Issuu on Google+

CYAN YELLOW MAGENTA KEY

Website: www.harianvokal.com Email: harianvokal@gmail.com

Jadwal Sholat 12 SEPTEMBER 2012 / 25 SYAWAL 1433 H SHUBUH DZUHUR ASHR MAGHRIB ISYA 04:56 12:17 15:25 18:20 19:29 Bagan Siapi-api + 4 mnt, Bangkinang + 2 mnt, Bengkalis - 3 mnt, Dumai -2 mnt, Pangkalan Kerinci - 2 mnt, Pasir Pengarayian + 5 mnt, Rengat - 4 mnt, Selat Panjang - 5 mnt, Siak - 2 mnt, Tembilahan - 7 mnt

Rp2000 (Pekanbaru) Rp3000 (Luar Kota)

Harian Vokal

RABU

12 SEPTEMBER 2012 25 SYAWAL 1433 H EDISI 726/TAHUN III Harga Langganan

Rp50.000/bulan Luar Kota+Ongkos Kirim

Santun Mengkritisi, Cerdas Menyikapi

24 Halaman (3 SESI)

1

n Opening Ceremony PON XVIII PEKANBARU (VOKAL) - Permainan sinar laser dan kembang api yang mengawali acara pembukaan (opening ceremony) Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Stadion Utama Riau, Selasa (11/9) pukul 19.30 WIB mampu memukau puluhan ribu penonton yang hadir. Berikutnya ditandai dengan tarian kolosal pencak silat dan tarian lain yang bernuansa Melayu bertajuk "Dalam Kasih Sayang Air". Dipandu presenter ternama Indra Bekti dan Asti Ananta sekaligus disiarkan langsung oleh dua televisi nasional, RCTI dam

2

TVRI menjadikan Opening Ceremony PON XVIII berlangsung meriah. Suasana tak kalah meriahnya ketika acara dilanjutkan

LAPORAN: RYAN, MOKHTIAR, INDRA/ PEKANBARU dengan parade kontingen 33 provinsi. Begitu pula dalam barisan turut dimeriahkan beberapa atlet yang pernah mengikuti PON pertama tahun 1948, lalu Kelompok wasit dan ofisial pertandingan. Kemeriahan masih berlanjut menyusul berikutnya pukul 19.30 WIB Presiden Susilo Yudhoyono secara

3

resmi membuka PON XVIII yang ditandai pula dengan iringan musik dan pesta kembang api. Ketua PB PON yang juga Gubernur Riau, Rusli Zainal lalu memberikan sambutan selama kurang lebih 20 menit. Dalam sambutan itu, Rusli Zainal banyak memaparkan keberhasilan yang sudah dicapai Pemprov Riau, seperti hadirnya bangunan megah berkualitas internasional, baik main

Bersambung...Hal 7

4

Keterangan Foto: 1. Persiden SBY membacakan sambutan. 2. Gubernur Riau Rusli Zainal membacakan sambutan. 3. Kontingen Riau melakukan berdefile. 4. Atlet pembawa api PON diusung menuju kaldron.

n Pemilukada Riau 2013

n Tambah Lima Emas

Riau Belum Bergeser KPU Prediksi 4 Pasang Cagubri dari Posisi Keempat

JAKARTA-Vokalis grup band Vierra, Widy, menjajal dunia akting. Di film yang berjudul Sang Martir, Widy berperan sebagai anak panti asuhan yang karakternya berbeda dengan dirinya sendiri. "Tapi perannya sedikit, kok. Aku mainin peran anak panti asuhan," kata Widy saat ditemui di acara musik Dahsyat, Studio RCTI, Jakarta, Selasa (11/9). Dikisahkan, Widi menjadi seorang anak yang terpisah dari orang tuanya. Dia pun diharuskan berkerudung. "Ya, jadi anak baik-baik aja. Aku pakai kerudung," ujarnya sambil tertawa.

Bersambung...Hal 7

n Harian Vokal di Hati Anda, Klik: www.harianvokal.com Penanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN ALKALAM

CYAN YELLOW MAGENTA KEY

PEKANBARU (VOKAL) - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Riau memprediksi maksimal terdapat 4 pasang calon gubernur Riau (Cagubri) yang akan bersaing pada Pemilukada Riau tahun 2013 mendatang. Prediksi itu berdasarkan kalkulasi dari 55 kursi di DPRD Riau dibagi 4 sehingga terdapat 13 kursi untuk mendukung satu pasang calon. Perhitungan itu sesuai peraturan KPU Nomor 9/2012 pasal 7 yang menyebutkan bahwa peserta untuk calon gubernur adalah 15 persen dari jumlah kursi. Apabila ada pecahan, maka dilakukan pembulatan ke atas. Jika perhitungan 15 persen dikali 55 kursi yang ada di DPRD Riau,

Bersambung...Hal 7

Hingga Selasa (11/9), pukul 23:00 WIB

PROVINSI

Ems

Prk

Prg

1. Jawa Barat 2. Jawa Timur 3. DKI Jakarta 4. Riau 5. Jawa Tengah 6. Sulsel 7. Papua 8. Kalteng 9. Banten 10. Sumsel

17 11 9 9 8 5 3 2 2 1

12 10 15 6 4 2 3 3 2 3

11 11 10 7 8 2 3 0 3 7

PEKANBARU (VOKAL) - Prestasi gemilang mulai ditunjukkan atlet Riau yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012. Setidaknya lima emas berhasil mereka sumbangkan untuk kontingen Bumi Lancang Kuning pada hari keenam, Selasa (11/9). Tambahan tiga emas ini tidak berpengaruh terhadap posisi Riau di urutan klasemen sementara dengan perolehan 9 emas, 6 perak, tujuh perunggu. Jawa t Kades Akui Tilap Uang ADD............................................13 Barat belum tergeserkan di puncak klasemen t Pemrov Diduga Hibahkan dengan raihan medali ke DKP Armada Rusak......................................................15 17 emas, 12 perak dan 11 perunggu

I ndeks......

Bersambung...Hal 7

n Iklan : Harmen Fadly 0812 7575 1116

t PON Dipertimbangkan di Dua Provinsi...................24

n Langganan Koran : Bambang 085355385678 Perwajahan: IDRIS MUCHNI


2

HARIAN VOKAL

RABU

NASIONAL

12 September 2012/25 Syawal 1433 H

Bambang: KPK Temukan Peran Gubri r Pengadaan Venue PON Berbau Korupsi

JAKARTA(VOKAL)-Selain menyidik kasus pembahasan anggaran pembangunan venue PON, KPK juga menyelidiki proses pengadaan pembangunan venue tersebut yang diduga berbau korupsi. KPK menemukan adanya peran Gubernur Riau Rusli Zainal dalam perkara terakhir itu. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menyatakan sosok Rusli atau yang biasa disebut Riau Satu masuk dalam monitor KPK. "Riau satu masih

dalam penyelidikan. Bukan penyidikan lho. Kita belum pernah tetapkan dia sebagai tersangka," ujar Bambang di Yogyakarta, Selasa (11/9).

Nama Rusli Zainal sebelumnya berulangkali disebut turut terlibat kasus PON Riau oleh saksi di persidangan. Bambang mengatakan, keterangan saksi di persidangan akan digunakan sebagai bahan untuk memperkuat penyelidikan. "Dari persidangan yang diungkapkan itu, untuk penyelidikan," papar Bambang. KPK resmi menyelidiki dugaan korupsi dalam pengadaan beberapa venue olahraga terkait PON di Riau. Penyelidikan ini merupakan

pengembangan dari penyidikan perkara suap pembahasan anggaran terkait pengadaan venue PON yang saat ini sudah mulai masuk ke persidangan. "KPK sudah mulai melakukan penyelidikan terhadap pengadaan proyek PON. Ini merupakan pengembangan dari penyidikan," ujar Jubir KPK Johan Budi di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Senin (27/8). Johan mengatakan, penyelidikan ini khusus mengusut pada pengadaan venue olahraga. Sedangkan pe-

Lulus Seleksi, 34 Parpol Belum Aman JAKARTA(VOKAL)-Sebanyak 34 partai politik dinyatakan lulus seleksi berkas sebagai calon peserta Pemilu 2014. Namun bukan berarti sudah dalam posisi aman, sebab masih ada berkas-berkas pendukung dokumen wajib yang harus dilengkapi untuk mengikuti seleksi administrasi. "Jadi 34 partai yang dinyatakan terdaftar itu belum aman, belum ada di zona aman untuk masuk ke tahap verifikasi administrasi," ujar Komisioner KPU, Sigit Pamungkas kepada wartawan di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/9). Partai yang dinyatakan lulus seleksi berkas adalah yang melampirkan 17 dokumen

Penanggung Jawab/Redaktur: HASAN BASRIL

wajib pada saat mendafatarkan diri ke KPU. Namun 17 dokumen wajib itu harus dilengkapi dengan berkas-berkas pendukungnya yang sebagian belum cukup lengkap seusai ketentuan dalam pasal 8 UU 8/ 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPRD dan DPD. "Bagi partai-partai yang lolos, memiliki kesempatan melengkapi persyaratan yang belum lengkap hingga 29 September 2012," lanjutnya. Sigit mencontohkan dokumen yang menyatakan memiliki kantor kepengurusan tingkat propinsi. Bila di dalam berkas yang dilampirkan hanya 20 provinsi, maka selambatnya pada 29 September 2012 sudah harus lengkap 33 provinsi.(dtc,hab)

nyidikan hasil operasi tangkap tangan yang sudah dikembangkan KPK, lanjutnya, lebih menyasar kepada pembahasan anggaran di DPRD Riau. "Jadi ini di pengadaan proyek venue. Masih ada kaitannya dengan Perda nomor 6 di Riau. Sekarang dikembangkan ke penyelidikan terkait dengan pembangunannya," papar Johan. Terkait pembangunan venue PON ini, dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, beberapa kali disebut adanya keterli-

batan Gubernur Riau Rusli Zainal. Sejumlah saksi di persidangan menyebutkan Rusli memerintahkan Kadispora Riau pada saat itu Lukman Abbas untuk mengontak para penggarap proyek guna menyiapkan uang pelicin bagi DPRD. Rusli yang sudah dicegah ke luar negeri, dan pernah diperiksa di KPK dan juga di persidangan telah membantah dirinya terlibat. Menurutnya proses pembangunan venue PON sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.(dtc,hab)

Tahun Depan, 90 Persen Mahasiswa Baru Lewat Undangan JAKARTA(VOKAL)-Kompas Pada penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri tahun 2013, sebanyak 90 persen melalui seleksi jalur undangan. Jalur tersebut khusus bagi siswa SMA/SMK lulusan tahun 2013. ”Adapun siswa lulusan tahun sebelumnya masih bisa mengikuti seleksi ujian tulis. Namun, alokasinya 10 persen dari kapasitas yang tersedia dalam penerimaan calon mahasiswa baru,” kata Idrus Paturusi, Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Indonesia, yang dihubungi dari Jakarta, Senin (10/9). Menurut Rektor Universitas Hasanuddin, Makassar itu, penerimaan mahasiswa baru PTN lewat jalur undangan akan

mempertimbangkan nilai rapor selama di SMA/SMK serta nilai ujian nasional (UN). Untuk seleksi lewat jalur undangan ini, peserta tidak dipungut biaya karena biaya seleksi ditanggung negara. Idrus mengatakan, hasil UN yang juga salah satu penentu kelulusan siswa di jenjang pendidikan menengah dipertimbangkan dalam penerimaan lewat jalur undangan. ”Nanti akan ada pembobotan. Berapa persentase dari nilai rapor dan nilai UN masih akan dibahas bersama,” ujarnya. Dengan berubahnya sebagian besar penerimaan mahasiswa baru PTN lewat jalur undangan, pendaftaran menjadi terbuka bagi semua siswa

kelas XII di jenjang pendidikan menengah. Sebelumnya, seleksi nasional lewat jalur undangan dikhususkan bagi siswa berprestasi yang direkomendasikan tiap sekolah, yang jumlahnya bergantung pada akreditasi sekolah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, integrasi hasil UN harus mulai diterapkan pada 2013. ”Hasil UN harus terintegrasi di semua jenjang. Jika dari SD ke SMP serta dari SMP ke SMA bisa memakai hasil UN, kenapa di PTN tidak boleh? Jika alasannya hasil UN tidak bisa dipercaya, pelaksanaan UN terus-menerus dilakukan dan melibatkan perguruan tinggi,” kata Nuh.(tnr,kcm,mic,hab)

Perwajahan: HASAN


INTERNASIONAL RABU

3

HARIAN VOKAL

12 September 2012/25 Syawal 1433 H

LINTAS AS Tak Sebut RI dalam Bahaya JAKARTA(VOKAL)-Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Scot Marciel mengatakan, AS tidak akan mengubah pandangannya terhadap kondisi keamanan Indonesia. Marciel juga berkomentar sedikit mengenai tragedi 9/11. Belakangan ini, kabar-kabar mengenai serangan teror di Indonesia kian bermunculan di sejumlah media. Namun ketika Dubes Marciel diberikan pertanyaan oleh wartawan, apakah Negeri Paman Sam akan meninjau ulang pandangannya mengenai status keamanan di Indonesia, dengan singkat, Marciel hanya mengatakan “tidak.” Jawaban itu diutarakan Marciel di kediamannya, Jakarta, Selasa (11/9). Sejauh ini, beberapa pondok pesantren yang ada di Indonesia juga sering dikaitkan dengan aktivitas teror. Beberapa nama pesantren itu antara lain adalah Al Mukmin yang ada di Solo, Jawa Tengah.  Bahkan kelompok teroris baru yang ada di Indonesia dikabarkan dipicu oleh kesalahpahaman terhadap makna dari Jihad. Mantan anggota Jamaah Islamiyah Nasir Abbas pun mengatakan hal demikian.  Mantan pejabat intelijen Indonesia sempat mengatakan, aksi teror merupakan aksi yang sangat berbahaya dan berpotensi mendiskreditkan Indonesia. Bila memang aksi teror terus berlangsung di Indonesia, citra negara dengan mayoritas penduduk beragama Muslim ini dapat tercoreng. Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Laskar Aswaja Marwan Ja’far juga mengatakan bahwa, maraknya aksi teror dan tindakan kekerasan yang mengatasnamakan agama dapat merugikan Indonesia di percaturan dunia. (ozc/mza)

AFP

HARI MALAPETAKA - Anggota aparat keamanan Hamas berjalan di bawah bendera berukuran raksasa Palestina dalam sebuah aksi memperingati Hari Nakba di Gaza City, belum lama ini. Hari Nakba diperingati sebagai “hari malapetaka” bagi rakyat Palestina karena pada 15 Mei 1948, Israel menguasai wilayah Palestina dan mendeklarasikan negara Israel.

Petinggi Al Qaeda Terbunuh di Yaman ADEN(VOKAL)-Pemerintah Yaman melaporkan, wakil Pimpinan Al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP), Said al-Shehri tewas terbunuh. Sebanyak enam orang militan Al Qaeda lainnya juga ikut tewas dalam operasi militer yang dilakukan pasukan Yaman. Shehri merupakan warga Arab Saudi yang baru saja dibebaskan dari penjara Guantanamo di Kuba. Pria itu menjadi komando kedua militan Al Qaeda di wilayah Timur Tengah. Shehri terbunuh lewat operasi militer Ya-

man di Provinsi Hadramout. Kementerian Pertahanan Yaman juga tidak menjelaskan secara detil mengenai tewasnya Shehri. Kabar mengenai kematian Shehri juga cukup beragam, Shehri sebelumnya dikabarkan tewas pada Rabu pekan lalu lewat serangan pesawat pengebom tak berawak milik Amerika Serikat (AS). Beberapa sumber juga melaporkan bahwa warga Arab Saudi dan Irak ikut tewas dalam operasi pesawat pengebom itu. Demikian, seperti diberitakan Reuters, Selasa (11/9).

AS mendeskripsikan Shehri sebagai pria yang cukup berpengaruh di Al Qaeda. Shehri ditahan di Guantanamo pada Januari 2002, setelah dirinya ditangkap oleh aparat keamanan Pakistan. Pentagon juga menyebut Shehri sebagai tahanan yang sangat berbahaya dan mengancam AS. Sementara itu Arab Saudi memandang Shehri sebagai fasilitator militan Al Qaeda di Arab Saudi yang hendak pergi ke Afghanistan melewati Iran. Pada 2007, Shehri dibebaskan dan dipulangkan ke Arab Saudi untuk

menjalani program rehabilitasi khusus bagi anggota militan. Namun Shehri memutuskan untuk kembali berperang di Yaman dan menjadi pejabat tinggi AQAP. Saat itu, Shehri langsung dimasukkan ke dalam daftar buronan di Yaman. Sejauh ini, AQAP menjadi salah satu gerakan Al Qaeda yang cukup kuat. Mereka pun menargetkan serangannya secara lintas batas termasuk ke maskapai-maskapai penerbangan. Oleh karena itulah, AS makin khawatir akan eksistensi AQAP di Timur Tengah. (ozc/mza)

Pakistan Anggap AS Musuh Nomor Satu

Iklan

Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

PESHAWAR(VOKAL)-Seorang dokter Pakistan yang membantu Amerika Serikat mencari tempat persembunyian Osama Bin Laden mengatakan, badan intelijen Pakistan menganggap Washington sebagai musuh nomor satu. Dalam wawancara dari penjara di Peshawar, Dr Shakil Afridi mengatakan kepada Fox News bahwa pejabat badan intelijen Pakistan, ISI, yang menginterogasinya mengatakan ia membantu musuh terberat Pakistan yang lebih parah dari India. Dalam pernyataan pertama sejak penahanannya, Afridi mengatakan kepada Fox News ia merasa tidak perlu melarikan diri setelah tewasnya Osama Bin Laden namun kemudian diculik oleh ISI. Tidak jelas bagaimana Afridi, yang berada di penjara Peshawar, memberikan wawancara kepada Fox News. Dokter itu dituduh menggunakan kampanye palsu untuk

hepatitis B guna mendapatkan contoh DNA keluarga Bin Laden. Afridi dihukum 33 tahun penjara bulan Mei lalu karena mendanai dan mendukung kelompok militan. Namun sejumlah laporan menyebutkan ia dihukum karena membantu badan intelijen Amerika, CIA. Afridi mengatakan ia tidak menyadari bahwa CIA mengincar Bin Laden. “Saya tidak tahu sasaran khusus itu terkait dengan pekerjaan yang harus saya lakukan,” kata Afridi kepada Fox. “Saya menyadari ada sejumlah teroris yang bersembunyi di tempat itu, namun saya tidak tahu siapa. Saya terkejut. Saya tidak menduga saya dikaitkan dengan pembunuhannya (Bin Laden). Dia mengatakan, CIA menganjurkannya agar melarikan diri ke Afghanistan. Namun ia khawatir melintas perbatasan yang rentan kekerasan itu dan

merasa tidak perlu untuk melarikan diri karena merasa tidak terlibat atas kematian Bin Laden. Kematian Bin Laden dalam penyerbuan pasukan elit Amerika, Seal, di Abbottabad memi-

cu sengketa Amerika dan Pakistan. Islamabad menganggap operasi rahasia Amerika melanggar kedaulatan Pakistan. Afridi ditahan di Hayatabad 22 Mei tahun lalu. (bbc/mza)

Bahas Suriah, 4 Negara Bertemu di Mesir KAIRO(VOKAL)-Empat negara yang terdiri dari Mesir, Turki, Arab Saudi dan Iran, mengadakan pertemuan di Kairo, Mesir, guna mencari solusi mengakhiri krisis Suriah. Keempat negara tersebut diketahui mengutus delegasi dari masing-masing Kementerian Luar Negeri. Menurut KUNA yang dikutip Upi, Selasa (11/9) Juru bicara Kementerian Luar Negeri Mesir Nazeeh Najjari mengatakan, pertemuan ke empat negara tersebut berlangsung di Diplomatic Club. Pertemuan ini terselenggara atas ide Presiden Mesir Mohamed Morsi.

Ditambahkan Najjari, fokus utama Mesir dalam pertemuan ini adalah tercapainya sebuah konsesus yang mencakup gencatan senjata dan upaya untuk mengakhiri kekerasan. Sementara itu menurut Najjari disisi lain konsesus dapat menjamin persatuan, kedaulatan dan integritas Suriah tanpa adanya intervensi militer asing. “Para delegasi negara-negara ini akan mendesak Suriah untuk memulai sebuah proses politik dengan melibatkan seluruh elemen untuk membentuk sistem multipartai yang dapat menjadikan negara itu sebagai sebuah negara yang demokratis,” ujar Najjari. Sementara itu televisi Iran Press TV memuat pernyataan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast yang mengatakan, Teheran akan mengajukan sejumlah usulan termasuk di antaranya penambahan anggota dalam pembicaraan ini. (ozc/mza)

Perwajahan: ABDA


4

RABU

HARIAN VOKAL

Tak Cukup Hanya Spektakuler Saja PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara resmi membuka perhelatan olahraga terakbar tanah air, Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Kota Pekanbaru, Selasa malam. Penyulutan api PON ke kaldron stadion utama (main stadium) serta seremonial megah berbiaya miliaran rupiah lengkap dengan kilauan sinar laser dan letupan serta pendar aneka warna cahaya kembang api menandainya. Megah atau spektakulernya seremonial pembukaan PON, seringkali dianggap menjadi salah satu tolok ukur kesuksesan tuan rumah sebagai pihak penyelenggara. Bahkan seakan-akan ini juga menjadi gengsi tersendiri. Tidak mengherankan jika setiap provinsi yang menjadi tuan rumah pesta olahraga nasional itu berupaya menyuguhkan atraksiatraksi spektakuler yang memukau dan mengesankan. Biaya sekian miliar rupiah pun dikucurkan demi terciptanya seremonial spektakuler yang bakal tak terlupakan di benak masyarakat, terutama yang bisa hadir di dalam arena pembukaan. Pembukaan PON Kalimantan Timur tahun 2008 menelan dana Rp22 miliar. Konon, untuk PON di Riau dana yang dikeluarkan jauh melebihinya. Mungkin tak berlebihan jika salah satu media online nasional menulis bahwa acara pembukaan PON XVIII tak kalah dengan semarak dengan seremonial pembukaan SEA Games di Kota Palembang belum lama ini. Sayang, pesta pembukaan di stadion berkapasitas 40 ribuan penonton itu dikabarkan diwarnai 'cacat.' Khususnya karena hanya sebagian kursi stadion yang terisi oleh penonton sehingga stadion kelihatan lengang. Tentu saja ini sangat tak elok dipandang mengingat pembukaan PON, selain dihadiri kontingen peserta PON, Presiden SBY dan sejumlah pejabat negara lainnya juga hadir di sana. Tiket tanda masuk acara pembukaan yang dikomersilkan panitia PON dituding menjadi penyebab kenapa penonton malas menyaksikan peristiwa tersebut. Harga tiket yang mahal tak terkejar kantong kebanyakan masyarakat Pekanbaru. Sementara tiket yang harganya paling murah yaitu sekitar Rp100 ribu hanya dicetak dalam jumlah terbatas. Atraksi spektakuler penting karena di sana ada muatan hiburan, seni, kreativitas dan inovasi. Namun ada yang lebih penting dari megahnya pembukaan PON yaitu kesuksesan secara keseluruhan pelaksanaan PON itu sendiri. Tak bisa dipungkiri jika penyelenggaraan PON XVIII di Pekanbaru dinilai masih jauh dari sempurna. Bahkan banyak pendapat yang mengatakan bahwa penyelenggaraan PON di Pekanbaru adalah yang paling terburuk dari belasan PON yang telah digelar sebelumnya. Venue-venue yang masih ‘berantakan,’ akomodasi kontingen yang menuai kekecewaan hingga website PON yang tak berfungsi seutuhnya, adalah beberapa contoh kekurangan yang mengemuka. Apapun itu, dengan besar hati kita harus mengakuinya bahwa kekurangan dalam pembukaan PON semalam menambah panjang daftar kekurangan penyelenggaraan PON XVIII. Dan ini harus menjadi pembelajaran bagi kita semua. (***)

- Kades Akui Tilap Uang ADD + Udah ketangkap basah baru ngaku Pak Cik...? - PON Dipertimbangkan +Berarti Riau hebat...

di

Dua

Provinsi

KASUS dugaan aksi terorisme di Solo, beberapa waktu lalu tampaknya baru 'prolog' akan terjadinya dan barangkali merebaknya terorisme dunia dan khususnya di Indonesia, yang telah menunjukkan akselerasi aksi-aksinya. Ada bom Bali jilid 1 dan II, pengeboman Hotel Marriot, penembakan sejumlah polisi di kantor Polsek, pengeboman masjid, dan berbagai model gerakan terorisme lainnya.

Berkali-kali terorisme berhasil dibongkar oleh aparat yang berwajib, dan berkali-kali pula terorisme terus menantang aparat dan masyarakat melalui gerakan-gerakannya. Akeselerasi terorisme tersebut menunjukkan bahwa terorime belum berhasil kita kalahkan dan tuntaskan. Terorisme bisa saja unjuk kekuatan untuk memberi pelajaran yang lebih mengerikan pada kita. Boleh jadi, sekarang masih tiarap untuk menyusun rencana. Namun nanti, saat kita lengah atau disibukkan dalam konflik, mereka beraksi. Keberhasilan membongkar jaringan teroris yang dilakukan oleh aparat kepolisian di satu tempat tidak mengindikasikan kalau kekuatan teroris melemah, apalagi mengecil. Keberhasilan menjaring tidak otomatis sebagai keberhasilan melemahkan terorisme, apalagi mematikan sel-sel terorisme. Sel-sel ini bisa tumbuh subur dan menyatu menjadi kekuatan terorganisir.Sudah beberapa kali, aparat sukses membongkar jaringan terorisme di

Pemimpin Umum H Yusrizal Koto Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab

Tun Akhyar

Wakil Pemimpin Redaksi Hasan Basril Pemimpin Perusahaan Hj. Bety Marlina

beberapa tempat atau daerah di Indonesia, namun ini tidak menjadi pembenaran kalau terorisme sedang lemah. Ditemukannya sarang teroris setidaknya justru mengindikasikan bahwa masih ada wilayah lain yang besar kemungkinan digunakan sebagai 'lahan' terorisme. Mulai dari Pasuruan, Tenggulun Selokuro, Bali, Marriot (Jakarta), Batu, Solo, Aceh hingga Sukoharjo, misalnya, setidaknya dapat dijadikan objek bacaan sosialgeografis, bahwa teroris bisa ada di mana saja dan membangun komunitas sesuai dengan targettargetnya. Sejumlah daerah ini telah dijadikannya sebagai bagian dari penghidupan dan pereformulasian, serta pengonstruksian gerakan radikalistiknya. Selain itu, masalah kaderisasasi terorisme di Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata. Menurut Sunardi (2009) dalam disertasinya yang bertemakan masalah terorisme, kaderisasi teroris di negeri ini hanya bisa dibaca dan ditafsirkan. Pasalnya, mereka merupakan kekuatan terorganisir, militan, dan

Oleh

berideologi kuat, yang serba tersembunyi, dan dari waktu ke waktu berusaha membuktikan pada dunia bahwa jaringan organisasinya tidak bisa dikalahkan oleh siapa pun, termasuk aparat keamanan (kepolisian atau TNI). Teroris masih bisa bersembunyi dan membangun bungkerbungker di tengah masyarakat. Mereka bahkan terus mengepakkan sayap organisasi terorismenya demi mewujudkan ambisiambisinya. Mereka bahkan bisa hidup dan berkembang biak di mana saja. Mereka bisa menikah, membangun keluarga, dan mengembangkan komunitas. Meski aparat kepolisian berhasil mengendus dan membongkarnya, mereka masih mempunyai 'saudara' dan 'rumah' lain yang bisa digunakan sebagai kekuatan cadangan yang mendukungnya. Mereka bisa melakukan seperti itu juga tak terlepas dari kepiawaian 'pemimpin-pemimpinnya' dalam merekrut kader atau orang-orang yang diniainya layak dibibit dan diarahkan menjadi teroris. Elite pemimpin terorisme ini bisa membaca dengan tepat dan cermat tentang seseorang atau sejumlah orang di masyarakat yang mau direkrut, berjiwa militan, atau yang bisa dijadikan mesin organisasi. Kepiawaian pemimpin-pemim-

ASIA Pacific Economic Cooperation atau biasa disingkat APEC merupakan forum tingkat dunia yang membicarakan isu-isu pertumbuhan ekonomi, kerja sama, perdagangan dan investasi di kawasan Asia-Pasifik. Event ini rutin diselenggarakan tiap tahun dengan tempat pelaksanaan bergilir. Pada 2012, Rusia mendapatkan kesempatan sebagai tuan rumah setelah tahun 2011 lalu diselenggarakan di Amerika Serikat (AS). Pertemuan ini dihadiri oleh delegasi dari 21 negara anggota APEC dan juga perwakilan organisasi internasional, seperti PBB, Bank Dunia, WTO dan IMF. Indonesia adalah salah satu negara yang hadir dengan membawa banyak isu. Serangkaian pertemuan APEC 2012 ini digelar di berbagai kota di Rusia setahun penuh, mulai dari awal tahun hingga penghujung akhir tahun. Pertemuan itu antara lain: First APEC Senior Officials' Meeting (SOM1) and Related Meetings yang diselenggarakan di jantung Ibu Kota Moskow, 30 Januari-19 Februari 2012. Peran Indonesia di APEC memang besar, Indonesia akan menjadi tuan rumah APEC di 2013, dalam situasi perdagangan global seperti sekarang ini. Bergabungnya Rusia dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sejak Desember lalu membuat pejabat Rusia berpartisipasi penuh dalam pembahasan liberalisasi perdagangan dan investasi. Presiden Medvedev menawarkan

sejumlah inisiatif baru, termasuk rencana pembangunan koridor transportasi untuk rute perdagangan baru Asia ke Eropa melalui Rusia. Walau Rusia terletak di Eropa, secara geografis dua pertiga dataran Rusia berada di Asia. Maka, Rusia juga berhak mengklaim sebagai bagian dari kekuatan Asia. Rusia pun menjatuhkan pilihan Vladivostok, kota besar di timur jauh Rusia, sebagai tempat KTT APEC. Dalam KTT APEC yang sudah usai, sekaligus memperkuat komitmen Rusia untuk berperan dalam kebangkitan Asia. Sementara ekonomi Eropa mengalami ketidakpastian dan pertumbuhan di AS bergerak lebih lamban dari harapan, Asia menjadi harapan untuk memulihkan pertumbuhan ekonomi global. Tujuan Ekspor Dukungan penuh Indonesia terhadap Rusia di Asia sangat penting, mengingat Indonesia akan mengambil alih tongkat kepemimpinan APEC tahun 2013. Indonesia harus memikirkan dan mempersiapkan sejumlah agenda untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi pasca-Rusia. China, India, dan Indonesia membuktikan bahwa jumlah penduduk yang besar justru merupakan pasar andalan saat tujuan ekspor tradisional ke Eropa dan

Surat Pembaca

IRONIS mendengar kabar Gedung DPRD Pekanbaru mulai rusak. Sebab, gedung megah yang dibangun dengan anggaran Rp46 miliar itu baru selesai dibangun akhir Desember 2011 lalu. Kini kondisi gedung mulai rusak. Sebagian dinding gedung wakil rakyat itu mulai retak. Keramik lantai mulai copot. Bahkan kanopi bangunan juga sudah mulai bolong. Banyak kalangan menuding pembangunan gedung tersebut tidak sesuai spesifikasi yang ada. Berbagai komentar pedas terlontar di berbagai media massa terbitan lokal. Memang secara logika kondisi tersebut sangat tidak wajar. Bangunan yang belum berusia setahun sangat tidak layak jika terjadi kerusakan. Apalagi gedung tersebut merupakan gedung wakil rakyat. Lembaga yang selalu membela kepentingan rakyat. Lembaga yang selalu menyuarakan aspirasi rakyat. Lembaga yang selalu mengontrol jalannya roda pemerintahan. Terdengar sangat aneh rasanya jika gedung para legislator itu dibangun secara asal-asalan. Apakah para wakil rakyat kita di DPRD sudah kurang dihormati lagi? Menilisik kontraktor pelaksana

ya saya yang menyaksikan dari rumah melihat banyaknya kursi kosong di bagian tribun tertentu. Bahkan saya mendapat khabar, penonton yang di luar di tawari masuk untuk memenuhkan kursi yang terlihat masih banyak kosong tersebut. Benar atau tidak, saya tak menyaksikannya secara langsung. Kalau hal itu benar, alangkah kecewanya saya, sebagai warga Kota Pekanbaru, sekaligus warga Riau yang tidak bisa menyaksikannya secara langsung. Saya merasa benar-benar kecewa atas keputusan panitia PON yang mengkomersilkan tiket acara pembukaan tersebut. Walau demikian, saya ikhlas, asal PON di Riau sukses hingga penutupan. Fakhri Jl Durian, Pekanbaru

Oleh

Yukio Hatayama. Gagasan ini sudah dibahas di forum formal, seperti ASEAN+3, East Asian Summit (18 negara), dan APEC (21 negara), ataupun pertemuanpertemuan informal. Pembentukan Uni Eropa - terlepas dari masalahnya saat ini - juga diawali dengan kerja sama ekonomi yang kemudian ditingkatkan menjadi komunitas ekonomi Eropa. Melihat ekonomi di Asia Pasifik yang sudah terintegrasi, APEC hanya tinggal satu langkah lagi untuk menjadi komunitas ekonomi. Namun, jalan menuju komunitas ekonomi Asia Pasifik membutuhkan komitmen anggota APEC untuk meliberalisasi perdagangan dan investasi. Suatu hal yang berat di tengah krisis ekonomi saat ini sehingga banyak negara tergoda untuk memberlakukan proteksi. Pemerintah juga harus memastikan agar integrasi ekonomi bermanfaat bagi bangsa kita. Perdagangan bebas yang kita inginkan adalah suatu sistem yang adil bagi semua anggota ekonomi APEC, bukan sekadar menguntungkan perusahaan besar. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia dan mereka

Kemana Wibawa Wakil Rakyat? pembangunan Gedung DPRD Pekanbaru, ternyata dikerjakan perusahaan berskala nasional. Atau paling dikenal dengan sebutan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT Waskita Karya. Perusahaan tersebut dikenal sebagai perusahaan profesional. Bukti itu diperkuat dengan kepercayaan pihak pemerintah untuk menyerahkan proyek pekerjaan kepada mereka. Namun, pembangunan Gedung DPRD Pekanbaru menimbulkan tanda tanya. Bahkan segenap anggota DPRD Pekanbaru turut mengecam pembangunan tersebut. Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Zulfan menyebutkan, keretakan sebagian dinding gedung tersebut merupakan bentuk kelalaian dari PPTK dan kontraktor pelaksana. Sebab setelah gedung tersebut selesai dibangun, seharusnya ada pengawasan yang intensif dari PPTK terhadap kontraktor. "Keretakan dapat terjadi diduga akibat adukan semen yang tidak sesuai dengan standar atau pemasangan yang asal-asalan oleh kontraktor. Mestinya PPTK dan pengawas bangunan dapat melihat langsung kinerja kontraktor saat bekerja. Di samping itu kon-

Perwajahan/Pracetak: Pepen Prengky (Kepala), Andixer, Iskandar Zulkarnain, Abdawiza, Rinto Armiko, Zulqifli, Alib Destiyono, Idris Muchni, Hasan Sholihin.

Penanggung Jawab/Redaktur:RIDWAN ALKALAM

pin organisasi teroris itu sudah pernah diingatkan oleh Miqdad Husen dalam Support to Terrorism (2008) bahwa kemampuan kecerdasan intelektual, pengalaman berorganisasi, dan 'kelicinan' pemimpin terorisme merupakan faktor kunci yang menentukan keberlanjutan dan kehebatan terorisme. Terorisme akan terus berkembang, mampu menghasilkan teknikteknik teror gaya baru, atau pembunuhan dan pengeboman canggih, serta bercorak masif, tidaklah lepas dari kehebatan pemimpinnya dalam merekrut kader. Model kader yang diandalkan oleh pemimpin teroris adalah kader yang berasal dari didikan ideologis dan agama, serta orang-orang frustasi akibat dikorbankan oleh negara yang memperlakukannya secara diskriminatif, tidak berkeadilan, dan tidak berkeadaban. Kalau kader yang berelasi secara ideologi dan teologis lebih bertumpu pada masalah klaim kebenaran (truth claim), artinya apa pun keyakinan, agama, dan kepercayaan orang lain dianggaplah bersalah, sesat, dan menjerumuskan, sehingga layak dijadikan sebagai penyakit atau musuh yang harus dihabisi melalui 'proyek jihad' yang wajib dilaksanakannya. Sementara itu, untuk kader yang berasal dari elemen frustasi merupakan target privilitas dari

Fathur Anas

Amerika sedang lesu. Ketiga negara Asia ini mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi karena ditopang oleh konsumsi domestik. Pada gilirannya, pertumbuhan mereka menggerakkan roda ekonomi negara Asia Pasifik lain. Dengan semakin terintegrasinya perekonomian anggota APEC, langkah selanjutnya adalah membangun sebuah komunitas ekonomi agar kerja sama ekonomi di kawasan ini naik ke level berikutnya. Indonesia dapat menggunakan kepemimpinannya di APEC tahun 2013 untuk mencanangkan gagasan Komunitas Ekonomi Asia Pasifik dan membuat sejarah di APEC. Satu hal yang membedakan APEC dari organisasi antarpemerintah lain, termasuk WTO, adalah tidak ada ikatan pada anggotanya untuk melaksanakan sejumlah kesepakatan. Semua keputusan diambil lewat konsensus dengan semangat "regionalisme terbuka" sehingga anggota terhindar dari pemaksaan agenda kekuatan eksternal. Gagasan membangun komunitas di Asia Timur atau Asia Pasifik di antaranya muncul dari Kevin Rudd ketika ia menjadi Perdana Menteri Australia dan (mantan) Perdana Menteri Jepang

Dewan Redaksi: H Yusrizal Koto, Tun Akhyar, Hasan Basril, Yurnaldi, Hj. Bety Marlina, Gerri Nasri. Ombusdmen: H. Aji Dheri. Redaktur Pelaksana: Ridwan Alkalam. Koordinator Liputan: Budi Suseno. Redaktur: Idrus Yamin, Bakhtaruddin, Delfi Indra, Zukri Subayang, Marzuli Adi, Fitri Mayani, Saaduddin Badra. Reporter: Andika, Dairul Riyadi, Adek Hernita, Ryan Yutri Varios, Zulfikri, Indra Jaya, Abdul Mutholib, Mokhtiar, Zulkifli, Mayonal Putra. Sekretaris Redaksi: Desi Arsianti. Biro Daerah: Dumai: Parno Sali (Kepala), Yusrhel, Vernando, Meggy. Pelalawan: Pandapotan Marpaung (Kepala), Giona Puga, Farikhin. Siak: Zulfahmi (Kepala), Soleman. Bengkalis: Andrias (Kepala). Indragiri Hilir: Mulyadi (Kepala), Muhamad Faisal. Indragiri Hulu: Prasetia (Kepala), Obrin B. Rokan Hilir: Asbinsyah Pasaribu (Kepala). Rokan Hulu: Paber Siahaan (Kepala), Maulana Ishaq. Kampar: Apriyaldi. Kuantan Singingi: Reflizar. Meranti: Sawaluddin (Kepala). Jakarta: Syafruddin AL (Kepala), Surya Irawan.

Wakil Pemimpin Perusahaan Gerri Nasri

Siti Marwiyah

pemimpin teroris. Pasalnya, kader ini dapat digunakan sebagai mesin pembunuh mengerikan dan eksplosif. Kader ini dimanfaatkan oleh pemimpin teroris sebagai mesin mematikan baik untuk memenuhi target maksimal maupun menjawab kemungkinan kegagalan misi terorisme. Kegagalan misi pemimpin terorisme tidak sampai terlacak akibat kader 'lapis frustasi' itu digiring untuk menjadi elemen teroris pemberani atau fundamentalis buta, yang mau menyerahkan nyawa demi perjuangan. Sehingga, opsi harakiri atau kamikaze didoktrinkannya sebagai harga mati untuk menjaga kerahasiaan dan keberlanjutan organisasi. Kalau sudah begitu, yang diajak berperang melawan terorisme bukan hanya aparat keamanan, tetapi elemen negara lain, khususnya elite strategisnya yang berada di puncak piramida kekuasaan. Mereka mempunyai kebijakan fundamental yang bersentuhan (berelasi) dengan kehidupan rakyat kecil atau sekelompok orang yang selama ini dikecewakan akibat kezaliman (kriminalisasi) yang diproduk oleh negara. Dhus, dDengan kebijakan berbasis humanitas dan populistik, barangkali satu kader teroris yang bersumber dari sekelompok orang frustasi bisa diatasi lebih dini. *** Penulis adalah Dekan Fakultas Hukum Universitas Dr Soetomo Surabaya.

Peran Konkret Indonesia di APEC

Kecewa Pembukaan PON Mesti Bayar KEBIJAKAN Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII yang menetapkan tiket masuk berbayar pada acara pembukaan PON XVIII sangat disesalkan banyak masyarakat. Masyarakat yang awalnya berharap dapat menghadiri pesta olahraga tingkat nasional secara langsung secara gratispun pupus, karena berpikir mubazir jika hanya mengeluarkan uang ratusan ribu hingga jutaan untuk menyaksikan secara langsung. Tingkat ekonomi masyarakat yang sebelumnya diharapkan meningkat, tapi sebaliknya sia-sia jika hanya untuk membeli tiket nonton open ceremony tersebut. Membuat kecewa saya, ternyata dikhabarkan banyak kursi masih kosong, karena tiket yang dijual tak terbeli semua oleh masyarakat. Buktin-

12 September 2012/25 Syawal1433

Mematahkan Sayap Terorisme

TAJUK

P ojok   Sindir

OPINI

traktor juga mesti mengerjakan sesuai dengan spesifikasi yang ada. Jika ini dilakukan semaksimal mungkin, maka kondisi seperti ini tidak akan terjadi," ujar Zulfan. Zulfan menegaskan bahwa sebelum gedung ini diserahterimakan 100 persen kepada Pemko Pekanbaru, pihaknya meminta kepada PPTK agar melakukan peninjauan secara menyeluruh terhadap kondisi gedung. Jika masih ada kondisi yang tidak layak untuk diterima, maka jangan diterima sebelum ada perbaikan. "Dengan kondisi gedung yang terjadi saat ini, kita minta kontraktor segera memperbaikinya secepat mungkin, agar APBD yang telah digelontorkan miliaran rupiah itu tidak mubazir begitu saja," katanya. Pejabat Pelaksanan Teknis Kegitan (PPTK) pembangunan Gedung DRPD Pekanbaru, Fanloven mengaku bahwa kerusakan engsel pintu kemungkinan akibat di saat membuka pintu terlalu kuat sehingga terjadi kerusakan. "Mungkin saja pada saat orang masuk pintunya dibuka dengan keras dan dihempaskan. Otomatis pintunya menjadi rusak," singkatnya. Setidaknya, kita bisa menjadikan kondisi ini sebagai bahan evaluasi.

sepatutnya mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi. Indonesia harus memanfaatkan kepemimpinannya di APEC tahun 2013 untuk mengajukan sejumlah agenda penopang kebijakan ekonomi nasional, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga interkonektivitas antara pusat kegiatan ekonomi dan pengembangan industri manufaktur untuk mengolah sendiri hasil bumi di Indonesia agar ekspor kita bernilai tambah. Dalam KTT APEC kali ini, hampir seluruh delegasi Indonesia jarang absen dalam setiap forum. Hal ini disebabkan Indonesia termasuk negara 'kunci', karena pada tahun 2013 mendatang Indonesia didaulat sebagai tuan rumah APEC. Jika Tim Indonesia dalam setiap forum internasional memiliki tingkat persiapan yang solid dan kompak seperti ini, tentu selain kepentingan nasional dalam tataran global bisa tercapai, citra positif Indonesia di mata dunia akan terangkat. Welcome the next APEC 2013 in Indonesia! *** Penulis adalah peneliti di Developing Countries Studies Center (DCSC) Jakarta.

Kolom Kami

ZUKRI SUBAYANG Redaktur Harian Vokal Jika pembangunan gedung lembaga kontrol pihak eksekutif saja sudah dikerjakan tidak baik, bagaimanan pembangunan proyek lainnya? Proyek yang nyata-nyatanya berada di 'depan hidung' para kalangan wakil rakyat sudah dikerjakan asal-asalan. Bagaimana nantinya pembangunan proyek yang berada di tengah rimba? Semoga para wakil kita di DPRD Pekanbaru tidak menutup mata melihat kondisi yang terjadi.***

Iklan: Harmen Fadly (Manajer), Zulkifli (Koordinator Iklan Pku), Jimmi Endrik (Staf Iklan), Soeparto HAR (Kepala Perwakilan Jakarta), Joni Ardikesuma (Manajer Iklan Jakarta), Edriwan (Koordinator Dumai-Duri), Yudia Martin (Adm. Iklan), Sartana (Desain Iklan). Perwakilan Jakarta : Soeparto Har (Kepala), Joni Ardi Kesuma (Manajer Iklan Jakarta). Kantor Biro Redaksi Jakarta: Gedung IJW Lt.3 Jalan Proklamasi No.91 Jakarta Pusat 10320, Telp-Fax : 021-319 31117. Produksi: Feri Irawan, Prima Aldino, Hendra P, Marco MW, Suheri S, Suardi CS, Rudi A, Ilham M, Roy F, Alimi Wahid, Jupri Cahyono, Abdul Rahmad, Rahmad Suanto, Jamilus. Sirkulasi: Nasruddin Syahri (Manajer), Bambang Ariyanto(Koordinator), Herianto, Dewi Susanti (Adm. Sirkulasi). Keuangan : Gusnety, Willy Yasnita Zain (Adm Keuangan). Umum: Mufzi Boy. TI: Sudarmawan (Kepala), Bayu. Penasihat Hukum: Syamsul Rakan Chaniago SH,MH, Rudy P Tampubolon SH, Drs Mishar MSi, Zainal Abidin SH, Hasrizal. Alamat Redaksi: Jalan Durian No.16F Telp 0761 - 863466 Kota Pekanbaru. Kantor Dumai: Gedung YUBE Grup Jalan Cempedak No. 88 Dumai Telp 0765 - 439013. Percetakan: Jalan Palas Mekar Umban Sari No.9A Rumbai-Pekanbaru. Kantor Biro Iklan Jakarta: Gedung Maya Indah Jalan Kramat Raya No.3 G Jakarta Pusat Telp (021) 3903112, Fax (021) 3929630. Penerbit/Percetakan: PT. INTI VOKAL MEDIA. Tarif Iklan:Bisnis/Produk Rp35.000/mm kolom (FC) Rp17.500/ mm kolom(BW); Sosial/Duka Cita/Ucapan Selamat : Rp10.000/mm kolom (FC) Rp5.000/mm kolom (BW); Iklan Baris : Rp15.000/baris (minimal 3 baris). Iklan Mini Kolom Rp50.000/terbit.

Redaksi Harian Pagi Vokal menerima tulisan, artikel, dari pembaca yang berisi usulan, saran dan kritikan yang membangun. Redaksi tidak memuat tulisan yang berisi hasutan, fitnah dan mengandung unsur SARA. Kirimkan tulisan anda melalui email: harianvokal@gmail.com atau antarkan langsung ke Kantor Redaksi Harian Pagi Vokal Jalan Durian No.16F Pekanbaru dan Gedung YUBE GROUP Jalan Cempedak No 88 Dumai. Perwajahan: ZULQIFLI


5

HUKUM dan KRIMINAL RABU

HARIAN VOKAL

12 September 2012/25 Syawal 1433 H

Kejati Kembali Periksa Empat Saksi r Dugaan Korupsi Peremajaan Karet di Disbun Riau

PEKANBARU (VOKAL)-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, melanjutkan pemeriksaan terhadap kasus dugaan korupsi peremajaan karet di Dinas Perkebunan (Disbun) Riau. Empat saksi, kemarin, diperiksa jaksa penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau. Mereka adalah Darsamin, Mustafa Ismail, Armanda dan Raja Zahedi. LAPORAN: ZULKIFLI / PEKANBARU Pantauan Harian Vokal, pemeriksaan dimulai Selasa (11/9) pagi. Para saksi yang diperiksa tidak tampak didampingi pengacaranya. Pemeriksaan juga tertutup untuk umum dan media.

Pemeriksaan kemarin merupakan yang pertama digelar sejak Aspidsus lama Kejati Riau Hendrik Yakob digantikan Amril Digo. Amril Digo kepada Harian Vokal membenarkan adanya pemeriksaan empat saksi kasus korupsi peremajaan karet di Disbun Riau. Namun Amril enggan memberitahukan na-

ma-nama saksi yang diperiksa. "Kita tunggu saja ya, kita sedang melakukan pemeriksaan. Apalagi ini kasus lama. Jadi perlu nama-sama saksi yang diperiksa. Tapi untuk lebih jelas atau lanjutnya, tunggu saja usai pemeriksaan ke tahap penuntutan," ujar Amril. Namun Humas Kejati Andri Ridwan bersedia menyebutkan nama-nama saksi yang diperiksa kemarin, yakni Dar-

r Sidang Kepemilikan Sabu di Lapas

Berbelit-belit, Hakim Marahi Saksi PEKANBARU(VOKAL)Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Jahuri, SH, memarahi saksi pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Pekanbaru, P Damanik, dalam sidang perkara kepemilikan dan pemakai barang haram narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 3 paket, Selasa (11/9), karena memberikan keterangan yang berbelit-belit dan tak sesuai dengan hasil berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik Kepolisian. Saksi P Damanik ini dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sabar, SH dalam sidang lanjutan perkara kepemilikan dan pemakaian sabu sebanyak 3 paket dengan terdakwa Zulkarnaen. Sebelumnya, dalam keterangannya di BAP saksi mengatakan, bahwa narkotika yang dimasukkan ke dalam kotak bungkus rokok berwana hijau

Penanggung Jawab/Redaktur: IDRUS YAMIN

samin, Mustafa Ismail, Armanda dan Raja Zahedi. Dalam kasus korupsi peremajaan karet di Disbun Riau ini, Kejati telah menetapkan 12 tersangka, termasuk bekas Kadisbun Syuhada Tasman. Dua kontraktor yang digandeng dalam proyek ini juga dijadikan tersangka. Dalam kasus ini kerugian negara ditaksir Rp3 miliar. (***)

merek Dji Sam Soe itu adalah benar milik terdakwa Zulkarnaen. Sabu-sabu tersebut ditemukan petugas saat dilakukan operasi insidentil lapas di kamarnya terdakwa. Tidak hanya itu, di dalam BAP terdakwa sendiri juga mengakui barang haram tersebut miliknya. Namun ironisnya, saat memberikan keterangan saksi dalam persidangan kemarin, Damanik mengatakan sebaliknya. Menurut Damanik, barang haram tersebut milik temannya terdakwa. Sementara barang haram yang didapat di dalam kotak rokok tersebut didapat dari kantong celananya. Majelis hakim akhirnya menunda persidangan. Sidang akan kembali dilanjutkan Selasa (18/9) pekan depan dengan memanggil penyidik Kepolisian untuk memberikan keterangan, termasuk saksi pegawai Lapas Pekanbaru ini. (zkf)

Perwajahan: ANDIXER


6

EKONOMI

HARIAN VOKAL

RABU 12 September 2012/25 Syawal 1433 H

Incar Investasi Negara Islam, Kadin Gelar Pameran JAKARTA (VOKAL)-Untuk membuka peluang investasi yang luas, serta memperkuat kerja sama ekonomi antara komunitas muslim di negaranegara Islam maka terbentuklah sebuah kerjasama dalam bentuk pameran dan konferensi Islam.

KURS Mata Uang

Jual

Beli

AUD

9,971.40

9,861.58

EUR

12,309.34

12,185.77

JPY

12,321.95

12,197.65

KRW

8.54

8.45

MYR

3,108.21

3,074.77

SGD

7,805.77

7,723.00

USD

9,637.00

9,541.00

Sumber : Bank Indonesia

Harga TBS Umur Tanaman

Lama (Rp/Kg)

3Tahun 4Tahun 5Tahun 6Tahun 7Tahun 8Tahun 9Tahun >=10 Thn

Rp1.102,05 Rp1.231,70 Rp1.349,51 Rp1.356,28 Rp1.408,83 Rp1.452,17 Rp1.498,21 Rp1.540,48

Baru (Rp/Kg) Rp1.183,40 Rp1.322,71 Rp1.415,90 Rp1.456,45 Rp1.512,37 Rp1.559,44 Rp1.608,84 Rp1.654,28

Sumber : Disbun Riau

SUASANA salah satu pameran yang digelar untuk menarik minat investor asing.

NET

Tak Ada Alasan Pemerintah Naikkan TDL JAKARTA (VOKAL) - Anggota Komisi VII DPR dari F-PDIP Bambang Wuryanto menegaskan, tidak ada alasan bagi pemerintah menaikan tarif dasar listrik (TDL) hingga 15 persen. Alasan pemerintah itu dinilai dibuat-buat, tidak berdasar dan cenderung mem-

perberat beban masyarakat kalangan menengah bawah yang memang masih butuh subsidi. "Bagi PDIP, masalahnya adalah bukan di harga yang terlalu murah, tapi kinerja PLN yang buruk sehingga negara dirugikan Rp36 triliun dalam dua tahun," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/9). Menurut Bambang, dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian PLN terjadi karena PLN tidak segera menkonversi pembangkitnya dari BBM ke gas. "Saya yakin, tahun 2011 kerugiannya lebih besar lagi," kata Bambang.

Ia menyarankan, daripada menaikkan TDL lebih baik memperbaiki kinerja PLN. "Jangan dibebankan ke rakyat, tinggal membebankan ke PLN saja dengan memperbaiki kinerjanya," kata Bambang. Dalam nota keuangan yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 16 Agustus lalu, pemerintah mengajukan kenaikan TDL 15 persen yang dilakukan secara bertahap per triwulan. Alasannya, biaya pokok produksi (BPP) saat ini sudah Rp 1.163/kWh, sementara TDL hanya Rp 636/kWh. (saf)

PLN Kembangkan Bus Listrik JAKARTA (VOKAL) – PT PLN (Persero) bekerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi, LIPI dan BPPT akan mengembangkan kendaraan bus listrik trem dan rencananya produk bus listrik ini akan dibuat secara massal. Senin (10/9), Menteri Riset dan Teknologi I Gusti Muhammad Hatta bertemu dengan Direktur Utama PLN Nur Pamudji di PLN Kantor Pusat, Jakarta. “Pemerintah mensinergikan beberapa institusi seperti Kementerian Riset dan Teknologi, PLN, LIPI dan BPPT agat pembuatan mobil listrik nasional

Penanggung jawab/redaktur: FITRI MAYANI

ini benar-benar bisa diproduksi secara missal,” kata keterangan pers PLN yang diterima media, Senin (10/9). PLN akan membuat prototype bus listrik semacam bus trem (listrik) dan akan disiapkan seluruh infrastruktur pendukungnya. PLN akan menyiapkan infrastruktur supplai listrik langsung ke atas bus. Sementera LIPI atau BPPT akan merancang bangun prototype bus trem listrik yang tidak menggunakan batere. Daerah yang akan digunaka sebagai uji coba akan bus trem listrik ini adalah Jogjakarta. (len)

Kerja sama tersebut terjalin antara Kamar Dagang dan Industri DKI Jakarta (Kadin DKI) dengan OIC Internasional Business Centre (OICBC) yang mengangkat tema Reiforce Economiv Alliances. Acara ini bertujuan untuk memperkuat ikatan dan meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat negara-negara Islam dunia serta memfasilitasi sektor bisnisnya dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki agar bisa menjadi kekuatan ekonomi dunia yang dapat diperhitungkan. "Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia diharapkan dapat membuka peluang bisnis dan memperkenalkan diri sebagai kekuatan di Asia," ungkap Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Eddy Kuntadi, Selasa (11/9). Acara ini diselenggarakan sebagai acara rutin tahunan OIC International Business Centre (OICBC) dan merupakan acara yang ketiga kalinya. Tahun sebelumnya, acara ini diselenggarakan di Malaysia dan tahun ini bersama Kadin Jakarta, Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah. (ozc/may)

Mobil Mewah Dilarang Gunakan BBM Bersubsidii JAKARTA (VOKAL)–Kepala Badan Pengaturan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Someng mengatakan, pihaknya berencana membatasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk mobil mewah di wilayah DKI Jakarta. “Usulan itu telah diajukan oleh tim teknis, namun belum diputuskan oleh Komite BPH Migas,” ujarnya di Jakarta, Senin (10/9). Komite BPH Migas menggelar rapat setiap pekan untuk mematangkan usulan pelarangan BBM untuk mobil mewah pada bulan ini. “Teknisnya belum, karena persepsi mobil mewah agak kompleks. Mobil mewah kan beda-beda, bagi yang memiliki motor, mobil jenis Avanza pun mewah," katanya. Sementara itu, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Rudi Rubiandini, mendukung rencana BPH Migas untuk menekan laju konsumsi BBM bersubsidi, walaupun tidak tercantum dalam Perpres Nomor 15 tahun 2012 terkait pengendalian BBM bersubsidi. Yang terpenting, BPH Migas harus memperhatikan dampak dari kebijakannya tersebut. “BPH tidak perlu merinci, namun mereka berhak, karena mempunyai kreativitas dan punya ide. Tetapi, menentukan sendiri tidak bisa semena-mena, mereka harus ukur, petugasnya bagaimana, operasionalnya bagaimana,” kata Rudi. (len)

Perwajahan: HASAN


7

SAMBUNGAN RABU

HARIAN VOKAL

12 September 2012/25 Syawal 1433 H

KPK Harus Wajibkan Pejabat Publik Buktikan Sumber Kekayaan JAKARTA(VOKAL)-Asas pembuktian terbalik memang belum menjadi salah satu prosedur dalam penanganan kasus dugaan korupsi. Namun sudah saatnya bagi KPK berpikir untuk mengharuskan pejabat publik membuktikan sumber-sumber kekayaannya ketika ada kecurigaan terhadap harta yang dia miliki. Demikian usulan mantan ketua PPATK, Yunus Husein, sebagaimana tercantum dalam surat elektronik mengenai kesimpulan hasil 'Dialog Tokoh Nasional: Menentukan Arah Pemberantasan Korupsi dan Memperkuat Kelembagaan KPKÂ’, Selasa (11/9). Dialog yang merupakan bagian The 8th Meeting of Parties South East Asia Parties Against Corruption

(SEAPAC). "Sebab penyerahan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) belum optimal mencegah dan mengendus korupsi pejabat publik," jelas Yunus Husein terkait alasan usulannya tentang penerapan pembuktian terbalik. Menurutnya praktik semacam pembuktian terbalik ini sudah diterapkan di Australia.

Memang tidak ada sanksi pidana sebagi hukuman yang dikenakan kepada pejabat publlik yang tidak dapat membuktikan sumber kekayaannya. "Tapi selisih kekayaan yang tidak dapat dibuktikan sumbernya itu dianggap sebagai utang kepada negara yang harus dibayar," papar Yunus. Mantan calon komisioner KPK ini juga mengusulkan aturan pembatasan transaksi tunai sebagaimana diberlakukan di India. Kasus yang KPK tangani menunjukkan bahwa praktik suap banyak dilakukan menggunakan uang tunai demi menghindari jejak transaksi bank yang dapat dilacak oleh PPATK.

Penerapan aturan UU Tindak Pidana Pencucian Uang dalam proses hukum kasus korupsi, juga disorotinya. Menurutnya, masih banyak pasal dalam UU TPPU yang sebenarnya dapat digunakan untuk menjerat dan memperberat sanksi kepada koruptor namun belum diterapkan secara optimal. "Pasal yang juga menjerat siapapun yang membantu koruptor, juga keluarga koruptor, belum terpakai," terangnya. Dialog dipimpin Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas, dengan Juru Bicara KPK, Johan Budi, sebagai moderatornya. (tnr,hab)

Jajal..............................................................................................Sambungan Hal 1 MENURUT perempuan yang punya gaya berpakaian nyentrik ini, keputusan untuk bermain film diterima secara tak sengaja. Awalnya, Widy ingin memproduksi film tentang perjalanan

Vierra. "Jadi aku coba pelanpelan. Nyobain yang kecil dulu," ujarnya seraya tersipu malu. Widi diberi kesempatan untuk beradu akting dengan Tio Pakusadewo, Nadine

Chandrawinata, Adipati Dolken, dan Henidar Amroe. "Syutingnya udah. Aku cuma dapat tiga scene," katanya. Perempuan bernama lengkap Widy Soediro Nichlany ini

mulai terjun sebagai seorang penyanyi di sebuah band metal. Kemudian, pada tahun 2008 ia diajak Kevin untuk bergabung dan membesarkan band Vierra. (tnr,hab)

KPU..............................................................................................Sambungan Hal 1 HASILNYA 8,25 kursi dan dibulatkan ke atas menjadi 9 kursi. Besaran angka perhitungan tersebut dilontarkan Ketua KPU Riau, Edi Sabli saat dimintai keterangannya mengenai Pemilukada Provinsi Riau Tahun 2013, Selasa (11/9). "Perhitungan itu sesuai peraturan KPU Nomor 9/2012 pasal 7, bahwa peserta untuk calon gubernur adalah 15 persen dari jumlah kursi dan apabila ada pecahan, maka dibulatkan ke atas," terang Edi Sabli. Terhadap calon independen, kata Edi, calon harus dapat mengumpulkan sebanyak 270 ribu KTP yang benar-benar ingin memilih dirinya. Syarat yang satu ini tentunya KPU akan lebih melakukan verifikasi langsung ke lapangan. "Kalau ditanya kemungkinan, ini mungkin saja sebab jumlah KTP yang dikumpulkan tersebut minimal hanya 7 kabupaten/ kota saja. Jika tim mereka berjalan di daerah tersebut maka kemungkinan Pilgubri nantinya akan ada calon independen," jelas Edi Sabli. 3 Pasang Calon Hasil investigasi, setakat ini belum ada satu pasangan calonpun yang mengumumkan dirinya bakal bergandengan. Bahkan calon yang sudah ditetapkan DPP partainya seperti Jon Erizal dan Aziz Zainal pun belum berani mengumumkan pasangan calonnya. Meski demikian, dipredikasi bakal ada 3 pasangan calon yang bakal maju nantinya. Ketiga pasangan calon tersebut diprediksi, diantaranya Kepala Inspektorat Riau Syamsurizal bakal berpasangan dengan Ketua Partai Persatuan pembangunan (PPP) Riau Riau Aziz Zainal. Selain sudah direstui DPP Pusat, informasinya perahu Golkar juga akan diboyong pasangan Riau PesisirRiau Daratan ini, sehingga membuat tanda tanya bagi Ketua DPD Golkar Riau, Indra Muchlis Adnan.

Pasangan lainnya yang diprediksi muncul adalah Bendahara Umum PAN Jon Erizal dengan Bupati Rokan Hulu Achmad. Didukung Partai PAN dan PKS dan Demokrat, pasangan ini diprediksi kuat kendati Jon Erizal belum dikenali masyarakat luas. Sehingga, posisi Ketua DPD Demokrat Riau yang juga Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit juga memunculkan pertanyaan. Informasi dirangkum, Jon Erizal (JE) dikhabarkan telah mendapatkan 13 kursi di DPRD Riau. Artinya JE sudah melebihi dari minimal 15 persen jumlah kursi di DPRD Riau, sesuai peraturan KPU Nomor 9/2012 pasal 7. Kursi yang saat ini sudah dimiliki Jon Erizal adalah 6 kursi PAN plus 2 kursi Partai Bintang Reformasi yang Juni tahun lalu resmi menandatangani nota kesepakatan bergabung dengan PAN, ditambah dengan kursi hasil koalisi dengan PKS sebanyak 5 Kursi. Sedangkan Herman Abdullah yang jauh-jauh hari berniat ikut bertarung dikabarkan sudah mendapatkan kesepakatan dengan Aznur Affandi dengan menggunakan perahu PDI plus perahu partai kecil lainnya. Bukankah Aznur Affandi selama ini malah sudah mensosialisasikan diri dengan Kepala Dinas Kehutan Riau Zulkkifli Yusuf. Sementara itu, Partai Golkar di Pilgubri 2013 telah mengoleksi 3 nama calon yakni, Indra M Adnan (Ketua DPD Golkar Riau), Syamsurizal (Ketua Harian Koni) dan Herman Abdullah (mantan Walikota Pekanbaru) sebagai kandidat terkuat. Meski begitu, menurut Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Idrus Marham, dari ketiga nama tersebut DPP Golkar belum bisa memastikan siapa yang bakal didudukung menjadi calon gubernur Riau. Sebab, Idrus beralasan survei yang dilakukan belum selesai sehingga belum bisa diumumkan hasil-

nya. "Bagaimana kita mau memastikan dukung siapa, survei saja belum selesai. Tunggulah, nanti akan kita umumkan," katanya di Jakarta, Selasa (11/9). Sekjen Golkar ini menegaskan, Golkar tidak kebingungan mencari figur pengganti Gubernur Riau Rusli Zainal. Menurutnya, Golkar memiliki banyak kader yang bisa menggantikan Rusli Zainal dalam memimpin Riau. "Kalau partai lain sudah menyatakan mendukung si A si B, boleh-boleh saja. Tapi Golkar tetap menunggu hasil survei. Banyak kader Golkar yang memiliki kemampuan dan pengalaman dalam memimpin di pemerintahan," katanya. PKS Dukung JE PKS, Minggu (9/9) lalu mendeklarasikan dukungan kepada Jon Erizal di Markas Dakwah Kantor DPW PKS Provinsi Riau, Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru. Deklarasi yang dihadiri ribuan kader dan simpatisan PKS dan Partai Amanat Nasional (PAN) itu menurut Ketua DPW PKS Riau, Nurdin sebelumnya sempat tak mengunggulkan Bendahara Umum DPP PAN itu. Tapi, kata Nurdin, setelah PKS melakukan komunikasi dengan JE, ternyata banyak kesamaan, mulai dari orangnya rendah hati, tidak meledak-ledak, lebih santun, ditambah lagi dia merupakan pengurus Mesjid. Nurdin bersama kader DPW PKS Riau merasa optimis bisa memenangkan JE dalam Pilgubri tahun depan. "Kita selalu optimis untuk itu. Kita akan membuat jaringan sampai ke tingkat ranting dan itu akan kita evaluasi perminggu nantinya," jelas Nurdin. Sementara itu, Herman Abdullah dan Annas Maamun (Bupati Rohil) dikhabarkan memburu Partai PDI-P Perjuangan. Namun, pertemuan non resmi yang dilakukan Bupati Rokan Hilir, Annas Maamun di kediaman Ketua

DPD PDI Perjuangan Riau, Suryadi Khusaini baru-baru ini ternyata hanya sebatas silaturahmi. Belum ada kata sepakat terkait dua tokoh ini bersanding di Pilgubri. Hal itu ditegaskan Ketua pemenangan Suryadi Khusaini, Suradi Paijan, akhir pekan lalu oleh salah satu media lokal. "Herman sudah lama menjalin komunikasi dengan PDIP, begitu juga dengan pak Annas Maamun. Mereka ini saya kira cukup berpeluang untuk mendapatkan PDIP. Bagi kita, yang jelas mereka bisa memenuhi persyaratan yang kurang untuk bisa maju di Pilgubri," tegas Suradi. Disinggung soal peluang besar yang dimiliki Annas karena sudah 'menyetor' ke pusat, Suradi mengaku tidak tau. "Soal perahu itu bukan urusan saya. Saya hanya fokus memenangkan Suryadi, siapapun pasangannya. Soal Annas sudah menyetor ke pusat, saya baru tau dari sampean," pungkasnya. Beberapa Calon Informasi yang berhasil dirangkum media ini dari sejumlah sumber, terdapat beberapa calon gubernur Riau yang bakal ikut bersaing memperoleh perahu partai untuk maju nanti. Beberapa calon tersebut yakni, Raja Mambang Mit (Wakil Gubernur Riau), Jon Erizal (Bendahara Umum PPP Partai Amanat Nasional yang didukung PKS), Yopi Arianto (Bupati Indragiri Hulu), Annas Maamun (Bupati Rokan Hilir), Indra Muchlis Adnan (Bupati Indragiri Hilir), Herman Abdullah (mantan Walikota Pekanbaru), Wan Abubakar (mantan Gubernur Riau) yang dikhabarkan maju melalui jalur independen. Berikutnya muncul pula nama, Azis Zainal (Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan), Achmad (Bupati Rokan Hulu), Aznur Affandi, Zulkifli Yusuf, Idris Laena maupun Zulkarnain Kadir (Sekretaris DPRD Riau). (fik/san/rid)

Dibebaskan PN, Divonis MA 3 Tahun MANOKWARI(VOKAL)-Zainal Abidin dinyatakan bersalah dan dihukum penjara selama 3 tahun dalam perkara korupsi pengadaan 8 unit mobil dinas milik Pemerintah Provinsi Papua Barat tahun 2009 senilai Rp 4 miliar. Zainal Abidin dalam perkara ini berperan sebagai kontraktor pelaksana. Eksekusi putusan Zainal Abidin dilakukan di kediamannya di Kompleks Perumahan Kampung Makassar, Kelurahan Manokwari Barat, Selasa (11/9) sekitar pukul 16.30 WIT. Saat ditangkap, Zainal tidak melakukan perlawanan. Zainal akhirnya dibawa menuju kantor Kejaksaan Negeri Manokwari, lalu digelandang ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Manokwari untuk menjalani hukuman. Sebelumnya, Zainal yang memperoleh penunjukan langsung dari Biro Umum Setda provinsi Papua Barat dalam pekerjaan pengadaan 8 unit mobil dinas jenis Toyota Rush, divonis tidak bersalah oleh Pengadilan Negeri

Manokwari pada tahun 2010 lalu. Atas putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) melakukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Mahkamah Agung pun membatalkan putusan PN Manokwari, kemudian menghukum Zainal Abidin dengan pidana 3 tahun penjara. Putusan kasasi tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa selama 1 tahun penjara. "Putusan PN yang bersangkutan bebas. Kami ajukan kasasi dan putusan dari MA, Zainal dinyatakan bersalah, maka kami laksanakan putusan MA dengan melakukan penahanan terhadap Zainal," kata Kepala Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Manokwari Faisal Helmi SH. MH. Menurut Faisal, salinan putusan untuk Zainal Abidin terbit bulan Januari 2012 lalu dan baru diteruskan ke Kejari Manokwari pada Senin (11/10/2012), dan pihaknya pun menjalankan perintah eksekusi dari MA dengan No.2015k/pit.sus 2011.(kcm,hab)

Riau............................................................Sambungan Hal 1 DISUSUL Jawa Timur dengan 11 emas, 10 perak dan 11 perunggu. Sementara DKI Jakarta ditempat keempat dengan 9 emas, 15 perak dan 10 perunggu. Atlet sepatu roda menjadi penyumbang emas terbanyak pada hari kemarin. Stevanus Wiharja dan kawan-kawan mempersembahkan tiga emas. Dua emas lagi disumbang atlet selam, Margarahta Herawati dan Ifos Alfa Rianda dari arena balap motor. Selain emas, Riau juga menambah satu perak dan tiga perunggu. Cabang sepatu roda yang berlangsung di lintasan sepatu roda di Siak ini memang menjadi ladang emas bagi pembalap sepatu roda. Sylvia Setiawan yang turun di nomor ITT 500 putri tidak bisa tersaingan oleh lawannya dari Jabar, Devina Pramudita. Ia mencatat waktu 49,343 detik, sementara Devina 49,523 detik. Perunggu menjadi milik Riski Adyan Prasasti, atlet dari Jawa Tengah dengan catatan waktu 49,811. Sukses Sylvia diikuti Johanes Wihardja yang meraih emas di nomor ITT 500 putra. Johanes mencapai finis duluan dengan catatan waktu 44,908 detik. Perak menjadi milik Miko Andrasi (DKI) dengan catatan waktu 45,110 detik disusul Bayu Bimantaro dari Banten dengan catatan waktu 45,310 detik. Satu emas lagi dari nomor ini dipersembahkan Stevanus Wiharja dai nomor ITT 300 meter putra. Ia berhasil mengungguli alte DKI Mirko Adriasi dengan catatan waktu 27,346 detik. Perunggu didapat Zarky Rosa dari Jatim dengan waktu 27,348 detik. Sementara itu pada nomor ITT 300 meter putri, medali emas direbut atlet DKI Eri Marino yang mencatat waktu 29,45 detik. Perak untuk Risky Adian dari Jateng (29,88 detik) , dan perunggu diraih Devina Pramudita dari Jabar (30,14 detik). "Sepatu roda memang salah satu cabang andalan kita di PON ini. Dan ini sudah mereka bukti dengan keberhasilannya menyumbang tiga emas. Kita berharap cabang lain bisa melakukannya. Cabang ini masih berpeluang menambah medali lantaran ada beberapa nomor lagi yang dipertandingkan," ujar H Sudarto, Kabit Pembinaan Prestasi KONI Riau. Dari arena selam di Dumai, peselam andalan Riau Margarahta Herawati tampil sem-

purna pada hari pertama. Ia berhasil menyumbang emas di nomor 100 peter bifins putri dengan catatan waktu terpecat 00.52.78. Perak di nomor ini direbut atlet Jawa Barat Amanita Muskarianny, dengan catatan waktu 00.54.26. Sementara perunggu menjadi milik peselam Jawa Timur, Katrin Yliani. "Saya senang bisa meraih emas, meski saya gagal membuat rekor baru yang diperoleh tahun 2008 dan 2009 lalu. Tapi dengan perolehan emas sekarang saya cukup bangga karena saya bisa menjadi bagian dari atlet yang menyumbang emas untuk Riau," kata mantan pencetak rekor Asia ini, Selasa (11/9). Mantan pemegang rekor Asian Indor Games di Vietnam tahun 2009 lalu ini juga berpeluang menambah emas karena ia turun di nomor laut jarak 10.000 meter dan Surface 800 meter putri. Kejutan terjadi dari arena balap motor. Cabang yang tidak diprioritaskan meraih medali emas tampil perkasa. Ifos Alfa Rianda di luar dugaan berhasil menyumbang emas di nomor kelas 110 cc. Ia finis duluan dari Hadi Wijaya dan Ardi Satya Sadarma. Pembalap Bumi Lancang Kuning ini mencatat waktu 18.06 menit atau unggul 00.03 detik dari Hadi Wijaya di posisi kedua. Sementara, Dasarma mencatat waktu 18.11 menit. Sementara itu, Dimas Satrio Wibowo yang menyumbang emas di cabang aermodeling beberapa hari lalu hanya mampu menyumbang perak pada nomor remote control aerobic heli (F3C). Emas di nomor ini diraih Adriel Mesias Simomangkir (Kalsel) dan perunggu Rizkitiawan (Kalsel). Sebelumnya, Dimas sudah menyumbang satu medali emas dari nomor remote control acrobatic plan (F3A) untuk riau. Ia ditargetkan mampu meraih dua emas sesuai hasil kejurnas dan pra pon aeromodeling, beberapa waktu lalu. Pada pertandingan di Bandara Japura, Kecamatan Lirik, Kabupaten Inhu, Dimas hanya mampu meraih nilai akhir 2.897,9. Sedangkan Adriel mesias simorangkir meraih nilai akhir 30.00 alias sempurna. Sementara Januar, Rizkitiawan meraih nilai 2.802,4. Dari empat ronde pertandingan, Dimas hanya mampu meraih hasil sempurna pada ronde ke empat, sementara

adriel yang memuncaki klasemen mampu meraih hasil sempurna pada keempat ronde. Meski demikian, Dimas masih punya kesempatan untuk meraih emas, pada pertandingan, Rabu (12/9) di nomor remote control soaring glider (F3J). Selain Dimas, Riau juga menurunkan Agung Prasetyo di kelas tersebut. "Kita memang menargetkan dua emas pada nomor F3A dan F3C, namun di F3C ini kita hanya mampu meraih perak. Tetapi kita masih punya kesempatan untuk nomor F3J," ungkap Sahid, Tim Manajer Aeromodeling Riau. Sayang di cabang dayung Riau gagal meraih medali emas. Dari tujuh emas yang diperebutkan, Riau hanya kebagian empat perunggu. Kalimatan Tengah mendomonisi hari kemarin dengan dua emas. Sementara, DKI, Sumsel, Papua, Jatim dan Banten, masingmasing meraih satu emas. Riau yang berambisi merebut 12 emas, hanya kebagian empat perunggu. Eka yang sebelumnya menyumbang emas bagi Riau di nomor cano 1 1000 meter tidak bisa berbuat banyak saat tampil di nomor cano 1 putra 200 meter. Peraih emas SEA Games ini hanya mampu meraih perunggu setelah kalah bersaing dengan pedayung Sulsel dan Banten. Eka finis di tempat ketiga dengan catatan waktu 44,394 detik atau tertinggal beberapa detik pedayung Sulsel, Anwar Farra yang meraih emas dengan catatan waktu 42,534 detk disusul Spens Stiber Menue (Banten) ditempat kedua 42,734. Kegagalan juga dialami Wina Apriani yang berpasangan dengan Raudani Fitra di nomor 200 meter kayak 2 putri. Duo strikandi Riau ini kalah bersaing dengan pedayung Papua dan Jabar, yang meraih emas dan perak di nomor ini. Demikian juga di nomor 200 meter kayak 1 putra dimana pasangan Jefri Gusman dengan Andi Saputra hanya mampu meraih perunggu. Sementara pasangan Ikhawan Randi, Weri Febrianto, Maizir Riyondra dan Rio Akbar juga merebut perunggu. "Cabor ini masih banyak nomor yang dipertandingkan. Kita berharap anak-anak bisa tampil sempurna sehingga target kita bisa tercapai," harap Sanusi Anwar, Ketua Harian PODSI Riau. (ynl/yal/ref/egy)

Puluhan..............................................................................................................................................................................................Sambungan Hal 1 STADIUM maupun jalan layang (fly over) tengah Kota Pekanbaru dan sejumlah fasilitas lainnya. Gubri juga tak lupa memuji kesediaan Presiden Susilo B Yudhoyono yang menghadiri sekaligus membuka acara pembukaan PON yang menurut Rusli akan menjadi tonggak sejarah bagi masyarakat Riau. Juga disebutkan Rusli Zainal, selain PON, Riau juga kembali mendapatkan kehormatan dengan ditunjuknya Riau menjadi tuan rumah Islamic Solidarity Games (ISG) tahun 2013. Diharapkan melalui sejarah baru ini mampu menjadikan harapan bagi Riau untuk lebih maju. Gubernur juga mengajak semua kontingen untuk menjunjung semangat sportifitas berolahraga. "Tidak masalah siapakah nantinya yang akan menjadi juara, tetapi bagaimana nantinya akan timbul bibit baru untuk kemajuan olahraga di Indonesia," seru Gubri. Sehabis Rusli Zainal menyelesaikan sambutannya, pembawa acara meminta kontingen yang berada di tengah lapangan untuk segera kembali ke barisan masing-masing. Selama menunggu pidato yang Penanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN ALKALAM

cukup lama itu, banyak di antara mereka duduk-duduk sembari memainkan handphone, foto-foto, dan sebagainya. Tepat pukul 21.25 WIB, Presiden SBY naik ke podium. Berbeda dengan gubernur, Presiden memberi sambutan yang singkat, hanya sekitar enam menit. "Selamat datang, selamat bertanding, dan selamat menyaksikan pertandingan kepada para atlet, ofisial, wasit, dan suporter yang datang dari seluruh tanah air," demikian SBY mengawali pidatonya. "Selamat bertanding, jaga semangat sportivitas, raih prestasi setinggi-tingginya, pecahkan rekor nasional bahkan internasional. Jadikanlah PON sebagai wahana untuk menunjukkan prestasi terbaik. Capailah dengan tetap menjaga semangat kebersamaan dan persaudaraan," ajak Presiden. Presiden menyudahi pidatonya dan membuka secara resmi perhelatan ini dengan menekan tombol sirine. Bendera dan Api PON Menyusul berikutnya, prosesi acara penaikan bendera PON XVIII yang dibawa oleh 8 mantan atlet PON Riau yang

pernah menorehkan berprestasi berupa medali di beberapa event terakhir. Mereka diantaranya Afrianto (sepaktakraw), Irwandi (angkat besi), Suardi Zamri (angkat besi), Ineldi (angkat berat), Armon Yones (sepaktakraw), Acep Solihin (silat) dan Afrizal Amir (sepaktakraw). Setelah itu, pada acara pokok kedua yang sangat dinantinanti dan hingga pelaksanaannya masih dirahasiakan, yakni penyulutan Api PON yang dilakukan oleh atlet legendaris Riau di cabang binaraga, Zarmi Bachtiar. Api PON yang sebelumnya dikirap dari Jalan Gajah Mada, Pekanbaru langsung dibawa ke Stadion Utama dan diterima oleh perwakilan yang memerankan tokoh Pahlawan Nasional asal Riau, Tuanku Tambusai. Api dibawa dengan menunggangi kuda putih untuk kemudian diserahkan kepada Zarmi. Sekitar pukul 22.00 WIB, kaldron PON XVIII dinyalakan. Kaldron ini akan tetap menyala hingga usainya penyelenggaraan PON XVIII tanggal 20 September nanti. Obor dinyalakan oleh seseorang yang memerankan sosok pahlawan Riau, Tuanku Tambusai yang memakai ju-

bah putih serta menunggang kuda berwarna putih pula. Sosok Tuanku Tambusai ini sebelumnya mengelilingi lapangan menuju tugu obor, lalu api obor disambut Zarmi Bahtiar, mantan juara dunia, asia dan Nasional cabang Binaraga. Lalu kemudian dengan menggunakan lift, api dibawa naik sejajar dengan kaldron. Satu kali lempar, sumber api obor langsung menyala. Hal yang sama juga direpresentasikan dengan seluruh kabupaten dan kota di Riau yang ikut menyelenggarakannya pula. Setelah Zarmi turun dan menuju tempat duduknya kembali. Sorak sorai pengunjung pun memberi semarak acara pembukaan itu. Salah Ucapkan Janji Terdapat peristiwa sedikit janggal ketika pembacaan janji atlet yang wajib dilakukan setiap berlangsungnya pembukaan PON. Kejanggalan itu yakni seharusnya dibacakan PON XVIII tapi dibacakan PON XVII. Sedangkan Bari Agustini dipercayakan membacakan janji atlet. Bari merupakan atlet menambak nasional Indonesia. Bari yang meraih 8 medali emas pada Sea Games lalu terlihat dengan suara gugup saat membacakan janji ter-

sebut, sehingga membuat sontak seisi stadion. Hadir pada acara pembukaan tersebut, Menpora Andi Malarangeng, Ketua KONI Pusat Tono Suratman, Menkokesra Agung Laksono, Menteri Perhubungan, Mendagri Gamawan Fauzi, konsulat negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, serta sejumlah undangan lainnya. Pembukaan seremonial PON ke XVIII yang dipandu oleh Alya Rohali dan Darius Sinarta itu juga semakin semarak ketika hadirnya sejumlah artis papan atas nasional, seperti Ungu, Judika, Rosa dan Iis Dahlia. Seusai Rosa melantunkan sebuah lagu karangan SBY, Presiden beserta isteri langsung meninggalkan lokasi acara pembukaan seremonial PON sekitar pukul 22.06 WIB. Setelah SBY pergi, para pengunjung langsung menyerbu lapangan untuk melihat dan menikmati secara langsung nyanyian artis papan atas ini. Protes Tiket Kebijakan panitia menjual tiket masuk pada pembukaan PON XVIII disinyalir menjadi penyebab banyaknya bangku kosong di tribun penonton Stadion Utama, Riau. Penga-

matan lapangan, terlihat hampir separuh tempat duduk di tribun Stadion Utama PON Riau masih kosong. Kondisi itu menyulut aksi protes dari sejumlah penonton yang terlanjur membayar tiket masuk menyaksikan open ceremony PON XVIII. Penonton meminta kembali uang yang terlanjur dibayarkan untuk membeli tiket masuk yang telah mereka beli sebelumnya. Tuntutan itu menyusul panitia yang memperbolehkan sejumlah warga masuk secara gratis ke dalam tribun penonton. "Kami menuntut uang tiket kami dikembalikan. Capekcapek bayar Rp200 ribu ternyata kebanyakan penonton dimasukkan secara gratis," kata Melda, warga Pekanbaru di dalam Stadion Utama Riau yang menjadi lokasi acara pembukaan PON Riau. Penonton berbayar lainnya, Anisa, juga menuntut hal yang sama. "Pokoknya saya akan datangi panitia untuk minta uang saya dikembalikan," katanya. Anisa mengaku masuk menonton acara pembukaan PON Riau bersama sebanyak 15 orang kalangan sebaya yang merupakan mahasiswa dan mahasiswi di Riau. "Kalikan

saja Rp100 ribu sudah berapa uang yang saya keluarkan. Saya yang jelas akan menuntut uang saya kembali karena ini tidak adil. Kalu mau gratis ya gratis. Kalau bayar ya bayar dong," katanya. Sebelumnya, Panitia Besar (PB) PON XVIII Riau memutuskan warga yang ingin menyaksikan secara langsung acara pembukaan PON yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono harus membayar dengan harga tiket yang beragam. Harga tiket mulai dari Rp100 ribu, Rp200 ribu, bahkan ada yang mencapai Rp2 juta per kursinya. Pemberlakuan tiket di acara seremoni itu nenurut Humas PB-PON XVIII Chairul Rizki merupakan hal yang biasa dan dianggap wajar. Hal itu menurutnya pula untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung di stadion berkapasitas 40.700 kursi itu. Namun akibat sebagian besar kursi saat dimulainya acara pembukaan PON selama malam masih banyak yang kosong, akhirnya pihak panitia menggratiskan warga untuk masuk dan mengisi seat tersedia. (yan/ind/ mok/rid) Perwajahan: PEPEN


CMYK

8

RABU

12 September 2012/25 Syawal 1433 H

Butuh Rp21 Triliun untuk Bangun Rumah Subsidi

Properti

HARIAN VOKAL

NET

SALAH satu rumah mewah yang terdapat di Pekanbaru.

Menpera: Rumah Mewah Sudah Kebutuhan Masyarakat RI JAKARTA(VOKAL)-Seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia, kepemilikan rumah atau perumahan mewah diperkirakan semakin menjamur. Bahkan, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, menilai, bertambahnya pasokan rumah mewah terjadi karena sudah menjadi kebutuhan masyarakat. “Hal tersebut tidak bisa dihindari,” ujar Djan Faridz di komplek Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/9). Djan menegaskan, pemerintah telah merancang strategi

agar pertumbuhan rumah mewah juga bisa berdampak pada hunian kelas menengah ke bawah. Salah satunya adalah terus mendorong penerapan undangundang hunian berimbang de-

ngan melakukan sosialisasi kebijakan tersebut ke berbagai daerah. “Karena peraturan baru, biasalah, masih harus banyak sosialisasi,” tambahnya. Dengan undang-undang itu, pengembang perumahan yang membangun rumah mewah, harus mengikuti skema 1:2:3. Artinya, untuk satu unit rumah mewah yang dibangun, pengembang harus menyediakan 2 unit rumah menengah dan 3 unit

perumahan di Tarumah sederhana banah Air. Kondisi itu gi masyarakat mediharapkan agar kenengah ke bawah. tersediaan hunian “Dengan itu, pemuntuk masyarakat bangunan rumah metetap terpenuhi. wah di daerah bisa “Mereka harus diimbangi dengan mau, karena jika tipembangunan rumah dak mau, IMB-nya murah untuk rakyat,” (izin mendirikan ungkapnya. bangunan) bisa diKesuksesan kebitahan, itu dijelasjakan ini, Djan Faridz DJAN FARIDZ kan di UU,” kata mengakui, tidak terlepas dari peran pengembang Djan. (vnc)

Lokasi Rumah Mewah RI Tertinggi di Dunia JAKARTA(VOKAL)-Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz punya ambisi dapat membangun 350.000 rumah subsidi melalui skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Ia memperkirakan perlu dana subsidi mencapai Rp21,56 triliun untuk membangun sebanyak itu. “Tahun depan kita bangun 350.000. Sebanyak 150.000 untuk PNS karena ini pangsa pasar terbesar. Sisanya buruh dan masyarakat umum masing-masing 100.000 rumah,” tuturnya di Hotel Sahid Jakarta, Selasa (11/9). Djan Faridz menegaskan, Rp21 triliun menjadi perkiraan dana yang harus disiapkan. Ia masih mengajukan kepada Menteri Keuangan Agus Martowardojo. “Sekitar Rp21 triliun dengan perhitungan 350 ribu rumah kali Rp88 juta kali 70%,” tegasnya. Persentase ini merupakan bagian yang harus ditanggung pemerintah dalam pembangunan rumah subsidi, sisanya 30% menjadi tanggungan bank pelaksana selaku penerbit KPR. Jumlah ini sangat besar jika membandingkan pernyataan Agus Marto, bahwa anggaran pembangunan Rumah Tapak Murah yang didukung FLPP dan PSU Kawasan Perumahan dan Pemukiman Rp7,5 triliun yang terdiri dari anggaran untuk FLPP Rp5,94 triliun dan PSU Kawasan Perumahan dan Permukiman Rp1,56 triliun. Namun menurut Djan Faridz, pihaknya telah meminta tambahan anggaran kepada Agus Marto terkait rencana besarnya ini. “Kemarin di Komisi V (DPR), Menkeu ada keterangan anggaran Rp29 triliun. Sudah disetujui,” ucap Djan Faridz. (dtc/may)

Penanggung Jawab: FITRI MAYANI

NET

SALAH satu rumah mewah yang ada di Pekanbaru.

JAKARTA(VOKAL)-Lembaga konsultan properti internasional mengungkapkan bahwa harga kondominium dan perumahan mewah di Jakarta mengalami kenaikan harga tertinggi di dunia. Hasil survei Knight Frank Prime Global Cities Index menunjukkan, Jakarta hanya bisa dikalahkan oleh Bangkok, dengan persentase yang relatif ketat. Indeks laju pertumbuhan harga properti di Jakarta mencapai 28,5 persen dalam 12 bulan yang berakhir 30 Juni. Sedangkan di Bangkok 28,8 persen. Dalam hal kenaikan harga kondominium mewah ini, Jakarta mengalahkan Hong Kong, Beijing, Mumbai, Kuala Lumpur,

Singapura, Sydney dan Shanghai. Head of Research Jones Lang LaSalle, Anton Sitorus, menyatakan bahwa hasil survei itu memang benar adanya, karena kenaikan harga hunian di Indonesia bisa lebih dari 25 persen setiap tahunnya. “Untuk rumah mewah, kenaikan paling tinggi itu masih terjadi di sekitar Menteng, Kebayoran Baru, dan Pondok Indah,” kata Anton ketika dihubungi VIVAnews di Jakarta, pekan lalu. Hunian itu, menurut Anton, memang dan masih akan menjadi primadona para pengembang dan calon pembeli rumah di Indonesia, terutama rumah-rumah

mewah. Namun, dia mengaku bahwa ini berlaku untuk rumah tapak, bukan untuk komplek perumahan mewah. Sebab, untuk komplek perumahan, saat ini mulai beralih ke daerah pinggiran Jakarta, seperti Bumi Serpong Damai, Bintaro dan Alam Sutera. Harga rumah di ketiga komplek itu, menurut Anton, adalah yang paling tinggi di daerah pinggiran Jakarta. Sebab, kenaikan harganya hampir setara dengan rumah-rumah mewah yang ada di kawasan Menteng dan Pondok Indah. “Kenaikan nilai properti di daerah pinggiran tersebut ada di kisaran 10-25 persen per tahunnya,” jelasnya.

Genteng untuk Keindahan dan Pengikat Hati Calon Pembeli GENTENG tak hanya berfungsi melindungi rumah dari segala cuaca, tapi juga menambah keindahan bangunan. Warna yang menarik bahkan digunakan sebagian besar pengembang perumahan untuk mengikat hati calon pembeli. Selain kualitas genteng, bentuk dan ukuran juga menjadi bahan pertimbangan pemilihan genting. Salah satunya bentuk genteng yang besar ternyata dapat menambah kesan ketegasan dan

memberikan kesan lebih kokoh pada bangunan. Hasim Wahid, pemiliki usaha genteng, menyebutkan genteng tipe besar dengan lebar menjadi incaran masyarakat saat ini. Ukurannya genteng yang lebih besar jika dibandingkan dengan ukuran genteng yang berukuran konfensional (kecil), dianggap lebih efisien serta ekonomis. “Genteng yang berukuran besar satu meter perseginya membutuhkan 18 biji,

sedangkan genteng yang lama (kecil) membutuhkan 25 biji,” ungkap Hasim. Genteng yang ukurannya besar lebih ekonomis karena hanya membutuhkan jumlah yang lebih sedikit untuk memenuhi ruang dibagian atas bangunan. Selain itu, ukuran genteng yang besar ternyata menghemat penggunaan kayu reng yang berfungsi menyangga genteng di setiap ruasnya. Kondisi ini membuat pengeluaran lebih hemat karena penggunaan kayu reng di bagian atap rumah menjadi lebih sedikit. Setelah munculnya tipe genteng yang lebih lebar dan kokoh, kini hadir pula pilihan genteng yang menggunakan glasir atau lapisan yang biasa digunakan untuk melapisi permukaan bahan keramik di bagian atas genteng. Genteng yang menggunakan tambahan bahan glasir ini terlihat lebih menarik dengan kilauan lapisan yang nampak pada permukaan genteng. Terdapat pula dua warna pilihan, coklat dan transparan yang bisa mempercantik bangunan rumah. “Genteng yang menggunakan glasir lebih terlihat indah dan kuat. Pori-pori genting juga lebih padat sehingga saat hujan dijamin tidak akan bocor,” tambah Hasim. Tak hanya itu saja, genteng yang dilapisi glasir ini diklaim lebih awet, dan tidak akan rusak karena perubahan cuaca. “Termasuk tidak akan lumutan. Se-

lain juga akan tampak indah setelah dipasangkan pada atap rumah, karena kesan cerah dan mengkilap akibat terpantul cahaya matahari,” terang Hasim.

T

IPS

Harga genteng sangat variatif, tergantung merk serta tempat pembuatannya, yang tentunya memiliki motif serta kelebihan tersendiri di setiap tipenya.

Merawat Genteng

1. Anda harus sering mengecek bagian atap. Ada baiknya sebelum masa hujan datang, pengecekan serta perbaikan genteng dilakukan.

bocor air akan merembes dan akan mengakibatkan atap menjadi lapuk.

2. Untuk mengganti genteng yang rusak, lakukan secara hatihati. Perhatikan pijakan genteng agar tidak merusak genting di bagian lainnya.

4. Perhatikan pula pada daerah nok atau di bagian ujung genting yang diplester semen. Pasalnya pada bagian tersebut kerap bocor. Prinsipnya, semakin dini diperbaiki, semakin murah biayanya.

3. Pengecekan idealnya dilakukan minimal 2-3 bulan sekali. Hal ini dikarenakan indikasi kerusakan genteng tidak akan langsung menimbulkan kebocoran. Setelah tiga hingga empat kali hujan besar, pada atap yang

5. Untuk daerah tropis, materi yang paling pas adalah genting keramik yang lebih liat menghadapi perubahan cuaca dan suhu. Dan jangan lupa lakukanlah pengecatan ulang bagi genting yang diwarna. (net/may) Perwajahan : ISKANDAR


CMYK

9 RABU

HARIAN VOKAL

12 September 2012/25 Syawal 1433 H

100 Meter Bibir Pantai Harus Zero Perusahaan DUMAI(VOKAL)-Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Dumai Basri menegaskan, jarak 100 meter dari bibir pantai Dumai harusnya zero bangunan perusahaan (tak ada perusahaan, red). Dalam jarak 100 meter itu, yang dibolehkan ada adalah tumbuhan penghijauan, seperti pohon bakau dan apiapi, bukan bangunan perusak. Basri menilai, penempatan bangunan perusahaan di Kota Dumai ini sudah salah tata, dengan mengizinkan belasan, bahkan puluhan perusahaan mendirikan bangunan perusahaannya di bibir pantai. Hal ini jelas sudah melanggar ketentuan 100 meter dari bibir pantai harus zero perusahaan. Menurut Basri, kondisi ini tentu akan membahayakan lingkungan dan biota laut dan rentan terjadinya pencemaran lingkungan di perairan Dumai. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan, pihak perusahaan yang mendirikan bangunan dalam rentang jarak 100 meter dari garis pantai itu sudah melanggar UndangUndang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan

Pengelolaan Lingkungan Hidup. "Tata ruang bangunan perusahaan industri di tempat kita ini sangat tidak sesuai dengan ketentuan, harusnya jarak 100 meter dari bibir pantai itu nihil bangunan perusahaan. Yang ada 100 meter dari bibir pantai kita itu adalah tumbuhan penghijauan, mulai dari pohon bakau dan pohon api-api, yang jelas bukanlah bangunan perusak,’’ kata Basri, Minggu (9/9). KLH, lanjut Basri, saat ini sangat komit dan tegas dalam melakukan pengawasan. Masyarakat Dumai diharapkan dapat menjadi rekanan bagi KLH dalam menyampaikan informasi yang mungkin tidak wajar dan itu terjadi pada

perusahaan. Hal-hal tidak wajar itu sangat banyak, yang jelas intinya perbuatan perusahaan yang mencemari lingkungan, bisa itu karena pencemaran sengaja dan tidak sengaja yang akhirnya akan mengakibatkan rusaknya lingkungan, terutama di perairan. "Karena ini sudah terlanjur diharapkan perusahaan agar menaati aturan yang ada. Pasalnya berdasarkan ketentuan yang ada atau menurut UU 32/ 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, melakukan pembuangan limbah di dalam pasal 97 dalam UU itu akan dipidana 3 tahun atau paling lama 10 tahun, dapat juga dilakukan penonaktifan operasional perusahaan,’’ jelas Basri. Kondisi saat ini, hampir seluruh perusahaan di kawasan industri memanfaatkan bibir pantai untuk pelabuhan perusahaan sehingga jarak aturan 100 meter dari bibir pantai harus zero perusahaan tidak dapat diwujudkan. (rpc/rus)

PARNO

KALUNGKAN MEDALI - Wakil Walikota Dumai Agus Widayat mengalungkan medali emas lomba surface 800 meter putera kepada atlet DKI Jakarta Reinhard Tomel yang berlangsung di Kolam Renang Pertamina Dock, Dumai, Selasa (11/9).

Dua Kapal Terbakar Komnas HAM Minta Perhatikan di Pelabuhan Rakyat Masyarakat Pinggiran DUMAI(VOKAL)-Dua unit kapal kayu hangus terbakar di Pelabuhan Rakyat (Pelra), Jalan Teduh, Kecamatan Dumai Barat, Selasa (11/9). Angin yang bertiup kencang menyebabkan api berkobar hebat. Akibat musibah itu, selain kerugian materil, juga terdapat beberapa korban jiwa. Menurut informasi yang dihimpun Harian Vokal di lokasi kejadian, kedua kapal yang terbakar itu masingmasing KM Sibayak dan Bintang Samudera milik pengusaha di Dumai. Musibah itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat proses bongkar dilakukan di pelabuhan. Salah seorang importir pemilik barang sembako di kapal itu, H Yusrizal Koto kepada Harian Vokal mengungkapkan kebakaran itu di-

duga berasal dari kamar mesin. "Ini musibah, yang tak seorangpun tahu kapan itu terjadi," ujar Yusko, begitu Pemimpin Umum Harian Vokal itu, akrab disapa. Berdasarkan informasi dari anggotanya di lapangan, api pertama kali muncul dari ruang mesin. "Waktu itu sedang dilakukan proses bongkar barang dari dalam kapal. Tiba-tiba dari arah ruang mesin api berkobar, membakar bagian dalam kapal," tutur Yusko. Sementara salah seorang buruh angkut pelabuhan menambahkan, begitu melihat kobaran api, ia langsung berteriak kepada teman-temannya untuk menyelamatkan diri. "Saya sempat teriak kepada teman-teman agar mereka cepat menyelamatkan diri,"

ujar Laya. Kapal yang terbakar tersebut merupakan kapal pengangkut sembako dan bahan-bahan pertanian. Saat terbakar, bahan sembako dan pertanian tengah dibongkar. Untuk menjinakkan api, regu pemadam dari Pemko Dumai, PT CPI, PT Pelindo dan PT Pertamina Dumai terlihat dikerahkan. Angin yang kencang dan sulitnya menjangkau lokasi kebakaran menjadi kendala yang dihadapi tim pemadam. Hingga berita ini ditulis, belum banyak informasi yang diperoleh. Kapolres Dumai AKBP Restiawan Bulkaini, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran. (ndo)

GUMPALAN asap membumbung ke langit akibat kobaran api yang membakar kapal.

SMS Anda ke

0812 7683 304

+0685658262xxx Woi PLN,lampu nya hdp kn,org byr tepat wkt tp trus daerah sikumana ini mati,mesjid bs sholat tp lampu masyarat mati.Mksdnya ap cb??. +6285265120xxx Pak polisi hebat y tangkap truz org balap, org tu balap krn tak bs menyalurkan hobi mereka krn tak ad arena blp resmi, mkny dumai ne sediakan la tempat blp resmi. +6285271098xxx Yth pak Wako, bgi mana kota Dumai ini semenjak menjadi kota pengantin, banyak tempat karoke dijadikan tempat kumpul kebo, jalan dimana mana rusak semua, banjir membuat masyarakat resah, pembangunan tdk jelas, semua amburadul, hanya sibuk dgn bergaya saja, hasil kerja tidak ada, klu tdk mampu mimpin Dumai sebaiknya mundur saja, ketimbang berurusan dgn KPK nantinya. Penanggung Jawab/Redaktur: IDRUS YAMIN

IST

Pemadam Kebakaran 38208 Kodim 0303

31303

PLN

37123

Polresta

31007

RS Bhayangkara

36942

RSUD Dumai

38367

RS Pertamina Dumai 439200

DUMAI(VOKAL)-Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) meminta Pemko Dumai agar memperhatikan kondisi kehidupan masyarakat pinggiran di daerahnya, terutama ketersediaan fasilitas umum. Hal ini disampaikan Penyidik Senior Komnas HAM Husendro usai melakukan pemantauan konflik lahan antara kelompok tani dengan PT SGP di Buluhala, Rabu (5/ 9) kemarin. "Saya melakukan pantauan,

miris hati saya melihat akses jalan di sana yang sangat buruk, belum lagi minimnya fasilitas umum, padahal anakanak banyak di sana. Akses jalan yang buruk juga harus dipikirkan Pemko Dumai karena jika akses jalan buruk bagaimana masyarakat beraktivitas dengan baik," kata Husendro. Kondisi ini harus mendapat perhatian serius Pemko Dumai karena masyarakat yang bermukim di pinggiran juga merupakan masyarakat Kota

80 Unit RLH Ditarget Siap November DUMAI(VOKAL)-Pemerintah Kota Dumai akan membangun 80 unit rumah layak huni (RLH) tipe 36 untuk keluarga miskin di delapan kelurahan di Kota Dumai. Selain Pemko Dumai, Pemprov Riau juga berencana membangun 26 unit RLH lagi di Kelurahan Dumai Kota dan Bumi Ayu. “Jadi totalnya sebanyak 106 rumah. Ditargetkan November 2012 selesai dikerjakan,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Dumai Joni Amdani, Selasa (11/9). Sebanyak 80 unit rumah yang dibangun Pemko Dumai akan ditempatkan di Kelurahan Guntung, Ratu Sima, Bagan Besar, Gurun Panjang, Tanjung Palas, Bagan Keladi, Tanjung Penyembal, dan Lubuk Gaung. Tiap-tiap kelurahan, jelas Joni, mendapat jatah 10 unit rumah. Pembangunannya melibatkan unsur organisasi kemasyarakatan setempat. Untuk satu unit

rumah, diberikan atensi sebesar Rp10 juta rupiah bagi ormas tersebut. Sementara 26 unit RLH yang akan dibangun Pemprov Riau di Dumai, 10 unit RLH di antaranya ditempatkan di Kelurahan Dumai Kota dan 16 unit di Kelurahan Bumi Ayu. Joni mengatakan, pembangunan RLH bagi keluarga miskin sudah menjadi program pemerintah sejak 2007 silam. Hingga kini, setidaknya sudah ratusan rumah layak huni yang didirikan. “Pembangunan rumah layak huni merupakan salah satu upaya Pemko dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan upaya mengentaskan kemiskinan sebagai visi misi daerah,” ujar Joni. Ia menambahkan, program ini dikhususkan bagi keluarga yang kurang mampu, dibuktikan dengan kepemilikan kartu penerima raskin dan tanah yang bersertifikat. (ndo)

Dumai. Mereka harus mendapatkan hak yang sama. Sudah sewajarnya Pemko Dumai juga menyediakan fasilitas umum yang layak untuk warga pinggiran. Masyarakat pinggiran juga berhak mendapatkan fasilitas pendidikan,

seperti sekolah dan fasilitas kesehatan. Komnas HAM berjanji akan membahas persoalan ini saat mengundang Pemko Dumai terkait perkembangan kasus perebutan lahan di Buluhala ini nantinya. (rpc/rus)

r Tak Ada Penerangan

Jalan TPI Purnama Jadi Ajang Mesum DUMAI(VOKAL)-Kondisi Jalan TPI Purnama Dumai Barat yang gelap karena tidak ada penerangan serta dipenuhi semak-semak di kiri-kanannya, menjadi tempat strategis bagi mudamudi untuk melakukan berbagai tindak kejahatan. Seperti disampaikan salah seorangan warga setempat, Ismail (43) kepada Harian Vokal, Selasa (11/9). Ismail mengaku resah dengan perbuatan mesum yang dilakukan sejumlah mudamudi di malam hari di pinggirpinggir jalan lintas menuju arah Jalan Dock Yard ini. Hampir setiap hari ada saja beberapa pasang remaja terlihat asyik bercengkrama di sekitar lokasi yang memang tergolong sepi dan jauh dari keramaian ini, terutama saat malam minggu. Menurut Ismail, tak hanya malam hari mereka berani berbuat mesum, siang-siang bolong pun kadang-kadang mereka tak segan-segan. “Kita merasa malu dengan aksi yang mereka lakukan tanpa rasa malu dan bersalah," katanya. Hal serupa juga disam-

paikan Salman. Menurutnya, sebagai warga di wilayah ini sudah sering melarang pasangan remaja yang berduaan di tempat yang gelap dan sepi itu. Namun hal itu tidak juga diindahkan mereka. “Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diingini terjadi, mereka sering saya usir dari tempat itu. Namun malam besoknya, sepanjang jalan itu tetap saja ramai pasangan muda-mudi,” sebutnya. Masyarakat mengharapkan Pemko Dumai melalui aparat terkait rutin melakukan razia dan penertiban terhadap perilaku penyakit masyarakat yang meresahkan ini. “Setidaknya, dengan seringnya razia, perbuatan mesum dan disinyalir berbagai tindak kejahatan lainnya di lokasi itu dapat diminimalisir,” tambah Ismail. Pantauan Harian Vokal beberap hari lalu, sekitar pukul 20.30 WIB, sepanjang Jalan TPI Purnama menuju Jalan Dock Yard ramai oleh pasangan remaja yang duduk berdua-duaan di tempat yang gelap. (ysl)

Pemko Akui Proses Jalan Tol Sering Terhenti DUMAI(VOKAL)-Kepala Bagian (Kabag) Pertanahan Pemerintah Kota Pekanbaru Wan Fachrizal Noor mengakui, proses pembangunan jalan tol Dumai-Pekanbaru memang sering terhenti. Akibatnya, progress pembangunan jalan tol Dumai-Pekanbaru hingga saat ini baru mencapai 33 persen, itu pun baru pendataan kepemilikan lahan yang akan dilalui oleh jalan tol. Dikatakannya, proyek jalan

yang akan menghubungkan Kota Dumai ke Kota Pekanbaru itu adalah proyek Provinsi Riau. "Sampai saat ini kita belum ada menggunakan APBD untuk pembangunan jalan tol tersebut,’’ kata Wan Fachrizal, baru-baru ini. Menurut Wan, Dumai sebagai daerah tujuan atau pintu gerbang tol adalah daerah yang akan mengikuti pembangunan proyek jalan tol tersebut. "Artinya begini,

karena ini proyek provinsi, maka kita ikut saja,’’ paparnya. Dijelaskannya, penyelesaian pendataan kepemilikan lahan jumlah totalnya mencapai 100 lebih pemilik, dan dari 100 kepemilikan lahan itulah baru selesai dilakukan pendataan 33 persen. Memang menurut Wan, jalan tol Dumai-Pekanbaru itu sangat banyak target yang akan diselesaikan, mulai akan dibangun pada 2010 yang lalu,

dan pada 2011 sampai dengan 2012 ini pun banyak target yang akan dibuat demi kemajuan jalan tol tersebut, namun target-target yang dibuat itu tidak terealisasi juga. "Kita berharap ada perkembangan positif terkait pembangunan jalan tol tersebut. Selain sangat menguntungkan daerah juga membuat jarak perjalanan Dumai-Pekanbaru semakin dekat," paparnya. (rpc/rus) Perwajahan: ANDIXER


10

HARIAN VOKAL

RABU

12 September 2012/25 Syawal 1433 H

LINTAS PPP: Pisahkan Damkar dan Aset Daerah

SIAK (VOKAL)-Terkait Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) Struktur Organisasi dan Satuan Kerja (SOTK) yang diajukan Pemkab Siak ke DPRD Siak, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta pemerintah memisahkan bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Tarcip). Selain itu, bagian Asset Daerah yang selama ini menyatu dalam Dinas Pendapatan Pengelolan dan Aset Daerah (DPPKAD) juga diusulkan menjadi satuan kerja (satker) sendiri. “Bidang Damkar yang selama ini berada di bawah Dinas Tarcip, seyogyanya dipisahkan agar berdiri sendiri menjadi badan/dinas atau kantor, mengingat tugas dan fungsi damkar yang sangat vital dan urgensi dalam melakukan pencegahan, pengendalian dan pemadaman kebakaran, memerlukan dukungan sarana prasarana yang memadai dengan penganggaran tersendiri,” kata Juru Bicara Fraksi PPP Rahma Tristiyanti dalam pandangan umumnya pada sidang paripurna ke2 masa persidangan ke-3, Jumat pekan lalu. Menurut PPP, kinerja Pemadam Kebakaran tidak akan maksimal jika masih di bawah satker lain. Sementara, saat ini kejadian kebakaran di Siak cukup tinggi. "Penganggaran guna kelengkapan sarana prasarana Damkar tidak akan maksimal apabila masih menginduk pada dinas lain,” ucapnya. Terkait Aset Daerah, menurut PPP, perlu dipisahkan menjadi SKPD tersendiri, mengingat bila tetap disatukan dalam DPPKAD lingkup tugasnya terlampau luas. Apalagi, kata dia, aset daerah yang sangat banyak itemnya memerlukan pengelolaan tersendiri dan terpisah dari SKPD lain. Temuan BPK setiap akhir tahun anggaran terhadap DPPKAD, menurut Rahma, juga menjadi landasan Fraksi P3 untuk meminta pemisahan Asset Daerah menjadi SKPD baru. Terhadap adanya merger atau penaikan status SKPD yang diajukan dalam tiga ranperda, PPP meminta adanya perumpunan bidang urusan sehingga dalam pelaksanaan tugas nantinya tidak tumpang-tindih. (src/rus)

Layani Kebutuhan Atlet dan Ofisial

Sub PB PON Siak Kerahkan 308 LO

SIAK (VOKAL)-Sebanyak 308 orang Lission Official (LO) dikerahkan Sub PB PON Siak untuk melayani kepentingan atlet dan ofisial seluruh cabor yang dipertandingkan di Kabupaten Siak, yakni cabor sepatu roda, balap sepeda dan kempo. Ketua Bidang SDM Sub PB PON Siak Syafrilenti Saleh mengatakan, 308 LO tersebut telah dibagi dalam bidang pelayanan akomodasi, konsumsi, transportasi, upacara dan pertandingan. "Masingmasing LO telah kita beri tugas dengan pengelompokan sesuai bidang pelayanan kita, tentunya kita berharap mereka (LO) dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan maksimal kepada tamu-tamu kita," ujar Lenti kepada wartawan di Sekretariat Sub PB PON Jalan Raja Kecik Siak, kemarin. Dikatakannya, pihaknya telah mewanti-wanti seluruh LO untuk menghindari keluhan dari tamu terkait bidang pelayanan LO. "Tugas LO adalah pendampingan dan pelayanan prima terhadap para tamu, jadi komitmen ini yang kita pegang. Itulah makanya dalam perekrutannya dulu kita melakukan proses tes disusul pelatihan," katanya. Dikatakannya, dalam menempatkan petugas LO, pihaknya membagi di setiap areal konsentrasi atlet dan ofisial, seperti di hotel/penginapan atlet dan venue serta pendamping kontingen. (hrc/rus)

Polres Siak

: 0764-20110

Polsek Sungai Apit

: 0766-51050

Polsek Minas

: 0761-993444

Polsek Perawang

: 0761-91448

Koramil Sungai Apit

: 0766-51061

Koramil Minas

: 0761-508033

Koramil Perawang

: 0761-92919

Rumah Sakit Siak

: 0764-20011

Pemadam Kebakaran : 0764-322113 Kantor Pos dan Giro

: 0764-20347

Informasi

: 0764-20108

Telkom

: 0764-20000

PLN

: 0764-20073

Penanggung Jawab/Redaktur: IDRUS YAMIN

HUMAS

FOTO BERSAMA WAPRES - Bupati Siak Syamsuar foto bersama Wakil Presiden RI Boediono bersama dengan menteri, pimpinan lembaga, gubernur, bupati dan walikota se-Indonesia di Gedung Dharmapala Kementerian Keuangan RI, sesuai menerima penghargaan atas keberhasilan Kabupaten Siak meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2011.

Dibangun 2004, Pasar Sungai Apit Tak Difungsikan SUNGAI APIT (VOKAL)-Meski Pasar Sungai Apit yang terletak di Desa Seliau, Kecamatan Sungai Apit sudah dibangun dengan dana Pemprov Riau sejak tahun 2004 lalu, namun sampai saat ini pasar tersebut tidak juga difungsikan sebagaimana layaknya sebuah pasar untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Bangunan pasar tersebut saat ini sudah dipenuhi semak belukar. Abas, salah seorang tokoh pemuda Sungai Apit kepada wartawan sangat menyayangkan tidak difungsikannya Pasar Sungai Apit sejak dibangun sejak 2004 lalu. "Seakan pasar tersebut sarat dengan kepentingan karena ada pembebasan lahan areal pasar. Kita minta itu (pasar, red) difungsikan karena sudah semak samun

saat ini," katanya, Selasa (11/9). Abas heran, meski sudah pernah ditinjau Bupati Siak beberapa waktu lalu, namun sampai hari ini pasar tersebut juga tidak difungsikan. Dia menyayangkan dana yang sudah dikucurkan Pemprov Riau untuk membangun pasar tersebut menjadi siasia. "Coba dana tersebut dulunya untuk membangun rumah layak

Wakil Siak Raih Perunggu Ajang OSN SIAK (VOKAL)-Dunia pendidikan Kabupaten Siak kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tiga murid Sekolah Dasar (SD) dan satu guru berprestasi Kabupaten Siak berhasil meraih perunggu dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) mewakili Provinsi Riau di Jakarta. Mereka yang sudah mengharumkan nama Kabupaten Siak tersebut adalah Wenny Fitria, guru berprestasi studi bidang Matematika dari SMA Negeri 1 Tualang. Sedangkan tiga murid dari SD YPPI Perawang yakni IIham Alfitra, Ageng Anugerah mengikuti lomba bidang Matematika, dan Sheila mengikuti bidang IPA. "Alhamdullilah, satu orang guru yang mewakili Riau berhasil meraih perunggu, begitu juga tiga murid Kabupaten Siak mewakili Provinsi Riau berhasil memperoleh perunggu tingkat OSN di Jakarta kemarin," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Siak Kadri Yafis, Minggu (9/9). Dikatakannya, keberhasilan mereka berkat dukungan serta

kerja sama semua pihak yang terkait sehingga Siak berhasil mewakili Provinsi Riau dan meraih perunggu pada Olimpiade Sains Nasional. Kadri berharap prestasi ini dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan lagi ke depannya. Bagi guru-guru serta siswa lainnya, karena keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi untuk lebih terpacu lagi. Kadri menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru pembimbing, Surya yang telah membimbing ketiga muridnya tersebut hingga berhasil sampai ke tingkat nasional dan berhasil meraih perunggu. ‘’Kita juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua murid dan keluarga Wenny yang telah memberikan dukungan sepenuhnya serta kepada seluruh pihak yang terlibat di dalamnya,’’ ungkap Kadri. Sementara Kepala SMA 1 Tualang Lahadi berharap keberhasilan guru SMAN 1 Wenny hendaknya menjadi motivasi dan spirit bagi guru-guru lainnya. (rpc/rus)

LAPORAN:

ZULFAHMI / SIAK Huni (RLH), mungkin lebih bermanfaat dan banyak unit RLH yang dapat kita bangun," katanya. Ke depan, harapnya, pem-

bangunan yang akan dilakukan hendaknya dikaji dulu azas manfaatnya agar dana yang digunakan tidak mubazir. Sementara Basri, warga Sungai Apit mengatakan, selaku masyarakat sebenarnya bangga

dan senang jika banyak pembangunan yang direalisasikan di Kecamatan Sungai Apit. "Tapi tolonglah Pasar Sungai Apit itu difungsikan sebagaimana layaknya sebuah pasar," harapnya. (***)

2 Bulan 4 Warga Perawang Terserang DBD PERAWANG (VOKAL)-Masyarakat Perawang diimbau untuk meningkatkan kebersihan lingkungan guna mengantisipasi dampak dari pengaruh perubahan iklim saat ini, seperti terjangkitnya penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan diare. Dari data Puskesmas Perawang Kecamatan Tualang, dalam dua bulan terakhir (AgustusSeptember), sebanyak empat orang warga terjangkit DBD dan telah mendapatkan perawatan dari rumah sakit. ‘’Maka untuk mengantisipasi terjangkitnya penyakit ini, hendaknya masyarakat selalu me-

nerapkan kebersihan lingkungan di tempat tinggalnya masingmasing,’’ imbau Kepala Puskesmas Perawang dr Muslim, Senin (10/9). Menurut Muslim, pihak Puskesmas juga melakukan fogging di sekitar pemukiman masyarakat yang terkena DBD. Namun fogging tidak efektif memberantas nyamuk Aides aigepty. Masyarakat diimbau untuk mengutamakan kebersihan lingkungan dan selalu menerapkan 3-M. Muslim menjelaskan, berjangkitnya DBD berasal dari nyamuk yang lebih senang bersarang di air bersih, bukan di air

yang kotor. Untuk mengantisipasi, masyarakat harus selalu membersihkan dan menguras bak mandi, penampungan air serta menguburkan barangbarang bekas seperti kaleng yang tak mudah terbakar. Di samping itu, bagi masyarakat yang ada keluarganya atau tetangganya terkena DBD dan dirawat di rumah sakit, agar segera melaporkan kepada Puskesmas setempat disertai surat pernyataan dari rumah sakit supaya pihak Puskesmas mengetahui dan langsung melakukan penyemprotan atau fogging di kawasan terjangkit DBD. (rpc/rus)

HUMAS

FOTO BERSAMA - Wakil Bupati Siak Alfedri dan unsur Muspida Siak berfoto bersama dengan Johanes Wiharja (tengah), atlet Riau yang berhasil meraih medali emas cabang olahraga sepatu roda putera di lintasan venue sepatu roda PON XVIII di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Selasa (11/9). Perwajahan: ZULQIFLI


RABU

HARIAN VOKAL

11

12 September2012/25 Syawal 1433 H

Bupati Buka Pertandingan Tarung Drajat LINTAS

n Dihadiri 600-an Atlit dan Official

Bupati Gelar Welcome Party

BENGKALIS (VOKAL)-Sebanyak 600 orang atlet dan official dari seluruh provinsi yang mengikuti pertandingan tiga cabang olahraga (cabor) di Bengkalis hadir dalam acara welcome party yang diadakan Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh, di Lapangan Tugu Kota Bengkalis, Senin (10/9) malam. Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh dalam kata sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau tahun 2012 di Kabupaten Bengkalis berjuluk Negeri Junjungan. "Semoga saudara-saudara merasa aman dan nyaman selama berada di Bengkalis, ibu kota Kabupaten Bengkalis ini," kata Herliyan menyapa para hadirin. Dikatakan, pada PON XVIII, Kabupaten Bengkalis dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaran tiga cabang olahraga, yakni tarung drajat,voli pantai dan layar. Kepercayaan PB PON XVIII ini merupakan sebuah kehormatan tersendiri bagi Kabupaten Bengkalis. Sehingga Kabupaten Bengkalis berusaha semaksimal mungkin untuk mensukseskan perhelatan berskala nasional ini. Dalam kesempatan itu, Herliyan menyampaikan beberapa hal mengenai kondisi dan spesifikasi daerah Kabupaten Bengkalis. Secara geografis Kabupaten Bengkalis, mencakup daratan bagian Timur pulau Sumatera dan wilayah kepulauan, dengan luas 7.773,93 km2. Pada kesempatan itu, ia juga tak lupa menyakinkan para kontingen bahwa pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi yang terbaik sebagai tuan rumah. Namun, ia juga minta maaf jika ada kekurangan disana sini. "Saya berpesan kepada seluruh kontingen PON XVIII Riau tahun 2012, jika menemukan hal-hal yang dirasakan masih kurang agar berkoordinasi dengan panitia pelaksana maupun petugas di lapangan. Saya berharap seluruh atlet, official dan wasit menjunjung tinggi fair play," ujarnya (hrc/rud)

Pemkab Diminta Optimalisasi BSSR

BENGKALIS (VOKAL)-Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Dr H Rizal Djalil meminta Pemkab Bengkalis melakukan optimalisasi pelabuhan Selatbaru atau lebih dikenal dengan sebutan Bandar Sri Setia Raja (BSSR). Dengan optimalisasi, diharapkan arus barang dan orang di pelabhan internasional tersebut bisa berjalan lancer. Hal itu disampaikannya di sela-sela kunjunganya ke BSSR Dikatakan, geografis Bengkalis yang begitu strategis harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Pemerintah Daerah. "Tadi saya baru berkunjung ke pelabuhan Selatbaru bersama pak Bupati. Saya hanya sampaikan, agar pelabuhan itu bisa dioptimalkan agar pemanfaatannya bisa maksimal, baik untuk arus barang maupun penumpang," ujar Rizal. Bagaimana teknis optimalisasi ke depan, kata Rizal Bupati Bengkalis yang lebih memahami hal itu. Yang penting katanya, bagaimana bangunan yang ada dan begitu megah bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Bengkalis. (hrc/rud)

Kantor Bupati Sekretariat DPRD:

: 0766-21258 0766-7008003

Polres

: 0766-23390

Polsek

: 0766-21110

Puskesmas

: 0766-21330

Kantor Pos

: 0766-21015

Kejaksaan Negeri

: 0766-21122

Pengadilan Negeri

: 0766-21031

RSUD

: 0766-21066

PLN

: 0766-21777

Kesbang & Infokom

: 0766-21057

Penanggung jawab/redaktur: BAKHTARUDDIN

n Ditandai Pemukulan Gong BENGKALIS (VOKAL) - Ditandai dengan pemukulan gong, Bupati Bengkalis Herliyan Saleh, Selasa, (11/9) sekira pukul 10.45 WIB membuka pertandingan cabang olahraga (cabor) tarung drajat, Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Gedung Olahraga (GOR) Perkasa Alam Sport Hall (PASH), Jalan Arif Rahman-Bengkalis. Herliyan Saleh yang juga selaku Ketua Umum Sub PB PON XVIII Riau dalam sambutanya tak lupa mengucapkan rasa terimaksihnya kepada segenap unsur panitia dan semua pihak yang

telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan PON XVIII Riau, khususnya di Kabupaten Bengkalis yang menjadi tuan rumah cabor tarung derajat, voli pantai dan layar.

LAPORAN: ANDRIAS/BENGKALIS "Momentum penyelenggaraan PON XVIII Riau 2012 ini, hendaknya dapat dijadikan sebagai ajang untuk silahturahmi, sehingga mampu meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Saya yakin dan percaya, saudara-saudara datang ke sini dengan membawa semangat menang dan menjadi sang juara. tentunya, untuk mencapai sebuah prestasi bergengsi di ajang olahraga nasional ini, saudarasaudara sudah berlatih keras dan

disiplin, profesional dan berdedikasi tinggi,” paparnya. Usai menyampaikan sambutannya, Herliyan Saleh, didampingi Wakil Bupati H Suayatno, pendiri seni bela diri tarung drajat, H Ahmad Derajat dan disaksikan seluruh kontingen memukul gong tanda dimulainya pertandingan tarung drajat yang diikuti 21 Provinsi dengan 103 orang atlet dan 51 official. Disela-sela pembukaan, Ketua Panitia Pelaksana cabor tarung drajat H Salfian Daliandi mengatakan, pada PON XVIII ini tarung drajat mempertandingan 10 no-

mor yang dimulai hari ini sampai tanggal 13 September mendatang memperebutkan 10 medali emas, 10 perak, dan 19 perunggu. Dari 10 nomor yang dipertandingkan itu terdiri dari, tarung bebas putra sebanyak 7 kelas, masing-masing kelas (49,1-52 Kg), (52,1-55 Kg), (55,1-58 Kg), (58,1-61 Kg), (61,1-64 Kg), (64,167), dan (67,1-70). Tarung bebas puteri sebanyak dua kelas, yakni kelas 0-52 kg, dan kelas 52, 1-56,8 Kg. Sedangkan pada gerak seni terdapat 1 kelas dan gerak tarung beregu campuran 4 orang terdiri dari 2 putra dan 2 putri.(***)

andrias

BUPATI Bengkalis H Herliyan Saleh didampingi Wabup H Suayatno, Kajari Mukhlis, Ketua DPRD Jamal Abdillah, Kapolres, AKBP Toni Ariadi Effendi, Sekda H Asmaran Hasan, dan pengurus KODRAT pusat AA Drajat, dan Panpel, saat memukul gong sebagai tanda diresmikannya pertandingan cabang olahraga Tarung Drajat PON XVIII Riau di GOR Perkasa Alam Sport Hall Bengkalis, Selasa (11/9).

Terpeleset, Bocah Hanyut di Sungai Taher BENGKALIS (VOKAL) - M Fahrian Dika Adha (1,9) anak dari Sunar, warga Jalan Pramuka, RT 2 RW 2, Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis akhirnya menghembus terakhirnya di rumah sakit. Ia terjatuh dan tenggelam saat bermain di anak Sungai Taher, Desa Air Putih, Senin (10/9). Informasi yang diterima dari orang tua Korban menyebutkan, bahwa korban saat itu sedang bermain bersama kakaknya bernama Tama (4) di anak Sungai Taher di belakang rumah. Saat itu arus anak Sungai Taher dalam dan deras. Tina kaki kecil Adha terpeleset dan iapun jatuh ke dalam sungai. Melihat sang adik terpeleset dan terbawa arus, kakak korban langsung melaporkan kejadian itu kepada ibunya. Spontan sang Ibu korban kaget dan langsung meminta pertolongan warga untuk mencari korban. "Kejadian itu diketahu oleh ibu korban sekitar pukul 16.00 WIB di tepi Sungai Air Putih. Lokasi Sungai itu sekitar empat meter dari belakang rumah korban," kata Uzi tetangga korban kala itu berada di tempat kejadian. Setelah kurang lebih setengah jam pencarian di tepi anak Sungai Taher juga dibantu wargasekitar, lanjut Uzi menceritakan. Barulah korban ditemukan sekitar 1 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP).

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis dan langsung ditangani oleh dr Asmala Sari. Namun, ternyata korban sudah tak bernyawa diduga korban sudah menginggal saat ditemukan warga. Menurut Asmala sari, korban sampai di RSUD sekitar pukul 16.55 WIB Dan langsung ditangani tim medis. Namun akhirnya, setelah diperiksa dengan peralatan dokter memastikan kalau bocah malang itu sudah tidak bernyawa lagi. "Dilihat secara fisik, korban sudah tidak bernyawa lagi. Namun tim kita tetap melakukan pemeriksaan secara maksimal dengan peralatan yang ada. Kita telah bekerja dengan maksimal dan sesuai dengan prosedur," terang dr Asmala Sari. Ditempat terpisah, Kapolsek Bengkalis, Kompol Anwit R ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurut Anwit, korban terjatuh di anak Sungai Taher yang berada dibelakng rumah korban. "Memang benar, Kita (personil polsek,red) bersama warga dibantu oleh tim SAR Kabupaten Bengkalis melakukan pencarian terhadap korban. Dan sekitar pukul 15.00 WIB korban ditemukan sekitar 700 meter dari tempat korban jatuh, kemudian korban langsung di bawa ke RSUD dan dinyatakan meninggal Dunia," kata Anwit R.(ias)

Bupati Bengkalis Lantik 5 Pejabat Eselon II BENGKALIS (VOKAL) -Dalam rangka mengisi kekosongan jabatan eselon II, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh melantik lima orang pejabat eselon II. Acara pelantikan itu dilaksanakan di lantai IV Kantor Bupati, Selasa (11/9). Tiga dari lima jabatan eselon II yang dilantik, sempat kosong dan hanya diisi pelaksana tugas dan pelaksana harian, seperti Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi yang sebelumnya dijabat Arman AA sebagai plh, dipercayakan kepada Emri Juliarnis sebagai pejabat definitif. Kemudian Direktur RSUD Bengkalis dipercayakan kepada Dr Zulkarnaen dan H Hermizon yang sebelumnya Plt Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi didefinitifkan menempati jabatan tersebut. Dua pejabat eselon II lainnya yang dilantik adalah Erwin Achyar sebagai Kepala Balitbangda, menggantikan H Mustafa. Erwin sebelumnya menjabat Kabag Penyusunan Program, sementara Mustafa dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Hukum.

Bupati dalam pengarahannya mengungkapkan bahwa tiga jabatan eselon II yang selama ini kosong, karena untuk mengisi dan mendudukkan pejabat pada SKPD tersebut membutuhkan sedikit waktu agar pengangkatan pejabat struktural itu benar-benar dipandang patut dan layak menduduki jabatan tersebut. “Jabatan struktural merupakan jabatan strategis dalam organisasi pemerintahan, yang lebih banyak menjalankan fungsi manajemen, berupa perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengarahan serta pengendalian atau pengawasan. Dengan demikian pejabat struktural memberikan pengaruh yang sangat signifikan bagi keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan pembangunan,” ujar Bupati. Memperhatikan betapa strategisnya jabatan struktural, Herliyan mengaku sangat berhati-hati dalam memilih dan mendudukkan seorang pegawai duduk dalam jabatan struktural terutama untuk tingkatan pimpinan SKPD yang ada di Pemkab Bengkalis. (ias)

Kesbangpolmas Sosialisasi Bahaya Narkoba di Rupat RUPAT (VOKAL)-Guna terhindar dari pengaruh penyalahgunaan minuman keras dan narkoba dikalangan pelajar dan remaja harus menerapkan pola hidup sehat dan suka berolah raga. Wejangan tersebut merupakan penggalan kata sambutan Wakil Bupati Bengkalis H Suayatno yang dibacakan oleh Camat Rupat (Batu Panjang,red), Yusrizal saat membuka sosialisasi Penyuluhan pencegahan peredaran/penggunaan minuman keras dan narkoba di Batu Panjang. Kegiatan ini ditaja Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolmas) Kabupaten Bengkalis, Selasa (11/9), diikuti 50 orang peserta terdiri dari 28 siswa SMA,SMK,SMA 2 dan Madrasah Aliyah dan 22 orang pemuda dan tokoh masyarakat. Hadir dalam kegiatan itu, Ca-

mat Bantan, Jamaluddi dan staf dan seluruh panitia penyelenggara dari Kesbangpolmas Kabupaten Bengkalis, tim medis serta aparat Polsek Bantan.Sedangkan selaku nara sumber, Kasat Narkoba Polres Bengkalis, AKP Willy Kartamah, dr Nora dari Puskesmas Kecamatan Rupat, dan Drs H Saripundin, SH, dari Departemen Agama Kabupaten Bengkalis. Menurut Yusrizal, penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) sangat berpotensi merusak akhlak dan menimbulkan dekadensi moral bagi pemakai. Untuk itu, ia berharap para peserta penyuluhan serius mengikutinya. Untuk tahun depan, Yusrizal, akan mengadaan penyuluhan tentang bahaya narkoba di tiap desa yang ada di kecamatan masing-masing.

Ia juga membeberkan angka kasus narkoba di Kabupaten Bengkalis menunjukan grafik menaik. Saat ini Bengkalis yang juga disebut Negeri Junjungan tersebut menjadi sasaran empuk tujuan peredaran narkoba. Situasi ini harus segera di antisipasi oleh Pemkab Bengkalis dan seluruh elemen masyarakat dengan melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba. Sebab, saat ini di Bengkalis bahya narkoba sudah merambah ke seluruh pelosok desa. "Penyalahgunaan Narkoba mempunyai dampak negative bagi generasi muda, narkoba bisa merusak jaringan otak dan daya piker serta berpotensi pula menimbulkan niat jahat bagi para penggunanya, apalagi yang sudah ketergantungan, karena para pemakai barang terlarang ini sudah tidak bisa berpikir normal," ucapnya. (ias)

andrias

KASAT Narkoba Polres Bengkalis, AKP Willy Kartamah menyampaikan materinya dalam penyuluhan pencegahan peredaran/penggunaan Narkoba, Selasa (11/9) di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Perwajahan: RINTO HARMIKO


12

HARIAN 24 Maret 2012/1 Jumadil Awal 1433 H SABTU VOKAL

RABU

12 September 2012/25HARIAN Syawal 1433 H VOKAL

LINTAS

Ketua KUD RM Diaudit Internal

RENGAT (VOKAL)-Menyusul adanya dugaan penyimpangan dana yang menyebabkan sejumlah anggota kelompok pada KUD Rahayu Makmur (RM) tersendat gajinya, akhirnya Ketua KUD RM Sunardi diaudit secara internal KUD RM Desa Bukit Lipai, Kecamatan Batang Cenaku.  Berdasar hasil audit internal yang dilaksanakan belum lama ini, diketahui dana sebesar Rp10,5 miliar tidak dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi. Ketua tim audit internal KUD Rahayu Makmur Marwan mengatakan, dirinya bersama Ketua II Indro Suryo Wibowo, Sekretaris I Imron Efendi Sekretaris II Nur Safaat, Bendahara Ahmad Fauzi dan 7 orang anggota tim lainnya telah melakukan pemeriksaan terhadap Ketua KUD RM yang selama ini dicurigai anggotanya melakukan penyimpangan dana. Berdasar hasil audit itu, terang Marwan, pihaknya meminta Ketua KUD RM Sunardi agar meluruskan persoalannya. Karena banyak pengeluaran dana KUD yang kurang jelas peruntukannya. Akibat tidak jelasnya keuangan di KUD itu, imbuhnya, bulan Juni 2012 sebanyak 727 anggota KUD RM tidak menerima gaji. Setelah terjadi keributan menjelang Lebaran Idul Fitri 1433 H lalu, barulah para anggota tersebut diberikan kompensasi gaji berupa pinjaman sebesar Rp1juta per anggota. “Artinya hingga saat ini gaji anggota masih belum dibayarkan,” kata Marwan. Ketua KUD RM Bukit Lipai, Kecamatan Batang Cenaku Sunardi saat dikonfirmasi via ponselnya tidak banyak memberi komentar. Sementara, Kepala Desa Bukit Lipai Juri Handoko yang dihubungi di kediamannya belum lama ini mengatakan, pihak masih akan merapatkan hal ini bersama anggota dan pengurus KUD RM. Sehingga diputuskan apakah lesapnya uang KUD mencapai Rp10,5 miliar itu disedekahkan saja secara iklas untuk Sunardi atau diselesaikan secara hukum.(frs)

Pembangunan RKB Capai 37 Persen

RENGAT (VOKAL)-Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Asriyan mengatakan, penyerapan pembangunan fisik ruang kelas belajar (RKB) baru sebanyak 200 RKB yang diprogramkan dalam APBD murni Inhu tahun 2012 sudah berjalan sebesar 37 persen. Hal ini disampaikan Asriyan kepada Vokal, Selasa (11/9) di Kantor DPRD Inhu usai menghadiri rapat paripurna DPRD Inhu. Dikatakan, pembangunan fisik RKB itu, mulai dari gedung SD hingga SMU sebanyak 200 RKB terus digesa pihak rekanan. “Pembangunan RKB ini merupakan prioritas Pemkab Inhu demi kelancaran dunia pendidikan di Inhu ke depannya. Kita juga mendapat suntikan dana dari Alokasi Dana Khusus (DAK, red) sebanyak Rp27 miliar yang dialokasikan dalam kegiatan pembangunan fisik, alat peraga didik dan rehap serta pembangunan RKB,” ujar Asriyan. Selama ini, jelasnya, ruang belajar anak didik tingkat SD hingga SMU di Kabupaten Inhu masih kurang. Disdik Inhu tidak mengusulkan penambahan anggaran untuk pembangunan fisik dalam APBD Perubahan tahun 2012 ini dengan alasan waktunya yang sudah mepet. “Namun dalam APBD murni tahun 2013 mendatang pembangunan RKB dan pembangunan lainnya yang masih kurang akan diusulkan. Saat ini kita tengah menyusun programnya,” terang Asriyan. (obr)

HUMAS

KUNJUNGI ATLET-Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto mengunjungi panitia dan atlet terjun payung di Bandara Japura, Kecamatan Lirik, Inhu, belum lama ini.

Sekretariat Daerah : 0769-341009 Sekretariat DPRD : 0769-311341 Pengadilan Negeri Rengat: 0769-341059 Pengadilan Agama Rengat : 0769-341102 Kejaksaan Negeri Rengat :0769-341271 PDAM : 0769-21634 Kantor Satpol PP : 0769-341137 Kodim 0302 Inhu : 0769-21035 Polres Inhu : 0769-21110 Polsek Peranap :0769-561110 Polsek Lirik : 0769-41033 Polsek Pasir Penyu : 0769-41110 RSU Indrasari Rengat :0769-341066 Penanggung Jawab/Redaktur: DELFI INDRA

HUMAS

DI ANTARA SISWA SD-Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto duduk diantara siswa-siswi SDN 022, Desa Sungai Baung, usai melantik Kepala Desa Sungai Baung, Kepala Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat dan Kepala Desa Beligan, Kecamatan Seberida di Kantor Kepala Desa Sungai Baung, belum lama ini.

r Fraksi Gabungan Bersatu Minta TAPD Lakukan Perbaikan

Hasil Rapat Banggar dengan Nota Keuangan RAPBD-P Berbeda RENGAT(VOKAL)-Anggota Fraksi Gabungan Bersatu DPRD Inhu Arifuddin Ahalik mengungkapkan, nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Inhu tahun 2012 yang dibacakan Bupati Inhu Yopi Arianto dalam sidang paripurna DPRD Inhu, Senin (10/9) lalu terdapat selisih angka antara hasil rapat Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Inhu dengan nota RAPBD-P yang dibacakan Bupati.

Untuk itu dia meminta TAPD segera melakukan perbaikan. Arifuddin yang dikonfirmasi Vokal usai pelaksanaan rapat paripurna DPRD Inhu, Selasa (11/9) di kantor DPRD Inhu mengatakan, dalam nota keuangan RAPBD-P yang dibacakan Bupati Inhu tanggal 10 September lalu terdapat keanehan, dimana berdasar hasil rapat antara Badan Anggaran (Banggar ) DPRD Inhu dengan TAPD Inhu akhir Agustus lalu angka APBD-P Inhu sebesar Rp1,281 triliun lebih. Sementara yang dibacaka Bupati Inhu se-

besar Rp1,270 triliun. Dengan demikian terdapat selisih angka sebesar Rp11 miliar. “Selisihnya cukup banyak, mencapai belasan miliar rupiah. Terjadinya selisih Rp11 miliar tersebut bukan tidak mungkin karena kesalahan entri dilakukan yang dilakukan TAPD Inhu. Oleh karena itu kita mengharapkan TAPD Pemkab Inhu melakukan koreksi kembali. Untuk itu nota RAPBD-P tersebut akan dikembalikan ke Pemkab Inhu,” terangnya. Selain itu, kata Arifuddin, pihaknya sangat memberi apre-

LAPORAN:

OBRIN / INDRAGIRI HULU siasi kepada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Inhu atas keberhasilannya melakukan peningkatan pendapatan asli daerah PAD tahun ini yang jumlahnya cukup signifikan. PAD yang disampaikan sebelumnya angkanya sebesar Rp53 miliar. Namun dalam penyampaian nota keuangan angkanya hanya Rp43 miliar saja. “Sehingga PAD Inhu mengalami kekurangan sebesar Rp10 miliar,” kata Arifuddin. Mengenai penyerapan kegiatan pembangunan yang diprioritaskan dalam APBD tahun 2012, khususnya pada Dinas Pendidikan (Disdik) Inhu, imbuhnya, perlu ditingkatkan lagi. Baik peningkatan fasilitas maupun kualitas pendidikannya. Pembangunan ruangan kelas belajar (RKB) yang telah dianggarakan sekitar 200 RKB pada APBD murni tahun 2012, hingga saat ini belum terealisasi dengan baik.

r Tanggapan DPRD tentang Nota Keuangan RAPBD-P

Fraksi Dewan Sorot  Kinerja Pemerintah Kabupaten Inhu RENGAT (VOKAL)-Sejumlah fraksi di DPRD Inhu menyoroti kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu tahun 2012 ini. Sorotan itu disampaikan masingmasing fraksi DPRD Inhu dalam rapat paripurna dewan berisi agenda penyampaian pandangan umum dewan terhadap nota keuangan Rancangan APBD Perubahan (RAPBD-P) Inhu tahun 2012, Selasa (11/9) di ruang rapat Kantor DPRD Inhu. Dalam pandangan Fraksi Golkar yang disampaikan Suradi disebutkan, pada nota keuangan rancangan RAPBD-P Inhu tahun 2012, khususnya pada poin pendapatan daerah, pihaknya sangat apresiasi dengan kinerja Dispenda Inhu karena berhasil meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Kendati demikian, ia mengkritik kinerja para staf pada sejumlah SKPD yang dinilai masih kurang, sehingga beberapa kegiatan di lapangan masih kurang optimal.Mengenai sejumlah proyek fisik yang lamban dikerjakan rekanan kontraktor, pihaknya meminta Pemkab Inhu agar mengambil tindakan tegas. Sehingga pekerjaan tersebut selesai tepat waktu. Kemudian, mengenai proses pelaksanaan program kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang masih menuai keluhan masyarakat, khususnya masyarakat di desa terisolir, pihak-

nya meminta SKPD terkait agar melakukan jemput bola. Hal itu dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum melakukan rekam data e-KTP. Pandangan Fraksi Golkar Plus yang disampaikan juru bicaranya Sugeng menilai fungsi APBD yang telah disahkan jarus dilakukan otoritas, khususnya dalam perencanaan dan pendistribusiannya. Hal itu dinilai sangat penting karena kebijakan manajemen dalam penggunaan APBD mencerminkan keharmonisan semua pihak dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Inhu. Oleh karena itu, dalam APBDP Tahun 2012 ini diharapkan seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Inhu tidak mengusulkan kegiatan fisik dengan dana besar. Karena waktu yang tersisa sudah sangat sempit. Menyangkut sarana dan prasarana dalam APBD-P ini, Sugeng berharap pemanfaatannya dapat menyentuh langsung kepada masyarakat, khususnya pada beberapa kecamatan yang kesulitan air bersih akibat musim kemarau panjang. Ke depan, menurutnya, pihak PDAM harus melakukan pembangunan dalam menyalurkan air bersih kepada masyarakat. Fraksi Gabungan Suara Perjuangan Bersatu dalam pandangan umumnya yang disampaikan juru bicaranya Asman mem-

pertanyakan landasan Pemkab Inhu melakukan pengecekan perubahan. Hal itu dikarenakan masih banyak kegiatan yang belum maksimal dilaksanakan, khususnya masalah belanja langsung. Penyerapan fisik APBD murni tahun 2012 sendiri masih dalam proses lelang pada masing-masing SKPD lingkungan Pemkab Inhu. Terkait pelaksanaan kegiatan fisik saat ini, menurutnya, sebagian masih belum sesuai dengan yang diharapkan masyarakat. Mengenai PAD, dia meminta Dispenda Inhu menunjukkan database sumber-sumber PAD, sehingga sumber-sumber PAD selama ini menjadi jelas. “Kita juga meminta SKPD agar membuat kegiatan program pembangunan yang didanai APBD murni tahun 2013 mendatang. Kita meminta program tersebut lebih mengutamakan pembangunan yang menyentuh langsung kepada masyarakat. Yang tidak kalah penting, SKPD diminta tidak merobah anggaran yang sudah disahkan tanpa ada persetujuan DPRD Inhu. Karena APBD itu disahkan DPRD. Rapat paripurna itu dipimpin Wakil Ketua I DPRD Inhu Arwan Citra Jaya, serta dihadiri Bupati Inhu Yopi Arianto, Wakil Bupati Inhu H Harman Harmaini, Sekdakab Inhu Raja Erisman, para asisten, kepala badan, dinas dan kantor di lingkup Pemkab Inhu serta unsur Muspida Inhu. (obr)

Terkait kinerja Dinas Kesehatan (Diskes) Inhu, katanya, pekerjaan rehab bangunan rumah sakit hendaknya lebih digesa penyelesaiannya. Pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang sangat dinantikan

masyarakat pedesaan juga harus digesa. Dia juga meminta pembangunan Puskesmas di Pasir Penyu yang saat ini sudah menjadi Puskesmas rawat inap 24 jam harus mendapat prioritas.(***)

RENGAT (VOKAL)-Desa Sanglap, Kecamatan Batang Cinaku, Kabupaten Idragiri Hulu (Inhu) selama 20 tahun ini sangat minim pembangunan. Kondisi tersebut menyebabkan Desa Sanglap sangat tertinggal jika dibandingkan dengan desa-desa lainnya di Inhu. Kepada sejumlah wartawan di DPRD Inhu, Selasa (11/9), Kepala Desa (Kades) Sanglap Hasan Basri mengatakan, sarana dan prasarana jalan poros yang penting dalam aktifitas perekonomian masyarakat serta sarana penghubung mereka dengan desa lainnya, kondisinya sangat memprihatikan. Saat ini jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan. “Begitupun kondisi jembatan yang terdapat pada dua titik juga sangat memprihatinkan. Papan jembatan tersebut sudah seharusnya diganti.Oleh karena itu kita meminta pemerintah daerah

melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU,red) Inhu agar mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan sepanjang 18 kilo meter di Desa Sanglap. Karena jalan tanah tersebut  hingga saat ini belum bisa dilalui kendaraan untuk mengangkut hasil pertanian akibat badan jalan itu rusak parah,” tuturnya. Selain masalah jalan, imbuhnya, jembatan yang terdapat pada dua titik di desa itu butuh dibangun secara permanen untuk mendukung kelancaran lalu lintas masyarakat. Di tempat terpisah, Kepala Dinas PU Inhu H Asmara HK saat dikonfirmasi Vokal mengatakan, untuk menyikapi keluhan masyarakat desa tersebut dalam waktu dekat ini pihaknya akan menurunkan tim untuk meninjau kondisi jalan dan jembatan itu. (obr)

Desa Sanglap Minim Pembangunan

Arifuddin Minta Polres Inhu Tingkatkan Keamanan RENGAT (VOKAL)-Anggota DPRD Indragiri Hulu (Inhu) Arifuddin Ahalik meminta Polres Inhu agar lebih meningkatkan keamanan pada sejumlah titik rawan di Kabupaten Inhu. “Apalagi pasca terjadinya perampokan pada hari Minggu (9/9) lalu yang menewaskan satu orang akibat ditembak perampok di Pasar Air Molek, masyarakat dicekam perasaan tak aman,” kata Arifuddin kepada Vokal usai menghadiri rapat paripurna DPRD Inhu, Selasa (11/9) di kantor DPRD Inhu. Dikatakannya, permintaan agar dilakukannya peningkatan keamanan pada titik rawan itu juga telah disampaikan dalam rapat paripurna tersebut melalui pandangan umum fraksinya. “Dalam satu minggu ini saja telah terjadi dua kali kasus perampokan. Pertama kasus perampokan toko mas di Pasar Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu pada hari Minggu (9/9) lalu. Perampokan itu terjadi siang bolong. Kemudian terjadi lagi perampokan pada hari Senin (10/ 9) malam di Desa Kelawat, Kecamatan Sei Lalak, dimana korban perampokan itu masih terbaring di rumah sakit Ibnu Sina Air Molek.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi terjadiknya aksi perampokan di Inhu, bahkan hingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, tidak terlapas dari dukungan moril dan materil Pemkab Inhu dalam menunjang kinerja Polri melaksanakan tugasnya di lapangan,” kata Arifuddin. Menyikapi hal itu, Kapolres Inhu AKBP Hermansyah yang dikonfirmasi usai menghadiri rapat paripurna dewan mengatakan, apa yang disampaikan Fraksi Gabungan Bersatu tersebut yang meminta dukungan Pemkab Inhu mendukung tugas kepolisian, pihaknya sangat berterima kasih. Apalagi sarana dan prasarana yang dimiliki Polres Inhu belum mencukupi, diantaranya kendaraan dan mobil patroli yang masih kurang. “Di atas lima tahun perlu dilakukan peremajaan kendaraan patroli tersebut. Dengan adanya pandangan umum yang disampaikan fraksi dengan maksud adanya perhatian dari Pemkab Inhu, kami sangat berterima kasih,” sebutnya. Terkait kasus perampokan toko emas di Pasar Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu, sebutnya, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. (obr) Perwajahan: Hasan


13 RABU

HARIAN VOKAL

12 September 2012/25 Syawal 1433 H

LINTAS Disdik Taja Sosialisasi Pendataan Pendidikan MERBAU(VOKAL)-Para pelaku pendidikan dan jajaran UPTD dari tiga kecamatan yakni Merbau, Pulau Merbau dan Putri Puyu, mengikuti soasialisasi pendataan pendidikan yang diselengarakan oleh Dinas Pendididkan Kabupaten Kepulauan Meranti, di aula Kantor Camata Merbau, Selasa (11/9). Sosialisai ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Hadir dalam sosialisasi tersebut Kabid Pendidikan Dasar Kamaruddin mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti Bakhtiar dan Direktorat Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Jakarta Wahyu Surakusumah. Kabid Pendidikan Dasar Kabupaten Kepulauan Meranti Kamaruddin dalam sambutannya mengatakan, sosialisasi pendataan pendidikan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas mutu pendididkan khususnya  pada wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. “Kepala sekolah diharapkan dapat berlombalomba dan bersaing untuk meningkatkan mutu pendidikan di masing-masing kecamatan. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca anak-anak didik,” harap Kamaruddin.  Pada kesempatan itu, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti juga mengimbau seluruh kepalah sekolah untuk tidak melakukan pungutan uang terhadap murid dan orang tua/wali murid, karena anggaran sudah disiapkan oleh pemerintah seperti dana BOS. “Anggaran tersebut harus dikelola secara baik dan harus transparan. Dalam mengelola dana BOS, pihak sekolah hendaknya melibatkan langsung komite sekolah itu sendiri,” ingatnya. Dalam kesempatan itu juga, Kamaruddin mengingatkan kepada seluruh kepala sekolah agar dapat membuat SPj yang jelas dalam penggunaan dana BOS. Penggunaan dana BOS juga harus didukung dengan bon, faktur dan kwitansi, agar dapat dipertanggung jawabkan. Sementara itu, kedatangan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan Nasional Wahyu Surakusumah ke Kabupaten Kepulauan Meranti adalah untuk menitoring penyaluran dana bantuan siswa miskin (BSM), mulai dari tingkat pusat sampai pada tingkat Kabupaten. “Saya ingin memonitoring dan mengetahui secara langsung bagaimana proses penyaluran dana BSM yang sudah dikucurkan, karena ada sedikit perbedaan dalam mekanisme penyaluran dana antara tahun 2011 dengan tahun 2012 ini,” ucapnya. (swl)

r Realisasikan Tanaman Kehidupan

Tim Terpadu Cari Format Tepat

SELATPANJANG(VOKAL)-Tim Terpadu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti sedang mencari format yang tepat untuk merealisasikan tanaman kehidupan seluas 3.000 hektar oleh PT RAPP di Pulau Padang, Kecamatan Merbau dan Kecamatan Tasik Putri Puyu. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kepulauan Meranti Mamun Murod saat ditemui di ruangannya, Senin (10/9) lalu. Katanya, hal ini dilakukan agar nantinya setelah tanaman kehidupan ini terealisasi benar-benar menjadi pemicu peningkatan ekonomi masyarakat di Pulau Padang. “Pastinya sebelum direalisasikan, kita akan duduk bersama dan mencari format pengelolaan tanaman kehidupan seluas 3.000 ha ini. Termasuk dalam menentukan jenis tanaman yang akan ditanam di sana. Kita menginginkan keputusan nanti benar-benar berdasarkan kebutuhan di sana, bukan sepihak saja,” jelas Murod. Menurutnya pengelola tanaman kehidupan harus pihak profesional yang handal. Sehingga hasilnya nanti benar-benar tampak nyata dan mampu mengangkat perekonomian masyarakat. “Bisa lewat koperasi ataupun badan usaha. Namun yang pasti hendaknya harus dikelola pihak profesional yang mampu memanej dan mengelola hasil tanaman kehidupan yang tidak sedikit ini nantinya,” ujarnya. Ia juga berharap agar operasional HTI di Pulau Padang oleh PT RAPP dapat berjalan lancar, tanaman kehidupan seluas 3000 hektar tersebut harus direalsiasikan segera. Sehingga wujud nyata kepada masyarakat benar-banar dirasakan.  ”Bukan hanya persoalan itu saja, termasuk persoalan saguhati lahan, tata batas dan lainnya juga akan dibahas. Kita akan segera agendakan dengan seluruh Kades, pihak perusahaan dan sejumlah tokoh masyarakat,” ujarnya. (swl)

Kades Akui Tilap Uang ADD r Sudah Kembalikan Rp53 Juta Melalui Kas Daerah RANGSANG(VOKAL)-Kepala Desa Penyagun, Kecamatan Ransang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Saharudin, mengakui telah menyalahgunakan alokasi dana desa (ADD) Penyagun tahun 2010 dan 2011 lalu. Dirinya pun mengaku telah mengembalikan uang itu melalui rekening kas daerah. LAPORAN:

SYAWAL/KEPULAUAN MERANTI

Seperti diketahui, Kades Penyagun Saharudin dilaporkan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat, karena

diduga telah mentalahgunakan uang ADD tahun 2010 dan 2011 lalu. Hal ini diketahui setelah dilakukannya pemeriksaan oleh Inspektorat Kepulauan Meranti, belum lama ini. “Saya sudah kembalikan uang

tersebut ke rekening kas daerah, jumlahnya sebesar Rp53 juta. Itu saya lakukan setelah pemeriksaan oleh pihak Inspektorat beberapa waktu lalu,” kata Saharudin yang dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (11/9) siang. Saharudin mengaku dirinya sangat lemah dalam membuat Surat Pertanggungjawaban (SPj) penggunaan ADD. Akibatnya, dana yang telah dipakai untuk pembangunan infrastruktur dan keperluan honorer aparatur desa tidak terlaporkan dengan baik di dalam SPj.

Hal itu pula yang menjadi temuan oleh Inspektorat dan menimbulkan gejolak di masyarakat. Saharudin juga memaklumi adanya pro dan kontra di masyarakat terhadap kepemimpinannya. Sehingga hal itu tetap tidak akan bisa terelakkan. ‘’Dana yang saya kembalikan itu sebenarnya untuk rehab jembatan yang kini terbengkalai. Tapi karena masyarakat sudah mulai ribut, lebih baik saya kembalikan saja,’’ ucap Saharudin lagi sambil menyesalkan sikap sebagian masyarakat yang selalu menudingnya bersalah tanpa melakukan mu-

syawarah. Sementara itu, Ketua BPD Penyagun, Nasir yang dikonfirmasi tentang hal ini membenarkan bahwa dirinyalah yang telah melaporkan penyalahgunaan ADD tersebut ke Inspektorat. Upaya hukum itu ia lakukan setelah terjadinya gejolak dan desakan dari masyarakat yang menginginkan agar uang ADD itu segera dikembalikan. “Namun, laporan yang dibuat tidaklah sampai ke tingkat Kejaksaan, karena kita hanya mengharapkan agar Kades Penyagun sadar akan kesalahannya dan mau memperbaikinya,” ungkapnya. (***)

BUPATI Kepulauan Meranti Irwan Nasir (kiri) melantik komisaris PT Bumi Meranti yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) , Senin (10/9) malam di salah satu hotel di Selatpanjang.

SYAWAL

Bupati Lantik Komisaris 250 Lulusan SLTA Dapat Beasiswa r Bupati Buka Pembekalan PTT 1 Widya Informatika PT Bumi Meranti SELATPANJANG(VOKAL)Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir melantik Komisaris Utama dan dua komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Meranti, Senin (10/9) malam di salah satu hotel di Selatpanjang. Usai pelantikan ini, BUMD ini bisa langsung beroperasi. PT Bumi Meranti memiliki beban sebagai motor penggerak peningkatan perekonomian di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Beban berat tersebut tersemat di pundak Komisaris Utama Edi Syaputra Rab, dan dua komisaris lainnya yakni Khairul Zainal dan Marisyam. Dalam sambutannya, penunjukan komisaris ini bukan asalasalan. Walaupun ini merupakan perusahaan milik pemerintah daerah, namun pengelolaannya seperti perusahaan swasta dan beroperasi secara komersil atau mencari keuntungan. Sehingga betul-betul dapat menjadi motor penggerak perekonomian di Kepulauan Meranti ini nantinya. “Kita menginginkan komisaris dan jajaran direksi dapat bekerja maksimal untuk mengelola seluruh potensi yang ada di Kepulauan Meranti. Seperti, pengelolaan Migas yang belum dikelola dengan maksimal, kebutuhan pokok masyarakat, dan potensi sumberdaya alam lainnya,” tegas Bupati. Katanya, pengelolaan Migas hingga kini belum dikelola dengan baik. Dibuktikan dengan masih sulitnya masyarakat dalam mendapatkan Migas tersebut. “Maka dari itu, BUMD diminta dapat

berperan segera, sehingga tidak dimainkan spekulan. Juga nantinya bisa merambah ke pengelolaan sembako dan potensi lainnya,” harap Bupati. Untuk mendukung itu, Bupati juga mengatakan pihaknya akan melakukan kajian untuk menentukan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk mendukung operasional BUMD PT Bumi Meranti ini segera. “Memang harus dilakukan kajian mendalam, agar kita tahu perusahaan ini mau diarahkan kemana. Dalam operasionalnya, BUMD ini nantinya juga akan bersinergi dengan Koperasi Pegawai Pemkab Meranti yang ada,” pungkasnya. Diketahui juga, komisaris dan direksi perdana, sesuai Perda tentang Pembentukan BUMD PT Bumi Meranti ditunjuk langsung oleh Bupati dengan masa jabatan selama dua tahun. Setelahnya akan melalui mekanisme pemilihan sesuai aturan yang berlaku. Komisaris Utama PT Bumi Meranti Edi Syaputra Rab saat dimintai tanggapannya usai dilantik menyebutkan, langkah konkrit yang akan segera dilakukan BUMD PT Bumi Meranti yaitu pengelolaan Migas. Apalagi menurutnya beberapa waktu lalu sudah dilakukan MoU dengan PT Prodigy. “Di sektor Migas kita akan melakukan pengelolaan listrik dan gas. Kemudian kita juga akan buat smelter (peleburan) biji timah nantinya. Dan masih banyak lagi peluang lain yang akan kita kelola cepat. Yang pasti kita akan bergerak cepat,” ujar Edi Rab menjawab wartawan. (swl)

SELATPANJANG(VOKAL)Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Pendidikan memberikan beasiswa kepada 250 siswa lulusan SLTA tahun 2011. Para lulusan tersebut dibiayai sepenuhnya untuk mengikuti program pendidikan terapan dan terpadu (PTT) satu tahun di Lembaga Pendidikan Komputer Widya Informatika Selatpanjang. Kegiatan pembekalan terhadap siswa baru PTT Widya Informatika tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasri, di aula RSUD Kepulauan Meranti Selatpanjang, Selasa (11/9). Total sebanyak 320 siswa mengikuti kegiatan pembekalan angkatan ke-XIX tersebut dengan perincian 250 siswa yang dibiayai Pemkab Kepulauan Meranti dan 70 lainnya dengan biaya sendiri. “Program beasiswa ini sudah dua kali kita laksanakan. Tahun 2010 sebanyak 100 lulusan SLTA kita berikan beasiswa mengikuti PTT 1 Tahun di Widya Informatika,” ungkap Bupati dalam sambutannya. Diuraikannya, program tersebut dalam rangka mengurangi pengangguran di Kepulauan Meranti. Dengan program ini diharapkan lulusan SLTA tersebut memiliki keterampilan sehingga bisa bersaing di pasar kerja yang semakin ketat. Setiap tahunnya ada sekitar 2.400 lulusan SLTA di Kepulauan Meranti. Dari jumlah tersebut hanya sekitar 40

persen yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Sisanya 60 persen bekerja di sektor-sektor informal dan menganggur. “Kita harus melirik pasar kerja regional dan global karena Meranti berdekatan dengan kawasan Free Trade Zone Batam dan Karimun serta kota-kota industri seperti Dumai dan Pekanbaru. Kita juga bertetangga dengan Singapura dan Malaysia. Kawasan ini merupakan pasar kerja potensial yang membutuhkan kompetensi tinggi dari pencari kerja,” papar Irwan. Selain beasiswa ke Widya Informatika, Pemkab Kepulauan Meranti juga mengirim 25 lulusan SLTA menempuh pendidikan di Institut Pertanian Bogor (IPB). Selain itu, 25 lulusan SLTA lagi diberikan beasiswa melanjutkan pendidikan ke Universitas Riau (Unri) di Pekanbaru.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bakhtiar mengatakan, pemberian beasiswa PTT 1 Tahun di Widya Informatika itu merupakan salah satu terobosan meningkatkan mutu sumber daya manusia di Kabupaten Kepulauan Meranti. Menurutnya, ada beberapa indikator keberhasilan pendidikan di daerah yakni, peringkat kelulusan dan jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi. “Tahun 2012 ada sekitar 2.400 siswa yang lulus SLTA. Untuk kelulusan kita masih berada di rangking lima se-Provinsi Riau. Sedangkan untuk kelulusan atau melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi baik negeri dan swasta baru sekitar 40 persen. Sisanya tidak melanjutkan pendidikan karena berbagai alas an namun yang dominan adalah ketidakmampuan ekonomi keluarga,” papar Bakhtiar. (swl)

SYAWAL

BUPATI Kepulauan Meranti Irwan Nasri, mengalungkan tanda peserta pembekalan PTT 1 Widya Informatika, di aula RSUD Kepulauan Meranti Selatpanjang, Selasa (11/9).

Nipah Tumbuh Subur di Sungai Penyagun Kantor Bupati 

: ( 0763 ) 434715

Polsek Tebingtinggi   : ( 0763 ) 32110 Koramil

: ( 0763 ) 32998

RSUD Selatpanjang

: ( 0763) 32006

Ambulance

: ( 0763 ) 700377

Kantor Imigrasi

: ( 0763 ) 31018

Grand Meranti Hotel      : (  0763 ) 32588 Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

SELATPANJANG (VOKAL)Sungai Penyagun, Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti, merupakan salah satu titik sentral tumbuhan nipah. Dari muara sungai hingga ke Tasik Penyagun yang memiliki panjang lebih kurang 4 kilometer tersebut, hampir semua pinggiran sungai tersebut ditumbuhi nipah. Dari penelusuran Harian Vokal bersama Tim Survei Forum Peduli Masyarakat Meranti (FPMM) Kabupaten Kepulaun Meranti baru-baru ini, menemukan ratusan pohon nipah tumbuh subur di pinggiran sungai dengan lebar

sekitar lima meter yang memisahkan Desa Penyagun kiri dan kanan tersebut. Tim pun pelanpelan menyusuri sungai dengan menggunakan speedboat berukuran kecil. Air sungai yang payau dan berwarna sedikit hitam memang terpengaruh oleh pasang surut air laut. Koordinator FPMM H Wan Amiruddin mengatakan, tim survei yang beranggotakan 8 orang itu terus menyelusuri pesisir Sungai Desa Penyagun, mulai Kuala Sungai hingga sampai Tasik Penyagun. “Hampir di sepanjang per-

jalanan, tim melihat tumbuhan yang tumbuh di pinggiran sungai tersebut dibiarkan begitu saja tanpa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat setempat. Hanya terlihat beberapa nipah yang diambil daunnya. Artinya belum terlihat aktivitas penyadapan Nira Nipah oleh masyarakat setempat,” katanya. Diungkapkan Wan Amiruddin, buah Nipah yang masih muda dapat dimakan, mirip kolangkaling dapat dicampur sebagi minuman, kolak dan manisan. Buah yang sudah tua dapat ditumbuk untuk dijadikan tepung.

Sedangkan tandan bunga yang baru mekar juga dapat disadap untuk diambil niranya, yakni cairan manis yang dihasilkan dari tandan tersebut dan dapat diproses menjadi gula. “Banyak sekali manfaat dari tumbuhan ini. Bahkan tidak jarang tumbuhan ini musnah akibat kerusakan pantai dan juga oleh ulah masyarakat sendiri,” sebutnya. Potensi ini sebenarnya sedang diusahakan oleh Pemkab Kepulauan Meranti. Untuk menaikkan nilai ekonomi tumbuhan tersebut, Pemkab telah melakukan kerjasama dengan investor dari

Belanda, yakni PT First Flower yang akan mengolah Nira Nipah menjadi gula. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kepulauan Meranti Mamun Murod menjelaskan, saat ini investor tersebut sedang melengkapi beberapa syarat termasuk pengurusan Amdal yang sedang berjalan. “Baik Pemkab dan investor tersebut sedang melengkapi persyaratan. Kita tidak mau melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh pusat,” ujar Mamun saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/9) kemarin. (swl) Perwajahan: ABDA


14

HARIAN VOKAL

RABU

12 September 2012/25 Syawal 1433 H

Penyelesaian Bandara Butuh Rp97 M LINTAS KasatLantas Pastikan PengawalanAtletLancar PASIRPENGARAIAN(VOKAL)-Kepolisian Resor Rokan Hulu (Polres Rohul) memastikan pengamanan terhadap atlet PON XVIII di Rohul berjalan lancar, dan sampai saat ini seluruh atlet dikawal dengan mobil patroli sampai ke tempat penginapan masing-masing. Hal itu disampaikan Kapolres Rohul AKBP Yudi Kurniawan, melalui Kasat Lantas AKP Andre YUDI KURNIAWAN Papedi, kepada Harian Vokal, Selasa (11/9) di ruang kerjanya. Dijelaskannya, selama PON XVIII dibuka di Rohul, 8 personil lantas sudah disiagakan untuk mengamankan seluruh atlet. Dari 8 personil tersebut, 4 orang ditempatkan di Pasirpengaraian dan 4 personil lagi di Kecamatan Ujungbatu. “Sampai saat ini, pengamanan tidak ada kendala. Dan polisi tetap mengantarkan para atlet sampai ke penginapan dan hotel masing-masing. Kita harapkan dengan pengawalan yang dilakukan ini, pelaksanaan PON bisa berjalan lancar sampai selesai,” ujarnya. (ber)

PASIRPENGARAIAN (VOKAL)-Kepala Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi, Informasi Kabupaten Rokan Hulu Yusri menyampaikan, untuk menyelesaikan pekerjaan di Bandara Tuanku Tambusai, di Kecamatan Rambah, diperlukan dana sebesar Rp97 milar lagi. LAPORAN:

PABER SIAHAAN/ ROKAN HULU

Hal itu dijelaskannya di Depan Komisi III DPRD Rohul saat menyampaikan pengajuan dana

APBD-P 2012. “Kita memang sudah menerima dana dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Rohul. Tetapi dan tersebut belum bisa menyelesaikan sepenuhnya proyek Bandara Tuanku

Tambusai,” bebernya, Selasa (11/ 9). Ditambahkannya, dana yang diterima dari APBN 2009-2012 berjumlah Rp58 miliar, dari APBD Provinsi Rp17 miliar dan APBD Rohul 8 miliar. Total berjumlah Rp83 miliar. Dana tersebut tidaklah mampu menyelesaikan bandara sampai tuntas. “Kalau kita lihat dari master plannya, untuk menyelesaikan

proyek Bandara Tuanku Tambusai tersebut membutuhkan dana sebesar Rp172 miliar. Artinya kita membutuhkan dana lagi sebesar Rp97 miliar. Mudahmudahan pengajuan yang kita buat sekarang dapat disepakati DPRD,” ujarnya Yusri. Dia menjelaskan lagi, dengan selesainya Bandara Tuanku Tambusai tersebut, secara pasti perekonomian masyarakat Rohul bakal semakin meningkat.

Pasalnya bandara ini nantinya bisa difungsikan, sehingga daerah di luar Rohul sudah tentu berangkat melalui bandara yang ada di Rohul. Bahkan pengangguran pun akan berkurang, sehingga masyarakat Rohul bisa sejahtera. “Pengajuan dana yang disampaikan ke DPRD Rohul, mudahmudah bisa disepakati. Sehingga bandara Tuanku Tambsuai ini bisa rampung,” harap Yusri.(***)

PON Meriah, Pedagang Tuai Berkah

PASIRPENGARAIAN(VOKAL)-Semarak PON XVIII Riau di Rohul ternyata berdampak positif bagi pedagang, yang mengalami peningkatan pendapatan yang signifikan dari harihari biasa. Sejumlah pedagang, mulai dari pedagang makanan, pakaian dan pernak pernik logo PON XVIII Riau, menggelar dagangannya sejak dimulainya perlombaan Terbang Layang di Bandara Tuanku Tambusai. Dari pagi hingga sore hari, atlet dan ofisial dari 11 provinsi serta masyarakat Rokan Hulu silih berganti berkunjung ke bandara itu. Pedagang perlengkapan pakaian Nanang (30) mengatakan, dari 1.000 perlengkapan seperti topi, baju dan jaket miliknya, hingga memasuki hari ke3 hanya tinggal beberapa potong. Walaupun harga yang ditawarkan berkisar Rp 60 ribu untuk topi, baju logo PON dan jaket Rp80-90 ribu, namun perlengkapan itu tetap diburu masyarakat. “Ini adalah kesempatan yang belum tentu kita dapatkan di tahun berikutnya, selain mendapatkan untung yang cukup memuaskan, kita juga bisa mempromosikan baju dan topi berlogo Rokan Hulu PON XVIII Riau sebagai oleh-oleh yang akan dibawa ke daerah mereka,” tuturnya. Berkah PON ini juga dirasakan pedagang makanan seperti sate, buah-buahan dan lainnya. Mereka bersukur Rokan Hulu diberikan kepercayaan menyelenggarakan cabor PON Riau. Selain dapat mempromosikan daerah, perekonomian mereka lebih meningkat. (urc/may)

Sekretariat DPRD

: 0762-91460

Polres

: 0762-91110

Polsek Ujungbatu

: 0762-61110

Polsek Kunto Darussalam

: 0762-62515

Pemadam Kebakaran

: 0852713373707

Kantor Bappeda

: 0762-91530

Kajari Pasirpengaraian

: 0762-91226

Pengadilan Negeri

: 0762-91677

Kantor Pos Pasirpengaraian

: 0762-91221

Rumah Sakit Umum Daerah

: 0762-91777

Bank Riau Pasirpengaraian

: 0762-91260

BRI Pasirpengaraian

: 0762-91161

Bank Mandiri Ujungbatu

: 0762-61147

PLN Ranting Pasirpengaraian : 0762-91260 Penanggung jawab/redaktur: FITRI MAYANI

PABER

JEMBATAN kayu yang sudah lapuk di Sungai Koluang, Dusun Pepadaran, yang lapuk dan membahayakan.

Masyarakat Minta Perbaikan Jembatan Sungai Koluang

PASIRPENGARAIAN(VOKAL)Masyarakat Dusun Pepadaran di Kecamatan Kepenuhan mengeluhkan kondisi jembatan yang sudah lapuk dan tak kunjung diperhatikan Pemerintah Daerah. Hal itu disampaikan salah seorang warga Pepadaran Budi Kustomo kepada Harian Vokal. Dikatakannya, kondisi dua jembatan tersebut sangat memprihatinkan, karena papannya sudah lapuk. Padahal, jembatan tersebut merupakan akses satu-satunya menuju ibukota Kecamatan Kepenuhan Hulu. “Kami sangat prihatin melihat kondisi jembatan di Sungai Koluang yang sudah lapuk. Sampai

saat ini belum ada perbaikan dari pemerintah daerah. Karena kondisi jembatan tidak layak lagi, masyarakat yang melintas harus turun terlebih dulu dari kendaraannya untuk meluruskan papan yang sudah berantakan dan lapuk,” beber Budi. Dia menambahkan, kondisi jembatan yang sudah lapuk tersebut sudah lama terjadi. Bahkan banyak masyarakat mengeluh karena mengangkut hasil panennya ke ibukota kecamatan terkendala. Warga berharap jembatan tersebut segera diperbaiki. “Kita harapkan Pemkab atau dinas terkait bisa segera memperbaikinya. Karena jembatan itu

merupakan akses jalan menuju ke ibukota Kepenuhan Hulu,” harapnya. Sementara itu di tempat terpisah, Kepala Dinas Binamarga dan Pengairan Rokan Hulu Herry Islami melalui Kabid Prasarana Jalan dan Jembatan Anton, membenarkan jembatan tersebut sudah harus diperbaiki. “Iya kami sudah mengetahui hal itu. Kami sudah mengajukan dana pemeliharahan rehab jembatan di APBD-P tahun 2012 ini. Mudah-mudahan itu bisa terlaksana. Sehingga jembatan yang terbuat dari kayu tersebut bisa diperbaiki,” ujar Anton, via phonselnya, Selasa (11/9). (ber)

PABER

ANGGOTA DPRD Rokan Hulu Ismail Hamkaz (tengah berdiri) bersama peserta turnamen foto bersama sebelum pertandingan.

Final Open Tournament Mini Soccer Repsi Pebadaran Hari ini PASIRPENGARAIAN(VOKAL)Open Tournament Mini Soccer REPSI Pebadaran di Kecamatan Kepenuhan yang diikuti 32 klub dari 15 daerah di Kecamatan Kepenuhan Hulu sudah memasuki tahap final. Direncanakan, Rabu (11/9) pukul 16.00 Wib pemenang open tournamen mini soccer ini akan diketahui. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Tournamen Mini Soccer Herman kepada Harian Vokal, Selasa (11/9). Dikatakannya, turnamen ini sudah dimulai sejak 25 Agustus lalu hari ini memasuki babak final untuk memperbutkan

juara 1 dan 2. “Yang masuk ke final adalah Iresma Evci vs Repsi Pebadaran. Pemenang 1 dan 2 serta top scorer akan mendapatkan hadiah dan piala yang diberikan langsung oleh anggota DPRD Rohul Ismail Hamkaz di Lapangan Garuda Muda Pebadaran,” ujar Herman. Dia menambahkan, dengan adanya turnamen ini, ke depan kekompakan dan sportivitas khususnya para pemuda, akan terjaga. “Turnamen ini dapat menghidupkan rasa kekompakan serta menjadi penyalur hobbi masya-

rakat,” ujarnya. Di tempat terpisah, Ismail Hmkaz membenarkan final turnamen tersebut akan dilaksanakan Rabu (11/9) ini. “Mudah-mudahan besok (hari ini, red) finalnya bisa berjalan dengan baik. Saya sebagai anggota DPRD Rohul sangat mendukung turnamen yang diselengarakan oleh masyarakat Pebadaran ini. Semoga kegiatan yang positif ini bisa terus dipertahankan,” jelas Politisi Hanura ini. Ditambahkannya, kalau melihat semangat turnamen ini, KONI Rohul perlu merangkul para pemuda yang hobi olahraga. (ber)

r Terkait Pembagian Lahan Muaradilam

Komisi II Akan Panggil Tapem dan BPN PASIRPENGARAIAN(VOKAL)-Komisi II DPRD Rokan Hulu berjanji akan menindaklanjuti permintaan warga terkait pembagian lahan di Desa Muaradilam, Kecamatan Kunto Darussalam. Dalam Pemanggilan tersebut pihak pihak-pihak terkait akan dihadirkan agar persoalan pembagian lahan yang diklaim masyarakat bisa tuntas. Pernyataan itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Rohul Murkhas kepada Harian Vokal, Selasa (11/ 9) di Gedung DPRD Rohul. “Semalam (Senin, red) puluhan masyarakat dari Desa Muaradilam mendatangi Gedung DPRD Rohul, menuntut pembagian lahan seluas 136 ha kepada PT Citra Sardela Abadi (CSA) . Dari pertemuan tersebut belum ada titik terang, karena sebagian pihak terkait tidak hadir, seperti Badan Pertanahan Nasional Rohul (BPN) dan Tata Pemerintahan serta mantan Kepala Desa Muaradilam,” jelas Murkhas. Dijelaskan politisi PAN ini, lua lahan yang dikelola PT CSA sebelumnya 3.100

ha, tetapi setelah ditinjau kembali hanya seluas 1.500 ha yang bisa dikelola. Masyarakat Desa Muaradilam mengklaim pihak perusahaan tidak membagikan sisa lahan seluas 136 ha yang akan dijadikan kebun masyarakat. “Di sinilah letak permasalahannya. Masyarakat mengklaim lahan tersebut belum dibagikan. Sementara pihak perusahaan mengatakan sudah. Untuk itu Komisi II akan memanggil semua pihak untuk memastikan benar tidaknya lahan tersebut sudah dibagikan sesuai dengan bukti-bukti yang ada,” jelas Murkhas. Dalam agenda yang akan datang, Komisi II akan memanggil mantan Kades Muaradilam untuk memberikan keterangan terkait lahan yang diklaim masyarakat itu. “Kami belum bisa pastikan kapan waktu pemanggilannya, tetapi yang jelas dalam waktu dekat akan diupayakan, agar permasalahan pembagian lahan ini segera selesai. Kami harapkan masyarakat bisa bersabar,” harapnya. (ber)

PABER

WAKIL Bupati Rokan Hulu H Hafith Syukri bersama Ketua Panpel dan warga Rohul berjalan kaki menuju Bandara Tuanku Tambusai yang menjadi venue Cabor Terbang layang, Minggu (9/9). Perwajahan: ISKANDAR


15

PEKANBARU RABU

HARIAN VOKAL

12 September 2012/25 Syawal 1433 H

LINTAS Wako Buka Cabor Ski Air Hari Ini

PEKANBARU(VOKAL)-Walikota Pekanbaru Firdaus dijadwalkan akan membuka pertandingan cabang olahraga (cabor) ski air Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Danau Bandar Kayangan (Danau Buatan), Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, hari ini Rabu (12/ 9). Sekretaris Bidang Hubungan Masyarakat FIRDAUS (Humas) Sup PB PON Pekanbaru, Rizal kepada Harian Vokal, Selasa (11/9) mengatakan, pembukaan cabor ski air ini juga akan dihadiri Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, unsur Muspida, Pelaksana tugas (Plt) Sekdako Pekanbaru Yuzamri Yakub dan Ketua Umum PB Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI), Didit Herdiawan. Menurutnya, pada pembukaan nantinya sebanyak 320 orang atlet dan official ski air juga langsung diundang untuk menghadiri pembukaan yang akan berlangsung meriah tersebut. “Secara khusus besok pagi (hari ini, red), cabor ski air akan dibuka secara langsung oleh Pak Wali. Pembukaan ini akan dihadiri juga oleh Ketua Umum PSAWI Pusat,” jelas Rizal. Untuk memeriahkan pembukaan cabor ski air nantinya, terang Rizal, Pemko Pekanbaru akan menggelar berbagai kegiatan seperti hiburan melayu Riau, sejumlah tari persembahan dan penampilan sanggar seni (seni selembayung) binaan Hj Asmita Firdaus. Untuk itu, Pemko Pekanbaru mengundang seluruh lapisan masyarakat Pekanbaru untuk samasama meramaikan pembukaan dan pagelaran cabor ski air di Danau Buatan nanti. “Ini undangan secara resmi dari Pak Wali bagi seluruh masyarakat Pekanbaru, agar pembukaan dan pagelaran cabor ski air nanti bisa lebih meriah dan semarak,” pungkas Rizal. (abd)

Kesbangpolinmas Keluarkan11SKTParpol

PEKANBARU(VOKAL)-Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Provinsi Riau telah mengeluarkan 11 surat keterangan terdaftar (SKT) untuk partai politik (Parpol) di Riau. Hal ini dilakukan sebagai salah satu bahan verifikasi untuk menjadi peserta Pemilu 2014 mendatang. Hal itu disampaikan Kepala Kesbangpolinmas Riau Daswanto kepada wartawan, Selasa (11/9) di kantornya. Menurutnya, dari 11 usulan itu, terdapat satu partai baru peserta Pemilu 2014. Saat ditanyakan mengenai 11 partai yang telah mendaftar tersebut, dia menyebutkan Partai NasDem, Partai Gerindra, Partai PPRN, Partai Nasional Republik, Partai Damai Sejahtera dan beberapa partai lainnya. Mantan Staf Ahli Gubernur Riau itu menambahkan, SKT yang dikeluarkan dalam rangka melengkapi persyaratan verifikasi Parpol yang dilakukan KPU dan Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham). ‘’Ini memang aturannya. Verfikasi itu untuk sebagai peserta Pemilu dan ada verifikasi untuk badan hukum Parpol itu sendiri,’’ terang Daswanto. Lebih jauh dikatakannya, untuk memperoleh SKT itu tentu ada sejumlah persyaratan yang harus dilengkapi. Di antaranya SK pengurus Parpol yang dikeluarkan pengurus DPP Parpol. Tidak hanya itu, Parpol juga harus berdomisili atau memiliki kantor yang dikeluarkan oleh camat setempat. Kemudian juga ada surat pernyataan pengurus Parpol, bahwa dia juga tidak menjadi pengurus di Parpol. “Istilahnya, tidak ada dualisme Parpol dan persyaratan lainnya,’’ imbuhnya. Daswanto menegaskan, dalam hal ini pihaknya tidak ada terlibat dalam proses verifikasi Parpol. Kesbangpolinmas hanya memberikan rekomendasi sebagai kelengkapan pesyaratan ke KPU. ‘’Ini yang perlu diluruskan. Yang melalukan verifikasi itu hanya KPU dan Kemenkumham, bukan Kesbangpolinmas. Kita hanya membantu,’’ sambung Daswanto.(mok)

ANDIKA

BANGUN GEDUNG – Pemerintah Provinsi Riau terus menggesa pembagunan Gedung Rawat Inap Kelas III di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau, Pekanbaru, Selasa (11/9).

Pemprov DidugaHibahkan Armada Rusak ke DKP r Belum Beroperasi Sudah Masuk Bengkel PEKANBARU(VOKAL)-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau diduga telah menghibahkan lima unit armada kebersihan yang telah rusak kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru. Sebab, belum armada tersebut dioperasikan sudah harus diperbaiki alias masuk bengkel karena rusak. “Bisa saja dicat ulang supaya kelihatan baru. Yang pasti lima unit diperbaiki berarti itu Berdasarkan informasi rusak. Kalau mobil baru tentu tidak akan rusak. yang dirangkum Plat nomor lima Harian Vokal dari unit armada itu berbagai sumber juga sudah mati, menyebutkan, desekarang sedang lapan unit armada diurus,” ujar sumkebersihan yang ber yang tidak dihibahkan Pemmau namanya diprov Riau kepada tulis kepada Harian DKP Pekanbaru Vokal, Selasa (11/ tersebut merupa9). kan mobil bekas Sementara itu, yang sudah lama Kepala DKP Pemengendap di DiSYAFRIZAL BAKAR kanbaru, Syafrizal nas Pekerjaan UBakar ketika dimum (PU) Riau. Selain kondisinya sudah tua, konfirmasi melalui Kepala lima dari delapan unit armada Bidang Sarana dan Prasarana, tersebut pajaknya sudah mati Asrizal mengatakan, belum lantaran tidak pernah diurus dioperasikan lima unit armada tersebut selain karena masih Pemprov Riau. LAPORAN: ABDUL MUTHOLIB/ PEKANBARU

Media Center PON XVIII Bagus

PEKANBARU(VOKAL)-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi memuji fasilitas Media Center Utama Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau. Sebab Media Center Utama PON XVIII dilengkapi sejumlah fasilitas komputer, ruang relaksasi dan music live serta studio mini. Mendagri menyebut baha Media Center Utama PON di Riau lebih baik dari PON dan Seagames sebelumnya. Hal ini diungkapkan Mendagri saat meninjau langsung Media Center Utama PON XVIII, Selasa (11/9), bersama Menkokesra Agung Laksono, Menegpora Andi Malaranggeng, Menhub EE Mangindaan dan Gubernur Riau HM Rusli Zainal. Menurut Gamawan, persiapan PON Riau sudah berjalan maksimal. Meskipun masih banyak sisi kekurangan yang sempat menyulut pemberitaan di berbagai media dan mendapat komplain dari kontingen PON lainnya. “Setelah saya melihat langsung kondisi Media Center Utama dan membandingkan dengan beberapa media center di PON sebelumnya, Riau masih lebih baik. Bahkan dari pada Media Center Seagames lalu,” ungkapnya. Mengenai persiapan PON Riau secara keseluruhan, Mendagri mengakui memang masih ada sisi parsial yang kurang. Namun secara keseluruhan Gamawan mengacungkan jempol. “Saya kira untuk Riau persiapannya sudah maksimal. Dalam sebuah iven nasional seperti PON maupun Seagames, tidak ada yang sempurna. Tidak ada gading yang tidak retak,” ujarnya.(mok) Penanggung Jawab/Redaktur: ZUKRI SUBAYANG

HUMAS

TINJAU VENUE - Walikota Pekanbaru Firdaus (menunjuk) meninjau persiapan pembangunan venue cabang olahraga ski air di Danau Bandar Kayangan (Danau Buatan), Rumbai, Pekanbaru, Selasa (11/9).

dalam tahap perbaikan, lima armada tersebut juga belum memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). “Sebenarnya tidak rusak, hanya kesalahan teknis saja. Kemarin memang amrolnya tidak bisa diangkat, kita sudah coba perbaiki dan bisa. Sekarang sudah tidak ada masalah. Untuk surat menyurat bukan karena pajaknya mati, tapi karena memang belum memiliki surat-surat kendaraan. Sekarang sudah dalam proses pengurusan,” sebut Asrizal. Untuk tiga unit armada jenis dump truck sendiri, demikian Asrizal, pengadaannya sendiri sudah dilakukan Pemprov Riau pada tahun 2011 lalu. Namun Pemprov Riau baru menyerahkan ke DKP Pekanbaru menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau, agar bisa membantu menjaga kebersihan khususnya di Pekanbaru. “Untuk tiga unit yang sudah

kita operasikan, usai penyerahan dulu memang bukan mobil baru, tapi itu pengadaan pada 2011 lalu,” jelasnya. Sebelumnya, DKP Pekanbaru mendapatkan bantuan delapan unit armada pengangkut sampah dari Pemprov Riau pada bulan Agustus 2012 ini. Kepala DKP Kota Pekanbaru, Syafrizal Bakar mengatakan, bantuan delapan unit armada dari Pemprov Riau ini untuk menanggulangi kondisi sampah di Pekanbaru terutama selama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau. Dengan adanya penambahan armada sampah dari Pemprov Riau ini, lanjut Syafrizal, saat ini total armada pengangkut sampah yang dimiliki DKP untuk menjaga kebersihan Pekanbaru pada saat PON dan ke depan sudah berjumlah 25 unit. “Armada kita yang ada sebanyak 17 unit, ditambah 8 dari Pemprov Riau. Jadi kita optimis bisa bekerja lebih maksimal ke depan,” sebut Syafrizal.***

PON XVIII, Kehadiran Petugas Puskesmas Dievaluasi PEKANBARU(VOKAL)-Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru bakal mengevaluasi tingkat kehadiran petugas Puskesmas selama pagelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau. Hal ini untuk mengantisipasi petugas Puskesmas yang bolos sehingga mengganggu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Pekanbaru. Kepala Diskes Pekanbaru Dahril Darwis kepada Harian Vokal, Selasa (11/9) mengatakan, petugas Puskesmas yang diperbolehkan meninggalkan ruang kerja selama PON hanya petugas medis yang telah ditunjuk melakukan pemantauan kesehatan di seluruh venue PON yang telah ditetapkan Diskes Pekanbaru. “Jadi untuk pelayanan di seluruh Puskesmas tetap buka seperti biasa. Petugas harus selalu ada atau standby di tempat kerja masing-masing.

Tidak dibenarkan petugas berkeliaran untuk menyaksikan PON selain petugas yang telah ditentukan untuk venuevenue yang ada di Pekanbaru,” sebut Dahril. Selain akan melakukan evaluasi tingkat kehadiran petugas Puskesmas selama PON nanti, lanjut Dahril, Diskes juga akan terus melakukan evaluasi kinerja seluruh petugas Puskesmas yang selama ini sering dikeluhkan sejumlah masyarakat Pekanbaru. “Memang saya akui keluhan tentang pelayanan itu sering dikomplain masyarakat. Jadi petugas yang kedapatan tidak melayani masyarakat dengan baik, maka akan langsung saya panggil nantinya. Karena sebagai pelayan masyarakat, mereka harus bisa memberikan pelayanan yang baik sesuai harapan masyarakat,” pungkas Dahril. (abd)

Disdik Sebut Belum Terima Dana Kesra

PEKANBARU(VOKAL)-Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menyebutkan bahwa pihaknya belum menerima dana kesra sebesar Rp300 juta dari Disdik ZULFADEL Provinsi Riau untuk 601 orang tenaga guru bantu provinsi yang bertugas di Pekanbaru. “Secara resmi kita belum ada menerima laporan dari Disdik Riau terkait pencairan dana itu. Kalau sudah dicairkan, tentu ada informasi yang disampaikan ke kita oleh Disdik Riau. Jadi kita belum ada menerimanya,” tegas Kepala Disdik Pekanbaru, Zulfadel kepada Harian Vokal, Selasa (11/9). Disebutkannya, pengajuan dana kesra 2012 untuk guru bantu provinsi yang terdiri dari guru bantu PNS dan honorer itu sebelumnya diajukan Disdik Pekanbaru pada Juni 2012 lalu, agar bisa dianggarkan melalui APBD-P 2012 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Namun terkait realisasi dana itu, Disdik Pekanbaru masih menunggu kejelasan dari Disdik Riau. “Kata Disdik Riau dulu anggaran itu sudah diajukan, tapi belum jelas apakah dana itu akan dianggarkan DPRD Riau atau tidak. Jadi hingga saat ini kita masih belum mendapatkan informasi, apalagi tentang pencairan dana itu,” jelas Zulfadel. Untuk mencari kejelasan tentang dana kesra guru bantu provinsi tersebut, demikian Zulfadel, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi dengan Disdik Riau. “Nantilah kita tanyakan apakah dana itu memang sudah dicairkan atau belum. Karena kita belum ada menerimanya,” pungkas guru besar Universitas Riau (UR) ini. Sebelumnya, Kepala Disdik Riau HM Wardan menyebutkan bahwa dana kesra bagi guru bantu provinsi di seluruh kabupaten/kota se-Riau telah diserahkan Disdik Riau pada tanggal 8 Agustus 2012 lalu. (abd)

Dasrianto Sebut DPC Gerindra Ngawur r Terkait Permohonan PAW Dirinya PEKANBARU(VOKAL)-Anggota DPRD Kota Pekanbaru Dasrianto yang saat ini menjadi tahanan Mapolresta Jakarta Barat akibat kasus kepemilikan senjata airsoft gun ilegal menuding Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindar Pekanbaru ngawur, terkait permohonan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap dirinya. Dasrianto menyebutkan, secara hukum tidak ada dasar dari DPP Partai Gerindra untuk mengajukan PAW terhadap dirinya hanya dengan alasan sebuah surat perjanjian. Sebab dalam Undang-

undang 27 Tahun 2009 disebutkan bahwa PAW hanya dapat dilakukan jika anggota DPRD melakukan tindakan korupsi dan dituntut 5 tahun penjara, meninggal dunia atau mengundurkan diri dari anggota DPRD. “Yang terjadi saat ini DPP dan DPC Gerindra Pekanbaru mengajukan permohonan PAW kepada DPRD Pekanbaru hanya dengan bekal surat perjanjian yang kami buat pada tahun 2009 lalu, dimana saya berjanji akan menyerahkan 2,5 tahun jabatan di DPRD Pekanbaru kepada Esweli. Artinya disini tidak ada dasar

hukum yang mengaturnya,” tutur Dasrianto, Selasa (11/9). Dasrianto mengatakan, jika oknum anggota DPRD Pekanbaru telah melanggar dari ketentuan Undang-undang 27 Tahun 2009 tersebut, maka yang mengajukan PAW adalah DPRD Pekanbaru yang ditujukan kepada DPC Gerindra. Namun kenyataannya saat ini yang mengajukan permohonan PAW adalah DPP dan DPC Gerindra Pekanbaru, tentunya ada hal yang aneh dalam pengajuan tersebut. “Jika hanya berdasarkan surat perjanjian yang kami tanda tangani (saya, DPP dan DPC Gerindra Pekanbaru, red), artinya DPP dan

DPC Gerindra Pekanbaru telah memaksakan kehendak kepada DPRD Pekanbaru untuk melakukan PAW. Dan ini sudah pelanggaran terhadap Undang-undang 27 Tahun 2009,” tegas Dasrianto. Disunggung soal pencabutan Kartu Tanda Anggota (KTA) dirinya dari kader Gerindra, Dasrianto mengaku bahwa pencabutan KTA itu merupakan hak dari DPP. Namun dia mengaku haknya di DPRD Pekanbaru sampai saat ini belum dapat dicabut DPP, karena dia sedang mengajukan gugatan ke pengadilan atas keputusan tersebut. “Mau dipecat, itu hak dan wewenang dari DPP. Karena mere-

ka yang memiliki partai, sedangkan untuk mehapuskan hak saya di DPRD Pekanbaru selaku wakil rakyat tetap tidak bisa. Karena saya saat ini sedang melakukan gugatan ke pengadilan atas keputusan dari DPP itu. Jika keputusan pengadilan sudah dikeluarkan, baru mereka dapat memecat saya dari partai,” tutur Dasrianto. Sebelumnya, DPC Partai Gerindra Kota Pekanbaru mengancam akan menggugat pimpinan DPRD Pekanbaru melalui sidang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Pasalnya, pimpinan DPRD Pekanbaru dinilai lamban melakukan proses PAW terhadap mantan kader Gerindra, Dasrianto. (fik) Perwajahan: ISKANDAR


CMYK

Riau

16

HARIAN VOKAL

RABU

12 September 2012/25 Syawal 1433 H

GENANGAN AIR - Sejumlah kendaraan roda empat melintasi genangan air hujan di Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, Selasa (11/9).

PEKANBARU (VOKAL)-Aneka produk unggulan dari Dinas Pangan dan Holtikultura Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) laris manis di Pameran Riau Expo 2012 di Bandar Serai Purna MTQ Pekanbaru. Barang yang dijadikan sebagai sample (contoh) produk hasil daerah itu terpaksa dijual karena tingginya minat penunjung. Produk unggulan Negeri Seribu Suluk ini di antaranya beras kalpatali (beras padi ladang), beras cisantana, beras imparitiga, beras merah, beras pulut hitam kacang hujai, kacang kedelai, kacang tanah, jagung dan salak pondo. “Aneka produk di stand Rohul laris manis dibeli pengunjung. Sebenarnya produk ini hanya untuk sampel, namun antusias pengunjung sangat tinggi sehingga dijual dan diganti kembali yang dipasok dari Rohul,” kata Kasi Informasi dan Publikasi di Stand Rohul, Sunandar kepada Harian Vokal, Selasa (11/9). Sunandar mengatakan, saat ini peluang para insvestor yang ingin menanamkan modal melalui insvestasi di Rohul sangat baik. Karena petani yang terdiri dari eks transmigrasi binaan Dinas Tanaman Pangan dan Holtokultura Rohul memiliki keterampilan dan lahan yang luas. Namun karena modal dan promosi produk tidak ada, katanya, petani hanya menanam hasil tani sesuai dengan harga pasar yang ada. “Jika ada pasar yang mampu menampung hasil tani dengan harga tetap, petani pasti akan mememuhi kebutuhan pasar tersebut,” ujarnya.(ind)

Pengunjung Riau Expo Membludak

PEKANBARU (VOKAL)-Antusias pengunjung Riau Expo 2012 sangat tinggi. Jumlah pengunjung setiap harinya diperkirakan mencapai 20-25 ribu orang. Pengunjung kebanyakan dari provinsi lain yang datang sebagai kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau. Sementara jumlah stand yang disediakan panitia penyelenggara sebanyak 300 stand. “Peserta berdasarkan undangan, tapi pembiayaan ditanggung sendiri. Semua stand yang kita sediakan sebanyak 99 persen diisi para undangan,” kata Projek Manager, Anggara kepada Harian Vokal, Selasa (11/9). Menurutnya, sekitar 25 provinsi di Indonesia juga ikut memasarkan produk dan investasinya di Riau Expo 2012. Terlihat pengunjung sangat antusias menikmati segala aneka ragam yang dipamerkan masing-masing instansi dan daerah. “Dengan tingginya tingkat pengunjung, nilai penjulan selama pameran bagus. Pengunjung ramai pada sore hingga malam hari. Kalau siang sedikit, mungkin karena suhu udara panas,” ujar Anggara. Dia berharap saat momen pembukaan PON XVIII di Riau, Pemerintah Provinsi Riau bisa mengarahkan para tamu yang datang untuk mengunjungi Riau Expo 2012 ini. “Kami harap Pemprov Riau bisa mengarahkan para pengunjung PON melihat Riau Expo 2012, agar pameran lebih ramai dan makanan khas dan peluang usaha yang di Riau dapat lebih dikenal,” ujar Anggara.(ind)

Penanggung Jawab/Redaktur: ZUKRI SUBAYANG

ANDIKA

Produk Unggulan Rohul Laris Manis

Menpora: PON Selanjutnya Jangan Seperti Ini PEKANBARU (VOKAL)-Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Andi Malaranggeng akan mengevaluasi berbagai permasalahan yang terjadi pada penyelengaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau. Evaluasi akan dilakukan setelah PON berakhir dengan melibatkan seluruh pihak terkait nantinya. LAPORAN:

MOKTIAR/PEKANBARU

Andi mengatakan bahwa evaluasi ini memang perlu dilakukan agar pada penyelenggaraan PON selanjutnya tidak terdapat lagi berbagai masalah. “Kita akan mengadakan pertemuan nanti di Jakarta usai PON di Riau. Ten-

tunya kita harap penyelengaraan PON ke depan harus lebih baik lagi,” kata Andi di Perpustakaan Soeman HS Riau, Pekanbaru, Selasa (11/9). Andi tidak menyalahkan berbagai kekurangan yang saat ini sedang dihadapi Riau. Namun dia tetap akan memperhatikan berbagai persoalan yang ada saat

tidak berpengaruh ini, baik dari segi terhadap jadwal perpendanaan mautandingan dan japun penyelengaralannya pertandian. Diharapkan pengan. Dan kita lihat laksanaan PON ke semuanya berjalan,” depan tidak ada terujarnya. dapat masalah, teAndi menilai serutama menjelang mua atlet sangat pelaksanaan dimulai. antusias mengikuti Andi juga menilai pertandingan cakekurangan-kekubang olahraga (carangan yang sedang bor) yang ada. Sedihadapi pada PON di Riau ini tidak akan ANDI MALARANGGENG banyak 54 venue cabang olahraga mengganggu pelaksanaan iven nasional ini. “Me- yang ada sudah bisa difungsikan mang ada kekurangan, namun dengan baik, meski land scape, semua kekurangan tersebut taman dan beberapa hal lain-

nya belum terkondisikan dengan baik. “Sebagian pertandingan cabor sudah berjalan. Kita lihat semua atlet antusias mengikuti pertandingan. Paling land scape, taman yang belum bagus dan belum selesai,” katanya. Andi berharap pelaksanaan multi iven yang dihelat empat tahun sekali ini bisa berjalan dengan baik hingga akhir penutupan nanti. “Sejauh ini semua sudah berjalan dengan baik. Ke depan kita sangat berharap pelaksanaan pesta olahraga ini berjalan lancar hingga akhir nantinya,” harapnya.(***)

Mendagri Janji Tuntaskan Tapal Batas Riau-Sumut PEKANBARU (VOKAL)-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi janji akan menuntaskan masalah tapal batas antara Provinsi Riau dan Sumatera Utara (Sumut) pada tahun ini. Mendagri dalam waktu dekat akan kembali memanggil masing-masing pihak terkait. “Sudah dibahas. Kita harap tahun ini sudah selesai. Dan nanti akan kita panggil lagi,” kata Mendagri di Perpustakaan Soeman HS Riau di Pekanbaru, Selasa (11/9). Gamawan tidak bisa merincikan secara kongkrit terkait sejauh mana perkembangan dari hasil pertemuan sebelumnya. Karena pada sejumlah pertemuan pembahasan tapal batas yang hingga kini belum

selesai itu ditangani Dirjen PUM Kemendagri. Meski demikian, Gamawan mengakui masalah tapal batas antara Riau dan Sumut ini tidak terlalu sulit diselesaikan selama masing-masing pihak memiliki itikad baik untuk menyelesaikannya. “Kalau daerah kaya kabanyakan seperti itu. Memang ada saja argumentasinya untuk mempertahankan berbagai potensi yang ada di perbatasan itu,” terang Gamawan. Seperti diketahui, wilayah tapal batas Riau dan Sumut merupakah kawasan perkebunan sawit milik PT Torganda yang merupakan milik pengusaha asal Sumut. Selain masalah perbatasan Riau dan Sumut, saat ini Kemendagri juga sedang menyelesaikan 900 segmen.(mok)

Perwajahan: ABDA


CMYK

RABU 12 September 2012/25 Syawal 1433 H

Tim Liputan: Saadundin Badra (Koordinator), Ryan Yutri Varios, Mayonal Putra, Andika, Indrajaya, Obrin, Reflizar, Farikhin, Zulfahmi, Fernando, Paber, Apriyaldi, Mulyadi, Andreas.

HARIAN VOKAL

17

DUMAI (VOKAL)–Margaratha Herawati tampil sempurna pada hari pertama perlombaan cabang selam Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012 di kolam renang Kompleks Perumahan Karyawan PT Pertamina RU II, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan. Dumai, Selasa (11/9). Peselam andalan Riau berhasil menyumbang emas di nomor 100 meter bifins putri dengan catatan waktu tercepat 00.52.78. LAPORAN: MEGY ALFAJRI/DUMAI Perak di nomor ini direbut atlet Jawa Barat Amanita Muskarianny, dengan catatan waktu 00.54.26. Sementara perunggu menjadi milik peselam Jawa Timur, Katrin Yliani. "Saya senang bisa meraih emas, meski saya gagal membuat rekor baru yang diperoleh tahun 2008 dan 2009 lalu. Tapi dengan perolehan emas sekarang saya cukup bangga karena saya bisa menjadi bagian dari atlet yang menyumbang emas untuk Riau," kata mantan pencetak rekor Asia ini, Selasa (11/9). Margaretha yang sempat meneteskan air mata saat dikalungkan medali oleh Sekjen PB POSSI, Merari Nainggolan. Ia mengakui bahwa dirinya sangat terharu atas support yang diberikan oleh para penonton, yang mana ribuan penonton mengumandangkan nama Margaretha. Mantan Pemegang rekor Asian Indor Games di Vietnam tahun 2009 lalu ini juga berpeluang menambah emas karena ia turun di nomor laut jarak 10.000 meter dan Surface 800 meter putri. Nomor 100 meter putra medali emas diraih atlet Jawa Barat, Reza Novaris, dengan kecepatan 00.45.33, dan medali perak diraih Andi Wibowo dari asal Jawa Timur dengan waktu 00.46.79, serta medali perunggu diraih atlet DKI Jakarta, Naradipa Podiman, bercatatab waktu 00.47.11. Pada nomor 800 putra Biffins terjadi pemecahan rekor PON XVII 2008 oleh atlet DKI Jakarta, Reinhard Tomel, yang meraih medali emas berkecepatan waktu 06.47.19, sedangkan medali perak diraih Hans H. Yosaputra dari Jawa Barat (06.55.77), serta dan perunggu diraih Evan Adiputra juga dari Jawa Barat (07.03.64). Medali emas pada 800 meter putri diraih atlet Jawa Timur, Priscilia Gunawan, bercatatan waktu 07.32.40, dan medali perak diperoleh Seroja Mutiara Abadi juga dari Jawa Timur (07.40.10), serta perunggu diraih Livia Iriana dari DKI Jakarta (07.46.40). Pada nomor 800 putra Biffins terjadi pemecahan rekor PON XVII 2008 oleh atlet DKI Jakarta, Reinhard Tomel, yang meraih medali emas berkecepatan waktu 06.47.19, sedangkan medali perak diraih Hans H. Yosaputra dari Jawa Barat (06.55.77), serta dan perunggu diraih Evan Adiputra juga dari Jawa Barat (07.03.64). Medali emas pada 800 meter putri diraih atlet Jawa Timur, Priscilia Gunawan, bercatatan waktu 07.32.40, dan medali perak diperoleh Seroja Mutiara Abadi juga dari Jawa Timur (07.40.10), serta perunggu diraih Livia Iriana dari DKI Jakarta (07.46.40). ***

n Eka Gagal di Kano I 200 M

Dayung Hanya Raih 4 Perunggu TELUK KUANTAN (VOKAL)– Tim dayung Riau kembali gagal menambah medali pundi-pundi emas kontingen Lancang Kuning pada hari ketiga pelaksanaan cabang dayung di Danau Kebun Nopi, Taluk Kuantan, Selasa (11/9). Dari tujuh emas yang diperebutkan, Riau hanya kebagian empat perunggu. Kalimatan Tengah mendomonisi hari kemarin dengan dua emas. Sementara, DKI, Sumsel, Papua, Jatim dan Banten, masing-masing meraih satu emas. Riau yang berambisi merebut 12 emas,

Penanggung jawab/redaktur: SAADUDDIN BADRA

hanya kebagian empat perunggu. Eka yang sebelumnya menyumbang emas bagi Riau di nomor cano 1 1000 meter tidak bisa berbuat banyak saat tampil di nomor cano 1 putra 200 meter. Peraih emas SEA Games ini hanya mampu meraih perunggu setelah kalah bersaing dengan pedayung Sulsel dan Banten. Eka finis di tempat ketiga dengan catatan waktu 44,394 detik atau tertinggal beberapa detik pedayung Sulsel, Anwar Farra yang meraih emas dengan catatan waktu 42,534

detk disusul Spens Stiber Menue (Banten) ditempat kedua 42,734. Kegagalan juga dialami Wina Apriani yang berpasangan dengan Raudani Fitra di nomor 200 meter kayak 2 putri. Duo strikandi Riau ini kalah bersaing dengan pedayung Papua dan Jabar, yang meraih emas dan perak di nomor ini. Demikian juga di nomor 200 meter kayak 1 putra dimana pasangan Jefri Gusman dengan Andi Saputra hanya mampu meraih perunggu. Sementara pasangan Ikhawan Randi, Weri Febrianto, Maizir Riyondra dan Rio Akbar juga merebut perunggu. (ref)

MARGARETHA HERAWATI HUMAS

ISTRI Wakil Walikota Dumai Hj Onny Chairunisyah menyalami Margaretha Herawati usai pengalungan medali emas pada cabang olahraga selam PON XVIII Riau 2012 di Dumai, Selasa (11/9).

Balap Motor Sumbang 1 Emas BANGKINANG (VOKAL)-Ifos Alfa Rianda berhasil menyumbang emas untuk kontingen PON Riau. Sekeping emas tersebut diraihnya pada nomor perorangan kelas 110 cc di Sirkuit Sports Center Bangkinang, Kampar, Selasa (11/9). Perak diperoleh Kalimantan Barat atas nama pebalap Hadi Wijaya dan perunggu oleh Ardi Satya Sadarma dari Jawa Tengah. Pembalap Bumi Lancang Kuning ini finis lebih dulu dari pesaingnya dengan catatan waktu 18.06 menit atau unggul 00.03 detik dari Hadi Wijaya di posisi kedua. Sementara, Dasarma mencatat waktu 18.11 menit. Tampil dihadapan publik sendiri, Ifos memimpin hingga

putaran ke-12. Namun, memasuki putaran ke13 pada tingkungan ke-6 (R-6), Ifos sempat ketinggalan dan berupaya untuk mengejar dan pada R-9 yang dianggap berbahaya lalu mampu menyalip kedua pesainya itu. Hingga mendekati putaran ke-11, Ifos sudah sulit dikejar oleh kedua lawan dan melaju sampai bendera terakhir dikibarkan. Pada kelas 110 cc perorangan itu, pembalap Jawa Barat, Owie Nurhuda terjatuh dan harus mendapatkan pertolongan medis, dia ditandu ke luar arena pertandingan. Akhirnya atlet Jawa Barat yang secara beregu diturunkan pada kelas 125 cc meraih emas itu terpaksa berada di urutan terakhir.

Sementara itu, Ifos Alfa Ria usai pemberian medali mengatakan dirinya merasa senang dan bangga mendapatkan medali yang nantinya dipersembahkan kepada masyarakat Riau dan kedua orang tua. "Medali emas itu untuk orang tua dan masyarakat Riau dan ini dapat diperoleh berkat kerja keras dan rajin latihan serta menjalani semua instruksi pelatih," katanya. Jawa Barat mendominisi perolehan emas hari pertama cabang balap motor dengan menyumbang dua emas. Kedua emas tersebut diraih di kelas 125 cc atas nama Wahyu Widodo, sementara emas lainnya di kelas beregu. Selain emas mereka juga menyumbang perunggu. DKI Jakarta merebut satu emas dan satu perak. Sementara Riau hanya satu emas.(yal)

Perwajahan: IDRIS MUCHNI


18

HARIAN VOKAL

RABU

Tim Liputan: Saadudin Badra, Ryan Yutri Varios, Mayonal Putra, Andika, Indrajaya, Obrin, Reflizar, Farikhin, Zulfahmi, Fernando, Paber, Apriyaldi, Mulyadi, Andreas.

12 September 2012/25 Syawal 1433 H

Dimas Gagal Rebut Emas Kedua LINTAS

Sultra Mundur, Jambi ke Enam Besar RENGAT (VOKAL)-Apa yang dikhawatirkan Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya menjadi kenyataan. Tim Sulawesi Tenggara tiba-tiba menolak untuk bermain pada partai tunda menghadapi Jambi di Stadion Narasinga Rengat, Selasa (11/9). Keputusan Sultra ini tentunya sangat merugikan bagi tim NTB, yang masih berharap Jambi, kalah atau seri. Namun harapan besutan Umar Mubarak tersebut patah, saat Sultra menyatakan akan berangkat sore itu ke Pekanbaru. Jadilah Jambi menang WO dengan skor 3-0. Sikap Sultra ini sangat disayangkan beberapa pihak, mengingat malam sebelumnya mereka menyatakan bersedia bertanding, namun setelah ada informasi pertemuan antara Jambi dan Sultra di wisma atlet tempat Sultra menginap selasa (red, siang), tiba-tiba saja Sultra menyatakan langsung berangkat ke Pekanbaru. “Mengapa mereka tidak menyatakannya pada malam hari saja, kenapa setelah adanya pertemuan kedua tim baru mereka menyatakan tidak jadi bertanding, " tegas pria yang enggan disebut namanya yang menyatakan mengetahui adanya pertemuan keduanya. Pada pertandingan yang tanpa dihadiri oleh Sultra ini, Jambi dinyatakan menang dengan skor 3-0 dab berhak mendampingi Papua yang menjadi juara grup A, ke enam besar. (sad)

n Hanya Raih Perak

LAPORAN: MAYONAL PUTRA/PEKANBARU

PEKANBARU (VOKAL)-Ambisi Dimas Satrio Wibowo untuk menyumbang emas kedua bagi kontingen Riau di cabang aeromodeling Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012 akhirnya kandas. Turun di nomor remote control aerobic heli (F3C), Selasa (11/ 9), Dimas hanya mampu meraih perak. Emas di nomor ini diraih Adriel Mesias Simomangkir (Kalsel) dan perunggu Rizkitiawan (Kalsel). Sebelumnya, Dimas sudah menyumbang satu medali emas dari nomor remote control acrobatic plan (F3A) untuk riau. Ia ditargetkan mampu meraih dua

emas sesuai hasil kejurnas dan pra pon aeromodeling, beberapa waktu lalu. Pada pertandingan di Bandara Japura, Kecamatan Lirik, Kabu-

paten Inhu, Dimas hanya mampu meraih nilai akhir 2.897,9. Sedangkan Adriel mesias simorangkir meraih nilai akhir 30.00 alias sempurna. Sementara Januar, Rizkitiawan meraih nilai 2.802,4. Dari empat ronde pertandingan, Dimas hanya mampu meraih hasil sempurna pada ronde ke empat, sementara Adriel yang memuncaki klasemen mampu meraih hasil sempurna pada keempat ronde. Meski demikian, Dimas masih punya kesempatan untuk meraih emas, pada pertandingan, Rabu

(12/9) di nomor remote control soaring glider (F3J). Selain Dimas, Riau juga menurunkan Agung Prasetyo di kelas tersebut. "Kita memang menargetkan dua emas pada nomor F3A dan F3C, namun di F3C ini kita hanya mampu meraih perak. Tetapi kita masih punya kesempatan untuk nomor F3J," ungkap Sahid, Tim Manajer Aeromodeling Riau Dikatakan Sahid, Dimas sudah berupaya semaksimal mungkin pada nomor remote control acrobatic heli. Hanya saja kemampuan atlet kalimantan selatan lebih baik dan berhasil meraih nilai sempurna. "Kalau teknologi yang digunakan sama,"katanya.

Diskualifikasi, Tim Sumsel Duduki Lapangan Futsal

Pertina Beri Kesempatan Atlet Berbakat

PANGKALAN KERINCI (VOKAL) - Ketua PB Pertina A Reza Ali menyampaikan apresiasinya terkait persiapan hingga pelaksanaan berjalan cabang olah raga tinju PON XVIII Riau yang dipusatkan di Kabupaten Pelalawan. Menurutnya, kesiapan Kabupaten Pelalawan mempersiapkan PON untuk cabang olahraga tinju benar-benar patut diacungkan jempol. "Saya melihat persiapan dan pelaksanaan cabang tinju PON XVIII Riau sampai hari ini, cabor ini paling sempurna, sudah level internasional," terang Ketua PB Pertina, A Reza Ali, didampingi Wasekjen PB Pertina Martinez Dos Santoz serta Ketua Pengcab Pertina Pelalawan H Tamrin saat menyaksikan langsung pertandingan tinju di venue tinju GOR Tengku Pangeran Pangkalan Kerinci, Selasa (11/9). Lanjut Reza, Ia optimis hingga usainya pertandingan tinju 18 September mendatang semua kegiatan akan berjalan lancar tanpa hambatan. "Insya Allah, saya yakin sampai berakhirnya pelaksanaan cabor tinju di Pelalawan ini semua berjalan lancar dan sukses. Saya sangat mengapreasisasi kerja keras yang telah dilakukan Riau," paparnya sambil menyebutkan akan terus memberikan dukungan agar semua Pengprov dan Pengcab Pertina bersinerga untuk kemajuan tinju sehingga mendunia dan bendera merah putih berkibar di level dunia. Reza menyampaikan akan memberikan peluang bagi atlit yang berprestasi pada PON XVIII Riau untuk bertanding. Kesempatan try out tidak hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri. "Kita harapkan dengan begitu petinju kita yang sudah tinggi jam terbangnya mampu mengibarkan merah putih di luar negeri. Jadi mereka yang berprestasi punya peluang untuk memantapkan skillnya dalam bertinju," ungkapnya.

Penanggung Jawab/Redaktur: SAADUDDIN BADRA

Dijelaskan sahid, untuk nomor F3J, riau bakal menurunkan dua orang atlet, yakni dimas satrio wibowo dan agung prasetio. "Mudah-mudahan kita meraih emas untuk memenuhi target yang telah ditetapkan," ungkapnya. Menurut sahid, faktor cuaca untuk perlombaan F3J sangat menentukan. Sebab dibutuhkan angin dan termal untuk pesawat bisa terbang lebih lama. "Pada nomor F3J yang menjadi penilaian adalah lama terbang dan ketepatan mendarat," jelasnya. Sementara itu, penyerahan medali langsung dilakukan oleh Bupati Inhu, Yopi Arianto didampingi Sekda Inhu, Raja Erisman. (***)

DIMAS Satrio Wibowo (kiri).

Layar Perebutkan 21 Emas BANTAN (VOKAL)– Seperti dijadwalkan Selasa (11/9) mulai dipertandingkan cabang olah raga (cabor) layar di PON XVIII Kabupaten bengkalis di selat baru kecamatan Bantan, namun dikarenakan beberapa hal panitia pelaksanaan cabor layar mengundur ertandingan menjadi Rabu (12/9) hari ini. Pada hari itu dilakukan eksebisi oleh tim peserta layar sekaligus pengenalan medan. Zamzibar, Sekretaris Panitia Pelaksana Cabor Layar menjelaskan, cabor layar diikuti oleh 16 provinsi. Diantaranya Provinsi DKI Jakarta, Lampung, Sulteng, Sulsel, Maluku, Sumbar, Jatim, NAD, Kepri, Riau, Jabar, Sulbar, Bali, Banten, Jateng dan Kaltim. Dari semua klas yang dipertandingkan, para daerah akan memperebutkan 21 Medali Emas.

Adapun masing-masing kelas yang dipertandingkan, diantaranya optimis putra, laser radial putra, 4,20 putra, techno 293/7.8 putra, RSX putra, mistral OD L/W putra, misral OD H/W putra. Kemudian optimis putri, laser radial putri, 4,20 putri, techno 293/7.8 putri, RSX Putri. Selanjutnya laser, 470, fireballi dan hobie 16. Selain itu, dari masing-masing kelas, juga terbagi dua kelompok, yakni kelompok papan selancar (Wind Surfing), kemudian tipe perahu (Perahu). Dan dari semua kelas itu, yang paling bergengsi disebut kelas open, yaitu klas tertinggi yang dipertandingkan di Cabor Layar. Mengenai sistem perebutan medali emas, semua klas terlebih dahulu akan melewati res demi res atau (arena) yang terbagi tiga arena, yaitu alpha, bravo dan charlie. Kemudian, dari

poin yang dikumpulkan, medali akan dibagikan ketika saat sukses memenangi partai final. "Setelah final, baru ketahuan, daerah-daerah mana saja yang merebut medali," kata Zamzibar. Zamzibar yang juga selaku Sekretaris Umum Pengprov Porlasi Riau menyebut, untuk perhelatan pertandingan Cabor Layar Rabu (12/9), pihaknya telah siap segalagalanya. Kendati demikian, hanya faktor alam yang bisa menghambat jalanya pertandingan. "Karena ketika bertanding kita punya ukuran. Misalnya, sekiranya Kelajuan Angin (Not) dibawah 6 Not, maka pertandingan tidak bisa dilakukan. Begitu juga sebaliknya, ketika Not melebihi angka menurut ukuran maksimal atau terjadi (Angin Badai) maka pertandingan tidak bisa dilakukan," ujarnya. (ias)

TEMBILAHAN (VOKAL)-Pertandingan babak perempat final cabor futsal antara tim Sumatera Barat kontra Jawa Tengah sempat tertunda hampir satu jam. Dikarenakan aksi ‘boikot’ oleh tim Sumatera Selatan. Aksi ini dilakukan tim Sumsel atas didiskualifikasi mereka oleh panitia pertandingan sehingga mereka gagal melaju ke babak perempat final hari ini. Untuk diketahui, saat babak penyisihan grup, Sumatera Selatan bersama Jateng, Papua dan Gorontalo. Mereka di diskualifikasi saat laga dengan tim Jateng. Tim Sumsel berdasarkan memperoleh nilai 4, yakni dengan sekali menang dan sekali seri, seharusnya berhak mendampingi tim Gorontalo ke babak perempat final. Namun karena alasan tertentu mereka didiskualifikasi panitia pertandingan dan posisinya digantikan Jateng yang hanya memiliki nilai 2, yakni dua kali seri. Pihak panitia pertandingan berusaha menerangkan kepada tim Sumsel agar meninggalkan lapangan, namun mereka tetap bertahan. Akhirnya, pihak aparat keamanan memberi peringatan kepada tim Sumsel, agar meninggalkan lapangan karena pertandingan akan dilanjutkan oleh tim Jateng dan Sumbar.

“Kami berikan waktu dua menit untuk semua personil tim Sumsel meninggalkan lapangan secara baik-baik, “ ultimatum Kepala Bagian Operasional Polres Inhil, Kompol Sugeng Hariyanto melalui pengeras suara saat itu. Mendengar ‘peringatan’ ini, barulah tim Sulsel mau bergerak meninggalkan lapangan. Mereka sempat menyalami tim Jateng dan Sumbar. JG Sihombing, manajer tim Sumsel menyatakan bahwa pihaknya tidak dapat menerima keputusan wasit dan panitia pertandingan yang telah mendiskualifikais timnya. “Kami tidak terima keputusan ini (diskualifikasi, red) dan akan mengajukan protes ke PB PON serta banding atas putusan ini,” tegas Sihombing saat menggelar konferensi pers di ruangan Media Center PB PON Inhil, Selasa (11/9). Pelatih Sumsel, Sulistiono juga menyebutkan bahwa pihaknya merasa dirugikan atas keputusan panitia pertandingan dan wasit ini. Karena pihaknya sebelumnya telah menanyakan kepada wasit, mengenai apakah pemainnya yang terkena kartu kuning boleh melanjutkan permainan, saat itu wasit dan inspektur pertandingan membolehkan pemain tersebut turun bermain. (rtc/sad)

n Layar Dipertandingkan Hari ini

Alisa Optimis, Raih Emas di Kategori Putri

BANTAN (VOKAL)- Alisa (14) namanya, Atlet Perempuan asal Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) optimis, Ia akan mampu meraih Medali Emas di Cabang Olahraga (Cabor) Layar di Pantai Selat Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XVIII Riau 2012. Keoptimisan Alisa itu kiranya cukup beralasan. Sebab, Perempuan berpostur langsing ini telah Sembilan tahun menggeluti Cabor Layar. Bahkan, berbagai event-event bergengsi telah dijajalnya ketika Ia masih menimba ilmu di bangku Sekolah Dasar (SD). Terakhir, Alisa mengukir prestasi peraih Medali Emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Ambon. "Disetiap event yang saya ikuti selama ini, saya selalu optimis. Karena saya yakin dengan kemampuan saya. Tidak boleh pesimis atau mengalah sebelum bertanding," kata Alisa didampingi rekan satu timnya, Selasa (11/9) di venue Cabor Layat Pantai Selat Baru. Kendati demikian, Alisa selalu waspada, ketika kondisi alam kurang bersahabat, atau angin kurang. Sebab, dengan kurangnya angin, merupakan petaka baginya dan mungkin seluruh atlet peserta Cabor Layar, karena tidak bisa memacu perahu dengan sempurna. "Hanya itu kendala yang kami kawatirkan. Mudah-mudahan semua berjalan dengan baik. Dan saya selalu berfikir, agar saya mampu menyumbangkan Medali Emas untuk daerah saya. Karena merupakan kebanggaan bagi saya, keluarga dan daerah kelahiran saya," tandasnya. (ias)

Perwajahan: RINTO HARMIKO


19

SPORT RABU

HARIAN VOKAL

12 September 2012/25 Syawal 1433 H

Murray Akhiri Penantian Inggris Raya r AS Terbuka

NEW YORK(VOKAL)-Andy Murray mengakhiri penantian Inggris Raya untuk mengangkat trofi Grand Slam. Murray menjadi juara US Open 2012 setelah mengalahkan Novak Djokovic. Inggris Raya pernah memiliki seorang petenis hebat bernama Fred Perry, tapi itu sudah lama sekali. Perry adalah petenis Inggris Raya terakhir yang berhasil menjadi

juara Grand Slam pada musim 1936. Ini juga menjadi penantian panjang Murray juga untuk menjadi juara di Grand Slam. Sebenarnya, petenis kelahiran Skotlandia itu sempat menembus partai final pada Australian Open (2010 dan 2011) serta Wimbledon (2012).Namun, usahanya tersebut kandas setelah kalah di partai final.

NYON(VOKAL)-Keberhasilan Chelsea meraih dua trofi pada musim lalu berbuah penghargaan Klub Terbaik Eropa tahun ini. Mereka menyisihkan dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona. Penghargaan yang didapat Chelsea merupakan satu dari empat penghargaan tahunan yang diberikan oleh Asosiasi Klub-klub Eropa (ECA). Penghargaan-penghargaan ini mulai diberikan sejak dua tahun silam, dimana Inter Milan jadi Klub Terbaik Eropa pada tahun 2010, sedangkan Barcelona memenangi penghargaan yang sama pada tahun lalu. Untuk tahun ini, Chelsea-lah yang dinobatkan sebagai klub terbaik.

Meski cuma finis keenam di Premier League, The Blues dianggap sukses pada tahun lalu, dengan raihan trofi Piala FA dan liga Champions. Klub Siprus, APOEL Nicosia, meraih penghargaan Best Sporting Progress2012. APOEL musim lalu tampil spektakuler di Liga Champions dan lolos ke perempatfinal sebelum akhirnya dijegal Madrid. Sementara itu, Sampdoria berhak

Kini, Murray bisa bernafas dengan lega. Petenis peringkat tiga dunia itu menjawab kritikan dengan meraih gelar juara US Open, setelah mengalahkan Novak Djokovic. “Saya sering ditanyakan mengenai ini sering sekali ketika saya sering nyaris mendapatkan Grand Slam sebelumnya. Saya berharap sekarang ini bisa menjadi inspirasi anak-anak untuk bermain

atas penghargaan Best Achievement 2012. I Blucerchiati mendapatkannya berkat program “Fair Play Village”, yang memberi kesempatan kepada fans mereka untuk bertemu fans lawan di pusat Kota Genoa atau kota lain. “Fair Play Village” dibuka empat jam sebelum kick-off dan ditutup dua jam setelah laga berakhir. Penghargaan keempat adalah Best Community & Social Responsibility Programme, yang didapat Shakhtar Donetsk.

Dibanderol Rp856 M MADRID(VOKAL)-Performa menanjak yang terus ditunjukkan Radamel Falcao membuat dirinya kini jadi incaran sejumlah klub elite Eropa. Namun, klub yang meminatinya harus

Penanggung jawab/Redaktur: ZUKRI SUBAYANG

siap merogoh kocek mencapai lebih dari 70 juta euro atau setara Rp856 miliar Falcao bergabung dengan Atletico Madrid pada musim lalu dengan banderol 40 juta euro. Akan tetapi, dana besar yang digelontorkan manajemen Atletico tidak sia-sia. Pasalnya, mantan striker FC Porto ini sukses menunjukkan ketajamannya dengan kontinyu mencetak gol demi gol. Tak hanya gol, Falcao juga sukses memberikan berbagai gelar juara buat klub rival sekota Real Madrid. Ya, di musim perdananya striker berjuluk El Tigre ini menyumbangkan gelar Europa League. Di awal musim ini, Falcao mencetak hattrick untuk membantu Los Colchoneros melumat juara Liga Champions Chelsea 4-1 dan mengangkat trofi UEFA Super Cup. Total, sejak mendarat di Vicente Calderon pada Agustus 2011 lalu, Falcao sudah mengemas 42 gol hanya dari 53 laga yang dilakoninya. Torehan ini pun membuat banyak klub terkesan dan tertarik merekrutnya. Juara Liga Champions Chelsea dan klub kaya raya Rusia

Anzhi Makhachkala dikabarkan tengah menyiapkan proposal untuk meminangnya. Nah, yang terbaru, Real Madrid juga tertarik memboyong Falcao ke Santiago Bernabeu, sebagai langkah antisipatif apabila Cristiano Ronaldo tidak memperpanjang kontraknya. Kubu Atletico sendiri kabarnya siap membuka pintu negosiasi, asalkan klub peminat siap menyanggupi uang transfer plus membayar klausul pelepasan kontrak striker Kolombia itu. Football-Espanamelansir, harga Falcao saat ini mencapai lebih dari 70 juta euro atau setara Rp856 miliar. Sementara itu dari pihak keluarga, paman Falcao nampaknya mendukung apabila keponakannya itu melanjutkan karier di klub yang lebih besar. Sama seperti Ayah Falcao, sang paman juga menyatakan bila striker 26 tahun itu cocok untuk Real Madrid. “Saat ini, Real Madrid kehilangan sosok pemain seperti dia (Falcao). Semua bisa terjadi dalam dunia sepakbola, dan saya rasa Falcao adalah sosok yang bakal memberikan prospek cerah buat mereka (Madrid),” tandas Alex Garcia dikutip Football-Espana. (dtc/zki)

tenis dan juga mengharumkan nama petenis Inggris Raya,” jelas Murray. Pada final 2010, Murray sempat menangis ketika harus dikalahkan Roger Federer di final Australian Open. Belum lama ini, Murray kembali harus menangis saat lagi-lagi dikalahkan Federer pada final Wimbledon. Namun, hari ini, Murray benar-benar bahagia. Petenis

Skakhtar merancang program untuk membantu anak-anak yatim piatu di Ukraina, negara dengan jumlah anak yatim piatu yang tinggi. Sementara itu, Chelsea, mengawali kampanye 20122013 dengan mulus. Dari tiga laga perdana yang telah dilakoni, semuanya menghasilkan poin sempurna dan membawa mereka bertengger di puncak klasemen

25 tahun itu berhasil menghapus dahaga gelar juara Grand Slam, setelah pada partai final mengalahkan Djokovic 7-6 7-5 2-6 3-6 6-2. “Saya sangat emosinal sekali. Saya sedikit mengeluarkan air mata di lapangan. Anda menangis bukan karena sedih, tapi anda menangis karena bahagia,” tandasnya. Sebagaimana diberitakan Reuters, Selasa (11/9). (okz/zki)

Premier League. Pertanyaannya, sampai kapan Chelsea mampu bertahan di atas singgasana? Di pekan keempat, setelah mengandaskan Wigan Athletic 2-0, Rading 4-2, serta Newcastle United 2-0, Chelsea harus meladeni Queens Park Rangers, tim yang pernah mereka bantai 61 di musim lalu. Tapi bukan berarti tugas

Fernando Torres dkk bakal mudah. Daftar pilar-pilar baru QPR musim ini, seperti Park JiSung, Esteban Granero, Fabio da Silva dan Jose Bosingwa, membuat QPR berpotensi besar menjadi batu sandungan Chelsea. Apalagi mereka bermain di depan publik sendiri. Dan bila kalah, Chelsea sama saja memuluskan

langkah juara bertahan Manchester City, naik lagi ke puncak klasemen. Meski, syaratnya City harus merebut tiga poin di Britannia Stadium, markas Stoke City dan dua klub lain yang paling dekat menguntit Chelsea, yaitu Swansea dan West Bromwich gagal merebut angka penuh. Ambisi Chelsea merengkuh trofi Premier League, jelas masih membutuhkan perjuangan panjang nan melelahkan. Chelsea butuh tampil konsisten sepanjang musim, minimal tidak terlalu banyak tergelincir, seperti di musim lalu, di mana posisi Chelsea terus melorot setelah di pekan ke-tiga sempat duduk di tangga kedua. Chelsea pun harus puas berakhir sebagai penghuni peringkat 6.(dtc/zki)

Lorenzo Ingin Perlebar Jarak

MISANO(VOKAL)-Jorge Lorenzo memiliki target di MotoGP San Marino. Memperlebar jarak dengan rival Dani Pedrosa akan menjadi prioritas pembalap Yamaha ini. Ya, Pedrosa berhasil memangkas ketinggalan dari Lorenzo menjadi 13 poin setelah memangkan balapan di Indianapolis dan Brno. Namun, Lorenzo sangat percaya diri untuk menghadapi balapan di Misano. Pasalnya, Lorenzo merupakan pemenang balapan tahun lalu di Misano. Bukan hanya itu, Lorenzo meraih tiga kali podium posisi kedua yakni di MotoGP Amerika Serikat, Indianapolis dan MotoGP Ceska. “Kami tiba di Misano dengan masih memimpin klasemen MotoGP. Jadi, kami harus bekerja keras untuk mempertahankannya dan memperlebarnya jika memungkinkan,” ujar Lorenzo, sebagaimana diberitakan Autosport, Selasa (11/9). “Saya sangat menyukai lintasan ini, kami memiliki kemenangan luar biasa tahun lalu dan banyak berhasil naik podium. Kami akan bertujuan untuk meraih podium dan jika memungkinkan meraih kemenangan,” lanjut pembalap asal Spanyol itu. Tim manajer Wilco Zeelenberg mengamini pernyataan Lorenzo. “Setelah balapan yang sangat menyenangkan di Brno, kami ingin meningkatkan keunggulan poin yang ada,” harap Zeelenberg. “Kami hanya menjalani enam balapan sisa. Lorenzo tampil sangat bagus di Misano tahun lalu dan meraih kemenangan. Saya rasa balapan akan snagat menyenangkan, jadi kami akan mencoba untuk menang tapi tetap tenang,” tandasnya.(okz/zki) Perwajahan : ISKANDAR


20

HARIAN VOKAL

LINTAS Pengurusan STNK Rawan Pelecehan BANGKINANG(VOKAL)-Pelayanan pengurusan surat tanda nomor kendaraan (STNK) di Bangkinang dinilai sebagian warga rawan terjadinya pelecehan dan kriminal. Antrian padat di setiap loket membuat warga, khususnya kaum perempuan merasa tidak nyaman saat mengurus STNK. Menurut Ardisna (37), salah seorang warga Rumbio di loket III pengurusan STNK belum lama ini, kondisi puluhan orang yang saling berdesakan dan berebutan di satu loket saat mengurus STNK sering kali dimanfaatkan pria usil. “Layanan pengurusan STNK di Samsat Bangkinang ini sangat tidak nyaman. Kendati saat ini STNK bisa selesai dalam satu hari, namun kita tidak nyaman dengan kondisi ini, dimana antara laki-laki dan perempuan saling berdesakan. Hal ini sangat rawan terjadinya pelecehan dan tindak kriminal, seperti pencopetan,” ucapnya. Bukan hanya itu, Ardisna juga menyesalkan aturan yang diterapkan pihak Samsat Bangkinang, dimana pengurusan STNK tidak bisa diwakilkan kepada  orang lain, kendati masih mempunyai hubungan suami-istri. “Saya juga menyesalkan pengurusan STNK mobil atas nama saya tidak bisa dilakukan oleh suami saya sendiri. Padahal BPKB dan KTP asli atas nama saya sudah dilengkapi. Ini bukannya pelayanan prima, namun pelayanan amburadul. Apalagi jarak antara satu loket dengan loket lainnya sangat dekat, sehingga sulit untuk menghindari kondisi berdesakan,” sesalnya. Dikatakannya, jika tujuannya hanya untuk menghindari calo pengurusan STNK, mestinya masyarakat mendapatkan pelayanan yang nyaman dan jauh dari peluang tindakan kriminal dan pelecehan. Menyikapi hal ini, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Kampar M Rusdi menyayangkan jika kondisi tersebut mesti dialami kaum perempuan di bumi Serambi Mekkah Kampar. Menurut Rusdi, seharusnya Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kampar memisahkan loket pembayaran untuk perempuan dan laki-laki agar tidak ada peluang terjadinya aksi pelecehan . “Melihat kondisi loket seperti itu memang sangat memungkinkan terjadinya tindakan pelecehan bagi kaum perempuan. Jadi, untuk menghindari antrian dan warga berdesakan, seharusnya loket pembayaran untuk perempuan dan laki-laki dipisahkan,” ucapnya.(src/del)

Pelayanan Sub PB PON Dinilai Baik

TALUKKUANTAN(VOKAL)-Sejauh ini pelayanan yang diberikan panitia penyelenggara Sub PB PON Kuantan Singingi cukup memberi kesan yang baik bagi para kontingen yang bertanding di Kabupaten Kuansing. Hal ini seperti disampaikan  tim sepakbola PON Jawa Barat  beberapa waktu lalu di Taluk Kuantan. “Pelayanan yang kami dapatkan di sini sudah memuaskan, baik akomodasi, transportasi maupun saat penyelenggaraan pertandingan,” ujar wakil manejer tim sepakbola Jabar H Yoko. Seluruh petugas, baik itu LO, panpel, transportasi bahkan pelayanan di penginapan, menurut Yoko, sangat tanggap memenuhi kebutuhan mereka. “Yah, kalau ada kekurangan sedikit itu biasa dalam penyelenggaraan iven sekelas PON ini, tak perlu dibesar-besarkanlah,” sebutnya. Mengenai kondisi lapangan Stadion Sport Center Kuansing, Yoko menilai sudah cukup layak untuk penyelenggaraan pertandingan setingkat PON. Yoko mengakui, sebelumnya ia juga sudah pernah datang ke Taluk Kuantan bersama Persib Bandung saat melakoni laga tandang ke Markas PSPS Pekanbaru di Sport Center Kuansing pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) beberapa waktu lampau. “Dulu waktu Persib main di sini saya juga datang, kebetulan sebelumnya saya juga masuk dalam manejemen Persib. Kalau sekarang tidak lagi. Jadi ini bukan yang pertama bagi saya datang ke Taluk Kuantan ini,” ujarnya.(src/del)

KUANSING - KAMPAR RABU

12 September 2012/25 Syawal 1433 H

Persedian Air Bersih Kendala Utama di RSUD Bangkinang r Komisi II DPRD Kampar Sidak BANGKINANG(VOKAL)-Persediaan air di RSUD Bangkinang masih mengalami kendala, terutama pendistribusian dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kampar. Selama ini kebutuhan air di RSUD tersebut didatangkan dari PDAM Tirta Kampar. Begitu juga dari segi pelayanan RSUD kepada pasien selama ini menjadi sorotan masyarakat. LAPORAN: APRIYALDI / KAMPAR Hal itu diketahui Komisi II DPRD Kampar, Selasa (11/9) saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang. Kedatangan rombongan anggota Komisi II DPRD Kampar yang dipimpin Ketuanya Indra Gamal didampingi koordinator Komisi II Syahrul Aidi dan beberapa anggota Komisi II DPRD Kampar, di antaranya Repol, M Anshar, Aprizon dan Zulhedri itu disambut Direktur RSUD Bangkinang Wira Dharma beserta staf dan para dokter. “Persediaan air di RSUD Bangkinang selama ini menjadi sorotan masyarakat, terutama dari para pasien maupun keluarganya. Apa kendalanya sehingga air tersebut bisa mengalami kekurangan dan kehabisan, padahal air merupakan kebutuhan pokok di rumah sakit,” ujar Koordinator Komisi II DPRD Kampar Syahrul Aidi. Begitupun mengenai pelayanan, sambungnya, pihaknya mendapatkan laporan masyarakat bahwa pasien kurang mampu di RSUD tersebut kurang dilayani dengan baik. “Seharusnya pihak RSUD memberikan pelayanan baik kepada masyarakat, terutama bagi masyarakat miskin,” tegas Syahrul Aidi. Anggota Komisi II DPRD Kampar lainnya Zulhendri mengatakan, permasalahan air harus menjadi prioritas di RSUD Bangkinang. “Bagaimana pasien bisa melahirkan, sementara air tidak ada. Hal ini sangat berbahaya bagi pasien yang akan mela-

hirkan. Sudah seharusnya RSUD Bangkinang menyediakan mobil tangki untuk membawa air. Mobil tersebut harus bisa mencari air ke Sungai Kampar, apalagi Sungai Kampar dekat dari sini,” tukas Zulhendri. Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Bangkinang Wira Dharma menjelaskan, permasalahan air merupakan persoalan klasik bagi pihak RSUD tersebut. “Kami telah berusaha membor sebanyak 3 kali untuk mendapatkan air, tetapi usaha kami untuk mendapatkan air di areal RSUD selalu gagal,” terang Wira Dharma. Ditambahkan, pihaknya juga telah berusaha ke Chevron melakukan pengeboran untuk mendapatkan air. Saat ini upaya tersebut belum mendapat jawa-

ban dari pihak Chevron. “Sampai saat ini belum ada jawaban dari Chevron. Memang

kami akui, kebutuhan air di mengantarkan air mengRSUD Bankinang berasal dari gunakan mobil tangki,” teraPDAM. PDAM lah yang selalu ngnya. (yal)

APRIYALDI

KOORDINATOR Komisi II DPRD Kampar Syahrul Aidi (pakai peci) didamping beberapa orang anggota Komisi I DPRD Kampar melakukan sidak di RSUD Bangkinang, Selasa (11/9). Mereka disambut Direktur RSUD Bangkinang Wira Dharma (berkaca mata).

Eksekutif  dan PTPN V Tidak Hadir, DPRD Meradang r Hearing dengan Komnas HAM dan Warga Senama Nenek BANGKINANG(VOKAL)-DPRD Kampar sangat menyayangkan ketidakhadiran pihak eksekutif dan PTPN V dalam hearing (dengar pendapat) bersama Komnas HAM dan warga Senama Nenek Kecamatan Tapung Hulu dengan Komisi I DPRD Kampar terkait sengketa lahan seluas2.800 hektar antara warga Senama Nenek dengan PTPN V, Senin (10/9) di ruangan Banggar DPRD Kampar. Hearing tersebut hanya dihadiri Kapolres Kampar Trio Santoso, BPN Kampar. Tidak hadirnya eksekutif dan pihak PTPN V dalam hearing itu membuat anggota Komisi I DPRD Kampar M Arief jadi meradang. Ia menyebutkan, hal tersebut merupakan sebuah pelecehan bagi dewan.

“Ketidakhadiran PTPV merupakan suatu pelecehan terhadap DPRD Kampar. Tidak hadirnya Pemkab Kampar dalam hearing ini juga sangat kita sesalkan,” tegasArief. Hal yang sama juga disampaikan anggota Komisi I lainnya M Faisal. Dengan tegas Faisal mengatakan bahwa ketidakhadiran eksekutif itu menunjukkan Pemkab Kampar seolah-olah lepas tangan dalam persoalan ini. “Ketidakhadiran eksekutif pada hearing ini sungguh sangat disayangkan. Komnas HAM saja jauh-jauh dari Jakarta ke DPRD Kampar demi kepentingan rakyat. Sementara Pemkab Kampar tidak hadir. Hal ini sudah sangat kelewatan,” tukas Faisal kesal.

Ditegaskan Faisal, sejatinya pihak eksekutif wajib hadir karena permasalahan yang akan dibahas itu menyangkut kepentingan masyarakat. Namun dalam hearing itu tidak satupun perwakilan eksekutif yang hadir. “Bagaimana kita mengambil keputusan, sementara eksekutif tidak hadir,” ujarnya. Anggota Komisi I DPRD Kampar Jasnita Tarmizi mengungkapkan, sengketa lahan seluas 2.800 hektar antara warga Senama Nenek dengan PTPN V itu telah memakan korban. Warga secara bersama- sama menduduki lahan, dimana 3 orang diantara warga itu ditangkap pihak kepolisian. Dalam hearing itu perwakilan Komnas HAM Sarifuddin me-

nyebutkan, permasalahan tersebut adalah inisiatif lokal, dimana pemerintah daerahlah yang mengetahui bagaimana keadaan daerahnya. “Mengenai rekomendasi yang kami berikan kepada Presiden agar memerintahkan Menteri BUMN untuk menyelesaikan permasalahan ini, kalau daerah bisa menyelesaikannya, kami sangat menghargainya. Tetapi kenyataannya sekarang kasus tersebut tidak selesai oleh daerah. Dalam kasus ini hak adat Senama Nenek cukup kuat, sementara hak PTPN V lemah. Rekomendasi yang kami berikan kepada Presiden sudah melalui kajian yang mendalam,” tutur Sarifuddin. (yal)

Candi Muara Takus, Obyek Wisata Andalan Kampar CANDI Muara Takus terletak di Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar, atau sekitar 135 kilo meter (km) dari Kota Pekanbaru. Jarak antara kompleks candi ini dengan pusat Desa Muara Takus sekitar 2,5 km, dan tak jauh dari pinggir Sungai Kampar Kanan. Kompleks candi ini dikelilingi tembok berukuran 74 x 74 meter, di luar arealnya terdapat pula tembok tanah berukuran 1,5 x 1,5 km yang mengelilingi kompleks ini hingga ke pinggir Sungai Kampar Kanan. Di dalam kompleks ini terdapat pula bangunan candi Tua, candi Bungsu dan Mahligai Stupa serta Palangka. Bahan bangunan candi terdiri dari batu pasir,

batu sungai dan batu bata. Menurut sumber tempatan, batu bata untuk bangunan ini dibuat di Desa Pongkai, sebuah desa yang terletak di sebelah hilir kompleks candi. Bekas galian tanah untuk batu bata itu hingga saat ini dianggap sebagai tempat yang sangat dihormati penduduk. Untuk membawa batu bata ke tempat candi, dilakukan secara beranting dari tangan ke tangan. Cerita tersebut, walau belum pasti kebenarannya, namun memberikan gambaran bahwa pembangunan candi itu secara bergotong royong dan dilakukan oleh orang ramai. Selain dari candi Tua, candi Bungsu, Mahligai Stupa dan Palangka, di

dalam kompleks candi ini juga ditemukan pula gundukan yang diperkirakan sebagai tempat pembakaran tulang manusia. Di luar kompleks ini terdapat pula bekas bangunan-bangunan terbuat dari batu bata yang belum dapat dipastikan jenis bangunannya. Kompleks candi Muara Takus merupakan satu-satunya peninggalan sejarah berbentuk candi di Riau yang menjadi kebanggan masyarakat Kampar. Candi yang bersifat budhistis ini merupakan bukti pernahnya agama Budha berkembang di kawasan ini beberapa abad silam. Kendati demikian, para pakar purbakala belum dapat menentukan secara pasti kapan candi ini didiri-

kan. Ada yang mengatakan pada abad kesebelas, ada yang mengatakan abad keempat, abad ketujuh, abad kesembilan dan sebagainya. Tapi jelas kompleks candi ini merupakan peninggalan sejarah masa silam. Di kompleks ini para wisatawan bisa mengenal budaya masyarakat zaman silam. Berbagai bukti sejarah yang ada di candi itu memberi gambaran bagaimana masyarakat Budha pada zaman candi itu ada, dengan sikap kegotong royongan yang amat tinggi. Selain untuk menikmati bangunan candi nan amat indah, para wisatawan sekaligus dapat mengenal lebih jauh budaya masyarakat sebelum mereka. (net)

JAMU SEHAT PRIA Kapsul “Urat Madu” Obat Kuat & Tahan Lama. Depkes 053348661. Aneka Sablon Jl. Nangka 2 Dumai Harga Perdus Rp.100rb. 1 Sachet 2 Kapsul Rp.20rb. Hub: 0852 78766357

K E DA I K O P I S U L I Menyediakan : -Mie Hok Kien -Mie Kangkung Belacan -Mie Ayam/Pangsit -Mie Pangsit Goreng -Lo Mie/Fumi/Siram/Goreng -Bubur Ayam Hongkong -Nasi Capcai -Nasi Goreng Sea Food -Cap Cai Goreng/Kuah -Kwetiau Siram Sea Food Pesan Antar Jl. Belimbing No. 100 D Pekanbaru Telp. 0761 7755 662

TA N A K A E L E C T RO N I C

Menjual : Berbagai Macam Perlengkapan Elektronik Audio Video

Jl. Diponegoro/Sukajadi No. 124 Telp. (0765) 36571 Dumai

Penanggung jawab/Redaktur: DELFI INDRA

PACIFIK AUDIO Menjual : Accesoris Mobil, Variasi, Audio, Kaca Film, Jok Mobil, Salon Luar & Dalam, AC Mobil dll Alamat: Jl. Diponegoro/Sukajadi No.92 Dumai - Riau

DUNIA DIGITAL Computer & Electronik Equipment

Hubungi : Jl. Hasanuddin / Ombak Telp. (0765) 439997 / 439978 Dumai

Perwajahan : ANDIXER


21

ROKAN HILIR RABU

12 September 2012/25 Syawal 1433

HARIAN VOKAL

LINTAS Annas Maamun Hadiri Halal Bihalal Ikmarohi PEKANBARU (VOKAL)-Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menghadiri acara Halal Bihalal Ikatan Keluarga Masyarakat Rokan Hilir (Ikmarohi) di salah satu hotel berbintang di Pekanbaru, Sabtu (8/9) malam, Hadir dalam acara itu, Ketua DPRD Riau, HJohar Firdaus, anggota DPRD Riau, Rusli Efendi, Ketua DPRD Rohil, Nasrudin Hasan, tokoh Riau asal Rohil, Hang Temong, Radja Marjohan Yusuf, Najieb Efendi dan mantan camat Bangko Fahmi Amri. Selain itu, juga hadir perwakilan Ikmarohi Duri, Dumai dan Jakarta. Sedangkan dari Pemkab Rohil hadir Wakil Bupati Rohil, H Suyatno, Setdakab Rohil, Wan Amir Firdaus, para Asisten, Kepala Dinas, Badan dan Kantor serta sejumlah Kabag dilingkungan Pemkab Rohil. Bupati H Annas Maamun tak lupa mengucapkan terima kasih atas undangan Ikmarohi dan meminta maaf baik atas nama pribadi dan Pemkab Rohil kepada segenap pengurus dan anggota Ikmarohi. Dalam sambutannya, Annas Maamun memaparkan perkembangan dan kemajuan yang telah dicapai Rohil saat ini. Ia menjelaskan, saat ini penduduk Rohil sudah mencapai 706.455 jiwa. Dengan pertambahan penduduk yang semakin pesat membuat perkembangan pembangunan dan perekonomian daerah Rohil semakin meningkat. Untuk mempersingkat biroraksi dan pelayanan ke masyarakat saat ini Rohil sudah dimekarkan menjadi 15 kecamatan. “Dalam waktu dekat akan ditambah tiga kecamatan lagi sehingga menjadi 18 kecamatan dengan desa mencapai 200 desa lebih,” ujarnya. Pada kesempatan itu, Annas Maamun menapung tawari 13 orang JCH asal Rohil yang akan berangkat ek tanah suci, Makkah. Selain itu, Annas juga memberikan santunan untuk 85 anak yatim yang diserahkan secara simbolis kepada dua orang anak yatim. Sebelumnya acara utama dengan bersalam-salaman terlebih dahulu diisi dengan santapan rohani oleh Uztad Muhamamd Ghazali Siregar. (krc/rud)

KRC

BUPATI Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), H Annas Maamun (empat dari kiri) menghadiri acara Halal Bihalal Ikatan Keluarga Masyarakat Rokan Hilir (Ikmarohi) di salah satu hotel berbintang di Pekanbaru, Sabtu (8/9) malam,

n Dispenda Dua Kali Surati SKPD

Realisasi PAD Baru 71 Persen BAGANSIAPIAPI (VOKAL) - Realisasi penerimaan sementara pendapatan asli daerah PAD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) hingga bulan Juli berdasarkan setoran Bank dan Rekening Koran baru mencapai Rp1,02 triliun atau sebesar 71 persen dari target Rp1,4 triliun. LAPORAN: ASBINSYAH/ROKAN HILIR

KRC

BUPATI Rokan Hilir, H Annas Maamun menyerahkan santunan kepada 85 orang anak yatim yang diberikan secara simbolis kepada dua orang perwakilan anak yatim, Sabtu (8/9).

Dua Penumpang Luka

Mobil Kepala UPTD Slip TANAH MERAH (VOKAL)-Mobil dinas yang di kemudi oleh Kepala UPTD Bina Pendidikan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Ardian,Spd mengalami slip di Jalan Lintas Bagansiapiapi-Ujungtanjung, Rohil, Minggu (9/9) malam, sekira pukul 20.30 WIB. Dalam peristiwa itu tak ada korban jiwa, namun, dua penumpang mobil naas itu, Jas, Kepala Sekolah SDN 06 Karya Mukti, Kecamatan Rimba Melintang mengalami luka robek di kening, Chaidir, kepala sekolah mengalami memar di tangan dan badannya. Sedangkan Ardian mengalami benturan di dada. Ketiganya korban kemudian dilarikan ke klinik medika Tanah Merah untuk mendapat perawatan medis. Ardian, menceritakan saat itu ia dan dua rekannya pergi menghadirir undangan akad nikah di Teluk Pulau Hulu. Saat berangkat hujan turus cukup deras. Ketika sampai di Teluk Pulau Hilir ia mencoba mendahului sebuah mobil lain, namun, tiba-tiba ban mobilnya slip sehingga tidak bisa dikendalikan yang akhirnya menyenggol pohon dan hampir masuk parit.. “Ketika menyalip membanting ke kiri mobil mendadak membanting ke kanan ketika di rem mobil menyenggol pohon terlebih dahulu,” katanya Ardian. Sementara Sibarani yang seharusnya ikut bersama Ardian menghadiri akad nikah warga Teluk Pulau Hulu menceritakan, sebelumnya dirinya diajak juga pergi oleh jas untuk menghadiri undangan akad nikah melalui telepon. Sebab, sudah biasa mereka berempat selalu pergi bersama-sama. Namun, kali ini ia menolak ajakan temannya dengan alasan sedang halangan. Bahkan istrinya juga menyuruhnya agar pergi undangan akad nikah bersama korban. Namun ia tetap tak mau ikut. Akan tetapi, berselang beberapa puluh menit kemudian Sibarani kembali ditelpon oleh teman mengabarkan bahwa mobil Kepala UPTD pendidikan Rimba Melintang tersebut insiden. “Dua kali saya di telpon oleh Jas agar ikut mobil Ardian untuk pergi undangan akad nikah, namun saya menolak dengan alasan halangan,” ujarnya. (krc/rud)

Sekda Pemkab Rohil Sekretariat DPRD Mobil Ambulance Pemadam Kebarakan Polsek Bangko Kantor Kecamatan Bangko Dinas Kesehatan Dinas Kehutanan Dinas PMD Rohil Dinas Pendidikan Dinas Kimpraswil Dispenda Rohil Bawasda Rohil Bappeda Rohil Bapedalda Rohil Penanggung jawab/Redaktur: BAKHTARUDDIN

: 0767-24287 : 0767-24567 : 0767-21040 : 0767-21130 : 0767-21110 : 0767-21010 : 0767-24381 : 0767-21710 : 0767-24284 : 0767-23277 : 0767-24385 : 0767-22061 : 0767-24960 : 0767-24918 : 0767-24928

Target yang telah ditetapkan dari sebelum rancangan perubahan Rp1,2 triliun menjadi Rp1,4 triliun ini diyakini bisa tercapai apabila seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) jeli menggali potensi yang ada di masingmasing satuan kerja (Satker). Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Rohil, Wan Achmad Syaiful kepada wartawan, Selasa (11/9) di ruang kerjanya. Wan Achmad Syaiful menyatakan, selama ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan masing-masing SKPD untuk menjalankan perda pajak dan

retribusi guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Bahkan, pihaknya pun telah pula mengirimkan surat hingga kedua kalinya agar masing-masing SKPD peka terhadap peningkatan PAD. "Target PAD setelah dilakukan perubahan menjadi Rp1,4 triliun dapat tercapai apabila SKPD yang ada di Rohil dapat mendukung," katanya. Pasalnya, sejak awal Dipenda telah meminta SKPD dan bahkan telah 2 kali melayangkan surat agar jeli menggali potensi yang ada guna pencapaian target. "Sesuai perda yang telah disahkan ada 17 retribusi dan sejumlah pajak yang harus dijalankan oleh SKPD. Jadi, tanggung jawab PAD ini bukan hanya milik Dipenda

n Palika Dimekarkan

Pemkab Transmigrasikan Warga ke Pulau Jemur

BAGANSIAPIAPI (VOKAL)-Dalam beberapa tahun kedepan, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) akan mentransmigrasikan warganya ke Pulau Jemur di Kecamatan Pasir Limau Kapas, setelah Pulau Jemur dijadikan satu kepenghuluan. Untuk itu, Pemkab Rohil akan membangun ratusan rumah layak huni (RLH) yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat Rohil yang bersedia tinggal (transmigrasi) di pulau itu. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Rohil H Suyatno, Selasa (11/ 9) di Bagansiapiapi. "Pulau Jemur harus tetap dipertahankan, karena pulau itu milik Rohil yang merupakan salah satu dari sekian banyak pulau terluar milik Indonesia. Makanya kita tengah memproses pemekaran wilayah Palika menjadi beberapa kecamatan Baru termasuk Pulau Jemur yang akan dijadikan satu kepenghuluan," sebut Suyatno. Menurut Suyatno, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) dalam waktu dekat akan dimekarkan menjadi beberapa kecamatan baru. Usulan pemekaran ini tinggal menunggu pengesahan dari DPRD Rokan Hilir (Rohil). Sementara untuk Pulau Jemur, ia menjelaskan, akan didirikan ratusan RLH permanen sampai benar-bena menjadi sebuah wilayah yang layak baik dari segi administrasi kependudukan, perekonomian hingga pendidikan.

"Mengenai siapa saja warga yang akan dijadikan transmigran masih dalam tahap pendataan. Sebab, kita tengah fokus pembangunan Pulau Jemur dulu. Termasuk pembangunan RLH yang jumlahnya ratusan unit, sarana dan prasarana pendidikan, kesehatan, perekonomian dan lainnya akan kita siap lebih dahulu sebelum melakukan transmigran," katanya. Selain tengah memikirkan pemekaran dan pembangunan RLH yang jumlahnya ratusan unit, sarana dan prasarana pendidikan, kesehatan, perekonomian. Ditegaskan Wabup, Pemkab Rohil juga memikirkan sarana transportasi untuk memudahkan warga yang bakal menghuni Pulau Jemur nantinya. "Pokoknya usai pemekaran Kecamatan Palika, semua harus dipikirkan kembali dengan matang mengenai kebutuhan calon warga Pulau Jemur. Untuk itulah tahapan proses pemekaran kecamatan Palika dan kepenghuluan Pulau Jemur ini harus didukung sepenuhnya oleh seluruh elemen masyarakat yang ada di Palika maupun kecamatan lainnya. Saat ini program Pemkab itu masih dalam tahap pendataan. "Untuk menjadikan satu kepenghuluan harus memenuhi beberapa kreteria, seperti jumlah penduduk, administrasi kependudukan dan kepemerintahan," tukas H Suyatno. (bin)

semata, semua SKPD wajib bertanggungjawab untuk meningkat PAD sesuai tupoksinya," sebut Kadipenda Rohil. Dijelaskannya, sejumlah SKPD yang jelas-jelas mampu meningkatkan PAD itu diantaranya yakni Dinas CKTR, Dispas, Dishubkominfo, Disperindag, Diskanlut dan hampir seluruh satuan dinas terlibat. "Selama ini kita hanya mengandalkan dana bagi hasil (DBH) minyak dan gas saja. Sementara, jika kita jeli banyak peluang untuk meningkatkan PAD, karena kesemuanya sudah memiliki perda dan diteliti

oleh badan hukum. Untuk itu dalam waktu dekat kita akan melakukan pertemuan dengan seluruh SKPD, UPTD, Camat hingga Penghulu untuk melakukan realisasi peningkatan PAD," jelas Wan Achmad Syaiful. Sementara itu, beberapa pajak dan retribusi yang terealisasi hingga Juli lalu diantara dari hasil pajak daerah seperti pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak mineral bukan logam dan batuan. "Sedangkan mengenai retribusi antara lain yakni retribusi jasa

umum, jasa usaha, perizinan tertentu. Kemudian kekayaan daerah yang dipisahkan seperti bagian laba atas penyertaan modal pada perusahaan milik daerah dan penerimaan jasa giro," bebernya. Selain itu, rincinya, dana penerimaan bagi hasil pajak dari berbagai PBB juga masuk di dalamnya. "Bagi hasil bukan pajak atau sumber daya alam juga ikut serta. Ditambah lagi pos dana alokasi umum dan pos dana alokasi khusus serta dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya," sebut Wan Achmad Syaiful. (***)

Diduga Tanpa Izin, Pembangunan PKS Tetap Jalan BAGANSIAPIAPI (VOKAL) - Pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit Pujud Karya Sawit (PKS) yang berlokasi di Kepenghuluan Tanjung Medan, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) diduga tidak memiliki izin prinsip. Namun, pembangunan PKS itu tetap lanjut. Ini salah satu bukit kurang tegasnya pemerintah daerah dalam memberikan sanksi terhadap para pengusaha tersebut. Sebelumnya, tim terpadu Pemerintah Daerah Kabupaten Rohil pernah mengambil tindakan dengan menghentikan sementara pembangunan PKS tersebut. Selain diduga tidak memiliki izin prinsip, lokasi berdirinya pabrik dinilai telah menyalahi aturan, karena diduga masuk areal hutan kawasan yang dilindungi. Pembangunan PKS yang diduga tanpa izin prinsip itu dipertanyakan oleh masyarakat Kecamatan Pujud. "Pembangunanya kembali dilanjutkan, padahal sebelumnya sempat terhenti karena diduga tidak memiliki izin dan berada di areal hutan kawasan," ungkap Suparmin Tokoh Masyarakat Pujud, ketika dikonfirmasi, Selasa (11/9). Dikatakan, proyek pembangunan PKS itu sudah berjalan

hampir sebulan lamanya. Akan tetapi belum ada reaksi ataupun sanksi dari pemerintah daerah setempat. "Kita minta pemerintah daerah jangan tutup mata. Pembangunan PKS tanpa izin sudah merugikan pemerintah daerah terutama masyarakat yang terkena imbas dampak negatif dari pembangunan pabrik tersebut. Kalau nantinya hanya merugikan bagi daerah lebih baik pabrik dibongkar saja," tegasnya. Dari Informasi diperoleh, pabrik dengan kapasitas produksi 30 ton perjam itu ternyata tidak mengantongi izin dari pemerintah daerah. Namun, pembangunan pabrik sudah hampir mencapai 80 persen, seperti telah dibangunnya mesin pengolahan minyak mentah kelapa sawit, dan perumahan bagi karyawan. Diketahui, pendirian pabrik diduga telah menyalahi Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Pertanian. Sebelumnya disebutkan, Tim terpadu pemerintah daerah telah melakukan survei kelokasi pembangunan PKS tersebut. Hasilnya, pabrik pengolahan kelapa sawit itu ternyata tidak memiliki izin sebagaimana mestinya "Kita

KRC

KORBAN-Jas, Kepala Sekolah SDN 06 Karya Mukti, Kecamatan Rimba Melintang, Rokan Hilir mengalami luka robek di kening saat mendapat pelayanan medis di klinik Medika Tanah Merah, Minggu (9/9).

sudah kelokasi tempat PKS Pujud Karya Sawit dibangun. Hasilnya, memang ternyata mereka tidak memiliki izin satupun. Kita juga sudah hentikan pembangunannya," jelas Kabag Tata Pemerintahan Setda Rohil, Ahmad Arslan. Menurutnya, meski pemilik sudah mengajukan permohonan izin pendirian pabrik tersebut, tim terpadu yang terdiri dari Bapedalda, Bapeda, Disperindag, Tata Pemerintahan, Bagian Ekonomi, Kehutanan dan Perkebunan terlebih dahulu harus melakukan kajian dan peninjauan di lapangan. Dari hasil kajian, tim akan memberikan penilaian layak tidaknya perusahaan mendapatkan rekomendasi. "Izinnya juga tidak sembarang. Disana kita perlu melihat lokasi, kawasan dan wilayah berdirinya pabrik disesuaikan dengan rencana tata ruang wilayah kabupaten Rohil. Sehingga, posisi kedudukanya dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada," ungkapnya. Anggota DPRD Rohil, Syarifuddin, pernah mengingatkan pemerintah daerah agar menindaklanjuti laporan masyarakat, mengenai berdirinya pabrik kelapa sawit tanpa memiliki izin di Kepenghuluan Tanjung Medan, Kecamatan Pujud."Kalau memang ditemukan bangunan PKS Pujud Karya Sawit tidak memiliki izin prinsip dan izin lokasi, maka usaha yang telah dibangun pemilik menyalahi aturan dan bangunan harus ditertibkan," ujarnya. Menurutnya, sesuai aturan serta prosedur dalam mendirikan bangunan pabrik pengolahan kelapa sawit. Pemilik atau invetor, katanya, harus melengkapi persyaratan dan izinnya terlebih dahulu seperti izin prinsip, izin lokasi, serta melakukan kajian ilmiah mengenai analisis dampak lingkungan (Amdal). Dengan demikian, dalam pelaksananya pendirian bangunan tidak menyalahi prosedur.(bin)

Dishubkominfo Rohil Terima Mobil Pelayanan Internet dari Kemkominfo BAGANSIAPIAPI (VOKAL)-Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menerima tiga unit mobil pelayanan internet lengkap dengan peralatannya dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Nantinya mobil pelayanan internet ini akan ditempat di kecamatan. Hal ini disampaikan oleh plt Kadishubkominfo Rohil, Abdul Karim ketika ditemui di Kantor Bupati Rohil, Jalan Merdeka Ba-

gansiapiapi, Selasa (11/9). "Tadi malam tiba di Bagansiapiapi sebanyak tiga unit mobil lengkap dengan peralatannya untuk pelayanan internet di kecamatan dari Kemkominfo Pusat Jakarta," ujarnya. Dia mengatakan, mobil sebagai pusat pelayanan internet berjalan ini akan diberikan kepada pihak kecamatan agar dapat mengakses jaringan internet di wilayahnya. Lebih jauh ia menerangkan,

mengenai penyerahan mobil untuk kecamatan masih menunggu arahan dan intruksi dari Bupati Rohil, H Annas Maamun, kapan dan di kecamatan mana mobil tersebut standby. "Kita menunggu arahan dan intruksi bupati kapan penyerahan mobil ini ke kecamatan. Rencananya penyerahan mobil ini langsung oleh Bupati H Annas Maamun,” jelasnya. Plt kadishubkominfo ini menegaskan, walaupun diperuntukkan

hanya untuk tiga kecamatan namun kecamatan lain juga bisa memanfaatkan pelayanan internet ini. Hal karena pelayanan ini berupa mobile, sebutnya. Lebih lanjut dikatakannya, mobil pelayanan internet ini merupakan proposal usulan Dishubkominfo Rohil ke kemenkominfo beberapa waktu lalu dan baru sekarang direalisasikan dalam bentuk mobil pelayanan universal telekomunikasi yakni mobil pusat layanan internet.

Sementara informasi yang terimpun, tiga unit mobil pelayanan internet bantuan dari Kemkominfo tersebut merupakan program Dirjen penyelenggaraan pos dan informatika, Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) Jakarta. Tiga mobil tersebut bakal ditempatkan di tiga kecamatan yakni Kecamatan Bangko, Kecamatan Tanah Putih Sedinginan dan Kecamatan Pujud. (bin) Perwajahan : ZULQIFLI


22

RABU

HARIAN VOKAL

PELALAWAN 12 September 2012/ 25 Syawal 1433 H

Honorer Disdik Pamer Foto Dugem LINTAS PON Kesempatan Pamerkan Kerajinan PANGKALANKERINCI(VOKAL)-Mempromosikan dunia kerajinan daerah memang memerlukan kesungguhan. Potensi kunjungan tamu peserta PON yang cukup tinggi harus diimbangi terserapnya produk karya warga daerah ini.  Salah satunya melalui digelarnya pameran kerajinan tangan  di halaman GOR tengku Pangeran. Demikian disampaikan Ketua Dekranasda Pelalawan Ratna Maenar Harris, Selasa (11/ 9). Lebih lanjut Maenar mengungkapkan, acara ini sesungguhnya merupakan agenda bentuk promosi daerah dan ikut meramaikanya kegiatan PON yang sedang berlangsung. “Selain sebagai sarana untuk mempromosikan kerajinan daerah, tentunya dari sisi ekonomi juga merupakan peluang usaha yang sangat sayang untuk dilewatkan. Kesempatan seperti acara PON ini tidak selalu ada,” ujarnya. Pameran ini menghadirkan berbagai produk olahan lokal dari 12 PKK kecamatan seperti anyaman, tempat kue, makanan ringan dan lain-lain. Diharapkan dari kegiatan ini bisa membuka kesempatan kepada pengrajin mendapatkan pasar yang lebih luas. Tak semata dipandang sebagai industri skala kecil, namun bisa masuk ke dalam industri yang sesungguhnya. “Dari sekian produk yang dipamerkan ada salah satu pruduk yang diunggulkan seperti produk anyaman tikar, kerajinan yang berupa anyaman,” ungkapnya. Ratna Maenar Harris selaku juga menyempatkan diri untuk mengunjungi kegiatan pameran tersebut. Beliau mengungkapkan, potensi yang dimiliki Kabupaten Pelalawan sesungguhnya memerlukan dukungan masyarakat  secara luas, agar bisa menghasilkan karya yang bisa dibanggakan. “Perkembangan pengrajin di daerah ini sebenarnya cukup bagus, meski ada kendala soal permodalan dan pemasaran. Tentunya ini juga memerlukan keuletan pengrajin sendiri,” ungkapnya. Maenar berharap masyarakat bisa tertarik dan berbondong-bondong datang ke lokasi pameran dan bertransaksi jika ada produk pengrajin yang disukai. “Tentunya kita harus bangga dengan hasil karya anak negeri kita sendiri, siapa lagi kalau bukan kita sendiri yang akan memajukan dan memperkenalkan produk asli unggulan daerah ini,” pungkasnya. (fkh)

r Kadisdik Janji Tindak Tegas PANGKALANKERINCI(VOKAL)-Masyarakat Kabupaten Pelalawan, digemparkan beredarnya foto dugem yang diduga oknum honorer wanita di Dinas Pendidikan berinisial KK, di jejaring sosial Facebook, baru-baru ini. Dinas Pendidikan berjanji akan menindak tegas honorer tersebut. LAPORAN:

FARIKHIN/ PELALAWAN

Demikian disampaikan Kabid Kurikulum Dinas Pendidikan Pelalawan Salbiah, di Pangkalan Kerinci, Selasa (11/9). Salbiah menjelaskan, foto-foto itu kemungkinan adalah foto-foto lama yang baru diunduhnya ke jejaring sosial. “Ya, itu memang pegawai honorer kami dan anggota saya di bagian kurikulum. Saya sendiri baru saja baca dari media yang memuat berita ini. Yang paling kaget saya, karena dalam judul berita itu membawa-bawa nama Dinas Pendidikan Pelalawan,” terangnya. Diakui Salbiah, petugas honorer itu dulu memang pergaulannya kurang baik, tapi saat sudah bekerja di Dinas Pendidikan, prilaku pergaulannya itu sudah berubah. “Itu foto lama mungkin yang baru ditampilkan di Facebook. Kalau sekarang dia bekerja bagus kok Pak. Baik secara personal maupun tim di kurikulum,” tegasnya. Disinggung soal sanksi yang diberikan pada oknum Disdik Pelalawan itu, Salbiah menjelaskan bahwa pihaknya akan menanyakan terlebih dahulu kebenaran photo itu. Dengan kata lain, kebijakan sanksi akan benar-benar diterapkan jika oknum tenaga honorer itu melakukan ketidakpatutan saat sudah menjadi Disdik. “Kita akan tanya dulu pada yang bersangkutan, karena kebetulan saat ini, dia tidak masuk karena ada keperluan keluarga. Tapi yang jelas, bentuk sanksinya apakah langsung diberhentikan atau diberikan

skorsing, kita akan rundingkan dengan Pak Kadis usai menanyakan hal ini pada yang bersangkutan,” bebernya. Hal yang sama disampaikan juga oleh Kadisdik Pelalawan MD Rizal saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (11/9). Menurutnya, dirinya tak segansegan menjatuhkan sanksi tegas dengan memberhentikan tenaga honorer itu. Apalagi statusnya masih honorer, sehingga masih wewenang dia untuk menerapkan sanksi disiplin pada anggotanya. “Ya, saya akan berhentikan kalau memang benar-benar terbukti setelah sebelumnya kita akan tanyakan dulu bersama dengan Kabid Kurikulum,” tegasnya. Dikatakannya, meski sebagai tenaga honorer, namun dirinya mengharapkan agar para pegawainya bisa menghargai kehormatan institusi dan menerapkan kedisiplinan. Ketidakpatutan berfoto sebaiknya jangan disebarluaskan, apalagi dalam jejaring sosial seperti Facebook. “Dan kejadian ini juga harus dijadikan pelajaran bagi yang lainnya, agar jangan bertindak ceroboh menampilkan ketidakpatutan dalam jejaring sosial,” ujarnya. Sebelumnya, beredar pemberitaan serta foto dalam media lokal mingguan tentang sebuah foto oknum Disdik Pelalawan di jejaring sosial Facebook. Dalam foto yang diunduh tanggal 6 September 2012 itu, terlihat oknum Disdik Pelalawan itu tengah berada di salah satu tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru serta sedang memegang botol minuman keras dan berpakaian seksi, selain foto tengah bermain Biliar. (***)

HADIRI PEMBUKAAN - Sejumlah pejabat Forkompinda Pelalawan, menghadiri pembukaan pertandingan Tinju PON di GOR Tengku Pangeran Pangkalan Kerinci, Senin (10/9) kemarin.

11 PAC Tolak Gerindra Versi Rusdianto PANGKALAN KERINCI (VOKAL)-Kisruh dualisme kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Pelalawan berlanjut. 11 Pimpinan Anak Cabang (PAC) versi Rusli menolak dimasukkan dalam kepengurusan versi Rusdianto. Surat pernyataan keberatan dari beberapa pengurus PAC DPC Partai Gerindra Kabupaten Pelalawan akhirnya diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pelalawan, Selasa (11/9) melalui Ketua Pokja Pendaftaran dan Verifikasi Parpol pemilu Nasarudin SH didampingi Sekretaris KPUD Muhammad Ali. Wakil Bendahara dan salah seorang wakil perempuan dalam pengurusan DPC Partai Gerindra Kabupaten Pelalawan Sarmila, yang mewakili seluruh pengurus DPC dan PAC Partai Gerindra Pelalawan menolak namanya dicantumkan dalam pengurusan versi Rusdianto. “Ada 18 nama pengurus DPC dan PAC Partai Gerindra Kabu-

paten Pelalawan yang menyatakan menolak masuknya nama-nama kami pada kepengurusan DPC Gerindra versi Rusdianto. Kami tidak diberitahu secara tertulis maupun lisan mengenai hal itu,” ujar Sarmila. Saat menyerahkan surat keberatan tersebut, Sarmila didampingi oleh Koordinator PAC Partai Gerindra se-Kabupaten Pelalawan Aidil Makmur kepada wartawan Aidil mengatakan, sampai saat ini sudah ada 11 PAC yang menyatakan sikap keberatannya. Terakhir PAC Langgam telah bergabung di dalam koordinasinya. “Ya, sudah bertambah satu PAC yang menolak pencantuman nama mereka pada kepengurusan DPC Gerindra versi Rusdianto, karena kita sudah mendapatkonfirmasi dari PAC Langgam bahwa mereka ikut kita, sedangkan PAC Teluk Meranti belum bisa dikontak,” lanjut Aidil. Lebih lanjut dikatakan Aidil, surat keberatan itu ditujukan kepada DPD Gerindra Riau diterus-

kan ke DPP dengan tembusan ke KPUD Pelalawan. Saat ini pihaknya telah membentuk tim untuk menemui DPP agar meluruskan permasalahan dualisme kepengurusan DPC Gerindra Kabupaten Pelalawan. Terkait nama pengurus versi Rusli yang dicatut dalam kepengurusan versi Rusdianto, Aidil mengatakan masalah itu akan dibawa ke jalur hukum. “Itu kan masuk ke dalam poin ke empat dalam pernyataan yang kami serahkan. Kita bisa gugat dan akan kita PTUNkan,” sambungnya. Sementara itu Ketua Pokja Pendaftaran dan Verifikasi Parpol Peserta Pemilu KPUD Kabupaten Pelalawan Nasarudin SH mengatakan, sejauh ini KPUD hanya bisa menerima pendaftaran dari parpol. “Langkah selanjutnya KPUD Pelalawan akan berkonsultasi dengan KPU Pusat dan DPP partai bersangkutan untuk memintake terangannya mengenai kepengurusan mana yang dinyatakan sah oleh DPP,” jelasnya. (fkh)

INDRAGIRI HILIR

Kerusakan Lahan Perkebunan Kian Parah r Pemkab Diminta Sediakan Alat Berat TEMBILAHAN(VOKAL)-Masyarakat Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuindra, meminta Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menempatkan satu alat berat di kecamatan tersebut yang bisa bekerja sepanjang tahun, dalam rangka menyelamatkan lahan perkebunan yang kondisi kerusakan sudah sangat parah akibat intrusi air laut.

LAPORAN:

M FAISAL/ TEMBILAHAN

“Kerusakan lahan perkebunan di kawasan tersebut sudah sangat parah. Dari hasil reses dan penu-

turan warga belum lama ini, kerusakan bahkan sudah mencapai 80 persen. Tentunya harus ada upaya konkrit dalam rangka menyelematkan lahan mereka, salah satunya adalah dengan jalan menempatkan alat berat yang siap pakai kapanpun dibutuhkan di

lokasi,” kata anggota DPRD Zulkarnain kepada Harian Vokal, Selasa (11/9). Ia menambahkan, penempatan alat berat yang diinginkan oleh masyarakat hendaknya tidak dipihak ketigakan, sebab pihak ketiga hanya akan bekerja sesuai

dengan kontrak yang mereka pegang. Padahal dalam rangka penyelamatan kebun masyarakat, pembangunan tanggul harus sesuai dengan kerusakan lahan perkebunan yang ada. “Kalau kebutuhan tanggul di suatu desa 10 km tapi yang di-

bangun hanya 5 km, tentunya tidak akan banyak membantu. Bahkan proyek tersebut terkesan mubazir, sebab saat air pasang tanggul yang dibangun akan rusak kembali disebabkan air masuk lewat lahan yang rusak,” pungkasnya. (***)

LINTAS Suhandri: Bekerjalah demi Nama Daerah TEMBILAHAN(VOKAL)-Bakal Calon (Balon) Bupati Inhil periode 2013-2018, Tengku Said Suhandri, berharap semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII dapat bekerja sungguhsungguh demi meng-harumkan nama daerah. Menurut Comel (panggilan akrab pengusaha muda bidang IT ini), pesta olahraga tingkat nasional yang diadakan di Riau khususnya CaSUHANDRI bang Olahraga (Cabor) Futsal di Kota Tembilahan, sukses tidaknya tentu akan mempertaruhkan nama baik daerah dan masyarakat Riau, khususnya masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir. “Kerja sama yang baik antara panitia pelaksana, pemerintah, masyarakat, termasuk seluruh stack holder dalam rangka mensukseskan PON ini tentunya akan menjadi solusi terbaik,” ujar Comel menyampaikan pesan kepada Vokal melalui telepon selularnya, Selasa (11/9). Masih menurut Comel, mau tidak mau, realitanya Riau saat ini telah ditunjuk sebagai tuan rumah. Apapun yang terjadi pesta olahraga rakyat ini harus sukses. Beliau juga berpesan demi suksesnya ajang PON XVIII, khususnya kepada panitia jangan takut untuk dikritik. Apapun bentuk kritikan dan sepahit apapun itu, menunjukkan masih adanya rasa kepedulian masyarakat. “Terima dan lakukan perbaikan kalau memang dari hasil evaluasi kita ternyata memang belum sempurna. Sekali lagi selamat bekerja dan semoga ajang PON XVIII Riau ini akan mengharumkan nama Riau,” harap TS Suhandri. (fsl) Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

FAISAL

KONFERENSI PERS - Sekretaris Sub PB PON Inhil Muhtar T (kanan), anggota Bidang Pertandingan Sub PB PON Afrizal (tengah) dan anggota PB PON Riau H Jupri (kiri), menggelar konferensi pers terkait pembatalan laga hari kedua Cabor Futsal, di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau Jalan Sungai Beringin, Tembilahan, akhir pekan lalu.

r Penderita Penyakit Dalam dan Kandungan Meningkat

RSUD Raja Musa Nihil 2 Dokter Spesialis TEMBILAHAN(VOKAL)-Jumlah penderita penyakit dalam dan penyakit kandungan yang berobat ke RSUD Raja Musa Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), semakin hari menunjukkan peningkatan. Ironisnya,

sampai sekarang rumah sakit plat merah ini belum memiliki dokter spesialis kedua jenis penyakit ini. Direktur RSUD Raja Musa H Afrizal kepada wartawan, belum lama ini, berharap Pemerintah Kabupaten segera menyikapi hal

ini. “Permintaan ini kita sampaikan tentunya demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujarnya. Ditambahkan Dr Afrizal, di samping persoalan dokter spesialis, persoalan fasilitas ambulans RSUD juga dinilainya

kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan cenderung akan membahayakan dalam memobilisasi pasien. “Kami berharap hal ini dapat dijadikan skala prioritas. Jika SDM dan fasilitas pendukung kita bisa tercukupi, pelayanan kepada

semua pasien akan dapat terlayani dengan baik dan mereka tentunya tidak perlu jauh-jauh harus ke Tembilahan yang akan mengeluarkan biaya ekstra, terutama bagi masyarakat/pasien yang kurang mampu,” pungkas Dr H Afrizal. (fsl) Perwajahan: ABDA


ANDALAS RABU

23

HARIAN VOKAL

12 September 2012/25 SYAWAL 1433 H

Ketua KPU Batam Jadi Tersangka Dugaan Korupsi BATAM (VOKAL) - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam, Kepulauan Riau, Hendriyanto ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Kota (Pemkot) Batam ke KPU sebesar Rp17 miliar, Senin (10/9) malam.

Tuduhan yang dikenaSebelumnya Kejakkan pada Hendriyanto sasaan Negeri (Kejari) Bama seperti yang ditudingtam telah menetapkan kan kepada dua tersangka status tersangka kepada sebelumnya, Saripuddin Sekretaris KPU Saripuddan Dedi. Penetapan status din Hasibuan dan benitu dilakukan setelah kejakdahara Dedi Saputra. saan menemukan bebe"Satu tersangka lagi telah rapa alat bukti, keterangan kami tetapkan. Inisialnya saksi, dan surat-surat KPU H. Ketua KPU Batam," Batam yang disita penyidik. kata Kepala Kejaksaan HENDRIYANTO Dua alat bukti tersebut, Negeri (kajari) Batam I lanjut Astiti, cukup untuk Made Astiti Ardjana dikutip mediaindonesia.com, Selasa menetapkan Hendriyanto sebagai tersangka. Namun, pihaknya belum (11/9).

menahannya, karena harus menyiapkan barang bukti hingga cukup untuk menahannya. Sementara itu, Hendryanto ketika dimintai konfirmasi mengatakan belum mengetahui tentang statusnya. "Saya belum mengetahui," katanya. Pemkot Batam pernah menghibahkan dana Rp17,3 miliar ke KPU Batam untuk keperluan penyelenggaraan pemilihan Wali Kota Batam. Dana tersebut diserahkan ke KPU dalam dua tahap, yakni pada 2010 sebesar Rp13,5 miliar dan 2011 Rp3,8 miliar. Pada 2011, Kejaksaan Negeri Batam mencium aroma korupsi dalam penggunaan dana itu. Dari Rp17,3 miliar dana tersebut, kejaksaan menghitung minimal ada Rp1 miliar yang dikorupsi. (miol/bos)

Kloter Pertama Sumut Bertolak 21 September MEDAN (VOKAL) - Kelompok terbang (kloter) pertama calon jamaah haji asal Sumatera Utara akan diberangkatkan pada 21 September dan akan diterbangkan langsung ke Madinah. Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi E DPRD Sumut di Medan, Senin, Kakanwil Kementerian Agama Sumut Abdul Rahim mengatakan, pemberangkatan ke Madinah itu akan dilangsungkan hingga kloter 13. Sedangkan kloter 14 hingga 19 yang masuk gelombang kedua asal

Sumut akan diberangkatkan langsung ke Makkah. Direncanakan, kloter pertama asal Sumut tersebut akan tiba kembali ke Tanah Air pada 31 Oktober dan kloter terakhir pada 20 November 2012. "Rencananya, pelepasan kloter pertama dan terakhir akan dihadiri Gubernur dan muspida Sumut," katanya. Menurut dia, untuk menghindari kemungkinan adanya hambatan atau masalah dalam penerbangan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan barang bawaan calon jama-

ah secara berkala. Pemeriksaan pertama yang bersifat preventif akan dilakukan daerah untuk mengetahui keberadaan benda yang tidak diperbolehkan untuk dibawa dalam penerbangan ke Tanah Suci. Selanjutnya, pemeriksaan yang bersifat represif ketika melewati pemeriksaan embarkasi. "Diperiksa ketika akan check in," katanya. Kemudian, untuk membantu kelancaran dan pengamanan bagi jamaah haji, pihaknya menerapkan pengamanan yang melibatkan berbagai instansi. (ant/bos)

Tiga Calon Independen Daftar Pemilukada Pagaralam PAGARALAM (VOKAL) - Tiga kandidat mendaftarkan diri untuk menjadi bakal calon wali kota dan wakil wali kota Pagaralam, Sumatera Selatan, melalui jalur independen di Komisi Pemilihan Umum setempat, kemarin. Ketiga bakan calon wali kota dan wakil wali kota ini datang untuk mendaftar ke KPU dengan diantar keluarga dan kerabat, termasuk tim pemenangan mereka. "Ketiga kandidat mengambil formulir hari terakhir tanggal 10 September, mendaftar untuk jalur independen sebagai bakal calon wali kota dan wakil

ELEKTRONIK Hughes Antena Februari Ceria, Sekarang Pasang Indovision, TopTV & Yes TV Cuma 60 Rb. Hub : 0852 6580 8932/62921 (bs luar kota & No. sms) Okervision PKU (group MNC) Skr psg hanya 150 rb, free iuran 1 bln+paket sport&chanel KTV (Chanel Korea) 2 bln, pasti dpt liga Inggris dan EURO 2012. Ayo buruan Hub : 0853.5531.6249. bs psg luarkota Telkom Vision Mau langganan Telkom Vision?? Utk tempat Tinggal, hotel, wisma kantor dll. Hub : PT Citra Moraland Tlp : 0761 33934 HP. 0813 7802 2471. 0852 6493 9663, Nikmati tonton Kls dunia PT. Aha Multi Scane Jl. Soekarno Hatta Ruko Damai Langgeng Blok B 29 pku, jual & service jembatan timbangan/ Timbangan truck semua merk, kapasitas mulai 20 Ton s/d 100 Ton 0821 7336 9988 / 0761-61077 Ahli Service & Instalasi CCTV Online Pabx (jar, telepon) jar computer/Wireless Servis laptop, Komputer, Kwalitas dan harga ok, bergaransi Layanan Panggilan hub :0812 6638 2800 Elektro Teknik Servis Tukar tambah, pmasangan & pemeliharaan, baru & bekas AC, Spilit/windows, mesin cuci, kulkas, TV. Dispenser, kipas angin, Kompor gas dll hub : 0821 7232 9343 Jl. Srikandi No. 20 Pekanbaru

KOMPUTER Jual NOTEBOOK, Kredit Via Adira Finance di Bitcom Computer Hub Yanti 0852 7144 0554 Menerima Service Komputer, Panggilan, CPU, Laptop, Instalasi network, Warnet, Maintanance, Kamera CCTV dll Telp :0852 1556 8858 Multicom, Jl Delima Panam Service Komputer, alat pendukungnya/ semua jenis printer / jaringan computer. Jual computer, print second+beli, syarat legal. Hub : 0813 2879 3363/4886761 Arvicom Service, Segala kerusakan computer/laptop, printer , jual beli, accessories, dll. Bs antar jemput barang. Jl inpres simpang ( AURI) Pekanbaru. Hub : 0852 7878 1616 Penanggung jawab/redaktur: BUDI SUSENO

wali kota Pagaralam," kata Ketua Divisi KPU Pagaralam Yenli Elmanoveri. Menurut dia, hanya tiga pasang bakal calon yang mendaftar untuk independen yaitu Ahmad Fachri berpasangan dengan Dwikora Sastra Negara, setelah itu Aruji Karta Winata berpasangan Rasidi dan terakhir Rita Lismiati berpasangan Toha. "Kita sudah menerima berkas pendaftaran tiga kandidat itu melalui jalur independen dan untuk sementara sudah dilakukan pemeriksaan sesuai dengan kelurahan di lima kecamatan," ungkap dia. Ia mengatakan, kalau data berdasarkan kelurahan ketiga bakal calon

Butuh Tablet PC, Tp Kemahalan? Disini Solusinya, menyediakan tablet PC Merk Samsung galaxy Tab, Apple Ipad, terq, advan dg harga yg sangat bersahabat & nasional baru & bersegel. Hub : 0853 5539 5699

SERVICE Service Panggilan Mesin Cuci, Kulkas, Frezeer, TV, Amplifier, stabilizer, Sound system, kipas angin, instalasi listri dll. Hub : 0812 7518 6233, Bergaransi Sentosa Jaya Teknik, Cuci AC Rumah dan Kantor Rp. 40.000/Unit, Bongkar Pasang dan Perbaikan Langsung siap ditempat, juga melayani Tambah Freon, Hub : 0812 6821 3336/ 0761-3063335 Aries Teknis Service, Ditempat Bongkar Pasang AC, kulkas, Mesin Cuci, Dispenser, Kompor Gas, TV, Dll. Hub. 0761-7620133 / 0813 7173 6031Bergaransi, Melayani Luar Kota Inayah Elektronik, Rental AC, Blower Utk Berbagai Acara, Service AC, Pasang Baru, Mesin Cuci, Kulkas, Stabilizer, Jual Beli Second dan Baru, Hub : 0812 7662 319 / 0852 7865 9636 Berkah AC, Menerima Pasang AC, Service AC, Kulkas, Mesin Cuci, Bongkar Pasang AC, Dll, Hub : 0821 7438 6977 / 0761-7708193 CV Riau Jaya Service, AC, TV, Mesin Cuci, Dispenser, Kulkas. Hub : 0761-7086113 / 0813 7885 3641 Melayani Kontrak/Luar Kota Jaya Service, Ditempat, Bongkar Pasang, AC, Kulkas, Mesin Cuci, TV, Hub : 0761- 4851640 / 0813 6547 7080

PERCETAKAN PLTHN Sablon & Printing, Daftar Sgr Utk Dilatih Sbg Tenaga Sablon & Printing,Peserta Min SMP, Byr Pelatihan 500 Rb. Lm Pelatihan Lebih Kurang 1 Minggu,Min 10 Org, Syrat : Fhotocopy KTP, Ijzah. Hub : 0812 754 4924 Raja Kartu Nama, Hrg Mulai 100 Rb/ 6 Kotak, Juga Melayani Cetak Brosur, Bon 85 Rb/Rim, Pulpen 3500/Pcs, Jam Dinding 30 Rb/Pcs, Dll : 0813 7849 0050

wali kota dan wakil wali kota sudah lengkap, hanya tinggal dilakukan verifikasi kartu tanda penduduk. "Penyerahan data dukungan khusus bakan calon independen 6 hingga 10 September ini, dan setelah itu pelaksanaan verifikasi faktual oleh panitia pemungutan suara (PPS) 11 hingga 24 September nanti," ungkap dia. Kemudian, kata Yenli, dilanjutkan verifikasi dan rekapitulasi di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) 25 September hingga 1 Oktober dan kemudian rekapitulasi dan verifikasi terakhir dilakukan KPU pada 2 - 8 Oktober. (ant/bos)

PEMBIAYAAN Bank ANZ Pekanbaru, Kredit Tnpa Agunan, Syrt Mdh, Bunga Ringan, Ckup FC KTP, FC Krt Kredit,FC Billing & Cover BK Tabungan, Lmit Krt 3 X Pencairan. Nilai Pencairan 4 Jt sd 200 Jt. Hub : 0852 7144 8965 (Nita) Anda Butuh Uang, Cukup Dg BPKB Mobil/Motor, Pencairan Besar, Bisa Take Over, Mobil Anda Di Asuransikan. Hub : Aldi 0852 7173 6335/0852 689 6612

INT

YUSRA (24) salah seorang korban keracunan gas genset terbaring di Rumah Sakit Imelda Medan, Sumut, Selasa (11/9). Sebanyak tujuh orang kritis akibat keracunan setelah menghirup gas karbondioksida (CO2) yang dihasilkan mesin genset yang dihidupkan di dalam rumah.

Keracunan Asap Genset, Satu Keluarga Dirawat MEDAN (VOKAL) - Enam orang dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Imelda, Medan, Sumatra Utara, karena keracunan asap genset yang dipasang setelah pemadaman listrik. Dari enam orang itu, empat di antaranya adalah satu keluarga penghuni rumah toko (ruko) di Jalan Amaliun, Medan, yakni suami dan istri Muhammad Nur, 32, dan Yusra, 25, serta dua anak mereka Muhammad Akbar, 6, dan Muhammad Zahrul, 4. Adapun dua korban lainnya yaitu pekerja di ruko yang berjualan barang kelontong itu, Adi dan Izal.

Mobil Tinja, Sedot WC, WC Tersumbat, Saluran Air Yg Ter-sumbat. Tanpa Di Bongkar. Hub : 0812 7650 812/0761481 2882/0813 7879 1979

KESEHATAN /KECANTIKAN / PIJAT /LULUR

SUI Message, Anda Ingin Rileks & Bugar Kami Siap Untuk Anda, Melayani Panggilan & Hotel, Silahkan Call Ke 0853 6446 2702

Butuh Dana Cepat, Cukup Jaminan BPKB Motor/Mobil Anda, Motor Th 2002, Mobil Th 1990, Proses Cepat dan Bisa Bantu Take Over Baik Mobil/ Motor, Hub : Herman 0852 1066 5860

Dahlia Bersaudara(Terapi kesehatan), Urut Tradisional, Anda Ingin Rileks, Pijat Refleksi, Luluran dan Pemijatan,Totok Seluruh Badan dan totok Wajah Kecantikan Tanpa Jarum pakai acupoints Health care Apparatus Alamat : Jl Rajawali Gg Anggrek No 69 Sukajadi Hp : 0821.7234.4679

Penambahan Modal Usaha, Sahabat Soempurna Sistem Syariah, Biaya Ringan Bisa Take Over, Jaminan Berupa SKGR, SHM, BPKB, Plafon 5-500 Jt, Syarat Berlaku Hub : Mahlil 0852 1366 4240

Melur Jaya, Melayani Urut Tradisional, Shiatsu, Thai, Dll. Alamat Jl. Melur Bawah No. 19 H & Arengka 1 (Komp. Taman Malibu Blok C-1), Hub : 0813 6568 6749 & 0813 7046 6883

Pinjam Dana, Modal Usaha, Syarat : BPKB, Sertifikat Tanah. Hub : Vika : 0812 1503 9917, Harto : 0853 6306 7955 Anda Butuh Dana Cepat, Cukup Jaminkan BPKB Mobil/ Motor Anda, Proses Cepat 1 Hari Langsung Cair, Data-Data Anda Bisa Di Jemput/ Diantar Ke Kantor Kami. Bagi yg Berminat Hub : 0813 7194 5978 Butuh Dana Cepat, Cukup Jaminkan BPKB Motor Anda, Proses Cepat Bagi yg Berminat Hub : 0761 - 861156 HP. 0852 7208 1133 / 0812 7632 738 Beli motor anda dgn harga tinggi

SEDOT WC / SUMUR BOR Ahli Mampet, Specialis WC Mampet, Sedot WC, Sedot Tinja, Saluran Air Mampet,Wastafel Bathub, Dll. Tanpa Bongkar & Tanpa Bahan Kimia, Bergaransi. Hub : 0761-7709422 / 0813 7115 5556 Raja Mampet, Mengatasi WC Mampet, Saluran Air, Bathtub, Cuci Piring,Sedot Tinja Dll, Bergaransi hub : 07614801744/0813 6540 2539 Jasa Mobil Tinja, Spesialis Sedot Tinja, Sedot WC, Wc mampet, Saluran Air Mampet,Westafel, Tanpa Bongkar Tanpa Kimia, Bergaransi Hub : 0761766 7321, 082172941118 Mobil Tinja, Sedot TPM, Mengerjakan Sedot WC dan Saluran Air Yg Tersumbat Tanpa Dibongkar, Bisa Kontrak dan Harian, Bisa Dalam dan Luar Kota, Hub : 0812 754 7635 / 0761-7621273

Hellen Massage, Menerima Panggilan Hotel, Semua Treatmen, Tradisional Massage, Thaikombo Massage, Tenaga Profesional Buka 24 Jam. Hub : 0821 6912 9918 Urut Tradisional Bu Sri, Melayani urut tradisional, Urut Hamil, Terkilir, Badan Capek2, Turun Perut, Salah Urat dan Luluran. Alamat : Jl. Kereta Api gg Pokat, HP. 0813 6869 4981,

PROPERTI / RUKO DIJUAL / TANAH Dijual Ruko, 6 Pintu di Jl. T.Bey. Simpng 3, Tiang Pancang Beton, 2 ½ Lt, Progress : Parkir Luas SHM, Terjual 4 Unit, Sisa 2 Unit. Hub : 0812 7571 9719, 0853 6568 7000 Dijual, 1 Unit Ruko 1 Lantai Lngkap Dg Usaha Bengkel & Sku Cdang, Lokasi Strategis, Jl. Bukit Barisan/ Kapau Sari, Lt 5 x31, LB 5x20, SHM IMB, Hrg 385 Jt Nego di Tmpat, Hub : 08127688223 Dijual Ruko, 2 Lt, di Komp Paninsula, Jl. Nangka dkt SKA, Kos aktif, full keramik, tambah bangunan Di blk, listrik 2200 watt. Hub : 0761-7004878 Dijual Cepat, Ruko Dlm Komp Nangka 2 Lt, 3 Unit, Hrg Nego dan Rumah 2 Lt di Villa Bunga Raya LB 100 LT 128. Hub : 0853 5571 8181/ 9841001 Ruko Dikontrakan, 2 Unit Ruko 3 Lantai Komplek Pertokoan Metropolitan City Giant. Yg Berminat Hub : 0817 6757 907/0812 7567 6640

Bustani, salah seorang keluarga mengatakan, kejadian ini berawal ketika keluarga tersebut menghidupkan mesin genset akibat listrik padam pada Senin (10/9) malam. "Mereka menyalakan genset untuk menghidupkan AC," ujarnya. Genset itu berada di dalam ruangan ruko itu. Akibatnya, asap dari genset memenuhi ruko sehingga penghuni menghirup asap yang mengandung karbon monoksida. Ketika terbangun pada Selasa (11/9) pagi, lanjut Bustani, M Nur melihat kedua pekerjanya tergeletak dan tidak bisa dibangun-

Dijual Rumah: Terletak JLN.SULTAN SYARIF HASYIM NO.29, RT.01 RW.01 KELURAHAN KAMPUNG DALAM, SIAK SRI INDRAPURA, NO.HP.081282503422 DAN NO HP.085271949471 HARGA NEGO.(Lokasi Strategis)

Dijual Rumah, Jl. Gunung Agung No. 4 Pintu Angin Pku. LT/LB : 600 M/250 M. SHM. Lok : Sangat Strategis, Tengah Kota, Siap Huni..Hrg 1,4 M..Nego Hub : 0812 7640 092/0812 6895 1160 Dijual Rumah, Renovasi Lb 100, Lt 150 KT3, KM 2 Dapur Kitchen Set & Wastafel Full Trali, Listrik 1300 Smur Bor, Paving Blok, Full Krmk, Lok Perum Griya Insan Makmur, Blok A4, 220 Jt. Hub : 081275800736 Dijual Cepat, Rumah Baru Model Minimalis, Sngat Strategis di Jl. Cipta Sari No. 7 A, SHM, IMB Lengkap, PBB Lunas 2011. Dekat dg Kantor DPRD TK 1. Hrg Rp. 700 Jt Hub : 0811 756 674 Perum Vila Fajar Indah I Jl. Fajar Blok C/15. SHM LB/LT 84/150M2 3 KT, 2 KM Listrik 1300 watt. siap huni lokasi strategis 260 jt Hubungi: 0811909843 Dijual Rumah, Tipe 52 Jl. Suka Karya, 500 M Dr Jl. Subrantas Perum Malay Asri 2 Blok A, No. 1 di Belakang Ruko. Hrg 250 Jt Nego. Peminat Hub : 0831 8795 4759/0853 5634 9458 Dijual, Rumah 2 Unit Jl. Sail Type 77/ 281 M2 dan Type 70/250 M2. Lantai Full Keramik, Pagar Keliling, Halaman Luas. Hub : Pilar Properti 07617785876, 0812 6811 5007 Dijual, Tanah Perumahan 46 x 36 Ada Perumahan Pagar Keliling di Jl. Tanjung Jaya Ujung/Jl. Kandis Ujung Harapan Raya. Hub : Bpk Anto 0812 681 7723 Dijual Tanah, Dekat Villla Sakinah/ Belakang Lembaga Luas Tanah 448 M2 SHM Harga 150 Jt Nego. Ukuran P27 x L 18 Hub : 0853 7495 3800/0853 6486 1975 Dijual Tanah, 20 x 30 Dg Rumah Type 36 di Jl. Purwodadi Ujung, Samping Acik Ponsel Panam. Hub : 0812 751 6494 Dijual Tanah, Luas 5900 M, SHM, Lok Strategis di Tepi Jl. Besar Yos Sudarso Rumbai Tnh Keras & Datar, Bs Masuk Truk Container, Cocok Utk Prumahan, Gudang Kantor, Hrg 350 Rb/M, Nego Hub : 0812 758 6040 Dikontrakkan Rumah, Keramik, Pagar, bisa msk mobil, S.Bor, listrik, 2KT, RT,RK, dpr, 1 KM, Arengka/ Rowo Bening Asabri D6.6 Jt/Th, Kios Dlm pasar panam, 3.5 Jt/Th teras utk jual minum, 200 rb/bln nego hub : 0812 7633 993

kan. Dia sendiri dalam keadaan yang sangat lemah. Kemudian dia menelepon keluarganya dan membawa mereka semua ke rumah sakit. Kepala Bidang Perawatan RSU Imelda Nixon Manurung mengatakan, ketika tiba di rumah sakit, semua korban dalam kondisi yang lemah karena menghirup asap genset. "Semua korban sudah mendapatkan pertolongan dengan memberikan oksigen yang cukup dan pelayanan sesuai dengan prosedur yang ada. Saat ini sedang kami observasi terus," imbuhnya. (miol/bos)

Dijual Tanah, Luas 4 Ha, kedataran 85%, cocok utk perumahan. Lok hangtuah ujung blkng RCTI, satu setengah KM dr Jl. Raya Hangtuah. Hub : 0852 7480 6299 Disewakan Tanah, Lok Jl. Arengka 1 Depan Eka Hospital sdh ditimbun, uk 50 m x 176 m Hub : 0812 7601 001/0878 9337 1001 Dijual Segera, Tanah depan SMP 35, posisi ltr U, luas 1.406 M2, SHM, lok simp 3, sangat strategis, kodya pku dan tanah di depan perum bahtera regency, luas 894 M, simp 3 pku. Hub : 0853 7526 0260 Dijual SGR, Sebidang tanah utk uk 463 M2/SHM, lok jl. Murai rumbai lok strategis, pinggir jalan aspal, dekat kantor camat pesisir raya rumbai, pagar jl besar, nego. Hub : 0813 7859 2777/0853 7484 0102

Citra Sari Rental, Menyewakan mobil tahun tinggi Avanza, Xenia untuk bulanan, mingguan dan harian. Hubungi : 0811 765 325 Rent Car, Perbulan menyewakan mobil Avanza G tahun tinggi, khusus pemakaian perbulan. Hubungi : 0852 7244 2922 PT. Riau Kencana Wisata, Tiket pesawat udara hrg promo. HP 0852 6560 1313/0761-31947. Tiket antar alamat/kirim via email, sewa bus pariwisata, tour & umrah. Jl Monosari No. 2 ( Belakang DPRD Prov Riau) Pku Akbar Rental, Menyewakan mobil Avanza, Xenia, Droping Luar Kota. Hubungi : 0811 759 071 / 0852 6319 0071

RENTAL / TOUR TRAVEL Mandiri Rental, Menyediakan Mobil Inova, Grand Livina, Avanza, Untuk harian, mingguan & bulanan. Hub : 0852 7870 4900 Charter Murah, Bus Pariwisata ekonomi 27 seat, mobil mewah pajero sport, mobil murah Toyota kijang 1500 CC, mulus, bagasi luas, AC, Rp. 150 rb/12 jam. Hub : 0812 7593 526 Pick Up Rental, Menyewakan Mobil Pick Up 2011 buat angkutan, barang kantor, rumah/kos, dlm kota/luar kota harian/mingguan & bulanan. Hub : 0852 7128 7580/0813 6521 4153 Rental Mobil Avanza, Tahun tinggi utk harian, mingguan, dan bulanan Hub : Succes Rentcar HP : 0813 6560 1031 Rental Mobil Jaya, Menyewakan mobil tahun tinggi, Avanza, Xenia, Innova. Hubungi : 0853 7403 9993 Rental Alat Berat, Crane Torano, Crawler Crane 35 T, Buldozer CGH, Excavator, Dump Truck Fuso HD, Compactor, Grader 12 H. Hubungi : 0812 7511 245 Garuda Teknik, Menyewakan dan menjual scaffolding (peranca) pindah alamat ke jalan belut No. 1 masuk dari jalan Fajar lb baru barat Hub : 0813 7119 8302 Perwajahan: HASAN


CMYK

24

RABU 12 September 2012/25 Syawal 1433 H

HARIAN VOKAL

PON Dipertimbangkan di Dua Provinsi PEKANBARU(VOKAL)-Belajar dari pengalaman pergelaran PON sebelumnya di Sumsel 2004, Kaltim 2008, serta Riau 2012, Pemerintah tengah mempertimbangkan untuk menggelar PON berikutnya tidak di satu provinsi, tapi di dua provinsi. LAPORAN: DARYADI / PEKANBARU Menpora Andi Mallarangeng dalam keterangannya kepada wartawan di Main Press Centre PON XVIII, Pekanbaru, Selasa (11/9), dengan menggelar PON di dua provinsi diharapkan beban yang harus dipikul tidak hanya oleh APBD satu provinsi saja. Selama ini selalu timbul masalah bagi satu provinsi yang menjadi tuan rumah PON terutama menyangkut pendanaan. Karena bagaimana pun untuk menggelar PON dibutuhkan dana yang tidak sedikit. "Kita juga bisa lihat di luar negeri saja Piala Dunia bisa digelar di dua negara," ujar Andi Mallarangeng yang didampingi oleh Menko Kesra Agung Laksono, Mendagri Gamawan Fauzi, serta Gubernur Riau HM.Rusli Zainal. Lanjut Andi, pelaksanaan PON memang hanya dilakukan di satu provinsi karena mengacu peraturan yang ada.

Padahal, penyelenggaraan tuan rumah bersama bisa lebih menghemat biaya yang dikeluarkan daerah serta memperingan ongkos pemeliharaan sarana olahraga yang sudah dibangun dengan biaya yang sangat mahal. Untuk mewujudkan wacana tersebut pihaknya kini tengah mempertimbangkan untuk mengubah peraturan pemerintah tentang pelaksanaan PON. Di sisi lain, bukan cuma masalah tuan rumah bersama PON yang akan jadi bahan evaluasi, Andi juga menambahkan masalah cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan juga perlu dievaluasi lagi. Ia menilai 39 cabang olahraga yang dipertandingkan di PON XVIII Riau ini terlalu banyak. "Kita kerap tidak menyadari dengan banyaknya jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan berarti akan bertambah pula biaya yang harus dikeluarkan," tambah Andi lagi. Idealnya di PON menda-

tang, cabang olahraga yang dipertandingkan sudah harus mengacu pada cabang olahraga yang dipertandingkan di SEA Games, Asian Games, serta Olimpiade. Dengan begitu jenjang pembinaan bagi atlet-atlet yang berprestasi akan jelas arahnya. Selepas PON XVIII ini Andi menjanjikan akan melakukan pertemuan dengan KONI dan KOI serta PB-PB agar penyelenggaraan PON harus fokus pada SEA Games, Asian Games dan Olimpiade. Untuk cabang olahraga yang tidak dipertandingkan di PON cukup menggelar kegiatan setingkat kejurnas. Sementara Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi juga menambahkan, pemerintah juga akan mengevaluasi pengawasan pendanaan PON. Dengan begitu peristiwa-peristiwa ditangkapnya sejumlah pejabat daerah seiring dengan penyelenggaraan PON tidak akan terjadi lagi. Bukan rahasia lagi, setidaknya pada tiga kali penyelenggaraan PON terakhir banyak pejabat daerah yang harus berurusan dengan KPK akibat penyelewengan dana untuk penyelenggaraan PON. (***)

Misi Sama Dua Generasi Berbeda r Binaraga Riau

PEKANBARU(VOKAL)-Binaraga salah satu andalan Riau untuk meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012. Setidaknya dua emas di patok pada cabang olahraga pamer otot yakni melalui Arselawandi dan I Gede Darmawan. Tekat tersebut memang sudah diusung dua generasi berbeda ini. Unyil, panggilan akrab Asrelawandi sangat berambisi meraih emas untuk kontingen Bumi Lancang Kuning ini. Apalagi, ini PON terakhirnya sebelum ia berniat menundur dari arena binaraga. "Ini PON terakhir bagi saya. Tahun depan saya pensiun dan mau naik haji. Target saya, akan memberikan yang terbaik bagi Riau. Saya akan berusaha semaksimal

Penanggung Jawab/Redaktur: SAADUDIN SAAD

HUMAS

KALUNGKAN MEDALI - Wakil Bupati Siak H Alfedri mengalungkan medali kepada Johanes Wiharja yang berhasil menyumbang emas sepatu roda PON XVIII Riau 2012 di arena sepatu roda Siak, Selasa (12/9).

mungkin untuk memberikan medali emas," kata Asrelawandi, Senin (10/9). Nama atlet yang turun di kelas 60 kg di dunia binaraga memang sudah tidak asing lagi. Sejumlah prestasi memang sudah diraih Asrelawandi. Hampir setiap kejuaraan, PNS Dinas Perhubungan Riau ini selalu keluar sebagai juara. Bahkan, peraih emas Asean Beach di Omen 2010 lalu, menjadi langganan emas PON sejak PON XIII 1993 di Jakarta. Kini suami Yusfetri Yeti bertekad menyumbang emas ke-6 saat perhelatan PON di Bumi Lancang Kuning. Sejumlah persiapan terus dilakukan Unyil. Bahkan porsi latihannya tingkatnya menjadi empat kali sehari. "Saya bertekad meraih medali ke-6 saya di PON. Mudah-mudahan ambisi saya tersebut bisa terujud. Saya berharap du-

kungan dan masyarakat Riau," ujarnya. Ambisi sama juga diusung I Gede Darmawan. Meski pengalaman masih muda dibandingkan Arselawandi, pria yang akan turun dikelas 85+ ini bertekad menyumbang emas pertamanya untuk Riau. Saat dijumpai di palace hotel, Selasa (11/9), I Gede mengakui bahwa dirinyalah atlet binaraga termuda yang ikut berkompetisi pada ajang PON riau kali ini. I Gede bakal turun di kelas 85 plus. Saat ditanya, pengalaman turnamen yang sudah diikuti atlet muda ini, dia menjawab baru pada open turnaman dan juara satu pada kejurnas 2011. Meski demikian, dia sudah berlatih selama 6 tahun untuk mencapai prestasi di usia 23 pada ajang PON ini. "Harus optimis. Saya yakin. Jangan patok soal me-

dali dulu yang pasti yang terbaik akan saya berikan. Pesaing kita juga bagus," ujar I Gede. Selain itu, pelatihnya, Zamri juga mengakui kalau I gede atlet yang berpeluang untuk meraih emas di kelas 85 plus. Dengan diperkuat I gede, maka besar harapan cabor binaraga raih dua emas dan satu perak untuk riau. "Target kita memang dua emas dalam binaraga ini. Kita harapkan juga satu perak," kata Zamri Bahctiar, pelatih Binaraga Riau yang secara khusus melatih I Gede. Pertandingan Binaraga sendiri akan digelar pada Rabu (12/9) nanti. Pertandingan akan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga malam hari. Pertandingan sendiri hanya akan berlangsung selama satu hari. (ynl)

ARSELAWANDI

Perwajahan: ANDIXER


Harian Vokal Edisi 12 September 2012