Issuu on Google+

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

KAMIS 13 SEPTEMBER TAHUN 2012

PT. PLN (PERSERO) DITRIBUSI JAWA TIMUR AREA BANYUWANGI

INFO PEMELIHARAAN JARINGAN RAYON BANYUWANGI KOTA DAN MUNCAR Sehubungan dengan pemeliharaan jaringan SUTM 20kV demi keandalan suply listrik kepada pelanggan, dengan ini kami informasikan pemadaman terencana pada : - Hari : KAMIS - Tanggal : 13 September 2012 - Jam : 08.00 s/d selesai Wilayah Padam meliputi : · Muncar : Ds. Kalipait. Ds. Dambuntung dan sekitarnya · Bwi Kota : Kelurahan Pakis dan sekitarnya Demi keamanan, bilamana pelanggan memanfaatkan Genset (Pembangkit sendiri) agar pembangkit tersebut terpisah dengan sistem jaringan PLN dan apabila kegiatan tersebut telah selesai, maka aliran tenaga listrik sewaktu – waktu akan dinyalakan kembali. Mohon maaf atas ketidak nyamanan Pelanggan selama berlangsungnya pemadaman. Terima kasih.

Masih Nekat di

Balapan

GOR

Humas PT PLN (Persero) Area Banyuwangi

GIRI - Meski sudah sering dirazia polisi, kalangan remaja di Kota Gandrung masih saja nekat. Mereka nekat balapan motor di jalan umum. Salah satu lokasi favorit mereka balapan adalah jalan seputar kawasan Gedung Olah Raga (GOR) Tawang Alun di Kecamatan Giri, Banyuwangi. Para pembalap muda itu biasanya beraksi di kawasan GOR Tawang Alun pada sore hari. Ada yang menjajal kecepatan motornya, ada pula yang berlatih atraksi atau freestyle. Mereka biasanya muncul di kawasan tersebut mulai pukul 16.00. (gal/c1/bay)

PEMERINTAHAN

P-APBD Dikebut, Langsung Serahkan Nota Keuangan BANYUWANGI - Dua hari pasca penandatanganan kebijakan umum perubahan anggaran dan plafon prioritas anggaran sementara (KUPAPPAS) Perubahan APBD 2012, Bupati Banyuwangi langsung menyerahkan nota keuangan Perubahan APBD 2012 kepada legislatif kemarin (12/9). Nota keuangan tersebut disusun agar alur Perubahan APBD mudah dipahami dan dimengerti, sehingga mempermudah eksekutif dan legislatif dalam membahas rancangan perubahan APBD. Melalui rapat paripurna di Kantor DPRD Banyuwangi kemarin, bupati Anas menyerahkan nota pengantar perubahan APBD 2012 tersebut kepada pimpinan dewan ■  Baca P-APBD...Hal 35

TIAP SORE: Remaja adu cepat motornya di jalan lingkar GOR Tawang Alun, Banyuwangi (atas). Ada juga yang berlatih free style dengan mengangkat satu roda motornya (kanan).

POLITIK

GALIH COKRO/RaBa

Pagi Wings, Sore Merpati GALIH COKRO/RaBa

SAKSI: Petugas mengambil sumpah Ismoko (kanan) dan Sampirno di Pengadilan Negeri Banyuwangi kemarin (12/9).

BANYUWANGI - Maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines (MNA) tidak sendiri lagi dalam melayani rute Banyuwangi-Surabaya. Mulai 20 September 2012 mendatang, pesawat milik maskapai Wings Air juga akan membuka rute penerbangan yang sama. Penerbangan perdana pesawat Wings Air di Bandara Blimbingsari akan dilakukan 20 Sep-

tember 2012. Pesawat milik grup Lion Air itu juga akan terbang setiap hari seperti Merpati melayani penumpang Surabaya-Banyuwangi dan sebaliknya. Yang membedakan, waktu kedatangan dan keberangkatan pesawat Wings Air berbeda dengan jadwal penerbangan pesawat Merpati ■  Baca Pagi...Hal 35

Dua Flight Setiap Hari di Blimbingsari WINGS AIR Surabaya – Banyuwangi: Pukul 09.30 Banyuwangi – Surabaya: Pukul 10.45 Pesawat: ATR-72 500 Kapasitas: 72 seat

Gugatan Pebdi mulai Disidangkan

Gempa Goyang Pesisir Selatan

BANYUWANGI - Setelah lama tidak terdengar kelanjutan ceritanya, konflik antara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Banyuwangi dan sang mantan ketua, yakni Pebdi Arisdiawan, sudah memasuki tahap persidangan. Sidang tersebut digelar di ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin (12/). Dipimpin ketua majelis hakim Made Sutrisna, DPD Partai Golkar Banyuwangi selaku pihak tergugat terkait pemecatan Pebdi atas jabatan ketua DPD pada tahun 2010 silam menghadirkan dua saksi. Mereka adalah Ismoko dan Sampirno ■

BANYUWANGI - Masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya rupanya harus mulai terbiasa dengan fenomena alam berupa gempa bumi. Dalam waktu sepekan terakhir, Bumi Blamba-

GALIH COKRO/RaBa

Rombongan warga pengendara motor berkemas di depan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, kemarin.

Pelintas Selat Bali Naik 6,3 Persen

GALIH COKRO/RaBa

PENDIDIK: Berbagai komponen mengikuti rapat persiapan acara Mlaku Bareng Pakde Karwo di aula Pemkab Banyuwangi kemarin.

Kalangan Sekolah Matangkan Dukungan BANYUWANGI - Kegiatan Mlaku Bareng Pakde Karwo dan Gus Ipul yang bakal dihelat 23 September nanti mulai banjir dukungan. Sejumlah sekolah, instansi, dan perguruan tinggi, terang-terangan men-support even yang menyediakan hadiah utama dua sepeda motor Honda Revo Fit tersebut. Dukungan itu disampaikan dalam pertemuan bersama di ruang rapat kantor Bappekab siang kemarin. Hadir dalam pertemuan itu perwakilan SD, SMP, SMA, dan MA di wilayah Banyuwangi, Giri, Glagah, dan Kalipuro. Hadir juga perwakilan SKPD, perguruan tinggi, dan UPTD ■  Baca Kalangan...Hal 35

KALIPURO - Arus balik penumpang liburan Idul Fitri 1433 H sudah tuntas pada H+10 lalu. Hasil evaluasi terakhir PT ASDP Indonesia Ferry (IF) Ketapang, penumpang arus mudik 2012 mengalami peningkatan cukup signifikan. Secara umum, penumpang kapal feri Ketapang-Gilimanuk selama angkutan Lebaran mengalami peningkatan sekitar 6,3 persen. Peningkatan terbesar disumbang penumpang pengendara roda dua

 Baca Gempa...Hal 35

(R2), yakni sekitar 7,4 persen. Tahun 2011 lalu peningkatan penumpang roda dua hanya sekitar 6,1 persen, dan penumpang pejalan kaki meningkat sekitar 6,7 persen. Sementara itu, kendaraan roda empat (R4) meningkat sekitar lima persen. Peningkatan penumpang R4 juga cukup signifikan, karena tahun lalu hanya naik sekitar empat persen. Pemimpin Cabang PT ASDP IF Ketapang, Waspada Heruwanto, melalui Manager Operasional Sa-

5 Sept 8 Sept 11 Sept

Pukul 01.23 11.27 20.31 04.19 07.48 00.41 21.21

Skala 6,5 SR 5,4 SR 5,1 SR 5,2 SR 5,0 SR 5,2 SR 5,0 SR

Posisi 11,07 LS-113,86 BT 11,01 LS-113,78 BT 10,99 LS-113,89 BT 11,01 LS-113,91 BT 10,85 LS-113,83 BT 10,68 LS-113,81 BT 10,90 LS-113,70 BT

Dalam 10 Km 10 Km 10 Km 10 Km 10 Km 10 Km 10 Km

Jarak ke Bwi 301 Km 296 Km 293 Km 294 Km 293 Km 259 Km 285 Km

haruddin Koto mengungkapkan, jumlah penumpang arus mudik pada angkutan Lebaran 2012 lalu sekitar 342.337 jiwa. Itu penumpang pejalan kaki. Penumpang kendaraan R2 tercatat sekitar 84.733 unit, dan penumpang kendaraan R4 sekitar 47.311 unit. “Itu jumlah akhir mulai H-7 hingga H+7,” ungkap Saharuddin. Secara umum, angkutan Lebaran tahun ini relatif lebih baik daripada tahun sebelumnya. (afi/c1/bay)

Mengunjungi Mata Air Penawar di Desa Ketapang saat Kemarau

Warga Diharamkan Tebang Pohon di Dekat Sumber Berkat kearifan warga sekitar, sumber air Penawar di Dusun Pancoran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, ini tidak pernah berhenti memancarkan air. Sejak ratusan tahun lalu, warga dilarang menebang pohon yang tumbuh di sekitar sumber tersebut. SIGIT HARIYADI, Kalipuro CUACA terasa begitu panas siang hari itu. Saking teriknya, fatamorgana pun terjadi di ruas jalan Lingkar Ketapang, Kecamatan Kalipuro.

http://www.radarbanyuwangi.co.id

ngan sedikitnya sudah digoyang gempa hingga tujuh kali dengan kekuatan bervariasi. Paling baru, gempa terjadi Selasa (11/9) kemarin ■

GEMPA DI BARAT DAYA BANYUWANGI Tanggal 4 Sept

 Baca Gugatan...Hal 35

MLAKU BARENG

MERPATI NUSANTARA AIRLINES Surabaya – Banyuwangi: Pukul 13.40 Banyuwangi – Surabaya: pukul 15.00 Pesawat: MA-60 Kapasitas: 50 seat

Fenomena alam tersebut membuat badan jalan seolah-olah digenangi air. Rasa haus dan peluh pun membasahi baju kami. Keberuntungan mulai berpihak saat kami mendapati sebuah rambu bertulis “Sumber Mata Air Penawar” terpasang di tepi jalan. Rambu itu dengan jelas menunjukkan bahwa sumber air yang dimaksud haGALIH COKRO/RaBa nya berjarak 600 meJERNIH: Warga mengambil air minum di sumber air Penawar, Desa Ketapang, kemarin. ter dari jalan raya. Bayangan sejuknya lokasi sumber air langsung mengarahkan motor yang Namun, kondisi jalan yang harus itu berhasil “menggoda” hati untuk selalu setia menemani perjalanan ke dilalui untuk mencapai sumber air segera menjangkaunya. mulut gang yang berjarak sekitar 20 Penawar cukup memprihatinkan ■  Baca Warga...Hal 35 Tanpa berpikir terlalu lama, kami meter di sebelah utara rambu tersebut.

Warga Situbondo sandera mobil dinas BPMP

Bukan sandera, warga hanya bantu petugas agar mau mengontrol proyek jalan

Pagi Wings Air, sore pesawat Merpati terbang ke Banyuwangi

Makin banyak operator juga semakin mantap

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


26

Kamis 13 September 2012

FOTO-FOTO: TOHA/RaBa

PEMBUKAAN OPSPEK: Dari kiri, H. Mansyur (PR III), Rektor Uniba Drs. H Teguh Sumarno, Wakapolres Kompol M. Aldian dan Kasatres Narkoba AKP Watiyo saat di Aula Kampus Uniba kemarin. GALIH COKRO/RaBa

TARGET TINGGI: Atlet wushu i saat tampil pada Sirkuit Wushu Sanda di Banyuwangi 27 Juni lalu.

WI Target Finis di Tiga Besar Sirkuit Wushu Sanda di Malang BANYUWANGI - Sukses ganda yang diukir tuan rumah Banyuwangi dalam Sirkuit Wushu Sanda II 27 Juni hingga 1 Juli lalu kembali diuji. Dalam kejuaraan serupa yang akan digelar mulai 16 September mendatang di Kabupaten Malang, ketangguhan atlet wushu Banyuwangi bakal dipertaruhkan. Berbekal tren positif di kandang dengan finish di posisi ketiga klasemen pendulang medali terbanyak, semangat

juang atlet Pengkab Wushu Indonesia (WI) Banyuwangi kembali dipertaruhkan. Sekadar mengingatkan, dalam Sirkuit Wushu Sanda II yang digelar di Banyuwangi lalu, kontingen tuan rumah mendulang dua medali emas, empat perak, dan empat perunggu. Hasil itu menempatkan Banyuwangi di posisi ketiga di bawah Kota Kediri dan Sidoarjo. Menghadapi kejuaraan yang sama kali ini, Pengkab WI rupanya menargetkan para atlet minimal bisa mempertahankan posisi ketiga di klasemen

akhir, seperti saat berlaga di Banyuwangi lalu. Pendulang dua medali emas Banyuwangi, yakni Lia Indriyani dan Maria Ulfa, besar kemungkinan masih akan menjadi andalan Bumi Blambangan di Malang nanti. Maria dan Lia yang berlaga di kelas 48 diharapkan bisa menjadi kunci sukses Banyuwangi dalam mewujudkan target di posisi tiga besar. “Kami mohon doa restunya agar atlet wushu Banyuwangi di Malang nanti bisa berbicara banyak,” pinta Suhadak, sekretaris WI Banyuwangi. (nic/c1/als)

Pendaftaran Futsal Diperpanjang BANYUWANGI - Pendaftaran peserta futsal antar pelajar dan umum yang digelar di Cendekia Futsal Banyuwangi masih dibuka. Masa pendaftaran masih dibuka hingga 15 September mendatang. Panitia lomba, Hari Pusdika mengatakan, hingga saat ini jumlah peserta pertandingan futsal cukup banyak. Adapun kategori pelajar yang dilombakan mulai SD (putra), SMP (putra/putri), SMA (putra/putri) dan Umum (putra, putri). Menurut Hari, peserta dari berbagai kategori sudah terisi. Namun, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada sekolah maupun masyarakat umum yang ingin bergabung dalam kompetisi futsal terbesar di Banyuwangi ini. “Pendaftaran bisa dilakukan di Cendekia Futsal Jalan Brawijaya Nomor 57 Banyuwangi, telepon (0333) 7777741, atau

BERGENGSI: Masa pendaftaran kompetisi futsal antar pelajar dan umum di Cendekia Futsal diperpanjang hingga 15 September.

Rektor Uniba: Disiplin Tumbuhkan Pribadi Unggul BANYUWANGI - Sebanyak 900 mahasiswa baru Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba) menjalani Opspek kemarin (12/9). Orientasi Program Studi dan Pengenalan Kampus (Opspek) ini langsung dibuka oleh Rektor Uniba Drs. H. Teguh Sumarno, MM., dan disaksikan Wakapolres Banyuwangi, Kompol M. Aldian, serta Kasatres Narkoba AKP Watiyo. Sederat pejabat Kampus Uniba juga hadir. Di antaranya, Pembantu Rektor III, Dr. H. Mansyur, MM, Dr. FX. Soekarno, MS, MM, dll. Dalam sambutannya, Rektor Uniba Teguh Sumarno mengajak kepada para mahasiswa baru untuk giat belajar dan bersungguh-sungguh menuntut ilmu. Caranya adalah dengan disiplin. Dengan mengedepankanperilaku displin akan terlihat sejauh mana materi didapat di bangku kuliah. Dikatakan, semua kriteria dalam displin terus memberikan dampak yang positif bagi kelangsungan proses belajar baik dilingkungan kampus maupun di luar kampus. “Untuk itu, marilah kita ubah Indonesia ini melalui diri kita sendiri dengan berlaku disiplin. Dengan begitu, kedisiplinan juga bisa memberikan semangat dalam menumbuhkan kepribadianunggul bagi semua mahasiswa. Dan, mahasiswa akan berpikir positif dan juga dapat merespon ilmu pengetahun dengan cepat dalam sasarannya pencapaian proses belajar ber-

mutu serta mandiri,” kata rektor yang sukses memajukan Uniba itu. Dalam kesempatan itu, Teguh menjelaskan, jika saat ini upayanya melahirkan dosen berkualifikasi S3 atau doktor telah m e mb u a h kan hasil. Sedikitnya ada empat dosen yang saat ini bergelar doktor di bidang pendidikan Teguh Sumarno di Universitas Negeri Malang (UNM). Di antaranya adalah H. Mansyur, MM, Dr. H Isparwati, MM, Dr. H. Nurhadi, MM, dan Dr. FX. Soekarno, MS, MM. ‘’Percepatan peningkatan jumlah dosen berkualifikasi akademik S3 atau doktor masuk dalam fokus program Uniba,’’ terangnya. Dijelaskan, dalam upaya mencapai terwujudnya kualitas lulusan yang memiliki kompetensi intelektual, profesional, integritas kepribadian, dan rasa tanggung jawab secara profesional tersebut, Uniba terus melakukan pembenahan akademik, fasilitas, dan kualitas dosen. Langkah implementatif itu dimaksudkan untuk menjawab tuntutan dan harapan masyarakat maupun pemerintah ter-

MEGA/RaBa

085233575767-087857224000,” kata Hari, kemarin (12/9). Dikatakan, biaya pendaftaran per tim, untuk kategori umum (putra/putri) sebesar Rp. 250.000, SMA (putra/putri) Rp. 200.000, SMP (putra) Rp. 150.000, untuk putri Rp. 200.000, dan untuk SD (putra) Rp 200 ribu. “Untuk technical meeting akan digelar Minggu,16 September pukul 10.00 hingga 11.30 di Aula STM Negeri 1

Glagah Banyuwangi. Acara ini juga didukung Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi dan Pengcab PSSI Banyuwangi,” pungkas Hari. (adv/als)

MABA 2012: Kuliah di Uniba adalah salah satu pilihan untuk menjadi profesional yang handal dan berkarakter.

kait dengan kebijakan perbaikan mutu layanan pendidikan. Salah satu contoh torehan medali emas dalam pertandingan lari 100 meter di Riau beberapa waktu lalu. Dari cabang tenis meja, mahasiswa Uniba juga meraih dua medali emas. Dari Taekwondo, atlet Uniba juga berhasil menjadi juara. “Ini membuktikan jika Uniba mampu menciptakan mahasiswa yang nyata-nyata berhasil mengharumkan nama Banyuwangi. Semoga ini bisa ditiru oleh mahasiswa lain agar mampu menciptakan prestasi lainnya,” cetusnya. Wakapolres Sosialisasi Bahaya Narkoba Sementara itu, Wakapolres, Kompol M. Aldian yang hadir langsung dalam pembukaan Opspek kemarin turut memberikan sambutan. Menurut Aldian, narkoba sudah menjadi tugas bersama untuk memeranginya. Sebab, semua lini sudah terkena dampak narkoba. Mulai anak SD hingga mahasiswa hingga pegawai dan masyarakat umum telah terkena narkoba. Saat ini peredaran narkoba sudah masuk ke desa-desa dan pemakainya bukan hanya kaum laki-laki saja, tetapi kaum perempuan juga menjadi korban. “Personil polisi pun terkena dampak narkoba ini. Namum bagaimana pun, hukum harus kita junjung tinggi. Maka, seperti yang diberitakan media masa, anggota yang terlibat narkoba kita pecat,” kata Aldian. Hingga kini, kata Aldian, Polres Banyuwangi akan terus mengoptimalkan sosialisasi mengenai bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang atau narkoba untuk mencegah meluasnya peredaran barang-barang haram itu. “Kami melakukan kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk memberikan pengetahuan tentang dampak negatif narkoba terhadap kesehatan dan masa depan generasi,” katanya. (adv/als)

ISTIMEWA

SIAP ALL OUT: Pemain voli putri Jatim asal Banyuwangi, Yulis Indah Yani dan Dhini Indah Sari, bersama Kepala dan Ketua Komite Smatag , Anton Sumartono (kiri) dan Ayub Hidayat (kanan).

Voli Ditarget Rebut Emas BANYUWANGI - POIN XVIII di Riau menjadi ladang pembuktian seluruh atlet berbagai daerah di Indonesia, tidak terkecuali enam atlet Banyuwangi yang ambil bagian dalam kontingen Jawa Timur. Keikutsertaan mereka adalah kebanggaan tersendiri bagi sang atlet dan daerah asalnya. Dua di antara mereka adalah srikandi bola voli, yakni Yulis Indah Yani dan Dhini Indah Sari. Keduanya mendapat kepercayaan memperkuat tim bola voli Jawa Timur di pentas PON 2012 ini. “Ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Banyuwangi dalam PON tahun ini,” beber Anton Sumartono, salah satu ofisial Banyuwangi di PON Riau. Anton yang juga Kepala Smatag Banyuwangi itu didapuk menjadi petugas di media center PON. Dia menyatakan, di ajang tersebut KONI membe-

bankan sejumlah target medali dari beberapa cabor yang dipertandingkan. Di antaranya target 30 medali emas di cabang olahraga gantole, selam, tenis meja, dan panjat tebing. Tentu membutuhkan kerja keras agar target tersebut bisa diwujudkan. Dia pun memohon doa restu dan dukungan seluruh masyarakat Jawa Timur, terutama Banyuwangi, agar tim Jatim bisa mendapatkan prestasi gemilang di PON XVIII ini. Di sisi lain, salah satu ofisial asal Banyuwangi lain, Ayub Hidayat, juga diminta membawa tim bola voli Jawa Timur berjaya di PON kali ini. Ayub yang juga ketua komite SMA 17 Agustus 1945 itu dibebani medali emas di Riau ini. “Sebuah tantangan sekaligus amanat yang wajib diselesaikan. Apa pun hasilnya, kita berdoa agar atlet-atlet Jawa Timur bisa berbuat yang terbaik,” ujarnya. (adv/c1/als)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Kamis 13 September 2012

Kakek Tewas Disambar Kereta Api

AGENDA KOTA

Mahfud MD ke Blokagung TEGALSARI- Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Dr. Mahfud MD, besok pagi (14/9) dijadwalkan akan berkunjung ke Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari. Selain bersilaturahmi, Mahfud juga dijadwalkan akan memberikan pengajian konstitusi kepada ribuan santri dan para simpatisan pesantren. (azi)

Bupati Lampung Menginap di Pendapa BUPATI Lampung Selatan H. Rycko Menoza SZP, SE, SH, MBA, hari ini (13/9) akan melakukan studi banding di Kabupaten Banyuwangi. Bupati Rycko datang tidak sendiri namun mengajak sejumlah staf untuk mendampingi. Beberapa staf yang akan mendampingi Bupati Rycko adalah staf ahli, asisten sekda, beberap kepala SKPD dan beberapa camat. Selama berada di BanYuwangi, rombongan Bupati Rycko akan bermalam di Pendapa Shaba Swagata Blambangan. (afi)

Jemput Cucu, Seberangi Lintasan KA SEMPU - Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api (KA) Dusun Telogasri, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, pagi kemarin. Seorang kakek yang melintas di kawasan tersebut tewas mengenaskan setelah disambar KA Mutiara Timur. Kakek nahas tersebut adalah Bahri, 80, warga Dusun Ndarungan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu. Berdasar keterangan saksi mata di lokasi kejadian, pagi itu Mbah Bahri hendak menjenguk cucunya di Dusun Telogosari. Dari rumahnya, Dusun Telogosari berada di sebelah utara rel KA. Namun nahas, saat menyeberangi rel KA, kakek yang diduga mengalami gangguan

KESEHATAN

237 Orang Meninggal karena HIV/AIDS SRONO - Tingginya angka orang dengan HIV/ AIDS (Odha) membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi turun tangan dalam memberikan pelatihan khusus kepada masyarakat terkait penanganan penderita penyakit mematikan tersebut. Bertempat di Balai Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, kemarin, petugas Dinkes memberikan pelatihan kepada puluhan ustad, petugas pencatat nikah (modin), dan ibu-ibu rumah tangga. Selain dibekali teori dan tanya jawab, para peserta juga diajak langsung mempraktikkan proses memandikan sampai mengkafani jenazah Odha. Kepala Dinkes Banyuwangi, Hariadji Sugito, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa pelatihan itu sangat perlu dilakukan guna mengurangi ketakutan yang berlebihan saat memandikan jenazah Odha. Di samping itu, acara tersebut sekaligus untuk melakukan pencegahan yang benar terkait penularan HIV/AIDS. Menurut Hariadji dalam memandikan jenazah Odha, yang memandikan jenazah tidak boleh mempunyai luka terbuka. ”Kalaupun ada harus ditutup rapat dengan bahan antiair,” jelas Hariadji. Selain itu, harus menggunakan tutup kepala, kacamata gogel dan masker apround untuk melapisi tubuh dari tangan sampai kaki. “Juga menggunakan sepatu karet,” tandasnya. Di sisi lain, Hariadji menjelaskan, berdasar hasil kajian kasus HIV/AIDS di Banyuwangi pada Agustus 2012 diketahui bahwa jumlah penderita telah mencapai 1.232 orang. Dari Jumlah tersebut, yang meninggal dunia sebanyak 237 kasus dengan transmisi penularan kasus seksual sebesar 77 persen. Faktor penularan-risiko melalui pelanggan wanita pekerja seks (WPS) sebesar 24 persen. Sementara itu, untuk WPS sebesar 19 persen. “Pengguna narkoba suntik 13 persen dan heteroseksual sebesar 10 persen,” pungkasnya. Pelatihan kemarin juga menghadirkan dua pemateri dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Banyuwangi, yakni Erna Agustina dan Ana Aniati. (azi/c1/aif )

ABDUL AZIZ/RaBa

PRAKTIK LANGSUNG: Kadinkes Hariadji Sugito saat pelatihan memandikan jenazah korban HIV/ AIDS di Balai Desa Parijatah Kulon, Srono, kemarin.

pendengaran tersebut langsung disambar KA Mutiara Timur jurusan Banyuwangi–Surabaya. Tak pelak, tubuh Bahri langsung terempas dan terpental ke sisi kiri rel KA sejauh kurang-lebih 7 meter. Bahri tewas dengan luka serius di bagian kepala, kaki, dan punggung. Tak lama kemudian, warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP) pun berhamburan ke lokasi. Mereka langsung membawa Bahri ke Stasiuan Kalisetail, Kecamatan Sempu. Petugas dari polsek dan tim medis Puskesmas Sempu juga datang untuk memeriksa kondisi korban. “Setelah diperiksa petugas kesehatan, jenazah Bahri langsung dibawa ke rumah duka. Mengenai penyebab kecelakaan, diduga karena pendengaran korban agak berkurang,” kata Kapolsek Sempu, AKP Toha Choiri. (azi/c1/aif)

ALI NURFATONI/RaBa

TOWER BODONG: Proses pembongkaran tower seluler di Dusun Krajan, Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, kemarin.Paksa Tower.

Tolak Penundaan, Bongkar Paksa Tower CLURING - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi melakukan tindakan tegas terkait tower tanpa izin. Kemarin tower milik PT. Daya Mitra Komunikasi yang berdiri di Dusun Krajan, Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, itu dibongkar paksa. Teguran sudah dilayangkan kepada pengelola tower setinggi 72 meter itu. Namun, berulang kali warning dilayangkan, tapi tidak diindahkan sang pemilik. Padahal, batas akhir peringatan dalam surat tersebut tanggal 30 Agustus 2012 lalu. Lantaran tak kunjung mendapat respons, petugas langsung mempreteli tower tersebut. Tidak ada kendala dalam proses pembongkaran paksa tower tersebut. Kepala Satol PP, Choirul Ustadi, melalui Kasi Penyidikan dan Penindakan, Ripai mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat teguran kepada pemilik agar tower tersebut segera dibongkar. Namun, pihak pengelola hanya membong-

ABDUL AZIZ/RaBa

MENINGGAL: Sebelum dibawa pulang ke rumah duka, Bahri sempat dibawa ke Stasiun Kalisetail, kemarin.

kar 10 meter saja. “Batas waktu sudah habis. Setinggi 62 meter kita bongkar sendiri,” kata Ripai. Menurut dia, tower tersebut berdiri sejak tahun 2011. Meski berdiri sudah setahun lalu, tapi tower tersebut tidak mengantongi izin alis bodong. ’’Kita akan terus perketat pengawasan,” imbuhnya. Sebetulnya, pihaknya sudah menerima surat permohonan penundaan pembongkaran dari sang pemilik. Namun, karena tidak mengantongi izin, pihaknya menolak permohonan tersebut. ’’Setelah dibongkar, besi-besi itu langsung kita sita,” tegasnya. Selain tower di Sembulung, ada beberapa tower ilegal yang sudah dibidik, antara lain tower di Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan Kecamatan Genteng; PTPN Kaliklatak, Lingkungan Suko, Kecamatan Kalipuro, dan Dusun Lidah, Desa/Kecamatan Gambiran. ‘’Semua pemilik tower itu sudah kita beri surat teguran dalam batas waktu yang sama,” kata Ripai. (ton/c1/aif)

KOMUNIKASI PEMERINTAHAN

Mengikuti Rapat Koordinasi TP PKK Se-Bakorwil III Malang

Kaum Perempuan Berperan Aktif Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi Tim Pembina Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) se- Badan Koordinasi Wilayah (Bakerwil)  III Malang mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur Soekarwo. PKK Bakorwil Malang dinilai sebagai PPK paling produktif dan berperan aktif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerahnya. PERTUMBUHAN ekonomi beberapa kabupaten di wilayah Bakorwil Malang, tumbuh cukup pesat. Pencapaian itu  tidak lepas dari peran serta para ibu-ibu yang tergabung dalam PKK,darma wanita persatuan(DWP), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Persatuan Olahraga Wanita Seluruh Indonesia(Porwasi) dan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial(K3). Hal itu diungkapkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam pembukaan rapat koordinasi (rakor) para ketua PKK, DWP, GOW, Perwosi dan K3S se-Bakorwil III Malang kemarin (12/9). Acara yang berlangsung di Pendapa Sabha Swagata Blambangan dihadiri para ketua organisasi wanita se-Bakorwil III Banyuwangi, Jember, Situbondo, Bondo-

HUMAS PEMKAB FOR RaBa

TUAN RUMAH: Bupati Anas saat menghadiri pembukaan Rakor PKK se- Bakorwil III Malang di Pendapa Shaba Swagata Blambangan, kemarin.

woso, Lumajang, Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Kota Malang, Kabupaten Malang,  dan Kota Batu. Dalam kesempatan itu, Bupati Anas sangat menekankan peran wanita dalam mendukung jalannya roda pemerintahan. “Saya ingin para camat dan istrinya kompak mendukung program pemerintah. Para camat kita minta mengupayakan agar istri para kepala desa bisa terlibat aktif dalam kegiatan pembangunan,” katanya.. Ketua TP PKK Ny. Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengatakan, PKK dan organisasi wanita

lainnya memiliki komitmen penuh untuk mendukung penuh program-program pemerintah daerah. “Salah satu bentuk dukungan kami diwujudkan melalui program pengentasan kemiskinan yang dikemas dalam program seribu untuk Banyuwangi (Ibuwangi),’’ papar Bupati Anas. Hasil dari program Ibuwangi itu disalurkan kepada anak yatim, dhuafa dan ibu-ibu pedagang mlijo. Rakor PKK se- Bakorwil Malang itu dimanfaatkan PKK Banyuwangi untuk promo wisata. “Selamat datang di Banyuwangi, dan kami tunggu kedatangan kembali di Banyuwangi pada

kesempatan lain”ujar istri bupati yang akrab disapa Ibu Dani itu. Koordinator Bakorwil III Malang, Ny. Elvina Achmad Zaelani menyampaikan beberapa program yang sudah dilaksanakan. Antara lain upaya tiap Pokja PKK dalam  menyosialisasikan pentingnya peran serta wanita dalam DUDUK BARENG: Ny. Ipuk Fiestiandani bersama Ketua PKK berbagai hal melalui Korwil Malang dan Ketua TP PKK kabupaten/kota lainnya. seminar-seminar kewanitaan. Pokja I menekankan pada pola asuh karta yang pesertanya adalah Ketua III TP PKK anak, dimana   gadget memberikan dampak Kabupaten dan Ketua Pokja I – IV. Berikutnya positif dan negatif bagi anak. pada bulan Oktober, akan digelar Jambore PKK Pokja II concern pada program kekuatan dan lomba 10 program pokok PKK. kelompok khusus (Poksus) usaha peningkaSementara untuk Perwosi, pada bulan Oktober tan pemberdayaan keluarga (UP2K). Pokja III dan November akan ada pelatihan wasit putri untuk memfokuskan pada pemantapan percepatan cabang olahraga bola voli untuk pemula. Tiap-tiap konsumsi pangan yang bergizi bagi keluarga. kabupaten diminta mengirimkan 2 orang wakilnya. ”Sedangkan okja IV intens menggarap bidang Dan pada bulan Desember, Perwosi Jatim akan sosial kemasyarakatan melalui peningkatan menggelar rapat kerja. Di akhir acara, tausiyah KH peran dan kapasitas PKK dalam kegiatan yang Acmad Siddiq. Tausiyah itu para ibu diingatkan variatif bagi penderita kanker,’’ jelas Elvina. kembali akan hakikat kepemimpinan wanita Pada kesempatan itu, Elvina menyampaikan dalam perspektif Islam. Dalam tausiyah itu pula program yang dilaksanakan pada semester disampaikan tugas-tugas kaum ibu untuk selalu II .Pada minggu ke-3 September 2012,  PKK mengayomi suami dan intens memberikan perProvinsi Jatim akan mengadakan rakor di Ja- hatian pada anak-anaknya. (afi/aif)


KOMUNIKASI BISNIS

28

Kamis 13 September 2012

Sadid Pimpin FK-PKBM Banyuwangi GAMBIRAN - Agenda Musyawarah Daerah (Musda) ke II Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM) Banyuwangi menghasilkan ketua baru. Achmad Sadid Bastomi keluar sebagai pemenang dalam ajang pemilihan yang dilangsungkan di Hotel Baru Indah, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, kemarin. Ketua PKBM Khotijah, Dusun Pasar, Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon tersebut berhasil

mengumpulkan suara terbanyak. Sadid menang tipis atas Faud, dengan perolehan suara 16–15. Sedangkan, calon lain bernama Dedi hanya mengemas empat suara. Jadi, sesuai tata tertib yang berlangsung alot, Sadid berhak menjadi pucuk pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FK-PKBM Banyuwangi untuk periode 2012- 2017. “Saya siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,’’ janjinya usai terpilih secara sah menggantikan

ketua demisioner, Suwarno Sarwo Edi, kemarin. Dengan komitmen bersama, dia akan mengakomodasi semua kepentingan PKBM se Kabupaten Banyuwangi. Saat ini, ada 48 PKBM yang membutuhkan perhatian. “Kita akan terus tingkatkan dan kembangkan wadah ini ke arah yang lebih baik,’’ tekadnya. Menurut dia, sesuai dimensinya, PKBM harus benar-benar menjadi pusat pembelajaran bagi masyara-

kat. Tentunya, harus menjadi pusat pendidikan, sosial, seni, dan budaya. “Juga menjadi basis pemberdayaan ekonomi masyarakat,’’ katanya. Sementara itu, acara agenda lima tahun sekali itu juga dihadiri pejabat dari Dinas Pendidikan Banyuwangi. Pengurus DPW FP-PKBM Jawa Timur juga datang. Kalangan Penilik Luar Sekolah (PLS) se Kabupaten Banyuwangi terlihat hadir selama proses pemilihan berlangsung. (ton/adv/irw)

ALOT: Peserta mengacungkan tangan dalam forum Musda II DPD FK-PKBM Banyuwangi di Hotel Baru Indah, Jajag, kemarin.

ALI NURFATONI/RaBa

Sajikan Resepsi Bernuansa Sakral

TOHA/RaBa

GENTENG–Acara resepsi Agustusan di Pendapa Kecamatan Genteng berlangsung meriah, Selasa malam (10/9). Kesan kemerdekaan benarbenar tersaji dalam acara puncak peringatan HUT RI ke-67 itu. Tidak tampak ada kesan seremonial, sebab jajaran Muspika tampil dalam drama bertajuk “Budaya Nusantara”. Dalam drama kolosal itu, tiga pilar kecamatan, yaitu camat, kapolsek, dan danramil mengikuti prosesi Manunggaling Roso Antar Kawula dan Pangerso. Dari beberapa adegan, pejabat teras di lingkungan Kecamatan Genteng itu menerima penghargaan dari rakyat. Sebagai simbol pemimpin yang membawa pencerahan, rakyat memberikan lilin dan tumpeng kepada

pejabat tersebut. Dalam hal ini, juara favorit Thulik 2011 Ahmad Eka Tegar JP dan Finalis Jebeng 2011 Anindita Amalia Putri sebagai pemeran rakyat bersama Paskibra. Pada saat itu, ratusan tamu undangan tampak hening. Semua lampu dipadamkan. Hanya ada satu cahaya lilin yang menerangi. Drama itu mengartikan pemimpin yang baik adalah menerangi dan memberikan teladan kepada rakyatnya. Camat Genteng Yusdi Irawan SE, MSi mengaku bangga terhadap kiprah warganya. Sebab, tampilan dalam setiap kegiatan Agustusan sungguh luar biasa. “Contohnya, pergelaran dalam gebyar Pawai Budaya Masyarakat dengan penuh kreasi ini,’’ ungkapnya.

Melihat animo masyarakat itu, lanjut dia, antusiasme pawai bisa dikatakan meriah nomor kedua setelah Banyuwangi Etno Carnival (BEC). “Sebagai pawai budaya pertama di Kecamatan Genteng, ke depan kita ancang-ancang menyebut Genteng Ethno Carnival,’’ jelasnya. Ketua Tim Kreatif Sie Pawai dan Resepsi Ahkmad Djajuli, SH memaparkan, kegiatan Agustusan itu berlangsung sukses, karena dukungan semua pihak. Oleh karena itu, ke depan kegiatan serupa akan terus ditingkatkan. “Kemeriahan ini sebagai wujud kekompakan kita semua. Mari kita tingkatkan lagi pada tahun-tahun yang akan datang,’’ harapnya diamini ketua panitia H. Saroni, MPd.(ton/adv/irw)

SIMAK: Peserta BEC 2 mengikuti workshop di BPPP Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, kemarin.

Perlu Research Untuk Kostum Barong WONGSOREJO—Peserta Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2 tahun 2012 menjalani workshop atau training indoor, mulai kemarin (11/9) di Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Bangsring, Kecamatan Wongsorejo. Peserta yang dinyatakan lolos dari proses seleksi sebelumnya, akan mendapat pengarahan dari tim kreatif Jember Fashion Carnival (JFC). Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi Drs. Suprayogi mengatakan, selama mengikuti proses pen-

didikan, seluruh peserta akan dikarantina di BPPPKementerian Kelautan dan Perikanan RI, Bangsring, Kecamatan Wongsorejo. Mereka akan mengikuti tahapan pendidikan hingga 28 September 2012. “Pelaksanaan pendidikan peserta BEC kali ini jauh berbeda dengan peserta BEC tahun 2011 lalu,’’ terangnya kemarin. Dalam workshop perdana kemarin, peserta diberikan pemahaman tentang tema BEC 2012. Menurut Suyanto, pendamping tim kreatif JFC,

tema kali ini diambil, karena selama ini kesenian barong dimiliki oleh beberapa daerah. Misalnya, Barong Bali, Barongsai, Reog Ponorogo, dan Barong Kemiren, Banyuwangi. Namun untuk barong Kemiren tidak familiar di dunia internasional. “Sehingga perlu diangkat agar masyarakat luas dan wisatawan mancanegara mengetahuinya,” katanya. Dikatakan, untuk mengemas BEC 2, pihaknya membagi tiga bagian, yakni Re-1 (merah), Re-2 (hijau), dan Re-3 (kuning). Masing-masing Re itu

memiliki warna dominan di kostum yang akan dikenakannya. Dalam memberikan gambaran kostum Re-Barong, pemateri memberikan pemahaman kepada peserta, bagaimana cara mendesain fashion. Salah satunya dengan cara mengenal tematik, sehingga tidak asal buat, melalui research, development, hingga ilustrasi/cara mengolah. “Yang penting, peserta harus mengeksplorasi bentuk barong itu sendiri, sehingga akan menemukan desain yang pas,” ungkapnya. (adv/*/irw)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

ISTIMEWA

SAKRAL: Tiga pilar kecamatan sesaat menerima menerima tumpeng dari Jebeng Thulik, dalam resepsi Agustusan di Pendapa Kecamatan Genteng, Selasa malam (10/9).

BANYUWANGI

• Rumah 2 Lantai •

• Hotel Dikontrakkan •

• Admin •

• Karyawan Distro •

• Kijang Grand Extra ‘93 •

Djl rmh 2Lantai Jl. Adi Sucipto LT 1742m2 LB 600m2 Strategis Hub. 08123461944

Dikontrakkn HOTEL ANDA, Jl. Basuki Rahmat 34, cck utk usaha. H: 081233034703

Sebuah perusahaan membutuhkan segera Tenaga Admin, syarat: Wanita, lulusan SMA/sederajat, usia max. 25 th. Hubungi: 085236627246

Dbthkn sgr Krywan Distro: (Pramuniaga), min SMU, mess, bsdia dtmptkn luar kota. Tmg Admin (pnglmn), sales/ marketing. Hub: Amugerah (sltn Untag) Jl. Agus Salim Bwi. Tlp: 0333427190 / 087755894440

Kijang Grand Extra ‘93 1,5CC, abu2, a/n sndiri, terawat mulus, H. 68jt. 081336351669

• Tenaga Poltek Mesin •

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Jajag 1500m2 •

• Tanah SHM 2265m2 •

Tanah dijual daerah Jajag, L 1500m2 (30x50m), bisa untuk ternak ayam, sebelah sudah ada kandang, harga 80 juta nego. Hubungi: Edy 085 258 751 525

• Rogojampi 740m2 • Dijual tanah LT 740m2 sebelah terminal Rogojampi harga 250 juta (nego) Hub. 081338333153, strtegis, mobil bs msuk

• Karangrejo 850m2 •

Jual tanah SHM, LT 2265m2, strategis pinggir jalan Pantura Stb-Bwi. Serius hubungi 087757973796

• Kalipuro 11x20m • D i j u a l t a n a h , 1 1 X 2 0 m K a l i p u r o, Banyuwangi. Harga jual 50 juta (nego). Lokasi strategis 50m dari Jln Raya (sebelah perum Kalipuro Asri). Hub Edi:081234989440/085859857994.

BU Tanah dijual, lok Karangrejo Bwi, LT 850m2, hrg 230jt. Rmh Dkontrakkn d Kertosari Bwi, 2,5jt/thn. Hub.08813606165, 081353581017

Tanah di pnggir pantai L + 2,4 Ha, sebelah slatan MBP Bulusan 1jt/m2. 081353027992

• Jl. Agus Salim •

Dengan ridho Allah terapi doa membantu anda menyembuhkan penyakit Diabetes, hipertensi, stroke jantung koroner, dll. Tidak terbukti, tidak bayar. Insya Allah. Hub: 081336740396

• Travel Tosa • Travel Tosa, Sbya/Juanda/Jember/Bwi. Hubungi: 0333 - 880029 / 081336252165

• STNK • Hlg STNK Nopol P 4233 UA, an. Saiful Bahri, Canga’an RT02/09 Gentengwetan, Gtg Hlg STNK Nopol P 3884 UM, an. Sudiono, Gentengan RT02/02 Singonegaran

• BPKB • BANYUWANGI

• Terapi Doa •

BANYUWANGI

SITUBONDO

• Bulusan + 2,4 Ha •

BANYUWANGI

Dibutuhkn sgr Tng D3 Poltek Mesin, skill pmesinan, pglmn 3th, kirim ke HRD PT Blambangan Foodpackers Indonesia, Jl. Sampangan 1 Muncar. H: 0333 593479

Hlg BPKB Nopol P 6631 EH, an Yoyok Hermanto. Al: Gundil, Kendit, Situbondo

Kesempatan berkarir di Bali, dibutuhkan, SPG/SPB, pendidikan min. SMU/ sederajat. Tinggi min 160cm dan 170cm, komunikatif, pendapatan Gaji + bonus + asuransi kesehatan. Plus Mess karyawan. CV lengkap kirim ke Cellular World, Jl. Teuku Umar no. 60 Denpasar Bali PO BOX 80114. Info lebih lanjut Hubungi: HRD (0361) 8522669

• Cellular World • Kesempatan berkarir di Bali, dibutuhkan, Cashier, pendidikan min SMK Akuntansi/ sederajat, umur max 27 tahun. Staff IT, pendidikan min D2 Teknik Informatika, Pria. Lamaran dikirimkan ke Cellular World, Jl. Teuku Umar no. 60 Denpasar Bali PO. BOX 80114. Info lebih lanjut hubungi: HRD (0361) 8522669

PEMBERITAHUAN

Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sugiarto 081233499888, 03170338181

Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.

• Ruko & Tanah •

• Promo Daihatsu • Promo Daihatsu Disc. bsar2an, ready stock Xirion, disc7jt,Terios,Grandmax disc 5jt, Luxio 8jt. Dptkn hdiah di bln Sept. Hub: Vira 081336244377

• GrandMax 09/11 •

• Nissan Grand Livina ‘07 •

• Suzuki Grand Vitara ‘08 •

Dijual Daihatsu Gran Max S401 RP PMREJJ HA (pick-up) th 09/011 1,5cc/1.3cc, hrg 77,5 jt / 85 jt nego, brg istmw, bisa cash/kredit, H: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Nissan Grand Livina XVI tahun 2007 abu-abu metalik, harga 152,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Suzuki Grand Vitara JLX MT (Jeep) tahun 2008 merah metalik, harga 175 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• KIA Picanto ‘05 •

• Kijang Stenin ‘98 •

• Nissan X-Trail ‘06 •

Dijual KIA Picanto MT tahun 2005 abuabu metalik, harga 90 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Toyota Kijang Stenin kf 70 spr tahun 1998 hitam, harga 72,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Nisan XTrail tahun 2006 silver stone, istimewa, type STT ful audio, jok kulit nopol cantik asli (P) BWI harga nego, hubungi: (0333) 393036 - 082140769069

• Cellular World •

• Toko + Rumah Genteng •

Ruko + GD 3240 m2 Jl. Argopuro 15B Stb, Ruko 205 m2 & tnh 3360m2 dkt “ROYAL” Mrt. Tnh TG 25750m2 PNJKDL, samping sungai. Tnh 9600m2 Jl.Ry. Bwi KM 17 STB Arjasa. Tnh KP 10x20 (30jt) Jl. Ry Arjasa. H. 082333008871

BANYUWANGI

DENPASAR

Dijual Ruko 2Lt, lok Jl. KH. Agus Salim blkg Untag, Bwi. Hub: 081233669969

SITUBONDO

BANYUWANGI


BALJEBOL

Kamis 13 September 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

33

LUMAJANG

PILKADA

Draft Masih Disusun BONDOWOSO - Menjelang Pilkada 2013, KPUD Kabupaten Bondowoso tengah membuat draft pilkada 2013. Salah satu poin yang pokok antara lain, bagi jalur independen yang akan mengikuti pilkada 2013, maka calon tersebut harus menyerahkan persyaratan mengikuti pilkada paling lambat 22 hari sebelum masa pendaftaran para calon bupati dan wakil bupati dibuka pada awal Februari 2013. ”Saat ini, kami sedang menyusun draft tersebut,” ungkap Malik SAg, bagian divisi hukum KPUD. Untuk menyusun draft atau rencana aturan pilkada 2013, pihaknya sempat dibuat berpikir keras. Sebab, pada aturan sebelumnya, untuk jalur independen masa penyerahan persyaratan mengikuti pilkada 2013 diserahkan paling lambat 29 hari sebelum pendaftaran pilkada dibuka. Saat ini, aturan tersebut berubah karena adanya peraturan KPU nomor 9 tahun 2012. Sehingga, bagi calon bupati dan wakil bupati dari jalur independen, paling lambat menyerahkan persyaratan 22 hari sebelum pendaftaran peserta pilkada dibuka pada awal Februari 2013. Selain itu, untuk calon bupati dan wakil bupati dari jalur independen wajib menyerahkan foto kopi KTP minimal sebanyak 4 persen dari jumlah penduduk Bondowoso. Juga, disertai surat keterangan dukungan kepada calon tersebut. ”Jadi tinggal mengalikan saja, empat persen dikalikan jumlah penduduk Bondowoso. Maka itulah jumlah foto kopi dan surat dukungan yang diberikan ke KPUD,” katanya. (eko/cc1/hdi/jpnn)

MERASA TIDAK DILIBATKAN: Warga Gumuk Kerang memasang banner penolakan pasar modern.

RADAR JEMBER/JPNN

Protes di Depan Mini Market Berjaringan JEMBER – Karena protesnya tak ditanggapi Pemkab Jember, warga Lingkungan Gumuk Kerang RW 17 Kelurahan/Kecamatan Sumbersari kesal. Sejumlah warga Gumuk Kerang kemarin (12/9) menyegel sebuah mini market berjaringan yang masuk proses finishing. Warga memasang banner cukup besar yang berisi penolakan berdirinya mini market atau pasar modern berjaringan. Warga merasa tidak dimintai persetujuan dengan berdirinya mini market berjaringan di lingkungannya.

ADA APA LAGI

Karena itu, warga mencurigai izin gangguan (HO) mini market berjaringan tersebut tidak sesuai prosedur. Pasalnya, tidak ada warga, termasuk ketua RT atau ketua RW 17, yang membubuhkan tanda tangan persetujuan atas berdirinya mini market berjaringan itu. Perwakilan warga RW 17 sempat mengadu ke DPRD Jember. Mereka juga sempat juga menanyakan izin HO mini market berjaringan tersebut ke Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Jember. Warga juga mempertanyakan prosedur pengajuan HO mini market berjaringan tersebut.

Hanya, warga Gumuk Kerang mengaku tidak puas atas jawaban KLH. Sebab, warga tidak diberi tahu prosedur pengajuan HO. Padahal, seharusnya prosedur pengajuan HO diberikan secara terbuka tanpa ditutup-tutupi. Persoalan mini market berjaringan ini juga membuat gaduh DPRD Jember dengan Bupati Jember M.Z.A. Djalal. Dalam paripurna akhir Juli lalu, Bupati Djalal menolak tanda tangan Raperda Perlindungan Pasar Tradisional, Toko Modern, Pusat Perbelanjaan (PPT2MPP)

Yang Lolos Wajib Sisihkan 10 Persen

HAFID ASNAN/RADAR JEMBER/JPNN

REMUK: Warga takut mendekat karena khawatir terjadi ledakan susulan dari tabung elpiji.

Elpiji Meledak, Kaca Remuk LUMAJANG – Ledakan keras kemarin mengejutkan dan membuat warga Dusun Krajan Desa Yosowilangun berhamburan keluar. Kepanikan itu terjadi setelah tabung elpiji milik warga setempat meledak hingga membuat isi rumah berantakan. Kejadian bermula ketika Sutiya, pemilik rumah hendak menyalakan kompor. Namun setelah dihidupkan kompor tidak segera menyala. Tanpa mematikan tombol pemicu, kompor ditinggalkan dan mengerjakan pekerjaan lain yakni mencuci piring di belakang rumah. Sutiya yang sebelumnya mencium bau gas, dalam beberapa menit langsung terhentak. Karena ledakan terjadi keras yang suaranya berasal dari kompor. “ Saat saya cuci piring saya kaget kok ada ledakan,” ujar Sutiya. Mendengar kejadian itu dia langsung menuju dapur rumah dan melihat kompor dan gas yang kondisinya sudah berantakan. Sutiya langsung keluar rumah karena khawatir ada ledakan susulan yang menimbulkan api. Tak lama berselang, warga pun berdatangan menghampirinya. Beberapa saat kemudian, Sutiya mengaku bahwa di dalam rumah ada Sidik, dan istrinya yang sedang tertidur. Tak pelak kejadian itu menghebohkan warga, hingga akhirnya dengan tergopoh-gopoh warga membantu mengeluarkan Sidik dan istri dari dalam rumah. Diketahui Sidik dan istrinya dalam kondisi normal dan tidak mengalami luka-luka. Kendati demikian, Sutiya dan keluarganya dibuat terkejut melihat kaca di depan rumah pecah. “Kacanya pecah karena ledakan terlalu keras,” ujarnya beberapa saat setelah kejadian. Selain kaca, pantauan koran ini, beberapa genting rumahnya juga berantakan. Dugaan sementara, genting itu juga disebabkan ledakan yang tergolong keras. Atas kejadian ini, lokasi rumah menjadi tontonan warga. Bahkan petugas dari koramil dan polsek berdatangan. (fid/c1/wah/jpnn)

dalam sidang. Akibatnya, sejumlah anggota dewan menggalang hak interpelasi terhadap bupati. Polemik Raperda PPT2MPP ini sudah terjadi sejak Mei lalu. Polemik berawal saat Pansus I DPRD Jember telah selesai melakukan pembahasan bersama Pemkab Jember mengenai raperda tersebut. Isi raperda itu mengatur mengenai perlindungan pasar tradisional dan mengatur keberadaan toko modern, seperti mini market berjaringan, super market, dan hypermarket. (aro/c1/har/jpnn)

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

TERLUKA PARAH: Korban penusukan yang dilakukan sekelompok pemuda saat dirawat di Puskesmas Tanggul.

Tawuran, Ditusuk, Usus Terburai JEMBER -  Diduga terpengaruh miras (minuman keras), dua kelompok pemuda terlibat tawuran di taman AlunAlun  Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Selasa (11/9) sekitar pukul 21.55. Akibatnya, dua pemuda mengalami luka tusuk cukup parah. Korban tusukan masing-masing Ajis, 22, yang ususnya terburai dan Icuk, 22, keduanya warga Dusun Rowotengu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro. Akibat luka yang dialaminya cukup parah, keduanya langsung dilarikan ke Puskesmas Tanggul dan selanjutnya dirujuk ke IGD RSD dr Soebandi

Jember. Meski ususnya terburai, kondisi Ajis masih terlihat sadar. Menurut Ajis, dia dan Icuk serta beberapa temannya tidak tahu apa-apa dengan apa yang terjadi. “Saya saat itu sedang duduk bersama teman-teman, termasuk Icuk,” ujarnya. Entah apa sebabnya, tiba-tiba sekelompok pemuda sekitar 10 orang, langsung menyerang. Bahkan di antara penyerang, ada yang membawa senjata tajam (sajam). Namun Ajis tidak tahu sajam jenis apa yang dibawa beberapa pemuda yang menyerangnya tersebut. “Yang jelas, begitu saya mendekat, saya

langsung diserang dengan menggunakan sajam. Saya masih sadar saat perut terluka hingga usus keluar,” katanya sambil memegangi perutnya. Bukan hanya Ajis yang terluka, temannya Icuk juga mengalami luka tusukan di bagian dada. Mengetahui korban ambruk, kelompok pemuda penyerang langsung kabur dengan sepeda motor. Sementara, kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Tanggul oleh beberapa temannya. Petugas Polsek Tanggul yang mendapat laporan dari warga langsung mendatangi lokasi kejadian. (jum/c1/wnp/jpnn)

JEMBER – Rendahnya hasil ujian kompetensi awal (UKA) guru yang telah lolos sertifikasi mendapat perhatian serius Pemkab Jember. Pemkab Jember mewajibkan semua guru yang telah lolos sertifikasi untuk menyisihkan 10 persen tunjangan profesi untuk meningkatkan kompetensinya. Dana tersebut digunakan untuk mengikuti berbagai kegiatan untuk meningkatkan mutu secara mandiri. Antara lain, untuk mengikuti seminar pendidikan, workshop, diklat mandiri. Seperti, diklat teknologi informasi yang difasilitasi oleh LPMP. “Ada kewajiban bagi guru yang tersertifikasi untuk menyisihkan 10 persen dari tunjangan profesi yang diterima,” ungkap Wakil Bupati Kusen Andalas dalam nota jawaban atas pandangan umum (PU) Fraksi Amanat Nasional Nurani Rakyat (Annur) DPRD Jember di kantor dewan kemarin (12/9). Kusen menjelaskan, diadakannya uji kompetensi awal bertujuan untuk Ada kewajiban mengetahui peta kompebagi guru yang tensi guru untuk memudahkan penyelenggara- tersertifikasi untuk an PLPG oleh Universimenyisihkan tas Jember (Unej). Unej adalah LPTK yang ditunjuk 10 persen dari oleh pemerintah. Diharap- tunjangan profesi kan, kegiatan PLPG lebih yang diterima” efektif untuk pencapaian peningkatan kualitas guru. UKA guru dilakukan Kusen Andalas Wakil Bupati Jember secara online bagi semua guru prioritas 2012 untuk guru yang tersertifikasi mulai 2007 sampai 2011. Materi uji meliputi, kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Dalam PU terhadap nota pengantar Perubahan APBD 2012, Fraksi Annur meminta kepada Pemkab Jember untuk meninjau ulang belanja tidak langsung yang terkait rencana tambahan tunjangan profesi guru. Pasalnya, berdasarkan hasil uji kompetensi guru, hasilnya sangat buruk. “Fraksi Annur meminta agar dana profesi guru ditinjau ulang,” ungkap Ketua Fraksi Annur Agus Widianto. Selain itu, Kusen juga membantah tudingan Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPRD Jember yang menilai pelaksanaan APBD tidak beres. (aro/c1/har/jpnn)

Kisah Arak Bali yang Selalu Bikin Heboh Setelah Makan Korban

Konsumen: Bila tak Dicampur Aman Dikonsumsi Arak bali alias arbal yang sudah begitu tersohor kembali jadi sorotan. Apa sebenarnya yang membuat minuman beralkohol ini jadi momok? Berikut ini penelusuran koran ini terhadap pencinta miras tradisional yang sudah mengonsumsi sejak SMP. JANNIK SUWARI, Denpasar SIANG terasa terik, kemarin. Memasuki Jalan Raya Sesetan panas sedikit berkurang. Berderetnya pepohonan di pinggir jalan sedikit memberi angin segar di tengah suasana perkotaan yang hiruk pikuk. Akhirnya rumah yang dituju sudah kelihatan. Kali ini, wartawan

koran ini menemui seorang pemuda berinisial DW. Dia seorang pemuda pencinta arak bali sejati. Baginya, arak sudah jadi bagian hidup. Dia mengaku sejak SMP sudah jadi penikmat salah satu minuman beralkohol ini. Sekarang, umurnya sekitar 30-an tahun. Berarti sudah puluhan tahun dia mengonsumsi. Dan, sejauh ini menurutnya aman-aman saja. Katanya, semua berawal dari pengaruh teman-temannya dan tidak mau dikatakan nggak gaul. “Saya minum arak sudah sejak SMP. Pertama mencoba, kok enak ya. Akhirnya ya jadi keterusan deh sampai sekarang,” ungkapnya. Pernah mencoba mencampur arak dengan minuman lainnya? Dia menjawab pernah. “Tapi, sejujurnya saya lebih suka arak yang tanpa campuran itu. Yang asli. Lebih mantap

NI WAYAN JANNIK SUWARI/RADAR BALI/JPNN

SUDAH TRADISI : Seorang pembeli tengah membeli arak di sebuah warung di Denpasar. Pencampuran semaunya berisiko proses kimia berbahaya.

saja rasanya. Lagi pula kan lebih aman,” katanya. ”Kalau tidak dicampur, setahu saya aman dikonsumsi,” jelasnya.

Tapi, menurutnya soal campuran yang aneh-aneh, itu sudah cerita lama. DW pernah mendengar ada arak yang dicampur dengan sampo,

lotion anti nyamuk, obat-obatan, dan lainnya. Meski demikian dia tidak mau mencobanya. “Saya tidak senekat itulah. Yang aman-aman saja,” papar DW. Seperti diketahui, korban tewas akibat arak yang mengandung methanol semakin bertambah. Yang terbaru pada saat perayaan Hari Galungan jatuh korban dari Kintamani, Bangli. Selang seminggu kemudian bertambah lagi korban asal Renon, Denpasar. Sudah seringnya jatuh korban, tidak membuat masyarakat menjadi kapok. Dari sumber yang diperoleh koran ini menyebutkan, methanol sebenarnya tidak bisa dikonsumsi. Methanol adalah salah satu dari banyak jenis alkohol. Methanol komponen utama spiritus. Nah, spiritus biasanya dipakai sebagai bahan bakar.

Salah satunya untuk menyalakan lampu petromaks. Untuk di laboratorium, methanol digunakan sebagai pelarut untuk menganalisis pestisida, dan NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif ). “Ada banyak kemungkinan kenapa methanol bisa terdapat dalam arak. Bisa terjadi pada saat proses penyulingan. Bisa juga karena disengaja oleh manusia (dioplos),” ungkap sumber yang wanti-wanti agar jangan disebutkan namanya di koran ini. Kenapa demikian? Dia menjawab, “Malu ah, jangan ditulis namanya.” Proses pembuatan arak itu sendiri tergolong cukup rumit. Tuak yang diperoleh dari pohon aren aslinya manis. Kadar gula yang terdapat dalam tuak kemudian difermentasi menjadi alkohol. Alkohol dipisahkan dengan cara disuling. (*/pit/jpnn)


Ingin Tampil di Koran?

34

MLAKU

Kamis 13 September 2012

MANGAN

MEJENG

Caranya gampang! Cukup kirim ke radarbwi@gmail.com tentang pengalaman Anda pergi ke tempat-tempat wisata bersama keluarga, teman, atau si Dia. Anda juga bisa mengirim tips masakan, kue, maupun minuman. Maksimal tulisan satu halaman kuarto. Jangan lupa, sertakan juga foto-foto plus keterangannya. Maaf, kami tidak menyediakan imbalan apapun bagi tulisan yang dimuat.

Memimpikan Wisata

Udara

INDAH: Daratan dan lautan Banyuwangi difoto dari pesawat Cessna beberapa waktu lalu.

FOTO-FOTO GALIH COKRO/RaBa

WISATA udara, kedengarannya masih asing di telinga warga Banyuwangi. Maklum, wisata dengan moda transportasi udara memang belum lazim di Bumi Blambangan. Namun, bukan berarti tidak mungkin dilakukan. Bahkan, suatu saat nanti bisa digiatkan. Siapa tahu kelak justru menjadi model pariwisata yang diminati turis lokal dan mancanegara. Hal itu sangat mungkin dilakukan karena Banyuwangi kini sudah memiliki Bandar Udara (Bandara) Blimbingsari di Kecamatan Rogojampi. Pesawat-pesawat carteran kecil bisa mendarat atau terbang di bandara tersebut. Begitu juga pesawat komersial telah secara rutin melayani rute BanyuwangiSurabaya dan sebaliknya setiap hari. Jadi, setiap hari masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi udara dari dan ke Bandara Blimbingsari sebenarnya sudah menikmati pemandangan indah dari udara. Lautan, pegunungan, persawahan, tambaktambak, perkebunan, dan permukiman penduduk, terlihat eksotis dari langit. Fotografer Jawa Pos Radar Banyuwangi, Galih Cokro Buwono, pernah menikmatinya secara khusus beberapa waktu lalu. Galih sempat memotret pemandangan Banyuwangi dari udara. Hasilnya sungguh luar biasa indah dan menawan. Saat itu, Galih menumpang pesawat Cessna Twin Otter untuk berputar-putar di atas langit Bumi Blambangan. Berbagai momen menarik berhasil dijepret dari atas pesawat kecil milik Sky Aviation

tersebut. Selat Bali dengan bangunan dermaga pelabuhan penyeberangan Ketapang dan Pelabuhan Tanjung Wangi tampak menarik disaksikan dari ketinggian tertentu. “Pemandangannya sangat indah ketika pesawat terbang rendah dan cuaca cerah, sehingga langit tidak berawan,” kenang Galih. Fotografer muda itu tak hanya berkesempatan menaiki pesawat. Tetapi, dia juga mendapatkan momen bagus memotret dari udara dengan helikopter. Saat itu, helikopter mengudara dari pantai Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Pemandangan kawasan Pancer dari atas udara sungguh menakjubkan. Gugusan Pulau Merah yang mengandung logam dan emas itu tampak begitu indah. Pantai sepanjang Pancer hingga Lampon terlihat eksotis dengan ombak yang berkejar-kejaran. Apalagi, dari atas tampak seorang peselancar mencoba berpacu dengan ombak. Pemandangan yang sulit dilupakan. “Pulau Merah tampak menarik ketika dilihat dari atas. Apalagi, jika difoto siang hari dalam kondisi cuaca cerah. Komposisi warnanya sungguh bagus,” kata Galih. Nah, Anda tertarik menikmati wisata udara di Banyuwangi? Tunggu sampai ada investor yang berminat membuat perjalanan wisata dengan pesawat atau helikopter sewaan. Barang kali malah Anda yang ingin berinvestasi di bidang wisata dirgantara ini. Yang jelas, potensinya sungguh luar biasa dan prospeknya sangat menjanjikan. (c1/irw)

EKSOTIS: Pemandangan Pulau Merah di kawasan Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, dari udara sangat memesona.

KaOsing Edisi BEC 2012 ADA kabar gembira bagi pencinta kaus produk KaOsing yang jumlah makin banyak saja. Hari ini, KaOsing kembali merilis desain terbaru. Tidak tanggung-tanggung, jumlahlah ada 13 macam. ‘’Semua desain baru ini dijamin memuaskan Anda,’’ ujar Tasya Madina, pengelola outlet KaOsing. Diantara 13 desain baru itu, lanjut Tasya, ada satu desain spesial. Boleh dibilang itu edisi khusus. Ya, desain yang satu itu memang hanya diproduksi sekali dalam

setahun. ‘’Jadi, buruan berburu di outlet kami di Jalan A. Yani 93C, kira-kira 50 meter arah selatan kantor Pemkab Banyuwangi,’’ ajak Tasya berpromosi. KaOsing special edition yang di-launching hari ini bergambar barong yang cukup besar. Di depannya ada tulisan BEC 2012. Desainnya sangat fantastis. Berhari-hari tim kreatif KaOsing melakukan riset untuk membuat desain khusus yang dipersembahkan untuk BEC. Ya, KaOsing, Banyuwangi Ethno

Carnival (BEC) sudah menjadi bagian dari kekayaan budaya Banyuwangi. ‘’Jadi, sepantasnyalah kalau kami mengabadikan event tahunan itu dalam kaus spesial. Tidak hanya spesial desainnya, tapi jenis kainnya juga spesial. Dan, rugi kalau Anda sampai tidak memilikinya,’’ pungkas Tasya. Lalu, 12 desain lainnya seperti apa? Silakan datang langsung ke outlet KaOsing. Atau, tunggu iklan di edisinya berikutnya ya... (adv)


BERITA UTAMA

Kamis 13 September 2012

Harga Tiket Pesawat masih Bervariasi n PAGI... Sambungan dari Hal 25

Selama ini, pesawat Merpati datang dan berangkat dari Bandara Blimbingsari setiap sore. Nah, jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat Wings Air adalah pagi hari. “Pesawat kita akan take off dari Bandara Juanda, Surabaya, pukul 09.30,” ujar Manager Area Lion Air Wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, Ellyta. Dari Bandara Blimbingsari, lanjut Ellyta, pesawat Wings Air akan take

off pukul 10.45. Untuk penerbangan Surabaya-Banyuwangi, Lion Air akan menggunakan pesawat ATR72 seri 500. Ellyta menjelaskan, pesawat ATR 72-500 merupakan pesawat berkapasitas 72 tempat duduk dan menggunakan mesin Pratt & Whitney 127-M. Pesawat tersebut bisa terbang nonstop selama empat jam. Pesawat buatan Prancis itu juga dilengkapi interior kabin yang nyaman dan dilengkapi perangkat navigasi terbaru. Pesawat tidak membutuhkan landasan

pacu yang panjang untuk take off (tinggal landas) maupun proses landing (pendaratan). Walau memiliki kapasitas 72 tempat duduk, tapi pihak Lion Air belum menyampaikan berapa jumlah beban penumpang yang aman diangkut. Saat ini, Bandara Blimbingsari memiliki panjang runway 1400 meter. Lalu, berapa tiket yang dipatok Lion? Harganya masih fluktuatif. Berdasar harga tiket di web resmi Lion Air, tiket pesawat Wings Air dengan rute penerbangan Surabaya-Ba-

nyuwangi pada 20 September mendatang masih bervariasi. Untuk tiket promo, harganya sebesar Rp 313 ribu. Tiket kelas ekonomi sebesar Rp 379 ribu. Walau rute penerbangan Wings Air hanya Surabaya-Banyuwangi, tapi pihak maskapai Lion Air sudah menghubungkan Banyuwangi dengan be berapa kota besar du nia. Pe numpang Wing Air dari Bandara Blimbingsari bisa langsung melanjutkan perjalanan ke beberapa kota besar di dunia hanya dengan satu tiket. (afi/c1/bay)

Tidak Berpotensi Menimbulkan Tsunami n GEMPA... Sambungan dari Hal 25

Gempa yang terjadi pukul 21.21 tersebut berkekuatan 5,0 Skala Richter (SR). Lokasi gempa berada di ordinat 10,90 derajat Lintang Selatan (LS) hingga 113,70 derajat Bujur Timur (BT). Lebih persisnya, gempa tersebut berada di 285 Kilometer (Km) sebelah barat daya Banyuwangi. Episentrum gempa diperkirakan berada di kedalaman 10 Km.

Meski demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) me mastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan bencana susulan lain, seperti tsunami. Petugas stasiun BMKG Banyuwangi, Anjar Triyono Hadi mengatakan, sama seperti gempa sebelumnya, getaran bumi tersebut disebabkan tumbukan lempeng Asia dan lempeng Australia. Namun, getaran gempa dirasakan bervariasi oleh beberapa orang di wilayah Ba-

nyuwangi dan sekitarnya. Melihat getaran gempa yang cukup kecil, mungkin banyak yang tidak bisa merasakan. Apalagi, gempa bumi itu terjadi pada saat sebagian besar masyarakat Banyuwangi beristirahat malam. “Mungkin ada yang terasa dan ada pula yang tidak,” kata Anjar Triyono. Gempa yang terjadi malam itu memperpanjang catatan gempa yang terjadi di Bumi Blambangan sepekan terakhir. Sebelumnya, gempa juga di-

ra sakan Sabtu dini hari lalu de ngan kekuatan 5,2 SR. (Selengkapnya lihat grafis). Lebih lanjut Anjar meminta agar masyarakat tidak panik dan tetap waspada dalam menyikapi kejadian tersebut. Sebab, gempa bumi bisa terjadi kapan saja. Hingga kini, belum ada alat yang bisa memprediksi kapan gempa akan terjadi. “Bila ada gempa usahakan tetap tenang dan mencari perlindungan atau tanah yang lapang,” sarannya. (nic/c1/bay)

Perbaiki 250 Km Jalan Desa n P-APBD... Sambungan dari Hal 25

Dikonfirmasi usai mengikuti rapat paripurna, Bupati Anas mengatakan, perbaikan infrastruktur publik, termasuk jalan pe desaan dan jalan menuju lokasi wisata, menjadi prioritas tahun ini. Nah, perbaikan jalan pedesaan dan jalan menuju lokasi wisata itu ditargetkan rampung akhir tahun 2012 ini. “Perbaikan jalan

meningkat signifikan. Dalam sepuluh tahun terakhir, ratarata perbaikan jalan hanya 100 kilometer (km). Namun, tahun ini perbaikan jalan pedesaan mencapai 250 km,” ujar Anas. Selain akses jalan, pri o ritas pembangunan juga “menyentuh” bidang kesehatan. Lewat perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini, pemkab berupaya meminimalkan kekurangan tenaga kesehatan dan memantapkan layanan

kesehatan bagi warga Banyuwangi. Sementara itu, Ketua DPRD Banyuwangi, Hermanto mengungkapkan, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 116 Tahun 2010, setelah pihaknya menerima nota pengantar Perubahan APBD dari eksekutif, agenda selanjutnya yang dilakukan untuk mengesahkan Per ubahan APBD adalah pandangan umum (PU) fraksi. “PU fraksi

dijadwalkan berlangsung Jumat mendatang (14/9),” paparnya. Seperti diberitakan se belumnya, pemkab dan DPRD akhirnya menyepakati ke bijakan umum perubahan anggaran dan plafon prioritas ang garan sementara (KUPAP PA S ) P e r u b a h a n A P B D 2012. Penandatanganan nota ke sepakatan tersebut dilakukan di ruang rapat paripurna DPRD pada Senin (10/9). (sgt/c1/bay)

Pemecatan Itu Merupakan Keputusan DPP n GUGATAN... Sambungan dari Hal 25

Saat memberikan kesaksian di hadapan majelis hakim, Ismoko yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD dari fraksi Partai Golkar mengatakan, Pebdi di nonaktifkan secara tetap atas jabatannya sebagai ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi lantaran tidak melaksanakan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PG. Menurut Ismoko, sanksi yang dijatuhkan kepada kader partai sudah diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah

tangga (AD/ART) partai. “Sanksi terhadap Pebdi sesuai peraturan organisasi,” ujarnya. Namun, saat pihak penggugat yang diwakili dua pimpinan kelurahan (PK) di wilayah Kecamatan Banyuwangi, yakni Sakur dan Hamim, menanyakan apakah pemecatan Pebdi yang tanpa didahului surat peringatan sesuai AD/ART, Ismo ko menjawab keputusan tersebut adalah keputusan DPP. S ebagaimana diketahui, pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Banyuwangi 2010 lalu, Pebdi mencalonkan diri sebagai calon

wa kil bupati mendampingi calon bupati, Ratna Ani Lestari. Padahal, saat itu DPP Partai Golkar sudah mengeluarkan rekomendasi pasangan calon bupati dan calon wakil bupati, yaitu pasangan Abdullah Azwar Anas-Yusuf Widyatmoko. Nah, lantaran dianggap tidak patuh terhadap keputusan DPP, Pebdi langsung dilengserkan dari jabatannya sebagai ketua DPD PG Banyuwangi. “Pebdi diberhentikan atas jabatannya karena melanggar disiplin partai,” ujar Sampirno. Sementara itu, pihak penggugat yang tidak puas dengan

jawaban para saksi itu meminta majelis hakim menghadirkan saksi dari DPP Partai Golkar lagi. Namun, pengacara DPD Partai Golkar Banyuwangi menganggap saksi yang dihadirkan ke persidangan sudah cukup. “Ke putusan menghadirkan saksi tambahan atau tidak ada lah kewenangan pihak tergugat. Karena tergugat mengatakan saksi sudah cukup, ya berarti sudah cukup,” ujar Made Sutrisna lantas menutup sidang seraya mengatakan sidang selanjutnya akan digelar Senin dua pekan mendatang (26/9). (sgt/c1/bay)

Sering Dikonsumsi tanpa Direbus n WARGA DIHARAMKAN... Sambungan dari Hal 25

Baru beberapa meter dari mulut gang, aspal jalan sudah banyak yang mengelupas. Tak ayal, debu langsung beterbangan tatkala roda sepeda motor menggilasnya. Semakin masuk ke dalam, kondisi jalan semakin parah. Selain semakin sempit, jalan yang belum tersentuh aspal itu juga sangat bergelombang. Terlebih, kanankiri jalan hanya ditumbuhi pohon kakao. Hanya ada satu atau dua rumah warga. Hal itu membuat hasrat kami mencapai sumber air Penawar sempat ciut. Akan tetapi, dorongan membasuh peluh dengan gemercik air jernih yang sejuk rupanya mengalahkan rasa keder atas kondisi jalan yang berdebu, bergelombang, dan berkelok tersebut. Dorongan segera mencapai sumber air semakin besar tatkala kami berpapasan dengan seorang pria yang menggotong galon air mineral. Apalagi, ketika ditanya di mana dia mengambil air yang dia pikul, pria itu mengaku mengambil di sumber air Penawar. “Sumbernya sudah dekat. Lurus saja, paling tinggal 50 meter,” ujarnya. Hingga akhirnya, kami mendapati beberapa motor parkir di tepi aliran sungai kecil di bawah rerimbun daun dari dua batang pohon johar berukuran “raksasa”. Di lokasi itu juga tumbuh sebuah pohon bendo yang ukurannya juga sangat besar. Tidak jauh dari kumpulan sepeda motor tersebut, terlihat “pondok” terpal dipasang mengelilingi suatu areal di daerah aliran sungai. Kawasan itu memang benar-benar sejuk. Hampir dapat dipastikan, aliran air tersebut berasal dari sumber air Penawar. Belum sempat beranjak dari sadel motor, kami disuguhi pemandangan hilir-mudik warga yang membawa berbagai wadah untuk mengambil air. Ada yang membawa galon, ada juga yang membawa jeriken dan timba. Bahkan, beberapa orang tampak membawa

35

HALAMAN SAMBUNGAN

botol bekas kemasan air mineral. Tidak berhenti sampai di situ, keramaian di sumber Penawar itu ternyata juga dimanfaatkan seorang penjual bakso. Bahkan, sebuah warung yang menjajakan makanan ringan dan aneka minuman berdiri kokoh tidak jauh dari motor yang sekaligus berfungsi sebagai gerobak bakso itu. Untuk menghilangkan rasa penasaran terhadap pemandangan tersebut, kami langsung bertanya kepada seorang pria yang duduk di atas akar pohon johar berukuran besar tersebut. “Ya setiap hari seperti ini. Banyak warga yang mengambil air di sumber ini (Penawar),” ujar pria bernama Mustafa, 37, tersebut. Menurut Mustafa, warga yang sengaja datang untuk mandi atau sekadar mengambil air tidak hanya berasal dari desa sekitar. Banyak juga warga dari luar Banyuwangi yang mengambil air di sumber yang sudah sejak beratus-ratus tahun lalu tidak pernah berhenti menyemburkan air tersebut. “Saya tidak tahu apa alasannya. Tetapi, beberapa orang mengaku cocok meminum air sumber ini, bahkan tanpa dimasak,” kata pria yang belakangan dipercaya oleh warga sekitar menunggu mata air tersebut. Masih menurut Mustafa, sumber itu tidak pernah berhenti memancar lantaran warga tidak pernah menebang pohon di sekitar sumber. Bahkan, jika ada pohon yang mati atau tumbang lantaran tiupan angin dan sebagainya, warga langsung menggantinya dengan bibit pohon baru di lokasi pohon yang tumbang itu. “Pohon butuh air. Air juga butuh pohon. Makanya warga tidak menebang pohon demi melestarikan sumber air ini. Sebab, sumber air ini merupakan tumpuan mereka untuk mendapat pasokan air bersih,” papar dia. Sembari berbincang, kami terus mengamati kegiatan warga yang datang ke sumber air tersebut. Selain banyak warga yang mengambil air untuk kebutuhan minum, banyak juga warga yang datang untuk man-

di. Rupanya terpal yang dipasang sekitar 20 meter di sisi timur sumber tersebut berfungsi sebagai tempat mandi wanita. Mustafa menambahkan, selain untuk ke perluan minum, banyak juga warga yang datang untuk mandi, cuci muka, dan membersihkan sepeda motor. Bahkan, beberapa warga percaya air di sumber Penawar itu dapat menghilangkan berbagai macam penyakit. “Tetapi, mohon maaf saya takut syirik. Kesembuhan datangnya hanya dari Allah,” tegasnya. Sementara itu, seorang pengunjung bernama Dodi mengaku sengaja datang ke sumber air Penawar setiap tiga atau empat hari sekali. Pria yang juga mengaku berasal dari Solo dan saat ini bekerja di Pelabuhan Ketapang itu tanpa sungkan memaparkan bahwa tak jarang dia langsung menenggak air sumber tersebut tanpa direbus terlebih dahulu. “Di perumahan memang ada air bersih yang dialirkan dari keran. Tetapi, kalau minum air keran itu rasanya kurang puas. Air yang saya ambil dari sumber penawar ini jauh lebih natural,” ungkapnya. Gede, warga asal Bali, malah memberi pengakuan lebih ekstrem. Pria yang saat ini tinggal di Kapuran, Desa Ketapang, itu mengaku mendapat informasi bahwa air sumber Penawar bermanfaat menyembuhkan penyakit ngilu tulang. Bahkan konon, imbuhnya, setelah mandi atau mengonsumsi air yang berasal dari sumber Penawar, pasangan yang sebelumnya kurang harmonis bisa menjadi harmonis. “Tetapi, semua kembali pada keyakinan masing-masing. Bagi saya, yang pasti mengonsumsi air dari sumber Penawar menyehatkan,” tuturnya. Puas menggali informasi tentang sumber air tersebut, wartawan koran ini langsung mencuci muka. Sesuai yang diharapkan, air sumber yang satu ini memang sangat dingin. Meskipun tidak sempat mandi, kami merasa puas bisa “mencicipi” segarnya air sumber tersebut. (c1/bay)

Kupon Bisa Ditukar di Dispora n KALANGAN... Sambungan dari Hal 25

Rapat yang dipimpin Kabid Olahraga Dispora Banyuwangi, Su joko, itu menjadi langkah awal untuk menyukseskan mlaku bareng nanti. “Kita tidak main-main mendukung acara ini. Pokoknya harus sukses seperti Trajaba kemarin. Empat puluh lembaga yang kita undang sangat mendukung acara ini,” kata Sujoko usai rapat. Bukan hanya lembaga sekolah yang dikerahkan untuk menyukseskan mlaku bareng. Sejumlah ormas kepemudaan, asosiasi kepala desa, dan lembaga perbankan, juga akan dilibatkan demi suksesnya even mlaku bareng tersebut. “Harapan kami, even tersebut bisa memecahkan rekor MURI,’’ tegas pejabat berkumis tebal itu. Sementara itu, masyarakat yang akan mengikuti mlaku bareng juga terlihat antusias. Mereka berdatangan ke kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi di Jalan Yos Sudarso 89 C untuk menukarkan guntingan iklan mlaku bareng dengan kupon yang sudah disediakan panitia. “Untuk mempermudah

GALIH COKRO/RaBa

PAPARAN: Direktur Radar Banyuwangi A. Choliq Baya didampingi Kabid Dispora Sujoko dalam rapat Mlaku Bareng di pemkab kemarin.

pengambilan, guntingan iklan bisa ditukarkan di kantor Dispo ra Banyuwangi, Jalan A. Yani,” kata Sekretaris Panitia Mlaku Bareng, Benny Siswanto. Bagaimana dengan warga di Banyuwangi Selatan? Guntingan iklan bisa ditukar di kantor Jawa Pos Radar Banyu wa ngi Biro Genteng. Alamatnya di Jalan Raya Jember Nomor 36 Genteng. Karena itu, kumpulkan guntingan iklan mlaku bareng sebanyak-banyaknya demi merebut hadiah utama dua sepeda motor Honda Revo Fit. “Jumlah tiket terbatas, cepat tukar

guntingan iklan Anda,’’ seru Benny. Acara ini didukung Pemprov Jatim, Pemkab Banyuwangi, Dis pora, PT. MPM Honda, FIF Spektra, Bank Jatim, UD Kencono Elektronik Banyuwangi, Diler Banyuwangi Motor, Diler Garuda Motor Banyuwangi, MPM Motor Banyuwangi, Diler Garuda Motor Rogojampi, Diler Garuda Jaya Motor Srono, Diler Sumber Jaya Maha Sakti, Teh Pucuk Harum, percetakan Tirto Arum, SPBU Jalan Banterang, dan JTV Banyuwangi. (c1/even)

JPU dan Terdakwa Terima Putusan n KADES... Sambungan dari Hal 36

Ketua majelis hakim yang akrab dipanggil Nova itu menam bahkan, ada beberapa hal yang memberatkan Chairul Anwar. Salah satunya, tidak adanya iktikad baik dari terdakwa untuk mengembalikan uang sebesar Rp 300 juta ke pada Untung Hasanudin

se bagai korban. Yang me ringankan, sebelumnya terdakwa tidak pernah dihukum dan dia mengaku menyesal atas perbuatannya. Selain itu, terdakwa juga berbuat baik selama mengikuti persidangan. Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi di PN Situbondo ke marin, Chairul Anwar terlihat begitu tegang saat majelis hakim membacakan putusan.

Chairul Anwar dan JPU Bambang AS, SH menerima vonis yang dijatuhkan majelis hakim tersebut. “Kami selaku JPU dalam kasus penipuan tersebut menerima putusan ma jelis hakim itu. Karena vonis yang dijatuhkan majelis hakim itu lebih ringan separo dari tuntutan,” pungkas JPU Bambang AS usai sidang. (mg1/c1/als)

Dibimbing Langsung 17 Dosen n 234... Sambungan dari Hal 36

Mereka disebar di empat kecamatan. Yakni di Ke ca matan Banyuputih yang akan ditempatkan di Desa Banyuputih, Sumberanyar, dan Sumberejo. Di Kecamatan Asembagus ditempatkan di Desa Wringinanom, Mojosari, Kertosari, Bantal, Kedunglo, dan Dusun Belikeran. Sedangkan di Kecamatan Kapongan ditempatkan di Desa Gebangan, Landangan dan Pokaan. Di Kecamatan Mangaran ditempatkan di Desa Tan-

jung Kamal, Tanjung Glugur, Tanjung Pecinan, Trebungan, dan Semiring. Para mahasiswa itu akan berada di masyarakat hingga 10 Oktober mendatang. Mereka akan dibimbing oleh 17 dosen. Pelaksanaan KKN di antaranya bertujuan meningkatkan kepedulian dan kemampuan mahasiswa dalam mempelajari dan mengatasi permasalahan keluarga dan masyarakat berbasis masjid. Itu dapat dilakukan melalui bantuan penyusunan rencana dan pendampingan pada pelaksanaan program yang inovatif dan kreatif dengan cara penerapan ilmu dan teknologi bersama masyarakat

dan lembaga terkait. Para mahasiswa juga diharapkan mampu meningkatkan pelaksanaan kegiatan sosial keagamaan dan pengembangan masyarakat sesuai dengan potensi, sumberdaya dan kemampuan lingkungan dalam wadah kerjasama masyarakat, pemerintah, swasta dan lembaga lainya. Termasuk, menggalang komitmen, kepedulian dan kerjasama berbagai stake holders dalam upaya pembinaan keagamaan, pengentasan kemiskinan, mengatasi permasalahan masyara-kat melalui pengabdian masyarakat. (pri/adv/als)

Dewan Ancam Rekom Penghentian Proyek n WARGA... Sambungan dari Hal 36

Komisi III kemarin sempat me lakukan dialog langsung dengan sejumlah warga, termasuk kepada pihak yang menyediakan material proyek. “Pa sirnya memang banyak campuran tanah. Itu juga diperparah dengan campuran semen yang tidak sesuai bestek. Kita sudah menyetop agar tidak menggunakan pasir itu,” kata politisi FKB itu. Informasi yang dikumpulkan

koran ini menyebutkan, turba (turun ke bawah) yang di lakukan komisi III ke Dusun Nangkaan itu diwarnai aksi panas. Sempat terjadi ketegangan antara pihak yang pro-proyek dan yang kontra. Bahkan, warga yang kontra sempat melarang mo bil Dinas BPMP (Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Perempuan) Pemkab Si tubondo kembali. Ceritanya, puluhan warga Desa Nangkaan yang mengadu ke DPRD siang kemarin me-

nunggu kehadiran para wakil rakyat datang ke desanya. Namun, yang datang terlebih dahulu adalah orang BPMP. Mereka pun mengantarkan para PNS itu ke tempat pengerjaan proyek. Ternyata, lokasi proyek tidak bisa dilalui mobil. Nah, saat mobil akan memutar haluan, masyarakat melarang. Mereka me maksa agar perwakilan pemkab itu tetap di tempat tersebut sembari menunggu anggota DPRD dan bersama-sama mengecek proyek. (pri/c1/als)

SUSU KAMBING MILKUMA... PILIHAN TEPAT UNTUK ATASI MAAG! MAAG atau radang lambung atau tukak lambung adalah gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit, mulas, dan perih pada perut. Penyebabnya bisa karena pen derita makannya ti dak teratur, ter dapat mikro orga nisme yang me rugikan, mengonsumsi obat-obatan ter tentu, atau se bab-sebab lainnya seperti mengonsumsi alkohol, pola tidur yang tidak teratur dan stress. Keluhan maag ini telah bertahun-tahun dirasakan oleh Abdul Samat, seorang Purnawirawan TNI. “Kalau maag saya kambuh, perut sering terasa mulas dan mual, rasanya mengganggu sekali, aktifitas jadi tidak nyaman.” Cerita warga Benowo, Surabaya, Jawa Timur tersebut. Untunglah, kini ia sudah menemukan cara tepat untuk mengatasi keluhan yang telah dialaminya selama 1 tahun lamanya itu, yakni dengan minum Milkuma, minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu kambing peranakan ettawa segar dan Gula Aren. Manfaat Milkuma telah dirasakan olehnya setelah minum selama 6 bulan. “Milkuma memang pilihan tepat untuk mengatasi maag saya. Setelah minum secara teratur, kini saya tidak pernah sakit maag lagi.” Ungkap kakek 9 cucu tersebut. Karena merasakan manfaatnya secara langsung, sekarang ia menyarankan orang lain untuk mencoba Milkuma, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak pria berusia 65 tahun tersebut.

Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu kambing Milkuma. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Kini, hadir Milkuma yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Satu gelas susu kambing Milkuma memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, Fluorine yang terdapat dalam susu kambing Milkuma bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan menetralisir asam lambung. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti disiplin dalam pola makan, rutin berolahraga dan mengkonsumsi air putih paling sedikit 8 gelas/ hari. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www.milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim: 082120862055, Banyuwangi: 082141354607, Bangkalan: 082120862055, Su menep: 082120862055, Situbondo: 082120862055. Depkes RI No.PIRT. 6.09.3328.01.395.


36

Kamis 13 September 2012

HAMA ULAT

Kades Jangkar Divonis 2 Tahun EDY SUPRIYONO/RaBa

DITEBANG: Pohon mangga yang kering akibat diserang ulat akhirnya ditebang sang pemilik.

Bisa Gunakan Cara Mekanik atau Kimiawi PANARUKAN - Serangan ulat batang pohon mangga di Dusun Kebun Barat, Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, Situbondo, langsung mendapat respons Dinas Pertanian (Disperta). Pagi kemarin (12/9), SKPD yang berkantor di Jalan Merak itu langsung menurunkan tim untuk melakukan tindakan. Setelah melakukan serangkaian pengamatan dan penelitian terhadap pohon mangga yang diserang ulat batang, tim merekomendasikan kepada warga agar melakukan pengendalian secara mekanik. “Artinya, warga bisa membersihkan dan membunuh ulat-ulat itu langsung dengan tangan. Itu tidak berbahaya terhadap kesehatan,” terang Kepala Disperta, Mohammad Syifa, yang juga turun ke lapangan. Selain cara itu, warga juga bisa menggunakan obat-obatan kimia untuk membasmi ulat di dalam batang pohon mangga itu. Namun, jika hal itu yang ditempuh, maka warga jangan sampai mengonsumsi buah mangganya. “Tetapi, residu kimianya akan hilang dalam jangka waktu tiga hari,” imbuh pria yang berdomisili di Kecamatan Mangaran itu. Dia membenarkan bahwa pohon-pohon mangga di Dusun Kampung Barat itu mati karena serangan ulat batang. Serangan ulat itu menjadi ganas, kata dia, bisa dipicu cuaca dan perawatan pohon yang kurang baik. “Kebun atau pekarangan yang terawat dan bersih tidak akan terserang,” tandasnya. Diberitakan kemarin, Warga Dusun Kebun Barat, Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, yang memiliki pohon mangga resah. Sebab, ulat batang menyerang pohon mangga. (pri/c1/als)

PKL

NUR HARIRI/RaBa

SITUBONDO - Chairul Anwar, 44, Kepala Desa (Kades) Jangkar, Kecamatan Jangkar, Situbondo, yang menjadi terdakwa kasus penipuan terhadap salah seorang pengusaha asal Bekasi sebesar Rp. 300 juta, akhirnya divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Situbondo kemarin (12/9). Putusan majelis hakim yang dipimpin Nova Flory Bunda SH, M.Hum itu lebih rendah daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Dalam sidang sebelumnya, JPU Bambang AS, SH menuntut Chairul Anwar dengan tuntutan 2,6 tahun kurungan. “Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan penipuan terhadap salah seorang pengusaha asal Kota Bekasi sebesar Rp. 300 juta. Oleh karena itu, terdakwa dijatuhi hukuman kurungan penjara selama dua tahun,” ujar Ketua Majelis Hakim Nova Flory Bunda siang kemarin (12/9). Putusan majelis hakim itu didasarkan atas dakwaan JPU yang mendakwa berdasar Pasal 378 juncto Pasal 64 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penipuan berlanjut  Baca Kades...Hal 35

TERBUKTI: Kades Jangkar, Chairul Anwar, hendak menjalani sidang putusan di PN Situbondo kemarin (12/9).

Dua Tunjangan Guru Belum Cair SITUBONDO - Sejumlah tunjangan guru di Kabupaten Situbondo mengalami keterlambatan pencairan, di antaranya tunjangan sertifikasi dan tunjangan fungsional untuk guru tidak tetap (GTT). Informasi yang diterima koran ini dari salah seorang GTT, tunjangan fungsional yang pencairannya terlambat adalah tunjangan semester pertama, yakni Januari hingga Juni 2012. Per bulan sebesar Rp 300 ribu per orang. “Jadi, ini sudah terlambat hingga tiga bulan. Kita tidak tahu apa penyebabnya,” terang guru yang meminta namanya tak

disebutkan itu kemarin. Kata dia, para GTT sebenarnya sangat berharap tunjangan tersebut cair sebelum Idul Fitri lalu. Sebab, itu bisa digunakan untuk Lebaran. Apalagi, sebelumnya, para GTT sudah menerima buku tabungan. “Namun, ternyata berkali-kali kita cek rekening, tetap tak cair,” ungkapnya. Tunjangan lain yang belum cair adalah tunjangan sertifikasi guru. Ada 32 guru SMP/SMA/SMK swasta yang hingga kini ngaplo. Tunjangan sertifikasi guru negeri mulai Mei hingga kini juga belum cair. Ketua Forum Silaturahmi Masyarakat

Pendidikan (FSMP), Sugiono Eksantoso, mendesak Dinas Pendidikan membantu pencairan secepatnya. Sebab, keterlambatan pencairan itu mengganggu kinerja para guru. Tunjangan sertifikasi untuk 32 guru swasta yang belum cair itu terhitung sejak Januari hingga sekarang. Per bulan besarnya sekitar Rp 2 juta per guru. “Kasihan karena hanya itu yang ditunggu dan diharapkan guru swasta. Dinas harus proaktif mencari tahu kenapa belum cair dan harus mencari solusi jangan sampai merugikan para guru,” kata Sugiono.

Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan, Syamsul Arifin mengungkapkan, keterlambatan pencairan dana tunjangan fungsional sebagian guru GTT itu karena mereka belum memenuhi persyaratan yang ditentukan. Sebanyak 12 ribu GTT penerima tunjangan fungsional itu sebagian besar belum memasukkan copy data nomor rekeningnya ke Dinas Pendidikan. “Makanya, kita berharap semua guru penerima dana fungsional segera mengirim nomor rekening ke dinas. Jika semua sudah beres, bisa dipastikan dana tersebut segera cair,” terangnya. (pri/c1/als)

234 Mahasiswa IAII Ikuti KKN NUR HARIRI/RaBa

TERTIBKAN PKL: Petugas Satpol PP memberikan peringatan kepada PKL di Jalan Diponegoro kemarin (12/9).

 Larang Jualan di Jalan Diponegoro SITUBONDO - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Situbondo mulai memberikan peringatan kepada sejumlah pedagang kaki lima (PKL) agar tidak berjualan di Jalan Diponegoro, Situbondo, kemarin (12/9). Dalam operasi penertiban tersebut, petugas Satpol PP hanya memberikan peringatan. “Jadi, hari ini hanya peringatan,” ujar Bambang, salah seorang petugas Satpol PP di lokasi kejadian. Namun, apabila ada PKL yang berjualan di jalan tersebut lagi, maka pihak Satpol PP tidak akan segan-segan menindak para PKL yang nekat berjualan di sepanjang trotoar Jalan Diponegoro itu. Kasi Opswasdikdak Satpol PP, Usman mengatakan, penertiban yang dilakukan di Jalan Diponegoro itu murni pemberian peringatan. “Memang benar kami memberikan peringatan kepada sejumlah PKL, tujuannya untuk penertiban,” ujar Usman. Menurut Usman, penertiban yang dilakukan terhadap sejumlah PKL itu sudah sesuai peraturan yang berlaku. “Keberadaan para PKL itu menyebabkan trotoar tidak berfungsi sebagai jalur pejalan kaki. Jadi, penertiban yang kami lakukan itu sesuai peraturan,” imbuhnya. Selain memberi peringatan sejumlah PKL, Satpol PP juga merazia beberapa pengamen jalanan. Dalam razia tersebut, petugas berhasil mengamankan dua pengamen yang sedang ngamen. Untuk menindak para pengamen yang masih nekat beroperasi itu, pihak Satpol PP akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial. “Terkait pengamen, kami masih akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Apakah nanti mendapat pelatihan ataukah bagaimana,” pungkas Usman. (mg1/c1/als)

EDY SUPRIYONO/RaBa

MEMANAS: Mobil dinas BPMP Situbondo yang sempat dilarang kembali ke Balai Desa Campoan oleh warga. Pejabat dipaksa ikut mengontrol hasil kegiatan PNPM yang dinilai asal-asalan.

Warga Sandera Mobdin BPMP Buntut Protes Proyek PNPM MLANDINGAN - Komisi III DPRD Kabupaten Situbondo kemarin turun ke lokasi pelaksanaan kegiatan PNPM-MP yang dikeluhkan warga, yakni di Desa Campoan, Kecamatan Mlandingan. Wakil rakyat yang duduk di komisi membidangi pembangunan itu mengancam akan memberikan rekomendasi pemberhentian pengerjaan jika proyek tersebut tetap dikerjakan asal-asalan. Keputusan komisi III itu

diambil setelah kemarin menyaksikan sendiri ketidakberesan pelaksanaan rab at (plester kasar) jalan di Dusun Nangkaan yang dibiayai dana PNPM-MP. Bahkan, ada beberapa meter ruas jalan yang dirusak warga karena jengkel terhadap jeleknya kualitas pengerjaan. “Kita lihat dulu nanti bagaimana hasil selanjutnya, dana yang turun masih 40 persen. Kalau masih tetap (jelek), kita akan mengirim rekomendasi kepada bupati agar proyek PNPM di Dusun Nangkaan, Campoan, tersebut dihenti-

kan,” terang wakil Ketua Komisi III, Kholish, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Menurut Kholish, komisi III sudah meminta warga ikut mengawasi pengerjaan proyek yang menelan biaya sekitar Rp 266 juta itu. Pihak pelaksana sudah sanggup memperbaiki kualitas pengerjaan dan mau menandatangani berita acara perbaikan. Warga juga diminta menaati sejumlah larangan agar rabat itu tidak cepat rusak, misalnya sebelum 14 hari tidak boleh dilewati  Baca Warga...Hal 35

BANYUPUTIH – Sebanyak 234 mahasiswa Institut Agama Islam Ibrahimy (IAII) Sukorejo, Banyuputih, Situbondo, diterjunkan ke masyarakat untuk melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN). Pagi kemarin (12/9) ratusan mahasiswa itu dilepas Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR Achmad Azaim Ibrahimy. Upacara pelepasan peserta KKN mahasiswa IAII Ibrahimy itu sedianya akan dihadiri Bupati Dadang Wigiarto. Namun, karena ada acara mendadak ke Jakarta, orang nomor satu di Pemkab Situbondo itu mewakilkan kepada Sekda Hadi Wijono dan Kabag Humas, Sugeng Yuwono. KKN kali ini mengambil tematik Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) Berbasis Masjid, hasil kerjasama P3M IAII dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dan Yayasan Damandiri Jakarta. “Model KKN ini berorientasi

pemberdayaan keluarga dan berbasis masjid. Pengabdian masyarakat mahasiswa melalui KKN diharapkan ikut berperan serta dalam mewujudkan program pembangunan berkeadilan dan dalampencapaiansasaran-sasaran MDGs,” terang Kepala P3M IAII Sukorejo, Hariyanto, M. Pd.I. Dijelaskan, menjadikan masjid sebagai basis pengabdian masyarakat merupakan gagasan menarik. Sebab, selama ini masjid lebih banyak difungsikan untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat ritual dan perayaan keagamaan saja. “Gagasan itu merupakan peluang sekaligus tantangan bagi mahasiswa IAII untuk meningkatkan peranperan keagamaan dan sosialkemasyarakatan secara integratif di masjid,” imbuh Hariyanto.  Mahasiswa IAII Sukorejo yang akan diterjunkan ke masyarakat terdiri dari 127 mahasiswa dan 107 mahasiswi  Baca 234...Hal 35

EDY SUPRIYONO/RaBa

LEPAS PESERTA KKN: Kiai Azaim bersama Sekda Hadi Wijono (dua dari kanan) dan Kabag Humas Sugeng Yuwono (berkacamata).


Radar Banyuwangi 13 September 2012