Issuu on Google+

KAMIS 17 JANUARI

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Kawanan Maling Dimassa Lima Tertangkap, Dua Tersangka Kritis WONGSOREJO - Lima anggota sindikat pencurian hewan (curwan) antarwilayah berhasil dibekuk aparat Polsek Wongsorejo dini hari kemarin (16/1). Massa yang geram karena tempat tinggalnya kerap disatroni maling sapi, sempat menghakimi dua pelaku yang semua berasal dari Bon-

dowoso itu. Akibat amuk massa tersebut, dua ter sang ka ba bak belur dan kini dalam kondi si kritis. Ke dua tersangka itu pun ha rus menjalani perawatan intensif di RSUD Blambangan. Sementara itu, polisi yang sudah me-

ngantongi informasi akurat ada kawanan pencuri hewan beraksi di Wongsorejo langsung menyebar tim reserse mobile (resmob). Setelah melakukan penyelidikan, petugas mendapati satu unit truk mencurigakan tengah parkir di SPBU Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo. Petugas menyanggong truk bernopol P 6849 VA itu sejak pukul 22.00 Selasa malam (15/1) n

TERKAPAR: Dofir (atas) dan Paidi menjalani perawatan di RSUD Blambangan kemarin.

 Baca Kawanan...Hal 35

GALIH COKRO/RaBa

Pecah Kaca,

Kronologi Perampokan 1 Indah memarkir Honda Jazz P 1637 VL di pusat oleholeh PelangiSari, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi.

Raib Rp 40 Juta

KABAT - Aksi perampokan siang bolong terjadi di pusat oleh-oleh Pelangi Sari, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, sekitar pukul 12.10 kemarin (16/1). Korbannya adalah seorang pegawai negeri sipil (PNS) bernama Indah Ningtyas, 44. Akibat aksi kejahatan pecah kaca mobil tersebut, perempuan yang bertugas sebagai bidan asal Desa Bomo, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, itu mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Kejadian yang menimpa Indah hendaknya menjadi pelajaran bagi warga lain agar selalu waspada terhadap potensi kejahatan. Bayangkan, belum lima menit dia memarkir mobilnya di halaman parkir Pelangi Sari di Desa Dadapan, kendaraan sudah disatroni perampok. Sesaat sebelum kejadian, korban mengendarai Honda Jazz warna silver bernopol P 1637 VL bersama dua penumpang lain n

PENERBANGAN

Mulai Senin Akan Terbang Setiap Hari BANYUWANGI - Maskapai penerbangan Wings Air segera menambah hari penerbangan ke Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. Selama ini, maskapai tersebut hanya melayani penerbangan empat kali dalam seminggu. Namun, mulai 21 Januari 2013 mendatang, pesawat Wings Air akan terbang ke Bandara Blimbingsari setiap hari. Rencana penerbangan setiap hari itu diketahui dari surat pemberitahuan manajemen PT Wings Air yang disampaikan kepada pihak Bandara Blimbingsari kemarin (16/1). Kepala Satker Bandara Blimbingsari, Andy Hendra Suryaka mengungkapkan, pihaknya menerima surat pemberitahuan dari manajemen PT Wings Air kemarin n  Baca Mulai...Hal 35

PT. PLN (PERSERO) APJ BANYUWANGI APJ PLN Banyuwangi mengucapkan permohonan maaf atas padamnya aliran listrik pada tanggal 15 Januari 2013 khususnya di Kab. Banyuwangi yang disebabkan karena terjadinya gangguan pembangkit gresik 1-2, Paiton 5-6-7 dan 8. Manager APJ PLN

KORUPSI

2 Pelaku berboncengan naik motor Yahama Vixion mendekati mobil korban.

 Baca Pecah...Hal 35

3 Satu pelaku memecah kaca mobil dengan helm teropong, pelaku lain siap menunggu di atas motor.

REMUK: Kaca samping Honda Jazz pecah.

4 Setelah berhasil menggondol tas berisi uang Rp 40 juta, motor pelaku kabur ke selatan ke arah Kecamatan Rogojampi.

FOTO-GRAFIS: MEGA DWI-ZAKARIA/RaBa

APBD 2013 Lolos Pebdi dkk Segel Kantor Golkar Verifikasi Gubernur BANYUWANGI - Mantan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Banyuwangi, Pebdi Arisdiawan, didampingi be lasan pen dukungnya datang ke Mapolres Banyuwangi kemarin (16/1). Pria yang sudah di ke-

Kejaksaan Siap Menjemput Paksa

luarkan dari partai berlambang be ringin ter sebut melaporkan dugaan penyerobotan tanah yang saat ini menjadi kantor DPD Partai Golkar Banyuwangi. Seakan belum puas melaporkan Ketua DPD Golkar Banyuwangi, Soemantri Soedomo, atas dugaan penyerobotan tanah, Pebdi juga menyegel kantor DPD Golkar di Jalan

BANYUWANGI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi kembali memanggil tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung ruang rawat inap RSUD Genteng. Sayang, dua tersangka, yakni Ir. Dwinta In darwati dan Riskiyanto Dodik Pram, tidak bisa hadir karena sakit. Sebelumnya, satu tersangka bernama dr. Nanang Sugianto telah dipanggil untuk dimintai keterangan. “Dua tersangka yang tidak hadir dalam pemeriksaan itu berasal dari pihak PT Pancoran. Dokter Nanang adalah mantan direktur RSUD Genteng,” cetus Kepala Kejari (Kajari) Banyuwangi Syaiful Anwar n  Baca Kejaksaan...Hal 35

ADA APA LAGI

Rogojampi

Adi Sucipto, Banyuwangi. Dibantu sejumlah pendukungnya, Pebdi memasang dua spanduk bertulisan “TanahIniMilikBapakDamatSahono”. Sekadar tahu, Damat Sahono adalah mertua Pebdi. Sama seperti Pebdi, Damat juga merupakan mantan ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi n  Baca Pebdi...Hal 35

GALIH COKRO/RaBa

AMBIL ALIH: Pebdi Arisdiawan (tengah) menggelar poster di halaman kantor DPD Partai Golkar Banyuwangi kemarin.

BANYUWANGI - Rampung sudah proses verifikasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2013. Gubernur Jawa Timur Soekarwo tidak mempersoalkan komposisi anggaran yang sudah disahkan DPRD Banyuwangi 20 Desember 2013 lalu. Komposisi anggaran APBD 2013 sama sekali tidak mengalami perubahan. Tim anggaran Gubernur Jatim hanya memberikan catatan kecil, tapi tidak sampai mengubah komposisi APBD senilai Rp 1,88 Triliun. “Alhamdulillah, proses verifikasi berjalan lancar. Hasilnya tidak ada perubahan,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banyuwangi, Djadjat Sudrajat, kemarin (16/1). Dengan selesainya verifikasi, kata Djadjat, maka APBD 2013 sudah bisa dilaksanakan. Setelah verifikasi rampung, tahap selanjutnya adalah penyusunan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) oleh masing-ma-

Proses verifikasi APBD 2013 berjalan lancar. Hasilnya tidak ada perubahan.” DJADJAT SUDRAJAT Kepala BPKAD Banyuwangi

sing satuan perangkat kerja daerah (SKPD). Jika DPA SKPD sudah rampung dilaksanakan, lanjut Djajat, maka SKPD dapat mengajukan surat keputusan SK Uang Persediaan (UP) kepada bupati. Masingmasing SKPD mendapat jatah UP untuk menunjang kelancaran program dan kegiatan yang telah direncanakan. Besarnya UP SKPD tidak sama. Besar kecilnya UP, jelas Dja djat, disesuaikan beban kerja masing-masing SKPD n

Hasan dan Husen, Pendekar Silat Kembar dari Persinas Asad

Kompak di Nomor Beregu karena Hubungan Emosional

GALIH COKRO/RaBa

DIBINA: KR dan RD di kantor Satpol PP Banyuwangi kemarin.

Gara-gara Eman Seragam BANYUWANGI - Ada-ada saja ulah dua remaja ini. Saat jam pelajaran sekolah berlangsung sekitar pukul 07.15 kemarin (16/1), mereka malah asyik berkeliaran naik motor tan pa helm di jalan. Akibatnya, remaja berinisial KR, 16, dan RD, 15, itu terjaring razia petugas Satlantas Polres Banyuwangi n  Baca Gara-gara...Hal 35

http://www.radarbanyuwangi.co.id

 Baca APBD...Hal 35

Kejuaraan pencak silat antarpelajar pekan lalu berhasil melambungkan nama Hasan Arga Dinata, 16, dan Husen Surya Dinata, 16. Duo kembar asal SMPN 4 Genteng itu berhasil menyabet medali di sejumlah nomor. NIKLAAS ANDRIES, Giri TAWA dan canda pecah menjelang penutupan kejuaraan pencak silat yang digagas Pengkab IPSI Banyuwangi Sabtu malam (12/1) lalu. Si kembar Hasan dan Husen termasuk yang bergembira malam itu. Sebab, siswa kelas tiga SMP itu memastikan membawa pulang medali dari kejuaraan sepekan penuh

di GOR Tawang Alun, Kecamatan Giri, tersebut. Keduanya asyik bercengkerama. Tidak ketinggalan, rekan satu tim mereka, yakni Hafid Diki Maulana, juga larut dalam keceriaan. Mereka asyik menimang-nimang medali yang dikalungkan di leher mereka usai penyerahan juara malam itu. Seperti sebuah mimpi, Hasan dan Husen tampil trengginas di sejumlah nomor yang dipertandingkan. Di kategori seni, misalnya, Hasan dan Husen menjadi yang terbaik di nomor ganda. Keduanya mampu menyabet medali emas di nomor ganda dengan poin tertinggi. Di nomor beregu, Hasan dan Husen yang dilengkapi dengan penampilan Hafid Diki Maulana juga menahbiskan diri sebagai yang terbaik. Penampilan ketiganya mampu mencuri perhatian wasit-juri. Bisa

Pecah kaca mobil, Rp 40 juta amblas dicuri Peringatan produsen: menyimpan uang di mobil ini bisa menyebabkan serangan rampok dan penjahat

APBD 2013 lolos verifikasi gubernur Cair lebih cepat lebih baik

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

KOMPAK: (Dari kiri) Husen Dinata, Hasan Dinata, dan Hafid Diki Maulana, memamerkan medali di GOR Tawang Alun Sabtu lalu (12/1).

ditebak, mereka kembali mendapat medali emas di nomor beregu. Itu belum cukup. Di nomor tunggal

putra, Hasan juga mencatatkan diri sebagai yang terbaik n  Baca Kompak...Hal 35

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


26

Kamis 17 Januari 2013

CERMIN DIRI

Saling Melengkapi dengan Tetangga KABUPATEN Banyuwangi dan Situbondo seolah berlomba dalam hal pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2013. Yang layak diapresiasi adalah kerja keras eksekutif dan legislatif Kabupaten Situbondo. Untuk kali pertama pemerintah daerah berjuluk Kota Santri itu berhasil mengesahkan APBD 2013 pada 18 Desember 2012. Padahal, tahun-tahun sebelumnya, pengesahan APBD di Situbondo selalu molor. Banyak faktor yang menyebabkan molornya pengesahan APBD oleh DPRD Situbondo di masa lalu. Namun, kini dinamika politik di Situbondo mulai mengarah ke arah yang lebih baik. Para wakil rakyat yang duduk di lembaga legislasi Kota Santri kian matang. Kesadaran bahwa raperda APBD adalah satu kebutuhan bagi semua elemen membuat mereka harus bekerja keras menuntaskan pembahasan anggaran dan belanja daerah tersebut. Sementara itu, di Banyuwangi pembahasan APBD sebelum tahun anggaran berjalan sudah lama berlangsung. Seolah sudah jadi tradisi selama beberapa tahun terakhir, pengesahan APBD rutin disahkan pada bulan Desember sebelum tahun anggaran berlangsung. Untuk tahun 2013, pengesahan APBD di Banyuwangi ternyata kalah cepat dengan Kabupaten Situbondo. APBD Banyuwangi 2013 didok tanggal 20 Desember 2012. Artinya, Situbondo lebih cepat dua hari dari pengesahan APBD Banyuwangi. Namun, bukan berarti setelah pengesahan oleh DPRD itu pekerjaan selesai. Sebab, Perda APBD harus diverifikasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pada perkembangan selanjutnya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo ternyata mengesahkan APBD 2013 Kabupaten Banyuwangi kemarin (16/1). APBD 2013 Situbondo masih dalam proses verifikasi. Yang menarik, gubernur tidak mempersoalkan komposisi anggaran APBD Banyuwangi 2013. Tim anggaran Gubernur Jatim hanya memberikan catatan kecil, tapi tidak sampai mengubah komposisi APBD senilai Rp 1,88 Triliun. Dengan selesainya verifikasi, maka APBD Banyuwangi 2013 sudah bisa dilaksanakan. Setelah verifikasi rampung, tahap selanjutnya adalah penyusunan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) oleh masing-masing satuan perangkat kerja daerah (SKPD). Komposisi APBD 2013 yang ditetapkan, pendapatan sebesar Rp 1,755 Triliun dan belanja daerah Rp 1,885 Triliun. Surplus dan defisit APBD 2013 mencapai Rp 128 miliar. Pembiayaan penerimaan sebesar Rp 137 miliar dan pembiayaan pengeluaran sebesar Rp 9,150 miliar. Dengan selesainya verifikasi, maka kegiatan dalam APBD sudah bisa dilaksanakan. Cepatnya pengesahan APBD di dua daerah ini memang layak diberi acungan jempol. Tahun-tahun sebelumnya, proses verifikasi APBD oleh pemerintah provinsi biasanya membutuhkan waktu lumayan lama. Verifikasi bisa makan waktu dua hingga tiga bulan. Fenomena cepatnya verifikasi gubernur itu tentu patut kita jadikan pelajaran. Tentu saja, ada banyak faktor yang mempengaruhi mulusnya verifikasi tersebut. Salah satunya, tentu saja penyusunan APBD tersebut sudah benar dan sesuai aturan, sehingga tim verifikasi bisa dengan mudah menjalankan tugasnya. Terkait hal tersebut, sudah sepatutnya daerah bertetangga ini saling berbagi. Situbondo bisa belajar dari Banyuwangi agar proses verifikasi bisa berlangsung cepat. Sebaliknya, Banyuwangi tak perlu malu ngangsu kaweruh pada Situbondo yang bisa nge-dok APBD dengan cepat. Toh, kita ini bertetangga, tak perlu melakukan studi banding yang jauh. Jadilah tetangga yang baik demi kemajuan bersama. (*)

Sekolah Wajib Ikut LPI BANYUWANGI - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi terus mematangkan rencana menggelar Liga Pendidikan Indonesia (LPI) edisi ketiga tahun ini. Menyambut kick off kompetisi sepak bola antarpelajar se-Banyuwangi yang akan dilaksanakan mulai 6 Februari itu, satuan kerja Pemkab Banyuwangi itu mulai gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Bertempat di aula Dinas Pendidikan Banyuwangi kemarin (16/1), calon kontestan LPI III tahun 2013 dikumpulkan. Sekitar 60 menit mereka diberi pemahaman dan aturan terkait pertandingan sepak bola. Menurut rencana, LPI akan diikuti tim-tim SMP/sederajat dan SMA/SMK/sederajat. Plt. Kepala Dispora Banyuwangi Ahmad Khairullah menyatakan, pada LPI tahun ini seluruh sekolah wajib berpartisipasi. Pihaknya sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) terkait even tersebut. Berdasar kesepakatan

GALIH COKRO/ RaBa

SEGERA: Dispora berencana menggelar LPI 2013 mulai 6 Februari nanti.

Dispora dan Dispendik, sekolah yang tidak mengikuti LPI akan mendapat

catatan tersendiri. Untuk memuluskan LPI tahun ini,

Dispora akan membagi empat zona pertandingan. Di zona satu, pertandingan dilaksanakan di lapangan Desa Glagah. Zona dua dan tiga dilaksanakan di lapangan Srono dan Purwoharjo. “Zona empat di lapangan Genteng,” kata Khairullah. Terkait sistem pertandingan, pihaknya akan menggunakan sistem gugur. Fase delapan besar yang mempertemukan pemenang masing-masing zona akan dilaksanakan di Stadion Diponegoro. Juara edisi LPI 2013 secara otomatis akan menjadi duta Banyuwangi di LPI regional Jawa Timur. “Tahun lalu kita meraih runner up di tingkat Jawa Timur. Dia SMA 1 Rogojampi,” bebernya. Khairullah menyatakan, pendaftaran peserta dibuka mulai hari ini hingga 31 Januari mendatang. Verifikasi keabsahan pemain dilakukan 1-2 Februari. Temu teknik dijadwalkan 4 Februari. “Laga pembuka dipusatkan di lapangan Purwoharjo pada 6 Februari nanti,” pungkas Khairullah. (nic/c1/als)

GALIH COKRO/ RaBa

REGENERASI: Atlet drum band segera memiliki pengurus baru.

PDBI Gelar Muscab Pekan Mendatang BANYUWANGI - Kepengurusan Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Banyuwangi akan memasuki purna tugas tahun ini. Masa bakti kepengurusan yang kini diketuai Sulihtiyono itu akan segera berakhir. Sekretaris PDBI Banyuwangi, Hanif Iriyanto mengatakan, sesuai surat keputusan (SK) Pengprov PDBI Jawa Timur, masa bakti kepengurusan Sulihtiyono dkk akan habis tahun ini. Sebagai tindak lanjut, persiapan pemilihan kepengurusan baru pun mulai disusun. Salah satunya, menggelar musyawarah cabang (muscab) pada 23 Januari mendatang. Dalam acara di Hotel Berlian Abadi itu direncanakan akan

dipilih pengurus baru. “Acara itu sudah diagendakan dan panitia tengah mempersiapkan hal itu,” kata Hanif. Selain mempersiapkan muscab, Hanif menuturkan, pihaknya juga akan mengundang anggota PDBI yang tersebar di sekolah-sekolah seBanyuwangi. Sebagai pemilik sah suara dan keanggotaan, mereka diharapkan memberikan sumbangsih terhadap PDBI. Menurut Hanif, pemilihan pengurus baru itu bakal dihadiri pengurus PDBI Jawa Timur, KONI Banyuwangi, Dinas Pemuda dan Olahraga, dan Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko. (nic/c1/als)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho, Deni Setiawan, Mega Dwi P. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Kamis 17 Januari 2013

RAZIA

Mandi di Sungai, ABG Hilang Terseret Derasnya Arus Sungai Wagud

ALI NURFATONI/RaBa

TERJARING: Kapolsek AKP Jodana Gunadi mengumpulkan pelajar yang terjaring razia.

Jaring Motor Protolan SRONO - Polisi menggelar razia kendaraan di jalan poros Genteng-Rogojampi, tepatnya di Desa Kebaman, Kecamatan Srono, kemarin. Hasilnya, sejumlah pelajar terjaring dalam operasi penertiban lalu lintas tersebut. Kapolsek Srono AKP Jodana Gunadi menuturkan, razia kendaraan rutin digelar setiap hari. Pengendara yang tidak mematuhi aturan, pihaknya langsung memberi sanksi. “Jelas kita tilang kalau melanggar,’’ tegasnya. Operasi tersebut berlaku bagi semua pengendara. Artinya, roda empat juga dicek kelengkapan surat-suratnya. ‘’Truk dan mobil boks kita cek semua,” jelasnya. Menurut kapolsek, razia tersebut dilakukan sematamata untuk mengantisipasi kemungkinan buruk, misalnya pengiriman narkoba. ‘’Pencegahan dan antisipasi. Dalam razia kali ini, kita tidak temukan barang-barang mencurigakan,” tandasnya. Sementara itu, pelajar setingkat SMA di Kecamatan Srono harus berurusan dengan polisi lantaran sepeda motor yang dikendarai tidak standar alias protolan. ‘’Semua sepeda protolan harus diganti sesuai standar. Para pelajar ini kita beri pembinaan,” pungkas kapolsek. (ton/c1/aif)

MUNCAR - Derasnya aliran Sungai Wagud di Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, menimbulkan petaka bagi anak-anak setempat. Tiga anak baru gede (ABG) yang sedang asyik mandi di sungai tersebut mengalami musibah. Mereka terseret air sungai. Seorang ABG dinyatakan hilang, sedangkan dua yang lain selamat. Identitas ABG yang hilang adalah Rohman, 16, warga Dusun Krajan, desa setempat. Sejak dinyatakan hilang Selasa sore (15/1), hingga kemarin anak kedua pasangan suamiistri (pasutri) Hasan Basri, 50, dan Masodo, 45, itu masih belum ditemukan. Warga masih mencari Rohman dengan cara menyisir Sungai Wagud. Sebenarnya ada dua korban lagi yang terseret arus hingga sejauh 200 meter. Mereka adalah Resa, 19, dan Adi, 20. Beruntung, dua sekawan yang sama-sama tetangga Rohman itu tersangkut tanaman yang tumbuh di tepi sungai. Keduanya pun selamat setelah mendapat pertolongan warga setempat. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, petaka terjadi saat lima remaja itu terjun bebas dari jembatan. Padahal, waktu itu ketinggian air naik hingga 3 meter dari kondisi normal n Baca Mandi...Hal 27

CURAM: Sejumlah warga berdiri di atas Jembatan Kedungringin, Kecamatan Muncar, kemarin.

NYARIS HANYUT: Wagirah bersama perabotan rumah tangga yang bisa diselamatkan.

ISTIMEWA

Kampung Lebak Terendam Akibat Luapan Sungai Songgon ROGOJAMPI - Hujan deras yang mengguyur Banyuwangi membuat Sungai Songgon di Dusun Maduran, Desa/Kecamatan Rogojampi, meluap petang kemarin. Akibatnya, puluhan rumah penduduk yang tinggal di daerah setempat terendam. Bahkan, gubuk reot milik Wagirah, 63, janda tua warga Kampung Lebak RT 03/RW 01, Desa/Kecamatan Rogojampi, nyaris hanyut diterjang luapan air sungai.

Warga pun bergegas menyelamatkan seluruh barang-barang berharga miliknya. ”Kami tidak menyangka air sungai meluap sampai setinggi ini,” ujar Priyono, warga setempat. Luapan air sungai di Kampung Lebak itu juga membuat puluhan hewan piaraan warga setempat hanyut dibawa air. ”Ayam, menthok, dan bebek piaraan saya   hanyut bersama kandangnya,” timpal Karim, warga setempat. Hingga petang kemarin, warga di Kampung Lebak dan Maduran masih harap-harap cemas, karena luapan air dimungkinkan

masih bisa naik. ”Saya tidak berani tidur di rumah, khawatir tengah malam airnya naik lagi,” pungkas Karim. Sementara itu, meluapnya Sungai Songgon juga mengakibatkan seorang pemancing dan pemulung hanyut. Identitas korban hanyut adalah Imam, warga Dusun Krajan, Desa Rogojampi. Sampai tadi malam, Imam belum ditemukan. Sementara itu, pemulung yang hanyut berhasil ditemukan. Sampai berita ini ditulis, warga dan petugas Polsek Rogojampi masih mencari Imam di Sungai Concrong, Rogojampi. (azi/c1/aif)

Pasien Telantar di Lampu Merah GENTENG - Seorang kakek tak dikenal yang mengaku berasal dari Dusun Curahjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, ditemukan telantar di pertigaan lampu merah Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, kemarin. Lelaki berusia sekitar 60 tahun tersebut diturunkan seseorang dari sebuah mobil Panther bernopol P 357 VP (pelat merah) dari arah barat sekitar pukul 12.00. Begitu diturunkan, orang di dalam mobil memanggil tukang becak bernama Untung dan diminta mengantarkan orang tua itu ke RSUD Genteng. “Orangnya tidak bisa mengantar sendiri karena buru-buru ada kepentingan,” ujar Untung ditemui di RSUD Genteng kemarin. Dirinya tidak sempat menanyakan siapa nama pengemudi mobil tersebut. “Saya hanya mencatat pelat nomor mobilnya. Saya diberi ongkos Rp 10 ribu untuk mengantar kakek ini ke rumah sakit. Padahal, biasanya ongkosnya hanya lima ribu,”

ABDUL AZIZ/RABA

BELUM PULANG: Hingga sore kemarin, kakek misterius ini masih berada di ruang UGD RSUD Genteng.

beber Untung. Sampai kemarin kakek yang belum jelas identitasnya tersebut masih berada di ruang UGD RSUD Genteng. “Dari kondisi kesehatan, kakek ini sudah nggak ada masalah dan sudah boleh pulang. Cum keluarganya siapa

ALI NURFATONI/RaBa

SISIR SUNGAI: Sejumlah warga sedang mencari korban di Sungai Wagud, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, kemarin.

kan kita belum tau,” kata kepala perawat RSUD Genteng, Kayin. Dia berharap, siapa pun yang mengenal kakek tersebut, terutama yang merasa keluarganya, sesegera mungkin menghubungi pihak rumah sakit atau datang langsung ke RSUD Genteng. (azi/c1/aif)

Keluarga Korban Masih Syok SEMENTARA itu, Rohman saat mandi di sungai memakai celana jeans tanpa baju. Teman yang lain memakai celana pendek. Saat mandi, cuaca sedang hujan. Kapolsek Muncar Kompol Ary Murtini bersama anak buahnya sudah mendatangi lokasi kejadian.

Hingga kemarin, korban yang tenggelam masih belum ditemukan. “Kami minta jangan mandi saat sungai meluap karena berbahaya,” imbau kapolsek. Warga masih terus mencari Rohman di sepanjang sungai yang memiliki lebar sekitar 70 meter itu. Mere ka menyisir

sungai dengan alat sederhana, seperti pelepah pohon pisang dan ban bekas. Atas musibah itu, keluarga korban terpukul. Bahkan, bapak korban syok ,sehingga belum bisa dimintai keterangan terkait musibah yang menimpa anaknya tersebut. (ton/c1/aif)


Ingin Tampil di Koran?

28

MLAKU M LAKU

Kamis 17 Januari 2013

M MANGAN ANGAN

Caranya gampang! Cukup kirim ke ir_radarbwi@yahoo.com tentang pengalaman Anda per pergi ke tempat-tempat wisata bersama keluarga, tema teman, atau si Dia. Anda juga bisa mengirim tips m masakan, kue, maupun minuman. Maksimal tulisan satu halaman kuarto. Jangan lupa, sertakan juga foto-foto plus keterangannya. Maaf, kami tidak menyediakan tulisan yang dimuat. imbalan apapun bagi tulisa

MEJENG

Abadikan

Satwa Liar Sadengan

CUEK HINGGAP: Burung merak nongkrong di atas mobil jip pengunjung Sadengan. Pengunjung bisa memotret satwa liar dari pagar padang rumput atau dari atas pos pantau (foto bawah).

di

Menikmati Padang Rumput Nan Luas

SADENGAN merupakan salah satu kawasan menarik di Taman Nasional Alas Purwo di Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi. Di kawasan tersebut terdapat savanna atau padang rumput seluas 80 hektare. Menurut Suharto, pegawai Taman Nasional Alas Purwo, padang rumput di Sadengan dikenal terbentuk secara semi alami. Sebab, keberadaannya tidak terjadi secara alami. Tetapi, terbentuk karena kerusakan hutan, sehingga membentuk hamparan

rumput yang luas. Pria asal Muncar itu menambahkan, Sadengan merupakan padang penggembalaan atau feeding ground. Satwa yang hidup di padang rumput itu merupakan penggabungan antara greezer, yakni atau satwa yang merumput di savanna Sadengan, dan browser yang makan tumbuhan di dalam hutan. Ada beberapa spesies, seperti banteng (Bos javanicus), rusa (Cervus timorensis), ajag (Cuon alpinus), kijang (Muntiacus muntjak), dan babi hutan (Sus scrofa). Bahkan, konon ada macan tutul (Panthera pardus). “Burung merak hijau atau Pavo muticus dan beberapa jenis burung lain bisa dilihat di Sade-

ngan,” imbuh Suharto. Pengunjung bisa leluasa mengamati satwa di padang rumput Sadengan. Di situ terdapat pos pemantauan satwa dengan bangunan tiga lantai. Praktis, pengunjung bisa mengamati dan memotret satwa liar dari dari ketinggian. Waktu pengamatan terbaik adalah pukul 06.00-09.00 dan 15.0018.00 WIB. “Sebenarnya sepanjang hari dapat melakukan pengamatan dengan leluasa,” katanya. Pengunjung bisa mencapai Sadengan dengan mengendarai sepeda motor atau mobil. Kendaraan harus diparkir di areal yang telah disediakan, agar tidak mengganggu satwa liar yang

merumput di padang penggembalaan. Selain menyaksikan dari pos pantau, pengunjung tidak boleh memasuki kawasan savanna yang dipagari kayu. Meski begitu, atraksi satwa-satwa liar bisa terlihat jelas, apalagi kalau dilihat pake teropong. Bahkan tak jarang burung merak berkeliaran di areal parkir dan hinggap di atas mobil. Menurut Suharto, banyak wisatawan yang hendak meneliti aneka satwa di Sadengan. Untuk memperlancar penelitian tersebut, ungkap dia, telah disediakan penginapan khusus untuk para peneliti. “Lokasinya tepat berada di belakang pos pemantauan,” jelasnya. (irw)

FOTO-FOTO: IRWAN/RaBa

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Jl. Ronggolawe •

• Rumah Cantik Murah •

Djl Rmh Jl. Ronggolawe 36 (SMP 3 Kblnan) Bwi, hrg 250jt (nego). H. 085236396077. TP

Perum permata genteng blok AA-01 Lt 113, Lb 70, rumah cantik, murah,harga 390jt djual 320jt cukup byar 50% sisa 2th lagi bunga 0% ada yg siap sewa 15 jt/th hub 08885105987

• Rumah Kebalenan •

• Rumah Banyuwangi •

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Admin •

• Kapsus Khusus Pria •

• Chevrolet •

• Mitsubishi New •

• 2 Isuzu Bison •

Sebuah perusahaan membutuhkan segera Admin, Wanita, max 25th, pendidikan minimal SMA/SMK, bisa komputer. Hubungi: 081234561678 / 085236627246

Ampuh. Kapsus khusus pria, lbh krs & thn lama, mrh. 085235494602

Dijual Chevrolet Captiva Aveo Spark baru. Hubungi: Fendy 081336495825

• Laptop Bekas •

• Baleno ‘97 •

Kredit DP ringan, bunga mulai 0%, hadiah lgsung BB, TV LED, ready Stock, all type, Mirage Pajero L300 dll, T. 081217913037

Dijual 2 Isuzu Bison tahun 1993, engkel Box posisi jalan, kondisi prima. Berminat, Hubungi: 085258568953

• Marketing •

Menerima laptop bekas yg pingin dijual, Minimal Intel Atom. 081934876969

Jl Baleno 1997, hijau metalik, 69jt nego, tangan prtama, original, 081333346665

• Chevrolet Aveo ‘03 •

• suzu New panther ‘05 •

Dbthkn Marketing P/W max 30th min D1 pnmpiln mnrk&komp dg baik, krja dg deadline ktat&team work. Kirm: PT F1 Perkasa Jl. Pantai Pacemengan Blimbingsari Rgjampi Bwi eml: f1perkasa@yahoo.co.id

• Investasi •

• KIA Picanto •

Dibuka Investasi sengon setot mdl 7 juta tagl 2-9 januari jangka waktu 5 tahun terima 22 juta. huubungi GS INVESMENT 08574680823

Djl Picanto 2005 M/T hitam VR DVD LCD kamera 85 Nett. Hub. 081317774500 TP

Dijual Chevrolet Aveo 1.5L MT tahun 2003 hitam metalik, harga 86,5 jt juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Isuzu New panther TBR 541 tahun 2005 biru muda metalik, harga 136,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub:i (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Grand Livina ‘08 •

• Grand Max ‘10 •

Dijual Nissan Grand Livina XV I.5MT tahun 2008, hitam metalik, harga 143,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Daihatsu Grand Max S40IRV ZMDEJJ HJ tahun 2010 hitam, harga 96,5 juta nego, barang istimewa, bsa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Mitsubishi Kuda ‘00 •

• Honda Jazz ‘06 •

Dijual Mitsubishi Kuda VB5W GLS tahun 2000 hijau tua metalik, harga 78,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Honda Jazz 06 idsi, silver stone, matica, harga 130 juta nego, bisa cash/ kredit atau tukar tambah, hubungi 082142194111 - 081335897888

BANYUWANGI

• Admin & Sales • Djl Rumah L 10X15 = 150M2 lok Banyuwangi, utara pbrik ES, bs dibeli dg cash/ kredit dan juga bisa di sewa hrg nego hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Rumah Desa Balak •

Djl rumah lok Kebalenan di Jl. Raya Rogojampi/ Genteng, L10 x15=150m2, SHM, bs dibeli dg kash atau kredit & jga bsa disewa, hrg nego. Hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Tanah + Rumah Sobo •

Dbutuhkn Admin, max 25th, min SMA Kompt (min rumus2 Excel) pnglmn min 2th. Sales, max 25th, min SMA, jujur ulet, pglmn min 2th. Bersedia luar kota. Lamr: Jl. Gajah Mada 43C Banyuwangi

• Teknisi Oli, Kasir & Acc • Dcr Sgr Wanita u poss Kasir/SPG & Accounting, pglmn Min SMU/sdrjt & S1+Teknisi Oli & Variasi Mobil (Pria) pnglmn. Hub: Gas Car Wash & Variasi Jl. Piere Tendean No. 49 Bwi. 081803216312

• Butuh Dana Cepat? •

BANYUWANGI

SITUBONDO

• Grand Livina ‘10/’11 •

Butuh Dana cepat jaminan BPKB Mobil/ Motor, lgsg cair. 08170051758/500018

• Jual Gedung • Dijual Gedung + fasilitas serta isinya bks tampung & pelatihan TKI, dulu PT Iin Era Sejahtera, al: Jl. Inspektur Suwoto 95B Lawang, Malang. LT 10.000m2, LB 4.000m2. Hub: Bu. Tatik 08129901823 Dijual Nissan Grand Livina 1.8 HWS Grey 2010/2011 tangan 1 dari baru, kc v-cool, mulus sekali, istimewa. Buktikan! 190jt nego. Hubungi 081234587000

BANYUWANGI • Tanah Kebun •

Djl Tanah + bangunan L 10 x 14,5 = 145m2, bisa di beli dengan cash atau kredit & juga bisa disewa, SHM, Lok Ds Balak, hrg nego, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148 Djl Tnh+Rmh ada towernya. LT 1.100m2, 10 kmr tdr (msg2 KM dlm, springbed, TV, almari) 6 kmr ada AC, 4 kmr fan. Parkir kndaraan & tman luas. Jl. Ikan Layur no.8 Sobo Bwi. H: 081234679000

• Ruko 2 Lantai •

Dijual tanah kebun di Kalipuro 1,3 Ha, Hub: Arya 082141057540. Tdk trma SMS

BANYUWANGI • STNK • Hlg STNK Nopol P 2970 VL, an. Luis Medhy Ferdhyan. Bayurejo 01/02 Bayu, Songgon Hlg STNK Nopol P 5439 YE, an. Joko Supriyadi. Jl. Ikan Kembangwaru 04/03 Kel. Karangrejo

BANYUWANGI • Toko + Rumah Genteng •

Hlg STNK Nopol N 3106 HR, an. Ivon Christy. Raya Losari 348 Singosari, Malang

Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sugiarto, 081233499888, 03170338181

SITUBONDO • STNK • Dijual/dikontrakkan Ruko 2 lantai, lokasi strategis di Jalan Brawijaya. Cocok untuk perbankan/usaha/kantor. Hubungi 081336189804

Hlg STNK Nopol P 2380 FA, an. Ardyanbara Hartoadi. Perum Panorama Indah 17 RT04/05


BALJEBOL

Kamis 17 Januari 2013

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

33

LUMAJANG

Bacabup Berebut Rekomendasi Golkar

PERTANIAN

LUMAJANG – Tiga pasangan bakal calon bupati (bacabup) Lumajang kini berebut rekomendasi agar bisa didukung dan maju lewat Partai Golkar. Bacabup yang berebut rekomendasi Partai Golkar masing-masing, bacabup Heru Daksono, Indah Pakarti, dan pasangan Jarot Edy Sulistyono-Abdul Hafid Fauzi. Meski belum pasti mendapatkan rekomendasi dari Partai berlambang beringin tersebut, namun ketiganya in-

tens membangun komunikasi dengan DPD Partai Golkar. Termasuk mempromosikan diri lewat pemasangan baliho yang dipasang di beberapa ruas jalan di Lumajang. Menurut Hartono, Sekretaris DPD Golkar, ketiga bacabup tersebut memang sedang intens membangun komunikasi dengan DPD Golkar. “Iya memang ada tiga orang (bacabup),” kata Hartono saat ditemui di kantornya, kemarin. Gambar beberapa bacabup tersebut

hingga kemarin juga masih terpampang di halaman kantor DPD Golkar. Kecuali pasangan bacabup-bacawabup Jarot-Hafid. Hartono menambahkan, bacabup tidak hanya melakukan pendekatan lewat DPD Partai Golkar Lumajang. Ketiga bacabup tersebut juga sudah melakukan sosialisasi hingga tingkat bawah. Meski sudah melakukan pendekatan, kata dia, belum ada kepastian juga apakah nanti Partai

Golkar akan memberangkatkan salah satu dari ketiga bacabup tersebut. Bisa jadi, kata dia, dengan kondisi tertentu, Partai Golkar justru akan mengusung bacabup yang lain. Sebab, rekomendasi DPP sangat menentukan bisa tidaknya ketiga bacabup tersebut diusung oleh Partai Golkar. Dijelaskan, Partai Golkar masih menunggu hasil survei yang sudah dijelaskan oleh DPP Partai Golkar. (wan/c1/ wnp/jpnn)

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

ROBOH: hektaran padi milik warga yang roboh diterjang angin terpaksa dipanen sebelum waktunya.

Roboh Diterjang Angin JEMBER – Hujan deras disertai angin kencang yang menimpa wilayah Jember dan sekitarnya membuat tanaman padi roboh. Padahal, padi itu belum waktunya dipanen. Karena takut rusak, pemilik terpaksa memanen padinya sebelum waktunya. Seperti yang terjadi di wilayah Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari ini. Pemilik sawah terpaksa memanen padinya yang masih belum menguning. ”Kalau nggak gini (dipanen, Red) padi yang sudah roboh dan terendam air ini tetap rusak,” kata Samsul Arifin warga Lengkong. Panen paksa itu sangat merugikan pihaknya. Namun hal ini sulit dihindari karena ini merupakan bencana alam. Panen paksa seperti itu juga terjadi di wilayah Desa Sumberkejayan kecamatan Mayang. Bedanya, di Mayang kebanyakan padi yang roboh diterjang angin ribut ini sudah mulai menguning. Menurut Supandi, warga setempat, terpaksa memanen dini karena takut rusak lebih dulu. (jum/c1/hdi/jpnn)

PENDIDIKAN

RADAR JEMBER/JPNN

KEMBALIKAN ASET: Poster berisi protes warga Ajung terkait tanah kas desa. Warga minta masalah tanah kas desa segera diselesaikan.

Warga Protes Pengembang Perumahan RADAR JEMBER/JPNN

ANTUSIAS: Anak-anak TK berkunjung ke stasiun KA Jember.

JEMBER - Tanah kas Desa Ajung, yang saat ini dipakai untuk jalan akses perumahan, dipersoalkan warga sendiri. Kemarin (16/01), sejumlah warga mendatangi balai Desa Ajung. Mereka ingin agar masalah itu segera terselesaikan. Namun karena negosiasi tidak dihadiri pihak pengembang perumahan, akhirnya pertemuan yang dilaksanakan selama dua jam itu tidak menghasilkan kesepakatan. Sebelumnya, masyarakat Desa Ajung sempat memasang spanduk

tepat di depan jalan menuju perumahan baru yang bertuliskan: Jangan Dibuka, Kembalikan Aset Desa. Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ajung, Muhni, mengaku kecewa atas tidak hadirnya pihak pengembang perumahan. Bagi Muhni, pihak pengembang seolah tidak mau menunjukkan iktikad baik pada masyarakat sekitar. Muhni juga mengaku heran atas keputusan kepala desa yang memberikan izin, penggunaan tanah negara untuk kepentingan jalan akses

perumahan yang ada di desa tersebut. Sebagai ketua BPD desa Ajung, dia mengaku tidak pernah diajak komunikasi persoalan ambil alih tanah itu. Apalagi sebelumnya sempat terjadi perusakan pagar dan bangunan aset desa oleh pihak pengembang. “Saya baru kali ini diajak rapat sama kepala desa. Sebelumnya, kepala desa melakukan rapat di rumah warga, tanpa mengundang BPD dan masyarakat lainnya. Dan langkah itu kami anggap ilegal,” jelas Muhni. (mg3/c1/hdi/jpnn)

Senangnya Belajar di Stasiun JEMBER – Sekitar seratus murid TK/KB Islam Terpadu Buah Hati Kita kemarin (16/1) berkunjung ke Stasiun Kereta Api Jember. Mereka mengikuti proses pembelajaran di lapangan dengan topik utama mengenal alat transportasi. Para bocah itu terlihat antusias ketika para guru pembimbing dan petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) IX Jember mengenalkan berbagai fasilitas kereta api dan stasiun. Beberapa diantara mereka ada yang ingin naik kereta api saat KA Sritanjung transit di Stasiun Jember. Menurut Dian Tri Wahyuni, guru pembimbing, anak-anak didiknya bulan ini tengah mendapatkan tema pembelajaran tentang transportasi umum. Untuk lebih mendekatkan anak-anak dengan berbagai moda transportasi umum, mereka diajak mengenal lebih dekat kereta api dan berbagai fasilitasnya. “Memang tema bulan ini adalah kereta api. Kami mengenalkan semua jenis kendaraan umum dan transportasi supaya anak-anak memiliki rasa memiliki terhadap fasilitas-fasilitas umum yang ada. Belajar langsung pada lokasi kereta api juga mengasah aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik mereka,” terangnya. Sementara itu, Sofwan Hadi, kepala Stasiun Kereta Api Jember, mengatakan, pihaknya memiliki program untuk mengenalkan kereta api beserta seluruh fasilitasnya kepada masyarakat sejak dini. Sehingga, bisa menanamkan rasa cinta dan memiliki terhadap kereta api dan fasilitasnya. “Ya, itu penting sekali. Dan kami ada programnya, sejak dini kami memupuk kecintaan dan rasa memiliki terhadap kereta api dan fasilitasnya. Dengan begitu, mereka nanti akan turut menjaga kereta api serta fasilitasnya dari ancaman perusakan dan lain-lainnya,” papar Sofwan. Dia menjelaskan, maraknya pencurian fasilitas kereta api, pelemparan kereta, perusakan fasilitas-fasilitas kereta, disebabkan kurangnya rasa mencintai dan memiliki sebagian masyarakat terhadap kereta api. Karena itu, sinergi dengan lembaga pendidikan dinilai PT KAI sebagai investasi masa depan agar masyarakat cinta dan turut merasa memiliki kereta api. Para bocah TK tersebut terlihat sangat gembira mengikuti setiap sesi pembelajaran di stasiun. Mereka dikenalkan tentang kereta api, fasilitas-fasilitas kereta api, sampai pelayananpelayanan yang terkait dengan jasa perkeretaapian. Wahyu, salah seorang bocah yang terlihat bersemangat, mengaku sangat senang datang ke stasiun dan belajar sambil bermain. Dia mengaku, ingin setiap hari datang ke stasiun karena belajar di stasiun sangat menyenangkan. (mg2/c1/jpnn)

Penggugat Minta Bupati Dihadirkan

HERU PUTRANTO/RADAR JEMBER/JPNN

EKSOTIK: Dua orang turis memotret blue fire dari puncak Gunung Ijen.

Berburu Blue Fire Saat Siaga Keindahan Ijen Kalahkan Risiko BONDOWOSO – Kawah Ijen menyimpan banyak pesona yang menarik wisatawan. Selain panorama kawah yang dikenal indah, aktivitas penambang belerang menjadi daya tarik sendiri. Dalam beberapa tahun terakhir, pesona blue fire (api biru) di sekitar lokasi tambang belerang juga menjadi

pesona tersendiri yang menarik minat wisatawan. Meskipun Ijen berstatus siaga (level III), hal itu seakan tak menghalangi para wisatawan asing maupun lokal untuk menikmati berbagai pesona di kawahnya. Seperti yang terlihat pada Selasa (15/1) dinihari, belasan wisatawan asing maupun domestik berkunjung ke kawah Ijen. Salah satunya adalah rombongan wisatawan dari Prancis. Sekitar pukul 02.00, mer-

eka turun ke kawah untuk menikmati keindahan blue fire yang menyembur dari sekitar tambang belerang. Blue fire sendiri merupakan fenomena alam, dimana api berwarna biru keluar dari celahcelah batu di sekitar tambang belerang. Konon, fenomena ini hanya ada dua di dunia. “Blue fire hanya bisa disaksikan saat dinihari,” ujar Iim Suwarno, 52, pria yang kerap mengantar turis ke pucak Ijen ini. (esb/har/jpnn)

JEMBER – Para pedagang Pasar Kencong merasa kecewa dengan sidang mediasi kedua yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jember, kemarin (16/1). Pasalnya, perwakilan Bupati Jember belum bisa memberikan jawaban atas permintaan pedagang. Oleh karena itu, para pedagang yang menjadi penggugat meminta kepada majelis hakim untuk menghadirkan Bupati Jember M.Z.A. Djalal dalam mediasi class action mendatang. “Perwakilan Bupati belum bisa memberikan jawaban terkait gugatan kami,” jelas Soleh, perwakilan pedagang kepada Jawa Pos Radar Jember kemarin. Dia mengatakan, bupati masih belum memberikan jawaban atas nota yang sudah diberikan oleh wakil pedagang kepada kuasa hukum Bupati Jember, yakni Kabag Hukum Pemkab Jember Hari Mudjianto. “Kami kecewa, masak sudah satu minggu belum ada jawaban,” cetus Soleh. Yang membuat para penggugat lebih kecewa, bupati Jember tidak memberikan jawaban atas tuntutan para pedagang disebabkan karena bupati sibuk. Jika bupati memberi perhatian, kata dia, seharusnya bisa meluangkan waktu untuk menang-

gapi gugatan yang dilayangkan oleh para pedagang yang sudah tujuh tahun merana akibat kebijakan Pemkab Jember itu. Sementara itu, Hari selaku kuasa hukum bupati tidak berani mengambil keputusan dalam perkara tersebut. “Karena merasa tidak memiliki kewenangan,” kata Soleh. Oleh karena itu, Soleh meminta pada majelis hakim untuk menghadirkan Bupati Jember, sehingga mediasi bisa berjalan lebih efektif. Jika tetap mewakilkan pada kuasa hukum, akan memakan waktu lebih lama. Selain itu, pihaknya ingin mendengarkan keterangan langsung dari orang nomor satu di Pemkab Jember itu. Pasalnya, selama ini penggugat menganggap kuasa hukum bupati seolaholah hanya menjadi penyampai pesan. “Bupati jangan takut berhadapan dengan kami. Kami ini rakyat Anda, masyarakat Jember,” tegas Soleh. Jika nantinya bupati hadir langsung dalam mediasi gugatan dengan para pedagang, menurut dia, akan semakin mempermudah komunikasi dan kelanjutan kasus tersebut. Sebab, bupati akan mendengarkan langsung apa yang diharapkan oleh pedagang kepada pemerintahnya. (ram/c1/har/jpnn)

PNPM Sempu Salurkan Dana Sosial Nilainya Rp 34,3 Juta untuk 49 Siswa SEMPU – Sebanyak 49 siswa mulai SD/MI/SMP/MTS se-Kecamatan Sempu menerima bantuan sebesar Rp 34.300.000 dari alokasi dana sosial Unit Pengelola Kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MPD) Kecamatan Sempu, kemarin. Kegiatan yang dilangsungkan di

pendapa Kecamatan Sempu tersebut sekaligus dibarengkan dengan kenal pamit Danramil Sempu Kapten Kholis. Penyerahan bantuan dihadiri jajaran Muspika Sempu, para kepala desa se-Kecamatan Sempu, serta instansi terkait. Ketua UPK PNPM-MPD Kecamatan Sempu Fransilana TS, mengatakan, dari total anggaran Rp 34.300.000 tersebut setiap siswa mendapatkan Rp. 700.000. “Uang Rp 500 ribu diberikan tunai sedang yang Rp 200

ribu dirupakan alat tulis sekolah,” sebutnya. Sementara itu, Camat Sempu Luk man Hakim S menambahkan, pemberian bantuan dana sosial tersebut adalah bagian dari upaya menyukseskan program Banyuwangi Cerdas yang sedang digalakkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. “Melalui program Banyuwangi Cerdas, tidak adalagi alasan bagi siswa untuk tidak sekolah,” tandasnya. (adv)

BERBAGI: Jajaran muspika dan UPK PNMP MPD Sempu foto bersama dengan penerima bantuan Banyuwangi Cerdas kemarin.

UPK PNMP-MPD Sempu For RaBa


34

Kamis 17 Januari 2013

KaOsing 2013; Semangat dan Desain Baru PENGGEMAR dan pelanggan outlet KaOsing pasti penasaran, kira-kira apa yang baru dari kaus produksi KaOsing pada 2013 ini. Yang pasti, KaOsing hadir dengan semangat baru. Sesuai motto-nya ’’selalu menghadirkan yang baru’’, tim kreatif KaOsing tahun ini sudah menyiapkan beberapa desain baru. Tentu saja, desain yang lebih atraktif dari tahun lalu. Desain-desain baru itu tidak

hanya bermain di tulisan, tapi juga ada gambar-gambar menarik. Meski begitu, baik desain tulisan maupun gambar ilustrasinya, tetap tidak meninggalkan khazanah Banyuwangi. ’’Sudah menjadi komitmen KaOsing untuk ikut nguri-nguri warisan budaya Bumi Blambangan,” papar Tasya Madina, pengelola outlet KaOsing. Tim kreatif KaOsing, lanjut Tasya,

terus melakukan riset terhadap kekayaan budaya Banyuwangi. Beberapa masukan dari para pembeli dan pencinta kaus KaOsing juga dijadikan bahan diskusi. Hasilnya, kini sudah disiapkan dalam bentuk desain yang etnik tapi elegan. ’’Sebentar lagi pasti kami publish. Sabar ya,’’ tandas wanita berkacamata itu. Sementara itu, pengunjung outlet KaOsing di Jalan Ahmad

Yani 93C, Banyuwangi (50 meter arah selatan kantor Pemkab, tepat depan Pengadilan Agama Banyuwangi), kini bukan hanya orang Banyuwangi, wisatawan lokal, dan Nusantara. Beberapa wisatawan asing juga mulai ma m p i r k e o u t l e t Ka O s i n g . Mereka, antara lain dari Australia, Belanda, Amerika, Inggris, Prancis, Libya, dan Korea Selatan. (adv/c1)

KAOS ETNIK: Outlet KaOsing selalu meng hadirkan desain baru.

ISTIMEWA

VW Investasi Masa Depan SUPER sekali, Bengkel Volks Wagen (VW) Banyuwangi bisa menyediakan berbagai fasilitas, seperti cat bodi mobil. Khususnya mobil klasik VW, yang akan dimodifikasi menurut selera Anda. Bagi Anda yang ingin memodifikasi mobil VW, Bengkel VW siap memberikan solusi sesuai konsep yang akan dikerjakan. Mobil VW memiliki sejarah mobil klasik, karena diproduksi pabrikan Jerman. Sebagai mobil kuno yang antik, mobil VW klasik bisa menjadi sebuah investasi yang bernilai tinggi. “Jadi, jangan ragu lagi untuk menginvestasikan uang Anda dengan cara memiliki mobil VW klasik yang akan bertambah nilai jualnya setiap tahun,” saran Sinyo, pemilik Bengkel VW. Untuk merawat dan memodifikasinya, para pemilik kendaraan VW kini bisa melakukan restorasi di Bengkel VW Banyuwangi. Restorasi bisa hanya sebagian atau malah penuh. “Kami akan mengerjakannya

ISTIMEWA

WUJUD BARU: Penampilan New V-Ixion yang berkelas diproyeksikan akan bersaing dengan motor dikelasnya

New V-Ixion Pasarkan Empat Varian GENERASI terbaru sport injeksi Yamaha New V-Ixion memiliki akselerasi paling cepat, dengan bentuk bodi elegan, lincah, dan berkelas. Konsepnya mengapresiasikan tiga konsep, yaitu desain kelas dunia, teknologi motor balap, dan akselerasi kilat. Sejak kemunculannya lima tahun lalu, Yamaha V-Ixion hadir sebagai sepeda motor injeksi pertama dengan mesin tahan lama yang irit. Kini, trend setter New V-Ixion berwujud kembali dengan memiliki banyak keunggulan. Branch Manager PT. Rodasakti Suryaraya-main dealer Yamaha, Bambang Setiabudi mengatakan, ada empat varian pilihan warna yang disesuaikan selera pasar. Motor ini

mengusung mesin dengan sistem injeksi terbaru, yang menghasilkan konsumsi BBM lebih irit hingga 11 persen dari versi sebelumnya. Tidak hanya itu, dengan power 16,59 PS di 8500 RPM dan torsi 14,5 di 7500 RPM, power besar dihasilkan di putaran mesin rendah (RPM) membuat motor ini sangat irit, meski digunakan di kondisi macet sekalipun. Bambang menjelaskan, konsumen diberi dua pilihan kick starter dan non kick starter. Konsumen bisa memilih sesuai kondisi kantong, karena yang non kick starter lebih murah Rp 200 ribu. “Meski begitu, yang non kick starter bisa dipasangi kick starter tanpa ongkos pemasangan alias gratis,” katanya.

Motor ini memiliki banyak fitur khas anak muda. Velg depan berukuran lebar 2,15 inch dan velg belakang berukuran 3.5 inch. Velg racing dibalut ban tubeless, jadi tanpa ban dalam. New V-Ixion mengaplikasi cakram belakang. Di sektor kemudi, New V-Ixion memberikan sentuhan unik di mana saat kita mengaktifkan kunci kontak di speedometer akan muncul tulisan “Hi Bro”. Untuk rangka, motor ini sudah memakai rangka tipe delta box, layaknya motor-motor motor GP. “Rangka delta box ini sangat kokoh dan stabil, bahkan saat top speed sekalipun tidak dirasakan getaran mesin sedikit pun,” jelasnya. (adv/irw)

harga di kemudian hari. “Mobil VW itu akan menjadi investasi masa depan, sehingga memberi keuntungan,” cetusnya. Tunggu apalagi, ayo kunjungi Bengkel VW di jalan Mendut Gang 15 No. 5 (belakang Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi). Jika ingin konsultasi, bisa hubungi telepon 081803556688. (adv/irw)

TOHA/RaBa

Kaca Film Excellent Meredam Panas

Segera Beli Alat Cek Asam Urat dan Kolesterol

ISTIMEWA

GANGGU PENAMPILAN: Kerutan di wajah akan hilang dengan botox.

Botox Hilangkan Kerutan di Dahi

KLINIK kecantikan Aesthetic Medical Clinic (AMC) Skincare memberikan perawatan tubuh dan wajah dengan teknologi tinggi. Tentunya juga di bawah pengawasan dokter yang sudah berpengalaman. Perawatan wajah dengan teknologi laser akan membuat wajah Anda berseri, terlihat jauh lebih muda, sehingga membuat lebih percaya diri. Pengelola AMC Skincare dr. Simpani mengatakan, perawatan di Klinik Kecantikan AMC bukan saja bertujuan agar Anda mendapatkan tubuh yang lebih langsing dan menarik. Tetapi, juga membuat Anda lebih sehat, lebih fit, dengan cara yang aman dan cepat. Salah satunya perawatan yang ditawarkan adalah botox. Ini merupakan salah satu cara instan, yang membuat Anda  lebih muda lima tahun dalam waktu singkat tanpa operasi. Botox berfungsi untuk menghilangkan kerutan yang timbul sewaktu berekspresi. “Suntikan botox ini untuk kerutan di dahi, pelipis, dan antara kedua alis,” terangnya. Simpani menambahkan, perawatan yang dilakukan dengan

dengan penuh dedikasi. Setiap tahap pengerjaannya, ada dokumentasi langsung saat sudah dirakit dan diperbarui dengan konsep warna cat dan bentuk-bentuk terbaru atau berinovasi,” paparnya. Sinyo mengatakan, dengan nilai sejarah dokumentasi, VW klasik milik pelanggan dipastikan akan menjadi barang yang sangat ber-

BERAGAM WARNA: Kaca film Excellent memberi perlindungan yang aman saat berkendara.

KESEHATAN

PENGUKUR kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol ini mudah penggunaannya. Beratnya ringan, mudah dibawa, cepat, dan akurat. Alat kesehatan (Alkes) ini bisa didapatkan di Toko Alkes Genteng. Dengan menggunakan alat ini, kadar asam urat darah yang tinggi dapat terdeteksi lebih awal. Jika tak segera diketahui, apalagi dibiarkan, maka dapat menyebabkan pegal-pegal, linu-linu, nyeri sendi, kaku-kaku, dan rematik asam urat. Bahkan, bisa berimbas pada penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. Untuk itu, segera dimonitor kadar asam urat Anda dan keluarga secara teratur. Sebab, jika diabaikan dan terlanjur tingga, maka risikonya sangat menyengsarakan. Bila kadar asam urat Anda tinggi, segera hubungi dokter, agar tidak terjadi kerusakankerusakan jaringan tubuh, yang sebenarnya dapat dihindarkan. Banyak orang normal terlalu ta kut menderita asam urat atau mengira dir inya sakit asam urat. BiISTIMEWA CEGAH SEJAK DINI: Alat ini bisa asanya mereka sengaja tidak makan mendeteksi kadar asam urat. daging, jeroan, emping, kacang-kacangan, bahkan sayur-sayuran. Sebenarnya hal itu tidak perlu disikapi demikian. Diet yang sangat ketat tidak diperlukan, karena sebenarnya kadar asam uratnya normal. Selain sangat menyiksa, diet ketat juga berisiko pada gangguan kesehatan. Hal itu diakibatkan oleh faktor gizi, sehingga mengalami kulit kering sampai kelumpuhan. Bahkan, bisa terjadi sariawan sampai kanker usus besar. Untuk pemesanan alat pengukur kadar gula, asam urat, dan kolesterol ini bisa menghubungi Toko Alkes Genteng dengan nomor hand phone 082330216000 atau Pin BB 25936879. Toko Alkes juga melayani servis segala macam alat kesehatan.(adv/irw)

MEGA/RaBa

MODIFIKASI: Mobil VW menjalani restorasi di Bengkel VW.

memberikan suntikan ke otot bagian tertentu. Tujuannya, untuk memperbaiki kerutan di area alis, sudut mata, dll. Selain itu, dapat juga digunakan dalam kasus yang ringan hingga lebih berat. Dengan menggunakan suntikan dermal filler kualitas terbaik, botox adalah suatu perawatan yang paling tepat untuk mengurangi kerutan yang muncul di wajah. Terutama pada bagian yang paling bermasalah, yaitu area sekitar mata. “Klinik skincare kami adalah yang terbaik alatnya dan selalu kami lakukan dengan profesional,” tegasnya. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi Klinik AMC Skincare di Jalan Raden Wijaya No. 14-16 Kecamatan Giri, Banyuwangi telepon 03337733751. Atau AMC Skincare di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Genteng telepon 03337733752. Di Jember, Jalan Hayam Wuruk No. 125 Sempusari telepon 03317241246. Di Bondowoso, Jalan Diponegoro Nomor 111 Kota Kulon, telepon 03327745172. Di Sidoarjo, Jalan Yos Sudarso No. 49 telepon 0318942579. (adv/irw)

SUHU udara yang sangat panas akibat global warming mendorong pengguna mobil selektif memilih kaca film atau lapisan kaca yang tahan panas dan mampu meredam cahaya. Kebutuhan tersebut dijawab oleh produk kaca film asal Amerika Serikat, Excellent. “Excellent adalah window film protection atau lapiran kaca yang terbukti mampu meredam panas maupun cahaya hingga sangat minim yang masuk dalam kabin. Ini yang membuat Excellent sangat laris di toko kami,” kata Sales window film Excellent, Adi. Adi menjelaskan, lapisan anti peredam panas dan cahaya ini tersedia dalam dua warna, yakni silver dan hitam. Untuk silver, ada lima pilihan, dan hitam tiga pilihan. Dia mengakui, kaca film Excellent ini terbuat dari metal dan keramik. Untuk keramik,

setelah diuji dengan alat tolak panas hanya 1 persen panas yang masuk dan cahaya hanya 7 persen. Sementara Excellent berbahan metal hanya menyisakan panas 8 persen  ke dalam kabin. Sedangkan, cahaya yang masuk sekitar 7 persen. Kaca film Excellent ini menggunakan proses sputtered technology dengan multilayer by DuPont material. Sehingga memberikan perlindungan maksimum dengan kemampuannya untuk menahan sinar UV matahari yang membahayakan. Selain itu, Anda akan mampu menghemat energi, baik di rumah, mobil, dan gedung kantor. Sebab, kaca film Excellent hadir dengan ragam warna dan tingkat kegelapan yang harmonis dengan mobil, bangunan hunian atau gedung Anda. Kaca film Excellent mempunyai banyak varian tipe, kegelapan, dan warna. Tipe

EX 50 memiliki kegelapan 20 persen, EX 35 kegelapan 40 persen, dan EX 20 kegelapan 60 persen. Ada juga tipe EX 10 kegelapan 80 persen, EX black 40 kegelapan 40 persen, EX black 60 kegelapan 60 persen, dan EX black 80 dengan kegelapan 80 persen. Anda bisa membelinya di Aguung Variasi, Jalan A. Yani Nomor 84, telp. (0333) 413226, Banyuwangi. Ganti kaca film lama Anda dengan kaca film Excellent. Buktikan dengan alat tes digital dari Amerika. Selain menyediakan kaca film, Aguung audio dan variasi mobil juga bisa menerima spooring & balancing, oli & vet, pasang dan servis audio/ variasi mobil, pasang dan servis AC mobil, audio merk Braxton, lampu HID bergaransi, dll. Aguung variasi juga menerima segala macam servis mobil. (adv/irw)

Kursi Direktur Bikin Nyaman Bekerja TIDAK asing bagi warga Kota Santri untuk membeli perabotan di Toko Mebel Putra Arjuna Situbondo. Sebab, toko itu telah menjadi salah satu pusat mebel yang berdiri sejak tahun 1980. Beraneka macam mebel bisa didapatkan di toko tersebut. Lokasi toko mebel sangat luas, sehingga konsumen leluasa untuk memilih mebel mana yang akan dibawa pulang. Salah satu produk mebel yang ada di Putra Arjuna adalah kursi direktur. Kursi ini tersedia dalam berbagai macam bentuk, merek, dan bahan. Dengan kursi berkualitas itu, bekerja sebagai rutinitas setiap hari menjadi terasa nyaman. Kursi yang baik di ruang kerja akan membantu keseharian Anda dalam menyelesaikan pekerjaan. Tidak hanya itu, ragam kursi ini juga dapat berfungsi untuk

LENGKAP: Konsumen sedang memilih kursi melalui leaflet di Toko Mebel Putra Arjuna.

YUSROH/RaBa

mempercantik ruang kerja di kantor atau rumah. Kursi direktur yang tersedia menjamin kenyamanan. Ada yang bisa diputar, bisa untuk bersandar maupun naik-turun sesuai kebutuhan. Bahan yang digunakan juga tersedia beraneka ragam. Selama ini, kursi berbahan kulit maupun oscar paling banyak diminati. Soal harga, kursi berbahan kulit berkisar sampai Rp 2 jutaan. Sedangkan kursi direktur berbahan oscar berkisar hanya Rp 1 jutaan. Namun, konsumen

tidak perlu khawatir, sebab masih banyak kursi direktur yang harganya berkisar dari Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Tentu saja, mutu dan kualitas barang tetap terjaga. Sedangkan, model dan corak kursi bisa dipilih sendiri sesuai selera. Menurut Alexander, owner Putra Arjuna Mebel Situbondo, untuk kursi yang tidak ready stock bisa dipesan. Paling lama 1 minggu barang sudah bisa diantar. “Jadi konsumen tidak perlu khawatir,” ujarnya.(adv/irw)


BERITA UTAMA

Kamis 17 Januari 2013

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Ada yang Bertugas Menyirep Sapi n KAWANAN... Sambungan dari Hal 25

Setelah beberapa jam melakukan pengintaian, petugas yakin bahwa truk tersebut digunakan para pelaku curwan. Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil menciduk tiga ang gota komplotan pencuri hewan. Tiga pelaku yang berhasil diringkus saat berjaga di truk tersebut adalah, Hamid, Iko, dan Sunoto. Ketiganya tercatat sebagai warga Desa Sukosari, Kabupaten Bondowoso. Selain mengamankan tiga pelaku, polisi juga mendapati tiga ekor sapi di dalam bak truk yang ditutup terpal. Nah, setelah menginterogasi pelaku di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapat ke terangan bahwa kawanan

GALIH COKRO/RaBa

BUKTI: Truk yang mengangkut tiga ekor sapi diamankan di halaman Mapolres Banyuwangi kemarin.

pelaku berjumlah enam orang. Tanpa banyak cakap, petugas langsung mengejar tiga anggota

kawanan pencuri sapi tersebut. Akhirnya, sekitar pukul 02.00, polisi yang dibantu warga ber-

hasil meringkus dua di antara tiga pelaku, sedangkan satu pelaku berhasil kabur. Warga yang

KPU Siap Meladeni Gugatan n PEBDI... Sambungan dari Hal 25

“Saya atas nama keluarga melaporkan penyerobotan tanah yang dilakukan Soemantri Soedomo,” ujar Pebdi. Dijelaskan, tanah yang saat ini ditempati kantor DPD Partai Golkar Banyuwangi itu merupakan lahan pribadi Damat. Damat membeli tanah tersebut kepada Tatang Djuhana pada ta hun 1997. Kala itu, Damat men jabat ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi. Dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD Partai Golkar Banyuwangi tahun 2001, Damat tidak memberikan laporan pertanggungjawaban keuangan yang menyebutkan DPD Partai Golkar Banyuwangi membeli tanah tersebut. “Itu ar tinya, tanah yang di tempati kantor DPD Partai Golkar Banyuwangi tersebut adalah tanah pribadi Bapak Damat. Karena itu, hari ini (kemarin, Red) kita melaporkan penyerobotan tanah tersebut ke Polres Banyuwangi” terang Peb di seraya menunjukkan sertifikat tanah tersebut. Tidak berhenti di situ, Pebdi mengaku telah melaporkan kebohongan publik yang dilakukan Soemantri Soedomo; Ketua

KPU Banyuwangi, Syamsul Arifin; dan ketua KPU pusat, kepada Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP). “Dalam verifikasi faktual, KPU Banyuwangi menyatakan sertifikat tanah yang ditempati kantor DPD Partai Golkar itu hilang. Padahal tidak. Nah, sesuai ke tentuan, seharusnya KPU Banyuwangi tidak meloloskan Partai Golkar Banyuwangi sebagai peserta Pemilu 2014. Sebab, saat verifikasi faktual seharusnya Partai Golkar gugur karena kantor DPD Partai Golkar Banyuwangi tidak memiliki izin sewa, kontrak, atau pinjampakai dari pemilik, yakni Bapak Damat Sahono,” jelasnya. Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Pebdi tersebut. “Tentu semua by process. Akan kami lakukan penyelidikan, lalu kita gelar perkara, apakah memenuhi unsur tindak pidana ataukah tidak,” paparnya. Sementara itu, saat di konfirmasi terpisah, Ketua Partai Golkar Banyuwangi, Soemantri Soedomo mengatakan, langkah yang dilakukan Pebdi bukanlah penyegelan kantor DPD Partai Gol kar Banyuwangi. “Tidak ada penyegelan. Yang berhak me nyegel hanyalah petugas

resmi,” ujarnya via telepon kemarin (16/1). Soemantri menambahkan, pernyataan Pebdi terkait kepemilikan lahan tersebut adalah klaim sepihak. Dikatakan, pengurus DPD Partai Golkar Banyuwangi memegang dokumen kepemilikan tanah yang saat ini ditempati kantor DPD Partai Golkar itu. Namun demikian, Soemantri me ngaku akan menelusuri pembelian tanah yang kini ditempati kantor DPD Partai Golkar Banyuwangi tersebut. “Waktu musda saya tidak ikut. Saya akan menelusuri pembelian tanah itu, apakah dilakukan di zaman (kepemimpinan) Pak Damat ataukah sebelum Pak Damat,” ujarnya. Di lain pihak, Ketua KPU Banyuwangi, Syamsul Arifin, menanggapi datar saja laporan Pebdi ke DKPP. Menurutnya, KPU Banyuwangi siap menghadapi tuntutan tersebut. Sebab, KPU sudah melakukan proses verifikasi faktual parpol sesuai prosedur. Syamsul menambahkan, laporan yang dilayangkan Pebdi merupakan hak prerogatif tiap war ga negara. “Dia (Pebdi) menggugat di ujung dunia pun, akan kita tanggapi. Kan nanti ada pembuktian. Biar yang berwajib menentukan siapa yang

benar,” tegasnya. Syamsul menjelaskan, verifikasi yang dilakukan KPU terhadap DPD Partai Golkar Banyuwangi sama sekali tidak berkaitan dengan Pebdi. Alasannya, dokumen Partai Golkar untuk keperluan verifikasi tersebut merupakan dokumen yang diterima dari KPU pusat. Dokumen di KPU pusat itu dikirim oleh masing-masing DPD atau DPC parpol se-Indonesia. Kemudian, KPU melakukan verifikasi ke lapangan terhadap dokumen yang dikirim masingmasing DPD/DPC parpol tersebut. “Masak kita klarifikasi ke Mas Pebdi. Sementara data yang kami terima adalah DPD Partai Golkar pimpinan Pak Soemantri Soedomo,” jelas Syamsul. Lebih jauh dia mengatakan, KPU sudah “memegang” dokumen terkait kantor DPD Partai Golkar Banyuwangi. “Sah-sah saja Mas Pebdi mengklaim demikian. Yang pasti, apa yang kita pegang adalah dokumen yang dikirim DPD Partai Golkar. Atu ran mainnya, dokumen yang diterima KPU Banyuwangi adalah dari KPU pusat yang dikirim DPD masing-masing parpol. Kemudian, kita kroscek ke lapangan. Tidak mungkin kita tiba-tiba meloloskan parpol,” bebernya. (sgt/c1/bay)

Terhitung sejak 21 Januari 2013 n MULAI... Sambungan dari Hal 25

Dalam surat itu disampaikan bahwa mulai 21 Januari 2013 pesawat Wings Air akan terbang setiap hari. Dalam surat itu juga diungkapkan, manajemen PT Wings Air akan mengoperasikan pesawat ATR 75-500/600 pada rute B a nyuwangi-Surabaya (PP). Jika mengacu seri pesawat, yakni 600, maka pesawat yang akan dioperasikan itu merupakan jenis terbaru ATR 72. Sejak beroperasi di Ba nyu-

wangi 20 September 2012 lalu, Wings Air menggunakan pesawat ATR 72-500 dengan kapasitas penumpang 72 orang. Izin terbang setiap hari dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI sudah dikantongi sejak pertama kali beroperasi tahun lalu. Namun, karena keterbatasan pesawat, Wings Air hanya melayani penerbangan empat kali seminggu, yakni Minggu, Senin, Rabu, dan Jumat. Saat pertama kali beroperasi di Banyuwangi, pesawat yang dipesan di Prancis belum datang. “Jadwal ter-

bang masih tetap, nggak ada perubahan,” kata Andy. Saat ini, pesawat Wings Air take off dari Bandara Juanda, Surabaya, sekitar pukul 09.30. Take off dari Bandara Blimbingsari sekitar pukul 10.45 pagi. Sementara itu, penumpang di Bandara Blimbingsari tumbuh semakin pesat. Pada tahun 2012, jumlah penumpang pesawat mencapai 20 ribu orang lebih. Pada tahun 2011, penumpang pesawat yang melalui Bandara Blim bingsari hanya sekitar 7.000 orang. Peningkatan jumlah penumpang itu, ka re na

kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara meningkat. Pertumbuhan penumpang tersebut dianggap luar biasa bagi bandara perintis sekelas Bandara Blimbingsari. Bandara di daerah lain membutuhkan waktu minimal lima tahun untuk menciptakan pasar penumpang. Bandara Banyuwangi hanya butuh setahun, pasar sudah terbentuk cukup bagus. “Ini semua berkat sinergisitas semua pihak dalam memajukan Banyuwangi,” ungkap Andy. (afi/c1/bay)

Dua Tersangka dari PT Pancoran n KEJAKSAAN... Sambungan dari Hal 25

Kajari Syaiful menambahkan, dokter Nanang sudah hadir didampingi dua pengacaranya, HA. Wahyudi SH dan Ribut Puryadi SH. “Dwinta dan Dodik harusnya datang untuk diperiksa pada Senin (14/1), tapi tidak hadir karena sakit,”

katanya kemarin (15/1). Syaiful menyebut, kedua tersangka yang tidak hadir dalam pemeriksaan itu mengirim surat keterangan sakit dari dokter. Dalam surat keterangan sakit itu disebutkan masa istirahat Dwinta sampai 15 Januari 2013. Dodik masa istirahatnya hingga 16 Januari 2013. “Kedua tersangka sudah kita kirim unda-

ngan yang kedua,” ujarnya. Dia mengakui, tersangka me mang punya hak tidak hadir ka rena sakit. Tetapi, Kejari akan me ngirim surat panggilan yang kedua untuk pemeriksaan. “Bila kita panggil sampai tiga kali tetap tidak mau datang, akan kita panggil paksa,” tegasnya. Kedua tersangka dipanggil

ke Kejari untuk melengkapi pe meriksaan kasus RSUD Genteng. Dalam proyek pembangunan ruang rawat inap dua lantai senilai Rp 4,01 miliar itu, keduanya yang mengerjakan proyek menggunakan bendera PT Pancoran. “Kita berharap dua tersangka kooperatif dan mau hadir,” katanya. (abi/c1/bay)

Bibir Robek saat Latihan Sudah Biasa n KOMPAK... Sambungan dari Hal 25

Sukses mendulang prestasi di nomor beregu dan seni, Hasan dan Husen juga bersinar di nomor tanding. Keduanya sukses menyapu medali di kelas yang diikutinya tersebut. Hasan yang turun di kelas F putra berhasil menggondol medali perak, dan Husen sedikit lebih baik dengan menggondol medali emas di kelas E putra. “Ya alhamdulillah bisa meraih medali di kejurkab kali ini. Rasanya capai, tapi senang karena dapat medali,” tutur Hasan. Perjuangan Hasan dan Husen dalam mengais prestasi di pentas pencak silat boleh dibilang bukan datang secara instan. Anak pasangan Supoah dan Suparno itu sudah menggeluti bela diri asli Nusantara itu sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Mereka menekuni silat karena diajak Hafid Diki Maulana yang kala itu masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK).

Lewat didikan Nur Huda yang juga ayah kandung Hafid, si kembar Hasan-Husen mulai menempa diri. Jarak rumah yang berdekatan membuat proses latihan berjalan nyaris tanpa hambatan. Perlahan tapi pasti di bawah payung Perguruan Silat Nasional (Persinas) Ampuh Sehat Aman Damai (Asad) mereka turun di sejumlah kejuaraan. Susah-susah gampang itulah yang dialami Hasan dan Husen di awal belajar pencak silat. Usia muda dan didukung kemauan yang kuat membuat mereka mudah belajar silat dengan baik. Pilihan awal mereka adalah memperdalam seni. Kekompakan keduanya terus terasah di nomor seni. Insting dan kedekatan emosional sebagai saudara kembar menjadi nilai plus dalam memantapkan kekompakan. “Persiapan khusus nggak ada. Seni lebih sulit sebenarnya. Sebab, butuh kemantapan teknik, ekspresi, dan ketepatan dalam gerak,” ujar Husen. Mantap di nomor seni, Hasan dan

Hu sen mulai menjajal kelas tanding. Dibandingkan nomor yang digelutinya sejak awal, keduanya mengakui nomor yang satu ini sedikit berbeda. Keras dan membutuhkan stamina yang lebih fresh. Itu modal bertanding di nomor tanding. Pertama menjajal nomor tanding ternyata tidaklah mudah. Bahkan, Hasan dan Husen sempat mengalami peristiwa tidak mengenakkan. Pukulan dan tendangan mendarat keras di tubuh mereka. Bahkan, sesekali darah mengucur. “Husen yang sering menendang sampai bibir saya robek saat latihan. Tapi biasalah, sudah risiko,” kenang Hasan. Kejadian itu rupanya tidak menyurutkan se mangat keduanya. Dukungan kedua orang tuanya membuat Hasan dan Husen semakin mantap terjun di dunia pencak silat. Dengan polesan pelatih Nur Huda, mereka membidik ajang yang lebih tinggi di masa depan. Mereka mulai mengincar level yang lebih tinggi, yakni popda, porprov, dan PON. (c1/bay)

geram karena daerahnya kerap disatroni pencuri pun muntab. Mereka langsung melayangkan bogem mentah ke tubuh dua pelaku yang diketahui bernama Paidi dan Dofir tersebut. Akibatnya sudah bisa di tebak, dua pria itu babak belur. Beruntung, polisi cepat mengamankan kedua pelaku. Meskipun nyawanya berhasil diselamatkan, Paidi dan Dofir me ngalami luka serius dan kini dalam kondisi kritis. Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, polisi langsung mengevakuasi keduanya ke RSUD Blambangan, Banyuwangi. Kapolsek Wongsorejo, Iptu Edi Purwanto mengatakan, keberhasilan menangkap pelaku pencurian hewan tersebut berawal dari laporan masyarakat bahwa pada malam tahun baru 2013 lalu terjadi pen-

curian sapi di Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo. Setelah melakukan penyelidikan, petugas mendapat informasi akurat bahwa pelaku akan beraksi kembali di wilayah hukum Polsek Wongsorejo. “Kita sanggong sejak pukul 22.00 pada Selasa (15/1). Berhasil kita tangkap lima orang. Satu pelaku masih kita kejar,” ujarnya. Menurut Kapolsek Edi, selain mengamankan pelaku, pihaknya juga mengamankan satu unit truk bernopol PA 6849 VA, empat unit ponsel, sebuah pisau, dan tiga ekor sapi. Korban pencurian sapi itu adalah Sanen, Budi, dan Eka, warga Dusun Kebunrejo, Desa Alasrejo. Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi mengatakan, pencurian sapi yang terjadi di Desa Alasrejo pada malam tahun baru

lalu diduga kuat juga dilakukan kawanan tersangka asal Bondowoso tersebut. “Kawanan ini sangat rapi saat beraksi. Ada yang bertugas menuntun sapi, ada yang bertugas nyiapin truk, ada yang bertugas nyirep agar sapi tidak bersuara saat dituntun,” paparnya. Sementara itu, Misnan, 45, war ga sekitar mengatakan, war ga bersama polisi sudah mengepung Desa Alasrejo sejak pu kul 22.00 Selasa. Sekitar pu kul 02.00 Rabu kemarin, warga bersama polisi berhasil meringkus dua pelaku yang tengah beraksi. “Kita sudah gerah karena kampung kami menjadi langganan pencuri sapi. Makanya, saat tertangkap, dua maling itu langsung digebuki warga. Kalau tidak ada polisi, mungkin dua pencuri itu sudah mati,” ujarnya. (sgt/c1/bay)

Dari Lokasi Kejadian Kabur ke Arah Rogojampi n PECAH... Sambungan dari Hal 25

Saat itu, mereka melintas dari arah utara, yakni dari arah pusat kota Banyuwangi. Mereka baru saja membantu pasiennya mengurus Jaminan Persalinan (Jampersal) di RSUD Blambangan. Sesampai di Pelangi Sari cabang Dadapan, korban memarkir mobil dan berbelanja. Sekitar lima menit kemudian, tampak dua orang berboncengan naik motor Yamaha V-ixion. Mereka mendekati mobil tersebut, lalu satu pelaku me mecah kaca mobil bagian kanan-belakang. Kaca mobil itu dihantam helm teropong yang dia pakai.

Kuat dugaan, pelaku sudah me ngintai korban. Sebab, di jok belakang dekat kaca yang dipecah itu korban meletakkan tas berisi uang sekitar Rp 40 juta. Secepat kilat, pelaku langsung membawa kabur uang puluhan juta rupiah tersebut. Sadar dirinya menjadi korban kejahatan, Indah langsung melapor ke Polsek Kabat. Kapolsek Kabat Iptu Imron membenarkan pihaknya menerima laporan perampokan dengan modus pecah kaca mobil tersebut. “Pelaku di du ga berjumlah dua orang. Modusnya memecah kaca mobil bagian kanan-belakang menggunakan helm teropong,” jelas Imron.

Menurut Kapolsek Imron, setelah melancarkan aksi, pelaku kabur ke arah selatan (arah Rogojampi) dengan mengendarai motor Yamaha V-ixion warna hitam. “Dalam keterangannya, korban mengaku tidak tahu apakah sebelum kejadian dia dibuntuti pelaku ataukah tidak. Yang pasti, kejadiannya berlangsung cepat. Korban baru sekitar lima menit memarkir mobilnya,” paparnya. Kapolsek menegaskan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku perampokan. “Belum ada yang kita curigai. Pelaku masih dalam proses lidik (pe nyelidikan),” pungkas Imron. (sgt/c1/bay)

Kegiatan SKPD Bisa Dilakukan n APBD... Sambungan dari Hal 25

“Setelah SK UP beres, bisa langsung mengajukan SPD kepada BPKAD untuk proses pencairan,” jelasnya. Komposisi APBD 2013 yang ditetapkan, pen-

dapatan sebesar Rp 1,755 Triliun dan belanja daerah Rp 1,885 Triliun. Surplus dan defisit APBD 2013 mencapai Rp 128 miliar. Pembiayaan penerimaan sebesar Rp 137 miliar dan pembiayaan pengeluaran sebesar Rp 9,150 miliar. Dengan selesainya verifikasi, maka kegiatan dalam APBD sudah bisa dilaksanakan. (afi/c1/bay)

Bukan Pelajar Kena Razia n GARA-GARA... Sambungan dari Hal 25

Saat diperiksa aparat, keduanya tidak bisa menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Karena itu, petugas mengamankan motor Honda Supra X tersebut. Lantaran saat terjaring petugas, keduanya mengenakan seragam sekolah, polisi menyerahkan KR dan RD ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi. Nah, di kantor Satpol PP baru diketahui bah wa RD yang

berseragam itu ternyata bukan pelajar. “Seragam itu dikasih saudara saya. Eman saja seragam itu tidak dipakai. Kondisinya masih bagus,” ujar RD. Mendengar ucapan RD, Kepala Seksi (Kasi) Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Banyuwangi, Ripai, hanya tersenyum. “Kalau eman, seharusnya baju dan celana seragam itu jangan dipakai bersamaan. Apalagi pas jam pelajaran. Kan orang mengira sampeyan siswa yang sedang bolos,” imbaunya.

Sementara itu, KR yang pelajar asli dengan gentle mengaku salah karena berkeliaran saat jam pelajaran berlangsung. “Tetapi, saya bukan mau bolos. Saya mau ke rumah kakek untuk meminta tambahan uang SPP,” tutur siswa kelas X tersebut. Menurut Ripai, kedua remaja tersebut didata dan diberi pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.“WalikelasKRsudah kita hubungi. Jika wali kelasnya sudah datang, KR kami lepaskan,” pungkasnya. (sgt/c1/bay)

Tidak Bisa Berenang ke Pinggir n MANDI... Sambungan dari Hal 27

Namun, arus ekstrem itu justru membuat para remaja tersebut senang. Alasannya, jika aliran sungai normal, bermainmain di sungai dengan cara melompat dan menjatuhkan diri dari jembatan akan sangat berbahaya karena di dasar sungai banyak batu.

Rombongan ABG itu mulai beraksi sekitar pukul 16.00. Tidak ada tanda-tanda petaka bakal terjadi. Sebab, beberapa kali lompatan, mereka sukses dan bisa menepi di pinggir sungai. Berdasar keterangan warga sekitar, posisi korban saat terseret arus memang berada di tengah. ‘’Posisi Rohman di tengah sungai. Itu yang menyebabkan dia tenggelam,” ujar

Tito, tetangga korban. Selain itu, tenaga remaja tersebut mungkin sudah habis. Anak jebolan sekolah dasar (SD) itu tidak bisa berenang hingga ke tepi sungai. ‘’Dua temannya saja ditolong dengan meng gunakan tambang,” sebut seorang perempuan te tang ga korban saat ditemui di rumahnya kemarin. (ton/c1/aif)

Tidak Ada yang Salah dengan Musik Dangdut n KESAL... Sambungan dari Hal 36

“Apa musik dangdut diidentikkan dengan rusuh? Lha di Situbondo pertunjukan musik gambus pun ricuh. Jadi, pernyataan SBY sangat tidak beralasan,” ungkapnya. Me ski ha nya ingin m enyampaikan aspirasi, anggota APMDS kemarin juga membawa sejumlah poster bertulisan “Dangdut Is My Soul”, “Dangdut Is Musik My Country”, “Dangdut Musik Asli Bangsa Indonesia” dan “Musik Dangdut Jangan Dikotak-kotak, Musik Dangdut Bagian dari Demokrasi”. Awalnya, mereka ingin menemui anggota DPRD dari Partai Demokrat. Namun, anggota APMDS hanya ditemui wa kil ketua DPRD dari PDI Perjuangan, Narwiyoto. “Kita

minta DPRD juga mengutuk pernyataan SBY itu, dan meminta agar SBY meminta maaf kepada masyarakat dangdut,” terang Edy. Menurut dia, pernyataan SBY itu tidak mencerminkan dirinya sebagai negarawan, karena jauh dari nilai-nilai keadilan dan kebijaksanaan. Sadar atau tidak, SBY telah membuat pernyataan yang diskriminatif terhadap musik dangdut. “Musik dangdut musik asli Indonesia. Di tengah-tengah minimnya perhatian pemerintah terhadap musik dangdut, SBY tibatiba memberikan pernyataan yang sangat tidak bersahabat dengan musik dangdut. Makanya, kami sebagai insan dangdut tak bisa tinggal diam,” tandasnya. Aksi APMDS kemarin mendapat dukungan moral dari Ketua Baladewa Situbondo, Sofyan Fenza. “Kita dukung pe-

nuh gerakan teman-teman APMDS. Musik itu bagian dari bahasa universal. Tak ada yang salah dengan musik. Kita juga menyesalkan pernyataan SBY. Sekarang melarang dangdut, jangan-jangan besok ganti melarang pop, rock, jazz, dan keroncong. Ini bahaya,” tandasnya. Wakil Ketua DPRD Situbondo, Narwiyoto, mengaku bisa memahami kekecewaan pencinta musik dangdut yang tergabung dalam APMDS.“Pernyataannyaituseolaholah memberi kesan bahwa musik dangdut sebagai biang kerusuhan kampanye,” tandasnya. Dia mengatakan, seharusnya SBY tidak perlu secara spesifik menyebut musik dangdut jika hanya ingin menyampaikan cara kampanye yang baik. “Misalnya cukup dengan mengimbau tidak berkonvoi saat kampanye,” terangnya. (rri/pri/c1/als)


36

Kamis 17 Januari 2013

Mawar Akhirnya Ditransitkan

LAKA LANTAS

NUR HARIRI/RaBa

EVAKUASI: Mobil boks yang mengalami kecelakaan tunggal di jalan Desa Landangan kemarin (16/1).

SITUBONDO - Mawar (bukan nama sebenarnya), siswa MAN 2 Situbondo yang menjadi korban perbuatan asusila gurunya sendiri, NM, akhirnya ditransitkan ke sekolah lain. Pertimbangannya, agar dia tidak mendapat tekanan dari temanteman dan di sekolahnya. Keputusan itu diambil dalam rapat bersama DPRD, Kemenag, MAN 2 Situbondo, Pusat Pelayanan Terpadu Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (PPT-KKTPA), serta perwakilan keluarga Mawar, kemarin (16/1). “Alhamdulillah, ini sudah menjadi keputusan bersama, dan pihak keluarga (Mawar) tidak keberatan,� terang Ketua DPRD Situbondo, Zeiniye, yang memimpin rapat bersama tersebut. Usai pertemuan yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut, Zeiniye mengungkapkan, pertemuan kemarin tidak membahas proses hukum yang sudah berjalan. “Kita tidak mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Jadi, biarlah proses hukum ditangani kepolisian,� katanya. Ada sejumlah keputusan yang diambil dalam pertemuan di ruang transit Ketua

Truk Boks Nyelonong ke Sawah KAPONGAN - Hujan deras yang menyebabkan jalan menjadi licin mengakibatkan sebuah mobil boks bernopol B 9412 IW yang dikemudikan Lutfi, warga Sidoarjo, mengalami kecelakaan tunggal di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, kemarin (16/1). Truk Isuzu tersebut nyelonong ke sawah. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 08.30. Kejadian itu berawal saat truk ekspedisi itu melaju dari arah barat ke timur. Sesampai di tikungan Desa Landangan, ban kanan truk itu selip. Lantaran saat itu hujan deras, sang sopir pun tidak bisa mengendalikan mobilnya. Truk itu pun langsung nyelonong ke sawah. “Hujan deras, kemudian ban selip. Jadi, langsung oleng ke kanan. Untung saja saat itu sepi,� ujar Arsono, salah seorang penumpang truk boks, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi, kemarin (16/1). Beruntung, insiden tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa maupun luka. Hanya saja, kabin truk ringsek karena menabrak parit sebelum masuk sawah. Sementara itu, saat evakuasi dilakukan, arus lalu lintas sempat macet sekitar 30 menit. Polisi yang berada di lokasi terpaksa menerapkan sistem buka-tutup jalur demi menghindari antrean kendaraan lebih panjang. “Setelah kendaraan berhasil dievakuasi, arus lalu lintas kembali normal,� ujar Kanitlaka Lantas Polres Situbondo, Iptu Bahtiar. Pihaknya menduga kecelakaan tunggal tersebut karena ban kanan truk selip. Selain itu, juga disebabkan jalan licin akibat diguyur hujan deras. “Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan. Tetapi, menurut keterangan sejumlah saksi, kecelakaan itu disebabkan ban selip,� tegas Iptu Bahtiar. (rri/c1/als)

DPRD itu. Pertama, memberi mandat kepada kepala MAN 2 Situbondo bersama kepala Kemenag untuk melakukan koordinasi secara sinergis di internal lembaga MAN 2. “Jadi, ini demi kondusivitas dan perlindungan hak anak. Sehingga, tidak lagi terjadi reaksi-reaksi yang sifatnya kontrapoduktif yang mengganggu proses belajar-mengajar. Apalagi, sampai mendiskriminasi korban. Itu menjadi tanggung jawab kepala MAN 2 Situbondo,� terangnya. Terkait perlindungan hak Mawar, kata Zeiniye, maka siswi yang kini duduk di kelas III itu tetap tercatat di Daftar Nominasi Sementara (DNS) di MAN 2 hingga lulus. Namun, demi menjaga kondusivitas sekolah dan kenyamanan Mawar dalam melakukan proses belajar, maka dia akan ditransitkan belajar. “Ini sambil menunggu UAN, maka untuk sementara transit belajar dulu di sekolah lain,� imbuhnya. Zeiniye menambahkan, Mawar akan diberi pilihan sekolah alternatif. Sehingga, anak yang bersangkutan tetap belajar dengan baik dan nyaman dengan tetap berstatus siswa MAN 2. (pri/c1/als)

APA POLEH

EDY SUPRIYONO/RaBa

DITILANG: Operasi antisipasi rawan kecelakaan yang digelar Satlantas Polres Situbondo sore kemarin.

Operasi Lantas Jangan Resahkan Warga NUR HARIRI/RaBa

BEBER POSTER: Anggota APMDS ngelurug Kantor DPRD Situbondo sore kemarin (16/1).

Kesal SBY, APMDS Lurug DPRD SITUBONDO - Sejumlah pencinta musik dangdut yang tergabung dalam Aliansi Pencinta Musik Dangdut Situbondo (APMDS) mendatangi Kantor DPRD Situbondo sore kemarin (16/1). Kepada wakil rakyat yang menemui, mereka menyampaikan kekecewaannya kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebagaimana dimuat Jawa Pos edisi kemarin (15/1), Presiden SBY menyarankan kampanye parpol tidak menggunakan musik dangdut untuk menarik massa. “Kita sangat menyesalkan pernyataan tersebut. Kenapa hanya musik dangdut yang disebut?� tandas Koordinator APMDS, Edy Supriyono. Dia mempertanyakan imbauan orang nomor satu di Indonesia itu n  Baca Kesal...Hal 35

SITUBONDO - Satlantas Polres Situbondo menggelar operasi antisipasi rawan kecelakaan sore kemarin (16/1). Banyak kendaraan roda empat dan roda dua yang terjaring razia di jalan raya depan Mapolres Situbondo tersebut. Kasatlantas Polres Situbondo, AKP Endro Abrianto mengungkapkan, operasi tersebut untuk mengurangi angka kecelakaan di Situbondo. “Terutama pengendara yang ugal-ugalan di jalan dan pelanggar markah jalan,� ujar Endro kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Bukan hanya itu, menurut kasatlantas, kendaraan roda empat, khususnya pikap yang digunakan mengangkut penumpang, juga menjadi sasaran

operasi. “Berapa yang tertilang belum bisa kita pastikan, baik hasil penindakan maupun barang buktinya. Setelah selesai baru akan terdata,� terangnya. Praktisi hukum di Kabupaten Situbondo, Supriyono SH Mhum mengungkapkan, operasi yang digelar jajaran Satlantas Polres Situbondo jangan sampai meresahkan masyarakat. Karena itu, penindakan yang dilakukan kepolisian perlu diimbangi dengan tindakan preventif. “Kepolisian harus memaksimalkan sosialisasi terhadap masyarakat. Jangan tiba-tiba main tilang,� terangnya. Kata dia, banyaknya pelanggaran yang terjadi di Situbondo karena kepolisian kurang maksimal dalam melakukan

sosialisasi. Salah satu contohnya, polisi hanya menindak pelanggar saat operasi, tapi tidak menindak saat tidak ada operasi. “Misalnya, ada pengendara yang menggunakan satu spion dibiarkan, tapi di lain waktu ditilang. Jadi tidak konsisten,� katanya. Irwan Rakhday, salah seorang warga Asembagus berharap agar operasi lalu lintas tidak hanya dipusatkan di titik-titik tertentu. Sebab, selama ini hanya terkonsentrasi di wilayah kota. “Di Kecamatan Asembagus, warga seenaknya berkendaraan di jalan raya tanpa memakai helm. Keadaan itu sudah cukup lama terjadi. Sepertinya ada pembiaran,� kata warga Desa/Kecamatan Asembagus itu. (pri/c1/als)

EDY SUPRIYONO/RaBa

PIMPIN RAPAT: Ketua DPRD Situbondo, Zeiniye, memberikan keterangan pers usai pertemuan bersama pihak-pihak terkait.

Tertangkap Bawa Dextro SITUBONDO - Umariyanto Sastra, 29, warga Dusun Tanah Anyar, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, terpaksa berurusan dengan polisi. Sebab, pria dua anak itu ditangkap aparat Polres Situbondo lantaran membawa obatobatan jenis dextro dan trek. Penangkapan pelaku berawal dari informasi warga. Polisi pun langsung melakukan pengejaran. Pelaku berhasil ditangkap saat mengendarai sepeda motor di desanya. Saat ditangkap, Umariyanto mengelak dan mengaku tidak memiliki dextro dan trek. Namun, setelah

digeledah, polisi menemukan puluhan butir dextro dan trek di dalam saku celananya. Oleh karena itu, Umariyanto langsung digelandang ke mapolres untuk menjalani pemeriksaan. Dia mengaku baru pertama kali menggunakan obat tersebut. “Saya baru kali ini memakai obat itu, Pak,� ujar Umariyanto kepada polisi. Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Priyo Purwandito, membenarkan berita penangkapan tersebut. “Saya berharap bantuan masyarakat agar peredaran obat terlarang berkurang,� pungkas AKP Purwandito. (rri/c1/als)

Tak Jadi Mancing malah Curi HP JANGKAR - Tindak kejahatan ternyata tidak hanya karena ada niat, tapi juga karena ada kesempatan. Seperti yang dilakukan Supiyanto, 25, warga Desa Agel, Kecamatan Jangkar. Pada 5 Januari lalu, dia berniat memancing di laut tak jauh dari rumahnya. Namun, keinginan itu urung dilakukan. Supiyanto malah mencuri sebuah HP Maxtor buatan China. Nahas, perbuatan jahat itu berhasil ditelusuri petugas dari Polsek Jangkar. Berdasar jejak penjualan HP yang dicuri Supiyanto, petugas berhasil membongkar pencurian tersebut. Setelah itu, polisi langsung menciduk pelaku di rumahnya Selasa kemarin (15/1). Ceritanya, pencurian yang dilakukan 5 Januari itu terjadi sekitar pukul 13.00. Saat itu, Supiyanto tengah berjalan me-

NUR HARIRI/RaBa

TERTANGKAP: Pencuri HP menjalani pemeriksaan di Mapolsek Jangkar kemarin (16/1).

nyusuri pantai di Desa Agel untuk memancing ikan. Tiba-tiba Supiyanto mendengar bunyi HP dari bawah sadel motor yang

parkir di pinggir pantai tersebut. Tanpa pikir panjang, Supiyanto langsung mengambil HP Maxtor di bawah sadel yang ternyata

tidak terkunci itu. Apalagi, sang pemilik HP bernama Mihe, warga Desa Agel, Kecamatan Jangkar, posisinya agar jauh dari sepeda motornya. Supiyanto pun berhasil membawa kabur dan menjual HP tersebut seharga Rp 100 ribu. Data yang berhasil dikumpulkan, sekitar 10 hari kemudian, petugas Polsek Jangkar berhasil menelusuri dan membongkar jejak penjualan HP tersebut. Tanpa perlawanan, pelaku ditangkap di rumahnya dan langsung digelandang ke sel tahanan. Kapolsek Jangkar, AKP H. Mardjuki mengatakan, akibat perbuatannya, Supiyanto dijerat Pasal 326 KUHP. “Bukti tindak kriminalnya adalah 1 unit HP Maxtor yang dipastikan milik Mihe, warga Desa Agel,� tegas AKP Mardjuki. (rri/c1/als)

PENERIMAAN MAHASISWA BARU TAHUN 2013.1

UNIVERSITAS TERBUKA PERGURUAN TINGGI NEGERI 2 Januari - 23 Januari 2013     5    % 6  7 %$#     5 $$ 6 $$#$ 7    8 "##+ . $ "$ . $ " . $ $" 9 %    : "(

/50 /50 /50

/50 /50 /50 /50

$

/50 /50

      5 %#$"# " 6 %#$"#  7 % "$ 8  9 "! : % %# ;   <  #   = #"# $ "

/50 /50 /50 #" $ /. 0 /50 #" !%$ /50 /50

  5 #" .  .   6 ##$"  # 7 # "# 8  $$ 9 # :    ;   <    =  # &""

/50 /50 /50 /50 /50 /50 /50 /50 /50 /50 /50

   5 %#$"# %/  0 6 / 0 7 % %$ $  "/ 0 8  $$/ 0      . #  #$% %$%"# . # "# . #$"# "$# . $$#$ "$ . %# "( $%%"% . $$%#  10    

     

Daftarkan sekarang juga TANPA UANG GEDUNG. Informasi lengkap buka www.ut.ac.id Lebih lanjut silahkan hubungi : Jl. Kaliurang No. 2A Jember, Telp.(0331)326444, Faks.(0331)336444, Email: jember@ut.ac.id, website: http:/www.jember.ut.ac.id Kontak Person : 081230653266 (Ibu Suparti), 081336721224(Ibu Iswati), 08123499017( Ibu Hayati), 082132206333(Rully), 082139195639 (Hesti), 085236128633 (Nita)

10 10 10 10 10 10

 5  $  !()($#"/6"!0 6 #! $ %%"6'7/7"0     5  "%"#$"#   6 ( !" %$%!" "  #"!79,444*.#!99,444*.       5    +%$ %$- %  $/#$**$"$0 6

  +$$#%#$%) 7    8

     !  69 "" $"%#94@ 9

      


Radar Banyuwangi 17 Januari 2013