Issuu on Google+

CYAN YELLOW MAGENTA KEY

Website:www.harianvokal.com Email: harianvokal@gmail.com

Shubuh 05:07

Dzuhur Ashr 12:29 15:53

Maghrib Isya 18:32 19:43

Bagan Siapi-api + 4 mnt, Bangkinang + 2 mnt, Bengkalis - 3 mnt, Dumai -2 mnt, Pangkalan Kerinci - 2 mnt, Pasir Pengarayian + 5 mnt, Rengat - 4 mnt, Selat Panjang - 5 mnt, Siak - 2 mnt, Tembilahan - 7 mnt

Selasa, 29 Januari 2013

Harian Vokal

Rp3.000 (Pekanbaru) Luarkota (+ ongkos kirim)

Santun Mengkritisi, Cerdas Menyikapi Santun

SELASA

29 JANUARI 2013 17 RABIUL AWAL 1434 H EDISI 837/TAHUN IV Harga Langganan

Rp75.000/bulan

24 Halaman (3 SESI)

Ramlan Zas Ancam Bunuh Hakim  Divonis 4 Tahun Penjara  Kasus Genset Rohul

LAPORAN TIM LIPUTAN HARIAN VOKAL / PEKANBARU

PEKANBARU (VOKAL)-Keputusan vonis 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta serta subsider kurungan 2 bulan yang dibacakan hakim I Ketut Suarta, SH MH, membuat Ramlan Zas, mantan Bupati Rokan Hulu (Rohul), mengamuk. Pada sidang tindak pidana korupsi (Tipikor) kasus pengadaan genset oleh Pemkab Rohul di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Senin (28/1), Ramlan sempat mengeluarkan ancaman akan, akan membunuh jaksa dan hakim.

"Saya tak ada menikmati uang itu, berapa kalian dibayar Achmad (Bupati Rohul sekarang, red). Awas kau jaksa dan hakim, kubunuh kau sampai mati, kucari kalian nanti," ancam Ramlan Zas yang terlihat begitu marah usai mendengar dirinya divonis 4 tahun penjara, di ruang sidang Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru. Melihat aksi Ramlan Zas tersebut, hakim dan jaksa pun langsung menyelamatkan diri. Sementara dua petugas polisi dengan senjata api laras

panjang mengamankan Ramlan yang terus mengomel-ngomel di ruang sidang hingga ke luar ruang sidang. Aksi Ramlan itu segera dicegah keluarga dan kerabatnya. Mereka berusaha menenangkan terdakwa. Namun Ramlan tak menghiraukan saran istri serta sanak keluarganya, agar beristighfar serta tabah menerima cobaan tersebut. Dengan sekuat tenaga Ramlan Zas berusaha melepaskan diri dari pegangan istri dan adiknya serta petugas kepolisian dan pihak kejaksaan. Ramlan masih tetap ngotot akan menyerang hakim.

Bersambung ...Hal 7

Enam Korban Longsor Agam Belum Ditemukan JAKARTA(VOKAL)-Hingga Senin (28/1) malam, baru 14 jenazah korban tertimbun longsor di Jorong Dadok, Kanagarian Sungi Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar, yang berhasil ditemukan. Jadi, masih ada 6 korban lagi yang belum ditemukan. Seperti diberitakan kemarin, longsor di Jorong Dadok, Minggu (27/1) dinihari menyebabkan 20 warga tertimbun material longsoran. Sebelas korban berhasil ditemukan pada Minggu dalam keadaan sudah meninggal. Sedangkan pada Senin ditemukan 3 korban lagi, juga dalam keadaan tidak bernyawa. Ketiga korban yang ditemukan kemarin adalah; Mursinah (50), Kamal (1,5) dan Erni (38). "Upaya evakuasi longsor di Kabupaten Agam pun masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Kabupaten Agam, TNI, Polri, Basarnas, Tagana, relawan dan masyarakat," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Senin (28/1).

Bersambung...Hal 7

 Kerugian Negara Rp44,9 M

Polda: Kredit Macet di BNI Ada 2 Kasus

SEJUMLAH anggota keluarga dan kerabatnya berusaha menenangkan mantan Bupati Rokan Hulu Ramlan Zas di Pengadilan Tinggi Pekanbaru, Ia mengamuk karena divonis 4 tahun penjara dalam perkara korupsi genset, Senin (28/1). INT

Tak Ada Musdalub, Mambang Aman  Anas Urbaningrum Pastikan PEKANBARU (VOKAL) Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaning-rum membantah isu

musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) DPD Partai Demokrat Riau. Sehingga dengan demiki-

an, Mambang Mit yang diisukan bakal dilengserkan sebagai Ketua DPD I Demokrat Riau pun aman. “Sejauh yang saya terima laporan dari Divisi Pembinaan Organisasi, tidak ada yang luar biasa di Riau ini, biasa- biasa saja. Semuanya normal saja dan berjalan dengan baik,� ujar Anas Urbaningrum kepada wartawan saat berkunjung ke Pasar Baru, Panam, Pekanbaru, Senin (28/1).

Bersambung...Hal 7

OLEH: CHAIDIR

Demam Partai MENJELANG pemilu legislatif 2014 wabah demam partai semakin hebat melanda masyarakat. Sebenarnya, sudah sejak lama hampir tiada hari tanpa berita tentang partai politik (umumnya berita miring‌ya iyalah, kalau tak miring tak jadi berita). Tapi akhir-akhir ini, gonjang-ganjing partai politik itu semakin dahsyat,

Bersambung...Hal 7

PEKANBARU (VOKAL) - Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Sud Dit II Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) mengungkapkan kalau kasus kredit macet di Bank BNI Pekanbaru ternyata 2 kasus dengan total kerugian negara mencapai Rp44,9 miliar. Kedua kredit bermasalah tersebut yakni BNI Cabang Sudirman Rp40 miliar dan BNI Cabang Nangka sebesar Rp4,9 miliar. Dari kedua kasus tersebut, Kepala Sud Dit II Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Riau, AKBP Hadi Wicaksono, menyebutkan, kasus kredit macet yang sedang tahap penyidikan adalah kasus pada Bank BNI Cabang Sudirman dengan kerugian

Bersambung...Hal 7

Penataan Kota Mendesak Urai Kemacetan Lalu Lintas (Habis)

ANDIKA

PULUHAN kader Partai Demokrat berunjuk rasa di Jalan Sudirman Pekanbaru, menugu rombongan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum melintasi jalan itu menuju Hotel Gren Central, Senin (28/1).

Ford Fiesta Bermesin Irit BBM  Segera Masuk ke Indonesia

Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurai kemacetan di jalur lalu lintas tengah Kota Pekanbaru, tetapi kemacetan arus lalu lintas masih saja terus terjadi. Pertambahan jumlah penduduk diikuti jumlah kendaraan, lalu tak diikuti penambahan infrastruktur jalan menjadi pemicu berlarutnya kemacetan lalu lintas. Kondisi semakin ruwet ketika faktor sebagian manusianya yang tidak membudayakan tertib berlalu lintas, termasuk tertib parkir pada badan jalan. Kompleksnya persoalan lalu lintas, tidak hanya bisa diselesaikan oleh satu pihak saja, tetapi juga harus seluruh elemen, termasuk masyarakat sebagai penggu-

na jalan dalam berlalu lintas. Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolesta) Pekanbaru,

Bersambung...Hal 7

JAKARTA (VOKAL) - Fiesta merupakan hatchback Ford paling laris di dunia. Belum lama ini Fiesta model terbaru yang disebut Ford Fiesta Ecoboost ini sudah keluar dari pabriknya

Bersambung...Hal 7

LOLA Amaria (35) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap nasib buruh. Buktinya, Lola kembali membuat film layar lebar bertemakan buruh. Dalam film Kisah 3 Titik,

Bersambung...Hal 7

 KLH Kembali Selidiki Areal PT IBP ................................................10  Camat Sukajadi Dituding Pungli PKL ..........................................23  Sengketa Lahan Sinama Nenek Berlarut-larut ....................24

 Harian Vokal di Hati Anda, Klik: www.harianvokal.com Penanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN ALKALAM

CYAN YELLOW MAGENTA KEY

 Iklan : Harmen Fadly 0812 7575 1116

 Langganan Koran : Bambang 085355385678 Perwajahan: IDRIS MUCHNI


2

HARIAN VOKAL

SELASA

LINTAS SBY: Banyak Pemimpin Tak Bertanggung Jawab JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai banyak pemimpin di jajaran pemerintahan kurang optimal mengatasi masalah-masalah di pemerintahan. Hal ini terjadi karena para pejabat kurang peka terhadap krisis dan kurang bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Ditegaskannya , kinerja dari pemerintahan masih ada persoalan dalam hal sense of crisis dan sense of responsibility. "Sense of crisis itu tidak harus ada masalah besar. Tapi ada masalah sensitif. Kalau dibiarkan begitu saja, tidak ada niat mengatasi secara tuntas, itu saya katakan tidak ada sense of crisis," kata Presiden saat memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja Pemerintah (RKP) di Jakarta, Senin (28/1). Dari sisi tanggung jawab, lanjut Presiden, banyak pemimpin yang tidak mengambil tanggung jawab penuh dan menyerahkan ke orang lain. (ymg,hab)

Diundang Rapat, Terjebak Tes Narkoba SUMENEP-Puluhan pejabat, dari tingkat kepala bidang, sekertaris kecamatan, hingga kepala desa di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dijebak menjalani tes urine, bukannya rapat mengenai penyaluran bantuan kepada masyarakat seperti dalam undangan. Mereka tampak panik ketika petugas dari Kepolisian Resor Sumenep datang ke ruang pertemuan. "Undangannya untuk rapat penyaluran bantuan, tapi malah dites urine," kata Kepala Desa Parsangan, Imam Idafi, Senin (28/1). Petugas kepolisian meminta seluruh pejabat yang ada dalam ruangan untuk memberikan sampel urine. Asisten Sekretaris Umum Sekretariat Kabupaten Sumenep, Edy Sutrisno, mengatakan tes urine ini dilakukan untuk memastikan pejabat di Sumenep bebas dari narkoba. Hal ini, kata dia, penting karena pejabat harus jadi panutan masyarakat. Agar para pejabat itu tidak mangkir, kata Ady, pihaknya sengaja membuat undangan palsu. Itu pun ternyata tidak manjur betul karena hampir separuh peserta undangan tak memenuhi panggilan. "Ada 126 pejabat diundang, tapi yang hadir 67 orang," katanya. (ymg,hab)

29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434 H

Gubernur Bisa Kerahkan Militer  Presiden Sudah Teken Inpres 2/2013 JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 tahun 2013 tentang Penanganan Konflik Sosial di Masyarakat. Dalam inpres itu, gubernur daerah dapat langsung mengerahkan polisi dan militer untuk meredakan konflik. "(Kepala daerah) jadi koordinator pengendalian keamanan, koordinator urusan-urusan penyelesaian gangguan keamanan di tingkat provinsi. Jadi, nanti kepolisian, TNI, dan instansi lainnya di bawah koordinasi gubernur," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad

Heryawan di sela-sela Rapat Kerja Pemerintah (RKP) 2013 di JCC, Senin (28/1). Meski dapat mengerahkan pasukan langsung untuk meredam konflik, pria yang kerap disapa Aher itu menyebut, besaran pasukan yang dapat dike-

rahkan masih dibahas. Ia menyebut akan berkoordinasi lagi dengan pihak kepolisian dan TNI. "Tentu nanti dibahas dalam rapat. Mereka (TNI-Polri) biasanya lebih tahu tentang ukurannya. Yang bagaimana, biasanya lebih tahu pihak TNI dan Polri," ujar Aher. Aher menilai sebelumnya sudah ada fungsi pengerahan kekuatan polisi dan militer dalam keadaan tertentu di daerah jika dibutuhkan. Namun, dalam inpres tersebut lebih tegas mengatur koordinasinya. "Ada fungsi itu dalam forum koordinasi pimpinan daerah atau muspida. Lewat

KPK Minta KPU Awasi Dana Pemilu JAKARTA-Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengawasi penggunaan dana pemilu secara transparan. Jika terjadi kecurangan yang mengarah ke korupsi, KPK akan langsung turun tangan untuk mengusut penyalagunaan keuangan negara tersebut.. "Kepada KPU dan Bawasalu agar danadana penggunaan pemilu bisa lebih transparan dan akuntable," ujar Ketua KPK, Abraham Samad di Jakarta, Senin (28/1). Dengan melakukan pendataan secara transparan, maka akan lebih memudahkan KPK untuk mengawasi adanya pelanggaran dana pemilu. "Jika tidak digunakan sebagaimana mestinya, maka bisa dilakukan verifikasi oleh KPK," ucapnya. KPK saat ini masih terus menjajaki kerjasama dengan KPU dan Bawaslu terkait penggunaan anggaran. Hal ini dilakukan agar pontensi kecurangan yang mengarah kepada pidana korupsi dapat diketahui. (san)

NASIONAL

INT

KORBAN Trafficking-Para tenaga kerja Indonesia (TKI) korban trafficking (tindak pidana perdagangan orang/TPPO) tiba di terminal TKI, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (28/1). Sebanyak 82 dari 104 korban TPPO berhasil dibebaskan dari Malaysia dan dipulangkan menggunakan penerbangan Garuda Indonesia GA 821 ETA. Mereka kebanyakan berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Tengah dan Jawa Timur.

inpres ini, fungsi koordinator itu dipertegas," tandas Aher. Tanggung Jawab Semua Menko Polhukam Djoko Suyanto menjabarkan sejumlah poin yang tercantum dalam Inpres Nomor 2 tahun 2013. “Bagaimana substansi pokoknya menangani gangguan kamtibmas dalam negeri secara terpadu. Jadi jangan jadi tanggung jawab Polri, TNI, jadi tanggung jawab semua, kepala daerah, terpadu. Peningkatan efektifitas, terhadap kekerasan dan konflik meningkatkan sesuai instansi masingmasing atas dasar perundangperundangan yang berlaku," papar Djoko dalam jumpa pers di Plenary Hall, JCC, Jakarta, Senin. Djoko menjelaskan potensi konflik itu di antaranya seperti konflik antar penganut agama, penodaan agama, sengketa tempat peribadahan dan sebagainya. Kedua konflik antara etnis, sikap primordial, solidaritas terhadap nilainilai etnis. "Residu terhadap politik pilkada, pemahaman terhadap aturan, money politik, kandidiat dan kerusuhan yang ada. Kita sering membaca, melihat konflik seperti ini sering menonjol di masyarakat. Di satu sisi jalur hukum itu, sehingga konstituen itu masuk jalur yang tepat, karena masuk ke MK. Namun tidak jarang itu didasarkan kerusakan dan sebagainya. Ini yang harus kita kelola dengan baik," ungkapnya. Inpres No 2/ 2013 ini diinstruksikan kepada Menkopolhukam, Mendagri, Jaksa Agung, Kapolri, Kepala BIN, BNPT, gubernur,

bupati dan walikota. Inpres ini juga mengatur soal mengambil langkah-langkah yang tepat dan tegas dan proporsional untuk segala tindak kekerasan dengan catatan mengedepankan aspek hukum serta menjunjung tinggi nilai HAM. Inpres ini menjadi acuan pokok dari tim terpadu dan peningkatan efektifitas. "Melakukan upaya pemulihan pasca konflik, yaitu penanganan pengungsi agar masyarakat memperoleh rasa aman agar bisa berefektifitas seperti biasa," jelasnya. Sesuai ketentuan perundangundangan, Polri dalam menjalankan tugas dibantu unsur TNI unsur kementerian dan lembaga terkait dan pemda. Lebih Efektif Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meyakini Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2/2013 tentang Penanganan Konflik Sosial di Masyarakat yang diterbitkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memadukan sejumlah undang-undang yang ada di atasnya, terkait penanganan konflik sosial. "Semua potensi yang ada di daerah, kapolda, danrem, dan unsur-unsur lain supaya lebih terpadu. Jangan jalan sendirisendiri. Walau selama ini sudah ada UU Penanganan Konflik Sosial, UU Kepolisian dan UU Kejaksaan, tapi ini dipadukan dengan inpres," tutur Gamawan di sela-sela Rapat Kerja Pemerintah (RKP) 2013 di Jakarta, Senin.(san,ymg,hab)

Wamenag dan Wakil Ketua DPR Disebut Terlibat  Dugaan Korupsi Pengadaan Alquran JAKARTA-Nama Wakil Menteri Agama (Wamenag) Nasaruddin Umar dan Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Golkar Priyo Budi Santoso disebut terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Alquran tahun anggaran 2011 di Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag. Wamenag Nasaruddin Umar disebut mengatur pemenang tender proyek pengadaan Alquran. Hal ini terungkap dalam surat dakwaan anggota DPR Zulkarnaen Djabar dan putranya Dendy Prasetya yang dibacakan tim jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (28/1). Menurut surat dakwaan, Zulkarnaen mengintervensi pejabat Kemenag untuk memenangkan PT Adhi Aksara Abadi Indonesia sebagai pelaksana proyek Al Quran tahun anggaran 2011. Pejabat Kemenag yang disebut diintervensi Zulkarnaen adalah Nasaruddin Umar dan Abdul Karim. Saat itu,

Nasaruddin menjabat Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam sementara Abdul Karim merupakan Sekretaris Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam. "Terdakwa I (Zulkarnaen) melakukan intervensi kepada pejabat Kemenag, antara lain kepada Nasaruddin Umar selaku Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Abdul Karim dalam rangka memenangkan PT Adhi Aksara Abadi Indonesia," kata jaksa Dzakiyul Fikri. Lebih jauh jaksa menguraikan, pada 28 September 2011, Dendy Prasetya menghubungi Zulkarnaen dan meminta agar ayahnya itu memberitahukan Nasaruddin bahwa posisi PT Adhi Aksara Abadi Indonesia digeser menjadi nomor dua, sedangkan nomor satunya diisi perusahaan percetakan lain. "Atas permintaan terdakwa II (Dendy), selanjutnya terdakwa I (Zulkarnaen) menghubungi Nasaruddin Umar dengan mengatakan bahwa posisi PT Adhi Aksara Abadi Indonesia ada

BURSA

di nomor dua," ujar jaksa Dzakiyul. Pidana Korupsi Jakarta, Senin. sun pembagian fee yang rincianNasaruddin pun, menurut jaksa, Menurut surat dakwaan terse- nya, sebesar 6,5 persen ke Senayan meminta Zulkarnaen untuk mem- but, fee dari proyek pengadaan (Zulkarnaen), 3 persen mengalir ke berikan masukan mengenai hal ter- laboratorium komputer 2011 yang Vasco/Syamsu, sebesar 3,5 persen sebut. Lalu Nasaruddin meminta nilainya Rp31,2 miliar tersebut ke PBS (Priyo Budi Santoso), kepada Fahd El Fouz (teman Den- mengalir ke enam pihak, yakni ke sebesar 5 persen untuk Fahd, 4 dy yang berperan sebagai persen untuk Dendy, dan 1 perantara), untuk bertemu persen untuk kantor. langsung dengan Mashuri Priyo Membantah selaku ketua Unit Layanan Priyo yang dihubungi Pengadaan (ULP). Selain itu, Senin malam membantah kata jaksa, Zulkarnaen memenerima fee dari proyek minta Nasaruddin agar pengadaan laboratorium memberikan sinyal kepada komputer tahun anggaran Mashuri. Atas permintaan 2011 dan pengadaan Alqurini, menurut dakwaan, Naan 2011 di Kemenag. Priyo saruddin mengatakan "iya". mengaku tak tahu menahu Dapat Fee soal proyek tersebut. Sedangkan Wakil Ketua "Saya 100 persen tiDPR Priyo Budi Santoso dak tahu menahu," kata NASARUDDIN UMAR PRIYO BUDI SANTOSO disebut mendapatkan jatah Priyo ketika dihubungi, fee terkait korupsi proyek penga- Senayan (Zulkarnaen) sebesar 6 Senin malam. daan laboratorium komputer tahun persen, ke Vasco Ruseimy atau Priyo mengatakan, dirinya tak anggaran 2011 dan pengadaan Syamsu sebesar 2 persen, ke kantor ada kaitannya dalam proyek terseAlquran 2011 di Kemenag. Nama sebesar 0,5 persen, ke PBS (Priyo but. Pasalnya, sebagai pimpinan Priyo juga muncul dalam surat dak- Budi Santoso) sebesar 1 persen, ke DPR, dirinya memegang komisi waan terhadap Zulkarnaen Djabar Fahd sendiri senilai 3,25 persen, dan yang membidangi masalah politik, dan putranya Dendy Prasetya, yang kepada Dendy sebesar 2,25 persen. hukum, dan keamanan. Adapun dibacakan tim jaksa KPK dalam Dari pengadaan Alquran 2011 proyek tersebut, kata dia, berada di persidangan di Pengadilan Tindak senilai Rp22 miliar, kembali disu- Komisi VIII DPR. (mg,hab)

TOMOTIF Foto Mobil

Hub : JIMMI VOKAL HP 0852 6321 8709

ZUL HAFENDI HP 0852 7183 9096

INNOVA V Th 2005 Innova V Tahun 2005 BM, Warna Silver Metalik Harga hub : 0812 7525 003

AVANZA G Th 2008 Avanza G Tahun 2008 BM, Warna Silver Metalik Harga hub : 0812 6822 2976

LGX Th 2004 LGX Tahun 2004 BM, Warna Biru Metalik Harga hub : 0812 7525 003

COLT T 120 55 Mitsubishi Colt T120 55 Tahun 2011 BM, Warna Putih Harga hub : 0852 6567 4821

STRADA 4x4 DC Mitsubishi Strada GLS 4x4 DC Tahun 2006, BM Warna Merah/Silver Metalik Harga hub : 0812 6822 2976

FORD DC 4x4

NISSAN X GEAR

Ford DC 4x4 Tahun 2004, BM, Warna Silver Harga hub : 0852 6567 4821

Nissan X GEAR Tahun 2008, Warna Silver Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

PASANG IKLAN

AVANZA G Th 2010

CRV Th 2009

Toyota Avanza G Tahun 2010, Warna Abu-abu Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

Penanggung Jawab/Redaktur: HASAN BASRIL

Honda CRV 2.4 T Tahun 2009, Warna Hitam Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

INNOVA G Th 2008 Toyota Innova G Tahun 2008, Warna Silver Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

X GEAR Th 2008 Nissan X Gear Tahun 2008, Warna Silver Stone Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

VIOS Th 2007 Toyota Vios G Tahun 2007, Warna Silver Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

MOBIL ANDA di sini

Laris Manis

Perwajahan: ZULQIFLI


3

INTERNASIONAL SELASA

HARIAN VOKAL

29 Januari 2013/ 17 Rabiul Awal 1434 H

LINTAS Koma 7 Tahun, Mantan PM Israel Mulai Sadar ISRAEL (VOKAL)-Perkembangan kondisi kesehatan mantan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon yang koma selama tujuh tahun mengejutkan para dokter. Tim dokter mengatakan meski koma otak, Sharon menunjukkan tingkat kesadaran tertentu, Minggu, (27/1). "Dia sadar sampai pada suatu t ingkat tertentu," ungkap Alon Friedman, direktur Neurologis di Pusat Kesehatan Israel di Beersheba dalam sebuah wawancara telepon dengan Reuters. Berdasarkan hasil Pencitraan Resonansi Magnetik (MRI) yang dilakukan oleh sejumlah ahli neurologis Isreal dan Martin Monti, seorang ahli saraf terkemuka di Universitas California Los Angeles, Amerika Serikat (AS) selama dua jam pada Kamis, (24/1) terhadap otak Sharon, menunjukkan kemungkinan sembuh dari koma. Friedman mengatakan saat kami melakukan tes MRI dengan menunjukkan foto keluarga dan memintanya untuk membayangkan rumah. Dia mungkin mendengarkan dan sejumlah informasi pent ing yang masuk ke otak Sharon dan diproses. Mata eks PM Israel yang sudah berusia 84 tahun itu juga sempat terbuka saat kami menunjukkan foto-foto keluarganya. (ymg,sad)

India Uji Coba Rudal Balistik K-5 NEW DEHLI (VOKAL)-Mil iter Ind ia telah berhasil menguji coba rudal balistik K-5 dari Teluk Bengal, Minggu (28/1). Seperti dilansir stasiun televisi NHK, Lembaga Riset Pertahanan dan Organisadi Pengembangan India mengumumkan, uji tembak rudal balistik K-5 yang dilakukan dari bawah laut di Teluk Bengal akhir pekan lalu berjalan dengan baik. Rudal balistik K-5 merupakan rudal dapat d igunakan pada kapal selam dan mampu membidik sasaran pada jangkauan 1.500 km. Dengan Kesuksesan uji coba rudal balistik ini, diharapkan dalam waktu dekat, rudal ini segera disertakan dalam perlengkapan persenjataan kapal selam nuklir India. Di penghujung tahun 2012 lalu, India berhasil menguji tembak rudal balistik Prithvi II di Chandipur negara bagian Orissa, wilayah timur India, Kamis (20/12) lalu. Rudal itu mampu menjangkau sasaran pada jangkauan 350 km dan dapat membawa hulu ledak konvensional hingga seberat 500-1.000 kg. Pritvi II dipersiapkan untuk memperkuat kapabilitas pencegahan militer India. Uji coba tersebut disaksikan oleh sejumlah ilmuwan papan atas dan pejabat militer India. (ymg,sad)

PasukanMali&Prancis KuasaiBandaraTimbuktu BAMAKO (VOKAL)-Pasukan keamanan Mali dan Prancis berhasil mengusai bandara Timbuktu pada Ahad, 27 Januari 2013, menyusul sukses mereka merebut kembali kawasan dari kelompok pemberontak di Mali Utara, yang memiliki jaringan dengan al-Qaeda. Koresponden Al Jazeera, Jacky Rowland, melaporkan dari Mali, penguasaan kembali bandara kunci yang terjadi pada Minggu petang waktu setempat bisa disebut sebagai sebuah "kemenangan besar" bagi pasukan koalisi Prancis-Mali. Salah seorang pejabat pemerintahan Mali mengatakan, pasukan Prancis dan Mali tengah mendekati kota tanpa perlawanan berarti. Menteri Pertahanan Prancis Jean-Yves Le Drian mengatakan, satu batalion Prancis dan pasukan Mali menuju kota perdagangan tua dan pusat studi Islam. Sebelumnya, pada Sabtu, 26 Januari 2013, serdadu gabungan Prancis dan Mali menguasai Gao, kota kunci lainnya di Mali Utara. Menanggapi sukses ini, Perdana Menteri Prancis Jean-Marc Ayrault mengatakan, setelah Gao, Prancis dan Mali akan segera tiba di Timbuktu. (ymg,sad)

11 Wartawan Ditangkap di Iran IRAN (VOKAL)-Sebelas wartawan ditangkap di Iran dalam dua hari terakhir dengan tuduhan bekerja sama dengan media asing. Kesebelas wartawan tersebut, tujuh pria dan empat wanita, bekerja untuk koran, majalah dan kantor berita berbahasa Persia namun berkedudukan di luar negeri. Kantor berita Fars dan Mehr memberitakan para wartawan ini antirevolusi dan ditangkap di kantor mereka. Penangkapan dilakukan berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh lembaga hukum resmi, kata dua kantor berita tersebut, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Pemerintah Iran telah mengeluarkan peringatan bahwa akan ada sanksi berat bagi mereka yang bekerja untuk BBC Persia, Voice of America, atau Farda, radio berbahasa Persia yang didanai Amerika Serikat. Radio Farda berkantor pusat di Praha. Belum diketahui apakah mereka yang ditangkap ini bekerja untuk BBC atau VOA. (ymg,sad) Penanggung Jawab/Redaktur: SAADUDDIN

INT

SEORANG petugas menyelamatkan korban banjir di negara bagian Queensland, Australia, Senin (28/1). Banjir ini menewaskan tiga warga, dan ribuan mengungsi.

 Banjir Australia Renggut 3 Nyawa

14 Heli Dikerahkan Evakuasi Ribuan Warga

BRISBANE (VOKAL)-Setelah Jakarta dan sekitarnya direndam banjir, kini giliran negara bagian Queensland, Australia, direndam air akibat hujan deras mengguyur selama sepekan. Selain menyebabkan ratusan rumah terendam banjir, menurut polisi, air bah ini menewaskan tiga orang. Sejumlah pusat bisnis dan rumah tinggal di Brisbane, ibu kota negara bagian Queensland, Senin (28/1), tak luput dari rendaman air. Sedangkan sekitar 1.200 properti di Kota Bundaberg, 350 kilometer arah utara Brisbane, juga kebanjiran. Perdana Menteri Australia Julia Gillard menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban akibat banjir. Pernyataan turut berduka itu disampaikan Gillard di Gipsland, Victoria, tempat kebakaran hutan yang belum lama ini terjadi.

Dia mengatakan, saat ini, Queensland dihadapkan pada masalah yang sulit dan seluruh negeri ditantang oleh alam. "Tetapi, kita adalah (bangsa) kuat dan pintar, serta kita akan menemukan jalan keluar sebagaimana yang pernah kita lakukan," kata Gillard. Wali Kota Bundaberg, Mal Foreman, menjelaskan, banjir ini merupakan yang terburuk sejak akhir 2010 dan awal 2011. Pada masa itu, 35 orang di seluruh Queensland tewas. Australian Associated Press

dalam laporannya menyebutkan, petugas mengerahkan sejumlah helikopter guna menyelamatkan 18 warga yang terkepung air di kediaman mereka di Bundaberg. Polisi Queensland membenarkan kejadian ini. "Banjir ini mengakibatkan tiga orang tewas," ujar polisi. Sekitar 250 ribu rumah di luar Queesland saat ini tanpa aliran listrik, sedangkan panggilan telepon darurat 000 di beberapa kawasan tidak berfungsi, termasuk telepon seluler. Hujan deras yang disebabkan oleh sisa-sisa badai siklon tropis menghantam negara bagian Australia pekan lalu, juga membawa cuaca ekstrem termasuk badai tornado. Campbell Newman, tokoh di Queesland, mengatakan, (peme-

278 WNI Dipulangkan dari Malaysia KUALA LUMPUR (VOKAL)- Sekira 278 warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia, berhasil dipulangkan ke tanah air. WNI yang dipulangkan melalui Tanjung Pinang ini, adalah para pekerja yang tidak memiliki dokumen resmi. WNI yang berhasil dipulangkan terdiri dari 177 laki-laki, 86 perempuan, dan 15 anak–anak. Menjadi pertanyaan dari 15 anak-anak yang turut dipulangkan dari Johor Bahru ini, entah mereka merupakan korban perdagangan manusia atau anak dari para WNI yang dipulangkan itu. "Permasalahan rata-rata yang dihadapi oleh para TKI di Johor Bahru adalah bekerja tanpa dokumen yang lengkap dan tindak pidana kejahatan," pernyataan pihak Kementerian

Luar Negeri dalam pernyataan tertulis yang diterima Okezone, Senin (28/1). Kemlu menyebutkan, beberapa WNI yang berhasil dipulangkan ini sebelumnya tengah menjalani hukuman di beberapa penjara di Malaysia. Pihak Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Malaysia berhasil mengupayakan pemulangan mereka. Sebelumya, pada 18 Januari 2013 lalu, Kemlu bersama KJRI Johor Bahru telah pula melakukan pemulangan terhadap 243 orang WNI dari Malaysia. Adapun WNI yang dipulangkan terdiri dari 182 laki-laki, 58 perempuan, satu orang bocah laki-laki dan dua orang bocah perempuan. Sebagian besar dari mereka berasal dari Jawa Timur, Aceh, Sumut dan Jawa Tengah. (ymg,sad)

rintah) perlu menyatakan keadaan darurat di Bundaberg mengingat begitu banyak masyarakat yang terkena dampak dari luapan air sungai. Sekitar 50 ribu orang perlu tempat tinggal segera.Pihak rumah sakit menjelaskan, lebih dari 60 orang dilarikan ke rumah sakit lokal setelah mereka disela-

matkan dari atap rumah masingmasing. Pemerintah mengerahkan 14 helikopter, termasuk dua helikopter militer jenis Black Hawk, untuk misi penyelamatan hingga tengah malam. Otoritas dibantu tim penyelamat mengevakuasi ribuan orang dari rumah mereka ke luar Queensland. (ymg,sad)

 48 Nyawa Melayang

Mesir Dalam Kondisi Darurat KAIRO (VOKAL)-Presiden Mesir Mohamed Mursi, menyatakan negara dalam kondisi darurat untuk tiga kota di sepanjang Terusan Suez, menyusul bentrokan berdarah dalam beberapa hari terakhir ini. Dalam sebuah pidato yang disiarkan televisi pada Ahad dinihari waktu setempat, Mursi mengatakan, kondisi darurat diberlakukan di tiga kota, yakni Port Said, Ismailia, dan Suez. Dia katakan, keadaan ini berlaku efektif sejak Senin, 28 Januari 2013, pukul 9 petang (19.00 GMT) hingga pukul 6 pagi (04.00 GMT). Presiden yang diusung Ikhwanul Muslimin ini memperingatkan masyarakat bahwa pasukan keamanan akan bertindak tegas bagi para perusuh negara. "Saya telah katakan bahwa sesungguhnya saya menentang keadaan darurat, tetapi saya harus sampaikan bahwa saya harus menghentikan pertumpahan darah dan melindungi rakyat sehingga

saya harus bereaksi," kata Mursi. Pada kesempatan itu, Mursi juga menyerukan diadakannya dialog dengan para politikus, yang dimulai pada Senin ini, guna memecahkan masalah. Bentrokan mematikan terjadi antara demonstran dan polisi sejak Jumat, 25 Januari 2013, menyebabkan 48 orang tewas. Aksi itu bertepatan dengan peringatan dua tahun revolusi Mesir yang berhasil menumbangkan bekas Presiden Husni Mubarak. Tujuh orang tewas ditembak dan ratusan lainnya cedera di Port Said pada Minggu, 27 Januari 2013. Mereka tewas ketika menghadiri pemakaman 30 orang yang meninggal dalam bentrokan di kota tersebut sehari sebelumnya. Wartawan Al Jazeera, Rawya Rageh, melaporkan dari Port Said, helikopter militer terbang rendah di atas kerumunan orang yang sedang menghadiri pemakaman rekan mereka. (ymg,sad)

Kelaparan, Warga Korea Utara Makan Anak Sendiri KOREA (VOKAL)-Seorang lelaki asal Korea Utara dilaporkan tega membunuh dan memakan kedua anaknya sendiri lantaran menderita kelaparan. Pria tidak disebutkan identitasnya itu akhirnya dihukum mati oleh tentara pemerintah. Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Minggu (27/1), lebih dari sepuluh ribu orang dilaporkan tewas setelah bencana kelaparan menyerang Provinsi Hwanghae Utara dan Provinsi Hwanghae Selatan. Kematian ribuan warga ini dipercaya lantaran semakin meningkatnya insiden kanibalisme. Cerita menakutkan ini muncul setelah warga dilanda bencana kelaparan sebab lahan pertanian yang menjadi sumber kehidupan penduduk mengalami kekeringan. Kejadian ini turut diperparah setelah pemerintah menyita persediaan bahan makanan mereka. Wartawan dariAsia Press,Jiro Ishi-

maru, yang sedang melakukan penyamaran dan penyelidikan terkait masalah ini mengatakan seorang lelaki bahkan sampai menggali kuburan cucunya sendiri dan memakan daging yang masih tersisa. Sementara yang lain tega merebus anaknya untuk dijadikan makanan. Seorang penduduk desa tidak disebutkan namanya mengatakan tujuh bulan lalu memang ada insiden kanibalisme di desanya. Dia menyebut seorang lelaki telah membunuh dan memakan kedua anaknya sendiri. Pria ini akhirnya ditembak mati oleh tentara pemerintah. Dia menjelaskan lelaki itu membunuh anak pertamanya yang seorang perempuan saat istrinya sedang pergi. Pria ini kemudian membunuh anak keduanya lantaran telah melihat kejadian pembunuhan itu. Dia mengatakan ketika istri lelaki itu pulang, pria ini mengatakan mereka mempunyai daging. Namun, istrinya

mulai curiga dan menghubungi polisi saat dia mengetahui anaknya tidak ada. Polisi akhirnya menemukan tubuh kedua anak itu dalam kondisi sudah terpotong-potong. Ishimaru mengatakan dia telah mengumpulkan 12 laporan dari hasil penyelidikan terkait masalah ini. "Dari laporan-laporan ini yang paling mengejutkan saya adalah adanya sejumlah kesaksian menyebut banyaknya kanibalisme." Dia mengatakan bahan makanan dari kedua provinsi itu telah disita pemerintah dan diberikan kepada warga di Ibu Kota Pyongyang. Dia menyebut kelaparan semakin diperparah setelah kekeringan melanda wilayah itu. Insiden ini bukan yang pertama terjadi di Korea Utara. Pada Mei tahun lalu, seorang pria dilaporkan dihukum mati setelah memakan tubuh rekannya dan kemudian menjual sisa tubuh daging

temannya itu sebagai daging kambing. Dua tahun lalu, seorang lelaki juga dihukum mati setelah membunuh dan memakan seorang gadis. Sementara seorang pria lainnya dijatuhi hukuman mati setelah membunuh sebelas orang dan menjual tubuh mereka sebagai daging babi. Tidak hanya itu, kasus kanibalisme juga dilaporkan terjadi di beberapa penjara di negara itu. Meski laporan adanya bencana kelaparan telah meluas di seantero Korea Utara, namun Presiden Kim Jong Un justru mengeluarkan sejumlah uang negara untuk membuat dua roket yang akan diluncurkan dalam beberapa bulan lagi. Banyak pihak takut Kim sedang merencanakan uji coba nuklir meski Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menjatuhkan sangsi atas peluncuran roket sebelumnya. (ymg,sad) Perwajahan: PEPEN


4

SELASA

HARIAN VOKAL

TAJUK

Penataan Kota Mendesak Dilakukan Geliat perkembangan Kota Pekanbaru dari tahun ke tahun seakan tak mengenal deret hitung lagi, tetapi seakan menggunakan deret ukur. Ketersediaan ruas jalan kalah bersaing dengan pertambahan jumlah kendaraan, sehingga tingginya volume kendaraan tak lagi memberi ruang pada kendaraan yang melintas di atasnya saat jam-jam tertentu. Penelusuran Harian Vokal di lapangan akhir pekan lalu, pada waktu tertentu yakni pagi, tengah hari dan sore di hari kerja, beberapa ruas jalan tengah kota menjadi titik macet seperti di Jalan Tuanku Tambusai, Jalan HR Soebrantas, Jalan Soekarno-Hatta (Pasar Pagi Arengka), Jalan Yos Sudarso, Jalan Sudirman, Jalan Ahmad Yani dan beberapa titik lainnya. Meski berbagai solusi pun diterapkan, mulai dari pemindahan terminal antar kota, pembangunan jalan layang (fly over), penambahan jembatan melintasi Sungai Siak maupun penetapan kawasan perumahan di pinggiran kota, sepertinya belum berdampak besar untuk mengurai kemacetan. Bahkan jalan yang sepuluh tahun lalu masih sedikit longgar, sekarang terasa seakan menyempit akibat penuhnya volume kendaran bermotor mengisi setiap ruas jalan. Bahkan kehadiran lampu pengatur lalu lintas (traffic light) seakan semakin menambah kemacetan, meski hal itu suatu bentuk sikap protes pengendara bermotor yang akhirnya tak mengindahkan lampu pengatur lalu lintas tersebut. Mereka berpendapat, kalau mengikuti aturan lampu jalan, sementara sebagian ruas jalan kosong, tentu akan menambah kemacetan, sehingga pengendara menyimpulkan sendiri, lantas melanggarnya. Kendati salah, kita tidak dapat serta merta menyalahkannya. Karena semua berpendapat berdasarkan realita yang ada, di mana tingginya jumlah kendaraan tak sebanding dengan ruas jalan. Misalnya jika membuat jarak terlalu lebar, cenderung diisi pengendara lainnya. Jika terlalu rapat, beresiko jika terjadi hal di luar dugaan, seperti rusak dan lain sebagainya. Semuanya juga berujung kemacetan. Adapun solusi pengalihan, dinilai masih tidak efektif, karena dinilai boros bahan bakar, waktu, dan kembali memicu pelanggaran lalu lintas. Kalaupun sistem pengalihan dilakukan, berapa persen dapat mengurangi kemacetan? Karena, secara hitungan jumlah kendaraan realitanya memang lebih banyak dan tak sebanding dengan ruas jalan yang ada. Pelanggaran demi pelanggaran yang terjadi, justru memicu munculnya kong kalingkong oleh oknum petugas pengatur lalu lintas dengan pengendara bermotor. Seharusnya, pihak terkait, bukan lagi fokus pada pengaturan sistem lalu lintas, tetapi lebih mengarah pada pemindahan pemusatan keramaian di ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru ini. Sebab, wilayah Pekanbaru masih cukup luas untuk pergeseran pusat kota, atau pusat pemerintahan ke beberapa wilayah seperti Tenayan Raya ataupun di kawasan Rumbai. Salah satu contoh, dengan pemusatan pemukiman di kawasan Panam, terbukti telah mengarahkan sebagian keramaian ke wilayah tersebut. Walau begitu, kemacetan juga tak teratasi. Di lokasi itu juga, masih kerap terjadi kemacetan pada jam-jam tertentu. Bagaimanapun juga, penataan Kota Pekanbaru yang baru harus segera dilakukan sebagai solusi.***

P ojok Sindir - Februari,

Mobdis

Wajib

Pakai

Pertamax

JEBLOK. itulah kata yang tepat untuk menggabarkan kinerja program Keluarga Berencana (KB) Nasional selama lima tahun terakhir ini. Betapa tidak! Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 menunjukan kinerja program KB Nasional selama lima tahun (2007-2012) berjalan stagnan, tidak menunjukkan peningkatan. Sejumlah indikator krusial yang ditargetkan pada tahun ini gagal tercapai. Akibatnya, target pembangunan milenium (MDGs) pada 2015 nanti hampir mustahil dapat diwujudkan. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) merupakan survei statistik kesehatan/kependudukan yang paling diakui datanya secara internasional. Survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) setiap lima tahun sekali dan SDKI 2012 ini telah dibeberkan ke publik pada akhir November 2012 lalu. Padahal sebelumnya, Indonesia sempat mencatat puncak keberhasilan program pengendalian penduduk melalui program KB sejak tahun 1970-an. Kala itu, Indonesia sudah dianggap sebagai negara yang berhasil dalam bidang pengendalian penduduk. Bahkan Indonesia diminta membantu mengajari nega-

ra-negara lain yang belum berhasil program kependudukannya, Namun, setelah reformasi, program KB berantakan. Program KB ini kemudian direvitalisasi pada tahun 2007. Dengan adanya revitalisasi program KB, Indonesia diharapkan dapat terhindar dari ancaman ledakan penduduk. Namun apa yang terjadi, hasil sensus penduduk tahun 2010 mengumumkan jumlah penduduk Indonesia sekitar 237,6 juta jiwa atau 3 juta lebih tinggi dari angka proyeksi penduduk. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang diberi mandat untuk menekan tingkat pertambahan penduduk kemudian melancarkan program-program mulai dari kampanye media sampai dengan menjalin kerja sama dengan TNI dan lembaga keagamaan hingga membuat program Generasi Berencana (GenRe). Kerja keras selama 5 tahun yang dilakukan BKKBN ternyata pencapainnya tidak seperti yang diharapkan. Target yang dicanangkan banyak yang tidak tercapai. Terdapat tiga indikator utama yang menunjukkan perjalanan program KB selama lima

DALAM draft Kurikulum Nasional SD dan SMP 2013, bahasa daerah sudah tak tercantum lagi sebagai mata pelajaran.Menurut Plt (Pelaksana Tugas) Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Kacung Marijan, dalam acara Cangkrukan di TV (6/1/2013), bahasa daerah tidak dihapus tapi diintegrasikan dalam mata pelajaran seni budaya. Tampaknya, sampai saat ini belum ada alasan yang bisa diterima masyarakat mengapa bahasa daerah itu tak lagi dijadikan sebagai mata pelajaran. Selama ini, kondisi bahasa daerah memang sudah amat memprihatinkan. Kondisi ini selalu diwacanakan dalam setiap acara kebahasaan yang dilaksanakan Badan Bahasa Kemendikbud dan Balai Bahasa di daerahdaerah di Indonesia. Bahasa daerah yang merupakan warisan budaya leluhur secara turunmenurun secara lambat-laun, satu per satu mengalami kepunahan, karena jumlah penuturnya yang makin hari makin berkurang. Di samping itu, makin sedikit pula masyarakat yang mau dan bisa berbahasa daerah. Kondisi lainnya, di beberapa daerah seperti Bali, Jawa, Sunda, Madura, dan Minang, bahasa daerah masih tetap eksis digunakan oleh masyarakat. Dalam dunia pendidikan formal, SD dan SMP, bahasa daerah juga mengalami kondisi yang kurang lebih sama. Bahasa daerah dianggap sebagai mata pelaja-

ran yang kurang menarik, sulit, dan asing di mata siswa. Dan, untuk pelajaran bahasa daerah ini, kebanyakan anak mendapatkan nilai yang kurang baik. Ditambah lagi, kompetensi guru-gurunya yang juga kurang mendukung dalam mengajarkan bahasa daerah dengan baik. Tapi, benarkah semua kendala ini dijadikan alasan untuk menghapus bahasa daerah sebagai mata pelajaran, yang justru harus kita pertahankan dan berdayakan terusmenerus? Rencana pemerintah menghapus bahasa daerah sebagai mata pelajaran sebenarnya perlu dipikir ulang secara matang, kendatipun konon diintegrasikan ke dalam seni budaya. Sebab, nasib bahasa daerah dapat dipastikan akan semakin mengenaskan, karena pasti akan tak dipelajari secara sistemik pada dunia pendidikan. Sama halnya nasib mata pelajaran Pancasila yang tak dijadikan sebagai mata pelajaran, membuat mata pelajaran ini tak dikenal dan dihayati dengan baik oleh masyarakat. Dan, ketika tersadar terjadi krisis multidimensi, kita baru merasa perlu kembali menjadikan Pancasila sebagai mata pelajaran. Dalam Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia di Bandung tahun 2011, saya pernah melontarkan pemikiran tentang kesederajatan bahasa-bahasa di Indonesia. Bahasa daerah, bahasa Indonesia, dan bahasa asing sebenarn-

Surat Pembaca

Pak Wako, Kapan Jalan Pesantren Diaspal?

Pemimpin Umum H Yusrizal Koto Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab

Tun Akhyar Wakil Pemimpin Redaksi Hasan Basril Pemimpin Perusahaan Hj. Bety Marlina Wakil Pemimpin Perusahaan Gerri Nasri

Penanggung Jawab/Redaktur: HASAN BASRIL

Oleh

Singgih B Setiawan

tahun belakangan ini gagal total. SDKI 2012 mencatat, ratarata dari 100 perempuan usia subur yang menjadi peserta KB aktif (contraceptive prevalence rate -CPR) hanya mencapai 61,9 persen. Kendati hasil ini mencapai peningkatan sekitar 0,04 persen dibanding hasil CPR pada SDKI 2007, namun hasil ini jauh dari target yang dicanangkan pada tahun 2012, yaitu CPR harus mencapai minimal 62-63 persen. Selain CPR, BKKBN juga gagal memenuhi target penurunan rata-rata wanita usia subur yang melahirkan anak (total fertility rate - TFR). SDKI 2012 mencatat TFR pada tahun ini masih berada di kisaran 2,6 per perempuan usia subur. Ini artinya rata-rata TFR 2012 masih sama dengan 2007 dan gagal mencapai target 2,4 pada tahun 2012. Dengan TFR 2,6, maka pasangan usia subur di Indonesia rata-rata masih memiliki 3-4 anak. Dengan kondisi yang dihadapi pada saat ini, hampir mustahil target TFR 2,1 pada 2015 nanti bisa diraih. Pasalnya untuk mencapai TFR 2,1, syaratnya pemerintah harus bisa meningkatkan

CPR minimal 68. Untuk menaikan CPR dari 61,9 menjadi 68 dalam jangka waktu sekitar kurang dari tiga tahun sangat berat sekali. Indikator yang paling menunjukkan pelaksanaan KB gagal dijalankan pemerintah, adalah tidak terlayaninya pasangan usia subur yang ingin ber-KB (unmeet need) yang gagal diturunkan sesuai target. SDKI 2012 menunjukkan unmeet need pada tahun ini mencapai 8,9 persen atau hanya turun 0,02 persen dari SDKI 2007 yaitu 9,1 persen. Dengan raihan seperti ini, lagi-lagi secara teori mustahil untuk mengejar target unmeet need pada 2015 menjadi 5 persen. Berbagai kegagalan pencapaian target pada tahun ini menunjukkan bahwa metode pelaksanaan KB yang diterapkan pada saat ini tidak tepat. Dia mencontohkan di sejumlah daerah, CPR-nya mengalami kenaikan, tetapi TFR-nya juga ikut naik. Ini aneh, peserta KB bertambah, tetapi tingkat kelahiran juga tinggi. Dari penelusuran bisa ditarik kesimpulan, pemerintah kabupaten/kota gagal membina peser-

Nasib Bahasa Daerah

+ Mengapa tak dari dulu..?

SETELAH jembatan Parit Indah ujung, di perbatasan Kecamatan Tenayan Raya dengan Buktiraya selesai dibangun dan bisa menghubungkan kedua kawasan itu, arus lalu lintas semakin ramai. Padahal dulunya, sangat sepi dan nyaris sulit mendapatkan manusia yang melintasinya. Dengan lancarnya jembatan dilintasi kendaraan, maka otomatis Jalan Pinang Merah, Jalan Kapau Sari dan Jalan Bukit Barisan semakin padat dari biasanya. Sayangnya jalan-jalan yang sangat kecil ukurannya itu, kini dilintasi kendaraan truk-truk berbadan lebar, padahal jalan kawasan pemukiman. Selain jalannya terus hancur walau ditambal sulam, kondis-

29 Januari 2013/17 Rabiul Awal1434 H

Kinerja Program KB Nasional Jeblok

- Camat Sukajadi Dituding Pungli PKL + Ujung-ujungnya, itu ulah oknum

OPINI

inya sangat berbahaya bagi masyarakat sekitar, yang ramai penduduk. Saya sebagai warga sekitar sangat terganggu dengan ancaman terhadap keselamatan keluarga saya yang sering melintasinya. Saya berharap kepada Pemko Pekanbaru segera mengaspal Jalan Pesantren di sisi jembatan Parit Indah agar kenbdaraan besar/ truk beralih dan tidak lagi masuk jalan pemukiman di Jalan Pinang Merah, Kapau Sari dan Bukit Barisan. Mohon Pak Walikota Pekanbaru untuk merealisasikan pengaspalan segera, terimakasih. Wati Jalan Pinang Merah, Pekanbaru

Oleh

Putera Manuaba

ya memiliki posisi dan derajat kebahasaan yang sama, tak ada yang lebih prestis. Ketiga bahasa itu memiliki peran penting dan fungsi sendiri yang tak dapat saling menggantikan satu sama lain. Apalagi, kalau mengaitkan dengan pandangan Foucault tentang bahasa yang tak sekadar sebagai alat komunikasi tapi jauh lebih dari itu. Bahasa daerah penting karena bahasa ini sarat dengan nilai kedaerahan (lokalitas), sedangkan bahasa Indonesia sarat dengan nilai nasionalisme dan bahasa asing nilai global. Dengan demikian, bahasa daerah menjadi bahasa yang sebenarnya harus dipelajari dengan baik, karena seorang anak pertama kali harusnya juga menginternalisasi nilai kedaerahannya (lokalitasnya) melalui bahasa daerah agar ia memiliki landasan kedaerahan yang kuat. Artinya, anak memiliki pijakan akar budaya yang kuat namun sama sekali bukan berarti untuk menjadikan anak bersikap primordial. Sebagai analogi, sebuah jembatan akan kokoh jika berpijak di tanah. Begitulah bahasa daerah seharusnya sebagai bahasa yang paling pertama melandasi dan diinternalisasi oleh seorang anak. Dengan begitu, anak akan menjadi amat cinta dengan daerah dan tanah airnya, serta akan sejak dini merasa menjadi anak Indonesia.

Lalu, mengapa ada anggapan bahasa daerah menjadi sesuatu yang asing dan sulit bagi anak? Jika dicermati ini sebenarnya bukan masalah pada bahasa daerahnya, tapi karena kebijakan yang kurang menaruh penghargaan pada bahasa daerahnya. Contohnya, sejak PAUD (pendidikan usia dini), play grup, TK kecil dan besar, bahasa apa yang diperkenalkan dan diajari oleh gurunya? Anak pada usia dini bukannya diperkenalkan dan diajari bahasa daerah, tapi bahasa asing. Ini yang membuat mengapa anak tak akrab dengan bahasa daerahnya sendiri. Pada masa usia anak-anak ini, menurut sosiolog Berger, internalisasi primer (yang paling awal) sejak bayi hingga mengenal sekolah merupakan sesuatu yang paling diingat dan melekat dalam dirinya. Oleh karena itu, pada masa internalisasi primer ini adalah masa yang harus diperkenalkan dan diajari tentang kedaerahan dan keindonesiaan, agar anak terbangun rasa cintanya pada bumi pertiwinya. Imej bahasa daerah sebagai bahasa yang kurang menarik, kurang penting, dan sulit ini sebenarnya mungkin diakibatkan oleh kesalahan strategi dalam memperkenalkan dan mempelajari bahasa daerah sendiri yang selama ini kurang dianggap se-

Narkoba dan Penegakan Hukum NEGERI ini sepertinya tak pernah lepas dari permasalahan narkoba. Pemberitaan di media massa hampir setiap hari selalu disuguhi oleh penangkapan narkoba. Mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, selebritis, politisi, hingga kalangan pejabat dan aparat negara. Salah satu faktor penyebab sulitnya mengatasi dan memberantas masalah narkoba adalah kuatnya dugaan mafia yang bermain di belakangnya. Narkoba, narkotika atau obat-obatan terlarang merupakan bisnis dengan keuntungan yang sangat besar sehingga menggiurkan banyak pihak. Yayasan Kesatuan Peduli Masyarakat (Kelima) DKI Jakarta merilis, jumlah pengguna narkotika dan obat terlarang di Indonesia pada tahun 2012 lalu sekitar 5 juta orang dan terbanyak pada usia 20-34 tahun. Jumlah pengguna narkotika dan obat-obat terlarang akan semakin bertambah bila tidak dilakukan upaya pencegahan sejak dini. Kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkoba

menyebabkan maraknya peredarannya di Indonesia. Masyarakat juga tidak mengetahui apa perbedaan, pemakai, pencandu, pengendar dan pemasok narkoba. Awal pekan ini, pemberitaan di media massa juga dihebohkan dengan penggerebekan rumah selebritis, Raffi Ahmad, oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). BNN berhasil menangkap 17 orang, 4 orang di antaranya adalah artis. Berdasarkan hasil tes urine, 5 orang dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba. Di sisi lain, Juru Bicara MA, Djoko Sarwoko pernah menuturkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengabulkan permohonan grasi terpidana mati kasus narkoba Deni Setia Maharwan alias Rafi dan Merika Pranola alias Ola alias Tania dan mengubah hukuman keduanya menjadi penjara seumur hidup. Grasi kepada Deni diberikan melalui Keppres Nomor 7/G/2012 tanggal 25 Januari 2012. Sedangkan grasi untuk Ola yang satu kelompok dengan Deni diberi-

Dewan Redaksi: H Yusrizal Koto, Tun Akhyar, Hasan Basril, Hj. Bety Marlina, Gerri Nasri. Ombusdmen: H. Aji Dheri. Redaktur Pelaksana: Ridwan Alkalam. Koordinator Liputan: Budi Suseno. Redaktur: Idrus Yamin, Bakhtaruddin, Delfi Indra, Zukri Subayang, Marzuli Adi, Fitri Mayani, Saaduddin Badra. Reporter: Andika, Dairul Riyadi, Adek Hernita, Ryan Yutri Varios, Zulfikri, Indra Jaya, Abdul Mutholib, Mokhtiar, Zulkifli, Mayonal Putra. Sekretaris Redaksi: Desi Arsianti. Biro Daerah: Dumai: Parno Sali (Kepala), Yusrhel, Vernando. Pelalawan: Pandapotan Marpaung (Kepala), Giona Puga, Farikhin. Siak: Zulfahmi (Kepala), Soleman. Bengkalis: Andrias (Kepala). Indragiri Hilir: Mulyadi (Kepala), Muhamad Faisal. Indragiri Hulu: Prasetia (Kepala), Obrin B. Rokan Hilir: Asbinsyah Pasaribu (Kepala). Rokan Hulu: Paber Siahaan (Kepala), Maulana Ishaq. Kampar: Apriyaldi. Kuantan Singingi: Said Mustafa Husin (Kepala), Reflizar . Meranti: Sawaluddin (Kepala). Jakarta: Syafruddin AL (Kepala), Surya Irawan, Daryadi Pribadi, Lenni Handayani. Perwajahan/Pracetak: Pepen Prengky (Kepala), Andixer, Abdawiza, Rinto Harmiko, Zulqifli, Alib Destiyono, Idris Muchni, Hasan Sholihin.

kan pada 26 September 2011 dengan Keppres Nomor 35/G/2011. Presiden SBY melalui Keppres Nomor 22/G/2012 tanggal 15 Mei 2012 juga memberikan grasi kepada Schapelle Leigh Corby (34 th) warga Australia narapidana narkoba di LP Kerobokan Bali dan mengurangi hukumannya dari 20 tahun menjadi 15 tahun. Seolah tak mau kalah, MA juga membatalkan vonis mati terpidana narkoba. Majelis hakim yang terdiri dari hakim agung Imron Anwari, Achmad Yamamie, dan Hakim Nyak Pha, membatalkan vonis mati atas Hillary K Chimezie terpidana pemilik 5,8 kilogram heroin, dan mengubahnya menjadi hukuman penjara 12 tahun. Sebelumnya, MA pada 16 Agustus 2011 juga membebaskan pemilik pabrik ekstasi di Surabaya Hengky Gunawan dari hukuman mati dan diubah menjadi hukuman 15 tahun penjara. Saya menilai pembatalan vonis mati terpidana kasus narkoba oleh MA danoleh Presiden melalui grasi itu sudah menyakiti hati dan meredupkan harapan masyarakat. Hal

ta KB baru untuk terus bertahan ber-KB, sehingga peserta putus KB di tengah jalan (drop out rate) tinggi. Ke depan, agar KB bisa kembali bangkit, tidak bisa lain peran pemerintah daerah harus lebih ditingkatkan. Pasalnya, sejak otonomi daerah diberlakukan, sesuai undang-undang, urusan KB mutlak menjadi urusan kabupaten/kota. Saat ini kewenangan pusat untuk mendorong pelaksanaan KB di daerah terbatas. Pusat bisa memberikan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada daerah, namun DAK itu hanya boleh diperuntukan bagi sarana dan prasarana. Untuk itu diperlukan alokasi dana dari APBD daerah untuk operasional pelaksanaan KB. Misalnya, pusat memberikan bantuan motor pada PLKB untuk bertugas, namun untuk bensin, tranportasi, dan lain-lain anggarannya harus dari daerah. Sudah saatnya dilakukan sejumlah perubahan strategi dalam pelaksanaan program KB Nasional ke depan. Semoga! *** Penulis adalah wartawan Senior II Harian Umum Suara Karya.

bagai sesuatu yang penting bagi pembentukan kepribadian dan jatidiri anak. Padahal, kalau kita mau jujur, bahasa daerah dan juga sastra daerahnya sangat kaya dengan nilai kearifan lokal, budi pekerti, dan nilai-nilai humanitas lainnya yang amat dibutuhkan oleh anak. Meninggalkan bahasa daerah, dengan tak mencantumkan pelajaran bahasa daerah dalam Kurikulum Nasional 2013, amat disayangkan, karena nantinya siswa bisa tak menghargai budaya kita sendiri. Sebenarnya, persoalan bukan terletak pada bahasa daerah itu sendiri, tapi pada cara kita yang kurang dapat memperkenalkan dan mengajarkan bahasa daerah dengan baik kepada siswa. Termasuk pengajaran bahasa daerah selama ini lebih berorientasi penghafalan (kognitif), dan kurang banyak melakukan pembelajaran dengan membaca dan menulis (afektif, psikomotorik). Akibatnya, anak menjadi kurang tertarik serta kurang mengetahui bahasa dan sastra daerahnya sendiri. Apalagi, tidak adanya dukungan serius dari berbagai pihak untuk pemberdayaan dan pengembangan bahasa dan sastra daerah. *** Penulis adalah dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga, Surabaya.

Kolom Kami

ZUKRI SUBAYANG Redaktur Harian Vokal itu juga bertolak belakang dengan semangat pemberantasan narkoba. Padahal, masalah narkoba di negeri ini sudah sangat serius dan mengancam generasi muda. Jika hukuman terhadap gembong narkoba di Indonesia masih tetap memble, maka peredaran barang haram tersebut akan semakin mengancam masa depan generasi negeri ini. Sebab, menurut survei BNN, prevalensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar mencapai 4,7 persen dari jumlah pelajar/ mahasiswa atau sekitar 921.695 orang pada tahun 2012 lalu.***

Iklan: Harmen Fadly (Manajer), Zulkifli (Koordinator Iklan Pku), Jimmi Endrik (Staf Iklan), Soeparto HAR (Kepala Perwakilan Jakarta), Joni Ardikesuma (Manajer Iklan Jakarta), Edriwan (Koordinator Dumai-Duri), Yudia Martin (Adm. Iklan), Sartana (Desain Iklan). Perwakilan Jakarta : Soeparto Har (Kepala), Joni Ardi Kesuma (Manajer Iklan Jakarta). Kantor Biro Redaksi Jakarta: Gedung IJW Lt.3 Jalan Proklamasi No.91 Jakarta Pusat 10320, Telp-Fax : 021-319 31117. Produksi: Feri Irawan, Prima Aldino, Hendra P, Marco MW, Suheri S, Suardi CS, Rudi A, Ilham M, Roy F, Alimi Wahid, Jupri Cahyono, Abdul Rahmad, Rahmad Suanto, Jamilus. Sirkulasi: Nasruddin Syahri (Manajer), Bambang Ariyanto(Koordinator), Herianto, Dewi Susanti (Adm. Sirkulasi). Keuangan : Abdy Suhenda(Manajer), Willy Yasnita Zain (Adm Keuangan). TI: Sudarmawan (Kepala), Bayu. Penasihat Hukum: Syamsul Rakan Chaniago SH,MH, Rudy P Tampubolon SH, Drs Mishar MSi, Zainal Abidin SH, Hasrizal. Alamat Redaksi: Jalan Durian No.16F Telp 0761 - 863466 Kota Pekanbaru. Kantor Dumai: Gedung YUBE Grup Jalan Cempedak No. 88 Dumai Telp 0765 - 439013. Percetakan: Jalan Palas Mekar Umban Sari No.9A Rumbai-Pekanbaru. Kantor Biro Iklan Jakarta: Gedung Maya Indah Jalan Kramat Raya No.3 G Jakarta Pusat Telp (021) 3903112, Fax (021) 3929630. Penerbit/Percetakan: PT. INTI VOKAL MEDIA. Tarif Iklan:Bisnis/Produk Rp35.000/mm kolom (FC) Rp17.500/ mm kolom(BW); Sosial/Duka Cita/Ucapan Selamat : Rp10.000/mm kolom (FC) Rp5.000/mm kolom (BW); Iklan Baris : Rp15.000/baris (minimal 3 baris). Iklan Mini Kolom Rp50.000/terbit.

Redaksi Harian Pagi Vokal menerima tulisan, artikel, dari pembaca yang berisi usulan, saran dan kritikan yang membangun. Redaksi tidak memuat tulisan yang berisi hasutan, fitnah dan mengandung unsur SARA. Kirimkan tulisan anda melalui email: harianvokal@gmail.com atau antarkan langsung ke Kantor Redaksi Harian Pagi Vokal Jalan Durian No.16F Pekanbaru dan Gedung YUBE GROUP Jalan Cempedak No 88 Dumai. Perwajahan: HASAN SHOLIHIN


5

HUKUM dan KRIMINAL SELASA 29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434 H

HARIAN VOKAL

LINTAS Oknum PNS Dumai Terjaring di Kafe DUMAI (VOKAL)-Razia penyakit masyarakat yang dilakukan jajaran Polsek Bukit Kapur dan kecamatan di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, Minggu (27/ 1) malam kemarin berhasil mengamankan seorang oknum PNS lingkup Pemko Dumai sedang nongkrong di salah satu cafe remang-remang. Tim Pekat juga berhasil mengamankan tujuh orang yang sedang nongkrong di cafe remang-remang sepanjang jalan tersebut . Razia pekat oleh Polsek dan jajaran Upika Bukit Kapur ini menindaklanjuti laporan masyarakat setempat yang merasa resah karena aktivitas hiburan malam. Kapolsek Bukit Kapur AKP Saharuddin ketika dikonfirmasi sejumlah awak media, Senin (28/ 1), sepert i d ilansir riaute rkini.com, membenarkan telah d iamankannya seorang PNS Distanbunhut Dumai berinisial Jn (47) dari cafe remang-remang. Sedangkan Ketua Tim Penanggulangan Pekat Kecamatan Bukit Kapur, Syamsir Amran berjanji akan terus menggelar razia pekat di wilayahnya bersama jajaran terkait. Pihaknya akan memberikan surat teguran kepada pemilik warung remang-remang. Jika surat teguran tidak diindahkan, pihaknya akan menutup usaha tersebut. "Masyarakat di sepanjang Jalan SoekarnoHatta saat ini merasa resah dengan hadirnya warung remang-remang ini. Makanya kita bekerjasama dengan unsur pimpinan melakukan razia pekat. Alhasil kita menemukan banyak lakilaki hidung belang serta wanita malam. Yang mirisnya lokasi ini dijadikan nongkrong PNS," ungkapnya. (ymg,rus)

Miliki Ganja, Pengusaha Batu Bata Diciduk PEKANBARU (VOKAL)-Peredaran narkotika semakin mengkhawatirkan. Bukan saja di kalangan artis papan atas seperti Rafi Ahmad, narkoba juga sudah masuk ke semua lini kehidupan masyarakat. Di Pekanbaru, JK (49), seorang pengusaha batu batu, juga diamankan sejak lima hari lalu karena kedapatan menyimpan ganja seberat 7 ons. Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol R Adang Ginanjar melalui Kasat Narkoba Akbp BE Banjarnahor mengatakan, penangkapan tersangka JK setelah mendapat informasi dari masyarakat. Berangkat dari informasi tersebut, Polisi lantas mengambil langkah cepat menangkap tersangka. Dipaparkan Banjarnahor, seperti dilansir situsriau.com, JL warga Kapur Sari Gang Pinang Hijau Kecamatan Tenayan Raya ini ditangkap sekitar Rabu pekan lalu pukul 18.30 WIB di rumahnya. Tanpa perlawanan tersangka pun berhasil diamankan bersama barang bukti. Kepada wartawan, tersangka mengakui telah dua tahun belakangan ini mengonsumsi ganja. Menurutnya, dengan mengonsumsi ‘barang haram’ itu, dirinya bisa lebih berkonsentrasi dalam bekerja. Dia juga mengakui kalau ganja tersebut dibeli dari warga Aceh yang baru dikenalnya dengan harga Rp700 ribu dan akan dipakai sendiri. “Ganja saya beli dari JL orang Aceh seharga Rp700 ribu,” ujarnya. Tersangka yang terbukti memiliki narkoba jenis ganja ini akan dikenakan Pasal 111 jo 114 jo 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan kurungan maksimal 20 tahun penjara. (ymg,rus)

Sedang Pesta Sabu, Dua Sejoli Ditangkap KAMPAR KIRI HILIR (VOKAL)-Dua sejoli, Delvi dan Nining, terkejut saat sedang asyik menikmati sabu dan berbagai jenis narkoba, tiba-tiba disergap Tim Reskrim Polsek Kampar Kiri Hilir. Akibatnya, pesta di kamar itu pun bubar dan keduanya digelandang ke kantor polisi. ''Benar kita sudah menangkap keduanya dan sekarang sudah ditahan di Mapolsek Kampar Kiri Hilir. Penangkapan dilakukan Jumat kemarin di rumah pelaku di Desa Sungai Petai, langsung dipimpin Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Haposan Hutasoit beserta tim Opsal Polsek,'' ujar Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Haposan Hutasoit yang dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Aipda Syahrial, Senin (28/1), seperti dilansir goriau.com. Dijelaskan, penangkapan dilakukan berawal dari adanya laporan masyarakat yang menyebutkan, bahwa di rumah Delvi Mariadi di Desa Sungai Petai ada yang sedang pesta narkoba jenis sabu. Mendengar itu, Kapolsek beserta anggota langsung meluncur ke TKP. Sesampai di rumah Delvi petugas langsung melakukan penggeledahan. Hasilnya, Kepolisian menangkap dua sejoli, Delvi dan Nining di dalam kamar yang diduga usai mengonsumsi sabu karena di dalam kamar itu ditemukan 1 paket daun ganja kering yang disimpan dalam speaker, manchis 3 buah, 2 buah plastik bekas paket sabu-sabu, 1 buah bong lengkap dengan 4 buah pipet alat hisap sabu-sabu dan 1 unit handphone merek Nokia. Ditambahkan Syahrial, pihaknya belum bisa memastikan apakah Delvi termasuk pengedar atau cuma sekedar pemakai, karena kasus ini masih dalam penyelidikan. ''Kami mengimbau masyarakat agar bisa membantu Kepolisian jika mengetahui adanya peredaran narkoba di wilayah Kampar Kiri Hilir," katanya. (ymg,rus)

Penanggung Jawab/Redaktur: IDRUS YAMIN

IBRAHIM (kanan), terpidana 5 tahun kasus korupsi bantuan bencana alam di BKS Riau tahun 2006 lalu, memberikan penjelasan kepada Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau Andri Ridwan, kemarin.

Pelarian Ibrahim Berakhir di Siak Hulu

 Tiga Tahun DPO Kasus Bansos BKS Riau PEKANBARU (VOKAL)-Pelarian Ibrahim, terpidana kasus korupsi bantuan bencana alam Badan Kesejahteraan Sosial (BKS) Provinsi Riau senilai Rp2,68 miliar lebih kepada 66 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Kuansing dan 524 KK di Kabupaten Rohul, berakhir sudah, Senin (28/1) sekitar pukul 10.00 WIB. Mantan Bendahara BKS Provinsi Riau ini ditangkap tim gabungan intelijen Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Riau di Kantor Notaris Syafrizon, Perumahan Duta Mas, Jalan Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Ketika ditangkap, Ibrahim yang sedang bersama istri dan anaknya tidak melakukan perlawanan. Saat itu Ibrahim yang sedang negosiasi dengan notaris Syafrizon terkait jual beli tanah. Ibrahim sendiri tetap menyangkal dirinya telah melakukan tindak pidana Korupsi.

Ibrahim mengaku hanya dipercaya sebagai Kuasa Direktur CV Mandau Sejahtera. Ibrahim mengaku terpaksa melarikan diri karena tidak mau dipenjara. Surat Kejati Riau sendiri diakuinya hingga kini tidak pernah diterimanya. Selama pelariannya, Ibrahim menetap di Desa Beringin, Kecamatan Pinggir, Kabupten Bengkalis sambil berladang. Dalam penangkapan kemarin, tim gabungan intelijen juga mengamankan gumpalan getah kayu dan kulit harimau berbentuk bundar berukuran

LAPORAN:

ZULKIFLI/ PEKANBARU

kecil. Benda ini diduga merupakan alat kebathinan Ibrahim karena sudah beberapa kali dikepung aparat sebelumnya, tetapi Ibrahim selalu lolos. Usai ditangkap, pukul 10.40 WIB, tim gabungan intelijen langsung menggelandang pria yang divonis 5 tahun penjara oleh majelis hakim Mahkamah Agung (MA) ini ke Kantor Kejati Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru. Dengan pengawalan ketat, Ibrahim langsung dimasukkan ke ruang intelijen Kejati untuk menjalani pemeriksaan secara intensif. Kepala Kejati Riau Eddy Rakamto, SH melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati Andri Ridwan, SH mengatakan, Ibrahim sudah menjadi buronan Kejaksaan selama tiga tahun.

Penipu Catut Nama Kadisdik Riau, Rp25,5 Juta Pun Lesap PEKANBARU (VOKAL)-Aksi penipuan dengan mengatasnamakan pejabat memakan korban. Kali ini nama Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau HM Wardan digunakan oleh orang tak bertanggung jawab untuk menipu. Yang menjadi korban adalah Eranita (46), warga Jalan Harapan Damai Kecamatan Payung Sekaki, seorang pengurus sekolah PAUD Taman Kasih Pekanbaru. Akibatnya, uang korban senilai Rp25,5 juta pun raib. Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs R Adang Ginanjar kepada wartawan melalui Kasat Reskrim Kompol Arief Fajar Satria, SH SIK MH, Minggu (27/ 1) ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa ini. "Kasus ini masih dalam penyelidikan kita," jelas Arief, seperti dilansir riaupos.co. Informasi yang dihimpun, peristiwa ini dilaporkan korban ke Mapolresta Pekanbaru, Jumat (25/1). Dalam laporannya,

Beberapa saat peristiwa penipuan setelah itu, orang yang dialami korban yang mengaku seini berawal saat ia bagai Wardan itu dihubungi melalui telalu menyuruh korlepon oleh orang ban untuk membayang mengaku sebayar biaya adminisgai HM Wardan, Setrasi untuk bantuan lasa (22/1) pagi seitu sebesar Rp1,5 kitar pukul 09.00 WIB. juta dan ditransfer Kepada korban, ARIEF F SATRIA melalui BRI Cabang penelepon itu mengatakan bahwa sekolah tem- Jakarta. Uang ini ditransfer korban pat korban bekerja mendapat dana bantuan dari Pusat se- pada pelaku pada 23 Januari besar Rp125 juta. Untuk pe- 2013. Setelah itu, korban lalu ngurusan itu, korban diminta kembali diminta pelaku mengiuntuk menghubungi Wardan. rimkan uang ke beberapa rekePermintaan pelaku dituruti ning, di antaranya rekening korban, ia lalu menyambangi atas nama IY sebesar Rp5 juta Kantor Dinas Pendidikan Pro- sebanyak dua kali transfer, kepada AH sebesar Rp8 juta, vinsi Riau. Namun sesampainya di dan dua kali sebesar Rp5 juta. Setelah mengirimkan uang sana, korban lalu menghubungi Wardan palsu ini ke tersebut, korban lalu menungnomor telepon 081283268xxx. gu bantuan yang dikatakan Orang yang menjawab telepon pelaku dapat dicairkan. Namun, itu memberitahukan kepada setelah menunggu sekian lama, korban bahwa Wardan sedang bantuan tersebut tak kunjung diterima korban. (ymg,rus) rapat.

ANDIKA

IBRAHIM (tengah) digiring aparat ke ruang intelijen Kejati Riau untuk diperiksa secara intensif.

"Ibrahim menjadi buronan kita setelah Majelis Hakim Mahkamah Agung (MA) tahun 2010 lalu menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 3 bulan penjara. Nomor putusannya 1121K/Pid.Sus/2009 tertanggal 17 Maret 2009," ungkap Andri kepada wartawan. Ibrahim, jelas Andri, terukti melakukan korupsi secara bersama-sama dengan man-

tan Kepala BKS Riau Darlis Ilyas. "Ilyas sudah ditangkap lebih dulu, Mei 2012 lalu. Kedua terpidana ini melakukan korupsi Pengadaan Bantuan Bahan Baku Bangunan Rumah, korban bencana alam di Kuansing untuk 61 KK dan Rohul untuk 524 KK sekitar tahun 2006 lalu," jelas Andri. Atas perbuatan Ibrahim ini, negara dirugikan Rp 2,68 miliar lebih. (***)

Kejari Tembilahan Koordinasi dengan Bawaslu Riau  Dugaan Korupsi Panwaslu Inhil TEMBILAHAN (VOKAL)Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tembilahan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Panwaslu Riau untuk mendapatkan barang bukti dugaan kasus korupsi Panwaslu Inhil. Menurut Kajari Tembilahan Ferziansyah Sesunan melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Hendri Antoro, langkah koordinasi dengan Bawaslu dan Panwaslu Riau ini dilakukan karena pihaknya ‘kesulitan’ mengumpulkan barang bukti berupa dokumen surat-surat Panwaslu Inhil saat Pilkada Inhil. "Saat ini Panwaslu Inhil tersebut sudah bubar karena memang mereka bertugas hanya saat Pilkada saja. Tambahan pula saat itu mereka berkantor menumpang di Kantor PMI Inhil, sehingga kami harus bekerja ekstra mencari barang bukti surat-surat dalam kasus ini," ungkap Hendri An-

toro kepada riauterkini.com, baru-baru ini. Diakuinya, memang di Kantor PMI Inhil di Jalan Veteran Tembilahan, tempat dimana Panwaslu Inhil 'menumpang' menjalankan tugasnya pada Pilkada Inhil 2008 lalu, pihaknya menemukan satu brankas yang tak bisa dibuka lagi karena kuncinya telah hilang. Namun pihak penyidik tidak yakin di dalam brankas masih ada barang bukti yang diperlukan bagi penyidikan, namun penyidik berjanji akan terus mencarinya. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bawaslu dan Panwaslu Riau yang tentunya memiliki arsip dokumen Panwaslu Inhil ini. "Sebenarnya mengenai tersangka sudah jelas, namun kami harus memperkuat dengan barang dan atau alat bukti yang cukup. Kami optimis kasus ini akan dapat dituntaskan," tegas Hendri. (ymg,rus)

Saksi Ilyas Karim Dinilai Permainkan Sidang  Sidang Lanjutan Kasus Kredit Macet BRK PEKANBARU (VOKAL)-Anggota penyelamat kredit bermasalah di Bank Riau Kepri (BRK), Ilyas Karim, dianggap majelis hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru, mempermainkan persidangan. Pasalnya, Ilyas banyak menjawab tidak tahu ketika ditanyai seluruh kredit macet di bank tersebut. Hal itu diungkapkan anggota majelis hakim Isnurul S Arif dalam sidang lanjutan kredit macet Bank Riau senilai Rp35,2 miliar di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Senin (29/1) dengan terdakwa Bukhari Arrahim Buchori mantan Direktur Pemasaran dan Yumadris mantan Kepala

BRK cabang Batam. "Dari tadi, Anda menjawab banyak tidak tahu. Padahal Anda sebagai tim penyelamat. Masa' Anda tidak tahu jawabannya. Saya melihat, Anda menganggap enteng sidang ini. Saya lihat Anda mempermainkan sidang," cetus Isnurul, seperti dilansir riauaksi.com. "Padahal, keterangan Anda terkait kredit macet sangat dibutuhkan. Lain kali, kalau Anda tidak menguasai, bawalah data yang Anda miliki," sambung Isnurul yang terlihat kesal. Mendengar itu, Ilyas meminta maaf kepada hakim. "Maaf Yang Mulia. Saya memang lupa.

Jumlah kredit macet itu ada di data yang saya miliki, tapi tidak dibawa," imbuh Ilyas ke hakim. Kemudian ketua majelis hakim Krosbin Lumbon Gaol, SH meminta Ilyas mundur ke belakang dan dilanjutkan dengan saksi lainnya. "Saudara mundur dulu lah. Duduk di belakang. Biar saksi lain yang memberi keterangan. Besok datang lagi dengan membawa data lengkap," perintah Krosbin ke Ilyas. Ilyas lalu bangkit dari kursi saksi dan pergi meninggalkan sidang. Di kesempatan itu, Ilyas sempat mengedipkan mata ke pengacara Bukhari Arrahim. Dalam persidangan ini, Ilyas Karim mengatakan, pelelangan aset memang sedikit tertunda karena belum adanya investor.

Sebelum diumumkan pelelangan, Mabes Polri sudah datang melakukan penyelidikan. Tak Bayar Lagi Selanjutnya, Ibrahim Sitompul SH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memanggil Sofyan, SH, saksi lainnya. Di depan hakim, mantan pimpinan Seksi Operasional BRK Cabang Batam ini diminta hakim menjelaskan proses pengajuan kredit Rp35,2 miliar PT Saras Perkasa. Dalam kesaksiannya, Syofyan mengatakan, PT Saras Perkasa pernah membayar kreditnya tahun 2008 sebanyak Rp225 juta lebih, namun setelah itu tidak pernah lagi membayar sehingga ditetapkan sebagai kredit macet. "Pernah

dibayar sekali Yang Mulia, nilainya kalau tidak salah Rp225 juta lebih. Namun tak tahu kenapa pembayaran berhenti," kata saksi kepada ketua majelis hakim Krosbin Lumban Gaol. Terkait proses pemberian kredit, dijelaskan Sofyan, kredit macet sebelumnya diberikan kepada 140 debitur di bawah tanggung jawab PT Karya Wira Wanatama atas wewenang pimpinan cabang Bank Riau Kepri sebelumnya tahun 2000. Untuk menyelamatkan kredit macet itu, PT Saras Perkasa mengambil alih pembangunan mall dan pertokoan tersebut. Namun dalam perjalanannya ternyata macet juga sebagaimana debitur terdahulu PT Karya Wira Wanatama. (zkf,ymg/rus) Perwajahan: RINTO HARMIKO


6

EKONOMI

SELASA 29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434 H

HARIAN VOKAL

KURS Mata Uang

Jual

Beli

AUD

10,231.91

10,128.05

EUR

12,960.61

12,828.86

HKD

1,254.79

1,242.25\

JPY

10,845.04

10,736.82

KRW

9.19

9.10\

MYR

3,228.68

3,192.58

SGD USD

7,925.05 9,728.00

7,845.56 9,632.00

Harga Sumber TBS : Bank Indonesia Umur Tanaman 3Tahun 4Tahun 5Tahun 6Tahun 7Tahun 8Tahun 9Tahun >=10 Thn

Lama (Rp/Kg) Rp911,91 Rp1.019,36 Rp1.091,23 Rp1.122,39 Rp1.165,50 Rp1.201,78 Rp1.239,78 Rp1.274,85

Baru (Rp/Kg) Rp897,18 Rp1.002,91 Rp1.073,62 Rp1.104,27 Rp1.146,69 Rp1.182,38 Rp1.219,76 Rp1.254,27

Sumber : Disbun Riau

LINTAS Kendaraan Pribadi Tak Berhak BBM Subsidi JAKARTA (VOKAL)-Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung berharap pemerintah mengambil langkah pasti dengan menghapus subsidi BBM khusus untuk kendaraan roda empat. Ini menurutnya lebih baik daripada menaikkan harga BBM yang dapat memicu terjadinya inflasi. Hal itu diungkapkan pria yang biasa disapa CT itu usai acara Rapat Kerja Pemerintah di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Senin (28/1), seperti dikutip dari detik.com. Menurutnya, BBM subsidi ini selayaknya diberikan kepada golongan miskin dan hampir miskin yang lebih berhak untuk mendapatkannya. "Filosofinya subsidi diberikan kepada yang harusnya menerima, miskin hampir miskin," imbuhnya. "KEN merekomendasikan pengapusan subsidi untuk mobil pribadi. Lebih signifikan penghematannya dibandingkan menaikkan Rp1.5002.000, efek inflasinya juga lebih kecil. Rakyat kecilpun tidak terkena," pungkasnya. (ymg, may)

Lion Air Siap Datangkan 36 Pesawat Tahun Ini JAKARTA (VOKAL)- Lion Grup (Lion Air dan Wings Air) siap mendatangkan 36 pesawat baru tahun ini. Adapun datangnya pesawat tersebut dalam rangka memenuhi komitmen untuk menyediakan jasa transportasi di Indonesia dan memenuhi permintaan akan transportasi udara yang semakin tinggi. "Rinciannya, pesawat Boeing 737-900 ER berjumlah 24 unit dengan pembagian sembilan untuk Malindo Airways, 11 untuk Lion Air, empat untuk Batik Air dan 12 untuk Wings Air yang berjenis ATR 72-600," kata Kepala Humas Lion Air Edward Sirait, saat konferensi pers, di Jakarta, Senin (28/1/2013). Dikutip dari okezone.com, Edward Sirait mengatakan, saat ini Lion Air telah mengoperasikan total 94 pesawat yang terdiri dari dua MD-90, dua Boeing 737-300, delapan Boeing 737400, dua Boeing 747-400, 67 Boeing 737-900 ER, dan 13 Boeing 737-800 NG. "Sampai saat ini, jumlah total frekuensi penerbangan untuk Lion Air sebanyak 534 frekuensi penerbangan per hari. Sedangkan untuk Wings Air sebanyak 211 frekuensi penerbangan per hari," jelasnya. Seperti diketahui, sebanyak 36 pesawat yang akan didatangkan tahun ini yaitu 24 Boeing. Dana investasi untuk mendatangkan pesawat tersebut diperkirakan USD3 miliar, namun ini tidak langsung dibayar melainkan dengan menyicil. (ymg, may)

ANDIKA

PASAR BAWAH-Salah satu sudut Pasar Bawah, Pekanbaru menjual aneka lampu hias.

Gaji PNS Akan Diubah Sesuai Jabatan dan Kinerja Jakarta (VOKAL)- Pemerintah akan mengubah pola perhitungan besaran gaji pegawai negeri sipil (PNS) berdasarkan jabatan dan kinerjanya. Aturan ini masih menunggu persetujuan Presiden SBY. Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Eko Prasojo menyatakan, dalam aturan ini diperkirakan akan ada kenaikan tunjangan remunerasi dan besaran gaji berdasarkan beban kerja PNS. Hal ini harus disesuaikan dengan kemampuan ekonomi negara. "Masih menunggu persetujuan Presiden. Soalnya Presiden kan juga melihat suasana kebatinan yang muncul di masyarakat karena keputusan

untuk menaikkan remunerasi harus memerhatikan suasana kebatinan karena kondisi ekonomi," ujar Eko seperti dikutip dari detik.com, Senin, (28/1/2013). Menurut Eko, pemberian gaji dengan sistem tersebut adalah untuk perbaikan dan penyederhanaan penghitungan gaji. "Jadi memang arahnya adalah perbaikan struktur penggajian yang berbasis bobot jabatan, tunjangan kita sederhanakan dan kita kaitkan de-

ngan tunjangan kinerja pegawai tersebut," jelasnya. Dengan aturan ini, lanjut Eko, terdapat peringkat jabatan PNS dari yang paling rendah ke tinggi. "Kalau pejabat negara lain lagi, kita sudah serahkan kepada Presiden. Level-level pejabat negara kan macammacam, mulai dari Presiden sampai Bupati, Walikota, ini kita sesuaikan," ujarnya. Eko mengakui selama ini ada gaji pejabat yang masih timpang. Hal inilah yang akan diperbaiki. Hanya saja, untuk tunjangan, pemberiannya disesuaikan dengan kemampuan daerah.

Jasa Marga Incar Dua Tol di Sumatera JAKARTA (VOKAL)- PT Jasa Marga Tbk (JSMR) kini sedang mengincar dua proyek tol Trans Sumatera dan semuanya diharapkan terealisasi tahun ini. "Sebenarnya kami ada tiga lokasi yang diincar. Tapi satu sudah kelar. Sekarang tinggal dua proyek tol lagi," kata Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman, Senin (28/1/2013), seperti dikutip dari kompas.com. Menurut Adit, ruas tol di Sumatera yang sedang diincar adalah tol Lampung sepanjang 23 km serta ruas tol Sicincin di Padang sepanjang 23 km. Sementara satu ruas tol yang sudah dimenangkan tendernya adalah tol Kualanamu Medan-

Tebing Tinggi sepanjang 60 km. Nilai investasi untuk ketiga ruas tol tersebut sekitar Rp20 triliun. Dana investasi akan diperoleh dari 30 persen ekuitas dan 70 persen dari perbankan. "Untuk proyek dua ruas tol lagi, kami juga akan konsorsium baik

dari BUMN maupun swasta. Nanti siapapun yang berminat, ok saja," tambahnya. Untuk melakukan pembebasan lahan, pihaknya mengaku tidak kesulitan. Sebab, pembebasan lahan di Sumatera tidak serumit di Jawa. "Tanah di Sumatra masih luas, tapi ga se-complicated di Jawa. Pembebasan lahannya tidak rumit," katanya. Tahun ini, perseroan menginginkan pencapaian pendapatan sebesar Rp5,6 triliun, dari pencapaian di 2012 sekitar Rp5,3 triliun. Hal ini dikontribusikan dari sembilan proyek konstruksi yang akan ditanganinya di tahun ini. (ymg, may)

"Ya memang ada yang kurang pas dengan tanggung jawab jabatan dan besaran gaji yang diterima," ungkapnya. Saat ini, aturan tersebut

masih dalam kajian Kementerian Keuangan. Nantinya akan keluar dalam bentuk Peraturan Pemerintah. (ymg, may)

Harga Buah Impor dan Lokal Naik  Pembatasan Impor Buah Rugikan Konsumen PEKANBARU (VOKAL)- Kebijakan pemerintah membatasi masuknya beberapa jenis buah impor berdampak besar bagi pedagang maupun pembeli. Pedagang mengeluh karena pelanggan tidak sanggup membeli seperti biasanya. Mereka yang biasa membeli beberapa kilo, sekarang hanya 1 atau 2 kilo, bahkan ada juga yang tidak jadi beli. Salah satu pedagang buah di Jalan Senapelan Ap, Senin (28/1), menuturkan, "Sudah sebulan terahir pembeli semakin sedikit karena harga naik tinggi, klengkeng yang dari Cina sebulan lalu Rp20 ribu/kg, sekarang jadi Rp30 ribu/kg, jeruk mandarin Rp13- 15 ribu/kg, sekarang menjadi Rp25 ribu/kg, apel merah dulu Rp24 ribu sekarang Rp35 ribu/kg." pedagang lain di Jalan

Rajawali Sri, juga menuturkan hal serupa. "Sekarang pembeli sudah sepi Mas, paling yang ramai beli pisang atau pir yang tidak berubah harganya. Kalau semangka sama jeruk mandarin sudah naik dua kali lipat, gak banyak yang sanggup beli." Di lain sisi, buah lokal yang diharapkan dapat menggantikan posisi buah impor, malahan juga beranjak naik. Pedagang menjelaskan, hal ini karena cuaca eksrim yang terjadi belakangan ini. Hujan terus menerus menyebabkan pasokan berkurang. Beberapa buah lokal yang juga naik adalah melon dari Rp9 ribu/kg sekarang Rp12 ribu/kg, semangka Rp3.500/ kg sekarang Rp6 ribu/kg, apel fuji Rp20 ribu/kg sekarang Rp24 ribu/kg, jeruk brastagi Rp15 ribu/kg sekarang Rp17 ribu." (MG01)

RI Usung Dua Agenda dalam Pertemuan WTO di Bali NET

BEBERAPA penumpang Lion Air turun dari pesawat.

Penanggung jawab/redaktur: FITRI MAYANI

JAKARTA (VOKAL)-Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menegaskan, pada Konferensi Tingkat Menteri Ke-9 Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang akan diselenggarakan tahun ini di Bali, Indonesia harus membua h-

kan hasil kesepakatan yang dapat mengembalikan kepercayaan dunia terhadap sistem perdagangan multilateral. Hal ini dia ungkapkan dalam Pertemuan Kecil Para Menteri Perdagangan (Mini Ministerial

Meeting of Trade Minister) di Hotel Morosani, Davos, Swiss, seperti tertuang dalam siaran pers yang dikutip dari kompas.com, Senin (28/1). "Indonesia akan mengusung setidaknya dua agenda yang ingin dicapai dalam KTM Ke-9

di Bali, yaitu fasilitas perdagangan dan paket untuk negara-negara kurang berkembang. Ini akan menjadi batu loncatan dalam menyelesaikan isu-isu yang masih tertinggal di bawah agenda WTO, termasuk penyelesaian Putaran Doha," ujar Mendag. Mendag juga menekankan pentingnya membangun sistem perdagangan multilateral kuat, yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. "Permasalahannya adalah masih adanya kecenderungan dari negara-negara untuk melakukan proteksi perdagangan. Ini harus dicegah dengan, tentunya, tetap menjaga prinsip perdagangan yang adil (fair trade)," ujarnya. Dalam pertemuan tersebut, beberapa negara yang mewakili negara maju menyatakan dukungan terhadap agenda yang diusung Indonesia. Mereka berharap KTM ke9 di Bali akan mencapai hasil konkret, terutama dalam hal

fasilitas perdagangan yang diharapkan dapat mengurangi pengangguran. Sementara itu, negara-negara berkembang dan kurang berkembang mengharapkan fasilitas perdagangan dapat dikembangkan bersamaan dengan pengembangan kapasitas (capacity building). Mereka menekankan bahwa program bantuan pengembangan kapasitas sangat dibutuhkan guna memperlancar perdagangan di negaranegara berkembang dan kurang berkembang tersebut. Menanggapi hal ini, Mendag mengatakan bahwa program capacity building melalui fasilitas perdagangan sangat mungkin dilakukan sehingga diharapkan dapat disepakati dalam KTM ke-9. Terkait persiapan Indonesia sebagai tuan rumah KTM WTO tahun ini, Mendag menjelaskan bahwa WTO Task Force telah bekerja sama dengan The Indonesian Mirror Task Force sejak Oktober 2012.(ymg, may) Perwajahan: RINTO HARMIKO


7

SAMBUNGAN SELASA

HARIAN VOKAL

29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434 H

Penataan.....................................................................................Sambungan Hal 1 Demam......................................................Sambungan Hal 1 KOMBES Pol RA Ginanjar SIK melalui Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas), Kompol Mustafa, dalam bincang-bincangnya dengan wartawan Harian Vokal Kamis (24/ 1) lalu mengatakan, untuk beberapa ruas jalan atau titik akses kemacetan yang terjadi di Kota Pekanbaru, disebabkan meningkatkanya jumlah kendaraan yang tidak diiringi meningkatynya insfrastruktur. Contoh salah satunya di daerah Pasar Cik Puan atau di Jalan Tuanku Tambusai. Pada ruas jalan ini diakui tingkat arus lalu lintas kendaraan bermotor sangat tinggi. Belum lagi beberapa kendaraan harus parkir di pinggir jalan, semakin memperparah kemacetan. "Kendala-kendala yang terjadi karena banyaknya kendaraan-kendaraan yang parkir

sembarangan, ditambah lokasi parkir yang sangat minim, termasuk kemacetan yang terjadi akibat terminal bayangan. Solusi sementara mau tak mau polisi sedikit demi sedikit mulai mengatasinya dengan menutup beberapa putaran (U-Turn) di depan Pasar Cik Puan," ujar Mustafa. Titik macet sebenarnya bukan hanya itu, masih terdapat di beberapa titik lainnya seperti, Jalan Soebrantas. Di lokasi ini terdapat banyak tokotoko di sepanjang jalan yang juga menghambat lalu lintas. Namun untuk mengatasinya, pihak kepolisian tetap berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, misalnya dengan melakukan pengaturan lalu lintas, pengalihan jalan dan lainlainnya. Semua unsur seperti organisasi dan lainnya harus

dilibatkan untuk ikut berperan. Adapun beberapa titik macet lainnya seperti di Jalan Riau, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Sudirman ujung dekat Mal Pekanbaru. "Sebenarnya kemacetan timbul karena 3 faktor, yaitu manusia, kendaraan dan lingkungan. Jadi, karena kelengkapan faktor tersebut kemacetan akan terus terjadi," jelas Mustafa. Peremajaan Traffic Light Sementara itu, untuk mengatasi kemacetan, DPRD Pekanbaru meminta Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru untuk segera melakukan pembenahan terhadap beberapa lampu lalu lintas (traffic light) yang sudah tua dan tidak berfungsi maksimal. Banyak traffic light yang padam ketika jam sibuk, sehingga menyebabkan penumpukan ken-

daraan. "Ini merupakan PR (pekerjaan rumah) ke depannya bagi Dishub Kota Pekanbaru. Untuk itu kita dari sekarang menyampaikan kepada Dishub untuk dapat bekerja lebih ekstra mengatasi persoalan tersebut, apabila masalah ini diabaikan, tentu persoalan kemacetan akan semakin parah dua tahun ke depan," tutur Sigit. Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Informasi (Dishubkominfo) Pekanbaru, Dedi Gusriadi mengakui bahwa persoalan kemacetan akan menjadi prioritas utama. Langkah yang akan dilakukan adalah melakukan peremajaan terhadap traffic light yang suduh berumur puluhan tahun saat ini.(zkf,fik)

Polda............................................................................................Sambungan Hal 1 Rp40 miliar. Pada kasus ini, Polda telah menetapkan 3 tersangka masing-masing, AY, CM dan DS dan berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Sedangkan kasus yang diberitakan sebelumnya, yang menjerat debitur Rosinta Simarmata sebenarnya terjadi pada kasus berbeda di Bank BNI Cabang Nangka (bukan BNI Sudirman) dengan kerugian sebesar Rp4,9 miliar. Hadi Wicaksono menduga kasus ini terkait penyalahgunaan wewenang dengan pemberian kredit bermasalah kepada seorang nasabah atas nama Rosinta Simarmata. Informasi yang disampaikannya itu sekaligus sebagai ralat dari berita sebelumnya. "Sebenarnya kasus BNI 46 itu ada dua kasus. Yang satu kasus dugaan kredit macet di Bank BNI 46 cabang Sudirman dan yang satunya BNI 46 cabang Jalan Nangka," ujar AKBP Hadi Wicaksono, kepada Harian Vokal, di ruangannya, Senin (28/1) kemarin. Saat ini, kata Hadi, polisi tengah melakukan penyidikan kredit macet pada BNI 46 cabang Sudirman oleh PT BRJ. Polisi dalam hal ini Reskrimsus telah menetapkan 3 tersangka pada kasus ini. Ketiga tersangka, semuanya berasal unsur pimpinan Bank BNI Cabang Sudirman masing-masing AY, CM dan DS. "Saat ini berkasnya (BNI Cabang Sudirman,red) sudah dilimpahkan ke Kejati Riau. "Sementara untuk BNI Cabang Nangka, masih dalam penyelidikan," jelas Kasubdit. Pada kasus ini, bermula tanah yang diagunkan oleh pihak perusahaan PT BRJ yang dimohon tetapi tanah belum dikuasai PT BRJ sebagai pemohon kredit dengan atas nama masyarakat Kabupaten Kuansing, Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rohil. Total kerugian mencapai Rp40 miliar. Kabid Humas Polda Riau, AKBP Hermansyah SIK kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (25/1) lalu menyebutkan, jumlah tersangka masih mungkin bertambah. Kemungkinan itu bisa saja terjadi jika

ada nama tersangka lainnya pada penyidikan selanjutnya. "Kalau ada unsur-unsur yang yang melibatkan, tersangka bisa bertambah," ujarnya. Seharusnya kata Hermansyah, agunan dari debitur diperiksa terlebih dahulu. Pihak bank dinilai lalai karena dengan sengaja melakukan pencairan kredit macet. "Itu akibat Bank BNI tidak memeriksa secara betul mengenai agunan dari debiturnya," tandas Hermansyah. BNI Cabang Nangka Sementara itu, kasus agunan palsu yang menyeret debitur Rosinta Simarmata pada kucuran kredit dari BNI Pekanbaru sebesar Rp4,9 miliar Kepala Sud Dit II Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Riau, AKBP Hadi Wicaksono, kasusnya masih dalam penyelidikan Polda Riau. Akibat pemberian kredit dengan mudah tersebut, negara melalui BNI Pekanbaru dirugikan Rp4,9 miliar. Kasus ini awalnya mencuat setelah LSM Riau Bersih menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejati Riau dan Bank BNI Sudirman Pekanbaru, Senin (21/1) lalu. Ketika itu, koordinator aksi LSM Riau Bersih, Febri Prabowo mengungkapkan lahan perkebunan sawit yang diagunkan oleh Rosinta dalam perjanjian kredit Nomor:2008.119 merupakan lahan milik orang lain. Hal itu dibuktikan tahun 2009, David Silalahi/Rosinta Simarmata dipidana 8 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Bangkinang karena melakukan pengrusakan pokok kelapa sawit yang diklaim dan atau yang diagunkan ke Bank BNI. Bank BNI dinilai Febri tidak objektif dalam memberikan pinjaman kepada Rosinta dan David. "Sebab, lahan yang diagunkan ke bank tersebut bukanlah miliknya. Belakangan terjadi kredit macet," kata Febri Prabowo, Senin (21/1). Febri mengungkapkan, semua aset yang diagunkan ke Bank BNI semuanya tidak bisa dikuasai Rosinta Simarmata karena ada masalah utangpiutang dengan pihak lain di

luar Bank BNI, termasuk lahan yang ditunjukkan ke pihak Bank BNI ketika survei lapangan adalah lahan milik orang lain. Bank BNI dinilai Febri tidak objektif dalam memberikan pinjaman kepada Rosinta dan David. "Sebab, lahan yang diagunkan ke bank tersebut bukanlah miliknya. Belakangan terjadi kredit macet," kata Febri Prabowo. Dalam rilis selebaran yang dibagikan, disebutkan agunan kredit yang diduga palsu itu sudah terbukti berdasarkan putusan PN Bangkinang, Nomor 271/Pid.B/2012/PNBKN. Menyatakan terdakwa Ir David Silalahi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sengaja memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah sejati. Selanjutnya, jika pemakaian surat itu dapat menimbulkan kerugian, sebagaimana diatur dalam Pasal 263 ayat (2) KUHP, dan telah menjatuhkan vonis dengan pidana penjara 1(satu tahun) 3(tiga) bulan. Bohongi Janji Konfirmasi Upaya konfirmasi Harian Vokal pada BNI Pekanbaru Sudirman, masih belum berhasil. Janji konfirmasi oleh pihak BNI melalui Abdurrakhman, Staf Pelaksana Kredit Khusus yang sebelumnya mengundang wartawan langsung mencakmencak ketika dikonfirmasi, saat bertemu di kantornya, lantai 2 Bagian SKC Bank BNI di Jalan Sudirman Pekanbaru, Jumat (25/1) pukul 09.35 WIB. Abdurrakhman terkesan enggan dikonfirmasi dan malah sebaliknya dirinya yang ngotot bertanya kepada wartawan. Padahal sebelumnya dia bersama wartawan ikut bersama unsur BNI Pekanbaru lainnya memberi penjelasan terkait aksi demo oleh LSM Riau Bersih, Senin (21/1) lalu. "Jadi apa yang akan Bapak tanyakan?" tanya Abdurrakhman mendahului. Ketika wartawan mulai menjelaskan persoalan terkait demo LSM Riau Bersih terkait agunan salah seorang debitur kredit atas Rosinta Simarmata yang diduga palsu sehingga

menyebabkan Polda Riau menetapkan 3 tersangka dari BNI Cabang Pekanbaru, spontan Abdurrakhman emosi. Berbagai pertanyaan malah meluncur bertubi-tubi dari mulut Abdurrakhman yang merasa kedatangan wartawan seakanakan mempecundanginya. "Tanyakan saja siapa tersangkanya pada Polda Riau," ucap Abdurrakhman mendadak emosi. Ketidak senangan Abdurrakhman terlihat ketika dirinya membanggakan banyak kenal wartawan di Pekanbaru yang mencapai 17 orang. Tak mau mendengarkan lagi pertanyaan wartawan, apalagi menjawab dan memberi penjelasan, Abdurrakhman langsung mengusir wartawan. Tetapi baru hendak keluar, dirinya minta tunggu kalau hendak menelpon 17 wartawan yang ia banggakan tersebut. "Tunggu, saya akan telepon wartawan saya," ucap Abdurrakhman sambil minta tunggu dan meminta identitas wartawan Harian Vokal. Ketika telepon selulernya tersambung, langsung saja Abdurrakhman membabi buta memfitnah kehadiran wartawan di depannya yang dinilainya tak jelas, dengan kesan melecehkan. Seperti menggertak dengan caranya itu, lalu Abdurrakhman menyerahkan telepon selulernya kepada wartawan Harian Vokal. Pembicaraan wartawan media ini, disebutkan sumber (wartawan kenalan Abdurrakhman,red) yang juga kenal dengan wartawan Harian Vokal, kalau Abdurrakhman barangkali tak mengerti. Bahkan kemungkinan dirinya takut, sehingga enggan dikonfirmasi. Sebelum Abdurrakhman menelpon wartawan kenalannya itu, dirinya sempat dengan berat hati menyebutkan siapa pihak BNI yang bisa dikonfirmasi, terkait kasus kredit bermasalah tersebut. Namun akhirnya dia menyarankan wartawan konfirmasi ke BNI Cabang di Padang, dengan Pak Filani. "Namanya Pak Filani, Pimpinan Cabang BNI di Padang," ucapnya kasar.(zkf,rid)

Peduli..........................................................................................Sambungan Hal 1 YANG baru saja selesai shooting di wilayah Jakarta itu, Lola menjadi produser sekaligus pemain. Sebelumnya, Lola menyutradarai sekaligus bermain dalam film Minggu Pagi di Victoria Park (2010) serta bermain dalam film Detour to Paradise (2007). Kedua film itu bertema tentang buruh mi-

gran Indonesia. "Film yang baru ini drama tentang tiga tokoh yang bernama Titik. Titik satu sebagai buruh yang menjadi korban sistem. Titik kedua bekerja sebagai manajer di sebuah perusahaan yang berada dalam sistem. Titik ketiga adalah buruh yang ingin keluar dari sistem," ujar Lola.

Ketiga tokoh Titik, lanjutnya, mencerminkan tiga pihak, yakni pemerintah, pengusaha, dan buruh. Namun, film ini tidak membela atau menghakimi salah satu pihak. "Saya bertanggung jawab mengangkat realitas yang ada. Bukan melihat siapa yang benar atau salah. Kalau mau menyelesaikan masalah buruh, sebaiknya ketiga

pihak memang harus bertemu," kata Lola. Lola merasa bersyukur shooting film terbarunya selesai pada 11 Januari sebelum banjir menghantam Jakarta. "Sekarang sedang proses editing. Mudah-mudahan bisa tayang di bioskop saat Hari Buruh Internasional, 1 Mei," ujar Lola. ymg,hab

Tak Ada........................................................................................Sambungan Hal 1 KETIKA disinggung adanya gerakan luar biasa dari pengurus DPC Demokrat se Riau terkait Musdalub DPD Demokrat Riau ini. Anas Urbaningrum dengan santainya mengatakan bahwa itu semua, mungkin hanya di luar biasakan oleh berita saja. Di samping itu, menanggapi dua kader Demokrat Riau Raja Mambang Mit (Wakil Gubernur) dan Achmad (Bupati Rohul) yang sama-sama ingin maju menggunakan "perahu politik" Partai Demokrat dalam Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) nanti, Anas menanggapi itu merupakan hal yang biasa. "Kalau sebuah partai punya kader mumpuni yang bersaing dalam Pilkada, maka partai itu kaya akan kader yang punya kemampuan untuk maju. Yang repot itu, partai yang tidak mempunyai kadernya untuk maju," ungkapnya tanpa mau mengungkapkan partai yang di maksud. Selain itu, untuk penetapan siapa kader Demokrat Riau yang akan maju mewakili Demokrat dalam Pilgubri nanti, Anas Urbaningrum menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan survei penentuan calon yang akan diusung. "Pastinya sebelum pendaftaran KPU sudah ada calon yang akan diusung, mudah-mudahan saja tidak lama lagi calon Penanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN ALKALAM

tersebut sudah ditetapkan," pungkasnya. Saat gelaran acara silaturrahmi daerah (Silatda) yang digelar DPD Partai Demokrat Riau di Hotel Grand Central Pekanbaru, Senin (28/1) meski sempat disambut spanduk Musdalub oleh beberapa kader tak sejalan, Anas tetap menanggapi dingin dan Silatda tetap berjalan lancar tanpa ada keputusan calon gubernur Riau (Cagubri) yang akan diusung. Acara yang dihadiri sejumlah kader dan simpatisan serta pengurus DPD, DPC, DPAC itu Anas justeru mengajak seluruh kader agar menggapai kemenangan dalam setiap momen, dan mengajak kader dan pengurus bersatu menghadapinya. "Memang saya dengar saat ini ada kisruh yang terjadi di Demokrat Riau. Untuk itu harus dihindari. Diminta jangan sampai masalah internal dibeberkan ke 'tetangga'," serunya. Meski telah mengetahui ada dua calon yang bakal maju di Pilgubri nanti, namun Anas belum mau memberi kesimpulan siapa yang bakal didukung, Mambang Mit atau Achmad. Alasannya karena masih dalam tahap survei. "DPP belum memutuskan, pokoknya sebelum pendaftaran," ucapnya lugas. Namun demikian, Anas

memberi sinyal kalau dukungan kuat kepada Mambang Mit. Hal itu seiiring besarnya dukungan kader dari kabupaten/ kota yang memberikan dukungan. Sementara itu, di hadapan Anas Urbaningrum, Mambang Mit mengungkapkan siap memenangkan Pilgubri 2014 mendatang. Ucapan Mambang itu pun didukung kader Demokrat dengan meneriakkan yel-yel Mambang menuju Riau 1. "Saya tidak takut, untuk menghadapi Pilgubri, Pileg dan Pilpres mendatang. Saya siap menang untuk itu," katanya. Silatda yang digelar DPD Demokrat Riau kali ini mengusung tema Membentuk Soliditas dan Solidaritas Kader, untuk kemenangan Pemilukada Provinsi Riau 2013, serta Kabupaten Inhil 2013, dan Pemilu Legislatif 2014 serta Pilpres 2014. Sempat Disambut Demo Menjelang kedatangan Ketua Umum DPP Partai Demokrat ke Provinsi Riau, Anas Urbaningrum, sekitar pukul 14.30 WIB, puluhan kader dan simpatisan Demokrat melakukan aksi demo di Jalan Sudirman, tepat di samping Jotel Grand Central. Pendemo terlihat memajang poster tudingan kepada Mambang Mit. Dalam aksi itu beberapa aparat kepolisian ikut menjaga aksi tersebut.

Koordinator lapangan (Korlap) demo, Bambang Mulyono kepada wartawan mengatakan, aksi yang dilakukan sekedar menyampaikan aspirasi kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat. Karena selama era kepemimpinan Mambang Mit banyak kejanggalan di tubuh partai. Sedangkan Asri Idris, mantan Ketua DPAC Payung Sekaki mengatakan, aksi damai yang dilakukan adalah bentuk keluhan dari kader-kader Demokrat yang telah dibuang oleh Mambang Mit selama ini. Padahal katanya sejak Demokrat berdiri di Riau, merekalah yang ikut membesarkan partai. "Tapi kenyataan kami dibuang Mambang," ucap Asri kesal. Kader kata Asri tidak menerima ketika Mambang Mit sudah mulai merubah DPD, DPC, PAC dan Ranting Demokrat di Provinsi Riau seperti menjadi sebuah perusahaan pribadi, sehingga seluruh keputusan yang dikeluarkan oleh Mambang Mit sudah bersifat otoriter. "Tanpa ada dasar yang jelas MM memerintahkan kepada DPC Pekanbaru untuk mengganti seluruh orang-orang yang berhubungan dengan Asri. Jadi apa salah saya selaku kader lama di partai ini, sehingga Mambang Mit membuat kebijakan itu," tutur Asri.(fik,ynl,rul)

APALAGI setelah penetapan nomor undian parpol peserta pemilu 2014, pekan lalu. Para pendukung masingmasing partai paling pintar kutak-katik nomor undian partainya. Kebetulan hanya ada sepuluh parpol peserta pemilu legislatif 2014, sehingga lebih mudah memberi makna. Maka, orang-orang partai memperoleh mainan baru, setiap angka dijadikan simbol. Mulai dari iklan kecap, iklan provider kartu telepon genggam, nomor jersey Cristiano Ronaldo, Messi, sampai pada jumlah rukun beribadah, dan sebagainya. Semua dibawabawa, dikait-kaitan dalam semangat propaganda. Semua meyakini, nomor yang mereka miliki akan membawa keberuntungan. Dan semua sudah tidak sabar menunggu pesta demokrasi 2014. Dalam tataran ideal, sebenarnya tak ada yang salah dengan partai politik. Partai politik sering dicaci, tapi partai politik juga dicari. Apalagi menjelang pemilu legislatif. Benci tapi rindu, begitulah agaknya persepsi umum tentang parpol. Banyaknya anggota dewan yang terperangkap dalam kasus hukum, tak membuat jera masyarakat terhadap parpol. Sebab lintasan politik melalui parpol masih dianggap sebagai cara cepat untuk meraih impian. Memang banyak yang berhasil, yang membuat kehidupan seseorang berubah cepat, tetapi juga tidak sedikit yang gagal, dan berakhir di penjara. Ngeri-ngeri sedap (maaf pinjam frasa Surtan Batoegana). Pemilu legislatif 2014 yang akan datang akan menjadi sedikit lebih sederhana, karena jumlah parpol yang akan ber-

tanding hanya sepuluh parpol. Beda dengan Pemilu 1999 (48 parpol), Pemilu 2004 (24 parpol) dan pemilu 2009 (34 parpol). Banyak parpol pada satu sisi memberi kesan lebih demokratis, aspiratif dan akomodatif, tapi pada sisi lain menimbulkan instabilitas politik. Terlalu gaduh, hiruk pikuk, sehingga seringkali lalai terhadap flatform parpol itu sendiri yang pada umumnya ingin meningkatkan kesejahteraan bangsanya. Tidak adanya partai mayoritas di parlemen membuat perdebatan-perdebatan di parlemen kurang kondusif. Akhirnya programprogam pembangunan untuk kepentingan masyarakat luas terabaikan. Demokrasi-pemilu-parpol adalah sebuah rangkaian yang tak bisa dipisahkan satu dengan lainnya. Demokrasi memerlukan pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil untuk dapat disebut tegaknya system demokrasi. Pemilu memerlukan parpol. Belum dikenal adanya pemilu untuk memilih wakil di parlemen tanpa partai politik. Demokrasi disebut berjalan dengan baik bila pemilunya terselenggara secara berkualitas. Pemilu terselenggara dengan berkualitas bila partai politiknya tumbuh sehat dan wajar. Partai politik yang tumbuh dengan sehat dan wajar adalah parpol yang tidak matang dikarbit. Partai tersebut tumbuh secara alamiah melalui program pengkaderan yang tersusun dengan rapi. Partai politik modern memiliki platform yang jelas, dan memiliki kader-kader yang berkualitas. Kader yang berkualitas di tengah demam demokratisasi di seluruh dunia adalah kader yang memiliki

akal sehat, mampu mengembangkan logika berpikir yang wajar. Sayangnya, semua parpol berada dalam posisi dilematis. Tuntutan membesarkan partai sering berhadapan dengan kepentingan-kepentingan jangka pendek. Panggung politik kita acap kali dikotori oleh pertarungan elite, perebutan kekuasaan antar partai, korupsi di seluruh struktur negara dan perilaku buruk lain, seperti oligopoli dan politik dinasti. Segala cara digunakan untuk meraih kekuasaan meski mengorbankan idealisme dan dengan ongkos sosial yang tak sedikit. Agama, etnisitas dan ideologi menjadi komoditi yang laku untuk melanggengkan perseteruan dan upaya merebut kekuasaan. Saat ini muncul pula bentuk-bentuk ketegangan dan konflik politik yang berakar pada kecurigaan antar kelompok. Akibatnya sulit untuk saling mempercayai. Komunikasi macet akibatnya orang sulit menerima sebuah perbedaan. Ruangruang public dipasung dengan kebohongan, rekayasa, demagogi dan bahkan kekerasan. Pilihan kita untuk menerapkan sistem politik yang demokratis merupakan pilihan yang bukan tanpa alasan yang mendasar. Ungkapan Winston Churchill ini patut kita simak, "Democracy is the worst form of government except all the others that have been tried." Demokrasi bukan sistem pemerintahan terbaik, tetapi belum ada sistem lain yang lebih baik daripadanya. Jadi, partai politik akan selalu hadir di tengah kita. Penulis adalah tokoh masyarakat dan mantan Ketua DPRD Riau

Ford...........................................................Sambungan Hal 1 DI COLOGNE, Jerman dan akan segera masuk ke Indonesia. Fiesta model terbaru ini memiliki grille yang lebih menganga yang menandakan mesin membutuhkan asupan udara yang banyak. Bagus Susanto Managing Director PT Ford Motor Indonesia mengatakan, Ford Fiesta Ecoboost ini segera meluncur di Indonesia. Tapi untuk jadwal pastinya, ia belum bisa mengumumkan saat ini. "Iya Fiesta Ecoboost pasti

datang ke Indonesia. Tapi kami (FMI) belum bisa membocorkan kapan pastinya," elak Bagus, seperti dilansir detikoto.com di Jakarta. Bagus menambahkan, jika tiba saatnya FMI akan segera mengumumkan kepada khalayak. Tapi karena belum diketahui pastinya Bagus masih enggan membeberkannya. "Tunggu saja tanggal mainnya. Kalau waktunya sudah dekat akan kami (FMI) umumkan," tandasnya.

Sementara itu, Ford Fiesta Ecoboost yang sudah keluar dari pabriknya menggunakan mesin irit BBM yakni mesin 1-liter EcoBoost dan dipasang dengan teknologi canggih seperti Ford SYNC system, Bluetooth dan koneksi USB. Fitur canggih khas Ford lainnya yang biasa dipasang di mobil yang lebih mahal seperti Emergency Assistance dan Active City Stop juga akan dipasang di Fiesta.(ymg,rid)

Enam Korban...........................................Sambungan Hal 1 ADAPUN nama korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia yaitu Nursinah (70), Tarjudin (65), Martini (60), Yulianti (26), Rosda (55), Aril (58), Indah (6), Aldi (9), Mursinah (50), Juliardi (25), Nurhaida (23), Dilla (2), Erni Asturi (38) dan Kamal (1,5). Sedangkan korban yang belum ditemukan yaitu Bayar (70), Nursidah (65), Padri (9), Rosmi (75), Rani (8) dan P Sutan Sinaro (40). Korban yang menderita luka-luka adalah Irwan (37),

Leni Marlina (32), Basri (58), Maryani (52), Syahrial (17), Syafrudi (13), Irwan (19), Anto (32) dan Ryan (13). Hingga Sepekan Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim saat meninjau lokasi musibah, Senin, menegaskan, pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsor akan dilanjutkan hingga sepekan sejak awal kejadian. Ini seiring dengan penetapan masa tanggap darurat bencana longsor Jorong Dadok selama

seminggu. "Pencarian akan diupayakan selama seminggu masa tanggap darurat. Setelah itu jika masih ada yang belum ditemukan diserahkan kepada masyarakat, apakah akan dilanjutkan atau tidak. Jika masyarakat masih menginginkan pencarian, akan difasilitasi dan teknisnya diserahkan ke Pemkab Agam," kata Muslim. Muslim menambahkan, warga di lokasi bencana selanjutnya akan direlokasi. ymg,hab

Ramlan......................................................Sambungan Hal 1 SETELAH digiring ke luar ruang sidang, Ramlan Zas masih saja berteriak menghina dan meluapkan sumpah serapahnya kepada aparat penegak hukum tersebut. "Saya ini juga pengacara ahli hukum juga. Anak Saya keluarga jaksa juga, kenapa Saya dihukum begini, padahal Saya tak ada menikmati uang itu," kata Ramlan dengan emosi tinggi dan tangannya dipegang isterinya dan kerabat. Ketika di halaman samping parkir Pengadilan Pekanbaru saat akan dinaikkan ke mobil tahanan kejaksaan, Ramlan menolak naik mobil yang dinilainya tak pantas bagi dirinya itu dan minta mobil lain. Akhirnya RZ dicarikan mobil lain yang lebih baik. Sementara itu, Penasehat Hukum terdakwa Ramlan Zas, Indra Hariadi SH mengatakan kliennya akan mengajukan banding, karena vonis hakim dianggap tidak sesuai dengan kenyataan. "Klien saya akan mengajukan banding," ujar Indra singkat. Seperti diberitakan sebelumnya, Ramlan Zas dijadikan terdakwa dalam dugaan korupsi pengadaan genset di Kabupaten Rohul, senilai Rp7,9 miliar tahun 2005 lalu. Dalam dakwaannya JPU Iskandar menyebutkan mantan Bupati Rohul periode 2001-2006 itu diduga telah melakukan korupsi pengadaan genset di Kabupaten Rohul, senilai Rp39 miliar tahun 2005 dan meru-

gikan negara senilai Rp7,9 miliar bersama Sekda Muzawir, Kabag Keuangan Tengku Azwir, Direktur Perusahaan Daerah, rekanan dan lain-lain yang sudah menjadi terdakwa serta narapidana. Kegiatan proyek pengadaan mesin genset PLTD 5X2 MVA dan PLTU 2X3 MVA senilai Rp45 miliar itu kata Iskandar dianggarkan dari dana APBD Rohul tahun 2006 lalu. Dana tersebut masuk dalam pos anggaran Perusahaan Daerah (Perusda) Rohul Jaya sebesar Rp39 miliar. Atas proyek itu terdakwa melalui Perusda Rohul Jaya, menunjuk PT Palu Gada Perkasa Jakarta dan PT Tiga Bintang Mas Abadi untuk mengerjakannya dengan menyerahkan uang muka sebesar Rp7,9 miliar kepada David dan Antoni Gril. "Tapi genset tersebut tidak pernah ada sampai sekarang. Padahal, panitia lelang sudah menyerahkan uang muka kepada rekanan sebesar Rp7,9 miliar," ucapnya. Belakangan diketahui, kalau lelang dilakukan secara fiktif. Pencairan dana juga dilakukan tanpa mekanisme yang sah. Oleh karena itu kata Iskandar lagi terdakwa Ramlan Zas, didakwa dan diancam dengan pasal 3 Jo Pasal 18 UU No 31, Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo UU No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal

55 ayat (1) ke-1 KUHP. Setelah JPU membacakan dakwaannya, Hakim Ketua Ida Ketut Suarta menanyakan kepada terdakwa, apakah terdakwa menerima dakwaan JPU tersebut. Atas kesempatan itu Ramlan Zas menyatakan keberatan atas dakwaan JPU. "Saya tidak terima dengan dakwaan itu, saya minta kasus ini diproses dengan seadiladilnya dan tanpa diinterpensi. Sebab kasus ini saya rasa diinterpensi oleh penguasa Riau," ucapnya. Usai persidangan Ramlan Zas yang lalu dengan santai keluar ruang sidang dan digiring petugas ke mobil untuk dibawa langsung ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru. Saat digiring ke mobil itu Ramlan mengaku kepada wartawan kasusnya itu sarat dengan interpensi penguasa Riau. Ketika ditanya siapa penguasa Riau itu? Ramlan enggan untuk menjawabnya karena dilarang oleh istrinya yang ikut mendampingi di persidangan. Sementara itu Penasihat Hukumnya Indra menyatakan kasus ini sangat rancu, sebab kerugian negara yang ditonjolkan hanya LHP dari BPK saja dan bukan hasil audit BPK atas permintaan jaksa. "Oleh karena itu kami sangat keberatan sekali dengan dakwaan JPU dan kami akan menyatakan semua keberatan kami dalam nota eksepsi kami," ujar Indra.(zkf,rpc,rtc,rid) Perwajahan: ANDIXER


CMYK

8

SELASA

Entertaint HARIAN VOKAL

29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434 H

Magdalena

Ingin Punya 2 Anak JAKARTA (VOKAL)-Presenter Magdalena memang tidak ingin menunda momongan setelah menikah. Karena faktor usia yang membuat dia dan suaminya, Niki Liandi ingin segera memiliki keturunan. “Enggak nunda sih. Karena umur aku sudah 28 tahun dan dia (Niki) 29 tahun. Jadi enggak nunda, sedikasihnya saja,” ujar Magdalena saat ditemui di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/1) seperti dikutip dari Okezone. Namun untuk jumlah anak, keduanya ingin memiliki dua anak saja. Tapi jika nantinya dikasih lebih Magdalena dan Niki mengaku tidak masalah. “Sedikasihnya aja. Kalau dititipin sama Tuhan ya kita terima. Dua aja kali ya cukup. Keluarga Berencana (KB) kita sih,” tandasnya. Magdalena dan Niki resmi menikah setelah melakukan pemberkatan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Selatan, hari ini. Magdalena tampak anggun dengan mengenakan gaun berwana putih. Sedangkan Niki mengenakan tuksedo hitam berkemaja putih.(zki,ymg)

Ayu Ting Ting

Tetap Berkiblat ke KPop JAKARTA (VOKAL)-Ayu Ting Ting baru saja meraih penghargaan penyanyi dangdut muda terpopuler di ‘Dangdut Awards’. Namun ia mengku tak akan merubah style-nya ke depan yang tetap berkiblat pada KPop. “Saya mau tetep dancedance. Saya kiblatnya KPop ya,” jelasnya di MNCTV, Jakarta Timur, baru-baru ini seperti dikutip dari Detik. Ayu memang dikenal sebagai pedangdut yang memasukan unsur KPop ke dalam lagu dan koreonya. Hal itu ia buktikan dalam single sebelumnya berjudul ‘SikAsik’. Ia pun mengaku tak mudah memadukan unsur dangdut dan KPop sekaligus. “Agak susah ya karena apalagi sejak ngeluarin single ‘Sik-Asik nyari lagunya lagi yang nge-beat susah. Secara lirik dan musik itu susah yang cocok,” katanya. Selain itu, penampilan Ayu juga terpengaruh style negeri ginseng tersebut. Sejak muncul di dunia hiburan, rambut pemilik nama asli Ayu Rosmalina itu dicat coklat layaknya pemain penyanyi Korea.(zki,ymg)

Andi Soraya

Penasaran Sulam Alis dan Bibir JAKARTA (VOKAL)-Menjadi bintang tamu di Kontes Sulam Alis & Bibir 2013 membuat Andi Soraya sangat penasaran. Tak heran bila dirinya ingin menjalani salah satu perawatan kecantikan yang sedang trend tersebut. “Seneng banget diundang ke acara ini. Hadiri kontes kecantikan sulam alis dan bibir yang lagi tren. Penasaran, proses dari sulam alis, bibir. Banyak yang lakukan, hasilnya luar biasa,” ucapnya di Mangga Dua Square, Jakarta Utara (27/1). Namun, diakui olehnya, sebagai istri ia tak mau berlaku grusa-grusu tanpa ijin dahulu kepada suami. “Nunggu diijinkan suami, tapi secara pribadi sulam bibir tertarik banget. Apalagi tato ama sulam beda. Tato permanen, keliatan sekali dibuat. Sulam tidak permanen, dan katanya halal,” lanjut Andi. Selama ini Andi Soraya memang mengaku ketergantungan dengan lipstik dan pensil alis. “Habis makan harus poles lagi. Kalau sulam kan ga ketegantungan ama lipstik. Ibarat orang yang ga bawa HP, kita perempuan ga bawa lipstik, hidup rasanya susah. Bukan ikut-ikutan karena tren seperti ini. Kurangi rasa worried aja,” tukas Andi.(zki,ymg) Penanggung Jawab: ZUKRI

BNN Ungkap Zat Baru di BB Raffi Cs JAKARTA (VOKAL)-Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan zat baru yang terkandung dalam narkoba yang ditemukan sebagai barang bukti (BB) di rumah Raffi Ahmad. Pihaknya pun akan mencari referensi hingga ke Amerika. “Kami punya ahli untuk pastikan jenis zat itu. Kami sedang cari referensi di Singapura, Amerika dan sebagainya,” ungkap Deputi Penindakan BNN Benny Mamoto di kantornya, Cawang, Jakarta Timur, Senin (28/1) seperti dikutip dari Detik. Selain itu, BNN juga akan mengirim surat ke Badan Pengawas Obat dan Makanan beserta instansi terkait untuk mewas-

padai masuknya zat tersebut. Menurutnya, zat tersebut memiliki efek yang sama dengan ekstasi. “Kami juga akan koordinasi dengan orang-orang luar karena efeknya sama. Tapi belum masuk dalam daftar yang dibuat UU 35/ 2009,” tuturnya.

Sementara BNN mengaku akan melepaskan dua orang yang tak terkait dengan penggerebekan tersebut. Mereka adalah teman dan seorang sopir. “Tamu dari luar kota ternyata tak ada kaitannya sama sekali, yang bersangkutan dari desa,” ujarnya. Mark Sungkar juga akhirnya bisa bertemu dengan Zaskia dan menantunya, Irwansyah di kantor BNN. Mereka pun mengisahkan apa yang terjadi

di rumah Raffi Ahmad, pada Minggu (27/1) itu. “Saya sudah lega dengar cerita yang sebenarnya dari Irwan ataupun petugas yang mengatakan mereka positif nggak pakai narkoba,” ungkap Mark. Saat bertemu Zaskia dan Irwansyah, Mark ditemani Sekjen Gerakan Nasional Anti Narkoba, Urbanisasi. Kepada mereka, pasangan suami-istri itu mengungkapkan kalau mereka sempat marah saat akan ditangkap oleh petugas

BNN. “Pas mereka ditangkap mereka marah karena merasa nggak bersalah. Saya awalnya menyuruh mereka nggak tanda tangani BAP, tapi mereka jalani aja,” tutur Urbanisasi. Sebelumnya, ibunda Zaskia, Fanny Bauti mengungkapkan kalau anaknya ke rumah Raffi untuk tujuan bisnis. Saat itu, mereka berusaha mengejar tanda tangan Raffi untuk surat perjanjian production house mereka.(zki,ymg)

Aura Kasih

Bakal Tendang yang Tawari Narkoba JAKARTA (VOKAL)-Di tengah maraknya kasus narkoba yang menimpa para artis Indonesia, penyanyi seksi Aura Kasih justru mengaku tidak pernah bersentuhan dengan barang haram tersebut. “Alhamdulillah, enggak

pernah. Aku orangnya juga cuek, lempeng-lempeng aja. Orang mau nawarin kayak gitu (narkoba) aku tendang kali,” aku Aura saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (28/1) seperti dikutip dari Okezone. Bahkan Aura mengaku selalu menghindar jika ada acara pesta

narkoba. Dia mengaku sudah tahu konsekuensinya jika mengkonsumsi narkoba. “Kalau ada pesta narkoba kabur hahaha..Segala sesuatu itu ada konsekuensinya memang harus mikir panjang. Jangan mikir enak sejenak doang, kita harus ingat sama Tuhan,” jelasnya.(zki,ymg)

Vicky Shu

Malah Jagokan Juri X Factor JAKARTA (VOKAL)-Ajang pencarian bakat X Factor Indonesia (XFI) saat ini sudah memasuki babak Boot Camp. Di XFI, sudah ketahuan penyanyi-penyanyi yang punya bakat walau belum masuk industri, sebut saja Fatin Shidqia Lubis, Agus Hafiludin, Nurul, Iin Nur Indah, Dalagita, Yohanna, dan masih ada lagi. Beberapa juga menampilkan bakat menghibur seperti grup accapela jenaka, Awan. Penyanyi yang punya imej segar dan seksi, Vicky Veranita Yudhasoka alias Vicky Shu (25) punya pendapat lain mengenai XFI. Dia mengaku tak mengikuti ajang yang kini jadi sorotan masyarakat Tanah Air, sehingga dia menjagokan Ahmad Dhani, Rossa, Bebi Romeo, dan Anggun Cipta Sasmi. “Aku jagoin jurijurinya saja ya, jurinya okeoke soalnya,” katanya dengan balutan baju motif bungabunga dan rambut diberi cat pirang segaris saat ditemui di Studio Dahsyat RCTI, Senin (28/1/2013). Menurut penyanyi kelahiran Cilacap, 8 Juli 1987 ini, juri XFI merupakan para musisi jempolan dan sudah teruji kualitasnya dalam hal bermusik. “Menurutku juri-jurinya itu orang-orang yang berkompeten ya di bidang musik,” kata penyanyi yang merilis debut album solo “Drink Me”, dengan lagu andalan “Mari Bercinta 2”.(zki,ymg) Perwajahan : ABDAWIZA


CMYK

9 PT Top Car Pekanbaru Kenalkan Jeep dan Dodge Journey Otomotif

HARIAN VOKAL

PEKANBARU (VOKAL)-Sejak Senin (28/1) PT Top Car memilih Mall Ciputra untuk pameran dengan mengandalkan Jeep Wrangler Sport 4 pintu dan Dodge Journey. Pameran yang akan berlangsung hingga sepekan ke depan, terlihat cukup diminati masyarakat. Di hari pertama kemarin, cukup banyak pengunjung mall yang melirik maupun bertanya tengan harga atau keunggulan kedua varian ini. PT Top Car hanya menyajikan mobil-mobil anyar dengan menargetkan kalangan menengah ke atas. Menariknya, sebagaimana keterangan Marketing PT Top Car Nico, "Bila biasanya pihak dialer berani beri diskon sampai Rp15 juta, maka kami sanggup hingga Rp25 juta, itu pun belum termasuk bonus lainya berupa karpet dan kaca film Llumar." Jeep Wrangler Sport dapat mengantar anda di medan apapun, jika di kota akan berkesan elegan juga terlihat sangat macho, sangat cocok untuk kaum urban. Maupun di rute off-road Wrangler sangat tangguh, terbukti dengan mesin 3604cc, sistem penggerak AWD dan rem depan belakang cakra dengan ABS. Namun jika anda pecinta mobil Amerika, mungkin Dodge Journey tepat untuk anda. Multifungsi ditemukan di mana-mana. Dari tempat duduk yang fleksibel dan kemampuan kargo, untuk touchscreen konektivitas dan keamanan canggih. PT Top Car yang berada di Jalan SoekarnoHatta Nomor 78 Pekanbaru, juga memiliki bengkel yang didukung tenaga teknisi bersetifikat, menyediakan scanner yang melayani tidak kurang dari 45 merk kendaraan.(mg01)

L INTAS

Nissan Murano CrossCabrio Dibanderol Rp413 Juta LOS ANGELES (VOKAL)- Nissan Murano CrossCabrio 2014 sudah resmi hadir di Amerika Serikat. Nissan membanderol Murano CrossCabriolet dengan harga USD42.840 atau sebesar Rp413,4 jutaan. Nissan Murano CrossCabrio ini dihadirkan pabrikan asal Jepang tersebut setelah sedan sport GT-R 2014. Murano CrossCabrio menggunakan basis terdahulu yakni Sport Utility Vehicle (SUV), dengan desain futuristik. Dikutip dari okezone.com, Nissan Murano CrossCabrio 2014 ini mendapatkan pilihan warna baru, dengan satu set velg alloy 20 inci, dan perubahan minor lainnya. Konfigurasi sistem penggerak semua roda ditawarkan sebagai standar, dengan mesin V6 berkapasitas 3,5 liter. Mesin mampu memproduksi total output 265 tenaga kuda, dengan torsi maksimal 248 lb-ft. Unit mesin ini dipadukan dengan transmisi CVT. Nissan Murano CrossCabrio 2014 sudah tersedia di diler AS, bersama dengan Nissan GT-R 2014. (ymg, may)

Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

SELASA

29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434 H

NAV1 Model Family Long, Cocok Jalan Sekeluarga  Logo Baru 'N' PEKANBARU (VOKAL) Toyota Navigator Number 1 atau istilah sederhananya NAV-One (NAV1) memiliki model Family Long. Dengan bangku tengah bisa berputar 180 derajat, sehingg bisa bercengkerama bersama keluarga saat melakukan perjalanan dekat maupun jauh. NAV1 diklaim sebagai produk terbaik di segmen MPV, didesain secara khusus sebagai VIP MPV yang menghadirkan performa navigator terbaik di kelasnya. Toyota NAV1 didesain dengan lower step untuk memudahkan penumpang naik dan turun dari mobil dan merupakan yang terendah di kelasnya. Mobil ini juga dilengkapi dengan assist grip lebih rendah untuk anak-anak, serta assist grip untuk pengemudi dan penumpang di depan untuk memudahkan naik dan turun mobil. Interiornya merupakan kombinasi dari warna gading (ivory) dan ornamen perak. Desain interior dilengkapi Optitron Combina-

tion Meter, dual zone automatic air conditioner, steering switch, serta VIP passenger entertainment. "Karena Nav1 terbaik di sesinya, maka diberi logo 'N'. Sebab sekarang Toyota dengan produk terbaik diperbolehkan tidak menggunakan logo Toyota di depan, sedang di belakang tetap ada," kata MarketingPlanning Dept Head PT Toyota Astra Motor Vivi Irianti, baru-baru ini. Regional Manager West Area PT AAM Andik Witjaksono mengakui penjualan NAV1 ditargetkan 8-10 unit perbulan di Riau, karena

di tingkat dunia pun produksinya sangat terbatas. Sejak diluncurkan di Jakarta beberapa waktu lalu, sampai sekarang sudah memiliki inden (pemesanan) sekitar 7 orang. Inden ini diprediksi dapat memiliki NAV1 bulan ini juga, sedang calon konsumen yang melakukan pemesanan sekarang diperkirakan baru mendapat mobil sekitar dua bulan lagi. NAV1 tipe 2.0 G A/T dibanderol Rp389.000.000, sedangkan TipeV A/T Rp. 409.000.000 (OTR Pekanbaru). Tersedika 4 pilihan warna, yaitu

white pearl, silver metallic, grey metallic dan black metallic. "Market NAV1 kecil. Jadi target perbulan kami berani mengatakan sekitar 8-10 unit. Kehadirannya tidak menyaingi Alphard, sebab harganya berada di antara Alphard dan Innova," jelas Andik. Toyota NAV1 merupakan model Toyota pertama di Indonesia yang mengadopsi kecanggihan Valvematic Technology, yaitu sistem pengatur waktu maupun ukuran buka katup masuk dan katup buang. Keuntungannya, menghasilkan performa mesin yang lebih baik, konsumsi bahan bakar lebih efisien dan menurunkan tingkat emisi gas buang. Bagi masyarakat umum yang ingin menyaksikan kemewahan line up terbaru Toyota di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) ini, bisa datang ke pameran Toyota Nav1 di Mal SKA Jalan Soekarno Hatta. Pameran dimulai sejak Sabtu (26/1) lalu sampai hari ini, Selasa (9/1). "Disana Anda bisa melihat kelebihan dan keunggulan NAV1. Toyota NAV1 merupakan MPV yang secara khusus didesain sebagai kombinasi sempurna dari prestisius dan kenyamanan bagi keluarga modern. (ind)

Cuaca Dingin, Kemampuan Mobil Listrik Ciut Suzuki Buat Mobil WASHINGTON (VOKAL)- Selain harus meluangkan waktu untuk mengisi tenaga baterai, ada ketakutan lain yang dirasakan para pengguna mobil listrik. Di musim dingin kemampuan mobil ini menciut. Menurut jubir GM Michelle Malcho, mobil listrik milik General Motors yakni Chevrolet Volt jarak jelajahnya bisa berkurang hingga 48,2 km, saat musim dingin tiba.

Seperti dilansir detikoto.com dari Autonews, Senin (28/1), beberapa waktu lalu, cuaca dingin melanda Amerika dan itu menjadi batu ujian bagi pengguna Volt. Dan ternyata Volt berpotensi berkurang daya jelajahnya sampai 48,2 kilometer saat melaju di cuaca dingin. Namun semua ini bukan tanpa alasan. Mobil listrik sangat ditentukan oleh sang pengendara. Bahkan banyak faktor-faktor yang bisa mendukung berkurangnya tenaga mobil listrik tersebut. Seperti cara mengemudi dan seberapa besar pemanas

kendaraan yang digunakan oleh pengendara tersebut. Malcho mengatakan, pemilik harus mempertimbangkan untuk menggunakan fitur pemanas kursi ketimbang heater di mobil karena penggunaan heater akan membuat boros. Volt pun memiliki fitur unik untuk pemanasan mobil di pagi hari sebelum berangkat kerja. Mode pengendaraan itu memungkinkan pemilik Volt untuk memilih apakah mereka ingin menggunakan mode listrik atau bensin. "Anda menyalakan mobil menggunakan bensin karena itu lebih efisien, dan begitu mobil mulai panas, Anda bisa menggunakan tenaga listrik untuk mendapatkan jarak jelajah yang lebih jauh," ujarnya. Bagaimana dengan mobil listrik lainnya, seperti Nissan LEAF? Nissan menuturkan LEAF sudah dilengkapi dengan sistem pemanasan hybrid untuk mengurangi penggunaan sistem climate control yang menguras tenaga baterai mobil. Seperti halnya Chevrolet, Nissan juga menyarankan penggunanya untuk menggunakan fitur pemanas kursi dan setir ketimbang menggunakan fitur heater. (ymg, may)

Hybrid Murah di India NEW DELHI (VOKAL)-Pasar mobil hybrid dalam waktu beberapa tahun ke depan akan mengalami perkembangan. Produsen pun bergiliran menghadirkan mobil hybrid untuk mengantisipasi maraknya permintaan. Tak kecuali Suzuki di India. India yang dunia otomotifnya kian berkibar ditanggapi Maruti Suzuki dengan menghadirkan mobil hybrid untuk pasar mobil India. Jika tidak ada halangan, Maruti Suzuki akan memproduksi mobil hybrid terjangkau pertama di India yang mengawinkan mesin bensin dan motor listrik. Keputusan resmi ini sudah dipastikan Maruti Suzuki, di mana nantinya Maruti Suzuki yang memegang tanggung jawab untuk pasar India akan dibantu oleh pihak prinsipal Suzuki Japan seperti dikutip detikoto.com dari motorbeam, Senin (28/1). Belum banyak informasi yang dikeluarkan pihak Suzuki soal mesin yang akan tersemat di bonnet mobil yang diperkirakan dibanderol Rp184 juta tersebut. Sebenarnya banyak mobil hybrid Suzuki yang pernah mampir di India. Sebelumnya ada SX4 hybrid bermesin 1.200 cc yang dikawinkan dengan motor listrik bertenaga 50 kilowatt. Motor listrik tersebut menggunakan baterai lithium-ion. Hanya saja mobil tersebut tak masuk kategori mobil hybrid terjangkau oleh Maruti Suzuki. (ymg, may)

Perwajahan: RINTO HARMIKO


10 SELASA

HARIAN VOKAL

29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434 H

LINTAS Tingkatkan Status RSUD, Pemko Lobi Kemenkes DUMAI(VOKAL)-Status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai dinilai perlu ditingkatkan dari Tipe C ke Tipe B. Guna mewujudkannya, Pemko Dumai tengah mengintensifkan komunikasi dan lobi ke Kementrian Kesehatan RI. Walikota Dumai H Khairul Anwar menyatakan, peningkatan status tipe rumah sakit kebanggaan masyarakat Dumai ini dipandang perlu agar pelayanan medis dapat lebih ditingkatkan dan dimaksimalkan. Sejauh ini pihaknya telah mempersiapkan beberapa indikator penilaian dan kebutuhan usulan kelengkapan dokumen administrasi dan pendukung. “Tipe rumah sakit akan diupayakan peningkatan statusnya pada tahun ini karena sudah dianggap patut menjadi tipe B dalam rangka pelayanan yang lebih memuaskan,” kata Wako. Sementara itu, Direktur RSUD Dumai dr Syaiful mengatakan, untuk menuju peningkatan tipe rumah sakit, pihaknya telah mempersiapkan kebutuhan dokumen administrasi yang dibutuhkan untuk pengajuan permohonan pada Kementrian Kesehatan. Dia menjelaskan, persiapan lainnya yang tengah dilakukan pihaknya juga meliputi fasilitas umum dan publik yang tersedia, diantaranya tempat tidur, peningkatan pelayanan bidan dan perawat serta penambahan ruang perawatan. “Menuju ke tipe B ini setidaknya kita harus memiliki tempat tidur sebanyak 200 buah, dan saat ini jumlah yang kita miliki sudah memenuhi. Keuntungan dari tipe B ini nantinya juga akan berpengaruh pada pelayanan medis ke masyarakat dengan lebih baik dan maksimal,” ungkapnya. (ndo)

KLH Kembali Selidiki Areal PT IBP  Diduga Cemari Lingkungan

DUMAI(VOKAL)-Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Dumai, kembali melakukan pemeriksaan dugaan pembuangan limbah ke parit oleh PT Inti Benua Perkasatama (IBP), Senin (28/1). Namun, penyidik BLH kali ini tidak lagi menemukan gelembung-gelembung air di parit seperti yang terjadi pada inspeksi sebelumnya. LAPORAN: YUSRHEL / DUMAI Penyidik KLH yang dipimpin Kasi Bidang Pengawasan Lingkungan, Yansen dan beberapa

anggota lainnya gagal menemukan bukti pencemaran lingkungan oleh PT IBP. Kata Yansen, dalam pengecekan parit tersebut tidak ditemukan gelembung yang diduga adanya

pencemaran dari perusahaan PT IBP. “Saat ini satu-satunya yang bisa jadi barang bukti hanya sampel yang sedang diuji di laboratorium Medan, Sumatera Utara. Jadi belum bisa disampaikan kepada publik bahwa PT IBP melakukan pencemaran lingkungan,” katanya. Sementara itu, Kepala KLH Dumai, Basri mengaku dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan PT Inti Benua Perkasatama belum bisa dibuktikan. Pasalnya, dugaan mengenai adanya pipa di dalam parit tidak

ditemukan lagi dalam pengecekan. “Tim penyidik dari KLH sudah melakukan pengecekan di lapangan di dalam parit yang kita duga ada pipa tersebut. Namun hasilnya tidak nihil,” ujarnya. Namun demikian, sambungnya, untuk membuktikan adanya pencemaran lingkungan masih menunggu hasil labor sampel yang sudah dikirimkan. “Semua akan terjawab nantinya setelah uji sampel selesai. Apakah benar limbah itu berasal dari PT IBP atau dari tempat lainnya, kita tunggu saja,” ungkap Basri.

Sejauh ini, Basri mengaku prihatin dengan kekurangan alat penguji sempel hasil limbah. Dengan banyaknya kejadian seperti ini, Pemerintah Kota Dumai diharapkan menyiapkan labor uji limbah untuk Kantor Lingkungan Hidup. Dengan demikian, tentunya kasus pencemaran lingkungan di Dumai cepat diketahui publik. “Sejauh ini kita masih mengandalkan labor yang ada di Kota Medan. Maka dari itu, tentunya uji sempel limbah perlu bersabar karena juga memakan waktu cukup lama,” pungkasnya. (***)

ADVERTORIAL PEMKO DUMAI

Ika Sudah 5 Tahun Konsumsi Sabu

DUMAI(VOKAL)-Ika (26), bukan nama sebenarnya, masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Unit Narkoba Polres Dumai, Senin (28/1). Ia ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kepemilikan narkoba. Ika mengaku telah lima tahun mengkonsumsi sabusabu. Ibu satu orang anak ini ditangkap tim Serse Polsek Dumai Timur karena memiliki dua paket kecil sabu seharga Rp200 ribu. Penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan tingkah lakunya. Setelah dilakukan penggeledahan di rumah tersangka di Jalan Merdeka baru, Dumai Timur, polisi menemukan sejumlah barang bukti. Kasat Narkoba Polres Dumai, AKP Achmad Gusti mengungkapkan, barang bukti yang berhasil disita dari hasil penggerebekan antara lain dua paket kecil sabu, timbangan digital, seperangkat alat hisap atau bong dan satu unit HP merk Nokia 6300. “Saat ini kasusnya sudah dilimpahkan dari Polsek Dumai Timur ke Polres Dumai untuk proses hukum selanjutnya. Sementara, kita akan tetap lakukan pengembangan,” ujar Gusti. Berdasarkan pengakuan tersangka, kata Gusti, sabu-sabu tersebut dibelinya dari seseorang inisial AD di salah satu hotel di Dumai. Saat ini orang tersebut telah masuk menjadi daftar pencarian orang (DPO) kepolisian. Gusti menambahkan, saat diperiksa, tersangka juga mengaku telah mengonsumsi narkoba sejak lima tahun silam. Saat ini tersangka pasrah menanti proses hukum yang akan dijalani. “Karena sudah terlanjur tertangkap, tersangka pasrah dengan hukuman yang nantinya akan dijalani. Ketika diperiksa ia juga cukup kooperatif,” katanya. (ndo)

YUSRHEL

JALAN SANTAI - Walikota Dumai H Khairul Anwar (tengah) ikut jalan santai bersama Annas Maamun, Minggu (27/1) kemarin. Kegiatan ini ditaja DPD Partai Golkar Dumai.

SMS Anda ke

0812 7643 124

+6282382222XXX Ass.harian vokal yg kami.cinta untuk dinas deperindag kami pedagang kaki lima jualan di jl patimura.saya waktu itu diminta data ktp dan kk dumai untuk dapat bantuan gerobak tapi sampai sekarang kami blm dapat padahal orang lain dah dapat semua.sewaktu ditanya oleh bpk alwi orang deperindak katanya kami alamatnya sudah pindah.padahal alamat kami tidak pindah dan kami tak pernah di survei apalagi di telepon gemana ini dinas deperindag kenapa yg terima gerobak malah orang kaya yg tidak memerlukan bantuan. Atas perhatianya terima kasih mohon banuan gerobak yg tepat sasaran jangan menggarami lautan yg sudah asin.

Pemadam Kebakaran Kodim 0303 PLN Polresta RS Bhayangkara RSUD Dumai RS Pertamina Dumai Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

38208 31303 37123 31007 36942 38367 439200

YUSRHEL

DARI kiri: Camat Dumai Barat, Jurianto, Kepala BKB P3A Dumai, H Amiruddin, Walikota Dumai H Khairul Anwar, Ketua TP PKK Dumai, Hj Nefy Agustina Khairul, Ketua PKK KB Kes Riau, Afrida dan Lurah Bagan Keladi, Al Khusairi saat menghadiri penilaian PKK KB Kes Bagan Keladi, belum lama ini.

PKK KB Kes Bagan Keladi Juara 1 Provinsi  Wakili Riau ke Tingkat Nasional DUMAI(VOKAL)-Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat yang mewakili Kota Dumai berhasil meraih juara satu dalam lomba PKK KB Kesehatan Tingkat Provinsi Riau. Keberhasilan ini berdasarkan penilaian tim monitoring dan evaluasi dari provinsi yang dipimpin oleh Ketua TPPKK Provinsi Riau, Afrida, yang turun langsung untuk melakukan penilaian pada tanggal 14 Januari 2013 lalu. “Dengan demikian, sudah tentu Kota Dumai akan mewakili Provinsi Riau ke tingkat nasional nantinya,” ungkap Kepala Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBP3A) Kota Dumai, H Amiruddin kepada Harian Vokal, Senin, (28/1) di ruang kerjanya. Menurut Amiruddin, pelak-

sanaan lomba ini merupakan kelanjutan program PKK KB Kesehatan yang bertumpu pada kegiatan-kegiatan kelompok swadaya masyarakat, PKK dan institusi KB Kesehatan di daerah dengan kader sebagai ujung tombak dan keluarga sebagai sasaran utama. “Ada beberapa kategori penilaian yang telah dilakukan sebagai penentu kemenangan pada lomba tersebut. Di antaranya pelaksana terbaik kegiatan PKK KB Kesehatan, pelaksana terbaik posyandu, pelaksana terbaik Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan pelaksana terbaik lingkungan bersih dan sehat (LBS),” sebutnya. Selain itu, sambung Amiruddin, yang menjadi indikator penilaian desa ber PHBS, yaitu persalinan ditolong tenaga kesehatan, memberi ASI ek-

slusif, menimbang Balita setiap bulan, air bersih, mencuci tangan dengan sabun, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik nyamuk, makan buah dan sayur, melakukan aktivitas fisik, dan tidak merokok dalam rumah serta termasuk penilaian terhadap administrasi. Sebelumnya, Walikota kota Dumai H Khairul Anwar telah menyampaikan apresiasinya secara langsung kepada masyarakat Bagan Keladi khususnya kepada kelompok PKK KB Kes yang ada di kelurahan tersebut, atas keberhasilan yang telah diraih di tingkat Provinsi Riau tahun 2013 ini. “Hal ini tentu tidak terlepas dari sinergisitas dan peran serta masyarakat di Bagan Keladi yang mampu secara swadaya dan bersama-sama berpartisipasi mewujudkan pola hidup bersih dan sehat,” ungkap Walikota dalam paparannya pada kegiatan penyerahan

bantuan 80 unit rumah layak huni (RLH) kepada warga kurang mampu di tujuh kecamatan se-Kota Dumai, Sabtu (27/1) lalu. Kata Walikota, tidak salah jika Bagan Keladi terpilih menjadi yang terbaik tingkat provinsi dengan beberapa keunggulan yang dimiliki. Ini semua tentunya merupakan kerja keras semua pihak mulai dari masyarakat hingga dinas terkait yang telah mampu menjawab tantangan pemberdayaan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Ketua Tim Penggerak PKK kota Dumai, Hj Nefi Agustina Khairul menjelaskan, selama ini persiapan lomba telah dilaksanakan jauh hari sebelumnya dengan melakukan pembinaan secara intens oleh institusi terkait program lintas sektoral bersama-sama dengan PKK. Kemudian dengan meng-

gerakkan masyarakat untuk mengikuti lomba melalui peningkatan kebersihan lingkungan, pembuatan saung dan kebun kolektif. Pembenahan dilakukan juga di bidang administrasi PKK, posyandu, pemeriksaan kesehatan, penyuluhan kesehatan, rumah pintar dan PAUD. Meski demikian, Nefi mengingatkan pada masyarakat bahwa kebiasaan hidup bersih dan sehat ini tidak hanya karena alasan lomba namun hendaknya dijadikan kebiasaan dan budaya untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. “Kita berharap kelurahan lainnya juga dapat meraih predikat terbaik tingkat provinsi sebagaimana yang diraih oleh kelurahan Bagan Keladi tahun ini. Semoga pada lomba tingkat nasional nantinya, PKK KB Kes Kelurahan Bagan Keladi berhasil menjadi yang terbaik untuk tingkat nasional,” pungkasnya. (ysl)

Masyarakat Miris dengan Jelang Imlek, Harga Proyek Jalan Soebrantas Sembako Melambung DUMAI(VOKAL)-Polemik proyek pelebaran Jalan Soebrantas semakin tak jelas ujung pangkalnya. Tak hanya pihak kontraktor, Dinas PU dan DPRD Dumai yang saling tuding menuding membuat elemen masyarakat miris. Ketua LSM Transparency Kota Dumai, Kimlan Antony, Senin (28/1) mengatakan, masalah proyek Jalan HR Soebrantas adalah tanggung jawab Pemko Dumai dan kontraktor yang mengerjakan karena dari dua itu pihak inilah muncul masalah ketidakberesan proyek. Kimlan mengatakan, berdasarkan Kepres 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa, pemerintah bertanggung jawab penuh terhadap pengawasan proyek. “Sebab Pemko itu selaku pengguna anggaran dan pembuat komitmen sedangkan kontraktor sebagai pelaksana proyek. Kedua institusi ini harus bertanggung jawab,” katanya. Ia juga merasa aneh Pemko sudah melunasi 100 persen pekerjaan tersebut yakni sebesar Rp2,9 miliar. Sedangkan proyek tersebut jelas-jelas be-

lum selesai dikerjakan. Kimlan juga mengaku akan melakukan kroscek ke Dinas PU. Atas permasalahan yang muncul, Kimlan berharap masing-masing pihak tidak mencari kambing hitam. Kondisi itu jelas-jelas atas kesalahan Pemko dan kontraktor. “Seharusnya saat pengerjaan pihak pimpro harus selalu kontrol di lapangan. Jangan pemalas atau duduk-duduk diam saja. Sebliknya kontraktor harus serius, jangan bekerja lebih mementingkan keuntungan semata. Harusnya kualitas lebih diutamakan,” katanya. Kimlan mengancam akan melaporkan kondisi tersebut ke aparat penegak hukum agar menindaklanjuti proyek pelebaran Jalan HR Soebrantas tersebut. Selain itu, ia juga meminta Pemko Dumai untuk tegas kepada kontraktor pelaksana dan kontraktor lainnya yang melakukan pekerjaan asal-asalan. “Walikota juga harus memberikan sanksi kepada pegawainya yang lalai. Tidak hanya sepihak untuk kontraktor saja,” katanya. (ndo)

DUMAI(VOKAL)-Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2013, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar mulai melambung. Kenaikan harga ini dipicu tingginya permintaan masyarakat akan kebutuhan rumah tangga dan dipengaruhi perubahan musim yang mengakibatkan terkandalanya suplai kebutuhan pokok. Berdasarkan pantauan Harian Vokal di Pasar Tradisional Bunda Sri Mersing yang terletak di Jalan Ombak Dumai Kota, Senin (28/1) kemarin, harga kebutuhan pokok sudah merangkak naik sejak awal bulan lalu. Kenaikan harga kebutuhan pokok ini mencapai 10 hingga 15 persen. Arman (45), seorang pedagang kepada Harian Vokal mengatakan, kebutuhan pokok yang saat ini mengalami kenaikan, seperti telur, daging, ayam potong, minyak goreng dan gula. Gula pasir dari harga Rp12 ribu/kg kini menjadi Rp14 ribu/kg, daging sapi yang biasa dijual Rp90 ribu/kg kini Rp95 ribu/kg, telur ayam ras dari

Rp1.000/butir kini naik menjadi Rp1.400/butir. “Bukan itu saja, kenaikan harga juga terjadi pada cabe merah dari Rp20 ribu/kg menjadi Rp30-35 ribu/kg. Begitu juga dengan beras, ikut mengalami kenaikan mulai dari Rp5001.000/kg-nya,” jelasnya. Hal serupa disampaikan Hendri (38), seorang pedagang ayam potong. Menurutnya, ayam potong naik dari Rp22.000/kg menjadi Rp25.000/kg. Harga ikan laut juga ikut naik hingga Rp2.000/kg. Menurutnya kenaikan terjadi akibat tingginya permintaan masyarakat, sementara pasokan sedikit akibat distribusi yang kurang lancar. “Sudah menjadi hukum ekonomi, semakin banyak permintaan pasar maka hargapun makin meningkat, dan itu tidak bisa dipungkiri apalagi kalau sempat pasokan tersendat, maka harga akan semakin melambung seperti terlur ayam ras yang biasa dijual Rp1.000 kini sudah menjadi Rp1.400/butir,” paparnya. Kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan Kota Dumai, H

Djamalus membenarkan adanya kenaikan harga terhadap sejumlah kebutuhan pokok. Namun, dia menilai kenaikan itu belum terlalu mengganggu dan masih wajar. “Memang ada kenaikan harga Sembako jelang imlek tahun ini, namun masih diambang batas normal,” katanya. Djamalus menegaskan, saat ini pihaknya telah menerjunkan tim terpadu pemantau harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional. Tim ini menurutnya akan bekerja memantau harga barang kebutuhan pokok agar tidak terjadi kenaikan di atas ambang batas aman. Kecenderungan kenaikan harga kebutuhan pokok ini disebabkan tingginya permintaan. “Kami akan terus memantau perkembangan harga kebutuhan bahan pokok, kita telah menurunkan tim terpadu pemantauan harga disejumlah pasar di Kota Dumai, tim ini akan bekerja mengawasi harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional untuk menjaga stabilitas harga,” jelasnya. (ysl) Perwajahan: ANDIXER


SELASA

11

HARIAN VOKAL

29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434 H

LINTAS Jalan Desa Tanjung Kuras Kian Memprihatinkan SUNGAI APIT (VOKAL)-Masyarakat Desa Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak mengeluhkan kondisi jalan desa yang semakin memprihatinkan karena kerusakannya semakin parah. Jalan yang dibangun tahun 2003-2004 lalu saat ini sudah berlubang-lubang dan kedalamannya semakin bertambah dari hari ke hari sehingga menyulitkan warga yang mengeluarkan hasil perkebunan dan pertaniannya. Salah seorang pemuda Desa Tanjung Kuras, Rizal, mengatakan, jalan poros Desa Tanjung Kuras awalnya dibangun di masa Pemkab Bengkalis, kemudian pelebarannya dilanjutkan di masa Pemkab Siak. "Namun hingga sekarang jalan itu belum ada perbaikan kembali," ungkap Rizal kepada Harian Vokal, Senin (28/1). Kepala Desa Tanjung Kuras Badaruddin yang dihubungi terpisah membenarkan parahnya kondisi jalan menuju Desa Tanjung Kuras saat ini. "Benar, ada beberapa titik jalan menuju Desa Tanjung Kuras kondisinya sudah mengalami kerusakan dan saat ini sangat memprihatinkan. Untuk mengantisipasi agar kerusakan jalan tidak semakin parah dan bisa dilalui, warga telah memperbaikinya secara swadaya dengan cara membelah batang kelapa dan dijadikan papan kemudian ditutupkan ke jalan yang berlubang. Namun hal itu tidak akan berlangsung lama. Akan tetapi demi kelancaran petani mengangkut hasil pertanian dan perkebunan ke pasar Sungai Apit, mau tak mau cara ini harus dilakukan," kata Badaruddin. Masyarakat Desa Tanjung Kuras berharap Pemkab Siak supaya secepatnya memperbaiki jalan poros di desa mereka agar kerusakannya tidak semakin parah. (sol)

Pemkab Diminta Tuntaskan Konflik Lahan Rantau Bertuah SIAK (VOKAL)-DPRD Siak meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak segera menuntaskan persoalan konflik lahan di Desa Rantau Bertuah, Kecamatan Minas. Pemkab juga diminta menginventarisir pokok permasalahan dan administrasi masalah ini sebagai bahan dasar bagi pemerintah daerah bersama legislatif melakukan tindakan di lapangan. Hal ini disampaikan Ketua DPRD Siak Zulfi Mursal saat menghadiri hearing (rapat dengar pendapat, red) Komisi II DPRD Siak yang diketuai Sunardi dengan jajaran Pemkab Siak, membahas persoalan

konflik lahan di Desa Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Senin (28/1). Dari jajaran Pemkab Siak hearing ini dihadiri Asisten I Sekdakab Siak Fauzi Asni, Kabag Pertahanan Sekdakab Siak, kepala

Desa Rantau Bertuah serta beberapa orang masyarakat. Persoalan konflik lahan di Desa Rantau Bertuah ini bermula dari keinginan masyarakat Desa Rantau untuk memperluas wilayah desa mereka. Luas wilayah Desa Rantau Bertuah yang hanya 75 hektar dan dihuni 705 kepala keluarga (KK) ini dinilai sudah tidak layak, apalagi untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Masyarakat pun meminta agar dilakukan pelepasan lahan yang saat ini merupakan kawasan Hutan Tanaman In-

dustri (HTI) PT Arara Abadi (AA) dan hutan penyangga Tahura Sultan Syarif Kasim. Dalam hearing ini, Ketua DPRD Zulfi Mursal juga berharap kepada masyarakat agar dapat membantu pemerintah dalam memberikan data yang akurat dan dapat menahan diri agar permasalahan tidak menjadi konflik yang bergejolak anarkis. Selain itu, Zulfi juga mengaku akan menyampaikan persoalan ini ke dalam rapat koordinasi antara legislatif dengan eksekutif. Sementara Asisten I Sekdakab

Siak Fauzi Asni mengatakan, pelepasan lahan HTI PT AA dan hutan penyangga Tahura Sultan Syarif Kasim ini sangat membutuhkan kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat, baik dalam pemberian data dan tentu juga membutuhkan waktu untuk menyosialisasikannya. Kepala Desa Rantau Bertuah Misni Purba sangat berharap agar pelepasan ini dapat dilakukan sesuai harapan masyarakat, mengingat perluasan daerah dapat membantu perekonomian masyarakat juga. (rls,ymg/rus)

ADVERTORIAL PEMKAB SIAK

Komisi C Mulai Tinjau Realisasi Proyek 2012 SIAK (VOKAL)-Anggota Komisi C DPRD Siak sejak Senin (28/1) kemarin mulai turun ke lapangan meninjau realisasi kegiatan paket proyek APBD Kabupaten Siak Tahun 2012 lalu untuk memastikan kegiatan terealisasi dengan baik dan berjalan sesuai ketentuan yang ada. "Memang kami mau turun di beberapa kecamatan dengan temanM ARIADI TARIGAN teman DPRD, melihat langsung bagaimana realisasi proyek Tahun Anggaran 2012 yang sudah berjalan, apakah laporan sesuai realisasi di lapangan. Makanya kita cek langsung," kata anggota Komisi C DPRD Siak Mhd Ariadi Tarigan kepada Harian Vokal di selasela keberangkatannya ke lapangan, Senin (28/1). Menurut Tarigan, kegiatan turun ke lapangan ini merupakan agenda rutin Komisi C DPRD Siak untuk memastikan apakah kegiatan proyek satker Pemkab Siak di lapangan sesuai dengan laporan yang dimasukkan sebelumnya. "Hari ini (kemarin, red) di antaranya kami turun ke Kecamatan Minas, Kandis, nantinya ke kecamatan-kecamatan lainnya. Setelah peninjauan ke lapangan selesai, hasilnya nanti dibawa ke dalam rapat, jika memang nanti di lapangan ada temuan-temuan yang tidak sesuai antara realisasi dengan laporan," ungkap Tarigan. Ditegaskan Tarigan, semua kecamatan yang ada proyek fisik dari dana APBD Siak tahun 2012 akan ditinjau Komisi C DPRD Siak. "Setelah kita (DPRD) turun, apa hasilnya akan kita ekspos juga ke temanteman media," janji Tarigan. (zul)

BUPATI Siak Syamsuar menyalami Gubernur Riau HM Rusli Zainal di sela-sela acara Rapat Kerja Pemerintah Tahun 2013 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Senin (28/1).

Bupati Ikuti Raker Evaluasi Kinerja Pemerintah 2012 JAKARTA (VOKAL)-Bupati Siak Syamsuar mengikuti Rapat Kerja (Raker) Pemerintah Tahun 2013 yang diselenggarakan di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Senin (28/1). Menurut Bupati, rapat kerja pemerintahan yang langsung dipimpin Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono ini antara lain membahas evaluasi kinerja pemerintah tahun 2012 lalu. Menurut Bupati, di awal sambutannya, Presiden SBY mengucapkan terima kasih dan

penghargaan kepada seluruh jajaran pemerintah atas kerja sama yang telah dilakukan dalam upaya membangun Indonesia selama ini. Presiden saat itu meminta seluruh jajaran pemerintah menyukseskan program kerja pemerintah tahun 2013 ini. "Kita melaksanakan rapat kerja ini tiada lain karena kita ingin tahun 2013 ini lebih baik, dengan cara program kerja pemerintah mari kita sukseskan bersama-sama di seluruh Tanah Air," kata

Kepala Negara, seperti diulang Syamsuar. Tiga agenda utama rapat kerja kali ini adalah evaluasi pelaksanaan program kerja tahun 2012, termasuk implementasi dari APBN, upaya untuk menyukseskan program kerja 2013 dan diskusi panel dengan topik meningkatkan sinergi dan koordinasi upaya pencegahan korupsi. "Mari kita cegah terjadinya tindakan-tindakan korupsi. Kita laksanakan penanggulangan korupsi dengan benar dan

tepat," jelas Presiden. Lebih lanjut SBY mengatakan pelaksanaan Rapat Kerja Pemerintah 2013 ini merupakan agenda tahunan sebagai upaya menyamakan langkah kerja semua unsur pemerintah sehingga program yang dijalankan bisa bersinergi antara satu lembaga dengan lembaga lainnya. "Kita melaksanakan rapat kerja di awal tahun 2013 ini karena kita ingin tahun ini lebih baik dibandingkan tahun lalu," kata Presiden. Rapat kerja yang diikuti selu-

ruh menteri, pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), gubernur, bupati/ walikota di seluruh Tanah Air ini, pada sesi I diisi dengan presentasi oleh Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono dan Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto. Sesi pertama raker diakhiri dengan penyerahan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) oleh Mendagri Gamawan Fauzi. (rls,rus)

Honorer SMP Kelas Jauh Rantau Panjang Belum Pernah Gajian Polres Siak

: 0764-20110

Polsek Sungai Apit

: 0766-51050

Polsek Minas

: 0761-993444

Polsek Perawang

: 0761-91448

Koramil Sungai Apit

: 0766-51061

Koramil Minas

: 0761-508033

Koramil Perawang

: 0761-92919

Rumah Sakit Siak

: 0764-20011

Pemadam Kebakaran : 0764-322113 Kantor Pos dan Giro

: 0764-20347

Informasi

: 0764-20108

Telkom

: 0764-20000

PLN

: 0764-20073

Penanggung Jawab/Redaktur: IDRUS YAMIN

KOTO GASIB (VOKAL)-Kelas jauh SMP Negeri 1 Koto Gasib di Desa Rantau Panjang ternyata tak hanya belum punya ruang belajar sehingga terpaksa menumpang di MDA milik desa, guru honor SMP Kelas Jauh Desa Rantau Panjang hingga saat ini belum pernah menikmati gaji atau honor atau bantuan dari pemerintah. Menurut salah seorang Komite Sekolah, Dafri, kalau pun ada honor, itu hanya berupa penghargaan dari pihak desa, serta bantuan dari masyarakat atas dasar keikhlasan para guru mengajar di sekolah tersebut. "Kalau dihitung, penghargaan yang ada sangat tidak sebanding, namun mengajar terus dilakukan karena kesadarannya bahwa siswa sangat membutuhkan ilmu," kata Dafri, Senin (28/1). Dikatakannya, pihaknya sadar jika tak ada yang bersedia mengabdi di sekolah ini tentunya siswa akan terlantar atau bahkan putus sekolah. "Desa kami sangat jauh dari SMPN 1 Koto Gasib, sementara kebanyakan siswa dari golongan yang kurang mampu sehingga orang tuanya tak bisa menyediakan fasilitas kendaraan untuk ke sekolah. Jika sekolah ini tutup tentu nanti banyak siswa yang putus sekolah,� ujar Dafri. Kepala Desa Rantau Panjang Budi Santoso juga mengakui guru

SMP Kelas Jauh di desanya sampai saat ini belum mendapat gaji atau honor. Karena itu pihak desa mengambil kebijakan, yakni memotong gaji dari aparat desa untuk membantu guru honor di sekolah tersebut. Hal itu dilakukan pihaknya untuk memotivasi guru sehingga mereka tetap bertahan mengajar. “Sekarang sudah ada tanah hibah untuk pembangunan gedung SMP, kami berharap pemerintah dapat segera menurunkan bantuan gedung sekolah tersebut. Mengenai gaji guru, kami sadar

yang kami berikan itu belum ada apa-apanya jika dibandingkan kerja guru. Kami minta pemerintah melalui dinas terkait agar dapat memperhatikan guru yang ada. Dikhawatirkan semangat guru mengajar bisa pudar dan itu pasti akan berdampak pada kualitas pendidikan,� harap Budi. Budi menyatakan, di Desa Rantau Panjang sudah layak berdiri SMP karena pendukung berdirinya sekolah sudah tersedia. "Saat ini murid yang sekolah di SMP Kelas Jauh itu 48 orang

HUMAS

PENYULUHAN NARKOBA - Ketua BNK Kabupaten Siak Alfedri melakukan Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Kecamatan Tualang, Senin (28/1). Alfedri meminta generasi muda Kabupaten Siak menjauhi narkoba dan bahan serta zat terlarang lainnya.

murid, kemungkinan bisa bertambah mengingat selain dari Desa Rantau Panjang, desa tet-

angga pun menyekolahkan anaknya juga di SMP Kelas Jauh itu," jelas Budi. (sol)

 Penumpukan Cangkang Sawit

BLH Terkesan Membiarkan SIAK (VOKAL)-Meski Kepala Bidang Pemulihan Lingkungan Hidup Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Siak Saiful Amar mengakui, penimbunan cangkang kelapa sawit yang terletak di pinggir Sungai Siak, tepatnya di Desa Rantau Panjang, hingga saat ini belum memiliki izin, namun BLH tidak kunjung menghentikan usaha tersebut. Menurut Saiful, perusahaan penumpuk cangkang sawit itu CV Berkat Jaya Kantor berkantor pusat di Rengat. Mereka sudah pernah menanyakan persyaratan perizinan kegiatan penumpukan dan transit tempurung kelapa sawit tersebut. Namun sampai saat ini urusan perizinannya belum selesai dan BLH belum ada mengeluarkan izin operasi kegiatan perusahaan terkait. "Lahannya milik perusahaan, sebelumnya usahanya belum permanen dan sekarang mau dijadikan permanen. Oleh sebab itu mereka harus mengurus izinnya terlebih dahulu," kata Saiful, Senin (28/1).

Terkait informasi limbah yang mengalir ke Sungai Siak, BLH akan meninjau ke lapangan. "Saat ini kami sedang menuju ke lapangan, mungkin karena kehujanan jadi limbahnya keluar dan mengalir. Jika memang membahayakan, kami akan menghentikan kegiatan usaha tersebut," kata Saiful. Ironisnya, meski sudah mengetahui usaha penumpukan cangkang sawit oleh CV Berkat Jaya ini belum mengantongi izin operasional, namun pihak BLH tidak menghentikan usaha tersebut dengan alasan usahanya belum permanen. "Perusahaan mengaku sudah meminta izin dari pihak kecamatan. Kalau nanti kami menemukan usahanya membahayakan lingkungan, maka akan kami stop," janji Saiful. Informasi yang dirangkum di lapangan, aktivitas penumpukan cangkang sawit ini sudah berlangsung lama dan terkesan adanya pembiaran dari pihak terkait. (sol) Perwajahan: PEPEN


12

HARIAN VOKAL

SELASA 29 Januari 2013/ 17 Rabiul Awal 1434 H

LINTAS Diskoperindag Fasilitasi Perselisihan Dua KUD PASIRPANGARAIAN (VOKAL)-Rencana Koperasi Reski Mandri Desa Kepayang,Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu yang ingin memisahkan diri dari KUD Mulya Mandiri Muara Nikum, Kecamatan Rambah Hilir hingga kini belum tuntas. Sehingga kedua belah pihak minta Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Rokan Hulu (Diskoperindag) untuk memfasilitasi. Untuk merealisasikan keingian itu, Senin (28/ 1) kemarin, kedua belah pihak mengadakan pertemuan di aula Dinas Koperindag Rokan Hulu yang dihadiri oleh Kepala Bidang Koperasi, Diskoperindag, Suryanto. Ketua Koperasi Reski Mandiri, Amran menegaskan, rencana pemisahan anggota koperasi ini sudah lama di usulkan kepada pihak KUD Mulya Mandiri. Namun pihak pengurus tidak merespon, sehingga pemisahan diri tersebut belum terlaksana. Bahkan pertemuan yang yang digelar bersama di Diskoperindag juga belum menghasilkan kesepakatan. "Dari dulu kita sudah berupaya agar ada pemisahan KUD dalam pengelolaan sawit KKPA mitra dengan PT PISP ini, tetapi hingga kini belum terealisasi," ucap Amran. Sementara itu, Ketua KUD Mulya Mandiri, Asrul mengatakan, pada prinsipnya KUD Mulya Mandiri tidak keberatan dengan pemisahan KUD ini. Tetapi, harus ada hitam diatas putih, karena surat perjanjian dengan perusahaan tentang kerja sama pembangunan dan pengelolaan kebun plasma kelapa sawit kemitraan sudah dijelaskan bahwa lahan yang dimiliki KUD Mulya Mandiri termasuk lahan yang berada di Desa Kepayang. Dan jika pihak Koperasi Reski Mandiri ingin berpisah sebetulnya tidak jadi persoalan bagi KUD Mulya Mandiri, tetapi harus diselesaikan kewajibannya dan harus dibuat perjanjian baru oleh pihak perusahaan. "Kita tidak keberatan jika memang harus berpisah, namun diselesaikan secara administrasi dan sesuai dengan aturan yang berlaku terutama surat perjanjian dengan bapak angkat yakni PT PISP," jelas Hasrul. Sementara itu, Suryanto Kabid Koperasi Diskoperindag Rokan Hulu, usai peretemuan kepada wartawan mengatakan, pertemuan yang digelar belum menghasilkan apa-apa terhadap pemisahan tersebut. Untuk itu, dalamwaktu dekat akan digelar kembali pertemuan yang dihadiri kedua belah pihak dan PT PISP sebagai bapak angkat agar permasalahan tersebut jelas. "Belum ada keputusan yang pasti terhadap permasalahan ini, namun dalam waktu dekat akan digelar pertemuan kembali yang menghadirkan pihak pihak yang terkait," ungkapnya. (ber)

Kades Kota Raya Minta Pemkab Bantu Bibit Sukun PASIRPANGARAIAN (VOKAL)-Kepala Desa Kota Raya Kecamatan Kunto Darussalam, Sutrisno ternyata punya pemikiran cemerlang untuk mengatasi krisis pangan yang sewaktu-waktu bisa saja menimpa desanya. Dalam kunjungan Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hulu (Rohul), H Hafith Syukri, Jumat (25/1) sore, pada kegiatan maulid Nabi Muhammad SAW, ia meminta Pemkab Rokan Hulu membantu 4 batang bibit sukun untuk setiap kepala keluarga (KK) di desanya. Jika permintaan ini dikabulkan, dengan populasi penduduk sebanyak 900 KK, nantinya di Desa Koto Raya akan tumbuh sebanyak 3.600 pohon sukun. Sementara buah sukun sudah sejak lama di kenal masyarakat termasuk Desa Kota Raya sebagai salah bahan baku untuk membuat beragam menu makanan non beras saat rawan pangan. "Kita harapkan, beberapa tahun kedepan dengan ditanaminya pohon sukun per KK 4 batang, maka masyarakat di desa kita nantinya tidak lagi krisis pangan. Karena, sukun merupakan salah satu bahan pangan lokal yang bisa diolah menjadi beragam makanan, dan nilai gizinya sama dengan nasi. Dengan begitu, program pemberdayaan pangan lokal, bisa kita jalankan di desa kita ini," kata Sutrisno seperti dirilis situsriau.com, Minggu (27/1). Ia juga berharap dengan bantuan pohon sukun minimal 4 batang untuk per Kepala Keluarga (KK), dimana jumlah warga di desanya mencapai 900 KK. Dengan dengan di desa itu akan ada 3.600 batang sukun. Ini sebuah potensi yang luar biasa untuk memenuhi asupan gizi masyarakat Desa Koto Raya. (ymg/rudi)

Warnet dan Play Station Resahkan Orang Tua PASIRPANGARAIAN (VOKAL)-Semakin menjamurnya warung internet (Warnet) dan play station (PS) di Kabupaten Rokan Hulu mulai meresahkan para orang tua. Keresahan ini semakin menjadi-jadi pasca diamankannya 9 orang anak baru gede oleh pihak kepolisian karena diduga mencuri besi tua milik warga Jumat (26/1) lalu. Keresahan ini diutarakan G Siregar, warga Pematang Be-

rangan, Senin (28/1). Ia mengungkapkan rasa kecewanya ter-

LAPORAN:

PABER SIAHAAN/ ROKAN HULU

hadap instansi terkait yang kurang mengontrol tempat bermain anak-anak. Padahal, hampir setiap anak kalau pulang sekolah bukannya langsung pulang, tapi, lebih dahulu ke warnet. "Kita sering melihat anak-

anak dan pelajar berkumpul di sana (warnet dan PS, red) tanpa mengenal waktu, sehingga mereka punya kesempatan untuk membuat perencanaan tak baik, seperti maling dan lainnya," kata Siregar. Ditambahkannya, mereka meminta agar Pemkab Rokan Hulu dan Mapolres Rokan Hulu melakukan penertiban

terhadap warnet dan tempat play station, khususnya di daerah Rambah agar anakanak terhindari dari tindakan tidak baik. "Kami minta agar pihak berwenang Pemkab Rohul dan Mapolres Rohul proaktif melakukan kontrol,agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan," pungkasnya. (***)

PABER

WAKIL Bupati Rokan Hulu, Hafith Syukri memberikan kata sambutan dalam acara maulid Nabi Muhammad SAW dihadapan ribuan masyarakat Desa Kota Raya, Kecamatan Kunto Darussalam, Minggu (27/1).

Wabup Hadiri Maulid Nabi Muhammad di Desa Kota Raya PASIRPENGARAIAN (VOKAL)-Wakil Bupati Rokan Hulu, Hafith Syukri menghadiri maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Kota Raya Kecamatan Kunto Darussalam Rohul, Jumat (25/ 1). Dalam kata sambutannya dihadapan ribuan masyarakat Desa Kota Raya, Hafith mengajak umat Islam untuk meneladani perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan agama Islam. Peristiwa maulid Nabi Muhammad SAW yang diperingati setiap tahun jangan hanya sebagai acar serimonial belaka, tetapi, harus dijadikan sebagai pedoman hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. "Sejarah perjuangan Nabi Muhammad didalam memperjuangkan agama Islam perlu disikapi dengan serius dengan memperingati maulidnya apa yang diperbuat oleh Nabi saat

memperjuangkan agama Islam harus kita jalankan dalam kehidupan sehari-hari," harapnya. Hafith juga menekankan bahwa peringatan maulid Nabi Muhammad SAW agar umat muslim di Negeri Seribu Suluk, bisa meniru sikap, prilaku dan amal kegiatannya Nabi Muhammad SAW. Jangan hanya sekedar memperingati saja, namun sikap tidak pernah mengikuti ajarannya. Sementara itu Kepala Desa Kota Raya, Sutrisno dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dengan kehadiran Wabup ke desa mereka. Untuk itu, Sutrisno mengimbau kepada masyarakat desanya supaya bisa memaknai maulid Nabi Muhammad SAW. "Dengan kehadiran Wabup, kita harapkan masyarakat bisa mengambil hikmah dari kegiatan maulid Nabi yang kita laksanakan tahun 2013 ini," kata sutrisno. (ber)

ADVERTORIAL PEMKAB ROHUL

Mudahkan Pelayanan, Pemkab Bangun Infrastruktur Kesehatan PASIRPANGARAIAN (VOKAL)-Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Kesehatan Rokan Hulu (Rohul) saat ini terus meningkatkan infrastruktur kesehatan di sejumlah kecamatan, desa bahkan hingga ke dusun-dusun di Kabupaten Rokan Hulu. Kebijakan ini untuk kemudahan dan kenyamanan masyarakat mendapatkan pelayanan di bidang kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hulu, dr Wildan Asfan Hasibuan, Senin (28/1) mengatakan sarana dan fasilitas pelayanan kesehatan yang direncanakan pemerintah daerah pada tahun 2013 di antaranya, membangun 5 unit

Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) atau Puskesmas Pembantu (Pustu). "Ke lima sarana yang dibangun itu adalah Poskesdes atau Pustu di Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah, Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam, Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan, Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Desa Sei Kuning, Kecamatan Rambah Samo," kata Hasibuan. Diterangkannya, dari 153 Desa dan kelurahan di Kabupaten RokanHulu sudah ada sebanyak 132 Pustu dan Poskesdes diperkirakan masih ada 2 unit Pustu belum memiliki tempat sendiri.

Selain membangun Pustu, lanjutnya, pemerintah daerah pada tahun ini akan membangun ruang rawat inap baru di Puskesmas Rokan dan Puskesdes Rambah Samo II di SKPA. Kemudian melakukan renovasi rehap total Puskesmas Tandun II Desa Dayo. Sesuai instruksi Departemen Kesehatan (Depkes), Diskes Rohul juga bakal memberlakukan uji kompetensa bagi tenaga kesehatan minimal 5 tahun sekali. Petugas-petugas Poskesdes, Puskesmas dan Pustu ini lah yang menjadi kader kesehatan dalam membantu mensosialisasikan cara hidup sehat kepada masyarakat. (ber)

PT IMSB Didemo Jeritan Anak Negeri Sekretariat DPRD

0762-91460

Polres

0762-91110

Polsek Ujungbatu

0762-61110

Polsek Kunto Darussalam

0762-62515

Pemadam Kebakaran

0852713373707

Kantor Bappeda

0762-91530

Kajari Pasirpengaraian

0762-91226

Pengadilan Negeri

0762-91677

Kantor Pos Pasirpengaraian

0762-91221

Rumah Sakit Umum Daerah

0762-91777

Bank Riau Pasirpengaraian

0762-91260

BRI Pasirpengaraian

0762-91161

Bank Mandiri Ujungbatu

0762-61147

PLN Ranting Pasirpengaraian Penanggung jawab/redaktur: BAKHTARUDDIN

0762-91260

 Diduga Tak Pedulikan Nasib Warga PASIRPANGARAIAN (VOKAL)-Enam demonstran dari Jeritan Anak Negeri (JAN) Kabupaten Rokan Hulu, Senin (28/ 1) siang berunjukrasa di Taman Kota Pasirpangaraian dan Gedung DPRD Rokan Hulu. Mereka mendesak pemerintah agar menindak tegas pabrik kelapa sawit (PKS) PT Indo Makmur Sawit Berjaya (IMSB) di Desa Rambah, yang diduga tidak peduli dengan masyarakat Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu. Koordinator lapangan aksi, Zainul Akmal dalam orasinya menyebutkan, saat ini warga Desa Rambah sudah resah atas kehadiran PT IMSB yang tidak mendatangkan nilai ekonomi bagi warga desa. Bahkan warga desa itu

justru harus menanggung akibat polusi udara dan bau busuk yang ditimbulkan PKS tersebut. "Sudah terlalu lama masyarakat tidak nyaman akibat polusi udara yang ditimbulkan oleh perusahaan, tetapi apakah pernah terfikir oleh perushaan bagaiman kesehatan masyarakat yang berada dilingkungan perusahan," kata Zaiunul. Dia menambahkan, idealnya sebuah perusahaan harus memiliki relevansi sosial terhadap masyarakat yang telah dibungkus dalam sebuah CSR (Corporate Social Responsibility) sesuai pasa 74 Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang perseroan terbatas.. "Sekarang kita perlu bertanya, apakah program ini sudah ber-

jalan sesuai dengan ketentuanya dan apakah program ini hanya sebatas manis di bibir perusahaan untuk melanggengkan usahanya,

dan ini lah yang perlu disuarakan. Karena selama ini pihak eksekutip dan legislative tampaknya sudah tidak berkuku lagi

untuk memanggil pihak perusahaan," tegas Zainal saat aksi dikawal puluhan personel Polres Rokan Hulu. (ber)

PABER

JERITAN Anak Negeri mendesak Pemerintah dan DPRD Rokan Hulu agar menindak PT Indo Makmur Sawit Berjaya (IMSB) di Desa Rambah yang diduga tak peduli dengan masyarakat tempatan, Senin (28/1).

Perwajahan: TIYO


13

SELASA 29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434 H

HARIAN VOKAL

LINTAS Tak Terima Gaji 2 Bulan

Pegawai SPBU Muara Basung Mogok PINGGIR (VOKAL)-Sebanyak 43 pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Senin (28/1) mogok kerja. Karena sudah dua bulan gaji mereka belum dibayar pihak perusahan PT Muri Indo selaku pengelola SPBU tersebut. Akibat mogok kerja pegawai SPBU Muara Basung yang hanya berlangsung beberapa jam saja puluhan kendaraan mulai dari roda dua, roda empat dan lebih tidak mendapatkan pelayanan. Para pegawai tampak dudukduduk kendati ada pelanggan yang telah antri. Mereka mogok karena pihak management juga mengabaikan tuntutan mereka. Perwakilan dari pegawai SPBU Muara Basung, Rahmadsyah mengungkapkan, jika sampai tanggal 30 Januari ini gaji selama dua bulan tidak di bayar, maka sudah tiga bulan pegawai SPBU itu tidak gajian. "Kita juga menuntut gaji sesuai dengan UMK karena selama ini gaji kami di bawah UMK hanya Rp826 ribu termasuk tunjangan makan dan transportasi sementara saat ini UMK sudah sebesar Rp1,6 juta," kata Rahmadsyah seperti dirilis mrnetwork, Senin (28/1). Mengetahui karyawannya mogok, pihak perusahaan melakukan pertemuan dengan para pegawai. Dari perusahaan sendiri diwakili oleh Yani, dimana disepakati dari management perusahaan secara tertulis bahwa paling lambat pada hari Rabu (30/1) mendatang segala tuntutan pegawai akan direalisasikan. (ymg/rudi)

PINGGIR (VOKAL)-Polsek Pinggir berhasil menangkap, HH (28), MM (19) dan JM (19), ketiganya warga Kecamatan Kandis, kabupaten Siak diduga sebagai penadah motor curian. Mereka diduga jaringan pencuri sepeda motor (curanmor). Kapolsek Pinggir, AKP Hendrik Sitompul, Senin (28/1) mengatakan, HH ditangkap pada Selasa (22/1) sekitar pukul 18.00 WIB di Dusun Suluk Bongkal, Desa Beringin, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis dan mengamankan 3 unit sepeda motor. Sedangkan dari keterangan HH, MM ditangkap Rabu (23/1) sekitar pukul 13.30 WIB dan JM sekitar pukul 14.00 WIB di Kandis, Kabupaten Siak, dari tangan MM dan JM diamankan 4 unit sepeda motor. "Ketujuh unit sepeda motor yang kita tangkap tidak lagi memiliki nomor plat polisi (nopol). Penangkapan tersebut setelah kita mendapatkan informasi dan laporan dari masyarakat, kalau di Dusun Suluk Bongkal sering terjadi transaksi jual beli sepeda motor yang diduga hasil pencurian," pungkasnya seperti dirilis mrnetwork, Senin (28/1). Sementara 7 unit barang bukti yang diduga hasil curian tersebut diantaranya Honda Supra X 125 3 unit, Honda Beat warna merah 1 unit, Tornado 1 unit, Minerva 1 unit dan Yamaha Mio 1 unit yang saat diamankan di Mapolsek Pinggir. (ymg/rudi)

HRC

TIGA orang penadah sepeda motor curian ditangkap berikut 7 unit barang bukti sepeda motor. Saat ini ketiga tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Pinggir.

: 0766-21258

Sekretariat DPRD

: 0766-7008003

Polres

: 0766-23390

Polsek

: 0766-21110

Puskesmas

: 0766-21330

Kantor Pos

: 0766-21015

Kejaksaan Negeri

: 0766-21122

Pengadilan Negeri

: 0766-21031

RSUD

: 0766-21066

PLN

: 0766-21777

Kesbang & Infokom

: 0766-21057

Penanggung jawab/redaktur: BAKHTARUDDIN

Pengesahan RAPBD Bengkalis Terancam Molor

 Pembahasan Masih Alot

Tiga Penadah Motor Curian Diringkus

Kantor Bupati

PNC

BEROPERASI-Sebuah kendaraan keluar dari feri penyeberangan Tasik Gemilang milik Pemkab Bengkalis di pelabuhan Air Putih Kecamatan Bengkalis beberapa waktu lalu.

BENGKALIS (VOKAL)-Pengesahan Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Bengkalis tahun 2013 terancam molor dari jadwal yang telah ditetapkan, yakni Senin (28/1) kemarin. Sebab, sampai jadwla yang ditentukan itu, pembahasan RAPBD itu masih alot di tingkat Badan Anggaran (Banggar). Pantauan di kantor DPRD Bengkalis, dari pagi hingga siang kemarin, tidak terlihat sama sekali ada aktifitas bahwa RAPBD tahun 2013 akan disahkan, Senin (28/1). Hanya ada beberapa anggota dewan yang terlihat di kantor wakil rakyat tersebut, termasuk tidak adanya agenda pembahasan akhir RAPBD tahun 2013

antara TAPD eksekutif dengan banggar di DPRD Bengkalis. Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pengesahan RAPBD tahun ini terancam molor. Hal itu akibat masih ada sejumlah program yang diusulkan harus dibahas kembali serta dipertajam, supaya pengesa-

han RAPBD tahun ini betul-betul mengakomodir kepentingan masyarakat. "Dengan masih alotnya pembahasan RAPBD, maka rencana pengesahan yang seyogyanya dilakukan malam ini, terpaksa harus ditunda. Masih ada pembahasan sejumlah usulan kegiatan yang harus dipertajam lagi, sehingga kalangan dewan menilai pengesahan RAPBD harus ditunda dahulu," kata Jamal seperti dirilis situsriau.com, Senin (28/1). Ketika ditanya kapan rencananya pengesahan RAPBD, politisi muda dari PKS ini mengaku belum dapat memastikan. Karena pengesahan RAPBD baru dapat dilakukan setelah pembahasan ditingkat banggar sele-

IPAG60 Ubah Air Gambut Jadi Bersih BUKIT BATU (VOKAL)-Alat instalasi pemurnian air gambut (IPAG60) yang dibangun di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis melalui program dari MAB IndonesiaLIPI bekerjasama dengan Asia Pulp & Paper dapat menghasilkan sekitar 60 liter air bersih permenit dan cukup memenuhi kebutuhan 100 keluarga. "Proses alat ini dari awal penyedotan air gambut hingga menjadi air bersih bisa mencapai 60 liter permenit dan bisa menyuplai untuk 100 Kepala Keluarga (KK),'' ujar Prof Dr Ir Y Purwanto dari MAB IndonesiaLIPI kepada wartawan usai peresmian pemakaian IPAG60 di Desa Tanjung Leban, Kecamatn Bukit Batu, Senin (28/1). Dengan adanya alat ini masyarakat di area transisi dan zona penyangga GiamSiak Kecil-Bukit Batu (GSK-BB) bisa menggunakan air bersih yang dihasilkan IPAG60. Untuk diketahui air gambut bersifat sangat asam dan mengandung mineral berbahaya. Namun dengan menggunakan studi ilmiah dan teknologi, sistem yang dibangun IPAG60, akan mampu menyediakan air yang bersih dan layak konsumsi. "LIPI bersama dengan APP

tuk mengambil sumber juga menyediakan pedaya untuk diberikan latihan untuk mendan terkadang cendegoperasikan dan merung terlalu memanfaatmelihara alat ini," kata kannya. Purwanto seperti diri"Pelestarian dan pelis mrnetwork, Senin ngelolaan secara ber(28/1). tanggungjawab menjaSementara itu, Didi hal yang penting, rektur Corporate Afsembari tidak mengorfairs & Communicabankan pembangunan tions APP yang diwakili Nurul Huda mengaTENGKU DAHRIL ekonomi yang besar yang telah diraih Riau datakan, APP telah sejak lama mendukung program pe- lam beberapa tahun terakhir," nyediaan akses air bersih kepa- ujarnya dalam sambutan peresmian pemakaian IPAG60 di Desa da komunitas di areal operasi. "Kami menyadari bawa masih Tanjung Leban Kecamatan Bukit banyak masyarakat di wilayah Batu, Senin kemarin. Dikatakannya, konsep bio-vilIndonesia yang masih tidak dapat mengakses air bersih. Pe- lage yang dikembangkan oleh masangan alat ini menjadi yang LIPI memungkinkan untuk melapertama untuk kegiatan serupa kukan hal ini. Bahkan, konsep dan memberikan akses untuk air bio-village dapat meningkatkan bersih kepada ratusan masyakar- kualitas hidup masyarakat yang at di area terpencil," ujar Nurul. tinggal di dalam dan sekitar kaRiau Kaya SDA & Keanegara- wasan hutan. "Untuk mencapai tujuan janman Hayati Ditempat yang sama, Kepala gka panjang ini, kontribusi dari Balitbang Propinsi Riau, Prof DR lembaga penelitian, akademisi, Tengku Dahril mengatakan Pro- LSM, masyarakat, maupun pihak vinsi Riau merupakan salah satu swasta, seperti APP dan Sinar propinsi yang kaya akan sumber Mas Forestry, selalu dibutuhkan daya alam (SDA) dan keanegara- dan dengan adanya bantuan alat man hayati. Namun dalam per- instalasi IPAG60 bisa dimanfaatsaingan untuk mencapai pemban- kan oleh masyarakat," pungkasgunan ekonomi, sangat mudah un- nya. (ymg/rudi)

RDC

OBJEK WISATA-Pantai Selatbaru merupakan pantai terindah di Bengkalis. Nama Pantai Selatbaru sendiri diambil dari nama desa dimana pantai ini berada, Desa Selatbaru, yang juga menjadi Ibukota Kecamatan Bantan. Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah menjadikan pantai tersebut sebagai salah satu objek wisata andalan.

sai, serta sudah dibahas melalui badan musyawarah (banmus) DPRD untuk jadwal pengesahan RAPBD tahun ini. Kemudian sambung Jamal, besarnya anggaran RAPBD juga tidak memungkinkan dibahas dalam waktu yang sangat sempit, karena RAPBD yang disampaikan bupati nilainya mendekati Rp5 triliun. "Jadi pembahasan harus betul-betul selektif serta dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat, khususnya peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan dan lainnya," tukas pria yang baru berusia 27 tahun tersebut. Sementara itu anggota DPRD Bengkalis dari Fraksi Partai Golkar, Iskandar Budiman juga membenarkan ditundanya pengesahan RAPBD tahun ini. Ia menyebutkan bahwa saat ini pembahasan ditingkat banggar masih terus berlangsung, sehingga membutuhkan waktu yang agak panjang. "Saya rasa paling lama pengesahan RAPBD tahun ini dilakukan pada awal bulan Februari.

Pengalaman kita sejak beberapa tahun belakangan, pengesahan RAPBD dipercepat-pun realisasi kegiatan di SKPD-SKPD juga tidak berjalan maksimal. Contoh saja tahun 2012 lalu, pelelangan proyek masih berlangsung hingga bulan Nopember, padahal APBD disahkan pertengahan Januari," kata Iskandar. Menurut Iskandar, pada tahun 2013 ini cukup banyak pekerjaan rumah (PR) pihak eksekutif yang harus diselesaikan,yakni kegiatan tahun 2012 yang terbengkalai. Ini disebabkan keterlambatan pelelangan maupun kelalaian rekanan pelaksana kegiatan. Pada tahun 2013 ini Iskandar berharap mayoritas proyek di Pemkab Bengkalis dapat berjalan melebihi 90 persen. "Kepala SKPD jangan hanya mengklaim di media massa saja kalau realisasi kegiatan di SKPD yang dipimpinnya melebihi 90 persen, tetapi kenyataan di lapangan tidak sesuai pernyataan. Mudah-mudahan saja tahun 2013 ini, proses pelelangan serta pelaksanaan kegiatan dapat berjalan baik," ujarnya. (ymg/rudi)

Skala Prioritas Mencuat di Musrenbang Talang Mandi DURI (VOKAL)-Musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) tahun 2013 Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis pada Senin (28/1) menghasilkan empat skala prioritas. Skala prioritas tersebut meliputi jalan, drainase, mobil sampah dan tempat pemakaman umum (TPU). Disela-sela acara Musrembang, Lurah Talang Mandi, Halazmi Julizar, menjelaska, bahwa untuk drainase diprioritaskan untuk wilayah menjadi langganan banjir saat musim hujan alias kampung terendam. Untuk jalan sendiri, yaitu Jalan Meranti yang pada tahun ini hanya mendap-

atkan peningkatan dengan base type A sepanjang 10 kilometer. Namun sisanya masih belum tersentuh. "Untuk mobil sampah sendiri, dinilai penting agar masyarakat bisa mengelola sampah yang ada di depan Jalan Wonosobo yang sangat mengganggu pemandangan saat memasuki Kota Duri. Sedangkan untuk lahan TPU sudah ada yang ingin menjualnya seluas 10 hektar dengan nilai Rp8 juta per hektarnya. Sedangkan listrik sendiri baru terpasang hingga kilometer 19,5 mulai kilometer 10 Jalan Gajah Mada," paparnya seperti dirilis mrnetwork. (ymg/rudi)

BSMI Bengkalis Gelar Operasi Katarak Gratis DURI (VOKAL)-Awal Februari nanti, Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Bengkalis akan melakukan operasi katarak gratis untuk masyarakat Kecamatan Mandau dan sekitarnya. Masyarakat penderita katarak yang ingin mendapat pengobatan gratis ini bisa mendaftarkan diri langsung di klinik BSMI di Simpang Sebanga Jalan Gajah Mada dan di UPZ Ibadurrahman Jalan Mawar, Kota Duri. Hal ini disampaikan Ketua Umum BSMI Kabupaten Bengkalis, Abi Bahrun, Senin (28/1). Ia mengatakan, operasi katarak gratis akan dimulai tanggal 1 Feb-

ruari hingga 3 Februari mendatang di Rumah Sakit Permata Hati Duri. Untuk rencana awal, BSMI Bengkalis hanya menargetkan 75 orang pasien. Menurut Abi Bahrun, kendati ditargetkan 70 orang, namun tidak menutup kemungkinan jika penderita yang mendaftar nanti melebihi target. "Penderita tetap akan dioperasi hingga acara selesai. Sebab program sosial ini benar-benar dibutuhkan masyarakat, khususnya mereka dari keluarga yang tidak mampu," papar seperti dirilis mrnetwork. (ymg/rudi) Perwajahan: HASAN SHOLIHIN


14

SELASA

HARIAN VOKAL

29 Januari 2013/ 17 Rabiul Awal 1434 H

LINTAS

Pengusaha Diimbau Tingkatkan K3 SELATPANJANG (VOKAL)-Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy mengimbau seluruh pihak, khususnya para pengusaha agar lebih meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada seluruh bentuk kegiatan, mulai dari perencanaan, pembuatan/pemasangan, pengoperasian/pemakaian serta pemeliharaan seluruh peralatan produksi untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja bagi seluruh tenaga kerja maupun masyarakat sebagai konsumen barang atau jasa hasil produksi dan pengguna sarana serta fasilitas umum. “Diakhir tahun 2011 lalu, tepatnya tanggal 26 November 2011 kita semua tersentak dengan runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur yang menelan korban jiwa lebih dari 20 orang. Salah satu penyebab kejadian itu adalah pelaksanaan K3, khususnya pada pekerjaan perawatan yang kurang memadai,” ujar Wabup saat membacakan pidato tertulis Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Republik Indonesia pada upacara peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional dan pernyataan dimulainya Bulan Kesehatan dan Kerja Nasional Tahun 2013 di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jalan Dorak Selatpanjang, Senin(28/1). Menurut Wabup, peristiwa tersebut harus dijadikan pelajaran berharga agar kejadian serupa tidak terulang kembali. “Oleh karena itu saya sebagai pemegang policy Nasional K3 berdasarkan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja mengimbau serta menyerukan seluruh pihak agar lebih meningkatkan K3 pada seluruh bentuk kegiatan kerja untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja para tenaga kerja maupun masyarakat,” imbaunya. Dikatakan, peringatan Hari K3 tersebut merupakan tahun keempat Bangsa Indonesia berjuang, berperan aktif serta bekerja secara kolektif guna mendukung cita-cita besar Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2015 sebagaimana telah ditetapkan dalam Keputusan Menakertrans Nomor Kep.372/Men/XI/2009. Berdasarkan laporan ILO, sambung Wabup, setiap hari terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban fatal sebanyak 6.000 kasus, sementara di Indonesia setiap 100.000 tenaga kerja 20 orang diantaranya menjadi korban fatal akibat kecelakaan kerja. Hal itu menunjukkan tingkat keparahan kecelakaan kerja di seluruh dunia pada umumnya maupun di Indonesia pada khususnya masih cukup tinggi. “Kalkulasi ILO mengenai kerugian akibat kecelakaan kerja di negara-negara berkembang mencapai 4% dari GNP. Ini adalah angka yang cukup besar yang memerlukan perhatian serius oleh pihak-pihak yang terkait dalam proses produksi. Untuk itu saya mengharapkan kepada para pengusaha dan tanaga kerja agar lebih banyak mengambil inisiatif untuk meningkatkan kinerja K3 di tempat kerja masing-masing,” harap Wabup. Wabup juga berharap agar K3 diintegrasikan pada setiap jenjang manajemen perusahaan melaui pendekatan prinsip-prinsip manajemen, sehingga mampu mengurangi tingkat kecelakaan kerja, menekan tingkat keparahan hingga pada pencapaian kecelakaan nihil. “Pada tanggal 16 Oktober 2012 lalu saya telah meluncurkan program “Saya Pilih Selamat” sebagai ajakan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan berperilaku aman. Karena itu kami mengajak seluruh stakeholder dan seluruh masyarakat agar bergerak dan bertindak menjadikan program “Saya Pilih Selamat” itu menjadi salah satu upaya dalam mewujudkan budaya K3. Ikon tersebut hendaknya kita dengungkan setiap hari untuk memotivasi kita dalam berprilaku selamat,” ajak Wabup.(swl)

Satpol PP Diminta Razia Jalan Dorak Ujung SELATPANJANG(VOKAL)-Laskar Melayu Bersatu Riau (LMBR) Kepulauan Merantimeminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Meranti agar turun ke lapangan menertibkan serta merazia Jalan Dorak ujung. Pasalnya, setiap malam Jalan Dorak ujung itu diduga selalu dijadikan lokasi memadu kasih pasangan remaja yang masih berstatus sebagai pelajar. “Karena itu kami meminta petugas SatpolPP maupun pihak terkaitnya untuk merazia Jalan Dorak ujung itu.” ungkap Datok Panglima Muda LMBR Kepulauan Meranti Edi Afrizal kepada Vokal, Senin (28/1) di Selatpanjang. Menurutnya, pada umumnya remaja yang datang ke Jalan Dorak ujung itu selalu berpasang-pasangan dan duduk berduaan di tempat yang gelap. “Kendaraan mereka diparkir di pinggir jalan dan mereka duduk berdua-duaan tanpa mempedulikan orang-orang yang memperhatikan mereka.Terkadang hanya kendaraannya saja yang parkir, semetara pemilik kendaraan tersebut tidak tahu entah ke mana.Tugas Satpol PP lah untuk menertibkan mereka,” tuturnya. Jika tidak segera ditertibkan, imbuhnya, hal tersebut akan berdampak buruk pada moral generasi muda. Oleh karena itu dia sangat berharap Pemkab Kepulauan Meranti menugaskan Satpol PP melakukan razia di tempat tersebut. “Jika perlu dilakukan setiap malam.Hal tersebut dapat menghindari remaja kita dari berbagai perilaku kurang baik. Selain itu kita juga berharap di sepanjang Jalan Dorak ujung itu dipasangi penerangan jalan,”harap Edi. Edi juga berharap Lembaga Adat Melayu maupun tokoh masyarakat diseputaran Jalan Dorak ujung tersebut ikut mengawasi perilaku kurang baik para para remaja pada malam hari. Jika tidak segera dilakukan antisipasi, imbuhnya, maka yang rusak bukan saja para remaja, namun nama baik daerah itu akan ikut tercemar. Hal senada juga diungkapkan salah seorang masyarakat Selatpanjang Andi Sulung yang mengaku pernah beberapa kali memergoki pasangan remaja yang masih pelajar sedang bermesraan didepan umum tanpa sedikitpun merasa sungkan. “Terakhir saya mememergoki mereka pada Sabtu (26/1) malam lalu, ketika saya bersama teman sedang memancing di ujung Dorak. Saat itu kami melihat beberapa pasangan remaja asyik bercumbu di depan umum. Saya sempat menegur dan menasehati mereka agar tidak melakukan perbuatan tak senonoh itu. Namun mereka tidak menggubris sama sekali,” ungkap Sulung.(swl) Penanggung Jawab/Redaktur: DELFI INDRA

SYAWAL

KETUA Komisi II DPRD Meranti Basiran (4 dari kanan) didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Meranti Azmi Ibrahim (tengah) dan Lurah Teluk Belitung Kamsiatun (dua kanan) meninjau lihat kondisi jembatan penghubung antara Kelurahan Teluk Belitung dengan Desa Mekar Sari, Kecamatan Merbau, Senin (28/1).

Jembatan Penghubung Mekar SariTeluk Belitung Terancam Ambruk MERBAU (VOKAL)- Jembatan yang menghubungkan Desa Mekar Sari dengan Kelurahan Teluk Belitung terancam ambruk. Kondisi jembatan itu sudah melengkung ke bawah dan sangat mengkhawatirkan. Sewaktu-waktu jembatan tersebut bisa ambruk. LAPORAN:

SYAWAL/MERANTI

“Jika jembatan ini tidak segera diperbaiki atau dibangun baru, dikhawatirkan akan membahayakan masyarakat. Sebelum semua itu terjadi, tahun 2013 ini juga jembatan tersebut harus dibangun kembali. Kalau jembatan ini ambruk bisa menyebabkan sejumlah desa di daerah sekeliling akan terisolir. Tingkat kemiskinan masyarakat bisa dipastikan akan mening-

kat,” ujar tokoh masyarakat Merbau Ali Sanip kepada Vokal, Senin (28/1), di sela-sela peninjauan Komisi II DPRD Meranti bersama Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Meranti dan Pemerintahan Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau ke jembatan tersebut. Dikatakan, jembatan itu merupakan satu-satunya akses penghubung antara Desa Mekar Sari dengan Kelurahan Teluk Belitung.

ADVERTORIAL PEMKAB MERANTI Perlu Sinergi Lintas Sektoral

Meranti Segera Realisasikan Kota Layak Anak SELATPANJANG(VOKAL)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti terus berupaya mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) di Kota Selatpanjang sebagai pusat daerah otonom baru. Untuk merealisasikan hal itu diperlukan adanya koordinasi dan sinergi antar lintas sektoral di daerah. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (KPPPAKB) Kabupaten Kepulauan Meranti Hj Syarifah Zumah baru-baru ini di Selatpanjang. Menurutnya, pelaksanaan program KLA itu perlu adanya kerja keroyokan antar masingmasing satuan kerja terkait. “Sesuai Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 11 Tahun 2011 tentang KLA, kabupaten/kota harus mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah. Peran masyarakat dan dunia usaha juga mesti terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam setiap kebijakan, sehingga program dan kegiatan tersebut terlaksana untuk menjamin terpenuhinya hak anak,” ujarnya. Saat ini, sebut Syarifah, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah SKPD terkait untuk mendorong kemajuan program KLA. Karena

pada dasarnya pengembangan KLA meliputi berbagai aspek kehidupan masa depan anak, seperti pendidikan, kesehatan, sosial agama dan lain sebagainya. “Kita juga harus menyediakan tata ruang seperti ruang pojok ASI, taman pintar, taman bermain anak, rumah pintar, serta kartu sehat atau kartu insentif anak.Untuk menjadi bahan perbandingan ke depannya, kita juga telah melakukan studi banding ke Kota Solo yang nota bene merupakan kota percotohan KLA di Indonesia,” ungkapnya. Peran KPPPAKB, sebutnya, bukan hanya sekedar mendorong, namun juga memberikan jaminan kepada anak dengan memberikan Kartu Sehat dan Kartu Pintar pada tiga kriteria kartu, yaitu kartu jenis Platinum yang dikhususkan untuk anak miskin, kartu Gold untuk anak kalangan menegah, serta kartu Silver untuk anak golongan mampu. “Sementara ini sejumlah fasilitas pendukung KLA di Kota Selatpanjang sudah tersedia, seperti Taman Cik Puan sebagai taman bermain bagi anak, taman bacaan serta lainnya juga sudah ada. Tinggal mencukupkan kekurangannya saja. Ke depan fasilitas penunjang KLA lainnya akan dianggarkan agar KLA di Kepulauan Meranti bisa segera terwujud,” pungkasnya. (swl)

“Kita sangat berharap jembatan itu dibangun kembali pada tahun 2013 ini. Oleh karena itu kita meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab, red) Kepulauan Meranti melalui dinas terkait agar segera membangun jembatan ini. Karena dengan kondisi seperti ini dikhawatirkan sewaktu-waktu jembatan itu bisa ambruk dan memakan korban. Sebelum itu terjadi, Pemkab Kepulauan Meranti hendaknya melakukan langkah-langkah antisipasi. Karena bagaimanapun juga mencegah itu lebih baik dari pada mengobati,” tuturnya. Ketua Komisi II DPRD Meranti Basiran dalam kesempatan itu membenarkan , jembatan tersebut harus dibangun kembali . Jika tidak maka sejumlah desa akan terisolir, apalagi saat

ini air pasang cukup tinggi hingga merendam bodi jembatan itu. “Kita di DPRD siap mengawal program pembangunan jembatan ini agar bisa dilaksanakan pada tahun ini. Saya yakin jembatan ini tidak akan berumur lama lagi. Melihat kondisinya yang sudah tidak layak dilalui. Jangan sampai setelah jatuh korban jiwa, baru sibuk membangunnya,” ujar politisi Gerindra itu. Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Meranti Azmi Ibrahim berjanji akan berupaya memperjuangkan serta memasukkan usulan pembangunan jembatan itu secepat mungkin. Jika bisa ia akan mengusulkan pembangunannya dalam tahun 2013 ini. Bahkan ia pernah mengusulkan kepada Bupati Meranti agar jembatan itu dibangun

sejak tahun 2012 lalu. “Saya menyadari kondisi ini. Makanya kita akan memperjuangkan untuk mengusulkannya segera. Sehingga dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang sangat meresahkan kondisi ini. Namun saya juga mengharapkan nantinya DPRD mengawal usulan pembangunan jembatan ini,” tuturnya kepada wartawan. Dari panatauan Vokal, kondisi jembatan tersebut benar-benar mengkhawatirkan. Selain melengkung tajam, jembatan itu juga tidak memakai tiang tengah. Jembatan itu juga tidak dilengkapi lagi dengan pagar pada sisi kiri kanannya. Sehingga jika masyarakat yang melintas tidak berhati-hati, bisa saja mereka masuk ke dalam sungai.(***)

Jalan Poros Menuju Pelabuhan Roro Sulit Dilalui  Masyarakat Bangun Titian Sepanjang 25 Meter SELATPANJANG(VOKAL)Meski sudah menghabiskan dana miliaran rupiah untuk pembangunan jalan poros AlaiMengkikip, namun akses jalan menuju pelabuhan roll on-roll off (roro) KMP Berembang di Kampung Balak hingga saat ini masih sulit dilewati. Jika hujan turun dengan deras maka jalan poros tersebut akan digenani air hingga ke dalaman paras lutut orang dewasa, terutama pada kilo meter (KM) 35,37 dan KM 39. Menurut Kepala Desa (Kades) Tanjung Peranap Syarudin yang dihubungi Vokal via ponselnya baru-baru ini mengatakan, keadaan tersebut makin diperparah dengan adanya pembangunan gorong-gorong. “Untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang melintasi jalan tersebut, masyarakat Desa Tanjung Peranap, khususnya warga Dusun Kampung Balak bergotong-royong membuat titian dari papan sepanjang 25 meter pada ruas jalan yang terendam cukup parah. Kita bersama masyarakat sepakat secara swadaya membuat titian dari papan agar jalanan tersebut bisa diakses masyarakat. Karena pengguna jalan ini bukan hanya masyarakat Desa Tanjung Peranap saja, namun masyarakat dari provinsi maupun kabupaten lain juga menggunakan jalan ini jika berkunjung ke Meranti menggunakan roro,” ujar Syahrudin. Dijelaskan, masyarakatnya merasa perlu mengambil langkah sesegera mungkin agar jalan tersebut aman dilalui. Terlebih lagi, jumlah pengguna jasa KMP Berembang semakin hari semakin meningkat. Bukan tidak mungkin puluhan bahkan ratusan kendaraan nantinya akan melintasi jalan tersebut. Oleh karena

itu masyarakat secara swadaya bergotong royong membangun titian sepanjang 25 meter tersebut. “Kampung Balak saat ini bagaikan pintu gerbang bagi Kabupaten Meranti. Karena itu kita ingin mulai dari gerbang ini masyarakat luar sudah mendapatkan sambutan dan kesan yang baik, merasa aman dan nyaman berada di kabupaten kita ini. Namun sebenarnya kita sangat berharap jalan ini benarbenar jadi mulus dan layak untuk dilintasi. Kenyataannya kita harus menerima kondisi jalan yang begini adanya.Mudahmudahan jalan ini segera dibangun oleh pemerintah,” harap Syahruddin. Menurut Syahrudin, saat hujan deras, sejumlah titik rawan jalan dipastikan akan dibanjiri air hingga lutut orang dewasa, bahkan di titik tertentu genangan air bisa lebih tinggi. Dalam kondisi

demikian kendaraan roda dua dipastikan sulit melintasinya. Agar bisa melintasi jalan tersebut, kendaraan harus diangkut menggunakan gerobak milik masyarakat sekitar. Gorong-gorong yang baru dibangun di jalan tersebut, imbuhnya, bukan saja makin menyebabkan banjir karena goronggorong tersebut lebih tinggi dari bodi jalan, namun juga menyebabkan seringnya terjadi kecalakaan, terutama pada pengendara kendaraan roda dua yang tiba-tiba terjatuh saat melintas. “Sejak ada gorong-gorong itu jalan ini malah makin sering banjir, terutama pada saat hujan deras. Sebelumnya, kendati banjir, tapi air cepat sekali surut. Seharusnya Dinas PU membuat saluran pembuangan air menuju laut atau sungai agar tidak terjadi banjir ataupun kecelakaan bagi masyarakat,” pungkasnya.(swl)

SYAWAL

DUA buah sepeda motor melintas pada ruas jalan Alai-Mengkikip yang tergenang air. Untuk memperlancar transportasi, masyarakat membangun titian papan agar jalan itu bisa dilewati kendaraan.Gambar diambil Sabtu (26/1). Perwajahan: HASAN SHOLIHIN


SELASA SABTU

15

HARIAN VOKAL

29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434 H HARIAN VOKAL

Jafrizal: PT RPI Sebaiknya Hengkang  DPRD Akan Panggil Pimpinan PT RPI

LINTAS Ranperda RTRW Belum Selesai Dibahas RENGAT(VOKAL)-Hingga saat ini, Panitia Khusus (Pansus) A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hulu (Inhu) belum juga menyelesaikan pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) rencana tata ruang dan wilayah (RTRW). Anggota Pansus A DPRD Inhu, Suradi mengatakan, andai kata rapat paripurna pengesahan 9 Ranperda yang diadakan Senin (28/1) kemarin tetap dilanjutkan, namun Ranperda tentang RTRW tidak bisa disahkan karena belum selesai dibahas. "Pembahasan yang belum selesai dibahas tentang sistim perkotaan wilayah ibukota Kabupaten Inhu untuk jangka panjang, masalah wilayah pusat kegiatan lokal (PKL) serta wilayah pusat kegiatan lokal promosi," kata Suradi kepada Harian Vokal ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (28/1). Dibeberkannya, Pansus A DPRD Inhu juga masih membahas letak wilayah pusat kegiatan wilayah. Sebab, penetapan status daerah kecamatan dalam rancangan peraturan daerah (ranperda) yang diusulkan oleh eksekutif kurang tepat, seperti Kecamatan Seberida yang diusulkan Dinas PU sebagai pusat kegiatan lokal promosi. "Sementara melihat perkembangan ke depan, seharusnya Kecamatan Seberida dijadikan sebagai pusat kegiatan lokal, bukan promosi. Salah satu perkembangan di Belilas saat ini yaitu adanya pembangunan universitas," tuturnya. Lebih jauh dikatakan, Peraturan Daerah (Perda) RTRW digunakan untuk jangka panjang. Perda ini mengatur sistim perkotaan, perkembangan ruas jalan di kecamatan, daerah rawan konflik perbatasan antar kabupaten seperti perbatasan antara wilayah Inhu dengan Jambi, Inhu dengan Kuansing dan perbatasan antara Pelalawan dengan Inhu. "Agar tidak terjadi konflik di daerah perbatasan tersebut, ke depan eksekutif harus memprioritaskan status wilayah dan adinistrasi kependudukan. Selain itu program pembangunan juga harus merata," ucap Suradi. (obr)

Distribusi Air Bersih Kota Rengat Terganggu RENGAT(VOKAL)-Distribusi air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indra Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) di Kota Rengat untuk satu pekan ke depan akan terganggu. Pasalnya, mulai Senin (28/1) PDAM akan memperbaiki filter pada instalasi pengelolaan air (IPA) 40 liter per detik. "Kami mohon maaf atas terjadinya gangguan distribusi di wilayah Kota Rengat ini. Meski demikian, bukan berarti distribusi air bersih kepada pelanggan di wilayah Rengat terhenti total, hanya jam distribusinya saja yang berkurang karena adanya perbaikan," ujar Direktur Utama PDAM Tirta Indra, Ahmad Hafiz, Senin (28/1) dikutipdari inhusatu.com. Dijelaskan Hafiz, kerusakan pada filter tersebut disebabkan pasir sebagai media penyaring sudah kotor akibat endapan lumpur air baku, sehingga air yang dihasilkan tidak jernih. Selain itu, endapan lumpur juga menyebabkan pipa distribusi tersumbat. Karena itu, upaya perbaikan pada filter tersebut dilakukan dengan mengganti pasir yang sudah kotor. "Dibutuhkan sekitar 5 kubik pasir untuk instalasi kapasitas 40 liter per detik tersebut. Diperkirakan dibutuhkan waktu sekitar satu minggu karena selain mengganti pasir, kita juga melakukan pembersihan," ucap Hafiz. Ditambahkannya, untuk wilayah Rengat terdapat IPA dengan kapasitas 80 liter per detik dengan 5.000 lebih jumlah pelanggan. Agar perbaikan filter tidak terlalu mengganggu distribusi air bersih, PDAM Tirta Indra melakukan perbaikan secara bertahap. "Kita perbaiki untuk kapasitas 20 liter per detik terlebih dahulu, setelah itu baru kita perbaiki lagi untuk kaspitas 20 liter per detik berikutnya. Sehingga kita masih bisa produksi 60 liter per detik dan tidak terlalu menganggu distribusi air bersih," jelasnya. Hafiz berharap pelanggan PDAM Tirta Indra di Kota Rengat bisa memaklumi kondisi tersebut. Sebab upaya perbaikan yang dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Sehingga kualitas air bersih yang didistribusikan jernih dan sehat. "Kami juga mengimbau agar pelanggan selalu menghemat penggunaan air bersih," jelasnya. (ymg,mza)

Sekretariat Daerah Sekretariat DPRD Pengadilan Negeri Rengat Pengadilan Agama Rengat Kejaksaan Negeri Rengat PDAM Kantor Satpol PP Kodim 0302 Inhu Polres Inhu Polsek Peranap Polsek Lirik Polsek Pasir Penyu RSU Indrasari Rengat

: : : : : : : : : : : : :

0769-341009 0769-311341 0769-341059 0769-341102 0769-341271 0769-21634 0769-341137 0769-21035 0769-21110 0769-561110 0769-41033 0769-41110 0769-341066

RENGAT(VOKAL)-PT Rimba Peranap Indah (RPI) dinilai telah melanggar kesepakatan yang telah ditetapkan bersama masyarakat 7 desa di Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Itulah sebabnya masyarakat merusak perkemahan perusahaan. Jika tidak peduli dengan masyarakat sekitarnya, PT RPI disarankan hengkang dari Inhu. LAPORAN:

FRASETIA/INDRAGIRI HULU

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Indragiri Hulu (Inhu) akan memanggil pimpinan PT Rimba Peranap Indah (RPI) termasuk instansi terkait untuk

menyelesaikan persoalan konflik sosial dengan masyarakat tujuh desa di Kecamatan Kelayang. Demikian dikatakan anggota Komisi A DPRD Inhu, Jafrizal yang didampingi Ketua Banleg, Ivan Rivky kepada Harian Vokal saat dikonfirmasi di ruang kerjanya,

Senin (28/1). Menurut Jafrizal, Pemerintah Kabupaten Inhu harus tegas menyikapi persoalan ini. "Jangan sampai kita membiarkan persoalan ini. padahal sudah ada masyarakat yang ditahan polisi. Pada hal yang memancing amarah masyarakat bermula dari perusahaan yang tidak mengindahkan perjanjian yang sudah disepakati bersama sebelumnya," katanya. Kata Jafrizal, demikian juga sebaliknya dengan tanaman masyarakat yang dirusak perusahaan tanpa ada tindakan hukum ataupun ganti rugi kepada pemilik lahan. Oleh karena itu, pihak perusahaan melalui manajernya akan dianggil untuk rapat dengar pendapat.

"Sepanjang yang saya ketahui, manajemen RPI melalui Subroto telah mengikat janji bersama dengan Udri yang mewakili masyarakat selaku Ketua Forum Tujuh Desa. Apabila kesepakatan yang dibuat itu dilanggar salah satu pihak, dialah yang bertanggung," ujarnya. Dalam kesepakatan itu, pihak perusahaan bersedia menghentikan seluruh aktivitasnya dan mengangkut alat-alat berat yang ada di lokasi hingga proses penyelesaian tuntas. Saat itu ikut bertanda tangan sebagai saksi yakni, Kepala Dinas Perkebunan, Hendrizal, pihak Dinas Kehutanan M Junaidi dan dirinya dari

Anggota DPRD Inhu. "Tapi kesepakatan itu tetap dilanggar perusahaan. Sehingga amarah masyarakat muncul dengan merusak perkemahan perusahaan. Menurut kita, PT RPI itu lebih baik hengkang dari Inhu jika tidak peduli dengan masyarakat," ungkap anggota Fraksi Golkar ini. Ketua Banleg Ivan Rivky juga menyesalkan adanya warga yang ditahan polisi akibat laporan PT RPI. Seharusnya, perusahaan itu juga mempertimbangkan perbuatannya yang telah merusak tanaman masyarakat. "Kita tunggu saja nanti dalam hearing akan diketahui hasilnya. Hal ini juga menjadi pembicaraan di dewan," singkatnya. (***)

OBRIN

RAPAT paripurna DPRD Indargiri Hulu dengan agenda pengesahan 5 Ranperda batal dilaksanakan, Senin (28/1). Terlihat kursi anggota DPRD terlihat banyak yang kosong.

Pengesahan 5 Ranperda Batal Dilaksanakan  Rapat Paripurna DPRD Hanya Dihadiri 9 Anggota RENGAT(VOKAL)-Rapat paripurna DPRD Inhu dengan agenda pengesahan 5 rancangan peraturan daerah (Ranperda) batal dilaksanakan, Senin (28/1). Pasalnya, dari 35 anggota DPRD Inhu, hanya 9 orang yang hadir di dalam ruangan sidang meskipun yang menandatangani absen mencapai 17 orang. Akibatnya, paripurna tidak kuorum dan gagal dilanjutkan. Sembilan orang anggota DPRD Inhu yang hadir tersebut diantaranya Plt Ketua DPRD Inhu, Arif Ramli sekaligus pimpinan sidang paripurna, Suradi, Desmawati, Wisma Happy, Jafrizal, Syamsudin, Miswanto dan Effendi. Seluruhnya merupakan anggota Fraksi Partai Golkar. Sedangkan satu anggota dewan yang hadir diluar Fraksi Golkar adalah H Yusrizal. Sementara dari pihak eksekutif diwakili oleh Sekda Inhu Raja Erisman, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, kepala dinas, kepala badan dan kepala bagi-

an di lingkungan Pemkab Inhu. Beberapa anggota DPRD Inhu lain tampak hadir di Gedung DPRD Inhu, namun mereka tidak masuk ke ruang sidang paripurna tanpa alasan yang jelas. Bahkan mereka terlihat berkumpul disebuah ruangan di lantai dasar Gedung DPRD Inhu. Sidang paripurna sempat dibuka Plt Ketua DPRD Inhu, Arif Ramli, sekitar pukul 11.00 WIB atau terlambat sekitar dua jam dari undangan yang disampaikan. Namun karena tidak kuorum, akhirnya sidang pengesahan lima Ranperda tersebut tidak bisa dilanjutkan dan langsung ditutup. Anehnya setelah sidang ditutup barulah beberapa anggota dewan yang tidak hadir masuk ke ruang sidang paripurna. Berdasarkan agenda yang ada di Sekretariat DPRD Inhu, paripurna tersebut dilaksanakan untuk mengesahkan lima Ranperda yang sudah dibahas sebelumnya. Masing-masing Ranperda

pengusahaan pertambangan mineral dan batu bara, Ranperda pengelolaan air tanah, Ranperda ketenagalistrikan, Ranperda perubahan atas Perda No 2 tahun 2011 tentang Pajak Daerah dan Ranperda Sekretariat Dewan Pengurus Korpri. Paripurna tersebut sebelumnya sudah diagendakan berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Inhu pada hari Jumat (25/1) kemarin. Plt Ketua DPRD Inhu Arif Ramli dikonfirmasi wartawan usai sidang paripurna mengaku tidak mengetahui alasan ketidakhadiran 26 anggota DPRD Inhu di ruang sidang paripurna. Politisi Partai Golkar ini meminta untuk menanyakan langsung hal tersebut kepada para anggota dewan yang bersangkutan. "Kita berpikir positif saja. Rapat ini telah dijadwalkan, tanya saja kepada anggota dewan yang tak hadir itu," katanya. (obr)

Proyek Cetak Sawah di Sei Lala Ditunda RENGAT(VOKAL)-Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) , H Raja Heri Zuliandry terpaksa menunda pelaksanaan proyek cetak sawah di Kecamatan Sei Lala pada sebelum sengketa lahan antara kelompok tani dengan PTPN V diselesaikan. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura peme-

rintah Kabupaten Inhu, H Raja Heri Zuliandry kepada Harian Vokal, Senin (28/01) mengatakan, proyek cetak sawah seluas di lahan seluas 15 hektar sempat dikerjakan pada 2012 lalu oleh Kelompok Tani Kapaka Tolang Dusun Tua, Desa Melang, namun pihaknya meminta proyek dihentikan sementara sebelum ada penyelesaian sengketa lahan

HUMAS

BERDIALOG - Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto berdialog dengan masyarakat Desa Paya Rumbai, Kecamatan Seberida, usai membuka Lomba Pacu Sampan Kotak Tradisional, beberapa waktu lalu.

antara pihak perusahaan dengan kelompok tani tersebut. "Konflik lahan antara pihak perusahaan dengan kelompok tani itu tanggung jawab kelompok tani dengan pihak aparat desa setempat untuk menyelesaikannya," kata Raja Heri Zulaindry. Lebih jauh dikatakan, proyek cetak sawah tersebut yang sudah sempat dikerjakan Kelompok Tani Kapaka Tolang sekitar 10 hektar, setelah itu pihak PTPN V Sei Lala langsung meminta dihentikan sementara karena menurut pihak perusahaan lahan itu masuk areal perusahaan. "Konflik lahan bukan tanggung jawab kita, tapi tanggung jawab kelompok tani itu sendiri karena awalnya lahan cetak sawah itu merupakan usulan dari kelompok tani, bukan penunjukan lahan cetak sawah dari pihak Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura. "Untuk kelanjutan kegiatan proyek cetak sawah di Dusun Tua Desa Melang, kelomok tani harus menyelesaikan konflik lahan itu terlebih dahulu, dibuktikan dengan surat peryataan penyelesaian status lahan," ucapnya. (obr)

PT TPP Tak Lapor Buat Parit Gajah RENGAT(VOKAL)-Pembuatan parit gajah yang dilakukan PT Tunggal Perkasa Plantation (TPP) di Desa Air Putih, Kecamatan Sei Lala, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), sejak tahun 2012 lalu ternyata tidak pernah dilaporkan kepada Badan Lingkungan Hidup (BLH). Kepala BLH Kabupaten Indragiri Hulu, Muhammad Bayu ketika dikonfirmasi Harian Vokal di ruang kerjanya, Senin (28/1) mengatakan, PT TPP tidak pernah melaporkan pembuatan parit gajah di Desa Air Putih, Kecamatan Sei Lala tersebut. "Sedangkan dalam aturan ditegaskan, setiap perusahaan harus wajib lapor sekali enam bulan sesuai tentang perkembangan UKL/UPL sesuai Amdalnya perusahaan," ungkapnya. Karena tidak lapor, otomatis BLH tidak mengetahui berapa kilometer panjang, lebar dan kedalaman parit gajah tersebut. Karena itu, Muhammad Bayu mengaku dirinya akan turun ke lapangan untuk krocek, apakah parit gajah tersebut berdampak kepada lingkungan atau tidak. "Nanti dilihat di lapangan. Jika memang benar membuat lahan masyarakat tergenang banjir dan

tertimbun pasir, pihak perusahaan akan disurati nanti. Tapi tunggu dulu setelah dari lapangan mengetahui hasilnya," janjinya. Diberitakan sebelumnya, Sedikitnya 800 hektar kebun masyarakat di Desa Air Putih, Kecamatan Sei Lala, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), terendam banjir hingga 2 meter. Banjir ini diduga akibat adanya parit gajah yang dibuat PT Tunggal Perkasa Plantation (TPP). Saibungo, seorang pemilik kebun di Desa Air Putih kepada Harian Vokal, Sabtu (26/1) mengatakan, sebelum adanya parit gajah PT TPP tersebut, kebun masyarakat di daerah ini tidak pernah terendam banjir setinggi 2 meter seperti yang terjadi sekarang ini. "Ini karena adanya parit gajah yang digali PT (TPP). Sebelumnya tidak pernah seperti ini. Tentu pemilik kebun mengalami kerugian karena tanaman jadi rusak (mati, red) akibat genangan banjir tersebut," terang Saibungo dengan nada sedih. Dikatakan Saibungo lebih lanjut, banjir sudah terjadi berminggu-minggu namun air belum juga surut. "Saya asli penduduk sini pak, jadi tahu perkembangan daerah ini," katanya. (frs)

Verifikasi APBD 2013 Hampir Rampung DPRD," kata HR Erisman RENGAT(VOKAL)kepada Harian Vokal Sekretaris Daerah ketika dikonfermasi usai Kabupaten Indagiri menghadiri rapat pariHulu (Inhu), H Raja purna di Kantor DPRD Erisman mengataInhu, Senin (28/1). kan, proses verifikaRaja Erisman mesi APBD Inhu tahun negaskan, selama ve2013 hampir ramrifikasi APBD, tidak bapung dibahas oleh nyak perubahan yang Pemerintah Provindilakukan dan sesuai si Riau. RAJA ERISMAN dengan yang disahkan "Verifikasi APBD 2013 yang disahkan oleh DPRD di DPRD Inhu, hanya ada peruInhu dua pekan lalu itu masih bahan rekening saja. "Pagu angdalam proses verifikasi Pemerintah garan APBD yang disahkan pihak Provinsi Riau, mudah-mudahan DPRD Inhu tidak berkurang atau secepatnya selesai agar hasilnya bertambah, tetap Rp1,4 triliun bisa langsung disampaikan ke lebih," kata Erisman. (obr) Perwajahan: ZULQIFLI

Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI


CMYK

16 HARIAN VOKAL

SELASA 29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434 H

Polling SMS "Riau Memilih 2013" Insya Allah, pertengahan tahun 2013, masyarakat Riau akan menggelar pesta demokrasi untuk menentukan siapa yang paling pantas memimpin provinsi ini ke depannya. Terkait hal itu, Harian Vokal menerbitkan halaman khusus "Riau Memilih 2013" dan sekaligus membuka "Polling SMS" untuk menjaring aspirasi masyarakat tentang bakal calon (balon) Gubernur Riau periode 2013-2018. Tulis nama lengkap "Balon Gubri" pilihan anda dan kirim SMS ke nomor 081267450413 .  Selain "Polling SMS", para pembaca juga dapat memberikan komentar dan tanggapan tentang "Riau Memilih 2013" melalui akun facebook: riaumemilih@hotmail.co.id.  Komentar boleh mengkritisi calon namun tidak bersifat SARA atau mendiskreditkan (black campaign) bakal calon gubernur.

10 Besar Balon Gubri Pilihan Rakyat HERMAN ABDULLAH

26,503 %

ISJONI

MAMBANG MIT

JHONI S MUNDUNG

HARIS JUMADI

25,187 % 17,669 % 10,526 % 3,947 %

SEPTINA PRIMAWATI

SYAMSURIZAL

ACHMAD

ANNAS MAAMUN

INDRA M ADNAN

3,571 %

3,383 %

3,007 %

2,067 %

1,503 %

Balon Gubri Lainnya: Wan Abu Bakar, Jon Erizal, Sukarmis, Aziz Zainal, Lukman Edy, Suryadi Khusaini, Yopi Arianto, Johar Firdaus, Arsyad Juliandi Rahman, Abdul Gaffar Usman, Syamsuar. Persentase dukungan di-update setiap hari pukul 17.00 WIB sesuai jumlah SMS Dukungan yang masuk. Bakal calon Gubri yang tidak masuk atau terdegradasi dari kelompok 10 besar hanya akan ditampilkan nama tanpa foto dalam kelompok "Balon Gubri Lainnya"

Anas Promosikan MM di Pasar Pagi Panam PEKANBARU (VOKAL)-Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mempromosikan Ketua DPD Partai Demokrat Riau HR Mambang Mit kepada para pedagang Pasar Pagi Panam, Kota Pekanbaru, Senin (28/1). Sebelumnya Anas juga mendampingi Mambang saat menggelar penanaman 2.000 pohon secara simbolis di sepanjang jalan lingkar Pasar Pagi Panam. LAPORAN:

MAYONAL /PEKANBARU Meski hanya berlangsung 20 menit, sembari membeli berbagai kebutuhan dapur, seperti keripik ubi, ikan teri dan bumbu masakan rendang, Anas saat itu mempromosikan Mambang Mit. "Ibu kenal dengan Bapak ini," tanya Anas kepada penjual kerupuk ubi, Rani, sambil merangkul Mambang Mit. Dengan girang Rani menjawab kenal dengan bakal calon Gubernur Riau itu. "Ya, kenal

Pak,"jawab Rani. Lima ikat kerupuk ubi pun langsung dibeli Anas tanpa meminta kembalian uang. "Ambil saja," kata Anas sembari memberikan selembar Rp100 ribu. Annas terus menelusuri pasar tradisional Panam, lalu membeli bumbu masakan rendang. Dia juga melakukan hal yang sama, yakni mempromosikan Mambang Mit. Begitu juga saat membeli teri, 1 kilogram teri pun dibayar Anas Rp100 ribu. Sebelum menelusuri Pasar

Pagi Panam, Anas dan Mambang melakukan penanaman 2.000 pohon secara simbolis di jalan lingkar pasar tradisional tersebut. "Karena penanaman ini langsung di pasar rakyat, mestinya nanti terus bergulir sehingga penamanan pohon menjadi kegiatan positif di kalangan masyarakat," kata Mambang Mit dalam sambutannya. Mambang berharap penamanan 2.000 pohon ini mempunyai multiplier effect kepada masyarakat sekitarnya. Mambang juga mengungkap, dari 7,8 juta hektar luas daratan Riau, 4,7 juta hektar terdiri dari bentangan hutan. Tapi seiring perkembangan zaman, hutan tersebut terus dibabat. "Sekarang hutan di Riau tinggal 2 juta hektar lagi. Meski demikian, Alhamdulillah

belum menimbulkan bencana alam yang serius. Selama ini belum ada terjadi banjir bandang, ada bencana tapi siklusnya kecil-kecil per tahun," sebut Mambang. Sementara itu, Ketua Umum DPP PD Anas Urbaningrum mengakui, penyebab banjir di Jakarta baru-baru ini karena kurangnya penanaman pohon. "Padahal menanam pohon adalah simbolitas dari keinginan mengajak masyarakat menjaga alam, berbuat baik dengan alam sehingga alam juga baik kepada manusia," kata Anas. Menurut Anas, melestarikan menanam pohon merupakan melestarikan harapan dan kehidupan yang lebih baik ke depannya. Dia juga berharap kegiatan positif menanam pohon bisa menjadi agenda nasional. (***)

ANDIKA

KETUA Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum didampingi Ketua Umum DPD Partai Demokrat Riau HR Mambang Mit berkeliling di Pasar Pagi Panam, Pekanbaru, Senin (28/1).

Wan Klaim Sudah Raup 80% Dukungan KTP Golkar Pekanbaru Rekrut

WAN ABU BAKAR

Penanggung Jawab: IDRUS YAMIN

JAKARTA (VOKAL)-Anggota DPR RI asal Provinsi Riau Wan Abu Bakar mengklaim sudah mendapatkan dukungan dari rakyat Riau untuk mencalonkan diri menjadi Gubernur Riau dari jalur independen. Hal ini dibuktikan dengan terkumpulkan dukungan warga masyarakat Riau lewat pengumpulan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sampai saat ini mencapai 80 persen. "Pencalonan ini berdasarkan keinginan dari masyarakat, bukan dari partai dan saya hanya menampung aspirasi masyarakat Riau. Makanya saya siap melaksanakan amanah ini," kata Wan Abu Bakar kepada riauterkini.com di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (28/1). Mantan Wakil Gubernur Riau ini menyebutkan, sampai saat ini dirinya sudah mendapat dukungan hampir 80

persen KTP sebagai salah satu syarat pencalonan dari jalur independen untuk Pilgubri 2013. Angggota Komisi IV DPR RI ini menjelaskan, dirinya tidak mencalonkan diri dari PPP, partai yang membesarkannya, karena dia sangat yakin kalau PPP tidak akan mendukung dirinya mencalonkan diri dari partai. "Sejak awal saya sudah yakin sekali kalau partai tidak akan mencalonkan saya menjadi gubernur. Itulah sebabnya mengapa saya pilih jalur independen," ungkapnya. Wan sangat optimis dirinya akan medapat dukungan dari masyarakat Riau untuk memimpin Riau lima tahun ke depan. "Kalau bukan karena adanya dukungan dari warga masyarakat, tak mungkin saya mencalonkan diri," katanya. (ymg,rus)

Caleg Mulai Awal Februari PEKANBARU(VOKAL)-Menghadapi Pemilu Legislatif 2014, Partai Golkar Kota Pekanbaru segera memulai tahapan rekrutmen calon legislatif (caleg) mulai Februari 2013 nanti. Kader, simpatisan dan masyarakat yang berminat jadi caleg partai Golkar diimbau segera mendaftarkan diri. Ketua DPD Golkar Kota Pekanbaru Erizal Muluk didampingi Ketua Harian Syahril dan Ketua Lembaga Pengelola Kader (LPK) Afrizal Usman mengatakan, untuk menjadi caleg dari Golkar harus mengikuti syarat khusus, yaitu mengantongi sertifikat orientasi fungsionaris Partai Golkar. "Bagi yang sudah dinyatakan lulus baru bisa didaftarkan jadi caleg,� kata Erizal Muluk usai rapat internal pengurus di Kantor DPD Golkar Kota Pekanbaru, Minggu (27/1) malam. Ketua LPK Kota Pekanbaru sekaligus Ketua Panitia Orientasi Fungsionaris PG Kota Pekan-

baru Tahun 2013 Afrizal Usman mengimbau kader dan simpatisan serta tokoh masyarakat yang berkeinginan menjadi caleg Golkar untuk mengikuti orientasi fungsionaris yang akan dimulai awal Februari 2013. “Kita buka kesempatan bagi seluruh kader, simpatisan maupun tokoh masyarakat yang ingin jadi caleg Golkar. Karena DPP sudah menggarisbawahi caleg Golkar mesti lulus orientasi fungsionaris, maka kita minta segera mendaftar ke Kantor DPD Golkar Pekanbaru atau melalui pimpinan kecamatan di daerah masing-masing,� jelas Afrizal. Dikatakannya, orientasi fungsionaris Partai Golkar ini sebelumnya juga telah dilaksanakan DPD Golkar Riau maupun DPP Golkar Pusat. Namun, bagi kader yang berkeinginan jadi caleg Kota Pekanbaru, cukup mengikuti orientasi di tingkat kota saja. Namun, jika berkeinginan jadi caleg tingkat provinsi, orientasinya minimal juga tingkat provinsi maupun pusat. (ymg,rus)

Perwajahan : ZULQIFLI


CMYK

SELASA 29 Januari 2013 / 17 Rabiul Awal 1434 H

Kick Off

BARCELONA (VOKAL)-Lionel Messi sepertinya belum mau berhenti mengukir rekor. Ini terlihat ketika Barcelona mengalahkan Osasuna 5-1 pada lanjutan La Liga di Nou Camp, Senin (28/1). Empat gol yang diciptakan Messih dalam laga itu menjadikan dirinya sebagai pemain termuda yang mencetak 200 gol di La Liga. Keempat gol yang disarangkan pria Argentina itu ke gawang Osasuna berhasil membuat Messi kembali menorehkan rekor gol. Messi total telah mencetak 202 gol dari 235 pertandingan La Liga. Jumlah tersebut membuat Messi menjadi pemain termuda yang bisa menembus 200 gol di La Liga. Sebelumnya, Telmo Zara (251) menjadi pemain termuda yang menembus 200 gol di La Liga ketika berusia 29 tahun. Selain Zara, torehan 202 gol membuat Messi sejajar dengan legenda-legenda seperti Hugo Sanchez (234), Raul Gonzalez (228), Alfredo di Stefano (227), Cesar Rodriguez (223), Quini (219) dan Pahino (210). Tambahan empat gol tersebut membuat rekening gol Messi hingga jornada 21 mencapai 33 gol sehingga memperbesar peluang dia memecahkan rekor gol dalam semusim atas namanya sendiri yang dia buat musim lalu. Bayangkan saja, pada musim 2009/10 dan 2010/11, The

OLDHAM (VOKAL)- Kejutan ala Piala FA terjadi lagi. Liverpool, si raksasa Inggris dan penghuni Premier League, kandas. Penakluknya adalah penghuni liga level ketiga, Oldham Athletic. Dalam laga yang berlangsung di Boundary Park, Minggu (27/1) malam WIB, The Reds tertinggal 1-2 lebih dulu di babak pertama. Jarak kemudian melebar menjadi 1-3 setelah Reece Wabara membobol gawang Brad Jones lagi di awal-awal babak kedua. Ungul dua gol, Oldham kemudian tampil bertahan. The Reds sempat memperkecil ketertinggalan lewat Joe Allen di menit ke80. "Kami datang ke sini dengan kondisi yang baik dan jelas kami sangat kecewa," ujar Brendan Rodgers, pelatih Liverpool kepada BBC.

Penanggung jawab/redaktur: SAADUDDIN BADRA

Messiah mencetak 34 dan 31 gol dalam 35 dan 33 pertandingan. Di La Liga musim ini, hanya total gol Real Madrid dan Atletico Madrid saja yang mampu melebihi torehan Si Kutu. Sebelum mengukir rekor 200 gol, peraih FIFA Balon d’Or 2012 itu pertama-tama mengukir rekor sebagai pemain pertama yang mencetak gol pada 11 jornada berturut-turut. Messi membuka rekeningnya pada menit ke-11 ketika menyambut umpan cungkil Xavi Hernandez di kotak penalti. Secara cerdas Messi berhasil mengecoh kiper Andres Fernandez sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. Messi membuka rekening golnya saat laga memasuki menit ke-11. Pemain Argentina tersebut dengan sempurna menguasai bola dari umpan Xavi Hernandez dan melepaskan tembakan yang gagal ditangkal kiper Andres Fernandez. Kubu El Barca sempat dikejutkan dengan gol balasan dari tim tamu

pada menit ke-24. Kiper Barca, Victor Valdes, terpaksa memungut bola di gawangnya sendiri setelah gagal menghalau tembakan keras yang dilepaskan Raoul Loe dari luar kotak penalti. Namun, kedudukan 1-1 hanya bertahan empat menit. Messi kembali mencetak gol dari titik putih. Kubu tuan rumah mendapatkan hadiah penalti setelah handsball yang dilakukan Alejandro Arribas. Atas handsball itu juga, Arribas diganjar kartu kuning kedua. Barca kemudian mendapatkan gol ketiga dari Pedro pada menit ke40. Tak mendapatkan ruang tembak yang cukup, bek Dani Alves mengirimkan bola kepada Pedro. Pedro tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Dengan kaki kirinya, ia melesatkan bola ke sudut kanan bawah gawang Osasuna. Messi layang menjadi bintang lapangan pada pertandingan ini. Penyerang berusia 25 tahun tersebut mencetak dua gol tambahan dalam waktu kurang dari 15 menit pada babak kedua. Messi mencetak gol ketiganya pada menit ke-56. Gol berawal dari kerjasama Messi dan Villa. Villa yang beroperasi di sayap kiri

kemudian mengirimkan umpan terobosan kepada Messi. Setelah berhasil menguasai bola, Messi dengan kaki kirinya melepaskan tembakan yang membuat bola bersarang ke tengah gawang. Berselang dua menit, Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor. Lagi-lagi gol ini tercipta dari sisi kanan pertahanan Osasuna. Gol berawal dari umpan satu dua Villa dengan Adriano. Adriano yang menguasai bola dengan cepat mengirimkannya kepada Messi. Tanpa ampun, Messi melepaskan tembakan keras yang membuat Fernandez untuk kelima kalinya harus memungut bola di gawangnya sendiri. Tambahan empat gol pada pertandingan ini membuat Messi semakin mantap di puncak daftar pencetak gol terbanyak dengan mengemas 33 gol. Puas dengan permainan anak asuhnya, asisten pelatih Jordi Roura melakukan perubahan. Dia memasukkan Cesc Fabregas, Alexis Sanchez, dan Alex Song, menggantikan Xavi, Pedro, dan Sergio Busquets. Namun, tim tuan rumah tak mendapat gol tambahan sampai laga usai. Kemenangan ini tidak saja memperkokoh posisi Barcelona di

"Saya sangat kecewa dengan para pemain muda karena hari ini mereka punya kesempatan untuk menunjukkan bahwa mereka bisa bermain untuk Liverpool dan berkompetisi untuk klub yang tantangannya adalah mendapatkan trofi." "Kami kehilangan konsentrasi dan hanya tampil pada level yang sesungguhnya pada 35 menit terakhir."Meski demikian, selamat untuk Oldham," ucapnya. Oldham yang merupakan penghuni League One itu mengejutkan Liverpool di menit ketiga. Matt Smith melompat untuk menyambut sebuah umpan silang, dan menaklukkan Sebastian Coates yang bertinggi 195 cm, dan menanduk bola masuk ke gawang yang dikawal Brad Jones. Oldham 1, Liverpool 0.

Liverpool kemudian meningkatkan tempo untuk mencari gol balasan. Oldham meladeninya dengan permainan yang cenderung keras. Satu kartu kuning diberikan kepada pemain Oldham, Robbie Simpson, setelah melakukan pelanggaran terhadap Brad Jones. Pada menit ke-13, Jose Baxter mendapatkan peluang untuk Oldham. Tetapi, tendangannya masih melebar di sebelah kanan gawang yang dikawal Jones. Tak lama setelahnya, Liverpool mendapatkan gol yang mereka cari-cari itu. Luis Suarez, yang tampil sebagai kapten timnya pada pertandingan ini, menyamakan kedudukan pada menit ke17. Dia memanfaatkan kecerobohan pemain Oldham dalam bertahan, sebelum akhirnya melepaskan tendangan kaki kanan. Suarez sempat mencetak gol lagi setelahnya. Ia menyundul masuk sepakan bebas Jordan Henderson, namun wasit

menganulirnya. Penyerang asal Uruguay itu dinilai sudah berada dalam posisi offside. Sebelum babak pertama habis, tepatnya pada menit ke-45, Oldham malah menambah satu gol lagi. Kali ini gol tercipta dengan diawali tendangan Reece Wabara yang gagal ditangkap dengan sempurna oleh Jones. Bola pun langsung disambar oleh Smith yang mencetak gol keduanya dalam laga ini. Di awal babak kedua, Liverpool sempat mendapatkan peluang lewat Fabio Borini. Namun, tendangan pemain asal Italia itu masih melambung tipis di atas gawang Dean Bouzanis. Di tengah usaha Liverpool untuk kembali menyamakan kedudukan, Oldham justru menambah keunggulan. Pada menit

17

HARIAN VOKAL

puncak klasemen La Liga, namun juga menjadi modal untuk menghadapi El Clasico leg pertama semi final Copa del Rey melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu,' "Cara terbaik untuk melakukan pendekatan pada pertandingan itu (menghadapi Madrid) adalah dengan memetik kemenangan atas Osasuna. Saya pikir kami berada di trek yang tepat," sahut Roura di situs resmi klubnya. Roura masih akan mengisi posisi pelatih sementara Barcelona untuk laga El Clasico tersebut. Saat ini Tito Vilanova sedang berada di Amerika Serikat untuk menjalani proses pengobatan terkait penyakit tumor yang dia derita. (ymg,sad)

SUSUNAN PEMAIN Barcelona: 1-Victor Valdes; 2-Dani Alves, 5Carles Puyol, 16-Sergio Busquets (Song 67), 21-Adriano; 6-Xavi (Fabregas 67), 11-Thiago, 14-Javier Mascherano; 7-David Villa, 10-Lionel Messi, 17-Pedro (Sanchez 61) Pelatih: Tito Vilanova Osasuna: 13-Andres Fernandez; 2-Marc BertrĂĄn, 14-Javi Arribas, 19-Fernando Nano, 23Raoul Loe; 4-Miguel FlaĂąo, 5-Lolo, 15-Oier, 16Alvaro (Gonzalez 69)Cejudo (Shojaei 45); 6Miguel de las Cuevas (Punal 45), 12-Joseba Llorente Pelatih: Jose Luis Mendilibar

ke-48, Wabara memperbesar kedudukan untuk timnya menjadi 3-1. Gol tersebut tercipta setelah umpan silang dari sisi kanan disambut dengan sundulan oleh Wabara, yang kali ini memenangi duel dengan Jack Robinson. Setelah unggul 3-1, Oldham kemudian pasang badan dan bermain bertahan. Liverpool menekan, namun beberapa tendangan pemain-pemain mereka terkena blok oleh bek-bek Oldham. Beberapa tendangan pemain Liverpool kemudian berujung menjadi sepak pojok.(ymg,sad)

Perwajahan: IDRIS MUCHNI


18 SELASA

SPORT

29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434

LINTAS Pensiun dari MotoGP

Stoner Beralih ke Supercar LONDON (VOKAL)- Setelah pensiun dari dunia balap MotoGP, Casey Stoner akhirnya resmi melanjutkan masa depannya untuk menjajal kompetisi V8 Supercar Series. Padahal pekan lalu, juara dunia MotoGP dua kali itu sempat tidak memberikan komentar ketika para fansnya menanyakan perihal kelanjutan karirnya. Stoner yang pensiun dari balap MotoGP pada akhir 2012 lalu, akan memiliki dua hari untuk melakukan tes, sebelum akhirnya bertarung dalam kejuaraan pekan depan. V8 Supercars adalah sebuah ajang balap mobil kategori turing yang berbasis di Australia. Kompetisi ini dijalankan sebagai sebuah Seri Internasional di bawah peraturan resmi dari Federation Internationale de l'Automobile (FIA). Stoner sendiri akan berlaga di ajang itu hingga satu tahun ke depan, setelah dirinya dengan pihak tim Triple Eight Racing yang disponsori Red Bull yang juga menjadi sponsor pribadinya saat berlaga di MotoGP."Kami akan mencoba untuk belajar dan mengembangkan kecepatan mobil. Jadi, kita lihat bagaimana saya bisa bersaing disini," tambahnya. (ymg,sad)

Brawn Tetap Bertahan di Mercedes LONDON (VOKAL)- Ross Brawn mengaku tidak memiliki niat untuk meninggalkan perannya sebagai kepala tim principal Mercedes. Ini setelah beberapa pekan terakhir rumor mengenai dirinya terus menjadi perbincangan hangat di sejumlah media. "Saya adalah team principal. Saya bertanggung jawab atas hal-hal di olahraga ini baik teknis mapun balapan. Saya tahu semua rencana masa depan tim dan saya berharap saya akan menjadi bagian dari mereka untuk waktu yang sangat lama," katanya seperti dilansir Crash, Minggu (27/1). "Saya tahu situasi sepenuhnya. Mercedes menginginkan komitmen jangka panjang. Jelas dengan banyak tambahan personel maka, saya menginginkan jangka panjang hingga akhir karir saya. Jadi, saya harus memiliki hal-hal yang baik disini," sambung pria berusia 58 tahun tersebut. Spekulasi ini muncul setelah kedatangan direktur teknik Williams, Toto Wolf di tim Mercedes. Namun, Wolff langsung membantah kabar itu. Tak lama kemudian, kabar terbaru pun muncul di mana tim itu justru menambah pemberitaan ketika mereka tertarik untuk memboyong Paddy Lowe dari McLaren. (ymg,sad)

Donaire Petinju Terbaik 2012 Versi BWAA

LOS ANGELES(VOKAL)-Asosiasi penulis tinju America (BWAA) memilih juara dunia kelas super bantam WBO Nonito Donaire sebagai petinju terbaik tahun 2012. Predikat itu disandang Donaire setelah ia mengalahkan Toshiaki Nishioka, Jorge Arce, Jeffrey Mathebula dan Wilfredo Vazquez Jr. Penghargaan kepada Donaire memang memunculkan pro dan kontra lantaran petinju berusia 31 tahun itu dinilai belum bertemu dengan dua petinju hebat dikelas itu yakni Guillermo Rigordeaux dan Abner Mares. BWAA sepertinya lebih mempertimbangkan kuantitas kemenangan yang diraih Donaire dibanding kualitas duelnya. Selain itu BWAA juga menjadikan megatarung Manny Pacquiao v Juan Manuel Marquez 4 sebagai duel terbaik tahun 2012. Tidak sulit untuk menjadikan laga itu menjadi yang terbaik lantaran menyedot perhatian publik tinju dunia, apalagi kemudian diakhiri dengan kejutan tumbangnya Pacquiao. (ymg,sad)

1 Februari, Atlet PPLP/ PPLM Dikarantina PEKANBARU (VOKAL) - Terhitung 1 Februari 2013, seluruh atlet yang tergabung dalam Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) dan Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa (PPLM) Dispora Riau bergabung di mess masing-masing cabang olahraga. Terdata sebanyak 200 atlet PPLP dan 75 atlet di PPLM Dispora Riau akan masuk karantina. Demikian disampaikan Kepala UPT dan Pelatihan Dispora Riau, Akhyar, Senin (28/1).Sebanyak 200 atlet PPLP tersebut ada yang memang sudah bergabung dengan skuad sejak 2012 silam dan ada juga yang telah melalui seleksi. Begitu juga dengan atlet yang berada di PPLM Dispora Riau. Saat ini cabang di PPLP sudah bertambah menjadi 15. Dimana pada awal tahun ini ada penambahan tiga cabang olahraga, yakni sepakbola, judo dan karate. Ketiga cabang tambahan ini ditotalkan mencapai 42 orang, terdiri dari 22 pemain sepakbola, 10 atlet karate dan 10 atlet judo. Sementara untuk jumlah keseluruhan dari 15 cabang tersebut sebanyak 200 orang. Rincian 15 cabor PPLP tahun 2013 ini masingmasing atletik 15 atlet, golf 10 atlet, panahan, 12 atlet, silat 12 atlet, gulat 12 atlet, tinju 12 atlet, taekwondo 12 atlet, karate 10 atlet, judo 10 atlet, sepakbola 22 atlet, angkat besi 15 atlet, dayung 30 atlet, senam 12 atlet, renang 8 atlet dan tenis lapangan 8 atlet. Akhyar berharap, dengan dilakukannya perombakan baik kecil maupun besar di cabang olahraga ini, prestasi baru akan muncul. Karena seluruh atlet PPLP ini akan dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XII di Jakarta 2013 ini.(yan) Penanggung Jawab/Redaktur:SAADUDDIN BADRA

HARIAN VOKAL

Reynaldi Pasti Tinggalkan Riau  PABBSI Belum Terima Surat dari Jatim PEKANBARU (VOKAL) - Lifter angkat besi andalan Riau, Reynaldi di kelas 105 kg resmi mengundurkan diri sebagai atlet Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Angkat Berat/Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) Riau. LAPORAN:

RYAN YUTRI V/PEKANBARU Terhitung sejak 2 Januari 2013 dengan melayangkan surat pengunduran dirinya langsung kepada Ketua Umum Pengprov PABBSI Riau, Sanusi Anwar. Dalam surat tersebut dituangkan beberapa alasan yang cukup bisa diterima pihak pengprov. Dimana dirinya menyatakan ingin lebih dekat lagi dengan keluarganya yang saat ini berada di Kalimantan Selantan. "Dia ingin pindah sebagai atlet Jawa Timur, karena memang jarak kota tersebut dengan kampung istrinya (Kalsel, red) tidak terlalu jauh," terang Sanusi yang dijumpai di ruangannya, Senin (28/1). Dikatakan Sanusi, rencana ini memang sudah lama diutarakan Reynaldi kepada dirinya. Namun memang belum dalam bentuk surat resmi. "Tapi dengan berbagai pertimbangan yang cukup menguatkan dirinya untuk pindah pihak pengprov juga tidak bisa melarang kepindahannya ini," sambung Sanusi. Reynaldi berhasil menyumbangkan medali emas pada Pe-

kan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 untuk Kontingen Riau. Bagi Pengprov PABBSI Riau hal ini cukup disayangkan, namun mau bagaimana lagi. Bicara mengenai prestasi, Sanusi juga mengatakan posisi Reynaldi yang saat ini menjadi yang terbaik di kelasnya tidak akan lama lagi. Karena memang dari faktor usia, Reynaldi bisa terbilang tidak muda lagi. Sementara itu, dikatakan Sanusi, pengunduran diri Reynaldi baru sebatas pengunduruan dirinya, sedangkan surat dari KONI Jatim belum diterima, karena hingga saat ini Reynaldi masih tercatat sebagai atlet Riau. Jika Reynaldi ingin memperkuat Jatim di berbagai kejuaraan angkat besi, KONI Jatim harus melayangkan surat kepindahan Reynaldi. "Surat dari KONI Jatim belum kita terima, kalau Jatim ingin memakai Reynaldi tentunya harus ada mekanisme kepindahan atlet yang harus dijalani, karena kita mendatangkan Reynaldi ke Riau juga tidak mudah, dan kita juga mengikuti mekanisme yang berlaku dari daerah asal Reynaldi di Sulawesi," terang Sanusi.(***)

Lagi, Petinju Pro Indonesia Tewas di Atas Ring JAKARTA (VOKAL)-Dunia tinju profesional Indonesia kembali berduka setelah salah satu petinjunya lagi-lagi meregang nyawa di atas ring. Kali ini musibah itu menimpa petinju muda asal Bandar Lampung, Tubagus Setia Sakti. Petinju berusia 17 tahun yang menempati peringkat 1 kelas 49 kg bertarung melawan petinju peringkat 2 Ical Tobida di acara Ring Tinju TVRI, Sabtu malam (26/1) lalu. Menurut Promotor Pertandingan Syafrudin Lado, pertandingan yang berlangsung sebanyak 12 ronde merupakan Kejuaraan Nasional Ad Interim Versi Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI). Diakui Lado, meski menempati peringkat 2 namun Ical Tobida sudah memiliki pengalaman yang lebih banyak dibanding Tubagus. Sebagai promotor Lado juga sudah menjalankan prosedur yang ditetapkan, mulai dari timbang badan dan cek kesehatan sehari menjelang pertandingan. “Pada saat timbang badan almarhum dinyatakan laik tanding dan beratnya pun under beberapa ons dari berat ideal di kelas terbang yunior 49 kilogram ,” ungkap Lado. Namun takdir berbicara lain. Tubagus yang beberapa kali menerima pukulan di belakang kepala tak kuasa melanjutkan

pertandingan pada ronde kedelapan. Ia pun sudah berjalan terhuyung ke sudut ringnya. Tak lama berselang ia jatuh pingsan. Ia pun langsung dilarikan ke RS UKI Cawang untuk mendapatkan perawatan lebih jauh. Namun setelah menjalani perawatan intensif pada Minggu sore (27/1) nyawa Tubagus tak tertolong lagi. “Berdasarkan hasil CT Scan di Rumah Sakit UKI almarhum mengalami pendarahan di otak,“ jelas Lado. Meninggalnya Tubagus Setia Sakti ini menambah daftar panjang petinju Indonesia yang meninggal dunia di atas ring tinju bayaran. Sementara itu pelaksana tugas Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Haryo Yuniarto menjelaskan pihaknya sudah mendapatlaporan langsung dari promotor terkait meninggalnya Tubagus Setia Sakti. “Saya sudah mendapat laporan dari promotor tentang meninggalnya Tubagus dan pihak Promotor akan menanggung seluruh biaya sampai kepemulangan jenazah almarhum ke Bandar Lampung,” ungkap Haryo. Haryo mengatakan, terkait pelaksanaan Tinju Profesional di TVRI, pihak promotor sudah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. Kendati begitu kita akan tetap dalami kasus ini,” tegas Haryo lagi. (dar)

Muskab KONI Bengkalis Digelar Hari Ini PEKANBARU (VOKAL) - Hari ini, Selasa (29/1), KONI Kabupaten Bengkalis siap menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab). Muskab ini akan dihadiri langsung oleh beberapa perwakilan dari KONI Riau. Demikian dikatakan Kabid Organisasi KONI Riau, Edwar Sanger, menjelang keberangkatannya ke Kabupaten Bengkalis, Senin (28/1), di Sekretariat KONI Riau, Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. "Insya Allah besok (hari ini, red) KONI Bengkalis akan melaksanakan Muskab memilih ketua umum baru untuk periode selanjutnya," terang Edwar. Namun Edwar belum bisa menginformasikan siapa calon terkuat saat ini. Yang jelas dikatakannya, semua perangkat baru yang terpilih nantinya diharapkan benar-benar dalam satu tujuan. "Mengarahkan olahraga

di kabupaten untuk berprestasi," sambungnya. Selain Edwar, Muskab KONI Kabupeten Bengkalis akan dihadiri Sekretaris Umum KONI Riau, Darmansyah. Pemilihan ini nantinya untuk mengisi periode kepengurusan 20132017 mendatang. Direncanakan, setelah Bengkalis, kemungkinan kabupaten lainnya akan menyusul. Dimana diantaranya Indragiri Hilir (Inhil) yang sebelumnya diisi Bupati Inhil, Indra Muchlis Adnan mundur sejak 2012 silam. "Inhil direncanakan akan melangsungkan Muskab pada 7 Februari mendatang," terang Edwar menambahkan setelah Inhil, Kabupaten Pelalawan akan menyusul. Sementara itu, KONI Riau melalui Bidang Organisasi juga menghimbau kepada KONI Kabupaten/Kota yang kepengu-

rusannya hanya tinggal satun lagi untuk mempersiapkan diri untuk melangsungkan Muskab. "Jika memang habis dalam tahun ini segera langsungkan Muskab dengan orientasi masa jabatan 2013-2017, namun tetap mengacu pada hasil Muskab" tambah Edwar. Sebagaimana diketahui, setelah adanya surat edaran Mendagri tentang tidak diperbolehkannya pejabat publik dan Kepala daerah untuk menjabat sebagai ketua KONI, banyak Bupati yang berinisiatif mendundurkan diri. Diantaranya, Inhil, Bengkalis, Pelalawan, Kampar dan Rohul. Sedangkan Kabupaten Rohil masa jabatan telah habis sejak tahun 2011 lalu, namun hingga saat ini belum juga menggelar Muskab. Termasuk Kuansing yang habis pada 2012 lalu.(yan)

Timnas PSSI Senior Batal Uji Coba Lawan Yordania JAKARTA (VOKAL)-Timnas PSSI Senior yang dipersiapkan di kualifikasi Pra Piala Asia akhirnya diputuskan batal untuk berujicoba melawan tuan rumah Yordania di Amman, Kamis (31/ 1) mendatang. Menurut manager timnas senior Indonesia, Mesak Manibor, pembatalan ujicoba terpaksa dilakukan setelah hingga Minggu malam (27/1) tiket penerbangan untuk berangkat ke Yordania belum juga diperoleh. Menurut rencana seharusnya pasukan asuhan Nil Maizar berangkat ke Yordania, Senin (28/1). “Kami selaku Manager Timnas meminta maaf atas batalnya rencana uji coba melawan Timnas Yordania, karena hingga saat ini kami belum mendapatkan kepastian soal tiket dari Jakarta," ujar Mesak Manibor. Tapi Mesak berjanji akan mencarikan tim tanding untuk uji coba melawan skuad Nil Maizar.

“Jika memang waktunya mepet, lebih baik kami melupakan ujicoba melawan Yordania. Timnas tetap akan melakukan ujicoba sebelum menghadapi Irak di Dubai. Tim yang kemungkinan menjadi lawan adalah PSMS Medan atau Persija,” ujar Mesak. Menanggapi batalnya ujicoba timnas, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin juga berusaha membesarkan hati pemain. “Kalian tidak perlu memusingkan hal ini. Sebagai pemain, kalian hanya perlu konsentrasi menghadapi pertandingan melawan Irak,” kata Djohar. Di sisi lain, Mesak juga menambahkan skuad timnas Indonesia senior juga bertambah dengan masuknya pemain belakang asal Persipura, Stevie Bonsapia yang baru bergabung mulai Sabtu lalu (26/1). Dengan bergabungnya Stevie maka dari 51 pemain yang dipanggil sudah ada 28 pemain yang bergabung.

Diakui Mesak, selain Stevie, beberapa pemain Persipura lainnya juga sudah menghubunginya untuk menanyakan kemungkinan bergabung ke timnas Indonesia senior. Namun, ia menyarankan agar mereka bergabung pada kesempatan berikutnya karena pertandingan yang akan dijalani Indonesia masih cukup panjang yakni sebanyak enam laga. "Jadi masih ada kesempatan bagi para pemain Persipura sekiranya ingin bergabung," tukas Mesak. Dari hasil undian kualifikasi Pra Piala Asia 2015, Indonesia berada di Grup C bersama Irak, Republik Rakyat China, dan Arab Saudi. Laga melawan Irak dijadwalkan berlangsung di Stadion Al Ahli, Dubai, 6 Februari. Selanjutnya akan menjamu Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 23 Maret. (dar)

Djokovic Ciptakan Sejarah di Melbourne MELBOURNE (VOKAL)– Novak Djokovic menciptakan sejarah di Australian Open 2013. Djokovic menjadi petenis pertama yang berhasil mempertahankan Australian Open sebanyak tiga kali beruntun. Djokovic berhasil menjadi juara setelah menumbangkan Andy Murray lewat pertarungan empat set 6-7 7-6 6-3 6-2 pada laga final di Rod Laver Arena, Minggu (27/1). Dengan demikian, kini sejajar dengan Andre Agassi dan Roger Federer yang telah memenangi Australian Open sebanyak empat kali. Djokovic sadar turnamen ini sangat spesial baginya. “Setiap turnamen sangat spesial, khususnya di turnamen besar, kemenangan ini terasa sungguh spesial,” ujar Djokovic, diberitakan Sportal, Senin (28/1). “Jadi setiap kemenangan, tentu saja menambah bagian dari sejarah. Anda tahu, memenangi tiga kali

secara beruntun sungguh luar biasa. Ini sangat menyenangkan,” sambung petenis asal Serbia itu. Keberhasilan ini, sudah pasti akan menambah rasa percaya diri petenis peringkat nomor satu dunia itu. “Saya sangat senang sekarang. Ini akan menambah rasa percaya diri saya untuk menghadapi sisa musim,” tandas Djokovic. Pada pertarungan yang dihelat di Rod Laver Arena, Minggu (27/1) sore WIB, Murray sebenarnya sempat membuat Djokovic kewalahan di set pertama. Beberapa kali Djokovic dibuat frustrasi karena tak bisa mengembalikan bola hasil pukulan Murray dengan sempurna. Murray pun memenangi set pertama lewat tie break 7-6 (7-2). Memasuki set kedua, pertarungan di antara keduanya masih berlangsung ketat, dan pertandingan kembali harus diakhiri dengan tie break. Kali ini Djokovic yang berhasil menang, dengan kedudukan 7-6 (7-3). Dan, pada set berikutnya, Murray mulai kele-

lahan, sebaliknya The Joker tampil penuh konsentrasi, hingga akhirnya menang dengan skor 6-3. Pada set keempat, Djokovic pun semakin menunjukkan dominasinya dan semakin tak terbendung. Sementara Murray semakin kesulitan untuk menunjukkan pukulanpukulan berbahayanya. Dan, Djokovic pun akhirnya memenangi set keempat dengan kedudukan 6-2, sekaligus memastikan gelar keempat, di mana tiga gelar terkhir diraih secara berturut-turut. Dengan hasil tersebut, Djokovic kini sejajar dengan Andre Agassi dan Roger Federer yang telah memenangi Australia Open sebanyak empat kali. Selain itu, Djokovic pun menjadi petenis pertama setelah 1969, di mana Australia Open diikuti oleh semua pemainyang menjuarai Australia Open dalam tiga tahun berturut-turut (2011, 2012, 2013). Namun, total, The Joker telah mengoleksi empat gelar, karena gelar pertamanya didapat pada 2008. (ymg,sad) Perwajahan: ZULQIFLI


19

KUANTAN SINGINGI SELASA

HARIAN VOKAL

29 Januari 2013/ 17 Rabiul Awal 1434 H

LINTAS Harga Karet Dikhawatirkan Turun Lagi TELUKKUANTAN (VOKAL)-Petani karet di Kuantan Singingi (Kuansing), terutama di Telukkuantan saat ini kembali mengeluh. Pasalnya harga penjualan karet di tingkat pedagang pengumpul Rabu pekan lampau hanya sekitar Rp9.500 per kilo gram (kg). Dikhawatirkan harga tersebut akan mengalami penurunan lagi Rabu pekan ini. Seorang petani karet asal Desa Pulau Aro Sarlis kepada Vokal kemarin mengatakan, kalau harga karet turun lagi Rabu pekan ini, maka petani akan sangat kewalahan. Pasalnya, selama sepekan ini hujan sering turun pagi hari. Akibatnya petani tidak bisa menyadap karet. “Hanya sekitar tiga hari saja petani menyadap karet pekan ini,” ungkap Sarlis. Dikatakan, biasanya jika hujan sering turun, pedagang pengumpul selalu menurunkan harga karet.Kondisi ini membuat petani penyadap menjadi kewalahan.Bagaimana tidak, kata Sarlis, waktu yang bisa dimanfaatkan untuk menyadap karet hanya tiga hari. Sedangkan harga karet sudah sangat jauh di bawah harga semestinya. Menurut Sarlis, harga karet yang pantas di tingkat pedagang pengumpul sekitar Rp13 ribu per kg. Jika harga mencapai Rp13 ribu per kg, maka petani bisa melunasi kredit dan utang lainnya.Namun sejak beberapa bulan belakangan ini harga karet justru jauh di bawah.Bahkan beberapa bulan lalu sempat mencapai Rp6 ribu per kg. Sarlis khawatir Rabu pekan ini harga karet di tingkat pedagang pengumpul akan turun lagi. “Kalau turun lagi hancurlah kami,” keluh Sarlis. (smh)

46 Paket Pekerjaan Jalan Dilelang Tahun Ini TELUKKUANTAN (VOKAL)-Dinsa Bina Marga Sumber Daya Air (BMSDA) Kuantan Singingi dalam tahun anggaran 2013 ini akan melelang 46 paket pekerjaan jalan, terdiri dari 41 paket pengaspalan, 3 paket urukan pilihan dan 1 paket bangunan penahan tebing. Selain itu pada tahun ini juga akan dilelang 3 paket pekerjaan jembatan. Hal tersebut dikemukakan Kadis Bina Marga Azwan melalui Kabid Bina Marga BMSDA Nasri Edi kepada Vokal di ruang kerjanya, Senin (28/ 1). Menurut Nasri, untuk paket pengaspalan tahun ini akan dilelang pekerjaan peningkatan dari jalan tanah menjadi jalan aspal. Diperkirakan panjang pengaspalan untuk peningkatan jalan ini sekitar 34,91 kilo meter (km). Pekerjaan pengaspalan lainnya yaitu pekerjaan pelebaran jalan aspal.Sedikitnya 9 paket untuk pekerjaan pelebaran jalan aspal pada tahun 2013 ini. Pelabaran akan dilakukan pada 9 ruas jalan yang tersebar di wilayah Kuansing. Salah satunya, sebut Nasri Edi, adalah ruas jalan Desa Koto, Lubukjambi, Kecamatan Kuantan Mudik. “Ada sembilan ruas jalan aspal yang akan mengalami pelebaran tahun ini, termasuk ruas jalan Desa Koto Lubukjambi,” jelas Nasri. Ia menambahkan, pada tahun ini juga ada dua paket pekerjaan over lay, yaitu pekerjaan melapisi aspal baru di atas jalan aspal yang mulai rusak . Pekerjaan over lay yang dilelang tahun ini adalah untuk ruas jalan Kelurahan Muaralembu dan Sentajo. “Dari 41 paket pengaspalan, Dinas BMSDA membaginya untuk pekerjaan peningkatan, pelebaran dan over lay,” papar Nasri. Pekerjaan jalan lainnya yang dilelang tahun ini, terang Nasri adalah pekerjaan urukan pilihan.Sedikitnya 3 paket pekerjaan urukan pilihan yang lokasinya tersebar di berbagai wilayah Kuansing.Sedangkan untuk bangunan penahan tebing hanya satu paket. Sementara itu, pekerjaan jembatan tahun ini sebanyak 3 paket .Dari 3 paket tersebut salah satunya adalah pekerjaan Jembatan Sungai Ulo, Kecamatan Hulu Kuantan. Sedangkan pekerjaan Jembatan Pasar Usang, Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir yang ditunda tahun 2012 lalu karena kondisi Kahar atau force majeur akan menjadi pekerjaan luncuran. (smh)

Kantor BupatiKuansing

: 0760 561616

Fax Kantor Bupati

: 0760 561617

HUMAS

SERAHKAN RANPERDA APBD-Ketua DPRD Kuansing Muslim (kanan) menyerahkan Ranperda APBD Tahun 2013 kepada Bupati Kuansing H Sukarmis (kiri) pada sidang paripurna, Senin (28/1) siangdi gedung DPRD Kuansing.

Kabid Wasdali Bantah Biaya Perjalanan Gunakan Dana APBD TELUKKUANTAN (VOKAL) – Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Pengendalian Lingkungan Hidup (Wasdali) Badan Lingkungan Hidup Promosi dan Investasi (BLHPI) Kuanstan Singingi (Kuansing) Sumarni membantah kalau biaya perjalanannya ke luar daerah bersama sejumlah staf Wasdali menggunakan dana APBD. Ia mengatakan biaya perjalanan itu ditanggulangi bersama melalui iuran staf Wasdali yang dikumpulkan selama setahun. LAPORAN: SAID MUSTAFA HUSIN/KUANSING “Biaya perjalanan kami bukan dari dana APBD. Biaya perjalanan itu kami kumpulkan dari iuran staf Wasdali selama setahun. Jadi tidak ada yang harus di audit BPK,” kata Sumarni membantah pemberitaan Vokal edisi Senin (28/1). Selain biaya perjalanan, Sumarni mengatakan keberangka-

tan mereka ke luar daerah bukan pula pada jam kerja. Memang, sebut mantan Kabid Keluarga Berencana BPMPKB Kuansing ini, mereka berangkat Jumat (25/1), tapi keberangkatan bukan pagi hari. “Kami berangkat memang Jumat, setelah pulang kerja,” tandas Sumarni. Sebelumnya dalam pemberitaan Vokal edisi Senin (28/1) disebutkan Sumarni bersama stafnya

TELUKKUANTAN (VOKAL)Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kuantan Singingi (Kuansing) Fakhrudin mengungkapkan, pekerjaan fisik untuk pembangunan pasar modern, universitas dan hotel tidak dialokasikan dalam APBD Kuansing Tahun Anggaran (TA) 2013 yang disahkan Senin (28/ 1) siang kemarin. Kepada Vokal, Fakhrudin yang ditemui di ruang kerjanya kemarin mengatakan, untuk pasar modern, univertsitas dan hotel hanya dialokasikan anggaran untuk analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) dan detail enginering design (DED). Fakhrudiun menambahkan, anggaran untuk pembangunan fisik akan dialokasikan tahun depan. Menurut Fakhrudin, banyak pertimbangan yang dilakukan sehingga anggaran fisik pasar modern, universitas dan hotel

itu tidak dilaokasikan dalam APBD Kuansing TA 2013 ini. Salah satunya terkait dengan prosedur yang diatur Perpres 70 tahun 2012 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. “Kalau amdal dan DED belum siap, tentu pekerjaan fisik tidak bisa dialokasikan,” jelas Fakhrudin. Amdal tersebut, menurut Fakhrudin, harus dilelang kepada pihak ketiga.Pelelangan baru bisa dilakukan setelah APBD 2013 disahkan.Karena itu pembangunan fisik pasar modern, universitas dan hotel tidak dialokasikan dalam APBD tahun ini. Bahkan, imbuh Fakhrudin, pekerjaan pembangunan fisik pasar modern, universitas dan hotel juga tidak dialokasikan dalam APBD Perubahan nantinya. Sementara itu, Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kuansing Jeprinaldi mengatakan, kondisi

mengatakan hal itu hanya fitnah saja. Menurut Sumarni, tidak pernah terlintas dalam pikirannya hal yang berbau mosi tidak percaya. Apalagi untuk menggalang mosi tidak percaya serta minta dukungan tanda tangan. “Itu hanya fitnah saja,” tandas Sumarni. Sumarni mengaku sangat menyesalkan pemberitaan tentang dirinya.Pasalnya selama ini Sumarni mengatakan dirinya telah berupaya semaksimal mungkin untuk menggalang keharmonisan di kalangan pegawai BLHPI.Namun upaya yang dilakukannya ternyata berbuah hal menyakitkan. “Masak iya saya dituding menggalang mosi tidak percaya, itu fitnah saja, sangat menyakitkan,” pungkas Sumarni.(***)

tersebut memberinya peluang untuk dapat melobi Kemenperindagkop dalam membangun pasar modern. Jeprinaldi berharap upayanya nanti bisa membuahkan hasil.Sehingga anggaran pembangunan pasar modern yang diestimasikan sebesar Rp60 miliar tidak sepenuhnya dibebankan kepada APBD Kuansing. Syarat untuk mendapatkan kucuran dana dari Pusat, kata Jeprinaldi, proposalnya harus dilengkapi dengan studi kelayakan, amdal dan DED. Jeprinaldi menjanjikan nantinya setelah proses amdal dan DED tuntas pihaknya akan berupaya menghubungi Kemenperindagkop untuk mendapatkan bantuan dana membangun pasar modern. “Kita tunggu dulu amdal dan DED, setelah itu baru proposal diajukan ke Kemenperindagkop,” pungkas Jeprinaldi. (smh)

TELUKKUANTAN (VOKAL) – Tokoh intelektual Riau asal Kuantan Singingi (Kuansing) Mardianto Manan mempertanyakan pos pungutan yang beroperasi di samping Kantor Camat Singingi Hilir. Pasalnya pos pungutan itu tidak jelas juntrungannnya. “Pos apa itu, hampir setiap hari melakukan pungutan kepada truk bermuatan yang lewat. Letaknya dekat kantor camat lagi, “ kata Mardianto Manan kepada Vokal, Minggu (27/1) lalu. Pria asal Pangean ini sangat menyesalkan pos yang tidak jelas dasar hukum pungutannya itu beroperasi di samping Kantor Camat Singingi Hilir.Bahkan, kata Mardianto, sepintas pos itu seakan berada di halaman Kantor Camat Singingi Hilir. Keberadaan pos itu menurut Mardianto sangat merusak citra Pemkab Kuansing. Pasalnya pos itu beroperasi dekat kantor camat. Seolah pungutan yang tidak

jelas itu didukung aparat Camat Singingi Hilir. “Itu kan merusak citra Pemkab Kuansing,” tandas Mardianto. Sementara itu, Camat Singingi Hilir Yulpides saat dikonfirmasi Vokal di DPRD Kuansing, Senin (28/1), mengatakan pos itu dibangun Dishubinfokom Kuansing. Pos itu melakukan pungutan retribusi angkutan hasil alam kepada truk angkutan hasil alam yang lewat, termasuk hasil tambang. Menanggapi komentar Yulpides tentang retribusi angkutan hasil alam, Mardianto mengatakan saat ini perda untuk angkutan hasil alam sudah tidak berlaku lagi.Kenapa perda yang sudah dianulir itu dijadikan dasar hukum pungutan. Hal itu, tandas Mardianto, sama saja dengan pungli. “ Perdanya sudah dianulir, kenapa masih dilakukan pungutan,” pungkas Mardianto. (smh)

Rezeki Jauh Dikejar-kejar, Rezeki Dekat Diabaikan

Sekretariat DPRD

: 0760 561604

MapolresKuansing

: 0760 561604

RSUD TelukKuantan

: 0760 561858

Kejari TalukKuantan

: 0760 20123

OLEH: SAID MUSTAFA HUSIN

PemadamKebarakan

: 0760 20957

PolsekKuantan Tengah

: 0760 20110

KoramilKuantan Tengah

: 0760 20021

Kantor PosdanGiro

: 076020016

PLN Rayon TelukKuantan

: 076020050

Penanggung Jawab/Redaktur: DELFI INDRA

but Sumarni, karena keberangkatan staf Wasdali ini bisa menimbulkan kecemburuan sosial bagi staf di bidang lain. Namun demikian, timpal Sumarni, keberangkatan itu bukan pada jam kerja. Sehingga tidak perlu menggunakan surat izin atau persetujuan Kepala BLHPI. Kedatangannya menghadap Kepala BLHPI hanya untuk berpamitan saja, sekedar beretika. “Kami hanya pamitan saja sekedar etika, bukan minta izin. Saya minta izin kepada suami saya saja,” pungkas Sumarni . Merasa Difitnah Selain tudingan tadi, Sumarni juga dituding sebagai aktor intelektual dalam menggalang mosi tidak percaya terhadap Kepala BLHPI Indra Suwandi. Menjawab tudingan ini Sumarni

Pembangunan Pasar Modern, Pos Pungutan di Samping Universitas dan Hotel Tak Dianggarkan Kantor Camat Dipertanyakan

DINAS Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishub Infokom) Kuantan Singingi (Kuansing) masih saja menggunakan perda tentang retribusi hasil angkutan alam untuk melakukan pungutan.Setidaknya pos pungutan yang masih berpayung hukum perda itu ditemukan di Kecamatan Singingi Hilir.

PuskesmasKuantan Tengah : 07602008

berangkat ke luar daerah, Jumat (25/1) pada hari kerja. Biaya perjalanan Sumarni dipertanyakan LSM Peduli Kuansing. Pasalnya APBD Kuansing 2013 belum disahkan. Kalau biaya perjalanan bersumber dari APBD 2012, LSM Peduli Kuansing menilai adanya indikasi penyelewengan. Hal lain yang ikut disorot LSM Peduli Kuansing adalah keberangkatan Sumarni yang tidak seizin Kepala BLHPI Kuansing Indra Suwandi. Pamit ke Atasan Menyikapi hal ini, Sumarni menjelaskan bahwa keberangkatan dirinya bersama staf Wasdali di luar jam kerja.Namun demikian dirinya tetap berpamitan dengan Kepala BLHPI Indra Suwandi. Sumarni mengakui kalau Indra secara intitusi tidak mengizinkan. Alasan Indra, se-

“Sayang kalau pungutan untuk angkutan hasil alam itu tidak diefektifkan, hasilnya lumayan besar,” kata Kadishub Infokom Kuansing Mashuri In baru-baru ini. Memang hasil pungutan untuk retribusi angkutan hasil alam itu relatif besar. Bayangkan, setiap truk bermuatan dipungut. Herannya, pungutan itu juga sering melenceng kepada truk angkutan yang datang dari Jakarta maupun Medan.

“Apa hubungannya dengan angkutan hasil alam,” cetus seorang warga. Tapi begitulah kenyataannya. Petugas pos itu selalu saja menghentikan truk bermuatan yang lewat, baik truk yang datang dari Jakarta maupun dari kota lainnya, tanpa peduli apakah truk itu mengangkut hasil alam atau bukan. Karena banyak dan seringnya truk itu dihentikan di depan pos yang dibangun dekat Kantor Camat Singingi Hilir itu, akhirnya badan jalan disana jadi rusak.

Kendati demikian, rusak jalan itu tentu belum sebanding dengan rusaknya nama baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing. Kenapa tidak, pos itu dioperasikan dengan payung hukum perda yang sudah dianulir, yaitu Perda tentang Angkutan Hasil Alam. Lantas ke mana pergi uangnya.Masuk kas daerah? “Memangnya bisa uang masuk kas daerah tanpa jelas sumber dananya, apalagi payung hukumnya sudah dianulir,” tandas tokoh intelektual Riau asal Kuansing Mardianto Manan. Tentu saja kondisi ini jadi menggelikan. Betapa tidak, perda yang dianulir justru bersikeras untuk diefektifkan. Sedangkan peluang untuk melakukan pungutan melalui dasar hukum yang jelas justru diabai-

kan. Lihat saja Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah, di mana pemerintah kabupaaten/ kota diberi kewenangan memungut pajak dan retribusi untuk sebelas jenis kegiatan. Dari sebelas jenis pajak yang diserahkan kewenangannya kepada pemerintah kabupaten itu, salah satunya adalah pajak sarang burung walet. Herannya, pajak yang bisa memberikan

kontribusi yang signifikan terhadap PAD Kuansing itu justru diabaikan.Buktinya, sampai saat ini tidak ada niat Pemkab Kuansing untuk menyusun Perda tentang pajak sarang burung walet.Padahal UU 28 tahun 2009 itu sudah memberikan kewenangan kepada pemerintah kabupaten/kota. Sehingga wajar kalau dikatakan rejeki jauh dikejar-kejar, rejeki dekat diabaikan.***

Perwajahan: ABDAWIZA


20

INDRAGIRI HILIR SELASA

HARIAN VOKAL

29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434 H

Pembangunan Kantor Desa Soren Terbengkalai TEMBILAHAN(VOKAL)-Pengerjaan pembangunan Kantor Kepala Desa Soren, Kecamatan Gaung yang sudah mencapai progress 80 persen, terhenti, karena belum juga terealisasinya penyaluran dana tahap kedua. LAPORAN:

FAISAL/ INDRAGIRI HILIR Hal ini dikatakan Kepala Desa Soren Saini, Senin (28/1) di Tembilahan. Menurut Saini, pencairan dana tahap awal sekitar Rp76 juta. “Tahap kedua tidak bisa kami cairkan,

karena adanya masalah letak pembangunan kantor desa ini,” ujar Saini. Akibat tidak bisa diambilnya dana itu, selain bermasalah kepada pemilik material bangunan, juga menghambat roda pemerintahan. Jika kantor desa ini cepat selesai, maka Desa Soren yang baru di-

mekarkan bisa segera mengejar ketertinggalan dari desa lain, khususnya desa induk. “Kami minta pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Inhil arif menyikapi persoalan ini. Bagaimana dengan masyarakat yang ingin berurusan untuk berbagai keperluan pelayanan dari desa, kalau kantornya saja tidak ada,” jelasnya. Dia mensinyalir, masalah tersebut erat kaitannya dengan proses pesta demokrasi pemilihan kepada

desa setempat, beberapa waktu lalu. Menurut Saini, kalau sudah seperti ini, seharusnya segala kepentingan pribadi dikesampingkan dan berbuat demi kepentingan seluruh masyarakat Desa Soren. Sebelumnya, beberapa kelompok memprotes lokasi pembangunan kantor Desa Soren yang dikatakan berada di luar wilayah desa bersangkutan. Sehingga pembangunanya tentu melanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang pemekaran desa. Tapi hal itu dengan tegas dibantah

Saini, menurut dia keputusan itu sudah menjadi keputusan bersama. “Kami punya petanya. Anggota Dewan juga sudah pernah turun melihat langsung, mereka bilang tidak ada yang menyalahi aturan. Kenapa baru-baru saja masalah ini timbul. Sebelumnya kami juga sudah pernah melakukan pencairan dana tahap pertama, toh tidak ada masalah,” tukasnya bertanya. Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan SDA Sarana dan Prasarana dan Teknologi

Tepat Guna BPMPD Inhil Suhardiman, menyatakan dana pembangunan kantor Desa Soren harus dikembalikan ke Kas Daerah (Kasda). Karena pembangunannya melanggar ketentuan. Apalagi proses pembangunnya banyak mendapat penentangan dari berbagai pihak masyarakat setempat. Dengan demikian BPMPD, terpakasa mengembalikan dana tersebut kepada pemerintah daerah sampai persoalan ini menjadi jelas.(***)

LINTAS

Kasus Kematian Ibu Anggaran Pilkada dan Bayi Turun Tahun Lalu Cair Akhir Januari TEMBILAHAN (VOKAL)–Sesuai jadwal dan hasil pembicaraan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Indragiri Hilir (Inhil) dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Riau, anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Inhil akan cair pada pekan ke tiga atau pekan ke empat Januari 2013. “Karena kami akan menghadapi beberapa agenda besar demokrasi, seperti Pilkada Inhil, Pilgub, Pemilihan Umum (Pemilu) Legeslatif termasuk Pilpres, untuk lebih mematangkan persiapan, makanya dana tersebut akan dicairkan akhir Januari ini,” ungkap Ketua KPUD Inhil Joni, akhir pekan kemarin. Dana tersebut kata Joni akan digunakan untuk berbagai keperluan tahapan Pilkada dan Pemilu, salah-satunya pembentukan Panitia Pemilhan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Sehingga ada beberapa prosedur yang harus dilewati oleh KPUD Inhil. “Penggunaanya terlebih dahulu harus diSK-kan, agar tidak menyalahi aturan dan ketentuan yang diatur undang-undang,” jelasnya. Pada prinsipnya, KPUD selaku penyelenggara Pemilu, akan menjalankan tugas dengan baik sebagaimana yang telah diamanatkan undang-undang. Dengan demikian penggunaan dananya bisa dilakukan setransparan mungkin. Lalu pengawasan dilakukan oleh banyak pihak. Demi suksesnya Pilkada maupun Pemilu, KPUD Inhil terus melakukan sosialisasi dengan harapan masyarakat benar-benar memahami arti hak suara. Karena suara mereka adalah penentu masa depan daerah dan Negara ini. (fsl)

TEMBILAHAN(VOKAL)– Sepanjang 2012, kasus kamatian ibu dan bayi mengalami penurunan, yakni 29 ibu dan 127 anak. Sedangkan pada 2012, jumlahnya mencapai 37 kasus untuk kematian ibu dan 188 anak. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Indragiri Hilir (Inhil) Rasul Alim, kemarin. Menurut dia, untuk meminimalisir kasus tersebut, pemerintah melalui Dinas Kesehatan terus berupaya meningkatkan kemampuan para bidan di pedesaan. “Kami terus mengupayakan

agar terciptanya kerja sama yang baik antara petugas medis dengan bidan-bidan kampung atau dalam istilah dulu dukun beranak. Penanganan persalinan yang baik tentu bisa mengurangi berbagai resiko,” jelasnya. Selama ini banyak penanganan proses persalinan lebih dilakukan oleh bidan kampung. Meski terjadinya hal itu disebabkan beberapa faktor, khususnya bagi mereka yang bermukim di pelosok desa. “Sosialisasi dengan melibatkan berbagai pihak yang berkompeten merupakan salah satu upaya kami

mengurangi terjadinya resiko buruk itu,” papar Rasul. Lebih jelas dia mengatakan, ada tiga sebab yang dapat mengakibatkan kematian ibu dan bayi saat persalinan. Seperti terlambat memeriksakan kandungan, terlambat pertolongan kesehatan dan terlambat dibawa ke tempat pelayanan kesehatan. “Tiga hal itu yang perlu kita perhatikan. Kalau semuanya sudah dilakukan, kami yakin semua akan baik, meski sebagai makhluk yang beriman kita juga harus percaya kepada keputusan Tuhan,” tandasnya. (fsl)

FAISAL

PAMFLET Tolak Korupsi-Pamflet seperti ini dapat ditemui hampir di seluruh badan pelayanan publik. Hal ini menunjukkan keseriusan Pemkab Inhil menyatakan penolakan terhadap tindak pidana korupsi.

ADVERTORIAL PEMKAB INHIL

Pemkab Stimulasi Desa untuk Gali Potensi TEMBILAHAN(VOKAL)- Banyak potensi yang dipunyai desa, namun belum tergali maksimal. Pemkab Inhil terus berupaya menstimulasi agar potensi tersebut bisa dimanfaatkan demi kesejahteraan warga. Lewat Program Desa Mandiri yang sudah berlangsung intensif sejak 2006 silam, desa diminta menginventarisir seluruh potensi yang ada. Lantas kemudian mengoptimalkannya untuk kepentingan warga.

Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Indra Muchlis Adnan menyebut, alokasi anggaran Desa Mandiri yang digelontorkan ke seluruh desa, selain dipergunakan untuk membangun infrastruktur dan bidang lain, seyogyanya pula digunakan untuk memaksimalkan potensinya. Misalnya potensi itu ada pada sektor perikanan, maka desa bersangkutan harus mengarahkan anggarannya mengoptimalkan potensi dimaksud. Selain juga

adanya perhatian dari Satker dan pihak berkompeten lainnya. "Kita berharap desa menjadi jauh lebih maju dan kuat. Karena itu, desa harus mampu mengarahkan kegiatan desa mandirinya secara tepat," jelas Bupati, barubaru ini. Kendati 2013 merupakan tahun terakhir Indra Muchlis Adnan menjabat sebagai Bupati Inhil, desa diharapkan sudah mampu belajar dan mengambil hikmah bagaimana program

tersebut berjalan. Seluruh perangkat desa berharap Program Desa Mandiri yang dicetuskan Indra Muchlis Adnan terus berlanjut sepanjang masa, siapapun penggantinya kelak. Program tersebut menurut warga sangat dirasakan manfaatnya dan tidak pernah ada sebelumnya. "Kalau dulu, sebelum Pak Indra meluncurkan Program Desa Mandiri, mau mendapatkan satu proyek ke desa bukan main

susah. Setelah program ini berjalan, baru kami merasa seperti merdeka yang sesungguhnya," kata Azhari HS, Kades Kuala Patah Parang, Kecamatan Sungai Batang. Menurutnya, banyak infrastruktur dan kegiatan non fisik yang bisa dinikmati warga semenjak Program Desa Mandiri berjalan. Sesuatu yang sangat mustahil didapatkan sebelum diterapkannya program tersebut. (fsl)

PELALAWAN

Pemkab Didesak Kelola Blok Kampar PANGKALAN KERINCI (VOKAL)-Pemerintah Kabupaten Pelalawan didesak untuk mengelola ladang minyak bernama Blok Kampar, yang akan habis kontraknya dengan PT Medco pada 15 Juni mendatang. LAPORAN:

FARIKHIN/PELALAWAN Blok Kampar berada di dua kabupaten, yakni Pelalawan dan Indragiri Hulu, namun sumur minyak yang selama ini dieksploitasi PT Medco lebih banyak berada di Pelalawan. Hal itu dikatakan Sekretaris DPD II Partai Golkar Pelalawan Marhari MR, beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari kabarpelalawan.com, Senin (28/1). Menurut Marhadi, berdasarkan Undangundang Migas Nomor 22/2010, setiap ladang minyak yang sudah habis masa kontraknya dengan perusahaan pengekplorasi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral harus berkomunikasi dengan pemerintah setempat, dimana sumber-sumber migas tersebut berada. “Artinya Pelalawan berpeluang mengelola sumur-sumur minyak eks PT Medco itu,” ungkap Marhadi. Blok Kampar yang ada di Kabupaten Pela-

LINTAS JalananPangkalanKerinci BanyakBerlubang PANGKALAN KERINCI (VOKAL)-Jalanan di Kota Pangkalan Kerinci, dipenuhi lubang yang dapat membahayakan para pengguna jalan. Walaupun ukurannya tidak besar, namun cukup mampu membuat celaka pengendara yang kurang waspada. "Sering pengendara terjungkal di sana, termasuk saya," kata Ujang (43), warga Pangkalan Kerinci yang berjualan rokok di pinggir jalan, kepada katakabar.com, seperti dikutip Senin (28/1). Lobang itu kata Ujang, makin hari makin parah, karena merupakan jalur lintas timur Sumatera yang ramai dilalui kendaraan besar dan kecil. "Sekarang sudah ada beberapa lubang yang kedalamannya mencapai 20 sentimeter. Di salah-satu lubang itulah saya pernah jatuh. Untung saya ndak pernah kencang bawa motor," Ujang bercerita. Lelaki ini cuma bisa berharap, lubang-lubang itu segera disumpal oleh yang berwenang. "Jangan menunggu korban yang lebih fatal lagi dan jangan menunggu kondisi jalan dua jalur Kota Pangkalan Kerinci itu kian melebar," pintanya. (ymg, may) Penanggung Jawab/Redaktur: FITRI MAYANI

lawan berada di Kecamatan Ukui, Kerumutan dan Pangkalan Lesung. “Ada lebih kurang 150 sumur minyak dan tidak kurang 1.400 barrel perhari sumursumur tersebut menghasilkan minyak bumi,” terangnya. Dengan UU Migas tersebut, kesempatan Pemkab Pelalawan mengelola sumber-sumber kekayaan daerah sangat terbuka. Selama ini, menurut Marhadi, Kabupaten Pelalawan hanya mendapat bagi hasil migas. “Ini kesempatan kita mengelola kekayaan daerah kita untuk kesejahteraan masyarakat kita nantinya,” kata Marhadi. Ia juga menyebutkan, banyaknya ladang minyak yang bisa dikelola pemerintah daerah setempat. “Kita minta peluang ini tidak disia-siakan pemerintah daerah dalam mengelola sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat,” harapnya. (ymg, may)

INT

SENJA DI TELUK MERANTI-Salah satu sudut di Teluk Meranti, saat senja mulai turun.

Demo Warga di Teluk Meranti Didukung Hipmawan PANGKALAN KERINCI (VOKAL)-Demo warga yang berujung pembakaran ponton pengangkat kayu PT Arara Abadi, di WKS Desa Pulau Muda, Keca-

matan Teluk Meranti, mendapat dukungan dan simpati beberapa Ikatan Mahasiswa Pelalawan (IMP), salah-satunya Ikatan Pelajar Mahasiswa Pelalawan (Hip-

mawan) Pekanbaru. "Ulah perusahaan yang tidak peduli dengan masyarakat setempat itu, tentu memancing permasalahan. Jadi warga demo

sampai menahan ponton perusahaan tersebut," tegas Ketua Hipmawan Pekanbaru Bobi, pekan lalu, seperti dikutip dari kabarpelalawan.com, Senin (28/1).

INT

TESSO NILO-Nelayan tradisional di Pelalawan menangkap ikan di sungai yang berada di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.

Menurut Bobi, sangat jelas dan terang benderang perusahaan tidak peduli dengan masyarakat setempat. "Sudah didemo, bahkan pontonnya pun sudah ditahan, namun jangankan peduli, memenuhi tuntutan warga saja mereka tidak mau," ungkap Bobi. Mahasiswa Pelalawan, kata Bobi mengingatkan pemerintah daerah dan pihak kepolisian, agar jeli melihat kasus ini. Terjadinya peristiwa pembakaran ponton perusahaan oleh warga yang marah, bukan tanpa sebab. "Pasti ada sebab atau masalah, sehingga terjadi pembakaran ponton perusahaan tersebut," kata Bobi. Ia juga mengingatkan pihak Kepolisian agar tidak main tangkap warga. "Mahasiswa Pelalawan, siap berhadapan dengan siapapun pihak-pihak yang menentang aksi masyarakat yang menuntut kontribusi perusahaan," tegasnya. (ymg, may) Perwajahan: HASAN SHOLIHIN


KAMPAR - ROHIL SELASA

21

HARIAN VOKAL

29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434 H

KPUD Perkirakan Ada 1.390 TPS di Rohil

BAGANSIAPIAPI(VOKAL)-Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Rokan Hilir (Rohil) memperkirakan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Kabupaten Rohil saat Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) yang akan berlangsung pada September 2013 mendatang mencapai 1.390 TPS. LAPORAN: ASBINSYAH / ROKAN HILIR

“Kalau kita perkirakan jumlah TPS di Rohil pada pelaksanaan Pilgubri sekitar 1.390 TPS. Perkiraan kita ini didasarkan pada perkembangan jumlah pemilih yang relatif naik dibanding saat pilkada Rohil lalu,” ungkap Ketua KPU Rohil H Azhar Syakban didampingi Ketua Teknis Penyelenggaraan Pilgubri, Agussalim, Senin (28/ 1) kemarin. Terkait tahapan persiapan Pilgubri di Rohil, KPU Rohil merencanakan pembentukan panitia pemilihan kecamatan (PPK) di 15 kecamatan yang ada di Rohil pada awal Februari mendatang. Tidak berselang lama, pihaknya juga akan membentuk panitia pemungutan suara (PPS) yang sebelumnya tentu saja dilakukan seleksi terhadap masing-masing calon anggota PPK dan PPS. “Anggota PPK dan PPS yang dipilih nantinya harus merupakan orang-orang pilihan yang berkualitas, jujur, minimal tammat SMA, tidak aktif di partai politik dalam lima tahun terakhir, berumur

minimal 25 tahun. Kita akan seleksi, baik seleksi administrasi maupun seleksi pengetahuan khususnya pengetahuan kepemiluan serta undang-undang pemilu yang ada,” ucap Agussalim. Anggota PPK yang dibentuk KPU Rohil berjumlah lima orang per setiap kecamatan, sedangkan anggota PPS yang dipilih berjumlah tiga orang per setiap desa/kepenghuluan. Masa jabatan anggota PPK maupun PPS selama delapan bulan yang besaran gajinya sebesar Rp1 juta/ anggota. PPK merupakan perpanjangan tangan dari KPUD yang berkedudukan di kecamatan memiliki tugas teknis di lapangan seperti menyiapkan logistik pemilihan dan menyiapkan daftar pemilih. “Kalau daftar pemilih, saat ini kita belum tahu berapa jumlahnya. Kita tetap memakai methoda lama dengan mengambil data dari pihak Dinas Kependudukan. Data itu baru kita validasi hingga ke tingkat bawah. Ini dilaksanakan oleh petugas pemutakhiran data pemilihan (PPDP) nantinya ,” tambah Agussalim lagi. (***)

ASBINSYAH

PARKIR DI JALAN - Penyelenggara pendidikan SMP Negeri I Bangko di Jalan Sumatera Laut Bagansiapiapi, menggunakan badan jalan sebagai lahan parkir sepeda motor siswa. Hal ini tidak saja memicu terjadinya kemacetan saat pulang sekolah, namun juga menyebabkan rawan lakalantas.

DPRD Rohil Minta SKPD Dishut Rohil Distribusikan 18 Ribu Bibit Pohon Siapkan Dokumen Program BAGANSIAPIAPI(VOKAL)Seiring APBD tahun anggaran 2013 dievaluasi di Pemerintah Provinsi Riau, DPRD Rokan Hilir meminta kepada masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) segera mempersiapkan segala macam dokumen program. Wakil Ketua DPRD Rohil, M Ridwan dikutip dari halloriau.com, Senin (28/1)

menjelaskan, sudah selayaknya semua dapat dipersiapkan secara maksimal. Agar, program prioritas pembangunan dalam APBD 2013 ini dapat terlaksanakan sesuai dengan harapan. “Kita menilai, sudah selayaknya dapat mempersiapkan dokumen program kerja. Semua ini dilakukan untuk mengurangi kekurangan ya-

JAMU SEHAT PRIA Kapsul “Urat Madu” Obat Kuat & Tahan Lama. Depkes 053348661. Aneka Sablon Jl. Nangka 2 Dumai Harga Perdus Rp.100rb. 1 Sachet 2 Kapsul Rp.20rb. Hub: 0852 78766357

ng terlihat. Artinya, anggaran program yang ada demi kepentingan masyarakat Rohil,” pinta politisi Demokrat ini. Menurut Ridwan, semua ini dilakukan guna mengangkat kesejahteraan masyarakat. Dan juga sebagai salah satu contoh dalam mengentaskan kemiskinan. Serta juga dapat membuka lapangan kerja baru dan masih banyak yang lain. (ymg,mza)

BAGANSIAPIAPI(VOKAL)Dinas Kehutanan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), mendistribusikan 18 ribu bibit pohon kepada masyarakat. Bibitbibit tersebut terdiri dari mahoni sebanyak 9 ribu pohon, matoa 3 ribu pohon, ketapang 1 ribu pohon dan bibit karet 5 ribu pohon. “Ada delapan belas ribu pohon bibit yang kita bagiakan kepada masyarakat secara gratis dan sudah kita distribusikan kepada masyarakat dan kantor-kantor dan pondok pesantren yang sudah mengajukan permohonan. Ini semua tidak lain dalam upaya kita untuk menghijaukan lingkungan sekitar yang ada di Rohil,” ungkap Kepala Dinas Kehutanan Rohil, H Suandi didampingi PPTK Pembuatan Bibit/Benih Tanaman Kehutanan, Ismail, Senin (28/1). Selain menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan lingkungan hijau, program ini juga berguna bagi keindahan lingkungan yang asri sertamengantisipasi banjir. Kalau

tanah dan lahan yang kritis ditanami dengan berbagai macam tanaman, maka akan sangat bermanfaat bagi makhluk hidup lainnya. Penghijauan ini juga bermanfaat memperindah lingkungan sekaligus mencegah datangnya banjir. Selain itu juga untuk menyukseskan program pemerintah yakni One Man One Tree dan program penanaman satu miliar pohon. “Khusus bibit pohon karet, kita mendistribusikan sebanyak 200 bibit kepada per satu orang warga pemohon. Ini tentunya kita harapkan dapat menambah pendapatan petani karet,” kata Kadishut H Suandi. Pendistribusian 18 ribu bibit pohon tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) yang dianggarkan melalui dana APBN tahun 2012. Pembibitan keempat macam tanaman tersebut dilakukan oleh PPTK dengan menggunakan lahan di area Kantor Dishut Rohil.

K E DA I K O P I S U L I Menyediakan : -Mie Hok Kien -Mie Kangkung Belacan -Mie Ayam/Pangsit -Mie Pangsit Goreng -Lo Mie/Fumi/Siram/Goreng -Bubur Ayam Hongkong -Nasi Capcai -Nasi Goreng Sea Food -Cap Cai Goreng/Kuah -Kwetiau Siram Sea Food Pesan Antar Jl. Belimbing No. 100 D Pekanbaru Telp. 0761 7755 662

Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

“Kita bibit sendiri di samping kantor ini. Bibit pohon yang didistribusikan berumur sekitar delapan bulan,” tambah Ismail. Diakui Ismail, 18 ribu bibit pohon yang akan dibagikan belum seluruhnya terdistribusikan mengingat pihak yang mengajukan proposal permohonan bibit pohon relatif lambat sehingga pendisribusiannya juga mengalami keterlambatan. Hal itu dimaklumi karena pihak pengajuan proposal terlebih dahulu melengkapi sejumlah per-

syaratan seperti surat permohonan yang harus diketahui kepala desa dengan melampirkan surat bukti kepemilikan tanah atau lahan. “Namun demikian, sudah ada yang menjemput sendiri dan masih ada yang baru mengajukan usulan. Dengan keterlambatan ini terpaksa dana distribusikan bibit tidak kita gunakan karena tidak akan bisa kita pertanggungjawabkan. Jadi, biaya distribusi ditanggung oleh pemohon bibit sendiri,” tutur Ismail. (bin)

Pemkab Kampar Fokuskan Program Lima Pilar JAKARTA(VOKAL)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar dengan program Lima Pilar Pembangunan, akan berusaha memajukan Kabupaten Kampar untuk mewujukan zero (nol) kemiskinan, zero pengangguran dan zero rumah-rumah kumuh. Hal itu diungkapkan Bupati Kampar H Jefry Noer saat menghadiri acara rapat kerja (Raker) bersama Presiden RI H Susilo Bambang Yudhoyono, di Plenary Room Jakarta Convention Centre, Senin (28/1) siang seperti dilansir goriau.com. Dikatakan bupati, berkaitan dengan tema Raker tahun 2013 tersebut, “Indonesia Bisa Lebih Baik”. Maka Pemkab Kampar sangat menyambut baik tema tersebut. “Hasil dari rapat tersebut bisa menjadi acuan bagi kami sebagai pejabat pemerintah daerah dalam menjalankan program dan kebijakan sepanjang tahun 2013 di Kabupaten Kampar,” ungkap Jefry Noer. Disebutkannya, untuk mencapai maksud tersebut, sangat diperlukan persiapan yang lebih matang dan baik. Karena itu, akan ditetapkan

PACIFIK AUDIO

DUNIA DIGITAL

Menjual : Accesoris Mobil, Variasi, Audio, Kaca Film, Jok Mobil, Salon Luar & Dalam, AC Mobil dll Alamat: Jl. Diponegoro/Sukajadi No.92 Dumai - Riau

Computer & Electronik Equipment

sasaran, ukuran keberhasilan, siapa yang bertanggung jawab tentang apa dan siapa yang bertugas. “Dengan ini tanggung jawabnya akan menjadi jelas,” tukas mantan anggota DPRD Provinsi Riau dari Partai Demokrat tersebut. Guna mewujudkan Indonesia lebih baik terutama Kabupaten Kampar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tetap akan berpedoman pada aturan-aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Kampar akan membuat kebijakan yang sejalan dengan UU. “Meski kami ingin melakukan percepatan pembangunan, namun kami tetap akan mengikuti dan membuat kebijakan yang sesuai dengan aturan,” tegas Bupati. Dijelaskannya, aturanaturan yang berlaku harus sesuai dengan sebuah kebijakan untuk mewujudkan dan memajukan Kabupaten Kampar ke depannya. “Karena misi kita pada akhir tahun 2014 mendatang Kabupaten Kampar akan terbebas dari kemiskinan, pengangguran dan rumah-rumah kumuh,” sebutnya. (ymg,mza)

Hubungi : Jl. Hasanuddin / Ombak Telp. (0765) 439997 / 439978 Dumai

Perwajahan: ANDIXER


ANDALAS

22

SELASA 29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434 H

HARIAN VOKAL

Dokter Spesialis Ditangkap Saat Nyabu BANDA ACEH (VOKAL) - Seorang dokter spesialis THT yang bertugas di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh, ditangkap polisi karena mengisap narkoba jenis sabu-sabu. "Tersangka inisial IIs, berusia 48 tahun, dokter pegawai negeri di RSUZA. Tersangka juga dosen di sebuah perguruan tinggi di Banda Aceh," kata Direktur Narkoba Polda Aceh Kombes Pol Dedy Setyo Yudho di Banda Aceh, Senin. Dokter spesialis THT tersebut ditangkap di sebuah gubuk di Gampong (desa)

Lubok, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (24/1) sekitar pukul 01.00 WIB. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu paket sabu-sabu beserta alat isapnya serta telepon genggam. Hasil pemeriksaan laboratorium, tersangka positif menggunakan narkoba. Penangkapan tersangka,

kata dia, berdasarkan laporan masyarakat yang menyebutkan di sebuah gubuk yang ada kolam ikannya di Gampong Lubok sering dijadikan tempat pemakai narkoba. Dari informasi, kata dia, polisi menggerebek gubuk tersebut. Ketika itu, di gubuk ada dua orang, seorang di antaranya berhasil melarikan diri dari sergapan polisi. "Yang kabur itu teridentifikasi bernama Mahdi alias si Yong. Sedangkan tersangka Iqbal Ismail berhasil diamankan bersama barang bukti sabu-sabu beserta alat isapnya," kata dia. (ymg,bos)

KPK Cek Kekayaan 2 Calon Gubernur Sumut JAKARTA (VOKAL)-Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai melakukan klarifikasi terhadap kekayaan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara. Sebagai permulaan, KPK akan datang ke rumah Effendy Simbolon dan Gus Irawan. "Iya. Di Jakarta atas nama Effendy Simbolon. Di Medan hari ini ada juga (atas nama Gus Irawan)," kata Direktur Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat, Dedie A Rachim, saat dikonfirmasi detikcom, Senin (28/1). Effendy Simbolon adalah anggota DPR RI Komisi VII yang diusung oleh PDI Pejuangan dan 2 partai lainnya. KPK akan mendatangi rumah Effendy yang beralamat di Empang Tiga/Komp Depnaker No 11 RT 008/02 Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sedangkan Gus Irawan adalah mantan Direktur Utama Bank Sumut yang maju sebagai calon gubernur dari 23 partai koalisi. Partai tersebut antara lain Partai Gerindra, Partai kebangkitan Bangsa, Partai Bulan

Bintang, Partai Amanat Nasional, Partai Bintang Reformasi dan 18 partai lainnya. KPK akan mendatangi kediaman Gus di Cassia Raya Komplek Tasbi No. LL-27 Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Medan. Klarifikasi terhadap 10 orang calon gubernur dan wakil gubernur Sumut ini akan berlangsung pada 28 hingga 31 Januari 2013. Sebelumnya, KPUD Sumatera Utara telah menetapkan lima pasangan calon cagub cawagub. Kelima pasangan tersebut yaitu Effendi MS Simbolon-Djumiran Abdi, Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi, Chairuman Harahap-Fadly Nurzal, kemudian pasangan Gus Irawan Pasaribu-Soekirman, serta pasangan Amri Tambunan-RE Nainggolan. Pilkada Sumut akan dilaksanakan 7 Maret 2013. Ada 5 pasang cagub-cawagub yang ikut pilkada tersebut. Effendi mendapat nomor urut 2 berpasangan dengan Jumiran Abdi yang diusung PDI Perjuangan, Partai Damai Sejahtera (PDS), dan Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN). (ymg,bos)

KOMPUTER

INT

BAKAR KERANDA - Aksi unjuk rasa ratusan pedagang malam di depan kantor Wali Kota Pematangsiantar, Senin (28/1) sore, diwarnai pembakaran ban, keranda dan gerobak pedagang. Unjuk rasa merupakan buntut pelarangan terhadap 149 pedagang malam berjualan di Jalan Sudirman, sekitar lapangan Haji Adam Malik dan Jalan Sutomo, Pematangsiantar.

Sembilan Perusahaan Belum Lunasi Tunggakan Royalti Batu Bara SAWAHLUNTO (VOKAL)-Pasca temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia terhadap 12 perusahaan yang diduga kurang membayar royalti tahun 2008 dan 2009, sebanyak 9 pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) batubara masih belum melunasinya. Akibatnya, hingga semester I tahun 2010 dan di dalam temuan BPK RI itu, penerimaan negara kurang sebesar Rp22.250.468.325,72. Adapun perusahaan yang belum melunasi adalah PT Dasrat Sarana Arang Abadi, PT Guguk Tinggi Coal, CV Tahiti Coal, CV Daksa Elang Abadi, CV Air Mata Emas, CV Karya Maju Sejati,

CV Miyor, PT Nusa Alam Lestari, PT Allied Indo Coal Jaya dan CV Guguak Tinggi Coal. Sedangkan tiga perusahaan yang melunasinya, yaitu CV Bara Mitra Kencana (BMK), CV Cahaya Bumi Pratama (CBP) dan PT Puteri Surya Pratama Natural (PSPN). Terkait pelunasan tersebut, Kepala Inspektorat Kota Sawahlunto, Halomoan menyatakan, Pemko akan terus menagih serta mensupport agar 9 perusahaan itu segera mengembalikan. "Harus dibuktikan dengan adanya iktikad baik perusahaan itu untuk mengangsur, walaupun belum lunas,"

katanya kepada padangmedia.com, Senin (28/1). Sebelumnya, Dinas Perindagkopnaker Syafriwal didampingi Kabid Pertambangan Dwi Darmawati membenarkan hal itu. Pasca temuan BPK RI, katanya, hanya tiga pemegang IUP yang telah melunasi keseluruhannya. Beberapa waktu lalu, sebutnya, PT Nusa Alam Lestari telah mengangsur sebesar Rp500 juta, namun belum melunasi keseluruhannya. Untuk pelunasan, pihak dinas senantiasa memberikan usulan dan saran agar apa yang menjadi tunggakan dimasing-masing pemegang IUP segera dipenuhi. (ymg,bos)

SERBA-SERBI

PEMBIAYAAN

JASA MOBIL TINJA Spesialis sedot tinja, sedot wc, wc mampet, saluran air mampet, westafel, tanpa bongkar tanpa kimia, bergaransi Hub : 0761.7667321, 0821 7294 1118

ARJUNA BOR Mengerjakan sumur bor,mencuci sumur,memasang pompa air,instalasi air,cuci sumur bor, dll. Bersedia dipanggil ke luar kota. Hub. Jl. Cendrawasih No. 61 Tangkerang Tengah. HP. 0813 7108 4657 (Pak Jun)

SINDI MASSAGE Melayani tradisional massage, aromatic,lulur, facial natural, shiatsu massage, mediteranian, massage, full body maasage dll Hub : 0823 6666 9193 khusus panggilan hotel

BANK ANZ PEKANBARU Kredit Tnpa Agunan, Syrt Mdh, Bunga Ringan, Ckup FC KTP, FC Krt Kredit,FC Billing & Cover BK Tabungan, Lmit Krt 3 X Pencairan. Nilai Pencairan 4 Jt sd 200 Jt. Hub : 0852 7144 8965 (Nita)

VINA MASSAGE Body massage happy & rileks call Vina 0878 9325 1645 pin BB 26B39893

ANDA BUTUH UANG Cukup Dg BPKB Mobil/Motor, Pencairan Besar, Bisa Take Over, Mobil Anda Di Asuransikan. Hub : Aldi 0852 7173 6335/0852 689 6612

BUTUH DANA CEPAT Cukup Jaminan BPKB Motor/ Mobil Anda, Motor Th 2002, Mobil Th 1990, Proses Cepat dan Bisa Bantu Take Over B a i k M o b i l / M o t o r, H u b : Herman 0852 1066 5860

SAL COM. Jual Beli & Service Komputer, Laptop, LCD & Acecories, Hrg Mulai 1 Jutaan, Bergaransi, Hub : Jl. Dagang No. 26 A HP. 0821.719.5007

SERVICE PANGGILAN TV Mesin cuci, kulkas, freezer, s t a b i l i z e r, s o u n d s y s t e m , pompa air, listrik, kipas angin, blender, mixer, rice cooker, bongkar psng AC, instalasi listrik. Hub : 0812 7518 6233 Bergaransi

AC PENY SERVICE AC Jauh dkt ongkos sama, AC, kulkas, mesin cuci, dispenser, bongkar psng AC, dll. Jl. Kakap No. 4 A Harapan Raya. Tlp : 0761. 7691012 HP : 0813 6568 2112

MENERIMA SERVICE KOMPUTER Pnggilan CPU, Laptop, Instalasi Network, Warnet, Maintenance, Mnjual btrai/aki utk UPS, trima psng kmera CCTV, mjual alarm anti mling cck utk tko,ruko,rmh anda. HP. 0852 1556 8858

ELEKTRO TEKNIS SERVIS Tkr tambah, pmsangan & pemeliharaan, baru & bekas, AC, split/windows, mesin cuci, kulkas, TV, dispenser, kipas angin, kompor gas dll Hub. 0821 7232 9343 Jl. Srikandi No. 20 Pekanbaru

ACMULTI SERVICE Mnerima reparasi & pemsngan AC, AC baru & bekas, stabilizer, kulks, msn cuci, msn air, kompor gas, Hub : Jl. Riau gg Harapan I No. 11 HP. 0813 6554 8010/0813 6542 1191 Bergaransi.

AHLI MAMPET Spesialis wc mampet, sedot wc, sedot tinja, saluran air mampet, wastafel bathub dll. Tanpa bongkar & tanpa bahan kimia. Bergaransi Hub : 0761.7709422/0813 7115 5556

LAYLA BOR M e n g e r j a k a n s u m u r b o r, instalasi air griunding bor pile servis pompa air siap dipanggil ke luar kota. Hub : 0812 7675 013/0761 853531 Jl. Harapan Raya.

MULTICOM Jl. Delima panam service computer & alat pendukungnya/ semua jenis printer/jaringan computer. Jual computer,print second. Hub : 0813.2879.3363/ 0761. 4886761 hr minggu & tgl merah libur.

ELEKTRO SERVICE Ditempat bongkar pasang AC pelihara baru bekas AC, kulkas, mesin cuci, dispenser, TV, kompor gas, kps angin dll. Hub : 0852 6356 1493 Jl. Delima Pekanbaru

ARIES TEKNIK Service di tempat, bongkar psng AC, kulkas, msn cuci, dispenser, kompor gas, TV, dll. Hub. 0761.7620133/0813 7173 6031 Bergaransi. Melayani luar kota

MOBIL TINJA Mengerjakan sedot wc, wc tersumbat, saluran air yg tersumbat, tanpa di bongkar Hub : 0812 7650 812/0761 4812 882/0812 7043 1757

TANJUNG RAYA BOR Mengerjakan pembuatan sumur bor., sumur bor rmh tangga & industry, perkebunan, hotel dll. Servis pompa, bor file & tiang pancang, siap dipanggil dlm & luar kota Hub : 0813 7128 6452 Jl Harapan Raya.

SPACE IKLAN

INAYAH ELEKTRONIK Rental AC Blower utk berbagai acara, service AC, psang baru, mesin cuci, kulkas, stabilizer, jual beli second dan baru Hub. HP. 0812.7662.319/0852 7865 9636

BINTANG TEKNIK AC Menerima Servis & bongkar psng kulkas, Msn cuci, dispenser, TV, instalasi dll. Menyediakan AC baru & AC second rental blower, AC standing. Jl. Sembilang 69. HP. 0812 7090 5261/0852 7866 6126

GARUDA TEKNIK SERVICE Pnggilan AC, bongkar pasang baru & bekas, kulkas, mesin cuci, dispenser, kompor gas, kipas angin, TV dll. Hub : Jl. Garuda Km 2, Perum Unri Panam. Hub ; 0852 7412 5558 bergaransi

RAJA MAMPET Ahlinya mengatasi wc mampet, saluran air,bathtub, cuci piring, sedot tinja dll. Bergaransi Hub : 0761 4801744/0813 6540 2539

RAHMAT BOR Menerima pembuatan sumur bor, service sumur bor, pemasangan instalasi air, service pompa air/jetpam, bersedia di panggil dlm & luar kota. Bergaransi tanpa DP. HP.0853 7678 3893 Jl. Kapau Sari

TERIMA KOST Karyawan AC/Non AC, lengkap TV, dispenser, kompor gas, ada ruang tamu, tempat tidur, lemari, lokasi strategis Jl. Sumatera belakang Gramedia Sudirman Alamat Jl. Batam No. 1 Hub : 0812 768 1042/ 0852 7235 6503 Norma

PENAMBAHAN MODAL USAHA Sahabat Soempurna Sistem Syariah, Biaya Ringan Bisa Take Over, Jaminan Berupa SKGR, SHM, BPKB, Plafon 5-500 Jt, Syarat Berlaku Hub : Mahlil 0852 1366 4240

PELANGI ELEKTRONIK Rental AC & Blower utk berbagai acara, service termurah AC, kulkas, mesin cuci, dispenser, jual baru dan bekas. Hub. 0761.7060257/ 0812 761 5578

SENTOSA JAYA TEKNIK Spesialis service AC, Freon, perbaikan AC, perawatan AC, bongkar pasang AC second dan baru, murah, bergaransi. Jl. T. Tambusai No. 16 HP. 0812 6099 0950/0823 8859 2811

CV PUTRA KISARAN MANDIRI Rental AC,blower,air curtain utk berbagai acara,service AC, kulkas,mesin cuci,jual baru & bekas. Melayani kontrak dlm/ luar kota. Hub : 0761 7871092/ 0852 7865 9636

SOLUSI MAMPET Mengatasi wc mampet saluran air wastafel,buthub, sedot tinja,tanpa bongkar & tanpa bahan kimia, bergaransi/jangan dibayar jika anda tdk puas dg kerja kami. Hub : 0813 7822 6199/0852 6526 0402

SPACE IKLAN

DB KOST PRIA/WANITA Harian/mingguan/bulanan fasilitas hotel, bersih, AC/ Non AC Kamar Mandi dalam/ shower, wifi gratis, parkir luas, musholla, kamar standar & superior Lokasi. T.Tambusai Gg Sabar No. 1 Hub : 0761 857417/0812 6846 4189/0819 6846 4198

PINJAM DANA Modal Usaha, Syarat : BPKB, Sertifikat Tanah. Hub : Vika : 0812 1503 9917, Harto : 0853 6306 7955

SERVICE

KOS-KOSAN

PIJAT DAN LULUR CV. RIAU JAYA SERVICE AC, mesin cuci, dispenser, kulkas. Hub : 0761.7086113/ 0813.7885.3641 melayani kontrak/luar kota, sewa blower pesta

UBE SERVICE Service AC & kipas angin, r u m a h / r e s t o r a n / S PA / perkantoran/hotel/RS/bank/ pabrik/ATM/ Tower GSM. Hub Jl. Mangga no. 24 D Tlp. 0761.27228/ 0853 5672 2289

POWER TEKNIK Menerima service panggilan, bongkar pasang AC, kulkas, mesin cuci,dispenser,tukar tambah, Hub : Asiong HP. 0812 6870 342 Jl. Wakaf No. 14 Rental AC

AGUS JAYA TINJA Mengerjakan penyedotan wc/ septitank, melancarkan saluran tanpa di bongkar & tanpa bahan kimia. Melayani dlm & luar kota. Hub : Fajri H P. 0 8 5 2 7 2 1 5 0 5 5 9 / 0761.7712220/0852 6523 3559

HANEY & HENDRIK MASSAGE Fresh body rileks, tenaga muda2, cwok, cewek yg ramah, sopan, menarik HP. 0852 7236 9954 No. SMS

KOST IDAYU Jl. Pembangunan No. 5 marpoyan (dekat UIR) menerima kost pria, fasilitas AC/Non AC, TV, springbed, furnitute lengkap, kamar mandi dalam. Hub : 0823 8715 7000/ 0852 7112 0008

ANDA BUTUH DANA CEPAT Cukup Jaminkan BPKB Mobil/ Motor Anda, Proses Cepat 1 Hari Langsung Cair, Data-Data Anda Bisa Di Jemput/Diantar Ke Kantor Kami. Bagi yg Berminat Hub : 0813 7194 5978

MASTER TECH Spesialis service AC, tambah Freon, Freon kosong, bongkar pasang ruko, jual AC second, service kulkas, msn cuci, TV, call alan HP : 0853 6562 8873 Pekanbaru.

RIAU TEKNIK AC Menerima service bongkar psng kulkas, msn cuci, d i s p e n s e r, i n s t a l a s i dll. Menyediakan AC baru/second, rental blower AC, standing Jl. Sembilang gg linda rumbai HP. 0812 6876 8653

ELLA AC Menerima service, pmasangan baru,pemeliharaan,bongkar pasang AC baru & bekas. Jl. Melur Kompl Villa Panam Blok A 22 Panam. Hr Subrantas. Hub : 0812.6617.475/0761. 4816300

LIMKOJAYA BOR Mengerjakan smr bor, smr b o r r m h t a n g g a , i n d u s t r y, perkebunan,hotel, dll. Bor, file, psng pompa air, service msn, Hub : bpk Efendi mandai HP. 0823 8772 9277 J. Sakuntala/Banda Aceh No. 18 Garansi 1 Tahun

BU YAYUK Urut tradisional, anda undang sya datang. Tidak s e d i a t e m p a t . H P. 0 8 2 1 6950 2121

TERIMA KOST MUSLIMAH Lokasi jl. Bundo Kandung, depan SKA, fasilitas AC/Non AC, Springbed, TV, kamar mandi dalam, closet duduk/jongkok, shower, air gallon, lemari dll, dapur, ruang tamu, parkir luas Harga 500 Ribu – 1 Juta/Bulan Hub HP : 0853 5671 4888

BUTUH DANA CEPAT Cukup Jaminkan BPKB Motor Anda, Proses Cepat Bagi yg Berminat Hub : 0761 861156 HP. 0852 7208 1133 / 0812 7632 738

Penanggung jawab/redaktur: BUDI SUSENO

Perwajahan: PEPEN


23

PEKANBARU

SELASA 29 Januari 2013/17 Rabiul Awal 1434 H

HARIAN VOKAL

Camat Sukajadi Dituding Pungli PKL LINTAS Ratusan Usaha Sarang Walet Ilegal PEKANBARU (VOKAL)-Ratusan lokasi usaha sarang burung walet yang ada di Kota Pekanbaru hingga kini banyak yang belum memiliki izin alias ilegal. Saat ini tercatat hanya 12 usaha sarang burung walet yang telah mengurus izin dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. DORMAN JOHAN Asisten II Bagian Pembangunan dan Perekonomian Setdako Pekanbaru, Dorman Johan kepada Harian Vokal, Senin (28/1) mengatakan, dari ratusan sarang burung walet yang telah dilakukan pendataan, hanya 12 di antaranya yang telah memiliki izin dari Pemko Pekanbaru. "Berdasarkan laporan hasil dari pendataan petugas di lapangan, ada sekitar 200 sarang burung walet yang aktif atau beroperasi. Tapi dari dua ratusan itu, yang memiliki izin hanya 12 lokasi saja," jelas Dorman. Dorman menyebutkan, banyaknya lokasi sarang burung walet yang tidak memiliki izin lantaran pihak pengelola tidak melengkapi berbagai persyaratan yang telah ditetapkan Pemko Pekanbaru saat mengurus proses perizinan. "Dalam perizinan ini kan kita tidak sembarang mengeluarkannya. Tapi pengelola atau pemilik mesti melengkapi berbagai persyaratan seperti jarak sarang walet dengan pemukiman dan lainnya. Jadi, yang belum memiliki izin kita minta pada tahun ini segera melakukan pengurusan izin ke Pemko," kata Dorman. Bagi pengelola walet yang tidak melakukan pengurusan izin, lanjut Dorman, Pemko Pekanbaru tidak segan-segan untuk memberikan tindakan tegas berupa penutupan paksa lokasi sarang burung walet tersebut nantinya. "Dalam penertiban nantinya, kepada Satpol PP saya ingatkan ada perintah atau tidak, harus dikerjakan. Karena itu menyangkut penerapan Perda (Peraturan Daerah, red). Kalau tidak sesuai perda harus ditindak tegas," ujarnya. (abd)

Perusahaan Wajib Pasang 3 Bendera PEKANBARU (VOKAL)-Perusahaan yang beroperasi di Provinsi Riau diwajibkan memasang tiga bendera di area kantor perusahaan. Pemasangan tiga bendera ini sesuai dengan aturan yang berlaku dan instansi terkait diminta melakukan pemantauan. "Saat ini saya memang melihat masih ada sejumlah perusahaan yang beroperasi di Riau tidak memasang tiga bendera seperti yang diwajibkan. Tiga bendera itu yakni bendera merah putih, bendera kesehatan keselamatan kerja (K3) dan bendera perusahaan. Tiga bendera ini wajib dimililiki dan dipasang," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Riau, Nazaruddin, Senin (28/1). Dia mengatakan, pemasangan tiga bendera wajib dilakukan pihak perusahaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika tidak diindahkan, maka pihak perusahaan bisa dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan. "Tiga bendera itu wajib dimiliki dan dipasang setiap perusahaan, terutama untuk bendera merah putih," tegasnya. Disnakertransduk Riau, demikian Nazaruddin, di era otonomi daerah ini tidak memiliki wilayah. Karena setiap laporan permasalahan banyak yang masuk hanya di tingkat kabupaten/kota. "Jadi, jika perusahaan tidak memasang tiga bendera tersebut, maka harus diberlakukan penindakan," ujarnya. "Seperti saat ini ada laporan yang saya terima di kabupaten/kota di Riau masih ada sejumlah perusahaan tidak memasang tiga bendera tersebut. Kita minta Maka instansi di kabupaten/ kota melakukan penindakan, karena ini sudah melanggar ketentuan," tambahnya.(rul)

Jumlah Mobdis Masih Diinventarisir PEKANBARU (VOKAL)-Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru hingga kini mengaku belum mengetahui terkait jumlah mobil dinas (mobdis) yang belum dikembalikan oleh sejumlah mantan pejabat Pemko. Kepala Bagian Perlengkapan Setdako Pekanbaru, Amin mengatakan, belum adanya data mobdis yang belum dikembalikan mantan pejabat Pemko hingga 2013 ini karena pihaknya masih melakukan inventarisir aset-aset Pemko di sektretariat maupun yang berada di satuan kerja perangkat daerah (SKPD). "Belum tahu lagi jumlahnya berapa, karena kita saat ini masih melakukan pendataan," jelas Amin, Senin (28/1). Dalam pendataan ini, sebut Amin, pihaknya sangat membutuhkan kerja sama seluruh pimpinan SKPD di lingkungan Pemko, agar bisa memfasilitasi dengan cara memberikan laporan jumlah mobdis yang belum dikembalikan mantan pejabat di masing-masing SKPD. "Pak Walikota sendiri juga telah meminta agar kita dibantu oleh pimpinan SKPD dalam pendataan dan penarikan mobdis ini," ujarnya. Setalah dilakukan pendataan nantinya, demikian Amin, bagi mantan pejabat Pemko yang belum mengembalikan mobdisnya akan disurati terlebih dahulu sebanyak tiga kali. "Kalau sampai tiga kali juga tidak dikembalikan, maka terpaksa kita minta Satpol PP nantinya melakukan penjemputan paksa," ujarnya.(abd) Penanggung Jawab/Redaktur: ZUKRI SUBAYANG

 SRMI Beberkan Barang Bukti

LAPORAN: ABDUL,ZULFIKRI/ PEKANBARU

PEKANBARU (VOKAL)-Camat Sukajadi Seniwati Hais diduga telah melakukan pungutan liar (pungli) sebesar Rp3.000 per hari kepada setiap pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Taman Kota, Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru.

tutur Antoni. Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, M Fadri menyarankan SRMI untuk tetap mentaati perda yang telah ada di Pe-

Ketua Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Pekanbaru, Antoni Fitra saat dijumpai Harian Vokal di Kantor Walikota Pekanbaru, Senin (28/1) mengatakan, pungutan Rp3.000 per hari yang diduga dilakukan Camat Sukajadi ini merupakan retribusi sewa tempat dan biaya kebersihan yang wajib disetor PKL setiap harinya. "Keberadaan kita di Taman Kota telah mendapat persetujuan tidak hanya dari masyarakat, tapi juga dari Kecamatan Sukajadi. Karena setiap harinya setiap PKL wajib membayar uang retribusi sebesar Rp3.000. Kita ada bukti pembayaran retribusinya," jelas Antoni sambil melihatkan foto copy kwintansi bukti pembayaran retribusi tersebut. Antoni mengatakan, kedatangan puluhan anggota SRMI ke Kantor Walikota Pekanbaru ini ingin memperlihatkan bukti pembayaran retribusi sekaligus menyerahkan sebanyak 3.726 lembar kertas bukti dukungan masyarkat yang setuju dengan keberadaan PKL di Taman Kota kepada Walikota Pekanbaru, Firdaus. "Siapa bilang kita tidak ada memberikan retribusi dan kontribusi ke Pemko, kita ada buktinya. Juga tidak benar kalau masyarakat menolak keberadaan kita di sana (Taman Kota), justru kita telah mendapatkan ribuan dukungan masyarakat. Dua bukti inilah yang ingin kita sampaikan ke Walikota," ujarnya. Kedatangan puluhan anggota SRMI dengan ciri khas seragam kameja berwarna merah ini tak disambut oleh pejabat Pemko. Pasalnya, Walikota dan Wakil Walikota sedang dinas ke luar kota, sedangkan

Plt Sekdako Pekanbaru serta sejumlah Asisten disibukkan dengan kegitan masing-masing. Di tempat terpisah, Plt Sekdako Pekanbaru, Yuzamri Yakub, saat dikonfirmasi enggan berkomentar terkait kedatangan puluhan anggota SRMI dan adanya dugaan pungli yang dilakukan oleh Camat Sukajadi tersebut. "Masalah PKL ini saya tidak bisa komentar, nanti lain pula dengan statement Walikota dan Wakil Walikota. Jadi, nanti saja tanyakan sama Pak Wali atau Pak Wawako saja, saya Takut nanti salah," singkat Yuzamri. Camat Sukajadi, Seniwati Hais saat ingin dikonfirmasi sedang tidak berada di kantornya. Saat dihubungi melalui sambungan selulernya juga sedang tidak aktif. SRMI Pekanbaru juga mendatangi DPRD Pekanbaru dan melakukan pertemuan dengan Komisi III, Senin (28/1) yang dihadiri oleh Ketua Komisi III, M Fadri, Sekretaris Ade Hartati dan beberapa anggota Komisi III. Antoni menegaskan kepada wakil rakyat akan tetap bertahan dan berjualan di Jalan Cut Nyak Dien meski Pemko menurunkan tim yustisi untuk melakukan penertiban nantinya. Menurutnya, PKL sudah lama berjualan di sana serta sudah memenuhi seluruh kewajiban seperti pembayaran retribusi. "Jika Pemko masih melakukan penertiban, maka kami akan lakukan perlawanan sampai titik darah penghabisan. Karena selama ini kami sudah memenuhi kewajiban sebagai pedagang serta berusaha menata rapi tempat berjualan tersebut,"

kanbaru. Sebab keberadaan PKL di sana menyebabkan Jalan Cut Nyak Dien macet. "Kalau mau jujur, macet tidak ketika Anda berjualan di sana, ini yang harus diperhatikan Pemko. Maka dari itu Pemko melakukan penertiban.

Namun saya juga meminta Pemko sebelum melakukan penertiban menyediakan tempat representatif. Dalam penertiban nantinya kita tidak ingin ada aksi baik dari Satpol PP maupun PKL itu sendiri," tutur Fadri. (***)

ANDIKA

SERIKAT Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Pekanbaru memperlihatkan bukti foto kopi pembayaran retribusi oleh pedagang kaki lima Taman Kota ke pihak Kecamatan Sukajadi, Kamis (28/1).

Disdik Bangun 5 USB Tahun Ini Pejabat Disuruh Ngutang PEKANBARU (VOKAL)-Tahun 2013, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru akan membangun 5 unit sekolah baru (USB) di wilayah pinggiran Kota. Pembangunan ini guna mengantisipasi membludaknya jumlah siswa di sekolah dalam pusat Kota Pekanbaru. Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdik Pekanbaru, Jamal menjelaskan, pembangunan USB tersebut terdiri dari 3 unit untuk SMP dan 2 unit untuk SMK. Pembangunan SMP berlokasi di Jalan Seroja, Rusunawa (tuleju lama) dan Simpang Baru, Garuda Sakti, Panam. Sedangkan pembangunan SMA berlokasi di Jalan Cipta Karya, Tampan dan SMK di Jalan Badak, Tenayaan Raya. Tanah pembangunan sekolah merupakan milik Pemko yang merupakan hibah dan dibeli kepada masyarakat. "Pembangunan 5 unit sekolah ini dianggarkan di tahun 2013. Jumlah anggaran untuk pembangunan SMP sekitar Rp4,5 miliar, sedangkan untuk SMA dan SMK sekitar Rp1,9 miliar," kata Jamal, Senin (28/1). Selain pembangunan USB, demikian Jamal, Disdik juga melakukan penam-

bahan puluhan lokal (refitalisasi) di beberapa sekolah. Di antaranya SMPN 23 sebanyak 6 lokal, SMPN 36 sebanyak 6 lokal, SMPN 04 sebanyak 8 lokal, dan SMPN 03 sebanyak 4 lokal ditambah ruang penunjang lain di beberapa sekolah dengan anggaran sekitar Rp5,3 miliar. "Refitalisasi dengan cara bangunan ruangan yang sudah ada dirobohkan kembali untuk dibangun baru. Karena bangunannya tidak memadai lagi sehingga dirombak kembali agar ruangannya tetap kokoh," jelas Jamal. Menurutnya, Disdik juga melakukan pembangunan ruang kelas baru (RKB) di 8 sekolah yakni di SMPN 34, SMPN 35, SMPN 33, SMPN 21, SMPN 15, SMPN 28, SMAN 4 dan SMAN 14 dengan anggaran sekitar Rp8,8 miliar. Pembangunan RKB merupakan pembangunan ruangan baru di atas tanah kosong yang berada di lingkungan sekolah agar bisa menampung siswa lebih banyak lagi dari sekarang. "Lelang diperkirakan pada Maret, dan April sudah mulai pengerjaan. Sekarang konsultan perencanaan dari Disdik dan Dinas PU sedang melakukan survei ke lapangan," jelasnya.(ind)

di Bagian Umum  Terkait Biaya BBM

itu tak apa-apa karena memang juga sudah dianggarkan," jelas PEKANBARU (VOKAL)-PeYuzamri. jabat di lingkungan PemePemko Pekanbaru, rintah Kota (Pemko) Pekandemikian Yuzamri, baru yang memakai mobil berharap APBD murni dinas (mobdis) untuk semen2013 tersebut bisa setara waktu dipersilahkan ngugera diturunkan oleh tang di Bagian Umum Setdako Pemerintah Provinsi Pekanbaru terkait pembelian (Pemprov) Riau dabahan bakar minyak (BBM) lam waktu dekat. "Kimenjelang pengesahan APBD ta harap Februari ini 2013 oleh Gubernur Riau (GubAPBD kita itu sudah YUZAMRI YAKUB ri), HM Rusli Zainal. bisa digunakan," haDemikian disampaikan pelakrapnya. sana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Menurut Yuzamri, lambannya Kota (Sekdako) Pekanbaru, Yuzamri pengesahan pemakaian APBD murni Yakub kepada Harian Vokal, Senin 2013 oleh Gubri ini sangat berpenga(28/1). Dikatakannya, belum ditanruh sekali terhadap penyelesian prodatanganinya persetujuan pemagram yang telah dicanangkan Pemko kaian APBD murni 2013 lantaran Pekanbaru pada tahun ini. Gubri saat ini masih disibukkan oleh "Berpengaruh tetap, tapi karena berbagai keperluan dinas. Pak Gubernur sibuk, jadi kita tunggu "Kalau memang tak ada uang dulu. Yang belum disahkan bukan untuk beli minyak mobilnya, kita Pemko saja, tapi kabupaten lainnya minta untuk mendatangi Bagian juga belum ada yang disahkan," Umum untuk bon dulu. Silahkan, ujarnya.(abd)

Peran Guru Tentukan Kedisiplinan Siswa  Pendapat Mr Katsujiro Ueno dari Jepang PEKANBARU (VOKAL)-Kedisplinan yang diterapkan terhadap para siswa di sekolah sangat penting. Karena para siswa bakal menjadi calon pemimpin nantinya. Untuk menerapkan kedisiplinan terhadap siswa, kunci utamanya adalah peran guru di sekolah. Mr Katsujiro Ueno dari Jepang, dalam seminar internasional dengan tema Motivation To Inprove The Quality Of Teacher, Senin (28/1) di Pekanbaru, meminta kepada para guru untuk bisa menegakkan kedisiplinan bagi anak didiknya. Di Jepang, katanya, apabila anak sudah bisa merapikan meja belajar, kamar tidur dan hormat pada orang yang lebih tua, maka para orang tua sangat bangga dan memuji peran guru. Guru itu dinilai telah bisa menegakkan kedisplinan kepada anak didiknya sehingga anak membiasakan diri sampai ke rumah. "Dalam proses belajar me-

ngajar di sekolah, pikiran guru sangat diharapkan untuk bisa mengembangkan dan memajukan pendidikan dalam semua bidang, baik kesehatan, mutu pelajaran dan pemikiran. Sehingga sebelum melakukan sesuatu, mereka bisa memikirkan dampak positif dan negatif dari suatu pekerjaan tersebut," katanya. Mr Katsujiro mengatakan, untuk menjadikan anak-anak menjadi pintar, para guru harus memiliki ilmu dan pengalaman tinggi. Para guru dan juga siswa diharapkan gemar membaca serta menggali isi dan makna dari buku. "Yang membedakan manusia dengan binatang salah satunya cita-cita. Sebab binatang tidak memiliki masa depan dan harapan kecuali untuk hidup. Jadi, setiap manusia harus memiliki cita- cita," ujarnya. Untuk mendorong meraih cita-cita tersebut, Mr Katsujiro menganjurkan memiliki buku

catatan kecil (diari). Sasaran buku ini sebagai sarana untuk membuka lembaran baru dalam hidup demi mewujudkan cita-cita 10 tahun ke depan dan sebagai inspirasi diri. "Di Jepang orang yang tidak memiliki pendidikan tidak me-

miliki hak untuk melakukan sesuatu. Sementara bagi orang yang sudah berumur 70-an (Lansia) sangat senang jika masih berguna bagi masyarakat untuk mengabdikan sisa hidupnya demi kepentingan bersama," ungkapnya.

INDRA

MR KATSUJIRO Ueno dari Jepang memberikan pemaparan dalam seminar internasional dengan tema Motivation To Inprove The Quality Of Teacher di Pekanbaru, Senin (28/1).

Ketua PGRI Riau, Isjoni mengatakan, PGRI bukan saja fokus kepada tenaga pendidik, namun juga membuka wawasan terhadap dunia luar. Salah satunya dengan melakukan seminar dengan orang hebat di dunia. Sistem pendidikan dalam seminar ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pemikiran guru dan siswa dalam proses belajar mengajar di sekolah. "Ke depan kita (guru) akan melakukan studi banding ke sekolah maju di luar negeri. Kita harus bisa mendekati negara-negara lain yang lebih maju sehingga tamatan Riau bisa bekerja di negara yang memiliki pasar global terbaik di dunia," kata Isjoni. Dalam seminar ini dihadiri oleh Prof Dr J Philip PhD dari Amerika, Biro Kerjasama Luar Negeri, Dr H Syahril, Spd, MM, Ketua PGRI Riau Dr Isjoni dan peserta dari guru dan siswa dari sekolah negeri dan sekitar 200 orang. Mr Katsujiro juga menampilkan film dokumentasi SD yang ada di Jepang.(ind) Perwajahan: RINTO HARMIKO


CMYK

24

SELASA 29 Januari 2013 / 17 Rabiul Awal 1434 H

Riau Raya

HARIAN VOKAL

Sengketa Lahan Sinama Nenek Berlarut-larut PEKANBARU (VOKAL)-Sengketa lahan seluas 2.800 hektar antara warga Desa Sinama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, dengan PTPN V hingga kini tak kunjung tuntas. Pasalnya, pihak perusahaan saat ini masih memanen hasil kebun kelapa sawit tersebut, sementara warga tetap berusaha menduduki lahan dan meminta kepedulian pemerintah. LAPORAN: DAIRUL / PEKANBARU

terian BUMN di Jakarta. “Bagi kita tentunya bagaimana yang terbaik dan lebih cepat direalisasikan. “Sengketa lahan Sinama Karena permasalahan ini Nenek dengan PTPN V sudah sudah berlarutberlarut-larut selarut. Saya sudah lama 20 tahun. Teajak bicara Ninik rakhir pihak Komisi Mamak Desa SeneNasional Hak ma Nenek dan DiAsasi Manusia reksi PTPN V. Pada (Komnas-HAM) suprinsipnya kedua dah turun ke Desa belah pihak punya Sinama Nenek keinginan yang sauntuk melakukan ma untuk meinvestasi guna nyelesaikan perpenyelesaian kasus soalan ini,” kasengketa lahan itu. tanya. Namun belum juga ABDUL GAFFAR USMAN Gafar mengatatuntas dan kita kan, beberapa harap segera ada solusi,” solusi yang dikemukakan di kata anggota DPD RI asal antaranya PTPN V diminta Riau, Abdul Gaffar Usman, mencarikan pengganti lahan Senin (28/1) melalui 2.800 hektar tersebut atau sambungan selulernya. sepertiga lahan yang berDia mengatakan, pihak- sengketa diserahkan ke PTnya sudah mendatangi Ke- PN V dan dua pertiganya menterian BUMN dengan diserahkan kepada masyatujuan membantu menca- rakat. rikan solusi terkait konflik “Masyarakat tidak memlahan itu. “Saya sebagai wakil persoalkan kedua solusi itu. rakyat di pusat (DPD, red) Dalam solusi pertama meremenyikapi polemik ini de- ka (warga) minta untuk mengan mendatangi Kemen- mastikan bahwa lahan sebaterian BUMN mencarikan gai pengganti itu baik secara penyelesian sengketa ini. administrasi dan faktual Kedatangan saya menindak- maupun fungsinya. Namun lanjuti kesepakatan dalam pihak PTPN V masih memRDP tanggal 21 Desember pertimbangkan solusi tera2012 lalu dengan harapan khir yakni lahan seluas 2.800 dapat dituntaskan,” katanya. hektar dibagi,” kata Senator Wakil Ketua Panitia Akun- DPD ini. tabilitas Publik (PAP) ini meSementara itu, Humas ngatakan, Kementerian BU- PTPN V Friando Panjaitan, MN saat itu berjanji akan ketika dikonfirmasi melalui menyelesaikan sengketa la- seluler mengatakan bahwa han ini. Pernyataan itu diung- pihak PTPN V akan tetap kapkan oleh Deputi Bidang berupaya menyelesaikan Industri Primer Kementerian permasalahan ini. Jika dibiarBUMN, Muhammad Zam- kan berlarut-larut tentu akan khani, di Gedung Kemen- merugikan perusahaan, se-

bab lahan tersebut sudah jelas hak guna usaha (HGU)-nya. “Kita tidak ada niat untuk berlarut-larut menyelesaikan sengketa lahan Senama Nenek ini. Jika dibiarkan, maka yang rugi itu PTPN V sendiri. Maka dalam ini PTPN V sudah memikirkan solusinya. Bisa saja seperti yang disampai ketika itu yakni mencarikan lahan baru lalu dibangun pola KKPA,” terangnya. “Pada prinsipnya PTPN V tidak mempersoalkan kedua solusi yang disampaikan ke manajemen perusahaan. Tapi sebagai BUMN tentunya masih menunggu keputusannya dari Kementerian BUMN sebagai yang berwenang. Artinya, saat ini jajaran PTPN V masih menunggu instruksi Kementerian BUMN,” terangnya. Kuasa Hukum masyarakat Desa Senama Nenek, Emil Salim, SH menyampaikan, Kementerian BUMN sudah berjanji akan melakukan pembahasan dengan PTPN V dalam rangka upaya penyelesaian sengketa lahan 2.800 hektar tersebut. “Menindaklanjuti hasil pertemuan dengan anggota DPD RI asal Riau (Gafar Usman) dengan Kementerian BUMN pada 23 Januari 2013 di Jakarta, Kementerian BUMN sudah melakukan pembahasan dengan PTPN V dalam rangka upaya penyelesaian sengketa lahan tersebut,” ungkapnya seperti dikutip dari Utusanriau. Selain itu, katanya, juga akan dibentuk tim yang terdiri dari semua unsur yakni Kementerian BUMN, Pemerintah Daerah, Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta masyarakat. Tim ini akan bekerja mengindentifikasi dan memverifikasi masyarakat Desa Senama Nenek yang berhak menerima lahan yang bersengketa itu. “Tim akan bekerja selama enam bulan. Kita harap setelah itu permasalahan ini segera tuntas.***

ANDIKA

TUNTUT KESERIUSAN POLDA - Ratusan massa yang mengatasnamakan Pemuda Melayu Nusantara dan Barisan Mahasiswa Kuantan Singingi melakukan demo di depan Mapolda Riau, Senin (28/1). Mereka menutut pihak Polda Riau mengusut dugaan keterlibatan oknum Brimod Polda Riau dan Polres Kuansing yang membekingi PT Citra Riau Sarana yang telah mencangkok lahan warga.

200 Ha Lahan Cadangan Pemekaran Transmigrasi Diserobot Perusahaan  PMN dan BMKS Gelar Aksi Solidaritas Ke Kantor DPRD Riau PEKANBARU(VOKAL)-Ratusan massa gabungan Pemuda Melayu Nusantara (PMN) dan Barisan Mahasiswa Kuantan Singingi (BMKS)datangi kantor DPRD Riau, Senin (27/1) siang. Mereka menuntut agar DPRD Riau segera turun dan melakukan survey terhadap 200 ha lahan warga yang sedang dikuasai anak perusahaan Wilmar Group, PT Citra Riau Sarana. Padahal tanah tersebut telah direncanakan sebagai lahan cadangan pemekaran transmigrasi di kabu-

Februari, Mobdis Wajib Pakai Pertamax PEKANBARU(VOKAL)-Seluruh mobil dinas (mobdis) yang ada di Provinsi Riau wajib menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax atau non subsidi pada Februari mendatang. Namun kebijakan ini tidak berlaku untuk mobil ambulans, mobil pengangkut sampah dan mobil operasional keperluan kantor. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Riau, Edi Kusdarwanto mengatakan, pihaknya saat ini masih akan melanjutkan pembahasan dengan tema yang sama untuk me-

Penanggung Jawab: ZUKRI SUBAYANG

matangkan kebijakan pemberlakukan penggunaan BBM Pertamax untuk mobdis yang ada di Riau salah satunya dengan bentuk pengawasan. “1 Februari sudah diberlakukan. Hal ini menindaklanjuti Permen ESDM Nomor 1 Tahun 2012,” jelas Edi di Kantor Gubernur Riau, Senin (28/1). Akibat belum maksimalnya pengawasan, demikian Edi, dikhawatirkan kebijakan tersebut tidak akan berjalan sempurna. “Nanti pada Rabu depan kita akan bahas kembali,” ujar Edi. Edi mengaku tidak ada

pilihan selain melaksanakan kebijakan tersebut. Karena dalam Permen ESDM tersebut Riau merupakan salah daerah yang ditunjuk wajib melaksanakan penggunaan BBM Pertamax untuk mobdis. Selain itu, katanya, perwakilan dari sejumlah kabupaten/kota di Riau juga membahas persoalan kendaraan plat merah yang ada di daerahnya masing-masing. Dan hal itu tidak hanya berlaku untuk kendaraan angkutan darat saja, melainkan juga untuk angkutan perairan. “Seperti di Bengkalis, di mana pemerintah setempat me-

miliki sejumlah speed boat untuk keperluan dinas begitu juga beberapa daerah lainnya,” katanya. Sementara itu, pengamat ekonomi, Edyanus Halim, saat dimintai tanggapannya terkait kebijakan tersebut mengatakan, agar pengawasan pemberlakuan wajib Pertamax tersebut berjalan efektif perlu adanya pengawasan lanjutan. Pengawasan tidak serta merta dilakukan Pemprov saja, melainkan dari pihak Pertamina bekerja sama dengan petugas SPBU. “Jika memang ada mobil plat merah masuk SPBU, langsung saja diarahkan ke tempat pengisian BBM Pertamax. Jadi, pengawasan tidak perlu dilakukan berlapis-lapis dengan mencetak stiker atau tanda sejenisnya. Prinsipnya program wajib Pertamax tersebut hanya kesadaran setelah regulasi diberlakukan,” sebutnya. Namun demikian, Edyanus menilai kebijakan mobil plat merah wajib menggunakan Pertamax ini hanyalah kebijakan yang tidak efektif. Seharusnya kebijakan wajib Pertamax tersebut diberlakukan untuk kendaraan pribadi, terlebih yang sudah memiliki dari satu mobil. “Jika hanya diberlakukan untuk mobdis, maka uang yang dibayarkan juga berasal dari rakyat melalui pajak yang diserahkan kepada negara. Akibatnya dipandang tidak efektif dan tidak akan berpengaruh besar terhadap keuangan dengan alasan penghematan keuangan negara,” tukasnya.(mok)

paten Kuantan Singingi. "Kami juga mencium adanya keterlibatan mafia tanah atas kasus ini. Mafia tanah yang kami maksud adalah Dani Mardoko yang di back up oleh aparat keamanan. Dalam hal ini polres Kuansing dan Satbrimobda Riau,"ungkap koordinator lapangan (korlap) Raja Iqbal saat menyampaikan orasi yang disambut tepuk tangan oleh ratusan massa. Dia juga menuding, pihak perusahaan itu telah memainkan peranan licik untuk mendapatkan lahan yang meresahkan masyarakat tersebut. Maka, dia juga menuntut agar pihak yang berwajib mengusut PT Citra Riau Sarana yang berada di bawah naungan Wilmar Group. Alasannya, penyerobotan lahan itu telah membuat resah masyarakat serta tidak berkontribusi bagi kabupaten kuansing. "Penyerobotan tanah ini tetap saja terjadi. Padahal, kita tak ingin lagi terjadi

adanya korban yang berjatuhan seperti tahun lalu. Oleh karena itu, sudah saatnya kita menuntut keadilan pemerintah,"katanya. Selain itu, dia juga meminta agar aparat mengusut tuntas keterlibatan dan laporan fiktif Dani Mardoko di Polres Kuansing. Alasannya, Dani Mardoko telah memberikan data rekayasa untuk melancarkan aktifitasnya sebagai mafia tanah. Sehingga, dia dan perusahaan sama -sama diuntungkan tetapi membuat masyarakat melarat. Terakhir, Raja Iqbal menyampaikan tuntutannya supaya aparat mengusut dan menyelidiki keterlibatan oknum kepolisian dari polres Kuansing dan Oknum brimobda Riau dalam memback up Dani Mardoko. "Kami takkan berhenti sampai di sini. Ini baru aksi perdana. Kalau tak digubris, kami akan datangi lagi kantor DPRD ini,"katanya tegas. Dia memberikan tenggat waktu kepada komisi A,

DPRD Riau selama 2 minggu dari penyampaian aspirasi ini untuk turun kelapangan. Supaya wakil rakyat tahu dan mempunyai rekomendasi objektif. Bahkan dia, dia juga mengancam, kalau tak ada tanggapan dewan selama 2 minggu sejak aksi demontrasi, massa akan mengusir perusahaan dari kuansing. "Kalau tak ada tanggapan, kami akan mengusir perusahaan itu dari tanah Kuansing,"pungkasnya saat diwawancara Harian Vokal. Sementara itu, ketua komisi A, DPRD Riau, Masnur berjanji akan mengakomir permintaan PMN dan BMKS tersebut. Dia mengatakan, usai kunjungan ke Insel akhir bulan ini, segera jadwalkan kunjungan ke Kuansing awal Feruari mendatang. "Ya, kita akan turun ke Kuansing demi mengakomodir permintaan masyarakat. Februari kita turun untuk menindaklanjuti itu,"kata politisi Golkar itu.(Ynl)

Pemekaran Insel Terganjal Penetapan Ibukota PEKANBARU(VOMasnur menjeKAL)-Pemekaran laskan, Insel mewilayah Kabupaten liputi 6 kecamatan Indragiri Selatan dan satu di anta(Insel) dari Kabuparanya akan menjadi ten Indragiri Hilir ibukota kabupaten. (Inhil) hingga saat Namun demikian, ini masih terkenPemda sudah medala masalah penenetapkan Kecamatapan ibukota. Dari tan Kemuning se6 kecamatan yang bagai daerah ibumeliputi kawasan kota. Sementara MASNUR Insel, hingga kini DPRD Inhil belum titik temu terkait letak ibukota menentukan sikap, namun kabupaten belum bisa dite- sedikit memberi signal bahtapkan. wa legisltaif sepakat dengan “DPRD Inhil, Pemda dan rencana pihak eksekutif. “Kecamatan Kemuning Gubernur Riau sudah sepakat Insel mekar dari Indra- sudah menjadi keputusan giri Hilir (Inhil). Dan pra Pemda. DPRD Inhil belum syarat harus adanya ibukota. memberikan sikap, tapi agak Dalam menentukan ibukota sepakat dengan eksekutif,” terjadi perbedaan pendapat katanya. Sementara itu, kata Masantara Pemkab dengan masyarakat,” ungkap Ketua Ko- nur, masyarakat malah memisi A DPRD Riau, Masnur ke- milih Desa Kota Baru menpada Harian Vokal, Senin (28/1). jadi ibukota nantinya. Ala-

sannya karena di daerah itu sudah ada infrastruktur perkantoran. Sedangkan Pemprov Riau merekomendasikan Kecamatan Keritang sebagai ibukota. Untuk itu, Komisi A akan segera melakukan peninjauan ke lokasi guna memediasi dan melihat langsung potensi daerah yang akan menjadi ibukota. “Melihat perbedaan ini, Komisi A mencoba merangkum ini semua. Pertama ke Tembilahan, setelah itu ke Kotabaru dan berkumpul dengan 6 kecamatan, terakhir kita ke Kemuning. Kita berharap semua terangkum dengan baik,” kata Masnur. “Setelah kunjungan, kita akan keluarkan rekomendasi untuk menentukan pusat Ibukota Insel ini nanti,” tambahnya.(ynl)

Perwajahan : ANDIXER


Harian Vokal edisi 29 Januari 2013