Issuu on Google+

Ranking 100 Besar

Try Out SMP

Baca halaman SABTU 20 APRIL

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

41 33

Berkostum Kebaya Masuk Parlemen

AGUS BAIHAQI/RaBa

KARTINI CILIK: Puluhan siswa PAUD berkostum kebaya di ruang utama DPRD Banyuwangi kemarin.

BANYUWANGI - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Cerdas Banyuwangi punya cara menarik dalam memperingati Hari Kartini 21 April mendatang. Dengan mengenakan kebaya dan sanggul ala Kartini, puluhan siswa tersebut ‘’menduduki‘’ gedung parlemen kemarin. Kedatangan rombongan siswa PAUD itu sempat bikin heboh gedung utama DPRD Banyuwangi. Dasar anak-anak, mereka banyak

yang memainkan mikrofon yang biasa dipakai para wakil rakyat. Bahkan, di antara bocah itu ada yang naik ke kursi anggota dewan yang terhormat sambil lompat sana-lompat sini. Rombongan Kartini cilik yang didampingi wali murid itu diterima tiga anggota DPRD, yakni Ma’rifatul Kamila, Umi Kulsum dari Fraksi Partai Golkar, dan Tituk Indar Isworowati dari Fraksi Partai Demokrat. “Haloo…., haloo…., bagaimana kabarnya adik-adik,” sapa

Rifa—sapaan akrab Ma’rifatul Kamila—saat menerima rombongan siswa PAUD tersebut. Dalam peringatan hari Kartini ini, para siswa PAUD sempat menyanyikan lagu Kartini yang diikuti para wali murid dan ketiga anggota DPRD yang hadir. Selanjutnya, salah satu guru PAUD tersebut menyerahkan cenderamata berupa foto RA Kartini kepada anggota DPRD. “Terima kasih ya cinderamatanya,” ujar Rifa. (abi/c1/bay)

Unas SMP Jauh Lebih Siap Naskah Soal Sudah Komplet BANYUWANGI - Setelah meram pungkan ujian nasional (unas) tingkat SMA, MA, dan SMK, giliran unas tingkat SMP/ MTs akan digelar Senin mendatang (22/4). Di Banyuwangi, unas tingkat SMP/MTs akan diikuti 22.365 orang peserta. Jumlah peserta unas tersebut terdiri atas peserta SMP sebanyak 15.321 orang, MTs sebanyak 6.357 orang, dan peserta paket B sebanyak 687 orang. “Unas SMP/MTs sudah siap 100 persen digelar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono, kemarin (19/4). Distribusi soal unas, kata Sulihtiyono, sudah tidak ada persoalan. Soal dan lembar jawaban sudah berada di gudang penyimpanan Banyuwangi n

I LOVE BWI

Donor Darah Bisa Sehatkan Jantung BANYUWANGI - Dukungan atas kegiatan Banyuwangi Peduli yang merupakan hasil kerja sama Pemkab Banyuwangi dan Jawa Pos Radar Banyuwangi terus me ngalir. Dari waktu ke waktu, jumlah warga telah mengonfirmasi yang tela kesediaan mendonorkan darah terus bertambah. Tidak hanya itu, jumlah dana yang terkumpul untuk dijadikan santunan anak yatim dan paket sembako bagi warga kurang mampu pun terus menggelembung. Kantor Pemangku Hutan (KPH) Banyuwangi Utara menyerahkan bantuan sebesar Rp 2,5 juta untuk santunan yatim piatu melalui Jawa Pos Radar Banyuwangi Kamis lalu (18/4) n

 Baca Unas...Hal 43

Peserta Unas SMP-MTs

 Baca Donor...Hal 43

Partisipasi sd 19 April Kantor Pajak Pratama 6 Orang Inspektorat 3 Orang Kaskus Regional Besuki 18 Orang Kecamatan Kalibaru 132 Orang Kecamatan Bangorejo 62 Orang Kecamatan Gambiran 105 Orang Kecamatan Songgon 147 Orang Kecamatan Pesanggaran 30 Orang Kecamatan Genteng 63 Orang Kecamatan Wongsorejo 165 Orang Kecamatan Banyuwangi 100 Orang Dinas PU Bina Marga 20 Orang Dinas PU Pengairan dan IPSI Bwi 250 Orang Satpol PP 185 Orang Dinas Pendidikan 1500 Orang DKP 105 Orang Kecamatan Sempu 105 Orang

BUDAYA

Banyuwangi Dominasi Pentas Seni Jawa Timur SURABAYA - Tim kesenian dan budaya Banyuwangi terpilih mengisi “Gelar Seni Budaya Daerah Jatim” di Surabaya selama tiga hari. Kali ini Banyuwangi akan mengisi acara itu sendirian. Pembukaan acara digelar tadi malam di Taman Budaya Jatim di Jalan Genteng Kali, Surabaya, dan berlangsung hingga Minggu (21/4) mendatang. Pertunjukan seni dan budaya kali ini bertema “Banyuwangi Sunrise of Java”. Gelar seni budaya daerah merupakan kegiatan rutin Pemprov Jatim. Pada gelaran sebelumnya, acara tersebut diisi beberapa kota. Namun, bulan ini acara tersebut sepenuhnya milik Banyuwangi. “Selain akan diisi seni dan budaya, produk UMKM dan kuliner khas Banyuwangi juga akan dipamerkan,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Suprayogi n  Baca Banyuwangi...Hal 43

GALIH COKRO/RaBa

DIJAGA: Petugas menurunkan tumpukan dokumen naskah unas SMP-MTs di Mapolres Banyuwangi Kamis malam lalu (18/4).

Peserta SMP : HARAP 15.321 orang SENANG ADA Peserta MTs : UJIAN >_< 6.357 orang Peserta Kejar Paket B : 687 orang Total : 22.365 orang GRAFIS: ZAKARIA/RaBa

Nelayan Badean Ancam Menutup Jalan ke Pantai BANYUWANGI - Puluhan nelayan asal Desa Badean, Kecamatan Kabat, mendatangi gedung DPRD Banyuwangi kemarin (19/4). Mereka mengaku kesulitan memarkir perahu karena lahan di sekitar pantai tersebut telah ditutup dengan gedhek (anyaman bambu, Red) oleh pengelola tambak udang. Para nelayan tersebut mengancam akan menutup jalan menuju pantai bila mereka tidak diberi tempat untuk sandar perahu. “Kami sudah bertekad menutup jalan bila pemilik tambak tersebut tidak mau mengerti dengan nasib para nelayan,” tegas Ahmad Kholili, 32,

koordinator nelayan. Menurut Kholili, para nelayan sudah berlaku baik kepada pemilik tambak tersebut. Sebaliknya, nelayan merasa bahwa pemilik tambak belum pernah berbuat baik kepada para nelayan. “Tambak di dekat pantai itu tidak berfungsi. Kami ingin meminjam untuk tempat sandar perahu,” katanya. Ancaman para nelayan itu disampaikan saat mereka diterima Komisi II DPRD Banyuwangi. Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD, Ismoko, meminta persoalan tersebut diselesaikan di tingkat kecamatan n  Baca Nelayan...Hal 43

AGUS BAIHAQI/RaBa

WADUL: Para nelayan asal Desa Badean di teras gedung DPRD Banyuwangi kemarin.

Melihat Rencana Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Boom

Dirancang Menjadi Pusat Wisata Kuliner Banyuwangi Setelah tidak jadi pelabuhan penyeberangan, sekian tahun lamanya Pantai Boom di Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi, dibiarkan kumuh tidak terurus. Meski begitu, pantai tersebut tetap memiliki magnet kuat dan selalu ramai dikunjungi warga.

Belajar dari pengalaman unas SMA yang tak lazim

Ribuan dukungan bacagub independen muspro Biasanya sia-sia (muspro) itu karena sering menyianyiakan

AF. ICHSAN RASYID, Banyuwangi KONDISI kumuh yang sudah berlangsung puluhan tahun itu mengusik pemerintah daerah. Walau lokasi itu berada di wilayah Pemkab Banyuwangi, tapi pemkab tidak memiliki kewenangan mengurus pantai seluas 16 hektare itu. Ada dua institusi yang memiliki

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Unas SMP jauh lebih siap

BAYU SAKSONO/RaBa

BELUM TERTATA: Kondisi kawasan Pantai Boom di Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi, saat ini.

kewenangan mengurus kawasan tersebut, yakni PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Wangi

sebagai pemilik lahan dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur (Dishub Jatim).

Pemprov Jatim memiliki ke wenangan pada sisi pantai dan laut n  Baca Dirancang...Hal 43

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


34

Sabtu 20 April 2013

Ribuan Dukungan Bacagub Muspro

CERMIN DIRI Mencegah Tindak Asusila pada Anak TINDAK asusila yang terjadi di Desa Tegalharjo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, ini cukup mengagetkan publik Bumi Blambangan. Betapa tidak, tindakan tak senonoh itu justru dilakukan siswa yang masih menempuh pendidikan dasar. Yang tak kalah memprihatinkan, korban kasus asusila tersebut masih berumur empat tahun. Baik pelaku maupun korban dalam kasus tersebut tercatat masih di bawah umur. Tentu hal itu patut disayangkan. Semestinya, korban dan pelaku bisa menjalani hari-hari dengan belajar dan bermain sembari menatap masa depan. Namun yang terjadi, pelaku bakal menghadapi masa-masa sulit karena akan berurusan dengan proses hukum. Di usia yang masih sangat belia, dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai norma hukum yang berlaku di negeri ini. Beban yang tak kalah beratnya juga dipikul korban tindak asusila. Bocah berumur empat tahun itu tak hanya mengalami deraan fisik akibat tindakan tak terpuji pelaku. Lebih dari itu, korban juga terancam mengalami trauma psikis yang mendalam akibat peristiwa tersebut. Bukan mustahil upaya penyembuhan trauma tersebut butuh waktu yang sangat-sangat panjang. Namun, peristiwa itu sudah terjadi, ibarat nasi sudah menjadi bubur. Kejadian itu sudah terjadi dan waktu tak dapat diputar kembali untuk menghentikannya. Baik pelaku maupun korban sama-sama merugi akibat kejadian tersebut. Yang bisa kita lakukan dan harus diupayakan saat ini adalah mencegah peristiwa semacam itu terulang kembali. Kasus di Desa Tegalharjo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, tersebut harus dijadikan pelajaran berharga bagi kita semua. Pelaku melakukan tindakan tak terpuji tersebut lantaran sering menonton film porno di rumahnya. Karena itu, pengawasan terhadap anak perlu ditingkatkan. Keluarga memiliki peran paling besar dalam upaya memerangi serangan penyakit masyarakat, seperti pornografi terhadap anak-anak. Pihak keluarga, terutama orang tua, sejatinya memiliki banyak metode untuk membentengi anak-anaknya dari kepungan pornografi. Salah satu caranya adalah menjalin komunikasi secara baik dengan anak. Selain itu, tak hanya mengisi kebutuhan anak secara materi. Kebutuhan batin untuk anak-anak merupakan satu hal yang mutlak dipenuhi. Karena anak-anak juga butuh kasih sayang, dan perhatian keluarga. Arahkan mereka dengan berbagai kegiatan yang positif untuk masa depan mereka. Yang tak kalah penting, orang tua wajib menjadi teladan bagi anak-anaknya. Dalam kasus di atas, kalau kita tak ingin anak kita menonton pornografi, orang tua juga harus konsekuen menolak segala macam pornografi bagi diri masing-masing. (*)

Polisi Gagal Periksa Kiai Kembar Tidak Bisa Datang dengan Alasan Sakit

Kirim tulisan Anda ke alamat di bawah ini: OPINI DAN REMBUGAN Naskah Opini panjang tulisan sekitar 850 kata. Sedangkan Rembugan maksimal 250 kata. Kirim ke artikelradarbwi@gmail.com. Sertakan nama dan identitas penulis. Naskah yang sudah dua minggu berada di redaksi dan tidak termuat otomatis dianggap kembali ke pengirim.

SUARA PEMBACA Tulis permasalahan yang Anda hadapi terkait layanan publik. Baik terhadap intansi swasta maupun pemerintah. Sertakan alamat yang lengkap disertai fotokopi identitas dan nomor telepon Anda. Kirim ke artikelradarbwi@gmail.com

AGENDA KOTA

Umat Hindu Peringati Tahun Saka PERINGATAN Dharma Shanti Nyepi Tahun 1935 Saka akan berlangsung di Gesibu Blambangan mulai pukul 16.00 hingga pukul 20.00 hari ini (20/4). Peringatan tersebut akan dihadiri ribuan umat Hindu dari seluruh pelosok Banyuwangi. (*/bay)

Suminto Keluar dari Gedung DPRD BANYUWANGI - Anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi Partai Golkar dan Hanura, Suminto, resmi mengundurkan diri dari keanggotaannya sebagai wakil rakyat. Anggota dewan asal Partai Hanura itu akan bergabung dengan Partai Gerindra. Surat pengunduran diri Suminto sudah disampaikan kepada Ketua DPRD Banyuwangi, Her manto, dan Sekretariat DPRD Rabu lalu (17/4). “Sejak su rat pengunduran diri itu saya kirim, saya sudah tidak ma suk kantor (DPRD) lagi,” katanya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (19/4). Menurut Suminto, pengunduran diri sebagai keanggotaan DPRD Banyuwangi itu merupakan salah satu konsekuensi dan bentuk kepatuhan pada aturan. Terutama patuh pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 7 Tahun 2013 tentang pencalegan anggota DPR RI, DPRD, dan DPD. “Dalam aturan KPU itu sudah diatur cukup jelas bahwa bila anggota DPRD akan mencalonkan lagi,” katanya. Salah satu klausul dalam peraturan KPU itu, jelas dia, ada yang menyatakan bahwa bila anggota DPRD akan daftar lagi menjadi calon anggota legislatif (caleg) dari partai lain, maka harus mengundurkan diri dari keanggotaan DPRD. “Bukan hanya mundur dari partai lama, tapi juga harus mundur dari keanggotaan DPRD,” jelas Suminto. Berdasar aturan yang sudah dikeluarkan KPU itu, politisi kelahiran Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, itu harus rela kehilangan keanggotaannya sebagai wakil rakyat. “Sebagai warga negara yang baik, saya harus patuhi aturan itu. Bagi saya ini adalah konsekuensi,” ungkapnya.

ALI NURFATONI/RaBa

PENGASUH: KH Khoirudin di Ponpes Nahdlatul Qodiri, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi.

BANYUWANGI - Polres Banyuwangi harus bersabar untuk me meriksa KH. Khoirudin dan KH. Nurudin. Pengasuh Pondok Pesantren Nahdlatul Qo diri, Dusun Seneposari, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, itu tidak bisa memenuhi panggilan polisi dengan alasan sakit kemarin. Polisi memanggil Kiai Kembar tersebut terkait pu lu han Imigran gelap Etnis Rohingnya asal Myanmar yang ber sembunyi di pesantrennya. Meski sudah tinggal lima hari, kiai nyentrik itu tidak pernah melapor ke polsek setempat. “Kiai Kembar kita panggil terkait imigran gelap di pesantrennya,” terang Kasatreskrim AKP Bagus Ikhwan Cristian. Sesuai undangan, Kiai Kem-

ALI NURFATONI/RaBa

SEMBUNYI: Imigran Myanmar keluar dari Ponpes Nahdlatul Qodiri di Kecamatan Siliarung Abtu lalu (13/4).

bar diundang ke Polres Banyuwangi untuk dimintai keterangan pukul 09.00. Tetapi, hingga pukul 12.00, kiai yang ka kak-beradik itu ternyata

tidak datang. “Keterangan Kiai Kembar sangat kami butuhkan demi pengusutan kasus imigran gelap ini,” cetusnya n  Baca Polisi...Hal 43

BANYUWANGI - Peristiwa unik terungkap dalam proses verifikasi berkas dukungan bakal calon gubernur (bacagub) dan bakal calon wakil gubernur (bacawagub) Jawa Timur (Jatim) yang maju dari jalur independen, yakni pasangan Eggy Sudjana dan M. Sihat. Betapa tidak, sebanyak 2.424 berkas dukungan yang diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi salah alamat. Dukungan tersebut ternyata ditujukan kepada pasangan cagub-cawagub Eggy Sudjana dan Edi Prasetio. Akibatnya, ribuan dukungan itu pun muspro. KPU Banyuwangi tidak bisa memverifikasi berkas du ku ngan tersebut. Sebab, berkas du kungan yang bisa diverifikasi adalah dukungan yang ditujukan kepada pasangan Eggy Sudjana dan M. Sihat. Komisioner KPU Banyuwangi, Suherman mengatakan, KPU Jatim sudah menetapkan bahwa bacagub dan bacawagub yang telah memenuhi sya rat dukungan adalah Eggy Sudjana dan M. Sihat. “Namun, ternyata berkas dukungan ada dua versi, yakni ditujukan kepada pasangan Eggy Sudjana-M. Sihat dan Eggy Sudjana-Edi Pasetio. Berdasar hasil koordinasi pada 16 April (dengan KPU Jatim), yang bisa diverifikasi adalah dukungan untuk pasangan Eggy Sudjana-M. Sihat,” ujarnya kemarin (17/4). Menurut Suherman, berkas dukungan yang saat ini berada di tangan KPU Banyuwangi untuk diverifikasi ternyata ditujukan kepada pasangan Eggy SudjanaEdi Pasetio. “Ar tinya, berkas dukungan untuk pasangan Eggy Sudjana dan Edi Prasetio itu tidak bisa diverifikasi,” kata dia. Dikatakan, jumlah dukungan kepada Eggy Sudjana dan Edi Pra setio itu mencapai 2.424 lembar. Dukungan sebanyak itu

DOK. RaBa

Ternyata berkas dukungan ada dua versi, yakni ditujukan kepada pasangan Eggy Sudjana-M. Sihat, dan Eggy SudjanaEdi Pasetio. Berdasar hasil koordinasi pada 16 April (dengan KPU Jatim), yang bisa diverifikasi adalah dukungan untuk pasangan Eggy Sudjana-M. Sihat.” SUHERMAN Anggota KPU Banyuwangi

berasal dari warga Banyuwangi yang tersebar di 44 desa dan 16 Kecamatan di Banyuwangi. Sekadar tahu, untuk dapat ditetapkan sebagai cagub dan cawagub, pasangan yang maju dari jalur perseorangan harus memiliki dukungan minimal 3 persen dari total penduduk Jatim n  Baca Ribuan...Hal 43

DOK. RaBa

Suminto

Suminto yang tercatat sebagai kader Partai Hanura itu kini telah pindah ke Partai Gerindra. Melalui partai bentukan Prabowo Subianto itu, dia kini mendaftar sebagai caleg DPR RI. “Saya memang pindah ke Partai Gerindra, dan sekarang akan maju lagi untuk anggota DPR RI,” cetusnya. Ketua DPRD Banyuwangi, Her manto, saat dikonfirmasi mengakui bahwa Suminto telah mengundurkan diri dari anggota DPRD. Surat pengunduran diri tersebut juga sudah ma suk ke sekretariat DPRD. “Pak Suminto mundur dari anggota DPRD karena pindah partai,” kata Hermanto. Sekadar diketahui, dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2009 lalu, Partai Hanura mendapat dua kursi di DPRD Banyuwangi. Kedua kursi itu diisi Abdul Basit dan Suminto. Karena tidak bisa membentuk fraksi sendiri, maka kedua kader Partai Hanura itu bergabung dengan Fraksi Partai Golkar. (abi/c1/bay)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho, Mega Dwi P. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


35

Sabtu 20 April 2013

PERNIKAHAN

KPPT Belum Terbitkan Izin Galian C

SINGOJURUH - Aktivitas galian C masih banyak ditemukan di Banyuwangi. Padahal, galian dengan menggunakan mesin backhoe tersebut belum mengantongi izin. Itu berarti galian tersebut ilegal. Galian C tersebut kerap kali memicu reaksi warga dengan berbagai alasan. Ujung-ujungnya, aktivitas galian pasir tersebut dihentikan.

Tetapi, jika masyarakat tidak ada yang komplain, aktivitas galian itu akan tetap berjalan. Padahal, perbuatan tersebut melanggar peraturan. Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Banyuwangi Abdul Kadir menegaskan, n Baca KPPT...Hal 43

RUSAK LINGKUNGAN: Sejumlah truk berada di lokasi galian di Desa Singolatren, Kecamatan Singojuruh, kemarin.

ALI NURFATONI/RaBa

Anisa Lepas Masa Lajang ANISA Febriyanti, administrasi pemasaran Jawa Pos Radar Banyuwangi mengakhiri masa lajangnya. Dia dipersunting pria idaman hatinya, Riezki Malfianta. Akad nikah dan resepsi berlangsung di Dusun Krajan, Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi, Jumat kemarin (19/4). Keluarga besar Jawa Pos Radar Banyuwangi mengucapkan selamat menempuh hidup baru. Semoga kedua mempelai menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah. (*)

Nagud Huni Sel Sendirian Siswa SD yang Cabuli Balita KALIBARU - Penyidik Reskrim Polsek Kalibaru benarbenar serius menangani perkara pencabulan dengan tersangka

anak sekolah dasar (SD). Hingga kemarin, tersangka pencabulan, Nagud (nama samaran), 13, masih meringkuk di jeruji besi Mapolsek Kalibaru. Pelajar kelas V SD asal Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, itu tinggal menunggu hari untuk dilimpah-

kan ke kejaksaan. Berhubung di Mapolsek Kalibaru tak ada tahanan khusus anak, Nagud terpaksa ditahan di sel orang dewasa. “Untungnya pas nggak ada tahanan lain. Sehingga, meski di ruang tahanan orang dewasa, dia sendirian,”

kata Kapolsek Kalibaru AKP Suwanto Bari saat ditemui di kantornya kemarin. Lantaran tak tega melihat anaknya ditahan, orang tua Nagud rajin nyambang ke Mapolsek Kalibaru. “Orang tuanya tiap hari datang ke sini nemani

anaknya. Paling pulang kalau pas mandi, tapi nanti datang lagi,” tutur kapolsek. Pengakuan kepada penyidik, Nagud tak naik kelas selama dua tahun. Dia juga mengaku kerap nonton film porno n Baca Nagud...Hal 43

TERPAKSA MENGINAP: Gara-gara solar habis, truk besar ini hanya bisa parkir di SPBU Dusun Tegalyasan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu.

ALI NURFATONI/RaBa

Waspadai SPBU Menimbun Solar SEMPU - Kelangkaan solar masih terlihat di sejumlah Stasiun Pengiriman Bahan Bakar Umum (SPBU) di Banyuwangi. Sebab, pengiriman solar memang dibatasi. Tak pelak, kendaraan roda besar, semacam truk, kerap kali antre untuk mengisi solar. Nah, kelangkaan solar itu memunculkan banyak spekulasi. Salah satunya, dugaan penimbunan solar oleh sejumlah SPBU. “Bilangnya habis, padahal itu ditimbun,” cetus pembina Forum Komunitas Angkutan Material Banyuwangi (F-Koralwangi), Wahyu Widodo, kemarin. Dia menegaskan, dugaan ad-

anya SPBU menimbun solar itu atas laporan petugas SPBU. Karena itu, dia meyakini bahwa solar itu memang sengaja diendapkan sambil menunggu harga solar naik. ‘’Karena itu, semua pihak harus bertindak,” ajak pria yang dikenal dengan sebutan Raja Sengon itu. Menurut dia, langkah tersebut harus segera direspons. Pasalnya, kelangkaan solar bisa berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. ‘’Jangan sampai masyarakat dirugikan. Masyarakat juga harus mengawasi,” ajaknya. Sementara itu, sejumlah truk

terpaksa parkir di area SPBU gara-gara solar habis. Para sopir terpaksa menunggu solar datang karena tidak bisa melanjutkan perjalanan. ‘’Saya sudah menunggu mulai jam 08.00, tapi sampai sekarang (pukul 12.00) solar belum datang,’’ keluh Ahmad, sopir truk asal Probolinggo. Dia menceritakan, dirinya melihat kelangkaan solar sepanjang perjalanan dari Sukowidi, Banyuwangi. Tentu hal itu memaksanya tidak melanjutkan perjalanan. “Sampai kapan begini,” ujarnya saat ditemui di SPBU Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, sore kemarin.

Pengelola SPBU Genteng Wetan, Anam mengatakan bahwa pasokan solar dari Pertamina tidak datang dalam beberapa hari terakhir. Padahal, pihaknya memiliki saldo sebanyak 32 Kilo Liter. ‘’Memang, biasanya setiap hari dapat 8 Kilo Liter. Tapi dua hari ini solar tidak dikirim,” ungkapnya. Hal yang sama terjadi di SPBU Dusun Tegalyasan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu. Sebuah truk bernopol H 1630 WY terpaksa “menginap” di SPBU tersebut karena kehabisan solar. ‘’Truk ini mulai tadi malam di sini,” cetus salah satu petugas SPBU. (ton/c1/aif)

Demokrat All Out Perjuangkan Caleg Perempuan Dapil II Targetkan 3 sampai 5 Kursi di DPRD BANYUWANGI – Pesta demokrasi lima tahunan memang masih akan dilaksanakan pada bulan April 2014 mendatang. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat Partai Demokrat (PD) untuk memanaskan mesin partai demi kemenangan pemilu legislatif. Di Banyuwangi, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu memasang target harus menang. Konsentrasi dan komunikasi pun terus digencarkan ke semua lini di sejumlah daerah pemilihan (dapil). Yang menjadi perhatian partai ini adalah dapil II yang meliputi Kecamatan Songgon, Kabat, Singojuruh, dan Rogojampi. Di dapil ini partai bersimbol Mercy ini bertekad mengamankan tiga hingga lima kursi. Untuk mewujudkan optmisme ini, PD Banyuwangi menyatakan all out bertarung di dapil II. Sejumlah caleg unggulan --baik perempuan maupun pria -- akan diperjuangkan untuk mendulang suara maksimal di dapil II. “Target kita ingin caleg perempuan dan pria di dapil ini bisa masuk ke dewan,” tegas Michael Edi Hariyanto, Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi. Keinginan PD memuluskan calegnya dari dapil II tidak sendirian. Bendahara PD Banyuwangi Arvy Rizaldi juga mencanangkan target yang sama. Entrepreneur muda asal Rogojampi ini akan all out meloloskan sedikitnya tiga caleg perempuan dari dapil II. “Keinginan saya dan Pak Michael sama. Saya dan beliau sama-sama mengusung masingmasing tiga caleg perempuan dan tiga caleg pria lolos dari dapil ini,” ujar pria yang hari ini akan mengakhiri masa lajangnya. Di dapil II PD akan menempatkan tiga caleg

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

KETUA DAN BENDAHARA : Michael Edi Hariyanto mendampingi bendahara PD Banyuwangi Arvy Rizaldi di sela-sela persiapan pernikahan, Sabtu (20/4).

Dapil II Banyuwangi Jumlah Kursi

: delapan

Singojuruh Rogojampi Kabat Songgon

: 46.008 suara : 91.757 suara : 68.857 suara : 51.211 suara

perempuannya. Di antaranya adalah Sherley Olivia Inggrid Mamangkey, Annisatul Munadhiro, dan Nuroniyah. Sedangkan tiga caleg pria,

Ahmad Yani, Bernad Sipahutar, dan Andi Muljo yang juga adik kandung Ketua PD Banyuwangi Michael Edi Hariyanto. Tidak hanya dapil II, PD juga akan berusaha untuk meloloskan semua calegnya baik perempuan maupun pria di daerah pemilihan lainnya. Ini menjadi komitmen besar sebagai perjuangan partai dalam membangun dan mengutamakan kepentingan rakyat. PD bukan hanya sekadar meloloskan calegnya. PD berkomitmen untuk berjuang mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap gerakannya. ”Tentunya hal ini harus didukung dengan caleg yang berkualitas dan tentunya pro dengan kepentingan rakyat,’’ tegas Michael. (nic/adv/aif)

Kulit Manggis Sangat Bermanfaat untuk Kecantikan Majalah Trubus edisi bulan Oktober terjadi karena xanthone dapat merangsang 2011 yang lalu menulis bahwa buah pemecahan lemak dalam tubuh. Kulit mangmanggis ternyata memiliki banyak sekali gis juga dapat digunakan untuk mencegah manfaat. Selain daging buahnya yang enak penuaan dini karena antioksidannya dapat dan segar untuk dimakan, kulit buahnya memperbaiki sel-sel yang rusak pada kulit. memiliki manfaat untuk pemeliharaan Mengonsumsi xanthone kulit manggis kesehatan dan kecantikan. Mengapa? dapat membuat kulit lebih kencang dan berKarena, kandungan antioksidan dalam sih. Dengan mengonsumsi xanthone Anda buah manggis termasuk yang tertinggi juga akan terlihat lebih muda karena antiodi antara semua buah. Akibatnya, buah ksidan super ini mempunyai fungsi untuk manggis sangat baik untuk pengobatan mempertahankan dan memperbaiki beberpenyakit, baik ringan maupun berat. Pada apa sel tubuh yang rusak sehingga menjadi kulit manggis terdapat senyawa xanthone lebih baik. Namun, sangat disarankan ibu yang memiliki tingkat antioksidan yang hamil di bawah enam bulan tidak mentinggi. Dengan konten xanthone sekitar gunsumsi jus kulit manggis karena dapat 123,97 mg/ml, zat pada kulit buah mang- membahayakan janin yang ada di dalam gis itu dapat memkandungan mereka. Untuk mendapatkan buang penyakit, manfaat yang nyata, sangat disarankan memperbaiki selmengonsumsi xanthone sel yang rusak, kulit manggis In rutin dan melinsetiap hari. du ngi selBila ingin tahu sel dalam lebih banyak tu buh dari tentang khasiat serangan peku lit mang gis nyakit. Zat tersebut, kimia alami Anda bisa yang tergomembalong senyawa c a n y a polyhenolic itu di buku dapat digunakan berjusebagai bahan undul Kulit tuk me ngatasi berba gai peManggis nyakit, misalnya penyakit jantung, Berkhasiat arterosklerosis (plak pada pembuluh Tinggi, yang darah), hipertensi, dan trombosis. KUlit t e r sedia di Toko manggis juga dapat membantu penghan- Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, curan semua penyakit dan meningkatkan apakah untuk mendapatkan xanthone itu antibodi dalam tubuh. Selain itu, kand- kita perlu mengimpor nya dulu? Tidak. ungan antioksidannya itu membuat kulit Sekarang, teknologinya sudah ada di Inbuah manggis dapat dijadikan sebagai an- donesia. Dan produk itu sudah beredar tikanker, seperti kanker payudara, kanker di apotek dan toko-toko obat terkemuka darah (leuke mia), kanker perut, kanker di kota Anda, dalam bentuk kapsul. Naparu, kanker usus besar, dan kanker hati. manya Garcia. Sedangkan xanthone Artinya, kulit manggis dapat digunakan se- adalah nama zat yang dikandungnya. Bila bagai obat kemoterapi untuk mengurangi ingin tahu lebih banyak tentang ekstrak efek kemoterapi. Manfaat Kulit manggis kulit manggis pertama di Indonesia itu, lainnya adalah mengobati penyakit asma, Anda bisa menghubungi telepon bebas penyakit alzeimer, jerawat, disentri, diare, pulsa kami di 08001401430, email info@ maag, bronkitis, pneu monia, penyakit manggis garcia.com, atau website www. parkinson, osteoporosis, HIV, asam urat, manggis garcia.com. .Produk ini bisa kolesterol, dan depresi. didapatkan di Apotek dan toko obat terUntuk Kecantikan, manfaat kulit manggis kemukadan di pengambilan kota anda atau segeraSukidi. BanyuUNDANGAN: Pejabat Pemkab saat menghadiri pelantikan sumpah adalah untuk penurun berat badan. Ini bisa wangi : 0333-7703239 & 081336445358


36

Sabtu 20 April 2013

Ribuan Siswa SD Sarapan Ikan Gugus 03 Gelar Gemarikan di RTH Blambangan BANYUWANGI - Ribuan siswa Sekolah Dasar (SD) dari Gugus 03 berkumpul di Ruang Terbuka Hijau (RTH) lapangan Blambangan, Banyuwangi, kemarin pagi (19/4). Mereka menyantap sarapan bersama dengan menu berlauk ikan. Kegiatan itu dalam rangka Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Sebelum sarapan, ribuan anak itu menggelar apel bersama di lapangan Blambangan. Apel dipimpin inspektur upacara kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Banyuwangi Nurhamim. Usai apel, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Banyuwangi Ir. Pudjo Hartanto, MSi memberikan kuis tentang Gemarikan kepada beberapa siswa. Anak yang berhasil menjawab dengan benar langsung dihadiahi suvenir menarik dari Dinas Kelautan dan Perikanan. Anak-anak pun berebut menjawab sembari berlari menuju tengah lapangan di mana ada Pudjo, Nurhamim, dan jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan. Saat diwawancarai koran ini, Nurhamim mengatakan, Gemarikan kali ini diikuti siswa SD dari Gugus 03.

Pesertanya berasal dari siswa SDN Kepatihan, SDN Kampung Melayu, SDN 1 Panderejo, dan SDN 2 Karangrejo. Kegiatannya berupa olahraga dilanjutkan makan bekal berlauk ikan. “Dalam rangka menindaklanjuti seruan Ketua Forikan Ibu Dani Azwar Anas, UPTD mengadakan kegiatan Gemarikan,” terangnya. Ditambahkan oleh Nurhamim, selama ini UPTD telah menggalakkan Gemarikan di kalangan siswa PAUD, TK, SD, dan MI. Selain diacarakan di lapangan Blambangan, imbuh dia, Gemarikan juga digalakkan dalam acara car free day, pada hari Minggu pagi. Diharapkan melalui kegiatan itu, anak-anak menjadi suka dan terbiasa makan ikan. “Untuk itu, siswa dan guru diajak sarapan bersama dengan lauk ikan dalam acara car free day,” jelasnya. Gemarikan sebenarnya sudah dilaunching oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pada November 2011. Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) yang diketuai Dani Azwar Anaz bersama Dinas Kelautan dan Perikanan menindaklanjuti dengan berbagai kegiatan Gemarikan. Tahun ini, Gemarikan juga dilakukan dengan sasaran siswa PAUD dan TK, dalam rangka mendukung program Taman Posyandu. Sedangkan tahun depan akan membidik sasaran kalangan atlet. (adv/als)

IRWAN/RaBa

GEMARIKAN: Pudjo Hartanto, Nurhamim, serta jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan menyaksikan siswa makan ikan di RTH lapangan Blambangan.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Kaligung-Rogojampi •

• Rumah Kebalenan •

KELILING BANYUWANGI: Vario Injection Day yang digelar Minggu (14/4) mengambil start stadion Maron Genteng diikuti ratusan matik Honda.

FOTO-FOTO: ISTIMEWA

Vario Idling Stop Dikenalkan Lewat Touring

Diyakini Jadi Skutik Andalan Masyarakat BANYUWANGI - Vario Injection Day menjadi salah satu ajang pembuktian jika matik Honda adalah raja jalanan. Hal ini dibuktikan saat touring yang mengambil start di Lapangan Maron Genteng pada Minggu (14/4) lalu. Ratusan pengendara matik Honda itu menjelajah wilayah Banyuwangi menuju Kota Banyuwangi hingga finish di Roxy Supermarket Banyuwangi. Supervisor PT MPM Jember, Budi Santoso mengatakan, Vario Injection Day ini untuk memberikan apresiasi kepada para pemilik motor Honda Vario 125 Techno, dan Vario 125 CBS. Acara juga dimeriahkan aksi panggung beberapa band lokal serta pembagian puluhan hadiah menarik kepada seluruh peserta touring. Di antaranya TV LCD, kulkas, Android tablet, dan ratusan elektronik. Budi menjelaskan, even ini merupakan wujud terima kasih Honda

BANYUWANGI

• Rumah Banyuwangi •

• Rumah Desa Balak •

BANYUWANGI

• Tukang Jahit •

• Kijang LSX ‘98 •

• Daihatsu Taft ‘93 •

• Mitsubishi Kuda ‘00 •

Djl Kijang LSX ‘98 wrn hijau mtalik trawat baik, milik sndiri hrg 95jt. H. 081234636910.

Daihatsu Taft GT/F70 th1993, abu2 metlk, istmw, 63 juta nego. H. 081234590053

Mitsubishi Kuda SP Exced ‘00 biru silv, Ori, N pajak bru d Prob, 93jt nego. 08123481534

• Customer Service •

• L300 ‘05 •

• Toyota Innova ‘10 •

• Daihatsu Terios ‘10 •

Dijual L300 tahun 2005, plat P Banyuwangi, pajak, Kir baru, barang istimewa, harga nego, hubungi: (0333) 393036 / 082140769069

Dijual Kijang Innova tahun 2010 (solar) tipe G silver, harga 225 juta nego, bisa cash/ kredit atau tukar tambah, hubungi : 082142194111 atau 081335897888.

Dijual Daihatsu Terios F700 RG TS plues, tahun 2010 silver metalik, harga 145 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 - 635176 , 0811351148

• Honda Jazz ‘08 •

• Grand Livina ‘07 •

• Mitsubishi Kuda ‘99 •

Dijual Honda Jazz GE8 1.5.S MT CKD tahun 2008, biru metalik, harga 152,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 - 635176, 0811351148

Dijual Nissan Grand Livina X4 MT tahun 2007, abu-abu tua metalik, harga 143,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 - 635176, 0811351148

Dijual Mitsubishi Kuda VB5W GLS (solar) tahun 1999, hijau muda metalik, harga 75 juta nego, brang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 - 635176 , 0811351148

• Isuzu Panther ‘01 •

• Toyota Kijang LGX ‘04 •

Dijual Isuzu Panther TBR 541 LS 25 MT tahun 2001, biru muda metalik, harga 115 juta nego, brang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 - 635176, 0811351148

Dijual Toyota LGX bensin tahun 2004 silver stone harga 132 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit atau tukar tambah, hubungi 081336666171

Dbthkn Customer Service / Pengajar utk di GO Genteng syrat D3/S1 lamaran kirim ke Jl. Wahid Hasyim no.73 Tlp 843273 Genteng / Jl. Brawijaya No.8 Banyuwangi lamkir 5 Mei 2013.

• Pengasuh Pesantren • Pengasuh Pesantren Nurul Hayat, Lk2 + 35th, min SMA, llsan Pes/S1 Univ Islam, Jl. Imam Bonjol 35 Bwi 7775555 Segera

BANYUWANGI • Beras Organik •

• Peluang Usaha •

Djl tanah + bangunan L 4x8=32m2 + 10 x 15 = 150m2, bisa dibeli dgn cash/kredit & juga bs disewa, SHM, Lok Ds Balak, hrg nego,H:(0333)631526–635176,0811351148

BANYUWANGI

Dicari tkang jahit sutra halus dan kaos utk garmen di Kuanji Dalung Denpasar. Hub 0361-7475878 / 0811387193

Sedia beras organik putih, perum PKBR (blkg untag), hrg 15 rb/kg 081336659258.

Djl rumah L 10X15 = 150M2 lok Banyuwangi, utara pbrik ES, bs dibeli dg cash/kredit dan juga bisa di sewa hrg nego hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

BANYUWANGI

• **Arum Regency** •

• Perum Griya Giri Mulya •

Djl rumah lok Kebalenan di Jl. Raya Rogojampi/ Genteng, L10 x15=150m2, SHM, bs dibeli dg cash atau kredit & jga bsa disewa, hrg nego. Hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

BANYUWANGI

Dijual rumah cantik lokasi strategis Lt / Lb 120/60 hrg pasar 350jt-an dijual 236jt bisa bayar separo sisanya flexibel tanpa bunga & tanpa pajak apapun tidak krasan uang kembali 100%. Hub. 085336885520

Djl cpt Perum Griya Giri Mulya WX-01/WX02 hrg nego. Hub: 085353574360 SHM Dijual rumah di Kaligung Rogojampi, luas 311 m2, hubungi: 081230400909, 087857282008, TP.

men skutik middle, Honda Vario 125 menguasai pasar hingga 95 persen. Meningkatnya penjualan Vario 125 tak lepas dari keunggulan yang dimiliki motor ini. Apalagi, sejak meluncurnya varian mesin injeksi pada 2012. “Dengan hadirnya varian baru Vario 125 CBS Idling Stop yang memiliki teknologi andalan ‘Idling Stop System’ (ISS), baMENGHIBUR: Setelah keliling Banyuwangi, mereka mendapat hiburan musik dan han bakar minyak (BBM) yang digudoorprize di arena parkir Roxy Supermarket. nakan diklaim lebih kepada konsumen yang memakai memperkenalkan Vario terbaru. irit. Kami optimistis, ke depan motor Vario. Sekaligus mengajarkan ke- Yaitu Vario 125 CBS Idling Stop ini akan menjadi skutik andalan masyarakat sebagai motor yang smart pada para pengguna jalan untuk kepada masyarakat. senantiasa tertib dalam berlaluLebih lanjut, pasar matik Honda dan ramah lingkungan,” pungkaslintas. Selain itu, Honda juga ingin matik mengalami kenaikan. Di seg- nya. (adv/als)

Ingin punya usaha tanpa ganggu pekerjaan? Modal minimal 10 juta, tidak perlu bayar pegawai, keuntungan pasti 100% dalam 24 bulan. Hubungi: 03337611387

• Rajah Kijang Kencono • Ush rajah Kijang Kencono mdl sdkit Insya Allah hsilny mmuaskan yg pnting ush; 085236824224

• Marketing • Lowongan Marketing, Pria, min SMA, mempunyai pengalaman Marketing, pekerja keras, mampu kerja ditarget. Lam krm ke: KSU Syirkatul Muamalat Syari’ah, Tegalmojo, Singojuruh, T: 635900

• Adm Keuangan • 1. Adm Keuangan, pend. min D3 segala jurusan, usia max 28thn, blm menikah, bersedia dtempatkn di sluruh wilayah kerja perusahaan. 2. Satpam, Lk/Pr, pend. min SMA sdrjt, usia max 35thn, bersedia dtempatkn di sluruh wilyah krja. 3. OB, Lk, pend. min SMP/sdrjt, brsedia dtempatkn di sluruh wilayah perusahaan. Kirim lamaran ke PT. DAS, Jl. Boediono No. 42, Bwangi. Telp: 411000

LOWONGAN KERJA BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Kalirejo Permai •

• Jl. Agus Salim •

Jual tanah 192m2, uk 16x12m, nangka 1112, Perum Kalirejo Permai. H: 081553553553

Dijual ruko 2lt lok. Jl. Agus Salim (blkg Untag) Bwi, hub : Anugerah (0333427190)

BANYUWANGI • STNK • Hlg STNK P 5108YJ, an. Bambang Sunarto. Bromo 19 Kopen 05/09 Genteng, Gtg Hlg STNK P 3097 YJ, an. Rudi Ambara. Jl Ikan Mungsing No. 30 01/03 Karangrejo

SITUBONDO • STNK • Hlg STNK P 4275 EU Saifur Rahman Halimi, Ds. Alasmalang 02/01 Panarukan

SALES SUPERVISOR Syarat: minimal SLTA; Usia Max. 30 Thn; Pengalaman di bid. Pemasaran min. 2 thn; Menguasai outlet & wilayah Bwi dan sekitarnya; Menguasai sistem distribusi; Menguasai computer Lamaran ditutup 27 April 2013 pkl. 13.30. Berkas Surat Lamaran diantar sendiri ke alamat: HRD PT. Blambangan Foodpacker Indonesia, Jl. Sampangan No. 1 MUNCAR, Telp. 0333 – 593479 Fasilitas: Gaji + Tunjangan; Bonus terhadap Pencapaian target

Mobil Anda belum laku? Hubungi: 412224


BALJEBOL

Sabtu 20 April 2013

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

41

LUMAJANG

Bupati Djalal Batalkan KSO ABDUL AZIZ/RABA

DIAMANKAN: Sepeda motor yang dikemudikan Joko dibawa ke Mapolsek Kalibaru kemarin.

Siswa SMK Tabrak Penyeberang Jalan G L E NMORE - Su ng gu h malang nasib yang menimpa Begina, 70. Nenek tersebut ditabrak motor ketika menyeberang jalan di depan pertokoan Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, pukul 07.30 kemarin. Akibat kecelakaan tersebut, Begina mengalami benjol di kepala. Kedua kakinya juga mengalami luka parah. Dia pun harus menjalani perawatan ekstra di Puskesmas Sepanjang, Kecamatan Glenmore. Sementara itu, sang pengemudi motor V-Ixion bernopol P 5584 VQ, Joko Warsito, 17, dan temannya yang dibonceng, Albert, 14, keduanya asal Dusun Kalikempit, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, hanya mengalami lecet-lecet di

JEMBER – Bupati Jember M.Z.A. Djalal akhirnya mengambil kebijakan membatalkan perjanjian kerja sama operasional (KSO) yang dilakukan Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember dengan pihak investor PT Nanggala Mitra Lestari (NML). Pembatalan KSO ini disampaikan Bupati Djalal malam hari setelah ribuan karyawan PDP menggelar demo siang harinya di Kantor Pemkab Jember yang berujung ricuh. “KSO sudah saya batalkan,” ujar Bupati Djalal singkat. Sementara itu, Direktur Umum PDP Ir

Sudjatmiko juga mengakui jika dirinya sudah dipanggil Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Jember Sugiarto terkait pembatalan KSO. Termasuk sudah menghadap Bupati Djalal. “Pembatalan KSO sedang diproses,” ujarnya. Sudjatmiko berharap, dengan pembatalan KSO tersebut, kondisi PDP bisa kondusif dan para buruh bisa bekerja kembali. Dengan dibatalkannya KSO, kata Sudjatmiko, diharapkan para buruh PDP bisa kembali bekerja guna meningkatkan produktivitas. Minimal harus mencapai target PDP sebesar Rp 18 miliar tiap tahunnya.

Tak jauh beda diungkapkan Saptono Yusuf, ketua DPRD Jember. Menurut Saptono, dengan dibatalkannya KSO oleh Bupati Djalal, ada konsekuensi yang harus ditanggung semua pihak. “Baik jajaran direksi PDP, karyawan, maupun buruh harus menunjukkan kinerja yang baik dengan dibatalkannya KSO,” paparnya. Ini mengingat, pihak luar saja, dalam hal ini investor PT Nanggala Mitra Lestari (NML), berani memberikan pembagian keuntungan Rp 18 miliar, maka sebenarnya potensi PDP lebih dari itu. Untuk itulah, kata Saptono, beberapa

kekurangan dan kinerja kurang baik di PDP selama ini harus segera dibenahi. Jika ada kebocoran-kebocoran, hendaknya segera diatasi agar pendapatan PDP bisa terus meningkat. Dijelaskan, salah satu tuntutan buruh menyangkut adanya peningkatan kesejahteraan. “Patut diingat, kesejahteraan bisa meningkat jika pendapatan PDP juga meningkat terus,” tegasnya. Untuk itu, setelah KSO dibatalkan, semua buruh harus bekerja lebih giat lagi. Termasuk jajaran direksi PDP, harus membenahi manajemen yang masih kurang baik. (ram/wnp/c1/har/jpnn)

beberapa bagian tubuh. Diperoleh keterangan, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi ketika Begina hendak menyeberang jalan dari utara ke selatan. Celakanya, baru saja dia melangkahkan kakinya di provinsi tersebut, dari arah timur meluncur motor yang dikemudikan siswa SMK Muhammadiyah 4 dan MTsN Glenmore tersebut. Diduga karena sudah terlalu dekat, Joko tak bisa mengendalikan kendaraannya, sehingga terjadilah kecelakaan. “Sekarang Begina dirawat di Puskesmas Sepanjang, dan motor yang dikemudikan Joko kita amankan di Mapolsek Kalibaru,” kata Kapolsek Kalibaru AKP Suwanto Bari melalui Kanitlantas Aipda Yulianto. (azi/c1/aif)

Polres Jadi Inisiator Pilkada Damai LUMAJANG - Polres Lumajang membangun komitmen bersama dengan seluruh tim pemenangan pasangan calon bupati bupati dan calon wakil bupati (cabup/cawabup) bersama jajaran forpimda. Itu dilakukan demi mewujudkan pelaksanaan pilkada Lumajang damai. Memorandum Of Understanding (MoU) ditandatangani di Mapolres Lumajang, kemarin. Acara ini dihadiri semua tim pemenangan pasangan calon, parpol pendukung dan sejumlah forpimda. Tak terkecuali seluruh jajaran polsek dan petinggi Polres Lumajang juga hadir. Terlihat sejumlah pasangan calon duduk bersama dalam acara ini. Selain penandatanganan

MoU, juga diselingi acara pelepasan burung dara dan penerbitan naskah komitmen bersama antara polres, kodim, danyon, KPU, dan panwaslu. Kapolres Lumajang AKBP Susanto menjelaskan, ada tiga MoU yang ditandatangani. Pertama menyangkut kampanye tertib lalu lintas, penertiban Surat Tanda Pemberitahuan Pemilih (STTP), dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Dalam pelaksanaan kampanye mengacu pada UU 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas. Polres berkomitmen memberikan pelayanan pada tim sukses saat berkampanye. (fid/c1/wnp/jpnn)

100 BESAR TRY OUT SMP 2013 RNK 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34

NAMA

RESTU HARY R FARAH QURROTA A. FARAH HU RU IN RAYU FIRNADIANA YULIA SAFITRI KHUSNUL KHOTIMAH ROSY P. MAHARANI ELLEN OCKTAVIRONITA KEVIN SATRIA ROSI CAHYANING W. NOVI ARI ANI KANZA FITRIA KHANSA SALSABILLA MARISA ICHA AISYA S LUSIA A DWI T ANTAR MANARICHA AULIA FIRDAUS B NICOLE YANEDIA P P ACHMAD FARIZ F. ARIANA SRI R WASILAH AGUSTINA HARIRA KRISNA YULI INDAH L LORNA ASPRILA J. AULIA NURIL ISNIA JURISA JONATHAN BIMA MAGHFUR A R IKHSAN NUGROHO DILLA RESTU J. CINDI VANTIKA C EFTITAH RAMADANI MAR ATUS SOLIKHAH KEKE ANGGUN I. Y NOBBY BAGUS M.N.

SEKOLAH SMP BUSTANUL MAKMUR SMP BUSTANUL MAKMUR SMP BUSTANUL MAKMUR SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 1 CLURING SMPN 1 GENTENG SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 1 SRONO SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 1 GENTENG SMPN 1 BWI SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GIRI BWI SMPN 1 GENTENG SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 1 BWI SMPN 1 CLURING SMPN 1 GIRI BWI SMPN 1 SRONO SMPN 1 SRONO SMPN 1 SRONO SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 2 GAMBIRAN

ING

INA

9,60 9,60 9,60 9,20 9,20 9,20 9,20 9,20 9,20 9,20 9,60 9,20 9,60 9,20 8,80 9,20 9,20 9,20 9,20 8,40 9,20 9,60 8,80 9,20 7,60 9,20 6,80 8,00 9,20 9,20 9,20 9,20 7,60 7,60

7,60 7,60 7,60 8,00 8,00 8,00 8,00 6,40 7,60 6,80 6,40 6,80 7,20 6,80 7,20 7,20 6,80 6,80 6,40 7,60 7,60 6,80 6,80 8,00 6,80 7,60 8,00 7,60 6,00 6,80 6,80 6,80 7,60 7,60

MAT 8,80 8,80 8,80 7,60 7,60 7,60 7,60 8,40 6,80 7,60 6,80 6,80 6,80 8,00 7,60 6,80 8,40 7,60 7,60 7,60 6,00 6,00 7,20 7,60 8,00 6,00 8,40 7,60 7,60 7,20 7,20 7,20 8,00 8,00

IPA

JML

8,80 8,40 8,40 8,00 8,00 8,00 8,00 8,00 8,40 8,40 8,80 8,80 8,00 7,60 8,00 8,40 6,80 7,60 8,00 7,60 8,40 8,40 8,00 6,00 8,40 8,00 7,60 7,60 8,00 7,60 7,60 7,60 7,60 7,60

34,80 34,40 34,40 32,80 32,80 32,80 32,80 32,00 32,00 32,00 31,60 31,60 31,60 31,60 31,60 31,60 31,20 31,20 31,20 31,20 31,20 30,80 30,80 30,80 30,80 30,80 30,80 30,80 30,80 30,80 30,80 30,80 30,80 30,80

RNK 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68

NAMA

AMALIA USAMA LYA CAHYA NINGSIH NADYA ROHMANDA DEWI MURNI AGBIT P RISMA EKA LESTARI VIONY DWINTA S. NUNUNG CICI P. MOHAMMAD ZAKY M DESY SURYANI AZILLATIN QISTHIAN D INAYATUS NUR D ANTI MANARICHA RISMA AYU NOVIANTI YOGA FULKA FAHMI H DIAH SUSI K DINDA ZULVIA ZAHRO SELLI CAHYANI ZAKTI CITA ADE RESMI MAGHFIRA MIEN AG ANANDA AGUSTIN ANNISAA BESTY BELLA ESMIRANDA R DINDA AYU N. NUR LAILI ASTI P MARITSA RIZKIYAH RISYAL SUMANTRI LELYANI BELLA H TITIS ULFITANINGSIH AZIZAH YASITA N KEVIN ANDREAWAN ADINA MUTIARA KELVIN FARIS ANIES Y W

SEKOLAH SMPN 1 SRONO SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 1 SRONO SMPN 1 SRONO SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 1 GENTENG SMPN 1 SRONO SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 2 GAMBIRAN SMP BUSTANUL MAKMUR SMPN 1 BWI SMPN 1 BWI SMPN 1 BWI SMPN 1 BWI SMPN 1 BWI SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 1 SRONO SMPN 1 BWI SMPN 1 GIRI BWI SMPN 1 GIRI BWI SMPN 1 SRONO SMPN 1 CLURING SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 1 BWI SMPN 1 BWI SMPN 1 BWI

ING

INA

MAT

8,40 9,60 8,80 9,20 8,80 8,80 8,80 8,80 9,60 8,80 8,40 8,40 8,80 8,80 8,80 8,80 9,20 9,20 9,20 8,80 9,60 8,80 8,00 7,20 8,00 8,40 9,20 8,40 8,00 9,60 9,60 9,20 8,80 8,40

7,20 6,40 7,60 6,80 6,40 6,00 6,40 6,40 6,00 7,20 6,80 7,20 8,00 6,80 5,20 7,20 7,60 7,60 7,60 8,00 7,20 6,40 6,80 6,80 7,60 7,20 7,60 6,40 6,80 6,80 6,00 7,20 6,00 6,80

7,20 8,40 7,20 6,40 7,60 7,60 7,60 7,60 7,60 6,00 7,60 6,40 6,80 6,80 8,00 7,20 6,40 6,40 6,40 7,60 7,20 7,60 7,60 8,80 8,40 6,40 6,00 7,20 8,00 7,20 6,80 6,40 7,60 8,00

IPA

JML

8,00 6,00 6,80 8,00 7,60 8,00 7,60 7,60 7,20 8,40 7,60 8,40 6,40 7,60 8,00 6,80 6,80 6,80 6,80 5,60 6,00 7,20 7,60 7,20 6,00 8,00 7,20 8,00 6,80 6,00 7,20 6,80 7,20 6,40

30,80 30,40 30,40 30,40 30,40 30,40 30,40 30,40 30,40 30,40 30,40 30,40 30,00 30,00 30,00 30,00 30,00 30,00 30,00 30,00 30,00 30,00 30,00 30,00 30,00 30,00 30,00 30,00 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60

RNK

NAMA

69 SYALAFIYATUL NI M. 70 KIKI K 71 YUNAIRA SETYO W 72 CHICI AYU P 73 LIZA LUSI YANI 74 LIZAATIN NUR A 75 WULAN INDRIYANI 76 YUNIAR TRI SASKIA R 77 ACHMAD OKY E. 78 RAHMAWATI DWI L 79 TIARA SUKMA A 80 QORI ATUL K. 81 ANDRE ANDARIANTO 82 MOHAMMAD NUR H. 83 NUR DANA F 84 PRAMANDA ABRURI F 85 RKYAN EZA P 86 ERVANDO SURYANATA 87 NUFILATUL HASANAH 88 LUPHE ASSRI N. 89 MIFTAKHUL IKHLAS 90 DAVID PARDAMEAN S 91 HISYAM UJI PRAKOSO 92 SHELLY MARTA R 93 OLIVIA CHANDRA 94 LAILIYA KRIPSIANA 95 REYDO DWI DESAR 96 CHELSEY VIOLETA C 97 MUTAWIF ILMI M 98 ADELIA OKKY S VIRA 99 JALIYA ANJANA 100 RETI AQVIARA ANAM

SEKOLAH SMPN 1 CLURING SMPN 1 CLURING SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 1 SRONO SMPN 1 SRONO SMPN 1 SRONO SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 1 CLURING SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GIRI BWI SMPN 1 SRONO SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 2 GAMBIRAN SMPN 1 SRONO SMPN 1 SRONO SMPN 1 BWI SMPN 1 CLURING SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GIRI BWI SMPN 1 SRONO SMPN 1 BWI SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG SMPN 1 GENTENG

ING

INA

MAT

7,60 8,00 9,20 9,20 8,00 8,00 8,00 7,60 8,40 9,20 7,20 8,40 8,00 8,40 8,40 8,40 8,40 8,40 8,40 8,40 9,20 6,80 6,80 8,80 7,60 8,80 8,80 8,80 8,40 8,40 8,40 8,00

6,40 7,20 6,80 6,00 8,00 8,00 7,20 6,80 6,80 6,00 6,40 6,40 8,40 7,60 7,60 7,60 7,60 7,20 6,40 6,80 5,60 6,80 6,80 6,00 6,80 7,60 7,60 6,40 6,80 8,00 8,00 9,20

8,00 8,00 7,20 6,80 7,60 7,60 7,60 8,00 8,00 6,80 8,00 7,60 7,60 7,60 7,60 7,60 7,20 7,60 7,20 7,20 7,20 8,80 8,80 7,60 8,80 6,80 6,40 7,20 7,60 6,80 6,80 6,00

IPA

JML

7,60 6,40 6,40 7,60 6,00 6,00 6,80 7,20 6,40 7,60 8,00 7,20 5,60 6,00 6,00 6,00 6,40 6,40 7,60 7,20 7,60 6,80 6,80 6,80 6,00 6,00 6,40 6,80 6,40 6,00 6,00 6,00

29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,60 29,20 29,20 29,20 29,20 29,20 29,20 29,20 29,20 29,20 29,20 29,20


42

Sabtu 20 April 2013

Probo Gantikan Peran Hadi Utomo Jabat Pelatih Futsal Porprov BANYUWANGI - Manajemen tim Persewangi Futsal proyeksi Porprov Jatim 2013 akhirnya mulai bernapas lega. Posisi pelatih kepala yang sempat kosong pasca Hadi Purwanto mundur, kini sudah terisi. Kini jabatan peramu taktik tim Banyuwangi Futsal sudah ada yang menyandang. Manajemen tetap mengandalkan pelatih impor dari luar Banyuwangi. Pelatih baru itu adalah Antonius Probo. Dia merupakan pelatih tim futsal M88 Sport, anggota kompetisi futsal amatir di Surabaya. Terkait penunjukan Anto-

nius Probo sebagai pelatih telah disampaikan asisten manajer tim Persewangi Futsal, Rikcy Reza Luika. Dia menuturkan, lewat fit and proper test yang dilakukan jajaran manajemen tim, disepakati pengganti Hadi Utomo adalah Antonius Probo. “Kita pilih Probo sebagai pelatih tim Persewangi Futsal di Porprov IV Madiun mendatang. Itu keputusan manajemen,” bebernya. Di dunia futsal, Antonius Probo bukan orang asing. Dia sudah mendapat beberapa gelar di kejuaraan futsal, di antaranya juara piala Pomnas Indonesia. Pertimbangan lain, dia juga memiliki sertifikasi kepelatihan yang layak. (nic/c1/als)

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

SANTAI: Para penggawa Persewangi menjalani latihan di Stadion Diponegoro Banyuwangi kemarin. Sejumlah pemain seleksi juga mulai ikut latihan.

Tantang Putra Candi dan Persid TOHA/RaBa

TEKNIK: Seorang petenis veteran melakukan serangan balik ke lawan di lapangan Tennis Indoor GOR Tawangalun Banyuwangi.

Kapolres Bekuk Wabup Kejuaraan Tenis Piala Rektor Stikes BANYUWANGI - Kelas ganda putra umur 110 tahun menyajikan pertandingan yang cukup sengit antara Soekardjo/Nandar melawan Jumadi E/Edy. Dalam kejuaraan tenis Tektor Stiker Cup II yang digelar Jumat kemarin (19/4) di lapangan GOR Indoor Tawangalun Banyuwangi, kedua pasangan sama-sama menunjukkan permainan menyerang. Meski pasangan Jumadi/Edy sempat kewalahan menghadapi permainan Soekardjo/ Nandar, namun berbekal pengalaman mumpuni, akhirnya pasangan Jumadi/Edy berhasil menang telak atas pasangan Soekardjo/Nandar. Sementara itu, turnamen tenis memperebutkan Piala Rektor Stikes yang dibuka Kamis (18/4) itu diawali per-

tandingan persahabatan antara Wabup Yusuf Widyatmoko/ Soekardjo melawan Kapolres Nanang Masbudi/Pri Wahyudi. Laga pembuka itu akhirnya dimenangi pasangan Kapolres Nanang Masbudi/Pri Wahyudi dengan skor telak 8-12. Ketua Stikes Banyuwangi, H Soekardjo mengatakan, turnamen khusus kalangan veteran tersebut merupakan even tahunan dan diikuti beberapa kelas. Di antaranya kelas perorangan dengan kategori minimal umur 40, 45, dan 50. Di kelas beregu putra minimal usia 40, serta putri minimal umur 35. “Turnamen Rektor Stikes Cup II ini selain sebuah kompetisi, juga bertujuan untuk memasyarakatkan olahraga. “Sebab, di usia yang mulai senja ini, kualitas kekuatan otot sudah mulai menurun. Oleh karena itu harus tetap dijaga dengan berolahraga. Salah satunya tenis,” ungkapnya. (*/als)

Ingin Tampil di TV GENTENG - Atlet olahraga potensial terus bermunculan di Banyuwangi. Salah satunya dari cabang bulu tangkis, yaitu M. Rendra Budi Utama. Bocah kelahiran 28 September 2003 itu berhasil menyabet juara satu dalam Kejuaraan bulu tangkis Banyuwangi Open yang digelar di GOR Tawang Alun, 10-14 April lalu. Bocah kelas IV SDN 1 Genteng itu mampu menyisihkan lawan di kategori usia dini putra. Bahkan, putra daerah asal Dusun Maron, RT 04, RW 01, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, itu selalu menyisihkan lawannya dalam dua set langsung. Hasil positif itu merupakan kerja keras dan berlatih rutin setiap hari. Prestasi mentereng itu semakin memacu dia semakin giat berlatih. ’’Sepulang sekolah, saya latihan sampai

ISTIMEWA

M. Rendra Budi Utama

sore,” katanya. Beberapa catatan manis ternyata tidak hanya diraih di Bumi Blambangan. Sebab, dia juga sering tampil dalam kejuaraan di berbagai kota di luar Banyuwangi. Tetapi, prestasi yang sudah dia raih itu tidak membuatnya puas dan jemawa. “Saya kepingin sekali dilihat di televisi,” kata Rendra. (ton/c1/als)

Optimistis Curi Medali BANYUWANGI - Pengkab Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Banyuwangi cukup semringah menjalani kejuaraan Banyuwangi Open 2013 lalu. Sebab, even yang digelar 10 hingga 14 April tersebut cukup memberikan pengalaman berharga bagi pebulu tangkis Banyuwangi. Tidak terkecuali bagi mereka yang akan diproyeksikan di ajang dua tahunan Porprov. Tim pelatih bulu tangkis Porprov Banyuwangi Aditya Wahyono mengatakan, PBSI memang mewajibkan tim Porprov ambil bagian dalam ajang Banyuwangi Open. Sebab, itu bisa menjadi arena pemanasan dan evaluasi akhir jelang babak utama Porprov yang akan digelar Juni mendatang. “Ya, semua turun,” katanya.

Aditya menuturkan, ada 13 pemain proyeksi Porprov yang turun dalam ajang tersebut. Di kategori putra ada Bramantya Wahyono, Zakcy, Sugeng, Bibit, Canggi, Faisol, dan Rifki. Sementara itu, di bagian putri ada Firda, Emil, Nelly, Rochma, dan Icha. Hasilnya, beberapa atlet mencapai hasil beragam dalam Banyuwangi Open. Catatan gemilang ditunjukkan oleh Bramantya dan Firda Ayu. Keduanya berhasil menembus final dan mencuri juara. Raihan impresif itu melambungkan asa PBSI dalam mewujudkan target di Porprov mendatang. “Ya, memang masih perlu ada pembenahan, tapi kita optimistis bisa meraih hasil maksimal di Madiun nanti,” cetusnya. (nic/c1/als)

Uji Coba Persewangi Jelang Putaran II BANYUWANGI - Kick off putaran kedua kompetisi Divisi Utama semakin dekat. Persewangi yang untuk sementara nangkring di posisi ketiga klasemen grup V Divisi Utama berancang-ancang mempersiapkan diri. Selain menambah amunisi anyar, pentinggi tim berjuluk Laskar Blambangan tersebut juga berencana menggelar serangkaian pertandingan uji coba dalam waktu dekat.

“Kami memang mengagendakan uji coba sebagai persiapan di putaran kedua. Sejauh ini manajemen masih mencari calon lawan, dan menunggu kepastian dari mereka yang sudah dikirimi surat oleh manajemen Persewangi,” ujar Andik Purwanto, manajer Persewangi. Andik menuturkan, sejauh ini manajemen sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah tim. Beberapa dari mereka sudah merespons permintaan uji coba Persewangi.

Hanya saja, sampai saat ini manajemen belum menerima konfirmasi balik atas permintaan tersebut. Meski demikian, manajemen tetap berupaya agar sebelum putaran kedua dimulai, Zaenal Ichwan dkk bisa melaksanakan uji tanding. Beberapa alternatif akan dipilih agar tim tetap bisa melaksanakan sparing, di antaranya menggelar laga persahabatan dengan tim lokal.

Dijadwalkan, akhir pekan ini Persewangi akan melakoni pertandingan uji coba kontra PS Putra Candi Yosomulyo, Gambiran. Kini manajemen juga tengah melakukan negosiasi dengan Persid Jember untuk melakukan uji coba. “Bila tidak ada halangan, uji coba kontra Persid akan dilakukan pekan depan atau 26 April mendatang di Stadion Diponegoro,” bebernya. Uji tanding itu selain sebagai evaluasi terakhir jelang putaran kedua, juga akan menjadi penilaian manajemen dalam melihat performa amunisi anyar. (nic/c1/als)

Jelang Pra-Porprov, Pencak Silat Kebut TC Camp BANYUWANGI - Persiapan intensif terus dimatangkan cabang pencak silat dalam menghadapi babak kualifikasi Porprov Jatim awal Mei mendatang. Tim asuhan Bambang Wahyuono itu sudah menggelar pemusatan latihan sepekan terakhir. Beberapa materi tambahan diberikan kepada pesilat agar tampil maksimal di babak kualifikasi tersebut. Pelatih pencak silat Porprov Banyuwangi, Bambang Wahyuono mengatakan, pemusatan latihan dengan cara camp menjadi persiapan akhir

jelang pra-Porprov mendatang. Diharapkan, para pesilat bisa berkonsentrasi dan membangun kekompakan lebih baik. “Ada banyak sisi yang ingin dibangun lewat latihan camp ini,” katanya. Pemusatan latihan tersebut sudah berlangsung sejak 10 April lalu. Dijadwalkan, para pesilat menjalani pemusatan latihan hingga 28 April. Ada banyak hal yang akan dibenahi dan diberikan kepada pesilat dalam latihan di camp tersebut. Latihan fisik dan teknik tetap menjadi prioritas dalam me-

nghadapi babak kualifikasi yang rencananya digelar 5 Mei mendatang. Pemusatan latihan tersebut juga bertujuan memupuk mental dan kebersamaan para pesilat. “Kami ingin ada kebersamaan. Ini sekaligus melatih spirit bertanding atlet sebelum turun di babak praPorprov mendatang,” tegas Bambang. Terkait target, Bambang tetap berharap cabang pencak silat mampu meloloskan atlet ke babak utama Porprov sebanyak-banyaknya. Sejauh

ini pihaknya tengah melatih 12 pendekar. Di babak kualifikasi nanti, rencananya

mereka turun di nomor tunggal, seni, tunggal, ganda, dan beregu. (nic/c1/als)


BERITA UTAMA

Sabtu 20 April 2013

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Tak Rumit karena hanya Satu Paket n UNAS... Sambungan dari Hal 33

“Tadi malam (kemarin malam, Red) naskah soal sudah diambil di Surabaya,” kata Sulihtiyono. Sulihtiyono mengatakan, soal-soal yang sudah diambil tersebut sudah dicek. Hasil pengecekan itu, diketahui naskah dan lembar jawaban sudah komplet seratus persen. Pengecekan itu dilakukan,

kata dia, untuk mengantisipasi kekurangan naskah soal dan lembar jawaban. Dengan selesainya pengecekan itu, maka su dah dapat dipastikan soal dan lembar jawaban komplet. Selanjutnya, kata dia, naskah soal itu akan didistribusikan ke setiap kecamatan melalui polsek masingmasing. “Sabtu soal dan lembar jawaban mulai kita kirim ke polsekpolsek untuk diamankan sebelum ujian,” katanya.

Pendistribusian ke sekolahsekolah akan dilakukan pada hari pelaksanaan. Pengambilan naskah soal akan disesuaikan jadwal ujian yang telah disusun. “Teknisnya sama dengan unas SMA. Naskah soal bisa diambil sesuai jadwal,” katanya. Penyimpanan naskah soal tetap dilakukan di kantor polisi. Penyelenggara tidak boleh menyimpan naskah soal di sekolah. “Pengambilan naskah dilakukan

panitia dan didampingi perguruan tinggi dengan pengawalan aparat kepolisian,” katanya. Aturan pelaksanaan unas SMP tidak jauh berbeda dengan unas SMA. Yang membedakan hanya model soalnya. Soal unas SMA terdiri atas 20 paket, sedangkan soal SMP hanya satu jenis atau satu paket saja. “Aturannya sama, lembar jawaban dan naskah soal ditempel jadi satu,” katanya. (afi/c1/bay)

Beroperasi 106 Unit Perahu n NELAYAN... Sambungan dari Hal 33

“Saya rasa persoalan para nelayan ini bisa diselesaikan di tingkat kecamatan,” ujar Ismoko. Permintaan anggota dewan itu rupanya ditolak para nelayan. Penyelesaian konflik yang te lah dimediatori Muspika Kabat itu dianggap tidak bisa meng hasilkan keputusan. “Kami ingin diselesaikan di sini

(DPRD), karena penyelesaian di kecamatan tidak jelas,” kata Kholili. Meski para nelayan ngotot agar masalah tersebut diselesaikan di DPRD, tapi mereka akhirnya menyerah. Ini setelah Kapolsek Kabat Iptu A. Imron berjanji akan menjadi mediator dalam pertemuan antara nelayan dan pemilik tambak. “Nanti akan kami undang semua,” janji Iptu Imron. Para nelayan mendatangi ge-

dung DPRD karena tidak sabar dengan nasib yang mereka alami. Perahu yang disandarkan di pantai sering rusak karena saling berbenturan. “Pantainya menyusut tinggal sepuluh meter, karena terkena abrasi,” terang Aseri, 60, salah satu nelayan Pantai Badean. Menurut Aseri, puluhan tahun lalu panjang pantai di kawasan tersebut sekitar 20 me ter lebih. Pantai tersebut bisa digunakan menyandarkan

perahu dua baris. Tetapi, saat ini untuk parkir satu baris saja berbenturan. “Kalau air laut pasang, ombaknya naik hingga menghantam perahu,” ungkapnya. Aseri menyebut, di kampungnya ada sekitar 106 perahu yang beroperasi. “Sebelum ada tambak, nelayan bisa menyan darkan perahu dengan baik, tapi kini sulit. Apalagi, kini tambak itu dipagari gedhek,” keluhnya. (abi/c1/bay)

Jadi Metode Diet yang Ampuh n DONOR... Sambungan dari Hal 33

Selain menyerahkan dana, KPH Banyuwangi Utara juga mengonfirmasi keikutsertaan 20 personel untuk mendonorkan darahnya pada ajang yang akan dilaksanakan Rabu pekan depan (24/4) tersebut. Sementara itu, Ketua PMI Cabang Banyuwangi, Nurhadi mengungkapkan, ada beberapa dampak positif yang bisa diperoleh warga yang menjadi pendonor darah. Di antaranya, men jaga kesehatan jantung, me ningkatkan produksi sel darah merah, membantu penu-

runan berat tubuh, mendapat kesehatan psikologis, dan dapat mendeteksi penyakit sejak dini. Dijelaskan, jika seseorang rutin mendonorkan darah, maka jumlah zat besi dalam darah orang tersebut akan lebih stabil sehingga menurunkan risiko penyakit jantung. Donor da rah juga akan membantu mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Menurut dia, pendonor darah tidak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah tersebut. Sebab, sumsum tulang belakang akan segera memproduksi sel darah merah lagi. “Hasilnya, kita akan mendapat pasokan sel darah

merah baru setiap kali mendonorkan darah,” jelasnya. Nurhadi menambahkan, donor darah merupakan sa lah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Dengan memberikan sekitar 450 mililiter (ml) darah, akan membantu proses pembakaran sekitar 650 kalori. “Sedangkan yang dimaksud mendapat kesehatan psikologi dari donor darah adalah, dengan menyumbangkan darah yang merupakan hal yang tidak ternilai harganya kepada mereka yang membutuhkan, maka kita akan mendapat kepuasan psi kologis,” paparnya.

Lebih jauh Nurhadi mengatakan, setiap kali hendak mendonorkan darah, prosedur standar yang harus dilalui seseorang adalah melakukan pemeriksaan darah. Dengan demikian, calon pendonor darah itu mengetahui apakah di r inya memiliki penyakit tertentu ataukah tidak, misalnya penyakit HIV/AIDS, hepatitis, syphilis, malaria, dan sebagainya. “Bagi si pendonor, ini adalah rambu peringatan agar lebih mencintai tubuhnya sendiri. Bagi calon penerima darah, hasil pemeriksaan itu menjadi informasi penting agar dirinya tidak tertular penyakit tersebut,” pungkasnya. (sgt/c1/aif)

Gara-gara Beda Nama Bacawagub n RIBUAN... Sambungan dari Hal 34

Data agregat kependudukan (DAK) Jatim sebanyak 37.269.885 jiwa. Itu artinya, syarat minimal pasangan maju dalam bursa Pemilihan Umum Gubernur (Pilgub) Jatim 2013

mencapai 1.118.096 jiwa. Nah, pasangan Eggy Sudjana dan M. Sihat menyerahkan 1.135.748 dukungan kepada KPU Jatim. Sehingga, pasangan tersebut dianggap memenuhi du kungan minimal. Namun, berkas dukungan tersebut harus diverifikasi kebenarannya. “Ta-

hap verifikasi administrasi dan faktual tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) bagi calon perseorangan berlangsung 15 April sampai 28 April. Tetapi, berkas yang kita terima tidak dapat diverifikasi,” pungkas Suherman. (sgt/c1/ bay)

Masih Tetapkan Satu Tersangka n POLISI... Sambungan dari Hal 34

Pemanggilan Kiai Kembar sangat penting bagi kepolisian, karena 69 imigran gelap asal Myanmar yang akan diselundupkan ke Australia itu bersembunyi di pesantrennya. “Kita ingin tahu Kiai Kembar ini apa tahu rencana pengiriman imigran gelap ke Australia itu,” timpal Kaurbin Ops Reskrim Polres Banyuwangi Iptu Ali Masduki. Menurut Ali, terkait kasus imigran gelap yang sempat tinggal di Pesantren Kiai Kembar itu, polisi telah menahan satu tersangka, yakni Iryanto Yahya Saka, 51, asal Desa Bani Boi, Kecamatan Kelapa Lima, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). “Tersangka sementara masih satu itu,” jelasnya.

Tiga teman tersangka yang ditahan saat chek in di salah satu hotel di Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, yakni Hevy Aloe, 32, Pengalasan 6, Denpasar, Bali; Nur Hati Syafii, 38, Perum Padang Lestari, Krobokan, Kuta, Bali; dan Maya Malinda, 34, asal Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara, dilepas karena tidak terbukti terlibat. “Kita masih akan mengusut kasus ini,” ungkapnya. Berdasar keterangan kepada polisi, Iryanto yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu menyebut bahwa dirinya yang mengantar para imigran ke pesantren Kiai Kembar. “Jumlah Imigran gelap yang diantar ke pesantren Kiai Kembar sekitar 70 orang,” sebutnya. Saat mengantar para imigran ke pesantren Kiai Kembar di Dusun Seneposari, Desa Ba-

rurejo, Iryanto menyebut telah menyerahkan uang sebagai biaya makan para imigran. Uang yang diserahkan itu kabarnya Rp 25 juta. “Terkait penyerahan uang ini juga perlu ditelusuri kebenarannya,” katanya. Ali Masduki menyebut, dalam pang gilan pertama ini, Kiai Kembar belum bisa memenuhi panggilan karena sedang sakit. “Kiai Kembar menghubungi Pak Hadak (Kanit Pidum Reskrim Polres Iptu Suhadak Nur) katanya sedang sakit, dan tidak bisa datang ke polres,” cetusnya. Selanjutnya, masih kata Ali Masduki, pihaknya akan mengirim surat panggilan kedua. Bila tetap tidak bisa datang, maka polisi yang akan datang ke pesantrennya. “Saya yakin Kiai Kembar akan datang pada panggilan kedua nanti,” katanya. (abi/c1/aif)

Kasus Asusila Sesama Bocah Undang Perhatian Bapas Jember n NAGUD... Sambungan dari Hal 35

Orang tuanya tidak tahu anak nya itu ternyata sering nonton film yang hanya layak ditonton orang dewasa tersebut. Kapolsek juga menyebutkan, berdasar hasil visum et repertum, kemaluan Saritem (korban pencabulan) mengalami robek cukup lebar. Itu terjadi lantaran ketika melakukan hubungan badan, Nagud bersikap kasar. Kapolsek menegaskan, meski tergolong anak bawah umur, Na gud akan tetap ditahan. Hal itu semata-mata demi penegakan hukum. “Kalau kita lepas, bukan hanya melanggar

h u ku m , t a p i m a s y a r a k a t juga bisa marah,” tandasnya. Sementara itu, kasus yang dialami Nagud mengundang perhatian Balai Pe ma syarakatan (Bapas) Jember. Kemarin, petugas Bapas datang ke Mapolsek Kalibaru untuk memintai keterangan Nagud. “Hasil pemeriksaan Bapas akan menjadi pelengkap berita cara pemeriksaan yang akan kita ajukan ke pengadilan,” kata kapolsek. Seperti diberitakan se belumnya, seorang siswa kelas lima sekolah dasar (SD) nekat men cabuli bocah berusia 4 tahun. Siswa nakal itu adalah Na gud (nama samaran), 13, warga Desa Tegalharjo, Keca-

matan Kalibaru. Korban yang dicabuli adalah Saritem (nama samaran) yang masih tetangga dekat pelaku. Diperoleh keterangan, kejadian yang menyayat hati tersebut berlangsung Kamis lalu (11/4). Saat itu Nagud baru pulang dari sekolah di sebuah SD di Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore. Begitu sampai rumah, dia melihat Saritem bermain di teras rumahnya sendirian. Tanpa pikir panjang, Nagud langsung mengajak korban bermain di dalam kamarnya. Saat di dalam kamar, Nagud meminta Saritem membuka pakaian. Selanjutnya, pelaku menindih tubuh korban. (azi/c1/aif)

Ditutup dengan Tari Gebyar Barong Pengerukan Pasir Masih Berlangsung n BANYUWANGI... Sambungan dari Hal 33

Saat pembukaan acara, beberapa pejabat dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang dipimpin Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Seni Budaya hadir. Dalam pembukaan tadi malam (19/4), ditampilkan tari

jejer gandrung, tari punjari, dan ditutup dengan pertunjukan seni “Sidopekso Pupus”. Hari Sabtu ini (22/4) akan diisi lomba fashion show mom & kids pesona batik Jatim. Selain lomba fashion, per gelaran kesenian jaranan bu to juga akan meramaikan acara hari ini. Pada malam harinya, beberapa

tari dan lagu Ba nyuwangi akan ditampilkan, seperti tari kebo marcuet, lagu “Kangen Banyuwangi”, tari geredhoan, dan lagu “Perawan Sunthi”. Pergelaran janger dengan lakon ”Agung Agunge Wong Agung Wilis” akan meramaikan suasana malam Minggu di Su rabaya. Hari minggu besok akan dibuka

dengan acara lomba senam Lare Osing. Pertunjukan hari terakhir adalah hiburan gratis dengan menampilkan beberapa artis lokal Banyuwangi. Beberapa artis akan tampil akan menyanyikan lagu-lagu Banyuwangi. “Acara akan ditutup dengan pergelaran tari gebyar barong,” kata Suprayogi. (afi/c1/bay)

Syaiful Berencana Lapor Polisi n KETUA... Sambungan dari Hal 44

Tetapi, sampai sekarang sandalnya tidak datang-datang,” kata Syaiful. Ditambahkan, sebenarnya nominal uang dikirim tersebut tidak terlalu besar. Namun, karena dirasa ada unsur penipuan pada iklan tersebut, dirinya sangat menyesalkan kejadian tersebut. “Ini jelas penipuan,

karena janjinya barang akan dikirim paling lambat tiga hari setelah uang ditransfer. Namun, hingga saat ini sandal kesehatan yang dijanjikan itu belum dikirim. Saya mentransfer uang Rp. 693 ribu pada 10 April 2013 lalu,” papar Syaiful kepada wartawan. Sebelum mentransfer sejumlah uang, Syaiful lebih dulu mengontak nomor pon sel costumer service yang terpam-

pang di layar kaca. Dia diminta mentransfer uang sebesar Rp 693 ribu ke rekening tersebut. “Katanya dengan seharga itu, saya mendapat bonus satu sandal kesehatan lagi,” terang kiai yang tinggal di Desa Tanjung Glugur, Kecamatan Mangaran, Situbondo, itu. Namun, hingga saat ini sandal yang dipesan itu tidak kunjung dikirim. Syaiful mengaku terus menghubungi nomor pon-

sel customer service yang terpampang di tayangan iklan san dal tersebut. Namun, setiap kali ditelepon, orang yang sebelumnya disebut-sebut customer service itu selalu berusaha menghindar dengan dalih salah sambung dan langsung ditutup. “Karena ini merupakan peni puan yang memanfaatkan iklan di TV, kami berencana melaporkan kasus tersebut ke polisi,” pungkas Syaiful. (rri/c1/als)

Target Pertama Bebas dari Kekumuhan n DIRANCANG... Sambungan dari Hal 33

Pemerintah pusat menetapkan pelabuhan di Pantai Boom sebagai pelabuhan regional. Pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan apa pun untuk mengurus Pantai Boom. Namun demikian, pemkab sering menjadi sasaran “kemarahan” masyarakat tentang kondisi yang ada di sekitar Pantai Boom. Pada Rabu (17/4) lalu, pemkab mengambil inisiatif ikut mengurus pantai tersebut dengan meneken kesepakatan bersama dengan PT Pelabuhan Indonesia III. Kerja sama itu sebagai payung hukum pemerintah daerah ikut mengurus pantai yang pernah jadi pelabuhan internasional itu. Sejatinya, kerja sama bisa lebih cepat diteken. Sebab, Bupati Abdullah Azwar Anas sudah mengajukan permohonan kerja sama dengan pihak PT Pelabuhan Indonesia III sejak dilantik dua tahun silam. Namun, keinginan pemkab itu baru bisa direalisasikan dua tahun kemudian. “Saya ingin menciptakan Pantai Boom sebagai kawasan aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat,” tutur Bupati Anas. Pemkab memiliki beberapa rencana untuk mengembangkan Pantai Boom sebagai kawasan wisata. Pantai Boom akan di jadikan

sebagai penopang program pengembangan wi sata Banyuwangi berbasis alam. Dalam pengembangan kawasan wisata Pantai Boom itu, pemerintah daerah memiliki tiga target utama yang akan dicapai. Pertama meningkatkan SDM untuk berpartisipasi dalam pengembangan wisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan itu. Kedua, pemkab menargetkan adanya kontribusi pada PAD, guna menopang per tumbuhan ekonomi daerah. Target ketiga, ingin mengangkat citra pariwisata Banyuwangi melalui Pantai Boom. “Pengembangan kawasan wisata Pantai Boom akan mengacu pada master plan yang sudah disusun Pemprov Jatim,” pa par Kepala Bappeda Banyuwangi, Agus Siswanto. Beberapa kegiatan sudah dipersiapkan pemerintah daerah untuk menyulap Pantai Boom sebagai destinasi wisata. Pertama, kawasan Pantai Boom dirancang sebagai lokasi pamer hasil produk usaha kecil dan mikro (UKM) Banyuwangi. Lokasi itu akan disulap menjadi pusat pro duk UKM dan produk berbasis ekonomi kreatif. Selain akan menjadi sentral produk UKM, Pantai Boom juga akan didesain sebagai destinasi wisata kuliner khas Ba nyuwangi. “Ke depan, wisata Pantai Boom akan kita kemas jadi paket wisata Ijen dan beberapa destinasi

wisata lain,” jelas Agus. Langkah pertama yang segera dilakukan adalah menghilangkan kesan kumuh di Pantai Boom. Semua aktivitas di Pantai Boom akan ditata lebih menarik agar lingkungan tidak kumuh. Selama ini, aktivitas yang ada di Pantai Boom berjalan sendirisendiri, sehingga menambah kesan kumuh. Karena itu, semua aktivitas akan didata, kemudian ditata agar lebih menarik. “PKL yang ada akan ditata untuk mendukung program pengembangan kawasan wisata Pantai Boom,” kata Agus. Selain menata sejumlah aktivitas yang sudah berlangsung, pemerintah daerah juga akan membersihkan lingkungan Pantai Boom. Pemkab akan segera menempatkan petugas khusus untuk menjaga kebersihan lingkungan kawasan Pantai Boom. Untuk membersihkan kawasan pantai, pemerintah tidak hanya akan mengandalkan petugas kebersihan. Warga yang beraktivitas di kawasan Pantai Boom juga akan diajak menjaga dan membersihkan kawasan itu. “Untuk menghilangkan kesan kumuh, kita akan mengajak masyarakat berpartisipasi,” kata Agus. Sebelum melakukan action lebih lanjut, pemerintah daerah menargetkan kawasan Pantai Boom bebas dari kekumuhan terlebih dahulu. Karena itu, pantai itu harus dibersihkan. (c1/bay)

n KPPT... Sambungan dari Hal 35

Pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin tentang galian C di Bumi Blambangan. ‘’Semua galian C tidak ada izinnya,” tegas Kadir kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. KPPT, kata dia, memang sudah menerima banyak pengajuan izin terkait galian C. Tetapi, sampai saat ini KPPT belum pernah menerbitkan izin sama sekali. “Jumlahnya banyak, tapi saya lupa data persisnya,” terangnya. Meski begitu, dia mengaku ada sejumlah titik yang sedang dalam proses kajian. Tetapi, pihaknya belum bisa memastikan izin diterbitkan. ‘’Ada empat yang masih proses,” tandasnya. Kenapa tidak ditindak? Kadir menyerahkan hal itu kepada Satuan Polisi Pamong Praja

(Satpol PP). Sebab, penutupan menjadi kewenangan Satpol PP. “Kalau urusan penindakan dan penertiban itu kewenangan Satpol PP. Silakan tanya kepada Satpol PP,” sarannya. Secara terpisah, Kepala Satpol PP Banyuwangi, Choirul Ustadi, melalui Kasi Penyidikan dan Pe nindakan Ripai mengaku memang ada belasan pengelola galian C yang telah mengajukan izin. ‘’Sesuai data Aspegap, ada 16 penambang yang mengajukan izin,” terangnya. Sesuai informasi dari BPPT, ada empat titik pe nam bangan yang masih digodok. Dikatakannya, izin empat galian C itu akan segera di terbitkan. ‘’Jadi, sampai saat ini ma sih belum ada izin yang dikeluarkan,” paparnya. Disinggung mengenai kapan dilakukan penertiban terhadap

galian C ilegal, dia menjawab diplomatis. Menurut dia, Satpol PP adalah penegak peraturan daerah. ‘’Tapi, kita akan berkoordinasi dengan Polres untuk penertiban lebih lanjut,” tandasnya. Sementara itu, aktivitas pengerukan pasir di Desa Singolatren, Kecamatan S i ngo juruh, tepatnya di depan SDN II Singolatren hingga kemarin masih terus berlangsung. ‘’Kalau tidak ada izinnya, ya nggak berani,’’ ungkap Eko, petugas penarik karcis di pintu masuk galian tersebut. Menurut dia, aktivitas galian itu sudah berlangsung cukup lama. Tetapi, galian itu ti dak sampai mengganggu ling kungan sekitar. ‘’Sudah lama. Rencananya malah mau di kembangkan. Masyarakat sini tidak ada yang komplain,” terang Eko. (ton/c1/aif)

Keputusan di Tangan BKN n BKD... Sambungan dari Hal 44

“Tidak ada yang menggunakan surat kaleng,” cetusnya. Kata dia, verifikasi tersebut membutuhkan tenaga. Yang akan melakukannya adalah tim verifikasi

dan validasi pendataan honorer K-1 dan K-2 Pemkab Situbondo. “Yang pasti, kapasitas kita di tingkat kabupaten ini hanya menerima, kemudian menyampaikannya ke BKN. Nanti setelah dibahas oleh tim dan dilaporkan ke bupati, kita akan

mengirim berkas itu ke BKN,” papar Wira. “Penyampaian berkas sanggahan K-2 ke BKN itu diberi waktu hingga 30 April 2013. Bagaimana hasilnya, nanti pasti ada pengumuman lagi dari BKN,” ungkap bapak dua anak itu. (pri/c1/als)

Penertiban Digelar Rutin, Sanksi Tegas Jika Terjaring Lagi n PULANGKAN... Sambungan dari Hal 44

Kepada petugas, Aldi menga ku datang ke Situbondo ka rena diajak tetangganya. “Saya sekarang sudah berhenti se kolah. Saya ke Situbondo ini diajak tetangga untuk jadi pengemis,” kata Aldi saat memberikan keterangan kepada petugas di kantor Dinas Sosial.

Kepala Dinsos Pemkab Situbondo, Basuki mengatakan, se bagai upaya pembinaan ter hadap sejumlah gepeng tersebut, para gepeng itu langsung didata dan dibina. “Dalam rangka melakukan penertiban dan berdasar rasa kasihan melihat pengemis berada di lokasi yang padat lalu lintas, kami langsung bina dan arahan agar mereka tidak mengulangi lagi,”

kata Basuki. Setelah didata dan dibina, sejumlah gepeng tersebut dipulangkan ke daerah masing-masing. Namun, sebelum dipulangkan, mereka diberi bekal berupa uang saku. “Bagi pengemis yang terjaring razia diingatkan bahwa penertiban seperti ini akan dilakukan secara rutin. Sehingga, jika kembali terjaring, maka akan diberi sanksi tegas,” ujar Basuki. (rri/c1/als)


44

Sabtu 20 April 2013

Tim Periksa Istri Kades Bayeman SITUBONDO - Pemkab Situbondo terus memproses usul pemberhentian Kades Bayeman, Yahya Wahyudi. Kemarin (19/4) tim yang terdiri atas anggota Inspektorat, Bagian Pemerintahan dan Asisten, meminta keterangan istri Yahya Wahyudi, Agustini Rahayu. Istri Yahya itu dipanggil demi memperkuat keterangan yang sudah dikumpulkan oleh tim selama beberapa hari. “Kades Bayeman sudah dimintai keterangan,” terang Kabag Pemerintahan, Tulus Prijatomoko, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Menurut mantan Camat Besuki tersebut, Kades Bayeman membantah tuduhan-tuduhan negatif yang dialamatkan kepada dirinya. “Ya, tidak masalah (mengelak). Yang pasti data dan fakta nanti yang akan memperkuat (alasan desakan mundur), termasuk keterangan dari istrinya (Kades Bayeman) ini,” ungkap Tulus. Tulus menerangkan, tim tidak akan gegabah dalam mengambil keputusan. Tim juga akan mengumpulkan data-data yang bisa dipertanggungjawabkan. “Ini agar putusan yang diambil bupati nanti benar-benar tepat. Semua keterangan sudah kita lengkapi,” katanya. Menurut Tulus, Badan Per-

Pulangkan Delapan Gepeng

EDY SUPRIYONO/RaBa

Tulus Prijatmoko

musyawaratan Desa (BPD) Bayeman mengirimkan surat usulan pencopotan Yahya Wahyudi ke Bupati Situbondo Dadang Wigiarto pada 8 April 2013. Dalam surat bernomor 147/01/431.541.9.1/2013 tersebut ditegaskan, BPD Bayeman mengajukan pemberhentian Kades Bayeman. Langkah itu diambil berdasar keputusan musyawarah BPD Bayeman yang dilaksanakan Kamis (4/4) lalu. Usul pencopotan itu dikirim karena Yahya Wahyudi dinilai melakukan perbuatan yang bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku dan norma-norma yang berkembang di masyarakat Desa Bayeman. Selain itu, dia juga dianggap merugikan kepentingan umum atau golongan atau orang lain. (pri/c1/als)

NUR HARIRI/RaBa

DIANGKUT: Setelah mendapat pembinaan di kantor Dinson 8, sejumlah gepeng dipulangkan ke daerah asalnya.

subsider kurungan 3 bulan penjara. Selain Safaat, Kaur Pemerintahan Desa Kalinget bernama Hanafi yang juga bersekongkol melakukan pungli terhadap warga desa itu juga divonis sama dengan kepala desa tersebut. Vonis setahun kurungan dan denda Rp 50 juta terhadap dua orang itu lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang terdiri

atas Asih SH, Dewi S. SH, dan Bambang SH, yang sebelumnya menuntut kedua terdakwa 1,3 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan. Dalam sidang yang dipimpin Majelis Hakim I Made Sukadana, keduanya terbukti melakukan tindak pidana dan melanggar Pasal 11 Undang-Undang Tipikor Nomor 31 Tahun 1999.

TERBALIK: Pikap terbalik setelah bertabrakan dengan pikap lain di Jalan Raya Pantura Situbondo kemarin (19/4).

EDY SUPRIYONO/RaBa

DIVERIFIKASI: Sanggahan honorer K-2 di kantor BKD kemarin.

BKD Verifikasi 194 Berkas Sanggahan dirinya bisa dimasukkan ke K2, hingga menyoal sejumlah nama yang masuk ke K-2 dengan cara tidak benar. “Melanggar yang dimaksud, misalnya tenaga honorer yang disoal itu tidak pernah masuk kerja, atau merekayasa daftar hadir. Intinya, tidak layak masuk, kok bisa masuk. Namun, sanggahan yang kategori seperti ini sedikit dibandingkan yang meminta namanya dimasukkan,” imbuh Wira. Pria asal Desa Buduan, Kecamatan Suboh, itu mengungkapkan, sanggahan yang menyoal keberadaan seseorang, semua menggunakan nama dan alamat lengkap n  Baca BKD...Hal 43

 Baca Pulangkan...Hal 43

Kades Kalianget Divonis Setahun SITUBONDO - Dugaan pungli pembuatan sertifikat Prona yang dilakukan Kepala Desa Kalinget, Kecamatan Banyuglugur, Safaat, terhadap warganya sendiri akhirnya terbukti dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Atas perbuatannya tersebut, Safaat dijatuhi hukuman 1 tahun penjara dan harus membayar denda sebesar Rp 50 juta

SITUBONDO - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Situbondo melakukan inventarisasi berkas sanggahan. Itu menyusul berakhirnya masa uji publik daftar nama-nama tenaga honorer yang masuk kategori dua (K-2). Kepala Pengembangan dan Mutasi (Bangsi) BKD Pemkab Situbondo, Wira Mukti mengungkapkan, total berkas sanggahan yang masuk ke BKD mencapai 194 berkas. “Ini terhitung sejak pengumuman dibuka 27 Maret hingga 16 April lalu,” terang Wira. Kata Wira, inventarisasi dilakukan mengingat berkas sanggahan yang masuk beragam, yakni mulai sanggahan agar

SITUBONDO - Sedikitnya delapan gelandangan dan pengemis (depeng) akan dipulangkan ke daerah asalnya setelah terjaring razia tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Situbondo kemarin (19/4). Razia yang dilakukan di sejumlah perempatan di Situbondo itu merupakan tindak lanjut atas banyaknya laporan dan keluhan masyarakat yang mengaku terganggu dengan maraknya gepeng di jalanan akhir-akhir ini. Berawal dari keluhan itulah, Satpol PP dan Dinsos melakukan razia. Dalam razia tersebut, petugas gabungan berhasil menjaring delapan gepeng yang berasal dari luar Situbondo. Bahkan, satu dari delapan gepeng tersebut masih anak-anak. Gepeng bernama Aldi, 9, berasal dari Kabupaten Jember n

NUR HARIRI/RaBa

Pikap v Pikap, Sopir Luka Parah KENDIT - Dua mobil pikap tabrakan di Jalan Raya Pantura, tepatnya di Dusun Pecaron, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, kemarin (19/4). Akibat kecelakaan tersebut, satu pikap terguling. Tabrakan dua pikap tersebut berawal saat pikap bernopol P 8885 E yang dikemudikan Misbah, 19, warga Desa Pategalan, Kecamatan Jatibanteng, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat. Setiba di lokasi kejadian, pikap tanpa muatan itu oleng sampai keluar aspal. Hal itu membuat Misbah berusaha membanting kemudi ke kanan.

Nahas, saat sopir tersebut membanting setir ke kanan, dari arah berlawanan muncul pikap boks bernopol L 8094 ED yang dikemudikan Abdullah Faqih, 58, warga Jalan Donorejo, Gang Buntu, Surabaya. Karena jaraknya sangat dekat, tabrakan dua pikap tersebut tidak dapat dihindari. Akibat kerasnya benturan, pikap boks terbalik dan terseret hingga enam meter. “Mobil itu tiba-tiba berbelok ke lajur saya dan langsung menabrak,” ujar Yudi Priharsono, 27, kernet pikap boks di lokasi kejadian. Beruntung, tabrakan dua pikap

tersebut tidak memakan korban jiwa. Hanya saja, kedua sopir sama-sama mengalami luka berat hingga harus dilarikan ke Puskesmas Bungatan. Kondisi kedua pikap tersebut sama-sama mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. Bahkan, pikap boks bernopol L 8094 ED kondisinya terbalik dan hampir tercebur pantai. Kapolsek Bungatan, AKP Karyoto mengatakan, tabrakan diduga akibat sopir pikap dari arah timur mengantuk. “Saat ini kedua sopir dibawa ke puskesmas,” kata AKP Karyoto. (rri/c1/als)

Karena itulah, Majelis Hakim memvonis kedua terdakwa dengan kurungan satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta dengan subsider 3 bulan penjara. Seperti diberitakan sebelumnya, keduanya didakwa melakukan pungli pembuatan sertifikat Prona atas 200 warga Kalianget. Setiap warga dipungut Rp 650 ribu. (rri/c1/als)

Ketua MUI Tertipu Iklan Sandal di TV SITUBONDO - Modus penipuan kian macammacam. Yang terbaru, memanfaatkan iklan di sebuah televisi (TV) swasta nasional. Seperti yang dialami Ketua Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Situbondo, KH. Syaiful Muhyi, 55, kemarin. Dia menjadi korban penipuan sebuah iklan di TV. Menurut Syaiful Muhyi, dirinya tertipu setelah membeli sebuah sandal kesehatan untuk penyakit diabetes. Dia mengetahuinya lewat iklan di sebuah TV swasta nasional. Dikatakan, begitu melihat iklan sandal kesehatan bermerek Sayodachi tersebut, dirinya tertarik dan berminat membeli sandal kesehatan tersebut. Namun, setelah ketua MUI Situbondo tersebut mentransfer uang sebesar Rp 693 ribu ke rekening PT More Mall, ternyata sampai saat ini sandal merek Sayodaci itu tak pernah dikirim. “Saya mentransfer uang pembelian itu melalui Bank Mandiri ke nomor rekening 122-00-0615123-0 atas nama PT More Mall. n  Baca Ketua...Hal 43

NUR HARIRI/RaBa

TAK KUNJUNG DATANG: Bukti transfer pembelian sandal yang dilakukan KH Syaiful Muhyi.

Bahas Pemimpin Masa Depan Hingga Pencalegan SITUBONDO - Para peserta pendidikan politik dan partisipasi masyarakat dalam pemilu (political sosialization) yang digelar Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol dan Linmas) Situbondo, Kamis (18/4) lalu tidak hanya mendapat bekal materi saja. Namun, mereka juga diberi kesempatan menyampaikan pendapat, saran, dan berdiskusi dengan nara sumber. Salah satunya adalah proses pembentukan sikap orientasi politik masyarakat. Sebab, pendidikan politik dapat diartikan sebagai usaha untuk mengubah proses sosialisasi politik masyarakat. “Sehingga mereka memahami dan menghayati betul nilai-nilai yang terkandung dalam sistem politik yang ideal yang hendak dibangun,” ungkap Kabid IB dan HAL, H. Achmad Munir Selain itu, kata Munir, juga yang jadi perbincangan dalam diskusi, mulai Plato sampai gerakan anti politisi busuk. “Yaitu suatu sistem

pendidikan yang bukan hanya menghasilkan suatu pandangan yang benar dan pemikiran yang tepat mengenai para pemimpin di masa datang, namun juga mengadakan seleksi terhadap orang-orang yang seharusnya tidak dapat dipilih menjadi pemimpin,” imbuh H. Achmad Munir. Sementara itu, Ketua KPUD Situbondo, Bainu Ali Imron memberikan pemaparan tentang petunjuk teknis tata cara pencalonan anggota DPR dan DPRD. Mulai syarat pengajuan calon hingga pendaftaran. Selain itu, dibahas surat pencalonan dari parpol (model B), dan daftar bakal calon anggota DPRD (model BA). Sedangkan Murtafik Badaruddin Lopa mengisi materi terkait pencegahan pelanggaran dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu. Sehingga, dapat mewujudkan pemilu yang demokratis, dan memastikan terselenggaranya pemilu secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil dan berkualitas.

SYAMSURI/RaBa

SERIUS: Peserta pendidikan politik menyimak acara sosialisasi peningkatan pemahaman nilainilai demokrasi di Aula RM Asri Panarukan, Kamis (18/4) lalu.

Sedangkan Kabid HAL Provinsi Jatim, Untung Sugiarto, mendiskusikan materi kepada para peserta tentang kewajiban kepala daerah. Sebagaimana pasal 22 UU 32/2004, yaitu melindungi masyarakat, menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga

kerukunan nasional, kehidupan demokrasi dan nilai-nilai sosial budaya, Serta keutuhan NKRI. “Selain itu, juga membahas tentang kewajiban Kepala daerah dan wakil kepala daerah sebagaimana pasal 27 ayat 1 UU 32/2004. Salah satunya adalah

berkewajiban pegang teguh amalkan Pancasila, melaksanakan UUD 1945, pertahankan dan pelihara NKRI, pelihara Kamtibmas, serta kehidupan demokrasi, etika dan norma, daya saing. Juga pemerintahan yang bersih dan baik,” pungkas H. Achmad Munir. (adv/als)


Radar Banyuwangi 20 April 2013