Issuu on Google+

JUMAT 15 FEBRUARI

33

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

2

PERSEWANGI

PERSIS SOLO

3

Main Jelek, Persewangi Takluk BANYUWANGI - Impian Persewangi ISL merengkuh tiga poin di kandang sendiri buyar. Menjamu Persis Solo di Stadion Diponegoro, Ba nyuwangi, kemarin, Laskar Blambangan dipaksa menyerah dengan skor tipis 2-3 (1-2). Hasil itu sekaligus menjadi aib pertama bagi Zaenal Ichwan dkk dalam kompetisi Divisi Utama Indonesia Super League (ISL) musim ini. Bertanding di hadapan suporter fanatik, Persewangi ISL tertinggal lebih dulu di menit 20. Sepakan bebas Windu Wibowo melewati pagar be tis pemain tuan rumah gagal dihentikan

INTERNET

kiper Persewangi, Boy Vinalosa. Tuan rumah baru bisa menyamakan kedudukan 20 menit kemudian lewat eksekusi penalti Zaenal Ichwan. Handball pemain bertahan Persis, Edi Siregar, memaksa wasit menunjuk titik putih. Skor imbang hanya bertahan lima menit. Tim tamu kembali unggul lewat sontekan Bagas Novianto jelang pemain kedua tim menuju ruang ganti n  Baca Main...Hal 43

n Berita selengkapnya baca halaman 36

Penderita HIV/AIDS Tembus 1.343 Orang n Sebulan Ditemukan 20-25 Kasus HIV

ICHSAN RASYID/RaBa

DIGITAL SOCIETY: Bupati Anas didampingi Direktur Enterprise and Wholesale PT Telkom Muhammad Awaluddin menekan layar plasma.

Pemkab-Telkom Launching 1.100 Wifi BANYUWANGI - Program Banyuwangi Digital Society (B-Diso) kemarin (14/2) resmi di-launching di Pendapa Shaba Swagata Blambangan. Soft launching B-Diso ditandai dengan penekenan layar plasma oleh Bupati Abdullah Azwar Anas bersama Di rektur Enterprise and Wholesale PT Tel kom Indonesia Tbk, Muhammad Awalludin. Setelah layar plasma bertulisan “I Love BWI” ditekan, muncul sejumlah program B-Diso yang dilaksanakan di Banyuwangi. Sebelum penekanan layar plasma, Bupati Anas bersama EGM Devisi Telkom Timur Iskriono Windiarjanto menandatangani kesepakatan bersama terkait implementasi Banyuwangi Digital Society n

TAK BERKUTIK: Striker Persewangi Faisol Arif (merah) dihadang Yogaspria Mirshadaq (putih) dari Persis Solo dalam laga di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, kemarin.

 Baca Launching...Hal 43

GALIH COKRO/RaBa

BANYUWANGI - Jumlah penderita HIV/AIDS di Banyuwangi semakin hari semakin bertambah. Penyakit yang menggerogoti kekebalan tubuh manusia itu menyerang siapa saja. Ibu rumah tangga (IRT) yang sehat tiba-tiba terinfeksi karena tertular suaminya. Praktis, HIV/AIDS mengancam siapa saja. Anak-anak, IRT, hingga tokoh masyarakat, kini sudah ada yang dinyatakan positif HIV/AIDS. Data yang dilansir Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi per akhir Desember 2012 menyebutkan, jum lah penderita AIDS di Banyuwangi sudah mencapai 1.343 orang. Dari jumlah tersebut, 558 orang di antaranya menderita HIV. “Sedangkan jumlah warga yang meninggalkarenaHIV/AIDSmencapai 259 orang,” ujar Hairon, Ketua LSM Kelompok Kerja Bina Sehat (KKBS) usai bagi-bagi leaflet dalam rangka Valentine di perempatan Karangente, kemarin n  Baca Penderita...Hal 43

Kasus HIV/AIDS Sampai Desember 2012 Jumlah Kasus: 1343 Terinfeksi AIDS: 558 orang Mati: 259 orang

Penderita dari Jenis Kelamin: Laki-laki :

601 orang

Wanita :

720 orang

Waria

:

22 orang

Penularan Hiteroseks

: 79%

Lewat Darah

: 12%

Tidak diketahui : 8% Ibu ke anak

: 2%

Urutan kasus Banyuwangi

: 229

Genteng

: 115

Muncar

: 63

Srono

: 60

Rogojampi

: 54

Pekerjaan Wiraswasta : 300 IRT

: 284 orang

WPS : 229 orang Lain-Lain : 425 orang Petani : 82 orang Sumber : Dinas Kesehatan Banyuwangi GRAFIS: ZAKARIA/RaBa

PENDIDIKAN

RSBI Bubar, Kasek SMPN 1 Lengser BANYUWANGI - Pembubaran Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) b e r d a m p a k t e rhadap SMPN 1 Banyuwangi. Bersamaan dengan pembubaran RSBI, Kasek SMPN 1 Eny Pur namaningrum lengser dari jabatan. Bersamaan dengan pembubaran RSBI DOK. RaBa itu, Eny tidak bisa lagi menjabat sebagai kasek karena suPenggantinya dah dua periode menjabat. Jika SMPN masih dalam 1 masih berstatus proses. Bu RSBI, kemungkinan Eny tidak bisa besar Eny masih bisa menjadi kasek wamenjabat lagi lau pun sudah dua karena sudah periode. dua periode” Setelah tidak menjabat sebagai kasek, SULIHTIYONO Eny akan menjadi Kepala Dinas Pendidikan guru biasa n  Baca RSBI...Hal 43

Banyuwangi

KUNKER

BOLONG: Plafon masjid Al-Hasimy di kampus STAI Ibrahimy, Genteng, jebol setelah disambar petir kemarin. GALIH COKRO/RaBa

SOSIALISASI: Kasatlantas AKP Irwan Wicaksono didampingi Bripda Rizki Martha Amalia membagikan bunga di depan kantor pemkab.

ALI NURFATONI/RaBa

Kubah Masjid STAI Ibrahimy Rontok GENTENG - Hujan deras disertai petir menimbulkan kerusakan tempat ibadah. Genting kubah masjid di kawasan kampus STAI Ibrahimy, Kecamatan Genteng, porak poranda. Plafon masjid pun jebol. Petir menyambar kubah masjid pukul 14.00. Sampai kemarin, kubah masjid itu masih berlubang dan belum diperbaiki. Selain merusak kubah, plafon di dalam masjid tersebut juga jebol. Terhitung dua titik plafon yang berlubang akibat tertimpa genting. Tidak hanya itu, petir juga menyambar kabel listrik

di masjid Al-Hasimy tersebut. Akibatnya, sejumlah barang elektronik rusak. Barang elektronik yang rusak, antara lain tiga 3 unit laptop, 2 LCD proyektor, dan satu unit komputer. Sebuah perangkat Wifi bantuan Pemkab Banyuwangi yang kemarin di-launching langsung gosong dan tidak bisa digunakan. Ketua Yayasan Ibrahimy KH. Muwafiq Amir menuturkan, bencana alam itu menimbulkan kerugian puluhan juta rupiah n  Baca Kubah...Hal 43

Satlantas Bagi Bunga dan Cokelat SEMENTARA itu, peringatan Valentine Day yang jatuh pada 14 Februari 2013 kemarin dimanfaatkan para anggota Satuan Lalu-Lintas (Satlantas) Polres Banyuwangi. Polisi bersabuk putih itu melakukan sosialisasi berlalu-lintas yang baik di depan kantor Pemkab Banyuwangi. Mereka membagikan bunga kepada setiap pengendara motor dan mobil yang melintas. Sebagian anggota ada yang membagikan

cokelat. “Happy Valentine Day. Mari berkendara yang baik,” ajak salah satu anggota satlantas sambil membagikan bunga. Sosialisasi berlalu-lintas yang dilaksanakan berbarengan dengan Valentine Day itu dimulai pukul 06.30 hingga pukul 08.00. Setiap membagikan bunga dan cokelat, para anggota polisi bersabuk putih itu selalu mengajak pengendara menaati aturan n  Baca Satlantas...Hal 43

Mengikuti Razia Satpol PP Bersih-Bersih Orang Gila

Keliaran di Jalan Raya, Seorang Orgil Bawa Celurit GALIH COKRO/RaBa

STUDI BANDING: Anggota Komisi B dan D DPRD Karangasem hanya ditemui petugas sekretariat DPRD Banyuwangi.

DPRD Karangasem Kecele BANYUWANGI - Sebanyak 15 anggota Komisi B dan D DPRD Karangasem, Bali, berkunjung ke DPRD Banyuwangi kemarin. Rombongan parlemen dari Pulau Dewata itu gigit jari karena tak satu pun anggota DPRD Banyuwangi menyambutnya. Para wakil rakyat Bumi Blambangan tidak masuk kantor karena sedang bedol kantor ke Jogjakarta. Mereka sedang mengikuti bimbingan teknis (bimtek). “Baru tadi malam (kemarin malam) semua anggota (DPRD) berangkat bimtek ke Jogjakarta,” cetus salah satu staf sekretariat DPRD Banyuwangi kepada koran ini n  Baca DPRD...Hal 43

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Upaya “bersih-bersih” orang gila (orgil) dan gelandangan terus dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi. Dalam tiga hari terakhir, petugas Satpol PP sudah dua kali melakukan razia penertiban orgil. SIGIT HARIYADI, Banyuwangi ADA yang unik dalam razia orgil kemarin. Saat menjalankan razia, petugas Satpol PP menemukan satu orang gila yang membawa celurit. Orgil itu berkeliaran di tepi jalan raya Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro. Sejumlah petugas yang melakukan razia tidak tinggal diam. Untuk menghindari hal-hal yang

tidak diinginkan, petugas langsung menciduk orgil tersebut. Tetapi, upaya petugas menciduk orgil bersenjata tajam itu tidak berjalan mudah. Sebab, saat petugas hendak mengangkutnya ke mobil operasional, orgil tersebut berontak. Beruntung, empat anggota Satpol PP sudah mengunci gerakan orgil tersebut. Celurit di genggaman orgil itu pun berhasil diamankan. Kepala Seksi (Kasi) Operasional dan Pengawasan Satpol PP Banyuwangi, Adian DS, membenarkan bahwa saat menggelar razia orgil kemarin, petugas Satpol PP berhasil menjaring satu orgil yang membawa senjata tajam. “Tindak lanjutnya, seluruh orgil yang terjaring kami serahkan ke petugas Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans). Sementara itu, celurit yang dibawa salah satu orgil kami amankan di

Kunker ke Banyuwangi, DPRD Karangasem kecele Harap maklum dong, lagi sibuk pelesir!

Peringati Valentine Day, Satlantas bagi bunga dan cokelat Bagi-bagi SIM gratisnya kapan, Ndan? SIGIT HARIYADI/RaBa

DICUKUR: Sejumlah orgil yang terjaring razia Satpol PP dibersihkan di kantor Dinsosnakertrans kemarin.

kantor Satpol PP,” ujarnya. Dikatakan, sasaran razia kemarin meliputi Jalan S. Parman, Kelurahan

Pakis, Kecamatan Banyuwangi, sampai jalan raya Desa Bangsring, Wongsorejo n  Baca Keliaran...Hal 43

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


34

Jumat 15 Februari 2013

Potensi Desa Jelun, Kecamatan Licin

Pasar Durian di Jalur Banyuwangi-Gunung Ijen JELUN - Banyuwangi selama ini dikenal sebagai lumbung beras untuk wilayah Jawa Timur (Jatim). Namun, ada hal yang tidak kalah membanggakan dari predikat lumbung beras tersebut. Kabupaten yang berlokasi di ujung timur Pulau Jawa itu memiliki beragam komoditas unggulan lainnya. Di antaranya, buah-buahan tropis. Seperti durian dan manggis. Nah, salah satu sentra penghasil buah durian di Banyuwangi adalah Desa Jelun di Kecamatan Licin. Lapak-lapak pedagang buah beraroma harum menyengat itu pun bisa

dengan mudah dijumpai di tepi jalan raya yang melintas di desa yang berlokasi di Kecamatan Licin tersebut. Sulhak, 62, salah satu pedagang buah durian mengatakan, dia mendapatkan pasokan buah durian dari Desa Jelun dan sekitarnya. Selain itu, dia juga kulakan dari para petani di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah.

“Saat ini sudah mulai musim durian. Tetapi puncaknya (musim durian) diprediksi baru akan berlangsung dua pekan mendatang,” ujar Sulhak kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Sulhak mengakui, selama beberapa pekan terakhir harga durian masih cenderung mahal. Namun demikian, pada puncak musim durian, harga

buah dengan ciri khas kulit berduri itu akan turun signifikan. “Pada puncak musim, pasokan durian pasti melimpah. Jadi, harganya hampir dapat dipastikan merosot. Durian berukuran sedang yang saat ini dijual dengan harga Rp 25 ribu per butir, pada puncak musim harganya bisa turun menjadi Rp 15 ribu bahkan

Rp 10 ribu per butir,” paparnya. Buafah, 48, penjual durian yang lain mengungkapkan, dirinya sengaja menjajakan dagangan di tepi jalan raya penghubung Banyuwangi-Gunung Ijen tersebut karena arus lalu-lintas cukup ramai. “Kebanyakan pembeli merupakan wisatawan yang berkunjung ke Ijen,” paparnya. (sgt/als)

BUAH TROPIS: Wisatawan yang berpelesir ke Gunung Ijen menjadi target pemasar para pedagang durian yang menjajakan dagangan di tepi jalan Desa Jelun. SIGIT HARIYADI/RaBa

Anak mulai Disidang, Bapak Tahap Dua B A N Y U WA N G I - Ka s u s pembunuhan dengan tersangka Suyono, 40, dan SN, 17, bapak dan anak yang tinggal di Dusun Klontang, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin siang. Dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan itu, yang pertama diajukan ke

meja hijau adalah SN. Sebab, berkas Suyono baru saja dinyatakan P21 (sempurna) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi. “Baru tadi pagi (kemarin siang), Suyono dilakukan penyerahan tahap dua,” cetus Syahroli, jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani Suyono. Syahroli mengaku belum tahu kapan Suyono mulai di-

IWAN SETIONO/RaBa

SAMBUTAN : Kasek Drs .H. Rodiwanto, MM memberikan pengarahan kepada peserta seminar.

Seminarkan Hasil Study Tour Jogja 2 RO G OJAMPI- Sekolah Menengah Atas Negeri ( AMAN ) 1 Rogojampi menggelar seminar study tour 2 di aula sekolah, kemarin. Seminar diikuti para siswa SMAN 1 Rogojampi yang telah melakukan study tour di Jogja pada Desember 2012 lalu. Peserta seminar diberikan tugas untuk menceritakan kunjungannya di Jogja beserta hasil ilmu yang didapatkan. “Study tour di Jogja ini merupakan yang ke dua,’’ kata Drs. Setyo Wiyono, ketua panitia, kemarin. Setyo menambahkan, tempat yang dikunjungi dalam study tour di antaranya Universitas Gajah Mada, yaitu Fakultas Farmasi dan Laboratorium IPS. Selain itu, Candi Borobudur dan Candi Prambanan,

adili di PN Banyuwangi. Sebab, dirinya masih mempelajari berkas yang baru diserahkan penyidik Polsek Sempu itu. “Yang pasti, akan segera kita susun dakwaan, setelah itu didaftarkan ke pengadilan,” katanya. Sementara itu, sidang perdana kasus pembunuhan Imam Sujono, 13, yang sempat dibuang ke Gunung Kumitir, Dusun Mrawan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, itu sebenarnya dihadiri keluarga korban. Sayang, mereka tidak bisa mengikuti persidangan karena sidang dinyatakan tertutup. “Mohon para pengunjung keluar, karena sidang dinyatakan tertutup,” cetus ketua majelis hakim Bawono Effendi. Saat membacakan dakwaan, JPU Sugiharta yang menangani perkara SN membeberkan kronologis pembunuhan yang dilakukan bapak dan anak kandungnya pada 25 Desember 2012 itu. Dalam dakwaannya, Sugiharta menyebut kasus tersebut bermula saat Suyono, SN, dan korban, mencari ikan di Desa Kemiren, Kecamatan

Glagah, dengan cara menyetrum. Korban menolak saat diminta Suyono mengawetkan ikan hasil tangkapan. Suyono jengkel karena korban yang tidak mau menuruti permintaannya itu malah mengumpat. Akhirnya, Suyono memukul korban dengan kayu pegangan jaring. Saat dipukul, korban jatuh dan kepalanya membentur batu lalu pingsan. Singkat cerita, korban akhirnya meninggal dan jasadnya dibuang di Gunung Kumitir. Berdasar uraian dan hasil visum dokter, jaksa menganggap kematian korban akibat dipukul Suyono, lalu mayatnya dibuang di Gunung Kumitir dibantu terdakwa. Yang dilakukan terdakwa dianggap melanggar Pasal 338 jo Pasal 56 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Persidangan perdana kemarin dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi. Empat saksi, termasuk kedua orang tua korban (Kusni dan Jumaiyah), dihadirkan oleh Sugiharta. (abi/c1/aif)

Keraton Jogjakarta, pabrik gula, Museum Dirgantara, dan Malioboro. “Siswa dapat belajar langsung dari tempat yang mereka kunjungi,’’ jelas Setyo. Kepala SMAN 1 Rogojampi Drs. H. Rodiwanto, MM memberikan apresiasi terhadap kegiatan study tour tersebut, karena sangat bermanfaat untuk perkembangan ilmu siswa. Mereka bisa termotivasi untuk belajar lebih rajin agar bisa melanjutkan pendidikan lebih tinggi lagi. Misalnya, kuliah di Universitas Gajah Mada. Study tour itu rutin diadakan setiap tahun, di samping untuk belajar juga sebagai sarana rekreasi. “Semoga para siswa menimba ilmu yang banyak dalam study tour ini,’’ harapnya.(adv/irw)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho, Deni Setiawan, Mega Dwi P. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


35

Jumat 15 Februari 2013

Tiga Anggota KPJ Resmi Tersangka CLURING - Polisi terus mengusut dugaan perampasan sepeda motor yang dilakukan sejumlah anggota KPJ Laskar Putih. Hasilnya, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus yang terjadi di Dusun Simbar, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, itu. Kapolsek Cluring, AKP Agung Setyabudi mengungkapkan, tiga orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka sejak Rabu malam (13/2). Meski demikian, polisi tidak menahan ketiga tersangka tersebut. ‘’Tapi, tetap kami berlakukan wajib lapor,” tegasnya.

Kapolsek menyebut, tiga tersangka itu berinisial IM, WY, dan IS. ‘’Ketiga tersangka itu beralamat di Desa Cluring, Tampo, dan satu orang dari Kecamatan Srono,” terang perwira dengan tiga balok di pundaknya itu. Dalam kasus tersebut, jelas dia, barang bukti sepeda motor sudah disita dari tangan ketiga tersangka. ‘’Tadi barang bukti diserahkan, lalu kita buatkan surat perintah pelepasan tiga tersangka. Saudara Yunus sebagai jaminan,” tegasnya. Ditanya mengenai status YS yang juga ikut mendatangi

rumah korban, kapolsek menuturkan bahwa warga Desa Sraten, Kecamatan Cluring, itu tidak ikut dalam pertemuan di tempat kejadian perkara (TKP). ‘’Dia langsung pulang, jadi sementara dia kita tetapkan sebagai saksi,” tandasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, polisi mendapatkan dukungan mengusut kasus dugaan perampasan sepeda motor yang menimpa Sukiran, 56, warga Dusun Gunungsari, Desa/Kecamatan Bangorejo. Seperti yang terjadi kemarin, sejumlah warga mendatangi Mapolsek

Cluring terkait kasus yang terjadi di Dusun Simbar, Desa Tampo, Kecamatan Cluring itu. Diperoleh informasi, motor Yamaha Mio bernopol P 4426 XK yang digunakan Sukiran dirampas sejumlah orang, salah satunya berinisial IM. Peristiwa itu terjadi pada Januari 2013 sekitar pukul 13.00 29. Korban melaporkan kasus tersebut ke polisi, tepatnya 1 Februari 2013. Meski begitu, hingga kemarin sepeda motor atas nama Mariyadi yang notabene anak Sukiran itu masih belum jelas keberadaannya. (ton/c1/aif)

“Kami Tetap Patuh Proses Hukum” SEMENTARA itu, KPJ Laskar Putih akan mematuhi proses hukum yang menimpa tiga anggotanya. Meski begitu, mereka tetap menegaskan tidak pernah melakukan perampasan sepeda motor seperti yang dilaporkan Sukirman, 56, kepada polisi. Pembina KPJ Laskar Putih, Ahmad Mudakir mengatakan, tiga anggotanya memang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan perampasan Yamaha Mio bernopol P 4426 XK. ‘’Anggota tidak merasa merampas. Tapi, kita tetap patuhi proses hukum,” ujarnya. Versi dia, tiga anggota tersebut tidak melakukan perampasan seperti yang dituduhkan warga Dusun Gunungsari, Desa/Kecamatan Bangorejo, itu. Sebab, tidak ada unsur paksaan dalam proses penyerahan roda dua itu. “Ada surat pernyataan bermeterai 6.000,’’ tegas Mudakir kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi ditemui di Desa/Kecamatan Cluring kemarin sore. Sepeda motor itu diserahkan

ALI NURFATONI/RaBa

BUKTI: Ahmad Mudakir menunjukkan beberapa lembar kuitansi dan surat pernyataan di Desa/Kecamatan Cluring kemarin.

lantaran Sukirman mempunyai utang senilai Rp 30 juta kepada Yunus yang notabene sebagai panglima KPJ Laskar Putih. ‘’Karena tidak bisa membayar, Pak Kirman memberikan jaminan sepeda motor dan akan dibayar Rp 6 juta dulu pada sore harinya,” paparnya. Namun, yang bersangkutan tidak menepati janji usai perjanjian yang diteken 28 Januari 2013

itu. ‘’Tahu-tahu dilaporkan polisi empat hari kemudian. Ada apa ini?” ujarnya penuh tanda tanya. Menurut dia, kasus tersebut bermula saat Sukirman menyuruh dua orang pinjam uang dengan jaminan Daihatsu Ferroza. Dua orang itu berinisial MS dan HR. ‘’Akhirnya, dua orang itu mendapatkan uang Rp 33,5 juta dari BD dan berjanji dalam tempo sebulan dibayar,” terangnya.

Namun, janji tersebut tidak ditepati. Namun demikian, BD tetap mengembalikan mobil tersebut kepada dua orang itu. Nah, setelah itu HR pinjam uang kepada Yunus dengan jaminan mobil. ‘’Oleh Mas Yunus diberi uang tunai Rp 28,5 juta dan Rp 5 juta dalam bentuk cek,” ulasnya. Tak lama kemudian, mobil tersebut ternyata disita leasing, yaitu ketika berada di daerah Pedotan, Kecamatan Bangorejo. ‘’Disita gara-gara telat bayar angsuran selama enam bulan,” paparnya. Setelah itu, Yunus menyuruh empat anak buahnya mendatangi Sukirman dengan tujuan menagih utang. ‘’Tapi, Pak Sukirman tidak mau kalau tidak ketemu Yunus. Makanya, Pak Sukirman datang sendiri ke kantor Mas Yunus,’’ terangnya. Singkat cerita, Sukirman menyerahkan sepeda motor dan menulis surat pernyataan. ‘’Sekali lagi, tidak ada unsur paksaan. Bahkan, dia pulang diantar anggota KPJ,” tandasnya. (ton/c1/aif)

Diabetes yang Terkomplikasi Bisa Berakibat Fatal Penyakit diabetes mellitus alias kencing manis tak mengenal umur. Tapi, yang paling banyak terserang memang mereka yang sudah berumur. Pada mereka itu, gejalanya adalah sering haus, buang air kecil, lemas, kesemutan, berkeringat, gatal-gatal, dan sebagainya. Bila penyakit ini dibiarkan, bertahuntahun kemudian timbul komplikasi yang fatal, seperti penyakit jantung, terganggunya fungsi ginjal, kebutaan, pembusukan kaki yang kadang memerlukan amputasi, stroke, gangguan saraf, dan impotensi. Karena kadar gula darah meningkat, seorang penderita diabetes biasanya takut mengonsumsi gula. Bahkan, ia juga takut mengonsumsi setiap makanan yang berasa manis. Namun, terkadang hal ini malah membuat penyakitnya makin parah. Mengapa? Kadar gula darahnya akan turun drastis bila ia melakukan diet ketat seperti itu. Akibatnya, terjadi hipoglikemia, dengan gejala lapar, gemetar, berkeringat, pusing, dada berdebar, dan sering koma. Kadang-kadang, dengan penurunan gula yang drastis itu, tubuh sangat kekurangan insulin. Akibatnya, kebutuhan energi baru terpenuhi setelah sel lemak pecah membentuk keton. Karena keton punya bau khas, kencing juga berbau khas. Akibatnya, terjadi pula gejala akut seperti darah menjadi asam. Untuk itu, bila Anda menderita diabetes, jangan biarkan sampai ke tahap komplikasi. Untuk itu, banyak cara yang bisa dilakukan. Di antaranya mengonsumsi xanthone yang terdapat dalam ekstrak kulit buah manggis. Substansi kimia alami ini tergolong polyphenolic. Moongkarndi et al. (2005) melaporkan, selain mengandung xanthone buah

manggis mengandung katekin, potasium, kalsium, fosfor, besi, vitamin B1, Vitamin B2, dan vitamin B6. Kandungan xanthone tertinggi pada buah manggis terdapat pada kulitnya, yaitu 107,76 mg/100 gram kulit buah (Iswari et al.,2005) atau seberat 70-75%, daging buah 10-15%, dan biji 15-20%. Berdasarkan strukturnya, xanthone tergolong senyawa aromatik sederhana, seperti dibenzofuran, dibenzopyran, dan griseovulvin. Kulit buah manggis juga mengandung antosianin seperti cyndin-3-sophoroside dan cyanidin3-glucoside. Berdasarkan hasil tes yang dilakukan oleh dr. Purwati, seorang dokter dan praktisi kesehatan di Jakarta, terhadap tujuh pasien penderita kencing manis selama sepuluh hari mengnsumsi esktrak kulit buah manggis, terbukti bahwa esktrak ini mampu menurunkan gula darah tujuh orang pasien dari 205,0 menjadi 119,86 mg/dl. Tapi, tapi penurunan itu bervariasi di antara semua pasien itu. Bervariasinya penurunan kadar gula itu disebabkan oleh berbedanya respons sistem metabolisme tubuh tiap-tiap pasien terhadap ekstrak kulit buah manggis yang diberikan. Di samping itu, ia juga tergantung pada gula darah awal. Kalau ingin tahu lebih banyak tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul. Namanya Garcia. Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu bisa meng hubungi telepon bebas pulsa kami di 08001401430, email info@manggisgarcia.com, atau website www.manggisgarcia.com. Produk ini bisa didapatkan di Apotek dan toko obat terkemuka di kota anda atau segera hubungi Banyuwangi : 0333-7703239 & 081336445358.

Dari Soft Launching Banyuwangi Digital Society

Manfaatkan Dukungan TIK untuk Mengejar Ketertinggalan Untuk pertama kalinya di Indonesia, program Banyuwangi Digital Society (B-Diso) di soft launching kemarin (14/2). Implementasi B-Diso merupakan program sinergi PT. Telkom Indonesia Tbk dengan Pemkab Banyuwangi. PROGRAM B-Diso adalah konsep sebuah kota yang memiliki koneksi terintegrasi dalam berbagai bidang hingga memberikan dampak praktis dan efisiensi dalam pengelolaan kota. Banyuwangi memiliki kekayaan alam dan berbagai potensi seperti pariwisata, kuliner, dan infrastruktur tranformasi paling lengkap menjadikan Banyuwangi siap sebagai kota maju dengan semangat kemandirian. Sebagai kota paling ujung timur pulau Jawa, Banyuwangi memiliki area terluas yang sedang agresif berbenah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Salah satu cara yang ditempuh adalah memanfaatkan dukungan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sebagai jembatan untuk mengejar ketertinggalan. Program B-Diso ini memiliki sejumlah program unggulan, yang meliputi smart zakat, smart education (E-education), smart health (E-Health), smart Office (E-Office), smart infrastruktur dan Indonesia Wifi dan program digital home. Smart zakat, merupakan program untuk meningkatkan pelayanan pembayaran zakat, infaq, dan sodaqoh bagi masyarakat Banyuwangi yang terintegrasi dengan jaringan perbankan, mobile phone, kartu kredit dan tunai. Smart education merupakan program pelayanan pendidikan yang terpadu untuk sekolah,

guru, siswa didik, orang tua, dinas pendidikan, pengelola dana Bos, bahan ajar, siswa asuh sebaya dan penerimaan peserta didik baru secara online. Smart health merupakan program untuk meningkatkan, layanan rumah sakit, pelayanan dokter praktek atau elektronik general practice (e-GP), sistem rujukan elektronik, executive information system (EIS) dan pelayanan jaminan kesehatan masyarakat miskin secara terpadu online. Smart office adalah program yang dapat memudahkan proses administrasi surat menyurat di internal Pemkab Banyuwangi secara elektronik. Program ini untuk mendukung mobilitas personil, absensi elektronik, serta fitur video conference untuk pelayanan rapat jarak jauh. Sedangkan program smart infrastruktur adalah program peningkatan kapasitas dan kapabilitas instruktur jaringan Pemkab Banyuwangi. Program Indonesia Wifi, program penyediaan layanan internet Wifi untuk masyarakat Banyuwangi. Termasuk indischool, internet wifi untuk sekolah, kampus, dan lembaga pendidikan di seluruh wilayah Banyuwangi. Program digital home adalah layanan akses jaringan internet yang berasal dari fasilitas telepon rumah. Implementasi Banyuwangi Digital Society bertujuan untuk meningkat jenis dan mutu pelayanan serta sumber daya manusia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi. “Saat ini sudah terpasang 1100 titik dari target 10 ribu titik wifi. Fasilitas Wifi yang terpasang merupakan internet sehat karena bebas dari pornografi,” kata Bupati Anas. Karena itu, Bupati Anas meminta orang tua tidak perlu khawatir karena fasilitas internet itu akan rutin dikontrol. Tersedia akses Wifi ini, juga dalam rangka mengendalikan akses internet porno yang selama ini bebas di akses di warung-warung internet. (afi/adv)

FOTO-FOTO: ICHSAN RASYID/RaBa

TEKEN MOU: Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas membubuhkan tanda tangan soft launcing BWI DiSo bersama Executive General Manager Divisi Telkom Timur, Iskriono Windiarjanto di Pendapa Shaba Swagata Blambangan siang kemarin.

SENI: Bupati Anas dan Direktur Enterpraise and Wholesale Telkom Muhammad Awaluddin (kanan) melihat lukisan yang dipasang di dalam ruangan Pendapa Sabha Swagata Blambangan.

PROGRAM: Bupati Anas dan Muhammad Awaluddin (kanan) menyaksikan program Banyuwangi DiSo.

SOUVENIR I LOVE BWI: (dari kiri) Awaluddin, Abdullah Azwar Anas, Iskriono Windiarjanto.


36

Jumat 15 Februari 2013

Rapor Merah Semua Lini

KARATE

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

SPIRIT: Jajaran simpai memberikan doa restu kepada kontingen Banyuwangi proyeksi Kejurnas Lemkari.

Lemkari Usung Misi Ganda BANYUWANGI - Target tinggi diusung Lembaga Karatedo Indonesia (Lemkari) Banyuwangi. Tampil di ajang kejuaraan nasional (kejurnas) Lemkari yang digelar di Tuban 15-17 Februari mendatang, perguruan karate berlambang harimau terbang itu menerjunkan 38 karateka terbaik. Di Tuban nanti mereka akan turun di dua kategori utama, yakni kata dan kumite. Karateka tersebut akan berlaga sesuai kategori usia yang akan dipertandingkan. Menurunkan atlet muda, Lemkari mengusung misi mendulang medali dan prestasi dalam kejuaraan tingkat nasional itu. Rombongan Lemkari Banyuwangi dilepas dewan pembina, yakni Ahmad Wahyudi dan Michael Edi Hariyanto, Rabu malam (13/2). Wahyudi meminta agar atlet menjunjung tinggi sportivitas. “Menang-kalah biasa, tapi tunjukkan bahwa kita mampu berprestasi,” pintanya. Di kejurnas ini, Lemkari tidak ingin sekadar numpang lewat. Di Tuban, salah satu perguruan anggota Forki Banyuwangi itu menargetkan minimal membawa pulang dua medali. Meski terkesan sedikit, tapi target itu dianggap cukup realistis. “Kami tidak ingin membebani atlet dengan target tinggi. Tapi bukaan berarti kami akan sekadar numpang lewat dalam even tersebut,” tegasnya. (nic/c1/als)

BANYUWANGI - Kekalahan 2-3 Persewangi atas Persis Solo menjadi catatan buruk bagi kiprah perdana Persewangi dalam kompetisi Divisi Utama PT Liga Indonesia musim ini. Terkait penampilan anak asuh Bagong Iswahyudi tersebut, semua lini Laskar Blambangan mendapat rapor merah dari manajemen. Lini belakang, tengah, hing penyerang, hingga mendapat perhatian serius. Statistik menunjukkan, penampilan ke dua tim sebenarnya beri m b a n g . Tu a n rumah mampu meng menghasilkan tujuh tendangan ke gawang selama pertandingan. Namun, hanya lima saja yang mengarah ke gawang. Persis menorehkan empat tendangan yang semua mengarah ke gawang. Persis tampil lebih efisien dalam melakukan serangan ke pertahanan lawan. Terlepas dari statistik yang ada, manajemen tentu geram dengan pemain di sektor pertahanan, tengah, dan depan. “Semua masuk daftar evaluasi,” beber Andik Purwanto, manajer Persewangi ISL. Hal senada juga diungkapkan Ketua Persewangi, Hari Wijaya. Pengusaha listrik asal Genteng itu menilai komunikasi antar pemain tidak tampak

GALIH COKRO/RaBa

SIA-SIA: Gol yang dicetak Zaenal Ichwan (kanan) gagal menyelamatkan Persewangi dari kekalahan.

selama pertandingan. Dia mencontohkan, di lini belakang, misalnya, komunikasi kiper dan pemain belakang kurang baik. Gol kedua Persis Solo oleh Bagas Novianto adalah hukuman atas keteledoran itu. Hari juga menyinggung gol ketiga lawan lewat Bayu Nugroho yang terjadi berkat kurangnya komunikasi pemain belakang. “Tidak ada komunikasi sama sekali,” terangnya. Hari juga mengkritik lini tengah yang tidak bekerja optimal. Kebanyakan bola

yang dialirkan ke lini depan berasal dari lini belakang. Pelapis di lini kedua juga tidak tampak. Kondisi itu mampu dimanfaatkan Persis Solo untuk menekan tuan rumah sejak menit pertama. Dengan waktu lebih kurang 10 hari, pelatih masih memiliki waktu untuk meng-upgrade tim. Laga tandang kontra Madiun Putra 25 Februari dan Persik Kediri 5 Maret mendatang harus lebih baik. “Semua penampilan akan kita evaluasi,” tegas Andik. (nic/c1/als)

Statistik Pertandingan PERSEWANGI 7 5

PERSIS SOLO

Tendangan

4

Tendangan ke gawang 4

2

Gol

3

8

Pelanggaran

13

7

Tendangan Sudut

0

4

Tendangan bebas

2

45

Penguasaan Bola

55

Pengkab Pelti dan Stikes Gagas Kejurwil Plus BANYUWANGI - Pembinaan olahraga tenis lapangan terus digiatkan Pengkab Pelti Banyuwangi. Demi menggairahkan animo dan pembinaan olahraga tersebut, rencananya induk olahraga tenis lapangan itu akan menggelar kejuaraan dalam waktu dekat. Mirip dengan Banyuwangi Open

• Tanah Kebun •

• Tanah Strategis •

• Toko + Rumah Genteng •

• Jl. Agus Salim •

• Timor ‘99 SOHC •

• Prima Mobil •

• Daihatsu Xenia ‘08 •

Djl tnh 266m2, Jl. Kepiting Sobo jejer ruko, tanpa perantara, strategis 081336271085

Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sugiarto, 081233499888, 03170338181

Dijual sgr Ruko 2lt lok. Jl. Agus Salim belakang Untag Banyuwangi. Hubungi: 081233669969, 0333427190

Dijual 1 unit Timor ‘99 SOHC & 1 unit Maestro 90. Hub: 081336666171

Dijual Xenia 2008, Xi VTI, plat L, hitam, istimewa, 105 jt (nego). Bu Wahyu, Jl. JA Suprapto 22 Stb. 081 803502829

Szk Pusat Jatim Ertiga GA DP42jt, APV DP28jt, Swift DP43, SX DP44, Carry PU Dp13, Mega PU DP22, ready 081949733232

Avanza 07'10'11, Xenia Li '11, APV X '05, Taruna FGX '05, Katana '01, Futura STW '01, Espass STW 95'96, PU Grnmax '11'12, Rush '08, Spark '04, PU Futura '11, Krista'03, Escudo'98, PU Zebra'04. Bisa cash/credit. Hub. 0333-411655/ 0811301676

• Kijang Krista ‘00 •

• Karimun Estillo ‘07 •

• Toyota Kijang ‘95 •

Dijual Kijang Krista Diesel 2000, biru, harga 115 juta nego, bisa cash atau kredit, auatu tukar tambah, hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Suzuki Karimun Estilo YL 6 tahun 2007, abu-abu metalik, harga 87,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Kijang KF50 SPR tahun 1995, hijau metalik, harga 68,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Daihatsu Xenia ‘10 •

• Toyota Avanza ‘09 •

• Isuzu New Panther ‘05 •

Dijual Daihatsu Xenia F600RV-GMPFJJ tahun2010, silver metalik, harga 113,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Avanza 1.3G F60 IRM GMMFJJ tahun 2009, merah metalik, harga 136 juta nego, brang istmw, bs cash/kredit, hub:(0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Isuzu New Panther TBR541 LV tahun 2005, biru muda metalik, harga 136 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Tanah Kapling •

• Gladag - Rogojampi • Dijual tanah 355m2 (Geladag sebelah Bimantara Rogojampi). H: 081336333898

BANYUWANGI

• Jl. KH. Agus Salim • BANYUWANGI • Pengepul Karet Alam •

BANYUWANGI

Dicari Petani/Pengepul karet alam. Hubungi 085230809933/0321 513700

• Griya Mahkota •

• Krim Pemutih Wajah •

Hunian elit harga irit, type 36/80, Griya Mahkota Jl. Ikan Wader Pari. Hub: Hadi 081336611511. Hanya 3 unit.

• Bunga Residence • Jl Rumah Bunga Residence B1 2&124 104m2, TP 54, tdk terima SMS. Hub: 085854388014

• Rumah Desa Balak •

Jual rumah 2lantai, LT280m2, LB260m2. Jl. KH. Agus Salim 59 pinggir Jalan Raya, harga 590 juta. Hubungi: Ady: 081-232399110

• Rumah Kebalenan •

Lemesa Krim pb mutih wjh & tbh dlm 3hri ptih, kncng, brchya. Hlgkn flek, jrwt, kriput, tnp efk smpg,amn,grns100%uangkmbl.081229491717

• Bingung Cari Kerja? • Bingung cr krj?ingin jenjang karir?sgr hub Smart Developing People 7742121, 087755804284.Djamin kerja,karir naik

• Peluang Usaha • PeluangUsaha:BagiAndaketua/penyelenggara Arisan. 1 th bonus ke LN. H: 03337611387

Djl tanah + bangunan L 4x8=32m2 + 10 x 15 = 150m2, bisa dibeli dgn cash/kredit & juga bs disewa, SHM, Lok Ds Balak, hrg nego,H:(0333)631526–635176,0811351148

• Rumah Rogojampi •

Djl rumah lok Kebalenan di Jl. Raya Rogojampi/ Genteng, L10 x15=150m2, SHM, bs dibeli dg cash atau kredit & jga bsa disewa, hrg nego. Hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Rumah Banyuwangi •

BANYUWANGI • STNK • Hlg STNK Nopol P 4521 WK, an. Djantak Ali Moh Zainuri, Banyuwangi Hlg STNK Nopol P 6840 ZH, an. Mujiyono, Ling. Sukorojo 04/01 Banjarsari, Glagah Hlg STNK Nopol P 5351 VK, an. Yanti Ismawati. Jl Letjen S. Parman RT02/02 Pakis HlgSTNKNopolP4351YD,an.AdyFirmansyah. Perum Kavling Giri Indah Blok C-3 RT 06/6 Klatak

SITUBONDO Dijual rumah L 10x15 = 150M2 lok kebalen Rogojampi, bisa dibeli dengan cash atau kredit dan juga bisa di sewa, hrg nego. hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Djl rumah L 10X15 = 150M2 lok Banyuwangi, utara pbrik ES, bs dibeli dg cash/kredit dan juga bisa di sewa hrg nego hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• STNK • Hlg STNK Nopol P EB, an. Makruf, Ds. Kukusan 02/02 Kec. Kendit Situbondo

BANYUWANGI

pembahasan. Kategori lomba yang dipertandingkan juga masih dibahas. Peserta adalah petenis yang berasal dari eks Karesidenan Besuki. Namun demikian, pihaknya berencana memperbolehkan peserta dari Lumajang. ”Pesertanya dari eks Karesidenan Besuki plus Lumajang,” bebernya. (nic/c1/als)

BANYUWANGI

Djl tnh kapling 9,5x20m Jl. Supriyadi Simpang Lima pust kota, SHM, msh sisa 7kapling H:081319098525/081354009225

BANYUWANGI

semarak kegiatan tersebut, Pelti berencana menggandeng Stikes Banyuwangi. “Even ini akan menjadi kerja bareng Pelti dan Stikes,” katanya. Terkait waktu kejuaraan, Edi menuturkan, besar kemungkinan akan digelar April mendatang. Hanya saja, waktu pastinya masih dalam tahap

BANYUWANGI

Jual tanah kebun LT: 3530m2, hrg 25rb/m2, Grogol-Kopenbayah. Ady: 081-2323-99110

BANYUWANGI

Yunior (BOY), even tersebut nanti akan digelar dalam lingkup sempit, yakni seeks Karesidenan Besuki: Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, dan Jember. Pengurus Pelti Banyuwangi, Edi Santoso mengatakan, pembahasan kejuaraan tersebut sudah dilakukan di internal organisasi. Untuk menambah

• Suzuki Pusat Jatim •

BANYUWANGI

SITUBONDO

• Banyuwangi Motor • Dicari (Mekanik) pria, SMK otomotif. (Marketing) SMA/SMK, SIM C, punya kendaraan sendiri. (Admin) pria, min SMA. Kirim ke CV Banyuwangi Motor Jl. dr. Sutomo 22 BB

• Akeno Digital Print. • Dibutuhkan Design Grafis, operator, finishing, kasir, utk Akeno Digital Print. Max 25th, pend. min SMK/sederajat. Hubungi: Jl. PB Sudirman 21 Banyuwangi. Telp. 0333-420888

• Karyawan • (1). Adm Keuangan, Pr, pend. D3 sgl jrsn, usia max 28 thn. (2). Spv Satpam, Lk/Pr, pend. SMA/sdrjat, bisa komputer, usia max 35 thn. (3). Satpam, Lk/Pr, pend. min SMA/sdrjt, siap ditempatkan dmna saja. (4). Satpam Carier, Lk/Pr, pend. min SMA/sedrjat, usia 20-30 thn siap dtmpatkan dimana saja. Krm lam ke: PT. DAS Jl. Boediono No.42 Basuki Rahmat-Bwi. Tlp. 0333411000.


41

OPINI

Jumat 15 Januari 2013

ADA APA LAGI

Gerebek Biliar, Satu Pejudi Kabur SEMPU - Arena judi biliar di Dusun Truko, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, diobrak aparat kepolisian setempat kemarin malam. Satu pelaku bernama Suhendra, warga Dusun Melik, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, berhasil ditangkap polisi. Satu lagi tersangka bernama Antok, 48, warga Dusun Truko, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, berhasil lolos dari sergapan petugas. Selain menangkap satu pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu set bola, dua stik, dan satu meja biliar, serta uang sebesar Rp 70 ribu, dari tempat kejadian perkara (TKP). Kapolsek Sempu AKP Toha Choiri mengatakan, terungkapnya kasus tersebut bermula dari laporan warga yang mengaku resah atas ulah para pelaku yang sering berjudi. Atas laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan, dan hasilnya petugas meyakini bahwa lokasi itu sering dijadikan sebagai tempat judi biliar. “Waktu kita lakukan penyergapan, sebenarnya ada dua pelaku, tapi satu pelaku lolos,” tandasnya. (azi/c1/aif)

DLLAJ

ABDUL AZIZ/RaBa

MELANGGAR: Petugas DLLAJ saat menghentikan truk yang melintas di Jembatan Timbang Kalibaru kemarin.

Tilang Puluhan Truk dan Bus KALIBARU - Petugas Dinas Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) dibantu Polisi Lalu-Lintas Kalibaru melakukan operasi sadar keselamatan di Jembatan Timbang, Kecamatan Kalibaru, kemarin pagi. Sejak pukul 08.00 petugas DLLAJ Jatim dan Polantas Kalibaru berjajar di jalan raya, lalu meminta setiap pengemudi truk, bus, dan angkutan umum, masuk ke Jembatan Timbang. Kemudian, petugas memeriksa angkutan kendaraan umum tersebut. Bagi yang melebihi tonase langsung diberi pembinaan dan ditilang. “Mereka diberi tahu agar tidak mengangkut muatan melebihi tonase,” kata Kanitlantas Kalibaru Aipda Yulianto. Yulianto menuturkan, mulai pagi sampai siang hari ada sekitar 30 unit bus, truk, dan angkutan umum, yang ditilang. “Informasinya, operasi kali ini dilakukan di semua jembatan timbang dan kita ikut yang di Jembatan Timbang Kalibaru,” tuturnya. (azi/c1/aif)

PERIKANAN

ALI NURFATONI/RaBa

BESAR: Suryono menyaksikan petugas menangkap induk ikan di Balai Benih Ikan Kecamatan Genteng kemarin.

Kolam Ikan Capai 6.000 Unit GENTENG – Target Pemkab Banyuwangi untuk realisasi 10.000 kolam ikan di pekarangan hingga tahun 2015 mendatang tampaknya bakal menuai sukses. Sebab, sampai bulan Februari 2013 ini sudah mencapai angka 6.000 kolam. Hal itu diungkapan Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Kelauatan dan Perikanan Banyuwangi, Suryono Bintang Samudra saat tinjau di balai benih ikan (BBI) Genteng kemarin. Dia mengatakan, untuk mewujukan program Pemkab Banyuwangi itu. Pada tahun ini, pihaknya akan memberikan bantuan kepada ratusan kelompok budi daya ikan. ‘’Ada sekitar 150 kelompok yang tersebar di berbagai daerah di Banyuwangi yang akan kita bantu,’’ janjinya. Dia menyebut, beberapa bantuan itu dengan beberapa kategori. Antara lain, bantuan benih, induk, terpal, dan pakan. ‘’Jenis benih ikan yang kita akan berikan yakni seperti lele, dan nila. Bantuan induk ikan seperti gurami, tombro dan nila,’’ paparnya. (ton/aif)

RALAT

ADA kesalahan pemasangan foto dalam berita berjudul ”Nabung di BRI Syariah Dapat Emas Batangan” di halaman 33 koran ini kemarin (14/2). Seharusnya foto yang terpasang di atas. Kepala Cabang BRI Syariah Tommy Suhartanto menyerahkan emas batangan kepada nasabah beruntung. Demikian kesalahan telah diperbaiki. (*)

Remaja di Pusara Maulid SEPANJANG Rabiul Awal, peringatan kelahiran Nabi Muhammad dilaksanakan di berbagai tempat. Mulai masjid, musala, sekolah, lingkungan RT, hingga instansi pemerintah memperingatinya. Merujuk awal mula Maulid yang dipelopori Sultan Salahudin Al-Ayubi (1173-1179 M), Maulid bertujuan meneladani Nabi Muhammad. Kepribadian Nabi diharapkan menjadi motivasi bagi umat Islam yang kala itu sedang menghadapi Perang Salib. Peneladanan terhadap Nabi Muhammad telah termaktub dalam Alquran: Laqod kaana lakum fi Rosulillahi uswatun hasanah (Sesungguhnya telah ada pada diri Rosulullah (Nabi Muhammad) suri teladan yang bagus bagi kalian (QS Al-Ahzab: 21). Kata uswatun (suri teladan) pada ayat tersebut menurut Syekh Ahmad bin Muhammad Ash-Showi adalah bentuk isim yang bermakna masdar dari kata al-ittisaau yang berarti pengikut. Jadi, artinya adalah mengikuti Nabi dalam bentuk ucapan, perbuatan, dan tindakan (Tafsir Showi, Juz III). Umumnya, ceramah-cera-

mah Maulid Nabi menyerukan umat Islam meneladani kepribadian nabi secara global. Jarang sekali dijelaskan kepribadian Nabi berdasar periode usia. Patut kiranya proses peneladanan terhadap Nabi diperiodekan berdasar usia. Sehingga, umat Islam bisa meneladani Nabi sesuai jenjang usia masing-masing. Meminjam istilah Cak Nun (Emha Ainun Nadjib), “Nabi Muhammad bukanlah nabi tiban secara mendadak dan tiba-tiba diangkat menjadi seorang nabi.” Sebelum diangkat menjadi seorang nabi, Allah sudah mengkader Muhammad sejak anak-anak. Masa kecil Nabi penuh keprihatinan. Namun demikian, Nabi sangat mandiri. Di masa muda, Nabi digembleng dalam perjuangan. Di masa dewasa, Nabi sangat bijaksana. Remaja sebagai sosok yang masih mencari jati diri, selayaknya menjadikan masa remaja Nabi Muhammad sebagai rujukan. Jangan meniru selebriti yang hidupnya hedonis dan glamor. Dalam tulisan ini akan saya sampaikan bahwa sesungguh-

O l e h

AYUNG NITINEGARA * nya ada tiga peristiwa penting pada saat Nabi remaja. Pertama, pada usia dua belas tahun (bahkan sampai dewasa), Nabi menjadi seorang pedagang trans-nasional. Konon, pada usia dua belas tahun, Muhammad sudah diajak pamannya, Abu Tholib, berdagang ke Syam. Nabi adalah pedagang yang sangat jujur, amanah, dan berjiwa entrepreneur. Kedua, pada usia lima belas tahun (ada yang berpendapat usia dua puluh tahun), Nabi terlibat Perang Fijar, yaitu perang antara Quraisy bersama Kinanah berhadapan dengan Qais Ailan. Muhamamad bergabung dalam peperangan itu dengan cara mengumpulkan anak panah dari musuh dan diberikan kepada pamanpamannya. Perang tersebut adalah perang melawan kebatilan dan kezaliman. Ketiga, pada usia dua puluh tahun, Nabi menjadi anggota organisasi Hilful Fudhul. Organisasi tersebut merupakan wujud

kesepakatan dan perjanjian beberapa kafilah Quraisy untuk menjaga penduduk Makkah dan sekitarnya agar tidak teraniaya dan melawan pihak yang menganiaya (Sirah Nabawiyah, Syaifurrahman AlMabarakfuri). Tiga peristiwa di masa remaja Muhammad itu mengandung berbagai nilai positif dalam membentuk karakter dan jati diri. Pada peristiwa pertama, suri teladan pada diri Nabi tampak pada kejujuran, keamanah-an, dan jiwa entrepreneur. Pada peristiwa Perang Fijar, yang perlu diteladani adalah semangat perjuangan Nabi melawan kebatilan, kezaliman, dan kedurhakaan. Selain itu, keberanian Nabi juga perlu diteladani, dan jangan hanya bersembunyi di ketiak orang tua. Pada saat Nabi bergabung dalam Hilful Fudhul, yang perlu diteladani adalah gotong royong dan kerja sama dalam menegakkan kebaikan, kebenaran, dan perdamaian. Dalam hal ini, remaja zaman sekarang bisa bergabung dengan organisasi-organisasi

kepemudaan. Perilaku remaja ala Muhammad adalah selalu belajar dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keahlian, berjuang menegakkan kebenaran dan menyejahterakan kehidupan. Inilah sebuah refleksi Maulid yang sebenarnya; bahwa meneladani kepribadian Nabi harus dibagi dalam periode-periode tertentu. Jika tidak, maka dari tahun ke tahun umat Islam hanya akan menjadi pendengar ceramah, tanpa bisa meneladani kepribadian Nabi dengan baik. Kepribadian Nabi di masa remaja harus bisa dijadikan renungan para remaja saat ini yang semakin rentan terhadap hal-hal negatif, seperti narkoba dan seks bebas. Tulisan ini semoga bisa menjadi bahan renungan terhadap pemaknaan Maulid Nabi yang sudah mengalami distorsi, yaitu mengadakan hal-hal yang mubazir dan mengarah ke maksiat. Selamat belajar, berjuang, dan bertakwa. Astagfirullaha min qauli bilaa amalin. *) Aktivis IPNU Banyuwangi.

Cinta Itu Buta tapi Tidak Tuli ADA sebuah kisah fiktif yang menarik. Cerita itu tentang seorang pangeran tampan dan pandai berburu, tapi agak dungu. Dia sedang mengejar mimpi-cintanya terhadap seorang putri dari kerajaan tetangga. Di samping karena kecantikan sang putri, juga diharapkan kedua kerajaan akan semakin akrab jika sang pangeran berhasil menyunting sang putri. Sang pangeran pun cinta mati dengan sang putri. Sayang, cintanya bertepuk sebelah tangan. Orang tua sang putri sebenarnya sangat berharap anaknya dan sang pangeran bersatu. Sang pangeran pun diberi nasihat-nasihat jitu agar bisa mengambil “hati” sang putri. Sang pangeran sangat semangat mendengar penuturan orang tua sang putri. Apalagi, ketika mendengar bahwa agar bisa menikah dengan sang putri hanya cukup mengambil “hatinya”. Tanpa pikir panjang, bergegaslah pangeran menemui sang putri untuk mengambil “hati” sang putri yang sangat dicintai dan ingin segera dinikahinya itu. Sang pangeran menghunus pedang, lalu dihunjamkan ke dada sang putri. Setelah dihunus, dada sang putri dibelah dan diambilnya “hati” sang putri itu. Kemudian, sang pangeran menghadap orang tua sang putri untuk menunjukkan bahwa dia sudah berhasil mengambil “hati” sang putri.

Sungguh ironis bukan? Itulah salah satu contoh cinta yang salah implementasi. Baiklah, kita awali dengan membahas “cinta” secara harfiah. Penggunaan kata cinta dalam bahasa Indonesia lebih dekat dengan kata love dalam bahasa Inggris. Love digunakan dalam semua perbuatan dan arti untuk eros, philia, agape, dan strong. Kata cinta dalam arti umum adalah keterkaitan terhadap suatu objek, perasaan memiliki, dan mau berkorban untuk objek yang dicintai. Cinta adalah suatu perasaan positif yang diberikan kepada manusia atau benda lain (bisa dialami semua makhluk). Penggunaan kata cinta juga dipengaruhi perkembangan zaman. Kata cinta selalu berubah arti menurut tanggapan, pemahaman, dan penggunaan berdasar keadaan, kedudukan, dan generasi. Arti cinta saat ini mungkin berbeda dengan arti cinta puluhan atau ratusan tahun lalu. Saat ini kata cinta lebih dekat dengan ungkapan rasa senang terhadap lawan jenis. Cinta lebih dekat dengan sebuah perasaan yang tumbuh di hati dua insan. Ada rasa yang sangat kuat, sehingga mau melakukan tindakan-tindakan apa pun demi yang dicintainya. Bahkan, tindakan tersebut kadang menafikan akal sehat. Ada ungkapan bahwa cinta itu buta, karena cinta dapat memasuki siapa saja dan ka-

O l e h

SYAFA’AT * pan saja. Tidak ada yang salah atau dapat diadili dari cinta. Sebab, cinta adalah sebuah perasaan, sehingga mustahil mengadili sebuah perasaan. Mustahil juga menyalahkan dan memaksakan sebuah rasa cinta pada diri individu. Yang dapat diadili dan disalahkan adalah perbuatan nyata akibat perasaan cinta tersebut. Sebab, keyakinan, perasaan, dan niat, tidak dapat dibuktikan bila tidak ada perbuatan. Kesalahan sering terjadi saat mengaplikasikan cinta dalam bentuk perbuatan, yaitu justru bertentangan dengan kaidah cinta itu sendiri. Dalam percintaan (dalam arti perasaan senang dengan lawan jenis), ada istilah cinta buta, yakni tidak dapat melihat. Namun, sampai saat ini belum ada ungkapan bahwa cinta itu tuli. Sehingga, meskipun ada ungkapan bahwa cinta itu buta, tapi cinta tidaklah tuli. Jadi, meskipun cinta tidak dapat melihat, tapi cinta dapat mendengar. Oleh karena itu, jika ada yang orang terjangkit cinta buta pada objek yang tidak semestinya atau akan mengaplikasikan cinta dalam bentuk perbuatan yang salah, maka masih ada kesempatan untuk mengingatkannya dengan suara-suara lembut.

Perasaan cinta terhadap sebuah objek akan menggerakkan subjek yang dihinggapi perasaan cinta itu berkorban dan melakukan segala tindakan terbaik untuk objek yang dicintainya. Cinta terhadap lawan jenis akan menimbulkan keinginan melakukan yang terbaik untuk pasangannya; saling mengisi, memberi, dan menerima. Cinta adalah perasaan jiwa, getaran hati, dan pancaran naluri dari sang pemilik. Terpautnya hati orang yang mencintai terhadap orang yang dicintai, dengan semangat yang menggelora dan wajah yang selalu ceria, itulah keadaan orang jatuh cinta. Cinta dalam pengertian seperti ini merupakan perasaan mendasar dalam diri manusia yang tidak bisa lepas. Dalam banyak hal, cinta adalah dorongan mengontrol keinginan ke arah yang lebih baik dan positif. Cinta orang tua terhadap anak; orang tua akan melakukan segala tindakan terbaik bahkan akan berkorban demi anaknya. Kesalahan dalam mengaplikasikan cinta akhir-akhir ini tak lepas dari peran dunia maya. Sebab, sesungguhnya dunia maya mendekatkan mimpi pada kenyataan; yang kadang bisa membius seseorang hingga terlena. Bukan hanya bertukar rangkaian kata atau bersua suara, dunia maya memungkinkan seseorang berinteraksi dalam dunia yang “hampir” nyata.

Dunia maya adalah dunia yang mempercepat pengetahuan kita, dunia yang memperlancar banyak urusan, dunia yang seharusnya dapat kita manfaatkan untuk banyak hal yang positif, dan dunia yang dapat membuat kita terlena. Kita memang tidak akan bisa lepas dari perkembangan teknologi yang dinamis. Seperti cinta yang bisa hinggap dan keluar kapan saja, kita juga harus mengikuti perkembangan teknologi secara dinamis meskipun harus tertatih. Sebab, tugas mengantarkan generasi berikutnya adalah beban berat yang harus dipikul setiap individu dengan cinta dan kasih sayang; dengan rule yang telah diberikan Sang Maha Memberi Cinta. Sebagai makhluk sosial yang saling mengisi, saling memberi, dan membutuhkan kasih sayang sesama, “cinta” harus diarahkan dengan bisikan yang benar dan cara yang benar. *) Pengamat fenomena sosial di Banyuwangi.

ANDA punya artikel? Penjaga gawang rubrik Opini Radar Banyuwangi siap menerima. Tulisan Anda akan dibaca seluruh masyarakat Banyuwangi dan Situbondo. Silakan kirim ke email: artikelradarbwi@gmail.com


42

Jumat 15 Februari 2013

Sebelum Naik, Segera Bayar DP

KKB BCA

BCA For RaBa

PAMERAN: Beberapa merek mobil baru dipamerkan di halaman BCA KCP Muncar kemarin (14/2).

Promo Kredit Mobil Sampai 21 Februari PROMO Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan bunga murah di Bank Central Asia (BCA) Cabang Banyuwangi masih berlangsung. Program yang dimulai sejak 21 Januari 2013 itu masih akan berlaku hingga 21 Februari 2013. Meski kemarin (14/2) adalah hari terakhir pameran mobil di BCA Kantor Cabang Pembantu (KCP) Muncar, Anda tetap bisa menikmati ringannya bunga KKB. Anda masih bisa membeli secara kredit mobil-mobil baru yang sempat dipajang sejak Selasa (12/2) itu. Bahkan bisa memiliki mobil baru jenis lain. Dalam pameran di BCA KCP Muncar kemarin dipajang mobil Suzuki Ertiga, Honda Brio, dan Mitsubishi Mirage. Bunga KKB yang diberikan kepada nasabah sangat ringan. Bagi nasabah prioritas BCA hanya dikenai bunga 3,25 % setahun. Jika dua tahun bunga flat hanya 3,45 %, tiga tahun 3,65 %, dan empat tahun 4,25 %. Sedangkan bunga untuk nasabah umum BCA hanya 3,5 % setahun. Bunga flat dua tahun hanya 3,59 %, tiga tahun 3,79 %, dan empat tahun 4,39 %. Tak hanya itu, biaya administrasinya juga sangat ringan cuma Rp 200 ribu. Yang spektakuler, provisi mobil baru gratis dan untuk provisi mobil bekas hanya 0,25 %. Program ini tak hanya berlaku bagi pembelian mobil baru. Tetapi, mobil second atau bekas juga bisa menikmati program KKB ini. Bahkan, proses refinancing juga dilayani. Nah, nasabah yang ingin mendapatkan biaya administrasi murah harus melakukan ending aplikasi pada 21 Februari 2013. Untuk informasi lebih lanjut hubungi BCA Banyuwangi telp. 0333-424250 atau 416500, BCA KCP Genteng 0333-845893, BCA KCP Jajag 0333-397790, BCA KCP Muncar 0333-593003, BCA KCP Rogojampi 0333-631561.(adv/irw)

BENGKEL VW

MEGA/RaBa

SANTAI:Mejeng sambil berkumpul dengan teman-teman dan tim VW Banyuwangi.

Mobil VW Makin Berseliweran MOBIL Volks Wagen (VW) produksi Jerman kini sudah berseliweran di jalan-jalan Kota Gandrung, Jadi, masyarakat sudah tidak asing lagi dengan tongkrongan mobil VW. Termasuk jenisnya, antara lain VW Combi, safari, kodok, micro bus, dan VW mini bus. Bengkel VW yang berada di Jalan Mendut gang 15 No. 5 (belakang Pemkab Banyuwangi) adalah salah satu bengkel yang dipercaya oleh komunitas mobil VW Kota Banyuwangi. Bengkel tersebut telah melakukan banyak modifikasi mobil VW, yang kini dimiliki kalangan komunitas penggemarnya. Bagi Anda yang ingin membeli mobil VW untuk mejeng dan jalan-jalan bisa mendatangi Bengkel VW ini. Anda bis a menanyakan harga atau langsung menawar sesuai kemampuan. Termasuk melakukan modifikasi yang Anda inginkan. Pemilik VW bisa membawa mobilnya ke Bengkel VW. Tim profesional siap melayani keinginan modifikasi bentuk VW, baik interior maupun eksterior. Riki, pemilik Bengkel VW mengatakan, bengkelnya khusus melayani mobil VW yang ingin diubah bentuknya. “Baik mengubah interior maupun eksterior dengan biaya yang bisa Anda tawar,” katanya.(adv/irw)

ISTIMEWA

DIBAWA KE LAMPUNG: Empat remaja Lampung Utara di outlet KaOsing.

Kali Ini, Remaja Lampung Utara TERNYATA kaus KaOsing sangat terkenal di Lampung. Tercatat, beberapa rombongan dari salah satu provinsi di Pulau Sumatera itu mampir ke outlet KaOsing di Jalan A. Yani 93C (50 meter arah selatan kantor pemkab, persis di depan kantor Pengadilan Agama Banyuwangi). Kemarin malam, giliran rombongan yang terdiri atas empat remaja yang bertandang ke outlet KaOsing. Seperti rombongan-rombongan sebelumnya, mereka sangat antusias memilah dan memilih puluhan desain kaus KaOsing yang ter-display. Mereka mengaku sangat menyukai desain karya tim kreatif Kaosing. Selain menggelitik, kata mereka, desain KaOsing yang mengangkat kekayaan budaya Banyuwangi sangat kreatif dan inovatif. Saking banyaknya desain yang tersedia, mereka sampai kebingungan memilih untuk dibeli. Akhirnya, mereka memborong enam pieces (pcs) kaus. Yakni, kaus berdesain Jaran Goyang Tidak Sama Dengan Digoyang Jaran

(warna hijau), Raja Gombal-Sabuk Mangir (ungu), Sego Tempong (hitam), dan Banyuwangi the Santet of Java sebanyak dua pcs (hijau dan abu-abu misty). Tidak ketinggalan pula, kaus I Love BWI juga mereka beli. Sebagai edukasi kepada pembeli, KaOsing kini menyediakan beberapa alternatif jenis kaus. Ada yang cotton combet 20S, juga ada cotton combet 30S. ‘’Biar pembeli tahu bahwa kain kaus banyak macamnya. Khususnya, bagi pembeli lokal Banyuwangi. Kalau yang dari luar kota rata-rata sudah paham jenis-jenis kain kaus,” ujar Tasya Madina, pengelola outlet KaOsing. Bahkan, sambung Tasya, tim kreatif KaOsing yang terus melakukan eksperimen di workshop KaOsing di Banyuwangi juga telah mencetak desain-desain KaOsing di kaus built up. Yakni, kaus yang tidak pakai jahitan kanan kirinya. ‘’Jadi, jahitannya hanya di lengan dan leher,” tandas Tasya. (adv/c1)

BUMI Yosomulyo memberikan alternatif hunian tenpat tinggal. Akses jalan yang cepat dijangkau ke beberapa fasilitas umum dan fasilitas khusus menjadi tawaran menarik bagi yang sedang mencari tempat tinggal. Perumahan dengan gaya minimalis modern ini tertata apik dan nyaman. Lokasi strategis di antara Kota Jajag dan Genteng menjadikan tempat hunian itu cocok bagi yang mobilitasnya tinggi. Terutama bagi Anda yang menyukai konsep hunian segar dan nyaman jauh dari kebisingan kota. “Tidak salah jika Anda memilih perumahan Bumi Yosomulyo untuk menjadi tempat tinggal,” kata Direktur PT. Prowina Hantyasto pengembang Bumi Yosomulyo, Tri Yuli Susanto, SE. Pria yang berpengalaman di dunia perumahan itu paham tren rumah yang disukai masyarakat. Tak pelak, Bumi Yosomulyo dikonsep sedemikian

rupa. Hasilnya adalah konsep rumah minimalis dengan sentuhan teknik arsitektur menjadikan sebuah rumah sehat bagi keluarga. “Kami menyediakan rumah tipe 36/84 dan tipe 45/98, dengan harga terjangkau,” kata pria yang akrab dipanggil Totok itu. Anggota REI (Real Estate Indonesia) itu menambahkan, rumah dengan tipe 36/84 bisa didapatkan dengan harga Rp 75 juta. Sedangkan rumah tipe 45/98 hanya seharga Rp 135 juta. Pembayaran dengan cara angsuran dan persyaratan mudah. Bunga kredit kami tawarkan 7,25 persen dengan angsuran lebih murah daripada mencicil sepeda motor. “Mumpung masih ada kesempatan untuk memiliki rumah dengan harga terjangkau, silakan bayar DP (down payment) sebelum harga naik. Informasi bisa hubungi 085336918699 atau 081939742999,” seru Totok. (adv/irw)

DENY/RaBa

STRATEGIS: Perumahan Yosomulyo dipilih karena lingkungan sehat, segar, dan nilai investasi tinggi.

Panci Warna-Warni di Mr Bolt Servis BB Bisa di Tecno Corner

ANDA seorang ibu rumah tangga? Tidak ada salahnya melihat-lihat peralatan rumah tangga yang ada di Toko Mr Bolt di Jalan PB. Sudirman Banyuwangi. Ada beberapa jenis peralatan rumah tangga yang akan menjadi koleksi terbaru Anda. Sebut saja microwave, blender, magic com, panci satu set, vacuum cleaner, dan Teflon berlapis keramik merek Cyprus. Ada pula setrika, cetakan kue, termos mini, mesin pembuat kopi, dll. “Untuk promo, kami menyediakan beberapa paket, seperti blender plus juicer seharga Rp 390 ribu,” ungkap pengelola Mr Bolt, Nik Amah, kemarin. Mr Bolt juga menjual peralatan pertukangan. Di antaranya, bor, gunting galfalum merek Krisbow, grenda, mesin memotong keramik, dan mata bor. Ada juga sealer mesin press plastic, safety belt untuk keselamatan tukang, kunci pas, dan kunci shock. Scaffolding atau andang besi dan tangga aluminium juga ada. Nik Amah menjelaskan, Toko

TOHA/RaBa

KOLEKSI BARU: Nik Amah menunjukkan beberapa peralatan rumah tangga di Toko Mr Bolt.

Mr Bolt juga menyediakan aneka macam jenis ukuran baut. Baut yang ada di toko ini terbilang lengkap. Jika Anda ingin mencari baut untuk konstruksi baja, otomotif, industri, dan rumah tangga, di situlah tempatnya. “Baut dari yang terkecil dan super besar ada di sini. Baut stainless juga ada di sini,” ungkapnya. Dijelaskan, pembangunan perumahan serta industri yang cukup pesat di Banyu-

PECINTA BlackBerry (BB) di Kota Banyuwangi kini bisa mengunjungi Tecno Corner di Jalan Gajah Mada No. 2. Gerai yang sebelumnya bernama BlackBerry Corner itu siap melayani servis smartphone, seperti BB, Apple, Android, dan Windows Player. Perawatan memang butuh waktu khusus untuk mengetahui keadaan BB atau alat komunikasi lainnya. Nah, jangan sampai salah memilih tempat servis, karena akan

merugikan Anda, jika setelah diservis kembali rusak. Untuk itu pastikan pilihan yang tepat hanya di Tecno Corner. Yunan, pemilik Tecno Corner menjelaskan, alasannya membuka tempat servis untuk membantu masyarakat supaya tidak lagi kebingungan saat HP atau BB rusak. Pelayanan tokonya memang spesialis mengatasi kerusakan alat komunikasi. “Jika mau bertanya, silakan berkunjung ke Tecno Corner, kami tunggu,” ujarnya.(adv/irw)

wangi menjadi salah satu alasan, mengapa Toko Mr Bolt ini dibuka di Banyuwangi. Selama ini, jika ada yang butuh baut ukuran super besar biasanya mencari ke Surabaya. Namun kali ini cukup di Toko Mr Bolt, semuanya tersedia. “Harga dijamin lebih miring, Mr Bolt adalah cabang dari Surabaya,” tegas pengusaha muda itu. Informasi lebih lanjut bisa hubungi 03338911002. (adv/irw)

TOKO BARU : Tecno Corner di perempatan lampu merah Cungking tampak dari depan.

MEGA/RaBa

Bibie Risolles Utamakan Kesehatan

MEGA/RaBa

SEHAT: Risoles hangat siap dinikmati di gerai Biebie Risolles Crispy.

BIEBIE Risolles Crispy, yang beralamat di Jalan Adi Sucipto No. 133, Sobo, Banyuwangi, menawarkan kelezatan kue kepada pencinta kuliner. Anda yang menyukai jajan murah, tapi sehat akan merasakan kedahsyatan rasa risoles saat dicocol sambal pedas dan saus mayones. Dengan harga per kue Rp 2.500, Anda bisa menikmati renyahnya crispy. Ada pilihan

rasa, seperti risoles isi daging sapi, ayam, dan udang. Anda yang belum sempat sarapan bisa memesan, lalu dibungkus untuk dibawa ke tempat kerja atau sekolah. Bahkan, bisa dibawa ke arisan, rekreasi, maupun mengunjungi rumah teman. Pemesanan di atas 50 kue siap diantar ke alamat tujuan. Ada juga menu minuman minuman sehat alami. Minu-

man itu berbahan sari bunga rosella dan menggunakan gula asli lokalan. Mei, pemilik Biebie Risolles Crispy mengatakan, dia sengaja memenuhi kebutuhan masyarakat yang hobi mencari kuliner khusus jajanan. Tujuannya dan supaya tidak bosan dan memberikan suasana berbeda. “Rasa juga berbeda dan sekalian membiasakan makanan yang sehat,” cetusnya.(adv/irw)


BERITA UTAMA

Jumat 15 Februari 2013

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Ingatkan Warga akan Bahaya AIDS n PENDERITA... Sambungan dari Hal 33

Tingginya penderita HIV/ AIDS membuat masyarakat mi ris. Data dari Dinkes juga meng ungkapkan bahwa ibu rumah tangga menempati ranking kedua penderita HIV. Bahkan, jumlah ibu rumah tangga yang dinyatakan positif HIV jauh lebih besar dibandingkan jumlah penderita HIV dari kalangan pekerja seks komersial (PSK). “Karena itu, mari kita jaga keluarga kita agar tidak ter tular HIV/AIDS,” imbau Pengelola Program Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Banyuwangi, Erna Agustina.

Sementara itu, momentum hari Valentine kemarin (14/2) di manfaatkan betul oleh sejumlah relawan peduli HIV/ AIDS untuk mengedukasi masyarakat. Sebagai upaya menekan penyebaran virus mematikan tersebut, relawan yang berasal dari KKBS dan KPA Banyuwangi itu membagi leaflet dan stiker berisi informasi tentang bahaya, cara penularan, dan pencegahan HIV/AIDS. Tidak tanggung-tanggung, jumlah leaflet, brosur, dan stiker yang dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas di kawasan lampu merah Karangente, Banyuwangi, itu mencapai 2.500 lembar. “Hari

Ka sih Sayang jangan hanya di peringati secara simbolis. Ma rilah memberikan kasih sayang kepada keluarga dan orang-orang terdekat. Caranya, hindari perbuatan yang berisiko menularkan HIV/AIDS,” ajak Hairon. Hairon mengungkapkan, bagi-bagi leaflet ini merupakan bentuk kreativitas dalam menginformasikan bahaya dan cara pencegahan HIV/AIDS kepada masyarakat. “Kita mencoba melihat semarak Hari Va lentine dengan perspektif lain. Momentum Valentine kali ini kita manfaatkan untuk mengingatkan warga tentang bahaya HIV/AIDS,” ungkapnya.

Diakui, kegiatan bagi-bagi leaflet, brosur, dan stiker, itu di dasari keprihatinan atas se makin banyaknya warga B a nyuwangi yang terpapar HIV. ”Bagaimana tidak, di Banyuwangi dalam sebulan ratarata ditemukan 20 sampai 25 kasus HIV,” ungkapnya. Rita, 26, pengguna jalan asal Rogojampi, mengaku bro sur yang dibagikan para relawan peduli HIV/AIDS ter sebut sangat bermanfaat. “Kita bisa tahu bahaya HIV/AIDS, termasuk cara penularan dan pencegahannya. Dengan demikian, kita bisa menghindari perilaku yang berpotensi menularkan HIV/AIDS,” kata Rita. (sgt/c1/aif)

Enam Peluang Gagal Jadi Gol n MAIN... Sambungan dari Hal 33

Skor 2-1 menutup babak pertama. Di babak kedua, pasukan B a g o n g Is w a h y u d i - R i b u t Santoso itu mencoba bangkit. Duet penyerang Ikrom Syafii dan Arif Wicaksono beberapa kali membahayakan gawang tim tamu. Keasyikan menekan, tuan rumah kembali kecolongan. Terbebas dari perangkap off side, Bayu Nugroho membawa

Persis Solo menjauh dengan keunggulan 3-1. Tertinggal dua gol, Persewangi mencoba memainkan striker kawakan, Heru Santoso. Usaha itu membuahkan hasil jelang akhir pertandingan. Arif Wicaksono memperkecil ketertinggalan tuan rumah jelang per tandingan bubar. Hingga peluit panjang, skor 3-2 untuk keunggulan Persis Solo tidak berubah. Hasil itu tentu saja membuat

Persewangi kecewa berat. Manajer Persewangi Andik Purwanto mengatakan, pihaknya akan melakukan pembenahan menyeluruh sebelum melakoni dua laga away ke Madiun dan Kota Kediri. “Kita akan evaluasi semua setelah pertandingan ini,” katanya. Andik menyebut, kekalahan timnya juga disebabkan faktor keberuntungan. Tercatat, enam peluang yang tercipta ga gal menjadi gol. Mistar gawang menjadi kiper kedua Per sis

Solo dalam laga ini. Berkalikali tendangan dan sundulan pemain Persewangi membentur tiang gawang. Sementara itu, asisten manajer Persis Solo Agung Setyo Budi mengaku timnya sedang beruntung dalam laga ini. Dia menilai, kedua tim sama-sama bermain bagus. “Tuan rumah sebenarnya tampil ba gus. Namun, kami lebih beruntung bisa mengambil poin maksimal,” ujarnya. (nic/c1/als)

Siapkan Banyuwangi Serba Digital n LAUNCHING... Sambungan dari Hal 33

Kesepakatan bersama itu meliputi perencanaan, implementasi, dan pembangunan sistem B-Diso. Pengembangan, pe meliharaan, dan pem bangunan sarana dan prasarana pendukung B-Diso juga masuk dalam kesepakatan itu. Selain itu, Direktur RSUD Blambangan dr. Taufiq Hidayat bersama GM PT Telkom Divisi Timur Wilayah Timur Dzulkifli juga melakukan kerja sama tentang e-hospital. E-hospital merupakan solusi terpadu sebagai sistem informasi rumah sakit yang mengintegrasikan seluruh alur proses bisnis layanan kesehatan di rumah sakit dalam bentuk koordinasi. Usai me-launching program B-Diso, Bupati Anas dan Awalluddin melihat program B-Diso yang ditampilkan di

layar plasma. Setelah resmi di soft launching hingga grand launching pada 9 Maret 2013 m e n d a t a n g , Pe m k a b B a nyuwangi dan PT Telkom Indonesia akan menggelar beberapa kegiatan. Beberapa kegiatan yang akan digelar adalah Goes to UKM, workshop smart zakat, lomba foto, dan talk show radio. Workshop pembuatan media online untuk pelajar. Selain untuk pelajar, juga ada workshop pembuatan media online untuk kalangan pondok pesantren, gathering media, seminar e-katalog, dan sosialisasi e-government. Direktur Enterprise and Wholesale PT Telkom Indonesia Tbk, Muhammad Awalludin mengatakan, program Banyuwangi Digital Society merupakan terobosan pertama di Indonesia yang dilakukan PT. Telkom Tbk bersama pemerintah daerah.

“Program sinergi PT Telkom dengan Pemkab Banyuwangi ini bertujuan mendukung master plan percepatan pembangunan ekonomi Indonesia atau MP3EI,” ungkap Awalluddin. Menurut dia, PT Telkom Tbk merupakan satu-satunya BUMN yang mempunyai solusi ICT paling lengkap. PT Telkom mendapat kepercayaan mem percepat kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui pemanfaatan ICT. Berdasar survei, ungkap Awalluddin, peningkatan penetrasi broadband sebesar 10 persen pada negara berkembang seperti Indonesia akan meningkatkan GDP penduduk sebesar 1,38 persen. “Sehingga Kominfo menargetkan, akhir 2014 penetrasi broadband di Indonesia harus 30 persen dari sekarang yang hanya dua persen,” katanya. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, kata Awalluddin,

memiliki komitmen kuat untuk mengimplementasikan ITC demi kesejahteraan rakyat Banyuwangi. Karena itu, PT Telkom menetapkan Ba nyuwangi sebagai daerah pertama di Indonesia yang menerapkan program Digital Society. Bupati Anas mengatakan, B-Diso merupakan langkah nyata Banyuwangi untuk memanfaatkan ICT dalam berbagai bidang, sehingga memberikan dampak praktis dan efisiensi terhadap pertumbuhan ekonomi. “Ini adalah tekad kami untuk me nyiapkan Banyuwangi di masa depan yang serba digital. Program ini sebagai langkah me nuju Banyuwangi Cyber Village,” ungkap Bupati Anas. Soft launching B-Diso itu dihadiri berbagai elemen masyarakat. Selain para pejabat, hadir juga beberapa tokoh agama, LSM, politisi, dan kalangan pendidik. (afi/c1/aif)

Agenda Kunker Pariwisata dan Perdagangan n DPRD... Sambungan dari Hal 33

Tamu dari Karangasem itu akhirnya ditemui kepala bagian administrasi dan umum Syaiful Muniri di ruang lobi DPRD. Tetapi, pertemuan itu hanya berlangsung sekitar 10 menit. “Kunker ke DPRD Banyuwangi ini kita sudah mengajukan

pemberitahuan sebelumnya,” ujar salah satu anggota DPRD Karangasem. Wakil Ketua DPRD Karangasem Nyoman Celos mengatakan, kedatangannya ke Banyu wangi merupakan studi komperatif. “Agendanya bisa bertemu dengan teman-teman dewan Banyuwangi,” jelasnya. Kunker ini agendanya adalah

mengenai pariwisata dan perdagangan. Makanya, selain bertamu ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan Banyuwangi, pihaknya juga ingin bertemu ang gota DPRD Banyuwangi. “Kita ingin tahu mengenai pengelolaan pariwisata di Banyuwangi,” cetus politisi Partai

Golkar itu. Nyoman mengaku tidak mempermasalahkan rombongannya hanya ditemui sekretariat dewan. Pihaknya memaklumi karena anggota DPRD Banyuwangi memang sedang bimtek ke Jogjakarta. “Ini jelas sudah dijadwal bamus, dan kita juga sudah dijadwal bamus,” sebutnya. (abi/c1/aif)

Sugiman Sudah Tiga Kali Menjabat n RSBI... Sambungan dari Hal 33

Meski sudah lengser, tapi posisi kasek SMPN 1 Banyuwangi belum ada yang mengisi. “Benar Mas, saya tidak lagi menjabat sebagai kasek SMPN 1 Banyuwangi,” ujar Eny ketika dikonfirmasi Jawa Pos

Radar Banyuwangi kemarin. Kekosongan jabatan itu akan diisi pejabat sementara. Dinas Pendidikan menunjuk kasek SMP 2 Banyuwangi merangkap sebagai pejabat sementara kasek SMPN 1 Banyuwangi. “Peng gantinya masih dalam proses. Bu Eny tidak bisa men-

jabat lagi karena sudah dua periode,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan, Sulihtiyono. Selain kasek SMPN 1 Banyuwangi, jabatan kasek SMAN 1 Bangorejo Sugiman juga berakhir. Sama dengan SMPN 1, kasek SMAN 1 Bangorejo kosong dan sementara diisi pejabat sementara

hingga ada kasek definitif. Sugiman lengser dari jabatan karena masa jabatannya sudah habis. Dia sudah tiga periode menjabat sebagai kasek. “Tiga kali menjabat karena memiliki prestasi istimewa. Sekarang masa jabatannya sudah berakhir,” ujar Sulihtiyono. (afi/c1/aif)

Keberadaan Orgil Resahkan Masyarakat n KELIARAN... Sambungan dari Hal 33

“Kali ini kita berhasil menciduk tujuh orgil,” paparnya. Adian menambahkan, pihaknya juga menggelar razia serupa pada Selasa (12/2)

lalu. Dalam razia tersebut, Satpol PP berhasil menjaring tujuh orgil. “Razia hari Selasa kami gelar mulai jalan raya Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, sampai jalan raya Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro,” kata dia. Lebih lanjut Adian mengatakan, razia

yang digelar itu merupakan tindak lanjut tugas pokok dan fungsi Satpol PP, yaitu menjaga kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. “Sebab, selain menimbulkan kesan kumuh, orgil kerap meresahkan masyarakat,” pungkasnya. (c1/aif)

Hari Ini Calon Panwascam Jalani Tes BANYUWANGI - Pendaftaran calon anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam) memasuki babak baru. Para pendaftar yang lolos seleksi administrasi direncanakan menjalani tes tulis hari ini (15/2). Diperoleh keterangan, jumlah warga yang menyerahkan berkas pendaftaran ke kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Banyuwangi mencapai 236 orang. Setelah petugas Panwaslu melakukan seleksi administrasi, akhirnya jumlah pendaftar yang berhasil lolos tahap tersebut “hanya” 221 orang.

Ketua Panwaslu Banyuwangi, Rorry Desrino Purnama mengungkapkan, mayoritas pendaftar yang tidak lolos seleksi administrasi itu disebabkan kurangnya berkas Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) atau Surat Keterangan Kesehatan. Menurut Rorry, 221 pendaftar yang lolos seleksi administrasi tersebut berhak mengikuti tes tulis hari ini. Tes tulis tersebut akan dilangsungkan di kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi. “Tes tulis akan dimulai pukul 13.00,” ujarnya. Masing-masing calon anggota

pan wascam yang mengikuti tes tulis tersebut diwajibkan membawa peralatan tulis. Mereka dilarang membawa bukubuku yang berkaitan dengan pe milihan umum (pemilu). “Pengumuman hasil tes tulis belum bisa kami tentukan. Sebab, proses penilaian membutuhkan waktu yang cukup lama. Paling tidak satu pekan,” kata dia. Rorrymenambahkan,diselamasa penilaian hasil tes tulis tersebut, Panwaslu akan menampung tanggapan masyarakat terkait para calon anggota panwascam. Tanggapan tersebut berkaitan dengan

rekam jejak masing-masing calon anggota panwascam, di antaranya apakah seorang calon pernah menjadi anggota salah satu partai politik (parpol), pernah tersandung kasus hukum, dan apakah yang bersangkutan pernah mengganggu proses pemilu. Masih menurut Rorry, enam peserta tes tulis terbaik asal masing-masing kecamatan berhak mengikuti fit and proper test. “Nanti akan dipilih tiga orang per kecamatan untuk ditetapkan sebagai anggota panwascam. Tiga calon yang lain menjadi cadangan,” pungkasnya. (sgt/c1/aif)

SIGIT HARIYADI/RaBa

PEDULI: Sejumlah relawan turun ke jalan membagikan brosur dan leaflet tentang bahaya dan cara pencegahan HIV/AID di perempatan Karangente kemarin.

Sopir Diimbau Tidak Ugal-ugalan n SATLANTAS... Sambungan dari Hal 33

“Kita ajak masyarakat berlalu-lintas yang baik,” cetus Kasatlantas AKP Irwan Wicaksono. Kasatlantas sengaja memanfaatkan Valentine Day dalam sosialisasi berlalu-lintas tersebut. Tujuannya, agar bisa lebih dekat dengan masyarakat. “Dalam sosialisasi ini, kita ingin menggugah kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” katanya. Melalui Valentine Day, kasatlantas juga minta

semua sopir angkutan kota (angkot) lebih sayang kepada penumpangnya. Selain tidak ugal-ugalan di jalan, para sopir juga diminta tidak melakukan kriminal terhadap para penumpang. “Sopir harus bisa menjaga dan sayang kepada para penumpang,” harapnya. Sosialisasi berlalu-lintas yang digelar anggota Satlantas Polres Banyuwangi itu menarik perhatian masyarakat. Sebab, selain membagi bunga dan cokelat, juga ada hiburan elekton dan atraksi ular oleh anggota satlantas. (abi/c1/aif)

Mahasiswa sedang Libur Kuliah n KUBAH... Sambungan dari Hal 33

“Kerugian ditaksir mencapai Rp 60 juta,” ujar Muwafiq kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Dia menceritakan, sambaran petir itu bukan kali pertama

terjadi. Kejadian serupa sudah pernah menimpa masjid tersebut beberapa waktu lalu. ‘’Ini kejadian yang kedua,” terang pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Makmur, Kebunrejo, Genteng, itu. Ketua I Bidang Akademik STAI Ibrahimy, Genteng, Alfian me-

nambahkan, beruntung peristiwa itu tidak menimbulkan kor ban jiwa. Sebab, ratusan mahasiswa sedang tidak ada proses perkuliahan. ‘’Untungnya mahasiswa sedang libur, sehingga tidak banyak peralatan elektronik yang dihidupkan,” tandasnya. (ton/c1/aif)

Pernah Dipenjara karena Membunuh n MALING... Sambungan dari Hal 44

Mendengar teriakan korban, Sugino dan dua temannya yang menunggu di luar rumah langsung kabur. Sementara itu, warga sekitar yang mendengar teriakan korban langsung mendatangi rumah korban. Lantaran kejadiannya belum lama, warga langsung mengajar kawanan maling tersebut. Seorang warga bernama Firman mengetahui Sugino bersembunyi di sela-sela pohon pisang. “Saya tahu, tapi saya diancam. Akhirnya saya

berteriak,” kata Firman. Setelah itu, Sugino pun dihajar massa. Akibatnya, sekujur tubuhnya luka, kepala bocor, dan kedua kakinya luka. Beberapa saat kemudian, petugas kepolisian datang. Khawatir massa kian beringas, polisi langsung menggelandang tersangka ke Mapolres Situbondo. Data yang berhasil di kumpulkan, selain membobol rumah Subandriyo, korban juga pernah melakukan aksi serupa di dua TKP berbeda. “Tersangka mengaku sudah beraksi tiga kali,” ujar AKP Wahyudi, Kasubag

Humas Polres Situbondo. Dikatakan, Sugino sebenarnya merupakan residivis yang pernah melakukan pembunuhan hingga dirinya di penjara selama 12 tahun dan baru keluar 2011 lalu. “Tersangka juga pernah dihukum terkait kasus pembunuhan,” imbuh Wahyudi. Sementara itu, terkait dua pelaku lain yang berhasil kabur, pihak kepolisian masih me lakukan pengejaran. “Ini masih dalam pengembangan. Semoga dua pelaku itu segera tertangkap,” tegas AKP Wahyudi. (rri/c1/als)

Dua Kendaraan Diamankan n DIDUGA... Sambungan dari Hal 44

Selain mengevakuasi korban luka, polisi yang datang ke lokasi juga mengamankan dua buah mobil yang terlibat ke-

celakaan. “Sampai saat ini masih dalam penyelidikan. Sementara ini dua kendaraan itu masih kami tahan hingga proses hukum selesai,” ujar Kasubbag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi.

Pihaknya menduga, kecelakaan itu terjadi karena pengemudi truk mengantuk. Se hingga, saat kendaraan di depannya mengurangi kecepatan, sang sopir tidak mengetahui,” terang AKP Wahyudi. (rri/c1/als)


44

Jumat 15 Februari 2013

APA POLEH

NUR HARIRI/RaBa

BABAK BELUR: Tersangka diamankan di Mapolres kemarin (14/2).

Maling Rumahan Babak Belur Dimassa

NUR HARIRI/RaBa

DIJAMBRET: Korban melapor ke Mapolres Situbondo kemarin (14/2).

Jambret Sikat Tas Konsumen Toko SITUBONDO - Erni Nurliansi, 24, warga Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Panji, Situbondo, bernasib sial kemarin (14/2). Pasalnya, usai berbelanja, tas miliknya dijambret orang tak dikenal. Akibatnya, korban kehilangan tas yang berisi uang senilai Rp 450 ribu, SIM C, dan ATM BCA (semua atas nama korban). Ceritanya, sekitar pukul 10.00 Erni mendatangi sebuah toko di Jalan Diponegoro, Situbondo. Saat berada di dalam toko, ada dua lelaki masuk ke toko tersebut. Dua lelaki itu terlihat sibuk mencari barang. Namun, tidak diduga itu hanya strategi mereka untuk mengalihkan perhatian korban. Kemudian, salah seorang pelaku memperdaya korban dengan cara bertanya beberapa harga barang. Saat itulah satu pelaku mengambil tas korban. “Dia tanya harga barang dan bertanya arah ke Kabupaten Banyuwangi?” kata Erni saat melapor ke Polres Situbondo kemarin. Menurut Erni, tas miliknya ditaruh di suatu tempat di dalam toko. Setelah beraksi, kedua pelaku kabur mengendarai motor ke arah timur. Saat pelaku kabur, korban baru sadar bahwa tas miliknya telah diambil kedua pelaku. Kontan, korban berteriak minta tolong. Namun, kedua pelaku tidak berhasil dikejar. “Saya tidak curiga kedua orang itu akan mengambil tas saya,” imbuh Erni Nurliansah. Kasubbag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung melakukan pengejaran. “Kami langsung mengejar kedua pelaku,” tegas AKP Wahyudi. (rri/c1/als)

PEMERINTAHAN

ISTIMEWA

BUKTI: Pertemuan Sayonara (tengah) dengan enam kades di Balai Desa Kapongan dalam rangka mosi tidak percaya ke Camat Kapongan pekan lalu.

Diminta Mengirim Klarifikasi ke Bupati SITUBONDO - Munculnya surat mosi tidak percaya terhadap Camat Kapongan, Agung Wintoro, membuat para kepala desa (kades) kelabakan. Sejumlah kades langsung melakukan klarifikasi bahwa surat yang disampaikan kepada Bupati Situbondo tersebut tidak benar. Selain akan disampaikan langsung kepada bupati, klarifikasi juga akan diutarakan kepada Kabag Pemerintahan Pemkab Situbondo, Tulus Prijatmoko. “Ada empat kades (di Kapongan) yang kemarin (Selasa, 12/02) menghadap saya untuk mengklarifikasi surat yang disampaikan Direktur Gerakan Peduli Aspirasi Rakyat, Sayonara, kepada bupati,” terang Tulus. Kata mantan camat Besuki itu, para kades tersebut menyampaikan bahwa surat yang ada tanda tangan dan stempel pemerintahan desa itu tidak benar. Mereka mengaku membubuhkan tanda tangan di atas kertas kosong. “Saya hanya menyarankan, jika memang surat yang di tangan bupati itu tidak benar atau rekayasa, ya kirim surat juga kepada bupati sebagai bukti bahwa surat tersebut tidak benar,” papar Tulus. Sementara itu, Direktur Gerakan Peduli Aspirasi Rakyat, Sayonara menyatakan, apa yang dilakukan para kades yang mencabut kembali surat yang mereka kirim itu sebagai tindakan tidak fair. “Mereka (kades di Kecamatan Kapongan) tidak gentle,” ungkapnya. Kata Sayonara, Kades Gebangan, Edya Widayanto, awalnya semangat mengawal dirinya bertemu seluruh kades se-Kecamatan Kapongan yang rata-rata memiliki masalah dengan Camat Kapongan. “Kita bertemu di balai Desa Kapongan. Kalau mereka mengingkari, saya bisa melakukan upaya hukum. Mereka sudah melecehkan saya,” ungkapnya. Saat itu, Sayonara melakukan klarifikasi kepada enam kades yang hadir. Satu pers atu mereka menyatakan ingin melengserkan Camat Kapongan, Agung Wintoro, karena kebijakannya dinilai selalu labil. “Saat para kades menyampaikan satu per satu permasalahan ada rekamannya kok. Yang tidak hadir saya datangi ke rumahnya, seperti Kades Peleyan Timur dan Seletreng. Sebelum tanda tangan, isi surat saya bacakan,” papar Sayonara. Pria asal Kalibagor tersebut mensinyalir klarifikasi para kades terkait surat yang dia kirim itu karena ada intervensi (pri/c1/als)

PANJI - Akibat ulahnya sendiri, Sugino, warga Kampung Sengonan, Desa Tegal Jati, Kecamatan Sumber Wringin, Bondowoso, babak belur dihajar massa setelah kepergok membobol rumah Subandriyo, warga Dusun Peng Kepeng, Desa/Kecamatan Panji, Situbondo, dini hari kemarin (14/2). Tertangkapnya Sugiono berawal saat dirinya masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela. Sugino berhasil mengambil sebuah laptop merek Acer. Namun, maling rumahan itu

belum merasa puas dengan hasil yang didapat. Dia pun masuk ke kamar korban. Namun, saat pelaku membuka korden pintu kamar, ternyata korban belum tidur. Kontan, korban berteriak maling. “Saat itu saya belum tidur dan berada di kamar. Saya mendengar di ruang tamu ada suara kaki. Saya kira itu suara tikus. Namun, saya sangat terkejut saat dia membuka selambu kamar. Saya pun bertanya siapa kamu? Lalu, berteriak maling,” papar Subandriyo kepada sejumlah wartawan kemarin n  Baca Maling...Hal 43

SERIUS: Khoirurrosi mendengar tuntutan JPU di ruang sidang utama PN Situbondo kemarin (14/02).

NU

RH

AR

IRI/

Dituntut Hukuman 15 Tahun Penjara SITUBONDO - Khoirurrosi, d 21, warga Desa Gudang, Kecamatan Asembagus, yang didakwa membunuh Azizatul Sakdiyah, 21, warga Bondowoso, dituntut 15 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Situbondo kemarin (14/2). Dalam sidang yang dipimpin Dewi Iswani SH itu, JPU Ida SH dan Asih SH menilai terdakwa terbukti melanggar Pasal 338 KUHP tentang menghilangkan nyawa orang lain. Dalam pandangan JPU, ada hal yang memberatkan terdakwa, yaitu terdakwa berbelit-belit dalam memberikan keterangan di persidangan. Yang meringankan, selama mengikuti sidang, terdakwa berlaku sopan dan sebelumnya tidak pernah terlibat kasus pidana. Karena itu, JPU menuntut

terdakwa dengan hukuman h “ penjara 15 tahun. “Tuntutan 15 tahun penjara ini sudah maksimal,” kata Asih SH saat menyampaikan materi tuntutannya di PN Situbondo kemarin. Setelah pembacaan tuntutan selesai, sidang ditutup dengan pembacaan pledoi oleh pengacara terdakwa dan pledoi oleh terdakwa. “Jadi ada dua pledoi. Selain dari pengacara, terdakwa juga mengajukan pledoi,” kata Supriyono SH, pengacara Khoirurrosi. Sementara itu, puluhan keluarga korban yang mengikuti sidang terlihat tenang hingga sidang berakhir. Bahkan, saat pembacaan tuntutan 15 tahun penjara dibacakan JPU, pihak keluarga tetap tenang. Namun, situasi berubah setelah terdakwa Khoirurrosi yang dikawal ketat petugas kepolisian itu

RaB

a

berjalan menuju mobil tahl k b yang anan. Keluarga korban sebelumnya tenang, kontan berteriak histeris sambil memaki-maki terdakwa. Bahkan, seorang ibu-ibu nyaris memukul korban. Beruntung, polisi sigap menghalau. “Saya belum puas walaupun JPU menuntutnya 15 tahun penjara. Sebab, perbuatan terdakwa itu jelas keji. Kalau bisa, dihukum mati saja,” kata Amir Hamzah, salah seorang keluarga korban. Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Supriyono mengatakan, dirinya akan menghormati tuntutan JPU. Sebab, itu memang kewenangannya. Namun demikian, dirinya akan melakukan pledoi atas tuntutan itu. “Itu memang maksimal sesuai hukum. Jadi, harus kita hormati,” kata Supriyono. (rri/c1/als)

NUR HARIRI/RaBa

RINGSEK: Kondisi mobil Panther yang rusak parah diamankan di halaman Mapolres Situbondo kemarin (14/2).

Diduga Ngantuk, Truk Seruduk Panther KENDIT - Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di Jalur Pantura (Pantai Utara Jawa). Sebuah truk bernopol S 8955 WC yang dikemudikan Suliyanto, warga Kota Pasuruan, menabrak Panther bernopol AE 1417 EJ yang dikemudikan Udin Candra di Jalur Pantura, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Situbondo. Insiden itu terjadi saat ramai arus lalu-lintas. Saat itu, Panther yang dikemudikan Udin Candra melaju dengan kecepatan sedang. Bahkan, saat mengetahui kondisi jalan raya padat, mahasiswa asal Madiun tersebut menurunkan kecepatan

kendaraannya. Namun, tanpa babibu, sebuah truk bernopol S 8955 WC menyeruduk Panther warna merah itu dari belakang. Akibat kerasnya benturan, Panther itu menabrak sebuah truk di depannya. Akibatnya, bodi depan dan belakang Panther rusak parah. Beruntung, kecelakaan yang terjadi di KM 182 arah Surabaya tersebut tidak memakan korban jiwa. Hanya saja, satu penumpang Panther mengalami luka lecet dan langsung dilarikan ke RS Abdoer Rahem, Situbondo, untuk mendapatkan perawatan medis n  Baca Diduga...Hal 43


Radar Banyuwangi 15 Februari 2013