Issuu on Google+

SABTU 1 SEPTEMBER

33

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2012

Jalan Banyuwangi-Bondowoso Ditutup Selama 1,5 Bulan untuk Mengepras Erek-erek LICIN - Ruas jalan jurusan Banyuwangi-Bondowoso melalui Gunung Ijen ditutup selama 1,5 bulan. Penutupan jalan yang diberlakukan mulai hari ini (1/9) itu merupakan dampak pengeprasan tikungan letter ‘S’ di

bukit Erek-erek lereng Gunung Ijen. Proses pengerjaan kerusakan jalan menuju kawasan wisata Gunung Ijen itu memang dijadwalkan berlangsung mulai hari ini. Proyek jalan yang menelan dana APBD Banyuwangi senilai Rp 4 miliar itu akan mencakup pengeprasan bukit Erek-erek yang dikenal curam dan berbahaya ■

Mengepras Bukit Erek-Erek

 Baca Jalan...Hal 43

Lokasi: Lereng Gunung Ijen Bentuk Jalan: Meliuk-liuk mirip huruf ‘S” Kemiringan tanah: 600 Kegiatan Proyek: Perbaikan jalan pengeprasan bukit Sumber dana: APBD Banyuwangi Nilai proyek: Rp 4 miliar Target: kemiringan jalan menjadi lebih landai

MIRING: Pengendara motor menuruni tikungan di bukit Erekerek, Lereng Gunung Ijen.

FOTO-FOTO: SYAIFUDDIN MAHMUD/RaBa

ASPAL MENGELUPAS: Kondisi jalan jurusan Banyuwangi-Bondowoso rusak berat beberapa kilometer sebelum tanjakan Erek-erek, Gunung Ijen. Hanya mobil dengan kemampuan khusus yang bisa melewati jalanan tersebut.

Bantuan hanya untuk Mucikari yang Punya Kegiatan TRAJABA

Siapkan Jalur Alternatif BANYUWANGI - Gerak Jalan Tradisional Jajag Banyuwangi (Trajaba) akan digelar hari ini. Untuk mengantisipasi kemacetan, panitia sudah menyiapkan jalur alternatif. Selain itu, pada titik-titik simpul dan persimpangan yang dilewati peserta, panitia sudah menyiapkan pengamanan khusus. Persimpangan tersebut dijaga petugas kepolisian, Dishub, Ormas Pemuda, dan disertai rambu-rambu petunjuk arah. “Rute alternatif sudah kita siapkan. Kami mohon maaf jika hari ini pengguna jalan merasa terganggu kenyamanan,” kata Sujoko, ketua panitia Trajaba 2012. Sujoko menuturkan, sesuai agenda, gerak jalan tradisional tersebut akan dibagi dalam tiga kategori ■  Baca Siapkan...Hal 43

FemalE

Kesengsem Warna Janda S EBAGIAN orang beranggapan bahwa pilihan sebuah warna memiliki keterkaitan dengan status. Namun, itu tidak berlaku bagi Heny Atur Rohman. Staf badan usaha milik daerah asal Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, itu mengaku, pilihan warna favorit tentu ada alasannya bagi setiap orang. Termasuk, kesukaan Heny terhadap warna ungu ■  Baca Kesengsem...Hal 43

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

BANYUWANGI - Rencana Pemkab Banyuwangi memberi bantuan dana kepada para mucikari ternyata tidak diberikan secara cuma-cuma. Dana yang kini dianggarkan sebesar Rp 1,5 miliar melalui perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2012 itu hanya bisa dicairkan mucikari yang memiliki kegiatan. Untuk menyalurkan dana itu, pemerintah akan melakukan penelitian para mucikari.

cikari bisa menghentikan kegiatan prostitusi di Kota Gandrung ini. “Secara pelan-pelan lokalisasi memang akan kita tutup,” katanya. Ditanya sangsi yang akan diberikan bagi mucikari yang tetap beroperasi meski telah mendapat bantuan, Slamet mengaku sampai saat ini memang belum ada aturan. Tetapi, nanti pemerintah akan terus mengawasi sejumlah lokalisasi yang telah ditutup

Abas Resmi Gantikan Julies BANYUWANGI - Setelah hampir lima bulan kosong, satu kursi anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi Partai Golkar akhirnya terisi kemarin (31/8). HM. Abas secara resmi dilantik dan disumpah menjadi anggota DPRD melalui pergantian antar waktu (PAW) dalam rapat paripurna istimewa kemarin. Abas menggantikan Julies Setyo Puji Rahayu yang mengundurkan diri dari anggota DPRD dan Partai Golkar sejak Mei 2012. Saat ini, Julies dipercaya menjadi sekretaris DPC Partai Demokrat Banyuwangi. Dalam pengambilan sumpah yang dipimpin Ketua DPRD Hermanto itu, Julies hadir bersama salah satu pengurus DPC Partai Demokrat. Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi, Sumantri Soedomo, juga datang bersama beberapa pengurus partai berlambang pohon beringin tersebut. “Setelah disumpah, Pak Abas resmi menjadi anggota DPRD,” ujar Ketua DPRD Hermanto. Politisi gaek Partai Golkar asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, itu bukan kali ini saja menjadi wakil rakyat. Dia pernah menjadi anggota dewan periode 2004-2009. Pada Pemilihan legislatif (pileg) 2009 lalu, Abas gagal masuk gedung DPRD karena perolehan suaranya tidak memenuhi. “Alhamdulillah akhirnya dilantik juga,” kata Abas kemarin. Abas mengaku akan berusaha memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama aspirasi para nelayan Muncar. “Rencananya, saya akan masuk ke Komisi 1,” katanya. (abi/c1/bay)

itu. “Sanksinya tidak ada, tapi akan kita awasi,” sebutnya. Meski pemkab sudah merencanakan pemberian bantuan dana untuk para mucikari, tapi sepertinya itu tidak akan berjalan mulus. Sebab, hingga kini badan anggaran DPRD yang sedang membahas PAK APBD belum menyepakati penganggaran itu ■  Baca Bantuan...Hal 43

Kapal Kandas di Malam Jumat Nama Kapal: KPM Citra Mandala Sakti Penumpang: 79 orang Muatan motor: 19 unit Muatan mobil: 12 unit Penyebab: arus keras Lokasi kandas: Perairan lampu merah 150 meter dari Pelabuhan Gilimanuk Waktu kandas: Pukul 23.30 (Kamis malam) Korban: nihil  Evakuasi kapal: tuntas pukul 09.40 (Jumat pagi)

Kapal Motor Citra Mandala Sakti Kandas

AGUS BAIHAQI/RaBa

PELANTIKAN: Ketua DPRD Banyuwangi Hermanto menyematkan pin ke dada HM. Abas (kiri) di DPRD Banyuwangi kemarin.

KALIPURO - Aktivitas penyeberangan Ketapang-Gilimanuk diwarnai insiden kapal kandas Kamis malam kemarin (30/8). Kapal Motor Penumpang (KMP) Citra Mandala Sakti terseret arus keras hingga kandas sesaat akan memasuki Pelabuhan Gilimanuk. Kapal berangkat dari Pelabuhan Ketapang sekitar pukul 23.00 mengangkut 79 orang. Kapal tersebut juga memuat 19 kendaraan roda dua (R2) dan 12 unit kendaraan roda empat (R4). Kapal kandas sekitar pukul 23.30 di sekitar lampu merah perairan dekat Pelabuhan Gilimanuk. “Penyebabnya ka-

rena arus keras, dan kapal terseret hingga 150 meter dari Pelabuhan Gilimanuk,” ungkap Pemimpin Cabang PT. ASDP Indonesia Ferry (IF) Ketapang, Waspada Heruwanto, melalui Manager Operasional Saharuddin Koto. Beberapa saat setelah kapal kandas, penumpang langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Gilimanuk. Proses evakuasi penumpang rampung sekitar pukul 02.30 dini hari. Evakuasi penumpang tersebut dilakukan Tim SAR, Polisi Air, dan TNI AL menggunakan kapal tugboat milik Pelindo dan Pertamina ■  Baca Kapal...Hal 43

Mengintip Aktivitas Lokalisasi Sumberloh Singojuruh

Diintai CCTV, Pengunjung Lokal Menyusut Beberapa lokalisasi di Bumi Blambangan sudah ditutup. Namun, tempat prostitusi Sumberloh di Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, ternyata masih bergeliat. ALI NURFATONI, Singojuruh

LOKALISASI Sumberloh merupakan tempat prostitusi paling besar di Bumi Blambangan. Belum diketahui jelas sejak kapan tempat tersebut beroperasi. Namun kini, bisnis esek-esek tersebut tak lagi seramai tahun-tahun sebelumnya. Suasana tahun ini mengingatkan http://www.radarbanyuwangi.co.id

Bila tidak memiliki program, maka para mucikari itu tidak akan dibantu. “Belum tahu besar bantuan yang akan diberikan, mungkin sekitar Rp 5 juta,” cetus Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Slamet Karyono. Pemberian bantuan untuk para mucikari itu, jelas dia, sebenarnya hasil pertemuan saat rapat forum pimpinan daerah (forpimda). Dengan bantuan ini, diharapkan para mu-

kembali memori tahun 2011 lalu. Namun, suasana tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Sebab, kala itu ada kegiatan pembinaan terhadap semua penghuni lokalisasi. Berbagai macam pelatihan dilakukan hingga beberapa pekan. Selain itu, para pekerja seks juga menerima bantuan modal dari pemerintah. Ternyata, sedikit demi sedikit usaha terseGALIH COKRO/RaBa but membuahkan haKARCIS: Tiket masuk di dekat gerbang lokalisasi Sumberloh, Kecamatan Singojuruh. sil. Berdasar catatan Tahun itu, jumlah wisma yang menkantor Kecamatan Singojuruh, ta- menurun drastis. Tahun 2012 ini, hun 2011 lalu pekerja seks menca- PSK yang masih beroperasi hanya capai 52 unit hanya aktif 36 unit ■  Baca Diintai...Hal 43 pai 171 orang. Kini angka tersebut 23 orang.

Bantuan hanya untuk mucikari yang punya kegiatan

Tentu saja bukan kegiatan prostitusi

Jalan BanyuwangiBondowoso ditutup 1,5 bulan

Sebelumnya juga sudah lama sulit dilewati

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


34

SABTU 1 SEPTEMBER 2012

CERMIN DIRI Tidak Sembarang Mengepras Gunung KAWAH Gunung Ijen memang diakui masih jadi pilihan favorit wisatawan mancanegara. Sudah beberapa tahun terakhir ini turis asing membanjiri lokasi wisata yang terletak di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso itu. Turis asing sudah memadati wisata yang berada di ketinggian 2.380 meter di atas permukaan laut (dpl) itu. Mayoritas wisatawan yang datang berasal dari Prancis. Ada juga turis yang datang dari Belanda, Italia, Amerika, dan beberapa negara Eropa lain. Memang sudah jadi tradisi selama ini kawah Gunung Ijen selalu ramai dikunjungi turis asing sejak bulan Juli hingga September. Masa tiga bulan tersebut merupakan peak season (masa puncak) kunjungan wisatawan asing di Kawah Ijen. Selain itu, wisatawan lokal juga ikut membanjiri wisata yang memproduksi belerang secara tradisional tersebut. Warga dari beberapa kota besar di Indonesia pun rela berjalan kaki sejauh 3,5 kilometer menuju puncak gunung berapi tersebut. Sayangnya, daya tarik Kawah Ijen belum diimbangi perbaikan sarana dan prasarana jalan. Kondisi jalan menuju Ijen dari arah Kecamatan Licin, Banyuwangi, sangat rusak. Saat ini, tidak semua kendaraan bisa naik ke Kawah Ijen. Pengunjung bisa mencapai base camp di Paltuding jika menggunakan kendaraan khusus yang biasanya dilengkapi fasilitas four wheel drive (4WD). Beberapa tahun silam, semua jenis kendaraan masih bisa mencapai camp Paltuding. Namun, sejak kerusakan jalan tidak kunjung diperbaiki, tidak semua jenis kendaraan mampu menaklukkan jalan terjal tersebut. Meski kondisi jalan rusak, tapi pengunjung masih banyak yang menggunakan kendaraan keluarga. Hanya, mereka masuk ke Kawah Ijen melalui Kecamatan Sempol, Bondowoso. Dari arah Bondowoso, jalannya juga mengalami kerusakan. Namun, kondisi kerusakannya tidak separah jalur dari arah Banyuwangi. Jika dilihat dari sudut pandang geografis, jalur jalan tersebut menghubungkan langsung (direct) Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. Artinya, jalan yang menghubungkan dua kabupaten itu merupakan kelas jalan provinsi. Pemeliharaan jalan tersebut tentu saja menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Mungkin saja, inilah kelas jalan provinsi yang paling terjal di Jawa Timur. Padahal, ruas jalan tersebut memiliki peran sentral dalam pengembangan dunia pariwisata di provinsi ini. Ya, semoga saja jalan terjal itu segera berubah menjadi lebih baik, sehingga bisa setara dengan jalan provinsi lain di Jatim. Namun, saat ini kita patut diberikan acungan jempol kepada Pemkab Banyuwangi. Tanpa harus menunggu Pemprov Jatim membangun jalan yang menghubungkan Banyuwangi-Bondowoso tersebut, pemkab turun tangan. Dengan mengucurkan dana Rp 4 miliar, pemkab membenahi jalan terjal tersebut. Bahkan, bukit Erek-erek yang paling berbahaya pun dikepras. Sejatinya, rakyat lebih suka jika pemerintah daerah memaknai otonomi daerah itu dengan tindakan nyata semacam ini. Tak perlu menunggu pemprov atau pusat. Kalau kita bisa membangun dengan dana sendiri, mengapa tidak? (*)

ORASI: Pengurus PAC Gerindra secara bergantian menyampaikan mosi tidak percaya di halaman kantor DPC Gerindra di Jalan KH. Agus Salim, Banyuwangi.

AGUS BAIHAQI/RaBa

Gerindra Banyuwangi Bergolak 18 PAC Sampaikan Mosi Tidak Percaya BANYUWANGI - Ketua DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Banyuwangi, H. Naufal Badri digoyang. Belasan pimpinan anak cabang (PAC) Partai Gerindra menyampaikan mosi tidak percaya terhadap ketua DPC. Mereka menganggap kepemimpinan Naufal tidak transparan dalam mengelola keuangan partai. Para pengurus PAC Partai Gerindra yang tergabung dalam forum silaturahmi PAC, kader Hambalang, dan kader Gerindra itu menuding Naufal tidak bisa melaksanakan roda partai secara maksimal. Mereka menuntut pada DPD Partai Gerindra Jawa Timur untuk mencopot Naufal dari jabatannya sebagai ke-

tua DPC Partai Gerindra Banyuwangi. Kordinator Forum PAC Gerindra, Djoko Santoso menyebut, banyak persoalan yang melatarbelakangi munculnya mosi tidak percaya pada ketua DPC Partai Gerindra tersebut. “Masalah keuangan tidak transparan,” cetus Djoko Santoso yang juga ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Banyuwangi itu. Djoko yang ditunjuk menjadi koordinator forum PAC Gerindra menyebut, kepengurusan DPC Partai Gerindra Banyuwangi tidak jelas. Ada sejumlah kader yang tidak jelas, masuk dalam jajaran pengurus inti secara instan. “Kaderisasi tidak jalan,” tudingnya dalam pertemuan forum PAC dengan sejumlah pengurus DPC Partai Gerindra di Jalan Agus Salim, Banyuwangi, Kamis lalu (30/8). Hariyono, kader yang lain menambahkan, sejak Partai Gerindra berdiri

hingga kini memiliki empat wakil di DPRD Banyuwangi. Namun, selama itu pula, PAC Gerindra tidak pernah mendapat bantuan keuangan dari DPC. Padahal kegiatan yang dilakukan juga cukup banyak. “Selama ini dibiayai sendiri,” cetusnya. Ketua PAC Gerindra Kecamatan Purwoharjo, Fakhrurozi menyebut, masalah yang terjadi di partainya ini bukan hanya keuangan. Program partai selama dipegang oleh Naufal juga tidak pernah jalan. “Tidak pernah ada rapat kerja, lalu programnya apa saja tidak jelas,” katanya. Pertemuan PAC Partai Gerindra tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pengurus DPC Partai Gerindra Banyuwangi. Tapi, para pengurus DPC yang datang ini banyak yang baru digeser. “Saya bukan sekretaris DPC lagi, baru saja, tapi SK (surat keputusan) belum turun,” jelas

Mustoli, mantan sekretaris DPC Partai Gerindra Banyuwangi. Menurut Mustoli, hampir empat tahun menjadi sekretaris DPC Partai Gerindra, pihaknya memang belum pernah ada laporan keuangan. “Pergantian pengurus yang baru dilakukan, tidak melalui prosedur yang benar,” ujarnya. Mustoli membeberkan, dalam pergantian pengurus yang baru dilakukan itu dirinya tidak masuk lagi. Untuk posisi Sekretaris DPC Partai Gerindra, kini diserahkan pada HM. Safuan. Sedang untuk bendahara, diserahkan pada H. Masruri. “Untuk ketua tetap Haji Naufal,” sebutnya. Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Banyuwangi, Naufal Badri saat dikonfirmasi mengaku, pihaknya tidak risau dengan sikap mosi tidak percaya yang disampaikan oleh para pengurus PAC Gerindra itu ■ Baca Gerindra...Hal 43

Dikunjungi KPPU

Kirim tulisan Anda ke alamat di bawah ini: SUARA PEMBACA Tulis permasalahan yang Anda hadapi terkait layanan publik. Baik terhadap intansi swasta maupun pemerintah. Sertakan alamat yang lengkap disertai fotokopi identitas dan nomor telepon Anda. Kirim ke artikelradarbwi@gmail.com Atau kirim langsung ke kantor Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Biro Genteng: Jalan Raya Jember 47 Genteng, Biro Situbondo: Jalan Wijaya Kusuma 60 Situbondo. NIKLAAS ANDRIES/RaBa

K ANTOR Jawa Pos Radar Banyuwangi kedatangan tamu spesial sore kemarin (31/8). Tamu tersebut adalah rombongan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Surabaya. Ketua KPPU KPD Surabaya, Dendy Rakhmat Sutrisno, membawa serta tiga personel dalam kunjungan kali ini. Dendy beserta tim KPPU Surabaya tersebut berdiskusi berbagai macam persoalan terkait persaingan usaha dengan Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Banyuwangi, Bayu Saksono dan Redaktur Pelaksana Syaifuddin Mahmud, di Seblangroom. (c1/bay)

PENGUMUMAN HASIL AUDISI PESERTA BANYUWANGI ETHNO CARNIVAL (BEC) 2 TAHUN 2012 NO NO.DADA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60

1 4 5 6 8 11 12 13 14 16 18 20 21 22 23 24 27 28 30 31 33 38 41 45 46 47 48 49 50 53 54 55 56 57 58 59 61 63 64 66 67 68 70 71 72 73 74 75 76 77 78 80 81 82 86 88 89 93 94 95

NAMA

KASIJAYANTI ETTA DWI SUSANTI PUTRI KUSUMA DEWI RIAN APRILIA FEBRIANI DIA AGUSTIN CITA SURYA ANITA NORISKA MEY AMELIA MARLINA OKTA GIANE TIKA OKTAVIA SOFIA WILMA HILDA ERVICA RACHMAN DITA AJENG PRASETYA ALSYAHALLAH WIN0ZA MIRDA TRI ARIES CHANDRA RIDHA MARIA ULFA DEVI PERMATASARI DINDA SASKI YUNANDY FLORIDA SYAKILA S CANTY EKA NOOR ZAQILA ANAM NADIA RESTI ARINI RATNANINGDYAH ANGGITA AYU AZHAR MUFIDAH REZA RIZKY TODING LA’BI DINISWARI AYU LARASATI DEA AMANDA CARESSA IVY AYUNINGTYAS IISNANIA ULFA DAMAYANTI RIZKY FITRI AMALIA NAHDA RUCE TRIYANTI FITRI AYU TRI MARHENI SITI NUR INAIYAH BELLA DEPITA SARI YENI SAFITRI DESI HARTANTI DHETI USTANTINI SISKA WIDIAWATI DHITA WIRANDA GUNAWAN HILMIYATUS SARIYAH FARADISYA ASHARI SITI FATIMAH DWI WULANSARI RIMA ANGGREINI FEBBYOLA CATUR S. WINDA PUTRI APRILIANI FENI HERLISA PUTRI ARUM MAESAROH MEYSINDI KARTIKASARI JENI DWI WIJAYANTO M. TRI RAGIL RONY SANJAYA FIRMATUS BUDI MEYLANDA ILAFIA VALAFIA ARIFATUL H. NUNUNG KRISTIANA G A APSARI WIRAWAN GITA MULYANTI IIT SARI H. FITA EKA PUTRI SAFITRI ANI FAIZAH NILAKANDI

L/P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P P L L L P P P P P P P P P P

ASAL SEKOLAH SMK NEGERI KALIBARU SMK NEGERI KALIBARU SMK NEGERI KALIBARU SMK NEGERI KALIBARU SMK NEGERI KALIBARU SMA NEGERI 1 GAMBIRAN SMA NEGERI 1 GAMBIRAN SMA NEGERI 1 GAMBIRAN SMA NEGERI 1 GAMBIRAN SMA NEGERI 1 GENTENG SMA NEGERI 1 GENTENG SMA NEGERI 1 GENTENG SMA NEGERI 1 GENTENG SMA NEGERI 1 GENTENG SMA NEGERI 1 GENTENG SMA NEGERI GLAGAH SMA NEGERI GLAGAH SMA NEGERI GLAGAH SMA NEGERI GLAGAH SMA NEGERI GLAGAH SMA NEGERI GLAGAH SMA NEGERI GLAGAH SMA NEGERI GLAGAH SMA NEGERI GLAGAH SMA NEGERI GLAGAH SMA NEGERI 1 CLURING SMA NEGERI 1 CLURING SMA NEGERI 1 CLURING SMA NEGERI 1 CLURING SMK PGRI ROGOJAMPI SMK PGRI ROGOJAMPI SMK PGRI ROGOJAMPI SMK PGRI ROGOJAMPI SMK PGRI ROGOJAMPI SMK PGRI ROGOJAMPI SMA NEGERI 1 GLENMORE SMA NEGERI 1 GLENMORE SMA NEGERI 1 GLENMORE SMA NEGERI 1 GLENMORE SMA NEGERI 1 GLENMORE SMA PGRI PURWOHARJO SMA PGRI PURWOHARJO SMA PGRI PURWOHARJO SMA PGRI PURWOHARJO SMA PGRI PURWOHARJO SMA PGRI PURWOHARJO SMA PGRI PURWOHARJO SMA NEGERI 1 ROGOJAMPI SMA NEGERI 1 ROGOJAMPI SMA NEGERI 1 ROGOJAMPI SMA NEGERI 1 ROGOJAMPI SMK NEGERI TEGALSARI SMK NEGERI TEGALSARI SMK NEGERI TEGALSARI SMA NEGERI 1 ROGOJAMPI SMK NEGERI SINGOJURUH SMK NEGERI SINGOJURUH SMK NEGERI SINGOJURUH SMK NEGERI SINGOJURUH SMK NEGERI SINGOJURUH

NO NO.DADA 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120

96 97 98 100 102 105 106 108 110 113 114 115 116 117 118 121 122 123 124 125 128 129 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 144 145 146 147 148 149 150 151 152 154 155 158 160 161 162 163 166 167 168 169 173 174 176 179 180 181 182 183

NAMA

L/P

HAFIFATUL LAILA P HERLINA DAMAYANTI P LUTFI INDAH SARI P PUPUT DWI YUASTIKA P EKI PRASTI MARLIANA P LITA ASHARI P SRI WAHYUNI P ANGGUN MOCH. YUSUF P YESSY NURMANTYAS SARI P BELA MELIANA EFENDY P NAZA LAVENIA P MONICA DINNA SAHARA P TITA JIWANTY FITRI P DEWI NUR HIKMAH P ANA SURIDIYANTI P MOCHAMMAD ARIF GAZALI L YUDHA TRIYANTO L RUDY DARMANTO L RENDRA TIRTANA L DIAN KRISDAYANTI P LIDIANA HOLIFA P PUTRI MEGA AYU WIDIARTI P DIAN WAHYUDI L ROFIK BAGUS SETIAWAN L AHMAD FAWAID RIDHO L APRILY SHELLA PAMUNGKAS P PUTRI PURNAMA S. P AYUNDA EKA PUSPITASARI P NIA DWI APRILIA P MUHAMMAD BUDI SUGIARTO L MEGA HARDIYANTI P LIA INAYATULLAH P ERLITA VERONICA DIANA P P YURA PUTRI P DENNA PUTRI CHARMELIA P NOVI WIJAYANTI P WINDRIANI BUDI RAHAYU P MOCH. IRFAN L INDIAH SETYOWATI H. P MILA DUWI LESTARI P KRISTINA DWI AYU KARISMA P BELLA NANDA AKISTA P SAYU INDAH LESTARI P HANA AIRINNISA P PUTRI DIANA SAFITRI P PUTRI ALEDIANA P NOVI KRISTINA P ARISKA AYU CITRA P NAILU VINA AMALIA P FILZA QURATUL AINI P ISYE AFKARINA P BELLA PRAMUDIYANTI P VETI UDIANINGSIH P NURUL HOLISAH P SLAMET SUROSO L NENENG DAMAI YULI APRISTIA P PUPUT DWI RAHAYU P WELLA NOVASARI P ELISA DESI TRINEGARI P AGUS HENDRI WIYONO L

ASAL SEKOLAH

SMK NEGERI SINGOJURUH SMK NEGERI SINGOJURUH SMK NEGERI SINGOJURUH SMK 17 AGUSTUS 1945 MUNCAR SMK 17 AGUSTUS 1945 MUNCAR SMA NEGERI 1 MUNCAR SMA NEGERI 1 MUNCAR SMA NEGERI 1 MUNCAR SMA NEGERI 1 MUNCAR SMA NEGERI 1 WONGSOREJO SMA NEGERI 1 WONGSOREJO SMAN DARUSSHOLAH SINGOJURUH SMAN DARUSSHOLAH SINGOJURUH SMAN DARUSSHOLAH SINGOJURUH SMAN DARUSSHOLAH SINGOJURUH UMUM UMUM UMUM UMUM SMK NEGERI WONGSOREJO SMK NEGERI WONGSOREJO SMK NEGERI WONGSOREJO UMUM UMUM (FAVORIT 2011) UMUM SMAK HIKMAH MANDALA SMAK HIKMAH MANDALA SMK 1 PGRI GIRI SMK 1 PGRI GIRI SMK 1 PGRI GIRI SMK NEGERI 1 BANYUWANGI SMK NEGERI 1 BANYUWANGI SMK NEGERI 1 BANYUWANGI SMK NEGERI 1 BANYUWANGI SMK NEGERI 1 BANYUWANGI SMK NEGERI 1 BANYUWANGI SMK NEGERI 1 BANYUWANGI UMUM SMA NEGERI 1 BANGOREJO SMA NEGERI 1 BANGOREJO SMA NEGERI 1 BANGOREJO SMA NEGERI 1 BANGOREJO SMA NEGERI 1 BANGOREJO SMA NEGERI 1 SRONO SMA NEGERI 1 SRONO SMA NEGERI 1 SRONO SMA NEGERI 2 GENTENG SMA NEGERI 2 GENTENG SMA NEGERI 2 GENTENG SMA NEGERI 2 GENTENG SMA NEGERI 2 GENTENG SMA NEGERI 2 GENTENG SMKN 1 GLAGAH SMKN 1 GLAGAH UMUM SMA TAMANSISWA GENTENG SMAN 1 PESANGGARAN SMAN 1 PESANGGARAN SMAN 1 PESANGGARAN UMUM

NO NO.DADA 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166

184 187 188 189 191 192 195 197 198 199 200 201 205 206 208 211 212 213 215 216 217 219 220 221 222 223 225 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 242 243 244 245 246

NAMA

L/P

PRAMESTI INDRA NOVITA MELDA DEVI FAHMI CHANDRA SELFIANA MERY ANGGRAINI CHYNTIA PERDANA WIDODO DESY TRI SINTA DEWI APRILIA SUSANTI TANIA NUCYVERA FEBRIANA KUSUMA HERAWATI ARI OKTAFIAN FAJAR SAUBARI RISKY F FRISKA YUSTIKA DEWI ANIS PUJI LESTARI MERINA ANJAR PUTRI UTAMA VICI YULITA LESTARI TAMARA PRIVIANTISA ISYARA HADZA MAULINA NOVINDA DWI SEPTIANA BINGAR CAHYANING SILVI AYU ANTIKA DEWI NANDINI HAFYA RIKZA EKA HIKMAH APRILIA NIA AYUNDA PUTRI NURUL YATIM NILA KHOIRUL NAILI SITI AMINAH ENDANG SRI LESTARI LINDA ANDRIYANI LIA LUTHFIKA HUFFANAA RUDY SUGIARTO ANGGA TRISNA PRADITYA MOH. IHYA NURULUMUDIN MOH. ARIF MAULANA OKTAVIANI J.K RIMA DEVITA P. HERDITA MARTHA HARTINA REGITHA INDY RAVAETHA BARANI FIKA ROSINTA PUGUD MOPENSIA AGUS EKO SURYANTO ALDA ARDIANSAH DANU ANUGRAH ANNISA FEBBY C.

P P P P P P P P P P L L P P P P P P P P P P P P P P P P P P P L L L L P P P P P P L L P L P

ASAL SEKOLAH SMA NEGERI 1 BANYUWANGI SMA NEGERI 1 BANYUWANGI SMA NEGERI 1 BANYUWANGI SMA NEGERI 1 BANYUWANGI SMA NEGERI I TEGALDLIMO SMA NEGERI I TEGALDLIMO SMA NEGERI I TEGALDLIMO SMA NEGERI I TEGALDLIMO SMA MUHAMMADIYAH GENTENG SMA MUHAMMADIYAH GENTENG SMKN 1 GLAGAH SMA TAMANSISWA GENTENG SMK 17 AGUSTUS 1945 CLURING SMK 17 AGUSTUS 1945 CLURING SMK 17 AGUSTUS 1945 CLURING SMK 17 AGUSTUS 1945 CLURING SMA NEGERI 1 PESANGGARAN SMA NEGERI 1 GIRI SMA NEGERI 1 PURWOHARJO SMA NEGERI 1 PURWOHARJO SMA NEGERI 1 PURWOHARJO SMA NEGERI 1 PURWOHARJO SMA NEGERI 1 PURWOHARJO SMKN DARUL ULUM MUNCAR SMKN DARUL ULUM MUNCAR SMKN DARUL ULUM MUNCAR SMKN DARUL ULUM MUNCAR SMKN DARUL ULUM MUNCAR SMKN DARUL ULUM MUNCAR SMKN DARUL ULUM MUNCAR SMA NEGERI 1 PURWOHARJO UMUM SMK MUHAMMADYAH 1 GENTENG SMK MUHAMMADYAH 1 GENTENG SMK MUHAMMADYAH 1 GENTENG SMA NEGERI 1 GIRI SMA NEGERI 1 GIRI SMA NEGERI 1 GIRI SMA NEGERI 1 GIRI SMA NEGERI 1 GIRI SMA NEGERI 1 GIRI UMUM UMUM UMUM SMK NEGERI IHYA ULUMUDIN UMUM

Bagi peserta yang dinyatakan lolos audisi diharapkan Hadir pada : Hari/Tanggal : Selasa 4 September 2012 Jam : 09.00 WIB Tempat : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Jl. A. Yani no. 78 Banyuwangi Acara : 1. Penjelasan Tehnis Pelaksanaan workshop. 2. Pembagian sub-thema (Barong merah, Barong Hijau dan Barong Kuning) Catatan : 1. Membawa Formulir Surat Pernyataan yang sudah diisi dan Ditandatangani Orang Tua. 2. Pakaian Seragam yang berlaku/ bebas rapi. 3. Bagi Peserta yang tidak Hadir dinyatakan Gugur.

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/ Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


35

Sabtu 1 September 2012

SIDANG PRONA

BIN Gadungan Tipu Warga

Askab Support Dua Kades BANYUWANGI - Dua Kepala Desa di Banyuwangi yang kesandung kasus korupsi Proyek Operasi Nasional Pertanahan (Prona) tahun 2011 mulai disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Mereka adalah Mustofa (Kades Tapanrejo, Kecamatan Muncar) dan Hasyim Asyari (Kades Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo). Sidang perdana kemarin mendapat perhatian para kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (Askab). Mereka ingin memberikan support kepada dua kades yang terjerat Prona itu. ”Kami ingin memberikan dukungan moral kepada dua kades tersebut. Selain itu, kami juga ingin melihat langsung jalannya persidangan agar berjalan fair,” kata Ketua Askab, Agus Tarmidi. Menurutnya, kedua terdakwa sudah melakukan Prona sesuai aturan yang berlaku. Kata Tarmidi, mengurus Prona memang tidak gratis. ”Kami beranggapan unsur korupsi kasus ini tidak ada, lha wong sudah sesuai aturan kok,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Kades Wonosobo, Kecamatan Srono, tersebut. Ada tiga domain dalam Prona, antara lain melibatkan pihak Badan Pertanahan Nasional, Pemerintah Desa, dan peserta atau pemohon. “Dari tiga domain itu, proses yang gratis cuma di BPN saja,” tandas Bupati DOK.RaBa Lumbung Informasi Rakyat Agus Tarmidi (Lira) Banyuwangi itu. Syarat-syarat lain, lanjut Tarmidi, menjadi tanggung jawab pemohon. Meterai, misalnya, harus beli sendiri. “Yang gratis di BPN cuma blangko pendaftaran, pengukuran, dan pemeriksaan di lapangan sampai terbit sertifikat,” tegas pria yang akrab dipanggil Pak Tar itu. Mustofa dan Hasyim Asyari ditahan Kejaksaan sejak 9 Februari 2012. Dia ditahan dalam perkara korupsi Prona. Pada tahun 2011, Desa Bimorejo mendapatkan program Prona untuk sertifikat tanah 250 bidang. Desa Tapanrejo mendapat jatah untuk menyertifikat 300 bidang tanah. Proses sertifikat itu dibiayai APBN. Jadi, penerima program itu tidak perlu mengeluarkan biaya lagi. Tetapi, yang terjadi di Desa Bimorejo dan Tapanrejo, penerima program masih dipungut biaya. Di Desa Bimorejo, warga penerima program Prona dipungut Rp 500 ribu untuk satu bidang tanah. Uang yang terkumpul mencapai Rp 125 juta. Pungutan yang terjadi di Desa Tapanrejo, lebih besar, yakni Rp 700 ribu, untuk satu bidang tanah. Pungutan yang dikumpulkan Rp 200 juta lebih. (ton/c1/aif)

LAKA LANTAS

Disenggol Mobil Boks, Pemudik Tewas GLENMORE - Kecelakaan tragis terjadi di jalan raya Jember, tepatnya di jalan raya Dusun Wadung Kamidin, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, kemarin. Laka lantas itu mengakibatkan satu nyawa melayang. Dia adalah Saleh, 31, warga Dusun Masjid, Desa Wates, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Beruntung rekan Saleh, Nur Hadi, 40, selamat dari maut. Dia hanya mengalami luka ringan. Pemudik tersebut meregang nyawa dengan luka di beberapa bagian tubuh. Kakinya sebelah kanan patah. “Korban meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Rustida Krikilan,” ungkap Kanitlantas Polsek Kalibaru, Aipda Yulianto, kemarin. Dia menjelaskan, awalnya korban melaju dari arah Jember dengan tujuan Bali. Saat itu, dia mengendarai Sepeda motor Vixion bernopol DK 3926 DJ. ‘’Tapi dari arah yang sama muncul mobil ekspedisi bernopol B 9303 XR, lalu senggolan dan jatuh,’’ urai Yulianto. Sementara itu, sopir mobil boks, Eko Ade Rohman, 23, tidak mengalami luka. Meski begitu, kondisi kendaraan boks tersebut sedikit rusak. “Sopir mobil boks itu warga Desa/Kecamatan Balung, Jember,” jelasnya. Setelah melakukan penyidikan, pihaknya sudah menyerahkan kasus tersebut ke Unit Laka Polres Banyuwangi. ’’Pengemudi boks itu sudah kami serahkan ke polres.’’ terangnya. (ton/c1/aif)

Ngaku Bisa Masukkan Secaba TNI AD

SYAIFUDDIN M/RaBa

CATUT NAMA DANDIM: Tersangka penipuan, Romi Irawan, di Mapolres Banyuwangi kemarin.

SEMPU - Ulah Romi Irawan, 42, yang kerap mengaku sebagai anggota BIN (Badan Intelijen Negara) harus berakhir ke jeruji besi Mapolres Banyuwangi kemarin. Pria yang tinggal di Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, itu ditahan karena melakukan penipuan dengan mengaku sebagai anggota BIN. Bukan hanya itu, saat beraksi, Romi tak segan-segan mencatut nama Dandim 0825 Banyuwangi. Hal itu dilakukan Romi sematamata untuk memperdayai para korbannya. Kepada para korbannya, dia berjanji bisa memasukkan korban ke Secaba TNI AD. Celakanya, setelah uang diserahkan, janji Romi hanya bualan semata. Orang yang dijanjikan masuk Secaba TNI AD pun hanya bisa gigit jari. Uang melayang dan keinginan masuk tentara gagal total. Salah satu korban penipuan yang dilakukan Romi adalah Nur Sadah, 47, warga Dusun/Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Ceritanya, beberapa waktu lalu Nur Sadah datang ke rumah Romi. Dia mengira Romi bisa memasukkan seseorang ke Secaba TNI AD. Wanita itu tahu tentang Romi dari menantunya. Karena itu, tidak ada salahnya Nur Sadah minta bantuan Romi untuk mendaftarkan anaknya, Trio Susanto, masuk Secaba TNI AD. Keduanya akhirnya bertemu. Romi yang mengaku sebagai anggota BIN menyanggupi keinginan Nur Sadah. Untuk melancarkan aksinya, Romi minta uang sebesar Rp 60 juta. Nur Sadah pun menyanggupinya dengan catatan dibayar secara bertahap. Pertama Rp 10 juta dan

selanjutnya Rp 30 juta, sehingga total uang yang dikeluarkan Nur Sadah Rp 40 juta. Usai uang diserahkan, Tri Susanto mengikuti tes penerimaan Secaba TNI AD di Malang. Hasilnya? Ternyata Tri Susanto tidak lolos. Begitu tahu anaknya tidak lolos Secaba, Nur Sadah datang ke Kodam V Brawijaya. Di sana, dia mencari informasi lebih jauh tentang sosok Romi Irawan. Korban baru sadar bahwa Romi bukan anggota BIN setelah mendapat penjelasan dari Kodam V. ”Korban pun sadar menjadi korban penipuan,” ujar Kapolres Banyuwangi, AKBP Nanang Masbudi, melalui KBO Reskrim Polres Banyuwangi, Iptu Ali Masduki. Ulah Romi mengaku anggota BIN akhirnya didengar Kodim 0825 Banyuwangi. Sebab, tak seberapa lama setelah Nur Sadah mendatangi Kodam, laporannya itu langsung diteruskan ke Kodim 0825 Banyuwangi. Tanpa menemui kesulitan, jejak Romi terlacak personel Kodim 0825 Banyuwangi. Kala itu Romi tengah berada di wilayah Cluring. ”Romi kita datangi baik-baik. Selanjutnya, yang bersangkutan kita serahkan Polres Banyuwangi. Yang pasti dia bukan anggota BIN dan tidak kenal dengan Dandim. Dia hanya mencatut-catut nama Dandim,’’ tegas Pasi Intel Kodim 0825, Kapten Sudahlan, ketika di Mapolres Banyuwangi kemarin. Hingga kemarin Romi masih mendekam di tahanan Mapolres Banyuwangi. Dia dijerat Pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan. Kabarnya bukan hanya Nur Sadah yang menjadi korbannya. Ada warga lain yang juga menjadi sasaran penipuan Romi. Korban dijanjikan masuk Akpol dengan syarat membayar uang. ”Tersangka kita jerat pasal pemalsuan dokumen,” tandas Ali. (c1/aif)

Paranormal Dituduh Cabuli Bocah Korban Sempat Hamil Sebulan lalu Digugurkan ROGOJAMPI - Tua-tua keladi makin tua makin menjadi-jadi. Itulah yang dilakukan Munawir, 77. Meski usianya sudah uzur, Mbah Munawir masih suka daun muda. Untuk melampiaskan hasrat biologisnya, kakek yang tinggal di Dusun Sukodono, Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, itu tega mencabuli anak di bawah umur. Korbannya adalah Saritem, 15, (nama samaran) tetangga dekat tersangka. Tak pelak, Mbah Munawir pun harus berurusan dengan polisi. Usai menjalani pemeriksaan, pria yang sehari-hari sebagai dukun itu langsung ditahan. ”Tersangka dilaporkan keluarga korban dengan dugaan tindak pidana asusila. Dia berbuat tak senonoh terhadap korban yang usianya

masih 15 tahun sebanyak empat kali,’’ ungkap Kapolsek Rogojampi, Kompol Bagio SP, melalui Kanitreskrim Ipda Winardi. Tersangka melakukan hubungan intim mulai Januari hingga Mei 2012. Tetapi, baru tanggal 27 Agustus ini dilaporkan ke polisi. ‘’Kita langsung melakukan penangkapan di rumahnya di hari yang sama,” ujar Winardi. Ketika diperiksa penyidik, Munawir membantah melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan. Sebab, dia mengaku sudah tidak mampu berbuat seperti itu. “Saya sudah tua, nggak mungkin berbuat seperti ini,’’ akunya. Dia mengisahkan awal persoalan itu muncul ke permukaan. Diungkapkannya, saat bocah tersebut masih kanak-kanak, dia sudah pernah memegang alat vital korban. “Dia minta disembuhkan. Lubang di ”anunya” ada tiga. Sekarang sudah sembuh kok,” jelas Mbah Munawir.

Sejak saat itu dirinya kerap memberikan uang kepada korban. Sebab, pemberian itu hanya sebatas tanda belas kasih terhadap bocah tersebut. ’’Kalau dihitung-hitung, sudah berapa juta uang yang saya berikan kepada dia. Berangkat sekolah saya beri uang Rp 5 ribu,” bebernya. Namun, lambat laun persoalan tersebut tiba-tiba muncul ke permukaan. Dia mengaku merasa ditipu salah satu keluarga korban. Kala itu mereka menuduh dirinya berbuat tak senonoh dan bocah tersebut dikabarkan hamil. ’’Walaupun saya tidak berbuat, bocah itu memang sempat hamil. Ketika usia kehamilannya baru sebulan langsung saya gugurkan,” aku Munawir polos. (ton/c1/aif )

Sudarmono Akui Suka Sama Suka SEMENTARA itu, Sudarmono, 22, warga Dusun Jatisari, Desa Bomo, Kecamatan Rogojampi, hingga kemarin masih mendekam di Mapolsek Rogojampi. Pelaku dugaan pemerkosaan itu masih disidik secara intensif. Kepada Jawa Pos Radar Banyuwan-

gi, pemuda yang bekerja di tambak ikan tersebut membantah jika dituduh melakukan pemerkosaan terhadap Saritem, 18, warga Dusun Jatisari, Desa Bomo, Kecamatan Rogojampi. Sebab, perbuatan mesum tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka. “Nggak

ada paksaan kok, mau sama mau,” katanya kemarin. Pria lajang tersebut mengisahkan awal mula hubungan intim di salah satu gedung sekolah di Desa Bomo itu n Baca Sudarmono...Hal 43

ALI NURFATONI/RaBa

TUA-TUA KELADI: Munawir di Mapolsek Rogojampi kemarin.


KOMUNIKASI BISNIS

36 AGENDA KOTA

Halal Bihalal Keluarga Paguyuban Dulangmas KELUARGA Besar Paguyuban Dulangmas (Kedu, Magelang, Banyumas) akan menggelar halal bihalal pada Minggu besok (2/9), mulai pukul 09.00 WIB. Acara tersebut diadakan di rumah Drs. H. Muchsin, MM, Jalan Bandung No. 2 Banyuwangi (belakang TK Rahmatullah). Halal bihalal itu akan diikuti oleh para warga yang berasal dari eks Karesidenan Kedu, Magelang, dan Banyumas, yang telah hijrah ke Banyuwangi. (*)

Kiai Noer Iskandar di Pengajian MAB MASJID Agung Baiturrahman (MAB) Banyuwangi kembali menggelar pengajian rutin Ahad pagi, besok (2/9). Kali ini mubaligh Dr. KH. Noer Muh Iskandar, SQ dari Jakarta akan menjadi penceramah. Pengajian akan dimulai pukul 07.00 WIB tepat. (*)

Sabtu 1 September 2012

Camat Lantik 112 Pengurus BPD SINGOJURUH–Camat Singojuruh Nanik Machrufi melantik semua pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2012-2018. Acara pengambilan sumpah jabatan digelar di pendapa kecamatan, kemarin pagi (31/8). Sebanyak 112 pengurus BPD yang tersebar di sebelas desa kompak mengikuti acara pengukuhan tersebut. Unsur tiga pilar kecamatan dan semua kepala desa (Kades) juga tampak hadir menyaksikan acara sakral tersebut. Dalam kata sambutannya, Camat Nanik mengakui, jika para pengurus BPD tersebut adalah orang-orang yang memiliki intelektual yang tinggi. Dengan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni itulah, mereka bisa terus membantu meningkatkan pembangunan. “Saya salut dan bangga kepada bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian. Ada yang menjadi ulama dan ada juga yang menjadi pengusaha,’’ sanjungnya. Dengan fakta tersebut, lanjut Nanik, Singojuruh benar-benar memiliki aset pent-

POSE BARENG: Para pengurus BPD bergantian foto bersama Camat Nanik Machrufi usai pelantikan di pendapa kecamatan kemarin. ALI NURFATONI/RaBa

ing dalam mendongkrak pembangunan di Bumi Blambangan. Diakui, BPD memang sebagai pendorong untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. “Tentunya, BPD juga sebagai penyeimbang pembangunan di tingkat desa,’’ tuturnya. Oleh karena itu, camat berkacata itu mengajak semua elemen pejabat desa tersebut

untuk saling bergandengan tangan. Tujuannya adalah demi menciptakan pemerintahan yang good governance. “Mari kita tingkatkan inovasi, bekerja keras, dan saling kolaborasi dengan sungguh-sungguh, agar pelayanan kepada masyarakat terus lebih baik,’’ ajaknya. Ibarat pemain sepak bola, kata dia, Ke-

camatan Singojuruh mempunyai sebelas pemain andal demi meraih kemenangan. Untuk mencapai garis finis tersebut, tentunya diperlukan kerja sama dan kekompakan semua elemen. “Ibarat itulah, masa depan pembangunan Banyuwangi dimulai dari kita semua,’’ jelasnya. Sementara itu, Ketua BPD Desa Padang, Lukman mengapresiasi langkah Bupati Banyuwangi, yang telah menerbitkan surat keputusan (SK) tentang pelantikan BPD. “Sebagai perwakilan BPD, saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Bupati dan Ibu Camat tentang pengukuhan ini,’’ ungkapnya. Sebagai pengurus, lanjut dia, pihaknya juga ikut berterima kasih kepada bupati sebagai kepala daerah, yang telah memberikan hibah. Dengan bantuan tersebut, pihaknya berjanji akan memanfaatkannya sebaik-baiknya. “Kita semua sudah komit akan melaksanakan tugas sebaikbaiknya,’’ tekatnya. (ton/adv/irw)

Awas Mobil Keropos! Lindungi Dengan Rust Evader, Teknologi Anti Karat Elektronik JANGAN  sembarang menyemprot mobil Anda dengan anti karat. Sebab, jika sembarangan, maka yang terjadi adalah bodi mobil anda akan terkikis. Hal itu lantaran ada partikel-partikel pasir yang akan melompat ke fender, sehingga akan membuat mobil Anda berkarat. Kondisi jalan yang buruk, lompatan kerikil, serta jalan yang berlubang bisa dengan mudah merusak

lapisan ini dan meng-ekspos chassis besi yang rentan terhadap karat. Bagaimana solusinya? Salah satunya adalah menggunakan Neo Rust Evader, anti karat mobil elektrik (yang dapat) melindungi mobil bagian dalam dan luar. (Neo) Rust Evader memompa elektron berlebih ke dalam bodi kendaraan, sehingga menciptakan efek kondensator antara bodi mobil dan anoda Neo Rust Evader. Dikarenakan elektron yang terpengaruh ini lepas dari bodi kendaraan melalui celah pelindung yang ada, mereka menghalangi proses terbentuknya karat dan menangkal pengkaratan pada mobil tersebut. Neo Rust Evader ini memberikan lima tahun

garansi karat untuk mobil Anda. (Neo) Rust Evader ini merupakan perangkat pencegah karat secara elektronik pada kendaraan roda empat yang memiliki keuntungan dibanding anti karat semprot konvensional. Misalnya, total seluruh mobil terlindungi, dapat dipindahkan ke mobil lain, tidak menimbulkan bau, tidak mengganggu sistem elektronik mobil, (dan) produk teknologi tinggi (ini) dengan sistem microchip dari USA. Jadi, segera lindungi mobil anda dengan Neo Rust Evader, bisa didapatkan di Aguung Variasi Jl. A. Yani No. 84, Banyuwangi, telp (0333) 413226. Profil bisa dilihat di www. neorustevader.com.(adv/irw)

ISTIMEWA

TEKNOLOGI BARU: Ingin mobil bebas dari karat, gunakan Rust Evader yang bisa didapatkan di Aguung Variasi.

Hi–Tech Mall Hot Sale IT KOTA Malang boleh dingin, tapi tidak di MX Mall pada 31 Agustus hingga 16 September 2012 mendatang. Pasalnya, Hi-Tech Mall Surabaya hadir lewat pameran “Hi-Tech Mall Hot Sale IT” dengan harga obral besar-besaran dan juga banjir bonusnya akan menyapa Anda, mulai hari ini. Mulai notebook mulai Rp 1 jutaan, tablet android mulai Rp 500 ribuan, obral PC game hingga berbagai aksesoris dengan harga termurah.

Harga Ter-Hot dan Terlengkap Harga obral dimulai dari Axioo HNMC C725C sebelumnya dipatok Rp 2,999 juta di pameran ini hanya Rp 2,699 juta. Zyrex LM1215 seharga Rp 2,3 juta pun ikutan turun jadi Rp 2,199 juta. Fujitsu PH 521 yang dibanderol Rp 3,450 juta sekarang cukup dengan Rp 2,999 juta. Asus slim X40IU seharga Rp 2,95 juta bisa langsung Anda bawa pulang dengan

Rp 2,865 juta. Lenovo G470-1378 seharga Rp 3,4 juta turun jadi Rp 3,199 juta. Tak ketinggalan, Toshiba C600-1013U yang dipatok Rp 4,4 juta juga ikut turun jadi Rp 4,2 juta.

Tablet Android Termurah dan Terlengkap Tablet android juga tak mau kalah memberikan harga obral dan bonus menarik. Dimulai dari merek terlaris Samsung Galaxy Tab 7.7 seharga Rp 5,499 juta memberikan gratis book cover original, desktop dock, dan screen guard spesial untuk Anda. RealPad promo dari Rp 2.099.999 jadi Rp 1.999.999 gratis leather case, microSD 4GB, dan screen guard. Dengan menukarkan handphone atau modem segala kondisi, Vandroid T2i seharga Rp 799 ribu bisa Anda dapatkan dengan harga spesial Rp 699 ribu saja. Aksi turun harga juga dilakukan Tabulet Troy2

ISTIMEWA

OBRAL:Hi-Tech Mall Hot Sale IT selalu ramai pengunjung. Kali ini digelarf di MX Mall Malang.

dari Rp 2,1 juta jadi Rp 1,799 juta. dan Cyrus TVPad plus 3G seharga Rp 2,2 juta yang terjun bebas ke angka Rp 1,799 juta. Huawei Slim S7 di pameran

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Jl. Pajajaran •

• STNK •

• STNK •

Dijual rumah SHM, LT 235/115m2, Jl. Pajajaran II/47, Hubungi: 085732321000

Hlg STNK Nopol P 3625 XG, an. Saipulloh, Kopenbayah RT02/01 Kelir, Kalipuro

• Perum Dadapan Indah •

Hlg STNK Nopol P 3224 ZC, an. Ariri Ariandi, Lingk. Sukorejo RT03/01 Banjarsari, Glagah

Djl Perum Dadapan Indah Blok E-7, Jl. Jmber KM8, L8x15, full bngnan, siap huni, 2200W. H: 085852936789 / 081249072777

• Jl. Dr. Soetomo • Dijual rumahpinggir jalan Jl. Dr. Soetomo 35 Bwi Luas 168m2. H: 081270281958

• BPKB •

Hlg STNK Nopol P 3931 YU, an. Legiono, Kaliklatak RT03/03 Gombengsari, Klipuro

Hlg BPKB No. A57946295, nopol L 8066 LN, an. Faisal Syarif, Pemeleh 5/16 RT03/05 Sby

BANYUWANGI

• Travel Tosa • Travel Tosa, Sbya/Juanda/Jember/Bwi. Hubungi: 0333 - 880029 / 081336252165

• Burung Lovebird • Jual burung Love Bird indukan, Jl. Ciliwung 5 Bwi, 085334845244 / 08883682043

• Jual Selep Beras • Djl cepat & murah Selep Beras LT2935m2, strategis, Hub: 081336596124, bisa nego

BANYUWANGI

• Toyota Avanza ‘07 •

• Honda Jazz ‘07 •

• KIA Picanto ‘05 •

Dijual Toyota Avanza 1.3G GMMF JJ (micro) tahun 2007 silver metalik, harga 125 juta nego, brg istimw, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Honda Jazz GD3 1.5 IDSI tahun 2007 abu-abu metalik, harga 138,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Kia Picanto MT tahun 2005 abuabu metalik, harga 90 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Kijang Innova ‘09 •

• Toyota Kijang ‘07 •

• Suzuki Grand Vitara ‘07 •

• Panther Turbo ‘07 •

Dijual Toyota Kijang Innova (euro II) J XW40 tahun 2009 hitam metalik, harga 167,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Toyota Kijang UF81 Grend Lux tahun 2007 silver metalik, harga 132,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Suzuki Grand Vitara JLX tahun 2007, harga 170 juta nego, bisa cash/ kredit atau tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888

Dijual Panther IS Turbo tahun 2007 hitam, pajak baru, harga 175 juta nego, bisa cash/kredit atau tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888

• Honda NF 125 ‘08 • Dijual Honda NF 125 TRF, 2008, hrg nego, hitam. H: 085746809619 / 082330446520

• Kijang LGX ‘00 • Kijang LGX’00 Biru metalik, diesel,Fuul audio. Rp 120Juta nego. TP. 085233005777

BANYUWANGI • Sales Motoris •

• Warung Makan • Butuh Pelayan Wrg mkn / wnt / min SMA 2035th, trampil jujur cekatan / 081358033832

BANYUWANGI • Ruko & Tanah • Ruko + GD 3240 m2 Jl. Argopuro 15B Stb, Ruko 205 m2 & tnh 3360m2 dkt “ROYAL” Mrt. Tnh TG 25750m2 PNJKDL, samping sungai. Tnh 9600m2 Jl.Ry. Bwi KM 17 STB Arjasa. Tnh KP 10x20 (30jt) Jl. Ry Arjasa. H. 082333008871

• Toko + Rumah Genteng • BANYUWANGI

BANYUWANGI

Dbthkn Sales Motoris, income bisa 1,4 juta. Lam Jl. Ikan Wijinongko 11 Sobo, Bwi

• Tanah 11x20m •

Dijual tanah LT 740m2 sebelah terminal Rogojampi harga 300 juta (nego) Hub. 081338333153, strtegis, mobil bs msuk

Workshop dan Seminar Gratis Ikutilah berbagai workshop dan

seminar gratisnya. Workshop gratis untuk guru membahas Microsoft Excel dan Power Point. Workshop untuk pelajar membahas animasi, desain 3D Max, serta Digital Imaging with Photoshop untuk hari Jumat dan Sabtu ini. Sedangkan Seminar Android membahas Android For Life (2 September 20112). Info hubungi Karisma Academy (0341)–2995599 atau 085755001315 (Bapak Nizar). Ikuti juga Kompetisi game online berhadiah jutaan rupiah. Pendaftaran hubungi Christian 089681037116 dan juga Lomba Android Angry Bird (2 September 2012) berhadiah flash disk, headset, dan uang jutaan rupiah. Dapatkan konsultasi gratis tentang android di Android Corner. Jadi segera kunjungi pameran Hi – tech Mall Hot sale IT di MX Mall hingga 16 September mendatang. Ingat IT, ingat Hi tech mall dong! (adv/irw)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

Hlg STNK Nopol P 4591 ZO, an. Langgeng Purnama, Umbulrejo RT02/02 Bagorejo, Srono

Hlg SIM C & STNK Nopol P 5204 X, an Wijayanti. Sukolilo RT02/02 Sukomaju Srono

• Tanah 740m2 •

Hlg STNK Nopol P 4985 ZC, an. Abdul Hadi, Krajan RT01/01 Karangrejo Rgjampi

Hlg STNK Nopol P 6117 ZB, an. Hariyono, Dsn. Pasinan Barat RT02/02 Singojuruh

Hlg STNK Nopol P 5768 YS, an. Ahmad Yono, Jl. Krajan RT04/05 Bangsring, Wgsrejo

D i j u a l t a n a h , 1 1 X 2 0 m K a l i p u r o, Banyuwangi. Harga jual 50 juta (nego). Lokasi strategis 50m dari Jln Raya (sebelah perum Kalipuro Asri). Hub Edi:081234989440/085859857994.

Hlg KTP, SIM C & STNK Nopol P 3820 YE, an. IwanDarmawan.KumboRT03/01GumirihSgjuruh

ini, bahkan hanya ditawarkan dengan Rp 2,399 juta. Sedangkan ZTE Light Tab dipatok Rp 2,3 juta cicilan 0% 6 bulan. Dapatkan juga konsultasi gratis

tentang android di Android Corner. Promo sale juga berlaku untuk printer. HP printer K100a hanya Rp 750 ribu. Canon printer iP2770 dipatok Rp 425 ribu. Epson L100 seharga Rp 1,250 juta. Dapatkan juga promo trade in L series up to Rp 300 ribu. Dapatkan hadiah langsung, mulai mouse, headset, speaker, setiap hari dan juga mug eksklusif bergambar foto diri. Ditambah voucher dari Indobook sebesar Rp 30 ribu untuk pembelian senilai Rp 100 ribu-Rp 200 ribu dan voucher Rp 60 ribu untuk pembelian di atas Rp200 ribu setiap pembelian modem, tablet tab, dan notebook. Serunya lagi, dapatkan gratis internetan 600MB selama 30 hari dari Telkomsel Flash senilai Rp 100 ribu setiap pembelian modem, tablet PC, dan notebook.

Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sugiarto 081233499888, 03170338181

• CV Gracindo Centratama • Bth Markting, Sales Pnjualn, Sopir (SIM B2 Umum), Oprtor Prod (diutmkn STM jur Elktr/ Lstrik) Lam ke: CV. Gracindo Centratama, Jl. Raya Jbr Bwi KM 7,5 Kedayunan - Kabat Bwi. Telp (0333) 635423 - 635424


BALJEBOL

Sabtu 1 September 2012

BALI

PERJUDIAN

JEMBER

BONDOWOSO

41

LUMAJANG

Dua Warga Disumpah Alquran Berawal dari Tuduhan Memiliki Ilmu Santet

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

DUA MASIH BURON: Tiga tersangka judi domino berhasil ditangkap polisi dan dijebloskan dalam tahanan.

Judi Domino, Tiga Warga Disel JEMBER – Meskipun sudah banyak yang dijebloskan dalam tahanan, ternyata masih banyak pejudi yang tidak jera. Ini pula yang dilakukan tiga warga yang nekat judi domino. Ketiganya diringkus anggota Polsek Sumberbaru karena kedapatan berjudi sekitar pukul 14.30. Tersangkanya masing-masing Sunar, 43; Nur Paji, 50; dan Munawar alias P. Suhar, 60, semuanya warga Dusun Manggungan, Desa Karang Bayat, Kecamatan Sumberbaru. Ketiganya dibekuk saat polisi melakukan penggerebekan. Sayangnya dua pejudi lainnya berhasil meloloskan diri saat hendak ditangkap. Keduanya, kini masih dalam pengejaran polisi dan statusnya ditetapkan sebagai DPO. Selain mengamankan tiga tersangka, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa satu set kartu domino, alas/karpet, serta uang yang diduga hasil perjudian sebesar Rp 665 ribu. Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi mendapatkan keterangan jika sebenarnya Sunar Sunar, salah seorang tersangka judi, tidak ikut bermain judi. Namun, Sunar adalah penyedia tempat yang kabarnya sudah sering dijadikan ajang perjudian. “Jadi Sunar ini tiap dua kali putaran dalam setiap permainan, diberi uang seribu rupiah. Istilah mereka itu namanya uang tek. Jadi Sunar ini bukan pejudi, tapi penyedia tempat,” kata salah seorang petugas penyidik kepolisian yang enggan disebutkan namanya ini. Meski tidak ikut berjudi, kata dia, Sunar tetap ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti ikut membantu dalam menyediakan arena judi. (jum/c1/wnp/jpnn)

ADA APA LAGI

JEMBER – Guna membersihkan namanya dari tuduhan memiliki ilmu santet, Samo alias Pak Eko, 55, warga Dusun Krajan 1 RT 3 RW 5, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, Jember disumpah Alquran, pagi kemarin. Hal tersebut dilakukan untuk membantah tuduhan dirinya memiliki ilmu santet yang mengguna-gunai tetangganya. Bukan hanya Samo yang menjalani sumpah Alquran tersebut, namun juga Bunah, tetangga Samo yang menuduhnya juga ikut disumpah. Aksi sumpah Alquran tersebut dilakukan di Balai Desa Kencong. Sumpah tersebut disaksikan banyak warga yang datang berduyun-duyun ke balai desa. Ini mengingat, rencana sumpah Alquran tersebut sudah menyebar ke masyarakat luas. Bahkan semula, kabar yang menyebar bukan sumpah Alquran melainkan sumpah pocong. Sumpah yang dijalani dua warga tersebut dipimpin langsung Kiai Maskur sekitar pukul 08.00. Terlihat Jamila, kepala desa setempat ikut menyaksikan prosesi sumpah tersebut. Informasi RJ menyebutkan, sumpah Alquran tersebut bermula dari tuduhan Bunah terhadap Samo. Tuduhan tersebut bermula saat Sukarman, suami Bunah, tibatiba sakit beberapa bulan lalu. Awalnya diduga menderita sakit paru-paru. Namun setelah dicoba diobati tidak kunjung sembuh. Hingga suatu malam, ada anggota keluarga yang bermimpi jika ingin sembuh harus meminta obat kepada Samo. Dari situlah, pihak Bunah menuduh jika Samo memilih ilmu santet, sehingga membuat suaminya sakit. Kabar ini pun langsung cepat beredar ke tetangga sekitar. Kabar Samo memiliki ilmu santet pun menyeruak ke permukaan. Padahal, Samo setiap harinya hanyalah petani biasa. “Hal ini cuma kesalahpahaman semata,” ujar Samsul, warga setempat. Kabar inilah yang kemudian menyebar hingga ke telinga Samo. mendengar hal itu, Samo merasa malu dan naik pitam dan menantang Bunah untuk menjalani

RANGGA MAHARDIKA/RADAR JEMBER/JPNN

DISUMPAH: Pihak tertuduh dan dituduh memiliki ilmu santet disumpah Alquran di kantor Desa Kencong, pagi kemarin.

sumpah Alquran agar semua perkara menjadi jelas. “Sumpah tersebut itu untuk menegaskan,” ujar Kiai Maskur. Meskipun di-

Terdakwa Pencuri Delapan Butir Kelapa  

RADAR JEMBER/RaBa

RITUAL MANDI KEMBANG: Setelah mendapat sorotan keras dari media, Ahmad Ali yang ditahan sejak berkasnya diserahkan ke Kejari langsung ditangguhkan.

Korban Didominasi Pengendara Motor JEMBER – Meningkatnya jumlah pemudik yang mengendarai sepeda motor membuat banyak pemudik bermotor menjadi korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) selama masa Lebaran 2012. Untuk menekan jumlah lakalantas dari kalangan pemudik bersepeda motor, Polres Jember mengimbau ke depan para pemudik untuk lebih memanfaatkan angkutan masal, seperti bus dan kereta api. Hasil evaluasi Operasi Ketupat Semeru 2012 di wilayah hukum Polres Jember menyebutkan, jumlah lakalantas dan korban selama masa Lebaran 2012 turun dibandingkan masa Lebaran 2011. “Secara kualitas maupun kuantitas, angka kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Semeru turun hingga 50 persen,” ungkap Kapolres Jember AKBP Jayadi. Pada masa Lebaran 2011, jumlah lakalantas mencapai 61 kasus dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 17 orang. Sedangkan jumlah lakalantas tahun ini hanya 35 kasus dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 13 orang. Kapolres mengakui, kasus lakalantas paling banyak melibatkan sepeda motor, dan

sepakat damai dan menandatangani surat pernyataan dengan disaksikan aparat desa setempat dan dari pihak-pihak terkait. (ram/c1/wnp/jpnn)

Ditangguhkan, Ahmad Ali Mandi Kembang

Pingsan, Dua Pelajar Dilarikan ke Rumah Sakit BONDOWOSO - Dua pelajar masing-masing Firman, 13, siswa SMP Negeri 5 Bondowoso dan Lina, 16, siswi SMK Negeri 2 Bondowoso, pingsan, Jumat pagi kemarin (31/8). Firman pingsan di kelas, saat akan mengikuti pelajaran. Sehingga, orang tuanya membawa Firman menuju ke IGD Puskesmas Nangkaan. Sedangkan, Lina pingsan di jalan raya Ahmad Yani. Lina yang naik sepeda pancal menabrak sebuah motor yang ada di depannya. Dia pun pingsan. Sehingga, teman-temannya membawa Lina menuju ke IGD dr Koesnadi Bondowoso. Dari pantauan di dua lokasi berbeda itu, Firman kabarnya tidak sarapan pagi, karena kesiangan. Lalu dia langsung ke sekolah. ”Saat mengikuti pelajaran di kelas maka dia pingsan,” ujar Purwaji, petugas medis Puskesmas Nangkaan. Sebaliknya, Lina yang tengah pulang sekolah, justru menabrak motor yang ada di depannya. Lalu, Lina ambruk bersama sepeda pancalnya. Ironisnya, justru Lina yang pingsan. Sehingga, hal itu membuat teman-temannya panik. Korban sempat dibawa ke tempat yang teduh. Namun karena tidak juga sadar, akhirnya beberapa warga yang ada di jalan, membawanya ke IGD dr Koesnadi. ”Lina ini memang mudah pingsan,” kata salah seorang temannya. (eko/c1/hdi/jpnn)

lakukan sumpah, namun mediasi untuk menyelesaikan masalah tersebut tetap dilakukan antara Bunah dan Samo yang disaksikan semua warga sekitar. Keduanya

RADAR JEMBER/RaBa

MUDIK: Seorang pengendara motor membonceng dua anak dan istrinya. Beban kendaraan masih ditumpangi barang bawaan.

disusul kendaraan roda empat. Faktor penyebab lakalantas mayoritas human error atau kesalahan manusia. “Paling banyak masih didominasi kendaraan sepeda motor,” ungkap perwira dengan melati dua di pundak tersebut. Dia berharap, dari tahun ke tahun angka lakalantas di Jember bisa terus diminimalkan. Ke depan pihaknya akan terus meningkatkan kesiapsiagaan anggotanya di lapangan, terutama pada saat arus mudik dan balik Lebaran. “Sejak awal kami berupaya untuk menekan angka kecelakaan

lalu lintas, terutama selama Lebaran,” tegasnya. Mengenai ruas jalan yang paling rawan kecelakaan, menurut dia, adalah sepanjang Tanggul hingga Bangsalsari. Ruas jalan yang dikenal sebagai jalur tengkorak itu paling banyak makan korban lakalantas. Sebab, jalur tersebut menjadi urat nadi mudik dan balik Lebaran di Jember. Untuk mencegah lakalantas selama Lebaran lalu, Jayadi mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai sosialisasi pencegahan lakalantas bersama instansi terkait, khususnya

dinas perhubungan (dishub). Salah satu sosialisasi yang gencar dilakukan adalah imbauan agar pemudik tidak melakukan perjalanan jarak jauh dengan sepda motor. Sejak awal, kata dia, Polri mengharapkan para pemudik memanfaatkan angkutan masal, semacam bus dan kereta api, sebagai moda transportasi mudik. Sebab, dari tahun ke tahun jumlah kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor terus meningkat. Sedangkan untuk mencegah kemacetan selama mudik Lebaran, Jayadi menyatakan, Polri memiliki program bernama mudik awal. Yakni, imbauan agar mudik dilakukan lebih awal untuk menghindari penumpukan jumlah pemudik di tanggal-tanggal tertentu. “Khususnya bagi anggota keluarga bisa diantar mudik lebih dulu,” ungkap mantan Kapolres Tanjung Perak, Surabaya, ini. Pihak Dishub Jember sendiri selama Lebaran lalu juga gencar melakukan sosialisasi berkendara yang aman kepada sopir dan pengusaha angkutan umum. Dishub juga tidak segan menindak kendaraan umum yang tetap beroperasi, padahal tidak laik jalan. (aro/ c1/har/jpnn)

BONDOWOSO - Achmad Ali, 27, terdakwa kasus pencurian delapan butir kelapa yang harus mendekam di Lapas kini bisa sedikit bernapas lega. Pasalnya, Pengadilan Negeri Bondowoso mengeluarkan mengabulkan surat permohonan penangguhan penahanan yang diajukan oleh keluarga terdakwa. Kemarin, sekitar pukul 16.00 WIB, terdakwa keluar dari lapas disambut oleh beberapa keluarganya. Dalam surat penangguhan penahanan yang ditandatangani oleh Sriyanto SH, Panitera Pengadilan Negeri Bondowoso, ditetapkan bahwa penangguhan penahanan terdakwa dilakukan sejak kemarin. “Menangguhkan penahanan terdakwa Achmad Ali dari penahanan rumah tahanan Negara terhitung sejak tanggal 31 Agustus 2012,” begitu bunyi surat tersebut. Dalam surat tersebut juga dijelaskan bahwa penangguhan penahanan tersebut setelah adanya surat permohonan yang dilakukan oleh ibu terdakwa pada tanggal 30 Agustus 2012. Pengadilan Negeri juga berpendapat bahwa penangguhan penahanan juga merupakan hak dari terdakwa. “Majelis hakim berpendapat bahwa alasanalasan permintaan penangguhan tersebut tidak bertentangan dengan hukum, maka permintaan penangguhan penahanan tersebut dapat dikabulkan dengan syarat-syarat

sebagaimana ditetapkan oleh penjelasan pasal 31 KUHAP,” jelas surat tersebut. Atas penangguhan tersebut, keluarga korban langsung menjemput terdakwa di LP Bondowoso kemarin. Bahkan isak tangis menyambut keluarnya terdakwa dari LP. Terdakwa dan keluarganya pun sempat melakukan sujud syukur bersama.   Sehari sebelumnya, terdakwa masih mengikuti sidang lanjutan pencurian delapan butir kelapa yang di gelar di Pengadilan Negeri Bondowoso Kamis (30/8). Sidang dengan No. Perkara : 0170/ Pid.B / 2012/ PN BDW ini, menghadirkan beberapa saksi. Di antaranya saksi dari keluarga terdakwa, Niwati, 73, yang tak lain adalah nenek terdakwa dan ibu kandungnya, Niyati, 48. Sebelum sidang dimulai, puluhan keluarga terdakwa menunggu di depan sel tahanan Pengadilan Negeri Bondowoso. Suasana haru menyelimuti sanak famili keluarga terdakwa yang datang pada sidang ini. Niwati dan Niyati tak kuasa menahan tangis. Bahkan kedua orang ini sempat merangkul Achmad Ali. Mereka sempat menjerit histeris saat Achmad Ali dikeler petugas dari pintu tahanan untuk mengikuti sidang tersebut. Saat sidang, majelis hakim yang dipimpin oleh Basman SH, meminta keterangan bergantian kepada beberapa saksi. Di tengah berlangsungnya sidang tersebut, Keterangan  saksi pelapor, Samsud,   yang menyudutkan terdakwa, sempat dibantah oleh Ahmad Ali. (esb/c1/hdi/jpnn)

SESAK NAFAS TAK BERANI MUNCUL LAGI IBU Kasih sudah setengah abad hidupnya. Di usia nya itu, sesak nafas menjadi masalah dalam melakukan kegiatan. Ia pun banyak menge luarkan biaya karena bolak-balik ke dokter atau rumah sakit untuk mengobati sesak napasnya. “saya kalau beraktivitas sedikit berat langsung sesaknya kambuh, ditambah susah tidur dan sering batuk, capek rasanya. Namun suatu hari ada rekan memberitahu khasiat PW5, setelah saya mengkonsumsi 1x sehari, nafas saya menjadi ringan dan aktivitas menjadi lancar,” kata Ibu Kasih, saat ditemui di tempat tinggalnya di Wuluhan, Jember. Asma adalah keadaan saluran napas yang mengalami penyempitan karena hiper aktivitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan; penyempitan ini bersifat sementara. Pada penderita asma, penyempitan saluran pernapasan merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paruparu normal tidak akan memengaruhi saluran pernapasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga. Tetapi asma juga bisa terjadi pada beberapa orang tanpa alergi tertentu. Reaksi yang sama terjadi jika orang tersebut melakukan olah raga atau berada dalam cuaca dingin. Stres dan kecemasan juga bisa memicu dilepaskannya histamin dan leukotrien. PW5 mengandung habatussauda yang

didalamnya terdapat anti-histamin pencetus alergi, sehingga mengurangi terjadinya alergi. Selain itu, kandungan gula arennya menyembuhkan luka-luka yang berada di daerah lambung. Selain itu, isoflavon mampu menjaga stamina sehingga kekebalan tubuh terbentuk dengan sempurna dan tidak mudah terkena penyakit. Pemasaran PW5 terus mengalami perkembangan yang sangat pesat, hal ini karena adanya uji kualitas yang dilakukan setiap saat dengan produk yang diolah secara alami tanpa bahan kimia. Mengkonsumsi PW5 ibarat melakukan investasi untuk masa depan, karena tidak mengandung efek samping dan cocok untuk semua usia, tentu membuat PW5 yang paling dicari di berbagai daerah. Tidak ada kata terlambat untuk sehat. PW5 bisa anda dapatkan di apotek-apotek dan toko obat terdekat di kota anda. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi……. Apotek-apotek terdekat di kota anda atau dapat menghubungi Distributor Jatim 082119867153. Perwakilan Banyuwangi 0816591517, 081358306555. Situbondo 085258837404. Jember 085257366263. Lumajang 085232322811. Bondowoso 085258837505. Mojokerto 082132312436, 085746011441. Surabaya 082140952625. Sidoarjo 085223517756. Customer Service 08211.70.55500 www.pw5sehat.com Facebook : www.facebook.com/pw5sehat Twitter: @pw5sehat Dinkes RI.P-IRT : 806321701040 Dicari Perwakilan Distributor untuk Kota dan Kabupaten di wilayah Jawa Timur.


42

Sabtu 1 September 2012

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

MASIH KURANG: Jatah Rp 250 juta untuk PSSI dirasa belum mencukupi. Karena itu, PSSI berencana mengajukan tambahan anggaran.

GALIH COKRO/RaBa

BIDIK PRESTASI: Bulan ini, Pengkab PABBSI akan menggelar seleksi bagi binaragawan yang akan tampil di ajang Kejurnas di Bandung.

Hadapi Kejurnas, PABBSI Gelar Seleksi BANYUWANGI - Belum turunnya dana bantuan KONI ke Pengkab PABBSI tidak menyurutkan induk olahraga angkat berat dan binaraga itu untuk tetap eksis. Oktober nanti ada satu kejuaraan yang akan menjadi target perburuan bagi binaragawan Kota Gandrung untuk mendulang prestasi. Salah satu yang dibidik PABBSI adalah tampil di kejuaraan tingkat nasional di Bandung. Ketua PABBSI, Nurmansyah mengakui, dana memang sangat di-

butuhkan. Berdasar kuota yang diberikan KONI, PABBSI mendapatkan bantuan lebih-kurang Rp 75 juta. Meski masih dalam proses pencairan, anggota polisi berpangkat brigadir itu tetap akan mengikutsertakan atlet di sejumlah kalender kejuaraan. Salah satunya kejuaraan binaraga yang akan digelar di Kota Kembang Bandung. Di kota yang juga dise-

but sebagai Paris van Java itu, PABBSI memastikan ikut serta. “Tidak hanya tampil di sana kami juga membidik prestasi,” kata Nurmasyah kemarin (31/8). Sejauh ini, PABBSI sudah memiliki gambaran komposisi atlet yang akan diberangkatkan. Beberapa kriteria lomba pun sudah dipersiapkan untuk menentukan siapa yang akan menjadi bagian dari konti-

ngen PABBSI Banyuwangi. Minimal, binaragawan yang dikirim harus memiliki mental juara dan pernah tampil di sejumlah kejuaraan. Hanya saja, Nurmasyah akan memiliki pertimbangan sendiri untuk menentukan siapa saja yang akan diboyong ke Bandung nanti. Untuk menjaga atmosfer persaingan yang kompetitif dan adil, pihaknya berencana melaksanakan seleksi. Dijadwalkan, awal pekan depan penjaringan atlet ini sudah bisa dilakukan. (nic/c1/als)

KONI Bakal Undang Cabor Bahas Anggaran Olahraga 2013 BANYUWANGI - Keterlambatan pencairan dana KONI tahun ini menjadi preseden buruk bagi pembinaan olahraga di Banyuwangi. Tidak ingin kasus serupa terulang, induk cabang olahraga tersebut berencana memanggil kembali seluruh cabang olahraga September ini. Tujuannya, KONI ingin mempersiapkan anggaran pembinaan untuk tahun depan, 2013. Sekretaris KONI, Budianto menyatakan, idealnya pengajuan dana dilakukan jauh hari sebelum APBD dibahas. Dan, itu akan menjadi pekerjaan rumah bagi KONI untuk bisa merealisasikan tahun depan. “Idealnya, anggaran dana memang dibahas lebih awal,” ujar Budianto. Menurut Budianto, persoalan keterlambatan pengajuan dana saat ini memang harus menjadi pelajaran. Idealnya, dana yang berasal dari APBD tersebut merupakan hasil pengajuan dari semua anggaran dana setiap cabor. Sehingga, besaran dana yang dianggarkan bisa dicairkan sesuai dengan besaran setiap agenda kegiatan masingmasing cabor. Di sisi lain, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menilai, keterlambatan itu ada

pada cabor itu sendiri. “Banyak cabor yang salah dalam menyusun proposal. Akhirnya, proposal dikembalikan lagi. Sayangnya, setelah dikembalikan tidak direvisi dan tidak diserahkan kembali untuk disetor ke pemkab kembali,” beber Plt. Kadispora, Ahmad Khairullah. Pernyataan Dispora dipertegas Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko. Dia menegaskan, pada dasarnya pemkab

berkomitmen untuk mencairkan dan membantu pembinaan olahraga. Yusuf pun memberi garansi bahwa proposal yang masuk ke meja bupati akan langsung ditandatangani dan segera dicairkan. “Proposal masuk akan segera ditandatangani bupati maka dana sudah bisa dicairkan,” tegasnya, saat berbuka puasa bersama beberapa cabor beberapa waktu lalu. (nic/c1/als)

GALIH COKRO/RaBa

LEBIH AWAL: Agar tidak terlambat, KONI berencana membahas anggaran 2013 bulan ini. Ini agar pembinaan tidak tersendat.

PSSI Ajukan Tambahan Anggaran BANYUWANGI - Menerima alokasi dana bantuan paling besar rupanya masih dinilai belum cukup oleh petinggi Pengkab PSSI Banyuwangi. Setidaknya, hal itu tampak dengan rencana PSSI untuk mengajukan dana tambahan kepada KONI Banyuwangi. Tidak tanggung-tanggung, dana yang diajukan mencapai Rp 250 juta. Bahkan, kabarnya pengajuan dana itu sudah dituangkan dalam bentuk proposal permohonan yang ditujukan kepada KONI Banyuwangi. Mekanismenya kini permohonan pengajuan itu tinggal menunggu teken dari pengurus KONI. Bila benar, maka dana yang diajukan tersebut nominalnya sama seperti diterima oleh induk pembina sepak bola di Banyuwangi yang sudah dicairkan sebelumnya. Sumber koran ini menyebutkan, proses pengajuan penambahan dana itu sudah diajukan PSSI kepada KONI. Penambahan anggaran itu cukup dimungkinkan. Sebab perubahan anggaran keuangan (PAK) 2012 sedang dibahas.

Bila disetujui, total anggaran PSSI tahun 2012 akan meningkat dua kali lipat menjadi Rp 500 juta. Sayang, saat koran ini berusaha mengecek kebenaran informasi tersebut, Ketua PSSI Ahmad Taufik belum bisa dihubungi. Saat mencoba menelepon ke hand phone politisi PKB itu sore kemarin, telepon genggamnya dalam kondisi mati alias tidak aktif. Dikonfirmasi terpisah soal pengajuan dana tambahan PSSI kepada KONI, pengurus KONI pun dibuat kaget. Wakil Bendahara KONI, Mandiri Warang Agung menyatakan, sejauh ini belum ada proposal pengajuan dari PSSI yang masuk ke mejanya. “Sejauh ini belum ada itu,” katanya. Dijelaskan Agung, bila benar ada pengajuan dana tambahan dari pengurus PSSI, dia menyebut dana yang diterima sudah sesuai kuota masingmasing cabor. Artinya, dana Rp 250 juta yang diterima PSSI itu sudah merujuk pengajuan dan kegiatan yang diagendakan selama tahun 2012 n  Baca PSSI...Hal 43


BERITA UTAMA

Sabtu 1 September 2012

Bikin Jalur Alternatif untuk Pejalan Kaki n JALAN... Sambungan dari Hal 33

Penutupan jalur utama menu ju objek wisata Gunung Ijen itu mulai disosialisasikan jajaran Muspika Licin di pendapa kantor camat Licin kema rin (31/8). Sejumlah elemen masyarakat, termasuk para agen wisata, pihak Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Perhutani Banyuwangi Barat, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah III Jawa Timur turut hadir dalam rapat koordinasi rencana penutupan jalan tersebut. “Mulai besok (hari ini) jalan menuju Ijen akan ditutup sementara. Saya minta se mua masyarakat dan yang berkepentingan terhadap Gunung Ijen bisa memahami keputusan ini,” terang Camat Licin, Gatot Suyono, di ruang kerjanya kemarin. Gatot menambahkan, saat ini sejumlah alat berat untuk pengerjaan jalan menuju Ijen sedang dalam perjalanan. Diharapkan, setelah tiba, proyek itu bisa segera dilaksanakan. Masa waktu penutupan menuju

Sambungan dari Hal 34

“Acara di kantor DPC itu ada sengaja men-setting. Itu hanya untuk kepentingan seseorang saja,” tegasnya. Para pengurus Partai Gerindra itu, lanjut Naufal, sebagian be-

Siap Rp 2 M untuk Tour de Idjen n BANTUAN... Sambungan dari Hal 33

“Pembahasan kan belum selesai,” ujar Sekkab Slamet. Slamet optimistis program

Sambungan dari Hal 33

“Semua penumpang selamat dan berhasil dievakuasi untuk me lanjutkan perjalanan ke Bali,” jelas Saharuddin. Evakuasi kapal baru bisa dilakukan pukul 09.40 kemarin (31/8). Sedianya, evakuasi kapal akan dilakukan Jumat pagi kemarin.

n SIAPKAN... Sambungan dari Hal 33

Gunung Ijen diperkirakan berlangsung 1,5 bulan. Menilik model pengerjaan yang direncanakan, tanjakan curam Erek-erek akan dikepras sedalam 15 meter. Itu artinya, kemiringan tanjakan yang kini 60 derajat itu akan berkurang hingga menjadi lebih landai sehingga aman bagi kendaraan yang melintas. Meski akan menutup jalur menuju Gunung Ijen, Camat

Gatot menuturkan, tidak akan menutup secara total jalan menuju kawasan Paltuding. Sebab, fokus pengerjaan di jalur ini akan dipusatkan di tanjakan Erek-erek. Selain itu, arus wisatawan dan penambang belerang menuju Gunung Ijen akan bisa tetap dilakukan selama jalan diperbaiki. Untuk jalur dari Banyuwangi menuju Gunung Ijen, pihak pekerja proyek akan menyediakan jalur

alternatif di sekitar Erek-erek. “(Kendaraan) yang akan ke Gunung Ijen bisa berhenti di dekat Erek-erek. Setelah itu, mereka bisa melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki hingga ke jalan di atasnya,” jelasnya. Jalan dari Bondowoso menuju Gunung Ijen tetap akan dibuka seperti biasa. Namun, untuk melanjutkan perjalanan ke Bali via Banyuwangi tidak bisa dilakukan dengan kendaraan. (nic/c1/bay)

sar masih putih dan awam soal politik. Sehingga, apa yang dilakukan dalam pertemuan di kantor DPC itu karena ada provokasi dari seseorang yang memiliki kepentingan pribadi melalui partai. “Dari dalam DPC sendiri juga ada,” ujar adik mantan Bupati Banyuwangi Samsul Hadi itu.

Naufal mengaku, pihaknya akan segera memanggil semua pengurus PAC Gerindra yang ada di Kabupaten Banyuwangi untuk diajak membesarkan partai. Bagi yang mau, nanti akan dirangkul. “Kalau tidak mau ya sudah, silakan minggir saja dari Partai Gerindra,” tegasnya.

Mengenai pergantian pengurus yang baru dilakukan, Naufal menyebut sudah sesuai dengan mekanisme yang ada. Untuk mengisi pos dalam struktur kepengur usan, dilakukan dengan cara fit and proper test. “Ini kita lakukan di Surabaya,” katanya. (abi/c1/bay)

Persinggahan Pengunjung Luar Daerah n DIINTAI... Sambungan dari Hal 33

’’Kita masih terus berikan pembinaan agar mereka bisa hidup normal. Mudahmudahan upaya ini banyak hasilnya,” ujar Camat Singojuruh, Nanik Machrufi. Sementara itu, di lokalisasi tersebut kendaraan pengunjung harus parkir di tempat yang sudah disediakan. Di sana, sudah ada puluhan sepeda motor yang berjajar rapi. Selain itu, beberapa roda empat juga tampak parkir di area parkir tersebut. Suasana memang cukup panas siang itu. Meski begitu, si tukang parkir menyambut ramah. Lelaki beranak dua tersebut yang sudah mengetahui identitas wartawan koran ini langsung cerita panjang lebar mengenai aktivitas lokalisasi tersebut. Dalam ceritanya, lelaki asli Madiun tersebut mengaku sudah dua tahun bekerja sebagai tukang parkir di lokalisasi. Dia diberi upah hanya Rp 30 ribu setiap hari. Berangkat pagi mulai pukul 09.00, pulang

pukul 16.00. Padahal, setiap penitipan sepeda motor dikenakan tarif Rp 5 ribu. Lebih mahal lagi kendaraan roda empat. Satu kali parkir, mobil dan sejenisnya dikenakan biaya Rp 10 ribu. Biaya itu berlaku untuk sehari penuh. Artinya, bermalam atau tidak menginap biaya parkirnya sama. ’’Lahan parkir ini punya Pak Kamituwo (Kadus, red),’’ ungkap juru parkir itu. Selain itu, pria tersebut juga curhat mengenai kisah keluarganya. Istrinya juga sehari-hari bekerja di lokalisasi tersebut. Istrinya mengais rezeki sebagai buruh cuci. Juga banyak kaum ibu-ibu dan nenek-nenek yang sehari-hari berjualan makanan di tempat tersebut. ’’Banyak sekali orangorang sini yang jualan di sini. Juga ada yang dari luar desa,’’ katanya. Ya, keramaian pengunjung menjadi daya tarik tersendiri bagi warga setempat. Mengingat, pundi-pundi yang dapat dipetik juga cukup lumayan. Bayangkan, harga kebutuhan makanan berat lebih mahal jika dibanding beli di luar.

Harga sebungkus rokok yang biasanya dijual Rp 8 ribu, di lokasi tersebut bisa dijual Rp 10 ribu. Untuk memasuki area lokalisasi tersebut, setiap pengunjung dikenakan karcis masuk sebesar Rp 2 ribu. Menurut jukir tersebut, di lokalisasi tersebut juga masih terpasang kamera CCTV. Namun, belum jelas apakah alat perekam tersebut masih aktif ataukah tidak. Yang jelas, sejak adanya CCTV tersebut, jumlah pengunjung berkurang. “Yang datang ke sini makin sedikit,” katanya. Sepengetahuan jukir itu, kebanyakan para tamu berasal dari luar daerah. Dia mencontohkan, banyak kendaraan besar yang mampir ke lokalisasi tersebut. ’’Memang di sini dibuat tempat persinggahan bagi orang yang bepergian. Seperti orang Surabaya yang bawa dagangan mau ke Bali mampir ke sini dulu. Memang di sini sudah terkenal,” jelasnya. Dia menambahkan, tamu jauh yang tidak mempunyai kendaraan juga disediakan jasa ojek. (c1/bay)

Air Terjun Tertinggi Sepi Peminat

ga kini belum selesai pembahasannya. “Bukan ditolak DPRD, tapi masih belum selesai pembahasannya,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Banyuwangi. (abi/c1/bay)

Namun, itu tidak bisa dilakukan karena air sedang surut maksimal. Proses evakuasi kapal berjalan lancar dan tidak ada hambatan berarti. Setelah dievakuasi, saat ini kapal menjalani pemeriksaan Syahbandar Gilimanuk. Saharuddin menjelaskan, saat kapal kandas, arus di sekitar Pelabuhan Gilimanuk sangat kuat. Itu terjadi menjelang air

laut surut. Saat kapal melakukan manuver untuk masuk dermaga pelabuhan, tiba-tiba arus keras datang dari arah selatan. Kerasnya arus itu menyebabkan kapal kehilangan kendali hingga terseret ke utara 150 meter. “Kita minta semua nakhoda kapal waspada untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pinta Saharuddin. (afi/c1/bay)

Dibagi Tiga Kategori

GALIH COKRO/RaBa

KOORDINASI: Camat Gatot (tengah) bersama Muspika Licin menggelar rapat koordinasi penutupan jalan ke Gunung Ijen di pendapa Kecamatan Licin kemarin.

yang sudah dianggarkan melalui PAK APBD itu akan berjalan, termasuk pengajuan dana untuk Tour de Idjen sebe sar Rp 2 miliar, dan RTH sebesar Rp 6 miliar yang hing-

Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi n KAPAL...

Pergantian Pengurus Sesuai Mekanisme n GERINDRA...

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Kategori pertama adalah 8 Km beregu putra atau putri tingkat SD/MI sederajat. Kategori kedua adalah 17 Km beregu putra atau putri tingkat SMP/MTs sederajat. Kategori ketiga tingkat SMA/SMK dan

sederajat plus 45 Km beregu dan perorangan. “Tempat pem berangkatan gerak ja lan kategori 8 Km adalah kawasan GOR Tawang Alun dan diberangkatkan pukul 12.00,’’ Tempat pemberangkatan gerak jalan kategori 17 Km ada lah Balai Desa Gladag,

Ke camatan Rogojampi, dan diberangkatkan pukul 14.00. Sementara itu, gerak ja lan kategori 45 Km akan di berangkatkan dari depan kantor Kecamatan Gambiran tepat pukul 16.00. “Semua kegiatan tersebut finis di depan Gesibu Blambangan, Banyuwangi,” tandas Sujoko. (c1/aif)

Pacar Tidak Menyoal n KESENGSEM... Sambungan dari Hal 33

Bagi sebagian warga, warna ungu khas buah anggur itu banyak dikaitkan dengan status janda. “Aku suka ungu karena warnanya kalem. Entah orang mau katakan itu warna janda atau apa,

yang penting aku suka warna ungu,” ujarnya. Baginya, warna ungu memiliki arti tersendiri. Selain kalem, warna itu juga bisa menyejukkan mata. Bahkan, sang pujaan hati pun tidak terlalu mempersoalkan pilihan warna favorit tersebut. “Pacarku nggak mempersoalkan. Dia okey saja kok,” cetusnya. (nic/c1/bay)

Cuma Sekali Berhubungan Badan n SUDARMONO... Sambungan dari Hal 35

Kala itu dirinya menelepon Saritem kemudian terjadilah pertemuan. ’’Sebenarnya saya itu mau memberikan rekaman perbincangan saya sama dia ke ibunya. Tapi nggak boleh sama dia,” katanya. Waktu percakapan lewat telepon, dirinya diminta menjemput korban di rumahnya. Menerima permintaan itu, pemuda tersebut langsung tancap gas menggunakan sepeda motor menuju rumah korban. ”Setelah itu saya berhubungan in tim di salah satu ruang se kolah. Kebetulan, saat itu sekolah masih libur,’’ akunya. Saya melakukan cuma sekali saja. Lalu, saya antar pulang ke rumahnya,’’ akunya. Diberitakan sebelumnya, Saritem, 18 (nama samaran), war ga Dusun Jatisari, Desa Bomo, Kecamatan Rogojampi, men jadi korban perkosaan pria bejat. Dia diperlakukan tak senonoh di sebuah gedung sekolah desa setempat. Akibatnya, anak baru gede (ABG) tersebut harus mengalami pendarahan hebat. Cewek yang baru lulus sekolah menengah atas (SMA) itu kini harus menanggung aib. Beruntung polisi langsung tanggap. Tak seberapa lama, pelaku pemerkosaan langsung dibekuk.

ALI NURFATONI/RaBa

BANTAH PERKOSA: Sudarmono ketika dimintai keterangan oleh penyidik di Mapolsek Rogojampi.

Pelakunya adalah Sudarmono, pekerja di tambak ikan yang tinggal di Dusun Jatisari, Desa Bomo. Pemuda berusia 22 tahun

itu kini harus meringkuk di sel tahanan Mapolsek Rogojampi. Pelaku ditangkap saat nonton orkes di Bomo. (ton/c1/aif)

Penganggaran untuk Satu Tahun n PSSI... Sambungan dari Hal 42

Namun, politisi asal PKS ini juga belum mengetahui jalur mana yang akan dilewati PSSI untuk menambah jumlah dana yang diterimanya. Bila lewat PAK, boleh jadi sangat kecil kemungkinannya. Mengingat dana itu sudah penganggaran untuk full setahun. “Entah le-

AIR terjun Lider di Kecamatan Sempu ini termasuk salah satu air terjun tertinggi di Bumi Blambangan. Selain menyajikan kondisi sungai dengan air yang jernih dan sejuk, kawasan hutan dan flora di sekitar air terjun tersebut pun masih alami. Sayang, infrastruktur jalan menuju air terjun tersebut rusak berat. Faktor jalan rusak tersebut pun mengakibatkan tempat wisata alam tersebut sepi peminat. Selain itu, kawasan tersebut tidak dilengkapi tempat parkir kendaraan yang aman dan memadai. (c1/bay)

wat mana. Mungkin mengajukannya lewat jalur jasmas atau lainnya,” ujarnya. Seperti diberitakan se belum nya, dana yang diterima oleh setiap cabor dari bantuan APBD 2012 nominalnya berva riasi. Paling rendah cabor menerima Rp 50 juta dan yang tertinggi mengantongi Rp 250 juta. Seperti pengalaman tahun sebelumnya, alokasi dana

terbesar masih menjadi milik PSSI. Induk pembina olahraga sepak bola di Banyuwangi menerima ku curan paling besar, yakni Rp 250 juta. Sedangkan yang terkecil dengan nominal Rp 50 juta diisi oleh tujuh cabor. Masing-masing adalah panjat tebing, panahan, sepeda sport, selam, sepak takraw, judo, dan wushu. (nic/c1/als)

Bupati: Itu Sudah Sesuai Prosedur n DEWAN... Sambungan dari Hal 44

BAYU SAKSONO/RaBa

Sebab, sebagaimana diatur dalam tata tertib dan PP nomor 16, DPRD bisa meminta keterangan bupati terkait kebijakan pemerintah daerah. Zai niye berjanji membawa aspirasi Garansi dalam rapat pa ripurna yang membahas sembilan raperda pada pukul 13.00 kemarin (31/8). Meski demikian, itu harus terlebih dahulu mendapat persetujuan minimal dari tujuh orang anggota dan minimal berasal dari dua fraksi. “Hak interpelasi baru bisa dilakukan

jika sebanyak dua perempat anggota setuju,” jlentrehnya. Dikonfirmasi, Bupati Dadang Wigiarto menegaskan, investasi di Perusda Pasir Putih sudah melalui proses yang benar. Bahkan, juga melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk membuat review yang salah satunya berisi komposisi kerja sama yang adil dan wajar. DPRD juga sudah memberikan pertimbangan. “Kita berusaha meyakinkan investor agar berinvestasi di Situbondo. Namun, jika baru melangkah saja seperti ini, ya bisa dibayangkan bagaimana nasib

investasi di Situbondo ke depan. Pemkab sebenarnya hanya dalam tataran merekomendasi, kewenangan penuh di Perusda Pasir Putih. Yang pasti tidak mudah menemukan investor yang mau berinvestasi,” pungkasnya. Bupati juga membantah keras MoU normalisasi irigasi yang berubah menjadi pertambangan. Kata dia, kegiatan yang ada di Kecamatan Kendit itu murni kegiatan normalisasi yang jangka waktunya hanya tiga bulan. “Kalau ada kegiatan pertambangan atau perizinan pertambangan, itu bisa dipastikan liar,��� katanya. (mg1/pri/c1/als)


28

Sabtu 1 September 2012

KAKANG

& EMBUG

TOMY PASARIBU

TRIANA JULI FAISHAL

Siap-Siap Tour ke Malaysia

Launching Majalah Hijab Gaul

KETEKUNAN dan kesungguhan merupakan salah satu kunci meraih sukses. Itu diyakini benar oleh Tomy Pasaribu. Karena itulah, dirinya optimistis jika fokus berkarir di dunia tarik suara, maka nanti akan memetik hasilnya. Usai Lebaran lalu, Tomy sudah melakukan tour show ke Lombok dan Malaysia. “Saya juga sedang siapkan album duet dengan Ira Faramesti. Doakan saja semoga tak ada kendala dan cepat terealisasi,” terang pria kelahiran Situbondo 1 Januari 1977 itu.

Tomy mengawali karirnya sebagai penyanyi saat masih bergabung dengan Grup Gambus Al-Badar binaan Ponpes Sukorejo. Kemudian, dia melanglang buana dari satu grup musik ke grup musik lain. Dia juga bisa memainkan sejumlah alat musik. Artis asal Desa Kesambirampak, Kapongan, itu berobsesi menjadi artis yang bisa go internasional. Sebab, dengan cara itu dia juga akan mengangkat nama Situbondo. “Saya kira tak ada yang mustahil dengan kesungguhan, dan tak ada kata terlambat,” tandasnya. (pri/c1/als)

SUKSES bisa tampil cantik dan anggun dengan berhijab tak membuat Triana Juli Faishal merasa puas. Dia justru ingin mengajak wanita lain cantik seperti dirinya. Salah satu caranya adalah menerbitkan majalah hijab. “Alhamdulillah akhirnya kesampaian juga. Ini sebenarnya cita-cita sejak lama. Penerbitan majalah ini bagian dari langkah hijab community untuk memasyarakatkan hijab yang gaya dan anggun di Situbondo, tapi tetap sesuai syar’i. Jadi, tak perlu takut berhijab,” terang Tria. Dalam organisasi yang dipimpin Ny. Dian

Rachmad itu, dia menjabat sebagai wakil ketua. Nama komunitas mereka adalah Humairah (kemerah-merahan). “Filosofinya agar suami bangga pada istrinya yang berhijab. Saat suami memuji, pipi istri akan kemerah-merahan karena malu,” paparnya. Pemilik Butik Cantik itu mengakui bahwa masih banyak kekurangan dalam penerbitan majalah hijab edisi perdana itu. Karena itu, dia sangat menanti kritik dan saran demi kesempurnaan terbitan-terbitan berikutnya. “Launching komunitas dan majalah sudah kita gelar beberapa hari lalu,” ungkap Tria. (pri/c1/als)

ISTIIMEWA

ISTIIMEWA

Dua Pelajar Cabuli Bocah SD

EDY SUPRIYONO/RaBa

DIMINATI: Keberadaan tempat pengunjung di Pantai Pathek makin sempit. Menyusul banyaknya warung yang berdisi di wisata alternatif itu.

Tempat Pengunjung Pantai Pathek Kian Sempit PANARUKAN - Pesona Pantai Pathek di Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, kian mendapat tempat di hati warga Kota Santri. Keadaan itu kemudian membuat banyak pihak berlomba-lomba mendirikan warung. Sayang, hal itu justru mempersempit tempat pengunjung menikmati keindahan Pantai Pathek. Pengunjung pun banyak yang mengeluhkan

keadaan itu. “Sejumlah titik view pantai justru tertutupi warung-warung,” terang Arlyansyah, warga Curahjeru, Panji. Kata dia, Pantai Pathek justru terlihat kumuh dengan pendirian warung yang sama sekali tidak tertata itu. Namun, pengunjung tak bisa berbuat banyak dengan keadaan tersebut. “Repot memang karena tak ada yang mengelola tempat

ini, sehingga masyarakat seenaknya mendirikan warung. Semoga pihak desa turun tangan,” imbuhnya. Menurut Arlyansyah, Pantai Pathek merupakan objek wisata alternatif di Kota Santri. Tempat itu kian diminati karena lokasinya yang indah, dekat kota, dan gratis. “Hampir tak ada tempat lapang yang bisa diakses masyarakat. Banyak tempat yang sudah

dipagari dan banyak warung,” terangnya. (pri/c1/als)

SITUBONDO - Video porno memang berpengaruh buruk terhadap perkembangan anak. Karena itu, orang tua harus menjaga anak-anaknya agar tidak menonton film biru. Seperti yang terjadi pada dua pelajar di Kota Santri bernama Nagud, 11, dan Kondor, 14 (keduanya nama samaran). Dua bocah yang tinggal di Dusun Locancang, Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, itu nekat mencabuli Saritem (bukan nama sebenarnya), 6, bocah kelas I SD yang tak lain anak tetangganya sendiri. Data yang berhasil dikumpulkan, kedua pelajar itu diduga melakukan hal tak senonoh itu karena ingin mempraktikkan video yang sering mereka lihat. Saat kejadian, Nagud dan Kondor melihat Saritem sedang bermain di halaman rumahnya. Begitu mengetahui Saritem

bermain sendirian dan suasana rumahnya sepi, kedua pelaku mencoba merayu korban. Begitu rayuan gombalnya berhasil, keduanya langsung menggiring dan mengajak korban ke rumah Nagud. Pada saat itulah mereka melucuti pakaian yang dikenakan Saritem. Bahkan, pelaku langsung merebahkan tubuh korban di kasur. Mereka berusaha mencabuli korban yang diketahui masih berusia 6 tahunan tersebut. Kasus pencabulan yang dilakukan Nagud dan Kondor itu terungkap saat Saritem merengek kesakitan setiap hendak kencing. Orang tua korban pun curiga dan langsung menginterogasi anaknya tersebut. “Awalnya anak saya tidak mengaku. Setelah didesak, anak itu mengaku habis ditindih dua pelaku. Anak saya

mengaku diancam akan dibunuh jika menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain, termasuk kepada keluarga,” terang Sriwati, 50, saat melaporkan kasus pencabulan yang menimpa putrinya ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Situbondo kemarin (31/8). Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi, membenarkan adanya laporan tersebut. “Setelah mendapat laporan, kami langsung proses dan dalami kasus itu,” kata AKP Wahyudi. Jika kedua pelaku terbukti mencabuli anak kelas satu SD itu, pihaknya akan menjerat sesuai hukum berlaku. “Kami akan jerat dengan Pasal 81 (1) sub 82 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang pencabulan dan persetubuhan anak dibawa umur,” tegas AKP Wahyudi. (mg1/c1/als)

ADVERTORIAL PEMERINTAHAN

BERI TELADAN: Bupati Dadang Wigiarto (berkacamata) bersama Ketua TP PKK Kabupaten ikut membersihkan sungai, pagi kemarin (31/8).

Rumah Dibobol, Motor Raib SITUBONDO - Dua rumah warga di Kecamatan Kapongan dibobol maling sekitar pukul 03.00 dini hari kemarin (30/ 8). Akibatnya, satu sepeda motor Yamaha Mio milik Ma’ruf Ali, 40, warga Desa Peleyan, Kecamatan Kapongan, raib dibawa kabur pelaku. Pembobolan rumah Ma’ruf baru diketahui setelah Ma’ruf bangun tidur dan hendak melakukan salat Subuh. Ma’ruf sangat terkejut setelah melihat sepeda motor yang semula berada di dalam rumahnya itu raib entah ke mana. Saat itu dirinya langsung membangunkan seluruh anggota keluarganya dan mencari sepeda motor kesayangannya itu. Namun, sepeda motor itu tetap tidak ditemukan. “Saya langsung keluar rumah tapi sudah tidak ada, Pak,” ujar Makruf saat

lapor ke polisi kemarin (31/8). Dia pun langsung melapor ke polisi atas sepeda motor yang raib tersebut. “Saya lapor karena motor saya dibawa maling. Saya lupa pelat nomornya. STNK ada di sadel motor dan BPKB ada di saudara,” papar Ma’ruf kepada polisi. Hal serupa juga dialami Samsul Arif, warga Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan. Untungnya, meski rumahnya dibobol pencuri, tapi tidak ada barang miliknya yang hilang. “Saya bangun pas azan subuh. Saya bingung saat melihat motor saya tidak ada. Setelah saya dan keluarga mencarinya, ternyata motor itu masih ada di depan rumah. Mungkin malingnya kesiangan,” ujar Samsul yang juga melapor ke polisi. Diduga, si maling sengaja meninggalkan motor milik Samsul

karena keburu subuh. Oleh karena itu, maling itu tidak jadi membawa sepeda motor milik Samsul yang bernopol P 6310 ET. Dugaan kuat aksi pencuri yang membobol dua rumah di desa yang masih bertetangga itu dilakukan oleh kawanan maling yang sama. Sebab, dilihat dari jalan desa itu cukup berdekatan antara Desa Pelean dengan Desa Wonokoyo yang sama-sama Kecamatan Kapongan, Situbondo. Kasubag Humas Polres Situbondo AKP Wahyudi membenarkan adanya laporan pembobolan dua rumah itu. Berdasar laporan tersebut, pihaknya masih melakukan pengejaran. “Saat ini kami masih menyelidiki kasus tersebut, kami juga berharap pelakunya segera dapat diamankan,” tegas AKP Wahyudi. (mg1/c1/als)

Dewan Didesak Gunakan Hak Interpelasi SITUBONDO - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Anti Korupsi (Garansi) mendatangi kantor DPRD Situbondo pagi kemarin (31/8). Mereka berdialog dengan pimpinan para wakil rakyat untuk menyoal sejumlah langkah Bupati Dadang Wigiarto yang dinilai melanggar. Di antara yang disoal adalah kolusi dalam investasi di Perusda Pasir Putih dan MoU normalisasi irigasi yang berubah menjadi pertambangan. Garansi juga mengungkap adanya dugaan gratifikasi terhadap anggota DPRD dalam investasi di Perusda Pasir Putih. “Secara faktual ilegal, itu semua pidana,” tandas Lailurrahman, penasihat Garansi, usai hearing dengan Ketua DPRD Zainiye di ruang rapat paripurna DPRD pagi kemarin. Karena itulah, pria asal Desa Sokaan, Kecamatan Mangaran, itu mendesak anggota DPRD menggunakan hak interpelasi. Sebagai dasar, Ga-

NUR HARIRI/RaBa

DESAK INTERPELASI: Perwakilan LSM Garansi menyampaikan aspirasi di gedung DPRD Situbondo kemarin.

ransi menyerahkan sejumlah bukti indikasi pelanggaran tersebut. “Kami tidak butuh penjelasan. Tapi yang jelas kami butuh kepastian DPRD menggunakan hak interpelasi,” kata Lailur saat berdialog. Mengenai dugaan adanya gratifikasi yang dilakukan sejumlah anggota dewan langsung dibantah keras oleh Ketua

DPRD Zainiye. “Gak ada-lah (kolusi). Makanya, jadi aneh jika ada tuduhan-tuduhan seperti itu. DPRD pernah membahas soal draf perjanjian, namun sekadar memberikan pendapat. Sebab, perusda itu kewenangan pemkab,” kata Zainiye kepada wartawan. Desakan Garansi, kata Zainiye, tak ada salahnya n  Baca Dewan...Hal 43

FOTO-FOTO: EDY SUPRIYONO/RaBa

Warga Kian Respek Terhadap Kali Bersih SITUBONDO – Program Kali Bersih yang digagas Pemkab Situbondo pagi kemarin (31/8) mendapat respon positif. Ratusan warga yang ada di sekitar bantaran sungai beramai-ramai ikut membersihkan sungai bersama Bupati Dadang Wigiarto dan jajaran SKPD, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan tersebut. Sasaran kali bersih kali ini adalah sungai di sekitar Dam Siluis hingga alur sungai Jembatan Macan ke utara Desa Curah Jeru. Itu adalah aksi kali kedua sejak dicanangkan beberapa waktu lalu. Hasil aksi pertama ‘Kali Bersih’ sudah bisa dinikmati masyarakat. Yakni pemandangan taman bantaran yang ada di utara Jembatan Macan. Kegiatan kali bersih pagi kemarin berbeda dengan kegiatan pertama. Salah satunya, semua SKPD terlihat kompak turun langsung ke sungai. Tak terkecuali Bupati Dadang Wigiarto, Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Umi Kulsum Dadang; Wakil Bupati Situbondo Rachmad, serta Sekretaris Daerah, Hadi Wijono. Sehingga, dalam waktu singkat, jalan dan alur sungai yang menjadi sasaran kali bersih terlihat bersih. “Ini semua tentu berkat kekompakan semua pihak. Ke depan kita memang berharap kepedulian semua pihak untuk bersama-sama terus menjaga kebersihan kali,” ungkap Kabag Humas Pemkab, Sugeng Yuwono. Bupati Dadang Wigiarto mengungkapkan, Program Kali Bersih sengaja melibatkan SKPD dan sebagian kecil masyarakat. Itu agar program kali bersih lebih tersosialisasi dengan baik. Harapannya, kali bersih nantinya bisa menjadi program bersama dan gaya hidup masyarakat Kota Santri. “Memang tidak bisa dalam waktu singkat. Setahap demi setahap. Namun harus pasti dan kekompakan semua elemen. Makanya,

TURUN LANGSUNG: Bupati bersama Sekda Hadi Wijono; Camat Panji Nugroho serta Camat Kota Samad, membersihkan sampah.

pemkab berupaya mengawal dengan baik agar mampu menjadi sebuah budaya. Harus kita akui, saat ini masyarakat masih ringan tangan membuang sampah di sungai,” papar bupati. Ditegaskan, penataan kota akan terus dilakukan. Sehingga akan menciptakan suasana kota yang bersih, indah, dan sejuk. Itu tentunya harus diiringi dengan langkah penghijauan. Sebab, dengan cara seperti itu, wilayah kota yang sudah dipetakan untuk digarap hingga 2014 sudah bisa benar-benar terealiasi. “Untuk memperlancar alur sungai, kita sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur untuk melakukan pengerukan. Kegiatan yang semula akan dilakukan pada akhir tahun dimajukan pada September 2012 ini. Sehingga, akan ada percepatan dari keadaan kumuh menjadi lebih tertata,” tandas Bupati.

Bukan hanya itu, untuk memantapkan dan merealisakan program Kali Bersih, bupati sudah memberikan tugas kepada camat dan lurah untuk memetakkan titik-titik mana yang masyarakat biasa membuang sampah. Selanjutnya mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai. “Solusinya nanti akan ada tempat pembuangan sampah sementara. Ada petugas khusus yang menjemput,” imbuh bupati. Pada saatnya nanti, juga akan dilakukan pemberdayaan kepada kelompok-kelompok masyarakat. Di alur-alur tertentu, sungai akan diberi ikan. Kelompok-kelompok itulah yang akan merawat, termasuk menikmati bibitbibit ikan yang dibantu oleh pemerintah. “Termasuk nanti fasilitas pendukung lainnya, seperti penerangan, gasebo, dan tempat duduk,” pungkas Dadang. (pri/als)


Radar Banyuwangi 1 September 2012