Page 1

CYAN YELLOW MAGENTA KEY

Website: www.harianvokal.com Email: harianvokal@gmail.com

Harian Vokal

SENIN 3 DESEMBER 2012 19 MUHARAM 1434 H EDISI 793/TAHUN IV Harga Langganan

Rp50.000/bulan Luar Kota+Ongkos Kirim

Santun Mengkritisi, Cerdas Menyikapi

Rp2000 (Pekanbaru) Rp3000 (Luar Kota)

28 Halaman (3 SESI)

Pegiat Antikorupsi Desak KPK ke Rohil  Buktikan Koruptor Kebal Hukum  Laporan Masyarakat Diabaikan PEKANBARU (VOKAL)-Pegiat antikorupsi di Riau mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun ke Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengusut dugaan korupsi di daerah ini. Desakan itu mendukung tuntutan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Rokan Hilir (Ipemarohil) di Jakarta, Jumat (30/11) lalu, yang juga mendesak KPK turun ke Rohil untuk membuktikan dugaan korupsi pejabat Rohil. LAPORAN:

RIDWAN A & ZULFIKRI /PEKANBARU Desakan itu disampaikan aktivis Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau dan Indonesia Monitoring

POHON MUNIR UNTUK MELAWAN LUPA-Istri pejuang HAM mendiang Munir Said Thalib, Suciwati, berada di bawah pohon yang dihiasi gambar suaminya yang bertema "Mewarnai Cak Munir Melawan Lupa" di Alunalun Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (2/12). Sejumlah budayawan Indonesia dan pegiat HAM, antara lain Arswendo Atmowiloto, Butet Kartarajasa, Goenawan Muhammad, Romo Sindhu, Djaduk Ferianto, Hendardi, dan aktivis HAM Usman Hamid hadir di makam Munir untuk mengenang perjuangan Cak Munir menghapus pelanggaran HAM.

Development (IMD), menanggapi sikap Ipemarohil menuntut KPK melakukan pembuktian dugaan korupsi pejabat Rohil. Fitra dan IMD juga mendesak dituntaskannya berbagai

Bersambung...Hal 7

3 DESEMBER 2012 / 19 MUHARAM 1434 H

SHUBUH 04:43

DZUHUR 12:07

ASHR 15:32

MAGHRIB 18:9

ISYA 19:22

Bagan Siapi-api + 4 mnt, Bangkinang + 2 mnt, Bengkalis - 3 mnt, Dumai -2 mnt, Pangkalan Kerinci - 2 mnt, Pasir Pengarayian + 5 mnt, Rengat - 4 mnt, Selat Panjang - 5 mnt, Siak - 2 mnt, Tembilahan - 7 mnt

INT

 Syukuran HUT ke-3 Harian Vokal Pelanggan PLN Jaksa Kejati Ngaku Merasa Dicurangi Optimis Menjadi Media Terkemuka  Bantah Konsumsi Narkoba

Terjaring di Hotel PEKANBARU (VOKAL)-Salah seorang jaksa yang bertugas di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau berinisial IS, mengaku ikut terjaring dalam razia yang dilakukan Tim Propam Polresta Pekanbaru di Hotel Rainbow, Jalan Khadijah Ali, Kecamatan Senapelan Pekanbaru, Jumat (30/11) sore lalu. Selain jaksa IS, di hotel yang sama, juga terjaring dua anggota Polda Riau. Namun IS membantah dirinya terjaring saat

mengonsumi narkoba. Dia pun membantah terjaring dalam kamar yang sama dengan 2 anggota Polda Riau, yakni RR dan WR. "Siapa yang bilang saya pakai narkoba. Saya tidak menggunakan atau mengonsumsi narkoba di hotel itu," kata IS ketika dikonfirmasi Harian Vokal melalui telepon seluler, Minggu (2/12). "Saya pun tidak bersama anggota Polda di kamar tersebut

Bersambung...Hal 7

 Listrik Padam Tak Beraturan PEKANBARU (VOKAL) Sejak November lalu hingga saat ini pelanggan listrik PLN di wilayah Riau, khususnya Kota Pekanbaru mulai merasa tidak nyaman akibat sering padamnya listrik secara tak beraturan. Masyarakat konsumen listrik yang merasa dirugikan menilai PLN curang dan tidak adil atas ketatnya sistem pembayaran yang tak diimbangi baiknya kualitas layanan arus listrik.

Kekesalan tersebut banyak dilontarkan warga Pekanbaru, termasuk melalui jejaring sosial facebook maupun blackberry messenger (BBM). Seperti diungkapkan Wati, salah seorang warga Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan Pekanbaru yang sangat kecewa atas padamnya listrik pada, Jumat (30/11) malam sekitar

Bersambung...Hal 7

ANDIKA

PEMIMPIN Redaksi Harian Vokal Tun Akhyar (tengah), didampingi Manajer HRD Yube Media Group Irfan Tanjung (2 kiri), Pemimpin Perusahaan Gerry Nasri (2 kanan) dan Wakil Pemimpin Redaksi Vokal Hasan Basril (kanan) meniup lilin HUT ke-3 Harian Vokal, Sabtu (1/12).

ANDA KE JAKARTA..?

?

Transport

How Much To Go To How Far How Long Time How Extra Charge

FIX PRICE

ANGKOBA

Jemput di Bandara. Tidak perlu antri TAXI berjam-jam di Bandara Soekarno Hatta

Antar kemana saja. Booking 6 Jam Awal Bandara ke Jakarta Pusat Rp. 130.000 dari Jakarta Pusat ke Bandara Rp. 100.000

INFO HUB: HP. 0858 8817 3689 / 0813 8315 0046 website : www.angkoba.com

 Harian Vokal di Hati Anda, Klik: www.harianvokal.com Penanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN ALKALAM

CYAN YELLOW MAGENTA KEY

 Iklan : Harmen Fadly 0812 7575 1116

PEKANBARU (VOKAL) Usia ketiga tahun menjadi sinyal menuju kedewasaan sebuah media untuk tetap eksis dan berkembang, tak terkecuali Harian Vokal, yang Sabtu (1/12) kemarin genap berusia tiga tahun. Vokal yang mulai terbit 1 Desember 2009 lalu, yang kemudian mengusung tag line "Santun Mengkritisi, Cerdas Menyikapi" itu ke depannya diyakini

Bersambung...Hal 7

BANYAK cara dilakukan selebritas Tanah Air untuk mempercantik wajah. Walau sudah memiliki kecantikan alami, namun sebagian dari mereka memilih botox atau bedah plastik demi meningkatkan rasa percaya diri.

I

ndeks......

Bersambung...Hal 7

 20 Km Jalinsel Rusak Parah ......................................................14  Highway Pekanbaru-Danau Bingkuang Tuntas Setahun ..15  Kelurahan Sri Meranti Langganan Banjir ..........................23

 Langganan Koran : Bambang 085355385678 Perwajahan: IDRIS MUCHNI


NASIONAL

2

HARIAN VOKAL

SENIN 3 Desember 2012/19 Muharram 1434 H

Ketua MA: Pemilik Media Ancam Kebebasan Pers Jakarta-Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, menilai saat ini sejumlah pemilik media sudah mulai mengancam kebebasan pers. Dia menunjuk praktik yang lazim terjadi di sejumlah media, yakni pemilik modal bisa mencampuri kebijakan editorial di ruang redaksi, sebagai bukti nyata ancaman itu.

"Campur tangan pemilik modal ke dalam ruang redaksi bisa mempengaruhi pemberitaan," kata Mahfud dalam dis-

kusi panel pada Kongres Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Minggu (2/12). Selain intervensi pemilik modal, Mahfud menunjuk kekerasan terhadap jurnalis sebagai faktor kedua yang mengancam kebebasan pers. "Ancaman ini justru datang dari kelompok masyarakat, berupa penganiayaan dan intimidasi pada pers," kata Mahfud.

Masih terancamnya kebebasan pers ini, kata Mahfud, disebabkan oleh dua faktor. Pertama, Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers tidak mengatur pasal mekanisme perlindungan terhadap jurnalis. Peraturan buah reformasi 1998 itu hanya mengatur soal kebebasan, tapi tidak banyak bicara soal perlindungan jurnalis. "Mungkin karena waktu itu dibuat buru-buru,"

katanya. Faktor kedua, kata Mahfud, disebabkan oleh belum adanya kesepahaman di antara semua pemangku kepentingan di bidang hukum soal mekanisme peradilan dalam sengketa pemberitaan. Sebagian pihak menilai pemidanaan untuk pers sama sekali terlarang, sementara pihak lain masih bersikeras mengacu pada hukum pidana.tnr,hab

PKB Pinang Rhoma Jadi Capres JAKARTA-Rhoma Irama yang bertekad maju sebagai capres dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, mengadakan pertemuan di Restoran Al Jazirah, Jl Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu siang (2/12). PKB menyatakan siap meminang Rhoma Irama sebagai calon presiden pada pemilu 2014 mendatang. "Saya sama sekali tidak ada ambisi sebenarnya. Cuma, karena saya telah diberi kepercayaan oleh para ulama dan

AYUR VEDA

para tokoh politik Islam, dan Alhamdulillah PKB juga sudah memberikan kepercayaan kepada saya, maka saya menyatakan siap tampil sebagai Capres 2014 nanti," ujar Rhoma setelah bertemu dengan Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin Iskandar, di Ruang VIP restoran tersebut. Muhaimin juga menegaskan keyakinannya bahwa Rhoma adalah capres dari PKB. PKB akan mengadakan pembicaraan lanjutan terkait pencapresan sang raja dangdut yang

dikenal identik dengan ungkapan "sungguh terlalu" ini. "Saya yakin kandidat dari PKB adalah Bang Haji. Saya sebagai Ketua Umum melirik Bang Haji sebagai sosok alternatif buat pencapresan. Kalau Bang Rhoma sudah positif mau nyalon, kami dari PKB akan membicarakan lebih lanjut untuk pencapresan Rhoma Irama," tutur Muhaimin. Rhoma Irama terlihat mengenakan kemeja lengan panjang warna biru tua, sementara Muhaimin mengenakan kemeja lengan pendek warna putih. Selain mereka berdua, beberapa fungsionaris PKB lain juga tampak hadir Ketua DPP PKB yang juga menjabat Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Helmy Faisal Zaini. Helmy mengatakan bahwa PKB adalah partai yang gemar lagu dangdut. "Di sini kami pengen bilang bahwa PKB merupakan masyarakat dangdut. Setelah ini nanti akan ada "Konser Kebangkitan Bangsa" yang didukung oleh Bang Haji," ucap Helmy.dtc,hab

saptarishi Pusat Pengobatan Tulang Sendi dan Mata Tanpa Operasi / Herbal

PUSAT PENGOBATAN HERBAL TANPA OPERASI IZIN NO. : 24/DINKES/BATARA/2012

MENGOBATI :

- KATARAK - GLUKOMA - SYLINDER - MATA MERAH - MATA BERLEMAK - GATAL - GATAL - DLL

JUGA MENGOBATI :

- AMBEIEN/WASIR - LEMAH SYAHWAT - EJAKULASI DINI - MIN / PLUS - RABUN JAUH/DEKAT - BUTA WARNA

KEMANAPUN ANDA BEROBAT TIDAK SEMBUH, KAMILAH SOLUSINYA

CUKUP 1X PENGOBATAN TANPA EFEK SAMPING Buka Pu kul 08 - 19 W IB

Jl. Sam Ratulangi No. 21 (Depan City Hotel) Pekanbaru

MR. AMAR HP. 0823 8715 5558

Kami dapat Memberikan GARANSI Penanggung Jawab/Redaktur: HASAN BASRIL

Dapat Mengobati Mata : - Glukoma - Mata berair / Merah - Iritasi / Infeksi - Silinder - Buta Warna - Rabun - Katarak - Dll

Dapat Mengobati Tulang : - Osteoporosis - Nyeri Tulang - Sakit Pinggang - Reumatik - Asam Urat - Syaraf Kejepit - Pengapuran - Tulang Keropos

Alamat : Jl. Soekarno Hatta (Arengka I) No. 36 G Pekanbaru

Telp. 0812 8802 8199 Buka Setiap Hari. Mulai Pukul 08.00 - 18.00 WIB Perwajahan: ANDIXER


3

INTERNASIONAL SENIN

3 Desember 2012/19 Muharam 1434 H

HARIAN VOKAL

Terowongan Ambruk di Jepang, Korban Hangus TOKYO (VOKAL)-Terowongan tol Sasago yang terletak 80 kilometer barat Tokyo, Jepang, Amruk, Minggu (2/12). Regu penyelamat Jepang menemukan sejumlah jasad yang terbakar. Mereka ditemukan di dalam mobil yang terperangkap setelah terowongan rubuh. Namun, belum diketahui jumlah pasti korban akibat ambruknya terowongan di Prefektur Yamanashi, sekitar 80 kilometer di barat Tokyo itu. Tapi, setidaknya tujuh orang dilaporkan hilang. Dilaporkan Japantoday, seorang saksi mata menggambarkan adegan mengerikan saat beton-beton terowongan berjatuhan menimpa mobil-mobil yang lewat, sekitar

Penanggung Jawab/Redaktur: SAADUDDIN

pukul 8 pagi waktu setempat. Dua mobil terlihat hancur akibat 'hujan' beton tersebut. Sementara satu mobil terbakar saat sebuah panel langit-langit terowongan jatuh dan menimpanya. Sejumlah pengemudi tampak keluar dari terowongan yang gelap setelah berhasil menghindari puing-puing atap terowongan yang berjatuhan, setelah meninggalkan

mobil mereka. “Ketika sedang mengemudi di terowongan, potongan-potongan beton jatuh tiba-tiba dari langitlangit,” kata seorang pria berusia sekitar 30 tahun kepada televisi NHK. “Saya takut saat melihat sebuah mobil hancur terbakar. Saya langsung meninggalkan mobil dan berjalan selama sekitar satu jam untuk keluar dari terowongan.” Seorang reporter NHK, Yoshio Goto, sempat terperangkap saat atap terowongan mulai runtuh, Goto langsung menekan pedal gas mobilnya secepatnya dan akhirnya berhasil keluar terowongan. “Tapi agak terlambat dan sejum-

Puluhan orang bergegas menyelah reruntuhan langit-langit [tero- mereka secara visual tetapi belum wongan] telah berjatuhan jatuh di membawa mereka ke luar untuk lamatkan diri dan meninggalkan atap mobil saya. Aku terus menekan pemeriksaan lebih dekat," kata kendaraan mereka di jalur lalu lintas tol tersebut. Seorang saksi mengaku pedal dan berhasil keluar,” katanya. seorang pejabat. Media ini juga melaporkan, tim harus berjalan selama satu jam untuk “Baru setelah selamat saya sadari setengah atap mobil telah hancur.” penyelamat terpaksa menghentikan menemukan mulut terowongan. Insiden ini merupakan kecelaDia menambahkan asap hitam sementara proses penyelamatan langsung muncul dari lokasi am- karena terowongan tersebut dinilai kaan terburuk di Jepang sejak 1996, bruknya terowongan. "Dan seper- masih labil sehingga berbahaya. ketika sebuah terowongan runtuh tinya ada api di dalam terowongan Sebab, sejumlah pakar mengingat- dan reruntuhannya menghancuritu. Asap hitam ini menghambat kan, puing-puing terowongan ma- kan mobil-mobil dan bus-bus, menewaskan 20 orang. (bbc/rts/sad) petugas penyelamat untuk melihat sih mungkin jatuh lagi. dan mencapai titik penyelamatan, sekitar 2 km dari pintu keluar Tokyo. "Sistem ventilasi terowongan tidak bekerja, sehingga kami tidak bisa melihat ada apa 1 meter di depan kami," kata Kazuya Tezuka, seorang petugas pemadam kebakaran. Sementara kru penyelamat juga tak bisa masuk lebih jauh ke dalam akibat asap hitam tebal yang keluar dari terowongan. Dilengkapi alat bantu pernafasan, mereka sempat masuk hingga sepertiga jalan ke dalam terowongan. Mereka menemukan, panel langit-langit sepanjang 70 meter ambrol dan menghancurkan setidaknya dua kendaraan. Salah satu petugas mengonfirmasi korban tewas pertama. "Apa yang kami temukan mirip mayat di INT dalam kendaraan, mereka menghi- POLISI dan petugas pemadam kebakaran berkumpul di terowongan Sasago di Chuo Extam. Kami telah mengkonfirmasi pressway, Otsuki, prefektur Yamanashi, Jepang, yang longsor pada hari Minggu (2/12).

Perwajahan: HASAN SHOLIHIN


4

OPINI

SENIN

HARIAN VOKAL

TAJUK Berantas Korupsi Ala Jokowi SEJAK dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 pada Senin, 15 Oktober 2012 lalu, langkah-langkah yang ditempuh Joko Widodo terus menjadi perhatian publik, karena dianggap aneh namun sangat diharapkan dan menguntungkan masyarakat. Mulai dari blusukan (intensif mengunjungi warganya di pelosokpelosok Jakarta), inspeksi mendadak ke berbagai instansi/sarana pelayanan publik, tidak menggunakan foreder, menetapkan upah minimum Provinsi DKI Jakarta tahun 2013 Rp2,2 juta, meluncurkan kartu sehat dan kartu pintar, menunda menyetujui proyek MRT dan lain-lain. Langkah aneh dan luar biasa terbaru yang ditempuh Jokowi adalah menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di gedung lembaga antirasuah tersebut di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (27/11) lalu. Jokowi menyambangi pimpinan KPK untuk membicarakan kerja sama pemberantasan korupsi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan KPK. Dalam pertemuan antara Jokowi dengan pimpinan KPK tersebut disepakati, KPK diberi akses seluas-luasnya mengawal transparansi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta mulai tahun 2013. Pengawalan KPK terhadap APBD DKI tersebut mulai dari proses penganggaran hingga penggunaannya. Tidak hanya kepada KPK, Jokowi juga akan memberikan akses seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat untuk mengawasi penggunaan APBD DKI tahun 2013. Untuk itu, bila APBD DKI 2013 sudah rampung nantinya, Jokowi berjanji selain memuatnya di media online milik Pemprov DKI Jakarta, juga akan dituangkan ke dalam bentuk poster. Poster itu nantinya akan dipasang di setiap kantor kelurahan hingga pos RW, sehingga seluruh masyarakat dapat mengetahui dan turut melakukan pengawasan. Langkah yang ditempuh Jokowi ini jelas berbanding terbalik dengan sikap para kepala daerah di Indonesia, termasuk di Riau. Selama ini, para kepala daerah terkesan memperlakukan APBD tersebut sebagai rahasia negara, sehingga menutup akses bagi masyarakat untuk mengetahuinya, mulai dari pembahasan hingga penggunaannya. Langkah ini diduga sengaja ditempuh para kepala daerah untuk menghalangi masyarakat mengkritisi proses penganggaran dan penggunaan APBD. Dengan tertutupnya peluang bagi masyarakat mengakses proses pembahasan dan penggunaan APBD, maka penyalahgunaan APBD sangat sulit dilacak. Salah satu bukti bahwa selama ini kepala daerah memperlakukan APBD seperti rahasia negara adalah sulitnya bagi media massa mendapatkan buku APBD. Tidak jarang berbagai alasan bodoh-bodoh dikemukakan pejabat pemerintah daerah untuk menolak memberikan atau meminjamkan buku APBD kepada pihak media massa. Misalnya, dengan mengatakan buku APBD-nya hanya satu eksemplar, sehingga mereka tidak mungkin memberikan dan keberatan meminjamkan dengan dalih takut nantinya hilang. Atau berdalih, bahwa buku APBD-nya lagi diperbanyak, padahal sudah melewati pertengahan tahun anggaran. Parahnya lagi, ada pejabat Pemda dengan bodohnya mengatakan, bahwa buku APBD tidak boleh dipinjamkan tanpa melalui persetujuan kepala daerah. APBD merupakan dana publik, karena itu semua masyarakat berhak mengetahuinya, mulai dari proses penganggaran hingga penggunaannya. Sebelum disahkan menjadi APBD, seharusnya Pemda dan DPRD memberikan kesempatan kepada masyarakat mengkritisi dan menyampaikan masukan. Kenyataannya, jangankan masyarakat luas, anggota DPRD pun banyak mengaku tidak mendapatklan akses untuk mengetahui proses pembahasan dan penggunaan APBD. Malah ada anggota DPRD yang mengaku tidak bisa mendapatkan buku APBD. Ini membuktikan bahwa selama ini selalu ada niat buruk dari para oknum pejabat eksekutif dan legislatif terhadap APBD. Kita berharap semua kepala daerah punya keinginan meniru langkah yang telah ditempuh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, yakni memberikan akses seluas-luasnya kepada KPK melakukan pengawasan proses penganggaran dan penggunaan APBD serta memberikan peluang kepada masyarakat ikut memantau penggunaan APBD. Bila ada kepala daerah yang tidak berani meniru langkah Jokowi, bisa dipastikan bahwa ada niat buruk dari kepala daerah tersebut untuk 'merampok' dana APBD.*#

P ojok Sindir

Banjir dan Macet Jadi Momok BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi pada Januari-Maret 2013, puncak musim hujan terjadi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Curah hujan dipastikan jauh lebih tinggi dari saat ini. Tak pelak, permukiman warga Jakarta yang rawan banjir, dipastikan bakal digerus air bah lagi. Masyarakat diingatkan agar mewaspadai banjir yang berdampak kemacetan parah lalu lintas di jalan-jalan Ibu Kota. Mengapa banjir menjadi penyakit akut tahunan yang tak kunjung terselesaikan? Gubernur - Wakil Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo - Basuki Tjahaja Purnama yang mengusung jargon "Jakarta Baru" ditunggu-tunggu gebrakannya. Warga Jakarta pun menuntut Jokowi-Basuki agar secepatnya membuat gebrakan yang benar-benar langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ekspektasi warga terhadap Jokowi-Basuki telanjur tinggi untuk dua masalah krusial, banjir dan kemacetan. Yang pasti, untuk mengatasi banjir Jakarta juga harus menyelesaikan masalah di hulu. Di sana ada Provinsi Jawa Barat, Provinsi Banten, dan Provinsi DKI Jakarta sendiri. Pemerintah provinsi ketiga daerah ini dituntut bahumembahu melakukan pembenahan total untuk mengatasi banjir. Program pembenahan setiap sisi sungai, tak hanya kali di Jakarta, mutlak harus dilakukan. Mengatasi banjir karena alam dan ulah manusia tak mungkin dapat dilakukan hanya dalam waktu 1-2 tahun karena harus menyelesaikan hulu dan hilirnya. Terkait ancaman banjir yang berdampak pada kemacetan di Jakarta, wartawan Harian Umum Suara Karya, Yon Parjiyono dan

SEBELUM penulis membahas tentang judul di atas perlu kiranya dijelaskan bahwa tulisan ini tidak bermaksud mendegradasi para TKI. Tapi dengan berpikir secara kontekstual dan didukung dengan beberapa argumentasi, penulis bermaksud untuk lebih meningkatkan esensi perlindungan kepada para TKI di luar negeri yang pada saat ini pada kondisi darurat. Seyogianya kata "pahlawan" diberikan kepada seseorang yang berjasa dan memberikan kontribusi penting pada kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun orang senantiasa lupa, apabila gelar "pahlawan" ini semestinya ditujukan kepada mereka yang sudah mendahului kita semua. Mengapa demikian? Jika diberikan kepada seseorang yang masih hidup, kata tersebut akan mengalami gejala peyoratif dan hilang kesakralannya, yang mungkin diakibatkan perilaku yang berubah menuju sesuatu yang bertendensi negatif dari si penyandang gelar. Namun bagi mereka yang sudah tiada, perubahan perilaku tersebut sudah tidak dimungkinkan lagi. Seorang pahlawan tentunya memberikan kontribusi yang berupa perlindungan kepada sesuatu hal yang penting. Dalam konteks TKI, penulis tidak bermaksud menafikan kontribusi besar yang diberikan oleh para TKI di luar negeri dalam bentuk devisa kepada perekonomian nasional. Namun perspektif yang ada di

Surat Pembaca

- 20 Km Jalinsel Rusak Parah + Berarti ada proyek lagi tuch

Siapa Tanggung Jawab Banjir Witayu BANJIR yang melanda kawasan perumahan Witayu di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai sudah hampir satu bulan, hingga kini masih tetap terendam. Sebagian warga satu persatu mulai terserang penyakit, karena tetap bertahan dalam kondisi kurang layak. Menjadi pertanyaan saya, kenapa kondisi yang sama hampir terjadi selama 12 tahun tetap belum ada solusi? Padahal setiap pejabat Pemerintah Kota Pekanbaru, muncullah berbagai wacana ini dan itu, tetapi ujungujungnya tetap hilang begitu saja.

Pemimpin Umum H Yusrizal Koto Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab

Tun Akhyar

Wakil Pemimpin Redaksi Hasan Basril Pemimpin Perusahaan Hj. Bety Marlina Wakil Pemimpin Perusahaan Gerri Nasri

Penanggung Jawab/Redaktur: HASAN BASRIL

Anissa Maya mewancarai dosen Fakultas Arsitektur dan Teknologi Lingkungan Universitas Trisakti (Unsakti), Ir Nirwono Joga MLA, yang juga seorang konsultan dan penulis arsitektur dan lansekap perkotaan dan lingkungan hidup di Lantai 8 Gedung Tata Ruang Kantor Kemen PU, Kamis (29/11). Pemprov DKI dengan pemimpin baru belum mampu mengatasi banjir dan kemacetan Jakarta. Pandangan Bapak terkait penanganan banjir dan kemacetan Ibu Kota ke depan? Ya, semua maklum ya, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI baru menjabat enam minggu, tentu belum bisa berbuat. Tetapi, sebenarnya badan kerja sama penanggulangan banjir dan macet sudah ada di antara tiga provinsi (DKI, Jawa Barat, Banten, dan Pemerintah Pusat). Namun, yang terjadi, ketidakadaan koordinasi yang kuat di antara mereka. Badan ini tidak punya kewenangan yang jelas dan tegas. Artinya, mereka hanya bisa memberikan kajian ataupun laporan, tapi secara teknis semua dikembalikan ke pemerintah daerah masing-masing. Bahkan, sudah ada rekomendasi, namun tidak dilaksanakan, ya tak ada sanksi apa-apa. Menurut saya, posisi badan koordinasi itu harus ditingkatkan lagi. Idealnya bagaimana? Pertama, yang duduk dalam badan koordinasi itu harus para Gubernur DKI, Jabar, Banten, Menteri PU, dan Menteri LH langsung. Selama ini bawahannya saja, hingga rekomendasinya tak ada kekuatan untuk langsung dilaksanakan. Kedua, Kemen PU, Kemen LH, Kemendagri yang terlibat dalam administrasi, duduk bersama, memberikan bantuan lewat satu pintu. Selama ini kementerian terkait memberikan bantuan ke

Oleh

Nirwono Joga

pemerintah daerah sendiri-sendiri. Akan lebih baik kalau bantuan itu diberikan satu paket bersama, sehingga dana yang diberikan lebih efisien dan efektif untuk program penataan hunian bantaran kali, revitalisasi kali, situ, dan waduk. Ketiga, provinsi menerima sendiri bantuan dari kementerian, ya pertanggungjawabannya dilakukan sendiri-sendiri. Sayangnya, tidak ada koordinasi yang baik, hingga terjadilah penyelesaian parsial sesuai sub bidang di kementeriaan itu. Seharusnya yang tepat bagaimana? Ya, seharusnya dikelola oleh manajemen satu badan saja dari hulu ke hilirnya. Sehingga, koordinasinya lebih mudah. Sebab, selama ini dikelola oleh dinas terkait, tetapi di lapangan tak berjalan. Antara kebijakan yang dikeluarkan oleh Dinas Tata Ruang tiap-tiap provinsi tidak ditaati oleh dinas terkait. Contohnya, kebijakan Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan dalam pemberiaan izin tidak memperhatikan tata ruangnya, mana yang diberi izin dan mana yang seharusnya tidak diberikan izin. Banyak daerah hijau yang seharusnya tidak diberikan izin untuk mendirikan vila dan perumahan, tetapi faktanya diizinkan berdiri bangunan. Koordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga tidak ada, sehingga di daerah hijau terus dibangun sarana tujuan pariwisata. Untuk menuju ke wilayah itu juga dibangun sarana jalan dan bangunan lain yang ternyata merusak kawasan wisata itu sendiri. Contohnya, di mana saja kawasan hijau, resapan air di hulu yang rusak? Jadi, setiap tahun kerusakan ka-

wasan hijau resapan air yang rusak bertambah akibat dibangun akses jalan dan transportasi untuk mencapai kawasan wisata. Nah, Dinasdinas tertentu di Kabupaten Bogor ikut berperan merusak lingkungan hijau, yang menyebabkan banjir di Jakarta. Contohnya, di daerah Puncak dan sekitarnya seperti Gunung Salak dan Gunung Bunder. Seharusnya daerah lindung itu tidak boleh ada bangunan, pemondokan dan vila. Yang terpenting, pengawasan dan pemberian izin. Mestinya harus diberi sanksi kepada pimpinan dinas-dinas yang memberikan izin tersebut. Program pengerukan 13 kali yang mengalir ke Jakarta sudah direncanakan tiga tahun lalu, namun lamban sekali eksekusinya. Apa kendalanya? Permasalahan pokoknya dalam pembagian tugasnya, ya Kemen PU dalam hal ini Dirjen Sumber Daya Air, Balai Besar Cisadane dan Ciliwung yang bertugas di badan air. Jadi, mereka yang melakukan biaya pengerukan kali. Kemudian, Dinas PU Provinsi Jabar, DKI Jakarta dan Banten bertugas menata kawasan sempadan kawasan kanan-kiri kali Ciliwung, termasuk pembebasan lahan, relokasi warga hingga penghijauan. Permasalahannya, ketika pembebasan lahan dan relokasi bantaran kali, ternyata tidak semudah yang diinginkan, sehingga kegiatan normalisasi kali menjadi terhambat. Kegiatan pelebaran kali Ciliwung dari sekarang 30 meter menjadi 100 meter, kalau itu terlaksana mencapai 100 meter, dan dihijaukan, maka akan dapat mengurangi dampak banjir secara signifikan. Namun, yang bisa di-

lakukan Kemen PU hanya mengeruk kali saja. Karena, terhambat tugas provinsi yakni membebaskan lahan dan relokasi warga. Percepatan apa yang mesti dilakukan Gubernur Jokowi dan Wakil Gubernur Ahok terkait kendala tersebut? Program penataan bantaran kali terhenti. Bank Dunia hanya mau membiayai program penataan bantaran kali, apabila Pemprov DKI mampu membebaskan lahan dan merelokasi warga. Sekarang, ada keluhan dari Pemprov DKI, Jabar dan Banten, mau dibalik. Pemprov yang melakukan pengerukan kali, sementara pemerintah pusat yang membebaskan lahan dan merelokasi warga. Apakah dimungkinkan pertukaran pekerjaan itu? Mandegnya program penataan bantaran kali ini akibat, Pemprov DKI, Jabar dan Banten, gagal melakukan rekayasa sosial. Kegiatan ini sebenarnya bertujuan mengedukasi warga bantaran kali supaya mereka berubah paradigmanya, mau bergeser ke lokasi terdekat. Jadi, bukan digusur tapi digeser. Memang, rekayasa sosial tidak bisa dilakukan 1-2 tahun proyek, kan? Kita bicara dengan manusia perlu waktu cukup panjang untuk meyakinkan mereka. Contohnya di Pemerintah Osaka, Jepang, Singapura, dan Vietnam. Mereka menyediakan waktu 5-10 tahun untuk mengedukasi warga bersama komunitasnya, mau berpindah ke permukiman yang disediakan pemerintah. Jadi, bencana banjir yang berdampak pada kemacetan parah masih akan menjadi momok warga Jakarta jika semua stakeholder tidak mau merubah paradigma baru, berubah menjadi lebih baik. Penulis adalah Penggiat Properti Hijau Jakarta

TKI Bukan Pahlawan Devisa

- Kelurahan Sri Meranti Langganan Banjir + Itu tandanya musim penghujan

3 Desember 2012/19 Muharram 1434 H

Kalaulah tahu perumahan itu tak layak dari segi analisa mengenai dampak lingkungannya (Amdal), mengapa developer yang membangun tidak diberi sanksi ketika itu. Padahal dulunya pemerintah menyarankan developer untuk meninggikan lokasi 2 meter saat akan dibangun, namun tak dipenuhi. Artinya bukan masyarakat sebagai konsumen yang salah membeli rumah itu. Mana tanggung jawab pemerintah? Syamsuddin Pekanbaru

benak penulis, para TKI ini justeru memerlukan berbagai spektrum perlindungan dari negara. Mengapa demikian? Karena pada umumnya para TKI ini terekspos pada situasi dan kondisi tempat bekerja yang berkategori 3D (difficult, dirty and dangerous = sulit, kotor dan berbahaya). Belum lagi mereka pun rentan terekspos dari berbagai hal yang mencakup pelecehan, pemerasan, penzaliman dan berbagai potensi kejahatan lainnya. Tidaklah heran jika para TKI kemudian banyak yang berhadapan dengan berbagai masalah hukum atau bahkan pulang ke rumah hanya meninggalkan nama saja. Penulis berspekulasi menilai bahwa gelar "pahlawan devisa" yang ditujukan kepada para TKI di luar negeri ini, bermula dari ketidakadaan perlindungan yang mumpuni untuk mereka ini. Oleh karena itu untuk menutupi kelemahan-kelemahan dari esensi perlindungan yang diperlukan oleh para TKI ini, kemudian dimunculkanlah gelar "penghormatan" ini. Secara kontekstual, para TKI ini

Oleh

Poempida Hidayatulloh

berangkat ke luar negeri untuk memperbaiki basis kehidupan ekonomi mereka dan keluarganya. Keluarga para TKI pun akan senantiasa berharap bahwa upaya keberangkatan para TKI ini membuahkan hasil yang diharapkan. Penulis meyakini tidak ada dalam benak mereka semua yang berharap untuk kemudian berhadapan dengan berbagai masalah pelik. Kesuksesan dari usaha para TKI inilah yang tentunya diharapkan oleh segenap keluarga mereka dan juga oleh kita semua. Berbagai masalah yang kian marak dihadapi oleh para TKI di luar negeri secara natural pun menghilangkan tujuan perbaikan basis kehidupan ekonomi mereka. Dengan masalah-masalah yang dihadapi jelas tidak memperbaiki kualitas kehidupan para TKI secara manusiawi. Adalah tugas pemerintah sebagai penyelenggara negara untuk menyediakan suatu mekanisme perlindungan yang mumpuni

bagi para TKI ini. Hal ini jelas merupakan amanat konstitusi yaitu "...melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia‌" Sebagai negara yang berdaulat, ancaman bagi seorang saja warga negara Indonesia adalah ancaman bagi seluruh bangsa Indonesia. Perlu diingat, maraknya keberangkatan TKI non prosedural diakibatkan juga karena sistem penempatan secara prosedural yang kian memakan biaya tinggi dan rentan terhadap berbagai pungutan liar. Cerita yang sama selalu berulang di dalam masalah ini. Keberangkatan TKI non prosedural didorong oleh motif memperbaiki kehidupan ekonomi dengan biaya yang lebih ringan. Seyogianya pemerintah menyadari, bahwa meningkatnya jumlah TKI non prosedural ini dikarenakan ketidakpercayaan dengan sistem penempatan TKI yang diselenggarkan secara pro-

sedural oleh pemerintah. Jika memang tidak mampu memberikan suatu mekanisme perlindunag TKI di luar negeri yang mumpuni, Pemerintah harus segera mereposisi kebijakan yang ada, dan berkonsentrasi menciptakan banyak lapangan pekerjaan domestik. Sebagai analogi, Cina dengan jumlah penduduk yang jauh lebih besar dari Indonesia, tidak pernah dalam sejarahnya mempunyai program pengiriman tenaga Kerja ke luar negeri. Namun yang diciptakan oleh Cina, adalah memperbanyak basis industri yang menyerap tenaga kerja secara intensif. Cina kemudian banyak mengirim tenaga kerja ke luar negeri untuk mendukung ekspansi ekonomi Cina di luar negeri. Sehingga tenaga kerja Cina di luar negeri tetap secara martabat terproteksi dan bekerja di lingkup yang dengan mudahnya Pemerintah melakukan interfensi dalam bentuk perlindungan. Penulis adalah, Anggota Komisi IX DPR RI

Musuh Bersama ADA tiga persoalan yang tengah diperangi negara. Bahkan digadanggadangkan sebagai musuh bersama, yakni perang melawan peredaran narkoba, korupsi dan terorisme. Ketiga masalah itu telah menyedot banyak energi negara. Negara kewalahan dan akhirnya mengajak masyarakat agar juga ikut memerangai ketiganya. Kata musuh bersama sering kita dengar dan sering disampaikan oleh para pemimpin negeri ini. Mulai dari level terendah sampai tertinggi, tak henti-hentinya menyampaikan tentang musuh bersama tersebut. Saya ngeri, membayangkan bagaimana posisi musuh negara ini. Sebab, mereka akan diserang dari segala penjuru oleh negara dan masyarakat. Coba anda bayangkan jika seseorang dimusuhi orang sekampung, tentu hidupnya tak tenang, tempat berleganya sudah tak lapang. Sebagai orang yang dimusuhi, tentu tak kepalang tanggung pula ngerinya. Jangakan mau ke lepau, mandi ke sungai saja tentulah mengendap-endap agar tidak kelihatan musuh. Ajakan ini sudah sejak lama dikobarkan negara. Lihat saja, mana berani bandar dan pengedar nar-

koba jualan terang-terangkan. Apalagi berteriak, seperti seorang penjual goreng pisang yang berteriak sepanjang jalan menarik pembeli. Itu sangatlah tidak mungkin?. Tapi, toh, galeh mereka tetap saja laku dan mereka dapat banyak uang. Kata teman saya, uang bandar narkoba tak berseri. "Wah, kalau tak ada serinya berarti uangnya tak laku," jawab saya singkat. "Bukan itu, maksudnya, kapan saja diperlukan ada dan tersedia," sambung teman itu lagi. Komentar teman ini menjadi buah pikir bagi saya. Jika apa yang dikatakannya benar. Tentu kita sulit melawan, sebab, jarang masyarakat menang melawan orang kaya. Sema-sama kita ketahui, di dunia ini ada dua orang yang tak bisa dipenjara. Pertama orang kaya, kedua orang gila. "Orang kaya, hukum dibelinya, sedangkan orang gila tidak dimakan hukum. Entah, memang tak ada kasus atau memang hukum telah mereka beli, yang tak banyak orang kaya masuk penjara. Kalau orang gila dipenjara, tentu yang memenjarakannya tentulah gila pula. Namun, kembali ke musuh bersama tadi. Bagaimana caran-

Dewan Redaksi: H Yusrizal Koto, Tun Akhyar, Hasan Basril, Yurnaldi, Hj. Bety Marlina, Gerri Nasri. Ombusdmen: H. Aji Dheri. Redaktur Pelaksana: Ridwan Alkalam. Koordinator Liputan: Budi Suseno. Redaktur: Idrus Yamin, Bakhtaruddin, Delfi Indra, Zukri Subayang, Marzuli Adi, Fitri Mayani, Saaduddin Badra. Reporter: Andika, Dairul Riyadi, Adek Hernita, Ryan Yutri Varios, Zulfikri, Indra Jaya, Abdul Mutholib, Mokhtiar, Zulkifli, Mayonal Putra. Sekretaris Redaksi: Desi Arsianti. Biro Daerah: Dumai: Parno Sali (Kepala), Yusrhel, Vernando, Meggy. Pelalawan: Pandapotan Marpaung (Kepala), Giona Puga, Farikhin. Siak: Zulfahmi (Kepala), Soleman. Bengkalis: Andrias (Kepala). Indragiri Hilir: Mulyadi (Kepala), Muhamad Faisal. Indragiri Hulu: Prasetia (Kepala), Obrin B. Rokan Hilir: Asbinsyah Pasaribu (Kepala). Rokan Hulu: Paber Siahaan (Kepala), Maulana Ishaq. Kampar: Apriyaldi. Kuantan Singingi: Said Mustafa Husin (Kepala), Reflizar . Meranti: Sawaluddin (Kepala). Jakarta: Syafruddin AL (Kepala), Surya Irawan. Perwajahan/Pracetak: Pepen Prengky (Kepala), Andixer, Iskandar Zulkarnain, Abdawiza, Rinto Harmiko, Zulqifli, Alib Destiyono, Idris Muchni, Hasan Sholihin.

ya melawan mereka? Apakah kita jadi tukang lapor? Atau langsung ditimpuk kepalanya alias main hakim sendiri, tentu saja sangat tidak mungkin? Karena, main hakim sendiri itu dilarang undang-udang. Kalau kita semua sudah main hakim-hakiman, kasihan dengan hakim pengadilan mereka tak lagi punya pekerjaan. Kalau dilaporkan ke aparat, nanti dikira kita lemah hanya bisa mengadu. Enak, kalau laporan itu ditanggapi? Kalau tidak! Bisa meradang hulu hati. Atau lebih gila lagi, aparat yang menerima laporkan membocorkan laporan itu ke bandar narkoba, koruptor dan teroris. Wah, kalau ini yang terjadi alamat keselamatan si pelapor dan keluarganya terancam. Karena narkoba dan korupsi sudah menjadi penyakit akut dan menggerogoti semua lini kehidupan. Jadi dibisa dibilang di negeri ini tidak ada yang betul-betul bersamasama memusuhi, seperti warga mengejar maling yang kedapatan mencuri di rumah tetangga. Contohnya, ringannya hukuman bagi para terdakwa narkoba dan korupsi. Memang ada satu dua orang bandar narkoba yang dihukum be-

BAKHTARUDDIN Redaktur Harian Vokal rat, he..he..he giliran big bos kita pula yang meringankan. Artinya palu hakim patah tiga dihantam grasi. Contoh lain, ketika semua pejabat berkoar-koar bahwa korupsi adalah musuh bersama. He..he... he.. ternyata mereka koruptornya. Kalau tak percaya, pergi saja Pengadilan Tipikor, dua hari dalam seminggu digelar sidang kasus korupsi dan terdakwanya para pejabat. Padahal, jika mereka memang musuh bersama, pemerintah bisa menghabisi mereka melalaui ranah hukum. Hukum mati para koruptor, bandar narkoba dan teroris. (***)

Iklan: Harmen Fadly (Manajer), Zulkifli (Koordinator Iklan Pku), Jimmi Endrik (Staf Iklan), Soeparto HAR (Kepala Perwakilan Jakarta), Joni Ardikesuma (Manajer Iklan Jakarta), Edriwan (Koordinator Dumai-Duri), Yudia Martin (Adm. Iklan), Sartana (Desain Iklan). Perwakilan Jakarta : Soeparto Har (Kepala), Joni Ardi Kesuma (Manajer Iklan Jakarta). Kantor Biro Redaksi Jakarta: Gedung IJW Lt.3 Jalan Proklamasi No.91 Jakarta Pusat 10320, Telp-Fax : 021-319 31117. Produksi: Feri Irawan, Prima Aldino, Hendra P, Marco MW, Suheri S, Suardi CS, Rudi A, Ilham M, Roy F, Alimi Wahid, Jupri Cahyono, Abdul Rahmad, Rahmad Suanto, Jamilus. Sirkulasi: Nasruddin Syahri (Manajer), Bambang Ariyanto(Koordinator), Herianto, Dewi Susanti (Adm. Sirkulasi). Keuangan : Abdy Suhenda(Manajer), Willy Yasnita Zain (Adm Keuangan). TI: Sudarmawan (Kepala), Bayu. Penasihat Hukum: Syamsul Rakan Chaniago SH,MH, Rudy P Tampubolon SH, Drs Mishar MSi, Zainal Abidin SH, Hasrizal. Alamat Redaksi: Jalan Durian No.16F Telp 0761 - 863466 Kota Pekanbaru. Kantor Dumai: Gedung YUBE Grup Jalan Cempedak No. 88 Dumai Telp 0765 - 439013. Percetakan: Jalan Palas Mekar Umban Sari No.9A Rumbai-Pekanbaru. Kantor Biro Iklan Jakarta: Gedung Maya Indah Jalan Kramat Raya No.3 G Jakarta Pusat Telp (021) 3903112, Fax (021) 3929630. Penerbit/Percetakan: PT. INTI VOKAL MEDIA. Tarif Iklan:Bisnis/Produk Rp35.000/mm kolom (FC) Rp17.500/ mm kolom(BW); Sosial/Duka Cita/Ucapan Selamat : Rp10.000/mm kolom (FC) Rp5.000/mm kolom (BW); Iklan Baris : Rp15.000/baris (minimal 3 baris). Iklan Mini Kolom Rp50.000/terbit.

Redaksi Harian Pagi Vokal menerima tulisan, artikel, dari pembaca yang berisi usulan, saran dan kritikan yang membangun. Redaksi tidak memuat tulisan yang berisi hasutan, fitnah dan mengandung unsur SARA. Kirimkan tulisan anda melalui email: harianvokal@gmail.com atau antarkan langsung ke Kantor Redaksi Harian Pagi Vokal Jalan Durian No.16F Pekanbaru dan Gedung YUBE GROUP Jalan Cempedak No 88 Dumai. Perwajahan: ZULQIFLI


5

HUKUM dan KRIMINAL SENIN

HARIAN VOKAL

3 Desember 2012/19 Muharram 1434 H

KLINIK ATASI SEGALA KELUHAN PRIA, BIKIN JOSS HIKMAH TERAPI LANGSUNG BESAR DAN PANJANG DI TEMPAT, KUAT, KERAS DAN TAHAN LAMA. TIDAK ADA HASIL TIDAK USAH BAYAR 17 menit terapi alat vital kecil akan dibikin besar dan panjang di tempat, ukuran bisa dipilih disesuaikan Panjang 13 cm sampai 20 cm, Diameter 3 cm sampai 5 cm. Kuat keras dan tahan lamamampu melakukan hubungan berkali-kali hingga mencapai orgasme berulang-ulang, ditangani dengan metode tradisional alami tidak disuntik/silicon. Tidak menggunakan bahan kimia sehingga tidak ada efek samping, bebas pantangan tidak memandang usia & agama, pulang ke rumah bias langsung dicoba, cukup 1x berobat dijamin Joss

ALAMAT PRAKTEK Jl. Harapan Raya depan BCA masuk jl. Sidodadi lewat SMP 22 pertigaan belok kiri 20 meter sebelah kiri

KLINIK HIKMAH TERAPI Memiliki cara terbaru untuk atasi berbagai keluahan penyakit kaum pria & juga penyakit yang mengganggu pada kejantanan sehingga kejantanan yang tadinya joss kini menjadi loyo serta kurang bergairah tetapi setelah ditangani di Klinik Hikmah Terapi tanpa disadari penyakit tersebut akan menjadi ikut-ikutan berangsur sembuh.

Setelah sembuh tidak mudah kambuh lagi. KLINIK HIKMAH TERAPI tradisional banten kuno (TBK). Menerapkan metode terapi pemijatan untuk membetulkan urat-urat yang tersumbat dan membangkitkan urat yang lemah serta mengembangkan urat, dan ada khusus ramuan herbal alami serta dipadukan dengan ilmu penghudang jala sebagai warisan turun temurun dari orang tua yang memiliki sejarah ratusan tahun manjur atasi berbagai penyakit diantaranya: UMUM : Rematik, asam urat, nyeri sendi, sakit pinggang, syaraf kejepit, radang bahu, sakit ruas tulang, pembengkakan khaki,sakit leher, urat terjepit, badan nyeri, ngilu, gampang masuk angin, kebas-kebas, kencing manis, hipertensi, struk, lumpuh, mati sebelah, bronkitis, asthma,telinga mendengung, radang tenggorokan, kurang pendengaran, mata rabun, batu ginjal, wasir/ambeyen, radang usus, jantung berdebar, maag, dll

PRIA : Impotensi, ejakulasi dini, loyo, spilis, mani encer, hernia, ukuran mengecil, kurang tahan lama, sperma keluar kurang kencang, susah kencing, sering kencing, susah punya keturunan, kelainan sex, homosex, dan lain-lain.

SUPRANATURAL : Buka aura, mandi bunga, pengasihan badan, pelaris usaha, pengirut kerezekian, pelet pemikat sukma, pagar gaib, pasang susuk, WANITA: Mengencangkan payudara, menyempitkan vagina, susah punya pemanis, kehilangan barang kesayangan, bisnis kurang lancar, merukunkan keturunan, kangker payudara, kangker rahim, kena penyakit spilis, keputihan pasangan, persaiangan, kecantikan, ketampanan dan berbagai problem lainnya. dan lain-lain

HP 081268828637 Web: www.khtpeduli.blogspot.com twitter: @hikmahterapi facebook: http://facebook.com/hikmahterapi

Untuk informasi lengkap silahkan datang ke tempat kami, kami siap melayani anda. Jangan ragu-ratu & takut biaya mahal (Mahar disesuaikan) No. IZIN KEJATI : B-077N.4.3/DSP.4/03/2011-2012

Syamsurizal Kembali Dipanggil Hari Ini  Dugaan Korupsi Pembangunan PKS Mini di Bengkalis PEKANBARU (VOKAL)-Setelah sempat mangkir, mantan Bupati Bengkalis Syamsurizal kembali dipanggil Kejati Riau. Kepala Inspektorat Riau ini, Senin (3/12) ini, bakal diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) mini di Dinas Koperasi (Diskop) Kabupaten Bengkalis senilai Rp10 miliar tahun 2002-2004 lalu. keduanya bertangKepastian pegung jawab atas manggilan Syamsuproyek tersebut. rizal ini diungkapkan Tim Kejati Riau senKasi Penkum dan diri sudah meningHumas Kejati Riau katkan penyelidikan Andri Ridwan, SH atas kasus ini menMH kepada wartajadi penyidikan. wan, Jumat (30/11) di Untuk diketakantornya. "Kita suhui, dugaan korupdah memanggil persi pada pengadaan tama kali Senin (26/ pabrik pengolahan 11/12) lalu, tapi yang SYAMSURIZAL kelapa sawit mini di bersangkutan tidak Desa Muara hadir. Penyidik kembali memanggil untuk hadir Basung, Kabupaten Bengkalis awal Desember besok (Senin ini terungkap, karena adanya kerugian negara. Kerugian itu ini, red)," kata Andri. Andri menyebutkan, pem- dilatarbelakangi pemberian bangunan PKS mini di Diskop bantuan modal usaha untuk Bengkalis yang menggunakan koperasi dari Diskop Bengdana APBD Bengkalis tahun kalis kepada Koperasi Serba 2002 sampai 2004 senilai Rp10 Usaha (KSU) PWRI Tenggano miliar ini terjadi saat Syam- Mandiri di bawah pimpinan surizal menjabat Bupati Beng- direktur-nya FRZ. FRZ sendiri saat ini sedang kalis. Selain Syamsurizal, ungkap menjalani hukuman di Lapas Andri, Kejati Riau juga me- Dumai karena tersangkut lainnya. manggil mantan Wabup Beng- kasus pidana kalis Riza Fahlevi. Diduga, (rtc,rpc,rus)

Terlapor Minta Penyidik Polda Profesional  Kasus Lahan di Jalan Handayani PEKANBARU(VOKAL)-Jusdi, warga Jalan Teuku Umar, Pekanbaru, tak menyangka lahan miliknya seluas 3,5 hektar di Jalan Handayani RT 003/006 Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, membawanya berurusan dengan aparat hukum. Padahal lahan yang dibelinya 2008 dari Kelompok Rokan itu sudah bersertifikat. Jusdi dilaporkan ke Polda Riau oleh Abu Hasan yang mengklaim lahan itu miliknya. Untuk memastikan keakuratan kepemilikan lahan itu, sebelumnya penyidik Polda mengundang masing-masing pihak meninjau dan mengukur lahan yang dipermasalahkan. Pengukuran pun dilakukan. Karena hari sudah sore, disepakati pengukuran dilakukan lagi Jumat (30/11) siang. Namun, di hari H itu penyidik Polda tak memberitahu Jusdi, hanya memberi tahu BPN dan Ketua Kelompok Rokan Anuar Azis.

Rp40 Juta Raib, Anak Gagal Pula Masuk Polri PEKANBARU(VOKAL)-Hari Bakti Simamora (50), harus rela kehilangan uang Rp40 juta dan menahan pil pahit anaknya gagal masuk Polri. Informasi yang dirangkum Harian Vokal, kejadian ingin memasukkan anaknya jadi anggota Polri. Korban mengenal YO yang mengaku anggota Polri yang bisa menjamin lulus anak korban. Korban lalu menyerahkan uang imbalan Rp40 juta serta ijazah anaknya. Namun

Penanggung Jawab/Redaktur: IDRUS YAMIN

Pengukuran diam-diam ini diketahui pihak Jusdi dan mendatangi lokasi bersama pengacaranya Rusdi, SH dan Anton Sitompul, SH. "Kok seperti ini, seharusnya kita diundang jugalah. Sebab, sebelumnya sudah sepakat saat pengukuran semua pihak diberi tahu. Kita berharap penyidik Polda Riau menangani kasus ini profesional," kata Jusdi didampingi Rusdi dan Anton Sitompul. Menurut Rusdi, tahun 2007 lalu sengketa lahan ini juga sudah pernah dilaporkan Abu Hasan ke Polresta Pekanbaru, tapi saat itu yang dilaporkan Kelompok Rokan. Direktur Ditreskrimum Polda Riau Kombes Pol Diat Chardy melalui Kasubdit 4, AKBP Pitoyo Agung Yuwono yang dihubungi Harian Vokal melalui telepon selulernya tersambung, namun tidak diangkat. Sementara SMS konfirmasi yang dikirim juga tidak dibalas. (rud)

setelah beberapa kali tes, anak korban tak kunjung lulus. Ijazah anak korban juga tak dikembalikan pelaku. Korban beberapa kali menghubungi pelaku, tapi tetap tak diindahkan. Korban melaporkan kejadian ini ke Mapolresta Pekanbaru, Jumat (30/11) siang atas kasus penipuan. Kabid Humas Polda Riau AKBP Anggaria Lopis, SH, membenarkan laporan penipuan ini. (zkf)

Perwajahan: ISKANDAR


6

SENIN

HARIAN VOKAL

EKONOMI

3 Desember 2012/19 Muharram 1434 H

Pertamina Jamin Pasokan BBM Bersubsidi Aman JAKARTA (VOKAL)–Vice Presiden Corporate Pertamina Ali Mundakir, Sabtu (1/12), menegaskan, Pertamina menjamin pasokan BBM bersubsidi aman hingga akhir tahun ini dan meminta masyarakat tak panik menanggapi isu menipisnya jatah kuota BBM subsidi.

LAPORAN: LENNY HANDAYANI/JAKARTA

Menurutnya, sejak kebijakan pemerintah menjatah BBM bersubsidi dicabut sementara pada

25 November 2012, Pertamina telah melakukan normalisasi pasokan BBM bersubsidi. “Normalisasi tersebut perlu waktu tidak cukup sehari, apalagi di daerah-daerah luar Jawa yang minim infrastruktur atau di Jakarta yang kerap terkendala kemacetan,” kata Ali. Sementara itu, menurut Direktur BBM BPH Migas Djoko Siswanto, selama ini Pertamina menjual BBM subsidi ke pengusaha SPBU yang tergabung dalam Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) di bawah harga pasar Rp4.500/liter. “Ini pelanggaran. Saya punya bukti dan ini sudah dilakukan sejak lama. Padahal sesuai Keppres Nomor 15, BBM subsidi ditetapkan Rp4.500/liter, dan Pertamina harus men jual sesuai harga pasar yang berlaku,” ujar Djoko. Dia mengakui, selama ini Hiswana hanya membeli BBM bersubsidi dengan harga Rp4.300/ liter. Itu artinya, pengusaha SPBU dapat untung Rp200 per liter. Sementara jumlah BBM subsidi se-

perti solar dan premium yang digelontorkan pemerintah mencapai jutaan kiloliter (KL) atau berarti miliaran liter dalam setahun. Mengenai lonjakan jumlah kendaraan, menurut Djoko, saat ini pertumbuhan volume kendaraan bermotor sangat pesat dan membuat lonjakan konsumsi BBM. Sampai Oktober, penjualan mobil sudah

mencapai 900.000 unit dan diperkirakan hingga akhir tahun akan mencapai 1.000.050 unit. “Sampai Oktober 900.000 unit dan hingga akhir tahun bisa mencapai 1 juta unit lebih,” paparnya. Belum lagi, menurut Djoko, imbas dari musim hujan yang menimbulkan kemacetan sangat padat di Jakarta. Hal

semacam ini jelas akan menguras BBM bersubsidi dengan jumlah yang sangat banyak. Jadi, katanya, pemerintah mengajukan penambahan kuota BBM sebanyak 1,2 juta kl tahun ini karena perhitungan angka jual kendaraan dan kemacetan. Apalagi Desember musim hujan dan macet ini jelas boros BBM. (***)

ist

SAMBUT NATAL- Seorang karyawan Ace Hardware di Mal Pekanbaru, memasang pernak-pernik Natal di salah satu pohon Natal yang dijual di sana.

Penanggung jawab/redaktur: FITRI MAYANI

Perwajahan: ABDA


7

SAMBUNGAN SENIN

3 Desember 2012/19 Muharram 1434 H

HARIAN VOKAL

Mahfud: KAHMI Tak Boleh Berpolitik Praktis JAKARTA: Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD terpilih sebagai Koordinator Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) 2012-2017. Meski memegang peranan penting di KAHMI, Mahfud menjamin organisasi yang dia pimpin itu tidak akan mendorongnya menjadi calon presiden 2014. "Kami tidak ke sana (Pilpres 2014), karena KAHMI itu tidak berpolitik," kata Mahfud di Hotel Millenium, Jakarta, Minggu (2/12). KAHMI, kata dia, membedakan politik dalam dua level. Pertama, high politic yaitu berupa konsep, inspirasi, dan ide-ide tentang politik, keadilan, demokrasi, hak asasi yang ideal. Kedua, low politic, yaitu politik praktis. "KAH-

MI tidak akan masuk dalam ideologi praktis," jelasnya. Munas KAHMI di Riau ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah. Selain berjalan penuh semangat, Munas juga dihadiri oleh oleh seluruh perwakilan KAHMI di daerahdaerah. "Hasil yang diperoleh secara demokratis. Di sana proses pemilihan berjalan baik, proses perumusan berjalan

baik dan dari situ saya terpilih koordinator presidium untuk lima tahun ke depan," jelasnya. Menteri Pertahanan era Presiden Gus Dur ini menambahkan rekomendasi utama yang harus dia jalankan adalah menggerakkan organisasi agar hidup dari pusat ke daerah-daerah. Dia menjelaskan bahwa selama ini KAHMI memiliki hambatan psikologis karena banyaknya pimpinan presidium dari kalangan politisi. "Sekarang ini saya tidak punya parpol. Meskipun di antara presidium ada yang dari parpol, insyallah kami bisa bedakan politik sebagai konsep atau politik sebagai gerakan," ucapnya.(ozc,hab)

Seleksi Hakim MA Seharusnya Diubah

INT

BEASISWA BLUE BIRD-Koordinator Progam Blue Bird Peduli Noni Purnomo (kiri) memberikan bea siswa kepada anak-anak pengemudi taksi yang meninggal pada saat bertugas dan anak-anak cacat di gedung Blue Bird Group, Jakarta, Sabtu (1/12). Sebanyak 1.100 anak pengemudi Blue Bird Group menerima bea siswa mulai dari SMU, D3 hingga S1.

Pegiat .....................................................................................Sambungan Hal 1 LAPORAN masyarakat yang masuk ke KPK terkait korupsi di Rohil. "KPK harus segera menurunkan timnya untuk mencari kebenaran atau alat bukti terkait laporan-laporan dari masyarakat, serta masyarakat Rohil selama ini. Tidak ada lagi alasan bagi KPK untuk menundanunda laporan masyarakat terkait korupsi kejahatan tersebut," ujar Koordinator Fitra Riau, Usman kepada Harian Vokal melalui telepon selulernya, Minggu (2/12). Jangankan untuk menundanunda tindakan, lanjut Usman, KPK justru semestinya harus jeli dan gesit bahwasanya di Riau ini sarang korupsi. Seharusnya, tanpa mendengar laporan dari publik-pun KPK punya kewajiban untuk melakukan penyelidikan atas tindakan-tindakan kejahatan itu. "Kalau seandainya KPK lambat dalam menyikapi laporan-laporan tersebut, dikhawatirkan akan membuat masyarakat kecewa terhadap kinerja KPK," ujar Usman. Terkait langkah yang dilakukan Ipemarohil di Jakarta menyuarakan indikasi korupsi besar-besaran terjadi di Rohil, menurut Usman, merupakan langkah tepat untuk mendesak kinerja KPK. Namun demikian, langkah itu harus benar-benar untuk pemberantasan kejahatan korupsi. Selain itu, Fitra juga sangat menyayangkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau terhadap dana bantuan sosial (Bansos) Kabupaten Rohil tahun 2007 Rp21,5 miliar yang hingga kini belum ada sedikitpun progres positifnya. Menurut Usman, jika bukti-bukti itu memperkuat, seharusnya tidak ada alasan bagi KPK untuk menunda-nunda pengusutan, karena hasil audit BPK 2007 sudah jelas, bahwasanya ada penyalahgunaan anggaran. "Tidak ada lagi alasan bagi KPK untuk untuk tidak segera turun

ke Rohil mencari fakta di lapangan toh. Ditambah lagi aduanaduan masyarakat Rohil terkait penyimpangan anggaran di sana. Kalau KPK tidak segera melakukan pembuktian di lapangan, siapa lagi yang akan dipercaya oleh rakyat?" sindir Usman. KPK Setengah Hati Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Monitoring Development, Raja Adnan mengaku kecewa atas lembaga penegak hukum KPK. Hal itu karena laporan IMD terkait temuan BPK RI Provinsi Riau terhadap Bansos Rohil tahun 2007 sebesar Rp21,5 miliar sudah sebulan belum ditindaklanjuti KPK. "Dalam PP No 71 Tahun 2000 tentang peran serta masyarakat terhadap penindakan korupsi di Indonesia telah kita lakukan. Namun sayang instansi yang dipercaya oleh masyarakat untuk pemberantasan tersebut tampaknya masih separuh hati memberikan kepercayaan publik dalam penegakan hukum," tutur Adnan kecewa kepada Harian Vokal melalui telepon selulernya, Minggu (2/12). Dalam laporan tersebut, lanjut Adnan, jelas disampaikan bahwa ada indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh BPK RI Perwakilan Riau. Yakni tak kunjung mengambil langkah melaporkan ke instansi berwenang adanya indikasi penyalahgunaan anggaran yang tak kunjung dipertanggungjawabkan sejak tahun 2007 lalu itu. "Dalam laporan BPK RI Perwakilan Riau jelas disebutkan bahwa ada temuan dari beberapa audit yang mereka lakukan terhadap Bansos Rohil, namun setelah itu BPK RI tidak melanjutkan laporan tersebut kepada instansi terkait. Jelas di sini BPK RI telah melanggar UU No 15 tahun 2006 tentang BPK RI pasal 28," jelas Adnan. Dalam Pasal 28 jelas diterangkan bahwa anggota BPK dilarang memperlambat atau

tidak melaporkan hasil pemeriksaan yang mengandung unsur pidana kepada instansi yang berwenang. Jika ini dilanggar, maka anggota BPK dapat dikenakan pasal 36 yakni, Anggota BPK yang memperlambat atau tidak melaporkan hasil pemeriksaan yang mengandung unsur pidana kepada instansi berwenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 huruf a, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau denda paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). Atas dasar ituilah kata Adnan, IMD membuat laporan resmi ke KPK atas tindakan yang dilakukan oleh BPK RI Perwakilan Riau dalam penuntasan kasus dugaan korupsi dana Bansos Rohil. Sayang instansi yang dipercaya oleh masyarakat untuk pemberantasan tersebut tampaknya masih separuh hati dalam memberikan kepercayaan publik dalam penegakan hukum. "Buktinya sampai saat ini Saya tidak pernah ada jawaban dari KPK," ucap Adnan kecewa. Mestinya, lanjut Adnan, jika KPK telah menerima laporan dari masyarakat, maka mereka wajib memberitahukan perkembangan tersebut kepada pelapor. Namun saat ini sudah satu bulan lebih ternyata belum ada laporan yang ditindak lanjuti. "Jika dalam minggu ini belum juga ada laporannya, maka IMD akan mempertanyakan kembali laporan tersebut langsung ke Gedung KPK. Karena kita tidak mau laporan yang kita berikan hanya akan dijadikan sampah bagi mereka. Kita inginkan Riau ini kedepan bebas dari korupsi, bukan untuk memberdayakan pejabat yang korupsi," jelas Adnan. Demo Ipemarohil Diberitakan sebelumnya, mahasiswa yang tergabung

dalam Ipemarohil Jakarta, Jumat (30/11) melakukan aksi demo di kantor KPK dan bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta. Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak KPK turun langsung ke Kabupaten Rohil untuk membuktikan langsung indikasi korupsi yang terjadi. Karena selama ini terkesan koruptor di Rohil kebal hukum kendati masyarakat sudah melaporkannya ke penegak hukum. Laporan administrasi saja diyakini tak akan membuat KPK berhasil mengungkapnya. Ipemarohil mengakui selama ini belum pernah mendengar adanya aparat hukum melakukan gebrakan kasus korupsi di Kabupaten Rokan Hilir, kendati berbagai elemen masyarakat sudah banyak melaporkannya. Tidak bergemingnya penegak hukum, sehingga Ipemarohil menilai aparat penegak hukum di Rohil terkesan pengecut. "Kami mendesak KPK mengusut tuntas dan memantau langsung kasus ini secara fakta di lapangan, tidak hanya melihat berdasarkan laporan administrasi saja. Padahal keterlibatan Bupati Rohil dalam berbagai kasus yang ada cukup jelas. Tinggal penegak hukumnya yang harus bergerak. Pelaksanaan proyek diduga KKN karena sebagai pelaksana pekerjaan mayoritas keluarga Bupati Annas Maamun, termasuk anaknya sendiri," bunyi pernyataan sikap Ipemarohil saat melakukan aksi demo di Gedung KPK, Kamis (29/11) pukul 10.00 WIB dan di Bundaran HI pukul 13.00 WIB. Aksi demo yang dilakukan puluhan aktifis Ipemarohil di Jakarta dengan melepaskan balon yang digantungkan foto Bupati Rohil, Annas Maamun itu dengan maksud dan harapan, tidak ada lagi bupati seperti poto yang mereka terbangkan, dan mengangkat wajah yang terdapat dalam poto diangkat dari bumi.(rid/fik)

Pelanggan ..................................................................................Sambungan Hal 1 PUKUL 23.00 WIB. Wati semakin kesal karena aliran listrik di tempatnya sebelumnya juga sering padam. "Pihak PLN seharusnya mempertimbangkan antara beban bayar dengan pelayanan yang diberikan. Akibat seringnya pemadaman ini, tentu beban bayar masyarakat akan melonjak dan itu merugikan masyarakat," keluh Wati seraya menuding PLN dengan cara seperti itu mencari keuntungan. Sikap PLN itu dinilai Wati, sebab ketika pelanggan terlambat bayar, PLN langsung datang dan mengancam dan bahkan ada yang langsung memutus jaringan listrik konsumen. Sebaliknya, ketika arus listrik sering padam tak menentu, PLN banyak alasan berbelit-belit. "Adil gak antara pelayanan dan beban bayar," ketus Wati. Ungkapan kekesalan juga dilontarkan, Hendra (40). Warga Kelurahan Delima ini juga merasa dirugikan oleh PLN akibat pemadaman bergilir yang sering terjadi. Dia mengharapkan PLN membuat suatu kebijakan dengan memberikan informasi terlebih dahulu kepada masyarakat sebelum melakukan pemadaman listrik. "Kalau memang ada maPenanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN ALKALAM

salah dengan PLN, kasi tau dong. Informasikan ke masyarakat baik melalui media massa maupun surat edaran. Jangan main matikan seenak PLN saja. Memangnya kita pakai listrik ini gratis?" ujar Hendra kesal. Penyampaian kecewa atas sikap PLN juga banyak muncul pada situs jejaring sosial seperti facebook dan BBM. Kendati tidak menyebutkan satu persatu, pengamatan media ini di jejering sosial, umumnya pemilik status kecewa atas sering padamnya aliran listrik tak beraturan. Salah satu status yang diamati, sumber justru heran ketika musim penghujan, listrik juga sering padam. Padahal sebelumnya padamnya aliran listrik, identik dengan musim kemarau yang tak mampu memaksimalkan fungsi turbin di masing-masing PLTA, baik di PLTA Riau, Sumatera Barat, ataupun di kawasan jaringan Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteg). "Apakah turbinnya rusak terendam air? sehingga PLTA tak mampu memasok listrik maksimal?" cemooh sumber dalam status tersebut. Sementara itu, ungkapan yang dimuat dalam pesan BBM, disebutkan beberapa nama pejabat PLN, baik PLN

Cabang Kota Pekanbaru, maupun di PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) lengkap dengan nomor telepon pejabat PLN yang dihubungi. Dengan munculnya nomor lengkap pejabat PLN tersebut, tentu saja membuat masyarakat dapat mempertanyakan secara langsung kepada pejabat bersangkutan. Enggan Berkomenar Terkait keluhan masyarakat pelangan PLN, Menejer PLN Pekanbaru, Agus Sutjahyo yang dikonfirmasi Harian Vokal melalui telepon selulernya, Minggu (2/12) enggan berkomentar banyak. Namun dia mengakui pemadaman listirk yang terjadi beberapa waktu belakangan ini dikarenakan adanya ganguan sistem. " Iya memang ada pemadaman, itu karena ada perbaikan dan gangguan sistem. Namun untuk jelasnya, silahkan dikonfirmasi langsung kepada PLN WRKR, sebab nanti kalau Saya yang menjelaskan takut salah, " jelas Agus seraya menyarankan wartawan media ini menghubungi PLN WRKR. Namun ketika General Manager PLN WRKR, Djoko R Abdulrahman yang dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (3/12) tidak memberikan jawaban, kendati terdengar nada sambung teleponnya.

Dalih Pemeliharaan Diberitakan sebelumnya, terkait adanya pemadaman listrik di beberapa wilayah di Pekanbaru belakangan ini, Manager Public Affair PLN WRKR, Sarno Jum'at (22/11) lalumengatakan bahwa pemadaman dilakukan PLN karena beberapa pembangkit listrik di Sumatera Selatan yang mensuply listrik ke interkoneksi Sumatera tengah dilakukan maintenance (pemeliharaan). Terkait dengan hal itu, Sarno menyebutkan bahwa pengurangan pasokan daya dibagi. Pekanbaru mendapatkan pengurangan pasokan listrik dari interkoneksi Sumatera sebesar 6-15 megawatt tergantung beban saat itu. Dampaknya, beberapa titik di Pekanbaru wajib dilakukan pemadaman. "Beberapa pembangkit PLN sedang dalam pemeliharaan. Pasokan listrik otomatis menurun. Jatah pasokan listrik untuk Pekanbaru terpaksa dikurangi dengan jalan pemadaman," terang Sarno. Ditanya mengenai batas waktu pemeliharaan, Sarno mengatakan bahwa pelaksanaan pemeliharaan beberapa pembangkit di Sumatera Selatan akan dilaksanakan hingga akhir Desember 2012. (fik/rid/rtc)

JAKARTA (VOKAL) - Proses seleksi hakim Mahkamah Agung (MA) menjadi sorotan Pengamat hukum dari Universitas Indonesia (UI) Mudzakir. Menurutnya proses seleksi hakim MA yang salah selama ini mekanismenya harus diubah. Demikian pandangan pengamat hukum dari Universitas Indonesia (UI) Mudzakir berpendapat proses seleksi hakim agung semestinya tidak perlu melibatkan DPR, tetapi cukup dengan Komisi Yudisial (KY) dan dewan ahli. Pasalnya, sebagai lembaga politik, peran DPR dalam seleksi itu malah akan memengaruhi independensi hakim. Selain itu, ia mengkritik proses seleksi yang terkesan terburu-buru. Akibatnya, menurut Mudzakir, sulit menelusuri rekam jejak hakim secara keseluruhan. "Jadi hanya berpatokan pada hasil akhir saja." Hal senada disampaikan pengamat hukum dari Universitas Parahyangan (Unpar) Agustinus Pohan. Ia melihat rendahnya mutu hakim agung itu akibat seleksi sejak di KY. Menurutnya, KY kurang mendapat informasi dan pandangan dari masyarakat soal calon hakim agung. Oleh karena itu, pemilihannya tidak akurat sehingga ada hakim yang terpilih justru yang re-

kam jejaknya tidak baik. "Jadi yang dihasilkan tidak sesuai dengan harapan, jauh dari nama 'agung'," tuturnya. Agustinus menyatakan kasus manipulasi hukuman yang dilakukan hakim agung Achmad Yamanie merupakan salah contoh bobroknya hakim di MA. Menurutnya, apa yang dilakukan Yamanie itu sesungguhnya diketahui hakim lain. "Jadi, sebenarnya hakim lain juga dipertanyakan. Karena itu, seleksi hakim agung pangkal masalahnya," kilahnya. Di sisi lain, mantan hakim agung Benjamin Mangkoedilaga dengan tegas menyatakan bahwa DPR merupakan pihak yang paling bertanggung atas rendahnya mutu hakim agung. "Itu ada pada kesalahan seleksi dan DPR harus bertanggung jawab untuk itu," tukasnya. Pengawasan Benjamin menambahkan, selain soal seleksi, masalah yang terjadi di MA itu disebabkan manajemen yang salah karena peranan Ketua MA Hatta Ali yang tidak maksimal. "Hal itu karena mentalitas, kinerja, dan integritas hakim agung yang rendah. Itu tanggung jawab Ketua MA." Dia menyarankan agar MA harus dan segera membenahi diri dari sekarang karena didukung dengan momen yang

tepat. Jika hal itu tidak dilakukan, keadaan berpotensi jadi semakin buruk. Mantan hakim agung lainnya, Laica Marzuki, pun sependapat dengan Benjamin. "Saya berharap Ketua MA Hatta Ali membenahinya agar setiap pelanggaran yang melibatkan MA ditindak tegas," jelasnya. Namun, dia menekankan kemandirian hakim dalam mengambil setiap keputusan harus tetap dijaga dan jangan sampai ada intervensi dari luar. Ketika dimintai komentarnya soal masalah di MA itu, Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson F Yuntho menyatakan untuk mengembalikan citra MA, hakim-hakim yang busuk harus dibereskan. "Kalau Ketua MA masih kompromi atau tersandera dengan banyak kepentingan, menjadi agak sulit diharapkan ia bersikap tegas dan keras melawan praktik mafia hukum," kata Emerson. Terkait dengan pemberantasan mafia hukum, Emerson mendesak MA membuat kerja sama yang serius dengan KPK. "Selama ini pengawasan di MA terkesan lembek dan ini jadi faktor pendorong tidak kapokkapoknya hakim-hakim nakal," tandasnya. (mic/rid)

Cantik........................................................Sambungan Hal 1 NAMUN hal ini tak berlaku bagi artis cantik Astri Nurdin. Kepada VIVAlife, Astri mengaku tidak pernah berniat mendapatkan kecantikan dengan jalan operasi. "Cantik saya alami, memang banyak yang tanya, 'Mba dioperasi wajahnya ya?' Aku nggak mau ada operasi dan botox," ujar Astri saat ditemui di Apresiasi Film Indonesia, kawasan Jakarta

Pusat, Jumat (30/11) lalu. Asri menilai, bedah plastik di bagian wajah memiliki risiko. Oleh karena itu, ia tak mau mengorbankan dirinya hanya demi kecantikan. "Ya kalau berhasil dioperasi dan wajah yang diinginkan. Kalau nggak dapat bagimana? Pasti ada efeknya," kata bintang film Merah Putih Ini. Artis berusia 35 tahun ini

menyadari bahwa kecantikan alami adalah modal yang dimilikinya untuk berkarier di dunia hiburan. Ia pun lebih memilih melakukan perawatan yang sederhana demi menjaga kecantikan. "Perawatan sih sama saja. Kalau keluar rumah nggak pernah lupa sun block. Kita kan bisa merasakan matahari sudah panas sekali setelah jam 10," ujarnya.(vnc,hab)

Jaksa.........................................................Sambungan Hal 1 ANGGOTA Polda yang mana?" kata jaksa di bagian Datun Kejati Riau itu dengan nada tinggi. Ketika ditanya, apa benar dirinya terjaring ketika sedang bersama seorang perempuan di kamar hotel, IS enggan menjawabnya. "Udahlah-udahlah, besok kita ketemu di kantor (Kejaksaan Tinggi Riau, red). Lagi pula kalau ingin wawancara, dengan Humas Kejati Riau saja, Andri Ridwan," tambahnya dan segera menutup teleponnya. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Eddy R, SH, melalui Kasipenkum Kejati Andri Ridwan, SH MH, saat dikofirmasi kemarin, telepon selulernya aktif, namun tidak diangkat. Bersama Perempuan Sementara Kabid Humas

Polda Riau AKBP Anggaria Lopis, SH, mengaku belum mendapatkan informasi tentang tertangkapnya dua anggota Polda Riau RR dan WR oleh Propam Polresta Pekanbaru di hotel pada Jumat malam lalu. "Saya tidak tahu masalah itu. Sekarang saya sedang di Jakarta," kata Lopis, Minggu. Lopis menyarankan menanyakannya kepada anggota Bagian Humas Polda Riau lainnya. "Tanya saja dengan bagian Humas yang lain di Polda Riau. Saya sedang di Jakarta sekarang, jadi belum ada laporan yang masuk ke saya," sambungnya. Kasi Propam Polresta Pekanbaru AKP Novaldi, ketika dihubungi melalui telepon selulernya, membenarkan, 2

anggota Polda Riau (WR dan RR) dan jaksa IS terjaring di kamar berbeda. "Satu oknum anggota Polda Riau tersebut kalau tidak salah di kamar 206, yang satunya lagi saya lupa. Sedangkan sang jaksa kalau tidak salah berada di kamar 203 Hotel Rainbow," jelasnya. Novaldi mengatakan, saat terjaring ketiganya tidak sedang mengonsumsi narkoba. "Tidak ditemukan menggunakan narkoba," ujarnya Namun Vovaldi membenarkan bahwa ketiga aparat penegak hukum tersebut terjaring sedang melakukan tindakan yang tidak pantas. "Mereka ditemukan sedang berduan dengan wanita dalam kamar hotel. Mereka ditemukan di kamar berbeda," sambungnya. (zkf)

Optimis......................................................Sambungan Hal 1 MAMPU berjaya menjadi salah satu media besar yang dipercaya dan berpengaruh di masyarakat di Bumi Lancang Kuning ini. Ungkapan optimis itu langsung disampaikan Pemimpin Redaksi (Pemred) Harian Vokal, Tun Akhyar saat peringatan hari jadi, Sabtu (1/12) di kantor Harian Vokal di Jalan Durian, 16 F. Tun Akhyar juga menyadari masih banyak kekurangan pada Harian Vokal yang membutuhkan perbaikan dan pembenahan, termasuk salah satunya kualitas cetak yang menurutnya seringkali kurang memuaskan pembaca. Namun, tantangan pembaca itu hal positif yang harus ditindaklanjuti demi bersaingnya Harian Vokal dalam bisnis media di Riau, dan bahkan nasional kedepannya. "Di usia ke-3 tahun ini Harian Vokal terus berupaya untuk terus ber-

benah dan memperbaiki dirinya," ujar Tun Akhyar dalam acara yang berlangsung cukup sederhana tersebut. Senada dengan itu, Irfan Tanjung yang merupakan Kepala Human Resources Department (HRD) Yube Media Group, tempat bernaungnya Harian Vokal, berharap Harian Vokal ke depan bisa lebih bersinar dan berjaya. Dia juga sangat optimis kedepan Harian Vokal bisa menjadi media cetak yang dibutuhkan masyarakat, sehingga masyarakat merasa ada yang kurang tanpa hadirnya Harian Vokal. Syukuran hari jadi ke-3 Harian Harian Vokal dilanjutkan dengan peniupan lilin dan pemotongan kue ulang tahun oleh Tun Akhyar dan diberikan kepada Irfan Tanjung. Selain Irfan, potongan kue juga diberikan kepada salah seorang wartawan senior, Dairul Riadi,

yang kebetulan pada saat bersamaan juga merayakan ulang tahun dirinya. Pada kesempatan itu, Irfan Tanjung secara simbolis juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) karyawan yang dikeluarkan oleh Yube Media Group kepada Andika, fotografer Harian Vokal untuk mewakili karyawan lainnya. Sebelumnya, acara didahului dengan mengumandangkan pembacaan ayat suci Alquran yang dibacakan oleh salah seorang karyawan Harian Vokal, Irwansyah. Selanjutnya penyampaian Tausiah singkat selama 15 menit oleh ustadz Bakhtiar Nasuition. Peringatan hari jadi ke-3 Harian Vokal kali ini memang tidak dihadiri owner Harian Vokal yang sekaligus CEO (Chief Eksekutif Officer) Yube Media Group, H Yusrizal Koto, karena sedang berada di luar kota.(rul) Perwajahan: ABDA


CMYK

8

SENIN

Advertorial HARIAN VOKAL

3 Desember 2012/19 Muharram 1434 H

RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bengkalis merupakan salah satu unit pelayanan andalan Negeri Junjungan yang bergerak di bidang jasa kesehatan, yang secara langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Saat ini RSUD Bengkalis sudah memiliki perlengkapan medis canggih dan 20 dokter spesialis berpengalaman. Diharapkan hal itu akan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Bengkalis. Dari 20 doker spelialis itu, terdiri dari 3 dokter spesialis bedah, 2 dokter

spesialis obygin, 2 dokter spesialis anak, 1 dokter spesialis radiology, 2 dokter spesialis penyakit dalam, 2 dokter spesialis syaraf, 1 dokter spesialis patologi klinik, 2 dokter spesilalis mata, 1 dokter spesialis kulit dan kelamin, 1 dokter spesialis gizi, 1 dokter THT, 1 dokter spesialis paru

dan pernapasan dan 1 dokter spesialis patologi anatomi. Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga melengkapi RSUD tersebut dengan 16 dokter umum dan 3 dokter gigi. Hal itu merupakan upaya keras Pemkab meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Bengkalis. Dengan status tipe B, RSUD Bengkalis yang telah memiliki alatalat medis canggih serta dokter spesialis berpengalaman, kini menjadi rumah sakit rujukan di daerah pesisir.

Pemkab Sangat Responsif SALAH seorang dokter spesialis jantung dr Evi Supriadi, menilai perkembangan RSUD Bengkalis dalam melayani pasien dengan penyakit yang berkaitan dengan pembuluh darah (fvskuler), dinilai sudah baik. Hal itu juga berkat respon positif Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mengoptimalkan pelayanan di bidang kesehatan. "Saya menilai, Pemerintah sangat support. Bahkan peralatan di sini sudah terbilang cukup lengkap," kata dokter yang baru dua bulan ini bekerja di RSUD Bengkalis. Terkait masih adanya masyarakat yang memilih berobat ke negara tetangga, menurut dr Evi Supriadi hal itu hanya merupakan tradisi. "Saya melihat hal itu seperti budaya yang selama ini selalu diterapkan masyarakat Bengkalis. Padahal saya menilai RSUD Bengkalis ini cukup bagus dan lengkap dan juga ditanggani oleh dokter spesialis. Namun yang paling penting, kami selaku dokter akan mengubah pelayanan dan memaksimalkannya," ucapnya. Sesuai dengan visi Pemkab Bengkalis, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan menyediakan pelayanan komprehensif bermutu tinggi, semua fasilitas yang tersedia di RSUD Bengkalis dirancang khusus sesuai dengan fungsinya, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan.

dr Evi Supriadi Dokter Spesialis Rekam Jantung

"Kami Melayani dengan Ramah, Santun, Senyum dan Bersahabat" PEMKAB Bengkalis optimis, RSUD Bengkalis mampu meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Hal itu juga menjadi prioritas pihak RSUD, seperti dikatakan Direktur RSUD melalui Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan RSUD Drg Yenni Fariza. "Prioritas kami adalah pelayanan kepada masyarakat. Sesuai dengan moto kami, "Kami melayani dengan ramah, santun, senyum dan bersahabat", kata Wadir. Masyarakat diharapkan memberikan kepercayaannya kepada RSUD Bengkalis dalam melayani dan meningkatkan mutu kesehatan masyarakat. Patut dibanggakan, dengan pelayanan lebih baik, cepat, serta bertambahnya dokter spesialis serta berbagai macam peralatan medis canggih, dari hari ke hari kunjungan pasien kian meningkat. "Alhamdulillah, RSUD Bengkalis juga merupakan RSUD rujukan dari kecamatan-kecamatan, bahkan dari Kabupaten Kepulauan Meranti," kata Drg Yenni Fariza didampingi Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasaranan RSUD Bengkalis Sovia Yanti, saat berbincang bincang diruang kerjanya.

Drg Yenni Fariza Wadir RSUD Bengkalis

Peralatan Medis Canggih

JOHN Hariyadi, AMR memperlihatkan alat medis canggih milik RSUD Bengkalis

PETUGAS Radiografer ruang Radiologi memperlihatkan alat canggih medis tersebut.

RSUD Bengkalis juga memiliki bank darah dan dilengkapi para medis dan petugas yang bekerja dengan serius. Penanggung Jawab: FITRI MAYANI

DENGAN peralatan serba canggih di RSUD Bengkalis, warga tidak perlu khawatir akan biaya. Sebab, perawatan dan berobat di RSUD Bengkalis tidak dibedakan antara masyarakat umum (yang tidak memiliki KTP dan KK Bengkalis-red) dengan masyarakat yang masuk pada program Jaminan Kesehatan Masyarakat Daerah (Jamkesmasda). Peralatan medis canggih yang telah berfungsi di Instalasi Radiologi RSUD Bengkalis di antaranya Ultrasonography (USG) Doppler, yaitu alat pemeriksaan USG yang mengutamakan pengukuran aliran darah, terutama aliran tali pusat. Alat ini digunakan untuk menilai keadaan dan kesejahteraan janin. CT Scan, yang berfungsi untuk menghasilkan foto bagian-bagian dalam tubuh dengan lebih lengkap dan akurat. Hal ini dikarenakan foto yang dihasilkan dari CT-Scan ini merupakan foto (gambar) bagian dalam tubuh berupa irisan. X-Ray Fluoroscopy, XRay Mobile Unit, General XRay dan X-Ray Mamografy yang dipergunakan untuk mengetahui bagian dalam tubuh, khususnya paruparu. X-Ray menjalankan fungsi kerjanya dengan penggunaan sinar radiasi. Peralatan medis canggih lainnya yang dimiliki RSUD Bengkalis yaitu Tread Mill yang berfungsi untuk mengetahui kondisi jantung pasien dan Audiometry untuk membantu pasien penderita gangguan pendengaran. Dari hasil tes Audiometry, bisa diketahui derajat gangguan pendengaran, sehingga bisa diambil langkah-langkah untuk membantu kemampuan mendengar pasien. Selain itu, juga telah tersedia berbagai macam peralatan medis Fisioterapy. "Kenapa harus berobat ke luar? RSUD kita sudah cukup lengkap kok," ujar Sovia Yanti, Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana RSUD.

DOKTER Spesialis Radiologi Dr Harris S A Hutagaul Sp Rod memeriksa pasien dengan mengguanakan alat medis canggih.

KASI Sarana dan Prasarana RSUD, Sovia Yanti, (baju dinas pemkab) memperlihatkan alat medis yang ada di ruang Radiologi.

PETUGAS melihatkan alat medis canggih yang ada diruangan Fisioterapi. Perwajahan : PEPEN PRENGKY


CMYK

9 SENIN

3 Desember 2012/ 19 Muharam 1434 H

HARIAN VOKAL

Aktivitas Pembangunan PT PLJ Rusak Jalan  Warga Tuntut Janji Perbaikan DUMAI(VOKAL)-Developer PT Pembangunan Laksamana Jaya (PLJ) yang mengerjakan perumahan Panorama di Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, mendapat protes keras dari warga setempat, Minggu (2/12). Warga menuding aktivitas pembangunan developer tersebut telah merusak Jalan M Yusuf yang sering dilalui kendaraan bertonase tinggi milik perusahaan. Salah seorang warga, Zulkarnaen mengatakan, akibat aktivitas kendaraan perusahaan itu jalan yang menjadi akses penting warga rusak berak. Maka dari itu, warga sepakat melaporkan PT PLJ ke kelurahan setempat agar segera memperbaiki jalan tersebut. “Jalan kami rusak berat karena mobil operasional PT Pembangunan Laksamana Jaya ini. Warga sepakat membuat laporan ke kelurahan. Dalam laporan itu, warga meminta pihak perusahaan melakukan perbaikan jalan yang kondisinya saat ini rusak,” jelas Zulkarnaen. Dikatakan Zulkarnaen, pihak perusahaan sebelumnya menjanjikan warga bahwa jalan yang rusak akan segera diaspal ulang. Namun janji tersebut, tak pernah direalisasikan hingga saat ini. Sementara itu, Humas PT PLJ, Sinaga mengatakan, permasalahan ini telah dibahas dengan pihak kelurahan dan nanti akan diperbaiki kembali. Pembangunan jalan pada perumahan tahap pertama juga

telah dibicarakan dengan pihak kelurahan. “Jalan ini akan kita perbaiki kembali dan untuk sementara telah ditimbun. Hal ini telah kita koordinasikan kepada lurah termasuk pembangunan jalan di perumahan tahap pertama dan tahap kedua. Namun semua ini butuh waktu, karena semua proses melalui mekanisme berlaku dari perusahaan sendiri,” kata Sinaga. Di tempat terpisah, Lurah Medang Kampai, Ramlan membenarkan adanya laporan dari sejumlah warga mengeluhkan rusaknya jalan mereka akibat aktivitas kendaraan PT PLJ. Kerusakan itu sangat diprotes warga karena di dalamnya ada SMU. “Jalan ini sangat vital karena ada SMU di sana. Sedangkan pihak perusahaan sendiri belum berkoodinasi dengan kelurahan soal proses selanjutnya. Jadi saya tegaskan lagi, apa yang disampaikan perusahaan yang katanya sudah melakukan koordinasi sangatlah tidak benar,” bantah Lurah Mendang Kampai. (rkc/mza)

Status Tanah Rumah Ibadah Perlu Diperjelas DUMAI(VOKAL)-Di Kota Dumai, terdapat 429 rumah ibadah. Dari total tersebut, baru 110 rumah ibadah yang tanahnya sudah bersertifikat, sisanya baru berstatus hak pakai/wakaf. Status tanah rumah ibadah ini perlu diperjelas supaya di kemudian hari tidak dirobohkan atau digusur oleh pihak yang berkepentingan. Demikian disampaikan Kabid Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Dumai, Zulkifli Hasibuan kepada wartawan dalam peresmian Masjid Nurul Iman di Kelurahan Jaya Mukti, akhir pekan lalu. Seluruh pengurus masjid/ musala diminta mempertegas status tanah rumah ibadah apabila tidak ingin tanah tersebut disengketakan

SMS Anda ke

oleh ahli waris di kemudian hari. “Tanah wakaf harus dipertegas dengan mengurus surat akte ikrar wakaf melalui Kantor Urusan Agama (KUA). Bila perlu ditingkatkan menjadi sertifikat agar dikemudian hari tidak ada tuntutan dari ahli waris,” katanya. Menurut Zulkifli, hal tersebut perlu dilakukan karena di Indonesia pada umumnya sudah banyak rumah ibadah yang tanahnya disengketakan oleh ahli waris, sehingga rumah ibadah yang telah berdiri terpaksa dibongkar atau digusur. “Kita berharap hal seperti itu tidak terjadi di Kota Dumai. Untuk itu pengurus masjid/ musala harus segera memperjelas status tanah tersebut,” tegasnya. (ysl)

0812 7643 124

+6285355715XXX ass pak kapolsek mandau, sya wrga jln tegal sari duri, tlong tutup cafe agus yg brkdk warkop agus, suara musik yg sampai menggangu kami pak sampai jam 2 mlam, jadi tempat mbuk2an dan ajang prostitusi, tolng d tutup pak.trims +6285374910XXX maaf,u/RT 21 d jl. diponegoro gg.sentol Tlg carikan solusi bagaimana carany supaya jalan ni bagus & mudah u/ ditempuh termasuk warga yg sudah bertahun2 ikut serta mengeluh, dgn jalan becek yg bikin motor terpuruk &dan berlumpur di saat hujan. Terkadang kluar dr rumah, bner2 menyulitkan kendaraan bermotor u/ menempuh jalan yg berlumpur dgn tanah kuning.

Yusrhel

WAKIL Walikota Dumai H Agus Widayat (dua dari kiri) mengikuti sidang senat terbuka acara wisuda mahasiswa AKRI Dumai DIII, di Hotel Comfort Dumai, Sabtu (1/12).

AKRI Dumai Wisuda 52 Diploma III DUMAI(VOKAL) -Akademi Akuntansi Riau (AKRI) Dumai mewisuda 52 mahasiswa lulusan Diploma III (DIII) dari jurusan Akuntansi dan Perpajakan yang terdiri dari 14 orang putri dan 38 orang putra, di Hotel Comfort Dumai, Sabtu (1/12). Sebelum prosesi wisuda dilaksanakan, terlebih dahulu digelar sidang senat terbuka yang dipimpin langsung Di-

rektur AKRI Dumai, Zulkifli. Acara wisuda ini dihadiri Wakil Walikota Dumai H Agus Widayat, Ketua Yayasan AKRI Dumai Zulkifli AS beserta segenap civitas akademi AKRI Dumai dan undangan lainnya seperti Ketua Aptisi Wilayah X-B Riau Kepri, Koordinator Kopertis Wilayah X Sumbar, Riau, Jambi dan Kepri. Dalam sambutan singkat-

nya, Wakil Walikota (Wawako) Dumai H Agus Widayat mengatakan, wisuda ini bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi merupakan langkah awal untuk menatap masa depan yang lebih baik dan menunjukkan jati diri seseorang. Selepas ini, para mahasiswa ini hendaknya dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Pemko Gelar Pelatihan Manajemen Masjid DUMAI(VOKAL)-Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra),) menggelar Pelatihan Manajemen Masjid bagi seluruh pengurus masjid se-Kota Dumai di Ball Room Hotel Comfort Dumai, Minggu (2/12). Acara ini diadakan selama dua hari dari tanggal 2-3 Desember 2012. Pelatihan ini dibuka Asisten II Bidang Ekonomi Sekretariat Pemko Dumai, H Syamsuddin Ismail mewakili Wakil Walikota, H Agus Widayat yang berhalangan. Hadir pada kesempatan itu Kepala bagian Kesra, H Faizal, Perwakilan Kementerian Agama Kota Dumai, tokoh masyarakat, tokoh agama dan undangan lainnya. Syamsuddin dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah sangat menyambut baik dilaksanakannya Pelatihan Manajemen Masjid ini dengan harapan fungsi masjid dapat lebih dimaksimalkan lagi dalam upaya membina umat agar menjadi masyarakat yang berakhlakul karimah. “Melalui kegiatan ini, kita berharap seluruh pengurus dapat menjadikan masjid se-

bagai pusat peribadatan serta menjadikan media komunikasi dan pembinaan umat dalam mewujudkan masyarakat Kota Dumai yang berakhlakul karimah,” katanya. Menurutnya, masjid bukan saja sebagai pusat pelaksanaan salat berjemaah, tetapi juga dapat berfungsi sebagai sarana ibadah lainnya seperti pembentukan moral umat. Hal ini perlu dilakukan di tengahtengah masyarakat Kota Dumai yang majemuk dan heterogen. “Kemajuan zaman yang serba modern harus dibarengi juga dengan pembinaan akhlak yang kuat sehingga akan terbina keimanan umat secara baik. Untuk mewujudkan masyarakat yang madani, masjid harus dapat dijadikan pusat kegiatan bagi masyarakat,” paparnya. Syamsuddin berharap, seluruh peserta pelatihan dapat mengikuti kegiatan ini hingga selesai untuk mendengarkan dan memahami penyampaian nara sumber yang khusus didatangkan panitia untuk memberikan materi. Apabila tidak paham, peserta pelatihan dapat bertanya langsung kepa-

da nara sumber. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, H Paizal yang juga Kabag Kesra dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pelatihan Managemen Masjid diikuti 206 peserta yang berasal dari pengurus Masjid se-Kota Dumai. “Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk mengembalikan peran masjid sebagai pusat Ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya seperti dapat dijadikan pusat media komunikasi bagi umat,” katanya. Menurutnya, kegiatan ini sangat perlu dilaksanakan mengingat saat ini fungsi sudah sangat jauh dari peranan sesungguhnya. Maka dari itu, guna memberikan pemahaman kepada seluruh pengurus masjid dilaksanakan kegiatan pelatihan ini dengan menghadirkan nara sumber dari Kementerian Agama yang akan menjelaskan fungsi masjid sesungguhnya. “Peserta pelatihan pada kesempatan ini akan mengikuti tiga metode, seperti ceramah, diskusi dan tanya jawab. Dan kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 2-3 Desember 2012,” pungkasnya. (ysl)

+6283185870XXX Assalamualaikum pak kapolres kota dumai dan pak lantas polres dumai tolong di razia pemuda yg sering melakukan balap liar di dpn ramayana setiap malam minggu kami masyarakat sangat resah melihat pemuda ungal 2 lan...

Pemadam Kebakaran Kodim 0303 PLN Polresta RS Bhayangkara RSUD Dumai RS Pertamina Dumai Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

38208 31303 37123 31007 36942 38367 439200

YUSRHEL

ASISTEN II Bidang Ekonomi Sekretariat Pemko Dumai, H Syamsuddin mengalungi tanda peserta kepada peserta Pelatihan Managemen Masjid bagi seluruh pengurus masjid se-Kota Dumai, di Hotel Comfort Dumai, Minggu (2/12).

“Kepada wisudawan diberharapkan dapat menjadi pelopor dalam bidang pendidikan, sekaligus mampu melahirkan karya-karya yang bisa mencetak lapangan pekerjaan bagi orang lain. Saya harap lulusan AKRI Dumai ini agar dapat memberi kontribusi positif kepada Pemerintah Kota Dumai dan mempunyai tanggung jawab untuk memberi pencerahan pada ma-

syarakat,” pinta Agus Widayat. Selain itu, lulusan AKRI ini juga dituntut agar dapat berperan aktif dalam percepatan pembangunan di Kota Dumai. “Dengan adanya peran aktif ini, diharapkan pulamampu mencetak dan membentuk sumber daya manusia yang berkompeten dan mampu bersaing dalam dunia kerja lainnya,” pungkasnya. (ysl)

MUI Taja Lomba Debat Tentang Islam  Tingkat Pelajar se-Kota Dumai DUMAI(VOKAL)-Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1434 H, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Dumai bekerja sama dengan Madrasah Aliyah Negeri 1 Dumai akan mengadakan lomba debat tentang Islam tingkat pelajar SMA, SMK dan MA se-Kota Dumai. Demikian disampaikan Ketua MUI Dumai, H Lukman Syarif kepada Harian Vokal, Minggu (2/12) kemarin. Menurutnya, pada lomba debat ini para peserta akan memperdebatkan 10 judul/mosi yang telah ditentukan panitia dalam waktu 15 menit sebelum pertandingan dimulai. Hal ini dimaksudkan agar peserta dapat berdebat secara spontan tidak bergantung pada hafalan dan teks. “Semua judul lomba debat akan mengarah kepada proses pengembangan dan penguatan kepedulian sosial dan tanggungjawab remaja Islam terhadap ummat dan agamanya terhadap kejadian atau

peristiwa yang terjadi di sekitar kehidupan ummat. Untuk itu para peserta diharapkan dapat memberikan argumentasi yang kuat, jelas dan ringkas berdasarkan Al Quran, hadis dan pendapat para ulama Islam,” ujarnya. Lukmas Syarif menjelaskan, lomba debat ini bertujuan membantu generasi muda Islam dalam mengembangkan potensi diri mereka, seperti leadership mentality and capacity, kemampuan berfikir cepat, responsif dan membangun argumentasi yang kuat dan konkrit dalam berfikir dan berbuat. “Sebagai sebuah apresiasi dan motivasi kepada generasi muda, kita untuk dapat tampil sebagai generasi pemimpin hari esok dengan kemampuan leadership yang lebih baik dan amanah. Di ajang ini panitia menyediakan hadiah uang tunai sebesar Rp3 juta dan piala bergilir GM Pertamina RU II Dumai untuk juara I. Juara II akan mendapat uang tunai Rp2 juta,” papar Lukman. (ysl)

Raskin Hingga Desember Sudah Didistribusikan DUMAI(VOKAL)-Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Sosial sudah mendistribusikan beras miskin (Raskin) hingga Desember 2012 kepada 10.015 tumah tangga sasaran (RTS) penerima manfaat yang tersebar di seluruh Kecamatan se-Kota Dumai. Demikian disampaikan, Kabid Pengentasan Kemiskinan Dinas Sosial, Asrizal kepada Harian Vokal, akhir pekan kemarin. ”Kita sudah menyalurkan beras raskin kepada 10.015 RTS hingga Desember 2012. Pembagian raskin ini sudah dilakukan awal November lalu,” kata Asrizal.

Dijelaskan Asrizal, Raskin itu didistribusikan setiap triwulan. Sejauh ini tidak ditemui kendala dalam penyaluran Raskin kepada masyarakat, semuanya berjalan dengan baik dan lancar. Data penerima raskin tersebut disesuaikan dari hasil pendataan BPS. Setiap RTS mendapatkan jatah sebanyak 15 kg/bulan. “Alhamdulillah pendistribusian Raskin berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan. Selain untuk mengentaskan kemiskinan, program ini juga untuk mengimbangi harga beras di pasaran agar tidak terjadi lonjakan harga,” terangnya. (ysl) Perwajahan: ANDIXER


10

HARIAN VOKAL

SENIN

3 Desember 2012/19 Muharram 1434 H

LINTAS Akses Jalan Semua Desa di Siak Dibuka SIAK (VOKAL)-Akses jalan seluruh desa yang ada di Kabupaten Siak dibuka untuk untuk mempermudah warga agar t idak terjad i keterisoliran bagi desa. "Hampir semua akses jalan desa melalui jalur darat sudah dibuka, tinggal di Teluk Lanus karena masih menunggu izin Kemenhut," kata Bupati Siak Syamsuar di Dusun Sungai Niur, Desa Koto Ringin, Kecamatan Mempura, belum lama ini. Menurut Bupati, selain akses jalan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan pembangunan lainnya oleh Pemkab Siak dilaksanakan harus betul-betul pro rakyat. Untuk Desa Koto Ringin sebut Bupati, tahun ini Pemkab Siak membangun jalan baru menuju Kecamatan Pusako. Selain itu, jalan alternatif menuju Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), termasuk pelabuhan, karena diharapkan ke depannya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitarnya, dapat meningkatkan pendapatan, dan membuka lapangan pekerjaan baru. Gel iat pembangunan yang d ilakukan Pemkab Siak ini, kata Bupati, harus diiringi dengan kesiapan masyarakat. Artinya, jangan sampai masyarakat jadi penonton dan tidak ambil manfaat dari apa yang Pemkab lakukan. Seperti, pendidikan bagi anak-anak harus diperhatikan. Tidak ada lagi alasan didengar ada anak-anak yang tidak sekolah karena orang tuanya yang tidak mampu. Kemudian semangat kewirausahaan dalam mengembangkan potensi yang ada, mengingat Siak ini banyak potensi yang belum tergali. "Saya hanya mengingatkan, dalam beberapa tahun ke depan Siak ini mengalami pertumbuhan yang pesat," ujar dia. Pertumbuhan ini, kata Bupati, tentu membawa perubahan kemajuan, tidak hanya bagi daerah, namun juga bagi masyarakat. Selain itu perubahan yang dirasakan ini tentu harus dirasakan manfaatnya. Jangan sampai orang lain menikmati, sementara kita jadi penonton. (rpc/rus)

Jalan ke Perawang Mendesak Dibangun 2 Arah PERAWANG (VOKAL)-Padatnya arus lalu lintas ditambah geliat pembangunan sarana perkantoran, pendidikan dan sarana umum lainnya d i jalan antara Simpang Meredan-Km 11, dipandang sebagai hal yang mendesak untuk dibuat dua arah. Harapan ini d isampaikan sejumlah masyarakat Perawang, pekan lalu. "Jalan menuju kantor Camat Tualang baru kini luar biasa padatnya, terutama pada jam sibuk pagi dan siang. Harus ekstra berhati-hati jika melaluinya, terutama jika akan menyeberang, sudah banyak di jalan itu terjadi tabrakan,’’ kata salah seorang warga, Rizal. Dia berharap agar pemerintah membangun jalan dua jalur karena jalan tersebut sudah sangat padat oleh kendaraan, tidak layak lagi masih menggunakan satu jalur. Belum lagi kendaraan besar seperti bus menuju terminal lama Perawang yang berada di pusat kota. Menanggapi keinginan masyarakat Perawang ini, anggota DPRD Siak asal Tualang, Masri menilai memang harus dibangun dua jalur. Pembangunan jalan dua jalur itu guna mengantisipasi padatnya arus lintas kendaraan di jalan tersebut yang sering menimbulkan lakalantas. Masri meminta Pemerintah Kabupaten Siak melalui dinas terkait memperhatikan dan menanggapi hal ini. "Karena apa yang kita sampaikan dasarnya adalah dari dan untuk masyarakat, maka pembangunan jalan dua jalur sudah sangat diperlukan," kata Masri. (rpc/rus)

Polres Siak

: 0764-20110

Polsek Sungai Apit

: 0766-51050

Polsek Minas

: 0761-993444

Polsek Perawang

: 0761-91448

Koramil Sungai Apit

: 0766-51061

Koramil Minas

: 0761-508033

Koramil Perawang

: 0761-92919

Rumah Sakit Siak

: 0764-20011

Pemadam Kebakaran : 0764-322113 Kantor Pos dan Giro

: 0764-20347

Informasi

: 0764-20108

Telkom

: 0764-20000

PLN

: 0764-20073

Penanggung Jawab/Redaktur: DELFI INDRA

HUMAS

TANDA TANGANI MoU - Bupati Siak Syamsuar menyaksikan penandatangan MoU kerja sama pengelolaan dan operasional traktor roda dua antara Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Provinsi Riau Irwan Effendi dengan Kadis Pertanian Peternakan Perikanan (Distannakkan) Kabupaten Siak Robiati di Desa Jayapura, Kecamatan Bunga Raya, pekan lalu.

 Kurang Diperhatikan Pemkab

45 Ha Sawah di Sabak Auh Berubah Jadi Kebun Sawit SIAK (VOKAL)-Sedikitnya sekitar 45 hektar lahan sawah dari total seluas 75 hektar yang berada di Desa Bandar Sungai, Kecamatan Sabak Auh, saat ini sudah dialihfungsikan oleh masyarakat. Hal ini terjadi disebabkan kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap petani pangan sehingga terjadilah alih fungsi lahan oleh masyarakat. Hal ini terungkap ketika anggota DPRD Siak Sutarno melakukan reses di Siak, baru-baru ini. Diakui Sutarno, hasil reses ketiga yang dilakukan anggota DPRD Siak yang di Desa Sabak Permai, Kecamatan Sabak Auh, aspirasi yang disampaikan salah seorang kepala desa setempat menyebutkan, bahwa ada lahan sawah yang sudah jadi lebih kurang seluas 75 hektar, saat ini sebanyak 45 hektar sudah dialihfungsikan oleh masyarakat menjadi tanaman sawit.

"Terjadinya alih fungsi lahan dari tanaman pangan beralih ke tanaman sawit yang telah dilakukan oleh sejumlah masyarakat Kecamatan Sabak Auh, dari pengakuan masyarakat, ini disebabkan kurangnya perhatian pemerintah daerah, khususnya dinas terkait terhadap petani pangan. Akibatnya, banyak petani pangan yang ada di Kecamatan Sabak Auh mengalihkan fungsi lahannya ke tanaman lain," ungkap Sutarno. Seperti apa kurangnya per-

hatian pemerintah daerah terhadap petani pangan ini, dari pengakuan masyarakat yang disampaikan kepada Dewan adalah, pertama tentang infrastruktur, kedua minimnya bantuan pupuk bersubsidi serta kurangnya peralatan penunjang produksi untuk kegiatan sawah seperti handtractor. Kendala inilah, lanjut Sutarno, yang menyebabkan sejumlah petani pangan di Kecamatan Sabak Auh mengalihkan fungsi lahannya ke tanaman sawit. "Dewan sangat menyayangkan hal ini terjadi. Pasalnya, pemerintah daerah yang ingin meningkatkan hasil pangannya kini terus membuka cetak sawah baru, sementara lahan sawah yang sudah jadi malah dibiarkan dialihkanfungsikan. Bagaimana hasil pangan mau meningkat,

INT

BUKA MUDZAKARAH - Bupati Siak Syamsuar memberi sambutan saat membuka Mudzakarah dan Ijtima Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia se-Riau, Jumat (30/11) di Masjid Agung Sultan Syarif Hasyim, Kompleks Islamic Center Siak Sri Indrapura.

sementara lahan sawah yang sudah jadi berubah dan terjadi alih fungsi lahan," kata Sutarno. Terkait kejadian ini, Sutarno meminta Pemkab segera dan cepat memikirkan dan mencarikan solusinya. "Jangan peme-

rintah bergiat membuat cetak sawah baru, tapi lahan sawah yang jadi malah terabaikan dan dibiarkan beralihfungsi. Oleh karenanya harus ada tindakan cepat dari Pemkab Siak," kata Sutarno. (rac/rus)

 Tangani Banjir

"Jangan Cuma Bantuan, Harus Ada Pencegahan" SIAK (VOKAL)-Beberapa kalangan masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak tidak hanya bisa memberikan sumbangan bantuan terhadap para korban banjir di daerahnya, tapi juga harus melakukan tindakan preventif yang nyata untuk mencegah terjadinya musibah banjir di masa datang. "Seharusnya pemerintah melakukan tindakan bagaimana mengatasi hal tersebut, setidaknya harus memikirkan pengaliran air sebagai pembuangan," kata Adi dan Rizal, dua mahasiswa STAI Siak, Sabtu (1/12) saat meninjau kampus mereka yang tergenang banjir sehingga tak bisa kuliah. Tak hanya kampus STAI yang menjadi langganan banjir setiap tahun, lanjut mereka, tapi Desa Buantan Besar, Langkai, Merempan dan Kwalian Jalan Harapan juga bernasib sama. Sejak diguyur hujan beberapa malam lalu, air sudah hampir masuk ke rumah warga. Apalagi di daerahdaerah yang datarannya memang rendah. "Jadi harus ada tindakan nyata dari pemerintah menurunkan alat berat yang dimiliki Dinas PU/ Kimpraswil Kabupaten. Kita rasa anggaran untuk mengatasi mu-

sibah banjir di Kesra sudah tersedia. Tidak bisa dana itu hanya untuk beli makanan lalu disumbangkan kepada korban banjir, tapi juga bagaimana mencari solusi pembuangan air," tandas Adi. Harus Pro Aktif Pihaknya juga berharap tindakan nyata dari instansi terkait kesehatan, misalnya dengan menurunkan tim pemantau kondisi kesehatan warga yang daerahnya direndam banjir. "Jangan hanya menerima laporan saja baru ada tindakan. Dan sudah sepatutnya pula aparatur desa, kelurahan maupun kecamatan pro aktif melihat kondisi di lapangan. Sekarang ini, jangankan desa-desa, areal perkotaan saja banyak kawasan yang rendah terendam air karena tidak lancarnya saluran pembuangan, ditambah aliran pembuangan air yang tidak memadai," kata Rizal. Sementara itu, Ketua RT 02 RW 02 Kwalian Jamasri, Sabtu (1/ 12), meninjau daerah tergenang banjir di kawasan Jalan Harapan. Atas inisiatif warga meminta RT mencari orang yang untuk diupah bekerja menggali parit dan selokan agar air bisa jalan. Warga bersedia patungan untuk membayar upahnya. (zul)

Pemkab Karimun Tawari Siak Pasok Kayu Mahang SIAK (VOKAL)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun mengharapkan kedatangan rombongan pengurus Kamar Dagang Industri (Kadin) Kabupaten Siak ke Karimun bisa membawa solusi bagaimana caranya bekerjasama membawa kayu jenis papan atau mahang celocok untuk bangunan. Pemkab Karimun mengaku saat ini mereka kesulitan sekali mendapatkan kayu-kayu, papan, bloti dan celocok untuk membangun rumah layak huni (RLH). Hal ini disampaikan Bupati Karimun Nurdin Basirun melalui Asisten II Sekdakab Karimun Arnedi saat ditemui Harian Vokal di Tanjung Balai Karimun,

Kamis (29/11) pekan lalu. "Dengan kedatangan pengurus Kadin Siak, mudah-mudahan ada solusi bagaimana cara untuk bisa bekerja sama membawa kayu jenis papan atau mahang celocok untuk bangunan. Memang, di satu sisi kita tahu sulitnya saat ini mengeluarkan kayu karena masaalah kayu sangat ketat aturanya. Namun kita berharap dengan pemerintah penegak hukum bisa ada jalannya karena kesulitan kami saat ini adalah mengenai bahan kayu untuk membangun rumah layak huni bagi masyarakat miskin di daerah kami," ungkap Arnedi. Dikatakannya, pihaknya siap memberikan bantuan kepada Kadin Kabu-

paten Karimun jika memang dibutuhkan komitmen antara dua kabupaten melalui Kadin Siak dan Karimun. "Pemkab Karimun siap memberikan bantuan kepada Kadin Karimun jika memang hal tersebut berlaku," katanya. Arnedi memaparkan, harga rumah layak huni yang dibantu pemerintah berkisar sekitar Rp20 juta. Dengan kelangkaan kayu seperti saat ini, tidak mungkin kontraktor rumah layak huni mengerjakan RLH di Karimun. "Maka dari itu kayu mahang sebagai celocok sangat kami butuhkan sekali," ujarnya. Sementara itu, Kadin Siak juga menawarkan bagaimana Siak bisa memasukkan batu-bata ke Karimun. "Siak kami

rasa siap melayani permintaan pengusaha Karimun terkait batu bata, baik ukuran dan kualitas kita siap layani. Cuma harus kita dudukkan komitmennya dulu," kata Ketua Kadin Siak Ruslan Lai. Pihaknya meminta Kadin Karimun dan Pemkab Karimun memprediksi kebutuhan batu-bata untuk dipasokkan Siak ke Karimun. "Mengenai permintaan pasokan kayu mahang untuk celocok saat ini belum dapat kita putuskan. Tentu harus ada kesepakatan dan koordinasi dulu dengan pihak hukum karena masalah kayu sangat rawan saat ini. Tapi apakah kayu mahang juga termasuk kayu larangan untuk dibawa, kita belum tahu persis," kata Ruslan. (zul) Perwajahan: PEPEN


11 SENIN

HARIAN VOKAL

3 Desember 2012/ 19 Muharram 1434 H

LINTAS Syukri: Pekat di Rohul Harus Disikapi dengan Serius PASIRPENGARAIAN (VOKAL)-Pertemuan antara Himpunan Mahasiswa Rokan Hulu (Himarohu), Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Rokan Hulu, Pemuda Rokan Hulu, dan aparat Kepolisian seputar permsalahan penyakit masyarakat (pekat) yang semakin menjamur5 di Rokan Hulu, harus disikapi serius oleh seluruh komponen masyarakat Rokan Hulu. Hal itu disampaikan, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Rokan Hulu (HMI Rohul), Syukri kepada wartawan, Minggu (2/12). Ia menjelaskan, pekat bukanlah persoalan biasa dan tidak bisa dianggap sepele, tapi, masalah serius yang harus dicari jalan keluarnya. Keberadaan pekat ditengah-tengah masarakat sudah mengusik ketenangan masyarakat, serta pekat adalah racun yang sangat berbahaya. "HMI Rohul selalu siap mendukung pergerakan yang dilakukan demi kebaikan Rohul, apalagi terkait permasalahan pekat yang mana sasaran empuk dari penyakit ini adalah generasi muda. Jika seandainya generasi muda kita telah terkena wabah dari penyakit ini, maka yang perlu kita pertanyakan ialah seperti apa nantinya negeri ini kedepan," kata Syukri. Dia menambahkan, generasi muda ialah estapet pemerintahan itu sendiri. Dan perlu di ketahui pekat adalah determinan terhadap deteriorasi generasi muda. Maka dari itu untuk mengantisipasi determinatif dari pemerintah Rohul kedepannya. Apalagi Rokan Hulu yang berjuluk Negeri Seribu Suluk yang harus dipertanggungjawabkan. "Baru-baru ini, kita sudah mengadakan pertemuan di Mapolres Rohul. Dan mudah-mudahan pertemuan itu bisa secepatnya terlaksana, sehingga pekat dapat dibersihkan di Rohul," jelasnya. (ber).

Pasca Banjir Puluhan Buaya Hantui Warga Bonai PASIRPENGARAYAN(VOKAL)-Selain kawanan gajah liar, saat ini puluhan buaya juga mengancam warga Desa Son tang, Kecamatan Bonai Darussalamdan Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu. Puluhan buaya dan gajha lira itu muncul pasca banjir melanda kawasan itu. Kemunculan buaya itu diketahui masyarakat, Kamis (29/11) lalu, sekitar pukul 13.00 WIB. Buaya jenis buaya ikan tersebut, muncul di lahan perkebunan

masyarakat. Berdasar laporan itu, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Rohul dibantu masyarakat berhasil menangkap seekor buaya dengan

panjang sekitar 2 meter dengan diameter badan antara 40-50 centimeter dari areal perkebunan, sementara puluhan buaya lainnya pergi ke arah sungai sekitar. Namun hingga, Minggu (2/ 12), masyarakat di dua kecamatan masih saja was-was dan merasa dihantui dengan munculnya buaya-buaya tersebut. Karena sejak daerah mereka

menjadi langganan banjir, baru kali ini muncul kawanan buaya masuk ke areal perkebunan masyarakat. Sementara itu, Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto mengatakan, puluhan kawanan buaya muncul di areal perkebunan masyarakat karena banjir tidak kunjung surut. Dengan kemunculan buaya, masyarakat merasa khawatir, apalagi jika sampai

mendatangi pemukiman. "Walaupun sudah kita laporkan dan telah dilakukan penangkapan oleh Dishutbun Rohul, namun sampai kini masyarakat masih was-was dan merasa takut. Apalagi buaya merupakan binatang buas yang suka memangsa apa saja, sehingga kekhawatiran warga meningkat," kata Kades Sontang itu. (rtc/rud)

Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu PASIRPENGARAIAN (VOKAL)-Tim Opsnal Polres Rokan Hulu, Jumat (30/11) menangkap Ar (17) dan RO (25), keduanya warga Desa Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu dengan barang bukti 11 paket sabu. Kapolres Rokan Hulu, AKBP Yudi Kurnian, kepada wartawan Jumat (30/11) siang menjelaskan, keduanya ditangkap Jumat dinihari sekitar pukul 03.00 Wib, di Jalan Simpang Kumail, Desa Tandun, Kecamatan Tandun Kabupaten Rohul. dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa sabu sebanyak 11 paket harga Rp300 ribu perpaket dan 5 paket masing-masing 1 gram dengan harga Rp1,7 juta per gram, satu set bong atau alat penghisap sabu. "Kita sudah berhasil melakukan penangkapan terhadap 2 tersangka diduga pengedar narkotika jenis sabu," ujarnya. Berdasarkan barang bukti tersebut, keduanya kemduian digelandang ke Mapolres guna dimintai keterangan sekaligus pengembangan kasus tersebut untuk menjerat jaringan pengedar sabu lainnya. "Kedua tersangka dan BB sudah kita amankan di Mapolres Rohul, guna lidik dan sidik," pungkasnya. (ber)

 Komitmen Bantu Kaum Dhuafa

Lima Panti Asuhan Dapat Tali Asih PASIRPENGARAIAN(VOKAL)-Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melalui Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Kadisnakertransos) Kabupaten Rohul komit dan konsisten menyalutkan bantuan sembako untuk kaum dhuafa atau fakir miskin dan anak yatim yang diasuh panti asuhan. Hal ini dikatakan oleh Kepala Disnakertransos Rohul, H Tengku Rafli Armen, Minggu (2/12). Menurutnya, bantuan sembako tersebut salah cara mengurangi beban orang tak mampu, disamping program lainnya,seperti rpogram bantuan modal untuk kelompok usaha bersama. Program Pemkab Rohul tersebut guna meminimalisir angka fakir dan miskin di Rokan Hulu. "Sembako berupa beras 202 Kg, mie isntan 11 kotak, sarden 39 kaleng, gula pasir 76 kg, susu 37 kaleng, minyak goreng 41 liter itu masing-masing untuk panti asuhan Ar-Royan, Kecamatan Kabun, Teriak Putri Tujuh dan Hidayatul Muslim Kecamatan Ujungbatu," paparnya. Diterangkannya, bantuan itu salah satu bukti komitmen Pemkab Rohul selain bentuk bantuan nyata ada juga bentuk program. Sedangkan untuk Panti Asuhan Budi Mulia dan Al-Khoiriyah Kecamatan Rambah, diserahkan, Senin (3/12) mendatang, total kaum duafa yang mendapat bantuan yakni di Panti Asuhan Al-Khairiyah 22 orang, Budi Mulia 29 orang, Ar-Royan 25 orang dan Teriak Putri Tujuh 66 orang. (ber)

Sekretariat DPRD Polres Polsek Ujungbatu Polsek Kunto Darussalam Pemadam Kebakaran Kantor Bappeda Kajari Pasirpengaraian Pengadilan Negeri Kantor Pos Pasirpengaraian Rumah Sakit Umum Daerah Bank Riau Pasirpengaraian BRI Pasirpengaraian Bank Mandiri Ujungbatu PLN Ranting Pasirpengaraian

: : : : : : : : : : : : : :

0762-91460 0762-91110 0762-61110 0762-62515 0852713373707 0762-91530 0762-91226 0762-91677 0762-91221 0762-91777 0762-91260 0762-91161 0762-61147 0762-91260

Penanggung jawab/redaktur: BAKHTARUDDIN

RTC

KEPALA Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B, Pasirpangaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Maizar berjalan di kebun buah naga yang ditanam para narapidana.

Napi Dilatih Tanam Buah Naga dan Karet PASIRPANGARAIAN(VOKAL)Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Pasirpangaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), melatih para narapidana menanam buah naga dan karet. Hal ini dikatakan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Pasirpaangaraian, Maizar, kepada wartawan, Sabtu (1/12). Ia menejlaskan, saat ini lebih seribu batang pohon buah naga sudah ditanam di lingkungan Lapas Pasir pangaraian. Kebun buah naga para napi ini terlihat indah, sebab ditata rapi. Tujuan pelatihan ini agar para napi aktif dan kreatif, dan menambahkan penghasilan bagi warga binaan.

"Kita bina mereka agar bisa mandiri, setelah mereka bebas nanti sudah bisa buka usaha sendiri tanpa memerlukan lahan luas," sebutnya. Diterangkannya, selain menanam pohon buah naga, juga membuat pembibitan karet lebih dari 15 ribu batang dengan konsep 3 akar tunggang, selain juga ada usaha cucian untuk roda 2 dan roda 4, rencana kedepan akan membuat air isi ulang, tenaga kerjanya semuanya warga binaan, mereka bisa mendapatkan pembelajaran bayak selama di lapas. "Tugas kita memanusiakan manusia dengan moto dulu aku melanggar hukum, sekarang aku

 Akibat Genangan Air Hujan

Jalan Kecamatan Ujungbatu Mirip Kolam UJUNGBATU(VOKAL)- S e jumlah ruas jalan di Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu,seperti Jalan Durian dan Jalan Jelutung, Kelurahan Ujungbatu mengalami rusak parah akibat digenangi air hujan. Sehingga permukaan jalan tersebut menyerupai kolam dan kubangan kerbau. "Rusaknya ruas jalan ini diakibatkan tergenangnya air hujan pada musim penghujan tahun ini. Hampir tiap malam hujan turun sehingga membuat sejumlah titik permukaan ruas Jalan Durian, Gang Horas dan Jalan Jelutung Kelurahan Ujungbatu menyerupai kolam," kata Ismet, warga Kelurahan Ujungbatu, Minggu (2/12). Menurut Ismet, meski beberapa ruas jalan lingkungan kelurahan Ujungbatu yang hanya berjarak puluhan meter dan ratusan meter dari kantor lurah dan camat Ujungbatu, namun sampai saat ini belum ada tandatanda akan diperbaiki. "Saya juga heran kenapa sejumlah akses jalan diling-

kungan kelurahan Ujungbatu sebagai Ibu Kota Kecamatan Ujungbatu belum diaspal maupun pembangunan drainase. Tentu saja pada musim hujan kondisi jalan akan lebih parah karena ruas jalan digenangai air serta tiap saat dilewati kenderaan roda dua dan roda empat. Wajar permukaan jalan bagaikan kolam dan kubangan kerbau," imbuh Iwan warga Gang Horas kelurahan Ujungbatu itu. Untuk menyikapi rusaknya kondisi jalan tersebut, Camat Ujungbatu, Iwan Suryawan, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar pro aktif dalam melakukan perbaikan melalui swadaya dan kerja bhakti. Iwan juga mengaku telah mengusulkan pembangunan kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbangdes) maupun Musrenbang tingkat kecamatan. Namun, warga perlu bersabar menunggu pemerintah merealisasikan pembangunan ruas jalan itu. (rtc/rud)

belajar, esok hari aku membangun," ujarnya. Ditambahkan, pihak tetap komit dan konsisten untuk

memberikan pembinaan bagi narapidana, mereka belajar dilapas, setelah bebas mereka sudah mudah mencari kebu-

tuhan hidup mereka, karena sudah punya keterampilan dan skil untuk melanjutkan hidup. (ber)

Jalan Santai HAB Diikuti Ribuan Peserta PASIRPANGARAIAN(VOKAL)Jalan santai menyambut Hari Amal Bakti (HAB) ke-67 Kementerian Agama yang dilaksanakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (1/12) lalu diikuti ribuan peserta, dari kalangan pelajar dan masyarakat. Jalan santai yang mengambil start di Kantor Kemenag Rohul menyusuri Jalan Tambusai dan kembali lagi dibundaran Tugu Ratik Togak depan Islamic Centre menuju finish di Kantor Kemenag Rokan Hulu, itu dilepas Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Rokan Hulu, H Zulkifli Syarif. Selain pelajar dan masyarakat, juga terlihat para pejabat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, antara lain, Kasi Urais dan Haji, H Rusli, Kasi Mapenda, H Syahruddin, Kasi Penamas dan Pekapontren,

H Abd Rahman Jailani, Penyelanggara, Zawa Elaflisman, dan seluruh Kepala KUA dan Madrasah se Rokan Hulu. Dalam arahanya pada pelepasan tersebut, H Zulkifli Syarif, mengingatkan agar semua peserta yuang merupakan keluarga besar Kemenag Rokan Hulu bisa memanfaatkan kegiatan dengan menjalin hubungan silaturahim. Sebab, hubungan silaturrahim sangat diperlukan untuk terciptanya hubungan yang harmonis antar keluarga besar Kemenag dan masyarakat. Sehingganya, dalam pelaksanaan tugas di Kemenag nantinya bisa berjalan dengan kondusif. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana peringatan HAB ke-67 Kemenag, H Rusli, mengemukakan, jalan santai ini merupakan kegiatan rutin yang selalu digelar setiap memperingati HAB.

Lebih jauh Rusli menjelaskan, tujuan kegiatan itu untuk menjalin hubungan silaturrahim antar keluarga besar Kementerian Agama se Rokan Hulu. "Semua satker di lingkungan Kemenag ikut dalam kegiatan ini, dan inilah salah satu ajang kita mempererat hubungan silaturahim," ujar Rusli. Usai jalan santai dilanjutkan dengan pencabutan undian doorprize bagi peserta. Sejumlah hadiah sudah disiapkan panitia. Mulai dari kulkas, sepada, rice cooker, jilbab, sarung, mukena dan ratusan hadiah lainnya. Disamping jalan santai, bersempena dengan HAB ini juga dilaksanakan lomba membaca surat pendek, tahfidz Al Quran, festival rebana dan pemilihan pegawai berprestasi dan lainnya. Smentara acara puncak HAB dilaksanbakan Senin (3/12) dengan sebuah upacara. (ber)

PABER SIAHAAN

SEORANG peserta jalan santai menyambut Hari Amal Bakti (HAB) ke-67 Kementerian Agama mendapat hadiah kulkas yang langsung diserahkan panitia pelaksana, Sabtu (1/12). Perwajahan: HASAN SHOLIHIN


12 SENIN

HARIAN VOKAL

3 Desember 2012/19 Muharram 1434 H

LINTAS Wabup Lepas Komunitas Bersepeda Santai BENGKALIS (VOKAL)-Dalam Kunjungan Walikota Bukittinggi, Ismet Amis beserta rombongan ke Negeri Junjungan disambut antusias oleh masyarakat Kabupaten Bengkalis dengan menggelar sepeda santai yang dibuka oleh Wakil Bupati Bengkalis, H Suayatno, Minggu (2/12) di Jendral Sudirman, Pusat Kota Bengkalis. Wakil Bupati, H Suaytano, beserta rombongan Walikota Bukit tinggi ikut bersepeda bersama masyarakat yang mengambil start dan finish di areal Taman Kuliner Cik Mahatin, Jalan Jenderal Sudirman Bengkalis. H Suayatno yang menggenakan kaos dan celana training warna putih didampingi para pejabat Bengkalis terlebih dahulu melepaskan hampir 1.000 masyarakat kota Bengkalis yang ikut bersepeda santai. 1.000 komunitas bersepeda tersebut melintasi 9 ruas jalan sepanjang hampir 15 km. Mulai dari Jalan Sudirman menuju Jalan Stadion M Ali Air Putih, masuk ke Jalan Pramuka atau Jalan Antara menuju simpang empat Jalan Tandun dan turun ke Jalan Hangtuah menuju Jalan SMEA lalu turun ke Jalan Kelapapati Laut menuju finish di Taman kuliner Cik Mahatin, Jalan Sudirman. Acara yang digelar Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Bengkalis ini dilakukan untuk memperkenalkan komunitas bersepeda Bengkalis kepada rombongan Rally Wisata Walikota Bukittinggi dan rombongan. (ias)

Desa Api-api Pelopori Stop BABS BUKITBATU (VOKAL)–Desa Api – Api Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis menjadi pelopor desa stop buang air besar sembarangan (SBABS) yang dikampanyekan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Sabtu (1/12) lalu. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, H Herman Baran bersama Kepala UPTD Kesehatan Bukit Batu, Hj Negawati dan Kepala Desa Api-Api, Khairil Anwar mendeklarasikan desa tersebut sebagai desa yang sukses menerapkan SBABS. Deklarasi tersebut dibacakan di halaman Kantor Kepala Desa Api-Api dan masyarakat setempat. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, H Herman Baran dalam kesempatan itu mengatakan bahwa kesehatan merupakan aspek amat penting di tengah-tengah masyarakat. “Untuk kesehatan, aspek pencegahan merupakan hal yang amat penting. Sanitasi merupakan salah satu bentuk pencegahan masalah kesehatan, antara lain dalam bentuk sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Saya sampaikan penghargaan karena desa Api-Api merupakan desa pertama yang mendeklarasikan stop BABS di Kecamatan Bukit Batu ini," ujar Herman. Herman juga mengajak masyarakat desa ApiApi dan desa-desa lainnya untuk membiasakan cuci tangan pakai sabun (CTPS) sebelum makan, sesudah BAB, sebelum memasak dan menyiapkan makanan serta pada kesempatan lain. "Menghentikan buang air besar sembarangan (BABS) akan menurunkan sekitar 94 persen kasus diare, program stop BABS ini dapat menurunkan kasus diare," katanya lagi Stop BABS lanjut Herman merupakan salah satu bentuk langka preventif terjadinya penyakit menular seperti diare, ISPA dan sebagainya. Sementara itu Kepala Desa Api-Api, Khairil Anwar mengucapkan terimakasih kepada semua pihak mulai dari dinas kesehatan dan juga kepada masyarakatnya "Atas nama pemerintah dan masyarakat desa saya sangat berterimakasih kepada semua pihak dalam mendukung stop BABS di desa Api-Api ini, stop BABS yang merupakan bagian dari sanitasi yang baik harus terus didorong, mengingat masih banyak masyarakat yang belum menyadari dan menjadikan itu sebagai urusan pribadi, untuk itu dukungan dari seluruh masyarakat terus kita harapkan," kata Khairil Anwar. (ias)

ANDRIAS

RUMAH warga di perbatasan Desa Air Putih dengan Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, sudah bertahun-tahun menjadi langganan banjir setiap hujan turun, Minggu (2/12). Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Bengkalis peduli dengan penderitaan yang dialami warga tersebut.

7 Tahun Jadi Langganan Banjir  Perbatasan Air Putih-Sungai Alam BENGKALIS (VOKAL)–Warga di perbatasan Desa Air Putih dengan Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, sudah 7 tahun menjadi langganan banjir setiap hujan turun, tepatnya setelah Pemerintah Kabupaten Bengkalis membangun jalan selebar 12 menuju Selat Baru, Kecamatan Bantan. Sebab, parit besar yang digali menggunakan alat berat di sisi kiri dan kanan jalan, menjadi bertumpu air dari segala arah. Sayang, parit tersbut kurang terawat dan drainase yang mengalirkan air dari parit besar juga buruk membuata warga harus menanggung resiko, yakni kebanjir setiap hujan lebat. Sebaliknya rumah Dinas Sekda Bengkalis, H Asmaran Hasan dan Kampus STIE Bengkalis yang juga satu kawasan, bebas banjir. Selain itu, kondisi dan bentuk parit (saluran air) yang berputarputar di samping dan di belakang rumah Dinas Sekda, membuat air kurang lancar mengalir ke laut. Akibatnya, rumah dan kebun karet milik warga yang berada di sebelah kiri badan jalan berukuran 12 meter menuju kampus STIE Sayriah Bengkalis tersebut terendam air.

"Hari ini saja sudah hari kedua rumah kami direndam banjir setelah terjadinya hujan deras pada malam Sabtu yang lalu. Bahkan beberapa rumah warga ada di sekitar sini, ada yang airnya sudah masuk ke teras dan dapur rumah mereka," kata Ismail warga setempat, Minggu (2/12) kemarin. Meski pada minggu kemarin hujan tidak turun, namun air yang menggenangi halaman dan dapur rumah warga belum juga surut. Bahkan air cendrung bertambah, karena debit air yang turun dari arah hutan semakin bertambah. Belum lagi jika di Kecamatan Bantan terjadi hujan deras, maka wrga yang tinggal di perbatasan dua desa itu semakin cemas. Sebab, tinggi air yang menggenangi rumah dan kebun mereka akan naik. "Belum lagi jika terjadi hujan deras di Bantan, maka sudah

LAPORAN: ANDRIAS/BENGKALIS tentu air dan banjir kiriman akan turun melintas parit di depan rumah kami ini," ujar Ismail lagi seraya mengaku jika kondisi seperti ini sudah menjadi langganan beberapa warga yang ada di seputar jalan lintas tersebut. Hal senada juga disampaikan, Norman pemilik warung dan penjaga Gedung STIE Syariah Bengkalis. Menurutnya, dampak dari banjir yang terjadi sudah meersahkan masyarakat. Namun, sejauh ini belum ada tanda-tanda bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Ia merasa heran dengan sikap pemerintah daerah yang terkesan tak tanggap atas penderitaan yang dialaminya dan warga lainnya. Padahal, warga sudah beberapa kali menyampaikan ke pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan dinas terkait. Namun, belum tanggapan positif. "Maunya pemerintah segera tanggap dan mengambil solusi bagi mengatasi banjir ini. Kalau hanya mengandalkan warga untuk bergotong royong, rasanya tidak mungkin, karena air sudah

Ratusan Rumah Terendam

Wabup Minta Warga Waspadai Banjir BENGKALIS (VOKAL)-Ratusan rumah warga di Bengkalis terendam banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Ancaman banjir dalam skala besar masih memungkinkan untuk terjadi menyusul belum adanya tanda-tanda musim hujan akan berakhir sementara seluruh sistem drainase di Bengkalis hampir tidak bisa menampung debit air. Pantauan wartawan sepanjang Sabtu (2/12) di beberapa tempat, seperti Desa Senggoro, mulai dari SMAN II Bengkalis hingga persimpangan Jalan Antara terlihat rumah-rumah warga

terendam air. Kemudian di Desa Wonosari, selain rumah warga yang tergenang air, banjir juga sudah melimpah ke badan jalan. Kondisi terparah di persimpangan Jalan Antara-Wonosari Barat dimana ketinggian air mencapai paha orang dewasa. Sebagian rumah warga sudah ada yang kemasukan air dan mereka terpaksa mengungsi. Kemudian sekolah MDA Muhammadiyan juga terpaksa meliburkan siswanya karena air mulai memasuki lokal. Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Bengkalis, H Suayatno menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menjadi-

kan banjir sebagai tempat untuk bersenang-senang. Banjir merupakan suatu musibah dan tidak sedikit warga yang rumahnya terendam merasakan kesedihan. Disamping itu, banjir juga bisa mengancam jiwa dan menimbulkan berbagai penyakit. "Kita menghimbau kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan. Waspada dalam hal ini, saya khawatir bisa menimbulkan korban jiwa terutama bagi anak-anak. Sudah sering kita mendengar ada anak-anak yang meninggal karena terbawa arus banjir," kata Suayatno mengingatkan. (hrc/rud)

terlalu besar. Belum lagi kondisi parit yang berputar-putar di depan rumah Sekda, membuat air lambat mengering," kata Norman. Menurut Norman, parit didepan rumah Dinas Sekda sebaiknya digali lebih dalam lagi menggunakan alat berat. Paling tidak air yang mengalir tidak lagi berputar di belakang rumah dinas Sekda yang berbentuk liter “S”. "Mungkin solusinya seperti itu," katanya lagi. "Sekali lagi kita minta peme-

rintah, baik pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan pemerintah Kabupaten Bengkalis, hendaknya tanggap dengan kondisi pahit yang kami rasakan ini. Untuk diketahui, dalam tahun ini saja sudah dua kali kami mengalami musibah banjir seperti ini. Bahkan saat banjir terjadi sekitar tiga atau empat bulan yang lalu, kami sekeluarga sempat mengungsi ke Gedung STIE Syariah, karena air masuk kedalam rumah," sebut Norman lagi. (***)

Puluhan KK di Mandau Tertipu Oknum Biro PLN DURI (VOKAL)-Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) di Jalan Rangau Kilometer 16, Simpang Jurong, Desa Petani, Kecamatan Mandau, Bengkalis diduga ditipu RI, oknum biro Perusahaan Listrik Negara (PLN). Sebab, setelah memungut uang dari calon konsumen PLN itu sebesar Rp750 ribu per KK, listrik tak kunjung menyala. Belakangan diketahui, bahwa RI dengan perusahan CV Samunyo Tekhnik yang berkantor di Jalan Datuk Perpatih Nan Sebatang, Kelurahan Payo Badar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Sumatera Barat hanya mengantongi izin operasional diwilayah Payakumbuh, bukan di Riau. Hal tersebut dituturkan Ketua Rukun Warga (RW) 03, Desa Petani, Darman (57). Bermula beberapa bulan yang lalu, dirinya beserta puluhan warga yang telah puluhan tahun belum merasakan penerangan listrik PLN sangat berharap mendapat penerangan listrik, setelah dipasangnya tiang jaringan listrik yang terbuat dari beton di desa mereka. Bersamaan dengan itu datang seorang pria bernama Rahmad Ihsan yang mengaku biro PLN resmi menawarkan jasa pemasangan aliran listrik PLN tersebut dengan daya 900 VA ke rumah-rumah. Spontan saja Darman dan warganya tergiur. Setelah bernegosiasi akhirnya disepakati per KK dikenakan Rp750 ribu. Setelah dibayarkan, RI kemudian memasang instalasi di rumah konsumen tersebut. Namun usai pemasangan in-

stalasi hingga sekarang listrik tak kunjung masuk. Merasa telah diperdaya, akhirnya Darman beserta warga berinisiatif mendatangi PLN Ranting Duri guna menanyakan nasib uang dan haknya mendapatkan penerangan. Setelah bertemu dengan salah seorang staf PLN Duri bernama Riko, Alangkah terkejutnya Darman ternyata biro yang dimaksud tidak terdaftar pada daftar nama biro resmi yang telah ditetapkan PLN Ranting Duri. "Usut punya usut ternyata sang biro tersebut berasal dari Payakumbuh, Sumatera Barat dan perizinannya pun hanya berlaku di kawasan tersebut dan yang paling mencengangkan warga ternyata instalasi yang dipasang tidak sesuai dengan standar PLN. "Kami warga jangan dibodoh bodohi mentang mentang tidak tahu prosedur pemasangan listrik. Untuk itu kepada Rahmad Ihsan agar menepati janjinya untuk mengalirkan listrik ke masing masing rumah yang telah dipasang instalasi listriknya,"pinta Darman. Menanggapi permasalahan tersebut, Manager PLN Ranting Kota Duri dan sekitarnya, Tri Haryanto saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon genggamnya, Sabtu (1/12) beberapa kali tak kunjung diangkat dan hingga berita ini diturunkan, warga masih belum berniat melaporkan ulah oknum sang biro kepada pihak yang berwajib. (rtc/rud)

Wako Bukittinggi Disambut Sekda Bengkalis Kantor Bupati

: 0766-21258

Sekretariat DPRD

: 0766-7008003

Polres

: 0766-23390

Polsek

: 0766-21110

Puskesmas

: 0766-21330

Kantor Pos

: 0766-21015

Kejaksaan Negeri

: 0766-21122

Pengadilan Negeri

: 0766-21031

RSUD

: 0766-21066

PLN

: 0766-21777

Kesbang & Infokom

: 0766-21057

Penanggung jawab/redaktur: BAKHTARUDDIN

BENGKALIS (VOKAL)-Walikota Bukittinggi, Ismet Amzis beserta rombongan berkunjung dan bersilaturrahmi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis. Rombongan Pemerintah Kota Bukittinggi itu tiba, Sabtu (1/12) kemarin, disambut oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, H Asmaran Hasan, Asisten I Tatapraja setdakab Bengkalis, H Burhanuddin, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bengkalis, H Tuah Hasrun Saily dan beberapa pejabat daerah lainnya. Malamnya bertempat di Gedung Cik Puan Jalan Hangtuah Bengkalis digelar acara kesenian menyambtu kehadatangan tamu dari Kota Fort De Kok tersebut. Dalam sambutanya, Walikota Bukittinggi, Ismet Amzis mengatakan, kunjungan mereka beserta rombongan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis dalam rang road show promosi safari wisata pemerintah kota bukitting-

gi dengan pemkab Bengkalis. "Adapun kunjungan silaturrahmi ke Bengkalis dilatar belakangi Bengkalis merupakan daerah yang mempunyai hubungan emosional yang telah terjadi dan terekat telah lama. Sehingga Bengkalis merupakan daerah yang dilintasi road show rombongan Pemerintah Kota Bukittinggi dalam safari wisata Baralek Gadang pada hari jadi Bukittinggi yang akan berlangsung pada tanggal 22 Desember mendatang," ungkap Ismet. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, H Asmaran Hasan dalam sambutan mengucapkan selamat datang. Dan atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengucapkan terima kasih atas kunjungan nya di Negeri Junjungan ini. "Semoga keberadaan saudara di Bengkalis ini, mampu memberikan kenyaman dan memberikan kenangan baik," tutur H

Asmaran Hasan. Dalam paparannya, Asmaran Hasan memperkenalkan Bengkalis dari sisi historis, geografis , dan kondisi Bengkalis saat ini.

Khususnya Pulau Bengkalis sebagai Ibu Kota Kabupaten Bengkalis yang berada pada jalur lintas mediterania tersibuk didunia yaitu Selat Melaka. Asmaran Hasan juga

menyampaikan gagasan pembangunan yang sedang dilakukan. Pembangunan empat kawasan strategis Kabupaten Bengkalis menjelang 2015 mendatang. (ias)

ADRIAS

SEKDAKAB Bengkalis, H Asmaran Hasan (dua dari kanan) mewakili bupati Bengkalis dan Walikota Bukittinggi dan rombongan menyaksikan malam kesenian yang diadakan Pemkab Bengkalis di Gedung Cik Puan Kota Bengkalis. Perwajahan: RINTO HARMIKO


Askandar

SENIN

13 3 Desember 2012/19 Muharam 1434 H

HARIAN VOKAL

LINTAS PKBM Sejahtera Gelar Calistung (VOKAL)-Sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dalam upaya memberantas buta huruf di daerah ini melalui program keaksaraan fungsional dan pendidikan non formal, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sejahtera, Kecamatan Tebingtinggi Barat menggelar kegiatan belajar membaca, menulis dan berhitung (Calistung), khususnya bagi masyarakat miskin dan Komunitas Adat Tertinggal (KAT) di Desa Tenan dan Desa Tanjung, Kecamatan Tebing Tinggi Barat. “Kegiatan ini sudah mulai dilakukan sejak tahun 2011 lalu. Hingga saat ini kegiatan sosial ini terus kita laksanakan untuk mendukung program pemerintah daerah untuk memberantas buta huruf. Selain itu kita juga mengajarkan keterampilan untuk kegiatan industri rumah tangga, seperti masak-memasak, membuat soto, miso, bakso serta berbagai aneka kue yang bahan bakunya khusus dari tepung sagu,” ungkap Ketua PKBM Sejahtera H Ahmad Yuda kepada Vokal, Sabtu (1/12) di Selatpanjang. Antusias masyarakat kedua desa cukup mengejutkan untuk mengikuti pelajaran dan pelatihan diberikan PKBM Sejahtera. “Sebanyak 80 warga dua desa itu mengikuti pelajaran dan pelatihan yang kita berikan itu. Sebagian dari mereka sudah banyak yang mengenal huruf, bahkan ada yang sudah pandai baca tulis dan berhitung,” tutur Ahmad Yuda. Diakui pesiunan guru itu , dirinya sangat senang melakukan kegiatan sosial tersebut. Dikatakan, kegiatan yang dilakukan bersama rekan-rekannya itu merupakan salah satu bentuk dukungan PKBM terhadap program pemerintah dalam upaya pemberantasan buta huruf di Kecamatan Tebingtinggi Barat. “Melalui kegiatan ini kita berupaya meningkatkan sumber daya masyarakat di sini serta meningkatkan kesejahteraan mereka,” sebut Ahmad. Lebih jauh dikatakan, pogram tersebut merupakan salah satu jalan untuk mengeluarkan masyarakat miskin dan KAT dari ketermarjinalan atau keterisoliran. Karena salah satu penyebab utama termarjilkannya kelompok masyarakat adalah buta huruf yang merupakan musuh yang harus diperangi, karena menyebabkan masyarakat jadi miskin segala-galanya, baik miskin SDM, miskin harta serta miskin ilmu. “Jika buta huruf tidak segera diperangi, maka selamanya masyarakat akan hidup dalam ketermarjinalan. Untuk itu kita berupaya semampunya memerangi buta huruf di daerah ini. Dengan begitu ke depannya tidak ada lagi masyarakat Kecamatan Tebingtinggi Barat yang tidak tahu tulis baca maupun berhitung. Secara perlahan mereka akan mampu merubah tata cara hidup mereka,” ulas Ahmad. Ahmad Yuda juga menyampaikan keinginannya untuk mengajak komponen masyarakat lainya ikut bersama-sama memerangi buta huruf di Kabupaten Kepulauan Meranti.(swl)

Meranti Kedatangan KPM Pelalawan SELATPANJANG (VOKAL)-Jajaran Kantor Penanaman Modal (KPM) Kabupaten Pelalawan baru-baru ini melakukan studi banding (stuban) ke Kabupaten Kepulauan Meranti. Pesatnya perkembangan investasi dan status badan pada satker Penanaman Modal di Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi salah satu alasan kunjungan KPM Pelalawan. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPM PPT) Kepulauan Meranti Teddy Mar baru-baru ini di Selatpanjang. Menurutnya, kunjungan KPM Pelalawan tersebut sangat bermanfaat untuk saling bertukar informasi terkait strategi program penanaman modal di kedua daerah. ‘’Mereka datang sebanyak 11 orang dan cukup tertarik untuk menyerap informasi terkait strategi program penanaman modal, promosi dan pola pelayanan investasi di Kabupaten Kepulauan Meranti,’’ kata Teddy. Pola pelayanan perizinan dan peluang investasi yang cepat dan tepat, imbuh Teddy, harus dilakukan sebagai kebutuhan pertumbuhan pembangunan daerah dewasa ini. “Jajaran KPM Kabupaten Pelalawan juga ingin menyerap urgensi status satker yang mengurus tentang penanaman modal ini. Di mana pengkoordinasian penanaman modal dan perizinan mesti dilakukan oleh sebuah badan yang dipimpin pejabat eselon II,” terang Teddy. (hrc/del)

SYAWAL

MENCAT DINDING-Seorang pekerja sedang mencat dinding asrama masyarakat Komunitas Adat Tertinggal (KAT) di Selatpanjang, baru-baru ini. Pemkab Meranti membangun asrama tersebut agar anak-anak KAT bias meneruskan sekolah mereka ke Selatpanjang. Penanggung Jawab/Redaktur: DELFI INDRA

SYAWAL

SALAH seorang pendemo dari Front Komunikasi Mayarakat Berdaulat (FKMB) Pulau Padang menyampaikan orasi saat menggelar aksi demo di kantor perwakilan PT Energi Mega Persada (EMP) Malacca Strait SA di Kurau, Sabtu (1/12). Aksi demo itu dipicu adanya dugaan diskriminasi terhadap warga lokal dalam perekrutan tenaga kerja oleh perusahaan minyak dan gas tersebut. SYAWAL

Ratusan Massa FKMB Demo EMP Malacca Strait SA

 Tuntut Prioritaskan Naker Lokal

MERBAU (VOKAL)-Sedikitnya 150 orang masyarakat Pulau Padang, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti yang tergabung dalam Front Komunikasi Masyarakat Berdaulat (FKMB) Pulau Padang serta belasan organisasi masyarakat dan pemuda melakukan aksi demo di kantor perwakilan PT Energi Mega Persada (EMP) Malacca Strait SA di Kurau, Sabtu (1/12). Aksi demo itu dipicu adanya dugaan diskriminasi terhadap warga lokal dalam perekrutan tenaga kerja oleh perusahaan minyak dan gas tersebut. Selain itu, masih ada sekitar 21 kepala keluarga (KK) di Desa Lukit Kecamatan Merbau yang lahannya belum diganti rugi oleh EMP. Massa mulai bergerak sekitar pukul 08.30 WIB, setelah sebelumnya berkumpul di Tugu Berlawan, Desa Bagan Melibur. Dari sana massa yang memakai ikat kepala berwarna kuning itu melanjutkan aksi dengan berkonvoi menggunakan puluhan sepeda motor. Ketua FKMB Pulau Padang Muis yang bertindak selaku koordinator lapangan (korlap) aksi itu mengatakan, masyarakat sudah muak dengan pembohongan dan diskriminasi yang dilakukan perusahaan itu terhadap warga lokal. Menurutnya, perusahaan tidak pernah memprioritaskan anak lokal dalam perekrutan tenaga kerja dengan berbagai alasan. “Sejak masih bernama Kondur Petroleum hingga sekarang bernama EMP Malacca Strait SA, kerap kali terjadi diskriminasi terhadap anak-anak lokal. Sejak 20 tahun lalu baru 7 orang yang diangkat menjadi karyawan, kami tidak terima itu. Kalau perusahaan tidak siap bayar gaji karyawan, silakan angkat kaki

dari Pulau Padang,” tegas Muis. Ada lima butir tuntutan massa aksi tersebut, yakni menuntut realisasi pengangkatan tenaga kerja lokal menjadi karyawan tetap EMP Malacca Strait SA, menuntut EMP Malacca Strait SA atau perusahaan sub kontraktornya memperlakukan buruh sesuai Surat Perjanjian Kerja (SPK) yang mengacu pada kesepakatan bersama sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, menuntut penyelesaian sengketa tanah antara 21 KK masyarakat Desa Lukit dengan EMP Malacca Strait SA, menuntut transparasi dana dan program CSR EMP Malacca Strait, terakhir FKMB menyatakan siap melakukan sweeping terhadap tenaga kerja non lokal serta melakukan pemboikotan operasional EMP Malacca Strait SA mulai hari ini Sabtu (1/12) hingga tanggal 7 Desember mendatang Dikawal Polisi Aksi itu mendapat pengawalan ketat dari jajaran Polres Bengkalis di bawah pimpinan Kapolres Bengkalis AKBP Toni Ariadi Efendi. Puluhan personel kepolisian dibantu pihak keamanan perusahaan tampak berjaga-jaga di pintu gerbang dan objek-objek vital produksi minyak perusahaan tersebut. Kapolres Bengkalis melalui Kabag Ops Kompol Edward meminta agar dalam penyampaian aspirasi atau mencari kesepakatan,

LAPORAN: SYAWAL/KEPULAUAN MERANTI

massa dapat menjaga situasi dan kondisi aman dan kondusif, serta dapat menyesaikan permasalahan dengan kekeluargaan. Massa kemudian diterima perwakilan EMP Malacca Strait dan melakukan pertemuan dengan 22 orang perwakilan massa di ruangan Training Room EMP Malacca Strait SA Kurau. Pertemuan tersebut juga diikuti Kabag Ops Polres Bengkalis Kompol Edward didampingi Kapolsek Merbau, AKP Ali Buzar, Danramil 1Merbau Kapten (Inf) Sahman Sinaga. Pertemuan itu sendiri difasilitasi Camat Merbau Asroruddin MSi. Pihak EMP Malacca Strait Heru Hardono menjelaskan, dalam pertemuan di Kurau Camp tersebut perwakilan massa menyampaikan aspirasi mereka agar para pekerja kontrak dari wilayah lokal yang telah bekerja dalam kurun waktu lama diangkat menjadi karyawan tetap EMP Malacca Strait SA. “Salah satu hasil pertemuan tersebut, manajemen dan para perwakilan sepakat untuk mengadakan pertemuan lanjutan pada 21 Desember mendatang di Jakarta,” terang Heru Hardono. Tidak Diberikan SP Ditambahkannya, manajemen EMP Malacca Strait SA tidak akan memberikan surat peringatan (SP) kepada pekerja yang ikut dalam penyampaian aspirasi tersebut. Menurutnya, hal itu merupakan wujud keterbukaan perusahaan terhadap ruang komunikasi antara perusahaan dan pekerja, khususnya pekerja lokal. “Tak ada masalah yang tak bisa diselesaikan. Selama ini kita terus mengedepankan komunikasi yang baik antara peru-

sahaan dan masyarakat, terutama dengan para pekerja dari sekitar wilayah kerja,” katanya. “Alhamdulillah, semua berlangsung tertib. Manajemen sangat menghormati aspirasi masyarakat dan mengapresiasi sikap massa yang tertib selama berlangsungnya unjuk rasa,” pungkas Heru. Massa mulai membubarkan

diri sekitar pukul 13.00 Wib. Selain diikuti 17 organisasi masyarakat dan pemuda se-Pulau Padang, aksi itu juga diikuti para pekerja yang sudah belasan tahun bekerja, yakni, pekerja dari PT Laut Jawa Makmur Selatan, PT Karenindo Citra Utama dan perwakilan Intigraha yang belum juga diangkat menjadi karyawan tetap.(***)

 Pemkab Wacanakan Makan Sagu Massal

Libatkan 5.000 Pelajar, Targetkan Catat Rekor MURI SELATPANJANG (VOKAL) – Setelah diajukan menjadi cluster Nasional dengan potensi sagu di Kepulauan Meranti yang sangat besar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti mewacanakan akan menggelar makan sagu massal. Acara itu nantinya akan melibatkan sedikitnya 5.000 pelajar dan masyarakat, sehingga bisa diusulkan serta ditargetkan tercatat dalam museum rekor Indonesia (MURI). Wacana tersebut disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy saat memimpin rapat koordinasi persiapan Meranti Expo 2012 baru-baru ini di Selatpanjang baru-baru ini. Rencananya makan sagu massal tersebut akan menjadi bagian dari kegiatan Meranti Expo dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-4 Kabupaten Kepulauan Meranti. “Kegiatan ini merupakan gagasan bagus untuk dimatangkan. Nantinya bisa kita usulkan agar masuk dalam rekor MURI. Tolong Dinas Pertanian dan Peternakan nantinya dapat

berkoordinasi agar kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik,” pinta Wabup. Menurut Wabup, dengan tercatat acara makan sagu massal itu ke dalam MURI, akan dapat mempromosikan Kepulauan Meranti agar lebih dikenal lagi, khsusnya sebagai salah satu daerah penghasil sagu terbesar di Indonesia. Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Meranti Sihana mengungkapkan, pihaknya memiliki konsep dengan melibatkan 5.000 pelajar dan masyarakat di Kepulauan Meranti. Nantinya kegiatan tersebut sekaligus untuk mengkampanyekan makanan berbahan sagu sebagai pengganti nasi. “Ini menjadi ajang promosi dan mengkampanyekan makanan berbahan dasar sagu juga mampu menjadi pengganti nasi. Sehingga peminat sagu bisa lebih besar lagi, di mana secara otomatis hal ini ini akan mempercepat berkembang Kabupaten kepulauan Meranti, khususnya dalam perkebunan sagu,” pungkas Sihana.(swl)

Orang Tua Diminta Dorong Anak Bersekolah SELATPANJANG (VOKAL)Seluruh orang tua di Kabupaten Kepulauan Meranti diminta untuk mendorong anak-anak mereka agar bersekolah. Hal ini sesuai program Pemerintah Pusat yang mewajibkan seluruh anak-anak Indonesia untuk belajar 9 tahun. Agar program wajib belajar (Wajar) 9 tahun itu sukses, Pemerintah telah menggratiskan biaya pendidikan. Guna menunjang program Pendidikan Nasional tersebut, pemerintah daerah juga menyediakan buku-buku serta sejumlah fasilitas lain, seperti sepatu dan baju seragam secara cuma-cuma, termasuk di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kendati demikian, ternyata di lapangan masih banyak anakanak usia sekolah yang enggan bersekolah dengan berbagai alasan. Seperti yang ditemui Vokal di Desa Tenan dan Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Desa Kepau Baru, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Desa Kedaburapat, Kecamatan Rangsang Pesisir serta

sejumlah desa lainnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti . “Anak saya sekolah hanya sampai kelas tiga SD, lepas tu dia tidak mau sekolah lagi,” ujar Suraya, seorang ibu asal Desa Tenan kepada Vokal belum lama ini. Suraya hanya berkata tidak tau ketika ditanya alasan anaknya tidak mau sekolah. Meski anaknya enggan bersekolah, Suraya dan suaminya Cah tidak mau memaksakan anaknya meneruskan sekolahnya. Suraya membenarkan pemerintah telah menggratiskan biaya pendidikan. Bahkan anaknya sempat mendapat bantuan baju seragam secara cuma-cuma. Namun bagi Suraya dan suaminya, pendidikan cukup sekedarnya saja, cukup anakanaknya bisa membaca, menulis dan berhitung. “Tak masalah kalau dia dah tak mau sekolah, asal dia dah bisa membaca, menulis dan menambah serta mengurang,” ucap Soraya sembari mengakui masih berharap anaknya melanjutkan kembali sekolahnya.

Ketua LSM Citra Kabupaten Kepulauan Meranti Hamdan E mengatakan, cukup ironis saat ini anak-anak usia sekolah di Kabupaten Kepulauan Meranti masih banyak yang enggan bersekolah. “Hal ini sangat kita sayangkan. Kita menginginkan anak-anak Meranti cerdas dan pandai, karena inilah yang nantinya menjadi modal membangun daerah kita ke depannya,” ungkap Hamdan kepada Vokal, Minggu (2/12) di Selatpanjang. Menurut Hamdan, keengganan anak-anak tersebut bersekolah dikarenakan berbagai alasan. Ketiadaan biaya dan akses sarana pendidikan yang jauh dari tempat tinggal mereka menjadi alasan utama anakanak itu memilih putus sekolah. “Kita perhatikan peran orang tua sangat minim untuk mendorong anak-anak mereka agar bersekolah. Bagi mereka, cukuplah anak-anaknya tahu menulis, membaca dan berhitung saja. Lingkungan tempat mereka tinggal juga tidak mendukung bagi

si anak untuk bersekolah. Ada juga yang enggan bersekolah karena sudah terlanjur bekerja dan bisa menghasilkan uang sendiri. Bagi mereka, percuma sekolah tinggitinggi, toh akhirnya mereka akan bekerja juga seperti orang tuanya,” beber Hamdan. Perlu Dibuat Regulasi Untuk menekan angka anak putus sekolah di Kabupaten Kepulauan Meranti, Hamdan berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Meranti membuat regulasi guna mengembalikan anak-anak itu ke sekolah. Kerja sama setiap SKPD, pengawas, komite, para pelaku pendidikan, kepala sekolah, guru serta kepala desa sangat dibutuhkan dalam upaya mengembalikan anak-anak itu ke sekolah. “Permasalahan ini bisa teratasi jika ada komitmen kita bersama untuk mencerdaskan putra-putri Meranti,” tukasnya. Disdik Harus Data Di tempat terpisah, anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Afrizal Cik mengharapkan Pemkab Kepulauan Meranti

melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Meranti mendata secara riil jumlah anak usia sekolah yang tidak bersekolah serta apa penyebabnya. Disdik juga diminta mencari solusi agar anak-anak itu didorong kembali ke sekolah. “Memang, sebagian besar mereka enggan sekolah karena kemauan mereka sendiri, namun demikian kita tidak bisa tinggal diam. Mereka harus didorong, cari tahu penyebab pasti kenapa mereka enggan ke sekolah. Kita juga meminta minta Dewan Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti pro aktif dalam hal ini,” tandas politisi asal Partai Gerindra ini. Dijelaskan Afrizal, minimnya pendidikan anak-anak Meranti akan berdampak pada terhambatnya pembangunan di Meranti dalam jangka panjang. “Mereka yang minim pendidikan cenderung tidak bisa menjaga aset dan pembangunan daerah. Namun jika mereka berpendidikan, akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah ini,” pungkasnya. (swl)


14

HARIAN 24 Maret 2012/1 Jumadil Awal 1433 H SABTU VOKAL

SENIN

3 Desember 2012/19 Muharam 1434 HARIAN VOKAL H

20 Km Jalinsel Rusak Parah LINTAS Banjir di 2 Kecamatan Sudah Surut RENGAT(VOKAL)-Warga di Kecamatan Seberida dan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), sudah kembali beraktivitas seperti biasa setiap hari. Air yang merendam rumah-rumah warga beberapa minggu belakangan ini sudah surut. Wakil Ketua Komisi C DPRD Inhu Samsudin mengatakan, banjir yang merendam ribuan rumah warga di dua kecamatan beberapa minggu yang lalu seharusnya menjadi pembelajaran bagi pemerintah terutama Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat. Banjir tersebut disebabkan tiadanya drainase di sepanjang Jalan Lintas Timur. "Dua kecamatan tersebut terendam banjir hingga 1,5 meter ini disebabkan pemerintah tidak memperhatikan keberadaan dranaise yang selama ini tidak berfungsi, terutama pihak Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Riau yang bertanggung jawab," ujarnya kepada Harian Vokal, Minggu (2/11). Oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat menganggarkan pembangunan drainaise mulai dari Simpang III SMP hingga ke Desa Bandar Padang sebagai upaya menanggulangi musibah banjir ke depannya. Lokasi ini terdapat di sepanjang Jalan Lintas Timur yang merupakan jalan nasional. "Selain itu, kerusakan jalan yang terjadi pasca banjir ini diharapkan diperbaiki secepatnya termasuk melakukan pembersihan demi antisipasi merebaknya berbagai penyakit," pungkasnya. (obr)

 Distribusi Sembako Terganggu

LAPORAN:

RENGAT(VOKAL)-Masyarakat Kecamatan Batang Cinaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), terus mengeluhkan rusaknya Jalan Lintas Timur sepanjang 20 kilometer di beberapa desa. Rusaknya jalan ini mengakibatkan pasokan sembako dari kota sulit masuk ke sejumlah desa, karena jalan sulit dilalui kendaraan roda dua dan empat.

puruk bersama sejumlah mobil lainnya. "Saya dan mobil pengangkut sembako untuk kebutuhan sehari-hari belum bisa lewat disebabkan sekitar 20 kilometer jalan rusak parah di beberapa titik dengan kedalaman lumpur sekitar 50 sentimeter. Jalan yang rusak parah tersebut mulai dari Desa Kilan hingga Desa Anak Talang. Sementara yang paling parah di Desa Puntianai, Cinaku

Hal ini disampaikan tokoh masyarakat Desa Anak Talang, Subir Salam kepada Harian Vokal

melalui ponselnya, Minggu (2/ 11). Katanya, sejak 1 jam lalu mobil yang dikendarainya ter-

OBRIN BUTAR /INDRAGIRI HULU

Kecil dan Kepamasyarakat. Masyayang Sari serta rakat yang berprofesi Anak Talang," kata sebagai petani tidak Subir Salam. bisa beraktifitas seperti Mantan angmenakik karet untuk gota DPRD Inhu kebutuhan hidup. itu menambah"Sedangkan petani kan, selama tiga sawit juga menjerit akihari ini sembako bat harga tandan buah untuk kebutuhan segar hanya Rp400 per masyarakat makilo saat di jual ke tengsih aman. Tapi jikulak. Hal ini terjadi SUBIR SALAM ka hujan terus akibat kondisi Jalinsel menurus seperti saat ini, pas- rusak parah," pungkas Subir tinya akan mengancam hidup Salam. (***)

Pemkab Bagikan 14 Sepeda untuk Bidan RENGAT(VOKAL)-Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menyerahkan 14 sepeda kepada bidan kecil yang praktek lapangan di 14 kecamatan se-Inhu. Penyerahan sepeda tersebut dilakukan pada puncak HUT Korpri ke-41 digelar dengan upacara bendera di halaman Kantor Bupati Inhu, Kamis (28/11) lalu. Pelaksanaan HUT Korpri ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di samping menghadirikan seluruh PNS di lingkungan Pemkab Inhu, juga menghadirikan pimpinan-pimpinan perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Inhu. Dalam kesempatan itu juga di berikan penghargaan kepada PNS yang berprestasi dan pelepasan PNS yang memasuki masa pensiun. "Bidan bisa mengunjungi masyarakat secara door to door," ujar Bupati Inhu, Yopi Arianto. Selain menyerahkan bantuan sepeda mini, Pemkab Inhu juga menerima bantuan mobil ambulance dari BRI. Bantuan itu dimanfaatkan untuk mempermudah pelayanan pada masyarakat. Yopi mengucapkan terima kasih atas kepedulian BRI dan perusahaan lain di Inhu yang telah membantu ambulance untuk Pemkab. Menurutnya, mobil ambulans direncanakan akan ditempatkan di sejumlah Puskesmas yang membutuhkan seperti Puskesmas Kambesko Rengat, Rakit Kulim dan Seberida. "Diharapkan bantuan ambulans ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, terutama memberikan pelayanan kesehatan," tutur Yopi. (ihs/mza)

HUMAS

BUPATI Indragiri Hulu Yopi Arianto, menyerahkan sepeda untuk operasional bidan kecil Akbid Indragiri, usai upacara HUT ke-41 Korpri di halaman Kantor Bupati, Kamis (29/11).

Sekretariat Daerah

: 0769-341009

Sekretariat DPRD

: 0769-311341

Pengadilan Negeri Rengat: 0769-341059

FRASETIA

SEJUMLAH PNS dari Dinas Perhubungan menyaksikan mobil milik Dinas Perhubungan yang terjun ke jurang sedalam 3 meter di Kelurahan Pematangreba, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Minggu (2/12) pagi.

Mobil Milik Dinas Perhubungan Masuk Jurang RENGAT(VOKAL)-Mobil milik Dinas Perhubungan bernomor polisi BM 9019 AP masuk ke jurang sedalam 3 meter di Kelurahan Pematangreba, Keca-

matan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Minggu (2/12) sekitar pukul 2.15 WIB. Kuat dugaan sang supir menyetir dalam keadaan mengan-

PMI Gelar Mukerprov di Danau Raja RENGAT(VOKAL)-Ketua Palang Merah Indonesia (PMI ) Provinsi Riau H Wan Syamsir Yus membuka Musyawarah Kerja Palang Merah Indonesia yang dipusatkan di lokasi objek wisata Danau Raja Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Minggu (2/11). Acara ini dihadiri Bupati Inhu Yopi Arianto, Sekdakan H Raja Erisman, Ketua PMI Inhu H Helmi A Manaf serta seluruh anggota PMI se-Provinsi Riau. Musyawarah kerja ini diadakan dalam rangka membahas dan mengevaluasi serta berbagi informasi untuk pengembangan organisasi gerakan Palang Merah Indonesia. "PMI sebagai organisasi gerakan yang mewadahi berbagai komponen bangsa untuk kepentingan kemanusaian tertantang untuk memenuhi harapan untuk mengurangi beban penderitaan masyarakat yang disebabkan oleh bencana alam, sosial, wabah dan bencana karena kegagalan teknologi," kata H Wan Syamsir Yus dalam sambutannya. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan tuntutan akan kebutuhan masyarakat yang diikuti pula oleh perkembangan

eskalasi bencana dengan intensitas yang meningkat dan sulit diprediksi. "Sehingga mengakibatkan peran dan tugas negara semakin kompleks dalam mengatasi permasalahan tersebut. Mau tidak mau PMI yang telah menerima mandat dari negara melalui Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 1950 dan Nomor 246 Tahun 1963 harus siap menjalaninya," sebutnya. Tindakan yang baik, cepat, tepat berkualitas dan dapat di pertanggungjawabkan merupakan tantangan yang harus dijawab melalui penguatan kapasitas organisasi yang dilakukan dengan tiga langkah, yakni peningkatan mutu sumber daya manusia pengelola, penggerak dan pelaku organisasi. "Oleh karena itu, langkahlangkah strategis harus ditingkatkan guna meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kemanusiaan pengurus. PMI tidak akan mengambil alih tugas pemerintah tetapi harus dapat menjadi pendukung utama bagi pemerintah dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di Provinsi Riau," ungkapnya. (obr)

Pengadilan Agama Rengat : 0769-341102 Kejaksaan Negeri Rengat : 0769-341271 PDAM

: 0769-21634

Kantor Satpol PP

: 0769-341137

Kodim 0302 Inhu

: 0769-21035

Polres Inhu

: 0769-21110

Polsek Peranap

: 0769-561110

Polsek Lirik

: 0769-41033

Polsek Pasir Penyu

: 0769-41110

RSU Indrasari Rengat

: 0769-341066

Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

OBRIN

KETUA Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Riau H Wan Syamsir Yus berikan arahan dalam Musyawarah Kerja PMI di lokasi objek wisata Danau Raja Rengat, Minggu (2/11).

tuk sehingga tidak mampu mengendalikan mobil yang dikendaraainya. Tidak ada koran jiwa dalam kecelakaan ini. Hanya saja, sang supir mengalami luka kecil di tangan kanannya diduga akibat pecahan kaca. Peristiwa ini membuat warga yang bermukim di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) terbangun akibat peristiwa ini. Minte, seorang warga Jalan Somel, mengaku dirinya terbangun karena mendengar suara di atas atap rumah seperti lem-

paran batu. "Mungkin bebatuan yang ada di jalan terbang hingga ke atas atap. Setelah saya lihat keluar, rupanya ada kecelakaan, yakni mobil dinas perhubungan masuk jurang. Tiang listrik di pinggir jalan juga kena senggol ekor mobil hingga miring," kata Minte. Dibeberkannya, dirinya sempat bertanya kepada si pengemudi mobil. Katanya, mereka itu berencana ke tempat keluarga yang meninggal di Kemuning

Kabupaten Indragiri Hilir, dari arah Tembilahan. Mereka juga sempat istrahat di SPBU Rengat untuk mengisi BBM. Sementara itu, supir mobil Dinas Perhubungan Kabupaten Indragiri Hilir yang kecelakaan itu, enggan menyebutkan namanya. Ia mengakui mobil itu dititipkan di halaman kantor dinas Perhubungan Inhu. Ditanya penyebab kecelakaan, dirinya yang kurus tinggi berkulit hitam ini lebih memilih tidak komentar. (frs)

Disporabudsata Gelar Senam Sehat

OBRIN

PEMENANG undian senam sehat dan gerak jalan santai menaiki semepda motor yang dimenangkannya bersama Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto, di Lapangan Hijau Rengat, Minggu (2/11).

RENGAT(VOKAL)-Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudsata) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), menggelar senam sehat dan berbagai kegiatan lainnya bersama masyarakat di Lapangan Hija Rengat, Minggu (2/11). "Berbagai kegiatan tersebut diadakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional Tahun 2012. Selian senam, Disporabudsata juga mengdakan gerak jalan yang diikuti masyarakat umum serta anak sekolah," demikian disebutkan Kepala Disporabudsata, Selamat kepada

Harian Vokal, Minggu (2/11). Dikatakannya, senam sehat mulai dati tingkat sekolah hingga tingkat umum diadakan sebagai bentuk meningkatkan nilai-nilai rasa kerbersamaan dan keterpaduan untuk menjalin silaturahmi. Selain itu, kegiatan tersebut juga meningkat ekonomi para pedagang di sekitar lokasi. Panitia acara menyediakan berbagai hadiah menarik bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) bersempena Hari Bakti ke-67 PU tahun 2012. Kegiatan yang diadakan di antaranya kebersihan kota dan peng-

hijauan. "Apalagi pada saat sekarang ini beberapa kecamatan di Kabupaten Inhu dilanda banjir. Dinas PU berharap masyarakat bersama-sama melakukan pembersihan gorong-gorong di sekitar rumahnya guna mengansisipasi banjir," kata Kepala Dinas PU, H Asmara HK. Tampak hadir dalam acara tersebut Bupati Yopi Arianto, Kapolres AKBP Hermansyah, Sekdakab Raja Ersiman, kepala dinas, badan, kantor, bagian serta sejumlah staf pemerintahan dan ribuan masyarakat. (obr) Perwajahan: ZULQIFLI


15

RIAU RAYA SENIN

HARIAN VOKAL

3 Desember 2012/19 Muharram 1434 H

LINTAS Dana Usulan Sekolah Diajukan Lewat APBD PEKANBARU (VOKAL)-Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, HM Wardan menjelaskan, usulan dari sekolah akan dibahas dan diajukan dalam APBD agar kegiatan sekolah sebelumnya terencana dan bisa terlaksana dengan baik. Menurutnya, saat ini jika pihak sekolah meminta dana baik itu melalui proposal atau lainnya tidak akan dikabulkan. Karena dana yang dikeluarkan dari Disdik berdasarkan anggaran yang sudah disahkan dalam APBD. Hal ini diatur dalam PP No 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten atau Kota. “Setiap sekolah dianjurkan mengusulkan seluruh kegiatan sebelum pengesahan APBD. Nanti akan dibahas dan dimasukkan dalam anggaran Disdik. Sehingga dapat membantu kegiatan sekolah dalam memajukan pendidikan,” kata Wardan, baru baru ini. Wardan sempat mengungkapkan kekecewaannya saat pelepasan 30 orang atlit dragon boat SMA Olahraga Pekanbaru tanggal 25 Desember lalu. Karena keberangkatan atlit ini baru diketahuinya sesaat sebelum berangkat, sementara dana operasional atlit didapat berdasarkan partisipasi sekolah. “Kita harus profesional dalam pelaksanaan sekolah sehingga satu tahun sebelumnya seluruh kegiatan sudah terencana, baik skala daerah, nasional maupun internasional,” tegas Wardan.(ind)

High Way Pekanbaru-Danau Bingkuang Tuntas Setahun PEKANBARU (VOKAL)-Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau, SF Haryanto memastikan pembangunan jalan high way Pekanbaru-Danau Bingkuang pada 2013 akan selesai dalam kurun waktu setahun. Sedangkan sisanya, dari Danau Bingkuang menuju Bangkinang maih menunggu proses ganti rugi lahan dari pemerintah setempat. Menurut Yanto, pembangunan jalan highway sepanjang 20 kilometer tersebut saat ini tidak ada masalah dan detail enginering design (DED) sudah disiapkan. Pembangunan highway tersebut dilakukan dengan memanfaatkan jalan PekanbaruBangkinang yang saat ini proses pelebarannya sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. “Kita jamin satu tahun selesai. Teknisnya sudah kita persiapkan dengan matang seperti DED, pelebaran jalan juga sudah dilakukan,” kata Yanto, Minggu (2/12). Dijelaskannya, highway Pekanbaru-Danau Bingkuang ini nantinya bisa disebut menyerupai jalan tol. Pasalnya, luas jalan yang akan dibangun mampu

LAPORAN: MOKTIAR/PEKANBARU

pakai beton,” papar Yanto. Menurutnya, proyek kelanjutan pembangunan highway dari Danau

Bingkuang menuju Kota Bangkinang ini masih menunggu proses ganti rugi yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Semakin cepat dilakukan ganti rugi, semakin cepat pula proses kelanjutan

menampung jumlah kenderaan pada jalur terpadat di Riau ini. Di mana satu ruas jalan tersebut akan dibangun tiga lajur kendaraan roda empat. Sedangkan untuk kendaraan roda dua dipersiapkan lajur khusus selebar 3,5 meter pada bagian kiri dan kanan. Dana yang dibutuhkan pada pembangunan highway tersebut sekitar Rp500 miliar yang berasal dari APBD Riau dengan bangunan jalan menggunakan sistem rigid atau beton. Sehingga jalan highway itu nantinya mampu menahan beban kenderaan bertonase besar. “Tidak lagi menggunakan aspel fleksibel, tapi sudah rigid. Kita tak ingin lagi kenderaan berat jadi kambing hitam, makanya supaya tahan kita bangun

pembangunan highway dilakukan. “DED-nya sudah kita siapkan. Kalau sudah selesai ganti ruginya, yang dari Danau Bingkuang menuju Bangkinang lagi kita bangun,” ujarnya.(***)

BONGKAR MUATAN Sejumlah truk membongkar barang muatan di pinggiran Jalan SM Amin, Pekanbaru, Minggu (2/ 12). ANDIKA

Gubri Resmikan KMP Barembang Hari Ini PEKANBARU (VOKAL)Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau hari ini, Senin (3/ 12) secara resmi akan melakukan soft launching penggunaan KMP Barembang yang nantinya akan melayani rute Kampung Balak Meranti– Mengkapan Buton, Siak. KMP Barembang ini nantinya akan melayani rute Kabupaten Kepulauan Meranti dengan kabupaten lainnya di Riau. Pembukaan jalur oleh Pemprov Riau ini sebagai upaya membuka dan mempermudah akses-akses transportasi dalam upaya mendorong percepatan pembangunan di daerah-daerah yang selama ini terkendala dengan akses transportasinya. Menurut Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, untuk mengelola operasional KMP Ba-

Penanggung Jawab/Redaktur: BUDI SUSENO

rembang, Pemprov Riau telah menunjuk salah satunya BUMD Riau yaitu PT Pengembangan Investasi Riau (PIR) atau Riau Investment Corporation (RIC). Pihak Pemprov Riau berharap dengan diserahkan pengelolaannya kepada RIC, maka pelayanan yang diberikan kepada masyarakat akan bisa lebih maksimal. KMP Barembang itu kata Gubri merupakan komitmen pelayanan Pemprov Riau dalam rangka membangun infrastruktur untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berada di pulau-pulau yang selama itu kesulitan dalam hal transportasi baik darat maupun laut. “Dengan beroperasinya kapal ini, maka akan semakin membuka akses transportasi di pulau-pulau di Riau,” katanya.

Rusli juga berharap, nantinya setelah rute ini akan ada rute-rute baru lainnya yang bisa diakses oleh masyarakat, sehingga tidak ada lagi daerahdaerah di Riau yang tidak bisa dijangkau. “Kita berharap daerah-daerah lainnya bisa kita buka akses transportasinya,” ujar Rusli. Rusli juga menekankan akan penting sarana transportasi ini dalam menunjang perekonomian daerah dalam upaya memacu pembangunan, sehingga dampak ekonominya akan sangat besar nantinya. Sementara Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Surya Maulana mengungkapkan kalau rencananya memang Gubernur Riau akan meresmikan secara langsung penggunaan KMP Barembang

di Kampung Balak Meranti, Senin siang (3/12). Nantinya dengan beroperasinya KMP Barembang yang melayani rute Kampung Balak Meranti – Mengkapan Buton, Siak dan juga sebaliknya akan semakin mempermudah arus transportasi kendaraan barang dan kendaraan dari dan ke Kabupaten Kepulauan Meranti. “Tujuannya memang akan mempermudah arus orang, barang dan kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat,” jelasnya. Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Kabupaten Kepulauan Meranti, Fathur Rahman juga menegaskan kalau secara prinsip, KMP Barembang memang sudah bisa beroperasi melayani rute Kampung Balak Meranti – Mengkapan Buton, Siak.(rls/rid)

Perwajahan: ANDIXER


CMYK

16 HARIAN VOKAL

SENIN

Polling SMS "Riau Memilih 2013" Insya Allah, pertengahan tahun 2013, masyarakat Riau akan menggelar pesta demokrasi untuk menentukan siapa yang paling pantas memimpin provinsi ini ke depannya. Terkait hal itu, Harian Vokal menerbitkan halaman khusus "Riau Memilih 2013" dan sekaligus membuka "Polling SMS" untuk menjaring aspirasi masyarakat tentang bakal calon (balon) Gubernur Riau periode 2013-2018. Tulis nama lengkap "Balon Gubri" pilihan anda dan kirim SMS ke nomor 081267450413 .  Selain "Polling SMS", para pembaca juga dapat memberikan komentar dan tanggapan tentang "Riau Memilih 2013" melalui akun facebook: riaumemilih@hotmail.co.id.  Komentar boleh mengkritisi calon namun tidak bersifat SARA atau mendiskreditkan (black campaign) bakal calon gubernur.

3 Desember 2012/19 Muharram1434 H

10 Besar Balon Gubri Pilihan Rakyat HERMAN ABDULLAH

ISJONI

MAMBANG MIT

ACHMAD

SYAMSURIZAL

ANNAS MAAMUN

SEPTINA PRIMAWATI

WAN ABU BAKAR

JON ERIZAL

31,49 %

30,11 %

22,99 %

3,86 %

3,86 %

2,48 %

2,21%

1,65 %

1,10%

AZIZ ZAINAL

0,55 %

Balon Gubri Lainnya: Suryadi Khusaini, Sukarmis, Yopie Arianto, Indra Mukhlis Adnan, Johar Firdaus, Arsyad Juliandi Rahman, Abdul Gafar Usman, Syamsuar, Lukman Edy. Persentase dukungan di-update setiap hari pukul 17.00 WIB sesuai jumlah SMS Dukungan yang masuk. Bakal calon Gubri yang tidak masuk atau terdegradasi dari kelompok 10 besar hanya akan ditampilkan nama tanpa foto dalam kelompok "Balon Gubri Lainnya"

Anas Bantah Sudah Dukung Mambang PEKANBARU (VOKAL)-Ketua Umum DPP Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum membantah pihaknya sudah mendukung HR Mambang Mit sebagai calon Gubernur Riau (Cagubri) mewakili Partai Demokrat pada Pilgubri 2013 mendatang. “Partai Demokrat hingga kini belum memutuskan siapa calonnya, Majelis Tinggi partai pun

belum memutuskan. Jadi, belum ada dukungan ke siapa pun, tunggulah waktunya,” kata Anas

LAPORAN:

MOKTIAR / PEKANBARU di sela-sela menghadiri acara Munas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Hotel Labersa, Jumat (30/ 11) malam. Mantan Ketua Umum PB HMI ini juga membantah pi-

haknya terkesan bimbang memutuskan siapa jagoan yang diusung Demokrat pada Pilgubri 2013. Ini mengindikasikan DPP PD masih menunggu calon pendamping dari jagoannya. Anas sendiri menilai Mambang Mit dan Achmad samasama baik dan memiliki popularitas di Riau. Namun di antara

keduanya pasti ada yang lebih baik. "Keduanya sama-sama baik. Tapi tentu dari salah satu calon itu ada yang lebih baik lagi," katanya. Untuk mengetahui siapa yang lebih baik, menurut Anas, DPP lebih dulu menunggu hasil survei lembaga independen dalam waktu dekat. Ini dilakukan

agar calon yang diusung benarbenar mencerminkan suara masyarakat Riau secara umum, tanpa ada kepentingan-kepentingan tertentu. Ditegaskannya, PD tak ingin terburu-buru, prinsip kehatihatian sangat diperlukan karena untuk memenangkan Pilgubri 2013-2018 PD tak hanya ber-

harap mampu merebut hari rakyat. Akan tetapi jauh lebih penting lagi, bagaimana calon yang akan diusung nanti mampu mengemban amanah untuk membangun Riau yang jauh lebih baik lagi dari saat ini. Jadi, apakah Mambang atau Achmad yang paling tepat untuk membangun Riau? Anas lagilagi menyebut keduanya kader terbaiknya PD. "Yakinlah, Demorat akan memberikan yang terbaik untuk Riau. Semuanya baik, tapi pasti akan ada yang lebih baik," ulangnya. (***)

Konvensi Desk Pilkada PKB Inhil

Wardan Singkirkan Wahid TEMBILAHAN (VOKAL) Langkah HM Wardan untuk maju sebagai calon Bupati Inhil semakin terbuka lebar setelah berhasil meraih 70 persen lebih dukungan suara yang diperebutkan dalam pelaksanaan Konvensi Desk Pilkada DPC PKB Inhil di Hotel Ar Rahman I, Jln Diponegoro, Tembilahan, Sabtu (1/12). Secara keseluruhan, dari total 71 suara yang diperebutkan, Kadisdik Riau ini mendulang suara terbanyak, yakni 47 suara, jauh meninggalkan Ketua DPW PKB Riau Abd Wahid yang hanya meraih 13 suara. Kepala Bappeda Riau Ramli Walid hanya meraup 10 suara dan 1 suara hangus. Kader PKB lainnya, Zainal Abidin, gagal meraih dukungan. Sementara Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil Dani M Nursalam mundur dari pemilihan. Wardan yang dikonfirmasi usai konvensi menyatakan bersyukur, bangga dan lega atas apa yang telah diraihnya ini. “Alhamdulillah, semoga keberhasilan yang saya peroleh malam ini juga akan diikuti keberhasilan pada tahapan desk pilkada berikutnya hingga diberikan kepercayaan untuk maju dan melangkah bersama PKB,” harapnya.(fsl)

Penanggung Jawab: IDRUS YAMIN

Perwajahan : RINTO HARMIKO


SENIN

3 Desember 2012/19 Muharram 1434

Penanggung jawab/redaktur: SAADUDDIN BADRA

17

HARIAN VOKAL

Perwajahan: PEPEN PRENGKY


18 SENIN

SPORT 3 Desember 2012/19 Muharram 1434

HARIAN VOKAL

 Malaysia 2-0 Indonesia

KUALALUMPUR(VOKAL)-Harapan Indonesia untuk meraih gelar juara Piala AFF 2012 akhirnya pupus. Tim Merah-Putih terpaksa harus angkat koper setelah di laga penentuan grup B disingkirkan Malaysia 0-2, Sabtu (1/12).

Kejuaraan Silat Sijori Cup

Riau Targetkan Juara Umum PEKANBARU(VOKAL)- Sebanyak 16 pesilat dipersiapkan Riau untuk menghadapi Kejuaraan Silat Singapura Johor (Sijori) yang akan digelar di Bintan, Kepri, 10-15 Desember. Target meraih juara umum yang selama ini diraih Singapura diapungkan Riau pada kejuaraan yang diikuti tiga negara ini. Selama turnamen ini digelar, Singapura selalu mendominasi dengan tampil sebagai juara umum. Riau sendiri hanya mampu berada di posisi kedua. Sekretaris Umum Pengprov IPSI Riau, M Salim, Minggu (2/12), saat dihubungi mengatakan, hasil yang diraih tim Riau tahun lalu bisa ditingkatkan. Mengingat prestasi yang cukup bagus ditorehkan pesilat Riau dari waktu ke waktu. "Tahun lalu kita berada di peringkat kedua. Untuk itu, target utama tahun ini bisa menjadi juara umum sekaligus mematahkan gelar tim Singapura yang tak terkalahkan selama 7 tahun," tegas

Salim. Jika berkaca pada Kejuaraan Sijori tahun 2011 lalu, Riau finis di posisi runner up dengan torehan 4 medali emas, 5 perak dan 3 perunggu. Salim sendiri mengakui bahwa bukan timnya saja yang mengalami peningkatakan. Kualitas prestasi juga dialami hampir seluruh tim yang turun secara rutin di iven ini. "Namun saingan terberat masih terpaku pada Singapura. Karena mereka masih menjadi yang terbaik untuk kejuaraan ini," tukas Salim. Seperti diketahui, Kejuaraan Pencak Silat Sijori Cup ini merupakan agenda tahunan yang sudah berumur 7 tahun. Riau sendiri terus berpartisipasi dalam iven ini . Pada iven Sijori 2012 ini, diperkirakan akan ada sebanyak 16 tim dari tiga negara, yakni Singapura, Johor dan Indonesia (Kepri dan Riau). Jumlah pesertanya akan lebih dari 200 atlet.(yan)

Penanggung Jawab/Redaktur:SAADUDIN BADRA

Indonesia memulai laga kontra Malaysia dengan sangat baik. Namun dua gol beruntun yang dibuat 'Harimau Malaya' membuat 'Skuat Garuda' kehilangan fokus dan tak bisa mencetak gol balasan. Butuh hasil imbang untuk lolos ke semifinal, Indonesia langsung tampil menekan pertahanan Malaysia di menit-menit awal laga. Samsul Arif dan Irfan Bachdim yang berduet di lini depan beberapa kali mengancam pertahanan Malaysia. Apalagi, saat itu keduanya mendapat paso-

kan bola dari Elie Aiboy dan Okto Maniani. Sayang, penyelesaian akhir kerap tak akurat. Indonesia justru kebobolan dua gol dalam rentang waktu tiga menit. Gol pertama Malaysia tercipta pada menit ke-26 berkat tendangan first time Mohd Azamuddin. Gol tersebut tercipta berkat umpan silang dari jarak jauh sekitar 25 meter yang dikirim oleh Mahali Jasuli. Dua bek Indonesia yang mencoba menghalau bola tak berkutik. Tendangan keras Azamuddin membuat

pendukung Indonesia tertunduk. Sukses menjebol gawang Indonesia, Malaysia kian bersemangat. Menit ke-29, Wan Zack Haikal Wan Nor sukses mengecoh tiga bek Indonesia. Bola lalu dikirim ke Mahali yang tak terkawal. Tendangan keras ke atas gawang tak dapat dijangkau Wahyu. Skor 20 untuk Malaysia. Menit ke-34 Elie Aiboy ditarik pelatih Nil Maizar digantikan Andik Vermansyah. Pergerakan Andik cukup merepotkan pertahanan Malaysia. Terhitung dua kali Andik mendapat tendangan bebas akibat ia dijatuhkan pemain Malaysia. Memasuki babak kedua, Indonesia berusaha mengejar ketertinggalan. Memanfaatkan kelincahan dan agre-

sifitas Andik Vermansyah, Indonesia kerap merepotkan pertahanan Malaysia. Masuknya Tonnie Cussel juga lebih menghidupkan lini tengah tim sekaligus meringankan kinerja Taufiq. Namun, kegagalan dalam membongkar pertahanan Malaysia bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kekecewaan tampak jelas pada para pemain. Sejumlah suporter Indonesia juga kecewa dengan hasil ini dan meninggalkan stadion beberapa menit sebelum pertandingan bubar. "Ya, setelah kebobolan dua gol, ada sedikit kehilangan fokus. Beberapa pemain tidak percaya kebobolan gol itu. Karena sebelumnya, kami punya peluang untuk mencetak gol," papar Nil Maizar.

"Saya tidak mau menyalahkan pemain. Menurut saya, mereka sudah tampil cukup bagus. Kesalahan dalam permainan itu bisa terjadi. Dan yang salah di sini adalah saya," lanjutnya. Sementara terkait keputusan memainkan Elie Aiboy alih-alih memasang Andik Vermansyah sebagai starter, Nil menyebut itu merupakan bagian dari strategi pelatih. Tak seperti saat menghadapi Singapura, Andik, yang masuk setelah Indonesia tertinggal dua gol, tak mampu menjadi inspirasi kebangkitan rekan-rekannya. "Andik.. Sudah kita set seperti itu. Kami ingin memaksimalkan Elie Aiboy yang punya leadership dan pengalaman," jelas Nil. (bbc/rts/bbs/sad)

Bahas Kontrak Selepas IIC III  Pelatih PSPS Belum Puas PEKANBARU(VOKAL)- Sebelum terjun di Inter Island Cup (IIC) III pada 9 Desember 2012 mendatang, skuad Askar Bertuah melakukan beberapa kali uji coba dengan tim lokal. Akhir pekan lalu, PSPS Pekanbaru berhasil menumbangkan Tim Kampar Putra dengan skor 5-0. Namun jajaran pelatih PSPS Pekanbaru belum merasa puas dengan hasil tersebut. Mengingat lawan yang dihadapi masih berada jauh di bawah klub kebanggaan masyarakat Kota Bertuah ini. "Belum bisa menjadi tolak ukur kita, karena saat di lapangan, berhadapan dengan tim di bawah dan selevel dengan kita itu sangat berbeda," terang Pelatih Kepala PSPS Pekanbaru, Mundari Karya, Minggu (2/12). Dikatakan Mundari, untuk pemain lokal dinilai sudah cukup yang ada saat ini. Namun Mundari memberikan catatan pada kiper Danang Puspito. "Posisi kiper masih perlu di evaluasi," ujar Mundari. Nasib para pemain memang belum mendapat ke-

pastian. Bila beberapa klub lain sudah mengontrak para pemainnya, beda dengan PSPS yang sampai sekarang belum melakukan. Berdasarkan informasi yang beredar, kontrak baru akan dijalankan seusai IIC III. Terkait pemain asing juga belum bisa dipastikan apakah sudah sesuai dengan keinginan atau tidak. Sebab menurut Mundari, melakukan penilaian kepada pemain tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. "Cukup sulit menilai pemain asing karena membutuhkan waktu, namun kalau (pemain, red) lokal sudah bisa dipatok," terangnya. Seperti diketahui, menjelang bergulirnya kompetisi, PSPS mendatangkan beberapa pemain asing seperti Glen Poloukan, Marcello Cirelli, Rohid, Lee, Kim, Makan Kanoute, Jibbi Wuwungan dan Pape. Dari sejumlah pemain asing tersebut ada yang sudah bermain di kompetisi Indonesia sebelumnya dan ada juga yang baru pertama kali merambah di

liga terbesar Indonesia ini. Mundari mengatakan, selepas IIC III yang akan digelar di Palembang akan menjadi wak-

tu yang tepat untuk memberikan penilaian pada pemain, terlebih pemain asing. Bila pemain bersedia dan jajaran

pelatih serta manajemen juga tertarik dengan sang pemain, maka berlanjut untuk menjalani kompetisi musim ini.(yan)

Perwajahan: ANDIXER


19

PELALAWAN SENIN

3 Desember 2012/19 Muharram 1434 H

HARIAN VOKAL

KPA Gelar Seminar dan Cerdas Cermat  Rayakan Hari AIDS se-Dunia

LINTAS DKP Gelar Lomba Baca Puisi PANGKALAN KERINCI (VOKAL)- Dewan Kesenian Pelalawan (DKP) menggelar perlombaan membaca puisi, syair dan musikalisasi puisi untuk siswa sekolah SD,SMP dan SMA di Kecamatan Pangkalan kerinci. Tujuannya untuk meningkatkan minat generasi penerus saat ini terhadap seni kesusastraan, khususnya puisi dan syair. “Walaupun masih pertama kali kita adakan, ternyata pesertanya cukup banyak, lebih dari 100 orang, mulai dari tingkat SD sampai dengan SMA yang ada di Kecamatan Pangkalan Kerinci,” kata Ketua Panitia kegiatan Michael Rojuli, Sabtu (1/12). Lanjut Rojuli, tema perlombaan kali ini Pahlawan. Pahlawan yang dimaksud bukan harus pejuang, melainkan siapa saja yang dianggap pahlawan, seperti orang tua atau yang lainnya. “Ke depan kita juga bakal memasukkan kategori umum, bukan pelajar saja,” ungkapnya. Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pelalawan Zulkifli mengaku cukup bangga dan mendukung apa yang telah dilakukan DKP. “Di saat puisi dan syair saat ini mulai tidak digandrungi generasi penerus, DKP malah membuat perlombaannya dan ini sudah menjawab semua, terlebih lagi pesertanya lebih dari 100 peserta,” kata Zulkifli. Ia berharap kegiatan ini bisa dilakukan setiap tahun dan diikuti peserta dari seluruh kecamatan, sehingga bisa menjadi kalender tetap tahunan. Sebagai masukan, diminta kepada DKP untuk membukukan karya-karya siswa yang menang lomba dalam bentuk sebuah buku, sebagai bentuk penghargaan “Saat ini bacaan puisi mereka diibaratkan batu kerikil, namun saya optimis kalau ini digali potensinya oleh DKP, ke depan kerikil ini akan lebih tajam dari yang kita kira,” ungkap Zulkifli. Sementara itu, Ketua DKP H Herman Maskar, mengatakan perlombaan ini merupakan salah satu agenda DKP dalam menggali potensi seni kesusastraan di Pelalawan dan akan menjadi kegiatan tahunan DKP dalam mengangkat kesenian daerah. “Ke depan akan lebih besar dengan melibatkan peserta dari setiap kecamatan, sehingga akan diketahui seberapa besar kecintaan masyarakat Pelalawan terhadap seni ini, khususnya kesusastraan,” pungkasnya.(fkh)

PANGKALAN KERINCI (VOKAL)-Hingga saat ini, jumlah masyarakat Pelalawan yang positif terjangkit virus Human Immunodeficiency (HIV) sebanyak 79 orang. LAPORAN:

FARIKHIN / PELALAWAN Dari jumlah tersebut, 12 orang di antaranya positif mengidap AIDS, dimana enam (6) orang lainnya telah meninggal dunia. Hal ini disampaikan Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Pelalawan H Marwan Ibrahim, saat memperingati Hari AIDS Sedunia di lapangan sepakbola Pangkalan Kerinci, Sabtu (1/12). Kasus HIV/AIDS seringkali merupakan fenomena gunung es. Artinya, kasus yang terlihat saat ini hanya bagian puncak yang jumlahnya sangat kecil, sementara yang tidak terlihat justru jauh lebih besar. Fakta ini jelas menunjukkan betapa besar resiko yang harus dihadapi guna menanggulangi serta mengantisipasi penyakit HIV/AIDS ini. "Mengantisipasi perkembangan HIV/AIDS, KPA bekerja sama dengan dinas-dinas terkait tak hentihentinya melakukan berbagai langkah konkrit untuk menanggulangi HIV dan AIDS. Diharapkan itu akan tepat sasaran dan dapat memben-

dung laju peningkatan kasus HIV/ AIDS," katanya. Langkah-langkah yang dilakukan KPA Pelalawan antara lain mengoptimalkan peran dan fungsi KPA dengan mengintegrasikan lintas sektor dan LSM Peduli AIDS, mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/ AIDS (ODHA), mempercepat pencegahan dan penanggulangan HIV/ AIDS pada kelompok resiko tertular, ibu dan anak. "Kit a juga memudahkan ODHA memperoleh obat Anti Retroviral (ARV) melalui pelayanan di Klinik Voluntary Counseling and Testing (VCT) dan perawatan, dukungan serta pengobatan (Care, Support and Treatment), baik di rumah sakit maupun di komunitas," ungkapnya. Pihaknya juga meningkatkan sosialisasi dan promosi program HIV/AIDS serta kerja baik lintas program maupun sektor, misalnya dengan mengadakan seminar, workshop, membangun jejaring kerja dengan sektor terkait sekaligus optimalisasi jejaring yang

FARIKHIN

WAKIL Bupati Pelalawan H Marwan Ibrahim yang juga Ketua KPA,saat peringatan Hari AIDS se-Dunia, Sabtu (1/12) di Pangkalan Kerinci.

sudah terbentuk. "Kita juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan melakukan berbagai upaya serta sosialisasi, baik pada masyarakat umum, kalangan pekerja maupun pelajar. Pasalnya, kelompok yang paling banyak terkena adalah kelompokkelompok resiko tinggi dan remaja," tandasnya. Hal yang kurang lebih sama

disampaikan Sekretaris KPA Pelalawan Asril, Minggu (2/12). Menurutnya, sepanjang 2011 dan 2012, berbagai kegiatan KPA Pelalawan dengan menggunakan dana dari Global Fund (GF) dan APBD Pelalawan telah menggelar berbagai kegiatan. Tahun ini, perayaan Hari AIDS mengambil tema 'Lindungi Perempuan dan Anak Dari HIV Dan AIDS'.

"Setelah peringatan ini, Senin besok (hari ini, red) diadakan sosialisasi di lapangan sepakbola Pangkalan Kerinci, sosialisasi dan seminar AIDS di Bandar Seikijang, lomba cerdas cermat bagi para pelajar SMA/SMK se Kabupaten Pelalawan terkait AIDS. Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana pemahaman para siswa soal penyakit HIV/AIDS ini," tutupnya. (***)

Seven Ghost Terus Dipromosikan Jadi Wisata Dunia PANGKALAN KERINCI (VOKAL)-Dahsyatnya gelombang bono, menjadi daya tarik sendiri bagi para peselancar mancanegara yang menjulukinya The Seven Ghost. Sampai saat ini, berbagai upaya telah dilakukan Pemkab Pelalawan memperkenalkan bono ke mancanegara. Selain itu, upaya pengembangan objek wisata ini agar menjadi destinasi wisata dunia juga terus digalakkan. Salah-satunya mengundang investor asing. Seperti dikatakan Kepala Dinas kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Pelalawan Zulkifli, Minggu (2/12), “Tujuan kita, bono bukan lagi menjadi

konsumsi lokal, melain menjadi destinasi wisata dunia,” ujarnya. Pada 11 Desember mendatang pihaknya akan mengekspos Wisata Bono kepada investor Australia. “Sesuai rencana, tanggal 11 nanti kita kedatangan investor Australi, difasilitasi BPMD Pelalawan. Nantinya mereka akan membangun berbagai fasilitas pendukung di dekat sana,” ungkapnya. Dikatakan Zulkifli, mutiara yang sangat indah dari Teluk Meranti itu dengan sendirinya telah dipromosikan oleh berbagai pihak swasta seperti iklan salah satu produk di media televisi, begitu juga melalui Youtube. “Sudah banyak promosi mengenai Bono, baik dari Pemda

Pelalawan, Provinsi Riau maupun pihak swasta,” ujarnya. Sebagai destinasi wisata dunia, tentunya masyarakat Pelalawan, khususnya Teluk Meranti, harus siap dengan kunjungan para turis yang datang untuk menikmati keindahan bono. “Untuk itu kita harus perkuat hospitality building trust, dengan keramahan penduduk lokal menjadi salah satu yang diingat para turis untuk mempromosikan bono kepada temannya yang belum datang kesini,” tuturnya. Apalagi, saat ini sudah ada komunitas surfer lokal di Teluk Meranti, yang hanya menggunakan selancar dari kayu pulai yang mudah didapat di daerah itu.

“Komunitas itu berada di tiga titik bono, yakni Teluk Binjai, Teluk Meranti dan Tanjung Mentangon. Gelombang di sana cocok untuk surfer pemula,” katanya. Selain itu, upaya lainnya yang dilakukan Pemkab Pelalawan melalui Disbudparpora Pelalawan, lanjut Zulkifli, baru baru ini pihaknya telah membawa dua kelompok sadar wisata dari Teluk Meranti dan Ukui melakukan kunjungan ke Tasikmalaya, Jabar. “Tasikmalaya dipilih karena di sana telah diajukan sebagai kawasan wisata ke Unesco. Di sana juga kelompok sadar wisata kita bisa belajar bagaimana mengembangkan potensi wisata yang ada di daerah, bukan hanya potensi

wisata alam, tapi juga cendramatanya dan seni budayanya." Selain bono, juga dikembangkan wisata di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), salah satu taman nasional di Asia Tenggara dengan flora dan fauna yang masih lengkap. “Untuk mendukung itu, kita akan bersinerji dengan pihak TNTN, karena pengembangan potensi wisata harus dilakukan bersama berbagai pihak,” ungkapnya. Disamping itu, masyarakat juga dapat berpartisipasi mengembangkan wisata bono, paling tidak mempromosikan bono dan TNTN dari mulut ke mulut, kepada teman dan kenalan di luar Riau. (fkh)

INDRAGIRI HILIR

Warga Keritang Harapkan Perbaikan Jembatan TEMBILAHAN (VOKAL) – Jembatan yang berada di KM 7 jalan lintas Provinsi Dusun III Desa Nusantara Jaya Kecamatan Keritang sebagai akses penghubung Kecamatan Keritang dengan Ibu Kota Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilahan kondisinya semakin mengkhawatirkan. Agar tidak semakin parah dan menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan, masyarakat berharap perhatian pemerintah untuk segera melakukan perbaikan. LAPORAN:

FAISAL/ INDRAGIRI HILIR Dari pantauan, sebagai papan lantai jembatan sudah berlubang dan tidak lagi rata. Beberapa bagian yang lain terlihat sudah sangat rapuh, sementara pagar jembatan juga terlihat sudah ambruk. “Kondisi jalan sudah semakin mengkhawatirkan dan cukup sulit untuk dilalui dengan berkendaraan. Bahkan sudah beberapa kali kecelakaan dialami warga akibat rusaknya kondisi jembatan ini,” ungkap warga setempat Kaharudin. Kerusakan jembatan ini, di-

tambahkan Kaharudin, sudah terjadi cukup lama sementara kerusakan pagar jembatan yang ambruk terjadi sekitar sebulan lalu. Sementara itu, Ketua Apdesi Keritang yang sekaligus Kepala Biro Percepatan Desa Tertinggal Provinsi Riau Syarifudin As-Said, mengakui sudah menyampaikan permintaan agar segera dilakukann perbaikan kepada Pemerintah Provinsi Riau tetapi belum mendapatkan respon. ‘Memang jembatan ini seharusnya segera diperbaiki, karena rawan kecelakaan. Hanya saja usulan yang sudah kita sampaikan kepada pihak Provinsi, sampai hari ini masih belum mendapatkan tanggapan,” ujarnya. (***)

SIAP MAJU DI PILKADA INHIL 2013- HM Wardan foto bersama setelah berhasil memperoleh dukungan suara terbanyak dalam konvensi Desk Pilkada DPC PKB Inhi, baru-baru ini. Berita terkait di halaman Riau Memilih (16).

Ketua DPC PPP Inhil Siap Maju di Pilkada 2013 TEMBILAHAN (VOKAL) -Di penghujung 2012, aroma Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Indragiri Hilir semakin santer tercium. Dari beberapa nama yang sudah terang-terangan menyatakan kesiapan, juga terdengar nama Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Indragiri Hilir H Agussalim. Menurut penjelasan ketua partai berlambang Ka’bah ini, niat dirinya maju dalam Pemilukada Inhil 2013 mendatang sudah mendapatkan restu hampir dari semua pengurus di tingkat kecamatan, termasuk respon baik dari simpatisan partai. “Walau secara pribadi saya nyatakan siap, namun tentunya kita harus mawas diri. kita harus memahami benar Penanggung Jawab/Redaktur: FITRI MAYANI

kriteria pemimpin yang di- nunggu mekanisme partai. ”Desember ini kiinginkan mata sudah ketahui syarakat. Alhamapa keputusan dulillah, dalam partai,” pungkas kunjungan saya Agussalim. secara langsung Dari beberapa ke tingkat pengunama yang terrus di kecamatan dengar akan medan berbaur di ngikuti Pemilutengah masyarakada 2013 menkat, saya banyak datang, jika PPP menerima masubisa solid dankekan dan doropemilikan 6 kursi ngan untuk medi DPRD Inhil, ngikuti pesta deAGUSSALIM Agussalim bisa dimokrasi 2013 nanti," ungkap Agussalim me- nilai sebagai salah-satu kanlalui sambungan telepon didat yang akan melenggang dengan mudah untuk maju seselularnya, Minggu (2/12). Ketika disinggung menge- bagai calon Bupati Inhil penai sosok yang akan men- riode 2013-2018 mendatang. Ada pula nama H Syamdampingi dirinya dalam Pemilukada nanti, Agussalim sudin Uti yang menurut permenyatakan masih belum bisa hitungan di atas kertas medipastikan, karena masih me- ngantongi dukungan 8 kursi

(PBR 4 kursi dan PD 4 kursi) disusul nama bakal calon dari kalangan birokrat HM Wardan yang sudah hampir dipastikan mendapatkan 6 dukungan kursi dari PKB setelah memperoleh dukungan tertinggi pada proses Desk Pilkada DPC PKB Inhil, Sabtu (1/12) lalu. Sementara beberapa nama kandidat lainnya, yakni H Ramli Walid, H Edy Syafwannur, Kemas Yusferi, HM Aziz dan H Rosman Malomo, diperkirakan masih harus melakukan berbagai upaya untuk memperebutkan beberapa dukungan partai lainnya, seperti PDI-P 4 kursi, Partai Golkar 11 kursi, Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) 2 kursi, PKS 2 kursi, PAN 2 kursi, Partai Patriot dengan 1 kursi, PBB 1 kursi, Partai Gerindra 1 kursi dan Partai Hanura 1 kursi. (fsl) Perwajahan: ABDA


20

KUANTAN SINGINGI

HARIAN VOKAL

SENIN

LINTAS

3 Desember 2012/19 Muharam 1434 H

Kuansing Dipastikan Swasembada Beras

 Jika Program IP 200 Diefektifkan NET

JEMBATAN-Pembangunan Jembatan Lubuk Jambi, Kecamatan Kuantan Mudik yang berada dalam ruas jalan Provinsi Riau yang menghubungkan Sumatera dan Jawa diharapkan mulai dilakukan tahun 2013 mendatang.

Satpol PP Butuh Dukungan SKPD

TELUK KUANTAN(VOKAL)- Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dipastikan akan swa sembada beras jika program IP 200 atau musim tanam dua kali setahun diefektifkan pada lahan tanaman padi seluas 9.750 hektar yang ada di Kuansing. LAPORAN: SAID MUSTAFA HUSIN/KUANSING Demikian dikemukakan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Distangan) Kuansing Herdison pada acara Hari Lapang

atau Field Day yang digelar di areal Balai Benih Tanaman Pangan, Kawasan Jao, Telukkuantan, Minggu (2/12) kemarin. Menurut Herdison, saat ini program IP 200 di Kuansing belum dilaksanakan secara efektif. Padahal program IP 200

mampu mewujudkan produksi pangan yang cukup dan berkelanjutan. Ke depan, kata Herdison, Kuansing harus sudah memiliki lahan-lahan yang mengefektifkan program IP 200 secara permanen. Menurutnya, setakat ini program IP 200 baru dilaksanakan secara permanen atau rutin setiap tahun oleh petani yang memiliki areal tanam di kawasan Desa Seberang, Telukuantan dan Kenegerian Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah. Selain itu, program IP 200 juga sudah diterapkan petani Kecamatan Inuman yang

mengolah areal percetakan sawah yang dibangun Pemkab Kuansing beberapa tahun lalu. Sedangkan, sejumlah areal tanam di kawasan lainnya, sambung Herdison, belum sepenuhnya menerapkan program IP 200. Sebagian besar petani masih enggan melaksanakan musim tanam dua kali setahun. “Kalau di Seberang Taluk, Kopah dan Inuman memang sudah rutin melaksanakan program IP 200. Namun pada sejumlah areal tanam di kawasan lainnya, program IP 200 belum dilaksanakan secara rutin setiap

TELUKKUANTAN(VOKAL)- Selain bertugas menyelenggarakan ketertiban umum, ketertiban masyarakat serta perlindungan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga memiliki tugas membantu kepala daerah dalam menegakkan peraturan daerah (Perda). Dalam menjalankan tugas dilapangan, Satpol PP masih butuh dukungan masing-masing SKPD. Hal ini dikemukakan Kakan Satpol PP Kuansing Ardiansyah kepada Vokal barubaru ini. Menurutnya, Satpol PP merupakan bagian dari perangkat daerah yang diberi kewenangan melakukan tindakan nonyustisial terhadap warga masyarakat, aparatur ataupun badan hukum yang melakukan pelanggaran terhadap Perda atau peraturan kepala daerah. Bahkan, sebut Ardiansyah, Satpol PP juga diberi kewenangan melakukan tindakan penyelidikan dan tindakan admistratif terhadap pelanggaran Perda atau peraturan kelapa daerah. Kendati punya kewenangan, namun dalam melaksanakan tugas di lapangan Satpol PP sering menemukan hambatan. “Karena itu, dalam upaya menegakkan Perda serta peraturan kepala daerah, Satpol PP perlu dukungan instansi terkait. Dukungan ini akan sangat membantu tugas Satpol PP di lapangan. Misalnya, dalam menegakkan Perda penertiban usaha burung walet, Satpol PP harus didukung petugas dari Badan Lingkungan Hidup. Kalau tidak didukung petugas dari instansi terkait, bisa-bisa Satpol PP yang ingin menegakkan Perda malah melakukan pelanggaran hukum,” pungkas Ardiansyah (smh)

tahun,” kata Herdison. Dengan kondisi demikian Herdison mengimbau para petani di Kuansing untuk memanfaatkan areal tanam dengan program IP 200. Jika program ini dijalankan secara efektif di seluruh areal tanam maka Kuansing akan menjadi daerah swasembada beras. “Kita berharap program IP 200 ini diterapkan di seluruh areal tanam di Kuansing. Jika ini dilaksanakan, maka Kuansing akan menjadi daerah swasembada beras,” harap Herdison. (*** )

SAID MUSTAFA HUSIN

BUPATI Kuantan Singingi diwakili Asisten Pemerintahan Umum Erlianto (tengah) foto bersama para pegawai Gapoktan dan kelompok tani berprestasi yang mendapatkan penghargaan dari Distangan Kuansing, Minggu (2/12), di Balai Benih, Kawasan Jao, Telukkuantan, Kuansing.

Warga Kuantan Hilir Seberang Syukuran Pegawai dan Gapoktan Diberi Penghargaan TELUKKUANTAN (VOKAL)-Bersempena pemekaran Kecamatan Kuntan Hilir Seberang, masyarakat setempat akan menggelar acara syukuran pada Senin (3/12) hari ini. Direncanakan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) H Sukarmis akan hadir berasama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kuansing. Plt Camat Kuantan Hilir Seberang Jon Hendri L kepada wartawan mengungkapkan, semula syukuran itu direncanakan akan digelar secara besar-besaran. Namun rencana itu batal karena lapangan bola Desa Pulau Baru yang semula dipilih sebagai lokasi syukuran tidak bisa dimanfaatkan karena baru saja terendam banjir Kendati demikian, acara syukuran tetap akan digelar secara meriah dengan melibatkan ribuan masyarakat dari sejumlah desa di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang. Mernurut Jon Hendri, pihaknya bersama tokoh masyarakat telah mematangkan persiapan. Malam syukuruan akan diisi dengan acara hiburan dengan menampilkan sejumlah grup kesenian tradisional kayat dan randai. Agar lebih meriah, imbuh Jon Hendri, pada acara syukuran itu panitia akan mengundang sejumlah tokoh masyarakat Kuantan Hilir Seberang yang berada di luar daerah, seperti di Rengat dan Pekanbaru. “Undangan tidak saja untuk warga di Kuansing, tapi juga untuk warga Kuantan Hilir Seberang yang berada di luar daerah. Kalau ada yang belum menerima undangan, anggap saja pemberitaan ini sebagai undangan,” kata Jon Hendri. (smh)

Kantor BupatiKuansing

: 0760 561616

Fax Kantor Bupati

: 0760 561617

Sekretariat DPRD

: 0760 561604

MapolresKuansing

: 0760 561604

RSUD TelukKuantan

: 0760 561858

Kejari TalukKuantan

: 0760 20123

PemadamKebarakan

: 0760 20957

PolsekKuantan Tengah

: 0760 20110

KoramilKuantan Tengah

: 0760 20021

Kantor PosdanGiro

:076020016

PLN Ranting TelukKuantan: 076020050 PuskesmasKuantan Tengah:07602008 Penanggung Jawab/Redaktur: DELFI INDRA

TELUKKUANTAN (VOKAL)– Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Distangan) Kuantan Singingi (Kuansing) memberikan penghargaan kepada sejumlah pegawai dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) berpestasi dalam mengimplementasikan berbagai program tanaman pangan. Pengharagaan diberikan dalam sebuah acara yang digelar di Balai Benih, Kawasan Jao, Telukkuantan, Kuansing, Minggu (2/12). Untuk Program Desa Mandiri Pangan, penghargaan diberikan kepada kepala cabang dinas terbaik, penyuluh pendamping terbaik, tim pangan desa terbaik, lembaga keuangan desa terbaik dan kelompok afinitas terbaik. Sedangkan

untuk Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP), penghargaan diberikan kepada kepala cabang dinas terbaik, penyuluh pendamping terbaik, komite pengarah terbaik dan pengurus Gapoktan terbaik. Selain itu, Distangan Kuansing juga memberikan penghargaan kepada penyuluh lapangan berprestasi, seperti petugas pengendali organisme pengganggu tanaman , petugas yang membina program peningkatan pendapatan petani kecil, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Operasi Pangan Riau Makmur (PRM). Bahkan Distangan juga memberikan penghargaan kepada pegawai dinas berprestasi dan kelompok tani berprestasi.(smh)

Pembangunan Sektor Pertanian Perlu Diprioritaskan TELUKKUANTAN(VOKAL)Saat ini petani di Kuantan Singingi (Kuansing) tidak bisa berharap banyak dari usaha pertanian. Hal itu disebabkan anjloknya harga komoditas pertanian, ditambah lagi musim hujan yang berkepanjangan. Jika kondisi ini berlangsung lama, masyarakat akan semakin terhimpit kesulitan ekonomi. Hal tersebut disampaikan Bupati Kuansing diwakili Asisten I Setdakab Kuansing H Erlianto dalam sambutannya pada acara Hari Lapang (field day) yang digelar di Balai Benih Sungai Rumbio, Telukkuantan, Minggu (2/12). Dikatakan, mayoritas penduduk Kabupaten Kuansing bekerja di sektor pertanian. Karena itu, pembangunan sektor pertanian semakin penting dan harus mendapatkan prioritas. Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kuansing dituntut meningkatkan kinerja dalam memberikan bimbingan dan pendampingan untuk pengembangan usaha pertanian masyarakat petani.

Menurutnya, kedepan perlu dibangun koordinasi lintas sektoral untuk mensinergikan berbagai program pada sektor pertanian. Upaya ini dilakukan agar petani mendapat nilai tambah dari usaha pertanian untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Bupati menilai, pembangunan yang dilakukan selama ini lebih banyak dibidang usaha tani (onfarm). Kedepannya disarankan agar kegiatan-kegiatan itu harus lebih dikonsentrasikan dibidang off-farm, terutama dalam pengelolaan hasil pertanian. Karena bidang off-farm dinilai mampu memberikan peluang keuntungan yang relatif lebih besar. Meskipun demikian, Bupati tetap mengapresiasi capaian prestasi yang telah diraih Dinas Tanaman Pangan Kuansing, baik di tingkat provinsi maupun Nasional. “Kita tetap mengapresiasi prestasi yang telah diraih Dinas Tanaman Pangan, baik ditingkat provinsi maupun Nasional,” pungkasnya.(smh)

Bapak dan Anak Pengedar Sabu Diringkus Polisi TELUKKUANTAN(VOKAL)Tim Opsnal Satuan Reserse Polres Kuantan Singingi (Kuansing) berhasil meringkus dua warga Pangean, masing-masing Arf (50) dan Rnl (25) yang diduga pengedar narkoba. Kedua warga Pangean yang merupakan bapak dan anak ini diringkus di kediamannya di Desa Pauh Angik, Pangean, Kuansing, Sabtu (1/12), sekitar pukul 11.45 wib. Dalam penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan 6 plastik mengkilat berisi butiran halus yang diduga narkotika jenis sabu. Rencananya sabu dalam kantong plastik itu akan dijual seharga Rp300 ribu per kantong. Selain itu polisi juga mengamankan seperangkat alat hisap (bong) serta uang tunai senilai Rp 1.750.000 yang dijadikan sebagai barang bukti (BB). Kasat Reserse Polres Kuansing Iptu Priyanto melalui Kanit Restik Bripka Lukman mengungkapkan, pasangan bapak dan anak ini sudah lama menjalankan bisinis narkoba. Karena itu, keduanya juga sudah lama menjadi target operasi (TO) polisi. Sebelum memulai aksi penangkapan, menurut Lukman, dirinya sudah meyakini kalau bapak dan anak ini mengetahui kalau mereka menjadi target polisi. Sehingga dalam proses penangkapan polisi tidak mendatangi rumahnya begitu saja. “Kami datang menggunakan dua sepeda motor dari dua arah berlawanan, “ kata Lukman. Herannya, imbuh Lukman, bapak dan anak ini tetap saja mengetahui kedatangan polisi. Buktinya, baru saja sepeda motor polisi berhenti didepan rumahnya, mereka langsung kabur melarikan diri ke belakang rumah. Mendapatkan kondisi itu, polisi tak mau kalah sigap. Polisi mengejar pasangan bapak dan anak ini yang akhirnya berhasil ditangkap di belakang rumah.

Saat ditangkap, keduanya mengaku menyembunyikan sabu dan alat hisap di belakang kursi di dalam rumah. Rumah yang mereka diami tampaknya sengaja dirancang untuk aktivitas transaksi narkoba. Pintu ruang tamunya selalu digembok dan tak pernah dibuka. “Ini taktik mereka untuk menimbulkan kesan tak ada orang di dalamnya,” kata Lukman Meski polisi berhasil melakukan penangkapan,namun dari tiga orang yang digerebek polisi di rumah itu, seorang diantaranya WD anak sulung Arf atau kakak

dari Rnl berhasil kabur. “Ketika polisi datang Wd kabur dan tak berhasil ditangkap. Kini WD dalam pengejaran polisi,” pungkas Lukman. Menurut Lukman, penangkapan ini bukan dari pengembangan kasus, tapi berdasarkan informasi masyarakat dan penyelidikan kepolisian. “ Polisi mendapatkan informasi akan adanya transaksi narkoba di Desa Pauh Angik, Pangean. Makanya Tim Opsnal Satserse Narkotika langsung meluncur ke lapangan,” beber Lukman (smh)

SAID MUSTAFA HUSIN

ARF (kiri) dan Rnl (kanan), bapak dan anak ini duduk lesu memandang sejumlah barang bukti uang tunai dan narkoba yang dipajang di Kantor Mapolres Kuansing. Keduanya diringkus polisi karena diduga sebagai pengedar narkoba, Sabtu (1/12). Perwajahan: HASAN SHOLIHIN


21

KAMPAR - ROHIL SENIN

HARIAN VOKAL

3 Desember 2012/19 Muharram 1434 H

Mahasiswa Kembali Demo di Bangkinang  Kumpulkan Uang untuk Pendidikan Gratis BANGKINANG(VOKAL)-Puluhan mahasiswa yang tergabung Gerakan Pemuda Patriot Indonesia (GPPI) Kampar, kembali menggelar aksi demo di bundaran Balai Bupati Kampar, Sabtu (1/12) siang. Mahasiswa juga mengumpulkan dana untuk membiayai pendidikan di Kabupaten Kampar. LAPORAN: APRIYALDI, ZULKIFLI/KAMPAR

Mereka juga menuntut anggota Polisi Kampar yang telah melakukan pemukulan dan penganiayaan kepada sejumlah mahasiswa terutama Dede yang sekarang masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pekanbaru. Pemukulan dan penganiayaan tersebut terjadi di depan Kantor DPRD Kampar, Kamis (29/11). Saat itu mahasiswa melakukan aksi demo di Kantor DPRD Kampar menuntut pendidikan gratis untuk tingkat SD hingga SMA. Aksi damai mahasiswa di Bundaran Balai Bupati Kampar ini juga mendapat perhatian pengguna jalan. Apalagi mahasiswa membawa ben-

dera merah putih setengah tiang. Panasnya matahari tak mengurangi mahasiswa melakukan aksi tersebut. Seorang mahasiswa Anto dengan lantangnya mengatakan, tindakan polisi terhadap mahasiswa kemarin adalah bukti dari ketakutan kepada sang penguasa yang zalim, karena takut kedoknya terbongkar. "Kami tidak akan mundur melawan kezaliman. Apalagi demi untuk masyarakat banyak, agar biaya sekolah digratiskan," terang Anton. Ditambahkan Anton, Pemkab Kampar tak peduli dengan pendidikan. Hal tersebut dibuktikan tingginya biaya pendidikan di Kampar dan ketidakmampuan untuk menggratiskan biaya pendidikan

bukti nyata Pemkab Kampar setengah hati untuk dunia pendidikan. "Jangan kita mau dibodoh-bodohi oleh sang penguasa dengan janji-janji manisnya," ajaknya. Hal yang sama juga disampaikan perwakilan mahasiswa, Anuar yang mengatakan, Polisi harus bertanggung jawab atas pemukulan yang dilakukan kepada rekan-rekan mereka. Bentrok tersebut suatu tanda bahwa penguasa takut dengan aksi mereka. "Kami akan menggalang dana untuk membiayai pendidikan gratis di Kabupaten Kampar. Sekarang kami mengumpulkan dana dari masyarakat dan akan kami berikan kepada Pemkab Kampar yang kekurangan anggaran untuk pendidikan gratis," jelasnya. Ditambahkan Anuar, uang yang terkumpul tersebut akan diserahkan nantinya kepada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kampar atau Bagian Keuangan Sekdakab Kampar, Selasa (4/12) lusa. "Uang tersebut akan kita serahkan se-

cara langsung," terang Anuar. Demo Kapolda Sementara itu, Anton, seorang mahasiswa yang juga menjadi korban pemukulan oknum polisi saat berunjuk rasa di Gedung DPRD Kampar, mengaku mereka akan mengadakan unjuk rasa di Kantor Kepolisian Daerah (Polda) Riau, guna menuntuk Kapolda mengusut oknum Polisi yang melakukan tindakan pemukulan kepada mahasiswa. "Ya, rencananya kita akan melakukan aksi unjuk rasa kembali di Polda Riau. Kita menuntut Kapolda menindak tegas anggotanya dalam pemukulan 6 mahasiswa saat aksi unjuk rasa Jumat lalu," katanya. Di samping itu, lanjutnya, mahasiswa juga akan melakukan aksinya di Polres Kampar. Mahasiswa juga menuntut oknum Polisi yang memukul itu. Untuk diketahui, ke enam mahasiswa yang dipukul dan mengalami luka saat peristiwa tersebut yaitu, Jihad alias Dede (23), Anwar (24), Jimmi (20), Tison (23), Uci (20) dan Anton (23). (***)

APRIYALDI

MAHASISWA meminta sumbangan kepada para pengguna jalan untuk membiayai pendidikan gratis di Kabupaten Kampar, Sabtu (1/12). Dana yang terkumpul rencananya akan diserahkan kepada Dispenda Kampar, Selasa (4/12).

Masyarakat Mentulik Demo PT Agro Abadi  Tuntut Lahan 850 Ha Dikembalikan KAMPARKIRIHILIR(VOKAL)Puluhan masyarakat Desa Mentulik dan Bangun Sari, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar, beserta mahasiswa melakukan aksi demo ke PT Agro Abadi, Sabtu (1/12) siang. Mereka menuntut agar lahan yang dikuasai oleh PT Agro Abadi seluas 850 hektar dikembalikan pengelolaannya kepada masyarakat.

Aksi Puluhan masa tersebut dijaga oleh puluhan anggota Polisi. Aksi yang berlangsung damai ini mendapat respon dari pihak perusahaan. Pihak PT Agro Abadi akan mengadakan pertemuan dengan masyarakat hari ini, Senin (3/12) untuk membahas permasalahan tersebut. Koordinator Lapangan (Korlap) dari masyarakat M Ravi

Distanak Rohil Gelar Gerakan Vaksinasi Rabies BAGANSIAPIAPI(VOKAL)Jika tidak ada aral melintang, bulan Desember ini Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) akan melakukan gerakan vaksinasi rabies dan eliminasi di sejumlah wilayah kecamatan. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan Kabupaten Rohil, Muslim, Jumat (30/11) lalu kepada wartawan. Menurut Muslim, sebelumnya pihaknya telah mengadakan sosialisasi pada tanggal 3 Desember 2012 di wisma Rohil dengan ibu-ibu TP PKK Rohil. "Pada tanggal 4 Desember mendatang digelar vaksinasi dan tanggal 6 dan 7

Desember akan digelar eliminasi di sejumlah kecamatan," jelasnya. Katanya, vaksinasi rabies dilakukan di Kecamatan Bangko, Bagan Sinembah dan Bangko Pusako. Sedangkan eliminasi masih dibicarakan untuk dilakukan di Kecamatan Bagan Sinembah. Eliminasi pada tahun lalu sebanyak 40 ekor hewan. Muslim berharap kepada masyarakat agar dapat memvaksin hewan peliharaannya seperti anjing, kera dan kucing. Kegiatan vaksinasi ini dilakukan secara gratis dan warga dapat datang di posko Lurah Bagan Kota, Lurah Bagan Barat dan Puskesewan di Bagan Punak. (hlr/mza)

kepada Harian Vokal mengatakan, masyarakat menuntut agar pengelolaan lahan yang kini dikuasai oleh PT Agro Abadi dikembalikan kepada masyarakat. "Izin prinsip lahan tersebut dikeluarkan oleh Jefry Noer pada saat menjadi Bupati Kampar pada tahun 2006 silam," terang M Ravi. Pada saat demo, kata Ravi, pihak perusahaan sedang beraktifitas seperti biasanya. Massa kemudian memaksa mereka untuk menghentikan aktifitas perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan sawit itu. "Dalam aksi tersebut tidak ada tindakan anarkis, baik dari pihak perusahaan maupun dari pihak Kepolisian, karena respons perusahaan cukup baik dengan kedatangan kami," sebutnya. Diterangkan lebih lanjut oleh M Ravi, pada kesempatan tersebut, pihak PT Agro Abadi menjanjikan kepada masya-

rakat untuk mengadakan pertemuan hari ini, Senin (3/12) untuk membahas lebih lanjut lahan tersebut. "Kalau seandainya pihak perusahaan tidak menempati janjinya kami akan terus melakukan aksi demo," terang M Ravi. Diungkapkan M Ravi, sengketa lahan 850 H antara masyarakat Desa Mentulik dan Bangun Sari dengan PT Agro Abadi mulai terjadi semenjak tahun 2010 sampai sekarang ini. Perjuangan masyarakat tidak akan berhenti sebelum mendapatkan lahan tersebut. Sementara seorang warga Mentulik yang tidak mau disebut namanya mengatakan, masyarakat tidak akan menyerah sebelum mendapatkan lahan tersebut, karena memang lahan tersebut milik masyakarat. "Kami tidak mau lagi janji-janji perusahaan. Perjuangan kami untuk mendapatkan lahan tersebut cukup berat," terangnya. (yal)

22 PKS di Rohil Milik Warga Sumut BAGANSIAPIAPI(VOKAL)-Sebanyak 22 pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) semua pemiliknya berada di Sumatera Utara (Sumut). Alhasil, Dinas Perkebunan setempat harus mendatangi yang bersangkutan ke Sumut melayangkan undangan untuk mengadakan pertemuan di Rohil. Kondisi tersebut dibeberkan Kepala Dinas Perkebunan Rohil, Mukhtar Lutvie belum lama ini di Kantor DPRD. "Sebagian besar di Sumatera Utara, hanya beberapa buah saja di Kecamatan Bagansinembah yang kami temui, dan selebihnya langsung kami antar. Ada yang di Kisaran, dan yang banyak di Medan," katanya.

JAMU SEHAT PRIA Kapsul “Urat Madu� Obat Kuat & Tahan Lama. Depkes 053348661. Aneka Sablon Jl. Nangka 2 Dumai Harga Perdus Rp.100rb. 1 Sachet 2 Kapsul Rp.20rb. Hub: 0852 78766357

Upaya untuk mengadakan pertemuan dengan pemilik PKS tersebut menurutnya perlu dilakukan terutama membahas perizinan, harga tandan buah segar (TBS) serta kontribusi terhadap Rohil. Pada tahap awal, katanya, semua pemilik PKS tersebut berhasil ditemui, dan mereka menunjukkan sikap komunikatif dan undangan yang dilayangkan tersebut untuk mengadakan pertemuan, Senin (3/ 12/12 di Bagansiapiapi telah mereka disanggupi. "Harga TBS saat ini harga sangat jauh di bawah ketentuan. Di tingkat petani per kilogramnya berkisar antara Rp700 sampai Rp800, sementara menurut ketentuan sekarang harganya Rp1.600," ungkapnya. Pemilik pabrik, katanya juga akan diminta keikhlasannya untuk memberikan kontribusi kepada pendapatan asli daerah (PAD) Rokan Hilir, meski sejumlah Peraturan Daerah (perda) sudah dianulir (dibatalkan, red) Menteri Dalam Negeri. (rtc/mza)

KEDAI KOPI SULI Menyediakan : -Mie Hok Kien -Mie Kangkung Belacan -Mie Ayam/Pangsit -Mie Pangsit Goreng -Lo Mie/Fumi/Siram/Goreng -Bubur Ayam Hongkong -Nasi Capcai -Nasi Goreng Sea Food -Cap Cai Goreng/Kuah -Kwetiau Siram Sea Food Pesan Antar Jl. Belimbing No. 100 D Pekanbaru Telp. 0761 7755 662

Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

PACIFIK AUDIO

DUNIA DIGITAL

Menjual : Accesoris Mobil, Variasi, Audio, Kaca Film, Jok Mobil, Salon Luar & Dalam, AC Mobil dll Alamat: Jl. Diponegoro/Sukajadi No.92 Dumai - Riau

Computer & Electronik Equipment Hubungi : Jl. Hasanuddin / Ombak Telp. (0765) 439997 / 439978 Dumai

Perwajahan: ZULQIFLI


22

SENIN

HARIAN VOKAL

ANDALAS

3 Desember 2012/19 Muharam 1434 H

4 Hari, Lakalantas di Medan Tewaskan 16 Orang MEDAN (VOKAL) – Kepolisian Daerah Sumatera Utara mencatat adanya 16 korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2012 yang menekankan pentingnya tertib berlalu lintas. Kasubbid Pengelola Informasi dan Data Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan di Medan, Minggu (2/12), mengatakan jumlah korban tewas itu ditemukan dalam empat hari pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2012. Selain 16 korban tewas,

pihak kepolisian juga menemukan adanya korban luka berat sebanyak 10 orang dan korban luka ringan 52 orang. Jumlah korban tewas, luka berat, dan luka ringan tersebut ditemukan dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi sebanyak 16 kali di sejumlah

ELEKTRONIK

Butuh Tablet PC, Tp Kemahalan? Disini Solusinya, menyediakan tablet PC Merk Samsung galaxy Tab, Apple Ipad, terq, advan dg harga yg sangat bersahabat & nasional baru & bersegel. Hub : 0853 5539 5699

Hughes Antena Februari Ceria, Sekarang Pasang Indovision, TopTV & Yes TV Cuma 60 Rb. Hub : 0852 6580 8932/62921 (bs luar kota & No. sms) Okervision PKU (group MNC) Skr psg hanya 150 rb, free iuran 1 bln+paket sport&chanel KTV (Chanel Korea) 2 bln, pasti dpt liga Inggris dan EURO 2012. Ayo buruan Hub : 0853.5531.6249. bs psg luarkota Telkom Vision Mau langganan Telkom Vision?? Utk tempat Tinggal, hotel, wisma kantor dll. Hub : PT Citra Moraland Tlp : 0761 33934 HP. 0813 7802 2471. 0852 6493 9663, Nikmati tonton Kls dunia PT. Aha Multi Scane Jl. Soekarno Hatta Ruko Damai Langgeng Blok B 29 pku, jual & service jembatan timbangan/ Timbangan truck semua merk, kapasitas mulai 20 Ton s/d 100 Ton 0821 7336 9988 / 0761-61077 Ahli Service & Instalasi CCTV Online Pabx (jar, telepon) jar computer/Wireless Servis laptop, Komputer, Kwalitas dan harga ok, bergaransi Layanan Panggilan hub :0812 6638 2800 Elektro Teknik Servis Tukar tambah, pmasangan & pemeliharaan, baru & bekas AC, Spilit/windows, mesin cuci, kulkas, TV. Dispenser, kipas angin, Kompor gas dll hub : 0821 7232 9343 Jl. Srikandi No. 20 Pekanbaru

KOMPUTER Jual NOTEBOOK, Kredit Via Adira Finance di Bitcom Computer Hub Yanti 0852 7144 0554 Menerima Service Komputer, Panggilan, CPU, Laptop, Instalasi network, Warnet, Maintanance, Kamera CCTV dll Telp :0852 1556 8858 Multicom, Jl Delima Panam Service Komputer, alat pendukungnya/ semua jenis printer / jaringan computer. Jual computer, print second+beli, syarat legal. Hub : 0813 2879 3363/4886761 Arvicom Service, Segala kerusakan computer/laptop, printer , jual beli, accessories, dll. Bs antar jemput barang. Jl inpres simpang ( AURI) Pekanbaru. Hub : 0852 7878 1616 Penanggung jawab/redaktur: BUDI SUSENO

SERVICE Service Panggilan Mesin Cuci, Kulkas, Frezeer, TV, Amplifier, stabilizer, Sound system, kipas angin, instalasi listri dll. Hub : 0812 7518 6233, Bergaransi Sentosa Jaya Teknik, Cuci AC Rumah dan Kantor Rp. 40.000/Unit, Bongkar Pasang dan Perbaikan Langsung siap ditempat, juga melayani Tambah Freon, Hub : 0812 6821 3336/ 0761-3063335 Aries Teknis Service, Ditempat Bongkar Pasang AC, kulkas, Mesin Cuci, Dispenser, Kompor Gas, TV, Dll. Hub. 0761-7620133 / 0813 7173 6031Bergaransi, Melayani Luar Kota Inayah Elektronik, Rental AC, Blower Utk Berbagai Acara, Service AC, Pasang Baru, Mesin Cuci, Kulkas, Stabilizer, Jual Beli Second dan Baru, Hub : 0812 7662 319 / 0852 7865 9636 Berkah AC, Menerima Pasang AC, Service AC, Kulkas, Mesin Cuci, Bongkar Pasang AC, Dll, Hub : 0821 7438 6977 / 0761-7708193 CV Riau Jaya Service, AC, TV, Mesin Cuci, Dispenser, Kulkas. Hub : 0761-7086113 / 0813 7885 3641 Melayani Kontrak/Luar Kota Jaya Service, Ditempat, Bongkar Pasang, AC, Kulkas, Mesin Cuci, TV, Hub : 0761- 4851640 / 0813 6547 7080

PERCETAKAN PLTHN Sablon & Printing, Daftar Sgr Utk Dilatih Sbg Tenaga Sablon & Printing,Peserta Min SMP, Byr Pelatihan 500 Rb. Lm Pelatihan Lebih Kurang 1 Minggu,Min 10 Org, Syrat : Fhotocopy KTP, Ijzah. Hub : 0812 754 4924 Raja Kartu Nama, Hrg Mulai 100 Rb/ 6 Kotak, Juga Melayani Cetak Brosur, Bon 85 Rb/Rim, Pulpen 3500/Pcs, Jam Dinding 30 Rb/Pcs, Dll : 0813 7849 0050

wilayah hukum di jajaran Polda Sumut. Khususnya pada Sabtu (1/ 12), pihak kepolisian mencatat adanya delapan kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan empat orang tewas, dua orang luka berat, dan 11 luka ringan. Empat korban tewas itu ditemukan dalam kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Binjai, Polres Deli Serdang, Polres Pematang Siantar, dan Polres Asahan. Ia menambahkan, dalam empat pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2012 tersebut, pihaknya menemukan adanya 9.369 pelanggaran aturan berlalu lintas. Dari jumlah pelanggaran itu, pihaknya melakukan penindakan berupa tilang sebanyak 4.405 kali, terutama untuk pelanggaran berat. Sedangkan 4.964 pelanggaran lainnya hanya diberikan peringatan agar tidak mengulangi kesalahannya di jalan raya yang dapat mengancam keselamatan jiwa. (ant/bos)

PEMBIAYAAN Bank ANZ Pekanbaru, Kredit Tnpa Agunan, Syrt Mdh, Bunga Ringan, Ckup FC KTP, FC Krt Kredit,FC Billing & Cover BK Tabungan, Lmit Krt 3 X Pencairan. Nilai Pencairan 4 Jt sd 200 Jt. Hub : 0852 7144 8965 (Nita) Anda Butuh Uang, Cukup Dg BPKB Mobil/Motor, Pencairan Besar, Bisa Take Over, Mobil Anda Di Asuransikan. Hub : Aldi 0852 7173 6335/0852 689 6612

Pemkab Pessel Bantu Warga Bangun Kakus PAINAN (VOKAL)- Sebanyak 100 kepala keluarga (KK) warga Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mendapat bantuan dana pembangunan kakus dan bak pembuangan air limbah rumah tangga dari pemerintah kabupaten setempat. "Masing-masing KK kita bantu dana sebesar Rp1,5 juta. Bantuan ini khusus bagi warga Painan yang tinggal di sepanjang pantai dengan jumlah sekitar 100 KK, " kata Wakil Bupati Pesisir Selatan, Editiawarman di Painan, Minggu (2/12). Bantuan tersebut merupakan dana hibah dari pemkab setempat yang dialokasi pada APBD kabupaten tahun 2012. Tujuan pemberian dana tersebut agar masyarakat dapat membangun berbagai infrastruktur penunjang kebersihan seperti kakus dan bak penampungan air limbah rumah tangga.

Mobil Tinja, Sedot WC, WC Tersumbat, Saluran Air Yg Ter-sumbat. Tanpa Di Bongkar. Hub : 0812 7650 812/0761481 2882/0813 7879 1979

Dijual Rumah: Terletak JLN.SULTAN

KESEHATAN /KECANTIKAN / PIJAT /LULUR

Dijual Rumah, Jl. Gunung Agung No. 4 Pintu Angin Pku. LT/LB : 600 M/250 M. SHM. Lok : Sangat Strategis, Tengah Kota, Siap Huni..Hrg 1,4 M..Nego Hub : 0812 7640 092/0812 6895 1160

SUI Message, Anda Ingin Rileks & Bugar Kami Siap Untuk Anda, Melayani Panggilan & Hotel, Silahkan Call Ke 0853 6446 2702

Butuh Dana Cepat, Cukup Jaminan BPKB Motor/Mobil Anda, Motor Th 2002, Mobil Th 1990, Proses Cepat dan Bisa Bantu Take Over Baik Mobil/ Motor, Hub : Herman 0852 1066 5860

Dahlia Bersaudara(Terapi kesehatan), Urut Tradisional, Anda Ingin Rileks, Pijat Refleksi, Luluran dan Pemijatan,Totok Seluruh Badan dan totok Wajah Kecantikan Tanpa Jarum pakai acupoints Health care Apparatus Alamat : Jl Rajawali Gg Anggrek No 69 Sukajadi Hp : 0821.7234.4679

Penambahan Modal Usaha, Sahabat Soempurna Sistem Syariah, Biaya Ringan Bisa Take Over, Jaminan Berupa SKGR, SHM, BPKB, Plafon 5-500 Jt, Syarat Berlaku Hub : Mahlil 0852 1366 4240

Melur Jaya, Melayani Urut Tradisional, Shiatsu, Thai, Dll. Alamat Jl. Melur Bawah No. 19 H & Arengka 1 (Komp. Taman Malibu Blok C-1), Hub : 0813 6568 6749 & 0813 7046 6883

Pinjam Dana, Modal Usaha, Syarat : BPKB, Sertifikat Tanah. Hub : Vika : 0812 1503 9917, Harto : 0853 6306 7955 Anda Butuh Dana Cepat, Cukup Jaminkan BPKB Mobil/ Motor Anda, Proses Cepat 1 Hari Langsung Cair, Data-Data Anda Bisa Di Jemput/ Diantar Ke Kantor Kami. Bagi yg Berminat Hub : 0813 7194 5978 Butuh Dana Cepat, Cukup Jaminkan BPKB Motor Anda, Proses Cepat Bagi yg Berminat Hub : 0761 - 861156 HP. 0852 7208 1133 / 0812 7632 738 Beli motor anda dgn harga tinggi

SEDOT WC / SUMUR BOR Ahli Mampet, Specialis WC Mampet, Sedot WC, Sedot Tinja, Saluran Air Mampet,Wastafel Bathub, Dll. Tanpa Bongkar & Tanpa Bahan Kimia, Bergaransi. Hub : 0761-7709422 / 0813 7115 5556 Raja Mampet, Mengatasi WC Mampet, Saluran Air, Bathtub, Cuci Piring,Sedot Tinja Dll, Bergaransi hub : 07614801744/0813 6540 2539 Jasa Mobil Tinja, Spesialis Sedot Tinja, Sedot WC, Wc mampet, Saluran Air Mampet,Westafel, Tanpa Bongkar Tanpa Kimia, Bergaransi Hub : 0761766 7321, 082172941118 Mobil Tinja, Sedot TPM, Mengerjakan Sedot WC dan Saluran Air Yg Tersumbat Tanpa Dibongkar, Bisa Kontrak dan Harian, Bisa Dalam dan Luar Kota, Hub : 0812 754 7635 / 0761-7621273

Dengan tersedianya infrastruktur tersebut sehingga masyarakat dapat menjaga kebersihan pantai dari berbagai macam kotoran dan sampah yang bisa merusak lingkungan. "Kami berharap, masyarakat penerima bantuan ini dapat memanfaatkan dana ini sesuai dengan tujuannya sehingga dapat merubah pola hidup masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan," katanya. Untuk tercapainya tujuan itu, ia berharap, masyarakat tersebut agar dapat memanfaatkan dana bantuan tersebut sesuai dengan petunjuk penggunaannya. Dengan bantuan itu, ke depan masyarakat tidak lagi buang air besar di sepanjang pantai karena telah tersedianya toilet pada masing-masing rumahnya. Begitu juga dengan air limbah dari masing-masing rumahtangga, yang selama ini dapat mencemari lingkungan

Hellen Massage, Menerima Panggilan Hotel, Semua Treatmen, Tradisional Massage, Thaikombo Massage, Tenaga Profesional Buka 24 Jam. Hub : 0821 6912 9918 Urut Tradisional Bu Sri, Melayani urut tradisional, Urut Hamil, Terkilir, Badan Capek2, Turun Perut, Salah Urat dan Luluran. Alamat : Jl. Kereta Api gg Pokat, HP. 0813 6869 4981,

PROPERTI / RUKO DIJUAL / TANAH Dijual Ruko, 6 Pintu di Jl. T.Bey. Simpng 3, Tiang Pancang Beton, 2 ½ Lt, Progress : Parkir Luas SHM, Terjual 4 Unit, Sisa 2 Unit. Hub : 0812 7571 9719, 0853 6568 7000 Dijual, 1 Unit Ruko 1 Lantai Lngkap Dg Usaha Bengkel & Sku Cdang, Lokasi Strategis, Jl. Bukit Barisan/ Kapau Sari, Lt 5 x31, LB 5x20, SHM IMB, Hrg 385 Jt Nego di Tmpat, Hub : 08127688223 Dijual Ruko, 2 Lt, di Komp Paninsula, Jl. Nangka dkt SKA, Kos aktif, full keramik, tambah bangunan Di blk, listrik 2200 watt. Hub : 0761-7004878 Dijual Cepat, Ruko Dlm Komp Nangka 2 Lt, 3 Unit, Hrg Nego dan Rumah 2 Lt di Villa Bunga Raya LB 100 LT 128. Hub : 0853 5571 8181/ 9841001 Ruko Dikontrakan, 2 Unit Ruko 3 Lantai Komplek Pertokoan Metropolitan City Giant. Yg Berminat Hub : 0817 6757 907/0812 7567 6640

SYARIF HASYIM NO.29, RT.01 RW.01 KELURAHAN KAMPUNG DALAM, SIAK SRI INDRAPURA, NO.HP.081282503422 DAN NO HP.085271949471 HARGA NEGO.(Lokasi Strategis)

Dijual Rumah, Renovasi Lb 100, Lt 150 KT3, KM 2 Dapur Kitchen Set & Wastafel Full Trali, Listrik 1300 Smur Bor, Paving Blok, Full Krmk, Lok Perum Griya Insan Makmur, Blok A4, 220 Jt. Hub : 081275800736 Dijual Cepat, Rumah Baru Model Minimalis, Sngat Strategis di Jl. Cipta Sari No. 7 A, SHM, IMB Lengkap, PBB Lunas 2011. Dekat dg Kantor DPRD TK 1. Hrg Rp. 700 Jt Hub : 0811 756 674 Perum Vila Fajar Indah I Jl. Fajar Blok C/15. SHM LB/LT 84/150M2 3 KT, 2 KM Listrik 1300 watt. siap huni lokasi strategis 260 jt Hubungi: 0811909843 Dijual Rumah, Tipe 52 Jl. Suka Karya, 500 M Dr Jl. Subrantas Perum Malay Asri 2 Blok A, No. 1 di Belakang Ruko. Hrg 250 Jt Nego. Peminat Hub : 0831 8795 4759/0853 5634 9458 Dijual, Rumah 2 Unit Jl. Sail Type 77/ 281 M2 dan Type 70/250 M2. Lantai Full Keramik, Pagar Keliling, Halaman Luas. Hub : Pilar Properti 07617785876, 0812 6811 5007 Dijual, Tanah Perumahan 46 x 36 Ada Perumahan Pagar Keliling di Jl. Tanjung Jaya Ujung/Jl. Kandis Ujung Harapan Raya. Hub : Bpk Anto 0812 681 7723 Dijual Tanah, Dekat Villla Sakinah/ Belakang Lembaga Luas Tanah 448 M2 SHM Harga 150 Jt Nego. Ukuran P27 x L 18 Hub : 0853 7495 3800/0853 6486 1975 Dijual Tanah, 20 x 30 Dg Rumah Type 36 di Jl. Purwodadi Ujung, Samping Acik Ponsel Panam. Hub : 0812 751 6494 Dijual Tanah, Luas 5900 M, SHM, Lok Strategis di Tepi Jl. Besar Yos Sudarso Rumbai Tnh Keras & Datar, Bs Masuk Truk Container, Cocok Utk Prumahan, Gudang Kantor, Hrg 350 Rb/M, Nego Hub : 0812 758 6040 Dikontrakkan Rumah, Keramik, Pagar, bisa msk mobil, S.Bor, listrik, 2KT, RT,RK, dpr, 1 KM, Arengka/ Rowo Bening Asabri D6.6 Jt/Th, Kios Dlm pasar panam, 3.5 Jt/Th teras utk jual minum, 200 rb/bln nego hub : 0812 7633 993

(pantai), kedepan tidak lagi, karena sudah memiliki saluran dan bak penampung. Ia mengimbau masyarakat sekitar pantai untuk menjaga lingkungan sehingga selain dapat mengantisipasi penularan berbagai jenis penyakit karena lingkungan kumuh, juga menjadikan pantai yang indah, nyaman dan menawan. "Mari bersama-sama membina sikap dan perilaku yang bijak untuk menjaga kebersihan pantai agar terhindar dari penyakit dan pantai tetap terlihat indah dan nyaman, " ujar dia.

Perilaku membuang sampah dan kotoran lainnya di pantai atau laut, selain mencemari lingkungan juga dapat menyebabkan berkembangnya bibit penyakit. Selama ini pemkab setempat telah berupaya membina dan membangkitkan semangat masyarakat untuk menjaga lingkungan khususnya yang tinggal di sekitar pantai dengan melakukan kegiatan gotong royong Pegawai Negeri Sipil (PNS) membuang sampah dan penghijauan di Pantai Painan. (miol/bos)

Dijual Tanah, Luas 4 Ha, kedataran 85%, cocok utk perumahan. Lok hangtuah ujung blkng RCTI, satu setengah KM dr Jl. Raya Hangtuah. Hub : 0852 7480 6299 Disewakan Tanah, Lok Jl. Arengka 1 Depan Eka Hospital sdh ditimbun, uk 50 m x 176 m Hub : 0812 7601 001/0878 9337 1001 Dijual Segera, Tanah depan SMP 35, posisi ltr U, luas 1.406 M2, SHM, lok simp 3, sangat strategis, kodya pku dan tanah di depan perum bahtera regency, luas 894 M, simp 3 pku. Hub : 0853 7526 0260 Dijual SGR, Sebidang tanah utk uk 463 M2/SHM, lok jl. Murai rumbai lok strategis, pinggir jalan aspal, dekat kantor camat pesisir raya rumbai, pagar jl besar, nego. Hub : 0813 7859 2777/0853 7484 0102

Citra Sari Rental, Menyewakan mobil tahun tinggi Avanza, Xenia untuk bulanan, mingguan dan harian. Hubungi : 0811 765 325 Rent Car, Perbulan menyewakan mobil Avanza G tahun tinggi, khusus pemakaian perbulan. Hubungi : 0852 7244 2922 PT. Riau Kencana Wisata, Tiket pesawat udara hrg promo. HP 0852 6560 1313/0761-31947. Tiket antar alamat/kirim via email, sewa bus pariwisata, tour & umrah. Jl Monosari No. 2 ( Belakang DPRD Prov Riau) Pku Akbar Rental, Menyewakan mobil Avanza, Xenia, Droping Luar Kota. Hubungi : 0811 759 071 / 0852 6319 0071

RENTAL / TOUR TRAVEL Mandiri Rental, Menyediakan Mobil Inova, Grand Livina, Avanza, Untuk harian, mingguan & bulanan. Hub : 0852 7870 4900 Charter Murah, Bus Pariwisata ekonomi 27 seat, mobil mewah pajero sport, mobil murah Toyota kijang 1500 CC, mulus, bagasi luas, AC, Rp. 150 rb/12 jam. Hub : 0812 7593 526 Pick Up Rental, Menyewakan Mobil Pick Up 2011 buat angkutan, barang kantor, rumah/kos, dlm kota/luar kota harian/mingguan & bulanan. Hub : 0852 7128 7580/0813 6521 4153 Rental Mobil Avanza, Tahun tinggi utk harian, mingguan, dan bulanan Hub : Succes Rentcar HP : 0813 6560 1031 Rental Mobil Jaya, Menyewakan mobil tahun tinggi, Avanza, Xenia, Innova. Hubungi : 0853 7403 9993 Rental Alat Berat, Crane Torano, Crawler Crane 35 T, Buldozer CGH, Excavator, Dump Truck Fuso HD, Compactor, Grader 12 H. Hubungi : 0812 7511 245 Garuda Teknik, Menyewakan dan menjual scaffolding (peranca) pindah alamat ke jalan belut No. 1 masuk dari jalan Fajar lb baru barat Hub : 0813 7119 8302 Perwajahan: ZULQIFLI


23

PEKANBARU SENIN

3 Desember 2012/ 19 Muharam 1434 H

LINTAS Dewan Minta Dissos Dirikan Posko Bantuan PEKANBARU(VOKAL)-Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Nofrizal meminta Dinas Sosial (Dissos) dan Dinas Kesehatan Kota (Dinkes) Pekanbaru untuk membuka posko bantuan di lokasi korban banjir Perumahan Witayu RW 11, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. Dikatakannya, saat ini beberapa warga sudah mulai terserang penyakit kulit akibat genangan air yang sudah melanda sejak sebulan belakangan ini. Ia berharap agar kondisi ini segera dicarikan solusi untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran penyakit terhadap warga lainnya. “Dari kunjungan kita ke lapangan, kita tidak melihat satu pun posko medical yang didirikan Dinas Kesehatan. Tentu ini sangat mengkwatirkan jika masyarakat yang menjadi korban banjir terkena penyakit. Sebab saat ini beberapa anak-anak sudah terserang penyakit kulit dan harus segera diobati,” jelas Nofrizal. Ia menilai beberapa tenda-tenda pengungsian yang telah didirikan warga di lokasi tersebut tampak tidak representatif, baik dari bentuk, ukuran dan kapasitasnya. Diharapkna kepada Dinas Sosial Pekanbaru untuk segera memberikan tambahan bantuan tenda kepada warga korban banjir. “Saat ini hanya ada tiga tenda pengungsian, sedangkan jumlah KK yang terkena banjir mencapai 370 KK. Tentu ini sangat tidak sesuai. Jadi kita minta Dinas Sosial segera mendirikan tenda,” jelas Nofrizal.(fik)

Dinas PU Riau Gelar Jalan Santai PEKANBARU(VOKAL)-Ribuan masyarakat Kota Pekanbaru mengikuti jalan santai yang diselenggarakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Riau di Main Stadium Riau, Jalan Naga Sakti Panam, Pekanbaru, Minggu (2/12). Jalan santai ini dalam rangka memperingati Hari Bhakti dan dilepas oleh Kepala Dinas PU Riau, SF Haryanto. Acara jalan santai diikuti segenap keluarga Dinas PU Riau serta warga yang terdiri dari orang tua dan anak-anak. Rute yang dilewati dimulai dari Main Stadium Riau kemudian melewati sepanjang Jalan Naga Sakti dan kembali menuju Main Stadium Riau. Berbagai door prize disediakan panitia seperti 20 sepeda motor, 40 sepeda, 20 televisi, serta puluhan dari berbagai jenis hadiah menarik lainnya. Usai melakukan gerak jalan, para peserta melakukan senam massal dan dilanjutkan dengan makan snack sambil mendengarkan hiburan menjelang diumumkannya peserta yang beruntung mendapatkan hadiah. “Kegiatan ini untuk memperingati Hari Bakti dari Dinas PU. Selain segenap keluarga Dinas PU, kita juga melibatkan ratusan masyarakat,” kata SF, usai melepas gerak jalan tersebut. Menurutnya, Dinas PU Riau juga melakukan tanam pohon bersama Rektor Universitas Riau (UR), Asaludin Jalil sebanyak 200 batang. Diharapkan ruang terbuka hijau di Riau khusunya Kota Pekanbaru akan semakin lebih banyak. (mok)

Penanggung Jawab/Redaktur: DELFI INDRA

HARIAN VOKAL

Kelurahan Sri Meranti Langganan Banjir PEKANBARU (VOKAL)-Warga RW 11 Perumahan Witayu, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, sudah 12 tahun menjadi korban banjir akibat luapan air Sungai Siak. Warga berharap agar Pemko Pekanbaru segera mencarikan solusi penanganan banjir tersebut. LAPORAN: ZULFIKRI/ PEKANBARU

Pantauan di lapangan, Minggu (2/12) menyebutkan, ratusan rumah warga yang berada di pinggir Pintu Air Witayu masih digenangi air hingga setinggi lutut orang dewasa. Meski air sudah mulai surut, namun ratusan kepala keluarga (KK) masih mengungsi di tenda-tenda pengungsian. Namun demikian, beberapa warga ternyata mencoba tetap bertahan di dalam rumah dengan cara mendirikan pa-

nggung di dalam rumahnya. Ani (50), warga yang mendirikan panggung di dalam rumahnya mengatakan bahwa panggung ini dibuat untuk meletakkan barang serta untuk tempat tidur pada malam hari. “Panggung ini sengaja dibuat untuk tempat tidur pada malam hari,” katanya. Sulastri (40), warga yang mengungsi di tenda pengungsian mengaku bahwa anaknya sudah beberapa hari belakangan terserang penyakit DBD. Ia mengaku tidak mampu membawa anak

berobat ke rumah sakit akibat terkendala biaya. “Anak saya ini sudah beberapa hari mengalami DBD, namun kami tidak memiliki dana untuk berobat. Di tenda pengungsian sendiri tidak ada dokter yang memberikan perawatan, jadi mau tidak mau kami hanya memberikan obat yang ada di apotik saja,” jelas Sulastri. PAN Bagi Sembako Ketua DPD PAN Kota Pekanbaru, Sondia Warman, mengunjungi korban banjir dan menyerahkan bantuan sembako. Sondia bersama pengurus DPD PAN meninjau rumah-rumah warga yang terendam banjir sambil memberikan bantuan sembako. Ketua DPD PAN Sondia Warman usai membagikan Sembako kepada warga Witayu menyebutkan bahwa penyerahan sembako ini langsug diberikan kepada

ZULFIKRI

KETUA DPD PAN Kota Pekanbaru, Sondia Warman menyerahkan bantuan sembako kepada korban banjir, Minggu (2/12).

masyarakat yang terkena banjir, bahkan kami juga membagikannya langsung kerumah warga sehingga kami juga dapat merasakan seperti apa kondisi mereka didalam suasana banjir ini . “Hal ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap warga korban banjir. Kami sangat prihatin melihat kondisi warga di Perumahan Witayu ini. Maka kami dari legislatif akan mencarikan langkah jitu untuk penyelesaiaannya,” ujar Sondia. Sondia mengatakan bahwa masalah banjir di Witayu tergolong rumit. Sebab proyek penanggulangan banjir di Witayu merupakan kewenangan Pem-

prov Riau. Namun ia berjanji melalui DPRD Pekanbaru akan tetap memperjuangkan nasib warga tersebut. Ketua RT 04 RW 11, Kelurahan Sri Meranti, Sukatno, mengucapkan rasa terima kasih kepada pengurus DPD PAN Pekanbaru yang telah memberikan bantuan sembako kepada warga yang menjadi korban banjir. “Masyarakat Witayu ini bukannya menolak bantuan dari partai, pemeritah, dan sebagainya, kami sangat berterima kasih. Namun kami sudah lelah melihat kondisi seperti ini yang tidak pernah dapat teratasi. Yang kami inginkan adalah bebas banjir, bukan sembako,” sebut Sukatno.***

Wawako Akan Gunakan Mobdis Baru PEKANBARU(VOKAL)-Setelah 11 bulan menjabat sebagai Wakil Walikota Pekanbaru, akhirnya Ayat Cahyadi mendapatkan mobil dinas (mobdis) baru. Sebelumnya, Ayat harus pasrah menggunakan mobdis bekas mantan Wakil Walikota Pekanbaru periode 2007-2011, Erizal Muluk. Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru, Heri Mufti kepada Harian Vokal, Minggu (2/ 12) mengatakan, saat ini pengadaan mobdis baru untuk Wawako dengan jenis Sedan Honda Accord tinggal penandatanganan kontrak dengan pihak rekanan yang menang lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Pekanbaru, baru-baru ini. “Pemenang lelangnya sudah ada, sudah ditetapkan. Dalam waktu dekat akan segera dioperasikan karena hanya tinggal menyelesaikan kontrak saja. Untuk jenisnya sesuai permintaan Pak Wawako yakni Sedan

Honda Accord,” jelas Heri. Mobdis baru yang akan diperuntukkan bagi Wawako ini diperkirakan harga barunya mencapai Rp500 juta lebih dengan kecepatan mesin 2.400 cc. Namun saat ditanya terkait harga mobdis baru jenis Sedan Honda Accord ini, Heri mengaku tidak ingat nominalnya. “Harganya saya nggak ingat, nanti salah-salah lagi. Nggak usah ajalah harganya itu. CC-nya juga saya kurang tahu persis, entah 2.400 atau berapa. Tapi yang pasti tidak sampai 2.500 CC,” ujar Heri. Sebelumnya, Heri menjelaskan bahwa lambanya pengadaan mobdis baru untuk Wawako dikarenakan pihak LPSE selaku panitia pelelangan tidak kunjung mendapatkan peserta lelang yang memenuhi persyaratan atau kriteria yang telah ditetapkan LPSE. “Karena belum adanya peserta lelang yang memenuhi persyaratan, makanya LPSE terus melakukan tender ulang,” pungkas Heri.(abd)

Perwajahan: ANDIXER


CMYK

Advertorial

24

HARIAN VOKAL

SENIN 3 Desember 2012/19 Muharram 1434 H

WAKIL Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi melihat kondisi Lapas Anak dan Wanita Pekanbaru

WAKIL Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi meninjau lokasi TPA di Muara Fajar.

Ayat Cahyadi

Pemimpin Disiplin dan Bertanggung Jawab SIAPA yang tak kenal dengan sosok Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, S,Si. Pria yang lahir di Babelan, Bekasi pada tanggal 22 Juli 1971 silam ini dikenal dengan sosok yang disiplin dan bertanggung jawab. Sejak masih kanak-kanak hingga dewasa, Ayat adalah seorang anak yang selalu taat pada orang tua, rajin, mudah bergaul, disiplin dan bertanggung jawab. Karena sosoknya yang disiplin dan bertanggung jawab itu, Ayat terus dipercaya Partai Keadilan Sejahtare (PKS) yang telah membesarkan namanya, untuk maju mengisi berbagai jabatan strategis pada Pemilukada di Kota Pekanbaru maupun Provinsi Riau. Pada tahun 2003 silam, Ayat dipercaya memimpin DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Pekanbaru. Tahun 2004-2009, Ayat yang lebih dikenal dengan sapaan ustazd ini menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru. Kemudian pada 2009-2011 lalu, Ayat kembali terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Riau. Beliau yang memiliki begitu banyak pengalaman berorganisasi menjadikannya sosok yang berjiwa sosial. Hal itu juga dapat dilihat dari pengalaman kerjanya yang baik. Maka sudah sepatutnya beliau dipercaya PKS pada Pemilukada Kota Pekanbaru 2011 seilam sebagai calon Wakil Walikota Pekanbaru mendampingi H Firdaus MT yang diusung Partai Demokrat sebagai Calon Walikota Pekanbaru. Menurut Ayat, agar sikap disiplin dan penuh tanggung jawab tersebut bisa diterapkan, kunci utama yang mesti dilakukan yakni mengutamakan atau mengedepankan kepentingan masyarakat dari pada kepentingan pribadi. Sikap disiplin dan bertanggung jawab ini juga diharapkan bisa diterapkan oleh seluruh pejabat dan PNS yang berada di lingkungan Pemko Pekanbaru dalam melaksanakan tugas-tugas. Karena sebagai abdi negara yang bertujuan untuk membangun

daerah harus mampu menjalankan roda pemerintahan dengan baik dan benar. Ayat mengatakan, PNS sebagai unsur utama sumber daya manusia (SDM) aparatur negara mempunyai peranan yang sangat menetukan dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Sosok PNS yang mampu memainkan peranan tersebut adalah PNS yang mempunyai kompetensi yang diindikasikan dari sikap dan prilaku yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggung jawab sebagai pelayan publik serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. “Apabila PNS kita sudah disiplin dan bertanggung jawab serta profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai aparatur negara, maka saya yakin pembangunan dan pelayanan bagi masyarakat Pekanbaru bisa terus kita tingkatkan ke depan,” ujar Ayat. JAUHI HIV/AIDS HUMAN Immunodeficiency Virus, Acquired Immune Deficiency Syndrome atau yang lebih dikenal dengan sebutan HIV dan AIDS ini, merupakan virus yang dapat melemahkan kekebalan tubuh pada manusia. Jika seseorang terkena virus semacam ini akan sangat mudah terserang infeksi oportunistik atau mudah terkena tumor. Sampai saat ini, penyakit HIV dan AIDS ini belum bisa disembuhkan karena belum ada seorang pun ahli medis yang ada di dunia ini menemukan obatnya. Kalau pun ada, itu hanya sekedar menghentikan atau memperlambat perkembangan virus penderitanya saja. Virus HIV dan virus-virus sejenisnya seperti SIV, FIV dan

lain-lain biasanya tertular melalui kontak langsung antara aliran darah dengan cairan tubuh yang didalamnya terkandung HIV yakni darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu. Penularan virus ini sering terjadi pada saat seseorang berhubungan intim, jarum suntik yang terkontaminasi, transfusi darah, ibu yang sedang menyusui, dan berbagai macam bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut. AIDS merupakan bentuk terparah atas akibat infeksi HIV. HIV adalah retrovirus yang biasanya menyerang organorgan vital sistem kekebalan manusia, seperti sel T CD4+ (sejenis sel T), makrofaga, dan sel dendritik. Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, S,Si, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pekanbaru mengaku sangat khawatir apabila penyakit yang belum ada obatnya di dunia ini akan terus mengancam, berkembang dan menyerang generasi penerus bangsa. Untuk menyelamatkan generasi muda khususnya generasi mudah yang ada di Pekanbaru, Ayat dengan Tim KPA Pekanbaru mengaku terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, siswa dan ke perusahaan yang ada di Pekanbaru agar sama-sama mewaspadai diri dari penyakit HIV dan AIDS tersebut. “Untuk sosialisai ini kita terus melakukan penyuluhan ke sekolah SMP dan SMA yang ada di Pekanbaru. Untuk saat ini kita

WAKIL Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi melihat kondisi drainase yang belum tersentuh pembangunan.

Penanggung Jawab: IDRUS YAMIN

sudah jalan atau berikan penyuluhan di 10 sekolah yang dalam hal ini kita bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Pekanbaru,” terangnya. Ayat mengaku memiliki satu impian yakni terlepasnya generasi muda yang ada di Kota Pekanbaru dari penyakit HIV dan AIDS. Untuk mewujudkan ini tanpa kerjasama dan dukungan semua pihak, Ayat mengakui sangat sulit. Karena untuk membebaskan generasi muda dari HIV/ AIDS, sama dengan merubah perilaku yang telah tertanam di dalam benak dan watak generasi muda yang suka

melakukan pergaulan bebas. “Perilaku yang tidak baik ini sangat sulit kita rubah tanpa adanya kesadaran langsung dari masyarakat. Kesadaran ini dengan cara berpegang teguh kepada ajaran agama. Untuk umat Islam misalnya, Islam sangat melarang umatnya untuk berbuat maksiat,” katanya. Untuk memotivasi masyarakat agar sama-sama berperan aktif dalam penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Pekanbaru ke depan, lanjut Ayat, KPA Pekanbaru mulai tahun 2012 bakal memberikan penghargaan kepada pihakpihak yang dianggap peduli dengan penanggulangan HIV dan AIDS tersebut. “Pemberian penghargaan kepada pihak-pihak yang peduli HIV/

AIDS ini, sekarang kita masih dalam tahap penilaian. Penghargaan ini bisa saja didapatkan oleh pejabat, PNS, karyawan swasta, masyarakat dan sekalipun wartawan yang memang kita nilai sangat peduli dengan HIV dan AIDS tersebut,” ujarnya. Peduli Lingkungan Permasalahan sampah yang terus mendapat perhatian serius Pemko Pekanbaru selain untuk menghindari terjadinya banjir pasca hujan, juga untuk menciptakan kebersihan lingkungan di Kota Pekanbaru. Kebersihan lingkungan yang sangat identik dengan kesehatan masyarakat ini sangat perlu dijaga agar bisa mewujudkan masyarakat Pekanbaru menjadi masyarakat yang sehat. Ayat mengaku terus berupaya untuk menciptakan kebersihan lingkungan dengan terus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama berperan aktif dalam menjaga kebersihan di Pekanbaru ke depan. Dengan adanya partisipasi aktif seluruh masyarakat Kota Pekanbaru nantinya, meskipun sejumlah drainase (saluran air, red) yang ada saat ini belum bisa menampung secara menyeluruh volume air pada saat musim penghujan, namun paling tidak bisa mengurangi genangan air akibat guyuran hujan. “Karena itulah saya ajak masyarakat mari sama-sama kita jaga kebersihan lingkungan, paritparit tolong diperhatikan dan dibersikan sehingga waktu hujan air bisa mengalir. Apabila paritnya sudah tidak bisa dibersihkan masyarakat, hubungi Dinas PU agar drainasenya segera dikeruk,” ujar Ayat. Sementara untuk menangani masalah banjir sesaat di Pekanbaru pada saat musim penghujan, Ayat menyebutkan Pemko Pekanbaru pada 2013 mendatang berencana menambah pembangunan waduk resapan. Sehingga genangan air yang terjadi akibat hujan bisa langsung dialirkan dari darinase melalui waduk resapan yang akan dibangun nantinya. “Waduk ini kita akan prioritaskan di kawasan yang memang rawan banjir. Untuk saat ini kita masih menyusun master plan-nya,” jelasnya. Agar sejumlah drainase di kawasan rawan banjir bisa segera direnovasi, lanjut Ayat, Pemko Pekanbaru bakal segera mengajukan kebutuhan anggaran ke Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Karena untuk membangun drainase yang permanen itu membutuhkan anggaran yang besar. “Jadi karena masalah drainase merupakan tanggung jawan bersama, kita akan ajukan permohonan anggaran nantinya,” pungkasnya. ***

Perwajahan : RINTO HARMIKO

Harian Vokal Edisi 3 Desember 2012  

Santun Mengkritisi, Cerdas Menyikapi

Advertisement