Page 1

Harian Pertama dan Terbesar di kawasan Sulawesi Timur

JUMAT 28 AGUSTUS 2009 | Nomor 0619

Ketua KPUD Diancam Dipolisikan

MAGHRIB ISYA IMSAK SUBUH 17 : 55

HARGA ECERAN Rp. 3.000

19 : 04 04 : 21 04 : 31

Luwuk dan Sekitarnya

SELEB

Lantaran tak Lantik Husen Boften

LINDSAY LOHAN

Sepi Job

Penari Seksi di Sidang MK

KARENA sering bikin sensasi miring, Lindsay Lohan sepi job. Banyak sutradara dan produser yang emoh me ngajaknya bermain film. Karena sudah tidak ada lagi pilihan, Lindsay mene rima tawaran acara TV reality show

BACA : SELEB ......Hal 15 [FOTO: MUHAMAD ALI/JAWAPOS]

PIGURA

menampik surat yang ditanda-tangani Ketua KPUD Sulteng yang diwakili Yahdi Basma, SH itu, Husen Boften mengancam akan mempolisikan orang nomor satu pada lembaga penye lenggara pemilu tersebut. Warning untuk memper soalan kasus ini ke ranah hukum setidaknya dilontar kan secara tegas oleh Juru

PENARI SEKSI : Tari tumatenden dari Manado diperagakan dua orang penari asli Manado pada sidang uji materiil RUU pornografi di Mahkamah Konstitusi, Kamis (27/8), kemarin.

JAKARTA-Ada pemandangan berbeda dalam sidang uji materiil UU No 44/2008 tentang Porno grafi di gedung Mahkamah Kons titusi (MK) kemarin (27/8). Di tengah-tengah sidang, mendadak

Bicara (Jubir) Husen Boften, Irfan Bungaadjim. “Apabila KPUD Kabupaten Banggai sampai besok (hari ini, red) tidak melantik Husen Boften, maka kami akan mempolisikan Syamsulrizal Djalumang selaku Ketua KPUD Kabupaten Bang gai,” kata Irfan kepada

BACA : KETUA KPUD ....Hal 15

ada dua wanita seksi menari di hadapan para hakim. Kontan, suguhan tari tumantenden asal Sulawesi Utara itu menghebohkan pengunjung. Tari asal Minahasa tersebut memang sengaja diajukan oleh 47 institusi, lembaga, seniman, hingga budayawan yang tergabung dalam Kesatuan Hukum Adat Sulawesi Utara. Mereka mencoba meyakinkan majelis hakim dengan menampilkan tari yang ceritanya

Irfan Bungaadjim

mirip kisah Jaka Tarub itu. Kedua penari mengenakan kem ben putih dan selendang putih. Salah satunya mengenakan rok ungu, satunya lagi merah. Puluhan pasang mata terlihat asyik menyaksikan suguhan tari yang berlangsung 10 menit ter sebut. Ketua MK Mahfud M.D. yang memimpin sidang juga ter lihat menonton sampai para

CMYK

LUWUK-Lampu hijau yang diberikan Ketua KPUD Kabupaten Banggai Syamsulrizal Djalumang, SH atas surat penangguhan pelantikkan aleg terpilih kursi ketiga Partai Golkar dari KPUD Sulteng benarbenar membuat kubu Husen Boften naik pitam. Betapa tidak, dengan tidak ada reaksi balik dalam

BACA : PENARI SEKSI ......Hal 15

Ambil Darah, Prita Sebut Dokter T ak Izin Keluarga Jibril Siap Tak Siang untuk Lanjutan Sidang Kasus Tuntut Elite Intelijen Pencemaran Nama Baik Tidur Nunung Srimulat

KESIBUKAN dan padatnya jadwal syuting membuat Nunung tidak dapat tidur normal. Bukan hanya soal isti rahat, komedian kelahiran Solo itu juga harus kehilangan kesempatan untuk berbuka puasa dan sahur bersama anak-anaknya. Sebab, kesibukannya syuting memang terjadi pada jam-jam tersebut. Untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit, Nunung menyiasatinya de ngan menolak syuting pada siang hari. Begitu syuting acara sahur selesai, dia langsung pulang. “Siang bisa tidur di rumah,” ujar pemilik nama asli Tri Retno

TANGERANG-Sidang kasus pencemaran nama baik RS Omni Internasional dengan terdakwa Prita Mulyasari terus bergulir. Kemarin jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan dua saksi di hadapan hakim ketua Arthur Hangewa dalam persidangan di PN Tangerang. Saksi tersebut adalah analis laboratorium RS Omni, Wiwin Sugiharti, dan dokter umum RS Omni, dr Indah Prameswari Andrea. Mereka dijadikan saksi dengan pertimbangan Wiwin merupakan petugas laboratorium yang memeriksa sampel darah Prita. Sedangkan dr Indah adalah dokter jaga saat Prita kali pertama dirawat di UGD RS Omni. ’’Terjadi pembekuan darah saat diambil sampelnya kali pertama. Itu yang membuat hasilnya seperti itu,” kata Wiwin.

BACA : AMBIL DARAH ......Hal 15

BACA : INTELIJEN ......Hal 15 [FOTO: UKON FURKON SUKANDA/INDO.POS]

BANTAH SAMPEL DARAH : Pengadilan negeri Tangerang kembali menggelar persidangan kasus pencemaran nama baik RS Omni International, dengan terdakwa Prita Mulyasari, kemarin. Prita bersikukuh darahnya diambil sekali dan membantah kesaksian analis laboratorium RS Omni Wiwin Sugiarti serta dr Indah Pramesh Wariae Andrea yang pertama kali menangani Prita.

Adhyaksa

Fredy Numberi

JAKARTA-Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora) Adhyaksa Dault memutuskan mundur sebagai calon legislatif terpilih 2009. Caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Tengah itu menjadi caleg terpilih kedua yang mengundurkan diri sebelum dilantik, me

Polisi Ungkap Kebohongan Antasari

nyusul Fredy Numberi, rekan sesama menteri. Adhyaksa Dault memilih menyelesaikan tugas sebagai menteri hingga masa jabatannya berakhir. ’’Saya harus memilih. Maka, saya memilih untuk

JAKARTA-Setelah berkas perkara pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen dengan tersangka Antasari Azhar dinyatakan sempurna (P21), muncul pengakuan menarik dari Direktur Reskrimum Polda Metrio Jaya Kombespol M. Iriawan yang menangani kasus tersebut. Menurut Iriawan, sebelum pembunuhan Nasrudin, ketika ketua nonaktif KPK itu melapor ke Kapolri soal teror yang dia terima, Antasari sebenarnya tahu si peneror adalah Nasrudin. Namun, hal itu sengaja dia tutupi. ’’Dia (Antasari) sebenarnya tahu bahwa nomor yang

BACA : DUA MENTERI ......Hal 15

BACA : POLISI UNGKAP ......Hal 15

Dua Menteri SBY Mundur dari DPR

BACA : PIGURA ......Hal 15

INTERMEZZO

JAKARTA-Penyidik Densus 88 Mabes Polri terus berusaha mengungkap dugaan bahwa Muhamad Jibril terlibat penyaluran dana operasional teroris. Salah satunya, meneliti alur pendanaan situs Ar-Rahmah yang didirikan putra Abu Jibril itu. “Ini baru didalami, situs (arrahmah.com) baru kemarin. Tentu membuat situs memerlukan biaya. Biaya pulsa dan pegawai. Kita akan tanyakan dana itu,” ujar Kabareskrim Komjen

U p a y a H o t e l B i n t a n g L i m a A n t i s i p a s i P e n y u s u p a n J a r i n g a n Te r o r i s

Pemeriksaan Karyawan sampai ke Jok Motor

Kontes Lebah INILAH kontes kecantikan yang lain daripada biasanya. Pesertanya antarlebah. Wah, lebah di mana cantiknya? Menurut salah seorang pemilik tawon penghasil madu di peternakan Dvorat Ha’Tavor, Israel, lebah terpilih punya ukuran dan warna sangat ideal. Nah, sebagai hadiahnya, si lebah cantik yang menjadi pemenang akan dilepas ke alam bebas.(Reuters)

ANDRESWARI W., JAKARTA

SEORANG pengendara motor ma suk pelataran parkir Hotel Ritz-Carlton, Jakarta. Dia berhenti tepat di depan petugas security dan menunjukkan ID card Ritz-Carlton. Helm dilepas, kacamata, jaket, tas yang dibawanya diperiksa. Bahkan, jok motor pun

dibuka. ’’(Sekarang) pemeriksaan makin ketat, termasuk kepada karyawan yang membawa motor,’’ kata salah seorang petugas di Hotel Ritz-Carlton. ’’Ada pemeriksaan tas dan barang bawaan. Selain itu, karyawan harus menunjuk kan kartu identitas di pintu masuk meski kita saling kenal,’’ lanjut petugas yang enggan disebut namanya itu. Dia tidak bersedia menjelaskan lebih lanjut mengenai kebijakan manajemen tersebut. Yang jelas, ’’Standar penga manannya memang lebih ditingkat kan,’’ elaknya. Pengetatan pemeriksaan itu tak terlepas dari ledakan bom di hotel tersebut pada 17 Juli lalu. Belakangan

diketahui bahwa salah satu operator peledakan adalah Ibrohim, karyawan perusahaan penata bunga langganan hotel tersebut. Jaringan teroris juga berusaha me rekrut Suryana alias Yayan, koki se buah hotel bintang lima di Jakarta. Yayan sempat diambil polisi, tapi dilepas lagi karena tak terbukti tersangkut terorisme. Meski jaringan teroris berusaha menyusupkan anggotanya ke hotel berbintang atau ke institusi lain – semisal maskapai penerbangan–, hu bungan para karyawan hotel tidak ter ganggu. Tidak ada ketegangan atau

BACA : PENGAMANAN ......Hal 15

[FOTO: MUHAMAD ALI/JAWAPOS]

PENGAMANAN di hotel Nikko Jakarta untuk antisipasi dari bahaya teroris di Jakarta.

CMYK

UPAYA teroris menyusupkan anggotanya ke objek-objek tertentu mengharuskan sejumlah hotel waspada. Di beberapa hotel bintang lima, kini pemeriksaan tidak hanya diberlakukan kepada tamu, tapi juga terhadap karyawan dan pekerja di lingkungan hotel.


2

Klik: http://luwukpost.info

baca koran di dunia maya

JUMAT 28 AGUSTUS 2009

Petasan Ramaikan Buka Puasa Berbahaya Tapi Menyenangkan NUHON-Salah satu kebiasaan anak-anak Kecamatan Nuhon pada bulan ramadan adalah bermain meriam. Meriam yang terbuat dari bambu serta petasan dari busi itu diberi tali sebagai pegangan sekaligus penyeimbang ketika dibunyikan. Permainan ini sering dilakukan para bocah ketika mendekati berbuka dan setelah sahur. Pantauan koran ini, biasanya para bocah mengambil lokasi di-

lapangan bola dan pekarangan rumah sebagai tempat beradu meriam untuk menentukan siapa yang bunyinya paling bagus dan kuat. Tentu saja secara bergantian dan sahut sahutan. Sementara untuk petasan busi mereka biasanya meledakkannya dijalan raya. Sebagian warga menilai, petasan yang dimainkan anakanak itu sangat mengganggu. Maklum, bunyinya juga cukup keras dan memekakkan telinga. Namun ada juga warga yang memakluminya. Apalagi, aktivitas itu hanya dilakukan setahun sekali khususnya di bulan ramadan. Pajing -salah satu bocah yang

sering memainkan meriam bambu dan petasan busi, mengaku permainan meriam bambu sangat mengasyikan. Apalagi jika bunyi besar. permainan meriam bambu dan petasan busi memang salah satu permainan yang berpotensi membahayakan nyawa anakanak. Apalagi, jika tidak dilakukan dengan berhati-hati. Biasanya, menurut Pajing, resiko terbesar yang dialami adalah terbakar dibagian wajah. Dia menuturkan, kejadian yang pernah dialami salah satu rekannya dimana alis serta bulu mata habis terbakar karena meriam bambu. [Yanto]

sejumlah ruas jalan yang menghubungkan antar desa di Kecamatan Bunta masih dalam keadaan rusak dan tidak terawat. [Foto: karman/Luwuk Post]

Pedagang Musiman Mulai Menjamur BUNTA-Sudah menjadi kebiasaan setiap datangnya bulan suci ramadan, hampir setiap sudut dan sepanjang jalan sekitar pasar Sentral Bunta, Kelurahan Bunta I Kecamatan Bunta dipenuhi pedagang musiman dari berbagai daerah. Para pedagang itu muncul dan menggelar dagangannya pada musim-musim tertentu, seperti

pada bulan puasa seperti saat ini. Amatan Luwuk Post, memasuki hari ke-5 bulan suci ramadan, pedagang musiman di pasar Sentral Bunta terlihat makin menjamur. Adapun barang-barang yang mereka tawarkan seperti alat-alat dapur, alat rumah tangga bahan makanan atau untuk kue ter-

masuk pakaian dan barang elektronik dengan harga yang cukup variatif. Husnul -seorang ibu rumah tangga ditemui di sekitar pasar Sentaral Bunta, Selasa (25/8), mengakui munculnya para pedangang musiman di pasar itu, membuat suasana pasar makin ramai. Bhkan, kata dia, sangat membantu masyarakat. Apalagi, barang yang mereka tawarkan relatif murah dengan harga terjangkau oleh semua kalangan. Disisi lain, kehadiran mereka membuat jalan sekitar pasar juga makin sempit. Tidak jarang, kehadiran pedagang musiman juga membuat arus lalulintas kendaraan umum, baik roda dua, tiga, maupun kendaraan roda empat, macet. (amank)

Pelabuhan Pagimana Tidak Maksimal PAGIMANA-Warga Kecamatan Pagimana, khususnya para buruh resah dengan tidak dimaksimalkannya fungsi pelabuhan Pagimana. Mereka menilai, Pemda tidak memberikan mendukungannya

bagi upaya pengembangan kota dan perdagangan di Kecamatan Pagimana, Bunta dan Nuhon. Padahal, pada kenyataannya, bangunan pelabuhan tersebut sudah ada sejak 1995. Kekecewaan tersebut terkait

dengan upaya Pemda membangun pelabuhan di Desa Tangkiang Kecamatan Kintom yang tidak lama lagi akan segera beroperasi.Warga menilai, perkembangan perekonomian di wilayah Kecamatan Pagimana semakin

pesat. Ini dibuktikan dengan makin bertambahnya produksi sektor perkebunan. Terutama kopra, cengkeh, kakao (coklat) dan vanila. Sehingga sudah seharusnya pelabuhan tersebut dpat difungsikan secara maksimal. [anto]

Warga Sesali Dua Malam Listrik Padam PAGIMANA-Nampaknya di bulan ramadhan ini pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjadi sasaran perbincangan warga. paling tidak bagi warga Pagimana. Pasalnya pihak PLN masih juga tetap memberlakukan giliran

pemadaman di malam hari. tapi, yang lebih mengesalkan, pemadaman yang terjadi sudah terjadi selama dua malam berturut-turut. Salah satu Ibu Rumah Tangga Rabu (27/8) kemarin mengaku kesal dengan pemadaman listrik yang terjadi selama 2 hari berturut-turut.

bahkan, pada siang hari terjadi pemadaman hingga beberapa kali. “Belum lagi di malam hari, kita jengkel sudah dua malam ini listrik dari sore sudah padam. Ini menggangu aktifitas di bulan puasa,� tuturnya. Amatan Luwuk Post, pemadaman listrik yang tidak

sesuai jadwal itu dikhawatirkan dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Sebagaimana peristiwa pengrusakan Kantor PLN Pagimana beberapa bulan yang lalu, akibat seringnya terjadi pemadaman listrik. (anto)


3 Klik: http://luwukpost.info

baca koran di dunia maya JUMAT, 28 AGUSTUS 2009

Pegawai PLN Hajar Seorang PNS LUWUK-Salah seorang pega-wai PLN Ucok Kanun alias Ucok (29) warga Ma’ahas terpaksa dihadirkan kepersidangan karena menganiaya Saprudin Aziz (46) salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Luwuk. Dalam sidang dakwaan yang dipimpin Saprudin, SH Kamis (27/8) kemarin di Pengadilan Negeri Luwuk, Ucok didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Casspar, SH dengan dakwaan pasal 351 ayat 1 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan. Peristiwa yang membuat Ucok harus berurusan dengan hukum itu, terjadi pada Minggu (26/4) 2009 silam, tepatnya di kafe Fiolet kilo meter lima Kelurahan Ma’ahas. Seperti yang disebutkan dalam dakwaan JPU, terdakwa me-

Pemeriksaan Saksi Oksigen Berlanjut

lakukan aksi pemukulan itu, karena merasa jalannya dipeleh oleh Saprudin Aziz yang saat itu membuang air kecil didepan pintu kafe tersebut. Tanpa banyak bicara, terdakwa langsung melayangkan pukulan yang mengenai tepat di bagian pipi terdakwa. “Ngana ba pele jalan,” tutur terdakwa. “Siapa ngana,”jawab korban. Tidak terima dengan perlakuan Ucok. Saprudin Aziz, langsung pergi melapor kepada pihak kepolisian yang ada dipos jaga kilo meter lima saat itu. Sementara terdakwa langsung pulang kerumah. Sebelum kejadian Keduanya (korbanterdakwa-red) diduga usai mengkonsumsi minuman keras (miras). Sidang lanjutan akan digelar kembali pecan depan (ami)

Terdakwa Akui Keterangan Saksi

Tak Terima Ditegur, Pisau Bicara PONTIANAK-Hendra, 27, warga Gang Eka Daya, Kota Baru nyaris tewas setelah ditikam temannya sendiri, Pp, dengan sebilah pisau Rabu (26/8) sekitar pukul 21.30 di depan Gang Atlas m, Kota Baru. Korban juga sempat ditodong pistol. Menurut teman korban, Adit, 28, warga Gang Eka Daya, peristiwa tersebut dipicu, teguran teman korban, Dede, terhadap salah seorang kerabat pelaku. Dikatakan Adit, selain menikam, dua teman pelaku, By dan Nv juga ikut mengeroyok Hendra. Sebenarnya yang menegur itu bukan Hendra tapi Dede. Sebelumnya, sekitar pukul 21.00, Dede hendak keluar dari Gang Eka Daya. Tapi di dalam ada cewek dan cowok yang berboncengan pakai motor. Dede kemudian menegur agar mereka ke pinggir supaya dia bisa lewat, kata Adit. Adit tak mengira, teguran itulah awal dari malapetaka tersebut. Rupanya si cowok yang membonceng cewek tersebut tak terima. Dia mengancam Dede, dan teman-temannya. Adit juga mengira, cowok tersebut hanya sebatas mengancam. Tak tahunya ketika mereka dudukduduk di depan Gang Atlas datanglah ketiga orang pelaku. Kami kenal mereka, teman-te-

man kami ngumpul juga. Jadi ketika kami ngumpul di depan gang tersebut, tiba-tiba ketika pelaku datang dan memukul Dede. Saya, Hendra dan teman-teman yang lain sempat melerai perkelahian itu, ujar Adit. Ketika tengah melerai itulah, Pp kemudian mengeluarkan sebilah pisau dan langsung menikam bagian belakang pinggang sebelah kiri Hendra. Sementara dua rekan lainnya juga ikut memukul korban. Bahkan, Adit mengaku salah seorang pelaku sempat menodongkan pistol ke arah korban. Melihat Hendra berdarahdarah, saya kemudian membawa dia ke belakang bangunan di depan gang. Kami kemudian membawanya ke sini (Dokkes, red), akunya. Setelah menikam korban itu para pelaku langsung kabur. Hendra sempat di bawa ke Mapoltabes untuk membuat laporan, namun karena kondisinya lemah, akhirnya ia dibawa kembali ke Dokkes untuk mendapat perawatan. Sementara itu Kasat Reskrim Mapoltabes Pontianak, AKP Sunario, mengatakan dua dari tiga pelaku yakni, By, dan Nv, berhasil ditangkap polisi. Sementara Pp, hingga saat ini masih buron. (KiA/jpnn)

PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS MUHAMMDIYAH LUWUK KELAS RINTISAN UNHAS MAKASSAR KERJA SAMA

MEMBUKA PENDAFTARAN MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2009/2010 DIBUKA PROGRAM STUDI : 1. 2. 3. 4.

S2 ILMU HUKUM (ANGKATAN KE III) S2 PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH (ANGKATAN II) S2 MANAJEMEN DAN KEUANGAN (ANGKATAN I) S2 AGRIBISNIS (ANGKATAN I) PENDAFTARAN DIMULAI 13 AGUSTUS 2009 SAMPAI DENGAN 1 OKTOBER 2009

PERSYARATAN PENDAFTARAN : 1. 2. 3. 4. 5.

6.

FOTO COPY IJASAH S1 DILEGALISIR RANGKAP 2 PAS FOTO UKURAN 3X4 = 2 LEMBAR IP (INDEKS PRESTASI) MINIMAL 3,00 BAGI YANG KURANG DARI 3,00 MEMBUAT MAKALAH ILMIAH. STOPMAP SNEL HEKTER PLASTIK WARNA MERAH (ILMU HUKUM), KUNING (PPW), BIRU (MANAJEMEN DAN KEUANGAN), HIJAU (AGRIBISNIS) MASING-MASING RANGKAP 2. MEMBAYAR BIAYA PENDAFTARAN

TEMPAT PENDAFTARAN : DIKANTOR SEKRETARIATPASCA SARJANA UNISMUH LUWUK JL.KH A. DAHLAN III/79 LUWUK PADA JAM KERJA ATAU KONTAK PERSON : WINARDI KUANGGA, SE (0857 5646 5569/0812 4540 2725

[FOTO: Juni Yudhawanto]

MIRAS : Ratusan botol minuman keras jenis sopi disita petugas Polsek KPPP Ambon dari kapal perintis KM. Banda Neira dan KM. Maloli yang baru tiba dari Maluku Tenggara Barat (MTB), Kamis (27/8)

Dimarahi Ortu, Remaja Nekat Gantung Diri SAMBAS-Entah apa yang ada dalam pikiran Sudirman, 16, warga Dusun Jaur RT15/RW07 Desa Kartiasa Kecamatan Sambas ini. Hanya gara-gara dimarahi orang tuanya, Sudirman mengakhiri nyawanya dengan cara gantung diri di lantai II kamar tidurnya, Rabu (26/8) malam sekitar pukul 21.30. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, sebelum mengakhiri nyawanya, korban diminta orang tuanya untuk mengangkut kayu api ke dalam rumah sekitar pukul 13.30. Permintaan itu pun diturutinya. Setelah itu, korban lantas membantingkannya. Sontak sikapnya itu membuat orang tua korban marah. Kemudian, sekitar pukul 15.00, anak dari pasangan ibu Sriwati dan Fam Bui M ini lantas masuk ke kamarnya berada di lantai II. Rupanya amarah orang tua itu begitu menyakitkan hatinya. Diapun mengambil tali dan menggantung diri. Setelah cukup lama korban mengurung diri, kedua adik korban Rini dan Dina pergi ke kamar kakaknya. Setelah membuka pintu kamar, kedua adiknya itu berteriak melihat sang kakak tergantung

dengan tali plastik berwarna biru. Di bawahnya terdapat kursi yang diperkirakan diguna-kan korban untuk menggapai tali yang dipasangnya. Kapolres Sambas, AKBP Badya Wijaya SH membenarkan kejadian tersebut. Dia langsung membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan visum guna pemeriksaan lebih lanjut. Korban bunuh diri sudah kita bawa ke RSUD Sambas berikut barang bukti berupa tali plastik dan kursi yang digunakan sebagai alat gantung diri, katanya kepada Equator di ruang kerjanya, Kamis (27/8). Hasil sementara korban diduga kuat bunuh diri, sebab saat korban dievakuasi dan dilakukan visum, lidah korban terjulur keluar dan mengeluarkan air seni serta tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Lanjut Badya, untuk mendalami kasus ini pihaknya akan memanggil kedua orang tua korban untuk dimintai keterangan. Kita juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terus melakukan komunikasi serta terus memantau sikap anak. Jangan sampai terjadi hal seperti ini lagi. Hanya gara-gara hal sepele anak mengakhiri nyawanya dengan bunuh diri, pinta Badya. Dari keterangan tetangga korban yang berhasil dihimpun awak koran ini, tidak ada tandatanda korban mengalami gangguan kejiwaan dan hal negatif lainnya. Anak itu kesehariaan-nya baik-baik saja. Tidak menyangka kalau dia (korban, red) nekat gantung diri, ujar Boy Gading tetangga korban. (jul/jpnn)

LUWUK-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agusten, SH dan Supriadi, SH, yang menangani perkara Kasus dugaan korupsi oksigen sentral, yang melibatkan terdakwa dr Syarullah K Ngongo M. Kes, dan Iswandi Ilyas alias Dede kembali menghadirkan 2 orang saksi oksigen sentral kepersidangan Pengadilan Negeri (PN) Luwuk, Kamis (27/8) kemarin. Saksi yang dihadirkan kali ini adalah, bendahara pengadaaan oksigen sentral lanjutan Ramli Ahama dan Sukriadi selaku staf bendahara. Didepan majelis hakim yang diketuai Nursayam, SH, MHum bersama hakim anggota Puji Hendro Suroso, SH dan Henu Aditya, SH, saksi Sukriadi mengaku kalau dirinya hanya sebagai staf yang hanya tugaskan mengetik masalah-masalah administrasi mulai dari pembuatan SPP, SPM hingga pengetikan berkas kontrak dan berita acara pemeriksaan barang. Sedangkan mengenai masalah teknis dilapangan dirinya ti-

dak mengetahui banyak. Meski begitu, dirinya juga pernah terlibat langsung untuk menyaksikan mesin generator oksigen yang saat itu diperiksa di Luwuk, bersama Iswandi Ilyas alias Dede selaku direktur PT. Tunas Bakti yang mengadakan oksigen sentral tersebut. Selain itu, Ia juga mengetahui pembayaran kontrak 20 persen sebagai uang muka pengadaan oksigen sentral lanjutan, yakni pemasangan instalasi oksigen sentral. Selaku staf administasi mestinya Sukriadi juga mengetahui masalah pencairan dana yang 80 persenya lagi. Namun, ternyata dirinya tidak mengetahuinya. Semua berkas yang Ia ketik, Sukriadi mengaku hanya disuruh oleh kornelis ketua panitia oksigen sentral. Artinya, Sukriadi hanya melakukan pengetikan secara monoton tanpa memperhatikan isi berkas-berkas tersebut. Sementara itu, Ramli Ahama, yang juga dimintai keterangannya menjelaskan, kalau dirinya hanya mengetahui pengadaan lanutan oksigen sentral tahap dua yakni pemasangan instalasi oksigen sentral. Ramli Ahama juga mengetahui kalau proyek pemasangan

instalasi saat itu sudah mulai berjalan. Namun, menurutnya pemasangan instalasi oksigen sentral tersebut baru terlaksana 20 persen. Lebih lanjut Ramli Ahama menuturkan, pengadaan lanjutan oksigen sentral bisa diakukan setelah kontrak dan berita acara pemeriksaan barang ditandatangani. Ironisnya, penandatanganan Surat Perintah Membayar dilakukannya tanpa melihat isi kontrak terlebih dahulu. Keterangan yang dibeberkan dua terdakwa dipersidagan, telah dibenarkan oleh terdakwa dr Syarullah K Ngongo M. Kes, dan Iswandi Ilyas alias Dede yang diberikan kesempatan oleh majelis untuk menanggapi keterangan masing-masing saksi. JPU, Supriadi, SH dan Agustin, SH yang ditemui Luwuk Post usai persidangan menilai kedua saksi yang dihadirkan kepersidangan, justru tidak mengerti dengan tupoksi mereka masing-masing. “Ini terlihat ketika mereka ditanya majelis, mereka kelabakan menjawabnya,” tuturnya. Untuk memperkuat isi dakwaan Supriadi, SH mengungkapkan pihaknya akan menghadirkan lagi beberapa saksi kepersidangan. (ami)

Pemerintah Ingin Pengadilan Tipikor di Setiap Provinsi JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM RI Andi Mattalata mengakui adanya sejumlah pandangan miring terhadap kinerja pemerintah dan DPR dalam menyelesaikan pembahasan RUU Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang dinilai tersendat-sendat. Namun ditegaskannya, lambatnya pembahasan dikarenakan pemerintah dan DPR menginginkan agar UU itu dapat langsung diterapkan tanpa diubah lagi di Mahkamah Konstitusi (MK) ketika ada pihak yang merasa tidak puas mengajukan judicial review. “Kita serius agar tidak ada dualisme dalam pengadilan korupsi, karena menurut MK dualisme itu tidak konstitusio-

nal. Dualisme hanya boleh sampai Desember 2009 ini,” terang Andi Matalata saat bicara dalam Diskusi Penegakan Hukum di Indonesia, di Hotel Bidakara, Jakarta,Kamis (27/8). Dikatakan, karena ingin agar UU itu dapat langsung bekerja maka pembentuk UU berkeinginan agar Pengadilan Tipikor dibentuk di seluruh kabupaten/ kota yang jumlahnya lebih dari 400. Namun, hal ini mengalami kendala karena memerlukan jumlah hakim ad hoc yang cukup banyak yaitu lebih dari 1.200 orang. “Ada juga yang ingin agar Pengadilan Tipikor dibentuk 5 sampai region saja. Ini akan mengalami kesulitan dalam perjalanannya, misalkan mengha-

dirkan saksi-saksi di pengadilan, seperti kasusnya di Lampung harus datang ke pengadilan di Medan,” terang dia. Untuk saat ini pemerintah menganggap idealnya Pengadilan Tipikor dibentuk di setiap provinsi yang saat ini jumlahnya 33 provinsi. Ini dinilai cukup dengan jumlah hakim ad hoc yang harus direkrut. Andi mengatakan hakim ad hoc, harus dipandang lebih tinggi dan muliakarena mempunyai kekhususan sendiri. “Untuk jadi hakim ad hoc ini tidak mudah. Ibaratnya hakim ad hoc adalah hakim yang selesai dengan masalah dunia, jadi tidak tergoda dengan macam-macam,” katanya. (mas/JPNN)

ABG Dianiaya IRT Tampa Sebab GORONTALO- Tak mengetahui permasalan, Sartin Djafar (21) Warga Talumolo Kota Timur, dianiyaa wanita berinisial WD alias Wina. Akibat kejadian Sartin mengalami luka gigitan diatas buah dadanya dan luka dibagian kepala sebelah kiri. kasus ini sudah ditangani oleh pihak Mopolsek Kota Timur. Informasi dihimpun Gorontalo POst (Grup Luwuk Post), bermula dari Sartin berada di dalam rumahnya, tepatnya diruangan

dapur, yang saat itu sedang memasak, tiba-tiba Wina mendatangi rumah milik dan langsung mendekati Sartin, tampa bertanya Wani, melayangkan pukulan dan mengenai kepala sartin, hingga sartin mengalami pusing, bukan haya itu, Wani yang sudah emosin ini, juga menggigit Sartin yang tepatnya di bagian atas buah dadanya disebelah kiri dan mencakar tubuh Sartin. Akibat kejadian itu Sartin mengalami luka gigitan dan

luka goresan di seluruh tubuhnya. Sartin tak terima perbuatan ini langsung melaporkan kejadian ini kepihak Mapolsek Kota Timu untuk di proses secarah hukum. Kapolsek Kota Timur Ipda Hendry F Kennedy malalui Kanit Reskrim Aipda Arif Ibrahim mengungkapkan, masi dalam pengembangan penyidikan dan akan melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi untuk dimintai keterangan perihal kasus tersebut.(TR-11/jpnn)


4

Klik: http://luwukpost.info

baca koran di dunia maya

JUMAT 28 AGUSTUS 2009

Soal Tapal Batas, Pemda Diminta Turun Tangan Yudi Mile : Jangan Sampai Timbul Konflik

Tambah Pungutan Untuk Listrik BALANTAK-Listrik merupakan salah satu kebutuhan paling penting dijaman ini. Tidak terkecuali di Kecamatan Balantak. Selama ini, listrik hanya menyala dari jam 18.00 wita dan padam pada jam 00.00 wita. Namun, menjelang Ramadan, warga di Kecamatan Balantak juga berharap agar Ramadan kali ini bisa dijalankan dengan penuh suka cita. Karena itu, mereka berharap agar listrik tetap bisa menyala hingga sahur dan saat menjalankan Sholat Subuh. Namun, informasi yang dihimpun awak Luwuk Post menyebutkan mesin pembangkit listrik di kecamatan tersebut tidak dapat bekerja maksimal karena mengalami kerusakan. Namun, hal itu tidak membuat listrik tidak menyala sebagaimana biasanya. Hanya saja, jadwal listrik menjadi berubah. Jika biasanya listrik padam pada jam 00.00 wita, maka Ramadan kali ini, listrik di Kecamatan Balantak padam sebelum jam 00.00wita dan dihidupkan kembali sekitar jam 03.00 wita hingga selesai Sholat Subuh. Agar pelayanan listrik bisa maksimal, maka setiap rumah tangga diminta pungutan tambahan sekitar Rp.1000,.Dengan demikian, selama Ramadan, setiap Kepala Keluarga (KK) harus menambah sekitar Rp.30.000,- untuk biaya listrik. Biaya tersebut belum ditambah dengan biaya rutin pembayaran listrik. Salah seorang warga, Alwanto, Kamis (27/8) kemarin, mengatakan hitungan Rp.1000,- perhari selama ramadan memang dinilai kecil. Namun jika diakumulasi maka biaya beban listrik selama sebulan ternyata membengkak drastis. Padahal, jika dibandingkan dengan Kota Luwuk yang pelayanan listriknya hidup selama 24 jam, maka terkesan tidak adanya keseragaman perhitungan pembayaran listrik disetiap wilayah. [frm]

[Foto: Achan/Luwuk Post]

REHAB: Sejumlah pelaksanaan kegiatan proyek di Kecamatan Toili mulai diperiksa SKPD menyusul aduan tidak beresnya pelaksanaan proyek pembangunan diwilayah tersebut.

TOILI- Konflik tapal batas antara Desa Rusakencana dengan Desa Singkoyo memetik reaksi akitivis muda Kecamatan Toili. Yudi Mile -salah seorang pemuda Kecamatan Toili, via handpone Kamis ( 27/ 8) kemarin, mengatakan, seharusnya Pemda harus turun tangan untuk bisa memediasi permasalahan antara Ketua BPD Desa Singkoyo, Nasrun Mbau dengan warga Desa Rusakencana. “Harusnya Pemda turun tangan untuk bisa mencarikan solusi antara Ketua BPD Singkoyo dengan Warga Rusa Kencana,” ungkapnya. Menurut Yudi, masalah tersebut sebenarnya sudah lama terjadi. Namun, hingga saat ini belum ada solusi yang bisa diterima warga. Yudi menuturkan, masalah tapal batas antara kedua desa tersebut memang perlu mendapatkan perhatian serius Pemda Banggai.

Yudi Mile

Dia khawatir, jika dibiarkan berlarut-larut tanpa ada penyelesaian akan bisa menimbulkan konflik horizontal. “Jangan sampai timbul konflik horisontal antara warga Desa Rusakencana dengan Warga Desa Singkoyo,” tutur Yudi. Aktivis muda Kecamatan Toili itu juga berharap agar secepatnya pihak terkait turun lanpangan. “Pihak terkait utamanya BPN Banggai harus turun kelapangan untuk memastikan dimana tapal batas kedua desa tersebut,” pungkas yudi mengakhiri pembicaraan. (acg)

Andi Dinilai Aktivis Rumahan LUWUK—Tanggapan aktivis komunitas diskusi Pelita Gumer, Andi Nazar, terkait aksi preassure massa Linca ke Kantor KPUD Kabupaten Banggai beberapa waktu lalu ternyata menuai kritikan pedas. Penilaian Andi Nazar yang mengatakan aksi Linca terlalu berlabihan, emosional serta kabur dan dapat mencederai demokrasi rakyat didae-

rah ini disahuti Koordinator Divisi Data dan Informasi Pusat Informasi dan Pendidikan Rakyat (PIPeRA) Banggai, Idul. M. Ido. Kepada Luwuk Post, Kamis (27/8) kmarin, Idul mengatakan apa yang dilakukan oleh komunitas diskusi Linca beberapa waktu lalu tidak ada yang berlebihan. Bahkan dia menilai wajar aksi tersebut jika memang ada tun-

tutan pemecatan anggota KPUD Banggai. Pasalnya, tuding Idul, ke-4 anggota KPUD Banggai tersebut diduga terlibat konspirasi penyelewengan data jumlah perolehan suara yang mengakibatkan salah satu caleg perwakilan dari wilayah Dapil III dirugikan. “Apa yang dilakukan itu anggota KPUD Banggai itu justru

jelas–jelas mencederai demokrasi bangsa ini dan menghianati hak suara rakyat Dapil III,” tuturnya. Sebab, jika pelantikkan terhadap Husen Boften tetap dilakukan, kata aktivis PIPeRA itu, berarti KPUD Banggai turut menyetujui dan mengkhianati aspirasi rakyat yang murni. “Seharusnya ( dia (Andi Nazar -red), mengkaji dan melihat dulu dengan

pandangan yang luas berdasarkan referensi dan fakta apa yang terjadi dilapangan agar faham terlebih dahulu atas polemik yang terjadi antara Lisa dan Boften agar tidak terkesan Asbun atau aktifis dalam karung alias rumahan bahkan statemen yang dilontarkan dapat menimbulkan su’uzon bahwa dia tendensius,” tegasnya mengakhiri pembicaraan. [tr-08]


Halaman 5

CMYK

Jumat, 28 Agustus 2009

HARTA (maal) yang wajib dizakati terdiri dari empat. Pertama: binatang ternak, syaratsyaratnya meliputi: a) sampai nishab yaitu mencapai kuantitas tertentu yang ditetapkan hokum syara. Jumlah minimal (nishab) untuk 5 ekor, kambing/domba 40 ekor, dan lain-lain. (*)

CATATAN

Segudang Harapan HARI ini, anggota DPRD Banggai hasil Pemilu 2009 dilantik. Mereka adalah pilihan masyarakat Kabupaten Banggai. Terlepas dari pro dan kontra yang terjadi selama ini, namun hari ini adalah sejarah baru bagi Kabupaten Banggai. Yakni, sebanyak 34 (semestinya 35) orang, dilantik sebagai anggota DPRD Banggai periode 2009-2014. Memang banyak Gafar Tokalang yang meragukan kualitas anggota DPRD hasil Pemilu 2009 ini. Namun, semua harus diterima sebagai sebuah hasil Pemilu, melalui konsep demokrasi yang memang penuh bopeng. Sebagai rakyat, kita harus menyadari keberadaan para anggota DPRD kita. Meskipun buruk dalam pandangan publik, namun itulah hasil pilihan rakyat kita. Dari 600 lebih Caleg yang bertarung, kita berhasil memilih 35 orang diantara mereka. Meski ada yang meragukan kualitasnya, namun hendaknya tak perlu disesali. Yang harus dilakukan saat ini adalah turut serta mengontrol dan mengawal jalannya fungsi DPRD.

KPUD dan Sekwan Lempar Tangan Pedagang Busana Muslim Makin Marak LUWUK-Tak hanya pedagang kue yang mendulang rezeki berlimpat di bulan puasa ini. Para pedagang busana Muslim juga panen. Dalam sehari para pedagang yang rata-rata berusia muda ini meraup Rp. 1 juta. Uniknya, keuntungan yang fantastis itu, tak hanya dipakai balik modal. Akan tetapi digunakan juga untuk berdakwa. Cari duit sambil berdakwa. Hal itu menjadi slogan para pedagang busana muslim di kota Luwuk.

BACA : PEDAGANG..... Hal 6

Pemda Pastikan Nama Boften Tidak Ada

(Foto: Sofyan Labolo)

REZEKI: Di bulan puasa ini tak hanya pedagang kue yang ketiban rezeki. Para pedagang busana muslim pun demikian. Bayangkan saja, omset yang didapat sebesar Rp. 1 juta per hari. Lantas bagaimana jika sebulan. Tampak para pedagang busana muslim di kota Luwuk yang menjajakkan dagangan mereka di bulan puasa.

Izin Operasional Prodi Sudah Basi Mahasiswa Unismuh Resah LUWUK-Mahasiswa Fakultas Pertanian Unismuh Luwuk, merasa

resah dengan keberadaan izin operasional prodi yang mereka geluti. Pasalnya, izin operasional prodi Agrobisnis telah berakhir pada tanggal 25 Agustus 2008 dan agroteknologi berakhir tanggal 24 maret 2005 silam.

HIJAU SIMPONGKU

Diminta Tidak Sekedar Wacana (Foto:Gafar Tokalang/Luwuk Post)

PIMPINAN SEMENTARA : Samsulbahri Mang, SE dan Suryanto,SH memperagakan sebagai Pimpinan DPRD sementara, kemarin.

BACA : KPUD..... Hal 6

Didukung Suami, Hanira akan Bekerja Profesional

LUWUK-Dua orang legislator muda Kabupaten Banggai, masing-masing Samsulbahri Mang, SE dari partai Golkar dan Suryanto,SH dari Partai PDI-P, dipastikan akan menjadi Pimpinan Semenara (PS) DPRD Banggai sementara. Hal itu sebagaimana yang terungkap dalam gladi bersih pelantikan anggota DPRD Banggai, Kamis (27/8) kemarin, di kantor DPRD Banggai. Dalam gladi tersebut, agenda acara yang akan dilalui pada pagi ini , salah satunya adalah penyerahan palu

LUWUKDiantara 35 caleg terpilih yang akan dilantik Jumat (28/8) hari ini. H a n i r a Lasantu nampaknya merupakan aleg pa- Hanira Lasantu Alfian Djibran ling unik. Selain mewakili gender. Status ibu tiga anak ini juga merupakan istri dari salah seorang pejabat di lingkungan Setda Kabupaten Banggai, Alfian Djibran, kabag Pertanahan Setda Kabupaten Banggai. Terpilihnya Hanira Lasantu sebagai aleg yang bakal dikukuhkan hari ini dibilang unik karena fenomena itu merupakan kali pertama di Kabupaten Banggai. Aleg bersuamikan pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Banggai. Meskipun demikian kepada Luwuk Post, Hanira menyatakan akan bekerja secara profesional, serta

BACA : BALI.... Hal 6

BACA : DIDUKUNG..... Hal 6

BACA : IZIN..... Hal 6

Bali dan Suryanto Jadi PS DPRD

BACA : SEGUDANG..... Hal 6

LUWUK-Kepala Bidang Fispra Bappeda Kabupaten Banggai, Moh. Ramli Tongko, SSos, ST, MSi, merespons positif gerakan masyarakat yang diberi tajuk hijau simpongku dan hijau keratonku. Namun dia berharap gerakan tersebut tidak berakhir begitu saja. “Banyak gerakan–gerakan seperti ini menjadi tidak jelas karena tidak ada komitmen dan konsistensi melaksanakan program secara sunguh–sungguh,” kata Ramli. Ramli meminta konsep hijau simpongku tidak menjadi semacam gerakan politik, namun benar– benar menjadi gerakan masyarakat yang sadar dan cinta lingkungan. “Tanpa ada aktion yang terus menerus, gerakan itu akan sama seperti gerakan–gerakan lainnya, berakhir tanpa tujuan,” katanya. Karena itu Ramli meminta para pemrakarsa hijau simpongku maupun hijau keratonku mengkongritkan bentuk–bentuk kegiatan dari program tersebut di lapangan. “Sebab, menurut saya, gerakan ini tidak cukup dengan hanya melepas nila di sungai jole atau air mambual teluk lalong, atau menanam pohon kelapa di pesisir pantai. Itu tidak cukup. Harus ada komitmen dan konsistensi dari seluruh elemen masyarakat setempat, sehingga program tersebut bisa berkelanjutan dan berhasil,’ katanya. (ris)

Parahnya, sampai saat ini belum ada perpanjangan izin operasional. Ketua BEM Fakultas Pertanian,Meldi B, mewakili teman-temanya pada Luwuk

LUWUK-Hari ini, Jumat (28/8) para anggota DPRD Banggai terpilih hasil Pemilu 2009 lalu dilantik secara resmi. Acara pelantikan tersebut akan dilaksanakan di ruang sidang DPRD Bangai. Panitia pelaksana dari Pemda Banggai dan KPUD telah melaksanakan acara galdi bersih untuk prosesi pelantikan tersebut. Informasi yang dirangkum koran ini di lapangan menyebutkan, jumlah anggota DPRD Banggai yang akan dilantik hari ini sebanyak 34 orang saja. Padahal alokasi kursi DPRD Banggai berdasarkan kuota yang disediakan sebanyak 35 kursi. Disebutkan, satu kursi lagi yakni dari Partai Golkar di Dapil III, belum dilakukan pelantikan, karena terjadi keributan apakah diduduki Husen Boften atau Lisa Sundari. Hanya saja, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kabupaten Banggai dan pihak Sekretariat DPRD Banggai hingga kemarin masih merahasiakan mengenai masalah itu. Ketua KPUD Kabupaten Banggai Samsulridjal

Dari Acara Gladi Pelantikan Anggota DPRD Banggai

Mulai Dari Yang Pucat Sampai Yang Berlagak Senior Para anggota DPRD Banggai hasil Pemilu 2009 menjalani gladi bersih, Kamis (27/8) kemarin, untuk acara prosesi pelantikan hari ini. Dari acara itu, sepintas terlihat wajah-wajah para anggota DPRD kita. Mulai dari yang pucat sampai yang berlagak senior. GAFAR TOKALANG - LUWUK

R

UANG sidang DPRD Banggai Kamis (27/8) kemarin begitu ramai. Sebanyak 34 orang anggota DPRD Banggai, hasil Pemilu 2009 lalu sedang

(Foto: Gafar Tokalang/Luwuk Post)

GLADI : Sebanyak 34 orang anggota DPRD Banggai hasil Pemilu 2009 mengikuti acara gladi bersih pelantikan, Kamis (27/8).Rencanyanya, pelantikan akan digelar pukul 08.00 pagi ini.

menjalani gladi bersih (latihan) untuk mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah, yang akan dilaksanakan pagi ini. Dari 35 kursi DPRD Banggai sebagaimana kuota berdasarkan jumlah pemilih pada Pemilu 2009, ada 34 orang yang mengikuti proses gladi bersih itu. Satu diantaranya belum dilantik, dengan alasan masih bermasalah. Dari 34 orang itu, ada sekitar 8 orang yang merupakan anggota DPRD Banggai periode sebelumnya yang terpilih kembali. Sedangkan yang lainnya adalah pendatang baru, meskipun ada beberapa orang yang pernah masuk di DPRD lalu

kemudian di pecat. Banyak kejadian unik dalam prosesi gladi bersih, yang berlangsung sekitar 2 jam itu. Sejumlah anggota DPRD yang baru, tampak gugup dan kurang pecaya diri. Mereka duduk berkelompok, sambil berbisik-bisik sesamanya, atau sekedar tersenyum dan tertawa kecil yang tidak jelas maksudnya. Sementara itu, para anggota dewan periode sebelumnya terlihat tenang. Mereka terlihat lebih santai dan tanpa beban. Meskipun ada juga diantaraya yang berlagak senior, dan seolah banyak tahu. Saat diperintahkan menduduki

BACA : MULAI..... Hal 6

CMYK

INFO ZIS


6

Klik: http://luwukpost.info

baca koran di dunia maya

JUMAT 28 AGUSTUS 2009

Pernyataan Irfan Menuai Kecaman

Perumahan DPRD Belum Siap Tunggu Pelantikan, Aleg Nginap Dihotel

Abd Hafid: Apa Hak Irfan Melarang LUWUK-Pernyataan Sekretaris AMPI Kabupaten Banggai, Irfan Bungaadjim, terkait usulan sebagian warga Banggai Kabupaten Bangkep yang mengharapkan Sekda Banggai, Musyir A, Madja, maju dalam perhelatan pilkada Bangkep dikecam sejumlah aktivis muda. Salah seorang pemuda Bangkurung, Kabupaten Bangkep, yang juga tercatat sebagai Koordinator PPRM Kabupaten Banggai, Abd Hafid, Selasa (25/8), mengatakan usulan terhadap Musyir A. Madja agar maju dalam perhelatan demokrasi pilkada Bangkep merupakan ekspresi politik warga. Ekspresi tersebut tidak dapat diganjal oleh siapapun termasuk Sekretaris AMPI Kabupaten Banggai, Irfan Bungaadjim. Abd Hafid mengatakan, adalah hak warga Bangkep mencari tokoh-tokoh terbaiknya untuk didorong maju memimpin Kabupaten Bangkep. “Melarang berarti membungkam hak politik. Dan ini saya kira tidak dapat dibenarkan,” tuturnya. Salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Bangkep yang dinilai memiliki kapabilitas memimpin daerah tersebut kedepan adalah Sekda Banggai, Musyir A. Madja. Sementara, kinerja Musyir selaku Sekda Banggai yang dinilai Irfan Bungaadjim akan terganggu dengan harapan politik warga, dinilai Koordinator PPRM Kabupaten Banggai itu sangat berlebihan. “Saya kira Pak Musyir tidak akan terganggu dengan harapan-harapan warga itu. Disini letak profesionalime beliau dipertaruhkan,” tutur Abd Hafid. Tidak hanya itu, Koordinator PPRM Kabupaten Banggai itu juga menilai larangan Irfan Bungaadjim sebagai bentuk sikap yang arogan. “Apa hanya Irfan Bungaadjim melarang, yang bisa memutuskan Musyir Madja maju atau tidak itu ya Pak Musyir sendiri,” ungkapnya mengakhir pembicaraan. [frm]

KPUD Sambungan dari Hal 5

Djalumang, yang dikonfirmasi soal itu mengatakan sudah diserahkan kepada Sekretariat DPRD. Sementara itu, Sekwan DPRD Banggai Ramlin Hanis juga meneolak memberikan komentar. “Ini adalah kewenangan KPUD,” tutur Ramlin. Sementara itu, anggota KPUD Banggai, Nirwan Mohamad Nur, yang dimintai tanggapannya,menolak memberikan komentar. Kata dia, khusus masalah itu harus diberikan keterangan oleh Ketua KPUD. Saat acara galdi bersih pelantikan, panitia pelaksana juga belum membacakan SK pelantikan para anggota DPRD

MULAI Sambungan dari Hal 5

kursi DPRD oleh panitia, sejumlah anggota DPRD yang baru terlihat kaku. Sambil berdiam diri dan membolak balikan papan nama mereka yang diletakkan diatas meja, beberapa diantara mereka terlihat senyum sendiri. Seolah sedang merasakan sesuatu yang sulit untuk dibahasakan. Sementara anggota dewan yang lama terlihat biasa, dan bahkan ada yang tidak duduk saat diminta latihan duduk di kursi masing-masing. Bahkan ada yang mencoba mengomentari panitia, atau mengoreksi panitia yang sedang mengatur pelaksanaan galdi bersih itu. Dari sisi penampilan (performance) kedua pihak, yakni anggota DPRD lama dan anggota DPRD baru, sangat jelas

SEGUDANG Sambungan dari Hal 5

Meskipun memang, anggota DPRD Banggai yang kini dilantik tidak bisa disebutkan sebagai representasi rakyat Kabupaten Banggai. Karena memang tidak representatif. Sebab, 35 kursi di DPRD Banggai saat ini, adalah hasil pilihan dari 47.537 pemilih pada Pemilu 2009 lalu. Yakni 12.665 pemilih di dapil 1 untuk 12 kursi, sebanyak 19.741 pemilih di dapil 2 untuk 12 kursi dan sebanyak 15.131 pemilih di dapil 3 untuk 11 kursi (1 kursi belum dilantik). Nah, dari jumlah 47.537 pemilih tersebut, sudah tentu tidak

LUWUK-Pemerintah daerah Kabupaten Banggai tampaknya belum siap untuk memanfaatkan perumahan anggota DPRD yang dibangun di kawasan BTN Nusagriya Luwuk, bagi para anggota DPRD Banggai yang baru. Pasalnya, Sampai saat ini perumahan DPRD Banggai tersebut belumjuga siap dimanfaatkan. Pantauan koran ini, halaman perumahan DPRD Banggai masih dipenuhi rumput liar. Meski sudah diletakkan mebeler seperti meja kursi dan ranjang, serta lemari, namun keadaannya juga belum ditata dengan baik. Untuk listrik dan pengairan juga belum siap. Meski begitu, menurut Kepala

Bidang Perencanaan di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Rizal Panreli, pihakya sedang berusaha menggejot persiapan perumahan tersebut. Bupatin Banggai Ma’mun Amir juga dalam kesempatan kunjungannya, meminta kepada Dinas Pertambangan dan Energi untuk segera mempersiapkan perumahan tersebut. Meski para anggota DPRD Banggai akan menjalani pelantikan pada hari ini, namun persiapan perumahan dalam pantauan koran ini, belum siap digunakan. Para anggota DPRD Banggai yang akan dilan-tik, khususnya yang berasal dari luar Luwuk, seperti Toili, Batui, Bunta dan Masama, mengaku masih tinggal dirumah keluarga, dan ada juga yang tinggal di hotel bersama keluarganya untuk mengikuti acara pelantikan.(far)

AGENDA (foto:Dok/Luwuk Post)

MESKI sudah dilantik sebagai anggota DPRD, namun perumahan yang mereka tempati sampai saat ini belum siap.

Polemik Lisa-Boften Dinilai Skenario Golkar LUWUK-Polemik yang terjadi antara Lisa Sundari dan HUsen Boften, dinilai berindikasi skenario politik yang sengaja dimankan oleh Golkar. Penilaian itu dilontarkan Koordinator Devisi Penguatan Masyarakat Sipil dan Politik Rakyat, Pusat Informasi dan Pendidikan Politik Rakyat PIPeRA Banggai, Meldi.B kemarin. “Polemik yang terjadi antara Lisa vs Boften diduga adanya indikasi ske-

nario dan konspirasi diinternal partai yang dimainkan oleh elite politik partai, untuk mengamankan status quo, serta sistem internal partai kedepan kepada kader yang telah dipersiapkan dan nilai memiliki loyalitas terhadap elite politik,” tutur Meldi. Kata dia, dengan begitu, kecaman keras yang terlahir tidak akan diarahkan ke Golkar, melainkan akan diarahkan ke KPUD Banggai sebagaimana yang

terjadi selama ini. Bahkan kini ada kecenderungan untuk menggiring isu tersebut pada pemecatan lima anggota KPUD. “Buktinya, hingga saat ini belum ada tindakan ataupun langkahlangkah yang diambil oleh Partai untuk menyelesaikan polemik antara Lisa vs Boften,” tuturnya. Akibatnya kata dia, KPUD Kabupaten Banggai menjadi sasaran protes.(Tr-08)

Tahun Depan, Dishut Awasi Penampung Kayu LUWUK-Usaha penampungan kayu di daerah ini akan ditertibkan untuk memaksimalkan penerimaan PAD dari retribusi hasil kehutanan. Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Banggai, Ir. Jamhar Basir, kepada Luwuk Post, mengatakan, para penampung kayu di daerah ini harus memerjelas asal usul kayu yang mereka perjualbelikan. “Harus ada cap kalok (kayu local),” kata Jamhar, kemarin. Jika kayu yang dijual tidak diketahui asal usulnya maka kayu tersebut meru-

pakan kayu illegal. “Harus ada cap kalok, kalau tidak dianggap kayu illegal,” katanya. Jamhar berharap dengan system seperti itu pengawasan terhadap penampung kayu bisa dilaksanakan secara maksimal. Sebab, hanya penampung yang memiliki asal usul kayu yang jelas yang bisa menjalankan usahanya. Asul usul kayu itu bisa dari perusahaan pemegang HPH seperti PT. BRR maupun PT. Palopo Timber. Kayu yang diambil penampung dari perusahaan itu dinyatakan legal, karena

Banggai dari Gubernur Sulteng. Untuk acara pembacaan SK yang siang kemarin diperankan Sekwan DPRD Banggai Ramlin Hanis, hanya dilewati saja. Sementara itu, Sekkab Banggai Musir A Madja, yang dikonfirmasi soal keberadaan SK para anggota DPRD Banggai itu mengaku telah menerimanya. Dijelaskan, dalam SK itu hanya ada nama 34 orang saja, sementara nama Husen Boften yang sudah pernah ditetapkan KPUD Banggai tidak dicantumkan. “Kami sudah terima SK itu, dan memang tidak ada nama HUsen Boften,” tutur MUsir Madja, yang ditemui wartawan di Kantor Bupati Banggai di kawasan bukit halimun,kemarin.(far)

IZIN

terlihat perbedaan yang sangat mencolok. Kalau saja ada agenda “penggodokan”, acara gladi bersih prosesi pelantikan yang dilaksanakan itu, akan tak jauh berbeda dengan barisan mahasiswa baru di kampuskampus, menjelang pelaksanaan ospek. Sebab, para anggota DPRD Banggai lama terlihat lebih tenang dan bahkan ada yang cenderung berlagak senior, sementara beberapa anggota DPRD yang baru, terlihat gugup dan penuh beban, bahkan ada yang terlihat pucat di wajahnya. Semoga saja hal itu tidak terjadi hari ini, saat proses pelantikan yang dihadiri Wakil Gubernur Sulteng dan tentu labih dihadiri banyak orang. Dari fenomena itu, kita bisa menyaksikan wajah parlemen Kabupaten Banggai mendatang. Meskipun acara itu tidak bisa dijadikan alat untuk mengukur seperti apa peran-

peran DPRD dalam lima tahun ke depan. Namun, setidaknya ada gambaran mengenai keberadaan mereka. Khususnya bagi anggota DPRD yang baru, terlihat jelas membutuhkan banyak bimbingan. Dari raut wajah mereka, tak seluruhnya menunjukan rasa percaya diri. Padahal, mereka adalah orang-orang terpilih dari 600 lebih caleg dalam Pemilu lalu. Di pundak mereka ada harapan perubahan daerah dan nasib rakyat Kabupaten Banggai yang jumlahnya 300 lebih jiwa ini. Sejatinya, mereka ada-lah orang-orang yang siap menjadi seorang legislator. Baik fisik, terutama soal mental. Setidaknya, dalam prosesi galdi bersih pelantikan, meskipun tidak harus sombong, namun hendaknya bersikap santai dan lebih tenang, seperti rekanrekannya yang lain.(*)

representatif dengan jumlah penduduk Kabupaten Banggai yang jumlahnya sekitar 300 ribu lebih jiwa, atau lebih dari 200 ribu pemilih. Atau dengan kata lain, 35 anggota DPRD Banggai hanyalah pilihan dari sebagian kecil rakyat Kabupaten Banggai. Sebab, pilihan sebagai besar rakyat Kabupaten Banggai tidak berhasil lolos di parlemen dan berada di luar parlemen. Meski demikian, tidak berarti rakyat tidak berhak berharap terhadap kinerja wakil-wakilnya di DPRD. Karena apapun alasannya, DPRD adalah institusi publik, yang oleh konstitusi negara kita diberikan kewenangan untuk memikirkan

rakyat dan daerah ini. Dalam konteks inilah, ada segudang harapan mengemuka dari pelantikan para anggota DPRD Banggai ini. Harapan tentang kepedulian para wakil rakyat kepada daerah dan rakyat, untuk lebih peduli dan berpihak. Maklum, selama ini, rakyat seperti ditindas dengan sejumlah kebijakan yang tidak berpihak. Sementara kontrol lembaga DPRD sama sekali sangat lemah. Pada satu sisi, rakyat menjerit oleh timpangnya kebijakan, sementara pada sisi yang lain para anggota DPRD hidup glamour dan berfoyafoya. Sayapun hendak mengutarakan beberapa hal yang bagi

Sambungan dari Hal 5

Post Kamis (27/08) kemarin, mempertanyakan kinerja BBAK di kampus tersebut, dan meminta pertanggung jawaban pihak kampus atas tidak adanya izin operasional prodi yang mereka geluti. “Kalau ini tidak diperhatikan, sama saja pihak universitas lewat perpanjag tangan Kepala BAAK telah melakukan pembohongan publik, karna dalam brosur pendaftaran mahasiswa baru tidak transparan,” tuturnya. Belum lagi pihak Universitas Muhammadiyah dinilai tidak mengindahkan himbauan kopertis wilatah Ix makasar kepada

menjadi kewajiban bagi perusahaan tersebut untuk membayar retribusinya. “Kalau dapat dari tukang-tukang sensor, itu jelas tidak boleh, itu kayu illegal,” tutur Jamhar. Selain memudahkan pengawasan terhadap peredaran kayu, system ini juga memudahkan pengawasan terhadap kayu yang diperjualbelikan.”Selama ini kita tidak tahu berapa kubik kayu yang beredar dalam setahun, karena masih banyak kayu illegal yang beredar dan diperjualbelikan,” tandasnya. (ris)

seluruh pimpinan PTS di lingkungan Kopertis wilayah IX no;2373/009/KL/2009 tertanggal 6 Agustus 2009, yang meminta untuk tidak melakukan pendaftaran mahasiswa baru, sebelum memiliki izin operasional atau perpanjangan izin operasional. Sementara itu, Dekan Pertanian saat Nurhidayah Layoo.Sp.MM, menjelaskan, sebagaimana penjelasan Rektor Unismuh Amellia Zainita.SE.MM perpanjangan izin operasional tersebut akan keluar pada Agustus 2009 ini. “Sebenarnya usaha perpanjangan izin operasional Prodi telah dilakukan beberapa tahun silam, khususnya Jurusan Agroteknologi kemudian disusul oleh jurusan teknik sipil Fa-

kultas teknik, namun belum juga keluar diakibatkan oleh administrasi yang belum lengkap,” terangnya. Ditanyakan mengenai kunjungan Prof.DR.Hi.Moh.Basri Wello.MA. ke Unismuh beberapa waktu lalu pada Dekan Fakultas Pertanian beliau menjelaskan bahawa kedatangan Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi,tidak mengeluarkan teguran bentuk tulisan maupun lisan tentang hal itu. Saat itu, yang ditekankan hanya Unismuh Luwuk harus segerah memiliki Rektor definitif dan hal ini telah terpenuhi dangan terpilihnya Ibu Amellia Zaenita SE,MM sabagai rektor. “Intinya Izin Perpanjangan Prodi tersebut masih dalam proses,”. (Tr-08)

PEDAGANG

Pemda Gelar Safari Ramadhan LUWUK-Jajaran pemerintah daerah Kabupaten Banggai menggelar kunjungan safari ramadhan. Kunjungan perdana dilakukan di wilayah Kecamatan bunta dan Kecamatan Nuhon. Tim safari ramadhan Pemda Banggai tersebut dipimpin langsung Bupati Banggai Ma’mun Amir. Turut serta dalam kunjungan tim safari ramadhan tersebut adalah, Sekkab Banggai Musir A Madja, dan sejumlah kepala dinas dan kepala bagian di lingkungan Setda Kabupaten Banggai. Khusus untuk Sekkab Banggai Musir A Madja, yang ditemui Luwuk Post kemarin, mengatakan, dirinya akan melakukan kunjungan di wilayah Tobelombang. “Saya akan ke tobelombang,” tuturnya. Tim safari ramadhan itu berangkat dari rumah Dinas Bupati Banggai. Menurut rencana, tim safari ramadhan itu akan terus dilaksanakan ke sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Banggai.(far)

BALI Sambungan dari Hal 5

sidang oleh pimpinan DPRD Banggai periode sebelumnya, kepada pimpinan DPRD Banggai yang baru. Disebutkan, yang akan menjadi pimpinan sementara DPRD Banggai adalah anggota DPRD dari partai peraih suara terbanyak satu dan dua, yakni Golkar dan PDI-P. Saat gladi tersebut, Samsulbahri Mang ,SE atau yang akrab dengan sapaan Bali Mang, bersama Suyanto,SH memperagakan tampil di meja pimpinan

DIDUKUNG

DPRD, untuk menerima penyerahan Palu sidang dari Ketua DPRD Banggai sebelumnya, yang kala itu diperankan oleh Ketua KPUD Samsurijal Djalumang. Banyak pihak memprediksi, Samsulbahri Mang, akan mendapat persetujuan dari Golkar untuk menjadi Ketua DPRD definitip mendatang. Alasannya,tampilnya Bali sebagai anggota DPRD yang mewakili Golkar sebagai PS DPRD, juga sebagai isyarat bahwa Bali Mang akan direkomendir oleh Golkar untuk menjadi Ketua DPRD Banggai mendatang. (far)

memainkan peran–perannya selaku legislator dengan fungsi utama budgeting, legislasi, maupun fungsi control terhadap eksekutif. Kendati suaminya sebagai pimpinan SKPD tetapi selaku aleg dirinya akan bersikap tegas mengemban amanat rakyat, meskipun harus berhadapan dengan suami sekalipun. “Bagi saya amanat rakyat adalah segala-galanya. Karena itu sebagai aleg, saya harus bisa membedakan tugas sebagai aleg maupun sebagai ibu rumah tangga,” tutur wanita kelahiran 17 September 1971. Terpisah, Alfian Djibran

mengatakan, dirinya tidak akan mengintervensi istrinya dalam melaksanakan tugasnya sebagai anggota DPRD Kabupaten Banggai. “Ah itu biasa saja. Sepanjang istri saya melakukan tugasnya, saya tidak akan mempengaruhi atau mengintervensi. Saya sadar betul tentang fungsi wakil rakyat. Karena itu dimarahipun saya siap karena saya sadar betul tugas mereka berat,” tuturnya. Sikap seperti itu lanjutnya, harus dilakukannya agar Hanira tidak memiliki beban dalam menjalankan tugasnya.“Ini juga merupakan pembelajaran dan pencerahan politik, terutama dalam mengikis budaya nepotisme,” tutur mantan Ketua KNPI Kabupaten Banggai itu. (ris)

Keuntungan signifikan yang didapat, tak hanya sekadar dipakai untuk balik modal. Selain itu keuntungan berdagang tersebut juga dimanfaatkan pada kegiatan dakwah. Kegiatan dakah yang dilakoni para pedagang yang berasal dari kalangan Remaja Masjid (Risma) ini, tak sebatas di dalam kota Luwuk saja. Aktivitas religius tersebut hingga merambah pada sejumlah kota besar di tanah air. Diantaranya, Lampung, Bandung dan Jakarta. Selain berdakwah, kunjungan pada sejumlah kota besar itu juga dimanfaatkan untuk berbelanja kebutuhan dagangan mereka. Di bulan puasa ini, kelompok pedagang musiman tersebut mudah untuk dijumpai. Lokasi yang dijadikan tempat jualan mereka, kalau bukan di pelataran Masjid An-Nur Luwuk atau di atas trotoar depan

kantor ORARI Luwuk. Di Masjid An-Nur, mereka mulai beroperasi sejak pukul 10.00 Wita. Sasaran konsumen mereka adalah para jamaah di masjid tersebut. Para pedagang ini pindah ke lokasi lain, setelah usai shalat Ashar. Mulai pukul 16.00 mereka menggelar jualannya di atas trotoar yang tak jauh dari masjid besar tersebut. Kali ini sasaran konsumen mereka lebih luas lagi. Tak hanya warga yang akan menunaikan shalat di Masjid An-Nur, akan tetapi konsumen dari kalangan masyarakat. Nongkrong selama 1,5 jam di tempat itu, tak membuat mereka harus pasif. Sebab selain lokasinya cukup strategis, para pedagang juga mahir dalam berdiplomasi menawarkan dagangan mereka kepada warga yang melintas di jalan tersebut. Barang dagangan yang dijajal cukup beragam. Mulai dari peci dengan bermacam model, gamis berikut celana pria, parfum serta tasbi. Bahkan sejumlah obat ramuan dari Arab juga tersedia.

Diantaranya, obat mata otem dan obat jintan hitam habbatusauda. Tak itu saja, makanan dari Arab yakni kurma juga menjadi salah satu barang dagangan mereka. Salah seorang pedagang busana muslim, Ari Nasar kepada Luwuk Post Kamis (27/8) kemarin mengaku pendapatan dari hasil dagangan ini tidak menentu. “Tidak menentu omset kami,” Ari Pria yang baru-baru ini telah mengakhiri masa lajangnya ini kembali mengatakan, namun semua kembali pada rezeki yang diberikan Allah dan bukan tergantung hari. “Bagi saya itu terpulang pada rezki Allah,” kata Ari mengutip prinsip hidup Atsauri Fawaki Samudra, se-orang pedagang dari bangsa Arab. Dia mengaku, awal puasa lalu pendapatan penjualannya cukup lumayan. “Selama tiga hari berturut-turut di tempat ini (di depan kantor ORARI, red) omsetnya di atas Rp. 1 juta perhari. Padahal hanya sekitar

1,5 jam kami mangkal di tempat ini,” ujar pria yang tak pernah melepaskan pecinya itu. Dia punya planing, rencananya mendekati lebaran Idul Fitri nantinya, pihaknya akan memiliki tempat permanen. Lokasinya kata pria bertato ini, di depan kantor PT. PLN Luwuk. “Rencananya kami akan punya lokasi permanen. Ditempat itu kami juga akan menjajikan sejumlah dagangan lainnya. Seperti farfum eceran, Grosir bibit yang cmmpur. Ari mengaku, sudah empat tahun menggeluti profesi ini. Bahkan dirinya mengaku puas atas hasil jerih payah yang dibanggunnya itu. “Selain saya sudah membeli motor, keuntungan dari dagangan ini saya pakai juga untuk berdakwah. Tiap tahun saya ke Jakarta dan Lampung. Tahun kemarin saja saya baru menggelar kegiatan religius itu dari Jakarta dan Bandung,” ujar pria yang mengaku dibantu dua rekannya dalam menjalankan bisnis menjanjikan tersebut.(yan)

saya sangat penting, yang juga sekaligus harapan bagi mereka yang duduk di bangku DPRD Banggai untuk lima tahun ke depan. Harapan itu sangat sederhana, yakni soal peran maksimal sebagai seorang legislator, yang oleh undang-undang diberikan sejumlah ke-wenangan dan hak. Para legislator, tinggal menjalankan saja. Saya, dan (mungkin) orangorang yang sepakat dengan gagasan ini, menghendaki, ke depan para anggota DPRD Banggai tidak “mandul” dalam urusan kontrol terhadap pelaksanaan pemerintahan. Tidak ada lagi DPRD yang suka bermain HP saat persida-

ngan berjalan, tidak ada lagi anggota DPRD yang hanya sekedar “Omdo” (omong doang) saat sidang. Sekedar interupsi, meskipun hanya untuk mengoreksi kesahalan pengetikan sebuah naskah. Suka atau tidak suka, ini sekedar koreksi. Fraksi-fraksi di DPRD Banggai selama ini, lebih cenderung menjadi alat politik untuk memuluskan kehendak orang-orang tertentu, untuk kepetingan pribadi, kelompok dan golongan. Bukan kepentingan daerah, atau yang dikenal dengan sebutan untuk kepentingan rakyat. Dalam banyak sidang paripurna, fraksi-fraksi di DPRD Banggai lebih cenderung

digurui oleh eksekutif, lebih cenderung diajari dan bahkan kerap sekali di “lecehkan” kewenangannya. Lembaga DPRD tidak lebih dari sekedar stempel eksekutif. Sekedar dimintai legitimiasi atas sebuah kehendak eksekutif, sehingga menjadi sah untuk sebuah kebijakan daerah. Tak jarang terdengar kalimat (kami setujui…”) dari juru bicara fraksi-fraksi dari atas podium sidang DPRD atas sebuah kebijakan yang ditawarkan Pemda. Juru bicara fraksi-fraksi tampil di atas podium, hanya sekedar menyampaikan salam hormat, lalu kemudian tanpa gagasan, koreksi, apalagi kritik, langsung menyatakan “fraksi

kami memahami….dst,” atau sekedar mengatakan, “fraksi kami setuju...” Begitupun dengan para legislator perempuan yang kerap mengatas namakan rakyat dan perjuangan gender, juga tidak bisa diharapkan. Mereka tidak lebih dari kumpulan wanitawanita yang pandai bersolek dan berdandan, sementara tanggung jawab terhadap rakyat, sebagai wakil rakyat, sama sekali diabaikan. Hal-hal ini, adalah sebagian kecil dari catatan buruk parlemen sebelumnya, yang diharapkan tidak terulang lagi. Sekali lagi, ini adalah harapan, yang sejatinya harus bisa diwujudkan. Semoga. (*)

Sambungan dari Hal 5

Sambungan dari Hal 5


Klik: http://luwukpost.info

7

baca koran di dunia maya

JUMAT 28 AGUSTUS 2009

Herwin Disarankan Fokus sebagai Aleg

Makmur Manesa

Hari Ini Penghuni Parlemen Lalong Dilantik

LUWUK-Hingga kini Herwin Yatim belum menentukkan sikap bakal maju pada Pilkada Kabupaten Banggai 2011 mendatang. Akan tetapi rumor soal itu semakin kuat menggelinding. Caleg terpilih asal PDIP Kabupaten Banggai dinilai ideal jika bertarung dalam bursa dua tahun men-

datang tersebut. Diakui pemerhati pemerintahan Makmur Manesa, memang sejumlah tokoh pemuda dan masyarakat sangat menginginkan mantan aleg Partai Golkar ini maju sebagai kandidat Bupati Banggai pada pilkada 2011. “Bagi saya keinginan yang sudah terwacanakan itu sah-sah saja,” kata Makmur kepada Luwuk Post, Kamis (27/8) kemarin. Akan tetapi Makmur meragukan eksistensi Herwin pada kompetisi itu. Menurut dia, pada momentum pesta demokrasi tersebut, Herwin akan berat melakukan pertarungan di dalamnya. Bahkan Makmur kuatir nuansa politik sebagaimana terjadi pada Pilkada 2006 lalu, akan terulang lagi ketika Herwin maju di 2011. Memang publik mengetahui, figur Herwin tak perlu diragukan lagi. Mulai dari karakter kepemimpinannya sampai pada perilaku keseharian dia. “Herwin cukup familiar. Malah dari sisi religius, Herwin tak kalah dengan tokoh agama yang ada di daerah ini,” kata Makmur. Bagi Makmur sebaiknya Herwin fokus saja dulu di Parlemen Lalong. Lagipula menjadi wakil rakyat juga merupakan tugas mulia yang diemban. Kalau saja Herwin mau bertarung merebut kursi Banggai 1 ada saatnya. Kalau untuk 2011 ini belum waktunya buat Herwin. “Ini kan hanya sekadar saran. Tapi semuanya tergantung pada diri Herwin. Kalau menurut Herwin memang sudah saatnya, ya bismillah saja,” kata Makmur. (yan)

Bali Mang Didorong Golkar jadi Ketua Dewan LUWUK-DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai akhirnya mendorong Samsul Bahri Mang menjadi Ketua Dewan sementara di DPRD Banggai. Keputusan tersebut, dirumuskan dalam pleno partai Golkar yang dipimpin Ketua DPD II Partai Golkar, Djar’un Sibay. Rapat yang dipusatkan di Kantor Golkar di Bukit Halimun itu, selain dihadiri jajaran pengurus harian juga diikuti para aleg terpilih partai Golkar, minus Husen Boften. Usai pleno Wakil Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai, Aryanto Hakim dalam jumpa pers di Samsul Bahri Mang gedung DPRD Banggai, Kamis (27/8) kemarin menjelaskan, apa yang menjadi keputusan Golkar tersebut mendasari surat edaran dari DPP Golkar menyangkut kriteria Ketua Dewan. Dalam instruksi tersebut kata Aryanto, kader yang paling ideal didorong berlatar belakang pendidikan S1. Apabila tidak ada, minimal SLTA atau sederajat. Di Golkar Samsul Bahri Mang memenuhi kriteria itu. Tak cuma itu saja syarat yang ditentukan dalam surat edaran DPP, yakni dianggap berpengalaman jadi aleg. Samsul Bahri Mang juga lanjut Aryanto memenuhi ketentuan itu. Selain dua syarat tadi ada kriteria umum lainnya, seperti integritas, tidak sedang dalam proses hukum di pengadilan dan tidak menjadi bahan komplain masyarakat. Ditanya apakah keputusan ini sifatnya permanen? Politisi yang Jumat (27/8) hari ini terakhir berkantor di DPRD Banggai lantaran pada pemilu lalu belum terlegitimasi rakyat, kembali berujar, itu tergantung rumusan Tata Tertib (Tatib) dewan yang akan dirumuskan nantinya. Lagipula untuk menentukan Ketua DPRD devinitif DPD II Golkar Banggai perlu meminta persetujuan dari DPD I Golkar Sulteng. Aryanto Hakim juga menginformasikan, dalam pleno tersebut juga menyentil terkait jumpa pers yang dilakukan Husen Boften bersama Irfan Bungaadjim, bertempat di KPUD Kabupaten Banggai dihari sebelumnya. Menurut Anto, secara kelembagaan Golkar tidak mengetahui adanya hajatan itu. Padahal hal tersebut perlu dikoordinasikan. Sebab persoalan itu juga persoalan Golkar. (yan)

(Foto: Sofyan Labolo)

GLADI: Sehari sebelum pelantikkan, Kamis (27/8) 34 aleg yang akan dilantik hari ini menggelar gladi. Untuk menghindari kesalahan kegiatan yang dipusatkan di ruang rapat DPRD Banggai tersebut dilaksanakan sebanyak dua kali. Tampak suasana gladi.

LUWUK-Setelah melewati sejumlah persoalan pelik, tahapan pemilu legislatif terakhir tiba juga. Jumat (28/8) hari ini, para aleg dari sejumlah parpol berbeda akan dilantik. Meski tidak utuh sebanyak 35 aleg terpilih yang menurut rencana akan dilantik Wakil Gubernur Sulteng, Ahmad Yahya, namun tak menghalangi prosesi tersebut. Buktinya, kegiatan gladi pelantikkan yang dikemas dalam rapat paripurna DPRD Banggai dalam rangka pengucapan sumpah janji para aleg periode 2009-2014, dilaksanakan Kamis (27/8) kemarin. Hal ini setidaknya menandakan tahapan terakhir pemilu tersebut tetap dihelat. Guna mempermantap kesiapan, Gladi yang dipusatkan di ruang rapat DPRD Banggai tersebut sengaja dilaksanakan sebanyak dua kali.Dalam prosesi latihan itu, Ketua KPUD Kabupaten Banggai Syamsulrizal Djalumang, SH bertindak sebagai Ketua Dewan. Sementara Sekwan Ramlin Hanis

membacakan SK pelantikkan. Setelah para aleg berdiri di tengah ruang sidang dengan membagi tiga kelompok menurut agama masing-masing, langsung digelar pengambilan sumpah. Dalam gladi itu, Syafrin Luneto (Hanura) mewakili aleg beragama Islam, Yenny Lianto (PDS) wakil dari agama Kristen serta I Wayan Supadiyasa (Hanura) mewakili aleg beragama Hindu. Pimpinan Dekab sementara dipilih berdasarkan partai peraih suara terbanyak. Pada kesempatan itu Samsul Bahri Mang (Golkar) dan Suryanto (PDIP) berhak atas kursi unsur pimpinan. Dalam gladi itu juga diperagakan penyerahan palu pimpinan DPRD, dari Ketua Dekab periode 2004-2009 kepada Ketua Dekab sementara. Sebelum ditutup dengan melakukan pemberiaan ucapan selamat, latihan rapat paripurna paripurna DPRD Banggai dalam rangka pengucapan sumpah janji para aleg periode 2009-2014 tersebut menyanyikan lagu Padamu Negeri. (yan)

Kasus Boften, Partai Golkar Bersikap Anto Hakim: Kami akan Surati KPUD LUWUK-Penangguhan pelantikkan terhadap aleg terpilih Husen Boften, memaksa Partai Golkar harus bersikap. Partai pimpinan Djar’un Sibay ini bakal melayangkan surat resmi ke KPUD Kabupaten Banggai. Intinya adalah mempertanyakan alasan dipendingnya pelantikkan aleg yang menduduki kursi ketiga dapil III Partai Golkar. “Kemungkinan besok (hari ini, red) partai kami akan menyurat ke KPUD. Kami ini tahu apa alasan lembaga penyelenggara pemilu itu harus mengcansel pelantikkan Husen Boften,” kata kader Golkar, Aryanto Hakim dalam jumpa pers yang dilaksanakan di ruang Komisi B DPRD Banggai, Kamis (27/8) kemarin. Setahu Golkar kata Anto_begitu politisi vokal ini sering disapa, Husen Boften termasuk dari enam aleg terpilih Golkar. Hal itu didasari karena adanya surat pemberitahuan caleg terpilih yang dilayangkan pada Husen melalui Partai Golkar. Lantas mengapa, pada pelantikkan yang akan dihelat besok (hari ini, red) nama Husen Boften harus terpending. “Hal ini yang menjadi inti dalam surat Golkar kepada KPUD Kabupaten Banggai,” ujar Anto. Dengan hanya lima aleg ter-

Ketua Dekab bakal Terjadi Pemilihan LUWUK-Peluang unsur pimpinan DPRD Banggai akan melakukan sistem pemilihan sepertinya terbuka lebar. Pasalnya, hingga detik ini Susduk baru belum diundangkan. Ketika itu Susduk baru belum disahkan, maka pemilihan unsur pimpinan berdasarkan partai peraih suara terbanyak pada pemilu terancam tidak akan dilakukan. Kekuatiran sisitem pemilihan unsur pimpinan dewan bakal menggunakan Susduk lama itu setidaknya diungkapkan sejumlah aleg terpilih di gedung DPRD Banggai, Kamis (27/8) kemarin. Aleg terpilih asal Partai Patriot, Nurwahid mengatakan, dengan belum diundangkannya Susduk yang baru cukup mengganggu

Anto Hakim

pilih kata Anto, Golkar sangat dirugikan. Apalagi saat ini UU Susduk baru belum dilembar negarakan. Hal ini sangat mempengaruhi kekuatan Golkar ketika pemilihan unsur pimpinan menggunakan Susduk lama dimana harus ada proses pemilihan di dalamnya. Berangkat dari perhitungan politik itu lanjut Anto sehingga Golkar melayangkan surat pada KPUD Kabupaten Banggai meminta alasan penangguhan pelantikkan. Jika saja lembaga itu tak mengindahkan desakan Golkar itu, maka partai ini yang akan mengambil alih persoalan tersebut. Dalam artian kata Anto, Golkar yang menentukan siapa kadernya yang akan duduk pada kursi panas itu. “Andaikan KPUD tak menjawabnya, Golkar yang bakal ambil alih dalam menentukan siapa yang menjadi aleg terpilih. Tentu saja dengan memprioritaskan pertimbangan politis untuk ruginya partai,” tegas Anto. (yan)

Nurwahid

pembentukkan alat kelengkapan depan. Termasuk di dalamnya kata Nurwahid pemilihan unsur pimpinan di lembaga legislatif ini. Ketika itu terjadi, maka alternatif lain adalah dengan menggunakan

Susduk lama. “Yah itu artinya pemilihan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Banggai akan melalui sistem pemilihan,” kata Nurwahid. Apa yang dikomentari aleg terpilih teloran dapil II ini juga diamini aleg PDIP Suryanto. “Bisa jadi unsur pimpinan dewan akan dilakukan melalui pemilihan. Bukan berdasarkan partai peraih suara terbanyak di pemilu. Itu terjadi jika Susduk baru belum diundangkan,” kata Suryanto sembari menambahkan bakal kompetitif persaingannya. Baik Nurwahid maupun Suryanto sepakat agar DPRD Banggai perlu mengambil langkah guna melakukan koordinasi dengan Mendagri RI atas hal tersebut. (yan)

ELTRA Minta Aleg jangan Lupa Janjinya LUWUK-Ketua Lembaga Transparansi Publik (ELTRA) Kabupaten Banggai, Sofyan Maku, SH berharap, para aleg terpilih yang hari ini dilantik, untuk tidak melupakan segudang janji-janji politiknya ketika diuber pada pemilu lalu. “Kalau saja para aleg sudah melakukan eksploitasi suara di pemilu, maka saya kira wajar kalau masyarakat diberikan apresiasi dari para aleg dengan memberikan kebijakan yang pro rakyat, agar taraf hidup masyarakat sedikit membaik. Karena jangan sampai para aleg

tergiur dengan fasilitas yang diberikan,” kata Sofyan Maku kepada Luwuk Post, via ponsel Kamis (27/8) kemarin. Agar tidak terjadi paradigma terbalik, saran Sofyan Maku para aleg sesungguhnya menjadi pelayan rakyat. Sebab mereka duduk di lembaga itu atas dilegitimasi rak-yat dan bukan harus merasa dila-yani. Mantan aktivis HMI Cabang Manado ini juga mengingatkan, kepada para aleg ketika sudah resmi dilantik, segera menanggalkan jubah politiknya, sehingga tidak hanya memperjuangkan kepentingan kelempok ter-

tentu. AKan tetapi kepentingan masyarakat Kabupaten Banggai secara luas. Dia juga menghimbau, kepada seluruh komponen masyarakat di daerah ini untuk ikut melakukan fungsi pengawasan terkait kebijakan yang dikeluarkan lembaga legislatif tersebut. “Rakyat berhak memberikan sanksi moral kepada aleg yang merumuskan kebijakannya jauh dari harapan masyarakat. Untuk itu rakyat punya melakukan pengawasan atas janji-janji politik para aleg di pemilu lalu,” ujar Sofyan Maku. (yan)

Evert Diganjal Pelanggaran AD/ART LUWUK-Pertarungan internal Partai Demokrat terkait pengusulan kadernya menjadi Wakil Ketua Dekab Banggai, semakin panas. Pernyataan kader Demokrat yang enggan menyebutkan namanya seperti dilansir media ini sebelumnya posisi Evert Kuganda makin kuat menjadi Waket, disanggah pengurus harian partai tersebut. Tak hanya sebatas menuding sumber yang anonim itu tak paham dengan aturan partai. Kader Demokrat tersebut juga membeber kelemahan Evert yang menjadi pemicu kandasnya Ketua DPC Demokrat Kabupaten Banggai ini duduk sebagai Wakil Ke-

tua DPRD Banggai. Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Banggai, Ambang Mukendji kepada Luwuk Post, Kamis (27/8) kemarin mengatakan, sumber yang merespons Evert layak jadi Waket asal bunyi (Asbun). Sebab apa yang dikomentarinya itu tak rasional. Soal persyaratan Waket harus S1 dan minimal 3 tahun pengurus tidak menjadi hal mutlak. Namun ada syarat yang menentukkan lainnya. Diantaranya punya komitmen membesarkan partai dan tidak melanggar AD/ART. “Sebagai orang Demokrat, saya pasti senang jika ada kader kita yang duduk pada unsur pimpinan

dewan. Tapi figur yang bagaimana yang ideal untuk diakomodir,” kata Ambang.Dia mengaku tidak sependapat jika Evert Kuganda dinilai paling berpeluang. “Saya tak setuju dengan pernyataan itu. Sebab seluruh aleg terpilih Demokrat, sama-sama punya peluang,” ujarnya. Bagi dia, Evert justru tak masuk nominasi yang bakal Demokrat dorong. Alasannya, karena Evert banyak melakukan pelanggaran AD/ART partai. Seperti apa bentuk pelanggaran Ever? Ambang membeberkannya, dalam ketentuan partai, setiap aleg wajib memberikan kontribusi kepada partai sebanyak 17 persen dari ga-

ji. Namun sayang, kata Ambang selama duduk di Parlemen Lalong Evert tak melakukannya. Begitu juga dengan bantuan Pemkab Banggai melalui aloksi APBD dimana setiap kursi parpol dapat jatah Rp. 17,5 juta. Di Demokrat, dana itu totalnya sebesar Rp. 52 juta per tahun. Sebab ada tiga kadernya duduk di lembaga itu. “Lagi-lagi kontribusi buat partai terkait dengan bantuan itu juga tak jelas,” tekan Ambang. Pengambil alihan kewenangan kepengurusan juga terjadi di tubuh Demokrat Kabupaten Banggai. Ambang menyebutnya yakni jabatan Bendahara Umum. Hanira Lasantu hanyalah formalitas se-

bagai bendahara umum partai. Sebab dirinya tidak pernah mengantongi dana partai. Masalah keuangan lainnya juga disesalkan Ambang, yaitu ada dua pegawai sekretariat di DPC Partai Demokrat, yang hingga kini belum mendapat honornya. Fenomena ini lanjut Ambang sudah diketahui seluruh pengurus baik di DPC maupun di PAC, bahwa Evert sudah melanggar AD/ART partai. “Bercermin dari kondisi ini saya keberatan kalau Evert layak didorong jadi Waket asal Demokrat. Kader yang membahasakan Evert tak ada saingan bagi saya bahasa yang sangat memalukan,” tutur dia. (yan)


8

Klik: http://luwukpost.info

baca koran di dunia maya

JUMAT,28 AGUSTUS 2009

Pelajaran dari Sipadan dan Ligitan HUBUNGAN bilateral Indonesia-Malaysia penuh dengan emosi. Hubungan kita dengan tetangga yang satu itu bagai interaksi kakak-adik yang penuh dinamika. Suatu saat keduanya saling membantu, namun di lain kesempatan terlibat perang urat saraf. Bahkan, sejarah perang fisik pun pernah dilalui. Pasang surutnya hubungan kedua negara tak lepas dari adanya kesamaan latar belakang budaya dan sejarah. Samasama berbasis budaya Melayu. Bahasa yang dipakai juga berasal dari akar yang sama dan berada dalam rivalitas siapa yang menjadi ‘’raja’’ Melayu. Sayang, dalam rivalitas itu, Malaysia bersikap kurang sportif. Kekayaan budaya Indonesia sering diklaim Kuala Lumpur. Bukti terakhir adalah kasus tari pendet yang menjadi bagian kampanye pariwisata mereka. Wajar kita curiga bila Bali yang masyhur di seantero dunia itu ingin dimanfaatkan Malaysia untuk membangkitkan gairah dunia pelancongan mereka. Ini bukan yang pertama, tentu. Kita masih ingat kasus reog Ponorogo atau lagu Rasa Sayange yang membuat emosi rakyat Indonesia seperti api tersiram bensin. Perasaan itu tergambar dari pernyataan SBY yang meminta agar pemerintah Malaysia menjaga sensitivitas bangsa Indonesia. Bukan hanya di bidang budaya, Malaysia juga melakukan manuver dalam klaim batas negara. Kasus Laut Ambalat, misalnya. Sampai saat ini, negeri jiran itu berusaha mengambil alih. Beberapa kali kapal perang mereka memasuki kawasan kaya minyak wilayah NKRI itu.Menghadapi manuver dan tekanan Malaysia tersebut, kita tak boleh lengah. Masih ingat kasus perebutan Pulau Sipadan dan Ligitan. Pulau strategis itu akhirnya jatuh ke tangan Malaysia setelah melalui proses di Mahkamah Internasional dan kini telah menjadi salah satu ikon pariwisata negeri tersebut. Kita hanya bisa gigit jari. Kasus lepasnya Sipadan dan Ligitan tersebut menjadi pelajaran berharga. Malaysia menang karena secara intensif memberi perhatian terhadap pulau itu. Mereka mendirikan bangunan sebagai simbol bahwa mereka telah ‘’merawat’’ dan menjadi pemilik pulau indah itu. Pelajaran dari kasus ini: kita tidak boleh kehilangan perhatian terhadap aset yang kita miliki. Garis perbatasan yang berpotensi dicaplok Malaysia harus kita jaga dengan penuh perhatian. Kalau kita kurang perhatian terhadap Ambalat, laut kaya itu pun bisa lepas dari milik kita. Di bidang seni dan budaya, kita juga tak boleh lengah. Segala aset yang kita miliki harus dijaga, baik dari sisi legal (hak cipta) maupun eksistensinya. Reog Ponorogo, misalnya. Pemerintah harus berperan besar mendorong masyarakat untuk tetap melestarikannya. Begitu pula, taritari lain yang begitu kaya di bumi Nusantara ini harus kita lestarikan. Kita jangan hanya berteriak setelah dicaplok negeri jiran. (*)

+628575645xxxx ASS TERIMAKASIH LP DIMUTXA SMS SAYA BERHARAP LP TETAP KERITIS DAN BERIMBANG MAJU TERUS. +628565649xxxx ASS..LP, m’f sblmx, mudah2n mba’ btal na puasaq slx terengmo na aq i PLN,,critanyo sumo aiya,,” aide smntra mongkan sahur tiba2 nate nalampu, bru kuliner sahur ikan bkar, bee lgsg mogoton na aq, riki2 aide garagantang mba’ bsa bsisik slx ko tulang i go2honk.. +628573309xxxx Aslkm.Lp yg makin dekat d hati.Cma mau kse saran aja d edisi kamis 27agus09.Ada rubrik d X cool.Resep minuman ES CENDOL.Hu..So basih..!!Sy rasa tdk perlu lg d muat karna 1 luwuk so tahu b beken es cendol.Cba lebih kreatif lg.Atw kalo tdk ada resep tdk usah jow b tulis d koran.Mcm kmu so tdk ada bahan.Ayo lp.Berusaha tampil beda.Mangaluk sy b bca.Jgn smpe jatohx citrax LP +628524102xxxx Ass. L.Post slamat Ramadhan dan utk Boss2 Perancang APBD. Bggi dan Anggota DPRD yg baru tolong ingat akan Nasib kami PNS yg rendahan gaji hanya naik 5 % sedang Bahan2 Pokok so naik 20 % dan PNS Pusat Uang LaukPauk naik jd tolong Uang TKD. utk PNS Daerah juga tolong DINAIKAN JUGA Kami Mohon Bpk. BUPATI DAN Pejabat Lain ingat akan Nasib PNS yg gajinya Kecil Semoga Allah akan memberkati kita semua Amin @ +628565649xxxx Ass..LP, edisi 26-8-2009, olah gaga i ahop lmbar prtma, pas i lmbar 7 s/d 10, hamma’ mba’ kinantara tulisanyo,,poka’ima’i asi’ na sanang mombaca,,aga2 koran trnama, bai ola....binatalmo asi’ puasaq aide +628528580xxxx Ass.PENGUMUMAN disampaikan kpd mahasiswa(i) UNTIKA LUWUK bwh kuliah perdana untika thn A 2009/ 2010 dgn tema ‘EFEKTIFITAS PELAYANAN PUBLIK DI INDONESIA’(pasca UU No.25 thn 2009) olehProf.Y.WARELLA.MPA,Ph.D. Guru Besar FISIP UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP) SEMARANG yg dlaksnkan pd hri KAMIS TGL 3-8-2009 JAM 09.00 WITA TMPT GEDUNG WANITA LWK.ctatan: pakaian Almamater dmkian dsmpaikn utk dikthui atasx di ucpkn trma ksih,By.PANPEL +628124523xxxx Azz... “SELAMAT DATANG” dlm pNerbAngan RAMADHAN AIR,dgn nO penerbangan 1430 H dgn tujUan IDHUL FITRI. Qt akn terbang dGn kEtingGian 29/30 hari di atas permukaan haus & lapar.. Para penumpang diwajibkan utk memakai sabuk ‘PUASA’ & menegakkan kursi ‘SHOLAT’. Penerbangan in adl penerbngan bebas asap ‘PERSELISIHAN’ Saya selaku pilot & awak kabin yG bertUgas,mengucapkan “SELAMAT MENIKMATI” Penerbangan in..MAT PUASA Mohon maaf lahir batin..bU4t Kk yg Lgi d4 Di Lwk & M4k4sSAr,srta buatch frieND’s Q and Tak Lp4 pla spECi4L Bu4t Dktr Yg da di bLMo,mUNgkin Yg LgI pu4s4,d4riQ UCpkn Mat Pu4s4, Mog4 am4L ibDAH kt4 DITrm4 Di Sisi AlL4h SwT Amieen....,jgn Lp4 di mu4t y...(>>FroM PiZceZ/ By 4bdl<<)..!!!

Apresiasi Teknik Penataan Ruang ( Bagian Pertama ) MENCERMATI opini yang berkembang dalam dialog lingkungan yang diprakarsai oleh Pemerintah Kelurahan Simpong tentang “Belum Punya RTRW, Luwuk menuju Kota Kumuh” dilansir Luwuk Post, selasa 18 Agustus 2009, menarik untuk dibahas kembali sehubungan dengan sedang direvisinya RTRW Kabupaten Banggai, pelaksanaannya oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang yang rencana akan diPerdakan pada Tahun 2010. Berbicara ruang, sesuai UU No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang adalah wadah yang meliputi ruang darat, ruang laut dan ruang udara, termasuk ruang di dalam bumi sebagai satu kesatuan wilayah, cakupan tentang ruang ini sudah membedakan dengan UU yang lama No. 24 Tahun 1992 tentang tata ruang, misalkan kita harus bisa mengetahui tentang potensi bencana seperti yang terjadi di porong yaitu “Lusi” (Lumpur Sidoarjo), sehingga menyangkut tentang ruang adalah suatu hal yang kompleks, membutuhkan peran 5 pelaku dalam setiap pembangunan, yang biasa disebut 5P, yaitu 1) Public Sector atau pemerintah; 2) Private Sector atau pengusaha; 3) Profesional atau Pakar; 4) People atau rakyat, dan 5) Press atau media massa. Dari kelima pelaku tersebut, dari pengalaman yang paling berperan adalah pemerintah dan pengusaha. Sedangkan peran pakar, rakyat, dan media massa tidak begitu nampak. Kurangnya keterlibatan warga dalam proses pemban-gunan kotanya bisa meng-akibatkan kurangnya rasa kebanggaan sebagai warga kota (civic pride). Tujuan dari penataan rua-ng atau suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pen-gendalian

Oleh : Rizaldi Maadji Dosen Fakultas Teknik Universitas Tompotika Luwuk Magister Teknik Sipil dan Lingkungan UGM Yogyakarta

pemanfaatan rua-ng secara nasional adalah Terwujudnya Ruang Nusan-tara yang Aman, Nyaman, Produktif, dan Berkelanjutan diwujudkan dalam bentuk “tata ruang” terdiri dari dua wujud yaitu struktur ruang berupa susunan pusat-pusat permukiman dan sistem jaringan prasarana dan sarana yang berfungsi sebagai pendukung kegiatan sosial ekonomi masyarakat dan wujud pola ruang, merupakan distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah yang meliputi peruntukan ruang untuk fungsi lindung dan fungsi budidaya. Prasarana dan sarana umum berperan sebagai fasilitas yang dibutuhkan masyarakat luas yang penyediaannya dilakukan secara serentak atau massal (tidak secara individu). Tingkat pemenuhan kebutuhan fasilitas tersebut menjadi ukuran tingkat kesejahteraan masya-rakat. Pelayanan prasarana dan sarana umum untuk kehidupan pokok sehari-hari yang berupa utilitas, seperti listrik, air minum, atau telepon, dan gas, dibangun di atas dan di bawah tanah. Jaringan utilitas tersebut biasanya mengikuti atau me-numpang pada bentuk jari-ngan jalan. Seperti halnya sifat prasarana pada umumnya, jaringan utilitas juga mem-punyai karakteristik yang mirip dengan prasarana lain-nya. Pertama, pembangu-nannya biasanya dalam skala besar dan perlu investasi besar pula. Kedua, keberada-annya bersifat

jangka panjang sehingga perlu perencanaan yang sangat matang agar memberi manfaat yang optimal dan tidak mengganggu penggunaan ruang yang lain. Sekali utilitas dibangun maka keberadaannya akan berlangsung lama dan akan menarik penduduk untuk menempati dan memba-ngun tanah yang memperoleh akses utilitas tersebut. Dikarenakan utilitas ikut menentukan arah perkembangan kota maka prasarana jalan bersama utilitas mempunyai peran utama atau sebagai unsur kunci dalam mengarahkan bentuk kota yang diinginkan. Sebagai contoh , pembangunan jalan lingkar “Ring Road Tontoan - Soho” yang merupakan realisasi dari Kegiatan penyusunan masterplan prasarana perhubungan daerah, pada tahun 2003 telah dilakukan penyusunan Perencanaan Master Plan Transportasi Kota Luwuk, salah satu hasilnya berupa perencanaan jaringan jalan dan alternatif rute jalan baru “ring road dari Desa Bubung sampai Kelurahan Bungin”. Studi tersebut memberikan rekomendasi antara lain agar adanya perbaikan peningkatan kapasitas jaringan jalan yang ada di Kota Luwuk dengan menerapkan manajemen lalu lintas sesuai dengan kondisi jaringan jalan yang ada di Kota Luwuk atau secara fisik jaringan jalan yang ada diperlebar dan adanya pembangunan jaringan jalan baru yang merupakan jalan lingkar dan berfungsi untuk mengurangi beban kendaraan ter-

hadap jaringan jalan juga untuk mengantisipasi pertambahan kendaraan di masa akan datang, yang lokasinya berada di sebelah utara Kota Luwuk, serta perlunya Studi Lanjut mengenai alternatif rute dan kelayakan jalan baru untuk memindahkan beban lalu lintas dari jaringan jalan dalam Kota Luwuk. Permasalahannya adalah jalan baru tersebut berada pada daerah resapan air yang disinyalir oleh masyarakat sebagai penyebab terjadinya banjir di Pusat Kota Luwuk, sementara pembangunan infrastruktur khususnya pembangunan jalan lingkar perlu dilakukan guna meminimalisir permasalahan transportasi di Kota Luwuk, yaitu : (1) Kondisi lingkungan di ruas jalan Kota Luwuk terutama di pusatpusat perdagangan dan pemerintahan relatif tinggi sehingga hal inilah yang menimbulkan kemacetan di ruas utama tersebut ini disebabkan banyaknya gangguan samping seperti pejalan kaki, kendaraan barang yang bongkar muat pada saat jam puncak, selain itu juga belum disiplinnya pengguna dan operator angkutan umum dalam menaikkan dan menurunkan penumpang pada tempatnya. (2) Pola penyebaran pusat-pusat pemerinta-han dan perkotaan tidak merata, dimana hanya Kelurahan Simpong dan Luwuk yang menjadi pusat pergerakan sebagian besar masyarakat Kota Luwuk sehingga tujuan pergerakkan masyarakat terpusat menuju pusat kota yang secara langsung terbebaninya ruas jalan utama di kota. (3) Adanya keinginan sebagian besar peng-guna dan operator angkutan umum di Kota Luwuk agar angkutan umum dalam menjalankan pelayanannya kepada ma-syarakat lebih teratur dengan adanya penerapan rute tetap angkutan umum dan pengaturan ojek.( Bersambung )

Negara Saja Mengemis FATWA yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan, Madura, bahwa hukum mengemis adalah haram tidak saja dapat dibantah dari sisi hukum negara, tapi juga hukum agama. Apa dasarnya? Fatwa tersebut menunjukkan bahwa MUI selama ini tidak “kreatif” dalam mengeluarkan fatwa. Sebab, umumnya, objek fatwa hanya orang-orang kecil. Sebut saja mulai fatwa haram golput, merokok, Facebook, tayangan The Master, hingga terakhir fatwa mengemis (jangan-jangan silet juga haram karena sering digunakan untuk menjambret). Namun, kita tidak pernah mendengar MUI mengeluarkan fatwa yang mengharamkan DPR membolos, partai besar membohongi rakyat dari oposisi menjadi koalisi (padahal, rakyat ketika memilih berharap peran oposisi dijalankan misalnya), mengharamkan saling menjelekkan antarelite, dst. Singkatnya, orang-orang elite bebas dari fatwa haram. Kembali ke soal mengemis itu haram. Pertanyaannya, apakah ada hukum agama dan hukum negara yang melarangnya? Justru, kalau tidak salah, negara wajib menyantuni orang-orang miskin serta anak-anak telantar dan yatim piatu, juga menjamin pekerjaan dan hak asasi, dst. Pertanyaan selanjutnya, kok tidak ada fatwa haram jika negara menelantarkan mereka? Siapa pun orangnya kalau ditanya pasti tidak mau menjadi pengemis. Jadi, kalau dikenakan “pasal” haram, sang pengemis bisa saja mengelak, “Lho, memang siapa yang mau jadi pengemis? Kalau boleh, saya minta dilahirkan menjadi anak konglomerat.” Bahkan, pengemis yang “cerdas” bisa saja membela diri, “Negara saja

Oleh : Saratri Wilonoyudho peneliti dan dosen Universitas Negeri Semarang

mengemis, kenapa tidak diharamkan?” Lihat saja proposal-proposal yang diajukan negara-negara berkembang kepada negara-negara maju kepada IMF, Bank Dunia, lembaga-lemba-ga donor internasional, dst. Bukankah pada dasarnya itu juga mengemis atau minta bantuan tanpa kerja kreatif? Bahkan, kalau dirunut lebih jauh, faktanya makin mengentak. Sebab, banyak pula panitia pembangunan masjid yang juga “mengemis” lewat proposal atau mengedarkan kotak amal di bus kota, bahkan mempekerjakan orang dengan cara membeli stempel panitia pembangunan dan sebagainya. Bukankah itu juga “mengemis” meski niatnya baik untuk ibadah? Kenapa tidak ada fatwa haram? Para pengemis juga menjalankan “ibadah” untuk menghidupi anak istri. Orang-Orang Kalah? Memang ada orang yang mengemis karena didorong rasa malas, bahkan ada yang menipu (misalnya pura-pura berkaki buntung). Pekerjaan mengemis juga “enak”. Sebab, hanya menadahkan tangan, konon uang puluhan ribu masuk ke kantong. Bahkan, TV swasta pernah menayangkan reality show seorang pengemis yang pulang ke rumah langsung bikin kopi susu dan nonton video (hasil mengemis) di rumah yang layak huni (juga hasil mengemis). Pengemis itu mengatakan, paling sial dirinya bisa memperoleh

uang 50 ribu rupiah dalam sehari. Namun, secara umum para pengemis adalah masyarakat menengah ke bawah yang sehari-hari sudah kalah, stres, dan susah mencari penghidupan. Dalam logika Prof Satjipto Rahardjo, guru besar hukum Undip Semarang, orang yang memiliki pekerjaan layak, sejelek apa pun wataknya, tidak akan terangsang untuk mengemis, begitu juga seba-liknya. Hal senada dikatakan oleh Barington Moore (1978). Dia menjelaskan bahwa ke-patuhan atau perlawanan kaum muda (termasuk pengemis) sangat dipengaruhi kondisi sosial atau kekuasaan serta pembagian barang dan jasa. Para pengemis adalah orang miskin yang terbentuk akibat pembangunan yang timpang. Lalu, terbentuk kelompok marginal yang tidak mampu berperan dalam proses itu sehingga mengancam stabilitas sosial. Dalam masyarakat industri, nasib manusia seolah-olah tidak ditentukan oleh Tuhan, melainkan tertib sosial buatan manusia. Dalam sastra Eropa, alienasi psikologis senantiasa digambarkan manusia yang jiwanya terpecah, mengalami keputusasaan terhadap kemungkinan kelestariannya (Murchland, 1971). Dalam metanarasi postmodernisme, akan terlihat bahwa keseluruhan sistem sosial terus berubah dan berujung kesiasiaan masyarakat modern untuk mem-

bangun “sangkar” yang aman. Orang terus tenggelam dalam perasaan krisis (entzauberung). Pertama, kosmos yang nyaman berubah makna oleh otonomisasi dan sekularisasi. Sehingga, rasa aman lenyap. Kedua, masyarakat yang nyaman dirobek-robek karena individu mendesakkan diri sebagai pusat semesta. Ketiga, kebersamaan nilai goyah karena liberalisasi atau protes individual. Keempat, jarum jam atau waktu menggantikan tokoh mistis. Lalu, kelima, di atas segalanya, pribadi menemukan diri sendiri secara amat kuat sehingga Peter L. Berger menyebutnya lonely crowd (Subangun, 1993). Dalam karya sastra Eropa, sering digambarkan orang dengan jiwa terpecah akibat keputusasaan, sampai lahir beberapa tirani fasisme. Jiwa manusia pengemis sungguhan akan terpecah, mengalami keterasingan. Mereka tidak takut menerjang siapa saja karena memiliki logika sederhana saja: Tidak akan kehilangan apa-apa jika dia mati. Mungkin itulah gambaran para pengemis. Mereka kalah di mana saja. Jangankan untuk hidup, sekadar untuk makan sehari-hari saja dia harus berpanaspanas di bawah terik matahari, berjalan puluhan kilometer dari rumah ke rumah, harus berkelahi dengan satpol PP dan rasa malu, serta kini harus “berkelahi” dengan panutan mereka, yakni MUI. MUI memang tidak salah. Namun, tolong keluarkan juga banyak fatwa haram tentang perilaku para elite agar rakyat aman. Bukankah amirul mukminin itu berarti amanlah kita jika ada dia, baik harta maupun nyawanya? Artinya, muslim adalah orang yang mampu menyelamatkan orang lain. (*)

Menjernihkan Konflik Serumpun Oleh : Ahmad Sahidahn

DUA tulisan tentang isu pencaplokan tari pendet oleh Dewa Gde Satrya berjudul Klaim Tari Pendet oleh Malaysia (Jawa Pos, 24/8/09) dan Siti R. Susanto berjudul Konflik Klaim Kebudayaan (25/8/09) mengandaikan isu lama tentang keranjingan negara tetangga kita itu mencuri hasil kebudayaan Indonesia. Tentu, kasus tersebut menyeret tuduhan sebelumnya seperti batik, lagu Rasa Sayange, dan reog Ponorogo serta menambah keyakinan khalayak di sini untuk menista saudara serumpunnya sebagai maling. Benarkah gambaran tersebut? Benarkah negara bekas jajahan Inggris itu mencuri karya Indonesia untuk diakui sebagai miliknya? Di antara sederet karya, yang sering dikemukakan diklaim adalah batik. Padahal, menurut Wan Hasmah, mahasiswi PhD di Universitas Teknologi Mara (UiTM), Malaysia mengakui batik itu berasal dari Indonesia sebagaimana dijelaskan dalam sejarah usul yang dipatrikan di Museum Batik Negara Malaysia.

Lebih jauh, Majapahit sebelumnya memberikan hadiah batik kepada Kerajaan Melaka. Bagaimanapun, jika ditilik dengan cermat, corak batik Malaysia berbeda dari Indonesia, baik motif maupun bahan. Masalahnya, karena banyak warga dan keturunan Indonesia di sana, batik-batik tersebut mendapatkan permintaan yang besar dan menyerbu masuk tanpa bisa dicegah, sehingga melalui celah itulah ‘’peniruan’’ mungkin terjadi. Persoalannya, apakah salah keturunan Jawa di Malaysia memanfaatkan karya nenek moyangnya untuk digunakan sebagai identitas, sedangkan pa-da waktu yang sama mereka telah mengalami

naturalisasi sebagai warga Malaysia? Mengapa kita tidak pernah mendengar gugatan orang Jawa terhadap budaya gamelan yang dimainkan orang Suriname keturunan Jawa? Salahkah orang Malaysia keturunan Bugis mengakui epik Galigo sebagai miliknya, mengingat perdana menteri yang sekarang, Najib Tun Razak, adalah keturunan Bugis yang telah menjadi warga negara di negeri serumpun tersebut? Jawaban pertanyaan itu tentu tidak hanya berupa ya dan tidak. Sebab, batasbatas tersebut menjadi cair setelah pengalaman hubungan kedua negara ini sering naik-turun.

Kerja Sama dan Konflik Kalau dirunut ke belakang, sejak Kerajaan Majapahit dan Melaka, perselisihan telah meruyak. Namun, pada masa yang sama, bagian dari dua negara ini juga pernah bahu-membahu bekerja sama melawan liyan. Misalnya, Aceh membantu Kedah, negeri utara Malaysia, melawan Siam (sekarang Thailand). Bukan hanya itu, hubungan mesra tersebut telah memungkinkan orang Aceh diberi tanah untuk dihidupkan, seperti di Pulau Pinang, jauh sebelum Francis Light, asal Inggris, pada 1786 menyulap pulau mutiara itu menjadi kota modern. Dari hubungan tersebut, banyak keturunan Aceh yang berkewarganegaraan Malaysia berhasil dalam segala bidang. Misalnya, bisnis, politik, dan akademis. Mala-han, pada zaman prakemerdekaan, 1920-an, Tan Malaka menyusuri tanah Semenanjung untuk bersama-sama pegiat kemerdekaan lokal melawan penjajah. ( Bersambung )

+628524118xxxx BUAT KETUA KPUD KAB. BANGGAI DI LUWUK NAMUN SIBUK DENGAN MASALAH LISA DAN HUSEN KIRANYA CAIRKAN SAJA HONOR PPK/PPS YG MASIH DUA BULAN, JULI/AGUSTUS AGAR DAPAT HIKMAHNYA KARNA BISA DI GUNAKAN DALAM BULAN RAMADHAN.

+628524118xxxx KIRANYA PEMDA KAB. BANGGAI SECEPATNYA DI CAIRKAN SISA ADD 2009 AGAR APARAT DESA DAPAT MENIKMATINYA DI BULAN RAMADHAN INI, SEMOGA MEMPEROLEH PAHALANYA. +628525600xxxx Lp yg smkin Ok, tdk di lantikxa HUSEN

BOFTEN sbgai wkl Rakyat dapil 3, memberikan gmbaran bahwa Rakyat kb. Bgi blm hidup d alam hirarki demokrasi yg sesu(...) +628152451xxxx SELAMAT ATAS PELANTIKANX MENJADI ANGGOTA DPRD PERIODE 2009 _2014 . DIBULAN YG PENUH BERKAH . SELAMAT MENJALANKAN TU-

GAS YG MULIA MENJADI PENYAMBUNG SUARA RAKYAT . BAPAK DI PILIH OLH RAKYAT , JD JGN KECEWAKAN RAKYAT . INGAT JANJINXA DULU , JGN GUNAKAN KESEMPATAN , JGN BAGI 2 PROYK JG MORAL N JD CONTO N TAULADAN UNTK MASYARAKAT. SELAMAT KERJA .

dosen Peradaban Islam dan Asia, KDU College Pulau Pinang, Malaysia

PENERBIT : PT Luwuk Cemerlang. GENERAL MANAGER/PEMIMPIN REDAKSI : Herdiyanto Yusuf. REDAKTUR PELAKSANA : Haris Ladici. REDAKTUR : Haris Ladici, Zulhelmi Alting, Gafar Tokalang.Rustam Nono STAF REDAKSI : Nasri Sei,Sofyan Labolo,Rustam Nono, Firman Ibrahim Suling.KORLIP : Zulhelmi Alting, BIRO BANGKEP; Rustam Nono (Salakan), Ahmad Awaluddin (Banggai). BIRO AMPANA; Nasri Sei. BIRO PAGIMANA; Anto Yasin. BIRO BUNTA; Karman. BIRO TOILI; Nurhasan. ART & PERWAJAHAN : Sudin Salasa (Koordinator), Utam Nasila,Wawan Kusika, Agus tiawan, Muh. Albar Amin. PRESIDEN KOMISARIS : Imawan Mashuri. KOMISARIS : Benny H Raintama, Suhendro Boroma. DIREKTUR : Mohamad Sirham, Urief Hassan. MANAGER KEUANGAN : Haryono, STAF KEUANGAN : Aswar Poibara (Koordinator) Astuti Mohune (Kasir) . STAF PEMASARAN : Dales Lantapon. ( Koordinator ) Sofyan Dude,.MANAGER IKLAN : Sukriyadi Mamu . STAF IKLAN : Hawa Minarni A Bayak.(Kasir), Sutadi Utiarahman. PERCETAKAN : Andri Bumbungan (Koordinator),Yusuf Nelwan, Opick Kasim. OMBUSDMAN : Ismail Pelu (Ketua), Hinca IP Pandjaitan (Anggota).TARIF IKLAN : Umum Rp 20.000,-/mmk (hitam putih/BW),Rp 30.000-/mmk (Warna/FC ), MUNGIL : Rp 50.000,- (1x muat). HARGA LANGGANAN KORAN : Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). ALAMAT REDAKSI: Jl. Imam Bonjol No. 4 Km 3 Luwuk Telp. (0461) 325447 Fax : (0461) 325071 email : redaksi@luwukpost.info. PERWAKILAN GORONTALO : JL. NANI WARTABONE NO. 144 A GORONTALO Telp. (0435) 827551-827552 Fax : (0435) 829603. PERWAKILAN MANADO : Jln. Babe Palar No.54, Telp (0431) 855558 Fax : (0431) 840763-860398. PERWAKILAN SURABAYA : Graha Pena Building, Jln Ahmad Yani No.88, Telp (031) 8287999.PERWAKILAN JAKARTA : Gedung Graha Pena Lt.6, Jl. Raya Kebayoran Lama No.12, Telp : (021) 53699509, Fax (021) 5328487.


9

JUMAT ,28 AGUSTUS 2009

INFO SMS : Buat kamu-kamu sobat x-cool yang ingin mengirimkan sms salam-salam, atau sms gaul lainnya. Bisa bergabung di SMS X-Cool :Caranya mudah : ketik Salam (spasi) isi sms kamu kemudian kirim ke nomor

Serunya Nonton Siaran Asing SATELIT buatan kian hari kian canggih. Jangankan sinyal dari kantor pusat NASA yang berjarak ribuan mil. Suara ricuh saat kamu membaca halaman ini atau bahkan alien galaksi sebelah lagi browsing halaman situs Det pun bisa terlacak. Ho ho.Nah, kalo satelit berperilaku bak radar planet bumi yang siap menangkap sinyal dari galaksi sebelah, telinga, mata, maupun pancaindra responDet di Surabaya punya fungsi sama. Sebanyak 34,3 persen responDet mengangguk bahwa mereka juga menangkap sinyal asing. Yang mereka tangkap adalah siaran televisi, internet, maupun radio berbahasa asing. Siaran tertangkap, manfaat didapat. Sebanyak 35,7 persen mendapatkan skill baru, yakni pintar bahasa asing, 33,9 persen sukses menghilangkan rasa bosan, 11,6 persen lainnya mengakui bahwa siaran tadi menambah wawasan mereka. Telinga Andriani Sugandi menjadi penerima siaran bahasa asing yang siap berbagi. Pelajar SMP YPPI 2 itu sering menguji kemampuan bahasa Inggrisnya lewat siaran berbahasa negeri Ratu Elizabeth itu. Media yang digunakan adalah televisi. “Nggak perlu repot. Tinggal setel channel salah satu televisi swasta, vocabulary dan pengetahuanku nambah sekaligus,” ujarnya.Kefasihan bahasa asingnya bisa diuji sekarang. Nomor satunya ada-

lah memperkaya kosakata bahasa Inggris. Bisa jadi bekal tes TOEFL, nih? “Iya. Nggak perlu repot-repot nyari di kamus,” ucapnya. “Bule lokal” kedua adalah Satrio Wiguna. Pelajar SMAN 15 itu mengaku logatnya menjadi lebih british setelah rajin menyimak siaran sebuah channel TV asing. Menyaksikan acara berita berbahasa asing sukses memberi manfaat buat kelancaran dialognya. “Sekarang nggak malu untuk tampil di depan kelas ketika pelajaran bahasa Inggris. I can speak English well now,” selorohnya. Kalo manfaat fasih berbahasa asing dirasakan oleh Satrio, Muhammad Badwin Putra yang sekolah di SMPN 19 ini mendapat-kan benefit berupa variasi bahasa. Maklum, kalo nggak Indonesia, ya bahasa daerah asli, yakni Jawa. Dengan asupan baru itu, Badwin ngerasa dunianya lebih berwarna. Dia lebih sering mendapatkan pengaruh asing itu dari kotak ajaib yang ditemukan oleh Marconi. Apa hayo? “Dari radio. Siaran berbahasa asing di radio bikin kuping lebih terlatih. Karena nggak ada gambar yang membantu dan kudu cepat ngerti,” ungkapnya.Urusan jenis bahasa, dia pilih bahasa Mandarin. “Keluargaku masih ada keturunan Tionghoa. Ntar aneh kan kalo aku nggak ngerti bahasa keluarga,” . (ask/nor)

ES KACANG MERAH K A C A N G merah paling sering menjadi bahan utama masakan rumahan. Seiring perkembangan kuliner masa kini, kacang merah bisa juga dimanfaatkan sebagai menu penutup. Es kacang merah, misalnya. BAHAN: 200 gr kacang merah rendam 3 jam angkat dan tiriskan 1 liter air 150 gr gula batu 2 lembar daun pandan robekrobek Es batu (es serut) secukupnya,Garam secukupnya CARA MEMBUAT : 1. Rebus air, kacang merah,

gula batu, garam, dan daun pandan sampai mendidih. Kecilkan api kompor, masak terus hingga kacang merah matang dan lunak. Angkat dan biarkan mendingin.2. Buat kuah santan dengan cara merebus santan bersama daun pandan sampai mendidih. Lalu kentalkan dengan tepung maizena yang sudah diberi sidikit air. Angkat dan biarkan dingin. 3. Siapkan mangkuk, lalu masukkan kacang merah ke dalamnya. Tambahkan es serut, lalu siram dengan kuah santan secukkupnya. 4. Siap dihidangkan. (OKF)

PUTRI SALJU PUTRI salju adalah salah satu kue kering yang popu-ler saat perayaan harihari besar. Teks-turnya yang mudah larut di lidah dengan penam-pilannya yang berselimut putih bak salju, membuat kue ini mempunyai kelas tersendiri. BAHAN : 400 gram margarin 4 sdm susu bubuk 750 gram terigu protein rendah 350 gram gula halus 1 sdt vanili CARA MEMBUAT : Campur gula halus dan vanili, aduk rata, sisihkan. Campur mar-

garin dan susu bubuk, lalu kocok hingga lembut. Tambahkan tepung terigu, aduk hingga adonan bisa dibentuk. Bentuk adonan bulat, letakkan di atas loyang yang sudah diolesi margarin, lalu panggang di dalam oven yang bersuhu 160 derajat Celsius selama 20 menit. Angkat, langsung gulingkan ke dalam campuran gula halus dan vanili. Simpan kue putri salju di toples yang kedap udara. (Disarikan dari buku “Kue Kering Praktis dan Lezat” karya TimDapurDemedia)(OKF)

+62857565121xx Aku tW rSaX kHiLnGaN oRnG yG kTa cNtaYI,, aKu mNgRtI pRiHx lUkA Yg mMbUaT dRi kTa mNa-NgIs,,bljar mLuPkN iTu tdk mNg-KiEn,, tP kTa HrUs bljar mNRiMaH kEnYaTaAn Yg sSnGgUhX ,,, bH-wAh kTa tk bRsMa lGi,,brani mNgA-takN cNta n cAyAnG ,, BRANI mNe-RiMaH kXataan,, jElaZ dLaM 1 HuBuNgN pAsTi ada kaTa” pUtUz tak slamax aBaDi dan kEkAl uNtUk sLmAx ,,, ^_^ aNgGuN ^_^ * jOmLo kEyEn * _26_10_96^_^ +62852409018xx AsZ zHbt x~cooL ! Z,m krIm2 zLam dlu zMa Z,pe tman2 yG d,kTa aIr Lwk pkoKx yG knaL zM z. TruZ bwt Z,pe tman2 d,SMAN 1 BuNta. kHzuzx XII IPS1 zLmat MnunaIkn ibdH puaZa. N tdk Lpa Jg bwt FiverS FM zMga tMbah gokIl Jo. yG pLing sPeciaL bwt Z,pe true LoVe Dhewi yG lg PSG zMga sukCeZz zLlu. By RaFly +NuHon+ +62812451962xx Bukan laut namanya kalau airnya tidak =BEROMBAK Bukan cinta namanya kalau tidak perna =TER-LUKA Bukan kekasi namanya kalau tidak perna=MERINDU DAN CEMBURU By:pami SPANK +62858240344xx Bülåñ ROMÅDHÖÑ åkäñ kèmbåli mRÅJÅ, bèrsìmföñì sèìñdåh lìrìk DÉWÅ. Mårì kìtå jådìkån ÉLÉMÉÑ håtì yåñg CÖKLÄT & ÜNGÜ, mèñ-jådi sèpütìh GIGI, sècåñtìk RÅTÜ, sèpèrkåså SÅMSØÑ yåñg tèrbäwå dìmåñåpüñ sècårå lèbìh SÉRIOS, ågär PÖTRÉT kèhìdùpåñ kìtå dì dùñiå tìdåk mèñjädì BÖMÉRÅÑG dìåkhìråt ñåñti. ‘’MÅRHÅBÅÑ YÄÅ ROMÅDHÖÑ’’. Sìåpkåñ jìwå üñtùk bèrpüåså. möhøn mååf låhìr båtìn.bYz aQChuA GIrlZ +62852412428xx CaM...cAm...cAm...LeCcUm.Z mO tiCam iNz,Wat:SmW cWeK2 + kAmBa Ja aD SoN,jOn,YaNtO,hEd-I,LiUs,Ir,MaDaN,Dkk..TyUz Wat:An-K2 D’sPuTraN nUhOn yG + kYeN bIz aD SamIun,LaNgGaPa,KaRuNde,TunI,SuNe,TiLin.MoGa SuCcEz SlAlU.sLaM fOr Me hahahahaha Mba SuRip sTaU..tHx X’cUl.. +62815258467xx CaMlaEcOeEm ...X_Co0L Z aMhy d_BngKEp.. Z bR X nHe cMc D_X c0oL ... OiA.,.meT bLaN puA5a nHe ... MgA d_TrmA oLh AlLh sWt. AmiiN ... Q mW ThiCaM bwT kLuArgQ...AnK2 CoEzLeTzZ C0rP yG Lg jLnIn PuAcAx... MhEly,EgA,eBy,wHtA n AnK2 laEn... N kHuzUzX bwT cHynGQ wHirY yG Z cHyG sX ... Z kNgEn sX mA NgA... Z tTp TnGgu NgA sMpAi kPnpUn .,. N cLam aJa dEcH BwT X_c0oL ... M0gA + suKsS... MiNtOl d_mUaTiN yAa ...ThAnKzX_ By AmHy <‘’L#eO G¡rL’’> = 081525846779

0852 5569 4051my_mr.cool@yahoo.co.id ...Ditunggu lho smsnya

= +62812452865xx CamlecoEm...X cool yG muakin kyen aj.aQ Ufhie d’km3 mAu tiC4m wat my flend yG da d’ mYYp da masran,intan9, dian,t¡fa,an!n9.nd bwt adik Q 3ma sl4m sy4n9 aj4.-mkci y4 X cool mintol d’mwtin y4 +62852412843xx ClMLeCoEM..x-Co0L, nEcH 4’Q dNgN fHirGi, Mw tlCaM wAT z piE tManK2 yG aD diE SputRaN Bwl-M0,kHuzSX waT AnK2 C0wNteR, Yg mNgkN Lgi pUaZA,Mga2 aJ kM0e p PuAza b’jLn dGN LncR.Law pUaZA It jgN L0YOoO,KsEh lAnG It sFat mO Bka tO DluhU BalA,.E? sLm kmpACk,wat k’mNto,k’KUdE,iNdr4,Ma2N,yA2n,RiZal,t lPa jg wAT FhIaN,yG MkIeNT KyENn.waT Ma2/pa2 yG PlIng Z SyG,WAt yU’.-PsAn’U,,,,JgN kWt mO maLoZA SmA Ti Ma2.Qey, , ,mUaTiN Ya4..!! BYe(03-09-96).wSsLam... +62857571434xx CmLeQyUm x_cOoL yG +kyEnT aZ,, Z mW tiCaM nC wAT aNk2 XI IA2 SMA NEG.1 pGmNa,, KhZuZx waT aYoU_viE’vY_nUnK_eThy_-mOnHa-_LyA...aNd waT cWo2x yai2 jErRy_aPiT-_L riyUzaKi_fi-CaR_aisitErU n mZh buaNyK lG...ZlaM rNdu aZ,z zOw kNgN ma kLiaN zMw... X_cOoL tLg d’muaTiN yC,,tHnKz yC!!By zHy<XI IA2>... +6285756989262 CoOeMm.. X_cOoL,Yg MkIn kReN AjA Q mW TiChAm nE wAt cPe tMNk” sMuA kHuSuSx aNk” TuRkEy MaT mNjLnKn iBDh pUAsA jOoWw.. aNd sLaM sPeSiaLx wAt cPe CyNk yG aD D_pEpCy.. QhEy By EbHy +6285341011660 Anda EM0SI & STREZZ??in9in Bnh dr??se9era hBun9i:PT.ta cekik mati km.kmi siap mlyani:1.peti mati,berb9ai ukran:2.kain kafan:3.krn9an Bun9a:4.Batu nisan:5.lhan ks0n9 d9n BrB9ai tipe.& Brita keduka’n untk 50 pmesan prtma akn mndpt Bns tket t0ur 9ratis ke SUR9A & men9inap slm 3 Bln di NERAKA Tnp hruz c0zt.persediaan terBatas! HuB km di N0.telp:0852-k0s0n9-k0s0n90m0n9-k0s0n9"anda tewas kmpun puas..... (b¥ @nd#¥ $por+)@ +6285241242821 MeTcHiNg x’CooL MoU kRiM cLaM dLuW bWaD nHa p’sAii”.aD...MuR +cUkCeZ aZ dSaNgKa2La, AnDiKa Yg Gi KrJa d’BnGuNn aTi2 JaNg mPe JaTo,GiZ yG gi nGmiZ d’PsAr SiMpOnG SrAnU bLe PiNdH T4 cZ OmZeKx KuRnG,BoBy Yg Gi kUmpL kBo bNci2 iNsaF jOw nC gi BuLn RaMdHaN.HaRdY Ti2P cLaM CiDaHa MaDaN(MaNoHrA)Tlg d’MuAtiN y +6285241059661 RESEP Special KUE CINTA 2008.

Bhn yg hrs dsediakn : = 2 buah hati = 1 btg cinta = 1 kg ksh syg + kemesr2n BUMBU : £ 1 ons setia £ 1 grm curiga £ 1 ons cemburu £ 3 lbr daun slm RASA : * kangen * gelisah * resah CARA : “ 1 kan hati mjdi cnta ksh,rasa, n Tepikan @ curiga @ hilangkan @ cemburu Tuangkn ksh syg diatasnya dihiasi dgn “KESETIAAN” Dan yg akHir sedu dgn “KEJUJURAN” “NIe bWT TMn2 aQ Yg Ad dI skUL smA 1 BuaLeMo..aiS,,apRI,,& trUtma Y9 spEcIAL bwT KeKAsiHQ IrmA....bY C4nC3R GirLz,{i%&r4} +6285756914174 SaLaM H!y LP yG mkN ckZeZ ajA, , Z mO tIcAm NeCh bwT aNk2 “MiRrOr” Ad AnItA,IrMa,T!kA, tAr! {T2}, , , tRz p!2t d UI jkRtA.. yG pZtx wAt aNk2 sMeA jOw sMuA yG gI PSG , , , “ kHzUzx Ak C . . . N bwT z p C!dAhA d j@Ldu + CuTe Aj DeCh. . . . . ~E~ +6285756914174 SaLaM H!y LP yG mkN ckZeZ ajA, , Z mO tIcAm NeCh bwT aNk2 “MiRrOr” Ad AnItA,IrMa,T!kA, tAr! {T2}, , , tRz p!2t d UI jkRtA.. yG pZtx wAt aNk2 sMeA jOw sMuA yG gI PSG , , , “ kHzUzx Ak C . . . N bwT z p C!dAhA d j@Ldu + CuTe Aj DeCh. . . . . ~E~¿¿ +6285241050836 SaLam X-cOoL yG zO mQnk kyEeENnt.._z nEmO di kaLdu...tTip cLaM Wt aNk’’ tkj_crUe yG lgi pUaZA zMogAh tMbAh rAJiN pgi kAntOR...!!! N zLaM pLiiiiiiiiiiiNk zYaNk wT z p’CiNta di kAmPoEnk zRoNk ZmOgah trAnk tTap bku zYaNk biar CintA tErLaraNG (oRTu t’ztUju)..ok i Luph u fUuLLL...Wt xcOoL GoOd LuCk,,!! +6285256010550 Salam. Calemaleykum.. ti2p slm buat tmnq yg ad di seputarn konter ( Rudy cell ). buat manto yg lg jg knter, pian yg lg urus org cerai, risal yg lg menagi utang pulza. N rudy yg lg agkt2 kaki di rmh tggu manto N risal u/ mxetor.


10

Klik: http://luwukpost.info

baca koran di dunia maya

JUMAT 28 AGUSTUS 2009

Pimpinan DPRD Sementara Mulai Bekerja AMPANA- Pasca peresmian anggoat DPRD yang baru dan diumumkannya nama penjabat pimpinan DPRD sementara, kini sejumlah tugas pimpinan semen-tara mulai menati. Informasi yang terhimpun Luwuk Post pada sekretariat DPRD setempat menyebutkan, diantara tugas pimpinan sementara yang kini mulai dikerjakan antaranya pelaksanaan rapat koordinasi internal pimpinan sementara dan para anggota DPRD hasil Pemilu 2009. “ Pimpinan sementara beserta wakil ketua sementara saat ini mulai melaksanakan tugasnya. Diantara tugas tersebut adalah menggelar rapat koordinasi. Rapat bisa dikatakan memasuki masa perkenalan anggota DPRD yang dipimpin oleh ketua DPRD, sementara,” Ungkap Sekretaris DPRD Moh. Iqbal Rachmad,SE saat ditemui Luwuk Post kemarin. Dikatakan, selain sebagai ajang silaturahmi, rapat koordinasi dilakukan untuk menginformasikan terkait tugas-tugas pimpinan DPRD sementara, hingga terpilihnya pimpinan DPRD definitiv. Setelah rapat koordinasi dilakukan, pimpinan sementara menyiapkan rancangan tata tertib Dewan Perwakilan Rak-yat Daerah Tojo Una-una. Setelah itu, pimpinan sementara beserta wakil ketua sementara serta memproses terbentuknya fraksi DPRD. “ Tugas pimpinan DPRD sementara berakhir hingga terpilihnya pimpinan DPRD definitif. Pengresmiannya diusulkan kepada Gubernur Sulawesi Tengah,” terangnya. Sekadar diketahui sebagai pimpinan DPRD sementara adalah Moh. Afnan Rachmad SH. Wakil ketua DPRD sementara adalah M. Yasserfedayyen S.Sos. (Nas)

Dishut Diminta Distribusikan Bibit Damsik: Jangan Menunggu Permintaan

DISTRIBUSIKAN : Dinas Kehutanan Tojo Una-una diminta secara intens mendistribusikan bibit pohon kepada masyarakat untuk mengatasi menipisnya kapasitas hutan di Tojo Una-una.

Yasser: Prioritas Memory Adalah Produk Hukum AMPANA- Wakil ketua DPRD sementara M. Yasser Fedayyen S.Sos mengatakan salah satu prioritas tertuang dalam memory produk anggota DPRD sebelumnya adalah mengenai Peraturan Daerah. “ Pekerjaan Rumah DPRD hasil pemilu 2009 cukup banyak sebagaimana tertuang dalam memori yang dibuat anggota DPRD sebelumnya. Antaranya DPRD yang baru lebih mengoptimalkan produk hukum yang dihasilkan (Perda,red). Kami nantinya akan memutuskan sebanyak-banyaknya produk hukum, karena ini sangat penting untuk menertibkan seluruh program di-

masing-masing sektor,” jelasnya. Salah satu Perda yang harus dituntaskan adalah mengenai Perda Tata Ruang. Sejauh ini kata Yasser rancangan perda mengenai tata ruang masih dipending. Karena eksekutif belum mengajukan racangan peraturan daerah mengenai Izin Mendirikan Bangunan (IMB), untuk dijadikan rujukan dalam pembahasan Ranperda Tata Ruang. “ Ini semestinya yang harus kita dorong kedepan selain produk hukum lainnya,” ungkap Yasser yang juga Sekretaris DPD PAN Touna. Ia mengatakan, meskipun belum ada

produk hukum tentang IMB, eksekutif dapat membuat aturan IMB melalui Surat Keputusan Bupati. Untuk selanjutya dijadikan rujukan pembahasan Ranperda tentang Tata Ruang. Ini menurut Yasser perlu segera dituntaskan, untuk kepentingan penataan infrastruktur daerah.“Kedepan fungsi legislasi akan terus kita tingkatkan lagi. Jika periode keanggotaan DPRD sebelumnya melahirkan sebanyak 93 produk hukum, maka kami akan berupaya semaksimal mungkin akan melahirkan produk hukum lebih dari itu,” pungkasnya. (Nas)

AMPANA- Dinas Kehutanan Tojo Una-una diminta secara intens mendistribusikan bibit pohon kepada masyarakat di daerah ini. Ini dilakukan untuk mengatasi secara dini mulai menipisnya kapasitas hutan di Tojo Unauna. Harapan ini disampaikan Bupati Tojo Una-una Drs. Damsik Ladjalani, kemarin. Ia mengatakan, mengatasi penurunan kapasitas hutan daerah, perlu dilakukan upaya kongkrit oleh dinas terkait. Minimal, dengan memberikan bibit pohon secara langsung kepada masyarakat, untuk ditanam dilingkungan tempat tinggal. Terutama dikawasan yang dinilai rawan bencana alam, seperti banjir dan longsor. “ Saya instruksikan agar dinas kehutanan terus menyiapkan bibit. Pelayanan bibit jangan menunggu dikantor saja, kalau perlu dibawa langsung ke masyarakat. Minimal satu orang satu pohon,” tegasnya berharap. Selain menggenjot program reboisasi, pemerintah daerah setempat juga melindungi kawasan hutan dengan memberlakukan pembukaan lahan secara besar-besaran. Sepertihalnya perkebunan Kelapa Sawit. Sebab, investasi disektor perkebunan kelapa sawit dinilai sangat merugikan kawasan hutan daerah. “ Saya sangat melarang adanya perkebunan kelapa

Sawit di daerah ini, untuk menjaga kelestarian hutan. Beberapa waktu lalu ada investor yang berencana membuka perkebunan kelapa Sawit di wilayah Ulubongka namun kami tolak,” beber bupati dikesempatan yang berbeda. Jika perkebunan Kelapa Sawit dikembangkan di Ulubongka sambung Damsik, maka dapat dipastikan akan terjadi penurunan debit air di sungai Ulubongka, yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik. “Hasil penelitian menyebutkan potensi sumber air Ulubongka dapat dijadikan pembangkit tenaga listrik, dan tenaga listrik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan tiga Kabupaten tetangga,” ungkapnya. Masih terkait pelestarian kawasan hutan. Bupati melarang keras masyarakat untuk menebang pohon dikawasan hutan yang terjal. Terutama dikawasan tepi pantai di dua kecamatan. Yakni kecamatan Tojo dan Tojo Barat. “ Jangan sekali-kali merusak hutan dikawasan yang terjal, ini sangat memungkinkan terjadinya longsor,” pintanya. Menanggapi instruksi bupati terkait pendistribusian bibit pohon, kepada Luwuk Post, Kepala Dinas Kehutanan Asmuni mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk menyiapkan bibit, untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat. “ Ya... kami tetap mengupayakannya. Terutama bibit sengon dan jenis lainnya,” terangnya. (Nas)


Klik: http://luwukpost.info

11

baca koran di dunia maya

JUMAT 28 AGUSTUS 2009

Sosialisasi Retribusi Pasar Minim Peserta BANGGAI-Kegiatan sosialisasi sadar retribusi yang dilakukan oleh Dinas Pendapatan, Keuangan, dan Pengelolaan Aset Kabupaten Bangkep, yang bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Banggai, Rabu (26/8) lalu, berjalan tidak seperti yang diharapkan. Penyebabnya, peserta sosialisasi itu yang merupakan para pedagangan di dua pasar di Banggai, tidak semuanya hadir. Bahkan peserta yang hadir pada acara sosialisasi itu, hanya enam orang, padahal dari catatan panitia, mereka telah mengundang sebanyak 50-an pedagang. Sebelumnya kegiatan sosialisasi itu, rencananya akan dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) kantor Camat Banggai, namun karena peserta yang hadir sedikit, kegiatan tersebut kemudian dipindahkan pelaksanaannya di ruangan Camat Banggai.Di luar ruangan, tepatnya di halaman Sekertariat Lembaga Adat Banggai (LAB), jaraknya tidak begitu jauh dan kantor Camat Banggai, terlihat puluhan pedagang yang mengaku mendapat undangan pada acara sosialisasi tersebut. Mereka sengaja tidak masuk untuk mengikuti kegiatan itu, setelah mengetahui secara pasti bahwa agenda sosialisasi itu, adalah “upaya” untuk mendesak mereka agar segera membayar kewajiban atas retribusi pasar. Kepada Luwuk Post, seorang pedagang yang mengaku mendapat undangan sosialisasi dan tidak ikut hadir dalam acara itu, mereka belum akan membayar retribusi, dengan beberapa alasan, diantaranya karena retribusi yang dibebankan kepada mereka masih menggunakan tarif retribusi kabupaten, padahal menurut mereka, status pasar di Banggai adalah pasar Kecamatan. Minimnya peserta, tidak mengurangi antusiasme para pemateri untuk menyampaikan materi sosialisasinya. Kerena tetap melakukan penjelasan para peserta yang hadir. Diantaranya yang disampaikan mereka, yaitu tentang pentingnya pembayaran retribusi itu, demi kelangsungan pembangunan di Bangkep, termasuk pula di wilayah Banggai. Pada acara tersebut, terlihat hadir pula, Kapolsek Banggai beserta jajarannya, serta beberapa unsur Muspika Kecamatan Banggai lainnya. Ditemui seusai kegiatan tersebut, Camat Banggai, Sartono Djafar SE MM, mengatakan inti sosialisasi ini, yaitu untuk kembali meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar kewajiban retribusi pasarnya, yang telah menjadi ketentuan dari aturan. Lebih lanjut, Sartono mengatakan, kewajiban retribusi ini adalah sesuatu yang tetap harus dipenuhi, walaupun itu tidak dilakukan saat ini. Ia mencontohkan, jika retribusi tersebut tidak dibayar pada bulan ini, maka itu akan dihitung sebagai piutang yang tetap harus dilunasi. “Agar tidak membebankan masyarakat, makanya disarankan agar para pedagang dapat membayar retribusinya secara rutin sebelum jatuh tempo pada setiap bulan atau tahun,” Sambung Sartono. Setelah pelaksanaan kegiatan ini, petugas penagih retribusi di pasar-pasar akan memulai melakukan penagihan seperti sebelumnya. Seperti yang diberitakan selama ini, bahwa di Banggai saat ini, tengah terjadi semacam upaya pembangkangan masal yang di lakukan oleh masyarakat, seperti tidak membayar kewajiban retribusi. Itu semuanya dilakukan sebagai bentuk kebecawan atas pemindahan ibukota dari Banggai ke Salakan. Aksi penolakan pembayaran retribusi oleh para pedangan di pasar-pasar Banggai ini, ditengarai sebagai salah satu fariabel yang menyebabkan perolehan PAD Kabupaten Bangkep, menurun draktis dan di dua tahun terakhir ini. (Wan)

BISNIS PULSA Cari Master Dealer Pulsa All Operator, dengan harga murah s5= 4,7. s10=9,3. a5= 4,8. a15= 14,2. trx24 jam Hubungi 081318138333 d-net.peperonity.com

CARI JODOH Saya pria, mncari wanita single, brpnampilan mnarik, sdrhana, bisa dipercaya. Hubungi : 0812 4513 6221. Luwuk.

Patukuki Langka BBM Marwan: Kalaupun Ada, Harganya Mahal

M JAKWAN/TANGERANG EKSPRES

SIDAK: Menteri perindustrian dan perdagangan Marie Elka Pangestu merlakukan sidak disejumlah pasar yang ada dikota dan Kabupaten Tangerang untuk memantau harga sejumlah kebutuhan pokok tampak Menperindag marie Elka Pangestu dipasar gading Serpong Kabupaten Tangerang

Kenaian TDL, Tunggu Pembahasan Pemerintah dan DPR JAKARTA-Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka kemungkinan akan realisasi kenaikan tarif dasar listrik (TDL) pada 2010. Tetapi hal itu setelah masuk dalam pembahasan penyusunan RAPBN 2010. Saat ini rencana itu masih dalam tahap wacara Kementerian BUMN. Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Listrik, Departemen ESDM J. Purwono menjelaskan rencana menaikkan tarif listrik pada 2010 masih belum dibahas di tingkat departemen. “ Pada penetapan subsidi listrik tahun depan, kita masih dengan asumsi tidak ada kenaikan TDL, baik dari sisi jumlah subsidi dan yang lain,” katanya di Jakarta , kemarin (27/8). Walau begitu dia tak menutup peluang akan adanya realisasi kenaikan listrik TDL. Sebab, dengan harga

minyak dunia yang melambung tinggi bisa membuat subsidi pemerintah untuk listrik membengkak. Untuk menghasikan listrik 1 KWH menggunakan mesin diesel membutuhkan biaya produksi Rp3100. “Padahal PLN hanya menjual sebesar Rp700. Sehingga setiap 1 KWH, pemerintah mensubsidi sebesar Rp 2400. “Kita ikuti saja dinamika pembahasan RUU kelistrikan di DPR, yang sedang dalam tahap finalisasi,” ucapnya. Purwono menuturkan sebelum ada kenaikan TDL diperlukan proses yakni pembahasan pemerintah atau di jajaran departemen terkait bersama DPR baik di Komisi VII maupun Panitia Anggaran. Pemerintah dan DPR telah menyepakati kenaikan marjin PLN menjadi sebesar 8 persen dengan range subsidi Rp48,31-52,5 triliun pada 2010 mendatang. Angka itu

meningkat dibanding subsidi listrik tahun 2009 yang sebesar Rp 42,5 triliun. Dengan marjin itu, BUMN produsen listrik itu bisa mendapat keuntungan hingga Rp 7 triliun. Pada Rabu (26/8) lalu Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil menilai karena PLN telah memproyeksikan mendapatkan margin usaha sebesar 8 persen tahun depan maka tak perlu subsidi dari pemerintah lagi. Sofyan mengatakan agar PLN memperoleh laba dan beban subsidi dikurangi mekanisme subsidi listrik harus diubah menjadi subsidi langsung layaknya bantuan langsung tunai (BLT) atau beras miskin (Raskin). Hal itu agar subsidi hanya diterima oleh masyarakat yang kurang mampu. Selain itu kenaikan juga tetap harus dilakukan dengan alas an sejak tahun 2004 PLN belum pernah menaikan TDL. (luq/jpnn)

Kadin Usulkan Bulog Kelola Stok Gula JAKARTA-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai melambungnya harga gula karena pemerintah lamban dalam mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Lebaran. Solusinya, pemerintah harus segera membentuk stok penyangga (buffer stok) gula. “Pemerintah terlambat persiapannya. Dulu waktu disuruh impor, bilangnya cukup. Sekarang sudah mau impor, stok di luar sedang susah,” ujar Ketua Umum Kadin Muhammad Suleman Hidayat kemarin. Menurut dia, pemerintah perlu melakukan persiapan yang matang, tidak serba mendadak serta manajemen logistik yang tepat setiap menjelang lebaran. Untuk mengatasi lonjakan harga gula saat ini, Kadin mendorong pemerintah untuk membentuk stok penyangga (buffer stock) agar bisa digunakan untuk menstabilkan harga di pasaran. Kadin menilai, Badan Urusan Logistik (Bulog) bisa menjadi pengelolanya karena sudah

RUMAH & TANAH DIJUAL Rumah dijual. Luas tanah:9x12m, luas bangunan:6x8m, 2 kmr tidur, 1 kmr mandi, dapur sudah direhap. Fasilitas air panas, listrik 450 watt. Alamat Perum Awara Limboto blok B no.5 Hub. 085240277101 Dijual Tanah, seluas 427 M2, sudah ada pondasi. Almt:Jl. Jakarta Kel. Wurnialo, Komp.Perumahan Griya Seiban. Hub.(0435) 8717767, 085256488334. (0435) 827066

pengalaman mengelola stok beras. “Saya dukung dibuat stok seperti beras, supaya ada pengusaaan stok gula oleh pemerintah,” tukasnya. Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Mustafa Abubakar mengaku hingga saat ini belum mendapat sinyal penugasan dari pemerintah sebagai stabilitator harga gula nasional. Ia menegaskan wacana Bulog sebagai stabilitator harga gula maupun minyak goreng yang polanya seperti beras, bukan ambisi Bulog. “Bukan keinginan Bulog, untuk di bermain di migor dan gula, tapi Bulog siap jika ditugasi,” tegasnya. Mengenai anggaran gula, Mustafa belum mengetahui berapa besar anggarannya termasuk mekanisme pembelian gula apakah akan memakai sistem lelang atau lainnya. Namun begitu dia mengaku hal itu tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. “Peran Bulog kalau untuk gula seperti beras (stabilitator) itu paling cepat tahun depan, itu pun

GAME KONAMI GAME sales & service, terpercaya dan murah. Menjual mesin PS, PS2, PSP, DVD Game/ dan asesorisnya Grosir/eceran. Hrg bs nego, kwalitas bergaransi, kunjungi dan hub. kami di Jl. Budi Utomo (dpn Htl Smbr Ria) Kota G o r o n t a l o . Te l p . 0 4 3 5 8700554,085213850500, 081943456098.

kalau ada dukungan anggaran,” terangnya. Padahal harga gula terus merangkak naik, harga rata-rata nasional per tanggal 27 Agustus 2009 mencapai Rp 9.717 perkilogram atau naik sebanyak Rp 109 perkilogram dibandingkan hari sebelumnya yang senilai Rp 9.608 perkilogram. Harga gula terendah di Denpasar, Manokwari, dan Palangkaraya sebesar Rp 9 ribu perkilogram, dan harga tertinggi di Ternate sebesar Rp 11 ribu per kilogram. Namun, pemerintah hingga saat ini belum melakukan langkah nyata untuk menurunkan harga gula di pasaran. Bahkan berdasar pantauan dan ketersediaan bahan pokok sampai hari ke-6 puasa tahun ini, Depdag masih menilai harga di pasaran masih dalam batas kewajaran. Pemerintah baru akan membahas kenaikan harag gula pekan depan. “Tunggu Rakor (rapat koordinasi),” kata Menteri Perdagangan, Mari Elka Pengestu kemarin. (wir/ kim/jpnn)

BISNIS TERBARU 2009

JASA BANGUNAN

1). http://www.desybisnis.com 2). http://www.duniainvestasi.net/?id_punyauang 3). http://www.investasi.com/?id_duitduit

BONUS HANYA DIAN INI, trima cepat gbr: rumah, ruko, toko, kantor. Desain minimalis sbb: gbr bangunan+RAB+3D+RVISI+contoh gbr+konsultasi=500 RB. Ada diskon khusus s/d 50 %. Hub. 0438734851

Daftar M-Kios, nasional dan Ahli Operator di seluruh Nusantara. Sim 5= 4950/9800/19200/47700/93500 As 5= 4950/9800/14200/24400/ 47700/93500. Hub 0812 8924 2424

JUAL: Parfum Orginal, Paris Hilton, Kenzo, Bulgari, Hugo Boss, Tommy Hilligen dll. Hub Ibu Emi. Jl. Sulawesi no. 17, HP 08525681161 / 081340802026

BISNIS ONLINE: Ayo sambil brinternet anda bisa mndapat pnghasilan Uang. Caranya gabung di :

Parfum Harga Spesial

SALAKAN–Kepala Depot Pertamina Bangkep di Banggai, Satria Bantara S, ST boleh saja mengklaim stok BBM aman sepanjang bulan Ramadan. Tapi di lapangan, kenyataan membuktikan tidak demikian. Seperti yang diungkap mantan Kepala Desa Patukuki Marwan TM, Kamis (27/8) kemarin. Menurutnya, Desa Patukuki Kecamatan Peling Tengah justru sedang mengalami kelangkaan BBM yang sangat hebat. “Jadi siapa bilang aman? Di Patukuki BBM langka,” terangnya saat menghubungi Luwuk Post. Selama menjadi kepala desa, Marwan mendapati kenyataan BBM di desanya terus saja mengalami kelangkaan. Kalau pun ada, harga jualnya membumbung tinggi. Jika di daerah lain minyak tanah dijual Rp4 ribu/liter, di Patukuki warga masyarakat harus membelinya seharga Rp6 ribu/liter. “Ting-

ginya harga minyak tanah di desa kami, sudah berlangsung lama,” ungkap Marwan. BBM Patukuki didatangkan dari Kabupaten Banggai (Luwuk). Karena itu harga minyak tanah di desa tersebut, lebih mahal dibanding daerah lain. “Karena didatangkan dari tempat yang jauh, masyarakat dibebani biaya transportasi mendatangkan BBM ke Patukuki,” kata Marwan lagi. Karena itu Marwan mengharap, Pertamina di Banggai dapat menambah jatah distribusi BBM ke Patukuki. Agar beban masyarakat dapat dikurangi. “Minimal dua pangkalan ditambah jatahnya. Masalahnya, kebutuhan akan BBM di desa kami makin hari semakin meningkat,” pinta Marwan. Kepada Luwuk Post Marwan juga mengatakan, sudah melaporkan kelangkaan BBM yang dialami masyarakat Patukuki ke pemerintah kecamatan setempat. “Sudah ada respon dari Pemerintah Kecamatan Peling Tengah. Mereka berjanji akan melakukan konsultasi maupun koordinasi dengan pihak Pertamina,” pungkas Marwan. (tam)

Manajemen Exxon di Cepu Terancam Dirombak J A K A RTA - P e m e r i n t a h mengultimatum manajemen Exxon Mobil, apabila sampai akhir Agustus, blok Cepu tidak juga berproduksi, maka manajemen Exxon Cepu akan dirombak. Ancaman itu adalah tindakan sebelum dilakukan upaya lebih jauh seperti arbitrase. Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Hulu dan Minyak Gas Bumi (BP Migas) R. Priyono menyatakan, pemerintah kecewa atas kinerja operator blok Cepu. Meskipun demikian, keterlambatan produksi minyak dan gas itu masih jauh dari arbitrase dan upaya mendefault Exxon. “Tetapi, ada kemung-kinan jika masih seperti ini akan ada evaluasi terhadap manajemennya,” katanya dalam Diskusi Panel Peningkatan Kapasitas Nasional Didalam Pemenuhan Kebutuhan Drilling Rig di Indonesia, di Balai Kartini, Jakarta, kemarin (27/8). Pemerintah memang sempat berpikir untuk membawa kelalaian Exxon di Blok Cepu ke ranah arbitrase. “Tetapi untuk ke situ masih jauh (arbitrase, Red) karena performa mereka masih lumayan. Ini kan memang hanya masalah performance saja,”

KESEMPATAN TERBUKA DBS group arif yang memiliki jaringan downline yang terus berkembang, mencari lgi member baru (memiliki KTP/SIM, no. HP & No. rek) khusus di Gorontalo yang mau ikut patungan untuk membeli Hak Usaha duta business school (DBS). Tinggal pilih untuk 3 Hak. Usaha (500:600), lalu hub. kami lewat telepon atau SMS di 0852 4247 4780 (sdr. Arif)

ungkapnya. Priyono menambahkan, faktor yang membuat produk blok Cepu yang dikelola oleh Pertamina dan Exxon terlambat karena kurangnya sinergi antara dua perusahaan tersebut. “Karena itu, kita akan lihat lagi joint of agreement (JoA) yang kemarin saya bilang memang merupakan salah satu yang terburuk,” tegas Priyono. Namun, karena JoA itu bersifat business to business (B to B) antara Exxon dengan Pertamina, sehingga BP Migas tidak mau intervensi. “Kita lihat hubungan keduanya tidak bagus. Interesnya tidak akan diubah, tetapi right and obligation yang kemungkinan akan diubah,” sebutnya. Priyono menjelaskan terkait keterlambatan produksi, VP Establish Area Exxon, Jack P Williams, sudah datang kepadanya dan pihaknya berjanji untuk tetap merealisasikan produksinya pada akhir Agustus sampai awal September sebesar 15 ribu barel per hari (Bph). Tetapi, lanjutnya, pemerintah akan menargetkan paling lambat pertengahan September Cepu harus sudah bisa berproduksi sesuai target. ujarnya. (luq/kim/jpnn)


Cathy Sharon Badannya Dielus Pelembab WALAU terlihat cantik dan seksi, Cathy Sharon tetap merawat tubuhnya agar indah dilihat. Kalau aku dibilang kayak gitu terima kasih. Yang pasti jaga kesehatan nomor satu, kalau kesehatan baik ya itu akan terlihat baik,” kata Cathy, saat ditemui di studio penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu, 26/08. “Kalau badan sih yang penting mandi setiap hari terus pakai pelembab,” imbuhnya. Cathy melanjutkan, tidak berusaha mengikuti model busana yang sedang berkembang. Saudara dari Julie Estelle ini, berbusana sesuai kata hatinya saja. “Kalau ngikutin tren sih nggak, kalau kita senang dengan milih baju, itu akan terlihat sendirinya,” ucap Cathy. Sedangkan untuk perawatan rambut, cewek dengan tinggi badan 170 cm ini hanya melakukan perawatan di rumahnya saja.“Kalau rambut lumayanlan, soalnya setiap hari, aku merawat rambut di rumah, dengan shampoo dan conditioner yang bagus. Aku sempetin untuk ke salon. Aku berusaha setiap 2 minggu sekali untuk perawatan rambut,” ungkap Cathy. “Perawatan kuku juga penting,” tutupnya.(FJR)

JUMAT 28 AGUSTUS 2009 HALAMAN 12

Chintami Atmanegara Makin Diperhatikan Anak

CMYK

Luwuk Post

SEJAK resmi bercerai dengan Bayu Maruto 17 Juni lalu, Chintami Atmanegara mengaku mendapat perhatian lebih dari anak semata wayangnya, Dio Alif Utama. Anak hasil pernikahannya dengan Oddie Agam itu, berulang kali menelpon untuk menanyakan kondisinya. “Sekarang ini Alif bisa telepon empat kali sehari. Padahal dulu, jarang banget dia ngecek aku lewat telpon,” ungkapnya. Putranya yang genap berusia 20 tahun, 7 Oktober mendatang itu, juga meluangkan lebih banyak waktu untuknya. Jika dulu sang suami yang selalu menemaninya kemanapun pergi, kini Alif lah yang melakukannya. “Sekarang kalau pergi-pergi, aku sering ditemani Alif. Dia jadi pengganti suami buat aku,” tutur wanita kelahiran Bonn, Jerman, 14 Juni 1962 ini lantas tersenyum. Ramadan ini, Alif juga diakuinya lebih banyak berbuka puasa di rumah bersamanya. Sebelumnya, putra kesayangannya itu lebih senang ngabuburit dan menyantap hidangan buka puasa bersama teman-temannya di luar rumah. “Mungkin di situ sisi positifnya (bercerai dengan Bayu). Alif jauh lebih perhatian sama aku,” katanya yang mengaku belum terpikir untuk mencari suami baru. Mengenai hubungannya dengan sang mantan suami, dia mengaku masih berjalan baik. Meski hanya lewat telepon, dia tetap berkomunikasi dengan pria yang sempat mengisi hari-harinya selama sembilan tahun itu. Lebaran nanti, rencananya dia juga akan bersilahturahmi ke rumah mantan suaminya itu. (eos)

Dewi Sandra merasa berbeda PISCES (19 FEBRUARI - 20 MARET)

CAPICORN (22 DESEMBER - 19 JANUARI)

AQUARIUS (20 JANUARI - 18 FEBRUARI)

You will find yourself remembering your dreams, hopes and wishes for the future and reevaluating what you have done. Its never too late to change course.

Focus on love and keeping things amicable with the people you care most about. If you are willing to compromise and share, you should be able to enhance a relationship you are in or find love if you are still single.

LIBRA (23 SEPTEMBER - 22 OKTOBER)

SCORPIO (23 OKTOBER - 21 NOVEMBER)

SAGITARIUS (22 NOVEMBER - 21 DESEMBER)

Avoid anyone who appears to be a little disgruntled today. Focus on the creative and what you can do to develop one of your talents. The less said today, the better.

You will be taken with someone who can offer you a totally different perspective on life. You will pick up new interests quickly and love will take you by surprise.

CANCER (21 JUNI - 22 JULI)

LEO (23 JULI - 22 AGUSTUS)

VIRGO (23 AGUSTUS - 22 SEPTEMBER)

A little time spent helping an older relative will leave you feeling good about yourself. Your historic knowledge about family and the neighborhood will put you in demand.

Expect to have some fun and to find love if you are single or rekindle the flame with the partner you are already with. This is a day to make choices about your personal future.

Use your imagination and invent a system that will help you take better care of yourself. Begin with a healthy diet and regular exercise. Consider getting a pet.

ARIES (21MARET - 19 APRIL)

TAURUS (20 APRIL - 20 MEI)

GEMINI (21 MEI - 20 JUNI)

Make social plans early so you arent left to do things on your own. Love and romance will play a big part in your day.

Dont be tricked or fooled into thinking that you have to get everything done immediately. Set some time aside for enjoyment.

Participation will be your thing and you will welcome any challenge that comes your way today. Your quick mind and physical agility will make you hard to beat.

Nothing should stand in your way when it comes to entertainment and enjoying yourself. This is a great day for love and letting someone you care about know your true feelings.

Something will draw you down a very unusual path today. You will instinctively know what is right for you and what isnt. Consider the changes you should make to improve your life.

Irfan Hakim bisa juga melakukan sahur bersama istri tercinta AKHIRNYA Irfan Hakim bisa juga melakukan sahur bersama istri tercinta Della Sabrina. Selama dua tahun menikah, selama itu pula Irfan tidak pernah melakukan sahur denagn Della. “Sebenarnya banyak tawaran sahur, tapi aku ingin merasakan sahur bareng istri,” kata host Heboh ini. Padahal sudah lima tahun Irfan tidak pernah absent muncul di acara sahur secara live. Pria pemilik wajah baby face ini merasa sekarang waktunya sahur berada di samping Della. “Kalau terima terus kapan waktunya gue sahur sama istri. Paling gue terima Cuma bintang tamu aja, jadi nggak tiap hari,” terang presenter ini. Ayah dari AIshah (1,3) ini juga kasihan dengan Della yang terus memintanya untuk ditemani sahur. Agar tidak lepas tawaran selama Ramadhan, Irfan menerima kerjaan di Sambil Buka Yuk (SBY) yang tayang di ANTV. Menurutnya honor selama Ramadhan lebih besar dibandingkan hari lain. “Sebenarnya bukan karena duit, kalau dibayar lebih besar wajar karena tenaga yang dikeluarkan lebih banyak. Meski buka puasa di luar, gue usahain buka juga sama istri. Nikmatnya makan bersama,” tutup Irfan. (AAL)

CMYK

Di bulan Ramadhan kali ini Dewi Sandra merasa berbeda. Di tengah pelik masalah rumah tangganya dengan Glenn Fredly, Dewi baru sadar masalah yang alaminya selama ini terlalu dibesar-besarkan. “Secara pribadi masalah-masalah yang kita anggap besar se lama ini terlalu dibesar-besarkan. Sebenarnya banyak hal yang harus kita lakukan nggak melulu mikirin masalah terus,” kata Dewi di acara buka puasa bersama Universal Musik di Hard Rock Café Jakarta. Dewi merasa malu jika selama ini dia selalu mengeluh karena perceraiannya dengan Glenn yang tidak ada ujungnya. “Selama ini kita bertanya kenapa Tuhan? Hidup itu bukan masalah terus. Untungnya gue sudah melewati saat itu dan sekarang gue sadar kenapa Tuhan memberikan gue masalah karena Tuhan sedang ngajarin gue sesuatu. Sebenarnya hidup itu nggak rumit, “kata bekas istri Surya Saputra ini. Dewi mengklaim kalau dirinya tidak sama seperti dua tahun lalu, ketika baru menikah dengan Glenn. “Intinya gue mengubah diri gue tidak sama dengan dua tahun lalu, tidak sama. Itu pelajaran yang paling penting,” ujar Dewi. Wanita 29 tahun ini juga tidak ingin dipusingkan dengan hal-hal remeh. Dewi mengaku mulai memilah teman. “Kalau ketemu orang gue milih, sama juga kalau nonton tv gue akan pilih. Gue nggakmau buang energi percuma. Sayang, urusin hal-hal yang nggak penting,” kata wanita blasteran Betawi Inggris ini. Selain itu Dewi sedang gemar membaca. Dewi juga membaca buku soal-soal agama dari Islam, Kristen, Budha hingga Hindu. Sedang mencari makna hidup? “BUkan mencari, gue sudah menemukan,” jawabnya. (AAL)


Klik: http://luwukpost.info

13

baca koran di dunia maya

JUMAT 28 AGUSTUS 2009

Irianto Dituding Ingkari Janji Kampanye SALAKAN - Pilkada Bangkep masih 2 tahun lagi, tapi Irianto Malingong agaknya mulai dijadikan sasaran tembak. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) itu dituding melanggar janji kampanye saat Pilkada 2006 silam. Tudingan, dilontarkan Ketua DPC Hanura Bangkep, Moh. Tanjung Pawara, siang kemarin. Menurutnya, janji politik yang tidak direalisasi oleh Irianto Malingong antara lain mengatasi krisis listrik dan air bersih yang masih menjadi persoalan berkepanjangan di tengah masyarakat Bangkep. “Buktinya hingga saat ini listrik masih belum maksimal. Demikian pula masyarakat menderita gara-gara kesulitan mendapat air bersih,” tandas Anjung, panggilan akrab Tanjung Pawara. Saat Irianto dulu mengumbar janji mengatasi listrik dan air bersih, masyarakat sempat berharap agar dua persoalan tersebut benar-benar segera ditanggulangi oleh pemerintah. Namun kenyataannya, meskipun masa jabatan Irianto Malingong tinggal dua tahun lagi, listrik dan air bersih masih langka. “Rakyat yang menderita juga,” kata Kapitan Kota Banggai tersebut. Berkait wacana yang menyebut listrik bakal menyala 24 jam di Kota Salakan, Anjung mengaku tidak mudah mempercayainya. “Sebelum ada, saya masih ragu,” curiganya. Keraguan Anjung antara lain disebabkan kemungkinan, bila listrik berhasil menyala 24 jam di Kota Salakan, hal itu dipastikan akan memicu perasaan cemburu pada kalangan ma-syarakat di luar Salakan. Sebab mereka pun menanti-nantikan penerangan listrik yang maksimal. “Hal ini akan membuat masyarakat marah,” tutur Anjung lagi. Sementara berkaitan dengan air bersih, masyarakat di wilayah Peling terutama yang tinggal di Daerah Pemilihan (Da-pil) 3, juga mengeluhkannya. “Masyarakat di Dapil 3 berteriak susah mendapatkan air bersih,” tambahnya. (tam)

Nico Makin Berapi-api Soal Temuan BPK RI

(foto dok Luwuk Post)

LAMBAI TANGAN : Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Drs Irianto Malingong MM melambaikan tanganya saat melepas partai -partai politik (parpol) sebagai peserta pemilu pada pawai kampanye damai di lapangan bukit Trikora Salakan.

TANGGAPAN

Ukas : Kelihatannya Sangat Serius

Moh. Tanjung Pawara

PLN Labobo Menuai Sorotan BANGGAI-Perusahan Listrik Negara (PLN), ranting Kecamatan Labobo, Bangkep, belakangan ini kerap menjadi bahan pergunjingan dari masyarakat di daerah tersebut. Nyanyian sumbang, dari masyarakat terjadi menyusul, penilaian pelayanan mereka yang diduga kurang profesional lagi dan telah menyebabkan kerugian kepada masyarakat selaku pengguna jasa layanan mereka. Akhir-akhir ini, banyak alat-alat elektornik milik warga seperti sound sistem, TV dan lampu mengalami kerusakan. Diduga kuat kerusakan alat elektronik itu, penyebabnya karena tegangan tinggi listrik yang kerap terjadi selama ini. Seorang warga Kecamatan Labobo, yang minta namanya tidak dikorankan, kepada Luwuk Post, belum lama ini, membenarkan tentang hal tersebut. Menurutnya, tegangan listrik yang tinggi itu, telah membuat alat elektonik-nya mengalami kerusakan, hingga tidak dapat digunakan lagi. Pada umumnya, kata sumber, tegangan tinggi itu, terjadi pada malam hari dimana seluruh alat eloktronik milik warga sedang digunakan. Terkait dengan kerugian yang mereka alami ini, masyarakat berharap, pihak PLN dapat mempertangungjawabkannya. Bentuk tanggungjawab dari PLN yang diharapkan oleh warga itu, yakni dengan melakukan ganti rugi terhadap kerusakan sejumlah alat elektronik milik warga, dalam waktu dekat ini. Sementara itu, pihak PLN belum berhasil di mintai komentarnya seputar masalah ini. Masalah kerusakan alat elektronik milik warga di Labobo ini, sangat disayangkan oleh Dedi, salah seorang aktifis Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesi (YLKI) Sulteng. Dihubungi Luwuk Post via ponselnya, Selasa (25/8) lalu, Dedi mengatakan, jika dugaan bahwa penyebabnya adalah tegangan tinggi, maka pihak PLN harus melakukan pengantian dari kerugian yang dialami oleh masyarakat itu. Alasan untuk itu kata Dedi, karena masyarakat adalah konsumen yang telah dilindungi oleh hukum, yang sudah selayaknya mendapat pelayanan yang prima, kalaupun terdapat kerugian dari masyarakat akibat proses pelayanan yang diduga kurang prima, maka itu menjadi kewajiban bagi pihak PLN untuk bisa menganti kerugian yang dialami oleh masyarakat. (Wan)

SALAKAN - Selain Ketua DPRD Hindra Husain, tokoh aktivis Banggai Abdul Ukas SH juga meminta agar pemerintah mempertanggung jawabkan pemanfaatan anggaran yang dipersoalkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ukas juga meminta agar pemerintah sesegera mungkin mengambil langkah cepat untuk memperbaiki kekurangan dalam laporan keuangannya yang dipersoalkan BPK. “Kalau menu-

rut pengamatan saya, masalah ini berupa temuan administrasi, tapi kelihatannya sangat serius,” katanya. Bila pemerintah tidak segera melakukan perbaikan, bisa saja akibatnya pemerintah pusat memutuskan untuk mengurangi dana pembangunan yang didistribusi ke Bangkep. Hal itu disebabkan laporan keuangan yang dianggap bermasalah melibatkan dana yang sangat besar.

Catatan:

“Bantuan anggaran dari pusat untuk Bangkep bisa-bisa dikurangi atau bahkan ditiadakan akibat laporan keuangan yang dianggap tidak dapat diandalkan tersebut,” ungkap Ukas. Karena itu Ukas mendesak agar pemerintah segera melakukan langkah untuk memperbaiki laporan keuangannya. “Saya kesal kepada pemerintah yang terkesan tidak becus mengelola anggaran,” kata Ukas lagi. (tam)

Hindra : Itu Tanggung Jawab Bupati SALAKAN- Laporan keuangan Bangkep yang meliputi anggaran senilai Rp2,2 triliun dan dianggap bermasalah oleh Perwakilan BPK RI di Palu, menurut Ketua DPRD Bangkep Hindra Husain adalah urusan Bupati Irianto Malingong. Karena Irianto pemimpin di daerah. “Kita di DPRD hanya memparipurnakan dan mengawasi saja. Soal pemanfaatan

anggaran, bupati dan aparatnya yang menjalankan,” tegas Boss Papa, panggilan akrab Hindra. “Jadi silakan tanya ke bupati,” imbuhnya. Di luar itu, Hindra menilai temuan BPK berkait dengan soal-soal administrasi. Hal seperti itu katanya, lumrah terjadi di daerah-daerah. “Tapi kita lihat saja, sejauh mana temuan tersebut,” kata Hindra.

Begitu kabar tentang hasil resume Perwakilan BPK RI dipublikasi, DPRD Bangkep kontan didesak untuk turut mempertanggungjawabkannya. Menurut para aktivis, DPRD tidak boleh hanya menomorsatukan fungsi budgeting. Tapi DPRD juga harus mampu menjalankan fungsi kontrol dan pengawasan terhadap kinerja eksekutif. (tam)

Kontraktor Tak Melapor, Camat Kesal BANGGAI-Camat Banggai Sartono Djafar SE MM, benarbenar dibuat kesal oleh ulah kontraktor yang tengah menggerjakan proyek pembangunannya, di wilayah Kecamatan Banggai. Itu terjadi, karena para kontraktor tersebut, tidak pernah melaporkan tentang kegiatan mereka kepada pihaknya selaku pimpinan di wilayah Kecamatan Banggai. Ditemui di ruang kerjanya Kamis (27/8) lalu, pejabat Camat Banggai Sartono Djafar SE MM, menuturkan selaku pimpinan di kecamatan, pihaknya berhak mengetahui siapa rekanan (kontraktor red) yang sedang menyelenggaran kegiatan pelaksanaan proyek. Karena, sudah barang tentu pembangunan yang dilakukan itu, ditujukan kepada masyarakat yang ada di wilayahnya. Intinya pihaknya harus dili-

batkan minimal untuk bisa melakukan proses pengawasan terhadap pelaksanaan dan juga kwalitas dari pelaksanaan proyek tersebut. “Pembangunan itu ditujukan oleh masyarakat yang ada di wilayah saya, idealnya saya harus di kasih tahu proses pengerjaannya, hingga nanti kami akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan dan kwalitas pembangunan yang sedang dilakukan,” terang Sartono. Selama ini belum ada satupun kontraktor yang melaporkan kepada pihaknya tentang kegiatan usahanya di Banggai. Mereka baru datang melapor katanya, setelah mendapat kendala di lapangan seperti masalah pembebasan lahan yang akan di jadikan lokasi pembangunan proyek tersebut. “Selama ini tidak ada yang lapor, ada kontraktor datang tetapi

setelah mereka terkendala pembebasan lahan,” kesal Sartono. Ia mencontohkan, pelaksanaan jalan rabat di Kelurahan Lompio. Dimana dalam pelaksanaannya oknum kontraktor pengerjanya tidak pernah berkoodinasi dengan pihaknya. Mereka baru datang berkoordinasi kata dia, setelah adanya masyakat yang menolak memberikan tanahnya untuk pembangunan jalan tersebut. Sartono menduga, keengganan rekanan berkoordinasi dengan pihaknya, mungkin karena mereka takut jika harus membayar insentif. “Tujuan kami minta agar mereka berkoordinasi dengan kami bukan untuk mengerja insentif, tetapi itu bertujuan untuk menjaga proses pembangunan agar tetap berkwalitas, termasuk memfasilitasi agar tidak terjadi kendala di lapangan,” tekannya lagi. (wan)

SALAKAN – Semangat Nico Soolany makin menggelora. Kabar temuan BPK terkait pengelolaan keuangan Pemkab Bangkep sebagaimana dilansir Luwuk Post kemarin, membuat legislator asal PPDI tersebut makin berapiapi. Terang-terangan Nico mendesak agar pemerintah mempertanggungjawabkan sekaligus secepat-cepatnya memperbaiki permintaan BPK terkait temuan lembaga tersebut tentang anggaran senilai Rp2,2 triliun yang diduga bermasalah. “Ya. Total nilai dana yang dianggap bermasalah sebanyak Rp2,2 triliun berasal dari laporan keuangan tahun anggaran 2006, 2007, dan 2008 sebagaimana diperiksa Perwakilan BPK RI Sulteng di Palu,” ungkap Nico. Menanggapi permintaan Nico dan sejumlah aktivis yang terpancing mempertanyakannya, Ketua DPRD Hindra Husain menegaskan, soal laporan keuangan yang dianggap bermasalah, sepenuhnya merupakan urusan Bupati Irianto Malingong. DPRD katanya, hanya bertugas memparipurnakan dan mengawasi. Sedangkan soal pemanfaatan dana, bupati dan aparatnya yang menjalankan. Sementara politisi yang juga Sekretatis DPC Hanura Bangkep, Abdul

Ukas SH mengkhawatirkan, bila pemerintah tidak segera memperbaiki laporan keuangannya, pemerintah pusat akan mengurangi bahkan menghilangkan sama sekali distribusi dana pembangunan ke Bangkep. Pengurangan dana pembangunan dari pusat, kata Abdul Ukas, disebabkan laporan keuangan yang dipersoalkan BPK tersebut meliputi nilai anggaran yang tidak sedikit. “Saya kesal kepada pemerintah yang terkesan tidak becus mengelola anggaran,” kata Ukas. (tam)

Nico Soolany

Jalan Mansalean Lipulalongo Rusak Parah BANGGAI-Memiliki jalan yang teraspal dan lebar, sehingga bisa dilewati dengan kendaraan dengan baik, adalah sebuah impian dari masyarakat yang ada di tiga desa dalam Kecamatan Labobo, masing-masing Mansalean, Lalong dan Lipulalongo. Sebab, sejak sekian lama masyarakat di tiga desa tersebut, belum pernah dimanjakan oleh pemerintah, dalam bentuk pembangunan jalan yang repensentatif. Jalan yang menghubungkan ketiga desa tersebut, hanya sebagian kecilnya saja, yang sempat teraspal, kondisi yang teraspal itu juga kondisinya telah mengalami kerusakan yang cukup parah. Sementara sebagian besar jalan yang menghubungkan tiga desa itu, yang diperkirakan panjangnya mencapai 10 KM itu, masih merupakan jalan rintisan saja atau jalan tanah yang dipenuhi bebatuan. Tidak sedikit masyarakat di tiga desa tersebut, yang mengeluhkan kondisi jalan mereka itu. Menurut mereka jalan yang ada sekarang ini, adalah gambaran atau potret dari tidak meratanya kue pembangunan yang tengah di laksanakan pemerintah, baik di tingkatan daerah dan pusat, di Bangkep. Karena ada wilayah yang masyarakatnya di manjakan dengan pembangunan jalan yang bagus, sementara di wilayah lainnya justru tidak tersentuh seperti di Labobo. Kepada Luwuk Post, Selasa lalu, Aswan seorang warga Labobo, mengungkapkan tentang harapan dirinya selaku masyarakat Labobo. Selama ini kata Aswan, masyarakat hanya mengandalkan transportasi laut untuk berpergian ke manamana, sebab, jalan poros utama itu mengalami kerusakan parah. Untuk itu ia berharap agar Pemda Bangkep, dapat mengalokasikan dana demi perbaikan jalan ini, pada tahun 2010 mendatang. Jalur laut yang selama ini

digunakan, bukanlah pilihan dari masyarakat, tetapi karena tidak ada pilihan lain dari masyarakat, terpaksa transportasi laut menjadi pilihan terakhir. Padahal di sisi lain, selain waktu tempuhnya relatif lebih lama, penggunaan transportasi laut ini, juga resikonya lebih tinggi, apalagi dimusim cuaca buruk seperti saat ini. “Masyarakat, tidak ada pilihan lain selain menggunakan jalur laut kalau mau ke manamana, karena kondisi jalan tersebut sangat parah, kendati di tengah musim kencang seperti sekarang ini,” aku Aswan. Kendati berharap agar perbaikkan jalan di Labobo, segera dilakukan dalam waktu dekat ini, tetapi dari sisi berbeda, Aswan justru pesimis, kalau keinginan dari masyarakat tersebut dapat terealisasikan. Karena, masyarakat Labobo, tidak lagi memiliki keterwakilan di lembaga DPRD Bangkep, seperti pada periode lalu. “Sedangkan waktu masih ada anggota Dewan dari Labobo, jalan itu tidak pernah disetujui, apalagi saat ini orang Labobo tidak ada lagi yang duduk di Dewan Bangkep, pasti tidak ada lagi yang mau menyuarakan soal ini. Ya mudah-mudahan Pemda Bangkep, bisa merealisasikan perbaikan jalan ini, walau tanpa desakan dari para wakil rakyat,” harap Aswan. Pajabat Camat Labobo, Balsam Sarikaya SE, kepada Luwuk Post, belum lama ini, mengatakan pihaknya dalam pengusulan program kegiatan pembangunan di tahun 2010 mendatang, telah memprioritaskan perbaikan jalan termasuk dengan perbaikan total jalan poros yang menghubungkan Mansalean, Lalong dan Lipulalongo. Selain jalan itu, kata Balsam, ia juga telah mengusulkan pembangunan jalan baru untuk menghubungkan desa-desa yang ada di wilayah timur dan barat pulau Labobo. (Wan)


http://luwukpost.info

E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Luwuk Post

JUMAT 28 AGUSTUS 2009 | HALAMAN 14


POLISI UNGKAP Sambungan dari Hal 1 meneror adalah milik Nasrudin. Ta pi, tidak diungkapkan ke Kapolri karena takut boroknya terbongkar,’’ ujar Iriawan. Masih terkait Antasari, sumber lain di Polda Metro Jaya mengung kapkan, saat rekonstruksi di Hotel Gran Mahakam awal Agustus lalu, Rani Juliani (istri Nasrudin) sempat marah. Kemarahan itu diarahkan kepada Antasari karena menyang kal adanya adegan merayu.Saat itu

AMBIL DARAH Sambungan dari Hal 1 Karena hasilnya tidak valid, dr Indah yang menjadi dokter jaga meminta izin kepada pasien (Prita) untuk diambil sampel darahnya lagi. “Saya yang mengambil sampel ke dua sekaligus memasang slang in fus,” kata Wiwin. dr Indah membe narkan pernyataan Wiwin. Dia me ngatakan, Prita menyetujui untuk di ambil sampel darahnya kali kedua. “Pasien saat itu bilang ya, dok. Silakan,” tuturnya. Mendengar kesaksian ini, Prita dengan tegas menolak. Menurut Prita, dirinya hanya mendapatkan infus setelah pengam bilan sampel darah pertama. “Tidak ada permintaan dari dokter untuk mengambil sampel darah, baik lisan maupun tertulis,” kata Prita.

DUA MENTERI Sambungan dari Hal 1 mengundurkan diri (sebagai caleg terpilih). Jadi menteri saja, alham dulillah,’’ kata Adhyaksa di gedung KPU, Jakarta, kemarin (27/8). Adhyaksa menemui pimpinan KPU untuk mengonsultasikan prosedur pengunduran dirinya sebagai anggota dewan terpilih. Kedata ngan Adhyaksa diterima langsung Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary. Sesuai ketentuan, saat dilantik sebagai anggota DPR terpilih pada 1 Oktober nanti, setiap pejabat

PIGURA Sambungan dari Hal 1 Prayudati itu sesudah syuting di studio Trans7.Di Jakarta, perem puan kelahiran 5 April 1966 terse

PENARI SEKSI Sambungan dari Hal 1 penari keluar ruangan. ’’Sudah, su dah, tari sudah selesai kok ma sih melongo,’’ ujarnya.Salah seorang penari mengung kapkan, yang di tampilkan tersebut belum ada apaapanya jika di banding yang se

SELEB Sambungan dari Hal 1 seputar kehidupannya yang ru wet. Bintang film Mean Girls ini rela menghadapi berbagai macam kritik soal kehidupan nya yang penuh dengan pesta, kekerasan dan kehidupan cin tanya yang kacau. Lindsay ka barnya sedikit curhat ke Larry Rudolph manajer Britney

KETUA KPUD Sambungan dari Hal 1 Luwuk Post, Kamis (27/8) ke marin.Rencana mempoli sikan Ketua KPUD Kabupaten Banggai kata Irfan cukup ber alasan. Sebab orang nomor satu di lembaga penyeleng gara pemilu itu dianggap telah melakukan perbuatan pidana berupa penipuan atau pembo hongan terhadap Husen Boften, selaku caleg terpilih partai Golkar dapil III. Selain itu, Syamsulrizal Djalumang di anggap tidak mampu menja lankan fungsi KPUD sebagai lambaga independen.“Bagi

PENGAMANAN Sambungan dari Hal 1 timbul kecurigaan di antara se sama pekerja.’’Masalah agama kan hak setiap orang. Kalau selama ini ada yang di anggap memeluk Islam garis keras, ya itu kan pilihannya. (Manajemen) hotel tidak bisa melarang, kecuali kalau meng gangu pekerjaan. Paling banter dia tidak punya banyak temen aja di (tempat) kerjaan,’’ kata salah seorang bartender hotel. Lebih lanjut pria yang wantiwanti tidak disebut namanya itu mengatakan, bisnis perhotelan adalah masalah hospitality, kenyamanan bagi tamu. Jika karyawan bekerja dengan baik, manajemen hotel tidak terlalu mempermasalahkan kehidupan pribadinya. ’’Bagaimanapun, peledakan kemarin (17 Juli, Red) mengganggu ke nyamanan tamu. Meski pengamanan sudah ditambah, tentu masih ada perasaan takut. Padahal, kami sudah melakukan segala upaya untuk membuat tamu merasa aman dan nyaman,’’ katanya.Selain mengetati pemeriksaan, manajemen hotel membatasi waktu karyawan berada di lingkungan hotel setelah jam kerja. ’’Sekarang paling banter hanya satu jam,’’ kata pria kelahiran 1986 itu.Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Yanti Sukamdhani mengakui adanya peningkatan pengamanan. ’’Hotel-hotel, terutama bintang li

15

baca koran di dunia maya

Rani bersikeras bahwa di hotel itulah dirinya dirayu Antasari. Namun, hal itu disangkal keras Antasari. ’’Bapak (Antasari) ini gimana sih, kita lakukan ini, tapi kok dibilang tidak,’’ ujar Rani di tengah rekonstruksi kala itu, seperti ditirukan sumber tadi. Sumber itu juga mengungkapkan hasil penyelidikan polisi bahwa Kombespol Wiliardi Wizar (tersangka lain) pernah dijanjikan oleh Antasari menjadi direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya jika dapat mencarikan eksekutor Nasrudin, sekaligus melaksanakan eksekusi itu. Janji tersebut disampai

kan Antasari pada Januari 2009. Kala itu Antasari berjanji akan meng gunakan kewenangannya sebagai ketua KPK untuk meminta Kapolri menempatkan Wiliardi Wizar se bagai direktur Reskrimum Polda Metro Jaya. Antasari juga menga takan bahwa Wiliardi tidak perlu takut tertangkap karena semua akan ’’beres’’ begitu dirinya menjadi direktur reskrimum. Pada Desember 2008, diduga Nasrudin mulai mene ror Antasari lantaran ketua KPK itu dinilai sudah mulai menjaga jarak. Bahkan, teror itu juga diarahkan kepada istri Antasari Ida

Laksmiwati.Bagaimana tanggapan Antasari? Pengacara Antasari Ari Yusuf Amir mengatakan, banyak keganjilan pada kasus kliennya selama penyidikan di kepolisian yang dituangkan dalam berkas. ’’Kami jelaskan bahwa banyak keganjilan dalam berkas tersebut. Masih banyak bolong-bolongnya,’’ kata Ari Yusuf Amir kepada Jawa Pos kemarin (27/8). Karena itu, kata Ari, pihaknya akan mengingat kan jaksa tentang berkas perkara kliennya dengan cara mengirim su rat ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.Meski demikian, Ari tidak

Seperti diwartakan, hasil tes trombosit inilah yang kemudian menjadi masalah. Hasil lab yang menyatakan trombosit Prita 27 ribu dijadikan referensi untuk melakukan perawatan. Namun, berselang beberapa jam, hasil lab menyatakan trombosit sebenarnya 181 ribu. Prita yang tidak puas atas pelayanan RS Omni menuntut hasil trombosit 27 ribu diserahkan kepadanya. Namun, pihak rumah sakit menolaknya dengan alasan hasil lab yang diminta Prita tidak valid. Berdasar ketentuan dan prosedur RS Omni, hasil itu memang tidak bisa diserahkan. Jumlah trombosit pertama, lanjut Indah, bukan menjadi faktor utama Prita harus mendapatkan perawatan. Rawat inap menjadi opsi yang ditawarkan karena melihat kon disi fisik Prita dan diagnosis sus-

pect demam berdarah dengue (DBD). Saat itu Prita menyetujui un tuk dirawat inap dengan alasan khawatir penyakitnya menular kepada kedua anaknya yang masih balita. Setelah sidang, kuasa hukum Prita, O.C. Kaligis, menilai, dalam keterangan saksi diketahui ada kesan pihak Omni yang menyebarkan e-mail Prita ke beberapa pegawainya. Ini berdasar beberapa pertanyaan yang diajukan kepada saksi. “Yang membuat debat umum adalah mereka (Omni). Mereka yang menyebarkan email,” imbuh Kaligis.Dalam sidang kemarin diketahui dua saksi hanya mengetahui e-mail Prita. Soal pemberitaan dan surat pembaca yang mengeluhkan pelayanan Omni, mereka tidak mengetahuinya. Jaksa penuntut umum Riyadi SH

mengatakan, ada dua saksi lagi yang diajukan ke sidang. Saksi tersebut adalah Supriyanto, petugas laboratorium Omni, dan Ugiyana Yanti, costumer service Omni. Riyadi menyatakan, komentar Prita tentang buruknya pelayanan RS Omni dalam sidang kemarin merupakan kesimpulan sementara dari Prita. Belum ada putusan dari pihak mana pun soal itu. Termasuk pernyataan Prita soal malpraktik. Kalau memang ada malpraktik, harus dibuktikan dengan putusan Majelis Kehormatan Dokter Indonesia. “Saya tahu ada dua ba lita buta yang sempat dirawat di RS Omni. Saya lihat di TV. Tapi, ka lau itu dikatakan bagian dari mal praktik, seharusnya ada tersangka atau surat yang menyatakan itu. Termasuk dalam kasus ini,” kata Riyadi. (kin/jpnn/oki)

negara ataupun PNS harus mundur terlebih dulu. Para menteri yang terpilih menjadi anggota dewan juga harus mengikuti aturan tersebut. Masa jabatan Adhyaksa sebagai menteri sebenarnya juga segera berakhir. Tepatnya, bersamaan de ngan pelantikan presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang. Na mun, menurut dia, meski selisihnya hanya sekitar 20 hari, dirinya tetap ingin melepaskan kesempatan menjadi anggota dewan. ’’Kalau ma suknya dulu baik-baik, keluarnya juga harus baik-baik. Jadi tidak perlu mundur,’’ tambah menteri kelahiran Donggala, Sulteng, itu.Adhyaksa

membantah keputusan mundur itu dilakukan karena sudah ada kepas tian masuk kabinet lagi. Menurut dia, hingga kini dirinya belum menge tahui akan dipilih kembali sebagai menteri atau tidak oleh SBY. ’’Kalau dipilih (lagi), itu takdir yang baik. Ka lau tidak, saya bisa kembali me ngajar,’’ ujar dosen ilmu kelautan dan perikanan di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, itu.Terkait pengganti dirinya sebagai calon anggota DPR, Adhyaksa me ngungkapkan, penggantinya ada lah caleg PKS dengan perolehan suara terbesar kedua di dapil Sul teng. Sosok beruntung itu adalah

Akbar Zulfakar. ’’Kami berikan ke sempatan kepada Akbar Zulfakar untuk menggantikan posisi saya,’’ katanya.Pada 21 Agustus lalu, KPU juga menerima surat resmi dari Partai Demokrat terkait pengun duran diri Fredy Numberi sebagai caleg DPR terpilih. Menteri kelautan dan perikanan itu bahkan lebih dulu memutuskan mundur sebagai anggota DPR terpilih ketimbang Adhyaksa. Alasannya, Fredy ingin berkonsen trasi menyelesaikan tugas sebagai menteri. Partai Demokrat lantas meng ganti Fredy dengan Milton Pakpahan, caleg Demokrat peraih suara terba nyak kedua di dapil Papua. (dyn/agm)

but tinggal bersama anak sulung nya yang secara khusus diajak da ri Solo untuk menemani selama Ra madan. Kehadiran sang putra dia kuinya bisa menghilangkan rasa se pi sejak bercerai dari suami bebe rapa bulan lalu. “Sekarang ada te

man di kosan,” ucapnya.Kesem patan untuk berkumpul dengan keluarga besar, tampaknya, juga belum akan datang hingga Lebaran nanti. Sebab, kontrak syuting Ramadan akan berlangsung selama 30 hari

nonstop. “Saya sempat menawar 25 hari saja, tapi tidak boleh. Jadi, mau nggak mau aku harus jalanin syuting full 30 hari dan tidak bisa pulang ke Jawa,” jelas bintang Srimulat itu. (mom/jpnn/nw)

sungguhnya. ’’Kalau di MK, kan ha rus rapi. Tapi, kalau ditampilkan di Manado, lebih vulgar,’’ katanya. Dalam sidang uji materiil UU Pornografi tersebut, Tjipta Lesmana sebagai saksi ahli dari pemerintah mengusulkan agar UU tersebut se gera direvisi atau setidaknya bisa ditambahkan pasal lagi. ’’Kalau bisa, saya usul UU itu direvisi untuk me

nambah satu pasal lagi dengan me masukkan tentang lima hal,’’ ungkapnya.Lima hal yang tidak termasuk pornografi, papar guru besar FISIP UI itu, adalah adat isti adat, seni, sastra, olahraga, dan il mu pengetahuan. ’’Pokoknya ditam bahkan saja satu pasal lagi yang menyatakan tentang lima hal seperti yang saya sebutkan itu,’’

tegasnya.Sebenarnya, lanjut dia, ada dua hal yang bisa dimasukkan kategori pornografi. Yakni, adanya faktor kesengajaan dan bertujuan membang kitkan berahi para audience. Dalam kesempatan itu, Tjipta juga menjelas kan, UU Pornografi se benarnya tidak bersifat diskriminasi, melainkan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai norma agama. (ali/sid/jpnn/oki)

Spears tentang keinginannya kembali ke Holywood.Seorang sumber yang dekat dengan FOX membuka rahasia. “Ru dolph akan menolong Lindsay perihal reality show tentang di rinya yang berpotensi bisa kem bali ke perfilman di Hollywood. Intinya, Lindsay ingin kembali diakui sebagai aktris. Kabarnya, Lindsay sedang me ngalami kesulitan dalam finan sialnya. Artis 23 tahun ini ter

lihat sedang makan di salah satu restaurant di New York dalam keadaan kusut. Se orang sumber mengatakan ka lau Lindsay malam itu terlihat dekil, menjijikan dan hamper tidak dikenali.Ini bukan per tama kalinya Lindsay ditawari untuk membuat reality show seputar kehidupan pribadinya. Ketika masih berhubungan les bian dengan Samntha Ron son, Lindsay ditawari muncul

dengan Samantha tapi ditolak nya. “Lindsay menolak karena khawatir acara itu bisa menya kiti pacarnya si Ronson,”kata seorang sumber dilansir dari femalefirst.Bulan Juni lalu, Lindsay kabarnya juga sempat negoisasi dengan host American Idol Ryan Seacrest untuk mem presentasikan sebuah acara amal. Baru-baru ini Lindsay stress karena rumahnya di Los Angeles dimasuki maling. (FF/AAL)

saya dia (Syamsulrizal, red) le bih cocok menjadi ketua par pol, bukan Ketua KPUD. Mes tinya lebih taat kepada hukum dan konstitusi, bukan pada ke pentingan politik tertentu. Ini je las KPUD dibawah kepimpi nannya telah melakukan keja hatan pemilu dengan tidak me lantik Husen Boften,” tegas Sekretaris DPD AMPI Kabu paten Banggai ini.Irfan kembali menegaskan penangguhan pelantikan karena surat KPUD Sulteng juga hanya merupa kan alasan pembenaran KP UD yang ingin ‘cuci tangan’ dari kejahatan politik yang di buatnya sendiri. Skenario kotor juga diperankan Ketua KPUD

dengan membalas surat pe nangguhan pelantikan dari KPUD Sulteng. Ini juga lanjut dia, menunjukan Syamsulrizal ‘bermain’ dan berada di balik konspirasi agar pelantikkan Husen ditangguhkan. “Gamba ran ini sangat jelas, bahwa Djan merupakan aktor intelek tual dibalik semuanya,” tegas dia.Irfan juga menyinggung soal balasan surat KPUD Banggai ke KPUD Sulteng. Ka lau saja balasan surat itu tidak melalui pleno, maka tindakan Ketua KPUD dapat dikatego rikan melakukan pemalsuan dokumen negara.Pelantikkan aleg yang hanya 34 orang kata Irfan lagi juga pelanggaran

konstitusi. Sehingganya selu ruh kebijakan yang lahir dari 34 orang adalah cacat hukum. “Mestinya, 34 aleg jangan mau dilantik. Sebab mereka ibarat bayi yang cacat, sejak kelahi rannya. Sehingga seluruh kebijakan yang dilahirkan juga cacat hukum,” tegas dia. Sebelumnya, Ketua KPUD Kabupaten Banggai, Syamsulrizal Djalumang me negaskan surat penang guhan pelantikkan atas nama Husen Boften tetap akan diberla kukan. Alasan Syamsulrizal, karena secara hirarki KPUD Sulteng berada di atas level KPUD Kabupaten Banggai.(yan)

ma, lebih waspada pascaledakan bom. Kami mengevaluasi prosedur pengamanan dan meningkatkannya agar lebih baik,’’ katanya. Hal itu dilakukan, antara lain, dengan cara menambah kamera pengawas (CCTV) di titiktitik strategis hingga penggunaan anjing pelacak yang bisa mengenali bau mesiu. ’’Sekarang hotel bintang lima tidak hanya menggunakan me tal detector, tapi juga detektor bahan peledak,’’ ujarnya.Di kalangan internal, lanjut Yanti, manajemen hotel juga menge tati pemeriksaan terhadap pegawainya. ’’Setiap masuk harus diperiksa,’’ tegasnya. Se tidaknya, tindakan itu dilakukan di Ritz-Carlton dan JW Marriott. Bahkan, di Ritz-Carlton, pegawai diperiksa sejak masuk gerbang. Tidak hanya ketika masuk, saat keluar pun mereka diperiksa. Motor dihentikan, jok dibuka, helm dan jaket pengemudi dilepas, barang bawaan diperiksa, dan kartu identitas ditunjukkan. ’’Se karang hotel juga melakukan tes psikologi bagi pegawai dan menyediakan psikolog un tuk berkonsultasi,’’ tutur Yanti.Pengetatan pengama nan tersebut memang sedikit mengganggu kenyamanan para tamu hotel. Di JW Marriot, misalnya. Jika sebelumnya pa ra tamu hanya melewati gerbang metal detector sebelum masuk ke pintu kaca taman ho tel, nanti mereka bakal mele wati satu tahap pemeriksaan lagi.Pekan lalu sejumlah pe

kerja sedang membangun se buah kubah kaca berbentuk persegi. Dengan pintu baru itu, aliran tamu masuk bakal lebih terkontrol karena minim ruang gerak.Di pojok kubah kaca ter sebut, manajemen hotel me nyiapkan semacam bilik yang tertutup kain. Tampaknya ruang itu untuk memeriksa tamu le bih detail.Tanpa bilik itu pun pe meriksaan di pintu masuk su dah ketat. Tak kurang dari lima personel bertugas di situ. Sa lah satunya wanita. ’’Maaf, to long diangkat tangannya, Bu,’’ pinta penjaga wanita tersebut kepada tamu wanita yang su dah melewati pintu metal de tektor.Pertama, si penjaga menyusurkan hand held metal detector ke seluruh tubuh tamu. Setelah itu dia memeriksa mulai lengan, sisi tubuh, hingga kaki tamu dengan tangan. Perlakuan yang sama diterapkan kepada tamu pria. Tapi, ten tu saja yang memeriksa petugas pria.Barang bawaan tamu juga diperiksa lebih ketat. Satu demi satu ritsleting tas dibuka, termasuk jika di dalam tas terdapat bungkusan maupun dompet berukuran agak besar. Laptop yang dibawa juga diminta dinyalakan. Setelah pemeriksaan yang memakan waktu lebih dari lima menit –termasuk pemerik asaan laptop– tamu bisa me lenggang masuk ke taman hotel menunju pintu lobi. Sam pai pekan lalu, di salah satu pilar besar yang menghiasi taman, tampak polisi berjaga lengkap dengan senjata. Tak banyak perubahan di

lobi JW Marriott. Suasana tenang, bahkan terkesan senyap, menyelubungi rua ngan. Tamu yang biasanya ber seliweran memenuhi hotel di salah satu distrik ekonomi ter besar di Jakarta itu juga se dikit, tidak sebanyak sebelum peledakan. Namun, manajemen hotel sudah merenovasi titik kerusakan terparah akibat le dakan bom itu. Seperti JW Lounge. Sebelum ledakan, lounge tersebut digunakan untuk sekadar bersantai dan bertemu kolega. Namun, dari situs hotel, namanya diganti menjadi bIU Martini. Tempat hang-out baru selepas kerja itu sekarang berkonsep trendi, dilengkapi berbagai koleksi bir maupun DJ dan live music. Sayang, manajemen JW Marriott dan Ritz-Carlton tidak bersedia menjelaskan sistem pengamanan baru di hotel mereka. ’’Maaf, saya tidak bisa menjawab hal itu (pengaman hotel pascaledakan bom, Red). Saya ada meeting, nanti saya hubungi Anda lagi,’’ elak Gloria Vera Kristie, assistant public relations manager RitzCarlton. Yang jelas, jika sebelumnya mobil yang masuk Ritz-Carlton hanya diperiksa dengan reflector, sekarang dilengkapi anjing pelacak. Demikian juga di Gran Melia dan Four Season Hotel. Selain ada anjing yang ikut memeriksa mobil, tamu yang masuk Four Season harus berjalan melewati dua lapis penjagaan. (*/cfu)

JUMAT 28 AGUSTUS 2009

berharap banyak surat tersebut akan ditanggapi. “Setidaknya kami sudah menyampaikan,’’ sambung nya.Ari menegaskan, meski ber latar belakang jaksa, kliennya tidak meminta jaksa berpihak. Namun, Antasari justru meminta jaksa ob jektif dalam menangani kasus itu. ’’Kalau belum memungkinkan, tidak bisa dilimpahkan. Itu sesuai pasal 139 KUHAP,’’ terangnya. Selain soal keganjilan berkas, Ari mengatakan bahwa pihaknya me nyesalkan belum diterimanya turu nan berkas dari kejaksaan. Pada hal, menurut dia, itu merupakan hak tersangka. ’’Tanpa alasan yang jel as. Padahal, itu hak kami untuk bisa mempelajari berkas,’’ katanya.Se perti diketahui, saat pelimpahan tahap kedua dari penyidik Polda Metro Jaya ke Kejari Jaksel, Antasari meminta jaksa meneliti kembali berkas tersebut. Selain itu,

melalui kuasa hukumnya, dia mem persoalkan beberapa kejanggalan dalam berkas. Misalnya, rekonstruksi yang digelar di rumah Sigid Haryo Wibisono, Jalan Pati Unus 35, Kebayoran Baru, Jaksel. ’’Itu hanya sebagian. Sebenarnya banyak kejanggalan,’’ katanya.Bagaimana posisi Rani Juliani yang disebut sebagai saksi kunci? Ari meminta agar Rani bisa memberikan kesak sian secara objektif. ’’Tapi, kalau nanti kami mengetahui Rani adalah bagian dari skenario, kami akan tun tut dia,’’ tegas alumnus Fakultas Hu kum UII Jogjakarta itu. Dia mencontohkan, rekonstruksi di Hotel Gran Mahakam. Ketika itu Rani datang bersama korban, Nasrudin. Dia juga merekam de ngan ponsel saat bersama Antasari. ’’Dia harus jelaskan ini semua,’’ kata Ari, lantas menyebut kan akan menunggu proses di pe

ngadilan.Secara terpisah, Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Ke jagung Jasman Panjaitan menga takan, kejaksaan memang belum menyampaikan turunan berkas kepada pihak Antasari. ’’Memang belum diserahkan. Itu memang baru akan diberikan setelah surat dakwaannya ada,’’ kata Jasman. Saat ini, lanjut dia, tim jaksa dalam tahap memeriksa berkas dan selanjutnya menyusun surat dak waan. Jika sudah terpenuhi, surat dakwaan akan dilimpahkan ke pengadilan. Sesuai dengan ren cana, Pengadilan Negeri Jaksel akan menyidangkan Antasari bersama tiga tersangka lain, Wiliardi Wizar, Sigid Haryo Wibisono, dan Jerry Hermawan Lo. ’’Kalau surat dakwaannya belum ada, gimana mau nyerahkan turunan berkas. Prosedurnya memang begini,’’ kata Jasman. (ind/jpnn/fal/aga/kum)

INTELIJEN

dekat rumah para pendiri JI, yaitu Abdullah Sungkar dan Abu Bakar Ba’asyir. Ditemui setelah buka puasa ber sama SBY di Istana Merdeka, Kapol ri Jenderal Bambang Hendarso membenarkan bahwa Muhamad Jibril pernah terkait Al Qaidah. “Iya. Tapi, ini sedang dikembangkan. Kita masih punya waktu sesuai keten tuan undang-undang,” kata Kapolri. Namun, paman Jibril, Irfan S. Awas, membantah keras jika keponakan nya terkait terorisme. Menurut Irfan, Jibril memang pernah menimba ilmu di Pakistan tiga tahun dan aktif di Al Ghuroba. Tapi, Al Ghuroba bukan organisasi terlarang dan tidak ada kaitan dengan terorisme.“Dia per nah nyantri di Pakistan. Ada tiga tahun. Saya lupa tahunnya,” ujar nya setelah bertemu Kepala Den sus 88 Brigjen Saut Usman Nasution di Rutan Bareskrim Mabes Polri Jakarta kemarin. Menurut ketua Tanfidz Laznah Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu, keluarga mengetahui segala aktivi tas Muhamad Jibril. “Pertanyaan nya, apa Al Ghuroba suatu gerakan teroris? Yang di Pakistan, Al Ghuroba bukan suatu larangan,” katanya. Irfan yang mendampingi Abu Jibril itu meminta elite polisi dan intelijen tidak memprovokasi masya rakat terkait isu terorisme.“Kami akan menuntut pihak-pihak yang mengaitkan jihad dan Islam dengan teroris. Misalnya, Pak Hendropriyono (mantan Kabin), Pak Ansyad Mbai (Kepala Desk Antiteror Menko Polhukam), Pak Anton Tabah (staf ahli Kapolri), dan Surya darma Salim (mantan Kadensus 88),” katanya.Abu Jibril membantah keras jika dikatakan ditolak warga sekitar rumahnya oleh Habib Abdurrahman Assegaf. “Dia itu habib palsu. Justru dia orang yang dibayar untuk memprovokasi war ga,” kata Abu Jibril kepada Jawa Pos.Dia menegaskan, hubungan jamaah dengan dirinya sangat baik. “Antum boleh tanya ke seluruh pe ngurus masjid. Tidak ada masalah,” katanya. Dia juga membantah telah menguasai masjid untuk kelompok nya sendiri seperti yang ditudingkan oleh Assegaf. “Pernyataan itu menyesatkan. Kami akan tuntut dia (Assegaf) minta maaf. Kalau tidak, akan kami tuntut di depan hukum,” tegasnya.Saat ditanya soal tamu Muhamad Jibril, Abu Jibril mengaku tak pernah tahu. “Tentang tamu dari Arab saya tidak tahu, tidak pernah datang ke rumah saya,” katanya. Dia menegaskan kalau Jibril sering

ke rumahnya di Pamulang. “Tapi, ka lau pulang ke rumah, dia tidak per nah membawa orang,” katanya. Setelah dari Mabes Polri, Abu Jibril yang didampingi Ketua Tim Kuasa Hukumnya, Muhammad Haryadi Nasution, dan Ketua Lajnah Tanfidzyah Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Irfan S. Awas, kemarin meminta dukungan dari DPR. Namun, rombongan itu hanya dite rima anggota Komisi I dari Partai Bulan Bintang (PBB) Ali Mochtar Ngabalin.Menurut Ngabalin, keluarga Abu Jibril adalah orang-orang yang baik, mengerti agama dan berpendidikan. Karena itu, dia tidak ya kin bila Muhamad Jibril dikaitkan dengan teror bom. Apalagi, dia berperan sebagai penggalang dana bagi para pelaku terorisme. ’’Saya tidak percaya itu. Penyalur dana dari mana? Jauh lebih mudah akses saya untuk bisa mendapat kan dana dari Timur Tengah dibanding adik-adik saya itu. Saya tahu mereka. Nggak mungkin itu,’’ tutur nya.Dia mengatakan, keluhan Abu Jibril juga akan dikomunikasikan ke Komisi III yang khusus membidangi hukum dan keamanan dalam negeri. Komisi I sendiri akan mendekatinya dari aspek pertahanan dan intelijen. ’’Yang jelas, kami semua bermitra dengan Menko Polhukam,’’ kata Ngabalin. NOORDIN NIKAH LAGI? Di bagian lain, pengamat teroris me Al-Chaidar mengaku mendapat informasi dari seorang temannya yang anggota komunitas Darul Islam (DI) bahwa Noordin telah menikahi Novi Lutfiati, 19, anggota kelompok yang sama. Chaidar me ngungkapkan, kepada gadis asal Pandeglang, Banten, itu Noordin me ngaku bernama Mochamad Mustafa, warga negara Brunei Darussalam.“Saya tidak tahu lokasi pastinya,” kata Al-Chaidar saat ditanya tentang alamat Novi.Kapolri tak mau berkomentar soal isu itu. “Kita tunggu saja pengembangan di lapangan,” kata Kapolri.Dalam laporan terbaru ICG berjudul Noordin Top’s Support Base, kelom pok Pandeglang lebih dikenal sebagai Ring Banten. Ring Banten yang dulu dipimpin seseorang bernama Kang Jaja alias Aqdam mempunyai hubungan lama de ngan Noordin. Bahkan, sejak penge boman Kedubes Australia 2004. “Salah satu yang terbaru adalah Nana Ichwan Maulana yang menjadi pengebom Ritz-Carlton. Nana adalah warga Pandeglang, Ban ten,” tuturnya.(rdl/pri/sof/iro)

Sambungan dari Hal 1 Susno Duadji seusai acara diskusi di gedung DPR kemarin (27/8). Jenderal bintang tiga itu menjelas kan, penangkapan Jibril didasari bukti awal. “Setelah ada bukti, nanti diperiksa. Setelah cukup bukti-buk tinya akan dipublikasikan,” ujar man tan Kapolda Jawa Barat itu. Saat ditanya apakah benar Muhamad Jibril terkait aliran dana teroris, Susno menjawab, “Belum bisa di katakan benar atau tidak. Semua masih dalam prediksi.” Kabareskrim juga menjelaskan bahwa perkara Jibril dan Ali Muhammad (warga Arab Saudi) yang ditangkap lebih dulu saling terkait. “Tapi, bentuknya seperti apa, itu yang masih didalami,” kata Susno.Sumber Jawa Pos di Mabes Polri menjelaskan, seri mata uang dolar yang digunakan pengebom JW Marriott identik dengan seri dolar yang beredar di Timur Te ngah. “Kami berani menangkapnya (Jibril, Red) salah satunya karena itu,” ujarnya.Apa hubungan uang dolar dengan Jibril? Menurut sumber itu, polisi meyakini tamu yang datang dan dijemput Jibril pada Juni 2009 adalah orang yang menitipkan dolar kepada Saefudin Jaelani alias Syaifudin Zuhri (buron). “Sekarang ini dikembangkan, apakah Jibril tahu kalau uang itu digunakan untuk operasi Marriott. Kita masih punya lima hari,” kata sumber itu.Bagaimana soal Ar-Rahmah? Menurut sumber itu, sebagai sebuah media informasi situs Ar-Rahmah mempunyai sistem pendanaan dari sum bangan sukarela atau donasi. “Ka rena itu, tidak ada audit. Kita sedang meneliti adakah keterkaitan nya dengan kelompok-kelompok Noordin,” katanya.Dalam laporan International Crisis Group (ICG) ber judul Jamaah Islamiyah Publishing Industry tertanggal 28 Februari 2008, Ar-Rahmah Media disebut sebagai perusahaan yang terkait secara tidak langsung lewat pema kaian penerjemah dan agen distributor yang sama. Perusahaan ini merintis penjualan dan pemasaran VCD-VCD dari Al Qaidah dan situs jihadis lain secara komersial di Indonesia.Menurut laporan ICG itu, Ar-Rahmah Media adalah peru sahaan milik Muhamad Jibril, bekas anggota sel JI di Karachi, Pakistan, bernama Al Ghuroba. Dia adalah anak Fihiruddin alias Abu Jibril, yang tinggal cukup lama di Malaysia di

KPU Baru Tetapkan 2 September JAKARTA-Penetapan caleg DPR terpilih dipastikan makin molor. Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan baru me ngumumkan secara resmi daf tar caleg hasil pemilu legislatif (pileg) pada 2 September. Saat penetapan nanti, KPU sekaligus akan mengeluarkan surat keputusan (SK) resmi. “Kami akan melakukan sidang sesaat setelah ada putusan MK (Mahkamah Konstitusi),” ujar Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary di gedung KPU, Jakar ta, kemarin (27/8).Menurut Hafiz, putusan MK tersebut terkait semua hasil pemungutan dan penghitungan suara ulang yang sampai sekarang masih dalam proses persidangan. Agendanya, MK baru memutus kan hal itu pada 1 September. “Itu informasi yang kami dapat. Jika tidak ada perubahan, esok nya kami langsung sidang dan

mengumumkan sekalian,” kata Hafiz.KPU sebenarnya telah me netapkan caleg terpilih pada 21 Agustus lalu. Namun, penetapan tersebut tidak disertai SK resmi KPU. Menurut Hafiz, SK resmi itu belum dikeluarkan karena belum ada hasil pemu ngutan dan penghitungan su ara ulang dari beberapa kabu paten/kota. Karena itu, pene tapan hanya dilakukan melalui penandatanganan berita acara pada rapat pleno. ’’Kami mengi nginkan sekalian, tidak dua atau tiga kali (penetapan),” ujar man tan ketua KPU Kalsel tersebut. Hafiz menegaskan, meski di antara komisioner KPU ada per bedaan, tidak ada perubahan dalam cara penghitungan kursi KPU seperti saat menetapkan caleg terpilih pada 1 Agustus lalu. “Pasti tidak ada perubahan karena telah mendapatkan konfir masi tertulis dari MK terkait

amar putusan,” tandasnya. Pada 25 Agustus lalu, KPU memang sempat menyurati MK untuk meminta jawaban terkait kejelasan cara penghitungan dan alokasi kursi. Sehari setelah itu, MK memberikan jawaban tertulis melalui surat bernomor 1362. Surat yang ditandata ngani Wakil Ketua MK Abdul Mukhtie Fadjar tersebut membe narkan cara penghitungan yang dilakukan KPU. Surat KPU itu disampaikan ke MK setelah ada perbedaan penafsiran terkait cara mengalo kasikan kursi. Menurut KPU, di putusan MK, ada penafsiran bahwa setelah kursi tahap III dihitung, langsung dialokasikan ke caleg yang suaranya terbanyak. “Se karang sudah final, tidak ada masalah lagi, dan hanya ada satu pemahaman,” pungkas Hafiz. (dyn/agm)

KPU Ngotot Tidak Boros JAKARTA-Temuan adanya indikasi pemborosan dalam pe ngadaan teknologi informasi (TI) dalam pemilu membuat pejabat Komisi Pemilihan Umum (KPU) kebakaran jeng got. Mereka bersikukuh tidak ada kesengajaan memboroskan proyek pengadaan TI tersebut. Para pejabat yang membi dangi TI KPU mengaku telah menjalankan semua prosedur pengadaan peralatan TI, ter masuk melaksanakan tender. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama ini tidak membe rikan surat kepada KPU soal indikasi adanya pemborosan tersebut.’’Kami kan tahu dari media. Ada beritanya soal pem borosan, kami belum tahu yang mana. Kalau secara dokumen, kami menyampaikan lapo ran.Tapi, bergantung KPK ma na yang mungkin dimaksud pemborosan itu,’’ kata Sekjen KPU Suripto Bambang Setyadi di kantor KPU kemarin (27/8).

Menurut dia, dugaan ketidakbe resan dalam pengadaan TI ber awal dari laporan sebuah LSM ke KPK. KPK lantas menyelidiki temuan LSM itu ke KPU. Lem baga antikorupsi tersebut lantas meminta semua dokumen lelang KPU. ’’Sudah kami serahkan,’’ katanya. Suripto menambah kan, untuk memeriksa kebenaran dugaan tersebut, KPU telah me minta informasi dari KPU pro vinsi dan kabupaten/kota. ’’Me nurut informasi, selain minta dokumen dari kami, KPK ke beberapa daerah. Mungkin min ta keterangan dan data. Jadi, kita tunggu saja karena masih belum tahu,’’ jelasnya.Menurut dia, di masing-masing tingkat, ada kuasa pengelola anggaran (KPA) tersendiri. Tidak semua di bawah penanganan KPU pusat. ’’Masing-masing KPA bertanggung jawab untuk ma sing-masing KPU daerah. Se mua tidak hanya ke pusat,’’ ujar nya.Begitu pula dalam penga

daan scanner untuk tabulasi elektronik pemilu legislatif. Dana pengadaan alat pemindai contrengan itu, kata Suripto, berasal dari daerah di masingmasing KPU tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Peran KPU, kata dia, hanya memberikan pedoman penga daan. ’’Karena itu, DIPA hanya mengalokasikan bahwa penga daan itu adalah sekian. Misal nya, 25 juta untuk satu provinsi dan kabupaten/kota. Spesifika sinya sesuai peraturan KPU,’’ katanya. Dalam pengadaan itu, kata Suripto, KPU hanya membe rikan norma standar. Berdasar UU No 22/2007, UU No 10/2008, dan UU No 42/2008, KPU pu nya norma standar dalam ben tuk peraturan KPU. Berdasar norma itu, jajaran sekretariat melaksanakan sesuai norma dan peraturan perundang-un dangan.(aga/agm)

CMYK

Klik: http://luwukpost.info


JUMAT 28 AGUSTUS 2009

baca koran di dunia maya

Stoner Bantah Karir Terancam SYDNEY-Casey Stoner membantah spekulasi yang menyatakan karirnya di MotoGP berada di ujung tanduk. Spekulasi itu merebak, setelah pembalap Ducati Marlboro itu menderita anemia dan gangguan perut, yang memaksanya absen di sejumlah seri Grand Prix. 10 Agustus lalu, pembalap asal Australia itu tidak tampil di Brno (Republik Ceko), Indianapolis (Amerika Serikat), dan Misano (Italia). Dia baru akan kembali turun lintasan di Estoril, Portugal, Oktober mendatang. “Saya belum kehilangan kecintaan saya untuk mengendarai motor. Juga kepada Ducati,” ujar Juara MotoGP 2007 tersebut, seperti dilansir Motosprint. “Segera setelah tenaga saya pulih, saya akan kembali ke lintasan,” lanjutnya. Tapi, suami Adriana Tuchyna itu juga mengakui, dirinya mengalami tekanan berat dengan keadaan yang dialaminya. “Pada satu titik, saya merasa mendapatkan perasaan tak enak. Saya merasa tidak mampu melakukan suatu pekerjaan, tapi tetap harus dilakukan,” ungkapnya. Pembalap 23 tahun itu menambahkan, dirinya juga merasa jengkel tidak bisa tampil maksimal di atas motornya. “Hal yang paling bikin frustrasi adalah, tidak mampu membalap dengan baik. Ini tidak baik buat saya, dan tim Ducati,” ucapnnya. Menurut Stoner, rehat sementara dari aktifitas balapan ini adalah satu-satunya cara untuk memulihkan kondisi fisik maupun mentalnya. Stoner mengatakan, keadaan yang dialaminya sekarang, adalah akibat dari memaksakan diri sampai melebihi batas toleransi fisiknya. Saat ini, dia mengaku mengalami kelelahan hebat, dan butuh waktu untuk beristirahat.(nar)

Berikut tiga nama terbesar yang bakal menentukan “pasar” tersebut: Fernando Alonso Tak perlu diragukan lagi, inilah nama yang paling menentukan peredaran pembalap 2010. Kontraknya dengan Renault berakhir di penghujung musim ini. Sudah bukan rahasia lagi, dia ingin pindah ke tim yang lebih hebat lagi. Gosip santer beredar, pembalap Spanyol ini sudah hampir pasti ke Ferrari. Dia bakal menggeser Kimi Raikkonen, yang seolah sudah “jauh hati” dengan pasukan Kuda Jingkrak. Hadirnya Alonso tentu sangat diharapkan di F1. Selain menggairahkan kembali Ferrari, juga membuat persaingan di puncak semakin hebat. Kimi Raikkonen Entah mengapa, Raikkonen seperti kehilangan motivasi dalam beberapa musim terakhir. Dia masih sangat cepat, namun tampak kurang harmonis dengan personel Ferrari. Semestinya, kontrak Raikkonen di Kuda Jingkrak masih berlanjut hingga 2010. Jadi, Ferrari mungkin harus membayar banyak untuk melepas pembalap Finlandia tersebut. Bagi Ferrari, duit bukan masalah. Kalau melepas Raikkonen berarti mendapatkan Alonso, mungkin duit yang keluar tidak ada artinya. Pertanyaannya: Ke mana Raikkonen bakal pindah” Ada yang bilang, dia akan meninggalkan F1, pindah ke reli dunia. Belakangan, muncul gosip dia akan ke Williams atau ke Renault. Untuk Renault, tentu kita harus menunggu kepu-

tusan Alonso. Menegaskan pentingnya sikap Alonso untuk bursa pembalap 2010. Robert Kubica Begitu BMW bilang mundur, otomatis Robert Kubica menjadi target banyak tim. Kalau Alonso meninggalkan Renault, maka pembalap Polandia ini disebut sebagai sasaran utama Renault. Kubica sendiri tampaknya tidak buru-buru. Dia juga tidak menuntut tim barunya harus mampu langsung menang. Lewat Autosport, Kubica bilang akan memilih tim berdasarkan potensi. “Tidak ada yang bisa menjamin punya mobil cepat. Tapi, orang bisa menjamin bakal memberikan upaya dan motivasi maksimal,” katanya. “Semoga saya bisa mendapatkan mobil kompetitif tahun depan. Ada b e b e r a p a peluang yang

tamp a k m e n janjikan untuk masa depan,” lanjutnya. (*)

Silly Season Formula 1 Segera Masuki Masa Penentuan

Alonso Beres, Semua Lancar Perebutan gelar 2009 bukan satu-satunya topik hangat di Formula 1 saat ini. Gosip perpindahan pembalap alias silly season juga sedang panaspanasnya. Dalam hitungan hari, banyak nama besar tampaknya bakal pindah tempat. Ulasan AZRUL ANANDA BURSA pembalap Formula 1 2010 tampaknya bakal berlangsung seru. Beda dengan tahuntahun sebelumnya, ada lebih banyak lowongan untuk tahun depan. Berkat hadirnya tiga tim baru “US F1, Campos, dan Manor— kini ada 26 lowongan di F1. Dan yang membuat lebih seru: Ada banyak lowongan di tim-tim kuat. Termasuk di Ferrari, McLaren-Mercedes, dan Renault. Memang, ada dua tim yang keberadaannya dipertanyakan tahun depan. BMW-Sauber sudah menyatakan mundur, tapi sedang mempersiapkan diri untuk

diambil alih pihak lain. Sedangkan Toyota masih bilang ikut, tapi tanda-tandanya pabrikan itu juga bakal mundur dari F1. Andai dua tim itu benar-benar hilang, sebenarnya juga bukan bencana besar. Sebab, FIA kini sudah membuka lowongan untuk dua tim baru, pengganti BMW dan Toyota. Karena peminat masih banyak, total masih akan ada pekerjaan untuk 26 pembalap tahun depan. Paling-paling, nilai kontrak saja yang tidak tinggi. Bagi pembalap, itu bukan hal yang mengkhawatirkan. Semua sudah sadar, gara-gara situasi ekonomi global yang sedang sulit, gaji tidak akan sehebat dulu. Jarno Trulli misalnya. Pembalap veteran yang kini membalap untuk Toyota itu sudah siap gajinya dipangkas separo untuk 2010. Lalu, siapa akan ke mana” Sekarang, gosip-gosipnya sedang rumit. Karena itu, kali ini kita akan bicara dulu tentang beberapa nama besar. Beberapa nama besar ini akan punya efek domino. Begitu urusan mereka beres, yang lain bakal ikut beres dengan cepat.

CMYK

Klik: http://luwukpost.info

CMYK

16


LUWUK POST | Jum'at, 28 Agustus 2009  

LUWUK POST, E-Paper Pertama di Kawasan Timur Sulawesi

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you