Issuu on Google+

CYAN YELLOW MAGENTA KEY

JUAMT

20 JAN 2012 SUBUH : 05:01 DZUHUR : 12:25 ASHAR : 15:50 MAGHRIB : 18:28 ISYA : 19:41

20 Januari 2012 26 SHAFAR 1433 EDISI 568/TAHUN III Harga Langganan

Rp50.000/bulan Rp50.000/bulan Luar Kot ota+ a+O Ong ngk kos Kirim

Rp2000 (Dalam Kota) Rp3000 (Luar Kota)

Santun Mengkritisi, Cerdas Menyikapi

Email: harianvokal@gmail.com website: www.harianvokal.com

24 Halaman

Perpanjangan HGU TPP Bisa Terganjal  Konflik Lahan dengan Masyarakat 1 Madrid VS Barcelona 2

PEKANBARU (VOKAL)-Pengajuan perpanjangan izin hak guna usaha (HGU) yang dilakukan PT Tunggal Perkasa Plantations (TPP) mungkin saja ditolak pemerintah, bila dinilai tidak memenuhi persyaratan untuk diperpanjang.

Bernabeu Milik Barca

LAPORAN: DAIRUL & PRASETYA/PEKANBARU & INHU Hal itu ditegaskan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Riau Razali Yahya, Kamis (19/1). "Memang benar, PT TPP yang beroperasi di Kabupaten Indragiri Hulu sudah mengusulkan perpanjangan HGU ke BPN. Usulan itu kini sedang dalam proses, karena masih ada yang perlu ditindaklanjuti. Jadi belum bisa dipastikan, apakah usulan perpanjangan HGU itu akan dipenuhi," tegas Razali Yahya. Adanya sejumlah poin yang harus ditindaklanjuti itu, kata Razali, sesuai dengan surat dari Kementerian Sekretariat Negara No R-278/Kemsetneg/D-3/

MADRID(VOKAL)-Barcelona akhirnya berhasil meraih kemenangan penting dalam duel bertajuk el calsico dengan mengalahkan Real Madrid, 2-1 di Santiago Bernabeu, Kamis (19/1). Sukses ini tidak saja membuka peluang El Barca untuk lolos ke semi final Copa del Rey, tapi juga mencatat rekor baru sebagai tim yang tak pernah kalah jika bermain di kandang Los Blancos. Madrid gagal menjaga keunggulan 1-0 yang didapat di babak pertama laga El Clasico dinihari tadi. Gol Cristiano Ronaldo dibalas dua kali masing-masing oleh Carles Puyol dan Eric Abidal yang membuat laga berkesudahan 2-1 untuk kemenangan tim tamu. Hasil tersebut mencatatkan sebuah rekor memalukan di kubu Los Blancos dan catatan hebat di pihak The Catalans. Dikutip dari Infostrada, Barcelona jadi klub pertama yang berhasil melewati tujuh pertandingan secara beruntun di Bernabeu tanpa sekalipun menderita kekalahan. Rekor mereka adalah lima kemenangan dan dua kali imbang dengan selisih gol 18-7. Catatan bagus Barcelona tersebut dimulai saat mereka secara luar biasa menggilas Madrid dengan skor 6-2 di paruh kedua musim 2008/2009. Semusim berselang di tempat yang sama, Barca kembali pulang dengan kemenangan 2-0. Pada musim 2010/2011 Madrid terhindar dari kekalahan,

SR.04.07/11/2011. "Dalam surat Kementerian Sekeretariat Negara yang kita terima itu, ada beberapa poin yang harus jadi perhatian dari BPN. Inilah membuat perpanjangan HGU PT TPP di Inhu belum final," ujarnya, namun Razali menolak menjelaskan poin-poin tersebut. Razali menjelaskan, izin HGU PT TPP di Inhu seluas 10.201 hektar akan berakhir Desember 2012, namun PT TPP sudah mengajukan perpanjangan. "Masa berlaku izin HGU-nya masih lama, tapi mereka sudah mengajukan perpanjangan, dan itu hak PT TPP," sebutnya.

Bersambung...Hal 7

Bersambung...Hal 7

C akap Bebas

ALAIDDIN KOTO

Yang Sudah, Sudahlah HIDUP hari ini adalah kelanjutan dari hari kemarin, dan hidup hari esok adalah kelanjutan hari ini. Tidak ada hari ini kalau tidak ada hari kemarin, dan tidak ada hari esok bila tidak ada hari ini. Hari ini adalah produk hari kemarin, dan hari esok adalah produk hari ini. Oleh sebab itu, antara kemarin, hari ini dan esok adalah rangkaian sebab akibat yang merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya. Orang bijak adalah orang yang mau belajar dari pengalaman hari kemarinnya untuk memahami kenyataan yang dihadapinya hari ini, dan mempersiapkan langkah untuk hidup lebih baik dengan mengambil

I ndeks....

Bersambung...Hal 7

 USU Buat Kendaraan Berbahan Bakar Air............Hal 5

INT

CARLOS Puyol meluapkan kegembiraan dengan melompat tinggi, usai menjebol gawang Real Madrid.

 Calon Dirut Bank Riau

Formasi Tolak Fizan PEKANBARU (VOKAL)-Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Pengawas Reformasi (Formasi) melakukan demo di depan Kantor Bank Riau Kepri, di Jalan Sudirman Pekanbaru, Kamis (19/1) siang. Mereka menolak Fizan Noor Djaelani dicalonkan sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank Riau Kepri. Aksi yang berlangsung sekitar setengah jam itu berlangsung damai dan tertib. Puluhan karyawan Bank Riau Kepri terlihat meninggalkan pekerjaannya untuk melihat aksi demo mahasiswa tersebut. Eko Prasetyo, selaku koordinator aksi, dalam orasinya mengatakan, Fizan telah gagal membangun PT Riau Air menjadi pe-

rusahan penerbangan yang andal. "Bahkan, saat Fizan menjabat Direktur Keuangan PT RAL, perusahaan penerbangan tersebut bangkrut. Karena itu, Formasi mengingatkan pemegang saham menggugurkan Fizan sebagai salah satu calon Dirut Bank Riau Kepri. Kita tidak mau bank ini bangkrut seperti PT RAL," tegas Eko. Setelah berorasi sekitar setengah jam, massa diterima salah seorang pejabat Bank Riau Kepri, Amir Husein. Menurut Amir Husein, pemegang saham melalui RUPS bisa saja mengapungkan beberapa nama, termasuk nama Fizan untuk posi-

 APBD Dumai 2012 Terancam Dipenalti................Hal 9  MUI Halalkan Hewan Di-stunning .........................Hal 15

Vena Malinda

Fresh Looking

Aksi

Sosial

MASSA Forum Mahasiswa Pengawas Reformasi berorasi dan membentangkan spanduk di depan kantor Bank Riau Kepri di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Kamis (19/1). ANDIKA

Bersambung...Hal 7

SEORANG ibu bersama bayinya, warga Suku Talang Mamak di Desa Siambul, Kecamatan Batang Gangsal, Indragiri Hulu, duduk di pintu rumahnya yang sangat sederhana. Warga Talang Mamak di Desa Siambul menuduh salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit telah merampas lahan ulayat mereka.

Mahasiswa Tertipu Rp956 Juta  Diimingi Puluhan Juta/Bulan PEKANBARU (VOKAL)-Seorang mahasiswa salah satu universitas di Pekanbaru, Sulaiman (23), warga Sungai Apit, Kabupaten Siak, menjadi korban penipuan yang dilakukan Ahmad Yudi alias Bambang Wijaya (23), warga Jalan Inpres, Perumahan Kartama Indah, Blok G nomor 5, Pekanbaru, sehingga Sulaiman menderita kerugian Rp956 juta. Penipuan itu bermula ketika korban dijanjikan menerima keuntungan puluhan juta setiap bulan setelah menanamkan investasi pada bisnis yang dijalankan pelaku. Sulaiman, ketika membuat laporan ke Polsek Payung Sekaki, Pekanbaru, Kamis (12/1), kepada wartawan mengatakan, pada tanggal 12 Desember 2011 lalu, karena percaya dengan rayuan manis pelaku, korban mengikuti tawaran pelaku. "Saya tidak mengerti dan tidak tahu apa yang dibisniskannya. Cuma dia bilang, 'kamu akan menerima uang yang banyak jika investasi kamu semakin tinggi', begitu katanya,"

jelas Sulaiman menirukan ucapan pelaku. Dijelaskannya, dirinya disuruh berinvestasi dengan cara mentransfer sejumlah uang melalui rekening atas nama Ahmad Yudi. Pengiriman uang dilakukan Sulaiman sebanyak 11 kali dengan jumlah berbeda, sehingga mencapai Rp956 juta.

Bersambung...Hal 7

ARTIS sekaligus politisi Venna Melinda melakukan aksi sosial, mengunjungi warga dan anak jalanan di bawah jalan layang kawasan Grogol, Jakarta Barat, Kamis (19/1). Dalam kegiatan ini Venna memberikan beberapa sumbangan seperti sepatu, seragam sekolah, dan

Bersambung...Hal 7

 Harian Vokal di Hati Anda!!! Penanggung Jawab/Redaktur: HASAN BASRIL

CYAN YELLOW MAGENTA KEY

 Iklan : Harmen Fadly 0812 7575 1116

 Langganan Koran : Zul Iman 0852 1032 8987

Irwansyah 081378342374 Perwajahan: ZULQIFLI


NASIONAL

2

HARIAN VOKAL

JUMAT

20 Januari 2012/ 26 Shafar 1433 H

LINTAS Pensiunan BI Simpan Uang Palsu JAKARTA(VOKAL)-Seorang pensiunan Bank Indonesia, HS (57), diamankan pihak kepolisian karena tertangkap tangan membawa uang palsu saat akan menabung di bank BCA Pasar Baru, Bekasi. Dari tangan tersangka polisi mengamankan Rp500 juta uang palsu. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution mengatakan, peristiwa tersebut terungkap Rabu (11/1), sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu tersangka datang ke bank tersebut untuk menyetor uang yang dibawanya sebesar Rp100 juta. “Saat diperiksa oleh teller, uang tersebut palsu. Kemudian yang bersangkutan memaksakan untuk segera diproses,” jelas Saud sembari menjelaskan, petugas menemukan sisa uang palsu yang berjumlah Rp400 juta di mobilnya. (dtc/rid)

Gempa 5,3 SR Guncang Simeulue JAKARTA(VOKAL)-Gempa bumi kembali mengguncang kawasan Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Kali ini giliran kabupaten Simeulue yang diguncang gempa dengan kekuatan 5,3 skala richter (SR). Tidak ada ancaman tsunami. Situs Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa ini terjadi sekitar pukul 14.29 WIB dengan kedalaman 10 km. Pusat gempa berada di 291 km barat daya Kabupaten Simeulue. Belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban akibat gempa ini. (dtc/rid)

Longsor Rusakkan 49 Bangunan PURWOREJO(VOKAL)-Tanah bergerak yang diikuti retak memanjang terjadi di Dusun Silo dan Krajan, Desa Tegalsari, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Gerakan menyebabkan longsor tersebut mengakibatkan 49 bangunan rumah dan sebuah masjid rusak parah. Kepala Desa Tegalsari Urip Suyono di Purworejo Kamis mengatakan, akibat kejadian tersebut 189 jiwa warga dua dusun tersebut mengungsi ke tempat saudara maupun tetangga. Ia mengatakan, kerusakan terparah di Dusun Silo RT 02 RW 01 mengakibatkan 39 rumah dan bangunan masjid rusak, sedangkan di Dusun Krajan 10 rumah rusak. “Tanah mulai bergerak sejak Selasa (17/ 1) malam sekitar pukul 00.00 dan Rabu pagi semua warga sudah diungsikan. Bangunan rumah tidak memungkinkan untuk ditempati lagi,” katanya. (ant/rid)

Ilmuwan Teliti Nyamuk Raksasa POLEWALI(VOKAL)-Warga Sumarrang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat dihebohkan kemunculan serangga raksasa yang diduga nyamuk. Masyarakat meminta kehadiran serangga yang disebut nyamuk raksasa segera diteliti. Warga mengaku takut binatang yang pertama kali muncul di daerah mereka bisa membahayakan. Informasi yang dihimpun, binatang itu memiliki panjang tubuh 2,2 centimeter, sayap 2,5 cm dan panjang kaki sekitar 7 cm. “Kami orang tidak terlalu tahu binatang itu. Kami khawatir jika itu berbahaya atau siapa tahu nyamuk jenis baru,” kata Harli, warga yang menyimpan binatang tersebut, Kamis, 19 Januari 2012.(viv/rid)

Penanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN AL KALAM

LEBAK (VOKAL) - Sungguh miris nasib yang dialami anak-anak sekolah di Lebak, Banten. Mereka terpaksa harus bergantungan di jembatan rusak yang dibawahnya dialiri air Sungai Ciberang yang deras. Bagi mereka, bersekolah bagaikan berjuang melawan maut. Pantauan di lapangan, Kamis (19/1), para siswa yang hanya mengandalkan kedua belah tangan mereka memegang besi jembatan yang rusak. Mereka juga harus meniti bilah-bilah kayu yang rusak. Diduga jembatan sepanjang 100 meter ini putus akibat banjir besar beberapa waktu lalu yang membuat volume air Sungai Ciberang ini meluap. Warga berharap jembatan segera diperbaiki. Ia dan sebagian orang tua khawatir keselamatan anak-anak mereka. Untuk mengambil rute lain mereka tak sanggup karena harus mengeluarkan uang. “Kalau ke sekolah lewat jalan lain harus keluar ongkos, akhirnya mereka harus lewat jembatan gantung walaupun bahaya,” ujar Maemunah. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda jembatan diperbaiki, meski nyawa bocah tak berdosa menjadi taruhanya. Jembatan rusak juga membuat warga yang sakit terpaksa dirawat di rumah. Sejak jembatan putus, warga terisolir. Mereka harus melintasi

hutan sejauh lima kilometer dengan kondisi becek jika ingin ke kota terdekat. Tiga Jembatan Adapun tiga jembatan gantung yang menghubungkan antar desa di Kabupaten Lebak, Banten yang rusak parah tersebut yakni, jembatan membentang membelah Sungai Ciujung dan Sungai Ciberang, salah satu anak Sungai Ciujung. Dari tiga jembatan yang rusak, hanya satu jembatan yang masih dapat digunakan, itu pun kondisinya sangat membahayakan keselamatan penggunanya. Kondisi jembatan miring hampir 90 derajat, satu bagian jembatan telah putus. Sehingga, untuk menyeberang dengan jembatan ini, kedua tangan harus memegang tali besi yang belum terputus. Sedangkan kaki menginjak bagian jembatan yang sudah terputus. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Sangiang Tanjung, Kecamatan Kalanganyar dengan Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung. (mdi/rid)

Pelajar di Lebak, Banten harus bergantungan di jembatan rusak yang di bawahnya dialiri air Sungai Ciberang yang deras, Kamis (19/1). Bagi mereka, bersekolah bagaikan berjuang melawan maut. INT

 Matikan Industri dalam Negeri

Pembelian Tank Leopard Perlu Dikaji Ulang JAKARTA (VOKAL)-Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Al Muzzammil Yusuf menolak rencana Kementerian Pertahanan membeli 100 unit Tank Leopard bekas milik Belanda. Alasan penolakan karena dinilai akan mematikan industri strategis dalam negeri dan bertolak belakang dengan opini publik yang menghendaki kemandirian teknologi dalam negeri. “Rencana pembelian itu harus dikaji ulang. Selama ini PT Pindad mampu memproduksi tank yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia kenapa harus impor dari luar. Jika ini tetap dilakukan maka industri dalam negeri akan bangkrut karena tidak ada yang beli,” Ujar Muzzammil di Jakarta kemarin. Dalam pandangan Wakil Ketua Fraksi PKS ini, Presiden SBY harus konsisten dengan Agenda Riset Nasional 2010-2014 yang menargetkan kemandirian dalam pengadaan berbagai tipe tank untuk pertahanan dan kemananan. Pemerintah harus tinggalkan paradigma lama yang sudah biasa impor Alutsisa. Jika dibiarkan,

maka makelar pembelian alutsista luar negeri akan terus hidup dan mengancam bangkrutnya industri strategis dalam negeri. “Saya meminta kepada Presiden SBY untuk mengarahkan visi tersebut kepada Kemenhan. Jangan sampai terkesan masingmasing kementerian jalan sendiri-sendiri. Tidak ada koordinasi dan visi yang sama,” Papar Muzzammil. Jika tetap dilakukan, menurut Muzzammil, hal ini mempertegas bahwa Kemenhan lemah dalam visi kemandirian teknologi dalam negeri. Fenomena ini sangat kontras dengan opini publik yang sedang bergairah mendukung kemandirian industri dalam negeri yang dipicu oleh mobil Esemka yang dibuat oleh pelajar SMK dan dipromosikan oleh Wali Kota Solo. Muzzammil juga mempertanyakan alasan Kepala KSAD, Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo yang membeli 100 Tank Leopard bekas ini untuk alih teknologi. “Hal itu tidak perlu dilakukan dengan membeli tank bekas 100 unit yang menelan biaya 280 juta

US dolar. Serahkan saja kepada PT Pindad atau PT DI untuk melakukan riset peningkatan kualitas tank yang sudah mereka produksi sehingga bisa setara dengan Tank Leopard”. Ujarnya. Selain itu, Muzzammil khawatir dengan rencana pembelian tank Leopard dari Belanda malah merugikan citra Indonesia di Dunia Internasional karena Parlemen Belanda menolak penjualan Tank tersebut ke Indonesia. Alasannya, track record Indonesia tidak bagus dalam penegakan HAM. “Kita harus menjaga harga diri bangsa Indonesia, jika pengajuan pembelian tank tersebut ditolak dan menjadi isu internasional tentu merusak citra Indonesia di Dunia Internasional,” Ujar Wakil Ketua Fraksi PKS ini. Seperti diketahui, awal adanya rencanya pembelian tank leopard ini diketahui setelah ada informasi dari Radio Nederland pada 14 Desember 2011 yang melaporkan, Parlemen Belanda menolak rencana Kementerian Pertahanan Belanda menjual 100 Tank Leopard bekas ke Indonesia. (san)

Posisi Wamen Kacaukan Jenjang Kepegawaian J A K A R T A ( V O K A L ) - K e t u a mang pada awalnya diperuntukMahkamah Konstitusi (MK) kan hanya untuk birokrat karier di kementerian berMahfud MD menyasangkutan. takan posisi wakil Agun mengungmenteri (wamen) kapkan bahwa ide mengacaukan jenawal pembentukan jang karier kepegaini ungkapkan manwaian lembaga netan menteri Pendagara. Karena jejang yagunaan Aparatu ini meragukan antNegara dan Reforara posisi jabatan masi Birokrasi Taupolitik atau birokfiq Effendi yang merasi. nyatakan persyara“Posisi ini tidak tan kriteria wamen jelas, apakah jabatan untuk pejabat karier, politika atau birokMAHFUD MD seperti wakil menteri rasi,” kata Mahfud, saat membuka sidang uji materi Luar Negeri yang diperuntukkan Undang-Undang (UU) Nomor untuk pejabat karier. Politisi Golkar ini mengung39 Tahun 2008 Pasal 10 tentang Kementerian Negara di MK kapkan bahwa ide pembentukan wamen muncul karena di kalanJakarta, Kamis. Menurut Mahfud, ketidakje- gan birokrasi muncul kecembulasan posisi wamen bisa dikata- ruan terhadap politisi yang menkan karena yang melantik bukan duduki posisi menteri dan duta menteri, melainkan presiden se- besar yang sekarang didominahingga dalam pikiran hakim MK si para politisi. Padahal dulunya duta besar maka wakil menteri diberi tugas sendiri dan keberadaannya kare- itu merupakan puncak karier na kekuasaan yang bertentangan pegawai negeri sipil (PNS), katanya. Sedangkan jumlah kabdengan aturan. Saat memberi keterangan ini inet itu tidak bisa diubah tetap sidang, Ketua Komisi II DPR Agun 34 orang, sehingga wakil menGunandjar Sudarsa mengatakan, teri bukan bagian dari UU Kementerian Negara me- kabinet.(ant/rid)

Perwajahan: ISKANDAR


3

INTERNASIONAL JUMAT

20 Januari 2012/26 Shafar 1433

HARIAN VOKAL

LINTAS Seluruh Warga China Dapat Pensiun CHINA(VOKAL)-Wakil Perdana Menteri China Zhang Dejiang menunjuk tenggat akhir 2012 sebagai batas pembenahan skema pensiun nasional. Andai terwujud, seluruh warga China akan mendapat pensiun di hari tua mereka. Warta Xinhua pada Kamis (19/1), pembenahan itu sudah berlangsung sejak dua tahun silam. Nantinya, skema tersebut bakal mencakup pensiun bagi warga gaek di wilayah pinggir kota serta kelompok pengangguran urban. Menurut Dejiang, kemudian, pihaknya menargetkan 300 juta warga kategori di atas. Jumlah ini setara dengan 60 persen dari populasi penduduk China. Pada periode 2011-2015, Biro Statistik Nasional China mencatat adanya pertumbuhan penduduk usia tua atau di atas 60 tahun. Angkanya mencapai 178 juta pada 2011 dan bakal menyentuh 221 juta pada 2015. Persentasenya adalah 13,3 persen menuju 16 persen dari total populasi di China. (kc/sad)

Gempa 6,1 SR Guncang Selandia Baru WELLINGTON(VOKAL)-Gempa bumi kembali mengguncang Selandia Baru. Gempa berkekuatan 6,1 Skala Ricther (SR) itu terjadi di lepas pantai Selandia Baru. Belum ada laporan kerusakan terkait gempa ini. Sejauh ini juga tidak ada laporan jatuhnya korban akibat gempa tersebut. Juga tak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan menyusul gempa ini. Seperti diberitakan AFP, Kamis (19/1), berdasarkan laporan dari pusat survei Geologi Amerika Serikat (AS), pusat gempa berada di kedalaman 11 kilometer, dengan jarak 204 kilometer dari Invercargill, kota paling selatan Selandia Baru. Gempa terjadi pada pukul 5.48 sore waktu setempat. Pada Februari 2011 lalu, Kota Christchurch, Seland ia Baru d iguncang gempa berkekuatan 6,3 SR yang menewaskan 181 orang dan menghancurkan sebagian besar kota tersebut. Selandia Baru berada di wilayah cincin api yang berbatasan dengan lempeng Australia dan Pasifik. Tercatat terjadi gempa sebanyak 15.000 kali setiap tahunnya d i negeri itu.(dyc/sad)

Longsor Tewaskan 29 Warga di Afghanistan KABUL(VOKAL)-Longsor salju yang terjadi di Timur Laut pegunungan Afghanistan dilaporkan telah menyebabkan sedikitnya 29 orang tewas. Hingga saat ini tim penyelamat masih terus berupaya untuk mencapai daerah yang paling parah terkena longsor. "Setidaknya 40 orang terluka akibat bencana longsor di Provinsi Badakhshan," ujar juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Nasional Afghanistan seperti dikuti USA Today, Kamis, (19/1). Lebih lanjut juru bicara menegaskan, upaya penyelamatan mengalami hambatan akibat salju tebal yang menutupi badan jalan. Bencana longsor merupakan bencana paling mematikan selama musim dingin berlangsung di negara itu. Pada Februari 2010 lalu, longsor salju menyebabkan 171 orang tewas di dekat Salang Pass, jalur utama yang menghubungkan pegunungan Hindu Kush dengan ibukota Afghanistan Kabul.(dtc/sad)

Penanggung Jawab/Redaktur: SAADUDDIN BADRA

NET

DUKUNGAN UNTUK MUBARAK - Seorang gadis kecil membawa gambar mantan Presiden Mesir Husni Mubarak dan berdiri bersama barisan polisi di depan akademi polisi tempat Mubarak disidangkan di Kairo, beberapa waktu lalu.

Serangan Roket Hantam Kedubes Turki di Irak BAGHDAD(VOKAL)-Sebuah serangan roket menghantam kantor kedutaan besar (Kedubes) Turki di Irak. Tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut. Seperti diberitakan Reuters, Kamis (19/1), dua roket ditembakkan dari sebuah kendaraan ke kantor Kedubes Turki. Roket itu ditembakkan di luar wilayah Green Zone. Salah satu roket

mengenai sebuah bank yang berdekatan dengan kantor Kedubes Turki. "Ada dua roket Katyusha. Roket pertama menghantam dinding kedutaan dan roket

Iran tak Pernah Coba Menutup Selat Hormuz TEHERAN(VOKAL)-Baru-baru ini pemerintah Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz. Diingatkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Ali Akbar Salehi, Iran selama ini tak pernah mencoba menutup rute penting pengiriman minyak global itu. "Iran tak pernah dalam sejarahnya mencoba mencegah, menghambat jalur rute maritim penting ini," kata Salehi dalam wawancara dengan stasiun televisi NTV saat kunjungan ke Turki. Pada Desember 2011 lalu, pemerintah Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz jika terjadi serangan militer ataupun pengetatan sanksi in-

ternasional terhadap negara tersebut. "Kami menginginkan perdamaian dan stabilitas di wilayah ini... Namun Amerika ingin mengatur negara-negara tertentu dari zona kami," kata Salehi seperti dilansir AFP, Kamis (19/1/2012). "Saya meminta semua negara di wilayah ini, tolong jangan biarkan negara kalian terseret dalam posisi berbahaya," tegasnya. Menurut pejabat tinggi Iran itu, pemerintah Washington harusnya bersedia melakukan kembali pembicaraan tanpa syarat dengan Iran mengenai program nuklir negeri republik Islam itu. (dtc/sad)

kedua menghantam sebuah bank yang berdekatan dengan kantor Kedubes Turki," kata pejabat keamanan senior Irak yang tidak disebutkan namanya. Pemerintah Irak pada Senin 16 Januari lalu sempat memanggil Duta Besar Turki. Irak mengkomplain komentar yang dibuat pejabat Turki yang ikut

campur urusan dalam negeri Irak. Merespon serangan ke kantor Kedubesnya, Kementerian Luar Negeri Turki meminta pemerintah Irak untuk mengambil langkah-langkah yang dapat memberikan keamanan bagi misi diplomatik Turki. "Kami sangat mengutuk serangan mengerikan terhadap

kedutaan kami dan kami berharap pemerintah Irak dapat menangkap para penyerang dan membawa mereka ke pengadilan. Pemerintah Irak harus mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan serangan itu tidak terjadi lagi," uajr pernyataan resmi dari Kemenlu Turki. (dtc/sad)

Uni Eropa Segera Cabut Sanksi untuk Myanmar BRUSSEL(VOKAL)-Uni Eropa (EU) mempertimbangkan mulai mencabut hukuman terhadap Myanmar pada Februari untuk mendorong perubahan di sana sesudah berdasawarsa dipimpin junta militer, kata diplomat EU pada Rabu (18/1). Bantuan juga dipertimbangkan, selain kunjungan segera oleh kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton, kata juru bicaranya Michael Mann. "Dalam perkembangan di negara itu, kami melakukan tinjauan umum atas kebijakan kami," tambahnya. Tanggapan kelompok 27 negara itu terhadap serangkaian gerakan damai pemerintahan baru tersebut akan diputuskan pada pembicaraan di antara

menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels, Senin. Para menteri itu diperkirakan mengumumkan kesediaan mempertimbangkan langkah awal pada Februari untuk mulai mencabut hukuman, yang jika tidak, akan dibahas pada tinjauan tahunan pada tengah April, kata diplomat Uni Eropa. "Beberapa negara ingin memberikan tanda dorongan sebelum pemilihan umum pada April, yang akan melihat upaya bersejarah penerima Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi masuk parlemen," kata sumber yang enggan disebutkan jati dirinya. Pada Rabu (18/1), Filipina menyeru antarbangsa mencabut hukuman terhadap Myanmar. Sedangkan Italia berjanji

membantu negara Asia tenggara itu melestarikan warisan budaya mereka. Menteri Luar Negeri Prancis Alain Juppe juga mengunjungi Myanmar dan menjadi menteri luar negeri pertama Prancis berkunjung ke negara Asia Tenggara itu, yang merdeka dari Inggris pada 1948, dan menteri pertama Prancis mengunjunginya sejak pemberontakan rakyat ditumpas pada 1988. Perjalanannya menyusul kunjungan bersejarah Menteri Luar Ngegeri Amerika Serikat Hillary Clinton pada Desember 2011 dan Menteri Luar Negeri Inggris William Hague pada awal Januari. Seperti diketahui, Inggris adalah pemberi bantuan terbesar ke Myanmar. (mi/sad)

Perwajahan: ANDIXER


4

JUMAT

HARIAN VOKAL

TAJUK

BERITA Utama di halaman 2 Harian Vokal edisi Jumat hari ini menampilkan liputan yang diyakini membuat orang yang menyaksikannya atau menontonnya di Liputan6 SCTV Kamis kemarin, pasti bergidik. Anak-anak sekolah menantang maut dengan melewati jembatan gantung yang rusak. Hanya menginjak kawat-kawat dan bilah-bilah kayu yang rusak sembari berpegang di kawat lainnya. Kejadian yang begitu mengenaskan, namun begitu menyentuh itu, terjadi di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Belasan anak-anak sekolah terlihat meniti jembatan gantung yang rusak –dengan panjang sekitar 100 meter-- hanya dengan berpegangan tangan. Dan, di bawahnya arus deras Sungai Ciberang bisa mengancam jiwa mereka kapan saja. Bagi mereka, bersekolah bagaikan berjuang melawan maut. Yang terpikir oleh kita kemudian adalah, hanya untuk merenovasi ruang rapat di gedung wakil rakyat DPR RI –yang sepertinya sudah kehilangan nurani itu, semaunya saja menganggarkan Rp20 miliar. Sementara, kalau fasilitas publik berupa jembatan gantung yang rusak itu dibangun, paling habiskan dana Rp2 miliar. Manfaatnya bukan main, masyarakat tak lagi terisolasi, anak-anak masa depan bangsa itu tak lagi menantang maut ke sekolah, perekonomian masyarakat mungkin kembali bergairah, dan sebagainya. Kita tak tahu, tindakan darurat seperti apa yang akan diambil oleh pemimpin di daerah dan di pusat. Apakah masih ada kepedulian pejabat publik, pemimpin kita dan wakil rakyat yang seharusnya melayani rakyat banyak itu? Tak usah buru-buru menjawab ada kepedulian, lihat saja nanti. Seberapa cepat kondisi yang memprihatinkan itu bisa berubah menjadi baik dan lebih baik. Kapan perbaikan fasilitas publik atau pembangunan jembatan baru bisa diselesaikan? Kita tidak asing dengan kritik tajam yang dilontarkan mantan Panglima TNI Wiranto kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan tokoh politik sekaligus birokrat terkait maraknya masalah sosial, korupsi, kekeraan dan kemiskinan massal dalam kehidupan berbangsa bernegara. Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat, Wiranto menegaskan bahwa, pejabat publik yang merangkap menjadi pengurus partai politik, menjadi salah satu unsur yang memunculkan masalah di negara ini, terutama masalah korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Sentilan Wiranto itu tidaklah salah. Apalagi kita tahu, ketika Nazaruddin, terdakwa kasus suap Wisma Atlet, mengungkapkan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, ikut terlibat dalam sejumlah proyek. Bahkan Anas dituding menerima fee Rp80 miliar dari Proyek Listrik Tenaga Surya di Kemenakertrans senilai Rp2,2 triliun (Harian Vokal, Kamis, 19/1/2012) Dalam orasi pertemuan 32 tokoh bangsa dengan tema "Problematika Bangsa dan Solusinya" di kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Kamis kemarin, Wiranto menyentil SBY dengan peringatan keras bahwa korupsi politik yang marak karena banyak pejabat publik merangkap ketua partai atau elite partai. Kalau sudah begitu, pejabat publik justru menjadi instrumen politik untuk penguatan sumber daya politik. Korupsi bisa saja terjadi karena pejabat publik menjadi sumber daya sebuah partai. Jabatan ganda ini, tentu saja rawan konflik kepentingan atas mandat yang diberikan rakyat dalam Pemilu. Jabatan ganda politisi jadi tren saat ini. Mandat ganda ini pada akhirnya yang membuat cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang dalam konstitusi melenceng jauh dan hanya dinikmati oleh individu serta kelompok tertentu. Akhirnya ini menjadi instrumen politik untuk sumber kekuasaan parpol. Di sinilah terjadi KKN. (***)

P ojok Sindir - Diskes Riau nunggak Jamkesda Rp7 M

+ Ingat pak, itu uang negara... Petapahan Jaya kotoran kerbau

dihadiahi

Oleh

Chusnan Maghribi

”Banyak negara, termasuk Indonesia, diperkirakan terkena efek samping dari penutupan Selat Hormuz bila Teheran merealisasikannya” RANGKAIAN peristiwa terkait dengan perseteruan Amerika Serikat (AS) dengan Republik Islam Iran akhir-akhir ini mengindikasikan membesarnya probabilitas pecahnya perang. Termutakhir adalah pembunuhan Profesor Mustafa Ahmadi Roshan (32), ahli nuklir yang bekerja di fasilitas nuklir Natanz, akibat bom di halaman Universitas Allameh Tabatai Teheran, 11 Januari lalu. Pemerintah Iran menuduh Israel, AS dan Inggris berdiri di belakang pembunuhan Mustafa dan kian membakar amarah pemerintah Iran. Sebelumnya, amarah Iran tersulut akibat ancaman AS memberlakukan sanksi ekonomi yang lebih kuat berupa embargo minyak Iran dengan (akan) memberlakukan National Defense Authorization Act (NDAA). Perjanjian itu

Oleh

Prof Dr KH Achmad Satori Ismail

DIRIWAYATKAN dari Rabi'ah bin Ka'b bahwa ia berkata, "Aku menginap bersama Nabi SAW dan membantu beliau untuk menyiapkan air wudhunya dan kebutuhan lainnya." Kemudian, Rasulullah bersabda, "Mintalah sesuatu kepadaku." Aku menjawab, "Aku mohon agar bisa menemanimu di surga." Beliau menjawab, "Bukan lainnya?" Aku berkata, "Hanya itu saja. Lalu, Nabi SAW bersabda, "Bantulah aku untuk dirimu dengan memperbanyak sujud." (HR Ahmad, Muslim, An Nasai, dan Abu Daud). Hadis ini menganjurkan kita untuk memperbanyak sujud, ruku, dan mendirikan shalat wajib ditambah dengan tathawwu' (shalat sunat) bila kita ingin masuk surga. Sujud merupakan ibadah istimewa dalam Islam, karena merupakan salah satu rukun shalat dengan cara meletakkan tujuh anggota badan di atas tanah (muka, dua telapak tangan, dua lutut, dan dua ujung kaki). Posisi demikian mencerminkan sikap merendah di hadapan keagungan Ilahi. Allah menegaskan, "Sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan)." (QS Al-'Alaq: 19). Sujud akan menanamkan ketawadhuan dalam diri kepada sesama manusia dan memancarkan sinar keimanan dan kelembutan melalui wajahnya. Inilah bekas sujud yang diharapkan sebagai amalan penolong masuk surga. Mi'dan bin Abi Tholhah berkata, "Aku bertemu Tsauban, budak Rasulullah SAW." Lalu, dia bertanya, "Beritahukan kepadaku amalan yang bila aku lakukan maka Allah akan memasukkanku

war-

Jalan Berlubang dan Berdebu MENYEBALKAN! Itulah kata pertama yang terlintas di pikiran saat melewati Jalan Pertamani. Jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Siak dengan Kabupaten Pelalawan ini keadaannya sungguh tidak layak dikatakan sebagai sebuah jalan. Bila cuaca panas jalan berdebu, jarak pandang tak lebih dari 20 meter. Dan bila hujan kondisi jalan tak ubahnya bagai sebuah kubangan kerbau. Hal ini diperparah dengan banyaknya kendaraan berat milik perusahaan seperti RAPP, PTP N V dan PT Asian Agri yang lalu lalang setiap menit melewati jalan tersebut dengan membawa muatan hingga melampaui kapasitas (over load). Padahal jalan tersebut membelah tiga kecamatan sekaligus, Kecamatan Lubuk Dalam, Kecamatan Kerinci Kanan yang masuk ke dalam administrasi pemerintah daerah Kabupaten Siak, serta Kecamatan Delik yang masuk ke dalam administrasi Pemerintah Daer-

Pemimpin Umum H Yusrizal Koto Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab Tun Akhyar

Wakil Pemimpin Redaksi Yurnaldi

Redaktur Pelaksana Hasan Basril

Pemimpin Perusahaan Hj. Bety Marlina

Wkl Pemimpin Perusahaan

ditandatangani Presiden Barack Obama awal Januari lalu, salah satunya ajakan kepada segenap institusi keuangan mana pun agar tidak menjalin hubungan bisnis (jual beli minyak) dengan Iran. Jika mereka menolak ajakan ini mereka dilarang membuka ataupun melanjutkan bisnisnya di AS. Kesepakatan itu mulai diberlakukan antara dua-empat bulan ke depan sembari mempersiapkan segala hal yang diperlukan, sebagai antisipasi atas segenap efek samping yang mungkin timbul, bilamana NDAA jadi diterapkan. Teheran meresponsnya dengan menegaskan ancamannya menutup Selat Hormuz. Sikap itu menunjukkan betapa Teheran tidak main-main untuk menutup selat yang teramat vital bagi lalulalang tanker pembawa minyak dari negara sekitar Teluk ke selu-

ruh benua. Persiapan untuk merealisasi ancamannya ini pun sudah dilakukan oleh Negeri Para Mullah itu dengan menggelar latihan perang angkatan lautnya dari 25 Desember 2011 hingga 3 Januari lalu di sekitar Selat Hormuz. Dalam rangka makin mematangkan persiapan, militer (terutama Garda Republik) akan kembali menggelar latihan perang di tempat yang sama awal Februari nanti. Akankah probabilitas perang AS-Iran terus membesar hingga akhirnya pecah Perang Teluk III? Saat ini barangkali tidak mengingat AS lewat Menlu Hillary Rodham Clinton mencoba membujuk Iran agar tidak merealisasikan ancamannya menutup Selat Hormuz. Jelas, Iran tidak akan menerima begitu saja bujukan itu tanpa AS memberi konsesi politik. Iran dipastikan hanya akan menerima bujukan itu bilamana Negeri Paman Sam itu memberi konsesi minimal, misalnya tidak jadi menerapkan NDAA. Dampak Minyak Bagi Iran, persoalan yang

memicu pihaknya mengancam menutup Selat Hormuz tak lain adalah ancaman AS mengembargo minyak Iran dengan memberlakukan NDAA, buntut dari konsistensi sikap Iran melanjutkan program nuklirnya untuk keperluan damai. Embargo minyak diyakini akan memukul cukup telak perekonomian Iran. Pasalnya, perekonomian republik Islam berluas wilayah 1.600.000 km2 itu amat bergantung pada ekspor minyaknya. Sekitar 60 persen penerimaan anggaran belanjanya berasal dari ekspor minyak. Dari persentase itu 18 persen di antaranya ekspor ke negaranegara Uni Eropa (UE) yang mayoritas sekutu AS. Itu sebabnya para petinggi Iran berang ketika Washington mulai melancarkan perang propaganda dengan mengajak negara-negara importir minyak Iran semisal UE mengembargo minyak Iran. Akibatnya para petinggi Iran, termasuk pemimpin tertinggi spiritual Ayatollah Ali Khamenei serius mengancam akan menutup Selat Hormuz bagi pelayaran kapal

pembawa minyak ke pasar dunia. Agaknya AS memperhitungkan sungguh-sungguh dampak buruk yang timbul bila Iran merealisasi ancamannya tadi. Baru berupa ancaman saja langsung membuat harga minyak di pasar dunia melambung ke level 107 dolar per barel pada awal Januari lalu, tertinggi dalam kurun waktu 8 bulan terakhir. Dipastikan harga minyak dunia semakin mahal jika AS jadi menerapkan NDAA dan Iran menjawab dengan menutup Selat Hormuz. Ini terjadi lantaran 40 persen perdagangan minyak dunia disalurkan lewat Selat Hormuz. Dengan demikian banyak negara, termasuk Indonesia, diperkirakan terkena efek samping dari penutupan Selat Hormuz bila Teheran jadi merealisasikannya untuk merespons pemberlakuan NDAA oleh AS. (10) Alumnus Hubungan Internasional FISIP Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Bekas Sujud, Tak Sekadar Tanda Kehitaman di Dahi

Surat Pembaca

+ Dunia makin tua makin aneh...

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

Bayang-bayang Perang Teluk III

Pemimpin yang Tidak Peduli

- Kades ganya

OPINI

ah Kabupaten Pelalawan, namun sepertinya keadaan ini tidak bisa menjadi jaminan, sebab sudah hampir tujuh tahun jalan rusak, tapi sepertinya tidak ada niat sedikitpun dari pihak yang berwenang untuk memperbaikinya. Sudah banyak korban kecelakaan lalu lintas di sana akibat kondisi jalan yang buruk. Bahkan baru-baru ini ada seorang ibu terlindas mobil berat saat hendak mendahului kendaraan tersebut. Karena kondisi jalan yang licin membuat motor yang ditungganginya terpeleset, akibatnya ia masuk ke kolong mobil dan terlindas. . Kami sebagai warga sekitar berharap pihak yang berwenang segera memperbaiki kondisi jalan tersebut agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban. semoga pihak yang berwenang menindaklanjuti keluhan kami ini. Terimakasih Asan Warga Kecamatan Lubuk Dalam, Siak

dengannya ke dalam surga." Tsauban diam. Lalu, aku tanya lagi, tapi dia masih diam dan aku tanyakan yang ketiga maka ia menjawab, "Aku telah menanyakan hal itu kepada Rasulullah SAW, beliau bersabda, "Kamu harus memperbanyak sujud kare-

na sesungguhnya tidaklah kamu sujud sekali kecuali Allah akan mengangkatmu satu derajat dan menghapuskan dengannya satu dosa." (HR Muslim, Turmudzi, dan an-Nasa'i). Kita dianjurkan untuk memperpanjang sujud bila shalat munfaridah (sendiri) karena Rasulullah menyindir orang-orang yang sujudnya cepat, dengan ungkapan

bahwa mereka mematuk seperti ayam jago mematuk butiran makanan. Sujud yang serius akan meninggalkan bekas di wajah orang Mukmin. "Kamu lihat mereka ruku dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tandatanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud." (QS AlFath 29).

Hikmah

Bekas sujud inilah yang akan ditampakkan setiap Muslim via wajahnya. Di antara bekas sujud yang terpancar di setiap muka Muslim adalah ketundukan kepada keagungan Allah, ketawadhuan terhadap sesama insan, kelembutan, senyuman, menundukkan pandangan mata, membasahi bibir dengan zikrullah, sikap kasih sayang kepada anak yatim, fakir, dan miskin. Sejalan dengan ini, dalam hadis Qudsi disebutkan bahwa Rasulullah berkata, "Aku hanyalah menerima shalat dari orang yang tawadhu terhadap keagunganKu, tidak sombong terhadap makhluk-Ku, tidak terus-menerus mendurhakai-Ku, selalu menggunakan siangnya untuk zikir kepada-Ku, mengasihi anak yatim, janda-janda, fakir, dan menyayangi orang yang tertimpa musibah. (HR Al-Bazzar). Tanda hitam di dahi Muslim adalah salah satu ciri bahwa dia sering melakukan shalat. Namun, bekas sujud yang dikehendaki Allah adalah sikap tawadhu, kelembutan, kepedulian, dan kasih sayang yang dipancarkan wajah setiap Muslim. Wallahu a'lam. Guru Besar Lingustik Arab UIN Jakarta, penulis buku-buku populer.

Kolom Kami

Mengejar Dua Sukses di PON XVIII, Apa Mungkin? ADA dua misi yang diemban Riau pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012. Selain sukses menjadi tuan rumah, Riau juga bertekad memperbaiki prestasi untuk masuk tiga besar. Sebuah misi yang teramat berat melihat persiapan yang dilakukan Riau selama ini. Mampukah Riau mewujudkannya?. Untuk sukses pelaksanaan sebenarnya tidak ada masalah. Semua tergantung kepada sumber daya manusia yang akan melaksanakan. Jika mereka memiliki kualitas dan kemampuan yang baik, pelaksanaan PON kali ini tidak akan seburuk dua pelaksanaan sebelumnya yakni PON Pelambang dan Kaltim. Namun fakta di lapangan berbeda jauh. Tidak saja masalah sarana dan prasarana yang sampai saat ini masih banyak yang belum dibuat, sumber daya manusia yang akan diterjunkan pada event ini masih minim kualitas. Lihat saja mereka yang duduk di beberapa bidang kepengurusan inti PB PON. Untuk bidang pertandingan misalnya. Ketua Bidang yang ditempati oleh Rustam Effendi ini bisa dibilang tidak memiliki kualitas dan kemampuan di bidang tersebut. Padahal jabatan ini merupakan kunci sukses atau tidaknya

sebuah pelaksanaan. Yang lebih parah lagi, minimnya kualitas SDM juga terlihat pada panitia cabang olahraga. Sebanyak 162 panitia yang dilantik oleh ketua umum PB PON di Hotel Ibis, Sabtu (14/1) didominasi orang baru di dunia olahraga. Sebut saja Said Mukri yang menjadi ketua panitia cabang olahraga renang. Selama ini nama Said nyaris tidak pernah terdengar menekuni olahraga. H Zarmi Backhtiar, mantan atlet binaraga Riau dan pelatih binaraga Riau mengatakan untuk menjadi panitia sebuah pelaksanaan even olahraga tidaklah mudah. Selain keseriusan, kualitas dan kemampuan di bidang olahraga harus mereka miliki. "Kalau mereka tidak mengetahui dengan bidang tersebut, apa mereka bisa melakukannya?" tanya Zarmi. Pria yang sudah melalang buana di dunia olahraga ini juga menambahkan. Untuk bidang konsumsi misalnya. Mereka harus mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh atlet. Setiap atlet masing-masing cabang berbeda. Cabang binaraga misalnya tidak sama kebutuhannya dengan cabang olahraga lainnya. Setali tiga uang. Persiapan un-

tuk kontingen tidak jauh berbeda. Sampai saat ini Riau belum juga melaksanakan pemusatan latihan penuh. Kondisi ini jelas sangat mengkhawatirkan. Apalagi mereka memiliki target masuk tiga besar. Ya, sebuah target yang sangat berat sekali. Maklum, tiga PON terakhir, jangankan meraih lima besar, untuk masuk sepuluh besar saja Riau sangat sulit. Di PON Surabaya 2000, Riau hanya berada di posisi 14 dengan torehan 5 emas, 9 perak dan 15 perunggu. Perolehan medali tersebut meningkat di PON 2004 Palembang. Riau masuk posisi 11 dengan 16 emas, 14 perak dan 20 perunggu. PON 2008 lalu di Kalimantan Timur perolehan medali Riau mengalami peningkatan, terutama pada medali perunggu. Tapi posisi mereka tetap tidak beranjak di posisi 11. Kini di PON XVIII 2012, Riau berharap keberuntungan masuk tiga besar. Harapan tersebut langsung diutarakan Ketua Umum KONI Riau HM Rusli Zainal. Tak salah jika kita menggantungkan harapan setinggi langit. Tapi, kita mesti harus mengukur kemampuan yang dimiliki. Apa mungkin target tiga besar tersebut bisa diraih dengan tradisi

Saaduddin Badra Redaktur Harian Vokal pembinaan yang masih jauh diharapkan. Lalu mau dikemanakan daerah yang punya tradisi pembinaan sudah baik macam, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI, Kalimantan Timur dan DIY. Jangankan menyaingi mereka, untuk Sumatera saja, Riau belum mampu menyaingi daerah macam Sumut, Pelambang dan Lampung. Kita lihat saja... apakah harapan tersebut bisa tercapai.. atau hanya bak si pungguk merindukan bulan.. entahlah.... (***)

Dewan Redaksi: H Yusrizal Koto, Tun Akhyar, Yurnaldi, Hj. Bety Marlina, Gerri Nasri. Ombusdmen: H. Aji Dheri. Asisten Redaktur Pelaksana: Idrus Yamin. Koodinator Liputan: Bakhtaruddin. Redaktur: Delfi Indra, Zukri Subayang, Marzuli Adi, Akmal, Budi Suseno, Fitri Mayani, Ridwan Alkalam, Saaduddin Badra. Reporter: Andika, Doris Hamrawan, Dairul Riyadi, Adek Hernita, Susi Herlina, Ryan Yutri Varios, Santi Silvia, Zulfikri, Indra Jaya, Ibnu Hasan, Devi Surindra. Sekretaris Redaksi: Desi Arsianti, Yanti. Biro Daerah: Dumai: Parno Sali (Kepala), Yusrhel, Vernando, Megy Alfajrin .Pelalawan: Pandapotan Marpaung (Kepala), Giona Puga, Farikhin. Siak: Zulfahmi(Kepala).Soleman.Bengkalis: Andrias (Kepala). Mandau: Rezi Andika Putra (Kepala). Indragiri Hilir: Mulyadi (Kepala), Muhamad Faisal. Indragiri Hulu: Prasetia (Kepala), Obrin B. Rokan Hilir: Asbinsyah Pasaribu (Kepala), Azmi. Rokan Hulu: Paber Siahaan (Kepala), Maulana Ishaq. Kampar: Apriyaldi, Rispondi. Kuantan Singingi: Replizar. Meranti: Sawaluddin Jakarta: Syafruddin AL (Kepala), M.E Rosaldi, Surya Irawan. Perwajahan/Pracetak: Pepen Prengky (Kepala), Riswandi Ardilana, Andixer, Iskandar Zulkarnain, Abda Wiza, Rinto Armiko, Zulqifli, Sartana (Desain Iklan), Alib Destiyono (Grafis). Iklan: Harmen Fadly (Manager), Fetri Septian (koordinator Pekanbaru), Edriwan (Koordinator Dumai-Duri), Dewi Susanti (Adm. Iklan). Produksi: Feri Irawan, Daferiadi, Prima Aldino,Hendra P, Marco MW, Suheri S, Suardi CS, Rudi A, Ilham M, Roy F, Alimi Wahid, Surya Darma. Sirkulasi: Nasruddin Syahri (Manager), Zul Iman (Koordinator Luar Kota), Irwansyah (Koordinator Dalam Kota), Herianto. Keuangan : Gusnety. Umum: Mufzi Boy. TI: Sudarmawan (Kepala), Bayu. Penasihat Hukum: Syamsul Rakan Chaniago SH,MH, Rudy P Tampubolon SH, Drs Mishar MSi, Zainal Abidin SH, Hasrizal. Litbang: Febry Sy. Alamat Redaksi: Jalan Durian No.16F Telp 0761 - 863466 Kota Pekanbaru. Percetakan: Jalan Palas Mekar Umban Sari No.9A Rumbai-Pekanbaru. Kantor Dumai: Gedung YUBE Grup Jalan Cempedak No. 88 Dumai Telp 0765 - 439013. Penerbit/Percetakan: PT. INTI VOKAL MEDIA. Tarif Iklan:Bisnis/Produk Rp9.000/mm kolom (BW) Rp15.000/mm kolom(FC); Sosial/Duka Cita/Ucapan Selamat : Rp8.000/mm kolom (BW) Rp10.000/mm kolom (FC); Iklan Baris : Rp15.000/baris (minimal 3 baris). Redaksi Harian Pagi Vokal menerima tulisan, artikel, dari pembaca yang berisi usulan, saran dan kritikan yang membangun. Redaksi tidak memuat tulisan yang berisi hasutan, fitnah dan mengandung unsur SARA. Kirimkan tulisan anda melalui email: harianvokal@gmail.com atau antarkan langsung ke Kantor Redaksi Harian Pagi Vokal Jalan Durian No.16F Pekanbaru dan Gedung YUBE GROUP Jalan Cempedak No 88 Dumai.

Gerri Nasri

Penanggung Jawab/Redaktur:BUDI SUSENO

Perwajahan: PEPEN PRENGKY


5

EDUKASI JUM AT

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

LINTAS UNS Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru SOLO (VOKAL)-Mulai 1 Februari mendatang, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) tahun akademik 2012/2013. "Pendaftaran SPMB Jalur Undangan secara online berlangsung 1 Februari hingga 8 Maret 2012," jelas Ketua Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) UNS Prof Sutarno di Kampus UNS, Kentingan Solo, Jawa Tengah, Kamis (19/1). Menurut Sutarno, pengumuman Jalur Undangan sesuai jadwal akan dilaksanakan pada 25 Mei 2012. "Khusus Jalur Undangan, tahun akademik 2012/ 2013 ini UNS akan menerima 996 calon mahasiswa baru," imbuh pria yang juga menjabat sebagai Pembantu Rektor I UNS itu. Pendaftaran online untuk jalur ujian tertulis dilaksanakan pada 10-31 Mei 2012. Ujian tulis akan dilangsungkan pada 12-13 Juni 2012. Sedangkan ujian khusus dihelat pada 14-15 Juni 2012. "Hasil seleksi akan diumumkan pada 7 Juli 2012," jelasnya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, UNS juga membuka SPMB Jalur Swadana. Pelaksanaan pendaftaran online jalur ini dimulai 25 Mei hingga 10 Juli 2012. Hasil seleksi diumumkan pada 13 Juli 2012. "Calon mahasiswa yang ingin mendaftar di UNS bisa membuka www.spmb.uns.ac.id untuk mendapatkan informasi selengkapnya,� imbuhnya. Tahun ini, UNS akan menerima 5.290 calon mahasiswa. Dari jumlah itu, 996 calon mahasiswa diterima melalui jalur Undangan, 2.620 diseleksi melalui ujian tulis, dan 1.674 calon mahasiswa jalur Swadana. (ozc/may)

HARIAN VOKAL

Mahasiswa USU Buat Kendaraan Berbahan Bakar Air JAKARTA (VOKAL)-Generasi muda Indonesia tidak berhenti melakukan inovasi. Kali ini hasil karya datang dari para peneliti muda dari Universitas Sumatera Utara (USU) yang menciptakan kendaraan berbahan bakar air. Para mahasiswa semester tujuh jurusan Fisika Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) USU

ini membuat kendaraan yang 100 persen bahan bakarnya adalah air. Kendaraan ini digerak-

kan dengan pembakaran gas hidrogen yang dihasilkan dari pemisahan molekul air (H2O). Pemisahan molekul air dilakukan dengan teknik perambatan gelombang (proses fisis) di dalam suatu sel pemisah. Gelombang tersebut dibangkitkan melalui rangkaian elektronik. Penggunaan metode ini dapat

menghindarkan penggunaan elektrolit, katalis atau energi yang besar yang memerlukan biaya operasional yang tinggi. Demikian dilansir situs USU, Kamis (19/1). Sistem kendaraan bahan bakar air ini dapat diterapkan pada kendaraan komersial yang sudah ada. Hanya cukup memodifikasi sistem

Indonesia Perlu SMK Agraria dan Maritim JAKARTA (VOKAL)-Booming inovasi karya siswa sekolah menengah kejuruan (SMK), selayaknya diiringi perhatian pemerintah untuk mengembangkan bidang keahlian lainnya. Misalnya, agraria dan maritim. Anggota Komisi X DPR RI Rohmani, menilai, SMK berbasis agraria dan maritim juga patut dikembangkan, mengingat Indonesia memiliki keunggulan dalam kedua bidang tersebut. "Jika bicara tentang agraria dan maritim, tidak ada yang sekaya Indonesia. Namun, kebijakan yang tidak berpihak menjadikan sektor ini termarginalkan sehingga ditinggalkan banyak orang,� kata Rohmani dalam rilisnya, Kamis (19/1). Sebenarnya pemikiran tentang SMK agraria dan maritim sudah terlambat, namun tidak ada salahnya jika tetap dikembangkan. Dia menambahkan, wacana ini perlu dikaji lebih dalam agar kebijakan dan konsep pendidikannya selaras dengan grand design pembangunan nasional. “Kalau saja dari dulu pemerintah memiliki agenda yang jelas dalam membangun kedua sektor ini, saya yakin kita akan menjadi negara besar dan kaya dengan basis agraria dan maritim,� kata Rohmani menegaskan. Politikus PKS itu menandaskan perlunya kebijakan integral dalam mengelola sektor agraria dan maritim, termasuk memanfaatkan potensi generasi muda. Menurutnya, jika ide ini dijadikan kebijakan nasional dan didukung konsep yang matang, maka Indonesia akan menyelesaikan dua persoalan sekaligus. "Pertama, persoalan pengangguran karena mereka memiliki skill untuk mengelola lingkungan sekitarnya. Kedua, meningkatkan kapasitas ekonomi nasional yang berbasis agraria dan maritim," ujarnya. (ozc/may)

Workshop Kompetensi Guru IPA dan Matematika JAKARTA (VOKAL)-Melahirkan generasi muda, khususnya pelajar yang cerdas dan berkualitas, tidak terlepas dari sistem pendidikan dan guru yang berkualitas. Menyadari hal ini, Indosat kembali melanjutkan komitmen untuk meningkatkan kualitas para guru IPA dan Matematika melalui Program Peningkatan Kompetensi Guru IPA dan Matematika yang memasuki tahun ke-5, ditandai Workshop Peningkatan Kompetensi Guru IPA (Fisika, Kimia dan Biologi) di Sumatera Barat. Workshop diselenggarakan pada tanggal 10-13 Januari 2012 di Padang, itu, diikuti 100 guru dari berbagai SMU dan MAN dari berbagai wilayah dan kota di Sumatera Barat. Program Peningkatan Kompetensi Guru IPA dan Matematika sebagai bagian dari Program Indonesia Belajar, yaitu program CSR Indosat yang fokus pada pendidikan, diselenggarakan Indosat bekerjasama dengan 3 universitas terkemuka di Sumatera Barat antara lain Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta dan Universitas Negeri Padang sebagai penyedia tenaga pengajar dan fasilitas laboratorium. "Indosat menyadari pentingnya peran serta guru yang semakin berkualitas dalam proses belajar mengajar, khususnya bidang IPA dan Matematika sebagai pelajaran yang dianggap sulit oleh para siswa pada umumnya. Workshop ini diharapkan meningkatkan kompetensi dan penguasaan guru terhadap fasilitas laboratorium, sehingga kegiatan belajar mengajar terasa menyenangkan, menarik serta mudah dipahami oleh para siswa", kata Division Head Public Relations Indosat, Djarot Handoko, Kamis (19/1/2012) dalam siaran persnya. Program yang telah berjalan lima tahun dengan respon yang cukup baik, terlihat dari tingginya jumlah peserta. Sampai tahun ini, program ini telah memberikan beasiswa bagi 1.264 guru, 402 Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah Negeri dari 33 propinsi di Indonesia. Program yang dipelopori Indosat sejak tahun 2006 dan baru pertama kalinya di Indonesia ini secara khusus telah meningkatkan kualitas kemampuan bidang IPA bagi murid SMA/MAN di Sumatera Barat yang tercermin dalam peningkatan jumlah siswa yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Secara umum program ini juga mendapatkan apresiasi dan dukungan dari Kementerian Pendidikan Nasional, khususnya Dirjen Pendidikan Menengah serta pemerintah daerah propinsi / Gubernur Sumatera Barat. (kpc/may) Penanggung Jawab/Redaktur: FITRI MAYANI

OZC

KENDARAAN berbahan bakar air karya mahasiswa USU.

penyaluran bahan bakar kendaraan tersebut dengan mengganti karburator yang ada dengan karburator yang didesain oleh para mahasiswa yang tergabung dalam Pusat Studi Energi Baru-Terbarukan (Renewable Energy) dan Sensor Hijau (Green Sensor) ini. Air yang digunakan sebagai sumber bahan bakar pada kendaraan ini adalah air yang telah diproses pada konduktivitas listrik tertentu, sehingga memberikan nilai ekonomis sangat tinggi dalam komersialisasinya, baik bagi produsen maupun konsumen. Tidak perlu diragukan, kendaraan ini sangat ramah lingkungan. Sebab, gas buang kendaraan ini berupa uap air sehingga tidak menimbulkan polusi udara. Tidak hanya kendaraan dengan bahan bakar air, para peneliti muda ini juga menciptakan sejumlah inovasi lainnya. Di antaranya, Alat Pengkonversi Uap Air Menjadi Tegangan Listrik dan Sensor Diabetes dari Bayam. Sebelumnya, berbagai penemuan mereka telah dipamerkan dalam ajang Pameran Riset dan Iptek Sumatera Utara pada akhir 2011. Bahkan, hasil karya mereka mampu menarik perhatian Deputi I Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) Dwi Nowo Martono, Ketua Dewan Riset Nasional Andrianto Handojo, Ketua Dewan Riset Daerah Hervian Tahier, dan Rektor Institut Teknologi Medan (ITM) Ilmi Abdullah. (ozc/may)

Pepsodent Beri Dana Penelitian 'CEO Dadakan' Unsrat Kesehatan Gigi dan Mulut Unjuk Gigi di Trust JAKARTA (VOKAL)-Masih kurangnya data mengenai masalah kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia mendorong Pepsodent dari PT Unilever Indonesia, Tbk, memberikan dana penelitian kepada 14 Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) di 10 kota di Indonesia dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI). Data terkini mengenai masalah kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk menyusun rencana strategis sebagai acuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik. Dana penelitian diberikan kepada Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, Universitas Prof Dr Moestopo, Universitas Padjadjaran, Universitas Gadjah Mada, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Hasanuddin, Universitas Sumatera Utara, Universitas Hang Tuah Surabaya, Universitas Mahasaraswati, Universitas Baiturrahmah, Universitas Jember, Universitas Airlangga, dan Universitas Sam Ratulangi. Penyerahan dana penelitian sebesar Rp750 juta kepada 14 dekan 14 FKG dan PDGI disampaikan Sancoyo Antarikso, General Manager External Relations & Corpo-

rate Secretary, PT Unilever Indonesia, Tbk di Jakarta, Kamis (19/1). Melalui dukungan dan kerja sama ini, kami berharap dapat membangkitkan iklim penelitian di dunia kedokteran gigi sehingga hasilnya nanti dapat menjadi referensi yang signifikan untuk mendapatkan gambaran kesehatan gigi secara nasional, tutup Sancoyo. Tidak jarang penelitian para dokter gigi terhambat karena masalah pendanaan. Hal ini tentunya sangat disayangkan, mengingat secara teknologi dan penelitian dalam bidang kedokteran gigi telah berkembang pesat. Salah satu solusinya adalah kerja sama antara pihak swasta dengan institusi pendidikan. Melalui dukungan ini, diharapkan RS gigi dan mulut menjadi ajang penelitian yang lengkap dimana para civitas akademika mudah untuk memperoleh sampel dan mengembangkan penelitiannya, sehingga ke depannya akan semakin banyak ilmuwan kita yang dapat mempublikasi penelitiannya yang terintegrasi, ujar Eky S. Soeria Soemantri, Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI). Drg Zaura Anggraeni, Ketua

Penguru Besar PDGI, menyampaikan optimismenya bahwa dukungan kali ini dapat digunakan untuk merintis penelitianpenelitian berbasis masyarakat di berbagai daerah, khususnya yang jauh dari jangkauan. "Penelitian seperti ini dapat menggugah minat dokter gigi yang kesehariannya bekerja di lingkungan masyarakat," ujar Zaura. Dengan demikian, relevansi dari hasil penelitian terhadap pemotretan profil permasalahan gigi dan faktor-faktor sosial ekonomi masyarakat semakin tinggi. Selain itu, data yang diperoleh dapat membantu mengidentifikasi alternatif pemecahan masalah yang sesuai dengan masyarakat setempat sehingga dapat menjadi sumbangsih sebagai data pelengkap untuk dikembangkan lebih lanjut oleh pemerintah. Data sementara hasil penyelenggaraan Bulan Kesehatan Gigi Nasional di 14 Fakultas Kedokteran Gigi memperlihatkan, gigi berlubang masih menjadi masalah utama yang ada pada masyarakat Indonesia. Hal ini terlihat dari keluhan pasien yang berkunjung untuk memeriksakan giginya. (kpc/may)

BANYAK alasan bagi seseorang untuk mengikuti sebuah kompetisi. Baik sebagai wadah penyaluran minat dan bakat maupun sarana pembuktian diri. Hal ini pula yang mendasari lima mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado untuk mengikuti kompetisi bisnis yang bertajuk Trust. Sejak digelar sebanyak sembilan kali, baru tahun ini mahasiswa Unsrat turut berpartisipasi. Kelima mahasiswa yang menamakan diri tim CEO ini terdiri dari Helen Y Angmalisang, Andre Watopa, Chandra Spencer, Frandi Karundeng, dan Demita Mogontha. Andre, sang pemimpin tim mengakui, alasan mereka mengikuti kompetisi ini sangat beragam. "Ada yang ikut karena merasa tertantang, dan ada yang sekadar ingin menambah pengalaman. Tapi bagi saya, keikutsertaan dalam kompetisi ini menjadi bukti jika mahasiswa di luar Pulau Jawa juga mampu bersaing," kata Andre, di sela waktu istirahat kompetisi Trust di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (19/1). Berbicara mengenai pembentukan tim, Andre dan kawankawan ternyata memiliki cerita unik. Pertama kali yang dinyatakan lolos pada seleksi tahap Management Training (MT) oleh pihak Danone adalah Chandra. Saat itu, Chandra sudah mempersiapkan empat orang lain yang akan menjadi timnya. Namun, keempat orang tersebut tidak lolos seleksi. "Akhirnya, kami yang lolos dari seleksi di kampus, berdiskusi dan akhirnya bergabung dalam satu tim dengan besar hati," ujar mahasiswa jurusan Gizi angkatan 2007 ini. Sebagai ketua tim, tentu banyak kendala yang dialami Andre untuk menyatukan berbagai ide yang datang dari rekan satu timnya. "Latar belakang jurusan yang berbeda, yakni saya dari Gizi, Chandra dari Teknik, Helen dari Sastra Inggris, serta Frandi dan Demita dari Fakultas Ekonomi, tentu menghasilkan banyak ide. Semuanya memiliki ide dan pendapat dari sudut pandang berbeda untuk sebuah masalah," katanya menjelaskan. Meski memiliki kendala, mahasiswa yang baru menyandang gelar sarjana di bidang kesehatan

ini justru menjadikannya sebagai keunggulan. "Ide-ide berbeda ini jika dikombinasikan mampu menghasilkan ide baru yang lebih menarik," tutur Andre. Hal senada diucapkan rekan satu timnya, Chandra Spencer. Dia menyebutkan, kunci keberhasilan sebuah tim adalah kerja sama. "Walaupun tim ini bukan pilihan saya, tapi saya merasa terbantu oleh rekan-rekan tim ini. Karena biar bagaimanapun kesuksesan sebuah tim bergantu pada kerja sama antaranggotanya," kata Chandra. Chandra mengungkapkan, kendala yang dialami saat mengerjakan kasus yang diberikan pantia terletak pada istilah asing dalam bidang ekonomi. "Karena latar belakang saya Teknik, maka saya agak kesulitan memahami istilah-istilah ekonomi. Untung ada teman-teman yang memang latar belakangnya ekonomi. Tapi untuk nalar dan mengerti soal secara keseluruhan, saya bisa," ujar mahasiswa jurusan Teknik Informatika ini. Saat ini para peserta yang berjumlah 28 tim dari sembilan universitas tengah mengikuti seleksi menuju lima besar. Lima tim terbaik yang lolos seleksi akan diseleksi kembali pada tingkat nasional. Satu tim yang keluar sebagai pemenang mendapat kesempatan mempresentasaikan strategi bisnis mereka di hadapan pimpinan Danone di Paris, Prancis. Pada seleksi Kamis (19/1) yang berlangsung di Ballroom Birawa Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, para peserta mengerjakan sebuah kasus yang diberikan secara online oleh Danone. Di dalam ballroom disediakan sebuah bilik untuk masing-masing tim. Penyelesaian kasus ini terbagi dua, yaitu selama tiga jam menganalisa SWOT perusahaan yang diberikan dan tiga jam sisanya untuk menentukan rencana strategis perusahaan ke depan. Andre optimistis tim yang baru terbentuk dua hari sebelum seleksi di Jakarta ini memiliki peluang untuk meraih juara. "Kami bisa sampai di babak ini berarti kami memiliki sesuatu yang tidak kalah dengan Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Namun, kami hanya ingin memberikan yang terbaik yang kami miliki untuk meraih hasil yang baik pula," ujarnya. (ozc/may)

Perwajahan: RINTO HARMIKO


6

JUMAT

HARIAN VOKAL

Lama (Rp/Kg)

3Tahun 4Tahun 5Tahun 6Tahun 7Tahun 8Tahun 9Tahun >=10 Thn

1.143,36 1.277,51 1.367,96 1.406,90 1.460,79 1.506,29 1.554,25 1.597,93

Baru (Rp/Kg) 1.205.74 1.346.75 1.441,48 1.483,10 1.539,94 1.587,89 1.638,40 1.684,49

Sumber : Disbun Riau

KURS Mata Uang AUD EUR HKD JPY KRW MYR SGD USD

Jual 9,482.98 11,725.58 1,174.77 11,887.38 8.03 2,944.79 7,138.94 9,120.00

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

 Moody's Naikkan Peringkat RI

Harga TBS Umur Tanaman

EKONOMI

Beli

Menkeu Kejar Outlook Positif JAKARTA(VOKAL)-Menteri Keuangan Agus Martowardojo ingin mengejar outlook positif setelah Moody's Rating Service menaikkan peringkat Indonesia jadi investment grade. Saat ini Moody's masih menetapkan RI di stable outlook. "Moody's sudah mengangkat kita ke investment grade dengan outlook stabil. Jadi ini tentu tantangan untuk kita untuk bisa mengejar kinerja lebih baik laik lagi sehingga outlook dicanangkan positif," kata Agus di Raker Pemerintah di Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/1). Dalam mengejar kinerja positif

tersebut, pemerintah akan meningkatkan pengelolaan perbaikan infrastruktur dan pengelolaan utang dan fiskal. "Jadi, kita sambut gembira ternyata sebelum akhir Januari Moody's sudah bisa menyampaikan upgrade untuk rating Indonesia. Kita sambut baik, dan tentu kita masih lihat S&P karena itu salah satu rating agen-

9,386.69 11,608.07 1,163.03 11,760.88 7.95 2,912.90 7,065.73 9,030.00

Sumber : Bank Indonesia

LINTAS Belanda Minati Limbah Sawit Riau PEKANBARU(VOKAL)–Investor yang berasal dari Belanda berminat untuk mengolah kembali limbah sawit sehingga menghasilkan produk turunan sawit. Hal ini disampaikan oleh Kepala Balitbang (Badan Penelitian dan Pengembangan) Provinsi Riau, Tengku Dahril, Kamis (19/1). Ia mengatakan bahwa investor Belanda berminat untuk mendirikan industri pengolahan limbah pabrik kelapa sawit menjadi beberapa produk. “Sebenarnya perwakilan dari pengusaha Belanda akan datang ke sini tanggal 25 Januari, namun karena mereka ada agenda mendadak untuk negara-negara Eropa, jadinya mereka menunda untuk ke sini. Mereka itu ingin mengolah limbah sawit menjadi berbagai macam produk,” ujar Tengku Dahril. Lebih lanjut Tengku Dahril menjelaskan mengenai produk yang dihasilkan dari pengolahan limbah sawit, bahwa produk tersebut berupa makanan untuk manusia, makanan untuk ternak dan kosmetik. Mengenai makanan untuk manusia, Tengku Dahril mengatakan bahwa limbah sawit dapat mempercepat pertumbuhan ganggang atau yang lebih dikenal dengan nama rumput laut. Seperti diketahui, bahwa ganggang merupakan tumbuhan laut yang memiliki banyak keunggulan, di samping sebagai makanan kaya serat bagi manusia juga dapat mengurangi emisi gas rumah kaca. “Ganggang selain kaya serat dan 10 mineral penting bagi tubuh atau yang lebih dikenal dengan nama trace element, juga tinggi kandungan oksigen dengan 10 kali lipat dari tumbuhan biasa,” ujar Tengku Dahril. (sha)

Di tempat terpisah, Ekonom cy yang ada," tambahnya. Universitas Gajah Agus juga siap Mada (UGM) A Tony mengantisipasi arus Pransetiantono medana asing yang dingatakan, invesperkirakan mengalir ment grade akan semakin banyak ke membawa dampak Indonesia. Pemerinpada masuknya alitah berharap danaran modal asing baik dana asing itu akan di jangka pendek investasi langsung maupun jangka pan(foreign direct injang. "Investment vestment/FDI). "Kigrade ini akan memta mesti siapkan peberikan ruang bagi rencanaan yang leAgus Martowardojo kita, pertama akan bih baik sehingga lebih banyak investor yang masuk ada aliran modal masuk, apakah itu jangka pendek apakah itu jangke Indonesia," ujarnya. ka panjang, itu dalam bentuk Surat Berharga Negara (SBN) jangka panjangnya ke FDI, sehingga yield obligasi kita menjadi menurun. Yield kita sekarang hampir sama dengan Italia, bahkan lebih baik," kata dia usai menjadi pembicara di Seminar Dampak Krisis Eropa terhadap Bisnis Perbankan di Hotel Sari Pan Pasifik, Jakarta, Kamis (19/1). Momentum Turunkan Bunga Bank Masuknya peringkat utang Indonesia ke level investment grade, menurutnya juga menjadi momentum tepat untuk menurunkan suku bunga kredit perbankan. "Invesment grade bagus untuk perbankan, karena akan makin banyak likuditas mengalir dan suku bunga akan turun," papar Tony. Tony juga menyebut bahwa

BERANEKA topi anak-anak dijajakan di depan kampus UIN Suska Riau, Sukajadi Pekanbaru.

IBNUHASAN

Jelang Imlek, Harga Kebutuhan Pokok Stabil PEKANBARU(VOKAL)-Harga kebutuhan pokok di bebarapa pasar tradisional Pekanbaru menjelang perayaan Imlek tidak mengalami kenaikan. Dari pantauan Harian Vokal di lapangan, Kamis (19/1), beberapa jenis sayuran justru mengalami penurunan harga. Pak Kumis, penjual sayuran di Pasar Pagi Arengka mengatakan, bahwa perayaan Imlek tak berpengaruh terhadap harga barang pokok. "Tak ada pengaruhnya perayaan Imlek dengan kenaikan harga, tahun-tahun sebelumnya

juga demikian, jika ada penurunan atau kenaikan harga pun itu lantaran dipengaruhi oleh stok barang yang masuk, bukan karena Imlek," ucapnya mejelaskan Sayur kol misalnya, pada harihari biasa dijual dengan harga Rp12 ribu per kilo, kini dijual dengan harga Rp8.000. Demikian pula dengan harga wortel yang juga mengalami penurunan harga sebesar Rp1.000 hingga Rp2.000 per kilonya. Padahal dalam kondisi normal wortel dijual dengan harga Rp10 ribu per kilonya.

Tak terkecuali bawang merah, komoditas ini juga mengalami penurunan. Per kilo biasa dijual dengan harga Rp16 ribu, kini dijual Rp14 ribu per kilo. Sedangkan bawang putih harganya relatif stabil, Rp14 per kilo sama dengan hari-hari biasa. Harga cabe merah juga masih bertahan di kisaran harga Rp45 ribu - Rp49 ribu per kilo. Penurunan harga ini menurut pedagang telah terjadi sejak seminggu yang lalu akibat stok barang yang sedikit berlebih dibanding kondisi normal. (ibnu hasan)

penurunan suku bunga kredit khususnya di bank BUMN dapat berdampak pada penurunan laba pemerintah. Oleh karenanya, pemerintah, dalam hal ini Menteri Keuangan, Menteri BUMN dan Gubernur BI disarankan Tony untuk konsisten dan mempelopori penurunan suku bunga. "Mereka (bank BUMN) market leader pasti ada hubungannya dengan revisi target laba karena menguasi 45 persen kredit share. Jadi kalau mau cepet ya ada dua pendekatan seperti pendekatan mekanisme pasar yang struktural dan pendekatan jangka pendek yang shortcut. (Kalau mau cepat) ya memang harus ada yg mempelopori dan dampaknya ke profit bank," tandasnya. Seperti diketahui, Moody's Rating menaikkan peringkat utang luar negeri Indonesia menjadi Baa3 dari sebelumnya Ba1. Outlook untuk peringkat ini ditetapkan stabil. Ini merupakan kali kedua Indonesia mendapatkan kenaikan peringkat. Sebelumnya, pada 15 Desember 2011 lalu salah satu dari tiga lembaga pemeringkat kelas dunia, Fitch's Rating menaikkan peringkat Indonesia dari BB+ menjadi BBB-. Keduanya merupakan peringkat yang setara dengan investment grade alias negara yang layak menjadi tempat berinvestasi. (dtc,okz,bos)

Penerbangan Penuh Jumat dan Sabtu PEKANBARU(VOKAL)-Penerbangan rute Pekanbaru-Jakarta menjelang Hari Raya Imlek, terutama hari Jumat (20/1) dan Sabtu (21/1) terisi 100 persen. Kursi tak terisi penuh justru pada hari Minggu atau sehari jelang Imlek. "Untuk hari Jumat dan Sabtu semua jadwal penerbangan kita 100 persen penuh," ujar Suyatno Rifat, General Manager Garuda Indonesia Pekanbaru kepada Harian Vokal, kemarin. Dikatakan Suyatno yang saat itu didampingi Manager Sales dan Marketing, Herina Damayanti, Jakarta memang menjadi salah satu tujuan warga Pekanbaru, khususnya masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek. Tak heran jika menjelang Imlek penerbangan ke Jakarta terisi penuh. Garuda sendiri saat ini setiap harinya melayani 5 kali penerbangan rute Pekanbaru-Jakarta-Pekanbaru. Maskapai pener-

bangan nasional ini bahkan berencana menambah jadwal terbang di rute tersebut menjadi 6 kali sehari mulai 19 Februari mendatang. Dalam pada itu, Kepala Officer In Charge (OIC) Bandara Sutan Syarif Kasim (SSK) II, Baikuni, di Bandara SSK II mengatakan, "Setiap penyambutan hari-hari besar, umumnya semua tujuan dan penerbangan penuh dan harga tiketpun akan melambung tinggi, biasalah, bila permintaan naik, hargapun akan naik," tutur Baikuni seperti dikutip halloriau.com, Rabu (18/1). Biro perjalanan di Pekanbaru pun ikut menuai manisnya perayaan Hari Beras warga Tionghoa ini. Seperti yang dituturkan humas PT Sanel Mora Lestari, salah satu agen perjalanan di Kota Pekanbaru, "Untuk saat ini, rute yang paling banyak dituju pelanggan adalah Medan dan Jakarta." (bos)

 Kodak tak Mampu Bersaing di Era Digital

Pelopor Kamera Poket Itu Akhirnya Daftarkan Kebangkrutan PERINTIS kamera legendaris AS, Eastman Kodak akhirnya mendaftarkan perlindungan kebangkrutan. Perusahaan yang sudah berusia lebih dari satu abad ini mendaftarkan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 setelah mati-matian berjuang.

ANTARA

PENUKARAN UANG MENINGKAT - Seorang nasabah keturunan Tionghoa memperlihatkan uang pecahan Rp 10 ribu dan Rp 100 ribu yang baru ditukarnya di Bank Indonesia Medan, Sumut, Kamis (19/1). Menjelang Tahun Baru Imlek permintaan penukaran uang pecahan berwarna merah seperti Rp 10 ribu dan Rp 100 ribu mengalami peningkatan Rp 600 juta per hari, terkait kepercayaan warga suku Tionghoa tentang warna merah yang diyakini membawa keberuntungan.

Penanggung jawab/redaktur: Budi Suseno

"Setelah mempertimbangkan keuntungan Chapter 11 pada saat ini, Dewan Direksi dan seluruh tim manajemen senior secara bulat meyakini bahwa ini adalah langkah yang penting dan hal benar yang dilakukan untuk masa depan Kodak," ujar CEO Kodak Eastman, Antonio Perez dalam pernyataannya seperti dikutip dari AFP, Kamis (19/1). "Tujuan kami adalah memaksimalkan nilai bagi para pemangku

kepentingan, termasuk para karyawan, pensiunan, kreditur dan dana pensiun. Kami juga berkomitmen untuk bekerja dengan konsumen kami yang berharga," tambahnya. Kodak, perusahaan yang berusia lebih dari 100 tahun merupakan perintis industri fotografi yang fenomenal. Namun Kodak harus berjuang di tengah era digital dan buruknya kinerja. Sejauh ini Kodak sudah merumahkan

47.000 karyawan dan menutup 13 pabrik sejak 2003. "Sekarang kami harus merampungkan transformasi dengan menekankan pada struktur biaya dan secara efektif memonetisasi aset non inti IP," jelas Perez. Ia menambahkan, Kodak bekerjasama dengan para pemangku kepentingan akan berjuang untuk

berubah menjadi perusahaan foto digital dan ilmu material yang berkelas dunia dan lebih ramping. Pada masa jayanya, saham Kodak pernah menembus US$ 80 per lembar di 1996, sesaat setelah munculnya revolusi foto digital yang pada akhirnya menggantikan kebutuhan konsumen untuk

RIWAYAT KODAK -1892 - George Eastman mendirikan Kodak. -1900 - Kodak jadi trademark, memperkenalkan kamera poket dan roll film. -1969 - Neil Amstrong foto di bulan menggunakan kamera Kodak.Era kejayaan Kodak. -1975 - Membuat kamera digital. -1994 - Memisahkan bisnis kimia, Eastman Chemical Co. -1994 - September, kejatuhan Kodak dimulai. -2007 - Terus merugi. Nilai pasar merosot tajam, dari US$ 31 miliar menjadi US$ 150 juta. -2011 - September, total aset Kodak US$ 5,1 miliar dengan kewajiban US$ 6,75 miliar -2012 - Januari, pengumuman pendaftaran kebangkrutan chapter 11. Sumber:www.detik.com

membeli film dari Kodak. Kebangkrutan ini membuat nasib 19.000 karyawan Kodak terkatung-katung. Pada masa jayanya di era 1980-an, Kodak tercatat memiliki 145.000 pekerja. Dalam beberapa tahun terakhir, Kodak terus merugi. Terakhir kali, Kodak melaporkan sedikit laba bersih pada tahun 2007. Kodak didirikan oleh George Eastman pada 1892. Kodak mengembangkan kamera 'Brownie' yang sangat popular. Tiga generasi di Amerika dan beberapa negara membuat foto dengan 'Brownie' ini. Iklan "Kodak Moment" juga sangat populer di masa jayanya. Namun kejayaan itu tergerus oleh penemuan fotografi digital, yang terutama dihasilkan oleh produsen dari Asia pada era 1990-an. Kodak yang tidak membuat inovasi akhirnya gagal bertahan menghadapi persaingan global.(dtc/bos)

Perwajahan: ABDAWIZA


7

SAMBUNGAN JUMAT

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

HARIAN VOKAL

Buruh Outsourcing tak Boleh Kehilangan Hak JAKARTA(VOKAL)-Pekerja/buruh yang melaksanakan pekerjaan dalam perusahaan outsourcing tidak boleh kehilangan hak-haknya yang dilindungi oleh konstitusi. Demikian keputusan Mahkamah Konstitusi No.27/PUU-IX/2011 tertanggal 17 Januari 2012 mengenai Permohonan Pengujian UU No.13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Menanggapi hasil keputusan MK dari surat permohonan pengujian UU Ketenagakerjaan yang dilakukan oleh Didik Suprijadi mewakili Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Petugas Pembaca Meter Listrik Indonesia (AP2ML), Kemenakertrans segera menerbitkan surat edaran mengenai ketentuan Outsourcing dan Perjanjian Kerja Waktu Tententu (PKWT). Maka dari itu, kata Dirjen

Penyelesaian Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemenakertrans Myra M Hanartani, harus dipastikan hubungan kerja antara pekerja/ buruh dengan perusahaan penyedia jasa outsourcing tetap berjalan sampai jangka waktu kontrak kerja selesai dengan tetap menjamin perlindungan hak-hak pekerja. “Dalam perjanjian kerja outsourcing harus disyaratkan adanya pengalihan per-

lindungan hak-hak bagi pekerja/buruh yang objek kerjanya tetap ada walaupun terjadi pergantian perusahaan yang melaksanakan sebagian pekerjaan borongan dari perusahaan lain atau perusahaan penyedia jasa itu,” paparnya, Kamis (19/1). Mengenai revisi UU Ketenagakerjaan terkait dengan putusan MK itu, Myra menilai harusnya dilaksanakan, karena sudah beberapa pasal yang tidak mempunyai kekuatan hukum harus diubah atau tidak diberlakukan lagi. Dia berharap semua pemangku kepentingan juga menyadari hal tersebut, karena bagaimanapun sistem outsourcing harus dikemas dalam peraturan perundangundangan.

Sementara itu, pelaku usaha alih daya (outsourcing) meminta pemerintah untuk membuat peraturan atau ketentuan yang adil dan berimbang, menyusul terbitnya keputusan Mahkamah Konstitusi No.27/PUU-IX/2011tertanggal 17 Januari 2012 mengenai Permohonan Pengujian UU No.13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Ketua Umum DPP Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI) Wisnu Wibowo mengatakan pihaknya menghormati keputusan tersebut. “Kami menunggu peraturan selanjutnya dari keputusan MK tersebut, karena tidak dapat memutuskan kontrak kerja begitu saja dengan pihak pengguna tenaga alih daya,” ujarnya.(pkc,hab)

KPK Telusuri Ruang Rapat Banggar Rp20 M JAKARTA(VOKAL)-Pemborosan renovasi ruang Badan Anggaran (Banggar) DPR RI yang menyedot dana sebesar Rp20 miliar tak hanya memicu kontroversi dalam masyarakat dan saling tuding di internal Dewan, tapi sudah masuk ranah hukum. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima laporan dugaan korupsi pada proyek renovasi ruangan itu. Saat ini KPK telah melakukan analisis terhadap laporan tersebut. "Kami sedang dan akan melakukan penelusuran," ka-

ta Juru Bicara KPK Johan Budi SP di kantor KPK, Jakarta, Kamis (19/1). Menurut Johan, terkait laporan tersebut KPK telah melakukan pengumpulan bahan keterangan sejak sepekan lalu. Meski demikian, Johan mengatakan pihaknya belum akan memanggil dan memeriksa sejumlah pihak-pihak di DPR yang terkait dengan proyek itu dalam waktu dekat ini. "Tidak selalu dengan cara memanggil, bisa jadi kita ke sana," ujarnya.

Ditanya apakah nilai proyek renovasi ruang rapat Banggar DPR senilai Rp20 miliar itu dinilai wajar. Johan menyatakan ukuran besaran nilai proyek adalah relatif. "Namun kalau tindak pidana korupsi, tidak perlu besar atau kecil. Kami pasti akan tindak," ucapnya. Laporan soal ruang Banggar disampaikan Anggota Komisi III DPR Syarifuddin Suding pada Kamis (12/1). Anggota Komisi III dari Fraksi PPP, Ahmad Yani mendukung upaya yang dilakukan Suding

melaporkan ke KPK terkait renovasi ruang rapat Banggar. "Karena menurut saya ini memang tidak masuk akal dan tidak jelas kenapa harus direnovasi. Kan ruang Banggar yang lama saja masih bisa dipakai kok," tuturnya. Lagi pula, katanya, angka Rp20 miliar itu angka yang fantastis dan tidak masuk akal. "Kursi saja masa harus impor, memang itu kursi untuk apa sih. Alasan-alasan itu kita tidak pernah tahu dan tidak pernah dikasih tahu," ujarnya.(vnc,hab)

INT

KONSER KATY PERRY-Katy Perry beraksi di panggung dalam konsernya yang bertajuk The California Dreams Tour 2012? di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/1) malam. Penyanyi asal California, AS, tersebut mengawali konser turnya pada 2012 di Indonesia dengan membawakan 18 lagu, termasuk lagu-lagu hitsnya, 'fireworks', 'california gurls', dan 'last friday night'.

SBY: Politik Uang Itu Racun JAKARTA(VOKAL)-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyebut stabilitas politik nasional pada 2011 lalu relatif terjaga. Namun, masih ada beberapa hal yang menjadi tantangan pada tahun ini. Salah satunya fenomena politik uang yang terus berkembang. "Kalau dibiarkan akan mencederai dan merusak demokrasi yang bermartabat. Hati-hati, ini racun," kata Presiden saat pidato penutupaan rapat kerja pemerintah di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (19/1). Menurut SBY, tak ada kasus besar pada 2011 yang membuat stabilitas politik di pusat atau daerah menjadi goyang. Ini ditunjukkan dengan kenaikan pangkat peringkat utang dan ekonomi tumbuh yang dengan baik. "Jadi tidak perlu terlalu ce-

mas, kalau sekali-sekali ada gejolak politik, riak-riak politik, itu wajar. Karena ini negara demokrasi," ujar Yudhoyono sembari menambahkan, pemberantasan korupsi dan narkoba mencatat prestasi. Tantangannya, kata Presiden, masih ada penyimpangan dan korupsi yang terjadi baik di pusat maupun di daerah. Termasuk korupsi dan kolusi di sektor perpajakan dan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. "Kolusi dan korupsi melibatkan anggota DPR dan unsur-unsur pemerintah. SBY tak menampik adanya kekerasan horizontal dan aksiaksi anarkistis akhir-akhir ini. Presiden sudah memerintahkan kepolisian menangani kasus tersebut dengan baik. "Setiap saat bisa terjadi, saya mengikuti setiap harinya, di

seluruh Tanah Air," kata dia. Konflik warga belakangan marak di sejumlah lokasi. Seperti kasus penembakan di Pelabuhan Sape, Bima, Nusa Tenggara, yang dipicu protes penduduk terhadap rencana ekploitasi tambang mas di sana. Kasus ini menelan dua korban tewas akibat tertembak. Peristiwa yang menelan korban jiwa juga terjadi di Mesuji, Lampung dan Mesuji wilayah Sumatera Selatan. Kasus ini dipicu sengketa perkebunan sawit, yang dikuasai oleh sejumlah perusahaan swasta. Insiden pembunuhan juga berlangsung di Aceh. Sedikitnya 11 penduduk tewas ditembak oleh orang tak dikenal. Peristiwa ini disinyalir terkait dengan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di Bumi Serambi Mekah ini.(tnr,hab)

Perpanjangan ................................................................................................................................................................................Sambungan Hal 1 MENURUT Razali, salah satu poin yang akan menjadi pengganjal dikabulkannya usulan perpanjangan izin HGU PT TPP tersebut adalah konflik lahan dengan masyarakat. "Saat ini ada tuntutan masyarakat akan kebun plasma dengan pola KKPA. Ini harus diselesaikan dulu, sehingga ke depan tidak terjadi konflik berkepanjangan. Sebelum ini selesai, be-

lum bisa final," sambungnya. Kurang Tahu Pada Rabu (18/1), Kepala BPN Kabupaten Indragiri Hulu Subiakto, mengatakan, proses perpanjangan HGU untuk PT TPP belum final. "Hingga kini surat keputusan perpanjangannya belum dikeluarkan BPN," kata Subiakto, di ruang kerjanya. Ketika ditanya apa saja per-

syaratan yang harus dipenuhi PT TPP agar izin HGU-nya diperpanjang, Subiakto mengaku, kurang tahu pasti. "Karena saya baru pindah dan belum mengetahui atau belum mempelajari HGU TPP itu. Namun perlu saya jelaskan, perpanjangan HGU itu bukan kewenangan BPN Inhu, melainkan kewenangan Kanwil BPN Provinsi Riau," ujarnya.

Subiakto juga menolak mengomentari surat Kementerian Sekretariat Negara No. R278/Kemsetneg/D-3/ SR.04.07/11/2011. "Surat itu hanya merupakan tembusan ke BPN Inhu. Surat itu ditujukan ke Kakanwil Pertanahan Provinsi Riau," elaknya. Sementara Ketua DPP Lembaga Pengkajian Penerapan Pemantauan Pelaksanaan Pem-

Bernabeu....................................................................................Sambungan Hal 1 MESKI mereka tak juga menang setelah cuma bisa bermain imbang 1-1 di ajang La Liga. Di musim yang sama namun pada kompetisi Liga Champions Barca kembali menang dengan skor 2-0. Pada urutan kelima dalam rangkaian tersebut adalah hasil 2-2 di ajang Piala Super Spanyol di awal musim ini. Yang belum lama terjadi adalah kemenangan 3-1 Barca di putaran pertama Liga Spanyol, pada duel yang dihelat 10 Desember lalu. Sukses ini juga menjadi istimewa bagi Josep Guardiola lantaran bersamaan dengan itu ia merayakan hari jadi ke41 yang jatuh pada 18 Januari. Itu merupakan kemenangan kesembilan yang dibukukan Barca dalam El Clasico sejak dilatih oleh Guardiola pada 2008 lalu. Menurut Infostrada, pelatih yang akrab disapa Pep itu kini sejajar dengan Cruyff yang mencatatkan rekor kemenangan yang sama atas Madrid semasa melatih Barca pada 1988-1996. Sementara statistik Opta mencatat Guardiola kini memenangi pertandingan melawan Madrid lebih dari tim manapun sejak menjadi entrenador.

Dengan keunggulan ini, Barca diuntungkan dalam melakoni partai leg II di Camp Nou, sepekan mendatang. Lionel Messi dkk. hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke babak semifinal. Sempat Tertinggal Pada laga tersebut, skuad arahan Pep Guardiola itu tertinggal lebih dulu ketika pertandingan baru berjalan sebelas menit. Namun, Los Cules justru balas menekan tuan rumah setelahnya. Alhasil, dua gol pun lahir dari sumber yang tak diduga-duga, yakni dari dua orang pemain belakang bernama Carles Puyol dan Eric Abidal. Gol pertama Madrid tercipta setelah bola yang dikirim ke sisi kiri lapangan Madrid diterima oleh Cristiano Ronaldo. Pemain berjuluk CR7 itu kemudian menggiring bola sampai ke kotak penalti dan sedikit melakukan gerakan untuk mengecoh Gerard Pique. Ia kemudian menyelesaikannya dengan sebuah sepakan kaki kiri ke pojok jauh gawang. Jose Manuel Pinto tak mampu menghalau sepakan tersebut dan tuan rumah pun unggul 1-0. Sebagai catatan, ini adalah shot on goal pertama Madrid pada laga ini.

Tiga menit setelah gol tersebut, Andres Iniesta mendapatkan peluang emas. Namun, tendangan dari sudut sempit yang dilepaskan gelandang internasional Spanyol itu masih bisa ditepis oleh Iker Casillas. Dua menit berselang, giliran Alexis Sanchez yang punya kans untuk menciptakan gol. Menerima umpan Cesc Fabregas, Alexis melepaskan sebuah sundulan. Hasilnya? Bola masih menerpa tiang gawang Madrid. Tensi laga kemudian meninggi dan wasit Cesar Muniz Fernandez sampai harus mengeluarkan dua kartu kuning, masing-masing untuk Pepe dan Pique. Setelahnya, Barca lagi-lagi mengancam gawang Madrid. Casillas satu kali menyelamatkan gawangnya dari sebuah sepakan keras Lionel Messi di menit ke-26. Sementara empat menit setelahnya, sebuah sepakan Iniesta dari dalam kotak penalti melambung tipis di atas gawang Madrid. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan untuk Madrid. Barca kemudian memulai babak kedua dengan mulus. Peluang pertama mereka di menit ke-48 langsung berbuah

gol. Adalah Carles Puyol yang menjadi pencetak gol tersebut. Berawal dari sebuah sepak pojok yang dilepaskan Xavi Hernandez, bola disambut Puyol--yang berlari tanpa pengawalan ketat--dengan sebuah sundulan sambil menjatuhkan diri. Casillas sudah berusaha menjangkau bola, namun gagal. Skor berubah menjadi 1-1. Barca yang terus menekan akhirnya berbalik unggul di menit ke-77. Messi menjadi arsitek golnya lewat sebuah umpan lambung ke sisi sebelah kiri lapangan, di mana Eric Abidal yang tak terkawal, tak terbaca oleh barisan pertahanan Madrid, dan lepas dari jebakan offside berdiri sendirian. Setelah menahan bola hasil umpan Messi dengan dada, Abidal kemudian melepaskan sepakan kaki kiri terarah ke pojok gawang Madrid. Casillas pun harus memungut bola untuk kedua kalinya dari dalam gawangnya. Skor 2-1 bertahan sampai laga habis. Madrid masih punya kesempatan untuk membalas di Camp Nou pada 25 Januari mendatang. (bbc/rts/ bbs/sad)

Yang ............................................................................................Sambungan Hal 1 PENGALAMAN hari kemarin itu sebagai guru yang tidak pernah salah. Inilah makna sejarah dalam kehidupan, dan ini jugalah yang disebut sebagai sunnatullah, ketentuan Allah yang sifatnya abadi. Selama sebabnya sama, maka akibatnya juga akan sama, dimana dan kapanpun adanya. Lalu, bagaimana dengan ungkapan yang sering dikemukakan oleh orang-orang tua, “yang sudah, sudahlah. Mari kita hadapi masa depan. Biarlah yang sudah itu berlalu, tidak usah diungkitungkit lagi.” Paling tidak ada dua makna yang mungkin diambil dari ungkapan di atas: Pertama, para orang tua mengingatkan agar kita tidak terjerat dengan apa atau dengan peristiwa yang sudah berlalu, sehingga tidak bisa mempersiapkan masa depan. Masa lalu, apalaPenanggung Jawab/Redaktur: HASAN BASRIL

gi yang berhubungan dengan persoalan-persoalan yang melukai hati, seperti konflik dan yang setara dengan itu. Kita tidak perlu mengungkit-ungkit kesalahan orang lain, sehingga akan menambah sakit hati dan akhirnya berubah menjadi dendam kesumat, sebagai sebuah penyakit kejiwaan yang akan menghambat kemajuan di sama depan. Ungkapan ini lebih ditujukan kepada persoalan yang berhubungan dengan prilaku orang lain atau prilaku diri sendiri yang akan membuat luka di hati, sehingga dikungkung oleh perasaan-perasaan negatif dan akhirnya merusak diri sendiri; Tetapi, kedua, ungkapan tersebut tidak boleh diartikan untuk melupakan semua yang sudah terjadi di masa lalu tanpa berusaha mengambil pelajaran daripadanya. Masa lalu adalah guru un-

tuk menghadapi masa depan. Jangan melakukan kesalahan yang sama di masa lalu pada hari ini, karena akan menghasilkan akibat yang sama di masa datang. Melalui pelajaran dari peristiwa masa lalu, kita akan mendapat peringatan untuk menghadapi masa depan. Oleh sebab itu, melupakan, apalagi tidak mau menjadikannya sebagai guru, sama halnya dengan membuka peluang terjadinya kesalahan yang sama di masa datang. Hal ini tentu tidak boleh dilakukan. Keledai saja tidak mau jatuh ke lubang yang sama untuk ke dua kali. Itu pulalah sebabnya, benda atau situs-situs sejarah suatu bangsa perlu dirawat dengan baik, karena di dalamnya tersimpan sekian banyak pelajaran tentang masa lalu yang bisa dijadikan i’tibar untuk masa datang.

Maka, secara spesifik ingin kita katakan bahwa gejolak sosial yang akhir-akhir ini sering terjadi di tanah air, tidak boleh dibiarkan saja, apalagi dilupakan begitu saja sebagai sebuah gejala biasa, tetapi perlu dipelajari kenapa hal itu bisa terjadi, dan apa akibat yang ditimbulkannya untuk kehidupan bersama sebagai sebuah bangsa. Inilah peringatan tegas yang disampaikan Allah dalam firman-Nya, “wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kalian kepada Allah, dan hendaklah kalian mempelajari apa yang telah terjadi pada masa lalu untuk (menghadapi) masa depan. Bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Memberitahu (memberi balasan) akan apa yang kamu perbuat”.** Penulis adalah guru besar UIN Suska Riau

bangunan Semesta Berencana Indragiri Hulu (LP5SBI) Banteng Yudha Pranoto yang mengaku mewakili masyarakat, mengatakan, tuntutan masyarakat yang tergabung dalam Koperasi Citra Usaha Mandiri (KCUM) untuk mendapatkan kebun plasma pola KKPA, sesegera mungkin direalisasikan. Hal itu menurutnya, sesuai petunjuk dalam surat BPN RI No.4661/14.3-300/XII/2011 tertanggal 14 Desember 2011 lalu terkait permohonan perpanjangan HGU oleh PT TPP seluas 10.201,8794 hektar di Inhu. “Pada intinya surat tersebut mempertanyakan akuntabilitas kinerja BPN Riau selaku ketua risalah panitia pemeriksaan tanah (B) terhadap perpanjangan HGU PT TPP yang hingga saat ini masih

dipending atau ditunda proses perpanjangannya," jelasnya. Melalui suratnya BPN RI memberikan petujuk cukup jelas, yakni agar panitia B segera menyelesaikan tuntutan masyarakat yang tergabung dalam anggota kelompok tani di KCUM. Kebun plasma KKPA, minimal 20% dari luas HGU yang dikuasai PT TPP harus diserahkan, sebagaimana diatur dalam Permentan Nomor.26/ Permentan/OT.140/2/2007, jika HGU-nya diperpanjang. “Di samping surat dari BPN RI, Kementerian Sekeretariat juga telah menyurati Kanwil BPN Riau melalui surat No. No.R-278/Kemsetneg/D-3/ SR.04.07/11/2011 tanggal 30 November 2011, yang intinya, tuntutan masyarakat akan kebun plasma dengan pola KKPA

harus diselesaikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yakni Permentan No.26/Permentan/ OT.140/2/2007," sambungnya. Selanjutnya, kata Banteng, ada surat No.R-279/Kemsetneg/D-3/SR.04.07/11/2011 tanggal 30 November 2011 yang ditujukan kepada Gubernur Provinsi Riau Up Kadis Kehutanan Provinsi Riau, yang intinya, meminta dilakukan proses hukum serta tindak lanjut penggunaan kawasan hutan secara tidak prosedural seluas 2.000 ha di Redang Seko, Kecamatan Lirik oleh PT TPP. "Diperkirakan pertengahan tahun 2012, tepatnya Juni 2012, kebun plasma KKPA akan direalisasikan kepada masyarakat yang tergabung di KCUM," tambahnya.(rul,frs)

Mahasiswa ...............................................Sambungan Hal 1 SETIAP melakukan pengiriman uang, Sulaiman selalu memberi tahu tersangka agar segera melakukan pengecekan di rekening, guna memastikan untuk segera dimasukkan ke catatan manajemen sebagai modal investasi. “Setelah sampai jadwal penerimaan pertama Bulan Januari ini, nomor hp pelaku tidak aktif. Ketika didatangi tempat tinggalnya, pelaku tidak berada di tempat,” cerita Sulaiman. Karena merasa tertipu, Sulaiman membuat laporan resmi ke Mapolsek Payung Sekaki dan berharap polisi menindaklanjutinya dengan menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sulaiman menambahkan,

ternyata bukan hanya dirinya yang ditipu Ahmad Yudi, masih ada korban lainnya. Di antaranya Elvi, yang mengalami kerugian sebesar Rp50 juta dan Aswandi R600 juta. "Ternyata korbannya bukan saya saja, tapi banyak, dengan modus menjanjikan keuntungan per bulan dengan menginvestasikan uang kepadanya," ujar Sulaiman. Kapolsek Payung Sekaki AKP Arbain ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari Sulaiman. Tim Opsnal, kata Arbain, akan segera diturunkan ke lapangan untuk mengejar pelaku. "Karena pelaku diketahui sudah kabur dari rumahnya, polisi akan melakukan penyelidikkan dan pengembangan agar cepat da-

pat diungkap," kata Arbain. Namun Kapolsek belum bisa menjelaskan modus pelaku, karena menurut keterangan pelapor, bisnisnya itu kurang diketahui, tetapi dijanjikan bisa memberikan penghasilan besar per bulan kepada korban. "Bisnisnya belum diketahui secara pasti. Untuk itu, polisi akan mengupayakan menangkap pelaku agar bisa dilakukan penyidikan dan pengembangan," kata Kapolsek. Kapolsek mengimbau kepada masyarakat agar jangan tergoda mempercayai seseorang yang menjanjikan sesuatu tanpa mengenali asal-usul orang tersebut. "Sebab saat ini banyak pelaku penipuan berkedok orang baik dengan modus berbagai bisnis," sambungnya.(ind)

Formasi.....................................................Sambungan Hal 1 si DIRUT dan dewan direksi. Namun, untuk sampai ke posisi Dirut atau dewan direksi masih harus melalui fit and propertest oleh Bank Indonesia. "Siapa yang jadi Dirut atau

direksi, diputuskan oleh Bank Indonesia, bukan oleh pemegang saham semata," tegas Amir Husein. Fizan Menzano yang dikonfirmasi melalui SMS terkait

adanya penolakan terhadap dirinya sebagai salah satu calon Dirut Bank Riau Kepri, menolak berkomentar. "Maaf, saya no comment..tq," balasnya melalui SMS.(rud)

Aksi ...........................................................Sambungan Hal 1 MAKANAN untuk warga yang tinggal di sana. Menurutnya, kegiatan ini bukannlah untuk pamrih melainkan murni kepedulian antar manusia. "Kegiatan ini bukan pamrih, ini untuk fungsi pengawasan. Walaupun saya bukan di Komisi X tapi karena saya sudah melihat, otomatis akan saya salurkan dengan teman-teman di komisi X, setidaknya nanti akan ada kunjungan juga dari dinas pendidikan Jakarta untuk melihat, apakah mereka sudah dapet bantuan sarana dan prasarana karena mereka punya hak yang sama khususnya untuk masalah pendidikan," ujarnya siang itu.

Ia mengaku ikhlas memberikan bantuan kepada warga-warga di sekitar kolong jalan layang itu. Bahkan Vena secara terang-terangan mengatakan, sering melakukan kegiatan serupa beberapa tahun belakangan ini di beberapa tempat di Jakarta. "Dapil (Daerah Pemilihan) saya memang bukan disini, tapi masyarakat gak harus menunggu lama. Saya memang senengnya begini muter, Insya Allah sampai 2014 dan gak hanya Grogol, saya udah ke Jakarta Utara, Bantar Gebang, mapping untuk Jabodetabek," jelas anggota Komisi I DPR RI itu. Mantan Putri Indonesia itu

juga turut mengajak suami serta anak-anaknya untuk turun langsung melihat kondisi warga yang kurang beruntung. Sang suami Ifan Fadillah pun menyatakan mendukung kegiatan ini. "Karena kegiatan sosial dan sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab yang diberikan jadi harus mendukung sesuatu yang bersifat positif. Ini juga untuk lebih meniadakan birokrasi dengan melihat langsung," ujar Ifan. "Dari awal saya dan istri kasih tahu anak-anak biar mereka tahu perbedaan kehidupan, karena tidak semua orang beruntung," tandasnya.(vnc,hab) Perwajahan: ZULQIFLI


CMYK

Keuangan - Perbankan

8

HARIAN VOKAL

K

JUMAT

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

IAT

NTERKONEKSI BCA MANDIRIPresdir BCA Jahja Setiaatmadja (kiri) dan Dirut Bank Mandiri Zulkifli Zaini (kanan) saling menunjukkan kartu ATM usai peluncuran interkoneksi jaringan ATM Bank Mandiri dan Bank Central Asia (BCA) di Bank Indonesia, Jakarta, Senin (16/1). Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri dan Bank Central Asia (BCA)secara resmi terkoneksi melalui jaringan ATM Prima sehingga nasabah kedua bank itu bisa saling memakai jaringan ATM bersama di lebih dari 31.700 ATM.

11 Hal yang Harus Diketahui Pemegang Kartu Kredit BANK Indonesia (BI) mewanti-wanti kepada nasabah maupun calon nasabah kartu kredit dalam penggunaannya agar tidak terjerumus dan terlilit utang. Informasi apa saja yang harus diketahui oleh pemegang kartu kredit? Analis Madya Bank Indonesia Sri Yulia Parayudhanti mengungkapkan baik kepada pemegang maupun calon pemegang kartu kredit perlu mengetahui hal-hal dasar sebelum menggunakan kartu ini. Apa saja yang harus diketahui nasabah: 1. Penerbit kartu kredit harus menginformasikan penggunaan jasa pihak lain di luar penerbit kartu kredit untuk melakukan penagihan, jika penerbit kartu kredit menggunakannya. 2. Penerbit kartu kredit menyampaikan informasi tagihan secara lengkap, akurat, dan informatif serta dilakukan secara benar dan tepat waktu. 3. Setiap terjadi perubahan secara umum terhadap informasi tertulis wajib diinformasikan kembali kepada pemegang kartu kredit. 4. Penerbit kartu kredit dilarang memberikan secara otomatis fasilitas yang berdampak pada tambahan biaya yang harus ditanggung oleh pemegang kartu kredit atau fasilitas lain di luar fungsi utama kartu kredit 5. Dalam hal penerbit menggunakan jasa pihak ketiga maka penagihan oleh pihak tersebut hanya dilakukan jika kualitas tagihan kartu kredit dimaksud dalam kolektibilitas diragukan atau macet 6. Penerbit harus menjamin penagihan oleh pihak lain tersebut memperhatikan ketentuan dengan cara yang tidak melanggar hukum 7. Dalam hal transaksi pedagang dilarang memproses penarikan tunai mesin EDC menggunakan kartu kredit. 8. Pedagang dilarang membebankan biaya tambahan dalam (surcharge) kepada pemegang kartu kredit 9. Minimum pembayaran yang dipatok penerbit untuk kewajiban nasabah dalam jumlah tunggakan yakni sebesar 10% minimal dari total tagihan 10.Batas penarikan tunai adalah Rp10 juta untuk penarikan tunai melalui ATM 11.Batas nominal yang akan ditransfer melalui kartu kredit adalah Rp25 juta melalui ATM. (bos)

ANTARA

Perbankan Didesak Turunkan Bunga Kredit JAKARTA(VOKAL)-Para pengusaha mendesak agar perbankan segera menurunkan suku bunga kredit. Selama ini bunga kredit terlalu tinggi sehingga daya saing industri nasional melemah. Menanggapi hal tersebut, Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas) menyatakan peluang penurunan bunga kredit masih terbuka. Hal tersebut mencuat dalam pertemuan antara pengusaha dan Perbanas, di kantor Kamar

Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), di Jakarta, kemarin. ”Bank Indonesia sudah memberikan sinyal positif dengan menurunkan BI rate. Sayangnya, bank masih sulit menurunkan bunga kreditnya. Dengan kondisi saat ini bunga kredit seharusnya berkisar 8 persen-10 persen,” kata Osman Sapta Odang, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin. Ketua Perbanas Sigit Pramono mengakui, dibandingkan negara

ASEAN lainnya bunga kredit di Indonesia masih tinggi, yakni berkisar 13 persen. ”Meski masih tinggi, trennya terus menurun. Jadi peluang untuk semakin turun masih terbuka lebar. Kami punya komitmen untuk menurunkan suku bunga dengan meningkatkan efisiensi,” katanya. Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM), Tony Prasetiantono, menambahkan, jika Bank Indonesia menginginkan suku bunga industri perbankan turun, sebaiknya dilakukan terlebih dahulu oleh bank-bank BUMN sebagai market leader. “Di Indonesia itu banyak kendalanya, karena bank selalu melihat kon-

OCBC NISP Targetkan 145.000 Kartu Kredit

Sumber: www.detikfinance.com JAKARTA(VOKAL)-PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) menargetkan tambahan kartu kredit sebanyak 100.000 kartu dengan peluncuran produk kartu kredit terbaru Solid Titanium OCBC NISP dengan bunga 1,99 persen. Direktur Bank OCBC NISP Rudy N Hamdani mengatakan, jumlah kartu kredit perseroan saat ini masih berjumlah 45.000 kartu. Dengan peluncuran produk baru ini maka perseroan pun berniat menambah jumlah kartu kreditnya sebanyak 100.000 kartu. Sehingga secara total akan mencapai 145.000 kartu hingga akhir tahun. “Jumlah kartu kita masih kecil dan porsi ke kredit konsumer juga tidak sampai satu persen tapi kita yakin dengan pertumbuhan middle,” ujar-

Penanggung Jawab: BUDI SUSENO

nya di sela-sela peluncuran kartu kredit Solid Titanium 0CBC NISP di Jakarta, Kamis (14/01/2012). Menurut Rudy, kartu ini merupakan produk kedua yang diluncurkan perseroan, dimana sebelumnya perusahaan telah meluncurkan Kartu Kredit Liquid Platinum OCBC NISP untuk segmen nasabah premier. Untuk produk baru ini, Rudy berharap dapat menghimpun nasabah kelas menengah atau nasabah umum. Rudy menambahkan, saat ini baru terdapat sekitar 14 juta pemegang kartu. Dengan potensi naiknya middle class, seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, dalam 35 tahun lagi akan terdapat sekitar 60 juta orang yang berpotensi untuk dioptimalkan. Menurut Rudy, niat perseroan mengeluarkan kartu kredit dengan bunga 1,99 persen diharapkan dapat memberikan kemudahan. Rudy juga mengklaim telah mengikuti ketentuan BI terkati Peraturan BI tentang kartu kredit. (okz/boss)

tru akan tarikdisi pasar. Jika inmenarik antara gin suku bunga pemerintah, BI, turun, bank BUdan industri perMN sebagai marbankan,” jelasket leader harus nya. mengawali, seteSementara lah itu bank swasitu, untuk Biaya ta,” kata Tony di Operasional acara seminar Pendapatan bertajuk ‘Dampak Operasional Krisis Eropa ter(BOPO) perbanhadap Bisnis Bank kan, Tony me2012’ di Jakarta, ngakui, BOPO Kamis (19/1). Indonesia meMenurut Tony, mang lebih tingpertumbuhan gi dibandingkan ekonomi 2012 aSIGIT PRAMONO negara lain sepkan ditopang oleh perbankan. Karena kesehatan bank erti Thailand dan Singapura. Hal cukup bagus dan memiliki laba ini terjadi karena luas wilayah Intinggi. Namun, penurunan suku donesia lebih besar dibandingkan bunga memang tidak mudah, kedua negara tersebut. “Untuk BOPO Indonesia mekarena pendalaman pasar keuanmang jauh lebih besar, karena gan Indonesia masih dangkal. “Korelasinya begini, kalau suku Indonesia itu wilayahnya sangat bunga turun, maka laba turun. luas. Misalnya kita mau buka bank Otomatis dividen juga turun. Tapi, di daerah terpencil seperti Pappemerintah tidak mau dividen tu- ua, otomatis akan mengeluarkan run, karena sudah masuk estimasi cost yang lebih banyak,” ujarnya. pendapatan negara. Nantinya jus- (kcm/bos)

ASF Bidik Pembiayaan Mobil Tumbuh 20,21% JAKARTA(VOKAL)-Pasar pembiayaan kendaraan bermotor masih moncer di 2012. Buktinya, salah satu perusahaan pembiayaan, PT Astra Sedaya Finance (ASF) membidik pertumbuhan 20,21%. Demikian disampaikan Presiden Direktur Astra Sedaya Finance, Djony Bunarto Tjondro di Jakarta, Kamis (19/1). Pertumbuhan pembiayaan naik menjadi Rp22 triliun tahun 2012. Angka ini lebih baik dari realisasi tahun lalu yang hanya Rp18,3 triliun. Total unit yang dibiayai juga meningkat dari 125 ribu unit menjadi 135 ribu unit. Mobil baru masih mendomi-

nasi pembiayaan ASF tahun ini, dengan porsi sekitar 66% dari total leasing. Sisanya 22% masuk pembiayaan mobil bekas, dan 12% untuk alat berat. “Optimis, mengingat berdasarkan pandangan Gaikindo mengenai kondisi industri otomotif yang akan tetap tumbuh di tengah situasi global,” katanya. Pembiayaan ASF menjadi bagian besar dari target Astra Credit Companies (ACC) yang mencapai Rp26 triliun. Permodalan tidak menjadi masalah. Setelah hari ini, ASF menerbitkan obligasi tahap I Rp2 triliun, perseroan masih mengandalkan modal dari perbankan dan join financing. (dtc/bos)

Perwajahan : ISKANDAR


CMYK

JUMAT

Dumai

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

9

HARIAN VOKAL

 Rebutan Kursi Alat Kelengkapan Dewan

APBD Dumai 2012 Terancam Pinalti DUMAI(VOKAL)–Diduga karena perebutan kursi jabatan alat kelengkapan dewan (AKD) sehingga terjadi kekisruhan di lembaga terhormat tersebut. Akibatnya, pengesahan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Dumai 2012 yang semestinya sudah disahkan Desember 2011 lalu, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan, bahkan terancam pinalti. menyusun dan menetapkan APBD tahun anggaran 2012 secara tepat waktu yaitu paling lambat tanggal 31 DeDugaan yang sudah menjadi sember 2011 lalu sebagaimana dimaksud dalam penbicaraan hapasal 116 ayat (2) ngat tersebut di Peraturan Menteri Kota Dumai, diDalam Negeri Nobenarkan salah mor 59 Tahun seorang anggota 2007,” tegas Hasdewan dari Korizal. misi III DPRD Kota Dumai diKota Dumai, bawah kepemimHasrizal. Saat dipinan walikota H temui Harian VoKhairul Anwar dan kal di ruang kerDr Agus Widayat janya, Kamis (19/ sejak dilantik per1), Hasrizal metengahan 2010 lalu, nyebutkan bahPRAPTO SUCAHYO sampai saat ini suwa, kekisruhan politik yang terjadi di dalam dah dua kali terlambat merumah rakyat tersebut bukan nyerahkan KUA PPAS, sehinghanya isapan jempol. Keri- ga pembahasan dan pengebutan itu, bahkan menga- sahan APBD pun dipastikan kibatkan perpecahan di dalam terlambat. ”Sudahlah penyeinternal lembaga legislatif itu, rahan KUA PPAS terlambat, berawal dari perebutan kursi ditambah perpecahan di interjabatan alat kelengkapan de- nal DPRD, siap-siaplah APBD wan (AKD) yang merupakan Dumai akan mendapat reward posisi strategis yang saat ini dan penalty (sanksi) dari Depsedang dipolitisir demi ke- keu dan Depdagri,” ujarnya. Pimpinan Lemah pentingan pribadi. Berlarutnya kekisruhan di “Terjadinya perpecahan dan kekisruhan di internal rumah rakyat diduga kuat DPRD, membuat saya kha- akibat lemahnya pimpinan watirkan dan berpengaruh dewan dalam bersikap. Akibatkepada keterlambatan DPRD nya, banyak agenda utama dalam membahas APBD 2012 yang seharusnya diselesaaikan yang diperkirakan paling lam- dalam internal mencuat hingbat selesai akhir Januari ini,” ga keluar. Anehya , kekisruhan tersebut juga dipicu adanya ujar Hasrizal. Disebutkan Ketua DPC Par- intervensi dari para elit politik tai Buruh ini, bahwa pemba- yang berada di luar sistem. hasan APBD idealnya harus “Kita melihat gejala ini akibat sudah disahkan sejak Desem- lemahnya pimpinan dewan ber 2011 lalu. Terhitung akhir dalam bersikap. Sehinga se2011 lalu pengesahan APBD jumlah agenda termasuk pemsudah masuk dalam kategori bahasan APBD 2012 terancam terlambat dan sudah divonis gagal dalam pembahasan” ujar APBD Dumai akan terkena Prapto Sucahyo anggota Fraksi sanksi tidak mendapat biaya Demokrasi Plus. Menurutnya, sikap pimdana alokasi khusus (DAK) dari Menteri Keuangan (Men- pinan dewan yang lambat keu).“Jika terlalu lama terlam- dalam mengambil sikap bat pengesahan APBD Dumai, membuat kekisruhan di rujuga akan terancam diberi re- mah rakyat semakin panjang ward dan penalty (sanksi) oleh bahkan ada dugaan keDepkeu dan Depdagri,” jelas kisruhan yang terjadi akan menimbulkan dampak negatif Hasrizal. Selain itu, sambung Hasri- . Apalagi kuatnya peran elit zal, pejabat daerah juga terlihat politik yang ikut campur dalam tidak berniat memberikan mengatur sistem hingga pepelayanan pada masyarakat netapan alat kelengkapan secara lebih optimal dan seba- dewan. “Masak orang luar bisa gai wujud tanggung jawab ikut mengatur dalam sistim, pemerintah untuk mening- seharusnya persoalan internal katkan kesejahteraan masya- jangan sampai keluar. Kalau rakat. ”Jika memang pejabat sudah begini, tentu medaerah berniat, maka Peme- nimbulkan efek negatif,“ rintah Daerah akan berupaya paparnya. *** LAPORAN:

MEGGY ALFAJRIN / DUMAI

 Proyek Harnus

Polisi Selidiki Penyelewengan DUMAI(VOKAL)–Meski mengaku baru mendengar adanya dugaan penyelewengan proyek Hari Nusantara (Harnus) ke-12 pada Desember 2011 lalu, namun pihak Polres Dumai tetap melakukan penyelidikan guna mengumpulkan data. “Saya telah mendengar dan melihat dari beberapa media local adanya dugaan penggelapan atau permainan anggaran dalam proyek pada kegiatan Harnus, namun hal itu hanya sebatas mendengar dan membaca di media saja. Untuk itu, kita terlebih dahulu lakukan penyelidikan guna mengumpulkan data-data,” ujar Kapolres Dumai, AKBP Ristiawan Bulkaini saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (18/1). Dikatakan mantan Kapolres Kuantan Singingi tersebut, kepolisian akan melakukan secara tertutup, dan penyidikan tersebut belum sampai kepada pemanggilan saksi dan nama-nama oknum pejabat yang terlibat di dalamnya. “Kalau memang masyarakat

memiliki data tentang penyelewengan proyek Harnus tersebut, silahkan melapor dengan menyertakan buktibukti lengkap,”jelas Ristiawan. Bakhrun SD, SH, salah seorang Praktisi Hukum menegaskan, mesti ada upaya dan kejelian aparat hukum seperti kepolisian atau kejaksaan memainkan perannya untuk mengusut dugaan korupsi yang dilakukan. “Biasanya, itu merupakan modus operandi. Dan, ini merupakan tindak pidana korupsi. Dibutuhkan kejelian aparat hukum untuk mengusutnya. Semestinya aparat hukum pro aktif. Jangan hanya menunggu laporan,” tegas Bakhrun. Ditegaskan Bakhrun, sebagai upaya aparat hukum mencari fakta kebenarannya perlu ada itikad sungguh-sungguh dan pro aktif. “Mesti dikejar. Pemberitaan di media massa dapat dijadikan salah satu unsur atau data awal dalam mengusut kasus tersebut. Kalau hanya menunggu laporan prosesnya akan berjalan lambat,” tutup Bakhrun. (egy)

Penanggung Jawab/Redaktur: AKMAL KUTIANYIR

MEGGY

BANGUNAN SMA Negeri 2 Dumai tampak nyaris ambruk. Untuk menghindari, pihak sekolah mengganjal runtuhan yang masih tergantung dengan kayu balok.

Bangunan Baru SMAN 2 Dumai Nyaris Ambruk DUMAI (VOKAL)– Ruang sekolah menengah atas (SMA) Negeri 2 Dumai, yang baru dibangun dengan menggunakan dana anggaran belanja dan pendapatan daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2011, nyaris ambruk, terdapat kerusakan berat pada bangunan lantai 2 yang masih dalam tahap penyelesaian. Kondisi tersebut diprotes orang tua murid yang melihat sebelumnya bangunan tersebut sudah mulai retak diduga pengerjaan proyek bangunan tidak sesuai perjanjian kontrak kerja. “Saya khawatir jika anakanak siswa main di bawah bangunan tersebut, bisa tertimpa tembok yang hampir runtuh, sebab saya lihat sudah mulai retak,” ujar Parman, salah seorang wali murid siswa SMA 2 Dumai. Menanggapi hal tersebut, Kepala Sekolah SMA N 2 Dumai Evi Suryani kepada Harian Vokal, Kamis (19/1) menjelaskan, bahwa proyek tersebut memang nyaris ambruk, namun pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan sudah membatasi dengan tali, agar siswa tidak masuk ke pekarangan bangunan yang nyaris

tumbang tersebut. “Proyek itu dilelang di provinsi dengan dana Rp800 juta untuk dua kali tahap pengerjaan di tahun 2011-2012 dan tahap kedua tahun 2012 -2013,” jelas Evi. Dikatakan Evi, rencananya proyek penambahan ruangan

tersebut untuk menambah ruangan Kepala Sekolah, perpustakaan, ruang rapat, ruang pertemuan guru, dan ruang model. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai, Drs Sya’ari MP mengatakan, bahwa

peristiwa tersebut dilaporkan terjadi, Kamis(19/1) pagi, bangunan terlihat sudah runtuh namun runtuhan masih tergantung di lantai dua. “Kita sudah lakukan peninjauan lokasi dan kita sudah laporkan kepada pihak pro-

vinsi. Saat ini pihak provinsi sudah dalam perjalanan menuju ke Dumai. Kontraktor juga sudah dihubungi serta atas laporan kita mereka sudah mengirimkan tukang untuk memperbaiki bangunan tersebut,” jelas Sya’ari. (egy)

Segera Mutasikan Guru ke Daerah Pinggiran DUMAI(VOKAL)–Politisi Partai Bulan Bintang (PBB), Jhon Fikar mendukung langkah Dinas Pendidikan Kota Dumai untuk melakukan pemerataan guru di setiap sudut penjuru Kota Dumai. Ia tidak menampik di daerahdaerah pinggiran, masih banyak sekolah yang kekurangan tenaga pengajar. “Harus disegerakan. Ini adalah momentum untuk menerjemahkan pemerataan pendidikan yang diamanahkan undang-undang dasar (UUD) 1945,” ungkap Jhon Fikar saat menghadiri undangan peluncuran buku di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Lancang Kuning, Kamis (19/1) kemarin.

Ia menegaskan, kekurangan tenaga pengajar terkhusus di daerah-daerah pinggiran merupakan hal yang harus dihindari. Menurut anggota DPRD Dumai ini, secara akumulatif, kegagalan satu mata study bagi siswa, maka akan mempengaruhi nilai keseluruhan. “Jika gagal satu mata pelajaran, maka akan mempengaruhi nilai secara keseluruhan. Ini tentang prestasi seorang siswa,” tegas Jhon. Melihat Kota Dumai secara keseluruhan, Jhon mengakui masih banyak sekolahsekolah yang kekurangan, tidak hanya insfratuktur, tetapi juga guru. Ia mencontohkan sekolah yang berada di Kelurahan Tanjung Penyebal,

Kecamatan Sungai Sembilan. Menurutnya, banyak tenaga pengajar juga merasa enggan bila ditempatkan di daerah pinggiran seperti itu. Seorang guru seharusnya siap sedia menjalankan tugas bagi bangsa dan negara dalam mencerdaskan generasi selanjutnya. “Hari ini ada kesan kalau ditempatkan di Tanjung Penyebal itu buangan. Sebenarnya bukan seperti itu. Guru ditempatkan di manapun, itu pengabdian,” tandas Jhon. Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai, Sya’ari menyebutkan masih kekurangan guru diantaranya Kecamatan Sungai Sembilan, Bukit Kapur dan Medang Kampai.

Ia mengungkapkan, setakat ini, jumlah 2.500 guru yang tersedia sebenarnya sangat memadai. Namun kondisinya sekarang, sebagian besar masih menumpuk di pusat kota Dumai. Sya’ari berjanji segera melakukan mutasi guru ke ketiga daerah yang masih kekurangan. Ini merupakan program kerja prioritas Dinas Pendidikan di tahun 2012. “Kebutuhan guru juga akan disesuaikan dengan kurikulum dan mata pelajaran serta sesuai bidang ilmu. Bagi guru yang terpilih mengajar di daerah pinggiran kota, akan dibantu dengan tunjangan transport, berbeda dengan guru yang mengajar di pusat kota,” pungkas Sya’ari. (ndo)

Zahari, Dosen STIA Lancang Kuning Luncurkan Dua Buku DUMAI(VOKAL)-Prestasi diukir oleh seorang dosen Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Lancang Kuning Kota Dumai, HM Zahari, SH, MH. Mantan anggota DPRD Kota Dumai yang kini sudah mundur dari kancah politik tersebut, Kamis (19/1) kemarin, meluncurkan dua buah buku yang berjudul, Buku Administrasi Negara dan Meneroka Belantara Hukum Indonesia. Acara peluncuran dua buah buku tersebut dilaksanakan di aula lantai III STIA Lancang Kuning, dihadiri Ketua DPRD Zainal Effendi, Sekdako Dumai H Said Mustafa, dan sejumlah anggota DPRD Dumai seperti Timo Kipda, Jhon Fikar, Yuhardi Manaf juga anggota DPRD Riau Ir Nurzaman, Hj Eva Zahari dan ratusan undangan. Zahari yang juga selaku Direktur Pusat Kajian Strategis

Kebijakan Daerah (Puskad), dalam peluncuran buku juga melaksanakan sarasehan refleksi Dumai 2011 menatap 2012. Dalam kata sambutannya, Zahari mengucapkan terimakasih kepada istri tercintanya Eva Zahari, kalangan akademisi dan semua pihak yang telah mendukung terwujudnya dua buah buku yang diluncurkan tersebut. “Tentunya dua buah buku ini masih jauh dari sempurna, untuk itu masukan untuk perbaikan di masa mendatang tentu sangat diharapkan,” ucapnya. Peluncuran buku tersebut, ditandai dengan penandatanganan sampul foto buku oleh Ketua DPRD, Sekdako Dumai, Ketua STIA Nahar Effendi. Dan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan buku karangan M Zahari tersebut kepada tamu tersebut. Dalam kata sambutanya,

Ketua STIA Lancang Kuning Nahar Effendi memberikan apreseasi kepada M Zahari yang gigih dalam menulis sehingga menghasilkan dua karyanya tersebut. “Mudahmudahan ini bisa menjadi motivasi bagi dosen-dosen lainnya, dimana selama ini hanya menulis diktat untuk menjadi acuan pembelajaran. Mudah-mudahan ke depan bisa menulis sebuah buku seperti rekan kita Zahari,” Nahar Effendi berucap. Dengan dipandu H Syamsul Bahri, acara dilanjutkan dengan sarasehan, di acara ini para peserta diajak untuk merefleksi apa yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Dumai di 2011 dan apa yang selayaknya diperbuat pada 2012 ini. Banyak kritikan yang disampaikan para undangan terhadap kebijakan Pemko Dumai, seperti soal belum

terealisasinya air minum, tanah konsesi yang belum tersentuh, infrastruktur yang kurang baik, pembuatan tugu di mana-mana yang dinilai kurang bermanfaat bagi masyarakat. Kritikan dan masukan yang

disampaikan peserta tersebut, tentunya diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi Pemko Dumai untuk melangkah di tahun 2012 ini, sehingga apa yang diinginkan bersama menjadikan Dumai lebih baik dapat terwujud. (rno)

PARNO

ZAHARI menyerahkan buku yang baru saja diluncurkannya kepada Sekdako Dumai H Said Mustafa dan Ketua DPRD Zainal Effendi, Kamis (19/1). Perwajahan: ANDIXER


10

JUMAT

HARIAN VOKAL

LINTAS Imigrasi Fokuskan Penyuluhan ke Rupat DUMAI(VOKAL)-Kepala Kantor Imigrasi Kota Dumai, Reny Simanungkalit akan segera melakukan penyuluhan ke Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Hal ini mengingat wilayah tersebut yang dinilai rawan disusupi imigran gelap. “Dalam waktu dekat, kita ke Rupat untuk melakukan penyuluhan terhadap warga. Supaya masyarakat mengetahui dampak buruk kedatangan imigran gelap, dan mau melaporkan jika melihat,” ujar Reni, baru-baru ini. Menurut Reny, berdasarkan catatan pihaknya, Rupat merupakan salah satu tempat yang rawan disusupi oleh pendatang asing yang masuk tidak melalui pintu resmi. Hal ini diakibatkan masih minimnya pengawasan disana. Apalagi secara geografis, lokasi tersebut jauh dari perkotaan. “Apalagi keberadaannya dekat dengan Negara Malaysia dan Singapura. Sehingga memang sangat potensial. Ini berbahaya jika kita tidak cegah. Bisa saja imigran gelap itu membawa sesuatu yang kita khawatirkan berdampak kurang baik bagi Negara ini, terkhusus Dumai,” ujar Reny. Untuk itu, dalam beberapa waktu kedepan Kantor Imigrasi Dumai akan melakukan penyuluhan kepada warga yang bermukim di Rupat. Reny menjelaskan, kedatangan pihaknya kesana, semata-mata ingin memberikan penyuluhan terkait betapa pentingnya peran masyarakat dalam membantu pemerintah mencegah kedatangan imigran gelap. “Tanpa peran serta dari masyarakat, kita belum bisa apa-apa. Karena jika melihat kemampuan petugas dibandingkan dengan luas wilayah yang harus dipantau, itu sudah tidak seimbang,” ujar Reni. Diakui Reny, panjang pantai Dumai yang mencapai 134 KM tidak mampu untuk diawasi secara keseluruhan. “Pada tahun 2011 ada dua kasus yang berhasil terungkap. Itu berkat informasi dari masyarakat. Jadi kalau masyarakat tidak lapor, belum belum tentu tau. Makanya dari itu peran masyarakat sangat penting. Kita mengajak warga untuk bekerjasama memberantas imigran gelap,” ujar Reny. (ndo)

TANAKA

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

 Jabat Ketua MUI Dumai

Lukman Syarif Dikukuhkan DUMAI(VOKAL)-Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Fajriansyah, Lc. MA, mengukuhkan Lukman Syarif sebagai Ketua MUI Kota Dumai periode 2011-2016. Pengukuhan ini dilaksanakan di gedung Sri Bunga Tanjung, Jalan Putri Tujuh, Dumai Timur, Kamis (19/1) kemarin. LAPORAN: YUSRHEL/ DUMAI

Usai melakukan pengukuhan, Sekretaris MUI Riau, Fajriansyah, Lc, MA dalam paparannya mengatakan, tujuan dikukuhkannya Lukman Syarif sebagai Ketua MUI Kota Dumai ini, agar segera merapatkan barisannya guna meningkatkan kehidupan beragama dan reformasi moral. Fajriansyah menharapkan Lukman Syarif supaya dapat menjalankan kefungsiannya dalam menentukan dan menyusun program kerja jangka menengah dan jangka panjang. Dan akan melahirkan beberapa rekomendasi serta tausiyah yang berguna bagi Ummat Islam sendiri dalam mengembangkan syiar. Fajriansyah juga menyampaikan harapan yang besar kepada seluruh umat Muslim di Kota Dumai agar dapat memberi kerja sama yang baik, karena untuk menegakkan reformasi moral ini bukan hanya menjadi beban MUI saja, tapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Dumai, H Darawi, berp-

esan agar jajaran MUI Kota Dumai dapat bekerja dengan baik dan dapat menyelamatkan akidah ummat Islam khususnya di Kota Dumai ini sendiri. Selain itu, dapat menginventarisasi permasalahan ummat Islam dari berbagai dimensi dan sudut pandang yang ada. MUI Kota Dumai, kata Darawi, supaya dapat mengkaji dan memprioritas penyelesaian permasalahan yang ada, menginventarisasi, merumuskan solusi-solusi kongkrit dari berbagai permasalahan yang terjadi. “MUI Kota Dumai diharapkan tidak hanya dikenal dan sekedar sebuah namanya saja, tapi harus tunjukan fungsi dan kerjanya,” kata Darawi. Mudah-mudahan, harap Darawi, dengan adanya pengukuhan pimpinan MUI Kota Dumai yang baru ini, dapat melaksanakan fungsi dan tugasnya dengan lebih baik untuk ke depannya. Pengukuhan ini dihadiri Wakil Walikota Dumai, H Agus Widayat, Kepala Kantor Kemenag Dumai, H Darawi, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, instansi pemerintah dan swasta, tokoh agama dan tokoh masyarakat, Kepala Madarasah dan Pengurus-pengurus Masjid se-Kota Dumai. (***)

Perekaman Data e-KTP Capai 80 Persen DUMAI(VOKAL)–Sejak diluncurkan awal Oktober 2011 lalu, pelaksanaan entry data kependudukan pembuatan KTP elektronik atau e-KTP sudah hampir menyentuh seluruh warga wajib KTP yang ada di Kota Dumai. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Dumai, M Nizam, baru-baru ini menyebutkan, dari sekitar 142.701 jiwa alokasi e-KTP, sebanyak 80,47 persen diantaranya te-

DUMAI

lah melakukan perekaman data. “Kurang lebih tinggal 20 persen lagi. Bagi warga yang belum, kita minta untuk segera,” kata Nizam ditemui di Kantor Disdukcapil, Jalan Sultan Syarif Kasim. Secara keseluruhan, jumlah penduduk kota Dumai diperkirakan 270.000 jiwa. Dari jumlah keseluruhan ini, 142.701 diantaranya ditetapkan sebagai warga wajib e-KTP yang seyogyanya telah tuntas melakukan perekaman data

pada Desember 2011 silam. Namun faktanya, hingga pertengahan Januari 2012, masih 80 persen wajib e-KTP yang tercatat di Disdukcapil. Bagi yang belum, kata Nizam, pemerintah masih membuka ruang hingga 31 April 2012. “Meskipun telah melewati batas waktu, tapi masyarakat masih dipersilahkan untuk melakukan entry data hingga 31 April 2012. Ini gratis, makanya itu disegerakan,” tutur Nizam.(ndo)

YUSRHEL

KEPALA Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Dumai H Darawi, memberikan sambutan pada pengukuhan Ketua MUI Kota Dumai Periode 2011-2016, Kamis (19/1) di Gedung Sri Bungga Tanjung, Dumai Timur.

2011, PAD Restribusi Pasar Lebihi Target 10 Persen DUMAI(VOKAL)-Kepala Kantor Pelayanan Pasar (KPP) Kota Dumai Suardi, kepada Harian Vokal, Kamis (19/1) megatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari restribusi pasar tahun 2011 melebihi target sebesar 10 persen dari target yang ditetapkan. Peningkatan tersebut, mencapai 123 persen atau Rp275 juta dari target awal sebesar 103 persen atau Rp165 juta. "Sebelumnya, target pendapatan daerah dari restribusi pasar untuk tahun 2011 sebesar Rp165 juta atau 103 persen yang akan masuk ke khas daerah. Dan jumlah yang kita target itu terpenuhi, bahkan melebih 10 persen dari target awalnya,” ujar Suardi. Dengan adanya kelebihan tar-

get tersebut, kata Suardi, ini menunjukan perkembangan di dunia pasar di Kota Dumai semakin tahun semakin meningkat dan pesat. "Apalagi dengan terbangunnya tiga pasar, yakni pasar Kelakap Tujuh, Pasar Jayamukti dan Pasar Bukit Kapur, kita optimis pendapatan pasar tahun 2012 juga bisa melebihi target," sebut Suardi optimis. Lebih lanjut menurut Suardi, meskipun PAD terus mengalami peningkatan, namun Pemerintah Kota Dumai diharapkan terus mendukung untuk meningkatkan fasilitas yang diperlukan demi kelancaran para pengusaha untuk menjalankan usahanya. Dirinya juga yakin jika pendataan pedagang dilakukan dengan

ELECTRONIC

sangat akurat dan kesadaran dari para objek pajak yang belum terdaftar meningkat maka dipastikan PAD Kota Dumai ke depannya akan terus mengalami peningkatan. "Diharapkan kepada para petugas pasar untuk lebih profesional dan jujur serta inovatif dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, sehingga target dapat terus tercapai bahkan lebih,” harapnya. (ysl)

MAHKOTA

Jl.

Diponegoro/Sukajadi No. 124 Telp. (0765) 36571 Dumai

ICHA SALON & KARAOKE Gunting, cuci, kriting, cat rambut, creambat, bonding, smoting, masker, toning, facial. Juga menerima kursus salon Alamat: Jl. Hasanuddin/Ombak Dumai

MOTOR

MELAYANI : Sporing, Balancing, Tune Up, Ganti Oli, Las Ketok, Pengecetan dll. Juga melayani: Air Bersih Siap Antar Jl. Pulau Payung No.8 Dumai Telp: (0765)31929/439875

Menjual : Berbagai Macam Perlengkapan Elektronik Audio Video

DUNIA

DIGITAL

Computer & Electronik Equipment Hubungi : Jl. Hasanuddin / Ombak Telp. (0765) 439997 / 439978 Dumai

PACIFIK

AUDIO

Menjual : Accesoris Mobil, Variasi, Audio, Kaca Film, Jok Mobil, Salon Luar & Dalam, AC Mobil dll Alamat: Jl. Diponegoro/Sukajadi No.92 Dumai - Riau

JAMU SEHAT PRIA Kapsul “Urat Madu” Obat Kuat & Tahan Lama. Depkes 053348661. Aneka Sablon Jl. Nangka 2 Dumai Harga Perdus Rp.100rb. 1 Sachet 2 Kapsul Rp.20rb.

S & N SALON Melayani : gunting, cuci, blow, creambath, rebonding, facial, keriting, catok,smooting, semir/ cat, lulur, massage, dll. “Karaoke dengan fasilitas memuaskan” Alamat: Jl. Cempedak/Sp. Jl. Jeruk Dumai

PLAZA

F U R N I TURE

Menyediakan berbagai sofa, lemari makan, perlengkapan kamar, meja belajar, dan perabotan rumah tangga lainnya. Dengan kualitas terbaik. Alamat : Jl. B. Kemulyaan No. 83 Dumai Telp : 0765 7000 233

TOKO

MEMORISE

Menyediakan berbagai macam Tas dan Perlengkapan Wanita lainnya. Alamat: Jl. Diponegoro, No.102 & 104 Sukajadi- D u m a i Tlp: (0765) 439151 -(0765) 439150

Penanggung Jawab/Redaktur: AKMAL

KEDAI

KOPI SULI

Menyediakan : -Mie Hok Kien -Mie Kangkung Belacan -Mie Ayam/Pangsit -Mie Pangsit Goreng -Lo Mie/Fumi/Siram/Goreng -Bubur Ayam Hongkong -Nasi Capcai -Nasi Goreng Sea Food -Cap Cai Goreng/Kuah -Kwetiau Siram Sea Food Pesan Antar Jl. Belimbing No. 100 D Pekanbaru Telp. 0761 7755 662

Perwajahan: ABDWIZA


HUKUM dan KRIMINAL JUMAT

11

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

HARIAN VOKAL

LINTAS 4 Warga Seikijang Diperiksa Polda PEKANBARU (VOKAL)-Empat orang warga Desa Seikijang, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Asep, Latiman, Dwi Anggono dan Juli, diperiksa penyidik Subdit Keamanan Negara Reskrimum Polda Riau, Kamis (19/1). Ke empat warga ini diperiksa terkait dugaan pengrusakan pagar penutup jalan yang dibangun Acien alias Luhendri, pemilik kebun sawit di Desa Sikijang. Padahal, jalan yang ditutup Acien adalah jalan akses ke kebun milik warga lainnya. Atas perbutan tersebut Acien melaporkan empat warga itu ke Polda Riau. Berdasarkan laporan, penyidik Polda memanggil anggota kelompok tani Sekawan Jaya, Desa Sikijang, Kecamatan Tapung Hilir ini guna dimintai keterangan. Dwi Anggono didampingi Rudi Prasetyo dari DPP FKPPI di Mapolda Riau, Kamis (19/1) mengatakan, persoalan ini berawal ketika tahun 2002 lalu lahan seluas 520 hektare milik kelompok tani Sekawan Jaya yang sudah bersertifikat hak milik dan sudah ditanami sawit, tanpa sepengetahuan kelompok tani Sekawan Jaya diduga dijual oleh Suparman cs kepada Acien. "Hal ini tentu memicu kekesalan pemilik, karena tiba-tiba lahannya dijual," jelasnya. Dikatakannya, pada tahun 2008 lalu kelompok tani Sekawan Jaya kemudian melaporkan perkara ini ke Polres Kampar. Dari hasil uji forensik yang dilakukan Lab Forensik Polri Cabang Medan terhadap keaslian tanda tangan dinyatakan terdapat tanda tangan karangan (Spurious Signature) dengan bukti berita acara pemeriksaan No. LAB:4616/ DTF/XI/2008. Selain itu, lanjutnya, berdasarkan surat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pusat menyatakan bahwa 260 SHM atas nama Taslan, Dwi Anggono cs yang telah beralih kepada Suparman cs di Desa Seikijang, Kecamatan Tapung Hilir telah dilakukan pencacatan status quo pada buku tanahnya. Selain itu, isi surat BPN Pusat juga meminta agar BPN Kampar memanggil PPAT yang membuat akta jual beli guna dimintai keterangan. Namun, lahan yang telah dinytakan status quo ini tetap digarap oleh Acien. Selain itu, akses jalan menuju kebun juga dipagar dengan seng. Melihat tindakan Acien, anggota kelompok tani Sekawan Jaya marah dan merusak pagar seng yang menutup jalan tersebut. Kemudian aksi massa ini dilaporkanm Acien ke Polda Riau guna diproses secara hukum. Berdasarkan laporan tersebut penyidik kemudian memanggil dan memeriksa empat orang warga yang diduga telah melakukan pengerusakan tersebut.(rud)

RUDI

BERI KETERANGAN - Zulkifli, warga Dumai yang menjadi saksi dalam sidang perkara kepemilikan sabu-sabu seberat 1,5 kg memberikan keterangan terhadap kasus yang menimpa rekannya yang bernama Adnan, seorang warga Malaysia di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu (18/1).

Polres Rohil Ungkap Judi KIM UJUNGTANJUNG (VOKAL)-Satuan Reskrim Polres Rokan Hilir (Rohil) berhasil mengungkap perjudian jenis KIM yang sudah meresahkan warga. Selain itu, petugas juga berhasil mengamankan empat orang tersangka, yakni Ali Husein alias Acin (42) selaku bandar judi, Samsuar (53) selaku tukang tulis, Adi Saputra (33) selaku tukang tulis, dan Riswan (25) selaku tukang rekap. LAPORAN: ASBINSYAH/BAGANSIAPIAPI

Kapolres Rohil, AKBP Auliansyah Lubis didampingi Ka-

sat Reskrim, AKP Jose Fernandez kepada wartawan di Mapolres Rohil, Rabu (18/1) ketika dikonfirmasi membeberkan penangkapan ke empat ter-

Kapolres mesangka tersebut nambahkan, penyang berlangsung di angkapan terhaSimpang Benar dap ke empat terJalan Lintas Riausangka berhasil diSumut pada hari, lakukan tidak terleMinggu (15/1) sekipas dari adanya intar pukul 21.30 WIB. formasi dan kerja Bersama tersama yang baik sangka, petugas dari masyarakat. Polres Rohil menApalagi penangkagamankan sejumAULIANSYAH LUBIS pan terhadap setlah barang bukti iap pelaku judi se(BB) berupa uang tunai Rp204 juta serta 4 unit suai dengan perintah dari HP, 2 pena, 2 kalkulator dan Kapolda Riau. "Kita lakukan ini sesuai denkertas rekap nomor judi KIM. gan perintah Kapolda bahwa judi harus diberantas. Dan penjabaran perintah Kapolda terse-

Puluhan Kendaraan Terjaring Razia PEKANBARU (VOKAL)-Polresta Pekanbaru menggelar razia kendaraan di Jalan Juanda, Pekanbaru, Kamis (19/1) sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam operasi rutin ini, puluhan pengendara ditilang karena tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan dan tidak menghidupkan lampu pada siang hari. Kapolresta Pekanbaru Adang Ginandjar melalui Kasat Lantas, Kompol Fadly Munzir didamping Wakasat Reskrim AKP Oki Bagus, mengatakan, dari razia yang digelar petugas berhasil menilang sebanyak 58 STNK, 38 SIM dan 2 unit sepeda motor yang tidak memiliki surat kendaraan. Kendaraan tersbut telah diamankan di Mapolresta Pekanbaru. Jika pemilik kendaraan sudah melengkapi kelengkapan surat-surat, maka motor akan diserahkan. "Dalam razia rutin ini banyak kendaraan yang ditilang. Salah sat-

Penanggung Jawab/Redaktur: ZUKRI SUBAYANG

unya Polantas terpaksa menahan du unit kendaraan karena tidak memiliki kelengkapan surat sama sekali," kata Oki. Dikatakannya, sasarannya selain menertibkan pengendara untuk menyalakan lampu besar di siang hari, juga pemeriksaan kelengkapan kendaraan dan surat-surat, serta mencegah pelaku narkoba, curamor, senjata api dan senjata tajam. Razia ini akan dilakukan setiap hari di tempat berbeda agar pengendara bisa tertib berlalu lintas dan mengikuti standarisasi lalu lintas dengan baik. Dengan begitu diharapkan dapat menurunkan angka kecelakaan dan kriminalisasi di Pekanbaru, serta mencegah tindakkan yang tidak diinginkan di jalan. "Razia ini bertujuan untuk menstandarisasi berlalu lintas serta mencegah tingkat kecelakaan dan kriminalisasi," ujar oki.(ind)

but kita buktikan dengan berupaya melakukan penangkapan terhadap setiap pelaku judi," kata Kapolres. Kapolres menegaskan, pihaknya bertekad untuk berjuang sekuat tenaga agar tidak ada lagi perjudian di kabupaten yang dijuluki 'Negeri Seribu Kubah' ini. Kepolisian tidak akan mengenal kompromi dan tanpa pandang bulu akan tetap menindak sesuai dengan hukum yang berlaku meskipun di lapangan ditemukan ada aparat yang turut bermain. "Kita tidak akan pandang bulu, termasuk jika ada aparat yang ikut bermain," pungkasnya.(***)

Tukang Parkir Ditangkap Saat Transaksi Sabu PEKANBARU (VOKAL)-Riko Suwanto (34) warga Panglima Undam, Kecamatan Senapelan yang berprofesi sebagai tukang parkir di Pasar bawah dibekuk Unit II Kasubdit 1 Dirnarkoba Polda Riau di kawasan Pelabuhan Pelita Pantai, Rabu (18/1) sekitar pukul 14.00 WIB karena terbukti mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak setengah uncang seharga Rp3,5 juta. Penangkapan berdasarkan sistem pemancingan oleh anggota polisi yang menyamar (under coverboy). Saat bertransaksi, Riko yang saat itu datang dengan mengendarai sepeda motor bersama Budiman (26) warga Haji Sulaiman, Kampung Dalam, langsung dibekuk Tim Unit II. Sementara pesanan tersebut di antar kepada seorang polisi yang sedang menyamar. Selain itu, kedua pelaku selama ini juga sudah menjadi target operasi (TO) sejak satu bulan lalu. Riko mengaku, dirinya belum pernah mengedarkan narkoba sebelumnya. Dirinya hanya menemani Budiman untuk mengantarkan pesanan ke

tempat kejadian perkara (TKP). "Saya baru satu kali ini melakukan. Sementara saya hanya menemani Budiman dan bukan saya pemiliknya," kata Riko, Kamis (19/1). Sementara Budiman mengaku bahwa barang haram itu didapat dari Riko. Dan yang melakukan kontak dengan under coverboy (polisi menyamar) adalah dirinya. Dari hasil penjualan, Budiman mengaku mendapat keuntungan sebesar Rp200 ribu. Namun untuk melakukan transaksi, tersangka membawa Riko ke TKP. Di samping itu, Budiman merupakan mantan resedivis, sebab ia pernah di tahan tahun 2008-2009 dengan kasus yang sama. "Saya pernah ditahan dulu. Tapi waktu itu saya sebagai pemakai, dan mengedarkan ini baru pertama kali dilakukan," jelas Budiman. Dirnarkoba Polda Riau, AKBP DTM Silitonga melalui Kasubdit 1, AKBP Sukman mengatakan, pelaku ditangkap melalui pemancingan, karena kedua pelaku sudah diincar polisi sejak beberapa waktu lalu. Dari pengakuan kedua tersangka, barang didapat dari inisial MD. Namun saat dilakukan penggerebekkan di rumahnya (masih bersifat rahasia), ia sudah melarikan diri. Untuk itu MD ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO. Sekarang polisi sedang melakukan pengejaran. "Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 112 jo 114 KUHP tentang Menguasai dan Mengedarkan Narkoba, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun maksimal 15 tahun," tuturnya.(ind)

Perwajahan: ZULQIFLI


12

JUMAT 20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

HARIAN VOKAL

LINTAS Usulan Proyek Harus Terkait Ekonomi SIAK(VOKAL)-Usulan pemerintah desa dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) diharapkan jangan hanya fokus infrastruktur jalan dan bangunan saja. Usulan sebaiknya dikaitkan dengan upaya peningkatan ekonomi kerakyatan (PEK). Hal itu ditekankan Ketua Komisi III DPRD Siak, Abdul Muis kepada Harian Vokal di ruang kerjanya, Kamis (19/1). “Jangan Musrenbang yang dilaksanakan pihak desa dan kecamatan maupun kabupaten hanya fokus pada usulan infrastruktur jalan maupun bangunan saja, tetapi harus lebih memasukkan usulan Peningkatan Ekonomi Kerakyatan (PEK), baik pertanian, perkebunan, perikanan,” ujar Abdul Muis. Artinya, lanjut Abdul Muis, usulan harus berorientasi pada peningkatan ekonomi kerakyatan. Selama ini katanya usulan dari desa tentang peningkatan ekonomi kerakyatan sangat kecil sekali. Jikapun ada usulan desa untuk pembangunan jalan, seharusnya ada kaitan pembangunan yang dijalankan upaya peningkatan ekonomi kerakyatan. (zul)

Masyarakat Puas Hasil Pembangunan LUBUK DALAM(VOKAL)-Pembangunan yang dilaksanakan Pemkab Siak di Desa Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam dirasakan masyarakat. Masyarakat mengaku puas atas pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah selama ini. Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Elon Ruslan kepada media ini mengaku hasil pembangunan di desanya sudah terlihat nyata. Hampir semua jalan lingkungan yang ada sudah diperbaiki dalam kurun waktu dua tahun terakhir. “Kemajuan serta perkembangan sudah nampak, dan itu merupakan perhatian dari Pemkab Siak,” puji Elon. Bantuan yang diberikan Pemkab Siak yang dinilai manfaatnya tersebut sebut Elon, seperti anggaran Pokmas serta bantuan dari PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat). Berjalannya pembangunan yang ada, katanya sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian. Dengan pemerataan pembangunan sampai ke desa-desa, katanya, memberikan manfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan perekonomian. (sol)

Lelang Proyek Harus Tuntas Maret SIAK(VOKAL)-Cepatnya pengesahaan APBD Siak tahun 2012 bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan dalam satu tahun anggaran. Tidak ada alasan bagi kontraktor yang memenangkan tender menunda pekerjaan maupun molornya waktu penyelesaian proyek. Hal itu disampaikan Anggota DPRD Siak H Abdul MUis SPdi didampingi Suyud Sutarno dan Harvianto, di ruang Komisi III, Kamis (19/1). Karena itu katanya pelelangan paket proyek untuk tahun anggaran 2012 harus dimulai sekarang, supaya paling lambat bulan Maret sudah bisa action. “Jangan ada lagi alasan APBD lambat disahkan, karena selama ini banyak yang kita dengar alasan hanya dikambing hitamkan kepada lambannya pengesahan APBD. Namun 2012 sudah kita sahkan pada desember 2011 silam, apalagi alasan SKPD yang ada sekarang,” ujar Abdul Muis. Beranjak dari keinginan bersama, kata Muis, disahkan APBD dengan cepat, agar kualitas pembangunan tercapai. Karena, dikatakan gagal kalau penyerapan dana ataupun silpa angkanya tinggi, sama saja pembangunan belum berhasil secara maksimal. (zul)

Polres Siak

: 0764-20110

Polsek Sungai Apit

: 0766-51050

Polsek Minas

: 0761-993444

Polsek Perawang

: 0761-91448

Koramil Sungai Apit

: 0766-51061

Koramil Minas

: 0761-508033

Koramil Perawang

: 0761-92919

Rumah Sakit Siak

: 0764-20011

Pemadam Kebakaran

: 0764-322113

Kantor Pos dan Giro

: 0764-20347

Informasi

: 0764-20108

Telkom

: 0764-20000

PLN

: 0764-20073

Penanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN AL KALAM

ZUL

BUPATI Siak, Syamsuar menyaksikan lomba mewarnai tingkat TK usai pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Siak, Periode 2011-2012 di Panggung Siak Bermadah, Siak Sri Indrapura, Selasa (17/1) lalu.

 Raker Pemerintah 2012

Pusat Pertegas Sinergi dengan Daerah SIAK(VOKAL)-Rapat kerja (Raker) pemerintah tahun 2012 yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (19/1) ditekankan pada pemantapan sinergisitas antara pusat dan daerah serta antara gubernur dengan bupati/ walikota. Tujuannya untuk mendukung pecepatan pembangunan ekonomi, keamanan dan kesejahteraan masyarakat. LAPORAN: ZULFAHMI/SIAK

Hal itu disampaikan Bupati Siak, Syamsuar usai menghadiri Raker pemerintah tahun 2012 di Jakarta-Expo, Arena Pekan Raya Jakarta Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (19/1). Oleh Wakil Presiden, kata Syamsuar, Gubernur, Bupati dan Walikota selaku pimpinan daerah harus mampu bersinergi mewujudkan masyarakat sejahtera, adil dan makmur yang merupakan tujuan nasional

pembangunan Indonesia. “Keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah merupakan bukti perjalanan bangsa dan negara dalam mencapai kesejahteraan masyarakatnya, di mana pemerintah kabupaten merupakan ujung tombak pemerintahan,” ujar Syamsusar menirukan seruan Wapres Boediono. Syamsuar mengatakan, Raker ini sesuai menekankan masalah pelaksanaan APBN dan APBD sebagai salah satu instrumen pertumbuhan ekonomi. Syamsuar

memaparkan bagaimana penggunaan anggaran betul-betul tepat sasaran dan jangan lambat, apalagi menyimpang. Raker ini membahas penyerapan anggaran di tingkat daerah, bagaimana realisasi dan penyerapan APBD berjalan baik, efektif, dan koordinatif antara daerah dan pusat. “Kepala negara saat itu mengevaluasi kinerja pemerintahan, dan menilai ada sebab-sebab yang membuat program pemerintahannya tak berjalan. Hal tersebut lantaran birokrasi buruk, baik di pemerintah pusat maupun daerah,” sebut Syamsuar. Sebelumnya, Wapres Boediono dalam arahannya mengatakan ada lima hal yang disampaikan yakni, soal stabilitas politik dan sosial, pertumbuhan ekonomi, pemenuhan kebutuhan dasar, pengurangan angka kemis-

Pemkab Diminta Tunda Lelang Sistem LPSE SIAK(VOKAL)-Pemerintah kabupaten (Pemkab) Siak diminta menunda lelang proyek sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Penundaan itu mengingat belum siapnya kontraktor maupun tenaga ahli pemerintah yang menyelenggarakan lelang. Penegasan itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Siak, H Abdul Muis didampingi anggota Sutarno dan Suyud SPd, kepada Harian Vokal di ruang kerjanya, Kamis (19/1). Hal itu menanggapi keinginan Pemkab Siak melalui Dinas PU/ Kimpraswil tentang rencana pelelangan proyek baik fisik maupun pengadaan barang dan jasa melalui sistem LPSE. Abdul Muis menjelaskan, dinas yang bersangkutan harus

mempertimbangan terlebih dahulu rencana tersebut, karena ada beberapa faktor yang dinilai masih belum siap. Kebijakan itu katanya jangan sampai mematikan kontraktor lokal. Disamping belum siapnya kontraktor dan penyelenggara lelang, juga terkait stabilnya jaringan internet di Kabupaten Siak. "Jangan cepatnya APBD Siak disahkan malah menjadi terkendala lalu menghambat percepatan pembangunan di daerah ini," ucap Suyud. Ditambahkannya, di satu sisi ada baiknya pelelangan dilakukan melalui SPSE supaya lebih terbuka, transparan. Sebaliknya di sisi lain harus dipertimbangkan momen penyelenggaraan PON tahun 2012 si Riau. Kalau dilakukan tahun 2013 barangkali

ada waktu untuk mempersiapkannya. "Namun tahun 2012 ini harus dibenahi dulu, baik SDM, jaringan internetnya, dan halhal penunjang lainnya," jelas Suyud. Beberapa waktu sebelumnya, Kadis PU/Kimpraswil Kabupaten Siak Irving Kahar menyebutkan rencana pelelangan proyek tahun 2012 akan menggunakan sistem LPSE. Alasan Irving, kapan lagi dimulai kalau tidak dari sekarang. Begitu pula kapan lagi waktunya kontraktor lokal mempersiapkan SDM, khususnya tenaga teknis yang menggerakkan komputer dan internet. "Dilakukan pelelangan secara elektronik online agar terbuka, transparan siapa saja bisa mengakses dan membuka website yang disediakan," pungkasnya. (zul)

kinan, menciptakan lapangan kerja dan tata kelola pemerintahan. “Saya sampaikan ini karena sangat menentukan kesuksesan perjalanan kita pada tahun 2012 ini. Jika ini sukses dilakukan masyarakat akan menilai saudara sebagai kepala daerah yang berhasil membangun daerahnya,” tegas Boediono. Menurut Boediono, secara umum prestasi kinerja ekonomi Indonesia cukup bagus. Parameternya terlihat dari ekonomi

mikro dan makro yang terus tumbuh walaupun diakuinya belum cukup memuaskan. “Kita berhasil melewati 2011 dan optimis akan semakin membaik pada 2012 ini namun kita harus terus waspada,” sebutnya. Informasi yang dihimpun, rapat ini dihadiri bupati/wali kota, jajaran muspida, kejaksaan tinggi, kepala Polda, panglima Kodam, gubernur se-Indonesia, dan anggota Kabinet Indonesia Bersatu II. (***)

Dewan Kritik Mutu Layanan RSUD SIAK(VOKAL)-P e l a y a n a n kan oleh dewan melalui APBD. yang diberikan jajaran staf Ru- Artinya uang rakyat juga yang mah Sakit Umum Daerah (RS- digunakan,” kata Suyud. UD) Siak dinilai Disamping itu, kemasih sangat renramah tamahan serta dah. Pimpinan RSsopan santun pelayan UD Siak harus sejuga dinilai sangat kugera memberikan rang. Seharusnya kata wejangan khusus Suyud, tenaga medis kepada staf jajaranmaupun para medis nya agar RSUD teharus melayani detap menjadi pilihan ngan baik dan ramah, masyarakat. sebagaimana adat Kritikan itu diBudaya Melayu. “SaSUYUD lontarkan oleh peran apapun hendakmuka masyarakat nya disampaikan deSiak, Suyud yang juga Anggota ngan cara santun, bukan dengan DPRD Siak, kepada Harian cara sombong,” ujar Suyud meVokal baru-baru ini. Hal itu nambahkan, pelayanan yang radikemukakannya karena ba- mah, kata Suyud, bahkan juga nyak menerima laporan dari dapat berfungsi sebagai obat masyarakat, layanan kepada penyembuh bagi pasien. pasien sangat kurang memuasArtinya pelayanan yang dikan. Layanan itu jelas terlihat berikan jangan dibeda-bedapada pasien yang mengguna- kan antara pejabat maupun kan fasilitas Jamkesmas atau- masyarakat bawah. Begitu pupun Jamkesda. la, kalau memberikan rujukan “Jangan hanya karena ma- untuk mengambil obat ke aposyarakat menggunakan Jam- tik luar, tentu saja akan memkesmas atau Jamkesda lalu pe- buat masyarakat miskin tak layanan yang diberikan dise- mampu. “Jangan membuat kepelekan. Karena segala obat putusan yang tak masuk akal, sudah disubsidikan oleh pe- jangan orang sakit dibuat tammerintah daerah dan disah- bah sakit,” ucap Suyud. (zul)

Pasangan Tuna Netra Nikmati Indahnya Pernikahan CACAT tubuh tidak menghalangi silaturahmi umat manusia dalam ijab dan kabul pernikahan. Hal itu setidaknya telah dibuktikan pasangan suami isteri sesama penyandang cacat, Rifwan bin Yusman (26) dengan Rusdayanti bin Rustam Efendi (22). Hari Kamis (19/1) adalah hari yang sangat bersejarah bagi pasangan cacat tuna netra yang pernah menjadi atlet Badan Pembina Olah Raga Cacat (BPOC) Kabupaten Siak tersebut. Mereka sebelumnya bertemu dalam ajang pelatihan di PSBN Tuah Sakato, Padang, Sumatera Barat beberapa waktu lalu. Rifwan dalam ijab kabul yang

mengenakan Kemeja putih dan celana panjang hitam tersebut berasal dari Batang Lapu, Sumatera Barat. Sedangkan mempelai putrinya yang mengenakan kebaya putih dan berkerudung, warga Jalan Pipa Caltex, Kelurahan Perawang. Cukup mengulang sekali saja, mempelai pria langsung menuntaskan ijab kabul dengan mas

kawin sebesar Rp100 ribu tersebut. Senyum sumringahpun terpancar dari kedua pasangan tersebut, mereka terlihat gembira karena sudah menjadi pasangan yang sah sebagai suami istri. Ibu mempelai perempuan, Darmayanti, kepada wartawan Harian Vokal mengatakan, ia merasa senang dan gembira karena bebannya berkurang setelah anaknya yang menyandang cacat dari usia 4,5 tahun tersebut menikah. Lanjut Darmayanti, anak ke tujuh dari sembilan bersaudara tersebut sekarang bisa melakukan segala macam bentuk pekerjaan rumah, ke-

cuali memasak, karena dirinya tidak pernah mengajarkan buah hatinya yang buta karena penyakit campak tersebut. Ia merasa bangga, karena keterbatasan yang dialami oleh putrinya tidak menjadi penghalang untuk berumah tangga, sehingga anaknya bisa menikmati kebahagiaan seperti layak orang normal lainnya. Disamping itu, ia minta kepada Rifwan, suami anaknya untuk membimbing putrinya, agar bisa membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan warrahmah. "Semua kegiatan rumah tangga

bisa anak saya lakukan, membersihkan rumah, membereskan tempat tidur, mencuci, menyetrika, menggiling cabe dan mengasuh anak juga bisa. Kalau memasak tidak bisa, tapi kalau menggiling cabe, ia bisa," tutur Darma. Saat ini, kedua mempelai tersebut tinggal di rumah orang tua perempuan, dengan membuka jasa pijat yang terdapat di Jalan Pipa Caltex menuju Jalan Cenderawasih. Ketua BPOC Kabupaten Siak, Muhammad Bakrie mengatakan, ia turut berbahagia atas pernikahan yang dilakukan oleh kedua anggotanya. Ia merasa salah satu Perwajahan: ISKANDAR


JUMAT

13

HARIAN VOKAL

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

LINTAS ADD 2012 dalam Proses Pencairan

Dinas PU Mulai Lelang Barang dan Jasa RENGAT(VOKAL)-Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Inhu sudah memulai proses pelaksanaan tender proyek barang dan jasa. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Kabupaten Inhu (Inhu) H Asmara HK melalui Kabid Bina Marga Syahrial kepada Harian Vokal Kamis (19/1). Dikatakan Syahrial, untuk kegiatan proyek tahun anggaran 2012 ini pihaknya sedang melaksanakan survei (tinjau) ke lapangan untuk SPOE. Karena sebelum proses pelaksanaan lelang tender proyek, harus diawali dengan survey terlebih dahulu guna melihat kerusakan yang akan d ikerjakan oleh pihak pemenang tender. “Dana yang dilalokasikan kurang lebih Rp100 miliar, yang harus digunakan untuk kegiatan pembangunan pengerasan jalan, pengaspalan serta proyek pembangunan jembatan di Kabupaten Inhu. Diperkirakan pemenang lelang akan diumumkan Februari ini, karena seluruh kegiatan di Bina Marga harus selesai dikerjakan sekitar bulan September mendatang,” katanya. (obr)

Sekretariat Daerah

: 0769-341009

Sekretariat DPRD

:0769-311341

Pengadilan Negeri Rengat:0769-341059

HUMAS

RENGAT(VOKAL) -Bapemades Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) saat ini sedang memproses pencairan alokasi dana desa (ADD). Dana tersebut akan ditransfer ke masingmasing rekening desa. Hal ini Bupati Inhu Yopi Arianto SE yang menginginkan ADD secepatnya dicairkan. Demikian dijelasakan Kepala Badan Pemberdayaan Desa (Bapemades) Inhu Suratman kepada Harian Vokal, Kamis (19/1) yang dikonfirmasi di lapangan golf Kantor Bupati Inhu. Dikatakannya, pada tahun 2012 ini, ADD per masing-masing desa adalah sebesar Rp100 juta. Dimana ADD sebesar 100 juta untuk setiap desa tersebut dialokasikan 30 persennya untuk operasional dan 70 persen untuk pembangunan pemberdayaan masyarakat “Proses secara administrasi akan selesai pada bulan Februari ini. Karena pencairan ADD dilakukan secara tepat dan melalui prosedur yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Kita sudah menyurati seluruh camat pada tanggal 11 Januari lalu guna d ilakukan Musrenbangdes. Sesuai dengan planning (rencana) dan disain akan selesai pada bulan September nanti,” jelasnya. Suratman mengharapkan seluruh camat segara melakukan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes). Sesuai harapannya, Musrenbangdes tersebut harus selesai pada akhir Januari, guna untuk mengejar kegiatan siap tepat waktu. (obr)

PACU JALUR Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto (tengah) didampingi Dandim Inhu dan Camat Rengat mengelilingi Sungai Indragiri dan melepas start para peserta Lomba Jalur, Senin (16/1) kemarin.

28 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal  Bupati Bantu Korban Kebakaran RENGAT(VOKAL)-Musibah kebakaran yang menghanguskan tujuh pintu rumah warga Desa Sungai Lalak, Kecamatan Sei Lalak, Kabupaten Inhu, Rabu (18/1) kemarin sekitar pukul 15.30 WIB, mengakibatkan 28 jiwa kehilangan tempat tinggal. LAPORAN: OBRIN BUTAR/INHU Untuk sementara ini para korban harus mengungsi di rumah sanak famili dan di rumah tetangga. Dalam peristiwa ini, satu orang warga mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Prihatin atas musibah yang menimpa warganya, Bupati Inhu Yopi Arianto menyerahkan bantuan berupa semba-

ko kepada korban, Rabu (18/ 1) kemarin sekitar pukul 16.30 WIB. Ketika dikonfirmasi Harian Vokal, Kamis (19/1) di lapangan golf Kantor Bupati Inhu, Yopi Arianto mengatakan sangat prihatin dengan kejadian musibah tersebut. “Karena musibah kebakaran tersebut, 28 jiwa warga Desa Sungai Lalak terpaksa kehilangan tempat tinggal. Kemarin (Rabu, Red) saya itu langsung menyalurkan bantuan,” kata Yopi Arianto. Ditambahkan Bupati In-

hu, w a r g a k o r b a n y a n g m e n g a l a m i l u k a b a k a r d al a m peristiwa tersebut saat ini sedang dirawat di rumah sakit. Korban merupakan keluarga dari Sartoni harus menahan perih akibat luka bakar yang dialaminya di bagian lengan, Kepala juga terluka karena tertimpa p u i n g b a n g u n a n s a a t h e ndak menyelamatkan diri dari kobaran api yang terus membesar. “Saya juga sudah perintahkan Camat Sei Lalak supaya m em perhati kan dan m em bantu korban dan juga membantu biaya perawatan medis korban yang mengalami luka bakar. Saya berharap korban sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan ini,” harap Yopi mengakhiri.

Disnakkan Eliminasi 70 Ekor Anjing Liar RENGAT(VOKAL)-Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Pemerintah Kabupaten Inhu, M Nasrul yang dikonfirmasi melalui Kasi Keswan dan Kesmavet, Fahrurazi SP mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan eliminasi (pembasmian) anjing liar di sejumlah kecamatan di kabupaten Inhu. Sebanyak 70 ekor anjing liar sudah dimusnahkan. “Kegiatan eliminasi dilakukan pada waktu malam hari di sejumlah kecamatan yakni di Kecamatan Lirik, Pasir Penyu, Sei Lalak, Rengat Barat dan terakhir di Seberida. Dengan total anjing liar yang dimusnahkan sebanyak 70 ekor,” jelas Fahrurazi SP kepada Harian Vokal, di ruang kerjanya, Kamis (19/1). Dikatakannya, sebelum melakukan kegiatan eliminasi di lapangan, Dinas Peternakan dan Perikanan Inhu sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar masyarakat yang memelihara anjing dikandangkan. “Anjing yang dimusnahkan tersebut

adalah anjing yang tidak bertuan,” kata Fahrurazi. Kegiatan eliminasi anjing liar tersebut mengacu kepada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dan dikuatkan dengan PP Nomor 15 Tahun 1997 tentang Penolakan Pencegahan Pemberantasan dan Pengobatan Penyakit Hewan. Menurut Fahrurazi, anjing liar yang tidak bertuan akhirakhir ini sudah sangat meresahkan masyarakat dan menimbulkan penyakit rabies yang bersumber dari gigitan anjing liar. Ia menjelaskan, ciri-ciri hewan penderita rabies adalah takut pada air, air liur keluar berlebihan, ekor dilengkungan ke bawah perut di antara dua paha, dan mengalami kejangkejang. Anjing yang terkena rabies biasanya akan lumpuh dan mati setelah sakit 4 sampai dengan 7 hari. “Tujuan kita melakukan kegiatan eliminasi anjing liar yang tidak bertuan adalah untuk pencegahan dari penyakit

rabies terhadap manusia,” katanya. Fahrurazi mengimbau kepada masyarakat yang memelihara anjing supaya memvaksinasi peliharaannya ke UPTD di masing-masing kecamatan. Di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Inhu sudah ada petugas yang ditugaskan untuk melakukan vaksinasi. Di Kecamatan Seberida, petugas UPTD ada di blok B, di Kecamatan Rengat Barat di Kantor Pinas, UPTD di Pasir Penyu petugasnya di Pasar Peternakan, Kelurahan Kembang Harum. “Sedangkan UPTD Kecamatan Sei Kalak ada di Pos Keswan di Klawat. Di Lirik UPTD bertugas di depan Kantor Camat, sementara UPTD Batang Cinaku dan Batang Gansal gabung di Seberida. UPTD Rengat dan Kuala Cinaku di belakang Kantor Camat Rengat. UPTD Kelayang dan Rakit Kulim di Kantor Camat, serta UPTD Batang Peranap dan Kecamatan Peranap di Poswan belakang Kantor Camat Peranap,” terangnya. (obr )

Kejaksaan Negeri Rengat: 0769-341271 0769-21634

Kantor Satpol PP:

0769-341137

Kodim 0302 Inhu:

0769-21035

Polres Inhu:

0769-21110

Polsek Peranap:

0769-561110

Polsek Lirik:

0769-41033

Polsek Pasir Penyu:

0769-41110 OBRIN

RSU Indrasari Rengat: Penanggung jawab/redaktur: MARZULI ADI

0769-341066

Perkasa Plantation. Sementara mobil kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Inhu tidak dihubungi dikarenakan terlalu jauh,” katanya. Dari perkiraan sementara, kerugian ditaksir Rp490 juta lebih. Akibat kebakaran tersebut, satu orang ibu dari keluarga Sartoni dirawat di rumah sakit dikarenakan luka bakar pada bagian lengan dan kepala karena tert i m p a k a y u . (***)

Anggota DPRD Riau dari Inhu Minim Perhatian RENGAT(VOKAL)-Kompleksnya persoalan pembangunan yang terdapat di wilayah Inhu memerlukan perhatian semua pihak. Namun demikian, sesuai dengan persoalan dan permasalahan yang muncul dan berkaitan dengan Provinsi Riau selalu tidak bisa diakomodir dengan cepat. Seperti contoh permasalahan hancurnya Jalan Lintas Selatan yang terpaks a d i a d u k a n o l e h ke p a l a desa se-Kecamatan Batang Cinaku kepada Pemprov Riau. Belum lagi Jalan Elak, Jembatan Japura yang semuanya domain Provinsi Riau untuk menuntaskan pembangunannya. “Seharusnya anggota DPRD Riau yang mewakili Inhu dapat cepat tanggap serta memperjuangkan berbagai persoalan pembangunan yang berhubungan dengan Riau. Tetapi kenyataannya selama ini anggota DPRD Riau dari Partai Demokrat Asrul Jaafar minim sekali perhatiannya terhadap masyarakat Inhu,” jelas Wakil Ketua DPC Partai Dem okrat (PD) Inhu Arif Magribi, Kamis (19/1).

Diungkapkannya bahwa Kabupaten Inhu sangat memerlukan perjuangan wakilnya yang duduk di DPRD Riau khususnya dari PD. Karena banyak program program pembangunan yang bisa dilaksanakan di Inhu dananya bersumber dari APBD Riau. “Selama ini yang terjadi anggota DPRD Riau dari PD tidak bisa dihubungi oleh konsituennya sehingga menyebabkan komunikasi terputus. Padahal dalam pemilu lalu, perolehan suara Asrul Jaafar paling besar berasal dari masyarakat Inhu. Melihat yang terjadi saat ini berdampak kepada kekecewaan,” keluh Arif. Minimnya perhatian anggota DPRD Riau dari PD membawa dampak yang sangat besar sekali terhadap PD di Inhu. Terutama sekali menyangkut kepercayaan masyarakat konsituen sendiri. Oleh sebab, itu harus ada tindakan yang jelas dan tegas dari DPD PD Riau sesuai dengan aturan partai terhadap apa yang terjadi di Inhu.(hrc/mza)

480 Personel Satpol PP Goro di Lapangan Golf

Pengadilan Agama Rengat: 0769-341102

PDAM :

Seperti diberitakan media ini kemarin, 7 rumah rumah yang terbakar tersebut adalah milik Sartoni, Untung, Sugiato, Akun, Herman dan dua rumah lagi milik Mutalik. Kepala Desa Sungai Lalak Sutrisman yang dikonfirmasi Harian Vokal mengungkapkan, sebagian rumah warga tersebut terbuat dari papan. “Saat kejadian, kita langsung menghubungi mobil kebakaran milik PT Tunggal

SEKITAR 480 personel Satpol PP Inhu melakukan gotong royong pembersihan lapangan golf di belakang Kantor Bupati Inhu, bersama Bupati Inhu Yopi Arianto dan unsur Muspida lainnya, Kamis (19/1).

RENGAT(VOKAL)-Bupati Inhu Yopi Arianto SE bersama Sekretaris Daerah (Sekda) HR Erisman dan instansi terkait lainnya, melaksanakan gotong royong bersama sekaligus sebagai ajang silaturahmi dengan seluruh personel Satpol PP di sekitar lapangan golf Kantor Bupati, Jumat (19/1). Bupati Inhu Yopi Arianto dalam kesempatan itu mengatakan, kegiatan gotong royong ini berguna untuk mempererat tali silaturahmi dengan personel Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Inhu. “Kondisi rumput lapangan golf ini sudah rimbun karena tidak pernah dipangkas dan dibersihkan, sehingga mengurangi keindahan perkantoran Bupati Inhu. Goro ini juga sebagai ajang silaturahmi,” imbuh Yopi Ariyanto. Yopi Arianto juga mengatakan bahwa ke depan secara bertahap lapangan golf tersebut akan dibenahi dan difung-

sikan guna menambah pemasukan bagi daerah Inhu. Apalagi lokasi lapangan golf terletak di pusat perkantoran Bupati Inhu, sehingga pembangunannya perlu dibenahi untuk dijadikan tambahan yang sangat bernilai nanti untuk bagi daerah kabupaten Inhu. “Lapangan golf seluas 6 hektar ini tidak bisa dibiarkan terlantar begitu saja, tapi harus dikelola dengan maksimal dan difungsikan. Padahal lapangan golf ini prospeknya sangat bagus untuk meningkat PAD kita,” kata Yopi. Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Indragiri Hulu Kuwat Lidianto mengatakan, 480 personil satuan polisi pamong praja ikut dalam kegiatan gotong royong ini. “Kita menyambut baik kegiatan yang diadakan Bapak Bupati ini. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturhami dengan bapak bupati,” katanya dengan nada singkat. (obr) Perwajahan: ALIB


14

INHIL - PELALAWAN JUMAT

HARIAN VOKAL

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

LINTAS 109 Napi LP Tembilahan Tersangkut Narkoba TEMBILAHAN (VOKAL)-Dari jumlah 462 tahanan dan narapidana (napi) yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Tembilahan, sebanyak 109 diantaranya merupakan narapidana yang tersangkut kasus narkoba. Menurut Kepala LP Kelas II A Tembilahan, Tommy K, tingginya angka napi yang terlibat kasus narkoba di lapas tersebut membuktikan peredaran barang haram itu semakin mengkhawatirkan di Inhil. “Memang, dari 462 tahanan dan napi, sebanyak 109 diantaranya terlibat kasus penyalahgunaan narkoba,” ungkap Tommy K kepada wartawan, Kamis (19/1). Dikatakannya, peredaran narkoba itu bukan hanya merambah kalangan dewasa saja, tapi juga sudah merasuki kehidupan remaja dan anak-anak. Untuk menekan peredaran narkoba serta pelaku penyalahgunaan narkoba itu, imbuhnya, Pemkab Inhil harus memiliki sebuah pusat rehabilitasi, sehingga mereka yang terjerumus narkoba itu bisa dibina. Menurutnya, banyak remaja yang terjebak penyalahgunaan narkoba itu yang tidak tahu kemana mereka harus berkonsultasi guna melepaskan diri dari ketergantungan narkoba. “Untuk mengatasi peredaran narkoba ini tidak cukup hanya dengan ancaman penjara. Yang paling efektif adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada generasi muda, terutama para pelajar, tentang bahaya narkoba secara komprehensif,” pungkas Tommy. (rtc/del)

9 Titik Api Terpantau di Inhil TEMBILAHAN(VOKAL)– Kabut asap kembali menyelimuti Kota Tembilahan. Ketebalan kabut asap terutama terlihat pada Kamis (19/1). Menurut Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil, sesuai data dari satelit NOAA 18, terpantau adanya 9 titik api (hot spot) yang tersebar di Kabupaten Indragiri Hilir “Sesuai data yang kita terima dari hasil pantauan Satelit NOAA 18 pada Rabu (18/1), di Kabupaten Inhil ditemukan 9 titik api yang tersebar pada beberapa kecamatan,” ujar Kepala Kantor BLH Inhil, H T Eddy Efrizal, kepada wartwan, Kamis (19/1), di Tembilahan. Adapun 9 titik api tersebut antara lain terdapat di Kecamatan Gaung Kateman, tepatnya di Desa Simpang Kateman, sebanyak 1 titik api, kemudian di Desa Sungai Salak dan Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling sebanyak 2 titik api, di Desa Simpang Gaung dan Desa Jerambang, Kecamatan Gaung, terdapat 3 titik api, selanjutnya Kecamatan Batang Tuaka, Kecamatan Tembilahan, serta Kecamatan Kuindra, masing-masing terdapat 1 titik api. Menyikapi hal tersebut, H T Eddy Efrizal mengaku pihaknya melalui tim yang dibentuk sudah turun ke lapangan. Tim bekerja sama dengan beberapa perusahaan serta dibantu masyarakat melakukan tindakan pemadaman api pada hutan yang terbakar. “Kami sudah membentuk tim pemantau yang selalu berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan masyarakat. Tim tersebut sudah turun ke lapangan melakukan tindakan pemadaman pada hutan yang terbakar,” kata H T Eddy Efrizal Dijelaskannya pula, turunnya tim tersebut ke lapangan, selain melakukan pemadaman, juga melakukan crosh cek, apakah titik api itu disebabkan unsur kesengajaan atau tidak. “Jika ditemukan adanya unsur kesengajaan, apalagi dilakukan oleh perusahaan, kita akan memberikan sanksi tegas,” tandasnya. (suf )

NET

TEMPAT ACARA PENTING-Gedung Daerah Engku Kelana di Tembilahan ini sering digunakan sebagai tempat berbagai acara penting.

Kantor Bupati

: 0761-7050053

Polres Pelalawan

: 0761-493800

Polsek Pangkalan Kerinci : 0761-493110 Pelayanan Gangguan PLN : 0761-493903 Pemadam Kebakaran

: 0761-7051113

RSUD Selasih

: 0761-7051003

RS Satya Isnani

: 0761-493903

RS Amelia Medika

: 0761-95348

Rumah Bersalin

: 0761-493380

Klinik Karya Medika

: 0761-493529

Pengadilan Negeri

: 0761-7050303

Kantor KUA

: 0761-7051048

Penanggung Jawab/Redaktur: DELFI INDRA

FAISAL

SUASANA pertemuan antara pihak PT THIP dengan masyarakat Desa Tanjung Simpang, kemarin. Polres Inhil memediasi pertemuan kedua pihak bersengketa itu untuk mencari jalan penyelesaian.

PT THIP dan Masyarakat Desa Tanjung Simpang Akhirnya Berdamai  Polres Inhil Mediasi Dua Pihak Bersengketa TEMBILAHAN (VOKAL) – Polres Inhil pada Kamis (19/1) kemarin memediasi pertemuan antara PT Tabung Haji Indonesia Plantation (PT THIP) dengan masyarakat petani Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, yang saat ini tengah bersengketa. Meski pertemuan yang digelar di ruang pertemuan Mapolres Inhil itu berjalan cukup alot, namun akhirnya berhasil menemukan titik damai dengan diperolehnya kesepakatan antara kedua belah pihak. Dalam pertemuan itu, Irwansyah yang merupakan perwakilan pihak manajemen PT THIP mengungkapkan, persoalan

sengketa lahan perusahaan dengan petani itu sebenarnya sudah diselesaikan, dimana 30 dari 35 petani Desa Tanjung Simpang yang memiliki surat kepemilikan tanah (SKT) sudah diberikan pembayaran berupa down payment (DP). Sisanya akan dibayarkan sambil menunggu penyelesaian administrasi suratsurat kepemilikannya.

LAPORAN: M FAISAL/ TEMBILAHAN

“DP untuk 5 pemilik SKT lagi memang belum diberikan. Tapi itu hanya tinggal mendudukan kejelasan kepemilikan sahnya. Misalnya SKT yang ada masih atas nama orang tuanya yang sudah meninggal, tentu terlebih dahulu kita dudukan secara jelas siapa warisnya. Termasuk beberapa SKT yang sudah terjadi perpindahan tangan,” terang Irwansyah. Irwansyah juga mengungkapkan bahwa penyelesaian persoalan itu lebih didasarkan pada itikad baik, rasa kedamaian, per-

Pemkab Pelalawan Giat Laksanakan Program Kerakyatan PANGKALAN KERINCI (VOKAL)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan terus melaksanakan berbagai program dan kegiatan yang menyentuh pundi-pundi dasar masyarakat. Hal tersebut bertujuan untuk mengangkat kualitas dan kuantitas kehidupan masayarakat, seperti dalam sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta upaya pengentasan kemiskinan di tingkat desa maupun perkotaan. Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan, H Zardewan, Kamis (19/01). Menurutnya, dalam mewujudkan hal tersebut, Pemkab Pelalawan sudah mengupayakan berbagai hal dengan sungguh-sungguh, secermat mungkin, serta konsisten dengan visi dan misi, strategi dasar, kebijakan dasar dan agendaagenda utama pembangunan yang telah disepakati. “Dengan begitu, kita berharap hal ini akan memacu roda pemerintahan dan pembangunan, yang pada akhirnya akan

membawa masyarakat Kabupaten Pelalawan menuju kehidupan yang lebih sejahtera di masa mendatang,” katanya. Dikatakan Zardewan, saat ini ada beberapa kendala yang harus dipecahkan Pemkab Pelalawan diantaranya adalah tindak lanjut yang mesti dilakukan dalam menanggulangi kemiskinan, akibat masih rendahnya kapasitas produksi dan akses terhadap sumber daya produktif bagi masyarakat. “Selain itu adalah upaya untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, upaya meningkatkan kualitas kesehatan, serta upaya untuk membuka keterisolasian desa dengan pola pembangunan\infrastruktur,” ujar Zardewan. Di samping itu, pemerintah daerah juga dituntut meningkatkan kualitas pelayanan publik yang selama ini masih dirasakan kurang. Penyebabnya karena masih kurangnya pemahaman aparatur terhadap makna pelayanan publik, serta prioritas penyela-

matan dan pemulihan ekonomi di Kabupaten Pelalawan. “Pada prinsipnya tujuan utama penyelenggaraan otonomi daerah adalah meningkatkan pelayanan publik (public service, red) serta memajukan perekonomian daerah,” ungkapnya. Untuk itu, imbuhnya, ada 3 misi utama yang akan terus diupayakan Pemkab Pelalawan, yakni meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, menciptakan efisiensi dan efektifitas sumber daya daerah, dan memberdayakan serta menciptakan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan. “Untuk mencapai semua itu, pemerintah daerah dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif lagi dalam menyusun perencanaan, berupa program yang sejalan dengan perubahan paradigma konsep good goverment yang mengandung unsur kemitraan, partisipasi masyarakat, transparansi, akuntabilitas, dan desentralisasi,” pungkasnya. (fkh)

timbangan sosial, serta dan tanggungjawab pihak perusahaan. “Kenapa pembayaran dalam bentuk DP? Sekali lagi, ini dilakukan atas dasar pertimbangan sosial, bukan legalitas. Setelah menerima DP, barulah masyarakat kita mintakan melengkapi surat kepemilikan tanah yang sah secara hukum. Apabila ini sudah clear, sisanya akan dibayarkan penuh oleh perusahaan,” terangnya. Dalam kesempatan itu, Irwansyah yang mewakili PT THIP juga mempertanyakan kapasitas Munir yang mengaku masih selaku kuasa hukum masyarakat petani Desa Tanjung Simpang, atas nama siapa Munir berbicara dalam pertemuan tersebut. Menurut Irwansyah, data yang diterima dari petani, baik secara kelompok dari Forum Masyarakat Kelompok Tani (FMKT) maupun perorangan, mereka sudah melakukan penarikan kuasa tersebut dari Munir. “Dulu, hubungan perusahaan dengan Saudara Munir cukup kondusif. Namun belakangan kami malah merasa sepertinya ‘ditampar’. Beberapa waktu lalu, setelah ada kesediaan perusahaan melakukan pembayaran, seminggu kemudian kok malah kami didemonstrasi dengan cara yang sangat bertentangan dengan hukum. Entah ini bentuk pressure atau apa, saya juga tidak tau,” ungkap Irwansyah. Meski diserang dengan pernyataan Irwansayah tersebut, Munir tetap bersikukuh bahwa ia masih mengantongi kuasa dari 21 orang masyarakat petani. “Saya masih memiliki surat kuasa resmi itu,” tegas Munir sambil mengacungkan segempok kertas putih, serta meminta pembenaran pada Tesar, salah seorang petani yang duduk bersampingan dengan dirinya. Tesar pun membenarkannya . Dukung Penuh Kepala Kesbangpol Setdakab Inhil, Tantawi Jauhari, yang ikut hadir dalam pertemuan itu mewakili Pemkab Inhil, mendukung penuh upaya penyelesaian sengketa tersebut. Tantawai berharap penyelesaian itu

dapat dilakukan dengan cara yang lebih arif. “Siapa-siapa pemilik SKT-nya, saya rasa pasti jelas. Coba dicek ulang saja. 21 orang itu apa juga ikut menerima pembayaran DP,” ujar Tantawi menawarkan solusi. Berdasarkan data yang diterima Vokal dari Kadas, Ketua FMKT Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, 21 orang petani yang diatasnamakan Tesar itu, hanya tinggal 3 orang yang belum diberikan DP, yakni, Tesar, Senen, dan anak Tesar yang bernama Samsul. Sisanya sudah menerima DP dan sudah mencabut surat kuasa. Melihat hal tersebut, Kepala Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Wardi, berharap kuasa hukum ini tidak mengorbankan masyarakat. Menurutnya, saat ini persoalan masyarakatlah yang harus segera diselesaikan. “Masalah pemberian kuasa kepada pengacara, menurut saya, itu hanya persoalan intern. Seharusnya, persoalan pokok antara perusahaan dengan masyarakat itu yang harus diutamakan. Kita tentunya tidak ingin persoalan intern itu malah menyusahkan masyarakat. Jangan karena kuasa hukum yang merasa ditinggalkan, masyarakat yang jadi korban,” tutur Wardi. Pertemuan itu akhirnya menyepakati dibentuknya tim yang terdiri dari pihak Polres Inhil, Badan Kesbangpol Inhil, LSM, serta unsur pimpinan kecamatan (Upika), untuk menindaklanjuti penyelesaian permasalahan PT THIP dengan masyarakat. Masyarakat juga diminta menyelesaikan seluruh keabsahan bukti-bukti kepemilikannya dalam waktu satu minggu, serta seluruh pelaksanaan pembayaran yang kelak akan dilakukan pihak perusahaan secara transparan di hadapan tim. Rapat tersebut juga dihadiri Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, Kepala Badan Kesbangpol Inhil, Tantawi Jauhari, Camat Pelangiran, Kepala Desa Tanjung Simpang, Wardi, Perwakilan Kantor BPN, LSM Gemilang Serumpun, serta tim manajemen PT THIP.(***)

Satpol PP Pelalawan Ciduk 10 Pekerja Kafe PANGKALAN KERINCI (VOKAL) – Tekad Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pelalawan dalam memberantas penyakit masyarakat (Pekat) di daerah itu tampaknya tidak main-main. Setelah beberapa hari ini terus merazia kafe remang-remang yang beroperasi di Pelalawan, pada Rabu (18/1) siang lalu kembali Satpol PP Pelalawan merazia beberapa kafe remang-remang. Hasilnya, petugas Satpol PP Pelalawan berhasil menciduk 10 orang pekerja kafe. Digelarnya razia pada siang hari dan terkesan mendadak itu dimaksudkan agar razia tersebut tidak bocor. Sebab, sering kali razia yang dilakukan pada malam hari bocor, sehingga petugas tak mendapatkan hasil apa-apa. “Karena itu polanya kami rubah. Pada Rabu (18/1) lalu kami mencoba razia pada siang hari, dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Para pekerja kafe tersebut kami tangkap di Tanjung Raya, Jalan Lintas Ti-

mur,” ujar Kasi Ops Satpol PP Pelalawan, Taswir, kepada Vokal, Kamis (19/1). Diterangkan Taswir, kesepuluh wanita yang kesemuanya masih remaja itu langsung dibawa ke Kantor Satpol PP, dan sempat diinapkan selama satu malam. Pada Kamis (19/1) kemarin, pihak Satpol PP Pelalawan langsung melakukan pendataan terhadap kesepuluh remaja itu. Dalam pendataan itu, hanya satu orang saja yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP). “Selebihnya mereka tak memiliki identitas apapun,” tandasnya. Setelah melakukan penangkapan dan pendataan, pihak Satpol PP Pelalawan kemudian menyerahkan kesepuluh remaja itu ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan. Namun, karena Pelalawan ini belum memiliki panti pembinaan, maka kesepuluh remaja itu akhirnya dilepas kembali, dengan terlebih

dahulu memberikan pengarahan kepada mereka. “Mungkin cuma itu saja yang bisa kita lakukan, hanya sebatas memberi pengarahan saja kepada mereka,” katanya.

Kepala Kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Pelalawan, H Nifto Anin, menagatakan bahwa razia itu akan terus dimaksimalkan hingga ke tingkat kecamatan. Tak hanya itu, pihaknya juga beren-

FARIKHIN

Sepuluh orang gadis remaja pekerja kafe remang-remang yang terjaring razia Satpol PP sedang mendapat pengarahan dari pihak Satpol PP Pelalawan, kemarin.

cana akan melakukan razia ke sejumlah hotel yang diduga menjadi sarang maksiat. “Dengan gencarnya kita melakukan razia ke kafe-kafe itu, biasanya mereka akan pindah ke hotel atau wisma yang ada di Pelalawan. Karena itu, dalam waktu dekat ini kita juga akan merazia hotel, wisma, dan penginapan,” tukas Nifto. Selain menggalakkan razia, imbuhnya, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk menertibkan warung atau bengkel yang membuka usahanya di lokasi daerah milik jalan (DMJ). Sebab, hal tersebut menyebabkan masyarakat menjadi tak nyaman. “Kita banyak menerima laporan mengenai bengkel yang banyak buka di DMJ. Sebelumnya kita sudah menyurati pemilik bengkel agar membongkar sendiri tempat usahanya itu, sebelum kita bongkar secara paksa,” pungkasnya. (fkh) Perwajahan: RINTO HARMIKO


15

PEKANBARU JUMAT

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

HARIAN VOKAL

LINTAS KOTA Disperindag Awasi Peredaran Makanan PEKANBARU(VOKAL)-Mengantisipasi beredarnya makanan kadaluarsa menjelang Tahun Baru Imlek 2563 yang jatuh, Senin (23/1) mendatang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru menurunkan tim untuk melakukan pengawasan ke lapangan. Dalam melakukan pengawasan tersebut, Disperindag Pekanbaru juga melakukan koordinasi dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru dan instansi terkait lainnya. “Hal ini harus kita lakukan untuk menciptakan rasa nyaman terhadap konsumen. Jangan sampai konsumen jadi tertindas atau dirugikan dengan adanya bahan makanan kadaluarsa yang beredar di pasaran. Pedagang juga harus kita beri ramburambu, sehingga tidak berbuat seenaknya menjual barang kadaluarsa,� ujar Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Hj El Sabrina. Kendati diakuinya jumlah etnis keturunan Tionghoa di Kota Pekanbaru hanya sekitar 3-5 persen dari total masyarakat Pekanbaru, namun pengawasan tersebut dipandang perlu dilakukan. Karena sudah menjadi kebiasaan masyarakat etnis keturunan Tionghoa yang mengimpor langsung berbagai jenis makanan dari negara luar, terutama dari negara China. (del)

DPRD Paripurnakan 3 Ranperda PEKANBARU(VOKAL)-DPRD Pekanbaru, Kamis (19/1) kembali memparipurnakan tiga rancangan peraturan daerah (Ranperda). Tiga Ranperda tersebut yakni Perda Retribusi Pelayanan Pasar, Retribusi Parkir di Pinggir Jalan Umum, dan Perda Retribusi Rumah Potong Hewan. Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Sahril SH tersebut turut dihadiri anggota DPRD Pekanbaru serta seluruh SKPD yang ada di Kota Pekanbaru. Dalam penyampaiannya, Sahril berharap nantinya setelah Ranperda disahkan dapat dipergunakan oleh Pemko Pekanbaru untuk menarik retribusi dengan baik, sehingga Perda tersebut dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Pekanbaru ke depan. "Intinya, Ranperda yang kita bahas ini selalu mengedepankan pelayanan dan tidak hanya mengejar PAD saja," jelasnya. Disamping itu, Sahril juga menyebutkan bahwa 13 Ranperda yang diajukan oleh Pemko Pekanbaru beberapa waktu lalu, saat ini sudah ada enam Ranperda yang disahkan menjadi Perda. Sedangkan tujuh Ranperda lainnya saat ini masih dibahas. Sementara itu, Asisten Perekonomian Kota Pekanbaru, Zulfikar selaku perwakilan dari Pj Pekanbaru dalam sambutannya menyebutkan dengan disahkannya tiga Ranperda menjadi Perda, maka diharapkan seluruh SKPD di Pemko Pekanbaru segera melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat. Hal itu agar masyarakat tahu bahwa telah ada Perda baru di Pemko Pekanbaru ini. "Kita harapkan kerjasama yang baik antara Pemko Pekanbaru dan DPRD Pekanbaru untuk kelancaran pembahasan Ranperda tersebut,,� jelas Zulfikar. (fik)

JASA PENYEBERANGAN - Meski Jembatan Siak III sudah berfungsi, masyarakat masih menggunakan perahu sebagai jasa penyeberangan, Kamis (19/1). Terlihat beberapa pelajar serta ibuk rumah tangga menggunakan jasa perahu ini.

ANDIKA

MUI Halalkan Sistem Stunning Hewan PEKANBARU(VOKAL)-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau menghalalkan sistem pemotongan hewan dengan cara stunning (melumpuhkan). Keputusan itu diambil berdasarkan hasil keputusan rapat pimpinan instansi pemerintah, pengurus lembaga dakwah dan ormas Islam Provinsi Riau, Rabu (18/1) malam. LAPORAN: INDRA JAYA/ PEKANBARU

Stunning yang disahkan sebanyak dua jenis yakni, memakai angin kompresor dan jenis tembak yang dialiri listrik. "Sistem

Penanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN ALKALAM

sanan terhadap hewan, supaya tidak meronta dan lari saat dilakukan pemotongan. Pemingsanan ini berkisar antara 20-25 detik, dengan kondisi hewan tidak mati saat dilakukan pemotongan. Selain itu, hewan tidak tidak sakit, rusak atau cacat akibat tembakan stunning. "Stunning tidak merusak organ tubuh hewan dan halal dimakan, karena merupakan salah satu proses pemotongan hewan di RPH," jelas Fajriansah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pekanbaru, Sentot Joko Prayitno menga-

takan, sistem stunning sudah memiliki sertifikat yang dikeluarkan MUI tahun 2009 lalu. Sertifikat tersebut tentang izin proses pemotongan dengan stunning, asalkan hewan tidak mengalami cacat permanen. Sedangkan Ketua MUI Kampar, Dr Mawardi meminta kepada Kepala RPH untuk dapat memasang CCTV di RPH. Tujuannya sebagai pengawasan pekerja yang bekerja, karena kemurnian kualitas daging hewan merupakan tanggung jawab pemerintah. (ind)

Cuaca Ekstrem Sengat Warga Pekanbaru PEKANBARU(VOKAL)- Temperatur udara tak menentu dengan suhu udara yang 'panas dingin' dialami Kota Pekanbaru sejak beberapa hari terakhir. Kondisi cuaca ekstrem itu disebabkan sebagian besar wilayah Riau saat ini tengah mendekati masa transisi musim dari hujan ke kemarau. Demikian menurut Staf Analisa

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Marzuki, Kamis, (19/1). Investigasi ke sejumlah narasumber, mereka mengeluh karena harus menghadapi cuaca ekstrem sangat variatif tiap hari. Terkadang terasa sangat panas menyengat, lalu kemudian dingin sekali, terutama pada malam hari.

Rian, (28), salah satu warga 'kota bertuah' Pekanbaru, juga mengaku merasakan panas kian dahsyat pada dua hari terakhir, terutama waktu siang hari antara pukul 14.00 hingga 15.00 WIB. Sambil menunjukkan alat pengukur temperatur suhu udara yang terpasang seperangkat dengan jam tangan miliknya, pria berprofesi sebagai jurnalis ini mengeluhkan gerahnya udara kali ini. "Panas SEJUMLAH massa Forum Mahasiswa Pengawas Reformasi mendatangi Kantor Bank Riau Kepri di Jalan Sudirman, Pekanbaru Kamis (19/1). Massa menuntut pemilihan Direktur Utama Bank Riau Kepri mengikuti mekanisme.

Besok, Alumni Menwa Gelar Musprov PEKANBARU(VOKAL)-Seribuan alumni Resimen Mahasiswa (Menwa) Indonesia dari sejumlah perguruan tinggi di Riau, besok, Sabtu (21/1) akan menggelar musyawarah provinsi (Musprov). Musprov yang akan digelar di Grand Ball Room Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru itu membentuk wadah sekaligus kepengurusan Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Riau periode 20122017 dan program kerja. Dijadwalkan Musprov ini akan dibuka Gubernur Riau, DR HM Rusli Zainal SE MP dan dihadiri langsung Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) IARMI Pusat, DR H MS Kaban SE MSi. Selain MS Kaban, turut hadir sejumlah pengurus DPN IARMI lainnya seperti Wakil Sekretaris Erwin Aljakartati dan David yang juga merupakan alumni Menwa Riau di Jakarta. Guna suksesnya hajatan ini, pihak panitia telah menggelar beberapa kali rapat persiapan. Terakhir, Rabu (18/1) malam di Sekretariat IARMI Riau di Jalan Paus Ujung Pekanbaru. Sekretaris Panitia Indra Pomi menyebutkan, setidaknya saat ini tercatat sekitar 4.000-an alumni Menwa Riau dari berbagai perguruan tinggi di Riau. Mulai dari Batalyon 041 Indra Buana Universitas Riau, 042 Indra Bumi UIN Susqa, 043 Indra Sakti UIR, 044 Indra Praja APDN, serta Batalyon 045 Indra Jaya Unilak, dan beberap perguruan tinggi swasta lainya yang ada di Riau.(roc/rid)

stunning kita nyatakan sah. Tapi jenis yang boleh hanya dua macam yaitu, jenis pakai angin komresor dan tembak," ujar Ketua MUI Provinsi Riau, Fajriansah. Disebutkannya, di Riau, rumah potong hewan (RPH) yang memiliki sistem stunning ada di RPH

Perawang, Rimbo Panjang, dan Pangkalan Kerinci. Sementara di RPH kabupaten/ kota lain masih memakai manual, yakni mengikat kaki hewan sebelum dipotong. Fajriansah mengimbau kepada masyarakat agar jangan ragu mengkonsumsi daging yang dipotong RPH. Karena sudah berdasarkan hasil rapat pengurus lembaga dakwah, komisi fatwa dan lembaga pengkajian pangan obat dan makanan (LPPOM) dari MUI serta ormas Islam Riau. Ditambahkannya, cara stunning hanya melakukan peming-

ANDIKA

banget kemarin (Rabu 18/1). Suhu udara sampai 35 derajat selsius," ungkapnya. Rian mengaku kondisi panas disertai rasa gerah itu sudah dirasakannya beberapa hari belakangan, setelah Kota Pekanbaru sangat minim curah hujan. "Sudah beberapa hari ini kayaknya terasa amat panas di Pekanbaru," tuturnya. Secara terpisah, warga Pekanbaru lainnya, Jalil Haritsyah, (33), justru mengaku sebaliknya. Pria yang keseharian bekerja sebagai buruh pabrik kelapa sawit milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V yang tinggal di Jalan Bukit Barisan ini mengaku sudah sejak dua hari terakhir, khususnya pada malam hari, selalu terasa suhunya kian dingin. "Siang begitu panas, eh... malamnya malah terasa begitu dingin. Suhu udara di Pekanbaru semakin tidak menentu saja," tuturnya Kamis (19/1). Transisi Musim Marzuki, Staf analisa BKMG Stasiun Pekanbaru, tetap pada

pendapatnya, kondisi temperatur suhu udara yang tidak menentu tersebut disebabkan mendekati masa transisi musim dari hujan ke kemarau. Pihaknya memprakirakan, masa transisi tersebut baru akan memasuki puncaknya, yakni pada awal Februari 2012 mendatang. Hal demikian yang menurut Marzuki kemudian menimbulkan berbagai kemungkinan buruk alias cuaca ekstrem. "Karenanya, masyarakat sebaiknya waspada," katanya. Sejauh analisa dan pengamatan pihaknya, lanjutnya, hingga saat ini kelembaban suhu udara memang masih berada di atas normal. "Dalam artian cukup tertahan, namun tidak menutup kemungkinan bermunculannya awan penghujan dengan suhu di bawah normal," ujarnya. Akibat kondisi tersebut, demikian Marzuki, menimbulkan kecenderung signifikan terjadinya suhu terasa panas dan dingin yang tidak biasa, baik di Kota Pekanbaru, juga di kawasan sekitarnya di 'bumi lancang kuning' Provinsi Riau. (ant/rid)

LAM Tetapkan Status Lahan Kelompok Tani Okura PEKANBARU(VOKAL)-Lembaga Adat Melayu (LAM) Pekanbaru akhirnya mengeluarkan warkah maklumat terkait konflik lahan antara Kelompok Tani Rasau Sakti dan pengusaha sawit Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Rumbai Pesisir. Keluarnya warkah maklumat tersebut membuat petani kembali bisa menggarap lahan yang telah miliki sejak tahun 1984 lalu. Ketua LAM Riau Kota Pekanbaru, Tengku Meiko Sofyan menyebutkan, sengketa lahan yang telah terjadi semenjak tahun 2006 lalu itu terjadi antara Rudi Situmeang, Yasin dan Kelompok Tani Rasau Sakti. "Kita putuskan berdasarkan bukti dan data yang kita

ngan cara terbaik. Jimiliki dari pihak keka langkah ini belum lompok tani. Sedaterasa tegas juga, mangkan dari pihak Ruka langkah selanjutdi sendiri saat dipanya bagi LAMR Penggil oleh LAM Pekanbaru, yakni dekanbaru sebanyak ngan cara pengusidua kali, tidak perran. nah menghadirinya, "LAM merupakan, maka dari itu kita lembaga yang sangat dari LAM sudah mebisa mengambil kengeluarkan Warkah putusan, karena orMaklumatnya," seang tua dari negara but Meiko. ini, adalah LAM. MaDitambahkan MEIKO SOFYAN ka LAM juga dapat Meiko, dalam memengambil tonggak ngambil keputusan, LAM sendiri dapat memutuskan keputusan yang bernama Warkah perkara dengan sifat tidak me- Maklumat, sebab LAM merungambang dan mengambil bagai- pakan lembaga yang bisa memumana kejelasan konkritnya, de- tuskan persoalan sengketa," te-

gasnya seraya menambahkan, jika ini tidak diselesaikan secapat mungkin, tidak menutup kemungkinan nantinya kasus Mesuji dua terjadi di Pekanbaru. Dikatakan Meiko, sebelum adanya keputusan ini, tanah tersebut dilaporkan telah diserobot oleh pihak yang ingin bersengketa sesuai surat yang dilayangkan oleh Kelompok Tani Rasau Sakti. Sebelum melibatkan LAM dalam sengketa ini, lembaga legislatif dan pihak kepolisian Polresta Pekanbaru juga telah ikut andil menyelesaikan masalah ini, namun tidak kunjung selesai. Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Rasau Sakti, Said Abdul Murad kepada Harian Vokal

mengatakan, menyetujui keputusan dari Warkah Maklumat LAM Pekanbaru. Sebab menurut Said, sebelum ada keputusan ini, pihaknya telah meminta pendapat serta perlindungan ke berbagai pihak, termasuk DPRD Kota Pekanbaru, Polresta Pekanbaru, namun belum ada keputusan. "Hingga panggilan kedua (final) yang dilakukan LAM Kota Pekanbaru, pada Kamis (18/1) mereka juga tidak dapat hadir, sehingga kita berterima kasih kepada LAM setelah memutuskan lahan itu dapat menjadi hak kita kembali dan lahan itu, nantinya lahan tersebut akan kita garap kembali," ungkap Said Abdul Murad singkat. (fik)

Perwajahan: ANDIXER


CMYK

RIAU

16

HARIAN VOKAL

JUMAT

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

DPRD Minta Diskes Bertanggung Jawab LINTAS Surat PAW Lampita Sudah Masuk DPRD PEKANBARU (VOKAL)-Keberadaan politisi Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) Lampita Pakpahan di DPRD Riau tampaknya kian tersudut. DPW PPRN Riau sudah memasukkan surat Pengganti Antar Waktu (PAW) Lampita. "Surat yang diterbitkan DPP PPRN yang ditandatangani Ketua Umum Amelia A Yani yang mengusulkan PAW untuk Lampita Pakpahan dari DPRD Riau tadi sudah kita masukkan ke Bagian Umum DPRD Riau," kata Ketua DPW PPRN Riau Ariadi Tarigan, Kamis (19/1) di DPRD Riau. Menurut Andi, sesuai instruksi Ketua Umum DPP PPRN, Lampita Pakpahan akan digantikan oleh Manaor Sinaga. "Apa yang diutarakan Lampita benar kalau Manaor tidak dari Dapil Rohul-Rohil. Tapi ini penetapan AD/ART Partai dan dibenarkan UU Parpol Nomor 8 Tahun 2010. Jadi tak ada masalah," ungkap Ariadi. Dijelaskannya, dalam UU Parpol itu ditegaskan, jika tak ada PAW yang berasal dari dapil sama, dibenarkan PAW dari dapil terdekat. Seperti sekarang ini dapil terdekat adalah Bengkalis-Dumai. Ini dibenarkan juga UU KPU Nomor 22 Tahun 2010. "Pernyataan Lampita mengada-ngada dan terkesan memaksakan penggantinya dari Dapil Rohul-Rohil yang juga berisikan orang-orangnya DL Sitorus. Ketua Umum menetapkan menolak PAW dari Dapil Rohul-Rohil yang berisikan orangorang DL Sitorus," kata Ariadi. (rul)

 Menunggak Jamkesda Rp7 M

LAPORAN: DAIRUL RIADI/PEKANBARU

PEKANBARU (VOKAL)-Kalangan DPRD Riau meminta Dinas Kesehatan (Diskes) Riau mempertanggungjawabkan pembayaran klaim Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) tahun 2011 sebesar Rp7 miliar di RSUD Arifin Achmad. DPRD meminta tunggakan tersebut segera dibayarkan agar pelayanan kesehatan masyarakat miskin tidak terganggu.

Menurut Taufan, penganggaran Jamkesda bertujuan agar pemerintah dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat miskin di Riau. "Sekali lagi saya tak yakin jika tahun 2011 itu ada tunggakan Jamkesda di Diskes. Tapi jika memang nunggak, saya minta Diskes Riau segera membayarnya," katanya. Taufan juga meminta Gubri menegur Kadiskes Riau Katijo yang terkesan mengabaikan pembayaran Jamkesda di RSUD Arifin Ahmad karena bisa melemahkan pelayanan kesehatan masyarakat miskin. Anggota Komisi D DPRD Riau

Anggota DPRD Riau tidak yakin Diskes Riau bisa menunggak klaim pembayaran Jamkesda tahun 2011 sebesar Rp7 miliar karena setiap tahun dana Jamkesda selalu dianggarkan dalam APBD Riau. "Tak mungkinlah Diskes Riau nunggak pembayaran Jamkesda

tahun 2011 karena setiap tahunnya sejak diberlakukan Jamkesda itu ada penganggarannya di APBD Riau. Tahun 2011 itu ada Rp19 miliar, tahun 2012 Rp30 miliar," kata Wakil Ketua DPRD Riau Taufan Andoso Yakin via seluler, Rabu (18/1).

Toerechan Asya'ri juga tak yakin Diskes menunggak pembayaran Jamkesda 2011. Jika memang ada tunggakan, itu wajib dibayar. "Patut dipertanyakan di mana masalahnya. Diskes harus mempertanggungjawabkan kemana anggarannya kok tidak dibayarkan ke RSUD," kata mantan Ketua Pansus Jamkesda Riau ini. Meski Diskes ada tunggakan, Toerechan berharap RSUD Arifin Ahmad jangan sampai mengabaikan pelayanan kepada masyarakat miskin yang membutuhkan layanan kesehatan. Kadiskes Riau Katijo Sampoeno yang dihubungi berkali-kali ke selulernya tidak memberikan tanggapan. Kendati selulernya aktif, tapi tak diangkat. SMS wartawan juga

tidak dibalas. Dicari ke ke kantornya di Jalan Cut Nyak Dhien, Katijo tidak berada di tempat. Menurut salah seorang stafnya, Kadiskes Katijo lagi dinas luar. "Pak Kadiskes ini lagi dinas luar," kata Sartono. Dirut RSUD Arifin Ahmad Yulwiriati Moesa sebelumnya mengungkapkan, masih adanya tunggakan Jamkesda Rp7 miliar oleh Diskes Riau tahun anggaran 2011. Pihaknya berharap tunggakan itu segera dibayar karena pihaknya juga berutang pembelian obatobatan dengan pihak ketiga atau farmasi. Tunggakan sebelumnya Rp13 miliar, sudah dibayar Rp6 miliar, tinggal Rp7 miliar. Meski ada tunggakan, Yulwirianti memastikan layanan kesehatan tetap diberikan optimal. (***)

Sekdaprov: Mobdin 2012 Tetap Dilelang PEKANBARU (VOKAL)-Sekdaprov Riau Wan Syamsir Yus kembali menegaskan, Pemprov Rioau akan tetap melakukan pelelangan untuk pengadaan mobil dinas tahun anggaran 2012. “Mengenai mobil dinas tunggu dilelang lagi lah,” kata Wan Syamsir Yus kepada wartawan, Kamis (19/1). Ketika disampaikan pernyataan Sekretaris LPSE Agussalim bahwa pelelangan mobil dinas tahun 2011 adalah untuk 3 tahun, Wan Syamsir tetap mengatakan mobil dinas akan dilelang. “Itu kan setahun tak multiyears jadi akan tetap dilelang lagi,” katanya. Soal kenapa belum semua mobil dinas dikembalikan ke Pemprov, Wan Syamsir mengatakan masih ada mobil operasional. “Tak ada mobil dinas, mobil operasional kan ada,” katanya. Terpisah, Wagubri Mambang Mit mengatakan, pemerintah harus bertindak tegas jika ada peraturan untuk mengembalikan mobil dinas. “Saya rasa jika ada peraturannya yang menyebutkan mobil dinas itu harus dikembalikan, memang harus dilakukan tindakan tegas,” kata Mambang. Tindakan tegas yang dimaksud, Wagubri mencontohkan dengan memberi sanksi pihak-pihak yang membandel. “Kalau tidak ini tidak akan selesai-selesai dan akan terulang terus,” ujarnya. Kepala Biro Perlengkapan Kasmianto yang dihubungi terkait mobdin tidak bisa ditemui di ruang kerjanya karena sedang rapat. Sekretaris LPSE Agussalim sebelumnya mengatakan, mobil dinas yang dilelang tahun 2011 untuk 3 tahun. Kalau ingin dilelang lagi harus dianggarkan lagi dengan membuat perda yang baru. “Mobdin itu tidak perlu lelang lagi, lelang tahun 2011 itu kan untuk 3 tahun. Kalau ingin dilelang di tahun yang baru, harus dimasukkan ke dalam anggaran yang baru dan dibuat perda-nya,” kata Agussalim. (sha)

2011, Bazis Salurkan Zakat Rp1 M Lebih PEKANBARU (VOKAL)-Tahun 2011, Badan Amil Zakat, Infaq dan Sodaqah (Bazis) Riau menerima 1.397.489.000 zakat dari 763 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Muzakki dan Munfiq orang. Jumlah ini meningkat bila dibandingkan dengan jumlah zakat yang diterima Bazis Riau tahun 2010. Tahun 2010, Bazis Riau mengumpulkan lebih kurang 1.113.680.000 dari total (UPZ) Muzakki dan Munfiq sebanyak 663 orang. "Tahun 2011 kita mengumpulkan satu miliar lebih zakat dari seluruh anggota UPZ," kata Bendahara Bazis Riau Mahmud di Masjid Agung An Nur, Pekanbaru, Senin (17/1). Dijelaskan, dari jumlah tersebut, telah disalurkan seluruhnya kepada pihak yang wajib menerima zakat seperti fakir/miskin konsumtif dan produktif, fisabilillah, ibnu sabil dan muallaf sebanyak 498 orang. (drs)

Penanggung Jawab/Redaktur: IDRUS YAMIN

DOK KONTROVERSIAL - Keberadaan Tugu Zapin (sekarang disebut Tugu Titik Nol) sejak awal terus mengundang kritikan berbagai pihak, mulai dari anggarannya, nama, nilai budaya hingga status patung tugu sendiri. MUI Riau menyebut patung Tugu Titik Nol ini haram.

MUI Riau Sesalkan Patung Tugu Titik Nol PEKANBARU (VOKAL)-Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau Abur Rahman Qomaruddin menyesalkan pembangunan Tugu Titik Nol yang semula disebut Tugu Zapin. Tindakan tersebut jelas melanggar hukum Islam karena mayoritas ulama sepakat hukum patung haram. "Islam melarang pembuatan patung. Larangannya masuk kategori haram. Bukan sekedar makruh, tapi haram," tegasnya, Kamis (19/1). Dikatakan Abdur Rahman, karena hukumnya haram, siapa pun yang terlibat dalam pembangunan patung berdosa. Mulai dari penggagas yang menyetujui, pelaksana dan juga pekerja berdosa. Bahkan, menurutnya, dosanya akan terwarisi meski yang bersangkutan sudah meninggal. "Kalaupun sudah meninggal, tapi patungnya masih ada, yang bersangkutan tetap berdosa," tuturnya. Sikap tegas ini jugalah yang pernah disampaikan kepada Pemko Pekanbaru beberapa waktu waktu lalu

saat membangun Tugu Sekapur Sirih. Di mana di atasnya ada patung wanita utuh. "Kami sudah memberikan tausyiah kepada Pemko Pekanbaru ketika itu, tapi tetap saja dilanggar," keluhnya prihatin. Terlebih untuk patung di Tugu Titik Nol, khusus patung wanitanya sudah terbilang erotis. "Patung wanitanya itu lekuk tubuhnya terlalu menonjol. Itu sudah tidak semestinya dibuat," tegasnya. Khusus untuk Pemprov Riau, Abdur Rahman mengatakan, ada kemungkinan MUI mengirimkan surat berisi nasehat. "Mungkin saja kita akan mengirim surat berisi tausyiah, karena itu kewajiban kami, meski mungkin saja tidak digunakan," tukasnya. Selain menyoroti keharaman patung, Abdur Rahman juga prihatin pembangunan tugu tersebut menyedot dana sangat besar, lebih Rp4 miliar. "Itu mubazir. Masih banyak lagi yang lebih perlu seperti mensejahterakan masyarakat dan peningkatan pendidikan," paparnya. (rtc/rus)

Dikejar Kejati, Thamsir Mulai Jarang Ngantor PEKANBARU (VOKAL)-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dalam dua pekan belakangan telah berupaya 'mengejar' mantan Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Thamsir Rachman untuk memenuhi panggilan penyidikan tahap dua. Namun upaya tersebut sampai saat ini belum membuahkan hasil. Padahal, Thamsir yang sekarang menjadi Wakil Ketua DPRD Riau ini jika tidak ada halangan terus masuk kantor. Namun belakangan, politisi dari Partai Demokrat ini sudah mulai jarang masuk kantor dengan alasan sakit. Berdasarkan pantauan lapangan, sejak diekspose Kejati Riau akan dipanggil paksa, tersangka dugaan korupsi berjemaah APBD Inhu sebesar Rp116 miliar itu, tingkat kehadiran Thamsir Rachman di DPRD Riau mulai menurun. "Pak Thamsir itu kabarnya sakit. Sekarang izin tidak masuk," kata Ketua DPRD Riau Johar Firdaus kepada wartawan, Kamis (19/1) saat ditanyai keberadaan Wakil Ketua DPRD Riau Thamsir Rachman. Dikatakannya, informasi yang ia dapat Thamsir sedang dirawat di Jakarta. Namun Johar tak mau ikut campur karena yang

mengetahui fraksi atau partai. Ketua DPW Partai Demokrat Riau Bambang Mit yang dikonfirmasi hal ini tidak memberikan jawaban. Hal yang sama juga dilakukan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau Rita Zahara. Salah seorang pengurus DPW Partai Demokrat Riau Noviwaldy Jusman mengatakan, Partai Demokrat tidak menghalang-halangi upaya penegakan hukum terhadap kadernya. Dalam kasus Thamsir Rachman, Demokrat sangat menghargai proses hukum. Sementara Kuasa Hukum Thamsir Rachman, Yuwilis, SH yang dihubungi terpisah, mengaku tidak mengetahui lagi perkembangan kasus Thamsir Rachman. "Saya sejak Senin (16/1) itu sudah mengundurkan diri sebagai kuasa hukum. Hal ini sudah saya sampaikan ke Pak Thamsir Rachman, bahkan ke pihak Kejati Riau," kata Yuwilis, kemarin. Diberitakan sebelumnya, Thamsir Rachman akan dipanggil paksa Kejati Riau karena sudah tiga kali mengabaikan panggilan pemeriksaan aparat hukum. (rul)

Tindak Muatan Lebih, Aparat Harus Tegas PEKANBARU (VOKAL)-Dinas dan aparat terkait dalam pengendalian angkutan jalan raya diminta tegas menegakkan aturan UU Nomor 22 Tahun 2009 yang tidak mengenal muatan

lebih. Dengan adanya aturan itu diharapkan tak ada lagi kendaraan berat di Riau yang memiliki beban melebihi ketentuan. Pernyataan ini diungkapkan Wakil Ketua Komisi C DPRD

Riau Noviwaldi Jusman di ruang rapat komisi, Kamis (19/1). Untuk mendukung pelaksanaan aturan tersebut, Komisi C sudah menyiapkan Ranperda Penggunaan Jalan Umum dan Jalan Khusus Bagi Industri Perkebunan dan Pertambangan di Provinsi Riau. "Ranperda itu sudah memiliki naskah akademis, sudah disampaikan ke Badan Legislasi. Saat ini tinggal menunggu penjadwalan dari Banleg," kata Noviwaldi yang juga Koordinator Pansus Ranperda tersebut. Sambil menunggu penjadwalan kelanjutan pembahasan Ranperda Penggunaan Jalan Umum itu, kata Noviwaldi, Pansus memulai sosialisasi ranperda ini pada berbagai kesempatan turun ke lapangan. Menurutnya, beberapa provinsi di Indonesia sudah punya Ranperda Penggunaan Jalan Umum, seperti Kalimantan Selatan, Jawa Timur. Bahkan Jawa Timur sudah menerapkan sistem yang jauh lebih baik, yakni sistem identifikasi kendaraan. Setiap kendaraan yang masuk ke daerah tersebut dengan cepat dapat diketahui jenisnya, kapasitas muatan hingga kepada pemiliknya.(rul) Perwajahan: RINTO HARMIKO


CMYK

Kick Off JUMAT

17

HARIAN VOKAL

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

AC Milan 2 Vs 1 Novaro

MILAN(VOKAL)-AC Milan meraih hasil positif usai menelan kekalahan 0-1 atas Inter Milan dalam derby della madonnina. Bermain di San Siro, Kamis (19/1), I Rosonerri sukses memetik kemenangan dengan mengalahkan Novaro 2-1. Tapi, kemenangan tersebut diraih dengan susah payah lantaran mereka harus bermain lewat babak perpanjangan waktu usai kedua tim bermain 1-1 di waktu normal. Dengan kemenangan ini, Milan sukses melaju langsung ke babak delapan besar karena format Coppa Italia musim ini, tak lagi memakai format home-away. Di babak empat besar nanti, Milan sudah ditunggu Lazio, yang sebelumnya menang 3-2 atas Hellas Verona. Elang Roma akan bentrok dengan Milan, 27 Januari di kandang Lazio. Dalam laga di San Siro, Kamis (19/1/ 2012) dinihari WIB, tuan rumah unggul terlebih dahulu di menit 24 lewat pemain muda mereka, . Sepakan kaki kanannya ke pojok kanan gawang tak mampu dihalau Alberto Fontana. Laga kemudian harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu usai Novara mencetak gol penyeimbang dua menit sebelum laga berakhir. Tendangan bebas Ivan Radovanovic sukses merobek gawang Amrco Amelia. Di babak perpanjangan waktu, Pato membawa Rossoneri kembali unggul di menit ke-100. Skor 2-1 untuk keunggulan Milan bertahan hingga babak perpanjangan waktu selesai. Pertandingan berlangsung cukup terbuka setidaknya selama waktu normal, dengan Milan tampak lebih dominan. Kedua kubu sama-sama berusaha melancarkan serangan segera setelah menguasai bola. Sejumlah peluang emas pun tercipta dari kedua pihak. Pada menit ke-17, misalnya, Filippo Inzaghi melihat bola hasil sundulannya melesat keluar arena. Semenit kemudian, Amelia tampak menepis tembakan jarak jauh Simone Pesce. Pada menit ke-34, giliran Al Shaarawy yang melihat bola hasil tendangannya dibuang Fontana. Fontana kembali berhasil mengamakan gawangnya dari gol pada menit ke52. Kali ini, ia mementahkan bola hasil tembakan Alexander Merkel. Lima menit sebelum akhir babak normal, Pato berhasil menguasai umpan Robinho dan menembakkannya ke gawang lawan. Kali ini, usahanya hanya membuahkan tendangan gawang. Pada babak tambahan, Milan mempertahankannya, tetapi kesulitan menciptakan peluang, karena Novara bermain lebih defensif.

Meski begitu, mereka masih bisa menciptakan sejumlah peluang. Setelah gol Pato, Milan mendapatkan peluang dari Robinho pada menit ke-102. Namun, bola gagal menemui sasaran. Di sisi lain, Novara yang mencoba memainkan taktik serangan balik, gagal menciptakan ancaman serius ke gawang Milan.

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengaku kecewa karena timnya harus bertarung hingga 120 menit untuk mengalahkan Novara. Tapi, dia tetap senang karena anak buahnya menunjukkan karakter yang hebat. "Saya kecewa karena kami harus bermain 120 menit. Kami harusnya bisa menuntaskan pertandingan lebih awal. Tapi, anak-anak tampil bagus untuk melaluinya dalam cara terbaik," ungkap Allegri di situs resmi klub. Dalam laga kontra

Novara, Allegri mengombinasikan beberapa pemain muda seperti El Shaarawy dan Alexander Merkel dengan pemain-pemain gaek semacam Filippo Inzaghi, Massimo Ambrosini, dan Alessandro Nesta. Perpaduan di antara mereka cukup memuaskan Allegri. Pertandingan telah menunjukkan bahwa kami punya pemain-pemain muda dengan prospek yang bagus. Tapi, saya ingin menggarisbawahi bahwa saat waktunya datang, para pemain yang disebut 'pemain-pemain tua' menunjukkan karakter dan juga tekniknya," kata Allegri. "Merkel punya pertandingan yang bagus. El Shaarawy juga bermain bagus dan banyak berkembang, khususnya dalam dua

bulan terakhir dan dia pastinya sudah bermain bagus," tuturnya. Yang paling menyenangkan Allegri adalah karakter yang sudah dipertontonkan timnya dalam pertandingan dinihari tadi. "Dari malam ini, saya ingin kami mendekati pertandingan dengan baik, menang, dan lolos ke \babak berikutnya. Para pemain sudah menunjukkan karakter yang hebat dan profesionalisme," tandas pelatih. (bbc/rts/ bbs/sad)

Susunan Pemain Alexander Pato

AC Milan: Amelia; Bonera, Nesta, Mexes, Antonini (Abate 91'); Merkel, Ambrosini, Nocerino; Emanuelson (Robinho 82'); Inzaghi (Pato 58'), El Shaarawy. Novara: Fontana; Morganella, Dellafiore, Paci, Centurioni (Jeda 77'), Garcia; Marianini (Jensen 54'), Radovanovic, Pesce; Granoche, Morimoto (Rubino 63').

El Shaarawy

Ivan Radovanovic

 Liga Inggris Pekan ini

Fokus ke Prioritas Utama Puncak Kian Memanas

MADRID(VOKAL)-Real Madrid baru saja mendapat hasil mengecewakan di Copa del Rey. Tak ingin terlarut terlalu lama, Los Merengues sudah siap menanti Athletic Bilbao di partai La Liga akhir pekan ini. Adalah kekalahan 1-2 dari Barcelona di leg pertama perempatfinal Copa del Rey dinihari tadi jadi penyebabnya. Madrid sebagai juara bertahan tentu langkahnya kian berat menuju semifinal karena leg kedua akan digelar di

Camp Nou pekan depan. Ini untuk kesekian kalinya Madrid tidak bisa mengalahkan Barca dan partai di Santiago Bernabeu tadi malam kian ternoda akibat ulah tak sportif Pepe kepada Lionel Messi. Kekecewaan itu harus cepat-cepat dibuang jauh oleh Los Blancos karena Minggu (22/1) mereka sudah ditunggu Bilbao yang akan bertandang ke ibukota. Kemenangan tentunya harus diraih demi menjaga keunggulan

Penanggung jawab/redaktur: SAADUDDIN BADRA

lima poin dari Barca. Seperti yang ditegaskan sedari awal musim oleh Jose Mourinho jika prioritas utama Madrid adalah merebut titel La Liga. Maka tak boleh sedikitpun Madrid lengah di liga dan konsentrasi penuh untuk menghadapi Bilbao adalah wajib hukumnya, meskipun itu tak akan mudah karena Los Leones ada di posisi lima saat ini."Aku harus mempersiapkan untuk laga hari Minggu melawan Athletic Bilbao. Copa del Rey adalah prioritas terakhir kami. Kami sudah katakan itu sebelumnya dan tak ada yang berubah. Prioritas pertama kami adalah liga dan kami kini hanya memikirkan soal laga kami melawan Athletic," tutur Mourinho di situs resmi Madrid. Jika Madrid akan menjadi tuan rumah untuk Bilbao, maka Barca akan bertandang ke La Rosaleda melawan Malaga. Los Cules tentu diunggulkan tapi mereka harus ingat soal rekor tandang mereka yang tak begitu bagus musim ini. Dari delapan pertandingan yang sudah dilalui, mereka cuma menang tiga kali, empat kali imbang dan sekali kalah. Pertahanan mereka pun juga cukup rapuh dengan kebobolan sembilan gol. Apalagi pekan lalu mereka cukup direpotkan oleh Real Betis meski akhirnya menang. Maka bila tak ingin tertinggal kian jauh, Barca harus bisa merebut tiga poin. (bbc/rts/bbs/sad)

LONDON(VOKAL)-Pertaruangan perebutan posisi puncak klasemen sementara Liga Inggris semakin memanas. Tiga tim peringkat teratas, plus Arsenal akan saling sikut untuk mendapatkan tahta tersebut. Kemenangan menjadi harga mati agar jarak semakin terjaga. Manchester City akan menjamu Tottenham Hotspur, Arsenal menjadi tuan rumah untuk Manchester United. Dua partai tersebut akan tergelar pada hari Minggu (22/1), sebagai pekan ke-22 kompetisi Premier League. City yang masih memuncaki klasemen dengan nilai 51, merayakan kemenangan telak saat melawat ke White Hart Lane pada 28 Agustus. Mereka menggebuk The Lilywhites dengan 5-1, Edin Dzeko memborong empat dari lima gol tersebut. Di hari yang sama, MU berpesta sejadi-jadinya di Old Trafford. Kala itu "Setan Merah" mempermalukan Arsenal dengan angka mencolok 8-2. Untuk "pembalasan", Tottenham pun sedang dalam periode sangat baik karena sampai sekarang mampu bertahan di posisi tiga besar. Bisa mengalahkan City bukan cuma membalas kekalahan 1-5, tapi juga memperbesar kepercayaan diri untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Pun The Gunners. Walaupun belum masuk zona Liga Champions, masih di peringkat lima, tapi kemenangan atas MU akan selalu menjadi kemenangan yang istimewa. Kekalahan 2-8 terlalu menyakitkan untuk tidak dibayar. Sebelumnya, di hari Sabtu tim peringkat empat, Chelsea, akan menjajal Norwich City di Carrow Road. Newcastle United, yang punya angka sama dengan Arsenal tapi unggul satu poin di atas Liverpool, akan bertamu ke Fulham. Sedangkan The Reds menjajaki peruntungannya di markas Bolton Wanderers. Tak Ingin Terbuai Tottenham Hotspur telah membukti-

kan sebagai penantang serius gelar juara musim ini. Namun, Ledley King memperingatkan supaya Spurs tidak terbuai dan tetap fokus untuk terus meraih kemenangan. Spurs tampil mengejutkan dengan performa impresifnya mampu bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 46 poin, selisih lima poin dari Manchester City di puncak. Gareth Bale dkk. akan menghadapi City di laga akhir pekan ini dan sebuah kemenangan pastinya bakal melebarkan kans memenangi gelar. Kendati demikian, King tak mau berpikir terlalu jauh. "Kami berada di posisi yang hebat saat ini dan mungkin telah mengejutkan banyak orang," sahut King kepada Talk SPORT. "Di tahap musim seperti sekarang, kami dibicarakan tentang kans memenangi gelar adalah hebat untuk kami." "Kami saat ini tak ingin terbawa suasana. Kami harus tetap merunduk dan terus memperbaiki hasil-hasil kami," sambung si kapten. "Kami melihat di papan klasemen dan bisa dilihat kami di antara mereka (calon juara). Itu baru bagi kami dan mungkin orang-orang mengira kami akan jatuh di paruh kedua musim tapi sebagai pemain, kami yakin dengan kemampuan kami dan kami yakin kami bisa terus mendapatkan hasil," yakin King. Rekor Spurs cukup apik dengan satu

kekalahan dalam 19 pertandingan yang sudah dilaluinya. Jika bisa terus mempertahankan performa, King menilai gelar juara bukan hal mustahil buat timnya. "Kami punya performa bagus, kami cuma kalah sekali dari 19 laga terakhir dan itu adalah performa yang hebat. Jika kami terus demikian, maka kami punya sebuah kesempatan (juara)," demikian King. (bbc/rts/bbs/sad) Perwajahan: PEPEN PRENGKY

CMYK


18

HARIAN VOKAL

LINTAS Ferrari Tertarik Rekrut Newey MARANELLO(VOKAL)- Ferrari tampaknya mulai terpikat dengan pesona Adrian Newey. The Prancing Horse pun siap merekrut pria berkebangsaan Inggris itu jika di masa depan dia meninggalkan Red Bull. Newey adalah salah satu kunci sukses Red Bull dalam dua musim terakhir. Dengan posisinya sebagai direktur teknik, dia berperan besar dalam terciptanya mobil hebat yang menghasilkan dua gelar juara dunia untuk Sebastian Vettel dan dua gelar juara konstruktor untuk 'Banteng Merah'. Membajak Newey dari Red Bull saat ini jelas nyaris mustahil. Oleh karena itu, Ferrari lebih memilih untuk menunggu Newey "bosan" dan butuh tantangan baru. "Saya pikir Adrian Newey sudah menunjukkan kemampuannya dengan cara yang fantastis dalam beberapa tahun terakhir," puji team principal Ferrari, Stefano Domenicali, seperti dikutip ESPN. "Tapi, apa yang ingin dia lakukan pada masa depan, kami akan melihatnya," ujarnya. Sementara itu, Presiden Ferrari, Luca di Montezemolo, merasa kans timnya untuk bisa merekrut Newey tidak besar. Dia mengaku pernah mencoba melakukan hal itu, tapi gagal. "Pertemuan saya dengan dia pada tahun 1997 tidak benarbenar positif. Istrinya berpikir bahwa Italia mirip dengan negara dunia ketiga. Tapi, kalau dia bersedia dan mengubah pikirannya soal negara kami, kenapa tidak?" kata Di Montezemolo. (dtc/sad)

Kimi Raikkonen Besut Renault R30 di Valencia PARIS(VOKAL)-Mungkin penggemar F1 ingin tahu seperti apa kehebatan Kimi Raikkonen melesat di lintasan balap setelah dua tahun absen. Mantan juara dunia 2007 itu akan tampil di sirkuit Valencia, Spanyol, 23-24 Januari ini, mengemudikan mobil lama Renault R30. Pihak tim Lotus (sebelumnya bernama Renault) telah mengonfirmasi bahwa pebalap Finlandia akan mengemudikan R30. Ini memang yang diinginkan oleh Raikkonen untuk bisa merasakan mobil balap dengan mengitari beberapa lap sebelum mengikuti program winter test di Jerez, awal Februari ini. "Kami tidak menguji mobil baru sampai Februari, jadi menunggu lama. Namun, saya harus mampu membesut mobil F1 yang berusia dua tahun," ungkap Kimi. Sementara itu, dari kubu Lotus menegaskan bahwa Kimi akan mengitari sirkuit dalam jarak waktu tertentu di Valencia. Kimi belum pernah mengemudi dengan ban Pirelli, dan ia mengakui bahwa ban cenderung menjadi tantangan terbesar. Ditegaskan pula oleh Kepala Motorsport Pirelli Paulus Hembery bahwa ban-ban yang dipakai Kimi nanti tidak akan menolongnya mendapatkan daya cengkeram pada 2012. "Ini benar-benar tidak membantunya karena profil ban sangat berbeda, termasuk kekuatan," beber Paulus. (kc/sad)

Pertina Yakin Indonesia Lolos ke Olimpiade MEDAN(VOKAL)-Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumatera Utara yakin Indonesia dapat meloloskan petinjunya ke Olimpiade Brasil 2016, sesuai target diusung Ketua Umum Pengurus Besar Pertina baru terpilih, Reza Ali. Sekretaris Umum Pertina Sumatera Utara Edi Sibarani di Medan, Rabu (18/1), mengatakan jika melihat potensi petinju amatir saat ini, ia yakin Indonesia dapat lolos ke Olimpiade. Apalagi, waktu menuju Olimpiade masih panjang dan persiapan bisa lebih maksimal dilakukan, terutama pembinaan petinju muda dari berbagai daerah. "Kalau bicara lolos Olimpiade, saya optimistis Indonesia bisa. Yang penting saat ini bagaimana membangkitkan kembali dunia tinju amatir di mata internasional," katanya. Ia mengatakan, selain dapat meloloskan petinju ke Olimpiade, tugas utama yang harus dijalankan Reza Ali melaksanakan pembenahan di Pertina Pusat. Karena, menurut dia, kunci utama agar semua program kerja dapat berjalan dengan baik, maka organisasi Pertina terlebih dahulu harus dibenahi. Selain itu, menyesuaikan dengan kepentingan internasional. Pertina harus menyesuaikan program kerjanya mengacu kepada Asosiasi Tinju Amatir Internasional (AIBA). "Misalnya sistem penilaian di Indonesia jauh tertinggal dibandingkan dengan negara lainnya. Demikian juga petinju semi pro harus dikembangkan, sehingga menarik minat masyarakat," katanya. (kc/sad)

JUMAT

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

 Kompetisi NBA

Spurs Akhirnya Menang ORLANDO(VOKAL)-San Antonio Spurs akhirnya berhasil meraih kemenangan pasca ditaklukan Miami Heat. Korban Spurs kali ini adalah Orlando Magic setelah melewati pertarungan sengit, 8583 untuk keunggulan Spurs, Kamis (19/1). Pada pertandingan yang digelar di Amway Center, markas Orlando, Spurs sejujurnya tertinggal di kuarter pertama setelah tuan rumah berhasil unggul dengan skor 19-13. Sedangkan di kuarter kedua Spurs balik memimpin dengan skor 24-21, tapi total poin di paruh pertama, Magic tetap unggul 40-37. Pada kuarter ketiga, Spurs kembali memimpin tapi tak mengubah keunggulan Magic dengan skor tipis 58-57. Di kuarter ini, Spurs mengumpulkan 20 poin, sementara Magic hanya meraup 18 poin. Pada kuarter terakhir, pertandingan semakin sengit dan Spurs yang tertinggal sebelumnya memaksa Magic untuk overtime dengan keadaan 75-75. Dan, tambahan 10 angka di overtime membawa kemenangan Spurs menjadi 85-83. Tony Parker menjadi pahlawan keunggulan Spurs di pertandingan kali ini dengan menyumbang 25 poin, tujuh kali rebound, dan menyumbang sembilan assist. Di kubu tuan rumah, sumbangan Dwight Howard dengan 24 angka, 25 kali rebound, dan sebuah assistnya tak mampu membawa kemenangan bagi timnya. Di TD Garden, tuan rumah Boston akhirnya mampu keluar dari mimpi buruk mereka setelah menang 96-73 atas Toronto Raptors. Ini adalah kemenangan pertama tim asuhan Doc Rivers itu dalam enam laga terakhirnya. Rajon Rondo tampil menonjol dengan 21 poin, tiga rebound dan dua assist, tapi di akhir pertandingan ia mengalami cedera di pergelangan tangannya. Di kubu Raptors ada Gary Forbes dengan 18 poin, satu rebound dan satu assist. (bbc/dtc/sad) INT

 Seatap dengan Karate

Venue Judo Juga Pindah PEKANBARU(VOKAL)-Sejumlah venue yang akan digunakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 kini mulai mengalami pemindahan. Jika sebelumnya venue biliar dan boling yang dialihkan, kini giliran venue judo. LAPORAN: RYAN YUTRI VARIOS/PEKANBARU

Sebelumnya tempat pertandingan olahraga beladiri ini ditempatkan di PKM Unri. Tapi, karena tempat tersebut dinilai kurang memenuhi standar maka pihak panitia PB PON terpaksa memindahkan ke GOR Tribuana seatap dengan karate. Pemindahan venue ini bukan pertama kali dilakukan PB PON. Venues sepatu roda yang sebelumnya dipusatkan di Pekanbaru juga dialihkan ke Kabupaten Siak. Demikian halnya dengan

sofballa/baseball dari UIN dipindahkan ke Rumbai. Ketua I Bidang Sarana dan Prasarana PB PON XVIII 2012, Emrizal Pakis ketika dihubungi Harian Vokal, Kamis (19/1) mengakui adanya pemindahan sejumlah venue pertandingan, termasuk venue judo. Dirinya menjelaskan, pemindahan ini berdasarkan peninjauan yang telah dilakukan tim deligate ke venue yang lama (PKM Unri, red). Karena ada beberapa faktor yang menjadi titik berat pemindahan tersebut.

"Hasil ini setelah tim deligate melakukan peninjauan ke venue tersebut, dirasakan banyak kekurangan untuk standar venue penyelenggaraan PON, hal ini yang menjadi faktor utama alasan pemindahan tersebut," terang Emrizal. Seperti yang diketahui, GOR Tribuana sudah dipastikan akan digunakan sebagai venue untuk cabor karate. Menurut Emrizal, tidak ada masalah dengan hal tersebut. Karena dijelaskannya, sudah ada kesepakatan antara tim deligate dan PB PON untuk penggunaan venue tersebut. "Tidak ada masalah, karena setahu saya sudah ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Mungkin penentuan jadwal pertandingannya saja nanti yang

Sepaktakraw Agendakan Try Out ke Thailand PEKANBARU(VOKAL)-Saat ini Persatuan Sepaktakraw Indonesia (PSTI) Riau telah mendapatkan jumlah 100 persen atlet kuota PON Riau. Setelah mendapatkan jumlah 12 atlet inti PON 2012 nanti. Rencananya cabang sepaktakraw Riau akhir April 2012 mendatang akan menggelar try out ke Negeri Gajah Putih Thailand. "Dari hasil pertemuan dan pemaparan program latihan akhirnya diputuskan kita akan memilih Thailand sebagai tempat try out atlet. Thailand dipilih

Australia Terbuka

Serena Sentuh Angka 500 MELBOURNE(VOKAL)-Tanpa harus menjadi seperti seorang penari balet, Serena Williams berhasil melewati pertandingan keduanya di Australia Terbuka 2012, dan sekaligus menyentuh angka kemenangan ke-500. Unggulan ke-12 itu, pada aksinya hari Kamis (19/1) sukses mengatasi pemain tak terkenal dari Republik Ceko, Barbora Zahlavova Strycova, dengan 6-0 6-4. Petenis 30 tahun ini relatif masih aman-aman saja dari cedera engkel yang membuatnya mundur dari turnamen pemanasan Australia Terbuka, Brisbane International, minggu lalu. Selain lolos ke babak ketiga, Serena juga menorehkan kemenangan ke-500 dalam kariernya di level profesional. Khusus di Australia Terbuka, juara 2009 dan 2010 itu juga telah membukukan 16 kemenangan beruntun di Melbourne Park, setelah absen tahun lalu karena cedera.(dtc/sad) PenanggungJawab/Redaktur:SAADUDDIN BADRA

SPORT

karena merupakan barometer sepaktakraw di kawasan ASEAN bahkan dunia, oleh sebab itu negara Gajah Putih menjadi pilihan kita untuk melakukan sparing pada program try out untuk pematangan atlet inti PON," ujar Ketua Harian PSTI Riau, H U Amirudin, Kamis (19/1). Menurut pria yang dipercaya menjadi pelatih kepala tim sepaktakraw Indonesia di SEA Games lalu, seluruh atlet dan pelatih yang diberangkatkan ini merupakan atlet inti alias atlet 100 persen Pelatda PON Riau. Diharapkan pada ajang try out nanti atlet dan pelatih bisa mengukur kekuatan juga sekaligus menimba ilmu serta mengevaluasi kelemahannya. "Kita berharap ajang try out nantinya menjadi pembelajaran kepada para atlet sepaktakraw Riau menunjukkan hasil dari latihan selama ini minimal bisa mengadopsi ilmu dan teknik yang ada disana, dan kepada pelatih juga kita minta untuk bisa mempelajari pola dan metode latihan disana, karena memang Sepak Takraw Thailand saat ini menjadi barometer dunia untuk olahraga sepakraga ini," jelas Om Amir. Dipilihnya negara ini bukan tanpa alasan, pasalnya kalau try out didalam negeri atau ke daerah terkuat cabang sepaktakraw saat ini Jateng, belum tentu maksimal. Karena dipastikan Jateng

tidak ingin kekuatan dan strateginya terbaca sehingga pemain yang akan diturunkan kualitasnya kemungkinan dibawah pesepaktakraw Riau. "Kalau try out didalam negeri pasti tidak maksimal, karena daerah yang kita datangi berujicoba sudah pasti akan turun dengan pemain lapis kedua, sebab tidak ingin diketahui strateginya saat PON nanti. Dan bagi Riau sendiri tidak akan maksimal, atlet kita tidak bisa mengukur kemampuan diri sendiri dan juga kemampuan lawan," ungkapnya. Sebagaimana di ketahui saat ini pesepaktakraw Riau yang disiapkan di PON masih berjumlah 12 orang putra/putri dan namanya telah dimasukkan ke Satgas PON Riau. Petakraw Riau digembleng lima orang pelatih, HU Amiruddin, Yusmedi, M syukur, Supardi Hutabarat dan Cahyadi Thamrin. Sebagai tuan rumah PON XVIII, cabor Sepaktakraw Riau diamanahi target dua medali emas. Dan peluang tersebut diharapkan dari nomor double iven putri dan tim putra. "Target dua emas cukup berat tapi kita optimis bisa mewujudkannya, terutama melalui sepaktakraw putri. Saat ini putri memiliki tiga atlet yang menjadi skuad Indonesia diajang ASIAN Games dan SEA Games seperti, Florensia Cristy, Siti Maesaroh dan Asmira," bebernya. (yan)

akan disusun," jelasnya. Seperti membagi lima hari awal pelaksanaan dipakai oleh cabor karate, kemudian lima harinya lagi siap digunakan oleh cabor karate. Sementara itu, Sekretaris Umum Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Riau, Yudasmon, saat dihubungi Harian Vokal, Kamis (19/01), menjelaskan, dipindahkannya venue untuk cabor judo setelah dilakukannya peninjauan oleh Tim Deligate ke venue lama, yakni PKM Unri. Hasilnya ada beberapa hal yang dirasakan tidak sesuai dengan standar venue PON, seperti kapasitas penonton yang tidak mampu menampung kapasitas lebih, kemudian arena yang

dirasakan terlalu dekat dengan tribun. Menurut Yudasmon, dilihat dari kapasitas, GOR Tribuana sangat memungkinkan menjadi venue cabor judo. Hanya saja masih ada beberapa lagi yang harus direnovasi. "Kapasitas sendiri dinilai sudah memenuhi standar. Ada beberapa lagi yang perlu direnovasi. Seperti yang kita lihat sekarang, masih belum untuk jadi sebuah venue cabor judo dengan standar PON," papar Yudasmon. Diharapkan nantinya, untuk venue yang akan dipakai untuk cabor judo dan karate bisa segera direnovasi, sehingga bisa mencapai titik standar venue nasional. (***)

 Hadapi PON XVIII

Selam Andalkan Nomor Bi Fins PEKANBARU(VOKAL)-Cabang olahraga Selam yang mematok target tiga medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 mendatang, saat ini telah mendapatkan nama atlet 100 persen yang telah diserahkan pada Satgas PON untuk mengikuti tes fisik. Nama atlet yang masuk kuota 100 persen sesuai hasil evaluasi tim pelatih dan pengurus diantaranya Tommy D Rio, Alissa Arlin, Susiyanto, Bunarian, Deni Syahputra, Pina Malini, Weni Wirastuti, Margaretha, Herawati, Anugrah Muhardi dan M Taufik. Pada pesta olahraga empat tahunan ini, cabor Selam akan mempertandingkan 15 nomor delapan nomor putra dan tujuh nomor putri. Dan dari nomor tersebut terbagi lagi menjadi dua bahagian, Kolam dan Laut. Dinomor kolam akan dipertandingkan lima nomor, jarak 100 meter bi fins, 100 meter surface, 400 immersion, dan 800 surface demikian juga untuk putri kecuali nomor kolam jarak 400 Immersion sedangkan untuk nomor lautputra/putri sama memperlombakan tiga nomor, 10.000 fins swimming, M Course dan 5 Point Course. Ketua Persatuan Olahraga Selam seluruh Indonesia (POSSI) Riau, Ali Usman Kimedu, mengaku optimis atletnya mampu

menjawab tantangan yang diberikan KONI Riau sebagai induk olahraga yang dinaunginya. "Menghadapi PON yang tinggal delapan bulan lagi, kita dari Pengprov POSSI Riau sangat optimis mampu menjawab tantangan yang diberikan KONI Riau untuk merebut tiga medali emas. Dan hal itu sangat realistis menginagat saat ini salah satu atlet selam kita atasnama Margaretha merupakan atlet andalan Indonesia," sebutnya. Ya, selain Margaretha yang memperkuat Indonesia di berbagai kejuaraan internasional, POSSI Riau juga memiliki atlet yang cukup berpengalaman seperti Bunarian, Susiyanto dan Anugrah Muhardi yang saat ini berlatih di Surabaya. Dari mereka inilah diharapkan Riau bisa mendulang medali. Saat ini untuk mengejar target tiga emas ini, pihaknya melakukan pemusatan latihan dibeberapa daerah seperti Jakarta dan Surabaya. "Selam cabang olahraga yang terukur, hasil latihan dan kerja keras atlet sangat menentukan prestasi, jadi tidak ada jalan lain kita harus melakukan program latihan dibeberapa tempat di pulau jawa yang dianggap memiliki prestasi dicabang Selam," sebut alumni Faperi Universitas Riau ini.(yan) Perwajahan: ISKANDAR


19

MERANTI-ROKAN HILIR JUMAT

20 Januari 2012/ 26 Shafar 1433 H

LINTAS Dispenda Rohil Data Sarang Walet BAGANSIAPIAPI (VOKAl)-Pasca disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Restribusi dan Pajak Walet tahun 2011 lalu, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) telah mendata objek sarang burung walet. Pasalnya, selama ini ditemukan kendala dalam melakukan pendataan tersebut. Hal itu disampaikan Kepala Dispenda Rohil, H Wan Ahcmad Syaiful disela-sela pendataan sarang walet di Kota Bagansiapiapi, Kamis (19/1). Wan Ahcmad menjelaskan, pihaknya turun ke lapangan langsung untuk mengetahui sejauh mana kesulitan yang didapat dalam melakukan pendataan. Setelah turun ke lapangan, ternyata pemilik sarang walet sulit untuk ditemui. Bahkan setiap dilakukan pendataan di lokasi sarang walet, pihaknya sering hanya bertemu dengan penjaga yang ditugaskan oleh pemilik, dan penjaga itu justru terkesan menutupi identitas pemiliknya. “Ya, selama ini memang pendataan khusus walet di Kota Bagansiapiapi menemui kesulitan. Maka jalan keluar kita langsung terjun ke lokasi sarang walet. Dan Alhamdulillah, meski masih menemukan kendalan, tetapi petugas kita tetap semangat,” ujarnya. Dengan telah disahkan Perda walet ini, urainya, maka pendataan sarang walet harus dilakukan secara maksimal agar tidak terjadi kesimpang siuran. Dan diimbau kepada pemilik sarang walet untuk dapat memberikan data kepada Dispenda atau UPTD Dispenda. “Pajak dari walet ini dikenai sebesar lima persen dari hasil panen,” jelasnya. Wan Ahmad berharap, dengan diberlakukan Perda tentang walet ini dapat berpotensi menambah pendapatan asli daerah (PAD) Rohil. “Kesulitan utama yang dilakukan pendataan yakni sulit menemui pemilik sarang walet. Kalau pun ada, itu pun penjaga yang justru menutupi identitas pemilik sarang walet itu sendiri,” ketus Wan Ahmad. Dirinya kembali mengimbau kepada pemilik sarang walet untuk dapat memberikan data yang akurat, sehingga semua dapat terdata dengan baik. “Data yang ada di Dispenda khusus Kecamatan Bangko, sarang walet lebih kurang 600 buah,” jelasnya. Untuk mencari kebenaran data tersebut, Dispenda turun langsung mendata secara global. Sebab ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah untuk meningkatkan PAD dari objek sarang walet di Rohil.(hrc/zki)

HARIAN VOKAL

Bupati Rohil Minta Guru Cintai Profesinya BAGANSIAPIAPI(VOKAL) Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Annas Maamun mengingatkan para guru dan kepala sekolah (kepsek) agar mencintai profesinya sebagai seorang pengajar dan pendidik. Di samping itu, pengawas sekolah juga diharap-

kan mengetahui semua permasalahan dan berusaha memajukan sekolah yang diawasinya. “Setiap guru harus mencintai profesinya sebagai seorang pengajar dan pendidik di sekolah. Jangan mengajar asal-asalan karena akan menyebabkan mutu pendidikan

kita tidak akan maju-maju. Demikian pula pengawas sekolah, sehingga kemajuan sekolah yang diawasi dapat dicapai,” ujar Annas saat melantik dan mengambil sumpah sebanyak 52 kepala TK, SD, SMP dan SMA/SMK, pengawas sekolah, kepala UPTD serta Kasubbag di

lingkungan kerja Dinas Pendidikan Rohil, Kamis (19/1). Selain di sekolah, katanya, pendidikan anak juga diperoleh dari rumah yang notabene ditentukan orangtua dan juga lingkungannya. Orangtua juga memiliki tugas untuk mendidik dan mengawasi

AZMI

BUPATI Rohil, H Annas Maamun melantik 52 pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan Rohil, Kamis (19/1).

anak. Mendidik dan mengawasi anak di rumah memiliki waktu yang lama dibandingkan mendidik anak di sekolah. Agar tujuan pendidikan berjalan dengan baik, maka pihak sekolah dan orangtua harus saling bekerjasama. Annas juga mengharapkan agar para guru dapat menjadi tokoh panutan di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu para guru harus merubah diri menjadi lebih baik, Dan setiap guru juga harus merubah penampilan dengan pakaian yang rapi dan bila perlu memakai dasi saat mengajar di depan kelas. “Jadi jangan saya lihat lagi ada guru yang berambut gondrong dan tidak ada kerapian dalam kehidupannya sehari-hari. Karena dengan pakaian yang rapi tentu akan menambah kewibawaan seorang guru,” ujar Annas. Menjalankan profesi dengan baik, imbuhnya, jangan berharap supaya mendapat penghargaan, tetapi yang jauh lebih penting adalah bekerja dengan bagus walau tanpa memperoleh penghargaan. “Tulus dan ikhlas sajalah kita dalam bekerja, jangan mengharap supaya mendapat penghargaan karena itu tidak lah berapa penting. Namun yang penting bagaimana pekerjaan kita di lapangan dapat berjalan dengan baik dan sukses,” paparnya. Pada acara itu juga dihadiri Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, Sekdakab Rohil H Wan Amir Firdaus dan Kadisdik Rohil H Surya Arfan.(bin)

PLN Bagansiapiapi Tawarkan Paket ‘Cerah’  Berlaku Hingga 12 Februari  Untuk Sambungan Listrik Baru BAGANSIAPIAPI (VOKAL)- PT PLN Ranting Bagansiapiapi akan memberikan harga penawaran khusus bagi semua warga yang melakukan sambungan baru hingga 12 Februari mendatang. Sebagai perangsang, PLN memberlakukan penawaran paket cepat dan murah (cerah) tanpa prosedur yang berbelit-belit. LAPORAN:

Hijaukan Bumi Lancang Kuning Iklan ini dipersembahkan oleh:

AZMI/BAGANSIAPIAPI

“Harga bandrol nasional, dan langsung serah terima material,” ujar manajer PLN Ranting Bagansiapiapi, Usdek, Kamis (19/01) di

Bagansiapiapi. Menurutnya, harga bandrol secara nasional dapat diakses baik menggunakan teknologi maupun secara manual sebagaimana tertera secara resmi. Mencermati program sambungan yang masih

menyediakan kuota sekitar 7.000 unit hingga 12 Februari mendatang, Usdek mengaku akan turun langsung ke tengah-tengah masyarakat dalam rangka promosi secara langsung. Sebab pengenalan materi dan harga dicurigai masih menjadi alasan serius. “Kita tidak melakukan bisnis tarik untung dalam program sambungan secara nasional ini. Target kita, seluruh masyarakat harus menikmati manfaat energi penerangan berupa listrik untuk kehidupan yang layak,” tambahnya.

SPN Segera Dibangun di Rohil

LAMR:Tegakkan HukumdiPulauPadang SELATPANJANG (VOKAL)-Sebagai daerah yang baru dimekarkan, Kabupaten Kepulauan Meranti membutuhkan situasi sosial dan keamanan yang kondusif dalam menunjang pembangunan. Pro dan kontra konsesi HTI di Pulau Padang yang saat ini mencuat menjadi isu nasional mesti disikapi dengan kepastian dan ketegasan penegakan hukum. Hal itu diungkapkan Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, H Ridwan Hasan di Selatpanjang, kemarin. Menurutnya, apa yang saat ini telah terjadi di Pulau Padang seperti tidak ada jalan keluar untuk bisa menciptakan dialog dan situasi kondusif dalam kehidupan bermasyarakat. “Hal ini sangat kita sayangkan. Apabila yang terjadi hanyalah pemaksaan kehendak tanpa ada sikap mau mendengar masukan saran dan pendapat orang lain, maka akan sangat sulit untuk menciptakan pembangunan serta tatanan kehidupan sosial yang baik di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya. Menurut Ridwan, untuk menyelesaikan masalah antara perusahaan dan masyarakat terkait konsesi HTI di Pulau Padang, semua pihak terkait perlu melakukan introspeksi diri serta berkomitmen untuk duduk bersama dengan baik, mencari jalan penyelesaian konflik yang sudah sangat menyita konsentrasi pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan di daerah ini. “Di sisi fungsi menjaga keamanan, ketertiban dan penegakan hukum di tengah masyarakat, aparat penegak hukum juga perlu mengambil sikap tegas dalam menyikapi perkembangan situasi Kabupaten Kepulauan Meranti saat ini, khususnya di Pulau Padang. Setiap permasalahan hukum yang telah terjadi harus segera dituntaskan, sesuai konteks penegakan hukum,” pintanya. LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti berharap konflik antara perusahaan industri kehutanan dan sebagian warga di Pulau Padang ini bisa segera dicarikan solusi yang terbaik. Hl ini agar tidak berlarut-larut karena sangat berpotensi mengganggu stabilitas pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti.(hrc/zki) Penanggung Jawab/Redaktur: ZUKRI SUBAYANG

BAGANSIAPIAPI(VOKAL)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) akan segera membangun Sekolah Polisi Negara (SPN) yang direncanakan berlangsung pada tahun 2012 ini. Jika rencana ini terwujud, maka Rohil merupakan pusat SPN yang ada di Provinsi Riau. “Insya Allah SPN segera kita bangun di Bagansiapiapi. Kita sudah sediakan lahan dan tinggal pembangunannya. Jika hal ini terwujud, Rohil bakal sebagai pusat SPN yang ada di Riau. Dan hal ini sangat mendatangkan manfaat yang positif bagi masyarakat kita,” ungkap Bupati Rohil, H Annas Maamun dalam sambutannya pada acara pelantikan 56 kepala sekolah, kepala UPTD, pengawas sekolah dan Kasubag di lingkungan Disdik Rohil, Kamis (19/1). Menurutnya, dengan dibangunnya nanti SPN di Bagansiapiapi tidak hanya akan memudahkan putera-puteri Rohil menjadi anggota kepolisian, tetapi juga akan mendatangkan sisi ekonomis yang sangat besar manfaatnya bagi masyarakat Rohil, khususnya

kas Pol Airud di kawasan Batu masyarakat Bagansiapiapi. Delapan, Kecama“Setelah SPN tan Bangko. beroperasi nan“Semua daerah tinya, jelas perpumengharapkan taran ekonomi mawilayahnya dalam syarakat khususkondisi yang aman nya di lokasi sekidan kondusif. Kita tar SPN akan jauh harapkan dengan lebih hidup. Para berdirinya SPN dan pemilik tanah di markas Pol Airud ini sekitar lokasi SPN menjadi contoh dajelas akan senang erah lain dalam terkarena tanahnya ciptanya suasana menjadi mahal. ANNAS MAAMUN yang aman dan Demikian pula para pemilik warung dan kedai, bah- kondusif, karena adanya kerja sakan tukang pangkas jelas akan ma yang baik dengan piha kepolisian,” jelasnya. maju di sekitar itu,” ujarnya. Disinggung mengenai kebeAnnas Maamun menegaskan, pembangunan SPN di Rohil radan Markas Pol Airud di Rohil, menyusul penandatanganan Annas mengharapkan kepada pikesepahaman (MoU) antara Bu- hak kepolisian yang bertugas di pati Rohil H Annas Maamum perairan Rohil agar mampu dengan Kapolda Riau Brigjen Pol menjaga kekayaan alam yang ada Suedi Husein, beberapa waktu di perairan Rohil yang selama ini disinyalir marak dengan kegiatan lalu. Beberapa poin yang ada di pencurian ikan (illegal fishing). dalam kesepakatan tersebut “Dengan bermarkasnya Pol Airud antara lain pendirian bangunan di Rohil, kita harapkan ke depan SPN di Kabupaten Rohil, serta tidak ada lagi praktek illegal fishkesepakatan membangun mar- ing di Rohil,” tegasnya.(bin)

NET

TINJAU PANTAI - Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir meninjau Pantai Dorak Ujung, beberapa waktu lalu. Peninjauan ini dilakukan dalam rangka melihat potensi sejumlah objek wisata yang ada di Meranti.

Usdek memastikan bahwa pihaknya akan turun ke lapangan secara langsung menemui calon pelanggan untuk menawarkan listrik sebagai bagian terpenting dalam rangka pengentasan persoalan kelistrikan dewasa ini. Dalam program sambungan baru secara nasional yang dimulai akhir tahun lalu, kuota untuk ranting Bagansiapiapi meliputi Kecamatan Bangko, Rimbamelintang, Sinaboi, Batuhampar, Pasirlimau Kapas dan sebagian Kecamatan Kubu yakni di Pulauhalang, masih menyisakan sekitar 7.000 kuota dari 13 ribu kuota secara utuh. Usdek menilai, persoalan jaringan dan infrastruktur dewasa ini masih menjadi alasan berat untuk jumper listrik hingga ke seluruh pelosok wilayah dalam ranting Bagansiapiapi. Di Kecamatan Sinaboi, material instalasi bahkan tidak dapat menembus pedalaman pemukiman karena jalanjalan desa dalam keadaan tidak bisa dilintasi armada material PLN. “Sejumlah tiang listrik yang kita datangkan dari cabang Dumai, terpaksa harus putar haluan setelah tidak bisa menembus jalan desa yang harus dilewati,” ujarnya. Harga Jadi Kendala Persoalan lainnya, kata Usdek, kendala pemenuhan kuota penyambungan baru adalah ketaku-

tan soal harga. Survei lapangan membuktikan bahwa calon konsumen merasa harga yang berlaku cukup mahal. Padahal, aku Usdek, untuk daya 900 KVA hanya di bandrol Rp650 ribu diluar biaya instalasi oleh jasa biro. “Tahap awal, kita akan turun mengarah ke Kecamatan Batuhampar dan Rimbamelintang serta Bangkopusako. Di tiga kecamatan ini masih terdapat ribuan kk yang belum menikmati layanan listrik,” ujarnya. Dalam episode ini, Usdek akan membawa serta sejumlah staf berikut material sambungan. “Bila perlu langsung nyala saat itu juga,” tambahnya. Dalam penawaran ini, pihak PLN memastikan akan memberikan sejumlah gratifikasi kepada musala atau surau. Salah satunya penyambungan cuma-cuma atau gratis. Syaratnya harus melengkapi permohonan kepada PLN, namun gratifikasi hanya berlaku hingga tanggal 12 Februari mendatang. “Gratifikasi sudah kami berikan untuk sejumlah musala dan surau di Kecamatan Sinaboi. Malah, langsung dinyalakan,” tambahnya. Gratifikasi lebih pada upaya pendekatan diri PLN kepada masyarakat sebagai bagian bukti komitmen pelayanan selama ini. (***)

Illegal Fishing Marak di Perairan Rohil BAGANSIAPIAPI(VOKAL) Kegiatan illegal fishing (pencurian ikan) tampaknya masih kerap terjadi di perairan Rohil, seperti di Gugusan Kepulauan Aruah, Kecamatan Pasir Limau Kapas dan Kecamatan Sinaboi. Salah satu bentuk kegiatan illegal fishing tersebut ditandai dengan masuknya para nelayan dari luar daerah yang mengoperasikan alat tangkap yang dilarang pemerintah seperti pukat harimau. “Kondisi perairan di wilayah Kecamatan Pasir Limau Kapas ini sering ditemukan adanya kegiatan illegal fishing. Hal-hal seperti ini masih memungkinkan terjadi lantaran kondisi perairan Kecamatan Pasir Limau Kapas berhadapan langsung dengan negara tetangga seperti Malaysia,” kata Camat Pasir Limau Kapas, Idris, belum lama ini. Dikatakannya, sebagai daerah yang berada di jalur strategis para nelayan dari luar daerah ada yang masuk ke perairan Kecamatan Pasir Limau Kapas untuk mengoperasikan pukat harimau. Umumnya kegiatan illegal fishing ini kerap dilakukan disaat kondisi perairan terlihat sepi. Untuk itu pengawasan di perairan daerah ini diharapkan terus ditingkatkan.

“Para nelayan bila mengetahui ada kegiatan illegal fishing, perlu untuk segera diinformasikan baik kepada kita maupun langsung ke instansi terkait,” pinta Idris. Sebagai daerah yang berada di pesisir pantai, sektor perikanan dan kelautan menjadi komoditi unggulan bagi Kecamatan Pasir Limau Kapas. Sebab hasil tangkapan para nelayan selama setahun mampu mencapai sekitar 20 ribu ton dengan berbagai jenis ikan yang ada di perairan. Jumlah tersebut belum termasuk hasil tangkapan dari para nelayan tradisional. Ikan hasil tangkapan nelayan tersebut selain didistribusikan ke beberapa daerah, juga ada yang dibawa ke negara tetangga seperti Port Klang, Malaysia. “Data pastinya berapa hasil tangkapan nelayan kita selama tahun 2011 ini memang belum tahu, karena belum ditotalkan. Namun diperkirakan dalam setahun ini hasil tangkapan nelayan kita bisa menghasilkan sekitar 20 ribu ton. Hasil itu jelas masih memungkinkan, mengingat daerah kita ini berada di pesisir pantai yang sektor perikanan dan kelutan menjadi usaha unggulan bagi masyarakat,” katanya.(hrc/zki) Perwajahan: ABDAWIZA


20

BENGKALIS

JUMAT 20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

HARIAN VOKAL

LINTAS Sarjana Pendamping Harus Tinggal di Desa BENGKALIS(VOKAL)-Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh, menegaskan kepada seluruh Sarjana Pendamping Desa (SPD) agar tinggal dan menetap di desa yang telah ditunjuk, karena keberadaan mereka dinilai sangat penting membantu kepala desa dalam memberikan saran maupun program untuk pembangunan desa. "Saya tegaskan, SPD harus tinggal di desa yang telah di tunjuk. Apabila menolak, pecat saja, karena keberadaan mereka di desa untuk membantu masyarakat maupun kepala desa dalam membuat program untuk pembangunan," tegas Bupati kepada wartawan, baru-baru ini. Dikatakan Bupati, saat ini Pemkab Bengkalis tetap komit memperhatikan pembangunan desa dengan memberikan Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UEDSP) yang bisa digunakan membantu masyarakat membuka usaha. SPD harus ikut berperan aktif mengelola dana tersebut. "Kita ingin dana yang kita berikan tersebut tepat sasaran dan SPD akan ikut terlibat berperan agar dalam pengelolaannya agar tepat sasaran," kata Bupati. Selain itu, desa tidak perlu lagi menunggu rancangan pembangunan untuk masuk dalam usulan musrenbang, karena dana tersebut bisa dipakai langsung untuk membangun desa, kalau memang sangat dibutuhkan masyarakat banyak. Hal ini harus perlu dilakukan dengan perencanaan matang. "Kalau menunggu pembangunan, tentu akan lama karena harus dibahas dulu dalam musrenbang, tetapi dengan adanya dana yang besar diberikan setiap desa maka bisa dipakai langsung untuk pembangunan," ungkap Herliyan. (ias)

 Peduli Penderita Lumpuh

Wartawan Bengkalis Galang Dana di Jalanan BENGKALIS(VOKAL)-Sejumlah wartawan dari beberapa media massa peliputan Bengkalis, menggelar aksi turun ke jalan untuk mengumpul koin Rp1.000, Kamis (19/1), untuk membantu meringankan beban dan derita Muhammad Khairi Simatupang (39), seorang muallaf yang berdomisili di Dusun Leluk, Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis karena lumpuh total di kaki kirinya. Setakad ini ia tidak pernah memperoleh perhatian pemerintah, akibat kecelakaan di Malaysia. Aksi penggalangan dana ini merupakan bentuk kepedulian awak media dan upaya mengetuk hati masyarakat untuk saling berbagi antar sesama. Salah seorang wartawan Marzuli, di sela-sela aksi tersebut mengatakan, dengan modal niat yang ikhlas, ia sengaja turun ke jalan agar memperoleh sumbangan dari warga yang melintas untuk diberikan kepada penderita. Aksi sosial ini, juga sebagai bentuk kritik kepada pemerintah yang tidak cepat tanggap terhadap persoalan-persoalan sosial. Terlebih lagi kondisi Muhammad Khairi Simatupang, yang kesehariannya dipanggil Tupang, sangat memprihatinkan. Inilah yang membuat sejumlah awak media yang bertugas di Bengkalis tersentuh. Apalagi kondisinya diasingkan dan terlantar di gubuk yang sudah reot. “Insya Allah rencana aksi ini kita lakukan selama seminggu mulai hari ini, Kamis (19/1). Aksi turun jalan kumpul koin Rp1.000 akan dilakukan selama setengah hingga satu jam sehari," terusnya. Didampingi sejumlah rekan media lainnya, Marzuli menambahkan, dana yang terkumpul, secara bersama-sama diserahkan kepada Tupang. “Alhamdulillah, aksi ini mendapat respon positif dan simpati dari masyarakat serta sejumlah pejabat di Bengkalis. Mudah-mudahan usaha ini berjalan lancar, menjadi dukungan moril kepada Tupang, yang sudah menderita sakit selama empat tahun,” katanya lagi. Di tengah berlangsungnya aksi penggalangan dana ini, ada juga beberapa tokoh pemuda tersentuh dan ikut bergabung membantu aksi. Muhammad Khairi Simatupang tak hanya lumpuh, tetapi kaki kirinya tersebut harus segera dioperasi karena sudah mulai membusuk akibat kecelakaan lalu lintas saat bekerja di Malaysia, 4 tahun lalu. Meski pernah dibantu oleh seseorang untuk membiaya pengobatannya, namun karena kemiskinannya, ia tak mampu melanjutkan biaya pengobatan itu. (rtc/may)

NET

PEMUKIMAN Suku Akit di Pulau Rupat, dengan tempat sembahyang di depannya.

 Pajak Air Tanah

Belum Signifikan Tingkatkan PAD Bengkalis BENGKALIS(VOKAL)-Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bengkalis M Syukri, menyebutkan, pajak air tanah dan air permukaan termasuk bagian dari pendapatan daerah, hanya saja hingga setakat ini, khusus untuk Kabupaten Bengkalis, belum berpengaruh signifikan terhadap perolahan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Pasalnya, selain rendahnya tarif pajak, pihak wajib pajak juga bisa dihitung dengan jari. LAPORAN: ANDRIAS/BENGKALIS

“Sejauh ini pajak air belum berpengaruh signifikan terhadap PAD Kabupaten Bengkalis, karena tarifnya hanya Rp125 / kubik untuk pihak wajib pajak pengelola air,” ungkap Syukri, Kamis (19/1). Rendahnya tarif pajak air ini lanjut Syukri akan ditindaklanjuti dengan menunggu peraturan/ keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) RI yang baru, apakah ada kenaikan atau tidak. “Kita contohkan saja Pertamina Sungai Pakning yang me-

ngelola air bersih itu, pertahunnya hanya kena pajak Rp3 juta, jadi rendah sekali,” ucapnya Sedangkan dari Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Bengkalis tidak pernah dipungut pajak air. “Kalau di Bengkalis ini justru Pemkab yang mensubsidi operasional PDAM, jadi pajak airnya tidak dipungut,” imbuh Syukri. Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Bengkalis Anom Suroto, meminta Dinas Pendapatan Daerah mengintensifkan pemungutan pajak air permukaan. Menurutnya, sesuai UU Nomor

28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, pajak air permukaan merupakan kewenangan daerah untuk memungutnya. ”Kalau pajak air bawah tanah ditarik pemerintah kabupaten/ kota,” ujarnya. Menurut politisi Demokrat ini, potensi pajak air permukaan tanah jika ditarik dengan optimal maka akan mendatangkan pendapatan bagi daerah yang cukup signifikan, apalagi banyak perusahaan memanfaatkan air permukaan untuk kegiatan industrinya. Untuk itu, ke depan, dia mendorong Dispenda mempunyai alat ukur penggunaan air permukaan sebuah perusahaan, berikut dengan pendataan ulang objeknya. Kewenangan daerah memungut pajak dalam peraturan perundang-undangan dilegitimasi dalam pasal 21 huruf e Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan

2011, 1.229 Hewan Divaksin Anti Rabies BENGKALIS(VOKAL)–Pemkab melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Bengkalis, terus berupaya menekan penyakit rabies di kabupaten itu, terutama, di daerah endemi penyebaran virus tersebut. Sepanjang 2011, sedikitnya telah divaksin 1.229 ekor hewan. Sementara itu, sebanyak 383 ekor anjing liar dimusnahkan (didepopulasi). Demikian dikatakan Kepala Bidang Kesehatan Hewan Distanak Bengkalis H Muhammad, melalui Kasi Penanggulangan Pencegahan Penyakit Hewan (P3H) Bero, kepada Kamis (19/1). Dijelaskan Bero, vaksinasi dilakukan terhadap kawasan yang dianggap paling rawan atau endemi penyebaran virus rabies, yakni hewan yang berada di Kecamatan Mandau dan Pinggir. “Meskipun sudah turun drastis temuan virus rabies di lapangan dibandingkan dengan tahun tahun 2010 lalu, namun program depopulasi dan vaksinasi harus tetap berkelanjutan. Tahun 2011 kita lakukan sebanyak dua kali,” paparnya. Di Kabupaten Bengkalis juga telah didirikan empat unit Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan). Satu unit memantau kawasan Pulau Bengkalis, terletak di Kota Bengkalis, menaungi Kecamatan Bengkalis dan Bantan. Satu unit membawahi Kecamatan Bukit Batu dan Siak Kecil, satu unit di Rupat dan Rupat Utara dan satu unit memantau Kecamatan Mandau dan Pinggir. “Masyarakat kita minta untuk dapat memanfaatkan keberadaan Puskeswan ini. Layanan akan diberikan secara gratis,” ujarnya. (rtc/may) Penanggung Jawab/Redaktur: FITRI MAYANI

NET

PELABUHAN RAKYAT - Pemandangan di salah satu pelabuhan di Pulau Rupat yang masih sangat tradisional dan perlu sentuhan modern untuk menggaet wisatawan.

Daerah. Dalam ketentuan tersebut dinyatakan bahwa, “dalam menyelenggarakan otonomi, daerah mempunyai hak memungut pajak daerah dan retribusi daerah.” Dalam undang-undang tersebut juga dinyatakan bahwa salah satu sumber pendapatan

asli daerah (PAD) adalah dari hasil pajak daerah, Undang-undang tersebut kemudian mendelegasikan kewenangan untuk mengatur pajak daerah dalam undangundang tersendiri yang pelaksanaannya diatur dengan peraturan daerah. (***)

 Pendirian BLK

Dewan Minta Disnaker Serius BENGKALIS(VOKAL) - M e n dukung program Bupati Bengkalis menjadikan Kecamatan Bukit Batu-Siak Kecil sebagai kawasan industri, yang salahsatunya dengan pendirian Balai latihan Kerja (BLK) sebagai bentuk mempersiapkan SDM lokal, DPRD Bengkalis meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Bengkalis, serius dalam merealisasikannya. Wakil Ketua Fraksi PKS Azmi Rozali Fatwa, kepada wartawan, mengatakan, sejauh ini Disnakertrans dinilai kurang serius merealisasikan proses pendirian BLK di Sungai Pakning tersebut. “Saya melihat seolah-olah Disnaker tidak menganggap kalau pendirian BLK itu termasuk dalam program unggulan Bupati untuk mewujudkan Kawasan Industri Buruk Bakul (KIBB),” katanya, baru-baru ini. Ia menyayangkan kelambanan Disnakertrans merealisasikan BLK itu. Pasalnya, itu akan sangat mempengaruhi pembangunan SDM, khususnya para lulusan SMA. “Coba hitung, berapa pemuda-pemudi daerah ini yang tidak lulus perguruan tinggi dan juga CPNS, sebanyak itu pula jumlah pemuda yang membutuhkan BLK sebagai persiapan menghadapi KIBB. Jadi kita minta Disnaker serius, jangan

hanya menunggu dan terus menunggu. Minimal tahun ini harus ada pembangunan fisiknya, tahun depan baru pengadaan peralatan dan perlengkapan,” ujar Azmi lagi. Kepala Disnakertrans Bengkalis H Jhony Syafrizal, membantah dikatakan instansinya tidak serius dalam mendukung program Bupati, termasuk pendirian BLK. “Malahan kita sudah mengusulkan pendirian lima BLK, yaitu di Rupat, Bukit Batu dan Mandau, namun setelah melalu proses pembahasan, yang disetujui hanya satu, yaitu di Rupat, untuk kejuruan pariwisata. Sedangkan BLK Mandau dan Bukit Batu kita harus menggandeng pihak ketiga,” ungkap Jhony Pihak ketiga bisa saja perusahaan swasta, BUMD atau pihak departemen/kementerian. "Proposal pendirian BLK Bukit BatuMandau sudah kita masukkan di Kementerian Tenaga Kerja, mudah-mudahan bisa terealisasi,” katanya Mantan Kadishubminfo Bengkalis ini juga menegaskan, justru Disnaker ingin lebih banyak BLK, namun karena keterbatasan anggaran dan sebagainya, tahun ini yang masuk APBD Bengkalis cuma pendirian BLK di Rupat, sedangkan dua wilayah lainnya masih menunggu persetujuan dari Kementerian Tenaga Kerja. (ias)

 Kadis Akan Panggil PPTK dan KPA

CV Wanti Karya Terancam Di-black List BENGKALIS(VOKAL)-CV Wanti Karya, perusahaan yang melakukan pekerjaan pembangunan Masjid Bahrul Ulum, Dusun Sukajadi, Desa Bandar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, terancam di-black list dengan dugaan pekerjaan yang dilakukan hanya mencapai bobot 50 persen, namun sengaja diterminkan sebesar bobot 85 persen. Hingga kini, kontraktor tersebut masih melakukan pekerjaannya. Kepala Dinas Cipta Karya Bengkalis H Safril Buchori, ketika dikonfirmasi, mengaku kaget dan membenarkan hal itu sudah melanggar aturan. Bahkan, ia menegaskan, setelah batas 'deadline' pencairan dana proyek tahun anggaran 2011 terealisasi tanggal 31 Desember 2011 lalu,

tidak ada lagi yang melakukan pekerjaan. "Itu sudah melanggar aturan. Kita akan lakukan pemanggilan terhadap KPA dan PPTK yang harus bertanggung jawab. Jika perlu, kita minta kepada pihak Inspektorat untuk memeriksanya," tegas Kadis CK H Safril Buchori. Maskipun demikian, ia mengakui, pembangunan masjid tersebut sangat bersentuhan dengan kepentingan masyarakat. Kendati dirinya memiliki pertimbangan-pertimbangan sosial di balik semua itu, akan tetapi dari sisi aturan, CV Wanti Karya telah menyalahi aturan dan terancam kena black list. "Memang pekerjaan tersebut berupa rumah ibadah yang sarat akan kepentingan terhadap masya-

rakat. Namun kita menilai pelaksana (kontraktor,red)nya yang salah. Oleh karena itu akan kita panggil KPA dan PPTK Desa Bandar Jaya tersebut," geram Safril. Sebelumnya, PPTK pekerjaan pembangunan Masjid Bahrul Ulum, Dusun Sukajadi, Desa Bandar Jaya Darmanto, ketika hendak dimintai keteranganya tidak bisa dihubungi dikarenakan handphonenya mati. Selanjutnya, dikonfirmasik ke Kuasa Pengguna anggaran (KPA) H Asrizal selaku penanggung jawab proyek fasilitas pembangunan prasarana dasar pemukiman berbasis masyarakat Kecamatan Bengkalis Wilayah I, nomor paket 128, masjid di Bandar Jaya, juga sepertinya mengarahkan permasalahan itu kepada konsultan

dan PPTK. Ketika didesak, ia mengakui pencairan dilakukan atas proyek berbobot 85 persen. "Memang kita menandatangani pencairan bobot 85 persen tersebut, tetapi saya tidak tahu kalau pekerjaannya hanya mencapai bobot 50 persen. Hingga kini masih dilanjutkan lagi pekerjaanya. Namun untuk jelasnya, akan kita tanyakan kepada PPTK-nya Darmanto dan Konsultannya si Jhon," katanya. Untuk diketahui, pagu anggaran proyek pembangunan mesjid tersebut Rp324.500.000,00 dengan pekerjaan 2 item, yaitu pembangunan masjid itu dan pembuatan tempat wuduk. Anehnya, setelah lewat batas deadline, hingga kini pekerjaan tersebut masih diteruskan pihak

kontraktor. Sementara itu, Direktur Cv Wanti Karya Tan Kheng Lai, yang beralamat Jalan Jenderal sudirman Sungai Pakning, ketika dikonfirmasi, membantah dan berdalih bukan dirinya yang melakukan proyek tersebut. Bahkan, ia menepis dirinya sebagai Direktur CV Wanti Karya. "Bukan saya direkturnya, Anda mungkin salah orang," tepis Tan Kheng Lai via handphone. Data yang diterima Harian Vokal, dalam surat peryataan pihak kontraktor dengan pihak Dinas CK, tertulis jelas dan ditandatanggani pada 26 Desember 2011 oleh Tan Kheng Lai, jabatan direktur, beralamat Jalan Jenderal Sudirman Nomor 462 Rt 01 Rw` 03 Sungai Pakning. (ias) Perwajahan: ANDIXER


21

KUANSING - KAMPAR JUMAT

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

HARIAN VOKAL

 Ratusan Warga Demo Kantor Desa Petapahan Jaya

LINTAS KPPT Akan Fungsikan Mobil Keliling TELUKKUANTAN(VOKAL)-Sebagai Upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perizinan dan non perizinan, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Kuantan Singingi pada 2012 akan menggunakan pelayanan mobil keliling. Pelayanan mobil keliling ini akan mendatangi setiap kecamatan di Kuansing. "Tahun 2012 ini kita akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan mobil keliling. Masyarakat juga dapat mengakses informasi dan formulir perizinan yang akan diurus melalui website www.kpptkuansing.com. Kemudian menghubungi kantor KPPT, kami akan menjemput perizinanan ke kecamatan," demikian dikatakan Kepala KPPT Kuansing Agusmandar yang dikonfirmasi Harian Vokal, baru-baru ini. Ditambahkannya, tahun depan KPPT juga membangun layanan pelayanan modal (investasi) melalui sistem pelayanan informasi dan perizinan secara elektronik. Jaringan dan sarana prasarananya sedang dipasang yang disediakan 4 unit di Kantor KPPT. Sistem ini dapat dilayani pelayanan modal dalam bentuk pendaftaran izin prinsip, izin prinsip perluasan, perubahan dan izin usaha. Saat ini KPPT telah melayani 44 jenis izin dan 8 jenis non perizinan. Yang telah dilimpahkan ada 7 reklame, SITU, HO, Riset penelitian, TDI, SIUP, TDP. Data yang diperoleh dari KPPT Kuansing sampai November 2011, PAD yang masuk pada KPPT dari 16 SKPD yang ada di lingkungan Pemkab Kuansing sebesar Rp759.178.161. Saat ditanya apakah ada target, Agusmandar menjawab tidak ada target untuk peningkatan PAD dari KPPT, karena KPPT hanya menerima pengurusan perizinan. "Kalau KPPT tidak ada target, tetapi kita berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," katanya. (dod)

“Wartawan Penyambung Lidah Pemerintah” TELUK KUANTAN (VOKAL)- Wartawan atau jurnalis yang bekerja di sebuah media massa sesungguhnya adalah penyambung lidah antara pemerintah dengan masyarakat. Sudah sepantasnya pihak eksekutif dan legislatif memahami kerja warANDI NURBAY tawan. Karena informasi yang terhimpun di legislatif dan eksekutif merupakan informasi publik yang harus segera disampaikan ke masyarakat. Ketua PWI Kuansing Amrizal Amin SH, Sekretaris PWI Kuansing Idi Susianto, Sekwan DPRD Kuansing Firdaus Bahar, politisi PAN Kuansing Andi Nurbai dan beberapa wartawan liputan Kuansing mengadakan pertemuan guna mempererat silaturahmi yang bertempat di Rumah Makan Simpang Raya, Simpang Tugu Carano, Kamis (19/1) siang. "Kerja awak media sebagai mitra eksekutif maupun legislatif haruslah dipahami sebagai penyampai informasi kepada masyarakat melalui media cetak maupun elektronik. Kedepan diharapkan ada sinergi antara masing-masing profesi ini," demikian dikatakan anggota DPRD Kuansing dari PAN Andi Nurbai saat silahturahmi. Pertemuan yang difasilitasi Sekwan DPRD Kuansing itu berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Sebagai pembawa acara, Andi Nurbai menyampaikan bahwa peran awak media dalam menyampaikan informasi ke masyarakat sangatlah penting. Karenanya, perlu dukungan dari segenap mitra kerja di jajaran eksekutif maupun legislatif. Ketua PWI Kuansing Amrizal Amin SH didampingi Sekretarisnya Idi Susianto, mengharapkan ke depannya ada sinergi yang saling menguntungkan, guna memberikan informasi yang positif kepada masyarakat. "Semoga keharmonisan dan keselarasan hubungan dan kemitraan Sekwan dan PWI Kuansing dapat berjalan seterusnya," harap Amrizal Amin. (dod)

Kades ‘Dihadiahi’ Kotoran Kerbau

RATUSAN warga Desa Petapahan Jaya, Kecamatan Tapung, Kampar, berdemo di halaman kantor desa, Kamis (19/ 1). Mereka membakar keranda dan ban bekas di perkarangan kantor desa tersebut dan menuntut sang kades mundur dari jabatannya. APRIYALDI

BANGKINANG(VOKAL)-Ratusan massa yang menamakan dirinya Forum Masyarakat Peduli Desa Petapahan Jaya berdemo di Kantor Desa Petapahan Jaya, Kecamatan Tapung, Kampar, Kamis (19/1) pagi. Dalam aksi tersebut, massa membakar keranda dan ban di perkarangan kantor desa. Massa meminta Kepala Desa (Kades) Petapahan Jaya Danu Endarko turun dari jabatannya. LAPORAN:

Petapahan Jaya.

APRIYALDI DAN RISPONDI/KAMPAR

Sering Cekcok Berdasarkan pengamatan Harian Vokal di lapangan, aksi warga di sekitar mulai jam 09.30 WIB sampai 12.00 WIB. Setelah puas berorasi di kantor desa, massa kemudian melanjutkan aksinya di Kantor Bupati Kampar, Bangkinang. Dalam orasinya di Kantor Bupati, masyarakat meminta Bupati Kampar, H Jefry Noer untuk memberhentikan Danu Endarko sebagai Kepala Desa Petapahan Jaya. Beberapa item pendapatan Desa mulai dari fee (bonus) PT Tambang Timah dan fee penjualan TBS Sawit Desa dari KUD desa tersebut. Jumlah fee KUD untuk desa diperkirakan berjumlah Rp118.000.000 per tahunnya. "Dana tersebut tidak jelas penggunaannya. Warga sudah muak dengan tidak adanya keterbukaan penggunaan dana desa. Hal ini menimbulkan mosi tidak percaya terhadap kades tersebut," demikian di ungkapkan Koordinator demo Wiryanto (32) kepada Harian Vokal. Danu menjabat sebagai Kepala Desa Petapahan Jaya semenjak 2008 hingga sekarang. Semenjak kepemimpinannya, sering timbul percekcokan warga dengan perusahaan seperti dengan dengan PT Peputra Masterindo (PKS) yang bermasalah dengan beberapa tokoh masyarakat Petapahan dan juga desa tetangga. "Kini sudah waktunya masyarakat menuntut, kita tidak mau diperlakukan seperti ini. Kita minta Bupati secepatnya memberhentikan Danu dari jabatan kepala Desa Petapahan

Massa juga memberikan bingkisan kotak yang diterima langsung oleh Danu Endarko dan disaksikan oleh aparat desa yang hadir. Tetapi pahitnya, bingkisan kotak tersebut berisikan kotoran kerbau. Raut wajah Kades setelah melihat kotoran kerbau tersebut seketika berubah muram. Orator Forum Masyarakat Peduli Desa Petapahan Jaya Budi Roso dengan lantangnya mengatakan, bahwa Danu Endarko telah arogan kepada masyarakat. Katanya, tidak sewajarnya seorang pemimpin berlaku arogan kepada warganya. Semenjak kepemimpinan Danu selama 4 tahun sebagai kades, transparansi dalam pengelolaan pendapatan asli desa (PAD) Desa Petapahan Jaya tidak ada. Diterangkan lebih lanjut oleh Budi Roso, begitu juga dengan kontrak lahan desa dengan PT Timah sebesar lebih kurang 296 juta dari tahun 2008 sampai sekarang ini, pengelolaan dana tersebut tidak jelas peruntukkannya. "Melihat fakta yang ada ini, banyak warga menanda tangani mosi tidak percaya kepada kades. Arogansi seorang Kades membuat masyarakat melakukan aksi demo di kantor desa," ungkap Budi. Massa menutut Danu Endarko turun dari jabatannya sebagai Kades Petapahan Jaya, karena gagal menjalankan amanah selama 4 tahun dan terakhir. Massa mengharapkan pihak berwenang mengusut tuntas upaya penggelapan dana PAD Desa

Jaya," ungkapnya. Sementara itu, Camat Tapung H Ismanto yang dihubungi Harian Vokal melalui telpon selulernya, membenarkan adanya demo warga Petapahan Jaya tersebut. Ismanto mengaku belum tahu

akan berbuat apa dalam hal ini, sebab kedua belah pihak belum dimintai keterangan. "Namun begitu, kita juga berharap permasalahan ini juga bisa diselesaikan dengan arif dan bijaksana tanpa mengorbankan pi-

hak-pihak yang tidak bersalah. Dalam waktu dekat, jajaran upika Kecamatan Tapung akan segera berkoordinasi guna mencari jalan keluarnya dan menyelesaikan persoalan ini," ungkap Ismanto. (***)

Sarana dan Prasarana SMPN Satap Sangat Minim TELUKKUANTAN (VOKAL)-Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi memang sangat fokus pada sektor pendidikan. Bahkan untuk itu telah dialokasikan dana APBD Kuansing 2012 sebesar 20 %. Bidang ini memperoleh porsi yang sangat besar dibanding bidang lainnya, baik kesehatan, pertanian, perikanan, pariwisata, peternakan dan lainnya. Namun ironisnya, lebih dari 40 SMPN dan swasta yang terdapat di Kabupaten Kuantan Singingi, SMP Negeri Satu Atap (Satap) Bukit Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik, masih sangat kekurangan sarana dan prasarana, bahkan kondisi bangunan saat ini sangat memprihatinkan dan butuh perhatian serta dukungan semua pihak. Siswa siswinya yang terdiri dari tiga lokal (mulai kelas satu sampai kelas tiga) kelihatan kurang serius dalam belajar karena meja dan kursi yang dipergunakan sangat tidak layak dipakai. "Kita sangat prihatin dengan kondisi sekolah ini. Kursi dan meja sangat tidak layak dipakai, akan tetapi mau bagaimana lagi, anakanak kita mesti terus bersekolah," ujar salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya kepada Harian Vokal, Kamis (19/1). Disamping itu, ruang kelas juga tidak terawat, terlebih lagi papan tulis yang digunakan untuk proses belajar mengajar di sekolah yang hanya tiga lokal

tersebut tampak sudah mulai rusak. SMPN Satap ini berdiri di lokasi SD Negeri 013 Bukit Pedusunan, persisnya di belakang bangunan SD tersebut. Sekolah yang berdiri di belakang bangunan SD 013 ini, terlihat tidak memiliki ruang bermain sama sekali bagi para siswa. Sehingga pada saat para siswa istrahat mereka memilih berdiam di lokal. Wakil Kepala Sekolah SMPN Satap, Bajirman SPd, MM yang dikonfirmasi mengakui kondisi sekolahnya saat ini sangat memperihatinkan. SMPN Satap ini tidak sebagaimana layaknya sebuah sekolah. Ruang yang sempit dan fasilitas yang tidak memadai menimbulkan kekhawatiran akan keberlangsungan sekolah ini. Bahkan yang lebih parah lagi, sekolah ini tidak memiliki lapangan olahraga seperti volley ball, sepak takraw apalagi lapangan bola kaki. Bila tiba waktu mata pelajaran olahraga, pihak sekolah hanya mempergunakan lapangan SD 013. Bila waktunya bersamaan, mereka menggunakan lapangan yang berada di luar sekolah. "SMPN Satap tidak memiliki lapangan olahraga sama sekali. Begitu pun saat jam istirahat, siswa lebih banyak bermain di kelas saja. Kalaupun ada yang keluar, harus bergabung dengan siswa SDN 013," tutur Wakil Banjirman. Bajirman yang juga Wakil Ketua PGRI Kuansing, berharap agar

semua pihak yang berkompeten dalam hal ini dapat mencurahkan perhatiannya terhadap keberlangsungan sekolah ini. Dikala keinginan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kuansing, Banjirman mengatakan agar ada keselarasan perlakuan. "Bagaimana kita mau maju, sementara fasilitas kita tidak menunjang," katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kuansing, H Alwis yang dikonfirmasi melalui Sekretaris Disdik Badril yang dihubungi mengakui hal tersebut, bahkan waktu pendirian SMPN Satap itu untuk memutus rentang anak putus sekolah, karena jarak sekolah yang jauh dengan tempat tinggalnya. Jadi, kalau ingin berdiri sendiri, tentu ada ketentuan yang harus dilakukan. "Jarak SMP yang ada dengan tempat tinggal siswa, baik dari Desa Bukit Pedusunan, Luai dan Banjar Guntung cukup jauh, mencapai sekitar 5 kilometer ke SMP yang berada di pasar Lubuk Jambi. SMPN Satap dalam hal ini sangat membantu para orang tua yang tempatnya tinggalnya jauh," paparnya. Masalah fasilitas sekolah, ketika sekolah itu selesai dibangun, katanya, mobiler seperti kursi dan meja sudah disiapkan. "Nah, untuk membantu kelancaran operasional, sekolah itu sudah mendapat dana bantuan operasional sekolah (BOS),"pungkasnya. (rep)

FPR Minta Satker Genjot PAD Nomor Penting Kabupaten Kuansing Kantor Bupati Kuansing

: 0760 561616

Fax Kantor Bupati

: 0760 561617

Sekretariat DPRD

: 0760 561604

Mapolres Kuansing

: 0760 561604

Kejari Taluk Kuantan

: 0760 20123

RSUD Teluk Kuantan

: 0760 561858

Pemadam Kebarakan

: 0760 20957

Polsek Kuantan Tengah

: 0760 20110

Koramil Kuantan Tengah : 0760 20021

Nomor penting Kabupaten Kampar Kantor Bupati

: 0762-20016

DPRD

: 0762-20572

KAJARI

: 0762-20041

Pengadilan Negeri

: 0762-20070

KANDEPAG

: 0762-21550

Damkar

: 0762-322113

PDAM (Air)

: 0762-20444

PLN (Listrik) Bangkinang : 0762-20050 Polres Kampar

: 0813 783 66866

RSUD Bangkinang

: 0762-7000029

Polres (Polisi) Kampar

: 0762-20260

Penanggung jawab/Redaktur: MARZULI ADI

TELUKKUANTAN(VOKAL) -Sidang Paripurna DPRD Kuantan Singingi yang membahas rancangan peraturan daerah (Ranperda) bangunan gedung dan retribusi daerah guna mengatur penyelenggaraan bangunan yang menjamin keadaan teknis bangunan gedung dari segi keselamatan, kesehatan, kenyamanan dari sejak perizinan, perencanaan dan pelaksanaan kontruksi, pemanfaatan serta kelayakan bangunan gedung. Sidang dihadiri Bupati Kuansing, H Sukarmis, Wakil Bupati h Zulkifli, Ketua DPRD, Wakil Ketua dan anggota DPRD, Sekdakab, Sekwan, kepala dinas, badan, bagian, camat, Kamis (19/1). Ranperda retribusi daerah yang dibahas tersebut bertujuan agar aset pemerintah daerah maupun swasta, dapat diambil restribusinya dalam dalam rangka peningkatan pendapatan asli daerah ( PAD). Ranperda retribusi daerah berupa retribusi jasa umum meliputi retribusi pelayanan kesehatan, pelayanan kebersihan, penggantian biaya cetak KTP dan akta pencatatan sipil, pelayanan parkir di tepi jalan umum, pelayanan pasar, pengujian kendaraan bermotor, pemeriksaan alat pemadam kebakaran, penyediaan atau penyedotan kakus, pelayanan tera atau tera ulang dan pengendalian

menara telekomunikasi. Sedangkan retribusi jasa usaha, terdiri dari retribusi pemakaian kekayaan daerah, pasar grosir dan pertokoan serta terminal. Sidang Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Kuansing, Muslim didampingi Wakil ketua DPRD Sardiyono dan Elpius. Agenda siding adalah mendengarkan pandangan seluruh fraksi Di DPRD Kuansing. Juru bicara Fraksi Perjuangan rakyat (FPR) Musliadi meminta bupati agar mengevaluasi kinerja satker yang berkaitan dengan pemungutan pajak dan retribusi daerah agar lebih optimal tingkatkan PAD, dan jangan ada lagi satker yang tidak mampu menyampaikan hasil pendapatan daerah. "Kabid Alkal kinerjanya harus dievaluasi agar alat-alat berat dapat lebih transparan, termasuk dengan pejabat Dispenda itu sendiri. Begitu juga dengan bidang kebudayaan dan pariwisata agar menata ulang tempat parkir di obyek wisata Air terjun Guruh Gemurai dan Batang Koban Lubuk Ambacang, begitu juga dengan pemakaian Sport Centre Kuansing agar dilakukan evaluasi ulang tariff yang akan dibebebankan terhadap pemakai," tuturnya. Sport Centre yang saat ini dikelola Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, diminta diserahkan ke Di-

nas Perhubungan karena sesuai dengan Tupoksi dinas tersebut. Sementara soal mess pemda dan wisma jalur, dikelola secara transparans, terutama soal tarif retribusi. Sementara Fraksi Ampera melalui juru bicara Aswandi memandang perlu meningkatkan PAD para satker agar lebih giat

dan perlu disosialisasikan kepada masyarakat, soal bea atau tarif retribusi daerah perlu dipertimbangkan kepatutan besarnya tarif dan kemampuan masyarakat, dan perlu dilakukan perbaikan. "Jangan sampai terjadi duplikasi pasal-pasal yang ada, sehingga

tidak terjadi kerancuan dalam pelaksanaan dan pemungutan retribusi. Kami tidak menginginkan ada perda di Riau yang dibatalkan Kemendagri, dan menghimbau agar pembahasan ini secara baik dan masyarakat dapat mendukung, termasuk satker untuk segera membuat Perbub," tukasnya. (rep)

DODI

HADIRI PELANTIKAN - Wakil Bupati Kuansing, H Zulkifli (tengah) berbincang dengan seorang pejabat kala menghadiri pelantikan empat kepala desa yang dilaksanakan di halaman Kantor Kepala Desa Logas, Kecamatan Singingi, baru-baru ini.

Perwajahan : ZULQIFLI


22 JUMAT

HARIAN VOKAL

20 Januari 2012/26 Shafar1433 H

LINTAS Januari, Penderita DBD di Rohul 4 Orang PASIR PENGARAIAN (VOKAL)- Awal tahun 2012 ini jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berjumlah 4 orang. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Rohul, H Wildan Aspan Hasibuan, kepada Vokal, Kamis (19/1), saat dihubungi via ponselnya. Lebih jauh dikatakannya, setelah dicabutnya status kejadian luar biasa (KLB) DBD di Rohul oleh Kepala Diskes Rohul, ternyata pada bulan Januari 2012 adalagi warga yang terserang DBD. Hal tersebut dikarenakan curah hujan masih tinggi di Kabupaten Rohul. Dijelaskan Wildan, untuk mengantisipasi berjangkitnya wabah DBD, pihaknya telah melakukan pengasapan (fogging), pemberian larutan abate, serta memberikan sosialisai mengenai bahaya penyakit DBD, yang dapat dicegah dengan melakukan tindakan 3 M, yakni mengubur, menguras, dan menutup bak-bak mandi yang ada di rumah. “Kita telah melakukan beberapa hal untuk mengantisipasi agar nyamuk DBD tersebut tidak berkembang biak lagi pada desadesa yang selama ini rentan berjangkitnya DBD,” katanya. Oleh karena itu, imbuh Wildan, pihaknya juga mengimbau seluruh camat yang daerahnya pernah berjangkit wabah DBD, agar melakukan gotong-royong setiap Jumat dengan membersihkan got atau parit-parit yang sering dijadikan sebagai tempat bertelur oleh nyamuk. “Dengan adanya kerja sama yang baik antara seluruh warga, maka penyakit DBD akan berkurang di Kabupaten Rohul ini,” pungkasnya. (ber)

Kepala Satker Harus Sering di Kantor PASIRPENGARAIAN (VOKAL)- Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul, H Hafith Syukri, mengharapkan seluruh kepala satuan kerja (satker) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul agar banyak menggunakan waktu kerjanya di dalam ruangan. Tidak hanya kepala satker, seluruh sekretaris satker yang ada di Kabupaten Rohul juga diminta lebih banyak meluangkan waktu kerja di dalam ruangan, serta tidak menghabiskan waktu kerja untuk urusan lain dengan dalih dinas luar. “Sekertaris tidak seharusnya banyak dinas luar, sepanjang itu masih bisa diwakili bawahannya. Demikian pula para pegawai atau staf yang akan melaksanakan dinas, jika daerahnya masih seputaran Kecamatan Rambah, Rambah Samo, Bangun Purba, dan Rambah Hilir, hendaknya mereka terlebih dulu melaksanakan apel pagi, Karena ini juga merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan pegawai,” ujar Hafith kepada wartawan, Kamis (19/1), di Pasir Pengaraian. Selain meminta kepala dan sekretaris satker lebih banyak bekerja dalam ruangan, Hafith juga mengingatkan seluruh pegawai di lingkup Pemkab Rohul agar menegakkan disiplin bekerja dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dia mencontohkan Dinas Pertanian Rohul sebagai salah satu satker yang diharapkan dapat meningkatkan sektor pertanian di Rohul. (ber)

SekretariatDPRD

: 0762-91460

Polres

: 0762-91110

PolsekUjungbatu

: 0762-61110

PolsekKuntoDarussalam

: 0762-62515

PemadamKebakaran

:0852713373707

KantorBappeda

: 0762-91530

Kajari Pasirpengaraian

: 0762-91226

PengadilanNegeri

: 0762-91677

Kantor Pos Pasirpengaraian

: 0762-91221

RumahSakitUmumDaerah

: 0762-91777

BankRiauPasirpengaraian

: 0762-91260

BRIPasirpengaraian

: 0762-91161

BankMandiriUjungbatu

: 0762-61147

PABER

KASAT Lantas Polres Rohul, , AKP Andri Papedi, SH, memimpin rapat gelar perkara kasus laka lantas di Mapolres Rohul, kemarin.

Tersangka Meninggal, Kasus Dihentikan  Kasus Laka Lantas di KM 4 Batang Samo PASIRP ANG ARAIAN (V OKAL) SIRPANG ANGARAIAN (VOKAL) OKAL)- Kasus kecelakaan lalulintas (laka lantas) yang mengakibatkan tewasnya Kasiran Danamik (37), warga Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, di ruas jalan kilometer (Km) 4 Batang Samo, Sabtu (24/9) lalu, akhirnya dihentikan oleh pihak kepolisian. Dalam rapat yang digelar Kepolisian Resort (Polres) Rohul,

Kamis (19/1), Kasat Lantas Polres Rohul menyatakan kasus

LAPORAN: PABER SIAHAAN/ROKAN HULU

tersebut dihentikan berdasar Surat Perintah Penghentian Perkara (SP 3). Menurut Kasat Lantas Polres Rohul, AKP Andri Papedi, SH, dalam rapat tersebut dibahas kronologis perkara dan keterangan para saksi, dimana korban

Bupati Minta Terapkan Lingkungan Bersih PASIRPENGARAIAN (VOKAL)- Bupati Rokan Hulu (Rohul), H Achmad, meminta seluruh Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Warga (RW), para kepala dusun, kepala desa, dan camat, agar menerapkan lingkungan bersih serta pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. “Kalau perlu seluruh perangkat desa dan camat harus menerapkan ‘Jumat Bersih’ atau ‘Kamis Bersih’, jika memang ingin menjadi terbaik. Untuk itu, seluruh perangkat desa harus lebih dulu menjadi contoh bagi masyarakat di lingkungan masing-masing,” ujar Achmad, Kamis (19/1). Ditambahkan Achmad, men-

ciptakan kebersihan harus dimulai dari desa yang berdekatan dengan Kota Pasir Pengaraian. Untuk itu, peran perangkat desa sangat dibutuhkan dalam hal menertibkan bangunan yang dapat merusak tatanan kota. “Ketua RT dan RW harus dapat menjelaskan kepada warganya, agar kedepan tidak timbul permasalahan di lapangan. Jika perangkat desa tidak mengetahui syarat membangun, hendaknya ditanyakan langsung ke Dinas Cipta karya,” tegasnya. Oleh karena itu, seluruh perangkat diminta untuk berperan aktif dalam mengupayakan Rohul menjadi kabupaten terbaik kedepannya.

“ Kita baru-baru ini mendapat penghargaan bidang pelayanan terbaik. Hal ini harus menjadi acuan bagi kita semua untuk semakin menjadi terbaik dibidang apa pun, khususnya kebersihan dan pelayanan kepada masyarakat,” tukasnya. Ditegaskan Achmad, pamong harus dapat mengedepankan kepentingan orang banyak dan tidak gampang putus asa. Sehingga kepercayaa masyarakat terhadap pamong tidak jadi hilang. “Untuk mewujudkan semua itu dibutuhkan semangat dan komitmen bersama, sehingga Rohul tetap menjadi kabupaten terbaik di Provinsi Riau nantinnya,” harap Achmad. (ber)

HUMAS

PLNRantingPasirpengaraian

: 0762-91260

Penanggung Jawab/Redaktur: DELFI INDRA

BERI ARAHAN-Wakil Bupati Rohul, H Hafith Syukri (menunjukkan jari), memberi arahan kepada tenaga kebersihan Islamic Center tentang pentingnya kebersihan Islamic Center, dalam sebuah pertemuan di Kantor Bupati Rohul, kemarin.

Kasiran Danamik sekaligus merupakan tersangka. Pasalnya, korban diduga mengendarai sepeda motor Supra X 125 BK 4406 SN dengan kecepatan tinggi, sehingga korban menabrak bagian belakang satu unit truk BM 9391 FM yang juga sedang berjalan di depannya dengan arah yang sama. Usai menabrak truk, korbanpun terkapar. Namun supir truk, Piter, berusaha mencari pertolongan dengan menyetop sebuah mobil yang lewat, kemudian membawa korban ke RSUD Pasir Pangaraian. Korban mengalami luka parah yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Atas kejadian itu, Andri Papedi menyimpulkan bahwa korban sekaligus menjadi tersangka. Namun karena korban telah meninggal dunia, maka kasus ini di hentikan. Dari pantauan Vokal, rapat

tersebut berlangsung cukup alot, karena pihak keluarga korban, Marbun dan Siregar, bersikukuh mempertanyakan kenapa jaket yang dikenakan korban robek, jika korban menabrak truk dari belakang. Namun alasan tersebut tidak menguatkan bukti korban ditabrak atau terseret. Berdasarkan rekonstruksi pihak kepolisian di lapangan, serta keterangan para saksi dan bukti kerusakan yang terdapat pada kedua kendaraan tersebut, tetap menguatkan korbanlah yang menabrak truk yang saat itu sedang berjalan di depannya. “Berdasar penyelidikan kita atas perkara ini, korbanlah yang menjadi tersangka. Karena korban telah meninggal dunia, maka kasus ini kita hentikan. Namun kalau pihak keluarga tidak menyetujuinya, mereka bisa mengajukan banding,” pungkas Andri Papedi. (ber)

Kemenag Rohul Canangkan Gerakan Wakaf Al Quran PASIRPENGARAIAN (VOKAL)- Sebagai upaya meningkatkan pelaksanaan Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji atau Rokan Hulu Mengaji, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rohul akan menerapkan gerakan wakaf Al Quran, khusunya kepada para calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan. Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Kabupaten Rohul, H Ahmad Supardi, kepada wartawan, Kamis (19/1), usai melaksanakan rapat internal Kemenag Rohul bersama Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Rohul, serta Kasi Urais Haji, Rusli, dan Kasubag Tata Usaha Kemenag Rohul, H Zulkifli, di aula rapat Kantor Kemenag Rohul. Untuk tahap awal, kata Supardi, gerakan wakaf Al Quran itu hanya dikhususkan bagi calon pengantin yang akan melaksanakan pernikahan. Namun selanjutnya, setiap individu diharapkan dapat mewaqafkan satu buah Al Quran. “Jika tidak sanggup, cukup 1 buah Al Quran saja untuk satu pasangan calon penganti,” ujarnya. Dijelaskannya, gerakan

wakaf Al Quran tersebut, bukan hanya untuk calon pengantin, tetapi juga untuk masyarakat Islam di Rohul secara keseluruhan, termasuk para pejabat, pegawai, karyawan dan karyawati, wiraswasta, siswa madrasah, serta anak sekolah. Gerakan wakaf Al Quran tersebut, imbuhnya, dilaksanakan oleh Kepala KUA yang akan diawasi Kemenag Rohul. Seluruh Al Quran yang terkumpul tersebut akan dibagikan ke masjid, langgar, mushala, surau, serta tempat pengajian dan rumah guru mengaji. “Dengan adanya wakaf Al Quran ini kita berharap dapat mendorong calon pengantin untuk lebih dekat dengan Al Quran, yang dibuktikan dengan kesadaran mereka mewaqafkan satu buah Al Quran. Wakaf Al Quran ini bukan dimaksudkan menambah biaya nikah, namun justru untuk menambah amal jariyah mereka di sisi Allah SWT,” jelasnya. Ditambahkan Supardi, gerakan wakaf Al Quran itu mulai berlaku sejak dilakukan imbauan, serta berlaku utnuk seluruh umat Islam di Rohul tanpa terkecuali. (ber)

Perwajahan: RINTO HARMIKO


23

ANDALAS JUMAT

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

LINTAS Mabes Bentuk Tim Bantu Polda Aceh JAKARTA(VOKAL)-Kepala Polisi RI Jenderal Timur Pradopo menyatakan Markas Besar Polri membuat tim untuk membantu Polda Aceh mengungkap pelaku penembakan misterius di Aceh. Tim tersebut akan membantu proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi di Aceh. Namun, Kapolri tak menyebutkan secara spesifik jumlah personil yang membantu penyelidikan tersebut. "Kita buat tim kemudian membantu Aceh. Artinya membantu petugas kita di sana. Polri berusaha sekeras-kerasnya untuk bagaimana itu secepatnya diungkap," ujar Kapolri di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Kamis (19/1). Kapolri menyatakan, hingga saat ini proyektil yang digunakan oleh penembak belum selesai diteliti dalam proses uji balistik. Sehingga belum diketahui jenis senjata yang dipakai oleh para pelaku penembakan. "Sekali lagi kita masih menunggu hasil yang utuh dari proses penyelidikan ya. Itu (proyektil) masih dalam pemeriksaan di laboratorium," tuturnya. Seperti yang diberitakan, sejak Desember 2011 hingga Januari 2012 telah terjadi enam peristiwa penembakan di Aceh dengan target yang tak terpola. Hingga saat ini kepolisian belum mengungkap motif para pelaku penembakan. Kasus kejahatan dengan senjata api di Aceh berdasarkan data di Kepolisian Daerah Aceh, sepanjang 2011, terjadi 46 kali. Dari jumlah kasus itu, tercatat 16 orang tewas. Namun, dari 46 kasus itu, baru 24 kasus yang terungkap. Sebanyak 37 orang ditangkap. Polisi sejauh ini menyita 17 senjata api, 40 granat, 250 peluru, 4 sepeda motor, dan 4 mobil. (kps/mal)

HARIAN VOKAL

Dua Warga Lahat Tewas Tertimbun Longsor LAHAT(VOKAL)-Dua warga Desa Gunung Karto, Kecamatan Tanjungsakti Pumi, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, yaitu Hamri (50) dan Tarno (44), tewas tertimbun longsor, sedangkan satu warga lain berhasil selamat. Kedua korban tertimbun longsor setinggi lima meter dengan lebar dua meter, Rabu, di lokasi galian saluran pembangunan pipa air bersih di perbukitan desa setempat berjarak sekitar dua kilometer dari permukiman warga desa terdekat. Evakuasi terhadap korban mengalami kesulitan, karena kondisi medan cukup berat dan

longsor susulan terjadi berulangulang. Bahkan evakuasi memakan waktu sampai dua jam, untuk dapat mengangkat jasad kedua warga tersebut dari dasar lubang sedalam lima meter tersebut. Peristiwa ini terjadi ketika kedua korban, Hamri dan Tarno (44), serta Jon Apriansyah (36), warga Desa Gunung Karto, Keca-

matan Tanjungsakti Pumi, Kabupaten Lahat, melakukan penggalian untuk pemasangan pipa saluran air bersih. Pada saat kedua korban sedang berada di dalam galian lubang sepanjang 19 meter dengan dalam lima meter tiba-tiba tanah runtuh dan langsung menimbun tubuh korban, kata Kepala Desa Gunung Karto, Kecamatan Tanjungsakti, Sirianto. Menurut dia, warga yang ikut melakukan penggalian saluran pipa tersebut tidak dapat berbuat banyak untuk membantu dan memberikan pertolongan, karena longsor beberapa kali terjadi.

"Kami tidak bisa melakukan penyelamatan terhadap korban, karena longsor susulan terus terjadi," kata dia. Bahkan, kata Sirianto lagi, untuk mengevakuasi Hamri memakan waktu hampir satu jam, sedangkan Tarno membutuhkan waktu hampir dua jam. "Baru berhasil mengevakuasi kedua korban setelah tanah bercampur pasir disemprot menggunakan air disalurkan melalui pipa 4 inci dan dialirkan ke dalam jurang sedalam 10 meter," ujar dia lagi. Camat Tanjungsakti Pumi, Zubhan Awali mengatakan, sebetulnya ada tiga orang yang men-

KOMISI Indenpenden Pemilihan (KIP) Aceh memparpanjang masa pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur daerah Rencong tersebut. Tampak Kantor DPR Aceh.

Polisi Periksa Ratusan Warga MEDAN(VOKAL)-Kepolisian Resor Tapanuli Selatan memeriksa 123 warga yang diduga terkait dengan kasus pembakaran rumah, kantor, dan mobil PT Tanjung Siram di Desa Aek Kanan, Kecamatan Dolok Sigompulon, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara. Kamis (19/1), 48 di antaranya kembali diperiksa untuk pendalaman. "Bila ada yang memenuhi unsur (melakukan perusakan), akan kami jadikan tersangka," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara Komisaris Besar Raden Heru Prakoso di Medan. Selasa lalu, warga setempat membakar sebanyak 21 rumah dan kantor PT Tanjung Siram. Tiga unit mobil ikut dirusak. Keesokan harinya, Kepala Kepolisian Resor Tapanuli Selatan Ajun Komisaris Subandriya berniat membawa belasan warga yang diduga terlibat pembakaran, namun warga lainnya meminta ikut diajak ke markas Polres Tapanuli Selatan. Aksi warga itu merupakan buntut dari sengketa lahan antara warga dan PT Tanjung Siram. Warga mengklaim bahwa lokasi perkebunan PT Tanjung Siram merupakan tanah ulayat yang dikuasai perusahaan perkebunan tanpa dasar yang kuat. Selain itu, lanjutnya, proses perpanjangan hak guna usaha oleh PT Tanjung Siram atas lahan seluas 350 hektar tersebut terhambat lantaran warga menggugatnya. Di tingkat peninjauan kembali (PK), gugatan warga kalah. Polres Tapanuli Selatan maupun Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan mencoba menfasilitasi warga dan pihak perusahaan untuk berdialog dan mengambil cara damai.Tetapi warga memilih cara lain dengan membakar aset PT Tanjung Siram tersebut.(kps/mal)

Avanza Pecah Ban, Dua Tewas BANGKA(VOKAL)-Nasib naas dialami satu keluarga asal Desa Penyak Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah. Mobil Toyota Avanza bernomor polisi BN 2146 LC yang mereka tumpangi pecah ban, sehingga mobil terguling. Peristiwa tersebut mengakibatkan Subiansuri alias Tipex (55) dan Halimah (60) tewas, Rabu (18/1) malam. Sementara itu, empat orang korban lainnya, yakni Saidi, Sulastri., Amalia dan Mardiyanto yang masih berusia belia mengalami luka serius, mulai dari patah hingga luka-luka lainnya dan dirujuk ke RSBT Pangkalpinang. Pipin supir Avanza hanya mengalami luka ringan saja. Kecelakaan tunggal bermula ketika rombongan masih terhitung famili ini pulang ke Desa Penyak. Ketika berada di ruas jalan Desa Terentang persis di depan Masjid Desa Terentang, ban belakang sebelah kanan mobil pecah. Mobil yang saat itu, melaju cukup kencang pun oleng dan terguling hingga tiga kali. "Peristiwa itu merupakan laka tunggal. Informasi kami terima dua orang penumpangnya tewas setelah sempat dirujuk ke RSUD Bateng," ujar Kasat Lantas Polres Bateng AKP Dadang Wijaya. (kps/mal)

Penanggung jawab/redaktur: AKMAL KUTIANYIR

jadi korban dalam bencana longsor tersebut, dua meninggal dunia dan satu lagi hanya sempat tertimbun sekitar satu meter mulai dari kaki hingga dada. "Korban Jon Apriansyah sempat ditarik warga yang kebetulan sedang ikut melakukan penggalian, sedangkan dua orang lagi tertimbun hingga kedalaman dua meter," ujar dia. Menurut Zubhan, kedua korban sudah dievakuasi dan disemayamkan di rumah duka, dan akan dikebumikan Kamis (19/1/ 2012), mengingat baru dapat dilakukan pengangkatan jasad keduanya sudah sore atau pukul 16.00 WIB. (kps/mal)

NET

 Pilkada Aceh

KIP Aceh Ubah Masa Pendaftaran Menjadi Tujuh Hari BANDA ACEH(VOKAL)Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mencabut Surat Keputusan No 29/2012 yang mengatur soal tahapan pendaftaran, verifikasi, hingga penetapan bakal kandidat baru. Pada SK itu disebutkan bahwa pendaftaran kandidat hanya berlangsung hingga 20 Januari. Dengan pencabutan SK ini, maka KIP menegaskan membuka pendaftaran selama tujuh hari.

Demikian siaran pers dari Media Center KIP Aceh, Kamis (19/1). Pencabutan SK No 29/ 2012 dilakukan KIP Aceh setelah menggelar rapat tertutup dengan komisioner KIP se-Aceh di Banda Aceh, Kamis. Ketua Divisi Perencanaan dan Data KIP Aceh Yarwin Adi Dharma mengatakan, para komisioner KIP se-Aceh mengaku tidak nyaman dengan jadwal tahapan yang diatur dalam SK 29

tersebut. "Kawan-kawan tidak nyaman dengan tahapan itu, kalau pendaftaran hanya tiga hari. Keinginan kawan-kawan di kabupaten/kota, kita maksimalkan saja pendaftaran selama tujuh hari," kata. Yarwin menyebutkan, untuk memfinalisasikan tahapan baru pemilihan para komisioner KIP Aceh dan KIP kabupaten/kota masih akan mengadakan rapat hingga sore nanti. Dalam rapat

pleno pagi tadi, kata Yarwin, salah satu usul yang mengemuka adalah menjadwal ulang tahapan pilkada. "Nanti akan kita bahas lebih lanjut," kata dia. Roby Syahputra, anggota komisioner KIP Aceh lainnya, menyebutkan, SK KIP Aceh No 29 tahun 2012 akan dicabut dan diganti dengan surat keputusan yang baru. "Kita akan mencabut pengumuman SK No 29 dan akan kita buat pendaftaran sel ama

tujuh hari, agar jangan menimbulkan kegalauan di seluruh kabupaten/kota," ujar Roby. Mengenai langkah selanjutnya, Ketua KIP Abdul Salam Poroh mengatakan, pihaknya masih akan terus melakukan diskusi dan rapat dengan komisioner dari kabupaten/kota. "Ja di apa langkah berikutnya, itu terus kita bahas. Prinsipnya, tidak semua dari kita melanggar amar putusan MK," ujarnya. (kps/mal)

Demi Sekolah Anak, Hingga Petang Jadi Buruh Cuci DEWI MUTIARA, 38, perempuan kelahiran Kota Payakumbuh ini, bekerja dari rumah ke rumah sebagai buruh cuci. Empat setengah tahun sudah dia menjalani hidup semacam ini. Pergi pukul 7 pagi dan baru merapat ke rumah saat Isya menjelang. Maklum tidak satu rumah saja yang menjadi langganan cuciannya. Lelah tentu saja, tapi itu semua demi lima anak yang kini berada dalam tanggungannya. Padahal ketika suaminya masih hidup dulu, dia hanya menjalani hidup sebagai ibu rumah tangga biasa, mengurus rumah dan mengurus anak. Tak perlu memikirkan nafkah. Kini hidup memang sudah berubah, ditambah lagi tuntutan biaya hidup dan sekolah anakanaknya yang semakin tinggi. Namun, janda ini tak pernah menyematkan untaian kata menyerah dalam kamus hidupannya. "Kalau saya tidak gigih, kucarkacirlah anak saya," kata warga Jati Baru ini kepada Dompet Dhuafa Singgalang, Rabu (18/1). Hingga kini, ketiga anaknya

tetap bisa sekolah, tinggal Muhammad Rehan Ramadhan,6, dan Kepin Anugrah, 4, yang belum duduk di bangku sekolah. Anak sulungnya Nanda Pramana, masih berada di bangku SD, dia sempat merasakan putus sekolah selama dua tahun. Apa daya, biaya memang tak ada. Sekarang Nanda mengikuti ujian paket untuk ujian melanjutkan ke jenjang sekolah menengah pertama. Yang kedua, Puja Monalisa yang kini kelas IV SD juga sempat berhenti sekolah selama dua tahun karena alasan yang sama. Anak ketiganya, Siti Nurhaliza bersekolah di Jati Utara Kelas V SD. Anak keduanya Puja, sempat mengungkapkan keibaannya

tentang sang ibu kepada Dompet Dhuafa Singgalang. "Dulu ibu selalu di rumah, sekarang pagipagi ibu sudah tidak ada. Pulang pun ketika kami sudah akan tertidur," ujarnya. Dengan polos pula Puja menyampaikan keinginannya untuk menjadi perawat, ingin sekolah tinggi supaya dapat membantu ibunya. Kondisi pekerjaan Dewi sebagai tulang punggung keluarga, begitu menyita waktu. Kebersamaannya dengan sang anak begitu sempit, peran ibunya seakan terpinggirkan. Tapi jika tidak begitu maka konsekuensinya adalah makan, syarat hidup yang tak lagi bisa berlanjut. "Mereka harus tetap sekolah, biar pintar dan tak seperti ibunya yang hanya bisa menjadi buruh cuci dan gosok di rumah orang," ujar Dewi pilu. Pekerjaannya menjadi buruh cuci dan gosok itu juga tidak menetap. Terkadang ia harus berganti majikan. Dari kerja itu

dia mendapatkan penghasilan Rp750 ribu perbulan. Untuk menambah penghasilannya yang tak seberapa itu dia juga menjadi buruh cabut rumput. Namun hal yang menarik, himpitan ekonomi yang begitu keras tak lantas membuatnya melupakan ibadah. Itu juga yang selalu ia tanamkan kepada anak-

DEWI MUTIARA dan anak-anaknya.

anaknya. "Mengaji rutin ke masjid merupakan keharusan bagi anak-anak saya," katanya. Saat ini dia berharap bisa mendapatkan modal usaha untuk pembuatan serundeng. Rencananya, dia akan menitipkan itu di warung-warung, menjelang berangkat menjadi buruh cuci. (soc/mal)

NET

Perwajahan: ANDIXER


CMYK

24

HARIAN VOKAL

Gong Xi Fa Chai

MENU IMLEK

Bebek Peking Bahan utama 1 ekor bebek peking(bersihkan sampai bersih) 3 buah ketimun(ketimun muda dan segar) 1 butir telur 2 lembar daun sawi Bahan saus bebek peking: 2 sendok makan tepung terigu 1 sendok makan kecap ikan 1 1/2 sendok makan gula pasir 2 sendok makan saus taoco Bahan-bahan bumbu: 2 sendok teh lada 5 siung bawang merah 1 sendok teh ketumbar 3 siung bawang putih 3 sendok makan saus 2 buah bunga pekak 1 sendok teh penyedap rasa 2 sendok makan bumbu ngohiong

JUMAT

 Yayasan Sumedha Vipassanna Centre Pekanbaru

Bantu 1.360 Paket Sembako untuk Umat Budha Selatpanjang

SELA TP ANJ ANG(VOKAL)SELATP TPANJ ANJANG(VOKAL)ANG(VOKAL)-Sedikitnya 1.360 Kepala Keluarga (KK) keturunan Tionghoa kurang mampu di Selatapanjang, khususnya umat Budha yang akan merayakan Tahun Baru Imlek 2563, mendapatkan bantuan sembako dari Yayasan Sumedha Vipassanna Centre Pusat Latihan Meditasi Pekanbaru, bekerja sama dengan pengurus Vihara Patria Dharma Selatpanjang sebagai penyedia sarana. LAPORAN: SYAWAL/SELATPANJANG

Bantuan yang diberikan oleh Yayasan Sumedha Vipassanna Centre tersebut berupa beras, minyak masak, gula, roti kaleng, mie instant dan minuman kaleng. Pantau Harian Vokal di lapangan, ribuan masyarakat Tionghoa kurang mampu, berbondong-bondong mendatangi Vihara Patria Dharma yang terletak di Jalan Pembangunan I, guna mengam-

bil sembako yang diberikan kepada mereka. Ada yang langsung mengambil ke dalam vihara, ada juga yang menunggu di jalan dan diantarkan langsung oleh panitia pelaksana, sehingga seketika itu secara spontan Jalan Pembangunan 1 menjadi macet. Ketua Panitia dari Yayasan Vipassanna Centre Pekanbaru Herdy, saat ditemui Harian Vokal mengatakan, ”Ini merupakan pembagian untuk tahun kedua.

Tahun sebelumnya kami juga telah melakukan kegiatan yang sama. Kami sengaja melasanakan kegiatan ini di Vihara Patria Dharma ini, karena tempatnya juga sangat memadai, sehingga kita tidak lagi repot mencari lokasi untuk melaksanakan kegiatan sosial ini,“ujarnya. "Kami dari Yayasan Sumedha Vipassanna Centre merasa senang dapat melakukan kegiatan sosial seperti ini. Semoga semua makhluk hidup berbahagia,“ kata Herdy. Besar harapannya, masyarakat Budha, khususnya yang kurang mampu, dengan adanya bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka dalam merayakan Imlek nanti,“ ujar Herdy. Herdy juga mengatakan, untuk tahun-tahun yang akan datang, pihaknya sangat mengharapkan masyarakat Selatpang, khususnya

Cara membuat saus: - Panaskan 2 sendok makan minyak goreng dalam wajan. - Tumis tauco, hingga harum, tambahkan kecap ikan dan gula pasir. - Masak selama 2 sampai 4 menit. Tahap resep bebek peking: 1 Campur semua bumbu bebek menjadi satu 2 Masukkan semua bumbu kedalam tubuh bebek, lumuri juga bagian luarnya 3 Jahit bagian anus bebek agar bumbu yang telah dimasukkan tidak tumpah keluar 4 Gantung bebek selama kurang 8 sampai 9 jam, agar bumbu meresap. 5 Panaskan oven, panggang bebek selama 1 jam. Hingga berwarna cokelat tua. Angkat. Sajikan bebek peking dengan sausnya, bisa untuk 8 porsi bebek peking. Resep bebek peking ini bisa di modifikasi terutama banyaknya bumbu-bumbu sesuai selera Anda.

Kantong Manisan SALAH satu ciri khas Imlek adalah adanya kantong manisan. Ada kantong yang yang berbentuk bulat atau segi dan berisi berbagai jenis manisan dengan harapan agar Tahun Baru dimulakan dengan penuh ‘kemanisan’. Setiap manisan dalam kantong melambangkan tuah yang tersendiri, yaitu * Manisan tembikai - melambangkan pertum buhan dan kesehatan yang baik * Kuaci - malambangkan kegembiraan, kebenaran dan kejujuran * Butir leci - melambangkan ikatan kekeluargaan yang erat * Kumkuat (sejenis jeruk) - kekayaan * Manisan kelapa - keakraban * Kacang tanah - kehidupan berkekalan * Longan - melambangkan seseorang akan memperoleh banyak anak lelaki yang baik * Buah teratai - banyak anak. (int/may)

Penanggung Jawab/Redaktur: FITRI MAYANI

20 Januari 2012/26 Shafar 1433 H

PENYERAHAN bantuan di Vihara Patria Dharma Selatpanjang.

untuk memberikan bantuan terhadap umat Budha di sini. Kita harapkan bantuan dari Yayasan Sumedha Vipassanna Centre ini dapat terus berlanjut untuk tahun tahun berikutnya,“ujarnya. "Kami dari Vihara Patria Dharma Selatpanjang ini hanya menyediakan tenaga dan tempat. Segala jenis bantuan itu disediakan oleh Yayasan Sumedha Vipassanna Centre Pekanbaru, “ terang Ationg. (*** ***))

umat Budha yang mempuyai rezeki lebih atau mampu, turut berperan membantu saudara-saudara yang kurang mampu yang ada di sana. Sementara itu Ketua Pengurus Vihara Patria Dhama Selatpanjang Ationg, mengatakan “Kita sangat senang dan berterima kasih kepada Yayasanan Sumedha Vipassanna Centre Pekanbaru yang telah menyisihkan sebagian rezeki mereka dan meluangkan waktu datang ke Selatpanjang

 Di Tembilahan

Puncak Perayaan Imlek Diadakan di Dua Lokasi

PERAYAAN Tahun Baru Imlek di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, tahun ini, nampaknya akan semakin meriah. Pelaksanaannya akan dilakukan pada enam lokasi, sedangkan puncaknya akan dilaksanakan di dua lokasi yakni, di Kelurahan Taga Raja Guntung, Kecamatan Kateman dan Kecamatan Concong pada perayaan hari ke-14 Imlek. Pada 26 Januari mendatang, perayaan Imlek bersama dilakukan di Desa Kuala Lahang, Kecamatan Gaung. Sedangkan sehari selepas itu, digelar pula di Desa Sembuang, Kecamatan Mandah. Kemudian dilanjutkan di Kota Tembilahan, yakni pada hari ke 9 Perayaan Imlek. “Saat ini masyarakat Tionghoa dan masyarakat tempatan makin membaur. Paling tidak kegiatan Imlek yang kita laksanaan juga dibantu oleh masyarakat tempatan,” terang Ketua PSMTI Inhil Alek Chandra, kepada wartawan, barubaru ini. Menurutnya, perayaan Imlek sudah lazim dilakukan masyarakat Tionghoa Inhil setiap tahunnya. Perayaan tahun baru Imlek dimulai di hari pertama bulan pertama dan berakhir pada pelaksanaan Cap Go Meh.

“Acaranya meliputi sembahyang Imlek, sembahyang kepada Sang Pencipta, dan perayaan Cap Go Meh. Tujuan dari persembahyangan ini adalah wujud syukur dan doa harapan, agar di tahun depan mendapat rezeki lebih banyak,” ungkap Alek. Ajang tersebut, lanjut Alek, juga sebagai ajang berkumpulnya warga Tionghoa dari berbagai daerah. Dimana dalam satu tahun kemarin, tidak dapat bertemu. Melalui perayaan Imlek ini, sanak keluarga dan famili bisa bertemu dan saling berbagi. “Biasanya tradisi ini, sangat meriah. Sanak keluarga yang berada di luar negeri pun datang, seperti dari Singapura,” paparnya. Sementara itu, salah seorang warga warga Tionghoa, mengakui perayaan tahun baru Imlek yang bersamaan dengan tahun Naga Air, dirasakan sangat meriah. Sebab menurut leluhur mereka, tahun Naga Air merupakan tahun banyak rezeki dan mudah mencari pekerjaan. “Kata orang tua kami, tahun ini sangat lincah. Kalau anak lahir di tahun ini, kami yakini akan selalu diberikan kemudahan dalam segala urusan dan rezeki,” tandasnya. (suf)

SYAWAL

Setiap Kom Kom omponen ponen Imlek Pun P un unya ya Falsaf Falsaf alsafah ah S

etiap tradisi kebudayaan suatu daerah atau negara memiliki cerita beragam terkait detail kegiatan maupun perlengkapan tradisi tersebut. Demikian pula dengan Tahun Baru China atau Imlek yang jatuh pada 23 Januari mendatang.

Peringatan pergantian tahun oleh masyarakat Tionghoa ini mempunyai berbagai ornamen dan tradisi khas yang unik dan menarik. Namun, bukan hanya sekadar tradisi turun-temurun, berbagai ciri khas Imlek ternyata memiliki filosofi tersendiri. "Setiap kegiatan persiapan menjelang Imlek dan ketika Imlek, serta kuliner dan ornamen khas Imlek bukan tanpa alasan. Semua hal tersebut memiliki falsafah tersendiri," kata Kepala Jurusan (Kajur) Sastra China Universitas Nasional (Unas) Titik Rahardjanti ketika dihubungi okezone, Rabu (18/1).

Misalnya, kata Titik, tradisi bersihbersih rumah sejak seminggu sebelum perayaan Imlek. "Bersih-bersih rumah ini dimaksudkan untuk menyambut kedatangan para dewa, seperti dewa rezeki dan dewa dapur," ujarnya. Bahkan, lanjutnya, warga Tionghoa mengoleskan madu di mulut patung dewa yang ada di dapur (dewa dapur). "Madu itu kan manis. Hal ini bertujuan agar dewa dapur yang sudah datang akan memberitahukan berita yang baik-baik saja dalam rumah tersebut," tutur Titik ramah. Uniknya, ketika Imlek, warga Tionghoa justru dilarang untuk menyapu.

"Makanya, bersih-bersih harus dilakukan sejak seminggu sebelumnya. Karena jika menyapu saat Imlek, rezeki yang sudah masuk ke dalam rumah tersebut, dikhawatirkan akan hilang," kata Titik menjelaskan. Sementara berbicara soal kuliner, Titik menyebutkan, kue keranjang sebagai salah satu panganan wajib ketika Imlek. "Kue dodol atau kue ker-

anjang adalah makanan wajib ketika Imlek. Pemilihan kue ini pun bukan tanpa alasan. Menurut orang China, untuk merayakan tahun yang baru dengan makanan manis dipercaya sebagai pertanda baik untuk menjalani hari-hari selanjutnya," ujar Titik. Berdasarkan pengamatannya, di Pasar Glodok Jakarta Pusat, Titik menemukan ma-

kanan khas Imlek lainnya, yakni ikan bandeng. "Menjelang Imlek, pembelian ikan bandeng di Glodok meningkat. Masyarakat China percaya, ikan merupakan simbol rezeki. Maka, mereka berharap dengan mengonsumsi ikan bandeng tersebut, akan mendatangkan rezeki berlimpah di tahun mendatang," katanya menerangkan. (ozc/may)

Perwajahan: ABDAWIZA


Harian Vokal Edisi 20 Januari 2012