Issuu on Google+

CYAN YELLOW MAGENTA KEY

Website: www.harianvokal.com Email: harianvokal@gmail.com

Harian Vokal

SELASA

11 DESEMBER 2012 27 MUHARAM 1434 H EDISI 800/TAHUN IV Harga Langganan

Rp50.000/bulan Luar Kota+Ongkos Kirim

Santun Mengkritisi, Cerdas Menyikapi

Rp2000 (Pekanbaru) Rp3000 (Luar Kota)

24 Halaman (3 SESI)

Polda Gulung Sindikat Narkoba  Ada Pabrik Ekstasi di Pekanbaru, Sabu di Dumai  Oknum Perwira Polisi Diduga Terlibat

11 DESEMBER 2012 / 27 MUHARAM 1434 H

SHUBUH 04:46

DZUHUR 12:10

ASHR 15:36

MAGHRIB 18:13

ISYA 19:26

Bagan Siapi-api + 4 mnt, Bangkinang + 2 mnt, Bengkalis - 3 mnt, Dumai -2 mnt, Pangkalan Kerinci - 2 mnt, Pasir Pengarayian + 5 mnt, Rengat - 4 mnt, Selat Panjang - 5 mnt, Siak - 2 mnt, Tembilahan - 7 mnt

PEKANBARU (VOKAL)-Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Minggu (9/12), berhasil menggulung 4 tersangka sindikat narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di Kota Dumai dan 3 tersangka pabrik pembuatan ekstasi di Pekanbaru, Sabtu (8/12) malam. Dari 4 tersangka yang ditangkap di Dumai tersebut, seorang di antaranya merupakan oknum perwira polisi, yakni Iptu MR. Sedangkan dari 3 tersangka yang ditangkap di Pekanbaru, seorang merupakan oknum polisi, Briptu BD. LAPORAN:

awalnya Polda Riau berhasil menangkap pelaku WD bersama 3 orang teman lainnya, masing-masing AS, KC, dan ZR, yang merupakan warga Kota Dumai.

ZULKIFLI & VERNANDO/PEKANBARU Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol DTM Silitonga, SIK kepada wartawan, Senin (10/12) mengatakan,

ANDIKA

Bersambung...Hal 7

EMPAT tersangka dan sejumlah barang bukti berupa sabu-sabu diamankan Dit Narkoba Polda Riau, Senin (10/12).

Presiden Peringatkan Gubernur  Anggaran 2013 Jangan Dikorupsi

C

akap Bebas

OLEH: CHAIDIR

Mengecek Corong Rakyat TIDAK ada demokrasi tanpa pemilihan umum, dan tak ada pemilihan umum tanpa partai politik. Begitulah postulat klasik yang diakui sejak kedaulatan rakyat dalam sebuah Negara dijunjung tinggi, sampai sekarang. Pertanyaannya, apakah semua partai politik secara otomatis boleh sebagai peserta pemilu? Kalau jawabannya tidak, berarti bisa disebut mencederai semangat demokrasi.

Bersambung...Hal 7

HPR

GUBERNUR Riau HM Rusli Zainal (kiri) menerima DIPA 2013 dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, di Jakarta, Senin (10/12).

PT Indo Sawit Harus Ditindak Tegas  Cemari Lingkungan Ukui 18 Tahun

MENITI karier di dunia akting sejak tahun 90-an, Inneke Koesherawati saat ini benar-benar ingin meninggalkan dunia keartisan. Ia berkeinginan fokus menggeluti kegiatan sosial. "Cita-cita aku, aku mau jadi Mother Teresa Indonesia. Aku mau lebih fokus di kegiatan sosial saja," ucapnya ketika ditemui usai acara Tribute to Love and Life di area Car Free Day Bundaran HI, Minggu (9/12). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh sebuah perusahaan kosmetik

I ndeks......

Bersambung...Hal 7

 Eksepsi Zulkifli Thalib Ditolak Hakim ...............................................5  Kebijakan Wako Dumai Atasi Banjir Dipertanyakan ..........9  Pembangunan Gedung SMP 37 Terancam Dihentikan ..15

PEKANBARU (VOKAL) Limbah pabrik kelapa sawit (PKS) milik PT Inti Indo Sawit (IIS) yang mencemari lingkungan Desa Silikuan Hulu, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan selama 18 tahun

CYAN YELLOW MAGENTA KEY

Bersambung...Hal 7

“

SOLIHIN DAHLAN Anggota Komisi C DPRD Riau

 Sudah Ditetapkan Sebagai Tersangka

�

Bersambung...Hal 7

Said Nurjaya Belum Ditahan Polda PEKANBARU (VOKAL) - Kepolisian Daerah (Polda) Riau belum melakukan penahanan terhadap Said Nurjaya, tersangka penamparan, penodongan menggunakan senjata api dan pengancaman terhadap Nurbaiti, Guru SDN 081, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru beberapa waktu lalu. Polda Riau

 Harian Vokal di Hati Anda, Klik: www.harianvokal.com Penanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN ALKALAM

dinilai sangat keterlaluan dan tak manusiawi. Pihak DPRD Pelalawan dan DPRD Riau mendesak pemerintah melalui instansi terkait memberikan sanksi

BLH Pelalawan harus bertindak tegas, jika tidak ingin disebut ada permainan dengan pihak perusahaan. Tindakan tegas perlu dilakukan karena telah terjadi pelanggaran terhadap Undangundang Lingkungan Hidup.

JAKARTA(VOKAL)Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kemarin (10/12), menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2013 kepada 33 gubernur di seluruh Indonesia. Presiden memperingatkan para gubernur agar menggunakan anggaran dengan tepat dan jangan menyelewengkannya. "Gunakan anggaran secara tepat, transparan dan akuntabel, jangan ada penyimpangan. Ingat saudara-saudara, pembelanjaan pemerintah atau government spending adalah komponen penting dalam pertumbuhan ekonomi kita. Kalau tidak digunakan dengan baik hampir pasti menghambat pertumbuhan perekonomian. Oleh karena itu sekali lagi, gunakan tepat waktu dan tepat sasaran sehingga tidak menghambat ekonomi. Kalau kita lalai menggunakan ini, berarti kesejahtaraan rakyat juga terganggu," kata Presiden SBY dalam pidatonya di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12). Presiden SBY juga mengingatkan,

melalui Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Riau masih mengumpulkan alat bukti atas tindak kriminal yang dilakukan Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan (Dishut) Riau itu. Kendati telah menetapkan orang tua Said Muhammad Rizky, siswa Kelas V SDN 081 itu sebagai tersangka, namun

Bersambung...Hal 7

 Iklan : Harmen Fadly 0812 7575 1116

ANDIKA

SAID Nurjaya (kiri) diperiksa di Mapolda Riau, Senin (10/12), terkait aksi penamparan, penodongan dengan senjata api dan pengancaman yang dilakukannya terhadap guru perempuan Nurbaiti, beberapa waktu lalu.

 Langganan Koran : Bambang 085355385678 Perwajahan: IDRIS MUCHNI


2

HARIAN VOKAL

LINTAS Ujian Tulis SNMPTN Resmi Dihapus JAKARTA(VOKAL)-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memantapkan hati untuk menghapus ujian tulis pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013. Tahun depan, SNMPTN akan digelar hanya melalui jalur undangan. Ketua SNMPTN 2013 Akhmaloka memaparkan, pola jalur undangan yang diterapkan pada SNMPTN 2012 kini menjadi pola tunggal dalam SNMPTN 2013. "Seleksia akan dilakukan berdasarkan nilai rapor dan prestasi lainnya, serta mempertimbangkan nilai ujian nasional (UN). Kemendikbud belum berpikir untuk mengubah pola UN," kata Akhmaloka dalam acara Launching SNMPTN 2013 di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (10/12) malam. Dalam acara yang diikuti pimpinan PTN seluruh Indonesia ini, Rektor Institut Teknologi Banduing (ITB) itu merinci, ada 61 PTN di seluruh Indonesia yang turut serta dalam SNMPTN 2013. Selain itu, kemungkinan besar UIN Wali Songo, Semarang dan Universitas Terbuka juga akan bergabung dalam SNMPTN 2013. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh menyatakan, pola seperti ini sebenarnya memberikan kemudahan bagi lulusan SMA/sederajat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. (mic,hab)

Bambang Yakin Boediono Terlibat JAKARTA(VOKAL)-Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo meyakini akan keterlibatan mantan Gubernur Bank Indonesia (kini Wapres) Boediono di skandal dana talangan Rp6,7 triliun ke Bank Century. "Menurut saya, tinggal tinggu waktunya saja dengan mengumpulkan bukti-bukti yang sudah lebih dari cukup di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," tandasnya di Jakarta, Senin (10/12). Bambang juga mengatakan, apabila nanti secara resmi keterlibatan Boediono diumumkan oleh KPK, selanjutnya Tim Pengawas DPR dalam skandal Bank Century akan menggunakan hak menyatakan pendapat. "Karena dia tidak bisa diadili oleh pengadilan biasa. Mekanismenya lewat Mahkamah Konstitusi (MK). Hal ini DPR akan menggunakan hak menyatakan pendapat untuk memeriksa Boediono," lanjutnya. KPK telah merampungkan pembuatan surat perintah penyidikan (sprindik) untuk dua tersangka kasus bailout Bank Century atas nama Budi Mulya dan Siti Chalimah Fadjrijah meskipun mereka telah ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (20/11) lalu.(mic,hab)

BahasRUUTernak, DPR Plesir ke Prancis JAKARTA(VOKAL)-Komisi Pertanian Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berkunjung ke Prancis dan Cina terkait dengan pembahasan RUU Peternakan dan Kesehatan Hewan. Rencananya rombongan ke Prancis akan berangkat hari ini, Selasa (11/12) dipimpin Ketua Komisi Pertanian Rohmahurmuzy. "RUU ini untuk merevisi Undang-undang Nomor 18 Tahun 2009," kata Wakil Ketua Komisi Pertanian Ibnu Multazam saat dihubungi, kemarin. Dia menyatakan, Prancis dan Cina dikunjungi karena kedua negara tersebut merupakan negara yang dianggap sukses dalam swasembada daging. "Tahun 2014 kan kita mencanangkan swasembada," ujar Ibnu. Rombongan ke Prancis akan dipimpin oleh Rohmahurmuzy sedangkan rombongan ke Cina akan dipimpin Herman Khaeron. Ibnu menjelaskan, kunjungan ini juga terkait dengan putusan Mahkamah Konstitusi menyangkut pembatalan zona base yang menggantikan country base dalam impor hewan khususnya sapi. (dtc,tnr,hab)

NASIONAL Polri Pelanggar HAM Tertinggi SELASA 11 Desember 2012/27 Muharram 1434 H

JAKARTA(VOKAL)-Korps Kepolisian Republik Indonesia kembali menempati urutan tertinggi sebagai institusi yang paling banyak diadukan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), yakni 1.635 kasus pengaduan. "Itulah mengapa dalam rangka Hari Hak Asasi Sedunia tahun 2012 kami mengambil tema intoleransi dan peran kepolisian," terang Ketua Komnas HAM Otto Nur Abdullah, di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (10/12). Tahun lalu, Polri juga menjadi lembaga yang paling banyak diadukan ke Komnas HAM dengan jumlah sekitar 1.300 aduan. "Jumlah pengaduan ini meningkat dibanding 2011," ujar Otto. Otto menjelaskan, posisi kedua pelanggar HAM terbanyak ditempati korporasi, yakni 1.009 pengaduan dan peringkat ketiga pemerintah daerah, sebanyak 500 pengaduan. Menurutnya, sikap intoleran kerap terjadi di Indonesia. Masyarakat juga mudah terprovokasi, khususnya pada isu SARA. Hal itu berujung terhadap aksi pembakaran, teror dan aksi kekerasan. "Kehidupan sehari-hari kita berhadapan dengan perilaku bernegara dan berbangsa yang intoleran. Kini kemajemukan yang berbasis SARA menjadi basis paling mudah untuk menyulut emosi masyarakat," kata Otto. Setidaknya, terdapat tiga pelanggaran hak yang paling banyak diadukan, yakni hak atas kesejahteraan sebanyak 40 persen, hak memperoleh keadilan 40 persen, dan hak atas rasa aman 10 persen. Otto berharap, pada peringatan Hari HAM se-Dunia, 10 Desember, aparat penegak hukum dapat lebih mengingat perannya dan melakukan penegakan hukum internal. Peran tokoh masyarakat setempat juga diharapkan dapat menekan tindakan pelanggaran HAM di Indonesia.

"Pihak kepolisian dituntut untuk semakin sigap dan intensif dalam mencermati dinamika ekonomi, sosial, dan budaya yang bisa berkembang menuju konflik horizontal karena sikap intoleransi yang makin mengeras," katanya. Minta Verifikasi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia meminta Komisioner Konas HAM melakukan verifikasi data atas laporan pelanggaran HAM yang ditudingkan pada Polri. Komisi mencatat laporan pelanggaran HAM dari masyarakat paling banyak ditujukan bagi Polri. "Prinsipnya baik, tapi kita minta untuk diverifikasi dulu, apakah itu benar-benar pelanggaran atau konflik antarpribadi yang diadukan ke Komnas HAM," kata Kepala Biro Penerangan Masyakarat Brigadir Jenderal Boy Rafli saat ditemui di kantor Komnas HAM, Senin (10/12). Ia memaparkan, seluruh laporan harus diverifikasi dan dikategorisasi. Pelanggaran HAM oleh anggota polisi yang dilaporkan itu apakah masuk tindakan tidak sesuai prosedural, tindakan pembiaran, atau abuse power. "Kita masih tunggu dan akan memproses hukum bila memang ada pelanggaran," kata Boy. Proses verifikasi sangat penting terutama menjadi bahan pengajaran bagi masyarakat mengenai maksud pelanggaran HAM. Jika masyarakat melihat angka yang disampaikan Komisi, mereka dapat langsung berkesimpulan polisi salah. Padahal, menurut Boy, belum tentu semua laporan masuk pada pelanggaran HAM. "Jangan semua terus dibebankan ke polisi," kata dia. (tnr,mic,dtc,hab)

INT

MAHASISWA-POLISI BENTROK-Sejumlah polisi menyeret dan menendang seorang mahasiswa saat terjadi bentrokan antara mahasiswa dengan polisi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, di Makasar, Senin (10/12). Bentrokan terjadi saat sejumlah mahasiswa yang berunjukrasa memperingati Hari Anti Korupsi Internasional, berusaha masuk ke kantor Kajaksaan Tinggi Sulsel. Akibat bentrokan tersebut sejumlah mahasiswa dan polisi luka-luka.

SBY 'Usir' Kader Nakal dari PD JAKARTA(VOKAL)-Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (PD) mempersilakan kader PD yang tak sejalan dengan politik bersih, jujur dan santun untuk ke luar. Pesan ini ditujukan kepada semua kader PD yang nakal. "Pak SBY menyampaikan mudah-mudahan semua masih bisa bersama, namun jika memang sudah tidak bisa sesuai dengan platform partai, tidak masalah, silakan keluar," kata Ketua Divisi Kominfo PD, Ruhut Sitompul, saat dihubungi, Senin (10/12). Menurut Ruhut, pesan itu disampaikan SBY untuk mewanti-wanti kader PD agar tidak terlibat dalam pelanggaran hukum. "Pesan itu untuk siapa saja kader PD yang nakal, siapa saja yang merasa tidak betah," tambahnya. Sedangkan Wakil Ketua Umum PD Max Sopacua di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin

(10/12) mengatakan, Presiden SBY meminta seluruh anggota Fraksi Partai Demokrat di DPR menandatangani pakta integritas. Pakta ini bertujuan melindungi kader partai dari perbuatan melawan hukum. "Presiden Yudhyono menyarankan agar semua anggota partai menandatangani pakta integritas," kata Max Sopacua. Pakta itu menjadi acuan bagi kader untuk menghormati sesama kader, pimpinan partai, dewan pembina, dan dewan pengawas. Pakta integritas menjadi penting agar tidak ada kegaduhan politik, termasuk sebagai pagar agar anggota partai memiliki rambu-rambu. Max menambahkan, ada kegalauan Presiden SBY terhadap citra partai yang semakin terpuruk. Siapa pun yang menjadi kader dan pendiri partai, pasti galau melihat elektabilitas partai berlambang mercedes itu, yang semakin menurun. (mic,tnr,kcm,hab)

Presiden: Pejabat Korupsi karena Tak Paham UU JAKARTA(VOKAL)-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bakal kembali mengumpulkan jajaran pemerintah, khususnya pejabat yang menyusun dan mengelola anggaran pada Januari 2013. Tujuannya ialah untuk diberikan penjelasan berbagai hal mengenai tindak pidana korupsi. Hal itu dikatakan Presiden dalam pidato peringatan puncak Hari Antikorupsi dan Hari HAM Sedunia di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12). Dalam acara itu hadir jajaran Kabinet Indonesia Bersatu II, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang dipimpin Abraham Samad, Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Jaksa Agung Basrief Arief, Ketua BPK Hadi Poernomo, pimpinan MPR, para kepala daerah dan undangan lain. Presiden mengatakan, berdasarkan pengalamannya dalam 8 tahun terakhir, ada dua jenis korupsi. Pertama, pejabat memang berniat melakukan korupsi. Kedua, tindak korupsi terjadi karena ketidakpahaman pejabat terhadap peraturan perundang-undangan. "Negara wajib menyelamatkan merekamereka yang tidak punya niat melakukan korupsi, tetapi bisa salah di dalam mengemban

tugasnya. Kadang-kadang, diperlukan kecepatan pengambilan keputusan dan memerlukan kebijakan yang cepat. Jangan dia dinyatakan bersalah dalam tindak pidana korupsi," kata Presiden disambut tepuk tangan para undangan. Presiden menambahkan, ketidakpahaman itu juga mengakibatkan keraguan pejabat ketika hendak mengambil keputusan atau menggunakan anggaran lantaran takut disalahkan. Bahkan, kata Presiden, keraguan itu juga terjadi di tingkat menteri. Akibatnya, program pembangunan terhambat. "Hal begini tidak boleh terus terjadi. Kegiatan penyelenggaraan tidak boleh berhenti karena semua orang ragu-ragu dan takut untuk menetapkan kebijakan dan menggunakan anggaran," ucap Presiden. Karena itu, Presiden akan mengumpulkan seluruh gubernur, bupati, wali kota, serta pejabat yang merancang dan mengelola anggaran. Presiden akan meminta aparat penegak hukum, termasuk BPK, BPKB, PPATK untuk menjelaskan kepada mereka semua hal mengenai tipikor. Tak Ada Pembiaran Dalam kesempatan itu, Presiden SBY membantah tuduhan bahwa pemerintah

melakukan pembiaran terhadap tindak pidana korupsi. Begitu pula dengan penilaian adanya tebang pilih dalam pemberantasan korupsi. "Tidak ada istilah pembiaran. Tidak akan membiarkan kejahatan korupsi terus terjadi. Mendengarkan apa yang disampaikan KPK dan jajaran pemerintah serta menyaksikan sendiri praktik pemberantasan krouspsi, tidak ada istilah tebang pilih," kata Presiden. Sebelumnya, Abraham menjelaskan, sejak 2004 sampai 2012, KPK telah menangani 332 kasus yang melibatkan anggota DPR, DPRD, pihak Kementerian, gubernur, bupati, duta besar, penegak hukum, pengusaha, dan latar belakang lain. "Sejak 2004 sampai Agustus 2012, KPK menerima 55.964 laporan pengaduan masyarakat, termasuk dari warga negara Indonesia di luar negeri," kata Abraham. Di bidang pencegahan, Abraham menyebut KPK telah menyelamatkan keuangan negara di sektor minyak dan gas bumi mencapai Rp 152 triliun dalam kurun waktu 20092012. Ada pula penyelamatan akibat pengalihan hak milik negara di 25 kementerian dan lembaga yang mencapai Rp2 triliun. (tnr,ozc,mic,kcm,hab)

saptarishi Pusat Pengobatan Tulang Sendi dan Mata Tanpa Operasi / Herbal

Dapat Mengobati Mata : - Glukoma - Mata berair / Merah - Iritasi / Infeksi - Silinder - Buta Warna - Rabun - Katarak - Dll

Dapat Mengobati Tulang : - Osteoporosis - Nyeri Tulang - Sakit Pinggang - Reumatik - Asam Urat - Syaraf Kejepit - Pengapuran - Tulang Keropos

Alamat : Jl. Soekarno Hatta (Arengka I) No. 36 G Pekanbaru

Telp. 0812 8802 8199 Buka Setiap Hari. Mulai Pukul 08.00 - 18.00 WIB

Penanggung Jawab/Redaktur: HASAN BASRIL

Perwajahan: ANDIXER


3

INTERNASIONAL

HARIAN VOKAL

11 Desember 2012/27 Muharam 1434 H

LINTAS

John Dramani Mahama Presiden Ghana Lagi ACCRA (VOKAL)-Presiden Ghana John Dramani Mahama dari Kongres Demokratik Nasional (NDC) memenangi kembali dalam pemilihan presiden negeri itu dengan meraih 50,7 persen suara. Ketua Komisi Pemilihan Umum Nasional (EC) Kwadwo Afari-Gyan memberitahu itu kepada sekumpulan insan media di ibu kota negeri tersebut. Hasil dari semua 275 konstituante yang dihimpun komisi itu, Presiden Mahama memperoleh 5.574.761 suara atau 50,70 persen dari seluruh suara yang diberikan. Presiden Mahama yang memangku jabatan pada 24 Juli 2012 mengalahkan pesaing terdekatnya, Nana Addo Dankwa Akufo-Addo, dari Partai Patriotik Baru (NPP) yang mengantongi 5.248.898 suara atau 47,7 persen suara," kata kantor berita China Xinhua. Afari-Gyan menyebutkan seluruh suara yang diperoleh sebanyak 11.246.982 dari sebanyak 14.415.890 orang yang berhak memberi suara mereka. Pemberi suara sekitar 79,43 persen. Itu adalah pemilihan umum keenam yang diselenggarakan di bawah undang-undang dasar 1992 di negara Afrika Barat itu yang memiliki hampir 25 juta warga. (ant/sad)

Israel Kembali Serang Gaza  Tahan 13 Warga Sipil GAZA (VOKAL)-Pasukan Israel yang didukung oleh tank dan buldoser militer masuk ke pinggiran timur kota Khan Yunis di selatan Jalur Gaza, Senin (10/12). Serangan tersebut adalah bentuk nyata pelanggaran baru Israel terhadap perjanjian gencatan senjata yang dimediasi Mesir beberapa pekan lalu. Tentara Israel yang memboyong dua tank Merkava dan lima buldoser militer besar serta

dua kapal penyapu ranjau pindah ke Khuza'a dan Al-Fukhari di wilayah tenggara Khan Yunis.

Seperti dilaporkan kantor berita KUNA. Helikopter Apache juga terlihat terbang di udara Palestina. Walau tidak melepaskan tembakan, para tentara Israel tersebut telah melakukan kekerasan kepada warga sipil yang ditemuinya. Buldoser Israel juga menghancurkan beberapa bangunan di Palestina. Beberapa orang tentara Isral keluar dari kendaraan mereka menuju pagar keamanan

Ibunda Menkeu Nigeria Diculik DELTA(VOKAL)-Kamene Okonjo, ibunda Menteri Keuangan Nigeria Ngozi Okonjo-Iweala, diculik dari rumahnya di negara bagian Delta, Senin (10/12). Okonjo pernah difavoritkan sebagai Presiden Bank Dunia. Ngozi-Iweala mengaku, sebelumnya pernah mendapat ancaman. Tapi ia tak bisa memastikan apakah penculikan terhadap ibunya ini terkait dengan ancaman tersebut. Laporan media internasional menyebut negeri itu memang rawan aksi penculikan. Soalnya aksi kejahatan ini mampu mengeruk uang tebusan dan bisnis terkait lainnya senilai hingga jutaan dollar per tahun. Sementara kasus kriminalitas berkait penculikan paling banyak terjadi di negara bagian Delta yang kaya kandungan minyak, meski korban penculikan dari kalangan tokoh terkenal dianggap jarang. Seorang pejabat keamanan mengatakan tak jelas apakah kasus kali ini masuk kategori bermotif politik atau asal tangkap saja. (mt/sad)

Miliki Selingkuhan Kembar, Polisi Dipecat BEIJING(VOKAL)-Seorang polisi China dipecat usai tertangkap menyembunyikan dua orang selingkuhan di rumahnya. Polisi itupun memelihara kedua perempuan kembarnya dan mencarikannya pekerjaan. Usai naik jabatan pada 2011 lalu, Qi Fang menjanjikan para gundiknya sebuah pekerjaan tetap. Meski demikian, skandal Qi dan kedua perempuan itu terkuak lewat sebuah situ jejaring sosial pada pekan lalu. Demikian, seperti diberitakan AFP, Senin (10/12). Salah satu selingkuhan Qi diberikan pekerjaan sebagai petugas kepol isian d ivisi khusus. Dan satunya lagi menjadi petugas penjaga lalu lintas. Penyelidikan terhadap kasus Qi dilakukan oleh polisi di Provinsi Xinjiang, China. Meski demikian, kepolisian menolak untuk menceritakan detil-detil dari penyelidikan yang digelar terhadap Qi. Kasus Qi merupakan kasus skandal terakhir yang muncul di saat China mengintensifkan perang melawan korupsi. Sebelumnya, salah seorang sekretaris Partai Komunis China di Chongqing juga dipecat usai video pornonya dengan selingkuhannya muncul. (ok/sad)

INT

PRESIDEN Pakistan Asif Zardari menyengguk Malala Yousofza di rumah sakit Queen Elizabeth di Brimingham, Inggris, Minggu (9/12). Malala. yang merupakan aktivis ini dirawat dirumah sakit tersebut karena menderita luka serius akibat ditempat Taliban Pakistan pada Oktober lalu.

Korut Tunda Jadwal Peluncuran Roket PYONGYANG(VOKAL)-Otoritas Korea Utara (Korut) menunda jadwal peluncuran roket. Seluruh aktivitas persiapan peluncuran roket yang dijadwalkan awal minggu ini pun dihentikan. Diduga, penundaan ini disebabkan oleh sejumlah persoalan teknis. "Para ilmuwan tengah mempertimbangkan dengan serius wacana untuk memundurkan waktu peluncuran satelit karena beberapa alasan," demikian pernyataan Komite Teknologi Luar Angkasa Korea Utara, seperti dilansir Asia One, Senin (10/12). Namun tidak dijelaskan alasan-alasan yang dimaksud. Seorang pejabat pemerintah Korea Selatan (Korsel) yang enggan disebut namanya mengungkapkan, kini seluruh aktivitas persiapan peluncuran yang telah dilakukan otoritas Korut sejak pekan lalu, dihentikan untuk sementara. Sejumlah analis memberikan pendapatnya soal pemunduran jadwal peluncuran roket Korut tersebut. Menurut mereka, alasan yang mendasari pemunduran jadwal peluncuran tersebut lebih karena persoalan teknis atau karena turunnya salju yang cukup tebal di wilayah tersebut. "Pengumuman tersebut dikeluarkan secara resmi oleh ilmu-

wan Korut, yang berarti kemungkinan besar alasan penundaan adalah masalah teknis atau kondisi cuaca," tutur Jang YongSeok dari Institut Perdamaian dan Unifikasi pada Seoul National University. Sejak awal, Korut mengungkapkan rencana peluncuran roket yang bertugas membawa satelit pengamatan bumi ke luar angkasa. Dalam keterangan resminya, Korut menyatakan, peluncuran tersebut akan digelar antara 10-22 Desember, tanpa menyebut waktu pasti. Sejumlah pihak menilai, peluncuran satelit tersebut akan digelar pada 17 Desember karena bertepatan dengan hari kematian mendiang pemimpin Kim Jong-Il. Rencana peluncuran roket Korut ini menuai kecurigaan dan kritikan sejumlah negara. Amerika Serikat dan Korsel meyakini bahwa Korut sebenarnya berencana melakukan uji coba rudal jarak jauh, namun menyamarkannya sebagai peluncuran satelit ke luar angkasa. Amerika Serikat dan Jepang bahkan telah menyiagakan militernya di wilayah perairan dekat Korut. Jepang pun akan menembak jatuh roket Korut jika berpotensi mengancam kedaulatan wilayahnya.

Desak Batalkan Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Sen selaku Ketua ASEAN mendesak Korea Utara (Korut) untuk membatalkan rencana peluncuran roket. Alasannya, langkah tersebut akan menimbulkan "ketakutan dan ketegangan" bagi wilayah. "Atas nama Ketua ASEAN, saya meminya Korut untuk menunda peluncuran selamanya," kata Hun Sen dalam pidato di radio nasional Kamboja. "Peluncuran itu tak akan membawa manfaat apapun, kecuali ketakutan di wilayah dan ketegangan," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (10/1). Dikatakan PM Hun Sen, dirinya berhak untuk angkat bicara setelah para menteri luar negeri dari 10 negara anggota ASEAN, pekan lalu gagal mencapai kesepakatan mengenai draf statemen bersama soal peluncuran roket Korut. Pemerintah Korut sebelumnya telah mengumumkan rencananya untuk meluncurkan roket bulan Desember ini. Pyongyang menegaskan, peluncuran roket ini untuk tujuan damai yakni guna mengirimkan satelit ke luar angkasa.(bbc/rts/sad)

antara Jalur Gaza dan Israel. Pada Minggu (9/12) kemarin, Tentara Israel telah menahan 13 warga Palestina di Tepi Barat. Awalnya, Tentara Israel menyerbu beberapa rumah di desa Qaryut, tak jauh dari Nablus. Tentara Israel kemudian menahan beberapa orang pemuda. Mereka adalah Ahmad Mashour Amer, Aysar Muneer Ayish, Adham Sidqi Mousa, Abdo Fahim Kassab, Ahmad Badawi, dan Ahmad Radi Issa. Kesemua mereka adalah pemuda belia. Tentara tersebut juga masuk ke desa Nablus dan menangkapi lima pemuda lainnya. Selanjutnya, Tentara Israel beranjak ke Asira ash-Shamaliya, sebuah desa di dekat Nablus. Mereka mengkap paksa pria 32 tahun bernama Basim Thalib Hamadna dan seorang remaja 24 tahun, Rabei Ahid Sawalha. Di kota Nablus, beberapa kendaraan militer Israel memasuki lingkungan selatan kota dan menangkap seorang remaja 20 tahun bernama Muhammad Hamdi Samir Abu al-Hayyat. Israel Ketakutan Sebelumnya pemimpin Hamas Khaled Meshaal melakukan kunjungan ke Gaza. Kunjungan Meshaal ini membuat Israel

ketakutan. Hal ini disampaikan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu. Ia mengatakan kunjungan Meshaal ke Gaza membuktikan rakyat Palestina tak mau kompromi dengan Israel. Netanyahu juga mengkritisi rencana Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas yang berupaya untuk islah dengan Hamas. "Pidato Meshaal menunjukkan bahwa mereka adalah musuh Israel,"ujar Netanyahu seperti dikutip irishtimes.com. "Mereka (Hamas) ingin menghancurkan Israel." Dalam pidatonya di hari Milad Hamas ke-25, Meshaal menegaskan bahwa dia tak akan pernah mengakui Israel. Ia juga bersumpah akan membebaskan setiap jengkal tanah Palestina. "Palestina adalah milik kita, dari sungai hingga lautan. Yakni dari Sungai Yordan hingga Laut Mediterania,". Netanyahu juga semakin panik ketika Mahmoud Abbas tak mengecam pidato Meshaal. ''Sedihnya, Abbas sedang berupaya untuk bergabung kembali dengan Hamas,'' cetusnya. Menurut Netanyahu, upaya islah Hamas dan Fatah itu didukung oleh Iran.(bbc/rts/sad) INT

SELASA

Oposisi Mesir Tetap Tolak Referendum Konstitusi KAIRO(VOKAL)-Presiden Me- rasa di ibu kota dan di daerah pada Selasa, sebagai ssi Mohammed penolakan atas keMorsi telah menputusan presiden cabut dekritnya. Tayang melawan tunpi, kelompok-ketutan sah rakyat," ujar lompok oposisi Mejuru bicara NSF. sir tetap menolak Saat ini, ratusan pereferendum konsngunjuk rasa masih titusi yang direnberada di sekitar iscanakan Morsi. Metana kepresidenan reka mengatakan remeski puluhan tank, ferendum itu bekawat duri dan berrisiko menyeret Mebagai penghalang lain sir ke dalam konMOHAMMED MORSI sudah dipasang untuk frontasi dan kekemelindungi istana. rasan. Dengan keputusan Presiden Koalisi opisisi telah bersumpah tetap melawan rencana Morsi yang mencabut dekrit rederendum rancangan kons- kontroversialnya, maka seruan titusi baru yang dijadwalkan unjuk rasa besar-besaran pada pada 15 Desember mendatang. Selasa (11/12) bisa memperMereka tetap menmentang panjang krisis politik Mesir. Unjuk rasa itu bisa berujung meski Presiden Morsi sebelumnya telah mencabut dekrit yang kekerasan, seperti yang terjadi memusatkan seluruh kekuasaan Rabu pekan lalu yang mengakibatkan tujuh orang pengunjuk politik di tangan presiden. "Menggelar referendum saat rasa tewas dan ratusan orang ini di menunjukkan buruknya lainnya terluka dalam bentrokan rasa tanggung jawab rezim saat di depan istana kepresidenan. Rencana referendum rancaini. Referendum sangat berisiko menyeret negeri ini ke dalam ngan konstitusi telah memicu konfrontasi dan kekerasan," de- kekerasan paling berdarah antamikian pernyataan resmi Front ra pendukung Morsi dan oposisi, Penyelamat Nasional (NSF) yang sejak Morsi menjadi presiden Juni lalu. dibacakan juru bicaranya. Ikhwanul Muslimin, yang menNSF, yang merupakan koalisi kelompok liberal dan kiri, me- dukung Morsi, mendesak oposisi nyerukan aksi unjuk rasa besar- untuk menerima apapun hasil refbesaran terkait rancangan un- erendum. Sementara kelompok dang-undang yang dinilai adalah oposisi menilai rancangan konbentukan kelompok Ikhwanul stitusi itu dibuat dengan terburuMuslimin, penyokong Presiden buru tanpa memedulikan keragaman di antara 83 juta rakyat Morsi. "Front menyerukan unjuk Mesir. (bbc/rts/sad)

KEHILANGAN Telah hilang/tercecer Sertifikat Hak Milik No. 392, Surat Ukur No. 301/Air Hitam/2004Surat Ukur tanggal 18 Oktober 2004 dengan luas tanah 2.143 m2 Kel. Air Hitam Kec. Payung Sekaki, Kota Pekanbaru tertulis atas nama Drs ANTO SUGIARTO Lokasi Hilang : sekitar Jl. Kulim Kel. Kampung Baru, Kec. Senapelan, Pekanbaru. Sekitar tahun 2011 Bagi yg menemukan mohon hub. ROBY SUSILO HP. 0813 7130 5432, 0812 6003 963

Penanggung Jawab/Redaktur: SAADUDDIN

Perwajahan: HASAN SHOLIHIN


4

SELASA

HARIAN VOKAL

TAJUK Pembiaran Biaya Pendidikan Mahal TEPAT hari pertama siswa SD, SMP maupun SMA melaksanakan ujian semester, Senin (10/ 12), puluhan masyarakat miskin Kota Pekanbaru yang tergabung dalam Akademi Rakyat (Akar) menggelar aksi demo di dua tempat, yakni di Tugu Selais depan Kantor Walikota Pekanbaru dan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. Kendati momen dilakukan tepat saat awal ujian terkalahkan dengan isu korupsi maupun kejahatan narkoba, Akar tetap komit memperjuangkan mahalnya biaya pendidikan bagi warga miskin kota dengan aksi demonstrasi. Dalam aksi mereka, massa tetap menagih janji Walikota Pekanbaru Firdaus MT yang dalam kampanye saat mencalon Walikota Pekanbaru akan menyajikan sekolah gratis ataupun murah tidak memberatkan orang tua murid. Karena merasa janji hanya sebatas lips service itu pula, massa Akar mengajukan tuntutan. Kalau kita kaji niat baik pemerintah, memang telah memenuhi tuntutan anggaran pendidikan sesuai Undang-undang, yakni melebihi 20 persen dari APBD Pekanbaru, atau sekitar 37 persen, yakni Rp636 miliar dari Rp1,7 triliun APBD Kota Pekanbaru Tahun 2012. Tapi, berapa banyak dari jumlah itu yang real mengakomodir secara langsung untuk rakyat miskin? Muncul pertanyaan kita, sudah pantaskah pemerintah mengatakan anggaran pendidikan cukup tinggi kalau anggaran dominan tersedot untuk kebutuhan fisik sekolah, anggaran tunjangan guru dan lainnya, yang sangat nyata bukan untuk menunjang murid yang didominasi oleh masyarakat miskin? Mengapa tidak memasukkan anggaran pembangunan fisik pada Dinas Pekerjaan Umum? Karena akar persoalan pada biaya pendidikan, bukan pada fisik gedung yang digunakan untuk pendidikan. Memang benar Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru untuk setiap penerimaan murid baru menggratiskan biaya masuk, serta adanya dana bantuan operasional sekolah (BOS). Tetapi, yang menjadi persoalan, dibalik BOS dan subsidi pemerintah itu, dengan berbagai alasan, masih muncul biaya plus yang tetap dikeluarkan murid, apakah itu untuk lembaran kerja siswa (LKS), aneka buku paket yang wajib dibeli, serta alasan harus mengikuti kursus yang terkondisikan dengan alasan meningkatkan nilai siswa. Fakta di lapangan, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA, hampir merata sekolah negeri berlomba memaksa muridnya mengikuti berbagai les mata pelajaran, apakah oleh guru di sekolah itu sendiri, maupun mengakomodir lembaga pendidikan yang menawarkan diri ke sekolahsekolah. Demi mengejar target nilai kelulusan, pihak sekolah menyamaratakan kemampuan setiap individu murid, baik IQ maupun kemapuan ekonomi untuk mengikutinya. Bahkan, tak jarang sekolah memaksa secara halus, jika tidak ingin nilai si murid jeblok. Fakta ini seperti 'kentut', walau tak ada yang mengaku dikorbankan, karena takut mendapat tekanan, tetapi keluhan itu muncul hampir di setiap rumah tangga. Keluhan wali murid, akan sedemikian rupa pula diberikan alasan pembenaran oleh pihak sekolah, sehingga mau tak mau harus mematuhi aturan sekolah. Apapun alasan yang dikemukakan wali murid, tetap dikunci dengan ungkapan perbandingan, 'demi pendidikan anak'. Artinya, adanya subsidi dana BOS, gratis masuk sekolah (itupun dengan asumsi tidak ada pengkondisian jual beli bangku sekolah), ujung-ujungnya biaya sekolah tetap akan tinggi. Sebaliknya, apakah setiap rumah tangga semuanya memiliki kemampuan lebih? Bagaimana jika dalam sebuah rumah tangga sederhana (bukan miskin) yang bersekolah lebih dari satu orang? Apakah tetap dicap sebagai keluarga yang mampu, sehingga mengaburkan batas antara keluarga miskin dan sederhana? Kondisi ini bisa dikatakan fakta, karena hasil investigasi yang pernah dilakukan ke setiap rumah tangga, umumnya keluarga mengeluhkan tingginya biaya sekolah, bukan persoalan masuk gratis dan dana BOS. Oke saja jika dana BOS mendukung, namun siapa jamin tak lagi muncul aneka biaya lain yang sedemikian rupa? Kepedulian pemerintah meringankan biaya pendidikan yang diharapkan masyarakat, hanya real untuk biaya sekolah. Kalau murid masih tetap mengeluarkan biaya besar saat menuntut ilmu, itu artinya wacana pendidikan gratis atau murah belum tercapai.***

P ojok Sindir - PLN Prioritaskan Listrik Kediaman Pejabat + Karena lebih berbahaya jika pejabat kegelapan - Pemko Dinilai Belum Mampu Tangani Banjir + Siapa bilang? Wako kan mantan Kadis PU

Pemimpin Umum H Yusrizal Koto Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab

Tun Akhyar Wakil Pemimpin Redaksi Hasan Basril Pemimpin Perusahaan Hj. Bety Marlina Wakil Pemimpin Perusahaan Gerri Nasri

Penanggung Jawab/Redaktur: HASAN BASRIL

11 Desember 2012/27 Muharram 1434 H

Menanti Ketaatan Pemko Dumai

BERDASARKAN peraturan perundangan, definisi keuangan daerah adalah semua hak dan kewajiban daerah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dapat dinilai dengan uang termasuk didalamnya segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan hak dan kewajiban daerah tersebut. Siklus anggaran pengelolaan keuangan daerah yang selanjutnya disebut APBD atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD, dan ditetapkan dengan peraturan daerah. Sebagaimana diketahui, proses penyusunan APBD diawali dengan penyusunan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan dokumen Proiritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Kedua dokumen tersebut kemudian dibahas bersama DPRD untuk menghasilkan sebuah Nota Kesepakatan KUA dan PPAS. PPKD melakukan kompilasi RKA-SKPD menjadi Raperda APBD untuk dibahas dan memperoleh persetujuan bersama dengan DPRD sebelum diajukan dalam proses Evaluasi. Proses penetapan Perda APBD baru dapat dilakukan jika Mendagri/ Gubernur menyatakan bahwa Perda APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundangan yang lebih tinggi. Beberapa uraian di atas tersebut sebenarnya sangat jelas dituangkan pada ketentuan umum dalam permendagri No. 13 Tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah meski telah mengalami beberapa kali perubahan yakni Permendagri No. 59 tahun 2007 dan disempurnakan melalui Permendagri No. 21 tahun 2011. Namun demikian, perubahan dan penyempurnaan dimaksud tetap tidak mengurangi substansi dalam rangka memenuhi aspirasi daerah dan permasalahan teknis dalam pengelolaan keuangan daerah demi sebuah keniscayaan tujuan bernegara. Mengacu pada peraturan perundangan yang menyebutkan bahwa ruang lingkup pengelolaan

keuangan daerah adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban dan pengawasan maka bila kertentuan tersebut kita sandingkan dengan fakta yang terjadi dalam pemyelenggaraan pengelolaan keuangan daerah Kota Dumai, menurut kami hanya ada satu kata yang bisa diungkapkan, Tragis. Pernyataan tersebut bukanlah mengada-ngada dan tanpa alasan. Carut marut pengelolaan keuangan daerah Kota Dumai saat ini menurut kami sudah pada stadium ‘kronis’. Hal ini jelas tercermin dari ketidakmampuan Pemerintah Kota Dumai dalam menyelanggarakan pengelolaan keuangan daerah yang seharusnya dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efektif, efisien, ekonomis, transparan, bertanggungjawab dengan memperhatikan azas keadilan, kepatutan dan manfaat untuk masyarakat. Bahkan proses penyusunan, pembahasan dan penetapan APBD-nya pun perlu dikaji kembali. Adalah suatu hal yang wajar jika kami berasumsi demikian karena sepanjang proses penyusunan hingga penetapan APBD banyak hal yang tidak sesuai lagi dengan permendagri no. 59 tahun 2007 tentang perubahan permendagri no. 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah dan permendagri no. 37 tahun 2012 tentang pedoman penyusunan APBD TA 2013. Ketidakpatuhan pada peraturan perundangan dimaksud dapat didilihat dari beberapa uraian sebagai berikut; Pertama, molornya jadwal penyampaian rancangan KUA-PPAS ke DPRD oleh Walikota Dumai yang seharusnya sudah disampaikan pada pertengahan bulan Juni 2012. Sesuai ketentuan pasal 87 ayat (1) Permendagri No. 59 tahun 2007 bahwa Rancangan KUA dan Rancangan PPAS paling lambat pertengahan juni tahun anggaran berjalan disampaikan Kepala Daerah ke DPRD. Penegasan itu juga telah diinstruksikan Menteri Dalam Negeri seluruh Kepala Daerah (Gubernur,

Oleh

Prapto Sucahyo

Bupati dan Walikota) melalui Surat Edaran Mendagri no. 903/ 4338/SJ tanggal 29 Oktober 2012 hal percepatan penetapan peraturan daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2013. Faktanya, hingga saat ini Walikota Dumai belum juga menyampaikan rancangan KUA dan rancangan PPAS ke DPRD. Konsekuensinya hal ini tentu akan berdampak pada molornya penetapan Ranperda APBD dan raperkada tentang penjabaran APBD 2013. Perlu diingat bahwa dalam hal penyampian rancangan kebijakan umum anggaran, tidak ditemukan satu pasalpun didalam peraturan perundangan terkait yang membenarkan hal itu bisa diwakilkan. Lalu mengapa rancangan KUA-PPAS tersebut tak kunjung disampaikan...??? Wallahuallam... Kedua, terkait penetapan Raperda tentang APBD dan Rancangan peraturan kepala daerah tentang penjabaran APBD. Berdasarkan permendagri no. 59 tahun 2007 pasal 116 ayat (1); Rancangan peraturan daerah tentang APBD dan rancangan peraturan kepala daerah tentang penjabaran APBD yang telah dievaluasi ditetapkan oleh kepala daerah menjadi peraturan daerah tentang APBD dan peraturan kepala daerah tentang penjabaran APBD. Pasal (4a) Untuk memenuhi asas transparansi, Kepala Daerah wajib menginformasikan substansi Perda APBD kepada masyarakat yang telah diundangkan dalam lembaran daerah. Lebih parah lagi, sepertinya ketentuan sebagaimana dimaksud pada pasal (4a) tersebut juga tidak pernah dilaksanakan. Siklus anggaran seolah-olah dianggap selesai begitu RAPBD ditandangani dalam berita acara persetujuan bersama antara walikota dan pimpinan DPRD. Padahal penandatangan berita acara persetujuan bersama tersebut adalah persetujuan bersama terhadap Rancangan APBD, bukan penetapan APBD. Hal ini juga merupakan pengangkangan terhadap ketentuan sebagaimana disebutkan di atas

karena rancangan APBD tersebut masih harus diseharusnya masih dikirim ke Gubernur memasuki tahap evaluasi. Penetapan APBD yang sesungguhnya adalah penetapan terhadap rancangan APBD yang telah disempurnakan kembali oleh Badan Anggaran dan TAPD setelah selesai dievaluasi yang terlebih dahulu ditetapkan dengan keputusan pimpinan DPRD. Bagaimana mungkin produk APBD tersebut akan ‘absah’ bila hukum acara/ mekanisme penyusunan, pembahasan dan penetapannya tidak taat azas sesuai peraturan perundangan yang mengaturnya. Bila demikian, bagaimana dengan proses ditengahnya (pembahasan RAPBD) ....?? Jawabnya sangat jelas. Dari beberapa informasi yang kami terima, Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKASKPD juga tidak pernah dibuat. Suatu ketika dalam pembahasan APBD pernah kami sarankan kepada TAPD, ‘Bila pengangkangan terhadap Permendagri No. 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah selama proses penyusunan hingga penetapan APBD bukan dianggap pelanggaran yang serius, sekadar untuk menguji ketentuan itu, coba didalam konsideran dasar hukum penyusunan APBD tidak kita cantumkan permendagri tersebut…??! Apakah APBD kita akan diterima..?? Tak ada yang berani menjawab. Ingat, kaidah hukum tetap kaidah. Situasi ini tentu sangat ironis alias berbanding terbalik dengan hebohnya pemberitaan media beberapa waktu yang lalu. Hampir disetiap kesempatan ketika berhadapan dengan publik, walikota Dumai selalu mengatakan bahwa Kota Dumai telah mendapat penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai Kota dengan predikat pelayanan publik terbaik se- Indonesia. Kok bisa ya..?!! Sedangkan menyusun dan menetapkan APBD nya saja tidak pernah tepat waktu. Lalu apa hubungannya hal itu dengan KPK...?? Oleh karena itu,

untuk menghindari prasangka negatif ataupun fitnah, sebaiknya informasi tersebut diungkap secara utuh. Keberhasilan atas predikat itu hendaknya dipublikasikan. Masyarakat berhak tahu atas prestasi tersebut secara langsung. Jangan hanya cerita yang selalu didengung-dengungkan sampai berulangkali disampaikan dalam safari ramadhan. Artinya, tentu tidak lucu kalau walikota selalu menyampaikan hal itu namun masyarakanya tidak mengetahui bentuk dan rupa penghargaan yang diterimanya. Dan konyolnya, DPRD Dumai sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah juga tidak pernah tertarik untuk mendalami informasi tersebut. Menyikapi isu tak sedap dan spekulasi negatif yang berkembang akhir-akhir ini, mulai dari dibatalkannya anggaran proyek Multy Years, ‘DPRD Dumai perampok’, anggota Dewan ‘main proyek’ dan lain sebagainya yang tak berkesudahan, seyogyanya situasi ini dapat disikapi oleh lembaga penegak hukum. Jika memang ada oknum penyelenggara pemerintahan daerah yang patut diduga telah menyalahgunakan wewenang terkait pengelolaan keuangan daerah baik dari unsur eksekutif maupun legislatif dan dianggap sudah memenuhi bukti permulaan untuk diperiksa silahkan laksanakan tindakan sesuai tupoksi lembaganya demi supremasi hukum. Hal itu mengingat fenomena yang terjadi saat ini sudah tidak lagi sebatas krisis kepercayaan terhadap pemimpin tetapi telah meluas dan ‘dikembangkan’ menjadi krisis kepercayaan terhadap lembaga pemerintah dan tentu sangat tidak produktif bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal ini penting demi menjaga keberlangsungan dan martabat lembaga pemerintah Kota Dumai sekaligus memberikan pendidikan politik yang sehat dan berkualitas bagi masyarakat sehingga Kota Dumai cepat berbenah untuk kemajuannya. Trims. Penulis adalah Ketua Fraksi Demokrat, DPRD Kota Dumai

Era Baru Kaum Buruh Indonesia

SEBAGAI warga negara Indonesia, kita patut berbangga di antara negara-negara di Asia, Indonesia dapat dikategorikan sebagai negara yang pertumbuhan ekonominya paling cepat berkembang, dan menjadi salah satu negara yang perekonomiannya paling stabil di Asia. Bukan itu saja, ketika negaranegara lain masih dinaungi awan kelabu krisis global yang bertiup dari Eropa dan AS, ternyata Indonesia masih tetap berdiri kokoh. Realitas inilah yang pada akhirnya membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan untuk memberikan apresiasi terhadap kenaikan upah minimum provinsi (UMP) yang cukup signifikan di beberapa daerah. Upah buruh selama ini memang masih terlalu rendah bahkan cukup memperihatinkan. Dibandingkan dengan negaranegara tetangga, upah buruh di Indonesia masih tertinggal jauh. Upah buruh di Indonesia per jam hanya berkisar 0,33 dolar AS atau setara dengan Rp 30 ribu per hari. Sedangkan di Malaysia, upah pekerja mencapai 1,30 dolar AS per jam atau sekitar Rp 95 ribu per hari. Relatif jauh lebih rendah dibandingkan dengan upah buruh di China dan

Surat Pembaca

Outer Ring Road Pekanbaru Berbahaya KONDISI jalan lingkar luar kota (ring road) Pekanbaru yang ada sekarang dinilai sangat membahayakan. Hal itu disebabkan tidak berkualitasnya pembuatan jalan, sehingga sering terjadi perbaikan pada struktur jalan. Kondisi tak nyaman itu mulai terlihat sepanjuang jalan ring road, mulai dari Simpang Kubang terus menuju Jalan Arengka, atau Soekarno-Hatta. Pada ruas jalan ini sering kita saksikan banyak lubang yang muncul. Setiap lubang yang muncul terus dilakukan perbaikan. Perbaikan yang sering dilakukan, akibat tidak bermutunya pengaspalan, sangat mem-

OPINI

bahayakan pengguna jalan, baik pengendara mobil maupun bermotor. Oleh sebab itu, baik pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Riau maupun Pemerintah Kota Pekanbaru bertanggung jawab membangun jalur ring road di luar Kota Pekanbaru. Karena ini merupakan salah satu solusi yang efektif dalam mengurangi ancaman lalu lintas bagi pengguna jalan. Kalau pun dibangun, haruslah yang benar-benar bermutu dan tidak merugikan masyarakat. Acep Suhendra, Mahasiswa Jurusan Sipil UIR

Vietnam. Meskipun selama ini terdapat kenaikan upah minimum regional, sesungguhnya porsi upah tersebut hanya beberapa persen dari total biaya produksi. Sehingga, masih tetap menguntungkan pengusaha. Adanya anggapan bahwa penyebab rendahnya upah buruh karena faktor penarik investasi asing yang tidak dapat dipertahankan, hal ini terkesan mengada-ngada. Sudah sepatutnya pengusaha tidak menjadikan karyawan sebatas eksploitasi semata tanpa mempertimbangakan prestasi. Bukankah Presiden SBY mengajak para pengusaha untuk menjadikan Tahun Baru Baru Imlek Nasional 2563 sebagai ladang amal? Keseriusan Presiden memperhatikan kesejahteraan pekerja termanifestasi dengan diberikannya 'kado' istimewa kepada buruh. Yakni, pertama, peningkatan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) dari Rp 1,3 juta menjadi Rp 2 juta per bulan atau dari Rp 15,8 juta menjadi Rp 24 juta per tahun. Kedua, pengadaan rumah sakit buruh, yang dalam waktu dekat akan dibangun di tiga titik di Bekasi, Tangerang, dan mungkin Surabaya. Ketiga, penyediaan transpor-

Oleh

Ferry Ferdiansyah

tasi murah untuk buruh di kawasan industri. Keempat, rumah murah bagi para buruh. Masalah kesejahteraan mutlak harus mendapat perhatian utama yang tak dapat ditawar. Apa yang diberikan pemerintah kepada buruh, merupakan bentuk tanggung jawab dan keseriusan dalam memberikan hak-hak pekerja. Dhus, pengusaha sudah sepatutnya memenuhi hak kesejahteraan pekerja yang selama ini sanga tdiidam-idamkan. Berbagai permasalahan buruh dengan pengusaha kerap terjadi. Beberapa waktu lalu, terekam ketegangan antara kalangan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Ketegangan ini bermuara dari penilaian standar upah minimum pekerja di Indonesia yang dianggap sudah memenuhi kebutuhan pekerja. Di sisi lain, pekerja menilai standar upaha minimum belum sesuai keinginan mereka. Kedua belah pihak tetap bersikukuh dengan pandangan masing-masing, sehingga terjadi ketegangan-ketegangan berupa aksi-aksi

unjuk rasa. Hubungan industrial yang diharapkan harmonis pun kehilangan makna. Aspirasi buruh, sudah saatnya didengar pengusaha, bukan sebaliknya buruh terus ditekan meningkatkan produktivitas dan prestasinya tapi kesejahteraannya sangat memprihatinkan karena kurang diperhatikan. Dalam menjalankan usahanya, pengusaha sudah seharusnya mengedepankan rasa keadilan dengan memberikan penghargaan yang layak kepada buruh. Mengacu pada PP 881 tentang perlindungan upah dan Permenakertrans No. 17, soal pencapaian hidup layak, menjadi dasar untuk menetapkan upah yang berkeadilan bagi buruh. Sangat disayangkan, sikap pengusaha yang terkesan mengabaikan hak-hak buruh di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang terus membaik dengan pertumbuhan ekonomi di atas enam persen. Jika pemimpin di negeri ini begitu apresiatif dengan memberikan penghargaan tinggi kepada buruh, mengapa pengusaha tidak

memberikan hal yang sama kepada buruh yang punya peran penting bagi kemajuan usahanya? Kondisi perburuhan di Indonesia, sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Kepmenakertrans baru telah banyak merevisi peraturan perundangundangan yang secara garis besar berisikan materi bagaimana menciptakan hubungan yang harmonis antara pengusaha dan buruh. Memang, antara pengusaha dan buruh bagaikan mata uang yang tak terpisahkan. Hubungan keduanya diharapkan harmonis, saling menguntungkan, sejahtera sama-sama. Peningkatan upah buruh di sejumlah daerah dengan cukup tajam mencapai 40 persen menjadi sejarah baru dalam dunia ketenagakerjaan di Indonesia. Persoalan perburuhan bisa selesai jika ada komunikasi dan tertanam rasa 'saling memahami' antara elemen pekerja dan dunia usaha. *** Penulis adalah mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Mercubuana Jakarta Program Studi Magister Komunikasi

Suara Rakyat Bukan Lagi Suara Tuhan.... BETAPA mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk Pemilu Legislatif saja, konon ada partai yang menyiapkan sampai Rp10 miliar untuk setiap calon legislatifnya. Untuk pilkada semacam di DKI Jakarta, ada calon yang menyiapkan hingga Rp53 miliar. Lalu, berapa banyak yang dikeluarkan untuk Pemilu Presiden? Tampaknya, demokrasi tak sebatas pemilu yang bebas dan adil. Lebih dari itu, demokrasi harus memperlakukan rakyat secara sederajat. Di dalam proses itu harus ada partisipasi aktif berbagai kelompok masyarakat. Tanpa partisipasi rakyat, demokrasi hanya akan jadi santapan segelintir elit. Namun, dengan biaya kampanye yang begitu mahal, masih mungkinkah rakyat diperlakukan sederajat secara politik? Juga, kalau setiap calon diharuskan menyiapkan sekoper uang untuk kampanye, masih mungkinkah set-

iap warga negara punya hak yang sama untuk dipilih dan memilih? Inilah demokrasi kita saat ini: segala perhelatan politik memerlukan uang. Ajang pemilihan di tingkat RT/RW pun sudah diwarnai uang. Bahkan, pemilihan pengurus di kalangan organisasi massa, kadang juga dilumasi oleh uang. Berlakulah apa yang sering dilontarkan orang-orang: segalagalanya butuh uang dan uang menentukan segala-galanya. Demokrasi semacam ini jelas sangat tidak sehat. Demokrasi sudah menciptakan ketidaksetaraan: kandidat yang punya uang dan tak punya uang. Orang tak lagi dipandang sederajat dalam politik. Akhirnya, status orang dalam politik tidaklah dipandang berdasarkan kemampuan dan keahliannya berpolitik. Akan tetapi, kebanyakan politisi dipandang dari segi kemampuan dananya. Demokrasi demokrasi sema-

Dewan Redaksi: H Yusrizal Koto, Tun Akhyar, Hasan Basril, Hj. Bety Marlina, Gerri Nasri. Ombusdmen: H. Aji Dheri. Redaktur Pelaksana: Ridwan Alkalam. Koordinator Liputan: Budi Suseno. Redaktur: Idrus Yamin, Bakhtaruddin, Delfi Indra, Zukri Subayang, Marzuli Adi, Fitri Mayani, Saaduddin Badra. Reporter: Andika, Dairul Riyadi, Adek Hernita, Ryan Yutri Varios, Zulfikri, Indra Jaya, Abdul Mutholib, Mokhtiar, Zulkifli, Mayonal Putra. Sekretaris Redaksi: Desi Arsianti. Biro Daerah: Dumai: Parno Sali (Kepala), Yusrhel, Vernando, Meggy. Pelalawan: Pandapotan Marpaung (Kepala), Giona Puga, Farikhin. Siak: Zulfahmi (Kepala), Soleman. Bengkalis: Andrias (Kepala). Indragiri Hilir: Mulyadi (Kepala), Muhamad Faisal. Indragiri Hulu: Prasetia (Kepala), Obrin B. Rokan Hilir: Asbinsyah Pasaribu (Kepala). Rokan Hulu: Paber Siahaan (Kepala), Maulana Ishaq. Kampar: Apriyaldi. Kuantan Singingi: Said Mustafa Husin (Kepala), Reflizar . Meranti: Sawaluddin (Kepala). Jakarta: Syafruddin AL (Kepala), Surya Irawan. Perwajahan/Pracetak: Pepen Prengky (Kepala), Andixer, Abdawiza, Rinto Harmiko, Zulqifli, Alib Destiyono, Idris Muchni, Hasan Sholihin.

cam ini juga menghambat partisipasi rakyat. Tak semua orang punya kesempatan untuk maju dalam pemilihan. Yang maju dalam pemilihan hanya orangorang yang punya sandaran dana. Sedangkan mayoritas massarakyat sekedar diperlakukan sebagai penyedia suara. Dengan demikian, pemilu tak lebih dari sekedar ‘kompetisi kalangan elit’. Demokrasi semacam ini memerlukan dana besar. Pada gilirannya, akan menjadikan calon dan parpol menggunakan segala macam cara untuk mengumpulkan uang pemilu. Juga, ketika si kandidat sudah berkuasa, pekerjaan pertamanya adalah mencari cara mengembalikan pengeluarannya saat kampanye lalu. Demokrasi semacam ini sulit mendatangkan kesejahteraan rakyat. Sebab, demokrasi ini hanya merepresentasikan si pemilik uang. Sedangkan posisi massa rakyat tak

IDRUS YAMIN Redaktur Harian Vokal lebih sebagai mesin pengumpul suara --tak jauh beda dengan nasib para pengirim SMS pada ajang pencarian bakat di televisi. Jika demikian, benarkah sekarang ini suara rakyat bukan lagi ‘suara tuhan’ --aspirasi tentang keadilan dan kemakmuran rakyat, namun sudah menjadi komoditi politik?? Anda pasti punya jawabannya.... (***)

Iklan: Harmen Fadly (Manajer), Zulkifli (Koordinator Iklan Pku), Jimmi Endrik (Staf Iklan), Soeparto HAR (Kepala Perwakilan Jakarta), Joni Ardikesuma (Manajer Iklan Jakarta), Edriwan (Koordinator Dumai-Duri), Yudia Martin (Adm. Iklan), Sartana (Desain Iklan). Perwakilan Jakarta : Soeparto Har (Kepala), Joni Ardi Kesuma (Manajer Iklan Jakarta). Kantor Biro Redaksi Jakarta: Gedung IJW Lt.3 Jalan Proklamasi No.91 Jakarta Pusat 10320, Telp-Fax : 021-319 31117. Produksi: Feri Irawan, Prima Aldino, Hendra P, Marco MW, Suheri S, Suardi CS, Rudi A, Ilham M, Roy F, Alimi Wahid, Jupri Cahyono, Abdul Rahmad, Rahmad Suanto, Jamilus. Sirkulasi: Nasruddin Syahri (Manajer), Bambang Ariyanto(Koordinator), Herianto, Dewi Susanti (Adm. Sirkulasi). Keuangan : Abdy Suhenda(Manajer), Willy Yasnita Zain (Adm Keuangan). TI: Sudarmawan (Kepala), Bayu. Penasihat Hukum: Syamsul Rakan Chaniago SH,MH, Rudy P Tampubolon SH, Drs Mishar MSi, Zainal Abidin SH, Hasrizal. Alamat Redaksi: Jalan Durian No.16F Telp 0761 - 863466 Kota Pekanbaru. Kantor Dumai: Gedung YUBE Grup Jalan Cempedak No. 88 Dumai Telp 0765 - 439013. Percetakan: Jalan Palas Mekar Umban Sari No.9A Rumbai-Pekanbaru. Kantor Biro Iklan Jakarta: Gedung Maya Indah Jalan Kramat Raya No.3 G Jakarta Pusat Telp (021) 3903112, Fax (021) 3929630. Penerbit/Percetakan: PT. INTI VOKAL MEDIA. Tarif Iklan:Bisnis/Produk Rp35.000/mm kolom (FC) Rp17.500/ mm kolom(BW); Sosial/Duka Cita/Ucapan Selamat : Rp10.000/mm kolom (FC) Rp5.000/mm kolom (BW); Iklan Baris : Rp15.000/baris (minimal 3 baris). Iklan Mini Kolom Rp50.000/terbit.

Redaksi Harian Pagi Vokal menerima tulisan, artikel, dari pembaca yang berisi usulan, saran dan kritikan yang membangun. Redaksi tidak memuat tulisan yang berisi hasutan, fitnah dan mengandung unsur SARA. Kirimkan tulisan anda melalui email: harianvokal@gmail.com atau antarkan langsung ke Kantor Redaksi Harian Pagi Vokal Jalan Durian No.16F Pekanbaru dan Gedung YUBE GROUP Jalan Cempedak No 88 Dumai. Perwajahan: ZULQIFLI


5

HUKUM dan KRIMINAL SELASA

HARIAN VOKAL

11 Desember 2012/27 Muharram 1434 H

KLINIK ATASI SEGALA KELUHAN PRIA, BIKIN JOSS HIKMAH TERAPI LANGSUNG BESAR DAN PANJANG DI TEMPAT, KUAT, KERAS DAN TAHAN LAMA. TIDAK ADA HASIL TIDAK USAH BAYAR 17 menit terapi alat vital kecil akan dibikin besar dan panjang di tempat, ukuran bisa dipilih disesuaikan Panjang 13 cm sampai 20 cm, Diameter 3 cm sampai 5 cm. Kuat keras dan tahan lamamampu melakukan hubungan berkali-kali hingga mencapai orgasme berulang-ulang, ditangani dengan metode tradisional alami tidak disuntik/silicon. Tidak menggunakan bahan kimia sehingga tidak ada efek samping, bebas pantangan tidak memandang usia & agama, pulang ke rumah bias langsung dicoba, cukup 1x berobat dijamin Joss

KLINIK HIKMAH TERAPI Memiliki cara terbaru untuk atasi berbagai keluahan penyakit kaum pria & juga penyakit yang mengganggu pada kejantanan sehingga kejantanan yang tadinya joss kini menjadi loyo serta kurang bergairah tetapi setelah ditangani di Klinik Hikmah Terapi tanpa disadari penyakit tersebut akan menjadi ikut-ikutan berangsur sembuh.

ALAMAT PRAKTEK Jl. Harapan Raya depan BCA masuk jl. Sidodadi lewat SMP 22 pertigaan belok kiri 20 meter sebelah kiri

Setelah sembuh tidak mudah kambuh lagi. KLINIK HIKMAH TERAPI tradisional banten kuno (TBK). Menerapkan metode terapi pemijatan untuk membetulkan urat-urat yang tersumbat dan membangkitkan urat yang lemah serta mengembangkan urat, dan ada khusus ramuan herbal alami serta dipadukan dengan ilmu penghudang jala sebagai warisan turun temurun dari orang tua yang memiliki sejarah ratusan tahun manjur atasi berbagai penyakit diantaranya: UMUM : Rematik, asam urat, nyeri sendi, sakit pinggang, syaraf kejepit, radang bahu, sakit ruas tulang, pembengkakan khaki,sakit leher, urat terjepit, badan nyeri, ngilu, gampang masuk angin, kebas-kebas, kencing manis, hipertensi, struk, lumpuh, mati sebelah, bronkitis, asthma,telinga mendengung, radang tenggorokan, kurang pendengaran, mata rabun, batu ginjal, wasir/ambeyen, radang usus, jantung berdebar, maag, dll

PRIA : Impotensi, ejakulasi dini, loyo, spilis, mani encer, hernia, ukuran mengecil, kurang tahan lama, sperma keluar kurang kencang, susah kencing, sering kencing, susah punya keturunan, kelainan sex, homosex, dan lain-lain.

HP 081268828637

SUPRANATURAL : Buka aura, mandi bunga, pengasihan badan, pelaris usaha, pengirut kerezekian, pelet pemikat sukma, pagar gaib, pasang susuk, WANITA: Mengencangkan payudara, menyempitkan vagina, susah punya pemanis, kehilangan barang kesayangan, bisnis kurang lancar, merukunkan keturunan, kangker payudara, kangker rahim, kena penyakit spilis, keputihan pasangan, persaiangan, kecantikan, ketampanan dan berbagai problem lainnya. dan lain-lain

Web: www.khtpeduli.blogspot.com twitter: @hikmahterapi facebook: http://facebook.com/hikmahterapi

Untuk informasi lengkap silahkan datang ke tempat kami, kami siap melayani anda. Jangan ragu-ratu & takut biaya mahal (Mahar disesuaikan) No. IZIN KEJATI : B-077N.4.3/DSP.4/03/2011-2012

Eksepsi Zulkifli Thalib Ditolak Hakim

 Sidang Dugaan Korupsi Bank Riau Rp35,2 Miliar PEKANBARU(VOKAL)-Hakim Ketua Pengadilan Tipikor Pekanbaru I Ketut Dwiyantara, SH MH menolak eksepsi (keberatan) terdakwa mantan Dirut Bank Pembangunan Daerah (BPD) Riau (kini Bank Riau Kepri, red) Zulkifli Thalib terkait korupsi sebesar Rp35,2 miliar yang terjadi di BPD Riau tahun 2003-2007 lalu. LAPORAN: ZULKIFLI / PEKANBARU Hal ini disampaikan Hakim Ketua Pengadilan Tipikor Pekanbaru I Ketut Dwiyantara saat memimpin sidang kasus dugaan korupsi mantan Dirut BPD Riau Zulkifli Thalib,

Senin (10/12) pagi. Penolakan ini disampaikan majelis hakim setelah terdakwa menyampaikan keberatan (eksepsi) atas dakwaan JPU Oka Regina, SH beberapa hari lalu. Dengan demikian, sidang kasus dugaan korupsi di tubuh BPD Riau tetap dilanjutkan pekan depan dan

terdakwa harus menerima konsekuensi menjalani sidang selanjutnya karena bertanggung jawab atas kerugian negara yang ditaksir Rp35,2 miliar yang digulirkan terdakwa Zulkifli Thalib dan kawan-kawan kepada PT Saras Perkasa Batam tahun 2003 lalu. Pantauan Harian Vokal saat persidangan, terdakwa Zulkifli Thalib yang menggunakan baju batik dan berkacamata ini awalnya tampak tenang. Sejumlah keluarga dan karyawan Bank Riau juga tampak hadir. Namun saat putusan sela dibacakan, Zulkifli mulai seperti ketakutan dan menghindari awak media. Apalagi saat sejumlah wartawan foto ingin

mengambil gambarnya, ia memilih menundukkan kepala. Pada sidang Rabu (28/11) lalu, penasehat hukum terdakwa Agung Budhiarta, SH MHum dkk menyampaikan keberatan atas dakwaan JPU Oka Regina, SH yang mendakwa kliennya dengan dakwaan primair dan subsidair dengan UU Tipikor. Sebab, kapasitas terdakwa selaku Direktur PT Bank Riau-Kepri dalam bentuk PT yang diatur UU 40/2007 tentang Perseroan Terbatas atau UU 10/1998 tentang Perubahan atas UU 7/1992 tentang Perbankan. Sementara perkara yang didakwakan JPU kepada terdakwa perkara kredit macet yang menjadi ruang lingkup keperdataan. Sebab,

kasus ini diawali adanya perjanjian sehingga sesuai ketentuan pasal 1340 KUHPerdata persetujuan hanya berlaku atau mengikat antara pihak yang mengikatnya. JPU Oka Regina sebelumnya mendakwa Zulkifli melakukan tindak pidana dengan cara menyetujui kredit macet Rp35,2 miliar kepada PT Saras Perkasa dengan dirut Arya Wijaya. Perbuatan ini dilakukan terdakwa secara bersama-sama dengan Direktur BPD Riau Buchari Rahim dan Pimcab BPD Riau Batam Yumadris. Terdakwa memimpin rapat Komite Kredit Bina Prima pada 11 Juli 2003 di Kantor BPD Riau, membahas dan memutuskan serta me-

Pesanan Barang JT untuk Deal dengan DH  Kesaksian Petugas BNN Pusat PEKANBARU(VOKAL)-Ternyata pemesanan barang (BR) milik Jufri Tanjung (JT) dengan jaringannya direncanakan untuk deal dengan DH. Hal itu dinyatakan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Sugianto yang dihadirkan JPU dalam sidang lanjutan terdakwa JT di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (10/12). Saksi Sugianto menyatakan, dalam kasus ini, keterlibatan JT jelas terbukti karena dari hasil pemeriksaan dan bukti-bukti yang ada, seperti percakapan, permintaan atau pemesanan BR kepada Fauzi yang kini DPO, sangat jelas. "Apalagi pesanan BR berupa sabu jelas JT terbukti," kata saksi kepada majelis hakim yang

diketuai Ida Bagus, SH. Tak hanya itu, saksi Sugianto juga mengatakan, pemesanan BR dari JT ternyata direncanakan untuk deal dengan DH. Sementara saksi Iwan, mantan napi kasus pembakaran rumah di Jalan Bahana, Pekanbaru pada 2005 lalu, dalam keterangannya, mengakui, pernah menggunakan narkoba jenis ganja bersama terdakwa JT di luar blok dalam Lapas Pekanbaru. Namun dari mana ganja itu, saksi mengaku tak tahu. Saksi juga mengaku tak pernah mendengar dengan siapa JT berkonsultasi. Iwan hanya tahu pekerjaan JT sebagai kontraktor. "Kalau tidak salah proyek Pasar Rumbai," sebut saksi. Pada sidang sebelumnya, JPU dalam surat dakwaannya

Nomor Reg Perkara: PDM-287/ PEKAN/11/2012 tanggal 20 November 2012, mengancam terdakwa ancaman pidana pasal 127 ayat (1) huruf a UU 35/2009 tentang Narkotika. Untuk diketahui, rombongan Wamenkum dan HAM Denny Indrayana bersama petugas BNN pada 1 April 2012 lalu, melakukan penggerebekan ke Lapas Pekanbaru dan menangkap JT dan memboyongnya ke Jakarta. Sebelum sabu pesanannya diserahkan ke JT, Amirudin alias Amin, Banta, dan Muzakir ditangkap lebih dulu oleh penyidik BNN di Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru. Setelah dilidik, barang itu pesanan JT via Fauzi Muhammad Yunus (DPO). Ketika kasus ini dikembangkan sampai ke Lapas Pekanbaru, petugas BNN bersa-ma Wamenkum HAM

Denny Indrayana juga menemukan ganja yang dikonsumsi JT di dalam Lapas. Hal itu terlihat dari percakapan JT, Fauzi, dan sejumlah teman-temannya, seperti Monang Lubis, saat pemesanan barang pada Maret 2012. Perbuatan JT ini diancam pidana pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU 35/2009 tentang Narkotika. Di Lapas Pekanbaru, Wamenkum HAM dan petugas BNN juga menangkap tiga napi dan satu sipir penjara yang diduga terlibat pencucian uang kasus narkoba dari hasil pengembangan tersangka berinisial Yh di Jakarta. Dari tangan ketiga napi dan sipir diamankan beberapa unit Hp. Salah satu tersangka yang ditangkap di Lapas Kelas IIA Pekanbaru adalah Jufriadi Tanjung. (zkf)

nyetujui pemberian kredit kepada PT Saras Perkasa Rp35,2 miliar untuk take over satu unit mal dan 39 ruko. Meski terdakwa mengetahui permohonan kredit PT Saras Perkasa tak memenuhi syarat, tapi terdakwa dalam rapat Komite Kredit memutuskan tetap menyetujuinya. Pemberian kredit itu juga tak ada persetujuan Dewan Pengawas BPD Riau Kepri. Pada 30 Juli 2007, Pimcab BPD Riau Kepri Batam Yumadris, melaksanakan pencairan kredit Bina Prima sebesar Rp35,2 miliar kepada Arya Wijaya. Namun uang itu digunakan tak sesuai peruntukannya sehingga posisi kredit masuk kategori kredit macet, sebagaimana hasil perhitungan BPKPP yang menemukan kerugian negara Rp35,2 miliar. Akibat perbuatannya, terdakwa didakwa melanggar pasal 2 dan 3 juncto pasal 18 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tipikor, sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 tentang Perubahan terhadap UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tipikor. Sudah Tepat Di luar ruang sidang, kuasa hukum terdakwa, Agung Budiharta kepada wartawan mengatakan, tindakan penyaluran kredit yang dilakukan kliennya sudah tepat, sebab dalam kondisi kritis harus mengeluarkan kebijakan sesegera mungkin. Dalam ketentuan Bank Riau Kepri, kondisi seperti itu dapat dikatakan sebagai "in the cause of business", artinya dapat dilakukan suatu kebijakan khusus dengan itikad baik demi kepentingan bank serta dilakukan dengan niat dan maksud yang telah diperhitungkan semata-mata dalam rangka penyelamatan untuk menghindari kerugian yang lebih besar, hal itu dapat dilakukan.(***)

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK DIREKTORAT PENYULUHAN PELAYANAN DAN HUBUNGAN MASYARAKAT

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK DIREKTORAT PENYULUHAN PELAYANAN DAN HUBUNGAN MASYARAKAT

JALAN JENDERAL GATOT SOEBROTO 40-42, JAKARTA 12190 TELEPON (021) 5250208,5251609; FAKSIMILE (021) 5736088; SITUS www.pajak.go.id LAYANAN INFORMASI DAN KELUHAN KRING PAJAK (021) 500200 EMAIL pengaduan@pajak.go.id

JALAN JENDERAL GATOT SOEBROTO 40-42, JAKARTA 12190 TELEPON (021) 5250208,5251609; FAKSIMILE (021) 5736088; SITUS www.pajak.go.id LAYANAN INFORMASI DAN KELUHAN KRING PAJAK (021) 500200 EMAIL pengaduan@pajak.go.id

PENGUMUMAN NOMOR: PENG - 12/PJ.09/2012

PENGUMUMAN NOMOR: PENG- 11 /PJ.09/2012

TENTANG

TENTANG

HIMBAUAN PEMENUHAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN BAGI BENDAHARA PADA SATUAN KERJA KEMENTERIAN/LEMBAGA/DINAS/INSTANSI DAN SOSIALISASI PERUBAHAN BESARNYA PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK Bendahara pemerintah memiliki peran strategis dalam sistem administrasi perpajakan Indonesia dan berperan penting dalam mendukung terciptanya kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Dalam rangka mendukung upaya peningkatan kepatuhan bendahara sebagai wajib pajak dan juga meningkatkan kepatuhan wajib pajak lainnya yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan tugas dan kewajiban bendahara, maka perlu kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

PENYESUAIAN BESARAN PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK Sesuai dengan Pasal 7 ayat (3) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan, Menteri Keuangan diberikan wewenang untuk menetapkan penyesuaian besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) setelah dikonsultasikan dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Sehubungan dengan ketentuan tersebut dengan ini diumumkan hal-hal sebagai berikut: 1. Konsultasi Menteri Keuangan dengan Dewan Perwakilan Rakyat telah dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2012 dan 15 Oktober 2012 yang menyepakati penyesuaian besarnya PTKP mulai diberlakukan pada tanggal 1 Januari 2013; 2. Besarnya PTKP disesuaikan menjadi sebagai berikut: Keterangan

1. mengingat tahun anggaran 2012 akan berakhir, kami menghimbau kepada bendahara pada

Besarnya PTKP per tahun (Rp)

Diri Wajib Pajak orang pribadi

24.300.000

Tambahan untuk Wajib Pajak yang kawin

2.025.000

satuan kerja di seluruh Kementerian/Lembaga/Dinas/Instansi agar segera menyelesaikan kewajiban perpajakan sebagai bendahara sesuai dengan ketentuan yang berlaku; 2. seluruh bendahara agar mengambil langkah/penyesuaian yang diperlukan terkait perubahan besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang akan berlaku mulai 1 Januari 2013 sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 162/PMK.011/2012; 3. Kuasa Pengguna Anggaran pada satuan kerja Kementerian/Lembaga/Dinas/Instansi agar mengawasi dan mengingatkan pemenuhan kewajiban perpajakan bendahara pada satuan kerja masing-masing; 4. apabila bendahara mengalami kesulitan dalam memahami ketentuan perpajakan yang berlaku agar berkonsultasi dengan Account Representative pada Kantor Pelayanan Pajak tempat bendahara terdaftar atau melalui Kring Pajak 500200. Pengumuman ini hendaknya disebarluaskan. Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal, 28 November 2012 Direktur

Penanggung Jawab/Redaktur: IDRUS YAMIN

Tambahan untuk istri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami Tambahan untuk setiap tanggungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (maksimal 3 orang)

24.300.000 2.025.000

3. Besaran PTKP tersebut digunakan sebagai pengurang penghasilan netto dalam menghitung besarnya penghasilan kena pajak bagi wajib pajak orang pribadi dalam negeri mulai tahun pajak 2013 yang menerima atau memperoleh penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan dengan nama dan dalam bentuk apapun dan pelaporan Pajak Penghasilan dalam SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun 2013 dan seterusnya; 4. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak, Kantor Pelayanan Pajak (KPP), dan Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) terdekat atau Kring Pajak 500200. Demikian disampaikan, agar masyarakat dapat mengetahui dan memahaminya. Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal, 28 November 2012 Direktur

t.t.d

t.t.d

Kismantoro Petrus NIP 195404071983031001

Kismantoro Petrus NIP 195404071983031001

Perwajahan: HASAN SHOLIHIN


6

EKONOMI

SELASA 11 Desember 2012/27 Muharram 1434 H

HARIAN VOKAL

Harga BBM Bisa Naik Tahun Depan KURS Mata Uang

Jual

AUD EUR HKD JPY KRW MYR USD

Beli

10,122.80 12,617.27 1,246.56 11,718.83 8.93 3,173.26 9,661.00

10,018.38 12,488.06 1,234.10 11,599.56 8.84 3,140.18 9,565.00

Harga TBS Umur Tanaman

Lama Baru Sumber : Bank Indonesia (Rp/Kg) (Rp/Kg)

3Tahun 4Tahun 5Tahun 6Tahun 7Tahun 8Tahun 9Tahun >=10 Thn

Rp925,37 Rp1.034,39 Rp1.387,94 Rp1.182,69 Rp1.219,50 Rp1.258,08 Rp1.258,08 Rp1.293,65

JAKARTA(VOKAL)-Ruang untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada 2013 terbuka lebar karena Undang-undang (UU) APBN 2013 tidak menyebutkan dengan detail berapa selisih yang diperlukan untuk menaikkan harga BBM. "Jadi, ruang bagi pemerintah untuk menaikkan harga BBM bersubsidi terbuka lebar," kata Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung di Jakarta, Senin (10/12). Berbeda dengan tahun sebelumnya, UU APBN 2013 memberikan ruang kepada pemerintah untuk menaikkan harga

BBM bila terjadi perbedaan antara asumsi makro dengan keadaan yang dihadapi, khususnya yang berkaitan dengan harga minyak dunia. Subsidi pada APBN 2013 mencapai Rp317,2 triliun, naik 29,4 persen dari Rp245,1 triliun di APBNP 2012. Rinciannya, subsidi energi mencapai Rp274,7 tril-

iun yang terdiri atas subsidi BBM Rp193,8 triliun, naik 41,1 persen dari tahun sebelumnya, dan subsidi listrik mencapai Rp80,9 triliun, naik 24,6 persen. Chairul mengatakan besarnya subsidi energi dalam APBN 2013 telah memicu banyak kalangan mendesak pemerintah untuk segera menaikkan harga BBM bersubsidi. Mereka berpandangan bahwa dana dari penghematan subsidi dapat dipakai untuk pembangunan infrastruktur, agar perekonomian dapat tumbuh lebih cepat lagi. "Wacana terhadap penyesuaian

subsidi sudah berlangsung cukup lama, namun pelaksanaannya terkatung-katung," katanya. Namun, katanya, opsi kenaikan BBM patut dipertimbangkan bila ada perbaikan efisiensi penyerapan anggaran, sehingga dana yang dihemat dari subsidi dapat dikembalikan ke perekonomian dalam bentuk program pembangunan pada waktu yang yang tidak terlalu lama. "Dalam kondisi seperti ini, kenaikan harga BBM tidak akan memperlambat pertumbuhan ekonomi secara signifikan, karena ada dorongan tambahan terhadap pertumbuhan ekonomi

“Indonesia Impor Singkong, Keterlaluan”

Rp911,91 Rp1.019,36 Rp1.091,23 Rp1.122,39 Rp1.165,50 Rp1.201,78 Rp1.239,78 Rp1.274,85 Sumber : Disbun Riau

LINTAS

NET

SEORANG petani memetik daun singkong di kebunnya.

Target Produksi Pertamina Tercapai Akhir Tahun JAKARTA (VOKAL) – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan menegaskan, target Pertamina penambahan produksi 32.000 barel per hari dari blok-blok yang diakusisi hingga akhir tahun ini, akan tercapai. “Saya rasa tahun ini akuisisi blok migas ini tidak hanya tercapai tapi bisa meKARENAGUSTIAWAN lebihi target. Tapi saya belum bisa menyebutkan blok-blok mana saja yang akan diakuisisi,” paparnya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (10/12). Berbeda dengan Karen, Direktur Hulu Pertamina Muhammad Husen justru mengaku agak pesimis. “Tapi kami terus berupaya hingga tercapai akusisi lima blok yang setara dengan 32.000 barel per hari bisa selesai akhir tahun ini,” paparnya. Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) mengharapkan tambahan produksi sebanyak 32.000 barel per hari (bph) dari akuisisi blok migas di dalam dan luar negeri pada 2012. Pertamina masih menunggu kepastian dari akuisisi perusahaan migas di Venezuela, Petrodelta. Selain itu, Pertamina juga masih menunggu proses akuisisi blok migas di Aljazair. Meski begitu, Pertamina telah dua kali gagal dalam mengakuisisi perusahaan migas dari luar negeri. Yaitu Coastal Energy Co dari Kanada dan blok dari Angola yang sebelumnya dimiliki oleh ExxonMobil. (len)

dari sisi fiskal," katanya. Jika opsi kenaikan harga BBM akhirnya dipilih juga, katanya, dampak terhadap daya beli masyarakat harus dihitung dengan cermat mengingat kenaikan itu akan meningkatkan inflasi dan suku bunga, yang akan menggerus daya beli masyarakat. "Kita harus ingat bahwa saat ini keadaan ekonomi global masih belum menentu, dengan pertumbuhan ekonomi yang cenderung lambat. Indonesia harus menjaga permintaan dalam negeri untuk mendukung pertumbuhan ekonominya," katanya.(ant,hab)

Sebelum Berinvestasi, Investor-Pemko Harus Diskusi PEKANBARU (VOKAL)- Walikota Pekanbaru Firdaus mengatakan, pihaknya menerapkan kebijakan bagi setiap investor untuk berdiskusi terlebih dahulu dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terkait rencana investasi mereka. Tujuannya agar Pemko dapat mengantisipasi kemungkinan timbulnya permasalahan selama proses investasi berlangsung. "Diskusi ini adalah salah satu syarat. Mereka harus memaparkan rencana investasinya ke Pemko," jelas Firdaus, usai memimpin diskusi dengan tiga investor yang melibatkan sejumlah SKPD Pemko mulai dari BPN, Badan Investasi, Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan

Dishub Kota Pekanbaru, di ruang multimedia, Senin (10/12). Disebutkan Firdaus, hasil diskusi tersebut, dua dari tiga calon investor belum bisa diberikan izin lantaran masih adanya persyaratan yang belum lengkap. Dua calon investor itu adalah PT Insan Berkah Cendikia yang ingin berinvestasi di bidang pembakaran sampah medis B3 Incinerator di Jalan Ikan Raya, Keluarahan Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, yang hingga kini masih terkendala masalah lahan. Lahan yang akan dijadikan sebagai tempat pembakaran itu masuk kawasan tanah hutan yang harus diselesaikan terlebi dahulu dengan Kementerian Kehutanan.

"Satu lagi calon investor dari PT Surya Internusa Hotel yang ingin membangun hotel bintang dua di Jalan Jenderal Sudirman, dikarenakan luas lahan mereka terbatas," terang Firdaus. Sementara calon investor dari PT Lestari Logam Putra, yang ingin berinvestasi dalam bidang Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Sri Palas, Keluarah Palas, Kecamatan Rumbai, berhasil mendapatkan izin prinsip dari Pemko Pekanbaru. "Investor ini tidak ada masalah, tinggal pengaturan lalu lintas saja. Pada prinsipnya Pemko telah setuju, mereka tinggal mengurus perizinannya," pungkasnya. (abd)

JAKARTA (VOKAL)- "Ini sudah keterlaluan. Kita ini memang lemah dari sisi kebijakan pertanian," kata Ketua Harian Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sutrisno Iwantoro, Senin (10/12), terkait impor singkong yang dilakukan Pemerintah. Sebelumnya Kementerian Pertanian (Kementan) mengklaim masih ada impor singkong untuk menutupi permintaan singkong yang terus meningkat dan periode produksi yang tak sepanjang tahun. Ketersediaan singkong mengalami periode kosong panen per Januari-Mei 2012. Ia berpendapat, tidak ada alasan pemerintah melakukan impor singkong karena Indonesia merupakan negara tropis. Sementara singkong bisa tumbuh sepanjang tahun di daerah tropis. "Kalau pun terjadi masa kosong, itu bisa dibuat jadwal tanam. Kita kan negara yang subur yang bisa ditanami singkong sepanjang tahun," ungkapnya kepada detikFinance, di Jakarta, Senin (10/12). Menurutnya, pemerintah seolah tidak memperhatikan soal kebijakan pertanian. Keputusan impor singkong tersebut dinilainya hanya menguntungkan pihak pengusaha saja. Sutrisno menyebutkan, Indonesia seharusnya bisa memanfaatkan lahan di luar Jawa seperti Sumatera dan Kalimantan untuk bisa ditanami singkong. Ia mencontohkan, untuk di wilayah Lampung saja, Indonesia bisa menghasilkan sekitar 150 kg per 1 pohon singkong. Sutrisno mengusulkan, pemerintah sebaiknya mendorong kepada para petani untuk mau menanam singkong dengan menciptakan cluster khusus untuk pengembangan singkong. "Ini bisa meningkatkan produksi singkong nantinya," kata dia. (dtc/may)

Bangun Pembangkit Tambak Lorok, Hemat BBM Rp1,8 T JAKARTA (VOKAL) – Direktur Indonesia Power Joko Hartowo menegaskan, pembangunan pipa gas dari lapangan Kepodang Kalimantan ke pembangkit Tambak Lorok, Jawa Tengah, sepanjang 210 km, bisa menghemat pengeluaran Bahan Bakar Minyak (BBM) Rp1,8triliun per tahun. Menurutnya, pembangkit listrik Tambok Lorok berkapasitas 1.000 megawatt (MW) telah dimatikan selama dua tahun dengan alasan menghemat BBM. Dan ini akan dihidupkan jika perlu saja.

“Kami berharap pasokan gas yang melewati ruas transmisi gas bumi Bontang Kalimantan Timur- Semarang akan dimulai Juli 2013,” ujarnya di Gedung BPH Migas, Senin (10/12). Dia menegaskan paling tidak penghematan tersebut membantu meringankan subsidi pemerintah setara 1.800 Kwh yang tentu saja dapat meringankan beban pemerintah terhadap subsidi. Direktur Utama Bakrie & Brothers Tbk Bobby Gafur Umar berkomitmen akan menyelesaikan pem-

BURSA

bangunan pipa gas trasmisi Kepodang-Tambak Lorok di akhir 2014. “Setelah adanya Penandatanganan Gas Transportation Agreement (GTA) ruas transmisi kepodang-Tambak Lorok dengan pihak PT PLN dan Petronas Carigali Muriah Ltd, kami menargetkan sudah mendeliver (mengirim) gas pada akhir 2014 atau kuartal IV-2014,” paparnya. GTA ini, katanya, merupakan penantian yang cukup panjang setelah Bakrie memenangkan tender atas ruas transmisi gas

Bontang (Kalimantan Timur)Semarang atau Kalija yang dilakukan BPH Migas. Kontrak pengiriman gas dari KepodangTambak Lorok nantinya untuk mengirim gas ke PLTG Tambak Lorok milik PLN sebanyak 354 BCF sampai 2026. Pembangunan pipa ras transmisi ini, kata Bobby, memberikan banyak manfaat terutama mengurangi cost recovery akibat eksplorasi migas. “Dengan adanya pipa ruas transmisi ini, tidak ada lagi investasi dibayarkan

oleh negara melalui cost recovery, tetapi seluruhnya ditanggung investor dengan mekanisme hilir,” ujarnya. Pipa gas ini juga mengurangi beban subsidi karena dapat mempercepat eksplorasi dan eksploitasi gas guna meningkatkan cadangan gas yang saat ini mencapai 150 TCF. “Dalam kontrak disepakati toll fee untuk pengangkutan gas ke PLTG Tambak Lorok sebesar US$ 3 sen per MMBTU dengan volume 116 MMSCFD,” ujarny. (len)

TOMOTIF Foto Mobil

Hub : JIMMI VOKAL HP 0852 6321 8709

ZUL HAFENDI HP 0852 7183 9096

INNOVA V Th 2005 Innova V Tahun 2005 BM, Warna Silver Metalik Harga hub : 0812 7525 003

AVANZA G Th 2008 Avanza G Tahun 2008 BM, Warna Silver Metalik Harga hub : 0812 6822 2976

LGX Th 2004 LGX Tahun 2004 BM, Warna Biru Metalik Harga hub : 0812 7525 003

COLT T 120 55 Mitsubishi Colt T120 55 Tahun 2011 BM, Warna Putih Harga hub : 0852 6567 4821

STRADA 4x4 DC Mitsubishi Strada GLS 4x4 DC Tahun 2006, BM Warna Merah/Silver Metalik Harga hub : 0812 6822 2976

FORD DC 4x4

NISSAN X GEAR

Ford DC 4x4 Tahun 2004, BM, Warna Silver Harga hub : 0852 6567 4821

Nissan X GEAR Tahun 2008, Warna Silver Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

PASANG IKLAN AVANZA G Th 2010 Toyota Avanza G Tahun 2010, Warna Abu-abu Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

Penanggung jawab/redaktur: FITRI MAYANI

CRV Th 2009 Honda CRV 2.4 T Tahun 2009, Warna Hitam Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

INNOVA G Th 2008 Toyota Innova G Tahun 2008, Warna Silver Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

X GEAR Th 2008 Nissan X Gear Tahun 2008, Warna Silver Stone Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

VIOS Th 2007 Toyota Vios G Tahun 2007, Warna Silver Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

MOBIL ANDA di sini

Laris Manis Perwajahan: ABDA


7

SAMBUNGAN SELASA

HARIAN VOKAL

11 Desember 2012/27 Muharram 1434 H

Penyidik Polri di KPK Tinggal 4  Jika Masa Tugas Tak Diperpanjang JAKARTA-Hingga saat ini revisi PP SDM KPK yang mengatur perpanjangan masa tugas penyidik Polri di KPK belum disahkan. Hingga sampai Maret 2013 payung hukum itu tidak kunjung disahkan, maka jumlah penyidik Polri yang diperbantukan di KPK tinggal empat orang dari 83 orang sebelumnya. "Kalau belum ada dan masih berpatok pada delapan tahun, maka Maret mendatang peny-

idik tinggal tiga atau empat saja," ujar Jubir KPK Johan Budi di kantornya, Jl Rasuna Said, Se-

nin (10/12). Sampai saat ini PP no 63 Tahun 2005 tentang SDM KPK masih digodok di Kemenpan dan belakangan diserahkan kepada Kemenkum HAM. Sudah ada kesepakatan antara KPK sebagai pengguna dengan pihak lain, mengenai masa penugasan maksimal bagi para penyidik Polri yang ditugaskan di KPK.

Berdasarkan kesepakatan sementara, penyidik yang ditugaskan di KPK maksimal bertugas 10 tahun, naik dua tahun dari delapan tahun yang sebelumnya. Jika nantinya klausul ini disahkan dalam revisi PP yang baru, maka KPK punya waktu dua tahun mempersiapkan regenerasi. "Dengan tambahan dua tahun itu kan kita bisa melakukan rekrutmen. Rekrutmen di KPK itu kan memerlukan waktu yang

Polda ..........................................................................................Sambungan Hal 1 DALAM penangkapan sindikat itu diduga ikut terlibat Kanit II Reserse Narkoba, Reskrim Polresta Dumai, Ipda MR. Penangkapan pertama kepada tersangka AS yang sedang menyabu bersama anaknya KC di Kota Dumai. Lalu dilakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti lain. "Kemudian kita menangkap ZR dan WD yang merupakan rekanan tersangka dalam melancarkan aksinya," ungkap DTM Silitonga, kepada wartawan, Senin (10/12). Namun, dalam pemeriksaan terhadap terduga, Kanit II Reserse Narkoba Reskrim Polresta Dumai, Ipda MR tersebut, DTM Silitonga SIK mengatakan tidak terbukti dan statusnya masih sebagai saksi. "Kita sudah menggeladah perwira tersebut. Dia tidak terbukti dan statusnya masih saksi," jelas Kombes Pol, DTM Silitonga SIK. Dijelaskannya seperti pengakuan WD, dirinya mengaku baru satu kali melakukan aksi dan ternyata belum sempat terjual. Sementara AS, yang menyabu bersama anaknya KC mengaku baru satu kali melakukan aksinya. "Baru satu kali aja kok," pengakuan AS, disebutkan Direktur

Reserse Narkoba Polda Riau itu. Dalam penangkapan, Minggu (9/12) tersebut, Polisi juga menyita barang bukti sejumlah paket sabu dan ekstasi seharga puluhan juta dan beberapa barang bukti lainnya yaitu, sejumlah telepon seluler dan beberapa barang timbangan serta beberapa uang tunai Ringgit Malaysia. Sementara itu, menurut Kapolres Dumai, AKBP Ristiawan Bulkaini yang dikonfirmasi Harian Vokal melalui telpon selulernya membenarkan perihal pemeriksaan Iptu MR. "Memang sekarang sedang menjalani pemeriksaan di Dir Narkoba Polda Riau. Tapi untuk menjeratnya masih belum cukup bukti. Saat ini masih hanya berdasarkan pengakuan tersangka narkoba. Sementara waktu kita tes urinenya, ternyata hasilnya negatif," terang Kapolres. Kendati demikian, lanjutnya, Polisi masih menelurusi kebenaran atas tudingan yang dialamatkan kepada MR. Ristiawan meyakinkan, jika terbukti terlibat, pihaknya akan mengambil tindakan tegas. "Jika terbukti, maka kita akan tindak tegas berupa pemecatan dari keanggotaan (Polisi,red) dan di sidang

di Pengadilan Umum," ujarnya. Informasi keterlibatan oknum polisi MR pertama kali disebutkan oleh satu dari dua orang tersangka narkoba yang ditangkap oleh jajaran Dir Narkoba Polda Riau, Minggu (9/12) di Kota Dumai. Pria yang menjabat sebagai Kanit II Satuan Narkoba Polres Dumai ini dituding sebagai pemasok barang haram tersebut. Dua tersangka yang ditangkap kini turut diamankan di Polda Riau. Menurut informasi yang diterima, barang bukti berupa sabu-sabu seberat 2 kilogram juga diamankan. "Sementara waktu kita juga sedang menggali kebenaran informasi yang berkembang. Kita tunggu saja hasil pemeriksaan di Polda Riau, dan selanjutnya akan kita infokan kembali kepada teman-teman (wartawan,red)," ujar Ristiawan. Pabrik Ekstasi di Pekanbaru Saat yang sama, jajaran Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Riau, Senin (10/12) mengekspos keberhasilan menangkap AR (34) warga Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, bersama 2 orang temannya IW (44) warga Jalan Ahmad Yani Gang Arida Pekanbaru, dan ang-

gota Polda Riau Briptu BD. Barang bukti yang didapat dari tersangka berupa barang cetakan dan beberapa butir pil inex. "Dari pembuatan ekstasi di Jalan Pangeran Hidayat ini, kita amankan tiga tersangka. Salah seorangnya anggota (polisi,red)," papar Direktur (Dir) Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol DTM Silitonga kepada wartawan di kantornya, Senin (10/12). Dijelaskannya, penangkapan tersebut dilakukan, Sabtu (1/12) berawal menangkap tersangka AR di Jalan Pangeran Hidayat. Kemudian AR, mengungkapkan nama lain, hingga dilakukan penangkapan. Ketiga tersangka mengakui, barang-barang tersebut didapat dari MS. "MS-lah yang memberi tahukan kami," jelasnya. Dikatakan Kombes Pol DTM Silitonga, tersangka-tersangka ini terjerat pelanggaran UndangUndang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman diatas 5 tahun penjara. "Tersangka terpaksa kita tahan, guna proses penyidikan lebih lanjut," jelasnya sambil menjelaskan masih ada beberapa nama DPO yang sedang diincar.(zkf/ndo)

PT Indo .......................................................................................Sambungan Hal 1 TEGAS kepada PT IIS. Sedangkan lembaga pecinta lingkungan hidup juga mengecam lemah dan tak pedulinya Badan Lingkungan Hidup (BLH) tingkat kabupaten maupun Provinsi Riau. Kecaman itu seperti dilontarkan Anggota Komisi C, DPRD Riau, Solihin Dahlan kepada wartawan, Senin (10/12). "BLH Pelalawan harus bertindak tegas, jika tidak ingin disebut ada permainan dengan pihak perusahaan. Tindakan dilakukan karena bertentangan dengan Undang-undang Lingkungan Hidup," ujar ujar Solihin Dahlan seraya menyebutkan, selama ini perusahaan yang melakukan pencemaran lingkungan hidup tidak pernah tersentuh hukum. Kecaman juga disampaikan, Anggota DPRD Riau, daerah pemilihan (Dapil) Pelalawan, Zukri Misran. Zukri menuding terus terjadinya pencemaran lingkungan secara terus-menerus oleh PT IIS akibat Pemkab Pelalawan dan Pemprov Riau tidak melakukan pengawasan ke sejumlah PKS yang ada. Mencegah berlarutnya pencemaran terjadi, Zukri mendesak pihak terkait menindak tegas perusahaan sebelum ada cara anarkis dari masyarakat terhadap perusahaan. "Saya rasa selama ini tak ada pengawasan dari pemerintah, apakah Pemprov Riau maupun Pemkab Pelalawan. Kasus ini sudah lama, Jadi Saya minta perusahaan itu ditindak tegas, berdasarkan aturan baku dan UU yang berlaku," seru Zukri Misran kepada Harian Vokal, di ruang Komisi C, DPRD Riau, Senin (10/12). Dia juga menyatakan duku-

ngan kepada warga yang berencana menggugat PT IIS dan meminta bayaran atas kerugian sebesar Rp5 miliar. Tuntutan warga tersebut, katanya, mesti direspon oleh Pemkab dan Pemprov Riau. Sementara itu, Pemprov Riau melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) harus melakukan kajian atas pencemaran lingkungan akibat asap pabrik. Begitu pula Dinas kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mesti melakukan kajian dampak kesehatan masyarakat akibat pencemaran asap tersebut. "Kita juga menginginkan adanya kajian ilmiah dan kritis yang mesti dilakukan oleh badan profesional di bidang itu, berdasarkan respon pemerintah. Kalau ada kajian ini secara ilmiah, tentu ada revisi standar baku atas regulasi operasional pabrik yang berpotensi merusak alam dan berdampak atas kehidupan manusia," pungkas politisi PDI Perjuangan itu seraya mendesak dilakukannya uji kualitas udara di daerah PT IIS di Pelalawan. Zukri juga berharap ada kajian serius terhadap pencemaran lingkungan itu, sebelum ada protes dari masyarakat. Dia tidak menginginkan adanya tindakan penghakiman oleh warga akibat dampak negatif perusahaan. "Kita mengkritisi tidak hanya PKS PT IIS saja, tapi juga PT RAPP. Semua yang mengganggu se seantaro Riau mesti ditindak," tegasnya. Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, Nazaruddin Arnazh sangat menyayangkan tidak adanya respon pihak terkait, akibat pencemaran yang terjadi. Bahkan dirinya san-

gat kecewa ada kesan pembiaran yang terjadi. "Tentunya kita sangat menyayangkan kenapa hal ini bisa terjadi, dan Kita pertanyakan kinerja BLH," ujar Nazaruddin Arnazh, Senin (10/12). Nazaruddin mendesak pihak terkait segera bertindak dan mengambil langkah-langkah strategis. "Kita minta BLH jangan hanya menunggu delik aduan saja, tapi ketika ada kejadian harus cepat tanggap dan jangan hanya menunggu adanya laporan saja," tegasnya. Dia mengingatkan, perusahaan seharusnya tidak mengejar profit saja, tetapi juga memperhatikan lingkungan masyarakat. "Saya minta kepada masyarakat ketika ada persoalan seperti ini secepatnya disampaikan kepada pihak berwenang. Kita akan turun scerpatnya dan kita akan mengagendakanya," ujarnya sembari menuding, banjir yang terjadi selama ini juga turut dipicu ulah perusahaan yang telah mengeksploitasi alam dan lingkungan secara serampangan. Kinerja BLH Lemah Sementara itu, kritikan juga disampaikan, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Riau Hariansyah Usman. Kepada Harian Vokal, Senin (10/12), aktifis lingkungan ini menilai kinerja BLH Pelalawan sangat lemah untuk memantau. BLH Pelalawan yang memiliki tim pemantau, seharusnya mengetahui ada pencemaran yang terjadi di lingkungannya. "Pencemaran lingkungan akibat kabut asap hitam PKS milik PT IIS dari boiler (pembakaran,red) sangat jelas menggambarkan lemahnya kinerja BLH Pelalawan dalam memantau. Dan ini sudah lama

dikeluhkan," terangnya. Jika alasan daerah itu jauh dari jangkauan BLH, kata Hariansyah, tidak bisa diterima secara logika. Sebab, instansi memiliki tim pengawasan. Kendati kinerja BLH Pelalawan lemah, lanjutnya, tetap harus ada sikap tegas dari BLH dalam memberikan sanksi pada perusahaan, apalagi sudah ada keluhan dari warga. Kritikan juga dilontarkan Riko Kurniawan dari Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) ketika dihubungi melalu telepon seluler, Senin (10/12). Terjadinya hal itu disebabkan, lemahnya kenirja BLH sebagai instansi yang berwenang. "BLH sebagai instansi berwenang terkesan tidak ada kepedulian, apalagi kejadiannya sudah 18 tahun," ungkapnya. Kepala BLH Kabupaten Pelalawan, Mulyono melalui Kasi Penegakan Hukum, Rony Yurianto, mengatakan, terkait permasalahan limbah PT IIS, BLH mengaku belum mendapat laporan resmi dari masyarakat. "Sejauh ini kita tidak tahu pastinya, seperti apa permasalahan ini dan sampai saat ini belum ada laporan yang masuk ke kantor kita. Kalau ada laporan yang masuk, tentunya kita akan segera bertindak untuk turun ke lapangan," ungkapnya. Rony mengaku pihaknya tahun 2011 lalu telah melakukan pengecekan broiler perusahaan tersebut. Hasilnya ketika itu, boiler perusahaan masih bagus dan memenuhi standar baku mutu. "Ada kewajiban perusahaan setiap 6 bulan sekali untuk melakukan uji laboratorium yang telah terakteditasi," pungkasnya.(ynl/rul/fkh)

Mengecek .................................................................................Sambungan Hal 1 SEBAB, dalam sebuah Negara yang menganut paham demokrasi, rakyat diberi kebebasan berkumpul dan berserikat termasuk membentuk sebuah partai politik. Nah, kalau ada partai politik yang tidak boleh ikut pemilu berarti ada sekelompok orang yang suaranya terabaikan. Anggota parpol tersebut tidak terwakili. Tapi kalau jawabannya, boleh, berarti parpol yang tidak memenuhi persyaratan diperlakukan sama dengan parpol yang memenuhi persyaratan. Dan ini tentu melanggar pula asas keadilan. Sebab sebuah parpol boleh dideklarasikan berdiri walaupun belum memenuhi persyaratan secara lengkap. Bagaimana mungkin sebuah parpol layak disebut sebagai sebuah parpol, bilamana tidak memiliki modal sosial seperti jaringan (kepengurusan dari pusat sampai ke daerah), sejumlah pengurus, sejumlah anggota, keterwakilan perempuan 30 persen, dan seterusnPenanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN ALKALAM

ya. Semuanya harus ada secara factual, tidak boleh hanya sekedar proforma belaka. Agar sistem multi partai yang kita anut memenuhi kaidahkaidah sistem kepartaian dalam sebuah Negara pada umumnya, dan ada pedoman yang jelas dan tegas (limitative), maka persyaratan sebuah partai politik kita diatur dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas UU No. 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik. Aturan-aturan dasar itulah yang dicek kebenarannya oleh KPU. Dengan demikian semua parpol yang mengikuti pemilihan umum telah memenuhi persyaratan minimal. Dengan demikian juga diharapkan, partai politik bisa memainkan fungsinya secara optimal sebagai corong rakyat, sebagai pengeras suara aspirasi rakyat, sekaligus sebagai telinga bagi pemerintah. Dewasa ini, belum optimalnya fungsi legislasi, fungsi ang-

garan dan fungsi pengawasan lembaga legislative (DPR dan DPRD) lebih banyak disebabkan karena kader-kader parpol yang duduk di lembaga tersebut kurang memahami kedudukan dan fungsinya. Belum optimal, bisa karena dua aspek: pertama, karena rendahnya kapasitas sehingga kurang memahami dengan baik tugas pokoknya; kedua, karena faktor integritas. Walaupun masing-masing anggota legislative telah menandatangani pakta inegritas, tapi pakta integritas itu tidak dipahami sebagai sebuah kontrak politik dengan rakyat. Bahkan parpol sering dikambinghitamkan dan harus menanggung dosa atas kinerja anggota-anggotanya di badan legislative, apalagi berkaitan dengan isu korupsi, mafia anggaran, atau praktik-praktik illegal seperti pemerasan, permintaan upeti dan sebagainya. Parpol dianggap belum melaksanakan fungsi rekrutmen politik dengan

baik sehingga mengutus kaderkadernya yang tak patut untuk duduk sebagai anggota dewan yang terhormat. Kontroversi verifikasi atau pengecekan persyaratan parpol, memang dilematis. Ada pengamat yang menyebut keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) itu di luar batas-batas kewenangannya, sebab DKPP mestinya hanya mengurusi pelanggaran kode etik. Tapi DKPP punya alasan, ada praktik dissimilar process (perlakuan berbeda, ketidaktaatan azas) sehingga menimbulkan keraguan, kecurigaan, dan ketidakpercayaan. Mau "kelompok 16", mau "kelompok 18" biarkan sajalah. Uji terakhir kelak di 2014 rakyat yang akan menentukan pilihan secara LUBER dan JURDIL. Habis perkara. Penulis adalah tokoh masyarakat dan mantan Ketua DPRD Riau.

tidak singkat," papar Johan. Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan, berdasarkan profil sumber daya manusia (SDM) KPK sejak 2005 hingga 2012, jumlah penyidik KPK terbanyak berada pada tahun 2011. Saat itu KPK memiliki 83 penyidik. Jumlah ini bertambah dibandingkan pada 2004, saat awal KPK berdiri, yang hanya memiliki 41 penyidik. Jumlah penyidik itu pun kembali berkurang pada 2012. "Akhir 2012 ini sekarang ting-

gal 52. Anda bisa bayangkan, dari 83 di tahun 2011 menjadi 52, berarti ada sekitar 31 penyidik yang sudah kembali. Artinya lebih dari 30 persen," ucap Bambang. Bambang mengakui kalau berkurangnya penyidik ini membuat kinerja KPK melamban. Dia pun meminta maaf kepada masyarakat, tetapi tetap berjanji akan menuntaskan kasus-kasus dengan baik dan bertanggung jawab. Beberapa waktu yang lalu, kepolisian kembali menarik 13 pe-

nyidiknya dari KPK. Ke-13 penyidik itu disebut habis masa tugasnya pada November lalu. Enam dari 13 penyidik yang ditarik itu diketahui sudah beralih status menjadi pegawai tetap KPK. Penarikan penyidik ini menambah panjang daftar penyidik yang kembali ke kepolisian. September lalu, Polri tidak memperpanjang masa tugas 20 penyidiknya. Kemudian, belum lama ini lima penyidik mengundurkan diri dari KPK dan memilih kembali ke kepolisian.tnr,hab

INT

TUNTUT PENUNTASAN PELANGGARAN HAM BERAT-Massa yang tergabung dalam Koalisi Peringatan Hari HAM menggelar aksi pada peringatan Hari HAM Sedunia di depan Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12). Mereka menuntut pemerintah untuk menuntaskan permasalahan pelanggaran HAM berat yang terjadi selama ini serta menyeret dan mengadili para pelakunya. Aksi tersebut juga diikuti para korban lumpur Lapindo yang melumuri tubuh mereka dengan lumpur.

Presiden ..................................................Sambungan Hal 1 SETELAH diterimanya DIPA tahun anggaran 2013 ini, para gubernur dapat menindaklanjuti dan menggunakan anggaran masing-masing sesuai dengan APBN dan ABPD. Jangan ada kemandegan dan harus cepat realisasinya. "Dua itu saja instruksi saya," imbuhnya. Pada pertengahan Januari 2013, Presiden SBY akan kembali memanggil gubernur, bupati, walikota dan semua pihak pejabat dan pemerintahan untuk bersama-sama meningkatkan pemahaman kita tentang perencanaan dan penggunaan APBN. Terutama untuk mencegah terjadinya kesalahan dan mencegah terjadinya kemungkinan penyimpangan termasuk korupsi. "Acara itu juga penting agar kita semua terbebas dari keragu-raguan atau kemandegan penggunaan anggaram selama ini. Tadi di ruangan ini dalam puncak peringatan hari antikorupsi saya sampaikan ada dua, pertama sistem di negeri kita ini harus bersih, korupsi harus diberantas ke depan. Tapi bukan hanya itu, kita juga harus memastikan jalannya pemerintahan dan pembangunan jangan sampai terganggu," paparnya. "Dua-duanya harus kita letakkan dengan baik, semua harus kita lakukan agar semua tercipta dengan baik. BPK, BPKP, MK, semua jajaran lembaga negara dan pemerintahan. Akhirnya, saya ingin menutup arahan saya ini selamat bekerja, selamat bertugas, mari kita sukseskan RKP dan RKPD tahun

2013 serta APBN dan APBD tahun 2013, saya ingin melihat pelaksanaannya nanti untuk rakyat Indoensia," tutupnya. Rp1.683 Triliun Volume belanja negara tahun 2013 dalam APBN ditetapkan sebesar Rp1.683 triliun, angka itu mengalami peningkatan 8,7 persen dari volume APBN-P 2012. Untuk memenuhi anggaran belanja tersebut, pemerintah menargetkan pendapatan negara sebesar Rp1.529 triliun atau meningkat sebesar 12,6 persen dibanding APBN-P 2012. Alokasi belanja negara terdiri atas tiga kelompok besar, yakni belanja kementerian atau lembaga negara sebesar Rp594,6 triliun; belanja non kementerian atau lembaga senilai Rp559,8 triliun; dan tranfer ke daerah Rp528,6 triliun. Khusus K/L, turut dimasukkan tambahan infrastuktur sebesar Rp11,8 triliun yang berasal dari penghematan subsidi listrik, serta anggaran tambahan untuk program prioritas sebanyak Rp7,5 triliun. Untuk alokasi anggaran non K/ L, sebagian besar dialokasikan untuk belanja subsidi senebsar 56,7 persen dan pembayaran bunga utang (20,2 persen). Di tempat yang sama, Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengemukakan, hasil evaluasi menunjukkan hingga saat ini penyerapan terhadap anggaran belanja negara/provinsi masih belum menunjukkan hasil yang optimal. "Cenderung rendah di awal tahun, dan menumpuk di akhir tahun, dan ini selalu berulang-ulang setiap

tahunnya," kata Agus Marto. Menurut Agus Marto, hingga 30 November lalu, penyerapan APBN-P 2012 baru mencapai Rp738 triliun atau 72,8% dari pagu anggaran Rp1.069 triliun. "Realisasi penerimaan negara sampai 30 November 2012 mencapai Rp1.101 triliun (81,12% dari target Rp 1.035 triliun), yang terdiri atas penerimaan pajak Rp858 triliun (84%), penerimaan non pajak Rp 240 triliun (70,4%), dan hibah Rp2,9 triliun," papar Agus Marto. SBY Kesal Acara penyerahan DIPA 2013 seharusnya dihadiri 33 gubernur se Indonesia. Namun 4 gubernur tidak hadir, sehingga membuat Presiden SBY kesal. Sebelum pidato, Presiden SBY sempat mengutarakan kekesalannya tersebut. "Sebelum saya menyampaikan sambutan, pengaraahan, saya minta kepada Mendagri untuk menghadirkan pejabat di acara yang penting ini. Kalau sakit bisa diterima, tetapi kalau ada acara di provinsinya dan kemudian tidak datang saya tidak bisa terima. Biasakan kita saling hormat menghormati saling sayang menyayangi dan harus bertanggungjawab pada masyarakat karena ini urusan pembangunan urusan rakyat sesuatu yang amat penting," tegas SBY. Empat gubernur yang tidak hadir itu adalah Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P dan Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani.(dtc/mic/hab)

Said ...........................................................Sambungan Hal 1 KASUBDIT 3 Dit Reskrimum Polda Riau, AKBP Oni Trimurti kepada sejumlah wartawan mengatakan belum bisa memastikan kapan Said Nurjaya akan ditahan. Artinya, saat ini Polda masih fokus pada pemeriksaan proses penamparan (penganiayaan) oleh tersangka yang akrab disapa Gepeng itu kepada Guru Nurbaiti. "Ya, sekarang si Said sedang diperiksa penyidik," ungkap Oni kepada wartawan, di sela-sela pemeriksaan tersangka Said Nurjaya, di lantai 2 Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Riau, Senin (10/12). Polda saat ini, kata Oni, masih mengumpulkan bukti-bukti dan menerima keterangannya dan nantinya disesuaikan dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, termasuk pelapor. Pantauan Harian Vokal di ruangan pemeriksaan lantai 2 Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Riau, Senin (10/ 12), tersangka Said Nurjaya yang menggunakan kaca mata berwarna hitam berkemeja ungu tersebut, memenuhi panggilan Polda Riau asyik berbicara dengan seseorang melalui telepon selulernya menuju ruangan pemer-

iksaan pukul 10.00 WIB. Disusul berikutnya, kuasa hukumnya, Asep Ruhiat, pukul 10.40 WIB. Wartawan media ini yang mencoba melakukan konfirmasi terkait kasus yang menimpanya, Said Nurjaya enggan memberikan komentar. Pejabat Dinas Kehutanan Provinsi Riau itu hanya melempar senyuman, terus sibuk dengan telepon genggamnya menuju ruangan pemeriksaan. Sementara itu, kuasa hukum tersangka, Asep Ruhiat ketika disapa wartawan media ini mengatakan kedatangan dirinya ke Polda Riau untuk mendampingi kliennya, Said Nurjaya. "Ya benar, Saya kuasa hukumnya," ujar Asep singkat. Diberitakan sebelumnya, aksi penamparan menimpa Nurbaiti, bermula dari ruang kelas 5 A, SDN 081, Marpoyan Damai, Senin (26/11) lalu. Ketika itu, Nurbaiti sedang memberikan tugas kepada muridnya Said Muhammad Rizky untuk mata pelajaran PPKN. Namun murid yang merupakan anak dari Said Nurjaya ini tidak mengindahkan gurunya, Nurbaiti dan terus bercerita dengan temannya. Lalu, Nurbaiti menegur Rizky, namun ia tetap

bercerita dengan teman di sampingnya, tanpa mengiraukan perintah Nurbaiti. Setelah ditegur beberapa kali, Nurbaiti mendekati Rizky dan langsung memarahinya sambil memegang kepalanya terus memrintahkan anak tersebut pulang jika tidak mau belajar. Ketika itu, Rizky berucap kepada kepada Nurbaiti dengan mengatakan 'Jangan pegang kepala Saya' dan selanjutnya iapun meninggalkan ruangan belajar. Tidak lama berselang, ketika Nurbaiti berada di dalam ruangan kelas saat jam istiriahat, Said Nurjaya yang merupakan orang tua Rizky langsung mendatangi Nurbaiti. Tanpa banyak cerita, Said langsung menampar pipi Nurbaiti sembari menodongkan pistol. Pasca kejadian itu, Rabu (28/ 11), ternyata 500 guru se-Kota Pekanbaru melakukan aksi demo dengan mendatangi Kantor Dinas Kehutanan Riau, tempat Said Nurjaya bekerja. Aksi guru yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Kota Pekanbaru Bersatu (FKGKPB) ini menuntut Said dipecat sebagai PNS dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.(zkf)

Ingin ..........................................................Sambungan Hal 1 YANG menjadikan ibu dua anak tersebut sebagai brand ambassadornya. Dari setiap tangkai mawar merah yang diberikan, sebesar Rp10 ribu akan didonasikan ke Yayasan Ainun. "Bu Ainun punya yayasan yang peduli dengan wanita dan anak-anak," cetusnya kepada wartawan.

Finalis Gadis Sampul 1990 ini mengaku jika kegiatan sosial yang dijalaninya sekarang merupakan cita-citanya sejak lama. Apalagi, aktivitas tersebut didukung penuh oleh suaminya Fahmi Darmawansyah. Menurut perempuan kelahiran Jakarta, 13 Desember 1975

ini, bisa memberi kebahagiaan kepada orang lain mempunyai arti yang tidak ternilai bagi dirinya. Ia ingin lebih serius menyelami kegiatan sosial itu dengan membuat yayasan. "Sampai saat ini masih proses. Doakan semoga lancar," cetusnya.mic,hab Perwajahan: ABDA


CMYK

8

SELASA

Galeri

11 Desember 2012/27 Muharram 1434 H

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pekanbaru, Senin (10/12) melakukan Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap APBD Kota Pekanbaru 2013. Rapat dipimpin Ketua DPRD Pekanbaru Desmianto didampingi Wakil Ketua DPRD Pekabaru Sondia Warman dan Dian Sukheri. Hadir pula Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi didampingi Plt Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Yuzamri Yakub. Delapan fraksi memberikan pandangan umum dalam rapat tersebut. Juru Bicara Fraksi Partai Demokrat Bilhaya Athar berpendapat, Pemko ke depan harus lebih memperhati-

kan pedagang kaki lima (PKL) yang hingga saat ini masih menjadi persoalan. Sedangkan pendapat Fraksi Partai Golkar disampaikan Said Zohrin, menyinggung soal permasalahan pendidikan yang menurut Golkar harus diprio-

ritaskan. “Pendidikan tak hanya mengedepankan pendidikan umum, melainkan keberadaan MDA juga perlu ditingkatkan, sehingga terlahir generasi bangsa yang beriman dan paham dengan ayat suci Al Qu'an,” sebut Said. Sedangkan dari Fraksi PAN disampaikan oleh Ade Hartati, meminta Pemko Pekanbaru segera menyelesaikan pembangunan Pasar Cik Puan yang terlantar, agar pedagang yang selama ini menunggu tidak terkatung-katung lagi di tenda penampungan. Naskah dan Foto: Zulfikri

HARIAN VOKAL

ANGGOTA DPRD Pekanbaru dari Fraksi PAN Ade Hartati (kanan) saat menyampaikan pandangan umum dari Fraksi PAN.

DARI KIRI: Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Ketua DPRD Pekanbaru Desmianto dan Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Dian Sukheri saat membuka Sidang Paripurna.

KEPALA Dinas Perhubungan Dedi Gusriadi (3 dari kanan) bersama Satker lainnya.

SEKKO Pekanbaru (3 dari kiri) bersama unsur Muspida.

KEPALA Dinas PU Kota Pekanbaru Asmi (kiri) sibuk mencatat hasil pandangan umum fraksi.

DARI KIRI: anggota DPRD Pekanbaru Yose Saputra, Adrianto dan Sabarudi.

PENGOBATAN ALTERNATIF TRADISIONAL

Bpk. ALI MUNAZAT

SIAP MENANGANI:

Amanah dari leluhur keturunan nenek moyang Bpk. Ali Munazat dari Banten, Ahli menangani segala keluhan Pria dan Wanita TERAPI ALAT VITAL PRIA yang telah lama teruji dan terbukti Keilmuannya mampu membuat anda yang mengalami kemunduran dan kemampuan seksual menjadi PERKASA LAGI Pagar Rumah Pagar Diri Patah Tulang Bedah Kulit Pasang Susuk Kesurupan

Cari Jodoh Mandi Kembang Pengasihan Pelarir/pemanis

Alamat : Jl. Swakarya masuk ± 200 M samping Hotel Mona Plaza Panam Pekanbaru (Masuk Gg. Belalang No. 03)

Telp. / HP. 0812 6830 3293

Penanggung Jawab: FITRI MAYANI

Buka Aura Buang Sial dll

K IDA ANJI T A SAY MBAR J ANYA GU AH MENAPI SAY I BUKTI TET EMBER M

atas seizin ALLAH

Perwajahan : PEPEN PRENGKY


CMYK

9 SELASA

HARIAN VOKAL

11 Desember 2012/ 27 Muharam 1434 H

Pemko Taja Talk Show bersama Masyarakat

YUSRHEL

WALIKOTA Dumai H Khairul Anwar (tengah) memberi sambutan dalam talk show bersama tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh wanita se-Kota Dumai, di Balai-balai Kediaman Walikota Dumai, Jalan Putri Tujuh, Dumai Timur, Senin (10/12).

DUMAI(VOKAL)-Pemerintah Kota Dumai melalui Bidang Administrasi Pemerintahan Umum menyelenggarakan seminar Talk Show Diskusi Kebangsaan bersama Walikota (Wako) Dumai dengan tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh wanita se-Kota Dumai di Balai-balai Kediaman Walikota, Jalan Putri Tujuh, Dumai Timur, Senin (10/12). Kegiatan ini dihadiri sejumlah kepala SKPD, Ketua LAMR Dumai, serta Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau, Liswanto, sebagai narasumber acara tersebut. Ketua Panitia Penyelenggara Seminar, Noviar Indra Putra mengatakan, dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah Keputusan Walikota Dumai Nomor 77/APU/ 2012 tertanggal 13 Maret 2012. Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah menjalin komunikasi efektif antar lembaga pemerintah dengan tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh wanita di Kota Dumai. “Harapan dengan adanya kegiatan seperti ini, terjadi petukaran informasi baik dari pemerintah maupun dari tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh wanita. Sehingga dapat mengindentifikasi, evaluasi dan menemukan solusi terbaik dalam penyelesaian permasalahan di Dumai,” jelasnya. Selain itu, sambungnya, kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan menumbuh-

kan kembali rasa cinta tanah air masyarakat melalui tokoh-tokoh ini sebagai mitra pemerintah dalam melaksanakan pembangunan daerah. Dikatakan juga, materi yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah tentang apa sebenarnya wawasan kebangsaan dan bagaimana meningkatkan kembali serta menumbuhkan kembali rasa cinta tanah air dikalangan masyarakat kota Dumai. “Biaya pelaksanaan kegiatan ini bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) kota Dumai tahun 2012,” tambah Kabag ADM Pemerintahan Umum itu. Dalam kesempatan itu, berbagai keluhan disampaikan masyarakat. Mulai dari persoalan pembangunan infrastruktur yang belum merata hingga ke persoalan pelayanan publik yang dinilai masih belum sempurna dan belum sesuai sebagaimana yang diharapkan masyarakat Kota Dumai. Walikota Dumai H Khairul Anwar sangat menyambut baik kegiatan seperti ini. Ia mengaku keluhan yang disampaikan masyarakat dalam acara ini akan menjadi bahan masukan bagi pemerintah kota Dumai. “Di samping itu, Pemerintah Kota Dumai akan terus berupaya melakukan perubahan dan pembenahan di segala bidang pembangunan,” ujar Wako. (ysl)

Kebijakan Wako Atasi Banjir Dipertanyakan  Sudah Tiga Tahun Menjabat DUMAI(VOKAL)-Keseriusan Walikota Dumai, Khairul Anwar dalam menanggulangi permasalahan banjir dipertanyakan. Khairul dinilai tidak mempunyai perencanaan matang untuk menuntaskan persoalan mendasar ini. LAPORAN: VERNANDO / DUMAI Ketua Umum LSM Transparansi, Kimlan Antony mengatakan, sejauh ini upaya penanggulangan banjir yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Dumai tidak menyentuh akar persoalan. Pembangunan drainase menurutnya hanya untuk kepen-

tingan proyek semata. “Wajar saja kalau banjir sering melanda kita karena aliran air tidak jalan. Sementara upaya kita setakat ini hanya dengan melakukan pembersihan drainase pada satu atau dua titik. Padahal hampir semua drainase tersumbat oleh sampahsampah. Jadi kesannya pembersihan di titik-titik tertentu itu hanya

seremonial belaka. Karena faktanya pemko kesulitan untuk membersihkan habis,” ketus Kimlan saat ditemui Senin (10/12). Menurut Kimlan, pemerintah ke depan harus memikirkan upaya untuk memudahkan dalam pembersihan drainase di semua titik. Tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga masyarakat diberi ruang untuk melakukan pembersihan aliran air di lingkungannya. “Oleh karena itu, makanya drainase yang ditutup habis itu harus dibongkar dan diganti dengan penutup lain yang mudah dibuka dan dipasang. Sehingga masyarakat bisa dengan mudah melihat dimana

titik sampah yang menyumbat aliran air dan membersihkannya secara mandiri,” ujarnya. Mengkaji dari masa kerja Wako yang tinggal dua tahun lagi, Kimlan merasa pesimis persoalan banjir tuntas ditangan Khairul. Menurutnya, jika memang punya niat untuk menyelesaikan, dari tahun pertama kepemimpinannya, sudah ada perencanaan yang matang dan implementasi yang jelas dari rencana-rencana tersebut. Sekarang ini Wako hanya merealisasikan program yang bukan menjadi kebutuhan mendasar masyarakat umum. Seperti pembangunan bando-bando reklame, jembatan penyeberangan dan Du-

mai Central Park. “Setuju jika semua itu dibangun untuk keindahan kota. Tapi apa gunanya kalau banjir terus berlangsung dan jalan-jalan buruk. Makanya tetap yang menjadi prioritas itu penanganan banjir dan jalan-jalan rusak,” tegasnya. Sebagai Ketua Forum RT seKota Dumai, Kimlan menjelaskan banyaknya keluhan warga melalui RT setempat yang dirugikan akibat banjir. Tak terhitung kerugian materil dan immaterial yang dirasakan oleh masyarakat. Mulai dari barang-barang rusak terendam banjir hingga ketakutan yang menghantui disaat cuaca mendung dan turun hujan.

Maka dari itu, Wako dituntut untuk aspiratif dan memenuhi janji-janji yang pernah diucapkan dalam kampanyenya dulu. Masyarakat akan terus berharap untuk hidup tenang, tanpa dihantui rasa takut soal bencana banjir yang tak berhenti melanda. Pemerintah sebagai pemangku kebijakan harus punya solusi strategis dan prioritas program yang menjawab kebutuhan warga. “Hampir semua RT di Kecamatan di Dumai mengeluhkan hal yang sama soal banjir dan jalan rusak. Pemerintah jangan sampai mengecewakan amanah yang sudah diberikan. Kita berharap ini dapat tuntas segera,” pungkasnya. ***

Wawako Buka Seminar Cegah Tipikor 2014, Semua Guru Harus S1 DUMAI(VOKAL)-Pemerintah Kota Dumai mengadakan Seminar Pencegahan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), di Hotel Comfort Dumai, Senin (10/12). Kegiatan ini dihadiri anggota BPK Provinsi Riau, Kejaksaan Negeri Dumai, Kepolisian Resor Dumai dan STIA Lancang Kuning sebagai sebagai narasumber dalam acara tersebut. Seminar yang bertemakan “Melalui Seminar Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Kita Bangun Budaya Anti Korupsi Menuju Good Governance dan Clean Government serta Masyarakat Madani” ini diikuti puluhan PNS di lingkungan Pemko Dumai. Wakil Walikota Dumai Agus Widayat saat membuka seminar menyatakan, upaya pemberantasan korupsi berkaitan erat dengan penggunaan keuangan negara dan daerah, sehingga diharapkan kepada para aparatur pemerintah untuk mempelajari sistem pelaporan dan penggunaan keuangan sesuai peraturan. Untuk itu, pemko bertekad akan menciptakan birokrasi yang bersih dan sehat dengan tidak melakukan tindak pidana korupsi. Kendati

SMS Anda ke

masih terdapat beberapa kebocoran penggunaan keuangan daerah di lingkungan satker Pemkot Dumai, sejauh ini kebanyakan disebabkan kesalahan administrasi yang kurang dipahami. “Namun ke depan kita akan upayakan kesalahan ini tidak terulang lagi supaya tatanan program pembangunan pemerintah kota Dumai berjalan dengan baik seperti yang diharapkan,” ujarnya. Agus mengatakan, sebagai aparatur pemerintah daerah, pengerjaan tugas yang bersih dan efisien berdasarkan hukum sangat diharapkan sehingga benar-benar menciptakan pemerintah bersih dari korupsi. Upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih akan dilakukan Pemkot Dumai dengan intens memberikan pembekalan dan pelatihan penyusunan pelaporan keuangan yang tepat dengan bimbingan konsultan berkompeten maupun pihak BPK. Menurut Wawako, berbagai pendekatan dalam pencegahan Korupsi telah dijalankan oleh pemerintah, baik itu yang dilaksanakan melalui

0812 7643 124

+6285355715XXX ass pak kapolsek mandau, sya wrga jln tegal sari duri, tlong tutup cafe agus yg brkdk warkop agus, suara musik yg sampai menggangu kami pak sampai jam 2 mlam, jadi tempat mbuk2an dan ajang prostitusi, tolng d tutup pak.trims +6285374910XXX maaf,u/RT 21 d jl. diponegoro gg.sentol Tlg carikan solusi bagaimana carany supaya jalan ni bagus & mudah u/ ditempuh termasuk warga yg sudah bertahun2 ikut serta mengeluh, dgn jalan becek yg bikin motor terpuruk &dan berlumpur di saat hujan. Terkadang kluar

Pemadam Kebakaran Kodim 0303 PLN Polresta RS Bhayangkara RSUD Dumai RS Pertamina Dumai Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

38208 31303 37123 31007 36942 38367 439200

tindakan preventif maupun tindakan represif. Peran aparat pengawasan pemerintah dalam pencegahan korupsi ditekankan kepada tindakan preventif tanpa mengabaikan peran melalui tindakan represif. Tindak lanjut atas rekomendasi kegiatan pengawasan tersebut merupakan langkah yang efektif untuk mencegah terjadinya tindak pidana Korupsi. Tindakan represif dilaksanakan melalui pemberian rekomendasi kepada pimpinan instansi pemerintah, berupa sanksi sehubungan dengan adanya temuan terjadinya tindak pidana korupsi atau kerugian negara melalui audit. “Selain itu, rekomendasi kepada pimpinan instansi pemerintah dapat berupa pelimpahan hasil audit kepada aparat penegak hukum apabila terjadi tindak pidana Korupsi,” tuturnya. Seminar Pencegahan Tipikor ini melibatkan 60 peserta dari unsure SKPD dan turut dihadiri oleh pihak dari kejaksaan, polisi dengan narasumber dari BPK Perwakilan Riau hingga Kejaksaan Negeri Dumai. (ysl)

 Disdik Jalin Kerja Sama dengan UR dan UT “Sesuai amanat DUMAI(VOKAL)UUD 1945 yang mePemerintah melalui nyatakan bahwa harus Dinas Pendidikan Koada peningkatan mutu ta Dumai menjalin pendidikan agar kita kerja sama dengan dapat bersaing dengan Universitas Riau (UR) daerah dan Negara lain. dan Universitas TerBila kita ukur dengan buka (UT) yang berakualitas pendidikan kita da di Pekanbaru untuk dengan negara tetangmensukseskan proga,” sebutnya. gram kualifikasi akaMenurut Syaari, demik jenjang pendiSYAARI sektor pendidikan kidikan S1 bagi guru di ta masih jauh ketinggalan. Kota Dumai. Oleh sebab itu, muncullah Hal ini disampaikan Kadisdik kebijakan sertifikasi untuk Dumai, H Syaari kepada wartameningkatkan ilmu pengewan, Senin (10/12) kemarin. Ia tahuan tenaga guru melalui mengatakan, kualifikasi akapeningkatan pendidikan guru demik yang diperoleh melalui minimal akademik S1. jenjang pendidikan S1 perlu Dijelaskan Syaari, di Dumai dilakukan untuk meningkatkan belum semua guru menyankualitas pendidikan agar mengdang predikat S1. Namun pada hasilkan sumber daya manusia 2014 mendatang semua guru (SDM) yang handal dan profesharus menyandang gelar tersional yang mengacu pada Unsebut. Tenaga guru SD berpredang-undang Nomor 14 Tahun dikat S1 baru 40 persen, SMP 2005, tentang Guru dan Dosen.

80 persen dan SMU 80 persen. “Sedangkan untuk guru pendidikan anak usia dini (PAUD) jumlahnya masih sedikit karena memang program kualifikasi akademik S1 untuk guru PAUD baru akan dimulai pada tahun ini,” ulasnya. Agar menjadi tenaga pendidik yang profesional, Syaari mengimbau semua guru mengikuti jenjang pendidikan S1 di Universitas Riau atau UT. Hal ini sejalan dengan visi Dumai di bidang sehat pendidikan dalam upaya melahirkan generasi menerus bangsa yang handal dan siap bersaing. “Predikat S1 menjadi syarat bagi guru untuk mengikuti sertifikasi yang akan dilaksanakan pada 2013 di Pekanbaru. Bagi guru yang akan mengikuti sertifikasi terlebih dahulu harus menyelesaikan pendidikan untuk mendapatkan predikat S1,” tegasnya. (ysl)

IKJS Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk DUMAI(VOKAL)-Menyambut tahun baru 1434 Hijriyah sekaligus Grebeg malam Suro 1946, Ikatan Keluarga Jawa Dumai dan sekitarnya (IKJS) mengadakan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan menampilkan Tiga Dalang sekaligus, yakni Ki Dalang Susanto, Ki Dalang Sajono dan Ki Dalang Tangnasir, di gedung pertemuan IKJS, Jalan Semangka Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota Minggu (9/12) malam. Pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini dilaksanakan di gedung pertemuan IKJS, Jalan Semangka Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota dan dihadiri Walikota Dumai, H Khairul Anwar beserta Istri, Wakil Walikota Dumai H Agus Widayat dan istri, Wakil Ketua DPRD Dumai, Eko Suharjo, Kepala Dinas Kesehatan, H

Marjoko Santoso, serta unsur Muspida lainnya. Ketua Panitia Pelaksana Grebeg Malam Suro, Bambang Hardiyanto dalam sambutannya mengatakan, gebyar malam 1 Suro merupakan salah satu bentuk kegiatan rutin IKJS yang dilaksanakan dalam menyambut datangnya tahun baru Islam. Katanya, tahun ini, grebeg malam suro diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya ceramah agama, parade reog, dan diakhiri dengan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk. “Kegiatan ini dirasakan sangat tepat untuk dilaksanakan sebagai wadah kontemplasi, ajang silaturahmi, sekaligus sebagai media hiburan bagi keluarga besar IKJS kota Dumai khususnya dan masyarakat kota Dumai pada umumnya yang senang menyaksikan pagelaran wa-

yang kulit ini,” sebut Bambang Hardiyanto. Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua IKJS kota Dumai, Raden Bambang Wardoyo. Ia menambahkan, maksud dan tujuan dilaksanakan acara ini sebagai ungkapan rasa syukur atas segala anugerah dan keselamatan yang diberikan Allah SWT, serta meningkatkan silaturahmi antar keluarga besar IKJS khususnya dan seluruh masyarakat Kota Dumai umumnya. “Selain itu, melalui kegiatan ini kita berupaya menyatukan persepsi dan mengoptimalkan peran bersama dalam mewujudkan visi dan misi Kota Dumai kedepan, serta membina dan melestarikan khasanah budaya, yang merupakan kekayaan budaya Bangsa Indonesia,” katanya. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyerahan 3

tokoh pewayangan, yakni Gunungan, Kresno dan Baladewa kepada tiga dalang oleh Wakl Walikota Dumai H Khairul Anwar, Wawako H Agus

Widayat dan Wakil Ketua DPRD Dumai, Eko Suharjo. Kemudian dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk. (ysl)

YUSRHEL

WALIKOTA DUMAI H Khairul Anwar, Wakil Walikota Dumai H Agus Widayat, Wakil Ketua DPRD Dumai Eko Suharjo, dan mantan Kepala Pengadilan Negeri Dumai, Tamto, foto bersama dengan tiga dalang wayang kulit pada malam Grebeg Suro, di gedung pertemuan IKJS, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota, Minggu (9/12) malam. Perwajahan: IDRIS MUCHNI


10

HARIAN VOKAL

SELASA 11 Desember 2012/27 Muharram 1434 H

LINTAS Curah Hujan Tinggi, Jalan Banyak Rusak SIAK (VOKAL)-Tingginya curah hujan sebulan terakhir ini menimbulkan beberapa masalah d i tengah masyarakat, mulai dari banjir, penyakit hingga rusaknya jalan sehingga menghambat aktivitas warga di beberapa wilayah. Bahkan jalan di setiap lingkungan desa ikut mengalami kerusakan. Hal ini tampak jelas terlihat jalan itu hancur dan membentuk lubang yang semakin hari kedalamannya tidak terukur lagi. "Memang kerusakan jalan itu sudah berlangsung lama namun dengan t ingginya curan hujan membuat tanah menjadi lunak sehingga jalan menjadi hancur," kata Soleh, warga Kecamatan Dayun kepada Harian Vokal, Minggu (9/12). Namun, katanya, setakat ini kerusakan badan jalan di lingkungan desa maupun di jalan poros yang ada di Kabupaten Siak akibat curah hujan yang tinggi. "Karena selalu tergenangi air, tepat pada badan jalan di lingkungan desa maupun d i jalan-jalan poros yang ada d i Kabupaten Siak, akhirnya air yang bertahan itu belum pecah tergerus air tersebut," kata Soleh. Masyarakat berharap pihak terkait secepatnya mengambil langkah mengatasi semakin banyaknya kerusakan jalan, baik di lingkungan setiap desa maupun di jalan poros di Kabupaten Siak. Sementara Joni (32), warga lainnya yang ditemui sedang melintas di jalan Km 11 menuju Perawang mengatakan, kalau jalan itu dibiarkan, tidak menutup kemungkinan jalan lintas akan putus. "Untuk itu saya berharap kepada pihak terkait untuk mengambil tindakan dengan segera mengadakan perbaikan setiap jalan poros maupun jalan l intas yang ada d i Kabupaten Siak. Kalau d ibiarkan terus dipastikan jalan itu akan mengalami rusak berat dan bisa putus," harap Joni. (sol)

Sekuriti Arara Abadi TertangkapBawaGanja SIAK (VOKAL)-Riki Permana, seorang sekuriti PT Arara Abadi (AA) tertangkap tangan Tim Operasional Reserse Narkoba Polres Siak sedang membawa narkotika jenis daun ganja d i salah satu warung Pujasera 77 Km 5 Kecamatan Tualang, Sabtu (8/12) sekitar pukul 17.30 WIB. Demikian disampaikan Kapolres Siak AKBP Sugeng Putu Wicaksono, SIK saat dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polres Siak AKP R Simamora Senin (10/12). "Barang bukti satu paket kecil diduga narkotika jenis daun ganja," ungkap Simamora. Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres Siak. Dari hasil pengembangan, tersangka memperoleh daun ganja dari seseorang bernama Ari. Di rumah Ari petugas menemukan setengah kilo daun ganja, namun dalam pengembangan tersebut petugas tidak menemukan Ari. (sol)

Polres Siak

: 0764-20110

Polsek Sungai Apit

: 0766-51050

Polsek Minas

: 0761-993444

Polsek Perawang

: 0761-91448

Koramil Sungai Apit

: 0766-51061

Koramil Minas

: 0761-508033

Koramil Perawang

: 0761-92919

Rumah Sakit Siak

: 0764-20011

Pemadam Kebakaran : 0764-322113 Kantor Pos dan Giro

: 0764-20347

Informasi

: 0764-20108

Telkom

: 0764-20000

PLN

: 0764-20073

Penanggung Jawab/Redaktur: IDRUS YAMIN

HUMAS

BUPATI Siak Syamsuar (depan) terpaksa menggulung kaki celananya saat meninjau kondisi SMPN 3 Siak yang direndam banjir. Mulai Senin (10/12) kemarin, 76 orang siswa/i SMPN 3 Siak ini aktivitas belajar-mengajar sekolah ini terpaksa dipindahkan dengan menumpang di SD N 04 Buantan Besar.

Sekolah Banjir, Siswa Mengungsi Belajar  Bupati Siak Tinjau Langsung Kondisi Sekolah SIAK (VOKAL)-Hujan deras yang terus mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Siak akhir-akhir ini menyebabkan sejumlah desa terendam banjir. Banjir juga ikut merendam sejumlah sekolah dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah. Beberapa sekolah di Kecamatan Siak dan Bunga Raya, bahkan terpaksa mengungsikan anak didiknya ke sekolah lain yang tidak terendam banjir.

Kondisi ini mengundang keprihatinan Bupati Siak Syamsuar. Di sela-sela kesibukannya, kemarin, orang nomor satu di Negeri Istana ini menyempatkan diri meninjau langsung kondisi SMP Negeri 3 Siak. Setibanya di lokasi sekolah, Bupati terpaksa mem-

buka sepatu dan melipat celananya hingga ke atas lutut dan menggunakan sandal untuk melewati banjir menuju ke sekolah. Bupati mengakui, banjir disebabkan oleh faktor alam dengan intensitas hujan yang cukup tinggi. Namun secara langsung

kepada pihak sekolah Bupati menyampaikan akan mencarikan solusi tepat dan terbaik untuk persoalan ini. Keprihatinan Bupati bertambah mengingat saat ini para pelajar SD sedang menghadapi ujian dan siswa SMP juga sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian semester. Syamsuar melalui telepon selulernya langsung melakukan koordinasi untuk melakukan penanganan secepatanya terhadap persoalan ini dengan Dinas PU Kabupaten Siak. Pantauan lapangan, di SMPN

3 Siak Desa Buantan Besar misalnya, banjir menggenangi sekolah sejak dua pekan terakhir. Namun kondisi terparah dialami sejak Minggu (9/12) kemarin sehingga mulai Senin (10/12) sebanyak 76 orang siswa/i sekolah dengan tiga rombongan belajar itu terpaksa aktivitasnya dipindahkan dengan menumpang di SD N 04 Buantan Besar. Genangan air yang mencapai ketinggian lutut orang dewasa ini menggenangi sejumlah kelas dan halaman, bahkan jalan masuk menuju ke sekolah. "Mulai besok seluruh siswa dipindahkan belajar ke SD 04 sampai banjir kembali surut," ungkap Abdul Wahab, guru SMPN 3 Siak.

Bupati dan rombongan juga meninjau SDN 10 Bunga Raya di Desa Tuah Indrapura, yang memaksa siswanya diungsikan ke MDA setempat. Namun tidak bagi siswa kelas 4, 5 dan 6 yang hingga saat ini belum bisa ditentukan akan diungsikan ke mana. Selanjutnya Bupati juga meninjau SD 014 Bunga Raya Desa Tuah Indrapura yang ikut terendam banjir. Di SD ini air tak sampai menggenangi ruang kelas, namun ketinggian air mencapai betis orang dewasa. Dan kondisi ini tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar SD yang berdampingan dengan SMPN 3 Bunga Raya ini. (rls/rus)

Camat dan Satker Diminta Siaga Banjir SIAK (VOKAL)-Banjir di beberapa daerah di Siak akhir-akhir ini menuntut penanganan cepat dan tepat, terutama dalam pencegahan dan penanggulangannya. Wakil Bupati Siak Alfedri pun meminta para camat di seluruh Kabupaten Siak dan satuan kerja terkait agar waspada dan stand by untuk memperhatikan wilayah kerjanya. Dari pemetaan yang dilakukan, saat ini terdapat titik-titik rawan banjir, di antaranya Desa Dusun Batang dan Dusun Takolu di Kecamatan Kandis akibat meluapnya air Sungai Sam-sam dan hujan yang terjadi terusmenerus. Sementara di Kecamatan Sungai Mandau, tepatnya di Desa Pancing Bekulo di Dusun Lestari II dan Desa Beluti di area seribu, banjir disebabkan luapan air Sungai Mandau. Dampaknya, tercatat 30-90 kepala keluarga (KK) terkena banjir dan terpaksa harus mengungsi. "Para camat dan satker terkait agar waspada dan stanby dalam memperhatikan wilayah kerjanya," kata Wabup Siak Alfedri di sela-sela memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkorpimda), Jumat (7/12) malam di Hotel Premiere, Pekanbaru. Turut hadir dalam rapat tersebut Ketua DPRD Siak Zulfi Mursal, Kapolres Siak AKBP Sugeng Putut Wicaksono, SIK, Kejari Zainul Arifin, Ketua Pengadilan Negeri Siak Irfanuddin, Sekdakab Amzar, para kepala dinas, badan, kantor dan camat di lingkungan Pemkab Siak. Wabup mengatakan, selain di dua kecamatan itu, titik rawan banjir lainnya terjadi di Desa Suka Rengas dan Desa Mempura Dusun Tambak Rejo Kecamatan

Mempura. Kemudian di Kecamatan Dayun, titik rawan banjir berada di jalan poros Desa Buana Makmur dan Desa Suka Mulia Km 67 dan jalan raya Dayun-Siak Km 3. Terhadap banjir ini, lanjut Alfedri, sudah dilakukan tindakan mengevakuasi warga dataran yang lebih tinggi, menyiagakan petugas medis dan ambulans, membantu distribusi bantuan sembako dan penggalian parit di Desa Kandis oleh Dinas PU Siak. "Akan tetapi, di balik langkahlangkah yang dilakukan semuanya masih harus siaga, jangan hanya setelah dilakukan ini, dianggap sudah selesai," ingat Wabup. Menurut Wabup, yang dilakukan tersebut baru merupakan langkah awal, sementara kelanjutan masih ada ke depananya, yakni sisa-sisa setelah banjir. Selain itu, Pemkab juga berencana jika hal ini terjadi terusmenerus dan berdampak sistemik bagi warga, maka diusulkan siaga satu untuk selanjutnya meminta bantuan Pemprov dan Pusat. "Saat ini mari kita kerja keras semua dalam penanganan banjir, agar bisa teratasi," ajak Ketua Umum BAZ Siak ini. Ketua DPRD Siak Zulfi Mursal berharap kiranya Pemkab Siak dapat mengulurkan bantuan, terutama bantuan bahan pokok kepada para korban banjir. Mungkin selama ini mereka makan ayam, kemudian jadi bayam hingga akhirnya garam. Oleh karenanya musibah banjir yang menimpa warga ini jangan menyengsarakan masyarakat hingga tak makan. "Sudahlah rumahnya tergenang air, tak dapat berakativitas, makan mereka pun terancam," kata Zulfi. (rpc/rus)

HUMAS

ASISTEN I Sekdakab Siak Fauzi Asni (4 dari kanan) berfoto bersama rombongan Pemkab Belitung Timur yang datang mempelajari pelaksanaan PATEN ke Kabupaten Siak di Kantor Camat Siak, Senin (10/12).

Belitung Timur Belajar PATEN ke Siak SIAK (VOKAL)-Untuk mempercepat pelaksanaan Permendagri Nomor 4 Tahun 2010 tentang Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN), Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Siak. Kunjungan yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Siak, Senin (10/12) ini untuk mempelajari pelaksanaan PATEN di Kabupaten Siak yang termasuk sebagai kabupaten pertama yang menyelenggarakan PATEN di Indonesia. Kunjungan jajaran pejabat terkait Pemkab Belitung Timur ini dipimpin Staf Ahli Bidang Pemerintahan Burhanudin. Beliau didampingi Kabag Tata Pemerintahan Ahmad Yani serta sejumlah camat dan staf di lingkungan Pemkab Belitung Timur, di antaranya Sayono, Camat Kecamatan Gantong, Camat Damar serta Camat Manggar serta sejumlah camat lainnya. Kedatangan rombongan Pemkab Belitung Timur ini diterima Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Siak Fauzi Asni, Kabag Tapum L Budi Yuwono serta Camat Siak Hadi Sanjoyo. Dalam sambutan silaturahminya, Burhanudin mengungkapkan, dari kunker ini pihaknya berharap dapat memperoleh ilmu dan pemaha-

man, khususnya mengenai PATEN dan dapat pula dituangkan serta diaplikasikan di daerahnya yang baru dimekarkan 17 Januari 2003 lalu. Sejauh ini, kata Burhanuddin, di Provinsi Bangka Belitung belum ada kabupaten yang menerapkan PATEN. Ia berharap Kabupaten Belitung Timur jadi yang pertama menerapkan PATEN di Babel. Dipilihnya Siak sebagai tempat pembelajaran, ungkap Burhanudin, setelah berkoordinasi dengan Dirjen PUM Kemendagri. Sementara Asisten I Sekdakab Siak Fauzi Asni mengungkapkan, implementasi penerapan PATEN membutuhkan kesiapan dari segenap komponen terkait, baik kesiapan teknis administrasi, ketetapan hukum dan faktor non teknis lainnya. Namun dengan semangat memberikan dan mengoptimalkan pelayanan terbaik bagi masyarakat, serta rentang jarak antar kecamatan dengan kabupaten yang cukup jauh, hal ini menjadi salah satu titik tolak digesanya penerapan PATEN di Siak. Pertemuan juga diisi dengan tanya jawab. Rombongan Pemkab Belitung Timur juga berkesempatan meninjau langsung proses pelayanan di Kantor Kecamatan Siak, sekaligus masing-masing camat juga memberikan kuisioner untuk diisi sebagai salah satu bahan pembelajaran. (rls/rus) Perwajahan: PEPEN


11

HARIAN VOKAL

SELASA 11 Desember 2012/ 27 Muharram 1434 H

LINTAS Bupati Lepas Kafilah MTQ XXXI Menuju Bengkalis PASIRPENGARAIAN (VOKAL)-Bupati Rokan Hulu, H Achmad melepas keberangkatan kafilah Kabupaten Rokan Hulu untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Riau 2012 di Bengkalis. Achmad meelpas kafilah Rokan Hulu tersebut di Masjid Agung Islamic Centre Madani, Pasirpangaraian, Senin (10/12) subuh, sekitar pukul 05.15 WIb usai menunaikan shalat subuh berjemaah. Hadir dalam acara pelepasan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Rokan Hulu, H Ahmad Supardi Hasibuan, staf ahli, asisten, Kepala Dinas/Badan/ Kantor serta jamaah Masjid Agung Islamic Center Madani. H Achmad dalam kata sambutannya berharap agar kafilah MTQ Rohul disiplin dalam waktu, disiplin makan, menjaga kekompakan, menjaga nama baik Rohul selaam berlangsungnya MTQ XXXI Riau tersebut. Selaku duta Rokan Hulu, ia juga berharap agar kafilah juga menyampai informasi tentang kegiatan keagamaan di Rokan Hulu. Untuk itu, pihaknya berharap agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti MTQ XXXI ini, sehingga kafilah Rohul dapat mengukir prestasi tertinggi dalam ajang tahunan ini. Achmad juga berharap agar seluruh kafilah beserta pelatih dan official dapat menjaga nama baik Rohul, terutama menjaga sopan santun, tingkah laku, tutur sapa dan lain sebagainya, yang mencerminkan bahwa mereka berasal dari Negeri Seribu Suluk, yang ditandai dengan masyarakatnya banyak berzikir. Ditambahkannya, MTQ Riau di Bengkalis ini adalah pemanasan untuk mensukseskan dan meraih prestasi tertinggi pada MTQ XXXII tingkat Provinsi Riau tahun 2013 di Pasirpangaraian, dimana saat itu Rokan Hulu sebagai tuan rumah. Sementara itu, H Ahmad Supardi Hasibuan, menyatakan bahwa Rohul mengirim 582 orang kafilah yang terdiri dari peserta 43 orang, pelatih 10 orang, panitia 15 orang official 8 orang, tim medis 6 orang dan ditambah peserta pawai ta’aruf sebanyak 500 orang, yang terdiri dari pejabat eselon II, III dan IV Pemkab Rohul. Menurut Kakan, kafilah Rohul akan mengikuti seluruh cabang mata lomba yang dipertandingkan, yaitu: tilawah anak-anak putra putri, tilawah remaja putra putri, tilawah dewasa putra putri, tartil anakanak putra Putri, tahfiz 1 juz. Selain itu, Rokan Hulu juga iktu dalam lombah tahfiz dan tilawah 5 juz putra putri, tahfiz 10 juz putra putri, tahfiz 20 juz putra putri, tahfiz 30 juz putra putri, syarhil Quran, fahmil Quran, tafsir Quran Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia, kaligrafi hiasan mushaf putra putri, kaligrafi naskah putra putri, kaligrafi dekorasi putra putri, dan M2IQ putra putri. (ber)

SKPD Diminta Gesa Realisasi Fisik dan Keuangan PASIRPENGARAIAN (VOKAL)-Tiga Satuan Kerja perangat Daerah(SKPD) Kabupaten Rokan Hulu yang mendapat bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN, yakni Dinas PU Bina Marga dan pengairan(BMP), Badan Lingkungan Hidup (BLH), Dinas pertanian Holtikultura, dan Badan Ketahanan pangan diminta menggesa realisasi fisik dan keuangan mengingat batas akhir penyampaian laporan tinggal beebrapa hari lagi, yakni tanggal 19 Desember mendatang. Demikian disampaikan Kepala Bidang Perbendaharaan, Dinas Pendapatan pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Kabupaten Rohul, Jonni Muktar kepada wartawan, Senin(10/12) di ruang kerjanya. Disampaikannya, berdasarkan hasil Konsultasi DPPKA ke Kementrian Keuangan beberapa hari lalu diperoleh informasi bahwa penyaluran akhir DAK tahun 2012 pada tanggal 19 Desember mendatang. Ini artinya, SKPD harus sudah menyelesaikan proyek fisik dn keuangannya sebelum tanggal 19 Desemner tersebut dan menyampaikan laporan kepada DPPKA Rohul untuk kemudian DPPKA melaporkan realisasi DAK ke Kementrian Keuangan agar dana tahap akhir tidak hangus. Jonni juga menyampaikan informasi bahwa SKPD yang memperoleh dana DAK tahun 2012 di Lingkungan pemerintah Kabupaten Rohul adalah, Dinas PU Bina Marga dan pengairan(BMP), Badan Lingkungan Hidup (BLH), Dinas pertanian Holtikultura, dan Badan Ketahanan pangan. "Kita berikan kesempatan bagi SKPD tersebut menjelang tanggal 19 desember dan kalau laporan tersebut lambat diterima oleh DPPKA maka akan berujung dana tersebut untuk tahun berikutnya akan hangus. Setidaknya akan mendapat preseden buruk dari Kementriau Keuangan," jelasnya. (ber)

Sekretariat DPRD Polres Polsek Ujungbatu Polsek Kunto Darussalam Pemadam Kebakaran Kantor Bappeda Kajari Pasirpengaraian Pengadilan Negeri Kantor Pos Pasirpengaraian Rumah Sakit Umum Daerah Bank Riau Pasirpengaraian BRI Pasirpengaraian Bank Mandiri Ujungbatu PLN Ranting Pasirpengaraian

: : : : : : : : : : : : : :

0762-91460 0762-91110 0762-61110 0762-62515 0852713373707 0762-91530 0762-91226 0762-91677 0762-91221 0762-91777 0762-91260 0762-91161 0762-61147 0762-91260

Penanggung jawab/redaktur: BAKHTARUDDIN

Kemenag Serahkan Kesra Guru Rp1,5 M PASIRPANGARAIAN (VOKAL)-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, H Ahmad Supardi Hasibuan menyerahkan dana kesejahteraan guru Madrasah, Rp1,5 miliar. Dana itu diperuntukan bagi 853 orang guru Madrasah, terdiri dari 165 orang pegawai negeri sipil dan 688 honorer. LAPORAN:

PABER SIAHAAN/ ROKAN HULU

Dana sebanyak itu merupakan dana hibah Pemerintah kabupaten Rokan Hulu kepada Kemenag melalui APBD tahun 2012. Pemberian dana ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru Madrasah dilingkungan Kementerian Agama,

yang selama ini kesejahteraannya masih rendah. Dana tersebut merupakan dana tahap Kedua atau enam bulan kedua (JuliDesember), sebab pemberian dana tahap pertama atau enam bulan pertama (Januari-Juni) telah dibayarkan pada bulan Juli 2012 alu. Ahmad Supardi menjelaskan, pertahun dana kesra yang di-

alokasikan Pemkab Rokan Hulu adalah Rp6 juta bagi PNS dan Rp3 juta bagi non PNS. Guru yang mendapat dana kesejahteraan tersebut sebanyak 135 orang PNS dan 668 orang Non PNS. Untuk tahap kedua ini guru PNS mendapat Rp3 juta, karena telah dibayarkan Rp3 juta sebelumnya. Sedangkan guru honorer mendapat Rp1,5 juta sebab telah dibayarkan sebelumnya Rp1,5 juta. Lebih jauh Ahmad Supardi Hasibuan menjelaskan, pemberian dana kesra adalah salah satu bentuk perhatian dari Pemkab Rohul kepada guru agama dan guru Madrasah, sekaligus sebagai pertanda betapa eratnya

nerima Rp3 juta setahun, hubungan Pemda Rohul menjadi Rp6 juta setadengan Kemenag Rohul. hun, sama dengan kesra Untuk itu, ia tak lupa guru PNS. menyampaikan rasa Ia menilai wajar Pemterima kasihnya dan kab Rokan Hulu metahniyah kepada Bupati memberikan dana kesra Rohul, H Achmad dan kepada guru Madrasah Ketua DPRD Rohul, H khususnya kepada guru Hasanuddin Nasution honor karena gaji guru yang telah mengalohonor Madrasah hanya kasikan anggaran Kesra AHMADSUPARDI Rp 300 ribu/bulan. Hoguru ini dalam APBD nor mereka sangat tidak wajar, Rohul 2012. Ahmad Supardi juga berharap jauh dibawah Upah Minimum agar dana kesra ini dapat diang- Kabupaten (UMK). "UMK Rohul saja sudah 1,4 garkan setiap tahun dalam APBD Rohul dan kalau bisa ditingkatkan juta rupiah per bulan, masak nilainya, khususnya kepada guru guru hanya Rp300 ribu per non PNS, yang sekarang me- bulan," ujarnya. (***)

PABER

BUPATI Rokan Hulu, H Achmad memberikan arahan pada rapat koordinasi Forum Kewaspadaan Dini 2Masyarakat (FKDM) Kabupaten Rokan Hulu di Hotel Gelora Pasirpangaraian, Senin (10/12)

Bupati: FKDM Harus Memiliki Peta Konflik Hama Keong Mas Hantui Petani PASIRPANGARAIAN (VOKAL)Bupati Rokan Hulu, H Achmad mengingatkan organiasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Rokan Hulu agar memiliki peta konflik demi mewujudkan keamanan serta ketertiban di wilayah maing-masing. Pernyataan itu disampaikan Achmad saat memuka rapat koordinasi FKDM Kabupaten Rokan Hulu di Hotel Gelora, Pasirpangaraian, Senin (10/12) yang ditaja Badan Kesetauan Bangsa dan Politik (Kesebangpol) Rokan Hulu. Menurutnya, selain itu, juga meningkatkan rasa solidaritas dan ikatan sosial di lingkungan

masyarakat. "FKDM itu harus memiliki peta konflik di setiap wilayah di Rohul. Karena FKDM juga berfungsi untuk melakukan deteksi, mendekteksi, terdeteksi dan pendeteksian. Sehingga, konflik yang bakal terjadi bisa teratasi sedini mungkin," kata Achmad. Ditambahkannya, kewaspadaan sangat penting kerena itu salah satu upaya untuk mencegah sebelum terjadinya konflik, sehingga masyaraat tidak merasa cemas dan panik. "Dengan adanya forum ini, diharapkan hal yang akan terjadi tidak terjadi dan kalau pun terjadi, tidak separah yang kita bayangkan. Untuk itu

institusi ini harus bermitra dengan Pemeritah Daerah. Karena Kabupaten Rokan Hulu adalah miliki kita bersama, dan kewajiban kita untuk menjaga, memelihara dan mengelolanya," ungkapnya Bupati menambahkan, selain mendeketeksi dini, FKDM juga harus bisa berperan untuk memecahkan masalah yang bakal terjadi dan yang sudah terjadi, sehingga keharmonisan di wilayah masing-maisng bisa tercipta. "FKDM harus punya tangungjawab. Dan jangan menganggap pekerjaan itu sebagai beban, agar pekerjaan yang akan kita kerjakan tidak terasa berat," jelasnya. (ber)

Gita Karya Praja Rohul Ikuti Grand Prix Marching Band di Jakarta PASIRPANGARAIAN (VOKAL)-Tim Marching Band Gita Karya Praja yang beranggotakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Rokan Hulu, akan mengikuti grand prix Marching Band di Jakarta. Berkekuatan 177 orang pemain marcing band dari Negeri Seribu Suluk ini akan berlaga selama 6 hari. Hal itu disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Rokan Hulu, Roy Roberto kepada

Wartawan, Senin (10/12) saat pemberangkatan peserta marching band di halam Kantor Bupati Rohul. Disampaikan Roy, Kabupaten Rokan Hul telah melatih 177 orang peserta selama 1 bulan lebih agar nantinya, pemain marching band Rohul bisa menjadi yang terbaik serta dapat membawa nama Kabupaten Rohul di tingkat Nasional. "Kita berharap Marching Band Gita Karya Praja (GKP) Rohul bisa yang

PERSONEL Marching Band Gita Karya Praja Rokan Hulu akan mengikuti beratnding di Jakarta.

terbaik. Karena setiap peserta yang mendapatkan juara 1 dan 2 akan tampil di Istana Merdeka," terangnya. Dia menambahkan, penampilan di Jakarta merupakan penampilan perdana dari marching band Gita Karya Praja di tingkat Nasional. Ia berharap, dengan persiapan yang cukup matang selama ini dapat membuahkan hasil, dimana Rokan Hulu menjadi yang terbaik. (ber)

Andrias

PASIRPANGARAIAN (VOKAL)-Sepekan terakhir hama keong mas dan walang sangit kembali menyerang ratusan hektar persawahan di DK II, Desa Rambah Baru, Kecamatan Rambahsamo, Kabupaten Rokan Hulu. Akibat serangan hama keong mas dan walang sangit ini, petani di Rambah Baru mengaku resah, sebab, daun tanaman padi mereka menguning. Petani berharap Pemerintah Kabupaten Rohul melalui dinas terkait segera turun untuk memberikan bantuan pembasmi hama agar tidak berdampak gagal panen. Pantauan wartawan dilapangan, saat ini setidaknya tanaman padi petani di beberapa hamparan persawahan ditemukan telur keong mas. Diperkirakan rentang waktu antara 4 sampai 7 hari, telur keong mas ini sudah menetas. Dari sekitar 707,5 ha areal tanaman padi di Desa Rambah Baru, sebagian juga terlihat rusak akibat hama keong mas tersebut. Hama ini, menurut petani mesti secepatnya dibasmi, pasalnya karakteristik pertumbuhan hama keong mas tergolong cepat berkembang biak dan menjadi keong dewasa. Apalagi satu ekor keong mas betina dewasa diyakini mampu menghasilkan 15 kelompok telur yang berisi antara 1.000 sampai 1.200 butir telur dalam jangka waktu satu bulan selama satu siklus hidup 60-80 hari. Harjo, salah seorang petani di Desa Rambah Baru mengatakan biasanya hama keong mas menyerang bagian batang padi muda. Per malamnya, hama jenis ini bisa menyerang areal pertanian sampai 1 ha. Agar petani tidak gagal panen, mereka berharap dinas terkait segera memberi bantuan racun hama, sehingga serangan keong mas dapat diminimalisir. "Kita berharap pemerintah membantu racun hama untuk keong mas ini, sebab harganya cukup mahal bagi petani," ujarnya. Turunkan Petugas Terkait serangan hama keong mas dan walang sangit di ratusan areal persawahan petani di Desa Rambah Baru Kecamatan Rambahsamo, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) Kabupaten Rokan Hulu telah menurunkan petugas lapangan, Senin (10/12) kemarin. Awalnya Sekretaris DTPH Rohul, Mubrizal, kepada wartawan mengaku jika telah menurunkan pegawainya ke lapangan bersama petugas Pengamat Hama dan Penyakit (PHP) Rambahsamo, serta Dinas Pertanian Provinsi Riau, Jumat lalu (7/12) minggu lalu. Namun setelah ditanya lebih jauh hasil dari petugas turun ke lapangan, dia menyarankan agar wartawan mengkonfirmasi kepada Kepala Seksi Perlindungan Tanaman, DTPH Rohul, Aswar. Sementara itu, Aswar ketika dikonfirmasi mengaku baru akan menurunkan petugas PHP Rambahsamo ke lapangan terkait adanya keluhan petani atas serangan hama keong mas dan walang sangit. "Saya masih di Pekanbaru sekarang, tapi besok petugas Pengamat Hama dan Penyakit Rambahsamo kita intruksikan turun ke lapangan untuk memantau laporan petani," jelasnya di ujung telepon, Minggu (9/12) kemarin.(rtc/rud) Perwajahan: HASAN SHOLIHIN


12

SELASA 11 Desember 2012/24 Muharram 1434 H

HARIAN VOKAL

Pedagang Keluhkan Lokasi Berjualan LINTAS

 Jelang MTQ XXXI Riau

Jumlah Penduduk Bengkalis 561.303 Jiwa

BENGKALIS (VOKAL)-Para pedagang pakaian, makanan, minuman, Kota Bengkalis dalam iven Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Riau 2012, mengeluh soal lokasi berjualan. Mereka menilai lokasi berjualan yang tetapkan panitia MTQ di kawasan Sungai Bengkel dan depan Pelabuhan Bandar Sri Laksamana (BSL) Bengkalis, tidak memadai.

BENGKALIS (VOKAL)-Dari Data Agregat Kependudukan per-Kecamatan (DAK2), jumlah penduduk Kabupaten Bengkalis yang tersebar didelapan kecamatan saat ini tercatat 561.303 jiwa. Jumlah penduduk tersebut diakui Ketua KPU Bengkalis Iskandar. Data berdasarkan dari DAK2 ini juga telah diserahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis dikemas dalam bentuk Compact Disc (CD). Kemudian akan dijadikan KPU Bengkalis sebagai bahan untuk menyusun Daerah Pemilihan (Dapil) anggota legislatif dalam pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD tahun 2014 mendatang. "Kita jadikan acuan dari data ini dalam menentukan alokasi kursi di DPRD Kabupaten Bengkalis pada Pemilu 2014 mendatang," ujarnya kepada wartawan belum lama ini di Bengkalis. Menurut Iskandar, jika berdasarkan jumlah penduduk sesuai data tersebut, maka alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten Bengkalis pada Pemilu 2014, akan mencapai 45 kursi. "Kita segera melakukan persiapan-persiapan dalam penyusunan alokasi kursi dan Dapil. Tahap yang akan dilakukan seperti pemetaan wilayah Dapil, serta melakukan rancangan penyusunan alokasi kursi dan Dapil," katanya lagi. Namun ditambahkan Iskandar, terkait penyusunan Dapil ini, pihaknya mengaku akan melakukan konsultasi dan koordinasi dengan KPU Pusat, termasuk dengan sejumlah instansi terkait lainnya. (rtc/rud)

Para pedagang lokal mengkhawatirkan, menilai pantia pilih kasih dan lebih memprioritaskan pedagang dari luar Bengkalis. Pedagang dari luar Bengkalis itu ditempatkan di Lapangan Pa-

sir Andam Dewi yang satu lokasi dengan stand bazar dan pameran peserta MTQ. Keluhan ini diungkapkan Syafrizal, salah seorang pedagang yang biasa berjualan di Bengka-

lis. Ia bersama rekan-rekan usahanya mempertanyakan penetapan lokasi berjualan dari panitia yang tidak memihak kepada pedagang lokal dan meminta penempatan ini ditinjau ulang. Dipaparkan Syafrizal, penempatan seluruhnya di areal Sungai Bengkel Bengkalis dirasakan cukup sempit. Menurutnya, untuk pedagang di dalam Kota Bengkalis sendiri dikhawatirkan tidak memadai apalagi jika ditambah dengan pedagang-pedagang dari luar. "Kita masih bertanya-tanya, sebenarnya lokasi di lapangan pasir itu kan masih luas kenapa harus di tempatkan di Sungai

Bengkel yang sempit apalagi akan dijadikan satu dengan pedagang dari luar Bengkalis," ujarnya saat berbincang-bincang dengan wartawan, Senin (10/12/12). "Kami berharap sebenarnya tidak mempermasalahkan pedagang lokal maupun luar Bengkalis, namun, yang kami pertanyakan soal penempatan lokasi berjualan saja," tambahnya. Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kabupaten Bengkalis, Indra Gunawan ketika konfirmasi terkait keluhan pedagang lokal itu, menyebutkan, penetapan Sungai Bengkel sebagai lokasi

pedagang lokal maupun non lokal berdasarkan keputusan rapat. Bahkan pihaknya sudah mengusulkan ke pihak panitia agar para pedagang lokal diberi tempat di Lapangan Pasir Andam Dewi, namun, usulan itu ditolak panitia besar MTQ. "Kita sudah sampaikan persoalan ini ke panitia besar MTQ, akan tetapi mereka tetap pada keputusannya bahwa Sungai Bengkel sebagai lokasi berjualan baik pedagang lokal maupun dari luar. Apabila tidak menyukupi akan ditempatkan di depan Pelabuhan BSL Bengkalis," jelasnya. (rtc/rud)

AKBP Ulung Jabat Kapolres Bengkalis PEKANBARU (VOKAL)-Kapolda Riau, Brigjen Pol Suedi Husen memimpin serahterimakan jabatan (Sertijab) Kapolres Bengkalis dari AKBP Toni Aryadi Effendi kepada AKBP Ulung Sampurna Jaya di Mapolda Riau, Senin (10/11). Selain Ulung, ada empat jabatan Kapolres dijajaran Polda Riau juga disertijab pagi itu serta Kabid Humas dan Kabid Kum Polda Riau yang baru. Empat jabatan Kapolres yang melaksanakan sertijab yakni, AKBP Hermansyah sebelumnya menjabat Kapolres Inhu, dilantik menjadi Kabid Humas Polda Riau menggantikan Pjs Kabid Humas AKBP Anggaria Lopis yang dikembalikan ke Dit Pam Ovit Polda Riau.Posisi AKBp Hermasyah di Inhu digantikan oleh AKBP Aris Prasetyo dari Intel Polda. Selanjutnya, AKBP Toni Aryadi Effendi yang sebelumnya menjabat Kapolres Bengkalis di lantik menjadi Kabid Kum Polda Riau, dan posisinya digantikan AKBP Ulung Sampurna Jaya, Sik. AKBP Trio Santoso sebelumnya Kapolres Kampar di mutasi ke Mabes Polri, dan posisinya digantikan oleh AKBP Auliansyah Lubis, yang sebelumnya menjabat Kapolres Rokan Hilir. Sedangkan Kapolres Rohil dijabat oleh AKBP Toni Hermawan dari Kabag Binkar Polda Riau. Proses Sertijab dan pelantikan di Mapolda Riau tersebut, dihadiri seluruh personil di Jajaran Mapolda Riau dan undangan. Dalam amanatnya Suedi Husen menjelaskan, serah terima jabatan yang dilaksanakan agar dapat di maknai dari dua hal, yaitu Kepentingan organisasi dan personal anggota Polri. Dari sisi organisasi, pergantian jabatan ini bagaikan aliran darah yang memberikan kehidupan bagi organisasi dalam menggerakkan dan mengembangkan organisasi. Sementara bagi anggota polri yang mengalami pergantian akan menjadi alur dalam meniti karir selanjutnya. Dengan pemahaman seperti ini, maka proses pergantian ini akan dimaknai dengan optimisme yang akan membawa manfaat positif bagi polri khususnya Polda Riau. Selain itu, Suedi Husen juga mengigatkan agar para Kapolres yang baru dilantik dapat menjalankan peran Polres sebagai Kesatuan Opersional Dasar (KOD) hendaknya di jalankan secara optimal. "Lakukan inventarisasi hakekat ancaman di masing-masing wilayah serta memetakannya dan harus mampu menentukan skala prioritas dalam rangka mewujudkan langkah-langkah penanganan secara cepat, tepat dan komprehensif terhadapap setiap permasalahan yang muncul di wilayah masing-masing," jelas Kapolda. (rtc/rud)

Kantor Bupati

: 0766-21258

Sekretariat DPRD

: 0766-7008003

Polres

: 0766-23390

Polsek

: 0766-21110

Puskesmas

: 0766-21330

Kantor Pos

: 0766-21015

Kejaksaan Negeri

: 0766-21122

Pengadilan Negeri

: 0766-21031

RSUD

: 0766-21066

PLN

: 0766-21777

Kesbang & Infokom

: 0766-21057

Penanggung jawab/redaktur: BAKHTARUDDIN

ANDRIAS

KETUA DPRD Jamal Abdillah dan Wakil Ketua DPRD Indra Gunawan melakukan salam komando seusai pelantikan.

Indra Gunawan Jabat Wakil 2.692 Orang Ramaikan Pawai Taaruf MTQ XXXI Ketua DPRD Bengkalis BENGKALIS (VOKAL)-Mengisi kekosongan pimpinan DPRD Bengkalis pasca pemekaran Kabupaten Meranti, DPRD Bengkalis Senin (10/12) kemarin menggelar acara pelantik dan pengambilan sumpah janji Indra Gunawan dari Partai Golkar, sebagai Wakil Ketua DPRD Bengkalis. Pelantikan dan pengambilan sumpah janji oleh Pengadilan Negeri Bengkalis itu, dilakukan dalam sidang paripurna istimewa DPRD Bengkalis yang dipimpin langsung Ketua DPRD Jamal Abdilllah. Acara pengucapan sumpah janji wakil ketua DPRD Bengkalis ini dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur Riau Nomor KPT.807/11/2012 Tentang Perwesmian Pengangkatan Pimpinan DPRD Bengkalis pasca pemekaran. Selain dihadiri 21 orang anggota DPRD Bengkalis, acara pelantikan tersebut juga turut dihadiri Wakil Bupati, H Suayatno, Sekda, H Asmaran Hasan, para anggota Forum Koordinasi Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pimpinan Ormas, organisasi Parpol, serta undangan lainnya. Usai pengambilan sumpah janji, Indra Gunawan sebagai Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Ketua DPRD Jamal Abdillah dalam sambutannya berharap agar Indra Gunawan yang baru saja dilantik, dapat kembali berperan dan memberikan kontribusi dalam

meningkatkan kinerja lembaga legislatif DPRD Bengkalis. Ia juga berharap agar lembaga DPRD dengan pimpinan dewan yang lengkap ini, nantinya mampu menjalin kemitraan dengan Pemkab Bengkalis guna mewujudkan pembangunan Bengkalis dan masyarakat kearah yang lebih maju lagi. Di bagian lain, Jamal Abdillah juga menyebutkan, usai pelantikan terhadap pimpinan dewan (wakil ketua) ini, DPRD Bengkalis memiliki tanggungjawab yang lebih besar, yakni bagaimana lembaga legislatif yang terhormat itu terus berupaya dan bekerja keras dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah. Untuk itu pula, setiap kebijakan yang dikeluarkan, mestilah harus mengutamakan kepentingan rakyat, karena rakyatlah yang menjadikan sebuah kekuasaan itu legitimate. Selain meminta agar para anggota dewan mampu bekerja dengan baik untuk rakyat, Jamal Abdillah juga berharap agar Pemkab dan DPRD dapat menjalin hubungan yang kompak. Dengan semangat kerjasama, maka sudah tentu ekskutif dan legislatif mampu mewujudkan perubahan yang lebih besar di Kabupaten Bengkalis, yakni upaya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (ias)

BENGKALIS (VOKAL)–Kafilah Kabupaten Bengkalis akan menurunkan sebanyak 2.692 orang massa pada pawai taaruf Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Riau, Rabu (12/12) mendatang. Tema yang ditampilkan bercerita tentang pengembangan agama Islam oleh Sultan Malaka, Tun Perak di Pulau Bengkalis dan sekitarnya. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Dokumentasi Kafilah Bengkalis, Basri kepada wartawan, Senin (10/11). Selain itu, kafilah Kabupaten Bengkalis juga akan menampilkan dua mobil hias berupa miniatur perahu yang digunakan oleh Tun Perak saat mendarat di Pulau Bengkalis. Peserta pawai kafilah Kabupaten Bengkalis terdiri dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Bengkalis. Meliputi kalangan pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan dan pemuda, paguyuban, seluruh camat, kepala desa dan lurah, dharma wanita, BKMT dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Atraksi yang ditampilkan kafilah Kabupaten Bengkalis pada pawai taaruf MTQ XXXI Provinsi Riau itu, berupa teatrikal sosok Tun Perak di atas perahu dan pendaratannya di Pulau Bengkalis. Pada acara itu, juga akan ditampilkan marching band yang dimainkan oleh putra-putri Kabupaten Bengkalis, pasukan kompang, bardah dan rebana.

Meskipun pada pawai ta’aruf MTQ Provinsi Riau tahun 2012, kafilah Kabupaten Bengkalis tidak masuk dalam penilaian oleh dewan juri. Namun kafilah Bengkalis tetap berusaha tampil maksimal, untuk menyuguhkan terbaik dalam pawai ta’aruf mendatang. "Sebagai tuan rumah, kita berusaha tampil all out, demi menyukseskan acara pawai ta’aruf," ungkap Basri. Lebih lanjut Basri yang juga Kabag Humas Setda Bengkalis itu menjelaskan, pelepasan pawai taaruf MTQ XXXI Provinsi Riau yang diikuti 12 kabupaten/kota se-Riau sekitar pukul 13.30 WIB oleh Gubernur Riau, HM Rusli Zainal. Diprekirakan dalam pelepasan pawai ta'aruf tersebtu akan hadir Forum Komunikasi Pimpinanan Daerah Provinsi Riau, Ketua DPRD kabupaten/kota se-Riau serta para pejabat teras Pemerintah Provinsi Riau. Sedangkan rute pawai taaruf mengambil start dari depan Wisma Daerah Sri Mahkota, Jalan Antara, Bengkalis masuk ke Jalan Gatot Subroto, Hos Cokroaminoto, Jalan Pahlawan, Jalan Ahmad Yani dan berakhir di halaman kantor Bupati Bengkalis. "Usai pelepasan pawai, pada sore harinya dilanjutkan dengan pembukaan bazar dan pameran di lapangan Pasir Andam Dewi, Bengkalis,' terang Basri. (ias)

Wisata Sejarah Bukit Batu Rumah Datuk Laksamana Raja Dilaut BUKIT BATU (VOKAL)-Hampir sebagian besar rakyat Indonesia pasti pernah mendengar lagu Iyeth Bustami “Datuk Lakamana Raja Dilaut”. Kediaman dan makam Datuk Laksamana saat ini menjadi tujuan wisata sejarah di Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Datuk Laksamana merupakan gelar sekaligus titah dari Kerajaan Siak untuk menjaga keamanan di pesisir pulau berbatasan dengan selat Malaka ini. Konon Datuk/Encik Ibrahim merupakan Datuk Laksamana Raja Di Laut I yang berkuasa pada tahun 1767 M-1807 M. Ada empat datuk

yang memerintah di Bukit Batu, tiga penerusnya adalah Datuk Khamis, Datuk Abdullah Shaleh dan Datuk Ali Akbar. Mereka digelari Datuk Laksamana II sampai IV. Rumah Datuk Laksamana Dilaut IV, Datuk Ali Akbar terletak Di Desa Sukajadi, sekitar 35 kilometer dari Kota Sungai Pakning. Rumah peninggalan ini berbentuk panggung. Sekilas terlihat seperti rumah adat/ rumah tradisi di Kepulauan Riau. Berbentuk panggung dengan motif-motif melayu dibeberapa ornamen bangunannya. Banyak kisah-kisah mistis yang diungkapkan

oleh warga setempat, terutama harimau jadian, buaya penunggu dan lain-lain. Ini terkait sumpah selama 100 tahun yang keramat. Nilai mistisnya ini menjadi penarik sekaligus faktor hambat bagi sebagian orang yang penasaran dengan makam Datuk Laksamana Raja Di Laut. Tidak jauh dari rumah Datuk Laksamana Raja di Laut, akan terlihat dua makam Datuk penguasa laut. Yakni Datuk Laksamana III dan Datuk Laksamana IV. Kedua Makam ini terletak di belakang Masjid Jami Al Haq. Mesjid tua peningggalan para Datuk ini dulunya. (prc/rud)

PRC

RUMAH panggung kediaman Datuk Laksaman Raja di Laut di Bukit Batu.

Perwajahan: RINTO HARMIKO


13

Askandar

SELASA

11 Desember 2012/27 Muharam 1434 H

HARIAN VOKAL

LINTAS

PermendagriNo37dan39/ 2012 Harus Dipedomani SELATPANJANG (VOKAL)-Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir mengungkapkan, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) perlu mengetahui pedoman yang diterbitkan Pemerintah Pusat melalui Kemendagri mengenai penyusunan APBD tahun 2013. Pedoman tersebut bertujuan untuk mengsinkronisasikan kebijakan daerah dengan kebijakan Pemerintah Pusat. “Pemerintah Pusat memberikan pedoman dalam bentuk kebijakan penyusunan APBD yang harus diperhatikan, serta menjadi dasar kita dalam penyusunan Perda tentang APBD dan Perbup tentang penjabaran APBD tahun 2013, mulai dari kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan,” ujar Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekdakab Meranti H Zubiarsyah pada acara sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 37 dan 39 Tahun 2012, Senin (10/12), di salah satu hotel di Selatpanjang. Lebih lanjut dikatakan, munculnya Permendagri itu dilatari perlunya dilakukan penyempurnaan untuk mengatasi permasalahan terhadap pelaksanaan pemberian hibah dan bantuan sosial (bansos) yang bersumber dari APBD. “Oleh karena itu, kepada para peserta sosialisasi diharapkan memperhatikan dan memahami tata cara pengelolaan hibah dan bantuan sosial tersebut,” kata Bupati. Secara umum, hal yang mengalami perubahan pada peraturan itu, jelasnya, mengenai penuangan daftar nama penerima, alamat penerima dan besaran hibah yang sebelumnya pada lampiran II Peraturan Bupati (Perbup) Meranti diubah menjadi lampiran III Perbup tentang Penjabaran APBD. Kemudian bantuan sosial berupa uang kepada individu dan atau keluarga, terdiri dari bantun sosial yang direncanakan dan yang tidak dapat direncanakan. Untuk penuangan daftar nama, alamat penerima, dan besaran bansos yang dalam lampiran II Perbup diubah menjadi lampiran IV Perbup tentang penjabaran APBD,tidak termasuk bantuan sosial kepada individu dan atau keluarga yang tidak dapat direncanakan sebelumnya. “Pertanggungjawaban dan konversi pengungkapan hibah sesuai Standar Akuntansi Pemerintah (SAP, red). Karena itulah hal ini perlu menjadi perhatian kita bersama agar segala sesuatunya berjalan lancar serta tidak menimbulkan kesalahan yang bisa dimanfaatkan pihak lain,” pesannya. Menurutnya, yang harus diingatkan, sosialisasi itu dapat mendukung program pemda dalam rangka perbaikan sistem administrasi, mulai dari perencanaan, pengelolaan keuangan, sampai pada pertanggungjawaban keuangan daerah. Sosialisasi Permendagri tersebut mendatangkan nara sumber dari Biro Keuangan Setdaprov Riau Ispan Saputra. Selain Sekdakab Meranti, tampak hadir Kepala DPPKAD Meranti yang diwakili Hariyandi, anggota DPRD Meranti Edi Mashudi, sejumlah kepala SKPD, narasumber dari Biro Keuangan Setdaprov Riau Ispan Saputra, serta sejumlah instansi vertikal lainnya. Sosialisasi itu diikuti puluhan peserta yang diutus sejumlah SKPD. (swl)

SYAWAL

WAKIL Bupati (Wabup) Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy memberikan arahan kepada PNS di lingkup Pemkan Kepulauan Meranti usai senam pagi baru-baru ini di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti. Pada kesempatan itu Wabup mengungkapkan kekesalannya kepada PNS yang sering keluar kota setiap hari Jumat.

Wabup Kesal PNS Sering ke Luar Kota  Akan Berikan Sanksi Tegas SELATPANJANG(VOKAL)-Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy kesal dengan ulah sebagian pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya pimpinan SKPD yang sering menghilang setiap hari Jumat dari Kota Selatpanjang. Kekesalan Wabup ini dilontarkan usai memimpin senam pagi di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, baru-baru ini.

“Banyak laporan yang masuk. Saya sendiri juga melihat banyak PNS yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Meranti ini, serta

LAPORAN:

SYAWAL/KEPULAUAN MERANTI

kepala SKPD nya yang sering menghilang pada hari Jumat. Sering saya cek, mereka-mereka ini tidak ngantor pada hari Jumat. Kalaupun mau pulang kampung, selesaikan dulu tugas-tugas, setidaknya selesai salat Jumat. Tapi yang terjadi mereka mulai hari Kamis sudah meninggalkan Selatpanjang dan kembali pada Senin siang,” tukas Wabup dengan nada kesal.

Akhirnya Verawati Ditemukan Keluarganya SELATPANJANG(VOKAL)-Setelah sempat membuat keluarganya cemas dan merasa kehilangan selama 7 hari, akhirnya Verawati binti Heri (19), siswi Widya Informatika Selatpanjang yang meninggalkan rumah sejak Senin (3/12) lalu ditemukan keluarganya pada kawasan perusahan perkebunan sawit yang berada di wilayah Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Verawati ditemukan hari Minggu (9/ 12) lalu. Perihal telah ditemukannya kembali Verawati diungkapkan pamannya Abdul Latif kepada Vokal, Senin (10/12) kemarin via ponselnya. Diungkapkan, Verawati ditemukan di area salah satu perusahaan perkebunan sawit di Kecamatan Kateman, Inhil. Begitu mendapat informasi mengenai keberadaan keponakannya, Adul Latif atau yang akrab dipanggil Gito ini bersama saudaranya Jang Cakro langsung berangkat menuju Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Sabtu (8/12). Sesampai di tempat tujuan, ternyata informasi yang diterima keluarga Verawati tersebut benar. Verawati ditemukan pada salah satu rumah di areal perusahaan perkebunan kelapa sawit itu pada hari Minggu (9/12). “Setelah saya tanyai, ternyata Verawati mendatangi tempat tersebut untuk mencari kerja,” ujar Gito. Dikatakan Gito, Verawati sempat memasukan lamaran untuk bekerja di perusahaan tersebut, namun belum diketahui apakah dia diterima atau tidak. “Kita tidak tahu apakah dia diterima atau tidak. Yang jelas Verawati sudah kita bawa kembali ke Selatpanjang,” sebut Gito. Dalam kesempatan itu Gito juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada masyarakat yang telah memberikan informasi mengenai keberadaan Verawati kepada pihaknya.Berkat informasi tersebut akhirnya Verawati bisa kembali berkumpul dengan keluarganya di Selatpanjang. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada para wartawan media cetak yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Meranti ini yang telah membantu menyebar luaskan informasi mengenai kepergian keponakan saya ini kepada masyarakat. Berkat informasi yang disebarkan sejumlah media tersebut akhirnya keponakan saya dapat ditemukan kembali. Kami dari keluarga Verawati hanya bisa mengucapkan terima kasih atas segala bantuan yang telah diberikan kepada keluarga kami. Semoga Allah SWT memberikan imbalan pahala yang setimpal,” ungkap Gito.(swl)

Kekesalan Wabup ini sangat berasalan. Selain menghambat pembangunan daerah, perilaku tersebut juga menunjukkan ketidak displinan PNS di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan memberikan citra buruk. Kehadiran PNS yang hanya pada hari Senin hingga Rabu tersebut diistilahkan Wabup dengan kata “Sebu”(Senin Rabu). “PNS Meranti ini Sebu. Masuk kantor hanya pada hari Senin sampai Rabu. Kamis siang mulai menghilang dan Jumat sudah berada di luar kota,” kata Wabup. Dalam bahasa Melayu, kata sebu berkonotasi tersumbat, penuh, bisa juga bermakna semak. Seharusnya, lanjut Wabup, PNS sebagai pelayan masyarakat lebih mengutamakan kepentingan tugas untuk melayani masyarakat, bukan mendahulukan keperluan pribadi. “Komitmen kita sebagai pe-

gawai negeri adalah memberikan layanan kepada masyarakat dan membangun daerah. Jika sering meninggalkan tugas dan sering tidak berada di tempat, bagaimana daerah ini bisa terbangun seperti yang diharapkan masyarakat. Jika alasan perjalanan dinas demi pembangunan daerah, tentu tidak menjadi soal. Namun jangan manfaatkan itu untuk pulang kampung. Sudah berbuih mulut ini bercakap tapi sedikitpun tidak digubris. Memang keterlaluan,” tegas Wabup. Ke depannya Wabup akan menerapkan saksi tegas bagi siapa pun PNS yang meninggalkan tugas tanpa izin perjalanan dinas. “Tidak mungkin ini dibiarkan berlarut-larut, sehingga mereka bisa sesuka hatinya meninggalkan beban kerjanya. Rasanya sudah cukup teguran yang diberikan, mungkin perlu sanksi tegas untuk membuat mereka lebih disiplin,” tandas Wabup. (***)

Kondisi Kantor SMPN 2 Bantar Memprihatinkan SYAWAL

BERPOSE-Putra Mak Kitik Zainal tengah berpose di depan rumah ibunya di Jalan Banglas, Gang Sempaya,Selatpanjang Timur yang baru selesai dibangun Pemerintah kabupaten (Pemkab) Meranti.Kendati sudah selesai dibangun, namun Mak Kitik belum bias menempati rumah barunya itu.

Rumah Selesai, Kunci Belum Diserahkan

Mak Kitik Terpaksa Masih Menumpang di Gubuk Putranya SELATPANJANG(VOKAL)Sesuai instruksi Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU)Meranti beberapa waktu lalu untuk melakukan pembangunan rumah layak huni untuk Mak Kitik (82) yang berada di Jalan Banglas, Gang Sempaya, Selatpanjang Timur karena sudah sangat memprihatinkan, akhirnya rumah reot tersebut selesai dikerjakan 100 persen. Kendati sudah dibangun Dinas PU Meranti, namun Mak Kitik belum bisa menempati rumah tersebut. Mak Kitik terpaksa menumpang di gubuk reot Zainal, putranya. “Saya tidak tahu kapan rumah itu boleh ditempati ibu saya, soalnya kunci rumah masih di tangan Dinas PU. Mau

tidak mau ibu saya terpaksa tinggal sementara di gubuk reot saya ini,”ungkap Zainal yang menemani ibunya di gubuk tersebut, kemarin. Zainal mengaku tidak keberatan ibunya tinggal di gubuknya. Namun mengingat usia ibunya yang sudah tua, dia tidak tega melihat ibunya tinggal di gubuk reot itu. “Apa lagi saat ini musim hujan. Ibu saya pasti sering kedinginan dan tidak kuat tinggal di gubuk saya ini.Untuk itu kami berharap rumah yang sudah selesai dibangunkan Pemkab Kepulauan Meranti itu segera kami tempati,”harap Zainal. Kepala Dinas PU Meranti Hariadi melalui Kabid Bina Marga Afifudin saat dihubungi Vokal mengatakan, dalam

waktu dekat ini Mak Kitik sudah bisa menempati rumahnya itu. “Namun kita akan konsultasikan terlebih dahulu dengan Pak Bupati, setelah itu baru kita serahkan kepada pemiliknya (Mak Kitik, red),”ungkap Afifudin. Dikatakan Afifudin, selain rumah Mak Kitik, Dinas PU Meranti juga membangunkan satu lagi rumah masyarakat yang berada di Jalan Banglas, Gang Pinang. Rumah tersebut kondisinya juga sangat parah sehingga layak dibantu. Saat ini pekerjaan rumah di Gang Pinang tersebut sedang berlangsung, bahkan hampir selasai. “Insya Allah dalam 3 atau 4 hari lagi pekerjaan rumah layak huni di Gang Pinang tersebut akan selesai,” pungkasnya. (swl)

SELATPANJANG(VOKAL)Kondisi kantor dan ruang majelis guru SMP Negeri 2 Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, yang berada dalam dalam komplek SMP Negeri 2 Bantar memprihatinkan. Kendati terlihat masih kokoh, namun atap kantor dan ruang majelis guru itu sudah banyak yang bocor dan berlubang. Kepada Vokal, Kepala SMP Negeri 2 Bantar Sarifah Khairani, Senin (10/12), mengaku sudah beberapa kali memasukkan proposal permohonan rehab gedung kantor dan ruang majelis guru tersebut ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, namun hingga saat ini belum ada realisasinya. “Tahun 2011 lalu kita sudah mengajukan proposal permohonan rehab.Namun sampai hari ini tidak ada kejelasan. Kami sangat berharap Pemkab Meranti segera merehab bangunan gedung kantor dan ruang majelis guru tersebut,” ungkap Sarifah. Dikatakan, bangunan kantor dan ruang majelis guru itu dibangun Pemkab Bengkalis tahun 1990 silam. Pembangunan ruang kantor dan ruang majelis guru tersebut satu paket dengan pembangunan ruang belajar. Untuk ruang belajar, kondisinya masih bagus dan layak. Kalaupun ada kerusakan, hanya pada mobiler kelas saja dan sudah diupa-

yakan perbaikan menggunakan dana sekolah. Yang jadi persoalan sekarang adalah ruang adminstrasi kantor dan ruang majelis guru. “Bayangkan saja, sudah 22 tahun umur kantor ini, sehingga sudah wajar jika direhab. Kalau hujan, para guru sibuk berkemas agar buku dan dokumen belajar tidak basah. Sampai kapan kami harus menunggu adanya rehab,” tutur Sarifah. Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Rangsang Barat H Suardi belum lama ini juga mengakui kondisi ruang kantor dan ruang majelis guru SMP Negeri 2 Bantar yang tidak layak pakai itu. Dikatakan, sejak dibangun tahun 1990 lalu tidak pernah ada rehab kelas maupun ruang kantor dan ruang majelis guru di sekolah itu. Oleh karena itu sangat layak jika Pemkab Kepulauan Meranti berupaya memprioritaskan rehab kantor dan ruang majelis guru di sekolah tersebut. “Kondisinya memang sudah tidak layak. Setiap hujan lebat turun, para guru sibuk mengemas dokumen belajar agar tidak basah, karena atapnya banyak yang bocor. Oleh karena itu kami berharap Pemkab Meranti segera merealisasikan rehab kantor dan ruang majelis guru SMP Negeri 2 Bantar tersebut. Kita tidak minta terlalu mewah, asal layak pakai jadilah,” pungkas Suardi. (swl) Perwajahan: hasan sholihin


14

HARIAN 24 Maret 2012/1 Jumadil Awal 1433 H SABTU VOKAL

SELASA

11 Desember 2012/27 HARIAN MuharamVOKAL 1434 H

Kontraktor Didesak Selesaikan Proyek Tepat Waktu LINTAS Program Cetak Sawah Dilanjutkan RENGAT(VOKAL)Program cetak sawah baru yang sempat terhenti karena musibah banjir beberapa waktu lalu, kini sudah dilanjutkan kembali menyusul surutnya banjir di beberapa kecamatan, di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). "Alhammulilah keHERY ZULIANDRY giatan program cetak sawah seluas 600 hektar yang bersumber dari dana bansos pusat tahun 2012 di 10 kecamatan tersebut sudah mulai dikerjakan kembali," demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Inhu, Raja Hery Zuliandry kepada Harian Vokal ketika dikonfirmasi di Kantor Bupati, Senin (10/12). Raja Hery Zuliandry sangat berharap banjir di seluruh Kabupaten Inhu segera surut agar seluruh kelompok tani di 10 kecamatan terutama di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Indragiri dapat mengejar ketinggalan kegiatan cetak sawah tersebut. "Dengan surutnya banjir, kelompok tani Desa Petalongan, Kecamatan Pasir Penyu, mulai menggarap kembali lahan seluas 20 hektar untuk sawah baru. Sebelum banjir kelompok tani ini sudah menggarap 10 hektar lahan," katanya. Lebih jauh dikatakan, untuk mengejar waktu kegiatan pembangunan cetak sawah itu, kelompok tani akan berusaha sekuat tenaga baik siang hingga malam hari dengan menggunakan lampu sorot. Saat ini mereka dalam proses persiapan untuk itu. "Alat berat rekanan masih terkurung akibat banjir. Kelompok tani menyewa alat berat itu setiap hari," pungkasnya. (obr)

Armada Pengangkut Sampah Ditambah RENGAT(VOKAL)-Kondisi mobil angkutan sampah di Kecamatan Pasirpenyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), sangat memprihatinkan karena dimakan usia. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu melakukan peremajaan kendaraan pengangkut sampah tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, mobil sampah di Kecamatan Pasir Penyu sudah berusia sekitar 20 tahun. Sehari-harinya mobil ini digunakan untuk mengangkut sampah di Pasar Lama dan Pasar Sri Gading Air Molek. "Kita sudah turun langsung ke Pasar Lama dan Pasar Baru Air Molek dan melihat langsung kondisi anggkutan sampah yang ada. Insya Allah dalam bulan ini, Pemkab akan penambahan satu unit mobil angkutan sampah yang dianggarkan dari APBD Perubahan Inhu 2012," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Pengelolaan Pasar Kabupaten Inhu, H Illyanto, Minggu (9/12). Dikatakan Illlyanto, penambahan satu unit mobil sampah itu merupakan instruksi dari Bupati Inhu, Yopi Arianto yang prihatin melihat kondisi mobil sampah yang ada saat ini. Ditambah lagi kondisi di dua pasar Air Molek memang sangat membutuhkannya. "Karena itu kita prioritaskan," tambahnya. Selanjutnya, kata Illyanto, dalam APBD Inhu tahun 2013 mendatang juga akan diusulkan anggaran untuk pembelian mobil angkutan sampah di dua pasar Air Molek tersebut. Dengan demikian diharapkan semua sampah yang ada di dua pasar serta sekitarnya dapat diangkut secara lancer setiap harinya. Sementara itu anggota DPRD Inhu, Adilla Anshori menjelaskan, pihaknya akan memperjuangkan tahun 2013 mendatang ada lagi penambahan mobil angkutan sampah di dua pasar Air Molek. Pasalnya, dua mobil angkutan sampah yang ada saat ini sudah sangat tua dan tidak layak lagi beroperasi. "Diperkirakan mobil angkutan sampah di dua pasar Air Molek sudah beroperasi sekitar 20 tahun yang lalu. Dengan kondisi mobil yang sering mengalami kerusakan sangat tidak memungkinkan untuk dilaksanakan pengangkutan sampah secara maksimal, jadi wajar saja kalau banyak sampah ditemukan menumpuk," jelas Adilla. (hlr/mza)

Sekretariat Daerah

: 0769-341009

Sekretariat DPRD

: 0769-311341

Pengadilan Negeri Rengat : 0769-341059 Pengadilan Agama Rengat

: 0769-341102

Kejaksaan Negeri Rengat

: 0769-341271

PDAM

:

Kantor Satpol PP

: 0769-341137

Kodim 0302 Inhu

:

0769-21035

Polres Inhu

:

0769-21110

Polsek Peranap

: 0769-561110

Polsek Lirik

:

0769-41033

Polsek Pasir Penyu

:

0769-41110

RSU Indrasari Rengat

: 0769-341066

0769-21634

Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

 Tahun Anggaran Segera Berakhir RENGAT(VOKAL)-Kontraktor yang menerima pekerjaan proyek pembangunan dari pemerintah didesak menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu, yaitu akhir bulan ini. Untuk mengetahui hasil kerja sejauh ini, beberapa anggota Komisi C DPRD sudah melakukan pengecekan ke lapangan, baru-baru ini. Desakan itu disampaikan Sekretaris Komisi C DPRD Inhu, Raja Irwantoni, Senin (10/12). Menurutnya, jadwal pengerjaan kegiatan fisik segera akan berakhir. Di waktu yang tersisa, diharapkan

bisa dimanfaatkan kontraktor untuk menyelesaikan kegiatan. "Kita harapkan kegiatan fisik bisa selesai tepat waktu, mengingat tahun anggaran segera akan selesai," tutur Irwantoni.

Dikatakannya, Komisi C sudah melakukan peninjauan ke lapangan beberapa hari lalu. Hasilnya, ditemukan masih ada kegiatan fisik yang belum selesai sedangkan tahun anggaran segera akan berakhir. menurut Irwantoni, hujan yang turun akhir-akhir ini memang menentukan hasil pekerjaan proyek di lapangan. "Saya meminta SKPD terkait juga melakukan peninjauan proyek fisik sehingga pembayaran keuangan bisa disesuaikan

dengan volume pekerjaan di lapangan. Jangan sampai pekerjaan tak selesai tapi tetap dibayarkan seratus persen. Hal itu bisa jadi masalah di kemudian hari," ingat Irwantoni. Dijelaskan Irwantoni, Komisi C beberapa waktu lalu telah turun ke Kecamatan Seberida untuk meninjau jalan Simpang Empat Belilas-Desa Paya Rumbai. Di salah satu titik di daerah itu pengaspalan jalan yang baru diaspal kembali rusak, hingga perlu perbaikan secepatnya. Sebelumnya, Kadis PU Inhu

H Asmara HK mengatakan, sejumlah kegiatan fisik di Dinas PU terus dikerjakan oleh kontraktor. Cuaca dan banjir beberapa hari ini sempat menjadi penghalang pelaksanaan kegiatan, seperti pasokan kerikil dan batu. Namun demikian, Asmara optimis, kegiatan fisik di SKPD ini bisa selesai tepat waktu. Pembayaran keuangan disesuaikan dengan volume pekerjaan yang ada dilapangan. Pihaknya juga telah menysun kegiatan fisik Dinas PU untuk tahun anggaran 2013 mendatang. (mtr/mza)

FRASETIA

ROMBONGAN Dinas Kehutanan meninjau lahan di Desa Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku, belum lama ini, dalam rangka pencanangan Program Tanam Pohon Jaluntung, tahun 2013 mendatang.

Dishut Programkan 40 Pegawai RSUD Tanam Pohon Jalutung Indrasari Ikuti Bimtek ESQ

RENGAT(VOKAL)-Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Indragiri Hulu, tahun 2013 memprogramkan tanam pohon Jalutung seluas 100 hektar di beberapa kecamatan. Program ini diharapkan menginspirasi dan mendorong semangat masyarakat untuk tanam pohon yang punya nilai ekonomi tersebut. Kepala Dinas Kehutanan Inhu H Suseno Adji melalui Kasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial, Sambodo mengatakan, tanam pohon Jalutung diprioritaskan kepada lahan kritis dan gambut. Pohon ini nantinya akan ditanam langsung oleh pihak masyarakat melalui kelompok tani sesuai dengan ketersediaan lahan dari masing-masing anggota. "Sebelum program ini berjalan, kita sudah sosialisasikan kepada masyarakat di Kecamatan

Kelayang, Rakit Kulim dan Kuala Cenaku. Tiga daerah itu layak untuk ditanam pohon Jalutung. Dengan sosialisasi tersebut, kesadaran masyarakat akan muncul. Karena yang memamfaatkan hasilnya para kelompok itu sendiri," kata Kadis kepada Harian Vokal, Senin (10/12). Sambodo juga membayangkan, jika dalam satu hektar ditanami pohon Jalutung sebanyak 500 batang, setelah berumur 7 tahun getahnya sudah bisa dikumpulkan. Selain hasil yang diharapkan, juga bermamfaat bagi lingkungan seperti mengurangi banjir. "Kita prioritaskan di lahan kritis seperti di Desa Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku. Maklum, di sana masih banyak wilayah hutan lindung, bahkan sebahagian sudah berubah fungsi menjadi lahan kebun kelapa sawit," sebutnya. (frs)

 Banjir di Sei Lala Mulai Surut

Siswa Sudah Bisa Ujian Semester RENGAT(VOKAL)-Sejumlah sekolah yang sebelumnya terendam banjir, akhirnya bisa melaksanakan ujian semester di sekolahnya masing-masing mulai Senin (10/12). Banjir kini sudah surut atau tidak lagi menggenangi ruang belajar. Meski demikian, para guru dan siswa harus melintasi jalan berlumpur menuju sekolah pasca banjir. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Kecamatan Sei Lala, Syafrudin mengungkapkan empat sekolah yang sebelumnya sempat diliburkan karena akses jalan terendam banjir sudah bisa menggelar ujian semester di sekolah masing-masing. "Empat sekolah yang sebelumnya sempat diliburkan karena banjir, hari ini (Senin) sudah bisa melaksanakan ujian semester di sekolahnya masing-masing. Sebab banjir sudah surut sejak dua hari lalu," ungkapnya. Hanya saja beberapa sekolah yang dipantau, terutama di SDN 010 Morong, SDN 008 Morong dan SMP Marjinal Morong, para guru dan siswa harus melewati jalan berlumpur pasca banjir. "Para guru mengaku memakai sepatu boot untuk pergi ke sekolah karena jalan yang berlumpur pasca banjir," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala MTs Thoriqul Hidayah Desa Danau Baru Kecamatan Rengat Barat, Ali Akbar Johan. Mulai Senin (10/12), 126 siswa yang sebelumnya ujian di bawah tenda darurat sudah bisa melaksanakan aktivitas belajar mengajar di sekolah seperti biasa. "Alhamdulillah hari ini kita sudah kembali ke sekolah karena banjir sudah surut. Di MTs kami, ujian sudah selesai dilaksanakan. Kita memang gelar ujian lebih dulu dibanding sekolah lain," ucapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Inhu, H Asriyan dikonfirmasi melalui Kabid Pendidikan Dasar dan Prasekolah, Hefnan Endri membenarkan bahwa pada hari pertama pelaksanaan ujian semester berjalan dengan lancar. "Belum ada laporan tentang adanya kendala dalam pelaksanaan ujian semester. Semua SD bisa melaksanakan ujian hari ini," ucapnya. Diakuinya, sebelumnya Dinas Pendidikan Inhu memerima laporan sejumlah sekolah terpaksa diliburkan akibat banjir. Sekolah yang sempat diliburkan itu di antaranya SDN 005 Desa Batu Mandi, SDN 008 dan SDN 10 Desa Morong di Kecamatan Sei Lala. "Sekolah yang diliburkan itu berada sekitar daerah aliran sungai (DAS) Indragiri," terangnya. (ihs/mza)

RENGAT(VOKAL)-Sebanyak 40 pegawai RSUD Indrasari Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), mengiklut bimbingan teknis (Bimtek) Emotional, Spiritual dan Intelligence (ESQ) selama dua hari, 9-10 Desember di Gedung Dangpurnama Rengat. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat drg Siska Listianty kepada Harian Vokal, Senin (10/12) mengatakan, pelaksanaan bimtek tersebut dalam rangka meningkatkan manejemen RSUD Indrasari Rengat ke depannya. "Dengan ditetapkannya RSUD Indrasari Rengat menjadi BLUD, manajemen dituntut untuk memberikan pelayanan yang bermutu kepada masyarakat sesuai dengan tujuan dari BLUD tersebut," jelasnya. Disebutkan Siska, tuntutan atas profesionalisme SDM merupakan sesuatu yang vital dan urgen dalam mewujudkan rumah sakit menjadi lebih baik, bersih dan berwibawa serta dapat bersaing di era globalisasi ini. "Peningkatan kompotensi SDM tidak hanya pada kecerdasan intelektual akan tetapi juga

Indrasari Rengat diperlukan kecerdapat meningkatkan dasan emosional dan kualitas diri dalam spiritual," ulasnya. memberikan pelaPelatihan ini diyanan kepada paadakan untuk memsien, dan menghinbentuk karakter medari keluhan yang lalui penggabungan berlebihan dalam tiga potensi manumenghadapi pekersia, antara lain kejaan sehingga selalu cerdasan intelektual, menjadi pribadi emosional dan spiSISKA LISTIANTY yang baik bagi lingritual. Selama ini kekungan kerjanya. tiga pontensi terseDi samping itu, pelaksanaan but terpisah dan tidak didayagunakan secara optimal untuk bimtek ESQ sangat penting unmembangun SDM, akibatnya tuk diikuti oleh seluruh pegawai terjadi krisis moral ESQ dan split dalam lingkup RSUD Indrasari personality yang berdampak Rengat, karena program ini berkaitan dengan moralitas, pepada turunnya kinerja. "Jadi melalui metode ESQ ningkatan jati diri serta pengemyang didirikan oleh bapak Ary Gi- bangan sikap-sikap yang didasarnarja Agustian, ketiga potensi kan pada etika. "Peserta diharapkan memanusia tersebut digabung dan dibangkitkan sehingga terbentuk manfaatkan sebaik-sebaiknya karakter tangguh, peningkatan bimtek ini dan menjadikannya produktivitas sekaligus melahir- solusi untuk menanamkan visi kan kehidupan yang bahagia dan dan misi, nilai serta mewujudpenuh makna," kata Siska Lis- kan peningkatan pelayanan dan loyalitas dalam kerja. RSUD Intianty. Untuk itu, sambungnya, de- drasari Rengat juga meningkatngan dilaksanakannya bimtek kan produktivitas dan loyalitas ESQ tersebut, diharapkan selu- para karyawannya," pungkas ruh karyawan-karyawati RSUD Siska. (obr)

2013, TKT PNS Naik 22 Persen RENGAT(VOKAL)-Tahun 2013 mendatang, tunjangan kelancaran tugas (TKT) seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintahan Kabupaten Inhu, naik 22 persen sesuai dengan pangkat dan golongan. Anggaran tersebut akan diusulkan dalam APBD 2013 mendatang. Hal ini disampaikan Kepala Bagian Keuangan (Kabag) Pemerintah Kabupaten Inhu, Hasman Dayat kepada Harian Vokal ketika dikonfirmasi di Kantor Bupati Inhu, Senin (10/12). Katanya, kenaikan tunjangan kelancaran tugas (TKT) bagi seluruh pegawai negeri sipil ini merupakan permintaan Bupati Inhu Yopi Arianto guna untuk motivasi PNS dalam menjalankan tugasnya masing-masing. "Adapun TKT bagi pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten berbeda dengan guru PNS karena non eselon terkecuali tata usaha di sekolah masing-masing," jelasnya. Besaran anggaran untuk TKT tersebut diusulkan di bawah Rp50 miliar yang diambil dari sumber penerimaan daerah dan dana

penerimaan dari pusat. Peningkatan TKT ini tidak terlepas dari keberhasilan kinerja seluruh pegawai negeri sipil dalam pelayanan masyarakat. "Apalagi dengan adanya pe-

rubahan perbaikan administrasi keuangan di pemerintahan secara signifikan karena pada tahun 2011 lalu Pemkab Inhu mendapatkan opni Wajar dengan Pengecualian (WDP)," pungkasnya. (obr)

OBRIN

BEBINCANG - Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto berbincang dengan masyarakat dan anak sekolah dalam acara silaturahmi di Kecamatan Batang Cinaku, baru-baru ini. Perwajahan: ZULQIFLI


15

RIAU RAYA SELASA

HARIAN VOKAL

11 Desember 2012/27 Muharram 1434 H

LINTAS Dewan: Keteladanan Kadis Kurang PEKANBARU (VOKAL)-Anggota Komisi C DPRD Riau Zukri Misran menilai keteladanan para kepada dinas (Kadis) di lingkungan Pemprov Riau masih kurang. Pasalnya, para Kadis sering tidak hadir dalam sidang paripurna yang digelar DPRD Riau. Hal itu diungkapkannya usai rapat paripurna panZUKRI MISRAN dangan kepala daerah terhadap Ranperda Hibah Aset dan Retribusi Daerah dan laporan hasil reses masa sidang II (Mei-Agustus 2012) serta penyampaian jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi tentang Ranperda Retribusi dan Perizinan Tertentu, Senin (10/12). “Keteladanan Kadis di Pemprov sangat kurang. Mereka mau hadir karena Gubernur Riau (Gubri) hadir. Kalau Gubri tak hadir, lihatlah, berapa kadis yang hadir, relatif sangat sedikit. Saya sangat kecewa, saya harap para wartawan memberitakan ini,” ungkapnya. Dijelaskannya, rapat paripurna di DPRD yang sengaja menghadirkan Kadis terkait bukan sebuah upacara seremonial. Tetapi rapat paripurna itu dalam rangka memutuskan berbagai bentuk kegiatan pengabdian sebagai elemen pemerintahan di Riau. “Kalaulah pejabat setingkat Kadis yang tidak teladan, bagaimana bawahannya? Bagaimana kerja maksimal, bagaimana penilaian masyarakat. Banyak hal yang saya pertanyakan. Saya merasa paripurna DPRD sangat substansial. Setidak-tidaknya, kehadiran itu memupuk rasa kebersamaan, silaturrahmi bahkan memupuk soliditas,” ungkap politisi PDI Perjuangan ini.(ynl)

10 Calon Anggota KIP Diuji PEKANBARU (VOKAL)-10 orang calon anggota Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Riau sudah dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and propertest) oleh anggota Komisi A DPRD Riau. Dari 10 orang tersebut, sebanyak 5 orang bakal disahkan SK-nya sesuai rangking sebelum akhir tahun ini. Menurut Ketua Komisi A DPRD Riau, Masnur, pihaknya sedang melakukan rekapitulasi nilai uji kelayakan dan kepatutan dengan tenggat waktu 1-2 hari untuk melakukan pengumuman dari 10 orang tersebut. “Kita tidak berlama-lama, sehari atau 2 hari ini segera kita umumkan. Mau saya segera diumumkan hasilnya, tetapi kita harus antarkan dulu hasil ini ke pimpinan Dewan (Ketua DPRD Riau, red). Sebab bulan Desember ini juga sudah harus di SK-kan Gubernur Riau,” kata Masnur kepada Harian Vokal, Senin (10/12). Dijelaskannya, 10 orang yang telah diuji tersebut hasil dari kuota yang disampaikan Pemprov Riau melalui Dinas Kominfo. Sedangkan materi uji kelayakan dan kepatutan berkisar pada kemampuan, kemandirian, kapabilitas dan trackrecord calon anggota. “Tes ini murni dan tidak ada unsur nepotisme. Buktinya kita melakukan tes terbuka untuk publik. Jadi materi tes berkisar pada kemandirian mereka, kapabilitas, kemampuan serta trackrecord-nya,” beber Masnur. Dari 10 orang tersebut, demikian Msnur, hanya 5 orang yang dilantik. Sedangkan 5 orang lagi sebagai cadangan bilamana ada halangan dari anggota yang telah di SK-kan. “Bisa saja di antara 5 orang yang di SK-kan bulan ini mempunyai halangan tertentu, sehingga 5 orang lainnya nanti yang akan menjadi PAW mereka,” tambahnya. Masnur juga berharap dengan terbentunya KIP Riau ini merupakan angin segar untuk menjaga transparansi dan kontrol informasi publik. Dengan demikian KIP untuk tingkat kabupaten/kota di Riau juga bisa dibentuk nantinya. Saat ditanya berapa anggaran di APBD 2013 untuk KIP, Masnur mengaku sebesar Rp2,23 miliar. “Ya, anggaran untuk tahun baru kita masukkan sebesar Rp2,23 miliar. Tahun berikutnya nanti bisa kita sesuaikan,” tambahnya. Sementara itu, Kadis Dekominfo Provinsi Riau, Ahmad Syah turut memantau selama Komisi A DPRD Riau melakukan fit and propertest. Dijelaskannya, 10 orang yang dihantarkannya ke Dewan terdiri dari 3 unsur pemerintah dan 7 unsur masyarakat. “Komposisi sepenuhnya diserahkan kepada Komisi A DPRD Riau,” katanya.(ynl/mok)

Disnakertransduk Taja Sinkronisasi Upah Minimum PEKANBARU (VOKAL)-Untuk memberikan pemahaman dalam pembahasan dan penyusunan Upah Minimum kepada Dewan Pengupahan Kabupaten/ Kota se-Riau, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Riau akan menggelar seminar koordinasi dan sinkronisasi pada 11 Desember 2012 mendatang di Hotel Furaya, Pekanbaru. “Disnakertransduk Riau melalui agenda rutin tahunan menggelar kegiatan bertajuk “Koordinasi dan Sinkronisasi Upah Minimum Bagi Dewan Pengupahan Kota/Kabupaten se-Riau”. Kegiatan ini diikuti sebanyak 40 orang yang merupakan utusan dari tiap Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota,” terang Kepala Bidang Hubungan Industrial Syarat Kerja (Hubinsyaker) melalui Kepala Seksi (Kasi) Syarat Kerja, Seniyanto, Senin (10/12). Ia mengatakan, kegiatan yang akan dilakulkan ini bertujuan memberikan pemahaman yang sama sehingga nantinya satu visi. Misalnya saat ini di Dewan Pengupahan ada perubahan terhadap Permenaker No17 Tahun 2005 tentang Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebagai acuan penetapan upah minimum. Di mana sebelumnya hanya ada 46 item, namun dalam Permanaker No13 Tahun 2012 menjadi 60 item. “Jadi ini perlu diketahui,” katanya. Selain itu, sebutnya, masih banyak permasalahan lain yang perlu dilakukan koordinasi dan sinkronisasi. Karena diketahui permasalahan buruh merupakan sangat riskan dan rawan sehingga dalam penetapan Upah Minimun harus dilakukan dengan sangat hati-hati. “Harus dipertimbangkan dari berbagai aspek,” katanya. Dalam acara nantinya, katanya, panitia akan menghadirkan pembicara-pembicara yang menjadi pemakalah sehingga apa yang dipaparkan bisa menjadi masukan berharga bagi para peserta. “Pemakalah dari Biro Hukum, Apindo, Kadin, SP/SB dan BPS. Mereka ini nanti akan memaparkan arti penting tentang Upah Minimum,” terangnya.(rul) Penanggung Jawab/Redaktur: ZUKRI SUBAYANG

ANDIKA

SUNGAI SIAK - Sebagian warga yang tinggal di tepian Sungai Siak, Pekanbaru masih memanfaatkan aliran Sungai Siak sebagai tempat mencuci dan mandi. Foto diambil. Senin (10/12).

Pembangunan Gedung SMP 37 Terancam Distop  Akan Dilelang Ulang

PEKANBARU (VOKAL)-Proyek pembangunan gedung SMP 37 di Jalan Garuda Ujung, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, yang dikerjakan CV Rakha Pratama terancam dihentikan. Sebab Tahun Anggaran (TA) 2012 akan segera berakhir dan pekerjaan belum selesai seratus persen. Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) proyek, Abdul Jamal, Senin (10/12) mengatakan, proyek SMP 37 untuk sementara waktu akan dihentikan pada akhir tahun ini. Sebab proyek yang dianggarkan satu tahun tidak mungkin dikerjakan dalam waktu dua tahun anggaran. Untuk melanjutkan proyek ini, maka Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru akan melakukan tender ulang pada 2013 mendatang. “Jika akhir tahun ini proyek tersebut tidak dapat diselesaikan pihak kontraktor, maka proyek ini akan diputus kontrak. Dalam aturan jelas disebutkan proyek yang tidak selesai pada akhir tahun, maka pihak perusahaan di-black list dan uang jaminan mereka harus ditarik,” jelas Jamal. Namun demikian, menurutnya Disdik harus melakukan kajian terlebih dahulu. Karena

permasalahan ini bukan hanya keteledoran dari kontraktrok, namun ada juga keteledoran dari Disdik sendiri. Senan dalam perencanaan sebelumnya, untuk masuk ke lokasi tersebut ada jalan selebar 6 meter. Namun setelah pekerjaan mau dilakukan, ternyata jalan selebar 3 meter diambil perumahan yang bersebelahan dengan lokasi proyek. “Akhirnya akses masuk tidak ada, dan penyelesaiannya membutuhkan waktu 30 hari,” tutur Jamal. Selain itu, katanya, terdapat juga permasalahan konflik sosial yang terjadi di lapangan (premanisme) dan sudah diselesaikan dengan melibatkan aparat kepolisian. Atas kondisi ini tentunya pihaknya harus meminta petunjuk dari Pemko Pekanbaru apakah kontraktor layak di-black list. Sebab dalam aturannya Disdik hanya dapat memberikan

LAPORAN:

ZULFIKRI/PEKANBARU

 Kerja Pansus Berakhir

toleransi keterlambatan sekitar 20 persen saja. Jika sudah melebihi dari aturan ini, maka pihaknya akan memutuskan secara bersama-sama. “Permasalahan ini juga telah disampaikan langsung kepada Walikota Pekanbaru. Karena tidak mungkin lagi Disdik yang mengambil keputusan,” jelas Jamal. Sementara itu, pelaksana proyek dari CV Rakha Pratama, Candra mengaku dari pekerjaan yang dilakukan telah terjadi berbagai kendala sehingga pekerjaan tidak bisa dilakukan sepenuhnya. Di antaranya dalam pembangunan gedung sekolah dilelang melalui LPSE sehingga lokasi pekerjaan tidak ditayangkan. Kemudian pemenang lelang tidak mengetahui bentuk lokasi pekerjaan. “Setelah memenangkan lelang, ternyata yang terjadi di lapangan untuk masuk ke lokasi saja tidak ada jalan. Sementara pekerjaan dilakukan harus dilakukan penimbunan karena berada di lokasi rawa. Jadi bagaimana kita akan mengerjakan pekerjaan tersebut,” ujar Candra.(***)

Tanah Hibah Kantor DPD RI Belum Jelas

46 PNS Terjangkit HIV/AIDS seperti tes darah dan PEKANBARU (VOtes urine kepada seKAL)-Berdasarkan tiap PNS. Jika perlu data Komisi Penangkita anggarkan dalam gulan AIDS (KPA) APBD untuk periksa Provinsi Riau, sebates kesehatan peganyak 46 Pegawai wai,’’ tegas MamNegeri Sipil (PNS) di bang. lingkungan Pemprov Dikatakannya, piRiau terjangkit pehaknya akan lebih nyakit HIV/AIDS. Unintensif lagi dalam tuk itu, Pemprov Rimenangani hal ini, au akan melakukan MAMBANG MIT dengan salah satu tes urine berkala di setiap SKPD guna mengetahui cara tes darah atau tes urine. Penyakit ini, sambung Mamkondisi kesehatan pegawai. Hal ini disampaikan Ketua bang, tergolong penyakit yang KPA Riau, HR Mambang Mit membahayakan dan perlu penakepada wartawan, Senin (10/12) nganan bersama-sama dalam terkait upaya pencegahan terke- menanganinya. Sebab berdana HIV/AIDS. ‘’Kita akan lakukan sarkan data KPA Riau, sebut cek up kepada setiap pegawai Mambang, kalangan Ibu Rumah

Tangga (IRT) termasuk 3 tertinggi dalam kategori pekerjaan yakni 142 orang terjangkit HIV dan 117 terjangkit AIDS. ‘’Tertinggi pertama adalah kalangan swasta dan kalangan usaha. Kalau tidak salah semuanya berjumlah 800 untuk HIV dan sekitar 900 untuk penyandang AIDS. Dan data ini banyak yang tidak termonitor,’’ terang Mambang. Untuk mengantisipasinya, sambung Mambang, tingkat sensifitas itu haruslah dicegah yakni dengan mengurangi hubungan seks bebas dan suntik narkoba. ‘’Kerja yang tidak benar, maka penyakitnya juga tidak akan benar,’’ pungkasnya.(mok)

ANDIKA

ATUR LALU LINTAS - Personel Satlantas Polresta Pekanbaru mengatur arus lalu lintas di persimpangan lampu merah Jalan Riau-Kayu Manis, Pekanbaru, Minggu (9/12).

PEKANBARU (VOTanah yang dialoKAL)-Tanah hibah kasikan sampai saat untuk pembangunan ini belum ada dari Kantor Dewan PerPemda. Dulu waktu wakilan Daerah turun ke lapangan (DPD) RI hingga saat ternyata tanah yang ini tidak kunjung jediusulkan bermasalas. Padahal, kerja lah. Sementara kerja Pansus Hibah Aset Pansus sudah 1 taDPRD Riau terkait hun. DPD minta pula penentuan hibah untanahnya di jalan tuk gedung DPD RI protokol, ini kan suJOHAR FIRDAUS tersebut telah dinyalit,” ungkap Johar. takan selesai pada Senin (10/12). Terkait hibah aset itu, demikian Hal itu diketahui dalam rapat Johar, dikembalikan lagi kepada paripurna pandangan kepala Pemprov Riau dengan catatan jika daerah terhadap Ranperda Hi- ada usulan lagi, maka diusulkan bah Aset dan Retribusi Daerah pada pansus yang baru. Sebab serta penyampaian hasil reses pertanggung jawaban Pansus masa sidang II (Mei-Agustus yang sekarang sudah selesai. 2012) yang dipimpin langsung Sementara itu, Wakil Ketua Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus. Pansus Ranperda Hibah Aset, “Mereka (Pansus Ranperda Bagus Santoso mengatakan bahwa Hibah Aset) sudah bekerja mak- niat baik dari Pansus sudah luar simal. Selama ini menunggu biasa. Bahkan sudah dilakukan kepastian Pemprov. Awalnya koordinasi pada Biro Perlengkapan beberapa alternatif tanah sudah untuk diberikan keterangan tanah disiapkan Pemprov, tetapi tanah mana yang dihibahkan. yang dialokasikan bermsalah,” “Pertama diusulkan laboungkap Johar, usai paripurna. ratorium Dinas PU, tiba-tiba 21 Ia juga menyatakan bahwa hari kemudian dibatalkan. Keselama ini tidak ada penegasan mudian diusulkan kagi di Kantor dari Pemprov. Padahal, Pansus Darma Wanita DPRD Riau, seRanperda Hibah Aset sudah mentara kantor itu sedang opebekerja maksimal selama 1 tahun. rasional. Ini kan tidak boleh Untuk itu, tidak adanya tanah untuk hibah. Jadi pansus ini mau hibah untuk gedung DPD RI mengesahkan barang yang matersebut bukan lagi salah Pansus. na, tentu barangnya tidak ada,” “Substansinya belum duduk. katanya.(ynl)

PLN Akui Prioritaskan Listrik di Kediaman Pejabat PEKANBARU (VOKAL)-General Maneger PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKL), Djoko R Abumanan tidak menampik bahwa PLN memprioritaskan penyalaan listrik di Jalan Diponegoro, Pekanbaru yang mayoritas dihuni pejabat. “Memang di Jalan Diponegoro merupakan prioritas utama PLN untuk tidak ada pemadaman. Apalagi di kediaman Gubernur Riau dan sekitarnya. Artinya ini sudah standar PLN. Kemudian kita juga mengamankan lokasi Bandara, industri seperti mal dan tempat perbelanjaan lainnya,” tutur Djoko, Senin (10/12). Ia mengatakan, beberapa lokasi tempat industri seperti mal-mal yang ada di Pekanbaru juga menjadi prioritas PLN. Sebab mereka pelanggan pengguna daya listrik yang lebih besar dibandingkan masyarakat. Jika ini dipadamkan, maka investor tidak akan mau berinvestasi di Pekanbaru. Hal senada juga disampaikan koordinator penanggung jawab piket Distribusi Pemadaman PLN WRKL, Khairi Yahya. Khairi mengakui bahwa ada beberapa daerah yang menjadi prioritas bagi PLN untuk tidak terjadinya pemadaman listrik. “Kalau dikatakan prioritas itu tidak benar, namun untuk diuta-

makan dari daerah lainya memang ada, terutama kediaman Gubernur Riau, Kantor Gubernur Riau, kediaman Walikota Pekanbaru dan Kantor Walikota Pekanbaru. Ini juga sudah merupakan standar dari pusat,” tutur Khairi. Khairi menyebutkan bahwa saat ini PLN masih menggunakan jaringan interkoneksi. Ketika daerah lain meminta PLN WRKL untuk menurunkan daya 20 MW, maka PLN harus memilih beberapa fider (penjulang) yang akan dipadamkan untuk beberapa saat. Untuk menjamin daerah prioritas ini tetap hidup, maka akan dicari fider lainnya. “Dan di sinilah terjadi pemadaman di beberapa rumah warga,” katanya. Untuk diketahui juga, demikian Khairi, pemadaman yang dilakukan PLN terdapat dua macam jenis pemadaman. Di antaranya pemadaman gangguan dan pemadaman karena ada perbaikan. Dengan kondisi ini jelas bahwa daerah yang sering padam adalah fider Cemara karena sering terjadi gangguan alam. “Di daerah Diponegoro itu fider Surian, dan di sini jarang sekali terjadi gangguan alam. Karena kabelnya merupakan kaber bawah tanah di samping itu juga daerah prioritas,” tutur Khairi.(fik) Perwajahan: ZULQIFLI


CMYK

16 HARIAN VOKAL

SELASA 11 Desember 2012/27 Muharram1434 H

Polling SMS "Riau Memilih 2013" Insya Allah, pertengahan tahun 2013, masyarakat Riau akan menggelar pesta demokrasi untuk menentukan siapa yang paling pantas memimpin provinsi ini ke depannya. Terkait hal itu, Harian Vokal menerbitkan halaman khusus "Riau Memilih 2013" dan sekaligus membuka "Polling SMS" untuk menjaring aspirasi masyarakat tentang bakal calon (balon) Gubernur Riau periode 2013-2018. Tulis nama lengkap "Balon Gubri" pilihan anda dan kirim SMS ke nomor 081267450413 .  Selain "Polling SMS", para pembaca juga dapat memberikan komentar dan tanggapan tentang "Riau Memilih 2013" melalui akun facebook: riaumemilih@hotmail.co.id.  Komentar boleh mengkritisi calon namun tidak bersifat SARA atau mendiskreditkan (black campaign) bakal calon gubernur.

10 Besar Balon Gubri Pilihan Rakyat HERMAN ABDULLAH

ISJONI

MAMBANG MIT

SYAMSURIZAL

ACHMAD

ANNAS MAAMUN

SEPTINA PRIMAWATI

WAN ABU BAKAR

JON ERIZAL

INDRA M ADNAN

31,85 %

29,50 %

22,45 %

4,18 %

3,65 %

2,61 %

2,09 %

1,57 %

1,04 %

1,04 %

Balon Gubri Lainnya: Sukarmis, Azis Zainal, Lukman Edy, Suryadi Khusaini, Yopi Arianto, Johar Firdaus, Arsyad Juliandi Rahman, Abdul Gaffar Usman, Syamsuar. Persentase dukungan di-update setiap hari pukul 17.00 WIB sesuai jumlah SMS Dukungan yang masuk. Bakal calon Gubri yang tidak masuk atau terdegradasi dari kelompok 10 besar hanya akan ditampilkan nama tanpa foto dalam kelompok "Balon Gubri Lainnya"

Diusung 8 Parpol, Herman Tetap Buka Diri  Besok Deklarasikan Koalisi Parpol Pengusung PEKANBARU (VOKAL)-Diusung 8 partai politik (parpol) sebagai modal awal, Herman Abdullah (HA) akan mendeklarasikan koalisi partai pengusung dirinya sebagai calon Gubernur Riau (Cagubri) periode 20132018, Rabu (12/12) besok di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru. Meski begitu, HA tetap membuka diri dan mengincar dukungan dari parpol lain. LAPORAN:

IDRUS YAMIN / PEKANBARU Hal ini diungkapkan Herman Abdullah saat menggelar coffe morning di Herman Abdullah Centre, Jalan Thamrin VII, Gobah, Pekanbaru, Senin (10/12). "Rabu tanggal 12 Desember 2012 mulai pukul 09.30 WIB dan diperkirakan selesai pukul 12.00

WIB, akan dideklarasikan koalisi parpol pengusung Cagubri Herman Abdullah. Ada 8 parpol yang mengusung saya, mulai dari parpol parlemen maupun yang non parlemen. Parpol parlemen ada Partai Gerindra dan PBB, dari non parlemen ada PDS, PKNU, PDK, PKPB, Patriot dan Partai Buruh. Dukungan mereka sudah fix, sudah ada MoU dengan kita,"

PUSAT PENGOBATAN SPESIALIS ALAT VITAL TERBESAR & TERPERCAYA BIKIN PRIA PERKASA PASTIKAN DI KLINIK BIANG KEJANTANAN

ADE ISKANDAR DEPKES : NO. 44.8.5.10.11.18.07.03.04/ KEJARI : NO. 345/0.2.32.21. DSP:4/11/2011 DITANGANI LANGSUNG OLEH PAKARNYA. BESAR PANJANG LANGUSNG DI TEMPAT. TIDAK MENGGUNAKAN SUNTIK SILIKON DAN BAHAN KIMIA LAINNYA. DITANGANI DENGAN METODE TRADISIONAL TANPA EFEK SAMPING, BEBAS PANTANGAN UNTUK SEMUA USIA, RAS, DAN AGAMA. CUKUP SATU KALI BEROBAT DIJAMIN JOSS SELAMANYA!! BESAR, PANJANG DISESUAIKAN DENGAN UKURAN YANG DIINGINKAN PANJANG 15/16/11/18 CM BESAR 3/3,5/4/4,5 S/D 6 CM MENJADIKAN ALAT VITAL KERAS, KUAT DAN TAHAN LAMA. SANGGUP MELAKUKAN HUBUNGAN SECARA BERULANG-ULANG TANPA OBAT KUAT/DOPING. DIJAMIN PATEN MENGOBATI IMPOTENSI, EJAKULASI DINI, LEMAH SYAHWAT, LOYO, KURANG GAIRAH MANDUL / INGIN PUNYA KETUTURNAN MENANGANI JUGA : PELARIS/PENGASIHAN SEGALA JENIS USAHA, DAGANG, PENGASIHAN BADAN, PASANG SUSUK KECANTIKAN/KETAMPANAN, BUANG SIAL. KEREJEKIAN & KEWIBAWAAN, MENGEMBALIKAN KEHARMONISAN SUAMI ISTRI TUNTASKAN MASALAH : JODOH, CINTA, UNTUK ANDA YANG INGIN TAMPIL CANTIK & MENARIK, AURA BERSINAR BINAR (UNTUK WANITA MALAM), DAYA TARIK, KARISMA YANG LUAR BIASA MEMBUAT ORANG TUNDUK & TAKLUK, DLL

BUKA PRAKTEK SETIAP HARI, HARI LIBUR TETAP BUKA, DARI PUKUL 08.00 WIB S/D 21.00 WIB

Praktek Menetap I !! BERGARANRS Jl. Riau (depan Mall Ciputra) masuk Gg. Geliga Âą 100 M MAHA Telp. / HP. 0812 704 70 678 300 RIBU

Penanggung Jawab: IDRUS YAMIN

ungkap Herman Abdullah didampingi Ketua Tim Herman Abdullah Centre Yusman Amin dan Sekretaris Fauzi. Herman mengatakan, dari 8 parpol pengusung itu, suara yang terkumpul sudah melebihi 15 persen dan sudah cukup sebagai syarat untuk mendaftar ke KPU Riau. Sementara parpol lain yang dukungannya sedang diincar adalah PDIP, Golkar, PAN, PKS dan Demokrat. Namun sejauh ini hasilnya masih ditunggu karena terus dikoordinasikan. "Di PDIP saya ikut penjaringan, mudah-mudahan mereka tertarik dengan saya. Di Golkar 2 kali saya ikut survei Oktober lalu. Sementara hasil survei di PAN,

PKS dan Demokrat, saya tetap nomor 1," beber Herman. Menurut Herman, deklarasi

koalisi parpol pengusung ini jawaban atas keraguan banyak masyarakat Riau yang sebelum-

nya menyangsikan dirinya bisa mendapat partai. "Ini jawaban ke masyarakat dan penggemar kita bahwa kita sudah d a p a t partai," ujarnya. Pada deklarasi besok, akan diundang 1.000 orang dari seluruh lapisan m a syarakat dan massa pendukung partai. ANDIKA HERMAN Abdullah didampingi Ketua Tim HA Centre Yusman Amin (kanan) saat coffe morning ren- "Dibilang (deklarasi) cana pendeklarasian koalisi partai pengusungnya di HA Centre, Jalan Thamrin VII, Senin (10/12).

terlalu pagi, ndak lah. Tahapan KPU saja sudah mulai Februari. Deklarasi ini setidaknya pancingan ke partai lain agar tak raguragu mendukung kita," kata mantan Wako Pekanbaru dua periode ini. Saat disebut nama Wawako Dumai Agus Widayat yang sudah terang-terangan menyatakan akan mendampingi Herman Abdullah, Herman tampak berusaha mengelak. "Kita lihat nanti lah, nanti deklarasi dengan pasangan juga ada, itu nanti saja ya," ujarnya diplomatis. Namun secara terpisah, Wawako Dumai Agus Widayat mengakui Rabu (12/12) besok bakal mendeklarasikan pasangan di Pilgubri 2013. "Insyallah deklarasi untuk maju ke pencalonan menuju kursi Riau 2 akan mengambil momentum angka serba 12. Mudah-mudahan angka ini membawa keberuntungan bagi kita semua," kata Agus di Dumai, kemarin. Sejahterakan Rakyat Pada bagian lain, Herman Abdullah menegaskan, apa pun yang terjadi, ia tetap maju pada Pilgubri 2013 karena sudah sejak 8 bulan lalu menyosialisasikan dirinya maju dan sudah sosialisasi di 224 titik di daerahdaerah di Riau. "Saya ingin memajukan Riau, rakyat kita masih banyak yang miskin. APBD kita bedah, belanja-belanja yang tak efesien kita maksimalkan untuk kepentingan rakyat. Saya akan prioritaskan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, ekonomi kerakyatan di perkotaan dan pedesaan dan lainnya. Saya ingin sejahterakan rakyat Riau melalui Lima Sukses Pembangunan Riau 2013-2018 yang menjadi visi misi saya," kata Herman. (***)

Perwajahan : ABDA


CMYK

SELASA 11 Desember 2012/27 Muharam 1434 H

Kick Off

SEVILLA (VOKAL)-Rekor demi rekor masih terus dicetak Lionel Messi. Kali ini Messi mencatat dua rekor ketika menghantarkan kemenangan Barcelona atas Real Betis 2-1 pada lanjutan La Liga, Senin (10/12). Selain melewati rekor catatan gol Gred Muller dalam setahun kelender, pemain berjulukan Messiah ini juga mencatatkan diri dalam sejarah Barcelona. Messi sebenarnya sempat diragukan bisa memecahkan rekor Mueller. Sebabnya adalah cedera lutut yang dialami bomber Barcelona ini di laga kontra Benfica, tengah pekan lalu. Saat itu, dia sudah mencetak 84 gol di tahun 2012. Tapi, cedera Messi ternyata tidak serius. Dalam beberapa hari saja, dia sudah pulih dan siap dimainkan di laga melawan Real Betis, Senin (10/12). Momen pemecahan rekor Mueller akhirnya terjadi di laga kontra Betis. Tampil sebagai starter, Messi mencetak dua buah gol, masing-masing pada menit ke-16 dan 25. Gol-gol Messi itu membantu Barca menang 2-1. Dengan tambahan dua gol, Messi kini sudah mencetak total 23 gol di La Liga musim ini. Pemain internasional Argentina itu pun jadi top skorer sementara, unggul jauh atas Radamel Falcao (16 gol) dan Cristiano Ronaldo (13 gol). Dan hebatnya lagi, Messi juga berhasil melampaui rekor gol

legenda Jerman, Muller dalam satu musim kompetisi. Messi sepanjang 2012 Messi sudah

mengumpulkan 86 gol. Catatan itu lebih banyak dari rekor Muller pada 1972 dengan 85 gol. Keberhasilan itu diraih Messi hanya berjarak kurang sebulan sejak dia melampaui catatan legenda Brasil pada 11 November, Pele yakni 75 gol dalam setahun (1958). Catatan Muller memang sedikit lebih istimewa karena dihasilkan hanya dalam 60 pertandingan dan pada usia 24 tahun dan enam bulan dan 9 hari. Sedangkan Messi membutuhkan 66 laga pada usia 26 tahun, 1 bulan dan 30 hari untuk mengumpulkan 86 gol dalam setahun kalendar. Meski begitu, dengan sisa laga pada 2012 ini, Messi masih bisa menjauh dari rekor Muller. Tak cuma itu, Messi pun mampu mencatatkan namanya di dalam buku sejarah Barcelona, sebagai top skorer sepanjang masa klub di La Liga dengan 192 gol, melampaui rekor Cesar Rodriguez (190). Satu catatan apik lain adalah keberhasilannya melewati Raul Gonzalez guna menjadi pemain dengan rekor gol tandang terbanyak kedua di La Liga. Messi sudah men-

gumpulkan 87 gol, hanya berjarak dua gol dari catatan terbaik milik Hugo Sanchez. Produktivitas Messi musim ini memang meningkat drastis. Dalam 15 laga di Liga BBVA, dia sudah mengoleksi 23 gol, berbanding musim lalu saat membutuhkan 21 laga untuk meraih jumlah gol serupa. Meski sederet rekor dunia sudah berhasil ditorehkan, Messi tetaplah figur rendah hati. Dia enggan jemawa dengan pelbaga prestasi individu itu. "Rekor? Tentu menyenangkan. Tapi terpenting adalah menang dan menjaga jarak dari tim lain. Semua rekor itu lebih menarik bagi kalian (media), yang terus membicarakan rekor Muller. Sekarang sudah terpatahkan, jadi kalian tak perlu membicarakannya lagi," tutur Messi. "Aku akan mencoba terus mencetak gol pada tahun ini agar rekor semakin sulit dipatahkan," seloroh Messi lagi. Messi mencetak gol pertama di menit ke-16, di mana setelah menerima bola dari Iniesta ia menggiring bola sendirian sampai ke dalam kotak penalti Betis. Messi kemudian melepaskan tendangan kaki kiri dan menaklukkan Adrian del Castillo. Gol keduanya lahir di menit ke25. Lagi-lagi diawali dengan operan dari Iniesta. Kali ini, gelandang internasional Spanyol itu mengirim bola operan dengan tumit ke arah belakangnya, tempat di mana Messi berdiri. Messi pun menyelesaikan operan tersebut dengan baik. Barca sempat membuat

LONDON (VOKAL)-Liverpool butuh kemenangan demi kemenangan untuk terus bersaing meraih gelar juara musim ini. Karena itu, saat menghadapi West Ham United di Upton Park, Senin (10/11), Si Merah menunjukan semangat pantang menyerahnya. Sempat tertinggal 1-2 dari West Ham United di babak pertama, The Reds akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 3-2. Liverpool mencetak gol lebih dulu ketika pertandingan baru berjalan 11 menit. Gol itu diciptakan oleh Glen Johnson. Bek kanan Liverpool itu

Penanggung jawab/redaktur: SAADUDDIN BADRA

beberapa peluang di babak pertama. Beberapa berakhir dengan diblok atau ditepis oleh Del Castillo. Sebelum babak pertama habis, tepatnya menit 39, Betis menciptakan satu gol ke gawang Barca lewat Ruben Castro. Castro melepaskan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti usai menerima umpan terobosan dari Alvaro Vadillo. Di babak kedua, Betis sempat mendapatkan beberapa peluang. Beberapa di antaranya sempat nyaris berbuah gol lantaran kiper Victor Valdes gagal menepis atau menangkap bola dengan sempurna. Namun, pada akhirnya, gawang Barca tetap aman. Pertandingan berakhir dan Barca mendapatkan kemenangan ke-14 mereka musim ini. (bbc/ rts/ sad).

bergerak di depan kotak penalti West Ham sebelum akhirnya melepaskan tendangan kaki kanan ke pojok atas gawang yang dikawal Jussi Jaaskelainen. Tak ada perayaan dari Johnson karena West Ham adalah bekas klubnya. Tapi, pada menit ke-35, West Ham mendapatkan tendangan penalti. Penyebabnya, sebuah tendangan dari pemain tuan rumah mengenai lengan Joe Allen. Kesempatan itu kemudian tak dibuang percuma oleh Mark Noble. Setelah menyamakan kedudukan, West Ham kemudian unggul, dua menit

17

HARIAN VOKAL

Real Betis Del Castillo, Chica Torres, Amaya, Ramirez, Nacho, Benat, Campbell (Molina 47), Juan Carlos (Vadillo 25), Canas, Salvador Lopez (Pozuelo 74), Ruben Castro.

menjelang turun minum. Pencetak golnya? Kapten Liverpool, Steven Gerrard. Matthew Jarvis mengirimkan sebuah umpan lambung dari sisi kiri dan bola mengenai kepala Gerrard yang berniat untuk menghalaunya. Sial bagi Gerrard, bola malah mengarah ke gawang timnya sendiri. West Ham pun unggul 2-1. Tapi, Liverpool berhasil membalikkan keadaan di babak kedua. Pertandingan menjadi milik mereka. Joe Cole, yang masuk menggantikan Jose Enrique di menit ke-27 menjadi awal kebangkitan The Reds. Pemain yang juga dibina oleh West Ham itu menerima umpan terobosan dari Raheem Sterling dan melepaskan tembakan ke arah tiang jauh. Jaaskelainen takluk lagi dan Liverpool menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Jordan Henderson, yang masuk

Barcelona

Valdes, Pique, Puyol, Alba, Adriano, Fabregas (Alexis Sanchez 10), Xavi, Busquets, Iniesta, Messi, Pedro (Thiago 82).

menggantikan Lucas Leiva di menit ke-71, mengawali terciptanya gol ketiga. Henderson mengirim umpan dari sisi kanan sebelum Jonjo Shelvey menyelesaikannya dengan sebuah sontekan dan mengenai kaki James Collins. Bola melambung melewati Jaaskelainen dan akhirnya masuk ke dalam gawang West Ham. Sebagai catatan, Shelvey, sama seperti Johnson dan Cole, juga adalah mantan pemain West Ham. Sayang bagi Shelvey, oleh Premier League gol tersebut pada akhirnya dianggap sebagai gol bunuh diri Collins. Kemenangan ini membuat Liverpool naik ke posisi 10 klasemen sementara dengan koleksi nilai 22. Sementara, West Ham turun ke posisi 11 dengan koleksi nilai sama, 22. (bbc/rts/sad)

Perwajahan: IDRIS MUCHNI


18 SELASA

SPORT

11 Desember 2012/27 Muharram 1434

HARIAN VOKAL

Sinar Redup Bintang Lakers  Kompetisi NBA LOS ANGELES (VOKAL)-Los Angeles Lakers belum bisa tampil konsisten mereka musim ini. Justru sebaliknya, sinar kebintangan pemain mereka milik terus meredup. Ini terlihat ketika Kobe Bryant dan kawan-kawan gagal meraih kemenangan setelah dikalahkan Utah Jazz di Staples Center, Senin (10/12). Skuad besutan Mike D’Antoni itu harus mengakui keunggulan tim tamu Utah Jazz dengan skor 110-117. Ini merupakan kekalahan ke-12 yang dialami Kobe Bryant dkk pada musim ini. Melawan Jazz di kandang sendiri, pagi WIB, Lakers sebenarnya mengawali kuarter pertama dengan baik usai unggul 27-25. Masuk di kuarter kedua Lakers mulai tertinggal setela Jazz membuat 35 poin sementara Lakers cuma 24 angka. Alhasil Lakers tertinggal 51-60. Di kuarter ketiga Lakers sempat bangkit dengan bikin 34 angka sementara Jazz cuma 28, ketertinggalan bisa dipangkas hingga hanya tiga angka, 85-88. Namun di kuarter terakhir Jazz mampu mempertahankan keunggulan yang mereka miliki untuk menutup laga ini dengan kemenangan 117-110. Sumbangan 34 poin Kobe Bryant tetap tak mampu menolong Lakers terhindar dari kekalahan ke-12 mereka yang membuat kini ada di

Hasil Pertandingan Lainnya LA CLIPPERS 102 Toronto 83 Milwaukee 97 BROOKLYN 88 OKLAHOMA CITY 104 Indiana 93 Orlando 98 PHOENIX 90

posisi ke-11 Wilayah Barat dengan 9-12. Jordan Hill tampil sebagai top performer dengan 17 poin, sembilan rebound dan dua assist. Di kubu Jazz ada Mo Williams dengan 22 poin, dua rebound dan sembilan assist. Ia ditopang Paul Millsap dengan 24 poin, sembilan rebound dan dua assist. Jazz dengan kemenangan ketiga beruntun ada di posisi ke-6 Wilayah Barat dengan 12-10. Sementara itu, Clippers mendapatkan perlawanan sengit dari Toronto Raptors. Namun, pemain cadangan Clippers turut berperan ketika tim tuan rumah meraih kemenangan atas Raptors dengan skor 102-83. Dua pemain bintang, Blake Griffin dan Chris Paul tampil menjadi pencetak poin terbanyak bagi Clippers. Griffin mengemas 16 poin dan sembilan rebounds, Paul menghasilkan 16 poin, sedangkan pemain cadangan Jamal Crawford menambah dengan torehan 16 poin. Dari kubu Raptors, DeMar DeRozan menjadi bintang dengan menghasilkan 24 poin. Linas Kleiza, yang menggantikan Mickael Pietrus, mencetak 17 poin. Amir Johnson menambah dengan torehan 11 poin dan 12 rebounds. (bbc/rts/sad)

PSSI dan KPSI Saling Klaim Gelar Kongres yang Sah Pacquiao Belum JAKARTA (VOKAL)-Harapan Pemerintah serta segenap bangsa Indonesia akan terjadinya rekonsiliasi di antara PSSI maupun KPSI agaknya ibarat jauh panggang dari asap. Pasalnya, kedua kubu yang berseteru akhirnya menggelar kongres masing-masing dan saling klaim kongres merekalah yang sah. Padahal, sejak awal pejabat pengganti Menpora Agung Laksono telah menyatakan pemerintah tidak merestui kedua kongres tersebut. Karena itu, Agung Laksono pun telah menegaskan pihaknya tidak akan menghadiri kedua kongres tersebut. Situasi seperti ini, boleh jadi, pertanda sanksi dari FIFA kian dekat dengan kenyataan. PSSI di bawah pimpinan Johar Arifin akhirnya sesuai

rencana tetap menggelar Kongres Luar Biasa di Palangkaraya, Kalteng, meski tidak mendapatkan izin dari Kepolisian setempat. Yang menarik, kongres PSSI ini juga dihadiri oleh perwakilan FIFA dan AFC yang terdiri dari Marco Leal (Manajer Asosiasi- asosiasi Anggota FIFA), James Kitching (wakil AFC), dan Jeysing Muthiah (wakil FIFA). Ketiganya dikabarkan baru tiba Senin pagi dan langsung mengikuti kongres yang diadakan di Hotel Aquarius Boutique. Dalam keterangannya kepada wartawan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin siang, Agung Laksono mengaku belum tahu apa-apa soal hasil kongres yang digelar oleh PSSI maupun KPSI. Tentang keha-

diran perwakilan FIFA dan AFC, menurut Agung, itu sah-sah saja karena mereka diundang. "Tapi, harus diingat kedatangan mereka ke Palangkaraya belum tentu berarti FIFA dan AFC mendukung kongres tersebut. Tentunya mereka juga meninjau langsung apa yang terjadi di kongres, jadi bukan sekadar laporan tertulis," ujar Agung. Sementara pada saat yang bersamaan di Hotel Sultan, Jakarta, Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) di bawah pimpinan La Nyalla Matalitti juga menggelar kongres. Dua agenda penting yang menjadi topik bahasan Kongres KPSI, Senin (10/11) adalah melakukan revisi statuta serta penyatuan liga Indonesia. Me-

 Indonesia Open Junior Championship

Ajang Asah Mental dan Pertahankan Prestasi PEKANBARU (VOKAL) - Hari ini, Selasa (11/12) Indonesia Open Junior Championship Taekwondo dimulai. Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Riau sendiri menerjunkan sebanyak 9 taekwondoinnya. Kejuaraan ini sendiri akan dihelat di Tenis Indoor Senayan, Jakarta hingga Jumat (14/12) mendatang. Ke-9 atlet tersebut masingmasing 3 putra, Fajri, Gilang Pratama dan Fadli serta 6 putri, Rika Afriani, Arimbi, Rahma, Fidia, Melia Sekar Wangi dan Yana Puspita Arum. Dari sembilan atlet tersebut, hanya Puspita yang akan turun di kelas poomsae dan selebihnya akan turun di kelas kyurugi. Selain Pengprov TI Riau, beberapa pengcab dan dojang

juga mengirim atletnya ke event ini. Diperkirakan event ini nanti akan diikuti 500-an taekwondoin seluruh Indonesia dan luar negeri. Bagi Riau sendiri, ajang ini tidak lain hanya menambah jam terbang atlet-atlet muda. Karena iven yang juga diikuti oleh beberapa negara tetangga ini cukup membangun mental atlet. "Kalau untuk target mungkin tidak akan tinggi. Kita mengupayakan bagaimana atlet-atlet muda ini bisa menguatkan diri untuk bisa tampil di iven-iven besar," terang Ketua Harian Pengprov TI Riau, A Tambi. Namun dengan persiapan yang sudah dilakukan, TI Riau berjanji akan mempersem-

bahkan hasil terbaik. "Jelas kita mau hasil terbaik," tegasnya. Jika berkaca dari hasil tahun lalu, TI Riau berhasil meraih 1 emas, 3 perak 3 perunggu. Sementara pada tahun ini, Riau bisa mengupayakan akanmempertahankan prestasi dan membidik beberapa kelas yang menjadi andalan, sangat masuk akal. Peserta kejuaraan ini nanti tidak hanya dari seluruh Indonesia saja, tapi juga beberapa negara lain seperti Malaysia, Thailand, Singapura dan beberapa negara di Asia lainnya. Jumlah kelas yang dipertandingkan sebanyak 25 kelas terdiri dari kyorugi putra 10 kelas putri 10 kelas dan poomsae 5 kelas.(yan)

nyangkut revisi statuta enam pasal yang disepakti untuk direvisi masing-masing pasal 23 ayat 1 (a), pasal 30 ayat 1, pasal 31 ayat 2, pasal 65, 66, dan 69. Sedangkan pasal 35 mengenai susunan Komite Eksekutif PSSI urung direvisi. Akan halnya menyangkut penyatuan kompetisi Liga Indonesia disepakati baru akan dilaksakan pada musim 2015 mendatang. Kongres KPSI yang dihadiri 83 pemilik suara ini yang hadir dalam KLB di Jakarta, pada 16 Maret 2012 lalu juga meme-

rintahkan agar La Nyalla Matalitti segera mengambil alih tanggung jawab hukum dan finansial PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin. Untuk itu La Nyalla dan stafnya juga diharapkan segera menjalankan tugasnya di kantor PSSI. Kini, persoalannya akankah dengan semudah itu kubu PSSI pimpinan Djohar Arifin mau menyerahkan tampuk pimpinan PSSI kepada La Nyalla cs. Padahal, di sisi lain kubu Djohar optimis kongres merekalah yang sah di mata FIFA dan AFC. (dar)

David Agung Lolos ke Tenis Garuda Master 2012 JAKARTA (VOKAL)-Petenis andalan Riau, David Agung Susanto memastikan diri lolos ke putaran final "Garuda Indonesia Tennis Master 2012" yang akan berlangsung di lapangan tenis Hotel Borobudur, Jakarta, 12-16 Desember. Tak sembarang petenis yang bisa lolos ke event ini karena hanya delapan petenis peringkat teratas Indonesia yang berhak tampil di event tenis nasional penutup tahun 2012 ini. Selain David, tujuh petenis lainnya yang lolos ke event berhadiah total Rp 500 juta ini masing-masing Christopher Rungkat, Elbert Sie, Sunu Wahyu Trijati, Sebastian Dacosta, Indra Wijaya, Wisnu Adi Nugroho, dan Irfandi Hendrawan. Mereka akan dibagi menjadi dua grup untuk bertanding dengan sistem setengah kompetisi. Juara dan runner-up masing-masing grup akan bertanding di semifinal. Sama halnya di tunggal putri juga akan mempertandingkan sebanyak delapan petenis akan dibagi menjadi dua grup, masing-masing Ayu Fani Damayanti, Lavinia Tananta, Jessy Rompies, Voni Darlina, Vita Taher, Tria Rizky Amalia, Vivien Silfany Toni, dan Deria Nur Haliza. "Turnamen ini bertujuan mencari bibit terbaik dari petenis Indonesia untuk meningkatkan kualitas mereka sehingga nantinya dapat mengharumkan nama bangsa di pentas internasional. Oleh sebab itu hanya diikuti oleh delapan putra dan putri terbaik," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar di Jakarta, Senin (10/12). Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) Wibowo Suseno Wirjawan atau lebih dikenal dengan nama Maman Wirjawan berharap turnamen ini mampu meningkatkan kualitas petenis Indonesia sekaligus antusiasme masyarakat terhadap olahraga tenis. "Semoga komitmen Garuda Indonesia bisa menggairahkan tenis Indonesia. Animo masyarakat terhadap tenis semakin turun padahal tenis kita punya sejarah yang baik," ujar Maman. (dar)

Chris John Ingin Tantang Marquez JAKARTA (VOKAL)- Chris John siap untuk melakukan pertarungan melawan Juan Manuel Marquez. Namun, kali ini Chris John meminta bayaran lebih besar ketimbang pertandingan sebelumnya. Seperti diketahui, Marquez merupakan petinju yang mengkanvaskan Manny Pacquiao di Las Vegas, Minggu kemarin. Chris John menyatakan kesiapan menghadapi Marquez. "Saya akan menghadapi Marquez di kelas apa pun karena pertarungan ini adalah sebuah pertarungan besar dengan bayaran tinggi," kata Chris John kepada harian The Strait Times. "Saya harap promotor bisa

membawa Marquez ke Singapura karena di sana adalah tempat berlaga terbaik yang pernah saya jalani," tambah Chris John yang sejak 2003 tak terkalahkan dalam 50 laga itu. Chris John mengklaim dirinya jauh lebih baik ketimbang Marquez yang juga pernah dilayaninya pada 2006 lalu. "Saya petinju yang lebih baik ketimbang Marquez. Saya memiliki kemampuan dan kecepatan yang lebih bagus," ujar Chris John penuh keyakinan. "Marquez memiliki pukulan keras dan dia memiliki satu kesempatan bersih memukul jatuh Pacquiao. Saya akan pastikan tidak terkena pu-

Penanggung Jawab/Redaktur:SAADUDIN BADRA

kulan semacam itu," Chris John menegaskan. Promotor asal Australia Angelo Hyder mengatakan, dia akan mengusahakan pertarungan di kelas ringan. Ini berarti petinju Meksiko itu harus menurunkan berat badannya, sementara Chris John harus menaikkan bobotnya sekitar empat kilogram. "Marquez dan timnya selalu mempermasalahkan hasil pertandingan pada 2006 meski saat itu ketiga hakim memenangkan Chris John. Pertarungan di tempat netral seperti Singapura bisa mewujudkan pertarungan ini," kata Hyder. "Kami akan mendekati tim Marquez dan coba merancang

pertarungan lagi. Sebab, ada masalah yang belum selesai antara kedua petinju," tambah Hyder. Pada 2006, Chris John per-

CHRIS JOHN

nah menghadapi Marquez. Saat itu, Chris John memenangkan pertarungan dengan kemenangan angka mutlak. (bbc/rts/sad)

Berencana Pensiun LAS VEGAS (VOtikan bahwa dia KAL)-Setelah baakan naik ring lagi. bak belur dihajar "Untuk semua Juan Manuel Marfans saya, saya quez, Manny Pacingin mengucapquiao mengaku dikan terima kasih rinya dalam konatas doa kalian disi "baik". Petinju dan meyakinkan asal Filipina ini kalian bahwa saya juga belum punya baik-baik saja," rencana gantung seru Pacquiao sarung tinju. seperti dilansir Pada duel jilid Reuters. keempatnya "Saya menghaMANNY PACQUIAO dengan Marquez, rapkan masa dalam pertarungan non-gelar istirahat yang bagus dan setelah kelas welter, di Las Vegas, itu saya akan kembali untuk Minggu (9/12) siang WIB, bertarung. Atas nama (istri saya) Pacquiao jadi pecundang. Dia Jinkee dan keluarga kami, kami di-KO oleh lawannya itu di berdoa semoga semua orang ronde keenam. menjalani Natal yang penuh Itu adalah kekalahan kedua suka cita dan tahun baru yang secara berturut-turut yang bahagia dan sehat," kata petinju diderita Pacquiao. Sebelum- 33 tahun ini. nya, dia kalah angka dari TimoPernyataan Pacquiao ini thy Bradley, bulan Juni silam. membuat peluang duel edisi Rekor petinju berjuluk Pac- kelimanya melawan MarquMan itu kini menjadi 54 kali ez terbuka lebar. Apalagi, menang (38 KO), 5 kali kalah (3 Pacquiao memang siap kalau KO), dan 2 kali imbang. di masa mendatang ditawari Setelah kekalahan dari Mar- menghadapi petinju Meksiko quez, Pacquiao dispekulasikan itu lagi. "Kalau Anda memakan mempertimbangkan opsi beri kami kesempatan, kami pensiun dari dunia tinju pro- akan bertarung lagi," ujarfesional. Tapi, Pacquiao memas- nya. (bbc/rts/sad)

PBVSI Tetapkan Pelatih Timnas Voli JAKARTA (VOKAL)-Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) telah menetapkan tim pelatih tim nasional bola voli putra dan putri. Daftar nama itu telah diserahkan kepada Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Prima) dan KONI. Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PP PBVSI Yamin Nuriman mengatakan, PP PBVSI telah bulat menetapkan tiga pelatih tim putra dan tiga pelatih tim putri. Untuk tim putra, pelatih kepala dipercayakan kepada Ibarsjah Djanu Tjahjono, asisten pelatih Ayub Hidayat, dan trainer Oktavian. Adapun untuk tim putri, pelatih kepala dipercayakan kepada Muhammad Ansori dengan asisten Syamsul Jais dan trainer Agus Irawan. "Semua pelatih itu kami

pandang yang terbaik. Semuanya sudah pernah membawa klub dan sudah berpengalaman. Pelatih lain bukannya tidak layak, tetapi kami harus memutuskan yang tepat untuk semuanya, termasuk kecocokan dengan atlet," tutur Yamin, Senin (10/1) di Jakarta. Mengapa Ibarsjah? Ibarsjah adalah pelatih tim PON Jawa Timur yang merebut medali emas di PON Riau 2012. Ia juga bertahun-tahun menjadi asisten pelatih di klub Samator Surabaya ketika pelatihnya masih dipegang Li Quijang dari China. Kini, Ibarsjah menjadi pelatih kepala di Samator, klub yang berisi banyak pemain timnas, seperti Bagus Wahyu Ardyanto, Mahfud Nurcahyadi, I Putu Randu, dan libero Veleg Dhani Ristan.(kc/sad)

Lorenzo-Vettel Tergabung di Grup C BANGKOK (VOKAL)-Duel seru akan terjadi di Race of Champions tahun ini. Juara MotoGP Jorge Lorenzo tergabung satu grup dengan jawara Formula One (F1), Sebastian Vettel di Grup C. Pertarungan akan berlangsung pada 14-16 Desember mendatang. Race Of Champions merupakan even yang mempertemukan para pembalap dari berbagai ajang terkenal seperti

Formula 1, MotoGP, WRC, Touring Cars, Le Mans, IndyCar dan X-Games. Mereka akan bertarung menggunakan mobil yang disiapkan oleh panitia. Seperti diberitakan oleh Crash, Senin (10/12), duel seru akan terjadi pada Race Of Champions untuk Grup C. Lorenzo akan berduel dengan juara tiga kali F1, Vettel. Mereka akan membuktikan siapa yang lebih baik dalam duel ini.(ok/sad) Perwajahan: ZULQIFLI


INDRAGIRI HILIR SELASA

19

HARIAN VOKAL

11 Desember 2012/27 Muharram 1434 H

LINTAS Hari Anti Korupsi Diperingati di Tembilahan TEMBILAHAN (VOKAL) –“Transparancy International mendapatkan hasil CPI Indonesia tahun 2011 berada pada angka 3,0 yang secara kuantitas naik 0,2 dibanding tahun 2010 yang berada pada 2,8. Berdasar perilisan data Coruption Perception Indez (CPI) tahun 2011, Indonesia menempati peringkat 100 sebagai negara terkorup di dunia bersama 11 negara korup lainnya. Menurut Kejagung dalam amanat tertulisnya pada peringatan Hari Anti Korupsi Internasional 9 Desember lalu, korupsi sudah dinilai sebagai musuh bersama masyarakat dunia, 'The Common Enemy' yang telah menjangkit hampir semua negara di dunia ini. Demikian dikatakan Jaksa Agung RI Basrief Arif dalam amanat tertulis yang dibacakan Kepala Kejaksaan Negeri Tembilahan, Ferziansyah Sesunan pada peringatan Hari Anti-Korupsi Internasional, Senin (10/12), di lapangan upacara Jalan Gajah Mada, Tembilahan. Dengan melihat praktik korupsi yang sudah begitu berkembang, sejalan dengan perkembangan teknologi dengan modus yang kian canggih dan kompleks hingga bersifat lintas negara, maka pemerintah Indonesia membuat sebuah rencana aksi sebagai sebuah strategi nasional untuk memberantas korupsi yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional itu dilaksanakan Universitas Islam Indragiri (Unisi) bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tembilahan, di samping dihadiri Kajari Tembilahan Ferziansyah Sesunan, beserta segenap jajajaran. Tadir pula Kapolres Inhil diwakili Kabag Ops Kompol Sugeng Harianto, Dandim 0314 Inhil Letkol Inf SFP Tarigan dan puluhan civitas akademisi Unisi Tembilahan. Melihat praktik korupsi yang berkembang hingga bersifat lintas negara, pemerintah Indonesia membuat rencana aksi sebagai strategi nasional memberantas korupsi yang disesuaikan dengan kebutuhan. Strategi nasional pemberantasan korupsi 2010-2015 itu, memiliki visi terbangunnya tata pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi, dengan daya dukung kapasitas pencegahan dan penindakan serta sistem integritas yang terkonsolidasi secara nasional, melalui sejumlah langkah strategis. Usai peringatan yang digelar dengan pelaksanaan upacara. Kegiatan dilanjutkan dengan menyebarkan stiker imbauan anti korupsi kepada masyarakat khususnya masyarakat Tembilahan. (fsl)

PELALAWAN LINTAS Pirka Maulana Pimpin IPMKTM PANGKALAN KERINCI (VOKAL)- Setelah berjalan alot namun masih memegang prinsipprinsip demokrasi, akhirnya Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Teluk Meranti (IPMKTM) Kabupaten Pelalawan untuk periode 2013-2014 terpilih, yaitu Pirka Maulana. Demikian disampaikan Sekretaris Panitia Pelaksana Azman, melalui selulernya, Senin (10/12). Azman menerangkan, pemilihan dilaksanakan di Balai Pertanian, Pekanbaru dan berlansung cukup alot Usai pemilihan, para anggota kembali menyatu meski sebelumnya berbeda dalam hal suara. "Itulah yang namanya demokrasi, meski pada saat awal berbeda namun ketika telah terpilih melalui pemungutan suara, kembali semuanya menyatu," tandasnya. Dalam pemilihan itu, hanya ada dua kandidat yang bertarung memperebutkan kedudukan Ketua IPMKTM yakni Pirka Maulana dan Fahrun. Latar belakang kedua kandidat ini sama, yakni tengah mengikuti pendidikan di Universitas Islam Riau (UIR). "Jjumlah anggota yang memilih sebenarnya 200 orang, tapi saat pemilihan yang hadir hanya 50 persen. Karena itu memenuhi kuorum, maka pemilihan bisa dilaksankanan," katanya. Dari jumlah suara yang ada, ternyata Pirka Maulana mengungguli Fahrun dengan perolehan suara 65 berbanding 26. Otomatis Pirka Maulana berhak menjabat sebagai Ketua IPMKTM untuk masa bakti 2013-2014. Sementara itu Pirka Maulana saat dimintai komentarnya menyatakan rasa bersyukurnya atas kepercayaan rekan-rekannya memegang jabatan Ketua IPMKTM selama tahun ke depan. "Saya bersyukur atas kepercayaan rekanrekan yang telah memilih saya sebagai Ketua IPMKTM. Saya berharap dukungan ini tak sebatas hanya pada pemilihan saja namun tetap berlanjut dalam mendukung programprogram kerja IPMKTM dalam satu tahun ini," ungkapnya. Disinggung soal program kerja IPMKTM, Pirka mengatakan akan memaksimalkan program-proram kerjayang baru dengan dukungan jajaran pengurus. Ia juga akan mempertahankan program-program ketua lama yang sekiranya masih bagus untuk dilanjutkan. "Yang pasti, program baru akan kami buat demi kemajuan IPMKTM dan program-program lama akan kita lanjutkan. Jika program lama itu bagus untuk kemajuan IPMKTM, kenapa tidak," pungkasnya. (fkh) Penanggung Jawab/Redaktur: FITRI MAYANI

Pelanggan PLN Nunggak Rp3 M TEMBILAHAN (VOKAL)-Hingga awal Desember lalu, tunggakan pelanggan PLN Rayon Tembilahan mencapai angka Rp3 miliar lebih. Agar pasokan kebutuhan listrik tidak terganggu, pihak PLN mengimbau pelanggan segera melunasinya. Pernyataan ini disampaikan Manajer PLN Rayon Tembilahan Husnul, akhir pekan lalu di Tembilahan. LAPORAN:

FAISAL/ INDRAGIRI HILIR “Kita sudah sampaikan tagihan tertulis kepada pelanggan yang menunggak. Saat ini pihak PLN juga sudah menurunkan petugas P2TL. Untuk pelanggan yang tidak juga melunasi tunggakan, kita berkemunginan besar terpaksa lakukan pemutusan sambungan,” ungkap Husnul. Ditambahkan Husnul, untuk memenuhi pasokan listrik kepada pelanggan, PLN membutuhkan biaya opera-

sional yang sangat besar, terutama pemenuhan biaya bahan bakar. Jika kebutuhan biaya ini tidak dapat terpenuhi maka otomatis operasional PLN juga akan terganggu. Oleh karenanya, ia berharap agar pelanggan dapat disiplin dalam memenuhi kewajibannya. “Kami terus melakukan sosialisasi dan imbauan-imbauan dalam berbagai kesempatan. Kami tentunya berharap adanya kerja sama yang baik dari masyarakat khususnya pelanggan agar kebutuhan pasokan listrik dapat terjaga dan terpenuhi dengan baik,” pungkas Husnul. (***)

LSM Kritisi Proyek Jalan Tanpa Plang Nama TEMBILAHAN (VOKAL) – Ketua LSM Gemilang Serumpun Indra Gunawan mengkritik banyaknya proyek pemerintah khususnya berupa pekerjaan jalan di dalam Kota Tembilahan yang sama sekali tidak mencantumkan papan plang kegiatan. Menurutnya, kondisi seperti ini akan menyulitkan masyarakat terlibat langsung melakukan pengawasan. ‘Intinya, pemasangan plang proyek tentunya untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi kegiatan tersebut. Tujuannya tentu untuk meminta keterlibatan masyarakat secara langsung untuk mengawasi. Jadi kalau papan kegiatan ini tidak terpasang, diduga ada upaya melakukan penyimpangan, dengan sengaja menyembunyikan informasi yang seharusnya dapat diakses masyarakat secara transparan,” ungkap Indra Gunawan kepada Harian Vokal di Tembilahan, Senin (10/12) Secara aturan, ditambahkan Indra, biaya pembuatan papan kegiatan itu sudah terakomodir dalam RAB. Artinya tidak ada alasan rekanan tidak memenuhi keharusan itu. Ia berharap hal ini mendapatkan perhatian serius dari rekanan, terutama pihak satker terkait dan DPRD Inhil.

”Kita minta pihak terkait turun dan menertibkan hal ini. Seharusnya diberikan sanksi yang jelas sesuai aturan. Kalau proyek yang berada di depan hidung saja bebas melakukan pelanggaran, kita tidak bisa membayangkan kondisi proyek-proyek yang notabene berada jauh dari pantauan,” terusnya. Terkait persoalan ini, Ketua Komisi III DPRD Inhil Feriandy, melalui selularnya, Senin (10/12) mengatakan kurang mengetahui hal ini. Menurutnya Komisi III secara aturan tidak melakukan pengawasan sampai ke permasalahan teknis. “Pengawasan kita lebih kepada progress pekerjaan. Untuk masalah teknis yang lebih berwenang melakukan itu adalah satker terkait. Proyek pengerjaan jalan tentunya berkaitan dengan Dinas PU,” jawab Feriandy, sambil mengatakan, sesuai aturan papan kegiatan harus sudah terpasang sebelum pekerjaan dilaksanakan. Sayangnya sampai berita ini ditulis, konfirmasi dari Kadis PU Inhil Tengku Edy belum didapat. Pesan singkat yang dikirimkan ke nomor pribadinya belum terkirim dikarenakan handphone dalam keadaan off line. (fsl)

FAISAL

PENYEMATAN PIN -Kepala Kejaksaan Negeri Tembilaha Ferziansyah Sesunan (kiri) menyematkan pin bertuliskan Generasi Anti Korupsi kepada dua perwakilan mahasiswa Unisi, Senin (10/12) di Tembilahan.

“Perusahaan Harus Rekrut Tenaga Lokal” PANGKALAN KERINCI (VOKAL)- Perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pelalawan diminta untuk merekrut tenaga kerja lokal, guna mengurangi jumlah pengangguran yang hingga kini terus meningkat. LAPORAN:

FARIKHIN / PELALAWAN "Perusahaan harus lebih peduli dan peka terhadap kondisi masyarakat sekitarnya. Salah satunya dengan mempekerjakan tenaga kerja lokal," tegas Bupati Pelalawan HM Harris, Senin (10/12) di sela kegiatannya. Harris mengimbau dan menekankan kepada perusahaan-perusahaan di Pelalawan untuk benarbenar memperhatikan masyarakat setempat. " Kita sangat menghargai keberadaan perusahaan-perusahaan itu, namun perusahaan harus juga bersedia merekrut tenaga kerja lokal. Tujuannya, untuk mengurangi jumlah pengangguran di kabupaten ini,” katanya.

Bupati mengakui, seringkali kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat sekitar perusahaan tidak memenuhi kualifikasi yang dikehendaki perusahaan. “Namun apabila perusahaan mau memberitahukan posisi yang dibutuhkan di perusahaan, dapat dilakukan pemagangan kepada masyarakat sekitar perusahaan yang kira-kira cocok menempati posisi yang diminta, " ujarnya. Menurutnya, angka pengangguran harus terus ditekan dengan diperluasnya kesempatan atau peluang kerja, salah satunya perusahaan perkebunan, sehingga angka pengangguran bisa diminimallisir. “Angka kemiskinan dan pengangguran memang menurun, namun demikian, jika tidak kita anti-

sipasi ke depan, bisa saja terjadi sebaliknya, karena jumlah pencari kerja akan selalu lebih banyak dibandingkan lowongan pekerjaan yang ada,” katanya. Menurut Bupati, tenaga kerja lokal juga memiliki kemampuan, kemauan dan kerja keras, karena bagi

mereka yang penting bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. "Memang mereka masih memiliki keterbatasan dalam ilmu dan teknologi seperti yang diterapkan perusahaan, tetapi kan ada juga pekerjaan yang tidak menggunakan teknologi canggih," ujarnya.

Alasan lain, kata Bupati, adalah untuk menghindari terjadinya kecemburuan sosial, antara tenaga kerja profesional dari luar. Pemerintah daerah yakin, bahwa tenaga kerja lokal memiliki semangat yang luar biasa jika diberikan kepercayaan. (fkh)

Ribuan Masyarakat Segamai Saksikan Final Sepakbola Gerda Cup Pelalawan PANGKALANKERINCI (VOKAL)-Ribuan Masyarakat desa Segamai Kecamatan Teluk Meranti, memadati lapangan sepakbola Segamai, Minggu (9/12), menyaksikan penutupan Turnamen sepakbola Gerakan Pemuda (Gerda) Pelalawan Cup I terbuka 2012. Final itu mempertemukan tim Sungkai FC dari

Kabupaten Indra Giri Hilir dengan tim tuan rumah Segamai FC. Meskipun perdana, turnamen ini diikuti 48 klub dari tiga kabupaten, yaitu Pelalawan, Inhil dan Meranti. Ketua Panitia I merangkap Ketua Gerda Pelalawan Samsir, mengatakan, turnamen itu terselenggara berkat kerja sama dan dukungan selu-

FARIKHIN

PENGUKUHAN IKPBS-Bupati Pelalawan HM Harris (tengah) foto bersama usai pengukuhan pengurus Ikatan Keluarga Pelalawan-Bunut dan Sekitarnya, baru-baru ini.

ruh elemen masyarakat kecamatan dan para donator di Teluk Meranti. "Kita akan upayakan turnamen ini digelar setiap tahun. Sejak dulu Turnamen di Segamai kita rencanakan, namun belum terwujud. Semoga turnamen ini dapat melahirkan bibit-bibit untuk persepakbolaan daerah di masa yang akan datang," ujar Samsir. Alasan Gerda menyelenggarakan open turnamen ini di Desa Segamai, papar Samsir adalah untuk memberikan hiburan bagi masyarakat. Selain itu Segamai merupakan salah desa di Pelalawan yang tergolong tertinggal. Open Tournament ini juga merupakan salah satu program Gerda Pelalawan untuk melihat dari dekat beberapa desa tertinggal dan mensosialisasikan bahwa pemuda Pelalawan sangat peduli terhadap masyarakat terisolir. "Ini merupakan salah satu wujud kepedulian kami terhadap desa-desa terisolir di Pelalawan," tambahnya. Pada final itu, pertandingan disaksikan sedikitnya 1.500 penonton. Sungkai FC keluar sebagai pemenang. Peringkat kedua diduduki tuan rumah, tempat ketiga dan keempat diduduki Sokoi FC dan Sebokek FC. "Alhamdulillah, rangkaian turnamen Gerda Cup I ini berjalan sukses, berkat dukungan semua komponen masyarakat," tandasnya seraya mengatakan acara penutupan dihadiri oleh pengurus DPD PAN Pelalawan. (rtc/may) Perwajahan: ABDA


20

KUANTAN SINGINGI

HARIAN VOKAL

SELASA

11 Desember 2012/27 Muharam 1434 H

LINTAS Prospek Pertambangan Mangan Menjanjikan TELUK KUANTAN(VOKAL)–Kendati baru ditangani dua buah perusahaan, namun sektor pertambangan mangan yang memiliki areal cukup luas di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) prospeknya sangat cerah di masa akandatang, selain pertambangan batu bara dan emas. Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kuansing Indra Agus Lukman yang ditemui Vokal di ruang kerjanya kemarin mengatakan, saat ini lokasi pertambangan mangan berada di Kecamatan Singingi dengan luas areal 10 ribu hektar lebih. “Dua buah perusahaan yang mengelola pertambangan ini adalah PT Kerja Sama dan PT Cahaya Fajar Utama dengan jumlah produksi mencapai ratusan ton. Produksi PT Kerja Sama sekitar 100 ton dan penjualan 100 ton, sementara PT Cahaya Fajar Utama telah mampu berproduksi 975 ton dan penjualan mencapai 450 ton. Kita patut bangga karena selain pertambanganbatu bara dan emas yang telah mencapai produksi 1.075 ton dengan penjualan sekitar 550 ton, tambang mangan ini juga sangat menjanjikan,” ungkap Indra Agus. Dikatakan, keberhasilan yang telah dicapai sektor pertambangan mangan ini akan dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kuansing di masa akan datang. Selain itu, sektor pertambangan mangan ini akan semakin banyak dilirik perusahaan dari luar Kuansing, sehingga mereka menanamkan modalnya di Kuansing. “Kita sangat berharap, dengan mulai berproduksi pertambangan mangan ini, akan semakin banyak perusahaan yang menanamkanmodal di Kuansing. Tentu saja hal ini akan menambah PAD di masa akan datang,” harapnya. (rep)

Dalam UU Baru Hanya Ada 4 Koperasi TELUK KUANTAN (VOKAL)- Satu langkah telah diwujudkan Pemerintah dengan menerbitkan Undang-undang Perkoperasian yang baru dan telah dijadikan lembaran Peraturan Negara pada tanggal 30 Oktober 2012 lalu. Namun dalam UU Perkoperasian yang baru tersebut nama koperasi harus menyesuaikan jenis usaha. Jika dilihat dalam UU Koperasi yang lama, terdapat lebih dari sepuluh jenis koperasi.Sementara dalam UU Koperasi yang baru hanya ada empat jenis koperasi, terdiri dari koperasi produsen, koperasi konsumen, koperasi jasa dan koperasi simpan pinjam. “Dalam UU Koperasi yang baru hanya ada empat jenis koperasi, sedangkan dalam UU Koperasi lama lebih dari sepuluh jenis koperasi,” ungkap Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Kopindag) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) H Tarmis didampingi stafnya Hendri Raham ketika dihubungi Vokal di ruang kerjanya, Senin (10/12). Menurutnya, untuk melaksanakan UU Koperasi yang baru tersebut, maka akan dilakukan sosialisasi terhadap koperasi yang ada di Kuansing. Sebab UU Koperasi tersebut baru disahkan dan sangat banyak pengurus koperasi yang belum mengetahuinya. “Jika ada suatu hal yang baru, seperti UU Koperasi yang baru disahkan tanggal 30 Oktober lalu itu, maka sangat perlu dilakukan sosialisasi agar diketahui seluruh pengurus koperasi, sebutnya. Hal itu disebabkan UU Koperasi yang baru tersebut mengisyaratkan koperasi yang ada harus bisa menyesuaikannya paling lambat tiga tahun untuk melakukan perubahan terhadap AD/ART berdasarkan pasal 121 UU Koperasi Nomor 30 tahun 2012 tersebut. Oleh karena itu, imbuhnya, nama koperasi juga harus menyesuaikan dengan jenis usahanya, sehingga tidak akan berlaku lagi nama koperasi adiyaksa, wredatama dan sebagainya. Selain itu, UU Koperasi yang baru memiliki beberapa bagian, misalnya mengenai penguatan sistem modal koperasi, di mana setoran pokok telah berubah menjadi Sertifikat Modal Koperasi (SMK), Penegasan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dari, oleh, dan untuk anggota. “Usaha koperasi berdasarkan prinsip syariah yang menjadikan peran Dewan Syariah Nasional, Majelis Ulama Indonesia serta seluruh peraturan perundangan yang diperlukan untuk mendukung usaha koperasi berdasarkan prinsip syariah menjadi sbuah keniscayaan,” sebutnya. Kemudian, imbuhnya, mengenai pembentukan Lembaga Penjamin Simpanan untuk Koperasi Simpan Pinjam (LPS-KSP) dan Lembaga Pengawasan Koperasi, UU Koperasi yang baru tersebut mengamanatkan agar segera direalisasikan pembentukan LPS-KSP untuk mendorong serta menjamin keamanan anggota koperasi. “Di samping itu, Lembaga Pengawasan Koperasi juga harus dibentuk untuk memastikan pelaksanaan koperasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (rep)

Kantor BupatiKuansing : 0760 561616 Fax Kantor Bupati : 0760 561617 Sekretariat DPRD : 0760 561604 MapolresKuansing : 0760 561604 RSUD TelukKuantan : 0760 561858 Kejari TalukKuantan : 0760 20123 PemadamKebarakan : 0760 20957 PolsekKuantan Tengah : 0760 20110 KoramilKuantan Tengah : 0760 20021 Kantor PosdanGiro :076020016 PLN Ranting TelukKuantan: 076020050 PuskesmasKuantan Tengah:07602008 Penanggung Jawab/Redaktur: DELFI INDRA

SAID MUSTAFA HUSIN

BERI SAMBUTAN-Wakil Bupati Kuantan Singingi H Zulkifli memberikan sambutan pada pembukaan Seminar Pemberdayaan Adat dan Pemberdayaan Pemangku Adat Kabupaten Kuansing, baru-baru ini di Telukkuantan.

Penjarahan Sawit Marak di Cengar  Polisi Terkesan Tak Berdaya TELUK KUANTAN(VOKAL)-Aksi penjarahan tandan buah sawit (TBS) di lahan anggota Koperasi Prima Sehati di kawasan Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, kian hari semakin marak. Bahkan kelompok penjarah tidak segansegan mengancam warga yang menghalanginya. LAPORAN: SAID MUSTAFA HUSIN/KUANSING Kendati aksi penjarahan itu sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, namun hingga saat ini pihak kepolisian tampaknya belum bisa berbuat banyak. Buktinya, aksi yang sangat merugikan anggota Koperasi Prima Sehati itu tetap saja berlangsung dengan

aman. “Aksi penjarahan ini sudah berlangsung sejak tiga bulan lalu.Kami sudah berulang kali melaporkan ke polisi, tapi polisi belum juga menangkap pelaku. Akibatnya penjarah itu semakin menjadi-jadi,” kata anggota Koperasi Prima Sehati Yuslim kepada Vokal, Senin (10/12) kemarin. Menurut Yuslim, aksi penja-

rahan itu sangat merugikan anggota koperasi. Pasalnya hasil kebun plasma jadi jauh berkurang. Akibatnya premi yang diterima anggota koperasi per bulan ikut jauh berkurang. “Mereka menjarah, bukan perusahaan yang rugi, tapi kami yang dirugikan,” kata Yuslim. Tidak tahan dirugikan setiap bulan, lebih dari seratus warga Cengar kemudian mendatangi Polsek Kuantan Mudik, Senin (10/ 12). Mereka mendesak pihak kepolisian menangkap pelaku penjarahan. “Kedatangan kami ke Polsek ini sudah berulang kali,” kata Yuslim. Ketua Koperasi Prima Sehati yang juga anggota DPRD Kuan-

Fraksi PBB Plus Desak Pemkab Sosialisasikan Perubahan Tarif TELUKKUANTAN (VOKAL)Juru bicara Fraksi PBB Plus DPRD Kuantan Singingi (Kuansing) Rustam Efendi mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing untuk mensosialisasikan perubahan tarif Pajak Bumi dan Bangunan-Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kepada masyarakat, sehingga perubahan tarif PBB-P2 tersebut tidak menimbulkan kekeliruan dan keraguan ditengah masyarakat. Desakan tersebut dikemukakan Rustam saat menyampaikan pandangan umum fraksinya pada sidang paripurna DPRD Kuansing, Senin (10/12). Sidang yang dihadiri Bupati Kuan-

sing H Sukarmis itu membahas perubahan tarif yang telah ditetapkan dalam Perda 10 Nomor Tahun 2011 tentang PBB-P2. Dalam Perda Nomor 10 Tahun 2011 terutama Bab III pasal 6, tarif PBB-P2 ditetapkan 0,3 persen. Belakangan diketahui tarif 0,3 persen itu dinilai bisa menyebabkan tingginya pajak terhutang. Bahkan setelah dilakukan simulasi, kenaikan pajak terhutang bisa mencapai 200 persen. Akhirnya tarif dalam Perda Nomor 10 Tahun 2011 itu direvisi agar sesuai dengan kemampuan rakyat kecil Dikatakan Rustam,Fraksi PBB Plus setuju dengan perubahan tariff tersebut. Namun dia mengi-

ngatkan PBB-P2 itu akan diberlakukan mulai Januari 2013. Diharapkan PBB-P2 itu bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kuansing tahun anggaran 2013 mendatang. Untuk memacu peningkatan penerimaan PAD melalui PBB-P2, Rustam mengharapkan Pemkab Kuansing melakukan pendataan terhadap seluruh perusahaan yang beroperasi di Kuansing. Sehingga penerapan Perda 10 tahun 2011 itu tidak terkesan hanya untuk membebani rakyat kecil. “Seluruh perusahaan harus didata.Jangan rakyat kecil saja yang dibebani,” kata Ketua PKBIB Provinsi Riau ini.(smh)

sing Apri saat dikonfirmasi Vokal kemarin membenarkan maraknya aksi penjarahan di lahan plasma yang bernaung di bawah koperasi yang dipimpinnya itu. Menurut Apri, pelaku penjarahan itu sudah terlalu lama dibiarkan. Akibatnya, para penjarah itu tak segan-segan membakar rumah warga yang melaporkannya. “Pernah polisi mau menangkap pelaku, lalu temannya membakar rumah warga yang dituduhnya melapor. Akhirnya polisi melepaskan lagi pelakunya,” kata Apri.

Disebutkan Apri, selaku pengurus koperasi dirinya tidak bisa berbuat banyak. Aksi penjarahan itu sudah dilaporkannya kepada polisi. “Sekarang kita serahkan sepenuhnya kepada polisi, Itu sudah menjadi tanggung jawab polisi,” tukas Apri. Kapolsek Kuantan Mudik AKP Zulkarnaen yang dihubungi Vokal via ponselnya tidak bersedia mengangkat ponselnya.Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Kuantan Mudik belum berhasil dihubungi. (***)

Erdison Dilantik jadi Anggota DPRD Kuansing TELUKKUANTAN(VOKAL)Ketua DPRD Kuantan Singingi (Kuansing) Muslim melantik anggota baru DPRD Kuansing Erdison dalam sidang paripurna istimewa yang digelar di gedung DPRD Kuansing, Senin (10/12). Erdison merupakan pengganti antar waktu (PAW) anggota Fraksi Partai Golkar Muslim yang terjerat kasus hukum. Bupati Kuansing H Sukarmis dalam sambutannya meminta anggota DPRD Kuansing yang baru dilantik itu menampung aspirasi masyarakat, terutama masyarakat dari daerah pemilihannya pada pemilu lalu. Bupati menyarankan agar anggota DPRD yang baru dilantik bisa bekerjasama dengan rekannya sesama anggota legislatif. “ Perjuangkan aspirasi masyarakat, terutama dari dapil sendiri. Kemudian jalin kerjasama

yang baik antar sesama anggota DPRD,” pesan Bupati. Erdison merupakan tokoh pemuda yang sangat familiar di tengah warga Cerenti.Karena itu acara pelantikannya Senin kemarin dihadiri puluhan warga Cerenti. “Ini momen yang sangat membahagiakan serta merupakan wujud dari perjuangan kami saat pemilu legislatif lalu.Itulah alasan kami untuk hadir disini,” kata seorang kerabat Erdison dari Cerenti kepada Vokal di gedung DPRD Kuansing, kemarin. Pelantikan PAW itu dihadiri unsur Muspida Kuansing, Sekdakab Kuansing H Muharman, para asisten, sejumlah kepala dinas dan badan di lingkungan Pemkab Kuansing. Selain itu hadir pula para kerabat dan sanak keluarga Erdison dari Kecamatan Cerenti.(smh)

Di-PAW, Gaji dan Tunjangan Muslim Distop

SAID MUSTAFA HUSIN

TARI RIMBO TORO-Sejumlah penari dengan lincahnya menampilkan tarian bertema ‘Pemberontak Rimbo Toro. Tari ini ditampilkan di SMAN 2 Kuantan Hilir, Desa Teratak Jering, untuk memeriahkan acara sukuran pembentukan Kecamatan Kuantan Hilir Seberang baru-baru ini.

TELUK KUANTAN(VOKAL)Sesuai peraturan perundangan yang berlaku, jika terjadi penggantian antar waktu (PAW) terhadap salah seorang anggota DPRD, maka anggota DPRD yang telah diberhentikan itu tidak akan menerima gaji dan tunjangan lagi. Hal tersebut juga berlaku terhadap salah satu anggota DPRD Kuantan Singingi (Kuansing) Muslim dari Partai Golkar asal Dapil Kuansing IV yang diberhentikan karena terjerat kasus narkoba setahun lalu. Akibat terjerat kasus narkoba, oknum anggota dewan itu dipecat dari keanggotaannya di DPRD Kuansing, di mana selama menjadi tahanan gaji beserta tunjangannya dihentikan,” ungkap Kabag Keuangan Setwan Kabupaten Kuansing Mulyadi kepada Vokal kemarin di Telukkuantan. Menurutnya, gaji dan tunj-

angan anggota dewan tersebut tidak dibayarkan, dan akan dibayarkan kembali apabila kepada anggota baru jika telah diPAW. “Gaji dan tunjangan anggota DPRD Kuansing itu dibayarkan kepada anggota baru setelah dilakukan PAW,” sebutnya. DPRD Kuasing kemarin telah melantik anggota PAW terhadap anggota DPRD Kuansing atas nama Muslim kepada Erdison melalui sidang paripurna DPRD yang dipimpin Ketua DPRD Kuansing Muslim didampingi Wakil Ketua DPRD Kuansing Sardiyono dan Elfius, Bupati Kuansing H Sukarmis dan Sekdakab Kuansing Muharman serta para kepala dinas, badan, bagian, bidang dan camat di Kantor DPRD Kuansing. Pelantikan anggota PAW tersebut berdasarkan SK Gubernur Riau HM Rusli Zainal tertanggal 4 Desember 2012. (rep) Perwajahan: HASAN SHOLIHIN


KAMPAR - ROHIL SELASA

21

HARIAN VOKAL

11 Desember 2012/27 Muharram 1434 H

Abrasi Ancam Turap Jembatan Jumrah BAGANSIAPIAPI(VOKAL)-Abrasi yang terjadi di sepanjang pinggir Sungai Rokan terutama di Kepenghuluan Jumrah, Kecamatan Rimbamelintang, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), semakin mengkhawatirkan saja. Abrasi tersebut sudah menyentuh turap yang berfungsi sebagai penyokong Jembatan. Datuk Penghulu Jumrah, Sukardi Ahmad kepada wartawan mengatakan, bila tidak segera ditindaklanjuti, dikhawatirkan jembatan Jumrah itu bisa ambruk sewaktuwaktu. Soalnya, abrasi itu sudah menerpa turap penyokong jembatan ''Harapan kita selaku penghulu maupun masyarakat, agar masalah ini dapat segera disikapi secara serius dan cepat. Kalau terlambat, apalagi terkesan dibiarkan, maka jembatan Jumrah itu bisa ambruk," katanya, kemarin. Desakan abrasi di Sungai Rokan yang terjadi belakangan ini, tambah Sukardi, dinilai begitu kencang. Dalam rentang hampir sekitar dua tahun, bibir pantai Sungai Rokan sudah hilang. "Dua tahun lalu, jarak turap jembatan dengan bibir pantai sungai Rokan itu, sekitar 10 meter. Sekarang, tinggal turap

yang diterpa abrasi. Ini sangat mengkuatirkan sekali," kata Sukardi. Abrasi yang mengarah ke turap penyokong jembatan Jumrah, lanjut Sukardi, disebabkan oleh faktor alam yang ditandai dengan perpindahan alur di Sungai Rokan. "Sebelumnya, alur Sungai Rokan itu kan berada di tengah. Tapi sekarang ini, alur berpindah ke pinggir yang mengarah ke turap itu. Itu makanya, tanah itu terus terkikis dan hilang," kata Sukardi. Abrasi lainnya, tambah Sukardi, juga turut terjadi pada saluran menuju ke pompanisasi yang ada di Jumrah. Malahan, sekitar empat hektar tanah tersebut sudah hilang. "Intinya bencana abrasi di sungai Rokan, hingga saat ini masih terus terjadi. Yang lebih mengkuatirkan lagi, abrasi itu dipengaruhi oleh gelombang bono," kata Sukardi. (rpc/mza)

Jalan di Kepenghuluan Darussalam Perlu Perbaikan BAGANSIAPIAPI(VOKAL)Infrastruktur jalan di Kepenghuluan Darussalam, Kecamatan Sinaboi, Kabupten Rokan Hilir (Rohil), banyak yang rusak. Saat ini akses jalan tidak dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga warga kesulitan untuk bepergian atau kembali ke kepenghuluan karena jalan rusak terkena banjir waktu lalu. Pelajar dan tenaga pengajar yang setiap hari beraktifitas ke sekolah di wilayah terpisah sangat merasakan kesulitan dengan buruknya infrastruktur di daerah itu. "Warga me-

ngeluhkan kondisi jalan yang rusak," papar Datuk Penghulu Darussalam, Ashari pada wartawan, akhir pekan lalu. Tak hanya itu pihak kepenghuluan juga terhambat untuk melakukan aktifitas kantor dan melakukan kunjungan ke warga. "Saya saja untuk ke kantor terpaksa tidak lewat jalan darat, tapi menggunakan sampan boat dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Kami harap pemerintah memperhatikan keadaan ini agar pelayanan terhadap masyarakat dapat berjalan normal," tukasnya berharap. (rpc/mza)

BERBINCANG - Mahfud MD (kiri) dan Anas Urbaningrum berbincang saat menghadiri Musyawarah Nasional KAHMI IX di Kabupaten Kampar, baru-baru ini.

NET

AMPG Silaturahmi dengan Anggota PWI Kampar Belajar Disain Grafis Hipemarohi Pekanbaru BAGANSIAPIAPI(VOKAL)Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), bersilaturrahmi dengan pengurus dan anggota Himpunan Pelajar Mahasiswa Rohil (Hipemarohi) di Sekretariat AMPG, Jalan Paus, Pekanbaru, Minggu (9/12). Pertemuan itu digagas sebagai silaturrahmi antara kedua belah pihak terutama untuk saling berdiskusi berbagai hal mengenai peranan mahasiswa

dan pelajar untuk turut memberikan kontribusi positif dengan perkembangan di daerah. "Kalangan mahasiswa, pelajar adalah kaum intelektual meskipun mereka tengah menjalani proses akademik di kampus masing-masing namun hendaknya turut peka dengan daerah misalnya dengan melakukan karya-karya nyata di tengah masyarakat," kata Sekretaris AMPG Rohil Murkhan Muhammad didampingi Wakil

Ketua Fauzi. Sekitar 50-an pelajar dan mahasiswa, menurut Mulkhan, sangat antusias dengan pertemuan yang penuh dengan nuansa kekeluargaan itu. Kesempatan itu juga dimanfaatkan untuk memberikan motivasi pada pelajar untuk giat dalam pendidikan serta tidak terlibat dalam politik praktis di mana dalam waktu mendatang banyak agenda politik yang dihelat di Riau ini. "Mereka adalah generasi penerus untuk memimpin daerah di masa yang akan datang, tentu saja silaturrahmi dengan pelajar-mahasiswa sangat penting dilakukan. Karena pembangunan suatu daerah tidak terlepas dari aspek sumber daya manusia yang dimiliki," pungkas Mulkhan. (bin)

BANGKINANG(VOKAL)-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kabupaten Kampar membekali para anggotanya pengetahuan tentang desain grafis (perwajahan) situs berita online. Pelatihan tersebut berlangsung 8-9 Desember 2012 di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Wahana Prima, Jalan Mayor Ali Rasyid Bangkinang. "Kita mengharapkan, dengan pelatihan ini bisa menambah pengetahuan dan menambah wawasan bagi anggota PWI Kampar. Sebab pelatihan ini sangat jarang-jarang dapatkan. Dengan pelatihan ini mudah-mudahan dapat diimplementasikan terhadap profesi kewartawanan yang kita tekuni sehari-harinya,"

ungkap Ketua Pelaksana Herman Joni, Minggu (9/12). Dikatakannya, pelatihan ini diikuti sebanyak sekitar 20 orang peserta dengan materi yang diajarkan oleh tutor Muhammad Azhari tentang desain grafis dan Khairizal dengan materi sistem penggunaan internet. "Pelatihan ini merupakan kebutuhan bagi wartawan, karena masih banyak di antara wartawan yang kurang mengerti tentang desain grafis," jelasnya. Sementara itu, salah seorang peserta Martunus Rahmad mengakui, pelatihan ini banyak menambah wawasan dan informasi khususnya mengenai design grafis termasuk menggunakan internet secara menyeluruh. (rtc/mza)

Koto Kampar Hulu Minim Infrastruktur BANGKINANG(VOKAL)-Semenjak Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, dimekarkan menjadi kecamatan, sampai saat ini daerah itu masih minim infrastruktur. Sebut saja

ketika warga ingin masuk ke Desa mereka, terpaksa memutar jalan melintasi Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Hal ini dikeluhkan tokoh masyarakat Kecamatan Koto Kampar Hulu, Lazardi, Senin (10/11). Menurutnya, banyak warga desa di kacamatan ini mengeluhkan biaya ongkos tranportasi dan kebutuhan sehari-hari yang melambung tinggi. "Warga terpaksa melewati jalan mengarah ke Rohul. Akibatnya, biaya transportasi tinggi dan harga kebutuhan pokok juga naik. Tapi pemerintah tampaknya tak mau mendengar jeritan hati warga kampung di desa ini," keluhnya. Lazardi menyebutkan, ada pembangunan jalan dan perbaikan gorong-gorong di sejumlah titik di desa. Namun pekerjaan pembangunan jalan tersebut sangat lamban sekali, seolah tidak tahu kapan selesainya. "Apakah karena kecamatan ini baru dan tempatnya agak terpencil sehingga tidak perlu di perhatikan pemerintah. Kepa-

KEDAI KOPI SULI Menyediakan : -Mie Hok Kien -Mie Kangkung Belacan -Mie Ayam/Pangsit -Mie Pangsit Goreng -Lo Mie/Fumi/Siram/Goreng -Bubur Ayam Hongkong -Nasi Capcai -Nasi Goreng Sea Food -Cap Cai Goreng/Kuah -Kwetiau Siram Sea Food Pesan Antar Jl. Belimbing No. 100 D Pekanbaru Telp. 0761 7755 662

Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

LOWONGAN KERJA

PACIFIK AUDIO

DIBUTUHKAN 15 ORANG TENAGA KERJA SALES/PEMASARAN, SYARAT PUNYA KENDARAAN SENDIRI, LAMARAN DIKIRIM KE : SALON RUDI,JL.SUKAJADI DUMAI HP : 0823 8817 3322

Menjual : Accesoris Mobil, Variasi, Audio, Kaca Film, Jok Mobil, Salon Luar & Dalam, AC Mobil dll Alamat: Jl. Diponegoro/Sukajadi No.92 Dumai - Riau

da siapa lagi yang mau mendengar keluhan kami ini. Lihatlah kondisi jalan desa kami ini," katanya. Sekretaris Desa Bandur Picak, Suhaili Chan juga menyebutkan, pihaknya berapa bulan telah meminta lalu agar jalan poros tersebut diperbaiki akibat rusak berat. Tetapi, sayangnya sampai saat ini belum ada kejelasan. "Jadi kita heran, mengapa aspirasi kita sangat lamban diterima, padahal kita sangat membutuhkannya," ujarnya. Anggota DPRD Kampar Triska Felly usai mendapatkan keluhan masyarakat ini, meminta agar Pemerintah Daerah tanggap dalam masalah ini, karena berhubungan dengan masalah ekonomi masyarakat. "Jika tidak akan banyak masyarakat yang tergolong ekonomi ke bawah, terkena dampaknya dari akibat masala infrastruktur jalan ini," tuturnya. Lebih jauh Triska menjelaskan, mengenai masalah infrastruktur jalan bukan saja terjadi Kecamatan Koto Kampar Hulu, namun juga terjadi di Kecamatan XIII Koto Kampar. Kerusakan jalan di dua kecamatan itu bukan barubaru lagi. "Tapi sudah dari dulu kejadiannya, dan hal ini harus menjadi pemikiran dari Pemerintah," pintanya. (hlr/mza)

JAMU SEHAT PRIA Kapsul “Urat Madu� Obat Kuat & Tahan Lama. Depkes 053348661. Aneka Sablon Jl. Nangka 2 Dumai Harga Perdus Rp.100rb. 1 Sachet 2 Kapsul Rp.20rb. Hub: 0852 78766357

DUNIA DIGITAL Computer & Electronik Equipment Hubungi : Jl. Hasanuddin / Ombak Telp. (0765) 439997 / 439978 Dumai

Perwajahan: ZULQIFLI


ANDALAS

22

SELASA 11 Desember 2012/27 Muharam 1434 H

HARIAN VOKAL

Kawasan Industri Medan Lumpuh  Tujuh Ribu Buruh Demo MEDAN (VOKAL) - Kawasan Industri Medan, Senin (10/12), lumpuh akibat 7.000 lebih pekerja dari sekitar 300 pabrik dan gudang di kawasan itu berunjuk rasa menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatra Utara 2013. "Hari ini tidak ada satupun pabrik dan gudang yang beroperasi di Kawasan Industri Medan," kata Manager Humas PT (Persero) Kawasan Industri Medan Pangkal Simanjuntak, Senin (10/12). Sebagian besar perusahaan industri dan pengelola gudang di Kawasan Industri Medan diperkirakan sengaja meliburkan pekerja mereka, terkait adanya isu bakal terjadi unjuk rasa pekerja. Para pekerja sejak pukul 08.30 WIB mulai berkumpul di sejumlah titik. Sekitar dua jam kemudian mereka dengan menggunakan sepeda motor dan truk bergerak menuju beberapa titik lokasi unjuk rasa di luar kawasan Industri Medan (KIM).

Iring-iringan kendaraan pekerja dari KIM antara lain bergerak menuju sekitar Pelabuhan Belawan Medan dan gerbang tol Tanjung Morawa. Pangkal membenarkan aksi mogok kerja massal yang dilakukan ribuan pekerja tersebut merupakan pertama kali terjadi di kawasan industri terbesar di Pulau Sumatera itu. Pelabuhan Ditutup Sementara Akibat unjuk rasa, PT Pelabuhan Indonesia I menutup sementara jalur truk ke terminal peti kemas internasional Pelabuhan Belawan, Medan. "Langkah ini terpaksa kami lakukan untuk mengantisipasi kemungkinan masuknya massa buruh," kata Pelaksana Tugas Asis-

ten Manager Hukum dan Humas PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Yusron, Senin. Disebutkannya, terminal peti kemas internasional Belawan atau Belawan International Container Terminal (BICT) adalah salah satu objek vital di Sumatera Utara (Sumut). Di sekitar lokasi tersebut juga disiagakan sejumlah personel keamanan dari Polri dan TNI AL. Penutupan jalur keluar masuk menuju area BICT dilakukan pihak PT Pelindo sejak pukul 11.00 WIB dengan cara membentangkan sejumlah peti kemas di atas badan jalan dekat pos pintu utama menuju lokasi BICT. Yusron menambahkan, penutupan sementara akses jalan ke BICT tidak membuat aktivitas bongkar muat di dermaga terminal pelabuhan peti kemas terbesar di Sumut itu terhenti. "Aktivitas bongkar muat peti kemas hingga saat ini masih berjalan normal," katanya. Ia mengaku belum bisa memastikan kapan blokade di ruas

jalan menuju BICT itu kembali dibuka untuk aktivitas truk. Hingga menjelang pukul 15.00 WIB, buruh yang berun-

juk rasa belum ada terlihat merapat ke kawasan menuju BICT. Pada saat itu, sedikitnya 2.000 orang buruh masih be-

rada di sekitar bundaran Kampung Salam Kecamatan Medan Belawan. Unjuk rasa buruh di Med-

an menuntut kenaikan UMP Sumatera Utara sebesar Rp2,2 juta per bulan itu terjadi sepekan terakhir. (miol,ant, bos)

 148 Dugaan Korupsi Terjadi di Sumbar

Hanya 14 Kasus Bisa Diungkap Penegak Hukum PADANG (VOKAL) - Sejak awal tahun hingga kini sedikitnya terdapat 148 kasus dugaan korupsi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Dari jumlah tersebut, hanya 14 kasus yang diungkap oleh penegak hukum. Demikian disampaikan Koordinator Divisi Pembaharuan Hukum dan Peradilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang Era Purnama Sari dalam jumpa pers soal Wajah Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi 2012, di Padang, Senin (10/12). "Bila kita cermati data-data yang ada, belum ada kemajuan signifikan

dalam upaya penegakan hukum pemberantasan korupsi di Sumatera Barat, baik secara kuantitas maupun kualitas penanganan kasus," kata Era. Berdasarkan data yang dimiliki oleh LBH Padang, hingga 7 Desember lalu hanya ada 14 kasus yang diungkap oleh penegak hukum. Angka tersebut memang sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan 2011, yaitu sebanyak 12 kasus. Kasus-kasus yang diungkap tersebut pun, menurut Era, juga didominasi oleh kasus kecil. "Sementara itu, proses hukum terhadap kasus-kasus besar yang diduga kuat terjadi

korupsi tidak jelas perkembangan penangannya." Menurutnya, 148 kasus tersebut terdiri atas kasus dugaan korupsi yang dilaporkan, diselidiki dan disidik pada 2012, serta kasus tahun sebelumnya yang belum ditangani atau sedang ditangani penegak hukum selama 2012. Penanganan kasus dugaan korupsi di Sumbar, menurutnya, masih didominasi oleh kejaksaan sebanyak 136 kasus, kepolisian tujuh kasus dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lima kasus. "Yang dilaporkan ke KPK belum satu pun yang ditangani," kata Era. (miol/bos)

ELEKTRONIK

Butuh Tablet PC, Tp Kemahalan? Disini Solusinya, menyediakan tablet PC Merk Samsung galaxy Tab, Apple Ipad, terq, advan dg harga yg sangat bersahabat & nasional baru & bersegel. Hub : 0853 5539 5699

PEMBIAYAAN

Hughes Antena Februari Ceria, Sekarang Pasang Indovision, TopTV & Yes TV Cuma 60 Rb. Hub : 0852 6580 8932/62921 (bs luar kota & No. sms) Okervision PKU (group MNC) Skr psg hanya 150 rb, free iuran 1 bln+paket sport&chanel KTV (Chanel Korea) 2 bln, pasti dpt liga Inggris dan EURO 2012. Ayo buruan Hub : 0853.5531.6249. bs psg luarkota Telkom Vision Mau langganan Telkom Vision?? Utk tempat Tinggal, hotel, wisma kantor dll. Hub : PT Citra Moraland Tlp : 0761 33934 HP. 0813 7802 2471. 0852 6493 9663, Nikmati tonton Kls dunia PT. Aha Multi Scane Jl. Soekarno Hatta Ruko Damai Langgeng Blok B 29 pku, jual & service jembatan timbangan/ Timbangan truck semua merk, kapasitas mulai 20 Ton s/d 100 Ton 0821 7336 9988 / 0761-61077 Ahli Service & Instalasi CCTV Online Pabx (jar, telepon) jar computer/Wireless Servis laptop, Komputer, Kwalitas dan harga ok, bergaransi Layanan Panggilan hub :0812 6638 2800 Elektro Teknik Servis Tukar tambah, pmasangan & pemeliharaan, baru & bekas AC, Spilit/windows, mesin cuci, kulkas, TV. Dispenser, kipas angin, Kompor gas dll hub : 0821 7232 9343 Jl. Srikandi No. 20 Pekanbaru

KOMPUTER Jual NOTEBOOK, Kredit Via Adira Finance di Bitcom Computer Hub Yanti 0852 7144 0554 Menerima Service Komputer, Panggilan, CPU, Laptop, Instalasi network, Warnet, Maintanance, Kamera CCTV dll Telp :0852 1556 8858 Multicom, Jl Delima Panam Service Komputer, alat pendukungnya/ semua jenis printer / jaringan computer. Jual computer, print second+beli, syarat legal. Hub : 0813 2879 3363/4886761 Arvicom Service, Segala kerusakan computer/laptop, printer , jual beli, accessories, dll. Bs antar jemput barang. Jl inpres simpang ( AURI) Pekanbaru. Hub : 0852 7878 1616 Penanggung jawab/redaktur: BUDI SUSENO

SERVICE Service Panggilan Mesin Cuci, Kulkas, Frezeer, TV, Amplifier, stabilizer, Sound system, kipas angin, instalasi listri dll. Hub : 0812 7518 6233, Bergaransi Sentosa Jaya Teknik, Cuci AC Rumah dan Kantor Rp. 40.000/Unit, Bongkar Pasang dan Perbaikan Langsung siap ditempat, juga melayani Tambah Freon, Hub : 0812 6821 3336/ 0761-3063335 Aries Teknis Service, Ditempat Bongkar Pasang AC, kulkas, Mesin Cuci, Dispenser, Kompor Gas, TV, Dll. Hub. 0761-7620133 / 0813 7173 6031Bergaransi, Melayani Luar Kota Inayah Elektronik, Rental AC, Blower Utk Berbagai Acara, Service AC, Pasang Baru, Mesin Cuci, Kulkas, Stabilizer, Jual Beli Second dan Baru, Hub : 0812 7662 319 / 0852 7865 9636 Berkah AC, Menerima Pasang AC, Service AC, Kulkas, Mesin Cuci, Bongkar Pasang AC, Dll, Hub : 0821 7438 6977 / 0761-7708193 CV Riau Jaya Service, AC, TV, Mesin Cuci, Dispenser, Kulkas. Hub : 0761-7086113 / 0813 7885 3641 Melayani Kontrak/Luar Kota Jaya Service, Ditempat, Bongkar Pasang, AC, Kulkas, Mesin Cuci, TV, Hub : 0761- 4851640 / 0813 6547 7080

PERCETAKAN PLTHN Sablon & Printing, Daftar Sgr Utk Dilatih Sbg Tenaga Sablon & Printing,Peserta Min SMP, Byr Pelatihan 500 Rb. Lm Pelatihan Lebih Kurang 1 Minggu,Min 10 Org, Syrat : Fhotocopy KTP, Ijzah. Hub : 0812 754 4924 Raja Kartu Nama, Hrg Mulai 100 Rb/ 6 Kotak, Juga Melayani Cetak Brosur, Bon 85 Rb/Rim, Pulpen 3500/Pcs, Jam Dinding 30 Rb/Pcs, Dll : 0813 7849 0050

Bank ANZ Pekanbaru, Kredit Tnpa Agunan, Syrt Mdh, Bunga Ringan, Ckup FC KTP, FC Krt Kredit,FC Billing & Cover BK Tabungan, Lmit Krt 3 X Pencairan. Nilai Pencairan 4 Jt sd 200 Jt. Hub : 0852 7144 8965 (Nita) Anda Butuh Uang, Cukup Dg BPKB Mobil/Motor, Pencairan Besar, Bisa Take Over, Mobil Anda Di Asuransikan. Hub : Aldi 0852 7173 6335/0852 689 6612

INT

MASA KERJA SAMA INALUM - Wakil Ketua Komisi VII DPR, Effendi Simbolon (kanan) didampingi anggota Komisi VII DPR, Rahmad Hidayat (kiri) Direktur Umum dan SDM PT Inalum Nasril Kamaruddin (tengah) melihat hasil produksi aluminium ketika melakukan kunjungan, di pabrik peleburan PT Inalum, Kabupaten Batu Bara, Sumut, Senin (10/12). Kunjungan komisi VII DPR ke PT Inalum, terkait akan berakhirnya masa kerja sama antara Indonesia dengan Jepang selama 30 tahun.

 5 Ruko di Belakang Plaza Andalas Terbakar

Kerugian Ditaksir Capai Rp3 M PADANG (VOKAL) - Lima unit ruko hangus terbakar berikut isinya dalam perisitiwa kebakaran petang tadi di belakang Plaza Andalas, Jalan Belakang Lintas, Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Senin (10/12. Informasi yang diperoleh padangmedia.com dari Dinas

Pemadam Kebakaran dan BPBD Kota Padang diketahui pemilik ruko tersebut yaitu, Tasril (40) pemilik toko plastik. Yan lain adalah Sarmaini (55) pemilik toko perabot, Met (42) pemilik toko Nusantara yang menjual peralatan kendaraan. Kemudian Haji Mus dan Hj Cal. "Kerugian material berupa

barang dagangan dan kerusakan bangunan ditaksir mencapai Rp 3 miliar,"ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebkaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Budhi Erwanto. Budhi mengatakan, ada dugaan kebakaran akibat kesengajaan, tapi perlu diusut

Mobil Tinja, Sedot WC, WC Tersumbat, Saluran Air Yg Ter-sumbat. Tanpa Di Bongkar. Hub : 0812 7650 812/0761481 2882/0813 7879 1979

Dijual Rumah: Terletak JLN.SULTAN

Dijual Tanah, Luas 4 Ha, kedataran 85%, cocok utk perumahan. Lok hangtuah ujung blkng RCTI, satu setengah KM dr Jl. Raya Hangtuah. Hub : 0852 7480 6299

KESEHATAN /KECANTIKAN / PIJAT /LULUR SUI Message, Anda Ingin Rileks & Bugar Kami Siap Untuk Anda, Melayani Panggilan & Hotel, Silahkan Call Ke 0853 6446 2702

Butuh Dana Cepat, Cukup Jaminan BPKB Motor/Mobil Anda, Motor Th 2002, Mobil Th 1990, Proses Cepat dan Bisa Bantu Take Over Baik Mobil/ Motor, Hub : Herman 0852 1066 5860

Dahlia Bersaudara(Terapi kesehatan), Urut Tradisional, Anda Ingin Rileks, Pijat Refleksi, Luluran dan Pemijatan,Totok Seluruh Badan dan totok Wajah Kecantikan Tanpa Jarum pakai acupoints Health care Apparatus Alamat : Jl Rajawali Gg Anggrek No 69 Sukajadi Hp : 0821.7234.4679

Penambahan Modal Usaha, Sahabat Soempurna Sistem Syariah, Biaya Ringan Bisa Take Over, Jaminan Berupa SKGR, SHM, BPKB, Plafon 5-500 Jt, Syarat Berlaku Hub : Mahlil 0852 1366 4240

Melur Jaya, Melayani Urut Tradisional, Shiatsu, Thai, Dll. Alamat Jl. Melur Bawah No. 19 H & Arengka 1 (Komp. Taman Malibu Blok C-1), Hub : 0813 6568 6749 & 0813 7046 6883

Pinjam Dana, Modal Usaha, Syarat : BPKB, Sertifikat Tanah. Hub : Vika : 0812 1503 9917, Harto : 0853 6306 7955 Anda Butuh Dana Cepat, Cukup Jaminkan BPKB Mobil/ Motor Anda, Proses Cepat 1 Hari Langsung Cair, Data-Data Anda Bisa Di Jemput/ Diantar Ke Kantor Kami. Bagi yg Berminat Hub : 0813 7194 5978 Butuh Dana Cepat, Cukup Jaminkan BPKB Motor Anda, Proses Cepat Bagi yg Berminat Hub : 0761 - 861156 HP. 0852 7208 1133 / 0812 7632 738 Beli motor anda dgn harga tinggi

SEDOT WC / SUMUR BOR Ahli Mampet, Specialis WC Mampet, Sedot WC, Sedot Tinja, Saluran Air Mampet,Wastafel Bathub, Dll. Tanpa Bongkar & Tanpa Bahan Kimia, Bergaransi. Hub : 0761-7709422 / 0813 7115 5556

Raja Mampet, Mengatasi WC Mampet, Saluran Air, Bathtub, Cuci Piring,Sedot Tinja Dll, Bergaransi hub : 07614801744/0813 6540 2539 Jasa Mobil Tinja, Spesialis Sedot Tinja, Sedot WC, Wc mampet, Saluran Air Mampet,Westafel, Tanpa Bongkar Tanpa Kimia, Bergaransi Hub : 0761766 7321, 082172941118 Mobil Tinja, Sedot TPM, Mengerjakan Sedot WC dan Saluran Air Yg Tersumbat Tanpa Dibongkar, Bisa Kontrak dan Harian, Bisa Dalam dan Luar Kota, Hub : 0812 754 7635 / 0761-7621273

Hellen Massage, Menerima Panggilan Hotel, Semua Treatmen, Tradisional Massage, Thaikombo Massage, Tenaga Profesional Buka 24 Jam. Hub : 0821 6912 9918 Urut Tradisional Bu Sri, Melayani urut tradisional, Urut Hamil, Terkilir, Badan Capek2, Turun Perut, Salah Urat dan Luluran. Alamat : Jl. Kereta Api gg Pokat, HP. 0813 6869 4981,

PROPERTI / RUKO DIJUAL / TANAH Dijual Ruko, 6 Pintu di Jl. T.Bey. Simpng 3, Tiang Pancang Beton, 2 ½ Lt, Progress : Parkir Luas SHM, Terjual 4 Unit, Sisa 2 Unit. Hub : 0812 7571 9719, 0853 6568 7000 Dijual, 1 Unit Ruko 1 Lantai Lngkap Dg Usaha Bengkel & Sku Cdang, Lokasi Strategis, Jl. Bukit Barisan/ Kapau Sari, Lt 5 x31, LB 5x20, SHM IMB, Hrg 385 Jt Nego di Tmpat, Hub : 08127688223 Dijual Ruko, 2 Lt, di Komp Paninsula, Jl. Nangka dkt SKA, Kos aktif, full keramik, tambah bangunan Di blk, listrik 2200 watt. Hub : 0761-7004878 Dijual Cepat, Ruko Dlm Komp Nangka 2 Lt, 3 Unit, Hrg Nego dan Rumah 2 Lt di Villa Bunga Raya LB 100 LT 128. Hub : 0853 5571 8181/ 9841001 Ruko Dikontrakan, 2 Unit Ruko 3 Lantai Komplek Pertokoan Metropolitan City Giant. Yg Berminat Hub : 0817 6757 907/0812 7567 6640

SYARIF HASYIM NO.29, RT.01 RW.01 KELURAHAN KAMPUNG DALAM, SIAK SRI INDRAPURA, NO.HP.081282503422 DAN NO HP.085271949471 HARGA NEGO.(Lokasi Strategis)

Dijual Rumah, Jl. Gunung Agung No. 4 Pintu Angin Pku. LT/LB : 600 M/250 M. SHM. Lok : Sangat Strategis, Tengah Kota, Siap Huni..Hrg 1,4 M..Nego Hub : 0812 7640 092/0812 6895 1160 Dijual Rumah, Renovasi Lb 100, Lt 150 KT3, KM 2 Dapur Kitchen Set & Wastafel Full Trali, Listrik 1300 Smur Bor, Paving Blok, Full Krmk, Lok Perum Griya Insan Makmur, Blok A4, 220 Jt. Hub : 081275800736 Dijual Cepat, Rumah Baru Model Minimalis, Sngat Strategis di Jl. Cipta Sari No. 7 A, SHM, IMB Lengkap, PBB Lunas 2011. Dekat dg Kantor DPRD TK 1. Hrg Rp. 700 Jt Hub : 0811 756 674 Perum Vila Fajar Indah I Jl. Fajar Blok C/15. SHM LB/LT 84/150M2 3 KT, 2 KM Listrik 1300 watt. siap huni lokasi strategis 260 jt Hubungi: 0811909843 Dijual Rumah, Tipe 52 Jl. Suka Karya, 500 M Dr Jl. Subrantas Perum Malay Asri 2 Blok A, No. 1 di Belakang Ruko. Hrg 250 Jt Nego. Peminat Hub : 0831 8795 4759/0853 5634 9458 Dijual, Rumah 2 Unit Jl. Sail Type 77/ 281 M2 dan Type 70/250 M2. Lantai Full Keramik, Pagar Keliling, Halaman Luas. Hub : Pilar Properti 07617785876, 0812 6811 5007 Dijual, Tanah Perumahan 46 x 36 Ada Perumahan Pagar Keliling di Jl. Tanjung Jaya Ujung/Jl. Kandis Ujung Harapan Raya. Hub : Bpk Anto 0812 681 7723 Dijual Tanah, Dekat Villla Sakinah/ Belakang Lembaga Luas Tanah 448 M2 SHM Harga 150 Jt Nego. Ukuran P27 x L 18 Hub : 0853 7495 3800/0853 6486 1975 Dijual Tanah, 20 x 30 Dg Rumah Type 36 di Jl. Purwodadi Ujung, Samping Acik Ponsel Panam. Hub : 0812 751 6494 Dijual Tanah, Luas 5900 M, SHM, Lok Strategis di Tepi Jl. Besar Yos Sudarso Rumbai Tnh Keras & Datar, Bs Masuk Truk Container, Cocok Utk Prumahan, Gudang Kantor, Hrg 350 Rb/M, Nego Hub : 0812 758 6040 Dikontrakkan Rumah, Keramik, Pagar, bisa msk mobil, S.Bor, listrik, 2KT, RT,RK, dpr, 1 KM, Arengka/ Rowo Bening Asabri D6.6 Jt/Th, Kios Dlm pasar panam, 3.5 Jt/Th teras utk jual minum, 200 rb/bln nego hub : 0812 7633 993

Disewakan Tanah, Lok Jl. Arengka 1 Depan Eka Hospital sdh ditimbun, uk 50 m x 176 m Hub : 0812 7601 001/0878 9337 1001 Dijual Segera, Tanah depan SMP 35, posisi ltr U, luas 1.406 M2, SHM, lok simp 3, sangat strategis, kodya pku dan tanah di depan perum bahtera regency, luas 894 M, simp 3 pku. Hub : 0853 7526 0260 Dijual SGR, Sebidang tanah utk uk 463 M2/SHM, lok jl. Murai rumbai lok strategis, pinggir jalan aspal, dekat kantor camat pesisir raya rumbai, pagar jl besar, nego. Hub : 0813 7859 2777/0853 7484 0102

lebih jauh oleh pihak berwajib. Hingga lepas maghrib malam ini petugas pemadam masih melakukan penyemprotan untuk mengantisipasi bara api yang berpotensi kembali menyala. Petugas dari Polresta Padang dan Polsek Padang Barat juga akan memasang garis.(pmc/bos)

Citra Sari Rental, Menyewakan mobil tahun tinggi Avanza, Xenia untuk bulanan, mingguan dan harian. Hubungi : 0811 765 325 Rent Car, Perbulan menyewakan mobil Avanza G tahun tinggi, khusus pemakaian perbulan. Hubungi : 0852 7244 2922 PT. Riau Kencana Wisata, Tiket pesawat udara hrg promo. HP 0852 6560 1313/0761-31947. Tiket antar alamat/kirim via email, sewa bus pariwisata, tour & umrah. Jl Monosari No. 2 ( Belakang DPRD Prov Riau) Pku Akbar Rental, Menyewakan mobil Avanza, Xenia, Droping Luar Kota. Hubungi : 0811 759 071 / 0852 6319 0071

RENTAL / TOUR TRAVEL Mandiri Rental, Menyediakan Mobil Inova, Grand Livina, Avanza, Untuk harian, mingguan & bulanan. Hub : 0852 7870 4900 Charter Murah, Bus Pariwisata ekonomi 27 seat, mobil mewah pajero sport, mobil murah Toyota kijang 1500 CC, mulus, bagasi luas, AC, Rp. 150 rb/12 jam. Hub : 0812 7593 526 Pick Up Rental, Menyewakan Mobil Pick Up 2011 buat angkutan, barang kantor, rumah/kos, dlm kota/luar kota harian/mingguan & bulanan. Hub : 0852 7128 7580/0813 6521 4153 Rental Mobil Avanza, Tahun tinggi utk harian, mingguan, dan bulanan Hub : Succes Rentcar HP : 0813 6560 1031 Rental Mobil Jaya, Menyewakan mobil tahun tinggi, Avanza, Xenia, Innova. Hubungi : 0853 7403 9993 Rental Alat Berat, Crane Torano, Crawler Crane 35 T, Buldozer CGH, Excavator, Dump Truck Fuso HD, Compactor, Grader 12 H. Hubungi : 0812 7511 245 Garuda Teknik, Menyewakan dan menjual scaffolding (peranca) pindah alamat ke jalan belut No. 1 masuk dari jalan Fajar lb baru barat Hub : 0813 7119 8302 Perwajahan: ABDA


23

PEKANBARU

SELASA 11 Desember 2012/ 27 Muharam 1434 H

HARIAN VOKAL

LINTAS “Evaluasi Kinerja Kepala SKPD� PEKANBARU (VOKAL)-DPRD Kota Pekanbaru sangat menyesalkan minimnya tingkat kehadiran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru pada rapat paripurna penyampaian pandangan DPRD Pekanbaru terkait pemakaian APBD murni 2013, Senin (10/12), di gedung DPRD Pekanbaru. Sekretaris Komisi I DPRD Pekanbaru, Kamaruzaman kepaKAMARUZAMAN da Harian Vokal menyebutkan, tanggapan DPRD terkait pemakaian APBD murni 2013 tersebut sangat penting diikuti seluruh SKPD. Karena tanggapan yang disampaikan DPRD merupakan acuan bagi SKPD dalam pemakaian APBD ke depan. "Seharusnya Satker itu hadir, tapi malah tidak hadir. Tanggapan ini sangat penting dan harus diikuti seluruh Satker. Makanya kita undang seluruh Satker, tapi hanya beberapa kepala Satker saja yang datang," sebut Kamaruzaman. Menindaklanjuti minimnya kehadiran kepala SKPD ini, terang Kamaruzaman, DPRD Pekanbaru meminta Walikota Pekanbaru Firdaus melakukan evaluasi terhadap kinerja pimpinan SKPD yang suka molor di setiap rapat paripurna yang diagendakan DPRD Pekanbaru. "Kejadian seperti ini sudah berulang kali. Pertanyaan kita apakah mereka (kepala SKPD, red) hanya bisa hadir kalau ada walikota saja? Jadi kita harapkan walikota memperhatikan serius kinerja kepala SKPD ini," ujar Kamaruzaman. Menanggapi hal ini, Walikota Pekanbaru Firdaus berjanji bakal melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh pimpinan SKPD. Evaluasi ini disebutkan Firdaus untuk dijadikan sebagai bahan mutasi yang akan segera dilakukan Pemko Pekanbaru pada Desember 2012 ini. "Ya nanti akan saya evaluasi. Juga saya-kan mau mutasi sebentar lagi," singkat Firdaus. (abd)

BPT Tunggu Instruksi Walikota PEKANBARU (VOKAL)-Badan Perizinan Terpadu (BPT) Kota Pekanbaru hingga kini belum menerima instruksi Walikota Pekanbaru Firdaus untuk menindaklanjuti PT Gerai Terpadu Indonesia (GTI) yang bergerak di bidang bisnis ritel (warung serba ada,red) yang diduga tidak memiliki izin dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Demikian diungkapkan pelaksana tugas (Plt) Kepala BPT Pekanbaru melalui Kepala Bidang Perizinan I, Syafril Lili kepada Harian Vokal, Senin (10/12). Ia mengatakan, instruksi dari Walikota Pekanbaru tersebut sangat perlu bagi BPT sebagai panduan dalam melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan yang diduga tidak mengantongi izin usaha. "Belum, belum ada turun ke saya, mungkin sama pimpinan baru (Dorman, red) instruksi itu. Kita bisa bergerak kalau ada instruksi," jelas Syafril. Diberitakan sebelumnya, Walikota Pekanbaru Firdaus berjanji akan memberikan sanksi tegas berupa penutupan paksa bagi PT GTI yang bergerak di bidang bisnis ritel ini apabila terbukti tidak memiliki satupun izin dari Pemko Pekanbaru. Untuk menindaklanjuti terkait perizinan PT GTI tersebut, Firdaus berjanji akan segera menurunkan tim untuk melakukan pengecekan ke PT GTI tersebut sebelum diberikan sanksi tegas oleh Pemko nantinya. (abd)

Alumni SMAN 1 Santuni Siswa PEKANBARU (VOKAL)-Alumni SMAN 1 Pekanbaru menyantuni dua orang pelajar SMK Muhammdiyah dari golongan dhuafa karena belum melunasi uang sekolah. Akibat belum melunasi uang sekolah, dua siswa itu tidak diperkenankan mengikuti ujian. Kondisi ini diketahui LSM Akademi Rakyat (Akar) yang kemudian melaporkan kepada Ketua Alumni SMAN 1, Indra Muklsi Adnan yang juga Bupati Kabupaten Indragiri Hilir. Laporan itu kemudian direspon Indra bersama rekanrekan alumni SMAN 1, M Fadly, Siti Rahma, Amna dan beberapa alumni lainnya. Mereka mengumpulkan dana untuk meringankan beban dua siswa SMK Muhammadiyah tersebut. Sabtu (8/12) siang sekitar pukul 12.00 WIB, Indra bersama bebraap alumni SMAN 1 menyambangi kampus SMK Muhammdiyah di Jalan KH Ahmad Dahlan,Pekanbaru. Rombongan Indra disambut oleh Zamri, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Setelah berdialok sekitar 20 menit, Indra kemudian meminta salah satu alumni untuk mencek tunggakan kedua siswa itu pada Bagian Tata Usaha Sekolah. Dari data pihak sekolah diketahui bahwa kedua siswa itu menunggak sebesar Rp7.270.000,- dan kemudian dilunasi alumni SMAN 1. "Kita dari alumni SMA 1 dapat informasi dari SLM Akar, bahwa ada dua orang siswa di SMK ini (SMK Muhammadiyah, red) yang tergolong dhuafa dan tidak bisa ujian karena belum membayar uang sekolah. Jadi tujuan kita ke sini mau menyumbang kepada dua orang anak yang belum melunasi uang sekolah itu agar mereka dapat ujian," kata Indra. Sementara itu, Zamri usai pertemuan kepada wartawan mengatakan dari 1.100 siswa, sebanyak 168 siswa masih belum melunasi uang sekolah (SPP). Namun mereka tetap diperkenankan ujian setelah orang tua siswa bersangkutan dipanggil dan menjelaskan alasan mengapa belum membayar uang sekolah. (rud) Penanggung Jawab/Redaktur: ZUKRI SUBAYANG

ANDIKA

PULUHAN masyarakat miskin Pekanbaru yang tergabung dalam Akademi Rakyat (Akar) berorasi di depan Kantor Dinas Pendidikan Pekanbaru, Senin (10/12).

Akar Tuntut Janji Wako Soal Sekolah Gratis  Demo di Tugu Selais dan Disdik

PEKANBARU (VOKAL)-Puluhan masyarakat miskin Pekanbaru yang tergabung dalam Akademi Rakyat (Akar) menggelar aksi demo di Tugu Selais dan depan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru. Mereka menuntut Walikota Pekanbaru Firdaus memenuhi janjinya saat Pemilukada lalu tentang pendidikan gratis. Massa membentangkan spanduk dengan tulisan 'wujudkan pendidikan gratis atau walikota mundur'. Juga disebutkan 'bentuk jaminan pendidikan gratis untuk rakyat miskin'. Janji politik yang dituntut itu harus segera direalisasikan bagi pendidikan tingkat SD hingga SMA. "Hari ini ada ratusan siswa yang tidak boleh ikut ujian karena belum melunasi uang SPP, uang baju, uang sekolah, dan pungutan lainnya. Mestinya wali

siswa tidak lagi dibebani biaya seperti itu karena sudah ada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)," ujar Adi Kuswanto, Ketua Akar dalam orasinya di kantor Disdik Pekanbaru, Jalan Pattimura, Senin (10/12). Adi menuding, jika saat ini sudah terjadi komersialisasi pendidikan yang dilakukan oleh penguasa Kota Pekanbaru. Mereka menyerahkan pihak sekolah untuk menentukan biaya pendidikan. "Tindakan ini jelas membu-

LAPORAN:

RIDWAN/ PEKANBARU

ka peluang pihak kepala sekolah dan guru-guru melakukan pungutan liar atau pungli," tukasnya. Akibatnya, katanya, rakyat miskin tidak memiliki kesempatan mengecap wajib belajar 12 tahun. Padahal, hak untuk memperoleh pendidikan adalah hak seluruh bangsa Indonesia, termasuk rakyat miskin. Dan ini sudah didatur dalam Undang-undang Dasar 1945 dan undang-undang pendidikan lainnya. Aksi yang dikawal puluhan aparat kepolisian tersebut hanya berlangsung beberapa menit, lalu disambut Kepala Disdik Pekanbaru, Zulfadil. Zulfadil kepada para pendemo berjanji mendukung niat para pendemo. Namun Zulfadil menjelaskan besaran anggaran pendidikan APBD Pekanbaru sebesar Rp636 miliar

Developer Wajib Bangun Sumur Resapan PEKANBARU (VOKAL)-Walikota (Wako) Pekanbaru Firdaus berjanji tidak akan mengeluarkan izin bangunan kepada pihak pengembang perumahan (developer, red) yang tidak membangun sumur resapan di setiap lokasi perumahan yang akan dibangun. Firdaus menyebutkan, pembangunan sumur resapan di setiap lokasi perumahan tersebut wajib dilakukan developer seperti yang dimuat dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru Nomor 10 Tahun 2006 tentang Sumber Daya Air dan Sumur Resapan. "Kalau di lokasi perumahan itu sesuai izin yang diurus tidak ada sumur resapan, maka izinnya tidak akan kita keluarkan. Jadi kalau tidak ada sumur resapannya, maka izinnya tidak akan saya tanda tangani," tegas Firdaus, Senin (10/12). Terkait penerapan Perda ter-

sebut yang diduga banyak di- jib membuat perencanaan dan kangkangi pihak developer yang pembuatan sumur resapan. Kemudian dipertegas ada di Kota Pekandalam ayat 4 yang baru, Firdaus bermenyatakan setiap dalih hal itu dikabangunan yang terenakan kurangnya lah berdiri dan bejumlah PNS Pemko lum memiliki suuntuk melakukan mur resapan wajib pengawasan penermembuat sumur apan Perda tersebut. resapan susulan. "Jumlah personel Seperti diketakita untuk mengawahui, Pasal 29 (1) si sangat terbatas, menyatakan Setiap kita tidak bisa melaorang, Badan Hukukan pengawasan FIRDAUS kum dan Pemosecara efektif ke seluruh wilayah. Tapi yang jelas hon Izin bangunan yang tidak saat mengurus izin tidak dican- melaksanakan kewajiban setumkan pembangunan sumur bagaimana dimaksud dalam resapan, maka izinnya tidak Peraturan Daerah ini, diancam pidana kurungan paling lama 3 dikeluarkan," sebut Firdaus. Dalam Perda Kota Pekanba- (tiga) bulan atau denda setingru Nomor 10 Tahun 2006 ten- gi-tingginya Rp50.000.000,tang Sumber Daya Air dan Su- (LimaPuluh Juta Rupiah). (2) mur Resapan, pada BAB IX ayat Tindak pidana sebagaimana di1 disebutkan setiap pemohon maksud ayat (1) pasal ini adizin mendirikan bangunan wa- alah pelanggaran. (abd)

atau 37 persen dari APBD Pekanbaru Rp1,7 triliun. Dari jumlah 13 item tersebut, digunakan untuk berbagai kegiatan pendidikan seperti tunjangan pegawai dan profesi. Sedangkan sebesar Rp62 miliar untuk fisik, unit usaha, rehab gedung, ruang kelas baru, pendidikan dan lain sebagainya. "Bantuan siswa miskin diterima untuk 14.268 siswa. Kalau ada yang belum mendapatkan bisa dikoordinasikan dengan dinas,"

ujar Zulfadil sembari menjelaskan untuk tahun 2013 dialokasikan dana beasiswa dalam bentuk pakaian, sepatu dan lainnya sebesar Rp4 miliar. "Kalau ada anak miskin yang belum mendapatkan, silahkan lapor kepada kami," pinta Zulfadil. Usai mendengarkan janji Kadisdik, massa pendemo langsung membubarkan diri. Aksi demo ini sebelumnya mereka lakukan di depan Tugu Selais atau depan Kantor Walikota Pekanbaru.***

Pemko Dinilai Belum Mampu Tangani Banjir PEKANBARU (VOKAL)-Pengamat Perkotaan Mardianto Manan menilai Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru hingga kini belum mampu mengatasi masalah banjir di Kota Pekanbaru. Hal ini terjadi akibat Pemko tidak tegas dalam menerapkan Perda Kota Pekanbaru tentang Sumur Resapan. "Kalau masalah banjir atau genangan air yang terjadi di Pekanbaru disebabkan Pemko tidak tegas. Bahkan hingga saat ini diketahui master plan drainase Pekanbaru belum jelas. Jadi wajar saja terjadi banjir atau air merendam sejumlah wilayah Pekanbaru," ujarnya, Senin (10/12). Dikatakannya, tidak tuntasnya master plan drainase ini tentu sangat disesalkan. Sebab sudah lama dibahas tetapi hingga kini semakin tidak jelas. Ia menilai wajar terjadi jika hujan sebentar saja sudah menimbulkan genangan air dan banjir. "Saya sebagai masyarakat Kota Pekanbaru tentu sangat kecewa, sebab Pemko terkesan tidak peduli dengan permasalahan masyarakat di Pekanbaru," katanya. Ia mengatakan, pembuatan drainase itu sebenarnya tidak lengkap jika dibuat tanpa memperhatikan master plan. Karena master plan ini menjadi acuan dalam membuat drainase dalam

melihat kontur tanah. "Memang benar, saat ini Pemko terus melakukan pembersihan dan buat drainase baru untuk mengatasi banjir. Tetapi kan tidak berdasarkan master plan yang tentunya drainase dibuat terkesan asal jadi," kata Mardianto. Diberitakan sebelumnya, anggota DPRD Riau Noviwaldy Jusman mengaku kecewa dengan kinerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau akibat belum selesainya masterplan drainase Kota Pekanbaru. Padahal, proyek drainase itu sudah lama diserahkan dengan anggaran mencapai Rp4 miliar. "Saya mewakili masyarakat Pekanbaru sangat kecewa dengan tak kunjung selesainya masterplan ini (drainase, red)," ungkap mantan anggota Komisi C DPRD Riau itu. Dikatakannya, sudah Rp4 miliar anggaran untuk pembangunan drainase tersebut dikucurkan, tetapi masterplan-nya saja belum ada. Ia mengaku heran dengan hal tersebut, dan meminta BPK Perwakilan Riau mengusut tuntas anggaran yang cukup menyedot APBD itu. "Mulai sejak zamannya Firdaus hingga SF Hariyanto drainase Pekanbaru belum selesai. Padahal sudah sangat dibutuhkan," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Riau ini. (rul)

DPRD Meyakini Adanya Dugaan Gratifikasi  Dalam Pembangunan Gedung DPRD PEKANBARU (VOKAL)-Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru M Sabarudi menuding telah terjadi dugaan gratifikasi dalam pembangunan gedung DPRD Pekanbaru. Sebab bangunan fisik dan interior gedung saat ini sudah mulai rusak meskipun belum memasuki usia satu tahun. Menurutnya, sebelumnya dugaan gratifikasi ini telah dilakukan penyelidikan oleh pihak Kejati Riau. Namun tampaknya kasus ini hanya berlalu begitu saja. "Meski kasus ini terkesan ditutup-tutupi, kenyataan di lapangan mulai membuka tabir permasalahan. Di mana beberapa fisik bangunan dan interior gedung saat ini sudah mulai rusak meski gedung belum sampai berumur satu tahun," ujar Sabarudi, Senin (10/12). Dikatakannya, sejak awal

pembangunan gedung dirinya melihat banyak sekali terjadi permasalahan, mulai dari dugaan gratifikasi hingga proses lelang yang bermasalah. Contohnya saat ini hampir seluruh keramik gedung sudah mulai menggelembung. Kondisi ini menandakan bahwa proyek ini sangat bermasalah dalam pembangunannya. Selain itu, katannya, beberapa interior gedung juga sudah banyak yang rusak seperti kanopi di depan ruangan Fraksi Golkar yang hanya terbuat dari gypsum , AC diruangan Fraksi PKS yang sampai saat ini masih bocor, serta dinding yang sudah mulai retak dan sebagainya. "Kita memastikan mulai dari perencanaan awal sampai kepada pengerjaan bangunan sudah banyak permasalahan yang terjadi. Maka dari kejadian ini da-

ZULFIKRI

ANGGOTA Komisi IV DPRD Pekanbaru Zulfan Sulaiman, memeriksa lantai keramik gedung DPRD Pekanbaru, Senin (10/12).

pat disebutkan bahwa kerusakan terhadap gedung secara tidak langsung 'mengamini'

bahwa gedung ini sarat dengan permasalahan," tukasnya. Sementara itu, Ketua Komisi

IV DPRD Pekanbaru Firdaus Basyir menyebutkan kehancuran beberapa reklame yang terjadi di gedung DPRD Pekanbaru saat ini tidak dapat lagi untuk ditutup-tutupi. Ia menilai harus dilakukan pertemuan dalam bentuk hearing dengan pihak terkait seperti PPTK dan PT Waskita Karya. "Kita selaku pengguna sangat kecewa dengan kondisi gedung DPRD ini. Di gedung kita saja mereka berani melakukan hal seperti ini, bagaimana dengan gedung lainnya. Untuk menjelaskan duduk persoalan ini, DPRD akan melakukan pemanggilan beberapa pihak," jelasnya. "Dalam hearing nanti akan ditanya apakah gedung ini sudah diserahterimakan atau belum. Jika sudah, maka jelas ada sanksi hukum yang akan diterima kontraktor karena mengerjakan proyek tidak sesuai kontrak," tambahnya.(fik) Perwajahan: TIYO


CMYK

24

Parlementaria DPRD Pelalawan

Advertorial

HARIAN VOKAL

SELASA 11 Desember 2012/27 Muharram 1434 H

DPRD Pelalawan Sahkan 7 Ranperda

DPRD Kabupaten Pelalawan telah mensahkan 7 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dari 8 Ranperda yang diajukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan untuk dijadikan Perda, Senin (10/12). Pengesahan dilaksanakan melalui rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Pelalawan H Zakri dan dihadiri Bupati Pelalawan HM Harris, Wakil Bupati H Marwan Ibrahim dan diikuti sejumlah anggota DPRD serta kepala SKPD di lingkungan Pemkab Pelalawan. Rapat paripuran yang diadakan di Gedung Daerah Datuk laksamana Mangku Diraja tersebut, selain mengesahkan 7 Ranperda untuk dijadikan Perda juga

dilanjutkan dengan paripurna penyerahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2013. Dalam paripurna tersebut masing-masing Tim Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Ranperda menyampaikan hasil pembahasannya. Diawali oleh Markarius Anwar selaku Sekretaris Pansus I membacakan hasil pandangannya lewat paripuna. Dalam laporannya Pansus I yang membahas sejumlah Ranperda di

antaranya Ranperda perubahan kedua atas Perda Kabupaten Pelalawan Nomor 07 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Pelalawan, Ranperda tentang RTRW Kabupaten, dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Selain itu, Pansus I DPRD Pelalawan telah melakukan berbagai kegiatan seperti kunjungan kerja ke DPRD Jakarta dan DPRD Kota Bandung, kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Sleman dan DPRD Kota Surakarta, serta konsultasi Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kehutanan, dan juga rapat kerja dengan Pemkab Pelalawan.

Setelah dilakukan rapat pembahasan dengan instansi tersebut, Pansus I Ranperda DPRD Kabupaten Pelalawan dengan ini menyampaikan hasil pembahasan terhadap Ranperda. Di antaranya Ranperda perubahan kedua atas Perda Kabupaten Pelalawan Nomor 07 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Pelalawan. 1. Perubahan Ranperda ini sudah mengacu kepada nomenklatur yang sama dengan dinas Provinsi Riau. 2. Perda ini sudah mengacu kepada PP No 41 Tahun 2007 tentang Penataan Kelembagaan. 3. Untuk Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Pelalawan, khususnya pada Bidang Geologi dan Migas Seksi Air Bawah Tanah dan Air Permukaan. Tujuannya agar dibuatkan Peraturan Bupati tentang

Tugas dan Fungsinnya, agar lebih jelas lagi demi menghindari overleping dengan tugas fungsi dari Dinas Pekerjaan Umum. 4. Penggabungan Dinas Kehutanan dan Perkebunan dapat dilakukan dengan tidak merubah bidang – bidang yang ada di bawah kedua dinas tersebut sebelumnya. Hal ini sudah disesuaikan dengan Dinas Provinsi Riau dan tidak melanggar PP

Nomor 41 Tahun 2007 tentang Penataan Kelembagaan. Di mana untuk penggabungan 2 dinas, maksimal 7 bidang sementara yang kita sahkan saat ini hanya 6 bidang. 5.Untuk penggabungan Dinas Bina Marga dengan Dinas Cipta Karya menjadi Dinas Pekerjaan Umum dapat kita terima sepenuhnya. Hal ini berguna untuk kemudahan koordinasi antar bidang yang berkaitan dan efesiensi anggaran. Sedangkan untuk fungsi ketatakotaan pertamanan dan kebersihan yang ada di Dinas Cipta Karya, dikeluarkan menjadi 1 (satu) dinas baru. 6. Penambahan Dinas Tata Kota, Pertamanan dan Kebersihan Kabupaten Pelalawan, Pansus I DPRD Pelalawan berpendapat bahwa dinas ini sudah selayaknya dibentuk sehingga lebih fokus di dalam melakukan penataan perkotaan di Pelalawan. Di mana kondisi tata kota pertamanan dan kebersihan ibukota kabupaten dan kota, ibukota kecamatan yang ada hari ini masih dalam kondisi yang semrawut. 7.Pembentukan Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Pelalawan yang merupakan pemisahan dari Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) dinilai sangat strategis. Diharapkan dengan pemisahan ini satuan kerja yang mengurusi pendapatan daerah dapat menetapkan dan mencapai target pendapatan asli daerah yang sesuai besarannya dengan perbandingan APBD yang ada. ***

BUPATI Pelalawan HM Harris (kiri) dan Ketua DPRD Pelalawan H Zakri serah terima Perda dari DPRD Pelalawan kepada Pemkab Pelalawan.

Ranperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan

PARA anggota DPRD Pelalawan menghadiri paripurna.

ADANYA penambahan 1 pasal pada Bab VI tentang Penuntasan Buta Aksara Al Quran bagi peserta didik beragama Islam untuk tingkatan SLTP dan SLTA. Pasal ini perlu ditambahkan dalam rangka mendukung pencapaian target dan indikator keberhasilan RPJMD yang sudah disahkan terkait dengan sumber daya manusia dan pendidikan keagamaan. Bunyi pasal 42 ayat 4 direvisi menjadi “pemerintah bersama–sama pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu–satuan

pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan sekurang-kurang satu satuan pendidikan pada jenjang pendidikan menengah untuk dikembangkan menjadi satuan pendidikan bertaraf internasional”. Bunyi pasal 43 ayat 1 direvisi menjadi “pemerintah daerah dapat mengatur hari–hari libur sekolah dengan Keputusan Bupati yang memperhatikan hari libur nasional dan kalender pendidikan”. Perlu ditambahkan 1 Bab lagi pada Ranperda Penyelenggaran Pen-

didikan ini yakni tentang Pengawasan Penyelenggaraan Pendidikan. Hal ini berguna agar perda yang nantinya digunakan benar– benar tepat sasaran dan bertanggung jawab. Di mana pada bab ini dibuatkan 1 pasal yang mengatur tentang pengawasan penyelenggara pendidikan oleh Pemerintah Daerah. Diharapkan kepada Bupati untuk dapat memberikan sanksi administrasi kepada penyelenggara pendidikan pada satuan pendidikan yang tidak melaksanakan peraturan daerah ini. Merevisi kembali tujuan dibuatnya Ranperda penyelengara pendidikan ini, di mana dalam Ranperda ini memuat tujuan pendidikan yang seharusnya dibuat adalah tujuan penyelenggaraan pendidikan.

BUPATI Pelalawan HM Harris (kiri) dan Ketua DPRD Pelalawan H Zakri menanda tangani berita acara antara Pemkab dan DPRD Pelalawan. Penanggung Jawab: ZUKRI SUBAYANG

Ranperda tentang RTRW Kabupaten

H Zakri

A. Masih belum tersedianya peta perizinan HGU, HPH dan perizinan lainnya di Kabupaten Pelalawan yang perlu di-crosscek terlebih dahulu. Sehingga rencana peruntukan lahan yang diajukan dalam RTRW tersebut betul–betul sesuai dengan kondisi existing yang ada dan dapat dipertanggungjawabkan keakuratannya. Hal ini sangat diperlukan mengingat masih banyaknya perselisihan kepemilikan lahan masyarakat dengan perizinan yang dimiliki oleh perusahaan. Dan ditengarai adanya selisih atau perbedaan antara peta perizinan yang dipegang oleh perusahaan dengan lahan yang digarap baik lokasi maupun luasnya. Sehingga perlu pemetaan dan pengukuran ulang terlebih dahulu. B. Berdasarkan hasil konsultasi ke Kementerian Kehutanan, telah dijelaskan kepada Pansus I DPRD Kabupaten Pelalawan bahwasannya sebelum dibentuknya Perda RTRW di tingkat kabupaten, maka terlebih dahulu diselesaikan Perda RTRW di tingkat provinsi. Di mana saat ini Perda RTRW Provinsi Riau masih dalam proses penyelesaian. Sehingga ada singkronisasi antar RTRW Kabupaten dengan RTRW Propinsi.*** Perwajahan : RINTO HARMIKO


Harian Vokal Edisi 11 Desember 2012