Page 1

SENIN 18 FEBRUARI

33

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

RISING STAR: Striker tim Porprov Banyuwangi, Imam Bandaniji (9) ditempel ketat bek tim Porprov Bondowoso Ahmad Rokip (4) di Stadion Diponegoro Banyuwangi sore kemarin.

Serasa Laga Hidup Mati BANYUWANGI – Selangkah lagi tim sepak bola Banyuwangi proyeksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) berpeluang meraih tiket lolos ke babak kedua babak kualifikasi grup IV. Syaratnya, dalam laga kedua yang digelar Stadion Diponegoro sore ini (18/2), anak asuhan Ribut Santoso itu wajib mendulang tiga poin tambahan n  Baca Serasa Laga...Hal 43 HASIL KEMARIN: Jam I Banyuwangi vs Bondowoso 1-0 Jam II Lumajang vs Situbondo 0-0 GRUP IV: Banyuwangi Lumajang Situbondo Bondowoso

1 1 1 1

1 0 0 0

0 1 1 0

0 0 0 1

1-0 0-0 0-0 0-1

3 1 1 0

JADWAL HARI INI : Jam I Bondowoso vs Lumajang Jam II Situbondo vs Banyuwangi

GALIH COKRO/RaBa

PEMILU

Calon Panwascam Tersisa 138 Orang BANYUWANGI – Nama-nama calon anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam) semakin mengerucut. Dari total 236 pendaftar, Panitia Pengawas Pemilihan umum (Panwaslu) Banyuwangi akhirnya menetapkan 138 orang yang berhak mengikuti tes fit and proper test. Mereka yang berhak mengikuti uji kelayakan dan kepatutan adalah peserta berhasil meraih nilai tes tulis tertinggi per kecamatan. Ketua Panwaslu Banyuwangi, Rorry Desrino Purnama melalui Komisioner Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Panwaslu, Lilikh Maslikah mengatakan, usai pelaksanaan tes tulis, tiga komisioner Panwaslu Banyuwangi langsung melakukan rapat pleno Sabtu lalu (16/2). Rapat pleno tersebut dilaksanakan untuk menentukan peserta yang lolos salah satu tahap seleksi anggota Panwascam tersebut. “Ada 138 nama peserta yang lolos tes tulis. Mereka berhak mengikuti fit and proper test,” ujarnya kemarin (17/2). Lilikh mengatakan, fit and proper test para calon anggota Panwascam asal daerah pemilihan (dapil) I minus kecamatan Glagah, akan berlangsung Selasa besok (19/2). Untuk calon anggota Panwascam asal Kecamatan Wongsorejo, uji kelayakan dan kepatutan akan dilaksanakan mulai pukul 09.00. Selanjutnya, para peserta asal Kecamatan Kalipuro akan menjalani fit and proper test mulai pukul 10.30 n

Minimal 6 Meter dari Rel Bangunan yang Mepet akan Dibongkar Paksa BANYUWANGI - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) IX Jember akan menertibkan bangunan yang berdekatan dengan rel. Semua bangunan yang melebihi radius enam meter dari as rel akan dirobohkan. Sesuai dengan ketentuan PT KAI, bangunan di sisi kanan dan kiri rel tidak boleh melebihi radius minimal enam meter dari as rel. Sebab, bangunan yang melebihi radius enam meter akan mengganggu jarak pandang masinis. “Untuk keselamatan bersama, maka kita putuskan

untuk menertibkan bangunan di sekitar rel yang melebihi radius enam meter dari as rel,” ungkap Kepala Humas PT KAI Daops IX Jember, Gatut Setiyatmoko kemarin (17/2). Penertiban bangunan yang mepet rel, lanjut Gatut, akan dilakukan secara bertahap. Saat ini, pihaknya sedang berkonsentrasi menertibkan bangunan yang ada di sepanjang rel KA Jember. Pada prinsip, penertiban dilakukan secara persuasif dan PT KAI mohon pada pemilik bangunan yang berdekatan dengan rel untuk membongkar sendiri. Jika tidak membongkar sendiri, maka pihaknya akan membongkar secara paksa n

BERSIH: Kawasan sekitar rel sudah bebas dari bangunan di stasiun KA Banyuwangi Baru, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.

 Baca Minimal...Hal 43 BAYU SAKSONO/RaBa

Sita 33 Jeriken Arak dari Bali

 Baca Calon...Hal 43

CUACA

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

MUNGIL: Pulau Tabuhan dipotret dari kawasan Pantai Kampe, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.

Pulau Tabuhan Segera ’’Dilelang’’

SIGIT HARIYADI/RaBa

TERANG: Cuaca di Pantai Boom Banyuwangi ce rah pagi kemarin. Namun hujan sempat mengguyur pada sore hari.

Hari Ini Berpotensi Gerimis BANYUWANGI - Musim hujan sejak akhir Desember 2012 lalu, belum berlalu di Banyuwangi dan sekitarnya. Meski pagi relatif panas, hujan masih kerap melanda beberapa daerah di Bumi Blambangan pada sore dan malam hari. Namun demikian, intensitas hujan yang mengguyur tersebut sudah menurun dibandingkan bulan lalu. Perbedaan lainnya, jika pada puncak musim hujan yang lalu hujan kerap mengguyur sebagian besar wilayah Banyuwangi, sejak beberapa pekan terakhir hujan turun pada daerah tertentu (hujan lokal) n  Baca Hari Ini...Hal 43

BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi segera melelang pengelolaan Pulau Tabuhan sebagai lokasi wisata. Beberapa investor tertarik untuk mengelola pulau kecil yang berdekatan dengan Bali barat. Secara geografis, Pulau Tabuhan masuk Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Sesuai dengan bukti kepemilikan Pulau Tabuhan berupa sertifikat yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) tahun 1999, luas pulau yang memiliki pasir putih itu adalah 53.350 meter persegi. Saat ini, pulau tersebut tidak dihuni penduduk.

Sejak era Bupati Ratna Ani Lestari, pulau tersebut sudah dilirik investor dari Maladewa untuk disulap menjadi lokasi wisata. Namun, minat investor belum mendapat respons dari pemerintah daerah saat itu. Pada era Bupati Abdullah Azwar Anas, pemerintah daerah memiliki keinginan besar untuk mengembangkan pulau tersebut. Salah satu sasarannya pengembangan wisata Banyuwangi adalah Pulau Tabuhan. Sejatinya, pengelolaan pulau itu sudah bisa dilakukan saat ini. Sebab, kini sudah ada investor yang siap dan serius melakukan kerja sama pengelolaan dengan

pemkab. Namun karena terbentur aturan, pemkab tidak bisa meneken kerja sama pengelolaan sebelum dilakukan tender. Setelah dilakukan tender, kerja sama baru bisa dilakukan dengan pemenang tender. “Sekarang masih dalam proses lelang. Pengelolaan pulau harus melalui tahap lelang dulu,” jelas Sekkab Slamet Karyono. Sementara itu, pihak investor sudah beberapa kali bertemu dengan pejabat pemkab. Pekan lalu, investor asal Maladewa menemui Bupati Anas dan menyatakan siap mengelola dan menjadikan Pulau Tabuhan sebagai pulau wisata kelas dunia.(afi/bay)

 Baca Sita 33...Hal 43

Miras Selundupan M J Jenis Je : Arak A Asal : Bali P Pemilik : Edy, warga P Panderejo, Banyuwangi V Volume : - 19 jeriken @ isi 35 liter - 14 jeriken @ isi 30 liter Total : 33 jeriken To T

Oleh-oleh Mahasiswa Untag Banyuwangi dari Thailand

Pasang Sensor di Semua Buku Koleksi Perpustakaan Jarak minimal bangunan dengan rel KA 6 meter

Sebanyak 15 mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi punya kesempatan kuliah lapangan ke luar negeri. Mereka belajar dalam rangkaian kunjungan selama empat hari di Thailand.

STUDY BANDING: Belasan mahasiswa Untag Banyuwangi berpose di salah satu sudut kampus Thammasat University, Thailand.

SIGIT HARIYADI, Banyuwangi RAUT wajah Joni Hermawan, 27, begitu semringah malam itu (14/2). Dengan almamater kebesaran warna merah, mahasiswa program studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Untag Banyuwangi tersebut begitu antusias menceritakan pengalamannya berkunjung ke Negeri Gajah Putih, Thailand. http://www.radarbanyuwangi.co.id

KALIPURO - Penyelundupan minuman keras (miras) jenis arak dari Bali, berhasil digagalkan oleh anggota Satuan Sabhara Polres Banyuwangi. Puluhan jeriken yang diangkut truk itu disita polisi saat turun dari kapal di Pelabuhan ASDP Indonesia Ferry (IF) Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, pagi kemarin (17/2). Untuk keperluan pemeriksaan, puluhan jeriken berisi arak dibawa ke Mapolres Banyuwangi. Polisi juga memburu pemilik minuman berkadar alkohol tinggi tersebut. “Truk hanya diminta untuk membawakan, dan arak itu ada yang pemiliknya,” jelas Kasat Sabhara Polres Banyuwangi AKP Sudarmaji. Menurut Sudarmaji, miras yang disita itu tergolong cukup banyak. Setelah didata, miras yang disita itu ternyata ada 33 jeriken. Dari jumlah jeriken itu, 19 jeriken berisi masing-masing 35 liter, dan 14 jeriken lainnya masing-masing berisi 30 liter n

UNTAG BANYUWANGI FOR RaBa

Ya, bersama 14 mahasiswa yang berasal dari semua program studi di Kampus Merah Putih, itu Joni baru saja tiba dari lawatan ke salah satu negara anggota ASEAN tersebut. Bukan sekadar untuk pelesir, kunjungan ke Thailand itu dilaku-

kan dalam rangka International Field Study (IFS) atau semacam Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ke luar negeri. Menurut Joni, perluasan ruang lingkup praktik dan wawasan seorang mahasiswa sangat di-

Kalau jaraknya kurang dari itu, namanya bangunan stasiun

Polisi sita 33 jeriken arak Bali selundupan Kalau pemiliknya dihukum minum sampai habis, pasti kapok

perlukan dalam menghadapi era globalisasi seperti saat ini. Dengan melihat “dunia luar”, seorang mahasiswa akan menemukan pengalaman dan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat n  Baca Pasang...Hal 43 email: radarbwi@gmail.com/beritaraba@gmail.com


34

Senin 18 Februari 2013

CERMIN DIRI

Hindari Tanah Lapang JIKA turun hujan yang disertai awan pekat, sebaiknya hindari tanah lapang atau berlindung di bawah pohon tinggi menjulang. Pasalnya, keadaan itu dikhawatirkan dapat tersambar petir. Seperti yang dialami Mursidi 60, tahun. Warga Dusun Krajan, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, kemarin (17/2). Kondisi serupa juga menimpa Sunarwi, 52, warga Dusun Gudang, Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Situbondo. Bedanya, jika Mursidi menderita luka-luka, Sunarwi justru harus kehilangan nyawanya. Dua peristiwa ini mengingatkan kita akan bahayanya petir. Di musim pancaroba (peralihan dari musim hujan ke kemarau) ini, petir memang kerap terjadi. Petir diperkirakan baru akan benar-benar hilang pada Bulan Mei mendatang. Sehingga, selama bulan ini hingga Maret mendatang, masyarakat harus benar-benar mewaspadai adanya petir. Yang paling berbahaya dari petir adalah yang dari awan ke tanah. Yang terkena adalah pohon atau bangunan yang paling menonjol di sekitarnya. Karena petir mencari sasaran secepatnya di bawah. Tidak tergantung dataran rendah atau tinggi. Penyebab seringnya terjadi petir adalah keberadaan awan cumulonimbus. Tanda-tandanya, jika dua hari cuaca cerah, lalu tiba-tiba mendung hitam bergelayut di langit, maka potensi adanya petir sangat tinggi. Selain itu, awan cumulonimbus ini juga berpotensi menimbulkan angin kencang. Karena itu, jika ada awan pekat di langit, masyarakat sebaiknya segera berlindung di bangunan yang masif. Jika sedang berada di tanah lapang atau persawahan, terus muncul tanda-tanda adanya petir, sebaiknya berjongkok atau segera masuk ke dalam rumah. Gedung yang tinggi sebaiknya juga dilengapi alat penangkal petir. (*)

Dana SAS Terkumpul Rp 1,3 M BANYUWANGI - Program siswa asuh sebaya (SAS) yang digulirkan Pemkab Banyuwangi, cukup efektif membantu siswa tidak mampu memenuhi kebutuhan sekolahnya. Melalui program SAS, bantuan siswa tidak mampu tidak perlu menunggu kucuran dana APBD. Anggaran SAS berasal dari sumbangan sukarela siswa dari keluarga mampu. Dari sumbangan tersebut, dana yang dihimpun mencapai angka puluhan juta. Hingga bulan ini, dana yang terkumpul dari sumbangan SAS mencapai Rp 1,3 miliar. “Dana program SAS ini sudah siap

digunakan untuk membiayai siswa tidak mampu untuk mendukung suksesnya program Banyuwangi Cerdas,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono. Menurut Sulihtiyono, dana SAS itu tersebar di sejumlah sekolah. Dana itu akan langsung didistribusikan kepada siswa tidak mampu di masing-masing sekolah. Dari dana Rp 1,3 miliar itu, kata Sulihtiyono, sebagian sudah digunakan untuk keperluan siswa tidak mampu di masing-masing sekolah. Hanya, Kadispendik mengaku belum men-

getahui angka persis dana SAS yang tersalurkan. “Penyalurannya menurut kebutuhan siswa tidak mampu di masing-masing sekolah,” katanya. Dana SAS itu, juga bisa membantu untuk meneken angka putus sekolah yang disebabkan karena orang tua siswa tidak mampu. Ke depan, Sulihtiyono optimistis dana SAS akan terkumpul lebih besar lagi. Kepedulian siswa dari keluarga mampu terus meningkat sejak program diluncurkan. Dana yang disumbangkan untuk sesama itu berasal dari kelebihan uang jajan mereka. “Kita akan dorong

terus agar semua siswa memiliki kepedulian untuk sesama,” katanya. Melalui program SAS, penanganan siswa tidak mampu lebih cepat. Sebab, pencairan dana SAS prosesnya tidak serumit dana yang disediakan APBD. “Sekarang tidak ada alasan, anak putus sekolah karena tidak ada biaya,” tegas. Karena itu, pemkab bertekad untuk terus memperluas layanan pendidikan yang murah, muda dan berkualitas. “Siswa yg diasuh 6.753 orang. Insyaallah tahun 2013, dana SAS yang terkumpul akan lebih besar,” katanya.(afi/bay)

Tiga Kali Jawara Patrol

SEPAK TAKRAW

SDN KAMELA FOR RaBa

KESENIAN: Grup patrol SDN Kampung Melayu bersama Bupati Anas di Pantai Boom Banyuwangi beberapa waktu lalu.

BANYUWANGI - SDN Kampung Melayu yang didukung oleh sembilan tenaga pendidik, terus memacu agar siswanya dapat berprestasi. Karena itu, mereka terus meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler agar dapat bersaing dengan sekolah lain. Kegiatan ekstrakurikuler tersebut di antaranya Pramuka, pencak silat, melukis, tari dan juga kesenian patrol. Yang menarik, kesenian patrol SDN Kampung Melayu berturut-turut menjadi yang penampil terbaik dalam lomba musik patrol. Hingga kini, grup tersebut telah membawa piala bergilir selama 3 kali. ”Prestasi ini sudah tentu membawa nama harum sekolah,’’ kata Suprihatin, Kepala SDN Kampung Melayu. (*/bay)

Predator Gilas RV ACC NIKLAAS ANDRIES/RaBa

AGENDA RUTIN: Penampilan pemain SDN 2 Padang dalam kejuaraan sepak takraw di Lapangan Uniba kemarin.

Wakil Singojuruh Dominasi Podium

KABAT - Kejuaraan futsal dengan konsep berbeda bergulir di Banyuwangi. Mengusung konsep liga, kejuaraan yang dipusatkan di lapangan futsal Griya Dadapan Indah (GDI) mulai diperkenalkan. Ada 10 tim yang turut berkompetisi dalam pertandingan yang mempergunakan format full kompetisi ini. Sepuluh tim tersebut adalah Predator FC, RV ACC, Golden FC, Gladiator, Andhika FC, Scudetto FC, Kereta Api FC, Polres FC, Porrno FC, Aura FC, Cendekia FC, dan Dynasty FC.

Tim-tim tersebut akan saling bertemu dalam konsep liga di kejuaraan futsal yang akan digeber sepanjang tahun ini. Koordinator Liga Futsal Banyuwangi, Aliong menuturkan, kejuaraan ini memiliki beberapa misi dan visi. Selain sebagai pengembangan atas pembibitan talenta futsal yang ada di Banyuwangi, even ini juga sebagai wadah seluruh tim dalam menjalin silahturahmi dengan cara berkompetisi. Kejuaraan futsal ini sendiri dibuka secara resmi oleh Kabid

Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Uut Setyo Utomo, kemarin (19/2). Sebagai tanda pembuka kejuaraan ini, Uut melakukan tendangan kehormatan disaksikan jajaran panitia dan peserta Liga Futsal. Pertandingan pembuka digebyar dengan mempertemukan dua tim besar Banyuwangi, Predator FC dan RV ACC. Dalam tersebut, Predator berhasil mengamankan poin maksimal dengan menundukkan tim RV ACC dengan skor tipis 6-5. (nic/als)

GALIH/RaBa

DIIKUTI 10 TIM: Suasana pembukaan kompetisi futsal di Griya Dadapan Indah (GDI) Kabat kemarin.

BANYUWANGI - Wakil Kecamatan Singojuruh mendominasi podium juara dalam gelaran kejuaraan sepak takraw se-kabupaten (kejurkab) yang berakhir kemarin (17/2). Dari tiga kategori yang dimainkan, yakni tingkat sekolah dasar (SD), menengah pertama (SMP), dan atas (SMA). Utusan kecamatan di sebelah barat Rogojampi itu menempatkan semua wakilnya di partai final. Di kategori SD, misalnya. SD 2 Padang memastikan diri berlaga di final. Sayang, ambisi merengkuh juara akhirnya digagalkan oleh SDN Tembokrejo Muncar. Dalam laga final yang digelar di lapangan Uniba kemarin, wakil Kecamatan Muncar itu memastikan juara setelah unggul 2-0 atas SD 2 Padang. Di kategori SMP, wakil Kecamatan Singojuruh benarbenar tampil superior. Wakil SMP 1 Singojuruh A dan B beradu di partai final. Dalam laga yang tidak ubahnya formalitas ini, SMP 1 Singojuruh A tampil sebagai juara dengan kemenangan 2-0. Di bagian SMA, giliran SMK Ulumudin Singojuruh yang berjaya. Menghadapi SMK Tegalsari, sekolah pimpinan Yuskardiman ini sukses membubukan gelar di ajang ini. Kemenangan impresif 2-0 menjadi penyudah atas kejuaraan yang digelar mulai 16 hingga 17 Februari ini. Ketua PSTI Banyuwangi, Surtiyono menegaskan, even ini akan digelar secara kontinu setiap tahunnya. Sekaligus ini akan menjadi momen kebangkitan sepak takraw di Banyuwangi. “Kegiatan ini akan diaksanakan sebagai agenda rutin,” tegasnya. (nic/als)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, Deni Setiawan, Mega Dwi P. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


35

Senin 18 Februari 2013

Edan, Pria Beristri Gauli Dua Bocah

ABDUL AZIZ/RaBa

MERAKYAT: Bupati Anas berdialog dengan pedagang pasar tumpah, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, pagi kemarin.

Pedagang Keluhkan Harga Ikan dan Kedelai KALIBARU – Sepinya tangkapan ikan di Pantai Pancer, Kecamatan Pesanggaran dan Pantai Muncar ternyata juga dirasakan dampaknya oleh para pedagang ikan laut di pasar tumpah, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru. Setidaknya hal itu terungkap ketika Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas melakukan kunjungan mendadak ke Pasar Tumpah, Desa Kalibaru Kulon, pagi kemarin. Dalam kesempatan tersebut, para pedagang ikan laut mengaku kalau biasanya membeli ikan dari Muncar untuk dijual kembali di pasar tumpah Kalibaru Kulon. Namun, belakangan ini mereka kesulitan mendapatkan barang tersebut, padahal pembeli ikan laut banyak yang menanyakan. “Kalaupun dapat, harganya cukup mahal,” keluh seorang pedagang. Selain berdialog dengan pedagang ikan laut, bupati juga sempat melakukan bercakap-cakap dengan pedagang tempe yang juga mengeluhkan mahalnya harga

kedelai belakangan ini. “Kalau bisa tolong diturunkan pak harga kedelainya,” pinta seorang pedagang kedelai. Sekadar tahu, Bupati Anas melakukan kunjungan ke pasar tumpah Kalibaru Kulon, sekitar pukul 04.30. Kedatangan orang nomor satu di jajaran Pemkab Banyuwangi yang terkesan mendadak itu sempat mengagetkan para pedagang dan pembeli di pasar. Begitu melihat bupati turun dari mobil, mereka langsung berebut salaman bahkan minta foto bersama. Tak lupa mereka juga menawarkan barang dagangannya kepada mantan anggota DPR RI tersebut. Meski banyak warga yang meminta bersalaman, namun bupati terus saja meladeni dengan berjalan keliling pasar menemui para pedagang. Sesekali dia juga berbelanja sambil melakukan dialog dengan para pedagang. Puas keliling pasar yang memang selalu ramai sejak pukul 03.00 dini hari tersebut, bupati yang ditemani Kabag

Humas Juang Pribadi; Kabag Pembangunan Wawan Yatmadi; Camat Kalibaru Susanto dan Sekcam Glenmore Suyanto, mengajak warga untuk makan dan minum kopi bersama di sebuah warung sederhana. Kontan saja ajakan tersebut tak disiasiakan oleh warga. Tanpa sungkan mereka ikut nimbrung dan mengambil sendiri nasi serta lauk pauknya yang ada di atas meja warung. Ditemui di sela-sela kunjungannya, Bupati Anas mengaku sengaja berkunjung ke pasar tumpah Kalibartu Kulon, karena ingin mengobati rasa kangen dengan suasana pasar tumpah Kalibaru Kulon, pada pagi hari. Maklum saat masa kampanye pemilihan kepala daerah 2010 lalu, bupati juga sempat makan dan minum kopi bersama warga di tempat itu. “Saya merasa senang bisa minum kopi bareng warga seperti ini. Saya juga bisa mendengar langsung apa yang menjadi harapan warga untuk Banyuwangi ke depan,” tandasnya. (azi/aif)

BANGOREJO - Diduga kuat menyetubuhi dua gadis di bawah umur, Miswanto, 24, warga Dusun Polean, Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, harus mendekam di ruang tahanan mapolsek setempat, kemarin. Lelaki yang sudah memiliki seorang istri dan satu anak tersebut diduga kuat telah menyetubuhi Saritem (nama samaran), 15, dan Bunga (nama samaran), 15, yang tak lain masih tetangganya sendiri. Diperoleh keterangan, kali pertama yang menjadi korban adalah Bunga. Sejak setahun lalu, korban memang menjalin asmara dengan pelaku. Padahal dia juga sudah tahu kalau Miswanto memiliki istri dan anak. Entah bagaimana ceritanya, beberapa bulan sejak menjalin hubungan asmara, Bunga mau saja diajak melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Perbuatan untuk kali pertama tersebut dilakukan di rumah Robet, teman Miswanto yang juga warga Dusun Polean. Sejak saat itu antara pelaku dan korban tampaknya ketagihan. Setiap kali Miswanto mengajak berhubungan badan di rumahnya Robet, Bunga selalu menurut saja. Parahnya lagi, lima bulan ke mudian

ABDUL AZIZ/RABA

Miswanto

Bunga justru memperkenalkan seorang temannya, sebut saja namanya Saritem, kepada Miswanto. Lagi-lagi meski baru berkenalan, Miswanto mengajak Saritem bermain ke ruamh Robet, yang ujung-ujung merayu korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Berbeda dengan Bunga, kali pertama diajak berhubungan badan, Saritem sempat menolak. Namun Miswanto tidak kehilangan cara, dia mengeluarkan ancaman kepada korban  Baca Edan...Hal 43

RTH MARON MALING SHAMPO: Frengki (kaus hijau) saat diperiksa penyidik, kemarin. ABDUL AZIZ/RaBa

Hujan Deras Tetap Ramai RUANG Terbuka Hijau (RTH) Maron, Kecamatan Genteng, benar-benar tak pernah sepi dari pengunjung. Bukan hanya pagi hari, dalam kondisi hujan deras, alun-alun Kota Genteng itu tetap saja ramai pengunjung. Seperti yang terlihat kemarin sore, ketika hujan deras mengguyur kota Atap, namun justru RTH Maron ramai dengan anak-anak yang bermain. Selain berlari-lari kecil menikmati derasnya hujan, anak-anak bermain ”sky” di lantai RTH. Mereka menggerakkan tubuhnya seperti sedang berenang di kolam. (azi/aif)

GOLDEN SHARE

Berharap Ada Kejelasan PESANGGARAN - Belum adanya jawaban dari pihak pengelola tambang emas PT. Banyuwangi Suksesindo (BSI) tentang kelanjutan golden share yang diajukan Pemkab Banyuwangi membuat banyak pihak bertanya. Salah satunya Kepala Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Murwanto. Menurutnya sampai saat ini masyarakat sangat menunggu adanya kepastian golden share tersebut. “Namun sampai sekarang kok belum ada kabar,” katanya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi, kemarin sore. Kejelasan mengenai golden share tersebut sangat ditunggu masyarakat khususnya yang ada di sekitar areal lokasi penambangan, karena hal itu sekaligus memberikan kepastian mengenai hak yang akan didapat masyarakat. Selain menunggu kepastian masalah golden share, masyarakat Pesanggaran sebenarnya juga berharap bisa ada kepastian mengenai kelangsungan hidup generasi mereka pada jangka panjang. Artinya ketika perusahaan tambang tersebut benar-benar melakukan eksploitasi, diharapkan ekonomi masyarakat bisa lebih terjamin. “Nasib anak dan cucu kami juga harus dipikirkan bagaimana kelanjutan jangka panjangnya,” tandasnya. (azi/aif)

ABDUL AZIZ/RaBa

Asyik Mabuk Ditangkap Polisi BANGOREJO - Asyik menggelar pesta minuman keras (miras) di sebuah pos kamling, dua pemuda asal Dusun Ringinmulyo, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, ditangkap polisi setempat kemarin malam. Dua pemuda yang kini mendekam di ruang tahanan Mapolsek Bangorejo itu adalah Fengki Hidayat, 27 dan Tri Iwan Efendi, 24. Namun, kedua pemuda tersebut ditangkap bukan karena menggelar pesta miras. Tapi karena beberapa hari sebelumnya dia kedapatan melakukan aksi pencurian di sebuah mini market di Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo. Beberapa barang yang berhasil disi-

kat pelaku adalah satu botol shampo, sebotol parfum jenis casablangka, serta cokelat dua bungkus. “Kedua pelaku kita tangkap tanpa perlawanan,” kata Kapolsek Bangorejo AKP. Hery Purnomo melalui Kanitreskrim Aiptu Karjono. Saat diperiksa penyidik, keduanya mengaku mencuri sejumlah barang tersebut bukan lantaran untuk dijual. “Namun kami pakai sendiri,” tutur Frengki. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut, Frengki pelaku dijerat pasal 362 KUHP, sedangkan Tri Iwan Efendi dijerat dengan pasal 362 jo Pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (azi/aif)

ABDUL AZIZ/RABA

BANTUAN PERNAFASAN: Korban masih menjalani perawatan di RS Al-Huda, Gambiran, kemarin malam.

Disambar Petir, Terkapar di Sawah GAMBIRAN - Nahas menimpa Mursidi, 60. Warga Dusun Krajan, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, itu ditemukan terkapar lemas di tengah sawah akibat disambar petir, kemarin malam. Diperoleh keterangan, sebelum ditemukan tak sadarkan diri, pukul 15.00 Mursidi berangkat ke sawah untuk membersihkan rumput. Tapi hingga waktunya salat magrib, Mursidi belum juga pulang. Melihat hal itu puluhan warga dengan pihak keluarga langsung melakukan pencarian ke sawah di mana tempat Mursidi bekerja, “Pertama kali ditemukan warga adalah sepeda motor Mursidi yang masih terpakir di pinggir jalan masuk menuju sawah,” ujar Kepala Dusun Krajan, Sugiantoro.

Menurut Sugiantoro, setelah warga melakukan penyisiran, barulah keberadaan Mursidi ditemukan. Dia tergeletak di tengah lahan garapannya. Saat itu juga warga langsung mengangkat tubuh korban dan membawa ke Rumah Sakit Al-Huda, Kecamatan Gambiran. “Karena masih bernafas, Mursidi langsung kita bawa ke Al-Huda,”tuturnya. Akibat sambaran petir tersebut, Mursidi mengalami luka bakar di kedua kaki dan pinggang, serta luka robek di kepala belakang akibat terbentur oleh benda keras. Selain itu Mursidi juga mengalami brodycardia, (penurunan denyut jantung) akibat di sambar petir. “Untuk itu korban harus dirawat di ruang ICU,” tutur seorang seorang dokter jaga yang merawat Mursidi. (azi/aif)


36

Senin 18 Februari 2013

Dibekali Photoshop dan Corel Draw Karyawan KPH Banyuwangi Barat BANYUWANGI - Perum Perhutani Unit II Jatim, Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Banyu wangi Barat memberikan pelatihan khusus kepada karyawannya. Pelatihan ini berupa pelatihan Adobe Photoshop dan Corel Draw yang dilaksanakan dua hari, Jumat dan Sabtu (16/2) di Hall Hotel Ikhtiar Surya Banyuwangi. Dalam sambutannya, Kepala Kantor KPH Banyuwangi Barat Adi Winarno, S.Hut, MM yang diwakili Kasi PSDH, SDO Hendra Lesmana, S.Hut mengatakan, tujuan pelatihan ini adalah dalam rangka peningkatan kompetensi bidang teknologi dan informatika bagi karyawan/karyawati KPH Banyuwangi Barat. Bekal pengetahuan kepada karyawan KPH Banyuwangi Barat tentang Adobe systems dan Corel Draw yang sangat dibutuhkan untuk menunjang tugas-tugas

TOHA/RaBa

BELAJAR LANGSUNG PRAKTEK: Karyawan KPH Banyuwangi Barat diberikan ilmu pengetahuan tentang Adobe Photoshop dan Corel Draw di Hall Hotel Ikhtiar Surya

di KPH Banyuwangi Barat. Dikatakan, bekal pengetahuan ini selalu diberikan kepada karyawan. Setelah sebelumnya juga memberikan pemahaman tentang Powerpoint. “Pemahaman tentang salah satu perangkat lunak computer/ software ini sangat penting. Kami sangat memberikan perhatian untuk masalah ini,

jadi karyawan tidak hanya bisa mengoperasikan Ms Word dan Ms Excell,” ungkapnya kemarin. Untuk memberikan pelatihan ini, KPH Banyuwangi Barat bekerjasama dengan Stikom PGRI Banyuwangi. Sebab tenaga pengajar Stikom dinilai sangat berkompeten dalam memberikan pemahaman teo-

ri sekaligus praktik langsung menjalankan program Adobe photoshop dan Corel Draw. “Dengan menguasai program program ini, sesungguhnya kami berharap agar para karyawan bisa membuat selayang pandang yang berkaitan dengan program KPH Banyuwangi Barat kepada masyarakat luas,” cetusnya. (adv/als)

Banyuwangi Talent Sukses Gelar Band BANYUWANGI—Pagelaran malam final Enjoy Music Fest and The Glamour Party Show berlangsung sukses. Bertempat di Hall Mendut Sport Center, peserta final lomba band dan cat walk menunjukkan aksi kebolehannya. Praktis, even yang digelar selama dua hari itu menjadikan Mendut Sport Center menjadi suasana penuh kompetitif. Direktur Banyuwangi Talent Enteriantent Group, Ika Suryani, Amd.Keb mengaku bangga atas suksesnya even pelajar itu. Menurut dia, lomba band serta cat walk merupak-

an salah satu upaya menggali potensi pelajar yang luar biasa.

“Harapannya, tentu lomba seperti ini sebagai apresiasi

terhadap hobi mereka sehingga saat dilombakan akan menggali potensi diri yang ada dalam setiap peserta,” ungkap wanita yang akrab dipanggil Ocha itu. Dalam kesempatan itu, Ocha juga menyampaikan terima kasih kepada pihak pendukung acara. Menurutnya, kedepan Banyuwangi Talent Enteriantent Group akan menggelar acara yang lebih serupa dengan skala yang lebih luas. “Untu itu, kami mengucapakan terima kasih kepada seluruh pendukung acara,” cetusnya. (adv)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

TOHA/RaBa

MEMUKAU: Guest Star saat menghibur final Enjoy Music Fest andThe Glamour Party Show di Mendut sport center Sabtu malam kemarin.

BANYUWANGI

• Karimun Estillo ‘07 •

• Honda CRV ‘05 •

Dijual Suzuki Karimun Estilo YL 6 tahun 2007, abu-abu metalik, harga 87,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Honda CRV Tahun 2005, warna hitam, harga 155 juta nego, kredit/cash. Hubungi 081216866602/087857311088

• Honda Maestro •

• Toyota Avanza ‘09 •

• Toyota Kijang ‘95 •

Dijual Honda Maestro warna putih tahun 1990, harga 48 juta nego, istimewa, tangan pertama, kredit/cash. Hubungi 081216866602/087857311088

Dijual Toyota Avanza 1.3G F60 IRM GMMFJJ tahun 2009, merah metalik, harga 136 juta nego, brang istmw, bs cash/kredit, hub:(0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Kijang KF50 SPR tahun 1995, hijau metalik, harga 68,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Daihatsu Xenia ‘10 •

• Isuzu New Panther ‘05 •

Dijual Daihatsu Xenia F600RV-GMPFJJ tahun2010, silver metalik, harga 113,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Isuzu New Panther TBR541 LV tahun 2005, biru muda metalik, harga 136 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Tanah Kebun •

• Pengepul Karet Alam •

• Bingung Cari Kerja? •

• Banyuwangi Motor •

• Timor ‘99 SOHC •

Jual tanah kebun LT: 3530m2, hrg 25rb/m2, Grogol-Kopenbayah. Ady: 081-2323-99110

Dicari Petani/Pengepul karet alam. Hubungi 085230809933/0321 513700

Bingung cr krj?ingin jenjang karir?sgr hub Smart Developing People 7742121, 087755804284.Djamin kerja,karir naik

Dicari (Mekanik) pria, SMK otomotif. (Marketing) SMA/SMK, SIM C, punya kendaraan sendiri. (Admin) pria, min SMA. Kirim ke CV Banyuwangi Motor Jl. dr. Sutomo 22 BB

Dijual 1 unit Timor ‘99 SOHC & 1 unit Maestro 90. Hub: 081336666171

• Tanah Kapling •

• Krim Pemutih Wajah •

Djl tnh kapling 9,5x20m Jl. Supriyadi Simpang Lima pust kota, SHM, msh sisa 7kapling H:081319098525/081354009225

Lemesa Krim pb mutih wjh & tbh dlm 3hri ptih, kncng, brchya. Hlgkn flek, jrwt, kriput, tnp efk smpg,amn,grns100%uangkmbl.081229491717

• Peluang Usaha • PeluangUsaha:BagiAndaketua/penyelenggara Arisan. 1 th bonus ke LN. H: 03337611387

Dibutuhkan Design Grafis, operator, finishing, kasir, utk Akeno Digital Print. Max 25th, pend. min SMK/sederajat. Hubungi: Jl. PB Sudirman 21 Banyuwangi. Telp. 0333-420888

• Tanah Strategis • Djl tnh 266m2, Jl. Kepiting Sobo jejer ruko, tanpa perantara, strategis 081336271085

• Gladag - Rogojampi • Dijual tanah 355m2 (Geladag sebelah Bimantara Rogojampi). H: 081336333898

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua

• Akeno Digital Print. •

• Suzuki Pusat Jatim • Szk Pusat Jatim Ertiga GA DP42jt, APV DP28jt, Swift DP43, SX DP44, Carry PU Dp13, Mega PU DP22, ready 081949733232

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Griya Mahkota •

• STNK •

Hunian elit harga irit, type 36/80, Griya Mahkota Jl. Ikan Wader Pari. Hub: Hadi 081336611511. Hanya 3 unit.

Hlg STNK Nopol P 6870 VK, an. Prajogo. Jl. Ikan Paus RT01/03 Karangrejo

• Bunga Residence • Jl Rumah Bunga Residence B1 2&124 104m2, TP 54, tdk terima SMS. Hub: 085854388014

• BPKB • Hlg BPKB Nopol P 6876 UT, an. Kasijan, Dambuntung 04/01 Kedungsari, Tegaldlimo

• Karyawan • (1). Adm Keuangan, Pr, pend. D3 sgl jrsn, usia max 28 thn. (2). Spv Satpam, Lk/Pr, pend. SMA/sdrjat, bisa komputer, usia max 35 thn. (3). Satpam, Lk/Pr, pend. min SMA/sdrjt, siap ditempatkan dmna saja. (4). Satpam Carier, Lk/Pr, pend. min SMA/sedrjat, usia 20-30 thn siap dtmpatkan dimana saja. Krm lam ke: PT. DAS Jl. Boediono No.42 Basuki Rahmat-Bwi. Tlp. 0333411000.

BANYUWANGI • Toko + Rumah Genteng • Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sugiarto, 081233499888, 03170338181

• Jl. Agus Salim • Dijual sgr Ruko 2lt lok. Jl. Agus Salim belakang Untag Banyuwangi. Hubungi: 081233669969, 0333427190


BALJEBOL

Senin 18 Februari 2013

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

41

LUMAJANG

Ratusan Motor Diamankan

PANWASCAM

Polres Jember Obrak Balapan Liar

HERU PUTRANTO/RADAR JEMBER/JPNN

JALANI TEST TULIS: 278 calon peserta panitia pengawas pemilu kecamatan (panwascam) menjalani tes tulis di Aula PB Sudirman Pemkab Jember, kemarin (16/2)

Data DP4 Pileg Sulit Dibuka JEMBER – KPU Jember memang sudah menerima Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) untuk keperluan pemilu legislatif (Pileg) 2014 dari Bupati Jember M.Z.A Djalal sejak 7 Februari 2013. Namun hingga kini, KPU Jember belum berhasil membuka data software DP4 Pileg 2014 Jember. Ternyata, aplikasi program untuk membuka data DP4 Pileg tidak ikut diserahkan ke KPU Jember. Akibatnya, KPU Jember kesulitan membuka file DP4 Pileg 2014. Padahal, KPU ingin mencocokkan data tersebut dengan Data Pemilih Tetap (DPT) saat pemilukada tahun 2010 lalu. “KPU Jember sebenarnya berkeinginan memeriksa data dalam DP4 dengan DPT Pemilukada Tahun 2010,” ujar Ketty Tri Setyorini, Ketua KPU Kabupaten Jember. Dijelaskan, saat Pemilukada Jember tahun 2010 lalu, DPT  Kabupaten Jember mencapai 1,7 juta lebih. Namun dalam DP4, jumlah penduduk yang memiliki hak suara hanya sebanyak 1,6 juta pemilih. Dengan begitu, terjadi selisih jumlah pemilih yang cukup banyak. Untuk itulah, KPU Jember bermaksud mencari penyebab adanya selisih tersebut. Sayangnya, sampai kemarin, KPU Jember tetap tidak dapat membuka DP4. Jumlah warga yang bakal ikut Pemilu Legilatif (Pileg) 2014 mendatang tidak jauh beda dengan pemilih pilkada 2010 silam. Ini diketahui saat Bupati Jember M.Z.A. Djalal menyerahkan DP4 kepada KPU Jember. Namun, jumlah pemilih tersebut masih bisa berubah. Sebab, DP4 hanya akan menjadi dasar dari Daftar Pemilih Sementara (DPS). (aro/c1/wnp/jpnn)

BALUNG – Jika sepekan lalu 70 motor berhasil diamankan polisi dalam razia balap liar motor di Semboro, kemarin (17/2) dinihari sebanyak 121 motor berhasil diamankan oleh Polres Jember bersama jajaran Polsek Balung. Motor itu diamankan dari razia balap liar motor di Jl Ambulu, Desa Balung Kidul, Balung. Razia tersebut dalam rangka operasi opensif yang dilakukan jajaran Polres Jember beserta Polsek Balung. Razia dilakukan sekitar pukul 00.15, tepatnya di sebelah selatan SPBU yang berada di Dusun Balung Kopi, Balung Kidul. Ratusan remaja yang sedang balap liar berhamburan melarikan diri ketika pihak kepolisian datang. “Dengan jumlah polisi sebanyak itu, mereka banyak yang terjaring,” kata AKP Subagio, Kapolsek Balung. Polisi mengerahkan sekitar 50 personel untuk mengobrak balap liar motor yang kerap meresahkan masyarakat setempat itu. Agar berhasil menjaring banyak target, petugas sudah mengepung kawasan itu dari berbagai arah. Sehingga, ketika polisi berdatangan dari sejumlah arah, banyak remaja yang terjaring razia. Kapolsek mengatakan, pihaknya sudah sering mendapat laporan dari masyarakat mengenai balap liar yang diadakan di tempat tersebut, terutama malam minggu. Informasi tersebut diteruskan pihak polsek ke Polres Jember. Selanjutnya, Polres Jember bersama jajaran Polsek Balung bergerak

RADAR JEMBER/JPNN

BELUM DIAMBIL PEMILIKNYA: Ratusan sepeda motor hasil razia diamankan di Mapolres Jember, kemarin.

mengobrak-abrik balapan liar itu. Kabag Ops Polres Jember Imam Pauji memimpin langsung operasi opensif itu. Dengan adanya operasi tersebut, diharapkan ada efek jera dari para pemuda yang melakukan balap liar. “Hal ini sebagai edukasi bagi pemuda lain,” katanya. Dalam operasi tersebut, Polres

Jember menurunkan puluhan petugas dari berbagai satuan. Seperti, Sabhara, Intelkam, dan Satlantas. Target operasi tersebut adalah seluruh sepeda motor yang ada di lokasi balap liar tersebut. Selanjutnya, motor yang terjaring razia diamankan di Mapolres Jember. Bagi pemilik motor yang hendak mengambil

Takut Dijual, Gadis 14 Tahun Lapor Polisi

KRIMINALITAS

Jumai/Radar jember/jpnn

DIAMANKAN : Pelaku dengan celurit yang ditemukan di balik bajunya.

Bawa Celurit Langsung Disel SUMBERBARU – Nikmat, 44, warga Dusun Paci, Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru sabtu kemarin (16/2) diamankan di Mapolsek Sumberbaru. Nikmat ketahuan membawa senjata tajam di muka umum. Namun, di depan polisi, pelaku berdalih membawa senjata tajam untuk mengamankan diri. Pelaku diamankan petugas di Pasar Batu Urip, Desa Pringgowirawan, Sumberbaru sekitar pukul 09.00 WIB. Sementara itu menurut keterangan petugas, penangkapan Nikmat ini berkat laporan dari warga. “Saat kami periksa ternyata benar di pinggang Nikmat ini terselip sebuah sajam jenis celurit,” kata petugas di polsek Sumberbaru. Namun, Nikmat membantah jika dirinya dituding selalu membawa senjata tajam kemanapun dirinya pergi. Dirinya selama ini dirinya tidak pernah membawa sajam. Namun karena akhir-akhir ini dirinya sering mendapat teror, akhirnya Nikmat membekali diri dengan celurit. “Hanya untuk jaga diri,” ujarnya.(jum/ram/wah/jpnn)

motornya, polisi menetapkan syarat bahwa motor harus dilengkapi peralatan yang standar. Artinya, jika ada peralatan motor yang tidak standar atau malah tidak ada, pemilik motor harus melengkapinya dulu. “Sepeda motor boleh diambil asalkan surat-suratnya lengkap dan sepedanya harus standar,” kata Imam Pauji.(mg1/har/jpnn)

RADAR JEMBER/JPNN

MASIH LEMAH: Bayi malang yang ditemukan di Desa Pancakarya, Ajung, Jember.

Bayi Dibuang di Bekas Kotak Paku AJUNG – Warga Dusun Gumuksegawe, Desa Pancakarya, Ajung dibuat geger dengan penemuan bayi perempuan di sekitar lokasi. Bayi cantik itu ditemukan di kotak bekas paku dengan ditutupi tampah di toko bangunan yang sudah tidak terpakai milik Suriyah, 55, warga setempat. Bayi itu langsung dibawa warga ke Puskesmas Klompangan untuk diberikan perawatan karena kondisinya lemah. Berdasar keterangan sejumlah warga, bayi itu ditemukan sekitar pukul 11.30, Sabtu (16/2). Penemuan bayi itu bermula saat Suriyah, pemilik bekas toko bangunan itu, hendak hendak membuka dagangan warungnya yang ada di depan rumah, di samping toko Rudiani 1 Jalan Semeru Gang Salon Saru.

Suriyah saat itu hendak mengambil tampah yang ada di atas kotak bekas tempat jualan paku di bekas toko bangunan untuk menaruh barang dagangan. Namun, dia terkejut karena di bawah tampah ada seorang bayi perempuan tanpa menggunakan pakaian di dalam kotak. “Jadi saat dibuka tampahnya ada bayi, tidak pakai baju,” ujar Sumiyatin, adik Suriyah, saat ditemui sejumlah wartawan kemarin (17/2). Penemuan bayi itu membuat warga geger warga setempat dan bergegas ingin melihat bayi malang tersebut. Warga juga memberikan bantuan kepada bayi mungil itu. Mereka langsung memberikan pakaian karena kondisi bayi itu cukup lemah. (ram/jum/har/jpnn)

JEMBER – Lantaran takut menjadi korban perdagangan manusia (human trafficking), Kholifatul Hasanah, gadis usia 14 tahun asal Lingkungan Perbal, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, lapor polisi. Kini kasusnya sedang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jember. Informasi Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, kasus ini mencuat ketika korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolsek Jenggawah. Oleh pihak mapolsek, korban disarankan membawa kasus ini ke Mapolres Jember. ‘’Saya lapor ke sini karena mau dijual,’’ ujar Kholifatul Hasanah. Dijelaskan, awalnya dia didatangi wanita berinisial MI yang notabene masih tetangganya sendiri. MI membujuk agar korban mau bekerja ke luar negeri. ‘’Tapi saya menolak karena terlalu jauh,’’ kata korban di hadapan polisi, kemarin. Rencananya, korban hendak dibawa ke Malaysia dan diiming-imingi gaji tinggi. Bahkan dijanjikan dibelikan handphone dan baju bagus. Namun iming-iming tersebut ditolak korban. Saat di rumah MI, korban sempat dipertemukan dengan wanita lain berinisial AS. Dalam pertemuan itu, korban

masih saja dibujuk agar mau bekerja ke luar negeri. Korban sempat pula diajak AS bertemu NH, perempuan asal Jenggawah. Sesampainya di rumah NH, korban diminta tinggal di tempat tersebut. Saat berada di rumah NH, korban ternyata tidak sendirian. Ada perempuan lain bernama Aisyah. Korban sempat mengutarakan ketakutannya kepada Aisyah yang dianggap sudah menjadi temannya tersebut. ‘’Selama di Jenggawah, saya tidak tenang dan takut,’’ katanya. Rasa takut korban tak bisa dibendung. Akhirnya korban mencari kesempatan untuk kabur dari rumah itu. Kesempatan itupun datang dan korban berhasil melarikan diri. Saat itu, korban bersama Aisyah, temannya. Dari kabur, korban bertemu dengan warga lain dan langsung diantar ke Mapolsek Jenggawah untuk melaporkan kejadian yang menimpanya. Oleh pihak Mapolsek Jenggawah, korban disarankan lapor langsung ke unit PPA Mapolres Jember. Akhirnya, korban mendatangi Polres Jember untuk membuat laporan. Bersama pamannya, korban melaporkan kejadian yang menimpanya. ‘’Untuk laporan sudah kami buatkan. Tinggal pemeriksaan lebih lanjut,’’ kata salah seorang anggota Polres Jember. (rid/wnp/jpnn)

Penampilan Warga Amerika yang Kepincut Seni Budaya Indonesia

Menari Itu Satukan Rasa dan Daya Spiritual Gedung Soetarjo penuh sesak dengan jejalan penonton. Malam itu sebuah pementasan istimewa sedang berlangsung. Sebuah pagelaran seni tari dibawakan Ari Rudenko, seniman Amerika. Ari Rudenko tak sendirian. Barbara Byers asal Amerika dan Catur Sang Kelana Wijaya juga ambil bagian dalam pertunjukan. Mereka bertiga menampilkan seni tari dan teater Butoh asal Jepang. ARIEF KURNIAWAN R, Jember. SENI Tari Butoh merupakan tarian kegelapan yang berasal dari Jepang. Dalam stiap gerakannya, sarat dengan filosofi, yang melambangkan kehidupan dan kematian makhluk. Tari ini tak sekadar membutuhkan kelenturan dan kematangan, tapi juga penghayatan yang berbaur dengan daya spiritual. Butoh memiliki metode berawal dari pencarian dan proyeksi satu

citra visual artistic (ekspresi tubuh) yang pada tingkat lebih lanjut berupaya untuk menemukan rasa dari ekspresi tubuh tersebut. Dengan kata lain, rasa akan timbul ketika seseorang telah melewati hal-hal teknis sehubungan dengan tubuh. Memahami terlebih mempelajari Seni Butoh, bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan ketekunan, kelenturan, dan kemampuan menyatukan rasa dengan daya spiritual, sehingga mampu menghasilkan energi, kreasi, dan filosofi sesuai dengan karakter seni Butoh. Ari Rudenko, Barbara Byers, dan Catur Sang Kelana Wijaya, sempat membawakan tema “Holy Garden” (Kebun Suci). Ini mengisahkan kesucian kehidupan dunia yang tak lepas dari tangan Tuhan. Akan tetapi, kesucian tersebut tidak akan pernah bisa menjadi murni karena hakikatnya manusia adalah makhluk yang dibekali dengan nafsu dan amarah. Selain hati dan pikiran, yang memungkinkan tugas-tugas kesucian yang diemban oleh manusia sebagai makhluk paling sempurna terbengkalai. Dalam penampilannya, Ari Rudenko terlihat berusaha meletakkan satu

HERU PUTRANTO/RADAR JEMBER/JPNN

SENI TARI BUTOH: Warga Amerika ini sempat unjuk kebolehan dalam pertunjukan seni tari Butoh di Gedung Soetardjo.

per satu dari empat buah nanas yang tersedia. Peletakan itu bermakna pengendalian, sedangkan empat buah nanas tersebut masing-masing memiliki warna berbeda. Ada warna putih, merah, hitam, dan kuning. Warna putih perlambang kesucian dan kemuliaan. Warna kuning pertanda nafsu, hitam menyimbolkan ego, dan warna merah

merupakan simbol amarah. Dalam kesehar iannya, para penampil Seni Butoh ini menjaga dan melatih keterampilannya dengan senantiasa mempelajari filosofi, bermeditasi, bersentuhan dengan alam, dan menari. Bermeditasi merupakan sesuatu yang menjadi keharusan, untuk

mengolah rasa sampai pada tingkat kepekaan tertinggi. Dari sana, Ari Rudenko mendapat energi yang seakan meluap ketika dibutuhkan, menumpahkan totalitas dalam setiap penampilan dan karya mereka. Meditasi juga memperkuat spiritual, memberikan ketenangan, dan olahan rasa tingkat tinggi yang mereka miliki, seakan menuntun mereka di atas panggung. Seolah antara sadar dan tidak, lebih ke arah intuisi. Mereka dapat menjadi pribadi yang berbeda ketika di atas panggung, sesuai dengan peran apa yang dijalankan. Dan menjadi sebuah kesempurnaan dalam kreasi-kreasinya. Estetika yang hanya bisa dirasakan oleh seorang yang juga berjiwa seni tinggi. “Saya tidak bisa menjelaskan bagaimana rasanya pribadi saya di panggung. Itu hal yang sulit untuk dapat diceritakan. Seseorang yang juga memiliki jiwa seni, pasti juga tahu itu,” kata Barbara Byers. Ari, Barbara, dan Catur, seakan sudah memutuskan untuk menyerahkan hidupnya pada seni. Tak ada pilihan yang lain. Filosofi mereka, seni adalah tangan kedua dari Tuhan yang bertugas memperindah dunia. Pengalaman hidup para seniman ini

tak kalah serunya. Ari Rudenko, dari namanya saja, mudah menebak bahwa pemuda kelahiran 1989 ini bukanlah warga asli Amerika. Ari berasal dari bahasa Ibrani yang digunakan dalam kitab-kitab Yahudi dan Rudenko merupakan nama khas Eropa Timur. Ayah Ari Rudenko berasal dari Lithuania dan ibunya berasal dari Polandia. Ibu Ari bermigrasi dari Polandia ketika Adolf Hitler berkuasa di Jerman. Kala itu, Hitler menginvansi Polandia dan mengirim orangorang Yahudi ke camp konsentrasi yang fenomenal itu. Bangsa Yahudi dibantai besar-besaran saat itu. Ibu Ari kemudian bermigrasi ke Amerika Serikat untuk menghindari pembantaian yang dilakukan rezim Nazi di Jerman tersebut. Ari pun termasuk unik, karena pernah tinggal di 4 negara berbeda. Lahir di Amerika Serikat, saat kecil sempat di Inggris, masa remaja di China, dan untuk kuliah, dia memilih Institut Seni Indonesia (ISI) di Bali. Karena pengalaman tinggal di berbagai negara yang berbeda kultur tersebut, Ari Rudenko menjadi pribadi yang Multikultural. Dia menjadi sangat menghargai dan mencintai seni dan kebudayaan.(*/ c1/wnp/jpnn)


42

Senin 18 Februari 2013

Transaksi Klik BCA Gampang dan Aman

PENIT IPAN ANAK

TOHA/RaBa

AMAN: Nungky Daycare and Baby Spa mencoba membantu Anda yang sibuk bekerja, namun perhatian kepada anak tetap terjaga dengan memberikan pendidikan dini kepada anak.

TPA Nungky Terpercaya ANDA bingung mencari taman pendidikan anak (TPA) yang baik untuk anak Anda? Jika Anda belum memilih TPA, maka tidak ada salahnya melihat profil TPA Nungky Daycare and Baby Spa yang ada di Jalan KH Agus Salim (Depan Dinas Perhubungan Banyuwangi). Ada kelebihan yang bisa diterima anak apabila dimasukkan ke TPA Nungky. Dengan pendidikan yang tepat sesuai umur porsinya, maka anak akan lebih bisa mengolah segala potensi yang dimilikinya untuk bersaing di masa yang akan datang. Dengan pemberian stimulasi dan pendidikan yang pas akan bisa menghasilkan anak yang life ready Sebenarnya, keberadaan TPA Nungky Daycare dan Baby Spa ini dikhususkan bagi orang tua yang sibuk berkerja dan setiap harinya harus meninggalkan anaknya di rumah. Nah, Nungky Day Care ini menjawab kebutuhan orang tua agar anak mendapat perhatian lebih di saat orang tua sibuk bekerja. Nungky, Direktur Nungky Daycare and Baby Spa mengatakan, meski sebagai TPA namun pihaknya akan memberikan permainan yang sesungguhnya mendidik mereka untuk berpikir. Tentunya, materi pendidikan yang disesuaikan umur anak. Seperti bermain, menyanyi, mewarnai, belajar mengaji, dan beribadah. “Konsepnya adalah bermain. Namun di dalam bermain itu kita memberikan pendidikan sederhana. Sehingga pola anak akan lebih terbentuk kreatif,” kata Nungky. Selain memberikan jasa TPA, Nungky juga menyediakan baby spa. Baby spa sangat diperlukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Ada empat aspek yang bisa dioptimalkan melalui baby spa. Yaitu perkembangan motorik kasar, motorik halus, personal sosial, dan bahasa. “Baby Spa ini bisa dilakukan kepada anak balita maupun anak-anak yang masih kecil. Fasilitasnya, ruangan spa yang khusus didesain untuk anak kecil, full AC, dua kolam mini dengan air dingin dan air hangat,” pungkasnya. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi di 085258761178, 03337771152. (adv/als)

DI zaman yang serba sibuk ini, kemudahan dan kepraktisan adalah segalanya. Karena itu, Klik BCA sebagai produk perbankan elektronik hadir untuk menawarkan kemudahan transaksi perbankan. Akses layanan perbankan dalam jangkauan satu klik saja melalui internet di komputer atau smart phone Anda. Tak perlu khawatir atas keamanannya, karena transaksi melalui Klik BCA terlindungi dengan berbagai cara. Temukan kenyamanan dan keamanan dalam setiap transaksi Anda dengan Klik BCA, di mana saja dan kapan saja. Keunggulan utama Klik BCA adalah aman dan terlindungi dalam berbagai cara. Dengan Klik BCA, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi seperti di ATM. Jadi, ada kepraktisan dalam bertransaksi. Bahkan bisa dilakukan melalui smart phone. Praktis bisa melakukan banyak hal tanpa harus ke mana-mana. Kenyamanan itulah yang akan Anda peroleh dengan Klik BCA. Dapatkan keamanan dan kerahasiaan data saat bertransaksi dengan Klik BCA. Layanan Klik BCA semakin terlindungi, karena dilengkapi oleh Key BCA. Alat ini akan mengeluarkan password yang selalu berganti setiap kali Anda melakukan transaksi finansial. Jangan ragu, keamanan Anda semakin terjamin. Nikmati kepraktisan dalam bertransaksi, karena Anda tak perlu repot ke bank atau ATM, kecuali bila ingin mengambil uang tunai. Anda bisa bertransaksi kapan saja selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dan di mana saja.

IRWAN/RaBa

INTERNET BANKING: Aplikasi Klik BCA dilengkapi alat Key BCA, sehingga lebih aman.

Bertransaksi perbankan semakin mudah, karena Anda cukup menggunakan internet di komputer rumah atau kantor. Bahkan, bisa melalui smart phone. Yang menarik, layar Klik BCA dirancang seperti layar ATM BCA, sehingga gampang digunakan. Siapa pun bisa menggunakannya, karena tidak memerlukan keterampilan khusus.

Jadi, bagaikan memiliki ATM pribadi, Anda bisa melakukan aneka transaksi melalui Klik BCA. Seperti di ATM (kecuali tarik tunai), meliputi transaksi pembelian, pembayaran, pembayaran e- Commerce, transfer dana, informasi rekening, transaksi histori, administrasi, dan informasi lainnya. Info lebih lanjut bisa menghubungi

PT. Bank Central Asia (BCA), Tbk Cabang Banyuwangi, Jl. Jend. Sudirman No. 85 – 87 Banyuwangi, Telp. 0333-424250 PIC Atik/Indah Dwi. Atau hubungi BCA KCP Genteng 0333-845893, BCA KCP Jajag 0333397790, BC A KCP Muncar 0333593003, dan BCA KCP Rogojampi 0333-631561.(adv/irw)

Kabin Mobil Panas, Segera Ganti Kaca Film

TOKO BAUT IRWAN/RaBa

EXCELLENT Window Film Protection adalah solusi praktis untuk mengontrol panas dan sinar matahari yang optimal untuk mobil Anda. Dengan garansi lima tahun, menjadikan Excellent sebagai kaca film yang tepat bagi Anda. Kaca film Excellent ini memberikan tingkat kenyamanan maksimum. Baik di dalam mobil maupun di dalam ruangan gedung/hunian Anda. Kaca film tersebut memiliki kemampuan untuk menahan panas (infra red) yang melewati kaca jendela hingga 90 persen. Selain itu, dengan menggunakan Excellent, Anda akan terhindar dari sinar yang menyilaukan saat berkendara.

Dengan menggunakan proses sputtered technology dengan multi layers by DuPont material. Sehingga, memberikan perlindungan maksimum dengan kemampuannya untuk menahan sinar UV matahari yang membahayakan hingga 99 persen. Selain itu, Anda akan mampu menghemat energi. Baik di rumah, mobil, hingga gedung kantor, misalnya efisiensi dalam menggunakan AC, dan lain-lain. Segera dapatkan di Aguung Variasi Jalan A. Yani Nomor 84, (0333) 413226, Banyuwangi. Ganti kaca film lama Anda dengan kaca film Excellent dan buktikan dengan alat test digital dari Amerika. (adv/als)

LANGSUNG DIJAJAL: Pembeli memborong beberapa potong kaus I Love BWI di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Orang Banyuwangi Pakai Kaus I Love BWI TOHA/RaBa

JAJAL TANGGA: Seorang pembeli mencoba kekuatan tangga alumunium Mr Bolt.

Tangga Alumunium Diskon 10 Persen TOKO Mr Bolt atau toko baut ini juga menyediakan tangga alumunium dengan berbagai ukuran. Tangga alumunium yang dibuat oleh Mr Bolt ini diproduksi dengan standar dan control yang baik. Sehingga sangat aman saat digunakan. “Untuk masa promosi kami memberikan diskon 10 persen untuk pembelian tangga alumunium ini,” kata Manager shop Toko Mr Bolt, Nurbani Yusuf. Dijelaskan, toko Mr Bolt ini adalah cabang dari Surabaya yang selama ini eksis dalam mengembangkan bisnis jualan baut. Memang, baut yang dijual di toko Mr Bolt ini sangat spesial. Selain baut untuk rumah tangga dan otomotif, baut yang dijual juga tersedia untuk keperluan konstruksi, dan industri. Baik untuk skala kecil, menengah, maupun besar. “Baut untuk pengeboran, galangan kapal maupun penambangan tersedia di toko Mr Bolt. Jadi, jika Anda ingin membeli baut dengan ukuran dan jenisnya bisa dicari di sini. Harga sangat terjangkau. Satu plastik isi empat dijual Rp. 1.800,” ungkap pengusaha muda itu. Selain baut, tokonya juga menyediakan scaffolding atau andang besi, tangga alumunium, jarum keras yang bisa digunakan untuk proyek gudang. Untuk alat rumah tangga; ada teflon, kompor gas, mixer, micro wave, dll. Informasi lebih lanjut hubungi 0333-8911002. (adv/als)

BORONG dan borong! Itulah aksi para pencinta kaus I Love BWI yang mendatangi kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi. Masyarakat datang berbondong-bondong ke kantor surat kabar di Jalan Yos Sudarso No. 89C Banyuwangi itu, hanya untuk memastikan mereka kebagian kaus I Love BWI. Biasanya pembeli tak hanya membawa pulang satu model. Mereka sengaja mengoleksi lebih dari satu model dan warna. Bahkan memborong beberapa ukuran sekaligus. Tampaknya mereka sengaja membeli banyak kaus untuk dipakai bersama keluarga, teman-teman atau kelompoknya. Ada yang sekalian membelikan anaknya, istri atau

suami, saudara, teman kerja, dan kolega lainnya. Jangan heran apabila satu orang membeli sampai lima potong kaus sekaligus. Apakah Anda sudah memiliki kaus I Love BWI? Silakan datang ke kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi pada jam kerja. Mumpung belum kehabisan! Saat ini tersedia koleksi kaus I Love BWI warna hitam dan putih, baik lengan pendek maupun panjang. Ada ukuran S, M, L, XL, dan XXL. Harga dijamin lebih murah dari pasaran. Kaus nyaman dikenakan, karena memakai bahan katun berkualitas. Jangan mengaku ber-KTP Banyuwangi kalau belum memiliki kaus I Love Banyuwangi! (*/irw) TOHA/RaBa

ADA DI SINI: Aguung Variasi menyediakan kaca film Excellent sekaligus menerima servis mobil.

Jajanan Sehat di Biebie Risolles Crispy

MEGA/RaBa

SANTAI: Pengunjung dapat bersenda gurau sambil menikmati kue risolles di Bibie Risolles Crispy.

BIBIE Risolles Crispy sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Banyuwangi. Toko k hu s u ku e R i s o l l e s ya n g berada di jalan Adi Sucipto No. 133, Sobo, itu menawarkan beragam pilihan menu kue risolles. Yaitu isi daging ayam, sapi, dan udang. Untuk penyajiannnya dipadukan dengan saus sambal maupun saus mayones.

Harga yang ditawarkan pun cukup murah. Per kue cukup membayar Rp 2.500 Anda sudah bisa menikmatinya. Pengunjung juga bisa memesan minuman sari bunga rosella. Cara penyajiannya yang unik dan alami, membuat minuman ini cocok bagi kesehatan. Pertama, bunga rosella yang telah dikeringkan lalu direbus. Setelah itu, air disaring dan

diaduk dengan gula murni. Jadi Anda, tidak lagi khawatir untuk menjamin jajanan Anda akan selalu steril dari bahan pengawet. Tertarik? Silakan berkunjung ke Toko Bibie Risolles Crispy. Tempat ini cocok sebagai tempat untuk bersantai bersama keluarga, rekan kerja, rekan bisnis, dan untuk kegiatan reuni. (adv/als)


Senin 18 Februari 2013

Sudah Membongkar Paksa di Jember n MINIMAL... Sambungan dari Hal 33

Karena itu, Gatut berharap bangunan di dekat rel dibongkar secara sukarela. “Di Jember ada bangunan

yang kita bongkar paksa,” katanya. Penertiban di wilayah Banyuwangi, kata Gatut, akan di mulai dari Kecamatan Kalibaru dan akan berakhir di Kecamatan Kalipuro. Saat ini,

tim sedang mendata jumlah bangunan yang mepet dengan rel. “Berapa titik yang terkena penertiban, kita belum mengetahui jumlah persisnya,” katanya. Lalu kapan penertiban dila-

kukan? Gatut belum memastikan. Yang jelas, penertiban di wilayah Banyuwangi setelah Jember beres. “Insyaallah, minggu depan penertiban di Banyuwangi kita mulai,” tambahnya. (afi/bay)

Bersua Tim Situbondo Sore Ini n SERASA LAGA... Sambungan dari Hal 33

Tim Situbondo yang akan menjadi rintangan yang harus dilalui Tim Banyuwangi untuk mewujudkan ambisi lolos kualifikasi tersebut. Sementara dalam mengarungi pertandingan kedua sore ini, kedua tim mengantongi modal berbeda. Tim Banyuwangi memiliki modal cukup baik usai mengantongi kemenangan penting 1-0 atas tim Bondowoso kemarin (17/2). Di lain pihak, Situbondo bakal menghadapi tuan rumah

Banyuwangi dengan hasil seri 0-0 saat meladeni lawannya, Lumajang kemarin. Manajer tim Porprov Banyuwangi, Mohamad Khairul Abbas menuturkan, bekal kemenangan 1-0 cukup menjadi modal untuk melakoni pertandingan berikutnya. Donasi tiga poin tersebut, setidaknya melapangkan timnya untuk bisa meraih hasil positif di sisa laga berikutnya. “Target kita lolos ke babak kedua di penyisihan dan lolos ke babak utama,” tegasnya. Meladeni Bondowoso dalam laga perdana kemarin, Banyuwangi harus berterima

kasih terhadap Ahmad Khoirur Ridho. Pemain bernomor punggung ‘4’ itu sukses menaklukkan penjaga gawang Bondowoso, Samsul Arifin. Sepakan melengkungnya pada menit ke-23, memastikan tuan rumah mengamankan tiga poin di laga perdana. Menurunkan kekuatan terbaiknya, Banyuwangi cukup mendominasi jalannya pertandingan. Bondowoso yang juga tampil ngotot juga sesekali melakukan serangan balik. Namun hingga 2 x 45 menit pertandingan, skor 1-0 tidak berubah untuk keunggulan tuan rumah. “Laga awal memang

selalu sulit. Tapi anak-anak mampu mengatasi tekanan itu. Tiga angka menjadi modal untuk tiga angka lainnya lawan Situbondo,” cetus Abbas. Sementara itu, pada laga kedua Lumajang kontra Situbondo, kedua tim harus puas berbagi skor kacamata 0-0. Donasi satu poin membuat persaingan di grup IV semakin sengit. Situbondo tentu tidak ingin tiga poin melayang begitu saja. Termasuk Lumajang yang tidak ingin menjadi pelampiasan Bondowoso atas hasil mengecewakan di laga perdana kemarin. (nic/bay)

Hanya Beda Pin, Seragam Semua Kampus Sama n PASANG... Sambungan dari Hal 33

Salah satu contohnya, ketika berkunjung ke Thailand, Joni mengaku dikagetkan dengan attitude mahasiswa di negara dahulu bernama Siam tersebut. “Para mahasiswa di Thailand sangat hormat kepada dosen. Setiap kali bertemu atau sekadar berpapasan dengan seorang dosen, mereka selalu menangkupkan kedua telapak tangan seraya menganggukkan kepala,” ungkap Joni. Dari sisi pakaian yang dikenakan mahasiswa, imbuh Joni, seluruh mahasiswa Thailand ternyata masih mengenakan seragam layaknya siswa sekolah tingkat dasar sampai tingkat menengah di Indonesia. Semua mahasiswa universitas di Thailand mengenakan setelah kemeja warna putih, yang dipadu dengan bawahan warna gelap. Mahasiswa laki-laki mengenakan celana, sedangkan mahasiswa perempuan menggunakan rok span. “Yang membedakan mahasiswa dari satu universitas dengan universitas yang lain, hanya sebuah pin,” bebernya. Selama empat hari berada di Thailand, Joni dan rekan-rekannya sesama mahasiswa Untag Banyuwangi mengunjungi tiga universitas. Di antaranya, Rajamangala University Technology of Thanyanburi, Thammasat University, dan Rangsit University. Di Rajamangala University, rombongan mahasiswa Untag Banyuwangi yang didampingi empat dosen pendamping, berkesempatan melihat budi daya bunga lotus dan lily. Mereka juga mengunjungi sejumlah fakultas di universitas tersebut. di antaranya, Faculty of Engineering, dan Faculty of Agriculture. “Ternyata semua hal terkait pertanian, mulai tanah sampai jenis tanaman benar-benar diteliti dan dikembangkan. Tidak asal tanam,” cetus Joni. Di universitas tersebut, imbuh Joni,

praktik memiliki porsi yang jauh lebih besar daripada belajar di kelas. “Mahasiswa lebih sering terjun ke lapangan, sehingga ilmu yang didapat lebih aplikatif,” paparnya. Setelah dua hari berkeliling Rajamangala University, rombongan mahasiswa tersebut lantas berkunjung ke Thamasat University dan Rangsit University. Di Thammasat University, mereka mengunjungi Faculty of Science and Technology. Mereka juga mengunjungi laboratorium bio teknologi di universitas tersebut. “Kita juga sempat mengikuti proses belajar mengajar. Saat itu, dijelaskan tentang sel tumbuhan,” cerita Joni. Setelah puas berkeliling Thammasat University, para mahasiswa Untag Banyuwangi lantas berkunjung ke Rangsit University. Di Rangsit University, mereka berkunjung ke perpustakaan yang sistemnya sudah serba computerized. Koleksi buku, sistem peminjaman buku, dan lain-lain sudah dilakukan secara komputerisasi. “Untuk meminjam buku mahasiswa tidak perlu repot. Sudah terlacak secara otomatis. Setiap buku sudah dipasangi sensor,” jelas Joni. Uniknya, saat berada di Rajamangala University dan Rangsit University, dua mahasiswa Untag, yakni Christoper Robinson dari prodi Teknik Sipil dan Desnin Cory TM dari prodi Ilmu Administrasi Negara sempat menampilkan tari Paju Gandrung. Tanpa dinyana, perform dua mahasiswa Untag yang membawakan tari tradisional Banyuwangi itu mendapat sambutan antusias kalangan mahasiswa dan dosen Rajamanggala. “Kami berasal dari Banyuwangi. tentu kita tidak ingin meninggalkan identitas kita. Kita juga ingin ikut serta mempromosikan Banyuwangi ke luar negeri,” papar Joni. Di hari keempat, rombongan mahasiswa Untag mengunjungi ikon wisata Thailand, yakni Grand Palace di Bangkok. Selain itu,

para mahasiswa tersebut juga berkesempatan melihat kultur budaya masyarakat setempat. “Dari sisi sosial, perilaku masyarakat Thailand sangat mengagumkan. Misalnya, budaya antre mereka sangat bagus. Di persimpangan jalan, para pejalan kaki selalu diutamakan. Tidak ada pengendara kendaraan yang menyerobot setiap kali ada pejalan kaki yang hendak menyeberang,” tutur Joni. Joni mengaku sangat beruntung bisa mengikuti program International Field Study ke Thailand. “Dapat pengetahuan dan wawasan baru yang saya dapat. Hebatnya, semua keperluan, mulai pengurusan paspor, transportasi, hingga akomodasi ditanggung oleh pihak kampus (Untag Banyuwangi),” Belakangan diketahui, kunjungan mahasiswa Untag Banyuwangi ke Thailand, itu dilakukan untuk “membalas” kunjungan sejumlah mahasiswa asal Thailand ke ke Untag Banyuwangi beberapa waktu lalu. “Kita sudah teken MoU (nota kesepahaman) dengan pihak Thailand sejak beberapa tahun lalu,” kata Dosen Fakultas Pertanian Untag Banyuwangi, Andi Karya Catur yang juga bertindak sebagai dosen pendamping selama mahasiswa Untag berada di Thailand. Menurut Andi, ada sejumlah dosen pendamping yang lain yang juga ikut lawatan ke Negeri Gajah Putih tersebut. Di antaranya dua dosen asal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) prodi Bahasa Inggris, Dana Yudha Kristiawan dan Fitri Wijayanti. Dari unsur rektorat, ikut serta Wakil Rektor III, Subur Bachri. “Awalnya MoU antara Fakultas Pertanian Untag Banyuwangi dengan Fakultas Pertanian Rajamangala University. Kali ini, kita melibatkan unsur rektorat. Hasilnya, MoU pun tercapai di tingkat rektorat. Sehingga kerja sama bisa dilakukan oleh semua jurusan,” pungkas Andi. (bay)

Penyelidikan RTH Dihentikan Audit Independen Nyatakan Proyek Sesuai Spek BANYUWANGI - Dugaan markup dalam pembangunan lima titik ruang terbuka hijau (RTH) di Banyuwangi, tampaknya tidak terbukti. Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi yang sedang memproses kasus ini atas laporan kalangan LSM, juga akan segera menghentikan penyidikan kasus tersebut. Rencana Kejari menghentikan penyidikan kasus itu disampaikan Kepala Seksi Intel (Kasi intel) Kejari Banyuwangi Yudi Istono pada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (17/2). “Tidak ditemukan ada penyimpangan, maka kasusnya akan kita hentikan,” katanya kemarin. Menurut Yudi, dalam menangani kasus dugaan markup pembangunan lima titik RTH senilai Rp 5 miliar lebih, dengan dana dari APBD Banyuwangi tahun 2011 lalu itu, pihaknya bekerja sama dengan tim ahli dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. “Tim ahli itu memeriksa pengerjaan proyek, apakah ada pelanggaran atau tidak,” ujarnya. Hasil laporan yang diterima dari tim ahli Unair itu, jelas dia, ternyata tidak ditemukan ada penyimpangan. Proyek yang dikerjakan pada 2011 tersebut,

43

HALAMAN SAMBUNGAN

AGUS BAIHAQI/RaBa

BERGUNA: Kawasan RTH Taman Sri Tanjung Banyuwangi sudah dimanfaatkan warga hingga kemarin.

ternyata sudah sesuai dengan spek yang ada. “Dari fisik dan nilai, tim ahli menyebut tidak ada penyimpangan,” bebernya. Laporan dari tim ahli ini, sebut Yudi, ternyata sesuai dengan hasil yang disampaikan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). BPK menyebut tidak ada penyimpangan dalam pengerjaan lima proyek RTH tersebut. “Kita mengun-

dang tim ahli dari Unair Surabaya itu untuk pembanding, ternyata hasilnya juga sama,” sebutnya. Dengan memperhatikan hasil kerja dari tim ahli ini, Yudi menyebut tidak ada kerugian negara dalam pembangunan lima titik RTH di Kabupaten Banyuwangi. Ini berarti, jelas dia, penyidikan perkara ini juga akan segera dihentikan.

“Karena tidak masuk, ya akan kita tutup,” katanya. Lima titik RTH yang pernah dilaporkan kalangan LSM itu sekarang sudah difungsikan. Dan RTH itu juga telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. “Kita tidak mau zalim, unsurnya tidak memenuhi, ya kita tutup. Jadi yang benar ya benar, dan salah ya salah,” tegasnya.(abi/bay)

Dikenakan Tindak Pidana Ringan n SITA 33... Sambungan dari Hal 33

“Semua jeriken berisi arak itu kita amankan di polres,” katanya. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, miras yang disita tersebut milik Edy, warga Jalan PB Sudirman, Kelurahan Panderejo, Kecamatan Banyuwangi. Pemilik miras sudah diamankan untuk dilakukan sidang tindak pidana ringan (tipiring). “Pemilik arak kita ajukan ke sidang tipiring,” ujar AKP Sudarmaji. Pada Jawa Pos Radar Banyuwangi, Kasat Sabhara Sudarmaji mengungkapkan, puluhan jeriken berisi arak itu disita sekitar pukul 04.00. Sebelumnya, polisi mendapat informasi bahwa salah satu truk yang sedang menyeberang dengan naik kapal dari Gilimanuk ke Ketapang membawa banyak jeriken berisi arak. Dari informasi ini, sejumlah petugas segera disiagakan. Setelah kapal yang diduga membawa truk pengangkut arak ini merapat di Pelabuhan Ketapang, polisi langsung memeriksa semua kendaraan yang akan turun. “Ada truk membawa arak, langsung kita amankan,” katanya. Menurut Sudarmaji, puluhan jeriken berisi arak itu berasal

AGUS BAIHAQI/RaBa

ILEGAL: Tumpukan jeriken berisi arak diamankan di Mapolres Banyuwangi kemarin.

dari Bali. Rencananya, miras tersebut akan dikirim ke salah satu tempat yang sudah ditunjuk oleh Edy.

“Arak ini akan dijual di wilayah Banyuwangi, tapi sudah keburu kita amankan di pelabuhan,” katanya.(abi/bay)

Besok Mulai Uji Kepatutan n CALON... Sambungan dari Hal 33

Pada pukul 13.00, giliran calon anggota panwascam asal Kecamatan Licin yang akan menjalani fit and proper test. Para peserta asal Kecamatan Giri dan dan Kecamatan Banyuwangi masing-masing akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan pada pukul 14.30 dan pukul 18.30. “Fit and proper test digelar di kantor Panwaslu Banyuwangi. Tepatnya di kompleks gedung DPRD

Banyuwangi,” ujar Lilikh. Sementara itu, calon anggota panwascam asal Dapil II, yakni Singojuruh, Songgon, Rogojampi, Kabat akan menjalani fit and proper test Rabu mendatang. Di hari yang sama, calon anggota panwascam asal kecamatan Glagah juga akan menjalani tahap seleksi serupa. Jadwal fit And proper test hari Kamis (21/2) akan dijalani oleh peserta asal Kecamatan Tegaldlimo, Muncar, Purwo-

harjo, Srono, dan Cluring. Di hari Jumat (22/2), giliran calon anggota panwascam asal Kecamatan Siliragung, Pesanggaran, Bangorejo, dan Tegalsari. Sedangkan calon anggota panwascam asal kecamatan Kalibaru, Glenmore, Sempu, Gambiran, dan Genteng akan menjalani fit and proper test Sabtu (23/2). “Nama pendaftar yang lolos dan berhak mengikuti fit and proper test bisa dilihat di kantor Panwaslu Banyuwangi,” pungkas Lilikh. (sgt/bay)

Mendung di Sebelah Barat n HARI INI... Sambungan dari Hal 33

S e p e r t i f e n o m e na ya n g berhasil terekam kamera wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi di wilayah Kecamatan Giri kemarin (17/2).

Saat langit di atas wilayah Desa Grogol tampak cerah, mendung pekat tampak menyelimuti langit di wilayah yang berada di sebelah barat kawasan tersebut. Sementara itu, situs resmi Badan Meteorologi, Klimato-

logi, dan Geofisika pusat pun memprediksi, hujan dengan intensitas ringan akan melanda wilayah Banyuwangi hari ini (18/2). Suhu udara di Banyuwangi diprediksi berkisar antara 25 derajat Celcius sampai 32 derajat Celcius. (sgt/bay)

Dijerat UU Perlindungan Anak n EDAN... Sambungan dari Hal 35

Bila tak mau melakukan hubungan badan, Miswanto mengancam akan menyebarkan gambar pelaku merabaraba tubuh Saritem kepada rekan-rekannya di sekolah sebuah SMP di Kecamatan Tegalsari. Rupanya ancaman ini cukup ampuh. Saritem akhirnya menuruti kemauan pelaku. Bahkan hampir setiap hari Miswanto mengajak untuk berhubungan badan. Sehingga selama beberapa

bulan, Miswanto sering melakukan hubungan badan layaknya suami istri dengan Bunga dan Saritem, secara bergiliran. Kasus ini terbongkar setelah ada tetangga yang sering melihat kedua korban datang ke rumah Robet dan ditengarai melakukan hubungan yang tak wajar. Suara tetangga itu kemudian sampai juga ke telinga kedua orang tua korban. “Akhirnya kedua orang tua korban sama-sama tanya ke anaknya masing-masing, dan kedua korban menceritakan apa adanya,” kata Kapolsek Tegalsari

AKP Suhardi melalui Kanitreskrim Aiptu Yudo Turonggo. Begitu mendengar cerita dari anaknya, kedua orang tua para korban kompak melapor ke Mapolsek Tegalsari. “Laporan itu kami tindaklanjuti dan pelaku langsung kita tangkap,” tandasnya. Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan pasal 81 (1), (2) yo 82 UU RI Nomor 23/ 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun kurungan penjara. (azi/aif)


44

Senin 18 Februari 2013

Disambar Petir, Nelayan Tewas

PERTANIAN

BESUKI - Nahas menimpa Sunarwi, 52, warga Dusun Gudang, Desa pesisir, Kecamatan Besuki, kemarin (17/2). Bagaimana tidak, saat nelayan tersebut sedang melaut di perairan Selat Madura, tiba-tiba dirinya disambar petir hingga meninggal dunia. Insiden tersebut bermula saat korban dan temannya, Ahmad, melaut meng-

gunakan kapal motor bernama Morni. Pada saat berangkat melaut, cuaca masih dalam kondisi terang. Namun, sesampainya di tengah lautan, cuaca mendung datang hingga turun hujan. Saat itulah, ada beberapa suara petir, dan ironisnya salah satu petir besar menyambar dan mengenai tubuh korban. Akibat terkena sambaran petir ter-

sebut, Sunarwi langsung tergeletak kaku di atas perahu motornya. Sebagian tubuh Sunarwi gosong dan di telinganya keluar darah. Seketika itu juga, Sunarwi meninggal. Melihat kondisi temannya yang sudah hangus, Ahmad pun mengurungkan niatnya mencari ikannya. Dia balik arah dan pulang ke rumahnya di

Desa Pesisir, Besuki. Begitu sampai di darat, keluarga korban yang menunggunya langsung menangis setelah melihat kondisi korban. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi membenarkan adanya insiden tersebut. “Korban memang meninggal karena disambar petir,” ujar AKP Wahyudi. (rri/als)

Respon Positif Koalisi PPP-PKNU NUR HARIRI/RaBa

HARGA STABIL: Beberapa buruh tani saat memanen padi di Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan, kemarin (17/2).

Panen Padi Dikejar Waktu PANARUKAN - Musim hujan yang masih kerap turun di Kota Santri bisa menjadi kendala bagi petani yang memanen tanaman padi. Seperti yang terjadi kemarin (17/2) di Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan, para buruh tani harus bekerja ekstra karena takut hujan segera turun. Dikatakan, bila hujan turun maka pekerjaan memanen padi terpaksa ditunda. “Kalau diteruskan, siapa yang mau menjemur padinya? Jadi lebih baik ditunda,” kata Ismail salah seorang buruh tani kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (17/2). Namun, bila saat di panen tidak turun hujan, maka hasil panen bisa langsung dijual ke pedagang. Karena itulah mereka bekerja dengan cepat karena takut turun hujan. “Ini kayak kejar-kejaran, Mas. Takut hujan,” imbuh Ismail. Data yang berhasil dikumpulkan, harga gabah di pasaran dalam sepekan terakhir masih setabil. Yakni seharga Rp 3.800 perkilogramnya. Sebelumnya harga gabah masih sebesar Rp 3.750 perkilonya. “Naik 50 rupiah. Jadi masih normal,” kata Ismail. Sementara itu, mengenai kondisi tanaman padi sendiri, di beberapa tempat diakuinya terlihat cukup bagus. Bahkan, penyakit atau hama yang menyerang tanaman padi untuk saat ini relatif kecil. “Kalau tanaman padinya bagus, wereng atau hama padi saat ini jarang. Jadi kondisinya baik,” papar Ismail. Warga berharap, pengaturan jadwal irigasi yang mengaliri pada sawah sawah mereka diharapkan agar lebih baik dan bisa digunakan saat petani membutuhkan air irigasi. “Sementara ini hambatannya hanya pada airnya saja. Sebab saat tanaman butuh aliran air, justru airnya sering telat,” pungkasnya. (rri/als)

NUR HARIRI/RaBa

RUSAK: Kondisi gubuk milik Pak Mambu di jalan Desa Duwet setelah ditabrak Avansa kemarin (17/2).

Pengemudi Mabuk, Avanza Tabrak Gubuk PANARUKAN - Diduga karena pengemudi mabuk berat, sebuah mobil Avansa menabrak sebuah gubuk di pinggir Jalan Duwet, Desa/ Kecamatan Panarukan, dini hari kemarin (17/2). Akibatnya, gubuk yang dihuni Pak Mambu, 70, dan istrinya Satti, 65, itu rusak berat setelah ditabrak Avansa yang dikemudikan Frangki, 23, warga Jalan Pemuda, Kelurahan Ardirejo tersebut. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari kemarin. Saat itu penghuni gubuk, Mambu dan Satti, te-

ngah asyik tidur. Tiba-tiba saja, sebuah mobil Avanza yang dikemudikan Frangki yang melaju dari arah barat ke timur menabrak gubuk mereka hingga rusak berat. Istri Mambu, Satti, terlempar hingga ke sungai yang berada di belakang gubuk tersebut. “Beruntung tidak ada korban jiwa. Kedua penghuni rumah itu hanya luka ringan,” kata Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi. Data yang berhasil dikumpulkan, peristiwa nyelonongnya mobil Avanza ke sebuah gubuk itu diduka

lantaran sang pengemudi sedang mabuk berat. “Saat dilakukan evakuasi dini hari itu, pengemudi mobil dan temannya diketahui sedang mabuk. Jadi, sementara diduga kuat penyebabnya adalah pengaruh alkohol itu,” ujar Wahyudi, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut, kepolisian masih melakukan penyelidikan. “Saat ini kasus tersebut ditangani petugas dan masih dalam penyelidikan,” pungkas AKP Wahyudi. (rri/als)

SITUBONDO - Koalisi alamiah antara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan PKNU yang dilakukan DPP PPP dan PKNU direspon positif DPC PPP Situbondo. Partai politik yang di Kota Santri dipimpin Muhyiddin Khatib itu menyatakan membuka pintu lebar-lebar bagi kader PKNU yang ingin bergabung. Kata dia, DPC PPP Situbondo prinsipnya sejak awal telah menggagas PPP sebagai rumah besar umat Islam. Itu bukan hanya jargon politik belaka. “Siapa pun yang mau bergabung monggo. Bagi kami partai politik bukanlah tujuan. Tapi, tidak lebih dari alat atau media perjuangan umat Islam dalam krangka demokrasi,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (17/2). Terkait hal itu, kata Muhyiddin, KH Maimun Zubair pernah menyampaikan, bahwa keberadaan partai Islam di parlemen hukumnya fardhu kifayah. Jika Parlemen Treshold (PT) saat dini ditetapkan 3,5 persen, maka andaikan dalam perjalanannya ke depan PPP sebagai satu-satunya partai Islam tidak mencapai PT, maka Umat Islam semuanya berdosa. “Inilah sebenarnya yang harus menjadi kesadaran bersama. Atas dasar itu bergabungnya PKNU ke PPP tidak hanya bersifat politis. Tapi, jauh dari itu demi menjaga eksistensi wadah politik umat Islam dalam negara kesatuan RI. Yang jelas prinsip amar makruf nahi munkar adalah dasar pijakan PPP dalam setiap mengambil kebijakan,” tegasnya. Tanpa PPP, lanjut Muhyiddin, tidak akan ada PP no 01 tahun 1974 tentang perkawinan, tidak akan ada UU tentang zakat, dan tidak akan ada UU Anti Pornografi. “Ke depan masih banyak agenda strategis yang harus diperjuangkan partai. Terlebih lagi ketika melihat sistuasi kehdupan Negara yang tidak menentu seperti saat ini. Kerangka besar kita kenapa PPP harus besar dan tetap eksis di parlemen,” pungkasnya. (pri/als)

Bupati Launching Simponi Smada D’Corp SITUBONDO - SMA Negeri 2 Situbondo (Smada) menggelar peringatan puncak hari ulang tahun (HUT) ke-36 pagi kemarin. Kegiatan diawali pelaksanaan upacara bendera di Alun-alun Kota Santri dan launching Simponi SMADA D’Corp yang ditandai pelepasan puluhan balon ke udara. Dalam momentum spesial tersebut, hadir Bupati Dadang Wigiarto; Ketua DPRD, Zeiniye; Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Ateng Djaelani; Ketua TP PKK Kabupaten Situbondo, Hj Umi Kulsum Dadang Wigiarto serta sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemkab Situbondo. Dalam sambutannya, secara khusus bupati mengucapkan dirgahayu kepada Smada Prima. Perayaan HUT ke-36 yang dilakukan di tengah alun-alun, diakui bupati telah memberikan nuansa baru. Selain itu, juga bersinergi dengan program Pemkab Situbondo setiap hari Minggu, yakni Car Free Day (CFD). “SMA Negeri 2 Situbondo telah secara aktif mengambil bagian mengisi kegiatan Car Free Day. Seperti pagi ini, sekaligus me-launching Drum Band Simponi SMADA D’Corp,” imbuh Bupati Dadang. Bupati Dadang menyampaikan rasa bangganya terhadap SMADA Prima. Khususnya kepedulian mereka terhadap lingkungan hidup dan kebersihan lingkungan, terutama di alun-alun. Yakni, adanya relawan Laskar Hijau Smada Prima. “Mereka telah mempelopori sebagai garda terdepan di antara utusan pelajar yang ikut mengkampanyekan alun-alun ini sebagai simbol kebersihan dan keindahan kota Situbondo,” tegas Bupati Dadang Wigiarto. Tanda-tanda Smada Prima akan terus mempersembahkan prestasi yang besar untuk Situbondo, kata bupati, selalu terlihat. Selain potensi SDM Smada dan dipersiapkannya sekolah Adiwiyata, itu juga tercermin lewat semangat yang selalu digelorakan oleh SMADA Prima. Sehingga, ke depan lembaga pendidikan yang dikepalai Endang Wiji Lestari, ini diyakini akan terus menorehkan prestasi. Upacara peringatan HUT Smada ke-36 diikuti ratusan siswa-siswi serta guru dan karyawan SMA Negeri 2 Situbondo. Bupati Situbondo bertindak sebagai inspiktur upacara. Usai me-launching Simponi Smada D’Corp, Bupati Situbondo juga memberikan cinderamata kepada tiga orang guru berprestasi. Masing-masing adalah guru yang menciptakan logo Smada, Budi Widodo; guru yang menciptakan Senam Sehat Smada Prima, Budi Wahyuni dan guru yang menciptakan Mars Smada,

EDY SUPRIYONO/RaBa

MAULID: Kepala SMPN 1 Jangkar Suharjono, M.Pd, bersama jajaran Muspika Kapongan dan undangan. FOTO-FOTO: SYAMSURI/RaBa

PEJABAT PENTING : (Ki-ka) Plt Kadispendik, Ateng Djaelani; Ketua DPRD, Zeiniye dan Bupati Dadang Wigiarto di Alun-alun Kota Situbondo, pagi kemarin.

BERPRESTASI: Bupati Dadang menyerahkan penghargaan kepada tiga orang guru Smada. Yosep Sujiono. HUT SMADA Prima ke-36 dirangkai dengan bermacam-macam kegiatan. Antara lain lomba panjat dinding pada 0110 Februari 2013. Pada 01 - 12 Februari 2013 lomba paduan suara Mars Smada dan lagu-lagu nasional serta lomba MC. Lomba spech contest, baca puisi Bahasa Jerman, lomba lukis dinding bertema lingkungan digelar 01 -13 Februari 2013. “Selanjutnya, pada hari Minggu (16/02) dilaksanakan jalan sehat, senam sehat Smada Prima dan launching Simponi Smada D’Corp. Selain itu, ada juga kerja bakti bersih-bersih di Alun-alun kota Situbondo dengan melibatkan 890 siswa, 58 guru dan 30 karyawan SMAN 2 Situbondo, Ungkap Kepala Sekolah SMADA Prima,” Endang Wiji Lestari. Kata perempuan berjilbab tersebut, tujuan peringatan HUT ke-36 Smada Prima untuk menanamkan rasa cinta almamater SMAN 2

KASEK: Endang Wiji Lestari.

Situbondo, termasuk mendukung dan mensukseskan program CFD Pemkab Situbondodan adipura. Selain itu, menanamkan rasa tanggung jawab dan kerjasama yang tinggi terhadap masyarakat dan pemerintah. Sekaligus, menanamkan rasa menghargai orang lain, serta cinta budaya dan hidup sehat. “Semoga Dirgahayu ke-36 Smada Prima, ini membawa barokah tersendiri. Khususnya dalam mempersembahkan sesuatu yang bermanfaat dan berguna. Tidak hanya untuk kepentingan warga SMADA Prima saja, tetapi untuk kepentingan dunia pendidikan pada umumnya sekaligus untuk dipersembahkan kepada rakyat Situbondo,” imbuh Endang. (pri/adv/als)

ATRAKTIF: Penampilan Simponi SMADA D’Corp di Alun-alun Kota Santri.

Teladani Kehidupan Rasulullah JANGKAR - Rabu, 13 Februari 2013 lalu, OSIS SMP Negeri 1 Jangkar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini dihadiri jajaran Muspika Jangkar, pengurus komite sekolah, Kepala Sekolah SD, serta seluruh wali murid, siswa-siswi SMPN 1 Jangkar. Grup Hadrah SMPN 1 Jangkar yang dibina langsung oleh Kepala SMPN 1 Jangkar Suharjono, M.Pd tampil dalam kesempatan tersebut untuk memberikan hiburan kepada para hadirin. Sebagai penceramah, panitia menghadirkan Habib Muhammad Abu Bakar. Da’i kondang ini menyampaikan materi ceramah keteladanan Rasulullah. Acara dimulai pukul 07.30 dan ditutup dengan do‘a oleh Habib Muhammad Abu Bakar. penampilan tari Javen dan lagu-lagu Islami mengiringi akhir acara yang digelar di halaman sekolah setempat itu. Kepala SMPN 1 Jangkar, Suharjono, M.Pd, mengungkapkan, acara peringatan Maulid Nabi perlu dilaksanakan setiap tahun sesuai program tahunan Wakasek Kesiswaan. Itu dituangkan dalam program OSIS. “Tujuannya agar siswa-siswi kita mampu meneladani dan mengikuti jejak-jejak Rasulullah SAW sebagai proklamator akhlak mulia. Saat ini siswa-siswi sudah berada di luar batas kewajaran sebagai siswa, kalau bukan kita yang membina, lalu siapa lagi,” terangnya. Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Jangkar sekaligus pembina ketakwaan SMPN 1 Jangkar, Ustad Akhmad Taufiqurrahman, S.Ag mengungkapkan, kegiatan lomba dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan sarana bina men-

tal untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. “Selain itu untuk meningkatkan moralitas siswa-siswi kita. Sebab, di era globalisasi yang penuh dengan budaya-budaya luar Islam kalau dibiarkan dapat merusak akhlak anak didik kita,” terangnya.

Diungkapkan, sebelumnya, Senin hingga selasa (11-12 Februari 2013) telah diadakan lomba-lomba di internal SMPN 1 Jangkar. Yakni, Lomba Tartil, Lomba Adzan, Lomba Bilal. Penjurian semua diserahkan kepada dewan guru SMPN 1 Jangkar. (pri/*/als)

Radar Banyuwangi 18 Februari 2013  

Radar Banyuwangi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you