaskan pendidikan di SMA Katolik Hikmah Mandala tersebut. Lulus SMA, meski dihadang banyak keterbatasan, Subiyono bersikeras melanjutkan studi. Dia memutuskan kuliah di Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang. Di salah satu perguruan tinggi negeri yang cukup disegani di level nasional tersebut, Subiyono tidak hanya gigih menimba ilmu. Semasa kuliah, pria yang satu ini juga aktif berorganisasi. Lantaran banyak saudaranya yang ikut kuliah di Malang, Su biyono pun harus pandai berhemat. Kadang dia berbagi

makanan satu piring dengan saudara yang lain. Merantau memberinya banyak pelajaran hidup. ”Merantau dengan segala konsekuensinya adalah per juangan hidup yang tak akan terlupakan,” ujar alumnus SMAK Hikmah Mandala tahun 1969 tersebut. Kerja keras dan kegigihan itu belakangan berhasil mengantarkan Subiyono duduk di berbagai jabatan strategis di pe merintahan, di antaranya dipercaya menjabat kepala Perkebunan Jawa Timur. Kini Subiyono dipercaya menjadi Dirut PTPN X sekaligus ketua umum Ika tan Ahli Gula Indonesia (Ikagi). Di posisi itu, Subiyono juga tak lelah berinovasi. Berkat tangan dinginnya, PTPN X bisa terus menjadi market leader di industri gula nasional. PTPN X juga menjadi BUMN gula pertama yang serius menggarap

produk hilir tebu non-gula dengan cara mendirikan pabrik bioetanol berkapasitas 30 juta liter yang mulai beroperasi akhir tahun ini. Sementara itu, kepala SMAK Hikmah Mandala, Catur Wibawa mengatakan, kehadiran Subiyono bisa memberikan warna tersendiri bagi proses belajarmengajar di sekolah yang dia pimpin tersebut. “Cerita yang disampaikan menjadi inspirasi dan motivasi bagi para siswa,” paparnya. Sekadar tahu, kedatangan Subiyono ke SMAK Hikmah Mandala dilaksanakan dalam rangka Gerakan Direksi Mengajar yang merupakan instruksi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan. Gerakan Direksi Mengajar tersebut dilaksanakan dalam rang ka memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2013. (sgt/c1/bay)

Tidak Tahu Alamat Pemasok n TRANSAKSI... Sambungan dari Hal 29

Sekitar pukul 23.30, Isrowi menemui Ramdan yang masih tetangganya sendiri. “Keduanya bertemu di tepi jalan,” terang AKP Watiyo. Menurut Watiyo, tanpa sepengetahuan mereka, gerak-gerik kedua pemuda tersebut dipantau polisi. Sebab, sebelumnya, ada laporan dari warga bahwa Isrowi akan menjual pil koplo kepada Ramdan. “Atas laporan warga itu, gerak-gerik Isrowi terus dipantau petugas,” sebutnya. Sekitar pukul 23.30, polisi men dapati Isrowi menemui Ramdan. Saat itu Isrowi menyerahkan bungkusan kepada

AGUS BAIHAQI/RaBa

JARINGAN: Ramdan dan Isrowi diamankan di ruang tahanan polres.

temannya itu. Tidak mau kehilangan sasaran, saat itu mereka langsung digerebek. “Keduanya langsung kita bawa ke

polres,” katanya. Kepada petugas, Isrowi mengaku semua barang yang dibawa itu berasal dari Musleh.

Sa yang, dia mengaku tidak tahu alamat pasti orang yang mengiriminya dextro dan trex tersebut. “Saya hanya disuruh menjualkan,” dalih Isrowi. Sementara itu, Ramdan mengaku, saat ditangkap polisi itu dia sedang membeli trex dan dextro kepada Isrowi. Semua barang yang didapat dari temannya itu rencananya akan dijual lagi. “Saya baru kali ini membeli obat-obatan ini,” cetus Ramdan kepada polisi. Ramdan menyebut, pil trex yang dibeli itu rencananya akan dijual Rp 25 ribu per 10 butir. Dextro dijual seharga Rp 5.000 per paket berisi 15 butir. “Belum sempat dijual sudah ditangkap polisi ini,” katanya. (abi/c1/bay)

Korban Adalah Anak Yatim n KAKEK... Sambungan dari Hal 30

Selain itu, terdakwa juga bisa didenda maksimal Rp 300 juta. “Perbuatan terdakwa adalah melanggar Pasal 81 ayat 1 UU No. 23 Tahun 2002,” cetus Jaksa Elseus Salakory. Sebelum membacakan dakwaan, dalam persidangan yang dipimpin hakim Siyoto SH dengan anggota Afrizal Hadi SH dan Tenny Erma Suryathi SH itu, jaksa sempat membeber

kronologis dari perbuatan terdakwa terhadap korban. Dalam dakwaannya, terdakwa telah tiga kali mencabuli korban, yakni pada 7, 8, dan 9 Februari 2013. Aksi pertama dilakukan di rumah terdakwa. Aksi kedua dan ketiga dilakukan di Sungai Momon yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Saat pertama kejadian, korban sempat diberi uang Rp 10 ribu. Selanjutnya, siswi SD itu diberi uang Rp 5.000. “Terdakwa memberi uang korban agar korban tidak

bercerita kepada orang tuanya,” kata jaksa dalam dakwaannya. Menanggapi dakwaan JPU, penasihat hukum (PH) terdakwa H. Tomi Yudianto SH mengaku masih akan mempelajari materi dakwaan tersebut. Apalagi, kliennya mengaku tidak pernah memerkosa korban. “Selaput dara korban masih utuh,” sebutnya. Sidang perdana kasus pencabulan dengan korban masih di bawah umur itu menjadi perhatian warga. Apalagi, sejumlah ke luarga korban juga hadir

dalam persidangan tersebut. “Korban ini yatim, jadi warga banyak yang tidak terima,” cetus Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tembokrejo, Nyoman Andri, yang hadir di PN Banyuwangi kemarin. Nyoman menyebut, warga banyak yang tidak terima atas ulah terdakwa itu. Sebelum diamankan polisi, warga berniat menyerang rumah kakek tersebut. “Sebelum rumahnya diserbu warga, BPD menyerahkan terdakwa kepada polisi,” sebutnya. (abi/c1/bay)

Bobotnya 55 Kg saat Pertama Jadi Polisi n BERAT... Sambungan dari Hal 29

“Kalau disuruh lari, saya ampundeh!” cetusnya. Iskandar mengakui, memiliki tubuh gemuk sebetulnya tidak enak. Selain tidak bisa lari, baju dan celana di toko tidak ada yang cukup. Jadi, terpaksa harus menjahitkan sendiri. Bahkan, ikat pinggang

hanya tersedia di salah satu toko di Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. “Kalau beli ikat pinggang, harus ke Jajag,” sebutnya. Meski memiliki tubuh yang tidak lazim bagi anggota kepolisian, tapi Aiptu Iskandar tergolong masih cukup lincah. Setiap ada aksi demonstrasi di Kota Gandrung, pria paro baya itu selalu tampil menjadi negosiator. Tidak jarang sampai naik ke mobil

untuk menyampaikan imbauan. “Jadi negosiator ini sejak 2004 lalu,” katanya. Sebagai negosiator, Iskandar juga sering terjun ke lapangan untuk menemui para pendemo. Pria ini biasanya bertugas merayu para pendemo agar mau dialog dengan orang yang dituntut. “Saya hanya ingin membantu agar tujuan demo cepat tercapai dan segera bubar,” sebutnya. (c1/bay)

Seluruh lapisan masyarakat juga harus berperan aktif dalam memajukan daerah. “Karena itu, mari kita bersama bekerja keras memajukan Banyuwangi,” katanya. Anas menjelaskan, program I Love BWI (Banyuwangi) yang sudah dicanangkan beberapa waktu lalu, sangat relevan dengan semangat kebangkitan nasional. “Mencintai daerah dan tanah air akan mendorong optimalisasi potensi daerah, sehingga Banyuwangi akan semakin baik,” ujarnya.

Dikonfirmasi usai memimpin upacara, Anas mengaku Hari Kebangkitan Nasional akan direfleksikan dengan memperjuangkan sumber daya alam agar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada rakyat. “Bagi saya itu final. Wujudnya bagaimana, kita harus menunggu prosedur yang sesuai ketentuan,” pungkasnya. Sementara itu, peringatan Harkitnas juga ditandai dengan tabur bunga di dua Taman Makam Pahlawan (TMP) di Banyuwangi pagi kemarin. Tabur bunga pertama dilakukan di TMP Wisma Raga Satria di Jalan A. Yani. Pada saat bersamaan, tabur bunga juga dilakukan di TMP 0032 Pantai Boom, Banyuwangi. (sgt/c1/bay)

Buka Beasiswa untuk Guru n GURU... Sambungan dari Hal 30

“Sesuai dengan hasil re komendasi muskercab II, kami akan segera membentuk struktur kepengurusan di tingkat PAC di semua Kecamatan” ujarnya.

Sementara itu, Pergunu Situbondo juga menyiapkan sejumlah beasiswa bagi anggota Pergunu, dengan kategori ada seratus beasiswa untuk seratus orang di jenjang S1 dan lima puluh orang di tingkat S2. “Kami akan melaksanakan

program pemberian beasiswa untuk S1 sebanyak 100 guru atau ustad, dan S2 sebanyak 50 guru atau dosen atau kepala sekolah, khusus untuk anggota Pergunu,” jelas lelaki yang juga sekretaris Dewan Pendidikan Situbondo itu. (rri/c1/bay)

Segera Periksakan Jika Bermasalah n AJARI ANAK... Sambungan dari Hal 32

Dengan adanya kegiatan ini, tambahnya, diharapkan wali murid khususnya dapat memahami dan menumbuhkan keinginan dan motivasi pada anak untuk rajin menggosok gigi, minimal dua kali dalam satu hari. “Sehingga dengan demikian diharapkan kesehatan gigi anak dapat terjaga dan tidak ada lagi keluhan sakit pada gigi maupun gusi mereka,” kata drg. Umu.

Melalui pemeriksaan gigi ini dapat dijadikan contoh bagi murid play group tentang pentingnya ke sehatan gigi dan mulut. Jika mereka sudah membiasakan diri untuk rajin menggosok gigi, maka gigi mereka akan terlihat putih dan bersih.“Sebaliknya apabila malas menggosok gigi maka akan banyak kuman sehingga gigi akan mudah berlubang dan sering sakit gigi,” ujar Umu di hadapan para peserta. Umu menambahkan, peme-

riksaan gigi yang dilakukan ini adalah sebagai pemeriksaan awal saja. “Sedangkan untuk gigi murid yang bermasalah dan perlu segera mendapatkan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut dapat dilakukan di RS Al Huda Genteng,” pungkasnya.Untuk klinik Gigidi RS Al Huda sendiri memberikan layanan setiap hari kerja SeninSabtu pukul 07.00 s/d 14.00 WIB dan pukul 16.00 s/d 20.30 WIB, pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat hubungi (0333) 842033 ext 426. (*/als)

Surat Izin Ditarik Kembali n KEPALA... Sambungan dari Hal 40

Ketua Komisi I DPRD Situbondo, Syaifuil Bahri mengatakan, pihaknya sengaja memanggil kepala DPKD untuk melakukan dengar pendapat ini sehubungan pe nga duan sejumlah LSM yang menyoal terkait gagalnya ma na kib karena tidak ada izin penggu-

naan Stadion GMS. “Jadi, kita fasilitasi agar mereka bisa bertemu. Walaupun kita kecewa, karena dari pihak yang menyoal, ternyata tidak satu pun yang hadir. Jadi, kita hanya menanyakan hasil analisis Komisi I,” tegasnya. Kata Syaiful, kepala DPKD menegaskan bahwa penarikan kembali izin penggunaan Stadion GMS sebagai tempat pe-

ngajian itu murni persoalan teknis, yakni ada kegiatan pemeliharaan GMS. “Makanya surat izin itu terpaksa ditarik kembali,” terangnya. Komisi I mengaku sangat menyayangkan ke tidakhatihatian itu. Sebab, akibatnya bisa memunculkan keresahan. Itu juga akibat tidak adanya informasi yang cukup dari pemkab. (pri/c1/als)


40

Selasa 21 Mei 2013

Polisi Gagalkan Trafficking SITUBONDO - Polres Situbondo kembali berhasil menggagalkan dugaan percobaan perdagangan manusia (trafficking) yang dilakukan HM, 51, warga Desa Pekandangan, Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura, terhadap Indri Rizkiyana, 16, warga Desa Bayeman, Kecamatan Arjasa, Situbondo. Terbongkarnya kasus dugaan trafficking terhadap Rizki itu terjadi saat orang tua korban bernama Suliatun, 50, dihubungi Rizki lewat telepon. Dalam percakapan itu, korban menjelaskan bahwa dirinya akan dibawa ke Jember. Besoknya, dirinya akan dikirim ke Malaysia. Setelah menerima telepon dari putrinya, tanpa banyak pertimbangan, sang ibu

langsung melaporkan dugaan percobaan perdagangan manusia itu ke Mapolres Situbondo. “Kata anak saya, dia besok akan dikirim ke Malaysia,” kata ibu korban saat melapor kepada polisi. Begitu mendapat laporan pada Senin (13/5) lalu, petugas langsung melakukan pengecekan ke sejumlah tempat. Tidak disangka, terlapor HM dan korban sedang berada di salah satu hotel di Situbondo. Beruntung, belum sampai dikirim ke luar negeri, polisi berhasil meringkus terlapor. Guna penyelidikan lebih lanjut, terlapor dan korban langsung dimintai keterangan di Mapolres Situbondo. “Begitu ditemukan, korban dan terlapor langsung kita

amankan. Kami masih melakukan penyelidikan,” kata AKP Wahyudi, Kasubag Humas Polres Situbondo. Apabila HM terbukti melakukan perdagangan orang, kata Wahyudi, pihaknya akan menjerat pelaku dengan UU No. 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Wahyudi mengimbau seluruh masyarakat yang hendak bekerja, khususnya kerja ke luar kota atau ke luar negeri, harus berpikir matang. “Harus yang legal. Syukur kalau orang yang membawa keluar adalah orang yang dikenal,” pungkas AKP Wahyudi. (rri/c1/als)

Kepala DPKD di-Hearing DPRD Soal Penarikan Izin Pengajian Manakib SITUBONDO - Pemkab Situbondo didesak bersikap tidak pilih kasih dan wajib memberikan pelayanan kepada siapa pun yang ingin melakukan aktivitas, termasuk aktivitas keagamaan. Dugaan penggagalan secara masif dan sistematis pengajian manakib di Kapongan dan di Stadion Gelora Mohammad Sholeh (GMS) diharapkan menjadi

EDY SUPRIYONO/RaBa

HEARING: Kepala DPKD, Tri Cahya Ningsih (membelakangi kamera), di DPRD Situbondo siang kemarin.

kejadian terakhir. Itu adalah salah satu rekomendasi Komisi I DPRD Situbon-

do setelah melakukan dengar pendapat dengan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah

(DPKD), Tri Cahya Ningsih, siang kemarin (20/5). Pertemuan itu berlangsung sekitar satu jam di Ruang Gabungan Dua, DPRD Situbondo. S a y a n g , Ke p a l a D P K D, Tri Cahya Ningsih, enggan berkomentar saat diwawancarai koran ini usai pertemuan. “Sudah satukan saja ke Pak Syaiful (Ketua Komisi I; Syaiful Bahri). Saya tidak perlu komentar,” terang Tri Cahya seraya meninggalkan Jawa Pos Radar Banyuwangi n  Baca Kepala...Hal 39

Dapat Motivasi dari Presiden “Vaksin”

EDY SUPRIYONO/RaBa

DOKUMEN: Kasubag Teknis dan Hupmas KPU Situbondo, Zainuddin Anis, menunjukkan hasil verifikasi bacaleg tahap awal.

Belum Ada Perbaikan Berkas Bacaleg SITUBONDO - Batas akhir itu mengatakan, KPU sudah pengembalian berkas per- memberi kesempatan parpol baikan bakal calon legislatif memperbaiki atau meleng(caleg) ke Komisi Pemilihan kapi berkas yang kurang antara Umum (KPU) Situbondo tingtanggal 9-22 Mei. Dia gal dua hari lagi. Namun, berharap, sisa waktu hingga kemarin (20/5) dua hari ini benarbelum ada satu benar dimaksimalkan parpol pun yang parpol untuk benarmengembalikan. benar melengkapi Kasubag Teknis kekurangan berkas. dan Hubungan Par“Waktu tiga hari (tertisipasi Masyarakat hitung sejak kemarin). (Hupmas) KPU SiItu pun perlu diingat, tubondo, Zainuddin hanya sampai pukul Anis mengungkap16.00,” terangnya. kan, hanya Partai PEMILIHAN UMUM Nah, pada pukul 16.00 Kebangkitan Bangsa itu, lanjut dia, semua (PKB) yang sudah memasuk- berkas parpol sudah harus kan berkas perbaikan. “Na- sampai meja KPU. Selanjutnya, mun, itu pun masih kurang. KPU akan memverifikasi kemMasih ada yang perlu dileng- bali berkas-berkas perbaikan kapi,” terang Zainuddin ke- itu. Setelah itu, KPU akan mepada Jawa Pos Radar Banyu- nyusun dan menetapkan DCS wangi kemarin. (daftar caleg sementara). Pria yang akrab disapa Anis “DCS itu akan kita umumkan

2014

kepada khalayak ramai. Karena KPU memerlukan masukan atau tanggapan masyarakat terkait keberadaan caleg,” imbuh Anis. Pria berkacamata itu mengungkapkan, tahap awal verifikasi yang dilakukan KPU telah disampaikan kepada masing-masing partai pada tanggal 7-8 Mei lalu. KPU telah menyertakan cek list per caleg. Sehingga, parpol bisa mengetahui secara jelas apa kekurangan masing-masing bacaleg per dapil. “Hampir semua berkas parpol perlu diperbaiki. Kebanyakan parpol tidak menyertakan soft file foto. Padahal, itu salah satu persyaratan. Yang kedua, surat keterangan sehat jasmanai dan rohani. Banyak di antara mereka yang hanya memberikan surat kesehatan jasmani, dan sehat rohaninya belum,” ungkap Anis. (pri/c1/als)

SITUBONDO - Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Menteri BUMN Dahlan Iskan menugaskan sedikitnya 143 direktur perusahaan pelat merah mengajar di sejumlah daerah. Salah satu sekolah yang menjadi sasaran program Menteri BUMN tersebut adalah SMAN 1 Situbondo. Sekolah itu didatangi Direktur PT Bio Farma (Persero) Bandung, Drs Mahendra Suhardono. Dalam kunjungan itu, Mahendra memberikan berbagai macam motivasi kepada ratusan agar mereka terus belajar demi meraih cita-cita. “Memberikan motivasi kepada generasi muda ini sesuai program Menteri BUMN RI Dahlan Iskan. Menteri BUMN meminta semua direksi kembali ke daerah masing-masing. Para direksi itu diminta memberi motivasi dan inspirasi kepada generasi muda di daerahnya. Harapannya, para direksi dapat menumbahkan rasa nasionalisme yang tinggi dan rasa percaya diri di dada generasi muda di daerah,” beber Mahendra. Dijelaskan, salah satu keunggulan Indonesia adalah berhasil memproduksi vaksin. Bahkan, sejak 2000 lalu, produksi vaksin Indonesia tidak hanya mencukupi kebutuhan vaksin di dalam negeri. Namun, sudah diekspor ke sejumlah negara di dunia. “Hasil produksi

vaksin kita di PT Bio Farma berkualitas international,” terang Mahendra usai memberikan motivasi dan inspirasi kepada ratusan siswa. Saat ini Mahendra yang asli Kelurahan Dawuhan, Situbondo, itu menjadi Presiden Jaringan Produsen Vaksin Negara-Negara Berkembang (DCVMN) yang membawahi 14 negara. Dia mengaku senang bisa melihat sekolahnya lagi. “Tujuan utama program ini adalah menggali potensi para generasi muda di daerah” imbuh Mahendra.(rri/c1/als)

NUR HARIRI/RaBa

AKRAB: Mahendra Suhardono (tengah) saat memberikan motivasi kepada siswa SMAN 1 Situbondo kemarin.

Dokter PPDS Praktik Sore Hari Cara RS dr Abdoer Rahem Maksimalkan Pelayanan Masyarakat SITUBONDO - Kepercayaan publik yang kian tinggi untuk menjadikan RS dr Abdoer Rahem sebagai pusat rujukan medis di Kabupaten Situbondo terus diimbangi oleh para pengelolanya. Di antaranya adalah kian memaksimalkan layanan terhadap masyarakat. Karena itulah, bantuan dokter spesialis dari Kementrian Kesehatan RI melalui program pendidikan dokter spesialis (PPDS), dimanfaatkan untuk kian memaksimalkan akses masyarakat terhadap pelayanan pengobatan di RS dr Abdoer Rahem. Langkah yang ditempuh adalah memberikan ruang bagi para dokter spesialis itu untuk melakukan praktik di sore hari. “Tiap rumah sakit tidak sama langk ah memperlakukan para dokter PPDS tersebut. Kita memilih untuk memberikan ruang sore bagi mereka untuk memberikan pelayanan di ruang poli,” terang dr Tony Wahyudi, melalui Kabag Tata Usaha, Imam Hidayat. Dokter yang dikirim ke rumah sakit yang berada di Jalan Anggrek ini di antaranya adalah dokter spesialis anak, dokter spesialis bedah mulut, dokter gigi, dokter spesialis radiologi, dan dokter spesialis patologi klinik. “Sebelumnya juga ada dokter spesialis paru,” terang pria yang berdomisili di

EDY SUPRIYONO/RaBa

LAYANAN MAKSIMAL: Bantuan dokter spesialis dari Kementrian Kesehatan RI melalui PPDS dipraktikkan sore hari.

Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, tersebut. Dengan adanya praktik sore tersebut, kata Imam, maka akan kian memperpanjang waktu pelayanan ruang poli yang pada hari-hari efektif buka dari pukul 07.00 hingga pukul 13.00. Praktek sore dokter PPDS dimulai pukul 18.00 hingga pukul 21.00. Masyarakat cukup merespons positif adanya praktik sore dokter spesialis di ruang poli. Ini dibuktikan dengan cukup banyaknya pasien yang dating untuk berobat. Padahal, praktik sore dokter spesialis di RS dr Abdoer Rahem ini hingga kini juga belum tersosialisi dengan maksimal. “Untuk masalah biaya, menyesuaikan dengan tarif yang sudah disepakati dengan para dokter tersebut. Jadi dengan adanya praktik

sore ini, pasien yang tidak tercover poli pagi, bisa tercover,” ungkap Imam. Diungkapkan, para dokter tersebut tidak akan selamanya berada di Situbondo. Mereka akan bertugas melalui program PPDS selama enam bulan. Setelah itu mereka akan meninggalkan kota ini untuk digantikan dokter yang lain. “Kita akan meminta dokter spesialis sesuai dengan kebutuhan rumah sakit,” imbuh Imam. Bapak empat anak ini mengungkapkan, RS dr Abdoer Rahem mendapat bantuan dokter spesialis melalui PPDS dari Kementerian Kesehatan RI karena masih tercatat sebagai daerah terpencil atau tertinggal. Dia sangat berharap, program ini benarbenar mampu memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat. (pri/adv/als)


Radar Banyuwangi 21 Mei 2013  

Radar Banyuwangi

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you