Page 1

CYAN YELLOW MAGENTA KEY

Harian Vokal

Website: www.harianvokal.com Email: harianvokal@gmail.com 8 Juni 2012 SUBUH : 04:42 DZUHUR : 12:12 ASHAR : 15:35 MAGHRIB : 18:14 ISYA : 19:29

Rp2000 (Pekanbaru) Rp3000 (Luar Kota)

8 JUNI 2012 18 RAJAB 1433 H EDISI 684/TAHUN III

Harga Langganan

Rp50.000/bulan Luar Kota+Ongkos Kirim

Santun Mengkritisi, Cerdas Menyikapi

Diperiksa KPK 8 Jam, Abu Bakar Lemas

POLANDIA(VOKAL) Catatan sepakbola Polandia memang tidak bisa dibang-

n Dugaan Suap Revisi Perda No 6 Tahun 2010 n Kemarin, KPK Periksa 9 Saksi

ABU BAKAR SIDDIK

JUMAT

24 Halaman (3 SESI)

gakan. Prestasi terbaik Tim Putih-Merah ini finis di tempat ketiga pada Piala Dunia 1974 dan 1982. Setelah itu mereka nyaris tidak pernah merasakan pencapaian memuaskan sampai sekarang. Kini mereka ingin merajut mimpi

Bersambung...Hal 7

PEKANBARU(VOKAL) Diperiksa selama 8 jam oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di gedung Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru, Kamis (7/6), membuat kondisi fisik anggota DPRD Riau Abu Bakar Siddik melemah.

Tuntut Rekannya Dilepas

Mahasiswa Dipaksa Orasi di Luar Mapolresta

LAPORAN: ZULKIFLI / PEKANBARU Pemeriksaan terhadap Abu, yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB itu dimaksudkan KPK mencari bukti baru terhadap dua tersangka kasus dugaan suap revisi Perda No 6 Tahun 2010 tentang pembangunan lapangan menembak Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII, yakni Lukman Abbas dan Taufan Andoso Yakin.Ketika ditanya wartawan usai menjalani peme-riksaan, Abu Bakar menjelaskan, kalau dirinya lebih banyak mendengarkan suara percakapan

PULUHAN mahasiswa melakukan demo di pekarangan Mapolresta Pekanbaru, Kamis (7/6), sebelum diusir Wakapolresta Pekanbaru AKBP Adang Suherman keluar dari Mapolresta.

Bersambung...Hal 7

PEKANBARU(VOKAL) - Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa yang berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sejumlah perguruan tinggi di Pekanbaru dan Aliansi Rakyat Riau Berdaulat (ARRB) di Mapolresta Pekanbaru, Kamis (7/6), mendapat penolakan dari Wakapolresta Pekanbaru AKBP Adang Suherman. Mahasiswa dipaksa menyampaikan orasi di luar Mapolresta. Penolakan ini semakin membangkitkan semangat mahasiswa untuk menyampaikan yel-yel menuntut pelepasan rekan mereka yang diperiksa, yakni Presiden BEM Universitas Riau (UR) Novri Andri Wulan yang dituduh telah melakukan perusakan Tugu Count Down PON XVIII, beberapa waktu lalu. Sempat terjadi perdebatan dengan Koordinator Aksi, Ardi Anshar, sebelum akhirnya mahasiswa mengikuti saran Wakapolresta agar menyampaikan orasi di luar Mapolresta Pekanbaru.

Bersambung...Hal 7

Minim Prestasi, Banyak Kegagalan n 100 Hari Kinerja Wako Pekanbaru Piala WTN PENGGEMAR tayangan sinetron mungkin akan kaget dengan penampilan baru Risty Tagor. Aktris yang dikenal karena bermain di berbagai sinetron, seperti Doo Bee Do serta Safa dan Marwah ini kini mengubah penampilannya dengan menggunakan jilbab.

I ndeks......

Bersambung...Hal 7

w Masyarakat 5 Desa Ancam Duduki Lahan PT RAU ....................................................... 12 w Gubri Harus Bertanggung Jawab ................... 16 w Aliran Listrik Terputus, Masalah Bermunculan ........................................................20

1 2002

2005

2 2003

2006

3 2005

2007

4 2007

2008

5 2008

2009

6 2009

2010

7 2010

2011

CYAN YELLOW MAGENTA KEY

PEKANBARU(VOKAL) - Semenjak dilantik menjadi Walikota (Wako) Pekanbaru pada 26 Januari 2012 lalu hingga kini, prestasi Walikota Pekanbaru Firdaus dan pasangannya Ayat Cahyadi, dinilai minim. Sudah melebihi seratus hari kepemimpinannya, kegagalan lebih menonjol ketimbang prestasi yang diraih. Demikian penilaian sejumlah elemen masyarakat Kota Pekanbaru terhadap kinerja pasangan FirdausAyat. Di antara hal yang menjadi sorotan masyarakat selama ini adalah gagalnya Kota Pekanbaru meraih Piala Adipura sebagai kota terbersih

PNS Terima Gaji 13 Bulan Ini JAKARTA(VOKAL-Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan meringankan biaya hidup pegawai negeri, pejabat negara dan penerima pensiun/tunjangan, pemerintah akan memberikan tambahan penghasilan berupa gaji/pensiun/ tunjangan bulan ketiga belas. Pembayaran gaji ke-13 ini akan dilakukan Juni ini. Demikian tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2012 yang ditandatangani

n Harian Vokal di Hati Anda, Klik: www.harianvokal.com Penanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN ALKALAM

Piala Adipura

di Indonesia tahun 2012 dan Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) untuk tertib lalu lintas tahun 2012. Menurut Ketua Badan Legislatif (Banleg) DPRD Kota Pekanbaru, Zaidir Albaiza, minimnya prestasi menyusul gagalnya meraih Piala Adipura dan piala WTN tahun 2012 menurunkan citra Kota Pekanbaru di tingkat nasional. Sebab selama ini Kota Pekanbaru dipandang sebagai kota terbersih di Indonesia berkat prestasi yang berhasil diraih sejak tahun 2005 hingga tahun 2011 atau selama tujuh tahun berturutturut. "Hilangnya Piala tersebut tentu membuat ikon terbersih dari Kota Pekanbaru di mata nasional menja-

oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 28 Mei lalu, seperti dikutip dari situs Sekretaris Kabinet, Kamis (7/6/2012). Dalam PP tersebut dikatakan, yang dimaksud dengan pegawai negeri adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Sementara yang dimaksud pejabat negara, yakni Presiden, Wakil Presiden, Ketua, Wakil Ketua, dan anggota MPR, DPR, BPK, KPK, Ko-

misi Yudisial, menteri dan jabatan setingkat menteri, ketua, wakil ketua dan hakim Mahkamah Konstitusi, MA. Hakim pada Badan Peradilan Umum, PTUN, Peradilan Agama, dan Peradilan Militer. Kemudian gubernur dan wakil gubernur, serta bupati/walikota dan wakil bupati/wakil walikota. Gaji ke-13 ini juga akan diberikan pada pensiunan pegawai negeri, pejabat negara, janda/duda/

n Iklan : Harmen Fadly 0812 7575 1116

Bersambung...Hal 7

di turun. Karena itu kedua piala ini harus segera diraih kembali oleh Walikota Pekanbaru," tutur Zaidir kepada Harian Vokal, Kamis (7/6). Zaidir juga mengkritisi kebijakan yang dilakukan Wako Pekanbaru melalui Satpol PP dalam melakukan pener-tiban terhadap pedagang kaki lima. Kendati bahasa yang disampaikan untuk menertibkan, namun nyatanya di lapangan terjadi penggusuran secara paksa. "Apakah Walikota tidak memikirkan nasib dari 300 KK yang bergantung dari penghasilan sebagai pedagang kaki lima tersebut?" tanya Zaidir mengkritisi.

Cakap Bebas

Bersambung...Hal 7 OLEH: ALAIDDIN KOTO

Ketidakmautahuan yang Semakin Tinggi DI antara penyakit sosial bangsa Indonesia yang semakin hari semakin nampak ke permukaan adalah ketidakmautahuan terhadap segala hal-yang secara langsung tidak menyentuh kepentingannya. Sesuatu yang jelas-jelas salah terjadi di depan matanya, tetapi tidak berakibat kepada terganggunya

Bersambung...Hal 7

n Langganan Koran : Irwansyah 081378342374 Perwajahan: IDRIS MUCHNI


NASIONAL

2

HARIAN VOKAL

LINTAS Kekayaan Abraham Samad tak Naik JAKARTA(VOKAL)-Lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini melaporkan harta kekayaan mereka. Hal itu dilakukan sesuai Pasal 5 Undang-undang No 28 Tahun 1999. Pengumuman disampaikan oleh Ketua KPK di dampingi empat wakil ketua KPK periode 2011-2015, di Auditorium Gedung KPK, Jakarta, Kamis (7/6/2012). Yang menarik adalah Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang dimiliki Abraham Samad, yang telah menjabat sebagai Ketua KPK selama tujuh bulan, harta kekayaannya tidak berubah. "Dari awal sebelum menjabat, total harta saya yang dilaporkan tanggal 12 Agustus 2012, yang saya miliki ada Rp2.322.860.251. Kemudian setelah menjabat yang dilaporkan tanggal 1 Maret 2012, harta saya tetap Rp2.322.860.251," jelas Abraham dalam laporannya. Abraham menjelaskan, kekayaan terdiri dari harta tidak bergerak senilai Rp 1.842.960.000, alat transportasi dan mesin lainnya senilai Rp442.300.000, serta Giro sebesar Rp447.045.401 yang total berjumlah Rp 2.712.305.401 dan dikurangi hutang sebesar Rp389.445.150. (dtc,hab)

RI akan Produksi 1.000 Roket YOGYAKARTA(VOKAL)-Ketergantungan Indonesia terhadap roket buatan luar negeri untuk pertahanan sangat besar. Saat ini Indonesia akan memproduksi 1.000 roket dengan nama R-Han 122. Roket ini merupakan roket pertahanan kaliber 122 yang sudah ada hulu ledaknya. Roket yang akan diproduksi tersebut memiliki jangkauan 15-20 kilometer. "Kita akan produksi 1.000 roket dengan nama R-Han 122. Roket berhulu ledak ini merupakan roket pertahanan kaliber 122," kata staf ahli pertahanan dan keamanan Kemenristek RI, Ir Hari Purwanto, MSc dalam Focus Group Discussion "Pemanfaatan Teknologi Litbangyasa untuk Roket Uji Muatan" di KPTU Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), Kamis (7/6). Menurut Hari, roket ini akan dimanfaatkan untuk menggantikan roket yang dibeli dari luar negeri. Produksi roket hasil pengembangan Lembaga Antariksa Nasional (LAPAN) tersebut akan dimanfaatkan untuk pertahanan negara.(tnr,hab)

5 Anggota Komisi III DPR Dilapor Polri JAKARTA(VOKAL)-Koalisi Pemantau Peradilan (KPP) melaporkan lima anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Mereka diduga mengintervensi Kepala Pengadilan Negeri Semarang dan Kejaksaan Negeri Semarang untuk tidak memindahkan pengadilan perkara dugaan korupsi dengan terdakwa Walikota Semarang (nonaktif), Seoemarmo dan Ketua DPRD Jawa Tengah, Murdoko. “Aziz Syamsuddin, Nasir Djamil, Syarifuddin Sudding, Abu Bakar Al Habsyi, dan Ahmad Yani," ujar aktivis MTI, Jamil Mubarok, di Bareskrim, Jakarta, Kamis (7/6). Mereka menduga oknum Komisi III tersebut menghalang-halangi proses hukum kasus itu. Kasus ini bermula ketika Mahkamah Agung (MA) memutuskan sidang Soemarmo dan Murdoko dilakukan di Pengadilan Tipikor Jakarta dengan alasan untuk menjamin adanya proses peradilan yang obyektif, transparan, dan independen. Oknum tersebut lalu mendesak Ketua MA untuk membatalkan putusan tersebut, tapi gagal. Mereka lalu menemui Wakil Ketua Pengadilan Negeri Semarang dan Kepala Kejaksaan Negeri Semarang untuk menggagalkan pemindahan sidang perkara itu. Upaya penggagalan inilah yang dipermasalahkan KPP.(mic,hab)

Penanggung Jawab/Redaktur: HASAN BASRIL

JUMAT

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

n Aparat Dinilai Lakukan Pembiaran

Kekerasan di Papua Meluas JAKARTA(VOKAL)-Kekerasan di Papua semakin meluas, bahkan penembakan terakhir di Tanah Cendrawasih itu sudah terjadi di ibukota provinsi, Jayapura. Masalah kekerasan dan pelanggaran HAM yang sering terjadi di Papua kembali menjadi isu internasional yang diperbincangkan. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi I DPR RI, tokoh Papua dan LIPI, Kamis (7/6), di gedung DPR, di Jakarta, terungkap, bahwa kekerasan yang terjadi karena adanya pembiaran yang dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini aparat penegak hukum. Mantan Duta Besar Indonesia untuk Kolombia Mikael Manufandu yang hadir mewakili rakyat Papua menyesalkan berlarutlarutnya kasus kekerasan di Papua, padahal menurutnya bisa diselesaikan secepatnya. "Jangan salahkan orang gunung turun, ini karena proses yang sangat lama. Jangan salahkan kami. Pemilu kada, penembakan semua ditunda-tunda, sebenarnya ini bisa diselesaikan, masa teroris bisa ditangkap, penembakan seperti ini tidak bisa," ujarnya. Dirinya memaparkan, sekelas ibu kota provinsi, Jayapura sudah memiliki perangkat keamanan, baik TNI maupun kepolisian untuk menindak kejadian kriminal seperti itu. Yang menjadi pertanyaan, tambah Mikael, adalah tidak adanya jawaban dan penjelasan dari aparat sehingga menimbulkan ketidakpercayaan yang ber-

dampak pada kekecewan dalam bentuk kekerasan. "Saya pernah jadi Wali Kota disana, masalah seperti ini bisa cepat diselesaikan. Ada apa ini?" pungkas Mikael. Kekecewaan rakyat Papua saat ini menjadi akumulasi selama 50 tahun menjadi bagian Indonesia yang terabaikan. Untuk itu dalam RDP tersebut, Mikael mendorong agar Komisi I membuka pintu dialog dengan presiden secara langsung. "Bapak presiden mohon buka pintu dialog, lihat kami sebagai saudara, ini terjadi karena ketidakmengertian akan budaya Papua, tolong Komisi I mendorong untuk bisa berdialog dengan presiden," kata Mikael. Minta TNI Buru Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso meminta kepada aparat keamanan baik TNI maupun kepolisian untuk memburu para pembuat onar yang belakangan memperkeruh suasana di Papua. "Kita prihatin terhadap kejadian di Papua akhir-akhir ini. Kita sudah meminta aparat keamanan lebih tegas lagi untuk menindak dan memburu pembuat onar, siapa pun dia, apakah dia aparat, gadungan atau warga sip-

KPK Telusuri Dana Hambalang ke Politisi J A K A R T A ( V O K A L ) - K o m i s i kan bahwa KPK tengah mendalaPemberantasan Korupsi menelusu- mi laporan hasil analisis Pusat Pelri aliran dana terkait proyek Ham- aporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terbalang yang mengalir kait Hambalang. Sebeke politikus. Ketua KPK, lumnya, Wakil Ketua Abraham Samad menKPK Bambang Widjogatakan, aliran dana ke janto mengungkappolitikus termasuk hal kan, KPK sedang beryang ditelusuri KPK konsentrasi melihat dalam penyelidikan orang-orang yang diproyek bermasalah itu. duga menerima dana "Salah satunya Hambalang. "Ada beitu," kata Abraham di berapa orang yang ikut Jakarta, Kamis (7/6), Kongres kan kemarin saat ditanya apakah ABRAHAM SAMAD sudah mulai diperikKPK meneliti aliran sa," kata Bambang. dana ke politikus. Jumat (25/5) lalu, KPK memerikSelebihnya, Abraham enggan menjelaskan pernyataanya itu. sa mantan Ketua Dewan Pimpinan Dia mengatakan bahwa penyelid- Cabang Minahasa Tenggara Partai ikan Hambalang tidaklah mudah. Demokrat, Diana Maringka terkait Dibutuhkan waktu dan strategi penyelidikan Hambalang. Diana khusus dalam menetapkan sese- mengaku ditanya penyidik KPK seporang sebagai tersangka kasus itu. utar aliran dana ke Kongres Partai "Dan ada prinsip, harus hati-hati Demokrat yang berlangsung di supaya akurat karena KPK gak Bandung, Jawa Barat, tahun lalu. Diana yang pernah bersaksi kenal SP3 (Surat Perintah Penghdalam persidangan kasus suap entian Penyidikan)," ujarnya. Saat ditanya target KPK men- wisma atlet SEA Games 2011 itu ingkatkan status Hambalang ke kembali mengaku dapat uang penyidikan, Abraham mengata- 7.000 dollar AS, Rp 100 juta, dan kan tidak bisa berandai-andai. Rp 30 juta dalam beberapa tahap "Jadi saya berharap teman-teman saat kongres Partai Demokrat media bersabar, besok kita baru berlangsung. Uang itu, kata Diana, terkait pemenangan Anas ekspose," ucapnya. Wakil Ketua KPK, Busyro Mu- Urbaningrum sebagai ketua qoddas secara terpisah mengata- umum partai.(kcm,hab)

il, tidak peduli tangkap saja," tegasnya, di DPR RI, Kamis (7/6). Melihat urgensi yang sangat tinggi untuk menstabilkan kondisi keamanan di Papua, pimpinan DPR RI telah menyetujui Komisi I langsung mengadakan kunjungan spesifik. Dengan cara apa pun, Priyo menegaskan, bahwa keamanan Papua harus dikembalikan lagi seperti sebelumnnya. "Minggu depan kita kirim Komisi I ke sana, untuk ikut memonitor apa gerangan yang terjadi. Intinya keamanan harus ditegakkan, pembuat onar diberantas," kata Priyo. Priyo memaparkan, untuk menyelesaikan masalah ini selain aspek hukum negara, khusus untuk di Papua perlu memperhatikan aspek hukum adat. "Hukum adat dan hukum negara, dua-duanya harus berjalan.

Buat efek jera dan tangkap itu semua pembuat onar," pungkasnya. Serang Warga Sementara itu, pengeroyokan yang dilakukan warga Wamena terhadap dua anggota TNI membuat anggota yang lain dari kesatuan Yonif 756 Wamena tidak terima. Mereka pun keluar dari markas dengan menggunakan 2 unit truk untuk melakukan pembalasan terhadap warga. Aksi penyerangan terhadap warga yang dilakukan sejumlah oknum TNI dari Yoni 756 Wamena ini terjadi Rabu (6/6)) pukul 15.00 WIT. "Mereka melakukan aksi pembalasan di TKP dengan cara menembaki masyarakat yang berada di TKP, juga rumah-rumah warga," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Na-

sution, di Jakarta, Kamis. Saud mengatakan aksi sempat meluas sampai ke Kota Wamena dan mengakibatkan beberapa toko dan rumah warga mengalami kerusakan. Namun aksi anarki itu tidak menimbulkan korban jiwa. Saud menjelaskan, aksi brutal yang dilakukan sejumlan oknum TNI tersebut dipicu kematian dua rekan mereka beberapa jam sebelumnya pada hari yang sama. Dua anggota TNI dari Yonif 756 Wamena menjadi bulan-bulanan warga di Km 11 Kimbim Honelama, Wamena, Rabu (6/6) sekitar pukul 12.00 WIT. Salah seorang anggota TNI akhirnya tewas karena ditikam senjata tajam. "Satu korban meninggal dunia atas nama Pratu Ahmad Sahlan (25)," kata Saud.(dtc,tnr,mic,hab)

INT

KAFILAH DI KEUSKUPAN-Para kafilah asal Provinsi Banten bersama Ketua Keuskupan Diosis Amboina Mgr PC Mandagi, Kamis (7/6). Para kafilah ini akan tinggal di Keuskupan selama MTQ Nasional berlangsung di Kota Ambon, Maluku, mulai 8 hingga 15 Juni 2012.

n Ditangkap karena Dugaan Suap

Pegawai Pajak Jadi Tersangka JAKARTA(VOKAL)-Pegawai Ditjen Pajak Tomy Hindratno dan dua orang lainnya bernama James Gunarjo dan HA telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap. KPK tengah memproses surat penahanan atas ketiganya. "Ya karena mereka ditangkap pukul 14.40 WIB, sekarang pukul 14.46 WIB, mereka jadi tersangka. Penyidik memutuskan menindaklanjuti kasus ini menjadi penyidikan," kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (7/6). Dalam jumpa pers itu hadir juga Dirjen Pajak Fuad Rahmany, Wakil Ketua KPK Zulkarnaen dan juru bicara KPK Johan Budi. Surat penahanan ketiga tersangka masih diurus. "Mudah-mudahan proses administrasinya bisa cepat," imbuhnya. Untuk diketahui jabatan Tomy sebagai Kepala Seksi di KPP Sidoarjo. Dia ditangkap bersama kerabatnya dan seorang wajib Pajak James Gunarjo. Tommy tertangkap setelah kedapatan menerima uang senilai Rp

285 juta di warung padang, di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu kemarin. Pimpinan KPK akhirnya membuka mulut mengenai siapa pihak penyuap Tomy Hindratno pejabat pajak di KPP Sidoarjo. James Gunarjo, tersangka penyuap itu terkait dengan PT Bhakti Investama. "Ya terkait dengan perusahaan itu," tutur Wakil Ketua KPK Zulkarnain ketika ditanya mengenai apakah James Gunarjo terkait dengan Bhakti Investama. Hal tersebut disampaikan di kantornya, Kamis. Dicopot Dirjen Pajak Fuad Rahmany telah mencopot jabatan Tommy sebagai Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi Kantor Pajak Pratama Sidoarjo. "Karena terkait dengan kasus tersebut, kami copot dia dari jabatannya, dan jabatan terakhir adalah eselon IV," kata Fuad, saat jumpa pers di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis. Selain dicopot dari jabatannya, kata Fuad, juga diusulkan dicabut status kepegawaiannya.

Gagal Bersihkan Anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat menilai Dirjen Pajak Gagal melakukan pembenahan internal. Buktinya, KPK kembali mengendus suap di Dirjen Pajak. "Direktorat perpajakan gagal, belum berhasil membersihkan dirinya sesudah kasus Gayus ada Dhana dan selanjutnya ini. Artinya Kemenkeu harus membersihkan ini semua," kata Martin, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis. Menurut Martin, sektor pajak harus dibenahi karena pendapatan utama negara mayoritas dari pajak. "Jadi itu tidak bisa membuat perpajakan efektif melakukan pembersihan internal. Jadi ini ada yang salah seharusnya Dirjen Pajak harus bisa menyelesaikannya. Perlu ada pembenahan di perpajakan sangat mendesak. Karena ternyata belum berhasil. Perbaikannya, pembenahan, reformasi di perpajakan sudah dijanjikan mulai tahun ini ada peraturan baru yang ada sistem yang mengawasi sehingga tidak ada yang seperti ini," tandasnya.(tnr,mic,hab)

Perwajahan: ZULQIFLI


INTERNASIONAL JUMAT

3

HARIAN VOKAL

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

LINTAS

Tengkorak Vampir Ditemukan di Bulgaria

SOZOPOL (VOKAL)- Seorang arkeolog Bulgaria menemukan dua tengkorak manusia dari abad pertengahan. Namun mereka menemukan kejanggalan ketika melihat adanya batang besi yang tertancap di dadanya. Menurut mitos di Eropa, seorang yang dikubur dengan dada yang tertancap batang besi, adalah korban dari gigitan vampir. Batang itu sengaja ditusukkan ke jantungnya guna mencegahnya berubah menjadi makhluk penghisap darah itu. Situs arkeologi yang lain juga ditemukan di sejumlah negara Balkan. Namun, Bulgaria diduga menjadi wilayah tempat disemayamkannya 100 tengkorak vampir. "Dada tengkorak-tengkorak ini tertancap sebuah batang, hal ini menunjukkan adanya praktik ritual di sejumlah desa di Bulgaria pada dekade pertama abad ke 20," ujar Pimpinan Museum Sejarah Nasional Bulgaria Bozhidar Dimitrov, seperti dikutip BBC, Kamis (7/6). Meski demikian, sejumlah peneliti mengatakan, hal itu merupakan ritual dari para penganut paganisme di abad pertengahan. Arkeolog bernama Peter Balabanov sempat menemukan enam tengkorak dengan dada tertancap di Kota Debelt, Bulgaria. Dirinya pun mengatakan, ritual itu memang dilakukan di Serbia dan segenap negara Balkan lainnya. Legenda Vampir memang menjadi cerita rakyat yang terkenal di Eropa. Kisah yang paling terkenal adalah kisah Count Vlad di Rumania atau yang sering disebut dengan nama Dracula. Dracula merupakan sosok pecinta perang yang gemar meminum darah musuhnya. Mitos itu kembali diperkuat oleh Bram Stoker yang menulis novel horor legendaris berjudul Dracula. Novel itu dirilis pada 1897 silam dan menjadi inspirasi bagi sejumlah sineas horor di dunia ini. (ozc/may)

Khadafi Tewas, Belalang Serbu Afrika TRIPOLI (VOKAL)- Peristiwa Arab Spring dan tewasnya mantan penguasa Libya Moammar Khadafi, menimbulkan segenap efek buruk di wilayah Afrika. Saat ini, hama belalang pun muncul dari Libya dan menyerang negara-negara tetangganya. Organisasi Pangan Dunia (FAO) mengingatkan, kematian Khadafi di Libya akan menyebabkan munculnya hama belalang yang menyerbu negara-negara miskin di Afrika. Hal itu terjadi karena saat ini, Pemerintah Libya kurang memperhatikan isu pengendalian hama di sektor pertanian. Para peneliti yakin, Niger dan Mali akan menjadi sasaran dari hama belalang yang bergerak dari Libya dan Aljazair. Belalang-belalang itu akan merusak areal pertanian di negaranegara tersebut. Pada saat Libya masih dipimpin oleh Khadafi, Libya tampak giat memberantas hama yang dapat merusak sektor pertanian. Namun ketika Khadafi tewas, kebijakan itu mulai ditinggalkan oleh para pejabat di Libya. Demikian, seperti diberitakan Daily Mail, Kamis (7/6). (ozc/may)

Penanggung Jawab/Redaktur: SAADUDDIN

Malaysia Akan Tunda Pemilu KUALA LUMPUR (VOKAL)-Perdana Menteri Malaysia Najib Razak nampaknya akan menunda penyelenggaraan pemilu hingga Oktober mendatang. Demikian Reuters mengutip seorang pejabat pemerintah Malaysia. Dengan penundaan ini, diharapkan pemerintahan Razak mampu mengambil hati rakyat dengan kembali memberikan bantuan langsung tunai (BLT) dan sumbangan lainnya. Seharusnya pemilihan umum Malaysia digelar Juni ini. Namun PM Razak khawatir Barisan Nasional tak mampu memenangkan dua pertiga kursi parlemen akibat melambatnya pertumbuhan ekonomi akibat krisis utang Eropa. Awal tahun ini, pemerintah

Malaysia mengalokasikan anggaran sebesar 821 juta dollar AS atau sekitar Rp7,7 triliun untuk rumah tangga miskin. Kebijakan ini langsung menuai kritik oposisi yang menganggap pemerintah tengah membeli suara pemilih menjelang pemilihan umum yang diprediksi akan menjadi yang terketat sejak kemerdekaan Malaysia pada 1957. Idul Fitri Menurut rencana BLT ini akan dibagikan untuk lima juta rumah

tangga miskin menjelang Idul Fitri, Agustus mendatang. "Sekarang kemungkinan pemilu digelar Oktober semakin besar. Ini adalah jadwal berikut setelah Juli," kata seorang pejabat senior yang tak ingin disebutkan namanya. "Pemilu kali ini sangat berisiko dan perdana menteri tak ingin berisiko. Dia harus membuktikan bahwa pemerintah selalu ada untuk rakyat. Sehingga dia harus menyeimbangkan program reformasi dan bantuan sosial ekonomi," tambah pejabat itu. Sementara itu seorang petinggi Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) yang mendominasi koalisi pemerintah Barisan Nasional memastikan

bahwa pemilu akan digelar paling lambat Oktober mendatang. "Setelah September adalah yang kami ketahui tentang jadwal pemilu," katanya. Anwar optimis Sementara itu pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim sangat yakin koalisi tiga partai politik bentukannya akan dengan mudah memenangkan pemilu. Alasannya, rakyat saat ini kecewa dengan buruknya cara pemerintah menangani korupsi dan praktik diskriminasi rasial. Kepada sejumlah media asing, Anwar mengatakan koalisinya akan memenangkan pemilu sedikitnya dengan selisih 10 kursi. "Saya sangat yakin, Insya Al-

lah, kami bisa mengamankan suara mayoritas," ujar Anwar seperti dikutip Associated Press. Dia sangat yakin sebagian besar warga etnis minoritas Cina dan India yang mencakup sepertiga dari 28 juta penduduk Malaysia akan mendukung oposisi. Sebagian besar warga etnis minoritas merasa kebijakan pemerintah Malaysia meminggirkan kelompok minoritas. Etnis Melayu sangat diuntungkan dalam berbagai hal misalnya mendapatkan pekerjaan, masalah keuangan, pendidikan dan perumahan. Dukungan untuk koalisi pemerintah terutama datang dari warga etnis Melayu yang menjadi mayoritas penduduk Malaysia. (kpc/may)

Aquino Ingin Arroyo Dipenjara, Bukan di RS

INT

DERMAGA HANYUT-Potongan dermaga dari Jepang, hanyut hingga ke Oregon, Amerika Serikat, akibat tsunami yang melanda negeri itu pada Maret 2011 lalu.

Ledakan di Xinjiang Cederai 17 Orang XINJIANG (VOKAL) Sebuah ledakan di suatu sekolah agama di Provinsi Xinjiang, Cina, Kamis (7/6) mencederai 17 orang, termasuk 12 anak-anak. Harian pemerintah Cina melaporkan ledakan itu terjadi saat kepolisian Cina melakukan penggrebekan di suatu sekolah ilegal di kota Hotan. Pemerintah setempat mengatakan penggrebekan dilakukan setelah kepolisian menerima laporan sejumlah orangtua yang menyatakan anak-anak mereka disekap di pusat pendidikan Al Quran di kota itu. Lokasi penyekapan anak-anak itu berada di lantai lima sebuah bangunan per-

mukiman penduduk. "Saat polisi tiba di lokasi, tersangka penyekap menyalakan sebuah bom rakitan yang memancarkan api," kata Kepala Kantor Informasi Regional, Hou Hanming. Sementara itu Kongres Uighur Dunia, sebuah organisasi masyarakat Uighur di Jerman mengatakan kedua pihak terlibat dalam bentrokan di sekolah itu. "Pemerintah menggunakan gas air mata yang mencederai kedua pihak," kata juru bicara Kongres Uighur Dunia, Dilxar Raxit kepada BBC. Pemerintah Cina menyatakan polisi berhasil menyelamatkan 54 anak-anak.

Sementara mereka yang luka diklaim hanya mengalami luka bakar ringan. Permasalahan Uighur Lebih dari separuh penduduk Provinsi Xinjiang adalah etnis Uighur, kelompok masyarakat beragama Islam dan menggunakan bahasa rumpun Turki dan memiliki ikatan etnis dengan Asia Tengah. Provinsi ini bergolak karena penduduk Uighur merasa diperlakukan sebagai etnis kelas dua dibanding dengan warga Cina. Namun, pemerintah Cina mengatakan negeri itu menghadapi ancaman organisasi teroris Islam radikal di provinsi tersebut.(kpc/may)

MANILA (VOKAL)-Mantan Presiden Filipina Gloria Arroyo seharusnya berada di dalam penjara, bukan di kamar rumah sakit saat menanti disidang atas kasus dugaan kecurangan dalam pemilu dan dugaan korupsi. Jawaban itu dilontarkan juru bicara Presiden Benigno Aquino, Edwin Lacierda, Kamis (7/6), ketika ditanya apakah Arroyo benarbenar sakit parah sehingga dia tinggal di rumah sakit militer yang relatif nyaman, selama enam bulan ini. "Jika kondisinya baik-baik saja, dia seharusnya ditempatkan di dalam sel. Penahanan di rumah sakit seharusnya tidak digunakan sebagai tempat untuk berpura-pura sakit," kata Lacierda kepada televisi ABS-CBN. Arroyo ditangkap pada akhir tahun lalu dan didakwa dengan tuduhan kecurangan pada pemilu senator tahun 2007. Dia kemudian dituduh melakukan korupsi atas pembatalan kesepakatan dengan satu perusahaan China untuk membuat satu jaringan internet nasional. Persidangan-persidangan untuk kedua perkara itu belum dimulai dan prosesnya bisa berlangsung selama bertahun-tahun. Pengadilan menolak permohonan penangguhan penahanan dengan jaminan yang diajukan Arroyo. Namun, dia diizinkan menjalani penahanan di rumah sakit agar penyakit tulang punggungnya bisa diobati. Kata Lacierda, pihaknya sudah meminta tim dokter untuk mengevaluasi kondisi terkini Arroyo. Aquino, yang menang telak pada Pemilu 2010 dengan platform anti-korupsi, bersumpah untuk mengejar Arroyo dan sekutu-sekutunya dengan dugaan besar melakukan korupsi selama bertahun-tahun saat berkuasa. (kpc/may)

Perwajahan: ISKANDAR


4

OPINI Parpol Islam dan Kesejahteraan Rakyat JUMAT 8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

HARIAN VOKAL

TAJUK Pegawai Pajak Tak Pernah Jera PENANGKAPAN Pejabat Pelayanan Pajak Sidoarjo, Tommy Hendratno atas dugaan praktek suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), 6 Juni 2012 lalu kembali mengingatkan kita pada penangkapan dua pegawai Kantor Pajak, Gayus Tambunan dan Dhana Widyatmika (DW) beberapa waktu lalu. Dibanding Gayus dan DW, ternyata Tommy Hendratno diketahui pangkatnya lebih tinggi. Tugas Tomy pada posisinya adalah mengawasi pekerjaan para Account Representative. Artinya Tomy bertugas sebagai tempat konsultasi para wajib pajak. Tetapi, yang terjadi sebaliknya, posisi tersebut malah disalah gunakan untuk memperkaya diri sendiri. Kasus demi kasus yang bermunculan ini, dapat saja menjadi pemicu menjauhnya masyarakat dari kepatuhan untuk membayar pajak. Sementara, sejak dulu masyarakat diserukan untuk membayar pajak demi kelancaran pembangunan. "Orang Bijak, Taat Pajak', Begitulah seruan yang sering kita dengar, sejak duduk di bangku sekolah. Dan seruan itu rasanya tak lapuk karena hujan dan tak lekang karena panas. Tapi apa realitanya? Justeru semakin panjang catatan pegawai pajak yang doyan 'ngemplang' pajak yang dihimpunnya sendiri. Kalau saja oknum pegawai pejak menyadari, betapa pedihnya masyarakat yang diminta taat untuk membayar pajak, kendati kewajiban itu mesti memaksa mereka membagi antara penghasilan yang kurang layak dan membayar pajak. Bahkan tak jarang kewajiban membayar pajak dijadikan persyaratan untuk urusan birokrasi masyarakat mendapatkan layanan pemerintah lainnya, misalnya untuk mengurus identitas diri di kantor kelurahan. Begitu berat perjuangan masyarakat yang taat pajak dibanding oknum pegawai pajak yang menilap pajak yang berasal dari masyarakat. Agar tak terulang kejadian serupa, yang berujung ketidak adilan pada masyarakat itu, pemerintah pun berusaha menyelamatkannya dengan upaya reformasi birokrasi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang diantaranya perlu menaikkan gaji serta remunerasi bagi pegawai pajak. Tapi nyatanya kasus Gayus Tambunan dan DW masih terulang kembali. Di sini dapat kita lihat, upaya reformasi birokrasi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selama ini masih sia-sia. Kenyataan ini sudah seharusnya sistem perpajakan berdasar 'paksaan' yaitu dikaitkan dengan data pasti (nilai penjualan, penghasilan dll) diterapkan, sehingga tidak membuka ruang negosiasi yang syarat pokoknya adalah integritas petugas. Kita belum bisa percaya bahwa reformasi birokrasi sudah menyentuh aspek kultur atau mentalitas. Ketika kultur korup belum tergusur, remunerasi berakibat menaikkan nominal suapan. Ada kesan juga kalau penanganan kasus pajak selama ini tak pernah tuntas, sehingga kasus yang sama terus terulang. Sebaliknya, penegak hukum tak pernah menyentuh aktor intelektual dalam berbagai kasus korupsi. Bisa jadi karena mereka memiliki uang atau memang tokoh-tokoh tertentu yang tak tersentuh. Namun lagi-lagi akibatnya, publik yang dirugikan. Kita harapkan kasus terakhir ini menjadi momen untuk memberikan efek jera bagi pegawai pajak lain agar tertib dan tak menerima suap. ***

P ojok   Sindir - Polisi Ciduk Guru Penjual Sabu + Malang nian nasibmu pahlawan......? - Aliran Listrik Terputus, Masalah Bermunculan + Gaimana mau maju warganya pak bup....?

AKHIR-Akhir ini masyarakat semakin disuguhi dengan hal yang sama sekali tidak bisa dipahami. Idealisme sebuah partai politik (parpol) seakan diperjualbelikan. Juga, terlihat jelas semakin kentaranya nilai-nilai pragmatisme yang diusung oleh hampir setiap parpol. Kisruh soal bahan bakar minyak (BBM), misalnya, hanya sebagai suguhan pemandangan anggota dewan, yang - meminjam istilah Gus Dur -, berwatak kekanak-kanakan. Bahkan, semakin hari watak mereka semakin tidak waras. Para politikus itu sama sekali tidak membela rakyat, apalagi mengemban dan menyerap aspirasi rakyat. Alih-alih, mereka malah asyik bertarung memperjuangkan partai masing-masing. Sehingga, peran parpol menjadi mandul dalam menyejahterahkan rakyat. Parpol yang diwakili oleh para kadernya itu lebih sering dan bahkan nyaris selalu mengutamakan kepentingan parpol ketimbang menjadi pelayan masyarakat. Dalam masalah BBM, misalnya, masih segar dalam ingatan betapa pembahasan BBM tersebut sampai larut malam, dengan etika yang karut-marut, dan hasilnya pun begitu sengakarut. Pola diskusi dan sidang yang sangat tidak beretika, gontokgontokan, debat kusir persis dengan mahasiswa semester awal yang baru mengenal dunia diskusi. Hari-hari ini, juga ke belakang nanti adalah di mana kemungkinan titik balik ketidakpercayaan masyarakat kepada

mereka tidak berhasil mengawinkan dua kutub tersebut sehingga partai Islam semakin dijauhi serta tidak lagi diminati. Partai Islam sudah dianggap sebagai fosil, sudah usang dan mulai lapuk. Semestinya, partai Islam akan mudah memenangkan pemilihan umum kapan pun dilaksanakan, karena mayoritas rakyat adalah muslim. Tetapi, yang terjadi adalah partai Islam malah menjadi uswatun sayyiah (teladan jelek), tidak ada bedanya dengan parpol lain yang termakan berbagai isu jelak di Tanah Air. Jika kadernya tersandung masalah, maka seakan - dan ini memang konsekuensinya - ia akan terkena dua sangsi sekaligus. Satu dari negara, dan kedua dari masyarakat berupa sangsi sosial. Toh, tidak sedikit juga kader parpol Islam yang tersandung kasus korupsi bahkan juga tersandung kasus amoral, menonton video porno di saat persidangan sebagaimana pernah diberitakan di media massa, beberapa waktu lalu. Bagi parpol Islam tentu hal tersebut sangat memalukan, dan sekaligus merupakan tamparan bagi parpol tersebut. Bagaimana mau menyejahterakan rakyat kalau masalah moral pun masih belum "dipahami" secara benar?

SALAH satu orientasi yang paling pertama dan yang diinginkan dari kebanyakan mahasiswa adalah nilai bukan ilmu pengetahuan yang seharusnya mereka dapatkan di bangku perkuliahan, karena nilai bisa membuat mereka merasa puas dan senang meskipun nilai yang mereka peroleh bukan dari hasil jerih payah mereka sendiri. Selain itu, dengan nilai yang baik atau bagus mereka bisa mengambil mata kuliah diatasnya atau kuliah dengan kakak tingkat mereka. Dengan demikian nilai merupakan hal yang paling diutamakan dalam belajar serta ilmu pengtahuan tidak begitu diperlukan. Hal seperti ini merupakan yang tidak baik, karena dengan orientasi seperti ini akan mengakibatkan tidak adanya perkembangan atau kemajuan bagi mahasiswa itu sendiri, karena yang ada dalam pemikiran mereka hanyalah nilai. Dengan demikian, sebaiknya sebagai mahasiswa harus memiliki orientasi ilmu pengetahuan bukan untuk mendapatkan nilai, meskipun nilai sangat diperlukan dalam perkuliahan, karena tanpa nilai seorang mahasiswa juga tidak bisa meneruskan atau melanjutkan pendidikan mereka di bangku perkuliahan. Bagi seorang mahasiswa yang berfikir

Surat Pembaca

sektor perpakiran tersebut, supaya pendapatan asli daerah bisa tahun ke tahun meningkat. Selain itu, para petugas dan pengusaha perpakiran agar menjamin kendaraan pengendara yang parkir, sehingga para pengendara tidak merasa was-was dalam memakirkan kendaraan mereka, sehingga pengendara yang membayar parkir sesuai dengan ketentuan yang sudah ada tidak merasa rugi. Bukan itu saja, sebaiknya petugas parkir memakai pakaian lengkap serta atribut dan bukan seperti biasanya, hanya memakai baju kuning saja, berarti sudah dianggap petugas parkir. Apalagi, beberapa bulan lagi atau sekitar bulan September akan dilakukan Pekan Olahraga (PON), tentu perlu dari seluruh lini diperbaiki termasuk perpakiran. Makanya, perlu ada perbaikan di sektor perpakiran.

Luthfi-Suka Jaya

cerdas, mereka akan berfikir untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan bukan nilai, karena dengan ilmu pengetahuan seorang mahasiswa bisa mendapatkan nilai yang bagus, tetapi jika dengan nilai belum tentu bisa mendapatkan ilmu pengetahuan. Dalam hal ini, Untuk memperoleh nilai yang bagus tersebut, mahasiswa menggunakan berbagai cara seperti ada yang belajar dengan sungguh-sungguh, belajar dengan teman mereka dan ada juga yang tidak belajar tetapi mengharapkan teman dalam memperoleh nilai serta dengan cara-cara yang lain yang mungkin merupakan cara yang tidak baik untuk memperoleh nilai yang baik. Tetapi dalam hal ini, yang terpenting mereka bisa lulus dan mendapatkan nilai yang baik seperti yang mereka inginkan. Bagi mahasiswa yang mendapatkan nilai dengan cara belajar dengan sungguh-sungguh mereka akan medapatkan dua keuntungan selain mendapatkan nilai yang baik, mereka juga akan mendapatkan ilmu pengetahuan. Akan tetapi, jika mahasiswa yang mendapatkan nilai dengan cara membuat sesuatu yang tidak baik seperti membuat kopek’an (zimat) atau menyontek dengan te-

Oleh

TIAP kali melewati perempatan jalan itu, aku selalu melihat gerombolan anak yang terdiri dari 5 orang berlarian menghampiri mobil pribadi atau angkot yang berhenti karena lampu merah. Sebagian dari mereka menengadahkan tangan kepada sopir mobil pribadi itu, sebagian mendendangkan lagu dengan peralatan musik seadanya, mencoba menghibur para penumpang angkot, dan ada pula yang membagikan selebaran yang isinya mengumumkan bahwa dirinya adalah anak yatim yang membutuhkan sumbangan dari dermawan untuk biaya sekolah. Bagi yang merasa iba, satu atau dua keping recehan segera ia berikan, sementara bagi yang tidak memiliki parasaan iba, anak-anak itu sama sekali tidak mereka acuhkan. Bahkan, ada diantara para sopir itu yang sengaja menggas mobilnya dengan bunyi menggerincit, mengagetkan anak-anak yang tengah mengumpulkan recehan rupiah itu. Anehnya, semuanya itu hanya dianggap lumrah oleh dua atau tiga perempuan dewasa yang

memperhatikan dari kejauhan. Mereka adalah para ibu dari anakanak tersebut yang sengaja menunggu dari kejauhan, menunggu anak-anak mereka menyetorkan uang yang didapat dari memintaminta di tengah jalanan ramai itu. Anak-anak tersebut merupakan aset berharga bagi para ibu itu. Tiap hari anak-anak mereka harus giat mencari uang untuk biaya makan dan kebutuhan hidup lainnya. Mengenai sekolah sang anak, bagi mereka sama sekali tidak penting. Kisah di atas sering terjadi di kota-kota besar di Indonesia. Para orang tua yang tidak memahami fungsinya sebagai pihak yang menerima amanah memelihara, merawat serta mencarikan masa depan terbaik bagi anak-anak yang dititipkan kepadanya. Ketika kesulitan ekonomi menghimpitnya, maka si anak akan diekspolitasi, dipaksa membantu memecahkan persoalan ekonomi mereka dengan berbagai cara. Anak-anak bahkan diarahkan ke jalanan untuk mengais rezeki, mengamen, mengemis, bahkan menipu dengan membuat seleba-

Pemimpin Perusahaan Hj. Bety Marlina

Perwajahan/Pracetak: Pepen Prengky (Kepala), Andixer, Iskandar Zulkarnain, Abda Wiza, Rinto Armiko, Zulqifli, Alib Destiyono, Idris Muchni.

Tun Akhyar

Wakil Pemimpin Perusahaan Gerri Nasri

Dalam hal tersebut, sebaiknya seorang mahasiswa bisa memulai sesuatu itu dengan kegagalan, karena tidak seorang pun yang tidak pernah mengalami kegagalan dan dari kegagalan tersebut bisa menghasilkan kesuksesan, Untuk itu, sebagai mahasiswa sebaiknya bisa menggunakan waktu-waktunya untuk belajar, baik disaat dosen sedang menjelaskan maupun disaat waktu-waktu luang seperti disaat beristirrahat, libur dan juga disaat tidak ada kegiatan maupun dengan cara membuat catatan kecil yang bisa dibawa kemanapun dan untuk dibaca bukan untuk dijadikan kopekan (zimat) pada saat ujian. Karena dengan membaca dan terus mengulang bacaan tersebut, maka ilmu pengtahuan yang dibaca akan melekat dan selalu ingat pada pikiran kita. Selain itu, kita bisa mendengarkan atau memperhatikan seseorang atau dosen dalam menyampaikan ilmu pengetahuan dengan sungguh-sungguh, agar kita bisa memahami dan mengerti tentang ilmu pengetahuan yang disampaikan. Dengan cara seperti ini, kita

Rupiah Tercecer di Jalanan

Wakil Pemimpin Redaksi Hasan Basril

Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab

Yang menarik untuk dikaji selanjutnya adalah bahwa simbol serta logo yang digunakan oleh parpol yang berasaskan Islam sebagai manhaj. Perjuangannya adalah simbol-simbol kesucian, Kabah, bulan dan bintang, bumi atau juga padi dan bulan sabit sebagai simbol keadilan dan kesejahteraan. Logikanya, jika dilihat dari simbol-simbol tersebut, partaipartai Islam ini sangat menjaga "citra" kesucian dengan menjadikan lambang-lambang yang agamis. Tetapi, di sisi lain mereka gagal mendidik kadernya untuk berpegang teguh pada prinsip sesuai visi dan misi mereka ingin menyejahterahkan rakyat. Apalagi, jika ditinjau dari lanscape Islam tentu mereka harus rahmatan lil alamin bukan sekedar rahmatan lil raiyyah (kemaslahatan bagi rakyat) saja. (Tolhah: 2006) Kita semakin miris mendapati sekian supervisialisme (pendangkalan-pendangkalan) nilai yang terjadi di negeri ini, khususnya yang melanda partai politik. Bisa dibayangkan, betapa sulitnya membedakan mana ustadz dan mana koruptor serta pengemplang pajak di negara kita. Toh, mereka sama-sama memakai simbol-simbol agamawi. Ustadz memakai peci dan atribut Islam lahiriah tatkala ia

Hermanto

man pada saat ujian, mereka hanya mendapatkan satu keuntungan saja, yaitu hanya mendapatkan nilai saja meskipun nilai yang mereka peroleh itu baik, akan tetapi mereka tidak mendapatkan ilmu, itupun jika mereka beruntung dalam hal tersebut… !, tetapi jika mereka tidak beruntung, mereka tidak akan mendapatkan keuntungan sama sekali, tetapi kerugian yang akan mereka dapatkan. Hal-hal yang kurang baik seperti itu tidak perlu untuk dicontoh, karena akan menimbulkan kebiasaan buruk. Apalagi dalam hal belajar sebaiknya kita jujur mengerjakan sesuatu, agar bisa mendapatkan yang terbaik meskipun diawali dengan kegagalan. Dalam hal ini, kegagalan merupakan guru yang terbaik bagi kita, karena dari kegagalan tersebut akan kita bisa mengetahui kekurangan yang ada pada diri kita sendiri. Sehingga kita bisa mengoreksi kembali kesalahan-kesalahan yang sudah kita lakukan. Selain itu, jangan cepat putus asa dan jangan cepat menyerah dalam melakukan sesuatu dan teruslah mengulang untuk memperoleh yang terbaik.

Dewan Redaksi: H Yusrizal Koto, Tun Akhyar, Hasan Basril, Yurnaldi, Hj. Bety Marlina, Gerri Nasri. Ombusdmen: H. Aji Dheri. Redaktur Pelaksana: Ridwan Alkalam. Koordinator Liputan: Akmal Kutianyir. Redaktur: Idrus Yamin, Bakhtaruddin, Delfi Indra, Zukri Subayang, Marzuli Adi, Budi Suseno, Fitri Mayani, Saaduddin Badra. Reporter: Andika, Dairul Riyadi, Adek Hernita, Ryan Yutri Varios, Zulfikri, Indra Jaya, Ibnu Hasan, Devi Surindra, Abdul Mutholib, Mokhtiar, Zulkifli. Sekretaris Redaksi: Desi Arsianti, Yanti. Biro Daerah: Dumai: Parno Sali (Kepala), Yusrhel, Vernando. Pelalawan: Pandapotan Marpaung (Kepala), Giona Puga, Farikhin. Siak: Zulfahmi (Kepala), Soleman. Bengkalis: Andrias (Kepala). Indragiri Hilir: Mulyadi (Kepala), Muhamad Faisal. Indragiri Hulu: Prasetia (Kepala), Obrin B. Rokan Hilir: Asbinsyah Pasaribu (Kepala). Rokan Hulu: Paber Siahaan (Kepala), Maulana Ishaq. Kampar: Apriyaldi (Kepala), Rispondi. Kuantan Singingi: Dodi Kuswandi (Kepala), Reflizar. Meranti: Sawaluddin (Kepala) . Jakarta: Syafruddin AL (Kepala), Surya Irawan.

Pemimpin Umum H Yusrizal Koto

Fariz Alniezar

berceramah. Sedangkan fenomena koruptor dan maling uang negara memakai simbol keislaman sangat lumrah ditemukan tatkala mereka masuk persidangan. Kala itu mereka, para koruptor segera memakai baju koko lengkap dengan peci sembari dibubuhi sumpah-sumpah Ilahi serta dicampur dengan isak tangis dan air mata buaya yang seolah-olah juga berkata sesungguhnya, "aku tidak bersalah." Dengan demikian, kalau ingin dipercaya dan didukung oleh rakyat maka partai Islam harus berbenah merapatkan barisan serta memikirkan gejela supervisialisme nilai itu. Juga, gejala pendangkalan-pendangkalan lain yang melanda partai-partai Islam agar dalam pemilihan umum nanti mereka tidak lagi menjadi bahan tertawaan dan mendapat julukan parpol medioker, harus berbenah mengembalikan nilainilai islami dalam melandasi setiap kegiatan. Hal demikian sekaligus sebagai upaya menuju kesejahteraan bagi rakyat. Ini memang sulit kalau tidak mau dikatakan utopis. Tetapi, itulah jalan yang harus ditempuh jika ingin dipercaya rakyat. Wallahu Alam. ***

Penulis adalah peneliti di Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Jakarta.

Ilmu Pengetahuan Lebih Utama dari Nilai

Parkir Tanpa Pakai Karcis UMUMNYA petugas parkir kendaraan baik roda dua maupun roda empat di Kota Pekanbaru tanpa menyerahkan karcis tanda pembayaran pengendara, kecuali di sejumlah mall yang ada di Kota Bertuah ini. Bila tanpa karcis, tentu pendapatan pemerintah dari sektor perpakiran tersebut tidak tentu dan jelas berapa jumlahnya, sehingga besar peluang, baik pelaksana parkir maupun instansi terkait yang mengurus parkir itu. Disamping jumlah dananya yang memungkinkan untuk diselewengkan, juga pertanggungjawaban petugas parkir bila terjadi kehilangan kendaraan sangat kurang sekali. Ini sudah sangat lama terjadi dan seolah dibiarkan saja oleh pemerintah, padaahal bila benar-benar diatur dengan ketentuan yang baik, tentu sangat banyak pendapatan dari sektor tersebut. Oleh karena itu, diharapkan kepada instansi terkait atau Pemerintah Kota Pekanbaru agar menertibkan

parpol. Betapa tidak, "topik jualan" di berbagai daerah akhirakhir ini adalah bermunculannya calon-calon pemimpin dari kalangan independen atau nonpartai. Ini sinyal bahwa rakyat sudah jengah dengan parpol. Terlebih, dengan parpol yang bernafaskan serta berasaskan Islam. Mereka memakai simbolsimbol Islam hanya sebagai kamuflase kepentingannya. Tentu rakyat sudah punya file tersendiri mengenai penilaian terhadap parpol-parpol yang diklaim islami itu. Bahkan budayawan Ridwan Saidi, anak asli Betawi pernah mengatakan bahwa parpol yang berhaluan Islam bukan lagi objek garapan disiplin ilmu sosiologi, tapi adalah garapan atau objek ilmu arkeologi. Itu artinya, parpol dengan jargon Islam itu sudah bukan zamannya lagi, karena ia menanggung beban ganda, yakni mensejahterahkan rakyat melalui parpol, sementara situasi perpolitikan dianggap semakin membusuk. Celakanya,

Oleh

ran yang menyatakan dirinya adalah anak yatim piatu yang membutuhkan sumbangan untuk makan. Padahal, orang tua mereka sehat-sehat saja. Pada momen Hari Anak Nasional ini, idealnya anak-anak korban eksploitasi itu bisa sedikit bergembira, bermain dengan anak-anak seusia mereka. Namun kegembiraan itu tidak akan mungkin mereka rasakan. Bagi mereka waktu sangat berharga untuk mengumpulkan rupiah. Kalau tidak, orang tua mereka pasti akan murka. Data pemerintah tahun 2011 menyebutkan, dari 6,5 juta kasus yang terjadi pada anak, lebih dari 1,7 juta kasus merupakan kasus eksploitasi anak dalam klasifikasi buruk, termasuk di dalamnya kasus anak bekerja pada tempat hiburan malam, pembantu rumah tangga, pekerja tambang, dan di tengah laut. Dari 1,7 juta kasus itu, pemerintah hanya mampu menangani 11 ribu kasus saja setiap tahunnya. Dalam sebuah pemberitaan portal berita belum lama ini, Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak Arist Merde-

bisa memperoleh ilmu pengetahuan meskipun itu sedikit, karena dari sedikitlah sesuatu itu akan menjadi banyak. Ilmu yang kita dapatkan juga bisa kita kembangkan dengan cara memberikan kembali atau mengajarkan kembali kepada orang lain, semakin sering kita mengajarkan ilmu kapada orang lain maka akan selalu ingat dalam pikiran kita. Sabagai seorang mahasiswa yang cerdas dan berfikir kreatif sebaiknya berfikir untuk mendapatkan ilmu bukanlah nilai. Apabila nilai yang diperoleh dengan cara yang tidak baik, maka dapat menyebabkan kerugian bagi dirinya sendiri meskipun nilai yang diperoleh baik, tetapi nilai yang diperoleh dengan cara yang baik seperti belajar dengan sungguh-sungguh dan lain sebagainya, ini akan memberikan kepuasan bagi dirinya sendiri meskipun nilai yang diperoleh itu pas-pasan. Tetapi, jika mereka yang belajar dengan sungguh-sunguh, mereka akan mendapatkan nilai yang baik dan tidak akan memperoleh nilai yang tidak baik.

Penulis adalah mahasiswa Universitas Riau.

Kolom Kami

DELFI INDRA Redaktur Harian Vokal ka Sirait, minimnya alokasi anggaran APBN menjadi penyebab utama lambannya penyelesaian kasus kekerasan dan eksploitasi yang banyak dialami anak-anak itu. Menurutnya, alokasi anggaran yang tersedia untuk penanganan kasus anak ini hanya sebesar Rp300 miliar. Padahal, setidaknya dana sebesar Rp1,2 triliun dari APBN harus dimiliki masing-masing lintas Kementerian terkait, seperti Kementerian Kesehatan dan Pendidikan, untuk menyelesaikan kasus kekerasan dan eksploitasi pada anak ini. ***

Iklan: Harmen Fadly (Manajer), Zulkifli (Koordinator Iklan Pku), Jimmi Endrik (Staf Iklan), Endang Setyawati, Ilson Yunaldi (Marketing Iklan), Soeparto HAR (Kepala Perwakilan Jakarta), Joni Ardikesuma (Manajer Iklan Jakarta), Edriwan (Koordinator Dumai-Duri), Dewi Susanti (Adm. Iklan), Sartana (Desain). Produksi: Feri Irawan, Prima Aldino, Hendra P, Marco MW, Suheri S, Suardi CS, Rudi A, Ilham M, Roy F, Alimi Wahid, Surya Darma. Sirkulasi: Nasruddin Syahri (Manajer), Irwansyah (Koordinator), Herianto, Fajriah (Adm. Sirkulasi). Keuangan : Gusnety. Umum: Mufzi Boy. TI: Sudarmawan (Kepala), Bayu. Penasihat Hukum: Syamsul Rakan Chaniago SH,MH, Rudy P Tampubolon SH, Drs Mishar MSi, Zainal Abidin SH, Hasrizal. Litbang: Febry Sy. Alamat Redaksi: Jalan Durian No.16F Telp 0761 - 863466 Kota Pekanbaru. Kantor Dumai: Gedung YUBE Grup Jalan Cempedak No. 88 Dumai Telp 0765 - 439013. Percetakan: Jalan Palas Mekar Umban Sari No.9A Rumbai-Pekanbaru. Kantor Biro Redaksi Jakarta: Gedung IJW Lt.3 Jalan Proklamasi No.91 Jakarta Pusat 10320, Telp-Fax: 021 314 9874. Kantor Biro Iklan Jakarta: Gedung Maya Indah Jalan Kramat Raya No.3 G Jakarta Pusat Telp (021) 3903112, Fax (021) 3929630. Penerbit/Percetakan: PT. INTI VOKAL MEDIA. Tarif Iklan:Bisnis/Produk Rp35.000/mm kolom (FC) Rp17.500/mm kolom(BW); Sosial/Duka Cita/Ucapan Selamat : Rp10.000/mm kolom (FC) Rp5.000/ mm kolom (BW); Iklan Baris : Rp15.000/baris (minimal 3 baris). Iklan Mini Kolom Rp50.000/terbit.

Redaksi Harian Pagi Vokal menerima tulisan, artikel, dari pembaca yang berisi usulan, saran dan kritikan yang membangun. Redaksi tidak memuat tulisan yang berisi hasutan, fitnah dan mengandung unsur SARA. Kirimkan tulisan anda melalui email: harianvokal@gmail.com atau antarkan langsung ke Kantor Redaksi Harian Pagi Vokal Jalan Durian No.16F Pekanbaru dan Gedung YUBE GROUP Jalan Cempedak No 88 Dumai.

Penanggung Jawab/Redaktur:AKMAL KUTIANYIR

Perwajahan: ALIB DESTIYONO


5

HUKUM dan KRIMINAL JUMAT

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

HARIAN VOKAL

Marpoli: Kasbon Inisiatif Anggota Dewan LINTAS Polres Dumai Ciduk Pengedar Ekstasy

DUMAI(VOKAL)-Tim Sat Narkoba Polres Dumai kembali menangkap terhadap KH (25) atas dugaan kepemilikan barang haram jenis narkotika, di Jalan Ombak Gang Makmur Kecamatan Dumai Kota, Rabu (6/6) sekitar pukul 23.30 WIB. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh ini kedapatan memiliki, menyimpan, menguasai, dan menyediakan narkotika bukan tanaman, RISTIAWAN melainkan jenis pil ekstasi merk pink love sebanyak 7 butir. Kapolres Dumai AKBP Ristiawan Bulkaini kepada Harian Vokal, Kamis (7/6) mengatakan, kronologis penangkapan berawal pada saat Tim Sat Narkoba Polres Dumai menerima informasi bahwa terlapor KH membawa pil ekstasi. Setelah mencocokkan ciri-ciri pelaku, kemudian dilakukan penangkapan di tempat kejadian Jalan Ombak Gang Fajar Sari, Kecamatan Dumai Kota. “Di tangan tersangka diamankan barang bukti berupa 7 (tujuh) butir pil ekstacy merk pink love, 1 unit motor Suzuki Smash dengan Nopol BM 2450 HA, 1 unit HP Nokia type 7230. Tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Polres Dumai guna penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya. Kapolres mengatakan kepolisian berharap kerja sama masyarakat agar lebih berperan aktif untuk membongkar kedok pengedar narkoba di lingkungan masing-masing. Selain itu, masyarakat diharapkan selalu berkoordinasi dengan kepolisian jika ditemukan adanya hal yang mencurigakan dan melanggar hukum di sekitar tempat tinggal warga. “Kita menggencarkan pelayanan prima dan siap bertindak jika dibutuhkan,” harapnya. Kepolisian saat ini terus mengembangkan perkara tersebut guna mengendus persembunyian pelaku dan bandar dimana asal tersangka mendapatkan barang haram tersebut. “Kita gencarkan pencarian dan pengembangan perkara untuk mengetahui pelaku lain di balik keterlibatan mereka,” jelas Kapolres. (egy)

Edarkan Sabu, Mantan Kontraktor Ditangkap

SELATPANJANG(VOKAL)-Kepolisian Sektor Tebingtinggi Kepulauan Meranti, menangkap mantan kontraktor yang kini beralih profesi menjadi pengedar sabu-sabu berinisial MH (37), lengkap dengan sejumlah barang bukti (BB) lainnya, Rabu (6/6) petang. Total BB sabu itu ditaksir bernilai Rp25 juta. Bermula dari informasi masyarakat yang didapat aparat Polsek Tebingtinggi, bahwa di wilayah Desa Gogok Darussalam, pemekaran dari Desa Insit Kecamatan Tebingtinggi Barat, ada terduga pengedar narkotika. Mendapat info ini, petugas Polsek Tebingtinggi berkoordinasi dengan aparat Polsek Tebingtinggi Barat yang membawahi wilayah desa itu, membentuk tim guna meringkus tersangka tersebut. Sekira pukul 18.00 WIB, dilakukan penggerebekan di rumah tersangka di Jalan Gogok RT 03 RW 05 yang bersebelahan dengan rumah Kepala Desa Insit, Mubasir. Kehadiran aparat Kepolisian yang dipimpin langsung Kapolsek Tebingtinggi Kompol Irwan Harahap dan Kapolsek Tebingtinggi Barat, Ipda Syamsueri, sempat menjadi perhatian ratusan warga. Namun setelah diberitahukan bahwa petugas polisi sedang bekerja, maka satu-persatu warga yang diminta untuk membubarkan diri meninggalkan tempat kejadian perkara. “Kehadiran kami di rumah tersangka sempat dipertanyakan warga sekitar. Namun setelah diberitahukan bahwa polisi sedang bekerja, maka satu persatu warga yang diminta untuk membubarkan diri, mau meninggalkan rumah tempat penggerebekan itu,” kata Kanit Reskrim Polsek Tebingtinggi, Ipda B Purba, kepada sejumlah wartawan, Rabu (6/6) malam di Mapolsek Tebingtinggi. Transaksi Via HP Sementara Ps Kanit Reskrim Polsek Tebingtinggi Barat Brigadir Raymon, usai menghitung barang bukti (BB) yang berhasil disita dari tersangka merincikan, polisi berhasil mengamankan sabu-sabu dengan berat 25 gram dalam satu bungkusan plastik paket besar dan sepuluh bungkusan plastik paket kecil. Total BB sabu itu ditaksir bernilai Rp25 Juta. “Bersama BB sabu itu juga diamankan alat timbangan digital, delapan lembar pecahan uang rupiah 100 ribu yang diduga hasil dari penjualan sabu sebanyak Rp800 ribu, empat unit handphone Nokia yang terdiri dari dua tipe 1280, satu tipe 3310 dan satu tipe 6300. Kemudian empat buah bong (alat penghisap sabu) beserta satu unit sepeda motor merek Satria,” ungkap Brigadir Raymon. Tersangka MH saat ditanyai wartawan di Mapolsek Tebingtinggi mengatakan, dirinya hanya bermain tunggal selama lebih kurang empat bulan terakhir. Ia mengaku memperoleh sabu itu dari orang berinisial AT yang tidak dikenalnya secara langsung. Namun hanya berkomunikasi lewat handphone bila hendak mengambil pasokan sabu di suatu tempat yang ditentukan oleh At. “Saya baru empat bulan mengedarkan ini bang, sebelumnya hanya pemakai, kemudian coba-coba mengedarkan. Dulu bekerja sebagai kontraktor proyek, sekarang tidak lagi,” tutur tersangka MH dari balik sebo yang menutupi wajahnya di ruangan unit Reskrim Polsek Tebingtinggi. (swl) Penanggung Jawab/Redaktur: AKMAL KUTIANYIR

r Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi APBD Inhu PEKANBARU(VOKAL)-Pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Kamis (7/6) siang kembali menggelar sidang lanjutan kasus korupsi beramai-ramai dengan terdakwa mantan Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Raja Thamsir Rachman. Sidang kali ini masih mengagendakan mendengarkan keterangan saksi. Kali ini mantan Ketua DPRD Inhu, Marpoli, duduk di kursi ‘pesakitan’ menjadi saksi dalam kasus korupsi kasbon APBD Inhu tahun 2005-2009 senilai Rp116 miliar tersebut. Dalam kesaksiannya di hadapan majelis hakim yang diketuai Muefri SH MH, Marpoli menyebutkan bahwa pengajuan kasbon merupakan inisiatif seluruh pimpinan dan anggota DPRD saat itu. Alasannya, karena dewan terdesak dana untuk turun ke konstituen. Sebelum diajukan, diadakan pertemuan oleh sejumlah anggota

dewan baik di gedung DPRD Inhu, kantor bupati maupun rumah dinas bupati, yang juga dihadiri terdakwa. ”Kasbon itu ada yang secara pribadi maupun kolektif, dan sifatnya informal. Dana terealisasi, berarti ada persetujuan (Bupati, red),” ujarnya. Marpoli sendiri mengaku secara pribadi dirinya mengajukan kasbon sebesar Rp250 juta. Sementara secara kolektif diajukan Rp19 miliar lebih untuk 30 anggota Dewan. Dirinya mendapat bagian Rp1,5 miliar. “Dari kasbon saya itu, belum sepersenpun dikembalikan ke

kas daerah,” ucap Marpoli. Namun ketika dipertegas oleh penasehat hukum Thamsir tentang persetujuan kasbon itu, Marpoli sedikit ragu. “Saya rasa setuju, makanya terealisasi. Tak mungkin mereka (Kabag Keuangan dan Kasda) mencairkan dana tanpa persetujuan pimpinan,” ungkapnya.

Keterangan tersebut langsung dibantah Thamsir. Menurutnya, inspirasi pengajuan kasbon tak pernah sampai pada dirinya. Dari beberapa kasbon, ia hanya memberi satu disposisi yang bertuliskan; “Dipertimbangkan, sesuaikan dengan peraturan berlaku”. “Alangkah kelirunya jika saya sebagai pamong yang bisa memberikan persetujuan (kasbon APBD). Saya juga tak pernah hadir

dalam pertemuan itu. Jadi tidak benar itu. Saya tidak tahu menahu tentang kasbon,” tegas Thamsir. Selanjutnya, kesaksian Marpoli berlainan arah dengan keterangan saksi Dekritman yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Inhu. Ia mengatakan, tidak pernah bertemu dengan Bupati saat membahas usulan kasbon. Menurutnya, inspirasi kasbon murni datang dari seluruh anggota dewan. (rtc/mza)

r Bawa Ganja ke Dalam Lapas

Tahanan Curanmor Kembali Diperiksa PEKANBARU(VOKAL)-Belum selesai masa masa vonis tersangka kasus pencurian speda motor, salah soerang tahanan bernama Erwin, kembali melakukan perbuatan tindak pidana dengan membawa barang haram narkoba jenis ganja ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II Pekanbaru, Senin (4/6) lalu. Ganja tersebut didapat dan diterima dari terima dari temannya di Pengadilan Negeri usai menjalani pemeriksaan. Kepala Lapas Kelas II A Pekanbaru Alfi Zacrin, melalu Kepala Pengamanan Lapas Bejo kepada Harian Vokal, Kamis (7/6) membenarkan adanya tahanan yang kedapatan membawa ganja. Penemuan ganja ini, katanya, saat Erwin kembali ke Lapas pasca menjalani persidangan. “Waktu itu sekitar pukul 18.00 WIB, seluruh tahanan kembali ke Lapas. Sesuai dengan protap, petugas keamanan memeriksa barang bawaan tahanan. Saat yang bersangkutan meninggalkan Lapas, tidak membawa barang apapun kecuali yang dikenakannya. Saat pemeriksaan itulah dia terbukti membawa ganja,” jelas Bejo. Selanjutnya, Lapas akan menyerahkan Erwin ke pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Dijelasakannya, pada saat mengetahui akan diperiksa pihak kepolisian, Erwin terlihat sangat terpukul. Dia menundukkan kepala untuk menyembunyikan matanya yang mulai berkaca-kaca. Selain itu, lanjut Bejo, untuk menekan adanya penyelewengan di institusinya, petugas keamanan rutin menggelar razia setiap malam. Bagi tahanan dan warga binaan yang terbukti melakukan pelanggaran, akan dikenakan sangsi. “Untuk Erwin dan pelanggaran sejenisnya, akan dikenai sangsi berupa pencabutan hakhaknya selama menjadi warga binaan,” sebutnya. Hak-hak warga binaan yang

dimaksud oleh Bejo, adalah hak mendapatkan remisi, pembebasan bersyarat, cuti dan cuti bersyarat. Hak tersebut akan hangus ketika yang bersangkutan menjalani vonis pengadilan. “Yang bersangkutan akan menjalani seluruh vonis hakim. Kini tahanan tersangka kalsus curanmor tersebut sudah diperiksa oleh pihak Kepolisian,” katanya. Menurut pengakuan Erwin, ganja tersebut didapat dari temannya, Anas. Untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan kepdanya Erwin membutuhkan waktu hampir satu menit. Ketiika menjalani pemeriksaan di Lapas, Erwin mengungkapkan, ganja tersebut diterimanya saat berada di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Selasa (5/6) kemarin, merupakan jadwal sidang untuk pria yang dijerat pasal 363 KUHP karena curanmor. Barang haram tersebut, disisipkan ke dalam saku celana jeans. Sementara, celana tersebut merupakan satu barang dalam paket yang diberikan Anas di Pengadilan Negeri. Merasa aman pasca persidangan dia pun membawa barang yang diberikan Anas, termasuk ganja kering yang dibungkus menggunakan kertas. Namun, ia tidak bisa menikmati ganja tersebut karena petugas keamanan menemukannya saat melakukan pemeriksaan. Sementara Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Piduim) Kejaksaan Negeri Pekanbaru, kepada Harian Vokal mengakui kejadian tersebut merupakan kesalahan dan keteledoran pihaknya. “Kita kecolongan atas kejadian itu. Namun kita sudah melakukan kebijakan dengan menyuruh dan melarang seluruh tahanan yang sedang menjalani sidang di Pengadilan Negeri Pekanbaru untuk tidak menerima dan mendapatkan barang bawaan atau sejenisnya dari keluarga, saudara maupun teman,” katanya singkat. (zkf)

ANDIKA

MANTAN Wakil Ketua DPRD Inhu Dekritman menjadi saksi dalam sidang kasus korupsi dana APBD Inhu dengan terdakwa mantan Bupati Inhu Thamsir Rahman di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (7/6).

Ayah Tega Cabuli Anak Kandung SELAT PANJANG(VOKAL)-AG (40), warga Jalan Banglas Desa Banglas, harus berurusan dengan penegak hukum karena telah memperkosa anak kandungnya sendiri, sebut saja namanya Bunga (15). Perbuatan biadab itu berlangsung selama dua tahun. Kapolres Bengkalis AKBP Toni Ariadi yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Tebingtinggi Kompol Irwan Harahap didampingi Kanit Reskrim Ipda B Purba, Kamis (7/ 6) siang mengatakan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada Rabu (6/6) malam, setelah mendapatkan laporan langsung dari korban yang didampingi pamannya, Sg (39), warga Jalan Sempaya Banglas. Tanpa perlawanan, tersangka langsung digiring ke Mapolsek Tebingtinggi di Jalan Pembangunan I Selatpanjang. “Tersangka telah mengakui semua perbuatannya dan saat ini masih mendekam dalam tahanan untuk menjalani pemeriksaan intensif. Perbuatan ini pertama kali dilakukan tersangka, Jumat 1 Januari 2010 sekitar pukul 01.00 WIB. Terakhir, terjadi pada Senin 28 Mei 2012. Sementara korban masih kita mintai keterangannya,’’ kata Kanit Reskrim Ipda B Purba, Kamis (7/6) siang. Kasus ini terungkap setelah Sg (39) paman korban mendapat informasi dari warga sekitar yang telah lama curiga dengan perbuatan tersangka. Untuk mengetahui kebenarannya, Sg pun memanggil Bunga dan mempertanyakan hal itu. Semula Bunga tidak mau memberi tahu, karena Ia takut dengan sang ayah. Setelah dibujuk, akhirnya gadis belia ini menceritakan perbuatan sang ayah kepadanya. Spontan Sg geram, namun ia tidak bisa bertindak. Malam itu

juga pria bertubuh kurus ini mendampingi keponakannya itu untuk melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Tebingtinggi. Tidak butuh waktu lama, polisi langsung meringkus Bapak Ruting ini ketika berada di rumahnya. Tanpa perlawanan, tersangka digiring ke Mapolsek dan langsung diperiksa. Berdasarkan pengakuan tersangka kepada polisi, perbuatan itu ia lakukan karena tidak tahan melihat kemolekan tubuh Bunga yang merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Apalagi setiap malam mereka selalu tidur bersama di dalam satu kamar.

Semula Bunga menolak, tapi karena dirayu dan dipaksa sang ayah, akhirnya gadis kecil ini pasrah. Selama dua tahun ia terus dinodai. Bejatnya lagi, perbuatan itu pun dilakukan tersangka di depan sang istri yang sedang tertidur di sampingnya. “Tersangka hanya tamatan SD. Entah mengapa anak sebesar itu masih juga tidur sama dalam satu kamar. Ini juga kesalahan ibunya, tapi kita masih mendalami kasus ini dan akan memintai keterangan sejumlah saksi lainnya setelah mendapatkan keterangan dari korban,” ucap B Purba. (swl)

Tiga Bandar Sabu Dibekuk BUKITBATU(VOKAL)-Satuan Opsnal Reskrim Polsek Bukit Batu, Rabu (6/6) sekitar pukul 22.50 WIB berhasil membekuk tiga bandar sabu di mess karyawan PT SOS di Desa Sukajadi, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti seperangkat alat hisap bong dan paket sabu siap edar. Kapolsek Bukit Batu Kompol Edwar melalui Kanit Reskrim IPDA Ismanto Wibowo ketika dikonfirmasi Rabu (7/6) membenarkan penangkapan tersebut. Dijelaskan, tiga tersangka sudah lama menjadi target operasi (TO) jajarannnya. “Ke tiga tersangka tersebut yakni PR (31) warga Dompas, JD (38) asal Dumai dan AY (30) warga Sesa Api-api. Dua di antaranya merupakan sekuriti PT SOS mitra kerja dari PT Arara Abadi Desa Sukajadi,”

ungkap Kanit. Dijelaskan Ismanto, keberhasilan penangkapan ini berkat adanya informasi dari masyarakat yang sudah resah dengan sepak terjang tersangka. Penagkapan ini dilakukan di dua TKP yang berbeda. Dua tersangka dibekuk di mess PT Arara Abadi dengan BB seperangkat alat hisap bong dan pirek kaca yang masih melekat butiran sabu, ditambah satu peket sabu seharga Rp200 ribu. “Selanjutnya dari hasil interogasi, kedua pelaku tersebut mengakui barang haram tersebut didapatkan dari AY. Tak lama kemudian tersangka AY juga berhasil dibekuk di kediamannya di Desa Api-api bersama barang bukti 3 paket sabu senilai Rp1 juta dan uang hasil dari penjualan Rp100 ribu ditambah satu unit HP merek Nokia tipe 1202,” pungkasnya. (hlr/mza)

Perwajahan: HASAN


6

JUMAT

HARIAN VOKAL

Umur Tanaman

Lama (Rp/Kg)

Baru (Rp/Kg)

3Tahun 4Tahun 5Tahun 6Tahun 7Tahun 8Tahun 9Tahun >=10 Thn

Rp1.094,81/kg Rp1.223,65/kg Rp1.309,84/kg Rp1.347,40/kg Rp1.399,12/kg Rp1.442,67/kg Rp1.488,39/kg Rp1.530,40/kg

Rp1.151,92/kg, Rp1.287,49/kg, Rp1.378,19/kg, Rp1.417,69/kg. 7Rp1.472,11/kg 8 Rp1.517,94/kg, Rp1.566,03/kg Rp1.610,25/kg.

Sumber : Disbun Riau

KURS USD AUD EUR HKD JPY KRW MYR SGD

Jual 9,422.00 9,384.31 11,844.40 1,214.50 11,882.96 8.05 2,979.76 7,391.54

Beli 9,328.00 9,286.02 11,724.36 1,202.26 11,752.55 7.97 2,947.24 7,312.64

RI Masih Aman dari Krisis

JAKARTA (VOKAL) - Sejak 2008 neraca perdagangan Indonesia selalu surplus sehingga pemerintah optimistis Indonesia masih aman dari 'virus' krisis Eropa. Hal ini diyakini oleh Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, "Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, Indonesia masih cukup kuat dari terpaan krisis. Salah satunya sejak 2008 hingga April 2012 neraca perdagangan kita selalu surplus khususnya untuk non Migas," kata Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi, di Kantornya, Kamis (7/6). Dikatakan Bayu, berdasarkan neraca perdangan bulanan, selama 60 bulanan terakhir neraca perdagan Indonesia selalu surplus. "Dan sejak 2008 kita hanya mengalami 3 kali neraca perdangan bulanan mengalami defisit, yakni pada April 2008, Juli 2008 dan Juli 2010," ungkap Bayu. Pada April 2008 neraca perdagangan bulanan defisit sebesar US$ 725 juta namun pada Mei 2008 ner-

aca perdagangan bulannya justru surplus sebesar US$ 1,25 miliar. Sementara pada Juli 2010 neraca perdagangan defisit sebesar US$ 139 juta namun pada Agustus 2010 surplus US$ 1,6 miliar. Bayu mengatakan sinyal perekonomian Indonesia masih baik, bahkan dalam kunjungannya di pertemuan APEC, banyak negara menganggap Indonesia sangat potensial dan terbuka. "Sinyal investor ke Indonesia masih sangat baik, tidak ada yang dikhawatirkan, tidak negara yang semenarik ini selain Indonesia," ujarnya. Walaupun diakui, sejak JanuariApril 2012 kinerja ekpor Indonesia mengalami pelemahan hanya tum-

buh 4,1%. Sementara itu dari Januari-April 2011 tumbuh 30,1%. "Tetapi pelemahan ekspor ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja, tetapi negara-negara lain khususnya negara yang pada 2011 pertumbuhan ekspornya sangat baik seperti Jepang, Korsel, Brazil, China," tandasnya. Diungkapkan Bayu, Jepang pada Januari-April 2011 tumbuh 9,1% namun pada periode yang sama pada 2012 turun hanya tumbuh 3,8%. Korsel pada periode tersebut 2011 tumbuh 27,% namun pada periode yang sama 2012 hanya tumbuh 0,9%. Bahkan seperti Brazil yang pada Januari-April 2012 ekspornya tumbuh 31,3% namun pada periode yang sama tahun 2012 hanya tumbuh 4,5%. China pun mengalami yang sama dari Januari-April 2011 tumbuh 27,4% namun periode yang sama tahun ini hanya tumbuh 6,8%. (dtc/bos)

Sumber : Bank Indonesia

LINTAS Batubara Akan Dikenakan Bea Keluar JAKARTA (VOKAL) - Setelah 65 jenis mineral, batubara menjadi komoditas yang selanjutnya dikenai bea keluar, pembatasan ekspor atau kuota juga akan diterapkan. Eksploitasi batubara selama ini sudah mengkhawatirkan. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Deddy Saleh di Jakarta, Kamis (7/6). "Kami akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk memantapkan rencana tersebut," katanya. Ia mengatakan, penerapan bea keluar batubara juga dimaksudkan untuk memperketat arus komoditas tersebut ke luar negeri. "Selama ini banyak yang dikirim ilegal. Banyak yang tidak tercatat sebagai ekspor. Diharapkan dengan bea keluar, semuanya bisa tercatat sehingga terdata dengan baik," ujar Deddy. Menurutnya, bea keluar batubara tidak berlaku bagi perusahaan yang terikat kontrak karya supaya beban pajak perusahaan tersebut tidak ganda. Pemerintah juga akan menerapkan tata niaga batubara dengan sistem kuota ekspor. Kuota dihitung berdasarkan parameter penguasaan lahan tambang, deposit yang tersedia, kapasitas produksi, kemajuan hilirisasi, dan kinerja terakhir. Menurut Deddy, pengaturan ekspor batubara kemungkinan tidak sampai pada pelarangan ekspor, seperti komoditas tambang lain, dengan batas waktu 2014. "Hilirisasi batubara lebih sulit, makanya butuh waktu lebih lama. Jadi, harus ada pertimbangan supaya pelarangan ekspor tambang tidak pada tahun 2014," tuturnya. Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik mengatakan, pemerintah tidak memiliki gagasan untuk mengenakan bea ke luar bagi batubara, melainkan hanya akan mengatur alokasi peruntukannya sehingga berimbang antara ekspor dan terpenuhinya pasokan di dalam negeri. Menurutnya, batubara diperlukan untuk menjadi energi pembangkit untuk alokasi tambahan listrik, yang memang dibutuhkan di dalam negeri. "Saya harus konfirmasi ke semua perusahaan batubara, tidak ada gagasan membuat bea keluar. Tapi bahwa kita akan mengontrol konsumsi barubara untuk ekspor dan konsumsi dalam negeri," kata Jero menjawab pertanyaan wartawan, di Jakarta.(len)

Penanggung jawab/redaktur: BUDI SUSENO

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

n Neraca Perdagangan Surplus

Harga TBS

Mata Uang

EKONOMI

GM XL Central West Sumatera , Arif Farhan Budiyanto melauncing XmartPlan di Mal Pekanbaru, Kamis (7,6).jpg

IND

n XL Luncurkan Paket “XmartPlan”

Promo Khusus Hanya Rp99 Ribu/3 Bulan PEKANBARU (VOKAL) - XL tidak henti-hentinya membuat terobosan baru dalam melayani jasa telekomunikasi infomasi di Indonesia. Setelah berhasil meluncurkan program paket 1 menit nelpon gratis satu jam dan sms Rp150 gratis 1.000 sms, sekarang XL kembali meluncurkan paket "XmartPlan." Dengan paket "XmartPlan, konsumen yang membeli kartu perdana XL akan mendapatkan layanan gratis selama 3 bulan setelah paketnya diaktifkan. Khusus Riau sudah beredar kartu perdana dengan sampul baru bermerek "XmartPlan". “Semakin luas masyarakat yang memahami beragam manfaat dari sebuah smartphone dan layanan seluler, mereka tidak lagi hanya butuh nelpon atau sms saja, namun juga perlu akses internet dan layanan data untuk berbagai keperluan dari satu ponsel," kata GM XL Central West Sumatera,Arif Farhan Budiyanto dalam press conference di Food Court Mal Pekanbaru, Jl Sudirman, Pekanbaru, Kamis (7/6). Menurutnya, alasan peluncuran paket Xmartplan yakni makin luasnya masyarakat yang membutuhkan layanan data dan internet selain layanan nelpon dan SMS. Namun, selama ini belum ada program yang menawarkan berbagai layanan tersebut dalam satu paket dan dengan tarif terjangkau. "Karena itulah, untuk menjawab kebutuhan pelanggan tersebut, XL meluncurkan program promo paket “XmartPlan”

yang di dalamnya sudah mencakup layanan internet, telepon, dan SMS dengan tarif berlangganan hanya Rp99 ribu/3 bulan," tukas Arif. Paket XmartPlan yang berlaku mulai 7 Juni hingga 31 Juli 2012 di seluruh Indonesia, pada dasarnya menawarkan kemudahan dan tarif yang murah untuk bisa mendapatkan semua kebutuhan tersebut. "XL memberikan tarif khusus sebesar Rp99 ribu/ 3 bulan yang memungkinkan pelanggan mendapatkan manfaat berupa kuota data 500MB, nelpon gratis selama 200 menit, dan 200 SMS gratis ke sesama XL. Selain itu, pelanggan juga akan mendapatkan gratis akses ke sosial media (facebook dan twitter) masing-masing 100 MB per bulannya," jelas Tarif promo ini hanya berlaku untuk pelanggan XL yang baru dan pelanggan lama yang sebelumnya pernah berlangganan paket internet bulanan. Jika masa promo telah habis, pelanggan yang sudah terdaftar di paket Promo Rp. 99K/ 3 bulan akan secara otomatis diperpanjang mas berlangganannya di bulan ke-4 dan akan masuk ke paket XmartPlan 99K/bulan. Semua pengguna smartphone XL bisa berlangganan paket XmartPlan. Namun promo tarif Rp 99ribu/ 3 bulan hanya berlaku untuk pelanggan baru saja atau pelanggan lama yang sebelumnya belum pernah berlangganan paket Internet Bulanan (baik itu Paket Internet HotRod & Paket Super Hemat Bulanan). (ind)

PT Sharp Bangun Pabrik Lemari Es Baru KARAWANG (VOKAL) PT Sharp Electronics Indonesia (SEID), Kamis (7/6) kemarin memulai pembangunan pabrik baru lemari es dan mesin cuci di Karawang International Industrial City (KIIC), Karawang, Jawa Barat, yang ditandai dengan peletakan batu pertamanya oleh Menteri Perindustrian MS Hidayat. Pembangunan pabrik baru seluas 31 hektar ini guna meningkatkan kapasitas produksi lemari es dan mesin cuci sebesar 2.640.000 per tahun pada tahun 2013 mendatang atau meningkat 2,5 kali dari produksi pabrik yang ada sekarang di Pulogadung, Jakarta Timur. "Sejak kehadirannya di Indonesia pada tahun 1970, Sharp telah menunjukan kontribusi pentingnya dalam mengembangkan industri elektronik nasional. Dengan pembangunan pabrik baru ini, sharp telag berperan nyata dalam memberikan kesempatan penyerapan tenaga kerja sekaligus memberikan andil dalam peningkatan pengembangan sumberdaya manusia dan kesejahteraan masyarakat," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat. MS Hidayat mengharapkan dimasa mendatang Sharp akan terus berkembang sehingga mampu mendorong perkembangan industri komponen dalam negeri yang saat ini baru 40% menggunakan komponen lokal dengan melibatkan 15 perusahaan nasional dalam negeri. "Kami akan menciptakan iklim investasi yang lebih baik lagi di seluruh Indonesia," ujar Hidayat, seraya berharap Sharp bisa berkolaborasi dengan perusahaan nasional dan bisa berinvestasi di Indonesia selamanya. Turut hadir juga Dirjen Industri Unggul Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, Budi Dramadi, Direktur Industri Elektronika dan Telematika, C. Triharso, serta Top Manajemen Sharp, Vice President Sharp Corpo-

ration, Toshio Adachi, Executive Managing Officer Group General Manager ASEAN Group Sharp Corp, Yukihiro Gentsu, President Director PT Sharp Electronics Indonesia, Fumihiro Irie, dan jajaran manajemen Sharp, serta pejabat kabupaten Karawang. ASEAN Fokus Sharp Vice President Sharp Corporation, Toshio Adachi dalam kesempatan itu mengatakan, kawasan ASEAN telah menjadi fokus utama Sharp dalam mengembangkan bisnisnya karena kawasan ini memilki populasi generasi muda yang cukup besar dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat. "Bisnis Sharp di Indonesia khususnya telah mendominasi hampir 40% pasar ASEAN. Pembangunan pabrik baru ini merupakan perhatian utama bagi Sharp Group di seluruh dunia, sekaligus hal yang sangat penting bagi kami untuk memperbesar kapasitas produksi dan meningkatkan bisnis Sharp di pasar Indonesia," jelas Adachi. Sementara itu President Director PT Sharp Electronics Indonesia, Fumihiro Irie mengungkapkan, pembangunan pabrik baru ini dapat tumbuh sebagai simbol ikatan antara jiwa dari kemahiran Sharp dengan hati orang Indonesia. "Jiwa kemahiran Sharp adalah teknologi ekslusif dan teknologi produksi yang telah digunakan selama 55 tahun sejak dimulainya produksi kulkas dan mesin cuci di Jepang pada tahun 1957. Teknologi One of the Kind yang dimiliki Sharp juga akan digunakan dalam pabrik baru ini," papar Irie. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diprediksi akan terus berlanjut, terutama prediksi permintaan pasar elektronik rumah tangga akan meningkat telah mendasari SEID untuk membangun pabrik baru sebagai upaya untuk menambah kapasitas produksi guna memenuhi permintaan tersebut.(ysm)

YUSMAN

VICE President Sharp Corporation, Toshio Adachi (kiri) memberikan nasi tumpeng kepada Menteri Perindustrian MS Hidayat, sekaligus menandai peletakan batu pertama pembangunan pabrik baru Sharp di Karawang International Industrial City (KIIC), Karawang, Jawa Barat, seluas 31 hektar dengan investasi Rp1,2 triliun dan kapasitas produksi lemari es 2.640.000 per tahun, Kamis (7/6) di Karawang.

Perwajahan: ZULQIFLI


7

SAMBUNGAN JUMAT

HARIAN VOKAL

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

Diperiksa.....................................................................................Sambungan Hal 1 Merajut......................................................Sambungan Hal 1 PADA hasil rekaman KPK. Mengenai suara yang didengarkan, disebutkan Abu Bakar suara dari anggota DPRD Riau. “Ya suara teman-teman dari DPRD Riau,” ujar Abu Bakar. Anggota DPRD Riau dari Partai Golkar, Iwa Sirwani Bibra yang diperiksa selama 1 jam usai diperiksa lebih terlihat santai dibanding Abu Bakar Sidiik. Ketika keluar dari ruangan persidangan pukul 11.45 WIB, Iwa yang menggunakan tongkat akibat mengalami sakit pada kaki itu mengatakan dirinya hanya disuruh penyidik mendengarkan suara rekaman. “Pemeriksaan saya oleh penyidik hanya mendengarkan suara rekaman saja. Setelah saya dengar ternyata bukan suara perempuan dan itu bukan suara saya,” jawab Iwa. Sementara itu, Kepala Biro Hukum Pemprov Riau, Kasiaruddin usai pemeriksaan mengaku hanya ditanyai 18 pertanyaan oleh tim penyidik. Materi pertanyaan kata Kasiaruddin masih seperti pertanyaan sebelumnya ketika pemeriksaan terdahulu. “Pertanyaannya masih yang lama dan tidak ada yang baru. Keterangan diberikan untuk kesaksian LA (Lukman Abbas) dan TA (Taufan Andoso Yakin),” ujarnya sambil bergegas meninggalkan SPN. Tak jauh berbeda dengan dengan Kasiaruddin, Kepala Bappeda Riau, Ramli Walid yang diperiksa juga menyatakan hal yang sama. Pertanyaan yang diajukan penyidik masih sama dengan pertanyaan sebelumnya ketika men-

jalani pemeriksaan. “Pertanyaan terutama persiapan venue PON dari awal sampai berjalannya. Kesaksiannya untuk LA dan TAY,” jelasnya. Sedangkan saksi lainnya, Rizal Ramli yang merupakan staf Dispora usai menjalani pemeriksaan enggan berkomentar dan bergegas menuju mobil yang menunggunya. Seorang saksi diketahui mangkir dari panggilan timp penyidik KPK. Namun penyidik KPK yang hadir enggan menyebutkan nama saksi tersebut. Saksi lainnya, masing-masing Rizal, Nugroho Agung dari PT Pembangunan Perumahan (PP) serta M Sadeli dari PT Waskita Karya dan Heri dari PT Adhi Karya enggan berkomentar terkait pemeriksaan yang dilakukan KPK. Bahkan mereka sempat lari dari kejaran wartawan melalui ruang belakang. Adapun sembilan saksi yang diperiksa yakni Abu Bakar Sidik, Iwa Sirwani Bibra, Indra Isnaini dari DPRD Riau. Kepala Bappeda Riau Ramli Walid, staf Dispora Rizal Ramli, Kepala Biro Hukum Setdaprov Riau Kasiaruddin dan 3 saksi lainnya yakni Nugroho dari PT Pembangunan Perumahan, Heri dari PT Adhi Karya serta Muhammad Sadali dari PT Waskita Karya. Pemeriksaan di Jakarta Selain memeriksa saksi di Pekanbaru, penyidik KPK juga melakukan pemeriksaan saksi Kepala Divisi Konstruksi III PT Adhi Karya, Adji Satmoko. Adji juga diperiksa dalam kasus dugaan suap pembahasan revisi Peraturan Daerah No-

9 Saksi yang diperiksa, Kamis (7/6) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Ramli Walid (Kepala Bappeda) Kasiaruddin (Kepala Biro Hukum) Rizal Ramli (Staf Dispora) Indra Isnaini (DPRD Riau-PKS) Abu Bakar Sidik (Golkar) Iwa Sirwani Bibra (Golkar) Nugroho (PT PP) Heri (PT AK) Muhammad Sadali (PT WK)

mor 6 Tahun 2010 tentang dana anggaran pembangunan venue menembak untuk PON XVIII di Provinsi Riau. “Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi dari AS dari PT Adhi Karya. AS diperiksa untuk tersangka MFA, MD, LA dan TAY,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Kamis (7/6) Namun Priharsa mengaku tidak mengetahui secara materi pemeriksaan karena kewenangan penyidikan. “Soal materi kewenangan penyidik, tapi AS diperiksa sebagai saksi tindak pidana korupsi pemberian hadiah terkait revisi Perda 6/2010,” katanya. Diketahui, sejak Senin (4/6) lalu KPK mengintensifkan pemeriksaan saksi-saksi dalam kasus suap PON Riau di SPN Pekanbaru. Bahkan jumlah saksi yang diperiksa sudah mencapai 30 orang lebih hingga kemarin, Kamis (7/6). Namun sampai saat ini KPK baru menetapkan 6 tersangka yang masing-masingnya Eka Dharma Putra (pegawai Dis-

pora), Rahmat Syahputra (PT PP) dan Lukman Abbas sebagai pemberi suap. Kemudian 3 anggota DPRD Riau yakni M Faisal Aswan (Partai Golkar), M Dunir (PKB), dan Taufan Andoso Yakin (Fraksi PAN) selaku penerima suap terkait revisi Perda tersebut. Sementara baru 2 tersangka yang telah masuk ke dalam tahap pelengkapan berkas tuntutan, yakni Rahmat Syahputra dan Eka Darma Putra sudah merampungkan berkas pemeriksaan. KPK telah melimpahkan berkas keduanya ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru, dan kasusnya akan segera disidangkan. Dalam kasus ini, KPK pernah menggeledah di beberapa venue Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-18 di Riau. Diantaranya di venue balap sepeda di Rumbai dan stadion utama untuk pelaksanaan PON Riau. Selain di Riau, penggeledahan juga dilakukan di Medan, Sumatera Utara. Yakni kantor PT Adhi Karya Divisi Medan. (zkf/ san)

Mahasiswa.................................................................................Sambungan Hal 1 DALAM orasinya, pengunjukrasa yang menuntut aparat penegak hukum menghentikan kriminalisasi terhadap mahasiswa. Mahasiswa meminta pihak kepolisian menghentikan tindakan kriminalitas terhadap gerakan mahasiswa. Alasannya, pihak polisi selama ini lebih memilih menangkap mahasiswa daripada menangkap sejumlah koruptor di Riau. “Polisi ibarat pisau yang tajam ke bawah tetapi tumpul keatas,” sebut Korlap, Ardi Anshar saat melakukan orasi dengan semangat. Mahasiswa mendesak Kapolresta dan Wakapolresta diusir dari Pekanbaru bila hukum masih dijalankan dengan timbangan yang berat sebelah. “Tinggalkan Bumi Lancang Kuning yang kami cintai ini, bila tidak berani mengusut kasus korupsi sampai ke akarakarnya,” tambah Anshar. Selanjutnya, mahasiswa meminta untuk dihentikan penyidikan terhadap Presiden BEM Universitas Riau (UR) Novri Andri Wulan yang dituduh telah melakukan pengrusakan Tugu Countdown beberapa waktu lalu. Menjawab tuntutan mahasiswa, Kasat Reskrim Polresta

Pekanbaru, AKP Arif Fajar Satria membenarkan adanya pemeriksaan pada Novri Andri Wulan. Dikatakan Arif Fajar, penyidikan merupakan mekanisme pihak kepolisian atas tindakan kriminal, yakni perusakan Tugu Countdown di Jalan Cut Nyak Dien beberapa waktu lalu. Arif Fajar juga mengaku, penyidikan tersebut di dasari karena adanya pelapor dari pihak pemerintah. “Novri belum berstatus tersangka. Jangan salah paham dulu. Ini murni penyidikan yang melanggar Pasal 170 KUHP tentang perusakan. Mekanisme ini tentu kita jalani.Jika terjadi pelanggaran hukum, polisi tidak pandang bulu,” kata Arif Fajar kepada wartawan. Terkait penghadangan mahasiswa menyampaikan orasi dalam areal dalam Mapolresta, Wakapolresta Adang Suherman mengaku pihaknya bukan menghalangi aksi demonstrasi yang dilakukan gabungan mahasiswa, tetapi lebih menegaskan agar pengunjuk rasa tidak melabrak etika perizinan sebagai masyarakat yang berbudaya, apalagi melanggar mekanisme dan aturan yang

telah ditetapkan. “Surat pemberitahuannya tidak ada. Lagipula, di Mushalla orang ada pengajian sementara mereka berteriak-teriak. Inikan melanggar etika, apalagi ini mahasiswa,” ujar Adang kepada wartawan. Sesalkan Sikap Wakapolresta Sementara itu, kuasa hukum gabuangan mahasiswa pengunjuk rasa, Armilis sangat menyayangkan sikap Kapolresta dan Wakapolresta Pekanbaru. Armilis menilai AKBP Adang telah melakukan tindakan yang sangat tidak patut dengan mengusir mahasiswa. Katanya, tindakan itu telah mencoreng citra AKBP Adang sebagai Wakapolresta Pekanbaru. “Sebaiknya ada yang patut dimaklumi, mahasiswa adalah anak muda, tentu orang yang masih mempunyai “sulut api” yang bergelora. Mereka tidak boleh dimusuhi. Sebaiknya panggil saja korlap ke ruangan, adakan negosiasi dan itu lebih terpuji,” sebut Armilis. Armilis juga menilai dalam kasus ini adanya konspirasi intelijen dengan pihak-pihak tertentu. Pasalnya, yang melakukan pengrusakan Tugu

Countdown bukanlah kliennya (Novri Andri Wulan,red) melainkan penyusup yang memprovokasi gerakan mahasiswa. “Inilah konspirasi, ada orang yang menyusup ke dalam pasukan pengunjukrasa, yang kemudian memprovokasi gerakan ke hal-hal kriminal. Kemudian dituduhkan ke mahasiswa. Artinya, mahasiswa telah menjadi tumbal atas konspirasi intelijen atau kepolisian dengan pihak-pihak tertentu,” tuduh Armilis. Selanjutnya, dia mengatakan polisi seolah-olah memusuhi mahasiswa, padahal, katanya, mahasiswa hanya melaksanakan kontrolnya sebagai agent of change dan penyalur aspirasi masyarakat Pekanbaru. Dugaan korupsi beberapa proyek venue PON tidak asing lagi di telinga masyarakat. Hal itulah katanya yang diperjuangkan mahasiswa, agar mafia yang telah merugikan rakyat ditangkap. “Tetapi malah sebaliknya, penegak hukum justru menghalangi aksi demonstrasi mahasiswa. “Kami akan selalu kawal diskriminasi terhadap gerakan-gerakan kritis ini,” pungkas Armilis. (ynl)

DI Piala Eropa 2012. Apalagi, pada perhelatan turnamen terakbar antara negara di Benua Eropa ini mereka menjadi tuan rumah. Mampukah pasukan Francciszek Smuda ini mengjudukannya?. Kalau melihat peringkat FIFA di mana mereka hanya menempati posisi ke-62 atau posisi terbuntut dibandingkan kontestan Piala Eropa ini, nampaknya sulit bagi mereka untuk bisa meraih prestasi. Apalagi mereka tergabung di Grup A yang di tempati Republik Ceska, Yunani dan Rusia. Tapi, dengan sejumlah penggawa yang memiliki prestasi di level klub tersebut seperti Wojciech Szczesny di Arsenal hingga Robert Lewandowski bersama Dortmund, kans tersebut masih terbuka. Kemenangan dalam laga perdana melawan Yunani, Jumat (8/6), bakal mempermudah langkah mereka. “Sasaran kami adalah fase knock out. Kami harus bisa memanfaatkan semua peluang yang kami miliki, termasuk dalam laga perdana ini,” ujar sang pelatih. Perpaduan pemain muda dan para pemain senior yang dilakukan sang pelatih Smuda mulai menunjukan hasil yang

Oktober 2010 lalu itu juga sangat senang dengan perubahan dirinya. Bahkan Risty mendapat dukungan penuh dari sang suami. Wanita kelahiran Jakarta, 12 April 1989 ini merasa kewajiban sebagai seorang muslim dan istri

telah terpenuhi. Sebelumnya Risty suka mendapat teguran dari Rifky perihal pakaiannya yang terlalu terbuka. Dulu tanktop selalu menjadi busana favorit artis yang bermain untuk fim Best Friend ini.

Wanita yang melejit lewat film Pocong 2 berharap bisa konsisten memakai jilbab. Saat awal menggunakan jilbab, dia mengaku kepanasan. “Untuk siap, sih, siap, tapi saya harus sabar,” ujar Risty.

superberat. Belum lagi dengan kekuatan yang dimilik lawan mereka, Yunani. Tim ini punya benteng kokoh yang sulit untuk ditembus lawan. Senjata inilah yang menjadi andalan mereka ketika membuat kejutan dengan meraih gelar juara Euro 2004. Dan yang perlu diingat, Yunani juga butuh kemenangan untuk mewujudkan mimpinya mengulang sukses yang pernah diraih delapan tahun silam. Tekat itupun sudah disematkan di dalam dada Georgios Samaras dan kawankawan. Pada acara konferensi pers, striker Georgios Samaras mewakili teman-temannya berbicara kalau mereka sangat senang karena pertandingan akan dimulai. Ini adalah momen yang sudah lama mereka nantikan. Setelah bekerja keras pada kualifikasi Euro 2012 dan melakoni beberapa laga persahabatan, akhirnya mereka bisa memulai kompetisi yang sesungguhnya. “Kami sudah mengharapkan ini sejak lama. Kami siap memulai Euro 2012. Kami siap mengalahkan tuan rumah Polandia,” ujar Samaras. Samaras menambahkan secara fisik dan psikologis Yunani sudah siap 100%. (bbc/rts/bbs/sad)

PNS............................................................Sambungan Hal 1 ANAK penerima pensiun dan penerima pensiun orangtua PNS yang meninggal. Dalam kategori ini juga termasuk, penerima tunjangan veteran, tunjangan kehormatan anggota KNIP, perintis pergerakan kebangsaan/kemerdekaan atau janda/dudanya, dan lain-lain. Sesuai dengan bunyi Pasal 3 Ayat 1 PP yang menyatakan besarnya gaji/pensiun/tunjangan ke-13 adalah sebesar penghasilan sebulan yang diterima pada Juni 2012. Penghasilan dimaksud bagi pegawai negeri meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga,

tunjangan jabatan/tunjangan umum, dan tunjangan khusus/ tunjangan khusus kinerja/tunjangan kinerja/insentif khusus. Bagi penerima pensiun meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan tambahan penghasilan, dan bagi penerima tunjangan hanya menerima tunjangan sesuai peraturan perundangundangan. Dalam Pasal 3 Ayat 3 PP Nomor 57 Tahun 2012 mengatakan Penghasilan sebagaimana dimaksud sebelum dikenakan potongan iuran berdasarkan peraturan perundang-

undangan. Dalam hal pegawai negeri, pejabat negara, dan penerima pensiun/tunjangan menerima lebih dari satu penghasilan, maka gaji/pensiun/ tunjangan bulan ke-13 hanya diberikan salah satu yang jumlahnya lebih menguntungkan. Anggaran untuk membayar gaji ke-13 ini dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) bagi PNS daerah, gubernur dan wakil gubernur, serta bupati/ wakil bupati dan walikota/ wakil walikota. (ozc,hab)

Ketidakmautahuan...............................Sambungan Hal 1 KEPENTINGAN pribadinya, dibiarkan begitu saja, walau agama dan muraninya menuntut agar ia melakukan sesuatu untuk menghentikan kesalahan itu. Ironisnya lagi, kesalahan tersebut dan orang yang menyaksikan itu ada di kawasan atau lembaga pendidikan agama sekalipun. Sebut saja kran air yang terbuka dan mencurahkan air begitu banyak di tempat berwudhu’ mesjid atau di pesantren, misalnya. Amat jarang ditemukan ada orang yang secara suka rela mau menutup kran air yang terbuka itu, walau ia tahu itu adalah perbuatan mubazir yang sangat dilarang oleh agama. Di dua lembaga yang sering dianggap “suci” dan sakral sebagai barometer penegakkan nilai-nilai kecerdasan emosional dan spiritual

Ingin................................................................................................................................Sambungan Hal 1 APA perbedaan yang dirasakan istri Rifky Balweel itu? “Dengan pakai jilbab di sekitar lingkungan, aku jadi merasa lebih dihargai,” tutur Risty Tagor, di Jakarta, Rabu (6/6). Rifky yang menikahinya 2

memuaskan. Catatan terbaik Smuda yaitu saat membawa Polandia mengalahkan Argentina dengan skor 2-1, 05/06/ 2011 yang lalu. Belum lagi kematangan Robert Lewandoski dalam menciptakan gol. Lewandoski menunjukan ketajamannya dengan menyumbang 13 gol dalam 41 pertandingan bersama Polandia. Ya, kemenangan dalam laga ini memang sangat penting bagi tuan rumah. Tiga poin pertama di ajang Eropa, setelah hanya meraih satu imbang dan dua kalah pada penampilan perdana empat tahun silam akan mempermudah langkah mereka ke depan, mengingat kekuatan di grup ini cukup berimbang. Misi ini tidak akan mudah. Sejak fase grup diperkenankan untuk putaran final pada 1980, hanya dua kali tuan rumah yang bisa meraih kemenangan di partai pembuka. Keduanya adalah Prancis pada 1984 dan Belanda serta Belgia ketika menjadi tuan rumah bersama pada 2000. Selain itu, skuad Polandia banyak diisi pemain berusia 25 tahun. Jika tidak kuat mental, dukungan publik yang akan memadati Stadion Warsawa bisa berubah menjadi tekanan

Jilbab ternyata tak menghalangi ibu satu anak ini untuk terus menekuni dunia akting. Malah kini dia dapat berkah: mendapat peran di sebuah sinetron yang mengharuskannya menggunakan jilbab. (tnr,hab)

itu pun ternyata ajaran tentang hidup hemat dan bersih tidak tegak, walau di situ hampir setiap hari dikhutbahkan hadis Nabi tentang tercelanya kebiasaan hidup yang kotor dan mubazir. Seolah-olah, mesjid dan pesantren hanya sekedar tempat berupacara, tetapi bukan tempat mendidik jiwa. Ayatayat suci dan hadis Nabi hanya untuk dibaca dalam dan untuk berlomba, tetapi tidak untuk diamalkan dalam rangka membentuk karakter bangsa. Tetapi ada yang bertanya, apakah ini tanda-tanda bangsa yang sudah lelah dengan segalanya? Apakah ini pertanda bangsa yang tidak ada lagi rasa cinta, lalu menjauhkan diri dari segala hal yang akan membuatnya bertambah lelah pula? Apakah ini pertanda bangsa yang hanya sibuk memikirkan keselamatan diri tanpa harus membuang energi memikirkan yang lain termasuk bangsa atau umatnya? Semua kemungkinan di atas boleh jadi memang sedang terjadi di dalam jiwa anak-anak bangsa, walau tidak kecil kemungkinan juga ada di kalangan ulamanya. Mimbar-mim-

bar telah berubah fungsi dari sebagai tempat penyampaian pesan-pesan keagamaan dan keilmuan dalam rangka pencerdasan umat dan bangsa, menjadi panggung sandiwara mengiklankan kebohongan pencitraan diri dalam rangka meraih popularitas yang berujung kepada keuntungan-keuntungan pribadi, tanpa menyadari bahwa masyarakat dan orang banyak mengambil pelajaran untuk berbuat hal yang sama dalam rangka memperjuangkan kepentingan-kepentingan mereka pula. Tetapi, sampai bilakah semua ini akan terjadi dan siapakah yang akan sanggup mengakhiri? Apakah masih belum tiba juga saatnya untuk kembali membalik lembaran-lembaran suci wahyu ilahi sebagai pedoman hidup ketika telah semakin banyak kenyataan yang berkata bahwa hampir tidak satupun undang-undang, peraturan atau teori-teori yang dibuat mampu menghentikan semua itu dan mengantarkan kita ke kehidupan tenang yang dirindukan?** Penulis adalah guru besar UIN Suska Riau

Minim..................................................................................................................................................................................................Sambungan Hal 1 SEHARUSNYA dalam menertibkan pedaganga kaki lima, Firdaus selain berdasarkan aturan Perda No 5 tahun 2002, tetapi Wako juga harus memikirkan nasib mereka dengan berupaya menyediakan tempat yang pantas terlebih dahulu, sehingga nasib mereka tidak terabaikan. “Kalau tidak, wako dapat memberikan sebuah kebijakan dengan membuat aturan yang khusus bagi pedagang dan mereka wajib melaksanakannya, seperti waktu berjualan, lokasi yang dibolehkan dan sebagainya. Sehingga harapan dari masyarakat terhadap Wako makin besar ke depannya,” harap Zaidir. Sementara itu, Sekretaris Fraksi PPP DPRD Pekanbaru, Zulkarnain menyarankan kepada Firdaus agar tidak mencari ‘kambing hitam’ atas kegagalan semenjak menjabat sebagai Wako Pekanbaru. Seharusnya Wako dan SKPD yang ada sarannya melakukan introspeksi diri terhadap kegagalan itu dan bukan memberikan alasan yang klasik terhadap lepasnya piala Adipura. Seperti alasan akibat gejolak politik saat Pemungutan Suara Ulang (PSU) tahun 2011 lalu maupun akibat pembangunan jalan layang (fly over). “Pemko harus melakukan perbaikan terhadap kinerja dari SKPD Penanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN ALKALAM

yang ada serta mencari cara bagaimana piala Adipura dapat diraih kembali,” ujar Zulkarnain. Namun penilaian berbeda dilontarkan Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Nofrizal. Menurut Nofrizal, kegagalan Firdaus meraih piala Adipura bukan kegagalan keseluruhan Walikota Pekanbaru. Sebab, penilaian yang dilakukan Pemerintah Pusat dan Tim Independen pada tahun 2011, sedangkan pasangan FirdausAyat baru dilantik sebagai Walikota pada tahun 2012. Meskipun begitu, Walikota harus bertanggung-jawab mengembalikan penghargaan yang telah hilang itu. Belum Pantas Penilaian sebaliknya justru dilontarkan Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Pekanbaru, Roni Amriel. Menurut Roni, Kota Pekanbaru masih belum pantas meraih piala Adipura. Alasannya, karena kondisi riil lapangan Kota Pekanbaru beberapa tahun belakangan hanya terlihat bersih di kawasan jalan protokol saja. Sebaliknya, kawasan pelosok atau pinggiran kota masih banyak terdapat tumpukan sampah. “Penghargaan itu belum pantas diterima Kota Pekanbaru. Pemko harus melakukan terobosan baru dalam mem-

buat teknologi pengolahan sampah, sehingga barang yang sudah tidak dapat terpakai tersebut dapat dimanfaatkan kembali. Selama ini Pemko hanya melakukan buka dan buang tanpa berfikir bagaimana sampah dapat menghasilkan kembali,” tutur Roni sembari membandingkan daerah lain sudah menggunakan teknologi tinggi pengolahan sampah. Pemko Pekanbaru saran Roni harus membuka lahan baru untuk tempat pembuangan akhir (TPA) sampah selain di Muara Fajar, Rumbai. Terkait bidang transportasi, Roni mengkritisi belum maksimalnya Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru membuka jalur koridor III untuk bus Trans Metro. Hal itu pula menyebabkan bantuan bus dari pusat gagal diraih. “Ini juga merupakan bentuk kegagalan,” tambah Roni. Tidak Tegas Kritikan lainnya, seperti dilontarkan tokoh sekaligus akademisi Alaiddin Koto yang menilai Wako Firdaus sering ragu-ragu dalam memberikan kebijakan dalam pembangunan serta menjalankan roda Pemko Pekanbaru. Beberapa contoh keraguan Wako terkait penertiban izin mendirikan bangunan (IMB) Ritos di lokasi Purna MTQ. Meski hal tersebut

secara aturan sudah menyalahi, namun aksi Wako tidak jelas. Begitu pula pada kasus terhentinya pembangunan Pasar Cik Puan di Jalan Tuanku Tambusai, padahal sudah dibangun sejak tahun 2011 lalu. Padahal kepemilikan lahan bangunan oleh Pemko Pekanbaru dan lokasi parkir di lahan Pemprov Riau. “Saya lihat Firdaus MT belum memahami keseluruhan kondisi yang ada di Pekanbaru, sehingga dalam mengambil sebuah kebijakan dirinya masih ragu-ragu,” tutur Alaiddin. Evaluasi SKPD Sementara itu, mantan Walikota Pekanbaru periode 2006-2011, Herman Abdullah menilai perlunya Wako yang menjabat saat ini menjalin komunikasi dengan seluruh SKPD dan masyarakat. Karena kebersihan dan ketertiban kota tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi harus melibatkan masyarakat selaku pelakunya. Jika pelaku sudah diberikan pengertian maka hasilnya akan dapat dirasakan oleh seluruh pihak “ tutur Herman. Begitu pula Wako perlu mengevaluasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sebab SKPD yang setiap hari melakukan pekerjaan tersebut, seperti Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas

PU, Dinas Perhubungan, Dinas Pasar, Kecamatan dan Kelurahan. Jadi, lanjutnya, kepala daerah mengevaluasinya. “Jadi jangan menunggu petugas penilaian datang maka kota baru dibersihkan. Inilah yang salah namanya. Pekanbaru selaku ibukota Provinisi Riau mau tidak mau harus membersihkan kota,” seru Herman. Wako Terkait penilaian kinerja selama menjabat Wako Pekanbaru, Firdaus yang dikonfirmasi usai menggelar silaturrahmi dengan sejumlah pimpinan perusahaan swasta di aula Kantor Walikota Pekanbaru beberapa waktu lalu menyebutkan beberapa alasan. Alasan itu yakni saat penilaian oleh tim dari Pemerintah Pusat akhir 2011 lalu, keadaan Kota Pekanbaru sedang amburadul, baik dalam hal pengelolaan sampah, maupun ketertiban berlalu lintas. “Saat penilaian yang dilakukan pada November dan Desember 2011 lalu, tempat pembuangan sampah di TPA Muara Fajar semua alat berat rusak, sehingga sampah menumpuk. Saat itu Pemko Pekanbaru dan masyarakat juga disibukkan agenda menyukseskan Pemilukada, sehingga penilaian pada saat itu jauh turunnya,” ungkap Firdaus.

Namun, gagalnya piala WTN kategori lalu-lintas disebutkan Firdaus lepas tahun 2012 ini karena ruas jalan yang diamati merupakan ruas jalan yang tertib lalu lintas adalah Kawasan Jalan Sudirman. Kegagalan itu selain pada 2011 itu mulai dilakukan pembangunan fly over (jalan layang), masyarakat juga sedang banyak menyampaikan aspirasi-aspirasinya sehingga ikut mengakibatkan tidak hanya macet karena pembangunan, tapi juga karena menyampaikan aspirasi-aspirasi itu. “Nah pengamatan itu juga mengakibatkan kita tidak mendapatkan WTN, namun hanya mendapatkan kategori angkutan saja,” jelas Firdaus. Sehingga lanjut Wako, dampak kegagalan WTN tersebut, Pemko Pekanbaru pada 2012 batal mendapatkan bantuan sebanyak 10 unit mobil bus Trans Metro dari Kemenhub RI. Bantuan 10 unit mobil yang telah diajukan pada 2011 lalu itu akhirnya dialihkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang dianggap telah siap dan memenuhi berbagai macam persyaratan yang telah ditetapkan oleh Kemenhub RI. Agar kembali bisa meraih dua piala kebanggan itu, sambung Firdaus, Pemko Pekanbaru pada 2012 berupaya

maksimal menjaga kebersihan dan keamanan berlalu lintas di Kota Pekanbaru. “Insyaallah tahun yang akan datang dengan kerja keras, kita yakin dua piala itu bisa kita peroleh lagi,” ujar Firdaus optimis. Penghargaan Adapun penghargaan yang berhasil diperoleh tahun 2012 berdasarkan data media ini, Pemko Pekanbaru cuma meraih penghargaan zero accident (nol kecelakaan atau nihil) bagi keberhasilannya membina 7 perusahaan yang berkantor di kota Pekanbaru. Kemudian piala WTN kategori angkutan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI serta Juara Olimpiade Olahraga Siswa (O2S) tingkat Sekolah Dasar se-Riau. Tetapi piala WTN kategori lalu-lintas gagal. Sedangkan prestasi tahun sebelumnya, yakni piala Adipura yang pernah diraih selama 7 tahun berturut-turut yakni mulai tahun 2005 hingga tahun 2011. Piala WTN terhitung tahun 2002, 2003, 2005, 2007, 2008, 2009, 2010 dan tahun 2012. Penghargaan lainnya seperti, Kota Koperasi, Pengembangan Karang Taruna, Anugerah Lingkungan, Swasti Shaba Kota Sehat, Perda Akte Kelahiran Bebas Biaya, Piala Adiwiyata atau sekolah lingkungan berbudaya, dan lain sebagainya.(fik/abd/rid) Perwajahan: ISKANDAR


CMYK

8

Keuangan Perbankan

HARIAN VOKAL

JUMAT 8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

Penerbitan Sukuk Negara Capai Rp120 T

Pengobatan Mata Tanpa Operasi Hanya di Arjuna PEKANBARU (VOKAL)-Arjuna, pengobatan mata tanpa operasi, telah hadir di Pekanbaru. Kehadiran metode pengobatan menggunakan rempah-rempah asli dari kaki Gunung Himalaya, India ini dapat membantu serta menyembuhkan penyakit mata dan penyakit lain-lainnya. Pengobatan Arjuna beralamat di Jl Tuanku Tambusai, tepatnya di seberang Pasar Cik Puan Pekanbaru. Selain Pekanbaru, cabang Arjuna tersebar di Surabaya, Makasar, Balikpapan, Bali, dan Lampung dengan kantor pusat di Jakarta. Keistimewaan Arjuna, ramuan pengobatan Arjuna 100% tidak memiliki efek samping. Semua jenis herbal berasal dari tumbuh-tumbuhan dan diimpor ke Indonesia. Karena jenis tumbuhan pengobatan Arjuna tidak terdapat di daerah lain selain di Kaki Himalaya. Dengan racikan kuno turun-temurun, pengobatan Arjuna terutama mengobati pe nyakit mata seperti katarak, minus-plus, silinder, mata merah-berair, glaukoma, kabur akibat diabetes, dan berbagai keluhan mata lainnya.

Arjuna juga menyediakan ramuan untuk pengobatan ambeien-wasir, yang sudah lama maupun baru. Selain penyakit-penyakit di atas, Arjuna juga mampu menyembuhkan keluhan pria di usia tua maupun muda. Di antaranya lemah syahwat, hipotensi, ejakulasi dini, kurang gairah, loyo akibat diabetes. Arjun, terapis Arjuna menjelaskan, setiap pasien yang datang berobat terlebih dahulu harus mendaftar di front office. Lalu diperiksa dan diterapi pada bagian telapak kaki untuk mencari urat syaraf bermasalah. Dari hasil terapi akan diketahui jenis penyakit dan pasien akan diberi penjelasn jenis penyakit yang diderita. Untuk mencapai tingkat keberhasilan pengobatan pasien akan diberikan pantangan dan anjuran, dibantu olahraga, makan teratur dan banyak minum air putih. "Pengobatan mata di Arjuna tanpa operasi. Di sini menggunakan ramuan rempahrempah dengan harga terjangkau, agar lebih membantu masyarakat Pekanbaru khususnya Riau," kata Arjun. (ind)

INDRA

PENGOBATAN Arjuna hadir di Jl Tuanku Tambusai, tepat di depan Pasar Cik Puan Pekanbaru.

INT

YUNI Yanti didampingi Yuharman memperlihatkan koper berisi uang Rp1 milyar hadiah undian program Sinar Tebar Milyar BRK.

BRK Sambangi Yuni Yanti, Miliarder Sinar Tebar Milyar PEKANBARU(VOKAL)-Yuni Yanti, salah satu miliarder baru yang beruntung mendapatkan Rp1 milyar, dari penarikan undian “Sinar Tebar Milyar” Bank Riaukepri, 20 April 2012 lalu, Rabu (6/6) kemarin, dikunjungi Bank Riaukepri Cabang Pasar Pusat. Kunjungan ini selain untuk silahturahmi juga Bank Riaukepri ingin mengetahui siapakah sebenarnya Yuni Yanti dan profil lainnya tentang dirinya. ‘’Kunjungan kita menemui ibu Yuni ini salah satunya ingin bersilaturahmi langsung dan juga ingin mendokumentasikannya. Ibu yang telah beruntung ini, memang merupakan nasabah Bank Riaukepri cabang Pasar Pusat,’’ sebut Pimpinan Cabang Bank Riaukepri Pasar Pusat, Yuharman, Rabu (6/6) di sela kunjungannya di SDN 124 Pekanbaru.

Profesi Yuni Yanti sekarang ini memang seorang Kepala Sekolah (Kepsek) di SDN 124 Pekanbaru. Dirinya menjadi nasabah Bank Riaukepri Cabang Pasar Pusat sejak tahun 1992 sejak pertama kali dirinya pindah ikut suaminya dari Selat Panjang. Awal dirinya dikonfirmasi pihak Bank Riaukepri jika dirinya telah terpilih mendapatkan hadiah utama dari undian SInar Tebar Milyar (STM) Bank Riaukepri tersebut, Yuni Yanti tak dapat tidur. Pasalnya dia mengaku tak menyangka, apalagi dirinya saat penarikan undian tersebut tak diundang. Tetapi setelah dikonfirmasi ulang dengan pihak Bank Riaukepri 14 April 2012 lalu, dirinya mulai percaya. Tetapi masih terus merasa dirinya tak mungkin mendapatkan hadiah sampai

sebesar Rp1 miliar itu. ‘’Saya sangat-sangat tak menyangka, kemudian setelah dikonfirmasi ulang dengan pihak bank 14 April saya mulai yakin, tapi masih bertanya-tanya juga. Awalnya saya tak yakin karena saldo saya hanya sedikit. Dan tak diundang juga saat penarikan undian di Labersa (Hotel Labersa) waktu itu,’’ ungkap Yuni lagi. Merasayakindandirinyasudah dikonfirmasi dan dipastikan pihak Bank Riaukepri, dia pun merasa bersyukur sekali telah mendapatkan keberuntungan itu. ‘’Saya sangat berterima kasih terhadap Bank Riaukepri,’’ ungkapnya sambil mengatakan jika uang tersebut sebagian akan digunakan dia untuk biaya pendidikan anak-anaknya dan untuk melaksanakan umrah ke tanah suci Mekah. (rls/bos)

SURABAYA (VOKAL) - Kementerian Keuangan mencatat penerbitan Sukuk Negara mencapai Rp120 triliun sampai sekarang karena besarnya potensi di Indonesia. "Pencapaian itu juga didukung oleh `demand` yang berlebihan di pasar sukuk dalam negeri," kata Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Dahlan Siamat, ditemui dalam Sosialisasi Surat Berharga Syariah Negara (Sukuk Negara), di Universitas Airlangga Surabaya, Kamis. Menurut dia, Sukuk Negara (SBSN) merupakan surat berharga negara yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah sebagai bukti atas bagian penyertaan Aset SBSN baik dalam mata uang rupiah maupun asing. "Kebijakan Sukuk Negara itu tertuang dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara," ujarnya. Dengan animo yang positif tersebut pihaknya optimistis pada masa mendatang Sukuk Negara bisa menjadi instrumen investasi keuangan syariah yang tepat bagi masyarakat. "Apalagi potensi Sukuk Negara di Tanah Air kian berkembang pesat seiring 80 persen penduduk di Indonesia adalah muslim dan

mereka sangat berpeluang menjadi investor," tukasnya. Penerbitan Sukuk Negara, lanjut dia, dengan nilai Rp120 triliun mengalami peningkatan kinerja dibandingkan pada bulan lalu yang mencapai Rp116,7 triliun. "Di sisi lain, Sukuk Negara yang dimulai sejak tahun 2008 sampai akhir April 2012 telah membukukan `outstanding` sebesar Rp102,88 triliun," tutur dia. Pada kesempatan sama, Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Ekonomi Islam, Munifah Syanwani, membenarkan bahwa penduduk muslim di Indonesia adalah potensi perkembangan Sukuk Negara. Apalagi Sukuk Negara diterbitkan dengan basis syariah sehingga sesuai menjadi instrumen pengembangan ekonomi Islam. "Peran ekonomi Islam yang juga diterapkan dalam Sukuk Negara bertujuan agar dana yang beredar di perekonomian nasional tidak hanya dinikmati orang kaya atau `blunder`. Tetapi harus dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat secara rata baik di sektor riil maupun moneter," katanya. (ant/bos)

K IAT

Jurus Hemat di Saat Harga Melonjak SETIAP waktu, penghasilan kita akan selalu menurun akibat inflasi dari tahun ke tahun. Paling tidak sama, kecuali kita melakukan sebuah lompatan cukup tinggi. Jika belum juga, maka solusi terakhirnya adalah dengan prinsip kembali ke alam, bersahabat dengan alam. Hidup yang lebih organik. Paling tidak ada enam kategori yang bisa kita hemat ketika harga-harga melonjak tajam. 1. Keuangan Menabunglah terlebih dahulu berapa pun uang yang Anda dapatkan di awal. Lalu lanjutkan dengan investasi, baru sisanya buat kebutuhan sehari-hari. Paling tidak, jika konsisten Anda terapkan, tahun depan Anda sudah bisa merasakan hasilnya. 2. Makanan Ketika Anda berangkat kerja, bawalah selalu makan siang dari rumah, selain lebih higienis juga bisa menghemat pengeluaran. Buat acara-acara keluarga, sebaiknya Anda dan pasangan Anda memasak sendiri, ketimbang makan di restoran-restoran mewah. 3. Energi dan air Lebih baik memakai air dari shower ketimbang air dari gayung, karena bisa menghemat 50 persen air dan itu membuat Anda akan terbiasa mencintai alam serta memulai dengan gaya hidup organik (kembali ke alam). 4. Mobil dan kendaraan Kendarailah kendaraan bermotor Anda dengan kecepatan stabil 80 km/jam di dalam tol, dan usahakan jangan mengerem atau tancap gas tiba-tiba. Selalu sediakan uang receh untuk parkir. Agar mobil atau motor tetap kelihatan baru, lakukan pemolesan paling sedikit dua kali setahun. Jika Anda memiliki mobil atau motor bekas, belilah yang baru berumur dua sampai tiga tahun. (bos)

Penanggung Jawab: BUDI SUSENO

Perwajahan : ABDA


CMYK

9 JUMAT

HARIAN VOKAL

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

Tim Penilai Nasional dan Walikota Takjub r Penampilan PIK Brain SMA YKPP Dumai DUMAI (VOKAL)-Tim Penilai Pusat Informasi Konseling (PIK) Remaja Tingkat Nasional merasa takjub dengan penampilan PIK Brain SMA YKPP Dumai. Ketua Tim, Fitri saat berkunjung ke SMA yang terletak di Kelurahan Bukit Datuk, Kamis (7/6), tak mampu menyembunyikan kekagumannya. “Sebenarnya kami datang kemari untuk bertanya dan menilai adikadik. Tapi kalau begini, kami tidak tahu lagi mau bertanya apa,” aku Fitri usai menyaksikan PIK Brain SMA YKPP Dumai unjuk kebolehan menyampaikan materi seputar HIV/ AIDS, Narkoba dan Seksualitas. Remaja siswa/i binaan Kepala SMA YKPP Gunawan Harahap, kemarin, memang secara bergantian berdiri di hadapan Walikota Dumai Khairul Anwar, Ketua DPRD Zainal Effendi, BKKBN Provinsi dan undangan yang lainnya, mempertontonkan kemampuan mereka dalam mengantisipasi 'penyakit' yang kerap merusak para remaja. Tidak hanya sampai di situ, Walikota Khairul Anwar pun terlihat antusias. Sesekali ia melontarkan pertanyaan kepada anggota PIK Brain SMA YKPP yang tampil, sehingga mampu mencairkan suasana pertemuan yang berlangsung sekitar 3 jam itu. Kedatangan Tim Penilai PIK Remaja Tingkat Nasional ke Dumai merupakan kunjungan dalam rangka menilai PIK Brain SMA YKPP Dumai yang

masuk dalam nominasi Enam Besar PIK se-Indonesia. PIK Brain didaulat menjadi perwakilan Riau dalam kompetisi ini, di antara enam nominasi lainnya dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Banten. Sangat Spesial “Saya sudah berkunjung ke daerah-daerah lain, tapi di Riau ini sepertinya sangat spesial,” kata Ketua Tim Penilai PIK Tingkat Nasional, Fitri. Fitri mengakui kemampuan PIK Brain SMA YKPP yang kreatif dalam mengembangkan materi yang diberikan. Ia juga memberikan apresiasi atas jejaring kerja para remaja yang dianggap luas. “Kalau soal materi dan kemampuan sosialisasinya sudah tidak diragukan lagi,” kata Fitri. Walikota Dumai Khairul Anwar yang sejak pertemuan berlangsung tampak antusias juga turut memberikan pujian. Ia mengucapkan selamat atas keberhasilan PIK Brain yang masuk dalam nominasi PIK di tingkat nasional. “Mari kita sama-sama berdoa dan berharap menjadi juara,” kata Wako dalam sambutannya. Penghargaan pemenang PIK Nasional ini rencananya akan diserahkan langsung Presiden atau Wakil Presiden Indonesia di Nusa Tenggara Barat. Khairul berjanji akan berupaya memberangkatkan semaksimal mungkin jumlah peserta ke NTB, jika Riau yang diwakili PIK Brain SMA YKPP keluar sebagai juara pertama. (ndo)

VERNANDO

WALIKOTA Dumai H Khairul Anwar memberikan bingkisan cendera mata kepada Tim Penilai Pusat Informasi Konseling (PIK) Nasional yang turun dari ke Dumai, Kamis (7/6). Kedatangan tim ini guna melakukan penilaian terhadap PIK Brain SMA YKKP Dumai yang masuk ke dalam Enam Nominasi PIK Nasional.

PNS Dumai Dinilai Belum Solid DUMAI (VOKAL)-Walikota Dumai H Khairul Anwar menilai pegawai negeri sipil (PNS) yang menjabat di lingkup Pemerintahan Kota (Pemko) Dumai masih belum solid dalam menjalankan fungsi sebagai pelayanan masyarakat. Wako meminta kesolidan, kekompakan serta kinerja PNS Pemko Dumai dapat ditingkatkan terus di masa datang. Penilaian ini diungkapkan Walikota Dumai H Khairul Anwar saat membuka Musyawarah Korpri Tahun 2012 yang dilaksanakan di Gedung Pendopo Dumai Timur, Kamis (7/6). Walikota mengatakan, kinerja PNS di instansi Pemko Dumai masih dibutuhkan kesolidan dan kinerja masingmasing SKPD masih perlu perbaikan. "Mutasi, perpindahan ke jabatan satu ke tempat lainnya itu pada hakikatnya

sama, kita sama-sama memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kota Dumai, sebagai pelayanan masyarakat," kata Wako. Wako berharap melalui Musyawarah Korpri Tahun 2012 ini, kesolidan, kekompakan serta kinerja PNS Pemko Dumai dapat meningkat. Selain itu, melalui wadah Korpri PNS dituntut untuk bisa menyenangkan masyarakat dalam pelayanannya. Isu mutasi di tubuh Pemko

LAPORAN: MEGGY AL FAJRI / DUMAI Dumai akhir-akhir ini yang meresahkan instansi pemerintahan diharapkan tidak mengganggu kinerja para PNS saat ini. "Sebagai pelayanan masyarakat, kita harus sportif, di manapun ditempatkan agar diterima dengan lapang dada dan bekerja dengan profesional, sebab pada hakekatnya mutasi dan perpindahan itu merupakan hal yang biasa," jelasnya. Musyawarah Korpri Tahun 2012 yang dibuka langsung Walikota Dumai Khairul Anwar ini dihadiri unsur Muspida, di antaranya Kajari Dumai Criestina Soerya, perwakilan Polres Dumai, serta perwakilan Dandim 0303 Bengkalis. (***)

PSB SMA Sederajat Serentak 26 Juni ungkap Syaari saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/6). Dikatakannya, untuk penerimaan tahun ini, belum ada penetapan kuota karena masih menghimpun data dan jumlah bangku di seluruh sekolah yang ada. Namun ia memastikan akan memberlakukan pengawasan ketat di sejumlah sekolah yang dianggap berpotensi rawan persoalan. Menurutnya, biasanya di sekolah yang bersangkutan cukup kepala sekolah yang mengatur dan mengkoordinir penerimaan siswa baru di sekolahnya. Namun karena melihat 0812 7683 304 ada kondisi rawan

DUMAI (VOKAL)-Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai Syaari mengatakan, proses penerimaan siswa baru (PSB) tahun ajaran 2012-2013 di Kota Dumai akan dilakukan serentak mulai 26 Juni 2012 mendatang untuk tingkat SMA sederajat. Dinas Pendidikan setakad ini sudah mempersiapkan aturan teknis pelaksanaannya. “Rancangan peraturan walikota telah digodok saat ini untuk persiapan proses penerimaan siswa baru sekolah,”

SMS Anda ke

085278944xxx MENYELESAIKAN MASALAH KEMAKSIATAN KOQ SATPOL PP?, SOLUSI YG SAMA SEKALI TDK MENYENTUH AKAR PERSOALAN, KARENA KERUSAKAN MASYARAKAT ADALAH TERKAIT SISTEM & PERATURAN YG RUSAK & MERUSAK.

Pemadam Kebakaran Kodim 0303 PLN Polresta RS Bhayangkara RSUD Dumai RS Pertamina Dumai Penanggung Jawab/Redaktur: IDRUS YAMIN

38208 31303 37123 31007 36942 38367 439200

nantinya bisa muncul, seperti tekanan, intervensi dan dugaan permainan, maka tahun ini diambilalih oleh Disdik. Sejumlah sekolah ini boleh dikatakan favorit karena setiap tahunnya selalu diserbu calon pelamar hingga ribuan orang, karena letaknya di pusat perkotaan. Disdik mengharapkan sistem penerimaan siswa yang dituangkan dalam Perwako nantinya bisa berjalan dengan baik dan maksimal sesuai aturan. Ia memastikan, penerimaan siswa baru tingkat SD dan SMP tidak dipungut biaya, namun SMA dan SMK hanya dibenarkan memungut biaya maksimal Rp50 ribu per calon. “Penerimaan siswa baru di SD dan SMP, sekolah boleh menggunakan BOS. Sedangkan untuk sekolah favorit kita terapkan juga porsi prioritas 20 persen untuk anak di lingkungan tempatan, berprestasi dan miskin,” jelas Syaari. (ndo)

Tuntut Naik Gaji, 23 Pekerja Crystal Di-PHK DUMAI (VOKAL)-Sebanyak 23 orang tenaga kerja Pub dan Karoke Crystal di-PHK oleh perusahaannya sejak Kamis (6/ 6) akibat menuntut kenaikan gaji yang mereka nilai masih di bawah Upah Minimum Kota (UMK) Dumai. Namun sejauh ini, para korban PHK ini masih menolak menandatangani surat PHK. Para pekerja ini sebenarnya sudah menuntut kenaikan gaji dan melakukan aksi mogok kerja sejak 4 hari lalu. Karena selama itu tak juga ditemukan titik setelah dibahas beberapa kali dengan perusahaan, akhirnya Kamis (6/6), ke 23 pekerja itu dikenakan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada a aemu hingga berakhir pada pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 6 Juni 2012. Kemarin, para pekerja tersebut terlihat masih berkumpul di depan Pub dan Karaoke Crystal di Jalan Hasanudin. Menurut pengakuan pekerja, mereka sudah beberapa kali membahas soal kenaikan gaji mereka dengan perusahaan, namun tak juga menemukan titik temu. Alhasil mereka pun akhirnya diberhentikan. Kendati demikian, belum ada satu orang pun di antara mereka yang menandatangani surat PHK. Dian, salah seorang pekerja mengatakan, isi surat tersebut tidak sesuai dengan keinginan mereka. “Kami siap tidak mau menandatangani surat karena isinya menegaskan kalau pemberhentian kerja adalah permintaan kami. Padahal sebenarnya bukan seperti itu. Kami diberhentikan garagara perusahaan tidak mampu memenuhi keinginan kami untuk menaikkan gaji sesuai UMK,” jelas Dian, kemarin. Para pekerja juga siap di-PHK jika kompensasi yang diberikan dirasa sesuai dengan konse-

kuensinya karena kehilangan mata pencaharian. “Jika harus berhenti juga tidak masalah, toh selama ini juga gajinya tidak sesuai,” ujarnya. Dian menerangkan, selama bekerja dirinya hanya diberi gaji pokok Rp500 ribu per bulan. Nilai itu dirasa sangat kurang, kendati harus diakumulasikan dengan bonus, uang makan dan lembur, jumlahnya tetap di bawah UMK Dumai sebesar Rp 1.287.600. Menurutnya, gaji yang diterima tidak sesuai dengan aktivitas kerja yang dimulai pukul 20.00 WIB sampai 02.00 WIB dinihari. Terkadang harus lembur sampai 06.00 WIB dan dibayar Rp3.000 per jam. Di antara tenaga kerja itu, ada yang sudah bekerja selama 2 tahun, tapi belum pernah naik gaji. Sementara itu, Manager Crystal Dicky menyatakan, PHK terpaksa dilakukan pihaknya karena desakan para pekerja. Dikatakannya, permintaan naik gaji butuh waktu agar dibahas di tingkat manajemen. Namun karena para pekerja terus mendesak untuk cepat, terpaksa keputusan memberhentikan

mereka ditempuh perusahaan. "Perusahaan sudah siapkan kompensasi uang sebulan gaji. Tapi mereka tetap menolak. Alasannya karena isi surat PHK tidak sesuai dengan keinginan mereka,” katanya. Ia menerangkan, para pekerja yang diberhentikan adalah mereka yang berprofesi sebagai bartender, waitress, room boy, operator dan cleaning service. Ia menyanggah bila ada pekerja yang mengaku sudah mengabdi selama 2 tahun. “Tak ada yang bekerja selama itu. Semuanya setiap bulan puasa akan diberhentikan dan diminta membuat lamaran baru jika berminat tetap bekerja di sini. Tergantung perusahaan mau menerimanya lagi atau tidak,” tegas Dicky. Pola ketenagakerjaan yang diterapkan perusahaannya diakui Dicky sudah mendapat persetujuan dari Disnakertrans Kota Dumai. Soal waktu kerja dan gaji tersebut tidak pernah diprotes dinas terkait. Kabag Pengawasan dan Syarat Kerja Disnakertrans Dumai M Fadhly yang dikonfirmasi Harian Vokal melalui telepon

selulernya tak kunjung berhasil. Bakal Temui DPRD Salah seorang korban PHK, Imel kepada Harian Vokal menegaskan, ia dan rekan-rekannya akan terus berjuang mencari keadilan. Setelah sempat ditolak Disnakertrans Kota Dumai saat mengadukan nasibnya, kini mereka tengah menyusun rencana untuk menemui DPRD Dumai. “Yang kami tuntut hak kami, kenapa harus takut. Bila perlu kami akan datangi DPRD untuk mencari solusinya. Maklumlah, kami kan orang yang tidak tahu soal hukum,” kata Imel. Beberapa hari lalu, para pekerja ini memang sempat mendatangi Disnakertrans Dumai. Namun dengan beberapa alasan, laporan mereka tidak diakomodir. Menurut Imel, salah satu rekomendasi dinas adalah membawa risalah pertemuan yang pernah diadakan antara pekerja dan perusahaan. “Dinas minta kami untuk bicarakan lagi dengan perusahaan. Padahal kan sudah buntu. Ke mana lagi kami akan mengadu,” kata Imel. (ndo)

SEJUMLAH tenaga kerja Pub dan Karoke Crystal yang sudah dipecat masih bergerombol di depan perusahaannya, Kamis (7/6).

VERNANDO

r Musyawarah Korpri Tahun 2012 Dibuka

Malam Kreasi Bakat PPD Digelar Besok Malam DUMAI (VOKAL)-Para Finalis Pemilihan Putri Dumai (PPD) Tahun 2012 akan beraksi, Sabtu (9/6) malam dalam Ajang Kreasi Bakat yang dilaksanakan di Viva Foodcourt, Jalan Ombak. Berbagai pertunjukan yang akan dipertontonkan mulai dari bernyanyi, menari dan teater. “Diperkirakan akan ada 30 kali pertunjukan. Masing-masing peserta akan tampil solo. Kemudian mereka pun akan tampil duet dan bergroup juga. Jadi bakal banyak penampilan yang bisa menghibur pengunjung Viva Foodcourt,” ujar

penggagas event Putri Dumai dari Jumps Organizer, Yudi, didampingi Ketua Yayasan Putri Dumai Deasy Laksyana Utami, Kamis (7/6). Disebutkan Yudi, Ajang Kreasi Bakat Finalis Putri Dumai 2012 akan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB. Tidak dipungut biaya, karena penampilan mereka secara khusus dipersembahkan untuk masyarakat Dumai. Panitia sengaja bekerjasama dengan Viva Foodcourt menyelenggarakan malam kreasi bakat untuk menyosialisasikan para

Finalis Putri Dumai 2012 ke hadapan masyarakat Dumai. Setelah menjalani malam karantina, Panitia Putri Dumai telah meloloskan 15 Finalis yang siap bersaing di malam Grand Final Pemilihan Putri Dumai 2012 mendatang. Ke 15 finalis itu antara lain Sarah Amanda Devi, Mila Triana, Cut Daini, Gloria Pratiwi, Kartika, Indri Syahputri, Dwya Agustiary, Rosy Febrita, Ika wahyu Sari, Rahmi Putri, Anisa Syafni, Silvia, Rezka Aprilia, Sumimi dan Nia Dwi Lestari. Menurut Yudi, penilaian masyarakat sangat dibutuhkan ap-

resiasinya, mengingat panitia membuka polling SMS untuk memilih Putri Favorit melalui nomor 3123. Bekerjasama dengan provider Telkomsel, panitia sudah membuka polling SMS sejak Minggu (27/5) lalu hingga Sabtu (23/6) mendatang. “Penampilan para finalis di malam kreasi nanti pun bertujuan menarik apresiasi masyarakat agar mengikuti polling SMS pemilihan Putri Favorit. Silakan kirim finalis favorite ke nomor 3123. Gelar Putri Favorit akan diumumkan saat malam grand final nanti,” ungkap Yudi.

Ketua Yayasan Putri Dumai Deasy Laksyana Utami menambahkan, selain gelar Putri Favorit, panitia sudah menyiapkan 14 gelar yang siap diperebutkan para finalis. Di antaranya gelar Putri Dumai terpilih, runner up sebagai Duta Lingkungan, Putri Intelegensia, Putri Persahabatan, Putri Berbakat, Putri Fotogenik, Putri Kepribadian, Putri Favorit, Putri Kesehatan, Duta Anti Narkoba, Duta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Duta Perlindungan Anak, Duta Penanggulanan AIDS. (ndo) Perwajahan: ABDA


10

HARIAN VOKAL

JUMAT

LINTAS E-KTP Belum Diberikan Pusat

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

Pertamina Disarankan Tambah SPBU

SIAK(VOKAL)-Meski perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) sudah 80 persen lebih, namun sampai saat e-KTP tersebut belum bisa dibagikan karena Pusat belum menyerahkannya ke Pemkab Siak. Kadisdukcapil Kabupaten Siak H Rahmansyah melalui stafnya Tengku Abdul Wahid mengakui eKTP belum bisa dibagikan di Kabupaten Siak karena belum diterima dari Pusat. “Memang saat ini hampir 80 persen lebih masyarakat sudah merekam e-KTP, yang tersisa hanya beberapa persen lantaran sensus penduduk dulu tahun 2007. Tapi beberapa tahun ini, tentu banyak yang sudah pindah dan meninggal dunia, cuma tidak dilaporkan, itulah masyarakat yang belum merekam e-KTP. Tapi secara keseluruhan sudah hampir selesai jika dilihat dari persentasenya,” kata Tengku di Kantor Bupati usai mengikuti rapat bersama Sekdakab dan SKPD terkait rencana pengajuan APBD-P Tahun 2012, kemarin. Disinggung soal teknis pembagian e-KTP nanti, menurut Tengku, itu nanti langsung kepada masyarakat melalui kantor camat, tidak melalui RT masing-masing. Di kantor camat nanti ada akan ada berupa alat checklock, seperti alat mesin ATM. Sementara bagi masyarakat yang saat ini KTPnya sudah mati atau berakhir masa berlakunya, silakan mengurus KTP online kabupaten di Distarduk Capil karena e-KTP memang belum keluar. “Jadi tetap KTP lama masih berlaku,” jelas Tengku. (zul)

PemkabPrioritaskan AnakSukuSakaidanAkit

SIAK(VOKAL)-Pemerintah Kabupaten Siak akan memprioritaskan anak dari masyarakat Suku Sakai dan suku Akit untuk melanjutkan pendidikan hingga ke bangku kuliah. Untuk itu, beasiswa bagi mereka sudah dipersiapkan. Saat ini, pendidikan hingga tingkat SMA telah digratiskan bagi seluruh pelajar di Kabupaten Siak. Maka dari itu, beasiswa pendidikan yang diberikan yaitu untuk melanjutkan ke bangku kuliah. “Kalau untuk Wajib Belajar 12 Tahun, semuanya sudah digratiskan saat ini, tinggal kita meningkatkan tingkatan pendidikan anak-anak kita. Makanya kita berikan juga beasiswa untuk anak yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ucapnya. Bupati Siak Syamsuar berharap kesempatan beasiswa ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Suku Sakai dan Akit yang ada di Kabupaten Siak. “Kendala yang selama ini ada yaitu kebanyakan mereka tidak mau melanjutkan pendidikannya. Jadi, kita sangat mendorong kepada mereka untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin,” kata Bupati. (hrc/rus)

DPRD Bahas Lima Ranperda

SIAK(VOKAL)-Pemkab Siak mengajukan enam ranperda untuk dibahas menjadi perda oleh DPRD Siak. Dari enam perda tersebut, lima di antaranya diterima untuk dilakukan pembahasan, sedangkan satu lagi belum dapat dibahas karena sesuatu hal. Kelima ranperda yang diterima tersebut antara lain Perda Tata Ruang Wilayah, Program Penanggulangan Kemiskinan, Pedoman Pengelolaan Sampah, Rencana Induk Pengembangan Pariwisata, Penyelenggaraan Kewisataan. Sedangkan Ranperda Pendidikan anak masih perlu pembahasan lebih lanjut untuk dapat dibahas menjadi perda dalam paripurna DPRD. Penyerahan Ranperda ini dilakukan Rabu (6/ 6) sore di Ruang Paripurna DPRD Siak. Penyerahan pembahasan langsung oleh Bupati Siak H Syamsuar dalam sidang yang dipimpin langsung Ketua DPRD Siak Zulfi Mursal. Dalam pemaparannya, Syamsuar meyakinkan semua ranperda ini sangat penting agar segera dijadikan perda, meski ada satu ranperda yang tidak dapat dibahas. “Ranperda ini diharapkan dapat membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya sekedar menjadi aturan, tapi juga mengawali dan menjadi pedoman untuk masing-masing halnya,” ucap Syamsuar. (hrc/rus)

Polres Siak

: 0764-20110

Polsek Sungai Apit

: 0766-51050

Polsek Minas

: 0761-993444

Polsek Perawang

: 0761-91448

Koramil Sungai Apit

: 0766-51061

Koramil Minas

: 0761-508033

Koramil Perawang

: 0761-92919

Rumah Sakit Siak

: 0764-20011

Pemadam Kebakaran : 0764-322113 Kantor Pos dan Giro

: 0764-20347

Informasi

: 0764-20108

Telkom

: 0764-20000

PLN

: 0764-20073

Penanggung Jawab/Redaktur: IDRUS YAMIN

HUMAS

BUPATI Siak H Syamsuar (kanan) memimpin rapat membahas ketersediaan dan alokasi kuota BBM bersubsidi di Kabupaten Siak di Zamrud Room, Kamis (7/6).

SIAK(VOKAL)-Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Siak terus terjadi. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Siak sering kehabisan stok, terutama di Kota Siak. Masih minimnya jumlah SPBU dan sedikitnya stok BBM untuk Siak dianggap sebagai pemicunya. LAPORAN:

ZULFAHMI / SIAK Kadis Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Siak Wan Bukhari menyarankan pihak Pertamina, selaku penyalur BBM, untuk mengizinkan masyarakat jika ada yang berminat membuka SPBU. Dengan begitu, keberadaan SPBU di Siak akan semakin banyak sehingga diharapkan kekosongan stok BBM tidak lagi terjadi. “SPBU di Siak ini kadang sering kosong, padahal jumlah kendaraan bermotor terus bertambah. Saya rasa ada baiknya juga jika dilakukan penambahan SPBU di Siak ini. Kami juga ingin merekomendasikan kepada Pertamina agar sekiranya dapat

memberi izinlah kepada masyarakat yang mungkin bersedia membuka SPBU lagi,” kata Wan, Kamis (7/6). Meski begitu, jika memang Pertamina bersedia melakukan penambahan SPBU di Siak, Bukhari berharap tidak terjadi pengurangan kuota untuk SPBU yang ada. Jadi, keberadaan SPBU yang baru juga tidak akan mengganggu SPBU yang telah ada. “Melainkan kuota BBM untuk Siak harus ditambah. Jadi keberadaan SPBU yang satu tidak akan mengganggu SPBU lainnya yang duluan ada,” sambungnya. Kota Sudah Layak Sebelumnya, anggota Komisi III DPRD Siak Suyud menilai, Kota Siak sebagai ibukota Kabu-

paten Siak sudah layak memiliki SPBU karena begitu padatnya masyarakat dan begitu banyaknya kendaraan. “Sudah layak di ibukota kabupaten berdiri SPBU sebagaimana SPBU yang ada di Kecamatan Bunga Raya,” kata Suyud kepada Harian Vokal. “Sebenarnya kita berharap ada investor atau ada aturan yang membenarkan BUMD Kabupaten Siak, banyak, apakah dibenarkan di dalam aturan boleh membuka SPBU. Kalau dibenarkan alangkah baiknya karena kebutuhan masyarakat pengguna BBM sangat tinggi, sementara kita mau ke Bunga Raya untuk mengisi BBM jauh. Itu pun antreannya panjang karena selain melayani masyarakat kecamatan terdekat, juga melayani masyarakat luar daerah yang akan menuju Sungai Pakning, Dumai dan Bengkalis dan lainnya. Terkadang BBM pun di sana, sudahlah jauh dan terkadang putus, padahal masyarakat yang membutuhkan BBM sangat tinggi di Kota Siak

Alat Pemantau Udara Akan Dipasang di Perawang PERAWANG(VOKAL)-Bupati Siak H Syamsuar berjanji akan segera memasang alat pengukur udara di Kota Perawang, Kecamatan Tualang, sehingga masyarakat di wilayah tersebut bisa mengetahui seperti apa kondisi udara yang dihirupnya setiap hari. Dengan demikian diharapkan masyarakat bisa melakukan tindakan agar bisa mengurangi menghirup udara yang ada di Perawang, apakah dengan mengurangi berada di luar rumah atau lainnya. “Udara di Perawang dan

sekitarnya sering muncul bau tidak sedap. Oleh karenanya akan segera dipasang alat pemantau dan pengukur udara di daerah ini,” kata Bupati Syamsuar di Perawang, Rabu (6/6) kemarin. Bukan rahasia umum lagi jika udara yang menyelimuti Kota Perawang dan sekitarnya selalu memunculkan bau tidak sedap. Kondisi tersebut benarbenar mengganggu penciuman warga masyarakat, bahkan juga menimbulkan efek terganggunya kesehatan masyarakat, seperti meningkatnya jumlah

pasien yang mengidap penyakit Ispa. Kuat dugaan, bau tidak sedap itu muncul dari operasional perusahaan PT IKPP yang bisa dilihat dari mata telanjang selalu mengeluarkan asap dari beberapa corong tinggi di udara 24 jam. Bupati juga menyebutkan, selain akan memasang alat pemantau udara di Perawang, pihaknya juga akan memasang alat pengukur air Sungai Siak untuk mengetahui sejauhmana kadar air Sungai Siak hari ini dan ke depannya. (hrc/rus)

dan sekitarnya,” papar Suyud. “Mana mungkin masyarakat yang menggunakan roda dua jika mau mengisi BBM harus ke Bunga Raya, apalagi kalau di pagi hari berangkat kerja atau pulang kerja,” tambahnya. Suyud berharap instansi terkait mencarikan solusi dan mempermudahkan izin jika ada investor yang mau berinvestasi

membuka SPBU. Bantu mereka mempermudah segala pengurusan perizinan agar Siak cepat maju. “Kalau hanya berharap dengan penjual BBM eceran jika dibandingkan kebutuhan masyarakat tidaklah sebanding. Maka dari itu Pemkab Siak juga bisa membuka diri jika ada pihak ketiga yang mau berinvestasi,” sarannya. (hrc,rus)

Dewan Minta Pertamax Disediakan PERAWANG(VOKAL)-Meski mendukung kebijakan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono agar mobil dinas berplat merah menggunakan BBM non subsidi seperti pertamax, namun hal itu belum bisa diterapkan di Siak karena belum ada SPBU di Siak yang memiliki layanan penjualan pertamax. “Kami di DPRD Siak memang telah berupaya melakukan hal itu, bahkan jauh sebelum himbauan resmi dari Pak Presiden. Hanya saja kita di Kabupaten Siak ini merasa kesulitan dalam mendapatkan pelayanan pengisian BBM Pertamax karena belum ada pihak SPBU di Kabupaten Siak memiliki pelayanan penjualan pertamax,” kata Wakil Ketua DPRD Siak H Masri, kemarin. Fungsionaris Golkar Siak berharap pihak SPBU yang ada di Kabupaten Siak, seiring dengan adanya imbauan Presiden SBY ini, agar menjual pertamax di setiap SPBU. “Menurut pemantauan kita di Kabupaten Siak, baru di SPBU Minas yang sudah punya sarana prasarana penjualan pertamax. Kan tak mungkin kita yang ada di Kota Siak dan wilayah sekitarnya ke Minas dulu untuk

membeli pertamax karena itu tentu sangat tidak ekonomis dan membutuhkan waktu dan dana besar,” ungkap Masri. Sementara anggota DPRD Siak Zulhayani sedikit kendaraan plat merah menggunakan BBM non subsidi, mengingat kesejahteraan yang diterima mereka (anggota Dewan, red) sebagai anggota biasa di legislatif Siak mengaku berat kalau dituntut demikian. Menurut anggota DPRD Siak dari PAN ini, pemakaian pertamax yang lebih mahal, tentu butuh hitung-hitungan lagi dari biasanya. Pasalnya, mereka memakai kendaraan dinas sifatnya hanya pinjaman alias tidak diikutkan dengan biaya perawatan dan operasional. “Biaya BBM, memperbaiki jika onderdil kendaraan rusak dan semisalnya, semuanya mesti ditanggulangi sendiri dari dana yang diterima selama ini. Nah, jika nanti diikuti dengan kebijakan adanya budget untuk BBM dan perawatan, tentu kami wajib menghiraukan himbauan Pak Presiden ini,” ujar Zulhayani seraya meminta Pemkab Siak proaktif menyambut program penghematan BBM pemerintah SBY ini. (hrc)

Wabup Pertanyakan DBH Migas ke Banggar DPR JAKARTA(VOKAL)-Wakil Bupati Siak H Alfedri mempertanyakan masalah dana bagi hasil minyak dan gas (DBH Migas) kepada Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, terutama kenapa daerah sulit mendapatkan data DBH Migas dan persentase DBH Migas sebenarnya yang menjadi hak daerah. “Yang kami tahu cuma lifting besaran minyak bumi yang dihasilkan Kabupaten Siak. Tidak hanya itu, daerah juga meminta transparansi pusat mengenai dana faktor pengurang DBH, seperti PBB Migas, apakah sudah betul hitung-hitungannya,” tegas Wabup Alfedri dalam rapat dengar pendapat pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (Apkasi) dengan Banggar DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (7/6). Sebanyak 14 orang kepala daerah yang tergabung dalam pengurus Apkasi diundang mengikuti rapat dengar pendapat

dengan Banggar DPR, untuk menjaring aspirasi yang berkenaan dengan transfer daerah dan upaya percepatan pembangunan daerah. Dalam rapat yang dipimpin Ketua Banggar DPR Melchias Markus Mekeng itu, Wabup Siak juga mengusulkan kepada Pemerintah Pusat melalui Banggar agar persentase bagi daerah penyumbang anggaran negara ini ditambah karena dana itu digunakan sebagai dana untuk membantu daerah penghasil untuk mempercepat pembangunan daerahnya. “Sebab banyak daerah penyumbang juga miskinmiskin,” kata Alfedri. Rapat dengar pendapat, kemarin, berlangsung sangat aspiratif karena 14 kepala daerah yang diketuai H Isran Noor yang juga Bupati Kutai Timur ini, mengeluarkan uneg-uneg tentang pembangunan di daerahnya, terutama ditemukannya sering macetnya transfer dana

HUMAS

WABUP Siak H Alfedri (kiri) mengikuti rapat dengar pendapat Apkasi dengan Banggar DPR terkait transfer dana pusat ke daerah dan upaya percepatan pembangunan daerah di Jakarta, Kamis (7/6).

pusat ke daerah. Selain itu, pusat juga terkesan tidak transparan sehingga menyulitkan daerah dalam menyusun rencana anggaran daerahnya. Sementara Ketua Apkasi Isran Noor mengatakan, daerah penghasil migas selama ini tidak mengetahui berapa sebenarnya sumber daya alam yang diha-

silkan dari daerahnya sebagai dasar perhitungan DBH SDA yang diterima. Selain itu, perhitungan DBH tidak transparan dan transfer DBH tidak sesuai dengan Permenkeu sehingga terjadi kurang bayar setiap tahun. Ketua Banggar Melchias Mekeng mengatakan, semua kelu-

han yang disampaikan daerah akan menjadi bahan masukan Banggar untuk bersama-sama mencari solusi terkait transparansi transfer hak daerah bersama Kementerian Keuangan dan kementerian lainnya agar persoalan di daerah menyangkut anggaran dapat diselesaikan serta secara bertahap. (rls/rus) Perwajahan: ISKANDAR


JUMAT

11

HARIAN VOKAL

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

n Kondisi Asrama Mahasiswa Bengkalis di Padang Butuh Perhatian

LINTAS BPP-KB Giat Sosialisasikan UU KDRT BENGKALIS (VOKAL)- Bagaikan gunung es, tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kabupaten Bengkalis, boleh dikatakan selalu terjadi. Kendati demikian, korban KDRT cenderung enggan dan malu melaporkan tindak kekerasan tersebut kepada aparat hukum. Hal ini seperti disampaikan Kepala BPP-KB Bengkalis H Farida Hamid, melalui Kepala Bidang Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan Hj Yusnani, Kamis (7/6). Menurutnya, terkait masih terjadinya tindak KDRT ini, pihaknya terus berupaya untuk menyosialisasikan UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT kepada masyarakat. “Sampai saat ini kita terus lakukan sosialisasi UU KDRT, termasuk undang-undang perlindungan terhadap anak. Dari data yang kita terima, tindak KDRT dan kekerasan terhadap anak ini, banyak terjadi dan ditemukan di wilayah Kecamatan Mandau,” sebut Yusnani. Sosialisasi mengenai KDRT dan kekerasan terhadap anak, lanjut Yusnani, menjadi program rutin yang akan dilaksanakan BPP-KB. Tahun 2011 lalu, sosialisasi telah dilaksanakan di beberapa kecamatan, bahkan tahun 2012 ini sosialisasi tersebut kembali dilanjutkan. “Di tahun 2012, ada empat kecamatan yang sudah kita berikan sosialisasi mengenai undang-undang KDRT. Dalam waktu dekat, sosialisasi akan kita lakukan di Kecamatan Mandau dan Pinggir,” terang Yusnani. Di beberapa kecamatan yang sudah dilakukan sosialisasi tersebut, sambung Yusnani, respon yang diberikan peserta sosialisasi sangat baik. Bahkan sebagian perwakilan kalangan tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh wanita, meminta agar sosialisasi KDRT ini dapat dilakukan hingga ke desa-desa. Karena melalui sosialisasi yang dilakukan, diharapkan munculnya kesadaran masyarakat untuk tidak semena-mena melakukan tindak kekerasan, termasuk mau melaporkan kasus KDRT kepada aparat hukum dan pihak terkait lainnya. “Selama ini sebagian besar masyarakat kita enggan dan takut untuk mengadukan kasus KDRT dan kekerasan terhadap anak kepada polisi. KDRT dianggap oleh sebagian masyarakat kita sebagai privasi keluarga, sehingga terkadang mereka malu untuk melaporkannya. Sementara untuk Jika mengadu ke lembaga lain, banyak diantara mereka yang tidak tak tahu,” tambah Yusnani seraya menyebut jika di Kabupaten Bengkalis ada sebuah lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) yang siap menindaklanjuti kasus-kasus yang dialami perempuan dan anak.(ias)

Sejumlah Kecamatan Terima Peralatan E-KTP BENGKALIS (VOKAL) - Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Capilduk) Kabupaten Bengkalis, kembali menerima penyaluran peralatan E-KTP yang didistribusikan dari pemerintah pusat. Jika sebelumnya Kecamatan Bengkalis telah menerima peralatan ZULFASA tersebut, kini giliran Kecamatan Bantan, Mandau, Siakkecil dan Pinggir. “Untuk Kecamatan Bantan, Mandau, Siakkecil dan Pinggir, alhamdulillah semua peralatan e-KTP sudah didistribusikan dari pemerintah pusat. Peralatan yang didatangkan bagi masing-masing kecamatan ini berupa komputer 2 unit, server 1 unit, alat iris mata 2 unit, dan alat sidik jari 2 unit,” kata Kepala Dinas Capilduk H Zulfasa, Kamis (7/6). Seperti disampaikan Zulfasa, semua peralatan yang didatangkan ini, saat ini segera dikirim ke masing-masing kecamatan, dan segera akan dipasang. Kecamatan-kecamatan yang sudah disalurkan peralatan E-KTP-nya ini, termasuk sebelumnya Kecamatan Bengkalis, diperkirakan dalam minggu depan peralatannya sudah dioperasikan. Disinggung tiga kecamatan lainnya yang belum didistribusikan peralatan e-KTP ini, seperti Kecamatan Bukitbatu, Rupat dan Rupat Utara, diharapkan dalam waktu dekat ini segala peralatannya sudah didatangkan. "Kita harapkan minggu depan peralatan ini sudah bisa dioperasikan, yakni diawali dengan pemanggilan (mengundang) para warga untuk dilakukannya registrasi pembuatan eKTP di masing-masing kecamatan,” sebut Zulfasa sembari menambahkan jika pengeluaran kartu E-KTP, diperkirakan akan memakan waktu beberapa bulan. Selain telah didatangkannya peralatan pendukung terealisasinya program e-KTP tahun 2012 di Kabupaten Bengkalis, sambung Zulfasa, pihaknya juga sudah mendapatkan kiriman peralatan berupa mobil endromen yang terdiri dari laptop dan hardisk internal sebanyak 1 unit.(ias)

Kantor Bupati Sekretariat DPRD: Polres Polsek Puskesmas Kantor Pos Kejaksaan Negeri Pengadilan Negeri RSUD PLN Kesbang & Infokom

: 0766-21258 0766-7008003 : 0766-23390 : 0766-21110 : 0766-21330 : 0766-21015 : 0766-21122 : 0766-21031 : 0766-21066 : 0766-21777 : 0766-21057

Penanggung jawab/redaktur: BUDI SUSENO

Paling Memprihatinkan Dibandingkan Asrama Mahasiswa Lainnya BENGKALIS (VOKAL)- Kondisi mess atau "Asrama Datuk Laksamana" untuk Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Bengkalis (IMPB) yang berada di Padang sangat

memprihatinkan. Padahal, asrama tersebut merupakan tempat dimana mahasiswa asal Bengkalis melakukan berbagai kegiatan dan jadi tempat melakukan ko-

munikasi antar mahasiswa Bengkalis yang ada di Sumbar. Ketua IPMB, Andika mengatakan, keadaan yang memprihantikan terlihat jelas pada fisik ban-

ANDRIAS

KONDISI asrama Datuk Laksamana untuk Ikatan Mahasiswa Pelajar Bengkalis di Padang sangat memprihatinkan dan tidak tersentuh perhatian Pemkab Bengkalis.

gunan yang kurang layak huni. Keadaan ini dijelaskannya tampak pada atap bangunan yang bocor dan plafon yang sudah hampir tidak ada. Mess tersebut memiliki 4 kamar namun 2 diantaranya tidak digunakan karena kondisinya yang tidak memungkinkan untuk ditempati. Selain itu, IPMB sendiri sangat membutuhkan perangkat yang sangat mendukung untuk melakukan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan. Di asrama tersebut, disebutkannya tidak memiliki perangkat kerja seperti komputer yang merupakan salah satu bentuk kebutuhan yang tidak dimiliki dan juga berbagai kebutuhan untuk kepentingan kegiatan lainnya. “Kita sendiri sebenarnya malu dengan keadaan asrama yang kurang layak untuk dihuni. Dibandingkan asrama sekretariat mahasiswa Riau lainnya yang berada di Sumbar, hanya asrama milik kami yang keadaannya memprihatinkan. Malahan mereka sudah memiliki asrama permanen,” kata Andika saat ditemui wartawan, Kamis (7/6) kemarin. Dijelaskannya, bila bicara soal prestasi, banyak prestasi yang telah diraih mahasiswa

Bengkalis di Sumbar. Asrama IPMB sendiri pernah melakukan kegiatan sosial terhadap masyarakat Padang pasca gempa dengan membagikan sembako kepada korban gempa, bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Unand mengumpulkan hingga 300 kantong darah untuk penderita penyakit demam berdarah dan berbagai kegiatan sosial lainnya. Sedangkan untuk kegiatan olahraga, mahasiswa Bengkalis mendapatkan juara 1 pada turrnamen sepakbola dan futsal yang diadakan oleh mahasiswa Riau di Sumbar. Mahasiswa IPMB di Sumbar berharap kepada Pemkab Bengkalis untuk memperhatikan kondisi tersebut. Khususnya asrama dan berbagai keperluan untuk kegiatan kemahasiswaan Bengkalis yang berada di Sumbar. Sebagai duta daerah yang berada di Sumbar, mereka berjanji akan melakukan yang terbaik untuk nama Bengkalis. "Kami sangat berharap agar pemerintah lebih memperhatikan keadaan asrama kami. Banyak kebutuhan yang belum kami miliki. Tidak seperti mahasiswa dari daerah lain yang telah memiliki sekretariat permanen serta perlengkapan lainnya," tandasnya.(ias)

n Disubsidi APBD Tiap Tahun

PDAM Harus Pertanggungjawabkan BENGKALIS (VOKAL) - Sesuai dengan Surat Edaran Mendagri Nomor Nomor 690/477/SJ Tanggal 18 Februari 2009, PDAM Bengkalis untuk saat ini masih dibebaskan atau belum diwajibkan melakukan setoran laba bersih kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, sebagai perusahaan daerah yang menerima subsidi setiap tahun dari APBD, PDAM harus menjelaskan dan mempertanggungjawabkan dana tersebut kepada publik. Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Bengkalis, Muhammad Tarmizi menanggapi komentar direktur PDAM, Kamis (7/6). Kata Tarmizi, selain dana subsidi yang diberikan milyaran rupiah setiap tahun, masyarakat yang menjadi pelanggan juga dikenakan biaya sekian juta dan diwajibkan membayar

tagihan air setiap bulan. "Kalau memang aturan dalam surat edaran Mendagri seperti itu, karena kalau menunggu pelanggan mencapai 80 persen dari jumlah penduduk Bengkalis rasanya akan sangat sulit. Tapi paling tidak ada tanggungjawab PDAM kepada publik tentang dana yang mereka terima dari APBD. Termasuk juga biaya sambungan pelanggan dan biaya air setiap bulannya," papar Tarmizi. Tanggungjawab yang dimaksudkan politisi PPP tersebut antara lain, menjelaskan kepada publik

BENGKALIS (VOKAL) - Pemkab Bengkalis akan melakukan evaluasi terhadap kinerja Unit Layanan Pengadaan (ULP) dengan harapan realisasi kegiatan tahun 2012 bisa berjalan maksimal. Evaluasi ini juga sebagai respons dari keinginan Ketua DPRD Bengkalis Jamal Abdillah agar Pemkab melakukan evaluasi terhadap ULP. Demikian disampaikan Wakil Bupati Bengkalis, H Suayatno saat berbincang-bincang dengan wartawan di kantor bupati Bengkalis, Kamis (7/6). Disampaikannya setelah APBD disahkan pada pertengahan Januari lalu, seharusnya realisasi lelang proyek dapat digesa oleh ULP termasuk kesiapan dari seluruh SKPD menyiapkan dokumen pelelangan, agar tidak terlalu molor. Untuk itu wabup bersama dengan bupati akan melakukan evaluasi terhadap kinerja ULP maupun

kesiapan SKPD-SKPD. "Tentu akan ada evaluasi kepada ULP dan SKPD, sejauh mana progres mereka maupun realisasi pelelangan dan kegiatan di lapangan. Evaluasi dapat dilakukan secara berkala atau setiap bulannya, sehingga diketahui dimana kelemahan ataupun kekurangannya,"ujar Suayatno, yang mengakui masih terjadinya keterlambatan pelelangan. Diutarakan politisi PKS tersebut, awal terbentuknya ULP sudah ada schedule untuk tahapan pelelangan, yaitu tahap I dimulai bulan Maret-April, tahap kedua bulan April-Mei dan tahap ketiga bulan Mei-Juni. Artinya pada akhir Juni seluruh pelelangan proyek, baik itu fisik maupun perencanaan sudah tuntas dilaksanakan di ULP, sehingga realisasi pengerjaan proyek dapat berjalan maksimal tahun ini.(hrc/bos)

Pemkab Akan Evaluasi Kinerja ULP

aliran dana yang mereka terima selama ini. Subsidi tersebut dipergunakan untuk apa dan ke mana dana masyarakat yang menjadi pelanggan serta biaya air setiap bulan. "Tidak semua orang tahu kinerja PDAM itu seperti apa. Saya pikir, karena yang mereka gunakan dan terima itu dana masyarakat (AP-

BD,red), PDAM juga harus menjelaskan ke publik tentang untuk apa saja dana itu, termasuk danadana yang mereka terima dari pelanggan,"kata Tarmizi lagi. Dalam kesempatan tersebut Tarmizi juga berharap PDAM Bengkalis terus meningkatkan kinerja dan berupaya menambah

jumlah pelanggan. Keluhan tentang kondisi atau kualitas air bersih masih saja terjadi, begitupun soal distribusi air ke pelanggan. "Tentunya kita berharap subsidi yang diberikan mampu meningkatkan kinerja PDAM terutama dalam upaya meningkatkan jumlah pelanggan,"katanya lagi.(hrc/bos)

n Hutan Produksi di Siak Kecil Dialihfungsikan

Diduga Didalangi Oknum Aparat Desa BENGKALIS (VOKAL)- Hutan produksi dialihfungsikan atau diserobot oleh oknum aparat desa dengan modus untuk keperluan kelompok tani di Desa Bandar Jaya, Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis. Sempat terjadi penggalian kanal (sungai) dan dibuat petak-petak dengan panjang 1.500 meter dan lebar 1.000 meter oleh alat berat (excavator). Ketua LSM Peduli Alam Riau (Pilar) P Siagian menegaskan, dengan penyerobotan yang dilakukan itu, pihaknya telah melayangkan surat ke Dinas Kehutanan Kabupaten Bengkalis dengan Nomor B-20/PC-LSM-PILAR/ V/2012, tentang hasil temuan penyerobotan lahan di lapangan. "Informasi yang kita dapatkan dari warga setempat, alat berat yang semula melakukan penggalian kanal dan membuat petakpetak itu sudah lari. Kita sangat menyayangkan sikap dari aparat desa, yang seyogyanya jadi panutan untuk menjaga kelestarian alam di sekitarnya," tegas P Siagian, Kamis (7/6) kemarin. Ia menyayangkan sikap dari desa setempat. Pasalnya, pihak desa yang seharusnya mengayomi dan melindungi kelestarian alam, malah menjadi motor atau otak dari perambahan hutan untuk kepentingan diri sendiri. "Masih banyak kegiatan perambahan hutan di dalam sana. Membuka lahan kebun sawit dengan dalih kelompok tani bahkan hingga ratusan hektare. Jika ini dibiarkan, hutan di Ke-

camatan Siak Kecil bisa habis dibabat orang yang tidak bertanggungjawab," ujarnya. Warga Bandar Jaya yang enggan disebutkan namanya menyebut, sebenarnya warga sudah resah dengan oknum-oknum aparat desa yang diduga dengan mudahnya menjual tanah. Warga berharap, permasalahan itu langsung ditindaklanjuti dinas terkait. Sehingga ke depanya ada efek jera bagi oknum-oknum yang dengan mudahnya mendapatkan uang dengan modus menjual hutan. "Bahkan lahan Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Hutan Wana Jaya yang berbadan hukum Nomor.121/BH/KD/4.2/1.2/II/ 1999, untuk 850 Kepala Keluarga (KK) diduga telah terjual ke pihak yang lain. Itu bisa dilihat dari ke-

hadiran warga pendatang menggarap lahan KUD Tani Hutan Wana Jaya," sebutnya. Sementara, Camat Siak Kecil, Syafruddin SH mengakui, kalau pihaknya belum mengetahui adanya aktivitas perambahan hutan. Dan belum adanya laporan dari desa tentang hal tersebut ke kecamatan. Kendati demikian, camat menyebutkan kalau sudah sering disampaikan larangan ke setiap Kades untuk tidak merambah hutan. "Sejalan dengan surat edaran dari Sekda, pihak kecamatan tidak pernah meregistrasi surat-surat tanah yang ada di desa-desa eks transmigrasi. Kalau memang benar imformasi itu, kita akan survei ke lapangan dan koordinasi dengan pihak kehutanan Bengkalis," tandas camat memberi keterangan. (ias)

ANDRIAS

BEGINILAH kondisi hutan produksi yang dialihfungsikan oleh oknum aparat desa. Kegiatan ini sangat merugikan masyarakat dan negara dan hanya menguntungkan oknum-oknum tertentu.

n Oknum Disdik Cemooh Warga Mandau

"Ke Dukun Saja, Kalau tak Lengkap Persyaratannya Ditolak"

"KE dukun saja kalau tidak lengkap persyaratan ditolak". Demikian cemoohan dilontarkan oleh oknum pelayanan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis. Selain membuat malu, sikap oknum staf pejabat di ruang Kepala Bidang Pendidikan Tingkat SMA itu dinilai telah melukai hati warga yang hendak mengurus surat pindah sekolah yang dirujuk ke kantor tersebut. Cemoohan itu menimpa Hbn (40), salah seorang warga yang berdomisili di Kecamatan Mandau, yang hendak mengurus surat pindah anaknya di ruang kepala bidang Pendidikan tingkat SMA di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis, Kamis (7/6) sekira pukul 10.11 Wib.

Kala itu, Hbn dengan membawa persyaratan dari pihak sekolah di Kecamatan Mandau, mendatangi ruangan staf Kabid Pendidikan Tingkat SMA di Disdik Kabupaten Bengkalis. Namun, alangkah terkejutnya, ketika persyaratan yang disodorkan kepada staf seksi pendidikan tingkat SMA, H Danuri dinyata-

kan tidak lengkap. Pria berperawakan bongsor tersebut tidak menerima diperlakukan seperti itu. Apalagi untuk mengurus surat pindah itu ia harus menempuh perjalanan cukup jauh dari rumahnya ke Disdik Bengkalis. Ia menilai aturan yang dibuat dinas tidak sejalan dengan pihak sekolah. "Saya sudah jauh-jauh datang ke sini, sudah saya bawa semua kelengkapan yang diminta pihak sekolah. Dan karena itu saya datang ke sini. Kenapa kok sampai di sini lain lagi (persyaratannya)? Apakah, aturan di setiap sekolah lainlain?," semprot Hbn kepada staf tersebut dengan logat Batak-nya

yang kental. Pantauan Harian Vokal di ruangan itu, sempat terjadi cekcok mulut antara Hbn dengan staf Disdik. Seolah tidak terima dengan omongan Hbn, salah seorang staf Disdik yang kala itu mendampingi H Danuri spontan berkata dengan nada mencemooh. "Kalau persyaratan tidak lengkap mana bisa diurus. Jangankan di sini, ke dukun saja kalau tidak lengkap persyaratannya pasti kena tolak," cemooh oknum itu di ruangan yang dipenuhi para staf kala itu. Bukan jalan keluar yang diterima Hbn, tetapi cemoohan dari

oknum Disdik yang membawa langkah kakinya keluar dari ruangan itu. Dengan rona wajah kecewa, warga Kecamatan Mandau itu pun keluar dengan menenteng kembali map yang dibawanya dari pihak sekolah Kecamatan Mandau tempat dirinya berdomisili. Kejadian yang tidak sepantasnya terjadi itu hanya jadi tontonan para staf Disdik yang ada di ruangan tersebut, termasuk . Kabid Pendidikan Tingkat SMA, Tuty Amlizarty Laida. Wanita berkaca mata yang seharusnya bisa bertindak arif dan memberikan solusi kepada Hbn kala itu, hanya diam saja. (ias) Perwajahan: ZULQIFLI


12

HARIAN 24 Maret 2012/1 Jumadil Awal 1433 H SABTU VOKAL

JUMAT

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H HARIAN VOKAL

Masyarakat 5 Desa Ancam Duduki Lahan PT RAU LINTAS Komisi A dan B DPRD Akan Bahas DPG

RENGAT(VOKAL)-Ketua DPRD Inhu menyurati Komisi A dan B untuk mengadakan hearing untuk membahas permasalahan Duta Palma Grup (DPG) dengan isntansi terkait di Pemerintahan Kabupaten Inhu, mulai Senin (11/6) pekan depan. Demikian disampaikan Ketua Komisi A DPRD Inhu Suradi dan Ketua Komisi B DPRD Inhu saat ditemui di Kantor DPRD Inhu, Kamis (7/6). Dikatakan Suradi, tujuan pemanggilan instansi terkait pemerintah Kabupaten Inhu oleh lintas komisi adalah untuk tindak lanjut jawaban dari Pemerintah Inhu tentang rekomendasi hasil pansus DPG. “Kita akan panggil Sekda Inhu HR Erisman, Asisten I Setda Inhu H Muhammad Sadar, Kabag Tata pemerintahan (Tapem) Burhanuddin, Kepala Dinas Kehutanan Suseno Adji dan Dinas Perkebunan Inhu Manaf Tambunan,” sebutnya. Disebutkannya, jawaban pemerintah atas rekomendasi Pansus DPG yang disampaikan beberapa waktu lalu harus kita ketahui dalam rapat tersebut, agar ada kejelasan seperti apa tindakan pemerintah. “Persoalan ini menyangkut masyarakat banyak, dan juga perusahaan DPG seluruhnya melanggar ketentuan yang berlaku di negeri ini. Hal yang penting lagi DPG sama sekali tidak memperikan pemasukan bagi daerah,” kata Suradi. (obr)

RENGAT(VOKAL)-Masyarakat 5 desa dari Kecamatan Rakit Kulim dan Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu, mengancam akan menduduki lahan perkebunan PT Rigunas Agri Utama (RAU), jika hingga pekan depan tidak juga membagikan kebun KKPA seluas 3.402 hektar yang telah dijanjikan perusahaan tersebut. LAPORAN:

FRASETYA , INDRAGIRI HULU

Masyarakat Desa Talang Tujuah Tangga, Durian Cacar Kota Baru, Kota Medan Sengkilo, menuntut PT RAU segera merealisasikan kebun pola KKPA seluas 3.402 hektar untuk lima desa yang telah dijanjikan PT RAU sejak 1996 lalu. Jika tidak, masyarakat akan mematok sendiri lahan perkebunan milik tersebut. Koordinator massa dari lima

desa, Bunyamin saat dikonfirmasi Harian Vokal, Kamis (7/ 6) menjelaskan, perjanjian masyarakat dengan PT RAU mengenai pembagian kebun pola KKPA disepakati sejak tahun tahun 1996 lalu, namun hingga saat ini tidak juga direalisasikan. “Lahan yang dijanjikan untuk Desa Talang Tujuah Tangga adalah 318 hektar untuk 159 kepala keluarga (KK), untuk Desa Durian Cacar seluas 110 hektar untuk 5 KK, Desa Kota Baru seluas 530 hektar untuk 265

KK, Desa Kota Medan 100 hektar untuk 50 KK, dan Desa Sengkilo 344 hektar untuk pembagian 172 KK,” katanya. Dikatakannya, jika hingga pekan depan manajemen PT RAU tidak juga merealisasikan janjinya, masyarakat dari lima desa tersebut akan menduduki lahan dan akan mengkaplingkapling lahannya sendiri . “Kesabaran masyarakat telah habis. apalagi penanaman dilahan KKPA itu dilakukan. sejak tahun 1996. Pihak perusahaan sepertinya sengaja mengingkari kesepakatan bersama tersebut, karena sudah 16 tahun kebun masyarakat tidak juga dibagika,” jelasnya. Disebutkannya, berbagai upaya telah dilakukan masyarakat, dengan berungkali mem-

buat laporan kepada Bupati dan DPRD Inhu untuk memfasilitasi, bahkan yang terakhir satu pekan kemaren masyarakat melayang surat No.017/Foldester/V/2012. “Kita minta agar pemerintah memfasilitasi masyarakat dalam memecahkan masalah tuntutan masyarakat dengan pihak perusahaan tersebut,” pungkasnya. Sementara itu, Kabag Tapem melalui Kasubag Pertanahan dan Konfilk Sosial, Raja Fachraruzi mengatakan, masalah tuntutan kebun KKPA dari lima desa terhadap PT RAU memang sudah masuk laporannya. “Jadi masalah ini masih tahap proses. Direncanakan pekan depan kita memanggil manajemen perusahaan dan perwakilan masyarakat dari lima desa.

Tuntutan masyarakat itu termasuk dalam HGU PT RAU No.8/ HGU/BPN/2000 seluas 8,924,57 hektar,” paparnya. Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Inhu Suradi mengatakan, dirinya menyarankan masyarakat menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah ini. Sebab, kebun KKPA untuk lima desa tersebut tidak sesuai lagi dengan daftar calon petani plasma (CPP) sebelumnya. “DPRD Inhu bahkan telah berungkali memfasilitasi masyarakat dan perusahaan melalui hearing. Jika benar memang asli dari CPP awal yang menuntut, tidak menjadi soal. Meski demikian, penyelesaian masalah ini kembali kepada masyarakatnya,” singkat Suradi. (***)

Diskes Verifikasi Data Jamkesda

RENGAT(VOKAL)-Dinas Kesehatan Inhu sudah melakukan verifikasi data penerima kartu Jamkesda. Sebanyak 194 desa ditambah kelurahan di Inhu sudah dilakukan sosialisasi sejak beberapa bulan lalu. Pihak desa dan kelurahan diminta menyerahkan data warga yang berhak mendapatkan Jamkesda. “Sosialisasi sudah kita lakukan. Semua desa dan kelurahan sudah menerimah informasi tentang Jamkesda ini. Kini masih menunggu data dari desa dan kelurahan dimaksud,” ujar Kadiskes Inhu Zainal Arifin MKes melalui Kabid Yankes Rizalwan MKes, Rabu (6/6) diruang kerjanya. Dikatakan, sampai akhir Mei 2012 ini ada sejumlah kecamatan yang sudah menyerahkan data Jamkesda. Berdasarkan data tersebut sekitar 80 persen desa dan kelurahan sudah menyampaikan data. Tinggal lagi sekitar 20 persen yang belum menyerahkan. Oleh sebab itu, diimbau pihak desa dan kelurahan yang belum menyerahkan data agar secepatnya menyampaikan ke Diskes Inhu. Karena dalam waktu dekat kartu Jamkesda akan segera dicetak. Sehingga kartu ini bisa digunakan untuk berobat di puskesmas atau rumah sakit Pemerintah. “Pelayanan di kelas tiga, puskesmas atau rumah sakit milik Pemerintah,” ujar Rizalwan. Menurutnya, kartu Jamkesda ini berlaku sampai tahun 2014 yang akan dating, karena mulai tahun 2015 sudah ada rencana program baru tentang pelayanan bidang kesehatan ini. Oleh sebab pihaknya bertekad untuk mensukseskan program dimaksud. Terkait dengan pelayanan yang diberikan pada pemegang kartu Jamkesda, Rizalwan mengatakan pelayanan medis semua sama, yaitu sesuai dengan standar pelayanan. “Kalau ada yang mempertanyakan pelayanan, perlu ditanya balik pelayanan yang mana dulu. Kalau pelayanan medis adalah standar. Tapi kalau sikap ramah atau tidaknya petugas itu adalah person,” ucapnya. (hlr/mza)

Sekretariat Daerah

: 0769-341009

Sekretariat DPRD

: 0769-311341

Pengadilan Negeri Rengat: 0769-341059 Pengadilan Agama Rengat : 0769-341102 Kejaksaan Negeri Rengat :0769-341271 PDAM

: 0769-21634

Kantor Satpol PP

: 0769-341137

Kodim 0302 Inhu

: 0769-21035

Polres Inhu

: 0769-21110

Polsek Peranap

:0769-561110

Polsek Lirik

: 0769-41033

Polsek Pasir Penyu

: 0769-41110

RSU Indrasari Rengat

:0769-341066

Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

HUMAS

TINJAU KEBAKARAN - Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto (paling depan) didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhu meninjau lokasi kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Lirik, baru-baru ini.

Anggota Greenpeace Temui Mantan Pansus DPG RENGAT(VOKAL)-Anggota Greennpeace berkunjung ke Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) untuk menemui mantan Pansus (Panitia Khusus) Duta Palma Grup (DPG) untuk menanyakan seputar permasalahan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan tersebut, Kamis (7/6). Ketua Komisi A DPRD Inhu, Suradi yang saat itu menjabat sebagai Ketua Pansus DPG mengatakan, kedatangan anggota greenpeace yang berasal dari luar negeri tersebut terkait kasus kawasan hutan di lokasi perusahaan DPG yang beroperasi di wilayah Kabupaten Inhu. “Greenpeace bersama pers dari India tersebut untuk menanyakan persoalan perusahaan DPG, rupanya mereka memantau juga. Setahu saya, crude palm oil (CPO) dari perusahaan

DPG sangat besar di ekspor ke India,” jelasnya. Kedatangan greenpeace juga untuk mengetahui legal formal lingkungan perusahaan itu, serta dampak sosial selama ini terhadap masyarakat tempatan. Selama berlangsungnya pertemuan tersebut, Suradi telah memaparkan soal izin lokasi kawasan hutan yang belum ada izin pelepasan dari Kementerian Kehutanan. “Seluruh persoalan anak perusahaan tersebut kita beberkan, di antaranya PT Kencana Amal Tani (KAT) yang beroperasi di Kecamatan Seberida bermasalah dengan izin HGU. PT BBU tidak memiliki izin pelepasan kawasan hutan dari Kementrian Kehutanan, dan PT Palma yang memiliki luas lahan 144.144 hektar di Kecamatan Seberida dalam

Bupati Kunjungi Berbagai Desa dalam Sehari

berada kawasan HPK,” paparnya. Kemudian, tambahnya, perusahaan Bertuah Aneka Yasa Rengat dengan luas lahan 10.030 hektar juga berada dalam HPK, PT PAL belum ada izin lokasi kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan dan lokasinya tumpang tindih dengan PT BBU. “Selanjutnya lahan PT Seberida Subur di Kecamatan Batang Gansal seluas 6.132 hektar di dalam HPK dan HPT, yang hingga saat ini belum ada izin pelepasan kawasan hutan. Termasuk juga PT PAL di Kecamatan batang Gansal di kawasan HPT dan HPK. Sebenarnya ada proses pelepasan pelepasan kawasan hutan, namun tidak dapat diproses sesuai dengan surat Kapuskuh Nomor S.465/VII/KUH-3/09 tanggal 13 April 2009 silam,” terang Suradi. (obr)

RENGAT(VOKAL)-Seakan tidak mengenal lelah, Bupati Inhu Yopi Arianto mengunjungi berbagai desa selama 16 jam dalam satu hari, Rabu (6/6) hingga Kamis dini hari. Hal ini dilakukannya untuk mengetahui kekurangan dan kebutuhan masyarakat di desa yang dikunjungi secara langsung. Demikian disampaikan Kabag Humas Setda Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Jawalter Situmorang kepada Harian Vokal, Kamis (7/6). Adapun desa yang dikunjungi Bupati di antaranya Desa Pematang Jaya untuk meninjau bedah rumah KKN STIE Indragiri, Desa Seberang Air Molek I untuk meninjau Koperasi Karya Mandiri. “Pak Bupati seakan tidak mau lelah untuk mengunjungi beberapa desa untuk kepentingan

masyarakat. Selain meninjau bedah rumah dan Koperasi Karya Mandiri, Bupati juga meninjau kondisi jalan dan jembatan dari Simpang Kelayang menuju Pasir Desa Beringin,” paparnya. Usai peninjauan jalan dan jembatan di Simpang Kalayang, sambungnya, Bupati Inhu Yopi Arianto menggelar dialog dengan masyarakat Simpang Kelayang untuk kepentingan pembangunan ke depan yang betul-betul dari aspirasi rakyat. “Karena sesuai masterplan program pembangunan, haruslah yang menyentuh langsung masyarakat. Selain itu Pak Bupati juga meninjau turnamen Sepakbola Binio Cup III Desa Sungai Binio, dan terakhir membuka acara MTQ tingkat Kecamatan Kelayang, tepatnya di Desa Bongkal Malang,” pungkas Jawalter. (obr)

“Pengelolaan RSPD Harus Profesional” BP4KKP Gelar Sosialisasi RENGAT(VOKAL)-Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto minta pengelolaan radio siaran pemerintah daerah (RSPD) dilakukan secara profesional. Penegasan Bupati Inhu disampaikan saat mengunjungi RSPD di Jalan Batu Canai Pematangreba, Rabu (6/6) kemarin. Bupati ingin melihat secara langsung operasional RSPD yang kembali mengudara sejak Senin kemarin. “Bagaimanapun RSPD ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi serta sebagai sarana hiburan, makanya pengelolaannya harus profesional,” ujarnya. Katanya, apalagi jangkauan RSPD sangat luas, bahkan menjangkau hingga ke daerah perbatasan Inhu dengan Pelalawan dan Inhu dengan Inhil. Bupati meminta agar Bagian Aset Pemkab Inhu dapat segera melengkapi berbagai fasilitas di RSPD yang masih kurang. Pada kesempatan tersebut, Bupati Inhu berdialog dengan penyiar RSPD dan meninjau

Harga Sembako

HUMAS

BUPATI Indragiri Hulu Yopi Arianto (kiri) meninjau Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Indragiri Hulu yang sedang on air, Rabu (6/6).

beberapa fasilitas yang tersedia di RSPD. Namun karena padatnya jadwal, rencana Bupati untuk on air secara langsung melalui RSPD 88,2 FM batal dilakukan. Dalam kunjungannya, Bupati Inhu didampingi Kabag Humas

Setda Inhu Jawalter Situmorang, Kabag Aset dan Perlengkapan Setda Winaldi, Kepala Dispenda Inhu Arif Fadillah, Kepala Distamben Inhu Khairizal dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhu. (rtc/mza)

RENGAT(VOKAL)-Badan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian, Perikanan, Kehutanan, dan Ketahanan Pangan (BP4KKP) Kabupaten Inhu, menurunkan petugas ke seluruh kecamatan untuk memantau harga 9 bahan pokok (sembako). Kepala BP4KKP Pantas Pakpahan melalui Sekretaris BP4KKP Mahmudi menjelaskan, sosialisasi pemantauan harga 9 bahan pokok memang setiap tahun dilaksanakan. Paihkanya mendatangkan narasumber dari Badan Kehatanan Pangan Provinsi Riau guna mengetahui perkembangan dan gejolak 9 bahan pokok di Kabupaten Inhu. “Soal harga 9 bahan pokok di Kabupaten Inhu sekarang ini belum ada kenaikan, akan tetapi akibat gejolak terjadinya kenaikan bahan pokok seperti harga cabe mencapai 70 ribu perkilo pada tahun 2011 lalu dikarenakan adanya pasokan dari luar yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat Inhu,” ujar-

nya, Kamis (7/6) di ruang kerjanya. Pada umumnya, sambungnya, 9 bahan pokok kebutuhan masyarakat Kabupaten Inhu masih didatangkan dari luar daerah. Adapun produksi dari daerah Kabupaten Inhu seperti swasembada beras dan cabe tidak mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Inhu, sehingga selama ini beras masih diekspor dari Jambi, Palembang, dan Lampung. Sedangkan cabe tetap mendatangkan dari luar guna menutupi kebutuhan masyarakat Kabupaten Inhu. “Oleh karena itu, 9 bahan pokok dari Kabupaten Inhu untuk menutupi  kebutuhan masyarakat, tapi masih di ekspor dari luar. Untuk itu, jika ada gejolak keniakan harga 9 bahan pokok di Inhu, BP4KKP langsung menganjurkan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pelayanan Pasar serta Bulog untuk operasi pasar di lapangan,” ucap Mahmudi. (obr) Perwajahan: ISKANDAR


KEPULAUAN MERANTI

13

JUMAT 8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

HARIAN VOKAL

Wabup: Pancasila Mulai Dilupakan LINTAS Mendongkah Perlu Dikembangkan

PULAU MERBAU (VOKAL) – Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy meminta kegiatan mendongkah terus dikembangkan serta dilestarikan. Menurutnya, tradisi tersebut merupakan potensi wisata dan budaya daerah yang menarik, yang apabila dikemas dengan baik akan menjadi obyek wisata baru di daerah itu. “Mendongkah adalah jenis kegiatan tradisional yang sudah tumbuh sejak dahulunya dan berkembang di masyarakat pesisir, terutama di Kepulauan Meranti. Awalnya menongkah ini merupakan mata pencaharian masyarakat pesisir,” kata Wabup saat membuka Festival Mendongkah yang berlangsung di Pantai Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pulau Merbau, baru-baru ini. Diungkapkannya, dulunya masyarakat sering menggunakan wadah ini sebagai sumber kehidupan untuk mencari kerang, siput, dan hewan laut yang berada di pantai. “Oleh karena itu potensi ini hendaknya dapat diangkat kembali, kemudian dikemas dan dikembangkan dengan baik menjadi potensi wisata baru bagi daerah kita,” harap Wabup. Senada dengan Wabup, Kadisbudpapora Meranti Ishak Izrai melalui Kepala Seksi Pariwisata Syafrizal menyebutkan, kegiatan tersebut patut untuk ditumbuhkembangkan kepada generasi muda. (swl)

SELATPANJANG (VOKAL)- Wakil Bupati Kepulauan Meranti masrul Kasmy mengungkapkan, dewasa ini banyak pihak yang tidak ingat lagi lahirnya Pancasila yang dicetuskan Bung Karno tanggal 1 Juni 1945 lampau. Pancasila seperti hilang ditelan perkembangan zaman. “Begitu pula rasa kebersamaan dan nilai-nilai gontong royang serta sifat saling tolong menolong yang terkandung dalam Pancasila juga hilang ditelan zaman yang serba modern ini. Karena itu, melaui peringatan ke-67 lahirnya Pancasila bersamaan dengan peringatan Bulan Bung Karno ini marilah kita tingkatkan lagi nilai-nilai kebersamaan, semangat gotong royong serta hidup rukun ber-

dampingan tanpa memandang golongan, suku maupun agama ini. Sehingga hal ini ke depannya dapat menangkal terjadinya perpecahan antara sesama, khususnya pada masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti ini,” kata Wabup dalam sambutannya pada acara peringatan hari lahirnya Pancasila serta peringatan Bulan Bung Karno yang diselengarakan DPC PDI-P Kabupaten Kepulaun Meranti,

LAPORAN:

SYAWAL/KEPULAUAN MERANTI

Rabu (6/6) malam di Selatpanjang. Apalagi, sebutnya, saat ini Bangsa Indonesia sudah jauh tertinggal dari bangsa-bangsa lain dalam berbagai bidang. Ditambah lagi generasi muda Indonesia belakangan ini sering kali dipertontonkan berbagai hal yang kurang menyenangkan lewat berbagai teknologi, seperi aksi kekerasan dan pornografi. “Untuk itu, pendidikan budi pekerti kepada generasi muda merupakan hal yang harus ditanamkan untuk membangun

negeri ini. Kita berharap bangsa ini bisa menjadi bangsa yang besar, bangsa yang disegani oleh bangsa-bangsa lain di dunia. Agar bangsa ini ke depannya menjadi bangsa yang maju dan disegani, marilah kita dari Kabupaten Meranti ini mulai meningkatkan kembali jiwa patriotisme yang berpegang pada kandungan Pancasila, serta selalu mengenang sejarah. Peringatan lahirnya Pancasila serta peringatan Bulan Bung Karno ini membuktikan bahwa masih ada masyarakat kita yang mengenang sejarah serta jasa para pahlawan, seperti jasa Bung Karno selaku pengagas lahirnya Pancasila,” tutur Wabup.

Sementara itu, Ketua DPC PDI-P Kabupaten Kepulauan Meranti Jack Dev Singh dalam sambutannya mengatakan, Pancasila merupakan dasar Bangsa dan Negara Indonesia, serta sebagai pijakan awal hidup berbangsa dan bernegara dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Turut hadir pada acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Hafizoh, Sekdakab Kepulauan Meranti H Zubiasyah, para asisten, kepala dinas dan badan di lingkup Pemkab Meranti, serta tokoh masyarakat, tokoh paguyuban dan ribuan masyarakat Selatpanjang.(***)

Masrul Jagokan Tim Jerman SELATPANJANG(VOKAL)-Meski mengakui kualitas bermain tim sekelas juara bertahan Spanyol, namun Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy tetap menjagokan Tim Jerman menjadi jawara pada Euro 2012. Menurutnya, pelatih Tim Nasional Jerman Joachim Loew cukup tahu cara meredam permainan Tim Nasional Spanyol. ‘’Saya jagokan Tim Jerman, karena pelatih Joachim Loew pasti tahu meredam tim sekelas juara bertahan Spanyol,’’ kata Masrul, Rabu (6/ 6) malam membanggakan tim jagoannya pada laga Euro 2012 yang mulai tayang di televisi Sabtu (9/6) dini hari. Menurut Masrul Tim ‘Panser’ Jerman sudah memiliki kepercayaan diri penuh dalam menghadapi setiap pertandingan pada Euro 2012 ini. Apalagi bintang gelandang Bastian Schweinsteiger sudah pulih dari cedera betis, saat klub Bayern Munich tempatnya bernaung berlaga di final Liga Champions belum lama ini. Ditambah lagi dengan hadirnya ketajaman lini depan Miroslav Klose dan Mario Gomez. Bastian Schweinsteiger yang berusia 27 tahun itu, kata Masrul, merupakan salah satu pemain yang andal dan bisa memenuhi harapan pelatih Loew untuk membawa gelar juara Eropa keempat kalinya bagi Jerman, seperti yang terakhir diraih pada tahun 1996, setelah sebelumnya memenangkan turnamen itu pada 1972 dan 1980. ‘’Pelatih Joachim Loew juga sudah fokus kepada 23 pemain timnas Jerman yang akan memenangkan laga pada babak penyisihan grup di Ukraina. Targetnya adalah menjadi juara Piala Euro 2012,’’ tutur Wakil Bupati yang hobi sepakbola ini. (hlc/del)

Disdik Usul Peningkatan Status Sekolah SELATPANJANG (VOKAL)-Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kepulauan Meranti telah mengusulkan sejumlah sekolah untuk ditingkatkan statusnya dari pilial (kelas jauh) menjadi status negeri. Kebijakan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pemberian pendidikan kepada masyarakat, terutama yang berada di daerah terisolir. Demikian disampaikan Kepala Disdik Kepulauan Meranti M Arif MN belum lama ini di Selatpanjang. M Arif merincikan sejumlah sekolah yang akan di tingkatkan statusnya menjadi sekolah negeri, yakni SMP Terbuka Desa Dedap, SMP 1 Desa Centai, SD 37 Kurau dan sekolah lainnya yang memang dituntut untuk dapat berdiri sendiri. “Kita sudah usulkan sejumlah sekolah akan berdiri sendiri dan dinegerikan. Hal itu dilakukan karena jarak sekolah tersebut sangat jauh dengan sekolah induk. Peningkatan status ini dilakukan karena dibutuhkan, serta telah memenuhi persyaratan,” kata M Arif. Sejumlah syarat yang harus dipenuhi, kata M Arif, adalah lahan sekolah minimal 2 hektar, jumlah siswa per kelasnya minimal 20 orang, dan persyaratan lainnya yang menjadi konsekwensi peningkatan status tersebut. M Arif mengeluhkan adanya pihak yang membuat sekolah tanpa melalui jalur atau mekanisme yang berlaku. Sehingga instansi yang dipimpinnya itu sulit memberikan solusi jika terjadi kendala dalam pelaksanaannya.(mrtc/del)

Kantor Bupati

SYAWAL

WAKIL Bupati Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy (tengah) bersama Ketua DPRD Meranti Hafizoh (kiri) dan Ketua DPC PDIP Meranti Jack Dev Singh (kanan) disela-sela acara peringatan Hari Lahirnya Pancasila, Rabu (6/6) malam di Selatpanjang.

Wabup Resmikan Bazar HAN SELATPANJANG (VOKAL)–Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy membuka secara resmi acara bazaar yang merupakan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2012, Kamis (7/6) di Selatpanjang. Kedatangan Wabup ke arena bazaar di Jalan Teuku Umar dan Jalan Merdeka itu disambut atraksi senam massal yang diperagakan murid-murid dari 13 taman kanak-kanak yang ada di Selatpanjang. Selain itu juga digelar lomba mewarna yang diikuti oleh puluhan anak-anak. Tidak seperti biasanya, dalam sambutannya kali ini Wabup tidak berlama-lama dan tidak pula berdiri. Wabup sengaja duduk di pinggir panggung mangajak anak-anak duduk bersama di atas, serta berinteraksi dengan anak-anak. “Tadi saya lihat anak-anak yang duduk dan berdiri di atas pentas ini diusir oleh petugas protokoler dan pramuka. Jangan usir mereka, biarkan mereka hari ini merasa bahagia, karena

hari ini kita memperingati Hari Anak Nasional. Jadi biarkanlah pada hari ini mereka menjadi raja, karena ini harinya mereka,” ucap Wabup sambil memanggil anak-anak yang berada di sekitar arena bazaar dan sekitar panggung untuk duduk bersamanya. Menurut Wabup, karena tema HAN tahun 2012 adalah ‘Bersama Mewujudkan Indonesia Ramah Anak’, maka tindakan mengusir anak tersebut merupakan sikap yang berlawanan dengan tema HAN itu sendiri. “Kalau kita tidak ramah, bagaimana mungkin anak kita bisa menjadi anak yang ramah. Sayangi anak, jika anak sering dilarang melakukan sesuatu, maka kreativitas anak tersebut nantinya tidak bisa berkembang,” tutur Wabup. Wabup juga menanyakan cita-cita anak-anak tersebut. “Siapa yang ingin jadi bupati? Ada yang ingin jadi gubernur? Ayo, siapa yang ingin jadi presiden?” tanya Wabup kepada anakanak itu. Wabup juga mengajak mereka mengucapkan yel-yel Indonesia Jaya. Usai memberikan sambutannya

n Peringati HLH

Wabup kemudian meninjau anakanak yang sedang mengikuti lomba mewarnai yang digelar di halaman rumah dinas Sekdakab Kepulauan Meranti. Usai melakukan pemotongan pita sebagai tanda dimulainnya bazaar itu, Wabup melanjutkan kunjungannya ke stan-stan bazaar HAN tersebut. Di salah satu stan bazaar Wabup sempat membelikan bungkusan makanan ringan anak, kemudian dibagi-bagikan kepada anak-anak yang berada di sekitar stan bazaar itu. Menurut ketua panitia peringatan HAN, kegiatan yang dilaksanakan pada hari itu merupakan upaya untuk menumbuhkan kepedulian berbagai pihak agar berpartisipasi membangun generasi bangsa yang cerdas, sehat dan tangguh. Antusias masyarakat Kota Selatpanjang mengunjungi bazaar yang digelar oleh TK ini cukup besar. Kupon berbelanja yang disediakan panitia hampir habis terjual. Di beberapa stan bazaar, barang-barang yang dipajang laku terjual. (swl)

: ( 0763 ) 434715

Polsek Tebingtinggi   : ( 0763 ) 32110 Koramil

: ( 0763 ) 32998

RSUD Selatpanjang

: ( 0763) 32006

Ambulance

: ( 0763 ) 700377

Kantor Imigrasi

: ( 0763 ) 31018 SYAWAL

Grand Meranti Hotel      : (  0763 ) 32588 Penanggung Jawab/Redaktur: SAADUDDIN

WAKIL Bupati Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy melakukan pemotongan pita sebagai tanda dimulainya Bazar Hari Anak Nasional secara resmi, Kamis (7/6), di Selatpanjang.

Bupati Ajak Peduli Lingkungan SELATPANJANG (VOKAL)-Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir mengajak seluruh masyarakat di Kepulauan Meranti untuk terus meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan serta menggalakkan ekonomi hijau. “Dalam momen IRWAN NASIR peringatan Hari Lingkungan Hidup dan Hari Bumi ini saya mengajak seluruh masyarakat Meranti meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan. Gerakan ini merupakan titik tolak kesadaran untuk menyelamatkan kehidupan, yang secara tidak langsung akan berimbas pada peningkatan ekonomi hijau masyarakat yang pada akhirnya mengarah kepada kualitas hidup menuju terciptanya kondisi hidup masyarakat yang lebih baik. Mari kita mulai kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan kita,” imbau Irwan dalam sambutannya yang disampaikan Asisten III Setdakab Meranti H Tengku Akhrial belum lama ini saat peringatan Hari Lingkungan Hidup dan Hari Bumi di SMAN 1 Tebingtinggi. Menurutnya, kesadaran dan kepedulian untuk menyelamatkan lingkungan hidup itu harus terus ditanamkan kepada generasi muda di Meranti, terutama pada kalangan pelajar di sekolah. Sebab, lingkungan hidup dan bumi merupakan wadah keberlangsungan hidup yang harus dilestarikan dari generasi ke generasi. “Perlu adanya pengembangan terhadap sekolah tentang peduli lingkungan hidup yang bersih dan sehat. Dalam hal ini program sekolah menuju adiwinata sangat perlu dicanangkan. Pada akhirnya hal ini diharapkan akan sejalan dengan program pengentasan kemisikinan,” tuturnya. (swl) Perwajahan: ANDIXER


14

JUMAT

HARIAN VOKAL

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

LINTAS Dissosnaker Inventarisir Perusahaan 'Bandel' PASIR PENGARAIAN (VOKAL)-Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dissosnaker) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melakukan pendataan terhadap perusahaan 'bandel' yang membayar gaji karyawan tidak sesuai dengan standar upah minimum kabupaten (UMK). Hal ini ditegaskan Kepala Dissosnaker Rohul HT Rafli Armen, Rabu (6/6) di ruang kerjanya. Dijelaskannya, setiap tahun UMK Provinsi Riau selalu mengalami kenaikan, tergantung harga kebutuhan pokok barang yang ada di pasaran. Sesuai dengan hal tersebut dan Keputusan Gubernur Riau, UMK untuk buruh di sektor perkebunan tahun ini berjumlah Rp1.267.000, bertambah dibandingkan dengan tahun lalu. Dissosnaker Rohul telah mensosialisasikan kepada seluruh perusahaan di Rohul, agar menyesuaikan gaji para karyawan mereka dengan UMK baru tersebut. Bagi yang tidak mengikutinya akan diberi sanksi. Dissosnaker sudah membentuk tim yang telah turun ke lapangan sejak pekan lalu untuk memantau perusahaan. "Tim sudah turun sejak Senin lalu ke setiap perusahaan untuk mengecek apakah masih ada yang belum mengikuti UMK tersebut," kata Rafli. Namun hingga saat ini, dari beberapa perusahaan yang sudah didata, belum ditemukan perusahaan 'bandel'. Namun pihaknya akan terus menjajaki seluruh perusahaan sehingga tidak ada lagi yang membayar gaji karyawan di bawah standar UMK. Rafli mengimbau para karyawan perusahaan perkebunan agar melapor ke Dissosnaker bila menerima gaji tidak sesuai dengan UMK. Atau disampaikan secara tertulis dan dimasukkan ke dalam kotak pengaduan yang ada di Dissosnaker Rohul.(ber)

DPPKA Awasi Aset Daerah PASIRPENGARAIAN (VOKAL)-Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sebelumnya telah membentuk tim terpadu untuk mengawasi aset daerah mulai dari pengadaan tahun 2000 sampai tahun 2012. Demikian disampaikan Bagian Pengelola Aset melalui Kabid Aset (Pembantu Pengelola Barang) Zulheri, Kamis (7/6). Dikatakannya, tim terpadu yang sudah dibentuk diambil dari pengurus setiap SKPD yang sudah mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) masalah pendataan barang dan aset, beberapa hari lalu. Aset yang diawasi itu bernilai Rp2,2 triliun dan semuanya sudah terdata, seperti tanah, bangunan gedung, peralatan dan mesin, jalan dan jaringan irigasi. Sesuai dengan program yang ditetapkan, kerja tim adalah mendata kembali seluruh aset yang ada di SKPD, baik barang-barang yang rusak berat dan rusak untuk diusulkan kepada Sekretariat Daerah sebagai pengelola barang daerah untuk dihapuskan. Itu berlaku untuk barang peralatan dan perlengkapan kantor khusus tahun 2000 -2006, sesuai dengan aturan yang ada. "Kita berharap tim yang dibentuk menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang ada," harapnya. (ber)

Polsek Ujung Batu Tangkap Pelaku Curat PASIRPANGARAIAN (VOKAL)-Kepolisian Sektor Ujungbatu, Kabupaten Rokan hulu membekuk pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) berisial AS, warga Kecamatan Ujung Batu, Gang Horas, Selasa (5/6) malam. Dikatakan Kapolres Rohul AKBP Yudi Kurniawan melalui Kapolsek Ujungbatu Kompol Johan Rivai, Kamis (7/6), rumah korban Juliana Boru Purba (76) di Tranpol Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujungbatu, dimasuki tersangka dengan cara merusak gembok pintu depan sekitar pukul 17:00, yang saat itu sedang kosong. Tersangka berhasil membawa kabur receiver, TV merk Matrix, jam tangan Seiko dan celengan berisi Rp1,5 juta. Melihat keadaan rumahnya berantakan dan adanya beberapa barang yang hilang, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ujungbatu sekitar pukul 23:30. Atas laporan itu, petugas langsung melakukan lidik dan melakukan penangkapan terhadap tersangka yang sedang berada di rumahnya, malam itu juga. (ber)

Sekretariat DPRD

: 0762-91460

Polres

: 0762-91110

Polsek Ujungbatu

: 0762-61110

Polsek Kunto Darussalam

: 0762-62515

Pemadam Kebakaran

: 0852713373707

Kantor Bappeda

: 0762-91530

Kajari Pasirpengaraian

: 0762-91226

Pengadilan Negeri

: 0762-91677

Kantor Pos Pasirpengaraian

: 0762-91221

Rumah Sakit Umum Daerah

: 0762-91777

Bank Riau Pasirpengaraian

: 0762-91260

BRI Pasirpengaraian

: 0762-91161

Bank Mandiri Ujungbatu

: 0762-61147

PLN Ranting Pasirpengaraian

: 0762-91260

Penanggung jawab/redaktur: FITRI MAYANI

KUNJUNGI WARGA- Bupati Rokan Hulu H Achmad (3 dari kiri) mengusap kepala seorang bocah saat mengunjungi Desa Tanjung, baru-baru ini.

PABER

14 Desa Belum Serahkan LPj ADD 2011 PASIRPENGARAIAN (VOKAL)- Hasil evaluasi Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), masih ada 14 desa yang belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban (LPj) untuk bantuan Alokasi Dana Desa (ADD) 2011 kepada Inspektorat. Itu terungkap dalam evaluasi realisasi penggunaan bantuan ADD 2011 yang ditaja BPMPD Rokan Hulu, Rabu (6/6), dihadiri

perwakilan dari Inspektorat Rokan Hulu, Badan Perencanaan Daerah, serta sejumlah camat. Kepala BPMPD Rokan Hulu

Buddhia Kasino, mengatakan, keterlambatan penyerahan LPj ke Inspektorat lebih disebabkan karakter aparat desa terkait, serta kurangnya pemahaman penyusunan laporan. "Guna mengatasi karakter tersebut, kita akan terus berupaya mengatasi dengan lebih banyak memberikan pembekalan kepada aparatur desa dalam penyusunan LPj ADD," ucap Budhia Kasino.

Pemkab Rokan Hulu sudah menyalurkan dana Rp48,8 miliar, sebagai bantuan ADD untuk 157 desa. Tahun ini, dana ADD yang dikucurkan meningkat, menjadi Rp49,66 miliar dan dibagi secara proposional ke 157 desa yang ada di 16 kecamatan. "Untuk masing-masing desa nantinya diberikan bantuan ADD antara Rp250-500 juta per tahun. Kita akan membaginya

secara proposional, sesuai luas wilayah, jumlah penduduk dan kebutuhan desa tersebut," jelas Kepala BPMPD. Bagi 14 desa yang belum menyerahkan LPj ADD 2011 ke Inspektorat Rokan Hulu, Budhia mendesak aparat desa agar segera menyusun laporannya, sehingga bantuan ADD 2012 bisa segera disalurkan guna kelangsungan pembangunan pedesaan.(rnc/may)

r Polsek Kunto Darussalam

Diduga Tangkap Lepas Sopir Truk dan Kayu Olahan Ilegal PASIRPANGARAIAN (VOKAL)-Kepolisian Sektor Kunto Darussalam, diduga menangkap dan melepaskan supir dan 1 unit truk Hino BM 8958 pengangkut 9 kubik kayu yang diduga ilegal, Rabu (6/6). Dikatakan Ketua DPD Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara, Afid Fuddin, Kamis (7/ 6), berdasarkan laporan anggota mereka, telah terjadi penangkapan kayu ilegal oleh Polsek Kunto Darussalam, Rabu (6/6) oleh anggota Bripka Sandi dan Rahmadan, sekitar pukul 6:30 Wib. Namun, sekitar pukul 9:30 Wib, supir itu dilepas kembali dan membiarkan sopir membawa truk dan kayunya kembali. Berdasarkan laporan tersebut, Afid dan beberapa anggota LSM-nya mencoba mengejar

truk tersebut. Setibanya di Desa Bagan Tujuh, Kecamatan Kunto Darussalam, mereka menahan sopir dan truk sambil menunggu pihak Kepolisian Polres Rohul datang, yang sebelumnya sudah dikoordinasikan. Saat mereka menunggu, sopir truk melarikan diri. Akhirnya mereka menggiring truk tersebut ke Mapolres Rohul sekitar pukul 14:00 Wib. "Kami sangat menyesalkan perbuatan Kepolisian yang menangkap lepas sopir truk dan kayu itu. Saat ini kami sedang melaporkan ke pihak Polda Riau," kata Afid. Kapolres Rohul AKBP Yudi Kurniawan yang dicoba dihubungi via telepon, tidak bisa dihubungi. Sementara Kasat Reskrim AKP Syahruddin Tan-

SEORANG wartawan melihat kayu olahan yang diamankan di Mapolres Rohul.

jung melalui sms hanya menyarankan meminta data kepada salah seorang anggota Reskrim. Kemudian handphonenya tidak bisa dihubungi lagi. Dari data yang didapat dari utusan Kasat Reskrim, diketahui bahwa Kepolisian hanya mengamankan satu unit truk Hino BM 8958 beserta 5 kubik kayu olahan campuran yang diangkut dari Desa Bagan Tujuh, Kecamatan Kunto Darussalam, Rabu (6/6) sekitar pukul 13:00 Wib siang, sementara supirnya tidak ada. Mengenai tersangka, anggota Kepolisian tersebut mengaku tersangkanya juga tidak ada. "Kami menerima data hanya itu saja, soal tersangka kami tidak tahu. Kalau mau lebih jelasnya, langsung saja konfrimasi sama Komandan,” ujarnya singkat (ber)

PABER

PABER

LEPAS PAWAI-Wakil Bupati Rokan Hulu Hafith Syukri melepas pawai taaruf MTQ di Tambusai, baru-baru ini

Rumah Warga Babussalam Memprihatinkan PASIRPENGARAIAN (VOKAL)-Pasangan suami istri (pasutri) Harman (60)-Teti Wardana (30) dan empat anaknya, sejak delapan tahun lalu menghuni rumah yang sangat memperihatinkan di Desa Babussalam, Kecamatan Rambah. Rumah itu sudah miring hampir rubuh, dindingnya lapuk dan berlubang-lubang. Begitu juga atapnya dipenuhi lubang. Teti mengatakan, Rabu (6/6), sudah 4 kali mereka berupaya meminta bantuan ke pemerintah, namun hingga sekarang belum juga terealisasi. Padahal, sudah beberapa kali pihak desa bersama Dinas TRCK datang memantau keadaan mereka. "Kami sudah mengajukan permintaan bantuan 4 kali dalam 4 tahun terakhir ini ke pemerintah. Tapi sampai sekarang belum ada buktinya, padahal pihak desa dan Dinas TRCK

sudah beberapa kali meninjau rumah kami. Kami sudah bosan dengan janji-janji yang tak kunjung terbukti, jangan ditunggu kami mati dulu baru dibantu," kesalnya. Cerita Teti, setiap malam keluarganya selalu was-was, takut tibatiba rumah mereka ambruk jika angin kencang. Sedangkan anakanak mereka masih kecil-kecil. Kepala Desa Babussalam Syafii, beberapa waktu lalu juga mengakui bahwa keluarga tersebut telah mengajukan permintaan bantuan hingga 4 kali. Namun tahun lalu, karena ada rumah warga yang lebih memperihatinkan, sehingga bantuan di alihkan ke sana. "Kami pihak desa hanya sebatas fasilitator, tapi yang mengajukannnya adalah pihak ormas dan masyarakat, sedang yang merealisasikannya adalah Pemda," katanya. (ber) Perwajahan: ABDA


JUMAT

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

LINTAS

Lomba Lari 10 Km Akan Digelar

PEKANBARU (VOKAL)-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan menggelar lomba lari 10 kilometer bagi para atlet lokal, nasional dan internasional pada tanggal 17 Juni 2012 mendatang. Kegiatan ini diadakan sempena memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-228 Kota Pekanbaru yang jatuh pada tanggal 23 Juni 2012 mendatang. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disdbudpar) Kota Pekanbaru, Destrayani Bibra kepada wartawan, Kamis (7/6) mengatakan, lomba lari 10 kilometer tersebut akan dibagi menjadi tiga kategori. Kategori atlet elit akan diikuti atlet nasional dan internasional, kategori atlet lokal akan diikuti oleh TNI, Polri dan mahasiswa, dan kategori tiga akan diikuti para pelajar yang ada di Pekanbaru. “Start dan finis kita pusatkan di Jalan Gajah Mada yang akan dimulai pukul 06.30 sampai 09.00 WIB. Sampai saat ini sudah ada 135 atlet yang mendaftar, termasuk atlet internasional seperti Negara Malaysia,” jelasnya. Menurutnya, kategori ini dibagi menjadi tiga kelas mengingat kemampuan para atlet lokal atau mahasiswa, pelajar, TNI dan Polri yang tidak mungkin bisa digabungkan dengan atlet nasional dan internasional. Saat ini, sebutnya, pihaknya tengah menyiapkan berbagai hadiah menarik seperti Tropi Walikota Pekanbaru dan uang pembinaan bagi atlet nasional dan lokal yang memenangkan perlombaan nantinya. Penyerahan piala bagi pemenang nantinya akan langsung dilakukan Walikota Pekanbaru, Firdaus. “Acara ini cuma sehari saja. Setelah usai perlombaan akan diserahkan langsung hadianya bagi para atlet atau peserta yang berhasil menang,” ujarnya. Pada tanggal 16 hingga 17 Juni 2012 mendatang, Pemko Pekanbaru juga akan menaja berbagai pesta rakyat di kawasan Danau Buatan atau Bandar Khayangan di Kecamatan Rumbai Pesisir. Di sana akan digelar berbagai acara seperti pacu sampan, lomba mewarnai, kaligrafi, melukis, rabbana, lomba band lokal, serta lomba hasil kerajinan UMKM yang akan diikuti peserta dari 12 kecamatan yang ada di Pekanbaru. “Intinya kita ingin HUT Kota Pekanbaru tahun ini lebih semarak dan merakyat. Untuk itu kita agendakan berbagai kegiatan yang ditujukan untuk masyarakat Pekanbaru,” pungkasnya.(abd)

Pedagang Pasar Cik Puan Aman

PEKANBARU (VOKAL)-Walikota Pekanbaru Firdaus menjamin pedagang yang berada di Pasar Cik Puan, Jalan Tuanku Tambusai tidak digusur oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) walau menempati lahan sementara. “Untuk tahun ini silahkan pedagang berjualan di lahan sementara, karena proyek pemFIRDAUS bangunan Pasar Cik Puan belum dilaksanakan,” kata Firdaus di Pekanbaru, Kamis (7/6). Dia mengatakan, pedagang yang menempati lahan sementara supaya tidak lagi merasa waswas berjualan hingga akhir tahun 2012, karena tidak ada operasi penertiban. Pernyataan Firdaus tersebut terkait ratusan pedagang yang menempati lahan sementara pembangunan proyek Pasar Cik Puan merasa khawatir terkena operasi penertiban dan mereka disuruh pindah. Menurutnya, para pedagang saat ini berjualan di sekitar kawasan Pasar Cik Puan karena proyek pembangunan pasar tradisional tersebut mengalami kendala dan tidak dilanjutkan akibat status lahan masih dalam tahap sengketa. “Proyek Pasar Cik Puan tidak dilanjutkan sepanjang tahun 2012, meski ada dana sebesar Rp7,5 miliar. Sebab status tanah harus jelas,” katanya. Menurut dia, bila status tanah itu tidak jelas maka pada masa mendatang tentunya berurusan dengan aparat hukum. “Kasihan pedagang yang sudah terlanjur membeli kios,” katanya. Pihaknya berharap bila proyek pasar itu dilanjutkan sedangkan status tanah belum jelas, dipastikan merugikan ratusan pedagang. Saat ini Pemko Pekanbaru melakukan perundingan dengan pemilik lahan Pasar Cik Puan yang dikabarkan milik aparat Pemprov Riau. (ant/zki)

Disnakan Vaksinasi Hewan

PEKANBARU (VOKAL)-Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru melakukan vaksinasi terhadap 2.100 hewan peliharaan seperti anjing, kera dan kucing di Kecamatan Rumbai Pesisir dan Kecamatan Rumbai. “Ini merupakan perhatian serius bagi pemilik hewan peliharaan untuk melakukan vaksinasi pada pos yang sudah kami tunjuk,” kata Kepala Disnakan Kota Pekanbaru, Sentot Prayetno, Kamis (7/6). Dia mengatakan, sasaran utama vaksinasi tersebut agar hewan peliharaan warga tersebut tidak menyebarkan virus rabies yang dapat mematikan. Pihaknya menyediakan sebanyak 12 pos yang tersedia di dua kecamatan tersebut dan rata-rata tiap hari sebanyak 45 hingga 50 hewan yang mendapatkan vaksinasi. Pihaknya vokus terhadap vaksinasi di Kecamatan Rumbai Pesisir dan Rumbai ketimbang 10 kecamatan lainnya di Pekanbaru. Sedangkan Hewan Penular Rabies (HPR) seperti anjing, kera dan kucing lainnya akan mendapatkan vaksin serupa namun pelaksanaan dilakukan secara bertahap. Sasaran vaksinasi HPR itu terhadap sekitar 17.000 hewan peliharaan di Kota Pekanbaru yang tersebar pada 60 kelurahan dan 12 kecamatan. Namun kasus terbesar HPR di Kecamatan Rumbai Pesisir yakni di Kelurahan Limbungan, Muara Fajar, Lembah Damai, maupun Lembah Sari. Pada wilayah ini penduduk setempat memelihara hewan itu untuk berburu babi maupun menjaga rumah karena letaknya terpencil berbatasan dengan perkebunan. Kasus rabies mencuat beberapa pekan lalu setelah adanya warga yang berobat karena ditemukan sebanyak 17 orang digigit HPR maka enam orang dinyatakan positif. (ant/zki) Penanggung Jawab/Redaktur: ZUKRI SUBAYANG

15

HARIAN VOKAL

Hanya 94 TKA Tercatat di Disnakertransduk Riau PEKANBARU (VOKAL)-Tenaga Kerja Asing (TKA) yang tercatat di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertransduk) Provinsi Riau pada tahun ini hanya sebanyak 94 orang. Ditengarai jumlah ini jauh lebih sedikit dibangdingkan jumlah TKA yang saat ini bekerja di perusahaan yang ada di Riau. Kepala Disnakertransduk Riau melalui Kepala Seksi Penempatan dan Pemagangan Robert Siburian kepada wartawan, Kamis (7/6) mengatakan, jumlah TKA yang tercatat di Disnakertransduk tersebut diperoleh berdasarkan Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) yang diperpanjang sejumlah perusahaan. “Kita mendapat data ini berdasarkan IMTA yang diperpanjang perusahaan. Memang kita tidak ada jemput bola mendatangi perusahaan atau instansi terkait di kabupaten/kota karena keterbatasan anggaran,” katanya. Robert menjelaskan, sejak era otonomi daerah (otda) banyak kabupaten/kota di Riau tidak melaporkan jumlah TKA yang ada di wilayah mereka. Akibatnya, banyak keberadaan TKA di Riau saat ini tidak terdata dengan baik oleh Disnaskertransduk. “Kita akui, saat ini keberadaan TKA di Riau tidak terpantau dengan baik. Kita harap kabupaten/ kota di Riau melakukan koordinasi sehingga keberadaan mereka bisa valid,” katanya. Robert mengakui, akibat hal ini tentunya negara dirugikan dalam hal pendapatan devisa melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang seharusnya langsung dikirim ke kas negara atas nama Menteri Tena-

ga Kerja RI. “Setiap TKA dikenakan per orangnya U$1.200 dalam hal PNPB. Jika datanya yang didapat tidak valid, tentu negara dirugikan. Agar bisa sinkron, kita harap kabupaten/kota di Riau memberikan laporan,” katanya.

LAPORAN: DAIRUL / PEKANBARU

Robert menguraikan, data IMTA yang diperpanjang menurut jabatan oleh sejumlah perusahaan di Riau saat ini terdiri dari unsur pimpinan sebanyak 18 orang, teknisi 12 orang, profesional 38 orang, supervisor 26 orang. TKA ini berasal dari Afrika Selatan 1 orang, Amerika Serikat 15 orang, India 13 orang, Iran 2 orang, Inggris 1 orang, Kanada 5 orang, Malaysia 13 orang, New Zealand 1 orang, Negeria 1 orang, Prancis 1 orang, Philipina 3 orang,

China 20 orang, Singapura 1 orang, Taiwan 10 orang, British 3 orang, Thailand 2 orang dan Selandia Baru 1 orang. ParaTKAinidiketahuibekerjadiPT AdeiPlantationIndustrisebanyak4orang, PT Agritasari Prima se banyak 1 orang, PT IKPP sebanyak 23 orang, PT IndoKarya10orang,PTPintoDeliPulp & Paper 7 orang, PT Pulau Sambu 3 orang, PT RAPP 3 orang, PT Riau PrimaEnergy3orang,PTRiauSaktiUnited Plantion 5 orang, PT Safari Riau 6 orang dan Labersa Hotel 1 orang. “Sementara perusahaan lainnya hingga kini belum melaporkan data

TKA dalam hal perpanjangan IMTA. Saat ini dukungan dari kabupaten/ kota masih kurang soal data TKA di Riau,” ujarnya. Saat ditanya sanksi apa yang bisa dikenakan kepada perusahaan yang tidak memperpanjang IMTA para TKA tersebut, Robert mengaku tidak ada sanksi tegas yang bisa diterapkan. “Perpanjangan IMTA ini hanya persyaratan wajib melaporkan bukti keberadaan TKA, sesuai undangundang ketenagakerjaan. Tapi dalam hal ini tidak ada sanksi jika tidak dilakukan,” tukasnya. (***)

TERBENGKALAIPembangunan Pasar Cik Puan Pekanbaru hingga kini masih terbengkalai. Hal ini terjadi karena Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru saling klaim terkait status kepemilikan lahan.

ANDIKA

PEKANBARU

Disdukcapil Terima 255,932 E-KTP MTQ Pekanbaru Digelar

PEKANBARU (VOKAL)-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru untuk tahap kedua telah menerima 255,932 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dari Pemerintah Pusat, Selasa (5/6) lalu. E-KTP siap cetak ini akan segera dibagikan kepada masyarakat yang berada di 11 kecamatan se-Kota Pekanbaru. Sekretaris Disdukcapil Pekanbaru, Hermanto Yasin mengatakan, e-KTP untuk Kecamatan Tampan hingga kini baru dalam proses pengecekan ulang oleh Pemerintah Pusat. Hingga tahap kedua ini Disdukcapil sudah menerima sekitar 60 persen e-KTP yang selesai dicetak sesuai jumlah perekaman yang dilakukan hingga 30 April 2011 lalu. Warga yang telah melakukan perekaman pada tahun 2011 berkisar 400 ribu orang atau sekitar 87,19 persen dari total kuota wajib KTP yang diberikan Pemerin-

tah Pusat sebanyak 464.494 orang. “Untuk Kecamatan Tampan, hingga sekarang sudah sekitar 60 persen yang sudah kita terima dari Pemerintah Pusat, bararti hanya tinggal 40 persen lagi. Kita harap bisa dibagikan dalam waktu dekat ini agar perekaman lanjutan bisa kembali kita lakukan,” jelasnya. Menurutnya, untuk pembagian eKTP tahap dua ini masyarakat yang sudah melakukan perekaman mesti menunggu surat undangan pengambilan e-KTP yang akan diberikan Disdukcapil melalui RT/RW setempat. Bagi masyarakat yang telah mendapatkan kartu undangan diharapkan bisa mendatangi Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Capil Kecamatan setempat dengan membawa KTP biru sebagai syarat pengambilan e-KTP. “Pengambilan e-KTP juga tidak bisa diwakilkan dan harus masyarakat

bersangkutan. Kerana pada saat pengambilan itu akan kembali dilakukan pengecekan sidik jari guna membuka pasword e-KTP itu sendiri. Jadi kalau tidak diambil yang bersangkutan, kita tidak akan bagikan,” sebutnya. Bagi masyarakat Pekanbaru yang kehilangan KTP biru, diminta untuk terlebih dahulu mendatangi kantor Kepolisian setempat untuk mengurus bukti kehilangan. Apabila tidak ada surat keterangan hilang dari kantor polisi setempat, maka Disdukcapil juga tidak akan membagikan e-KTP yang telah selesai dicetak tersebut. “Syarat pengambilannya harus menyerahkan KTP biru atau sistem tukar antara e-KTP dengan KTP biru. Jadi kalau KTP hilang, maka harus diurus surat keterangan hilang dulu. Kalau tidak, maka tidak bisa kita bagikan, karena begitu aturan mainnya,” pungkasnya. (abd)

PEKANBARU (VOKAL)-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tahun ini kembali meraih penghargaan the best location (lokasi terbaik) dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI. Torehan piala tahun ini merupakan yang ketiga kalinya diraih Pekanbaru sejak tahun 2010 lalu. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru, Syafrudin Sayuti, Kamis (7/6) mengatakan, dalam penilaian lokasi terbaik ini tim dari KLH RI selain menilai kebersihan di lokasi terminal juga menilai keindahan, penghijauan,

serta program kebersihan yang telah diprogramkan Dishubkominfo dalam menjaga keindahan di kawasan Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BPRS). “Alhamdulillah, pada penilaian yang dilakukan KLH RI di Terminal BPRS, tahun ini kita kembali berhasil meraih penghargaan the best location. Artinya penghargaan ini sudah berhasil kita dapatkan secara berturut-turut sejak 2010 lalu,” sebut Sayuti. Menurut Sayuti, penghargaan the best location tersebut dipastikan akan terus dipertahankan Pemko Pekanbaru setiap tahunnya sepanjang

penghijaun dan kebersihan terminal bisa dijaga. Rasa optimis ini karena tim dari KLH hanya memfokuskan penilaian pada bentuk fisik atau kebersihan dan keindahan terminal, bukan pada sistem operasional terminal berikut juga angkutan yang ada. “Jadi selama penghijaun dan kebersihan itu bisa kita rawat dan jaga, maka saya optimis penghargaan lokasi terbaik ini bisa kita peroleh setiap tahunnya. Ke depannya kita akan terus menata lokasi di kawasan terminal agar tetap terlihat rapi, sejuk, hijau dan bersih” pungkas Sayuti.(abd)

Pemko Raih Penghargaan The Best Location

di Kecamatan Limapuluh

PEKANBARU (VOKAL)-Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Pekanbaru Tahun 2012 akhirnya ditetapkan di Kecamatan Limapuluh yang direncanakan akan dibuka Walikota Pekanbaru pada tanggal 21 Juni 2012 mendatang. Hal itu disampaikan Asisten II Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru, Dorman Johan, usai memimpin DORMAN JOHAN rapat pelaksanaan MTQ Pekanbaru tahun 2012, Kamis (7/6). Dia mengatakan, saat ini panitia pelaksana sudah mulai melakukan pembangunan astaka (tempat pelaksanaan MTQ) dan memasang tempat bazar serta pameran yang akan ikut meramaikan MTQ nantinya. “Sesuai arahan Pak Walikota, MTQ tahun ini akan digelar di Kecamatan Limapuluh. Pelaksanaan MTQ ini akan berlangsung selama enam hari. Malam pembukaannya sendiri itu akan dibuka Pak Walikota dan akan diramaikan peserta pawai taaruf pada pagi harinya dari 12 kecamatan se-Pekanbaru,” jelas Dorman. Beradasarkan keputusan panitia pelaksana, katanya, para kafilah atau utusan peserta MTQ dari kecamatan se-Kota Pekanaru saat ini sudah bisa mendaftar ke panitia pelaksana MTQ hingga batas waktu seminggu sebelum pembukaan MTQ nantinya. “Jumlah pesertanya belum tahu berapa orang, karena masing-masing kecamatan belum ada yang mendaftarkan kafilahnya. Untuk itu kita minta pihak kecamatan agar segera mendaftarakan kafilahnya menjadi utusan dalam perlombaan MTQ nantinya,” pinta Dorman. Saat ditanya besaran anggaran yang diperlukan dalam pelaksanaan MTQ Tingkat Kota Pekanbaru Tahun 2012 ini, Dorman enggan memberikan bocoran dengan alasan anggaran tersebut masih menunggu pengajuan dari pihak kecamatan yang hingga kini belum diterima panitia pelaksana MTQ. “Kalau anggaran saya tidak tau pasti berapa besarannya, yang jelas pasti sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Kita juga masih menunggu proposal dari masing-masing kecamatan,” pungkasnya.(abd)

Panitia Siap Laksanakan UKW PWI Riau PEKANBARU (VOKAL)-Panitia pelaksana Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Cabang Riau menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan ujian UKW yang akan digelar di Furaya Hotel Pekanbaru tanggal 11-12 Juni 2012 mendatang. Demikian dikatakan Ketua Panitia UKW PWI Cabang Riau, Hendrizal Reoslan didampingi Sekretaris Panitia, M Amin Nst kepada wartawan di Sekretariat PWI Cabang Riau, Jalan Sumatera, Pekanbaru, Kamis (7/6). “Kita sudah siap untuk melangsungkan ujian UKW ini. Dan tim penguji pun sudah menyatakan kesipaannya datang ke Pekanbaru. Mudah-mudahan, kegiatan ini berjalan lancar sesuai rencana,” kata Hendrizal. Dalam kesempatan ini, Hendrizal yang dalam organisasi PWI Cabang Riau menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Cabang Riau mengingatkan agar peserta UKW membawa dan mampu mengoperasikan kom-

puter atau laptop. “Bagi peserta, saya kembali mengingatkan agar jangan lupa membawa laptop. Kemudian, peserta juga harus memiliki alamat email pribadi. Ini merupakan salah salah syarat peserta UKW,” terangnya. Selain itu, lanjutnya, pada saat pelaksaannya, peserta diwajibkan berpakaian rapi dam sopan (kemeja), dan peserta harus hadir 15 menit sebelum UKW dimulai. “Saat UKW berlangsung, peserta dilarang mengaktifkan telepon seluler, harus menggunakan ID card selama UKW berlangsung, dan peserta wajib mengikuti semua bentuk kegiatan UKW,” tegas Hendrizal. Seperti diketahui, UKW merupakan sebentuk aturan yang diharuskan bagi wartawan dalam rangka untuk meningkatkan profesionalisme di kalangan pencari berita. Wartawan yang berhasil lulus mengikuti uji kompetensi berarti telah memiliki kemampuan yang disyaratkan untuk mencapai kinerja yang optimal dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Wartawan yang lulus uji kompetensi dapat disebut sebagai wartawan profesional, dan membuktikan mereka telah memahami kompetensi menyangkut tiga hal. Yakni kesadaran profesi dan penghayatan kode etik, pengetahuan umum

dan khusus terkait dengan bidangnya, serta keterampilan jurnalistik sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan sertifikasi akan terpisahkan mana wartawan profesional dan wartawan yang asal

jadi atau mengaku-ngaku wartawan demi kepentingannya sendiri. Dengan begitu, masyarakat pun akan senang melayani wartawan yang berkompeten dan menolak wartawan yang tak punya kompetensi.(dr)

ANDIKA

MACET – Sejumlah kendaraan terjebak macet di persimpangan lampu merah Jalan KH Ahmad Dahlan Pekanbaru, Kamis (7/6) siang. Perwajahan: RINTO HARMIKO


CMYK

Riau

16

HARIAN VOKAL

LINTAS

JUMAT 8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

Polhut Dalami Kasus Asun

PEKANBARU (VOKAL)-Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Riau saat ini masih mendalami kasus penambangan batu andensit di Kabupaten Indagiri Hulu (Inhu) yang menjerat tersangka pemilik PT Kurnia Subur, Asun. Kepala Bidang Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan (Dishut) Riau, Said Nurjaya kepada wartawan, Kamis (7/6) mengatakan, kasus yang menjerat Asun saat ini masih didalami Polhut Riau. Dia mengaku bahwa pihaknya tidak akan main-main dalam menegakkan aturan tentang kehutanan di Riau. “Kasus ini telah dibawa ke persidangan yang menjerat pimpinan PT KS terkait kegiatan penambangan ilegal batuan andensit di hutan lindung Inhu,” katanya. Sebelumnya, Asun alias Mastur telah diperiksa penyidik Polisi Kehutanan Riau. Asun yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut dimintai keterangan terkait dugaan penambangan batuan andesit ilegal di kawasan hutan Desa Usup, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu. Asun dinilai telah melanggar pasal 50 huruf (g) dan pasal 78 ayat 6, 9, 14, 15 UU Kehutanan 1999 tentang kehutanan serta bisa dikenakan junto pasal 55 KUHP. Asun yang didampingi pengacaranya Wismar Hariyanto, SH terlihat melayani pertanyaan yang dilemparkan penyidik atas tindakannya tersebut. Asun mengatakan bahwa penggalian batu andesit sudah mendapatkan rekomendasi dari BPT Inhu, hanya saja izin kawasan dari Kemenhut belum mereka kantongi.(rul)

Walhi Pertanyakan Perda Karhutla

PEKANBARU (VOKAL)-Peraturan Daerah (Perda) tentang Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) di Provinsi Riau hingga kini belum juga terealisasi. Hal ini patut dipertanyakan agar kasus karhutla di Riau dapat diminimalisir agar kabut asap tidak selalu mengancam kesehatan masyarakat. “Kita saat ini masih bertanya-tanya tentang Perda Karhutla yang telah disahkan melalui Pansus DPRD Riau tahun 2004 silam. Tapi kenapa hingga kini tidak ada kejelasan,” ujar Direktur Eksecutive Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Riau Hariansyah Usman, Kamis (7/6). Hariansyah mengatakan, jika Perda tersebut ditolak oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) seharusnya pihak DPRD memberikan penjelasan terkait hal itu. Akibat tidak adanya kejelasan terhadap Perda ini, dikhawatirkan kasus karhutla di Riau akan sulit untuk ditekan. Ketua DPRD Riau Johar Firdaus ketika dikonfirmasi terkait hal itu mengaku kalau Perda tersebut telah disahkan pada tahun 2004 silam. Namun, Perda tersebut akhirnya ditolak Mendagri karena dinilai bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. “ Perda Karhutla itu ditolak Mendagri sesuai usulan Mehhut yang saat itu dijabat MS Ka’ban. Alasannya karena bertentangan dengan undang-undang kehutanan,” katanya. Menurutnya, jika Perda tersebut akan dipertanyakan kalangan masyarakat nantinya, maka DPRD Riau akan berupaya melakukan revisi terhadap Perda tersebut. Sementara itu, mantan Ketua Pansus Perda Karhutla, Abu Bakar Siddik mengatakan bahwa Banleg DPRD Riau akan mempertanyakan Perda Karhutla yang telah disahkan tersebut. “Jangankan dari Banleg, saya saja yang mantan Ketua Pansus Perda Karhutla ini sampai sekarang masih mempertanyakannya. Karena pencabutan Perda oleh Mendagri kala itu mengundang protes elemen masyarakat,” katanya.(rul)

Karyawan PT Adei Demo

PINGGIR(VOKAL)-Ratusan karyawan PT Adei melakukan aksi demo menuntut kelayakan hidup dari perusahaan, Kamis (7/6) sekitar pukul 08.00 WIB. Mereka menilai fasilitas yang diberikan perusahaan selama ini kepada mereka sangat tidak layak. Selain itu, mereka menuntut rumah karyawan agar menggunakan kran air, ketersediaan listrik selama 24 jam serta angkutan sekolah anak-anak karyawan yang selama ini menggunakan dump truck diganti dengan bus yang layak. Kemudian perusahaan diminta untuk mengacu kepada Peraturan Kerja Bersama (PKB). Setelah melakukan orasi tersebut dengan kawalan ratusan personel gabungan dari Polsek Mandau, Polsek Pinggir dan Polres Bengkalis, akhirnya beberapa orang karyawan tersebut diterima oleh Manager Humas PT Adei, SP Hutabarat. Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan yang didampingi langsung Kapolres Bengkalis AKBP Toni Ariadi Effendi akan mempertimbangkan tuntutan ratusan karyawan di bawah nauangan Serikat Buruh Riau Independent (SBRI) Kabupaten Bengkalis itu. Setelah puas dengan jawaban pihak perusahaan, ratusan karyawan tersebut langsung membubarkan diri dengan tertib. Manager Humas PT Adei, SP Hutabarat saat dikonfirmasi menjelaskan, perusahaan akan mempertimbangkan tuntutan ratusan karyawan tersebut dan perusahaan akan berpedoman akan PKB yang telah disepakati. “Saya katakan kepada karyawan agar instropeksi diri,” katanya.(rtc/zki)

Penanggung Jawab/Redaktur: ZUKRI SUBAYANG

ANDIKA

MAHASISWA yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pekanbaru dikawal aparat Kepolisian saat hendak menyampaikan orasi di Kantor Gubernur Riau, Kamis (7/6).

“Gubri Harus Bertanggung Jawab”

n Aktivis HMI Gelar Demo

PEKANBARU (VOKAL)-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pekanbaru menuntut Gubernur Riau (Gubri) HM Rusli Zainal agar bertanggung jawab terkait kasus dugaan korupsi PON XVIII di Riau. Mahasiswa mengatakan bahwa perhelatan PON Riau banyak menyerap anggaran daerah. Padahal even tersebut notabene yang merupakan perhelatan nasional. “Gubri harus bertanggung jawab atas kasus korupsi PON. Gubri merupakan orang yang menge-

luarkan kebijkan terkait pelaksanaan PON di Riau,” kata koordinator lapangan Zainuddin saat melakukan orasi di depan Kantor Gubernur Riau, Kamis (7/6). Zainuddin mengatakan, pada pembangunan sejumlah fasiliatas PON di Riau ditengarai

LAPORAN:

ZULFIKRI/ PEKANBARU

telah terjadi praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Untuk itu HMI mendesak agar Gubri segera mundur dari jabatannya. “Kita minta Kapolda Riau untuk proaktif menegakkan hukum khususnya pemberantasan korupsi. Dan kita harap seluruh masyarakat Riau mendukung langkah-langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas korupsi di Riau,” ujarnya. Sebelumnya, Komisi Pem-

berantasan Korupsi (KPK) diperkirakan segera meningkatkan status Rusli Zainal dari saksi menjadi tersangka dalam kasus suap venue PON XVIII Riau. Penetapan tersangka Gubri itu akan jadi satu dalam surat dakwaan empat tersangka lainnya saat pelimpahan berkas perkara untuk disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Informasi rencana peningkatan status Gubri dari saksi menjadi tersangka itu diungkapkan salah seorang pejabat penting KPK. “Sebelum dakwaan, akan

ada peningkatan status Gubernur Riau dari saksi menjadi tersangka. Jadi ibaratnya tinggal menghitung hari saja, karena posisi Gubernur Riau sudah jelas dalam kasus ini,” kata pejabat penting di KPK yang tak mau disebutkan identitasnya. Menurut dia, KPK menemukan bukti keterlibatan Gubri dalam kasus suap penyelenggaraan PON. Gubri dinilai sebagai pihak yang memerintahkan adanya penyuapan kepada anggota DPRD Riau sebesar Rp1,8 miliar. “KPK punya bukti untuk menjerat Gubernur Riau,” katanya. (***)

Idris Laena Bakal Johar: Realisasikan Rekomendasi DPRD Ramaikan Pilkada n Soal Pembangunan Ritos

PEKANBARU(VOKAL)-Ketua DPRD Provinsi Riau Johar Firdaus berharap agar Pemprov Riau merealisasikan rekomendasi DPRD Riau untuk menghentikan pembangunan Riau Town Square (Ritos) di Purna MTQ Arena Pekanbaru. Johar mengatakan bahwa dirinya tidak ingin ada yang terseret hukum nantinya akibat pembangunan Ritos karena telah bertentangan dengan ketentuan yang berlaku. “Kita harap Pemprov merealisasikan rekomendasi DPRD. Jika pembangunan Ritos tetap dilanjutkan meski tanpa prosedur yang jelas, pihaknya tidak bertanggung jawab bilamana proyek tersebut nantinya tersandung hukum,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT Bangun Megah Mandiri Propertindo, Haryo Bimo mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pembangunan selama tidak ada larangan dari Pemprov Riau. Sebab, sengketa perizinan tersebut merupakan urusan Pemprov Riau. “Itu kan urusan Pemprov, sedangkan kita sudah diberikan izin prinsip dan IMB sementara. Untuk apa IMB sementara yang sudah diberikan,” katanya. Haryo Bimo juga mempertanyakan mengapa DPRD Riau mempersoalakan proyek yang tengah dikerjakan saat ini.

ngunan Ritos dilanjutSebab, pihaknya hakan tanpa IMB yang jenya ingin menyuklas. Kalau tetap dilanseskan penyelengjutkan, maka akan megaraan PON XVIII Rinimbulkan sengketa au dengan membahukum,” terang Rusli ngun venue bowling Ahmad. di kawasan tersebut. Rusli menambahkan, “Kami di Pekanbaru sebelumnya DPRD Riau ingin berinvestasi, telah memberikan waktu tapi kenapa DPRD selama dua pekan kepada berlaku seperti itu. Biro Perlengkapan SetdaIni kan demi kesukprov Riau agar menyesesan DPRD juga,” JOHAR FIRDAUS lesaikan pengurusan kata Haryo. IMB. Namun kenyataanSebelumnya, Ketua Komisi B DPRD Riau, T Rusli nya pada hearing kali ini IMB yang Ahmad berharap agar pemba- diharapkan tersebut tak kunjung ngunan Ritos ditunda untuk terealisasi. “Kami telah rekomensementara waktu. Sebab, ba- dasikan dua pekan lalu soal pengunan tersebut belum me- ngurusan IMB ini, tapi kenyataannya miliki IMB resmi dari instansi hari ini belum juga selesai,” tukas terkait. “Kita tidak ingin pemba- Rusli Ahmad.(dr) PERAHU Lancang Kuning iringan burdah dari Rokan Hilir meramaikan Pawai Taaruf pada acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXIV di Ambon. Humas

JAKARTA (VOKAL)-Idris Laena, Anggota DPR asal Riau bakal meramaikan bursa pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah Provinsi Riau pada tahun 2013 mendatang. Sebagai kader Partai Golkar, Idris Laena berharap dukungan dari DPP Partai Golkar untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) nantinya. “Penetapan cagub/cawagub semua melalui hasil survei. Saya harap Partai Golkar konsisten dalam penetapan nama cagub dan cawagub di Riau, dan memberikan kesempatan semua kader partai untuk mencalonkan diri. Sebab yang menentukan layak tidaknya bukan individu, melainkan masyarakat,” kata Idris Laena di Jakarta, kemarin. Idris mengatakan, untuk menentukan calon kepala daerah (gubernur/walikota/bupati), mekanisme partai sudah mengatur dalam petunjuk pelaksanaan (Juklak) DPP Partai Golkar Nomor 13/DPP/Golkar/XI/2011 tentang perubahan Juklak-02/DPP/Golkar/X/ 2009 tentang tata cara pemilihan umum kepala daerah dari Partai Golkar. Setelah melalui tahap persyaratan umum dan khusus, dilanjutkan dengan survei awal dengan langkah survei

bakal calon internal, survei kedua dan tahapan terakhir pasangan calon yang dimulai dengan tahap pendaftaran calon, verifikasi calon, nominasi bakal calon dan survei akhir. Dia mengaku belum pernah membicarakan langkahnya untuk maju di Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) tahun 2013 dengan pengurus DPP Partai Golkar. Namun diakuinya ada beberapa pengurus partai berlambang pohon beringin ini mendorongnya untuk ikut meramaikan Pilgubri 2013 mendatang. Idris berpendapat siapapun memiliki kesempatan sama untuk menjadi cagub maupun cawagub. “Siapapun, pimpinan partai atau bukan, jika hasil survei menghendakinya, maka sudah sepatutnya diberikan kesempatan sama untuk mencalonkan diri. Itu amanah partai dan diatur dalam organisasi, “ ujarnya. Sebagai wakil rakyat, Idris mengaku fokus dan konsentrasi menjalankan amanah hampir 100 ribu rakyat yang telah memilihnya dalam pemilu legislatif tahun 2009 lalu. “Karenanya saya jarang sosialisasi, tetapi lebih aktif menjalankan tugas wakil rakyat untuk membangun dapil. Itu yang lebih penting, “ ujarnya.(san)

Perwajahan: RINTO HARMIKO


CMYK

17

JUMAT 8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

WROCLOW(VOKAL)-Rusia dijagokan sebagai salah satu tim yang bakal melaju dari Grup A. Selain memiliki pengalaman jam terbang yang cukup baik, performa tim besutan Dick Advocat lagi bagus-bagusnya. Meski demikian, status tersebut harus mereka buktikan saat menghadapi Republik Ceska dalam laga perdana penyisihan grup di Stadion Municipal, Jumat (8/6). Tim berjulukan Beruang Merah ini memang jauh lebih berpengalaman . Dari 23 pemain yang dibawa Advocat sebelas orang merupakan pemain yang pernah merumput di Euro 2008 lalu. Beberapa di antara mereka sudah masuk tim sejak Euro 2004 lalu. Mereka adalah dua kiper Igor Akinfeev dan Vyacheslav Malafeev, Aleksandre Anyukow serta Igor Shemshow. Kebersamaan ini menjadi kunci bagi Advocaak, pelatih asal Belanda ini. Hasilnya juga terlihat. Advocaat berhasil membawa Rusia menjadi juara Grup B pada penyisihan dengan catatan tujuh kemenangan, dua himbang dan satu kali kalah ketika ditundukan Slovakia 0-1. Catatan manis lainnya ketika mereka mengalahkan Italia 3-0 di pertandingan uji coba terakhir. Gelandang Roman Shirokov bermain gemilang dengan mencetak 2 gol dan 1 assist. Advocaat juga menilai pertandingan pertama akan sangat menentukan langkah mereka, Oleh karena itu, Advocaat meminta anak asuhnya mengeluarkan segenap kemampuannya saat melawan Ceska. "Mencetak tiga gol melawan tim penuh bintang seperti Italia memberikan tim ini

Bursa Pertandingan BetBrain Polandia vs Yunani Rusia vs Rep Ceska

2.06 2.24

WilliamHill Polandia vs Yunani Rusia vs Rep Ceska

19/20 21/10 6/5 2/1

10/3 13/5

Bet365 Polandia vs Yunani Rusia vs Rep Ceska

1/1 6/5

16/5 5/2

Harian Vokal Polandia vs Yunani Rusia vs Rep Ceska

3.30 3.33

11/5 11/5

4.65 3.90

50-50 55-45

kepercayaan diri. Tapi, saya juga melihat kami punya kekuarangan. Bila tidak segera diperbaiki, masalah itu akan memberi kami kesulitan di turnamen sesungguhnya," ujartnua. Rusia bertumpu kepada Andrei Arshavin di lini depan, Walaupun dinilai performanya telah menurun, Advocaat mempercayai Arshavin sebagai kapten tim. Di lini tengah, Permainan gemilang gelandang Zenit St Petersburg, Roman Shirokov mampu membuat Advocaat tersenyum. Bek CSKA Moscow, Sergei Ignashevich juga bermain gemilang saat melawan Italia. Dan di sektor kiper, Igor Akinfeev akan menjadi palang pintu terakhir untuk Rusia Kondisi ini jelas sangat menguntungkan Rusia. Apalagi, kualitas dan kemampuan yang dimiliki calon lawan masih sedikit dibawah mereka. Lihat saja perjalanan Ceska menuju putaran final dimana mereka harus melalui babak play off.Di kualifikasi grup, Ceksa hanya menjadi runner-up grup G dibawah Spanyol. Kabar buruk juga datang dari penyerang Milan Baros, Baros yang menjadi ujung tombak bagi Ceska, mengalami cedera otot paha di sesi latihan terakhir. Baros diragukan mampu tampil melawan Rusia, Bilek telah menyiapkan striker CSKA Moscow, Thomas Necid sebagai pengganti Baros. Beruntung, Tomas Rosicky kemungkinan besar bisa tampil dalam laga pertama ini. Kondisi sang kapten yang mengalami cedera sudah mulai membaik dan mulai pulih. Sebelumnya, Ceko sempat khawatir karena Rosicky mengalami masalah pada betisnya. Hal tersebut telah memaksa Rosicky absen di dua laga

ujicoba melawan Israel dan Hongaria. Namun, kondisi Rosicky sudah makin membaik. Gelandang Arsenal itu sudah terlibat dalam sesi latihan di kamp latihan Ceko di Wroclaw. “Kesehatannya bagus. Saya pikir dia akan bermain pada hari Jumat,” jelas pelatih Ceko, Michal Bilek, seperti dikutip Sky Sports. “Dia adalah pribadi yang hebat dan semua pemain di tim kami tahu bahwa kami akan jauh lebih kuat bersamanya,” imbuhnya. “Ini mungkin sesi latihan penuhnya yang pertama dalam beberapa waktu terakhir, namun dia telah mempersiapkan diri bersama kami sepanjang waktu. Dia merasa baik,” kata Bilek. (bbc/rts/ bbs/sad)

ANDREI ARSHAVIN

GRUP A

GRUP C

POLANDIA

VS

YUNANI

RUSIA

VS

REP CESKA

YUNANI

VS

REP CESKA

POLANDIA

VS

RUSIA

YUNANI

VS

RUSIA

SPANYOL

Jumat (8/6) pukul 23.00 WIB, Warsaw

IRLANDIA

Sabtu (9/6) pukul 01.45 WIB Wroclaw

Sabtu (16/6) pukul 01.45 WIB,Warsaw

REP CESKA

VS

POLANDIA

Minggu (17/6) pukul 01.45 WIB, Wroclaw

NEGARA

1............................ 2............................ 3............................ 4............................

ITALIA

POIN

PEREMPAT FINAL JUARA A

RUNNER UP B

VS

RUNNER UP D

JUARA C

Kamis (21/6) pukul 01.45 WIB Stadion Warsaw

Sabtu (23/6) pukul 01.45 WIB Stadion Donetsk

VS

FINAL EURO ................................

...............

VS VS

...............

Rabu (27/6) pukul 01.45 WIB Stadion Donetsk

DENMARK

................................ Minggu (1/7) pukul 01.45 WIB Stadion Kiev

...............

VS

VS

BELANDA JERMAN

Senin (18/6) pukul 01.45 WIB, Lviv

NEGARA

VS

SPANYOL

ITALIA

VS

IRLANDIA

Selasa (19/6) pukul 01.45 WIB, Poznan

NEGARA

POIN

GRUP D PERANCIS

VS

INGGRIS

Senin (11/6) pukul 23.00 WIB, Donetsk

UKRAINA

VS

SWEDIA

Selasa (12/6) pukul 01.45 WIB, Kiev

SWEDIA

VS

INGGRIS

Jumat (15/6) pukul 23.00 WIB, Kiev

JERMAN

Minggu (17/6) pukul 01.45 WIB, Kharkiv

DENMARK

KROASIA

...............

PORTUGAL

VS VS

IRLANDIA

Minggu (17/6) pukul 01.45 WIB, Kharkiv

Kamis (28/6) pukul 01.45 WIB Stadion Warsaw

PORTUGAL

Kamis (14/6) pukul 01.45 WIB, Kharkiv

PORTUGAL

VS

SEMIFINAL

Rabu (13/6) pukul 23.00 WIB, Lviv

BELANDA

KROASIA

1............................ 2............................ 3............................ 4............................

Minggu (10/6) pukul 01.45 WIB, Lviv

DENMARK

VS

Senin (18/6) pukul 01.45 WIB, Gdansk

VS

Sabtu (9/6) pukul 23.00 WIB, Kharkiv

JERMAN

SPANYOL

PEREMPAT FINAL

VS

GRUP B VS

KROASIA

Kamis (14/6) pukul 23.00 WIB, Poznan

SEMIFINAL

BELANDA

ITALIA

VS

Senin (11/6) pukul 01.45 WIB, Poznan

Selasa (12/6) pukul 23.00 WIB Wroclaw

Rabu (13/6) pukul 01.45 WIB, Warsaw

VS

Minggu (10/6) pukul 23.00 WIB, Gdansk

1............................ 2............................ 3............................ 4............................

POIN

Penanggung jawab/redaktur: SAADUDDIN BADRA

PEREMPAT FINAL JUARA B

UKRAINA

PEREMPAT FINAL RUNNER UP A

PERANCIS

Sabtu (16/6) pukul 01.45 WIB, Donetsk

RUNNER UP C

JUARA D

VS

VS

VS

Jumat (22/6) pukul 01.45 WIB Stadion Gdansk

Minggu (24/6) pukul 01.45 WIB Stadion Kiev

SWEDIA

VS

PERANCIS

Selasa (19/6) pukul 01.45 WIB, Kiev

INGGRIS

VS

UKRAINA

Rabu (20/6) pukul 01.45 WIB, Donetsk

NEGARA

1............................ 2............................ 3............................ 4............................

POIN

Perwajahan: IDRIS MUCHNI


HARIAN VOKAL

JUMAT 8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

Markas Jerman Dikunjungi Kanselir

SOPOT(VOKAL)-Tim nasional Jerman kehadiran tamu istimewa. Kanselir Jerman Angela Merkel mengunjungi markas tim Panser Rabu (6/6) kemarin. Merkel bahkan menyempatkan diri ikut makan malam bersama para pemain. Dalam makan malam yang berlangsung santai tersebut, Merkel terlihat duduk di samping kapten Philipp Lahm dan Miroslav Klose serta berhadaphadapan dengan Bastian Schweinsteiger. Mereka membicarakan apa saja, bukan hanya sepakbola. Dari mulai politik hingga musik. Para pemain Nationalmannschaft mengaku terkesan dengan antusiasme dan kesederhanaan dari wanita yang ditetapkan majalah Forbes sebagai 100 wanita paling kuat sedunia tersebut. Sudah menjadi rahasia umum bila Merkel merupakan penggemar berat sepakbola. Pada Piala Dunia 2006 lalu di Jerman, sang kanselir selalu hadir menyaksikan laga Der Panzer langsung di stadion. “Saya bisa merasakan semangat tim yang hebat dan solidaritas di antara sesama pemain,” kata Merkel seperti dikutip dari Uefa, Kamis (7/ 6/2012). “Sekarang saya, bersama jutaan warga Jerman lainnya, mendoakan kesuksesan dan juga keberuntungan bagi tim ini,” doa Merkel. (ok/sad)

25 RibuPenonton SaksikanLatihanBelanda

KRAKOW(VOKAL)–Antusiasme warga Krakow menyaksikan latihan finalis Piala Dunia 2010 Belanda sungguh luar biasa. Tak kurang dari 25 ribu orang memenuhi Stadion Municipal untuk melihat Oranje berlatih pada Rabu kemarin. Besarnya animo warga lokal disebabkan Belanda menggratiskan tiket masuk. Disaksikan begitu banyak orang, para pemain Belanda terlihat semakin bersemangat. Suasana semakin semarak saat para penonton melakukan Mexican Wave. Ada kabar baik, ada pula kabar buruk. Bek Joris Mathijsen tidak bisa ikut berlatih bersama pemain lain karena masih cedera hamstring. Bek andalan Oranje pada Piala Dunia 2010 lalu itu hampir dipastikan absen saat Belanda menghadapi Denmark di laga perdana Grup B pada Sabtu lusa. Posisi Mathijsen bahkan ada kemungkinan diganti pemain lain bila cedera hamstringnya dalam dua hari ke depan tidak kunjung membaik. Belanda tergabung di Grup B bersama Denmark, Jerman, dan Portugal. Setelah melawan Denmark pada Sabtu lusa, Belanda akan melawan musuh bebuyutan Jerman pada Rabu (13/6), dan Portugal pada Minggu (17/6). (bbc/rts/sad)

LE MANS(VOKAL)-Prancis mencatat hasil positif menjelang perhelatan Eropa 2012 tanpa kekalahan dalam 21 laga. Terakhir, Les Blues meraih kemenangan telak empat gol tanpa balas atas Estoni alam laga uji coba terakhir jelang digelarnya turnamen terakbar antar negara di Benua Biru ini. Prancis terakhir kalah dua tahun silam tepatnya pada September 2012 ketika mereka ditakukkan 01 dari Belarusia di kandang sendiri. Sejak itu, anak-anak asuhan Laurent Blanc ini melaju dengan mencatat 15 kemenangan, termasuk atas Jerman, Inggris, dan Brasil, serta enam kali seri. Catatan manis ini membuat peluang Prancis untuk meraih gelar cukup terbuka. Tapi, sang pelatih menganggap timnya belum begitu sempurna. Bahkan, ia khawatir dengan lini belakang mereka yang masih banyak kekuarangan. Meskipun demikian, sang pelatih cukup senang atas gol yang dicetak Karim Benzema, Franck Ribbery, dan kombinasi serangan dari Samir Nasri. Pada laga itu, Benzema mencetak dua gol, sedangkan Ribbery dan Menez berbagi satu gol. “Kami ingin konsistensi dalam bermain sehingga mendapatkan hasil positif, sejauh ini kami telah meraih keduanya. Namun, terdapat area yang kurang impresif, yaitu lini pertahanan kami,” ungkap pria berusia 46 tahun ini yang juga pernah melatih Bordeux. Blanc selalu menegaskan, perbaikan pertahanan harus dilakukan sebelum mereka meladeni laga awal di Donetsk, Ukraina. Ia juga memperingatkan para anak asuhnya untuk menyadari ketangguhan lini belakang Inggris. Apalagi, saat laga tersebut, tri Mathieu Debuchy, Adil Rami dan Philippe Mexes masih belum padu jika dibandingkan lini depan yang ditemati Ribbery, Samir dan Benzema. “Bagian serangan dari strategi kami mengalami kemajuan dan penting pula untuk mengimbanginya di lini pertahanan. Benzema, Ribery, dan Nasri sangat menikmati permainan mereka.

Itulah yang terpenting bagi kami,” ucap Blanc. Blanc yang pernah menjuarai titel juara Liga Premier bersama Man. United ini memberikan pujian lebih atas performa Ribery. Kontrasnya, sang pemain saat ini tengah mendapatkan berbagai kritik terkait kualitasnya bersama Bayern Muenchen. “Kami menyerahkan segalanya kepada Tuhan, Dialah yang mengetahui segalanya. Ribery dan Benzema adalah pemain penting bagi klub masing-masing dan mereka juga membuktikannya untuk tim nasional.” Ketika mengalahkan Estonia 4-0 di Stadion MM Arena, Le Mans, dinihari kemarin, Benzema yang berduet dengan Franck Ribery dan Samir Nasri di depan tampil bagus. Penyerang Real Madrid tersebut menyumbang dua gol. “Selalu hebat mencetak gol tapi yang terpenting adalah kami berhasil menang. Saya merasa fit dan segar seperti mayoritas rekan-rekan setim,” kata Benzema seperti dikutip dari Goal, Rabu (6/6). “Kami harus terus berkonsentrasi. Kami telah mengemas tiga kemenangan di laga persahabatan kami, kini kami telah siap memasuki turnamen sesungguhnya,” tegas Benzema mengacu kepada kemenangan atas Islandia, Serbia, dan Estonia di laga uji coba jelang Polandia-Ukraina. “Kami memiliki grup hebat dan berharap performa ini dapat terus berlanjut,” harap penyerang berusia 24 tahun ini. Prancis akan melawan Inggris pada laga perdana mereka di Grup D Senin (11/6) lusa. Setelah Inggris, Prancis akan melawan Ukraina pada Jumat (15/6) dan Swedia pada Selasa (19/6). (bbc/rts/bbs/sad)

Tidak Ada Balas Dendam dalam Sepak Bola

Hadapi Prancis

Penentu Nasib Inggris

WAYNE ROONEY

LONDON(VOKAL)-Kekuatan Inggris di Euro 2012 sedikit pincang. Sejumlah pemain inti mereka tidak bisa tampil lantaran cedera. Bahkan, striker andalanya Wayne Rooney tidak bisa turun di laga perdana lantaran masih menjalani hukuman larang dari UEFA. Kondisi ini membuat banyak kalangan meragukan The Three Lions bisa berprestasi di turnamen terakbar antar negara di Benua Eropa ini. Malahan, Patrick Vieira mengatakan, laga perdana menghadapi Prancis menjadi kunci utama bisa tidaknya Inggris melaju ke babak selanjutnya. Mantan gelandang Prancis ini mengungkapkan jika dilaga

perdana Inggris langsung mengalami kekalahan maka mimpi mereka untuk terus berprestasi akan kandas. Sebab, kalah dilaga pertama sebuah turnamen besar bisa menghancurkan kepercayaan diri seluruh tim. “Tim yang kalah di pertandingan itu (Prancis vs Inggris) akan ada dalam masalah besar,dan saya harap itu adalah Inggris,” sahut Evra di The Sun. Laga Prancis vs Inggris akan digelar Senin (11/6) mendatang pukul 23.00 WIB dan disiarkan langsung oleh RCTI. Menghadapi laga tersebut kekuatan The Three Lions memang tengah timpang. Selain cedera Jack Wilshere, Gareth Barry, Frank Lampard dan Gary Cahill, Inggris tak diperkuat Wayne Rooney yang masih dalam periode hukuman dari UEFA. “Tim yang menang akan punya kepercayaan diri yang sangat tinggi. Jika Prancis mengalahkan Inggris mereka akan berkata ‘Kami mengalahkan sebuah negara besar sepakbola dalam sebuah turnamen besar’.” “Apa yang terpenting adalah membentuk kepercayaan diri itu. Saya pikir yang kalah akan sangat sulit untuk bisa bangkit,” tuntas mantan pemain Arsenal

Penanggung jawab/redaktur: SAADUDDIN BADRA

dan Manchester City itu. Rooney Optimis Wayne Rooney rupanya gerah dengan komentar yang meragukan kemampuan Inggris di Euro 2012. Striker Manchester United itu menyatakan Three Lions bisa melangkah jauh di Ukraina-Polandia, meski dilanda badai cedera. “Ketika melihat pemain yang ada dalam skuad, saya tidak melihat Inggris tidak mampu melangkah jauh di Euro 2012. Meski banyak perubahan pemain, saya yakin skuad kami cukup bagus untuk menjadi juara,” ujar Rooney kepada Sky Sports. Rooney dipastikan absen di dua laga pertama Grup D karena mendapat hukuman larangan bertanding. Namun, pemain berusia 26 tahun itu mengaku menerima hukuman akibat melakukan tindakan tidak terpuji yang berujung kartu merah di Montenegro. “Ini adalah harga yang harus dibayar akibat melakukan sebuah kesalahan bodoh dan saya menerima hukuman dengan lapang dada. Kini saya harus tetap fokus mempersiapkan diri agar selalu siap ketika manajer meminta untuk kembali ke tim utama,” pungkas Rooney. (bbc/ rts/bbs/sad)

Karim Benzema dan Franck Riberry semakin matang di lini depan.

Cristiano Ronaldo POLANDIA(VOKAL)Cristiano Ronaldo sangat tidak suka dengan istilah atau kata balas dendam dalam sepak bola karena itu lebih identik dengan peperangan. Menghadapi Jerman di laga pertama babak penyisihan Grup B Piala Eropa 2012 CR7 mematok hasil kemenangan, tanpa embel-embel balas dendam. Di Piala Eropa 2008 tim nasional Jerman pernah menghentikan laju tim Portugal di babak perempat final. Kala itu, Ronaldo cs. harus mengakui kemenangan Jerman dengan skor akhir 3-2.

Sekarang keduanya berada dalam satu grup di babak penyisihan Grup B dan akan langsung bertemu di pertandingan pertama, Minggu (10/ 6) . Kegagalan A Seleccao empat tahun silam tentu memberikan motivasi lebih bagi pasukan Paulo Bento ketika kembali menghadapi Der Panser. Akan tetapi, dengan tegas bintang Real Madrid itu tidak suka pertandingan kali ini disebut sebagai ajang balas dendam Portugal terhadap Jerman. Bagi dia ini hanyalah sebuah pertandingan sepak bola jadi kurang tepat apabila menggunakan istilah balas dendam meski Ronaldo tetap berharap timnya sanggup menuai poin penuh di laga tersebut. “Saya tidak suka menggunakan istilah balas dendam dalam sepak bola karena ini adalah sebuah pertandingan, bukan perang. Kami jelas berharap menang karena ingin mengawali Piala Eropa 2012 dengan baik,” kata

Ronaldo seperti diktip UEFA. “Kami tahu Jerman adalah tim hebat, mereka punya catatan luar biasa di kualifikasi. Jadi, Jerman adalah lawan yang sangat kami

hormati, namun kami juga memiliki potensi, kekuatan, dan akan mengerahkan segalanya demi mendapatkan awal yang baik,” lanjutnya. (bbc/rts/sad)

Perwajahan: IDRIS MUCHNI


19

SPORT JUMAT

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

LINTAS Atlet Layar Riau Peringkat Dua di Asia PEKANBARU(VOKAL)-Fika Wulandari, salah satu atlet andalan cabang olahraga layar Riau berhasil menempatkan diri di peringkat kedua pada Kejuaraan Layar di Malaysia yang diikuti beberapa negara di Asia yang berlangsung dari 1-3 Juni 2012 lalu. Sementara peringkat pertama diisi oleh Malaysia. Fika merupakan satu-satunya atlet layar yang dikirim Riau. Demikian diungkapkan Kabid Binpres Pengurus Provinsi (pengprov) Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Riau, Five Trio Sulistino, Kamis (7/6). "Cuma Fika yang memenuhi syarat keberangkatan, seperti kelengkapan administrasi. Selain itu masalah biaya juga menjadi kendala," terang pria yang akrab disapa Lilik ini. Fika merupakan atlet andalan Porlasi Riau di PON XVIII 2012 mendatang pada nomor radial laser putri. Sementara diperingkat dunia, Fika bertengger di peringkat 10. "Ini suatu yang membanggakan bagi kita," terangnya.(yan)

HARIAN VOKAL

r Tak Masuk Entry by Name

Tiga Peboling Riau Pertanyakan Nasib PEKANBARU(VOKAL)-Kabar mengejutkan datang dari cabang boling. Tiga atletnya yang selama ini menjalani latihan rutin melalui pemusatan latihan tidak dimasukkan dalam entry by name oleh pengurus ke KONI Riau. Ketiga atlet tersebut adalah Zulkifli, Lilis Suryani dan Veni. LAPORAN: RYAN YUTRI VARIOS/PEKANBARU

Tidak masuk nama tersebut membuat ketika peboling itu langsung mendatangi KONI Riau.

Mereka meminta penjelasan lantaran tidak pernah diberitahun pengurus Persatuah Boling Indonesia (PBI) Riau. Apalagi, selama ini mereka tetap menjalani latihan rutin.

"Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, setelah dicek ke KONI Riau ternyata nama kami bertiga tidak ada," kata Veni, salah satu atlet melalui sambungan selular, Kamis (7/6). Ketiga atlet yang dicoret tersebut mengakui tidak ada pemberitahuan hingga mengetahui setelah mengecek ke KONI. "Dan kami juga tidak tahu apa alasan pasti kenapa kami harus dicoret," sambungnya.

Antisipasi Bola Atas Hadapi Mitra Kukar PEKANBARU(VOKAL)-Hampir setiap kekalahan dengan beberapa kebobolan Askar Bertuah diperoleh dari permainan bola-bola atas. Hal ini yang harus diwaspadai Amrizal cs demi mengantisipasi Mitra Kukar pada partai lanjutan Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012, Sabtu (9/6) di Stadion Adji Imbut, Tenggarong. Demikian dikatakan Pelatih Kiper PSPS Pekanbaru, Indra Surya, Kamis (7/6). Dirinya mengatakan, dua penjaga gawang Askar Bertuah, Fauzal dan Fance Haryanto memang sedikit kesulitan dengan bola atas. "Antisipasi bola atas tersebut sudah kita lakukan pada latihan terkahir. Tidak hanya kepada kiper, tetapi seluruh lini juga diterapkan," tukas pria yang akrab disapa Alo ini. Sementara secara strategi permainan, asisten pelatih PSPS Pekanbaru, Afrizal mengatakan, permainan agresif striker Mitra Kukar, Jajang Mulyana harus dipatahkan. Kuartet lini belakang, Ambrizal, Dedi Gusmawan, Joo Ki Hwan dan Cima diminta menempel ketat. "Semua tim tahu pasti bagaimana permainan striker yang satu ini (Jajang, red), untuk itu hal ini harus diantisipasi," tegas Afrizal. Namun yang menjadi kendala saat bertandang ke Mitra Kukar adalah kelelalahan yang harus diderita Askar Bertuah. Karena PSPS Pekanbaru hanya mempunyai satu hari untuk beradaptasi dengan Stadion Adji Imbut Tenggarong. "Kelelalahan yang akan menjadi musuh terberat tim," katanya. (yan)

POBSI Siap Panggil Seluruh Atlet

PEKANBARU(VOKAL)-Pengurus Provinsi (Pengrov) Persatuan Olahraga Biliard Seluruh Indonesia (POBSI) Riau siap memanggil seluruh atlet Pelatda 100 persennya untuk berlatih di Riau menjelang Training Center (TC) Penuh 21 Juli 2012 mendatang. Sebanyak 16 nama sudah didaftarkan Pengprov POBSI Riau ke KONI Riau. Mereka diantaranya di nomor pool Candra Winto, Baim, Nino, Joni, Agus, dan Diman, nomor Snoker M Faisal, Jefri, Gunawan dan Rahmat. Sementara untuk atlet putri diisi Bunda Suci, Rina, Ami, Asih, dan Pipit. Hampir seluruh pebiliard Riau ini menyebar di luar Riau, seperti Jakarta dan Bandung. Ketua Umum Pengprov POBSI Riau, Bobie Purbowo, Kamis (7/ 6), mengatakan, pemanggilan ini juga disertakan dengan telah disiapkannya tempat berlatih untuk atlet di Pekanbaru. "Kita memanggil mereka tentu ada konsekuensinya, yakni kita siapkan tempat berlatih mereka. Kita pilih di Rumah Biliard untuk nomor carom dan snoker, sementara Sport Center Gajahmada kita fokuskan untuk nomor pool," terangnya. Sementara untuk target sendiri, Pengprov POBSI Riau menargetkan dua medali emas bisa disumbangkan pada PON XVIII 2012 mendatang, yakni dari nomor double 9 ball dan double mix 10 ball. "Sementara peluang medali perak dan perunggu kita harapkan dari perorangan," tuturnya. (yan)

Penanggung Jawab/Redaktur: SAADUDDIN

Veni menambahkan, alasan yang tidak bisa diterima dari informasi yang dia terima dari pengprov dimana ia dan dua rekannya dinilai indisipliner dalam latihan. "Kalau itu bukanlah alasan yang tepat, karena kami bertiga berlatih hingga didaftarkannya entry by name," tambahnya dan menegaskan dirinya bersama rekannya tetap akan memperjuangkan apa yang menjadi haknya tersebut. Sementara itu, di tempat terpisah, Sekretaris Pengprov Persatuan Boling Indonesia (PBI) Riau, Anthoni mengakui adanya penggantian terhadap tiga atletnya tersebut. "Ya, itu sudah hasil musyawarah bersama pengurus," terangnya. Hanya saja, Toni tidak bisa mengatakan apa hal yang riskan sehingga keluarnya keputusan tersebut. "Itu masalah internal dan belum bisa kami publikasikan. Yang jelas semua keputusan ini sudah mengacu pada kebijakan organisasi dan tidak berpandai-pandai," lanjutnya

yang mengatakan akan segera melayangkan surat tersebut kepada atlet yang bersangkutan. Di tempat terpisah, Kabid Binpres KONI Riau, Sudarto mengakui tiga nama atlet tersebut tidak masuk dalam entry by name yang diajukan Pengprov PBI Riau. "Ya memang tidak ada. Mereka juga beberapa waktu lalu juga sempat menghadap kepada saya. Tetapi ini kan masih kebijakan pengprov, jadi kami (KONI, red) tidak bisa ikut campur terlalu jauh," jawabnya. Darto menambahkan, semua nama-nama yang diajukan Pengprov cabor ke KONI Riau merupakan hasil yang harus dihormati. "Mereka yang memilih dan berwenang. Tetapi memasuki TC Penuh mendatang barulah itu urusan kami," tambahnya. Apakah akan dipanggil lagi setelah TC Penuh? Darto mengatakan kemungkinan tidak. Karena apa yang diusulkan Pengprovlah yang akan menjadi evaluasi KONI Riau di masa TC Penuh. "Saya rasa itu tidak mungkin," tukasnya.(**)

r Jelang TC Penuh

Perbakin Riau John Ebsen Juarai Etape Terpanjang Keluhkan Peralatan

PEMBALAP TdS sedang menaikkan tanjakan 37 kelok 44 Maninjau.

r Tour de Singkarak 2012

BUKITTINGGI(VOKALSetelah Pujol Munoz Oscar menguasai etape ketiga, kini giliran John Ebsen yang tampil sebagai tercepat di etape keempat. Pembalap dari CCN Cycling Team Brunei ini menjadi tercepat di etape terpanjang Tour de Singkarak 2012 yaitu dari Anai Resort Padang-Pariaman menuju Bukittinggi dengan jarak tempuh 157,7 km setelah menyingkirkan lawanlawannya, Kamis (7/6). John mampu membukukan catatan waktu 4.14.30 disusul Pujol Munoz Oscar dari Tabriz University Iran Team dan catatan waktu sama. Di posisi tiga Mohammad Saufi Mat Senan dari Trengganu dengan waktu 4.14.24. Untuk kategori nasional, pembalap senior Tonton Susanto dari Putra Perjuangan Bandung mampu menjadi yang tercepat dengan waktu 4.14.34, disusul rekan satu

timnya, Dadi Suradi dengan waktu 4.14.38 dan ketiga Bambang Suryadi dari Polygon Sweet Nice Surabaya dengan waktu 4.14.38. Upaya menjadi yang terbaik bagi pebalap terdepan pada etape empat Tour de Singkarak 2012 tidaklah mudah. Selain lintasannya panjang juga harus melalui dua titik sprint dan tiga titik King of Mountain (KOM) yang ketinggiannya variatif. Di titik sprint pertama yaitu KM 32 tepatnya di depan Kantor Walikota Pariaman pembalap Uzbekistan Suren Team, Hamid Shirisisan, menjadi yang tercepat disusul Kobus Hereijgers dari Global Cycling Team dan Nugroho Kisnanto dari WSP Yogjakarta. Selepas dua titik sprint perjuangan pembalap belum usai. Betapa tidak. Semuanya dihadapkan dengan titik tanjakan atau KOM. KOM pertama di KM

105,5 tepatnya di Mukomuko, pembalap Lex Nederlof dari CCN menjadi yang tercepat disusul Kobus Hereijgers dari Global Cycling Team diikuti Farshad Saleihan dari Azad University Team. Hujan turun setelah melalui KOM pertama. Kondisi ini membuat semua pebalap lebih bersemangat mencapai puncak tertinggi yaitu Kelok 44 atau KOM kategori satu. Di sini pembalap Azad University, Pujol Munoz Oscar menjadi yang tercepat disusul John Ebsen dari CCN dan Dadi Suradi dari Putra Perjuangan Bandung. Setelah menyelesaikan etape empat semua pebalap kembali dihadapkan dengan lintasan panjang kedua yaitu dari Padang Panjang menuju Danau Singkarak, Jumat (8/6) dengan jarak tempuh 149 km. (ant/sad)

PEKANBARU(VOKAL)-Keterbatasan sarana dan prasana latihan masih dialami sejumlah atlet yang akan terjun pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012. Salah satunya adalah cabang menembak yang mengeluh belum ada peralatan latihan berupa senjata. Pasalnya, janji KONI Riau yang akan menyediakan dua puncuk senjata api dan empat senjata angin hingga saat ini belum teraliasasi. Hal tersebut disampaikan pelatih menembak Riau, Albert Tambunan, Kamis (7/6). Ia mengatakan, usulan pengadaan peralatan latihan ini sudah diusulkan sejak 2008 lalu. "Ya samasama kita lihat saja bagaimana perkembangannya sampai sekarang," ujar mantan Ketua Umum Pengprov Perbakin Riau ini. Albert menambahkan, walaupun sudah memiliki peralatan berupa senjata berburu dan senjata api, tetapi peralatan tersebut sudah tidak layak lagi

digunakan. "Itu sejak PON XVI Palembang 2004 lalu," tukasnya. Kondisi seperti harus memaksa atlet untuk menggunakan peralatan seadanya. Sepuluh penembak yang dipersiapkan Perbakin Riau pada PON mendatang harus berlatih dengan peralatan secara bergantian. "Mau tidak mau ya harus seperti itu. Tetapi ini sangat berdampak kepada prestasi atlet. Peralatan adalah hal yang sangat berkaitan dengan kualitas atlet," paparnya. Lebih jauh dikatakannya, dengan tidak adanya kelanjutan dari usulannya tersebut membuat dirinya langsung mengutarakannya kepada Gubernur Riau, Rusli Zainal yang juga merupakan Ketua Umum KONI Riau. "Saya langsung jumpa dan mengutarakan keluhan ini. Pak Gubri siap meninjaklanjuti masalah ini dan akan segera meminta kepada pihak yang berwenang untuk merealisasikannya," tuturnya. (yan)

FIFA dan AFC Capai Kesepakatan Tentang PSSI JAKARTA(VOKAL)-Tim Task Force FIFA dan AFC akhirnya berhasil mencapai kesepakatan dengan PSSI dan ISL mengatasi penyatuan dua liga yang digelar di Indonesia. Direktur Media PSSI Tommy Arief yang mendapat pesan singkat dari Ketum Djohar Arifin dari Kuala Lumpur, menjelaskan kepada pers di Sekretariat PSSI Kamis (7/6). Tommy menjelaskan penandatanganan kesepakatan akan dilakukan pukul 12.00 di Hotel Marriott, Bukit Bintang, Kuala Lumpur. Ditambahkannya, dalam pertemuan ini KPSI tidak

terlibat dan tidak dilibatkan. Ditanyakan mengenai isi MoU, Tommy belum bisa menjelaskannya. "Kita tunggu saja setelah ditandatangani," ujarnya. "Alhamdulillah ada penyelesaian." Keputusan pertemuan antara PSSI pimpinan Djohar Arifin dengan tim Task Force FIFA dan AFC di Kuala Lumpur itu memang ditunggu-tunggu karena berdampak pada putusan apa yang akan dilakukan FIFA dan AFC bila Liga Super Indonesia (ISL) tidak melebur liganya ke dalam liga yang diselenggarakan PSSI yang diakui FIFA. Sebelumnya Menteri Pemuda

dan Olahraga Andi Mallarangeng berharap Tim "Task Force" yang dibentuk Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dapat mengeluarkan keputusan tegas terhadap permasalahan yang terjadi dalam tubuh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Menpora juga menegaskan, pemerintah akan patuh terhadap segala keputusan "Task Force" yang akan dikeluarkan pada 15 Juni nanti. "Tentunya, saya berharap apapun keputusan FIFA bisa menyelesaikan persoalan-persoalan PSSI ini. Apakah itu tentang

kepengurusan dualisme dan lain sebagainya secara final. Pemerintah akan mengikuti keputusan dari FIFA dan AFC," kata Andi. "Task Force" atau satuan tugas (satgas) merupakan hasil rapat AFC melakukan rapat Komite Eksekutif AFC pada 23 Maret lalu dan dituangkan dalam dalam surat Sekjen AFC Alex Soosay kepada Sekjen FIFA Jerome Valcke pada 26 Maret lalu. Tim tersebut bekerja untuk menyelesaikan persoalan asosiasi yang tak sah, yaitu kepengurusan PSSI versi KPSI, serta liga yang tak sah, Indonesian Su-

per League (ISL). Jika tidak menemukan solusi, Indonesia akan dikenakan sanksi pada 15 Juni mendatang. Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Hussin, yakin PSSI tidak akan mendapatkan sanksi apa pun. "Pada tanggal 15 Juni nanti adalah deadline yang diberikan FIFA dan AFC untuk PSSI. Tapi, PSSI tidak pernah berbuat kesalahan apapun. Jadi, rasanya tidak mungkin PSSI akan dihukum. Yang bersalah adalah orang-orang yang telah berbuat suasana menjadi tidak bagus," tegas Djohar. (dar)

Perwajahan: ANDIXER


20

PELALAWAN

JUMAT

HARIAN VOKAL

8 Juni 2012/ 18 Rajab 1433 H

Aliran Listrik Terputus, Masalah Bermunculan LINTAS Masalah Kesehatan Butuh Penataan PANGAKALAN KERINCI (VOKAL)- Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pelalawan Darwis Alkadam mengungkapkan, banyak hal yang perlu ditata kembali dalam dunia kesehatan di Pelalawan. Salah satunya perlunya dibangun kerjasama antar berbagai leading sektoral dalam menangani berbagai persoalan kesehatan di daerah ini. Hal ini sebagai upaya untuk membangun dunia kesehatan di Pelalawan dengan dukungan berbagai pihak. “Dengan tetap berpegang pada prinsip kesehatan,  yakni mencegah lebih baik daripada mengobat i, kita ingin menerapkan kerja sama dengan lintas instansi yang ada di daerah ini,” ujar Darwis, Kamis (7/6), di Pangkalan Kerinci.   Menurutnya, dengan adanya kerjasama lintas sektoral ini maka penanganan persoalan kesehatan di daerah akan lebih maksimal dan tepat sasaran. Dikatakan Darwis, bentuk kerja sama itu adalah menangani suatu persoalan kesehatan secara bersama-sama. Penanganan gizi buruk misalnya, leading sektoral yang harus bekerja sama adalah Badan Ketahanan Pangan (BKP), PKK Pelalawan, Puskesmas dan kecamatan. Kemudian penanganan penyakit masyarakat seperti HIV/AIDS, DBD, filariasis atau penyakit kaki gajah, maka leading sektor yang harus dilibatkan adalah Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Pelalawan, Dinas Sosial, serta berbagai organisasi keagamaan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang peduli dengan hal ini. “Jika kita menangani anak-anak usia dini, jelas harus bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pelalawan, Kemenag, sekolah-sekolah, komite dan UPTD. Lalu untuk menangani kebersihan lingkungan yang berkaitan dengan perilaku masyarakat, maka kita harus ciptakan kerjasama dengan Dinas Cipta Karya dan Dinas Bina Marga,” pungkasnya. (fkh)

PANGKALAN KERINCI(VOKAL)-Pasca terputusnya aliran listrik di Kabupaten Pelalawan sejak beberapa hari terakhir ini, berbagai macam persoalan mulai muncul di tengah masyarakat. Sebagian warga terpaksa membeli air galon untuk mandi dan masak karena pompa sumur bor tidak bisa beroperasi tanpa listrik. Yang paling mengkhawatirkan, aksi pencurian mulai marak terjadi.

“Sepertinya kita hidup di Singapura saja. Untuk mandi saja kita harus bayar mahal ,” keluh Tanjung, warga Jalan Keluarga,

Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur. Diakuinya, air galon yang dibelinya itu untuk kebutuhan mandi saja, sementara aktivitas mencuci pakaian terpaksa ditundanya dulu menunggu listrik pulih kembali. Pakaian-

pakaian kotor untuk sementara ditumpuk saja. Sementara itu, Dewi (35) warga Jalan Pelita mengaku, akibat terputusnya aliran listrik itu sejumlah bunga hias miliknya yang harganya mencapai ratusan juta raib dijarah maling. “Karena listik tidak mengalir beberapa malam lalu bunga-bunga hias milik saya habis di curi maling,” kata Dewi seraya menyebutkan bahwa peristiwa itu sudah dilaporkannya ke pihak kepolisian. Dampak terputusnya aliran listrik ini juga sangat dirasakan sejumlah pedagang kecil dan pengusaha warnet di Pangkalan

Kerinci. “Sejak beberapa hari terakhir usaha kami terganggu. Tidak mungkin lah berdagang dalam suasana gelap-gelapan,” kata salah seorang pemilik usaha bakso di Pangkalan Kerinci. Kendati banyak pihak yang merasa terganggu dengan terputusnya aliran listrik itu, namun bagi pedagang mesin genset hal tersebut merupakan sebuah anugerah. Sejumlah toko yang menjual genset diserbu para pembeli. Para pedagang genset itu meraup untung besar dengan kondisi ini. Turbin RPE Rusak Di tempat terpisah, Humas PT

RAPP Solomo Sitohang mengungkapkan, hingga Kamis (7/6) kemarin produksi pabrik RAPP masih belum berjalan. Hal ini disebabkan rusaknya seluruh turbin dari RPE. RPE merupakan salah satu perusahaan penyuplai daya untuk kebutuhan listrik bagi PLN dan BUMD Tuah Sekata. “Hingga saat ini pabrik kami belum berproduksi akibat suplai daya untuk produksi pabrik dari RPE belum berjalan. Saat ini pihak RPE masih melakukan perbaikan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kondisi tersebut kembali normal seperti sedia kala,” pungkas Solomo. (***)

PANGAKALAN KERINCI (VOKAL)-Meski baru berdiri namun keberadaan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ternyata tak bisa dianggap enteng. Hal terse-

but dibuktikan dengan banyaknya tokoh politik yang memutuskan untuk bergabung dengan Partai Nasdem. Bahkan, salah seorang kader Partai Nasdem

telah dipinang ikut serta dalam Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) yang akan digelar tahun depan. Menurut Ketua DPW Partai

Nasdem Provinsi Riau Iskandar Husein didampingi Sekretarisnya H Zulkifli AS kepada wartawan usai membuka Rakerda di Pangkalan Kerinci, Kamis (7/6), keberadaan Partai Nasdem bukan sekedar untuk memeriahkan Pemilu saja, namun pihaknya bertekad akan menjadi pemenang dalam Pemilu. Oleh karena itu, selaku Ketua DPW dirinya mengharapkan agar seluruh kader Partai Nasdem turut melakukan pengembangan partai hingga ke pelosok desa. “Restorasi tidak akan berjalan kalau seandainya partai Nasdem tidak menjadi partai pemenang. Yang jelas, target kita untuk satu DPC di kecamatan harus memiliki 2.000 anggota,” tegasnya, seraya menyampaikan harapannya hal tersebut akan berjalan sesuai dengan yang diinginkan partai, yakni restorasi perubahan. Sementara itu, Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Pelalawan Hj Rohani Tamrin dalam sambutannya menegaskan bahwa Partai Nasdem merupakan salah satu partai baru yang lahir di tengah-tengah masyarakat. “Partai Nasdem adalah miliknya masyarakat Indonesia yang

ingin mewujudkan restorasi perubahan Indonesia ke depan. Meski masih baru, namun partai Nasdem layak diperhitungkan di kancah politik Indonesia untuk mewujudkan perubahan nasib bangsa,” ungkapnya. Rohani merasa bersyukur karena Partai Nasdem sudah diterima masyarakat Pelalawan. Anggota Partai Nasdem Pelalawan itu terdiri dari berbagai suku, seperti Melayu, Jawa dan suku-suku lainnya. “Artinya Partai Nasdem sudah mendapat hati di tengah masyarakat Pelalawan. Partai ini bukan hanya milik satu suku saja, tapi milik kita semua. Buktinya saat ini anggota yang tergabung dalam Partai Nasdem ada yang suku Melayu, Jawa, Minang dan suku-suku lainnya,” sebutnya. Untuk mewujudkan perubahan itu, dirinya selaku Ketua DPD Partai Nasdem Pelalawan mengajak semua komponen agar sama-sama bekerja membesarkan partai dan berbuat untuk partai. “Dengan demikian akan lebih banyak lagi simpatisan yang jatuh hati dengan Partai Nasdem ini,” pungkasnya. (fkh)

LAPORAN:

FARIKHIN/ PELALAWAN

Partai Nasdem Bertekad Menang Pemilu

FARIKHIN

KETUA DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Pelalawan Hj Rohani Tamrin memberikan sambutan pembukaan Rekerda perdana Partai Nasdem, Kamis (7/6) di Pangkalan Kerinci.

r Hasil Hearing Tidak Diindahkan

INDRAGIRI HILIR

PT Palma I Tetap Lakukan Aktivitas TEMBILAHAN (VOKAL)-Putusan rapat dengar pendapat (hearing) Komisi I DPRD Inderagiri Hilir (Inhil) tentang permintaan penghentian sementara aktivitas PT Palma I ternyata tidak diindahkan pihak perusahaan itu. Hingga Kamis (7/6) kemarin perusahaan perkebunan kelapa sawit itu masih tetap beraktivitas seperti biasa.

ini tentu saja membuat masyarakat petani kecewa. Berbagai usaha yang mereka perjuangkan seakan tidak membuahkan hasil. PT Palma I terus tidak bergeming, kendati sebelumnya peng-

hentian aktivias perusahaan tersebut juga telah dimintakan melalui surat dari Bupati Inhu Nomor 332/ um/XI/2009 tertanggal 8 Oktober 2009, dan permintaan Pemeritah Provinsi

Riau dengan surat bernomor 136/TAPEM/23.01 tertanggal 5 Januari 2011. Berdasarkan keterangan yang diperoleh wartawan dari Kasi Tanah dan Pendaftaran Tanah Kantor Badan Perta-

nahan Nasional (BPN) Tembilahan Firmansyah, mereka mengaku hari Kamis (7/6) petugas BPN Tembilahan dipanggil ke Pekanbaru untuk mengikuti rapat terkait rencana pengukuran ulang lahan

PT Palma I. “Benar, BPN Tembilahan juga mengikuti rapat terkait rencana pengukuran lahan PT Palama I ini. Hari ini (kemarin, red) mereka rapat di Pekanbaru,” pungkasnya.(***)

LAPORAN:

putusan rapat dengan Komisi I DPRD Inhil hari Senin (4/6) lalu meminta penghentian aktivitas perusahaan mereka ‘Sampai hari ini (kemarin, ternyata tidak juga mereka red) PT Palma I masih tetap indahkan. Saat ini masyarakat melakukan aktivitas. Enam petani memang belum buah alat berat mereka terus mengambil sikap,” ujar Ketua menggilas lahan kami. Hasil Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) D e s a Pancur Ahmad Rizal Z u h d i kepada V o k a l , Kamis (7/ 6) di Tembilahan. Sikap TEMBILAHAN(VOKAL)-Dinas Pekerjaan Umum t i d a k Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Inhil kooperatif akan melakukan revisi ulang terhadap masalah PT Palma I sampah di kota itu. Revisi tersebut akan dilakukan pada seluruh sektor yang selama ini dinilai masih menjadi masalah. Dengan demikian ke depannya persoalan sampah tidak lagi menjadi keluhan masyakat. ”Mungkin semuanya akan kita revisi lagi. Mulai Hal tersebut disampaikan TEMBILAHAN(VOKAL)–Tim gas pada bulan Juni ini. Realisasi dari titik pembuangan hingga jadwal penjemkajian rumusan harga kelapa dimulainya kerja tersebut ting- Asisten II Setdakab Inhil H Syaputan di beberapa sektor yang masih banyak yang dibentuk Pemkab Inhil hari gal menunggu penetapan surat frinal Hedy kepada Vokal barudikeluhkan masyarakat, seperti pasar, sekolah dan Kamis (31/5) lalu direncanakan keputusan (SK) Bupati Inhil H baru ini di Tembilahan. tempat umum lainya,” ujar Kepala Dinas PU dan “Tim sudah kita bentuk. Kita sudah mulai melaksanakan tu- Indra Muchlis Adnan. Kebersihan Inhil Tengku Edy, Kamis (7/6), di Tembilahan. Untuk itu, sambungnya, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, terutama ketaatan masyarakat mematuhi jadwal membuang sampah serta tidak membuang sampah sembarangan. “Sebaiknya sampah dibungkus dulu dengan kantong plastik ataupun karung, sehingga nantinya memudahkan petugas dalam pengangkutan. Paling tidak hal ini sedikit membantu petugas kebersihan, karena tidak repot lagi memungut sampah-sampah yang berserakan. Yang terpenting, patuhi jadwal pembuangan sampah agar tidak tertinggal saat pengangkutan,” pesan Tengku Edy. Terkait hal ini Tengku Edy mengaku telah melakukan koordinasi dengan RT maupun RW FAISAL setempat untuk membahas permasalahan terseTUTUP LIGA-Kepala BPMPD Inhil H Edy Syafwannur (dua dari kiri) didampingi Camat Kecamatan Enok but. Hal ini dilakukan agar masalah pembuangan Satir Hasan (dua dari kanan) dan beberapa anggota DPRD Inhil menutup secara resmi Liga Persih ke-II Kesampah bisa diselesaikan dengan penuh rasa camatan Enok belum lama ini. tanggung jawab dan rasa kebersamaan. (fsl) M FAISAL/ TEMBILAHAN

TEATERIKALMapala Brismapala Inhil menggelar pertunjukan teaterikal saat peringatan hari lingkungan hidup barubaru ini di Tembilahan.

LINTAS Dinas PU Revisi Masalah Sampah

FAISAL

Tim Kajian Harga Kelapa Mulai Bekerja Juni

Penanggung Jawab/Redaktur: DELFI INDRA

hanya menunggu di SK-kan oleh Bupati saja. Mudah-mudahan bulan ini juga tim sudah mulai bekerja,” ujar Syafrinal Hedy. Dijelaskannya, tim yang dibentuk tersebut merupakan gabungan dari beberapa instansi terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pendapatan Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, serta Dinas Perkebunan. “Tim ini akan kembali melakukan rapat kecil untuk menyusun program kerja yang akan mereka laksanakan,” sebut Syafrinal. Terkait revisi rumusan harga kelapa dan kopra tersebut, menurut Asisten II hal itu didasarkan surat Kementrian Kehutanan dan Perkebunan Nomor 628/Kpts-II/1998 tertanggal 11 September 1998 tentang ketentuan pembelian harga kelapa hibrida petani dan penetapan

pembelian harga kelapa hibrida petani PIR-Trans yang mengacu pada rumusan harga. Dalam surat Menhutbun ini pihaknya menilai bahwa rumusan harga pembelian kelapa hibrida sudah tidak sesuai lagi, karena hanya memperhitungkan daging buah saja. Sementara bagian lain dari buah hibrida, seperti tempurung, air dan sabut kelapa tidak diperhitungkan sama sekali. Oleh karena itu diperlukan kajian ulang terhadap komponen pembentuk rumusan harga tersebut. “Tim yang dibentuk itu nantinya juga akan melakukan koordinasi dengan Universitas Riau (UNRI). Hasil kajian yang ditetapkan akan menjadi payung hukum bagi petani kelapa untuk melakukan transaksi jual beli dengan perusahaan yang ada di Inhil,” pungkasnya. (fsl) Perwajahan: ANDIXER


21

KUANSING - KAMPAR JUMAT

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

HARIAN VOKAL

LINTAS Persaingan Masuk SMA Pintar Ketat

KPAID Sudah Tangani 8 Kasus Anak TELUKKUANTAN(VOKAL)-Sejak dilantik September tahun lalu, hingga Juni tahun ini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kuantan Singingi telah menangani sekaligus memberikan pendampingan terhadap delapan kasus terkait kekerasan, pelecehan dan penelantaran terhadap anak. “Dari delapan kasus yang kami dampingi ini, ada yang sudah selesai dan ada yang masih dalam proses,” ujar Ketua Pokja Pengaduan KPAID Kuansing Lidus Yardi saat ditemui di Sekretariat KPAID Kuansing, Kamis (7/6). Dalam kesempatan tersebut, Lidus Yardi didampingi Wakil Ketua KPAID Marsanul, Ketua Pokja Kemitraan Sandis Mitra, dan Ketua Pokja Pemantuan, Evaluasi dan Pelaporan Devy Sartika Fauzy, menjelaskan untuk kasus pencurian kabel di Sport Center yang melibatkan 13 anak masih pelajar, sudah dalam penyelesaian agar hukuman yang dijatuhkan kepada anak tersebut bisa dikurangi, sesuai aturan yang berlaku. Kasus kedua, kasus narkoba yang melibatkan dua pelajar. Namun dengan mediasi yang dilakukan pihaknya, kasus yang delik pengaduannya tidak lengkap membuat dua orang anak dikembalikan kepada pihak keluarga. Ketiga, kasus pengalihan hak asuh anak di Benai yang masih dalam proses. Karena dari pendampingan yang dilakukan pihaknya, untuk menyelesaikan kasus ini dibutuhkan adanya itikad baik dari kedua belah pihak. “Ini sedang kita dampingi untuk diselesaikan secara baik,” jelas Lidus. Kasus yang terakhir ditangani KPAID Kuansing hingga awal Juni ini, kasus pergaulan bebas yang pelaku dan korban merupakan anak-anak, di Kecamatan Logas Tanah Darat. Kasus yang dilaporkan ke KPAID 4 Juni ini tengah dalam proses. (hlr/mza)

REPLIZAR

TELUKKUANTAN(VOKAL)-Persaingan untuk memasuki SMA Pintar Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, sudah semakin ketat. Tamatan sekolah ini dapat memasuki Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Bagi siswa tamatan SLTP yang hendak memasuki SMA Pintar, harus mampu bersaing dengan 4.800 orang siswa lainnya dari 91 sekolah (SMP/MTs) yang ada di Kuansing. Siswa yang memperoleh kesempatan memasuki SMAN Pintar merupakan siswa rangking 1 s/d 10 di masing-masing sekolah, sejak dari kelas satu sampai kelas tiga (tamat). Meski demikian, Disdik Kuansing tetap memberikan jatah untuk memasuki SMA Pintar, dimana setiap kecamatan dapat mengutus sebanyak 10 orang dan selanjutnya di sharing atau dilakukan tes, yang diterima hanya sebanyak 60 orang. “Kita hanya terima sekitar 60 orang murid saja atau dua lokal, dengan persyaratan nilai minimal 75 untuk setiap mata pelajaran, baik Bahasa Indonesia, Matematika, IPA dan Bahasa Inggeris,” papar Kepala Sekolah SMA Pintar Teluk Kuantan Familus ketika dihubungi Harian Vokal di Teluk Kuantan, Kamis (7/6). Dijelaskannya, dari 60 orang siswa yang diterima tahun ajaran baru 2012-2013 mendatang, semuanya berasal dari tamatan SMP yang ada di seluruh kecamatan di Kuansing. Setiap kecamatan hanya mengutus 10 siswa yang kemudian dilakukan penyaringan oleh Dinas Pendidikan. “Untuk menentukan lulus atau tidak lulusnya siswa, bukan wewenang pihak sekolah karena tes dilakukan oleh Disdik Kuansing. SMAN Pintar hanya sebagai tempat belajar siswa saja,” tuturnya. (rep)

PIMPIN UPACARAWakil Bupati Kuansing Zulkifli memimpin peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang diadakan di lapangan Limuno Teluk Kuantan, Senin (5/6) lalu.

r Warga 5 Desa Sengketa Buat KTP Rohul

Merasa Diabaikan Pemkab Kampar BANGKINANG(VOKAL)-Warga 5 desa di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar yang menjadi rebutan dengan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) banyak membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kabupaten Rokan Hulu. Hal ini dikarenakan kurangnya perhatian dari Pemerintah Kampar terhadap warga setempat. LAPORAN: APRIYALDI/KAMPAR

Seorang warga Tapung Hulu yang tidak mau disebut namanya kepada Harian Vokal di Bangkinang, Kamis (7/6) mengatakan, warga memilih membuat KTP Rohul dikarenakan minimnya perhatian dari Pemkab Kampar. "Jangan salahkan warga jika membuat KTP Rohul. Kita merasa Pemkab sangat jarang memperhatikan warga dari 5 desa sengketa tersebut," jelasnya. Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kampar Ranayus ketika diklarifikasi secara tidak langsung membenarkan hal tersebut. Ranayus mengatakan, pihaknya tidak bisa memaksa warga membuat KTP Kampar karena masih belum jelasnya status 5 desa tersebut. "Saat ini status 5 desa tersebut masih di Makamah Konstitusi (MK). Jadi kita tak bisa memaksa

warga membuat KTP Kampar karena status desa tersebut belum jelas," terang Ranayus. Diberitakan sebelumnya, sengketa 5 desa di Kecamatan Tapung Hulu, yang jadi rebutan Kabupaten Kampar dengan Rokan Hulu (Rohul), hingga kini tak kunjung selesai. Akibatnya, 5 desa tersebut dipimpin oleh 10 kepala desa (Kades), 5 dari Kampar dan 5 Kades lagi dari Rohul. Desa Intan Jaya, Tanah Datar, Muara Intan, Rimba Jaya, dan Desa Rimba Makmur berada di daerah status quo yang hingga saat ini terus mendapatkan kucuran anggaran dana desa (ADD) dari 2 kabupaten tersebut. Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Sekdakap Kampar Heri Afrizon ketika dihubungi , Rabu (6/ 6) mengatakan, sampai saat ini Pemerintah Kampar masih menganggarkan ADD untuk ke 5 desa tersebut. "Yang jelas sampai saat

ini 5 desa tersebut masih milik Kampar. Dengan demikian, Pemkab akan terus menanggarkan ADD untuk perkembangan desa tersebut," terang Afrizon. Ketika ditanya sejak kapan 5 desa tersebut dipimpin 10 kades? Heri Afrizon mengatakan, untuk 5 desa dari Kampar hanya dijabat 5 orang kades. "Men-

ian dari Provinsi Riau dalam menyelesaikan konflik tapal batas lintas kabupaten. "Kita meminta Gubernur segera menyelesaikan permasalahan ini. Jangan dibiarkan berlarutlarut. Begitu juga dengan elit-elit politik Riau hendaknya memperhatikan kasus ini, jangan dianggap sepele kasus ini," tegasnya. (***)

genai dijabat 10 kades untuk 5 desa tersebut saya tidak tahu, dan mungkin semenjak sengketa dengan Rohul, tambah Afrizon. Sementara itu, tokoh muda Kampar Adi Jondri menyayangkan belum tuntasnya sengketa 5 desa ini. Dirinya menganggap kejadian ini merupakan kelala-

Rebut Adipura, Penataan Pasar Ditingkatkan TELUKKUANTAN(VOKAL)Kabupaten Kuantan Singingi bertekad untuk merebut Piala Adipura sebagai lambang kota terbersih di Indonesia. Sejak dimekarkan tahun 1999 silam, Kabupaten Kuantan Singingi belum sekalipun mendapatkannya. Guna meuwujudkannya, salah satu langgkah yang bakal diambil adalah memaksimalkan penataan pasar. Tekad meraih piala Adipura pada tahun 2013 mendatang, diagaungkan langsung oleh Wakil Bupati Kuansing H Zulkifli, saat memimpin peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang diadakan di lapangan Limuno Teluk Kuantan, Senin (5/6) lalu. Sementara itu, Kepala Badan Promosi Investasi, Pengen-

dalian Dampak Lingkungan, Kabupaten Kuantan Singingi, Indra Suwandy ketika dihubungi Harian Vokal di ruangkerjanya mengatakan, tekad merebut Adipura harus selalu digemakan di Kabupaten Kuantan Singingi, dan setiap stake holder dan lapisan masyarakat harus memaksimalkan dukungannya untuk mendapatkan Piala Adipura tersebut. "Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, semua stake holder dan lapisan masyarakat secara bersinergi memantapkan langkah demi mewujudkan dan meraih Piala Adipura, dan dicanangkan kota bersih dan sungai bersih," paparnya. Tekad untuk merebut Adipura juga disampaikan Kepa-

la Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kuantan Singingi, Jafrinaldi ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/6). Pihaknya bakal melakukan penataan tempat pengolahan akhir (TPA) sampah, terminal, pasar rakyat maupun pasar lumpur. "Kalau Dinas Pasar bakal melakukan penataan Tempat Pengolahan Akhir Sampah, terminal, Pasar Rakyat maupun Pasar Lumpur," paparnya. Menurutnya, dalam penataan terminal, pasar rakyat, dan pasar Lumpur, perlu dibenahi sistem tempat pengolahan sampahnya. Bila sistem pengolahan telah dibenahi, maka akan keinginan tersebut dapat tercapai. (rep)

SMAN 1 Bangkinang Terima Penghargaan Menteri LH BANGKINANG(VOKAL) -Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bangkinang, Kabupaten Kampar, mendapat piagam penghargaan dari Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sebagai sekolah Adiwiyata Nasional tahun 2012. Piagam ini diraih SMAN I Bangkinang atas keberhasilan SMAN 1 menciptakan sekolah yang berwawasan lingkungan hidup. Piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Lingkun-

gan Hidup Republik Indonesia Prof DR Balthasar Kambuaya, MBA kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Bangkinang Arham, , di Hotel Sahid Jaya Jakarta, Selasa (5/6). Kepala SMAN 1 Bangkinang, Arham kepada wartawan, Kamis (7/6) mengungkapkan rasa rasa syukur dan bangganya atas penghargaan yang telah diraih oleh SMAN 1 Bangkinang. “Kita bersyukur kepada Allah SWT, dan berterima kasih kepada teman-teman yang telah mendukung sehingga SMAN 1 Bang-

kinang bisa meraih penghargaan ini. Sungguh merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujar Arham. Dengan adanya penghargaan ini, dengan sendirinya mengingatkan pihak sekolah akan pentingnya menjaga dan mencintai lingkungan hidup di sekolah. ”Tugas kita bukan sekedar meraih piagam ini, tapi yang lebih penting adalah tanggung jawab menjaga lingkungan yang bersih dan sehat menuju adiwiyata mandiri,” jelasnya.

“Sejak tahun 2008, SMAN 1 Bangkinang telah ikut dalam program bina lingkungan. Program ini dibimbing oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kampar,” katanya. Di tempat terpisah, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kampar M Yasir didampingi Kasubbid Pemantauan Kualitas Lingkungan mengungkapkan, keberhasilan SMAN 1 Bangkinang meraih penghargaan Adiwiyata Nasional 2012 telah mampu mengharumkan nama

daerah di bidang lingkungan hidup. “Penghargaan ini kebanggaan bagi Kampar,” imbuhnya. Penghargaan Adiwiyata ini, katanya, bukan sekedar penghargaan semata, tapi yang lebih penting dari itu adalah bagaimana menanamkan kepada generasi muda (siswa) untuk peduli dan cinta lingkungan. “Dengan penghargaan yang diraih SMAN I Bangkinang, diharapkan mampu mendorong dan memotivasi sekolah lain berbuat yang sama,” ujarnya. (yal)

JAMU SEHAT PRIA

Kapsul “Urat Madu” Obat Kuat & Tahan Lama. Depkes 053348661. Aneka Sablon Jl. Nangka 2 Dumai Harga Perdus Rp.100rb. 1 Sachet 2 Kapsul Rp.20rb. Hub: 0852 78766357

K E DA I K O P I S U L I

DUNIA DIGITAL Computer & Electronik Equipment

Hubungi : Jl. Hasanuddin / Ombak Telp. (0765) 439997 / 439978 Dumai

TA N A K A E L E C T RO N I C

Menjual : Berbagai Macam Perlengkapan Elektronik Audio Video Jl. Diponegoro/Sukajadi No. 124 Telp. (0765) 36571 Dumai

Penanggung jawab/Redaktur: MARZULI ADI

PACIFIK AUDIO Menjual : Accesoris Mobil, Variasi, Audio, Kaca Film, Jok Mobil, Salon Luar & Dalam, AC Mobil dll Alamat: Jl. Diponegoro/Sukajadi No.92 Dumai - Riau

Menyediakan : -Mie Hok Kien -Mie Kangkung Belacan -Mie Ayam/Pangsit -Mie Pangsit Goreng -Lo Mie/Fumi/Siram/Goreng -Bubur Ayam Hongkong -Nasi Capcai -Nasi Goreng Sea Food -Cap Cai Goreng/Kuah -Kwetiau Siram Sea Food Pesan Antar Jl. Belimbing No. 100 D Pekanbaru Telp. 0761 7755 662

Perwajahan : ALIB DESTIYONO


22

ROKAN HILIR JUMAT

HARIAN VOKAL

LINTAS Pemkab Benahi Lapangan KONI BAGANSIAPIAPI (VOKAL)-Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) pada tanggal 18 Juni mendatangakan menggelar pertandingan sepakbola memperebutkan piala Suratin . Menyongsong helat tersebut, lapangan Koni Bagansiapiapi yang akan dijadikan sebagai tempat berlaganya sejumlah kesebelasan itu tengah dilakukan beberapa pembenahan, sehingga kondisi lapangan itu sesuai dengan standar sepakbola. “Iya kita melakukan berbagai pembenahan terhadap lapangan KONI itu agar lapangan sepakbola kita tersebut menjadi sebuah lapangan yang memenuhi standar,” kata Sekdakab Rohil H Wan Amir Firdaus belum lama ini. Tidak hanya pembenahan lapangan, imbuhnya, saat ini juga dinas terkait juga melakukan pembenahan terhadap Kota Bagansiapiapi. Pembenahan yang dilakukan terutama pada bidang kebersihan maupun keindahan dan kenyamanan Kota Bagansiapiapi. ”Kita ingin lapangan KONI dibenahi, diperindah dan dibuat lebih bagus. Kota kita juga mau tidak mau harus ikut dibenahi mengingat pertandingan tersebut akan disaksikan sejumlah kalangan, baik dari Riau sendiri maupun dari provinsi tetangga. Tim kesebelasan kita juga terus melakukan pembenahan,” sebut Wan Amir. Terkait akan hadirnya Ketua PSSI Djohar Arifin pada kejuaraan Piala Suratin yang akan diikuti kesebelasan dari empat provinsi itu, menurut Wan Amir hingga saat ini hal itu masih diupayakan. Untuk itu pihaknya tetap berkoordinasi dengan pengurus PSSI Riau. “Syukur-syukur pada saat pembukaan nanti beliau bisa hadir,” kata Sekdakab.  Berdasar pantauan Vokal, saat ini pihak KONI tengah melakukan pembenahan di seputar maupun di lapangan tersebut. Termasuk pagar tembok sekeliling lapangan yang tengah dilakukan pengecatan  dengan warna khas Melayu Rokan Hilir. (bin)

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

r Berdalih Akibat Desakan Ekonomi

Polisi Ciduk Guru Penjual Sabu

BAGANSIAPIAPI(VOKAL)-Wajah dunia pendidikan di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) kembali tercoreng. Dengan alasan himpitan ekonomi akibat gajinya sebagai guru sangat rendah, hanya Rp850 ribu per bulan, Abdul Rauf (29) yang berprofesi sebagai guru bidang studi Bahasa Inggris pada sebuah Madrasah Aliyah (MA) di Jalan Tanjung Rukam, Penipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) nekad menjual sabu-sabu. LAPORAN:

ASBINSYAH/ROKAN HILIR

Abdul Rauf diciduk jajaran Polsek Panipahan dipimpin Kanit Reskrim Iptu Manapar Situmeang, Rabu (6/6), sekitar pukul 23.00 WIB. Penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa rumah tersangka Abdul Rauf kerap dijadikan tempat transaksi narkoba. Mendapat laporan itu, Kapolsek Panipahan AKP A Kholik Husin langsung menerjunkan jajarannya di bawah kendali Kanit Reskrim Iptu Manapar Situmeang. Dengan disaksikan ketua RT setempat, polisi pun membekuk Abdul Rauf. Polisi juga melakukan penggeledahan di rumah tersangka. Di rumah tersangka polisi menemu-

kan barang bukti (BB) berupa sabu-sabu seberat 0,5 gram, 3 unit HP merek Nokia, alat penghisap sabu (bong), 1 buah dompet hitam dan uang Rp100 ribu yang diduga hasil penjualan sabu-sabu. Saat ini tersangka berikut BB telah diamankan di Mapolsek Panipahan untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Menurut Kapolsek Panipahan AKP A Kholik Husin, langkah penangkapan itu berawal dari pertemuan unsur pimpinan kecamatan (Upika) Palika, di antaranya Kapolsek Panipahan, Camat Palika M Nasir dan seluruh ketua RT se-Kecamatan Palika mengenai kamtibmas dan oknum-oknum aparat maupun perangkat desa yang kurang beretika dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

“Maka Polsek Panipahan berkomitmen memaksimalkan dan menerima serta menanggapi setiap pengaduan masyarakat. Sehubungan dengan itu, telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka atas nama Abdul Rauf yang tak lain adalah seorang oknum guru Bahasa Inggris sebuah madrasah. Oknum guru ini bekerja sampingan menjadi pengedar sabu-sabu,” ujar Kapolsek AKP A Kholik Husin didampingi Kanit Reskrim Iptu Manapar Situmeang kepada wartawan, Kamis (7/6). Ditambahkan Iptu Manapar, kronologis kejadian penangkapan dilakukan pada hari Rabu (6/6) sekitar pukul 23. 00 WIB, di mana sebelumnya Polsek Panipahan mendapat laporan dari yang mengatakan tindakan mengedarkan narkoba yang dilakukan tersangka. “Laporan itu langsung kita tanggapi dengan melakukan penyelidikan. Setelah mengumpulkan berbagai fakta dan informasi keberadaan pengedar sabu-sabu tersebut, anggota Polsek Penipahan turun ke rumah tersangka dan langsung melakukan penggeledahan, penyitaan dan penangkapan yang disaksikan ketua RT setempat.

Kini tersangka dan BB sudah diamankan di Mapolsek Penipahan untuk menjalani proses selanjutnya,” papar Iptu Manapar. Dari pengakuan tersangka, imbuhnya, dirinya terpaksa melakuni pekerjaan sampingan itu akibat himpitan ekonomi. Gaji dari hasil mengajar di MA sebesar Rp850 ribu per bulan itu tidak cukup untuk menutupi kebutuhan keluarganya. Disesalkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Rohil H Surya Arfan dan Kepala Kementerian Agama Rohil H Agustiar yang dikonfirmasi terpisah mengaku sangat menyesalkan perbuatan oknum guru tersebut. Bahkan H Agustiar mengecam keras perbuatan tersangka yang sudah mencoreng nama baik dunia pendidikan agama Islam di Rohil. “Kalau alasannya gara-gara gaji tidak mencukupi menutupi kebutuhan hidupnya, lebih baik ia berhenti saja menjadi seorang guru. Cari pekerjaan lain yang gajinya lebih besar. Sebab menjadi seorang guru di madrasah adalah tuntutan untuk mencerminkan perilaku umat Islam yang santun. Bukan sebaliknya, berbuat seperti ini,” geram Agustiar.

Terhadap kasus ini, H Agustiar akan meminta keterangan dari pihak sekolah, apakah tersangka hanya pengedar atau malah selama ini juga sebagai pemakai. “Yang jelas kita akan ikuti perkembangan kasus ini dari pihak kepolisian. Saya juga akan minta keterangan dari pihak sekolah yang bersangkutan,” tambah H Agustiar. Mengenai sanksi yang akan dikenakan terhadap Abdul Rauf, menurut H Agustiar, karena yang merekrut oknum guru itu adalah pihak yayasan sekolah yang bersangkutan, maka Agustiar menekankan agar yayasan memberhentikan oknum guru tersebut. Sedangkan Surya Arfan menyatakan, selaku Kadisdik Rohil dirinya meminta aparat kepolisian untuk menindak tegas pelaku. “Saya baru tahu. Kalau memang kasus ini benar, sangat kita sayangkan. Pelaku harus diberi hukuman seberat-beratnya karena yang bersangkutan adalah seorang pendidik yang seharusnya membimbing dan melindungi siswanya dari bahaya narkoba. Apalagi saat ini kita tengah risau akibat pengaruh narkoba tehadap siswa,” pungkas Surya Arfan. (***)

Rekam Data E-KTP di Rohil 35 Persen BAGANSIAPIAPI (VOKAL)-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memperkirakan, hingga saat ini pelaksanaan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di seluruh kantor kecamatan se-Rokan Hilir sudah mencapai 35 persen. Meski masa perekaman e-KTP berakhir tiga bulan lagi, namun pihak Disdukcapil optimis hal tersebut akan selesai tepat waktu “Pelaksanaan e-KTP di Rohil hingga saat ini kita prediksi sudah mencapai 35 persen. Kita berharap, saat berakhir tanggal 30 September mendatang pelaksanaan program e-KTP ini sudah selesai,” ujar Kadisdukcapil Rohil Amiruddin, Kamis (7/6), di Bagansiapiapi. Agar program perekaman e-KTP di Rohil berjalan dengan  lancar sesuai harapan, sambung Amiruddin, pihaknya melakukan penambahan alat rekam e-KTP dari kantor kecamatan yang memiliki penduduknya sedikit ke kecamatan yang jumlah penduduknya tinggi. Seperti kantor Kecamatan Bangko yang mendapat tambahan peralatan rekam e-KTP dari kantor Kecamatan Sinaboi, dan kantor Kecamatan Bagansinembah memperoleh penambahan dari kantor Kecamatan Rantau Kopar. “Di Kecamatan Bangko dan Bagansinembah jumlah penduduknya tinggi. Karena itu, untuk mempercepat pelayanan pembuatan e-KTP kita menambahkan alat dan perangkat rekam yang kita ambil dari kecamatan yang jumlah penduduknya lebih sedikit,” sebut Amiruddin. Diakuinya, sejumlah sub unit perangkat e-KTP yang berada di beberapa kantor kecamatan mengalami kerusakan. Terhadap permasalahan ini pihaknya sudah mengirimkan perangkat itu kembali ke Kemendagri. “Terhadap sejumlah perangkat e-KTP yang rusak, kita telah mengirimkannya ke Kemendagri. Saat ini perangkat tersebut sudah dikirimkan lagi ke Rohil,” terang Amiruddin. Menurutnya, kerusakan yang terjadi hanya pada bagian-bagian kecil dari perangkat peralatan e-KTP itu. Namun demikian hal itu mempengaruhi percepatan pembuatan e-KTP. (bin)

RantauBaisTuanRumah SilaturahmiSuluk RANTAU BAIS (VOKAL)-Silaturrahmi akbar suluk se-Sumatera tahun 2012 yang dipusatkan di Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rohil, Kamis (7/6) dibuka secara resmi oleh Bupati Rohil H Annas Maamun melalui Asisten I Herman Tambusai. Peserta suluk merupakan jamaah maupun mursyid yang berdatangan dari seluruh Riau serta dari Provinsi Sumatera Utara, Aceh, Jambi, Sumatera Barat dan berbagai daerah lainnya. Karena jarak tempuh dan waktu perjalanan setiap jamaah untuk sampai di lokasi kegiatan berbeda-beda, maka pada pembukaan itu tidak seluruhnya dapat berkumpul bersamaan. Ketua panitia Yufrin  menerangkan, sebanyak 300 undangan disebar kepada mursyid dan rumah suluk di Sumatera, termasuk Malaysia. Namun jamaah dari Malaysia dipastikan tidak bisa mengikuti suluk silaturrahmi akbar itu karena belum bisa cuti dari pekerjaannya sebagai guru. Total jumlah peserta suluk belum dapat dipastikan, tapi hingga siang kemarin sebanyak 160 orang sudah mengisi daftar hadir. “Dengan banyaknya jamaah beribadah dan berzikir di sini, semoga dapat menjauhkan malapetaka di Kepenghuluan Rantau Bais ini khususnya dan Rohil umumnya. Mudah-mudahan Allah memberikan rahmat dan nikmat Nya. Kita berharap kegiatan ini menjadi ajang peningkatan iman dan takwa, serta sebagai pendorong masyarakat agar lebih dekat lagi dengan Allah SWT,” kata Datuk Penghulu Rantau Bais Al Juflizar dalam sambutannya. Dia juga menyampaikan permohonan maaf jika selama pelaksanaan terdapat berbagtai kekurangan. Dirinya juga menegaskan komitmennya untuk menyukseskan pelaksanaan suluk itu hingga selesai. (bin) Penanggung Jawab/Redaktur: Delvi Indra

ASBINSYAH

KETUA Ikatan Adyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Tinggi Riau Ny Babul Khoir Harahap menyampaikan sambutan pada peresmian kantor IAD Kejari Bagansiapiapi, Kamis (7/6), di halaman kantor Kejari Bagan Siapiapi.

Pembangunan Kantor Kejari Telan Biaya Rp6 Miliar BAGANSIAPIAPI (VOKAL)Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) membangun kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bagansiapiapi yang berlokasi di kawasan perkantoran Batu Enam. Pembangunan kantor itu menelan biaya mencapai Rp6 miliar. “Kantor Kejari Bagansiapiapi ini kita bangun dengan biaya sebesar Rp6 miliar, termasuk biaya pembebasan lahan dan pembangunan patung jaksa di depannya. Kantor ini sudah berdiri dengan megah dan indah,” ujar Bupati Rohil H Annas Maamun dalam sambutannya pada acara peresmian kantor Ikatan Adyaksa Dharmakarini (IAD) Kejari Bagansiapiapi, Kamis (7/6). Menurut Bupati, tidak berapa jauh dari kantor Kejari Bagansiapiapi itu Pemkab juga akan membangun rumah dinas untuk para jaksa dan pegawai di lingkungan Kejari Bagansiapiapi sebanyak 14 unit dengan berbagai type. Komplek perumahan itu juga dilengkapi dengan lapangan tenis. Dengan demikian total biaya keseluruhan mencapai Rp7,2 miliar. “Dengan dibangunnya kantor Kejari ini kita berharap semangat dan kinerja para jaksa dan karyawan akan lebih meningkat di masa mendatang,” ujar Bupati yang energik ini. Kawasan perkantoran Batu Enam yang merupakan lokasi kantor Kejari itu dalam lima tahun terakhir menjadi pusat

perkantoran yang juga diarahkan sebagai pusat perniagaan di Bagansiapiapi. “Tidak lama lagi di kawasan ini juga akan dibangun perkantoran-perkantoran baru, seperti kantor Inspektorat, kantor pengadilan serta RSUD Pratomo, karena gedung yang ada sekarang tidak memungkinkan lagi berada di pusat kota. Berbicara soal RSUD Pratomo Bagansiapiapi, RSUD itu saat ini sudah memiliki 8 dokter spesialis yang digaji Pemkab Rohil sebesar Rp12,5 juta per bulan,” imbuh Bupati. Sementara itu, Ketua IAD Kejaksaan Tinggi Riau Ny Babul

Khoir Harahap dalam sambutannya mengharapkan peresmian kantor IAD Kejari Bagansiapiapi tersebut semakin mendorong berjalannya berbagai program IAD ke depan. Peresmian pemakaian kantor IAD Kejari Bagansiapiapi ditandai dengan penandatanganan prasasti peresmian oleh Ny Babul Khoir Harahap. Selanjutnya Ny Babul Khoir beserta rombongan dan pengurus IAD Kejati Riau diikuti Bupati H Annas Maamun dan Ny Hj Latifah Hanum Annas dan pejabat lainnya berkesempatan meninjau ruangan. (bin)

ASBINSYAH

BERANGKULAN-Tiga orang siswi SMP Negeri 01 Bangko merangkul gurunya setelah membaca kelulusan mereka pada amplop yang dibagikan para guru saat pengumuman UN, beberapa waktu lalu.

96 Calon Praja IPDN Lolos Seleksi Administrasi BAGANSIAPIAPI (VOKAL)Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rohil menyatakan 96 orang pendaftar calon praja yang akan masuk IPDN Rohil lolos seleksi administrasi yang dilakukan BKD Rohil. Selanjutnya mereka akan mengikuti tes psikologi di Pekanbaru. Hal tersebut dikatakan Kepala BKD Rohil Roy Azlan kepada Vokal, Kamis (7/6), di Bagansiapiapi. Dijelaskannya, setelah para calon praja IPDN ini dinyatakan lolos tes administrasi, selanjutnya mereka akan mengikuti tes psikologi pada tanggal 21 Juni mendatang di Pekanbaru. Para calon praja itu diminta mengambil nomor tesnya di kantor BKD Provinsi Riau sebelum tanggal 21 Juni mendatang “Kita minta kepada para peserta yang telah dinyatakan lolos administrasi itu untuk mengambil nomor tesnya ke panitia di BKD Provinsi sebelum tanggal 21 Juni. Hal itu sebagai syarat untuk mengikuti tes psikologis. Sedang waktu pelaksanaan tes akan dibagi menurut kabupaten dan kota,” jelas Roy. Ditambahkan, para calon praja IPDN tahun ini berasal dari anak berbagai kalangan dan pro-

fesi, bahkan sekitar 30 persen calon praja itu merupakan anak dari keluarga tidak mampu. Para calon praja itu sebagian besar berasal dari Kecamatan Bagan Sinembah dan Kecamatan Bangko. Sebagian besar calon praja itu adalah kaum wanita. Hal ini dikarenakan nilai minimal mereka yang rata-rata 7 telah memenuhi syarat. “Peserta tahun ini merupakan anak dari masyarakat berbagai profesi. Hampir 30 persen diantara mereka bahkan dari keluarga kurang mampu. Bahkan, setahu kami ada calon yang orang tuanya berprofesi sebagai petugas kebersihan,” sebut Roy. Roy berpesan kepada seluruh calon praja agar mempersiapkan diri, baik fisik maupun mental sebaik mungkin untuk mengikuti tes berikutnya. “Kita mengimbau para peserta yang akan mengikuti tes itu agar lebih giat lagi belajar dengan menambah ilmu dan bimbingan di rumah. Mereka juga harus menjaga kesehatan, karena hal ini merupakan salah satu syarat untuk lulus tes,” imbau Roy. Para calon praja yang akan mengikuti tes itu dikenakan biaya tes sebesar Rp350 ribu per orang. (bin) Perwajahan: ABDA


ANDALAS JUMAT

23

HARIAN VOKAL

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

LINTAS Mantan Bupati Aceh Utara Divonis 2 Tahun

BANDA ACEH (VOKAL)-Mantan Bupati Aceh Utara periode 2007-20012 Ilyas Abdul Hamid atau sering disebut Ilyas Pase divonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh. Mantan petinggi kombatan GAM Wilayah Pase itu terbukti terlibat kasus pembobolan kas Pemkab Aceh Utara senilai Rp220 miliar. Pada masa berkuasa, Bupati Aceh Utara Ilyas Pase bersama wakilnya Syarifuddin mendepositokan dana APBD ke Bank Mandiri Cabang Jelembar. Karenanya, mereka mendapat sorotan berbagai pihak yang berlanjut pada proses hukum. Vonis Majelis Hakim Tipikor yang dipimpin Hakim Ketua Arsyad Sundusin itu berlangsung Rabu (6/6) yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Majelis hakim mendakwa Ilyas Pase dengan UU Nomor 3 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi dan Pasal 55 Undang-Undang Hukum Pidana. Selain itu Ilyas juga diminta membayar denda Rp220 juta. "Kalau tidak membayar, harus diganti dengan masa kurungan ditambah 5 bulan," kata Arsyad. Putusan majelis hakim itu lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang meminta Ilyas dihukum 15 tahun penjara. Namun hakim hanya memvonis 2 tahun penjara. Ilyas Pase menjawab akan mempertimbangkan dulu putusan tersebut. (mic/rus)

Menkop: Kembalikan Beras Pessel ke Habitatnya PAINAN (VOKAL)-Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Syarif Hasan berkunjung ke Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Senin-Selasa (4-5/ 6) lalu. Ada kesan paling dirasakan. Syarif Hasan berpesan agar produksi beras Pessel dilabel Pasisia. "Kembalikan beras Pasisia ke ‘habitatnya’. Intinya Pesisir Selatan harus meningkatkan sistem pengolahan padi menjadi beras berkualitas sebelum dijual ke pasaran," kata Syarif. Selama ini, menurutnya, ia mendengar informasi dari Pessel menjual padi keluar daerah dan pengolahannya dilakukan di daerah lain. Ketika sudah menjadi beras berkualitas, justru dijual kembali ke Pessel selain ke daerah-daerah lain di Indonesia. Syarif Hasan berjanji memberi bantuan 1 unit Rice Milling Unit (RMU) ke Pessel dalam rangka menunjang sistem pengolahan beras berkualitas. Diharapkan ini dapat diikuti pengusaha pengolah beras di daerah ini. "Jadi bukan sekadar hasil olahannya saja yang berkualitas dan mendatangkan keuntungan lebih besar, dari sisi penyerapan tenaga kerja juga berdampak positif," anjur Menteri. Syarif mengimbau masyarakat menggerakkan usaha kecil menengah lebih giat lagi sesuai potensi yang dimiliki. Karena ekonomi utama masyarakat adalah petani, maka pengolahan hasil produksi pertanian sektor yang tepat di samping sektor-sektor lainnya. (pmc/rus)

ELEKTRONIK Hughes Antena Februari Ceria, Sekarang Pasang Indovision, TopTV & Yes TV Cuma 60 Rb. Hub : 0852 6580 8932/62921 (bs luar kota & No. sms) Okervision PKU (group MNC) Skr psg hanya 150 rb, free iuran 1 bln+paket sport&chanel KTV (Chanel Korea) 2 bln, pasti dpt liga Inggris dan EURO 2012. Ayo buruan Hub : 0853.5531.6249. bs psg luarkota Telkom Vision Mau langganan Telkom Vision?? Utk tempat Tinggal, hotel, wisma kantor dll. Hub : PT Citra Moraland Tlp : 0761 33934 HP. 0813 7802 2471. 0852 6493 9663, Nikmati tonton Kls dunia PT. Aha Multi Scane Jl. Soekarno Hatta Ruko Damai Langgeng Blok B 29 pku, jual & service jembatan timbangan/ Timbangan truck semua merk, kapasitas mulai 20 Ton s/d 100 Ton 0821 7336 9988 / 0761-61077 Ahli Service & Instalasi CCTV Online Pabx (jar, telepon) jar computer/Wireless Servis laptop, Komputer, Kwalitas dan harga ok, bergaransi Layanan Panggilan hub :0812 6638 2800 Elektro Teknik Servis Tukar tambah, pmasangan & pemeliharaan, baru & bekas AC, Spilit/windows, mesin cuci, kulkas, TV. Dispenser, kipas angin, Kompor gas dll hub : 0821 7232 9343 Jl. Srikandi No. 20 Pekanbaru

KOMPUTER Jual NOTEBOOK, Kredit Via Adira Finance di Bitcom Computer Hub Yanti 0852 7144 0554 Menerima Service Komputer, Panggilan, CPU, Laptop, Instalasi network, Warnet, Maintanance, Kamera CCTV dll Telp :0852 1556 8858 Multicom, Jl Delima Panam Service Komputer, alat pendukungnya/ semua jenis printer / jaringan computer. Jual computer, print second+beli, syarat legal. Hub : 0813 2879 3363/4886761 Arvicom Service, Segala kerusakan computer/laptop, printer , jual beli, accessories, dll. Bs antar jemput barang. Jl inpres simpang ( AURI) Pekanbaru. Hub : 0852 7878 1616 Penanggung jawab/redaktur: IDRUS YAMIN

Tongkang Penabrak Jembatan Barelang VI Berhasil Dievakuasi BATAM (VOKAL)-Tongkang APC Aussie 1 yang menabrak Jembatan Raja Kecil (Barelang VI) Rabu (6/6) dinihari lalu dan menabrak jembatan lagi Kamis (7/6) dinihari, berhasil evakuasi Kamis siang, sehingga mulai menjauhi jembatan. Dua kapal tunda dikerahkan untuk menarik tongkang menjauh dari jembatan. Proses penarikan dimulai sejak sekitar pukul 09.00 WIB. Pukul 12.40 WIB, tongkang mulai bergerak dari posisi semula yang menempel sisi barat dibentang ketiga jembatan. Bentang ketiga yang terungkit hingga 1 meter akibat tabrakan mulai turun. Tongkang terlepas dari jembatan pukul 13.21 WIB dan bergerak ke muara selat. Namun, tongkang tidak bisa segera ke luar selat. Di muara ada Pulau Penyambung yang membagi muara menjadi dua alur pelayaran. Alur juga berbelok menjelang ujung muara selat. Karena itu dibutuhkan ruang bagi tongkang untuk belok. Padahal, lebar alur saat surut kurang dari 40 meter. Sementara, lebar tongkang 33,55 meter dan membutuhkan alur lebih besar. Karena itu, proses evakuasi ditunda sementara waktu menunggu pasang yang dimulai selepas pukul 13.00 WIB. Saat pasang, lebar alur yang bisa dilewati tongkang bertambah. Polisi, kemarin, juga menutup alur pelayaran di sekitar Jembatan Raja Kecil untuk melancarkan proses pemindahan tongkang penabrak jembatan. Satu kapal patroli dikerahkan untuk bergerak di muara alur. Setiap perahu dan kapal yang mendekati alur segera diusir. Beberapa kapal kayu yang nekat masuk alur dihadang kapal patroli. Kembali Ditabrak Tongkang APC Aussie 1 ini, Kamis kemarin, menabrak lagi Jembatan VI. Sebelumnya, Rabu siang sekitar pukul 14.00 WIB, arus pasang sempat menjauhkan tongkang dari jembatan. Tapi pasang hanya membawa tongkang bergerak beberapa meter dari jem-

Butuh Tablet PC, Tp Kemahalan? Disini Solusinya, menyediakan tablet PC Merk Samsung galaxy Tab, Apple Ipad, terq, advan dg harga yg sangat bersahabat & nasional baru & bersegel. Hub : 0853 5539 5699

SERVICE Service Panggilan Mesin Cuci, Kulkas, Frezeer, TV, Amplifier, stabilizer, Sound system, kipas angin, instalasi listri dll. Hub : 0812 7518 6233, Bergaransi Sentosa Jaya Teknik, Cuci AC Rumah dan Kantor Rp. 40.000/Unit, Bongkar Pasang dan Perbaikan Langsung siap ditempat, juga melayani Tambah Freon, Hub : 0812 6821 3336/ 0761-3063335 Aries Teknis Service, Ditempat Bongkar Pasang AC, kulkas, Mesin Cuci, Dispenser, Kompor Gas, TV, Dll. Hub. 0761-7620133 / 0813 7173 6031Bergaransi, Melayani Luar Kota Inayah Elektronik, Rental AC, Blower Utk Berbagai Acara, Service AC, Pasang Baru, Mesin Cuci, Kulkas, Stabilizer, Jual Beli Second dan Baru, Hub : 0812 7662 319 / 0852 7865 9636 Berkah AC, Menerima Pasang AC, Service AC, Kulkas, Mesin Cuci, Bongkar Pasang AC, Dll, Hub : 0821 7438 6977 / 0761-7708193 CV Riau Jaya Service, AC, TV, Mesin Cuci, Dispenser, Kulkas. Hub : 0761-7086113 / 0813 7885 3641 Melayani Kontrak/Luar Kota Jaya Service, Ditempat, Bongkar Pasang, AC, Kulkas, Mesin Cuci, TV, Hub : 0761- 4851640 / 0813 6547 7080

PERCETAKAN PLTHN Sablon & Printing, Daftar Sgr Utk Dilatih Sbg Tenaga Sablon & Printing,Peserta Min SMP, Byr Pelatihan 500 Rb. Lm Pelatihan Lebih Kurang 1 Minggu,Min 10 Org, Syrat : Fhotocopy KTP, Ijzah. Hub : 0812 754 4924 Raja Kartu Nama, Hrg Mulai 100 Rb/ 6 Kotak, Juga Melayani Cetak Brosur, Bon 85 Rb/Rim, Pulpen 3500/Pcs, Jam Dinding 30 Rb/Pcs, Dll : 0813 7849 0050

batan. Tongkang tak bisa segera diseret menjauhi jembatan karena kapal penarik belum ada ketika itu. Pada Kamis dinihari, arus berbalik arah dan membawa tongkang kembali menghantam jembatan. Titik hantaman persis seperti kemarin, di dekat sambungan bentang tengah dan bentang pinggir. Akibatnya, bentang tengah sisi barat kembali terangkat 1 meter. Sebelumnya, bagian itu kembali sejajar dengan bentang lain, saat tongkang menjauhi jembatan. Anggota Tim Perancang Jembatan Barelang Jody Firmansyah mengatakan, empat dari enam Jembatan Barelang harus dijauhkan dari kapal dan tongkang. Jika tidak, insiden tongkang APC Aussie 1 yang menabrak Jembatan Raja Kecil Rabu (6/6) dinihari bisa terulang. Menurut dia, hanya perairan di jembatan pertama dan keempat yang dirancang sebagai alur pelayaran, sementara empat jembatan lain hanya dirancang untuk akses darat. "Seharusnya tak boleh ada kapal di sekitar empat jembatan," katanya, kemarin seraya mengatakan, hal itu dilakukan dengan pertimbangan kondisi alam bisa berubah. Perubahan itu bisa saja menyebabkan musibah, seperti insiden di Jembatan Raja Kecil. Menurut Jody, proses pemeriksaan jembatan diperkirakan berlangsung sebulan, dan proses perbaikan empat bulan. "Itu perkiraan sementara karena kami belum melihat struktur bawah jembatan," ujarnya. PT Batam Samudera yang mengelola APC Aussie 1, Rabu, menyatakan tongkang itu terseret arus sehingga menghantam jem-

PEMBIAYAAN Bank ANZ Pekanbaru, Kredit Tnpa Agunan, Syrt Mdh, Bunga Ringan, Ckup FC KTP, FC Krt Kredit,FC Billing & Cover BK Tabungan, Lmit Krt 3 X Pencairan. Nilai Pencairan 4 Jt sd 200 Jt. Hub : 0852 7144 8965 (Nita) Anda Butuh Uang, Cukup Dg BPKB Mobil/Motor, Pencairan Besar, Bisa Take Over, Mobil Anda Di Asuransikan. Hub : Aldi 0852 7173 6335/0852 689 6612

batan. Sebelum terseret, tongkang itu sudah buang sauh selama delapan bulan, sekitar 6 kilometer di barat jembatan. Sementara Direktur Pelayan

INT

Bahan Bakar Air Campur Etanol Dipatenkan MEDAN (VOKAL)-Universitas Sumatera Utara (USU) akan mematenkan bahan bakar campuran air dengan bioetanol untuk sepeda motor, hasil karya tim dosen dan mahasiswa Fakultas Matematika dan IPA USU. Dekan Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) USU, Sutarman di Medan, Kamis (7/6) mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan berkas-berkas yang akan diajukan ke Kemenkumham dalam upaya mempatenkan hasil karya tersebut. "Kita patenkan itu bahan bakarnya. Saat ini Tim Physics Research Group on Renewabie Energy and Green Sensor kami sedang mengurus Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk mempatenkan hasil

Mobil Tinja, Sedot WC, WC Tersumbat, Saluran Air Yg Ter-sumbat. Tanpa Di Bongkar. Hub : 0812 7650 812/0761481 2882/0813 7879 1979

KESEHATAN /KECANTIKAN / PIJAT /LULUR

SUI Message, Anda Ingin Rileks & Bugar Kami Siap Untuk Anda, Melayani Panggilan & Hotel, Silahkan Call Ke 0853 6446 2702

Butuh Dana Cepat, Cukup Jaminan BPKB Motor/Mobil Anda, Motor Th 2002, Mobil Th 1990, Proses Cepat dan Bisa Bantu Take Over Baik Mobil/ Motor, Hub : Herman 0852 1066 5860 Penambahan Modal Usaha, Sahabat Soempurna Sistem Syariah, Biaya Ringan Bisa Take Over, Jaminan Berupa SKGR, SHM, BPKB, Plafon 5-500 Jt, Syarat Berlaku Hub : Mahlil 0852 1366 4240

Melur Jaya, Melayani Urut Tradisional, Shiatsu, Thai, Dll. Alamat Jl. Melur Bawah No. 19 H & Arengka 1 (Komp. Taman Malibu Blok C-1), Hub : 0813 6568 6749 & 0813 7046 6883

Anda Butuh Dana Cepat, Cukup Jaminkan BPKB Mobil/ Motor Anda, Proses Cepat 1 Hari Langsung Cair, Data-Data Anda Bisa Di Jemput/ Diantar Ke Kantor Kami. Bagi yg Berminat Hub : 0813 7194 5978 Butuh Dana Cepat, Cukup Jaminkan BPKB Motor Anda, Proses Cepat Bagi yg Berminat Hub : 0761 - 861156 HP. 0852 7208 1133 / 0812 7632 738 Beli motor anda dgn harga tinggi

SEDOT WC / SUMUR BOR Ahli Mampet, Specialis WC Mampet, Sedot WC, Sedot Tinja, Saluran Air Mampet,Wastafel Bathub, Dll. Tanpa Bongkar & Tanpa Bahan Kimia, Bergaransi. Hub : 0761-7709422 / 0813 7115 5556 Raja Mampet, Mengatasi WC Mampet, Saluran Air, Bathtub, Cuci Piring,Sedot Tinja Dll, Bergaransi hub : 07614801744/0813 6540 2539 Jasa Mobil Tinja, Spesialis Sedot Tinja, Sedot WC, Wc mampet, Saluran Air Mampet,Westafel, Tanpa Bongkar Tanpa Kimia, Bergaransi Hub : 0761766 7321, 082172941118 Mobil Tinja, Sedot TPM, Mengerjakan Sedot WC dan Saluran Air Yg Tersumbat Tanpa Dibongkar, Bisa Kontrak dan Harian, Bisa Dalam dan Luar Kota, Hub : 0812 754 7635 / 0761-7621273

penanggung jawab tongkang. BP Batam yang mengelola jembatan dan PT Batam Samudera pengelola tongkang sudah menyepakati hal itu. (kpc,rus)

TONGKANG APC Aussie I ini kembali menabrak Jembatan Barelang VI, Kamis (7/6) dinihari.

Dahlia Bersaudara(Terapi kesehatan), Urut Tradisional, Anda Ingin Rileks, Pijat Refleksi, Luluran dan Pemijatan,Totok Seluruh Badan dan totok Wajah Kecantikan Tanpa Jarum pakai acupoints Health care Apparatus Alamat : Jl Rajawali Gg Anggrek No 69 Sukajadi Hp : 0821.7234.4679

Pinjam Dana, Modal Usaha, Syarat : BPKB, Sertifikat Tanah. Hub : Vika : 0812 1503 9917, Harto : 0853 6306 7955

Terpadu Satu Pintu Badan Pengusahaan (BP) Batam Dwi Djoko Wiwoho mengatakan, seluruh biaya pemeriksaan dan perbaikan dibebankan kepada

Hellen Massage, Menerima Panggilan Hotel, Semua Treatmen, Tradisional Massage, Thaikombo Massage, Tenaga Profesional Buka 24 Jam. Hub : 0821 6912 9918 Urut Tradisional Bu Sri, Melayani urut tradisional, Urut Hamil, Terkilir, Badan Capek2, Turun Perut, Salah Urat dan Luluran. Alamat : Jl. Kereta Api gg Pokat, HP. 0813 6869 4981,

PROPERTI / RUKO DIJUAL / TANAH Dijual Ruko, 6 Pintu di Jl. T.Bey. Simpng 3, Tiang Pancang Beton, 2 ½ Lt, Progress : Parkir Luas SHM, Terjual 4 Unit, Sisa 2 Unit. Hub : 0812 7571 9719, 0853 6568 7000 Dijual, 1 Unit Ruko 1 Lantai Lngkap Dg Usaha Bengkel & Sku Cdang, Lokasi Strategis, Jl. Bukit Barisan/ Kapau Sari, Lt 5 x31, LB 5x20, SHM IMB, Hrg 385 Jt Nego di Tmpat, Hub : 08127688223 Dijual Ruko, 2 Lt, di Komp Paninsula, Jl. Nangka dkt SKA, Kos aktif, full keramik, tambah bangunan Di blk, listrik 2200 watt. Hub : 0761-7004878 Dijual Cepat, Ruko Dlm Komp Nangka 2 Lt, 3 Unit, Hrg Nego dan Rumah 2 Lt di Villa Bunga Raya LB 100 LT 128. Hub : 0853 5571 8181/ 9841001 Ruko Dikontrakan, 2 Unit Ruko 3 Lantai Komplek Pertokoan Metropolitan City Giant. Yg Berminat Hub : 0817 6757 907/0812 7567 6640

Dijual Rumah: Terletak JLN.SULTAN SYARIF HASYIM NO.29, RT.01 RW.01 KELURAHAN KAMPUNG DALAM, SIAK SRI INDRAPURA, NO.HP.081282503422 DAN NO HP.085271949471 HARGA NEGO.(Lokasi Strategis)

Dijual Rumah, Jl. Gunung Agung No. 4 Pintu Angin Pku. LT/LB : 600 M/250 M. SHM. Lok : Sangat Strategis, Tengah Kota, Siap Huni..Hrg 1,4 M..Nego Hub : 0812 7640 092/0812 6895 1160 Dijual Rumah, Renovasi Lb 100, Lt 150 KT3, KM 2 Dapur Kitchen Set & Wastafel Full Trali, Listrik 1300 Smur Bor, Paving Blok, Full Krmk, Lok Perum Griya Insan Makmur, Blok A4, 220 Jt. Hub : 081275800736 Dijual Cepat, Rumah Baru Model Minimalis, Sngat Strategis di Jl. Cipta Sari No. 7 A, SHM, IMB Lengkap, PBB Lunas 2011. Dekat dg Kantor DPRD TK 1. Hrg Rp. 700 Jt Hub : 0811 756 674 Perum Vila Fajar Indah I Jl. Fajar Blok C/15. SHM LB/LT 84/150M2 3 KT, 2 KM Listrik 1300 watt. siap huni lokasi strategis 260 jt Hubungi: 0811909843 Dijual Rumah, Tipe 52 Jl. Suka Karya, 500 M Dr Jl. Subrantas Perum Malay Asri 2 Blok A, No. 1 di Belakang Ruko. Hrg 250 Jt Nego. Peminat Hub : 0831 8795 4759/0853 5634 9458 Dijual, Rumah 2 Unit Jl. Sail Type 77/ 281 M2 dan Type 70/250 M2. Lantai Full Keramik, Pagar Keliling, Halaman Luas. Hub : Pilar Properti 07617785876, 0812 6811 5007 Dijual, Tanah Perumahan 46 x 36 Ada Perumahan Pagar Keliling di Jl. Tanjung Jaya Ujung/Jl. Kandis Ujung Harapan Raya. Hub : Bpk Anto 0812 681 7723 Dijual Tanah, Dekat Villla Sakinah/ Belakang Lembaga Luas Tanah 448 M2 SHM Harga 150 Jt Nego. Ukuran P27 x L 18 Hub : 0853 7495 3800/0853 6486 1975 Dijual Tanah, 20 x 30 Dg Rumah Type 36 di Jl. Purwodadi Ujung, Samping Acik Ponsel Panam. Hub : 0812 751 6494 Dijual Tanah, Luas 5900 M, SHM, Lok Strategis di Tepi Jl. Besar Yos Sudarso Rumbai Tnh Keras & Datar, Bs Masuk Truk Container, Cocok Utk Prumahan, Gudang Kantor, Hrg 350 Rb/M, Nego Hub : 0812 758 6040 Dikontrakkan Rumah, Keramik, Pagar, bisa msk mobil, S.Bor, listrik, 2KT, RT,RK, dpr, 1 KM, Arengka/ Rowo Bening Asabri D6.6 Jt/Th, Kios Dlm pasar panam, 3.5 Jt/Th teras utk jual minum, 200 rb/bln nego hub : 0812 7633 993

penelitian itu," katanya. Apakah hasil karya itu nanti akan diproduksi secara massal, Sutarman mengatakan, hal itu akan dilakukan, namun lebih dulu dimodifikasi terhadap wadah bahan bakar tersebut sehingga mudah dipasangkan ke sepeda motor. "Dana penelitian ini dari DIKTI dan juga hasil swadaya dari beberapa donatur lainnya. Kami berharap bahan bakar ini dapat menjadi produk unggulan dalam dunia sumber daya energi sehingga bisa diproduksi secara massal," katanya. Ketua Tim Peneliti Tulus Ikhsan Nasution mengatakan, bahan bakar tersebut merupakan campuran air dan bioetanol sehingga

Dijual Tanah, Luas 4 Ha, kedataran 85%, cocok utk perumahan. Lok hangtuah ujung blkng RCTI, satu setengah KM dr Jl. Raya Hangtuah. Hub : 0852 7480 6299 Disewakan Tanah, Lok Jl. Arengka 1 Depan Eka Hospital sdh ditimbun, uk 50 m x 176 m Hub : 0812 7601 001/0878 9337 1001 Dijual Segera, Tanah depan SMP 35, posisi ltr U, luas 1.406 M2, SHM, lok simp 3, sangat strategis, kodya pku dan tanah di depan perum bahtera regency, luas 894 M, simp 3 pku. Hub : 0853 7526 0260 Dijual SGR, Sebidang tanah utk uk 463 M2/SHM, lok jl. Murai rumbai lok strategis, pinggir jalan aspal, dekat kantor camat pesisir raya rumbai, pagar jl besar, nego. Hub : 0813 7859 2777/0853 7484 0102

menjadi tenaga hidrogen yang kemudian berfungsi menggerakkan mesin sehingga sepeda motor dapat dijalankan. "Bioetanol cairan alternatif untuk dijadikan bahan bakar kendaraan di Amerika dan Brazil, akan tetapi penggunaan bioetanol di negara itu masih bergantung pada bensin. Sedangkan temuan kami ini menggunakan air," katanya. "Bioetanol sangat murah dan mudah didapatkan, karena pada dasarnya cairan ini hasil fermentasi tumbuh-tumbuhan seperti kulit pisang, ubi, kentang dan juga ramah lingkungan," katanya. (wpc/rus)

Citra Sari Rental, Menyewakan mobil tahun tinggi Avanza, Xenia untuk bulanan, mingguan dan harian. Hubungi : 0811 765 325 Rent Car, Perbulan menyewakan mobil Avanza G tahun tinggi, khusus pemakaian perbulan. Hubungi : 0852 7244 2922 PT. Riau Kencana Wisata, Tiket pesawat udara hrg promo. HP 0852 6560 1313/0761-31947. Tiket antar alamat/kirim via email, sewa bus pariwisata, tour & umrah. Jl Monosari No. 2 ( Belakang DPRD Prov Riau) Pku Akbar Rental, Menyewakan mobil Avanza, Xenia, Droping Luar Kota. Hubungi : 0811 759 071 / 0852 6319 0071

RENTAL / TOUR TRAVEL Mandiri Rental, Menyediakan Mobil Inova, Grand Livina, Avanza, Untuk harian, mingguan & bulanan. Hub : 0852 7870 4900 Charter Murah, Bus Pariwisata ekonomi 27 seat, mobil mewah pajero sport, mobil murah Toyota kijang 1500 CC, mulus, bagasi luas, AC, Rp. 150 rb/12 jam. Hub : 0812 7593 526 Pick Up Rental, Menyewakan Mobil Pick Up 2011 buat angkutan, barang kantor, rumah/kos, dlm kota/luar kota harian/mingguan & bulanan. Hub : 0852 7128 7580/0813 6521 4153 Rental Mobil Avanza, Tahun tinggi utk harian, mingguan, dan bulanan Hub : Succes Rentcar HP : 0813 6560 1031 Rental Mobil Jaya, Menyewakan mobil tahun tinggi, Avanza, Xenia, Innova. Hubungi : 0853 7403 9993 Rental Alat Berat, Crane Torano, Crawler Crane 35 T, Buldozer CGH, Excavator, Dump Truck Fuso HD, Compactor, Grader 12 H. Hubungi : 0812 7511 245 Garuda Teknik, Menyewakan dan menjual scaffolding (peranca) pindah alamat ke jalan belut No. 1 masuk dari jalan Fajar lb baru barat Hub : 0813 7119 8302 Perwajahan: HASAN


CMYK

24

HARIAN VOKAL

Entertain

JUMAT

8 Juni 2012/18 Rajab 1433 H

LINTAS Piala Eropa 2012 Segera Tiba

Donna-Darius Siap Taruhan

PARA pecinta sepak bola sebentar lagi akan dimanjakan dengan tontonan bintang-bintang lapangan hijau kenamaan dari Eropa dalam ajang Piala Eropa 2012. Sebagai pasangan selebritis yang menyukai sepak bola, Donna Agnesia dan Darius Sinathrya tidak akan melewatkan pertandingan tim favoritnya. Meski mereka pasangan suami istri, untuk tim favorit, Donna dan Darius tidak sama. Sejak dulu Donna sangat menjagokan Belanda dan ia berharap di Piala Eropa kali ini tim kebanggaannya tersebut bisa menang. "Aku pegang Belanda. Mudah-mudahan Belanda menang. Sudah tahun 1988 nonton kelas 3 SD dan Belanda juara. Sampai sekarang aku suka," kata Donna. "Negara, aku suka Argentina. Eropa aku suka Spanyol, karena nyerang terus," sahut Darius tak mau kalah. Tak ketinggalan, untuk menambah serunya ketika menonton tim favoritnya main, mereka terkadang taruhan. Jangan salah sangka dulu, taruhan mereka sangat unik, bagi siapa yang tim pilihannya kalah harus memijit yang timnya menang. "Kadang seru nonton, nebak skor, yang kalah mijitin atau temanin atau bayarin jalan. Spanyol itu difavorit menang," pungkas Darius saat dijumpai di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (6/6) kemarin. (klc/may)

Punya Indera Keenam

Donita Bisa Lihat Setan PESINETRON Donita ternyata mempunyai indera keenam. Bahkan, ia juga kerap melihat mahkluk halus alias setan. "Aku memang bisa sixth sense, dulu takut kalau melihat makhluk-mahkluk kayak gitu, sekarang juga masih tetap takut," akunya saat ditemui di kantor MD Entertainment, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (7/6). Perempuan bernama lengkap Noni Annisa Ramadhani itu juga kerap melihat mahkluk halus di lokasi syuting. Saking seringnya, hal itu pun sudah dianggapnya biasa. "Pernah beberapa kali syuting ngeliat yang kayak gitu. Tapi sekarang nggak terlalu lagi," akunya. Merasa terganggu, Donita pun melakukan beberapa terapi untuk menghilangkan indera keenamnya itu. "Itu trauma, sekarang lagu coba hypnoterapi sudah setahun lalu, dan sekarang nggak sehisteria dulu," tuturnya. (dhc/may)

Penanggung Jawab/Redaktur: FITRI MAYANI

SEBAGAI anak yang berpenghasilan lebih, wajar jika Ayu Ting Ting memberikan kado spesial untuk sang ayah, Abdul Rozak yang berulang tahun ke-50 tahun. Ayu menghadiahkan sebuah mobil kepada sang ayah. "Itu memang niat saya, janji saya, cuma pas waktu belinya pas bapak ulang tahun," ujar Ayu Ting Ting di Jakarta Selatan, Rabu (6/6) malam. Abdul Rozak pun merasa bersyukur di hari bahagianya diberikan kado spesial oleh sang putri tercinta yang kini sukses dengan karier menyanyinya. "Bersyukur banget sudah bisa dibeliin mobil sama Ayu," ucap Abdul Rozak sambil memandang ke arah putrinya. Meskipun dihadiahi mobil oleh sang putri, Abdul Rozak mengakui dirinya sebenarnya belum bisa mengemudi. Maka, Ayu pun sekaligus mengajari sang ayah untuk mengemudikan mobil itu. "Yang ngajarinnya juga Ayu sendiri, alhamdulillah sekarang udah bisa sedikit-sedikit, baru maju doang, belum bisa mundur," ujar Abdul sambil tertawa. (dhc/may)

Putri Bruce Wilis Ditangkap Gara-gara Minum Alkohol ANAK berulah, bapak pula yang repot. Ungkapan itu tengah menimpa aktor Bruce Wilis ketika putri dari pernikahannya dengan Demi Moore, Scout Willis ditangkap polisi. Scout ditangkap karena minum alkohol. Scout yang saat ini berusia 20 tahun dianggap masih di bawah umur untuk diperbolehkan minum alkohol. Kabarnya, ia memakai KTP palsu untuk mengelabui polisi yang ingin menangkapnya. Ia pun ditangkap oleh kepolisian New York karena minum minuman keras di tempat umum. Menurut keterangan polisi, Scout pada Senin (4/6) lalu terlihat menenggak sebotol bir di kawasan Union Square, New York. Saat polisi mendatanginya, ia pun menunjukkan kartu identitas palsunya dengan nama Katherine Kelly. Seperti diberitakan Daily News New York, Kamis (7/6), Scout sempat mengelak tentang tudingan memakai KTP palsu. "ID pertama bukan milikku, teman saya memberikannya kepada saya," tutur Scout. Namun sangkalan putri bintang film 'Armageddon' itu tak bisa diterima pihak kepolisian. Scout pun akan duduk di kursi pesakitan pada 31 Juli mendatang dengan tudingan tindak kriminal ringan. Saat ini, Scout dibebaskan sambil menunggu persidangan. (dhc/may)

Perwajahan: ZULQIFLI

Harian Vokal edisi 8 Juni 2012  

Santun Mengkritisi, Cerdas Menyikapi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you