Issuu on Google+

CYAN YELLOW MAGENTA KEY

Jadwal Sholat Palembang dan Sekitarnya

HARIAN VOKAL

Rabu, 16 Mei 2012 Subuh Zuhur Ashar Magrib Isya

: 04.37 : 11.57 : 15.20 : 17.57 : 19.09

S u m s e l

EDISI 12/TAHUN I 16 Halaman (2 SESI)

santun bahasa, lugas menyikapi www.harianvokalsumsel.com

Langganan Koran:

(0711) 777 7272 www.facebook.com/harianvokalsumsel

Berita Pilihan....

RABU

16 Mei 2012

Rp2.000, Langganan Rp48.000 (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

 HUT Sumsel Sepi............................................................Hal 2  Yusril Kalahkan SBY.....................................................Hal 12

www.twitter.com/harianvokalsumsel

Razia Narkoba, Perwira Polisi Dikeroyok Warga PALEMBANG, (VOKAL SUMSEL) - Kepala Unit Narkoba Direktorat Narkoba Polda Sumsel, AKP Rudiansyah (40) mengalami nasib naas. Ia menderita luka serius di bagian wajah akibat dikeroyok dan dilempari batu oleh warga pada saat pengrebekan seorang tersangka yang diduga kuat sebagai pengedar Narkoba di Kota Palembang. Aksi pengeroyokan dan pelemparan batu kepada polisi ini terjadi di Lorong Amal Setia, Selasa (15/ 5) sekitar pukul 15.00 WIB.

LIPUTAN : HENY FADILLAH Akibat kejadian ini, Kanit reskrim Narkoba AKP Rudiansyah harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Muhamadiyah Palembang. Informasi yang berhasil dihimpun Vokal Sumsel menyebutkan, sekitar pukul 15.00 WIB,

AKP Rudiansyah bersama lima anak buahnya dari Tim Narkoba Polda Sumsel, melakukan penggeledahan dan penangkapan terhadap seorang pelaku dalam kasus Narkoba di Jalan KH. Azhari, Lorong Amal Setia RT. 1 RW. 1 Kelurahan 11 Ulu,

Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang. Awalnya, tersangka berhasil diamankan petugas bersama barang bukti satu paket sabusabu. Bahkan, tersangka sudah

Bersambung...Hal 7

Foto: heny fadillah/vokal sumsel

TIDAK TERBIT Berhubung hari Kamis, 17 Mei dan Jumat, 18 Mei 2012 merupakan hari libur nasional Kenaikan Isa Al Masih dan Cuti Bersama Kenaikan Isa Al Masih, maka Harian Vokal Sumsel tidak terbit. Hari Sabtu, 19 Mei 2012, harian ini kembali terbit. Demikian para relasi, pelanggan dan pemasang iklan, harap maklum. Penerbit

C

akap Bebas: H Yusko

Gizi Buruk, Kematian Bayi dan Ibu

Menikmati Masakan Bik Nur di Warung “Pindang Kupek Mawar” KALAU kita masuk ke rumah makan siap saji, kita pasti melihat antrean panjang, orang yang hendak memesan makanan. Ternyata tidak kalah menariknya antrean serupa juga terjadi di warung “Pindang Kupek Mawar”, di Jalan Karet, Palembang. Di tengah udara panas menyengat, orang-orang sabar menunggu giliran untuk menikmati masakan khas pindang adonan Bik Nur ini.

LAPORAN kasus gizi buruk di Sumatera Selatan (Harian Vokal Sumsel, 12 Mei 2012) adalah masalah global yang patut menjadi perhatian. Hampir 9 juta anak setiap tahun dan lebih dari 24.000 anak setiap hari di seluruh dunia terenggut nyawanya sebelum menginjak usia 5 tahun. Di Indonesia, lebih dari 531 balita meninggal setiap hari atau 22 balita setiap jam. Tantangan yang dihadapi Indonesia, cukup berat. Angka kematian bayi walau turun sejak 1990, tetapi angkanya masih relatif tinggi dengan 34 per 1.000 kelahiran hidup untuk mencapai tujuan pembangunan

Bersambung...Hal 7

Foto: bobon/vokal sumsel

Suasana di warung pindang Bik Nur.

LIPUTAN : HENDRA MARTA Warung Bik Nur ini memang memiliki pelanggan tersendiri. Bagi yang hobi makan nasi pindang, warung “Pindang Kupek Mawar” selalu ramai dikunjungi. Sebab saking ramainya, maka orang bakalan gigit jari karean mendekati pukul 12 siang, stok pindang sudah menipis dan habis. Begitu pula dengan “Na…….. ini apa kak Tupik, Kepalak Belido apo nak Patin” Kato Nurhayati sambil senyum khas. Setiap hari sapaan-sapaan selalu keluar dari mulutnya. Bila kita masuk ke jalan

Bersambung...Hal 7

 DPRD Sumsel Ancam Somasi

Gubernur Alex Noerdin Protes PT Pusri Ganti Nama PALEMBANG (VOKAL SUMSEL) - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Alex Noerdin protes keras atas rencana perubahan nama PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) menjadi PT Pupuk Indonesia. “Kita akan protes, nama Sriwijaya bakal hilang begitu saja jika nama Pusri berubah,” kata Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin dengan nada geram. Alex yang dibincangi usai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Sumsel ke-66 di DPRD Sumsel, Senin (15/5) kemarin, menegaskan, PT Pusri bukan sekedar nama pabrik pupuk bagi Sumsel tetapi memiliki nilai sejarah yang panjang bagi masyarakat Sumsel. Pergantian nama PT Pusri itu, juga akan berdampak pada

K abar Rantau

kerugian finansial yang ditanggung oleh Pemrintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. Karena kata Alex, Pemprov memiliki saham di perusahaan pupuk terbesar di Asia Tenggara itu. “Nama dan cakupan kewenangan PT Pusri, harus dikembalikan seperti dulu,” pinta kandidat Gubernur DKI Jakarta ini. Langkah Alex ini juga didukung oleh DPRD Sumsel. Ketua DPRD Sumsel, Wasista Bambang Utoyo mengatakan, sudah sewajarnya jika pemprov bereaksi keras terhadap rencana pergantian nama PT Pusri tersebut. “Kita harus keberatan, kalau perlu kita somasi agar nama PT

Bersambung...Hal 7

Main Stadium PON Riau Masih Terkatung-katung

PEKANBARU (VOKAL SUMSEL) - Proses pembangunan proyek main stadium untuk pembukaan dan penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau masih terkatung-katung, menyusul belum adanya tandatanda persetujuan soal permintaan dana tambahan sebesar Rp 290 miliar untuk membangun proyek tersebut. Sampai saat ini DPRD Riau belum berani melanjutkan proses revisi Perda No.5 tahun 2008 tentang Pengikatan Anggaran Tahun Jamak untuk Main Stadium PON. Dalam revisi tersebut, Pemprov Riau minta

tambahan anggaran sebesar Rp 290 miliar untuk menuntaskan pembangunan gedung yang bakal menjadi lokasi pembukaan dan penutupan PON September mendatang. Ironisnya, Gubernur Riau M Rusli Zainal belum mendapatkan solusi terbaik sebagai jalan keluar dari masalah tersebut. Padahal penuntasan pembangunan main stadium sangat mendesak, mengingat helat PON tinggal tiga bulan lagi. “Kita sedang mencarikan alternatifnya. Yang penting

Bersambung...Hal 7

Akan Dimuat Bersambung...Cerita Silat Bu Kek Sian Su (Karya Asmaraman S Kho Ping Hoo) CYAN YELLOW MAGENTA KEY


Hal 1