Issuu on Google+

CYAN YELLOW MAGENTA KEY

7 APRIL 2012 SUBUH : 05:08 DZUHUR : 12:20 ASHAR : 15:25 MAGHRIB : 18:24 ISYA : 19:32

Rp2000 (Pekanbaru) Rp3000 (Luar Kota)

Harian Vokal Santun Mengkritisi, Cerdas Menyikapi

24 Halaman

SABTU

7 April 2012 15 JUMADIL AWAL 1433 H EDISI 632/TAHUN III Harga Langganan

Rp50.000/bulan Luar Kot ota+ a+O Ong ngk kos Kirim

Email: harianvokal@gmail.com website: www.harianvokal.com

Kasus Suap Venue PON XVIII Riau

Tersangka dan Saksi Diperiksa Senin n Dokumen Penting Sudah Disita

JAKARTA (VOKAL)-Empat tersangka dan saksi-saksi kasus suap pembangunan venue PON XVIII Riau tahun 2012 akan diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai Senin (9/4) besok. Namun nama-nama saksi yang akan diperiksa masih disembunyikan untuk menjaga kerahasiaan penyidikan. TIM LIPUTAN HARIAN VOKAL Menurut Juru Bicara KPK Johan Budi SP, tersangka yang akan diperiksa mulai Senin (9/4) besok adalah anggota DPRD Riau M Faisal Aswan (Partai Golkar) dan Mohammad Dunir (PKB), serta Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana Dispora Riau Eka Dharma Putra dan staf PT PP (Persero) Rahmad Syahputra. "Saya sudah diberi tahu penyidik sampai hari Minggu tidak ada pemeriksaan, pemeriksaan akan dimulai pada hari Senin dan Selasa. Pemeriksaan dilakukan terhadap tersangka dan saksi-saksi, terkait saksi-saksi yang akan dihadirkan tidak bisa kita sampaikan sekarang," kata Johan Budi yang dihubungi Harian Vokal, Jumat (6/4).

Bersambung...Hal 7

Digeledah 9 Jam

UNTUK mencari dokumen-dokumen sebagai barang bukti serta pengembangan kasus suap pembangunan venue lapangan tembak PON XVIII Riau, penyidik KPK, Kamis (5/ 4) siang sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB malam, menggeledah beberapa ruangan di DPRD Riau.

Cakap Bebas

Bersambung...Hal 7 OLEH: H YUSKO

Guruku Sayang, Guruku Malang (Habis) PIMPINAN sekolah yang notabene adalah guru, selalu berdalih, berbagai pungutan yang mereka lakukan terhadap siswa atas persetujuan pihak komite sekolah. Sehingga terkesan belakangan ini, komite sekolah dimanfaatkan pimpinan sekolah untuk melegitimasi berbagai jenis pungutan yang dilakukan sekolah terhadap para siswa. Akibatnya, dari tahun ke tahun pungutan oleh pihak sekolah semakin membebani para orangtua siswa.

Bersambung...Hal 7

Rossa

Fresh Looking

MATA Rossa mendadak merah dan sembab usai menyaksikan konser 'Kidung Abadi Chrisye'. Saat ditanya, ia mengaku tak dapat menahan

ANDIKA

PENYIDIK KPK membawa barang bukti terkait kasus suap dana PON XVIII Riau setelah menggeledah gedung DPRD Riau sekitar 9 jam, Kamis (5/4) sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

Jadikan Ini Pelajaran PEKANBARU (VOKAL)-Tokoh masyarakat Riau Tenas Effendy meminta pihak-pihak yang terkait dengan pelaksanaan PON XVIII Riau atau yang dipercaya mengemban amanah untuk bidang atau urusan lainnya agar menjadikan kejadian penangkapan tujuh anggota DPRD Riau terkait kasus suap venue PON oleh penyidik KPK sebagai pembelajaran. Ketua Umum LKA LAMR ini berharap semua pihak dan pengambil kebijakan di Riau tetap TENAS EFFENDY melaksanakan berbagai tugas dan amanah yang

n Harian Vokal di Hati Anda!!! CYAN YELLOW MAGENTA KEY

Pengaruhi Persiapan PON PEKANBARU (VOKAL)-Kepala Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Riau Lukman Abbas mengakui kasus temuan penyuapan oleh anak buahnya terhadap anggota DPRD Riau sedikit banyaknya akan mempengaruhi kesiapan pelaksanaan PON XVIII Riau yang akan dilaksanakan September nanti. "Dengan adanya kasus ini tentunya akan berpengaruh terhadap pelaksanaan PON, terutama masalah anggaran.

BNN Incar 2 Sipir Lapas Pekanbaru

JAKARTA (VOKAL)-Kepala Badan Penindakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Benny Mamoto menyatakan, sejauh ini belum ada detail terbaru terkait keterlibatan sipir dalam mengamankan jaringan narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekanbaru.

JOHAR FIRDAUS

Bersambung...Hal 7

Bersambung...Hal 7

LUKMAN ABBAS

Bersambung...Hal 7

Terkait Izin Tambang Asun

Polhut Segera Periksa Pejabat Inhu

"Masih kami selidiki. Satu sipir BENNY MAMOTO yang diindikasikan terlibat juga masih dalam pemeriksaan, belum bisa dipastikan apakah benar terlibat atau tidak,"

Indeks....

Bersambung...Hal 7

w Banjir Genangi Dumai Hampir 12 Jam......................................................Hal 9 w Minyak Tanah di Duri Rp11 Ribu/Liter................................Hal 12 w Pemain Ramai-ramai Tinggalkan PSPS.................................Hal 18

PEKANBARU (VOKAL)-Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Riau segera memeriksa sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu, terkait pengeluaran izin pertambangan di kawasan hutan lindung di Desa Usul, Kecamatan Batang Gansal sebagaimana dilakukan PT Kurnia Subur. "Pemeriksaan itu segera kita MASTUR alias Asun INT lakukan, setelah kemarin (Kamis, 5/4, red) kita memeriksa pemilik wasan Hutan Dinas Kehutanan Riau dua alat berat eksavator yang disita yaitu, Said Nurjaya, Jumat (6/4). Direktur PT Kurnia Subur Mastur, Asun," kata Kabid Perlindungan dan PengaBersambung...Hal 7

RAPP Diminta Selesaikan Tata Batas

JAKARTA (VOKAL)-Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meminta PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) segera menyelesaikan partisipatif rule appariton (PRA/partisipasi masyarakat) agar penetapan tata batas partisipatifnya bisa dilakukan sehingga izin operasional

Bersambung...Hal 7

Penanggung Jawab/Redaktur: IDRUS YAMIN

Belum Bisa Advokasi PEKANBARU (VOKAL)-Ketua DPRD Riau Johar Firdaus prihatin atas penetapan tersangka anggota DPRD Riau M Faisal Aswan dan M Dunir terkait kasus suap venue PON XVIII Riau, namun belum bisa menyediakan bantuan hukum untuk keduanya karena dasar hukum untuk hal itu belum ditemukan. "Pertama-tama atas nama pimpinan lembaga DPRD Riau kita sangat prihatin dengan adanya peristiwa ini.

n Iklan : Harmen Fadly 0812 7575 1116

Hutan Tanaman Industri (HTI) Pulau Padang di Kabupaten Kepulauan Meranti yang sempat dibekukan bisa beroperasional kembali. "Kalau mau cepat beroperasi, RAPP segera selesaikan PRA-nya agar penetapan batas partisipatifnya bisa dilakukan. Proses sos-

ialisasinya memang sedang berlangsung, tapi rekomendasi kita tiga bulan dan sekarang sudah satu bulan lebih," kata Sekretaris Jenderal Kemenhut Hadi Daryanto di Jakarta, kemarin.

Bersambung...Hal 7

n Langganan Koran : Irwansyah 081378342374 Perwajahan: RINTO HARMIKO


2

HARIAN VOKAL

LINTAS

Dewan Pers Bisa Tagih Penuntasan Kekerasan

JAKARTA-Kasus kekerasan terhadap wartawan sering sekali berujung pada ketidakjelasan penyelesaian kasus. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mendesak pihak kepolisian untuk lebih proaktif dalam menyelesaikan kasus kekerasan terhadap wartawan. Ketua Umum IJTI Imam Wahyudi mengatakan selama ini alur penyelesaian kasus kekerasan terhadap wartawan hanyalah bersifat satu arah, yakni pelaporan dewan pers atau korban dan perusahaan korban terhadap kepolisian. Dewan pers, imbuhnya, harusnya berhak menagih tindak lanjut laporan tersebut. “Jadi enggak lagi Dewan pers atau wartawan yang jadi korban yang mengejar-ngejar polisi karena ini menguras daya. Tapi perkembangan itu yang diserahkan ke Dewan pers,” tegas Imam, dalam acara Workshop ‘Penyusunan Standar Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis dan Penyalahgunaan Profesi Jurnalis’ di Dewan Pers, Jakarta, Kamis (5/4). (mic,hab)

UN Online Bisa Eliminir Kecurangan

JAKARTA-Ahmad Zainuddin, Kader Partai Keadilan Sejahtera yang juga anggota komisi X DPR RI mengusulkan sistem Ujian nasional via online. “Jadi tidak pelu mencetak banyak soal, dan kebocoran soal bisa diminimalisir,” katanya ketika dihubungi Tempo, Kamis (5/4). Ide ini ia keluarkan karena mengaku prihatin dengan kondisi kecurangan penyelenggaraan UAN yang terjadi di Indonesia. “Sudah sangat parah, sekolah juga melakukan kecurangan gimana caranya agar muridnya lulus,” katanya. Selain tentang kecurangan, ia juga mengkritisi biaya pembuatan soal yang terbilang cukup mahal. “Tiap tahun bisa Rp500 M.” Namun begitu ia menyadari bahwa idenya ini tidak serta merta dapat langsung diaplikasikan. “Kita masih butuh penyiapan infrastruktur matang dan memadai,” ujarnya. “Mungkin dua atau tiga tahun ke depan. Bisa mulai dilakukan.”(kcm,hab)

SABTU

NASIONAL

7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

r Kerja Sama Berantas Narkoba di LP

MoU Kemenkum-BNN Aktif Lagi JAKARTA-Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin memastikan nota kesepahaman (MoU) antara pihak Kemenkum dan HAM dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait pemberantasan narkoba di lembaga pemasyarakatan (LP) akan segera aktif pekan depan. “Segera akan diaktifkan paling lambat pertengahan minggu depan,” kata Amir, dalam pesan singkat yang diterima wartawan, Jumat (6/4). Menurut Amir, saat ini tim dari kedua belah pihak tengah merumuskan standar operasional prosedur (SOP) yang akan digunakan dalam penindakan narkotika di lembaga pemasyarakatan. Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti keputusan yang diambilnya dalam menyikapi insiden terjadi saat inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Kemenkum dan HAM bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Senin (2/4) lalu. Seperti diketahui, dalam keterangan persnya Rabu (4/4) lalu, Menkum dan HAM Amir Syamsuddin memutuskan untuk membekukan sementara MoU antara pihaknya dengan BNN terkait pemberantasan narkotika di lapas. Menurutnya, pembekuan itu dilakukan hingga nantinya terbentuk SOP yang jelas antara kedua belah pihak sehingga dapat mencegah insiden kekerasan seperti yang terjadi di LP Riau. Amir sendiri mengatakan pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan Kepala BNN Gorries Mere untuk membicarakan hal tersebut. (*/OL-10) Rugikan Pakar hukum pidana Univer-

sitas Padjajaran Yesmil Anwar, menilai pencabutan MoU antara Kemenkum HAM dengtan BNN merugikan upaya pemberantasan narkoba di LP. “Kita merugi ya kalau sampai harus membekukan MoU itu. Meskipun memang MoU itu kekuatan hukumnya kurang kuat tetapi kalau sampai membekukan itu berlebihan,” katanya, Jumat (6/4). Menurutnya, hal ini justru menunjukkan adanya ketakutan atau ketidakpercayaan Kemenkum dah HAM. Yesmil mengatakan harus dibedakan antara sikap dan tujuan dari sidak itu sendiri. Yesmil menegaskan sampai tindakan yang terjadi saat sidak justru melupakan tujuan pemberantasan narkoba di lembaga pemasyarakatan itu sendiri. “Jangan lupa pokok persoalannya adalah pemberantasan narkotika di LP. Harus ada jalur hukum, lapor polisi kalau merasa dizalimi. Kalau nggak ada yang lapor apalagi kalau sudah saling bermaafan, ya clear,” terangnya. Namun, menurutnya, jika memang terjadi tindakan pemukulan tersebut tidak dapat dibenarkan. Yesmil menjelaskan sebagai pejabat negara Denny terikat UU Kepegawaian. Turun Tangan Direktur Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM Zainal Arifin Mochtar meminta Presiden Susilo Bambang Yu-

dhoyono turun tangan menyelesaikan kontroversi dugaan insiden penamparan dalam inspeksi mendadak (sidak) oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana dengan tim Badan Narkotika Nasional di Lembaga Pemasyarakatan Pekanbaru, Riau, Selasa, 3 April 2012 dinihari. “Presiden menjadi wajib melakukan intervensi kalau menterinya sudah salah fokus,” kata Zainal Arifin Mochtar, kepada Tempo, Kamis. Yang dimaksud salah fokus oleh Zainal adalah reaksi Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin. Karena adanya isu penamparan di balik sidak wakil menterinya, ia melarang Denny melan-

jutkan sidak-sidak lain ke lembaga-lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di seluruh Indonesia. Dan yang lebih keliru lagi, menurut Zainal, adalah upaya Menteri Amir yang membentuk tim pencari fakta insiden penamparan dalam inspeksi mendadak (sidak) itu. Padahal, dia melanjutkan, agenda pemberantasan mafia ini merupakan agenda Presiden SBY yang harus dijalankan para menteri-menterinya. Pecat Kalapas Sementara Direktur Eksekutif Indonesia Police Watch Neta S Pane mengatakan, Menkum HAM tidak perlu menghentikan MoU dengan BNN. Seharusnya, Men-

kum memecat Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Pekanbaru dan Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Riau. Menurut Neta, MoU tersebut sudah tepat karena memudahkan langkah BNN untuk membersihkan lapas dari mafia narkotik. Neta mengatakan justru Kepala Lapas dan Kakanwil lah yang perlu dicurigai karena ada narkoba beredar di lingkungan lapas. “Jika tak ada orang dalam main, mana bisa narkoba masuk,” katanya. Neta menuding langkah Amir membentuk tim pencari fakta terkait dugaan penamparan malah mengaburkan isu peredaran narkoba di dalam lapas. (dtc,mic,tnr,hab)

INT

PASAR MURAH-Menteri BUMN Dahlan Iskan didampingi Direktur Human Capital and General Affair PT Telkom Faisal Syam (kanan) menyerahkan paket sembako kepada seorang penduduk Kelurahan Makasar Jakarta Timur, Kamis (5/4). Pada kegiatan pasar murah ini Telkom menyediakan tidak kurang dari 15.555 paket sembako.

r Kapal Dihantam Badai

6 ABK WNI Masih Hilang di Laut China Timur TOKYO-Penjaga pantai Jepang berhasil menyelamatkan 11 awak kapal kargo berbendera Hong Kong yang hilang di Laut China Timur. Namun sebanyak 6 awak kapal lainnya yang berkewarganegaraan Indonesia masih hilang dan belum diketahui nasibnya hingga kini. “Kami tidak memiliki data lebih lanjut, termasuk soal identitas mereka, maupun nasib 6 awak kapal lainnya, dan kondisi kapal kargo tersebut,” ujar pihak penjaga pantai Jepang, seperti dilansir oleh AFP, Jumat (6/4).

Kapal kargo yang mengangkut kayu ini membawa 17 awak, di mana 14 orang diantaranya berkebangsaan Indonesia. Sebanyak 8 orang awak dari Indonesia telah berhasil diselamatkan, bersama dengan 3 awak lain dari China dan Taiwan. Pencarian 6 awak kapal yang masih hilang ini terus dilakukan. Pihak penjaga pantai Jepang bahkan menerjunkan dua kapal dan dua pesawat untuk membantu operasi pencarian ini. Kapal bernama New Lucky VII tersebut mengangkut kayu

dari wilayah Papua Nugini ke China. Kapal yang membawa 17 awak ini menghilang pada Selasa (3/4) kemarin di wilayah perairan Jepang, tepatnya di dekat pulau Amami Oshima. Diduga, badai besar yang melanda wilayah Jepang sejak awal pekan ini, merupakan penyebab hilangnya kapal kargo seberat 4.143 ton ini. Seperti diketahui, Jepang diterjang badai besar yang disertai hujan deras pada awal pekan ini. Badai ini mengacaukan sistem transportasi dan menewaskan 5 orang. (dtc,hab)

PKS:TuntaskanKoalisiDulu,BaruBahasMenteri JAKARTA-Wakil Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, berpendapat bahwa masalah yang menerpa PKS di koalisi selama ini hendaknya dipisahkan dengan pencabutan posisi menteri yang dijabat oleh kader PKS. “Sebetulnya kalau menurut kami harus dipisahkan, dan menurut saya status menteri kami di kabinet seharusnya merupakan sebuah proses setelah ada kejelasan masalah koalisi ini,” jelasnya, di Jakarta, Jumat (6/4). Menurut Sohibul, sebaiknya permasalahan di koalisi segera diselesaikan, agar kemudian semua pihak dapat menentukan sikap. “Jadi persoalanya koalisi harus diselesaikan dahulu baru masalah di kabinet diselesaikan. Jadi itu tidak bisa dibolak balik. Pernyataan resmi koalisi belum ada menteri harus bersikap, ini kan bolak balik,” imbuhnya. Tanggapi Santai Terkait kabar bahwa Ketua

Penanggung Jawab/Redaktur: HASAN BASRIL

Setgab sekaligus Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, telah menyerahkan mandat kepada Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie untuk mengumumkan nasib PKS, ditanggapi santai Presiden PKS Luthfie Hasan Ishaq. Menurutnya adalah hal biasa bila Ketua Setgab mendelegasikan keputusan-keputusannya kepada pihak-pihak yang dianggapnya representatif untuk menyampaikan. “Ya itu (Ical pemegang mandat SBY) saya dengar dari beberapa wartawan, tapi saya belum mendapatkan informasi formal. Tapi kalau pun iya, karena pak Ical Wakil Ketua Setgab. Mungkin saja Ketua Setgab mendelegasikan beberapa tugas kepadanya,” kata Luthfie Hasan di kantor DPP PKS, Kamis malam. Belum dapat dipastikan apa keputusan Ketua Setgab terhadap manuver politik PKS yang dinilai sering berseberangan dengan mitra koalisi lain-

nya. Namun saat ditanya apakah PKS siap dengan keputusan akan dipecat dari Setgab, Luthfie Hasan tak ingin berspekulasi. “Saya tidak ingin berandai-andai apalagi merespon sesuatu yang masih andai,” ujar dia. Menggelikan Istana dan elite pimpinan partai koalisi ternyata menginginkan ada ketegasan bersama soal posisi mereka sebagai partai pendukung pemerintahan dengan mereka yang oposisi. Karena itu, menurut Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparingga, semua pimpinan parpol anggota koalisi, minus PKS, ingin agar sebuah koreksi dilakukan. “Itulah esensi rapat Selasa, 3 April 2012 di Cikeas,” kata Daniel Sparingga di Jakarta, Kamis (5/ 4). “Ibaratnya, tidak ada yang ingin orang asing tidur di bawah selimut yang sama dengan mereka,” sambungnya. (dtc,tnr,mic,smc,hab)

Perwajahan: ISKANDAR


INTERNASIONAL SABTU

3

HARIAN VOKAL

7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433

Jepang Siap Tembak Roket Korut YERUSALEM (VOKAL)-Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Israel Dan Shapiro menyebut Sinai dan Gaza adalah ancaman bagi warga Israel. Komentarnya ini untuk menanggapi serangan roket yang muncul dari Semenanjung Sinai dan ditujukan ke Israel. “AS akan selalu mendukung Israel untuk mempertahankan dirinya,” ujar Shapiro, seperti dikutip Jerusalem Post, Kamis (5/4). Shapiro juga berkunjung ke salah satu wilayah yang dijadikan basis sistem pertahanan misil Iron Dome. Shapiro mengatakan selama ini Iron Dome sudah berhasil menangkis serangan roket yang muncul dari sejumlah wilayah. Presiden AS Barack Obama juga sudah meminta Kongres agar membantu Israel yang akan menambah Iron Dome. Iron Dome mulai dioperasikan di Israel pada April 2011, dan sudah diuji coba pada saat para pejuang Palestina melancarkan 230 serangan roket ke Israel. Menurut militer Israel, Iron Dome diklaim berhasil menangkis 90 persen serangan misil yang muncul dari Jalur Gaza. Senjata anti-serangan misil itu juga akan mengalami pembaharuan. Hingga saat ini, Iron Dome ditempatkan di Gurun Negev untuk melindungi Kota Beersheba, Ashkelon, dan Ashdod. Israel juga akan mengerahkan Iron Dome ke wilayah utaranya. Kongres AS berniat untuk melakukan instalasi dari Iron Dome berdasarkan kebutuhan keamanan Israel. Sebelumnya, Pentagon sempat memberikan dana sebesar USD205 juta atau sekira Rp1,88 miliar ke Negeri Yahudi itu untuk akuisisi Iron Dome.(okz/zki)

Laman Al Jazeera melaporkan Jepang juga telah melakukan simulasi di Okinawa pada Kamis lalu, setelah penyebaran rudal pertahanan di Naha, Ibukota Okinawa, pada Senin lalu. Rudalrudal pertahanan itu kini telah siap menembak setiap bagian

roket Korea Utara yang masuk ke wilayah udara Jepang. Rudal Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3) juga telah diangkut dengan kapal Angkatan Maritim Jepang, Kunisaki, menuju ke pangkalan di Isagaki. Pulau ini diperkirakan menjadi wilayah

terdekat dengan rute yang akan dilintasi roket Korut. Rudal Patriot itu akan dipasang menghadap tepat ke rute yang akan dilintasi oleh roket Korut. Rudal pertahanan PAC-3, kini telah siap meluncur dari empat lokasi, di Okinawa, termasuk pangkalan militer di Naha, Miyako, dan Chinen. Mobil peluncur rudal dengan tentara yang siaga akan ditempatkan di Tokyo, Ibukota Jepang, dalam beberapa hari mendatang.

Namun demikian, Menteri Dalam Negeri Jepang menyatakan persiapan ini tidak untuk menembak jatuh roket Korut. Melainkan hanya untuk berjaga-jaga apabila peluncuran roket Korut itu gagal dan jatuh di wilayahnya. Korut direncanakan akan meluncurkan Roket Unha-3 mereka pada rentang waktu 12 hingga 16 April ini. Peluncuran itu dalam rangka peringatan 100 tahun hari lahir mendiang pimpinan Korut, Kim Il-Sung.

Roket itu rencananya akan diluncurkan dari pantai barat Korut dan rutenya diperkirakan akan melintasi Okinawa, Jepang. Sebenarnya, pada Februari yang lalu Korut sendiri telah berjanji menghentikan operasi pengayaan uranium di Yongbyon. Sebagai kompensasinya, Korut mendapat 240.000 ton paket bantuan pangan dari AS. Dengan rencana peluncuraan roket itu, AS mengancam akan menghentikan paket bantuan itu.(vnc/zki)

TENGGELAMKAN KAPAL – Penjaga Pantai AS menembak Kapal nelayan Jepang, ‘Ryou-Un Maru’, Kamis (5/4), yang terbawa arus ke laut akibat tsunami, tahun lalu. Penembakan dilakukan untuk menenggelamkan kapal ‘siluman’ tersebut.

NET

LINTAS Sinai dan Gaza Ancaman Besar

JEPANG (VOKAL)-Jepang siap menembak jatuh roket Korea Utara (Korut) yang akan diluncurkan pada pertengahan April ini. Jepang telah selesai menyebar rudal pertahanan daratnya.

Anak Khadafy Disiksa di Penjara LIBYA (VOKAL)-Pengacara Saif Al-Islam Khadafy dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengatakan ada dugaan bahwa Saif mendapat perlakuan tidak layak di penjara Libya. Dalam sebuah pernyataan, pengacara mengatakan Saif ditahan di penjara yang nyaris terisolir dan sering dipukuli. Mereka juga mengatakan bahwa tim jaksa telah diberitahu bahwa Saif

hanya akan diadili untuk kejahatan kecil yang melibatkan lisensi onta dan tambak ikan. Pemerintah Libya dan ICC masih berdebat mengenai siapa yang akan mengadili Khadafy. Dewan Peralihan Nasional Libya bersikeras bahwa ia harus diadili di dalam negeri, tetapi ICC mengatakan Libya wajib bekerja sama dengan pengadilan kejahatan perang di Den Haag dan harus segera

menyerahkan Saif. Lubang hitam hukum Pernyataan tim pengacara Saif al-Islam yang mengatakan bahwa baik mereka dan terdakwa telah diberitahu bahwa tidak ada cukup bukti untuk mengadili Saif dengan pasal “kejahatan serius.” Mereka menuduh pemerintah Libya “berusaha membalikkan keadaan” ketika menghadapi tenggat waktu

menyerahkan Khadafy ke ICC dengan mengatakan mereka ingin menyelidiki Saif atas kejahatan perang. Menurut ICC, Saif kini berada dalam “lubang hitam hukum” dan “hak-haknya dirampas.” Sementara pemerintah Libya mengatakan mereka sedang membentuk pengadilan khusus untuk mengadili Saif al-Islam dan menginginkan Saif diadili di Libya.(kpc/zki)

Kritisi Obama, Marinir AS Terancam Dipecat WASHINGTON (VOKAL)Sebagai seorang warga Amerika Serikat (AS), Sersan Gary Stein memiliki hak untuk menyuarakan pendapatnya. Namun saat dirinya mengkritisi Presiden Barack Obama, Sersan Stein justru terancam dipecat dari dinas kemiliteran. Seperti dilansir BBC, Jumat (6/4), Sersan Stein membuat potongan wajah Obama yang ditempelkan di poster-poster film yang kemudian dipasangnya di akun Facebook miliknya sendiri. Jaksa penuntut menyata-

Penanggung Jawab/Redaktur: SAADUDDIN

kan, Sersan Stein berulangkali mengabaikan peringatan dari atasannya dan ulahnya itu dianggap telah melanggar aturan militer. Namun Stein bersikeras bahwa dirinya bertindak karena memiliki hak untuk mengeluarkan pendapat. Namun pada akhirnya, Sersan Stein dijatuhi hukuman penuruan pangkat dan terancam untuk dipecat. Menurut badan yang menyelidiki masalah ini, Stein dianggap tidak mengikuti perintah dari

Presiden. Sementera dirinya sendiri mengatakan, opininya itu adalah buah pikirannya sendiri. Militer AS memang sejak lama memiliki kebijakan memangkas kebebasan berpendapat dari anggotanya sendiri. Ini termasuk mengkritik presiden, yang dianggap se-

bagai pemimpin tertinggi angkatan bersenjata AS. Ancaman terhadap Sersan Stein ditentang oleh dua orang anggota Kongres AS. Mereka menganggap aturan yang dikeluarkan pihak militer bersifat tidak jelas dan para pemimpinnya tidak mengerti hal tersebut.(kpc/zki)

Perwajahan: ABDA


4

SABTU

HARIAN VOKAL

TAJUK Jurus Fatwa Hukum

PEKAN Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau, September mendatang banyak membuat cerita, mulai sejak pengusulan yang ditentang banyak kalangan masyarakat di Riau, hingga jelang pelaksanaannya, September 2012 nanti. Protes berbagai elemen masyarakat sejak beberapa tahun lalu ternyata membuahkan hasil, di mana munculnya berbagai persoalan. Tidak hanya persoalan menguras dana pembangunan Riau, ternyata dana itupun diindikasikan menjadi lahan rebutan penyelenggaranya. Hal itu terbuktikan dengan turunnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut dugaan gratifikasi yang terjadi di lembaga legislatif, terkait pengesahaan anggarannya. Tujuan awal Gubernur Riau HM Rusli Zainal melalui penyelenggaraan PON XVIII Tahun 2012 akan mendatangkan multiplier effect terhadap berbagai sektor, ternyata masih belum terbuktikan. Cuma saja salah satu tujuannya untuk membuat Provinsi Riau menjadi terkenal memang telah terbuktikan, dimana munculnya berbagai kasus, dalam tahap persiapannya. Hal itu dibuktikan banyaknya media nasional turut memberitakan persoalan yang mengemuka tersebut. Ternyata benar Riau telah terkenal melalui PON XVIII. Kita mulai saja ketika munculnya usulan penambahan anggaran pada pembangunan main stadium (MS) PON XVIII, di mana membengkaknya anggaran dari rencana semula Rp900 miliar menjadi Rp1,1 triliun lebih, dengan penambahan Rp290 miliar. Ternyata sebelum berjalan mulus, muncul beberapa prakiraan, di mana rencana tersebut akan bertentangan dengan hukum, untuk dibutuhkan merevisi Peraturan Daerah (Perda) Riau No 5 Tahun 2008 tentang pembangunan Main Stadium. Untuk itu pula bergegas kalangan terkait mencari fatwa hukum untuk pembenaran, dengan alasan demi kelancaran pelaksanaan PON XVIII di Riau. Meski fatwa hukum diperoleh, melalui restu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) namun belum sempat disahkan DPRD Riau, hal sebaliknya terjadi pada Perda Provinsi Riau No 6 Tahun 2010 tentang Pengikatan Dana Tahun Jamak Pembangunan Venue Tembak untuk kegiatan PON XVIII, di Riau. Di mana, Perda yang sudah direvisi tersebut berpolemik pada indikasi gratifikasi pada anggota DPRD Riau dalam memuluskan perjalanan Perda tersebut. Sehingga dua angggota DPRD Riau bersama seorang staf Dinas PU dan seorang rekanan kontraktor ditetapkan menjadi tersangka. Tak mau 'pisang berbuah dua kali', Kepala Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Riau Lukman Abbas pun akan menempuh dengan mencari fatwa hukum demi suksesnya pelaksanaan PON XVIII di Riau. Dirinya mengakui dengan menjadi tersangkanya salah seorang staf di jajarannya akan berpengaruh terhadap suksesnya helat olahraga nasional tersebut. "Dengan adanya kasus ini tentunya akan berpengaruh terhadap pelaksanaan PON, terutama masalah anggaran. Karena tanpa anggaran kita tak akan bisa melakukan pembanguanan, tapi kalau kerjaan bisa kita teruskan tanpa anggaran itu gak masalah," kata Lukman, Kamis (5/4) di Kantor Gubernur Riau. Perlunya fatwa hukum itu menurut Lukman, karena selama kasus tersangka itu masih melekat, artinya kebijakan berkaitan dengan pembangunan venue lapangan tembak terhadap Kepala Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Dispora Riau, Eka Dharma Putra yang juga Kepala PPTK pembangunan venue lapangan tembak mungkin tidak bisa dilakukan, karena yang bersangkutan harus menyelesaikan proses hukumnya bersama sejumlah tiga orang tersangka lainnya. Mungkinkah melalui fatwa hukum yang diincar Lukman Abbas tersebut akan menyelamatkan para tersangka di Dispora Riau, sebagaimana fatwa hukum yang telah berhasil diperoleh pada Perda Riau No 5 Tahun 2008 tentang pembangunan main stadium? Melihat fenomena fatwa hukum tersebut, mungkinkah melalui fatwa itu sudah betul-betul membuat aman para penyelenggara PON XVIII di Riau? Karena, tak tertutup kemungkinan untuk melahirkan fatwa hukum oleh pejabat juga 'beraroma' gratifikasi, sehingga menimbulkan persoalan baru. ***

P ojok   Sindir -Wako Pekanbaru: Jangan Ada Perbedaan Pelayanan +Bedalah Pakcik, sesuai kebutuhan... -Pemilik Lahan di Jalan Yos Sudarso Tolak Harga Ganti Rugi +Sesuai aturan jual beli, tak sepakat, tak jadi...

Oleh

ARIPIANTO

PEMERINTAH bersama DPR mempersiapkan Rancangan Undang-undang Perguruan Tinggi (RUU PT), yang akan disahkan April ini, walaupun masih diperdebatkan mahasiswa, dosen, guru besar, pejabat universitas dan pemerhati pendidikan. Inti penolakan terhadap RUU PT adalah penilaian pemerhati pendidikan bahwa tentang semangat privatisasi lembaga pendidikan dalam RUU itu. Di mata banyak pihak, RUU PT hanya melanjutkan semangat UU Badan Hukum Pendidikan (BHP) yang sudah dibatalkan Mahkamah Konstitusi. Ada kecenderungan dalam RUU PT, seperti juga UU BHP sebelumnya, untuk melepaskan tanggung jawab negara dalam urusan pendidikan dan mengubah lembaga pendidikan sebagai lahan subur penggalian keuntungan (profit). Dalam RUU ini, ada ketentuan pasal mengenai otonomi perguruan tinggi, akademik dan non-akademik. Otonomi akademik akan membiarkan dunia perguruan tinggi berjalan sendiri dan terpisah dengan rakyat dan kepentingan nasional. Sedangkan otonomi non-akademik, khususnya di bidang keuangan, akan memaksa perguruan tinggi mencari lahan pembiayaan sendiri. Paling sering adalah dengan membebankan biaya pendidikan kepada peserta didik. Hal ini akan membatasi akses masyarakat luas terhadap hak mendapatkan pendidikan di perguruan tinggi. Banyak mahasiswa, dosen, guru besar, pejabat universitas, dan pemerhati pendidikan yang tidak setuju dengan RUU ini. Masyarakat luas, termasuk buruh, petani, dan rakyat miskin -yang juga berkepentingan dengan pen-

didikan publik yang inklusif- juga ramai-ramai melakukan penolakan. Dalam RUU PT ini ada ketentuan pembebanan 1/3 biaya pendidikan kepada mahasiswa. Padahal, jika menengok konstitusi kita, biaya pendidikan mestinya ditanggung sepenuhnya oleh negara. Idealnya, jika pemerintah tunduk kepada konstitusi, biaya pendidikan itu digratiskan. Dengan begitu, seluruh rakyat Indonesia bisa mengakses perguruan tinggi. Anehnya, dalam ketentuan RUU PT disebutkan, pemerintah diharuskan memberikan insentif kepada dunia industri atau anggota masyarakat yang memberi bantuan kepada dunia pendidikan. Misalnya pengelolaan saranaprasarana, perguruan tinggi otonom akan menyewakan fasilitas kampusnya dengan mahal sebagai jalan mendapatkan pembiayaan. Perguruan tinggi otonom juga dibolehkan mendirikan badan usaha untuk mendapatkan pendanaan. Tidak hanya itu, RUU PT juga memberi sinyal kuat bagi masuknya Perguruan Tinggi asing di Indonesia. Kehadiran Perguruan Tinggi asing tentu akan mengganggu kepentingan nasional kita di bidang pendidikan, mencerdaskan kehidupan rakyat, melahirkan tenaga terampil dan berpengetahuan tinggi untuk menopang pembangunan nasional, dan lainlain. kerangka memelihara dan memperkuat keragaman budaya, identitas nasional, dan kepribadi-

an bangsa kita. RUU PT ini sangat berlawanan dengan tujuan nasional dimana Negara berkewajiban untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mencapai masyarakat adil dan makmur. RUU PT telah melabrak Pancasila dan UUD 1945. (berdikari online,3 April 2012). Menurut Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Arif Fachruddin Ahmad, RUU ini akan menggiring sistem pendidikan tinggi Indonesia masuk dalam mekanisme pasar. Ada kecenderungan untuk mengurangi peran negara dalam urusan pendidikan. Lalu, melalui konsep otonomi perguruan tinggi, lembaga pendidikan akan diubah menjadi lembaga untuk mencari keuntungan. Masih menurut Arif, ketentuan mengenai otonomi perguruan tinggi, termasuk dalam urusan keuangan, akan mendorong perguruan tinggi membebankan biaya pendidikan kepada peserta didik. Apalagi, ada ketentuan dalam RUU PT yang memungkinkan pembebanan 1/3 biaya pendidikan kepada mahasiswa. Universtias-universitas yang berstatus otonom tentu akan punya biaya kuliah yang sangat mahal. Akibatnya, calon mahasiswa dari keluarga berpendapatan menengah ke bawah akan sulit mendapatkan kesempatan kuliah di perguruan tinggi dalam tahun ajaran 2011/2012. Selain itu, Arif juga melihat kecenderungan RUU PT membuka pintu bagi masuknya lembaga perguruan tinggi asing. “Pergurun tinggi asing itu tentu datang dengan motif mencari untung. Selain itu, belum tentu nilai-nilai yang mereka ajarkan cocok dengan kepribadian dan tujuan nasional kita," katanya. Sedangkan Sekretaris Jenderal LMND Edi Susilo, menganggap

Oleh

ALI RAHMAN

DI tengah gejolak sosial politik menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pemerintah mengusulkan gagasan mengenai penyatuan zona waktu Indonesia dari tiga menjadi satu. Pengaturan kembali zona waktu Indonesia ini dimaksudkan untuk menjaga soliditas Negara Kesatuan Bangsa Indonesia (NKRI) serta membangun daya saing nasional dan internasional bangsa. Bahkan, Menko Perekonomian Hatta Rajasa menuturkan penerapan zona satu waktu akan memberikan keunggulan, efisiensi, dana penghematan dana triliunan rupiah. Selama ini, perdagangan Indonesia kalah oleh Singapura dan Malaysia, salah satunya disebabkan Jakarta terlambat satu jam jika dibandingkan dengan Singapura dan Kuala Lumpur. Karena itu, jika posisi Indonesia secara keseluruhan menjadi GMT+8, maka standar waktu Indonesia akan sama dengan Singapura, Malaysia dan Hongkong. Komite Percepatan dan Perlu-

Surat Pembaca

hanya memikirkan untungnya saja, tapi juga harus peduli dengan nasib bangsa ini ke depan. Bukti mereka hanya memikirkan keuntungan semata, adalah iming-iming gratis ngenet setelah menyewa sekian jam. Ini secara tidak langsung memotivasi para siswa untuk berlama-lama di internet, dengan harapan setelah cukup kuotanya, bisa dapat main game online gratis. Kalaulah pihak pengelola warnet peduli dengan nasib bangsa ini, harusnya mereka tegas menolak para pelanggan yang masih berseragam sekolah. Kalaupun tidak peduli dengan nasib generasi muda, paling tidak mereka takut kena sanksi dari pemerintah bila melanggar aturanaturan yang telah ditetapkan. Wali murid siswa SMA Pasirpengaraian

asan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) menargetkan usulan ini bisa terealisasi pada 17 Agustus 2012 mendatang. Meskipun demikian, KP3EI juga mengajak lembaga lain seperti Bank Indonesia, Kementerian Keuangan dan Kementerian Agama untuk memberikan tanggapan terhadap gagasan penyatuan zona waktu tersebut. Gagasan penyatuan zona waktu Indonesia ini segera menuai perdebatan hangat publik. Perdebatan ini sedikit banyak diakibatkan faktor kebiasaan selama ini bahwa saat matahari terbit adalah sekitar jam 6 pagi, matahari tertinggi adalah pada jam 12 siang dan matahari tenggelam sekitar pukul 6 sore. Kalaupun ada perbedaan maksimum +/- 45 menit. Begitu juga waktu siang dan malam hari terbagi rata masing-masing 12 jam yang terjadi sepanjang tahun. Kebiasaan-kebiasaan itu membuat sebagian besar dari kita berpikir bahwa di bagian dunia lain pun juga terjadi hal serupa.

Padahal, kenyataan ada negara dengan waktu matahari terbit pada jam 8 pagi. Lalu, ada pula yang baru merasakan matahari terbenam pada pukul jam 9 malam. Bahkan, di beberapa tempat di bagian utara Kanada, bagian utara Norwegia dan beberapa pulau di Rusia yang selama tiga bulan atau lebih secara terus-menerus berada dalam waktu siang atau malam. Jika ditelaah lebih jauh sesungguhnya ada manfaat besar di balik gagasan penyatuan zona waktu Indonesia. KP3EI mengungkapkan pemberlakuan zona waktu tunggal berpotensi akan menambah transaksi perdagangan Rp500 miliar sehari. Peningkatan itu terjadi karena pedagang dari kawasan Indonesia Tengah dan Indonesia Timur dapat satu waktu dengan Jakarta sehingga tidak ada waktu terbuang karena menunggu satu atau dua jam perdagangan di Jakarta dibuka. Gagasan penyatuan zona waktu ini juga mendapatkan dukungan dari para pelaku ekonomi di pasar modal. Dengan tiga zona waktu, KP3EI menghitung ka-

AKHIR-akhir ini, banyak artis luar negeri yang manggung di Indonesia. Super Junior, boyband asal Korea, akan manggung di Jakarta pada 28 dan 29 April mendatang. Pada 3 Juni nanti, Lady Gaga juga akan tampil di Jakarta. Masih beberapa bulan lagi, memang, namun menjelang itu masih akan ada konser-konser lainnya yang akan digelar di Indonesia. Dari satu sisi, tentu banyak yang senang karena kini Indonesia menjadi salah satu tujuan konser artis papan atas dunia. Ingat dulu jaman Michael Jackson masih merajai musik pop, dia memilih tampil di Singapura yang kecil ketimbang di Indonesia. Jadilah orang-orang Indonesia terbang ke Singapura hanya untuk menyaksikan sang megabintang melakukan moonwalk.

Sekarang, para artis dunia sudah memasukkan nama Indonesia sebagai salah satu negara yang akan dikunjungi untuk menggelar konser. Sebut saja yang sudah berlangsung, Justin Bieber, Katy Perry, Jessy J, Boyzone, dan boyband Korea yang lumayan banyak itu. Media memberitakan, jelang berlangsungnya konser, maka tak sedikit orang Indonesia, yang rela mengantre tiket masuk pertunjukan yang tentu saja dijual tidak dengan harga kacang goreng. Tapi jutaan! Tiket konser Lady Gaga ada yang angkanya Rp1, 250 juta, sedangkan tiket konser Super Junior menembus angka Rp1,7 juta! Yang lebih heboh, dalam hitungan menit saja, lebih dari 60 persen tiket konser Lady Gaga yang total berjumlah 40 ribu itu, ludes terjual! Selain itu, para lit-

Pemimpin Perusahaan Hj. Bety Marlina

Perwajahan/Pracetak: Pepen Prengky (Kepala), Andixer, Iskandar Zulkarnain, Abda Wiza, Rinto Armiko, Zulqifli, Alib Destiyono.

Tun Akhyar

Wakil Pemimpin Perusahaan Gerri Nasri Penanggung Jawab/Redaktur:FITRI MAYANI

wasan Indonesia Timur dan Tengah hanya memiliki akses perdagangan yang singkat ketimbang kawasan Indonesia Barat. Untuk kawasan Indonesia Timur, KP3EI menghitung waktu efektif transaksi bursa saham hanya 2x30 menit. Hal ini lantaran transaksi bursa baru dimulai pada pukul 11.30 WIT. Setengah jam kemudian, wilayah Indonesia timur harus memasuki jam istirahat kendati sesi perdagangan pertama belum selesai. Pelaku pasar di kawasan Indonesia Timur baru bisa memulai kembali transaksi pada pukul 15.30 WIT karena sesi perdagangan bursa kedua baru dibuka pada pukul 13.30 WIB atau pukul 15.30 WIT. Transaksi pun hanya berlangsung setengah jam karena kantor keburu tutup pada pukul 16.00 WIT. Kawasan Indonesia bagian tengah masih beruntung ketimbang pelaku di Indonesia timur. Mereka dapat bertransaksi sebanyak 2x90 menit dengan rincian 90 menit pada sesi perdagangan pertama dan 90 menit pada sesi perdagangan kedua.

Harga BBM Kontra Harga Tiket Konser

Wakil Pemimpin Redaksi Hasan Basril

Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab

RUU PT sangat bertentangan dengan semangat Pembukaan UUD 1945. Jika UU itu disahkan, maka penyelenggaraan pendidikan pun akan mengikuti logika profit (untung). Edi mengungkapkan tiga dampak buruk jika RUU Perguruan Tinggi ini diterapkan. Pertama, mayoritas rakyat, khususnya kalangan menengah ke bawah, akan kesulitan mengakses pendidikan. Pasalnya, privatisasi akan disertai dengan kenaikan biaya pendidikan secara signifikan. Kedua, kualitas pendidikan akan sangat buruk. Penyebabnya, kurikulum pendidikan hanya disusun untuk kepentingan pasar tenaga kerja dan reproduksi sistim kapitalisme. Ketiga, pendidikan akan kehilangan watak sosial dan keberpihakannya kepada kepentingan nasional. Pengaruh neoliberal juga terlihat dalam RUU itu pada Bab V tentang Perguruan Tinggi Asing dan Kerjasama Internasional. Pada pasal 73 ayat 1 di sebutkan bahwa perguruan tinggi asing dapat membuka program studi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sedangkan Pasal 74 ayat 2 menyebutkan: (1) perguruan tinggi dapat melaksanakan kerjasama Internasional. (2) kerjasama internasional sebagaimana di maksud pada ayat (1) mencakup kegiatan antara lain: a. pertukaran dosen dan mahasiswa b. pengembangan kurikulum c. pelaksanaan kerjasama program studi d. pengembangan organisasi dan/atau e. penelitian. Di dalam konstitusi kita ditegaskan bahwa salah satu tujuan pembentukan negara Republik Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Sudah menjadi tanggung jawab Negara dalam melaksanakan tugas nasional bangsa dalam mencerdaskan seluruh ke-

hidupan bangsa. Karena itu pula, negara harus berjuang sekuat-kuatnya untuk memastikan seluruh rakyat Indonesia bisa mengakses pendidikan setingi-tingginya. Sayangnya penyelenggara Negara khususnya sejak era reformasi ini, kurang menjalankan amanat konstitusi yang menjadi tugas nasional ini. Pendidikan tidak bisa eksklusif dan hanya bisa diakses oleh strata tertentu dalam masyarakat. Pendidikan harus menjadi inklusif dan dapat diakses oleh seluruh rakyat tanpa pengecualian. Semangat utama pendidikan nasional kita sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945 adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Di dalamnya adalah azas kesetaraan rakyat dalam mendapat pendidikan dan hak rakyat untuk mendapatkan ilmu yang mencerdaskan dan membebaskan. Dengan demikian, negara tidak bisa lepas dalam urusan pendidikan, baik dalam soal pembiayaan maupun penyelenggaraan pendidikan. Anggaran pendidikan Indonesia masih terbilang terendah di dunia: anggaran pendidikan kita masih berkisar 3,41% dari PDB. Sedangkan negaranegara tetangga seperti Malaysia dan Thailand masing-masing 7,9% dan 5,0% dari PDB-nya. UNESCO sendiri menyerukan anggaran ideal untuk pendidikan adalah 6% dari PDB (berdikari online, 3 april 2012).

Penulis Adalah Wakil Bidang Litbang dan Infokom Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Pekanbaru Dan Mahasiswa PKn/FKIP/ Universitas Riau

Penyatuan Zona Waktu dan Keuntungan Ekonomi

Dewan Redaksi: H Yusrizal Koto, Tun Akhyar, Hasan Basril, Yurnaldi, Hj. Bety Marlina, Gerri Nasri. Ombusdmen: H. Aji Dheri. Redaktur Pelaksana: Idrus Yamin. Koordinator Liputan: Ridwan Alkalam. Redaktur: Bakhtaruddin, Delfi Indra, Zukri Subayang, Marzuli Adi, Akmal Kutianyir, Budi Suseno, Fitri Mayani, Saaduddin Badra. Reporter: Andika, Dairul Riyadi, Adek Hernita, Ryan Yutri Varios, Zulfikri, Indra Jaya, Ibnu Hasan, Devi Surindra, Abdul Mutholib, Mokhtiar, Zulkifli. Sekretaris Redaksi: Desi Arsianti, Yanti. Biro Daerah: Dumai: Parno Sali (Kepala), Yusrhel, Vernando. Pelalawan: Pandapotan Marpaung (Kepala), Giona Puga, Farikhin. Siak: Zulfahmi (Kepala), Soleman. Bengkalis: Andrias (Kepala). Indragiri Hilir: Mulyadi (Kepala), Muhamad Faisal. Indragiri Hulu: Prasetia (Kepala), Obrin B. Rokan Hilir: Asbinsyah Pasaribu (Kepala). Rokan Hulu: Paber Siahaan (Kepala), Maulana Ishaq. Kampar: Apriyaldi (Kepala), Rispondi. Kuantan Singingi: Dodi Kuswandi (Kepala), Reflizar. Meranti: Sawaluddin (Kepala) . Jakarta: Syafruddin AL (Kepala), Surya Irawan.

Pemimpin Umum H Yusrizal Koto

7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

Drama Ruu Perguruan Tinggi” Tumbuhnya Liberalisasi Di Sektor Pendidikan”

Warnet, Siswa dan Satpol PP SEBAGAI orangtua, saya setuju bila Satpol PP merazia warnet untuk mencari siswa-siswa pembolos yang menghabiskan waktu dan uang di warnet untuk kerja sia-sia. Seperti di dekat rumah saya, kemarin, ada beberapa siswa yang terjaring razia Satpol PP. Saya juga setuju para siswa itu diberikan sanksi atas perbuatan yang mereka lalukan. Mungkin ini memang diperlukan, untuk memberikan contoh bagi yang lain. Namun demikian, saya juga berharap Satpol PP juga menindak pengelola warnet yang bersangkutan. Jangan hanya yang datang saja yang ditangkapi, tapi pengelolanya juga. Sebaiknya, begitu ketahuan ada siswa berseragam di sebuah warnet, tak hanya siswanya yang diangkut, pengelolanya juga. Dengan demikian, kelak yang jera itu tak hanya para siswa, melainkan juga pengelolanya. Mereka jangan

OPINI

tle monster (sebutan untuk para fans Lady Gaga), rela mengantre sejak sehari sebelum loket penjualan tiket dibuka. Bila melihat kondisi Indonesia saat ini, mulai dari gonjangganjing harga BBM yang akan naik, jumlah orang miskin Indonesia yang terus bertambah, saya jadi bertanya, masuk kelompok manakah orang-orang yang membeli tiket konser seharga Rp1,7 juta itu? Masalahnya, sebagian dari mereka berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Perlu dicatat pula, kalangan mahasiswa juga yang melakukan aksi demo menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Kita saksikan, matimatian mereka menolak rencana itu, bahkan terlibat bentrok dengan aparat keamanan. Saya usil menduga, janganjangan itu pula salah satu per-

Karena itu, dengan penerapan zona waktu tunggal ini, KP3EI berharap masyarat Indonesia Tengah dan Indonesia Timur bisa mempunyai durasi transaksi yang lama di bursa. Gagasan penyatuan zona waktu juga tidak mendapatkan resistensi dari Kementerian Agama. Umat Islam mudah melakukan penyesuaian karena ibadah salat lima waktu berpatokan pada matahari, bukan jarum jam. Akhirnya, gagasan penyatuan zona waktu Indonesia dari tiga menjadi satu sudah selayaknya diapresiasi sebagai sebuah ide segar dalam rangka memajukan kehidupan perekonomian di Indonesia. Tidak mudah mengubah pola hidup masyarakat yang sudah terpola sekian lama. Pemerintah harus mampu menjelaskan secara gamblang kepada masyarakat sebelum menerapkan penyatuan zona waktu tersebut.

Pengurus DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Periode 2011-2104

Kolom Kami

Fitri Mayani Redaktur Harian Vokal timbangan pemerintah menaikkan harga BBM, karena melihat sebagian bangsa ini, walaupun tak punya uang membeli Pertamax, tapi masih cukup mampu membeli tiket konser pertunjukan musik seharga jutaan. Mungkin kalau kita periksa satu persatu, akan kita temukan salah satu peserta demo itu juga membeli tiket konser Super Junior atau Lady Gaga. Sebuah ironi, tapi kenyataannya memang begitu kan?

Iklan: Harmen Fadly (Manajer), Zulkifli (Staf Iklan), Soeparto HAR (Kepala Biro Iklan Jakarta) Edriwan (Koordinator Dumai-Duri), Dewi Susanti (Adm. Iklan), Sartana (Desain). Produksi: Feri Irawan, Prima Aldino, Hendra P, Marco MW, Suheri S, Suardi CS, Rudi A, Ilham M, Roy F, Alimi Wahid, Surya Darma. Sirkulasi: Nasruddin Syahri (Manajer), Irwansyah (Koordinator), Herianto, Fajriah (Adm. Sirkulasi). Keuangan : Gusnety. Umum: Mufzi Boy. TI: Sudarmawan (Kepala), Bayu. Penasihat Hukum: Syamsul Rakan Chaniago SH,MH, Rudy P Tampubolon SH, Drs Mishar MSi, Zainal Abidin SH, Hasrizal. Litbang: Febry Sy. Alamat Redaksi: Jalan Durian No.16F Telp 0761 - 863466 Kota Pekanbaru. Kantor Dumai: Gedung YUBE Grup Jalan Cempedak No. 88 Dumai Telp 0765 - 439013. Percetakan: Jalan Palas Mekar Umban Sari No.9A Rumbai-Pekanbaru. Kantor Biro Redaksi Jakarta: Gedung IJW Lt.3 Jalan Proklamasi No.91 Jakarta Pusat 10320, Telp-Fax: 021 314 9874 Kantor Biro Iklan Jakarta: Gedung Maya Indah Jalan Kramat Raya No.3 G Jakarta Pusat Penerbit/Percetakan: PT. INTI VOKAL MEDIA. Tarif Iklan:Bisnis/Produk Rp9.000/mm kolom (BW) Rp15.000/mm kolom(FC); Sosial/Duka Cita/Ucapan Selamat : Rp8.000/mm kolom (BW) Rp10.000/mm kolom (FC); Iklan Baris : Rp15.000/baris (minimal 3 baris).

Redaksi Harian Pagi Vokal menerima tulisan, artikel, dari pembaca yang berisi usulan, saran dan kritikan yang membangun. Redaksi tidak memuat tulisan yang berisi hasutan, fitnah dan mengandung unsur SARA. Kirimkan tulisan anda melalui email: harianvokal@gmail.com atau antarkan langsung ke Kantor Redaksi Harian Pagi Vokal Jalan Durian No.16F Pekanbaru dan Gedung YUBE GROUP Jalan Cempedak No 88 Dumai. Perwajahan: PEPEN PRENGKY


HUKUM dan KRIMINAL SABTU

5

HARIAN VOKAL

7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

Maling Gasak Isi Hardtop di

LINTAS Dugaan Penamparan

Polisi Kembali Periksa Yusrizal

PEKANBARU (VOKAL) - Proses hukum kasus penamparan terhadap Dosen Sekolah Tinggi Ilmi Hukum (STIH) Persada Bunda, Yusrizal, SH, yang diduga pelakunya Bupati Kampar, Jefri Noer yang juga mahasiswa dari Yusrizal, terus diintensifkan. Rabu (4/4) Yusrizal kembali menjalani pemeriksaan lanjutan di Dit Reskrimum Polda Riau. Hal ini dikatakan oleh kuasa hukum Yusrizal, Asmanidar, SH, dan Tatin Suprihatin, SH ketika dihubungi Harian Vokal, Kamis (05/4). Selain Yusrizal, dua saksi lainnya, yakni Deli dan Putra juga akan dimintai keterangan. Sesuai rencana keduanya akan dimintai keterangan pada Senin (9/4) depan. " Yusrizal kembali diperiksa Rabu kemarin, sedang dua saksi lagi akan dimintai keetrangan Senin depan," kata Asmanidar, kepada Harian Vokal, Kamis (05/4). Sebaliknya, Jefri Noer, yang merasa difitna juga menempuh jalur hukum dengan melaporkan Yusrizal terkait dugaan pencemaran nama baik. Dalam hal ini Jefri Noer bersikukuh bahwa ia tidak sediktipun menampar dan mengancam Yusrizal ketika berjumpa di kantin kampus. Menurut versi Jefri Noer, ia saat ini hanya menanyakan nilai ujiannya kepada korban. (zkf)

Suami Diculik 8 OTK, Istri Lapor ke Polisi PEKANBARU (VOKAL) - Dermawan (32), warga Jalan Riau Nomor 188 Pekanbaru, diculik delapan pria tak dikenal. Mengetahui suaminya diculik, sang istri, Wilina (27) melaporkannya ke polisi. Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian menerangkan, peristiwa penculikan itu terjadi, Senin (2/4) sekitar pukul 16.45 Wib. Berawal ketika itu, Dermawan dijemput oleh delapan pria yang tidak dikenal di rumahnya. Kepada sang istri, para pria yang menjemput suaminya itu mengaku sebagai aparat dari Jakarta dan membawa suaminya dengan Avanza warna hitam plat mobil itu, tidak diketahui dengan jelas. Ketika itu, Wilina pasrah saja suaminya dibawa para pria tersebut ke dalam mobil, dengan membawa tiga unit laptop. Namun Wilina tidak kehilangan akal dan mencoba menghubungi suaminya itu melalui telpon seluler. Berkali-kali ditelpon, tetapi sang suami tidak mengangkatnya. Karena sudah tiga hari tidak ada kabar beritanya, Wilina pun mulai risau. Yakin kalau suaminya itu sudah diculik orang tak dikenal, Wilina pun melaporkannya ke polisi. Kabid Humas Polda Riau, AKBP S Pandiangan SH kepada wartawan, Kamis (05/4/12) membenarkan adanya laporan penculikan tersebut. Dikatakan, saat ini pihak Polresta tengah menyelidiki laporan kasus penculikan itu. (rpc/rud)

RUDI

GRATIFIKASI-Mantan Pembantu Rektor (Purek) II Universitas Riau (UR), Prof Dr Yohanas Oemar (55), akhirnya divonis majelis hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru selama setahun penjara, Selasa (3/4). Yohanas terbukti menerima suap (gratifikasi) sebesar Rp200 juta.

n Sidang Korupsi Kehutanan

Syuhada Tak Bisa Baca Pledoi PEKANBARU (VOKAL) - Sidang mantan Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Provinsi Riau, Syuhada Tasman (53), terdakwa korupsi dana penerbitan Izin Rencana Kerja Tahunan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (RKT IUPHHK-HT) untuk beberapa perusahan di Kabupaten Pelalawan yang diduga merugikan negara Rp153 miliar lebih, kembali digelar Kamis (5/4/), di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Agenda sidang kali ini adalah, mendengarkan pembacaan pembelaan (pledoi) pribadi dari Syuhada dan kuasa hukumnya, atas tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dari KPK. Namun, Syuhada tidak bisa membaca semua pledoi pribadinya itu, karena penglihatannya hanya tinggal 40 persen saja, akibat sakit yang dideritanya. "Saya tidak bisa baca Pak hakim. Fisik saya tidak memungkinkan Pak

hakim. Kalau saya baca, makan waktu lama, "ungkap Syuhada kepada majelis hakim yang dipimpin Ida Bagus Dwiyantara SH. Hakim kemudian, meminta Syuhada untuk membaca halaman 1234567890123 1234567890123 1234567890123 1234567890123 1234567890123 1234567890123 1234567890123 1234567890123 1234567890123 1234567890123 1234567890123 1234567890123 1234567890123 1234567890123 1234567890123 1234567890123 1234567890123 1234567890123

depan dan belakang saja pledoi pribadinya setebal 24 halaman itu. Atas permintaan hakim itu, Syuhada pun membacanya secara perlahan. Dalam pledoinya itu, Syuhada menyatakan kalau dirinya tidak pernah melakukan tindakan korupsi, seperti yang dituduhkan jaksa. Oleh sebab itu, Syuhada meminta hakim untuk membebaskan dirinya dari segala tuntutan jaksa. Sementara pledoi yang diajukan kuasa hukumnya, Aziun Asyaari, SH, juga meminta hakim untuk memberikan keputusan bahwa Syuhada tidak terbukti bersalah.

Selain itu, meminta agar mengembalikan dan merehabilitasi nama baik terdakwa. Pada sidang lalu, jaksa menuntut Syuhada selama 5 tahun penjara. Syuhada terbukti bersama-sama melakukan korupsi dana penerbitan izin RKT IUPHHK-HT Kabupaten Pelalawan senilai Rp 153 miliar lebih. Dalam amar tuntutannya jaksa dari KPK RI, Mohd Roem SH menyatakan, terdakwa terbukti melanggar pasal 2 ayat (1) junto pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberan-

tasan Tipikor sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001, junto pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP junto pasal 65 ayat (1) KUHP. Selain hukuman penjara, Syuhada juga diharuskan membayar denda sebesar Rp250 juta atau subsider kurungan 5 bulan penjara. Namun, terdakwa tidak dihukum untuk membayar uang pengganti kepada negara. Pasalnya, terdakwa tidak ada menikmati uang negara dalam kasus ini. (rpc/rdu)

n Kakek Ditahan Polda

Diduga Palsukan Surat PEKANBARU (VOKAL) - Istri, H Rusli (62) warga Pekanbaru meratap piluh di Mapolda Riau, Kamis (5/4). Ia menangis karena suaminya H Rusli ditahan oleh penyidik Reskrim Umum

Penanggung Jawab/Redaktur:BAKHTARUDDIN

PEKANBARU (VOKAL) - Kamis (5/4) pagi sekitar pukul 09.45 WIB, menjadi hari naas bagi Rahman Sitorus (33) warga Jalan Purwodadi Ujung, Kecamatan Tampan. Pasalnya, tas korban berisi 13 sertifikat hak milik (SHM) tanah terbitan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kampar, STNK mobil, Laptop, hand phone (HP) dan kunci deposit box BRI, itu diduga dicuri saat korban belanja di Toko Sumber Harapan, Jalan Tuanku tambusai Pekanbaru. Informasi yang berhasil dirangkum menyebutkan kejadian ini berawal ketika memarkir mobilnya di depan Toko Sumber Harapan jalan Tuanku Tambusai. Setelah mengunci pintu mobil korban masuk ke dalam toko untuk membeli suatu keperluan. Selesai belanja korbanpun kembali ke mobil, namun, alangkah terkejutnya korban ketika melihat tas sandang berisi dokumen dan suratsurat penting yang semula diletakan dalam mobil sudah tak ada. Dlaam kejadian ini korban menderita kerugian puluhan juta rupiah. Kasus ini kemudian dilaporkan korban ke polisi. Dalam laporan kepolisi, korban telah kehilangan berupa 13 lembar Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah terbitan pihak BPN Kabupaten Kampar. Selain itu, korban juga kehilangan STNK mobil, Laptop merk Axus, satu unit HP dan sebuah kunci deposit box BRI yang terletak ditas sandang miliknya.(rtc)

Polda Riau dalam perkara dugaan menggunakan surat palsu berupa akta jual beli (AJB) sebagai dasar kepemilikan sebidang lahan 27 x 84 meter milik H Bahar (60) di Jalan Darma

Bakti Kelurahan Labuh Baru Barat, Kota pekanbvaru (Dulu masuk Kecamatan Siak hulu, kabupaten Kampar). Kepala Subdit II yang menanganiharta dan benda dan bangunan (Hardatahbang) Reskrim Umum Polda Riau, AKBP Tengku Syaharuddin mengatakan, persoalan ini berawal ketika tahun 2000 lalu Bahar pemilik lahan yang dibelinya dari Kamin pada tahun 1975 lalu di Jalan Darma Bkati, Kelurahan Labuh Baru menunaikan ibadah haji. Saat akan berangkat ia menitipkan surat tanahnya kepada kakaknya Nurhayati alais Inur yang bersuamikan Ali. Sepulang dari berhaji, Bahar meminta surat yang dititipkannya.Namun, oleh Inur dikatakan surat itu hilang. Karena poto copinya masih ada Bahar kemudian membuat surat hilang. Pada tahun 2009 Bahar berhasil mensertifikatkan tanahnya, SHM No 6031 atas nama H Bahar. Sebaliknya Rusli yang memegang akta jual beli (AJB) No.3472/SH/1988 tanggal 14 Mei 88 atas tanah itu yang dibuat di PPAT R Thamsir Rachman selaku Camat Siak Hulu, Kabupaten Kampar saat itu tentu saja ngotot bahwa itu adalah tanahnya. Rusli kemudian meng-

gugat BPN Pekanbaru yang mengeluarkan SHM atas nama Bahar tersebut. Sebelum menggugat BPN, Rusli terlebih dahulu mendatangi Kantor Camat Siak Hulu untuk mengetahui AJB 3472 dan AJB 3473 miliknya itu. Ternyata kedua AJB 3472 dan AJB 3473 tanggal 14 Mei 1988 itu tidak terdaftar. Yang ada justru AJB 3472 tanggal 13 Mei 1988 terdaftar atas nama Baiyor sebagai penjual dan Firdaus sebagai pembeli atas tanah seluas 15 x 20 meter terletak di Tangkerang. Sedangkan AJB 3473 tanggal 13 Mei 1988 terdaftar atas nama H A Bakar penjual dan Hasnah pembeli atas tanah seluas 30 x 15 meter dengan lokasi di tengkerang. Tahu AJB nya tidak terdaftar, tersangka justru menggugat BPN Pekanbaru ke PTUN dengan tergugat intervensi Bahar. Namun, upayah Rusli kandas, tapi, menang ditingkat banding Pada Pebruari 2011 Bahar melaporkan Rusli ke Polda. Hasil penyidik Rusli diduga menggunakan surat palsu berupa AJB sebagai dasar kepemilikan sebidang lahan dan untuk menggugat Badan Pertanahan Nasional Pekanbaru dengan tergugat intervensi H Bahar. Terkait kasus ini penyidik menjerat tersangka dengan pasal 266 ayat (2) junto pasal 263 ayat 92) KUHP pemalsuan surat dan menggunakan surat palsu. (rud)

Perwajahan: ALIB


6

SABTU

HARIAN VOKAL

Umur Tanaman

Lama (Rp/Kg)

Baru (Rp/Kg)

3Tahun 4Tahun 5Tahun 6Tahun 7Tahun 8Tahun 9Tahun >=10 Thn

Rp1.242,94 Rp1.388,86 Rp1.486,55 Rp1.529,48 Rp1.588,10 Rp1.637,55 Rp1.689,64 Rp1.737,17

Rp1.331,07 Rp1.487,42 Rp1.592,08 Rp1.637,98 Rp1.700,78 Rp1753,74 Rp1.809,47 Rp1.860,41 Sumber : Disbun Riau

KURS USD AUD EUR HKD JPY KRW MYR SGD

Jual 9,191.00 9,598.16 12,265.39 1,183.57 11,220.85 8.18 3,019.38 7,351.04

Beli 9,099.00 9,496.63 12,138.98 1,171.65 11,105.82 8.09 2,986.22 7,271.64

Pemerintah Lirik Opsi Pembatasan JAKARTA (VOKAL) - Melihat besarnya tingkat migrasi pengguna Pertamax ke Premium akibat disparitas harga yang cukup jauh antara harga Pertamax dengan Premium, rupanya Pemerintah tetap punya peluang untuk melakukan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi. Anggota Komisi VII DPR RI Satya W Yudha menyatakan dalam APBN-P 2012 menyatakan perubahan dalam APBN-P 2012, aturan terkait BBM hanya aturan mekanisme kenaikan harga BBM dan waktu pengendalian peng-

gunaan BBM bersubsidi yang tadinya ditetapkan akan dilakukan pada tanggal 1 April 2012 lalu. “Dulu itu kan diputuskan harus 1 April, kalau sekarang tidak, tapi dilakukan secara bertahap,” ujarnya kepada de-

tikfinance, Jumat (6/4). Satya menyatakan pengendalian BBM ini terdapat dalam pasal 7 ayat 4. Dalam ayat tersebut disebutkan “Pengendalian anggaran subsidi BBM jenis tertentu dan bahan bakar gas cair (LPG) tabung 3 kg dalam tahun anggaran 2012 dilakukan melalui pengalokasian BBM bersubsidi secara lebih tepat sasaran dan kebijakan pengendalian konsumsi BBM bersubsidi secara bertahap”. Sementara dalam penjelasan ayat tersebut, disebutkan “Kebijakan pengendalian konsumsi

Bank Syariah Mandiri Kecewakan Nasabah

Izin Multifinance Bakal Dicabut

ANDIKA

OMSET MENINGKAT- HARI libur omset pedagang pakaian khususnya baju muslim di Plaza Sukaramai meningkat. Terlihat pembeli memenuhi salah satu kios pedagang, Jumat (6/4).

segera melakukan pengendalian penggunaan BBM bersubsidi tersebut. “Jadi ini dilakukan secara bertahap bukan lagi 1 April. Bagaimana caranya, apakah mau untuk plat kuning saja, atau apa, itu terserah pemerintah. Tapi kan karena kondisi harga minyak tinggi dan pemerintah belum melakukan pengendalian ini, makanya kemarin diberikan kewenangan penyesuaian harga melalui pasal 7 ayat 6a, kalau menunggu roadmap terlebih dulu maka akan bobol anggaran,” pungkasnya. (dtc/bos)

n Mesin ATM Sering Bermasalah

Beri DP Kredit Rp500.000

JAKARTA (VOKAL) - Menteri Keuangan Agus Martowardojo sejak 15 Maret 2012 menyatakan adanya minimal uang muka (down payment/DP) dalam kredit pembelian mobil dan motor oleh perusahaan pembiayaan alias multifinance. Jika aturan dilanggar, multifinance bakal dicabut izinnya. Dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 43 tahun 2012 tentang Uang Muka Pembiayaan Konsumen Untuk Kendaraan Bermotor Pada Perusahaan Pembiayaan dikatakan, DP untuk kredit pembelian motor lewat multifinance minimal adalah 20%, sementara untuk mobil adalah 25%. Namun DP untuk kredit pembelian mobil untuk tujuan produktif seperti pengangkutan barang adalah sebesar 20%. Jika aturan ini tidak dilaksanakan dan masih ditemukan ada multifinance yang memberikan DPR kredit murah, maka Menteri Keuangan Agus Martowardojo akan memberkan sanksi administratif secara bertahap, yaitu pertama, peringatan, kedua pembekuan kegiatan usaha dan tahap berikutnya pencabutan izin usaha Menteri Keuangan akan memberikan sanksi peringatan secara tertulis paling banyak 3 kali berturut-turut dengan masa berlaku masingmasing 2 bulan kepada multifinance yang melanggar. (dtc/bos)

BBM bersubsidi antara lain melalui optimalisasi program konversi minyak tanah ke LPG tabung 3 kg, melakukan program konversi BBM ke bahan bakar gas (BBG), meningkatkan pemanfaatan energi alternatif seperti bahan bakan nabati, melakukan pengaturan konsumsi BBM bersubsidi, dan menyempurnakan regulasi kebijakan subsidi BBM dan LPG tabung 3 kg”. Dengan adanya kekuatan hukum tersebut dan realitas migrasi pengguna Pertamax ke Premium saat ini, Pemerintah dapat

Modifikator Honda Boyong Penghargaan di MIC 2012

Sumber : Bank Indonesia

Penanggung jawab/redaktur: BUDI SUSENO

7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

r Harga Premium-Pertamax Semakin Menjauh,

Harga TBS

Mata Uang

EKONOMI

YUSMAN

MODIFIKATOR Honda yang didukung PT Astra Honda Motor (AHM), Agus Ficdiyanto berhasil meraih prestasi sebagai pemenang The Best Idea Challenge dalam kontes modifikasi Motorcycle Idea Challenge 2012 di Bangkok. Penghargaan ini merupakan penghargaan pertama yang diraih modifikator asal Indonesia di ajang berskala internasional.

JAKARTA (VOKAL) - Agus Ficdiyanto dan Ida Bagus Teja dari Indonesia berhasil meraih penghargaan “The Best Idea Challenge” dan “Motorcycle Idea Challenge” dalam ajang Motorcycle Idea Challenge (MIC) 2012 di Bangkok. Keberhasilan para modifikator Honda dalam kompetisi yang diikuti 1.000 modifikator merupakan bukti dukungan kuat AHM terhadap kegiatan modifikasi di Indonesia untuk lebih berprestasi di ajang berskala internasional. “Kami bangga terhadap para modifikator Honda di Indonesia yang mampu berprestasi di ajang berskala internasional ini. Hal ini akan memicu kami untuk terus mendukung kegiatan modifikasi sebagai sarana mengekspresikan diri generasi muda,” ungkap Agustinus Indraputra selaku General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM kepada Harian Vokal di Jakarta, Rabu (4/4). Menurut Indraputra, kon-

sep modifikasi yang diusung Agus Ficdiyanto pada Honda PCX mendapat apresiasi karena mengaplikasikan teknologi gadget untuk Google map, GSM Phone cell, MP3, MP4, internet TV and WiFi router. Pemenang kategori The Best Idea Challenge ini pun diberikan penghargaan uang sebesar 5 ribu Baht (Rp1,5 juta) dan paket tour ke Vietnam senilai 25 ribu Baht (Rp7,5 juta). Begitu juga konsep modifikasi yang diusung Ida Bagus Teja melalui Honda Scoopy mendapat pujian dari sisi ukiran pahatan di pelek depan belakang dan cover CVT, serta airbrush wajah Barong dan Leak yang terlihat ‘hidup’. Modifikasi semakin diperkuat dengan penggunaan kuning emas prada yang biasa dipakai untuk beribadah umat beragama Hindu Bali. “Sebagai juara ketiga Motorcycle Idea Challenge 2012, dia berhak menerima uang sebesar 10 ribu Baht (Rp3 juta) dan paket tour ke Singapore senilai 30 ribu Baht

(Rp9juta),” tutur Indraputra. Sebelum tampil di ajang Motorcycle Idea Challenge 2012 di ajang Bangkok International Motorshow 2012, jelasnya, keduanya telah berhasil mengalahkan 1.415 modifikator dari 12 kota di Indonesia pada ajang Honda Otocontest. “Kegiatan ini merupakan kontes modifikasi sepeda motor Honda untuk menyalurkan minat dan hobi anak muda yang ingin merefleksikan gaya hidup dan jatidirinya,” papar Indraputra. Selain Ida Bagus Teja dan Agus Ficdiyanto, ungkapnya lagi, AHM juga mengikutsertakan modifikator Honda lainnya di ajang Motorcycle Idea Challenge 2012, yaitu Agus Umbara melalui modifikasi Honda PCX berkonsep Techno Limousine Peacock Scooter. Konsep ini terinspirasi dari burung Merak sebagai salah satu burung khas di Indonesia. “Namun demikian Agus Umbara belum mendapat penghargaan,” imbuhnya. (ysm)

PEKANBARU (VOKAL) Layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Syariah Mandiri (BSM) mengecewakan nasabah di Pekanbaru. Selain lelet, mesin ATM-nya sering off line alias tak bisa digunakan. Gara-gara sering off line itu juga transaksi sering gagal dan mendatangkan kerugian bagi nasabahnya. Seperti yang dialami Udin, salah seorang nasabah BSM di Pekanbaru. Uang di rekeningnya sebanyak Rp1,5 juta ‘raib’ saat ia melakukan transaksi pengambilan tunai, Senin (2/ 4) lalu. Udin mengisahkan, hari itu ia bermaksud menarik Rp1,5 juta dari rekeningnya via ATM BSM. Ia memanfaatkan fasilitas ATM Bersama di Bank Mandiri Jl Tuanku Tambusai (kompleks Lancang Kuning) yang terhitung paling dekat dengan rumahnya. Ternyata 2 unit ATM di sini sedang off line. Transaksinya gagal terus. Ia lalu berpindah ke ATM center di Plaza Citra. Sekali lagi karena di sana tak ada ATM BSM maka ia kembali memanfaatkan jaringan ATM Bersama di Bank Jawa Barat (BJB) dan BRI. Di kedua ATM tersebut transaksinya juga selalu gagal. Transaksi penarikan uang Rp1,5 jutanya selalu dibatalkan atau di-cancel oleh mesin ATM. Penuh kekecewaan akhirnya ia memutuskan menuju ke ATM BSM di kantor bank tersebut di Jl Jenderal Sudirman Pekanbaru. Ia berharap di ATM BSM tersebut transaksinya membuahkan hasil. Namun ia kembali harus kecewa berat. Mesin ATM yang terletak di samping kantor BSM itu sedang offl ine. “Payah lelet banget prosesnya, ujungujungnya gak bisa juga,” keluh

seorang ibu yang baru keluar dari bilik ATM bersama anak kecilnya. Tak puas hanya mendengar, kemudian Udin mencoba sendiri. Beruntung, ATMnya bekerja. Namun alangkah terkejutnya dia karena ATM mengatakan bahwa saldonya tak mencukupi untuk penarikan sebanyak Rp1,5 juta. Lho kok bisa? Seingatnya gaji bulan Maret yang ia terima belum ia utak-atik. Seharusnya untuk penarikan sebanyak itu masih bersisa. Penasaran ia kemudian menyuruh ATM mencetak saldo rekeningnya dan benar ternyata saldonya tinggal Rp500 ribu lebih. Lalu ke mana raib-nya uang gajinya? Panik bercampur kesal kemudian Udin komplain ke customer service (CS) BSM. Menurut petugas CS itu, kasus seperti yang dialami dirinya sering kali terjadi. “Kasus seperti ini sering terjadi pak, ini disebut sebagai transaksi bermasalah,” kata perempuan berjilbab itu. Karena transaksi Udin melibatkan ATM bank lain maka ia menjanjikan uang Udin yang ‘raib’ bakal ada kejelasannya secepatnya tanggal 16 April mendatang. (bos)

Perwajahan: ALIB


7

SAMBUNGAN SABTU

HARIAN VOKAL

7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433

Tersangka.................................................................................Sambungan Hal 1

Guruku.....................................................Sambungan Hal 1

KEEMPAT tersangka suap pembangunan venue PON Riau dijerat dengan pasal yang berbeda-beda. M Faisal Aswan dan M Dunir dijerat pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 5 ayat (2) jo. Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b dan atau Pasal 13 UU Pemberantasan Korupsi. Rahmad Syahputra, staf PT PP Persero, dijerat dengan pasal pemberian suap, Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Korupsi. Sementara Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana Dispora Riau Eka Dharma Putra dijerat pasal 5 ayat (1) huruf a atau b dan atau Pasal 13 UU Pemberantasan Korupsi. "Tersangka diduga melakukan tindak pidana atau penerimaan hadiah terkait perubahan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 tentang Dana Pengikatan Tahun Jamak Pembangunan Venue PON," jelas Johan. Empat tersangka saat ini ditahan dan dijaga ketat aparat Polda Riau selama 24 jam penuh. "Empat tersangka ditahan dalam sel tahanan yang sama dan dijaga ketat," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP S Pandiangan di Pekanbaru, Jumat (6/4). Anggota yang berjaga dibagi menjadi tiga shift dan dibekali senjata api laras panjang. Pandiangan menyatakan pihaknya tidak ada pilih kasih terhadap seluruh tahanan

KONDISI ini berbanding terbalik dengan besarnya anggaran yangdialokasikanpemerintahdari tahun ke tahun untuk sektor pendidikan, khususnya untuk mendukung Program Wajar Sembilan Tahun. Logikanya, semakin besar pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan seharusnya semakin ringan beban para orangtua dalam menyekolahkan anakanaknya. Kalau yang terjadi sebaliknya, berarti ada yang tidak beres dalam pengelolaan dana-dana pendidikan oleh pihak sekolah. Ketidakberesaan pengelolaan dana-dana pendidikan yang dialokasikan pemerintah selama ini terkesan dibiarkan. Sehingga tidak mengherankan bila dari tahun ke tahun sebagian pimpinan sekolah semakin berani mengorup sebagian dari dana tersebut. Semakin besar dana pendidikan dialokasikan, maka semakin besar pula kemungkinan untuk dikorup. Kalau pembiaran ini tidak dihentikan, maka sebesar apa pun anggaran digelontorkan pemerintah ke sekolah-sekolah, tidak akan membantu menyelamatkan orangtua siswa dari berbagai pungutan oleh pihak sekolah yang disokong komite sekolah tersebut. Khusus di Riau, para orangtua siswa sepertinya lebih memilih memenuhi keinginan pihak sekolah ketika diharuskan membayarkan pungutan, dari pada melakukan protes, meskipun mereka sangat keberatan dengan berbagai pungutan tersebut. Ketidakberdayaan para orangtua siswa tersebut disebabkan mereka mempertimbangkan keberadaan anaknya di sekolah bersangkutan. Melakukan protes belum tentu bisa bebas dari pungutan, namun anaknya sudah pasti akan mendapatkan tekanan dari pihak sekolah. Bila kita cermati penghasilan guru, khususnya guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Riau dalam beberapa tahun belakangan ini, boleh dibilang sudah lumayan besar. Selain gaji yang cukup memadai, mereka juga mendapatkan berbagai insentif dari pemerintah daerah yang nilainya juga besar. Ditambah lagi dengan tunjangan sertifikasi bagi mereka yang sudah lulus sertifikasi. Bila ditotalkan penghasilan guru PNS di Riau terkait dengan

yang ada di sel tahanan Polda Riau. "Semuanya diperlakukan sama tidak ada pengecualian. Jangankan keluar masuk seenaknya, pegang handphone saja tersangka titipan KPK ini tak boleh," katanya. Johan mengatakan, KPK sudah menemukan beberapa dokumen penting dalam dua tempat penggeledahan di gedung DPRD Riau dan kantor Dispora Riau. Dokumen itulah yang akan menjerat pihak-pihak lain yang diduga terlibat, yang saat ini dalam proses pengembangan. "Dari penggeledahan di dua tempat, di DPRD dan Dinaspora, ada beberapa dokumen yang penting yang kita temukan untuk proses pengembangan selanjutnya kasus PON," ungkap Johan. Menurut Johan, dokumen tersebut sangat penting menjelaskan peran-peran pihak yang lain yang diduga terlibat. Namun, Johan enggan menjelaskan dokumen apa saja yang berhasil disita karena untuk kepentingan penyidikan, termasuk pihak-pihak lain yang berperan. "Dokumen itu tidak boleh dibeberkan ke publik sekarang karena untuk kepentingan penyidikan. Pokoknya ada beberapa dokumen PON yang kita sita. Peran-peran pihak lain yang ada dalam dokumen itu, sedang kita teliti," katanya. Johan menolak memberikan komentar, apakah dalam

dokumen yang disita ada menjelaskan keterlibatan Gubernur Riau Rusli Zainal dan Ketua Harian PB PON Syamsurizal. "Kita belum tahu, nanti kita lihat saja hasil pengembangan dari pemeriksaan saksisaksi dan tersangka, serta dokumen yang kita temukan," katanya. Seret Aktornya Mendukung aksi KPK tersebut, mahasiswa yang mengatasnamakan Pergerakan Mahasiswa Riau (Permari) menggelar aksi damai di depan Mapolda dan Direskrimsus Polda Riau, Kamis (5/4) siang. Aksi ini sempat dihalangi puluhan aparat Kepolisian. Mahasiswa berharap KPK menuntaskan kasus suap PON Riau dan menyeret aktor di balik penyuapan anggota DPRD Riau ini. Dukungan serupa sebelumnya juga datang dari aktivis BEM UR, UIN Suska Riau, dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Islam Indonesia (KAMMI). Dalam orasinya, mahasiswa yang menggunakan kostum boneka dan topeng mendesak KPK tidak tebang pilih dalam menangkap koruptor persiapan PON. KPK harus berani menangkap otak korupsi penyelenggaran PON di Riau. Mahasiswa juga mendesak BPK mengaudit penggunaan dana PON, serta mendesak Polda Riau mengusut tuntas korupsi berjamaah antara wakil rakyat dan eksekutif di Riau.

Seluruh aparat penegak hukum juga dituntut mendukung langkah KPK turun langsung menangkap korupsi di Riau. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau Muhammad Herwan menduga pembangunan infrastruktur dan sarana pendukung PON Riau 2012 sarat korupsi. Herwan pun mendesak KPK mengusut tuntas kasus ini karena dilakukan di tengah tertatih-tatihnya dunia usaha daerah keluar dari dari beban ekonomi yang semakin berat. Menurut Herwan, pelaku korupsi sungguh tidak terhormat dan sangat tega di mana oknum pemerintah (eksekutif dan legislatif) menilap uang rakyat untuk kepentingan pribadi dan kelompok. "Bagaimana pembangunan daerah ini akan berhasil dengan baik jika mental korup aparatur semakin menjadi- jadi dan anggaran yang ada disalahgunakan," terangnya. Penangkapan dan pemeriksaan KPK terhadap beberapa anggota DPRD Riau dan oknum Dispora Riau menambah deretan citra buruk daerah yang katanya dianugerahi kekayaan sumber daya alam serta mendapatkan penghargaan WTP dari BPK. Kadin berharap penegak dan pengawas hukum di negara ini dapat bertindak tegas dan tidak berhenti pada lapisan luar saja. Usut tuntas dan lakukan investigasi terhadap penggunaan dana rakyat di daerah dan negara ini. (san,zkf,mok,rus)

Jadikan.......................................................................................Sambungan Hal 1 DIPERCAYAKAN sesuai aturan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Ingatlah setiap tugas, jabatan yang diemban itu suatu amanah yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya. Jangan menyalahi aturan dan peraturan yang berlaku dalam mengambil keputusan karena amanah itu tidak hanya dipertanggungjawabkan di dunia, tetapi juga di akhirat kelak," kata Tenas kepada Harian Vokal, kemarin. Tenas mengaku prihatin atas ditahannya dua anggota DPRD Riau, satu PNS Dispora Riau dan satu staf PT PP (Persero) oleh KPK, Rabu (4/4)

malam, karena diduga menerima suap proyek venue menembak PON XVIII Riau. Namun Tenas meminta semua pihak tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah kepada mereka. "Kita berharap proses hukum ini bisa berjalan sesuai alur patutnya, tepat dan adil. Mari kita ikuti proses hukum yang berlaku sebaikbaiknya, jangan memvonis dulu. Kepada para kerabat dan keluarga saya mengimbau tetap sabar dan tabah menerima musibah ini. Percayakan sepenuhnya segala sesuatunya melalui proses hukum yang berlaku," ajak Tenas. Penyidik KPK, Rabu (4/4)

malam kemarin menetapkan empat orang tersangka kasus suap pembangunan venue PON Riau 2012. Mereka adalah anggota DPRD Riau M Faisal Aswan (Fraksi Golkar) dan M Dunir (Fraksi Gabungan), Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana Dispora Riau Eka Dharma Putra, serta staf PT Perumahan Pemukiman (Persero) Rahmad Syahputra. Keempatnya Rabu malam itu langsung ditahan di tahanan Mapolda Polda Riau. Faisal Aswan dan M Dunir adalah dua dari tujuh anggota DPRD Riau yang sebelumnya ikut diperiksa penyidik KPK di gedung Dirreskrimsus Polda

Riau sejak Senin (2/4) hingga Rabu (4/4) malam lalu. Lima anggota DPRD Riau yang juga diperiksa sebelumnya adalah Tengku Muhazza (Fraksi Demokrat), Toerechan Asyari (Fraksi PDIP), Adrian Ali (Fraksi PAN), Ramli Sanur (Fraksi PAN) dan Indra Isnaini (Fraksi PKS). Setelah diperiksa secara intensif dan marathon sejak Senin sore hingga Rabu malam, hanya Faisal Aswan dan M Dunir yang ditetapkan sebagai tersangka. Sementara Tengku Muhazza, Toerechan Asyari, Ramli Sanur, Adrian Ali dan Indra Isnaini ditetapkan sebagai saksi. (mok)

Belum.........................................................................................Sambungan Hal 1 SEBELUMNYA kita sudah saling mengingatkan karena kejadian seperti ini bukan yang pertama kali terjadi di Dewan. Dan terkait masalah advokasi atau bantuan hukum dari lembaga DPRD Riau terhadap anggota kita, saat ini kita masih mencari

dasar hukumnya sebab kita tidak ingin nantinya ini menjadi temuan," kata Johar, Kamis (5/4). Saat ini, kata Johar, DPRD menyerahkan sepenuhnya ke fraksi masing-masing untuk memberikan advokasi kepada anggotanya yang terkait

hukum. DPRD Riau sudah melakukan komunikasi dengan para anggota Dewan yang mengerti hukum untuk mencarikan pengacara yang kompeten untuk membela Faisal dan M Dunir. "Tapi saya tetap mengingatkan semua pihak, sebagai

negara hukum tentunya kita tetap berpedoman pada azas praduga tidak bersalah. Sebelum ada putusan pengadilan yang menyatakan keduanya terbukti bersalah dalam kasus revisi Perda Nomor 6 Tahun 2010 ini," jelas Johar. (rtc,rus)

Pengaruhi ..................................................................................Sambungan Hal 1 KARENA tanpa anggran kita tak akan bisa melakukan pembanguanan, tapi kalau kerjaan bisa kita teruskan tanpa anggaran itu gak masalah," kata Lukman, Kamis (5/4) di Kantor Gubernur Riau. Lukman Abbas berani mengatakan, kalau cara kerjanya tidak bagus dan tidak sesuai target pembangunan venues PON, dia siap diganti.

"Kalau kerjaan boleh dilanjutkan terus tanpa ada anggaranya gak apa-apa, dan kalau tidak cepatlah ganti saya," ujarnya. Lukman mengaku dalam waktu dekat akan meminta fatwa hukum terkait status tersangka yang telah ditetapkan penyidik KPK terhadap Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana Dispora Riau Eka Dharma Putra yang juga

PPTK Pembangunan Venue Lapangan Tembak. Ketua I Bidang Sarana dan Prasarana PB PON XVIII 2012 Emrizal Pakis berharap kejadian temuan suap pembangunan venue PON tidak mengganggu persiapan Riau sebagai tuan rumah PON XVIII. Terlebih Dispora Riau yang lebih difokuskan untuk menyiapkan seluruh venue PON XVIII membuat sejum-

lah pihak meragukan akan kerampungan beberapa venue yang hingga kini masih terbengkalai. "Kita harapkan tidak akan terganggu nantinya," harap Emrizal. "Kita tetapkan targetkan batas kerampungan venue maksimal Juli 2012. Dengan adanya kejadian ini, pihak pekerja tetap melakukan pengerjaan seperti biasanya," tambah Emrizal. (yan,mok)

BNN..............................................................................................Sambungan Hal 1 UJAR Benny ketika dihubungi Jumat (6/4). Terkait hasil penyelidikan sejauh ini, Benny mengatakan hal tersebut belum bisa diungkapkan. Namun ia memastikan, ketika saatnya tiba, informasi tersebut akan diungkap. Ketika ditanyakan apakah benar akan ada dua sipir lagi yang akan dicokok untuk dimintai keterangan, Benny enggan menjawab. Dia menjawab, "Jangan mendahului lah, nanti pada kabur semua kalau kami ungkap semua." Meski enggan memberikan jawaban, Benny menyatakan kalau sipir benar ditemukan terlibat, maka sipir itu akan dikenai sanksi berdasarkan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Tindak Pidana Narkotik. Di dalam dasar pijakan hukum itu tegas menyebutkan, barang siapa menghalangi penyelidikan dan penyidikan kasus narkotik, maka akan diganjar

7 tahun penjara. BNN sebelumnya menemukan indikasi sipir Lapas Kelas IIA Pekanbaru melindungi dan bekerja sama dengan bandar narkotika di tempat itu. Beberapa sipir di sana sedang diincar. Benny Mamoto mengatakan indikasi itu berdasarkan pengakuan salah satu dari tiga narapidana (napi) yang ditangkap di Lapas Kelas IIAPekanbaru. Menurut napi itu, ungkap Benny, razia mendadak tim BNN bersama Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana diberitahukan oleh sipir. "Ada sipir teriak 'wamen datang, wamen datang' ke kamar-kamar," ujarnya. Teriakan itu membuat target operasi BNN sempat berusaha menghilangkan barang bukti. Salah satu target memindahtangankan ponselnya kepada dua napi lain. Padahal ponsel itu dibutuhkan untuk

mencari bukti komunikasi antara napi dan kurir di luar penjara. Belum Tangani Terkait kasus jaringan narkoba yang diketahui berada di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Mabes Polri mengaku belum menangani kasus tersebut. Oleh karena itu, mereka belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut soal nasib tiga napi yang tertangkap. "Kami belum menangani kasus tersebut selama belum ada pengaduan," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution, Jumat (6/4). Terkait sipir yang diindikasikan membantu ketiga napi di Lapas Pekanbaru untuk segera menyembunyikan barang bukti dan memberitahukan keberadaan Wamenkum HAM Denny Indrayana, Saud juga belum bisa menjawab. Menurut Saud, kasus narkoba di Lapas Pekanbaru

sebaiknya ditanyakan saja langsung ke Kemenkum HAM karena Kemenkumham lebih tahu soal selukbeluk kasus di Lapas Pekanbaru. "Kalau mau tanya soal lapas itu (Lapas Pekanbaru), ya tanyanya ke Kemenkum HAM saja," jawab Saud. BNN sendiri saat ini sedang mengembangkan penyidikan lebih lanjut terkait adanya sipir Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang diduga bekerja sama dengan napi untuk menghilangkan barang bukti saat disidak Wamenkum HAM Denny Indrayana, Senin (2/ 4) pukul 02.30 WIB lalu. Indikasi tersebut dikuatkan dengan penangkapan salah seorang sipir pada saat sidak. Penyelidikan itu antara lain mengincar beberapa sipir di Lapas Pekanbaru yang diduga terlibat dalam jaringan narkotik yang dikendalikan dari Lapas Kelas IIA Pekanbaru. (tci,rus)

RAPP...........................................................................................Sambungan Hal 1 MENURUT Hadi, dalam proses sosialisasi tata batas ke masyarakat diperlukan waktu dan pendekatan tersendiri. Jika masyarakat setuju, kemudian dibentuk tim bersama untuk menentukkan batas-batas mana saja yang menjadi milik masyarakat dikeluarkan dari area konsensi PT RAPP. "Yang paling susah memang proses PRA-nya, kalau RAPP kesulitan melakukan sosialisasi di tiga desa sebaiknya libatkan pihak independen sebagai tim mediasi, itu banyak kalau mau disewa. Pihak independen ini yang nantinya melakukan mediasi dengan masyarakat dan tim media bentukan kementerian kehutanan," katanya. Dalam melakukan sosialisasi ke tiga desa yang masih menolak, kata Hadi, awalnya Penanggung Jawab/Redaktur: IDRUS YAMIN

memang susah, namun jika sudah berjalan dan RAPP mau melibatkan pihak independen dalam proses sosialisasi tersebut, akan dicapai titik temu. Perbedaan persepsi antara RAPP dan masyarakat tiga desa, lanjutnya, tidak akan ada lagi dengan disepakati batasbatas yang menjadi milik masyarakat dikeluarkan dari area konsensi. "Awalnya memang susah masih banyak perbedaan persepsi, kita berharap dengan pelibatan tim independen itu, prosesnya bisa cepat. Penetapan tata batas partisipatifnya bisa dilakukan, dan izin operasional yang sempat dibekukan bisa beroperasi kembali," katanya. Sambut Baik Direktur Utama PT RAPP Kusnan Rahmin menyambut

baik solusi yang ditawarkan Kemenhut dalam menyelesaikan pembahasan tata batas partisipatif dengan tiga desa di Pulau Padang yang masih menolak operasional HTI PT RAPP. "Proses sosialiasi ke masyarakat sedang dilakukan, kalau waktunya lama kan masyarakat perlu tahu mana-mana yang menjadi milik mereka. Kalau masyarakat setuju, baru kita bentuk tim untuk menentukan tata batasnya," kata Kusnan. Kusnan mengatakan, jika masyarakat belum menyetujui batas-batas mereka di area HTI PT RAPP, tentu pembentukan tim dan pembahasan tata batas belum bisa dilakukan. PT RAPP, kata Kusnan, berkeinginan pembahasan tata batas bisa segera selesai, namun fakta di lapangan masih

memerlukan waktu tersendiri untuk proses sosialisasi. "Intinya prosesnya masyarakat harus setuju, diberitahukan dan dijelaskan ini batas-batas mereka dan untuk melihatnya sama-sama ke lapangan. Kita memang ada rencana melibatkan pihak independen sebagai mediator di desa yang menolak untuk mempercepat hal itu," katanya. Namun Kusnan menegaskan, PT RAPP tetap akan mematuhi waktu 3 bulan yang ditetapkan Kemenhut dalam menyelesaikan tata batas partisipatif dengan masyarakat di tiga desa. "Kita tetap berusaha dalam scedule yang telah ditetapkan Kemenhut, sebelum tiga bulan akan selesai. Kira-kira dua atau tiga minggu lagi kita akan umumkan hasilnya," kata Kusnan. (san)

profesinya, nilainya jauh melebihi penghasilan dosen PNS. Apa lagi guru PNS yang menduduki jabatan fungsional sebagai kepala sekolah, gaji dan tunjangannya jelas pasti lebih besar lagi. Seharusnya, dengan gaji dan tunjangan yang lumayan besar tersebut, mereka tidak tergoda lagi untuk menyunat dana biaya operasional sekolah (BOS), block grand, dana alokasi khusus (DAK) pendidikan dan dana-dana pendidikan jenis lainnya serta merasa malu untuk berskonpirasi dengan komite sekolah melakukan berbagai jenis pungutan terhadap orangtua siswa. Menduga, bahwa sebagian dana-dana pendidikan yang dialokasikan pemerintah tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya, maka kita mendesak pemerintah melakukan pengawasan serius terhadap proses penyaluran dan penggunaannya. Bila lembaga pengawas yang telah ada tidak mampu menjalankan tanggung jawabnya dengan baik, pemerintah perlu mempertimbangkan untuk membentuk lembaga pemantau independen yang bermuatan orang-orang yang memiliki kapabilitas dan kredibilitas tinggi serta diyakini akan selalu menjaga integritasnya. Hasil temuan dari tim independen ini harus ditindaklanjuti pemerintah dengan serius, dengan memberikan sanksi setimpal terhadap mereka yang terbukti melakukan pelanggaran. Selain sanksi administrasi, juga harus meneruskan ke proses hukum. Langkah ini dipastikan akan menimbulkan efek jera bagi para pelakupenilapdana-danapendidikan dan mereka yang suka melakukan berbagai pungutan terhadap orangtua siswa. Juga akan menjadi efek jera bagi mereka yang baru berniat atau berencana melakukannya. Bila menolak menempuh langkah ini, berarti pemerintah tidak punya niat baik untuk menyelamatkan dana-dana pendidikandariaksi'perampokan' serta tidak punya kesungguhan menyelamatkan rakyat dari beban biaya sekolah yang sangat tinggi. Nasib Guru Honor Ironisnya, di tengah maraknya aksi penyunatan dana-dana pendidikan dan pungutan terhadap orangtua siswa oleh sebagi-

an pimpinan sekolah negeri untuk memperkaya dirinya, puluhan ribu guru honor di Riau, hanya menerima gaji ratusan ribu rupiah dalam sebulan. Bahkan ada guru honor yang hanya menerima gaji Rp250 ribu sebulan, namun mereka tetap setia menjalankan tanggung jawabnya sebagai tenaga pengajar dan pendidik. Celakanya, meskipun hanya mampu memberikan gaji sangat kecil, sebagian sekolah atau yayasan pendidikan tidak membolehkan gurunya mengajar di dua sekolah. Sehingga tidak ada peluang bagi mereka untuk menambah penghasilan dengan cara mengajar. Akibatnya, ada yang memilih menjadi tukang ojek dan berjualan sepulang mengajar atau terpaksa melaksanakan pekerjaan kasar jenis lainnya agar bisa memenuhi nafkah keluarganya. Nasib puluhan ribu guru honor ini berbanding terbalik dengan para guru PNS, padahal tanggung jawab yang harus mereka lakukan sama, bahkan lebih berat dari guru PNS. Sehingga tidak berlebihan, bila kita menuduh pemerintah telah berlaku tidak adil terhadap puluhan ribu guru honor tersebut. Semua pasti mengakui, bahwa guru honor pun, berperan sangat penting untuk membangun bangsa ini, karena itu seharusnya pemerintah memberikan imbalan finansial yang sepadan dengan pengorbanan yang mereka berikan. Kalau sekolah atau yayasan hanya mampu memberikan gaji yang kecil, sudah seharusnya pemerintah menambahnya dengan insentif, sehingga penghasilannya tetap mampu memenuhi kebutuhan hidup layak diri dan keluarganya. Karena sesungguhnya pemerintah sangat membutuhkan para guru honor, mungkin ada baiknya pemerintah mempertimbangkan mengangkat semua guru honor tersebut menjadi PNS. Kita sangat bangga dengan pengabdian puluhan ribu guru honor di Riau. Meski hanya menerima gaji kecil dan nyaris tidak dipedulikan pemerintah, namun mereka tetap setia menjalankan tanggung jawabnya mencerdaskan anak bangsa. Untuk mereka pantas kita berucap; guruku sayang, guruku malang.** (habis)

Polhut........................................................Sambungan Hal 1 NAMUN sebelum memeriksa sejumlah pejabat Inhu tersebut, menurut Said, pihaknya terlebih dulu akan memanggil sejumlah saksi masyarakat yang mengetahui proses dari awal hingga terjadinya penambangan batu andesit di kawasan hutan lindung di Desa Usul, Kecamatan Batang Gangsal. Lima saksi yang akan dipanggil adalah Mat Jamin, Mat Ali, Meta, Nahar dan Satar Hakim. "Surat panggilan mereka sudah kita titipkan ke Mastur usai pemeriksaan kemarin," kata Said. Periksa Asun Mastur alias Asun (50), pemilik dua unit alat berat atau eskavator yang ditangkap petugas Polhut Dinas Kehutanan Riau di Desa Usul, Kecamatan Batang Gangsal, Inhu, diperiksa di Markas Polhut Riau, Kamis (5/4) sejak pukul 12.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Pengusaha asal Rengat ini dicecar 15 pertanyaan terkait penggalian dan penamban-

gan batuan andesit di kawasan hutan lindung di Desa Usul, Inhu. Said Nurjaya mengatakan, Asun diperiksa penyidik Polhut Riau Adriansyah dan Zaelani. Dalam pengakuannya, beber Said, Asun mengaku membeli tanah yang diduga lahan hutan produksi seluas 3,1 hektar kepada sejumlah masyarakat sekitar, yakni Nahar, Mat Ali, Mat Yamin, dan kepala setempat Satarakin. Mereka ini, menurut Said, akan dipanggil penyidik Polhut untuk memberikan keterangan 13 April mendatang. Akibat perbuatannya, Asun yang diduga sudah merugikan kegiatan penambangan itu dijerat pasal 50 huruf (g) dan jo pasal 78 ayat 6, 9, 14, 15 UU Kehutanan junto pasal 55 KUHP. Sementara Asun yang dihubungi Harian Vokal membantah membeli lahan hutan produksi. "Siapa bilang itu lahan adalah hutan atau hutan produksi. Saya beli kok dengan masyarakat. Dalam lahan yang

punya masyarakat itu ditanami karet, durian dan lain-lain," jelas Asun, Jumat (6/4). Asun mengaku membeli lahan itu Rp70 juta. "Lagi pula hak pakai kok, bukan yang lain-lain. Saya saja menanam di situ yaitu kebun. Buktikan dulu kalau itu lahn hutan produksi. Sekarang begini saja, kita buktikan saja di pengadilan nanti bagaimana keputusannya," jawab Asun yang dua unit alat beratnya masih berada di Markas Polhut Riau sebagai barang bukti. Dua dari 21 unit alat berat milik Asun ini disita aparat Polhut Riau di Desa Usul, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu, Jumat (2/3/12) lalu. Waktu itu Polhut mendapati dua alat berat sedang bekerja di areal yang diduga telah dialihfungsikan dari awalnya merupakan lahan hutan. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap dua operator alat berat diketahui eskavator itu milik PT Kurnia Subur yang dipimpin Asun. (zkf,rtc,rus)

Digeledah................................................Sambungan Hal 1 RUANGAN yang diobok-obok sekitar delapan orang penyidik KPK selama 9 jam itu adalah ruang Fraksi Gabungan, ruang Fraksi Golkar serta beberapa ruangan lainnya di DPRD Riau. Kantor PT PP Persero juga tak luput dari penggeledahan KPK. Dari penggeledahan yang mendapat pengawalan ketat aparat Direskrimsus Polda Riau berpakaian safari itu, KPK menyita ribuan lembar dokumen penting yang digunakan sebagai barang bukti dan untuk percepatan pengembangan kasus. Keluar pukul 23.00 WIB, penyidik terlihat membawa dua kardus Indomie yang diduga berisi dokumen-dokumen penting, sejumlah map berwarna biru dan 2 buah koper. Pantauan wartawan, Kamis pukul 14.00 WIB, datang 8 orang penyidik KPK berpakaian rompi lengkap berlogo KPK ke gedung DPRD Riau di Jalan Sudirman, Pekanbaru. Mereka datang dengan dua mobil, yakni Honda BM 1281 G dan Kijang Innova BM 1900 DI. Sisanya hanya berpakaian biasa, tapi ternyata diketahui mereka aparat Polda Riau dan Mabes Polri. Gedung DPRD Riau ketika itu sepi. Hanya terlihat Ketua DPRD

Riau Johar Firdaus di ruangannya. Tapi menjelang penyidik tiba, Johar Firdaus sudah meninggalkan ruangannya. Sementara penyidik, begitu tiba di DPRD Riau langsung menemui Sekwan Riau Zulkarnain Kadir, meminta izin melakukan penggeledahan ruangan. Pukul 14.15 WIB, penyidik bergerak ke ruangan Komisi D DPRD Riau yang diduga menjadi tempat transaksi suap. Hanya 15 menit penyidik di sana. Penyidik diikuti Sekwan Zulkarnain Kadir bergerak ke ruangan Fraksi Gabungan di Lantai 3 DPRD Riau, ke ruangan M Dunir yang sudah disegel sejak Selasa lalu. Cukup lama penyidik membolak-balik dokumen di ruangan M Dunir. Dua jam menggeledah ruang Fraksi Gabungan, pukul 16.30 WIB tampak beberapa penyidik KPK mengumpulkan dokumen yang diduga terkait venue menembak di atas meja. Dokumen yang disita itu dikawal ketat aparat, sementara penyidik terus melanjutkan penggeledahannya ke ruangan lainnya. Pukul 16.35 WIB, penyidik KPK masuk ke ruangan Banleg DPRD di lantai yang sama. Sejumlah dokumen disita di ru-

angan ini. Hanya 1 jam di sana, penyidik keluar dan menuju ruang Fraksi Golkar di lantai II pukul 17.35 WIB. Penyidik sempat kesulitan masuk ruangan Faisal Aswan. Sejumlah berkas juga disita dan dikumpulkan di ruangan Fraksi Gabungan di lantai III. Pukul 17.50 WIB penyidik berpindah ke ruang Risalah dan Produk Hukum di lantai II gedung DPRD Riau. Saat dicegat wartawan, tim KPK tidak mau memberi keterangan. "Kami tidak bisa beri penjelasan," kata salah seorang penyidik KPK. Tepat pukul 22.15 WIB, rombongan tim KPK meninggalkan gedung DPRD Riau. Dokumen yang disita selanjutnay dimasukkan ke dalam mobil Innova BM 1900 DI. Dimintai Keterangan Sekwan Zulkarnain Kadir mengaku dirinya dalam waktu dekat juga akan dimintai keterangan untuk melengkapi administrasi, terutama terkait Perda Nomor 6 Tahun 2010. "Setidaknya ada 10 poin yang nantinya dimintakan KPK kepada saya. Selaku Setwan saya siap memberikan keterangan," katanya. Kapan akan dimintai keterangan, Zulkarnain mengaku belum mendapat surat panggilan KPK. (rul,and)

Nangis.......................................................Sambungan Hal 1 TANGIS saat acara berlangsung. "Tadi sepanjang acara tibatiba aku menangis," ujarnya di JCC, Jakarta Selatan, Jumat (5/ 4) dinihari. Rossa mengaku langsung teringat dengan sosok sang legendaris. Banyak kenangan yang

dialami bersamanya semasa Chrisye hidup. "Ketika kita tahu beliau nggak ada, tapi bisa dibikin konser sebagus ini, aku salut dan benar-benar luar biasa," ujarnya seraya berkaca-kaca. Ia menambahkan, dengan

adanya konser ini, penonton seolah diajak bernostalgia. "Saya rasa ini satu-satunya konser dengan orkesta yang luar biasa besar dan keren, kecanggihan teknologi yang mungkin belum pernah ada di konser-konser Indonseia," jelasnya. (mic,hab) Perwajahan: ANDIXER


CMYK

8

Shopping-Kuliner-Hotel-Travel

HARIAN VOKAL

SABTU 7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

Long Week End Ceria di Hotel Ibis Pekanbaru PEKANBARU (VOKAL) - Libur telah tibaÂ…!!! Apakah Anda sudah memiliki rencana untuk mengisi long weekend minggu ini? JumÂ’at (6/4) yang bertepatan dengan perayaan Paskah dan sudah menjadi agenda hari libur nasional setiap tahunnya, pastinya dapat menjadi kesempatan berharga bagi Anda yang ingin beristirahat sejenak dari rutinitas, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Bagi Anda yang berdomisili di Pekanbaru dan belum memiliki rencana untuk bepergian keluar kota, Hotel Ibis Pekanbaru, menawarkan alternatif hiburan bagi Anda sekeluarga. Dengan mengacu kepada semakin diminatinya program Sunday Ceria yang sudah terlebih dahulu dijadwalkan pada setiap hari Minggu di Hotel ibis Pekanbaru, maka kali

ini, kami juga akan mengadakannya pada hari Sabtu (7/4) dan Minggu (8/4). Debbie, Operational Secretary Hotel Ibis Pekanbaru dalam rilisnya, kemarin mengatakan, acara ini merupakan fasilitas bagi tamu yang menginap selama periode long weekend tersebut. Berlokasi di area poolside, yang disulap menjadi area bermain anak-anak. "Pro-

gram ini akan dimulai dari pukul 08.00 – 10.00 pagi. Dengan dipandu oleh MC dan diiringi dengan musik yang ceria, acara ini juga akan semakin menarik dengan kehadiran badutbadut lucu dan aneka permainan untuk anak-anak," jelasnya. Area Pool yang berdekatan dengan Lounge Bar dan La Table Restaurant, memungkinkan para orangtua untuk mengawasi putra putri mereka, sembari menyicipi aneka menu sarapan yang sudah disajikan.

Selain program di atas, bagi Anda yang datang dari luar Kota Pekanbaru, dan ingin berwisata belanja atau sekedar menikmati suasana pusat perbelanjaan terbesar di Pekanbaru, kami juga menyediakan shuttle service, untuk pengantaran dan penjemputan, ke mall SKA, yang hanya berjarak beberapa meter dari Hotel Ibis. Dan khusus bagi para tamu wanita,

juga masih tersedia promo diskon special yang berlaku sampai 21 April 2012, untuk setiap produk food and beverages. Dengan berbagai penawaran menarik di atas, tentunya Anda tidak akan ragu lagi untuk menikmati long weekend Anda di Hotel ibis Pekanbaru. Untuk informasi dan reservasi, Anda dapat menghubungi no. 0761571600. (rls/ibnu)

SUASANA Sunday Ceria di Hotel Ibis.

Penanggung Jawab: BUDI SUSENO

Perwajahan : ZULQIFLI


CMYK

9 SABTU

HARIAN VOKAL

7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

Banjir Genangi Dumai Hampir 12 Jam DUMAI(VOKAL)-Hujan yang mengguyur Kota Dumai, Jumat (6/4) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB hingga pagi hari, membuat Dumai tenggelam, bahkan di sejumlah tempat ketinggian air di pemukiman warga mencapai 1 meter dan di sejumlah ruas jalan ketinggian air juga mencapai di atas 1 meter. LAPORAN: PARNO SALI/ DUMAI Kondisi genangan air di sejumlah tempat, ternyata cukup lama, bahkan sejak pagi hingga malam di sejumlah tempat air masih tinggi mengenangi ruas jalan di Dumai. Pantauan Vokal di lapangan, ruas jalan Sultan Syarif Kasim depan Temkom Dumai ketinggian air mencapai hampir 1 meter, begitu juga di Simpang Jalan Gajahmada, Jalan Sudirman, Jalan Sukajadi, Jalan Dock Yard, Jalan Ombak, Jalan Cepedak. Kondisi air cukup parah mengge-

tersendiri bagi kaum muda, yang banyak nongkrong di titik-titik genangan air. Karena kerap kali kendaraan sepeda motor yang memaksa menerobos air akhirnya mogok. Dan memaksa pengendara mendorong kendaraannya. nangi wilayah Dumai. Banjir yang cukup parah Genangan air lebih parah melanda Dumai kali ini, diselagi di sejumlah salkan oleh politisi pemukiman warDumai, Prapto Suga, baik yang ada di cahyo, Ketua FrakKelurahan Buluh si Demokrat Plus Kasap, Teluk BinDPRD Dumai. Mejai, Dumai Kota, nurut Cahyo, konBintan, Sukajadi, disi Dumai saat ini Rimba Sekampung ternyata tidak jauh dan hampir menglebih baik dari segenangi seluruh belumnya. “Bahkelurahan yang kan Dumai saat ini ada di Kecamatan mengalami keDumai Timur, Dumunduran yang mai Selatan, Du- PRAPTO SUCAHYO cukup jauh, memmai Kota. bebaskan Dumai Kondisi banjir yang cukup dari banjir hanya sebatas janji tinggi ini menjadi tontonan politik belaka, belum ada

upaya yang dilakukan pemerintah untuk penanganan banjir,” kata Prapto Sucahyo mengkritisi. Politisi muda Partai Demokrat Plus ini, mengklaim banjir kali ini memang sangat parah, hampir seluruh permukaan Dumai bagian Kota

ditutupi air yang cukup tinggi. Kondisi ini jelas merugikan bagi perekonomian masyarakat. “Jelas merugikan, seperti kita lihat sangat banyak toko-toko yang tutup akibat kebanjiran. Tentu sangat besar kerugian materi akibat banjir. Harus menunggu apa-

lagi untuk menuntaskan banjir,” katanya heran. Rani, (38) salah seorang warga kelurahan Buluh Kasap Kecamatan Dumai Timur, juga mengaku banjir kemarin di Dumai memang sangat besar. Biasanya kediaman Rani tidak pernah masuk air, akan tetapi

kemarin justru air bertahan dirumahnya hingga petang. “Seharian kami sudah berusaha menguras air, tapi air diluar rumah lebih tinggi membuat usaha saya sia-sia. Tentu menunggu air surut baru bisa dibersihkan rumah,” tutur Rani. (***)

Dumai tak Dapat Konpensasi BBM DUMAI(VOKAL)-Rencana pemerintah pusat untuk mengalokasikan anggaran kompensasi di sektor transportasi sebesar Rp5 triliun tidak akan mengalir ke Dumai. Hal ini disebabkan Dumai tak punya angkutan yang memenuhi persyaratan, di antaranya angkutan kereta api, kapal Pelni, dan sarana umum seperti Busway dan bus kota. Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, H Marwan, barubaru ini. “Meskipun dialokasikan namun Dumai tidak mendapatkan anggaran

kompensasi tersebut sebab sarana angkutan yang disayaratkan pemerintah pusat tersebut tidak tersedia di Kota Dumai,“ ungkapnya menjelaskan. Hal ini dimaksudkan untuk menjernihkan persoalan kucuran bantuan pusat sehingga tidak memunculkan miss persepsi di tengah kalangan masyarakat. “Meskipun jenis angkutan kota yang di berikan subsidi tidak ada di Dumai, namun kita jenis angkutan kota (angkot) seperti oplet masih menggunakan tarif yang lama,“

ucapnya. Memang sebelumnya, Dishub se-Provinsi Riau akan menyesuaikan kenaikan harga angkot dengan presentase tidak melebihi 30.28 persen. “Tapi karena ditundanya kenaikan harga BBM, maka untuk ongkos oplet di sini masih tarif lama dengan besaran nominalnya untuk penumpang dewasa tarif yang berlaku sebesar Rp3.000 dan untuk pelajar dan mahasiswa sebesar Rp2.000 dengan mengacu Peraturan Walikota tahun 2009 lalu,” tutup Marwan. (rpc/mal)

YUSRHEL

MOBIL TERBALIK- Sebauh mobil truk terbalik saat melintasi Jalan Soekarno-Hatta, Dumai, Kamis (5/4). Mobil truk ini terbalik akibat terjebak lubang besar kedalaman mencapai 50-60 cm yang digenagi air.

Sengketa Lahan di Medang Kampai, Dumai

PTR Tetapkan Abdul Muluk Pemilik Lahan DUMAI(VOKAL)-Hasil putusan sidang Pengadilan Tinggi Riau (PTR) kasus sengketa lahan, telah menetapkan Abdul Muluk (Penggugat) sebagai pemilik lahan yang sah. Hal itu ditetapkan PTR karena data kekuatan hukum yang dimiliki Adul Muluk atas hak tanah seluas 22 hektar yang terletak di Kelurahan Guntung, Medang Kampai tersebut sangat

jelas. Sementara pihak Devina (Tergugat), yang sebelumnya kalah di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Dumai, tetap tidak bisa berbuat apa-apa. Sebelumnya, perkara sengketa lahan seluas 22 hektar di Kelurahan Guntung, Medang Kampai ini, yang tercatat di PN Dumai dengan Nomor 14/ Pdt.G/2011/PN.DUM tersebut,

antara Abdul Muluk (Penggugat) melawan Devina (Tergugat), majelis hakim juga menetapkan Abdul Muluk sebagai pemilik atas lahan tersebut. Karena Penggugat dinyatakan menang oleh PN Dumai, lantas pihak Tergugat mengajukan banding atas putusan tertanggal 17 Oktober tersebut. Namun pada putusan PTR, No 04/Pdt/2012/PTR tertanggal 2

Dumai Butuh 26 Ton Bungkil Sawit DUMAI(VOKAL)-Wakil Walikota Dumai Agus Widayat mengatakan bahwa peternak di Dumai membutuhkan 26 ton bungkil sawit setiap tahunnya. “Untuk memenuhi kebutuhan 26 ton bungkil sawit tersebut, Pemko Dumai melakukan upaya untuk mendapatkanya dari sejumlah perusahaan yang ada di Dumai,” kata Agus Widayat, barubaru ini. Agus Widayat menjelaskan, produksi bungkil sawit di perusahaan yang ada di Dumai, rata-rata diekspor ke luar negeri.

Jumlah ekspor tersebut hampir mencapai 1.000 ton per tahun. Untuk menyeimbangkan kebutuhan lokal, Agus berharap perusahaan dapat mendistribusikan 26 ton di antara yang akan diekspor kepada para petani. Hal tersebut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produksi peternak di Dumai. “Sebab, permintaan tersebut untuk memenuhi kebutuhan petani dalam melakukan usahanya,” ungkap Agus. Kendati demikian, tidak semua perusahaan yang langsung memberikan respon ter-

hadap hal ini. Humas PT Wilmar Dumai-Pelintung, Manumpak Manurung contohnya. Ia menawarkan bentuk bantuan lain selain pemberian bungkil yakni dengan pemberian bantuan uang. “Tawaran Wilmar bukan solusi tepat. Sebab bantuan berupa uang dikhawatirkan disalahgunakan. Sehingga tujuannya untuk mengembangkan usaha peternakan tidak bisa tercapai. Tapi kalau bantuan yang diberikan tersebut berupa bungkil, mau tidak mau, petani harus menggunakannya untuk pakan ternak,” pungkas Agus. (***)

Maret, PTR kuatkan Abdul Muluk sebagai kepemilikan lahan. Dalam putusan, PTR menyatakan sah dan berkekuatan hukum alas hak tanah milik Abdul Muluk (Terbanding), seluas 22 hektar di Guntung dan menyatakan perbuatan tergugat (Pembanding, Devina) yang menguasai tanah objek sengketa adalah perbuatan melawan hukum. Oleh karenanya, Devina sebagai tergugat dihukum untuk mengosongkan tanah objek perkara sengketa untuk menyerahkan lahan sengketa tersebut dalam keadaan baik ke pihak Abdul Muluk. Sementara, atas putusan PTR, pihak terbanding (Abdul Muluk, Penggugat) merasa bersyukur. “Saya bersyukur dengan keputusan PTR ini,” ungkap Abdul Muluk, Kamis (5/ 4) sore. Sementara, pihak Tergugat (Devina), melalui Kuasa Hukumnya, Samuel Turnif SH, menyebutkan akan melakukan upaya kasasi ke tingkat MA terhadap putusan PTR yang menguatkan putusan PN Dumai tersebut. “Kita akan melakukan kasasi, ke tingkat MA,” ujar Samuel singkat. (ysl)

DPRD Minta Tinjau Ulang Pengelolaan Hutan DUMAI(VOKAL)-Ketua Pansus HTI DPRD Dumai, Amris menyebutkan keberadaan masyarakat di kawasan hutan Dumai harus tetap diakomodir kebutuhanya. Hal itu tentunya dengan memasukanya dalam RTRW. Apalagi menurutnya izin pengelolaan hutan yang ada di Dumai dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan juga izinnya. “Masyarakat yang ada di kawasan hutan di Dumai harus diakomodir. Makanya, kita minta tinjau ulang pengelolaan hutan,” kata Amris, belum lama ini. Salah satu yang dicontohkan Amris yakni areal yang digarap oleh PT SGP dimana berdasarkan dokumen lokasinya di Bangko tapi masuk dalam wilayah Dumai. Termasuk juga dengan izin yang diberikan kepada PT RUJ yang pengelolaanya diberikan selama 100 tahun. “Terkait kondisi yang ada ini harus dilakukan peninjauan ulang. Sebab antara dokumen yang dimiliki ti-

“Terkait kondisi yang ada ini harus dilakukan peninjauan ulang. Sebab antara dokumen yang dimiliki tidak sesuai dengan lokasi pengelolaan dan juga rentang waktu yang diizinkan itu sudah salah. Harusnya izin pengelolaan itu paling lama 35 tahun sesuai ketentuannya.” AMRIS

Ketua Pansus HTI DPRD Dumai

dak sesuai dengan lokasi pengelolaan dan juga rentang waktu yang diizinkan itu sudah salah. Harusnya izin pengelolaan itu paling lama 35 tahun sesuai ketentuannya,” kata Amris. Disebutkanya peninjauan ulang yang dimintanya itu bertujuan agar peruntukanya sesuai dan bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat. “ Menjadikan kawasan hutan Dumai seluas 37 persen dari total luas Dumai sudah mengakomodir seluruh kebutuhan masyarakat, baik itu tempat tinggal, tempat usaha dan juga pembangu-

nan fasilitas. Sebelumnya, Kepala Bappeko Dumai, Junaidi Asnawi menyebutkan permintaan Pemko Dumai untuk mengeluarkan sebagian areal hutan yang sudah dihuni masyarakat masih belum ada keputusan. Sementara pada sisi lain, untuk pengajuan RTRW butuh kepastian dari Kemenhut. “Makanya sekarang kita tetap mengajukan untuk RTRW Dumai sesuai dengan yang kita minta lebih dulu. Sebab kalau menunggu ketetapan kawasan hutan itu, RTRW Dumai tak bakal selesai,” katanya. (rpc/mal)

Turnamen Sepak Bola Tunas Garuda Cup

SMS Anda ke

20 Tim U13 Siap Berlaga 0812 767 1661

08127671xxx Pak Kadis PU, tolong ditata kembali sistem drainase Kota Dumai ini, sebab setiap hujan lebat terjadi, kota ini selalu dilanda banjir, sehingga dapat menghambat aktifitas warga. Makanya, perlu penataan ulang atau semua drainase yang ada agar bersih dari seluruh sampah. 085355440xxx Pak Walikota, jangan diam saja dengan berulang kalinya tumpahan CPO di perairan Dumai. Sebaiknya pak walikota menindak tegas perusahaan yang membuat perairan Dumai tercemar akibat tumpahnya CPO tersebut.

Pemadam Kebakaran Kodim 0303 PLN Polresta RS Bayangkara RSUD Dumai RS Pertamina Dumai

38208 31303 37123 31007 36942 38367 439200

Penanggung Jawab/Redaktur: AKMAL KUTIANYIR

DUMAI(VOKAL)-Sebanyak 20 Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kota Dumai, Kamis (5/4) kemarin mengikuti pembukaan Turnamen Tunas Garuda Cup Usia 13 (U13) tahun 2012. Kompetisi sepak bola anak-anak yang digelar Tunas Garuda ini, bertujuan memberi kesempatan kepada persapak bola anak-anak yang ada di Kota Dumai untuk hidup sehat dan meraih mimpinya untuk maju ke level yang lebih baik lagi. Demikian disampaikan Ketua Pembina Sepak Bola Tunas Garuda, Eko Raharjo saat acara pembukaan Turnamen Tunas Garuda Cup Usia 13 di lapangan sepok bola Jakolin, Kelurahaan Bukit Datuk, Dumai Selatan. Turnamen itu sendiri berlangsung mulai tanggal 5 April sampai 20 Mei 2012 mendatang. “Semoga melalui ajang ini anak-anak kita bisa mencatat berbagai prestasi menggembirakan di bidang persepak bolaan,” kata Eko Raharjo.

Eko Raharjo yang juga anggota DPRD Dumai ini, sangat berharap Dinas Pemuda dan Olahraga serta KONI Dumai agar benar-benar memperhatikan dan peduli terhadap perkembangan olahraga yang ada di Kota Dumai. Begitu juga halnya dengan para atlet-atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama Kota Dumai, ini juga perlu diperhatikan. “Selama ini, kita lihat Pemerintah Kota ataupun KONI Dumai terkesan tutup mata dengan perkembangan olahraga di Kota Dumai. Begitu juga dengan atlet-atlet yang telah berprestasi tidak satupun nasib mereka diperhatikan,” ungkapnya. Untuk itu, Pemerintah Kota melalui Dinas Pemuda dan Olahraga maupun KONI Dumai ke depannya harus lebih serius lagi memperhatikan perkembangan olahraga. Agar jiwa olahraga yang ada di jiwa anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih baik lagi.

YUSRHEL

KETUA Pembina Sepak Bola Tunas Garuda Dumai, Eko Raharjo, menyampaikan sambutan pada pembukaan Turnamen Sepak Bola Tunas Garuda Cup U13 tahun 2012, Kamis (5/4).

Sementara Ketua Pengcab PSSI Dumai, Irham Hadi sangat menyambut baik digelarnya Turnamen Tunas Garuda Cup U13 ini. “Diharapkan melalui turnamen ini nantinya dapat menghasilkan bibit-bibit persepak bolaan yang handal di Kota Dumai ini,” katanya. Untuk memajukan sepak bola di Indonesia khususnya di Kota Dumai, kata Irham

Hadi sangat perlu dilakukan pembinaan-pembinaan bagi anak-anak mulai sejak dini. Dalam hal ini pula sangat diperlukan dukungan dari semua pihak agar dalam mengembangkan minat dan bakat anak-anak kita ini dapat dilakukan dengan baik. ”Saya yakin, jika ini mendapat dukungan dari semua pihak, sepak bola di Kota Dumai bisa berkembang dan bisa mengha-

silkan persepak bolaan yang handal,” paparnya. Dalam acara Kick Off Turnamen Tunas Garuda Cup 2012 ini, selain dihadiri Ketua Pembina sepak bola Tunas Garuda, Eko Raharjo, juga turut hadir Ketua Pengcab PSSI Kota Dumai Irham Hadi, Wakil Ketua KONI Dumai Annora Arsan, Sekcam Dumai Selatan Sufandi Soufan, serta tamu undangan lainnya. (ysl) Perwajahan: ISKANDAR


10

SABTU

HARIAN VOKAL

LINTAS Pendapatan Minim, Sopir Angkot Mengeluh

TUALANG(VOKAL)-Para sopir angkutan kota (angkot) di Perawang, Kecamatan Tualang, mengeluhkan sepinya penumpang akibat maraknya angkutan gelap yang ikut mengangkut di daerah tersebut. Mobil truck dan bus yang berasal dari luar daerah yang rata-rata berplat hitam, sering kali mengangkut penumpang di sekitar kota Perawang dengan bebas, tanpa takut ditindak pihak terakit. Seorang sopir angkot, Dodi kepada Harian Vokal, Jumat (6/4) menjelaskan, sejak mobil-mobil pengangkut barang dan bus ikut-ikutan mengangkut penumpang, menyebabkan penumpang angkot resmi jadi sepi. “Umumnya penumpang angkot adalah para karyawan yang bekerja di berbagai perusahaan di Perawang. Kini para karyawan banyak yang memilih naik bus berplat hitam tersebut,” keluh Dodi. Sementara itu, lanjut Dodi, mobil-mobil ilegal itu kebanyakan tidak memiliki izin trayek dan izin lainnya. Katanya juga, bus dan truk yang ikut mengangkut penumpang itu kebanyakan berasal dari luar daerah. “Kami memiliki izin trayek dan membayar distribusi kepada daerah Siak,” jelas Dodi. Ia berharap pihak terkait untuk segera menertibkan mobil-mobil gelap itu, karena sangat berdampak pada sepinya penumpang dan berkurangnya pendapatan . “Bagaimana mungkin kami bisa bayar perpanjangan izin trayek dan pajak lainnya kalau kami tidak dapat penumpang. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja masih kurang,” katanya. Menanggapi masalah ini, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Siak Azwar Ade, ketika dikonfirmasi menyebutkan bahwa keluhan para supir-supir oplet yang beroperasi di kota Perawang sudah lama terjadi. Pihaknya sebagai naungan para angkutan darat telah melayangkan surat kepada Dinas Perhubungan Siak dan Kepolisian, namun saat ini belum ada tanggapan dan tindakan di lapangan. “Kami sudah menyurati pihak Dishub dan pihak Kepolisian, supaya memberikan tindakan penertiban terhadap maraknya mobil-mobil liar yang mengangkut penumpang di kota Perawang,” terang Azwar Ade. “Bila ini tidak segera diambil tindakan nyata, para supir-supir oplet serta pemilik usaha akan mengalami kebangkrutan. Pihak terkait hendaknya bijaksana, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan,” pungkasnya. (sol)

Wabup Buka MTQ Tualang

TUALANG(VOKAL)-Wakil Bupati Siak H Alfedri secara resmi membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawati Quran (MTQ) ke-X tingkat Kecamatan Tualang, yang berlangsung di Masjid Jami Nur Ikhlas, Desa Pinang Sebatang Timur, Kamis (5/4) malam. Hadir pada acara pembukaan tersebut Plh Camat Tualang Zalik Efendi, Kapolsek Tualang Kompol Wawan, anggota DPRD Dapil Perawang, dinas/instansi, kepala desa, tokoh masyarakat dan ulama. Wabup Siak Alfedri dalam sambutannya, mengajak umat muslim untuk berpedoman kepada Kitab Suci Al Quran, baik dalam perilaku seharihari, di rumah tangga, dan bermasyarakat, karena di dalam Al Quran terkandung ajaran Islam yang baik. “Hendaknya alquran jadikan pedoman hidup, sehingga kita selamat dari hal-hal yang mengoda. Momentum MTQ ini dapat membumikan Al Quran kepada masyarakat, terutama kepada anak-anak kita,” ungkap Alfedri. Lebih lanjut Alfedri menyatakan, MTQ  adalah sebagai salah satu upaya untuk menjadikan Al Quran sebagai hudallinnas dalam semua aspek kehidupan, dimanapun kita mengabdi di bumi Allah SWT. Juga sebagai upaya menjalankan perintah dan anjuran membaca Al Quran dengan baik dan merdu. “Saya berharap pada ajang  MTQ Kabupaten Siak, Kecamatan Tualang dapat menjadi juara terbaik, seperti pada lomba-lomba lainnya di tingkat Kabupaten yang baru-baru ini diraih, yakni lomba O2SN Siak,” katanya. Sementara itu, Plh Camat Tualang Zalik Efendi menyatakan, MTQ tingkat Kecamatan Tualang juga dalam rangka mempersiapkan qari/qariah terbaik yang akan mewakili Kecamatan Tualang pada MTQ tingkat Kabupaten Siak 2012. “Selain itu, momen pelaksanaan MTQ ini diharapkan dapat membumikan baca Al Quran di tengah masyarakat, sesuai dengan program Pemerintah Kabupaten Siak saat ini,” jelas Zalik Efendi. (sol)

Polres Siak

: 0764-20110

Polsek Sungai Apit

: 0766-51050

Polsek Minas

: 0761-993444

Polsek Perawang

: 0761-91448

Koramil Sungai Apit

: 0766-51061

Koramil Minas

: 0761-508033

Koramil Perawang

: 0761-92919

Rumah Sakit Siak

: 0764-20011

Pemadam Kebakaran : 0764-322113 Kantor Pos dan Giro

: 0764-20347

Informasi

: 0764-20108

Telkom

: 0764-20000

PLN

: 0764-20073

Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

Honor Guru Daerah Segera Dibayar MINAS(VOKAL)-Para honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak termasuk guru honor daerah (Honda), mulai resah karena belum gajian hingga bulan ini. Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Siak H Alfedri berjanji akan segera mengupayakan pembayaran. LAPORAN: ZULFAHMI/SIAK

Terjadinya keterlambatan pembayaran gaji tersebut disebabkan dilakukannya kembali verifikasi sekaligus menyiapkan SK bagi yang belum memiliki.

Demikian disampaikan Wabup menjawab wartawan diselasela inspeksi mendadak (Sidak) di SMKN 05 Siak Kecamatan Minas, awal pekan lalu. Dalam sidak ke sekolah yang dipimpin Yulita tersebut, Wabup bertanya banyak hal tentang kondisi ke-

uangan sekolah, termasuk soal gaji guru terutama bagi honorer yang selama ini dibiayai dana komite. Sekitar setengah jam, Wabup berada di ruangan kerja Kepala SMKN 05 Siak berbincang-bincang dengan Yulita, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Minas Rustami dan Camat Minas Afrizal. Khusus untuk tenaga honor di lingkungan pendidikan, Wabup menegaskan akan segera memanggil Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak gu-

na membicarakan upaya penyegeraan pembayaran gaji para tenaga honorer tersebut. “Keterlambatan tersebut terjadi lantaran ada upaya verifikasi ulang terhadap jumlah honorer serta melengkapi penerbitan SK bagi mereka yang belum memilikinya selama ini, sesuai ketentuan dan aturan yang ada,” jelas Wabup. Upaya tersebut dilakukan Pemkab Siak agar tidak terjadi pendataan yang tidak semestinya, sehingga berefek terhadap

sebuah kebijakan yang dilakukan nantinya saat pembayaran. Para tenaga honorer Pemkab Siak dalam pembicaraannya menyatakan bahwa mereka sudah meras lega ketika pengetukan palu APBD Siak 2012 dilakukan paling tercepat. Dibenak mereka membayangkan akan bisa menikmati uang gaji sesegera mungkin. Namun kenyataannya hingga lewat bulan ketiga di tahun 2012, mereka tetap masih belum terima gaji. (***)

HUMAS

SEKRETARIS Daerah Kabupaten Siak Amzar (tengah) memberikan penjelasan dalam sosialisasi Permendagri 32/11 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial, di ruang rapat Sri Indrapura kantor Bupati Siak, Kamis (5/4).

Senam Sehat Askes Bertabur Hadiah Penyerahan Hadiah SIAK(VOKAL)-Puluhan pegawai negeri sipil (PNS) dan honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, mengikuti senam sehat yang digelar Askes Cabang Siak, yang berlangsung di halaman kantor Bupati Siak, Kamis (5/4). Usai senam, peserta beruntung mendapatkan door prizeatau hadiah yang diberikan langsung Wakil Bupati Siak Alfedri. Diungkapkan Wabup Alfedri, dengan mengikuti senam sehat

ini, tubuh akan senantiasa segar, bugar, sehat, dan pikiran bisa refresh kembali, setelah melaksanakan aktivitas kerja selama ini. Selain itu diungkapkan bahwa senam sehat ini akan diadakan setiap minggu, akan tetapi saat ini ada hadiahnya. “Kesehatan sangat penting bagi kita semua. Dengan senam tubuh menjadi sehat, sehingga apapun rutinitas kita dalam sehari-hari bisa lancar dan selesai dengan baik,” terang Alfedri.

Selain itu dikatakannya, adanya pemberian hadiah kepada peserta dengan system undian, diharapkan dapat memberikan motifasi untuk selalu ikut senam sehat. Tetapi meskipun tidak ada hadiah, bukan berarti senam ditinggalkan. “Dengan adanya hadiah ini, diharapkan tingkat keikutsertaan pegawai dan honorer terus bertambah, dan seluruh kita dapat hidup dengan sehat,”harap Alfedri. (zul)

WAKIL Bupati Siak Alfedri (kanan) menyerahkan hadiah undian Senam Sehat Bersama Askes kepada peserta yang beruntung. Senam diadakan di halaman kantor Bupati Siak, Kamis (5/4). HUMAS

PNS Lalaikan Tupoksi Halangi Program Pemerintah SIAK(VOKAL)-Program Pemerintah Kabupaten Siak tidak akan berjalan lancar bila tidak didukung seluruh jajaran terutama pegawai negeri sipil dan honorer yang mengabdi di Pemkab Siak. PNS yang kerap lalai melaksanakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) belakangan ini kembali mencuat. Kebiasaan buruk bermain games (permainan di komputer, red) saat jam kerja belum juga hilang. Hal ini disebabkan lemahnya pengawasan dari atasan dan minimnya sanksi yang diberikan. Pemerintah pun diminta menerapkan sanksi yang lebih tegas lagi terhadap PNS yang kedapatan melanggar displin, agar perbuatan serupa tidak dilakukan lagi. Faktanya saat ini, PNS lalai

dalam tugas hampir terlihat di seluruh kantor dan dinas yang ada di lingkungan Pemkab Siak. Berdasarkan investigasi Harian Vokal di seluruh instansi di lingkungan Pemkab Siak, banyak sekali pegawai yang terlihat lagi santai, ngobrol dengan pegawai lainnya di kantin saat jam dinas, bahkan yang lebih parah bermain games di komputer kantor. Seorang tokoh masyarakat Siak Tengku Romainur, yang dimintai tanggapannya terkait masalah ini mengaku sangat prihatin dan menyayangkan fenomena ini. Katanya, program kerja yang telah dicanangkan Bupati Siak Syamsuar sudah bagus, tetapi sayang tidak didukung oleh bawahannya. “Program Bupati Siak demi

terwujudnya pembangunan di Kabupaten Siak ke depan sangat baik sekali. Sayangnya program tersebut terancam tidak akan berjalan dengan baik, jika tidak didukung satker yang lalai dalam mengerjakan tugasnya. Oleh sebab itu, katanya, Bupati harus mengevaluasi satker yang tidak mampu sebagaimana harapan dari pihak legislatif. Contoh nyata adalah belum berjalan program kerja beberapa instansi, padahal APBD sudah lama disahkan. “Selama ini timbul kesan pemerintah lalai dalam menyelesaikan suatu masalah, tapi di saat masalah itu sudah meruncing dan mencuat ke publik, baru kalang kabut. Hal ini harus jadi catatan penting pemerintah,” imbuhnya. (zul)

Sayembara Diundur SIAK(VOKAL)-Penyerahan hadiah kepada pemenang Sayembara Cenderamata Khas Kabupaten Siak yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Pariwisata, Seni, Budaya, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora), dengan tema PONXVIII 2012 Provinsi Riau, akan diundur hingga batas waktu yang belum ditentukan. Semula dijadwalkan penyerahan dilaksanakan 9 April ini, namun ditunda karena belum kosongnya jadwal Bupati Siak Syamsuar yang akan menyerahkan hadiah tersebut secara langsung. Demikian disampaikan panitia penyelenggara dikutip dari situs resmi Pemkab Siak,

yang dilansir Kamis (5/4). Menurut Kepala Disparsenibudpora Wan Abdul Razak, Sayembara Disain Cenderamata Khas Siak bertemakan PON XVIII 2012 ini sengaja digelar sebagai bentuk persiapan iven PON mendatang bagi para atlet, offisial dan pengembira. Di samping itu, agar para pengunjung yang datang ke Siak mengetahui ciri khas lewat cenderamataitu. “Peserta dibagi dalam kategori individu, kelompok, BUMD/swasta yang berbadan hukum sejenis, dan SKPD di lingkungan Pemkab Siak. Saya harap para pemenang bersabar sampai adanya kesediaan Bapak Bupati menyerahkan hadiah,” jelasnya. (zul)

Raih Opini WTP, SKPD Diminta Kerja Keras SIAK(VOKAL)-Meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dipastikan tidak akan tercapai jika tidak ada komitmen bersama dalam mewujudkannya. Kesungguhan dan keseriusan serta komitmen satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sangat diharapkan untuk mencapai opini WTP tersebut. Demikian dikatakan Bupati Siak H Syamsuar kepada sejumlah wartawan di sela-sela kunjungan kerjanya ke Kecamatan Lubukdalam awal pekan ini. Disebutkannya, selama keinginan itu ada, diyakini akan tercapai bila semuanya berkomitmen secara bersama-sama. Permasalahan aset sangat penting, karena selama ini Kabupaten Siak belum mencapai WTP hanya karena permasalahan aset. “Sekarang kita coba untuk serius menangani aset tersebut. Keuntungan lainnya dengan melakukan pendataan aset tersebut, akan didapatkan titik koordinat pemetaaan dimana letak-letak bangunan yang dimiliki seperti bangunan sekolah dan Puskesmas atau Puskesdes,” sebutnya. Dipaparkannya, opini BPK atas laporan keuangan yang Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) menjadi obsesi pemerintah daerah untuk menunjukkan kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan,

kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistim pengendalian interen. “Untuk meraih opini WTP ini bukanlah hal yang mudah, karena dibutuhkan komitmen dan kerja keras mulai dari kepala daerah, kepala SKPD dan sumber daya manusia yang menangani proses administratif dan fisik kegiatan. Menjadi tugas bersama untuk menerapkan berbagai aspek pengelolaan keuangan baik pada sisi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pertanggungjawaban,” jelas Bupati. Pemerintah daerah hendaknya mempunyai road map yang jelas sebagai acuan untuk meraih opini WTP tersebut. Pada saat ini Pemerintah Kabupaten Siak masih mendapat opini WTP dari BPK yang berarti ada kelemahan dalam proses akuntansi yang berjalan. Untuk mengatasi kelemahan ini, Pemerintah Kabupaten Siak hendaknya melakukan langkah-langkah strategis. Di antaranya, segera melakukan inventarisasi dan kapitalisasi aset daerah, sumber daya manusia di daerah ditingkatkan dengan bimbingan teknis, sosialisasi dan konsultasi teknis yang terjadwal dengan baik dan peningkatan pemahaman bendaharawan dalam proses penyusunan pertanggungjawaban yang benar. (zul) Perwajahan: ISKANDAR


SABTU

11

HARIAN VOKAL

7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

LINTAS PGRIRiauDukungProgram MakmurkanMasjid

PASIRPENGARAIAN (VOKAL)- Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau DR H Isjoni, mendukung program Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) untuk memakmurkan masjid dan Gerakan Magrib Mengaji, karena sangat penting untuk menjaga moral guru dan siswa-siswi, khususnya di Rohul. Dukungan itu dikatakan Isjoni dalam pidatonya pada acara Konferensi PGRI Kabupaten Rohul, belum lama ini, di Hotel Sapadia, Pasirpengaraian. Di hadapan ribuan anggota PGRI Rohul, Isjoni menegaskan bahwa program Bupati Rohul H Achmad tersebut sangatlah positif, berhubung Rokan Hulu dijuluki dengan Negeri Seribu Suluk. “Kita harapkan seluruh anggota PGRI Rohul dapat melaksanakan progam-program yang sudah dicanangkan Kepala Daerah, demi kemajuan moral para pendidik maupun seluruh siswa,” pintanya. Isjoni menambahkan, program positif demi mewujudkan guru-guru dan siswa profesional, bermartabat dan sejahtera, harus disambutpositif. “Untuk membangun karakter bangsa tidak cukup hanya keprofesionalan, tetapi akhlak dan moral yang baik pun perlu dipelihara. Pasalnya, dengan adanya ajakan Bupati meramaikan masjid dan melaksanakan Magrib Mengaji, tentu akhlak para guru dan siswa kita terpelihara dari berbagai cobaan,” jelasnya Isjoni. Sementara terkait PGRI sendiri, ia berharap organisasi itu harus terus dikembangkan. “Organisasi PGRI ini perlu dikembangkan terus menerus, khususnya moral masing-masing. Tanpa moral yang baik, para siswa akan menjadi rusak. PGRI harus berkomitmen menjadikan generasi penerus memiliki moral yang baik demi nama harum bangsa Indonesia,” tegasnya. (ber)

Perayaan Paskah di Gereja Katolik Dikawal Polisi

PASIRPENGARAIAN (VOKAL)-Seluruh umat Kristiani di Kabupaten Rokan Hulu\ menggelar prosesi mengenang dan merayakan misteri sengsara wafatnya Yesus Kristus, Jumat (6/4) di bawah kawalan aparat Kepolisian. Sejak Kamis malam, umat Katolik Paroki St Ignatius Pasirpengaraian telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan, seperti Kamis Putih (mengenang perjamuan Tuhan, red) yang dimulai dari pukul 19.00 . Terlihat lima personel Kkepolisian turun ke lokasi gereja untuk melakukan monitoring sam-

pai pelaksaan ibadat selesai. Kapolres Rokan Hulu AKBP Yudi Kurniawan, kepada Harian Voka, Jumat (6/4), mengatakan menurunkan 300 personel yang disebar ke seluruh gereja untuk memonitor kegiatan hari besar Nasrani itu. “Setiap hari-hari besar keagamaan, plisi tetap melakukan monitoring demi memberikan

LAPORAN:

PABER SIAHAAN/ ROHUL

pelayanan dan keamanan bagi yang merayakan, sehingga situasi kamtibmas tetap kondusif,” jelas Kapolres. Saat ditanya mengenai situasi Gereja Katolik St Ignatius terkait konflik perizinan dengan Pemerintah Daerah yang sampai saat ini tak kunjung ada titik terang, Kapolres tidak banyak berkomentar. Dia menyampaikan kalau masalah tersebut itu ada di ranah Pemkab Rokan Hulu. Pihak Kepolisian hanya

sebatas memberikan pelayanan kamtibmas yang kondusif. “ Yang jelas Kepolisian akan terus berupaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Rohul,” jelas Kapolres singkat. Sementara itu di tempat terpisah, Pastor Paroki St Ignatius Emilius Sakoikoi, menyampaikan, sampai saat ini perayaan Hari Paskah tetap berjalan lancar. “Meski gereja ini dipagari kawat duri oleh Satpol PP, umat Katolik tetap semangat merayakan Kamis Putih dan Jumat

Agung. Kami tetap meneladani Yesus Kristus dalam memperjuangkan kebenaran hingga rela mati di kayu salib,” terang Emilius. Pastor ini menjelaskan lagi, seluruh umat Katolik diharapkan dapat memberikan kebaikan, kebenaran, pengampunan dan kedamaian antar sesama manusia. “Apapun yang dialami saat ini, kita harus tetap setia kepadaNya serta memberikan pengampunan kepada sesama, agar tercipta kedamaian. Karena itulah yang dikehendaki oleh Yesus Kristus,” ujar Pastor. (***)

Animo Masyarakat Berhaji Cukup Tinggi

PASIRPENGARAIAN (VOKAL)- Tingginya animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji dari tahun ke tahun, dengan mengeluarkan biaya yang cukup besar, menunjukkan dua hal, yaitu meningkatnya keimanan dan ketakwaan umat Islam serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kondisi seperti ini perlu dipertahankan dan bahkan ditingkatkan, sebab masyarakat yang bertakwa akan dibukakan pintu rahmat oleh Allah dari langit dan bumi. Sedangkan meningkatkan kesejahteraan adalah pertanda keberhasilan pembangunan di bidang pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejateraan. Demikian disampaikan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu H Ahmad Supardi, saat pembukaan pra manasik haji KUA Kecamatan Tambusai di Masjid Jami’ An Namiroh, Daludalu, Kamis (5/4). Terlihat turut hadir Camat Tambusai, Kepala KUA Tambusai Syamsu Azhari, Ketua IPHI Tambusai, tokoh agama, tokoh masyarakat, alim ulama, tokoh adat dan jamaah calon haji Tambusai dan Anggota IPHI lainnya. Ahmad menyampaikan, haji adalah ibadah yang sangat berperan membentuk kepribadian seseorang. Ia berharap setelah pulang dari Makkah, Armina dan Madinah, para jamaah dapat menjadi teladan dan melakukan perubahan dalam masyarakat. “Seorang haji atau hajjah adalah contoh dan panutan bagi umat. Makanya kita tidak perlu heran, kenapa seorang haji atau hajijah ditokohkan atau didahulukan selangkah oleh masyarakat,” ujar Kakan Kemenag. Eksitensi dan peranan seorang haji atau hajijah dalam masyarakat sesudah pulang menunaikan ibadah haji adalah salah satu ciri haji mabrur. “Kita harapkan selur JCH Tambusai dapat mengikuti pra manasik haji ini dengan baik, dari awal sampai akhir. Sebab inilah jalan lurus menuju haji mabrur,” harapnya sembari menyampaikan JCH Kecamatan Tambusai tahun 2012 berjumlah 34 orang. Dan JCH tersebut diprogramkan mengikuti pra manasik haji sebanyak 11 kali. (ber)

Sekretariat Daerah

: 0769-341009

Sekretariat DPRD

: 0769-311341

Pengadilan Negeri Rengat : 0769-341059 Pengadilan Agama Rengat : 0769-341102 Kejaksaan Negeri Rengat : 0769-341271 PDAM

: 0769-21634

Kantor Satpol PP

: 0769-341137

Kodim 0302 Inhu

: 0769-21035

Polres Inhu

: 0769-21110

Polsek Peranap

: 0769-561110

Polsek Lirik

: 0769-41033

Polsek Pasir Penyu

: 0769-41110

RSU Indrasari Rengat

: 0769-341066

Penanggung jawab/redaktur: FITRI MAYANI

PABER

KETUA PGRI Riau Prof Dr Isjoni melantik pengurus PGRI Rohul periode 2012-2017 di Hotel Sapadia, Rohul, Rabu (4/4).

M Zen Pimpin PGRI Rohul Periode 2012-2017 PT SPR Langgak PASIRPENGARAIAN (VOKAL) Kepala Dinas Pendidikan Rokan Hulu HM Zein, terpililih sebagai Ketua Persatuan Guru Repoblik Indonesia (PGRI) Kabupaten Rokan Hulu periode 2012-2017, menggantikan H Ibnu Ulya, setelah digelarnya konferensi daerah PGRI Rohul, Rabu (4/4). Pada konferda yang dihadiri ratusan guru, pengawas, kepala UPTD utusan 16 kecamatan itu, dipilih 58 calon, yang kemudian menyusut menjadi 28 calon. Setelah pemilihan secara aklamasi, maka HM Zen memperoleh suara terbanyak. M Zen mengatakan dirinya adalah estafet pengurus yang lama dan akan berupaya memajukan PGRI sesuai program yang sudah ada. Selain itu ia juga akan membuat program baru.

Namun ia tidak bisa bekerja sendiri tanpa kerja sama dengan seluruh pengurus beserta anggota PGRI lainnya. ’’Saya mengharapkan dukungan dari para pengurus dan anggota PGRI untuk bekerja sama mengembangkan roda organsasi para pandidik ini, agar ke depan lebih maju lagi,” katanya. Ia juga mengimbau seluruh guru agar setiap Rabu memakai baju PGRI, untuk meningkatkan citra para guru dalam bertugas. Sementara itu mantan Ketua PGRI Rohul H Ibnu Ulya, mengatakan, dirinya sudah 10 tahun menjadi Ketua PGRI Rohul, dimana bersama pengurus dan anggota sudah berupaya mengembangkan roda organisasi sesuai kemampuannya. Namun pada periode ke depan ia mera-

sa sudah pantas untuk beristirahat, agar dapat diteruskan oleh pengurus yang baru, sehingga PGRI semakin maju dan jaya. ”Saya tetap mendukung kegiatan yang akan dilakukan pengurus baru, sehingga PGRI semakin berkembang dan maju,” harapnya. Usai pemilihan,pengurus baru langsung dilantik Ketua PGRI Riau Prof Dr Isjoni, dilanjutkan dengan serah terima jabatan. Ia mengatakan, PRGI adalah organisasi profesi yang pantas menjadi contoh di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu para anggota yang berjumlah lebih kurang 6.000 orang itu, diminta menjalin kekompakan, persatuan dan solidaritas sebagai sesama guru. ”Jagalah nama baik PGRI, agar organisasi ini selalu dihargai masyarakat,’’ katanya. (ber)

n Minyak Hampir Habis

UPP Harus Fokus ke Pertanian dan Peternakan PASIRPENGRAIAN (VOKAL) - Universitas Pasir Pengarayan (UPP) diharapkan lebih fokus di bidang pertanian dan peternakan, mengingat saat ini kondisi minyak di Riau sudah hampir habis. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan pemuda dan Olahraga (Disdikpora) HM Zen, saat membuka dialog antara bidang perminyakan dengan mahasiswa UPP, Kamis (5/4), di Kampus UPP Pasirpengaraian. Dikatakannya, saat ini jumlah mahasiswa UPP yang kuliah di bidang perminyakan cukup banyak, dimana mereka sangat berharap mampu menguasai ilmu di bidang perminyakan ketimbang bidang yang lain, sementara jumlah minyak yang diproduksi perusahaan sudah mau habis. Untuk itu diminta UPP lebih menjurus ke bidang pertanian dan peternakan, karena di bidang itu cukup banyak yang bisa mereka kerjakan, seperti pembukaan sawah baru yang sangat dibutuhkan masyarakat, sedangkan di bidang perkebunan, ada kelapa wasit dan karet yang saat ini menjadi idola. Di bidang peternakan, ada peternakan seperti sapi, kerbau dan kambing yang setiap saat dibutuhkan masyarakat. ’’Kalau di bidang perminyakan diutamakan, sementara minyak sudah mau habis, akhirnya nanti mereka akan kehilangan pekerjaan,’’ katanya.

Untuk itu diminta Yayasan UPP mengutamakan jurusan di bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan,

agar para mahasiswa memperoleh masa depan yang cerah sehingga bisa menjamin kehidupannya.(ber)

PABER

GENERAL Manager PT SPR Langgak Jabal Nur menyerahkan bantuan buku secara simbolis kepada Rektor UPP, disaksikan Ketua Yayasan UPP di kampus UPP, Kamis (5/4) lalu.

Serahkan Bantuan 500 Buku ke UPP

RAMBAH HILIR (VOKAL) PT SPR Langgak menyerahkan bantuan sebanyak 500 buku kepada Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Kamis (5/4) senilai lebih kurang Rp50 juta. Acara itu dihadiri GM PT SPR Langgak Jabal Nur, Kepala BP Migas Sumbagut diwakili Kaur Administrasi Keuanngan Alpedri, Kadisdik Rohul HM Zein, Camat Rambah Hilir Loekmansyah Badoe dan Ketua Yayasan UPP H Muktar Mariso, para dosen dan ratusan mahasiswa UPP. Jabal Nur mengatakan, bantuan itu bertujuan agar para mahasiswa di samping menerima pelajaran di kampusnya juga dapat menggali ilmu dengan membaca buku. Untuk itu universitas harus dilengkapi dengan perpustakaan. Bantuan itu juga merupakan salah satu bentuk program community development (CD) bidang pendidikan PT SPR Langgak. ’’Ini pertama kali kami lakukan di Rokan Hulu, selama keberadaan PT SPR yang baru lebih kurang 2 tahun beroperasi. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perminyakan, kami harus peduli dengan masyarakat Rohul,” katanya. Buku yang diberikan itu terdiri dari bermacammacam judul dengan nilai lebih kurang Rp50 juta. Sementara itu Kaur Administrasi Bagian Keuangan BP Migas Alpedri, mengatakan, BP Migas mendorong K3S untuk membantu masyarakat denganberbagai bentuk, salah satunya seperti yang dilakukan PT SPR Langgak. ’’Kami berharap setiap perusahaan yang bergerak di bidang perminyakan di Riau agar peduli dengan kebutuhan masyrakat,” katanya. Kepala Dinas Pendidikan Rohul HM Zen, menyampaikan terima kasihnya kepada PT SPR Langgak yang telah memberikan bantuan itu. ’’Ke depan kita berharap bantuan tersebut lebih ditingkatkan, mengingat masih kurangnya jumlah buku di UPP ini,’’katanya. (ber) Perwajahan: RINTO HARMIKO


12

SABTU

HARIAN VOKAL

LINTAS Honor Guru Madrasah Diproses

BENGKALIS (VOKAL)-Proses pembayaran honor guru madrasah diperkirakan dalam waktu dekat ini sudah bisa direalisasikan. Baik Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bengkalis selaku penerima dana hibah maupun Pemkab Bengkalis yang tergabung dalam satu tim, sedang mempersiapkan proses administrasi untuk MoU dan pencairan dana. ''Karena proses pembayaran honor guru madrasah ini t idak langsung dilakukan Pemkab, melainkan oleh Kemenag dalam bentuk dana hibah, maka ada beberapa proses administrasi yang harus kita lalui. Dalam hal ini tim baik dari Kemenag, Inspekorat, Dinas Pendidikan dan yang lainnya sedang mempersiapan proses administrasi tersebut,'' ujar Kepala Kemenag Bengkalis, H Jumari, baru-baru ini. Dikatakannya, beberapa hal yang sedang dipersiapkan adalah proses verifikasi terhadap data guru terkini dan persiapan MoU antara Pemkab dengan Kemenag. Kalau tahapan- tahapan tersebut sudah dilalui, maka dana sudah bisa dicairkan dan selanjutnya dibayarkan kepada para guru. Saat ditanya mekanisme pencairan dana hibah dari Pemkab ke Kemenag, Jumari mengatakan kalau berdasarkan keinginan Bupati Bengkalis, proses pembayaran terhadap guru honor bisa dilakukan setiap bulan, maka pencairan dana hibah dari Pemkab ke Kemenag seyogyanya seratus persen.(hrc/zki)

7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

Minyak Tanah di Duri Rp11 Ribu / Liter DURI (VOKAL)-Minyak tanah langka di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis dalam beberapa hari terakhir. Kalau pun ada, harganya melambung tinggi. Meski harga eceran tertingggi (HET) sekitar Rp8 ribuan, pengecer menjualnya ke konsumen Rp11 ribu perliter. Kenyataan miris tersebut kontan saja membuat warga yang masih memanfaatkan minyak tanah mengeluh. Sudahlah harganya selangit, mencarinya pun sangat susah. Hampir setiap kios barang harian yang biasa menjualnya kehabisan stok. Minyak tanah tidak masuk. Begitu alasan pemilik kios yang biasa jualan minyak tanah. Krisis minyak tanah di negeri penghasil minyak ini pun berdampak lang-

sung terhadap usaha kecil yang sangat memerlukan minyak tanah. Misalnya Jasman (54), pembuat kue basah yang tinggal di Jalan Obor Utama, Duri. ''Setelah mencari kesana-kemari, Senin (2/4) saya hanya dapat beli seliter. Harganya Rp11.000. Biasanya hanya Rp8.500,''

kata Jasman, baru-baru ini di tempat jualannya di pinggir Jalan Jendral Sudirman, Pasar Simpang Padang, Duri. Menurut Jasman, untuk membuat kue basah, terutama jenis apam harus pakai minyak tanah. Kalau pakai kompor gas, hasilnya tak bagus dan hangus. Karena usahanya sangat tergantung kepada ketersediaan minyak tanah, Jasman berharap instansi terkait bisa menjamin agar stok minyak tanah tetap tersedia. ''Tiap tiga hari, saya perlu lima liter minyak tanah. Kalau minyak tanah tak ada, alamat omset saya dari membuat kue apam akan hilang Rp300 ribu

per hari,'' tuturnya. Kelangkaan minyak tanah itu juga diprihatinkan Ajo Nuar, seorang pemuka masyarakat Jalan Obor, Duri. ''Kami tak pakai minyak tanah lagi. Mendengar keluhan pembuat kue ini, batin saya terenyuh. Karenanya kita minta pemerintah cepat tanggap dan turun mensurvei ke lapangan. Kita juga heran kenapa di daerah lain stok minyak tanah ada terus dengan harga terjangkau. Di sini susah mencarinya dan mahal pula,'' paparnya. Kepala UPT Disperindag Kecamatan Mandau, Tengku Farida ketika dikonfirmasi mengaku hingga kini HET

minyak tanah belum naik. ''Masih Rp8 ribuan per liter. Kalau Rp11 ribu, sudah tak iya lagi tu,'' ujarnya sembari menyebut akan segera turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan. Ditambahkan Farida, sejauh ini pihaknya tidak ada mendapat tembusan pemberitahuan dari Pertamina maupun pangkalan tentang jumlah minyak tanah non subsidi yang masuk di Kecamatan Mandau. ''Kini siapa aja bisa membeli langsung ke Pertamina. Saya rasa pangkalan minyak tanah pun tak ada lagi yang mengambil minyak tanah sehingga terjadi kelangkaan,'' tambahnya. (rtd/zki)

“Bangun Desa Secara Bersama” DURI (VOKAL)-Pasca dilantik awal bulan ini, Kades Bumbung, Abdul Razak, langsung tancap gas. Dia pasang target desa itu maju pesat di era kepemimpinannya. "Supaya pembangunan yang dicanangkan bisa berjalan, hanya satu pil ihannya, yakni membangun kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan suku dan agama," tukasnya, barubaru ini. Program kerja pun sudah dia rancang secara sistematis. Pembenahan internal struktur pemerintahan desa dicanangkan sebagai langkah awal. "Yang du duk d i s tr u k tu r h a r u s s e s u a i b i da n g nya da n mampu bekerja sama baik secara internal maupun eksternal," jelasnya. P e m b e n a h a n s tr u k tu r m e n u r u tnya sangat penting karena tanpa jalinan silaturahim yang baik mustahil memberikan pelayanan yang baik dan prima kepada masyarakat. "Pilkades sudah berlalu, sudah saatnya menanggalkan perbedaan pol it ik. Mari bersama membangun kampung untuk kesejahteraan masyarakat," ajaknya. (kbr/zki)

ANDRIAS

WAKIL Bupati Bengkalis, Suayatno membuka Musda Paguyuban Keluarga Jawa Bengkalis di Gedung Laksamana Raja Dilaut, Rabu (4/4).

Kantor Bupati

:

0766-21258

Sekretariat DPRD

:

0766-7008003

Polres

:

0766-23390

Polsek

:

0766-21110

Puskesmas

:

0766-21330

Kantor Pos

:

0766-21015

Kejaksaan Negeri

:

0766-21122

Pengadilan Negeri

:

0766-21031

RSUD

:

0766-21066

PLN

:

0766-21777

Kesbang & Infokom

:

0766-21057

Penanggung Jawab/Redaktur: ZUKRI SUBAYANG

ANDRIAS

BUPATI Bengkalis, H Herliyan Saleh melantik pengurus Persatuan Keluarga Jawa Bengkalis, , Kamis (5/4).

Air Sungai Pagambang Mulai Normal Bupati Lantik Ketua DURI (VOKAL)-Warna air di Sungai Pagambang, Desa Petani, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis sudah hampir kembali ke warna semula yakni kecoklatan. Tak seperti sejak akhir bulan lalu yang warnanya persis kopi susu. Warna kopi susu ini diduga akibat bercampurnya air dengan limbah cair dan minyak mentah yang dibuang ke ke sungai lewat parit oleh rekanan PT Chevron. "Kondisi Sungai Pagambang sudah mulai pulih. Minyak yang mengapung sudah sangat jarang terlihat," kata T Sopian, Ketua RW 08 KUD Desa Petani, barubaru ini. Tapi bagi Murniati (35), perubahan warna sungai itu tak ngaruh lagi. Sebab, dia sudah kadung kapok. Perempuan yang sehati-hari punya warung kopi di bibir sebelah kiri Sungai Pagambang ini, sudah tak mau lagi mencuci peralatan rumah tangga bahkan mandi di sungai itu.

Sebelum dia tahu kalau sungai tercemar, gatal-gatal yang pernah dia rasakan di tangannya, dia anggap saja hal biasa. Tapi setelah pencemaran sungai jadi omongan, Murniati pun mengait-ngaitkan kalau gatal-gatal ditangannya itu, ulah pencemaran sungai. Sebab sepulang dari kebunlah gatal-gatal itu berjangkit. Waktu itu, pulang menyiangi kebun dia mencuci tangan di sungai itu. Tapi setengah jam kemudian, kedua tangannya mulai gatal. "Waktu saya mencuci tangan, warna arnya memang beda," kata perempuan ini. Kini, masyarakat desa petani hanya bisa menunggu hasil uji laboratorium atas contoh air yang diambil oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (reskrimsus) Polda Riau dan Badan Lingkungan Hidup Riau tiga hari lalu. Harapan masyarakat ini cuma satu. Dua institusi tadi mau bersikap independen dalam mengungkap kasus dugaan pencemaran itu. Tak lebih.(kbr/zki)

Sungai Pakning Pertahankan Juara Umum n MTQ Tingkat Kecamatan Bukit Batu BUKIT BATU (VOKAL)-Untuk ketiga kalinya Kelurahan Sungai Pakning berhasil mempertahankan predikat sebagai juara umum dalam ajang Musabaqah Tilawtil Quran (MTQ) XXIII tingkat Kecamatan Bukit Batu yang ditutup secara resmi oleh Camat Bukit Batu, Kamis (5/4) malam. Selain itu, peserta terbaik untuk semua tingkatan diraih oleh Khairani dari Kelurahan Sungai Pakning dengan nilai 91,75, sedangkan tuan rumah Desa Sejangat hanya meraih juara pertama untuk kategori pawai takruf. Ketua panitia penyelenggara, Zulkifli dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Desa Sejangat se-

bagai tuan rumah yang telah sukses dalam menyelenggarakan MTQ ini. "Kesuksesan MTQ ini tidak terlepas dari bantuan semua pihak dan masyarakat Desa Sejangat khususnya. Untuk itu penyelenggaraan MTQ tahun depan bisa diikuti oleh desa lain," ujar Zulkifli. Sementara itu, Camat Bukit Batu Andris Wasono sangat terharu melihat antusias masyarakat yang sangat tinggi dan tidak pernah sepi pengunjung saat penyelenggaraan MTQ ini. "Saya bangga melihat antusias pengunjung yang tidak pernah sepi setiap malamnya. Saya mengimbau agar gemar membaca Alquran ini tidak akan sirna walaupun tidak ada lagi MTQ ini," katanya.

Dikatakannya, program dari Pemkab Bengkalis untuk magrib mengaji tetap harus digalakkan dan hal ini harus didukung oleh orang tua. Sedangkan untuk para pemenang akan disaring nantinya sebagai wakil dari Kecamata Bukit Batu dalam ajang MTQ tingkat kabupaten nantinya, sedangkan untuk penyelenggara tahun depan MTQ tingkat Kecamatan Bukit Batu adalah Desa Bukit Batu. "Peran orang tua sangat penting dalam menggalaakkan magrib mengaji ini. Saya juga minta kepada para juri untuk segera melakukan Training Center (TC) kepada para pemenang dalam menghadapi MTQ tingkat kabupaten nanti," harapnya.(ias)

PKJB Bengkalis BENGKALIS (VOKAL)-Wakil Bupati Bengkalis terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Paguyuban Keluarga Jawa Bengkalis masa priode 2011-2015. Kamis (5/4), Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh secara resmi melantik H Suayatno beserta jajaran pengurusnya. Dalam pelantikannya, Bupati Herliyan juga menggunakan pakaiana lengkap adat jawa disertai permainan puluhan grup Reog Kecamatan Bantan. Diiringi pengurus PKJB dan sepuh masyarakat Jawa dan grup Reog, Bupati Herliyan berjalan kaki dari taman air mancur menuju gedung daerah. Dalam sambutannya, Bupati Herliyan mengucapkan selamat kepada Suayatno yang dipercaya mengemban amanah menjadi Ketua PKJB periode 20112015. Bupati berharap, pengurus PKJB mampu menjalankan amanah untuk berbhakti demi memajukan Kabupaten Bengkalis ke depan. "Selaras dengan filosofi Jawa, urip iku urup yang artinya hidup itu nyala. Makna ini menegaskan bahwa hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik," katanya. Ditambahkannya, filosofi jawa hendaknya selalu ditanamkan oleh segenap warga keturunan etnis Jawa di Kabupaten Bengkalis, terutama dalam mendukung program pembangun Kabupaten Bengkalis. Ketua PKJB terpilih, Suayatno mengatakan, pada umumnya masyarakat Jawa di Bengkalis bekerja di sektor pertanian, per-

kebunan, nelayan, pedagang, swasta, profesional dan pemerintahan. "Masyarakat etnis Jawa bisa hidup dan beradaptasi di lingkungan mana saja, kemudian membawa manfaat bagi lingkungannya," ujar Suayatno. Ditambahkannya, PKJB selaku wadah komunikasi dan interaksi masyarakat etnis Jawa, bersama paguyuban-paguyuban lain berupaya maksimal memberikan sumbang saran dalam pemerintahan dan pembangunan, agar tetap eksis mempunyai agenda program PKJB meliputi di bidang budaya, sosial dan ekonomi. "Pada dasarnya, kami berupaya untuk menjadi bagian penting dalam proses pembangunan di Bengkalis," katanya. Wakil Suayatno juga mengajak segenap masyarakat keturunan etnis Jawa di Bengkalis, untuk membesarkan keberadaan paguyuban. "Mari tanamkan perinsip guyup, rukun dan gotong royong, sehingga kita saling mengenal dan mampu meningkatkan kerja sama dalam segala aspek," pesannya. Mantan Ketua Umum PKJB Bengkalis, Bagus Santoso dalam sambutannya mengatakan, keberadaan PKJB di Bengkalis sudah cukup lama yakni sejak era H Imron Saheman menjadi Bupati Bengkalis. Masa kepemimpinan H Suayatno, kata Bagus, berada di tingkatan ke tujuh dari ketua-ketua yang ada sebelumnya. "Kalau selama ini yang memikirkan Reog hanya PKJB, dengan adanya IKJR maka tanggung jawab itu dipikul bersama. Karena saya yakin, IKJR juga akan turut melestarikan budaya Jawa ini," ujar Bagus.(ias) Perwajahan: ALIB


13

ROKAN HILIR

SABTU 7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

LINTAS CJH Antusias Ikuti Latihan Pra Manasik PANIPAHAN (VOKAL) - Pelaksanaan latihan pra manasik dan praktek lapangan pra manasik di Kecamatan Pasir Limau Kapas yang dipusatkan di Kantor Urusan Agama (KUA) Jalan Bhakti, Gang Famili, Kepenghuluan Panipahan Darat, Kecamatan Pasir Limau Kapas disambut antusias para Calon Jamaah Haji (CJH). Ini ditandai dengan tingginya jumlah CJH yang mengikuti latihan. Menurut Kepala KUA Kecamatan Pasir Limau Kapas, Sugeng Syafriadi, Jumat (6/4) mengatakan, latihan pra manasik ini dilaksakan sekali dalam seminggu sebanyak sebelas kali. Saat ini sudah memasuki pelaksanaan ke lima. Sedangkan untuk tahun 2012 ini dari Kecamatan Pasir Limau Kapas akan diberangkatkan empat CJH, namun yang mengikuti pelatihan mencapai 20 orang. "Latihan Pra Manasik diikuti juga oleh CJH yang belum diberangkatkan tahun ini atau mereka yang masuk dalam daftar tunggu. Kita salut melihat kenyataan ini, meskipun yang bersangkutan belum diberangkatkan namun mau mengikuti pelatihan," kata Sugeng. Ia menilai, antusiasme tersebut adalah indikasi bagus yang menunjukkan semangat CJH untuk mengikuti pelaksanaan ibadah haji termasuk menguasai dengan baik berbagai hal yang mesti dilakukan saat berada di tanah suci nantinya. Pelatihan pra manasik kecamatan diselenggarakan satu kali dalam sepekan, hingga saat ini sudah dilaksanakan selama lima pekan. "Rencananya, lama pelaksanaan hingga 11 pekan, sudah dilaksanakan lima jadi tinggal 6 pekan lagi. Pelatihan, praktek lapangannya di laksanakan di kantor KUA," tambah Sugeng. (bin)

HARIAN VOKAL

n Illegal Logging Marak di Rohil

Polres Amankan 150 Ton Kayu Olahan BAGANSIAPIAPI (VOKAL) - Setelah mengamankan sebanyak 4.200 tual kayu tanpa dokumen yang berasal dari kawasan hutan di Kecamatan Simpang Kanan dan dan Kecamatan Kubu. Beberapa hari yang lalu kembali Kepolisian Resort Rokan Hilir (Polres Rohil) mengamankan 150 tual kayu olahan jensi campuran yang diduga berasal dari kawasan hutan Desa Rangau, Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rohil. "Barang bukti (BB) seratus lima puluh ton kayu yang kita amankan dari Desa Rangau tersebut saat ini sudah kita pindah tempatkan dari TKP ke Mapol-

res," ujar Kapolres Rohil, AKBP Auliansyah Lubis di sela-sela acara HPN di Balai Adat Rohil, Batu Enam Bangko, Kamis (5/4). Beberapa nama yang dite-

Kapolres. Polres Rohil termasuk gencar melakukan operasi terhadap kegiatan illegal logtapkan sebagai terging di Rohil. Bebersangka dalam kasus apa bulan sebelumdugaan illog di Desa nya Polres Rohil juRangau tersebut, ga mengamankan Kapolres mengaku BB kayu jenis cambelum tahu. "Nantipuran sebanyak lah kita informasi4.200 tual dari lima kan perkembangan lokasi di kawasan siapa pelaku, kita hutan di Kecamatan masih fokus pada Simpang Kanan dan pemindahan BB AULIANSYAH LUBIS dan Kecamatan Kuyang telah kita lakukan pada Selasa lalu," ujar bu. Terhadap 4.200 tual kayu LAPORAN:

ASBINSYAH/BAGANSIAPIAPI

tersebut sudah dilakukan pelelangan, namun, lagi-lagi pihak Polres enggan mengungkapkan nama para tersangka. Demikian juga dengan hasil lelang terhadap 4.200 tual kayu illegal itu, lagi-lagi pihak Polres tertutup. "Yah sudah pasti uang hasil lelangnya ada. Kalau tidak salah dilelang kira-kira satu bulan yang lalu. Dan perusahaan pemenangnya, saya sendiri tidak tahu persis," sebut Kasubag Humas Polres Rohil AKP Ali Suhud yang dikonfirmasi Harian Vokal beberapa waktu lalu. (***)

Polres Rohil Gelar Razia, 20 Kendaraan Terjaring UJUNGTANJUNG (VOKAL) - Jajaran Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Rokan Hilir (Rohil) kembali menggelar razia kendaraan di titik rawan kecelakaan di Jalan Lintas Riau-Sumatera Utara (Sumut), Kamis (5/4). Razia ini untuk menimalisirkan lakalantas yang terjadi di jalan lintas Riau-Sumut. tersebtu. Razia ini dipimpin Kepala Unit (Kanit) Reqident Satlantas Polres Rohil, Iptu Made Widiana. Dalam razia ini sedikitnya 100 unit kendaraan baik roda dua maupun roda empat dihentikan dan diteliti kelengkapan kenderaanya. Dari 100 unti yang diberhentikan 20 unit diantaranya terpaksa ditilang, karena tidak dilengkapi kelengkapan surat-surat kendaraan. "Dalam razia kali ini kita periksa sebanyak 100 unit kendaraan dan menilang 20 kendaraan yang tidak bisa menunjukan surat kendaraan dan surat izin mengemudi (SIM), tidak memakai helem, tidak pakai kaca spion, serta kelengkapan lainnya," kata Kasat Lantas Polres Rohil, AKP Indra Setiawan usai menggelar razia, Kamis siang. Di samping itu Indra menyebutkan, razia di titik rawan kecelakaan ini sebagai bagian dari upaya intensif yang dilakukan Satlantas Polres Rohil untuk menimalisirkan lakalantas yang kerap terjadi di persimpangan jalan raya. Dengan harapan masyarakat bisa lebih tertib dalam berlalu lintas serta menimilisirkan tindak kejahatan terutama kasus korban lakalantas yang sering terjadi di titik lokasi ini dalam beberapa waktu hampir dua hari sekali terjadi lakalantas yang memakan korban. "Razia ini akan terus kita gelar,oleh karena itu kami menghimbau kepada masyarakat untuk melengkapi surat kendaraan atau perlengkapan sepeda motornya,saat mengendarii sepeda motornya,Sebab perlengakapan dalam mengendara sangat besar manfaatnya, dan melengkapi surat ataupun perlengakapan dalam kendaraan bukan keselamatan untuk kami sebagai polisi melainkan demi keselamatan si pengendara itu sendiri maupun orang lain," tegas Indra. Ia menilai, saat ini masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas dalam berkenderaan dan melengkapi surat-surat kedneraan serta kelengkapan kenderaan. Salah satunya tidak memiliki SIM sebagai syarat legalitas saat menegndarai kenderaan bermotor. "Kalau tidak punya SIM berarti keterampilan mengemudinya belum teruji. Kalau keterampilan mengemudi belum teruji berarti dalam mengendarai kendaraan bermotor di jalan dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Jadi kita himbau kepada semua pengendara agar mengurus dan segera mimiliki SIM," himbau Indra. (bin)

KABARROHIL

PERESMIAN- Bupati Rohil H Annas Maamun dan Ketua PWI Riau, H Dheni Kurnia menandatangani prasasti peresmian Balai wartawan Rohil, Kamis(5/4)

Sekretariat DPRD

0767 - 24567

Ambulance

0767 - 21040

Pemadam Kebakaran

0767 - 21130

Polsek Bangko

0767 - 21110

Kantor Kec. Bangko

0767 - 21010

Dinas Kesehatan

0767 - 24381

Penanggung Jawab/Redaktur: BAKHTARUDDIN

BIN

PIN EMAS - Ketua PWI Pusat, Margiono menyematkan pin emas kepada Bupati Kabupaten Rokan Hilir, H Annas Maamun pada resepsi peringatan HPN 2012 dan HUT PWI ke-66 tingkat Riau di Balai Adat Rohil, Kamis (5/4) malam.

n HPN Perkenalkan Rohil ke Tingkat Nasional

Malam Resepsi HPN 2012 di Balai Adat LAM Rohil BAGANSIAPIAPI (VOKAL) Malam resepsi Hari Pers Nasional (HPN) 2012 dan HUT Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-66 tingkat Provinsi Riau di Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilri (Rohil) dengan tema, 'Pers Merdeka, Rakyat Bersuara' dilaksanakan di Balai Adat Lembaga Adat Melayu (LAM) Rohil di kawasan Batu Enam. Tampak hadir Ketua PWI Pusat Margiono, Ketua dewan penasehat PWI, Tarman Azam, mantan Gubernur Riau, H Saleh Djasit, Ketua PWI Riau, H Dheni Kurnia, Bupati Rohil, H Annas Maamun, Ketua DPRD Rohil, Nasrudin Hasan, Wakil Bupati Rohil, H Suyatno, Kapolres Rohil, AKBP Auliansyah Lubis, para tokoh pers seperti H Yusrizal Koto, budayawan dan para pemimpin redaksi media lokal diantaranya Tun Akyar (Harian Vokal) dan nasional berbaur dengan tamu dan undangan lainnya. Ketua panitia, Eddy Ahmad RM pada sambutannya menyebutkan, perkembangan pers terjebak oleh kemerdekaanya sendiri. Ia menilai, dulu pada masa orba, pers dikekang oleh kekuasaan, namun kini justeru terjebak pada kebebasan yang dimil-

ikinya saat ini. Ia menambahkan, bersempena dengan HPN ini juga digelar berbagai kegiatan, seperti road show, seminar minyak untuk kesejahteraan rakyat, dialog, jalan sehat, donor darah dan lain sebagainya. Pada puncak acara itu juga disamp-aikan pemberian anugerah Pin Emas kepada Bupati Rohil, H Annas Maamun atas perhatian terhadap insan pers dan dinilai berjasa bagi perkembangan pers di daerah. "Kami menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian Pemerintah Kabupaten RRohil yang telah menyukseskan kegiatan ini," tukas Eddy. Ketua PWI Riau, Dheni Kurnia dalam sambutannya memberikan apresiasi luar biasa pada H Annas Maamun yang dinilai pro aktif mengikuti kegiatan HPN dan HUT PWI ke-66. Dheni menilai, Annas maamun sangat antusias menjelaskan berbagai program dan kemajuan yang dicapai di Rohil. Selain itu, dukungan masyarakat terhadap Annas juga luar biasa. Para tamu dan undangan HPN menyaksikan langsung bagaimana masyarakat Rohil mengelu-elukan Annas Maamun saat berlangsungnya

kegiatan yang digelar PWI tersebut. "Kami melihat betapa Bupati Rohil begitu dicintai oleh masyarakatnya," kata Dheni. Tiga alasan itu menjadi alasan PWI Riau memberikan pin emas kepada H Annas Maamun, sebagai simbolitas kepala daerah yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pers. "Ini ditandai dengan pendirian Balai Wartawan. Kami ucapkan terimakasih, terkhusus kepada bupati dan semua pihak seperti para dinas, instansi dan pihak lain yang memberikan partisipasinya dengan luar biasa," ujar Dheni. Sementara itu, H Annas Maamun dalam kata sambutannya juga tak lupa memuji PWI Riau yang telah menetapkan pelaksanaan HPN di Kota Bagansiapiapi. Menurutnya, adalah sebuah kepercayaan besar PWI terhadap pemerintah dimana HPN dan HUT PWI ke -66 dilangsungkan di Negeri Seribu Kubah ini. Ia berpesan agar kalangan wartawan bekerja secara profesional sesuai dengan kode etiknya. Karena, wartawan adalah elemen penting yang ikut mendorong pemerintahan untuk bekerja lebih baik karena memberikan fungsi sebagai pengawas lewat media. "Tuliskanlah yang baik itu

n Gunakan Mobil Keliling

E-KTP Tuntas September 2012 BAGANSIAPIAPI (VOKAL) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) akan mengerahkan dua unit mobil eKTP keliling untuk diperbantukan di beberapa kecamatan agar pelaksanaan e-KTP sesuai target, yakni pada akhir September 2012 nanti. Demikian dikatakan, Kadisdukcapil Rohil, H Amirudin, di Bagansiapiapi, Jumat (6/4). Diterjunkannya mobil e-KTP keliling itu berdasarkan lapora dari beberapa kecamatan yang memiliki jumlah penduduk lebih banyak. Dengan adanya mobil e-

KTP keliling ini diharapkan pelayanan bisa lebih maksimal. Disamping itu, kecamatan yang pelayanan e-KTP nya sudah selesai alatnya akan ditarik untuk melayani kecamatan lain yang belum selesai. "Untuk kecamatan yang kuota jumlah penduduknya lebih besar, akan dibantu dengan unit mobil e-KTP keliling agar pelayanan bisa lebih maksimal. Seperti kecamatan, Rimbo Melintang dan Tanah Putih yang penduduknya sedikit, kalau sudah tuntas alat dan operatornya akan diperbantukan di kecamatan lain. Seperti, scan-

er retina mata, scaner sidik jari, scaner tanda tangan, kamera, komputer dan server internet," kata Amirudin. Sebab, sesuai dengan target yang diberikan pusat pelaksanaan e-KTP di Rohil sudah harus tuntas pada 31 September 2012. Amirudin, menjelaskan pelaksanaan e-KTP pada tahun 2011 merupakan tahap pertama dan tahun 2012 tahap kedua," makanya 1 unit alat ditargetkan melayani 300 orang perhari. Di Rohil jumlah penduduk yang paling banyak berada di Baganbatu sebanyak 110 ribu jiwa," terangnya. (bin)

baik, dan buruk itu buruk. Jangan sebaliknya," ujar Annas. Pada kesempatan itu, PWI Riau dan panitia HPN 2012 dan HUT PWI ke-66 juga menyerahkan penghargaan 'PWI Riau Award' kepada insan pers dan tokoh masyarakat yang dinilai peduli dengan perkembangan dan turut

terlibat dalam kemajuan pers di Riau. Mereka yang mendapat PWI Riau Award itu, Saleh Djasit atas kontribusinya termasuk menghibahkan 8 hektar lahan untuk PWI, Asparaini Rasyad selaku pendiri Riau Pos pada tahun 1990 serta wartawan senior Taufik Ikram Djamil. (bin)

Peningkatan Sarana Pendidikan Harus Diiringi Kualitas BAGANSIAPIAPI (VOKAL) - Minimnya sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Rokan Hilir menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Rohil. Saat ini Pemkab Rohil terus meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan dengan membangun gedunggedung sekolah yang dibiayai APBD Rohil. Untuk itu, Pemkab Rohil pun menuntut para tenaga pendidik (Guru) diseluruh sekolah harus meningkatkan mutu pendidikan bagi anak didiknya. WAN AMIR FIRDAUS Hal ini dikatakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Rohil, Wan Amir Firdaus kepada Harian Vokal di Bagansiapiapi belum lama ini. Menurutnya, jika mutu pendidikan dapat terpenuhi dengan baik, secara otomatis sumber daya manusia yang ada di Rohil bakal mampu bersaing dengan daerah lain. "Kita terus memberikan perhatian penuh untuk dunia pendidikan. Mulai dari gedung dan sarana penunjang lainnya pun kita berikan agar mutu pendidikan kian meningkat. Untuk itu, apa yang telah dilakukan pemerintah harus pula didudukung penuh oleh tenaga pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan," harap Sekdakab Rohil Wan Amir Firdaus belum lama ini. Selain sarana dan prasarana, lanjut Sekda, Pemkab Rohil juga berupaya meningkatkan mutu pendidikan di Rohil dengan memberikan bea siswa kepada para guru untuk melanjutkan pendidikan ke S1. "Kita sudah menguliahkan guru yang sebelumnya hanya bertamatkan SMU dan D3 kejenjang yang lebih tinggi lagi dengan jumlah yang tak terhitung. Ini semua untuk keperluan pendidikan. Jadi, kita harapkan seluruh guru dapat benar-benar serius menungkan ilmunya kepada anak didiknya," pintanya. Besarnya keinginan Pemkab Rohil untuk meningkatkan mutu pendidikan juga dilandasi oleh keinginan kuat agar putra dan putri Rohil dapat memberikan kontribusi kepada daerahnya kelak. "Untuk menjadikan putra dan putri Rohil orang hebat, kita telah mewujudkan IPDN di Rohil. Kalau dulu, daerah kita sulit untuk masuk IPDN, saat ini sudah mudah dan alhamdulilah ditahun pertama, Rohil mendapat jatah 9 orang dan, 13 orang lagi di tahun kedua yang di antaranya terselip keluarga kurang mampu," sebut Sekda disamping Akademi Militer dan Akademi Kepolisian. (bin) Perwajahan: ZULQIFLI


14

KEPULAUAN MERANTI SABTU

HARIAN VOKAL

07 April 2012/15 Jumadil Awal 1433

LINTAS PT RAPP Bantu 1.000 Buku SELATPANJANG(VOKAL)-Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dalam meningkatkan minat baca masyarakat  di Kepulauan Meranti, khususnya di Selatpanjang, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) memberikan bantuan sebanyak 1.000 buku kepada Pemkab Kepulauan Meranti. Bantuan tersebut diserahkan melalui kantor Perpustakan dan Arsip Daerah Kepulauan Meranti, Kamis (5/4), disaksikan langsung Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy didampingi Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti Tengku Akhrial. “Pemkab Kepulauan Meranti sangat berterima kasih kepada RAPP yang telah menyumbangkan buku untuk daerah kita ini. Semoga bantuan 1.000 buku tersebut bermanfaat untuk mencerdaskan masyarakat dan generasi penerus Kepulauan Meranti di masa datang,” ujar Wabup melalui staf humas Setdakab Kepulauan Meranti Rayan Pribadi disela-sela pengajian rutin bulanan pejabat Pemkab Meranti, Kamis (5/4) lalu di Masjid Agung  Dharul Ulum, Selatpanjang.  Wabup juga mengimbau seluruh pihak, perusahaan, swasta, maupun individu di daerah itu agar berlomba-lomba menyumbangkan buku bacaan untuk memperkaya khazanah dan referensi buku pada masing-masing perpustakaan kecamatan yang ada di Kepulauan Meranti. “Mudah-mudahan bantuan 1.000 buku bacaan dari PT RAPP itu bisa bermanfaat guna menambah ilmu pengetahuan bagi masyarakat. Semoga nantinya akan membawa kita semua kepada sebuah kebaikan untuk menciptakan generasi yang  berilmu pengetahuan serta memiliki sumber daya manusia yang andal kelak,” harapnya. (swl)

Bank Riau-Kepri Beri Layanan Spesial

SELATPANJANG(VOKAL)–Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46, Bank Riau-Kepri Cabang Selatpanjang baru-baru ini memberikan pelayanan spesial kepada seluruh nasabah yang melakukan transaksi di bank tersebut. Hal itu dilakukan sebagai wujud untuk meningkatkan pelayanan serta sebagai wujud dari semangat baru. Kepala Cabang (Kacab) Bank Riau-Kepri Selatpanjang Irianto, Kamis (5/4) mengatakan, seiring HUT ke-46 Bank Riau-Kepri yang jatuh pada Minggu (1/4) lalu dijadikan momen untuk terus berbenah guna meningkatkan pelayanan Bank Riau-Kepri Cabang Selatpanjang. Peringatan HUT tersebut juga diisi pemberian door prize kepada nasabah yang beruntung. “Selain melakukan pemotongan tumpeng di kantor Cabang Bank Riau-Kepri, Jalan Diponegoro Selatpanjang, kita juga memberikan berbagai hadiah door prize kepada nasabah yang beruntung, serta memberikan pelayanan spesial pada Senin (2/4). Kemudian jajaran Bank Riau-Kepri Cabang Selatpanjang juga mengunjungi sejumlah nasabah dan memberikan bingkisan. Hal itu dilakukan untuk membuktikan bahwa Bank Riau-Kepri Cabang Selatpanjang akan berusaha terus meningkatkan pelayanan kepada seluruh nasabah di Kepulauan Meranti, khususnya di Kota Selatpanjang ini secara maksimal,” ungkap Irianto. Dengan momen bertambahnya usia Bank Riau-Kepri, khususnya di Kepulauan Meranti, Irianto berharap Bank Riau-Kepri Selatpanjang mampu menjadi bank campion regional. “Kita akan tumbuh, kembang  dan utuh, sehingga menjadi bank yang terpecaya dan mampu menjawab kebutuhan nasabah. Dengan tekad bersama seluruh masyarakat kita yakin akan cepat maju dan berkembang,” pungkasnya. (swl)

Pertumbuhan Ekonomi Meranti Meningkat SELATPANJANG(VOKAL)-Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepuluan Meranti telah meningkat dengan rata-rata kenaikan per tahun sebesar 7,24 persen. Laju pertumbuhan ekonomi tersebut dapat dilihat berdasarkan PDRB setiap tahunnya. Pada tahun 2010 pertumbuhan ekonomi Kepulauan Meranti sebesar 7,45 persen, lebih tinggi dibandingkan akhir tahun 2009 yang hanya 6,59 persen. Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy belum lama ini saat menyampaikan LKPj 2011 di Balai Sidang DPRD Kepulauan Meranti, Jalan Dorak Selatpanjang. “Besarnya laju pertumbuhan ekonomi di kabupaten termuda di Riau ini dapat dilihat berdasarkan kenaikan PDRB setiap tahunnya,” kata Masrul. Dikatakannya, pada akhir tahun 2010 sektor angkutan dan komunikasi mencatat pertumbuhan riil tertinggi sebesar 10,88 persen, diikuti sektor jasa sebesar 9,55 persen, kemudian sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 8,35 persen. PDRB per kapita dan pendapatan regional per kapita tahun 2010 juga mengalami peningkatan. Atas dasar harga berlaku, PDRB per kapita tahun 2009 sebesar Rp28,31 juta menjadi Rp34,03 juta pada tahun 2010. Berdasar harga konstan 2010, PDRB per kapita tahun 2010 mengalami peningkatan dari Rp7,54 juta pada tahun 2009 menjadi Rp8,05 juta pada tahun 2010. Tahun 2010, harga berlaku pendapatan regional perkapita meningkat sebesar 20,20 persen, dan harga konstan 2000 meningkat sebesar 6,99 persen. “Kemudian harga berlaku pendapatan per kapita Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2010 sebesar Rp31,11 juta dan pendapatan per kapita tahun 2010 sebanyak Rp7,36 juta,” jelasnya. (rtc/del) Penanggung Jawab/Redaktur: DELFI INDRA

SYAWAL

MENGKHAWATIRKAN-Beberapa rumah di pinggiran laut di Kuala Asam, Kelurahan Teluk Belitung, berada dalam kondisi mengkhawatirkan. Tonggak-tonggak kayu yang dipakai penahan rumah sudah mulai lapuk. Rumah tersebut sewaktu-waktu bisa saja ambruk ke laut. Untuk itu dibutuhkan perhatian Pemkab Kepulauan Meranti untuk memperbaikinya.

r Pertanyakan Ketidaklulusan 180 Honorer

Pemkab dan Dewan Akan Temui BKN SELATPANJANG (VOKAL)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Meranti dan dua orang perwakilan honorer akan menemui Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di Jakarta pada Senin (9/4) mendatang. Kedatangan mereka ke BKN untuk mengkonfirmasi dan mempertanyakan penyebab tidak lulusnya 180 orang honorer kategori 1 (K1) dari 372 honorer K1 asal Kabupaten Kepulauan Meranti berdasarkan hasil verifikasi dan validasi sesuai dengan PP No. 48 Tahun 2005 jo PP 43 tahun 2007. LAPORAN:

SYAWAL / KEPULAUAN MERANTI

Demikian disampaikan Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti H Tengku Akhrial kepada wartawan, Kamis (5/4), usai melakukan rapat koordinasi bersama Bagian Kepegawaian Daerah (BKD) Meranti, inspektorat, Dinas Kesehatan, dan Komisi I DPRD Kepulauan Meranti. Dijelaskannya, keberangkatan mereka ke Jakarta itu juga untuk meminta penjelasan kepada pihak BKN yang akan bergabung dengan BKD Riau dan BKN Regional XII Riau-Sumbar. “Bagi yang lulus akan dilakukan uji publik selama 14 hari. Namun demikian, bagi tenaga honorer yang menyampaikan komplain mereka akan tetap kita layani. Oleh karena itu kita juga akan membawa dua orang perwakilan dari 180 orang tena-

ga honorer yang tidak lulus kategori K1 ke Jakarta untuk menemui BKN. Bersama kedua perwakilan tenaga honorer itu kita akan pertanyakan serta meminta penjelelasan BKN terkait penyebab tidak lulusnya 180 honorer K1 asal Kabupaten Kepulauan Meranti dalam proses verifikasi mereka bersama BPKP,” terang Tengku Akhrial. Karena itu Tengku Akhrial mengharapkan seluruh tenaga honorer yang dinyatakan tidak lulus dalam proses verifikasi itu agar bersabar. Setelah diperoleh penjelasan dari BKN nantinya, maka para tenaga honorer yang tidak lulus akan diberikan penjelasan sesuai data dan penjelasan yang diberikan pihak BKN. “Kita sengaja mengikutsertakan perwakilan tenaga honor tersebut agar mereka bisa mengetahui dasar BKN tidak melu-

FPK  Kepulauan Meranti Akan Dibentuk SELATPANJANG (VOKAL) – Untuk merealisasikan Permendagri Nomor 34 Tahun 2006 tentang Pedoman PenyelengaraanPembauran Kebangsaan Daerah yang mengamanatkan agar daerah membentuk Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), barubaru ini Pemkab Kepulauan Meranti melaksanakan rapat persiapan pembentukan FPK di kantor KesbangpolKepulauan Meranti. Rapat tersebut berjalan sukses. “Sehubungan dengan itu baru-baru ini kita telah melaksanakan rapat persiapan pembentukan FPK yang dihadiri perwakilan masing-masing paguyuban yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti,” kata Kepala Kantor Kesbangpol Kepulauan Meranti Askandar kepada Vokal, Kamis (5/4) di ruang kerjanya. Dijelaskannya, pada prinsipnya seluruh panguyuban itu setuju menjadi pengurus FPK Kabupaten Kepulauan Meranti. Nantinya mereka akan dilibatkan langsung sebagai pengurus FPK berdasarkan persentase jumlah warga masing-masing paguyuban. Lebih lanjut Askandar menjelaskan, FPK kabupaten

mempunyai beberapa tugas pokok, diantaranya mengembangkan aspirasi masyarakat di bidang pembauran kebangsaan, menyelengarakan forum dialog dengan pimpinan organisasi pembauran, pemuka adat, suku dan masyarakat, menyelenggarakan kebijakan yang berkaitan dengan pembauran kebangsaan, serta merumuskan rekomendasi kepada kabupaten sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembauran kebangsaan. Seluruh paguyuban itu nantinya diikutkan sebagai pengurus FPK sesuai persentase jumlah warganya. Untuk LAMR sebanyak 7 orang, Paguyuban Jawa 5 orang, Paguyuban Thionghoa 4 orang, Paguyuban Minang 3 orang, Paguyuban Batak 3 orang, Paguyuban Bugis 2 orang, Paguyuban Aket 2 orang, Paguyuban Aceh 1 orang, dan Paguyuban Lombok 1 orang. Dikatakan Askandar, pada prinsipnya Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti sudah menyetujui dilaksanakannya rapat final yang rencananya akan dilaksanakan pekan depan. “Rapat final tersebut akan dipimpin Wabup Kepulauan Meranti,” pungkas Askandar. (swl)

luskan 180 dari 372 pengajuan honorer K1 yang kita usulkan menjadi CPNS. Dengan demikian nantinya semua akan menjadi jelas,” pungkasnya. Hasil pengumuman kelulu-

san tenaga honorer K1 di Kabupaten Kepulauan Meranti secara resmi dilakukan pada Kamis (5/4) lalu. Ternyata data kelulusan yang diumumkan Pemkab Meranti itu sama de-

ngan pengumuman yang sudah lebih dulu diperoleh sejumlah tenaga honorer di website resmi BKN, dimana 180 ortang dinyatakan tidak lulus verifikasi.(***)

NET

SARANA UTAMA-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selatpanjang merupakan sarana utama tempat berobat masyarakat Kepulauan Meranti.

r Berhasil Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkoba

Sejumlah Ormas Berterima Kasih ke BC SELATPANJANG (VOKAL) – pulauan Meranti. Karena strukBeberapa organisasi masyara- tur geografis Kepulauan Meranti kat (ormas) di Kepulauan Me- yang berbatasan langsung deranti menyatakan penghargaan ngan beberapa provinsi lainnya di Riau serta berdekadan rasa terimakatan dengan beberapa sihnya atas upaya negara tetangga, seBea Cukai (BC) Seperti Malaysia dan latpanjang yang teSinggapura, akan lah beberapa kali membuka peluang berhasil menggamasuknya narkoba galkan upaya pedari luar. nyelundupan nar“Kita selaku makoba ke Kepulauan syarakat sangat meMeranti. ngharapkan instansi “Selatpanjang terkait memperketat mungkin merupapengawasan untuk kan salah satu daeJUNAIDI mencegah berbagai rah yang selama ini dianggap cukup strategis dijadi- kemungkinan masuknya jarikan pintu keluar-masuknya ba- ngan narkoba ke Kepulauan rang terlarang, seperti narkoba Meranti. Karena sejak dari dulu dan lain sebagainya. Hal itu hingga saat ini wilayah kita terbukti setelah beberapa kali sangat rentan dan menjadi sasaBC Selatpanjang dan Polsek ran lalu lintas untuk memasukTebing Tinggi berhasil meng- kan barang haram itu,” ungkap gagalkan penyeludupan nar- Junaidi. Ketua Forum Peduli Masyakoba. Karena itu, kami menyatakan terimakasih dan penghar- rakat Meranti (FPMM) Kabupagaan atas upaya BC Selatpan- ten Kepulauan Meranti Zaini M jang dan Polsek Tebing Tinggi mengatakan hal yang sama. ini,” kata Datuk Panglima Bu- Menurutnya, beberapa kali kengsu Laskar Melayu Bersatu berhasilan petugas BC SelatRiau (LMBR) Kecamatan Tebi- panjang mengagalkan penyedungtinggi Junaidi, atau yang di- pan narkoba di Selatpanjang kenal dengan panggilan Jon hendaknya menjadi spirit unPanix kepada Vokal, kemarin di tuk lebih memperketat pengawasan di pintu masuk ke kabuSelatpanjang. Ke depannya Junaidi meng- paten ini, terutama pintu masuk harapkan pihak kepolisian dan ke kota Selatpanjang. “Tanpa adanya pengawasan BC Selatpanjang maupun pihak terkait lainnya agar memper- yang ketatmaka jaringan narketat pengawasan di wilayah koba antar negara akan gampintu masuk Kabupaten Ke- pang masuk ke Meranti,” tukas

Zaini. Menurut Zaini,yang paling dirugikan dari peredaran narkoba itu adalah masyarakat dan generasi muda. Jika sekali saja generasi muda terjerumus ke dunia narkoba, mereka akan sulit untuk kembali ke jalan yang benar. “Kita tidak mau hal itu terjadi. Salah satu jalan agar generasi muda terhindar dari pengaruh narkoba adalah dengan mencegah masuknya barang haram itu. Dengan demikian peluang masyarakat untuk menkonsumsinya semakin kecil,”kataZaini. Terlepas dari itu semua, Zaini juga menyampaikan rasa terimakasihnya atas upaya BC Selatpanjang yang telah bekerja keras menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke Meranti. “Bagaimanapun kita sangat berterima kasih kepada instansi terkait yakni BC Selatpanjang maupun pihak kepolisian yang telah berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba dari Malaysia ke Selatpanjang. Kita berharap, dengan adanya penangkapan itu dapat mengurangi peredaran narkoba di wilayah Kepulauan Meranti, serta dapat menyelamat masa depan generasi penerus Kepulauan Meranti ini. Setidaknya anggota jaringan narkoba itu akan memperhitungkan untuk masuk atau transit di kota selatpanjang,” pungkas Zaini.(Swl) Perwajahan: ANDIXER


15

PEKANBARU SABTU

HARIAN VOKAL

7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

LINTAS Wako Minta Berikan Pelayan yang Sama

PEKANBARU (VOKAL)-Walikota Pekanbaru, Firdaus MT, kembali mengingatkan kepada seluruh camat dan lurah se-Kota Pekanbaru agar tidak membeda-bedakan antara suku, budaya dan agama dalam setiap proses pengurusan. Untuk itu, kepada camat dan lurah harus bisa memberikan pelayanan yang sama baik bagi seluruh masyarakat Pekanbaru. Hal ini disampaikan Firdaus MT saat acara silaturrahmi dengan anggota DPRD, seluruh pimpinan SKPD, MUI, Kandepag, Pengurus BAZ, dan puluhan anak yatim, bertempat di rumah dinas Walikota Pekanbaru, Jalan A Yani Pekanbaru, Kamis (5/4). Dikatakan Firdaus, sebagai ujung tombak pemerintahan, camat dan lurah harus bisa meningkatkan kinerjanya, lebih profesional, tanpa mempersulit setiap pengurusan yang dilakukan masyarakat Pekanbaru. "Mari terus tingkatkan pelayanan yang baik bagi masyarakat Pekanbaru. Jangan ada istilah kota-kotak dalam proses pengurusan. Kalau bisa dipermudah, mengapa harus dipersulit. Jadi saya ingatkan berikanlah pelayanan yang sama bagi seluruh masyarakat yang ada di Kota Pekanbaru ini," pinta Firdaus. Selain itu, lanjut Firdaus, untuk menjaga keamanan dan ketentraman di Kota Pekanbaru, kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pastur dan para petinggi agama lainnya diharapkan terus bahu membahu memberikan arahan-arahan yang baik bagi masing-masing umatnya agar kekompakan dan kebersamaan yang telah dibangun selama ini tetap terjalin dengan baik. (abd)

r Pembebasan Lahan Yos Sudarso Terkendala

Pemilik Lahan Tolak Nilai Ganti Rugi PEKANBARU (VOKAL)- Pembebasan lahan untuk pelebaran Jalan Yos Sudarso, Pekanbaru sepanjang 3 km, hingga saat ini masih terkendala. Pasalnya, seluruh pemilik lahan yang terkena pelebaran jalan itu menolak nilai ganti rugi yang ditawarkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sebesar Rp300 hingga 700 ribu per meternya. Demikian diungkapkan Asisten I Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota (Setko) Pekanbaru, Dorman Johan, kepada Harian Vokal, Kamis (5/4). Dikatakan-

nya, dalam perundingan yang dilakukan sebelumnya, para pemilik lahan meminta harga ganti rugi lahan itu disesuaikan dengan harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)

LAPORAN:

ABDUL MUTHOLIB/ PEKANBARU

yang berlaku di kawasan itu sebesar Rp1 hingga 1,2 juta per meter. "Harga yang diminta itu masih kita pertimbangkan. Harga yang ditawarkan masyarakat itu sesuai NJOP untuk pembangunan rumah toko (ruko), sedangkan lahan yang kita butuhkan hanya sedikit untuk pelebaran saja. Jadi akan kita rundingkan dulu dengan tim in-

dependen apakah harga itu sesuai dengan harga NJOP dan pasar atau tidak," jelas Dorman. Setelah adanya keputusan harga tanah dari tim independen nantinya, lanjut Dorman, Pemko Pekanbaru pada Senin 9 April 2012 nanti berencana akan mengundang sejumlah utusan pemilik lahan untuk mencari kesepakatan antara harga ganti rugi yang ditetapkan Pemko dengan harga yang diinginkan para pemilik lahan tersebut.

Pemko Pekanbaru, sambung Dorman, meminta kepada para pemilik lahan yang terkena pelebaran jalan Yos Sudarso itu agar bisa memahami dan menerima harga ganti rugi yang akan ditetapkan nantinya. "Yang penting jangan harga yang dinaikkan itu salah melebihi ketentuan UU. Jadi masyarakat juga diharapkanmengertikarenainijugauntukkepentingan umum," ujar mantan Plt Sekdako Pekanbaru ini.(***)

JALAN Sudirman ditutup akibat pembangunan fly over di Simpang Jalan Tengku Tambusai, Jumat (6/4). Meski sebelumnya hanya ditutup pada malam hari, saat ini penutupan dilakukan juga pada siang hari .

Selisih Tunggakan PJU Naik Jadi Rp89 Juta

PEKANBARU (VOKAL)-Berdasarkan verfikasi yang dilakukan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru baru-baru ini, selisih tunggakan lampu penerangan jalan umum (PJU) sejak Oktober hingga Desember 2011 lalu, naik dari sebelumnya sebesar Rp58 juta menjadi Rp89 juta. Namun demikian, DKP tetap melakukan pembayaran tagihan PJU itu sesuai perhitungan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) cabang Pekanbaru sebesar Rp19 miliar lebih hingga akhir Maret 2012. Demikian diungkapkan Kepala DKP Kota Pekanbaru, Syafrizal Bakar, kepada Harian Vokal, Kamis (5/4) kemarin. Dikatakannya, selisih tunggakan lampu PJU itu dikarenakan sejumlah lampu PJU yang belum dipasangkan meteran listrik, juga dilakukan perhitungan oleh pihak PLN. Sehingga, tunggakan lampu PJU yang biasanya hanya berkisar Rp3,1 miliar per bulan membengkak hingga Rp3,2 miliar per bulan."Selisih tunggakan itu, atara tagihan mereka dengan verifikasi kita ada sekitar Rp89 juta. Artinya, verifikasi yang kedua ini naik dari hasil verifikasi yang lalu sebesar Rp31 juta. Tapi tunggakan tetap kita bayarkan, dan itu sudah kita bayarkan kemarin," jelas Syafrizal. Ke depannya, lanjut Syafrizal, berdasarkan hasil kesepakatan antara DKP dengan pihak PLN cabang Pekanbaru pada pembayaran tunggakan PJU kemarin, terhitung sejak April 2012 ini lampu PJU yang belum terpasangkan meteran itu tidak akan masuk perhitungan tagihan. (abd)

UPTD Capil Dibuka Setiap Hari

PEKANBARU (VOKAL)-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru mengaku telah membuka Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) capil di seluruh kecamatan se-Kota Pekanbaru hingga hari libur. Hal itu dimaksudkan agat perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang sampai saat ini baru berjumlah 72,48 persen dari total kuota wajib KTP yang diberikan Pemerintah Pusat sebanyak 464.494 orang, hingga 30 April 2012 bisa mencapai angka 100 persen. Demikian diungkapkan Kepala Disdukcapil Pekanbaru, M Noer MBS, kepada Harian Vokal, Jumat (6/4). "Sekarang sudah tidak lagi ada sistem hari libur bagi petugas perekaman, karena hingga hari minggu atau tanggal merah pun UPTD capil di seluruh kecamatan tetap kita buka hingga pukul 23.00 WIB," jelas M Noer. Menanggapi pernyataan anggota DPRD Pekanbaru yang tidak membenarkan adanya pembayaran biaya perekaman e-KTP terhitung awal Mei 2012 mendatang, M Noer, menyebutkan, biaya perekaman sebesar Rp50 ribu yang disampaian selama ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi masyarakat Pekanbaru agar segera melakukan perekaman sebelum akhir April 2012. Camat Pekanbaru Kota, Erisman, mengaku akan menyediakan bus khusus untuk menjemput masyarakat yang belum melakukan perekaman. Pasalnya, hingga saat ini, angka perekaman e-KTP di Kecamatan Pekanbaru Kota itu baru sekitar 58,72 persen dari total wajib KTP sebanyak 19.442 orang. "Selain buka setiap hari libur, kita juga merencanakan menjemput masyarakat ke rumah-rumah. Nanti akan kita sediakan bus khusus untuk antar jemput masyarakat yang belum melakukan perekaman," kata mantan Sekcam Kecamatan Rumbai ini singkat.(abd)

ANDIKA

PEMERINTAH Kota Pekanbaru memutuskan pembuatan KTP Elektrik berahir 31 April 2012. Terlihat seorang warga didata untuk pembuatan E-KTP di Kantor Camat sukajadi, Jumat (6/4). Penanggung Jawab/Redaktur: AKMAL KUTIANYIR

ANDIKA

Pembangunan Drainase Fokus di Kawasan Pinggiran PEKANBARU (VOKAL)-Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pekanbaru pada 2012 ini akan memfokuskan pembangunan saluran air atau drainase di kawasan pingggiran, kususnya di sejumlah kawasan yang rawan banjir pasca hujan di Pekanbaru. Demikian disampaikan Kepala Dinas PU Pekanbaru, Dedi Gusriadi, melalu Seketaris PU, Dadang, kepada sejumlah wartawan, Jumat (6/4) kemarin. Ia mengatakan, dengan difokuskannya pembangunan drainase itu di kawasan pinggiran dan rawan banjir nantinya, hujan yang sering mengakibatkan banjir di Pekanbaru tidak lagi terjadi untuk tahun-tahun ke depannya. "2012 ini, kita akan prioritaskan pembangunannya di daerah pinggiran yang rawan banjir, seperti kawasan Tampan dan Rumbai. Karena memang dua ka-

wasan pinggiran Kota Pekanbaru ini, merupakan daerah rawan banjir," jelas Dadang. Lebih jauh disebutkan Dadang, berdasarkan pendataan (hasil survei) yang dilakukan Dinas PU Pekanbaru, ditemukan sebanyak 24 titik daerah rawan banjir di musim hujan. 24 titik itu menyebar di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Soebrantas persimpangan Jalan Tabek Gadang dan jalan Kaharuddin Nasution. Bahkan, banjir tidak hanya menggenangi badan jalan, tapi juga menggenangi pemukiman warga yang berada di tiga lokasi tersebut. "Salah satu penyebabnya karena drainase di lokasi itu banyak yang dipenuhi sampah, sehingga saluran pembuangan air menjadi tertutup. Antisipasinya kita sudah kerahkan petugas PU dan 8 truck sampah ssetiap harinya,"

ujar Dadang. Selain banjir musim hujan, lanjut Dadang, Pekanbaru juga sering diderah banjir musiman dari luapan air Sungai Siak yang merendam beberapa kawasan di empat kecamatan, yakni Kecamatan Rumbai, Rumbai Pesisir, Tenayan Raya dan Kecamatan Lima Puluh. Di empat kecamatan ini, tak kurang sepuluh titik banjir yang jadi perhatian Dinas PU. "Selain musim hujan, di Pekanbaru juga ada banjir musiman. Untuk banjir musiman ini kita sudah juga melakukan pengerukan sejumlah anak sungai, tapi antisipasi ini tidak bisa juga mengantisipasinya. karena kita akan bangun drainase di kawasan pinggiran itu agar bajir baik yang disebabkan hujan atau genangan air sungai siak tidak terlalu lama merendami pemukiman warga," pungkas Dadang. (abd)

Dewan Berencana Potong Hasil Pendapatan 2,5 Persen/Bulan PEKANBARU (VOKAL) - Anggota DPRD Kota Pekanbaru pada tahun 2012 ini, berencana menerapkan sistem pemotongan hasil pendapatan sebesar 2,5 persen per bulan agar disalurkan melalui Badan Amil Zakat (BAZ) Pekanbaru untuk membantu masyarakat miskin yang ada di Kota Pekanbaru. Hal ini disampaikan langsung Ketua DPRD Pekanbaru, Desmianto, dalam acara silaturrahmi yang digelar Walikota Pekanbaru, Firdaus MT, dengan anggota DPRD, seluruh pimpinan SKPD, MUI, Kandepag, Pengurus BAZ, dan puluhan anak yatim, yang bertempat di rumah dinas Walikota Pekanbaru, Jalan A Yani Pekanbaru, Kamis (5/4). Menurut Desmianto, penggalangan dana yang digelar BAZ melalui pemotongan hasil pendapatan seluruh pejabat struktural Pemerin-

tah Kota (Pemko) Pekanbaru sejak awal Februari 2012 lalu sangat bermanfaat sekali dalam menekan angka kemiskinan setiap tahunnya. Untuk itu, pihak DPRD Pekanbaru akan segera mensosialisasikannya kepada seluruh anggota DPRD agar bersedia untuk dilakukan pemotongan hasil pendapatannya per bulan. "Ini adalah program yang sangat positif dan sangat perlu untuk disokong semua pihak. Jadi seluruh anggota DPRD juga akan diterapkan pemotongan penghasilan per bulannya agar disalurkan BAZ agar semakain hari BAZ semakin besar dan sukses dalam malakukan penggalangan dana untuk membantu masyarakat miskin," sebut Desmianto. Sementara itu, Walikota Pekanbaru Firdaus MT, menyambut baik atas dukungan yang diberi-

kan DPRD Pekanbaru. Karena menurut Firdaus, semua program yang diterapkan Pemko Pekanbaru dalam hal melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin, mesti harus mendapat dukungan dari semua pihak, terutama dari anggota DPRD Pekanbaru. "Tapi, kita tidak paksakan anggota dewan harus ikut dipotong gajinya. Tapi kalau mereka ikhlas dan bersedia tentu akan lebih baik sekali untuk dijadikan panutan. Ke depannya saya harap pemotongan itu tidak hanya bagi pejabat struktural saja, tapi kalangan PNS di bawah pejabat struktural juga bisa kalau memang bersedia, karena kalau tidak bersedia itu kebangetan sekali namanya, masak dipotong sekian persen saja tidak mau," ucap Firdaus. (abd)

Wako Minta Evaluasi Pemakaian APBD

PEKANBARU (VOKAL)- Wa- miliki pedoman sebelum pelikota Pekanbaru, Firdaus MT, ngajuan APBD-P Mei nanti," pinta Walimengintruksikan kota, ketika kepada Wakil Wamemberikan likota (Wawako) Pearahan dakanbaru, Ayat Cahlam acara silyadi dan Pelaksana aturrahmi tugas (Plt) SekretaWako dengan ris Daerah Kota anggota DP(Sekdako) PekanRD, seluruh baru, Yuzamri Yapimpinan kub, untuk segera SKPD, MUI, melakukan evaluaKandepag, si pemakaian APBD panitia BAZ, murni 2012, sebedan puluhan lum dilakukannya FIRDAUS MT anak yatim, perancangan dan pengajuan Anggaran Pendap- di rumah dinas Walikota Peatan Belanja Daerah Peruba- kanbaru, Jalan A Yani Pekanhan (APBD-P) Mei mendatang baru, Kamis (5/4). Sementara itu, Plt Sekdako ke DPRD Pekanbaru. Dikatakan Walikota, evalu- Pekanbaru, Yuzamri Yakub, asi penggunaan dan pemaka- usai mengikuti acara silaturian APBD murni 2012 itu di- rahmi di kediaman Walikota maksudkan untuk menge- Pekanbaru itu, kepada Harian tahui dan mengukur sejauh Vokal menyebutkan, dalam mana daya serap Pemerintah waktu dekat ia berencana segKota (Pemko) Pekanbaru da- era melakukan rapat evaluasi lam mengoftimalkan pema- dengan seluruh SKPD yang kaian APBD di seluruh SKPD. berada di lingkungan Pemko Sehingga, pada penyusunan Pekanbaru. Menurut Yuzamri, agar keAPBD-P 2012 nanti, anggaran yang disusun tidak lari dari butuhan anggaran yang akan kebutuhan dan fungsionalnya disusun pada APBD-P 2012 bisa demi terwujudnya percepa- terealisasi sesuai kebutuhan, tan pembangunan di Kota Pe- Pemko Pekanbaru berharap DPRD Pekanbaru bisa bekerkanbaru. "April ini, saya harapkan jasama dalam mengakomodir evaluasi pemakaian APBD itu kebutuhan anggaran yang akan sudah dilakukan. Evaluasi itu diajukan nantinya. "Anggaran bisa saja dilakukan dalam itukan tergantung kemauan piseminggu atau dua minggu hak DPRD dan Pemko. Jadi sekali. Kita harapkan dengan anggaran yang sudah kita badilakukannya evaluasi nan- has dan susun meski harus tinya oleh Pak Wawa (Wawa- mendapatkan persetujuan dari ko, red) dan Pak Setko (Plt Badan Anggaran (Banggar) Sekdako, red) kita sudah me- DPRD," jelas Yuzamri. (abd)

r Semarak 'Salam Serumpun'

Pemko Dukung Kerja Sama RRI dan Malaka FM

PEKANBARU(VOKAL)- Malam silaturahmi 'Salam Serumpun' antara Radio Republik Indonesia (RRI) Pekanbaru dan Radio Malaysia, Malaka FM, Kamis (5/4) malam berlangsung semarak. Artis kawakan Malaysia, Ali Mamak yang melejit lewat tembang Melayu berjudul 'Ape Nak Jadi' itu, membuat acara tersebut semakin semarak. 'Salam Serumpun' yang menjadi salah satu ikon programa yang digagas kerja sama RRI Pekanbaru dan Malaka FM ini, dihadiri sekitar 120 reporter,penyiar dan pembawa acara radio asal negeri jiran Malaysia di aula Kantor RRI Pekanbaru. Turut hadir dalam acara itu, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Konsulat Malaysia Za-

mani Ismail, Kepala Stasiun RRI Pekanbaru Agung Susatyo dan Jawatan Malaka FM Datuk H Kliwon bin Bajhar. Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan, program 'salam serumpun' yang digagas kedua radio ini, perlu ditingkat dan sangat didukung oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. "Kegiatan seperti ini harus kita dukung, karena kerja sama antara kedua radio ini bisa meningkatkan hubungan emosional kedua daerah bahkan kedua negara yang memang memiliki ikatan satu rumpun Melayu," ujarnya. Menurutnya, kerja sama programa kedua radio ini juga membantu Pemko Pekanbaru dalam mempromosikan Kota Bertuah kepada khalayak Malaysia, terutama negeri

Malaka yang memiliki kedekatan dengan masyarakat Pekanbaru. Sementara itu, Kepala Stasiun RRI Pekanbaru Agung Susatyo memberikan apresiasi kerja sama antara RRI Pekanbaru dan Malaka FM yang sudah terjalin sejak 2005 lalu itu. " Kerjasama seperti ini tentunya akan mempererat hubungan silaturahmi dan membantu kita untuk saling memberikan informasi terkait perkembangan budaya dan kerja sama antara kedua negara tentunya," ucapnya. Sedangkan Pengarah Jabatan Penyiaran Malaka FM Kliwon bin Bajhar mengaku senang bisa datang ke Pekanbaru untuk kali pertama. "Sudah lama saya hendak ke Pekanbaru ini, baru sekarang terlaksana, mudah-mudahan ini akan

menjadi awal yang baik bagi kedua bangsa dan memperat hubungan salam serumpun ini," tandasnya. Ali Mamak yang tenar lewat tembang melayu berjudul 'Apa nak

jadi' berhasil menyihir dan membuat tamu yang hadir tertawa, mendengar lagu yang padukan dengan lawakan khasnya melalui lagu dan aktingnya.(hrc/mal)

INT

ALI Mamak (kanan) ikut semarakan ‘Salam Serumpun’, Kamis (5/4) malam. Perwajahan: ABDA


CMYK

Riau

16

HARIAN VOKAL

SABTU 7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

LINTAS Mambang tak Gentar ‘Diganjal’ PEKANBARU(VOKAL)-Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat (PD) Riau, HR Mambang Mit mengaku tak gentar diganjal pada pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2013 mendatang. Hal itu menyusul tidak diposisikannya satu kader dari Fraksi Partai Demokrat di komisikomisi di DPRD Riau saat rolling komisi. "Saya rasa tidak seperti itu, dan saya berpraduga tidak begitu karena kita yakin temanteman di dewan tidak berpikir seperti itu. Saya sudah minta kepada kaMAMBANG MIT der-kader kita supaya jangan berkecil hati dengan tidak adanya kader Demokrat mendapat posisi di komisi, karena yang terpenting adalah bekerja untuk rakyat," kata HR Mambang Mit kepada wartawan, Kamis (5/4) di Kantor Gubernur Riau. Saat ditanya dengan keluarnya Fraksi Demokrat dari koalisi pendukung pemerintah, akan membuat partai berlambang Bintang Mercy ini akan bertambah vokal dalam mengkritik pemerintah karena tidak dilibatkan dalam koalisi. Wagub hanya merasa heran, Partai Demokrat sebagai partai pemenang kedua terbesar pada pemilu tidak dilibatkan dalam posisi di komisi DPRD Riau. "Saya rasa masalahnya bukan keluar atau masuknya koalisi, sehingga menjadikan kita lebih vokal. Bukan seperti itu yang kita harapkan, hanya saja saat ini kita diposisikan tidak mendapat posisi apakah itu ketua, wakil ketua maupun sekretaris walaupun kita partai pemenang kedua terbesar pada pemilu kemarin. Tapi terlepas dari itu kita tetap menerima dengan baik," ungkapnya. Lebih lanjut politisi Demokrat ini mengimbau kepada semua kader Fraksi Partai Demokrat di DPRD Riau, untuk bekerja dengan baik untuk menampung aspirasi rakyat. Sebab kata wagub, tanpa mendapat posisi di komisi pun Fraksi Demokrat harus tetap berperan dalam menampung dan menyuarakan aspirasi masyarakat. "Saya rasa tanpa mendapat posisi di komisi pun Fraksi Demokrat akan lebih fokus dalam bekerja, karena sebetulnya kerja kita dinilai dari sejauh mana kita memberikan peran nyata bagi masyarakat. Sebab kalau kita menampilkan kinerja bagus, tentunya itu akan berpengaruh bagi kinerja kita lebih baik lagi ke depannya," ujarnya.(rtc/rid)

ANDIKA

JALAN MENUJU VENUE - Terlihat kendaraan dan alat berat beserta pekerja tengah menyelesaikan proyek pemadatan jalan menuju salah satu venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau September mendatang, Rabu (4/4).

r Kasus Dugaan Penamparan Sipir

TPF Akan Datangi Lapas Pekanbaru PEKANBARU(VOKAL)-Tim Pencari Fakta (TPF) dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke Riau, khususnya ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pekanbaru. Kunjungan tersebut guna mencari dan menyelidiki kasus dugaan penamparan yang dilakukan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkum HAM) Denny Indrayana kepada salah seorang sipir Lapas. LAPORAN: ZULKIFLI / PEKANBARU "Kedatangan TPF itu akan mencari dan menyelidiki kasus penamparan Sipir yang terjadi

saat Wamen datang secara tibatiba," ujar Kakanwil Departemen Hukum dan Hak Azazi Manusia (HAM) Riau, Jhon Muhammad, kepada Harian Vokal kemarin.

Sebelumnya kata Jhon, pihaknya telah melakukan koordinasi dan menemui Kementrian Hukum dan HAM RI di Jakarta. Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah (Kanwil) Riau, Nugroho, kepada Harian Vokal Kamis (5/ 4) mengatakan, Komisi Nasional (Komnas) Hak Azazi Manusia (HAM) akan melakukan rekronstruksi di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas II A Pekanbaru. Investigasi terkait

Aziz Zainal Cagubri dari PPP PEKANBARU(VOKAL)-Aziz Zainal yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Riau mengaku puas dicalonkan partainya masuk bursa pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2013. Dukungan itu merupakan amanah partai yang harus diemban. "Insya Allah saya siap, karena ini adalah kepercayaan dan amanah yang diberikan partai kepada saya untuk maju menjadi calon Gubernur Riau pada Pemilu tahun 2013 mendatang, dari Partai PPP," kata Aziz Zainal yang juga Ketua Komisi C DPRD Riau di Gedung DPRD Riau. Politisi PPP ini juga mengatakan, berdasarkan Rapelwil sebelumnya, telah menjagokan dan memilih dirinya sebagai kandidat kuat gubernur. Walaupun katanya, ada juga yang tidak mendukungnya. "Tapi pada umumnya dalam rapat tersebut, suaranya lebih banyak mendukung saya," ukunya. Saat ditanya, persiapan apa saja yang dia lakukan menghadapi Pilgubri tahun 2013 mendatang, Dia hanya tersenyum dan mengatakan, semuanya dia serahkan kepada kebijakan partainya lewat Mukerwil pada bulan Juni mendatang dan tidak lupa juga melakukan sosialisasi kepada seluruh kader dan warga masyarakat. "Kesiapan, semuanya kita sudah persiapkan mulai sekarang dengan kebijakan dari partai melalui rapat mukerwil pada Juni mendatang, dan sosialisasi ke semua kader dan warga masyarakat Riau tentunya. Saya juga akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk rakyat," ungkapnya.(rtc) Penanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN ALKALAM

pelanggaran HAM yang dilakukan Denny Indrayana atau ada tidaknya kejadian tersebut. Komnas HAM kata Nugroho dalam hal ini hanya melindungi orang atau mencari pelanggaran hak-haknya. Saat ini pemeriksaan dan penanganan kasus tersebut dalam lidik pihak kepolisian. "Ya, Saya tidak tahu berapa adegan tersebut, yang jelas ramai dan banyak Orang yang melihatnya," terang Nugroho.(***)

r Jalan Provinsi di Rohul Rusak Parah

DPRD Kecam Kinerja Dinas PU Riau

Gubri Terima Penghargaan LSN PEKANBARU(VOKAL)-Gubernur Riau, HM Rusli Zainal mendapatkan penghargaan dari Lembaga Sandi Nasional (LSN) Republik Indonesia, di Jakarta, Rabu (4/4) lalu. Pemberian penghargaan itu karena dedikasi Gubri dalam mendukung lembaga tersebut. Penyerahan penghargaan itu bersempena Hari Ulang Tahun (HUT) Lembaga Persandian Republik Indonesia Ke-66. Penghargaan itu, diterima oleh Asisten I Setdaprov Riau Abdul Latief, yang mewakili Gubri. Selain Gubri, Lembaga Persandian RI juga memberikan penghargaan kepada dua kepala daerah lainnya di Indonesia, diantaranya, Gubernur Sulawesi Selatan dan Gubernur Lampung. Kepala Lembaga Persandian RI Joko Setiadi mengatakan, ada beberapa pertimbangan yang menjadi alasan diberikannya penghargaan itu kepada Gubri. "Karena Gubernur Riau telah memberikan dukungan moril dam materil dengan baik, Kepada Lembaga Persandian RI," ujarnya. Joko juga berharap, agar mutu persandian di daerah dapat bekerja lebih baik lagi, dan dapat memotivasi generasi persandian di era teknologi yang sekarang semakin canggih. Apalagi, sampai saat ini hanya 40 persen institusi yang menggunakan persandian. "Semoga dengan adanya semangat kepala daerah, persandian dapat mendukung pengamanan informasi NKRI," terangnya. (rls/mok)

dugaan penamparan yang dilakukan oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkum HAM), Denny Indrayana beberapa waktu lalu. "Ya tadi ada sejumlah Komnas HAM RI dari Jakarta datang ke Pekanbaru. Mereka ingin mengetahui dan melihat langsung kondisi Lapas Kelas II Pekanbaru, khususnya Darso penjaga sipir yang ditampar tersebut," ujar Nugroho. Mereka kata Nugroho ingin mengetahui apakah ada terjadi

ANDIKA

JALAN LAYANG - Pekerja proyek jalan layang (fly over) sedang menuntaskan pekerjaan pada malam hari, Kamis (5/4). Proyek jalan layang ini ditargetkan dapat digunakan saat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau, September nanti.

r Beri Waktu 14 Hari

BKD Siap Terima Komplain Honorer

PEKANBARU(VOKAL)-Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau memberi toleransi waktu selama 14 hari kepada tenaga honorer untuk menyampaikan komplain terhadap hasil keputusan verifikasi Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Kalau diketahui ada kekeliruan, maka akan dipertimbangkan kembali. Demikian disampaikan Kepala BKD Riau, Zaini Ismail kepada wartawan, Kamis (5/4) lalu. Zaini mengaku tidak mengetahui alasan mengapa banyak usulan tenaga honorer yang diusulkan pada kategori satu (K-1) tak lulus. Padahal, semua persyaratan administrasi sesuai yang diminta sudah dipenuhi masing-masing honorer. "Dari 153 yang diusulkan, hanya ada 25 honorer yang lulus. Verifikasi administrasi ini dilakukan BKN dan BPKP. Namun masih ada kesempatan bagi tenaga honorer yang tak lulus mempertanyakan terkait pengumuman tersebut. Jika memang ada kekeliriuan, akan

ada pertimbangan untuk dicek ulang dalam masa uji publik," ujar Zaini. Kesempatan untuk menyampaikan komplain tersebut kata Zaini dilakukan selama 14 hari, terhitung hari pengumuman yang dilakukan pada Kamis 5 April lalu. "Kalau memang ada kekeliruan, dalam masa uji publik bisa dicek kembali. Kalau memang ada kesalahan, bisa saja dipertimbangkan kembali," jelas Zaini. Sementara itu, Kepala Bidang Administrasi dan Kepegawaian BKD Riau, Suratno, mengatakan, pihaknya akan memproses seluruh usulan yang masuk. Hal itu diakuinya seiring banyaknya tenaga honorer yang tak lulus, mengajukan komplain. Setelah itu baru akan disampaikan ke BKN. "Semuanya kita tampung dulu. Memang banyak komplain yang kita terima. Setalh itu baru kita disampaikan ke BKN," terang Suratno. Saat ditanyakan mengenai jumlah dan materi yang dikomplain, dia mengaku tidak me-

ngetahui secara detail. Hanya saja, untuk menertibkan dan mendata protes yang dilayangkan, pihaknya memberikan formulir yang harus diisi oleh honorer yang bersangkutan. Meski demikian, Suratno menegaskan BKD Riau sama sekal tidak memiliki kewenangan atas keputusan yang telah diberikan, termasuk jika nantinya ternyata ada keputusan susulan seiring ada peninjauan ulang atas keputusan yang dianggap keliru. Karena BKD Riau hanya bersifat mediasi saja. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, jika tenaga honorer yang masuk kategori I adalah honorer yang terhitung 31 Desember 2005 sudah satu tahun bekerja serta menerima honor dari APBD maupun APBN. Sedangkan verifikasi pegawai honorer yang ada di lingkungan Pemprov Riau sudah selesai dilakukan dengan hasil dari 153 administrasi tenaga honorer yang diseleksi, hanya 25 orang dinyatakan lulus oleh BKN.(mok)

PEKANBARU(VOKAL)-Kepala Badan Penanaman Modal Promosi Daerah (BPMPD) Adizar diusulkan sebagai Plt Karo Ekonomi, menggantikan Kasmianto yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu. Penunjukan tersebut dilakukan agar tak terjadi kekosongan jabatan dalam mengambil kebijakan. Hal tersebut disampaikan langsung Sekretarsi Daerah (Sekdaprov) Riau Wan Syamsir Yus kepada Harian Vokal, Kamis (5/4) lalu. Usulan itu sendiri kini sudah ditandatanganinya dan

menunggu tandatangan Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, Senin (9/4) mendatang. "Saya sudah menandatangani dan tinggal persetujuan gubernur saja lagi. Ini penting, jangan sampai ada kekosongan jabatan," ungkap Sekda. Penunjukan Adizar sebagai Plt Karo Ekonomi dianggap sudah tepat. Selain memiliki latar belakang ekonomi, dirinya juga pernah memimpin di jabatan yang sama sebelumnya, sebelum ditunjuk sebagai Kepala Badan Penanaman Modal

Promosi Daerah (BPMPD) saat ini. Salah satu permasalahan yang diharapkan segera diselesaikan Adizar, yakni pembenahan Riau Air yang saat ini belum jelas nasibnya. Apalagi Adizar sendiri termasuk dalam tim penyelamatan Riau Air yang sudah dibentuk beberapa waktu lalu. "Saya sudah ajukan Adizar, Dia memang banyak menguasai bidang ini, terutama masalah Riau Air," terang Wan. Namun sayangnya, ketika ditanya bagaimana kelanjutan

PEKANBARU(VOKAL)-Kerusakan ruas jalan di Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang berlangsung cukup lama membuat gerah kalangan DPRD Riau. Kerusakan jalan dua jalur itu kondisinya dipenuhi lubang dan berlangsung sejak tiga tahun lalu. Kecaman itu dilontarkan Anggota DPRD Riau daerah pemilihan (Dapil) Rohul-Rohil), Syafruddin Saan kepada wartawan, Jumat (6/4). "Sampai saat ini belum ada perhatian dari instansi terkait untuk membenahi kerusakan jalan itu. Hal ini sudah berlangsung tiga tahun silam, dan kondisinya semakin memprihatinkan," ungkap Syafrudin Saan yang telah menyaksikan langsung di lapangan. Pengakuan anggota DPRD Riau dari Partai PKS ini, akibat kerusakan jalan tersebut, jika ada kendaraan yang terjebak, maka antrian kendaraan di jalan dua jalur itu sangat panjang. Kondisi jalan itu sendiri selain dipenuhi lubang menganga, juga berlumpur saat diguyur hujan. "Hampir setiap hari masyarakat setempat meminta kita dari Dapil Rohul untuk menyampaikan aspirasi agar Jalan Provinsi itu diperbaiki. Kondisinya sudah berlangsung tiga tahun silam, tapi sampai kini Dinas PU Riau masih tutup mata," ujarnya. Pengakuan Syafrudin, rombongan DPRD Riau ini sudah berulang kali meminta Pemerintah Provinsi Riau memperhatikan kerusakan infrastruktur jalan di daerah

itu. Karena jalan itu menghubungkan dua kabupaten yakni Rohul dan Bengkalis. Pendapat yang sama juga dilontarkan Anggota DPRD Riau, Rusli Ahmad dari Dapil Rohul-Rohil yang mengatakan keluhan masyarakat juga sering diterimanya. Oleh sebab itu diharapkannya Dinas PU bertanggungjawab. "Karenanya jalan itu menghubungkan dua kabupaten yakni Rohul dan Bengkalis, tapi entah kenapa Dinas PU Riau tidak tanggap," kata Rusli. Rusli mencontohkan, Kamis (5/4) pagi kejadian sekira pukul 09.00 WIB, tiga truk pengangkut kelapa sawit terperosok di lubang Jalan Provinsi yang rusak. Akibatnya, kendaraan berbagai jenis mengantri panjang. "Jika ada kendaraan yang terperosok, maka antrian panjang kendaraan menjadi hal biasa buat masyarakat setempat. Hampir setiap hari ada saja truk masuk dalam lubang di jalan rusak," ungkapnya. Sementara itu Kepala Dinas PU Riau melalui Kabid Bina Marga Ahmad Ismail saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (6/4) mengatakan, dirinya tidak tahu pasti apakah kerusakan jalan jalur dua di Kecamatan Kepenuhan itu masuk Jalan Provinsi. "Saya belum bisa memastikan apakah jalan jalur dua di Kecamatan Kepenuhan itu yang kondisinya rusak parah tersebut masuk kategori Jalan Provinsi," katanya sembari berjanji akan mengkajinya terlebihdahulu kebenaran itu.(rul)

Adizar Jabat Plt Karo Ekonomi Riau Air, apakah sudah mengurus perizinan yang akan berakhir hari ini, (7/4) April ini, Wan seperti enggan mengomentarinya. Termasuk persyaratan 10 pesawat, yang 5 diantaranya milik sendiri. Adizar sendiri mengaku sudah siap mengemban jabatan Plt Karo Ekonomi itu. Bahkan draf usulan itu pun sudah ditandatanganinya. Sementara Karo Humas Setdaprov Riau Chairul Riski mengatakan, usulan penggangkatan Adizar baru ditandatangani Senin mendatang. Ka-

rena seiring dengan liburnya jam kerja PNS. "Mungkin Senin (9/4), kemarinkan libur. Persetujuan itu memang tinggal tandatangan Pak Gubernur (Gubri,red) saja lagi," ujar Riski. Diberitakan koran ini sebelumnya, Adizar yang sebelumnya menjabat Kabiro Ekonomi dimutasi dan menjabat sebagai Kepala BPMPD menggantikan Faizal Komar Karim. Sementara Kasmianto yang baru beberapa hari dipercaya menduduki Karo Ekonomi meninggal dunia di rumah sakit Santa Maria.(mok) Perwajahan: ANDIXER


CMYK

SABTU 07 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

Kick Off

30 19 30 16 30 15 30 12 30 13 30 14 30 13 30 10 3 0 11 30 10 30 10 30 9 30 9 30 9 30 8 30 9 30 8 30 6 30 5 30 4

7 14 6 12 9 5 5 13 6 9 13 10 9 9 11 7 9 10 9 7

4 0 9 6 8 11 12 7 13 11 7 11 12 12 11 14 13 14 16 19

60-24 49-17 44-37 54-35 40-28 47-37 43-42 39-38 44-47 27-37 33-31 31-36 34-31 32-38 38-47 41-56 30-37 31-45 26-51 18-47

64 62 51 48 48 47 44 43 39 39 37 37 36 36 35 34 33 28 24 19

Hasrat kembali meraih gelar juara setelah terakhir kali diakui meraih scudetto pada 2002/03 begitu

L IGA SPANYOL 1 Real Madrid 2 Barcelona 3 Valencia 4 Malaga 5 Levante 6 Osasuna 7 Atletico 8 Sevilla 9 Espanyol 10 Getafe 11 Bilbao 12 RVallecano 13 Mallorca 14 Real Sociedad 15 Real Betis 16 Granada 17 Villarreal 18 Real Zaragoza 19 Racing S 20 Sporting

30 25 30 22 30 13 30 14 30 13 30 10 3 0 11 3 0 11 3 0 11 30 10 30 9 3 0 11 30 9 30 10 30 10 30 10 30 7 30 7 30 4 30 6

3 6 9 5 6 13 9 9 8 9 11 4 9 6 5 4 11 7 13 7

2 2 8 11 11 7 10 10 11 11 10 15 12 14 15 16 12 16 13 17

100-27 7 8 86-22 7 2 46-37 4 8 44-43 4 7 42-41 4 5 35-46 4 3 42-35 4 2 36-32 4 2 37-39 4 1 31-39 3 9 44-42 3 8 42-53 3 7 32-40 3 6 36-45 3 6 35-43 3 5 28-46 3 4 30-42 3 2 27-52 2 8 23-45 2 5 29-56 2 5

L IGA INGGRIS 1 Man United 31 2 Man City 3 Arsenal 4 Tottenham 5 Chelsea 6 Newcastle 7 Everton 8 Liverpool 9 Sunderland 10 Fulham 11 Swansea City 31 12 Norwich City 31 13 Stoke City 14 WBA 15 Aston Villa 16 Bolton W 17 QPR 18 Blackburn 19 Wigan A 20 Wolves

2 4 4 376-27 31 22 5 4 31 18 4 9 31 17 7 7 31 15 8 8 31 15 8 8 31 12 7 12 3 1 11 9 11 3 1 11 8 1 2 31 10 9 12 10 9 1 2 10 9 1 2 31 10 8 13 31 10 6 15 3 0 7 1 2 11 30 9 2 19 31 7 7 17 31 7 7 17 31 6 10 15 31 5 7 19

76 75-25 62-41 56-36 53-36 46-42 32-32 36-33 42-37 39-42 35-39 42-49 29-43 36-43 33-42 36-60 35-54 43-64 29-55 33-68

71 58 58 53 53 43 42 41 39 39 39 38 36 33 29 28 28 28 22

Menghapus Luka LONDON(VOKAL)-Liverpool mencatat hasil buruk musim ini. Dari tujuh partai, The Red mengalami enam kekalahan. Angka yang didulang hanya delapan dari 12 laga terakhir. Inilah torehan terburuk Liverpool sejak 1953/54 dan mengalami pengaruh luar biasa buruk dari performa jelek tersebut terdegradasi. Sabtu (7/4), Si Merah berkesempatan untuk mengapus luka tersebut saat bertemu Aston Villa. Kemenangan dalam laga tersebut, tidak saja berpengaruh terhadap posisi di klasemen sementara, namun juga bisa memotivasi Steven Gerrard dan kawankawan untuk menghadapi laga sisa. Kans Liverpool untuk

Penanggung jawab/redaktur: SAADUDDIN BADRA

HARIAN VOKAL

PALERMO(VOKAL)-Juventus semula hanya menargetkan lolos ke Liga Champions musim ini. Tapi kenyataan pasukkan Antonio Conte justru berpeluang besar untuk meraih scudetto. Bahkan mereka hanya selisih dua poin dari AC Milan yang berada di puncak klasemen sementara. Selisih yang dekat ini membuat I Bianconeri akan sangat menyesal bila tidak tampil mati-matian hingga akhir musim ini demi mengejar Scudetto.

L IGA ITALI 1 Milan 2 Juventus 3 Lazio 4 Napoli 5 Udinese 6 Roma 7 Inter 8 Catania 9 Palermo 10 Chievo 11 Atalanta 12 Cagliari 13 Siena 14 Bologna 15 Parma 16 Genoa 17 Fiorentina 18 Lecce 19 Novara 20 Cesena

17

meraih kemenangan cukup terbuka. Aston Villa, kubu tamu, masih angin-anginan alias tidak stabil. Kekalahan 24 di Villa park minggu lalu menjadi yang kedua beruntun dialami skuad Alex McLesih. Mengandalkan Anfield, Si Merah bisa kembali ke jalur kemenangan sekaligus mengalihkan deret kekalahan ke The Villans. Musim lalu, Reds mengembalikan keangkeran Anfield di mata Villa. Musim sebelumnya, Villabs menang 3-1, kemenangan pertama sejak September 2001. Selama era Premier League, klub West Midlands ini hanya empat kali menang di Anfield. Reds dapat lebih pede karena duel musim ini di Villa Park bera-

khir dengan kemenangan 2-0 buat tamu. Walau Aston Villa juga sedang mencari stabilitas sambil menunggu efek pemberian ban kapten kepada Gabriel Agbonlahor setelah diagnosis leukimia menimpa Stiliyan Petrov, sorotan utama laga ini memang terarah ke Liverpool. Serangkaian hasil jeblok tak pelak menghasilkan sejumlah pertanyaan buat Si Merah, terutama tentang mental dan fokus. Kebetulan dua hal ini tak terpisah. Grafik menukik ini datang setelah meraih Piala Liga. Reds dinilai berkonsentrasi ke Piala FA yang telah memasuki semifinal pada akhir pekan depan. Hanya, mental yang merosot tajam dari liga bisa menggang-

menggelora. Karena itu saat bertandang ke kandang Palermo, Sabtu (7/4), Si Nyonya Tua tidak boleh menghilangkan kesempatan. Kemenangan dalam laga ini akan membuka peluang untuk meraih gelar tersebut. "Aku diminta untuk membawa mereka kembali ke Liga Champions karena itu penting dari sudut pandang ekonomi, juga merupakan daya tarik untuk mendatangkan pemain besar. Kami perlu finis paling tidak di posisi dua. Liga Champions adalah kehidupan. Tapi, kami berpeluang untuk meraih scudetto. Kami harus bisa menyelamatkan peluang itu," tutur Conte beberapa hari lalu. Juve saat ini berada di posisi kedua dan hanya berselisih dua poin dari AC Milan yang ada di puncak, dengan Seri A menyisakan delapan pekan lagi. Peluang merebut Scudetto pun masih terbuka lebar. Keadaan ini berarti membuat Arturo Vidal dkk. tak boleh gagal menang ketika menghadapi Palermo di Renzo Barbera. Bukan tugas enteng karena Palermo merupakan salah satu tim dengan performa kandang terbaik di Serie A. Jumlah 10 kemenangan yang mereka kumpulkan di Barbera sama dengan punya Bianconeri di Juventus Stadium dan Udinese di Friuli. Hanya Barbera belakangan ini seperti tidak memberikan tuah buat Fabrizio Miccolo dkk. Di tiga partai terbaru, Le Aquile takluk 0-4 (3/3) dari Milan dan 0-1 dari Roma (10/3), serta ditahan imbang 1-1 oleh Udinese (24/3). Sang Elang pun sadar sulit mengalahkan Tim Hitam-Putih karena performa mereka sendiri sedang buruk. Dalam delapan partai terbaru, pasukan Bortolo Mutti kalah empat kali, dua imbang dan dua menang. “Kami tanpa diperkuat banyak pemain. Akan sulit meraih hasil positif tanpa kehadiran nyaris separuh tim. Namun, kami akan mencoba meraih poin menghadapi tim sekuat Juve,” ujar wakil Presiden Guglielmo Micciche seperti dikutip Football Italia. (bbc/ r t s / b b s / sad)

Liverpool

Vs

gu fokus terakhir itu. Memperbaiki posisi di liga dan mencegah rekor yang lebih buruk bisa mengangkat lagi keyakinan sebelum menghadapi Everton di empat besar Piala FA. Kenny Dalglish sampai meminta skuadnya tampil percaya diri dan lebih padu pada Sabtu. Tugas yang sama sekali tidak

Aston Villa mudah buat tuan rumah. Reds harus tampil tanpa Pepe Reina usai kartu merah pekan lalu. Donieber “Doni” Alexander Maragon bersikap melakoni debutnya dan bisa jadi titik lemah. Atau, sebaliknya justru jadi pencegah kelanjutan torehan buruk melebihi 58 tahun lalu. (bbc/rts/bbs/sad)

Perwajahan: ANDIXER


SPORT

18

HARIAN VOKAL

SABTU 7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

LINTAS Paralayang Bidik Piala Raja di Thailand

WTA Charleston

Menuju ‘All-Williams’ di Semi Final

SOUTH CAROLINA(VOKAL)-Petenis unggulan, Serena Williams hampir tak tersentuh ketika menghadapi Marina Erakovic di babak ketiga turnamen WTA Charleston. Dengan kemenangan ini, Serena pun berhak melenggang ke perempat final. Serena berhasil mengandaskan petenis unggulan Selandia Baru itu dengan dua set langsung 62 6-2. Terlihat pada pertandingan itu Serena tampil domiinan dan tanpa ampun memberikan serangan tajam ke Erakovic. “Saya sangat senang untuk bermain dalam beberapa partai di sini karena itu sangat memberikan kepercayaan diri dalam pikiran saya bahwa anda ingin bermain on-fire. Tidak hanya hari ini dan besok, tapi sepanjang turnamen ini digelar,” ujar Serena, seperti disitat Yahoosports, Jumat (6/4). Kemungkinan All-Williams di semi final bisa saja terjadi. Sebab kakak Serena, Venus Wiliams juga baru saja mengeliminasi lawannya dari Australia, Anastasia Rodionova dengan dua set langsung 7-5 6-2. “Jika kami bertemu di semi final. Saya kira yang terbaik, Williams yang akan menang,” canda Venus usai pertandingan. Terakhir kali kedua Williams ini saling berhadapan pada tahun 2009 di WTA Championship di Qatar. Tapi untuk mewujudkan harapan itu, maka mereka harus melewati hadangan lawannya masing-masing di perempat final. Serena harus menghadapi petenis Jerman Sabine Lisicki, sementara Venus akan ditantang pemenang antara Samantha Stosur dengan Galina Voskoboeva. (ok/sad)

Magic Telan Kekalahan Beruntun

ORLANDO(VOKAL)-Orlando Magic masih belum sanggup keluar dari tren negatif. Magic dipaksa menerima kekalahan kelima beruntun setelah di kandang sendiri takluk dari tamunya New York Knicks dengan skor 80-96. Di Amway Center, Orlando, Florida pada Jumat (6/4), Carmelo Antony menyumbangkan 19 angka buat Knicks. Pemain cadangan J.R Smith tampil sebagai penampil terbaik dengan 15 poin dan sembilan assist selama 34 menit beraksi di lapangan. Point forward Glen Davis mencetak poin tertinggi di kubu Magic dengan 15 poin dan tujuh rebound. Sementara Dwight Howard tampil kurang bersinar dengan meraup delapan poin dan delapan rebound. Awalnya pertandingan berlangsung cukup seru dengan kuarter pertama berakhir dengan skor cukup ketat 23-21 untuk keunggulan Knicks. Dominasi Knicks semakin terlihat di kuarter kedua dengan mengemas 33 poin dan Magic cuma mampu mengumpulkan 23 poin saja. Walhasil, keunggulan Knicks bertambah lebar menjadi 56-44. Selisih angka yang tadinya 12 kembali melebar menjadi 15 di akhir kuarter ketiga. Magic kini tertinggal 61-76 dari Knicks. Pada kuarter penentuan, Magic tidak mampu berbuat banyak untuk mengejar tim lawan. Skor akhir 96-80 untuk kemenangan Knicks. (dtc/sad) Penanggung Jawab/Redaktur:SAADUDIN BADRA

DZUMAFO Efendi Herman terpaksa harus hengkang lantaran gaji sering terlambat.

Ramai-Ramai Tinggalkan PSPS PEKANBARU(VOKAL)-Krisis keuangan yang berkepanjangan dialami PSPS Pekanbaru membuat sejumlah pemain mulai gerah. Mereka kini ramai-ramai memilih meninggalkan tim berjuluk Askar Bertuah dan mencari klub sebagai pelabuhan berikurnya. LAPORAN:

RYAN YUSTRI V, PEKANBARU

Park Chul Hyung, legiun asing PSPS asal Korea menjadi yang pertama kali meninggalkan Askar Bertuah untuk memperkuat Persela Lamongan. Setelah itu Ambrizal dan Dzumafo Herman yang

selama ini menjadi ikon PSPS juga terbang meninggalkan klub yang pernah membesarkannya. Ambrizal teken kontrak bersama Pelita Jaya dan Dzumafo berlabuh ke Arema. Kepergian ketiga pemain inti PSPS ini ditenggarai tertunggaknya gaji selama empat bulan terakhir.

Bahkan dari informasi yang layak dipercaya, Bang Haji panggilan akrab AR Gurning juga membidik empat pemain kesayangannya saat menjadi peracik Askar Bertuah. Hal itu diungkapkan pelatih asal Kisaran tersebut saat dihubungi Harian Vokal, Jumat (6/ 4) melalui selulernya. “Saat ini saya sedang fokus dengan persiapan Persegres, tapi saya tetap memantau perkembangan PSPS, sa-

Dan nampaknya badai itu belum berlalu karena sejumlah pemain baik lokal maupun dua legiun asing PSPS tengah dalam incaran sejumlah klub peserta ISL. Sebut saja Patyrice Nzekou diincar klub besar seperti Mitra Kukar dan Ali Khaddafi dilirik Persegres Gresik yang saat ini dibesut mantan pelatih PSPS, H Abdul Rahman Gurning.

r Kejurda FORKI Riau VI

Dumai Targetkan 5 Emas PEKANBARU(VOKAL)-Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Dumai menerjunkan sebanyak 39 karateka menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate yang tengah berlangsung dari 6-8 April 2012 mendatang di GOR Tribuana, Jalan Dipenogoro, Pekanbaru. Mereka mematok target minimal lima emas pada ajang antar daerah se-Riau tersebut. Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Pengcab FORKI Dumai, Yusrizal Koto (Yusko), Jumat (6/4) saat menghadiri acara pembukaan Kejurda FORKI VI. Dari 58 kelas yang dipertandingkan, FORKI Dumai tidak turun hanya pada kelas senior kata. “Memang presaingan untuk Kejurda ini cukup berat, tapi lima emas optimis bisa kita raih,” terang Yusko. Untuk andalan sendiri dijelaskannya, Pengcab FORKI Dumai lebih menitikberatkan kepada kelas kata junior dan komite. “Se-

mua pengcab memiliki target masing-masing, karena sampai saat ini kekuatan karateka sudah merata secara keseluruhan,” tambahnya. Target lima emas ini difokuskan kepada beberapa karate terbaiknya, yakni Putri Diana, Dwi Putri, Karlin untuk skuad putri. Sementara Fredly , Anton dan Yanto adalah andalan pada skuad putra Dumai. Tidak sekedar fokus ke target saja, Kejurda ini dijelaskan Yusko adalah sebagai ajang uji coba serta memantau kekuatan seluruh tim yang berlaga. “Fokus skuad memang menjadi yang terbaik, tetapi evaluasi dan sekaligus uji coba kekuatan adalah menjadi acuan kita juga,” tutur Yusko. Sementara itu, saat ditanyakan tuan rumah Kejurda FORKI tahun depan, Yusko menyatakan siap jika FORKI Dumai ditunjuk

Australian Open GP Gold 2012

Ganda Putra Indonesia Kembali Bertemu SYDNEY(VOKAL)-Wakil-wakil Indonesia di nomor ganda putra tampaknya harus saling bunuh di Australian Open GP Gold 2012. Markis Kido/Hendra Setiawan harus kembali bertemu wakil Indonesia untuk memastikan tiket final. Bertanding di Sydney Convention & Exhibition Centre, Jumat (6/40, Markis/Hendra memastikan satu tiket semifinal setelah mengalahkan ganda putra Indonesia lainnya, Alvent Yulianto/Hendra Gunawan dua set langsung 21-15, 2115 dalam waktu 24 menit. Di babak semifinal, Markis/ Hendra akan kembali bertemu

rekan senegara, Angga Pratama/Ryan Agung. Angga/Ryan sukses membuat kejutan setelah mampu menumbangkan unggulan kedua asal Jepang, Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata. Angga/Ryan membutuhkan waktu satu jam lebih untuk mengalahkan ganda putra terbaik Jepang itu lewat pertandingan tiga set, 19-21, 21-17 dan 21-19. Sedangkan di nomor tunggal putra, Simon Santoso juga telah memastikan tiket semifinal usai mengalahkan tunggal putra Korea Selatan, Shon Wan-ho lewat laga tiga set, 2115, 12-21 dan 21-10. (bbc/sad)

sebagai tuan rumah FORKI VII. “Kita tentu siap. Karena semuanya juga akan mendapat giliran,” terang Yusko yang juga mengatakan bahwa beberapa waktu lalu FORKI Dumai juga ditunjuk menjadi tuan rumah Kejurda Taku untuk tingkat klub. Untuk target ke depan, Yusko memberikan target yang cukup memungkinkan bagi para karatekanya, yakni target masuk pelatnas. “Kita juga targetkan bahwa karateka kita bisa masuk dalam skuad Riau memperebutkan piala mendagri nantinya,” harap Yusko. Hal senada juga diungkapkan pelatih kepala karate Dumai, Robinson. Dirinya siap jika FORKI Dumai terpilih menjadi tuan rumah berikutnya Kejurda FORKI VII. “Kita sangat menginginkannya. Karena menjadi tuan rumah adalah sesuatu yang membuat

kita bersiap ke arah yang matang lagi,” terang Robinson Roni. Seperti diketahui, Piala Mendagri yang dilaksanakan tiap tahun akan dilaksanakan pada Mei 2012 mendatang. Inilah target yang akan dicapai FORKI Dumai setelah melakukan persiapan yang terbilang cukup lama untuk bisa tampil bagus pada Kejurda ini. (yan)

Yusrizal Koto

PEKANBARU(VOKAL)-Federasi Aero Sport dan Olahraga Dirgantara khususnya cabang paralayang membidik try out di Thailand dengan terjun di Kejuaraan Piala Raja yang akan digelar pekan pertama Mei 2012 ini. Piala Raja ini merupakan agenda tahunan di Thailand untuk memperingati hari lahirnya sanga Raja. Bagi Paralayang Riau sendiri sangat berarti karena pada even ini atlet yang tergabung pada skuad Pelatda Pra PON Riau bisa melihat kemampuannya bersaing dengan pilot-pilot dari Asia sebelum terjun di arena PON yang akan memakai venue Bukit Bungkus Nasi, Kabupaten Rokan Hulu. Pelatih Paralayang Riau, Sugeng Santoso, Jumat (6/4) menyebutkan, ajang ini sangat penting artinya bagi Riau, karena saat Kejurnas Paralayang di Puncak Bogor beberapa waktu lalu gagal dihelat karena cuaca buruk. “Setelah gagal bertanding di Kejurnas di Bogor, Kejuaraan memeperbutkan Piala Raja di Thailand merupakan sasaran kita untuk melihat kemampuan para pilot (sebutan atlet Paralayang, red) Riau yang bertekad merebut dua emas pada PON XVIII mendatang,” katanya. Direncanakan pada even Piala Raja nanti, kontingen Paralayang Riau akan turun full team dengan enam atlet sesuai kuota 100 persen skuad PON Riau. Keenam pilot Riau ini nantinya akan turun di nomor spesialisasinya masing-masing. “Rencananya kita akan turun full team dan untuk target tidak terlalu muluklah, minimal sebagai ajang pengalaman bertanding atlet yang akan bersaing dengan pilot-pilot Asia. Tapi kami pasti akan tampil maksimal,” janjinya. (yan)

ya cukup terkejut dengan hijrahnya sejumlah pemain,” katanya. Pelatih bersertifikat A AFC ini mengutarakan niatnya ingin memboyong sejumlah pemain andalannya saat menukangi PSPS, namun niatnya ini belum diutarakan pada manajemen Persegres. Karena saat ini dirinya tengah fokus dengan penyeleksian pemain asing Australia yang berposisi di lini pertahanan. “Kalau memang manajemen Persegres setuju, ada sekitar empat pemain yang saya incar dan sangat diperlukan di skuad ini,” kata Gurning. Dengan gamblang ayah dari Gerri Tigana Gurning ini langsung menyebutkan, Danil Junaidi, April Hadi, Dedi Gusmawan dan Fajar Handika layak berkolaborasi bersamanya. Ya, empat pemain PSPS ini merupakan pemain yang sangat diandalkan Abdul Rahman Gurning selama menukangi PSPS. Bahkan tiga pemain kecuali Danil JUnaidi tetap merupakan pemain pilihan pelatih Mundari Karya putaran pertama ISL lalu. Namun begitu, Abdul Rahman Gurning yang tiga musim menukangi PSPS prihatin dengan kondisi PSPS saat ini. Karena baginya Pekanbaru sudah dianggap rumah keduanya. Di Kota Bertuah inilah namanya tercatat sebagai salah satu pelatih yang mampu mengangkat pamor PSPS ke kompetisi level atas setelah pelatih Sofyan Hadi yang membawa PSPS berlaga di Divisi Utama Liga Indonesia kompetisi teratas kala itu. (***)

Hoki dan Drumband Batal

Cha-cha Tunggu Putusan Menpora PEKANBARU(VOKAL)-Dua cabang olahraga tambahan yakni hoki dan drumband dipastikan tidak bisa dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012. Kedua cabor ini batal lantaran tidak memenuhi persyaratan yang diberikan kepada mereka. Sementara cabor dansa masih menunggu keputusan dari Menteri Pemuda dan Olahraga, apakan dipertandingan atau tidak di PON nanti. Seperti diketahui, ketiga cabor tersebut diberikan persyaratan untuk tampil di PON yakni minimal daerah yang mendaftarkan diri lima daerah. Tapi, sampai penutupan pendaftaran, Rabu (4/4) pukul 24.00 WIB, dua cabor dipastikan

batal karena tidak menenuhi persyaran tersebut. Hanya saja untuk cabor dansa, dari lima nomor yang akan dipertandingkan, hanya satu nomor yang memenuhi kualifikasi tersebut, yakni nomor cha cha. Hal tersebut diinformasikan oleh Wakil Ketua PB PON XVIII 2012, Ahmadsyah Harrofie, saat dihubungi Harian Vokal, Jumat (6/4). Lima provinsi yang mendaftarkan entry by number untuk nomor cha cha tersebut adalah Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Yogyakarta, Kalimantan dan Jawa Barat sebagai provinsi yang ngotot untuk mempertandingkan cabor ini. “Datanya langsung kita kirim ke

Menpora sesaat setelah penghitungan entry by number tiga cabor tersebut. Hanya nomor cha cha yang harus kita perjuangkan nantinya,” beber Ahamdsyah. Ahamdsyah mengatakan, baik KONI Riau maupun PB PON XVIII 2012 akan terus memantau satu nomor ini. Karena seperti diketahui, penolakan tegas yang dilakukan oleh seluruh kalangan di Riau adalah demi menjaga marwah Bumi Lancang Kuning yang kuat akan budaya islaminya. “Kita akan terus perjuangkan terkait penolakan yang kita sampaikan. Mudah-mudahan Menpora bisa memahami hal ini,” harap Ahamdsyah. (yan)

Sesi Latihan MotoGP Qatar

Ancaman Casey Stoner DOHA(VOKAL)-Tirai MotoGP 2012 akhirnya resmi dibuka dengan sesi latihan pertama di Sirkuit Losail, Qatar, Kamis (5/4) waktu setempat. Casey Stoner memberi ancaman kepada pesaingnya dengan tampil sebagai tercepat dalam uji coba tersebut. Juara bertahan itu mencatat waktu terbaik 1 menit 56.474 detik. Stoner mengungguli Jorge Lorenzo (Yamaha) yang catatan waktunya 0.174 detik lebih lambat. Posisi ketiga ditempati Nicky Hayden (Ducati) disusul Ben Spies (Yamaha). Walau menjadi yang tercepat, Stoner merasa dirinya perlu waktu lagi untuk menyesuaikan diri

dengan motor baru yang lebih berat bobotnya. “Sempat membuat frustasi awalnya. Kami sudah mengembangkan motor dan tiba-tiba peraturan diubah. Kami harus menambah bobot motor 4kg,” kata Stoner. Posisi kedua ditempati oleh pembalap Yamaha Jorge Lorenzo. Sekalipun Stoner mampu menjadi yang tercepat, namun sesi latihan pertama selama 45 menititu, lebih didominasi oleh para pembalap Yamaha. Jorge Lorenzo, Ben Spies, dan pembalap Tech3 Cal Crutchlow terlihat kompetitif dengan motor

1.000cc baru mereka, YZR-M1. Namun, ternyata itu belum cukup untuk menghentikan laju Stoner. Spies akhirnya harus puas menempati posisi keempat di belakang Hayden. Tampilnya Hayden di posisi ketiga ini cukup mengejutkan karena pembalap asal Amerika Serikat tersebut lama absent karena cedera. Sayang, prestasi Hayden tidak diikuti rekan setimnya Valentino Rossi yang masih kesulitan dengan motor Desmosedici GP12. VR46 hanya berada di urutan ke-10 dan tertinggal nyaris satu detik dari Hayden. (bbc/rts/bbs/sad) Perwajahan: ISKANDAR


SABTU

19

HARIAN HARIAN VOKAL VOKAL

7 April 2012/15 24 Maret 2012/1Jumadil JumadilAwal Awal1433 1433HH

Distamben Bakal Tertibkan Biro Instalasi ‘Nakal’ LINTAS Panel Listrik Kantor Bupati Gosong RENGAT (VOKAL)-Kalau Kantor Bupati Indragiri Hulu (Inhu) itu mau aman, segeralah ganti tiga line panel listrik yang ada di sana. Kalau tidak, bisa bahaya. Sebab, satu dari 3 panel itu sudah gosong dan belum diketahui pasti penyebabnya. Salah seorang sumber di lingkungan Kantor Bupati Inhu mengatakan, sejak direnovasi sekitar setahun lalu, sampai sekarang kabel yang terbuat dari aluminium di panel itu masih belum diganti. “Aluminium itu mudah terbakar. Kalau tidak segera diganti bahaya,” ujarnya, baru-baru ini. Aluminium di panel itu lanjut sumber ini akan gampang panas apabila semua ruangan kantor bupati menyalakan mesin pendingin (AC) dan komputer. “Daya di kantor bupati itu sangat besar. Mencapai 66 ribu watt. Saran saya, panel aluminium ini segera diganti dengan tembaga,” pintanya. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Inhu, Khairizal ketika dikonfirmasi mengatakan, kalau soal instalasi di lingkungan Kantor Bupati Inhu bukan gawenya Distamben, tapi bagian umum. “Coba saja tanya ke sana. Gawe kami instalasi luar,” katanya. Sayangnya, ketika Kabag Umum Setdakab Inhu, Abdul Fatah belem bisa dikonfirmasi. Berdasarkan pantauan di lapangan, panel listrik di Kantor Bupati Inhu yang berada di bagian selatan beberapa bulan lalu pernah terbakar.(kbr/zki)

RENGAT (VOKAL)-Bulan ini, Dinas Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) bakal menertibkan izin biro instalasi listrik yang ada di Inhu. Semua izin bakal didata ulang dan biro-biro ‘nakal’ akan segera disikat. “Kami tak mau terus menerus disalahkan kalau ada persoalan listrik di daerah ini,” kata Kabid Ketenagalistrikan Distamben Inhu, Ardi Chan, kemarin. Mestinya, kata Ardi, PLN lah

yang bertanggungjawab soal biro-biro yang tidak becus, bukan malah Distamben. “Dalam Undang-undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, kami hanya sebaga

LAPORAN: OBRIN/INHU

pembina dan pengawas. Jadi urusan listrik justru tanggung jawab PLN dan biro,” katanya. Belakangan, Distamen sering menjadi bulan-bulanan kekesalan warga akibat persoalan listrik yang ada di Inhu. Asal ada masalah, Distamben yang diserang. Biro instalasi bikin ulah, Distamben yang disalahkan. “Kami tak mau terus-terusan diper-

salahkan. Nggak etis, yang punya gawe soal listrik adalah PLN, yang kena getahnya justru distamben,” kata Ardi. Sementara itu, Manager PLN Wilayah Rengat, Agustian ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tak pernah mengeluarkan izin operasional biro instalasi listrik. ”Itu tanggung jawab Distamben Inhu selaku pengawas dan pembina listrik di daerah,” katanya melalui sambungan selulur. Agustian malah mengkaji pula

Undang-undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. Tugas PLN cuma mengalirkan listrik dari jaringan hingga ke KWH meter. Jadi kalau ada masalah antara masyarakat dan biro instalasi, itu tanggung jawab masyarakat dan oknum biro, bukan PLN. “Tugas PLN cuma mengalirkan listrik dari jaringan ke rumah warga. Kalau ada masalah dan ada ulah oknum biro yang nakal, itu tanggung jawab Distamben,” kata Agustian. (kbr/zki)

Tiga Pelaku Curanmor Ditangkap

PASIR PENYU (VOKAL)Tiga pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) yang selama ini meresahkan masyarakat Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berhasil dibekuk petugas Satuan Reskrim Polsek Pasir Penyu bekerjasama dengan Reskrim HERMANSYAH Polsek Lubuk Batu Jaya. Sebelumnya, tiga orang ini juga sudah sering keluar masuk hotel prodeo (tahanan-red) dengan kasus yang sama. Demikian dikatakan Kapolres Inhu AKBP Hermansyah melalui Kapolsek Pasir Penyu Kompol Kukuh Yulianto Widodo yang disampaikan Kanit Reskrim Ipda M Ari Suriya kepada wartawan, Rabu (4/4). Dikatakannya, empat tersangka ini sudah lama menjadi target Polsek Pasir Penyu, karena sudah sangat meresahkan. Mereka bukan hanya melakukan pencurian kendaraan bermotor, melainkan melakukan tindak kriminal tanpa tebang pilih. “Sebelumnya kita mendapatkan informasi pada Selasa pagi (3/4) dari salah satu warga yang melihat tiga tersangka. Dari info itu, anggota Reskrim Polsek Pasir Penyu spontan bergerak menulusuri arah ketiga tersangka tersebut. Tidak lama melakukan penelusuran, salah satu diantara mereka, Badut (25) warga Kelurahan Kembang Harum tertangkap di areal perkebunan PTPN V Sungai Lalak, sekitar pukul 09.00 wib,” jelasnya. Dari keterangan itu, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap dua tersangka lainnya, Tidak lama kemudian, upaya pengejaran pun berhasil. Zainal (32) warga Lubuk Batu Jaya berhasil dibekuk di SP 3 Kecamatan Llubuk Batu Jaya beserta barang bukti (BB) satu unit sepeda motor Supra vit. Nur Arifin atau sering dipanggil Nur (26) yang juga warga Pasir Penyu, Kelurahan Tanah Merah, Nur Arifin alias Nur, berhasil ditangkap di SP 3 Lubuk Batu Jaya bersama barang bukti satu unit sepeda motor jenis Satria FU.(rol/zki)

Sekretariat DPRD

: 0762-91460

Polres

: 0762-91110

Polsek Ujungbatu

: 0762-61110

Polsek Kunto Darussalam

: 0762-62515

Pemadam Kebakaran

: 0852713373707

Kantor Bappeda

: 0762-91530

Kajari Pasirpengaraian

: 0762-91226

Pengadilan Negeri

: 0762-91677

Kantor Pos Pasirpengaraian

: 0762-91221

Rumah Sakit Umum Daerah

: 0762-91777

Bank Riau Pasirpengaraian

: 0762-91260

BRI Pasirpengaraian

: 0762-91161

Bank Mandiri Ujungbatu

: 0762-61147

PLN Ranting Pasirpengaraian : 0762-91260 Penanggung Jawab/Redaktur: ZUKRI SUBAYANG

JALAN SANTAI - Bupati Indragiri Hulu, Yopi Arianto (topi hitam)mengikuti jalan santai di Desa Lambang Sari V, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, beberapa waktu lalu.

HUMAS

Pertamina Lirik Bantu Air Bersih SMAN 2 Pengerjaan Jembatan RENGAT (VOKAL)-PT Pertamina EP Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melalui program corporate social responsibility (CSR) membangun saran air bersih di SMAN 2 Rengat Barat. Anggaran yang dibantua PT Pertamina EP Lirik tersebut sebesar Rp15 juta untuk pembangunan sumur. Kepala SMAN 2 Rengat Barat Tunas Harapan Saragih melalui wakilnya Puji Yono mengungkapkan, saat ini sekolah telah memiliki sumur untuk memenuhi kebutuhan air bersih. “Alhamdulillah, kita mendapatkan bantuan dana sebesar Rp15 juta untuk penggalian sumur serta pembangunan dua buah toilet,” jelasnya kepada Harian Vokal, kemarin.

Puji menjelaskan, sebelum adanya pembangunan sumur ini, biasanya sekolah selalu membeli air bersih kepada PDAM Tirtaa Indra satu tengki dalam dua minggu. Hal ini tentunya juga menambah pengeluaran sekolah. Namun, setelah selesainya dibangun sumur ini, pihak sekolah merasa sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan asir bersih. “Biasanya kita membeli air bersih kepada PDAM Tirta Indra. Dua minggu biasanya kita membutuhkan air satu tengki. Sekarang dengan adanya sumur di sekolah, kita sangat terbantu,” katanya. Puji mewakili pihak sekolah juga mengucapkan rasa terima kasih kepada PT Pertamina EP Lirik, yang telah

bersedia membangun sarana air bersih di SMAN 2 Rengat Barat. “Kita ucapkan terima kasih kepada PT Pertamina EP Lirik,” ungkapnya. Sementara itu, Humas PT Pertamina EP Lirik, Soetomo ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa PT Pertamina EP Lirik telah membantu pembangunan saran air bersih di SMAN 2 Rengat Barat tersebut. Menurutnya, bentuk bantuan yang disalurkan merupakan program CSR dari pihak perusahaan. “Pihak sekolah mengajukan permohonan bantuan pembangunan sarana air bersih, jadi kita bantu. Kalau permohonan sifatnya mendesak, maka akan kita bantu,” katanya.(frs)

Bidan Diminta Sosialisasikan Program KB RENGAT (VOKAL)-Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Yopi Arianto mencanangkan program Bakti Sosial Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Keluarga Berencana (KB) Kesehatan 2012 di Desa Pauh Ranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Inhu, Kamis (5/4). Dalam sambutanya Bupati Yopi menekankan agar para bidan yang bertugas di tengah masyarakat khususnya di pedesaan, diminta dapat lebih mensosialisasikan dan menerapkan program KB. “Dengan pencanangan ini kita harap

para bidan melalui IBI dapat lebih menerapkan program KB di tengah masyarakat, serta meyakinkan masyarakat bahwa program KB merupakan program yang aman bagi kesehatan,” ujarnya. Bila masyarakat sudah merasakan manfaat dari program KB tersebut, tentunya untuk peningkatan kesehatan masyarakat khususnya ibu dan anak dapat dengan mudah diterapkan secara berkisinambungan. Dalam kesempatan itu, Bupati Yopi juga memberikan penghargaan bagi

warga peserta KB teladan, serta warga yang berjasa dalam peningkatan kesehatan di tengah masyarakat. Selain itu, Bupati Yopi juga melihat secara langsung kelengkapan medis di Posyandu setempat serta Puskesmas. Selain dihadiri Bupati Yopi, pencanangan bakti sosial IBI KB Kes tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Inhu Harman Harmaini, Forkominda, para kadis dan kabag dalam lingkup Pemkab Inhu dan camat serta undangan lainya.(rtc/zki)

net

SERAHKAN PIALA - Wakil Bupati Indragiri Hulu, Harman Harmaini menyerahkan piala kepada salah seorang pemenang lomba MTQ, beberapa waktu lalu.

Japura Baru 23 Persen

RENGAT (VOKAL)-Pembangunan Jembatan Sungai Pasir Ringgit, biasa disebut Jembatan Japura yang membentang di Sungai Indragiri penghubung Jalan Lintas Timur (Jalintim) memasuki tahun kedua melalui APBN tahun jamak (multiyears) baru mencapai 23,21 persen. Hal ini mulai menuai kritik dari berbagai kalangan, terutama atas pekerjaan yang telah dilaksanakan. Seperti yang disampaikan anggota DPRD dari Komisi C, Deary Zamora di Rengat, kemarin. ‘’Pekerjaan Jembatan Japura yang dilaksanakan PT Nindia Karya (NK) sangat lamban. Sebab, pada tahun kedua berjalan, pekerjaan masih tahap pemancangan tinggi tebing’’, ujarnya. Menurutnya, selaku kontraktor pelaksana dengan anggaran jelas, pada tahun kedua setidaknya sudah ada pekerjaan di tengah sungai. Ia khawatir pada akhir tahun anggaran yakni 2013 mendatang, jembatan yang sangat mendesak itu masih terbengkalai. Selain itu sebutnya, pekerjaan penimbunan tanah untuk badan jalan menuju jembatan (oprit) diduga tidak sesuai bestek. ‘’Pekerjaan penimbunan tanah dengan cara menumpuk tinggi-tinggi setelah itu baru dipadat. Hal itu akan berpengaruh kepada mutu padat tanah dan dikhawatirkan cepat lonsor,’’ tegasnya. Untuk itu, harapnya, pembangunan Jembatan Japura untuk tetap mengacu kepada bestek yang ada. Sehingga tidak terjadi seperti pembangunan jembatan di beberapa daerah yang mengalami melengkung dan sebagainya. ‘’Anggaran besar, hendaknya betul-betul dapat dinikmati masyarakat,’’ harapnya. Sementara itu Manajer Proyek PT NK, Sugeng Prasetio ketika dikonfirmasi menyebutkan, pembangunan Jembatan Japura sudah dimulai sejak Angustus lalu. ‘’Saat ini pencapaian pekerjaan Jembatan Japura sudah mencapai 23,21 persen,’’ ucapnya. Terkait perkerjaan yang sudah dilakukan pihaknya yakni, telah setelah pemasangan pilar atau tiang pancang di darat. Ke depan pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan pilar pancang di tengah sungai dengan jarak 42 meter per pilar. Karena lebar Sungai Indragiri mencapai 255,5 meter. Ketika ditanya tentang pekerjaan oprit jalan penghubung jembatan, Sugeng mengaku sudah mengacu kepada bestek yang ada. Bahkan dalam ketinggian tumpukan tanah sekitar 20 cm sudah dilakukan pemadatan. ‘’Pada timbunan oprit itu telah dites kepadatannya,’’ terangnya.(rtd/zki) Perwajahan: RINTO HARMIKO


20

HARIAN VOKAL

LINTAS BPPK Nilai Kehadiran Pengunjung Pustaka PANGKALAN KERINCI (VOKAL) -Badan Pengelola Perpustakaan dan Kearsipan (BPPK) Kabupaten Pelalawan saat ini tengah melakukan penilaian terhadap para pengunjung perpustakaan Kabupaten Pelalawan. Berdasar hasil penilaian itu, nantinya warga yang paling sering mengunjungi Pustaka Pelalawan akan diberikan penghargaan oleh Bupati Pelalawan. Hal tersebut diungkapkan Kepala BPPK Pelalawan Tengku Ubaidillah, Jumat (6/4). Dikatakannya, meski pemberian penghargaan bagi pengunjung pustaka tersering itu akan dilaksanakan akhir tahun ini, namun penilaian terhadap pengunjung sudah mulai dilakukan BPPK Pelalawan. "Penilaian dilakukan setiap hari. Meski rentang waktunya masih panjang, namun kami sudah mulai melakukan penilaian dari sekarang hingga bulan November mendatang. Hal ini dilakukan untuk memotivasi agar minat masyarakat Pelalawan mengunjungi perpustakaan untuk membaca buku bisa meningkat," terangnya. Saat ini Perpustakaan Pelalawan sudah memiliki 10 ribu judul buku dari berbagai jenis dan berbagai disiplin ilmu. "Pada tahun ini kami akan melakukan pengadaan sebanyak 2 ribu sampai 3 ribu buku. Pengadaan buku terus dilaksanakan setiap tahunnya untuk menambah khasanah ilmu pengetahuan yang bisa dibaca dan diserap kandungannya oleh masyarakat dan pelajar di daerah ini," ujarnya. Selain itu, dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan pelatihan tentang kearsipan bagi para staf tata usaha yang ada di setiap SKPD Pemkab Pelalawan, kecamatan, lurah dan desa. "Setelah pelatihan bagi staf tata usaha tentang kearsipan itu diberikan, selanjutnya BPPKP Pelalawan akan melakukan memonitor terhadap para pegawai SKPD yang sudah mendapat pembekalan kearsipan tersebut," pungkasnya.(fkh)

SABTU

PELALAWAN 7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

Musrenbang Tingkat Kabupaten Berlangsung Sukses PANGKALAN KERINCI (VOKAL) - Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pelalawan H Syahril mengungkapkan, untuk mendukung koordinasi lintas pelaku pembangunan daerah, menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi dan sinergi, serta menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencaaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan, Pemkab Pelalawan telah melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Pelalawan tahun 2012. LAPORAN:

FARIKHIN/ PELALAWAN

Musrenbang yang dilaksanakan baru-baru ini berjalan lancar sesuai jadwal dan ketentuan yang diagendakan. "Musrenbang yang sukses kita laksanakan itu dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD, red) Kabupaten Pelalawan tahun 2013,"kata Syahril kepada Vokal, Jumat (6/4) di Pangkalan Kerinci. Lebih jauh Syahril menjelaskan, tujuan utama dilaksanakannya Musrenbang adalah untuk

tingkatan untuk diajukan ke tingkat kabupaten,"terangnya. Pelakasanaan Musrenbang itu, katanya, dapat mewujudkan kesamaan pandangan dalam memajukan Kabupaten Pelalawan. Untuk mencapai tujuan tersebut, imbuhnya, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, diantaranya, sistem pemerintahan yang baik, tingkat perekonomian yang stabil, pene-

gakan hukum, kondisi sosial yang stabil, serta politik yang berbudaya. Dengan telah suksenya pelaksanaan Musrenbang tingkat Kabupaten Pelalawan itu, Syahril mengucapkan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang telah turut menyukseskan pelaksanaan Musrenbang , yakni para anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, Sekdakab Pelalawan, para

asisten Setdakab Pelalawan, para staf ahli, seluruh SKPD Setdakab Pelalawan, para camat dan lurah se-Kabupaten Pelalawan, seluruh elemen, kelompok masyarakat, ormas, LSM serta organisasi profesi, perguruan tinggi dan instansi terkait. "Dalam Musrenbang itu Bappeda Pelalawan hanya bertindak selaku penyelenggara saja," pungkasnya. (***)

mengoptimalkan partisipasi masyarakat dan menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien dan efektif dalam kurun waktu satu tahun ke depan. "Pelaksanaan Musrenbang merupakan bentuk perencanaan partisipatif dengan melibatkan seluruh stake holder terkait atau pemangku kepentingan dalam memperjuangkan pembangunan daerah. Musrenbang ini telah dilaksanakan mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, dimana program-program prioritas telah diusung oleh masing-masing

Bupati Direncanakan Buka Pensi OSIS SMKN 1 PANGKALAN KERINCI (VOKAL) - Bupati Pelalawan HM Harris direncanakan akan membuka pentas seni (Pensi) OSIS SMKN 1 Pangkalan Kerinci pada Sabtu (7/4) hari ini. Pensi yang merupakan pertama kalinya digelar OSIS SMKN 1 Pangkalan Kerinci itu akan diikuti seluruh SMK/SMA se-Kabupaten Pelalawan, serta beberapa SMA dari Kabupaten Siak. "Alhamdulillah, meski ini kegiatan perdana OSIS SMKN 1 Pangkalan Kerinci, tapi kegiatan ini diikuti oleh seluruh SMK dan SMA se-Kabupaten Pelalawan, juga beberapa SMA dari Kabupaten Siak," kata Plh Kepala Sekolah SMKN 1 Pangkalan Kerinci Syafi'i, Jumat (6/4). Diungkapkan Syafi'i, ke depannya kegiatan Pensi itu akan menjadi agenda rutin OSIS SMKN 1 Pangkalan Kerinci. Kegiatan yang menampilkan beberapa perlombaan itu akan memperebutkan piala Bupati Pelalawan. "Ke depan kita ingin Pensi ini menjadi kegiatan rutin OSIS SMKN 1 Pangkalan Kerinci, karena yang diperebutkan adalah piala Bupati Pelalawan," ujarnya, seraya menyebutkan Pensi itu akan dilaksanakan selama dua hari, yakni hari Sabtu (7/4) dan Minggu (8/4). Dalam pensi yang mengambil tema 'Dengan Pentas

LINTAS Keluarga Penting Cegah Penularan HIV/AIDS TEMBILAHAN (VOKAL)-Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil) Rosman Malomo mengungkapkan, peranan perempuan dalam keluarga sangat besar untuk memerangi HIV AIDS di Inhil. Penegasan tersebut disampaikan Rosman saat membuka pertemuan dengan stake holders Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB), Kamis (5/4) di aula Hotel Telaga Puri, Tembilahan. "Kegiatan ini penting untuk mengantisipasi, mencegah, serta menanggulangi penularan HIV AIDS di Kabupaten Indragiri Hilir. Peranan perempuan sangat besar dalam melakukan langkah antisipasi, pencegahan dan penanggulangan HIV tersebut," kata Rosman. Rosman juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yg berpartisipasi atas terselenggaranya acara ini. Pertemuan itu bertema "Perangi HIV Melalui Peran Serta Perempuan dalam Keluarga Menuju Inhil Berjaya dan Gemilang 2025". Sekedar diketahui, perkembangan HIV di Inhil cukup tinggi. Mereka yang terdeteksi virus mematikan ini masih berkeliaran di tengahtengah masyarakat, dimana warga lain sangat rentan tertular virus ini.(rtc/del)

Seni Siswa Kita Tingkatkan Prestasi dan Kreativitas serta Intelektualitas Siswa untuk Kemajuan Pendidikan di Kabupaten Pelalawan ini memperlombakan tiga cabang utama, yakni perlombaan band, dance dan fashion show. Untuk perlombaan band hingga Jumat (6/4) telah ada 20 grup band yang mendaftarkan diri. "Untuk dance sudah ada 9 grup yang mendaftar, sementara fashion show sudah 21 orang yang mendaftar," sebutnya. Dia mengharapkan Pensi tersebut dapat memberikan pembelajaran bagi pelajar untuk berani tampil berkreasi dan berkreativitas. Sementara, Ketua OSIS SMKN 1 Pangkalan Kerinci Dwi menerangkan, selain sebagai ajang kreativitas bagi pelajar, Pensi itu diharapkan juga sebagai salah satu mata rantai pergaulan kehidupan yang berbudaya dalam berbagai perspektif dan visi pendidikan secara umum. "Selain itu juga bisa menciptakan hubungan kerjasama di kalangan pelajar, baik secara individual maupun antar sekolah di Kabupaten Pelalawan ini khususnya, dan di Provinsi Riau umumnya, " pungkasnya. (fkh)

FARIKHIN

BUPATI Pelalawan HM Harris membuka Musrenbang Kabupaten Pelalawan 2012 di Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangku Diraja, Pangkalan Kerinci, baru-baru ini.

INDRAGIRI HILIR

PWI Kecam Tindakan Kadis Pertanian Usir Wartawan TEMBILAHAN (VOKAL)-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Indragiri Hilir mengecam tindakan Kepala Dinas Pertanian Inhil Wiryadi Oemardi yang mengusir wartawan Harian Haluan Riau. Aksi pengusiran wartawan Haluan Riau bernama Jumiyardi Ali itu dilakukan Wiryadi saat sang wartawan akan meliput rapat antara Dinas Pertanian Inhil dengan para petani di kantor Dinas Pertanian Inhil, Jumat (6/4) sekira pukul 14.30 WIB. "Kita mengecam aksi pengusiran wartawan yang sedang meliput, karena dalam menjalankan tugasnya wartawan dilindungi Undang-undang No-

mor 40 Tahun 1999 tentang Pers," kecam Sekretaris PWI Inhil Zulfadli, Jumat (6/4). Ditegskannya, perbuatan yang dilakukan Kadis Perta-

nian Inhil itu merupakan pelanggaran karena menghambat wartawan yang akan menjalankan tugasnya, seperti diamanahkan dalam UU 40 Tahun 1999 tersebut. "Seharusnya pejabat bersangkutan menghargai profesi jurnalis yang tengah menjalankan tugasnya demi kepentingan publik. Dalam bekerja, wartawan diatur dalam Pasal 3 UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang berbunyi: 'Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak men-

cari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi," katanya. Menurut kerterangan wartawan Haluan Riau Jumiyardi Ali, saat itu ia datang ke kantor Dinas Pertanian Inhil untuk meliput pertemuan antara Dinas Pertanian Inhil dengan petani. Jumiyardi sempat diajak masuk oleh Kepala Dinas Pertanian Inhil Wiryadi, dimana dalam ruangan pertemuan itu ramai pejabat dan staf Dinas Pertanian Inhil serta petani. Padahal, tambahnya, Kadis

Kecamatan Tembilahan Hulu Gelar Sosialisasi E-KTP

WAKIL Bupati Inhil Rosman Malomo membuka Sosialisasi e-KTP di kantor Camat Tembilahan Hulu, Kamis (5/4) lalu. Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

Pertanian itu yang mengajaknya masuk ke ruangan pertemuan tersebut. Kadis tersebut sempat menanyakan wartawan apa, dijawabnya Haluan Riau. "Tapi kemudian dia pula yang menyuruh saya pergi, saat saya jawab bahwa kartu pers saya tertinggal di rumah," cerita Adi. Menurutnya, perbuatan Kadis Pertanian itu membuat dirinya merasa dipermalukan, karena dilakukan di depan orang ramai. Saat itu juga dia langsung pergi dari Kantor Dinas Pertanian tersebut. (rtc/del)

RTC

TEMBILAHAN (VOKAL)- Wakil Bupati Indragiri Hilir Rosman Malomo pada Kamis (5/4) lalu membuka sosialisasi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di aula kantor Camat Tembilahan Hulu. Dalam pengarahannya Rosman menyambut baik diadakannya sosialisasi tersebut. Menurutnya sosialisasi itu sangat penting untuk memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa penggunaan KTP jenis lama tidak akan dipakai lagi dan digantikan E-KTP. "Kita harapkan seluruh peserta mengikuti sosialisasi ini dengan baik, agar dapat pula mensosialisasikan penggunaan E-KTP ini ke segenap warganya," pesan Rosman. Sementara, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Inhil Dianto Mampanini menjelaskan tentang fungsi dan kelebihan E-KTP. "Penggunaan E-KTP merupakan langkah efektif untuk mempermudah dan merapikan administrasi tentang pendataan penduduk. Dengan E-KTP, seseorang tidak akan bisa mempunyai KTP lebih dari satu. Selain itu, E-KTP juga mempermudah masyarakat untuk mengurus identitas pengenal dirinya," sebut mantan Kepala Bappeda Inhil ini. Berdasarkan data dari Kantor Camat Tembilahan Hulu, penduduk Kecamatan Tembilahan Hulu yang wajib E-KTP berjumlah sekitar 31.000 lebih jiwa, dari total penduduk 40.000 jiwa lebih. Selain dihadiri Wabup, sosialisasi itu dihadiri oleh Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Inhil Dianto Mampanini, Upika Kecamatan Tembilahan Hulu, Camat Tembilahan Hulu yang diwakili oleh Sekcam Tembilahan Hulu, segenap lurah dan kepala desa seKecamatan Tembilahan Hulu, serta para tokoh masyarakat. (rtc/del) Perwajahan: ZULQIFLI


21

KUANSING - KAMPAR SABTU

7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

LINTAS E-KTP, Disdukcapil Jemput Bola ke Desa BANGKINANG(VOKAL)-Pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kampar melakukan jemput bola turun ke desa-desa, untuk mendata warga yang belum rekam data EKTP demi mengejar target pencapaian realisasi. Hal ini diungkapkan Kadisdukcapil Kabupaten Kampar Ranayus Kamis (5/4) di Bangkinang. Dikatakannya, terhitung 2 April 2012, pencapaian E-KTP di Kabupaten Kampar masih 69 persen atau sebanyak 307.166 orang dari 444.799 masyarakat Kampar yang sudah wajib memiliki KTP. “Kunjungan ke desa-desa ini merupakan langkah jemput bola yang dilakukan setiap hari mulai hari ini, agar realisasi E-KTP bisa maksimal pada akhir April 2012 mendatang. Ini harus dilakukan, karena waktu batas perekaman E-KTP sudah semakin dekat,” terangnya.  Desa yang pertama dikunjungi oleh pihak Disdukcapil Kabupaten Kampar yaitu Desa Sei Agung Kecamatan Tapung. Empat petugas dikerahkan untuk mengoperasikan pelaksanaan E-KTP. Di Desa Sei Agung, petugas akan berada di sana selama dua hari. “Kemudian dilanjutkan ke Pandau Jaya, Kecamatan Siakhulu, selama satu hari. Meski kantor kecamatan dekat, namun jumlah penduduk Pandau Jaya sangat banyak, sehingga masih banyak yang belum rekam data E-KTP. Para petugas juga turun ke wilayah Kamparkiri Hulu, yang desanya jauh dari ibukota kecamatan. Di sana akan mereka stand by selama sepuluh hari,” ungkapnya.  Usai di Kamparkiri Hulu, mobil operasional EKTP akan meluncur ke desa lainnya di Kabupaten Kampar sesuai permintaan Camat dan tentunya wilayah yang persentase pencapaian E-KTP masih tergolong rendah. “Kita mengutamakan yang jauh dari ibu kota kecamatan, dan desa yang penduduknya sangat banyak,” terangnya.  Agar suksesnya pencapaian E-KTP ini, dirinya berharap agar masyarakat turut mendukung dengan cara menghadiri undangan/imbauan rekam data yang sudah dibagikan. Sedangkan bagi penduduk yang beberapa bulan lalu sudah diambil datanya, nanti akan dikabarkan bila KTP tersebut sudah bisa diambil. Pihak Disdukcapil masih akan melakukan konsultasi serta menunggu kabar dari pemerintah pusat. (rtc/mza)

GreenBelt Perusahaan HarusDipantau TELUKKUANTAN(VOKAL)-Kawasan sabuk pengaman hijau yang ada di dalam areal perusahaan harus tetap dipantau, apalagi masingmasing perusahaan dalam rencana kerja tahunan atau RKT selalu memprogram adanya kawasan-kawasan hijau, kawasan hunian, dan kawasan konservasi lainnya. Demikian dikatakan Ketua Pusat Kajian Pembangunan Daerah Sujadi, Rabu (4/4) di Teluk Kuantan. Penegasan tersebut disampaikannya karena program konservasi, green belt, dan kawasan hunian yang ada dalam RKT perusahaan disinyalir jauh berbeda bila dibandingkan dengan kondisi di lapangan. Contohnya masalah green belt di areal sungai. Menurut ketentuan yang ada, di sisi kiri dan kanan sungai seharusnya bebas dari tanaman baik HTI dan perkebunan. Hal ini untuk memberikan dukungan keanekaragaman hayati yang ada di sekitar sungai. “Kalau hewan dalam rangka reproduksi kadang-kadang menggunakan habitat asli untuk bisa melakukannya,” ujar Sujadi. Kenyataannya di areal perkebunan dan HTI yang ada di Kuansing, sebagian besar sungaisungai yang ada baik kecil maupun besar sudah ditanami tanaman hingga ke bibir sungai, sehingga tidak ada lagi kawasan green belt. “Ini pelanggaran, baik UU Kehutanan, Perkebunan dan lingkungan hidup,” ujarnya. (hlr/mza)

HARIAN VOKAL

r Gedung SDN 020 Pangkalan Baru Memprihatinkan

Sekolah Paling Buruk di Siak Hulu SIAKHULU(VOKAL)-Bupati Kampar Jefry Noer seakan dibuat malu dengan dunia pendidikan di Kabupaten Kampar saat ini. Betapa tidak, cerita miris tentang gedung sekolah yang tidak layak terus bermunculan. Selain SDN 032 Tapung, kondisi fisik SDN 020 Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, juga sangat memprihatinkan dan dianggap sebagai sekolah paling buruk di Siak Hulu. Pemeritah Kabupaten Kampar saat ini masih melakukan pembahasan Ranperda Dana Cadangan sebesar Rp25 miliar dalam 2 tahun anggaran untuk pembangunan Sekolah Unggulan Terpadu. Program tersebut banyak disanjung berbagai pihak. Tapi secara tidak sadar, Bupati Kampar H Jefri Noer mungkin tidak mengetahui atau lupa bahwa kondisi fisik SDN 020 Pangkalan Baru, sungguh sangat membuat miris jika dipandang mata. Bangunan sekolah yang dibangun sejak tahun 1995 ini, jauh dari sentuhan pembangunan di bidang pendidikan, padahal sekolah ini sudah ada sejak tiga tahun sebelum era reformasi bergulir. Presiden, gubernur sampai bupati pun sudah beberapa kali silih berganti. Rasa keprihatinan diungkapkan Alamsah, warga Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu kepada wartawan, Kamis (5/4) malam. Diceritakannya, kondisi fisik SDN 020 Pangkalan Baru sangat tidak layak sebagai sebuah sekolah, terlebih di daerah kaya raya seperti Riau. “Namun kenyataannya, sekolah tersebut mau tak mau harus tetap dioperasikan, karena anak-anak masyarakat di sini

harus tetap belajar untuk masa depannya. Dinding sekolah terbuat dari kayu seberan, seperti sisa-sisa kayu dari sawmil,” imbuhnya. Dipaparkannya, dinding sekolah dari papan seberan tersebut jauh dari standar kelayakan sebuah sekolah milik pemerintah. Tidak cukup sampai di situ, papan-papan tersebut terpasang merenggang sehingga menimbulkan spasi cukup besar pada dinding. Dinding papan disusun sedemikian rupa karena keterbatasan bahan. “Sekolah ini terdiri dari enam lokal. Ada empat lokal yang dindingnya terbuat dari papan. Dua lokal lainnya kondisinya agak lumayan bagus. Satu lokal untuk ruang guru dan kepala sekolah, satu lokal lagi tempat belajar siswa/i kelas V dan VI. Kelasnya disekat dengan triplek,” lugasnya. Menurut Alamsah yang juga Ketua KNPI Siak Hulu ini, SDN 020 Pangkalan Baru merupakan sekolah yang paling buruk se-Kecamatan Siak Hulu. Padahal jaraknya hanya sekitar 3 kilometer dari ibukota Kecamatan. “Sekolah ini paling hancur dan paling parah,” ujarnya. Dikatakannya, pihaknya hanya bisa menyampaikan kondisi

ROL

SEKITAR 6 orang siswa-siswi SDN 020 Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, tetap semangat belajar meskipun ruang kelas tempat mereka menimba ilmu terbuat dari papan seberan. Foto diambil Kamis (5/4).

sekolah itu kepada pihak terkait yakni Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar. Menurutnya, sekolah tersebut sudah sangat layak untuk mendapatkan sentuhan perbaikan. Namun sejauh ini masih belum ada tanggapan. Kepala Sekolah SDN 020 Pangkalan Baru, Salim menerangkan bahwa di sekolah yang dipimpinnya ini, ada sekitar 60 anak murid yang menimba ilmu.

r Desak Tangguhkan Penahanan Kades

Warga Bencah Kelubi Datangi Polres Kampar BANGKINANG(VOKAL)-Sekitar 50 warga Desa Bencah Kelubi, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, menggelar aksi damai di depan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Kampar di Jalan Prof M Yamin Bangkinang, Kamis (5/ 4) sejak pukul 11.00 hingga pukul 12.30 WIB. Maksud kedatangan mereka yaitu meminta polisi

menangguhkan penahanan Kepala Desa (Kades) Bencah Kelubi Zul Anizar yang disangka terlibat korupsi alokasi dana desa (ADD) tahun anggaran 2009/ 2010, dan dana block grant tahun 2008. “Kami minta kepada bapak polisi untuk dapat menangguhkan penahanan kepala desa ka-

RTC

PERWAKILAN warga Desa Bencah Kelubi, Kecamatan Tapung, sedang berunding dengan pihak Kepolisian Resor Kampar di Mapolres Kampar, Jalan Prof M Yamin Bangkinang, Kamis (5/4) sekitar pukul 11.00 WIB.

mi, agar beliau dapat menjalankan tugas untuk kelancaran roda pemerintahan di desa kami,” ungkap Jefrizal Korlap aksi tersebut. Kapolres Kampar AKBP Trio Santoso menanggapi aksi demo tersebut, menyatakan bahwa penahanan Kades Bencah Kelubi dilakukan sejak 29 Maret 2012 untuk kelancaran pelaksanaan penyidikan. Dalam melakukan penahanan tersebut, penyidik sudah melalui pertimbangan matang terutama terkait kelancaran pemeriksaan. “Aspirasi warga meminta penangguhan penahanan terhadap ZA merupakan hal yang wajar. Kita akan mempertimbangkan aspirasi tersebut, karena perlu pertimbangan matang dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” terangnya. Kata Kapolres, ZA dijadikan tersangka kasus korupsi ADD tahun 2009/2010 dan block grant tahun 2008 dengan total kerugian negara diduga mencapai Rp90 juta. “Kita lihat saja nanti bagaimana proses hukumnya, yang penting saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka,” pungkasnya. (rtc/mza)

Meski kondisi sekolah sangat memprihatinkan, proses belajar dan mengajar tetap dijalankan. “Kelebihannya, jauh dari kebisingan. Karena berada di tengah perkebunan kelapa sawit,” papar Salim saat dikonfirmasi di hari yang sama. Menurut Salim, berbagai cara untuk memperjuangkan perbaikan sekolah dengan tujuh tenaga pengajar sudah dilakukan. Misalnya, disampaikan dalam musrembang dan mengajukan proposal. Namun tampaknya pihak pemerintah belum bereaksi positif. “Mungkin karena belum

waktunya,” sindirnya sambil tertawa. Sementara itu Anggota DPRD Kampar dari Daerah Pemilihan Kampar III, Purwaji mengaku dirinya sudah mengetahui informasi tentang sekolah itu lewat tautan dinding jejaring sosial facebook. Ia menyayangkan sikap pemerintah yang tidak tanggap terhadap buruknya infrastruktur pendidikan. “Padahal tidak butuh biaya yang banyak untuk membuat sekolah itu cantik dan layak dijadikan tempat belajar,” tuturnya. (rol/mza)

Pemilik Warung Miras Laporkan Anggota Dewan TELUKKUANTAN(VOKAL)-Niat baik anggota DPRD Kuansing Andi Nurbai untuk menertibkan kedai minuman keras yang telah meresahkan warga, berbuntut pelaporan dirinya ke Polres Kuansing oleh seorang pemilik warung miras Nurhayati Boru Raja Gukguk, karena dianggap telah melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan. Insiden terjadi saat Andi Nurbai merespon keresahan warga akan maraknya kasus pencurian dan warung tuak di sekitar SPBU Kebun Nenas, Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, tak jauh dari Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuansing. Andi bersamasama para pemuda akhirnya mengintensifkan ronda malam dan menertibkan warung tuak tersebut. Ketika melakukan penertiban tersebut, Andi mengakui sempat terjadi sedikit insiden di warung tuak milik Nurhayati Boru Raja Gukguk, karena ketika itu pemi-

lik warung menolak untuk ditertibkan. Hal inilah yang akhirnya membuat pelapor mendatangi Polres Kuansing dengan kasus perbuatan tidak menyenangkan. Kapolres Kuansing AKBP Wendry Purbiantoro melalui Kasat reskrim Iptu Tryanto, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya membenarkan laporan tersebut. “Yah, kita memang telah menerima laporan tersebut. Kita memegang prinsip, semua orang sama di mata hukum. Laporan tersebut kita tindak lanjuti, dan sekarang kasus ini sedang dalam tahap pengembangan,” tutur Tryanto, Rabu (4/5). Tryanto mengaku belum melakukan pemanggilan terhadap terlapor. “Yang bersangkutan memang belum kita panggil, karena sekarang kita masih dalam tahap pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti serta pemeriksaan saksi-saksi,” terangnya. (hlr/mza)

P L A Z A F U R N I TURE

Menyediakan berbagai sofa, lemari makan, perlengkapan kamar, meja belajar, dan perabotan rumah tangga lainnya. Dengan kualitas terbaik. Alamat : Jl. B. Kemulyaan No. 83 Dumai Telp : 0765 7000 233

DUNIA DIGITAL Computer & Electronik Equipment Hubungi : Jl. Hasanuddin / Ombak Telp. (0765) 439997 / 439978 Dumai TANAKA ELECTRONIC

Menjual : Berbagai Macam Perlengkapan Elektronik Audio Video Jl. Diponegoro/Sukajadi No. 124 Telp. (0765) 36571 Dumai

Penanggung jawab/Redaktur: MARZULI ADI

JAMU SEHAT PRIA

ICHA SALON & KARAOKE Gunting, cuci, kriting, cat rambut, creambat, bonding, smoting, masker, toning, facial. Juga menerima kursus salon Alamat: Jl. Hasanuddin/Ombak Dumai

Kapsul “Urat Madu” Obat Kuat & Tahan Lama. Depkes 053348661. Aneka Sablon Jl. Nangka 2 Dumai Harga Perdus Rp.100rb. 1 Sachet 2 Kapsul Rp.20rb. Hub: 0852 78766357

KEDAI KOPI SULI Menyediakan : -Mie Hok Kien -Mie Kangkung Belacan -Mie Ayam/Pangsit -Mie Pangsit Goreng -Lo Mie/Fumi/Siram/Goreng -Bubur Ayam Hongkong -Nasi Capcai -Nasi Goreng Sea Food -Cap Cai Goreng/Kuah -Kwetiau Siram Sea Food Pesan Antar Jl. Belimbing No. 100 D Pekanbaru Telp. 0761 7755 662

PACIFIK AUDIO

Menjual : Accesoris Mobil, Variasi, Audio, Kaca Film, Jok Mobil, Salon Luar & Dalam, AC Mobil dll Alamat: Jl. Diponegoro/Sukajadi No.92 Dumai - Riau

Perwajahan : PEPEN PRENGKY


22

SABTU

HARIAN VOKAL

EDUKASI

7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

RUU PTN Disahkan 10 April

LINTAS Donatur Pendidikan Diberi Potongan Pajak JAKARTA (VOKAL) - Demi menggali potensi dana untuk optimalisasi peran perguruan tinggi, pemerintah cerdik membidik peluang. Buktinya, dalam Rancangan Undang-Undang Pendidikan Tinggi (RUU-PT) diatur mengenai apresiasi yang akan diberikan pemerintah pada pelaku industri yang berdonasi ke perguruan tinggi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, dalam RUU-PT, diatur tentang kesempatan mendapatkan potongan pajak bagi mereka yang menyumbang kepada perguruan tinggi. Terobosan ini ditempuh lantaran dia yakin bahwa kebijakan tersebut akan memberikan stimulasi agar pelaku industri lebih aktif menyumbang ke perguruan tinggi. "Pemerintah akan atur penghargaan berupa pemotongan pajak bagi perusahaan yang menyumbang untuk perguruan tinggi," kata Nuh, kemarin. Ia menegaskan, semuanya diatur dalam RUU-PT Pasal 86 Ayat 2. Selain berlaku untuk dunia usaha dan industri, kata Nuh, kebijakan ini juga berlaku untuk perorangan. "Kalau sampean mau nyumbang, ya silakan, nanti akan dapat insentif pajak," ungkapnya. (kcm/bos)

JAKARTA (VOKAL) - Masih belum tercapainya kata sepakat soal pembiayaan dan tata kelola perguruan tinggi negeri (PTN) membuat DPR menunda pengesahan Rancangan Undang-Undang Perguruan Tinggi (RUU PT) hingga 10 April mendatang. Rencananya, RUU ini disahkan hari ini.

Anggota Komisi X DPR Rully Chairul Azwar mengatakan, hingga saat ini masih belum banyak pihak yang memahami beberapa isu dalam RUU PT. Salah satunya ialah status internasionalisasi perguruan tinggi yang dapat mengancam posisi kampus Tanah Air dengan masuknya perguruan tinggi asing ke Indonesia. Selain itu juga masih dipegangnya pendidikan agama oleh Kementerian Agama padahal harus satu tangan di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Akan tetapi dua isu yang krusial dalam RUU PT hingga pengesahannya ditunda, terangnya, ialah banyak yang menyamakan tata kelola otonomi dengan badan hukum yang mengarah ke komersialisasi. Padahal dalam opsi otonomi sudah ada batasan-batasan pengelolaan keuangan yang tidak boleh dilanggar PTN. Selain itu nanti

akan ada peraturan pemerintah yang mengatur hal-hal teknisnya. "Kebetulan juga ada masa reses sehingga kami bisa membahasnya secara hati-hati dan sempurna," kata Rully, kemarin. Politikus dari Fraksi Golkar ini menyebutkan, pembahasan yang alot juga terjadi pada isu pembiayaan sehingga masyarakat tidak terbebani dengan tarif yang tinggi. Dalam hal pembiayaan ini DPR meminta pemerintah untuk memberikan subsidi untuk biaya operasional. Pemerintah juga harus mematok biaya pendidikan dalam batasan tertentu sehingga ada keleluasaan bagi masyarakat kecil. Selain itu juga diperlukan anggaran riset senilai 2,5 persen dari anggaran fungsi pendidikan. Namun usulan anggaran riset itu mental dan keduanya setuju anggaran riset diambil 30 persen dari biaya operasional perguruan tinggi.(ozc/bos)

INT

PEDULI GURU PAUD-Artis yang juga pemerhati pendidikan, Yessy Gusman (tengah) bersama Ketua PKK Kota Tegal, Rosalina Ikmal Jaya (kanan) memberikan sambutan kepada sejumlah guru paud saat seminar pendidikan paud di Tegal, Jateng, Jumat (6/4). Pemerintah dan orangtua murid diharapkan turut memberikan perhatian dan kepedulian kepada para guru paud yang hingga kini belum sejahtera.

Dosen Bahasa Indonesia di Ausie Bergaji Rp1 M NET

MELEK INTERNET-Sejumlah anak mengakses internet dari komputer yang disediakan pemkot di kawasan pemukiman kumuh Kelurahan 3-4 Ulu Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (5/4). Sarana tersebut disediakan merupakan bagian dari program gemar membaca dan melek internet

JAKARTA (VOKAL) - Mau menjadi dosen bahasa Indonesia, dengan gaji 1 miliar rupiah per tahun di Australia? Bila Anda memiliki kualifikasi Doktor di bidang humaniora atau Ilmu Sosial berkenaan dengan Indone-

sia, silakan melamar untuk menjadi dosen di Unversitas New South Wales di Akademi Pertahanan Australia di Canberra (UNSW@ADFA). Pendaftaran dibuka mulai sekarang sampai 23 April mendatang, dan calon yang diterima akan mulai mengajar 1 Juli 2012. Gaji yang ditawarkan

untuk menjadi dosen di sana adalah antara 84 ribu-100 ribu dolar Australia (antara Rp800 juta-Rp1 miliar). Menurut laporan koresponden Kompas di Australia, L. Sastra Wijaya, posisi pengajar penuh waktu ini diharapkan akan mengajar bahasa Indonesia dan memperkuat penelitian dalam bahasa Indonesia, dan studi

mengenai Indonesia di universitas tersebut. UNSW@ADFA adalah sebuah sekolah untuk para taruna angkatan bersenjata yang berkedudukan di Canberra. Informasi selengkapnya bisa dilihat di tautan http:// hr.unsw.adfa.edu.au/employment/index.html Kesempatan untuk menjadi dosen Bbahasa Indonesia di Aus-

tralia tampaknya semakin langka belakangan ini, karena minat untuk belajar bahasa Indonesia di kalangan warga Australia menurun, menurut salah seorang ahli masalah Indonesia, Greta NabbsKeller baru-baru ini. Padahal menurut Nabbs-Keller, keahlian mengenai Indonesia sebenarnya sangat penting bagi keamanan nasional Australia. (kcm/bos)

n Dinas Pendidikan Jatim Larang Siswi Hamil Ikut UN

"Jika Dibolehkan, Dikhawatirkan Banyak Siswi Hamil Sebelum Lulus" DINAS Pendidikan (Dindik) Jawa Timur melarang siswi hamil mengikuti Ujian Nasional (UN). Alasannya keberadaan siswi hamil melanggar aturan norma dunia pendidikan. Kepala Dindik Jawa Timur Harun mengatakan, keberadaan siswa hamil mencoreng dunia pendidikan. Jika siswi hamil diizinkan ikut UN maka bisa menabrak hakikat pendidikan di Indonesia. Dalam konteks pendidikan, sekolah tidak hanya menekankan kog-

Penanggung Jawab/Redaktur: BUDI SUSENO

nitif anak, tetapi juga mendidik mental dan proses pengenalan perilaku norma serta nilai. "Jika siswi hamil tetap diperbolehkan mengikuti UN, proses pendidikan di sekolah tidak berhasil. Nanti dikhawatirkan banyak siswi yang hamil sebelum lulus," katanya. Harun berjanji akan tegas dengan kebijakannya. Karena jika siswa hamil diberi toleransi satu kali saja untuk mengikuti UN, maka pada tahun berikutnya akan membuka kemungkinan untuk siswi lain melakukan hal yang sama. "Kita bisa melihat, usia sekolah bukan usia yang secara psikologis siap untuk meni-

kah. Karena itu usia menikah pun ditentukan oleh pemerintah. Tentunya siswi yang hamil kemungkinan besar hamil di luar nikah dan itu sudah melanggar nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat," katanya. Meski begitu, para siswi yang hamil bukan berarti tidak bisa mendapatkan ijazah sebagaimana temannya. Mereka masih bisa mengikuti program paket. Selain itu, setiap sekolah pasti memiliki ketentuan sendiri-sendiri. Biasanya siswa yang hamil, akan dikeluarkan dari sekolah. Namun jika ada yang tidak dikeluarkan siswi tersebut tetap tidak diperbolehkan mengikuti UN. Jika sudah melahirkan siswi tersebut baru diperbolehkan mengikuti program paket. "Meski mereka bermasalah, kami tetap berkewajiban memberi solusi pada pendid-

ikan mereka. Setelah mereka melahirkan, tetap bisa melanjutkan ujian dengan mengikuti program paket," tutur Harun. Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan Jatim Zainuddin Maliki menolak kebijakan larangan siswi hamil ikut UN. Karena larangan itu tidak memiliki ketentuan yang bisa dijadikan dasar untuk melarang. Larangan itu dinilainya sebagai sebuah kesalahan. "Namun mungkin mereka bisa disebut tidak lulus," tuturnya. Ketidaklulusan tersebut bukan karena mereka tidak bisa mengikuti UN, tapi bisa karena dari penilaian yang lain mereka kurang. Karena dilihat dari aturan syarat peserta UN tidak ada yang menyebutkan bahwa siswi hamil tidak boleh ikut UN. "Kan tidak ada ketentuan yang jelas, makanya seharusnya boleh ikut ujian," paparnya. (ozc/bos)

Perwajahan: ZULQIFLI


ANDALAS SABTU

23

HARIAN VOKAL

7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

LINTAS Gempa 4,7 SR Goyang Tapanuli Tengah

MEDAN(VOKAL)-Gempa berkekuatan 4,7 skala richter (SR) terjadi di kawasan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (6/4) pukul 13.28 WIB. Kepala Bidang Pelayanan Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan Hendra Suwarta mengatakan, lokasi gempa tersebut berpusat di 1,99 lintang utara dan 98,01 bujur timur. Dari pantauan BMKG Wilayah I Medan, gempa tersebut berada di 43 Km barat daerah Barus. Sedangkan kedalaman gempa itu mencapai 10 Km di bawah permukaan laut. Dari perkembangan situasi pascagempa, BMKG Wilayah I Medan belum mendapatkan informasi mengenai kerusakan yang diakibatkan peristiwa itu. Hendra juga menyebutkan jika gempa tersebut tidak menimbulkan potensi tsunami. "Gempanya relatif kecil," ucapnya. (mic/mal)

BNN Tangkap 4 Pengedar Narkoba

BATAM(VOKAL)-Sepak terjang Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali membuahkan hasil dengan menangkap empat orang tersangka pengedar narkoba serta menyita barang bukti sabu 6,2 kilogram di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Brigjen Pol Benny Joshua Mamoto sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Pemberantasan BNN di Batam, Kamis (5/4), membeberkan operasi penangkapan bekerja sama dengan Polda Kepri pada 1 April silam. Penangkapan dilakukan di depan Hotel Pasific, Batam. Tiga pelaku ditangkap yakni D, R, dan MR, dengan barang bukti sabu 2,5 kilogram. Menurut Benny, penangkapan itu kemudian mengarah ke tersangka lain yakni M dan akhirnya M ditangkap di Pelabuhan Sekupang. Dari tempat tinggal M ditemukan bukti sabu seberat 2,5 kilogram. (mic/mal)

Indra Azwan Siapkan Surat Wasiat

BANDAR LAMPUNG(VOKAL)-Indra Azwan (53), pengelana Malang-Jakarta yang kini bertekad melanjutkan jalan kaki ke Mekkah, ternyata sudah menyiapkan sebuah surat wasiat. Apa isi surat wasiat itu? "Jika terjadi sesuatu dalam menjalankan misi ini, yaitu mati tidak wajar atau dibunuh, tolong serahkan mayat saya ke Istana. Serahkan kepada Presiden, jangan dimandikan atau dikafankan. Jika tidak keberatan, kuasa hukum saya, LBH Jakarta, ikut hadir menyerahkan jenazah saya," ujar Indra Azwan, si "Singo Edan", membacakan isi surat wasiat itu. Pada, Jumat (6/4) ini, posisi Azwan dan pendampingnya, Pudji Kristianto, berada di Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Mereka berjalan kaki menyusuri Sumatera sejak Minggu pekan lalu. Lantas, mengapa Azwan sampai membuat surat wasiat ini? "Otomatis, risiko perjalanan saya ini tinggi. Seperti halnya Munir yang mencari kebenaran. Apa saja bisa terjadi terhadap orang kecil seperti saya yang mencari kebenaran," ujar dia kemudian. Ia mengatakan, surat wasiat ini dibuat menyusul tantangannya terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Pak SBY tidak berani temui saya. Sekarang biar saya berjalan kaki ke Mekkah. Biar orang luar negeri tahu, bobroknya keadilan di negeri ini," ujarnya. (kps/mal)

Kampanye Berakhir, Aceh Masa Tenang ACEH(VOKAL)- Kampanye Pilkada Aceh telah berakhir, Kamis (5/4) dan kini sudah masuk pada masa tenang. Pemilihan akan digelar, Senin (9/4). Namun dari pantauan, baliho dan poster kandidat calon kepala daerah masih terpasang di sejumlah tempat baik di perkotaan maupun di pedesaan di Aceh. Anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Aceh, Askalani mengatakan sesuai dengan aturan, di masa tenang ini harusnya tak ada lagi poster maupun baliho kandidat yang terpasang di tempat-tempat umum. “Dalam aturan harusnya sejak pukul 23.59 WIB Kamis malam semua atribut kampanye sudah bersih, tapi ini masih terpasang,” katanya, Jumat (6/4) kemarin. Dia mengaku, di beberapa pusat kota, beberapa kandidat memang sudah mulai membersihkan. Namun di pedesaan, atribut

panye, Panwaslu Aceh telah menerima 57 kasus intimidasi dan kekerasan. Kasus itu didominasi oleh pergesekan antar

pendukung masing-masing kandidat ketika kembali dari lokasi kampanye. “Lima kasus diantaranya adalah pidana pemilu

yang telah kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya. (vvn/mal)

kampanye masih terpasang. Menurutnya sesuai aturan, kandidat yang masih melakukan kampanye termasuk menempatkan alat peraga kampanye di tempat umum di masa tenang diancam hukuman penjara paling lama 3 bulan. Selain itu juga diancam denda paling banyak Rp1 juta. “Kemarin sudah kami surati semua kandidat agar menertibkan alat peraganya. Kami sedang menginventarisir berapa banyak alat peraga yang masih terpajang untuk segera memprosesnya,” ujarnya. Panwaslu Aceh akan bekerjasama dengan pihak penertiban untuk membersihkan tempat-tempat umum dari alat peraga. Selain itu, selama masa kam-

Semen Padang Gelar UMKM Ekspo PADANG(VOKAL)-Untuk menggairahkan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Sumatera Barat, PT Semen Padang bekerjasama Dewan Kerajinan Nasional Daerah, serta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat mengadakan pelatihan manajemen UKM terhadap 115 calon mitra binaan PT Semen Padang. Kegiatan ini akan dirangkaikan dengan UKM Ekspo serta UKM Award yang bertempat di Pangeran Beach Hotel, Padang. "Acara ini sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PT Semen Padang ke 102. Melalui Biro CSR dan Lingkungan PT Semen padang acara ini didedikasikan sebagai bentuk kepedulian PT SP terhadap UMKM Sumatera Barat," kata Apriliono Budi, Direktur Keuangan PT SP yang membuka acara ini, Jumat (6/4). Dikatakan Budi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan lokomotif kebangkitan UMKM Sumatera Barat untuk bisa lebih berkembang dan mempunyai kretivitas yang handal sehingga

menghasilkan produk kerajinan yang punya daya saing di pasar industri kerajinan. "UKM Ekspo ini diikuti oleh semua kabupaten/ kota seSumatera Barat yang menempati 25 stan. Semua menampilkan produk UKM, mulai dari kerajinan menyulam dan produksi sepatu dan sandal serta kreasi produk berbahan baku kulit lainnya, keragaman produk makanan serta jajanan jajanan khas daerah masing-masing juga ditampilkan," kata Budi. Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat, Ahmad Kharisma menyambut baik kegiatan tersebut. Menurut Ahmad Kharisma, kegiatan ini akan memberikan motivasi bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah, dan diharapkan akan memacu pertumbuhan UMKM di Sumatera Barat. "Pemerintah provinsi berharap selain PT Semen Padang juga akan ada gagasan serupa dari BUMN dan BUMD yang ada di Sumatera Barat untuk lebih memberikan perhatian terhadap UKM," harapnya. (pmc/mal)

INT

BALIHO partai peserta Pemilu di Kabupaten Aceh Selatan, Jumat (5/4) masih marak, padahal sejak Kamis (4/4) sudah masa tenang.

Warga Dukung Agusrin Dieksekusi di Bengkulu

BENGKULU(VOKAL)-Sebagian besar warga di Bengkulu setuju Gubernur Bengkulu nonaktif Agusrin Maryono Najamudin dieksekusi di daerah itu karena keamanannya akan terjamin. "Aksi pro dan kontra Agusrin dieksekusi di Bengkulu terus menjadi perdebatan sengit padahal itu wacana memperburuk situasi Bengkulu," kata seorang warga Bengkulu Jhoni di Bengkulu, Jumat (6/4). Ia mengatakan, ada pihak yang berpendapat eksekusi di Bengkulu akan mengancam keamanan Agusrin sendiri dan ada juga kelompok lain beranggapan pemikiran ter-

sebut terlalu berlebihan. "Negara ini adalah negara hukum, mana ada orang mau mengancam keamanan Agusrin itu, alasan yang dibuat-buat saja biarkanlah dia dieksekusi di Bengkulu," katanya. Kapolda Bengkulu Brigjen Polisi Burhanudin Andi di tempat terpisah menyatakan, jika Gubernur non aktif Agusrin M Najamudin dieksekusi di Bengkulu dijamin aman. Hal itu terlihat, menjelang eksekusi Agusrin kondisi Bengkulu dalam keadaan kondusif dan belum terdeteksi hal-hal yang dapat mengancam keamanan daerah meski pun ada yang me-

nyatakan pro dan kontra itu hal biasa. Ia mengatakan, sejauh ini kepolisian terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait di antaranya Pemprov Bengkulu dan kejaksaan dalam upaya menciptakan situasi kondusif jelang eksekusi mantan orang nomor satu di Bengkulu itu. Kapolda juga mengimbau agar pihak-pihak yang berseberangan untuk tetap menahan diri serta mengedepankan rasionalitas dalam bertindak, sehingga tidak melanggar norma-norma yang berlaku. (mic/mal)

Buruh Perkebunan Tuntut Kenaikan Upah BENGKULU(VOKAL)-Buruh perkebunan di Provinsi Bengkulu menuntut kenaikan upah minimum regional setempat dari Rp930.000 menjadi Rp1.069.500 per bulan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. "Bila tetap bertahan pada upah sekarang, tidak mencukupi kebutuhan keluarga setiap bulan karena seluruh kebutuhan bahan pokok sudah naik," kata Ketua Serikat Pekerja Pertanian Perkebunan

Provinsi Bengkulu Feriyadi, di Bengkulu, Jumat (6/4). "Usulan tersebut sudah kami sampaikan kepada Pemprov Bengkulu beberapa waktu lalu karena faktanya saat ini harga bahan pokok telah melambung naik," katanya. Ia menilai, isu kenaikan bahan bakar minyak (BBM) selama ini makin menyulitkan rakyat kecil karena faktanya tidak jadi dinaikkan tapi seluruh

bahan pokok sudah naik lebih dulu. Meski harga BBM batal dinaikkan pemerintah, namun harga bahan pokok sudah tidak terkendali, sehingga upah minimum yang diterima buruh saat ini tidak mencukupi. "Melihat kondisi tersebut, sudah sangat layak pemerintah daerah menaikkan upah untuk buruh perkebunan karena penghasilan saat ini sudah tidak mencukupi

untuk menghidupi keluarga," kata dia. Sedangkan penghasilan sektor perkebunan di Bengkulu saat ini menjadi primadona utama menyumbang pajak dan pendapatan daerah karena harga produksi perkebunan rata-rata sudah naik. "Usulan kenaikan upah tersebut kami sampaikan kepada Asisten I Pemprov Bengkulu dan bidang kesejahteraan rakyat beberapa waktu lalu,"

katanya. Asisten I Pemprov Bengkulu Mardiansyah berjanji, usulan serikat buruh itu akan dibahas bersama dan memerlukan waktu beberapa pekan ke depan. "Pemerintah daerah sudah memaklumi dengan kenaikan bahan pokok sekarang ini akan menyulitkan para buruh dan masyarakat kecil, mudah-mudahan usulan itu bisa terwujud dalam waktu dekat," ujarnya. (mic/mal)

AZWAN, saat melintas di Lampung, Jumat (6/4) kemarin.

KESEHATAN / KECANTIKAN / PIJAT / LULUR

ELEKTRONIK

SERVICE

PERCETAKAN

PEMBIAYAAN

Hughes Antena Februari Ceria, Sekarang Pasang Indovision, TopTV & Yes TV Cuma 60 Rb. Hub : 0852 6580 8932/62921 (bs luar kota & No. sms)

Service Panggilan Mesin Cuci, Kulkas, Frezeer, TV, Amplifier, stabilizer, Sound system, kipas angin, instalasi listri dll. Hub : 0812 7518 6233, Bergaransi

Okervision PKU (group MNC) Skr psg hanya 150 rb, free iuran 1 bln+paket sport&chanel KTV (Chanel Korea) 2 bln, pasti dpt liga Inggris dan EURO 2012. Ayo buruan Hub : 0853.5531.6249. bs psg luarkota

Sentosa Jaya Teknik, Cuci AC Rumah dan Kantor Rp. 40.000/Unit, Bongkar Pasang dan Perbaikan Langsung siap ditempat, juga melayani Tambah Freon, Hub : 0812 6821 3336/ 0761-3063335

PLTHN Sablon & Printing, Daftar Sgr Utk Dilatih Sbg Tenaga Sablon & Printing,Peserta Min SMP, Byr Pelatihan 500 Rb. Lm Pelatihan Lebih Kurang 1 Minggu,Min 10 Org, Syrat : Fhotocopy KTP, Ijzah. Hub : 0812 754 4924

Bank ANZ Pekanbaru, Kredit Tnpa Agunan, Syrt Mdh, Bunga Ringan, Ckup FC KTP, FC Krt Kredit,FC Billing & Cover BK Tabungan, Lmit Krt 3 X Pencairan. Nilai Pencairan 4 Jt sd 200 Jt. Hub : 0852 7144 8965 (Nita)

SUI Message, Anda Ingin Rileks & Bugar Kami Siap Untuk Anda, Melayani Panggilan & Hotel, Silahkan Call Ke 0853 6446 2702

Telkom Vision Mau langganan Telkom Vision?? Utk tempat Tinggal, hotel, wisma kantor dll. Hub : PT Citra Moraland Tlp : 0761 33934 HP. 0813 7802 2471. 0852 6493 9663, Nikmati tonton Kls dunia

Aries Teknis Service, Ditempat Bongkar Pasang AC, kulkas, Mesin Cuci, Dispenser, Kompor Gas, TV, Dll. Hub. 0761-7620133 / 0813 7173 6031Bergaransi, Melayani Luar Kota

Anda Butuh Uang, Cukup Dg BPKB Mobil/Motor, Pencairan Besar, Bisa Take Over, Mobil Anda Di Asuransikan. Hub : Aldi 0852 7173 6335/0852 689 6612

Ibu Sri Urut Sehat, Tradisional, Anda Ingin Rileks, Pijat Refleksi, Luluran dan Pemijatan, Turun Perut, Salah Urut, Dll Hub : Ibu Sri HP : 0852 6592 2247 / 0853 7600 7436. Antar Alamat

Butuh Dana Cepat, Cukup Jaminan BPKB Motor/Mobil Anda, Motor Th 2002, Mobil Th 1990, Proses Cepat dan Bisa Bantu Take Over Baik Mobil/ Motor, Hub : Herman 0852 1066 5860

Melur Jaya, Melayani Urut Tradisional, Shiatsu, Thai, Dll. Alamat Jl. Melur Bawah No. 19 H & Arengka 1 (Komp. Taman Malibu Blok C-1), Hub : 0813 6568 6749 & 0813 7046 6883

Penambahan Modal Usaha, Sahabat Soempurna Sistem Syariah, Biaya Ringan Bisa Take Over, Jaminan Berupa SKGR, SHM, BPKB, Plafon 5-500 Jt, Syarat Berlaku Hub : Mahlil 0852 1366 4240

Hellen Massage, Menerima Panggilan Hotel, Semua Treatmen, Tradisional Massage, Thaikombo Massage, Tenaga Profesional Buka 24 Jam. Hub : 0821 6912 9918

PT. Aha Multi Scane Jl. Soekarno Hatta Ruko Damai Langgeng Blok B 29 pku, jual & service jembatan timbangan/ Timbangan truck semua merk, kapasitas mulai 20 Ton s/d 100 Ton 0821 7336 9988 / 0761-61077 Ahli Service & Instalasi CCTV Online Pabx (jar, telepon) jar computer/Wireless Servis laptop, Komputer, Kwalitas dan harga ok, bergaransi Layanan Panggilan hub :0812 6638 2800 Elektro Teknik Servis Tukar tambah, pmasangan & pemeliharaan, baru & bekas AC, Spilit/windows, mesin cuci, kulkas, TV. Dispenser, kipas angin, Kompor gas dll hub : 0821 7232 9343 Jl. Srikandi No. 20 Pekanbaru

Inayah Elektronik, Rental AC, Blower Utk Berbagai Acara, Service AC, Pasang Baru, Mesin Cuci, Kulkas, Stabilizer, Jual Beli Second dan Baru, Hub : 0812 7662 319 / 0852 7865 9636 Berkah AC, Menerima Pasang AC, Service AC, Kulkas, Mesin Cuci, Bongkar Pasang AC, Dll, Hub : 0821 7438 6977 / 0761-7708193 CV Riau Jaya Service, AC, TV, Mesin Cuci, Dispenser, Kulkas. Hub : 0761-7086113 / 0813 7885 3641 Melayani Kontrak/Luar Kota Jaya Service, Ditempat, Bongkar Pasang, AC, Kulkas, Mesin Cuci, TV, Hub : 0761- 4851640 / 0813 6547 7080

Penanggung jawab/redaktur: AKMAL KUTIANYIR

Raja Kartu Nama, Hrg Mulai 100 Rb/ 6 Kotak, Juga Melayani Cetak Brosur, Bon 85 Rb/Rim, Pulpen 3500/Pcs, Jam Dinding 30 Rb/Pcs, Dll : 0813 7849 0050

SEDOT WC / SUMUR BOR

Ahli Mampet, Specialis WC Mampet,

Sedot WC, Sedot Tinja, Saluran Air Mampet,Wastafel Bathub, Dll. Tanpa Bongkar & Tanpa Bahan Kimia, Bergaransi. Hub : 0761-7709422 / 0813 7115 5556

Raja Mampet, Mengatasi WC Mampet, Saluran Air, Bathtub, Cuci Piring,Sedot Tinja Dll, Bergaransi hub : 07614801744/0813 6540 2539 Jasa Mobil Tinja, Spesialis Sedot Tinja, Sedot WC, Wc mampet, Saluran Air Mampet,Westafel, Tanpa Bongkar Tanpa Kimia, Bergaransi Hub : 0761766 7321, 082172941118 Mobil Tinja, Sedot TPM, Mengerjakan Sedot WC dan Saluran Air Yg Tersumbat Tanpa Dibongkar, Bisa Kontrak dan Harian, Bisa Dalam dan Luar Kota, Hub : 0812 754 7635 / 0761-7621273 Mobil Tinja, Sedot WC, WC Tersumbat, Saluran Air Yg Ter-sumbat. Tanpa Di Bongkar. Hub : 0812 7650 812/0761481 2882/0813 7879 1979

Pinjam Dana, Modal Usaha, Syarat : BPKB, Sertifikat Tanah. Hub : Vika : 0812 1503 9917, Harto : 0853 6306 7955

PROPERTI / RUKO DIJUAL / TANAH

Anda Butuh Dana Cepat, Cukup Jaminkan BPKB Mobil/ Motor Anda, Proses Cepat 1 Hari Langsung Cair, Data-Data Anda Bisa Di Jemput/ Diantar Ke Kantor Kami. Bagi yg Berminat Hub : 0813 7194 5978

Dijual Ruko, 4 Pintu di Jl. Lobak, Smpng Ardath Depan Bintang Cendikia/Jl. PGRI. Progress SHM, Terjual 2 Unit, Sisa 2 Unit. Hub : 0812 7571 9719, 0853 6568 7000

Butuh Dana Cepat, Cukup Jaminkan BPKB Motor Anda, Proses Cepat Bagi yg Berminat Hub : 0761 - 861156 HP. 0852 7208 1133 / 0812 7632 738 Beli motor anda dgn harga tinggi

Dijual Ruko, 6 Pintu di Jl. T.Bey. Simpng 3, Tiang Pancang Beton, 2 ½ Lt, Progress : Parkir Luas SHM, Terjual 4 Unit, Sisa 2 Unit. Hub : 0812 7571 9719, 0853 6568 7000

Dijual, 1 Unit Ruko 1 Lantai Lngkap Dg Usaha Bengkel & Sku Cdang, Lokasi Strategis, Jl. Bukit Barisan/ Kapau Sari, Lt 5 x31, LB 5x20, SHM IMB, Hrg 385 Jt Nego di Tmpat, Hub : 08127688223 Dijual Ruko, 2 Lt, di Komp Paninsula, Jl. Nangka dkt SKA, Kos aktif, full keramik, tambah bangunan Di blk, listrik 2200 watt. Hub : 0761-7004878 Dijual Cepat, Ruko Dlm Komp Nangka 2 Lt, 3 Unit, Hrg Nego dan Rumah 2 Lt di Villa Bunga Raya LB 100 LT 128. Hub : 0853 5571 8181/ 9841001 Ruko Dikontrakan, 2 Unit Ruko 3 Lantai Komplek Pertokoan Metropolitan City Giant. Yg Berminat Hub : 0817 6757 907/0812 7567 6640 Dijual Rumah: Terletak JLN.SULTAN

SYARIF HASYIM NO.29, RT.01 RW.01 KELURAHAN KAMPUNG DALAM, SIAK SRI INDRAPURA, NO.HP.081282503422 DAN NO HP.085271949471 HARGA NEGO.(Lokasi Strategis)

Dijual Rumah, Jl. Gunung Agung No. 4 Pintu Angin Pku. LT/LB : 600 M/250 M. SHM. Lok : Sangat Strategis, Tengah Kota, Siap Huni..Hrg 1,4 M..Nego Hub : 0812 7640 092/0812 6895 1160 Dijual Rumah, Renovasi Lb 100, Lt 150 KT3, KM 2 Dapur Kitchen Set & Wastafel Full Trali, Listrik 1300 Smur Bor, Paving Blok, Full Krmk, Lok Perum Griya Insan Makmur, Blok A4, 220 Jt. Hub : 081275800736 Dijual Cepat, Rumah Baru Model Minimalis, Sngat Strategis di Jl. Cipta Sari No. 7 A, SHM, IMB Lengkap,

PBB Lunas 2011. Dekat dg Kantor DPRD TK 1. Hrg Rp. 700 Jt Hub : 0811 756 674 Perum Vila Fajar Indah I Jl. Fajar Blok C/15. SHM LB/LT 84/150M2 3 KT, 2 KM Listrik 1300 watt. siap huni lokasi strategis 260 jt Hubungi: 0811909843 Dijual Rumah, Tipe 52 Jl. Suka Karya, 500 M Dr Jl. Subrantas Perum Malay Asri 2 Blok A, No. 1 di Belakang Ruko. Hrg 250 Jt Nego. Peminat Hub : 0831 8795 4759/0853 5634 9458 Dijual, Rumah 2 Unit Jl. Sail Type 77/281 M2 dan Type 70/250 M2. Lantai Full Keramik, Pagar Keliling, Halaman Luas. Hub : Pilar Properti 0761-7785876, 0812 6811 5007 Dijual, Tanah Perumahan 46 x 36 Ada Perumahan Pagar Keliling di Jl. Tanjung Jaya Ujung/Jl. Kandis Ujung Harapan Raya. Hub : Bpk Anto 0812 681 7723 Dijual Tanah, Dekat Villla Sakinah/ Belakang Lembaga Luas Tanah 448 M2 SHM Harga 150 Jt Nego. Ukuran P27 x L 18 Hub : 0853 7495 3800/ 0853 6486 1975 Dijual Tanah, 20 x 30 Dg Rumah Type 36 di Jl. Purwodadi Ujung, Samping Acik Ponsel Panam. Hub : 0812 751 6494 Dijual Tanah, Luas 5900 M, SHM, Lok Strategis di Tepi Jl. Besar Yos Sudarso Rumbai Tnh Keras & Datar, Bs Masuk Truk Container, Cocok Utk Prumahan, Gudang Kantor, Hrg 350 Rb/M, Nego Hub : 0812 758 6040 Perwajahan: ABDA


CMYK

Galery

24

HARIAN VOKAL

SABTU 7 April 2012/15 Jumadil Awal 1433 H

Wabup Meranti Resmikan Pasar Tradisional Sukaramai Belitung WAKIL Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy, Rabu (4/4) lalu meresmikan Pasar Tradisional Sukaramai, Teluk Belitung. Turut hadir dalam acara itu Kepala Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kepulauan Meranti Jonizar, Kadis Perindag Syamsuar Ramli, Kadishub H Faturrahman, Kepala Inspektorat, Kadis PMD, Asisten II, Camat Merbau Asroruddin, dan lainnya. Peresmian ditandai dengan pembukaan tirai plang nama pasar dan pengguntingan pita. “Pasar Sukaramai ini berpotensi berkembang cepat, sebab lokasinya sangat strategis di tempat keramaian,” kata Masrul Kasmy. Sementara Iriani mengatakan, Pasar Sukaramai diharapkan akan menjadi embrio tumbuhnya ekonomi masyarakat setempat. Jika pasar yang dibangun ramai dan maju, maka dipastikan pertumbuhan ekonomi masyarakatnya juga meningkat. ”Karena itulah Pemerintah Pusat terus memprogramkan pembangunan pasar sejak 2005 lalu di seluruh wilayah

Indonesia,” terusnya. Pasar Sukaramai dibangun dengan dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2011 senilai Rp965 juta. Kepala DPKP Jonizar melaporkan, Pemkab Kepulauan Meranti turut andil 10 persen dari total dana pembangunan pasar itu. Pasar itu dibangun dua lantai, dimana lantai pertama difungsikan sebagai pasar los dan lantai kedua pasar kios. Ia berharap masyarakat memberdayakan pasar itu, serta turut menjaga kebersihan, ketertiban dan keamanan pasar itu.

WAKIL Bupati Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy menyampaikan sambutannya.

r Naskah dan Foto : SYAWAL

DIDAMPINGI perwakilan dari Kementerian Perdagangan Iriani (berjilbab), Wabup Kepulauan Meranti Masrul Kasmy meresmikan Pasar Sukarami Teluk Belitung, disaksikan anggota DPRD Asmawi (2 dari kanan), Rabu (4/4)

WABUP H Masrul Kasmy (3 dari kanan) saat tiba di Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, didampingi perwakilan Kementerian Perdagangan RI Iriani (2 dari kanan).

KASUBDIT Logistik Kementerian Perdagangan RI Iriani, memberikan sambutan pada peresmian Pasar Tradisional Sukaramai, Teluk Belitung, Kecamatan Merbau.

KASUBDIT Logistik Kementerian Perdagangan RI Iriani, didampingi Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Masrul Kasmy menggunting pita saat meresmikan Pasar Sukaramai Teluk Belitung, Rabu (4/4).

WAKIL BUPATI KEPULAUAN MERANTI H Masrul Kasmy menerima kalungan bunga sebelum meresmikan Pasar Tradisional Sukaramai, Teluk Belitung.

WAKIL BUPATI KEPULAUAN MERANTI Masrul Kasmy mengambil sirih saat meresmikan Pasar Tradisional Sukaramai Teluk Belitung, Kecamatan Merbau.

WAKIL BUPATI KEPULAUAN MERANTI H Masrul Kasmy menyalami seorang pedagang di Pasar Tradisional Sukaramai, didampingi perwakilan Kementerian Perdagangan RI Iriani.

Penanggung Jawab/Redaktur: FITRI MAYANI

Perwajahan: ABDA


Harian Vokal edisi 07 April 2012