Page 1

SABTU 20 JULI

TAHUN 2013

33

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

Kantor PDAU Mangkrak

LEGISLATIF

AGUS BAIHAQI/RaBa

KECEWA: Samsudin sempat kecewa karena tidak bisa bertemu anggota Komisi 1 DPRD

Ingin Wadul, Kantor DPRD Melompong BANYUWANGI - Anggota DPRD Banyuwangi yang suka melakukan kunjungan kerja ke luar daerah secara bersama-sama akhirnya dirasakan dampaknya oleh warga. Seperti yang dialami Samsudin, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo. Lelaki tersebut terpaksa harus pulang dengan tangan hampa karena niatnya wadul ke wakil rakyat tidak kesampaian. Garagaranya, tak satu pun anggota Komisi I yang muncul di gedung DPRD kemarin (19/7). Samsudin datang ke DPRD untuk menanyakan pengajuan hearing yang disampaikan warga desanya terkait pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades). “Saya jauh-jauh dari Sidorejo ke Banyuwangi naik motor ingin bertemu anggota Komisi 1 DPRD. Tetapi, tidak ada satu pun yang datang,” ujarnya. Samsudin mengaku sudah datang ke DPRD 9 Juli 2013 lalu. Ketika itu, dia mengajukan permohonan hearing terkait calon kepala desa yang ditolak panitia pilkades karena dianggap terlambat sekitar lima menit. “Kami anggap penolakan panitia bernuansa politik. Kami ingin selesaikan di DPRD,” kata mantan Kades Sidorejo dan Karetan, Kecamatan Purwoharjo, itu n  Baca Ingin...Hal 43

BAGAIMANA INI...

GALIH COKRO/RaBa

RAPUH: Kondisi salah satu sudut kantor PDAU Blambangan di Jalan Ikan Cakalang, Banyuwangi, kemarin.

BANYUWANGI - Kondisi kantor Perusahaan Daerah Aneka Us aha (PDAU) Blambangan kini sangat memprihatinkan. Kantor yang berada di Ja lan Cakalang, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ba nyuwangi, itu rusak. Bahkan, gedung bekas kantor Radio Khusus Pemerintah Daerah (RKPD) itu nyaris ambruk. Plafon di kantor tersebut sudah banyak yang jebol dan bolong. Gentingnya juga banyak yang melorot dan ambles karena kayu usuk dan reng bangunan tersebut sudah rapuh. “Hati-hati kayu plafon sudah rapuh, sehingga bisa ambrol,” terang Syahrir, 46, salah satu karyawan PDAU. Kantor PDAU sebenarnya sudah tidak layak bila disebut kantor. Hampir semua bagian bangunannya rusak. Bangunan tersebut lebih pas disebut gedung tua. Padahal, usaha di kan tor tersebut dipacu agar men datangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemkab Banyuwangi. “Kalau hujan, kantor ini banjir,” sebut karyawan yang sudah bekerja di PDAU sejak 1984 lalu itu. Di ruang resepsionis, ruang percetakan, dan ruang pemotongan, atapnya sudah bolong dan gentingnya pecah. Di tempat tersebut banyak

Usaha kita ini tinggal kebun kelapa dan percetakan. Itu hasilnya tidak banyak. Wisma Blambangan berhenti sementara karena diperbaiki, dan dulu ada kebun kopi di Kalibaru, kini sudah dikuasai rakyat.” IR. KUSUMA Plt Direktur PDAU Blambangan

di sediakan ember yang digunakan penampung air bila hujan. “Kalau ada angin besar dan gempa, semua karyawan lari karena takut tertimpa bangunan,” kata Syahrir. Kondisi yang menyedihkan bukan hanya itu. Puluhan karyawan yang bekerja di perusahaan milik Pemkab Banyuwangi itu ternyata hingga kini belum menerima gaji. “Pembayaran gaji sering telat. Bulan Juli 2013 ini sampai sekarang belum ada yang dibayar,” cetus Wahyudi, 54, salah satu karyawan PDAU n  Baca Kantor...Hal 43

Sediakan 21 Bus Gratis ke Banyuwangi Pemprov Jatim Anggarkan Rp 1,9 M

SIGIT HARIYADI/RaBa

BIKIN KUMUH: Orgil berteduh di teras sebuah rumah di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Banyuwangi, kemarin.

Dirazia masih Tetap Bermunculan BANYUWANGI - Orang gila (orgil) yang berkeliaran di tempat umum kembali marak di pusat Kota Banyuwangi. Razia “bersih-bersih” wilayah yang dilakukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) seolah hanya “manjur” menghilangkan pemandangan kurang sedap tersebut dalam tempo satu atau dua hari. Terbukti, beberapa hari berselang pasca razia yang dilakukan petugas penegak peraturan daerah (perda) tersebut, kini orgil kembali mudah dijumpai di sejumlah titik di kawasan Kota Gandrung. Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (19/7), sedikitnya tiga orgil berkeliaran di seputar Kecamatan Banyuwangi. Satu orgil berjalan menyusuri Jalan Basuki Rahmat, satu orgil lain duduk lesehan di kawasan simpang tiga Jalan Surati, dan satu orgil mondar-mandir di sekitar perempatan Taman Blambangan, Banyuwangi. Bagaimana ini? (sgt/c1/bay)

BANYUWANGI - Tingkat kerawanan kecelakaan lalu-lintas bagi para pemudik yang menggunakan sepeda motor coba ditekan Pemerintah P rov i n s i ( Pe m prov) Jatim. Kabar baiknya, kebijakan itu menyentuh warga Banyuwangi yang bekerja di ibu kota provinsi paling ti mur Pulau Jawa tersebut. Pasalnya, pada masa angkutan Lebaran tahun ini Pemprov Jatim menyediakan bus angkutan mudik gratis Surabaya-Banyuwangi dan sebaliknya. Tidak tanggung-tanggung, jumlah bus yang diterjunkan untuk melayani penumpang mudik dan balik Lebaran gratis itu mencapai 21 unit. Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jatim, Irwan Setiawan mengatakan, pemprov dan DPRD Jatim telah menyepakati anggaran untuk pelaksanaan angkutan mudik Lebaran dalam tahun anggaran 2013 n  Baca Sediakan...Hal 43

Free Naik Kapal ke Sumenep SEMENTARA itu, Administrator Pelabuhan (Adpel) Tanjung Wangi, Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kem bali akan menyediakan satu unit kapal khusus yang akan melayani penye berangan Banyuwangi-Sumenep, Madura, pulang-pergi (PP) secara free

alias gratis. Penyeberangan tersebut dijadwalkan dimulai dari Pelabuhan Tanjung Wangi pada Sabtu pekan depan (3/8). Kapal bantuan Pemprov Jawa Timur itu akan beroperasi setiap hari dari Banyuwangi menuju Sumenep. “Kapalnya hanya satu,

jadi ya harus gantian berangkatnya,” cetus kepala Syahbandar Tanjung Wangi, Sri Sukesi, kemarin (19/7). Kapal hasil bantuan dari gubernur itu, terang Sukesi, hanya akan melayani penumpang selama Idul Fitri n  Baca Free...Hal 43

Mengunjungi Pentas Seni Eks RKPD Banyuwangi

Dulu Tempat Kumpul Seniman, Kini Penuh Rumput Liar Pada era 1990-an pentas seni di Jalan Cakalang, Kelurahan Kepatihan, menjadi pusat kegiatan para seniman di Banyuwangi. Seniman dan budayawan kerap menggelar pementasan seni daerah di tempat tersebut. Bagaimana kondisinya kini? AGUS BAIHAQI, Banyuwangi PENTAS seni di Jalan Cakalang ini termasuk berada di pusat Kota Gandrung. Tempat persis di belakang Kantor Pegadaian atau berjarak sekitar 200 meter ke arah timur dari Taman Blambangan, Banyuwangi.

http://www.radarbanyuwangi.co.id

BAYU SAKSONO/RaBa

ANTAR-PULAU: Kawasan Pelabuhan Tanjung Wangi di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.

Tempat pementasan seni tersebut sekarang diapit kantor Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) dan Ma polsek Banyuwangi. Kantor PDAU itu dulu adalah kantor Radio Khusus Pemerintah Daerah (RKPD) Banyuwangi. “Pentas seni itu dulu tempat kegiatan RKPD,” cetus salah satu mantan penyiar RKPD Banyuwangi, Andra Edi Riyanto. Pentas seni panggung dekat RKPD itu biasanya dilaksanakan setiap Sabtu malam. Setiap digelar pertunjukan, tidak sedikit warga yang datang menghabiskan malam di sana. “Pentas seni termasuk program RKPD, dan banyak dikunjungi warga,” katanya. Pentas seni di tempat itu juga menjadi ajang pertemuan para seniman dan budayawan Banyuwangi n  Baca Dulu...Hal 43

Pemprov Jatim sediakan 21 bus mudik gratis ke Banyuwangi Semakin banyak yang gratisan jelang pilgub

Ingin wadul ke wakil rakyat, gedung DPRD malah melompong Ganti wadulkan saja ke rakyat, bahwa wakilnya sering tidak ngantor E.S

.

BAYU SAKSONO/RaBa

TERBUKA: Pentas Seni eks RKPD di sebelah barat Mapolsek Banyuwangi. email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


34

Sabtu 20 Juli 2013

Bongkar Baliho Kedaluwarsa GENTENG - Menjelang Leba ran, baliho tak berizin di Banyuwangi perlu diwaspadai. Sebab, baliho dan reklame biasanya dipasang di sembarang tempat. Tentu kondisi tersebut menimbulkan kesan kotor. Dengan kondisi seperti itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP harus ekstra waspada. Petugas penegak perda jangan sampai te bang pilih jika ada baliho ilegal. Setidaknya hal itu yang se-

dang dilakukan Satpol PP Genteng. Sejumlah baliho yang dipasang di perempatan PDS Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, dibongkar paksa kemarin. Petugas tegas lantaran kondisi baliho itu sudah rusak. Selain itu, masa izin baliho milik Perum Permata Residence tersebut juga sudah kedaluwarsa. ‘’Izinnya yang sudah habis langsung kami copot,” ungkap Rusmiyadi, pemimpin pembongkaran baliho, kemarin.

Menurut dia, baliho yang sudah berizin bakal tetap dicopot jika baliho tersebut sudah rusak atau sobek-sobek. Sebab, hal itu mengganggu pemandangan. ‘’Kita akan copot paksa baliho yang sudah kedaluwarsa,” janjinya. Sementara itu, seiring pemasangan baliho yang sudah rusak tersebut, Satpol PP juga menggeser baliho milik Pemkab Banyuwangi. Sebagian bangkai baliho diberikan kepada warga setempat. (ton/c1/aif)

Trotoar Ubin Diganti Keramik

ALI NURFATONI/RaBa

IZIN HABIS: Petugas Satpol PP membongkar baliho di perempatan PDS Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, kemarin.

Patroli Malam Dapat Pengecer Togel ROGOJAMPI - Patroli malam yang dilakukan aparat Polsek Rogojampi berhasil menangkap seorang penjual togel bernama Sutrisno, warga Dusun Krajan, Desa Lemahbangdewo, Keca mata Rogojampi, kemarin malam. Lelaki berusia 44 tahun tersebut ditangkap polisi usai melayani seorang pembeli di rumahnya. Dari tersangka, petugas mengamankan sebuah HP berisi daftar nomor togel. Kapolsek Rogojampi Kompol Bagio SP mengatakan, penangkapan pelaku itu bermula dari laporan warga kepada petugas patroli yang sedang berkeliling. Kepada polisi, warga tersebut mengatakan, malam itu pelaku sedang melayani pembeli nomor togel. “Laporan tersebut langsung kita tindak lanjuti dengan mendatangi rumah tersangka,” katanya. Saat polisi tiba di tempat kejadian perkara (TKP), polisi hanya menemukan pelaku seorang diri. Meski demikian, petugas tetap melakukan penggeledahan termasuk me me-

BANYUWANGI - Perbaikan tro toar di sejumlah jalan di Kota Gandrung dikritisi anggota DPRD Banyuwangi, HM. Hidayat. Sekretaris Komisi IV DPRD itu menganggap, sebagian trotoar yang masih kuat dan bagus sebaiknya dipertahankan. “Katanya harus menghemat anggaran, tapi trotoar masih bagus banyak yang di bongkar dan diganti,” ujar HM Hidayat kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (19/7). Hidayat menyebut, perbaikan

trotoar di depan kantor Polisi Jalan Raya (PJR) di Jalan Adi Sucipto, sebenarnya masih belum diperlukan. Sebab, kondisi trotoar di kawasan itu masih bagus. “Trotoar masih bagus kok dibongkar,” kata Hidayat. Trotoar yang masih bagus dan dibongkar, sebut dia, juga terlihat di sejumlah titik lain. Ironisnya, trotoar yang baru kualitasnya tidak se bagus trotoar yang lama. Karena itu, dia menyesalkan per baikan trotoar hanya dila kukan di sejumlah jalur di

pusat kota. Padahal Kabupaten Banyuwangi itu, sebut dia, bukan hanya di pusat kota. “Pembangunan trotoar kok terpusat di kota. Trotoar di Banyuwangi Selatan mbok dipikir, karena sering banjir,” ujarnya. Sementara itu, Kepala DKP Ba nyuwangi, Arif Setyawan saat dikonfirmasi menyebut trotoar yang diganti ini untuk mempercantik wajah kota. Trotoar berbahan ubin yang sudah ada, sebut dia, dianggap sudah tidak layak n  Baca Trotoar...Hal 43

P POLITEKNIK NEGERI BANYUWANGI Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi Bagi Mahasiswa Baru Jalur PMDK , UMPN , dan Mandiri Tanggal 20 Juli 2013 s/d 24 Juli 2013 PERSYARATAN ; 1 . Mengisi formulir Pendaftaran 2 . Foto berwarna Ukuran 3x4 sebanyak 3 lembar. 3 . Foto Copy Kartu tanda siswa ( KTS ) . 4 . Foto copy Raport Semester 1 – 5 yang dilegalisir. 5 . Surat Keterangan Peringkat Siswa Di kelas dan Bukti pendukung prestasi lain di bidang Ko – Kurikuler dan Extrakulikuler 6 . Foto copy Kartu Keluarga . 7 . Foto copy rekening listrik bulan terakhir dan bukti pembayaran PBB orang tua. 8 . Lulusan Thn 2013. 9 . Usia Max 21 thn. ABDUL AZIZ/RaBa

LANGSUNG DITAHAN: Sutrisno saat menjalani penyidikan di Mapolsek Rogojampi kemarin.

riksa isi HP Sutrisno. Saat memeriksa HP tersebut, polisi menemukan SMS berisi

transaksi nomor togel. “Berdasar temuan tersebut, pelaku dan barang bukti akhirnya kami

bawa ke polsek. Sampai sekarang masih proses penyidikan,” tandasnnya. (azi/c1/aif)

SEKRETARIAT: Jl. Raya Jember KM. 13 Desa Labanasem, Kecamatan Kabat Banyuwangi. Telp/Fax: 0333-636780

AGENDA KOTA

Cak Dikin di Muncar HADIRILAH acara buka bersama, santunan yatim piatu, dan Safari Ramadan di terminal Muncar Sabtu (20/7) sore ini . Acara yg diprakarsai caleg demokrat dapil III, Sri Utami Faktuningsih nomor urut 4 itu menghadirkan Achmad Wahyudi dan Cak Dikin. (*)

Gerindra Gelar Buka Puasa PARTAI Gerindra Banyuwangi menggelar acara buka puasa bersama dan santunan duafa Minggu besok (21/7). Acara yang digelar di Kantor DPC Partai Gerindra Kab Banyuwangi Jl Agus Salim no 126 A Banyuwangi itu dimulai pukul 15.00. Sebagai pembicara adalah Kyai Sunandi Zubaidi, S,Pdi M.Pdi (Ketua Lembaga Bathsul Masail PCNU Kab. BanyuwangiWakil Ketua MMPP Kab Banyuwangi). (*)

Kirim tulisan Anda ke alamat di bawah ini: OPINI DAN REMBUGAN Naskah Opini panjang tulisan sekitar 850 kata. Sedangkan Rembugan maksimal 250 kata. Kirim ke artikelradarbwi@gmail.com. Sertakan nama dan identitas penulis. Naskah yang sudah dua minggu berada di redaksi dan tidak termuat otomatis dianggap kembali ke pengirim.

SUARA PEMBACA Tulis permasalahan yang Anda hadapi terkait layanan publik. Baik terhadap intansi swasta maupun pemerintah. Sertakan alamat yang lengkap disertai fotokopi identitas dan nomor telepon Anda. Kirim ke artikelradarbwi@gmail.com

Atau kirim langsung ke kantor Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Biro Genteng: Jalan Raya Jember 47 Genteng, Biro Situbondo: Jalan Wijaya Kusuma 60 Situbondo.

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti. Administrasi PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo. com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


35

Sabtu 20 Juli 2013

Ripai: Satu Hotel Langgar Aturan Satpol PP Razia Puluhan Hotel ALI NURFATONI/RaBa

MENYESAL: (dari kiri) Bambang Kastubi, Trimo Budiawan, dan Marzuki, di Mapolsek Muncar kemarin.

Sindikat Pencuri Besi Sumberyala Tertangkap MUNCAR - Rangkaian besi cor tiang bangunan milik PT Sumberyala Samudra setahun lalu hilang. Aksi pencurian yang terjadi di sebuah gudang tambak udang Gumuk Kantong, Dusun Palurejo, Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, itu baru terungkap kemarin. Sementara polisi berhasil menangkap tiga pelaku. Mereka adalah Trimo Budiawan, 32, Marzuki, 31, dan Bambang Kastubi, 33. Ketiga pencuri tersebut ditangkap di tempat-tempat terpisah Kamis siang lalu (18/7).

Para pelaku terbagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama, yaitu Trimo Budiawan bersama tiga rekannya berinisial HA, WS, dan MM. Ketiga orang itu belum ditangkap dan masih dalam pengejaran petugas. Trimo Budiawan mengaku hanya sekali beraksi, yaitu pada malam hari. Saat itu, dirinya bersama temantemannya berhasil mencuri satu lonjor besi sepanjang 12 meter. “Saya cuma sekali mengambil besi itu,” aku Trimo kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin.

Dia menyatakan tidak ikut beraksi seperti yang dilakukan temantemannya. Dia juga tidak mengetahui besi tersebut dijual kepada siapa dan di mana. “Yang jual bukan saya. Saya cuma diberi uangnya,” kata pria yang pernah bekerja di PT Sumberyala Samudra itu. Komplotan kedua adalah Bambang Kastubi dan kawan-kawan. Dalam komplotan itu ada nama Marzuki. Para penjahat tersebut sekali beraksi berhasil mengembat satu lonjor besi n Baca Sindikat...Hal 43

GLENMORE - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi menggelar operasi di sejumlah hotel dan losmen di Banyuwangi Selatan. Razia tersebut diduga bocor. Sebab, petugas penegak perda itu hanya berhasil memergoki satu pasangan mesum, tepatnya di Hotel Minak Jinggo, Kecamatan Glenmore. Ada puluhan hotel yang dirazia dalam rangka menjaga ketertiban umum selama Ramadan itu. Hotel yang disisir, antara lain Hotel Mangir, Rogojampi, Srono Indah, Baru Indah Jajag, Widodo Jajag, Duta Jajag, Surya Jajag, dan Lestari Jajag. Selain itu, Satpol PP juga mengecek sejumlah hotel di Kecamatan Genteng, yaitu AJM Genteng, Nusantara, Ramayana, dan Asri. Sebuah losmen di Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, juga tidak luput dari pengintaian petugas. Di wilayah Kecamatan Glenmore, ada dua hotel yang dirazia. Selain Hotel

Hotel yang Dirazia

Hotel Minak Jinggo, Glenmore Hotel Mangir, Rogojampi Hotel Srono Indah Hotel Baru Indah Jajag No. Hotel Widodo Jajag Hotel Duta Jajag Hotel Surya Jajag Hotel Lestari Jajag Hotel AJM Genteng Hotel Nusantara Hotel Ramayana Hotel Asri Losmen di Desa Gendoh

666

ZAKARIA/RaBa

Minak Jinggo, Satpol PP juga mengecek satu per satu kamar di Hotel Glenmore. Kasi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Banyuwangi, Ripai mengatakan, mayoritas hotel mematuhi peraturan

sesuai surat edaran bupati Banyuwangi tentang ketertiban umum. ‘’Isinya, semua hotel dan tempat kos dilarang menerima tamu selain muhrim dan tanpa identitas,” kata Ripai. Meski begitu, ternyata masih ada hotel yang tidak mematuhi surat edaran tersebut. Pihaknya menemukan satu pasangan mesum yang sedang ngamar di hotel di Kecamatan Glenmore. ‘’Itu jelas pelanggaran,” tegasnya. Dia berjanji operasi tersebut akan terus dilakukan selama Ramadan. Mengenai jadwal, pihaknya enggan membeber kepada publik. “Waktu operasi kita rahasiakan. Kita minta semua hotel dan tempat penginapan lain mematuhi aturan. Jika tidak, nanti akan diberi sanksi,” ancamnya. Sementara itu, satu pasangan mesum yang tepergok berduaan di salah satu kamar tersebut dibawa petugas ke kantor Satpol PP Banyuwangi. Kedua pasangan yang diduga selingkuh yang namanya dirahasiakan itu diminta petugas menulis surat pernyataan tidak mengulangi lagi di kemudian hari. (ton/c1/aif )

Tekan Bahaya Kebakaran, PMK Terus Sosialisasi BANYUWANGI - Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Banyuwangi melalui pemadam kebakaran (PMK) terus sosialisasi norma standar prosedur manual pencegahan bahaya kebakaran. Sosialisasi ini disampaikan ketika ada permintaan kunjungan dari berbagai sekolah maupun instansi yang mengunjungi DKP. Koordinator PMK Banyuwangi, M. Sugeng Widjaja menjelaskan, kebakaran merupakan salah satu peristiwa yang memiliki penyebab untuk dapat mencegah maupun menanggulangi terjadinya kebakaran. Untuk itu, biasanya PMK terlebih dahulu akan memberikan pemahaman tentang bagaimana kebakaran itu terjadi   dengan mengetahui unsur

pembentuk kebakaran, penyebab kebakaran, macam kebakaran dan faktor-faktor terjadinya kebakaran. “Sebenarnya sosialisasi penanggulangan kebakaran kepada masyarakat maupun instansi merupakan salah satu pencegahan dan penanganan musibah kebakaran yang sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan berstandar internasional,” jelas Sugeng kemarin. Dijelaskan, sebuah instansi biasanya memiliki norma standar prosedur dalam pencapaian suatu kondisi zero accident atau musibah kebakaran. Nah untuk mencapai zero accident ini diperlukan usaha yang terkoordinasi secara sinergis oleh

semua sistem yang terlibat. “Salah satunya dengan mengoptimalkan budaya safety kepada seluruh karyawan perusahaan,   satuan kerja perangkat daerah maupun masyarakat pada umumnya,” papar Sugeng. Sekadar tahu, wilayah  selatan Banyuwangi rupanya masih mendominasi kasus kebakaran.  Hal ini tercatat dari  sejumlah kasus kebakaran selama  tahun 2012 dan 2013.  Data dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Banyuwangi, selama tahun 2012 PMK menangani 22 kali kejadian kebakaran  di Banyuwangi selatan.  Selama tahun 2012 Pemadam  Kebakaran (PMK) pada Dinas Kebersihan  dan Pertamanan (DKP)  Banyuwangi ber-

hasil menangani 22 kali kejadian Genteng dan Gambiran. Rata-rata kasus yang menimpa adalah faktor arus  pendek atau korsleting. Seperti, saat memasak  kompor gas ditinggal begitu  saja sehingga terjadilah kebakaran.  Sugeng menjelaskan, di tahun  2012 kasus kebakaran mengakibatkan kerugian sebesar Rp 117 miliar. Angka ini tentunya sangat besar. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar masyarakat lebih berhati-hati. “Di tahun 2013 ini, angka kasus kebakaran  masih minim, yaitu 15 kasus. Untuk itu jika masyarakat ada pengaduan silakan hubungi saya di 081336596134. Insya-Allah 24 jam kami siap membantu Anda,” tegas Sugeng. (adv/aif)

Kapolres Sidak Pospam Lebaran GAMBIRAN - Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi tampaknya benar-benar perhatian terhadap pengamanan lalu lintas selama mudik Lebaran. Sebagai langkah antisipasi atas membeludaknya kendaraan menjelang dan pasca Lebaran, Kapolres didampingi Kabag Ops Kompol Sudjarwo dan Kasatlantas AKP Irawan Wicaksono SIK mengunjungi Pos Pengamanan (Pospam) Jajag, Kecamatan Gambiran, kemarin. Selain mengecek lokasi Pospam Lebaran di depan Terminal Jajag, kapolres juga menyempatkan diri melakukan dialog

dengan para anak buahnya dan sopir angkot. Perwira polisi dengan dua mawar di pundak itu blusukan ke tengah Pasar Jajag untuk sekadar menyapa para pedagang. Kapolsek Gambiran AKP Ibnu Mas’ud mengatakan, kunjungan kapolres kemarin untuk mengecek persiapan di Pospam Lebaran, Jajag. “Beliau ingin mengecek kesiapan kita, supaya kita mempersiapkan secara matang,” tandasnya. Kapolres Nanang Masbudi menyatakan siap mengamankan arus mudik dan balik Lebaran. Selain menyiapkan pospam,

ABDUL AZIZ/RaBa

PERSIAPAN LEBARAN: Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi dan jajarannya saat sidak pengamanan jelang Lebaran di Pasar Jajag kemarin.

pihaknya juga menempatkan personel di titik-titik rawan kejahatan. Beberapa tempat vital dan toko emas juga mendapat pengamanan. “Semua demi kenyamanan dan keamanan masyarakat. Kita juga dirikan Masjid Bintang di titik-titik tertentu untuk kenyamanan pemudik,’’ tegas Kapolres Nanang. Sementara itu, Kasatlantas

AKP Irawan Wicaksono menambahkan, terkait pengamanan Lebaran, pihaknya sudah memetakan titik-titik rawan kecelakaan, rawan longsor, pasar tumpah, dan rawan macet. ”Persiapan pengamanan terus kita matangkan, termasuk mendirikan pospam ke Ketapang dan tempat lain,’’ tegas Irawan. (azi/aif)

DOK/RaBa

MENANTANG MAUT: Petugas PMK selalu siap siaga di saat kebakaran terjadi.

Mengonsumsi Alkohol Dapat Menimbulkan Kanker Kerongkongan ANDA yang suka mengonsumsi alcohol, berhati-hatilah dengan rongga mulut Anda, tenggorokan Anda, dan lambung Anda. Sebagaimana halnya tembakau pada perokok, alkohol memberikan efek sinergis yang menyebabkan terjadinya banyak kerusakan dalam tubuh. Rongga mulut dan kerongkongan yang terkena aliran alkohol secara terusmenerus akan mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat. Mengonsumsi alkohol secara kronis akan merusak kelenjar ludah, sehingga akan mengurangi produksi air liur. Ini bisa menyebabkan terjadinya peradangan pada lidah dan mulut, meningkatkan kejadian radang gusi dan gigi keropos, dan meningkatkan risiko terjadinya gangguan pergerakan pada kerongkongan. Konsumsi alkohol yang berlebihan dan terusmenerus bahkan bisa menyebabkan terjadinya kanker mulut, kanker kerongkongan, per darahan saluran cerna, dan gas tritis alias radang lambung. Konsumsi alkohol dapat meningkatkan radikal bebas dalam tubuh. Padahal radikal bebas ini dapat merusak DNA, protein, dan membran sel. Hal ini disebabkan oleh kandungan karsinogen atau prokarsinogen yang banyak terdapat dalam alkohol, termasuk kontaminan dari nitrosamin dan uretan selain etanol. Dalam tubuh, etanol dimetabolisme oleh alkohol-dehidrogenase dan oleh sitokrom P450 menjadi asetaldehid yang bersifat karsinogen. Alkohol dehidrogenase mengoksidasi etanol menjadi asetaldehid yang sitotoksik dan menghasilkan radikal bebas serta basa DNA hidroksilasi. Prof. Dr. Agus Bagiada, guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, memaparkan bahwa alkohol akan dimetabolisme di dalam hati dan dipecah menjadi produk-produk sampingan yang berbahaya, seperti asetaldehid dan radikal bebas. Asetaldehid sangat beracun bagi hati dan dapat merusak hati secara perlahan hingga ke tahap sirosis (pembentukan jaringat

parut pada hati). Dan ini bahkan dapat menimbulkan kanker hati. Apa yang harus dilakukan untuk mencegahnya? Tentu saja menghindari faktor risikonya. Selain itu, memperbanyak konsumsi antioksidan, seperti xanthone, yang terdapat dalam kulit buah manggis. Peneliti luar negeri, seperti Martin (1980), Kanchanapoom (1998), Nakasone (1998), Paul (1998), Nakatani (2002), dan Matsumo ( 2003) melaporkan bahwa 10 mikron/ml alfa-mangostin (turunan xanthone) yang diisolasi dari kulit buah manggis mampu menghambat sel leukimia HL-60 pada manusia, dan garcinone E (juga derivat xanthone) efektif untuk menghambat kanker hati, kanker lambung, kanker paru, dan beberapa kanker lainnya. Khasiatnya bahkan jauh lebih efektif bila dibandingkan dengan obat kanker seperti flauraucil, cisplatin, vincristin, metoho trexete, dan mitoxiantrone. Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang khasiat kulit manggis tersebut bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia se-Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda,dalambentukkapsul.NamanyaGarcia,bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang dikandungnya. Bila ingin tahu lebih banyak tentang ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi telepon bebas pulsa kami di 08001401430, email info@manggisgarcia.com, atau website www. manggisgarcia.com. .Produk ini bisa didapatkan di Apotek dan toko obat terkemuka di kota anda atau segera Banyuwangi : 0333-7703239 & 081336445358


36

Imsyak 04.07

Sabtu 20 Juli 2013

Subuh 04.17

Duhur 11.30

Ashar 14.51

Maghrib 17.22

ANDA punya tulisan terkait Ramadan? Jangan biarkan mengendap di komputer Anda. Kirim ke radarbwi@gmail. com. Jangan lupa sertakan pas foto. Tulisan yang dimuat akan mendapat souvenir berupa Alquran terjemah dari Yayasan Dana Sosial al-Falah (YDSF) Banyuwangi. Bagi penulis yang artikelnya sudah dimuat, silakan ambil souvenir di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi, Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi (tiap jam kerja). Jangan lupa membawa identitas diri dan bukti koran.

Isyak 18.35

SUMBER: BADAN HISAB RUKYAT (BHR) BANYUWANGI

Hikmah ramadan

Ramadan, Tombone Ati Ramadan merupakan bulan yang penuh hikmah dan bertabur pahala. Ramadan adalah momentum yang paling tepat bagi seorang hamba dalam rangka taqarrub illallah. Karena di dalam bulan suci ini seluruh amal ibadah akan dilipat gandakan oleh Allah Swt. Dan hanya Ia-lah yang tahu rahasia pahala hamba-Nya yang menjalankan amal ibadah pada bulan Ramadan. Banyak hikmah dan manfaat ketika kita menjalankan ibadah puasa dan menjalankan ibadah yang lain ketika bulan Ramadan. Kita tentu tahu lirik syair berbahasa jawa yang di ambil dari intisari haditshadits Rasulullah Saw, yaitu “Tombo ati iku limo sakwernane, kaping pisan moco qur’an sak ma’nane, kaping pindho salat wengi lakonono, kaping telu wong kang sholeh kumpulono, kaping papat kudu weteng ingkang luwe, kaping limo dzikir wengi ingkang suwe, salah sawijine sopo biso ngelakoni, insya Allah gusti

OLEH: Bahrul Anam Al-Balaqie Allah nyembadani”. Dalam lirik syair tersebut, kita tahu bahwa pada bagian yang keempat, puasa menjadi tombo ati atau obatnya hati bagi orang mukmin yang menjalankan ibadah tersebut. Di samping sebagai salah satu alternatif kesehatan di dunia medis. Ibadah puasa di samping bisa menentramkan hati juaga bisa dijadikan sebagai perisai api neraka dari tubuh orang yang menjalankanya. Hal ini sesuai dengan hadits rasulullah yang disampaikan oleh jabir ra yang berbunyi

BANYUWANGI

:”Allah berfirman, puasa adalah perisai yang digunakan untuk menyelamatkan dirinya dari api neraka, Ia milik-Ku dan Aku yang akan membalasnya”. Di lain sisi, banyak umat muslim yang menjalankan ibadah puasa akan tetapi hanya mendapatkan lapar dan dahaga seperti dalam hadits yang diriwayatkan An-Nasa’i dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah. Bahwasanya, Rasulullah Saw bersabda, “Betapa banyak orang yang berpuasa, akan tetapi ia hanya merasakan lapar dan haus dari puasanya”. Dari hadits tersebut puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, akan tetapi juga menahan hawa nafsu dan menguatkan jiwa serta lebih mendekatkan diri kepada Allah swt. Dalam tradisi masyarakat Banyuwangi terdapat beberapa unen-unen terkait dengan orang yang menjalankan ibadah puasa. Diantaranya Puasa iringiring. Isuk-isuk madhang sak piring. Yakni seorang muslim yang menjalank-

BANYUWANGI

an ibadah puasa. namun, pagi hari sudah berbuka. Hal ini tentu banyak sekali kita jumpai di warungwarung kikil (kethok sikile). Warung tersebut tertutup karena tidak dapat dilihat oleh orang lain. Akan tetapi setelah kita lihat dengan seksama dari bawah, maka kelihatanlah orang yang sedang makan di warung tersebut. Subhanallah. Lain halnya dengan puasa bedhug atau yang biasa dikenal dengan puasa setengah hari. Biasanya puasa ini dilakukan oleh anak kecil guna melatih dan membiasakan diri untuk menjalankan ibadah puasa. akan tetapi sekarang bukan anak-anak kecil lagi yang puasa bedhug, Banyak Orang dewasa yang masih senang menjalankan puasa bedhug ini. Ada istilah puasa balas dendam yaitu ketika seseorang menjalankan ibadah puasa seharian penuh dengan menahan rasa lapar dan dahaga, setelah masuk waktu berbuka, n Baca Ramadan...Hal 43

BANYUWANGI

Cak Dikin Hibur Buka Bersama Ratusan Ibu BANYUWANGI – Safari Ramadan yang dilakukan Bupati Abdullah Azwar Anas berlanjut. Setelah berbuka bersama dengan ratusan pejabat forum pimpinan daerah (forpimda), instansi vertikal, DPRD, BUMN, pimpinan perbankan, tokoh agama dan masyarakat serta para pengusaha, Bupati Anas berbuka bersama dengan 800 kaum hawa dari organisasi wanita yang ada di Kabupaten Banyuwangi kemarin (19/7). Ratusan perempuan yang berasal dari berbagai organisasi, di antaranya Dharma Wanita, PKK, Perwosi, Bhayangkari, Persit, IIKA Sundari (ASDP), Persatuan Istri Purnawirawan (Perip), Perwari, PIVERI (Persatuan Isteri Veteran), Ikatan Keluarga Untag (IKA WITAG) tampak hadir dalam acara buka bersama yang digelar di Pendapa Sabha Swagata Blambangan tersebut. tidak hanya itu, sejumlah perempuan asal organisasi yang lain, misalnya Persatuan Wredatama (PWRI). Himpunan Wanita Karya (HWK), Fatayat Nahdatul Ulama (NU), Muslimat NU, Aisiyah Muhammadiyah, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan Ikatan Isteri dokter Indonesia (IIDI). Juga organisasi profesi wanita, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), Ikatan Bidan Indonesia (IBI) serta Himpunan Ahli Rias Penganten Indonesia (Harpi Melati) juga hadir dalam acara tersebut. Pemberian santunan kepada anak yatim yang kini seolah men-

BANYUWANGI

HUMAS PEMKAB BANYUWANGI FOR RaBa

PAPARKAN PROGRAM: Bupati Abdullah Azwar Anas dan Wabup Yusuf Widiyatmoko dalam acara buka bersama ratusan ibu di Pendapa Shaba Swagata Blambangan sore kemarin (19/7).

jadi “menu wajib” di sela kegiatan Bupati, juga dilakukan kemarin. Kali ini, jumlah penerima sumbangan mencapai 250 anak yatim. Nuansa buka bersama kali ini sangat berbeda dibandingkan buka bersama yang dihelat di lokasi yang sama sehari sebelumnya. Sebab kali ini, hadirin dihibur penampilan grup Campursari Tirtoarum asal Solo pimpinan Cak Dikin. Dengan gaya dan penampilan yang khas, mereka memberi hiburan segar, mulai dari menyanyi hingga melem-

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Grand Livina ‘07 •

• Daihatsu Xenia ‘10 •

Mobil Anda belum laku? Hubungi: 0333-412224

Dijual Nissan Grand Livina XV 1.8MT tahun 2007 hitam, harga 143,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Daihatsu Xenia F60I RV-GMDFJJ (XI) tahun 2010, silver metalik, harga 119,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Nissan X-Trail ‘05 •

• Suzuki Karimun ‘05 •

• Daihatsu Taft ‘92 •

Dijual Nissan XTrail 2.5 ST AT tahun 2005 abu-abu metalik, harga 136,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Suzuki SL 410 R-Karimun tahun 2005 hitam harga 93,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Daihatsu F70 TAFT 4WD (4x4) Jeep (solar) tahun 1992 hitam harga 66,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• L300 Pick Up ‘09 •

• Kijang LGX ‘04 •

• Nissan •

Dijual L300 Pick-Up 2009, harga 115 juta nego, bisa cash/ kredit atau tukar tambah, hubungi 082142194111 - 081335897888

Dijual BU Toyota Kijang LGX 1,8 th 2004 silver, barang bagus/istimewa, no STNK panjang, harga 140 juta, cash tanpa perantara, hub 081229225219 / Yanto

Promo Nissan pameran di Giant Sun East & dealer Nissan Bwi Jl. Letjen S. Parman 150 Pakis, Bwi. Daptkan diskon&bonus ++ ready stock all type hub 0333-446022 Nissan

• Avanza ‘08 & ‘11•

• Kijang Innova ‘06 •

• Isuzu Panther ‘05 •

Jual Toyota Avanza G, Hitam Metalik Vr. Racing, Plat P. Banyuwangi, tahun 2008 (127), tahun 2011 (138), mulus. Hubungi. 081914700510

Dijual Toyota Kijang Innova G XW tahun 2006 biru metalik, harga 147,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Isuzu Panther TBR 541 LS 25 MT tahun 2005 hitam harga152,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Grand Livina ‘07 •

• Daihatsu Terios ‘07 •

• Toyota Avanza ‘11 •

Dijual Nissan Grand Livina XV 1,5 MT tahun 2007 abu-abu tua metalik, harga 142,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Daihatsu Terios F700 RG TS tahun 2007 hitam metalik, harga 137,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Avanza 1.3 G tahun 2011 abuabu metalik, harga 139,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• STNK •

• STNK •

• Brawijaya Regency •

• 5 Kapling Tanah •

• Colt Diesel FE ‘08 •

Hlg STNK P 4784 X, an. Syarif Hidayatullah, Jl. Ikan Lumba-lumba 6 04/03 Karangrejo

Hlg STNK P 783 VM, an. Wahyudi, Jl. Sumber Sawo Indah 01/04 Kertosari, Bwi.

Dijual cpat murah rumah di Brawijaya Regency C11 Hub 0817350774 (No SMS)

Djl 5 Kapling tnh Jl. Supriyadi & tnh L.1.128m2 Tamanbaru, SHM, Vici 081336142143

Jual C Diesel FE 71 th 2008, Taft 93 full audio ban 33. L300 th 2010. H. 08123353223

Hlg STNK P 5795 ZJ, an. Dhewi Untara, Jl. Sumber Sawo Indah 01/04 Kertosari.

Hlg STNK P 2302 V, an. Abdolah, Dsn. Krajan RT06/03 Bedewang, Songgon

• Kepiting Mas Square •

Hlg STNK P 5724 WO, an. Isrofi, Krajan RT02/04 Kelir, Kec. Kalipuro, Banyuwangi

• Jl. Denpasar •

• Isuzu Panther ‘94 •

Dijual Tanah 2000 M2, Jl. Denpasar, Kalipuro Bwi, Hub 082141046676.

Dijual Panther 1994 AC/TP/Racing mls biru muda, 70 jt nego, a/n sendiri, brng bgus, tnp perntara. Hub. 081336581680

• Tanah 2 Kapling •

Hlg STNK P 5276 WW, an. Suriyadi. Sukorejo 03/05 Lemahbang Kulon, Singojuruh

Dijual 2 tanah Kapling msg2 uk: 10x20 M2, Lokasi Kebalenan, SHM Harga : 75 Juta Hun: 082141060580/083847407631

• BPKB •

SITUBONDO

Hlg BPKB AE 803 NF, an. Dwi Mulyanto, Glatik 1/7 Lanud IWY Kec Maospati Magetan. Kepiting mas-exclusive bisnis square hrg 300jt-an cash back 25jt juli-agus investasi ruko terdasyat 2013 kota banyuwangi 081230063707-085854526161.

parkan joke-joke segar. Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Anas memaparkan sejumlah program pembangunan kerakyatan. Misalnya larangan mengonsumsi buah impor di kalangan pemerintahan, tujuannya agar komoditas lokal seperti jeruk, bisa menjadi tuan rumah di daerah sendirinya. Selain itu, Bupati Anas menunjukkan usaha pemerintah melindungi dan menyejahterakan masyarakat, salah satunya mengasuransikan pekerja sektor informal. (sgt/als)

• Jl. Semeru • Djl tnh Jl. Semeru, L 445 M2, fll bngunan, cck utk usaha kantor&siap huni. 08124921333

• Jl. Argopuro • BANYUWANGI • Jual Mesin • Jual mesin 4D FE 30 hdp+posneleng+ radiator+ casis. Hub. 0811341488 / 087808143338

• Rental Mobil • RENTAL MOBIL BANYUWANGI. HUBUNGI: 0819-3484-3445

• Percetakan • Cetak Mug 10rb,pin 2rb, ganci 2,5rb. Kaos,polo,pulpenEFOD417992-081913906633

• Pengobatan Lahir Batin • Pngobatan lahir batin mlayani sgl hajat Insya Allah Mustajabah PP.Al Abbas 087759585558

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan secara resmi di Radar Banyuwangi.

Jual tnh SHM 10x20, 955 m2, 1150 m2 @750 rb/ m2Jl.Argopuro15BdktRoyalStbH.082333008871

BANYUWANGI • Desain Grafis • Bth sgr desain grafis min SLTA, Mnguasai CorelDraw, Photoshop,krmlam&cntohdsainkeJl.Adisupto129bwi.

• Driver Penjor Travel • Dicari Driver min SIM B1 Menguasai wil bwi-sby/mlg, dps-sby/mlg, jbr-sby/mlg kirim lamaran ke CV "Penjor Bali Transport" Jl. Pb. Sudirman, No.17 Bwi.


BALJEBOL

Sabtu 20 Juli 2013

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

41

LUMAJANG

Jelang Lebaran Perampok Beraksi

INFRASTRUKTUR

Garong Toko, Rugi Lebih Rp 100 Juta

ABDUL AZIZ/RABA

DIBIAYAI APBD: Jalan Ampera di Pasar Rogojampi mulai diperbaiki dan diaspal kemarin.

Jalan Pasar Rogojampi Akhirnya Diperbaiki ROGOJAMPI - Setelah dikeluhkan warga karena kondisinya sering becek dan licin, jalan belakang Pasar Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, akhirnya diperbaiki Pemkab Banyuwangi. Kondisi jalan yang rusak sepanjang sekitar satu kilometer ini mulai diperbaiki dan diaspal. Sejumlah pekerja mulai sibuk mengaspal dan mengoperasikan alat berat. Perbaikan Jalan Ampera itu menggunakan anggaran APBD Banyuwangi 2013 dengan alokasi anggaran sebesar Rp 559.483.000. Pelaksanaannya adalah 90 hari kalender. Zein Alvin, seorang pedagang daging sapi di Pasar Rogojampi, mengaku sangat berterima kasih kepada Pemkab Banyuwangi yang merespons dengan cepat keluhan warga tersebut. Dia berharap, jalan rusak di tempat lain juga diperbaiki. ”Saya berharap perbaikan jalan terus dilakukan tanpa menunggu ditulis wartawan,” ujarnya. Seperti pernah diberitakan, hujan yang mengguyur Banyuwangi dalam beberapa hari menyisakan masalah tersendiri bagi sejumlah pedagang dan pengunjung Pasar Rogojampi. Akibat hujan yang mengguyur dengan intensitas sedang, jalan di belakang Pasar Rogojampi becek dan terkesan kumuh. Warga yang akan berbelanja harus menjinjing celana mereka setinggi betis agar tidak terkena cipratan air yang kotor. (azi/c1/aif)

ADA APA LAGI

Sopir Pikap Dikepruk Batubata SILO – Hanya gara-gara tersinggung karena dinasehati, Arik Hidayat, 25, tega menghantam Sutrisno, 48, sopir yang tinggal di Dusun Jalinan Desa Harjomulyo Silo dengan menggunakan batu merah. Setelah dihantam dengan batu merah yang mengenai telinga kirinya, korban yang saat itu duduk di atas motor langsung ambruk ke tanah. Korban yang sopir pikap milik mertua Arik Hidayat ini langsung ditolong oleh sesama pekerja. ”Korban Sutrisno ini menjadi sopir pikup milik Kamal (mertua pelaku) yang biasa digunakan untuk mengangkut pepaya yang sudah dipanen,” kata polisi yang memeriksa korban. Siang itu, pelaku akan membawa mobil yang biasa dipakai korban. Sutrisno sempat bilang ke pelaku Arik, agar hati-hati bawa pikap. ”Karena setelah dipakai Arik, mobil kadang ada yang lecet,” kata polisi. Merasa sebagai bos, Arik tersinggung dengan katakata Sutrisno. Pelaku langsung mengambil batu bata dan dilemparkan hingga mengenai telinga kirinya. Mengetahui korban dihantam, beberapa teman lainnya yang sedang duduk di dekat gudang langsung melerai Arik dan membawa keluar gudang. Menurut Pak Yeni, 27, teman kerja korban, Sutrisno saat duduk di motor itu langsung jatuh tersungkur. Keesokan harinya, korban merasa pusing dan langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Silo. Kapolsek Silo AKP Adi Sutjipto melalui Kanitreskrim Aiptu Hariono membenarkan telah menerima laporan dari korban. ”Akibat penganiayaan ini, pelaku dijerat dengan pasal 351 ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” katanya. (jum/ram/hdi/jpnn)

EKONOMI

Harga Cabai Turun JEMBER – Menjelang pertengahan bulan puasa harga beberapa bahan pokok turun tipis. Namun, harga tersebut belum kembali ke harga normal. Salah satu komoditas yang turun harga adalah cabai sret. Di Pasar Tanjung, Jember, setelah sempat menyentuh harga Rp 80 ribu per kg, harga cabai kemarin (18/7) turun menjadi Rp 50 ribu per kg. Selain cabai sret, harga tomat juga turun. Jika sebelumnya Rp 20 ribu per kg, kemarin di tingkat pengecer menjadi Rp15 ribu. “Untuk cabai memang turun, tomat juga,” kata Romlah, salah seorang pedagang sembako di lantai dua Pasar Tanjung. Di beberapa pengecer, harga telur ayam ras juga mengalami penurunan. Jika tiga hari lalu mencapai Rp 18 ribu per kg, kemarin menjadi Rp 17.500 per kg. Demikian pula harga gula turun Rp 500 per kg menjadi Rp 10.500. Sementara, harga bawang merah masih cukup tinggi, yakni Rp 55 ribu per kg. Sedangkan harga bawang putih stabil di kisaran Rp 7.500 per kg. Harga beras juga masih cenderung stabil di kisaran Rp 9.500 per kg untuk kualitas bagus, Rp 8.400 kualitas sedang, dan Rp 7.500 untuk kualitas rendah. Harga tersebut stabil sekitar dua bulan terakhir. Tetapi, harga kentang kemarin mengalami kenaikan sebesar Rp 1.500 per kg. Saat ini harga kentang Rp 9 ribu, dari sebelumnya Rp 7.500. Menariknya, harga komoditas-komoditas tersebut di pedagang sembako dengan pedagang palawija tidak sama. Padahal, mereka sama-sama berjualan di lantai dua. Di stan palawija, cabai sret dijual Rp 40 ribu per kg (lebih murah Rp 10 ribu dibanding di pedagang sembako). Demikian pula cabai rawit Rp 12 ribu per kg, bawang merah Rp 40 ribu per kg (lebih murah Rp 10 ribu), dan tomat Rp 10 ribu per kg. Menurut Ulfa, pedagang di stan palawija, pedagang di stand palawija bisa menjual lebih murah karena mereka hanya berjualan palawija. “Di sini kan tidak jual beras dan lain-lain itu. Kita cuma sayur mayur. Sehingga, untuk harga sayur mayur memang lebih murah. Seperti cabai, bawang, kentang, wortel, dan lain-lain,” paparnya. Untuk harga daging ayam di beberapa pedagang berkisar Rp 30-32 ribu per kg. Sedangakan harga daging sapi sekitar Rp 85 ribu per kg. “Kalau daging sapi masih sama Rp 85 ribu yang super, rawon daging Rp 75 ribu, dan rawon biasa Rp 50 ribu per kg” kata Hari, salah seorang pedagang daging sapi. (mg2/har/jpnn)

WULUHAN – Beberapa pekan menjelang lebaran Jember diguncang aksi perampokan. Perampokan tersebut menimpa Istijab, 49, warga Dusun Krajan, Desa Kesilir, Wuluhan, kemarin (19/7) pukul 01.30. Akibat kejadian ini, korban menderita kerugiaan materiil sekitar Rp 100 juta. Informasi Jawa Pos Radar Jember di lapangan menyebutkan, beberapa saat sebelum kejadian korban bersama Sri Sulistiyani, istrinya, tidur di ruang TV, tepat di belakang toko kelontong milik mereka. Sekitar pukul 01.30, pasangan suami istri (pasutri) itu disergap oleh empat orang pelaku. Para pelaku dengan mudah me-

nyekap kedua korban, setelah lebih dulu memukulnya. Kedua korban diikat oleh pelaku dengan mulut dilakban, sehingga tidak bisa berteriak. “Saya dan suami saya tidak bisa berbuat banyak. Sebab, setelah pelaku masuk, langsung melumpuhkan kami dengan memukul memakai linggis,” kata Sri Sulistiyani, di depan petugas Polsek Wuluhan. Dalam kondisi tersekap itu, kata dia, ada pelaku yang memukul keduanya sambil bertanya tempat penyimpanan uang. “Saya dipukul sambil bertanya dimana saya me nyimpan uang. Karena nereka sudah mengobrak-abrik kamar, tapi belum menemukan uang,” ujarnya.

Mendengar suara berisik, Ermita Eka Palawanita, 21, anak korban, yang tidur di kamar tengah terbangun. Lalu, Mita –panggilan Ermita—membuka pintu kamarnya. Tetapi, begitu pintu terbuka, Mita melihat kedua orang tuanya tersekap di depan kamarnya. Melihat hal itu, Mita menutup kembali pintu kamarnya dan mengunci dari dalam. Pelaku sempat mengetahui bahwa ada anak korban di dalam kamar tengah. Lalu, pelaku mengancam Mita untuk tidak menghubungi polisi atau siapa pun. “Ojok hubungi polisi, lak sampe ngubungi, bapakmu tak pateni (jangan menghubungi polisi. Jika menghubungi, ayahmu akan saya bunuh,” kata

Polres Jember Sita Ribuan Petasan Lima Pelaku Diperiksa Polisi JEMBER – Polres Jember dan jajaran polsek kemarin malam (18/7) melakukan operasi di sejumlah daerah terkait dengan maraknya mercon selama ramadan ini. Hasilnya, ribuan petasan berbagai ukuran dan juga bahan petasan diamankan. Selain itu, petugas berhasil mengamankan lima pelaku penyimpan dan pembuat petasan kemarin. Operasi pertama di Mumbulsari, petugas mengamankan Arik Ardiantoro, 22, warga Lingkungan Langsepan, Kelurahan Kranjingan, Sumbersari. Arik sendiri apes karena saat diamankan sedang berada di rumah Ju, warga Mumbulsari yang menjadi target operasi. Sedangkan pemilik rumah malah kabur dari sekapan petugas. Kepada petugas, Arik mengaku jika berada di rumah JU karena hendak membeli petasan kepada JU. “Saya beli dan kemudian menjual kembali. Biasanya membeli kalau ada pesanan,” ujar Arik saat ditemui di Mapolres Jember kemarin. Dia sendiri mengaku baru kali ini membeli petasan kepada JU, namun sudah apes diamankan oleh petugas. Oleh karena itu, bapak satu anak itu pun mengaku sangat menyesal dengan perbuatannya. Selain mengamankan Arik, petugas juga berhasil mengamankan ribuan selongsong petasan dengan ukuran mulai sejempol kaki hingga sebesar lengan dengan panjang 10-30 cm, ada yang bersumbu dan ada yang tidak. Ada juga yang hanya selongsong saja. Selain itu, juga berhasil mengamankan satu karung mesiu dengan isi potas, brom dan belerang dengan berat 9kg, sekarung sumbu dan timbangannya. Di Tanggul, Suyono, 39, warga Desa Patemon, Tanggul ditangkap. Dari tangan pelaku, petugas men-

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

RAZIA JELANG LEBARAN: Petugas saat memeriksa ribuan petasan yang berhasil diamankan di Mapolres Jember, kemarin malam.

gamankan 369 selongsong mercon, 2,5 kg bubuk mesiu dan 4 ons black powder. Sedangkan Mapolsek Bangsalsari berhasil mengamankan pelaku penyimpan dan pembuat mercon Holil, 36, warga Desa Petung, Kecamatan Bangsalsari. Dari tangan pelaku, berhasil diamankan barang bukti sebanyak 338 selongsong mesiu, 3 ons mesiu serta 45 biji sumbu. Makung Ismoyo Djati, Kasatreskrim Polres Jember menegaskan, kegiatan itu dilakukan agar masyarakat tidak terganggu oleh bahan peledak

selama bulan ramadan ini. Kelima pelaku tersebut akan dihukum dengan proses hukum yang berlaku. Mereka dijerat dengan Pasal UU Darurat no 12 tahun 1951 tentang Bahan peledak. “Terutama yang dekat dengan tempat ibadah, dapat dilaporkan kepada petugas,” jelasnya. Pasalnya, para pembunyi petasan ini dapat dijerat dengan Pasal 503 KUHP tindak pidana ringan, dan bisa dikurung penjara tiga hari. (ram/jum/hdi/jpnn)

Sri, menirukan ancaman pelaku. Kesal karena belum mendapatkan uang, pelaku mengancam akan masuk ke kamar anak korban. Dari situlah akhirnya Sri dan Istijab memberitahu tempat penyimpanan uang yang di rumahnya. Sri mengatakan, malam itu dirinya menaruh uang di tiga tempat. Uang tersebut berasal dari tiag sumber, yakni telur, toko kelontong, dan arisan. Dari rumah korban pelaku berhasil menggondol yang tunai Rp 100 juta. Tidak hanya itu, pelaku juga memereteli perhiasan yang dipakai korban. Beruntung, saat itu korban hanya memakai cincin penikahan. Selain itu, pelaku juga meminta kunci sepeda motor Jupiter Z beserta BPKB-nya. Namun, karena motor tersebut belum lunas, korban hanya menyerahkan STNK dan kuncinya. (hud/har/jpnn)

Pabrik Petasan Digerebek POLISI terus intensif dalam memerangi peredaran petasan pada Ramadan hingga lebaran nanti. Sejumlah tempat yang diduga menjadi lokasi pembuatan petasan dirazia. Hasilnya, polisi berhasil dua orang yang memproduksi dan menjual bahan peledak jenis petasan tersebut. Dua pelaku yang diamankan adalah Hasan Basri Maulana, 19, dan Suhartono, 42, kedua warga asal Desa Kajar, Kecamatan Tenggarang. Kini, keduanya harus berurusan dengan polisi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Dari tangan kedua tersangka, polisi berhasil mengamankan ratusan bahan peledak alias petasan. Ratusan bahan peledak atau petasan dengan berbagai ukuran. Total terdapat 114 petasan berbagai jenis yang diamankan oleh pihak kepolisian. Kini, kasusnya masih dalam penyelidikan apart Polres Bondowoso. Dua pelaku tersebut dijerat pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951 karena diduga telah membuat, menguasai, menyimpan bahan peledak atau petasan. KBO Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Suyitno menungkapkan, penangkapan kedua pelaku tersebut dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya pembuatan petasan. Informasi tersebut ditindaklanjuti dengan langsung menggrebek lokasi pembuatan. Para pelaku tak bisa berkutik saat dilakukan penggrebekan ditemukan seratus lebih bahan petasan. Saat menggrebek di salah satu rumah pelaku, pelaku tidak berada di rumah. Namun, polisi tetap menggeledah rumah tersebut dan menemukan puluhan mercon yang sudah siap edar. Selanjutnya, polisi melakukan penangkapan terhadap pelaku. Menurut Iptu Suyitno, apa yang dilakukan para pelaku dengan memproduksi, menyimpan dan mengedarkan bahan peledak jenis petasan itu tidak diperbolehkan. Dis juga menambhakan bahwa pihaknya akan terus merazia pembuat bahan peledak dan penjual mercon yang masuk kategori membahayakan. (esb/eko/wah/jpnn)


42

Sabtu 20 Juli 2013

SIC

SARANA INFORMASI COMPUTER

TAMAN REKREASI TAMAN SURUH

Mesobright Atasi Flek Hitam ISTIMEWA

TEMU KANGEN: Sosialisasi FI Yamaha oleh Ivan Mangun Suwiryo selaku Head of Technical Support Instructur Education Yamaha.

90 Menit Mahir Injeksi PULUHAN bengkel umum Situbondo mendapat undangan pelatihan khusus tentang mesin fuel injection dari Yamaha. Acara yang dikemas dengan tema Bengkel Umum Seminar (BUS) itu digelar selama 90 menit dengan menghadirkan narasumber Ivan Mangun Suwiryo, selaku Head of Technical Support Instructur Education Yamaha. Acara itu digelar Jumat (12/7) lalu di Rumah Makan Mbok Mbeng Situbondo. Branch Manager PT Rodasakti Suryaraya Jember, Bambang Setiabudi menjelaskan, seminar bengkel umum ini memang dikhususkan untuk bengkel-bengkel umum. Tujuannya adalah menjalin silaturahmi dan temu kangen, sekaligus menginformasikan bahwa Yamaha sudah siap Fuel Injection yang perawatannya mudah dan murah, Para

mekanik-mekanik bengkel umum itu diberi sosialisasi tentang FI Yamaha dan mempraktekkan cara service motor FI Yamaha tanpa alat. “Dengan begitu bengkel umum bisa paham tentang mesin FI, dalam memperbaiki mesin FI,” kata Bambang kemarin (19/7). Dikatakan, selain seminar, mereka juga diberi kesempatan sesi tanya jawab tentang motor Yamaha baik yang menggunakan mesin injeksi maupun tidak. Pada sesi ini, mereka juga sangat aktif melakukan komunikasi dengan narasumber. “Pemaparan pada BUS ini adalah perkenalan teknologi injeksi Yamaha, produk knowledge, diskusi tanya jawab serta pembagian door prize,sertas buka bersama. Seminar ini tujuannya agar produk konsumen ketika di servis di bengkel umum tidak menjadi cacat,” pungkasnya. (*/als)

KULIT mulus dan bersih merupakan dambakan dari setiap wanita. Tetapi harapan tersebut pupus, bagi sebagian kaum hawa yang mempunyai bekas jerawat maupun flek hitam pada wajah. Untuk mengatasi persoalan ini, tidak sedikit dari mereka mencoba cara modern dengan bahan bahan obat obatan atau bahkan dengan cara tradisional. Di VZ Skincare, permasalahan tersebut bisa diberikan solusi. Terdiri dari perawatan di rumah (homecare) dengan memakai cream yang berfungsi untuk mencerahkan kulit wajah dan mem-

bantu menghilangkan flek-flek pada wajah. Dan, perawatan di klinik (on clinic) adalah tindakan yang dilakukan oleh dokter, yang biasa dilakukan adalah Mesobright. Adapun fungsi Mesobright dapat membantu membuat wajah menjadi lebih bersinar dan cerah. Tindakan tersebut adalah memasukkan serum tertentu yang kaya akan bahan-bahan untuk pencerah kulit ditambah vitamin C dosis tertentu, dimasukkan ke kulit dengan menggunakan teknik tertentu.. Biasanya menggunakan needle halus, sehingga serum merata pada wajah, akan dimasukkan serum

tersebut di seluruh kulit wajah. Serum tersebut akan merangsang pembentukan kolagen, menambah kekenyalan dan akan tampak cerah dan bercahaya. Mesobright merupakan teknik terbaru di VZ Skincare. Kalau Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan konsultasi ke VZ Skincare, alamat Jl. S Parman 115 A, Banyuwangi. Kami berikan layanan konsultasi dokter. Gratis. (adv/als) PROFESIONAL: Seorang dokter VZ skincare sedang merawat pasien. Dengan keahlian yang dimiliki semua persoalan kecantikan akan tuntas. ISTIMEWA

YUSROH/RaBa

TINGGAL PILIH: Konsumen Mahkota Polygon Situbondo lebih leluasa memilih tipe Polygon.

Mahkota Polygon Ready Stock MAHKOTA Polygon yang baru berdiri di Situbondo ini menjadi dealer konseptor yang meliputi wilayah eks-Karesidenan Besuki, yakni meliputi Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, dan Jember. Dan, di Indonesia, hanya ada 8 (delapan) dealer konseptor. Soft opening Mahkota Polygon sudah digelar bulan Juni lalu. sedangkan grand opening baru akan digelar usai lebaran Agustus mendatang. Rencananya, akan digelar fun bike di Situbondo guna meramaikan pembukaannya nanti. Sebagai dealer konseptor, Mahkota Polygon diharuskan untuk menjual hanya produk Polygon. Bahkan, semua produk dan jenis maupun ragam merk Polygon sudah ready stock. Pembeli tidak usah inden produk. Sekaligus dengan kebutuhan spare part maupun servisnya. Bahkan, pembeli diwajibkan untuk mencoba terlebih dahulu sepeda yang hendak

TOHA/RaBa

MURAH: Aneka jenis netbook tersedia di Toko Maju Mapan.

Kredit Tanpa Uang Muka NETBOOK bukan lagi barang mewah saat ini. Keberadaannya komputer jinjing ini sudah menjadi bagian dari kebutuhan dan gaya hidup dari masyarakat modern. Tidak heran, banyak aktivitas manusia yang sangat menggantungkan dari fungsi dan peran alat elektronik yang satu ini. Hal inilah yang kemudian membuat Toko Maju Mapan sebagai penyedia netbook beragam merek untuk menangkap peluang tersebut. Berada di Jalan jaksa Agung Suprapto 64 A Banyuwangi, gerai netbook terlengkap di Banyuwangi ini menawarkan komputer jinjing dengan harga miring dan kualitas teratas. Owner Toko Maju Mapan, Her-

man menuturkan, untuk memperoleh netbook caranya cukup mudah. Konsumen bisa memperolehnya secara cash maupun kredit. Semua komputer yang ada tersedia dalam berbagai merek seperti Asus, Axio, Lenovo, Acer, Toshiba, hingga Samsung. “Mode dan pilihannya dapat dipilih sesuai kebutuhan,” ujarnya. Untuk pembelian secara kredit, Toko Maju Mapan menyediakan paket khusus selama Ramadan. Di antaranya dengan kredit netbook pilihan tanpa uang muka. Kebijakan ini sekaligus merupakan upaya Toko Maju Mapan yang berada ruko di sebelah barat Stadion Diponegoro ini menyambut dan mengisi bulan Ramadan kali ini. (nic/adv/als) KETAHUI SEJAK DINI: ED adalah merupakan salah satu masalah seksual yang paling sering dialami para suami. ISTIMEWA

Waspadai ED, Segera Obati KEBAHAGIAN hidup berumah tangga merupakan suatu hal yang selalu diidamkan oleh pasangan suami istri. Masalahnya adalah tidak semua pasangan bisa hidup harmonis. Termasuk dalam sisi kehidupan seksualnya. Tidak sedikit para istri yang mengeluh tentang kehidupan seksual bersama suaminya. Keluhan itu antara lain menyangkut kondisi suaminya yang terlau cepat “keluar” saat melakukan hubungan seksual. Direktur Marketing Klinik Amour dr. Andriyani Taufiq, MMRS mengatakan, ejakulasi dini atau sering disingkat dengan “ED” adalah merupakan salah satu masalah sesual yang paling sering dialami para suami. Diperkirakan sebanyak 3040 persen pria mengalami kasus “ED” ini. Ini merupakan suatu

angka yang cukup besar. Banyak suami yang mengalami ejakulasi sebelum saat yang diinginkannya atau terlalu cepat keluar saat melakukan hubungan seksual. Sehingga tidak memuaskan pasangannya. Nah, gara-gara ejakulasi dini yang diderita suami inilah, akhirnya berdampak banyak istri yang sangat sulit mendapatkan orgasme (puncak kenikmatan hubungan seksual). Sehingga para suami tidak bisa memuaskan pasangannya. Jadi “ED” ini merupakan penyakit pada suami, tapi yang menderita justru istrinya! Bila Anda mengalami gejala seperti yang tersebut, Anda bisa datang ke “Klinik Amour” untuk berkonsultasi. Alamatnya, Jalan Raya No. 77 Benculuk Cluring telepon 03338914500. (adv/als)

dibeli. Lebih jauh pada grand opening nanti, dilengkapi lagi dengan arena track pencobaan sepeda. Selama ini, paling banyak jenis segmen anak-anak yang paling banyak pembelian. Sebab, saat pertama kali Mahkota Polygon dibuka, bertepatan dengan kenaikan kelas. Segmentasinya dibagi menjadi tiga. Yaitu segmen low, medium, dan royal. Untuk segmentasi anak-anak ada merk Broadway, Monarc, Premiere. Sedangkan medium ada merk Ekstrada. Dan, untuk segmen royal, ada merk Cosmic. Kisaran harganya untuk yang menengah ke atas ini mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 20 jutaan. Owner Mahkota Polygon Situbondo Hari Budianto mengatakan, “Konsumen bisa datang langsung, di Jl PB Sudirman No 5 Situbondo Telp. 0338680080. Produk kita semua sudah ready stok,” terangnya. (adv/als)

ISTIMEWA

NEW TAGLINE: Desain Banyuwangi Sunrise of Love yang anggun.

Kaus KaOsing Kian Lucu dan Elegan SELAIN desain Superosing yang memiliki filosofi kehebatan Osing dan Banyuwangi, tim kreatif KaOsing juga berhasil menciptakan tagline baru Banyuwangi. Yakni, Banyuwangi Sunrise of Love. Tagline itu baru saja di-film-kan dalam Ftv (film televisi) berjudul sama: ’’Banyuwangi Sunrise of Love’’. Dalam waktu dekat, Ftv yang shooting-nya full di Banyuwangi itu akan diputar di stasiun televisi SCTV. Dan, itu akan tercatat dalam sejarah perfilman Indonesia bahwa Banyuwangi kini menjadi lokasi shooting Ftv, sejajar dengan Jogjakarta dan Bali. Ide kreatif lahirnya tagline baru itu tidak terlepas dari tagline Bumi Blambangan sebelumnya yang sudah mendunia: Banyuwangi Sunrise of Java. Diharapkan dengan tagline Banyuwangi Sunrise of Love, Banyuwangi akan dicahayai oleh cinta kasih. Dengan begitu masyarakatnya menjadi ramah, mengasihi sesama, dan suka membantu tanpa memandang perbedaan warna kulit, suku, bahasa, dan agama. Selanjutnya semangat cinta kasih tersebut diharapkan bisa memancar ke seluruh pulau Jawa, Indonesia bahkan hingga dunia lewat Banyuwangi Sunrise of Java. Filosofi yang sangat dalam itu lalu diterjemahkan tim kreatif KaOsing dalam bentuk desain.

Butuh waktu yang lumayan panjang sebelum akhirnya dituangkan dalam desain yang luwes. Tidak kaku. Beberapa pelanggan cewek yang datang ke outlet KaOsing di Jalan A. Yani 93C Banyuwangi (sekitar 50 meter arah selatan kantor Pemkab Banyuwangi) langsung jatuh cinta begitu melihat desain Banyuwangi Sunrise of Love (lihat foto). ’’Wah, ini sangat feminim. Lucu dan elegan. Cocok untuk kami,’’ komentarnya memberi apresiasi. Kaus Banyuwangi Sunrise of Love makin tampak elegan karena menggunakan kain combet 32s cotton. Salah satu jenis kain khusus untuk kaus yang terasa lembut dan dingin saat dikenakan dalam segala cuaca, terutama saat musim panas yang gerah. Dan, ternyata kain jenis ini sangat disukai oleh para pencinta kaus. Terbukti mereka langsung membeli beberapa pieces (pcs) meski harganya berbeda dengan kaus jenis combet 20 dan 30s cotton. Sama halnya dengan Superosing, begitu dirilis sejak Senin lalu kaus berdesain Banyuwangi Sunrise of Love langsung digandrungi para pembeli, terutama oleh pelanggan setia yang sudah mengoleksi hampir semua desain yang diproduksi oleh tim kreatif KaOsing. Penasaran? Segera datang langsung ke outlet KaOsing. (adv/als)

TOHA/RaBa

HANDAL: Mesin GenArt bisa mencetak umbul-umbul, sticker cutting, spanduk, baliho, backdrop, billboard, oneway vision, X-banner, stiker, hingga neon box.

Spesialis Digital Printing BUTUH layanan printing dan advertorial dengan kualitas nomor satu? Hanya di GenArt jawabannya. Berada di Jalan Kepiting 42 Banyuwangi, percetakan ini menjadi satu-satunya tempat yang melayani advertising dan digital printing dengan kualitas nomor wahid dan harga ngirit alias murah. Penasaran? Segera buktikan sendiri kehandalannya. Buka mulai pukul 08.00, GenArt Advertising dan Digital Printing melayani kebutuhan akan percetakan modern. Mulai umbul-umbul, sticker cutting, spanduk, baliho, backdrop, billboard, oneway vision, X-banner, stiker, hingga neon box bisa dipesan di sini. Semua dikerjakan dengan tenaga terampil yang didukung dengan mesin modern. Selain melayani produk tersebut, GenArt Advertising dan Digital Printing juga melayani layanan lainnya. Di

antaranya kalender, brosur, fliyer, undangan, kartu nama, nota, kop surat, poster, cover, dan kop amplop. Selain itu di sini juga melayani layanan foto kopi dan offset printing sesuai kebutuhan. Owner Gen Art Advertising dan Digital Printing, Imam Maskun mengatakan, tempatnya siap melayani kebutuhan akan percetakan. Dijamin seluruh produk yang dihasilkan memiliki kualitas terbaik dan harga paling murah. “Buktikan sendiri harga dan kualitas layanan serta prodyuk kami,” katanya. Di bulan Ramadan, GenArt Advertising dan Digital Printing memberikan penawaran khusus. Penasaran? Segera datangi outletnya di Jalan Kepiting 42 Banyuwangi. Segala informasi terkait percetakan bisa diperoleh secara lengkap lewat 0333-424242 atau 081330261111. (nic/adv/als)


BERITA UTAMA

Sabtu 20 Juli 2013

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Hasil Kebun Kelapa Tidak Seberapa n KANTOR... Sambungan dari Hal 33

Wahyudi menyebut, pembayaran gaji karyawan telat terjadi sejak Wisma Blambangan dibangun Pemkab Banyuwangi. Sejak dibangun pada 2012 hingga sekarang, hotel berpelat merah itu ditutup sementara karena pembangunannya belum selesai. “Sekarang Wisma Blambangan malah berdiri sendiri, dan PDAU semakin mati,” cetusnya. Sementara itu, Pelaksana tugas

(Plt) Direktur PDAU Blambangan, Ir. Kusuma, saat dikonfirmasi tidak membantah kondisi kantornya sudah sangat mengkhawatirkan. Para karyawan sebenarnya takut menempati kantor tersebut. “Ya gimana lagi, tidak ada gedung lagi,” katanya. Menurut Kusuma, kantor PDAU sebelumnya berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Banyuwangi. Sejak 2012, gedung tersebut diminta Pemkab Banyuwangi untuk dijadikan markas Satpol PP Banyuwangi. “Ak-

hirnya direksi pindah ke kantor sekarang ini,” jelasnya. Di kantor yang kini ditempati itu, lanjut Kusuma, mulanya hanya digunakan usaha percetakan PDAU. Setelah kantor di Jalan Jagung Suprapto berubah fungsi menjadi kantor Satpol PP, maka bekas kantor RKPD itu sepenuhnya dijadikan kantor PDAU. “Bangunannya banyak yang rusak. Kalau hujan bocor semua,” sebutnya. Ditanya terkait gaji para karyawan yang sering telat, Kusuma

mengakui hal itu. Dia mengatakan tidak bisa berbuat banyak karena pemasukan untuk PDAU sangat terbatas. “Usaha kita ini tinggal kebun kelapa dan percetakan. Itu hasilnya tidak banyak,” paparnya. Kusuma menyebut, dulu usaha PDAU ada kebun kopi di Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, dan Wisma Blambangan. Tetapi, usaha itu sudah tidak berjalan lagi. “Wisma Blambangan berhenti sementara karena diperbaiki, dan kebun kopi dikuasai rakyat,” cetusnya. (abi/c1/bay)

Mengurangi Pemudik Bersepeda Motor n SEDIAKAN... Sambungan dari Hal 33

“Untuk angkutan mudik gratis total alokasi anggaran pemprov senilai Rp 1,9 miliar,” ujarnya melalui sambungan telepon kemarin (19/7). Dikatakan, angkutan mudik gratis tersebut dijadwalkan berlangsung 5, 6, dan 11 Agustus. Bus jurusan Surabaya-Situ bondo-Banyuwangi yang

di sediakan untuk melayani p e numpang pada tanggal 5 Agustus dan 6 Agustus masingmasing sebanyak dua unit. Jumlah bus yang disediakan guna melayani penumpang jurusan Surabaya-Jember-Banyuwangi malah lebih banyak. Pada 5 Agustus, jumlah armada bus yang disiapkan 5 unit, dan pada 6 Agustus delapan unit yang siap membawa penumpang menempuh rute tersebut. “Pada

arus balik jurusan BanyuwangiSurabaya disediakan 4 unit bus yang diberangkatkan pada 11 Agustus,” ungkap Irwan. Politikus yang satu ini menambahkan, Komisi D DPRD Jatim sangat mengapresiasi program angkutan mudik gratis tersebut. Sebab, kata Irwan, program mudik gratis itu sangat bermanfaat bagi masyarakat yang akan mudik. “Selain itu, program mudik gratis

tersebut kami harapkan dapat mengurangi pemudik yang menggunakan motor,” paparnya. Irwan berharap masyarakat da pat memanfaatkan mudik gratis yang digelar Pemprov Jatim tersebut. “Semakin besar animo masyarakat, akan menjadi dasar bagi Komisi D DPRD Jatim dan Pemprov untuk meningkatkan pelayanan mudik gratis pada tahun mendatang,” pungkasnya. (sgt/c1/bay)

Belum Tahu Jenis Kapalnya n FREE... Sambungan dari Hal 33

Penumpang yang naik kapal itu tidak akan dipungut biaya sepeser pun alias gratis. “Kapal yang gratis ini hanya untuk angkutan Lebaran,” katanya. Menurut Sukesi, Adpel Tanjung Wangi, sebenarnya kapal tersebut juga melayani penyeberangan penumpang dengan jurusan Banyuwangi-Sumenep dan sejumlah pulau kecil lain. Jumlah kapal yang melayani rute tersebut ada dua unit. “Dua unit kapal itu akan beroperasi selama Idul Fitri,” jelasnya.

Agar pemberangkatan kapal reguler dengan kapal bantuan gubernur itu tidak bersamaan, maka jadwal pemberangkatan sudah diatur. Bagi calon penumpang yang naik kapal regular, tetap harus membayar dengan biaya Rp 39 ribu. “Selama Lebaran ada tiga kapal yang beroperasi,” jelasnya. Sukesi mengaku, belum tahu jenis kapal bantuan Pemprov Jawa Timur yang akan digunakan angkutan Lebaran ju ru san Banyuwangi-Sumenep tersebut. Pihaknya masih akan konfirmasi kepada Di nas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur. “Kapasitas penumpang kapal ini berapa, saya juga belum tahu,” cetusnya.

Demi kelancaran penyeberangan dengan kapal gratis itu, Sukesi minta calon penumpang memesan tiket sebelum pemberangkatan. sebab, biasanya para calon penumpang membeli tiket saat akan berangkat. “Kalau beli tiket saat akan berangkat, bisa-bisa tidak tertampung,” katanya. Seperti tahun sebelumnya, para penumpang kapal gratis tersebut biasanya membeludak. Selain warga yang tinggal di wilayah Kabupaten Banyuwangi, warga di Bali dan Situbondo juga banyak yang memanfaatkan penyeberangan gratis tersebut. “Beli tiket harus bawa kartu identitas,” katanya. (abi/c1/bay)

Baru Datang dari Jakarta n INGIN... Sambungan dari Hal 33

Karena tidak ada satu pun pimpinan dan anggota Komisi 1 DPRD yang membidangi pemerintahan dan hukum yang hadir, Samsudin sempat datang ke Sekretariat DPRD. Dari penje lasan pegawai sekretariat, pengajuan yang disampaikan belum dijadwal. “Saya tanya ke sekretariat, katanya belum

dijadwal,” ujarnya. Saat datang ke DPRD untuk mengajukan hearing beberapa waktu lalu, Samsudin minta pelaksanaan dengar pendapat itu dilaksanakan pada Senin (22/7) mendatang. “Warga di Desa Sidorejo sudah banyak yang akan datang ke DPRD, tapi saya tahan agar menunggu kepastian dari DPRD,” katanya. Sementara itu, Sekretaris Komisi 1 DPRD Banyuwangi Eko

Susilo Nur Hidayat saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengaku tidak masuk kantor karena baru datang dari Jakarta. “Saya dan teman-teman baru datang konsultasi di Jakarta,” dalihnya. Sejumlah anggota Komisi 1, sebut Eko, menjadi anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Anggota Banggar kebetulan ada kegiatan konsultasi ke Ja karta terkait pembahasan

Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2013. “Yang tidak menjadi anggota Banggar dan tidak masuk kantor, saya tidak tahu,” sebutnya. Mengenai pengaduan warga tersebut, Eko menyebut sudah ditindaklanjuti komisinya. Rencananya, Komisi I akan menggelar rapat internal Senin (22/7) mendatang. “Senin depan akan kita bahas dalam rapat intern komisi,” katanya. (abi/c1/bay)

Kerugian Ditaksir Rp 50 Juta n SINDIKAT... Sambungan dari Hal 35

“Saya dan teman-teman delapan kali mengambil besi,” kata Bambang. Bambang mengaku yang mengajak mencuri adalah WS. Kepada dirinya, WS memberi tahu bahwa ada besi yang nganggur di gudang. ‘’Yang tahu pertama ya teman saya itu,” kata pria yang juga pernah bekerja di PT Sumberyala Samudra itu. Dalam beraksi, dia bersama te man-temannya membawa perlengkapan, misalnya gergaji un tuk memotong rangkaian besi. ‘’Setelah berhasil dipotong, besi itu ditimbun dulu di rerimbunan sekitar situ,” kata pria yang kini istrinya sedang mengandung itu. Dia beralasan, besi tersebut sengaja ditimbun lantaran dia tidak tahu bakal di jual ke mana.

Sebab, yang tahu adalah temannya yang kini sedang dicari polisi. “Yang tahu cuma teman saya itu. Saya sama sekali nggak tahu,” ujar kuli bangunan itu Meski begitu, dia menyebut, sering mengantar barang hasil curian tersebut. Tetapi, dia mengaku lupa alamat yang dituju. “Saya sama sekali lupa. Karena waktu setor malam hari,” dalih Bambang yang ditangkap di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, itu. Besi tersebut diangkut menggunakan gledekan. Satu lonjor besi dipotong di beberapa bagian. “Besi itu dipotong menjadi empat bagian,” terang bapak dua anak itu. Bambang berterus terang men dapatkan keuntungan senilai Rp 200 ribu setiap kali pem belian. ‘’Sekarang saya pasrah. Saya akui perbuatan saya ini salah. Tapi, memang

tin dakan saya ini karena kepe pet kebutuhan keluarga,” tandasnya. Pengakuan serupa diungkapkan Marzuki. Bapak satu anak itu mengatakan, dirinya memang diajak Bambang mencuri besi yang sudah jadi rangkaian tiang bangunan itu. ‘’Saya siapkan gergaji,’’ katanya. Dia menghitung total keuntungan hasil penjualan besi itu mencapai jutaan r u piah. Tetapi, aksi tersebut akhirnya terbongkar polisi. “Kira-kira saya sudah dapat Rp 3 juta,’’ aku a pria yang tercatat sebagai petugas satpam di pabrik penepungan ikan di Kedungrejo, Kecamatan Muncar itu. Kapolsek Muncar, Kompol Ary Murtini melalui Kasi Humas Aiptu Putu Ardhana menjelaskan, ketiga pelaku tersebut ditangkap berdasarkan ha sil penyelidikan. ‘’Mereka ber-

tiga kita tangkap di tempat berbeda,’’ tegasnya. Meski begitu, polisi masih punya pekerjaan rumah (PR). Pasalnya, sejumlah pe la ku masih belum berhasil ditangkap. ‘’Tiga pelaku lain kita tetapkan sebagai buronan. Kita akan cari terus sampai ketemu,’’ janji Putu. Dia menyebut, aksi kejahatan para pelaku tersebut menimbulkan kerugian puluhan juta rupiah. ‘’Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 50 juta. Tapi, mereka menjual barang curian itu ke pedagang rongsokan. Sampai saat ini, nama dan lokasi masih kita cari,’’ tandasnya. Dalam kasus ini, polisi berhasil menyita barang bukti. Antara lain, dua buah gergaji dan satu unit sepeda motor Yamaha Alfa bernopol DK 6557 AF. ‘’Kasus ini akan kita kembangkan terus,’’ janji Putu. (ton/aif)

Pentaskan Seni Drama dan Tari n DULU... Sambungan dari Hal 33

Bahkan, pentas seni di Jalan Cakalang itu bisa dibilang seperti Gedung Senisono, Jogjakarta. “Para seniman dan budayawan Banyuwangi kalau malam Minggu (Sabtu malam) kumpul di tempat itu,” cetus salah satu mantan pengelola tempat seni, Karyono. Di antara para seniman yang sering datang itu ada H. Armaya, Hasnan Singodimayan, Andang CY, Fatrah Abbal, dan pencipta lagu daerah tempo dulu BS. Noerdian. “Kumpul bukan hanya untuk pentas seni, tapi juga menggelar apresiasi seni,” jelas Karyono. Pentas seni milik RKPD itu pernah jaya di tahun 1993 hingga 1996. Di tahun-tahun

itu, setiap Sabtu malam telah dijadwal aneka kesenian, mulai tari gandrung, hadrah, kuntulan, pembacaan puisi, hingga seni drama dan tari (sendratari). “Jenis seni yang dipentaskan bergantian,” katanya. Program RKPD yang mendapat dukungan penuh pemerintah daerah adalah acara bintang radio. Babak penyisihan kegiatan tersebut biasanya dilaksanakan di pentas seni. “Anak-anak muda dulu mangkalnya ya di pentas seni itu,” sebut mantan penyiar RKPD Banyuwangi itu. Kegiatan seni di pentas seni itu mulai redup pada 1996. Tetapi, apresiasi sastra dan pembacaan puisi tetap jalan terus. “Kegiatan seni mulai berkurang karena banyaknya kesibukan,” jelas warga Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, itu.

Pentas seni yang mulai redup itu semakin sepi karena awal tahun 2000, RKPD berhenti beroperasi. Matinya radio milik pemerintah daerah itu membuat kegiatan seni juga mandek. “Awal-awal tahun 2000an, pentas seni mati,” katanya. Mandeknya kegiatan seni itu ternyata berdampak pada tempat pentas seni yang dibangun secara permanen tersebut. Karena kurang perawatan, bangunan itu sekarang dipenuhi tumbuhan liar. Pentas permanen di tempat itu tidak terlihat karena semak-semak. Dua gapura yang ada di pentas tersebut kini hanya terlihat satu karena tertutup tumbuhan liar. Di beberapa pojok terlihat beberapa gerobak milik para pedagang kaki lima (PKL). (c1/bay)

Banyuwangi Selatan Akan Diperhatikan n TROTOAR... Sambungan dari Hal 34

“Trotoar yang sekarang ini sudah ketinggalan zaman,” katanya. Arif menyebut, trotoar yang ada di pusat kota dibangun pada 2007 lalu. Sehingga, ini sudah jauh ketinggalan diban ding trotoar yang ada di daerah lain. Trotoar di daerah lain sudah banyak yang keramik, kita harus mengejar ketinggalan,” dalihnya. Mengenai proyek trotoar ba nyak dikerjakan di pusat kota, Arif mengatakan kalau ini dilakukan karena untuk mengejar Piala Adipura. Sedang penilaian Adipura, hanya di sekitar pusat kota. “Habis ini juga perbaikan trotoar di daerah Banyuwangi Selatan,” sebutnya. (abi/c1/bay) MASIH KUAT: Trotoar di depan kantor PJR di Jalan Adi Sucipto mulai dibongkar kemarin.

AGUS BAIHAQI/RaBa

Tombo Ati yang Bikin Tenteram n RAMADAN... Sambungan dari Hal 36

Dia akan makan makanan sebanyak-banyaknya sampai ke nyang dan terlampiaskan seluruh rasa lapar dan dahaga yang menyiksanya seharian penuh. Dalam ihya’ ulumiddin dijelaskan bahwa maksud dan tujuan orang berpuasa yaitu agar tidak berlebihan dalam berbuka (kekenyangan), karena dalam kondisi laparnya orang yang berpuasa itulah terdapat kejernihan hati. Ada juga unen-unen wala wala. Yang setelah diteliti lagi berasal dari bahasa arab yaitu laa sholaata wa laa siyaama. Tidak sholat dan tidak puasa. fenomena seperti ini sering kita jumpai pada masyarakat sekitar kita. Padahal Assholatu imaadudiin, sholat itu tiangnya agama. Dan puasa itu sendiri wajib pada bulan ramadhan. Seperti yang dijelaskan dalam QS Al-Baqarah ayat 183 yang artinya “hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”. Memang didalam se-

buah hadits dijelaskan bahwa senang menyambut kedatangan bulan suci ramadhan saja sudah mendapatkan pahala, bah kan tidurnya orang yang ber puasa itu adalah ibadah. Akan tetapi apalah artinya bulan ramadhan jika tidak diisi dengan amal ibadah sebagai wujud imaanan wahtisaaban kita kepada Allah swt. Dalam kitab ihya’ulumiddin juga dikatakan bahwa di surga ada sebuah pintu yang bernama Ar-Rayyan. Orang-orang yang men jalankan ibadah puasa masuk di dalamnya dan tidak ada yang masuk dari pintu itu kecuali mereka. Sesuai dengan sab da Rasulullah saw yang ber bunyi “surga mempunyai sebuah pintu bernama Ar-Rayyan yang tidak akan dimasuki kecuali orang-orang yang berpuasa”. Ini adalah janji dan kabar gembira bagi orang mukmin yang menjalankan ibadah puasa untuk berjumpa dengan Allah swt sebagai reward atas amal ibadahnya. Seharusnya kita me mak simalkan kehadiran Ramadhan dengan menghisi moco qur’an sak ma’nane yaitu ta dar rus menghatamkan al-qur ’an

maupun huduran bagi kalangan santri. Dan menghiasi ke heningan malam dengan sha lat wengi seperti tombo ati yang kedua. Serta aktif menghadiri pengajian dalam rangka berkumpul dengan orang-orang yang sholeh. Tetap semangat Menjalankan ibadah puasa ramadan sebulan penuh. Dan dzikir wengi ingkang suwe sebagai wujud interaksi vertikal seorang hamba kepada sang maha pencipta. Semoga kita termasuk golongan yang mampu menahan lapar dan dahaga serta hawa nafsu, mampu mencegah pendengaran, penglihatan, lisan, tangan, kaki dan anggota anggota badan yang lainya dari perbuatan dosa. Tidak hanya puasa kembang lambhe yang hanya terucapkan di bibir, tapi tidak dapat diresapi oleh hati. Akan tetapi mampu menjalankan ibadah puasa dan ibadah yang lain di bulan ramadhan sebagai tombo ati yang mampu menentramkan hati dan jiwa. Amin. (*) *) Anggota Arek Balak Comunnity yang tinggal di PP Al-Anwari Kertosari, Banyuwangi

Sembunyi Hingga ke Madura n PELAKU... Sambungan dari Hal 44

Selanjutnya, pakaian yang diduga terdapat bercak darah ia buang di Probolinggo. “Malam itu saya langsung lari ke Jember. Pisau saya buang ke sana. Selanjutnya saya pergi ke Probolinggo. Di sana pakaian saya buang,” terang Sandi. Pelarian pemuda ini tidak hanya sebatas itu. Dengan pikiran kalut dan ketakutan, Sik Sandi juga melarikan diri ke Sumenep,

Madura, setelah tinggal beberapa hari di Probolinggo. “Terakhir saya di Madura,” katanya. Sekitar 20 hari pasca penusu kan, pelarian pemuda ini berakhir. Ia tiba-tiba datang di rumahnya di Desa Agel sekitar pukul 22.00 Kamis malam (18/7). “Setelah itu saya pulang, saya mau menjalani hukuman,” kata Sandi kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. AKP Wahyudi menegaskan, atas perbuatannya tersebut, tersangka akan dijerat dengan

pasal 338 sub 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman mak simal 15 tahun penjara. “Untuk saat ini diamankan di sel Mapolres dan akan diperiksa lebih lanjut,” ujar Wahyudi. Seperti pernah diberitakan beberapa waktu lalu, peristiwa penusukan yang diduga dilakukan Sik Sandi menewaskan anggota geng motor di sebuah bengkel motor di Desa/Kecamatan Asembagus Minggu (30/6) lalu. Tindakan itu dipicu rencana adu balap liar yang gagal. (rri/c1/als)

Pembangunan Butuh Material n DILEMATIS... Sambungan dari Hal 44

Menurut mantan Kepala Dinas Cipta Karya tersebut, Pemkab beberapa waktu lalu sudah melakukan penghentian untuk kegiatan penambangan tanpa izin. “Panjang kronologinya, (catatan) ada di kantor, saya tidak hafal. Yang pasti dulu sudah pernah kita proses (usaha

menghentikan),” terang Tutik. Dia mencontohkan aktivitas per tambangan yang ada di Kecamatan Banyuputih dan sejumlah titik-titik lainnya. Sudah ada surat teguran hingga surat penghentian yang dikirimkan Sekda Pemkab Situbondo. “Kita tidak bisa serta merta menyetop. Harusnya memang ada sanksi. Dan, (sanksi) tak bisa jika hanya dilakukan Disperindag,

tapi harus tim,” terang perempuan yang berdomisili di Perumanas Panji Permai tersebut. Kepala Disperindag jika peng hentian dilakukan dalam waktu yang lama maka akan berdampak dilematis. Sebab, suplai material kita akan berhenti. Padahal, pelaksanaan pembangunan yang membutuhkan suplai material terus berlangsung. (pri/c1/als)


44

Sabtu 20 Juli 2013

Pelaku Penusukan Geng Motor Dibekuk

NUR HARIRI/RaBa

SINGKAT: Korban saat berada di mobilnya setelah dibobol maling Kamis malam (18/7).

Ditinggal Salat, Laptop dalam Mobil Amblas SITUBONDO - Hati-hati saat memarkir mobil. Sebab, maling semakin merajalela. Bagaimana tidak, hanya ditinggal salat sebentar, mobil Carry milik Subhan, warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Jatibanteng, yang diparkir di depan Masjid Al-Abror, Situbondo, dibobol maling Kamis malam (18/7) lalu. Insiden yang dialami mahasiswa Universitas Abdurrahman Saleh (Unars) Situbondo itu terjadi begitu singkat. Awalnya, korban bersama dua orang temannya hendak menemui dosen. Namun, karena waktu salat magrib tiba, mereka pun menyempatkan diri untuk salat di Masjid Al-Abror. Mobil Carry bernopol P 1653 H yang dikendarainya diparkir di jalan sisi barat Alun-alun Situbondo atau di depan masjid tempatnya salat. Usai memarkir mobilnya, korban bersama dua orang temannya langsung menuju masjid. Begitu ketiganya kembali dari masjid, ternyata pintu sebelah kiri belakang diketahui tidak terkunci. Merasa curiga, mereka pun memeriksa sejum-

Setelah 20 Hari Jadi Buronan SITUBONDO - Setelah tiga minggu melarikan diri, pelaku penusukan yang menewaskan Uul Ardiansyah, 21, warga Desa Mojosari, Kecamatan Asembagus, akhirnya ditangkap polisi. Pelaku juga mengakui bahwa dirinya yang melakukan pembunuhan itu. Remaja yang sebelumnya diberitakan dengan inisial S itu adalah Sik Sandi, 19, warga Desa Agel, Kecamatan Jangkar. Kemarin (19/7) tanpa memberikan perlawanan, pelaku penusukan tersebut menyerah kepada polisi. Usai ditangkap di rumahnya, pelaku pembunuhan langsung dijebloskan ke tahanan Polres Situbondo. Penangkapan terhadap pemuda protolan SMP itu terjadi sekitar pukul 10.30 kemarin. Awalnya, pihak kepolisian mendapat kabar dari kerabat tersangka yang menyebutkan bahwa Sik Sandi sudah berada di rumahnya. Berdasar informasi itu, anggota Buser Polres Situbondo pun mendatangi anggota geng motor yang selama ini menjadi buron polisi. Kali ini tim buser yang dipimpin Aiptu Parke tidak lagi kesulitan menangkap

lah barang yang ada di dalam mobil. Nahas, laptop bermerek Acer, kamera digital, satu buah helm dan beberapa surat penting lenyap dibawa kabur maling. Selanjutnya, korban dan kedua temannya melaporkan kasus pencurian tersebut ke Mapolres Situbondo. “Kemungkinan memakai kunci T, karena yang rusak kunci pintu yang ada di belakang. Sebelumnya semuanya di kunci,” kata Sofyan kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Kasubag Humas Polres Situbondo AKP Wahyudi mengatakan, kasus pencurian dengan membuka pintu mobil tersebut diduga kuat memang dilakukan dengan menggunakan kunci T. “Diduga pelakunya memakai kunci T,” kata AKP Wahyudi. Menurutnya, di bulan puasa ini warga harus lebih berhatihati. Sebab banyak aksi pencurian yang modusnya sangat beragam, “Bagi warga Situbondo harus lebih hati-hati karena aksi kejahatan tidak diketahui waktunya dan bisa terjadi di mana saja,” pungkas Wahyudi. (rri/c1/als)

pemuda Desa Agel tersebut. Sebab, saat didatangi di rumahnya tersangka mau menyerahkan diri. “Setelah dilakukan langkah persuasif dan diberikan penjelasan kepada tersangka, akhirnya tersangka mau menyerahkan diri,” kata AKP Wahyudi, Kasubag Humas polres Situbondo. Kepada penyidik Satreskrim Polres Situbondo, Sik Sandi mengaku terpaksa menusuk korban menggunakan pisau dengan alasan membela diri. Menurutnya, sebelum menusukkan pisau kepada korban, dirinya mengaku dipukul dengan menggunakan tangan kosong. “Saya terpaksa menusukkan pisau kepada Uul Ardiansyah untuk membela diri. Karena sebelumnya saya dipukul,” kata Sik Sandi seraya mengakui bahwa dirinya yang melakukan penusukan. Usai membunuh korban, tersangka kemudian melarikan diri ke beberapa kota di Jawa Timur untuk bersembunyi dari kejaran polisi. Dia juga mengakui bahwa sejumlah barang bukti dibuang di tempat yang berbeda. Dikatakan, barang bukti berupa pisau yang digunakan untuk menusuk korban di buangnya di Jember n  Baca Pelaku...Hal 43

NUR HARIRI/RaBa

TIPIRING: Tiga PSK setelah menjalani sidang di PN Situbondo kemarin (19/7). EDY SUPRIYONO/RaBa

MEDAN BERAT: Truk tengah mengangkut batu dari bukit di Desa Kukusan, Kecamatan Kendit, Rabu (17/7) lalu.

Dilematis Stop Izin Pertambangan SITUBONDO - Pemkab dan DPRD memberikan perhatian khusus terhadap polemik aktivitas pertambangan pasir, batu, dan tanah uruk di Kabupaten Situbondo. Dua lembaga pemerintahan itu sepakat mencari solusi dalam waktu dekat agar permasalahan tersebut tak berlarut-larut. Ketua Komisi III DPRD Situbondo, Joko Purnomo menegaskan, pihaknya segera mengundang semua para pengusaha pertambangan. Mereka akan diundang ke Komisi III untuk mencari solusi terbaik. “Output dari itu bagaimana pengusaha pertambangan tenang, kontribusi mereka ke PAD juga jelas, pembangunan jalan terus, serta masyarakat setempat juga tidak dirugikan dengan adanya aktivitas pertambangan,” terang Joko Purwono kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (19/7). Tentang perilaku sejumlah pengusaha yang tetap saja mengeksploitasi alam meski izin tidak diterbitkan, Joko mengaku Komisi III selama ini sudah

melakukan pemantauan, termasuk meminta agar tak melanjutkan aktivitas penambangan. “Kita pernah melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke sejumlah tempat tersebut,” terangnya. Meski demikian, setelah itu sejumlah pengusaha ternyata masih melakukan penambangan secara besar-besaran. Puncaknya mereka akan berhadapan langsung dengan masyarakat. “Mereka (pengusaha pertambangan) akan mendapatkan sanksi sosial jika masyarakat dirugikan,” tandas Joko. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Tutik Margianti mengungkapkan, pekan depan tim kabupaten akan melakukan rapat terkait dengan masalah pertambangan. Tim kabupaten yang terdiri dari Asisten dua, Bagian Ekonomi, Disperindag, Bina Marga, Pengairan, KPPT, Kantor Lingkungan Hidup dan Satpol PP. “Kita juga akan mengundang camat dan kades yang di daerahnya ditempati aktivitas pertambangan,” ungkapnya n  Baca Dilematis...Hal 43

Tiga PSK Disanksi Rp 500 Ribu SITUBONDO - Tiga pekerja seks komersial (PSK) yang diciduk aparat Polsek Besuki beberapa waktu lalu akhirnya dijatuhi denda Rp 500 ribu subsider tiga hari penjara. Dalam sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Situbondo, ketiga PSK, Juharnanik, 39, warga Desa Sumbermanggis, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi; Titin, 26, asal Paowan, Kecamatan Panarukan, Situbondo; dan Endang Sulastri, 20, warga Desa Sengonan, Kecamatan Sukosari, Bondowoso; terbukti melanggar Pasal 5 Jo pasal 2 Perda Nomor 27 Tahun 2004 tentang pelacuran. “Didenda Rp 500 ribu dengan subsider kurungan 3 hari,” ujar

Kadek Dedy Arcana, SH, M. Hum, yang memimpin sidang. Menurut Kadek, ketiga PSK itu mendapat keringanan karena sebelumnya tidak pernah menjalani tindak kriminal. Selain itu, mereka berperilaku sopan dalam menjalani sidang yang berlangsung siang kemarin (19/7). Sebelumnya, para PSK itu terjaring operasi pekat (penyakit masyarakat yang dilakukan jajaran Polsek Besuki. Razia yang digelar untuk menghormati bulan Ramadan itu, juga men-sweeping anak-anak muda yang minum-minuman keras. Hasilnya, petugas berhasil menangkap ketiga PSK tersebut saat mangkal di warung remangremang Kecamatan Besuki. (rri/c1/als)

NUR HARIRI/RaBa

MENYERAH: Petugas saat memintai keterangan Sik Sandi (kiri), pelaku pembunuhan di Polres Situbondo kemarin (19/7).

Dapat Hibah Rp 8 M SITUBONDO - Situbondo terpilih sebagai kabupaten penerima dana hibah bidang kesehatan dari Pemerintah Australia. Melalui lembaga founding-nya AusSaid, Negeri Kangguru tersebut akan mengucurkan dana sebesar Rp 8 miliar. Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan, Pemkab Situbondo, dr. Ahmad Khusnul Ibtidak mengungkapkan, kepastian pemberian dana hibah untuk Kota Santri tersebut disampaikan perwakilan AsuSaid, Nicolas. “Belum lama ini (Nicolas) berkunjung ke Situbondo,” terang Khusnul. Menurut Khusnul, dana hibah bidang kesehatan itu akan diberikan selama lima tahun ke depan. Angka Rp 8 miliar yang akan disumbangkan ter-

sebut merupakan jumlah akumulasi selama lima tahun. Dana tersebut akan digunakan untuk sejumlah kegiatan, di antaranya peningkatan SDM tenaga kesehatan, regulasi kesehatan, dan pembiayaan. “Selama program ini berlangsung, Dinas Kesehatan akan didampingi langsung AusSaid dan Kementerian Kesehatan. Saat berkunjung ke Situbondo kapan hari, delegasi Kementerian Kesehatan dan pendamping program dari Universitas Indonesia turut hadir,” terangnya. Diungkapkan, selain Situbondo, ada tiga kabupaten lain di Provinsi Jawa Timur yang juga menerima bantuan serupa, yakni Kabupaten Pamekasan, Bangkalan, dan Bondowoso. (pri/c1/als)

Radar Banyuwangi 20 Juli 2013  

Jawa Pos Radar Banyuwangi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you