Issuu on Google+

SENIN 18 MARET

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Bawang Putih Turun Kembali LANAL BANYUWANGI FOR RaBa

PANSER: KRI Teluk Ratai – 509 mendaratkan kendaraan tempur Anoa di Pangkalan TNI AL (Lanal) Ketapang, Banyuwangi, sore kemarin.

Daratkan 12 Panser Kebanggaan Indonesia KALIPURO – Kendaraan tempur (ranpur) lapis baja kebanggan Indonesia, Panser Anoa mendarat di dermaga Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ketapang, Banyuwangi, kemarin (17/3). Debarkasi (pendaratan) 12 unit Panser Anoa itu dilakukan untuk mendukung persiapan Pra Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2013 yang akan dilaksanakan di Kecamatan Asembagus, Situbondo pekan ini. Sementara itu, belasan kendaraan tempur tersebut diangkut Kapal Repu-

blik Indonesia (KRI) Teluk Ratai-509. Kapal perang yang dikomandani Letkol Laut (P) Arif B. tersebut sejatinya sudah sandar di dermaga pelabuhan Tanjung Wangi sejak pukul 09.10 Sabtu lalu (16/3). Nah, selanjutnya muatan 12 panser lapis baja produksi PT Pindad Persero itu akhirnya didaratkan di dermaga Lanal Banyuwangi kemarin. Pelaksanaan debarkasi belasan ranpur milik Batalyon Mekanik 202 Tajimalela Bekasi tersebut berjalan lancar n

Panser Anoa Bobot 12 Ton Bodi Baja khusus 10 mm

Speed Maksimum 80 Km/jam di jalan raya 40 Km/jam di off road 9 Km/jam di air

Jarak Tempuh 600 Km jalan raya 200 – 500 Km medan off road 12 Km amfibi

Panjang : 7,65 meter Tinggi : 2,35 meter

Keunggulan Mampu menanjak di kemiringan 31 derajat Melintasi aneka rintangan

Mesin Diesel 7403, 8-cylinder, liquid cooled, 260 tenaga kuda Jumlah awak 10 orang

Ban terkoyak peluru, masih bisa bergerak sejauh 80 Km

Lebar : 2,9 meter

Butuh 8 detik akselerasi dari 0 ke 60 Km/Jam

Jejak roda : 2,41 meter

 Baca Daratkan...Hal 35

GRAFIS: ZAKARIA/RABA. DIOLAH DARI BERBAGAI SUMBER

Pukul 02.00, Warga melihat Supri menuntun motor 2 Yamaha Vega dan Ilyas menuntun Honda Supra X 125 nopol P 6946 XB milik Boniran.

Padang Pasir dan Blibis Beroperasi Lagi ROGOJAMPI - Dua lokalisasi di wilayah Kecamatan Rogojampi yang sudah ditutup oleh Pemkab Banyuwangi beberapa bulan lalu, ternyata masih tetap beroperasi. Kedua lokalisasi itu masih banyak didatangi oleh para hidung belang setiap malam. Kedua lokalisasi di Rogojampi itu adalah Padang Pasir di Desa Karangbendo dan lokalisasi Blibis di Desa Patoman. Papan penutupan yang pernah dipasang di kawasan tersebut, kini malah hilang. “Perlu ada penanganan lagi,” ujar Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Rogojampi yang juga Wakil Ketua Pengurus Cabang NU Banyuwangi, H Nanang Nur Ahmadi kemarin (17/3). Nanang mengaku, pihaknya mendukung penutupan lokalisasi yang ada di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Baginya, keberadaan tempat maksiat itu lebih tinggi mudaratnya dibanding manfaatnya n  Baca Padang...Hal 35

 Baca Bawang...Hal 35

Kronologi Curanmor Dimassa Ilyas kabur menuntun Honda 4 Supra ke jalan buntu. Ilyas dibekuk dan dihajar warga.

Supri kabur naik Yamaha Vega ke arah sungai. 3 ZAKARIA/RaBa

Maling Motor Dihajar Massa Tuntun Motor, Terjebak Jalan Buntu TEGALSARI - Pencuri sepeda motor yang satu ini benar-benar kena batunya. Gagal membawa barang curiannya, dia justru babak

belur dihajar massa hingga harus menjalani perawatan di RSUD Genteng, kemarin pagi. Maling motor yang wajahnya penuh luka tersebut adalah Ilyas, 32, warga Desa/Kecamatan Gambiran. Dia gagal mencuri motor milik Boniran, 55, kepala Dusun Mojoroto,

Desa/Kecamatan Tegalsari. Ceritanya, pukul 20.00, warga melihat Ilyas bersama seorang rekannya Supri Riyanto, warga Kecamatan Silo, Jember. Keduanya mondarmondir di sekitar lokasi dengan mengendarai motor Yamaha Vega n  Baca Maling...Hal 35

Angklung Paglak, Salah Satu Seni Musik Tertua di Banyuwangi

Usai Ditebang, Bambu Disimpan Minimal Setahun Angklung paglak diyakini sebagai kesenian pertama di Bumi Blambangan. Kesenian yang dimainkan empat orang itu muncul di tengah masyarakat sejak sekitar tahun 1890 silam. SIGIT HARIYADI, Glagah SUARA angklung terdengar begitu merdu di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, pagi itu (17/3). Iramanya yang mendayu-dayu membuat nuansa seni semakin kental menyelimuti desa adat Osing yang juga dikenal dengan desa wisata tersebut. Semakin lama didengar, lantunan irama alat musik yang terbuat dari bambu itu semakin menggugah hati. Orang akan semakin tertarik untuk

http://www.radarbanyuwangi.co.id

putih sempat menembus Rp 100 ribu per Kg,” ujarnya. Menurut Asmuni, penurunan harga itu disebabkan pasokan bawang putih mulai banyak. Bahkan, dia memprediksi harga salah satu komoditas pertanian tersebut kembali normal dalam waktu dekat. “Harga bawang putih bisa kembali normal di kisaran Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu per Kg asalkan ratusan peti kemas bermuatan bawang putih yang ada di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, bisa bongkar muat dan bawang putihnya segera didistribusikan,” paparnya. Hal serupa diutarakan Sugiono, 33, salah satu pedagang bumbu yang lain. Dikatakan, penurunan harga bawang putih di pasaran disebabkan kabar ratusan peti kemas pengangkut bawang putih yang sempat ngendon di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, mulai bongkar muat n

ZAKARIA/RaBa

Ilyas dan Supri naik Yamaha Vega mondarmondir di sekitar lokasi sejak pukul 20.00. Warga yang ronda malam itu curiga. 1

LOKALISASI

BANYUWANGI - Harga bawang putih terus bergerak turun. Setelah sempat menyentuh level Rp 100 ribu per Kilogram (Kg) pekan lalu, kini harga bawang putih sudah semakin mendekati normal pada kisaran Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu per Kg. Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi di Pasar Banyuwangi kemarin (17/3) menyebutkan, sejumlah pedagang menjajakan bawang putih dengan harga sebesar Rp 40 ribu sampai Rp 45 ribu per Kg. Padahal sehari sebelumnya (16/3), harga komoditas yang satu ini masih sekitar Rp 60 ribu per Kg. Asmuni, 43, seorang pedagang bumbu di pasar tradisional tersebut mengatakan, sejak beberapa hari terakhir harga bawang putih mulai merangkak turun. “Sebelum turun harga jadi Rp 45 ribu per Kg, harga bawang putih sebesar 60 ribu per Kg. Bahkan beberapa hari sebelumnya, harga bawang

Bawang impor belum masuk Banyuwangi, harga bawang putih sudah turun lagi

mencari di mana sumber suara tersebut. Ternyata, suara yang sangat indah itu berasal dari teras sebuah rumah yang berlokasi di tepi jalan desa setempat, tepatnya di Dusun Kedaleman, RT 1/RW 2, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Saat didekati, seorang laki-laki paro baya tengah asyik memainkan alat musik tradisional tersebut. Belakangan diketahui, pria paro baya yang kala itu mengenakan setelan kaus warna putih dan celana kain warna hitam, itu bernama Andi Supandi, 54, warga setempat. Seperti biasa, melihat sesuatu yang menarik untuk disajikan kepada pembaca, wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi pun langsung mengutarakan maksud untuk mewawancarai Andi Supandi. “Silakan. Saya akan jawab yang Adik tanyakan n

SIGIT HARIYADI/RaBa

 Baca Usai Ditebang...Hal 35

ASLI: Andik menabuh angklung di teras rumahnya di Desa Kemiren.

Aromanya dari Tanjung Perak pun sudah ampuh turunkan harga

Kena DB, sembilan bocah opname di Situbondo Perlu dibangun lagi Satgas Pasukan Tireng (Anti Nyamuk Loreng)


26

Senin 18 Maret 2013

CERMIN DIRI

Anomali Harga Bawang Putih NAIK turunnya harga komoditas tak lepas dari hukum ekonomi. Lazimnya, harga naik terjadi karena stok terbatas tapi permintaan tinggi. Sebaliknya, harga turun biasanya karena stok melimpah, namun permintaan sedikit. Selama sepekan terakhir ini, publik Banyuwangi dan Situbondo disuguhi dengan anomali (pola-pola yang tidak lazim) dalam hal harga bawang putih. Pekan lalu, harga bawang putih di Banyuwangi dan Situbondo sempat menyentuh harga tak wajar. Satu kilogram bawang putih pernah dibanderol Rp 100 ribu. Harga setinggi itu jauh melebihi harga normal. Bahkan secara nasional, rata-rata harga tertinggi bawang putih masih pada kisaran Rp 75 ribu per Kg. Sedangkan angka Rp 100 ribu per Kg yang terjadi di Banyuwangi dan Situbondo, termasuk salah satu harga termahal secara nasional. Pola-pola kenaikan harga hingga menyentuh angka tertinggi itu pun terjadi demikian cepat. Hanya dalam hitungan hari, kenaikan harga sudah mencapai Rp 25 ribu. Misalnya kemarin harganya masih Rp 75 ribu per Kg, hari ini sudah Rp 100 ribu per Kg. Nah, beberapa hari terakhir ini, harga bawang putih di Banyuwangi dan Situbondo sudah mulai turun. Yang ditunjukkan dalam pola penurunan harga tersebut juga berlangsung sangat cepat. Dalam tempo sehari saja, penurunan yang terjadi bisa mencapai Rp 25 ribu. Misalnya harga bawang putih kemarin Rp 65 ribu per Kg, hari ini sudah merosot tajam hanya Rp 40 ribu per Kg. Sungguh, yang terjadi dalam fluktuasi harga bawang putih kali ini benar-benar di luar pola yang wajar. Naiknya begitu cepat, turunnya juga anjlok terjun bebas dengan cepat pula. Yang lebih mengherankan lagi, harga turun drastis itu bukan lantaran pasokan stok barang sudah berlebihan. Sebaliknya, harga turun itu terjadi justru bukan lantaran stok sudah melimpah. Karena secara riil, pasokan bawang putih impor memang belum masuk Banyuwangi hingga kemarin. Ribuan ton bawang putih impor ternyata masih menumpuk di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Meski belum beredar, ternyata harga sudah turun, bahkan anjlok dengan drastis. Ya, harus kita akui, bahwa fenomena fluktuasi harga bawang putih di Banyuwangi dan Situbondo kali ini memang diwarnai banyak anomali. Begitu banyak pola yang tak wajar dalam naik-turunnya harga komoditas tersebut. Kita semua hanya bisa berharap, harga bawang putih bisa segera normal dan stabil. Karena dengan kondisi stabil, ekonomi masyarakat kita akan lebih kuat dan tahan terhadap krisis. Harga murah dan terjangkau itu memang bagus, tapi harga-harga yang stabil itu jauh lebih menguntungkan bagi semua. (*)

TRY OUT SD

Pendaftaran Terakhir Hari Ini BANYUWANGI – Try ujian untuk siswa sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiah (MI) yang digelar Jawa Pos Radar Banyuwangi Kamis mendatang (21/3), jangan sampai terlewatkan. Kegiatan ini bisa menjadi tolok ukur kesiapan siswa dalam mengikuti ujian nasional mendatang. Panitia pelaksana try out SD-MI JP RaBa, Iwan Setiono menyatakan, kegiatan ini memang ditujukan untuk mempersiapkan diri jelang ujian nasional. Calon peserta dapat mendaftarkan diri secara perorangan maupun kolektif melalui sekolah masing-masing. “Silakan daftar di sekolah atau datang sendiri ke Jawa Pos Radar Banyuwangi secara langsung pada jam kerja. Pendaftaran ditutup Senin (hari ini, Red),” katanya. Meski dikhususkan untuk siswa kelas VI, Iwan menyebut kegiatan ini juga terbuka bagi siswa secara umum. Artinya siswa yang saat ini belum mencapai tingkat kelas teratas di kategori sekolah dasar itu bisa turut serta. Siswa kelas empat dan lima boleh saja mengikuti ujian ini. Diperbolehkannya siswa yang berasal bukan dari kelas VI itu bisa dimaklumi. Ajang ini juga diharapkan bisa menjadi momentum sebagai tolok ukur kesiapan siswa dalam menempuh ujian nasional. Meski masih kelas IV atau V, peserta juga akan diikutkan dalam penilaian dan penentuan peringkat akhir secara keseluruhan. Artinya bagi peraih nilai terbaik, penyelenggara telah menyediakan hadiah khusus untuk siswa yang dinilai berprestasi. “E-pad disediakan bagi peserta dengan nilai terbaik di ajang try out kali ini,” bebernya. (nic/bay)

Siap Laksanakan Kurikulum 2013 BANYUWANGI - Pemerintah segera memberlakukan kurikulum baru pada tahun 2013. Dinas Pendidikan (Dispendik) menyatakan siap untuk melaksanakan pemberlakuan kurikulum anyar tersebut. Kepala Dispendik Banyuwangi Sulihtiyono mengatakan, pada tahun pertama belum semua sekolah di Banyuwangi memberlakukan kurikulum baru tersebut. Dari total sekolah SD,SMP,SMA/SMK yang ada, sekitar 60 persen sudah siap melaksanakan kurikulum baru. Sedangkan yang 40 persen, secara bertahap akan mengi-

kuti yang 60 persen. “Pada prinsipnya, semua sekolah sudah siap mengikuti kurikulum baru itu. Hanya saja, pemberlakuan kurikulum itu belum kita laksanakan seratus persen tahun ini,” jelas Sulihtiyono pekan lalu. Walau pemberlakuan kurikulum baru akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2013, kata Sulihtiyono, namun itu belum semua kelas. Untuk sekolah level sekolah dasar (SD) pemberlakuannya hanya mulai dari kelas satu hingga empat. Sedangkan untuk kelas lima dan enam, pemberlakuannya

DOK.RaBa

Sulihtiyono

dilakukan secara bertahap. Untuk level sekolah menengah pertama (SMP), kurikulum

baru diterapkan di kelas tujuh dan level SMA/SMK diberlakukan di kelas 10. Untuk menyukseskan pemberlakuan kurikulum baru itu, Dinas Pendidikan terus melakukan sosialisasi. Hingga saat ini, ungkap Sulihtiyono, sosialisasi sudah rampung sekitar 60 persen. Beberapa waktu, para kepala sekolah (Kasek) SD, SMP, SMA/SMK, dan sebagian guru sudah mengikuti sosialisasi yang disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh. Karena itu, para kasek dan guru sebagian besar sudah memahami kebi-

jakan pemberlakuan kurikulum baru tersebut. Dalam kurikulum baru, ada beberapa pelajaran yang digabung menjadi satu pelajaran. Ada pula mata pelajaran yang alokasi waktunya ditambah seperti pelajaran agama dari dua jam menjadi empat jam. Kurikulum 2013 itu, dirancang sebagai kurikulum yang dapat menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif. Kurikulum itu juga dirancang untuk penguatan sikap, keterampilan dan pengetahuan yang terintegrasi. (afi/bay)

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN & FIDUCIA

AGUS BAIHAQI/RaBa

PERLU PENDAMPINGAN: Siswa SDN Kepatihan naik mobil gowes di jalan umum.

Mobil Gowes Diminati Pelajar BA N Y U WA N G I - Mo b i l gowes di sekitar Taman Blambangan Banyuwangi, semakin mulai banyak digandrungi warga. Hampir setiap hari, kendaraan tenaga manusia ini berseliweran menyusuri jalan raya sekitar Taman Blambangan dan Taman Sritanjung. Untuk menjaga keselamatan bagi penyewa dan masyarakat lainnya, tampaknya perlu ada aturan khusus. “Cuma yang membuat aturan itu siapa? Mobil gowes itu belum ada izinnya,” cetus Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Darat pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Banyuwangi, Hendra Lesmana.

Penyewaan mobil gowes ini beroperasi mulai pagi hingga malam terutama pada hari libur seperti kemarin. Masyarakat yang memanfaatkan jasa penyewaan kendaraan rakitan itu ternyata juga tinggi. Tidak terkecuali, penyewanya adalah kalangan anak-anak di bawah umur. Sejumlah siswa SDN Kepatihan yang tidak libur pada hari Minggu kemarin, siswanya banyak yang menyewa kendaraan yang dibuat ikon wisata di Kabupaten Banyuwangi itu. Para siswa ini, berkeliling Taman Blambangan di tengah arus kendaraan lalu lintas yang cukup padat n  Baca Mobil...Hal 35

Menunjuk Pengumuman Lelang Ulang Tanggal 11 Februari 2013, dan Pelaksanaan Lelang Tanggal 18 Februari 2013, dan pengumuman Lelang Tanggal 13 Februari 2013, dan Pelaksanaan Lelang Tanggal 27 Februari 2013, serta berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun, dan Undang-Undang Jaminan Fiducia No. 42 Tahun 1999, PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero), Tbk. Kanca Bondowoso akan melaksanakan Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan & Fiducia dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember terhadap asset : 1. ABDUL WACHID CHUDORI. Tanah Bangunan. SHM No. 329/Ds. Nangkaan an. e. 1 (satu) Mixer Produksi Merk Mackie Type 1402 VLZPro (Harga Limit Rp. 3.500.000 ABDUL WAHID & SHM No. 1119 an. ABDUL WACHID CHUDORI LT. 673 m2 Kel. Uang Jaminan Rp. 1.000.000) Nangkaan Kec. Bondowoso Kab. Bondowoso (Harga Limit Rp. 796.000.000 Uang f. 2 (dua) Computer Siaran Merk LG (Harga Limit Rp. 6.000.000 Uang Jaminan Rp. Jaminan Rp. 160.000.000) 2.000.000) 2. ABU SIRI g. 1 (satu) Computer Record Merk/Type Advance (Harga Limit Rp. 10.000.000 Uang a. Tanah Bangunan. SHM No. 390/Ds. Pakusari an. MUHAMAT IQBALUL HASAN Jaminan Rp. 2.000.000) ABUSIRI LT. 268 m2 Ds. Pakusari Kec. Pakusari Kab. Jember (Harga Limit Rp. h. 2 (dua) Computer Produksi (Harga Limit Rp. 3.000.000 Uang Jaminan Rp. 159.000.000 Uang Jaminan Rp. 32.000.000) 1.000.000) b. Tanah Sawah. SHM No. 38/Ds. Suren an. GD BUSIRI P. BUSIRI LT. 2.107 m2 Ds. i. 1 (satu) Equalizer Merk/Type LG (Harga Limit Rp. 2.000.000 Uang Jaminan Rp. Suren Kec. Ledokombo Kab. Jember (Harga Limit Rp. 28.400.000 Uang Jaminan 2.000.000) Rp. 6.000.000) j. 2 (dua) Computer ADM Merk/Type LG (Harga Limit Rp. 6.000.000 Uang Jaminan 3. H. WAFIR Rp. 2.000.000) a. Tanah Bangunan. SHM No. 127/Ds. Tegalwaru an Nyonya Hajjah WAFIROH k. 1 (satu) Tower Merk/Type Standing Baja Galvanis 102 (seratus dua) meter (Harga MUNIFAH LT. 1.070 m2 Ds. Tegalwaru Kec. Mayang Kab. Jember (Harga Limit Rp. Limit Rp. 374.400.000 Uang Jaminan Rp. 75.000.000) 86.400.000 Uang Jaminan Rp. 18.000.000) b. Tanah Sawah. SHM No. 110/Ds. Tegalrejo an MUNIPA LT. 4.413 m2 Ds. Tegalrejo Lelang akan dilaksanakan pada : Kec. Mayang Kab. Jember (Harga Limit Rp. 79.400.000 Uang Jaminan Rp. Hari/tanggal : Senin, 25 Maret 2013 16.000.000) Waktu : Pkl. 09.00 WIB c. Tanah Bangunan. SHM No. 88/Ds. Mayang an Tuan Haji WAFIR LT. 1.216 m2 Ds. : Kantor Cabang BRI Bondowoso Mayang Kec. Mayang Kab. Jember (Harga Limit Rp. 461.000.000 Uang Jaminan Tempat Jl. KIS Mangunsarkoro No. 05 Bondowoso Rp. 93.000.000) d. Tanah Bangunan. SHM No. 314/Ds. Sumberkejayan an RUPA’I Sarjana Pendidikan SYARAT-SYARAT LELANG : LT. 460 m2 Ds. Sumberkejayan Kec. Mayang Kab. Jember (Harga Limit Rp. 1. Peserta Lelang wajib menyetor uang jaminan lelang ke PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk. 73.500.000 Uang Jaminan Rp. 15.000.000) Cabang Jember Alun-Alun No. Rek. 143-0009894476 an. Penampungan Lelang KPKNL e. Tanah Bangunan. SHM No. 284/Ds. Tegalwaru an MUNIFA BOK UL LT. 478 m2 Ds. Jember yang sudah harus efektif selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum lelang Tegalwaru Kec. Mayang Kab. Jember (Harga Limit Rp. 170.000.000 Uang Jaminan dan membawa asli bukti setoran saat pelaksanaan lelang. Pelunasan selambat-lambatnya Rp. 34.000.000) 3 (tiga) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak melunasi. pemenang lelang akan dianggap Wanprestasi dan uang jaminan lelang akan disetorkan ke Kas Negara. Bagi f. Tanah Sawah. SHM No. 198/Ds. Sumberkejayan an Tuan Haji WAFIR LT. 9.230 m2 yang tidak memenangkan lelang, uang jaminan dikembalikan tanpa dikenakan potongan Ds. Sumberkejayan Kec. Mayang Kab. Jember (Harga Limit Rp. 166.100.000 Uang apapun. Jaminan Rp. 34.000.000) 4. SUHARTONO. Tanah Bangunan/Sawah/Pekarangan, SHM No. 45;58;53/ 2. Setiap Peserta Lelang wajib melakukan penawaran minimal sama dengan Nilai Limit dimana penawaran yang telah disampaikan oleh Peserta Lelang kepada Pejabat Lelang tidak dapat Ds. Sukosari an. SUHARTONO LT. 8780 m2 Ds. Sukosari Kec. Tamanan Kab. dibatalkan dan bagi Peserta Lelang yang tidak melakukan penawaran akan dikenakan sanksi Bondowoso (Harga Limit Rp. 1.083.000.000 Uang Jaminan Rp. 217.000.000) tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 bulan di wilayah kerja KPKNL pelaksana 5. RADIO GENTA BAWANA SAKTI lelang. a. Tanah Bangunan, SHM No. 308/Ds Banjarsari an. Slamet Supriyadi LT. 547 m2 3. 1 (satu) slip setoran uang jaminan penawaran lelang hanya berlaku untuk 1 (satu) Ds. Banjarsari Kec. Glagah Kab. Banyuwangi (Harga Limit Rp. 452.110.000 Uang obyek lelang dan nilainya harus sama dengan pengumuman lelang. 4. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang, maka peserta Jaminan Rp. 91.000.000) tidak diperkenankan melakukan tuntutan apapun kepada KPKNL Jember dan PT. Bank b. 1 (satu) Procesor Pemancar, Merk Orban 2300 Digital Optimod FM (Harga Limit Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Kanca Bondowoso. Rp. 24.750.000 Uang Jaminan Rp. 5.000.000) c. 1 (satu) Mixer Siar Merk/Type Solydine Mode 2300 XL (Harga Limit Rp. 7.500.000 5. Peserta lelang dianggap menyetujui semua aspek legal dari obyek yang dilelang sesuai dengan kondisi apa adanya (”as is”). Syarat-syarat lelang lainnya ditentukan saat lelang. Uang Jaminan Rp. 2.000.000) Bondowoso,18 Maret 2013 d. 1 (satu) Roll/Kabel Pemancar+Audio Merk/Type Andrew (Harga Limit 7.425.000 Rp. Uang Jaminan Rp. 2.000.000)

Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember

PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero), Tbk. Kanca Bondowoso

Hubungi: Bpk. Indarto : 081.249.333.678, Bpk. Andrian : 081.330.622.659, Bpk. Rizal : 081.135.310.01

BAGAIMANA INI

GALIH COKRO/RaBa

Belum Waktunya Naik Motor KAWANAN pelajar ini tidak patut dicontoh. Sepeda motor yang berkapasitas dua penumpang itu dinaiki tiga orang sekaligus. Selain itu, ketiga pelajar itu tidak mengenakan helm pengaman saat melaju di perempatan Cungking, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Banyuwangi, pekan lalu. Menilik usianya yang masih tampak belia, mereka diduga belum mengantongi surat izin mengemudi. Bagaimana ini? (gal/bay) Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, Mega Dwi P. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/ mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Senin 18 Maret 2013

ABDUL AZIZ/RABA

PARAH: Jalan raya di Desa Kepundungan, Kecamatan Sronor tampak hancur.

Jalan Kepundungan Penuh Lubang SRONO – Kondisi jalan aspal hot mix di Desa Kepundundan, Kecamatan Srono, yang menghubungkan Kecamatan Muncar dan Genteng, su ngguh memprihatinkan. Betapa tidak, meski terbilang baru diperbaiki, namun jalan

tersebut sudah penuh dengan lubang yang menganga. Sehingga sangat membahayakan keselamatan para penggunan jalan. Sebab setiap kali melintasi jalur tersebut, para pengemudi kendaraan harus lihai

menghindari lubang dan berebut jalan yang mulus. Kuat dugaa, banyaknya lubang di sepanjang jalan tersebut karena sering dilalui kendaraan besar termasuk yang mengangkut ikan dari Kecamatan Muncar. (azi/aif )

Dukun Palsu Dikerangkeng Mengaku Bisa Gandakan Uang SRONO – Ada-ada saja ulah Abdul Wahab, warga Dusun Krajan, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember. Gara-gara mengaku bisa menggandakan uang, dia harus berurusan dengan polisi. Wahab dijebloskan ke tahanan karena menipu Mahrus Ali, 23, warga Dusun Sumberbroto, Desa Rejoagung, Kecamatan Srono. Ceritanya, pertengahan bulan lalu, Wahab bertemu dengan korban di sebuah tempat di Srono. Setelah berkenalan dan ngobrol panjang, pelaku mengaku bisa menggandakan uang. Rupanya hal ini membuat Mahrus kepincut. Tak lama setelah itu, dia menyerahkan yang Rp 2 juta kepada pelaku dengan harapan uangnya tersebut bisa berlipatganda setelah beberapa hari kemudian. Namun, setelah ditunggu

ABDUL AZIZ/RaBa

TUKANG TIPU: Abdul Wahab di Mapolsek Srono kemarin.

sampai batas waktu yang dijanjikan, ternyata uang tak juga dikembalikan dengan kelipatan yang diharapkan. Sebaliknya, ketika ditanyakan kepada pelaku, ternyata uang tersebut sudah habis. Hal ini membuat korban merasa jengkel, sehingga beberapa hari lalu Mahrus melaporkan Wahab ke Mapolsek Srono. “Pelaku kemudian berhasil ditangkap petugas di

sebuah tempat di Rogojampi,” kata Kapolsek Srono AKP Jodana melalui Kanitreskrim Bripka Sunarto. Ketika ditemui di Mapolsek Srono, Wahab mengakui secara terus terang bahwa dirinya memang tidak bisa menggadakan uang. “Uangnya dibelikan minyak wangi, dan saya sebenarnya memang tidak bisa menggandakan uang,” akunya. (azi/aif)

Klaim Asuransi Prudential Terbukti Ampuh JAJAG - Anda masih ragu untuk ikut asuransi atau masih bingung menentukan perusahaan asuransi yang tepat untuk keluarga? Jangan sampai Anda salah pilih, karena perusahaan asuransi yang baik adalah yang dapat merespon serta melayani dengan cepat kebutuhan nasabah dan tidak menunggu proses yang lama. Tepat saatnya kini, anda menjatuhkan pilihan kepada Prudential. Karena ini terbukti yang dialami oleh Sani, 52 tahun warga Dusun Bulusari Desa Jajag Kecamatan Gambiran. Meski baru menginjak pada bulan ke-13 dan sempat bolak-balik keluar rumah sakit bahkan hingga lima kali, Sani mendapatkan manfaat menjadi nasabah Prudential. Sani menuturkan, sakit batu ginjal yang dialaminya mengharuskannya dilakukan tindakan operasi. Prudential sangat bagus komitmen kerjanya langsung tanggap dan cepat pelayanan klaimnya. “Alhamdulillah operasi berjalan lancar dan terima kasih kepada Prudential yang telah mendampingi dan melayani saya dengan baik dan klaim yang sangat cepat” tutur Sani. Tidak salah Anda mempercayakan asuransi bagi keluarga anda kepada Prudential. Investasi yang Anda percayakan banyak manfaatnya. Dapatkan 9 manfaat sekaligus yaitu tabungan jangka panjang, biaya rumah sakit, uang saku setelah keluar rumah sakit, santunan kondisi kritis, santunan cacat kecelakaan, santunan meninggal, santunan meninggal karena kecelakaan, garansi setoran dan garansi penghasilan. Senior Unit Manager PT. Prudential Life Assurance, Yohanes Edy Susiyono mengatakan, ini bukti

BENNY SISWANTO/RaBa

TERPERCAYA:Yohanes Edy Susiyono, Senior Unit Manager PT. Prudential Life Assurance (berdiri pakai dasi) bersama para agen Prudential siap memberikan layanan terbaik kepada nasabahnya.

komitmen Prudential memberikan layanan terbaik kepada klien. Maka, jangan salah pilih proteksi untuk keluarga Anda. Ada tiga layanan favorit yang kami tawarkan yaitu kesehatan, pendidikan dan dana pensiun. “Syaratnya menjadi nasabah Prudential adalah sehat, usia minimal 1 hingga 65 tahun, wajib menyerahkan fotocopi KTP yang masih berlaku sedangkan untuk anak bisa ditunjukkan dengan akta kelahiran,’’ jelas Yohanes. Yohanes menambahkan, bagi masyarakat Banyuwangi yang memerlukan informasi lengkap tentang Prudential dapat mengunjungi alamat ini: Jalan Juanda No 77 Jajag. Telepon (0333) 398199 atau 081231130500.

Atau dapat juga menghubungi para agen-agen Prudential yang siap membantu setiap saat. Muntasor 085234491497 ; Elvin 082141840757 ; Yuli 08124930711 ; Siswanto 085259613595 ; Ro mi 081336246514 ; Huda 082 333770900 ; Sunarmiyat i 0 8 1 2 1 7 4 4 6 1 6 9 ; S u p a rno 081336044540 ; Nardi 081559783519 ; Agus Ngali 085257849939 ; Katini 082141316544. “Kami juga sediakan lowongan tenaga pemasaran dan pelatihan yang baik bagi yang berminat,” ungkap Yohanes seraya menyebut perusahaannya memiliki motto melayani dan mendengarkan Anda adalah motivasi kami. (adv)

Teh Pucuk Meriahkan Pembukaan Sun East Mall GENTENG – Baru dibuka sehari, Sun East Mall di Genteng langsung diserbu pengunjung. Pembukaan yang dilakukan Sabtu (16/3) itu bertambah meriah saat dimeriahkan penampilan Shaagy Dog Band pada Minggu kemarin. Penampilannya yang penuh atraktif turut memeriahkan suasana grand opening mall terbesar di Kota Banyuwangi itu. Salah satu stand sponsor yang antusias mendukung pembukaan Sun East Mall itu adalah teh pucuk harum. Seperti biasa, minuman segar dengan kualitas teh terbaik itu menjadi penyemangat tersendiri pageleran even di mal itu. Area Sales & Promotion Head Mayora Beverage, Aries Budiarto mengatakan, teh pucuk harum sangat mendukung pembukaan mal. Dengan kehadiran Sun East Mall ini menunjukkan jika perekonomian Kecamatan Genteng sangat baik. “Oleh karena itu, dalam momen grand opening ini Teh Pucuk ingin menjadi bagian

dalam suksesnya perekonomian di Genteng, atau di Banyuwangi pada umumnya,” kata Aries. Dia menjelaskan, proses pengolahan teh pucuk sangat higienis. Pucuk teh terbaik diekstrasi menggunakan teknologi khusus bersuhu rendah agar rasa dan aroma pucuk teh tetap terlindungi. Kandungan nutrisinya pun tetap terjaga. Teh pucuk harum dikemas dalam botol 1 kali pakai (botol baru) dan diisi secara cepat, otomatis dan tidak tersentuh tangan. Semuanya ini demi tersajinya rasa teh ternikmat dan terjamin kebersihan higienitasnya. Dikatakan, teh pucuk harum diolah dari pucuk daun teh pilihan,

bukan daun teh biasa sehingga membuat teh pucuk harum memiliki kualitas rasa teh terbaik di bandingkan teh yang lain. Teh pucuk mempunyai kemasan produk isi 350 ml. Produk ini mudah didapatkan di toko-toko dan supermarket terdekat. Harganya sangat terjangkau untuk semua kalangan. Mudah untuk dibawa kemana-mana karena menggunakan botol plastik sehingga tidak perlu takut pecah. “Rasanya pas, nggak kemanisan,” katanya. Berbagai sertifikasi pengakuan pun telah di raih oleh teh pucuk harum seperti Sertifikasi halal dari MUI dan sertifikasi keamanan pangan ISO 22000 dari Badan Sertifikasi Internasional (SGS). Yaitu pengakuan tertinggi badan internasional akan standar keamanan pangan. “Ini yang membuktikan Teh Pucuk Harum berkomitmen untuk menjaga kualitas produk. Teh pucuk harum, rasa teh terbaik ada di pucuknya,” pungkasnya. (adv)

NUGROHO/RaBa

SEMANGAT: Tim sales teh pucuk harum bersama Shaagy Dog Band di East Sun Mall Genteng, kemarin.


28

KOMUNIKASI BISNIS

Senin 18 Maret 2013

Yamaha Kuasai Sport, Mio GT Terlaris YAMAHA tetap menguasai segmen sport roda dua Indonesia di pada Bulan Februari tahun ini. Sedangkan motor ter-anyar Yamaha, Mio GT, juga melebihi target penjualan dan menjadi motor terlaris. Yamaha mendulang total penjualan 43.419 unit dari kategori sport sumbangan V-Ixion lama 8.944 unit, New V-Ixion 27.758 unit, Byson 5.882 unit, dan Scorpio 835 unit. New V-Ixion menjadi motor sport terlaris di Tanah Air. Motor yang terinspirasi sambaran kilat ini naik penjualannya 47 persen dibandingkan Januari lalu. Sementara, Mio GT langsung mencuri perhatian pasar dengan

penjualan 33.938 unit. Angka ini melebihi target 20 ribu unit per bulan. Mio GT – motor reinkarnasi Mio Sporty ini - bahkan langsung menjadi motor terlaris Yamaha di bulan pertama penjualannya. ”Mio GT memulai langkah pertamanya dengan hasil sangat memuaskan. Dan, Yamaha tetap mempertahankan predikat sebagai raja motor sport. Kami berharap di bulan-bulan berikutnya kekuatan ini tetap terjaga,” ungkap Eko Prabowo, General Manager Marketing Communication & Community Development Yamaha Indonesia. Konstribusi Mio GT ikut menyumbang total penjualan matik Yamaha

yang mencapai 113.508 unit. Soul GT (Soul GT dan Soul GT Street) 33.646 unit dan Mio J (gabungan Mio J FI, Mio J CW FI, Mio J CW FI Teen) 31.238 unit, Xeon RC 11.135 unit. Sedangkan kategori bebek total terjual 45.175 unit. Motor-motor injeksi Yamaha semakin kuat di pasar Indonesia setelah berkontribusi 79 persen dari total penjualan. Atau dalam angka, 160.473 unit dari total sales 202.102 unit di Februari 2013. V-Ixion lama 8.944 unit, New V-Ixion 27.758 unit, Mio J 31.238 unit, Soul GT 33.646 unit, Jupiter Z1 13.814 unit, Xeon RC 11.135 unit dan Mio GT 33.938 unit. (*/als)

ISTIMEWA

SKALA NASIONAL: Penjualan motor sport Yamaha pada Februari 2013 lalu melebihi target penjualan. Penjualan Mio GT menunjukkan hasil memuaskan.

Harlah, Lombakan Mars Muslimat NU Acara Puncak Dihadiri Khofifah Indar Parawansa

BANYUWANGI • Puri Mendut •

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI - Pimpinan cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi menggelar rangkaian peringatan Harlah Muslimat NU ke-67 di Ponpes Darun Najah Tukangkayu, Banyuwangi, kemarin (17/3). Dalam rangkaian harlah itu, ratusan muslimat dari pengurus pimpinan anak cabang (PAC) se-Kabupaten Banyuwangi turut hadir dan mengikuti berbagai lomba. Ketua Muslimat NU Banyuwangi, Dra Hj Ma’mulah Harun, M.Pd.I mengatakan, pada harlah ke-67 ini, muslimat NU Banyuwangi menggelar berbagai macam lomba dan kegiatan. Yaitu, lomba menyanyikan Mars Muslimat NU, lomba pidato dengan tema revitaslisasi peran muslimat NU di masyarakat, dan lomba cerdas cermat. Selain lomba, rangkaian kegiatan yang lainnya adalah ziarah ke makam dan silaturahmi kepada tokoh-tokoh NU dan muslimat NU Banyuwangi. “Sebagai acara puncak harlah ini, maka akan ada orasi kebangsaan dan pengajian akbar yang direncanakan dihadiri oleh Ketua Umum PP Muslimat NU, Hj Khofifah Indar Parawansa, yang Insyaallah digelar tanggal 7 April

2013,” ungkap mantan anggota DPRD Banyuwangi itu. Ma’mulah mengatakan, pada tahun 2012 muslimat NU seIndonesia telah memberdayakan kurang lebih 15 juta anggotanya melalui berbagai kegiatan aktivitas program. Di antaranya 38 ribu majelis taklim, 77 pelayanan kesehatan (RS, RSB, RB, klinik, BKIA, BP), 103 panti asuhan, 9.800 TK/ RA, 14.350 TPQ, dan 25 ribu

PAUD/playgrup. Sementara, muslimat NU Banyuwangi adalah salah satu dari sekian banyak muslimat NU yang tersebar di berbagai wilayah yang ikut andil dalam peranan pembangunan bangsa ini. Ditambahkan, momen harlah ini adalah saat yang tepat untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kembali, penguatan ideologi, dan programprogram ke depan untuk terus

dikembangkan dengan tidak meninggalkan keutuhan dan kemurnian identitas diri muslimat NU sebenarnya. “Dalam situasi seperti ini, muslimat NU tidak harus menutup mata dengan perubahan-perubahan yang ada. Namun harus bekerja lebih keras bagaimana menemukan formulasi yang kongkrit dan disesuaikan dengan kearifan lokal,” pungkasnya. (adv/als)

BANYUWANGI

SITUBONDO

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Suzuki Baleno ‘02 •

• Toyota Innova ‘09 •

• GrandMax ‘11 •

Djl Kijang Innova Diesel 2010 hitam type G, super istmw, km23000. H:08123268826

Dijual Suzuki Baleno DX tahun 2002, silver Metalik, harga 83,5 juta nego, barang istimewa, full audio, velg R16, yang serius hubungi: 081336471111, no SMS

Dijual Toyota Innova akhir 2009, hitam, solar, STNK & BPKB terima atas nama pmbeli, hrg 210 jt nego, cash & kredit, tukar tambah, hub: 082142194111, 081335897888

Dijual Daihatsu Grand Max S40 I RP (pickup) tahun 2011,hitam, harga 85 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Kijang KF 80 ‘04 •

• Toyota Avanza ‘04 •

• Chevrolet Aveo ‘03 •

• Kijang Innova ‘05 •

Dijual Toyota Kijang KF 80 STD tahun 2004, hitam metalik, harga 110 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Avanza 1.3 F60 1RM tahun 2004, hijau metalik, harga 115 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Chevrolet Aveo 1.5L MT tahun 2003, hitam metalik, harga 86,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual T Kijang Innova GXW 42 tahun 2005, silver mtl AC DBL harga 143,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Lemahbangdewo •

• Cak Rudy STMJ •

• Promo Daihatsu •

Dijual tanah di Lemahbangdewo Rogojampi, LT 920m2. H: 081235320800

Cak Rudy STMJ siap tempur, Jl. Gajah Mada 71 Penataban Banyuwangi

R-Stock Xenia, Terios, Luxio, Sirion, GrandMax, cash/kredit, disc gede, hub:HADI 081559705555/081233432555

• Lovebird • Grosir / eceran Lovebird, Jl. Ciliwung 5 Banyuwangi, 085334845244

BANYUWANGI

TOHA/RaBa

UKHUWAH ISLAMIYAH: Pengurus Muslimat NU berkumpul di Ponpes Darun Najah, Kelurahan Tukangkayu Banyuwangi kemarin.

• Kijang LGX ‘98 • Dijual Kijang LGX tahun 1998, bensin, lat DK, biru, siap pakai. Harga Rp. 87.5juta. H: 08123353502

• Kijang Innova ‘10 • Rumah siap huni di Puri Mendut, Jl. Mendut 88 Banyuwangi (100m dari Kantor Pemda), cash/kredit, bunga ringan. 081336143490, cepetan sisa hanya 5 unit.

• STNK • Hlg STNK Nopol P 2808 XM, an. Drs. Mulyono, Pekulo 3/1 Kepundungan, Srono

• Belakang Pemda •

Hlg STNK Mobil Nopol P 540 VO, an. Widodo. Awu Awu 04/01 Temuasri, Sempu

Dijual rumah murah siap huni tngah kota belakang Pemda, L+400, H: 085236168779

HlgSTNKNopolP5767XE,an.SulisSetyowati.Jl KalimosodoDlm,Gurit01/03PengatiganRogojampi

• Tanah & Rumah •

• BPKB •

Djl tanah & rumah 355m2, Geladag Rgojampi, sblh Bimantara, tnp prntra 08133633898

Hlg BPKB Nopol P 6876 UT, an. Kasijan, Dambuntung 04/01 Kedungsari, Tegaldlimo

SITUBONDO • Ruko 2 Lt • Djl Ruko 2 Lt. LT71m2. Jl. Olean no. 36, dpn Pasar. H: 08179310008/03151161403


BALJEBOL

Senin 18 Maret 2013

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

33

LUMAJANG

Tiga Siswa Disambar Mutiara Timur Dua Tewas, satu Luka Serius LUMAJANG – Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung siang kemarin merenggut korban. Tiga murid MTs Sunan Kalijogo Randuagung disambar Kereta Api (KA) Mutiara Timur Jurusan Banyuwangi. Akibatnya, dua diantaranya tewas di lokasi kejadian, dan satu korban lainnya kritis. Dari informasi yang berhasil dihimpun dari keluarga korban, sepulang sekolah, Ahmad Fauzi, 14, dan Ahmad Marzuki, 14, asal Dusun Kajar Desa Ranuwurung, Randuagung

berkunjung ke rumah temannya. Yakni rumah Abdul Rosyid di Desa Ledok Tempuro. Setibanya di rumah Abdul Rasyid, ketiganya keluar rumah dengan berboncengan tiga. Tepat ketika tiba di perlintasan kereta api Ledok Tempuro, dari arah utara datang kereta api jururan Banyuwangi. Posisi yang dekat dengan keteta api, membuat warga sekitar mengingatkan ketiga remaja ini agar berhenti. Namun, ketiganya nekat menerobos melalui perlintasan kereta api tanpa palang pintu tersebut. “Sudah diingatkan, tapi diterobos,” ujar Fatah salah satu warga yang tahu kejadian ini. Akibatnya, kecelakaan pun terjadi. Ketiganya disambar KA Mutiara Timur

HISTERIS: Saat melihat Marzuki sudah tidak bernyawa, pihak keluarga histeris di ruang jenazah Rsd Haryoto Lumajang kemarin. RADAR JEMBER/JPNN

yang melaju dengan kecepatan tinggi. Warga sekitar pun berhamburan mengerubungi ketiganya setelah kereta api lewat. Warga memberi

pertolongan dengan menghubungi petugas kepolisian dan mengirim ketiganya ke RSD Haryoro Lumajang. Upaya itu tidak berhasil sepenuh-

nya. Karena saat hendak dievakuasi, dua dari tiga remaja itu meninggal di lokasi kejadian. Dua korban meninggal itu adalah Abdul Rosyid dan Ahmad Marzuki. Sementara Ahmad Fauzi mengalami luka-luka akibat terpental dari kendaraan yang ditumpanginya. Dia pun harus menjalani perawatan karena luka gores akibat benturan dengan dasaran kereta api. Kejadian ini membuat petugas kepolisian mendatangi lokasi kejadian. Tujuannya adalah melakukan identifikasi dan olah TKP pada seputar kejadian. Sementara petugas lainnya berusaha mengirim ke Rsd Haryoto Lumajang. Kasatlantas Polres Lumajang, AKP Ronny Eddy Yusuf mengatakan,

PILGUB

Hari Ini Berkas PNPM Dikirim ke Tipikor

Deklarasi Gerakan Sejuta Brengos, Bidik Warung LUMAJANG - Gerakan masyarakat dalam menyambut Pemilihan Gubernur (Pilgub) mulai terlihat. Kemarin, gerakan Sejuta Bregos dideklarasikan di Lumajang. Tujuannya untuk mendukung Pakde Karwo maju lagi memimpin Jawa Timur. Bidikannya adalah warung-warung yang menjadi tempat cangkrukan. Acara itu dihadiri sejumlah perwakilan daerah di Jawa Timur. Di antaranya Jember, Probolinggo, Banyuwangi, Bondowoso dan tuan rumah Lumajang. Beberapa tokoh dan eleman masyarakat hadir. Salah satunya Saptono Yusuf, ketua DPRD Jember dan sejumlah perwakilan masyarakat. Pertemuan yang digelar di warung alun-alun timur itu menurut Kasno T Kasim, koordinator Lumajang, adalah gerakan yang tidak direkayasa. “Ini (gerakan) murni atas inisiatif kami selaku masyarakat,” terangnya. Kehadiran elemen masyarakat tersebut menurutnya mewakili kelompok masyarakatnya. Gerakan ini menurutnya bukan gerakan partai politik. Bisa dibuktikan dengan tidak adanya atribut partai. Tepatnya menurut dia adalah gerakan masyarakat. (fid/sh/jpnn)

HAFID/RADAR JEMBER/JPNN

MELANGGAR: Puluhan sepeda motor yang diamankan di mapolsek kota. Jumlahnya mencapai ratusan kendaraan unit dalam opreasi Sabtu malam.

Ratusan Kendaraan Terjaring Razia HAFID ASNAN/RADAR JEMBER/JPNN

BANGGA: Seorang deklarator menyematkan brengos.

LAPTER

Bekukan Dana Bandara Rp 4,5 M JEMBER – Bupati Jember M.Z.A Djalal segera menyerahkan pengelolaan Bandara Notohadinegoro ke pihak PTPN XII. Jika bandara jadi diserahkan ke PTPN XII, bupati akan membekukan dana sebesar Rp 4,5 miliar yang sudah dianggarkan APBD untuk perpanjangan runway pesawat. Bupati Djalal menegaskan, tim teknis Pemkab Jember dengan PTPN XII telah menggelar pertemuan maraton. Dalam pertemuan tersebut, sudah ada beberapa poin kesepakatan terkait penyerahan Bandara Notohadinegoro ke pihak PTPN XII. “Segera kami serahkan,” ungkap Bupati Djalal kepada sejumlah wartawan. Djalal berharap, dalam beberapa bulan mendatang, Pemkab Jember sudah bisa menyerahkan pengelolaan Bandara Notohadinegoro ke pihak PTPN XII. “Secepatnya. Kalau bisa bulan ini diserahkan. Tim teknis sudah menyusun addendum KSO (Kerjasama Operasional, Red),” ungkapnya. Dijelaskan, tim teknis Pemkab Jember dan PTPN XII hingga kini terus berupaya menuntaskan isi addendum KSO Bandara Notohadinegoro. Dengan penyerahan tersebut, Bandara Notohadinegoro yang sudah menyedot anggaran APBD puluhan miliar ini, akan dikelola PTPN XII. “Yang mengelola ya PTPN XII. Nanti diatur KSO yang baru,” ujarnya. Djalal menambahkan, setelah pengelolaan bandara diserahkan, otomatis pihak PTPN XII yang bertanggung jawab untuk perpanjangan runway Bandara Notohadinegoro. “Kalau sudah diserahkan ya PTPN XII yang memperpanjang runway,” ujarnya. (aro/wnp/jpnn)

kecelakaan itu terjasi pada lintasan Kereta Api Desa Ledok Tempuro. Tepatnya berada di km 145+2/3. Kecelakaan tersebut menurutnya terjadi antara sepeda motor dengan nomor polisi N 5088 UB milik Ahmad Marzuki. Dengan KA Mutiara Timur dengan masinis Didik, 55, asal Jember. Kereta jurusan Banyuwangi itu berbenturan dengan sepeda motor yang nekat menerobos melintas rel. Dari hasil olah TKP juga diketahui bahwa yang menggonceng adalah Ahmad Fauzi. Sementara dua remaja kawannya yakni Rosyid dan Marzuki posisinya sama-sama dibonceng. Atas kejadian itu, hanya Ahmad Fauzi yang selamat tetapi menderita luka-luka.(fid/sh/jpnn)

LUMAJANG – Mapolres Lumajang sepertinya tidak ingin kecolongan seperti pekan lalu. Sabtu malam kemarin mapolres menggerakkan operasi yang panen tangkapan. Ratusan kendaraan roda dua dan roda empat terjaring razia yang serentak digelar jajaran polsek. Dalam pantauan koran ini, seluruh jajaran polsek di wilayah kerja Polres Lumajang serentak menggelar operasi. Bertempat di depan mapolsek, dan ada juga lo-

kasi jalur strategis utama. Operasi dimulai sejak jam 19.00 berakhir sekitar dua jam kemudian. AKP Totok Suyadi, Kapolsek Kota Lumajang mengatakan razia itu digelar serentak. Atas instruksi pimpinan, yakni Kapolres Lumajang AKBP Susanto. “Ini instruksi Kapolres,” ujarnya, di sela-sela operasi. Dia mengatakan belasan anggotanya dikerahkan mengawal pelaksanaan operasi tersebut. Dalam operasi itu, Totok mengaku telah mengoperasi 75 seped-

amotor roda dua dan 45 kendaraan roda empat. Semuanya kategori melanggar berlalu lintas. Ada yang tidak membawa SIM, STNK, tidak standart dan juga kendaraan protolan. Sebagian dari mereka telah dilakukan proses tilang. Sebagiannya lagi melalui proses pembinaan. Dan juga ada yang diamankan karena diduga kendaraannya bodong. “Jenis pelanggarannya macammacam, sanksinya ya beda-beda,” jelas Totok. (fid/sh/jpnn)

Ratusan Warga Datangi Panwaslu BONDOWOSO - Ratusan warga desa dari berbagai desa di Bondowoso pagi kemarin mendatangi Kantor Panwaslu Bondowoso (17/3). Dengan mengendarai mobil pikap dan motor, warga langsung mendatangi kantor panwaslu. Selanjutnya, warga desa yang diantar oleh kepala desa masing-masing dan penasehat hukumnya, Eko Saputro dan Halik itu, menyampaikan keberatan terkait banyaknya kasus pencatutan KTP sebagai syarat dukungan oleh dua pasangan jalur independen, Soma (Soeroso-Darmaji) dan Bisa (Baktiar Lutfi-Saiful Rijal). ”Ada ribuan bahkan puluhan ribu KTP milik warga di Bondowoso yang dicatut oleh tim sukses dari pasangan independen, baik Soma

PROTES: Penasihat hukum warga dan kades Mengok, Hanafi saat melaporkan pencatutan KTP oleh pasangan independen ke kantor panwaslu Bondowoso, kemarin EKO SAPUTRO/ RADAR JEMBER/JPNN

maupun Bisa,” ungkap Eko Saputro kepada dua anggota Panwaslu Kabupaten Zuhro Afandi dan Djoko Rudi, yang hadir menemui warga di kantor panwaslu. Menurut Eko, panwaslu harus segera bertindak dalam menan-

gani kasus pelanggaran pemilu ini.”Apalagi, warga yang namanya dicatut oleh tim sukses pasangan independen ini, tidak pernah menyerahkan bukti dukungan KTP kepada pasangan Soma dan Bisa,’ katanya.(eko/esb/wah/jpnn)

BONDOWOSO – Kejaksaan Negeri bergerak cepat dan segera menyerahkan berkas dugaan korupsi dana PNPM Mandiri pedesaan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya. Dugaan korupsi dana Rp 603 juta dengan tersangka Nunun Nafisah, mantan bendahara UPK Jambesari Darusholah itu rencananya akan dikirim hari ini.”Kami langsung mengantarkan berkasnya ke Tipikor Surabaya besok (hari ini red),” ungkap Razali, Kajari Bondowoso kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (17/3). Menurut Razali, untuk menetapkan Nurun Nafisah sebagai tersangka, pihaknya sudah meminta tim auditor BPKP Surabaya untuk mengaudit buku keuangan UPK Jambesari. Selama berbulan bulan bekerja, disimpulkan bahwa tersangka Nurun Nafisah telah melakukan korupsi. “Dari hasil audit, ternyata tersangka mengkorupsi uang PNPM Mandiri UPK Jambesari sebesar Rp 603 juta,” katanya. Sedangkan hasil penyidikan tim kejakasaan, ditemukan bukti tersangka melakukan penggelapan dana dengan modus menyalahgunakan wewenangnya sebagai bendahara. “Tersangka membuat 16 kelompok fiktif sebagai cara untuk menyedot keuangan PNPM,” jelasnya. Selain itu, tersangka membuat laporan keuangan tidak sesuai prosedur. “ Tersangka juga memakai uang angsuran kelompok yang ada di kecamatan Jambesari,” katanya. Total kerugian yang dialami negara mencapai Rp 603 juta. (eko/wah/jpnn)

Rehab tak Selesai, Rekanan Didenda JEMBER– Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember Drs Bambang Hariono bertindak tegas terhadap rekanan yang mengerjakan proyek rehabilitasi sekolah yang menyalahi aturan pengerjaan. Lantaran pekerjaan tidak selesai sesuai jadwal, rekanan dikenai sanksi denda. Salah satu sekolah yang pekerjaan rehabilitasi sekolahnya tidak tuntas ini salah satunya terjadi di SDN Silo V. Padahal rehabilitasi gedung sekolah tersebut menggunakan dana DAK 2012/2013. “Karena pihak rekanan tidak mampu menyelesaikan rehabilitasi gedung SDN Silo V, maka dikenai denda,” ujar Bambang. Bambang menjelaskan, lataran proyek rehabilitasi 3 lokasi dan 1 kantor tersebut tidak tuntas dikerjakan, terpaksa tidak bisa dilanjutkan. Imbasnya, kondisi ruang kelas yang direhabilitasi belum bisa ditempati siswa dan guru untuk kegiatan belajar dan mengajar (KBM). Ada beberapa jendela dan kaca yang belum dipasang oleh rekanan. Kondisi kusen gedung juga masih menggunakan kusen lama. Demikian juga ruangan kelas VI, bagian temboknya dibiarkan berlubang karena belum terpasang kusen. Yang sudah diselesaikan rekanan baru bagian atapnya saja. Sementara plafon yang seharusnya sudah selesai, juga belum terpasang. Belum lagi, kondisi keramik bagian teras yang juga belum kelar dikerjakan. Menurut Bambang, sesuai kontrak dengan rekanan, seharusnya rehablitasi SDN Silo V sudah selesai. ”Beberapa rekanan lainnya juga sama-sama mengerjakan proyek dan bisa selesai tepat waktu yang telah ditentukan,” tutur Bambang. (jum/aro/wnp/jpnn)

Faisal Amrullah, Mahasiswa Unej Peraih IPK Tertinggi

Selalu Sungguh-Sungguh Kerjakan Sesuatu Tidak ada kiat khusus bagi Faisal Amrullah, mahasiswa jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jember (Faperta Unej) ini, untuk meraih Indek Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi mengalahkan mahasiswa lainnya. Faisal hanya belajar rutin dan bersungguh-sungguh, sehingga bisa meraih IPK 3,89. NARTO, Jember FAISAL Amrullah SP terpiliha sebagai wisudawan dengan IPK tertinggi dalam wisuda sarjana Universitas Jember (Unej). Faisal, sapaan karibnya, meraih IPK 3,89 dan mampu mengalahkan ratusan mahasiswa Unej lainnya. Selama kuliah, Faisal tercatat hanya lima kali mendapatkan nilai B. Hampir semua nilainya mendapatkan nilai A. Bahkan, tiga kali Faisal mendapatkan IP (Indeks Prestasi) mutlak dengan angka 4.

Menurut putra pasangan Hanafi dan Sulastri ini, tidak ada jurus khusus untuk meraih IPK tinggi selama kuliah. Faisal juga suka nongkrong dan traveling, seperti mahasiswa pada umumnya. Bahkan, Faisal juga menjadi aktivis kampus di Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (Himaseta) Faperta Unej. Faisal yang merupakan anak dari pensiunan guru SD yang nyambi petani ini, punya-punya cita-cita tinggi setelah lulus. Fiasal ingin menjadi pengusaha sukses. Faisal juga bersedia jika nantinya harus menjadi dosen, apalagi menjadi dosen Faperta Unej. “Cita-Cita saya menjadi pengusaha sukses. Atau menjadi manajer. Tetapi menjadi dosen juga tidak masalah,” ungkap Faisal saat ditemui wartawan Jawa Pos Radar Jember. Setelah lulus, Faisal masih bimbang antara bekerja atau melanjutkan kuliah S2. Laki-laki kelahiran 1 Juni 1989 itu mengaku, dirinya masih akan konsultasi dengan kedua orang tuanya dalam menyusun langkah psca diwisuda. Selama kuliah di Jurusan Agribisnis

HERU PUTRANTO/RADAR JEMBER/JPNN

AKTIF BERORGANISASI: Selama kuliah, raihan indeks prestasi Faisal Amrullah sebagian besar mendapat nilai sempurna.

Faperta Unej, Faisal tidak terlalu keras dalam belajar guna meraih IPK tertinggi. “Kalau belajar tidak ada strategi khusus. Saya hanya belajar rutin tiap hari. Ratarata saya menyediakan waktu sekitar satu jam untuk belajar,” ujarnya. Hanya saja, saat belajar dia benar-

benar konsentrasi penuh. “Saya punya prinsip selalu bersungguhsungguh dalam melakukan sesuatu, apapun itu. Yang kita kerjakan harus maksimal, jangan setengah-setengah agar mendapatkan hasil yang maksimal juga,” terangnya.

Soal pergaulan, Faisal sama dengan teman-teman mahasiswa lainnya. “Saya juga suka cangkrukan sama teman-teman. Saya tidak suka belajar mendadak menjelang ujian,” imbuh alumnus SMAN 2 Bondowoso tersebut. Yang dilakukannya, hanya belajar rutin tiap hari terhadap mata kuliah yang ditempuh. Faisal juga mengaku punya pacar selama kuliah. “Saya IP pertama 3,7. Setelah itu rata-rata di atas itu. Malah saat semester 6, 7, dan semester 8 meraih IP 4. IPK terakhir saya 3,89,” ungkap Faisal yang punya saudara Yuli, Arik, Novi, dan Erfan tersebut. Laki-laki asal Tlogosari Bondowoso itu menjelaskan, dirinyaaktif menjadi asisten laboratorium. “Saya dipercaya percaya menjadi asisten praktikum ekonomi pertanian sampai hampir lulus. Saya paling aktif di laboratorium,” ujarnya. Karena itu, hampir tiap semester, dia dipercaya menjadi asisten laboratorium. Meski meraih IP tinggi, Faisal ternyata tidak terlalu cepat menyelesaikan studinya. Dia butuh waktu empat tahun lima bulan untuk

menyelesaikan kuliahnya. Dalam skripsinya, Faisal meneliti dampak perubahan harga kopi dunia terhadap ekspor kopi Indonesia. Faisal tertarik meneliti kopi karena tempat tinggalnya banyak ditanami kopi. Selain itu, wilayah Jember juga banyak perkebunan kopi. Selain itu, Jember juga menjadi salah satu sentra kopi Indonesia. Salah satu buktinya, Jember berdiri Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Selain kegiatan akademis, Faisal tak lupa rajin beribadah. “Saya tak melupakan beribadah. Saya rutin salat Dhuha,” ujarnya. Kegiatan Salat Dhuha sudah rutin dilakukan Faisal sejak masih duduk di bangku SMAN 2 Bondowoso. Faisal selalu berusaha untuk menjalankan ibadah salat Dhuha. Apalagi, Faisal sejak SMA juga aktif di remaja masjid (Remas). Faisal bersama teman-temannya sering ikut kegiatan keagamaan yang digelar di sekolah. Termasuk kegiatan remas di tempat tinggalnya. Faisal selalu mendapatkan dukungan kedua orang tuanya. Terutama ibunya, Sulastri yang menjadi ibu rumah tangga. (*/wnp/jpnn)


34

Senin 18 Maret 2013

PERSEWANGI

v

PPSM MAGELANG

Tuan Rumah Sedang Pincang GALIH COKRO/RaBa

PENUH: Suasana pertandingan antara Jakarta Sananta melawan BNI 46 di GOR Tawangalun kemarin.

Seri Proliga Berlanjut ke Kota Pudak BANYUWANGI - Proliga 2013 berakhir kemarin (17/3). Selama tiga hari, 15-17 Maret, GOR Tawang Alun banyuwangi menjadi tuan rumah putaran terakhir ajang kompetisi bola voli profesional di Indonesia tersebut. Surabaya Samator yang ber-home base di Bumi Blambangan memastikan diri sebagai paruh musim di putaran ini. Penentuan Surabaya Samator ditentukan lewat kemenangan saat sua Jakarta Eleketric PLN. Dalam laga yang disaksikan ribuan pasang mata tersebut, tim yang dimanajeri Hadi Sam-

purno itu membulatkan kemenangan dengan skor 3-0. Hasil itu mengantarkan tim yang dimotori perusahaan gas itu ke puncak klasemen kategori putra. Pada pertandingan lainnya, Jakarta Popsivo PGN memetik kemenangan penting atas Jakarta Pertamina Energi. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan menarik tersebut tim asuhan Mohamad Ansori tersebut meraih kemenangan menyakinkan 3-0 (25-19, 25-16, 26-24). Puncak gelaran Proliga 2013 di Banyuwangi ditandai laga penutup antara tuan rumah Surabaya Samator

versus Palembang Bank Sumsel Babel (hingga berita ini ditulis, pertandingan masih berlangsung). Usai digelar di Banyuwangi, putaran berikutnya dijadwalkan digelar di Gresik. Ajang Proliga di Kota Pudak ini akan digelar 22-24 Maret mendatang. Bertindak sebagai tuan rumah adalah tim Gresik Petrokimia. Sama seperti gelaran Proliga di Banyuwangi, di Gresik akan menjadi penentuan bagi semua kontestan. Babak final four menjadi bidikan semua peserta untuk tampil di babak utama tersebut. (nic/als)

Target Lolos, Pencak Silat Genjot Fisik BANYUWANGI - Babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) atim cabang pencak silat memang masih digelar dua bulan lagi. Namun, hal itu tidak mengurangi keseriusan kontingen pencak silat Banyuwangi untuk bersiap diri. Setidaknya, itu ditunjukkan dengan dimulainya program pemusatan latihan. Pelatih pencak silat Porprov Banyuwangi, Bambang Wahyuono mengatakan, pemusatan latihan yang digelar kemarin (17/3) merupakan sesi latihan perdana. Ada 13 pendekar yang turut serta dalam latihan yang dipusatkan di kawasan Taman Blambangan, Banyuwangi, tersebut. “Mereka ini hasil seleksi yang digelar dua pekan lalu,” katanya.

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

LATIHAN PERDANA: Skuad pendekar Porprov berlatih sprint di Taman Blambangan kemarin.

Dalam sesi latihan kemarin, Bambang memberikan porsi awal dengan melatih ketahanan dan fisik para pendekarnya. Dalam pengamatan sementara

inilah yang dirasakan perlu dibangun awal sebagai persiapan untuk menu latihan berikutnya. Dijadwalkan belasan pesilat ini akan menjalani pe-

musatan latihan secara berjenjang hingga jelang kualifikasi Porprov, Mei mendatang. Hal senada juga diungkapkan manajer tim pencak silat, Mukayin. Di ajang Porprov nanti, pihaaknya menargetkan pendekarnya lolos ke babak utama di Madiun mendatang. Target yang diusung saat ini adalah meloloskan sebanyakbanyaknya pesilat ke venue utama ajang dua tahunan ini. Di samping itu, Mukayin juga menegaskan siap mempertahankan tradisi mendulang medali di ajang ini. “Kami tetap ingin mempertahankan tradisi medali. Namun awalannya kami akan fokus ke babak kualifikasi Porprov lebih dulu,” ujarnya. (nic/als)

BANYUWANGI - Laga kandang kontra PPSM Magelang Sakti di Stadion Diponegoro sore ini (18/3) tidak ubahnya seperti partai neraka bagi Persewangi ISL. Meski bermain di kandang sendiri, Laskar Blambangan dipastikan tampil dengan skuad yang tidak komplit. Selain badai kartu yang menerpa usai melawat ke markas Persik Kediri dua pekan lalu, Sederet pilar asuhan Bagong Iswahyudi dan Mohamad Hasan saat ini dalam kondisi tidak fit. Beberapa pilar inti justru tengah berjuang pulih dari bekapan cidera yang mendera. Situasi inilah yang membuat dua taktikan Laskar Blambangan bakal memainkan skema darurat saat melakoni pertadingan versus Laskar Macan Tidar, julukan PPSM Magelang Sakti, di kandangnya sendiri. “Laga terakhir lawan Persik memang membuat tim sedikit pincang. Namun target sapu bersih tiga poin di kandang harus diwujudkan. Dan, salah satu poin itu adalah melawan PPSM Magelang besok (sore ini),” cetus Agung Setyo Wibowo, asisten manajer Persewangi.

GALIH COKRO/RaBa

BUTUH KEAJAIBAN: Pelatih Bagong Iswahyudi (merah) memberikan pengarahan kepada para pemain Persewangi.

Di barisan depan, Bagong Iswahyudi masih berharap pulihnya striker mungilnya Faisol Arif Wicaksono. Pemain binaan Galatasari Kertosari itu menjadi teka-teki untuk merumput usai cidera engkel usai membela timnya di laga uji coba pertengahan minggu kemarin. Kondisi serupa juga dialami Heru Santoso yang juga menunggu kepastian dari cidera paha. Bila keduanya pun akhirnya diparkir dalam laga sore ini, Bagong masih berharap banyak pada sosok Ikrom Syafii. Sebagai pendamping Ikrom, besar kemungkinan

eks stiker Deltras Sidoarjo ini akan ditandemkan dengan Zaenal di sektor depan. Apalagi dua-duanya sejauh ini sudah menyumbangkan masing-masing dua gol untuk Laskar Blambangan. Di barisan penyerang lubang, Jordi Kartiko dan Toure Morlaye diharapkan bisa mendukung sektor lini depan timnya. Kolaborasi keduanya masih akan ditopang dengan kehadiran Rossi Gutawan, Febrian Sofiandi, dan Nelson Chapparo Aguero untuk memperkuat lini tengah tim tuan rumah n  Baca Tuan...Hal 35

Awas, Lapangan Licin dan Becek SEMENTARA itu, perjuangan Persewangi ISL memaksimalkan penampilannya di partai kandangnya dipastikan tidak mudah. Selain dipastikan bakal ditinggal sejumlah pilarnya yang absen di laga ini, Laskar Blambangan juga menghadapi masalah pelik dengan kondisi rumput Stadion Diponegoro. Kondisi lapangan yang akan digunakan dalam pertandingan kontra PPSM Magelang Sakti sore ini cukup memprihatinkan. Beberapa bagian lapangan rusak dan tidak rata. Ditambah lagi dengan cuaca yang tidak bersahabat selama beberapa hari ini dengan tu-

runnya hujan membuat lapangan menjadi becek. Penggunaan lapangan yang tinggi jelang pertandingan juga sangat disayangkan oleh sederet pilar Persewangi. Sekadar diketahui, jelang laga ini Stadion Diponegoro memang dipergunakan untuk gelaran Liga Pendidikan Indonesia (LPI). Gelaran babak delapan besar hingga fase semifinal kemarin sedikit banyak membuat lapangan terpengaruh. Lapangan menjadi becek dan sebagian rumput stadion menjadi rusak. Tidak hanya itu, pemain juga mengeluhkan lapangan menjadi licin karena becek.

Ditambah lagi sejumlah permukaan lapangan menjadi tidak rata. Imbasnya, bola tendangan cenderung menjadi liar dan sulit dikendalikan. “Lapangan memang jadi masalah untuk pertandingan ini,” kleuh Dekcy Rolias, bek Persewangi. Sementara itu, Ketua Panpel Mohamad Kayun Rosyid Sholeh akan berusaha menanggulangi masalah itu. Meski tidak sempurna, minimal dengan sedikit perbaikan lapangan, jalannya pertandingan bisa berjalan lancar. “Kami akan berikan sedikit treatment agar lapangan tidak jadi masalah,” ujarnya. (nic/als)


Senin 18 Maret 2013

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Sehari Turun Rp 25 Ribu n BAWANG... Sambungan dari Hal 25

“Meski stok bawang putih itu belum sampai di Banyuwangi, tetapi harga bawang putih di pasaran sudah turun,” kata dia.

Sugiono mengatakan, dia menjual bawang putih seharga Rp 40 ribu per Kg kemarin. Padahal sehari sebelumnya, dirinya memasarkan bawang putih dengan harga Rp 60 ribu per Kg.

“Semoga harga bawang putih kembali normal,” harapnya. Sementara itu, di saat harga bawang putih turun, tren sebaliknya justr u terjadi pada bawang merah. Bagaimana tidak, bawang merah

yang pada Satu lalu (16/3) dijual ke tangan konsumen seharga Rp 40 ribu per Kg, sejak kemarin naik harga menjadi Rp 50 ribu per Kg. “Stok bawang merah menipis,” pungkas Asmuni. (sgt/bay)

Satu Pelaku Berhasil Kabur n MALING...

Sambungan dari Hal 34

“Lini tengah akan jadi fokus untuk pertandingan ini. Apalagi PPSM juga dikenal memiliki barisan gelandang yang mobile. Kami ingin sektor tengah menjadi target penguasaan untuk mengunci permainan,” beber Bagong Iswahyudi. Di bagian pertahanan, absennya Mohamed Lamine Fofana memang membuat lini rawan ini tereduksi. Bagong sedikit kesulitan penutup lubang di pos yang ditinggalkan pemain berno-

Sambungan dari Hal 25

Sementara itu, ranpur Anoa yang mendarat di Banyuwangi itu terdiri dari beberapa jenis. Selain jenis pengangkut pasukan, ada juga satu unit

ranpur ambulans Anoa, serta satu unit Ranpur KO. Selain itu, KRI Teluk ratai-509 juga melakukan debarkasi satu unit Truck APS serta 123 personel Batalyon 202. Debarkasi tersebut disaksikan langsung Komandan Lanal

(Danlanal) Banyuwangi, Letkol Laut (P) Edi Eka Susanto. ‘’Sebagaimana fungsi pangkalan TNI AL, Lanal Banyuwangi menyediakan fasilitas dan mendukung seluruh kegiatan yang dilakukan oleh satuan operasi,’’ jelas Danlanal Edi. (sgt/bay)

Perlu Pendataan Ulang PSK Pendatang n PADANG... Sambungan dari Hal 25

lagi,” sebutnya. Nanang mengakui, memang tidak mudah untuk menutup lokalisasi. Tetapi pemerintah tetap harus melakukan kegiatan untuk mengurangi praktik prostitusi di Bumi Blambangan. “Kami dapat informasi, semua lokalisasi di Banyuwangi sudah buka lagi,” katanya. Upaya pemerintah yang memberi kompensasi bagi para mucikari dan pekerja seks yang mau berhenti, lanjut Nanang, dinilai sudah bagus. Tapi, realisasi dari program

dan pengawasan juga harus dilakukan agar dana yang sudah dicairkan tidak mubazir. “Bantuan sudah sering dilakukan, tapi orangnya tetap saja,” sebutnya. Menurut Nanang, untuk mengurangi angka pekerja seks di Banyuwangi, pendataan PSK dari luar daerah perlu dilakukan kembali. Bila ditemukan ada PSK pendatang, segera dipulangkan ke daerahnya. “Pendataan ini mampu mengurangi jumlah PSK,” katanya. (abi/bay)

Harus Didampingi Orang Dewasa n MOBIL... Sambungan dari Hal 26

ABDUL AZIZ/RaBa

“Kalau anak-anak ya bisa membahayakan,” terangnya. Menurut Hendra, pengelola penyewaan mobil gowes ini pernah mengajukan izin ke Dis-

hubkominfo. Karena tidak ada aturan, maka pihaknya juga tidak bisa memenuhi pengajuannya itu. “Polisi juga tidak mau mengizinkan,” ujarnya pada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Agar tidak membahayakan bagi penyewa dan masyarakat,

perlu ada aturan khusus untuk mengatur operasional kendaraan ini. “Agar tidak berbahaya, anak-anak yang akan naik mobil gowes harus didampingi oleh orang dewasa, kalau masih di bawah umur jangan dilayani,” usulnya. (abi/bay)

LUKA PARAH: Ilyas harus menjalani perawatan intensif di RSUD Genteng kemarin.

nuntun motor Supra. Sialnya, arah yang dilewati ternyata jalan buntu. Kontan saja, karena jalan yang dituju buntu, Ilyas berhasil ditangkap warga. Bahkan dia sempat merasakan bogem mentah masyarakat yang geram dengan ulah pelaku. Akibat pukulan tangan kosong warga tersebut, Ilyas mengalami luka parah di bagi-

an wajah, dan beberapa bagian tubuhnya. Beruntung malam itu polisi segera datang ke TKP dan mengamankan pelaku ke Mapolsek Tegalsari. Berhubung lukanya cukup parah, Ilyas akhirnya dibawa ke RSUD Genteng untuk mendapatkan perawatan dokter. “Lukanya cukup parah, dan sampai sore ini (kemarin sore) belum memungkinkan untuk

dibawa ke polsek,” kata Kapolsek Tegalsari AKP Suhardi melalui Kanitreskrim Aiptu Yudo Adi Kusumo. Yudo menuturkan, selain mengamankan pelaku, motor Supra X yang gagal dicuri juga turut diamankan di Mapolsek Tegalsari. “Sedang satu pelaku atas nama Supri Riyanto berhasil kabur melintasi sungai,” tandas Yudo. (azi/aif)

Gelandang PPSM Magelang Dikenal Mobile n TUAN...

n DARATKAN...

“Cuma sekarang banyak yang beroperasi lagi,” katanya pada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Nanang menyebut kedua lokalisasi di wilayah Kecamatan Rogojampi itu sudah ditutup. Muspika Rogojampi juga mendapat penghargaan dari Pemkab Banyuwangi, atas keberhasilannya dalam mengatasi lokalisasi tersebut. “Namun sekarang, Padang Pasir dan Blibis sudah buka

Sambungan dari Hal 25

Rupanya kehadiran Ilyas dan Supri mengundang kecurigaan warga sekitar TKP. Apalagi masyarakat tidak pernah mengenal kedua orang tersebut. Merasa curiga, warga akhirnya memilih ronda malam sekaligus mengawasi gerak-gerak kedua orang tersebut. Sekitar pukul 02.00 dinihari, warga dikagetkan dengan suara mencurigakan dari rumah Boniran. Saat itu juga mereka mendekati TKP. Begitu jarak mereka sudah dekat dengan suara mencurigakan tersebut, warga melihat dua orang sedang menuntun sepeda motor. Dua orang itu adalah Supri dan Ilyas. Supri terlihat menuntun motor Yamaha Vega, sedangkan Ilyas menuntun motor Supra X 125 bernopol P 6946 XB milik Boniran. Usut punya usut, ternyata motor milik Boniran yang dicuri tersebut mesinnya memang tidak bisa hidup sehingga harus dituntun oleh pelaku. Melihat ada dua orang menuntun motor, warga ramairamai melakukan pengejaran. Saat itu Supri yang membawa motor Vega langsung menghidupi motornya dan tancap gas kabur ke arah sungai dengan kecepatan tinggi. Sementara Ilyas justru kabur dengan me-

Ada juga Jenis Panser Ambulans

mor punggung 22 tersebut. Opsi memain Nilo Susanto pun bisa menjadi bagian strategi untuk menggantikan pemain tersebut. “Absennya Fofana memang sedikit lini pertahanan ada celah. Namun itu semua bisa diatasi. Pemain pelapis yang ada dirasakan sudah cukup untuk menutup lubang yang ada disana,’ imbuhnya. Di bawah mistar, Bagong rupanya tidak terlalu khawatir. Pasalnya dua kiper yang dimiliki Persewangi saat ini, Boy Vilanosa dan Arif Purnama, dalam kondisi siap diturunkan.

Pilihan opsi untuk memainkan salah satu dari keduanya juga dipastikan tidak akan mengurangi kekuatan timnya. Namun, menilik catatan perjalanan Persewangi sejauh ini, opsi memainkan Boy dibawah mistar di laga sore nanti cukup terbuka lebar. Jebolan tim PON Jawa Timur itu memiliki kans untuk menjadi tembok pertahanan terakhir Laskar Blambangan laga yang bakal dimainkan di Stadion Diponegoro. Sementara itu, PPSM Magelang besar kemungkinan tampil tanpa diperkuat striker

asingnya, Mamadou. Dia dikabarkan masih harus mengurus ijin tinggal di Indonesia saat ini. Namun hal itu rupanya tidak mengurangi kekuatan anak asuh Ari Mustiantoro untuk mencuri poin di Banyuwangi. Semangat inilah yang harus diwaspadai kubu tuan rumah. Berada di dasar klasemen tentu saja membuat tim tamu bakal berambisi untuk bisa mendapatkan poin di laga away-nya kal ini. Pertarungan yang sekaligus misi bagi kedua tim untuk menghindari papan bawah klasemen grup V. (nic/als)

Memotong Bambu Disarankan pada Sabtu Pahing n USAI DITEBANG... Sambungan dari Hal 25

Saya punya literatur yang cukup komplet tentang asal usul angklung Banyuwangi,” ujar pria yang karib disapa Andik tersebut. Singkat cerita, Andik pun membeber panjang lebar sejarah alat musik yang oleh masyarakat Banyuwangi dikenal dengan istilah angklung paglak tersebut. Menurut dia, angklung paglak adalah kesenian pertama di Bumi Blambangan. Angklung paglak yang biasa dimainkan empat orang, itu pertama kali diperkenalkan oleh Mbah Kebo alias Mbah Buang sekitar tahun 1880. Mbah Kebo adalah warga asal Bali yang karena memiliki persoalan keluarga di tanah kelahirannya, dia hijrah ke Banyuwangi dan lantas bermukim di wilayah yang saat ini dikenal dengan Kampung Bali, Kelurahan Pengajuran, Kecamatan Banyuwangi. Andik menambahkan, pada perkembangan selanjutnya, tepatnya pada masa kepemimpinan Bupati Notodiningrat, yakni pejabat asal Malang yang berdinas di Surakarta dan lantas dipindah ke Banyuwangi oleh pihak Belanda, ada seorang warga menemukan gamelan yang terbuat dari perunggu (gender). Warga tersebut lantas menyerahkan gender yang dia temukan kepada bupati. Dari tangan bupati, gender itu lantas diserahkan kepada Mbah Kebo. “Oleh Mbah Kebo, gender tersebut lantas dikombinasi dengan angklung paglak. Jadilah angklung Bali-balian atau yang sekarang lebih dikenal dengan istilah angklung caruk,” ungkap budayawan asli Osing yang satu ini. Mengapa disebut angklung caruk? Menurut Andik, hal itu disebabkan karena setiap kali pertunjukan, ada dua grup angklung Bali-balian yang dipertemukan (kecaruk). “Saat bertemu itulah, dua grup bersaing. Bahkan sampai menggunakan ilmu santet. Nah, Mbah Kebo tidak setuju dengan persaingan yang tidak sehat ter-

sebut. Akhirnya, dia melebur gender yang dia miliki dan ditambahkan perunggu. Jadilah gamelan janger,” cetusnya. Dikatakan, Mbah Kebo lantas mendirikan grup janger pertama di Desa Patoman, Kecamatan Rogojampi. Pada waktu itu, wiyogo (gamelan) dan kostum janger mengadopsi budaya Bali. Namun, pemain jangernya asli orang Osing. Sedangkan antawacana (dialog) menggunakan Bahasa Kawi atau Bahasa Jawa ngoko. “Jadi, Janger Banyuwangi merupakan perpaduan etnis Bali, Osing, dan Jawa,” kata dia. Kembali ke cerita tentang angklung, meskipun Mbah Kebo keluar dari komunitas kesenian tersebut, tetapi kesenian angklung caruk tetap bertahan di tengah masyarakat. Bahkan, kesenian tersebut masih lestari hingga saat ini. Hanya, imbuh Andik, kesenian angklung caruk saat ini sudah tidak lagi diwarnai saling serang menggunakan ilmu santet. Usut punya usut, selain tahu banyak asal mula kesenian angklung paglak, Andik juga piawai membuat alat musik yang terbuat dari bambu tersebut. Dia menjelaskan, nyaris semua jenis bambu bisa dikreasikan menjadi angklung, asalkan bambu tersebut tumbuh di atas lahan kering, seperti cadas, lahan berbatu, dan lain sebagainya. “Proses pengerjaannya harus benar. Bambu tidak boleh dipanaskan di bawah sinar matahari langsung agar suaranya mendengung dan nge-bas,” tuturnya. Persyaratan mutlak lain membuat angklung, bambu harus ditebang pada bulan kedelapan kalender Masehi. Sebab, pada bulan Agustus, tidak muncul tunas (rebung) pada rumpun bambu. “Kalau muncul rebung, batang bambu dewasa mengandung zat manis untuk “menyusui” rebung. Maka jika ditebang, maka bambu dewasa tersebut mudah terserang penyakit yang oleh warga Banyuwangi disebut bubuk,” terangnya. Masih kata Andik, masyarakat Banyuwangi juga meyakini bahwa memotong

bambu untuk bahan baku angklung paling tepat dilakukan pada hari Sabtu pasaran Pahing. Pasalnya, Sabtu Pahing memiliki perhitungan tertinggi, yakni Sabtu = 9 dan Pahing = 9. “Selain itu, Pahing adalah pasaran pahit. Jadi batang bambu tidak mudah diserang bubuk,” rincinya. Pasca ditebang, batang bambu harus diletakkan di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung selama setahun. Penyimpanan itu tidak boleh dilakukan asal-asalan. Batang bambu harus diletakkan dengan posisi berdiri (vertikal) agar kandungan airnya turun. Sedangkan jika diletakkan dengan posisi horizontal, maka kandungan airnya akan bergeser ke samping. Setelah disimpan selama setahun, bambu bahan baku angklung dipotong setiap dua ruas. Potongan bambu itu lantas disimpan di pogo (tempat penyimpanan semacam rak bambu yang diletakkan di bawah atap dapur) selama tiga bulan sepuluh hari. Setelah itu, barulah bambu tersebut bisa diproses menjadi angklung. Andik mengaku angklung hasil kreasinya sudah sampai di tangan sejumlah pembeli asal seantero Tanah Air, terutama dari kalangan seniman. “Harga satu angklung bervariasi, antara Rp 300 ribu sampai Rp 5 juta. Tergantung ukuran dan tingkat kesulitan pengerjaannya,” jlentrehnya. Andik menjelaskan, angklung seharga Rp 5 juta, tiang (caglak)-nya menggunakan kayu berukir, dan tebeng-nya menggunakan maskot tertentu. Misalnya maskot gandrung dan lain-lain. “Ukiran di caglak angklung biasanya berupa ular berkepala tokoh wayang. Itu adalah simbol kesenian, bukan simbol masyarakat Banyuwangi. Simbol ular berkepala manusia, itu mengandung makna manunggaling kaula gusti, yakni keinginan pelaku seni untuk mendekatkan diri dengan Tuhan lewat kesenian. Makanya simbol tersebut banyak ditemukan di mahkota gandrung, barong, dan lain-lain,” pungkasnya. (*/bay)

Sudah Diatur PP 100 Tahun 2000 n GURU... Sambungan dari Hal 36

Seharusnya, jika memang diproyeksikan jadi Kepala UPTD, M terlebih dahulu diangkat menjadi kepala sekolah atau pengawas atau sfat di UPTD. “Saya yakin dia sudah kalah mental duluan kepada kepala sekolah atau pengawas. Bagaimana mau wibawa, lah wong ijazahnya masih D.2. Yang dipimpin banyak yang S.2. Apalagi kalau bicara pengalaman? Ya, kita lihat saja nanti bagaimana?” pungkas Sugiono. Guru yang pernah mengajar di SMAN 2 Situbondo itu mengungkapkan, banyak masyarakat pendidikan yang kecewa dengan pelaksanaan mutasi yang terkesan tidak profesional tersebut. “Terlalu banyak orang yang lebih layak

dan lebih mumpuni yang bisa diletakkan oleh bupati. Kalau dibiarkan hal yang seperti ini ke depan akan terus diulangi,” tandas Sugiono. Bapak dua anak itu menduga bupati kecolongan lagi dalam pelaksanaan mutasi kali ini. Ini juga sangat logis. Mengingat jumlah pejabat yang dimutasi sangat banyak. “Jangan-jangan gelar Ama. Pd itu disangka S.2? Bupati pasti tidak terlalu teliti saat menandatangani karena yang dimutasi banyak,” pungkas Sugiono. Dikonfirmasi, Kepala Bidang Pengembangan dan Mutasi (Bangsi) Badan Kepegawain Daerah (BKD), Wira Mukti menegaskan, tidak ada yang menyalahi aturan dalam pengangkatan M. Sebab, pengangkatan dalam jabatan dari fungsional ke struktural sangat dimungkinkan. “Ini diatur da-

lam PP 100 tahun 2000 junto PP 13 tahun 2002,” terangnya. Tentang tugas M sebagai kepala UPTD yang dipandang sebelah mata karena tidak memiliki pengalaman dan ijazah S.2, Wira sepintas mengaku bisa memaklumi. Namun yang perlu digarisbawahi, kata dia,, pengawas dan kasek berdasarkan fungsinya tidak secara langsung bertanggungjawab kepada kepala UPTD. “Pengawas dan kasek masih masuk dalam kelompok jabatan fungsional tertentu yang sifatnya independen. Dan, pada dasarnya mereka langsung bertanggungjawab kepada bupati melalui Kepala Dinas Pendidikan selaku pembina. Kinerja kasek dan pengawas itu dinilai dengan angka kredit dan bukan kewenangan kepala UPTD,” papar Wira. (pri/als)

Konsumen Pilih Membeli Eceran n HARGA... Sambungan dari Hal 36

Apalagi saat ini informasi pemerintah sudah mulai mengambil bawang putih dari luar,” papar Aminah. Datayangberhasildikumpulkan, meskihargabawangputihdanmerah sudah mulai turun dalam dua hariterakhir,namunhargabawang

tersebutmasihtergolongmahal.Itu karena harga tersebut masih jauh jika dibandingkan Bulan Februari lalu yang saat itu masih berkisar Rp 15-20 ribu. “Harga bawang putih perkilonya masih Rp 40 ribu itu masih memberatkan. Begitu pula harga bawang merah sebesar Rp 25 ribu perkilogramnya juga masih mahal,” kata Mardiyah, salah

seorang warga yang sedang belanja kemarin. Menurutnya, karena harga kedua komoditi tersebut masih tergolong mahal, maka selama sepekan terakhir dirinya hanya membeli secara eceran. “Sebelum harganya naik, saya membeli setengah kilogram (bawang putih dan merah) setiap minggunya,” pungkas Mardiyah. (rri/als)


36

Senin 18 Maret 2013

PEMERINTAHAN

Guru Ijazah D.2 Jadi Kepala UPTD

Kena DB, Sembilan Bocah Opname SITUBONDO - Masyarakat Situbondo patut mewaspadai penyebaran penyakit demam berdarah (DB). Sebab, penderitanya kian hari kian menumpuk di RS dr Abdoer Rahem Situbondo. Hingga sore kemarin (17/3) masih sembilan bocah harus menjalani rawat inap akibat penyakit yang bisa berujung pada kematian tersebut. “Tujuh bocah lagi sudah diizinkan pulang karena kondisinya sudah membaik,” ungkap Kepala Unit Pelayanan Informasi dan Pengaduan (PIP) RS, dr Abdoer Rahem, Iir Nadiroh siang kemarin. Data yang diterima Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, sembilan bocah yang hingga kemarin masih terus menjalani perawatan intensif berasal itu dari tempat yang berbeda. Mereka adalah Rindi, 5 warga Balung, Kendit; Aryo, 5, Pasir Putih, Bungatan; Luluk, 9, Sopet; Jangkar; Ilham, 9, Duwet; Panarukan; Najedah, 9, Kandang, Kapongan; Ainun, 9, dan M Fatir dari Olean, Situbondo; Sukma, 2, Panji Permai, dan Ulfa, 6, Landangan, Kapongan. Iir mengungkapkan, bukan tidak mungkin di tempat lain ada penderita DB. Hanya saja karena masyarakat masih belum tahu jika itu adalah penyakit yang butuh penanganan

SITUBONDO - Ada temuan menarik terkait pelaksanaan mutasi 57 pejabat di lingkungan Pemkab Situbondo 8 Maret lalu. M, seorang guru SD yang bertugas di salah satu SD di Banyuputih, dimutasi menjadi kepala Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan di wilayah barat Situbondo. Pengangkatan M dinilai penuh kejanggalan dan sangat dipaksakan. Sehingga, patut diduga ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari pelaksanaan mutasi tersebut. “Apa yang istimewa dari seorang M? Sehingga harus melompat sedemikian tingginya?” tandas Ketua Forum Solidaritas Masyarakat Pendidikan (FSMP), Sugiono Eksantoso. Pria yang sehari-harinya mengajar di SMAN 1 Kapongan itu menjelaskan, ijazah M hanya lulusan D.2 (Ama. Pd). Padahal, aturan mensyaratkan untuk masuk ke eselon IV harus memiliki ijazah S.2. “M juga tidak memiliki prestasi luar biasa. Misalnya prestasi membanggakan di tingkat nasional. Apa lalu pertimbangan mengangkat dia?” tandas Sugiono. Demikian juga dari segi pengalaman. Selama ini M hanya sebagai guru biasa yang tak pernah memiliki jabatan tambahan sebagai kepala sekolahsebelumnya n  Baca Guru...Hal 35

EKONOMI

cepat, masih tetap bertahan di rumahnya. “Sebab, gejala awalnya kan hampir sama dengan sakit panas dan pilek biasa,” ungkapnya. Menurut perempuan asal Kabupaten Jember tersebut, masyarakat sangat penting untuk mengambil sikap waspada terhadap penyakit DB. Jika menjumpai gejala-gejala penyakit DB segera periksakan untuk memastikan penyakit yang diderita. Gejalanya adalah panas tinggi lebih dari 38 derajat celcius, badan pegal-pegal, atau nyeri otot, sakit kepala, menggigil, buangbuang air atau muntah. “Juga muncul bintik-bintik merah. Gejala ini mungkin tidak muncul jika demam yang dialami baru sebentar. Cara melihat bintik merah ini dengan tes tourniquet. Yaitu dengan menjepit pembuluh darah, mirip seperti saat Anda hendak memeriksa tekanan darah. Setelah tahap ini, biasanya bintik merah akan terlihat,” tegasnya. Setelah hari ketiga, lanjut Iir, biasanya demam akan turun dan penderita mungkin merasa sudah sembuh. Namun, setelah itu demam dapat menyerang kembali. “Pada masa ini sebaiknya berhati-hati agar tidak menganggap sudah sembuh. apalagi kemudian tidak menjaga kesehatannya,” imbuhnya. (pri/als)

NUR HARIRI/RaBa

HAMPIR STABIL: Aminah (kanan) saat berjualan di Pasar Mimbaan, Panji, kemarin. Dalam dua hari ini, harga bawang putih berangsur turun.

Harga Bawang Putih Mulai Turun SITUBONDO - Setelah sepekan lalu sempat menembus Rp 100 ribu, sejak dua hari lalu harga bawang putih berangsur turun. Bahkan, kemarin (17/3) harga bawang putih sudah turun menjadi Rp 40 ribu perkilogram. Sedangkan harga bawang merah relatif stabil. Yakni berkisar Rp 25 ribuan perkilogram. “Harga bawang putih dan merah dengan harga segitu, sudah kualitas super,” kata Bu Aminah, salah seorang pedagang bawang di Pasar Mimbaan, Panji, Situbondo, kemarin. Ditambahkan, turunnya harga bawang putih dari harga Rp 100 ribu perkilogram menjadi Rp 40 ribu itu didugak karena dalam dua hari terakhir pasokan bawang putih mulai lancar. “Saat ini pasokan bawang putih dari pengepul sudah mulai lancar ke sejumlah pedagang pasar. Sehingga dengan banyaknya stok bawang putih, mempengaruhi turunnya harga bawang putih n  Baca Harga...Hal 35

PENCURIAN

Diservis, Motor Raib BANYUGLUGUR - Sial dialami Yanto, warga Dusun Tambeng, Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur. Bagaimana tidak, saat sepeda motornya diservis di salah satu bengkel di Desa/ Kecamatan Besuki, justru motornya dicuri orang. Insiden tersebut terjadi dengan sangat cepat sekitar pukul 14.00. Awalnya, korban mengantar motor bernopol P 4275 EU tersebut ke sebuah bengkel. Sesampanya di bengkel yang dituju, korban lantas meninggalkan motor mi)liknya karena ada keperluan lain. Saat ditinggal itulah, diduga kuat motor tersebut dibawa kabur oleh seseorang yang tidak dikenal. “Sepeda motor itu saya servis. Kemudian saya pergi karena ada keperluan. Namun, saat saya kembali sudah tidak ada,” kata Yanto, saat melapor kepada polisi. Pada saat korban meninggalkan motor, kontak motor dan STNK-nya masih dibawa. “Kunci dan STNK masih ada di saya,” imbuhnya. Yang menarik, oleh pencuri tersebut, motor korban ternyata dimasukkan ke sebuah diler yang tidak jauh dari bengkel di mana korban menyerviskan motornya. Belum jelas, apakah motor tersebut sudah digadaikan atau tidak oleh pelaku. “Sepedanya langsung ditaruh di kantor diler,” kata Yanto kepada polisi. Atas peristiwa tersebut, Yanto mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 6,5 juta. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi membenarkan adanya laporan pencurian sepeda motor tersebut. “Petugas masih melakukan penyelidikan terkait kasus hilangnya sepeda motor yang ada di bengkel tersebut. Jika nantinya pelaku berhasil ditangkap dan terbukti melanggar pasal 363 maka dapat diancam dengan kurungan 5 tahun penjara,” kata AKP Wahyudi. (rri/als)

EDY SUPRIYONO/RaBa

PENUH: Sebanyak enam pasien rawat inap terpaksa menjalani perawatan di IGD dr Abdoer Rahem Situbondo, kemarin.

Ruang Rawat Inap Kurang, Terpaksa Dirawat di IGD EDY SUPRIYONO/RaBa

DIRAWAT: Dua bocah yang terserang demam berderah dirawat di RS dr Abdoer Rahem kemarin.

Ditinggal Bertamu, Rumah Terbakar SITUBONDO - Warga Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Situbondo, dikejutkan terbakarnya rumah Buhamin, 67, Sabtu malam (16/3). Akibatnya, rumah seorang kakek tersebut rata dengan tanah. Untungnya, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.45 itu tidak memakan korban jiwa. Namun seluruh perabot rumah tangga dan satu unit sepeda motor Honda bernopol P 5578 GB hangus dilalap si jago merah. Selain itu, uang milik korban sebesar Rp 700 ribu yang disimpan di bawah tempat tidurnya juga hangus. Total korban diperkirakan mengalami kerugian Rp 15 juta. Data yang berhasil dikumpulkan, kebakaran tersebut terjadi pada saat sang pemilik rumah semi permanen itu sedang berkunjung ke rumah keponakannya. Diduga, peristiwa

tersebut dipicu korsleting aliran listrik dan menyebabkan percikan api hingga menghanguskan rumah seorang kakek tersebut. Pada saat kejadian, beberapa warga sekitar sudah berusaha memadamkan kobaran api. Sehingga kebakaran tersebut tidak merembet ke rumah-rumah di sebelahnya. Namun rumah sang kakek itu tetap ludes. “Kobaran api muncul dari ruang tengah. Api begitu cepat membesar dan menyebar. Sekitar satu jam api baru bisa dipadamkan,” kata Ismail, 28, warga sekitar. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi mengatakan, kebakaran tersebut terjadi kondisi rumah sedang kosong. “Berdasarkan olah TKP, beberapa saksi menduga karena korsleting listrik, dan petugas terus melakukan penyelidikan,” ujar AKP Wahyudi. (rri/als)

SITUBONDO - RS dr Abdoer Rahem kekurangan ruang rawat inap. Sejumlah pasien harus merelakan dirinya dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Hingga siang kemarin (17/3), setidaknya masih ada enam pasien yang tidak bisa menempati ruang rawat inap. Salah satunya bayi yang baru berumur beberapa bulan. “Mau bagaimana lagi, semua kamar di ruangan sudah penuh. Terpaksa harus menunggu. Kita sudah mengeluarkan extra bed. Namun tetap saja masih ada pasien rawat inap yang tidak tertampung di ruangan,” terang Sekretaris RS dr Abdoer Rahem Situbondo, Imam Hidayat. Dikatakan, pihaknya sudah mengoperasikan ruangan baru yang baru dibangun pada 2012. Namun, itu pun tak cukup banyak membantu. “Jumlah penduduk terus bertambah, yang sakit tentu juga bertambah, logikanya begitu,” imbuhnya. Menurut Imam, RS dr Abdoer Rahem memiliki daya tampung

sekitar 200 orang. Namun, dalam waktu-waktu tertentu jumlah pasien yang memerlukan rawat inap jumlahnya lebih dari itu. “Untuk saat ini pasien didominasi usia anak-anak. Salah satunya adalah penderita demam berdarah dan diare. Mungkin karena saat ini sedang musim hujan,” terang pria asal Desa Curahjeru, Kecamatan Panji, tersebut. Dia tidak memastikan keadaan tersebut akan terjadi sampai kapan. Sebab, orang sakit tak pernah bisa diprediksi. Bisa saja orang yang pulang dari rawat inap jumlahnya lebih banyak dari pasien yang datang memerlukan rawat inap. Demikian pula sebaliknya. Yang pasti, kata Imam, jika memang ada ruang rawat inap kosong, pihaknya pasti akan segera memindahkan pasien yang ada di IGD ke ruang rawat inap. “Yang pasti, meski dirawat di IGD, pasien tetap penuh mendapatkan hak-haknya,” pungkasnya. (pri/als)


Radar Banyuwangi 18 Maret 2013