Page 1

RABU 15 MEI

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Kesulitan Evakuasi Bangkai Perahu MUNCAR - Proses evakuasi bangkai perahu yang tenggelam akibat dihantam badai masih terus berlangsung kemarin. Namun, para nelayan masih ke sulitan mengangkat sebagian perahu yang tenggelam di sekitar break water proyek Minapolitan Pelabuhan Muncar tersebut. Sampai kemarin siang, tercatat ada empat perahu yang belum berhasil di angkat ke darat, antara lain tiga slerek dan satu unit perahu gardan. Semua bangkai perahu tersebut masih belum berhasil dientas dari laut. Meski dibantu alat berat, perahu tetap sulit ditarik. Sebaliknya, kehadiran mesin backhoe justru merusak perahu-perahu tersebut n  Baca Kesulitan...Hal 35

ALI NURFATONI/RaBa

KERJA KERAS: Puluhan nelayan menarik bangkai perahu slerek menggunakan jaring di kawasan Pelabuhan Muncar, Banyuwangi, kemarin.

Buang Bayi di Tengah Hutan n Beralas Jarit Putih, Tergeletak di Jalan Setapak

ANGKOT

Lin 3 Melewati Kampung Ujung BANYUWANGI - Perubahan arus lalu lintas di Jalan PB. Sudirman ternyata berdampak pada perubahan trayek angkutan kota (angkot) atau lin kuning. Beberapa trayek angkot mengalami perubahan karena menyesuaikan perubahan arus lalu lintas. Angkot yang mengalami perubahan trayek adalah lin 1, lin 2, lin 3, lin 4, dan lin 7. Trayek lin 1 meliputi Terminal Blambangan-Brawijaya melalui Jalan Basuki Rachmat, PB. Sudirman, A. Yani, Adi Sucipto, dan Jalan Brawijaya (PP). Trayek lin 2 dari Terminal BlambanganBrawijaya melalui Jalan Basuki Rachmat, PB. Sudirman, Jalan Susuit Tubun, Jalan Veteran, Jalan Kartini, Jalan Pierre Tendean, Ja lan MT. Haryono, Letkol Sugiono, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Adi Sucipto, dan Jalan Brawijaya (PP) n  Baca Lin 3...Hal 35

LEGISLATIF

Banyak Anggota Bolos, Banmus Jalan Terus BANYUWANGI - Agenda politik cukup padat yang mengakibatkan rendahnya tingkat kehadiran para anggota dewan di kantornya tampaknya tidak akan membuat Badan Musyawarah (Ban mus) DPRD Ba nyuwangi menyesuaikan jadwal kerja yang su dah ditetapkan. Sebaliknya, para anggota dewan yang kerap absen itulah yang har us menyesuaikan agenda parpol dengan DOK. RaBa agenda DPRD. Hermanto Dikonfirmasi kemarin (14/5), ketua DPRD Banyuwangi, Her manto mengatakan, kegiatan yang diagendakan Banmus sudah mewakili masingmasing fraksi di lembaga legislatif tersebut. Jadwal kegiatan yang disusun Banmus tersebut juga sudah mengacu planning awal yang ditetapkan DPRD. Sebab, jika tidak, target yang sudah ditentukan DPRD itu tidak akan tercapai n  Baca Banyak...Hal 35

WONGSOREJO - Bayi berkelamin laki-laki yang sudah tidak bernyawa ditemukan warga di tepi jalan setapak, masuk kawasan hutan Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, pagi kemarin. Diduga kuat, bayi ini sengaja dibuang orang tuanya. Orang yang kali pertama menemukan bayi bernasib malang itu adalah Wisnadi, 30, dan Zubaidah, 28, pasangan suami istri (pasutri) yang tinggal di Dusun Krajan, Desa Alasbuluh. “Bayi itu berada di pinggir jalan setapak,” ujar

Wisnadi kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Saat menemukan bayi itu, Wisnadi hendak pulang setelah bekerja di hutan. Dalam perjalanan pulang, dia dikagetkan dengan jarit warna putih yang kondisinya masih bagus. Jarit itu tergeletak di pinggir jalan setapak. “Di tengah hutan kok ada jarit bagus,” kata Wisnadi. Setelah jarit itu didekati, Wisnadi bersama istrinya terkejut bukan main karena dalam jarit itu ada bayi  Baca Buang...Hal 35 yang sudah meninggal n

Mayat Bayi di Tengah Hutan Wisnadi melihat jarit putih saat melintas di jalan setapak hutan Alasbuluh.

Wisnadi dan istrinya membawa pulang mayat bayi itu, lalu warga melaporkan temuan itu ke polisi.

3

2 1

Setelah dilihat, ternyata jarit itu adalah bayi yang sudah meninggal dunia.

Sebelahnya terdapat kresek hitam berisi ari-ari.

AGUS BAIHAQI/RaBa

GRAFIS: ZAKARIA/RaBa

TAK BERNYAWA: Kondisi bayi yang ditemukan di hutan Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo.

50 Taksi Baru Segera Beroperasi Depan Kantor Pos

Dilarang Belok Kiri

BANYUWANGI - Taksi Bosowa tampaknya cukup serius ingin beroperasi di Kabupaten Banyuwangi. Tidak tanggungtanggung, untuk melayani masyarakat Kota Gandrung, manajemen Bosowa Taxi telah menyiapkan 50 unit mobil sedan yang semua masih kinyiskinyis. Satu dari 50 unit yang akan beroperasi itu dipamerkan kepadaa Bupati Banyuwangi H. Abdullah Azwar Anas di kantor Pemkab Banyuwangi pagi kemarin (14/5). “Taksi itu diharapkan bisa melayani transportasi masyarakat,” ujar Bupati Anas. Bupati Anas terlihat semringah saat melihat kondisi taksi yang masih gres tersebut n

Dishub Evaluasi Perubahan Arus

GRES: Bupati Anas melihat taksi Bosowa di kantor Pemkab Banyuwangi kemarin.

 Baca 50 Taksi...Hal 35

GALIH COKRO /RaBa

BANYUWANGI - Uji coba perubahan arus lalu lintas Jalan PB. Sudirman mulai dievaluasi. Hasil evaluasi, ada beberapa ruas jalan yang me nga lami perubahan setting. Evaluasi yang dilakukan Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) difokuskan di dua titik yang rawan kemacetan dan kecelakaan. Dua titik tersebut adalah persimpangan Gedung Juang dan simpang Surati di Jalan Sayuwiwit. Kepala Dinas Perhubungan, Telekomunikasi, dan In for-

matika (Dishubkominfo) Nur Agus Suharto melalui Kabid Perhubungan Darat Hendra Lesmana mengatakan, demi mengatasi trouble di dua titik tersebut, arus kendaraan harus diubah. Arus kendaraan dari Simpang Lima yang melewati Jalan dr. Soetomo saat ini langsung dilewatkan Jalan dr. Wahidin Sudirohusodo. Sebelumnya, kendaraan yang dari arah Jalan dr. Soetomo (depan kantor Telkom) boleh melewati Jalan Diponegoro atau depan Gesibu. Saat ini, Jalan Diponegoro di depan Gesibu hanya boleh dilewati kendaraan dari arah Jalan Susuit Tuban dan Jalan Vetaran n

Pelayanan Puskesmas Sempu setelah Buka 24 Jam Gratis

Tahun Lalu Jumlah Pasien Tembus 38 Ribu Orang Menerapkan layanan gratis selama 24 jam membuat karyawan Puskesmas Sempu sempat ketar-ketir. Nyatanya, para karyawan justru semringah sejak program itu digulirkan Maret 2012 lalu. Mengapa bisa begitu?

PUSAT kesehatan masyarakat atau yang biasa disebut puskesmas adalah Unit Pelayanan Teknis (UPT) Dinas Kesehatan Banyuwangi. Di tangan merekalah penanganan medis awal para pasien dilakukan. Puskesmas merupakan ujung tombak dalam melayani kesehatan masyarakat. Pada Maret 2012, Kepala Puskes-

Nelayan kesulitan evakuasi perahu korban badai di Muncar Memang sulit menjaring alat jaring yang tenggelam dengan jaring

Banyak anggota DPRD bolos, agenda Banmus jalan terus

ALI NURFATONI, Sempu

http://www.radarbanyuwangi.co.id

 Baca Depan...Hal 35

Suka bolos berarti tak kerasan lagi di dewan 5 tahun mendatang

ALI NURFATONI/RaBa

UJUNG TOMBAK PELAYANAN: Kantor Puskesmas Sempu terlihat asri dan bersih.

mas Sempu, Hadi Kusairi, membuat kebijakan yang dirasa janggal. Bayangkan, puskesmas harus be-

roperasi selama 24 jam tanpa dipungut biaya alias gratis. Padahal, pus kesmas lain hanya membuka

layanan gratis saat jam kerja. Selebihnya, pasien wajib bayar n  Baca Tahun...Hal 35

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


26

Rabu 15 Mei 2013

Belajar Ilmu Pariwisata di Tanah Orang SEBAGAI anak rantau, saya sangat merindukan tanah kelah kelahiran saya, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Semasa kecil, saya sangat menikmati suasana berkumpul bersama keluarga dan menikmati aneka kuliner dan wisata khas yang dimiliki Banyuwangi, dan sudah 7 tahun saya menjadi anak rantau. Menjadi anak rantau tidak harus menjadi anak tiri di negeri orang. Kita harus menunjukkan performa terbaik dalam hal apapun tapi tetap rendah hati. Hal ini terbukti dengan terpilihnya saya menjuarai beberapa kompetisi tingkat Kota Malang dan provinsi serta menjadi penyiar (broadcaster) di salah satu radio besar di Malang. Setelah menjalani kuliah selama 4 tahun dan meraih gelar Sarjana Sastra Inggris dengan predikat Cumplaude di Uni-

versitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki), saya memiliki keinginan untuk mengabdikan diri pada tanah kelahiran, Banyuwangi. Namun, saya merasa bahwa ilmu yang saya dapatkan belum cukup untuk pengabdian ini, saya memiliki mimpi untuk bisa mengenyam pendidikan S2 bidang pariwisata di salah satu universitas terkemuka. Kenapa pariwisata? Karena Banyuwangi memiliki potensi di sektor pariwisata yang sangat besar. Dan saya yakin bahwa potensi wisata Banyuwangi akan terus mengalami peningkatan. Upaya meraih mimpi belajar ilmu pariwisata saya awali dengan mengikuti pemilihan duta wisata Jebeng-Thulik Banyuwangi tahun 2009 (ketika itu saya masih semester 4 di UIN Malang) yang akh-

irnya mempercayai saya untuk meraih juara 2/Wakil I Thulik Banyuwangi, dan menjadi duta Banyuwangi menjadikan saya semakin mencintai Bumi Blambangan ini. Semasa kuliah S1 hingga saat ini, saya berupaya menjalin relasi dengan banyak orang dari berbagai kalangan untuk mendapatkan ilmu sebanyakbanyaknya, tanpa membatasi atau memilih ilmu apapun (semua harus dipelajari). Dalam masa menjalin relasi, saya mengenal salah seorang sahabat yang memberikan saya informasi tentang beasiswa S2 di Jakarta dan jurusan pariwisata. Tanpa berfikir panjang saya langsung mendaftarkan diri untuk mendapatkan beasiswa tersebut. Alhamdulillah, Tuhan memudahkan jalan yang akhirnya saya mendapat-

Oleh: Nanang Mutasim

kan kesempatan untuk meraih beasiswa tersebut. Tidak ada yang tidak mungkin dalam mimpi, jika kita memiliki niat baik, pasti Tuhan akan menjawab mimpi kita. Saat ini saya sedang menempuh gelar Master Pemasaran pariwisata di salah satu Universitas terkemuka di Jakarta, dan mendapatkan kesempatan

untuk kuliah double degree di bidang pariwisata di Universitas Anger Perancis. Mendapatkan beasiswa bukanlah untuk orang-orang kota, pelajar dari pelosok Banyuwangi pun bisa. Banyuwangi harus memiliki orang-orang hebat agar bisa memajukan daerah, silakan menuntut ilmu sebanyakbanyaknya dari manapun, tapi jangan pernah melupakan daerahmu, Banyuwangi. Di masa yang akan datang, saya memiliki impian bisa menjadi

salah satu stake holder dalam pengembangan potensi yang dimiliki oleh Banyuwangi. Tidak hanya saya, tetapi semua generasi muda Banyuwangi harus memiliki mimpi yang sama untuk membuat Banyuwangi (khususnya di sektor pariwisata) semakin mendunia. (Twitter: @NewTasim)

Radar Banyuwangi mengundang warga Banyuwangi dan Situbondo yang berada di perantauan untuk menulis pengalamannya. Tulisan kirim ke radarbwi@gmail.com. Sertakan juga foto diri. Maaf, kami tidak menyediakan imbalan apapun bagi tulisan yang dimuat.

*) Penulis adalah Mahasiswa S2 double degree Jurusan Manajemen Pemasaran Pariwisata Universitas Sahid

Jakarta dan Anger University of France. Warga asli Desa Tegalpare, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

BAYU SAKSONO/RaBa

RAMAI: Warga dan SKPD berolahraga di kawasan pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Pesanggaran, Banyuwangi, sore kemarin (14/5).

Warga Diajari Kelola Home Stay PESANGGARAN - Pemkab Banyuwangi terus mematangkan persiapan even Red Island Surfing Competition di Pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, 24 -26 Mei 2013 mendatang. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama para pejabat pemkab meninjau persiapan even tersebut ke pantai Pulau Merah sore kemarin (14/50). Sebagai langkah awal untuk menyambut even tersebut, Pemkab Banyuwangi dan warga sekitar mengadakan bersih-bersih pantai Pulau Merah sejak beberapa hari lalu. Bukan hanya itu, Dinas Pe r i k a na n d a n Ke l au t a n Banyuwangi juga mengadakan lomba bakar ikan yang diikuti warga dari berbagai

kecamatan di tepi pantai Pulau Merah siang kemarin. Setelah menyantap ikan bakar peserta lomba, bupati, para pejabat, bersama warga, berolahraga voli pantai dan futsal di pantai Pulau Merah. Bupati Anas mengatakan, kegiatan bersih-bersih pantai dan lomba bakar ikan itu merupakan bagian dari acara menyambut even surfing international tersebut. Selanjutnya, sepuluh pemenang lomba bakar ikan akan dikirim ke Jimbaran, Bali, untuk belajar cara memasak ikan sekaligus melayani wisatawan yang datang ke Pulau Merah. Sebab, selama ini Jimbaran dikenal dengan wisata kuliner ikan bakar. “Sehingga, nanti warga kita kirim agar banyak belajar cara memasak ikan bakar sekaligus cara menyajikan kepada

wisatawan,” katanya. Anas menambahkan, usai belajar di Jimbaran, warga diharapkan mengembangkan wisata kuliner ikan bakar di Pulau Merah. Selain itu, pemkab juga mengirim sekitar 60 warga pemilik home stay di sekitar Pulau Merah ke Hotel Ketapang Indah. Para pemilik home stay yang akan ditempati

para surfer tersebut dikirim ke Hotel Ketapang Indah agar belajar mengelola ruangan dana melayani para wisatawan. Sehingga, warga sekitar Pulau Merah bisa mengelola home stay miliknya sendiri dengan baik. “Inilah cara kami mengembangkan wisata, yaitu memberdayakan masyarakat sekitar,” ujarnya. (azi/c1/bay)

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI DINAS KESEHATAN Jl. Letkol Istiqlah No. 42 0333-424794 – 413173 Fax : 413173 B A N Y U W A N G I

PENGUMUMAN Nomor : 800/1598/429.114 / 2013 PENERIMAAN DOKTER PTT KABUPATEN DAN TENAGA HARIAN LEPAS (THL) KESEHATAN TAHUN 2013 Dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga Dokter Umum dan Tenaga Teknis Kesehatan lainnya di Puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi membutuhkan : a. Tenaga Dokter Umum sebanyak 3 (tiga) orang yang akan ditempatkan di Puskesmas : Wongsorejo, Purwoharjo, Kedungrejo. b. Tenaga Harian Lepas (THL) Kesehatan sebanyak 5 (lima) jenis tenaga kesehatan dengan rincian : Tenaga Gizi (1 orang), Analis Laborat (7 orang), Asisten Apoteker (8 orang), Perawat Gigi (5 orang), Radiografer (4 orang) c. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 15 – 24 Mei 2013, pukul 08.00 s/d 15.00 WIB di Kantor Dinas Kesehatan Kab. Banyuwangi Jl. Letkol Istiqlah No 42 Banyuwangi d. Persyaratan : 1. Permohonan, Fotocopy berkas (Ijazah, Transkrip, KSK, KTP, STR) dan Surat Keterangan Sehat 2. Membuat dan menandatangani Surat Pernyataan : - Bersedia ditempatkan di Puskesmas sesuai kebutuhan selama masa kontrak - Tidak pernah dijatuhi hukuman - Tidak terikat kontrak dengan instansi lain - Tidak menuntut diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil e. Pengumuman hasil seleksi pada tanggal 28 Mei 2013 f. Informasi lebih jelas dapat diakses di http ://dinkes. banyuwangikab.go.id atau pada papan pengumuman Dinas Kesehatan Kab. Banyuwangi Jl. Letkol Istiqlah No. 42 Banyuwangi. Plt. KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANYUWANGI ttd Dr. H. WIDJI LESTARIONO Pembina NIP. 19630522 198902 1 002

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/ mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Rabu 15 Mei 2013

Siswa SMKN Kalibaru Unjuk Rasa

CURANMOR

Tuntut Transparansi Keuangan Sekolah

ALI NURFATONI/RaBa

BUKAN TERTUKAR: Dedi Purnama (kiri) korban pencurian sepeda motor di Pelabuhan Muncar kemarin.

KALIBARU - Ratusan siswa SMKN Kalibaru melakukan aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya kemarin pagi. Mereka menuntut Kepala SMKN Kalibaru, Magiono, transparan terkait keuangan pembangunan gedung sekolah. Informasi yang berhasil dihimpun wartawan koran ini, unjuk rasa yang dikoordinatori OSIS SMKN Kalibaru tersebut dimulai pukul 07.00. Ratusan

siswa—mulai kelas satu sampai tiga—bergerombol di pintu gerbang. Mere ka meneriakkan tuntutan agar Magiono transparan terkait keuangan. Puas melakukan orasi, per wakilan siswa ditemui Magiono, sejumlah guru, dan jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Kalibaru. Setelah melakukan dialog secara tertutup, kesepakatan diumumkan kepada ratusan siswa yang

menunggu di luar. “Kita sepakat akan meningkatkan kualitas belajar-mengajar di sekolah. Hal itu sudah saya sampaikan langsung di hadapan anak-anak,” kata Magiono kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Magiono menuturkan, terkait uang gedung sekolah, dirinya mengaku tidak tahu karena semua dilakukan melalui lelang dan pengerjaannya dilakukan pihak CV. “Terkait kualitas gedung yang

katanya kurang baik, hal itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab kontraktor,’’ tandasnya. Di sisi lain, Magiono juga menegaskan bahwa dirinya akan melakukan yang terbaik demi SMKN Kalibaru. Bahkan, belakangan dia sedang menggalakkan kedisiplinan di sekolah tersebut. Dia dan para guru serta siswa pun sepakat melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pendidikan di SMKN Kalibaru. “Kesepakatan itu yang tadi kita sampaikan. Mudah-mudahan berjalan dengan baik,” harapnya. (azi/c1/aif)

Mubarok Bantah Terlibat Illegal Logging

Bantu Evakuasi, Sepeda Motor Diembat Maling MUNCAR - Aksi pencurian sepeda motor terjadi di kawasan Minapolitan Pelabuhan Muncar kemarin. Motor milik Dedi Purnama, 29, hilang. Motor merek Honda Vario itu diparkir dekat lokasi tenggelamnya delapan perahu. Diperoleh keterangan, warga Dusun Muncar, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, itu memarkir kendaraannya mulai pukul 08.00. Motor tersebut diparkir berdampingan dengan kendaraan lain yang parkir tak teratur. Betapa terkejutnya Dedi saat mengetahui motornya sudah tidak ada di tempat. ‘’Saya mau pulang, tapi motor saya sudah nggak ada,” kata Dedi di lokasi kejadian kemarin. Dia langsung melaporkan kasus itu kepada polisi. Beberapa saat kemudian, sejumlah polisi datang ke lokasi kejadian. Selain motor, barang-barang penting juga hilang. Barang yang hilang adalah surat kendaraan, dompet berisi uang tunai sekitar Rp 300 ribu, dan KTP. ‘’Ada kartu ATM Mandiri dan BCA. Ada uangnya, tapi saya lupa berapa jumlahnya,” kata Dedi. (ton/c1/aif)

SEMENTARA itu, mantan Kades Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, membantah dirinya terlibat kasus illegal logging. Menurut dia, kayu yang dibawa petugas gabungan Polsek Pesanggaran dan Perhutani itu bukan miliknya. Lagi pula,

ADA APA LAGI ABDUL AZIZ/RABA

kayu itu memiliki dokumen sah. Saat petugas mendatangi rumahnya pukul 07.30, dirinya tengah berada di rumah. Bahkan, dia sempat menunjukkan dokumen enam kubik kayu miliknya kepada petugas. “Dokumen-dokumen kayu saya tunjukkan,” katanya. Usai memeriksa kayu tersebut, petugas memeriksa gudang di sekitar rumahnya. Dalam gudang tersebut ditemukan tumpukan kayu. “Kayu di gudang itu bukan milik saya. Saya tidak tahu karena 10 hari ini saya pergi ke luar kota,” bebernya. Berdasar keterangan istrinya, kayu itu milik Didik Agus Rohman, salah satu temannya yang tinggal di Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Pesanggaran n Baca Mubarok...

TAK BERTUAN: Petugas Polhutmob mengamankan barang bukti kayu jati dan truk kemarin.

Hal 35

Amankan Satu Truk Muatan Jati Ditinggal Kabur Sopir dan Kernet

ALI NURFATONI/RaBa

OLAH TKP: Kapolsek AKP Agung Setyabudi melihat kondisi Innova yang terbakar di Dusun Rejomulyo, Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring, kemarin.

Innova Dilempar Bola Api CLURING - Sebuah Toyota Innova dibakar orang tak dikenal pukul 00.30 dini hari kemarin. Peristiwa itu terjadi di Dusun Rejomulyo, Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring. Akibatnya, kendaraan roda empat warna silver milik Mundir, 41, itu terbakar. Beruntung, kobaran api tidak sampai menghanguskan mobil bernopol L 1256 QM tersebut. Api berhasil dipadamkan sesaat setelah diketahui terbakar. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, peristiwa itu bermula saat Mundir pulang dari Muncar sekitar pukul 19.30. Dia langsung memarkir mobilnya di garasi samping rumahnya. Garasi mobil tersebut memang tidak tertutup. Setelah itu, dia tidur. Beberapa jam kemudian, dia terbangun. Mundir sedianya akan menunaikan salat malam. Tetapi, dia dikejutkan dengan kobaran api di garasi rumahnya. Setelah dilihat, bagian depan mobilnya sudah terbakar. Kapolsek Cluring, AKP Agung Setyabudi menjelaskan, mobil dibakar orang yang tidak dikenal. Sebab, ada kain yang berbau bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di bawah mobil tersebut. ‘’Ada gumbal berbahan kaus dan tali tampar warna biru di TKP,” kata Agung kemarin. Polisi menduga kain itu disulut api sebelum dilempar. Sampai saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan. ‘’Kita masih lidik demi mengetahui siapa pelakunya,” janjinya. Akibat kejadian itu, pemilik mobil menderita kerugian Rp 10 juta. (ton/c1/aif)

PURWOHARJO - Petugas Perhutani Banyuwangi Selatan terus gencar melakukan operasi kayu jati ilegal. Setelah sebelumnya menemukan 92 batang kayu jati di rumah Mubarok, mantan Kepala Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Mubarok, kemarin Perhutani kembali mengamankan satu truk kayu jati ilegal. Tumpukan kayu jati ilegal sebanyak 63 batang tersebut diamankan petugas dari sebuah truk warna kuning bernopol DK 9578 PF. Truk tersebut dihentikan saat melintas di jalan hutan masuk Dusun Curahjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, pukul 15.00. Sayang saat truk berhasil dihentikan, sopir berikut kernetnya langsung melompat dari kendaraan dan kabur ke tengah hutan. Sehingga Polhutmob Banyuwangi Selatan hanya bisa mengamankan tumpukan kayu jati ilegal tersebut beserta truk warna kuning di Mako Perhutani Benculuk, Kecamatan Cluring. “Kayu jati tersebut diduga berasal hutan perhutani petak 88 C, KRPH Curahjati, BKPH

Curahjati, KPH Banyuwangi Selatan,” kata Waka (Ajun) Perhutani Banyuwangi Selatan, Ketut Gede Sukantawiyasa kepada Jawa Pos Radar Bayuwangi, kemarin sore. Sementara itu, terkait kasus dugaan illega logging di rumah Mubarok, Kapolsek Pesanggaran AKP Supriyadi mengatakan, bahwa kasus tersebut ditangani oleh Polres Banyuwangi. “Oleh Perhutani kasus tersebut diserahkan ke polres,” kata Supriyadi Waka Administratur Perhutani Banyuwangi Selatan, Ketut Sukantawiyasa, juga membenarkan jika kasus yang diduga melibatkan Mubarok itu ditangani oleh Polres Banyuwangi. “Staf saya lapor ke Polsek Pesanggaran, tapi sama pihak polsek disarankan agar lapor ke polres, sehingga akan kita laporkan ke polres,” tuturnya. Lebih jauh Ketut mengatakan, kemarin siang pihaknya bersama petugas dari Polres Banyuwangi serta Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertanian Banyuwangi, melakukan kroscek terhadap keberadaan jenis kayu jati yang diamankan dari rumah Barok. Sebab, berdasarkan pengakuan Barok, kayu tersebut membeli kepada warga. “Jadi tadi sudah

ngecek kayu jatinya di TPK Gaul. Hari ini akan kita cek tunggaknya, apa benar kayu tersebut dibeli dari warga,” janji Ketut. (azi/aif)     

AGUS BAIHAQI/RaBa

MANTAN KADES: Mubarok klarifikasi kepada koran ini kemarin.

Penyakit TBC Ditandai dengan Batuk yang tanpa Henti Penyakit TBC membuat penderitanya terbatuk-batuk tanpa henti, dan makin lama makin parah. Penelitian membuktikan, penyakit ini dapat meyerang siapa saja, tapi paling sering menyerang mereka yang bertubuh lemah, kurang gizi, atau tinggal serumah dengan penderita TBC. Meski demikian, kini penyakit ini sudah bisa disembuhkan. Sebab, sejak beberapa dekade ini, sejumlah ahli telah bekerja keras meneliti penyakit ini serta cara menanggulanginya. Cukup banyak nama besar yang berjasa di bidang ini, dan salah satunya Wilhelm Rontgen, yang tahun 1895 menemukan sinar X, yang dapat melengkapi sarana untuk mendiagnosis TBC. Dengan demikian, di awal abad XX ini semua sarana diagnostik TBC sebenarnya sudah tersedia lengkap. Dan hebatnya, alat-alat tersebut telah terusmenerus dipakai hingga hari ini. Lalu, di tahun 1950-an, bukan hanya sarana yang telah dimiliki, melainkan juga obat. Saat itulah ditemukan obat yang dapat membunuh basil TBC. Dengan penemuan obat ini, orang mulai bisa bernapas lega, karena dengan demikian penyakit ini mulai dapat benarbenar disembuhkan secara medis. Ada lima penyebab yang membuat penanggulangan penyakit ini sering gagal. 1) Penderita kurang memahami lamanya pengobatan, yang biasanya memakan waktu satu hingga dua tahun. 2) Rasa sakit waktu disuntik dan seringnya penyuntikan membuat penderita mundur. 3) Penderita sering sudah merasa sembuh, padahal pengobatannya belum tuntas. 4) Penderita merasa jarak antara rumahnya dan rumah sakit jauh. 5) Biaya pengobatan kurang terjangkau. Juga terdapat lima fakta tentang TBC. 1) Ini adalah penyakit serius yang menyerang paru-paru; karena itu harus segera ditangani. 2) Penyakit ini menular secara langsung melalui udara. 3) Ada dua macam TBC: karena infeksi dan karena terjangkiti. 4) TBC merupakan permasalahan dunia, sehingga WHO bekerja sama

dengan seluruh negara memerangi penyakit ini. 5) Penyakit ini sering menyerang orang yang tak punya tempat tinggal layak, seperti narapidana, pemakai narkoba, dan penderita HIV. Dengan majunya teknologi, makin lama orang makin memahami penyakit ini, termasuk penanggulangannya. Dan salah satu cara menanggulangi penyakit ini adalah rutin mengonsumsi antioksidan tingkat tinggi yang bersifat alami dan berasal dari bahan nabati alias tumbuhan. Contohnya? Xanthone, yang terdapat dalam kulit buah manggis. Sebagai antimikrobial, keampuhan xanthone telah diuji oleh Suksamrarn dan kawan-kawan tahun 2003. Pemberian 6,25 mikrogram/ ml derivat xanthone (alpha-mangostin, beta-mangostin, dan B-garcinone) dapat menghambat pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis, bakteri penyebab TBC. Bila ingin tahu lebih banyak tentang khasiat kulit mang gis tersebut, Anda bisa membaca nya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, y a n g tersedia di Toko Buku G ra m e d i a di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul. Namanya Garcia. Sedangkan xanthone adalah nama zat yang dikandungnya. Bila ingin tahu lebih banyak tentang ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi telepon bebas pulsa kami di 08001401430, email info@manggisgarcia.com, atau website www. manggisgarcia.com. .Produk ini bisa didapatkan di Apotek dan toko obat terkemuka di kota anda atau segera Banyuwangi : 03337703239 & 081336445358


28

Rabu 15 Mei 2013

POLITIK

Tak Boleh Bacaleg Tunggal Laki-laki di 1 Dapil BANYUWANGI - Tenggat masa perbaikan daftar caleg sementara (DCS) semakin mendekati akhir. Namun, hingga kemarin (14/5), sejumlah partai politik (parpol) masih belum memenuhi kuota maksimal bacaleg di masing-masing daerah pemilihan (dapil) di Banyuwangi. Tiga parpol tersebut adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Partai Bulan Bintang (PBB). Seperti diketahui, batas maksimal bacaleg yang bisa diajukan parpol di seluruh dapil di Bumi Blambangan mencapai 50 orang. Rinciannya, kuota bacaleg di Dapil Banyuwangi I sebanyak 11 orang, Dapil Banyuwangi II delapan orang, Dapil Banyuwangi III sebanyak 11 orang, serta Dapil Banyuwangi IV dan Banyuwangi V masing-masing sepuluh orang. Sementara itu, data yang berhasil dikumpulkan Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, jumlah bakal calon legislatif (bacaleg) dalam DCS yang diserahkan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) “hanya” berjumlah 47 orang. Demikian pula dengan DCS PKPI. Dari kuota maksimal 50 orang, jumlah bacaleg yang terdaftar dalam DCS PKPI “hanya” sebanyak 19 orang. Jumlah bacaleg yang diajukan DPC PBB Banyuwangi malah lebih sedikit lagi, yakni sebanyak delapan orang. Daftar bacaleg yang diajukan DPC PKS Banyuwangi, itu terdiri dari 11 orang di Dapil Banyuwangi I, delapan orang di Dapil Banyuwangi II, sembilan orang di Dapil Banyuwangi III, sembilan orang di Dapil Banyuwangi IV, dan sepuluh orang di Dapil Banyuwangi V. Beruntung, komposisi perempuan di masing-masing dapil tersebut sudah memenuhi ambang minimal 30 persen. Yakni masing-masing 4 orang (36,36 persen) di Dapil Banyuwangi I, tiga orang (37,50 persen) di Dapil Banyuwangi II, tiga orang (33,33 persen di Dapil Banyuwangi III, empat orang (44,44 persen) di Dapil Banyuwangi IV, dan empat orang (40 persen) di Dapil Banyuwangi V. Komposisi DCS PKPI di Dapil Banyuwangi I terdiri dari sembilan orang dan tiga di antaranya (33,33) persen adalah perempuan. Di Dapil Banyuwangi II, hanya ada satu bacaleg yang diajukan, yakni bacaleg perempuan (seratus persen). Untuk Dapil Banyuwangi III, Banyuwangi IV, dan Banyuwangi V, masing-masing terdiri dari tiga bacaleg. Di masing-masing dapil tersebut, terdapat satu Bacaleg perempuan (33,33 persen). Uniknya, dari delapan bacaleg yang terdaftar dalam DCS PBB, ternyata hanya tersebar di tiga dapil. Yakni lima orang di Dapil Banyuwangi I, satu orang di Dapil Banyuwangi IV, dan dua orang di Dapil Banyuwangi V n Baca Tak Boleh...Hal 35

BANYUWANGI

BANYUWANGI

Angin Kencang, Nelayan Wait and See BANYUWANGI - Sehari pasca embusan angin kencang menerjang wilayah Banyuwangi, para nelayan yang menyandarkan perahu di kawasan Pantai Boom, Banyuwangi, masih berharapharap cemas kemarin (14/5). Para nelayan yang mayoritas berasal dari Pulau Madura itu pun masih wait and see sebelum menentukan melaut ataukah tidak. Misbah, 51, nelayan asal Sumenep, Madura, mengatakan, Senin malam (13/5), dirinya dan para nelayan lain yang biasa beroperasi di kawasan Pantai Boom tidak berani melaut lantaran ombak tinggi melanda di perairan Selat Bali. Hingga kemarin sore, Misbah masih terus mengamati perkembangan situasi di perairan sebelum memutuskan melaut ataukah tidak. Dikatakan, dalam kondisi normal, para nelayan di kawasan Pantai Boom sudah berangkat melaut sekitar pukul 16.00. Namun, lantaran angin masih berembus kencang, para nelayan memilih menunda keberangkatan seraya menunggu situasi membaik. “Kami masih menunggu angin kencang reda. Namun jika kondisinya tetap seperti ini (kemarin sore kecepatan angin masih cukup tinggi), kami tidak akan melaut,” ujarnya. Kacong, 40, nelayan yang juga berasal dari Sumenep menambahkan, untuk menjaga keselamatan, dia dan rekanrekannya tidak akan melaut jika angin masih bertiup kencang. “Daripada bahaya, lebih baik tidak melaut,” kata dia. Seperti diberitakan, cuaca ekstrem melanda wilayah Banyuwangi Senin (13/5). Betapa tidak, cuaca yang semula panas, tiba-tiba berganti dengan hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang. Prakirawan Stasiun Meteorologi Banyuwangi, Gigik Nurbaskoro mengatakan, fenomena hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih berpeluang terjadi dalam satu hingga dua hari ke depan. “Di awal musim

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Nissan Xtrail ‘05 •

• Chery QQ ‘09 •

• Suzuki Forsa ‘92 •

• Suzuki PU Futura ‘10 •

Dijual Nissan Xtrail 2.5L ST tahun 2005 abu-abu metalik, harga 147,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Chery QQ GT MT tahun 2009 merah, harga 65 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Suzuki Sedan Forsa SF413 MP tahun1992 hitam metalik, harga 46,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Suzuki Pick-Up ST 150 Futura (ac) tahun 2010 hitam, harga 77,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Toyota Innova ‘05 •

• Toyota Innova ‘05 •

• Panther Sporty ‘99 •

• Toyota Avanza ‘07 •

Dijual Daihatsu Xenia F601RV-GMDFJJ ( XI family) mickro/minibus th 2009 htm mtlik, hrg 109,5 jt nego, brg istmw, bs cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Innova tipe v solar tahun 2005 silver Rp. 176 juta nego, cash & kredit, tukar tambah, hubungi 082142194111 & 081335897888.

Dijual Panther Sporty tahun 1999, warna coklat muda abu, barang istimewa, siap pakai, full audio, DVD, harga 80 juta nego, hubungi 085331868888

Dijual Toyota Avanza 1.3G F60 IRM GMMFJJ tahun 2007 hitam metalik, harga 124,5 juta nego, brg istmw, bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Isuzu Panther ‘01 •

• Daihatsu Terios ‘10 •

• Grand Livina ‘07 •

• Kijang LGX ‘00 •

Dijual Isuzu Panther TBR 541 LS 25 mt tahun 2001 biru muda metalik, harga 115 juta nego, brng istimewa, bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Daihatsu Terios F700 RG TS tahun 2010 hitam, harga 149 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Nissan Grand Livina XV 1.5 MT tahun 2007 abu-abu metalik, harga 143,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Toyota Kijang LGX LF 82 super long ( solar) tahun 2000 biru metalik, harga 117 juta nego, brang istimewa, bisa cash/kredit hub(0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Tanah Kebun •

• Promo Daihatsu • Hny dg 18 Jt, miliki All New Xenia Dual Air Bag. Free servis 60.000 KM/3 th. 081 233 432555/081559705555/087 857409555

• Solusi Telat Bulan • Anda telat bulan ?? solusi cpat&tpat dlm jangka 3jam dijamin lancar, garansi & tanpa efek smping h.081358456098.

• Blimbingsari •

• Karangrejo • Djl tnh L600m 200rb/m utr pabrik es krgrejo& Lt460m 300rb blkg kntr pos ktpg 082334205469

marin mencapai 18 knot atau setara 35 Kilometer (Km) per jam. Dia pun mengimbau warga agar waspada terhadap peluang terjadinya hujan lebat disertai angin kencang yang masih berpotensi terjadi hingga beberapa hari ke depan. “Potensi angin puting beliung juga masih ada,” pungkasnya. (sgt/c1/als)

BANYUWANGI

Djl tnah kebun SHM 7790M2&120mX70M a/n sendiri Rp. 150.000/m nego, lok Bwi kota & 150 m timur Jl. Raden Wijaya selatan Perum Djati Khayangan, hub 081829574908 / 081999093869, Bpk. Edi.

Jl tnh sktr Bandara Blimbingsari Bwi, L 3Ha, SHM,300rb/m.H.081235026365/087859712349

hal ini mengakibatkan tekanan udara rendah di wilayah Banyuwangi. Tekanan udara rendah, itu memicu terjadinya awan Cumolonimbus (Cb) yang dapat menyebabkan hujan lebat disertai petir dan angin kencang,” paparnya. Lebih jauh Gigik mengungkapkan, kecepatan angin yang melanda pusat Kota Banyuwangi dan sekitarnya ke-

BANYUWANGI

• Tulang Ikan Hiu •

• Investasi •

kemarau seperti saat ini, fenomena serupa masih berpeluang terjadi dalam satu hingga dua hari ke depan,” ujarnya. Dikatakan, hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang tersebut disebabkan oleh pengaruh lokal. Yakni terjadinya konveksi awan yang cukup kuat di atas daratan Banyuwangi. “Diawali penyinaran matahari yang cukup terik,

BANYUWANGI

Dicari tulang dari ikan hiu hubungi: 081353027992.

Ingin omset jualan naik 100%?Temukan rahasianya dg hny brinvestasi 250rb.Hub 03337742121,087755774384

GALIH COKRO/RaBa

PARKIR: Para nelayan memilih memarkir perahunya di pinggir Pantai Boom kemarin.

• PRIMA MOBIL • Ready stock L300, T120SS(new), PU Grdmx, PU Futura, Avanza, Xenia, Rush, Krista, APV, Escudo, Katana, Espass, Futura, STW. Bsa cash/krdt.Hub 0333411655,0811301676.

• Truk Toyota Dina ‘04 • Dijual Truk Toyota Dina thn 2004 wrn biru, kond siap pakai, hrg 110 jt. H. 085234622754.

SITUBONDO • Honda City ‘01 • BANYUWANGI • STNK • Hlg STNK P 5052 ZL, an. dr. Mashari, Sp. THT, Jl. Kertanegara 03 02/03 Kebalenan Hlg STNK P 3482 XD, an. Ida Bagus Adi Harimbawa, Dsn. Kedunen 04/05 Bomo Hlg STNK Nopol P 3402 X, an. Siti Roinah, d/a Brawijaya RT 03/03 Banyuwangi Hlg STNK P 2218 V, an. Ida Wardatullaili, Perum Pengantigan Indah 02/03 Rogojampi Hlg STNK P 2971 WG Khoirul Insan, Dsn. Krajan 01/02 Sumberarum Songgon

BANYUWANGI • Lowongan • Butuh pria/wanita usia 19-30 th berpenampilan menarik komunikatif min SMA, fas gaji+bonus +3jt transport ada jenjang karier lam kirim ke Jl. Jember 33 Genteng Bwi tlp 081336384879

Djl Honda City 2001 (5X-8) MT, silver, PS/ PW/EM/AC dingin/audio shock breaker 4 buah baru, istmw, siap pakai plat DK Denpasar, pajak baru bln april, 89jt nego dtmpat smpai jd. bu posisi Stbondo H 081232318000

• Toyota Yaris • Dijual Yaris E06 merah terawat baik, milik sendiri 135juta nego, 081233770294.

• Sales • Bth sgr eks Sales handal. P/W, min 20th &max30th, min SMA sdrjt, jujur&pkrja kras, mmp bkrj dgn team, pny kndraan+SIM C. Fas: Gaji 1, 9jt. Krm lam ke Permata Edulink, ruko Lavender. Jl. Kol. Sugiono Bwi. Tlp 087 755 744 259

BANYUWANGI • Jl. Yos Sudarso •

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan secara resmi di Radar Banyuwangi.

Djual rmh Jl. Yos Sudarso 08 Bwi LT 1082 m2, SHM lok strategis hub, 0811309588.

Mobil Anda belum laku? Hubungi: 412224


BALJEBOL

Rabu 15 Mei 2013

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

SBMPTN UNEJ

4.342 Pecalang Siap Amankan Pilgub Bali

Pendaftar Masih Sepi JEMBER – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Jember (Unej) masih sepi peminat. Hingga hari kedua kemarin yang mendaftarkan diri SBMPTN baru 76 calon mahasiswa. Calon mahasiswa yang datang lebih banyak masih sebatas konsultasi. “Pendaftar/calon pendaftar masih sepi hari ini, karena mungkin masih banyak siswa-siswi yang lebih suka menunggu pengumuman SNMPTN tanggal 28 Mei nanti. Setelah mengetahui mereka tidak lolos SNMPTN, baru mereka mendaftar SBMPTN,” ungkap Kepala Humas dan Protokol Unej, Rokhani, SP., Msi. Rokhani menjelaskan, secara umum siswa-siswi SMA/ SMK/MA yang datang ke PKM Unej sudah tahu mengenai tata cara mendaftar melalui laman SBMPTN. “Mereka lebih banyak berkonsultasi mengenai program studi yang ada dan persaingan di tiap program studi,” imbuhnya. Dari pengamatan panitia SBMPTN, ada beberapa peserta yang membayar langsung pada layanan mobil keliling Bank Mandiri yang stand by di PKM. Mereka langsung mendaftarkan diri dengan 3 unit komputer (dengan layanan internet) yang disediakan panitia. “Semua pendaftar berhasil mendaftar dengan sukses tanpa hambatan,” imbuhnya. Bank Mandiri menyiagakan mobil layanan keliling di PKM setiap harinya termasuk hari Sabtu, begitu pula panitia yang tetap jaga di hari Sabtu untuk memudahkan calon peserta. Pendaftar untuk Sains dan teknologi (d/h IPA) sebanyak 31 siswa, Sosial dan Humaniora (d/h IPS) sebanyak 33 dan Campuran (d/h IPC) baru 12 siswa. Unej membuka layanan informasi dan konsultasi SBMPTN di Gedung PKM mulai Senin (13/5) sampai dengan 7 Juni 2013. SBMPTN 2013 adalah pola seleksi yang dilaksanakan secara bersama oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak melalui ujian tertulis. (aro/jpnn)

PILKADA LUMAJANG

33

LUMAJANG

ADRIAN SUWANTO/RADAR BALI/JPNN

TAK TENANG: Atribut kampanye pendukung kandidat gubernur baik PAS maupun Pasti-Kerta semuanya melanggar jelang coblosan.

DENPASAR - Pihak aparat kepolisian dan TNI tak mau kecolongan dalam mengamankan pelaksanaan pemilihan gubernur Bali 2013 yang digelar besok (16/5). Terbukti, dalam pelaksaan Pilgub Bali 2013, pihak kemaanan akan menerjunkan ribuan personelnya. Kabid Humas Polda Bali Kombespol Hariadi saat dikonfirmasi menyebutkan, selain melibatkan unsur Polri dan TNI, pengamanan juga akan dibantu oleh pecalang. “Kesiapan personel justru jauh sebelum masa tenang. Penambahan personel biasa saja dilakukan. Bahkan, kami juga akan dibantu oleh Polda Jateng dan Jatim,” tegasnya. Sementara itu, masih terkait pengamanan Pilgub Bali, dari pihak pengamanan adat di Kota Denpasar, berencana akan menerjunkan sekitar 4.342 orang pecalang . “Kami pecalang di Denpasar siap membantu aparat penegak hukum khususnya dalam mengamankan wilayah banjar masing-masing selama pilgub,” terang Koordinator Parum Pecalang Kota Denpasar I Made Mudra. Sementara itu, menjelang pencoblosan besok, atribut kampanye dua pasangan calon masih terpasang di masa tenang ini. Atribut Dua kandidat baik kandidat nomor 1 maupun nomor 2 masih marak dan dipasang di tengah jalan. Seperti yang terjadi terhadap atribut PAS di kawasan Ubung dan atribut Pasti-Kerta di kawasan Sesetan.(pra/dra/san/yes/jpnn)

ADRIAN SUWANTO/RADAR BALI/JPNN

Bos PT SBC Hanya Sebagai Saksi

RADAR JEMBER/JPNN

TRANSPARANSI: KPU Lumajang merilis laporan kekayaan para cabup dan cawabup, kemarin.

Agus Wicaksono Paling Kaya LUMAJANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang kemarin (14/5) merilis laporan kekayaan para pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Lumajang. Dari laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKKPN) itu diketahui, Agus Wicaksono menjadi calon kepala daerah paling kaya. Sedangkan Ali Mudhori menjadi calon kepala daerah paling kaya kedua. Komisioner KPU Lumajang Yuyun Baharita mengatakan, LHKPN yang baru diterima KPU itu langsung dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi. “Ayo ditebak, siapa yang paling kaya? Ini masih disegel,” katanya kepada wartawan dengan nada berseloroh sambil menunjukkan amplop warna cokelat yang berisi LHKPN calon kepala daerah. Yuyun lalu menunjukkan isi amplop yang terdiri atas satu lembar surat dan delapan eksemplar LHKPN. Laporan kekayaan para pasangan calon kepala daerah tersebut ditandatangani oleh Plh Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah melihat satu per satu data kekayaan tersebut, Yuyun menyebut Agus Wicaksono sebagai calon kepala daerah paling kaya dibandingkan dengan calon lainnya. Total kekayaan politisi yang juga ketua DPC PDI Perjuangan Lumajang tersebut Rp 17.390.612.975. Harta itu terdiri dari harta tidak bergerak (tanah dan bangunan) yang mencapai Rp 15.505.000.000, alat transportasi dan mesin lainnya sebesar Rp 1.775.000.000, harta bergerak lainnya sebesar Rp 11.000.000, serta giro dan setera kas lainnya sebesar Rp 99.612.975. Sedangkan Ali Mudhori memiliki total kekayaan sebesar Rp 6.365.344.778. Sama halnya dengan Agus Wicaksono, harta kekayaan mantan anggota DPR tersebut kebanyakan dalam bentuk harta tidak bergerak yang mencapai Rp 5.484.000.000. Sedangkan kekayaan lain, berupa alat transportasi dan mesin lainnya sebesar Rp 1.200.000.000, harta bergerak lainnya sebesar Rp 46.400.000. Lalu, giro dan setara kas sebesar Rp 67.444.778. (wan/har/jpnn)

JEMBER – Setelah diamankan dalam sweeping atas tuduhan dugaan pembajakan hak siar, Andrias Adi Puwanto, warga Jalan Jawa VI-B nomor 2 Kecamatan Sumbersari yang juga pemilik Lokal Operator (LO) di Jalan Jawa menjalani pemeriksaan di Polda Jatim. Dalam keterangannya, Andrias menyatakan apa yang dilakukan itu sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. ‘’Kepada Tim Polda kami menjelaskan bahwa apa yang kami lakukan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Penjelasan ini kami berikan dalam pemeriksaan yang dimulai pukul 05.00 hingga pukul 12.00 siang. Setelah itu kami pun diperbolehkan untuk pulang,’’ kata Andrias, kemarin. Sedangkan dalam pemeriksaan itu, dia diminta untuk menjelaskan tentang siaran Liga Inggris yang diduga tanpa mengantongi ijin dari PT MNC sebagai pemilik hak siar. Andrias juga mengakui, LO yang dimilikinya itu menyiarkan liga Inggris. Namun semua itu dilakukan secara procedural dan tidak melanggar hukum.

Sebab, menurut Andrias, dilakukan sejak beberapa dalam usaha TV kabel, dirwaktu yang lalu. Dan secara inya memiliki LO dengan otomatis sejak tanggal 01 wilayah operasi di kawasan Januari 2013, Andrias pun jalan Jawa Jember. Dalam Kepada Tim Polda berpindah ke Plus Media. perjalanan waktu, dia pun ‘’Seluruh aktivitas PT SBC bergabung dengan PT kami menjelaskan kami tutup. Head end yang SBC. Bahkan dia didapuk bahwa apa yang dimiliki PT SBC diserahkan sebagai direktur. ‘’Saat itu ke PT Plus Media. Kami kami lakukan kita memiliki 32 kanal,’’ tidak pernah melakukan sudah sesuai katanya. siaran lagi. Semua gambar Dalam perkembangan, disuntik oleh PT Plus Medengan aturan PT SBC kalah bersaing di dia,’’ ungkapnya. yang berlaku daerah kota. Kemudian Termasuk, Liga Inggris dia pun bergabung denyang ditayangkan beAndrias Adi Puwanto gan PT Plus Media yang berapa hari lalu. Semua berkantor di Perumahan Pemilik Lokal Operator Jalan itu dikirim oleh PT Plus Jawa Tegal Besar. Karena itu, Media. Ini dilakukan dia melakukan kontrak karena PT Plus Media dan menginduk ke PT Plus Media. sudah mengantongi ijin dari PT MNC. ‘’Saya menjalankan kewajiban sebagai Sedangkan LO yang tergabung di PT anggota, seperti memberikan kontri- Plus Media memberikan kontribusi. busi kepada Plus Media. Kebalikannya, ‘’Ini yang saya jelaskan ke tim penyidik. Plus Media pun juga memberikan hak Seluruh Perjanjian Kerja Sama (PKS) siar kepada kami,’’ ungkapnya. semua lengkap,’’ kata Andrias lagi. Kontrak dengan PT Plus Media pun Kemudian untuk alat yang diamankan

oleh Tim Polda itu bukan Head End. Namun Power Supply yang digunakan untuk menambah daya booster. Sebab untuk distribusi gambar ke konsumen dibutuhkan tambahan daya. ‘’Power Supply itulah yang diamankan. Bersama dengan kabel lain. Tapi yang jelas itu bukan head end, sebab head end sudah kami serahkan ke PT Plus Media,’’ ungkapnya. Sementara Eko Agus Kurniawan, Direktur PT Plus Media. Menurutnya, sejak aturan tentang semua LO harus legal, maka pada tanggal 01 Januari 2013, Andrias bergabung dengan PT Plus Media. Dua hari berikutnya yakni tanggal 03 Januari 2013 LO milik Andrias sudah tergabung menjadi anggota PT Plus Media. ‘’Kami memiliki Perjanjian Kerja Sama. Dan surat itu ada di kantor kami,’’ katanya. Selama tergabung dalam PT Plus Media, Andrias juga tidak pernah melupakan kewajiban sebagai anggota. Seperti memberikan kontribusi. (rid/hdi/jpnn)

PT KAI Ngotot Bongkar Kios

RADAR JEMBER/JPNN

LANGGAR ATURAN: Bangunan kios pinggir rel KA depan Roxi Square ini akan dibongkar oleh PT KAI.

JEMBER – Sidang gugatan 14 pedagang kaki lima (PKL) terhadap PT KAI Daops IX Jember di Pengadilan Negeri (PN) Jember mulai digelar. Dalam persidangan awal, majelis hakim Arie R. meminta kedua belah pihak untuk melakukan mediasi. Namun, setelah tiga kali dilaksanakan, mediasi menemui jalan buntu. “Sudah tiga kali sidang. Dalam sidang, majelis hakim minta mediasi. Tetapi, mediasi gagal,” ungkap Manajer Humas dan Hukum PT KAI Daops IX Jember Gatut Sutiyatmoko kepada Jawa Pos Radar Jember. Dia menegaskan, PT KAI Daops IX Jember tetap bersikukuh untuk membongkar bangunan kios di pinggir rel KA yang berada di depan Roxi Square. Sebab, masa sewa 14 PKL ke PT KAI

Daops IX Jember sudah habis. “Para PKL juga wanprestasi. Seharusnya bangunan itu tidak permanen, tetapi kenyataanya permanen,” ungkapnya. Selain itu, lanjut dia, bangunan itu hanya berjarak sekitar 7 meter dari rel. PT KAI Daop IX Jember ngotot membongkar kios di lokasi itu karena 14 bangunan yang dibangun PKL tersebut tidak berada di zona aman. “Kalau rel KA lurus zona amannya (kanan kiri, Red) dari as rel 6 meter. Kalau tikungan harus lebih. Di daerah itu minimal sekitar 10 meter,” jelasnya. Selain itu, menurut Gatut, kini ada peningkatan kecepatan KA yang lewat di depan Roxi Square yang meningkung. “Kalau dulu rata-rata 60 km per jam, sekarang sudah 70 km per

jam karena posisinya melengkung.,” terangnya. Karena mediasi gagal, PT KAI Daops IX Jember siap melayani sidang gugatan para PKL itu. Menghadapi gugatan itu, PT KAI Daops IX Jember didampingi kuasa hukum Thamrin. Sedangkan 14 PKL didampingi dua kuasa hukum Budi Wantoro dan Hadi Sudibyo. Gatut menambahkan, PT KAI bersedia menyewakan lahan di depan Roxi karena awalnya untuk membantu masyarakat sekitarnya. “Yang memfasilitasi Pak Camat. PT KAI memberikan izin untuk jualan, tetapi bangunan tidak boleh permenan,” ungkapnya. PT KAI Daops IX Jember melakukan penertiban dari Stasiun Jember ke arah Stasiun Arjasa. (aro/har/jpnn)

Menengok SD1 Semarapura Tengah, Sekolah Zaman Belanda yang Masih Lestari

Dua Ruangan masih Asli, Sekarang Bingung Mau Tambah Kelas Di Klungkung ada beberapa peninggalan zaman Belanda yang masih lestari. Salah satunya adalah SD1 Semarapura Tengah. SD yang terletak di pusat kota Semarapura, tepatnya di Banjar Pekandelan, Semarapura Tengah, ini kondisinya ternyata masih cukup asri. Seperti apa? WAYAN PUTRA, Semarapura MENCARI sekolah SD tertua di Bumi Tridatu tersebut tidaklah sulit. Maklum sekolah ini terletak di pusat kota dan berada di sebelah barat Lapangan Puputan Klungkung. Selain itu sekolah ini juga terletak berdekatan dengan Puri Agung Klungkung. Gedung ini merupakan sekolah bersejarah yang didirikan pada zaman Belanda. Di mana SD tersebut sudah berdiri sejak 28 Oktober 1912 silam. Sekalipun usianya sudah satu abad namun sebagian besar bangunan sekolah dan peralatan warisan zaman Belanda tersebut ternyata masih lestari. Sekalipun sempat

dilakukan renovasi namun sekolah yang memiliki lima kelas tersebut dua ruangan kelas masih dibuat seperti aslinya. Di antara bentuk bangku dan bangunannya. Pada zaman Belanda sekolah ini disebut sekolah rakyat. Dan, mereka yang bisa bersekolah di sini adalah orang kaya, bangsawan, dan anak para pejabat. Sementara untuk rakyat jelata pada kala itu jangan harap bisa menginjakkan kaki di sekolah ini. Sebagian kayu bangunan ruang kelas yang dipertahankan tersebut juga masih ada yang peninggalan zaman Belanda. Begitu juga dengan tembok bangunan tersebut. Bahkan, ada dua kelas yang dipertahankan masih mempergunakan bangku panjang. Bangku khusus ini asli dari zaman peninggalan Belanda. Bangku panjang ini usianya juga sudah hampir satu abad. Yang tidak kalah uniknya adalah jendela sekolah tersebut juga sangat panjang. Bahkan ukuranya menyerupai pintu dengan ukuran tiga meter namun dibikin agak ke atas. Diakui guru-guru di sana sekalipun dilakukan renovasi hanya berupa cat, plafon dan genteng bangunan. Sementara bangunan utama seperti tembok dan perkakas lainya seperti bangku masih dipertahankan. Sementara tepat saat Hari Pendidikan Na-

WAYAN PUTRA/RADAR BALI/JPNN

SESUAI ASLINYA: Siwalatri, Kasek SD 1 SP Tengah Semarapura, Tengah berada di ruang kelas yang menjadi peninggalan zaman Belanda.

sional lalu para guru sengaja mengajak anak didiknya untuk refreshing. Di antaranya mengadakan berbagai lomba dari lomba kelereng, mancing botol, membuat ketupat, dan lomba

unik lainnya. “Ya, hari ini anak-anak kita ajak refreshing dengan melakukan berbagai lomba,” ujar Ni Made Siwalatri kemarin (13/5). Sementara itu, menurut siswa kelas IV Ni

Kadek Ayu Surya Dwiutami mengaku senang bersekolah di SD yang bersejarah tersebut. “Saya senang. Sekolah ini dibilang didirikan olah para pahlawan,” ujarnya polos. Untuk diketahui sekolah ini sekarang memiliki 614 siswa. Dalam setiap kelas rata-rata berisi 35 orang. Rata-rata para siswa mengaku senang dan bangga bisa bersekolah di sekolah yang terletak di depan Puri Agung Klungkung di Banjar Pekandelan, Semarapura Tengah. Sementara itu, Siwalatri mengakui kalau SD tersebut sebenarnya kekurangan ruang kelas. Sedangkan areal cukup sempit sementara siswa sangat banyak. Awalnya ada gagasan untuk melakukan renovasi terhadap kelas bersejarah tersebut, namun beberapa orang tua siswa menyarankan agar ruangan dan bangku lama tersebut tetap dipertahankan. Namun, belakangan ini kendalanya adalah ruangan yang kurang kalau kelas tersebut dipertahankan. Karena kalau diganti bangunan baru sekolah tersebut bisa dibuat lantai II. “Saya sih sepakat kalau sekolah tersebut masih dilestarikan seperti ini, namun kami ada kendala karena siswa terus membludak,” aku wanita asal Pesangkan, Selat Karangasem yang menikah ke Pekandelan, Klungkung tersebut. (*/yes/jpnn)


34

Rabu 15 Mei 2013

Voli Pelajar Ditabuh Sore ini BANYUWANGI - Liga bola voli tingkat pelajar bakal dibuka sore ini (15/5). Ada 47 tim dari tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) yang bakal meramaikan kalender pertama kejuaraan bola voli antar pelajar di Banyuwangi tersebut. Mereka akan unjuk kebolehan demi meraih gelar sebagai yang terbaik dalam pertandingan yang digelar di Taman Blambangan tersebut. Plt. Kepala Dinas Pemuda dan

Olahraga (Dispora) Banyuwangi Ahmad Khairullah menuturkan, serangkaian persiapan menuju liga bola voli tingkat pelajar sudah dilakukan. Sistem pertandingan juga sudah ditentukan. “Sore ini kompetisi itu akan dibuka dan dipertandingkan,” tuturnya. Khairullah menyatakan ada 47 tim dari SMP dan SMA yang akan unjuk gigi dalam even tersebut. Mereka akan bertarung memperebutkan predikat sebagai yang terbaik.

Yang menjadi perhatian di ajang tersebut, diperbolehkannya tim sekolah menggunakan pemain lain sekolah. Aturan tersebut, menurut Khairul, semata-mata bertujuan demi pembinaan. Dia ingin semua potensi siswa bisa diakomodasi tim-tim yang berlaga di ajang tersebut. Hal itu sudah dibahas dan diterima peserta dalam temu teknik yang digelar beberapa hari sebelum penyelenggaraan. (nic/c1/als)

Lima Pertandingan Buka BBL 2013

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

MINIM GOL: Pemain Persewangi berlatih tendangan ke gawang. Menu latihan ini guna mempertajam lini depan.

Asah Finishing Touch BANYUWANGI - Kebobolan tujuh gol dan hanya menjaringkan dua gol dalam tiga laga away menjadi catatan buruk Persewangi di awal putaran kedua Divisi Utama musim ini. Torehan yang tentu saja cukup menggambarkan lemahnya sektor pertahanan dan pendobrak yang dimiliki Laskar Blambangan. Tidak heran bila dua posisi itu menjadi target pembenahan. Sekadar diketahui, di tiga laga away Persewangi, Zaenal Ichwan hanya mampu membawa pulang satu poin. Hasil itu diperoleh dari dua kali kalah dan sekali seri. Dua kekalahan Laskar Blambangan dialami saat melawan PSMP Mojokerto dan PSIM Jogjakarta. Satu-satunya poin datang saat menahan imbang tuan rumah PPSM Magelang Sakti. Menghadapi dua laga home kontra Madiun Putra 21 Mei dan Persik Kediri 27 Mei mendatang, Bagong Iswahyudi

bakal memoles tim agar bisa mencuri poin penuh di kandang sendiri. Dua posisi, yakni bagian depan dan belakang, menjadi sorotan dalam latihan perdana di Lapangan Jajag, Kecamatan Gambiran. Secara khusus, pemain di barisan depan tidak ada masalah. Persewangi masih bisa memainkan semua predator di laga berikutnya. Ikrom Syafii, Faisol Arif, Heru Santoso, bersama pemain anyar Angga Antoni, bisa diturunkan di lini depan. Lantaran tidak ada yang mengalami cedera, Bagong bisa memainkan mereka secara kontinu. Diakui, di laga away lalu, para penyerang nyaris mandul. Tidak ada gol yang lahir dari barisan tukang gedor tersebut. Justru yang tampil lumayan adalah gelandang. Dua gol yang lahir di laga tandang datang dari barisan gelandang, yaitu dari kaki Jordi Kartiko saat sua PSMP Mojokerto dan Toure Morlaye saat sua PPSM Magelang

Sakti. Selain pemain depan, sorotan juga dialamatkan kepada pemain bertahan. Tujuh gol yang bersarang ke gawang Persewangi menjadi indikatornya. Bahkan, dua di antara tujuh gol tersebut lahir dari titik penalti. Hal itu menjadi perhatian serius Bagong jelang dua laga kandang. Reparasi di lini pertahanan besar kemungkinan akan dilakukan. Apalagi, stok pemain di lini tersebut cukup melimpah. Selain pemain muda, juga ada pemain yang berpengalaman. Bagong siap melakukan pembenahan di kedua lini tersebut. Kemampuan mencetak gol pemain depan akan di-finishing. “Sepak bola ada namanya keberuntungan. Di laga away, kita kurang beruntung karena banyak peluang yang gagal berbuah gol. Tetapi di pertandingan kandang, tiap peluang harus bisa menjadi gol,” tegasnya. (nic/c1/als)

Matangkan Tim Lewat TC dan Turnamen BANYUWANGI - Persiapan terus dilakukan cabang futsal dalam menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim mendatang. Tidak hanya fokus dalam pemusatan latihan, tim yang disiapkan tampil di Madiun bulan Juni mendatang itu juga menggembleng diri dengan serangkaian pertandingan uji coba dan turnamen. Terakhir, tim futsal bermateri

pemain under 21 tahun itu turun di turnamen Open Gladiator Cup yang digelar di Bondowoso. Dalam ajang yang digelar 11-12 Mei tersebut, tim Porprov Banyuwangi sukses membubuhkan prestasi. Meski tidak menjadi juara, tim futsal Banyuwangi mampu finish di posisi runner up. Bertanding di final, tim Porprov Banyuwangi kalah beruntung dengan tim tuan rumah,

Persewangi kembali berlaga di Divisi Utama PSSI. Ayo beri dukungan, kriƟk, dan saran agar kedua Ɵm tersebut mampu meraih prestasi maksimal. Kirim tulisan Anda melalui SMS ke nomor 087857488787. Tulisan dilarang menghujat, menyerang, dan menghina personal.

Tunjukkan Golmu Ayo Persewangi, tunjukkan gol-gol cantikmu. Jaka Batan, 087857351260

Setia Mendukungmu Hidup matiku hanya untukmu Persewangi Kevin Jakarta, 081934722652

Hancurkan Musuhmu Ayo Persewangi, hancurkan semua musuhmu Panca Nugroho, 081913909177

Tunjukkan Merahmu Ayo ayo ayo Persewangi, ku ingin kamu harus menang. Ayo Persewangi, tunjukkan merahmu, tunjukkan sportifitasmu, ku yakin kamu pasti menang. @-Conk Jenggirat Tangi KD Gebang, 087857455573

Abang Wani Pemain Persewangi ada 12. Yaitu kami Lasblang, kami akan mendukung sampai nanti. I Love Banyuwangi abang wani cemeng mati. Cupitd Karangsari, 081937619904

Bondowoso. Meski hanya menyabet posisi kedua, hal itu cukup melegakan manajemen tim futsal Banyuwangi. Catatan itu menjadi pendongkrak spirit dan mental pemain untuk menatap even dua tahunan bulan Juni mendatang. Asisten manajer tim futsal Porprov Banyuwangi, Rikcy Reza Luika menuturkan, ajang tersebut sebetulnya hanya

menjadi pemanasan bagi tim. Selain latihan rutin yang digelar di Banyuwangi dan Surabaya, uji coba dan mengikuti turnamen adalah salah satu persiapan menuju Madiun. Rikcy yakin tim futsal Banyuwangi akan tampil maksimal di Porprov nanti. Tidak muluk-muluk, Banyuwangi hanya menarget bisa bersaing dengan tim lain asal Jatim. (nic/c1/als)

BANYUWANGI - Persaingan menuju juara di ajang Banyuwangi Basketball League (BBL) edisi 2013 dimulai sore ini di GOR Sahabat Banyuwangi. Lima pertandingan akan menjadi sajian awal kompetisi bola basket antar pelajar di Banyuwangi tersebut. Tim yang bertanding di ajang itu terdiri atas tim tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA). Di pertandingan awal, dua tim di kategori SD, yakni tim putri SD Kepatihan akan menantang SDK Santa Maria. Berikutnya, tim putra SMP 5 Banyuwangi akan berhadapan dengan tim SMP 2 Banyuwangi. Masih di kategori SMP, tim putri SMPK Santo Yusuf akan menghadapi SMP 2 Banyuwangi. Di kategori SMA, tim putri SMA 2 Genteng akan menjajal kekuatan SMKN 1 Banyuwangi. Di pertandingan lain, MAN Genteng akan menghadapi SMAN 1 Banyuwangi.

DOK.RaBa

DITABUH: Ajang BBL 2013 ditabuh sore ini di GOR Sahabat.

“BBL ini akan diselingi seremoni pembukaan. Setelah itu akan dilanjutkan pertandingan SMAN 1 Banyuwangi versus MAN Genteng,” Edi Lukisanto, ketua Perbasi Banyuwangi. Edi menambahkan, BBL tahun

ini total diikuti 46 tim. Sebanyak sembilan tim bertanding di tingkat SD, 19 tim di tingkat SMP, dan 18 tim di tingkat SMA. Dijadwalkan, BBL tersebut akan berlangsung hingga 26 Mei mendatang. (nic/c1/als)


BERITA UTAMA

Rabu 15 Mei 2013

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Dikirim ke RSUD Blambangan n BUANG... Sambungan dari Hal 25

Di samping bayi yang diduga baru lahir itu ada tas kresek warna hitam yang berisi ari-ari. “Bayi itu masih ada ari-arinya,” imbuhnya. Bayi malang itu diduga lahir secara normal. Sebelum dibuang, bayi itu sepertinya sudah dibersihkan. Bahkan, tali pusarnya sudah dipotong. Bekas potongannya cukup bagus. Tali pusar bayi itu diikat benang. Wisnadi menyebut, bayi yang

sebagian tubuhnya sudah mulai membiru itu ditemukan sekitar pukul 08.30. Saat ditemukan, kondisinya sudah meninggal. Bayi itu dibungkus kain jarit warna putih dan digeletakkan di atas tanah di tepi jalan setapak. “Saya kasihan melihat bayi itu, lalu saya bawa pulang,” ujarnya. Berita penemuan bayi yang sudah meninggal di te ngah hutan itu langsung menyebar. Puluhan warga yang me rasa penasaran langsung ber datangan ke rumah Wisnadi. Ke mudian, salah satu warga

melapor ke Polsek Wongsorejo. “Ada laporan warga, kami langsung datang ke lokasi,” cetus Kapolsek Wongsorejo Iptu Edy Purwanto. Dikatakan kapolsek, saat akan datang ke lokasi penemuan bayi, ternyata bayinya sudah dibawa pulang oleh Wisnadi dan Zubaidah. Di rumah warga itu, bayi berkelamin laki-laki itu diperiksa oleh tim medis Puskesmas Wongsorejo. Pihaknya belum tahu kapan bayi itu dibuang ke tengah hutan. Berdasar keterangan petugas

medis, bayi itu baru lahir dan dibuang ke tengah hutan beberapa jam sebelumnya. “Diduga, bayi ini dibuang tadi malam (kemarin malam) atau tadi pagi (kemarin pagi),” ung kapnya. Demi keperluan pemeriksaan, bayi itu dikirim ke RSUD Blambangan untuk diotopsi. Pihaknya masih menyelidiki orang yang tega membuang bayi tersebut. “Saat dibuang, bayi itu sudah meninggal ataukah belum, kita belum tahu,” tandas Kapolsek Edy Purwanto. (abi/c1/aif)

Sebagian Nelayan Kembali Beraktivitas n KESULITAN... Sambungan dari Hal 25

Dalam upaya evakuasi itu, sejumlah perahu slerek juga dikerahkan untuk menarik bangkai perahu yang tenggelam. Hanya saja, langkah itu masih be lum membuahkan hasil. Bangkai perahu sulit ditarik lantaran terlalu berat. Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, puluhan nelayan juga kesulitan menarik jaring di bangkai perahu slerek itu. Meski begitu, semua mesin di perahu tersebut sudah berhasil diangkat. ‘’Mulai tadi pagi nggak kena-kena,’’ ungkap Junaidi, salah seorang nelayan. Dia menjelaskan, musibah itu membuat nelayan takut melaut. Mereka trauma jika se-

waktu-waktu badai datang lagi. Kata Junaidi, petaka itu berlangsung sangat cepat. ‘’Saya merasakan sendiri waktu perahu tenggelam,” ujar warga Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, itu. Dia menceritakan, saat itu perahu slerek yang biasa disebut perahu pemburu itu memang sengaja keluar kawasan pelabuhan. Itu sudah menjadi kebiasaan sebelum me laut. ‘’Kalau tetap di dalam (pelabuhan, red) tidak bisa keluar karena air surut,” katanya. Sekitar pukul 09.00, satu perahu parkir di tengah sekitar dua kilometer dari pelabuhan. Namun, beberapa jam kemudian angin kencang mulai datang. ‘’Waktu itu, saya dengan sepuluh orang lain naik perahu ojekan

langsung menuju perahu itu untuk segera membawanya ke pinggir,” katanya. Meski dihantam badai, awak perahu tetap berjuang keras menyelamatkan perahu itu agar tidak tenggelam dengan cara menghidupkan mesin. ‘’Meski mesin sudah dihidupkan, tetap tidak mampu. Perahu terus terseret. Kira-kira dari sini dua kilometer,” kenangnya. Selain akibat badai, jangkar juga tidak berfungsi. Saat badai berlangsung, jangkar tidak menancap di dasar laut. ‘’Semua perahu ini tenggelam gara-gara jangkar tidak menancap,” kata Junaidi kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Kemarin cuaca sudah normal. Kondisi itu membuat sebagian nelayan mulai berani beraktivitas

di laut untuk mencari ikan. Diberitakan sebelumnya, angin kencang disertai ge lombang tinggi memo rak porandakan kawasan Pelabuhan Muncar, Banyuwangi. Sejumlah kapal nelayan terempas badai dari arah utara kawasan pelabuhan tersebut. Akhirnya, beberapa kapal dan perahu di pinggiran proyek Minapolitan Mun car tenggelam dan rusak parah. Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi sekitar pukul 13.00 kemarin. Namun, akibat angin kencang dan hujan itu, para nelayan mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Tercatat ada delapan perahu yang rusak berat akibat bencana alam tersebut. Rinciannya, empat slerek, tiga perahu gardan, dan satu perahu ojekan. (ton/c1/aif)

Bosowa Siapkan 200 Unit Taksi n 50 TAKSI... Sambungan dari Hal 25

Sesekali, dia mengumbar se nyum kepada Head Operation PT Bosowa Taxi Surabaya, M. Sulaiman, yang ada di sampingnya. “Kami mengapresiasi Bosowa Taxi yang mau beroperasi di Banyuwangi,” katanya. Menurut bupati, potensi pasar penumpang taksi di Kabupaten Banyuwangi sangat besar. Bahkan, dengan pertumbuhan ekonomi Banyuwangi yang semakin melejit, tentu pasarnya akan semakin besar. “Driver harus professional dan dilatih untuk mengenal potensi wisata di Banyuwangi,” pintanya.

Di hadapan manajemen PT Bosowa Taxi, Bupati Anas juga ber harap taksi yang masih baru itu mendukung program pariwisata dan bersinergi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Banyuwangi. “Driver harus tahu tempat-tempat pariwisata di Banyuwangi, termasuk jarakjaraknya,” katanya. Sementara Head Operation PT Bosowa Taxi Surabaya, M. Sulaiman mengatakan, Bosowa Taxi pada dasarnya bertujuan mendukung pertumbuhan eko nomi Banyuwangi yang akhir-akhir ini melejit. Membaiknya perekonomian, jelas dia, merupakan peluang bagi Bosowa Grup untuk mengembangkan usaha. “Bosowa Taksi menjadi

satu modal untuk mengakses titik-titik pariwisata sekaligus mendukung perekonomian di Banyuwangi,” ungkapnya. Sulaiman menyebut, Bosowa Taxi berencana menyiapkan 200 armada di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Hanya saja, sementara yang akan dioperasikan hanya 50 armada. Ren cananya launching akan dilakukan sekitar Agustus 2013 hingga September 2013 mendatang. “Sementara kita operasikan 50 unit dulu,” cetusnya. Menurut Sulaiman, pihaknya masih menunggu izin operasi yang sudah diajukan. Sambil menunggu izin itu, pihaknya menyiapkan unit dan karyawan. “Karyawan Bosowa Taxi adalah masyarakat lokal Banyuwangi,”

tegasnya. Mengenai izin operasi Bosowa Taxi, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dishubkominfo) Banyuwangi, Nur Agus Suharto mengatakan, izin operasi taksi Bosowa sudah diajukan April 2013 lalu. Izin itu diperkirakan rampung akhir Mei 2013 ini. “Izin sedang diproses,” jelasnya. Berdasar evaluasi dan analisis dengan melihat populasi penduduk di Kabupaten Ba nyuwangi yang cukup besar, Agus menyebut kebutuhan terhadap angkutan, seperti taksi, sangat tinggi. “Bosowa Taxi diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Banyuwangi,” harapnya. (abi/c1/adv)

Segera Gelar Rapat Pimpinan DPRD n BANYAK... Sambungan dari Hal 25

Dikatakan, jika target yang di tentukan lembaga dewan itu tidak tercapai, maka para anggota dewan tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Padahal, imbuh Hermanto, kinerja dewan menjadi rujukan calon pemilih untuk menentukan pi lihannya pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 mendatang. “Bagaimana orang akan memilih (anggota dewan yang kembali maju dalam pertarungan memperebutkan kursi wa kil rakyat) jika kinerjanya jelek,” ujarnya. Nah, karena itu DPRD tidak seharusnya mengubah agenda kegiatan untuk disesuaikan

dengan agenda parpol agar tingkat kehadiran para anggota wakil rakyat kembali normal. Apalagi, hak dan kewajiban seorang anggota DPRD melekat sejak dilantik hingga masa tugas di setiap periode berakhir. “Karena itu, anggota dewan yang harus menyesuaikan agenda parpol dan agenda DPRD. Bukan sebaliknya, agenda DPRD yang harus disesuaikan dengan agenda parpol,” cetus politikus asal PDIP tersebut. Disinggung mengenai kenyataan bahwa sekitar sebulan terakhir tingkat kehadiran anggota dewan minim, Hermanto, mengaku akan segera menggelar rapat dengan seluruh pimpinan fraksi. “Kami akan menggelar rapat dengan pim-

pinan fraksi secepatnya agar kegiatan lembaga DPRD bisa ditingkatkan. Tujuannya, kami bisa mengejar target yang telah ditetapkan,” pungkasnya. Pernyataan Hermanto itu seolah berseberangan dengan pernyataan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Banyuwangi, Sujarwo Arkat. Sehari sebelumnya, tepatnya Senin (13/5), Sujarwo mengaku akan merekomendasikan pimpinan dewan menyesuaikan jadwal kegiatan DPRD dengan agenda parpol. Diberitakan harian ini kemarin, Sujarwo mengaku banyaknya anggota dewan yang absen itu sulit dihindari di tahun politik seperti saat ini. “Kondisi tersebut sulit dihindari. Kenyataannya seperti ini,” ujarnya.

Selain ketua DPRD yang tengah menjalankan ibadah um rah, imbuh Sujarwo, banyak anggota dewan yang sibuk dengan agenda partainya masing-masing. Di antaranya menyiapkan berkas pencalonan anggota legislatif, dan konsolidasi persiapan Pilgub Jatim 2013. Ironisnya, BK DPRD Banyuwangi tidak menyiapkan sanksi khusus terhadap anggota yang kerap absen. Menurut Sujarwo, pihaknya “hanya” akan melakukan pendekatan agar anggota DPRD Banyuwangi melaksanakan tugasnya secara maksimal. Masih menurut Sujar wo, pihaknya akan merekomendasikan pimpinan DPRD Banyuwangi menjadwal kembali kegiatan dewan. (sgt/c1/bay)

Buka Kafe untuk Tambahan Gaji Karyawan n TAHUN... Sambungan dari Hal 25

Sejak saat itu, muncul kekhawatiran dalam diri para karyawan. Sebab, kebijakan tersebut membuat para kar yawan harus tetap melayani pasien tanpa ada ‘’uang lelah’’. Namun, pelan tapi pasti ternyata gaji mereka malah naik. Sepanjang tahun 2012, angka pasien yang berkunjung ke puskesmas tersebut meningkat tajam dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada 2011, jumlah pasien hanya sekitar Rp 21 ribu. Nah, rekapan terakhir Desember 2012, angka pasien sudah tembus Rp 38 ribu. Nah, jumlah pasien itu diprediksi akan meningkat lagi pada tahun 2013 ini. Hal itu didasarkan pada data terbaru selama empat bulan terakhir. Rekapan akhir bulan April 2013 ini, jumlah pasien yang berobat dan yang rawat inap di puskesmas itu sudah mencapai Rp 11.451 jiwa. Para pasien yang berkunjung ke puskesmas tersebut tampaknya bukan hanya ma-

syarakat sekitar. Tetapi, juga banyak yang berasal dari luar wilayah kerja. ‘’Persentasenya, 30 persen pasien dari luar wilayah kerja Puskesmas Sempu dengan radius 10 kilometer,’’ ungkap Hadi Kusairi. Menurut dia, layanan 24 jam gratis itu mampu menyedot pasien untuk berobat ke puskemas. Bahkan, tidak sedikit para ulama yang menjalani perawatan medis di sana. ‘’Semua pasien yang berobat dan rawat inap di sini tidak dipungut biaya,” kata Hadi sambil menyebut ruang penginapan yang tersedia berjumlah lima unit. Dia menjelaskan, kebijakan tersebut memang melanggar peraturan daerah (perda). Isinya, bahwa layanan gratis hanya berlaku saat jam kerja. ‘’Tapi, kami sudah bertekad menjalankan program layanan gratis. Toh, masyarakat tidak dirugikan dan malah sangat senang,” terangnya Sebelum kebijakan itu diterapkan, pihaknya sudah berembuk dengan para karyawan. Setelah melalui serangkaian proses, akhirnya kebijakan itu diterapkan. ‘’Sampai

sekarang karyawan senang, pasien juga senang,” kata pria yang tinggal di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, itu. Dia mewanti-wanti tenaga medis agar tidak membeda-bedayakan para pasien. Artinya, pasien miskin harus diperhatikan sama dengan pasien kaya. ‘’Saya berpesan, berikan layanan terbaik kepada masyarakat miskin. Jadikan semua pasien sama,’’ terang peraih gelar doktor itu. Bagaimana dengan gaji karyawan? Dia menyebut, ada usaha lain yang sedang digeluti di kawasan puskesmas, yaitu mendirikan kafe. ‘’Semakin banyak pasien, kafe semakin ramai. Penjualan atas aneka makanan itu bisa menambah gaji karyawan,” ujar Hadi bangga. Dia menyebut, layanan parkir diserahkan kepada masyarakat sekitar dengan kesepakatan tender. Meski begitu, pengunjung yang datang tidak dipaksa membayar biaya parkir. ‘’Hanya disediakan kaleng, pengunjung yang datang, boleh bayar dan boleh tidak,” terangnya. (c1/aif)

Arus Lalin Terpantau Lancar n DEPAN... Sambungan dari Hal 25

“Kendaraan dari arah Jalan dr. Soetomo tidak boleh belok kiri lagi dan harus langsung ke Jalan dr. Wahidin Sudirohusodo,” jelas Hendra. Perubahan arus kendaraan itu karena kekacauan lalu lintas di persimpangan Gedung Juang sering terjadi. Kendaraan yang datang dari arah selatan sering bersenggolan dengan kendaraan yang datang dari arah

Jalan Susuit Tubun. Dengan perubahan itu, kata Hendra, maka titik rawan kedua (Simpang Surati) bisa terurai. Sebab, kendaraan yang datang dari arah Perliman tidak lagi me lewati Jalan Diponegoro me lainkan melewati Jalan Banterang. “Perubahan rute ini bisa mengurai kemacetan yang sering terjadi di Simpang Surati,” tegasnya. Secara umum, kata Hendra, uji coba perubahan arus Jalan PB. Sudirman itu cukup berhasil

karena sejak diujicobakan 3 April 2013 tidak ada kecelakaan. “Setelah perubahan arus, tidak ada laporan kecelakaan dari kepolisian. Arus lalu-lintas terpantau lancar,” katanya. Forum LLAJ akan terus melakukan evaluasi terhadap perubahan arus kendaraan di Jalan PB. Sudirman. Forum LLAJ terdiri atas Dishubkominfo, PU Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang, Organda, Satpol PP, LSM, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, dan TNI/Polri. (afi/c1/aif)

Revisi Trayek Menunggu Pengesahan Bupati n LIN 3... Sambungan dari Hal 25

Lin 3 dari Terminal Sasak Perot melewati Jalan Hos Cokroaminoto, Jaksa Agung Suprapto, Jalan Wahid Hasyim, Jalan Pierre Tendean, Jalan Iklan Cakalang, Jalan Segitiga Berlian, Jalan DI Panjaitan, dan Jalan PB. Sudirman (PP). “Lin tiga trayeknya tambah panjang dari trayek sebelumnya. Dulu lin 3 tidak melewati Jalan Ikan Ca kalang (Kampung Ujung) dan Jalan DI Pandjaitan,” jelas Plt Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Banyuwangi, Nur Agus Suharto, melalui Kabid Perhubungan Darat, Hendra Lesmana, kemarin (14/5). Lin 4 juga mengalami perubahan trayek. Angkot yang mangkal di Terminal Brawijaya itu trayek barunya melalui Jalan Brawijaya, Jalan Gajah Mada, Jalan Istiqlah,

Kapten Ilyas, Susuit Tubun, dan Jalan Diponegoro (PP). Trayek lin 7 meliputi Terminal Sasak Perot, Jalan Cokroaminoto, Jaksa Agung Suprapto, Jalan dr. Soetomo, Jalan Diponegoro, Jalan Sayu Wiwit, DI Panjaitan, dan PB. Sudirman (PP). Sebelum dilakukan pe ruba han trayek, kata Hendra, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Paguyuban Pengemudi Angkutan Kota (PPAK) Banyuwangi. Pengemudi lin 1, 2, dan 4, pada dasarnya tidak ada masalah terkait perubahan trayek tersebut. “Hanya lin 3 dan 7 yang sedikit ada masalah karena trayeknya bersinggungan. Persinggungan trayek itu terjadi di Jalan Diponegoro (pasar),” terang Hendra. Walau awalnya ada masalah, tapi pada akhirnya sopir lin 4 dan 7 menemukan solusi tanpa ada yang dirugikan. “Pengemudi lin 3 tidak lagi menganggap lin 7 menyerobot lahan mereka.

Agar jumlah penumpang tak berkurang, pengemudi lin 3 minta perpanjangan trayek,” tegasnya. Trayek uji coba lin 3 itu meliputi Terminal Sasak Perot, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Jak sa Agung Suprapto, Jalan Wahid Hasyim, Jalan Pierre Tendean, Simpang Pegadaian be lok kanan (Polsek Kota), Jalan Segitiga Berlian, ke arah Pantai Boom hingga sebelah timur Kantor Bina Marga Pemprov Jatim (Kampung Mandar). Ke mudian, menuju simpang empat Lateng belok kiri ke Jalan PB. Sudirman, Jalan Susuit Tubun, Jalan Veteran, dan Jalan RA Kartini. Sebelum trayek baru itu diberlakukan, surat keputusan (SK) Bupati Banyuwangi tentang trayek angkot akan direvisi dulu. Saat ini SK penetapan trayek baru itu sedang diusulkan agar di sahkan Bupati Abdullah Azwar Anas. (afi/c1/bay)

Jumlah Kayu tak Sampai Ratusan n MUBAROK... Sambungan dari Hal 27

Semua kayu di gudang itu milik Didik. “Kayu itu milik Didik. Ini orangnya,” cetus Mubarok sambil menunjuk Didik. Mubarok menyebut, kayu milik temannya itu juga ada dokumennya. Kayu yang berasal dari hutan rakyat itu dibeli kepada Sukarno, Sebul, dan Tatik. Mereka semua tinggal di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Sebelum dibawa pulang, kayu itu dititipkan di gudangnya. “Pembelian kayu itu juga ada suratnya,” tambah

Achmad Wahyudi, pengacara Mubarok. Wahyudi menyebut, saat polisi dan petugas Perhutani datang ke rumah kliennya di Desa Kandangan, sebenarnya sudah diberi tahu bahwa semua kayu itu ada dokumennya. Bahkan, kliennya sudah menghubungi pemilik kayu tersebut. “Petugas diminta menunggu, karena Didik yang membawa dokumen kayu sedang meluncur,” jelasnya. Tetapi, rupanya petugas gabungan tidak mau sabar. Semua kayu di gudang diangkut menggunakan truk. Kayu yang

diangkut petugas itu jumlahnya 92 batang. “Tidak sampai ratusan, tapi cuma 92 batang,” ungkap Wahyudi. Menurut Wahyudi, petugas ga bungan seharusnya menunggu pemilik kayu datang se belum kayunya diangkut dan diamankan ke TPK Gaul, Grajagan, Kecamatan Pur woharjo. “Nama baik klien kami (Mubarok) tercemar. Apalagi, informasi yang diberikan Perhutani, kayu yang diangkut itu milik Mas Mubarok dan dianggap illegal,” tandas Wahyudi. (abi/c1/aif)

Harus Ada Bacaleg Perempuan n TAK BOLEH... Sambungan dari Hal 28

Dari lima bacaleg yang terdaftar di Dapil Banyuwangi I, dua di antaranya adalah perem puan (40 persen). Uniknya lagi, satu-satunya bacaleg yang terdaftar dalam DCS PBB di Dapil Banyuwangi IV merupakan laki-laki (nol persen bacaleg perempuan). Sedangkan satu di antara dua bacaleg di Dapil Banyuwangi V merupakan

perempuan (50 persen). Nah, seluruh parpol peserta Pe milihan Umum (Pemilu) 2014, termasuk tiga parpol tersebut, hanya memiliki waktu hingga 22 Mei mendatang untuk memperbaiki DCS-nya. Namun hingga kemarin, belum satu parpol pun yang menyerahkan perbaikan DCS kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi. Ketua KPU Banyuwangi, Syamsul Arifin mengatakan, parpol mempunyai batas waktu

hingga 22 Mei untuk melengkapi persyaratan administrasi para bacaleg, termasuk melengkapi jumlah bacaleg di seluruh dapil hingga seratus persen. Syamsul menjelaskan, jika jumlah bacaleg suatu parpol di salah satu dapil hanya seorang, ketentuan persentase minimal 30 persen perempuan tetap harus dipenuhi. Itu berarti, parpol tidak boleh memasang bacaleg laki-laki di dapil yang ditempati seorang bacaleg tersebut. (sgt/c1/als)

Terpaksa Bayar Karena Takut n PUNGLI... Sambungan dari Hal 36

Informasi yang berhasil dikumpulkan koran ini, ada sejumlah modus yang digunakan oknum di Kantor Kemenag untuk melakukan pungutan liar (pungli) para penerima sertifikasi, di antaranya menunjuk koordinator di masing-masing wilayah atau kecamatan.

“Dia (koordinator) yang bertanggung jawab atas kesuksesan pe mungutan upeti tersebut. Ok num di Kemenag terima beres,” pungkas sumber yang me wanti-wanti identitasnya dirahasiakan tersebut. Ada juga yang menggunakan modus meminta guru penerima tunjangan sertifikasi memfotokopi buku tabungannya. Dalihnya, agar ada kepastian

apakah dana sertifikasi cair ataukah tidak. Nah, saat mengantar fotokopian itu ke Kantor Ke menag, biasanya diminta menyerahkan upeti. “Saya yakin itu sebuah modus yang membuat para guru terikat dengan Kemenag. Ada teman saya yang berani tidak bayar upeti, ya tidak diapa-apakan. Tetapi, rata-rata bayar karena takut,” ungkapnya. (pri/c1/als)

Non PNS Seminggu Lagi Cair n KEPALA... Sambungan dari Hal 36

Salah satu yang dilakukan adalah mengumpulkan para penerima dana sertifikasi. “Guru agama penerima sertifikasi sudah saya kumpulkan. Selain meminta melunasi tunggakan, saya juga sudah mewanti-wanti agar tidak melayani orang yang

meminta-minta,” tegasnya. Kata dia, semua penerima sertifikasi akan dikumpulkan. Bakri ingin bertatap muka dengan mereka demi menyampaikan langsung seruan itu. Itu agar ti dak terjadi salah paham. “(dana sertifikasi) Yang nonPNS sekitar satu dua minggu lagi akan cair,” terang Bakri. Para penerima sertifikasi, kata

dia, harus mewaspadai pihakpihak yang mengatasnamakan Kemenag untuk melakukan pungli. Misalnya, oknum yang sengaja meminta-minta kepada guru mengatasnamakan mapenda atau kepala. Pa dahal, tidak pernah ada perintah. Itu dilakukan demi kepentingannya sendiri,” terang Bakri. (pri/c1/als)

Mobil Sudah Diperiksa Orang Rental n SEWA... Sambungan dari Hal 36

Pada saat Fathorrahman tidak menepati janji membayar semua uang sewa, Heri memilih me matikan mobil lewat JPS. “Saat itu mobil berada di SPBU Karangasem, Jalan PB. Sudirman. Di dalam mobil ada Budi dan Noraydi Sastrio. Saat

ditagih, Edi (panggilan Noraydi Sastrio) mengaku bertanggung jawab atas pelunasan uang sewa dan perbaikan kerusakan. Tetapi, ternyata itu diingkari,” terang Sayonara. Sementara itu, kepada koran ini, Noraydi Sastrio mengaku heran kenapa dirinya ikut dipolisikan. “Lho, kok bisa saya dan Budi yang dipolisikan. Seha-

rusnya kan Fathorrahman selaku penyewa,” tandas Noraydi. Dia mengaku agak janggal dengan kehilangan ban cadangan itu. Sebab, itu baru diketahui dua hari setelah mobil dikembalikan. “Saat saya kembalikan sudah diperiksa semua bagian mobil oleh orang rental. Tapi dua hari kemudian, mereka bilang ban hilang,” pungkasnya. (pri/c1/als)


36

Rabu 15 Mei 2013

Pungli Sertifikasi Resahkan Guru Kemenag

BUNUH DIRI

Kesepian, Kakek 70 Tahun Kendat KENDIT - Diduga kesepian setelah ditinggal istrinya meninggal dunia, Nikmat alias Pak Zaini, 70, warga Dusun Alas Sumur, Desa Balung, Kecamatan Kendit, Situbondo, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Aksi nekat korban dilakukan di sebuah pohon, tepat di sebelah barat rumahnya. Kali pertama mayat Nikmat ditemukan cucunya, Sunarto 33. Saat itu, dia bermaksud memberi makan ternak peliharaannya. Saat ditemukan, tubuh pelaku sudah terbujur kaku dengan kondisi menggantung dengan leher terikat sebuah tampar plastik. “Saya kaget saat akan memberi makan sapi di kandang. Saya melihat tubuh kakek menggelantung. Saya langsung berteriak histeris dan meminta tolong,” kata Sunarto. Diperoleh keterangan, sebelum ditemukan gantung diri, Nikmat sering mengeluh dan menyatakan sudah bosan hidup kepada para tetangganya. Itu terjadi sejak istrinya meninggal dunia beberapa tahun lalu. Bahkan, tidak jarang Nikmat duduk menyendiri di pekarangan rumahnya. Kapolsek Kendit AKP Moh Robby membenarkan kabar adanya warga di wilayah hukumnya yang mengakhiri hidup dengan cara gantung diri itu. Kata dia, berdasar keterangan tetangganya, Nikmat mengalami depresi setelah istrinya meninggal dunia “Berdasar hasil olah TKP di lokasi kejadian, korban murni meninggal karena gantung diri. Karena di sekujur tubuh kakek tua renta ini tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan,” terang AKP Moh. Robby. (pri/c1/als)

PENDIDIKAN

NUR HARIRI/RaBa

ALAMI GIZI BURUK: Silvina Ramadani saat dirawat di ruang anak RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo.

EDY SUPRIYONO/RaBa

BAHAS KASEK: Rapat kerja yang digelar Komisi IV DPRD Situbondo dengan Dinas Pendidikan.

Butuh Banyak Calon Kasek SITUBONDO - Kebutuhan terkait kepala sekolah (kasek) di tingkat sekolah dasar (SD) cukup besar. Tes calon kasek yang dilakukan Dinas Pendidikan (Dispendik) baru-baru ini belum mampu memenuhi. Keadaan tersebut kemarin terungkap dalam rapat kerja yang digelar Komisi IV DPRD Situbondo dan Dinas Pendidikan. Dalam kegiatan yang ditempatkan di ruang rapat gabungan II, Gedung DPRD Situbondo, itu hadir Kadispendik Fathor Rakhman dan Kabid Ketenagaan, Syamsul Arifin. Dalam pertemuan yang berlangsung dua jam lebih itu terungkap bahwa kepala SD yang dibutuhkan hingga 2015 mencapai 152 orang. “Yang baru-baru ini mendaftar hanya 114 orang. Yang lolos seleksi baru 94. Jadi, masih kurang banyak,” terang Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Rudi Afiyanto, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Tingkat SMP membutuhkan 15 kasek. Calon kasek yang lolos tes beberapa waktu lalu 24 orang. Tingkat SMA membutuhkan empat kasek. Calon kasek yang lolos hanya sebelas orang. “Kepala SMK butuh tiga orang. Yang lolos hanya 6 orang,” imbuh Rudi. Kata dia, rekrutmen kasek dilakukan sebagai antisipasi agar tidak kekurangan kasek. Sebab, ada sejumlah kasek yang diangkat menjadi pengawas, memasuki purna tugas, dan ada yang meninggal. Mereka butuh pengganti. “Yang tak kalah penting, kita juga menekan Dinas Pendidikan agar memberlakukan periodeisasi kepala sekolah. Tahun ini juga harus sudah direalisasikan agar menjadi sebuah kebiasaan,” ungkap Rudi. Nah, calon-calon kasek yang sudah dinyatakan lolos itu yang diprediksi akan menggantikan kasek-kasek yang sudah purna tugas. “Periodeisasi jabatan kasek saat ini menjadi kebutuhan,” imbuhnya. Salah satu alasannya, terlalu lama menjadi kasek akan menyebabkan kejenuhan, sehingga tidak produktif. Oleh karena itu, jabatannya perlu SITUBONDO - Guna menjalin silaturdinaikkan menjadi pengawas ahmi dan komunikasi antar pengurus atau kembali mengajar sebagai OSIS SMA se-Kabupaten Situbondo, guru. “Dari kepala sekolah MKKS SMA Situbondo yang dikommenjadi guru biasa, saya kira andani MIsyari A. Ghani, Senin (13/5) bukan sesuatu yang memalumembentuk Forum Komunikasi OSIS SMA. Acara yang digelar di Aula SMAN kan atau turun pangkat. Kepala 2 Situbondo itu dihadiri seluruh Kepala sekolah itu kan tetap guru, SMA, Waka Kesiswaan, guru PAI, dan hanya saja diberi tugas tambatiga orang perwakilan pengurus OSIS. han,” kata Rudi. Dari pertemuan tersebut, terbenRudi menambahkan, satu tuklah susunan pengurus masa bakti hal lagi yang perlu dilaku2013-2014. Sebagai berikut pelindung kan dalam menata kasKepala Dinas Pendidikan Kabupaten ek, yakni koordinasi yang Situbondo, Kabid Dikmen, penasehat MKKS SMA Situbondo, Pembina Waka matang antara Dispendik Kesiswaan SMA Kabupaten Situbondo, d a n Ba d a n Ke p e gawa i a n Ketua Umum Nur Khotimah (SMAN 2 Daerah (BKD) mengenai Situbondo), Ketua I Dendi Arif Thohir penempatan kasek. (SMAN 1 Asembagus), Ketua II Dian Sebab, tidak sedikit penguPratiwi(SMAN 1 Kapongan). “Sedangsulan dan realisasi yang tidak kan jabatan sekretaris I dipegang Sulaisinkron. “Ini akan kita koordiman (SMAN 1 Suboh), Sekretaris II Mia Friskiana (SMAN 1 Besuki), Bendahara I, nasikan dengan Komisi I yang M. Alvian Alfaridzi (SMAN 1 Situbondo), membawahi BKD. Selama ini Bendahara II dijabat Alfianda Putra Firterkesan ada tumpang tindih,” terang Rudi. (pri/c1/als)

Umur 9 Bulan, Berat hanya 5 Kilo SITUBONDO - Seorang balita bernama Silvina Ramadani yang masih berumur 9 bulan menderita gizi buruk. Kini, balita tersebut harus menjalani perawatan intensif di RSUD Abdoer Rahem Situbondo. Sebenarnya, anak pasangan suami istri (pasutri) Rudiyanto, 26, dan Nur Fitri Hasanah, 20, warga Dawuhan, Kecamatan Situbondo, itu dilahirkan secara normal seperti bayi umumnya. “Lahirnya normal dan saat lahir berat badannya 3,5 kilo,” kata Fitri, orang tua Silvina, kemarin (13/5).

Namun, sejak lahir hingga usianya enam bulan, Silvina sering muntah-muntah. Setelah 6 bulan, baru diketahui bahwa pertumbuhan Silvina tergolong lambat. Tubuhnya kurus. Hasil diagnosis tim dokter, balita tersebut mengalami gizi buruk. Selain itu, Silvina juga mengalami dehidrasi, diare, dan sakit panas. “Saat ini ditangani dr. Lola. Hasil diagnosis memang gizi buruk,” kata Iir Nadiroh, Humas RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Berat badan Silvina yang kini berumur 9 bulan hanya 5,1

kilogram. Sehingga, bisa dikatakan bahwa pertumbuhan Silvina lambat. “Anak balita yang usianya 9 bulan, umumnya berat badannya 7 hingga 8 kilogram,” imbuh Iir Nadiroh. Silvina langsung ditangani dokter. Iir menjelaskan, dalam merawat balita, biasanya ada beberapa tahap yang harus dilakukan untuk menyembuhkan penyakit yang diderita sang balita. “Sudah ditangani dr. Lola. Terkait pengobatan, biasanya diare dulu yang diobati. Baru selanjutnya yang lain-lain,” pungkasnya. (rri/c1/als)

Sewa Mobil, 3 Orang Dipolisikan SITUBONDO - Tidak terima karena mobilnya rusak, Heri Purwanto, memolisikan Fathorrohman orang yang menyewa mobilnya selama berbulan-bulan. Yang menarik, dua teman Fathorrahman, Noraydi Sastrio dan Budi, juga dipolisikan karena diduga ikut serta dalam melakukan tindak pidana tersebut. Bukan hanya karena bodi mobilnya rusak yang membuat Heri melapor kepada polisi. Tetapi, juga karena ban cadangan mobilnya juga hilang. “Sisa uang sewa mobil

Rp 9 juta sampai sekarang juga belum dibayar,” terang Sayonara, kuasa hukum Heri Purwanto, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Menurut Sayonara, sesuai perjanjian, sewa mobil itu selama 45 hari. Disepakati, biaya Rp 250 ribu per hari. Tetapi, Fathorrahman hanya membayar Rp 2.250.000 dalam tiga kali pembayaran. “Ban cadangan nilainya Rp 1 juta, kerusakan bumper depan mobil Rp 6 juta,” terangnya. Kata dia, pihaknya terpaksa melaporkan juga Noraydi Sastrio

MKKS SMA Bentuk Forum OSIS

SYAMSURI/RaBa

SEJARAH BARU: Pengurus OSIS SMA se-Situbondo foto bersama Kadispendik Fathorrahkman, Kabid Dikmen Dwi Totok, dan ketua MKKS SMA Misyari, Senin (13/5) lalu. daus dari SMAN 1 Panarukan,”ungkap Ketua MKKS SMA Situbondo, Misyari. Sedangkan seksi-seksi terdiri dari seksi Imtaq dijabat Mardiyatul Nazilah dari SMA Ibrahimy Sukorejo, Rina Nofita SMA Al-Islah,Balqis Nurbaiti O SMA Ibrahimy Panji, Faridatul Jannah SMA Islam Banyuglugur, dan Ulfatus Sa’diyah SMA Muhammadiyah Panji. “Untuk seksi Iptek dijabat Devi Wulandari dari SMA Misbahul Ulum dan Syaiful

Hakki SMAN 1 Panji,” imbuh Misyari. Kepala Dispendik Situbondo, Dr. Fathorahkman, berharap kepada seluruh pengurus OSIS SMA yang baru dibentuk ini dapat memberikan distribusi yang positif terhadap dunia pendidikan. “Sehingga dengan terbentuknya forum OSIS ini bisa menjadi penyalur aspirasi siswa, demi kemajuan pendidikan Kabupaten Situbondo,” harap Fathorrahkman. (adv/als)

dan Budi karena mereka ikut serta dalam tindak pidana tersebut n  Baca Sewa...Hal 35

SITUBONDO - Tunjangan sertifikasi guru PNS (pegawai negeri sipil) di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) sudah dicairkan sepekan terakhir. Namun, sejumlah guru mengaku resah dengan pencairan tersebut. Pasalnya, mereka tak bisa menerima dana yang pencairannya selalu dirapel tersebut secara utuh. Mereka harus menyisakan dana dengan jumlah tertentu. Dana itu disetorkan ke oknum di Kantor Kemenag Situbondo. Besarnya dana yang disetor tiap guru tidak sama. Yang jelas, berkisar antara Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu per orang per bulan. Entah apa yang menjadi pertimbangan. Konon itu tergantung besarnya sertifikasi yang diterima tiap guru.

“Yang pasti, tunjangan sertifikasi guru PNS dan swasta tidak sama. Guru swasta setiap bulan hanya terima Rp 1,5 juta. Guru PNS besarnya satu kali gaji. Jadi, semakin tinggi kepangkatannya, semakin besar dana sertifikasi yang diterima,” terang seorang guru madrasah di lingkungan Kantor Kemenag kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (14/5). Diduga, dana yang terkumpul atas pungli itu cukup fantastis. Itu berdasar jumlah penerima data sertifikasi. Angkatan tahun 2010 saja ada 103 guru Pendidikan Agama Islam dan 30 pengawas. Angkatan 2011 ada 400 orang. Angkatan 2010 khusus guru swasta mencapai 475 orang dan angkatan 2011 mencapai 250 orang n  Baca Pungli...Hal 35

Kepala Kemenag Janji Keluarkan Pelaku SEMENTARA itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo, Bakri, membantah keras adanya perilaku tidak terpuji di lembaga yang dipimpinnya tersebut. Jika hal itu benar-benar terjadi, pengganti Rosyad Badar itu meminta nama pelaku disebut. “Jadi, (pungli penerima sertifikasi) itu tidak benar. Kalau memang ada (pungli), minta tolong sebutkan namanya? Kalau memang nanti ada yang dari Kemenag, ya saya keluarkan kalau meminta-minta seperti itu,” tegas Bakri kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (14/5).

Jadi, (pungli penerima sertifikasi) itu tidak benar. Kalau memang ada (pungli), minta tolong sebutkan namanya? BAKRI Kepala Kantor Kemenag Situbondo

Menurut dia, pihaknya sudah mengantisipasi sejak awal agar tidak terjadi pungli terhadap para penerima sertifikasi n  Baca Kepala...Hal 35


Radar Banyuwangi 15 Mei 2013  

Radar Banyuwangi

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you