Page 1

SENIN 13 AGUSTUS

29

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2012

Pemudik Tembus 1,07 Juta MAGHRIB 17.25

ISYA’ IMSYAK SHUBUH 18.37 04.04 04.14

PEMBUNUHAN

Ditambah Pasal Pengeroyokan BANYUWANGI - Tiga tersangka pembunuhan Masduki, 50, warga Dusun Yosowinangun, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, tampaknya sulit lolos dari jeratan hukum yang sedang berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) yang kini sedang memproses kasus tersebut, ternyata tidak hanya menyiapkan tiga pasal pada ketiga tersangka. “Kita tambahi satu pasal, jadi semua ada empat pasal,” cetus Dodik Susanto, jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani kasus tersebut kemarin (12/8). Ketiga tersangka adalah Lukman Kurniawan, 32, Imam Maliki, 34, keduanya masih tetangga korban di Dusun Yosowinangun, Desa Jajag, dan Muhamad Umarul Faruk, 22, warga Dusun Gembolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran n

KALIPURO - Lonjakan penumpang arus mudik penyeberangan Ketapang - Gilimanuk, diprediksi meningkat drastis dari tahun lalu. Tahun ini, penumpang pejalan kaki saja diprediksi menembus angka 1.072.045 orang selama masa Lebaran. Pada angkutan Lebaran 2011 silam, penumpang pejalan kaki yang menggunakan jasa kapal penyeberangan hanya sekitar 1.011.363 orang. “Yang kita hitung mulai H-7 hingga H+7 Lebaran Idul Fitri,” ungkap Pemimpin Cabang PT Indonesia Ferry (IF) Ketapang, Waspada Heruwanto melalui Manager Operasional Saharuddin Koto. Menurut Saharuddin, tidak hanya penumpang pejalan kaki, penumpang kendaraan roda dua (R2) juga diprediksi naik menjadi 159.772 unit. Tahun 2011 lalu, pemudik menggunakan kendaraan R2 mencapai sekitar 150.861 unit n  Baca Pemudik...Hal 39

PREDIKSI PEMUDIK DI KETAPANG 2012 Pejalan kaki : 1.072.045 orang Roda dua : 159.772 unit Roda empat : 125.925 unit PEMUDIK DI KETAPANG TAHUN 2011 Pejalan kaki : 1.011.363 orang Roda dua : 150.861 unit Roda empat : 118.791 unit SUMBER: PT IF KETAPANG

GALIH COKRO/RaBa

RODA DUA: Pengendara motor dari Bali sudah mulai berdatangan di pelabuhan Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi sejak kemarin.

Anggap Ketapang seperti Jembatan Bergerak

 Baca Ditambah...Hal 39

a

GALIH COKRO/RaB

ILLEGAL LOGGING

MUDIK: Pengendara motor membawa barang untuk Lebaran.

SEMENTARA itu, Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) RI, Bambang Susantono menganggap lalulintas penyeberangan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk memiliki nilai strategis dalam membentuk sabuk selatan transportasi Indonesia. Pelabuhan kebanggaan masyarakat Banyuwangi, ini dianggap sebagai jembatan bergerak (movable bridge) penghubung Pulau Jawa dan Bali. Hal itu dia sampaikan saat melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di

GALIH COKRO/RaBa

Pelabuhan Ketapang kemarin (12/8). Wamenhub Bambang mengatakan, lintasan penyeberangan di Selat Bali tersebut tidak hanya menyeberangkan kendaraan yang memuat kebutuhan pokok dan barang-barang ekonomi. Lebih dari itu, jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk juga menyeberangkan warga yang hendak berwisata. “Untuk itu, pada masa Lebaran ini, peran sentral peran sentral penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, n  Baca Anggap...Hal 39

Bambang Susantono

Hanya 45 Menit, 5.000 Sembako Ludes DILINDUNGI: Pelajar melepas tukik di Pantai Rajegwesi, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Sabtu lalu (11/8).

GALIH COKRO/RaBa

ILEGAL: Kapolsek AKP Subandi menunjukkan tujuh gelondong kayu jati di Polsek Siliragung.

Tujuh Gelondong Jati Diangkut Empat Sepeda SILIRAGUNG - Kasus pembalakan liar masih marak terjadi di wilayah hutan KPH Perhutani Banyuwangi Selatan. Kali ini, tujuh batang kayu jati gelondongan berhasil disita oleh anggota Polsek Siliragung saat patroli bersama polisi hutan (Polhut) Perhutani Sabtu pagi lalu (11/8). Sayangnya, petugas gabungan gagal menangkap para penjarah hutan tersebut n  Baca Tujuh...Hal 39

ADA APA LAGI

GALIH COKRO/RaBa

BANYUWANGI - Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Wakil Gubernur Saifullah Yusuf kembali nyambangi Banyuwangi kemarin (12/8). Keduanya tokoh itu kompak membagikan 5.000 paket sembako gratis kepada masyarakat di 18 desa di Kecamatan Rogojampi. Acara pembagian yang dipusatkan di Lapangan Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Banyuwangi. Tampak Bupati Abdullah Azwar Anas dan Wabup Yusuf Widyat-

moko serta Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi. Jajaran pengurus DPC Partai Demokrat Banyuwangi juga terlihat berbaur di lokasi tersebut. Dalam kegiatan itu, masyarakat kurang beruntung mendapatkan bantuan lima Kilogram (Kg) beras premium, satu liter minyak goreng, dan mi instan yang disertai di dalamnya satu botol kecap. Gubernur Soekarwo didampingi Wagub Saifullah Yusuf tampak membagikan bantuan paket sembako secara langsung n  Baca Hanya...Hal 39

Anak-anak Melepas Anak Penyu PESANGGARAN - Dalam rangka memperingati hari konservasi nasional (HKN), Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) bersama Yayasan Penyu Banyuwangi, melepas ratusan tukik (anak penyu) di Pantai Rajegwesi, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran Sabtu lalu (11/8). Sebelum acara pelepasan tukik ini dimulai, digelar lomba mewarnai dengan objek penyu di Pantai Rajegwesi. “Acara ini bagus

untuk menambah kecintaan pada penyu,” cetus Kepala Desa (Kades) Sarongan, Basuni. Menurut Kades Basuni, pelepasan tukik oleh Yayasan Penyu Banyuwangi itu juga sering dilakukan oleh instansi, lembaga, atau kelompok masyarakat lainnya. Para turis asing dan kalangan mahasiswa juga kerap melakukan pelepasan tukik. “Semua berupaya melestarikan penyu,” jelasnya. Panitia peringatan HKN, Wiyanto

Haditanojo mengatakan, pihaknya melepas 120 tukik penyu hijau (Chelonia Mydas) ke laut bebas. Ratusan anak penyu itu berasal dari hasil pembesaran yang dilakukan oleh Yayasan Penyu Banyuwangi. “Tukik yang kita lepas ini berumur 100 hari,” cetusnya. Menurut Wiyanto, Pantai Rajegwesi di Desa Sarongan, Pesanggaran dipilih sengaja dijadikan lokasi pelepasan tukik n  Baca Anak...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

SOSIAL: Gubernur Soekarwo membagikan sembako di lapangan Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, kemarin.

Pasangan Tertua dalam Nikah Masal di Kecamatan Kalipuro

AGUS BAIHAQI/RaBa

CEPAK : Sony dan Reni di Polsek Blambangan.

Ngutil Kaus Bersama Pacar BANYUWANGI - Diduga mengutil pakaian saat belanja di Ramayana Mall Banyuwangi, Sony Setiawan, 21, dan Reni Indahwati, 22, ditangkap satpam Sabtu malam kemarin (11/8). Untuk pemeriksaan, pasangan yang sedang berpacaran itu dikirim ke Polsek Blambangan n

Sepakat Menikah agar Bisa Saling Menjaga Usia yang sudah tidak muda lagi, tidak menyurutkan hasrat pasangan Muzadik dan Siti Aisyah untuk membangun biduk rumah tangga. Mereka pun memutuskan mengikuti nikah masal yang diselenggarakan KUA Kalipuro.

 Baca Ngutil...Hal 39

SIGIT HARIYADI, Kalipuro ALUNAN lagu bernuansa Islami yang diiringi musik hadrah mengalun dari arah Kantor Urusan Agama (KUA) Kalipuro, pagi itu (8/8). Puluhan sepeda motor tampak parkir dengan rapi di halaman kantor yang http://www.radarbanyuwangi.co.id

GALIH COKRO/RaBa

RESMI: Muzadik dan Siti Aisyah di kantor KUA Kalipuro.

berlokasi di jalan Denpasar, Kelurahan/ Kecamatan Kalipuro tersebut. Nyaris semua orang yang berseliweran di KUA, itu mengenakan busana muslim. Para pria tampak gagah dengan peci dan baju muslim, sedangkan kaum wanita terlihat anggun dengan baju kaftan lengkap dengan kerudung maupun jilbab. Selidik punya selidik, ternyata KUA Kalipuro sedang menggelar nikah masal gratis pagi itu. Terkesan tidak lazim memang. Sebab selama ini sebagian kalangan masyarakat menganggap bulan Ramadan tidak tepat untuk melangsungkan pernikahan. Namun nyatanya, pihak KUA yang notabene mengerti betul tentang hukum pernikahan malah menggelar nikah masal pada bulan Ramadan n

Wakil Menhub anggap Ketapang seperti jembatan bergerak Lebih bagus kalau benar-benar dibangun jembatan, Pak !

Untuk Lebaran, ngutil kaus bersama pacar Lebaran nanti malah dapat kaus seragam tahanan

 Baca Sepakat...Hal 39 email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


30

Senin 13 Agustus 2012

CERMIN DIRI

Polisi Jangan Main-main Usut Tunjangan Ganda BOLA panas kasus korupsi tunjangan ganda dan perjalanan dinas DPRD Situbondo kini ada di tangan penyidik Tipikor Polres Situbondo. Setelah kejaksaan memastikan tidak mengusut kasus ini, aparat kepolisian langsung bergerak cepat. Sejumlah saksi mulai dimintai keterangan. Mulai sekwan hingga pejabat terkait pencairan tunjangan ganda dikorek keterangan. Publik pantas angkat topi dengan keseriusan Tipikor mengusut kasus tunjangan ganda serta perjalanan dinas DPRD Situbondo periode 1999-2004 dan 2004-2009 tersebut. Keseriusan polisi ini diharapkan bisa mengungkap siapa saja mantan anggota DPRD yang ngemplang uang negara tersebut. Harapan kami pengusutan kasus ini berhenti di tengah jalan. Semoga keseriusan Kasatreskrim AKP Sunarto ini bisa membuahkan hasil. Jangan sampai ada kesan polisi all out menangani kasus hanya karena berdekatan dengan Lebaran. Pemanggilan saksi-saksi ini jangan dijadikan gertak sambal jelang Lebaran. Apalagi kejaksaan sudah memberikan lampu hijau kalau kasus ini tidak ditangani. Hal ini akan mempermudah polisi karena tidak bakal terjadi rebutan dalam menangani kasus korupsi. Saat ini, kasus tunjangan ganda dan perjalanan dinas DPRD tengah menjadi perhatian publik. Tampaknya masyarakat terlanjur apriori dengan kejaksaan karena tidak ada keseriusan menangani kasus ini. Harapan satusatunya kini ada di tangan polisi. Karena ini, kepercayan masyarakat kepada polisi jangan disia-siakan. Tunjukan kalau polisi juga bisa menangani kasus korupsi. Apalagi orang-orang yang diduga punya tanggungan utang tunjangan ganda cukup banyak. Ada yang eks anggota DPRD dan masih aktif menjabat. Jumlah uang yang belum dikembalikan sekitar Rp 1,5 miliar. Hingga akhir 2011, uang yang belum kembali masih tersisa Rp 1.555.737.500. Setidaknya kasus tunjangan ganda ini bakal menjadi ujian bagi Kapolres Situbondo AKBP Erthel Stephan. Bila polisi serius, masyarakat akan memuji langkah polisi. Sebaliknya, jika kasus ini berhenti di tengah jalan, publik bakal bertanya-tanya ada apa dengan polisi. Karena itu, kasus tunjangan ganda ini harus berlanjut ke persidangan. Dengan berlanjut ke pengadilan, wakil rakyat serta pejabat yang terlibat dengan pencairan anggaran akan berpikir seribu kali untuk tidak melakukan korupsi. (*)

Santuni Yatim Sekitar Sekolah GIRI – SMK PGRI 1 Giri meramaikan bulan puasa dengan kegiatan Pondok Ramadan. Sebanyak 1.150 siswa dan guru berkumpul aula lantai dua sekolah yang berlokasi di kompleks GOR Tawang Alun Banyuwangi itu. Pondok Ramadan kali ini disambung dengan acara buka puasa bersama Sabtu lalu (11/8). Tampak pula 49 anak yatim dan fakir dari lingkungan sekitar sekolah. Acara diawali dengan ceramah agama. Para siswa SMK PGRI 1 Giri terus menyimak mendengarkan ceramah dari ustad yang sengaja diundang oleh pihak sekolah. Kegiatan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama, dan santunan untuk anak yatim piatu. Karena kegiatan ini telah menjadi program kerja dari pengurus OSIS SMK PGRI 1 Giri. Dalam waktu dekat, sis wa dan pengurus OSIS sekolah itu akan membagikan zakat untuk war ga yang berhak menerimanya. “Guru hanya sebatas mendampingi,” ujar wakasek bidang kesiswaan, Eko Listi Wikono. Sementara itu, Kepala SMK PGRI 1 Giri Achmad Sudarto mengatakan, sekolah tersebut memiliki lima program keahlian. Mulai dari bidang akuntansi, pemasaran, administrasi

GERDA SUKARNO/RaBa

PEDULI LINGKUNGAN: Suasana pemberian santunan anak yatim di SMK PGRI 1 Giri Sabtu sore lalu (11/8).

perkantoran teknik komputer jaringan (TKJ), dan jasa tata boga. SMK PGRI 1 Giri ini juga memiliki

media untuk praktikum dari siswa masing-masing program keahlian. Mulai koperasi siswa, kafe, unit

produksi, hingga bank perkreditan. Semua fasilitas tersebut dikelola oleh para siswa. (*/bay)

Anak-Anak Ikut Lomba Patrol SONGGON – Kesenian musik patrol mulai digemari anakanak remaja. Itulah yang terlihat dalam lomba patrol di Kecamatan Songgon, Sabtu malam kemarin (11/8). Lomba patrol yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke67 Kemerdekaan RI dan malam Nuzulul Qur’an di Kecamatan Songgon tersebut berlangsung meriah. Meski hanya digelar sederhana, acara tersebut cukup menyedot animo masyarakat. Haryo Suyitno, Ketua Panitia

AGUSTUSAN: Anak-anak juga ikut lomba patrol di Kecamatan Songgon, kemarin malam.

AGENDA KOTA

Masak dan Buko Bareng

Lomba mengatakan, kegiatan lomba patrol tersebut merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Ramadan. Namun untuk tahun ini memang berbeda dengan tahun sebelumnya, karena dari peserta mulai banyak mengirimkan peserta dari anak-anak dan remaja. “ Ini salah satu langkah kami untuk tetap menjaga dan melestarikan kesenian musik khas Banyuwangi.” ungkap Haryo. Dari 12 grup peserta, 10 grup

di antaranya masih berusia anak-anak dan remaja. Yang membanggakan, meski terbilang masih usia sekolah dasar, para peserta begitu mahir memainkan alat musik yang terbuat dari potongan bambu ini. Ke depan, dengan kegiatan lomba ini diharapkan lebih banyak memuncukan bibit-bibit generasi muda yang senang dengan alat musik patrol. “Karena selain mudah dimainkan, alat musik ini mudah didapat dan murah,” tuturnya. (azi/aif)

ISTIMEWA

TIM Penggerak PKK Banyuwangi dan JTV menggelar acara ‘Masak dan Buko Bareng’ sore ini pada (13/8). Kegiatan ini digelar di depan halaman Pemkab Banyuwangi mulai pukul 16.00. Ketua Tim Penggerak PKK Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Anas rencananya akan membuka acara tersebut. (*/bay)

LOPER GIGIH

Tetap Sehat saat Lebaran

EDY SUPRIYONO/RaBa

Hujan Tetap Jualan IBRAHIM, pengasong Jawa Pos Radar Banyuwangi yang biasa mangkal di pertigaan jalan Basuki Rahmat Situbondo mendapatkan bingkisan telepon seluler (ponsel) pagi kemarin. Ibrahim termasuk loper yang ulet dan gigih. Jika musim hujan, koran yang dijual terbungkus rapi plastik. Agar pembeli tak menunggu lama, dia juga menyediakan beberapa jenis uang kembalian untuk berbagai pecahan. Direktur Radar Banyuwangi, A Choliq Baya juga menyerahkan beberapa suvenir untuk Ibrahim. (pri/bay)

ADA APA LAGI

Mayat Mrs X Dikubur SITUBONDO – Setelah lima hari dititipkan di RSUD Abdur Rachem Situbondo, polisi akhirnya menguburkan mayat perempuan tanpa identitas kemarin (12/8). Jenazah Mrs X itu dimakamkan di pemakaman umum di belakang RSUD Abdur Rachem. Hal itu dilakukan polisi karena hingga kemarin, pihak keluarga korban tak kunjung menjemputnya. Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Sunarto mengatakan, pihaknya kesulitan untuk membongkar pelaku pembunuhan karena bukti-bukti dukungan hanya sebuah kaos dalam yang dikenakan korban yang bertuliskan Yeni Azizka D: 5, celana jeans, serta sebuah tas, dan sepasang sepatu. “Kami kesulitan mencari pelaku. Sebab tidak ada pihak keluarga yang datang. Selain itu bukti-buktinya juga masih minim,” ujar AKP Sunarto. Meski demikian, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dengan adanya bukti seadanya itu. “Kami tetap menyelidiki kasus itu berdasarkan adanya barang-barang milik korban,” imbuh AKP Sunarto. Sementara itu, kalau pun ada pihak keluarga yang datang, pihaknya tidak langsung membongkar makam korban. Tetapi pihak keluarga harus mengetahui terlebih dahulu terkait barang-barang milik korban. “Kalau ada keluarganya yang datang, pastinya mereka kenal pada pakaian atau yang lain,” papar Sunarto. (mg1/als)

TIDAK terasa kita hampir menyelesaikan ibadah puasa Ramadan. Sehabis berpuasa sebulan penuh, biasanya kita akan “lupa diri” di Hari Raya Lebaran. Kita akan kembali menjalani kehidupan seperti sebelum Ramadan tiba. Lebaran seolah-olah menjadi ajang “balas dendam” karena sebulan penuh berpuasa. Di sini harihari ujian bagi kita semua. Segala sajian lezat langsung disantap. Jika tidak dibatasi, efeknya tidak baik untuk kesehatan. Selain identik dengan pakaian baru, juga tidak lepas dari makanan seperti ketupat, kue, minuman kaleng, sirup, dan semua yang serba manis. Bila berkunjung ke rumah tetangga atau kerabat, suguhan itu akan menjadi hidangan utama. Tidak cuma sekali kita mencicipi, bahkan bisa sampai 3-4 kali. Siapa yang tidak tergoda dengan makanan dan minuman yang menarik hati itu? Apakah Anda pernah mengamati kue lebaran yang disajikan? Semua hampir 100% adalah kue yang manis yang mengandung tepung, susu, mentega, coklat, dan gula. Siapa pun harus waspada, di balik kelezatan hidangan itu diperlukan pemikiran bijak sebelum menyantapnya. Berbagai macam penyakit dapat timbul pada saat dan sesudah Lebaran. Bisa jadi juga penyakit kronis yang sudah lama diderita akan jadi kambuh di saat Lebaran. Seperti diabetes, hipertensi, penyakit ginjal, bahkan stroke juga bisa. Banyak pasien mengeluh, timbul perasaan panas, seperti terbakar di bawah tulang dada, sesak, mual, muntah, terasa seperti sakit jantung. Sehingga pasien jadi cemas. Kelainan ini terjadi akibat masuknya asam lambung dan cairan lambung ke dalam esofagus karena kelumpuhan sfingter esofagus yang dalam keadaan normal berfungsi menutup

Oleh:

num. Seperti tercantum dalam surat Al-A’raf ayat 31 yang artinya “Makan dan minumlah (tetapi) jangan berlebihlebihan. Sesungguhnya Allah SWT tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan”. Petunjuk Nabi Muhammad SAW menuntun kita agar jangan terlalu banyak makan dan minum. Bahwa wadah yang paling buruk diisi adalah perut, dan bahwa berlaku sedang dan tidak berlebih-lebihan adalah mengisi perutnya sepertiga

saja dengan makanan, sepertiga lagi minuman, sedang sepertiga lagi untuk nafas. Adapun tips makanan sehat adalah, hindari kuah, makanlah ketupat dengan opor, gulai atau rendang, jangan dengan kuahnya. Sebisa mungkin daging ayam tanpa kulit atau lemak. Pilih makanan yang tidak digoreng, ganti dengan yang dipanggang, dikukus, direbus, atau dipepes. Hidangkan buah potong, lebih baik menyantap buah daripada es buah yang mengandung

banyak gula. Minum air putih, hindari soft drink, punch, atau sirup, perbanyak minum air putih setelah menyantap berbagai makanan. Semoga apa yang ditulis bisa bermanfaat dan kita tetap diberi kesehatan selama kita mematuhi petunjuk dan aturan yang ada. Minal Aidin wal faidzin. Mohon Maaf lahir dan batin. (*) *) Penulis adalah Direktur RS.Al Rohmah Jajag

dr. Yesi Kurnia Daliyanti * saluran esofagus jika makanan masuk lambung. Tapi dalam keadaan tekanan yang tinggi, seperti kekenyangan, mengkonsumsi makanan/minuman yang iritatif seperti pedas, asam, soft drink, kelumpuhan ini bisa terjadi. Diabetes dengan hiperglikemi, karena keadaan gula darah yang meningkat, bisa saja terjadi sesudah merayakan Lebaran. Dikarenakan banyak makan kue kue lebaran yang manis. Jika hal ini tidak cepat ditangani pasien bisa tidak sadar dan berbahaya untuk hidupnya. Diare, mual, muntah dan keluhan perut lainnya, serangan asma, hipertensi, serangan jantung, bisa terjadi karena makan berlebihan, makanan yang tidak cocok, terlalu banyak makan coklat, susu dll. Allah SWT memberitahu kita melalui Nabi Muhammad SAW, tentang perlunya membatasi makanan. Kita tidak akan bisa melindungi diri dari berbagai penyakit tanpa membatasi makanan. Karena dengan membatasi, dapat memberikan waktu istirahat bagi tubuh dan akal. Sehingga bisa terpelihara dari penyakit. Di dalam Alquran diterangkan bagaimana cara berhemat dan tidak melampaui batas dalam hal makan dan mi-

KONSENTRASI BUYAR KARENA HIPERTENSI BISA dipastikan, hampir semua orang pernah menga lami pusing kepala. Sebagian dar i kita menganggap enteng hal itu. Bahaya paling nyata dar i rasa pusing ini adalah aktivitas kita akan sangat terganggu. Bisa dibayangkan bagaimana tidak nyamannya mengalami rasa sakit ini. Konsentrasi kita bisa berubah alias tidak stabil, sementara pekerjaan yang harusnya segera bisa kita selesaikan akan terhambat. Itulah yang dialami Ibu Siti Fatimah (57th), pekerjaannya sebagai penjual harus terganggu karena sering pusing akibat dari darah tinggi. “Saya sering merasakan pusing berat dan pegal-pegal. Dokter bilang saya darah saya tinggi, selain itu badan sering terasa capek. Beragam cara telah saya tempuh, mulai dari berobat ke dokter, dan ramuan tradisional namun tidak ada khasiatnya hingga saya diberitahu untuk mengkonsumsi PW5. Ternyata setelah mengkonsumsi kurang dari seminggu saya mulai sembuh,” ujar wanita yang dikaruniai empat orang anak dan satu cucu itu. PW5 sangat baik dalam mengatasi darah tinggi, karena mengandung nilai gizi yang sangat dibutuhkan tubuh. PW5 mampu memperbaiki sel dalam tubuh, memperlancar metabolisme, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Di dalam PW5 terkandung riboflavin yang berperan dalam memperlancar metabolisme tubuh. memperlancar metabolisme, memperbaiki kerja sel dan memperkuat kekebalan tubuh. Potassium

dan vitamin b seperti riboflavin yang dapat meningkatkan tingkat energi tubuh. Vitamin b1 sangat baik untuk mengatasi masalah tidur, membantu tubuh merespon kebutuhan anggota tubuh lain sehingga tubuh akan fit dan tidur cukup. Kini semakin banyak orang yang mengakui khasiat PW5, tidak hanya sebagai obat dan pencegahan namun juga sebagai cara aman meningkatkan vitalitas pria dan wanita tanpa efek samping jangka panjang. Pemasaran PW5 terus mengalami perkembangan yang sangat pesat, hal ini karena adanya uji kualitas yang dilakukan setiap saat dengan produk yang diolah secara alami tanpa bahan kimia. Mengkonsumsi PW5 ibarat melakukan investasi untuk masa depan, karena tidak mengandung efek samping dan cocok untuk semua usia, tentu membuat PW5 yang paling dicari di berbagai daerah. Tidak ada kata terlambat untuk sehat. PW5 bisa anda dapatkan di apotek-apotek dan toko obat terdekat di kota anda. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi……. Apotek-apotek terdekat di kota anda atau dapat menghubungi Distributor Jatim 082119867153. Perwakilan Banyuwangi 0816591517, 081358306555. Situbondo 085258837404. Jember 085257366263. Lumajang 085232322811. Bondowoso 085258837505. Mojokerto 082132312436, 085746011441. Surabaya 082140952625. Sidoarjo 085223517756. Customer Service 08211.70.55500 www.pw5sehat.com Facebook : www.facebook.com/pw5sehat Twitter: @pw5sehat Dinkes RI.P-IRT : 806321701040 Dicari Perwakilan Distributor untuk Kota dan Kabupaten di wilayah Jawa Timur.

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Senin 13 Agustus 2012

Indehoi di Hotel, Digerebek Suami Hanya Dikenai Wajib Lapor

ABDUL AZIZ/RaBa

GAYENG: Warga NU mendengarkan ceramah Ustadz Ghofar di halaman Masjid Alfalah, Dusun Jalen, Desa Stail, Genteng.

Bukber Dilanjutkan Nuzulul Qur’an GENTENG- Ribuan pengurus dan warga Nahdlatul Ulama Banyuwangi mengikuti acara buka bersama (bukber) dilanjutkan memperingati malam Nuzulul Qur’an, di halaman Masjid Al Falah, Dusun Jalen, Desa Setail, Kecamatan Genteng, lusa kemarin. Selain jajaran Pengurus Cabang NU, acara acara yang diikuti ribuan warga nahdliyin ini juga dihadiri pengurus badan otonom organisasi massa Islam

tersebut, seperti Muslimat, GP Ansor, IPNU IPPNU, dan Fatayat NU. Dari jajaran kiai, tampak KH. Ahmad Hisyam Syafaat, KH. Marwan, KH. Muafiq Amir, KH.Nasrudin, KH. Masykur Ali, KH. Ali Maki Zaini, KH. Hasyim Syafaat, KH. Muhaimin Asmuni serta para kiai yang lain. Sedang dari jajaran forum pimpinan daerah tampak Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Kapolres AKBP Nanang

Masbudi, Kajari Syaiful Anwar, Danlanal Letkol Laut (P) M. Nazif, Dandim 0825 Letkol (Kav) Muslimin Fahsya, dan Wakil Ketua DPRD HM. Joni Subagyo. Hadir juga para pejabat teras Pemkab Banyuwangi. Sebelum acara bukber, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sempat memberikan santunan kepada para anak yatim dan piatu serta kaum dhuafa ■

GENTENG- Pasangan selingkuh yang satu ini benar-benar ketiban apes. Saat baru masuk kamar sebuah hotel di Kecamatan Gambiran, keduanya sudah digrebek oleh polisi dan suami si perempuan. Pasangan selingkuh yang digrebek di pagi hari tersebut adalah SA, perempuan kelahiran 1983 asal Dusun Kampung Baru, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. Sedang yang laki-laki adalah M, kelahiran 1974 asal Dusun Sidorejo Wetan, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran.

APES: Pasangan selingkuh saat dimintai keterangan di Mapolsek Genteng, kemarin.

ABDUL AZIZ/RaBa

Penggerebekan pasangan selingkuh itu sendiri bermula dari kecurigaan suami SA bernama AN, 36 tahun, yang belakangan merasa curiga dengan prilaku istrinya. Sebab belakangan ini, selain sering ditemukan SMS

nyleneh di HP-nya, sang istri yang sering berbelanja aksesoris HP di Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, seringkali pulang sampai sore hari ■ Baca Indehoi...Hal 39

Baca Bukber...Hal 39

Pekerjaan Tuntas, Anggaran Belum Cair KALIBARU - Jelang Lebaran yang kurang sepekan lagi, sejumlah rekanan pengerjaan proyek fisik Pemkab Banyuwangi resah. Keresahan ini dipicu belum cairnya anggaran pengerjaan proyek lelang tahap I. Padahal pekerjaan sudah selesai 100 persen dan sudah diserahterimakan. Tentu saja, belum dicairkannya angggaran ini berdampak terhadap karyawan proyek. Tak sedikit karyawan proyek belum menerima bayaran. “Pada lelang tahap I ada 191

Dok/RaBa

Abdullah

paket proyek yang sudah. Semuanya sudah selesai 100 persen,’’ kata H. Abdullah, seo-

rang rekanan asal Kalibaru. Dia menambahkan, terkait belum cairnya anggaran tersebut, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Dia hanya bisa berharap, sebelum Lebaran ini anggaran sudah bisa cair. “Kami hanya mengingatkan kepada pemerintah daerah untuk segera mencairkan angaran tersebut. Padahal secara prosedural semua persyaratan pencairan sudah kitaa penuhi. Hasil survei hingga ST1 sudah beres,’’ tandas pemilik CV Permata itu.

Terkait persoalan ini, pihaknya sudah menanyakan langsung kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) pimpinan Mujiono. Menurut Abdullah, kepala PU tidak berwenang menekan pencairan ke kas daerah karena statusnya masih Plt (pelaksana tugas). Itu artinya, kewenangan untuk menekan pencairan tersebutr ada di tangan Bupati. “Harapan kami bupati bisa menekan pencairan sebelum Lebaran,’’ kata rekanan yang tergabung dalam Gapensi itu. (azi/aif)

PKBR Peduli Anak Yatim BANYUWANGI - PT. Kertas Basuki Rachmat (PKBR) Banyuwangi berbagi rasa bersama anak-anak yatim, kemarin. Acara yang ditempatkan di Masjid Baiturrahmah lingkungan PKBR itu dikemas dengan berbuka bersama, pemberian santunan, serta pembagian bingkisan. Ketua Takmir Masjid Baiturrahmah PKBR, H. Syaiful Lukman mengatakan, acara ini merupakan agenda tahunan yang selalu digelar dan diprakarsai oleh Yusuf Ardhi. Anak yatim yang mendapatkan santunan adalah mereka yang terdata dari berbagai kelurahan di sekitar PKBR. Antara lain dari Kelurahan Singotrunan, Kelurahan Pengantigan, Kelurahan Lateng, beberapa pelajar dari SMPN 3 Banyuwangi, serta beberapa putra/putri mantan karyawan. “Total santunan dan bingkisan yang diberikan sebanyak 97 anak yatim. Jumlah ini lebih banyak dibanding tahun lalu yang hanya berjumlah 45 anak yatim,” ungkap Syaiful. Dikatakannya, pemberian santunan dan bingkisan ini merupakan aplikasi dari ketaqwaan sebagai umat Islam sekaligus wujud kepedulian PKBR. Acara yang berlangsung sore hari ini diikuti pula oleh karyawan dan keluarganya. Sambil menunggu waktu berbuka

ISTIMEWA

BERBAGI RASA: Keluarga besar PKBR menyerahkan santunan dan bingkisan kepada anak yatim piatu di Masjid KBR Baiturrahmah.

puasa, acara diisi siraman rohani oleh Ustadz Iqbal At Tamimi dan doa bersama. “Dengan harapan semoga

PKBR tetap lancar berproduksi dan tetap menjadi ikon Banyuwangi,” tandas Syaiful. (adv/aif)

KOMUNIKASI PEMBANGUNAN

Silaturahmi dan Buka Bersama Bupati Anas dengan Kader PNPM Perdesaan

PNPM Diminta Jadi Motor Penggerak Partisipasi Rakyat Prorgam Nasional Pemberdayaan Mandiri Perdesaan (PNPM-P) di Banyuwangi sudah berlangsung hampir enam tahun. Dalam kurun waktu itu, program bareng pemerintah pusat dan daerah itu telah menghabiskan anggaran sekitar Rp 143,5 miliar. TOTAL anggaran PNPM terungkap pada acara silaturahmi kader PNPM-P dengan Bupati Abdullah Azwar Anas di aula Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPM&PD) Jumat (10/8). Anggaran PNPM yang di mulai sejak tahun 2007 hingga 2012 itu berasal dari APBN sebanyak Rp 117 miliar dan APBD sebesar Rp 26,5 miliar. Anggaran itu digulirkan pada 19 kecamatan yang ada di Banyuwangi. Di antaranya, Pesanggaran, Bangorejo, Purwoharjo,

Tegaldlimo, Cluring, Gambiran, Songgon dan Wongsorejo. Perjalanan PNPM sudah memberikan konstribusi terhadap pembangunan Banyuwangi. Pengelolaan dana bergulir dari PNPM berlangsung cukup baik. Ini dibuktikan dengan tingkat pengembalian Simpan Pinjam Perempuan (SPP) yang digulirkan kepada masyarakat mencapai 95 persen. “Saat ini aset produktif PNPM Perdesaan mencapai Rp 39 miliar,” ungkap Koordinator PNPM, Agus Irianto. Selain itu, PNPM juga menggarap juga ada pelatihan keterampilan kepada masyarakat, RBM, pelatihan hukum berbasis masyarakat, gelar kader teknis dan juga pengelolaan media. Pada kesempatan itu,, Agus menyampaikan, PNPM memiliki program baru, yakni Ruang Belajar Masyarakat (RBM). Program RBM ini bertujuan untuk penguatan integrasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Melalui program ini, masyarakat dapat berpartisipasi langsung

ISTIMEWA

SIMBOLIS: Bupati Anas serahkan bantuan sembako.

SAMBUTAN: Bupati Anas memberi sambutan di depan kader PNPM.

dalam mewujudkan pembangunan di segala bidang. Pada kesempatan itu, Bupati Anas menyampaikan, PNMP sejatinya meruapakan bagian dari program pemerintah daeah. Anggaran yang digunakan dalam program itu adalah dana sharing antara pemerintah pusat dan daerah. “Selama ini para fasilitator mindsetnya seolah-olah ini lepas dari pemkab. Padahal sharing dari dari pemkab sebagai syarat utama PNPM Pedesaan dilaksanakan di daerah. Ini program yang terintegrasi dengan pemerintah daerah,” jelas Bupati Anas. Dalam musrenbang nasional beberapa waktu, jelas Bupati Anas, banyak kepala daerah yang mengusulkan PNPM dihentikan dengan berbagai pertimbangan. “Tapi saya sebagai Bupati Banyuwangi berjuang keras untuk mempertahankan program ini.” ujar Bupati. Kedepan, Bupati Anas minta PNPM ikut mengakomodir kepentingan masyarakat. Karena banyak aspirasi masyarakat yang tidak terserap di musrenbang

daerah. PNPM merupakan sarana transfer knowledge kepada masyarakat. “Saya berharap PNPM jadi motor penggeraj untuk menaikkan partisipasi masyarakat. Saya harap PNPM bisa jadi volunter untuk mendorong partisipasi masyarakat,” pinta Bupati Anas. Tidak hanya itu, Bupati juga minta kader PNPM turut mengontrol moral sosial masyarakat. Selama ini, kader PNPM langsung bersentuhan dengan masyarakat. “Saat ini, mulai banyak pelajar yang terindikasi melakukan pergaulan bebas. Saya minta PNPM turut menyukseskan program Banyuwangi Cerdas, kalau ada anak tidak mampu, bantulah mereka,” harapnyai. Pada kesempatan yang sama, Bupati Anas secara simbolis menyerahkan dana bantuan sosial dari PNPM untuk kegiatan plesterisasi, bedah rumah, pembagian sembako dan perlengkapan sekolah kepada masyarakat. Mereka juga memberi santunan kepada anak yatim piatu dan fakir miskin. (afi/aif)


KOMUNIKASI BISNIS

32

Bagi Zakat Fitrah di Pulau Santen BANYUWANGI - Panitia pengumpulan dan pembagian zakat fitrah yang dipimpin Kepala Sekolah SDN 1 Lateng Suci Nuryanti, SPd, MPd; Pengawas sekolah SDN 1 Lateng Mukhyiar; dan dikoordinasi dengan guru pendidikan Agama Islam kemarin (12/8) menyalurkan zakat fitrah kepada warga Pulau Santen, Karangrejo, Banyuwangi. Sebanyak 50 bungkus beras secara simbolis diserahkan kepada Ketua RT Pulau Santen dan langsung didistribusikan kepada warganya. ”Selain di Pulau Santen, kita juga salurkan zakat fitrah kepada warga tetangga sekitar sekolah, anak fakir miskin, yayasan, dan panti asuhan,’’ ujar Suci Nuryanti.

PEDULI: Keluarga besar SDN 1 Lateng menyalurkan zakat fitrah kepada warga Pulau Santen, Karangrejo, Banyuwangi. IWAN SETIONO/RaBa

Suci Nuryanti menambahkan, SDN 1 Lateng dalam Pondok Ramadan tahun ini dengan santunan SAS, buka bersama, salat tarawih, tadarus AlQuran, zakat fitrah, dan sekaligus pemberian penghargaan kepada siswa yang berprestasi di bidang olahraga pencak silat. Pa-

nitia penerimaan dan pembagian zakat fitrah berhasil mengumpulkan 1625 kg beras dan langsung dibagikan kepada yang berhak menerima. ”Zakat fitrah penyempurna ibadah puasa yang telah kita laksanakan,’’ imbuh Suci Nuryanti. (adv/als)

Senin 13 Agustus 2012

Ajari Siswa Peduli Sesama BANYUWANGI - SDN RBI Banyuwangi menutup rangkai Pondok Ramadan dengan pemberian santunan anak yatim piatu dan siswa dari keluarga yang kurang mampu. Sebelumnya, selama Pondok Ramadan juga digelar buka bersama, salat tarawih, tadarus, dan zakat fitrah. Kegiatan yang rutin diadakan tiap tahun di SDN RBI itu juga diikuti para guru dan Kasek Dra. Hj Suhernik, MM. Kegiatan Pondok Ramadan di bawah bimbingan guru agama Islam SDN RBI Banyuwangi, Mujtahid dan Fauziah. ”Kegiatan ini mengajarkan siswa untuk terus mengamal ajaran agama Islam,’’ ujar Suhernik, Kasek SDN RBI dalam sambutannya. Menurut Suhernik, pemberian

IWAN SETIONO/RaBa

ISLAMI: Suasana Pondok Ramadan SDN RBI Banyuwangi di musala sekolah.

santunan ini untuk membantu meringankan beban orang tua wali murid yang kurang mampu. Keberadaan mereka tidak boleh dipingggirkan. Namun butuh perhatian dari semua pihak. Untuk itu, Suhernik berharap agar santunan

tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin agar bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. ”Semoga santunan ini sedikit bisa mengurangi beban orang tua, terutama menjelang Idul Fitri 1433 H,’’ harap Suhernik. (adv/als)

Hataman Alquran di Pendapa Kecamatan

TOHA/RaBa

LANGKAH AWAL: Para alumni SMPN 2 Banyuwangi saat memberikan santunan, Sabtu (12/8) di SMPN 2 Banyuwangi.

Reuni, Alumni SMP 2 Santuni Yatim BANYUWANGI – Merajut tali silaturahmi adalah hal yang dianjurkan setiap agama. Seperti yang dilakukan alumni siswa-siswi SMPN 2 Banyuwangi angkatan tahun 91/92. Sekolah yang berada di Lingkungan Krasak, Kelurahan Kebalenan, Banyuwangi itu menggelar santunan anak yatim piatu, Sabtu (11/8) lalu. Dengan disaksikan Humas SMPN 2 Banyuwangi, Karyono, S.Pd., M.T, pengurus OSIS dan sejumlah guru pemberian santunan itu berlangsung hidmat. Perwakilan alumni tahun 91/92,

BANYUWANGI

Samsul Hadi mengatakan, pemberian santunan ini merupakan ide teman-temannya untuk mengingat almamater SMPN 2 Banyuwangi. Namun demikian, ini merupakan langkah awal untuk mengumpulkan semua alumni SMPN 2 Banyuwangi dalam satu acara. “Itu keinginan kami yang didasarkan pada niat tulus untuk membesarkan almamater SMPN 2 Banyuwangi,” kata pria yang bertugas di Satpol PP itu. Dalam kesempatan tersebut, Samsul berusaha mengingat masa-masa saat dia masih sekolah. Sikap tegas

SITUBONDO

yang ditunjukkan kepala sekolah maupun guru sangat membentuk kepribadiannya hingga sekarang. “Dulu, pada masa almarhum Pak Warto dan Pak Sunaryo, jika telat masuk dan ketahuan merokok, maka akan langsung ditindak tegas,” ungkapnya. Sementara itu, Humas SMPN 2 Banyuwangi, Karyono, S.Pd., M.T menyambut baik niat baik para alumni SMPN 2 Banyuwangi. Bahkan, pihak sekolah bersedia memfasilitasi pertemuan para alumni. (adv/als)

BANYUWANGI

GAMBIRAN – Selama Ramadan, Camat Gambiran A.Khalid Askandar tetap aktif menjalankan tugas kedinasan. Selain itu, kegiatan sosial hingga acara bernuansa rohani juga digelar di berbagai tempat. Salah satu kegiatan sosial itu, antara lain memberikan santunan kepada anak yatim dan menyerahkan bantuan kepada kaum duafa. Tidak ketinggalan, dalam upaya penghijauan, pria berkacamata itu juga menggelar penanaman ribuan bibit pohon. Penanaman pohon dan pembagian sembako itu digelar di Desa Wringinrejo, Sabtu (11/8). Di desa itu, Camat Khalid mengajak semua unsur muspika untuk bersama-sama menanam di desa tersebut. Dengan bantuan warga, sekitar 1200 bibit pohon produktif, seperti nangka dan durian, tuntas ditanam. Pasca kegiatan itu, Camat Khalid mengumpulkan semua kepala desa (kades) di pendapa kecamatan. Kali ini, dia mengajak semua kades, perangkat desa, serta tokoh masyarakat untuk hataman Alquran. Kegiatan hataman Alquran itu baru kali pertama ini digelar di Kecamatan Gambiran. Dengan demikian, acara tersebut tentunya bisa menjadi teladan bagi yang lain.

ALI NURFATONI/RaBa

AMAL: Camat Gambiran A.Khalid Askandar (kiri) menyerahkan Alquran kepada perangkat desa di Pendapa Kecamatan Gambiran, Sabtu (11/8).

Yang menarik, untuk merampungkan 30 juz, dari total enam desa yang ada, setiap desa mendapat jatah menyelesaikan lima juz. Artinya, ada lima orang perwakilan desa yang mengikuti khataman itu. Semua pembaca Alquran menerima bantuan Alquran dan bingkisan. Camat Khalid menuturkan, kegiatan hataman Alquran itu merupakan puncak acara selama Ramadan. Tujuan hataman itu untuk mendekatkan diri kepada Allah. Selain itu, bisa menjaga kekompa-

BANYUWANGI

kan dan membangun tali silaturahmi. ‘’Kita ingin kegiatan ini menjadi tradisi di tahun-tahun mendatang,’’ harapnya. Dia menyebut, selama Ramadan, pihaknya sudah melakukan serangkaian Safari Ramadan. Selain itu, Muspika juga sudah mengeluarkan zakat melalui BAZ senilai Rp 9 juta. ’’Kita juga sudah memberikan bantuan di masjid dan musala senilai Rp 3,5 juta dan warga miskin dan anak yatim dengan total Rp 12 juta,’’ terangnya. (ton/adv/als)

BANYUWANGI

• Jl. Dr. Soetomo •

• Wisma Anggrek Mas •

• Burung Lovebird •

• Honda NF 125 ‘08 •

• Kijang ‘95 •

Dijual rumahpinggir jalan Jl. Dr. Soetomo 35 Bwi Luas 168m2. H: 081270281958

Dijual cpt rmh SHM type 76/153m2, 2KT, 1 K.Mnd, Toko SHM L 40m2, 1 K mnd. Almt Wisma Anggrek Mas. Hub: 0338-5566111

Jual burung Love Bird indukan, Jl. Ciliwung 5 Bwi, 085334845244 / 08883682043

Dijual Honda NF 125 TRF, 2008, hrg nego, hitam. H: 085746809619 / 082330446520

Dijual Kijang 95 (DK) merah metalik, lon sasis. Hrg nego Hub 081336925517

SITUBONDO

• Jl. Pajajaran •

• Alternatif Mama Indah •

• Kijang LGX ‘00 •

Dijual rumah SHM, LT 235/115m2, Jl. Pajajaran II/47, Hubungi: 085732321000

Alternatif Mama Indah smbuhkn lmh syhwat kaki kaku linu2 & sgl mcm pnykit lain. yg tdk mmpu seiklasny, 50-150rb, utr Plbhan LCM Ktpang-Bwi, 03170132424, 08123503113. Bk snn-jmt.

Kijang LGX'00 Biru metalik, diesel,Fuul audio. Rp 120Juta nego.TP. 085233005777

• Kijang LGX ‘03 •

• Grand Civic ‘90 •

Dijual Kijang LGX 2003 silver, 1,8cc (N), tg 1 dari baru, istimewa, nego. Hub: 085236673566 / 087857630909

• Showroom + Rumah •

• Perum Dadapan Indah • Djl Perum Dadapan Indah Blok E-7, Jl. Jmber KM8, L8x15, full bngnan, siap huni, 2200W. H: 085852936789 / 081249072777

• Jual Selep Beras •

• Global CCTV • Dijual tanpa perantara, LT - LB +455m2, SHM, Jl. Raya Asembagus Situbondo, Hub: 0338-5516633, 0811357345

BANYUWANGI

• Mutiara Blambangan • Djl 2 Ruko gandeng di Mutiara Blambangan (Brt Bank Mandiri) Hub.03337751000

• Mitsubishi FE Truk ‘00 •

• Mitsubishi T120ss ‘10 •

• Innova ‘09 •

Dijual Mitsubishi FE334 (truck) tahun 2000 kuning harga 125 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Mitsubishi T120ss PU 1.5FD (pickup) tahun 2010 hitam, harga 72,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Toyota Kijang Innova J XW40 tahun 2009 hitam metalik, harga 167,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Grand Max ‘09 •

• New Royal ‘00 •

• Honda Jazz tahun ‘06 •

Dijual Daihatsu Grand Max tahun 2009 hitam, harga 77,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual New Royal tahun 2000 silver harga 90 jt nego bisa cash/kredit atau tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888

Dijual Honda Jazz tahun 2006 silver stone idsi harga 135 jt nego bisa cash/kredit atau tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888

• Kijang LGX 1.8 •

• Taruna CX ‘04 •

• Honda Jazz ‘07 •

Dijual Kijang LGX 1.8 bensin silver istimewa harga 141 jt nego bisa cash/kredit atau tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888

Dijual Taruna CX 2004, Merah, Harga Rp. 103 jt, Nego. Hubungi : 081216330716 / 08123468380

Dijual Honda Jazz 07 idsi Silver abu-abu, pajak baru, harga 140 juta nego. Hubungi: 081235453737 / 0333 8922594

• Panther Hi-Sporty ‘97 •

• Kijang Innova ‘04 •

Dijual Isuzu Panther Hi-Sporty tahun 1997, plat bwi, abu2 silver, barang bagus, siap pakai, pajak baru, harga nego. Hubungi: 081217957660, 08883681426

Dijual Kijang Innova V tahun 2004 (L) bensin hijau metalik, tgn 1, km 75000, barang bagus, harga Rp. 160 juta nego. Hubungi. 0333632531, 083847117733.

Ingin rumah anda dipantau dari luar kota melalui handphone? Global CCTV, menerima service dan pemasangan CCTV. Hubungi: 08121626627 (Call/SMS)

BANYUWANGI

• Jl. Agus Salim • Dijual cepat Ruko 2Lt (dijual) Lok Jl. Agus Salim (blkg Untag) Banyuwangi, Hub: 081233669969

Dijual Toyota kijang LGX KF 82 super tahun 2001 biru metalik, harga 119 jt nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Djl cepat & murah Selep Beras LT2935m2, strategis, Hub: 081336596124, bisa nego

• Jl. Grajagan • Jual rumah dan tanah lbr tnh 8,5m, pnjg 25m, SHM, di Jln Grajagan (dpn ktr P dan K) Purwoharjo. Hub 081333797797

Dijual Grand Civic tahun 90 akhir, no. Bondowoso.Jl.Ciliwung 34, HP.087857246437

• Kijang LGX ‘01 •

• STNK • BANYUWANGI • Tanah 740m2 • Dijual tanah LT 740m2 sebelah terminal Rogojampi harga 300 juta (nego) Hub. 081338333153, strtegis, mobil bs msuk

• Jl. MT. Haryono •

• Sawah 6780m2 •

Disewakan Ruko 2 Lantai L 225 m2, depan VIS FM, ada mess & dapur. Hub: (0333) 631190 / 08124985985

Jual Sawah prod klas A. L:6780m2 SHM.Lokasi 1km dr psr Srono-Bwi Hrg= 400jt(nego) Hub:0818551999

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.

Hlg KTP, SIM C, STNK Nopol P 5037 VB, an. Sri Rahayu. Krajan RT02/02 Dadapan Kabat Hlg STNK Nopol P 3238 ZQ, an. Insiyah, SepanjangWetanRT02/05Sepanjang,Glnmore HLGBPKB no E5163268J, an Soepatmo, Mawar Gg 1/03 RT 1/1 Patokan, situbondo


BALJEBOL

Senin 13 Agustus 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

37

LUMAJANG

ARUS LALIN

LUKA PARAH: Rijal korban penusukan saat mendapat perawatan di Rumah Sakit Jatiroto Lumajang. Akibat penusukan itu, Rijal mengalami luka tusuk cukup parah di bagian punggungnya.

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

DI TIKUNGAN : Truk gandeng sarat muatan batu bara yang mogok di tanjakan jalur Pakusari. Truk berhasil dievakuasi setelah ditarik dengan truk yang bermuatan lebih berat.

Truk Gandeng Ngadat di Tanjakan PAKUSARI – Truk gandeng nopol P 8652 UW yang sarat dengan batu bara kemarin mogok di tanjakan jalur Jember - Banyuwangi tepatnya di Desa / Kecamatan Pakusari . Akibatnya mogoknya truk gandeng yang dikemudikan Syafii, 37 warga Kecamatan Kalibaru Banyuwangi itu, beberapa mobil yang melintas terganggu. Sialnya lagi, truk gandeng yang mengangkut 37 ton baru bara dari tanjung perak Surabaya itu berhenti ditanjakan yang agak menikung. Sehingga, kendaraan yang melintas harus bergantian agar bisa berjalan. Menurut Syafii, biasanya truk gandeng yang disopiri itu mengangkut lebih dari 37 ton batu bara. ‘’ Tetapi selalu enak dan kuat melintas ditanjakan ini,’’ katanya. Memang sejak perjalanan dari perak truk gandengnya ini memang kurang enak. Rencanaya 37ton batubara ini akan diangkut ke Banyuwangi. Untuk mengevakuasi truk gandeng ini harus ditarik dengan menggunakan truk besar yang penuh dengan muatan. Bahkan macetnya truk pengangkut batu bara ini langsung direspons oleh jajaran Polsek Pakusari. Agar tak terjadi kemacetan Kapolsek AKP Sutomo turun ke lokasi bersama lima anggotanya. Kelima anggota polsek itu langsung turun ke jalan untuk mengatur jalan yang padat dengan kendaraan besar itu. Truk baru dievakuasi setelah ditarik dengan truk yang melintas sekitar pukul 12.15 kemarin. Kapolsek Pakusari AKP Sutomo mengatakan, memang di jalan yang menanjak sebelah timur kantor Balai Desa Pakusari ini sering terjadi truk gandengan ngadat di tengah jalan. ‘’ Apalagi sopir tidak paham dengan kondis jalan yang sedikit menanjak, ‘’kata kapolsek. (jum/wah/jpnn).

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

Rebutan Layangan, Tetangga Ditikam SEMBORO - Warga Dusun Kandangan, Desa Pondokdalem, Kecamatan Semboro mendadak dihebohkan dengan penusukan terhadap Rijal, 26 warga setempat. Pelaku penusukan adalah Nur, 26 dan Rad, 19 yang masih tetangga korban sendiri. Akibat penusukan itu, Rijal mengalami luka tusuk cukup parah di bagian punggungnya dan harus dilarikan ke Puskesmas Tanggul untuk menjalani perawatan. Namun karena kondisinya parah, korban dirujuk ke RS Jatiroto – Lumajang. Menurut beberapa saksi di

lapangan, peristiwa itu diduga dipicu masalah sepele. “Kabarnya hanya rebutan layangan saja, ‘’kata salah seorang saksi. Saat itu, korban sedang berjalan di pinggir jalan. Tiba-tiba kedua pelaku datang menghampiri korban dan langsung menusuknya dari belakang. Diserang mendadak seperti itu, korban tak bisa melawan dan langsung ambruk bersimbah darah, dengan luka tiga tusukan dibagian pinggangnya. Kejadian itu segera diketahui warga setempat yang segera melerai perkela-

hian itu dan merebut pisau dari tangan pelaku. Kemudian, kedua pelaku langsung kabur meninggalkan korban yang saat itu sudah terkapar dengan bersimpah darah. Tak berselang lama, puluhan warga langsung berdatangan di lokasi kejadian. Selanjutnya korban dilarikan ke Puskesmas Tanggul untuk menjalani perawatan. Menurut petugas Puskesmas, korban mengalami tiga luka tusukan di bagian pinggangnya. “Tiga tusukan itu lebar sekitar tiga sentimeter, tapi dalamnya mungkin lima sentimeter.,” kata salah

Pasokan BBM Ditambah 40 Persen

GELAR PASUKAN

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

OPERASI KETUPAT: Kapolres AKBP Jayadi dan jajaran Muspida Jember memeriksa kesiapan pasukan.

450 Petugas Amankan Perayaan Lebaran JEMBER – Sebanyak 450 petugas dari berbagai unsur akan mengamankan perayaan Lebaran di Jember tahun ini. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ketupat mengikuti gelar pasukan, kemarin. Selain dari Polri, ada jajaran TNI, Dinas Perhubungan (Dishub) Jember, satpol PP, dan sebagainya. Kapolres Jember AKBP Jayadi mengatakan, Operasi Ketupat 2012 diselenggarakan serentak di seluruh polda dan satuan kewilayahan untuk menunjukkan kesiapan Polri beserta unsur terkait dalam mengamankan Lebaran. ‘’Sehingga, masyarakat di seluruh Indonesia dapat merayakan Idul Fitri secara aman, nyaman, tertib, dan lancar,’’ katanya. Dalam kesempatan itu, Kapolres mengimbau masyarakat tidak mudik dengan sepeda motor. Sebab, berisiko tinggi karena motor tidak didesain untuk perjalanan jauh. Masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan berbagai moda transportasi yang ada. “Hindari sikap dan tindakan-tindakan tidak simpatik, arogan, serta tidak mencerminkan karakter jati diri sebagai sosok pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegasnya. (jum/rid/c1/har/jpnn)

sorang petugas Puskesmas. Dengan kondisi seperti itu, korban ini langsung di rujuk ke RS Jatiroto – Lumajang. Karena luka yang cukup parah, akhirnya setelah ditangani di RS Jatiroto, selanjutnya korban dirujuk ke RSD dr Soebandi Jember. S e m e nt a ra d i l o k a s i k e ja d i a n , petugas berhasil mengamankan sebilah pisau panjang yang diduga milik pelaku. Polisi langsung melakukan olah kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. (jum/wah/jpnn)

JUMAI/RADAR JAMBER

DIPENUHI WISATAWAN: Pengunjung memadati tempat wisata Pantai Watu Ulo, Kecamatan Ambulu, Jember.

Watu Ulo Disewa Rp 80 Juta Selama 13 Hari Libur Lebaran AMBULU – Untuk mengoptimalkan pendapatan dari pantai Watu Ulo, Ambulu, Pemkab Jember tahun ini kembali menyewakan pengelolaan pantai legendaris itu ke pihak swasta. Dari sewa pengelolaan Watu Ulo itu, pemkab mendapat pemasukan Rp 80 juta dari masa sewa selama 13 hari (19 Agustus hingga 2 September 2012). Demikian dikemukakan Suto Wijoyo, direktur CV Massawil Lestari Bahari, Jember, selaku pemenang sewa pengelolaan Watu Ulo selama lebaran tahun ini. “Ada kenaikan dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp 70 juta,” katanya kepada koran ini kemarin (12/8).

Suto yakin bisa membukukan pendapatan maksimal. Hal itu berkaca pada perolehan pendapatan dari pengelolaan Watu Ulo tahun lalu yang juga dikelolanya. Tahun lalu pihaknya cukup sukses mengelola Watu Ulo dengan menampilkan berbagai even yang mampu menarik wisatawan. “Terutama yang menjadi agenda wajib adalah parade cikar atau pegon,” Imbuh Suto. Parade cikar tersebut, kata dia, selain bertujuan menjaga warisan leluhur agar tidak punah, juga mengajak masyarakat Ambulu dan sekitarnya untuk lebih memiliki Watu Ulo sebagai bagian dari kekayaan masyarakat. Parade cikar itu akan dilaksanakan pada hari raya ketupat atau H+7 Lebaran. Selain itu, lanjut Suto, pihaknya juga menghadirkan berbagai

hiburan untuk wisatawan yang berkunjung ke Watu Ulo. Salah satunya adalah performance artis Surabaya yang sedang naik daun Irma Permatasari. Tak cukup menampilkan berbagai even hiburan, pihaknya juga menyediakan hadiah lima unit HP setiap hari. Untuk melayani wisatawan dengan maksimal, Suto mengatakan, pihaknya akan mengerahkan 65 petugas yang direkrut dari masyarakat sekitar Watu Ulo. Mereka akan bertugas menjadi porter, ticketing, keamanan pengunjung, keamanan kendaraan, serta keamanan laut. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, lanjut dia, pihaknya menugaskan sekitar 15 anggota tim SAR laut untuk menjaga keamanan masyarakat di laut. (ram/har/jpnn)

JEMBER – Menghadapi Lebaran tahun ini, Pertamina akan mengamankan pasokan BBM di Jatim dengan menambah pasokan hingga 40 persen. Untuk Jember, bila pada hari biasa disuplai dari Depo Pertamina di Banyuwangi, selama Lebaran nanti juga di-back up dari Surabaya. Asisten Manager External Pertamina Wilayah Jatim Eviyanti Rofraida mengatakan, penambahan pasokan BBM sudah dilakukan sejak awal Juli sebanyak 10 persen. “Sesuai pengalaman sebelumnya menjelang Lebaran akan dilakukan penambahan hingga 40 persen agar tidak terjadi kelangkaan BBM di seluruh SPBU di Jember dan sekitarnya,” tutur Eviyanti Rofraida. Dia menjelaskan, untuk mengantisipasi keterlambatan distribusi akibat padatnya arus lalu lintas pada Lebaran nanti, Pertamina juga sudah melakukan penambahan armada tangki distribusi. Armada cadangan juga disiapkan di masingmasing kabupaten. ”Tangki cadangan ini akan bergerak ketika truk tangki primer mengalami gangguan di perjalanan,” jelasnya. Sementara, lanjut Eviyanto, stok BBM nonsubsidi dipastikan masih cukup untuk kebutuhan hingga dua bulan ke depan. Namun, karena ada pembatasan dari pemerintah, stok BBM nonsubsidi hanya tersedia untuk kebutuhan selama dua minggu ke depan. “Tapi, stok masih aman,” tegasnya. Untuk itu, Pertamina menyarankan pemilik SPBU melakukan pemesanan lebih banyak dibanding hari biasanya. Bahkan, pihaknya sudah bekerja sama dengan pihak perbankan agar melayani transaksi pemesanan BBM pada hari libur, seperti pada Sabtu dan Minggu. “Perbankan kami minta untuk bias melayani pembayaran DO (delivery order) BBM meski hari libur,” tuturnya. Meski pembatasan BBM bersubsidi untuk kendaraan pelat merah dilaksanakan berdekatan dengan Lebaran, dia menjamin, pasokan BBM nonsubsidi jenis pertamax sangat aman. “Kalau untuk pertamax tidak masalah, stok banyak. Berapa pun permintaan bisa dipenuhi. Hanya, yang bisa jadi kendala adalah kelancaran distribusi BBM,” ungkapnya. Pertamina mencatat, hingga kini di Jatim masih ada sekitar 40 persen SPBU yang belum dilengkapi dengan pengisian BBM jenis pertamax. (aro/c1/har/jpnn)

Puri Gumuk Merang Buka Bersama Anak Yatim Dihadiri Patrapis dari Dalam dan Luar Kota BANYUWANGI – Halaqoh (majelis) Patrap Puri Gumuk Merang menggelar hajatan. Kali ini, halaqoh pimpinan H. Slamet Utomo itu memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan buka bersama dengan tokoh agama dan pejabat. Tak ketinggalan Ketua MUI Banyuwangi, KH. Hasan Dailami Ahmad, Kapolres Banyuwangi yang diwakili Kompol Agus Dwi Jatmiko serta keluarga besar majelis Patrap Puri Gumuk Merang dari dalam dan luar kota turut hadir. Acara didahului dengan sambutan oleh Ketua panitia Slamet Supar-

diono. Selanjutnya praktik zikir yang dilakukan para anak yatim piatu dengan dibimbing anggota Patrap Puri Gumuk Merang. Mereka membimbing anak yatim piatu untuk mengambil sikap zikir sempurna, yaitu sikap orang yang berserah diri kepada Allah secara total. Menggantungkan hidupnya dan matinya hanya diperuntukkan kepada Allah. “Sikap zikir sempurna ini dari zikir Rasulullah. Keadaan seperti itulah yang dimaksudkan Islam sebagai kepasrahan dan kepercayaan atas kekuasaan Allah, perlindungan, kedekatan dan kemaha-tinggian Allah diatas segala-galanya,” kata ketua panitia, Slamet Supardiono. Slamet menambahkan, selama Ramadan ini, anggota halaqoh Patrap

Puri Gumuk Merang selalu belajar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, setiap malam pun i’tikaf dilakukan di Puri Gumuk Merang ini. “Tujuannya untuk sadar dalam segala keadaan, perilaku yang benar benar perilaku, maka patrap sebenarnya adalah perilaku kehidupan atau perbuatan dengan mengikutsertakan Allah Swt.,” katanya. Sementara itu, Ketua MUI Banyuwangi, KH. Hasan Dailami Ahmad mendukung halaqoh Patrap Puri Gumuk Merang. Dijelaskannya, majelis binaan H. Slamet Utomo itu adalah sebuah nama untuk mengingat/zikir kepada Allah SWT. ”Mengingat Allah dengan cara patrap ini hati menjadi tenang dan mantab bersama Allah,’’ kata Dailami. (adv/aif)

TOHA/RaBa

TAMU ISTIMEWA: Ketua MUI KH. Hasan Dailami Ahmad hadir di acara santunan di Puri Gumuk Merang didampingi H. Slamet Utomo (dua dari kiri).


38

Senin 13 Agustus 2012

RUMAH ROTI

Paket Bed Set di Podo Seneng KONSUMEN semakin dimudahkan dengan pilihan paket mebel. Seperti yang ditawarkan mebel Podo Seneng. Mebel yang beralamat di Jalan PB Sudirman ini memberikan alternatif bedset perlengkapan kamar dengan harga paket. Dengan model bahan dan warna yang menyesuaikan karakteristik ruangan Anda, maka pilihan bed-set di Podo Seneng akan menjadikan ruangan nya-

man sesuai dengan yang diinginkan. “Kami berusaha memanjakan sekaligus memudahkan pilihan costumer dengan menyediakan paket pengisian rumah baru dan kantor. Tentunya dengan harga terjangkau. Jika Anda berminat, Podo Seneng menyediakan mebel bermutu, berkualitas, dan istimewa,” kata Candra, pengelola mebel Podo Seneng. Dikatakan, seluruh mebel di Podo Seneng

bisa didapatkan secara kredit tanpa bunga selama masa 6 atau 12 bulan. Cicilan tanpa bunga menggunakan kartu kredit BCA, Bank Mandiri, atau cicilan ringan bagi pengguna kartu kredit bank lainnya. Selain itu, kredit melalui FIF Spektra tanpa uang muka. Atau jika Anda melakukan pembayaran melalui kartu debit/kartu ATM, maka hadiah langsung akan menunggu,” pungkas Candra. (adv/als)

ISTIMEWA

LENGKAP: Mebel Podo Seneng juga memberikan tawaran bed set.

Aneka Nakas Percantik Ruang

YUSROH/RaBa

TAHAN EMPAT HARI: Roti Pillow buatan Rumah Roti, empuk, dan rasanya pas.

Pillow Jadi Big Seller

BANYAK orang menganggap nakas hanya sebagai pelengkap ranjang. Namun sebetulnya, Nakas tetap berfungsi sebagaimana mestinya, untuk tempat menyimpan perkakas. Ketika kita pulang kerja dan membawa pulang berkas-berkas, kita bisa menyimpannya dalam nakas. Koleksi nakas yang ada di Putra Arjuna Meubel Situbondo dapat dijadikan bahan referensi untuk mempercantik ruang tidur di rumah Anda. Hal itu karena koleksinya yang beraneka macam, baik corak, desain, maupun warna dan bahan baku yang digunakan. “Dengan memilih nakas yang bagus dan cocok dengan ruang, menjadi nilai tambah untuk keindahan kamar tidur,” tegas Alex, sapaan akrab pemilik Putra Arjuna Meubel Situbondo ini. (adv/als)

PERNAH mendengar bantal empuk yang bisa dimakan dan berasa lezat? Bantal itu hanya bisa ditemui di Rumah Roti, Jalan Basuki Rahmat, Kompleks Ruko Pasar Panji No 2, Situbondo. Roti yang sengaja dibentuk seperti bantal itu berukuran kurah lebih 12 x 25 cm. Bahkan, roti ini menjadi best seller. Dalam sehari, kurang lebih 30 buah roti Pillow terjual. Roti Pillow ini sangat empuk. Banyak orang yang menyukai justru karena empuknya. Satu hal yang akan kita rasakan ketika menyentuhnya karena empuknya. Anehnya, keempukan roti Pillow ini bisa bertahan hingga 3 sampai 4 hari. Berbeda dengan roti lain yang mungkin empuknya tidak seberapa, juga tidak bertahan lama. “Untuk bahan yang digunakan roti Pillow adalah cake dengan keju dan coklat,” kata Stevanus, pemilik Rumah Roti. (adv/als)

MADANIA RESIDENCE YUSROH/RaBa

MESIN PEMBERSIH: Dengan perangkat Injection Cleaner, proses kalibrasi injektor lebih akurat.

Permudah Proses Kalibrasi Injector INJEKTOR dalam kendaraan berfungsi sebagai pengapian kendaraan. Saat ini banyak kendaraan yang sistem pembakarannya sudah menggunakan injector. Namun, apabila kondisi injector tidak terjaga dan kotor, hal ini bisa menjalar kemana-mana. Performa mobil jadi menurun, misfire, mesin jadi kasar, atau bahkan NUGROHO/RaBa

PROSES PEMBANGUNAN: Ruko Madania Residence dilirik investor untuk pengembangan bisnis.

Buka Pameran di KDS MELALUI kantor pemasarannya di Jalan KH. Hasyim Asyhari Genteng, para investor bisa meminta informasi seputar Madania Residence. Sebab, hampir setiap hari kantor pemasaran Madania Residence tidak pernah sepi dari tamu. Mulai kalangan pengusaha, pegawai negeri, anggota TNI/Polri, politikus, maupun wiraswastawan mendatangi kantor itu. Di kantor pemasaran tersebut, terdapat maket Madania Residence 1 dan 2. Sehingga para tamu yang datang bisa langsung melihatnya. Juga bisa melangsungkan transaksi pembelian. Selain kantor pemasaran yang terletak di seberang jalan Madania Residence 1, ada juga outlet pemasaran di KDS Departemen store. Informasi Madania Residence bisa menghubungi (0333) 844444. (adv/als)

CELLINE’S

ISTIMEWA

BERMEREK: Tambah koleksi sandal Anda di Celline’s.

Melengkapi Silaturahmi Lebaran LEBARAN semakin dekat. Perayaan hari raya nan fitri itu seolah belum lengkap tanpa kelengkapan menyambut hari penuh kemenangan tersebut. Selain berbusana rapi, kelengkapan silaturahmi juga terasa belum afdol jika belum dilengkapi koleksi sandal dan sepatu dari Celline’s Collection. Celline’s Collection hadir untuk memenuhi semua kebutuhan kenyamanan untuk bersilaturahmi. Outlet yang terletak di di pusat kota Banyuwangi ini menawarkan banyak ragam dan jenis sepatu dan sandal menarik. Sebab, di tempat ini hanya memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Khusus selama Ramadan dan Lebaran kali ini, Celline’s Collection memberikan diskon bagi pelanggannya. Diskon besar diberikan mulai 20 hingga 40 persen diberikan untuk semua produk sandal dan sepatu. Jadi, jangan tunggu lebih lama, segera datangi tempat yang berada di Jalan Dr Jalan Jenderal Sudirman 174 Banyuwangi ini. (nic/als)

mobil jadi sulit ketika distarter. Ketika menangani mobil dengan masalah injektor yang kotor dan tersumbat, Indonesia Motor Situbondo didukung dengan perangkat Injector Cleaner. Perangkat ini memudahkan proses kalibrasi pada injector yang bermasalah. Terlebih dahulu, injector dibersihkan dengan

menggunakan ultrasonic pada perangkat Injector Cleaner. Kemudian adalah kalibrasi injector dengan memperhatikan proses penyemprotan injektor. “Proses kalibrasi ini berfungsi untuk lebih memastikan tidak ada bagian yang tidak merata,”kata Iwan Sutikno dari Indonesia Motor Situbondo. (adv/als)

Pengusaha Jember Borong 8 Kaus OUTLET KaOsing makin dikenal. Bukan hanya berasal dari Banyuwangi, pembeli kaus produk KaOsing juga berasal dari luar kota Banyuwangi. Seperti kemarin malam, pemilik House Music Jember Agus Susanto mengunjungi outlet KaOsing yang terletak di Jalan A. Yani 93-C (selatan selatan kantor Pemkab Banyuwangi, tepatnya persis depan Pengadilan Agama Banyuwangi). Dia tidak sendiri, melainkan bersama Taufik Adi Nugroho, Branc Manager PT Temprina Media Grafika Jember dan Edy Sutanto. Agus yang juga tercatat sebagai ketua IPJ (Ikatan Pengusaha Jember) itu tidak menyangka kalau di Banyuwangi ada outlet kaus eksklusif. Yakni, mengangkat tema-tema yang terkait dengan kekayaan budaya Bumi Blambangan. Setelah memilih-milih, dia akhirnya memborong empat kaus. Tiga pieces (pcs) dihadiahkan untuk anak dan istrinya. Sedangkan yang satu untuk dirinya sendiri. Yakni, Banyuwangi Heritage. Bahkan, kaus warna abuabu lengan panjang itu langsung dia pakai. ’’Wah, ternyata setelah pakai kaus ini langsung seperti

Kaca Film Maxxigard Performa Sempurna ANDA memerlukan kaca film adalah karena kaca film memiliki nilai estetika, artistik, futuristik, dan secure. Manfaat kaca film dari segi estetika salah satunya membatasi penglihatan dari luar ruangan. Sehingga privacy Anda dapat terjaga. Menolak panas matahari tanpa perlu berlindung di balik tirai konvensional. Memilih kaca film, Maxxigard adalah pilihan yang tepat. Sebab, kaca film Maxxigard ini selain memberikan manfaat artistisk, juga bisa membantu keamanan Anda saat berkendara. Kaca film Maxxigrad merupakan hasil olahan teknologi yang semakin baik kemampuannya menolak panas dengan performa yang semakin tahan lama. Dengan selembar kaca film, panas dari sinar matahari dapat ditolak agar tidak masuk ruangan. Pasang kaca film Maxxigard, garansi lima tahun bisa dilakukan AGUUNG Variasi mobil Jalan A. Yani Nomor 84, (0333) 413226, Banyuwangi. (adv/als)

ISTIMEWA

PENGUSAHA JEMBER: Taufik Adi Nugroho (kiri) dan Agus Susanto foto di depan dinding outlet KaOsing

boss,’’ kelakarnya sambil berdiri di depan cermin di dalam outlet KaOsing dan langsung disambut ger-geran pembeli lain. Sementara itu, Taufik Adi Nugroho membeli dua kaus. Selain untuk dirinya sendiri, satu kaus lagi untuk istrinya. Selain tertarik pada designdesign eksklusif yang dirilis, dua tokoh pengusaha muda Jember itu mengaku sangat mengagumi layout outlet KaOsing. ’’Ya, tempatnya memang tidak terlalu besar. Tapi, karena digarap dengan total, maka outlet KaOsing jadi sebuah tempat yang bagus dan nyaman. Terasa se-

kali nuansa seninya sangat kental,’’ puji Taufik. Pengelola outlet KaOsing, Tasya Madina mengatakan, KaOsing akan terus meningkatkan tokonya. Selain akan terus merilis design-design baru, tim kreatif KaOsing akan terus meningkatkan pernik-pernik di dalam toko. Tentunya, diisi dengan aksesoris-aksesoris yang berbau kekayaan budaya Banyuwangi. ’’Silakan datang dan nikmati outlet KaOsing. Beli produk kami yang orisinil,’’ promosinya sambil menegaskan bahwa KaOsing sudah teregistrasi dalam daftar paten Indonesia. (adv/als)

Pakai Cardinal Lebih Mantap DI BULAN Ramadan ini, KDS Dept. Store Genteng bersama Cardinal brand fashion dengan motto ‘The Ultimate Choice’ menyediakan banyak koleksi produk untuk keluarga Anda dalam berbusana. Menggunakan bahan pilihan berkualitas dan fashionable, membuat Anda tampil gaya dan trendy untuk menemani Anda sekeluarga dalam memasuki bulan puasa dan Idul Fitri tahun ini. Cardinal pilihan utama karena memiliki koleksi terlengkap. Tersedia berbagai koleksi. Mulai dari celana, kemeja, kaos berkrah, dan kaos oblong bagi pria dan wanita, hingga sepatu, sandal, serta accecories pakaian seperti ikat pinggang, tas dan topi. (adv/als)

YUSROH/RaBa

NILAI TAMBAH: Nakas berfungsi tidak hanya sebagai pelengkap ranjang.

TOHA/RaBa

LEBIH AMAN: Pemasangan kaca film Maxxigard di Aguung Varias, Jl. A. Yani Banyuwangi.

Damai MMC Juga Koleksi Tas BERTUJUAN memberikan kelengkapan busana menyambut Lebaran, Damai MMC juga menyediakan berbagai macam koleksi tas dengan kualitas yang bagus. Koleksi tas yang dijual di Damai MMC ini tidak hanya untuk wanita. Melainkan juga tersedia untuk pria. Dengan model dan ragam warna yang beraneka, tentunya akan memudahkan konsumen dalam menentukan pilihan. Terutama untuk menyesuaikan dengan busana yang akan dipakai saat Lebaran nanti. “Jika berminat, silakan datang dan melihat koleksi tas kami, agar dapat tampil lebih pas saat Lebaran nantinya, di Damai Multimedia Centre, Jl Irian Jaya No 70 Situbondo,” terang Wiwik Swandayani, Executive Manager Damai MMC Situbondo. (adv/als)

YUSROH/RaBa NUGROHO/RaBa

LENGKAP: KDS Dept. Store Genteng hadir memenuhi kebutuhan fashion.

KAYA RAGAM: Salah satu pelanggan saat memilih koleksi tas di Damai MMC Situbondo.


Senin 13 Agustus 2012

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Perjalanan Malam untuk Hindari Panas n PEMUDIK... Sambungan dari Hal 29

Sedangkan penumpang kendaraan roda empat (R4), PT IF Ketapang memprediksi naik menjadi 125.925 unit. Pada mudik tahun lalu, penumpang kendaraan R4 hanya sekitar 118.791 saja. “Semua penum-

pang dan jenis kendaraan meningkat cukup tajam,” katanya. Jika dibanding dengan penumpang, kapasitas pelabuhan Ketapang sudah tidak layak. Sebab, jumlah penumpang yang menggunakan jasa pelabuhan sudah di atas angka 1 juta orang. Sedangkan kapasitas pe-

labuhan hanya mampu menampung dibawa angka 1 juta. Hanya, penumpang kapal feri tidak terlihat seperti penumpang kapal terbang. “Penumpang penyeberangan tidak terlihat, karena berada dalam mobil dan langsung masuk ke dalam kapal,” tegasnya. Sementara situasi penyebe-

rangan di pelabuhan Ketapang mulai menunjukkan kepadatan yang berarti sejak kemarin malam. Ratusan kendaraan para pemudik sudah memadati area pelabuhan Gilimanuk untuk menyeberang ke Pulau Jawa. Kepadatan penumpang arus mudik Lebaran itu, ungkap Saharuddin, terjadi pada malam

Siapkan Banyak Lokasi Parkir n ANGGAP... Sambungan dari Hal 29

sebagai urat nadi ekonomi kawasan selatan Indonesia perlu mendapat perhatian lebih,” ujarnya. Dalam pertemuan yang juga dihadiri Bupati Abdullah Azwar Anas; Kepala Cabang (Kacab) PT Indonesia Ferry Ketapang, Waspada Heruwanto; Kapolres AKBP Nanang Masbudi; Dandim Letkol (Kav) Muslimin Fahsah; Danlanal Letkol Laut (P) M. Nazief; dan jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi, tersebut Wamenhub memaparkan, beberapa hal yang harus diperhatikan oleh

Administrator Pelabuhan dan Operator Penyeberangan ASDP. Di antaranya, keselamatan; koordinasi antar pemangku kepentingan; komunikasi kepada masyarakat; kepedulian terhadap penumpang lanjut usia (lansia), wanita, dan anakanak; dan keteraturan dalam menjaga antrean kendaraan dan penumpang. Wamenhub menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi kepada pengelola armada penyeberangan, jika tetap nekat mengoperasikan armada yang tidak lain jalan. “Kita akan memberikan sanksi sesuai dengan pelanggarannya,” tegasnya.

Sementara itu, dalam paparannya Kacab PT Indonesia Ferry Ketapang, Waspada Heruwanto mengatakan, lahan parkir kendaraan di areal Pelabuhan Ketapang mencapai 323 unit. Tidak hanya itu, untuk mengantisipasi membeludaknya jumlah kendaraan, pihak ASDP juga menyiapkan lahan parkir di beberapa lokasi. Antara lain, di lapangan Stasiun Banyuwangi Baru dengan kapasitas 250 unit kendaraan, di terminal Tanjung Wangi dengan daya tampung 1.250 unit kendaraan, dan di lahan milik PT ASDP di Kelurahan Bulusan dengan kapasitas 2.000 unit kendaraan.

Waspada menambahkan, pada musim mudik Lebaran tahun ini, pihaknya menyediakan 35 unit kapal dengan total trip mencapai 6.421 kali. Dia memprediksi, jumlah penumpang yang akan menyeberang mencapai 1.072.045 orang, kendaraan roda dua mencapai 159.722 unit, dan kendaraan roda empat berjumlah 125.925 unit. “Dalam kondisi normal, kapal yang beroperasi 27 unit. Dalam kondisi padat kapal yang beroperasi 30 unit. Sedangkan dalam kondisi sangat padat penumpang, 35 unit kapal akan beroperasi seluruhnya,” pungkasnya.(sgt/bay)

Menekan Harga dengan Operasi Pasar n HANYA... Sambungan dari Hal 29

Semua stakeholder yang hadir juga turut membagikan paket sembako gratis tersebut. Proses pembagian itu sendiri pun berjalan lancar dan tertib. Beberapa orang jompo yang turut dalam kegiatan ini pun bisa dengan mudah mendapatkan bantuan yang diberikan orang nomor satu di Pemprov Jatim. Tidak heran dalam waktu tidak kurang dari 45 menit,

sebanyak 5.000 paket sembako gratis yang dibungkus dalam tas bergambar Soekarwo dan Gus Ipul itu langsung ludes. Disinggung soal kegiatan pembagian paket sembako gratis ini, Gubernur Soekarwo menuturkan ini merupakan program rutin dari Pemprov Jatim. Ada 90.000 paket sembako yang disiapkan untuk sejumlah wilayah di Jatim. Anggaran yang disediakan untuk pengadaannya mencapai Rp 10 miliar. Dijelaskannya, situasi saat

ini harga memang mengalami grafis turun naik. Untuk membantu masyarakat kurang mampu, selain menyediakan paket sembako gratis. Pemprov juga melakukan kebijakan strategis dengan melakukan subsidi kepada masyarakat. Subsidi ini diberikan dengan membiayai ongkos angkut kebutuhan pokok kepada masyarakat. Lewat operasi pasar, Pemprov Jatim menyediakan dana Rp 12,5 miliar untuk menekan harga. Total keseluruhan le-

wat scenario kedua kegiatan tersebut, Pemprov Jatim mengalokasikan dana Rp 22,5 miliar. Hasilnya pun sudah mulai terlihat. “Beberapa kebutuhan pokok masyarakat terpantau turun,” katanya. Gubernur Soekarwo mengakui, ada beberapa komoditas yang tidak mengalami penurunan harga. Sebaliknya harga daging sapi di pasaran justru malah naik. Penyebabnya adalah memang dari bahan bakunya berupa ternak sapi sudah naik. (nic/bay)

Populasi Penyu Hijau Terbatas n ANAK... Sambungan dari Hal 29

Hal itu dilakukan karena pantai tersebut sering menjadi

tempat pendaratan penyu selain di Pantai Sukamade. “Pantai Rejegwesi ini masih wilayah Taman Nasional Meru Betiri,” katanya.

Dia menambahkan, rangkaian kegiatan itu semata bertujuan untuk mengajak masyarakat agar lebih mencintai satwa yang dilindungi. Sehingga ke

depan, warga bisa ikut menjaga penyu dari kepunahan. “Populasi penyu sangat terbatas, maka perlu dijaga dari kepunahan,” katanya.(abi/bay)

Berkas Dibawa ke PN Hari Ini n DITAMBAH... Sambungan dari Hal 29

Seperti diberitakan sebelumnya, berkas kasus pembunuhan di Dusun Trembelang, Desa/Kecamatan Cluring itu sudah dinyatakan sempurna alias P21 oleh Kejari. Untuk menjerat tiga pelaku, ketiganya dikenai Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal, pasal 338 tentang

pembunuhan, dan pasal 340 tentang pembunuhan yang direncanakan. Dari ketiga pasal dalam KUHP itu, yang paling berat adalah pasal 340. Bila ketiga tersangka sampai terbukti melakukan unsur-unsur yang ada dalam pasal ini, maka hukuman maksimalnya adalah mati. “Kita tambahi pasal 170 tentang pengeroyokan,” sebut jaksa Dodik. Menurut Dodik, penerapan pasal 170 bagi para tersangka

itu dianggap sangat pas. Sebab, ketiga pelaku itu saat menganiaya korban dilakukan dengan cara bersama-sama. Dan pasal ini, sebut dia, dianggap sangat kuat untuk menjerat ketiga tersangka itu. “Pasal 170 jelas masuk, karena mereka mengeroyok. Lebih jelas nanti ikuti sidangnya,” kata jaksa tersebut. Kapan berkas didaftarkan ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi? Dodik dengan tegas menjawab, berkas akan diki-

rim secepatnya. Rencananya, dia akan datang ke PN untuk melimpahkan berkas kasus tersebut hari ini. “Senin besok (hari ini) akan saya limpahkan ke PN,” ujarnya. Bila Senin ini berkasnya didaftarkan ke PN, Dodik memperkirakan pelaksanaan sidang perdana akan dimulai setelah hari raya Idul Fitri mendatang. “Untuk dakwaan pada ketiga tersangka sudah siap,” cetusnya. (abi/bay)

Lari Semburat Masuk Hutan n TUJUH... Sambungan dari Hal 29

Empat sepeda pancal yang digunakan untuk mengangkut gelondongan kayu itu berhasil diamankan. “Para pelaku berhasil kabur,” cetus Kapolsek Siliragung AKP Subandi kemarin (12/8). Kawanan penjarah hutan itu

ketahuan petugas gabungan yang sedang patroli di sekitar hutan Pecemengan, Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung. “Kita gelar patroli pagi,” kata Subandi. Saat patroli di sekitar hutan, petugas melihat iring-iringan sepeda pancal yang sedang mengangkut gelondongan kayu jati. Mereka langsung

semburat ketika melihat petugas datang. “Para pelaku kabur dan menghilang ke tengah hutan,” sebut Subandi. Tujuh gelondong kayu jati ditinggal beserta empat sepeda pancal. Untuk keperluan pengusutan, kayu dan sepeda pancal dibawa ke polsek. “Pelakunya ini ada empat orang,

masih kita selidiki,” cetusnya. Menurut Kapolsek Subandi, dari tujuh gelondong kayu jati yang diamankan itu dua gelondong sepanjang enam meter, dan lima gelondong lainnya sepanjang empat meter. “Kayunya cukup bagus dengan diameter lumayan agak besar,” ungkapnya. (abi/bay)

Pria 76 Tahun, Perempuan 64 Tahun n SEPAKAT... Sambungan dari Hal 29

Bahkan kali ini pesertanya mencapai 15 pasang pengantin. “Selama ini masyarakat menganggap menikah di bulan Ramadan, itu kurang baik. Padahal sebaliknya, justru menikah di bulan suci ini sangat baik, karena doa kita di-mustajab,” ujar kepala KUA Kalipuro, Lukman Hakim. Sementara itu, satu di antara 15 pasang mempelai tersebut cukup menyedot perhatian pengunjung. Karena pasangan yang sama-sama berasal Kelurahan Gombengsari tersebut sudah berusia lanjut. Mereka adalah Muzadik, 76, dan Siti Aisyah, 64. Pernikahan kali ini merupakan pernikahan kali kedua mereka. Sebelumnya, Muzadik sudah berstatus duda mati sejak 26 Januari 2006. Sedangkan Siti juga berstatus janda mati sejak 25 Maret 2007. “Kami memutuskan menikah agar bisa saling menjaga satu sama lain,” kata Siti. Lebih lanjut Siti mengakui, dirinya dan Muzadik sudah saling menyayangi. Pernikahan di usia “senja” tersebut pun lebih didasari keinginannya untuk mengabdi kepada sang suami. “Saya ingin merawat bapak dengan sebaik-baiknya. Begitu juga sebaliknya, saya ingin ada yang merawat saya jika sewaktuwaktu sakit,” tuturnya diamini Muzadik. Singkat kata, setelah berkumpul di KUA

Kalipuro, seluruh pasangan pengantin tersebut diarak dengan berjalan kaki ke Masjid Besar Raudlatussalam, Kelurahan/ Kecamatan Kalipuro. Di masjid tersebut, mereka lantas melakukan ijab kabul. Nah, pada momen ijab kabul inilah kejadian menarik lainnya terjadi. Meskipun rata-rata peserta nikah masal tersebut sebelumnya berstatus duda dan janda, ternyata saat ijab kabul, pihak mempelai suami tetap grogi. Akibatnya, ijab kabul itu pun terpaksa diulang hingga dua bahkan tiga kali, sampai mempelai pria mengucapkan kalimat ijab dengan benar. Tentu saja warga sekitar yang menyaksikan prosesi ijab kabul itu cekikikan melihat kejadian tersebut. Kebahagiaan 15 pasangan suami istri (pasutri), itu semakin berlipat lantaran usai ijab kabul dan menandatangani surat nikah yang berarti hubungan mereka sudah resmi dan diakui negara, mereka

lantas mendapat santunan sebesar Rp 200 ribu. “Pernikahan gratis ini kami gelar sebagai upaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekitar,” tandas Ketua KUA Kalipuro, Lukman Hakim. Lukman menambahkan, nikah masal itu sebenarnya sudah disosialisasikan sejak 1,5 bulan yang lalu. Namun sayang, dari target 45 pasang pengantin yang berasal dari seantero Kecamatan Kalipuro, nyatanya jumlah peserta yang mendaftar hanya 15 pasang dari dua kelurahan dan satu desa. Rinciannya, 5 pasangan asal Kelurahan Kalipuro, 5 pasang berasal dari Kelurahan Gombengsari, dan 5 pasang asal Desa Ketapang. “Target 45 pasang pengantin itu kami sesuaikan dengan tahun Proklamasi Kemerdekaan RI. Sebab, nikah masal kali ini juga kami adakan untuk memperingati HUT kemerdekaan RI,” pungkasnya. (bay)

hari dan pagi hari. Pemudik yang datang pada malam hari, mereka yang berangkat dari Bali seusai melaksanakan salat tarawih. Sementara itu, pemudik yang tiba pada pagi hari, mereka yang lepas dari Bali setelah melakukan makan sahur. Mereka memilih perjalanan malam hari, untuk menghindari

terik matahari. Jauh hari sebelumnya, kata Saharuddin, pihaknya sudah mengimbau calon pemudik tidak pulang bersamaan jelang pelaksanaan Idul Fitri. Seruan itu dilakukan, untuk menghindari antrean panjang di pelabuhan Gilimanuk. “Kalau mudik lebih awal, jelas akan terhindar dari antrean pan-

jang. Puncak kepadatan arus mudik kita prediksi mulai H-3,” tegas Saharuddin. Sedangkan peningkatan penumpang saat ini berkisar antara 25 hingga 30 persen dari tahun sebelumnya. Peningkatan penumpang itu, akan terus meroket seiring dengan semakin dekatnya pelaksanaan Lebaran.(afi/bay)

Ditangkap Satpam Ramayana n NGUTIL... Sambungan dari Hal 29

Selain mengamankan dua tersangka, kaus yang sempat dibawa tersangka juga diamankan di polsek untuk dijadikan sebagai barang bukti (BB). “Dua tersangka ini diduga sering beraksi,” cetus Kapolsek Blambangan AKP I Ketut Redana melalui Kasi Humas Aiptu Monip. Aksi ngutil kaus itu terjadi sekitar pukul 21.00. Dengan mengendarai motor, Sony yang tinggal di Dusun Gumukagung, Desa Gitangan, Kecamatan Rogojampi, datang ke Ramayana Mall bersama Reni asal Dusun

Timurejo, Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi. “Keduanya masuk Ramayana dan pura-pura akan belanja,” kata Aiptu Monip. Ketika melihat-lihat pakaian dan merasa aman, Sony dengan cepat mengambil kaus yang sedang dipajang. Kaus itu selanjutnya diserahkan pada Reni. “Reni dengan membawa kaus keluar dulu, lalu disusul oleh Sony,” jelasnya. Tanpa sepengetahuan mereka, Satpam pusat perbelanjaan itu ternyata sudah mengawasi gerak-gerik keduanya. Begitu keduanya melewati tempat kasir dan berjalan tempat parkir motor, Satpam langsung

membekuknya. “Kita datang ke lokasi setelah dikontak pihak Ramayana,” ujar Aiptu Monip. Sementara itu, Sony mengaku hanya mengantar Reni yang ingin belanja di Ramayana. Saat datang ke Banyuwangi, Sony mengaku dijemput oleh pacarnya. “Kami ke Banyuwangi naik motor, dan motornya milik Reni,” terang Sony pada polisi. Reni membenarkan keterangan yang diberikan Sony. Mereka akan belanja pakaian untuk keperluan Lebaran. “Saya bawa uang Rp 107 ribu, uang itu akan saya buat untuk membeli pakaian di Ramayana,” sebutnya.(abi/bay)

Dijerat Pasal Perzinaan n INDEHOI... Sambungan dari Hal 31

Karena merasa curiga, pukul 09.00 kemarin, AN., mencoba membuntuti sang istri yang berangkat berbelanja aksesoris HP di Dusun Cangaan. Nah, saat membuntuti tersebut, AN., sempat kehilangan jejak. Namun dia tak kehabisan akal dan mencoba mengecek di sebuah hotel di perbatasan Kecamatan Genteng dan Gambiran. Setelah dicek, ternyata sepeda motor sang istri terlihat diparkir di hotel tersebut. Kontan saja, dia semakin yakin bahwa SA, sedang bersama selingkuhannya. Tak mau terpancing emosi dan main hakim sendiri, AN langsung melapor ke Pos-

pam polisi yang tak jauh dari hotel tersebut. Begitu menerima laporan, polisi dan AN langsung mendatangi sebuah kamar hotel tersebut yang ditengarai kuat menjadi tempat SA dan M berbuat mesum. Begitu pintu kamar hotel diketok polisi dan dibuka, ternyata benar keduanya ada di dalam sedang berbuat mesum. “Saat itu juga keduanya kita bawa ke Mapolsek Genteng,” kata Kapolsek Genteng Kompol Heru Kuswoto. Kedua pasangan selingkuh tersebut juga sempat dimintai keterangan di ruang penyidik reskrim Polsek Genteng. “Namun karena tempat kejadian perkara (TKP) masuk wilayah

Polsek Gambiran, kasusnya kita serahkan ke Polsek Gambiran,” tuturnya. Sementara itu, Kapolsek Gambiran AKP Ibnu Mas’ud melalui Kanitreskrim Aiptu Bagio mengatakan, bahwa kasus tersebut akan terus dilanjutkan. “Keluarga kedua belah pihak sama-sama hadir di polsek, dan AN bersikukuh kasus tersebut harus terus dilanjutkan,” tandasnya. Atas perbuatannya tersebut, M dan SA dijerat dengan pasal 284 KUHP tentang perzinaan dengan ancaman hukuman sembilan bulan kurungan penjara. “Kedua pasangan selingkuh tersebut juga kita wajibkan lapor setiap hari Senin dan Kamis,” tandasnya. (azi/aif)

Guru TPA/TPQ Dapat Insentif n BUKBER... Sambungan dari Hal 31

Selain itu, secara simbolis juga menyerahkan bantuan dana APBD miliaran rupiah untuk insentif para guru TPA/ TPQ, insentif untuk Ketua RT/RW, Pokmas, serta dana pembangunan untuk beberapa kecamatan di Banyuwangi Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyampaikan beberapa program Pemkab Banyuwangi yang sudah berjalan, dan sedang dalam rintisan untuk me ngurangi jumlah pengangguran, termasuk rencana berdirinya pabrik industri gula terpadu di Kecamatan Glenmore. “Saya mohon didoakan, semoga diberi kekuatan dalam memimpin Banyuwan-

gi,” tandasnya. Sementara itu, usai acara bukber, ribuan hadirin termasuk bupati dan jajaran Forpimda yang lain, tidak langsung pulang. Namun mereka masih mengikuti peringatan malam Nuzulul Qur’an yang menghadirkan mubaligh tunggal dari Rogojampi, yaitu Ustadz Abdul Ghofar. (azi/aif)

48 Orang Belum Kembalikan n PERIKSA... Sambungan dari Hal 40

“Saksi dari sekwan dan pemkab sudah kita mintai keterangan,” imbuhnya Sekedar tahu, tanggungan tunjangan ganda Panitia Anggaran (Panggar) serta biaya perjalanan dinas tetap DPRD

1999-2004 dan 2004-2009 ternyata masih cukup besar. Hingga kini masih tersisa sekitar Rp 1,5 miliar. Kasi Datun Kejari Situbondo, Asih SH mengungkapkan, hingga akhir 2011, uang yang belum kembali masih tersisa Rp 1.555.737.500. Pada 2012 ini, hanya ada

pengembalian uang Rp 5 juta dari beberapa mantan anggota DPRD. Awalnya, total uang APBD yang harus dikembalikan sebesar Rp 1,9 miliar. Total anggota DPRD yang punya tanggungan sebanyak 80 anggota. Kini hanya tinggal 48 orang. Sisanya sudah melunasi. (pri/als)

BERKAT MINUM SUSU KAMBING MILKUMA, ASMA SAYA TIDAK PERNAH KAMBUH LAGI... JANGAN biarkan aktifitas Anda terhambat karena derita sesak nafas! Atasi segera dengan Milkuma, minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu kambing peranakan ettawa segar dan Gula Aren. “Sejak 2 tahun yang lalu, saya mudah terserang sesak nafas, nafas jadi terasa berat dan badan mudah capek. Padahal, aktifitas saya sebagai pelajar kini mulai padat.” Terang Alesandro, warga Surabaya, Jawa Timur. “Untunglah sekarang saya tahu solusinya mengatasinya, yakni dengan minum Milkuma. 3 bulan setelah minum, kondisi saya membaik, sesak nafas sudah jarang kambuh. Saya pun sudah jarang ke dokter lagi seperti sebelumnya.” Ungkap remaja berusia 13 tahun tersebut. Karena merasakan manfaatnya secara langsung, sekarang Alesandro menyarankan orang lain untuk mencoba Milkuma, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajaknya. Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu kambing. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI).

Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu kambing Milkuma pun jarang menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita asma. Satu gelas susu kambing Milkuma memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 3 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu kambing Milkuma bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti disiplin dalam pola makan, dan berolahraga, serta mengkonsumsi air putih paling sedikit 8 gelas/ hari. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www.milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim: 082120862055, Banyuwangi : 082141354607, Bangkalan: 082120862055, Sumenep: 082120862055, Situbondo : 082120862055. Depkes RI No.PIRT. 6.09.3328.01.395.


40

Senin 13 Agustus 2012

Ditinggal Tarawih, Tiga Rumah Dibobol

RAMADAN

EDY SUPRIYONO/RaBa

KIAI MUDA: Kiai Zaim menyerahkan bantuan Alquran kepada anak yatim di Desa Talkandang, malam kemarin (11/8).

Kegiatan Dakwah Meningkat SITUBONDO – KHR Ahmad Azaim Ibrahimy belum genap setengah tahun berada di Situbondo. Meski demikian, kesibukannya di Bulan Ramadan ini meningkat tajam. Yang paling banyak adalah menghadiri undangan warga untuk memberikan ceramah agama. Seperti Sabtu malam (11/8) lalu, Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo itu melakukan salat tarawih bersama puluhan anak yatim dan warga di Musala Nurul Kholid, milik H Muhammad, Desa Talkandang, Situbondo. Usai tarawih dan berceramah, Kiai Zaim menyerahkan bantuan Alquran kepada anak yatim. “Saya keliling dari satu tempat ke tempat lainnya untuk melakukan kegiatan dakwah. Semoga memberikan banyak manfaat,” kata cucu Kiai As’ad Syamsul Arifin itu kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. (pri/als)

LAKA LANTAS

SITUBONDO – Menjelang Lebaran seperti saat ini, warga yang hendak salat tarawih hendaknya lebih berhati-hati. Sebab, akhir-akhir ini kejahatan kian marak. Seperti yang terjadi di Sabtu malam (11/8) lalu, saat ditinggal penghuninya salat tarawih, tiga rumah dibobol kawanan pencuri. Tiga rumah yang dibobol itu berada di tiga lokasi berbeda. Lokasi pertama terjadi di rumah milik Sumartini, 50, dan yang kedua di rumah milik Bu Endang, 45, keduanya tinggal bersebelahan di RT 4/ 3, Desa Kalibagor, Kecamatan Kota. Akibat pembobolan itu, Sumartini yang merupakan salah seorang kepala taman kanak-kanak (TK) di desanya harus kehilangan uang sebesar Rp 5 juta dan emas seberat 6 gram. “Uang dan cincin itu saya taruh di lemari ini. Padahal, uang itu milik kas TK,” ujar Sumartini kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (12/8). Kondisi itu berbeda dengan yang dialami Endang, tetangganya. Meski rumahnya juga dibobol maling, tetapi beruntung karena tidak satu pun barang atau uangnya yang hilang, “Rumah saya juga dibobol. Tetapi tidak ada yang hilang,” kata Endang. Pembobolan kedua rumah korban itu terjadi sekitar pukul 19.10 saat pemilik rumah sedang salat tarawih. Mereka baru mengetahui setelah ada tetangganya yang lewat di jalan depan rumahnya. “Saya baru tahu setelah salat tarawih. Iitu pun tahu dari Bu Yuli, tetangga saya,” imbuh Sumartini. Rumah ketiga yang menjadi sasaran kawanan maling terjadi di rumah Irawati, 50, warga RT 1/6 di Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji. Kawanan maling yang membobol rumah Irawati itu hanya membawa kabur sebuah telepon genggam di ruang tamunya. “Saya hanya kehilangan HP BlueBery. Saat itu saya keluar rumah, saya baru tahu setelah ada tetangga yang telepon

NUR HARIRI/RaBa

GELEDAH: Petugas melakukan olah TKP di rumah Irawati di Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, kemarin malam (11/8).

sekitar pukul 19.30 dan mengatakan kalau pintu rumah saya terbuka,” kata Irawati di rumahnya. Data yang berhasil dikumpulkan, kawanan maling itu diduga melakukan aksinya dengan menggunakan sebuah mobil. Modus pembobolan itu terjadi saat korban tidak berada di rumah. Tepatnya pada saat melaksanakan salat tarawih sekitar pukul 19.00-19.30.

Diduga kuat, kawanan pencuri itu menggunakan sebuah alat seperti linggis dan alat tajam lain. Selanjutnya mencongkel pintu samping kanan rumah Sumartini dan Endang. Sementara, rumah milik Irawati dicongkel pada pintu bagian depan rumah. Dugaan sementara, terjadinya pembobolan tiga rumah tersebut dilakukan oleh orang-orang yang sama. “Kemu-

NUR HARIRI/RaBa

ngkinan besar pelakunya sama dan yang pasti tidak sendiri,” ujar Kasat Reskim Polres Situbondo, AKP Sunarto. Ditambahkan, setelah kepolisian mendapat laporan, pihaknya langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. “Kami masih melakukan pendalaman dan melakukan pengejaran terhadap kawanan maling itu,” tegas Sunarto. (mg1/als)

BARANG BUKTI: Sepeda motor diamankan ke Mapolres Situbondo kemarin malam (11/8).

Rubrik Pajak

Mini Bus Tabrak Motor

Pertanyaan: Tolong dijelaskan mengenai BPHTB yang termasuk PPh final?jumlah yang dibayar untuk tanah tersebut Rp. 58.000.000,00. Terima kasih. Pengirim: Rieka

PANJI – Menjelang Lebaran, para pengguna jalan harus ekstra hati-hati. Sebab, jalanan sudah mulai lebih padat dari biasanya. Jika tidak, bisa bernasib sama dengan kecelakaan yang menimpa sepeda motor bernopol P 4699 EK dengan mini bus bernopol B 1067 KA, di jalan raya Basuki Rahmat, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, kemarin malam (11/8). Meski dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa, namun pengendara sepeda motor bernama Tahir Hermansayah, 32, warga Desa Klampokan, Kecamatan Panji, itu langsung berlumuran darah. Akibatnya, dia harus dilarikan ke Puskesmas Kelurahan Mimbaan, Panji. Sementara, pengendara mini bus bernama Vendri, hanya mengalami luka ringan. Data yang berhasil dikumpulkan Jawa Pos Radar Banyuwangi, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 22.40. Saat itu, mobil yang melaju dari arah barat itu tenangtenang saja. Sesampainya di depan kantor uji KIR, mobil berwarna biru itu berputar balik. Namun, pada saat bersamaan, dari arah timur tiba-tiba muncul sepeda motor Honda Revo dengan kecepatan sedang. Karena tak dapat dihindari, kecelakaan pun terjadi. Akibat kerasnya benturan, ban depan bagian kiri minu bus tersebut bocor. Salah seorang anggota Polres Situbondo, Aiptu Subagyo yang ikut mengevakuasi kecelakaan melihat Tohir Hermasyah berlumuran darah. Pihaknya langsung membawa korban ke klinik terdekat. Korban mengalami luka robek pada bagian dahi dan tangan bagian kananya. “Kami masih menyelidiki peristiwa kecelakaan ini. Yang pasti mereka terlibat kecelakaan akan dimintai keterangan. Selain itu juga perlu keterangan beberapa saksi yang melihat kejadian tersebut,” tegas Subagyo. (mg1/als)

BEREMMA REA...

Jawaban: Terima kasih atas pertanyaan Saudara. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2008 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 1994 tentang Pembayaran Pajak Penghasilan Atas Penghasilan dari Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan.

SYAMSURI/RaBa

TERJUN LANGSUNG: Kadisperindag Hj Tutik Margiyanti (ikiri) ikut melayani masyarakat di stan pasar murah alun-alun kota kemarin.

Genjot Pasar Murah Jelang Lebaran SITUBONDO – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kemarin menggelar kegiatan pasar murah di Alun-alun Kota Situbondo. Itu dilakukan untuk menanggulangi dan mengantisipasi gejolak kenaikan harga sembako di Kota Santri menjelang Idul Fitri 1433 H. Untuk penjualan beras, Disperindag menggandeng Bulog. Demikian juga untuk kepentingan penjualan gula, minyak goreng, telur, tepung terigu, mie instan dan tepung lencana merah, SKPD yang dipimpin Tutik Margianti itu menggandeng distributor. “Kita juga ingin membantu masyarakat pra sejahtera antisipasi lonjakan bahan pokok,” terang Tutik. Langkah tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian Pemkab Situbondo menjaga kestabilan

harga di pasaran. Harga bahan pokok yang dijual lebih murah 15 - 25 persen dibanding harga pasaran. Keadaan ini diharapkan membuat masyarakat mampu menikmati dan ikut merayakan kemenangan Idul Fitri dengan tenang. “Pasar murah yang diselenggarakan di alun-alun ini merupakan puncak Kegiatan Pasar Murah yang telah diselenggarakan Disperindag Situbondo sejak awal puasa di 55 desa se17 kecamatan,” papar Tutik. Sejumlah kebutuhan paket sembako yang dijual murah meliputi beras kualitas premium. Di pasaran, beras jenis itu dijual Rp 7.800 per kg. Namun di pasar murah hanya Rp 7.300 per kg. Gula yang Rp 11.500 per kg menjadi Rp 10.500 per kg. Mie instan di pasaran Rp 1.600 perbiji, hanya dijual Rp 1.250.

Demikian juga tepung terigu segitiga, di pasaran dijual Rp 7.000, di pasar murah hanya Rp 6.000 per kg. Tepung kencana merah yang biasanya Rp 6.500 dijual 5.000 per kg. Minyak goreng Bimoli yang biasanya Rp 23.500 hanya di jual 21.000 per 2 liter. Telur ayam broiler di pasaran dijual 15.500 per kg, di Pasar Murah dijual Rp 14.000. Menurut Tutik, Disperindag bersama tim terus melakukan pengawasan untuk menstabilkan harga-harga yang ada di pasaran. Dia mengaku optimistis harga sembako hingga Idul Fitri nanti tidak akan mengalami kenaikan signifikan. Sebab, sudah ada koordinasi dengan seluruh distributor. “Semuanya sudah menyatakan sepakat dengan harga dasar sembako hingga lebaran,” katanya. (pri/adv/als)

Periksa Saksi Tunjangan Ganda DPRD NUR HARIRI/RaBa

MOKONG: Beberapa mobil yang parkir di bawah tanda larangan parkir di jalan Ahmad Yani kemarin (12/8).

Parkir di Rambu Larangan SITUBONDO – “Peraturan dibuat untuk dilanggar.” Guyonan itu mungkin merupakan kata yang tepat untuk menggambarkan beberapa mobil yang sedang parkir di jalan Ahmad Yani, Kabupaten Situbondo, kemarin (12/8). Betapa tidak, sudah jelas terpampang rambu larangan parkir di sisi jalan itu, ternyata masih banyak pemilik mobil yang melanggar peraturan. Bahkan, mereka memarkir kendaraannya di bawah tanda larangan parkir. Padahal, di jalan depan salah satu pusat pertokoan itu tergolong sangat padat. Sebab, di sisi jalan lain sudah banyak kendaraan yang di parkir dan memang diperbolehkan. Namun beberapa pemilik kendaraan ini masih nekat parkir di sisi jalan yang dilarang parkir. Beremma rea (bagaimana ini)?. (mg1/als)

SITUBONDO – Penyidik tindak pidana korupsi (tipikor) Polres Situbondo diam-diam mulai mengambil langkah terkait dugaan korupsi dalam laporan tunjangan ganda dan perjalanan dinas anggota DPRD Situbondo periode 1999-2004 dan 2004-2009. Sejumlah saksi dari pemkab maupun sekretariat DPRD sudah dimintai keterangan. Mantapnya langkah hukum yang diambil Polres Situbondo itu menyusul adanya kepastian dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo jika mereka tak pernah melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus tunjangan ganda dan perjalanan dinas DPRD Situbondo. Sehingga, Tipikor Polres berani memulai memproses hukum kasus yang sudah lama

DOK.RaBa

Sunarto

jadi perhatian publik ini. “Jadi kita sudah melakukan koordinasi dengan jaksa. Dalam kasus ini tidak terbit ada laporan polisi. Sehingga JPU tidak pernah melakukan penyidikan ataupun penyelidikan. Makanya kemudian Polres yang kini melakukan (proses hukum) itu,” terang Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Sunarto kepada Jawa Pos

Radar Banyuwangi kemarin. Meski demikian, lanjut Sunarto, langkah yang dilakukan dirinya saat ini masih sebatas penyelidikan. Yakni konsentrasi dalam pengumpulan data-data yang dibutuhkan. “Begitu ada laporan, langsung kita terbitkan surat untuk dilakukan penyelidikan, ya sampai sekarang masih terus berjalan (proses penyelidikan),” papar Sunarto. Dengan demikian, kata mantan Kapolsek Kabat, Banyuwangi itu, pihaknya hingga kini masih belum bisa memastikan apakah tunjangan ganda dan perjalanan dinas DPRD Situbondo itu memenuhi unsur tindak pidana korupsi atau tidak. Yang pasti sejumlah saksi terus dimintai keterangan n  Baca Periksa...Hal 39

Pasal 4 (1) Besarnya Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 ayat (1) adalah sebesar 5% (lima persen) dari jumlah bruto nilai pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan, kecuali atas pengalihan hak atas Rumah Sederhana dan Rumah Susun Sederhana yang dilakukan oleh Wajib Pajak yang usaha pokoknya melakukan pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan dikenakan Pajak Penghasilan sebesar 1% (satu persen) dari jumlah bruto nilai pengalihan. Penjelasan Pasal 4 ayat (1) Besarnya Pajak Penghasilan yang wajib dibayar sendiri oleh orang pribadi dan badan atau yang dipotong atau dipungut oleh bendaharawan atau pejabat yang berwenang sehubungan dengan pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan adalah sebesar 5% (lima persen) dari jumlah bruto nilai pengalihan tersebut. Bagi Wajib Pajak yang usaha pokoknya melakukan pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan, besarnya Pajak Penghasilan yang wajib dibayar sendiri adalah 1% (satu persen) untuk pengalihan Rumah Sederhana dan Rumah Susun Sederhana, dan sebesar 5% (lima persen) untuk pengalihan lainnya. (2) Nilai pengalihan hak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah nilai yang tertinggi antara nilai berdasarkan Akta Pengalihan Hak dengan Nilai Jual Objek Pajak tanah dan/atau bangunan yang bersangkutan sebagaimana dimaksud dalam UndangUndang Nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan sebagaimana telah diubah dengan UndangUndang Nomor 12 Tahun 1994 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1985 Tentang Pajak Bumi Dan Bangunan, kecuali: a. dalam hal pengalihan hak kepada pemerintah adalah nilai berdasarkan keputusan pejabat yang bersangkutan; b. dalam hal pengalihan hak sesuai dengan peraturan lelang (Staatsblad Tahun 1908 Nomor 189 dengan segala perubahannya) adalah nilai menurut risalah lelang tersebut. (3) Nilai Jual Objek Pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (2) adalah Nilai Jual Objek Pajak menurut Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan tahun yang bersangkutan atau dalam hal Surat Pemberitahuan Pajak Terutang dimaksud belum terbit, adalah Nilai Jual Objek Pajak menurut Surat Pemberitahuan Pajak terutang tahun pajak sebelumnya. Pasal 5 huruf a Dikecualikan dari kewajiban pembayaran atau pemungutan Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 ayat (1) adalah: orang pribadi yang mempunyai penghasilan di bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak yang melakukan pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan dengan jumlah bruto pengalihannya kurang dari Rp60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah) dan bukan merupakan jumlah yang dipecah-pecah; Pasal 8 Bagi Wajib Pajak yang melakukan transaksi pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan, pembayaran Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) bersifat final. orang pribadi atau badan yang menerima atau memperoleh penghasilan dari pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan kepada pemerintah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (2) huruf c; Sukseskan Sensus Pajak Nasional Tahun 2012. Informasi lebih lanjut dapat berkonsultasi dengan Account Representative Saudara di Kantor Pelayanan Pajak dimana Saudara terdaftar atau hubungi Call Center Direktorat Jenderal Pajak 500200. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur III.

Radar Banyuwangi 13 Agustus 2012  

Radar Banyuwangi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you