Issuu on Google+

KAMIS 16 Juli 2009 | Nomor 0584

SELEB

Mulai Berani Bugil

Har ian Per tama dan T erbesar di kawasan Sulawesi T imur Harian Pertama Terbesar Timur

HARGA ECERAN Rp. 3.000

Pihak Sekolah Keberatan SMP 3 Bantah Lakukan Pungutan Siswa Baru LUWUK-Gonjang-ganjing seputar pungutan liar ter hadap para siswa baru di sejumlah sekolah, membuat be berapa oknum kebakaran jenggot. Kemarin, koran ini menerima protes dan teror sekaligus. Salah seorang staf Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) SMPN 3 Luwuk, Iswahyudi Dahlan, mengaku keberatan dengan pemberitaan pungli sebagaimana dilansir

Sandra Bullock

BACA : SEKOLAH KEBERATAN..................Hal 15

HAMPIR tidak pernah artis Sandra Bullock tampil bugil di film layar lebarnya.Tapi sekarang, ketika ia me nginjak usia 44 tahun, Sandra Bullock berani tampil bugil di film terbarunya

Diserang OTK, Lima Brimob Papua Terluka

BACA : SELEB.........Hal 15

CATATAN

Berharap U Hanya Dapat L? Oleh : DAHLAN ISKAN

SEMESTER I 2009 sudah lewat. Kesim pulannya jelas: ske nario ”U” dalam upa ya pemulihan ekono mi tidak terjadi. Ketika negara-negara maju di seluruh dunia menggenjot stimulus ekonomi dengan dana yang luar biasa besar, dunia ber harap perkembangan ekonomi akan mirip huruf ”U”. Yakni, terjun ke bawah dengan sangat tajam, tapi segera naik lagi, pulih seperti sedia kala. Huruf ”U” itu diharapkan mulai terlihat bentuknya di akhir semester I, 30 Juni 2009 lalu. Kini para ahli sudah tidak berharap lagi akan mendapatkan ”U”. Tiongkok sudah segera merumuskan strategi

AMBLAS : Semburan lumpur diporong membuat sejumlah permukiman warga amblas. Kemarin, warga lain memilih mengungsi

Permukiman Porong Amblas, Warga Mengungsi

BACA : PORONG AMBLAS..Hal 15

Makin Ganas, Belum Ada Vaksin Khusus JAKARTA-Kendati angka kematian akibat influenza A H1N1 (flu babi) di dunia sangat rendah –hanya 0,4 persen, penularan penyakit itu dinilai sangat cepat. Karena itu, Menkes Siti Fadilah Supari mengimbau masyarakat tetap mewaspdai virus influenza baru tersebut. Apalagi, hingga kini vaksin penangkal pe

PENDIDIKAN

Semua Dosen Wajib Sertifikasi

BACA : PENDIDIKAN......Hal 15

INTERMEZZO

BACA : DISERANG OTK..................Hal 15

SIDOARJO-Warga Kelurahan Siring bagian barat, Kecamatan Porong, Sidoarjo, akhirnya menyerah. Mereka memilih meninggalkan tempat tinggalnya. Pilihan itu ditempuh setelah rumah milik Okky Andriyanto, 50, roboh. Mereka makin takut dengan perkiraan terjadinya penurunan tanah yang dise babkan material di dalam bumi terus keluar melalui semburan. Rumah Okky berlokasi di RT 3 RW 1 Kelurahan Siring bagian barat, Kecamatan Porong. Di rumah bertingkat itu keluar semburan yang disertai gas mudah terbakar pada 26 Juni lalu. Kadar gasnya cukup tinggi. Dari jarak 5 meter, alat pendeteksi langsung berbunyi. Artinya, kadar gas overange dan bisa

BACA : CATATAN.........Hal 15

JAKARTA-Semua dosen diwajibkan memiliki sertifikat pendidikan. Hal itu sesuai dengan amanat UU No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Karena itu, mulai tahun ini dilakukan sertifikasi bagi para dosen di luar Depdiknas. Bi aya dan pembayaran tunjangan sertifi kasi ditanggung departemen yang menaungi mereka. Direktur Ketenagaan Ditjen Dikti Depdiknas Muchlas Samani mengatakan, sertifikasi dosen mulai dilakukan bagi perguruan tinggi di luar Depdiknas. Dalam hal ini, Depdiknas berperan sebagai fasilitator karena biaya sertifikasi dipenuhi secara swadaya. ”Mekanisme dan prosesnya sama. Setelah dapat sertifikat, mereka juga menerima

TIMIKA-Situasi di Papua belum kondusif pasca penye rangan atas mobil PT Freeport Indonesia Sabtu lalu (11/7). Bahkan, aksi penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) kemarin kembali terjadi di kawasan jalan menuju tambang PT Freeport Indonesia di Distrik Tembagapura, Kab. Mimika, Papua. Lima anggota Brimob organik terluka akibat

FLU BABI : Wabah Flu Babi Makin Menjadi-jadi. Hingga Saat ini sudah lebih dari 100 orang terinfeksi .

BACA : FLU BABI......Hal 15

Siti Fadilah Supari

Ketika Ayah Manohara, Reiner Noack-Pinot, Kembali ke Tengah Keluarga (1)

Tidak Sempat Jalan-jalan, Dijanjikan Nonton Manchester United Sejak Kamis lalu (9/7), Reiner Noack-Pinot, ayah Manohara Odelia Pinot, berkunjung ke Indonesia. Dia sengaja datang untuk mendampingi Manohara. Kedatangan lelaki kelahiran Jerman itu pun membuat keluarga Manohara semakin komplet. AGUNG PUTU ISKANDAR, Jakarta

SELASA pagi (14/7) sebuah mobil Toyota Innova biru metalik memasuki perumahan di kavling 5–7, Jalan Anggrek Cendrawasih, Slipi, Jakarta Barat. Mobil itu lantas berhenti di rumah bernomor A11. Daisy Fajarina keluar dari pintu tengah mobil yang dikemudikan (FOTO : RAKA DENNY/JAWAPOS)

BACA : AYAH MANOHARA..................Hal 15

KUMPUL LAGI : Renier Noack Pinot dan Desi orang tua Manohara di rumahnya di kawasan Slipi Jakarta.

PERIKSA : Security PT Freeport Indonesia (PTFI) memeriksa identitas pengemudi dan penumpang kendaraan perusahaan yang melewati check point, Rabu (15/7). Foto: Misba Latuapo/ Radar Timika

REMUNERASI

TNI-Polri Dapat Tunjangan Khusus JAKARTA-Ada kabar gembira buat anggota Polri, TNI, dan kejaksaan. Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara segera menandatangani pemberian re munerasi atau tunjangan khusus kepada tiga lembaga negara tersebut. Kebijakan itu diharapkan bisa menekan angka korupsi yang selama ini ditengarai masih marak.

BACA : REMUNERASI..................Hal 15

REAL ESTATE

Bukit Hanga-hanga Geber Paket Merdeka LUWUK-HUT Kemerdekaan RI ke-64 sepertinya menjadi berkah bagi para pemburu rumah hunian idaman. Pasal nya, develover Perumahan Bukit Hangahanga permai bakal memberlakukan program khusus yang akan memudahkan para calon konsumen. Program yang diberi nama paket mer deka itu sengaja digeber untuk Nurjanah Talani

BACA : REAL ESTATE..................Hal 15

“KONSER’’ BAWAH LAUT BOB Rowland dan sejumlah penyelam ber gaya dengan memainkan gitar tiruan. Atraksi itu berlangsung dalam 25th Underwater Music Festival pada Sabtu lalu (11/7) di Florida Keys National Marine Sanctuary off Big Pine Key, Florida. Konser bawah laut ini menampilkan siaran radio selama empat jam lewat pengeras suara khusus. Acara ini merayakan HUT ke-40 album Yellow Submarine karya Beatles dan juga penghor matan bagi ikon musik pop Michael Jackson.(AP)

http://luwukpost.info | redaksi@luwukpost.info | iklan@luwukpost.info

Informasi berlangganan koran dan iklan: 0461-325447, fax: 0461-325071

Kamis 16 Juli 2009 Klik: http://luwukpost.info

Pungli Di Bualemo

SMP 1 Pagimana Gelar MOS PAGIMANA-Pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Pagimana mulai Selasa (14/7) kemarin melakukan kegiatan Masa Oreantasi Sekolah (MOS). Kegiatan tersebut rencananya akan dilaksanakan hingga Kamsi (16/7) besok. Sedikitnya 166 siswa yang terdiri atas laki-laki sebanyak 46 siswa dan perempuan 68 siswi, dipastikan mengikuti kegiatan tersebut. Plt Kepala Sekolah SMPN 1 Pagimana, Abdul Waris Spd, yang ditemui Luwuk Post diruang kerjanya, kemarin mengungkapkan bahwa kegiatan MOS yang dilaksanakan sekolah tersebut bertujuan untuk lebih mengenal kehidupan di lingkungan sekolah serta untuk menjadikan siswa lebih disiplin. Pelaksana MOS diantaranya, Tim Penatar/Pemateri sebanyak 13 Dewan Guru SMPN 1 Pagimana serta Pengamat sebanyak 4 orang guru tetap dan honor. Dalam MOS, Bidang Tatar terdiri dari, Upacara, PBB (Latihan Kedisiplinan), Cara belajar baik siswa, Tatakrama siswa, Dinamika Kelompok, Pengamalan W. Wiyatamandala, Praktek 7 K, Diskusi, Nyayikan Lagu Daerah serta Ibadah. (anto)

Forum Kades sePagimana Dibentuk PAGIMANA-Untuk tercapainya program pemerintah kecamatan menjadi yang terbaik, dibutuhkan kerja sama yang baik antara sesama pemerintah desa yang ada. Karena itu, dibentuk suatu wadah untuk melaksanakan berbagai program secara sinergis antara pemerintah desa. Pemerintah Kecamatan Pagimana, Senin (13/7) mengesahkan pembentukan Forum Kepala-kepala Desa Se Wilayah Kecamatan Pagimana. Pembentukan Forum tersebut dihadiri oleh Tim Formatur yang beranggotakan 12 orang kepala-kepala desa. Diantaranya, Kades Balean, Kades Hohudongan, Kades Sinampangyo, Kades Lambangan, Kades Siuna, Kades Lobu, Kades Bolobungkang, Kades Huhak, Kades Pisou, Kades Tintingan, Kades Balai Gondi dan Kades Sama Jatem. Camat Pagimana, Marto S. Dja’afar, S.Sos, dalam sambutanya kepada Kepala-kepala Desa mengatakan, di bentuknya forum tersebut, harus bisa menjadikan seluruh kepala-kepala desa bekerja sama. Dapat memberikan pola pikir yang baik, serta memberikan kwalitas pandangan sesama melalui forum. “Sehingga dibentuknya wadah ini kita dapat mengangkat nama baik kecamatan di mata kabupaten bahwa pemerintah kecamatan pagimana dan pemerintah desa selalu dalam kebersamaan dengan rasa solidaritas yang tinggi,� ujar Marto. Struktur Kepengurusan Pembentukan Forum Kepala-kepala Desa se Kecamatan Pagimana terdiri atas Ketua Forum, Dolfi Lumentut Kepala Desa Balean, Wakil Ketua, Robert Lajaga -Kepala Desa Sinampangnyo, Sekretaris, Robby Bode -Kepala Desa Hohudongan, Wakil Sekretaris, Hasiil -Kepala Desa Pisou, Bendahara, Hj. Fatma Zaman, Spd -Kepala Desa Lambangan, serta Wakil Bendahara, Kepala Desa Huhak. (anto)

Tak Bisa Angsur, Siswa Tak Sekolah [Foto: karman/Luwuk Post]

TERGENANG: Ruas jalan trans Sulawesi diwilayah Kecamatan Bunta menjadi salah satu daerah aliran sungai.

Jalan Bolobungkang rusak dan berlubang NUHON-Ruas jalan yang melintasi Desa Petak dan Bolobungkang serta desa-desa sekitarnya diwilayah Kecamatan Nuhon dalam keadaan memprihatinkan. Kondisi jalan yang direhab tahun 2008 lalu itu sebagian besar dalam keadaan rusak parah. Bahkan sebagian besar sudah berlubang. Amatan Luwuk Post, Selasa (14/7), ada sekitar 10 titik yang sudah berlubang. Ironisnya, disekitar jalan yang berlubang terdapat

BUNTA-Merebaknya wabah virus H1N1 atau yang dikenal dengan Flu Babi di sejumlah daerah, membuat warga diberbagai wilayah maupun pelosok desa di daerah ini, khawatir. Dari hasil penelusuran awak Luwuk Post, beberapa hari terakhir, sebagian warga dipelosok desa di wilayah Kecamatan Bunta merasa sangat khawatir terhadap penyebaran virus flu Babi di Indonesia yang semakin gila.

I. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN - Program Study : 1. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) 2. Bimbingan dan Konseling (BK) 3. Pendidikan Matematika II. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK - Program Study : 1. Ilmu Administrasi Negara (Adne) 2. Ilmu Pemerintahan (IP) III. FAKULTAS PERTANIAN - Program Study : 1. Budi Daya Pertanian (Agroteknologi) 2. Sosial Ekonomi Pertanian (Agribisnis) IV. FAKULTAS HUKUM - Program Study : Ilmu Hukum

Manajemen Ekonomi Pembangunan

VI. FAKULTAS TEKNIK - Program Study : 1. 2.

Teknik Sipil Teknik Arsitektur

tumpukan material berupa batu. Hal ini sangat meresahkan warga sekitar. Pasalnya, jalan tersebut belum lama dikerjakan namun sudah dalam keadaan rusak dan berlubang. Bahkan jaraknya tidak berjauhan sehingga memaksa kendaraan yang lewat mengurangi kecepatannya. Menurut pengakuan salah satu warga Desa Petak, Selasa (15/07), material tersebut sudah lama berada disekitar lokasi. Tapi hingga saat ini belum

ada tanda akan dikerjakan sama sekali. Sebagian material tersebut sudah ditutupi rumput rayap. Dia berharap, hal itu harus cepat ditanggulangi guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan. Terutama, pada musim penghujan seperti saat ini. Dimana, lubang-lubang tersebut tergenang air sehingga membuat pengendara kendaraan roda dua banyak yang terjerembab kedalam kubangan air. [Yanto]

Dikes Diminta Sosialisasi Gejala Flu Babi

Universitas Tompotika Luwuk Membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2009 - 2010 Dengan 7 (Tujuh) Fakultas dan 13 Program Studi Sudah Terakreditasi Yaitu :

V. FAKULTAS EKONOMI - Program Study : 1. 2.

baca koran di dunia maya

2

VII. FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT - Program Study : Ilmu Kesehatan Masyarakat. Pendaftaran mulai dibuka : Gelombang I Tanggal 8 s/d 30 Juni 2009 Gelombang II Juli s/d 08 Agustus 2009 (Setiap Hari/Jam Kerja) Dengan Persyaratan Pendaftaran Sebagai Berikut : 1. Biaya Pendaftaran Rp. 150.000,2. Foto Copy Ijazah dan Surat Keputusan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) yang dilegalisir oleh kepada sekolah atau pejabat yang berwenang (2 Rangkap). 3. Pas Foto : 2 x 1.5 = 4 lembar 2 x 3 = 4 lembar Informasi selanjutnya dapat anda hubungi langsung Pada Kampus Universitas Tompotika Luwuk (Lantai I FKIP Untika)

Alamat : Jln. Dewi Sartika No. 65, 67 Telp. (0461) 324027

Untuk itu, Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Banggai diharap dapat mensosialisasikan gejala dan dampak virus flu Babi pada seluruh warga dipelosok desa yang ada di daerah ini. Terutama diwilayah Kecamatan Bunta. Yery, seorang warga Desa Gonohop Kecamatan Bunta, mengharapkan Dikes Kabupaten Banggai segera melakukan sosialisasi tentang

bahaya virus flu Babi terhadap manusia dan bagaimana cara pencegahannya. Mengingat penyebaran virus tersebut telah memasuki sejumlah daerah termasuk provinsi tetangga yakni Provinsi Gorontalo. Sebagaimana yang dilansir media ini, Senin (13/7) lalu, dua siswa asal Gorontalo positif flu Babi setelah mengikuti paduan suara tingkat Asia di Korsel. (Amank)

BUALEMO-Komersialisasi dunia pendidikan ternyata tidak hanya terjadi di pusat ekonom dan pemerintahan. Pungli berdalih sumbangan juga terjadi pada proses penerimaan siswa baru di salah satu SMU yang ada di Kecamatan Bualemo. Informasi yang berhasil dihimpun LP menyebutkan, untuk bisa melanjutkn pendidi-kan pada sekolah favorit itu, orang tua murid dituntut harus menyediakan anggaran yang relatif besar. Padahal, warga paham dengan program sekolah gratis pemerintah. Ironisnya lagi, cara pembayarannya harus

dilakukan sekaligus pada saat mendaftar dan tidak bisa diangsur. Hal ini tentu sangat disayangkan. Sebab memberatkan orang tua murid yang kurang mampu. Menurut salah seorang warga pemerhati dunia pendidikan, yang tidak bersedia di korankan namanya, Senin (13/07) mengatakan, ada salah seorang orang tua murid yang berniat memasukan anaknya ke sekolah yang ada disini. Namun, karena terbentur biaya yang terlalu memberatkan, lantas datang kepadanya bermaksud meminjam uang Rp 850 ribu. Karna tidak tersedia uang tunai sebesar itu, terpaksa, sang anak batal melanjutkan sekolah karena tidak bisa di angsur. [ofy]

Sekdes PNS Harus Sesuai Masa Kerja NUHON-Pengangkatan status Sekretaris Desa (Sekdes) sebagai pegawai negeri sipil (PNS) pada gelombang pertama di Kecamatan Nuhon menuai tanggapan beragam dari warga. Pasalnya, ada beberapa oknum Sekdes yang belum lama menjalankan tugasnya sebagai sekretaris desa namun telah dinyatakan lulus menjadi PNS. Sementara, masih ada yang masa kerjanya lebih lama. Menurut salah satu sumber yang enggan disebut namanya pada koran ini, Selasa (15/07), dalam pengangkatan Sekdes belum lama ini, seharusnya pemerintah harus jeli melihat masa kerja masing-masing Sekdes. Masalahnya, dari keempat Sekdes yang telah dinyatakan lulus di Kecamatan Nuhon, masih ada beberapa Sekdes yang masa kerjanya lebih lama dari ke empat sekdes tersebut, namun tidak diangkat menjadi PNS. Dirinya mengharapkan, pada pengangkatan gelombang berikutnya, Pemerintah Daerah lebih teliti mengangkat Sekdes yang menjadi PNS guna menghindari kecemburuan diantara para sekertaris desa secara menyeluruh. [yanto]

3

Kamis 16 Juli 2009 Klik: http://luwukpost.info

baca koran di dunia maya

Banyak Kasus Tipikor Mengendap PMII: Jika Kejati Tak Mampu, Bubarkan dan Ganti Pramuka SAMARINDA-Kinerja jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim kembali menuai sorotan dari elemen masyarakat. Setelah dituding gegabah menangani kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) hingga beberapa penyelidikan dihentikan, kemarin (15/ 7) pagi pengunjukrasa dari kalangan mahasiswa se-Kaltim menyebut instansi penegak hukum itu mandul. Menurut mereka, selain kasus yang diungkap minim, juga banyak kasus tipikor mengendap di kejaksaan. Aksi sejumlah massa gabungan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) se-Kaltim dengan beberapa organisasi mahasiswa dari Bontang, Kutai Kartanegara (Kukar), Samarinda, dan Nunukan itu disebutnya sebagai bentuk apresiasi terhadap perbaikan kinerja kejaksaan. Apalagi dalam suasana menyambut Hari Bhakti Adyaksa (HBA) sebagai hari ulang tahun kejaksaan pada 22 Juli. Syamsir selaku koordinator pengunjukrasa mencontohkan beberapa kasus yang sudah bertahun-tahun ditangani, tapi belakangan tidak jelas perkembangannya. Di antaranya, kasus pembangunan kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) senilai Rp 4,2 miliar di Samarinda, dana bansos jilid 2 Rp 29,7 miliar di Kukar, serta proyek Jl RE Martadinata Rp 14 miliar dan proyek Jembatan KS Tubun Rp 4 miliar di Bontang. Di samping banyak kasus mengendap, kejaksaan juga dituding masih tebang pilih. Seperti kasus DPRD Bontang ada yang dipenjara, ada yang tidak. Karena itu, kami minta kejati mengekspose secara transparan kasus korupsi di Kaltim agar masyarakat tidak bertanyatanya. Kami dari PMII menuntut jika kejari dan kejati tidak mampu mengentaskan kasus korupsi, bubarkan dan ganti dengan pramuka, jelasnya. Yang tak kalah menarik, pen-

gunjukrasa ternyata membawakan kado ulang tahun kejaksaan. Kado itu dibungkus rapi, diikat pita merah putih. Pihak kejati sempat menolak pemberian kado itu dengan dalih, pihaknya dilarang menerima pemberianâ Namun, karena terus didesak akhirnya Kasi Penkum dan Humas Kejati Kaltim Syakhrony mewakili institusinya menerima kado tersebut lalu menyerahkan kepada staf untuk membukanya. Ternyata kado itu hanya berisi dua lembar kertas bertuliskan Th 2009 Kajati Kaltim Mandulâ. Selain itu, pengunjukrasa juga menyerahkan map berisikan kasus-kasus yang dianggap mendesak untuk dituntaskan. Terhadap sejumlah persoalan yang disorot pengunjukrasa, Syakhrony didampingi beberapa pejabat di kejati menyatakan, aspirasi yang disampaikan pengunjukrasa adalah bentuk dukungan kepada kejaksaan. Menurutnya, kejaksaan telah berusaha bekerja profesional. Kasus dana penyelenggaraan PON XVII yang diungkap tahun ini masih dalam tahap penyelidikan. Pihaknya telah melakukan pengecekan barang bukti di lapangan. Kasus bansos jilid 2 juga sedang diseriusi, sedangkan kasus Jl RE Martadinata dan Jembatan KS Tubun sedang diproses di Kejati Bontang. Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat. Kami juga terus berusaha bekerja maksimal, tandasnya, seraya menyebut pimpinan sedang tak berada di tempat karena menyambut kedatangan Presiden SBY beserta rombongan. Syakhrony menambahkan, rangkaian kegiatan menyambut HBA dilaksanakan secara sederhana dan internal. Hanya berupa pertandingan olahraga di internal kejaksaan, bakti sosial berupa donor darah dilaksanakan kemarin, dan anjangsana ke panti asuhan di Samarinda dan Tenggarong. Pada 21 Juli dilaksanakan peringatan HUT Adyaksa Dharma Karini dan keesokan harinya adalah upacara sebagai puncak peringatan HBA. Malamnya kami syukuran. Jadi sederhana saja, tidak ada yang istimewa, jelasnya.(kri/Jpnn)

Kakak Beradik Ditemukan Tewas

MUARATEBO-Dua kakak beradik, Iwan (27) dan Andi (18), yang nekat terjun dari Jembatan Pulau Musang, Dusun Pulau Musang, Desa Teluk Kepayang Pulau Indah, Kecamatan VII Koto Ilir, Tebo, Senin lalu (13/07), akhirnya ditemukan tewas. Kedua warga RT 01 Dusun Tuo Ulu, Desa Balairajo, Kecamatan VII Koto Ilir itu, ditemukan tewas terserat arus sungai Batang Tebo oleh tim SAR dibantu warga dan aparat kepolisian, kemarin. Jasad sang kakak ditemukan dalam kondisi mengapung, tidak jauh dari jembatan, sekitar pukul 07.30 Wib. Sedangkan tubuh adiknya ditemukan 10 jam kemudian atau sekitar pukul 16.00 WIB. Kasat Reskrim Polres Tebo AKP Herman Suryono saat dihubungi, kemarin, membenarkan hal tersebut. Keduanya (korban, red) sudah ditemukan,ujarnya. Sementara itu, Kades Sungai Musa-ng, Abdul Hakim, mengatakan, saat ini, jenazah korban sudah dikremasi pihak keluarganya, setelah sebelumnya dilakukan otopsi oleh tim dokter Puskesmas Kecamatan VII Koto. ˜Keduanya sudah ditemukan. Tim SAR melakukan pencarian siang dan malam dan saat ini jenazahnya sudah dikremasi pihak keluarga dan sudah diotopsi dokter Puskesmas VII Koto,╙╘ tukasnya. Belum diketahui secara pasti motiv kejadian tersebut, namun demikian, dugaan kuat, Andi sengaja menceburkan diri ke sungai batang tebo, dari jembatan Pulau Musang untuk mengakhiri hidupnya. Sang kakak yang waktu itu melihat kejadian tersebut justru berusaha menyelamatkan adiknya dengan terjun ke sungai. Malangnya, keduanya justru sama-sama terseret derasnya arus sungai hingga akhirnya tewas. (ril) SEMINAR / WORKSHOP INOVASI PEMBELAJARAN MENUJU PENDIDIKAN YANG LEBIH BERKUALITAS Hari/tanggal Pukul Tempat

: Sabtu, 8 Agustus 2009 : 08.00 – 17.00 : Aula Hotel Wisata Luwuk

Materi: Penerapan Konsep Blended Learning dalam Pembelajaran Oleh: Mawasti Santika, M.Pd – Managing Director Go Inovasi Institute (alumni Universitas Muhamadiyah Solo) Menuju Rancangan Sekolah Bertaraf Internasional: Concept and Useful Practices Oleh : Nonny Basalama, PhD — Universitas Negeri Gorontalo (Alumni Victoria University – Australia) Digital Interactive Classroom dan Pembelajaran Berbasis Teknologi Oleh : Arzal Ismail, S.Pd.,M.App.Ling – Universitas Negeri Gorontalo (Alumni the University of Melbourne – Australia) Pengenalan TOEFL dan TOEIC (Workshop) Oleh : Moh. Nurcholis, S.Pd – Academic Manager Go Inovasi Institute (Alumni Universitas Muhamadiyah Solo) Biaya Pendaftaran: Sebelum tanggal 25 Juli 2009 : Rp. 75.000,(Biaya Pendaftaran Naik tanggal 25 Juli dan setelahnya) Peserta akan mendapatkan 2 sertifikat (sertifikat Seminar dan Workshop), Seminar/Workshop kit, Snack and Lunch Info dan Pendaftaran Hubungi: GO INOVASI INSTITUTE Jl. Diponegoro No. 47 Kota Gorontalo Telp/fax. 0435-821763 HP: 081244839884 Atau dapat melalui Panitia Lokal di Luwuk Riston Djaeni 085241231034, Jupriono Manangkari 081245063635 Rahmad Lasaka 085232687870, Citrawati Sampa 081340376998 Our Special Thanks to : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kab Banggai Our Partner: Alumni Mahasiswa Luwuk Banggai – Gorontalo Our Media Partner : Luwuk Post

Pria Beristri Setubuhi Kekasih Keenakan, Lalu Ngajak Kawin Lari

(FOTO: DOK LUWUK POST]

MUSNAHKAN MIRAS : Dalam rangka HUT Kabupaten Banggai ke-49, Pemda Banggai memusnahkan miras lokal jenis cap tikus. Tampak Bupati Banggai, Drs Ma’mun Amir, tengah memusnahkan miras.

Korban Trafiking Dipulangkan BATAM (BP) - Tiga korban trafiking yakni dua mahasiswi dan pelajar SMA asal Lampung yang dipekerjakan sebagai PSK di Memory Karaoke dipulangkan ke rumah mereka di Lampung. Namun demikian, proses penyidikan terhadap kasus tersebut terus berjalan. Tiga korban trafiking yakni A,20, D,19, dan V,17, itu telah dijemput pengurus lembaga sosial kemasyarakatan (LSM) Daun Sirih, Tanjungpinang sekitar pukul 09.00 WIB kemarin (15/7) dari shelter khusus Poltabes Barelang untuk diberangkatkan ke Lampung melalui Jakarta. Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Poltabes Barelang Kompol Christian Tory melalui Kanit I AKP Endi Endarto selaku penyidik kasus tersebut. Menurut Endi, tiga dara cantik asal Lampung itu dijemput oleh pengurus LSM

Daun Sirih untuk dikembalikan kepada orang tua mereka sambil menunggu lanjutan penyidikan kasusnya. Hingga saat ini menurut dia, polisi Lampung telah mengetahui alamat tersangka Egi, kerabat korban yang menjual ketiganya ke mami Memory Karaoke untuk dipekerjakan selaku PSK kepada pria hidung belang asal Singapura bulan lalu. “Alamat Egi sudah diketahui polisi, namun ia belum tertangkap. Polisi masih terus mencarinya,” ujar Endi. Selain Egi, polisi juga masih mencari mami karaoke tersebut yang didga telah kabur pasca dilaporkannya kasus dugaan trafiking tersebut ke pihak berwajib awal bulan ini. Sedangkan Irawan, manajer karaoke sekaligus hotel Memory masih berstatus saksi setelah dua kali dimintai keterangannya, padahal Kapoltabes Barelang Kombes

Pol Leonidas Braksan pernah mengatakan, tidak menutup kemungkinan sang manajer terjerat hukum jika terbukti mempekerjakan anak dibawah umur di tempat maksiat tersebut. Seperti diberitaan sebelumnya, tiga ABG asal Lampung itu mengadukan nasibnya ke pihak berwajib setelah tiga hari dipekerjakan sebagai PSK dan sekali dibooking oleh pria hidung belang asal Singapura di karaoke sekaligus hotel Memory, Nagoya akhir bulan lalu. Ketiganya berusaha kabur karena tak tahan bekerja sebagai pelayan nafsu birahi pria hidung belang di tempat maksiat itu karena masih bersekolah dan menjadi mahasiswi di Universitas Negeri Lampung (Unila). Mereka awalnya diajak berlibur ke Jakarta oleh tersangka Egi ke Jakarta, padahal dijual ke mami karaoke dan dipekerjakan sebagai PSK.(d)

Selingkuh, Kakek Digerebek BATAM (BP) - Arel, kakek 40 tahun tak berkutik ketika tempat perselingkuhannya dengan anak baru gede (ABG) berinisial ML,25 di kos-kosan ruko kompleks Maritim Jodoh sekitar pukul 09.00 WIB, pekan lalu oleh istrinya, Yusriati,39. Sang kakek satu cucu dan empat anak dari pernikahannya dengan Yusriati itu lalu dipolisikan karena bukan saja telah menyelingkuhi wanita lain, tetapi juga akibat penganiayaan yang ia lakukan setelah penggerebekan itu terjadi. Kepada sejumlah wartawan di Mapoltabes Barelang kemarin (15/7), Yusriati mengaku kesal

atas perbuatan sang suami yang ringan tangan, padahal ia nyata-nyata tidur dengan wanita lain yang telah diselingkuhinya sejak enam bulan lalu. “Mereka sudah enam bulan berselingkuhi, suami saya juga jarang pulang rumah karena tidur dengan wanita lain,” ujar ibu empat anak itu. Menurut dia, tempat perselingkuhan sang kakek itu diketahui karena ia kerap kali mengendus kemana Arel pergi. Setiap ia menanyakan kenapa tak pulang rumah, sang suami hanya terdiam dan sering berbohong tengah sibuk. Kecurigaan sang istri membuahkan hasil, ketika ia tahu selama enam bulan itu dimana keberadaan suaminya itu. Alhasil, ia lalu melakukan penggerebekan seorang diri. Di kamar kos-kosan itu, dirinya sangat kaget melihat sang suami masih tertidur pulas bersama selingkuhannya, padahal waktu saat itu menujukan pukul 09.00 WIB. “Saya malah membangunkanya. Dia lalu marah-marah dan menyuruh saya pulang dan selesaikan masalah tersebut di ru-

mah,” ujar warga Bengkong Pertiwi tersebut. Keduanya lalu pulang bersama. Tiba di rumah, pasangan suami istri itu terlibat pertengkaran mulut yang berujung pada tindak kekerasan yang dilakukan sang kakek. Arel lalu memukuli istrinya itu hingga memar.Rasa sakit secara fisik dan batin itu membuatnya nekat melaporkan tindak kekerasan dalam rumah tangga itu ke unit RPK Satreksrim Poltabes Barelang. Keduanya lalu diperiksa intensif penyidik Poltabes Barelang.Kanit RPK Poltabes Ipda Indah Moulina terkait kasus itu mengatakan, sang kakek dan istrinya masih diperiksa. Keduanya dimintai keterangan secara bergantian di runag penyi-dik hingga sore kemarin. Kasus tersebut kata Indah adalah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan masih dalam penyelidikan.Arel, kakek peselingkuh itu terus bungkam dan tetap men-gumbar senyum ketika juru wartaberusaha mewawancarainya.(d)

BIREUEN- Memang sudah jadi kodrat pria, selalu tak puas dengan satu wanita. Hal ini jualah yang menjadi pedoman bagi Baharudin Yahya (29) dalam mencari tambahan istri. Namun usahanya tersebut digagalkan oleh anggota WH, yang menangkap saat bersama selingkuhan. Bahkan pria yang tinggal di Desa Geurugok, Gandapura ini nekat hendak membawa kabur Maryawa A Rahman (24) dari kediamanya di Desa Pulo Awe, Kutablang, Bireuen, pada Minggu (12/7) sore kemarin. Menyadari anak gadisnya hilang, pihak keluarga korban pun panik. Mereka sudah mencoba mencari ke sana kemarin, namun tak berhasil menemukan insan yang sedang dimabuk asmara tersebut. Keterangan yang dikutip Metro Aceh berdasarkan pengakuan dari hasil pemeriksaan penyidik WH, Maryama mengaku mengenal dan berpacaran dengan Baharuddin sejak 3 bulan lalu. Dari perkenalan pria itu mengatakan telah memiliki isteri sah, tapi sejak sembilan tahun menikah sampai sekarang belum dikarunia anak. Hubungan ini terang saja ditentang oleh orang tua Maryama. Karena kadung cinta, ia pun pasrah saat diajak kawin lari dan dititipkan ke rumah adik Baharudin, di Kecamatan Juli. Ternyata hal tersebut men-

gundang kecurigaan keluarga pelaku, karena takut jadi amukan warga sekitar lantaran membawa perempuan bukan muhrim. Selanjutnya Baharudin dan Maryama diserahkan pada Geuchik Desa Pulo Awe, yang diteruskan ke WH untuk ditindaklanjuti. Saya ditemukan keluarga di rumah saudara Bg.Baharuddin di Gampong Raya Tambo. Kemudian di serahkan ke Keuchik Desa Pulo Awe, dan akhirnya diamankan ke WH, ungkap Maryama. Hal senada juga dikatakan Baharuddin, dia mengakui jika telah memiliki isteri sah tetapi sudah sembilan tahun berumah tangga belum dikaruniai anak. “Saya kenal dan pacaran dengan Maryama, kebetulan kerja di pabrik dekat rumahnya. Selama berpacaran, kami sudah berulang kali melakukan hubungan layaknya suami isteri. Pertama sekali saya setubuhi Maryama tanggal 9 April 2009, dirumahnya, terangnya. Kasat Pol-PP, WH dan Pemadam Kebakaran Bireuen Jamaluddin, didampingi Kanit Bina Mitra WH, H.Amrulah,Lc membenarkan sudah mengamankan pasangan diduga berkhalwat. Selain diberikan pembinaan, orang tua bersama perangkat desa masing-masing akan dipanggil, permasalahan ini akan diselesaikan dengan hokum adat, ujar Amru. Ditambahkan Kanit Bina Mitra, kedua pasangan itu awalnya berencana mau kawin lari karena hubungan mereka tidak direstui orang tua. (mag29)

Curi BBM, Karyawan PLN Ditangkap KUALATUNGKAL-Dua orang oknum pegawai dan tenaga honorer PLN Ranting Kualatungkal, Amrizal alias Buyung bin Almunas (41) dan Abdul Bahid alias wah bin Sabri (48), ditangkap oleh jajaran reskrim Polres Tanjungjabung Barat, Selasa malam (14) sekitar pukul 00.30 WIB. Kedu warga jalan Dipanegoro, RT 20, Kelurahan Tungkal II, Kecamatan Tungkal Ilir ditangkap saat sedang melakukan aksi pencurian solar dari tangki penampungan minyak, yang akan digunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti (BB) berupa tiga drum minyak solar, 30 meter selang plastik, 7  batang pipa serta satu buah senter. Kini kedua tersangka dan barang bukti (BB) diamankan di Polres Tanjungjabung barat guna penyelidikan lebih lanjut. Kapolres Tanjungjabung Barat, Drs Dul Alim, MH melalui Kasat Reskrim, AKP Iskandar kepada Jambi Ekspres kemarin membenarkan penangkapan tersebut. Keduanya kita tangkap saat sedang menjalankan aksinya. Kemudian digiring ke Polres Tanjungjabung Barat untuk diperiksa intensif,˜ ujar Iskandar ditemui diruang kerjanya, Selasa (14/7) kemarin. Modusnya, kedua pelaku sebelumnya melobangi tangki penampung minyak PLTD. Dari tangki tersebut, minyak kemudian dialirkan ke pipa dan slang plastik menuju ke rumah salah satu tersangka yakni Amrizal yang berjarak lebih kurang 50 meter. Di rumah tersebut, kedua tersangka menyediakan 3 buah drum sebagai tempat penampungan. Amrizal bertugas sebagai pengisi drum di dalam rumah, sedangkan Abdul Bahid membuka kran dari PLTD. Amrizal selain pelaku pencuri juga sebagai penampung. Dia

kita kenakan pasal 363 dengan ancaman 7 tahun penjara dan pasal 480 pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 4 tahun penjara , jelas Iskandar. Lantas bagaimana dengan barang bukti (BB) 10 galon derigen yang berada di rumah tersangka Amrizal? Kapolres menyebutkan, pengakuan Amrizal barang bukti (BB) tersebut merupakan solar yang dibelinya dari SPBU di Muntialo dengan cara dilangsir mengunakan motor. ˜Sebelum tertangkap mencuri, Amrizal sehari-sehari membuka kios minyak juga di rumahnya untuk kebutuhan para pemilik pompong atau kapal yang bersandar di Sungai Pengabuan,˜ jelas Iskandar. Dari hasil pemeriksan sementara, keduanya mengaku melakukan aksinya berdasarkan izin yang diberikan oleh atasan Suroso selaku operator PLTD. Namun, sampai saat ini penyidik belum menetatapkan Suroso sebagai tersangka karena belum ada bukti kuat keterlibatannya. Dia masih sebagai saksi dalam waktu dekat akan kita mintai keterangan lagi, katanya Lantas bagaimana dengan Kepala PLN Ranting Kualatungkal? Kasat mengatakan pihaknya juga akan memanggil dan meminta keterangan Kepala PLN. Secara terpisah, Bupati Tanjungjabung Barat, Dr Ir H Safrial, MS yang mendapatkan laporan atas pencurian BBM yang melibatkan oknum PLN tersebut meminta pihak Polres Tanjungjabung Barat untuk menindak tegas pelaku pencurian itu. Ini bumerang bagi Pemda. Pasalnya, disaat masyarakat mendambakan listrik normal kembali. Tapi, oknum PLN telah mengambil keuntungan dengan situasi kurangnya pasokan listrik di Kualatungkal,˜ tegas Safrial. (zir)

Kamis 16 Juli 2009 Klik: http://luwukpost.info

4

Pemprov Diharap Permudah Pemekaran

Masih Banyak Petani Miskin LUWUK-Pernyataan Bupati Banggai, Drs Ma’Mun Amir, pada HUT Kabupaten Banggai, Selasa (14/7), yang mengatakan meningkatnya daya beli masyarakat mengisyaratkan bahwa pemberdayaan masyarakat untuk mengelola hasil komoditi di berbagai sektor, baik di bidang pertanian, perkebunan, perikanan dan berbagai sektor potensial lainnya membawa hasil yang cukup menggembirakan, rupanya menuai kritik. Apalagi, klaim keberhasilan itu disebut-sebut menarik perhatian pemerintah pusat. Sehingga memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaetn Banggai sebagai daerah yang telah mampu meningkatkan produksi beras di atas 5 persen sejak tahun 2007 dan tahun 2008. Aktivis LBH Luwuk, Budi Supriadi, mengungkapkan apa yang dikatakan Bupati Banggai yang menyebutkan daerah ini telah mampu meningkatkan produksi beras diatas 5%, patut diberi apreseasi. “Tapi kenapa petani yang memberikan sumbangsih pengharaan begitu besar didaerah ini, sampai sekarang masih banyak yang miskin,” tuturnya. Budi juga menjelaskan, berdasarkan hasil survei terakhir Litbang Departemen Pertaniantahun 2006, disebutkan, pendapatan perkapita petani perhari berada dikisaran Rp 3.065-8.466 atau kurang dari 1 dolar. Secara evolutif, sumbangan usaha tani padi dalam struktur pendapatan rumah tangga merosot dari 36,2% pada tahun 1980-an tinggal 13,6% pada tahun ini. Melihat fakta itu, kata Budi, sangat ironis kedengarannya jika petani disebut sejahterah. Memang, harga beras rata-rata dipasaran sudah mencapai 4600/kg - 5000/kg yang melampaui HPP (harga pangkal petani) yang hanya 600/kg. Belum lagi adanya kebijakan ekspor beras yang dilakukan pemerintah terkait fluktuasi harga beras dipasaran dunia tahun 2008-2009 ini yang mencapai angka Rp 10.582/kg. “Jadi secara tidak langsung petani telah mensubsidi harga beras kepada publik,” katanya. Ironisnya, pemerintah secara sistematis justru mengilusi publik dengan kampanye peningkatan produksi beras yang dilakukan terstruktur berupa penghargaan kepada kepalakepala daerah. “Termasuk kepala daerah ini, tetapi sejatinya petani di daerah ini tetap saja miskin,” pungkasnya. (Tr-07)

baca koran di dunia maya

PP 19/2008 Beri Peluang

[Foto: Dok Luwuk Post]

PENDIDIKAN MAHAL: Sebagian besar anak-anak di Kabupaten Banggai belum mendapatkan layanan pendidikan dengan maksimal.

Membangun Sekolah Tanpa Pungli BALANTAK-Jaman memang makin edan saja. Ditengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, seharusnya berbagai kemudahan hidup manusia, termasuk akses mendapatkan pendidikan yang berkualitas, bisa dengan gampang diperoleh. Namun, komersialisasi pendidikan telah menutup nurani banyak pihak. Sekolah telah berubah fungsi menjadi supermarket. Ditengah peradaban yang mengagungkan logika pasar, masih ada beberapa sekolah yang peduli dengan peningkatan sumber daya manusia. Salah satunya SMPN 3

Balantak. Kepala SMPN 3 Balantak, Wisranto Apit, Rabu (15/7) kemarin, mengatakan pihaknya sama sekali menolak pungutan terhadap siswa baru. Apalagi sampai berdalih untuk pembangunan infrasruktur sekolah. “SMP Negeri 3 Balantak tidak pernah minta sumbangan dari orang tua untuk membangun sekolah maupun saat pendaftaran siswa baru,” tuturnya. Terkait pembangunan gedung dan pagar tembok salah satu SMP favorit di Kecamatan Balantak itu, Wisranto Apit menegaskan, hal itu diperoleh berkat kerja keras pihak

sekolah. “Pembangunan gedung dengan pagar tembok itu berkat kerja keras kepala sekolah,” paparnya. Tidak cuma itu, pihak SMPN 3 Balantak bahkan meminimalisir biaya terhadap siswa yang kurang mampu. Itu dilakukan agar para siswa tetap bisa bersekolah disalah satu SMP Negeri favorit tersebut. “Kalau ada yang kurang mampu itu harus disertai dengan keterangan kepala desa. Taktis saja, kan ada bea siswa. Tanggung jawabnya tinggal baju seragam saja,” pungkasnya. [frm]

LUWUK-Pemerintah Kabupaten Banggai berharap Gubernur Sulteng memudahkan proses pemekaran 10 kecamatan sebagaimana yang telah diusulkan kepada pemerintah provinsi sulteng. Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Banggai, Drs. Irpan Poma, ME, kepada Luwuk Post, mengatakan, lambannya persetujuan pemekaran kecamatan di daerah ini, karena pemerintah provinsi cenderung melihat pemekaran kecamatan merupakan kewenangannya dan harus memertimbangkan berbagai persyaratan sebagaimana yang diamanatkan dalam pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 Tentang Kecamatan. Padahal, kata Irpan, dalam pasal 9 Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 Tentang Kecamatan, terdapat pengecualian ketika pemekaran kecamatan tersebut merupakan keingi-

nan masyarakat. “Dalam pasal 9 Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 pemerintah daerah bisa membentuk kecamatan meskipun mengecualikan persyaratan persyaratan pembentukan kecamatan sebagiamana disebutkan dalam pasal 3 pada peraturan yang sama,” tegasnya. Irpan mengatakan, pemekaran 10 kecamatan yang telah diusulkan kepada pemerintah provinsi merupakan upaya pemerintah memenuhi keinginan masyarakat, terutama dalam rangka mempermudah pelayanan kepada masyarakat di wilayah yang akan dimekarkan. “Mestinya pemerintah provinsi bisa memahami keinginan pemerintah kabupaten dengan mengacu pada pasal 9 peraturan pemerintah tentang kecamatan itu,” katanya. Irpan optimis jika pasal 9 yang dijadikan acuan maka pemekaran 10 kecamatan yang sudah dinanti-nantikan oleh masyarakat itu bisa segera direalisasikan. (ris)

Kamis, 16 juli 2009 Halaman 5

GN OTA Bantu Siswa Kurang Mampu

[Foto: Luwuk Post]

BANTU SISWA KURANG MAMPU: Ketua GN OTA Kabupaten Banggai, Ny. Halima Amir, memberikan bantuan tas dan peralatan sekolah kepada siswa kurang mampu di momen peletakan batu pertama pembangunan gedung VIP Bandara Bubung.

INFO ZIS ZAKAT adalah ibadah maaliyah yang mempunyai dimensi dan fungsi ekonomi atau pemesataan karunia Allah dan merupakan perwujudan solidaritas sosial, pembuktian persaudaraan islam, pengikat persaudaraan ummat dan bangsa, serta penghubung golongan kuat dan lemah. (*)

CATATAN

Kisruh Unismuh SEBAGAI anak negeri yang peduli akan dunia pendidikan di Kabupaten Banggai sekaligus sebagai mantan penguO L E H rus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Palu Sulawesi Tengah, merasa terpanggil untuk ikut memberikan sumbangsih pemikiran terkait kisruh yang terjadi di tubuh Universitas Muhammadiyah Luwuk yang mencuat pada saat demo mahasiswa menoAgus Sandagang lak pemelihan rektor dan kemudian menjadi polemik panjang.

LUWUK-Meskipun diberbagai daerah kiprah Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN OTA) tidak lagi bergaung, namun GN OTA Kabupaten Banggai tetap memerlihatkan kepedulian yang tinggi terhadap pendidikan di daerah ini. Kepedulian tersebut ditandai dengan pemberian bantuan peralatan sekolah kepada para siswa kurang mampu. Sedikitnya 30 orang siswa kurang mampu dari SD Bubung kemarin, menerima bantuan tas dan peralatan sekolah. Bantuan tas sekolah beserta sejumlah uang itu diserahkan langsung oleh Ketua GN OTA Kabupaten Banggai, Ny. Halima Amir, usai peletakan batu pertama

BACA : GNOTA..... Hal 6

Hari Ini LINCA Turun Demo Ortu Siswa Keluhkan Uang Iuran LUWUK-Belum usai kasus dugaan pungli berkedok sumbangan yang dikeluhkan para orang tua siswa pada musim penerimaan siswa baru (PSB), muncul lagi persoalan baru. Modusnya hampir sama, yakni bertalian dengan biaya pendidikan. Tak hanya siswa baru yang dibebankan dana yang ‘fantastis’. Permintaan dana juga diberlakukan kepada siswa yang naik kelas. Kali ini namanya bukan lagi sumbangan. Namun dilabeli dengan nama iuran.

Tarifnya memang tidak begitu besar, yakni Rp. 40 ribu per bulan. Namun tak sedikit para orang tua siswa mengeluhkan dana tersebut. Apalagi peruntukkannya tidak jelas. Orang tua siswa yang menyekolahkan anaknya pada salah satu SMU di kota ini mengaku kaget atas permintaan dana dari sekolah. “Saya kaget anak saya meminta uang untuk membayar iuran. Jumlahnya Rp. 80 ribu untuk dua bulan,” ujar orang tua siswa yang enggan menyebutkan

Gedung VIP Bandara Sukuran Amir Mulai Dibangun LUWUK-Gedung VIP Bandar Udara Sukuran Aminuddin Amir dipastikan menjadi salah satu icon kota Luwuk. Sebab, gedung yang menyedot anggaran sekitar Rp 9,8 miliar itu didesain seperti telur maleo, salah satu satwa endemic di daerah ini.

Debat Kusir

BACA : DEBAT..... Hal 6

Jelang Mutasi Baperjakat Diwarning

BACA : ORTU..... Hal 6

Didesain Mirip Telur Maleo

BACA : KISRUH..... Hal 6

SUKSESI MUSDA KNPI beberapa waktu lalu, tidak hanya berhasil menggolkan Safari Yunus sebagai Ketua Umum DPD KNPI Kabupaten Banggai. Tidak juga hanya melahirkan rekomendasi-rekomendasi. Lebih dari itu, suksesi DPD KNPI juga berhasil memperpanjang polemik perbedaan persepsi dan beragam kepentingan. Firman Suling Positifnya, perdebatan itu disalurkan tidak dengan cara sebagaimana

namanya, kepada Luwuk Post, Rabu (15/7) kemarin. Anehnya dimasa kenaikan tahun lalu, permintaan dana yang disebut iuran itu tidak ada. Nanti tahun ini baru diberlakukan. “Dulu waktu anak saya naik ke kelas dua, seingat saya iuran itu tidak ada. Aneh nanti dia naik ke kelas III baru iuran itu dimintakan sekolah,” ujar dia. Memang untuk ukuran orang tua

BACA : DESAIN..... Hal 6

Pengembangan Bandara Sedot Rp 17 Milliar [Foto: Haris Ladici/Luwuk Post]

PONDASI TIANG PANCANG: Gedung VIP Bandara Sukuran Aminuddin Amir dibangun dengan konstruksi rangka baja serta diperkuat dengan pondasi tiang pancang. Bupati Banggai Drs. Ma’mun Amir saat peletakan batu pertama menetapkan gedung yang didesain seperti telur maleo itu sebagai icon daerah.

LUWUK-Pengembangan infrastruktur Bandar Udara Sukuran Aminuddin Amir Bubung mendapatkan sokongan anggaran miliaran rupiah dari APBN maupun APBD Tahun 2009. Informasi yang dihimpun

BACA : BANDARA..... Hal 6

Bupati Berikan Penghargaan Pemenang Lomba Harganas

LUWUK-Jelang mutasi pejabat di lingkup Pemkab Banggai, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) kembali diwarning. Berangkat dari pengalaman sebelumnya, dimana mutasi dan promosi jabatan terindikasi melanggar aturan, sehingga warning tersebut terlontar dari sejumlah kalangan pemerhati pemerintahan di daerah ini. “Kami kuatir mutasi jabatan yang kabarnya akan dilakukan dalam waktu dekat ini, tak jauh beda dengan sebelumnya, yakni tidak sedikit

LUWUK-Bupati Banggai, Drs. Ma’mun Amir menyerahkan penghargaan berupa piagam dan hadiah kepada para pemenang lomba yang digelar dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional ke XVI. Penghargaan itu diserahkan secara simbolis usai upacara peringatan HUT Kabupaten Banggai ke -49 di Bukit Halimun, Selasa (14/7), lalu. Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Dra. Yutilarsih DM Lasiki, kepada Luwuk Post, mengatakan, penghargaan tersebut diberikan kepada para pemenang lomba yang digelar memeringati Harganas ke XVI dan HUT Kabupaten Banggai Tahun 2009.

BACA : JELANG..... Hal 6

BACA : BUPATI..... Hal 6

[Foto: Humas/Luwuk Post]

PENYERAHAN PIAGAM: Bupati Banggai memberikan penghargaan kepada pemenang lomba yang digelar dalam rangka memeringati Hari Keluarga Nasional, usai upacara peringatan HUT Kabupaten Banggai ke-49, Selasa, kemarin.

Protes Pungli Berkedok Sumbangan di Sekolah LUWUK-Setelah tertunda sehari, aksi demo yang dilakukan LINCA tolak pungli berkedok sumbangan di sekolah, Kamis (16/7) hari ini digelar. Ada empat tuntutan yang dibeber pada aksi damai tersebut. Pertama, mendesak DPRD Banggai merekemondasikan penolakan pungli penerimaan siswa baru (PSB) serta menetapkan sekolah gratis bagi SD dab SMP tahun ajaran 2009-2010. Kedua, mendesak DPRD segera menetapkan besaran biaya pungutan terhadap SMP (Sekolah Bertaraf Internasional), SMK (rintisan sekolah standar nasional) SMA dan Akper Luwuk berdasarkan kajian Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah (RAPBS).

BACA : LINCA..... Hal 6

Masih Ada Sekolah Gratis LUWUK-Jika seluruh sekolah dengan status sekolah negeri berlomba-lomba untuk melakukan pungutan, maka hal itu tidak terjadi pada salah satu sekolah milik Pemda Banggai. Sekolah itu adalah SMK Daerah yang terletak tidak jauh dari Mapolres Banggai. “Kita betul-betul gratis, tidak ada pungutan biaya masuk, bahkan Hi Moh Amin S.Pd blanko pendaftaran pun disiapkan,” tutur Kepala SMK Daerah Luwuk, Hi Moh Amin S.Pd, Selasa (14/7), menanggapi maraknya berbagai pungutan terhadap siswa baru. Padahal, jika ditilik, predikat sekolah swasta yang disandang SMK Daerah Luwuk itu, bisa menjadi alasan untuk melakukan berbagai pungutan. Mulai

BACA : SEKOLAH..... Hal 6

MoU Pemda dan Kejaksaan Diprotes LUWUK-Penandatangan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Banggai dan Kejaksaan Negeri Luwuk mulai menuai protes. Ketua LSM Yaspora, Aswan Ali, SH, kepada Luwuk Post, mengkritasi, penandatangan MoU antara Pemkab Banggai bersama Muspida, dimana salah satunya adalah Kejaksaan Negeri Luwuk. “Saya kira, publik perlu men- Aswan Ali cermati MoU itu. Masa’ dalam mengawal pelaksanaan produk aturan di Pemkab Banggai lantas ada MoU di dalamnya. Setahu saya dalam penegakkan aturan tak mengenal yang namanya MoU, baik aturan organik nasional maupun bentuk Perda,” jelas Aswan. Lagipula kata Aswan

BACA : MOU..... Hal 6

Kamis 16 Juli 2009 Klik: http://luwukpost.info

LBH Luwuk Bela Sukirlan Kondisi itu terjadi lantaran kelompok pemuda itu hanya bermodal ijazah SMP ataupun SMA tanpa didukung ketrampilan teknis. Hal ini lanjut dia, akan terus menjadi pemandangan buruk, bahwa di daerah ini ada kelompok pemuda yang menjadi kuli murahan. Atas gambaran persoalan sosial tersebut, KNPI selama ini tuding Budi hanya bungkam seribu bahasa. Seolah-olah mereka tidak tahu apa sebenarnya yang tengah melilit prospek pemuda kedepan. Sehingga pemuda terus menjadi tenaga produktif potensial yang termarjinalkan. Pada kesempatan itu, dia juga mengkritisi pernyataan Nurwahid. Menurut pandangannya, cara berpikir Nurwahid aneh. Sebab menuding Sukirlan telah membunuh karakter pemuda. Mestinya dia (Nurwahid, red) paham bahwa KNPI tidak akan bisa menjadi wadah pembangunan pemuda, selama feodalisme dan birokratisme belum terlucuti dari kepala-kepala para elit di KNPI. Untuk itu tekan dia, buat apa alokasi dana dari APBD untuk KNPI, kalau hanya buat kegiatan yang sifatnya seremoni. “Bagi saya itu hanya membuang-buang uang saja alias mubazir,” kata dia. (yan)

BANDARA

sepanjang 300 meter dengan lebar 30 meter. Proyek yang teken kontrak 23 Juli lalu itu dikerjakan oleh PT. Victory Multi Karya. Selain overlay, proyek pengembangan bandara adalah pembangunan taxi way B. Proyek tempat keluar masuknya pesawat itu mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp 700 juta. “Luasnya sekitar 15 kali 60 meter,” sebutnya. Proyek lain yang akan dibangun adalah turning area (tempat berputar pesawat) di kedua ujung landasan. Proyek seluas 60 x 30 meter itu didanai dengan anggaran sekitar Rp 2 miliar lebih dan akan dikerjakan oleh PT. Mentawa. Bandara Udara Sukuran Amir juga mendapatkan anggaran untuk pembangunan alat bantu pendaratan (papi) di kedua ujung landasan. Alat bantu pendaratan, kata Joseph, memungkinkan pesawat mendarat pada kondisi cuaca buruk (berkabut-red). Dia

mengatakan proyek pengembangan bandara tidak hanya menjamin keselamatan penerbangan, namun memungkinkan daya angkut pesawat akan semakin besar. Meskipun demikian, proyek infrastruktur tersebut belum memungkinkan bandara Sukuran Amir didarati pesawat pada malam hari. Untuk itu, kata Joseph, pihaknya telah mengusulkan pengadaan lampu bandara dan perpanjangan landasan dari 1850 meter menjadi 2100 meter. “Jika kedua usulan itu direalisasikan bandara ini bisa didarati pesawat Boeing 300 (saat ini hanya bisa didarati Boeing 200_red) dan bisa didarati pesawat pada malam hari,” tuturnya ketika berbincang dengan wartawan Luwuk Post, disela– sela peletakan batu pertama pembangunan gedung VIP Bandara Udara Bubung, Rabu (15/7), kemarin. (ris)

secara simbolis kepada juara pertama lomba Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Selfiah Radjawali PPKBD dari Desa Tangeban, Kecamatan Masama. Juara I Lomba Penyuluh Kesehatan Reproduksi Remaja (KKR) Ferdyanto Labelo, asal SMA Negeri 1 Luwuk. Juara I Lomba Pusat Informasi Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIKKKR) Tingkat Sekolah SLTA untuk kategori Tegar, dari SMA Negeri 1 Luwuk, serta lomba Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Ferry Raffles Ledder, PKB Kecamatan Pagimana, mewakili Provinsi Sulawesi Tengah ke tingkat

Nasional di Jakarta. “ Dia (Ferry) rangking ke 10 tingkat nasional pada kegiatan yang diselenggarakan oleh BKKBN pusat dalam rangka memeringati hari keluarga nasional,” tandasnya. Yutilarsih mengatakan, prestasi yang diraih oleh petugas penyuluh keluarga berencana ditingkat nasional tak lepas dari kinerja pengabdian mereka di lapangan. “Pretasi itu tidak lepas dari peran aktif petugas penyuluh keluarga berencana melaksanakan tugas-tugas mereka, terutama dalam mensukseskan program keluarga berencana,” tuturnya. (ris)

Mustatim, H, MH, kepada Luwuk Post, mengatakan, bantuan itu sengaja diberikan pada momen–momen penting atau momen hari–hari besar untuk menyahuti tuntutan dari GN OTA pusat. “ Tujuannya tidak lain agar peran dari GN OTA ini bisa bergaung dan menggugah minat orang–orang mampu untuk menjadi orang tua asuh dan menyalurkan bantuannya kepada siswa –siswa kurang mampu melalui GN OTA,” tuturnya. Dia mengakui, meskipun peran dari orang tua asuh cenderung berkurang, namun dengan adanya bantuan pendanaan dari APBD maka organisasi

tersebut bisa eksis hingga saat ini. Kondisi itu lanjutnya, berbeda dengan GN Ota di berbagai daerah, yang kurang bergeliat, termasuk di wilayah Kabupaten kota di Provinsi Sulteng. “Tapi kami tetap berupaya agar GN OTA kabupaten berperan dalam pendidikan di daerah ini,” katanya. Gubernur Sulteng lanjutnya, bahkan telah meminta kepada para bupati dan walikota se Wilayah Sulteng melalui surat edaran Nomor 463/154/ RO.Adm Kesramas agar mengaktifkan peran –peran GN OTA dalam rangka menuntaskan program wajar Dikdas 9 tahun. (ris)

Kepada Luwuk Post, Kepala SMK Daerah Luwuk itu menegaskan, saat ini pihaknya sudah mendapatkan bantuan. Termasuk bantuan proyek yang alokasi dananya berasal dari dana dekosentrasi. “Kita sudah dapat bantuan proyek dana dekon, itu dibangunkan RKB 2 lokal, jumlahnya Rp 230 juta dan dikerjakan secara swakelola,” ungkapnya. Apa yang dilakukan pihak SMK Daerah Luwuk dengan menggratiskan biaya masuk, ternyata tidak semata hanya untuk menarik minat siswa baru agar mendaftarkan dirinya ke sekolah

tersebut. Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengubah asumsi sekolah minim kualitas. “Disiplin disekolah sudah berubah 360 derajat,” katanya. Bahkan, SMK Daerah Luwuk merupakan satu-satunya SMK Swasta di Provinsi Sulteng yang mendapatkan undangan pelatihan P4TK di Bidang Otomotif dan Bidang Elektronika. “Pelatihan ini dimulai dari tanggal 21 Juli sampai akhir Agustus,” papar Hi Moh Amin. [frm]

solusi penyelesaian yang berujung pada perubahan, sehingga tidak ada yang terlukai apalagi menyangkut pribadi seseorang dan keluarganya. Universitas Muhammadiyah Luwuk merupakan milik dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Banggai karena Universitas muhammadiyah belum tentu ada di semua provinsi di negeri ini terlebih lagi di kabupaten dan kota. Di Sulawesi, Universitas Muhammadiyah Palu tercatat paling maju dan terbanyak jumlah fakultasnya. Hal tersebut berkat jasa Almarhum Drs. H. Rusdi Toana yang gigih berjuang di dunia pendidikan, pers dan amal usaha Muhammdiyah yang kemudian membawa beliau dinobatkan sebagai Pahlawan di daerah ini. Dan di sulawesi tengah universitas muhammdiyah luwuk terbaik setelah Universitas Muhammdiyah Palu ini juga berkat jasa-jasa tokoh-kokoh muhammadiyah kabupaten banggai termasuk Drs. H. Basri Sono, M.M. yang selama ini gigih menggiatkan amal usaha muhammadiyah di kabupaten banggai. Tidak hanya universitas muhammadiyah, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Perikanan, Panti Asuhan, balai pengobatan, usaha ekonomi mikro yang mandiri dan masih banyak hal lainnya. Ini semua tidak di dapat dengan hanya sekedar slogan dan retorika semata tetapi dengan perbuatan, (perjuangan, tenaga, pikiran dan air mata) yang memakan waktu cukup panjang. Inilah yang menjadi kekurangan kita di kabupaten banggai adalah berat dan

tidak jujur mengakui kehebatan dan keberhasilan orang lain tetapi lebih melihat pada sisi kekurangannya. Bagi kami Seorang Basri Sono adalah seorang tokoh yang layak di sejajarkan dengan almarhum Rusdi Toana. Terkait dengan hal tersebut di atas saya menghimbau kepada kader-kader muhammadiyah khususnya mahasiswa universitas muhammdiyah luwuk untuk merapatkan barisan agar tidak mudah di provokasi oleh kepentingan pihak-pihak yang hanya menginginkan jabatan tertentu. Karena dalam sejarah organisasi Muhammadiyah memang terkenal solid di negeri ini dengan amar ma’ruf nahi mungkarnya. Dan kepada semua pihak dalam menanggapi persoalan ini seyogyanya memberikan statemen yang membangun bukan malah memperkeruh suasana. Progresif dan kritis adalah wajib hukumnya bagi mahasiswa dan sekali lagi saya sampaikan bahwa kita butuh perubahan kearah yang lebih baik tetapi tetap pada “Frame” dalam rangka mencari jalan keluar yang lebih indah dan “menyejukan”. Saya kira tidak ada persolan yang tidak selesai diatas meja dan saya masih berkeyakinan bahwa segenab Civitas akademika Universitas Muhammadiyah Luwuk dapat menyelesaikan semua persolan dengan mengutamakan profesionalisme (marrit system) secara elegan. Begitu pula dengan harapan masyarakat Kabupaten Banggai untuk kemajuan universitas muhammadiyah luwuk dimasa akan datang. (*)

Luwuk Post, menyebutkan, pengembangan infrastruktur bandar Bubung menyedot anggaran sekitar Rp 17 miliar. Anggaran sebanyak itu termasuk dana sebesar Rp 9,8 miliar yang berasal dari APBD Kabupaten Banggai untuk pembangunan gedung VIP Bandara. Kepala Bandara Sukuran Aminuddin Amir, Joseph Willem Ratuliu, yang dikonfirmasi Luwuk Post, menyebutkan, pihaknya mendapatkan dukungan anggaran sekitar Rp 7,1 miliar untuk mengembangkan sejumlah infrastruktur bandara tahun 2009 ini. Proyek lapis ulang (overlay) landasan pacu misalnya, menyedot anggaran sekitar Rp 2,9 miliar. Anggaran sebanyak itu digunakan untuk pelapisan landasan

BUPATI Sambungan dari Hal 5 Disebutkan untuk lomba Keluarga Harmonis juara I keluarga Edy Lasut dan Ibu Djuhuriah Lasut dari Kelurahan Maahas Kecamatan Luwuk. Keluarga Lasut kata Yutilarsih, bahkan ditetapkan sebagai juara I dalam kegiatan memeringati hari keluarga nasional tingkat provinsi serta mewakili Sulawesi Tengah ke tingkat Nasional di Jakarta 26-29 Juni lalu. Selain itu, penghargaan juga diberikan

GNOTA Sambungan dari Hal 5 pembangunan VIP Bandara Udara Sukuran Aminuddin Amir di Desa Bubung Kecamatan Luwuk. Sebelumnya, bantuan serupa diserahkan oleh Ketua GN OTA Kabupaten Banggai, Ny. Halima Amir, kepada sekitar 30 orang siswa dari pondok pesantren DDI Kilongan. Bantuan itu diserahkan usai upacara peringatan HUT Kabupaten Banggai ke -49 di Bukit Halimun, Selasa (14/7). Sekretaris GN OTA Kabupaten Banggai, Ernaini

SEKOLAH Sambungan dari Hal 5 dari sumbangan biaya pendaftaran, biaya pembangunan dan biaya SPP hingga pungutan gono-gini lainnya. Namun, hal itu tidak dilakukan pihak sekolah SMK Daerah Luwuk. “Sebetulnya, saya bisa minta sumbangan karena tidak ada biaya rutin, tapi itu saya tidak lakukan,” ujar Hi Moh Amin. Lantas, bagaimana Hi Moh Amin mentaktisi biaya pengeluaran sekolah?.

KISRUH Sambungan dari Hal 5 Sebagai orang yang berada diluar system Uni versitas Muhammadiyah Luwuk saya tidak akan masuk pada domain interen Universitas, tetapi dalam hal ini marilah kita melihat dan menanggapi persoalan ini dengan jernih dan menggunakan akal sehat. Sesungguhnya persoalan yang terjadi di Universitas Muhammadiyah Luwuk adalah persolaan biasa sekaligus sebagai dinamika proses demokrasi dalam dunia civitas akademika. Dalam perjalanan dunia mahasiswa di negeri ini, menyalurkan aspirasi melalui aksi damai merupakan perbuatan yang tidak melanggar hukum dan terlebih lagi itu dilakukan oleh mahasiswa yang sudah mengakar di jagat ini di namakan sebagai agen perubahan (agen of change). Harapan kami kaum muda kepada pendahulu dan orang tua kami agar bisa menanggapi hal ini secara arif untuk menghindari munculnya arogansi masing-masing pihak sehingga tidak terjadi tindakan anarkis. Mengutip Sabda Rasullullah Muhammad S.A.W. bahwa setiap persoalan pasti ada jalan keluarnya. Terlepas apa yang menjadi tuntutan mahasiswa dan yang apa terjadi di dalam managemen Universitas Muhammadiyah Luwuk, saya kira kita sebagai orang timur memiliki cara yang lebih elegan dan santun yang mengarah kepada dialog sehingga menelurkan opsi tawaran

6

SE Kadisdikpora Tidak Tegas

LUWUK-Sukirlan Sandagang, SH ternyata tidak sendiri melakukan manuver penyumbatan dana KNPI yang beralokasi dari APBD. Setelah ‘digempur’ sejumlah pihak yang kontra atas sikapnya, kini dirinya mendapat pembelaan. Yang mendukung upaya Sukirlan itu adalah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Luwuk. “Usulan Sukirkan untuk menghentikan anggaran APBD yang diporsikan buat KNPI, saya rasa cukup beralasan. Sebab selama ini dengan aliran dana yang besar, sudah apa yang telah dilakukan wadah itu buat daerah ini, apalagi buat pemuda,” tanya aktivis LBH Luwuk, Budi Supriyadi kepada Luwuk Post, Rabu (15/7) kemarin. Dikatakannya, Sukirlan adalah cerminan dari pemuda yang berpikir kritis. Karena dirinya berani mengemukakan pendapat yang benar, kendatipun tak sedikit yang mengecamnya. “Saya kira sikap kritis yang rasional dari Sukirlan perlu diberi apresiasi,” ujar Budi. Dia kembali mengatakan, perlu diketahui bahwa pemuda di daerah ini sebagian besar adalah pengangguran. Sebagian lainnya berkerja menjadi buruh dengan upah yang jauh dari standar kelayakan hidup.

Sambungan dari Hal 5

baca koran di dunia maya

Sejumlah Sekolah Didesak Kembalikan DAK LUWUK-Sejumlah aleg sepertinya makin kritis diakhir periode jabatan mereka di DPRD. Buktinya adalah desakan untuk meminta sejumlah sekolah yang telah mendapat alokasi DAK tahun ini segera dikembalikan. Desakan itu cukup beralasan. Sebab tahun sebelumnya, sejumlah sekolah itu telah mendapat kucuran dana DAK sebesar Rp. 250 juta. Setidaknya ada tiga aleg yang menyuarakan hal itu secara lantang. Mereka adalah Nasrun Bandiong, Nurhayati Datu Adam serta Ibrahim Darise. Ditemui Luwuk Post di ruang komisi C DPRD Banggai, Rabu (15/7) kemarin para aleg beda partai ini mengatakan, mubazir jika ada sekolah yang tahun 2008 lalu mendapat kucuran DAK dan masih mendapat dana serupa pada tahun 2009 ini. Untuk itu mereka meminta kepada para Kepala Sekolah segera mengembalikan dana itu pada kas daerah. Alasan mereka rasional. Sebab ketika pada agenda reses lalu, sejumlah sekolah yang tahun lalu mendapat DAK seluruhnya sudah rampung. Namun tahun ini masih mendapat jatah DAK. “Kami sudah ke lapangan. Kenyataan di lapangan pembiayaan untuk kegiatan DAK sudah selesai. Tapi mengapa ada kucuran lagi di tahun ini,” tanya mereka. Dikuatirkan lanjut para aleg ini hal tersebut fiktif. Sebab tidak ada lagi yang harus dikerjakan. Selain mendesak pengembalian DAK, mereka juga menyesalkan kebijakan yang dilakukan bidang perencanaan pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Banggai. “Yah kami sesalkan juga apa yang menjadi kebijakan dinas

tersebut,” ucap mereka. Baik Nasrun, Nurhayati maupun Ibrahim Darise mengaku mereka telah melakukan klarifikasi pada instansi tersebut. Namun sayang jawabannya tidak memuaskan. “Kami sudah klarifikasi kepada dua Kabid pada Disdikpora. Namun keduanya mengaku tak begitu paham soal itu. Mereka berdalih itu merupakan perencanaan yang dilakukan Kasubid Perencanaan Kadarusman Abusama,” ujar para aleg mengutip pengakuan dua Kabid pada Disdikpora tersebut. Dari informasi yang dihimpun, anggaran DAK tahun ini berbeda dengan DAK tahun sebelumnya. Tahun lalu kucurannya sebesar Rp. 250 juta. Sedang tahun ini hanya sekitar Rp. 170 juta lebih. Untuk DAK tahun lalu tersedot pada sejumlah item pekerjaan yakni rehab fisik bangunan sekolah, pengadaan komputer serta mobiler. Tahun ini dikucurkan dengan alasan untuk menyesuaikan tingkat kerusakan pekerjaan yang dianggarkan tahun sebelumnya. Namun menurut pengakuan para aleg, tidak ada yang diperlu dikerjakan. Sebab seluruhnya telah rampung. Adapun sekolah yang mendapat jatah DAK tahun ini yang konon kabarnya telah terima juga di tahun sebelumnya adalah SD Poh di Kecamatan Pagimana, SD Huhak di Bualemo, SDN Inpres Sampaka di Kecamatan Balantak, SD Muhammadiyah di Kecamatan Lamala, SD Inpres Sulubombong di Masama, SDN Kospa Karya Bali Dua di Kecamatan Luwuk Timur dan SDN Banpres di Bantayan Tiga juga di Kecamatan Luwuk Timur. (yan)

ORTU siswa yang satu ini, nominalnya tidaklah besar. Sebab dia berprofesi sebagai PNS. Akan tetapi bagaimana dengan or-

ang tua siswa lainnya, yang punya kemampuan ekonomi terbatas. Pastilah akan resah. Ketidak jelasan penggunaan uang iuran itu juga menjadi salah satu alasan orang tua siswa sehingga harus bersuara. (yan)

LINCA

JELANG

Sambungan dari Hal 5

Nokta: Mestinya Ada Penegasan Pengembalian Dana LUWUK-Aleg asal PKB Nokta Ngareng menilai isi surat edaran yang dikeluarkan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Banggai tentang pelarangan pemungutan di sekolah, tidak tegas. “Bila saya cermati isi surat edaran Kadisdikpora itu tidak tegas. Masih ada pointer yang harusnya tertuang di dalamnya,” kata Nokta kepada Luwuk Post di ruang Komisi C DPRD

Banggai, Rabu (15/7) kemarin. Harusnya kata aleg berbadan subur ini, surat edaran tersebut ditegaskan pengembalian dana yang dilakukan sekolah. Sebab sebelum dikeluarkan surat edaran yang ditanda-tangani Kadisdikpora Kabupaten Banggai, Syamsul Rizal Poma tertanggal 6 Juli tersebut, pungli berkedok sumbangan sudah marak terjadi. “Sejatinya harus ada penegasan demikian. Jika perlu juga dituang soal sanksi ketika ada pihak sekolah yang enggan mengembalikan pungutan yang dianggap berat sebagian besar para orang tua siswa,” ujar Nokta. (yan)

Sekretaris KNPI Harus Kualified LUWUK-Posisi Jufri R Diko S. Sos, MM sebagai Sekretaris KNPI Kabupaten Banggai, yang digugat aktivis HMI Cabang Luwuk, rupanya mengundang reaksi beberapa kalangan. Diantaranya Ketua Angkatan Muda Ka’bah Kabupaten Banggai, Moh Rudianto alias Siwa. “Posisi Sekretaris KNPI memang sangat urgent, apalagi ini organisasi non profit. Sehingga Sekretaris KNPI harus memiliki beberapa kualifikasi tertentu,” ujar Siwa, Rabu (15/ 7) kemarin. Sekretaris, kata dia, merupakan poros organisasi. Fungsinya untuk menjaga soliditas internal kepengurusan KNPI. Karena itu, selain berpengalaman, sekretaris harus memiliki syarat lainnya. Diantaranya, memiliki pengetahuan yang memadai. “Paling tidak ini dibuktikan dengan predikat akademik yang dimiliki,” tuturnya. Selain itu, sekretaris juga harus memahami beragam regulasi terkait kinerja KNPI. “Termasuk networking yang baik terhadap institusi politik, baik lembaga formal maupun informal,” katanya. Apalagi, beberapa amanat Musda KNPI mengharuskan organisasi tersebut bersinggungan secara langsung dengan domain politik praktis. Kualifikasi lain yang harus dimiliki sekretaris adalah adanya dukungan OKP. Termasuk kemampauan untuk bekerja sama dengan ketua terpilih. “Ketua memang harus memilih siapa sekretaris yang direkomendasikan oleh OKP melalui rapat formatur. Dan sekretaris yang dipilih harus mampu bekerja sama, kalau hanya saling menggembosi saya kira tidak usah dipilih. Dan, menurut saya Andi Nazar bisa jadi sekretaris,” tutur Siwa. [frm]

Sambungan dari Hal 5

Sambungan dari Hal 5

Aksi yang dipimpin koordinator demo, Hasbi Latuba itu juga mendesak para penghuni Parlemen Lalong untuk merekomendasikan pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) untuk mengembalikan uang siswa yang telah dibayarkan ke sejumlah sekolah. Selain itu desakan juga dilontarkan LINCA kepada DPRD agar menyetujui untuk mengalokasikan anggaran pendidikan 20 persen pada tahun anggaran 2010. Aksi demo itu rencananya bertolak dari markas LINCA di Jole Pante (Jolpan) Kelurahan Simpong menuju Bundaran Adi Pura. Berorasi beberapa menit kemudian, aksi dengan melibatkan puluhan orang tua siswa itu menuju kantor Dinas Pemuda dan Olahraga dan berakhir di DPRD Banggai. (yan)

yang mengabaikan Peraturan Pemerintah (PP) No 100 Tahun 2000, tentang Pengangkatan PNS Dalam Jabatan Struktural,” ucap salah seorang pemerhati pemerintahan kepada Luwuk Post, Rabu (15/7) kemarin. Sumber yang juga dari kalangan birokrasi ini mengatakan, sudah menjadi rahasia umum di tengah masyarakat pada mutasi beberapa waktu lalu, Baperjakat secara mengabaikan aturan tersebut. Untuk itu kata sumber yang enggan menyebut identitasnya itu, perlu pada mutasi nantinya, Baperjakat diwarning. Dikatakannya, pada pengangkatan dan promosi jabatan beberapa waktu lalu, PP No 100 Tahun 2000 khususnya pasal 7A diabaikan. Dalam pasal itu jelas ditekankan, minimal 2 tahun dalam jabatan untuk dipro-

mosikan pada jabatan setingkat lebih di atas. Akan tetapi realita yang terjadi, ada pejabat yang baru enam bulan sudah dipromosikan pada jabatan lebih di atas. “Itu pelanggaran pada PP tersebut. Tapi sayang dianggap bukan pelanggaran,” ujar dia. Promosi jabatan yang terkesan dipaksakan itu umumnya terlihat dari jabatan Kepala Seksi naik menjadi Kepala Bidang. Dan itu kata sumber tersebar pada sejumlah SKPD. Bahkan dia menyebut diantaranya, pada Dinas Cipta Karya, di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) serta pada Badan Litbang. Tidak itu saja sumber juga menyebut kasus itu juga terjadi pada sejumlah Kantor Camat, yang tadinya hanya staf langsung

diangkat menjadi pejabat eselon III. Harusnya kata dia, ini harus dibatalkan karena secara terang-terangan mengabaikan aturan. Bahkan jika perlu oknum pejabat itu mengembalikan segala fasilitas yang dimiliki ke negara, baik tunjangan jabatan maupun perjalanan dinas atas jabatan yang belum layak disandangnya. Untuk itu diakhir komentarnya, dia meminta Baperjakat belajar dari pengalaman itu. Artinya jangan hanya kepentingan tertentu aturan diabaikan. Dan para aleg yang sebentar lagi dilantik yang kabarnya kritis, diminta jelih melihat persoalan ini. “Jangan dibiarkan karena kepentingan tertentu, aturan harus dikesampingkan,” katanya. (yan)

justru dikedepankan. Tidak apalah jika memang perdebatan itu harus dilakukan. Psikologis kaum muda yang identik dengan semangat juang ’45, disertai dendam kesumat lalu dioplos dengan dorongan kepentingan, sepertinya menjadi energi pendorong perang urat syaraf (mudah-mudahan tidak sampai menjadi benturan fisik). Tapi tidak apalah. Biasa.....anak muda !!!!. Meski begitu, masih ada beberapa hal yang kadang membuat puyeng. Terutama bagi kami, kuli tinta di Luwuk Post. Masalahnya, ada beberapa sumber yang senang mengkritik secara blakblakan. Namun saat pernyataannya dibalas dengan begitu pedas, eeeh malah marah-marah. Lalu bereaksi agar statemen balasannya dimuat lagi. Padahal, kadang-kadang, subtansi persoalannya tidak tersentuh. Justru

makin memperpanjang polemik. Ada juga sumber yang tidak mengerti bahasa media. Lalu menuding wartawan tidak professional dan sebagainya. Padahal, sebagaimana barang dagangan lainnya, sebuah berita pun harus dikemas sedemikian rupa agar orang mau membacanya. Makanya, judul sebuah pemberitaan pun dibuat pendek (maksimal 5 kata menurut Redpel Luwuk Post) agar tidak makan kertas. Judul juga harus mampu menarik minat agar orang mau membaca. Perdebatan sebenarnya tidak jadi persoalan. Apalagi jika dilakukan untuk sharing informasi ilmu pengetahuan yang berdasarkan fakta. Bukan untuk saling menjatuhkan hingga mengoyak kredibilitas seseorang. Disini, peran media massa harus tegas. Wartawan harus mampu bersikap objektif. Pada

posisi ini, wartawan harus tahu, dirinya bukanlah aparat penegak hukum yang bisa memvonis seseorang. Tapi, nara sumber juga harus berani mempertanggung jawabkan pernyataannya. Media massa hanya sebuah sarana untuk menyampaikan informasi ke hadapan publik. Tidak lebih dan memang tidak boleh lebih dari sekedar memberikan informasi. Lantas, jika ada pemberitaan yang dinilai merusak citra seseorang tanpa sumber yang jelas, oknum atau data, silahkan di ajukan kehadapan hukum. Toh undang-undang kita memberi jaminan perlindungan hak dan privacy seseorang. Sebab, saat membuat berita, wartawan siap mempertanggungjawabkannya dimuka hukum setiap berita yang anda baca hari ini. Bukan dengan main tuding kiri-kanan seolah-olah dirinya paling benar. (***)

Amir, serta pimpinan BUMN dan BUMD di daerah ini. Peletakan batu pertama tersebut juga turut dihadiri oleh Direktur PT. Multigraha Istika Makmur, Ir. Hendrik Lyanto, kontraktor pelaksana proyek ruang VIP itu. Dalam sambutannya Bupati Banggai, Drs. Ma’mun Amir, mengatakan, anggaran pembangunan ruang VIP bandara Sukuran Aminuddin Amir bersumber dari dana penyesuaian tahun 2009. Anggaran itu dialokasikan untuk pembangunan ruang VIP, mengingat kondisi fasilitas bandara yang tidak memungkinkan lagi. “Jika ruang VIP ini dirampungkan, kita akan pinjam pakaikan kepada pihak bandara. Saya berharap

pihak bandara dapat mengelola dan memelihara gedung ini dengan baik,” tuturnya. Bupati meminta kontraktor pelaksana proyek untuk menyelesaikan pembangunan gedung sesuai dengan waktu yang disepakati dalam kontrak. “Kontraktor menjanjikan bulan Oktober gedung ini sudah berdiri tegak, saya berharap ini bisa direalisasikan sehingga proyek ini tidak meliwati tahun anggaran,” tegasnya. Bupati juga menyampaikan terima kasih atas doa restu undangan yang telah menghadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung VIP. Dia berharap, gedung tersebut akan menjadi icon kabupaten Banggai. “Semoga bangunan

ini menjadi icon kabupaten banggai, saya sudah pastikan dimana-mana, banyak gedung yang sama seperti ini tapi tidak serupa, karena desain gedung ini sesuai dengan ciri khas daerah, telur maleo,” tuturnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Banggai, Dra. Trimurti Dg Matorang, melaporkan, ruang VIP dibangun dengan anggaran penyesuaian senilai Rp 9.842 miliar. Gedung itu dibangun dilahan seluas 732.32 meter bujur sangkar, dengan konstruksi permanent. Rencananya, kata dia, gedung yang akan dibangun oleh PT. Multigraha Istika Makmur itu diselesaikan dalam waktu 180 hari kalander kerja. (ris)

dan atas nama negera atau pemerintah, dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya. Kejaksaan membina hubungan kerjasama dengan badan penegak hukum dan keadilan serta badan Negara atau instansi lainnya. Kejaksaan juga dapat memberikan pertimbangan dalam bidang hukum kepada instansi pemerintah lainnya. Begitu pula kerjasama antara pemerintah Kabupaten Banggai dengan Kodim. Dalam ketentuan pasal 7 ayat 1 UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) dinyatakan bahwa tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan Negara. Mempertahankan keutuhan wilayah Negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang–Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan Negara. Sedangkan ayat 2 menyatakan bahwa tugas pokok TNI dilaksanakan melalui operasi militer untuk perang (OPM) dan operasi militer selain perang (OMSP). Selain itu, ketentuan pasal 8 Undang–Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan bahwa TNI angkatan darat mempunyai tugas melaksanakan matra darat di bidang pertanahan,

melaksanakan tugas TNI dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan darat dengan Negara lain, melaksanakan tugas TNI dalam membangun dan mengembangkan kekuatan matra darat, serta melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat. “Disebutkan bahwa untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas maka sesuai ketentuan pasal 7 ayat 2 huruf b butir 9, Kodim dapat membantu tugas pemerintah di daerah,” terangnya. Sementara MoU dengan Polres didasarkan pada ketentuan pasal 14 ayat (1) huruf c, d, e dan f dan Undang– Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negera Republik Indonesia menyebutkan bahwa Kepolisian Negera Republik Indonesia mempunyai tugas membina masyarakat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, kesadaran hukum masyarakat serta ketaatan warga masyarakat terhadap hukum dan peraturan perundangundangan, turut serta dalam pembinaan hukum nasional, dan melakukan koordinasi, pengawasan dan pembinaan teknis terhadap kepolisian khusus, penyidik pegawai negeri sipil dan bentuk–bentuk keamanan swakarsa. “Bahwa untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam butir di atas maka pihak kepolisian dapat melakukan hubungan dan kerjasama dengan pemerintah daerah dan instansi

lainnya dengan mengembangkan asas partisipasi dan subsidiaritas. “Jadi MoU ini didasarkan pada saling menghargai sesuai tugas dan fungsi masing-masing instansi,” tutur Fery. Dengan MoU tersebut kata Fery diharapkan ketiga instansi, baik Kodim, Polres dan Kejaksaan dapat membantu menyukseskan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Fery mencontohkan, kerjasama–kerjasama tersebut dapat berupa bantuan terhadap Satpol PP Kabupaten Banggai dalam melaksanakan tugasnya di lapangan. “Kerjasama ini juga memungkinkan Polres membantu memberikan pelatihan bagi Penyidik Pegawai Negeri Sipil sehingga semakin maksimal dalam melaksanakan tugastugasnya,” tegasnya. Begitu juga dengan sosialisasi Perda, ketiga instansi tersebut, termasuk pengadilan dapat dilibatkan dan berperan aktif di dalamnya. “Jadi saya tegaskan, MoU ini ditandatangani untuk membantu tugas–tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang merupakan tugas pokok pemerintah daerah,” tegasnya. Untuk menindaklanjuti MoU tersebut, Fery mengatakan, Bupati akan menyurati semua SKPD untuk dapat menindaklanjuti MoU itu sesuai dengan tugas dan fungsinya masing–masing. (ris)

DEBAT Sambungan dari Hal 5 biasanya anak muda menyelesaikan masalah. Yakni dengan cara primitif. Adu jotos. Kehadiran media massa lokal sepertinya menjadi saluran perdebatan yang cukup efektif. Meski kadangkadang, membuat kuli tinta harus makan hati. Dituding tidak professional. Memihak serta beragam tudingan yang berkonotasi negatif lainnya. Namun, akhir-akhir ini sebagian pihak tampaknya mulai dibuat puyeng dengan polemik Musda KNPI yang berlarut-larut. Saran untuk menghentikan perang statement sepertinya tidak diindahkan. Bahkan gencatan senjata juga tidak mampu menghentikan polemik. Saling ancam untuk mengganjal kinerja KNPI

DESAIN Sambungan dari Hal 5 Peletakan batu pertama pembangunan ruang VIP dilakukan oleh Bupati Banggai, Drs. Ma’mun Amir dan Wakil Bupati Banggai, Musdar M. Amin, SE, MSi, Rabu (15/7), kemarin. Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Luwuk Suhardi SH, Dandim 1308 Luwuk Banggai, Letkol Budi Setiyanto, Kapolres Banggai Drs. AKBP Sri Suhartono, Tomundo Banggai Moh. Chair Amir, Ketua Fraksi Demokrat Evert Kuganda mewakili unsur pimpinan DPRD, Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Luwuk Letda Djawari, Ketua TP PKK Kabupaten Banggai, Ny. Halima

MOU Sambungan dari Hal 5 isi MoU tersebut tidak jelas. “Ini hal yang unik dan ganjil,” kata Aswan lagi. Dia mengkhawatirkan ketidak jelasan isi MoU itu mengundang dugaan publik bahwa terdapat kerjasama untuk saling mengamankan. “Saya kira dalam hal persoalan perdata maupun hukum ketatanegaraan, mekanismenya sangat jelas. Kalau ada pihak yang merasa dirugikan, bisa tempuh jalur PTUN atau pengadilan saja,” katanya. Sementara itu, Kepala Bagian Hukum dan Perundang-Undangan Setda Kabupaten Banggai, Fery Sujarman, SPd, SH, kepada Luwuk Post, menjelaskan, nota kesepahaman antara pemerintah daerah bersama Polres Banggai, Kodim Kodim 1308 Luwuk Banggai serta Kejaksaan Negeri Luwuk memiliki landasan hukum yang kuat. MoU antara pemerintah Kabupaten Banggai dan Kejaksaan Negeri Luwuk misalnya, mengacu pada UU Nomor 16/ 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia. Dimana dalam pasal 30 ayat 2, pasal 33 dan pasal 34 UU Nomor 16 Tahun 2004 dijelaskan bahwa di bidang perdata dan tata usaha negara, kejaksaan dengan kuasa khusus dapat bertindak di dalam maupun di luar pengadilan untuk

7

Kamis 16 Juli 2009 Klik: http://luwukpost.info

baca koran di dunia maya

Kader Senior PDIP Tersinggung

Jhony: Sugiarto Jangan Asal Tuding LUWUK-Tanggapan balik tidak hanya terlontar dari Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Bangga Jules B. Ajadan, menyusul statemen Sugiarto yang mengklaim kader lama yang membuat PDIP tak solid. Klarifikasi senada juga diungkapkan Ketua PAC PDIP Luwuk Timur Jhony Matoneng. Kepada Luwuk Post Rabu (15/7) kemarin Jhony mengatakan, sebaiknya Sugiarto tidak asal tuding bahwa kader lama pemicu keretakkan di tubuh partai. Malah tantang Jhony, Sugiarto dapat menyebut oknum kader PDIP yang membuat PDI-P hancur. “Tolong lebih dipertegas, siapa-siapa pengrus lama yang dimaksudkan itu. Jangan asal tuding,” tegas Jhony. Bisa saja lanjut dia, yang dibela Sugiarto yang dimaksud sebagai penghancur partai. Dia menyebut kasus pembekuan PAC Luwuk yang hingga kini belum jelas penyelesaiannya. Belum lagi tentang penempatan nomor urut caleg PDIP pada pemilu legislatif lalu yang tak sesuai mekanisme. “Saya kira tanpa disebut siapa yang bertanggung jawab soal itu, pasti seluruh kader dan pengurus PDI-P mulai dari DPC hingga PAC tahu semuanya,” ujar Jhony. Harusnya saran Jhony lagi, Sugiarto dapat menyebut oknum kader yang dianggap pemicu keretakkan PDIP. Tidak hanya asal tunding, sehingga bisa saja image buruk itu harus dialamatkan pada pihak yang dibelanya. Terkait tampikkan William bahwa Rakernas tidak pernah mengamanatkan Ketua dan Sekretaris DPC PDIP harus mundur karena gagal mengantar Ketum PDIP Megawati menjadi Presiden RI pada Pilpres, juga dikomentari Jhony. Menurut dia, memang itu bukan merupakan keputusan Rakernas. Akan tetapi itu adalah bentuk pernyataan sikap para peserta. “Jadi bagaimana sikap kita sekarang, tentang itu,” tanya Jhony. Pernyataan William nilai Jhony, kesannya hanya menediakan yang ada. “Saya melihat begitu isi substani pernyataan William. Apalagi setahu saya Rakernas di Solo William tidak hadir. Sebaiknya ditanya pada kader PDI-P yang hadir,” kata Jhony. Diakhir komentar dia mengatakan, pada prinsipnya PAC PDIP Luwuk Timur hanya menginginkan agar semua persoalan yang ada di DPC PDIP Kabupaten Banggai dapat diselesaikan dengan baik, agar kedepan seluruh pengurus dapat bekerja sesuai dengan porsinya masing-masing. (yan)

PNI-M Akui Koalisi Mega-Pro tak Solid LUWUK-PNI-Marhaenisme Kabupaten Banggai mengakui tak signifikannya perolehan suara MegaPrabowo di daerah ini pada Pilpres 8 Juli lalu, disebabkan tidak solidnya sejumlah partai koalisi dalam melakukan perannya. Tak itu saja, ketidak transparannya pengelolaan dana kampanye tim koalisi Mega-Prabowo juga menjadi substansi persoalan sehingga parpol koalisi di Kabupaten Banggai tak turun gunung. Ketua PNI-M Kabupaten Banggai, Ernawati KT. Mang kepada Luwuk Post, Rabu (15/7) kemarin mengaku kecewa terhadap Suryanto yang memimpin tim parpol koalisi pemenangan Mega-Prabowo di daerah ini. Kekecewaan itu berangkat dari tidak mampuan dirinya dalam merangkul parpol koalisi. Akibatnya proses pemenangan tidak berjalan maksimal. Diakui Erna, solidnya parpol koalisi hanya terjadi pada awal pembentukannya saja. “Saat dibentuk pertama, memang seluruh parpol koalisi dilibatkan dalam rapat. Namun setelah itu tidak lagi. Itupun perekrutan hanya sebatas pada perorangan,” jelas Erna. Dia mencontohkan pada pengakomodiran saksi. PNI-M diberi Ernawati KT. Mang tanggung jawab menyiapkan saksi untuk Kecamatan Luwuk Timur dan Kelurahan Simpong. Namun setelah pada hari H, saksi kami justru tidak dipakai. Ketidak komitmen Ketua Tim Parpol Koalisi Mega-Prabowo Kabupaten Banggai juga terlihat setelah dikucurkan dana dari tim pemenangan nasional MegaPrabowo.Harusnya setelah dana tersebut dikucurkan dari pusat, tim parpol koalisi dilibatkan guna membahas agenda pemenangan. Yang terjadi tidak demikian, parpol koalisi tidak pernah dilibatkan. Erna mengklaim, keterpurukkan perolehan suara Mega-Prabowo di Kabupaten Banggai pemicu utamanya karena partai koalisi tidak solid. Ketidak solidan itu disebabkan tak dilibatkannya parpol koalisi sehingga berbuntut kecewa. “Suara yang diraih MegaPrabowo pada Pilpres ini, murni karena simpatik pada kedua figur itu. Bukan lantaran kerja parpol koalisi. Yah karena memang kita tidak solid,” tutur Erna. (yan)

Jules: Harus Sebut Siapa Oknum Kader Penghancur Partai

(Foto: Sofyan Labolo)

PLENO: KPUD Kabupaten Banggai, Kamis (16/7) hari ini menggelar rapat pleno penetapan hasil penghitungan suara Pilpres 8 Juli lalu. Agenda ini dipusatkan di ruang rapat kantor KPUD. Tampak para anggota KPUD dan Panwaslu pada rapat pleno pemilu legislatif, beberapa waktu lalu.

Agenda Hearing, Bikin Rating Obama Naik

Altris Yasibang

LUWUK-Agenda hearing yang dilakukan DPRD Banggai terhadap Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Banggai, Selasa (14/ 7) lalu, dapat dikatakan ajang pencitraan buat Syamsul Bahri Mang terkait suksesi Ketua DPRD Banggai mendatang. Betapa tidak, kepiawaian politisi yang akrab disapa Om Bali Mang

(Obama) dalam meredam emosi para orang tua siswa, bikin menaikkan ratingnya. Tak heran jika pada momentum itu sejumlah warga yang memadati ruangan hearing memberi aplous. Bahkan memberi dukungan Obama layak menduduki kursi nomor satu di Parlemen Lalong tersebut. “Saya kira agenda hearing itu bikin rating Bali Mang naik. Itu peluang besar baginya duduk menjadi Ketua DPRD Banggai pasca Djar’un Sibay,” nilai warga Kelurahan Karaton Altris Yasibang, Rabu (15/7) kemarin. Dikatakannya, memang saat itu ada sejumlah agenda hearing yang dilakukan DPRD Banggai, sehingga cukup berjalan alot. Namun ditengah panasnya situasi, Bali Mang mampu tampil memberi penyejukkan. Sehingga dapat meyakinkan warga dengan menawarkan kesimpulan. Alhasil

warga pun menerimanya. “Saya kira kalau tak ada Bali Mang, hearing itu terus berjalan panas dan otomatis belum berujung,” jelas Altris. Secara politik, hearing itu cukup menguntungkan kader Partai Golkar itu, terkait suksesi Ketua DPRD Banggai. Sebab nama Bali Mang juga disebut-sebut sebagai calon kuat. Terlepas dari realita itu, Altris menilai, Bali Mang memang syarat akan pengalaman dalam berorganisasi, misalanya di OKP serta ormas sosial politik lainnya. Dengan berbekal pengalaman itu, sebaiknya saran Altris Partai Golkar memberi rekomendasi pada Bali Mang untuk maju pada pemilhan unsur pimpinan DPRD Banggai. Sebab Bali merupakan salah satu kader potensial yang dimiliki partai berlambang beringin saat ini. (yan)

MC Panwaslu Sebut Banyak Pelanggaran Pilpres LUWUK-Media Center (MC) pada Panwaslu Kabupaten Banggai mengaku jika pada Pilpres 8 Juli lalu, banyak pelanggaran yang dilakukan. Selain Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah juga ada kasus pelanggaran kampanye yang belum terselesaikan hingga sekarang. Humas MC Panwaslu Kabupaten Banggai Yance Bago kepada Luwuk Post, Rabu (15/7) kemarin mengatakan, DPT bermasalah itu salah satunya berasal di Kecamatan Luwuk. Di kecamatan ini kata Yance, masih banyak terdapat sejumlah desa pemilihnya tidak masuk DPT. Bahkan ironisnya lagi telah terjadi penggandaan nama.

Yance Bago

Akan tetapi klaim Ynace, indikasi itu saat ini masih dilakukan crosscek oleh MC Panwaslu Kabupaten Banggai.

Kejanggalan lainnya yang terjadi pada momentum Pilpres yakni ada sejumlah temuan pelanggaran yang sampai hari ini belum terakomodir secara kese-luruhan. Itu terjadi karena tidak hadirnya para pelanggar dalam melakukan klarifikasi pada Pan-waslu. Dia menyebut diantaranya Dewan Pembina Nasional Relawan Nusantara (RN) JK-Win, Murad Husain dan tim Relawan C27. Untuk itu kata Yance, MC Panwaslu masih terus melakukan koordinasi baik dengan Panwaslu Kecamatan Luwuk maupun PPL Kelurahan Simpong, terkait dengan sejumlah pelanggaran tersebut. (yan)

Bu Rio Nilai Statemen William Naif LUWUK-Satu lagi yang menyesalkan pernyataan kader PDI-P Kabupaten Banggai William Monggesang yang mengklaim kemenangan SBY-Boediono di daerah ini bukan lantaran kerja tim, melainkan popularitas SBY. Nada penyesalan tersebut dilontarkan kader PPRN Kabupaten Banggai, Suwiryo Haerani. Ketua Tim Advokasi pada tim pemenangan SBY-Boediono Kabupaten Banggai ini kepada Luwuk Post, Rabu (15/7) kemarin mengatakan, pernyataan William itu sangatlah naif dan perlu diluruskan. Memang aku Bu Rio_sapaan akrab Suwiryo Haerani ini, popularitas SBY masih cukup kental di daerah ini. Akan tetapi apa yang dilakukan tim pemenangannya,

jangan dipandang sebelah mata. Sebab biar bagaimanapun andi tim untuk mendongkrak suara SBY dan pasangannya cukup besar. “Saya kira statemen William sangat naif. Tim pemenangan SBY-Boediono juga punya andil di lapangan,” ujar Bu Rio. Harusnya saran dia, William fokus saja pada tim pemenangannya, yang tak mampu memberikan kontribusi buat kandidat yang diusungnya. “Semestinya tim Mega-Prabowo Kabupaten Banggai lakukan evaluasi. Mengapa perolehan suaranya tidak signifikan sehingga harus mentok pada juru kunci di Kabupaten Banggai,” kata Bu Rio. Dia sepakat atas pernyataan salah satu PAC PDI-P yang me-

Suwiryo Haerani

nyatakan dengan tegas Ketua DPC PDI-P Kabupaten Banggai, Suryanto harus menanggalkan jabatan itu. “Tidak keliru apa yang dikatakan Ketua PAC PDI-P Luwuk Timur itu, asalkan benar itu merupakan amanat dari Rakernas partai mereka,” imbau Bu Rio. (yan)

LUWUK-Potensi perseteruhan di internal PDI-P Kabupaten Banggai semakin melebar, ternyata bukan sekadar isapan jempol belaka. Itu terbukti dengan lahirnya ketersinggungan kader senior PDI-P, menyusul pernyataan Sugiarto Djanun, yang mengklaim kader lama sebagai pemicu terjadi perpecahaan pada partai berlambang banteng moncong putih itu. Adalah Jules B. Ajadan mengaku kecewa dan tersinggung atas pernyataan Wakil Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDI-P Kabupaten Banggai tersebut. Untuk itu Jules mendesak Sugiarto agar membeberkan oknum kader lama yang dimaksudnya itu. “Saya ini sudah 17 tahun di PDI-P. Itu artinya saya paling lama di partai ini. Pernyataan Sugiarto membuat saya tersingung. Saya minta dia menyebut siapa kader lama yang bikin PDI-P terancam pecah,” tagih Jules B. Ajadan kepada Luwuk Post di ruang Komisi C DPRD Banggai, Rabu (15/7) kemarin. Tak cuma itu, Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi DPC PDIP Kabupaten Bangga ini juga mendesak Sugiarto mempublikasikan tudingan bahwa kondisi memprihatinkan yang terjadi di PDI-P karena ada campur tangan dari pihak luar. “Untuk menghindari fitnah, saya juga meminta dia (Sugiarto, red) menyebut oknum luar partai yang katanya menjadi aktor intelektual sehingga para kader PDI-P beda persepsi,” tegasnya. Dikatakannya, dirinya tidak mempersoalkan debat pendapat para kader PDI-P di media massa. Sebab itu lumrah dalam berorganisasi politik. Akan tetapi yang disesalkannya adalah pe-

Jules B. Ajadan

rnyataan tak etis yang dilontarkan Sugiarto, tentang tudingan itu. “Terus terang pernyataan Sugiarto itu tidak etis. Sebab hanya memperkeruh polemik di internal. Bahkan terkesan menelanjangi partai,” nilai Jules. Untuk itu kata dia, Ketua DPC PDI-P kabupaten Banggai, Suryanto jangan diam dalam melihat persoalan ini. Karena sudah merembet secara luas. Tak hanya sesama kader PDI-P, potensi ketersinggungan pihak luar juga sudah tergambar. Itu ditandai dengan adanya pernyataan Sugiarto yang menuding pihak luar menjadi aktor intelektual sehingga PDIP terancam retak. Terkait surat teguran Ketua DPC PDI-P Kabupaten Banggai kepada Ketua PAC PDI-P Luwuk Timur Jhony Matoneng juga disorot Jules. Menurut dia, itu tidak berdasarkan mekanisme. Salah satu pelanggaran yang dilakukan, keputusan itu tak dirumuskan melalui rapat pengurus. Wajar saja kata Jules, jika Jhony Matoneng keberatan. “Harusnya administrasi itu harus dilakukan. Sebab mengacu pada aturan partai. Tapi sayang tidak dilakukan. Kalau toh tidak paham dengan administrasi, baiknya mereka belajar pada saya. Satu bulan saya yakin mereka sudah paham,” sindir Jules. “Seharusnya seluruh PAC harus dihargai. Karena mereka merupakan ujung tombak di kecamatan. Bukan dibikin seperti itu,” tutup Jules. (yan)

Furqanuddin tak Layak Calon Banggai Satu LUWUK-Furqanudin Masulili yang sebelumnya disebutsebut layak maju mencalonkan diri sebagai calon bupati (cabup) pada Pilkada 2011 mendatang, ternyata belum sepenuhnya direstui. Ada sejumlah alasan Forum Kota (Forkot) sehingga tak merespon majunya wakil dari wilayah III Kabupaten Banggai tersebut pada bursa Pilkada. Ketua Forkot Kabupaten Banggai, Hasbi Latuba kepada Luwuk Post, Rabu (15/7) kemarin mengatakan, selain partai politik yang belum jelas juga dari sisi penguatan politik, Furqan masih terkesan jago kandang, yakni masyarakat di Kecamatan Pagimana, Bualemo, Bunta dan Nuhon. Padahal hitung-hitungan politik, sosok cabub harus

dapat memenangi sebuah pertarungan politik dengan mendapat legitimasi kekuatan pada tiga dapil. Kami respons jika sebaliknya Furqan legowo bertarung pada calon wakil bupati dan bukan cabup. Memang aku Habsi, bicara kemampuan, Furqan cukup disegani dengan pengalaman birokrasinya yang saat ini karirnya menduduki pejabat eselon II di lingkup Pemkab Bangkep selaku Kadis Keuangan dan Pendapatan. Akan tetapi bicara politik akan lain karena menyangkut dukungan partai politik dan pilihan rakyat. Sementara kota Luwuk banyak menyimpan tokoh-tokoh berpengaruh dan itu tersebar tidak hanya di dapil I, akan tetapi juga di dapil II. (yan)

Kamis 16 Juli 2009 Klik: http://luwukpost.info

PENDAPAT KAMI

Waspada Eskalasi Flu Babi MESKI tidak perlu disikapi dengan panik, kasus flu babi beberapa hari terakhir ini menyita perhatian kita bersama. Cukup satu alasan saja mengapa Indonesia harus waspada: daya sebar virus ini luar biasa cepat. Waspada Eskalasi Flu Babi Sampai awal Mei 2009, ketika virus ini sudah membuat puluhan korban tewas di Amerika Utara dan Eropa, serta ratusan lagi dirawat (termasuk di negara tetangga kita di Singapura), kita bisa bersyukur negeri kita masih nihil flu babi. Namun, begitu kasus tersebut diketahui masuk Indonesia, hanya dalam hitungan pekan, perkembangannya mengagetkan. Seperti diberitakan Luwuk Post Selasa (14/7), total jumlah pasien yang dinyatakan positif terkena virus H1N1 sudah 86 orang. Bahkan, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Depkes Tjandra Yoga Adhitama menemukan, hanya dalam tempo sehari itu (14/ 7) jumlah pasien yang dinyatakan positif sudah bertambah 22 orang. Cepatnya persebaran itu tidak lepas dari posisi strategis Indonesia dan mobilitas penduduk yang cukup tinggi. Lihat saja, umumnya pasien yang dinyatakan positif terkena virus yang juga disebut swine flu tersebut memang punya riwayat pernah atau sering bepergian ke luar negeri. Selain itu, lokasi para pasien (termasuk mereka yang masih berstatus suspect flu babi) yang saat ini dirawat di rumah sakit juga menyebar. Selain di Denpasar yang merupakan pintu masuk utama wisatawan mancanegara, ada juga yang dirawat di Jakarta, Jogja, Padang, Bandung, Surabaya, Malang, dan kota-kota lain. Beberapa WNI yang dinyatakan positif flu babi kini juga sedang menjalani perawatan di luar negeri. Saat ini Menkes Fadilah Supari sudah menyatakan flu babi sebagai KLB (kejadian luar biasa) di Indonesia. Dengan kondisi itu, kita berharap pemerintah -terutama Departemen Kesehatan (Depkes)- terus memantapkan kesiagaan seluruh jaringannya. Selain mendeteksi para penumpang di bandara dan pelabuhan laut, Depkes harus konsekuen menyiapkan rumah sakit dan SDM-nya di tanah air untuk sigap. Tugas tersebut memang tidak gampang dan tidak bisa kita serahkan ke Depkes sendiri. Artinya, seluruh komponen juga harus ikut membantu. Minimal, setiap invidu sadar untuk menerapkan gaya hidup sehat (kebiasaan cuci tangan, menggunakan masker atau periksa ke dokter saat terkena flu) sehingga tidak memperparah persebaran flu babi. Kita tidak ingin mengulang pengalaman saat menangani mewabahnya virus flu burung (H5N1) yang oleh banyak kalangan dianggap tidak tuntas. Karena itu, sampai saat ini pun virus H5N1 itu masih menjadi bahaya laten di tanah air. Bahkan, ada yang khawatir jika dua jenis virus itu bertemu (H5N1 dan H1N1) akan timbul dampak yang lebih mematikan. Sekali lagi, kita memang tidak perlu panik menghadapi flu babi. Namun, kita juga tidak boleh menganggap ringan ancaman virus tersebut. Karena itu, pernyataan Menkes pada April 2009 bahwa virus flu burung (H5N1) jauh lebih berbahaya daripada virus flu babi (H1N1) termasuk jenis komunikasi yang salah. Selain bisa mengakibatkan masyarakat kurang waspada, pandangan ancaman flu babi lebih “ringan” dari Menkes itu pun bisa dipersoalkan. Sebuah penelitian di Amerika baru-baru ini mengungkapkan bahwa virus H1N1 ternyata lebih ganas daripada perkiraan. Saat menghadapi wabah flu burung lalu, Indonesia termasuk salah satu negara dengan jumlah korban meninggal terbanyak. Kali ini kita yakin penanganan wabah flu babi bisa jauh lebih baik. Sebab, kita sudah memetik banyak pelajaran. (*)

baca koran di dunia maya

8

Parpol Islam Pascapilpres 2009 ‘’Masa depan politik Islam sudah habis. Partai Islam pun tak efektif lagi. Jadi, bubarkan saja partai Islam, lalu bikin partai Islam satu saja. Percuma saja, meskipun berlambang Kakbah, bulan bintang, politik Islam kian pragmatis.’’

KUTIPAN tersebut berasal dari KH Cholil Ridwan, ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang disampaikan kepada Sabili (No 26 Tahun XVI 16 Juli 2009/23 Rajab 1430), majalah Islam bertiras lumayan besar. Nyata sekali kekecewaan KH Cholil Ridwan terhadap partai politik (parpol) Islam. Tentu masih banyak dari kalangan Islam lainnya yang memiliki perasaan seperti KH Cholil Ridwan. Perasaan kecewa yang kemudian berlanjut pada gugatan merupakan hal yang wajar mengingat harapan yang demikian besar terhadap parpol Islam. Parpol Islam, setidaknya di mata KH Cholil Ridwan, tidak cukup hanya dilihat pada identitas formalnya seperti penggunaan lambang yang dipandang sakral oleh masyarakat Islam. Kakbah, misalnya. Lebih dari sekadar persoalan simbolis, parpol Islam di antaranya sangat diharapkan menjadi wadah aspirasi bagi masyarakat Islam yang berjumlah hampir 90 persen di antara keseluruhan populasi di Indonesia. Di mata KH Cholil Ridwan, harapan itu bisa diwujudkan jika nanti masyarakat Islam hanya memiliki satu parpol sebagai fusi dari parpol-parpol Islam yang ada sekarang ini. Harapan KH Cholil Ridwan tersebut akan berbenturan dengan fragmentasi masyarakat Islam. Jadi, wacana satu parpol Islam merupakan mimpi yang sulit menjadi kenyataan. *** Mengikuti pandangan klasik bahwa banyak parpol merupakan kelanjutan belaka dari banyaknya preferensi masyarakat seperti ideologi, budaya, dan keaga-

Oleh : Syamsul Arifin Guru besar dan wakil direktur bidang akademik PPs Unmuh Malang

maan, wajar pula jika masyarakat Islam memiliki beragam parpol. Dengan demikian, PKS, PAN, PPP, dan PKB merupakan kelanjutan alamiah dari perbedaan pada level preferensi ke-agamaan masyarakat Islam. Yang terpenting bagaimana tiap-tiap parpol Islam tersebut pintar melakukan pencitraan atau yang biasa disebut dengan positioning di hadapan masyarakat Islam yang sudah terfragmentasi. Con-tohnya, PKB harus bisa meyakinkan ka-langan nahdliyin dari mana PKB berasal. Sayangnya, hasil pemilu legislatif pada 9 April lalu justru menunjukkan keadaan sebaliknya. Secara kasatmata, positioning parpol Islam tidak lagi istimewa, bahkan di hadapan pemilih tradisional sendiri. PAN, PPP, dan PKB masih tergolong beruntung karena mampu meloloskan puluhan wakilnya menduduki kursi DPR, kendati tidak sebanding dengan energi yang dikeluarkan. Yang mengenaskan adalah PBR dan PBB. Pada Pemilu 2004, PBR masih memiliki wakil di DPR. Tapi, pada pemilu legislatif tahun ini, tidak ada satu pun wakil dari PBR maupun PBB. Sebab, perolehan suara mereka di tingkat nasional tidak memenuhi ketentuan parliamentary threshold yang hanya 2,5 persen. *** Penyusutan tersebut pada gilirannya menurunkan daya tawar parpol Islam saat pelaksanaan pilpres 8 Juli lalu. Posisi parpol Islam terlihat semakin lemah sete-

lah konflik internal menyeruak ke permu-kaan seperti yang dialami PAN. Konflik internal parpol berlambang matahari itu jelas tidak bisa dilepaskan dari perolehan kursi di DPR yang jauh dari memuaskan. Padahal, PAN telah berusaha melakukan pencitraan sebagai partai yang semakin inklusif, tidak seperti pada era kepemimpinan Amien Rais yang dikesankan terlalu condong ke Muhammadiyah. Kian tipisnya suara parpol Islam, ditambah konflik internal, mengakibatkan posisi parpol Islam hanya mampu menjadi partai lapis kedua (second party) -bahkan ada yang sekadar menjadi penggembira- dalam peta koalisi pilpres lalu. Ibarat gerbong kereta api, parpol Islam hanya menempati kelas ekonomi, bukan kelas bisnis, apalagi VIP. Kondisi parpol Islam yang terpuruk pada pemilu legislatif kian diperparah oleh integritas moral elitenya. Sebagai parpol Islam, seharusnya mereka dapat mencitrakan sebagai parpol dengan berkarakter moral yang kuat. Tapi, sejak koalisi antar-parpol baru sebatas wacana, hingga tercapainya kesepakatan seperti tergambar pada komposisi parpol pendukung tiga pasangan capres-cawapres yang ikut serta pada pilpres 8 Juli lalu, karakter moral parpol Islam tidak jauh berbeda dari parpol yang secara kategoris bisa disebut sekuler. Tentu naif kalau pendirian parpol, tidak terkecuali parpol Islam, tidak dimaksudkan sebagai instrumen meraih kekuasaan. Hanya, pertanyaannya, bagaimana kekuasaan tersebut dapat diraih?

Pada konteks ini, sikap elite parpol Islam patut dikritik karena tidak mampu mengelola ‘’perebutan’’ kekuasaan secara lebih elegan. Ada elite parpol Islam yang marah-marah seperti ingin menarik diri dari koalisi setelah jagoannya tidak digande-ng sebagai cawapres. Bahkan, elite terse-but tidak segan-segan melakukan politi-sasi simbol-simbol agama dengan mem-buat pencitraan, untuk tidak mengatakan menghakimi, bahwa salah seorang cawa-pres tidak mencerminkan aspirasi umat Islam. Sementara itu, ada juga elite parpol Islam yang membiarkan dirinya larut dalam kepribadian terbelah (split personality). Di satu sisi, partainya didorong ke salah satu pasangan capres-cawapres, sedangkan di sisi lain kadernya dibiarkan merapat ke pasangan lain. Bagaimana fenomena itu bisa dijelaskan? Hanya ada satu penjelasan. Elite parpol Islam telah sedemikian jauh larut dalam aktivitas politik pragmatis, artifisial, serta tidak berkarakter. Daripada hanya menjadi parpol lapis kedua, mengapa elite parpol Islam tidak mengusahakan suatu koalisi yang berbasis Islam? Inilah pertanyaan yang terus mengemuka, kendati pilpres baru saja usai. Masyarakat Islam akar rumput, tampaknya, tidak ikhlas jika jumlah suara dari seluruh parpol Islam pada pemilu legislatif yang mencapai hampir 30 persen terbuang siasia. Bagaimana hal itu bisa terwujud? Rekapitalisasi merupakan jawabannya. Dengan rekapitalisasi, parpol Islam perlu memperkuat kembali modal yang dimiliki. Salah satu modal yang kian tergerus pada banyak parpol Islam seperti yang tergambar pada perilaku elitenya adalah modal sosial (social capital). Yakni, kesediaan bekerja sama dan membentuk jaringan antarelite dan parpol berdasar prinsip saling percaya (trust). (*)

Belajar dari Konflik di Xinjiang MESKI kita tengah hidup di era kemajuan iptek yang tak pernah terbayangkan sebelumnya, ternyata dunia belum bebas dari ancaman konflik antaretnis. Tiongkok yang modern, misalnya, baru dilanda konflik antara etnis Uighur dan Han di Urumqui, Xinjiang, Minggu (5 Juli 2009). Akibatnya, 156 tewas dan 1.080 luka-luka. Pak Dahlan Iskan pun tidak membayangkan itu bisa terjadi (Jawa Pos, 10 Juli 2009). Konon, pemicunya hanya sepele, yakni anak-anak yang meributkan kembang api. Lalu, timbul rusuh antara etnis Uighur yang muslim dan buruh pabrik beretnis Han. Uighur tidak puas terhadap penanganan polisi yang memihak Han. Xin-jiang merupakan wilayah otonomi khusus bagi mayoritas muslim Uighur. Pembangunan industri di kawasan itu mengundang etnis Han, yang menjadi etnis mayoritas di Tiongkok. Bagaimanapun, konflik menjadi noda bagi kemajuan Tiongkok. Cadangan devisanya yang mencapai USD 2 triliun ternyata tak mampu meredam. Sudah sejak lama, wilayah Xinjiang dan Tibet menjadi kerikil tajam bagi Tiongkok. Padahal, selama ini, segenap warga di belahan dunia mana pun selalu melihat Negeri Tirai Bambu itu dengan rasa kagum. Betapa tidak, pada dekade 70-80-an, negeri itu dipandang sebelah mata. Namun, berkat reformasi Deng Xiaoping pada 1978, Tiongkok terus berkembang. Bom Waktu Kemajuan

Oleh : Mustofa Liem PhD, Dewan Penasihat Jaringan Tionghoa untuk Kesetaraan

Faktor yang menentukan kemajuan RRT adalah faktor kepemimpinan yang mendorong segenap rakyat negeri itu untuk merespons ajakan memajukan negara. Regenerasi kepemimpinan dari Deng ke Jiang/Zhu/Li Peng, kemudian ke Hu Jintao/Wen Jiabao, berjalan damai. Dan, setiap pergantian pemimpin, program untuk reformasi ekonomi, yang landasannya sudah ditetapkan Deng, tetap dijalankan. Misalnya, Hu Jinto/Wen Jiabao yang memegang kepemimpinan sekarang juga tetap berpegang kepada kebijakan gaige kaifang secara gradual dengan tiga sasaran utama, yakni menarik BUMN merugi, restrukturisasi menyeluruh sistem perbankan dan finansial, serta ketiga perampingan birokrasi. Itulah rahasia kemajuan Tiongkok. Masyarakat internasional pun takjub atas pencapaian itu. Bahkan, ketika digelar Olimpiade Beijing pada 8 Agustus 2008, even olahraga terbesar sejagat itu seolah menjadi ajang pengakuan dunia atas kemajuan Tiongkok. Ini semakin klop dengan pemilihan pembukaan Olimpiade itu pada pukul 08:08:08 (tanggal 8 malam, menit ke-8 dan detik ke-8), sebab angka 8

yang merupa-kan gabungan dari dua angka 0 diyakini sebagai simbol ke-makmuran dalam peradaban Tiongkok. Tapi, konflik antaretnis adalah bom waktu yang siap meledak kapan pun. Kalau dikaji, ekonomi neoliberal yang diadopsi Tiongkok dari Barat memang membuka ruang bagi kompetisi. Ekonomi neoliberal dengan pasar bebasnya mendorong kemajuan dengan adanya persai-ngan. Persaingan otomatis memicu pihak yang kuat untuk makin menguasai pasar. Sedangkan pihak yang kalah tersisih serta diliputi perasaan cemburu. Di sinilah terjadi ketidakadilan yang di dalamnya terkan-dung bom waktu berupa konflik antaretnis (Bdk Amy Chua dalam bukunya: World on Fire, How Exporting Free-Market Democracy Breeds Ethnic Hatred & Global Instability). Konteks Indonesia Dalam konteks Indonesia, harus jujur kita akui adanya potensi konflik antaretnis, apalagi di negeri ini ada ratusan suku dengan ratusan bahasa daerah. Ini bukan hanya masalah relasi antara etnis Tionghoa dan etnis-etnis lain, tetapi sesungguhnya masalah kita semua yang men-

yebut diri sebagai warga negara Indonesia. Kita harus mau belajar dari sejarah. Dalam sebelas tahun terakhir ini saja, sudah meledak dua kerusuhan antaretnis, yakni Tragedi Mei 1998 di Jakarta dan Kerusuhan Sampit 2001. Di sini menjadi relevan apa yang disebut dengan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (sila kelima Pancasila). Kalau Pancasila masih kita yakini sebagai dasar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, semangat keadilan sosial itu jelas tidak boleh dipinggirkan (Baca Opini Revolusi Menuju Indonesia Baru oleh Saut Maruli Siregar, Jawa Pos 8 Juli 2009). Jika dikaitkan dengan keadilan sosial, jelas itu menjadi tantangan tidak ringan bagi SBY-Boediono, pemenang Pilpres 8 Juli 2009. Kalau sistem perekonomian kita memang menolak neoliberalisme dan memilih sistem jalan tengah, sebagaimana diungkapkan SBY-Boediono, kini harus dicari formula yang tepat agar keadilan sosial tidak menjadi slogan. Keadilan sosial itu harus jadi acuan agar kebijakan pembangunan, khususnya menyangkut perekonomian, tidak berat sebelah. Kesenjangan yang terjadi antarkawasan, seperti Indonesia Barat dan Timur, antara Jawa dan luar Jawa, harus pelan-pelan diperbaiki. Mulai Aceh, Kalimantan, hingga Papua, warga asli yang ada di sana harus dijaga sehingga tidak merasa diabaikan oleh pemerintah. (*)

Flu Babi di Bloomington v di Surabaya ( Bagian Pertama ) +628521415xxxx Sy sependapat dgn usulan nama luwuk pos menjadi SULTIM POS. +628124291xxxx As.LP sy cma komentari sms layanan publik nmr 085242465231 sangt stuju komentar tntang Hersal vs Karaton fc,jdi ini ujian buat panitia apa bila ada kategori TIM trbaik mka kedua Tim tak layak,aplagi Tim Hersal yg brmental pecundang yg tdk mungkn kalah dgn Karaton fc,ini sengja menglahkn diri,scara pribdi ini tdk propesional.mksh LP tlah memuat kritkan sy.Was +628524125xxxx Ass... ! LP, Sy sngat kcw dgn hearing DPRD dgn kadiskpora serta kpl2 skolah yg berakhir tanpa keputusan, pd hal kmi slaku org tua siswa baru sgt berhrp bhw dgn hearing yg digelar oleh DPRD itu bs melahrkan kptsan setdk2x bs meringankan biaya yg dbebankan skolh kpd org tua siswa baru. klu sdh bgni ini artix DPRD sbg wadah penampung +628524125xxxx Aspirasi rakyat kini tggl slogan sj. skali lagi kami kcw! +628124501xxxx Ass...halo lwk post’tambh keren aja nich!..kalo sya membaca koran edisi 15 juli’ sya salud sma anggota DPR’yg membuat kepsek SMK 1 sampe menangis! Tpi sya ber sukur tdk sampe ta’bera-bera.jangan cuman kepsek yg di panggel dp ketua panitia SMK 1 juga di pangge’talo matuges! Kmu rasa jo itu’Kadis pora juga kalo t mampu ba atasi lebe bae mundur..by..dari anak2 yg putus sekolah karna t mampu byar uang 2 juta..oche..pisik na oko +628134143xxxx Soal iklan sekolah gratis 9th di TV, masyarakat perlu menyibak pernyataan Aria Bima, fungsionaris DPP PDIP pada acara bedah debat capres di MetroTV beberapa minggu lalu bahwa saat ini tidak ada sekolah gratis tapi yg ada cuma SPP gratis. Dengan begitu, segala pungutan di sekolah diluar SPP bisa “dibenarkan” jd tdk perlu diributkan. Sebagai WNI seharusnya sadar bahwa di negeri ini tdk ada yg 100% GRATIS.

KASUS flu babi yang menghebohkan masyarakat Indonesia belakangan ini mengingatkan saya pada era 1979, tepatnya Januari, sesaat setelah saya menyelesaikan S-2 di Universitas Indiana, Blooming-ton, Indiana, Amerika. Kala itu sponsor saya, Fulbright, mengizinkan saya tetap tinggal di Bloomington sampai Mei, akhir semester musim semi. Karena mendapatkan izin tersebut, saya bisa mengambil beberapa mata kuliah sambil berjuang untuk memperoleh beasiswa S-3 dengan membawa keluarga. Fulbright sudah terikat kontrak. Maka, Fulbright tidak dapat memberikan beasiswa lanjutan, apalagi saya mengajak keluarga. Karena sebetulnya saya sudah diterima S-3 dan dapat langsung masuk ke S-3, Fulbright berjanji menawarkan kasus saya ke sponsor-sponsor lain. Dengan catatan, saya harus berusaha sendiri. +628575642xxxx Shbt lwk pos. Aq pemuda dr kec TOILI RAYA, berharp bupati lWK BNGGAI segera brtindak lbh lanjt agar prov SULTIM tewujud, jd kmi sangat brharap para pmerintah st4 bsa menangani lbh serius lg. jdkn toili menjdi KABUPATEN TOILI RAYA. +628524111xxxx kepada polres bangkep kerja sama dgn polres banggai swepping itu mobil2 dinas pemda bangkep yang ada diluwuk karna plat mobil telah diganti plat hitam tidak sesuai stnk. +6285239889695 Samlekum LP,sy dr Pengurus IMKK cm mo mngadu sm pemda tlong jembatan yg diKintom sbg akses masyarakat kintom sbgian,batui

Oleh : Budi Darma budayawan, guru besar Unesa, Surabaya.

Sialnya, berita mengenai beasiswa tidak kunjung tiba. Sabtu, 22 Mei 1976, saya pulang dengan singgah di berbagai negara di Eropa. Lalu, Sabtu, 29 Mei 1976, ketika berada di Paris, saya menerima telegram dari Bloomington. Isinya : The Ford Foundation setuju, kalau mungkin, segera kembali ke Bloomington. Karena harus mengurus keluarga dan beberapa dokumen, saya putuskan untuk pulang dulu ke Indonesia. Apalagi, semester musim panas sudah mulai. Karena itu, saya akan masuk semester musim gugur, Agustus 1976. Karena berbagai dokumen harus diurus ulang, saya dan keluarga baru bisa berangkat ke Bloomington lewat Jakarta pada Selasa, 7 September 1976. Di Bloomington, kuliah sudah berjalan. Karena itu, saya harus ke

sana kemari untuk menghubungi berbagai pihak. Senin, 13 September 1976, saya mulai kuliah. *** Di hari pertama kuliah itu, saya tidak tahu mengapa pers kampus dan pers lokal beberapa kali menyiarkan berita bahwa semua penduduk Bloomington wajib vaksinasi swine flu di rumah sakit, gratis. Seperti teman-teman dan para tetangga, waktu itu saya tidak perduli apa itu swine flu. Namun, karena merasa sebagai penduduk Bloomington, Selasa sore, 14 Mei 1976, saya dan keluarga pergi ke rumah sakit. Di sana sudah berderet banyak orang, menunggu giliran. Setelah membaca pengumuman, tahulah saya bahwa swine flu sudah masuk ke beberapa kota besar di Amerika. Meskipun

dan toili dikse besar n pokoima’i/perbaiki..sy msi kacil smpe so kawen itu jembatan tdk ada perubahan depe besi so ilang yg laen!

sedang “AKTIF”dalam aktivitas “LSM”karena banyak yang sudah melenceng dari fungsi dan tujuan keberadaan “LSM”itu sendiri...”P...M...R”...

+628575644xxxx Ass...knp antar koran LP kesiangan terus. Tgl 15 Juli kemarin jam 11.15 baru di antar itupun selalu dlm keadaan sobek. Tolong Pimpinan LP , diperhatikan krn kami berlangganan dan mau yg terbaik terima kasih +628134032xxxx asslm,saya mau minta kepada “PEMDA KAB BANGGAI”dan “INSTITUSI”terkait untuk bisa lebih “MENERTIBKAN”sekaligus “MEMPERKETAT”izin bagi pribadi pribadi maupun kelompok yang ingin “MENDIRIKAN”ataupun

+62812889xxxx DAK dimitrakan kepada kontraktor dan para penguasa kabupaten..gmana mau moral muridnya bagus, kalo orang yg mengurus pendidikannya jadi koruptor, ini akibatnya kalo direpublik ini makin byk murid yg kotor.karena sekolah yg ditempati murid2 untuk belajar dibuat oleh koruptor..hati2 murid2 kadar-usmanmu eh kadar- imanmu menipis +628524115xxxx asslam.. yth kasek smk.n 1 lwk,knp it biaya

di Bloomington belum pernah ditemukan kasus swine flu dan lokasinya jauh dari kota-kota besar, penduduk wajib vaksinasi untuk menghindari kemungkinan kontaminasi. Seperti penduduk lain, saya tetap tidak peduli apa makna swine flu dan merasa aman karena pemerintah sudah menydiakan vaksinasi gratis. Beberapa waktu lalu (saya sudah tidak rajin menulis catatan harian), pers menyebarkan informasi tentang flu babi di Meksiko. Radio BBC mewartakan bahaya flu babi, sejarahnya, dan kemungkinan penyebarannya. Suatu sore, ketika kebetulan menonton TV, saya melihat Presiden SBY berbicara mengenai swine flu (presiden mempergunakan istilah tersebut). Dari rentetan peristiwa itu, baru saya teringat dengan peristiwa di Bloomington yang sudah saya lupakan, swine flu tidak lain adalah flu babi. .(Bersambung) mso smk so p mhal?bru it spp so nae 10o%? gr2 iming2 rsbi? kasiank klngan bwh.. br kpn it beasiswa d kse? tks. +628152587xxxx Ass.. LP. Buat pak kpolres tolong ditindaki anak buah bpk yg sering kumpul2 dikostkostsan kompleks sekitar asrama putri kmpung sorong. Banxk anggota bpk yg sering menginap brsama cewe2.Malahan smpe tidur smalaman dgn cwe2 dikost-san. Jgn cma msyarakt biasa yg di grebek.. Ataw jgn2 klo polisi bsa bebas melakukan kumpul kebo yg sbnarnx bukn pasangan resmi. Tolong pak kpolres ditindaki anggotanx.. Kan prbuatan sperti itu melanggar hukum jg. Makasi.. Tolong LP dimuat sms ini.

PENERBIT : PT Luwuk Cemerlang. GENERAL MANAGER/PEMIMPIN REDAKSI : Herdiyanto Yusuf. REDAKTUR PELAKSANA : Haris Ladici. REDAKTUR : Haris Ladici, Zulhelmi Alting, Gafar Tokalang. STAF REDAKSI : Nasri Sei,Sofyan Labolo,Rustam Nono, Firman Ibrahim Suling.KORLIP : Zulhelmi Alting, BIRO BANGKEP; Rustam Nono (Salakan), Ahmad Awaluddin (Banggai). BIRO AMPANA; Nasri Sei. BIRO PAGIMANA; Anto Yasin. BIRO BUNTA; Karman. BIRO TOILI; Nurhasan. ART & PERWAJAHAN : Sudin Salasa (Koordinator), Rustam Nasila,Wawan Kusika, PRESIDEN KOMISARIS : Imawan Mashuri. KOMISARIS : Benny H Raintama, Suhendro Boroma. DIREKTUR : Mohamad Sirham, Urief Hassan. MANAGER KEUANGAN : Haryono, STAF KEUANGAN : Aswar Poibara (Koordinator) Astuti Mohune (Kasir) . STAF PEMASARAN : Dales Lantapon. ( Koordinator ) Sofyan Dude,.MANAGER IKLAN : Sukriyadi Mamu . STAF IKLAN : Hawa Minarni A Bayak.(Kasir), Sutadi Utiarahman. PERCETAKAN : Andri Bumbungan (Koordinator),Yusuf Nelwan. OMBUSDMAN : Ismail Pelu (Ketua), Hinca IP Pandjaitan (Anggota).TARIF IKLAN : Umum Rp 20.000,-/mmk (hitam putih/BW),Rp 30.000-/mmk (Warna/FC ), MUNGIL : Rp 50.000,- (1x muat). HARGA LANGGANAN KORAN : Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). ALAMAT REDAKSI: Jl. Imam Bonjol No. 4 Km 3 Luwuk Telp. (0461) 325447 Fax : (0461) 325071 email : redaksi@luwukpost.info. PERWAKILAN GORONTALO : JL. NANI WARTABONE NO. 144 A GORONTALO Telp. (0435) 827551-827552 Fax : (0435) 829603. PERWAKILAN MANADO : Jln. Babe Palar No.54, Telp (0431) 855558 Fax : (0431) 840763-860398. PERWAKILAN SURABAYA : Graha Pena Building, Jln Ahmad Yani No.88, Telp (031) 8287999.PERWAKILAN JAKARTA : Gedung Graha Pena Lt.6, Jl. Raya Kebayoran Lama No.12, Telp : (021) 53699509, Fax (021) 5328487.

X-Cool Radio 93,7 FM

9

Kamis, 16 Juli 2009

INFO SMS : Buat kamu-kamu sobat x-cool yang ingin mengirimkan sms salam-salam, atau sms gaul lainnya. Bisa bergabung di SMS X-Cool :Caranya mudah : ketik Salam (spasi) isi sms kamu kemudian kirim ke nomor

Asyiknya Punya Pengawal TIAP kali bepergian ke mana pun, presiden nggak mungkin sendirian. Pasti ditemani sejumlah pengawal khusus kepresidenan. Mereka bertugas melindungi keselamatan sang presiden. Pasukan itu nggak mainmain. Mereka adalah orang-orang pilihan yang terlatih untuk kondisi darurat sekalipun. Nggak mau kalah sama presiden, rupanya sobat x-cool juga punya pengawal. Alih-alih menyewa pasukan khusus, sobat x-cool mengangkat saudaranya sendiri sebagai bodyguard (28,6 persen). Jangan bayangin sang saudara itu bertampang sangar dengan badan penuh tato. Tampilan luarnya sih sama saja. Tapi, dia punya karakter pemberani (27,1 persen) atau umurnya lebih tua (39,3 persen). Makanya, dia berfungsi sebagai pelindung buat saudara yang lebih muda. Misalnya saja Karla siswi sebuah SMA. Dia memberikan mandat kepada sang kakak sebagai bodyguard pribadi. Untung saja, kakak cowok itu bersedia nemani Karla ke mana saja. “Dia kan lebih tua daripada aku. Kalau jalan sama dia, aku ngerasa lebih aman. Kan serem tuh jalan sendirian ke tempat baru, ketemu orang nggak dikenal. Kalau ada kakak, enak, aku bisa menenangkan diri sendiri. Tenang, kan ada yang ngawal. Nggak jauh beda sama

presiden atau seleb-seleb itu,”

selorohnya. Karla sering ngajakin kakak satu-satunya itu datang ke tempat-tempat ramai. Misalnya saja nonton konser. “Yang namanya konser, pengunjungnya suka berjubel. Jadi kedorong-dorong, sudah gitu rawan jadi korban kejahatan. Tugas kakak ngejagain aku, kayak jadi pagar betis gitu, he he,” imbuhnya. Kayak Karla, Patricia juga punya bodyguard sendiri. Bodyguard cewek yang sekolah di SMP itu justru adiknya sendiri. Kebetulan, meskipun umurnya masih muda, adik Patricia punya badan lebih gede. “Umur kami nggak terpaut jauh. Cuma beda setahun. Jadi, nggak terlalu keliatan kalau dia

sebetulnya adikku. Bisa dimanfaatin, kan? Ho ho,” ucap penghobi masakan laut itu. Tapi, adik Patricia baru mau nemani kalau diminta. Untuk itu pun, harus ada imbalan dulu. “Ah, dasar adik zaman sekarang, komersial. Tapi, paling sih minta traktir. Yang penting, dia mau ngantar aku, nggak apa-apa deh,” terang Patricia. Sementara itu, Nico siswa SMPN punya bodyguard tanpa sengaja. Dia tidak bermaksud menyuruh kakak cowoknya jadi bodyguard. “Aku pergi ke mana-mana sama kakakku. Eh, ternyata dia sekalian ngawasin aku,” beber cowok yang hobi renang itu. Rupanya sang mama yang menyuruh Nico untuk menemani. Penyebab kakak Nico dijadikan bodyguard bukan pintar memegang senjata, melainkan postur tubuh. Kakaknya punya badan tinggi besar. Otomatis, postur itu bisa bikin orang-orang segan kalau ngelihat. Biasanya, kakak punya tugas ngelindungi adik karena dianggap lebih tua. Begitu juga yang dialami kakak cowok Pradana Mertha. Pelajar SMA itu terbiasa keluar bareng kakak semata wayangnya. “Sejak kecil, aku pergi ke mana-mana sama kakakku. Bukan manja lho! Tapi, enak saja pergi sama dia, ada yang ngawasin. Ortu juga lebih tenang.” ungkapnya.(*)

+6281341412xxx Mlm X-coOL,,Q mo ticam wat anak2 pebcy yg mkn kren zx:tyuz wat nova jank tlalo bnyk b’style cma d’kompleks pi b’style spy ksh lyat koko hahaha..n wat mas opo spy warung nasgor tmbh laku n spy bkn mantap pepabri klu ada warungx mas opo...mohon d’muatin ya mKsH..! +6285240352xxx “ konsep “ lagu penghibur tidur * tik...tik..tik baxk liur di atar kasur, liurx trun tidak terkira .cobalah tengo dia atas bantal,slimut dan sarung basah semua.....! in bwt siti and ika jng suka ngorok aj lu nanti ..by Ge-mini +6285240352xxx Sseorang yg aku syg...Apabila aku ksepian hiburlh aku dgn suaramu, Apabila aku sakit obati aku dgn kasih sygmu,Apabila aku mati,jgn mandikn aku dgn air matamu. Apabila aku trkubur,kuburlh aku dlm hatimu. & bila aku trsesat, slamatknlah aku dgn doamu. “SELAMAT HARI PERSAHABATAN SEDUNIA” Krm ksmua org yg km anggap temen,sahabat,pacar N’ org2 yg km sygi...Jika aku salah satux,krm balik ya... by khaki +6285240352xxx Ketika km membuka mata ingatlah ada cinta di matamu,ketika kamu jauh ingatlah bahwa ada yg slalu merindukanmu,dan ketika kamu mendengar kicauan burung yg merdu,ingatlah bahwa itu adalah salam rindu buat km, buat shabat x-choll “, by gemini ,” +6285241328xxx C@mlikum...sAhAb’t x-ÇoøL n tmn2 yg Ad’ d køtA Air l0wuek...SlmAt pgi,, AKU mu krim sAlm buAt AnAk2 pepAbri Akur2 j0w..N tdk lpA buAt tmn2 d spentiL Ad’ : N@h,R@h,Li@,D3L@h,Dhi@N,git@,,N L’en2 j0w ..MOgA trAng bAe2 sAmuA..e..e..By..D...A.... +6285240352xxx SaLaM “MANIS” SepRtI “MADU” SaLaM “SAYANG” KaTa “I LOVE U” SaLaM “RINDU” bIsIk“I MISS U “ MaAf, BukAn MaKsUd Hti nTuK MeRayU, TapI cMaN p9En TaU KaMU La9¡ N9aPA¡N SeKaRAn9. buat teman2 yg imot khusx buat anak2 smp 1 bualemo khus buat clas 8 a & 8 b khus bwt ika,riska,nofa and shabat ku yg sering2 nongkrong di clas 7 b ok ,by \#~kiki imefv~#/ +6285240352xxx Aq cm mau blng smpai skrg aku

msh menctaimu wlpun aq tau km bkn mliku lg, melihatmu serta mimpikanmu adlh hal trindah dlm hdupku. Aq mencntaimu syg blh bgtu?slam buat x-choll tlng di muat ya zmz aku in buat mandul aku yg ad di smp 3 luwuk yg namanya{.... / plaboy} ok .by gemini and dr hati yg perna kau sakiti slama in ???! +6285241020xxx Pililah presiden laki2 agar lambng negara kita tetap burung garuda. Tp klw anda pilih presiden permpuan maka lmbang negara kita berubah menjdi kacang garuda. By Mr.xXx +6285241321xxx ^^CaEm CoUm^^.. X -cOoL..! m0 t!cAm n!ch bwt aNak dEgo-2 ; ada Fano, Fandi, Fikal, Fahrul, Fiti, FiTa,,, ucpanX boli talalo lajangon inau na butong. Tyuz bwt Fat lam kngen, cyNg, N c!nTa s”LaLu. By 5c0rP!o, 111085 +6281245064xxx Ass. X- ColL y9 mkin ky3en aj4, Z mw niTip sl4m sYan9 & rNdu for My fRi3nD, m3t blj4r bW pRsiApn uJian pRktek sU2l4n. KliaN p5ti bSa!! +6281245017xxx ChaLL0em., X-C00L, Qu m0 TiCaM spECiaL 4 my’N.. I Will Alwys LOVe y0u,s0ry klu akHIr2 ini ak sRing cuEkin km at gk SMs km,c0ale lg sbuk, i h0pe y0u’rE uNdRStand,& i jUSt waNNa sAy i Miss y0u.. Trz bwt qt p’My bezt friendz nitHa yg br plg dr maNad0 cLam KNgen, trz bwt,YEdi,viRa, irma slm c0msel, bwt Qt p’adHe mg aQur2 dgn dpe h0ney- tyuz wAt ank2 GKI sukses trz di plynan g0d bLez all,n tdk lp jg bwt qt p’bUNda LEna jGN b0san2 e kz dkungan 4 t0rg smua bunda pe s0ulmate hehehe ,g0d blez y0ur family, x-c00l mkin sukses trz. Trie +6285696933xxx mLam X_cOoL. . . rIa mOwW tICHaM wAt rIa p tAmAnk2 dI ZmAnZaL, , , tAnpA tRkCuALi. . . n wAt MeY,Ci2,dELa,cUcAn,zYLvy mUdAh2n toNk cMuA 1 KLaZ LaGy. . . amIen. . .Eh, yOwW T LupA jUgA wAt Mr.ALaM, , tU ToNk p RapOr, , dI bAgI ZaJa PAyAa. . . ma2 CoWw bA TaNx2 tYuZ InI. . . koNg wAt rIa p cHyAnk, , iAnk p JAo zX, ,LaM zAYaNk dg cInTa cLaLu. . . wAt XcOoL ZuCzEz cLaLu, . . tHx iAcH. . ._£JBU£_ +6285255048xxx CHalOEm X-COoL mO tiCam ni Wat Ank2 CpenDoeL...CHaLm koMzel,,,Eh YoW wat chRysAliS Akur2 Jo,jaNk Cma Krna saTu orNk yg B’buAt sLah kn soMo trnk

0852 5569 4051my_mr.cool@yahoo.co.id ...Ditunggu lho smsnya

buBar...Eh YowW wat Aan denk Trie smga Lancar,e yow aAn b’msk Jank Smpe Angus e.,cma krna Terbuai dgn Trie pe Sms.he...he...qdiNk. Wat x-CoOL mKin ChuKcez Adja.thinkyu +6285298203xxx Mlm X_coOl n’imel z rU GBng d’X_COol krm2 bwT MY friendQ Dh@ Ik@,ith@,nNCE.pokok’E bwt anAK2 sMANDOEl sLM maniezt aza.n9Ak lUp@ jg bWt my hanyQ yg d kildu,Slm syg slalU.thANK bwT X_coOL yg dha muatin zmzQ. +6285241137xxx Chamle Qu Mm...X-Coll yg mkn zukzk 4j4...? Zy m4u t?2p zlm bu4t 4n4k2 SMP n3gr? 1 bu4l3mo...N zlm zyng bu4t zh4bt2 kr?bku:ki2,nof4,r?zk4,mg42 pnj4ng umur,N bu4t z4ndi and fir4 mg42 zt?4 zl4lu,N z?t? 4m4 uj4ng mkn dk4t bng4t mr3k4,And jug4 bu4t 4nk2 longkog4,w42n,4pr?,r4md4n,f?rd4uz,4r4f4 y4nto,mg42 mrk4 ngg4 nk4l2 lg,d4n t4k lp4 jg bu4t zpu2ku,f?r4,r4nt?,l?z4,z?t?,zutr?,4nd cl4r4 yg d pg?mn4 bg?mn4 hbung4n d?4 dgn bhr? 4p4 mzh lncr,4nd bu4t 4d?k kz4y4ng4n a?n,f4r3l, n?k3n, f4dlun, f4ld?, f4ldo, t?4, t4zy4, zmog4 nm42 yg zy tl?z ?n pnj4ng umr (amin)...!!{by ?k4 27-7-95} +6285241421xxx C4m4l4ikoOm. . . X- COOL, Ni Q cum4 m tic4m w4t kita plend” mg4 tamb4 kompak aj ya, truz buat Yulie be kse tau cpa si ng P cyng i2 ? Be ad CWO T B blng2 e, e yow w4t Z p CyNK Slm CynK, N kangen w4t ng. Di Muat ya X-COOL, Thanks b3fore. . . ,*<VIRG0 G!rl$>**<23-08-1994> +6285756482xxx INTAN PERMATA BISA ... HILANG. .,uwang..berlipaT ..BISA ..BERKURANG TApi..Ada 1 yg GA bisa.. Hilang .,.RAsa ..cinta ,..dan sYg pADA DIA YG KITA CINTA “..,,. +6281244109xxx saLam2 foR z p tMan2 yG z0 tahaMbuR kaya’ 0pu d Lwuk citY,, khuSus’x buat aGus, tEruskaNLah nGa p sifaT bNcoNg, d muKa2 umUm nGa bRLaga Laki2 pdhaL eNcoNg gtu Loh. ., truzZ foR taM¡ d uNtika jaNg taLo b eGizZ., pgMana sibuK. . Bru z m ti2P sLam jg buaT anaK2 amiK NurMaL khsus’x buaT k’diNa, k’iRma, idRizZ, pa¡’, N smua2’x dEh. . Yg ada d aMk NrMAL saNa,, truZz buaT yEdi anaK smeSteR 3 d uNtika, kPan nGa m0 coMebaCk. . truzZ tRakhiR buAT aLL kRu’x zis0N radi0 fM, bLeh tdK puTar aKan z Lg’x thE viRgiN with cNta tRlaRanG. . Neh Lgu z sPeciaL’kaN buaT . . . ., ADAH

Deh. . , raHasiA.... bb di.”” jowW. . . Cey The-¡- aRm@Ra§ -¡www.aN’.com.id +6281341032xxx ChaLoeM,x-cOol MO ticAM nIh.wat KK2 kLAz yG AD di SpEndoEl CHaiNk nEcH Tu aDE2 kLaZ Yg rUwW MsO...OH Iyo buAT qt pe Kk hEru yG SkUl di CpenDOEL,z PE fAnZ BrAt nG I2...biAr nG So aD PCar QT TeTAP fanz MA K’heru.... Wat K’xXX yG PLIng bAE Dlm b’mOST trg,sLAm kNGen JOwW.XcOoL mKin zUkzEz aDjA,,,tHaNkZ +6285241107xxx “SYALOM....! X_COOL Q mw tiZAM bwt Qta p cyng yg ada d tko baru mat br apa aza xmga Ttap syn9 ma aq,cosx aq syn9 bngt ma kmu:-D:-D:-D by Pirlo +6285240449xxx Salam OIL YAMAHALUBE HANYA UNTUK MOTOR YAMAHA, OIL FEDERAL HANYA UNTUK MOTOR HONDA. BEGITU JUGA CINTA N SAYANG AQ HANYA UNTUK KM SEORANG....By RADEKS. +6285656481xxx ChMmQUumMm.....X’CoOld...!!Yg mKin KY3n bZt....?Z,mAu tiCHamMm nCH.....Wt Zp pL3Nd’S.....?? Da’LHYzA....Adhy, AchO,Ondhy,indRa,iSdHa!!!PkoKx CmUax jOw...Yg mRSa Zp pLEnd’S.....!!!N’aNk2 L’G’C.. ..MkiN GwntENg2 joW....TyZ Wt yG B’TLpn yg pnx nUmb,nCh 085696937-51*LAmMm kNl YoowWw N-mKin SKseX JoW???CpEsiaLx Wtt. ...Zp CHyNgg.....!!!! LAmm I LOVE YOU....UmMm MmMmu UuUuaAaAACcCchHh............!!!!!!!D’muAtin Ych X’CoOld....!!!Thank’S........!!!!By RATNA=020691= +6285756497xxx AsS. . .X~CoOL. .MuATiN Lg yAch?? AeN Mo tiCaM waT AeN p’pLeNd2. .sMuA,dA aYa,eCHy,iMaY,wirDa,iiS. .UcpNx mGa mKin cNTiK N cuTe. .n LaM jGa waT AnK2 KMpLeX dA k’ebY,ko2,kipLi iNaNg,k’uCie,k’boriz,pKKx sMua2 deCH? OoO. .YoW,waT aYa bLe jO dNg kipLi kCiaN. .Cz dE syNg sX Ma nGa. .sUeR, trZ WaT aNK2 sPeNdoeL KhsSx kLz 3 LaM KoMsL. . TrZ WaT K’aLiM,k’aNdi mGa shT2 sLLu, TrZ WaT aeN p’mNTn2 mGa aKr2 dNg kMu p’pSNgn mSNg2. .oOo,yOw. . pkKx LM jo Ma sMuA Yg kNL Ma aeN. . trZ WaT My faMiLi LaM pLiNg syNg. .x~cOoL MgA MKiN sKseS trZ Wat aeN p’syNg LoVe u to. ._AeN_qiLdU. .¿ .

Kamis 16 Juli 2009 Klik: http://luwukpost.info

Gapai Sultim Sepakat Bentuk Tim Teknis AMPANA-Gerakan Pejuang Ampana Ibu Kota Sultim (Gapai Sultim) Tojo Una-una bersepakat untuk membentuk Tim Teknis. Pembentukan tim tersebut disepakati secara bersama dalam sebuah pertemuan yang digelar di Marina Cottage, kemarin. Tim ini dibentuk untuk mendesain proDrs. Hasan Lasiata gram percepatan pemekaran Sultim dengan alternatif ibu kota di Ampana. Bukannya itu, mereka (tim, red) nantinya akan menyusun segala kebutuhan menyangkut kelayakan ibu kota alternatif pemekaran Sultim. “Tim yang dibentuk ini nantinya mulai bergerak setelah deklarasi Ampana ibu kota Sultim yang dihelat pada Sabtu (18/7),” ungkap Ketua Harian Gapai Sultim Hasan Lasiata di sela-sela pertemuan. Dengan begitu, ia optimis perjuangan yang digagas oleh Gapai Sultim berlangsung secara maksimal. Sebab, dalam susunan tim teknis nanti, dilibatkan sejumlah tokoh berpengalaman di bidang pemekaran wilayah. “Mereka nantinya bekerja untuk memuluskan perjuangan Ampana ibu kota alternatif Sultim,” terangnya. Tak hanya itu, hasan juga menambahkan kalau keberadaan tim tekhnis ini sekaligus menjadi mesin yang mengolah arah perjuangan Gapai Sultim, dengan misi Ampana sebagai ibu kota alternatif Pemekaran Sultim sebagai upaya penyelsaian tarik menariknya ibu kota antara Kabupaten Banggai dan Poso. “Ini yang kami harapkan, sudah tujuh tahun Sultim belum terwujud hanya dikarenakan persoalan tarik menariknya ibu kota,” terangnya. Tak hanya itu di kesempatan yang sama juga Hasan menginformasikan, kalau saat ini gapai Sultim tengah mengumpulkan data-data pendukung seputar kelayakan Ampana menjadi ibu kota alternatif. Data dan dokumentasi yang diperoleh selanjutnya digodok kembali bersama tim tekhnis. Jika hasilnya masih ada yang kurang maka akan dilengkapi untuk selanjutnya diusulkan kepada pemerintah sebagai bahan pertimbangan menjadi ibu kota alternatif Sultim. (nas)

baca koran di dunia maya

10

Gadis Tanggul Target Operasi Disinyalir Berasal dari Palu dan Luwuk

[FOTO: DOK /LUWUK POST]

MIRAS : Satpol PP Tojo Una-Una juga mengintensifkan razia minuman keras di daerah ini.

Satpol-PP Razia Penjual Miras AMPANA-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Tojo Una-Una tampaknya intens melakukan operasi pengedaran Minuman Keras di daerah ini. Buktinya sudah hampir sepekan ini, puluhan aparat Satpol-PP dikerahkan untuk melakukan razia pada malam hari tepatnya disejumlah titik yang dinyatakan rawan. Seperti halnya di kawasan Uentanaga Atas dan uentanaga Bawah. Walhasil dari hasil penggerebekan itu dijumpai minuman keras dari tangan sang penjual. Hasil razia tersebut selanjutnya diamankan ke Kantor Satpol-PP setempat untuk dimusnahkan. “Alhamdulillah operasi yang kami lakukan membuahkan hasil. Dan upaya ini kami lakukan sebagai bagian menegakkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Minuman Keras (Miras),” ung-

kap Kepala Satpol-PP Rizal Panjili kepada Luwuk Post, kemarin. Hal senada dikatakan Camat Ampanma Kota Abd. Samad Tolampe SE. Menurutnya razia minuman keras tersebut, merupakan bagian dari program pemerintah kecamatan setempat, keja sama dengan Satpol-PP setempat. Dengan target operasi adalah wilayah yang dinyatakan rawan peredaran Miras. Seperti halnya kelu-rahan Malotong dan Uentanaga. “Hasil razia beberapa malam lalu di simpan di kantor Satpol-PP setempat. Dan razia semacam ini terus dilakukan, sebagai bentuk penegakkan Perda,” terang Camat. Sekadar diketahui, diantara jenis minuman keras yang terjaring razia oleh petugas Satpol-PP adalah jenis Cap Tikus (CT). (Nas)

Sehubungan dengan gangguan mesin Komatsu II di PLTD Luwuk yang berkapasitas 500 kW, maka dengan ini kami beritahukan bahwa akan diadakan pemadaman bergilir dengan pola pemadaman 8:1 (8 hari nyala 1 hari padam). Adapun jadwal pemadaman tanggal 16 s/d 23 Juli 2009, sebagai berikut :

NO.

HARI / TANGGAL

LOKASI PEMADAMAN

1.

Kamis, 16 / 07 / 2009 Jam 17.00 - 23.00

Jl. P. Kalimantan, Jl. P. Karimun Jaya, Komp. SDN 9, Jl. P. Irian, Komp. Puskesmas Simpong, Jl. P. Masalembo, Jl. P. Seram, Hanga-hanga 1 & 2, Jl. Lumba-lumba, Puge, Maahas, KM 5 Kafe, KM 5, KM 5 BTN, STM, KM 8, Bandara Bubung, Desa Bubung.

2.

Jumat, 17 / 07 / 2009 Jam 17.00 - 23.00

Komp. GOR, BTN Nusa Griya, BTN Muspratama, BTN Pepabri, Kilongan, Awu, Boyou, Desa Biak dan Desa Bunga.

3.

Sabtu, 18 / 07 / 2009 Jam 17.00 - 23.00

Jl. S. Asahan, Jl. S. Limboto, Jl. S. Sadang, Soho, Jl. D. Poso, KM 1, 2, & 3, Komp. DEPOT, Lumpoknyo, Jl. Batu Putih dan Komp. RSUD, Rumput Laut.

4.

Minggu, 19 / 07 / 2009 Jl. Garuda, Jl. H. Agus Salim, Jl. Rajawali, Jl. G. Merapi, Kamp. Baru, Komp. Aspol, Jam 17.00 - 23.00 Persibal, Komp. PDAM Mangkio, Pelita, Komp. Kehutanan, Persibal, PDAM Mangkio.

Demikian pemberitahuan, mohon maaf atas terganggunya pelayanan kami dan terima kasih.

Luwuk, 14 Juli 2009

AMPANA-Setelah menjadwalkan secara rutin razia ternak, kini giliran gadis tanggul (Sebutan PSK di Touna,red) menjadi target utama dalam operasi gabungan kerja sama Pemerintah Kecamatan Ampana Kota, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), serta Polsek setempat. Informasi yang terhimpun Luwuk Post pada Kantor Camat setempat menyebutkan, kegiatan razia terhadap PSK di daerah ini dilakukan secara terjadwal. “ Saat ini kami tengah bergerak untuk melakukan operasi gabungan terhadap PSK, dengan target operasi di wilayah Uentanaga dan Kawasan Tanggul,” ungkap Camat Ampana Kota Abd. Samad Tolampe SE saat ditemui diruang kerjanya kemarin. Ia mengatakan, razia bagi PSK alias gadis tanggul merupakan program pemerintah kecamatan Ampana Kota, yang dalam pelaksanaannya bekerja sama dengan Satpol PP dan Polsek. Se-belum program ini digenjot terlebih dahulu pemerintah kecamatan mengundang dua instansi tersebut untuk membicarakan seputar rencana razia dan target lokasi yang menjadi sasaran. “Ini kami lakukan, menyusul mulai marak aksi PSK di daerah ini,” bebernya. Disebutkan, lokasi yang dinyatakan paling rawan sebagai tempat tebar pesonanya para PSK itu terletak di dua lokasi. Yakni, kawasan Tanggul pantai Ampana, serta di wilayah Uentanaga Bawah. “ Menurut informasi mereka (PSK,red) kerap melakukan transaksi di dua tempat tersebut, makanya secara intens operasi penertiban PSK di fokuskan di dua titik itu,” terangnya. Modus transaksi para PSK ini menurut Camat terbilang cukup rapi. Hanya melalui Hand Phone saja sang gadis langsung menuju di dua lokasi itu untuk memberikan pelayanan kepada siapa saja yang mem-butuhkan mereka.

“Ra-ta-rata PSK masuk di daerah ini, atas permintaan seseorang melalui SMS atau dengan cara menelponnya langsung, budaya ini terus berkembang, dan pada a k h i r n y a Abd. Samad Tolampe SE mulai marak beroperasi, begitu informasi yang kami terima,” bebernya. Informasi itu juga kata camat menyebutkan para Pekerja Seks Komersial (PSK) di daerah ini, banyak yang berasal dari daerah tetangga seperti Palu dan Luwuk. “PSK-PSK itu menurut informasi berasal dari Luwuk dan Palu. Kami heran saja kenapa sudah mulai marak PSK di daerah ini, mungkin saja pengaruh perkembangan yang ada. Padahal Ampana beberapa tahun lalu tidak seperti saat ini,” ungkap Camat keheranan. “Semuanya PSK berasal dari luar daerah, tidak ada orang sini (Ampana,red),” tambah Camat meluruskan keberadaan para PSK tersebut. Dia mengatakan, jika ada PSK yang berhasil terjaring oleh aparat akan dilkakukan pembinaan terhadap mereka (PSK,red), yang ditangani langsung oleh Dinas Sosial. Untuk itu pihaknya dalam waktu dekat akan mengkoordinasikan terhadap Dinas terkait yang akan melakukan pembinaan bagi para PSK yang terjaring operasi. “Mengenai pembinaan akan kami koordinasikan dalam waktu dekat. Kami juga berinisiatif dalam pembinaan itu perlu melibatkan para rohaniawan yang akan memberikan pencerahan spritual, agar mereka keluar dari penyakit itu (pekerja seks,red),” ungkap Camat menutup pembicaraan. (nas)

11

Kamis 16 Juli 2009 Klik: http://luwukpost.info

baca koran di dunia maya

Penghindaran Pajak Akan Terdeteksi UKM Bisa Terbebas dari PPN

BERGAIRAH : Perkembangan pasar notebook kian cepat. Notebook diperkirakan akan menggeser pasar PC

Notebook Segera Geser Pc SURABAYA-Perkembangan pasar notebook yang kian cepat diprediksi segera menggeser PC (personal computer). Harga murah, tingkat fleksibilitas yang tinggi, dipadu dengan karakter masyarakat yang konsumtif akan mengakibatkan penjualan notebook terus meningkat hingga akhir tahun. Data International Data Corporation (IDC) menyebutkan, penjualan komputer kuartal I di Indonesia mencapai 640 ribu unit. Dari jumlah tersebut, penjualan notebook berada dikisaran 200 ribu unit. Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Jatim Chandra Prayogo mengungkapkan jumlah tersebut akan terus bertambah. “Bisa saja yang terjadi pasar PC stabil dikisaran 300 ribu unit dan akan tersaingi oleh notebook,” katanya kemarin (15/7). Penyebab terdongkraknya pasar notebook, lanjut Chandra, adalah kehadiran netbook yang semakin bervariasi. Dengan ukuran layar monitor 7-12 inchi, netbook diburu konsumen karena harganya jauh lebih murah dibanding notebook mainstream. Respon positif terhadap netbook ini mengakibatkan penjualan komputer kuartal I mulai menggeliat lagi, setelah sempat mengalami penurunan drastic di kuartal IV tahun lalu akibat krisis. “Jika dibandingkan dengan kuartal I tahun lalu, volume penjualan yang sekarang jauh lebih bagus,” katanya. Kuartal I 2008 jumlah komputer yang terjual adalah 550 ribu unit senilai USD 600 juta. Sedangkan kuartal I 2009 dengan 640 ribu unit penjualan, nilai pendapatannya USD 400 juta. “Dari sisi nilai memang turun, tapi ini cukup mengejutkan karena diawal tahun kami memprediksi penjualan sulit,” lanjutnya. Jatim sendiri menyumbang 20 persen dari total penjualan. Konsumen terbanyak didominasi oleh rumah tangga (54 persen). Di bawahnya ada UKM (38 persen), korporasi (lima persen), pemerintahan (dua persen), dan pendidikan (satu persen). “Terbukti kalau krisis tidak berdampak banyak kepada masyarakat kita,” tuturnya. Di katakan olehnya, penjualan komputer periode Januari-Februari memang sempat tersendat. Tetapi kemudian seiring dengan banyaknya promo, pameran dan penawaran lainnya, penjualan kembali lancar. Penjualan meningkat 20-30 persen dibanding tahun lalu “Konsumen kita pada dasarnya konsumtif, kegiatan pameran dan promo adalah cara untuk merangsang daya beli saja,” jelasnya. Oleh karena itu, pihaknya optimistis hingga kahir tahun penjualan akan terus meningkat. Mengenai harga jual, dia mengatakan bulan ini harga jual meningkat antara 10-15 persen. Terutama untuk produk netbook. “Kami tidak tahu pasti penyebab kenaikan ini. Padahal Januari hingga Juni harga sempat turun hingga 30 persen,” katanya.(jan/jpnn)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak Departemen Keuangan (Ditjen Pajak) sedang mempersiapkan sistem untuk mendeteksi penghindaran pajak. Direktur Jenderal Pajak Departemen Keuangan Darmin Nasution mengatakan sistem tersebut akan mengintegrasikan pembayaran pajak dengan profiling dan benchmarking wajib pajak. Darmin menerangkan profiling adalah pendekatan pembayaran pajak terhadap profil masingmasing wajib pajak. Pendekatan ini dapat mengetahui pembayaran pajak yang seharusnya, berdasarkan profil si wajib pajak. Sementara benchmarking adalah pendekatan pembayaran pajak seorang wajib pajak dibandingkan pembayaran yang dilakukan wajib pajak lain dalam satu profil.

“?Selama ini, pendekatan profiling dan benchmarking dilakukan secara adhoc (sementara), tidak menyatu dalam sistem,” kata Darmin di Gedung Juanda I Depkeu, kemarin (15/7). Saat ini, lanjut Darmin, Ditjen Pajak tengah mempersiapkan sistem yang dapat mengintegrasikan informasi pembayaran pajak dengan profiling dan benchmarking. “Kami telah mempersiapkan sistem ini dalam tiga bulan terakhir. Mudah-mudahan sosialisasi sudah dimulai pada 1 Agustus mendatang,” terangnya. Sistem tersebut, lanjutnya, disebut sebagai Total Benchmarking. “Karena dapat memproses seluruh jenis pembayaran pajak, tidak hanya PPh (Pajak Penghasilan) Badan. Sistem juga menyangkut PPN (Pajak Pertambahan Nilai), dan sebagainya,” papar dia. Dengan sistem tersebut, menurut Darmin, Ditjen Pajak

dapat lebih cermat dalam menilai pem-bayaran pajak. “Kami dapat mengetahui jika ada wajib pajak yang ingin menyembunyikan pembayaran pajak. Dengan total benchmarking, kami bisa mengukur apakah wajib pajak ‘bermain’ di PPh, PPN, atau jenis pajak lain,” tegas dia. Menurutnya penerapan Total Benchmarking, juga dapat mengukur kekurangan penerimaan pajak (tax gap). “Kalau sistem sudah berjalan, maka tax gap bisa terukur, baik menurut KPP (Kantor Pelayanan Pajak), jenis pajak, maupun sektor usaha,” imbuhnya. Sementara mengenai penyelesaian amandemen UU PPN, demikian Darmin, sedikit terkendala karena kesibukan pemilihan presiden (pilpres). “Kami belum rapat lagi dengan DPR sejak pilpres. Mereka mungkin masih sibuk karena pilpres,” ujarnya. Pembahasan amandemen

UU PPN, lanjut Darmin, akan kembali dimulai dalam satu atau dua pekan setelah pilpres. Lebih lanjut dia mengatakan dalam usulan Rancangan Undang-Undang tentang PPN dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (RUU PPN dan PPnBM) ada klausul tentang pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk usaha mikro kecil dan menengah yang mempunyai omzet dibawah Rp 600 juta dalam jangka waktu setahun. Dengan aturan itu maka produk dan hasil pertanian yang dijual bakal bebas dari pungutan pajak pertambahan nilai (PPN). “Kalau usulan ini disetujui DPR, perajin atau petani berpenghasilan di bawah Rp 50 juta sebulan tidak perlu lagi menanggung beban PPN saat bertransaksi dengan pedagang pengumpul alias pengepul. Pembebasan PPN itu merupakan upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan

pro-duksi kerajinan dan pertanian. “Walaupun risikonya, penda-patan Pemerintah dari PPN bisa berkurang. Dari kebijakan ini, potensi kehilangan penerimaan diperkirakan mencapai Rp 5 triliun per tahun,” imbuhnya. Tampaknya, rencana Pemerintah itu bakal berjalan mulus. Ketua Panitia Khusus DPR tentang RUU Perpajakan Melchias Markus Mekeng me-nyatakan, tidak ada satu pun fraksi DPR yang keberatan dengan usul Pemerintah tersebut. “Pembukuan pelaku usaha mikro dan petani itu tidak baik dan tidak termasuk dalam penghasilan kena pajak atau wajib pungut,” ujarnya. Pemerintah dan DPR juga telah sepakat hanya memungut PPN sebesar 2-3 persen pada pengusaha kecil menengah dan petani beromzet Rp 600 juta hingga Rp 4,8 miliar per tahun. “Di atas itu, dikenakan tarif normal 10 persen,” kata Melchias beberapa waktu lalu.(luq/jpnn)

Otomotif Optimistis 430.000 Unit

(foto : MUHAMAD ALI/JAWAPOS)

LAUNCHING : Peluncuran Toyota New Camry, Rabu (15 Juli 2009) di Kempinski Grand Indonesia

Toyota Perkuat Pasar Medium Sedan JAKARTA-Toyota yang sepanjang semester I tahun ini kedodoran di pasar medium sedan, kini mulai menggeliat. Posisi market leader yang sempat lepas coba diraih kembali dengan mengandalkan produk baru Toyota New Camry. Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor Joko Trisanyoto mengatakan, launching New Camry memang dimaksudkan untuk mempertajam penetrasi di pasar medium sedan. “Kami optimistis kembali meraih market leader,” ujarnya. Data Gaikindo menunjukkan, sepanjang semester I 2009, pasar

medium sedan yang mencapai 1.443 unit didominasi oleh Mercedes Benz C-Class dengan penjualan 573 unit, disusul Honda New Accord dengan 304 unit. Sedangkan Toyota New Camry hanya berada di urutan ke tiga dengan penjualan 242 unit. Untuk produk baru yang dibanderol seharga Rp 457 juta hingga Rp 641 juta on the road di Jakarta ini, manajemen Toyota menargetkan angka penjualan antara 100 hingga 150 unit per bulan. Terkait merosotnya pen-jualan

Toyota di kelas medium sedan, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Johnny Darmawan mengatakan bahwa pihaknya sempat memprediksi pasar akan drop dan stok pada akhir tahun 2008 banyak. Karena itu, Toyota me-nyetop impor New Camry. “Tapi prediksi kami salah. Sebab, per-mintaan pasar ternyata masih bagus, sehingga April lalu stok New Camry di diler sudah habis. Akibatnya, penjualan sepanjang semester pertama tidak optimal,” terangnya. (owi/fat/jpnn)

JAKARTA-Tren positif penjualan mobil sepanjang semester I 2009 memantik optimisme pelaku usaha sektor otomotif. Angka penjualan yang terus naik itu diperkirakan berlanjut pada semester II, sehingga target penjualan 430.000 unit sepanjang 2009 optimistis bakal tercapai. Keyakinan itu diungkapkan Wakil Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang juga Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Johnny Darmawan kemarin (15/7). “Target awal 400 ribu unit sudah hampir pasti terlampaui. Kini pasar mengejar angka 430 ribu unit,” ujarnya di sela-sela launching Toyota New Camry di Hotel Indonesia Kempinski. Menurut Johnny, pasar otomotif yang Juni lalu mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun (39.567 unit) akan kembali terlampaui. Dia mencontohkan tren penjualan Toyota selama Juli 2009 yang menurutnya akan mampu menembus 40.000 unit. “Prediksi saya, penjualan bulanan pada semester kedua ini akan terus di atas 40 ribu unit. Meski terpotong masa libur Lebaran, rata-rata tetap bisa di atas 40 ribu unit,” katanya. Bahkan, lanjut Johnny, jika kondisi perekonomian Indonesia bisa membaik lebih cepat, maka penjualan bulanan pada semester II berpotensi menembus angka 45.000 unit. “Jika memang demikian, maka pasar otomotif 2009 akan mengejar

angka 450 ribu unit,” terangnya. Johnny menambahkan, optimisme tersebut tidaklah berlebihan. Dia menyebut besarnya pasar otomotif bisa dilihat dari empat indikator, yakni likuiditas, suku bunga atau interest rate, nilai tukar atau exchange rate, dan perkembangan sektor riil. “Jika dilihat, empat parameter itu menunjukkan tren positif,” jelasnya. Menurut Johnny, saat ini likuiditas cukup tersedia di pasar, suku bunga juga cenderung turun mengikuti BI rate. Sebagai gambaran, sepanjang tahun ini BI rate sudah turun enam kali, sejak periode 7 Januari yang di level 8,75 persen menjadi 6,75 persen per 3 Juli lalu. Demikian pula nilai tukar yang terus menguat. Jika pada awal tahun Rupiah sempat melemah hingga mendekati Rp 12.000 per USD, kini Rupiah menunjukkan tren penguatan. Berdasar kurs tengah BI kemarin, Rupiah nangkring di level 10.160 per USD. “Penguatan Rupiah membuat harga mobil lebih terjangkau sehingga masyarakat tidak ragu melakukan pembelian,” ujar Johnny. “Perkembangan sektor riil juga cukup bagus. Ini ditunjukkan perekonomian yang tetap mencatat pertumbuhan positif,” imbuhnya. Saat ditanya apa ada kemungkinan pasar otomotif tahun ini bisa menembus angka 500.000 unit, Johnny menilai kemungkinannya sangat kecil. (jpnn)

Kamis,16 Juli 2009 | Hal 12

Duo Maia”Menyembah” Mbah Surip MBAH Surip belakangan menjadi fenomena. Bukan saja lagu Tak Gendong miliknya yang menghipnotis banyak orang, tapi sosok Mbah Surip dengan rambut gimbalnya juga menarik perhatian sejumlah artis. Salah satunya, Duo Maia. Dua personel Duo Maia, Maia dan Mey Chan mengaku terinspirasi dengan sosok Mbah Surip. “Kami memang terinspirasi sekali dengan lagu itu. Dari nadanya yang ringan, liriknya pun gampang diingat,” ucap Maia ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, belum lama ini. Karena suka dengan lagu Tak Gendong, Mey Chan pun kemudian menggubah lagu tersebut ke dalam versi bahasa Inggris.”Karena suka dengan lagu Mbah Surip, aku membuat Tak Gendong versi Inggris dengan judul I Carry, Whenever Where You Go,”papar Meychan. Mbah Surip lewat lagu “Tak Gendongnya”itu.(IMO)

SIDANG FERRY-NOVI KISRUH Ferry Beberkan Aib Rumah Tangganya SIDANG perceraian Ferry Irawan dengan Novi dilanda kisruh dari kubu Novi. Kekisruhan dalam jalannya sidang disebabkan masalah timbul dari kuasa hukum Novi yang diduga bukan kuasa hukum yang selama ini mengikuti persidangan. Disitu dikatakan Novi mencabut kuasa hukum lamanya yang berjumlah 4 orang, hanya saja pencabutan yang diberikan Novi kepada majelis hakim itu hanya terhadap satu orang kuasa hukum bukan 4 orang. Ferry yang didampingi kuasa hukumya, Herry Subagyo mengatakan bahwa dirinya kecewa dengan proses

TAMPAKNYA isu ibunda Manohara Odelia Pinot, Daesy Fajarina terlilit utang miliaran rupiah sedikit demi sedikit mulai terkuat. Itu, diungkapkan sumber Nonstop Daisy pernah yang memiliki utang sebesar Rp 1,4 miliar. Menurut sumber yang enggan menyebutkan namanya itu, Daesy tahun 2003, Daesy dipercayakan untuk membeli tas Hermes, dari Perancis, dengan nilai total Rp 1,4 miliar. Namun, hanya sampai Rp 700 juta yang disanggupinya. “Sisanya Rp 700 juta belum dipenuhi. Padahal Pak Sonny (Ditipu,red) sudah mentransfer

Rindu Tak Terobati

CAPRICORN (22 Desember-20 Januari) Umum : Hati-hati di awal minggu. Pikirkan untuk terlebih dahulu melunasi hutang-hutang Anda. Jangan senang dulu, karena ada hal yang lebih sulit daripada apa yang ada di awal minggu. Cinta : Yups! Beberapa hal yang berhubungan dengan romantisme sangat disukai oleh pasangan Anda. Kalau saat ini Anda dalam status single, banyaklah bergaul dengan cara yang paling menyenangkan.

TAURUS (21 April-21 Mei) Umum : Waktu berjalan lambat minggu inii. Namun, kedatangan seseorang akan meringankan beban Anda. Jadi, tidak usah khawatir dengan apa yang akan terjadi kemudian hari. Keperibadian Anda yang aktif bisa membawa perubahan besar pada orang lain. Cinta : Hati-hati dengan emosi. Jangan terlalu menurutinya atau Anda harus mempertaruhkan hubungan yang telah Anda bina sekian lama. Selesaikan masalah dengan kepala dingin dan kompromi.

VIRGO (22 Agustus-23 September) Umum : Kebiasaan buruk Anda belum hilang juga ya? Walaupun duit Anda banyak, tapi coba berpikir apa jadinya kalau terlalu boros? Kalau Anda tidak terlalu pandai untuk mengurangi hasrat berbelanja, ajaklah teman saat bepergian. Cinta : Apakah Anda akan menemukan trik dalam berpacaran di awal minggu ini? Lihatlah secara garis besar, kemudian tarik benang merah dan ambillah keputusan. Luangkan waktu untuk memperhatikan si dia.

Ferry mengakui bahwa pernikahan yang selama ini mereka jalin tidak dikaruniai anak, Dari Novi pun tidak mau memiliki keturunan dari Ferry, dan Ferry dianggap sosok pria yang buruk karena melakukan poligami. Gugatan cerai yang dilontarkan Novi juga melibatkan uang 2 miliar untuk tuntutan kepada suaminya. Menurut Ferry, uang 2 miliar itu juga menjadi faktor utama yang membuat permasalahan jadi rumit. ”Novi meminta uang 2 miliar kepada saya, bila kami sampai pisah,” beber Ferry. Konflik rumah tangga mereka memang sudah terjadi awal tahun 2003 lalu. Novi pun menuding ia sudah nikah dengan Anggi, lawan mainnya Ferry di film The Police.(IMO)

Ibunda Manohara Utang Tas Rp 1,4 Miliar

Dewi Sandra BANYAK yang bilang, rasa rindu yang tak terobati bikin sesak di dada. Lalu bagaimana mengobatinya” Berikut penyanyi cantik Dewi Sandra menjelaskan bagaimana dirinya mengobati rasa rindu. Dan mungkin pendapat Dewi bisa bermanfaat bagi pembaca Lampu Hijau. Dewi mengaku, dirinya akan membunuh rasa rindu dengan melakukan hal yang menjadi kegemarannya. Menurut wanita kelahiran Brazil, 3 April 1980 itu, dengan menjalani hobi ia bisa melupakan rasa rindunya. “Pelarian aku yang nomor satu ke buku. Jadi kapanpun, dimanapun aku pasti baca buku. Lumayan mengalihkan perasaan-perasaan sedih dan rindu. Buku juga buat aku lebih berguna dan dapat ilmu,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu. Seperti proses perceraiannya dengan Glenn Fredly, praktis hal itu membuat Dewi merasa kehilangan perhatian dari orang yang disayanginya. Nah agar tak melulu memikirkan masalah itu, mantan istri Surya Saputra itu berusaha mengalihkan pikirannya dengan menyibukkan diri. Seperti kumpul bersama teman ataupun membereskan rumah. “Dengan merasa sibuk bisa bikin aku lupa kalau lagi kangen. Bisa nyanyi, ketemu teman-teman, beres rumah, pokoknya apapun aktivitas aku lakukan,” lanjutnya santai. “Dengan berdoa aku merasa nggak sendiri, karena merasa Tuhan selalu bersamaku. Berdoa bikin aku tenang dan nyaman. Biasanya kalau habis berdoa, rasanya lebih lega,” pungkas wanita yang pernah berperan dalam film XL dan Antara Aku, Kau dan Mak Erot itu seraya tersenyum. (Aan)

sidang seperti ini.”Saya sungguh kecewa dan kaget, lantaran Novi tidak menghormati jalannya sidang yang sebenarnya hari ini hakim akan memberikan putusan,”jelas Ferry saat dikonfirmasi di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (15/7) Pihak Novi pun mengeluarkan pernyataan-pernyataan kasar di ruang sidang. Sehingga majelis hakim dibuat bingung dengan kekisruhan yang terjadi. Namun, hakim menunda sidang tersebut dikarenakan pihak Novi diharuskan memperbaiki suratnya dulu perihal pencabutan 4 orang kuasa hukumnya. Dengan adanya kekisruhan tersebut, Ferry membeberkan aib rumah tangganya ke media. Ferry memberikan 3 alasan soal perceraian mereka, yakni

uang yang ditotal Rp 1,4 miliar,” ucap sumber saat ditemui di PN Utara, kemarin. Hingga akhirnya, si pengusaha Butik Stock House di kawasan Jakarta Selatan itu mempolisikan Daesy ke Polda Metro Jaya. “Saat ini kasus itu pidana itu masih berlangsung. Masih menuggu dari penyidik,” jelasnya. Namun, dalam waktu dekat ini bakal digelar jumpa pers seputar penipuan yang dilakukan Daesy itu . Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pihak Nonstop masih kesulitan menghubungi Daesy. (DIN)

Eva Longoria Gemar Seks Sadis

Ussy

Pake Pakaian Seksi Demi Pasar USSY si janda seksi yang masih menikmati status single parent. Dulu, sebelum Ussy terjun ke dunia tarik suara, ibu satu anak ini bergelut di dunia acting. Saat itu penampilan Ussy tidak se-seksi sekarang. Namun setelah dirinya terjun ke dunia vokal, Ussy dituntut untuk tampil seksi. Padahal, pemilik nama lengkap Ussy Sulistiawaty ini mengaku risih jika dirinya berpenampilan seksi di setiap aksi panggungnya. Tapi dirinya tak bisa mengelak lantaran tampil seksi adalah salah satu syarat agar dirinya bisa diterima pasar. Ah, masa sih? Jika diperhatikan, kian hari penampilan Ussy terlihat makin seksi. Pelantun”Klik” itu selalu mengenakan pakaian yang mengumbar keseksian. Lalu apakah ini dilakukan demi permintaan pasar?”Baju-baju yang aku pakai ini bukan pilihan aku, tapi memang ada orang yang menangani masalah kostum panggung. Aku

DIAM-DIAM, Eva Longoria ternyata menggemari adegan seks liar dan sedikit sadis. Istri pebasket Tony Parker itu mengaku tergila-gila diikat saat sedang bercinta. “Saya gemar diikat dengan selendang sutra. Saya juga senang jika pria berkuasa di atas ranjang dan memegang kendali permainan,” katanya.(IDA)

bukannya enggak bisa milih baju,” jelas Ussy. Dulu sih, waktu Ussy masih sibuk di dunia acting, dirinya selalu mengenakan pakaian tertutup. Lalu perbedaan drastis terjadi setelah Ussy jadi biduan. Apakah perbedaan itu membuat dirinya risih untuk tampil seksi?”Awalnya sih enggak pede, tapi lama-kelamaan jadi biasa. Dan sekarang enggak risih lagi,” ungkap Ussy. Diakui Ussy, sang guru, Adrie Subono yang telah mengorbitkannya, turut memiliki andil besar dalam menentukan busana apa yang harus ia kenakan. “Aku sendiri enggak pernah komplain soal baju, karena beliau (Adrie-red) mau total aja. Dulu memang sempat ngerasa enggak cocok, sekarang biasa aja. Standar baju yang aku pakai itu harus pakai stocking kalau pakai celana pendek,” terangnya. (Aan)

AQUARIUS (21 Januari-19 Februari) Umum : Bekerja keras dan fokus! Kalau tidak ingin menemui kegagalan di awal minggu, Anda wajib disiplin. Jika Anda pandai untuk memfokuskan pikiran, pertengahan minggu akan menjadi waktu yang baik untuk mengeluarkan ide cemerlang. Perubahan dalam hidup bisa Anda mulai dengan hal yang kecil. Cinta : Awal minggu ini Anda bisa mempertanggungjawabkan apa yang telah Anda perbuat. Kalau romantisme itu sudah pudar, Anda bisa menunggu sampai alur cerita cinta itu kembali seperti dulu.

GEMINI (22 Mei-21 Juni) Umum : Romansa merupakan kata-kata yang menjadi kata kunci pada minggu in. Perhatikan keadaan di sekitar Anda dan lihat betapa cinta membuat hidup menjadi lebih indah. Tapi jangan terlena, lakukan pekerjaan dan kegiatan secara profesional. Cinta : Menggoda lawan jenis memang menyenangkan. Tapi berhati-hatilah karena yang ada di sebelah Anda sedang mengawasi. Setiap tindakan pasti ada batasnya.

LIBRA (24 September-23 Oktober)

PISCES (20 Februari-20 Maret) Umum : Di posisi yang lumayan tinggi masih banyak teman-teman Anda yang setia. Sekiranya teman sudah tidak bisa diharapkan. Masih ada orang yang berkedudukan lebih tinggi dari Anda untuk dimintai tolong. Paling tidak dengan kekuasaannya Anda akan mendapatkan akses yang lebih mudah. Tempatkan jiwa penolong Anda, kemudian antusiasme dan kreatifitas Anda. Cinta : Ya, mungkin Anda akan mendapatkan ide untuk menggali sisi romantisme. Walaupun dengan bantuan teman, setidaknya Anda dapat mengatakan cinta pada si dia. Semangat!

CANCER (22 Juni-22 Juli)

ARIES ( 21 Maret - 20 April ) Umum : Meskipun Anda bukan orang yang mudah merubah pendirian, cobalah untuk mengikuti apa yang terjadi minggu ini. Siapa tahu bisa sedikit memberi petunjuk bagaimana menyelesaikan masalah tanpa keributan. Cinta : Luangkan sedikit waktu untuk memikirkan bagaimana perasaan Anda yang sesungguhnya. Jangan termakan gosip. Cek kebenarannya.

LEO (23 Juli-21 Agustus)

Umum : Akan ada sedikit masalah dengan tetangga di awal minggu. Mungkin diawali oleh hal sepele. Ayo, cari jalan keluar terbaik dengan bermusyawarah. Ajak pihak berwenang yang dapat memandang masalah Anda dari sisi netral.

Umum: Kadang-kadang sikap tertutup bukan hal yang baik. Coba bagi kesusahan Anda dengan teman-teman dekat dan temukan betapa mereka bisa menjadi sandaran saat Anda sedang goyah.

Cinta : Kehidupan cinta Anda minggu ini mengalami fluktuasi. Ada kabar buruk. Anda akan merasa tidak nyaman dengan keadaan ini. Tapi jika menghadapi dengan sikap positif, Anda akan menemukan kisah cinta yang lebih menyenangkan di akhir minggu.

Cinta : Perlu digaris bawahi, cinta itu akan datang diminggu-minggu ini. Bukan karena insting tapi karena perasaan kamu. Berterima kasihlah pada bintang Anda karena pada akhir pekan banyak kemungkinankemungkinan pada kehidupan cinta Anda.

SCORPIO (24 Oktober-22 November)

SAGITARIUS (23 November-22 Desember)

Umum : Keinginan Anda untuk memiliki sesuatu tidak terbendung lagi, terutama pada hari kedua sebelum akhir pekan. Sebelum mendapatkan hal tersebut, coba pikir kembali apakah itu benar-benar bermanfaat buat Anda.

Umum : Ehmm, awal minggu sepertinya masih sulit untuk menentukan apa yang akan Anda lakukan selanjutnya. Anda adalah tipikal orang yang memiliki perasaan yang kuat dan intuitif.

Umum : Banyak orang yang menyayangi Anda pada awal minggu ini. Lantas, apa yang harus Anda lakukan? Buatlah perjalanan itu bermanfaat bagi Anda dan temanteman.

Cinta : Yups! Poin bonus bisa Anda dapatkan kalau pandai menghargai orang. Tempatkan dan prioritaskan pasangan di nomor satu. Kalau tidak, yang Anda dapatkan justru makian. Ehmm, hati-hati.

Cinta : You`ve got it. Ini akan benar-benar terjadi saat cinta itu datang pada Anda di awal minggu. Walaupun bintang Anda sedikit lambat memberikan sinyal romantis, jangan ragu untuk memulai kisah asmara dengannya.

Cinta : Kacau! Tapi yakin, apa yang sempat Anda pikirkan itulah yang perlu Anda jalankan. Jangan harap dengan materi yang Anda miliki si dia akan luluh dengan mudah. Bisa-bisa Anda justru dicampakkan karena telah menyinggung perasaannya.

13

Kamis 16 Juli 2009 Klik: http://luwukpost.info

baca koran di dunia maya

Aleg Nilai Dana Rp 5 M Tak Rasional DEWAN-Salah seorang anggota DPRD Bangkep Umar Ali Bunta menilai alokasi ABT Rp 5 miliar tidak rasional untuk diplot kepada masing -masing SKPD daerah ini. Alasanya dana Rp 5 M tidak bisa mencukupi kebutuhan SKPD yang rata -rata membutukan alokasi anggaran besar. “Cukup kecil dan paling kecil bila hanya Rp 5 miliar,” sambung Umar yang ditemui di rumah makan bandung Salakan Rabu, kemarin. Dan kata dia dana Rp 25 miliar yang rencananya akan dibahas pada perubahan anggaran (ABT) bersama dana Rp 5 miliar juga tidak akan mengalir ke SKPD. “Sesuai informasi yang saya dapat dana Rp 25 miliar itu merupakan dana luncuran proyek APBD kemarin,” sambung Umar. Nah, bila di alokasikan pada dana luncuran secara otomatis dana tersebut sudah ada pemiliknya dan tidak dibagi -bagi ke SKPD. “Sama saja dengan tidak ada,semua orang pasti mengetahui eksistensi dana luncuran adalah milik orang,” katanya lagi. Sementara itu beberapa pejabat Bangkep terkejut mendapatkan informasi dana ABT hanya Rp 5 miliar. “Kalau itu benar, berarti terjadi ketidakdisplinan pemanfaatan anggaran pada APBD silam,” kata pejabat yang meminta namanya dirahasiakan itu. Apalagi kata dia alasan pihak keuangan yang menyebut sekitar Rp 25 miliar terserap pada dana luncuran.”Itu menandakan terjadi ketidakdisplinan anggaran, kalau memang tidak mengiginkan seperti itu tidak diberlakukan dana luncuran,” katanya. Terjadi dana luncuran karena adanya indikasi ketidak tegasan pihak keuangan maupun SKPD memutuskan kontrak kerja dengan pihak rekenan. “Keuangan maupun SKPD yang memiliki proyek harus tegas dan bila perlu memutuskan kontrak kerja dengan rekanan sehingga tidak menimbulkan adanya dana luncuran, ini akibat karena kebiasaan keuangan dan SKPD yang tidak memutuskan kontrak kerja meski jadwal maupun waktu pekerjaan telah berakhir, namun tetap membiarkan rekanan untuk bekerja proyek,” kesalnya. (tam)

KPUD

Sengaja Rekap Suara Lebih Dulu SALAKAN -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banggai Kepulauan (Bangkep) sengaja menggelar rapat pleno rekapitulasi perolehan suara terlebih dahulu dari daerah -daerah lain yakni mulai senin hingga selasa (14/7). Mengapa? KPU akan menyesuaikan dengan rekapitulasi perhitungan suara di KPU Sulteng minggu (19/7) mendatang. Pada edaran KPU pusat Ali Arham kepada KPU diberbagai daerah yakni menggelar rekapitulasi perhitungan perolehan suara mulai kamis hingga sabtu (16/7) bukan tidak diindahkan KPU Bangkep. KPU Bangkep hanya menghemat waktu yang tersedia. Pasalnya perjalan dari Bangkep ke Palu ibu kota Provinsi Sulteng tidak saja memakan waktu panjang tetapi memiliki risiko besar, selain harus melintasi laut bebas juga harus melewati ratusan kilo jalan yang memiliki risiko berat. Dengan pertimbangan itu sehingga KPU menggelar rapat pleno rekapitulasi perolehan suara tersebut terlebih dahulu dari jadwal yang diedarkan oleh KPU Pusat. Demikian dikemukakan Sekretaris KPU Bangkep Ali Arham M Pong di di kediamanya di Salakan pukul 05:00 sore kemarin. Diakuinya KPU bisa dengan cepat merekapitulasi perolehan suara itu karena dukungan panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang secara cepat menyodorkan data yang akurat. “Karena dukungan mereka Alhamdulillah data -data kita mengenai perolehan suara capres dan cawapres bisa masuk dengan cepat,” papar putra Lamo, Batui ini. (tam)

Bendahara Dispora Mengaku Diperiksa Kejaksaan Terkait Dana DAK Rp 6,3 Miliar SALAKAN-Proyek pengadaan buku tahun 2008 silam ditengarai bermasalah. Pasalnya proyek diambil anggarannya dari dana Dak sebesar Rp 6,3 miliar itu tengah ditelusuri pihak Kejaksaan Negeri Banggai, Bangkep. Hal ini setidaknya diakui Bendahara Dinas Pendidikan dan Olah Raga (Dispora) Bangkep, Amadin Nando. Ditemui di kantornya, Amadin mengatakan telah mendapat panggilan Kejaksaan terkait proyek buku tersebut. “Saya telah diperiksa,” kata Amadin di kantornya rabu (15/ 7) kemarin. Saat diperiksa, dia mengakui telah disodorkan beberapa pertanyaan tertulis dan lisan. “Yang tertulis saya langsung jawab,” terang Amadin. Mes[Foto: DOK/LUWUK POST]

CPNS : CPNS diminta untuk melaksanakan tugas dengan maksimal.

1223 PNS Disumpah Bupati dan Wakil Bupati SALAKAN-Sebanyak 1223 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Banggai Kepulauan (Bangkep) disumpah Rabu, kemarin. Aksi penyumpahan digelar di dua tempat yakni di lapangan olah raga bukit trikora oleh Bupati dan di kantor BKD oleh wakil Bupati. Hal ini ditegaskan Sekretaris BKD Bangkep Musahar Yasano SPd di ruang kerjanya di Salakan sore kemarin. Kata dia penyumpahan sebagai bentuk persyaratan PNS yang telah lolos mengikuti ujian CPNS dan telah mengikuti prajabatan. “Dan ini kami lakukan secara kontinyu,” papar lelaki yang akrab dipanggil Opa di kantor BKD itu. Diuraikan dia, ke 1223 PNS

yang telah disumpah masing masing, tahun 2000- 2004 sebanyak 5 orang, 2005 sebanyak 504 dan 2006 sebanyak 448 dan 2007 sebanyak 226 orang. Tambah dia, ke 1223 PNS itu membacakan sumpahnya yakni setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945, dan selalu taat dan tunduk pada masalah kedinasan. “Itu hanya beberapa butir sumpah saja dan masih banyak lagi yang lainya,” kata Musahar. Namun kata dia bila beberapa butir sumpah itu tidak diindahkan PNS tersebut melanggar sumpah. “Dan bisa-bisa mereka akan terkena sumpah,” katanya. Tak hanya kena sumpah, PNS tersebut akan mendapat sanksi

berat bahkan pemecatan sebagai PNS. Selain Musahar, Wakil Bupati Bangkep Drs Ehud Salamat mengatakan PNS yang tidak mengindakan sumpahnya itu akan terkena sumpah. “Pasti ada yang akan mereka rasakan bila tidak mengindakan sumpah tersebut,” kata Ehud. PNS yang melanggar sumpah lanjut Ehud antaranya PNS yang malas berkantor. Sementara itu salah seorang PNS yang mengaku baru mengikuti sumpah mengatakan akan mengindakan sumpahnya itu. “Saya siap berbakti kepada negara, saya pun akan bekerja baik dimana pun saya ditempatkan,” katanya. (tam)

Jaringan Indosat Salakan Putus Warga Terpaksa Lari ke Mansamat SALAKAN-Masyarakat di kota Salakan, Bangkep agaknya mulai jengkel dengan keberadaan indosat. Pasalnya jaringan indosat di daerah itu kerap mengalami gangguan. Yang parahnya gangguan (putus jaringan,red) tidak saja dalam hitungan jam. Bahkan memakan waktu hari. Saat ini jaringan indosat di Salakan menga-

lami gangguan total. Dari selasa subuh hingga rabu tadi malam singnal indosat tidak bisa difungsikan, hingga berita ini diturunkan belum diketahui pasti penyebabnya. Namun akibat tidak tersambungnya singnal indosat itu masyarakat sulit mengaskes informasi. “Kami sangat dirugikan, sebab kami tidak bisa melakukan komunikasi dengan rekan -rekan kita khususnya di luar kota Salakan, baik itu rekan bisnis maupun

teman-teman kerja di luar daerah,” kata Zul. Kedua pemuda Salakan ini mengatakan untuk mengejar signal agar tidak putus komunikasi dengan rekan-rekan terpaksa lari ke desa Mansamat, kecamatan Tinangkung Selatan (Tingsel. “Tapi bedanya signal di Mansamat bukan indosat melainkan Telkomsel,” sambung keduanya. Di Mansamat, jaringan selulur cukup baik sebab di kecamatan itu dibangun tower Telkomsel tersendiri. (tam)

ki begitu Amadin tidak membeberkan isi pertanyaan tersebut.”Karena banyaknya pertanyaan, saya lupa,” katanya. Pada pemeriksaan kata Amadin dirinya tidak pernah merasa gelisah maupun takut. Alasannya dirinya tidak pernah melihat maupun mengambil keuntungan proyek buku itu. “Masalah proyek buku itu, kepala-kepala sekolah yang mengelolanya, saya tidak pernah merasakan sepersen pun uangnya,” kata Amadin Sambil menunjuk salah seorang kepala sekolah yang secara kebetulan mendatangi kantor Dispora. Amadin mengaku hanya mengingat proyek dikelolah beberapa rekanan alias kontraktor.”Dan saat itu masih pak Anwar Hasan yang Kadispora, tapi pada pencairan dananya pak Anwar bukan lagi Kadispora,” katanya. Hingga berita ini belum dapat dikonfirmasi pihak Kejaksaan. (tam)

Mobnas Bangkep Belum Ada yang Didum SALAKAN-Ternyata belum satu pun Mobil Dinas (Mobnas) di ?Banggai Kepulauan (Bangkep) yang didum. Hal itu seperti dikemukakan Kepala Dinas DPPKA Bangkep Drs Furkanudin Masulili saat berdiskusi dengan beberapa pejabat Bangkep di rumah makan milik yamin di Salakan rabu, kemarin. Kata Furqanuddin, hingga saat ini dirinya belum mengeluarkan surat maupun SK mobnas yang didum. “Kecuali untuk Bupati dan`ketua DPRD, tapi yang lainya belum satu pun yang didum,” katanya. Pernyataan ini dilontarkan Furqanudin menanggapi pertanyaan wartawan yang mempertanyakan beberapa mobnas Bangkep yang banyak diubah plat nomornya dari plat nomor dinas menjadi plat nomor pribadi. Kata Furqanudin, pergantian plat nomor bukan berarti mobil langsung beralih kepemilikan. “Tidak juga begitu,”sambung Furqanudin. Selain itu Furqanudin juga menanggapi pertanyaan wartawan terkait banyaknya mobnas Bangkep yang berada di Luwuk, kata dia dirinya telah berkali -kali menyurati para pemilik mobnas tersebut. Dalam surat itu kata dia pihaknya meminta mobnas dikembalikan ke Bangkep.”Tapi kami akan surati lagi, namun bila surat kami tetap tidak diindahkan, kami akan mengambilnya secara paksa dengan melibatkan pihak -pihak tertentu,” katanya. Drs Furkanudin Masulili (tam)

Luwuk Post

Villa Kemahalan, Barca Dekati Forlan BARCELONA-Barcelona mundur teratur dalam perburuan terhadap striker Valencia David Villa. Itu terjadi setelah manajemen El Che, sebutan Valencia, mematok harga minimum

sebesar 50 juta euro atau sekitar Rp 719 miliar untuk bomber andalannya itu. Padahal, Barcelona maksimal hanya sanggup membayar Villa dengan nilai 42 juta euro atau

Rp 597 miliar. Presiden Barcelona Joan Laporta mengatakan bahwa klub tidak akan memaksakan diri melampaui anggaran belanja dan memikirkan pilihan lain

untuk memoles lini depan tim. ”Kami tidak akan memaksakan diri. Kami akan melakukan perubahan, tapi kepada para pemain yang kami minati. Kami harus mendapatkan mereka dengan kondisi yang masuk akal,” kata Laporta seperti dilansir situs

Goal. Setelah Villa dibanderol dengan harga tinggi, Laporta menyatakan sekarang timnya akan mencari pilihan lain. ”Saya selalu bilang, David Villa adalah pemain yang kami minati. Tapi, itu (harga Villa) tak bisa dipenuhi. Jadi, kami akan me-

ngaktifkan pilihan lain yang mungkin. Kami akan mengkaji siapa saja di antara mereka yang bisa memenuhi kondisi itu,” lanjutnya. Kabarnya, striker Atletico Madrid Diego Forlan kini menjadi bidikan serius Barcelona. Harga Forlan diyakini jauh lebih

Kamis 16 Juli 2009

14

murah daripada Villa. Dia mengungkapkan bahwa striker Samuel Eto’o bergabung dalam sesi persiapan pramusim tim Senin depan. ”Tak ada yang terjadi dengan Eto’o. Dia akan kembali karena dia pemain yang terikat kontrak,” jelasnya. (ali/aww)

15

Kamis 16 Juli 2009 Klik: http://luwukpost.info

REAL ESTATE Sambungan dari Hal 1 menyambut hari kemerdekaan RI. “Ka rena itu, program ini kita namakan paket

CATATAN Sambungan dari Hal 1 ekonomi yang lebih baru pada Juli ini. Langkah cepat dilakukan Tiongkok se telah melihat bahwa tidak ada tandatanda kenaikan permintaan dari Amerika Serikat. Tiongkok, yang tahun lalu me mompa stimulus untuk proyek-proyek dalam negeri, kini lebih mempertajam pengembangan ekonomi domestik. Jum lah penduduknya yang seperlima pen duduk dunia dalam masa krisis ini bisa menjadi kekuatan pasar untuk industri dalam negerinya. Tiongkok mencatat stimulus yang mencapai USD 500 miliar itu sebagian ternyata dinikmati pihak luar negeri. Singapura, misalnya, semester I tahun ini sudah jauh lebih baik daripada yang diperkirakan. Maklum, pada semester II tahun lalu Singapura sampai minus 10 persen sehingga banyak yang pesimistis akan kondisi semester I tahun ini. Tapi, besarnya stimulus di Tiongkok ternyata secara tidak langsung membawa berkah sampai ke Singapura. Permintaan Tiong kok akan barang dan jasa dari Singapura ternyata amat besar untuk ukuran Singa pura. Singapura yang perbaikan ekono minya lebih cepat daripada negara maju lain, antara lain juga karena bisa meman faatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang untuk ukuran sekarang ter masuk yang terbaik di dunia.Kita yang di Indonesia memang kurang merasakan pahitnya krisis. Apalagi, ada pemilu yang bermacam-macam yang bisa menolong menggairahkan peredaran

PENDIDIKAN Sambungan dari Hal 1 tunjangan profesi,” jelas Muchlas ke marin (15/7).Besarnya tunjangan profesi sama dengan nominal yang diterima do sen di bawah Depdiknas. ”Acuannya ya UU Guru dan Dosen itu,” tuturnya. Muchlas menjelaskan, sebelum UU Sis diknas terbit, ada beberapa ketentuan lain yang mengatur tentang pendidikan.

AYAH MANOHARA Sambungan dari Hal 1 sopirnya tersebut. ”Baru saja mengan tarkan Manohara syuting video clip,” ujar wanita 43 tahun itu kepada Jawa Pos. Daisy yang mengenakan baju hitam terusan dan jilbab kuning itu lantas me masuki rumah. Rumah ibu dua anak itu tidak lagi seperti dulu. Ketika Mano masih di Kelantan, Malaysia, rumah kontrakan Daisy cukup sederhana. Berlantai dua dengan ruang utama merangkap ruang tamu dan ruang makan.Kini rumah di samping rumah itu dia kontrak juga. Jadi nya lebih lega. Ruang tamunya yang be sar membuat piano dan ornamen dari batu-batuan bisa dipajang di sekitar sofa. Sejumlah lukisan bergambar Manohara dan Dewi Sari Asih (anak pertama Daisy) ditempelkan dengan leluasa di dindingdindingnya. Semua kamar berada di lantai dua.Dari lantai dua, Reiner Noack-Pinot turun. Lelaki berusia 66 tahun itu lantas menuju meja makan yang tidak jauh dari ruang tamu. Pinot yang mengenakan polo shirt putih dipadu celana kuning pucat bergaris-garis itu kemudian menyantap hidangan roti di meja.”Saya datang ke sini atas keinginan saya sendiri. Saya merasa sedang dibutuhkan untuk men dampingi Mano dan mendukung dia,” kata lelaki berkebangsaan Jerman itu dalam bahasa Inggris sambil menatap Daisy yang duduk di kursi sebelahnya. Sejak Kamis lalu, Pinot memang me ngunjungi Mano. Lelaki berambut pirang itu sebenarnya adalah ayah tiri Mano. Namun, hubungannya dengan Mano jus tru lebih dekat daripada hubungan Mano dengan ayah biologisnya, yakni George Manz, suami kedua Daisy.Itu berarti, su dah sepekan Pinot berada di tengahtengah keluarga Mano. Tapi, kata Pinot,

REMUNERASI Sambungan dari Hal 1 ”Dengan pemberian remunerasi, aparat kita diharapkan benar-benar menjalankan perannya secara aktif,” ujar Men PAN Taufik Efendi di Jakarta kemarin.Taufik mengatakan, tindak pidana korupsi ter jadi karena bertemunya niat dan kesem patan. Kesempatan korupsi masih ter

DISERANG OTK Sambungan dari Hal 1 penyerangan tersebut.Berdasar infor masi yang dihimpun Radar Timika (Jawa Pos Group), serangan atas anggota Bri mob organik itu terjadi sekitar pukul 13.15 WIT di Mile 54. Kendaraan mereka diserang sepulang mengantar bahan makanan dari Mile 66. Sekitar pukul 14.40 tim bantuan juga diberondong tem bakan oleh OTK ketika sampai di tempat kejadian perkara (TKP). Akibat penembakan tersebut, lima anggota Brimob terluka. Yakni, Briptu Abraham Ngamelubun (terluka di paha kanan atas), Bripda Sumaji (tertembak di tangan kanan dan kiri), Bripda Supriyadi (patah pergelangan tangan kiri yang diduga akibat melompat), Briptu Sardis Rumaropen (tertembak kaki kiri), dan Bripka Jimmy Reinhard (tertembak kaki kanan). Bripka Jimmy Reinhard me rupakan anggota tim bantuan.Kelima korban sekitar pukul 17.30 kemarin dieva kuasi ke Klinik Kuala Kencana, Timika, untuk mendapat perawatan medis. Bahkan, Bripda Sumaji akhirnya dirujuk ke RS Mitra Masyarakat (RSMM).Se telah meninjau lokasi kemarin sore, Ka polda Papua Irjen Pol F.X. Bagus Ekodanto membenarkan telah terjadinya serangan terhadap pasukan Brimob. Me nurut dia, serangan terjadi di Mile Post (MP) 54. Itu adalah pos Brimob yang

SELEB Sambungan dari Hal 1 The Proposal.“Saya bakal menginjak usia

baca koran di dunia maya

kemerdekaan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi kabar gembira bagi masyarakat Kota Luwuk dan sekitarnya,” ujar manager marketing Perumahan Bukit Hangahanga permai, Nurjannah Talani, kepada Luwuk Post, kemarin.

Kata Nurjanah, lewat paket ini, pihak pengembang perumahan akan mensub sidi uang muka. “Bagi pembeli yang mengikuti program paket merdeka ini cukup dengan membayar uang tanda jadi sebesar 5 juta rupiah dan sudah bisa me

miliki satu unit perumahan,” imbuhnya. Adapun cara pembayaran uang muka, pihak pengembang Perumahan Bukit Hanga-Hanga Permai juga memberikan kemudahan bagi calon pembeli. Yakni, pembayarannya yang dapat diangsur.

uang. Tiongkok, India, dan Indonesia me mang lagi menjadi bintang ekonomi dunia. Semula saya ikut berharap begitu selesai pemilu, ekonomi Indonesia langsung bisa tancap gas. Tapi, kenyataan yang ada menunjukkan bahwa keberhasilan pemilu ternyata tidak memberikan kejutan apaapa. Indeks harga saham gabungan justru sempat turun di bawah 2.000. Nilai rupiah juga biasa-biasa saja. Dengan hilangnya harapan terhadap skenario ”U” dan tidak adanya lonjakan ekonomi apa-apa setelah pemilu, kita dihadapkan pada skenario-skenario beri kutnya. Kita harus mewaspadai skenario mana yang akan terjadi. Lalu apa yang harus kita lakukan untuk setiap pribadi, perusahaan, dan negara.Secara global, kini tinggal tersedia dua jenis skenario: pertama skenario ”W-lama” dan kedua skenario ”L”. Yang dimaksud dengan ”Wlama” adalah huruf W yang ketika menulis kan bagian tengahnya tidak perlu naik setinggi bagian depan dan bagian belaka ngnya. Maksudnya, ketika ekonomi anjlok drastis, lalu diadakan stimulus di seluruh dunia, ekonomi bisa naik sedikit. Tapi, setelah itu segera anjlok lagi. Ini disebab kan bentuk stimulus yang kurang te pat.Kalau skenario ”W-lama” yang akan terjadi, sekarang ini kita justru berada da lam posisi menjelang jatuh lagi. Ini yang ramai dibicarakan di Amerika dan Inggris. Stimulus Obama dan Brown (PM Inggris Gordon Brown) dinilai kurang tepat sasa ran. Tentu Obama menolak penilaian itu dengan mengatakan stimulusnya me mang baru terlihat dalam jangka panjang. Namun, banyak pihak, terutama dari Par tai Republik, yang sangat pesimistis.

Bahkan, pendukung utama Obama sen diri, bos Berkshire Hathaway Warren Buffet, sudah menuntut Obama agar se gera merancang stimulus kedua. Secara tidak langsung Buffet tentu ingin mengatakan bahwa dirinya tidak puas dengan hasil stimulus Obama. Obama tentu me nolak usul itu karena tahun ini saja APBN Amerika sudah defisit lebih dari USD 1 triliun, terbesar dalam sejarahnya. Orang seperti Buffet masih mengupa yakan agar skenario W-lama yang kurang baik itu bisa terjadi. Kita boleh anjlok la gi, tapi sebaiknya jangan terlalu lama dan harus naik kembali seperti huruf W. Kalau bisa, huruf W itu mulai kelihatan bentuknya pada awal 2010. Kalau tidak, yang akan terjadi adakah skenario ”L”. Dari krisis yang lalu tidak akan pernah bisa lagi naik kembali. Dari terjun ke ba wah lantas jalan mendatar yang pan jang.Kalau saja 2010 tidak terbentuk skenario ”W”, dampak krisis ini akan sangat panjang. Bisa jadi pada 2011 ter jadi banyak hal: banyak negara berlomba mengatasi krisis dengan mencetak uang. Tidak ada jalan lain lagi. Ini akan berarti inflasi terjadi di mana-mana. Ha nya komoditas emas yang aman. Dunia akan sangat kacau.Skenario ”U” sudah pasti tidak akan terjadi. Hasil semester I 2009 sudah mengatakan hal itu. Kini kita tinggal berharap skenario ”W” yang lagi diusahakan bersama-sama. Kalau tidak, dunia harus siap-siap memikul huruf ”L”.Bagaimana dengan Indonesia? Saya tidak tahu kecepatan memutuskan dan bertindak Presiden SBY. Apalagi, se jumlah kambing hitam toh sudah tersedia. Misalnya, pemerintah sekarang ini lagi

dalam masa transisi. Tapi, tidak ada sa lahnya kita segera mengamati apa yang dilakukan Tiongkok akhir Juli ini. Lalu, kalau malas berpikir, meng-copy-nya un tuk disesuaikan dengan iklim Indonesia. Batu bara dan gas benar-benar harus se gera diatur untuk sebesar-besarnya kepentingan dalam negeri. Bukan karena JK (Jusuf Kalla) mengatakan itu dan Prabowo geregetan karena itu, tapi me mang harus diakui ide itu sangat baik untuk dilaksanakan siapa pun yang me menangi pemilu. Tiongkok, Indonesia, India, dan ditam bah Brazil dan beberapa negara Timteng memang berada dalam kondisi masih baik. Tapi, kekuatan seluruh negara ini hanya sekitar 30% kekuatan dunia. Tidak mungkin negara-negara yang masih baik ini bisa diharapkan menolong negara maju. Ibarat katak tidak mungkin meng gendong gajah. Negara-negara maju tahu hal itu dan tidak banyak berharap dari situ.Lalu apa yang harus dilakukan para pengusaha dan perseorangan penduduk Indonesia? Kita harus kembali berkon sentrasi kepada nasib kita masing-ma sing. Sejelek-jelek keadaan tidak akan menimpa semua orang dan semua peru sahaan. Sejelek-jelek keadaan tetap saja siapa yang bekerja lebih keras, hidup lebih terkontrol, dan pikiran lebih optimis tis dialah yang akan terhindar dari kesu litan itu.Lupakan janji-janji dari siapa pun, betapa indah dan kuatnya janji itu. Ujungujungnya kita sendiri, setiap pribadi dan perusahaan, yang akan menanggung segala akibat yang terjadi. Biarkan orang lain pro-L, kita sendiri harus pro-W. (*)

Praktis, tidak semua instansi pendidikan mengikuti UU Sisdiknas. Terutama, insti tusi pendidikan yang tidak di bawah na ungan Depdiknas.Salah satunya, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang ada di bawah Depdagri dan Sekolah Ting gi Ilmu Administrasi Lembaga Admini strasi Negara (STIA-LAN).Namun, kata Muchlas, UU Guru dan Dosen mem bawa keuntungan bagi pengajar. Mau tak mau, peraturan itu diikuti berbagai instansi pendidikan. ”Sertifikasi di luar

Depdiknas pun dilakukan. IPDN dan STIA-LAN yang mulai kali pertama,” jelas nya. Lembaga Pendidik Tenaga Kependi dikan (LPTK) yang ditunjuk untuk menyer tifikasi dosen IPDN dan STIA-LAN ada lah Universitas Gadjah Mada (UGM). Nota kesepahaman bersama (MoU) tentang sertifikasi dosen antara IPDN, STIA-LAN, dan UGM telah dilakukan. Sebanyak 62 dosen IPDN akan mengikuti sertifikasi. Dosen STIA-LAN Jakarta,

Bandung, dan Makassar yang ikut se banyak 32 orang. Dirjen Dikti Depdiknas Fasli Jalal menambahkan, selain dosen dan guru besar, pimpinan perguruan tinggi sejati nya juga memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan hak sebagai dosen profesional. ”Hanya, tugas-tugas nya yang dikecilkan ketimbang dosen. Untuk pimpinan, sebetulnya tak ada masalah. Tetap bisa ikut sertifikasi,” jelas Fasli. (kit/dwi/jpnn)

dia belum sekali pun diajak jalan-jalan oleh Mano. ”Mungkin dia juga sedang sibuk. Tapi, dia janji untuk mengajak saya nonton Manchester United. Katanya, dia tahu cara mendapatkan tiket,” tutur Pinot. Padahal, Pinot bukan penggemar klub berjuluk Setan Merah itu. Dia justru penggemar Arsenal. ”Tapi tidak apa-apa, MU juga bagus,” katanya. Lelaki penggemar sepak bola tersebut sekarang bekerja di sebuah perusahaan investasi yang berkedudukan di Luk semburg, Eropa. Perusahaan tersebut bekerja dengan mencari perusahaanperusahaan kecil sebagai sasaran inves tasi. Mereka membiayai dan mendam pingi perusahaan tersebut hingga bisa besar dan berkembang. ”Sangat senang melihat perusahaan yang dulu hanya berkantor di garasi mobil dan sekarang bertempat di gedung besar,” katanya, lantas tersenyum. Sebelumnya, Pinot bekerja di sejumlah perusahaan software terkemuka di Ame rika. Antara lain sebagai international sales manager Santa Cruz Operation (SCO), sebuah perusahaan penjualan software di Santa Cruz, California, Ame rika Serikat. Dia juga pernah menjabat sebagai senior vice president of international sales di Uniface International, se buah perusahaan yang bergerak di bi dang yang sama.”Bekerja di perusahaan Amerika memang menyenangkan. Me reka sangat profesional dan fokus pada sasaran kerja. Pertumbuhan perusahaan pun sangat cepat. Tapi, pressure-nya minta ampun. Saya tidak kuat, lebih baik saya keluar,” kata Pinot.Lantas, bagai mana pertemuan Pinot dengan Daisy? Pinot tersenyum kecil. ”It was a coincidence and it’s like a love story (itu terjadi secara kebetulan dan seperti sebuah ki sah cinta),” kata lelaki yang nge-fans pa da sastrawan Rusia Leo Tolstoy itu.Pinot

menuturkan, pekerjaan sebagai investor membuat dirinya berkeliling dunia. Eropa, Amerika, hingga Asia. Nah, dalam salah satu perjalanan bisnisnya itulah, Pinot berjumpa dengan Daisy. Saat itu, dari New York, Pinot hendak menuju Nice, Prancis. Namun, dia harus transit di Zurich, Swiss. ”Saat itu, saya juga se dang transit di situ sebelum ke Jakarta,” kata Daisy menimpali.Saat itu, di sebuah lounge bandara, Daisy duduk sendirian. ”Saya penasaran. Siapa wanita cantik yang duduk sendirian itu. Saya langsung menghampiri dia,” tutur Pinot.Sembari menunggu pesawat, mereka pun ngobrol. Pembicaraan sangat singkat. Tapi, kesan nya, masing-masing tertarik. Terutama Pinot. ”You have to know how to impress woman in small talk (Anda harus tahu caranya bagaimana membuat wanita terkesan dalam pembicaraan yang hanya sebentar),” ujar Pinot lantas tertawa le pas.Pertemuan pada 1997 itu memang klop. Pertemuan Daisy dengan Pinot ada lah perjumpaan janda dengan duda. Daisy sedang memulihkan kondisi psi kologisnya setelah bercerai dari George Manz. Pinot pun baru saja bercerai dari pernikahan pertamanya. Setelah pertemuan itu, mereka intens berkomunikasi. Daisy kerap menelepon Pinot. Mereka pun saling berkirim e-mail. Pada suatu kesempatan, Pinot berkun jung ke rumah Daisy yang saat itu masih tinggal di London, Inggris. Saat kunjungan itu, Dewi dan Mano yang ketika itu masih anak-anak langsung akrab dengan Pinot. ”Kami langsung akrab pada perte muan pertama itu,” kata Pinot.Pinot pun melakukan pdkt alias pendekatan ke pada Daisy. Dia kerap mengunjungi me reka dengan membawa hadiah untuk anak-anak dan bunga untuk Daisy. Se tahun setelah pertemuan itu, Pinot pun melamar Daisy.”Dia berkata kepada

saya, izinkan saya menjadi bapak dari anak-anakmu. Kamu dan aku perlu waktu untuk menyesuaikan diri. Tapi, antara aku dan mereka, kami tak perlu lagi wak tu untuk saling mengenal. Kami sudah mengenal satu sama lain,” tutur Daisy menirukan perkataan Pinot ketika itu.Se telah menikah, Pinot memberikan nama keluarganya sebagai nama belakang Mano. Pemberian nama itu, kata Pinot, sebagai formalitas. Sebab, di Eropa, na ma keluarga sangat penting. Seseorang yang tidak memiliki nama keluarga dianggap tidak wajar. ”Akan sangat aneh ketika di sekolah ditanya nama keluarga kemudian Anda tidak punya. Nama ke luarga juga bentuk pengakuan keluarga karena telah menjadi bagian dari keluarga tersebut. Lagi pula, Indonesia tidak me ngenal nama keluarga. Jadi, saya pikir, tidak ada salahnya,” katanya. Setelah pernikahan itu, Pinot semakin menyayangi anak-anak Daisy. Mereka kerap dibawa mengunjungi tempattempat hiburan di Eropa dan Amerika. Setelah tinggal di London, mereka kemu dian menetap di Capdeville, Prancis. Daisy masih ingat, saat beranjak re maja, Mano ingin menonton Britney Spears. Padahal, konser itu diseleng garakan di Lyon. Jaraknya sekitar 500 kilometer dari rumah mereka. ”Pulang pergi berarti seribu kilometer. Belum non ton konsernya,” kata Daisy. Tapi, karena Mano penggemar berat penyanyi Amerika itu, Daisy pun luluh. Dengan menggunakan mobil,mereka berangkat. ”Saya cuma taruh bantal dan selimut di mobil. Perjalanannya sepuluh jam. Berangkat pukul sebelas pagi, kemu dian sampai sana pas konser. Kami cu ma nonton, makan, kemudian pulang. Sampai rumah jam setengah enam pagi,” tuturnya. (bersambung/iro)

buka karena adanya masalah struktural yang belum teratasi. Misalnya, pengen dalian sistem internal yang belum efektif dan masalah remunerasi. ”Karena itu, kami meminta seluruh aparatur pemerin tah berkomitmen dan berperan aktif dalam pemberantasan korupsi,” tegas nya.Dengan pemberian remunerasi terse but, dia meminta semua pihak, terutama aparat penegak hukum, memperbaiki peri laku yang sebelumnya cenderung forma

litas menjadi beresensi. Menurut dia, ke berhasilan pemberantasan korupsi akan terlihat jika seluruh elemen masyarakat, terutama pelaksana tugas, konsisten dan memiliki integritas tinggi.”Kalau orang mengerti, akan malu minta kedudukan, minta jabatan, atau mengambil yang bu kan haknya,” tutur Taufik. Untuk saat ini, dia belum bisa menjelaskan secara rinci besarnya tunjangan khusus terse but. Namun, dia memastikan nilainya di

sesuaikan dengan tingkat kebutuhan hidup dan standar kelayakan.Sebagai ilustrasi, berdasar Perpres No 19/2008 tentang Tunjangan Khusus Kinerja Hakim dan Pegawai Negeri di Lingkungan MA dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya, pemerintah mematok tun jangan kepada hakim Rp 4,5 juta–Rp 31,1 juta. ”Tunjangan akan disusun dalam waktu dekat ini dan disesuaikan dengan nilai kelayakan.” (zul/oki)

baru dibangun untuk memperkuat penga manan pasca penembakan Sabtu dan Minggu lalu.”Saat ini pengamanan di setiap pos diperketat. Mobilitas penga manan juga ditingkatkan,” kata Kapolda. Hal yang sama diberlakukan di check point MP 28 dan MP 32 beberapa hari terakhir. Insiden penyerangan kemarin hanya selang empat hari pasca penembakan terhadap kendaraan PT Freeport Indonesia di MP 52 Sabtu lalu. Dalam insiden itu, Drew Nicholas Grant, warga Australia yang juga karyawan PT Freeport Indonesia, tewas.Serangan berikutnya terjadi di Mile 51 Minggu lalu (12/7) yang menewaskan Markus Ratteallo, karya wan kontrak departemen sekuriti PT Freeport Indonesia. Lalu, jenazah Bripda Marson Fredy Pattipeilohy (anggota Brimob) Senin lalu (13/7) ditemukan di jurang setelah hilang akibat penyerangan pada Minggu lalu saat bersama Markus Ratteallo.Serangan kemarin juga terjadi setelah kunjungan para pejabat pusat terkait insiden akhir-akhir ini. Para pejabat yang berkunjung ke kawasan jalan tam bang PT Freeport Indonesia, antara lain, Sesmenko Polhukam Letjen TNI Rumulo R. Simbolon, Deputi I Menko Polhukam Mayjen TNI Karseno, Deputi V Menko Polhukam Irjen Pol Drs Budi Utomo, Ke pala BIK Mabes Polri Irjen Pol Drs Saleh Saaf, dan Deputi II BIN Mayjen TNI (pur) Haryanto Rachman. Rombongan itu di kawal ketat aparat Polri dan TNI yang

dipersenjatai lengkap.Dalam kunjungan tersebut Sesmenko Polhukam didampingi Kapolda Irjen Pol F.X. Bagus Ekodanto dan sejumlah petinggi Polri maupun TNI. Serangan atas Brimob itu terjadi setelah Sesmenko Polhukam dan rombongan melewati lokasi kejadian menuju Tem bagapura sekaligus melihat beberapa titik lokasi penembakan sebelumnya. Infor masi lain yang diperoleh Radar Timika menyebutkan, beberapa anggota Brimob yang cedera itu diduga terkena bahan peledak. Namun, informasi ini belum mendapat konfirmasi dari Polda Papua. Juga, belum diketahui jenis bahan pele daknya. Wartawan media cetak maupun elektronik belum bisa meliput investigasi insi den penembakan itu. Sebab, mereka di larang ke lokasi kejadian. Kapolda Irjen Pol F.X. Bagus Ekodanto beralasan lara ngan itu didasarkan pertimbangan kea manan.”Kalau mau liputan, saya harus menyiapkan pengawalan dan penga manan. Jadi, untuk sementara saya be lum izinkan karena kita masih lakukan olah TKP (tempat kejadian perkara),” kata Kapolda.Sementara itu, tewasnya Briptu Marson Fredy Pattipeilohy, ang gota Satgas Amole yang ditemukan di dasar jurang Mile 51 Tembagapura, Kabu paten Mimika, Papua, Senin lalu (13/7), menimbulkan duka bagi keluarganya. Ayah korban, Yunus Pattipeilohy, yang ditemui Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group) kemarin siang meminta polisi

mengusut tuntas kasus itu. ”Sebagai orang tuanya, saya meminta kematian anak saya diselidiki,” kata Yunus. Didam pingi istrinya, Abeth Pattipeilohy, dia datang bersama kakak perempuan kor ban, Susi, dan suaminya, Doni, ke Jaya pura untuk melihat jenazah anaknya. Yunus menilai, kematian anaknya ter sebut tidak wajar. Dia mendapat kabar kematian anaknya itu dari menantunya di Jayapura. Lantas, dia bersama istri dan kedua anaknya berangkat ke Jaya pura dari Kampung Ullath, Ambon, me lalui Makassar.Mereka tidak kuasa me nahan duka melihat salah satu anggota keluarganya terbujur kaku dalam peti jenazah. ”Kami tidak pernah mendapat tanda-tanda atau firasat apa pun sebe lumnya,” katanya.Namun, kata Yunus, dua hari lalu korban menelepon dan me nyatakan akan pulang ke Jayapura pada 20 Juli mendatang. Sebab, tugasnya se bagai anggota Satgas Amole di PT Freeport Indonesia sudah berakhir dan digantikan satgas berikutnya.Abeth mengatakan sempat berbicara dengan korban lewat telepon dua hari lalu. ”Ma ma, saya belum sempat kirim uang. Nan ti dua hari lagi saya akan kirim karena akan balik ke Jayapura,” ujar Abeth menirukan kata-kata terakhir korban. Jenazah Briptu Marson dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wamena dengan dipimpin Wakapolda Papua Brigjen Pol Achmad Riadi Koni. (eng/lrk/bat/jpnn)

70 tahun. Segalanya seperti meng gantung dan saya hanya sedang menja lani di antara orang-orang yang bermain film,” ujarnya.Dia menambahkan, siapa yang bisa membayangkan dirinya saat

berusia 70 tahun nanti dan berjalan tanpa sehelai kain dan bermain dalam sebuah film.Sebagai aktris, Sandra hanya ingin membuktikan kunci kesuksesan dengan tampil bugil dalam sebuah film komedi.

The Proposal adalah film komedi romantis pertamanya dalam lima tahun terakhir setelah Miss Congeniality 2: Armed and Fabulous pada 2005 silam.(mo/sit/jpnn)

Untuk itu, kata dia, bagi masyarakat yang ingin memiliki perumahan dengan berbagai keistimewaan di antaranya udara pegunungan yang sejuk, lingku

ngan yang asri dengan view laut dan view kota dan keamanan 24 jam, segera mendaftar karena jumlahnya yang ter batas, yakni hanya 20 unit. “Satu lagi,

program Paket Merdeka ini berlaku dari 20 Juli sampai dengan 31 Agustus 2009. Karena itu, buruan jangan sampai terlam bat,” katanya.(frm)

FLU BABI

sien atau merujuk ke RS Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso atau RS Per sahabatan. ”Di Sulianti Saroso, pasien nya sudah banyak. Sementara RS Persa habatan fokus menangani pasien flu bu rung,” terang Menkes.Dengan status keja dian luar biasa (KLB) seperti ini, sejatinya dibutuhkan vaksin agar penyakit tersebut tak meluas. Sayang, hingga kini vaksin H1N1 belum diproduksi. Memang, kata Menkes, ada perusahaan farmasi yang menawarkan untuk memproduksi vaksin H1NI. Namun, kata Menkes, pembuatan vaksin harus sesuai dengan clinical trial. ”Jangan sampai dikomersialisasikan,” tuturnya.Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Depkes Tjandra Yoga Aditama menga takan, hingga kini Indonesia masih me nunggu vaksin dari WHO. ”Sebab, hingga kini belum ada satu pun negara di dunia ini yang memproduksi vaksin H1N1,” ujarnya. Memang, sempat tersirat kabar bah wa WHO akan menunjuk enam perusa haan untuk membuat penawar penyakit tersebut. Depkes berharap, vaksin itu nanti bisa dibagikan di berbagai negara secara gratis, terutama untuk negara ber kembang. Sebab, status penyakit itu su dah pandemi global.Lantaran vaksin be lum ada, pengobatan flu babi masih me ngandalkan Tamiflu. Depkes menjamin, hingga kini ketersediaan Tamiflu masih aman. Upaya pencegahan dinilai lebih penting. Apabila ada gejala influenza, ma syarakat diminta untuk memakai masker

dan tidak ke kantor, sekolah, atau tem pat-tempat ramai. ”Istirahat di rumah se lama lima hari. Jika flu dalam dua hari tak membaik, segera ke dokter,” jelas nya.Sementara pasien yang dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, bertam bah. Rumah sakit itu juga menyiapkan ruang tambahan untuk mengisolasi pa sien. Jika semula ada 21 ruang, kini ber tambah menjadi 30. Saat ini, 15 pasien dirawat di rumah sakit yang berlokasi di Jakarta Utara itu.Bahkan, ada seorang customer service RSPI Sulianti Saroso yang ikut terjangkit penyakit tersebut. Karena itu, RS memperketat protap pe nanganan pasien. ”Kehati-hatian kami tingkatkan. Semua harus mengikuti pro tap,” ujar Sardikin Giriputro, direktur RSPI Sulianti Saroso, kemarin ketika ditemui di rumah sakit tersebut.Dengan bertam bahnya pasien, pihaknya berharap agar rumah sakit lain bersedia menampung penderita flu babi. Sardikin juga akan se lektif menerima pasien. ”Kami akan perik sa dengan teliti apakah pasien yang diba wa ke sini harus dirawat inap atau tidak. Sebab, kami juga harus memperhatikan pelayanan rumah sakit secara umum,” terang ketua tim penanggulangan keja dian luar biasa (KLB) influenza A H1N1 RSPI Sulianto Saroso itu. Untuk pena nganan flu babi di rumah sakit itu, pihak nya telah berkordinasi bersama Depkes dan rumah sakit lain. ”Semua rumah sa kit oleh Depkes diminta siap siaga dan mau menerima pasien,” ujarnya. (kit/nw)

lokasinya dekat dengan rumah Okky juga terancam.Ancaman itu terbukti Selasa (14/7). Bangunan rumah Okky seluas 3 x 4 meter yang berdekatan dengan semburan roboh. Puing-puing bangunan langsung masuk ke dalam semburan se perti tertelan bumi. Akibat yang ditimbul kan, terjadi retakan yang mengarah ke utara (arah kota).Misalnya rumah Siti Hidayati, 31, yang temboknya retak aki bat amblesnya permukaan. Menurut pe mantauan langsung, kekuatan tembok agaknya tinggal menunggu hitungan hari. Siti pun memutuskan untuk mengungsi ke rumah saudaranya di Desa Wunut, Kecamatan Porong.Warga terus was pada. Sebagian besar di antara mereka memilih pindah ke tempat pengungsian. Dengan dibantu petugas kepolisian, war ga mengevakuasi barang-barang me reka. Ada enam truk yang disiagakan un tuk mengangkut barang-barang warga. ”Kami sediakan untuk membantu warga,” kata Kapolres Sidoarjo AKBP Setija Junianta.Selain membantu evakuasi, pa sukan satu satuan setingkat peleton (SST) disiagakan di kawasan itu. Mereka bertugas melokalisasi daerah yang diting galkan penghuninya. Identitas warga atau pengunjung akan diperiksa. Tujuan mereka mendekat ke lokasi juga ditanya

kan. Terutama pada malam hari. Polisi juga memberlakukan jam malam dan me larang adanya kegiatan apa pun. ”Ini de mi keamanan aset yang ditinggalkan war ga,” tutur Setija.Amblesnya kawasan Siring menimbulkan rumor bahwa radius 500 meter dari semburan itu berbahaya. Penurunan tanah bisa terjadi kapan pun dan sudah saatnya kawasan Siring diko songkan.Namun, rumor tersebut diban tah Humas BPLS Achmad Zulkarnain. Dia membenarkan, sekitar semburan rumah Okky rawan ambles. Tapi, radius nya hanya 50 meter. ”Tidak sampai 500 meter,” tandas Zulkarnain.Dia juga men jelaskan, jika gas di bawah permukaan sudah habis, semburan akan berhenti. Hal serupa pernah terjadi di PT Lion di Kelurahan Siring bagian barat. ”Di sana juga berhenti, padahal dulu besar dan mengeluarkan pasir,” terang Zulkarnain. Meski begitu, dia meminta warga tetap waspada. Sebab, semburan seperti yang terjadi di rumah Okky berpotensi muncul di rumah warga lainnya. Di kawasan tersebut saat ini diper kirakan ada sekitar 25 lokasi semburan. Yang terparah berada di rumah Okky dan Lutfi Abdillah. Semburan air dan gas itu disertai material yang menggenangi jalan kampung.(riq/nuq/nw)

dan tidak ada yang dirugikan. Jika tidak terus terang institusi kami sudah dirugi kan. Kalau intitusi dirugikan taruhannya berat, kalau hanya Anwar, bagi saya tidak masalah,” katanya.Soal ancaman salah seorang staf di SMP Negeri 3 Luwuk, menurutnya semata–mata terdorong oleh emosi. “Yang jelas saya tegaskan tidak ada pungutan seperti yang ditudingkan itu,” katanya.Terpisah, Ketua Komite Se kolah, Sunarko, kepada Luwuk Post, me mastikan SMP Negeri 3 Luwuk tidak mela kukan pungutan. “Mestinya informasi itu diklarifikasi, kalau tidak benar lantas di beritakan siapa yang rugi. Beritakanlah informasi yang akurat dan bisa dipertang gungjawabkan sehingga ketika orang tua siswa bertanya, kami bisa menjawabnya. Satu rupiah pun kami tidak melakukan pungutan. RAPBS pun belum kita gelin dingkan, belum kita bahas. Jadi dimana benarnya informasi tentang pungutan itu,” tegasnya.Dia mengaku, akibat pemberi taan itu, pihaknya diperhadapkan pada opini yang tidak bagus. “Mestinya diklarifi kasi dulu, terus terang tadi ada tiga orang tua siswa yang datang ke rumah memertanyakan masalah itu. Mereka ber tanya apa benar ada pungutan. Terus te rang saja saya bingung, karena memang tidak ada pungutan seperti itu,” ujarnya lagi.Kalaupun surat keluhan orang tua siswa yang menyebut SMP Negeri 3 melakukan pungutan itu masuk ke DPRD pihaknya tidak keberatan. “Kita di hearing pun tidak masalah, ntar kami jelaskan di sana,” katanya.Soal ancaman untuk menyerbu Luwuk Post, kata dia, SMP Negeri 3 Luwuk adalah institusi pen didikan dan tidak mengenal preman. “Di SMP Negeri 3 Luwuk tidak ada preman,” tegasnya. BUKANCUMASMP3 Seperti diberitakan sebelumnya, pu ngutan liar (Pungli) berkedok sumbangan yang terjadi pada penerimaan siswa baru (PSB) di sejumlah sekolah mencuat di DPRD. Salah seorang orang tua siswa menyurat kepada Ketua DPRD Banggai dan membeberkan nominal pungli terse but.Bukan cuma SMP 3 saja. Sedikitnya ada dua sekolah lain yang juga dikeluh kan, yakni SMK Negeri 1 Luwuk dan SMU Negeri 1 Luwuk. Disebutkan dalam surat tersebut, untuk SMK Negeri 1 Lu wuk setiap siswa baru dimintakan dana sebesar Rp. 2 juta, SMU Negeri 1 Luwuk Rp. 1,5 juta dan SLTP Negeri 3 Luwuk Rp. 1,5 juta.Tak hanya menyebut besa ran permintaan dana per siswa baru. Pa ra orang tua siswa juga menyebut total dana yang diterima sekolah berdasarkan

akumulasi siswa baru yang diterima. Un tuk SMK Negeri 1 Luwuk menerima dana sebesar Rp. 620 juta, mengingat siswa pendaftar di sekolah itu sebanyak 310 orang. SMU Negeri 1 Luwuk dana yang terkumpul Rp. 390 juta. Jumlah itu dapat karena dikalikan sebanyak 260 siswa pendaftar. “Begitu juga SLTP Negeri 3 Luwuk. Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) ini meraup sebanyak Rp. 180 juta. Dengan perhitungan siswa baru yang mendaftar sebanyak 120 orang,” tulis orang tua siswa itu. DILARANGPUNGUTBIAYAPSB Sementara itu, dari Palu dilaporkan, Sekolah penerima dana Bantuan Opera sional Sekolah (BOS) tingkat SD dan SMP, kembali diminta tidak memberla kukan pungutan Penerimaan Siswa Baru (PSB). Kadikjar Sulteng, H Abubakar Almahdali SE, menegaskan biaya PSB telah ditanggung dana BOS. Lain halnya bagi sekolah yang statusnya telah dite tapkan sebagai pelaksana Rintisan Se kolah Bertaraf Internasional (RSBI). Itu diperbolehkan memberlakukan pungutan PSB, mengingat biaya yang dikeluarkan sekolah tidak sedikit.“Jadi soal pungutan PSB itu, arahnya sudah jelas bahwa se kolah penerima dana BOS sama sekali tidak diperkenankan melakukan pungu tan. Kalau ada masyarakat yang menemu kan sekolah yang melakukan pungutan PSB ditingkat SD dan SMP, maka jangan segan-segan untuk melaporkannya ke Dikjar Provinsi Sulteng. Tentunya akan segera diambil tindakan tegas. Akan tetapi kalau status sekolah itu sudah ditetapkan sebagai pelaksana RSBI, yah tidak menjadi soal,”urainya.Perlu dipa hami, bahwa dalam item penggunaan dana BOS, telah dicantumkan bahwa biaya PSB telah masuk di dalamnya. Jadi tidak ada alasan bagi sekolah, untuk melakukan pungutan PSB.“Kalau di ting kat SMA, SMK dan MA, itu diperboleh kan, karena sekolahnya tidak menerima dana BOS. Akantetapipungutannyaharus realistis. Tidak main pukul rata, semi sal siswa yang mendafar anak miskin dan ketika memperlihatkan kartu miskin, maka sekolah juga mestinya ada membe rikan kebijakan,” katanya.Abubakar,menegaskanakanbersikap tegas me nyikapi pihak sekolah di tingkat SD dan SMP yang memberlakukan pungutan. Namunsecararincijenissanksiyangdiberikan tidak disebutkan. “Nanti kita lihat bentuk sanksinya seperti apa, yang terpenting saat ini, saya perintahkan agar semua kabupaten dan kota, untuk dapat segera melaporkan namanamasekolahyangmelakukanpungutan PSBtersebut,”pungkasnya.(frm/ris/suf/jpnn)

Sambungan dari Hal 1 nyakit itu belum diproduksi.Menkes mengatakan, angka penderita H1N1 te rus naik. Sehari kemarin ada tambahan 30 pasien baru (14 laki-laki). Di antara penderita baru itu, empat orang adalah warga negara asing. Mereka juga memi liki riwayat perjalanan ke luar negeri. Tiga orang ke Amerika dan seorang ke Singa pura.Dengan demikian, hingga kemarin, secara kumulatif kasus influenza A H1N1 positif di Indonesia 142 orang. Itu terdiri atas 77 laki-laki dan 65 perem puan. Pasien positif H1N1 di Indonesia kali pertama terjadi pada 24 Juni dengan dua kasus. Hanya dalam waktu 20 hari, penderitanya mencapai 142 orang. Data terbaru itu disampaikan Menkes setelah memimpin rapat koordinasi ber sama tim kesiapsiagaan penanggulangan influenza A H1N1 di Depkes kemarin siang. ”Angka kematiannya memang kecil. Tapi, penyebarannya amat cepat. Karena itu, masyarakat tetap harus was pada,” ujarnya.Jika batuk dan demam, kata Menkes, penderita sebaiknya ting gal di rumah. Bila tak semakin baik, di minta segera periksa ke dokter.Menkes mengatakan, seiring dengan bertambah nya pasien positif H1N1, Depkes ber harap agar semua rumah sakit bersedia menampung pasien. Rumah sakit swas ta yang merawat suspect influenza H1N1 sebaiknya tidak memindahkan pa

PORONG AMBLAS Sambungan dari Hal 1 terbakar.Kepala Divisi Gas Badan Pe nanggu langan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Dodie Irmawan menga takan, gas terse but me miliki titik auto ignitation. Yaitu, batas suhu di mana gas terbakar sendiri. ”Biasanya 500 derajat Celsius,” terang dia.Namun, lanjut Dodie, kebakaran pada 7 Juli lalu itu disebabkan ulah manusia. Alasannya, kebakaran terjadi sore hari. ”Pada jam itu suhu tidak mencapai 500 derajat Celsius,” katanya. Kasus terbakarnya gas memperkuat bukti bahwa kawasan tersebut tidak layak huni. Itu sesuai dengan rekomen dasi tim independen bentukan mantan Gubernur Jatim Imam Utomo. Ada em pat RT di Kelurahan Siring yang masuk rekomendasi. Selain di Kelurahan Siring, ada tiga RT di Kelurahan Mindi dan dua RT di Kelurahan Jatirejo.Empat RT di Kelurahan Siring adalah RT 1, 2, 3, dan 12. Rumah Okky sendiri berada di RT 3. Lokasinya berjarak sekitar 50 meter dari Jalan Raya Porong. Jika sem buran di rumah Okky terus keluar, akan terjadi rongga di bawah tanah. Secara tidak langsung, Jalan Raya Porong yang

SEKOLAH KEBERATAN Sambungan dari Hal 1 media ini. “Saya heran dari mana Anda mendapatkan angka Rp 1,5 juta dan Rp 180 juta tersebut yang pada berita ter sebut dialamatkan kepada SMP Negeri 3 Luwuk. Untuk itu melalui surat ini saya mohon kepada pihak Luwuk Post untuk mengklarifikasi berita yang tersebut karena sudah mencemarkan nama baik institusi SMP Negeri 3 Luwuk. Apa yang Anda muat sama sekali tidak memiliki dasar, karena sampai saat ini pihak seko lah belum sepeserpun memungut atau meminta bantuan atau sumbangan yang anda sebut sebagai pungli kepada orang tua calon siswa baru,” ungkap Iswahyudi Dahlan melalui siaran persnya yang diterima koran ini, Kamis (15/7) kemarin. Pada waktu yang berbeda, kemarin, redaksi Luwuk Post, juga menerima an caman via telepon dari seseorang yang mengaku sebagai guru SMP Negeri 3 Lu wuk. Pihaknya keberatan dengan pembe ritaan tersebut. “Itu berita tidak betul. Itu pencemaran nama baik atau kita so mo serbu saja itu Luwuk Post,” katanya kepada salah seorang staf pemasaran yang menerima teleponnya. Berita ten tang pungutan di SMP 3 ini sendiri diper oleh wartawan saat digelar hearing antara anggota DPRD Banggai dengan Disdik pora bersama sejumlah Kepala Sekolah, Selasa (14/7) lalu. Surat yang ditujukan kepada Ketua DPRD Banggai itu berasal dari salah satu orang tua murid.Namun pengelola RSBI, Slamet Wiyono, kepada Luwuk Post, membantah keras adanya pungutan sebanyak Rp 1.5 juta itu. “Kami tidak pernah melakukan pungutan,” tegas nya. Atas nama sekolah Slamet juga meminta maaf atas pengancaman salah satu oknum di SMP Negeri 3 Luwuk itu. “Saya pastikan kami tidak melakukan pungutan sebagaimana dituduhkan orang tua siswa itu. Terus terang kami ka get dengan tudingan itu, karena selama ini tidak ada pungutan seperti itu,” kata nya ketika dihubungi sementara berada di luar daerah.Sementara itu, Kepala Se kolah SMP Negeri 3 Luwuk, Moh. Anwar, SPd, MPd, menegaskan, pihaknya tidak pernah melakukan pungutan terhadap siswa. Dia menyesalkan pemberitaan Luwuk Post yang tidak dikonfirmasi sebe lumnya. “Tidak ada pungutan seperti itu. Secara institusi kami sudah dirugikan,” katanya. Anwar meminta orang tua sis wa yang mengungkap pungutan tersebut disebutkan. “Supaya ini tidak jadi fitnah,

Koran Tempo Menangi Gugatan JAKARTA -Gugatan Munarman terhadap Koran Tempo kandas di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kemarin (15/7) majelis hakim yang diketuai Syahrial Sidik menolak gugatan Munarman terkait pemu atan foto Panglima Komando Las kar Islam Munarman mencekik sa lah seorang anggota Aliansi Ke bangsaan untuk Kebebasan Ber agama dan Berkeyakinan (AKKBB) di kawasan Monumen Nasional (Monas).”Tergugat tidak terbukti melakukan perbuatan melawan hukum,” kata Syahrial dalam pem bacaan putusan di PN Jaksel. Maje lis berpendapat, Koran Tempo su dah memenuhi keberimbangan be rita (cover both sides). Yakni, me

muat ralat dan permintaan maaf se belum adanya teguran dari peng gugat.Ralat yang dilakukan Koran Tempo, lanjut majelis hakim, telah sesuai dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, terutama pasal 6. ”Majelis berkesimpulan, dengan diralatnya pemberitaan secara lang sung dan sukarela, tergugat tidak terbukti menimbulkan kerugian hu kum,” terang hakim. Ihwal gugatan yang diajukan Munarman bermula dari pemuatan foto saat terjadi insiden Monas pada 1 Juni 2008. Dalam foto itu, Munarman tampak mencekik leher seseorang. Di Koran Tempo edisi 3 Juni disebutkan, Munarman mence kik leher seorang anggota AKKBB.

Ketika itu Munarman langsung me respons bahwa yang dicekik ada lah anggota Front Laskar Islam de ngan maksud mencegah berbuat kekerasan. Sehari berselang, Koran Tempo melakukan ralat atas pe muatan foto itu. ”Ralat dilakukan secara patut, proporsional, dan dile takkan pada halaman yang sama,” terang Hari Sasangka, anggota majelis.Atas pemuatan foto itu, Munarman menggugat karena kete rangan foto yang tidak benar. Dia menggugat PT Tempo Inti Media, Ko ran Tempo, dan Wahid Institute Rp 13 miliar. Selain itu, tergugat harus meminta maaf secara terbuka le wat media massa.Putusan itu disambut gembira pihak Tempo.(fal/nw)

SPORTIVO

Tak Khawatir Tersingkir, Yakin Treble Winners

Raul Gonzalez Bicara Wajah Baru Real Madrid

Luwuk Post Kamis 16 Juli 2009

16

Untuk kali pertama sejak Real Madrid kembali dipimpin Florentino Perez, kapten Raul Gonzalez buka suara. Pemain yang dijuluki Pangeran Bernabeu itu yakin Real Madrid bangkit pada musim depan. SEJAK gagal total di musim 2008/2009, kapten Real Madrid Raul Gonzalez tak banyak muncul di media. Padahal, pemain 32 tahun itu bak dua sisi mata uang dengan El Real (julukan Real Madrid). Tapi, begitulah seorang Raul yang memang sosok ”seniman” sepak bola murni. Kehidupannya di luar lapangan hijau nyaris tidak tersentuh media. Jika satu musim kompetisi berakhir, urusannya hanya keluarganya. Nah, kini Real Madrid mulai bersiap menyongsong musim 2009/2010 dengan melakukan pemusatan latihan di Maynooth, Irlandia. Wajah tim Real Madrid tidak sama dengan musim lalu. Kali ini, skuad El Real diperkuat pemain terbaik dunia 2007 dan 2008, Kaka dan Ronaldo. Selain itu, ada Karim Benzema, Raul Albiol, serta Alvaro Negredo dan Ezequil Garay. Raul mengatakan, dengan kedatangan para pemain hebat tersebut, peluang El Real untuk kembali menjadi yang terbaik sangat terbuka. Top scorer sepanjang masa Real Madrid itu (316 gol) yakin timnya mampu menyamai prestasi Barcelona yang mengoleksi tiga gelar juara sekaligus alias treble winners. ”Madrid selalu berambisi

meraih gelar juara. Sampai saat ini Madrid belum pernah mencatatkan prestasi treble,” ujarnya seperti dilansir situs Goal. Dia optimistis Madrid mampu meraihnya musim ini (2009/2010). ”Saya pikir, itu sasaran yang realistis,” ujarnya. Hadirnya pemain-pemain baru tersebut tentu membuat persaingan untuk memperebutkan tempat di tim utama kian sengit karena entrenador (pelatih) Manuel Pellegrini punya banyak opsi. Tapi, Raul tidak khawatir tersingkir dari persaingan memperebutkan tempat inti. ”Di setiap musim, Anda dituntut berjuang. Semakin baik rekan-rekan setim, semakin besar pula dorongan buat Anda untuk berlatih lebih keras dan keras lagi. Kondisi itu menguntungkan untuk mengembangkan kemampuan individual diri

Anda,” beber pemain yang sudah 15 musim membela tim utama Real Madrid tersebut. Pemain terbaik Liga Primera musim 1996/97, 1998/99, 1999/ 00, 2000/01, dan 2001/02 itu menyatakan, setiap pemain harus menanamkan bahwa kepen tingan tim adalah segalanya. ”Kami beruntung memiliki pelatih hebat dengan pengalaman melimpah di Liga Spanyol. Semakin kompetitif, semakin besar pula kans saya mengeluarkan kemampuan terbaik. Setiap pemain dituntut selalu berada dalam kondisi terbaiknya karena perjalanan kompetisi akan sangat panjang,” tuturnya. Secara khusus, Raul mengatakan bahwa Cristiano Ronaldo adalah pemain yang sangat menyenangkan dan pekerja keras. ”Dia (Ronaldo, Red) langsung bisa menyesuaikan diri

dengan tim dan terlihat sangat bahagia. Di media, setiap apa yang dia lakukan selalu menjadi pemberitaan besar. Tapi, nyatanya dia lebih normal dari apa yang banyak dibica-rakan orang,” ucap Raul. Raul juga membela klubnya yang dianggap keterlaluan dalam melakukan belanja pemain. Yakni, El Real rela mengeluarkan uang lebih dari Rp 3 triliun demi seorang pemain. ”Seperti yang berkaitan dengan harga untuk meminang Ronaldo, itu merupakan harga di pasar. Tidak banyak Ronaldo di dunia. Real Madrid telah menyusun keuangan yang luar biasa. Real Madrid ingin menjadi tim terbaik di dunia. Ronaldo adalah salah seorang pemain terbaik di dunia. Banyak perempuan dan anak-anak yang meminta tanda tangan Ronaldo. (ali/aww)

Messi Terbaik di Amerika Latin

BARCELONA - Rasa haru dan bangga dirasakan Lionel Messi setelah menerima penghargaan sebagai atlet

terbaik Amerika Latin versi ESPN Deportes. Striker asal Argentina itu tidak menyangka bahwa dirinya akan mendapatkan penghargaan prestisius tersebut. ”Penghargaan ini sangat fantastis. Semua penghargaan yang saya terima penting dan istimewa,” kata Messi setelah menerima penghargaan dalam acara yang dihelat di Los Angeles, Amerika Serikat, kemarin (15/ 7) itu seperti dilansir situs Goal. Selain atlet terbaik

Amerika Latin, Messi memiliki peluang untuk menambah koleksi penghargaan individu lain yang lebih bergengsi. Di antaranya adalah pemain terbaik Eropa (Ballon d’Or) dan pemain terbaik dunia FIFA. Pemain yang disebutsebut sebagai titisan Diego Maradona itu berharap agar penghargaan yang diterimanya tersebut akan menjadi pemicu hadirnya trofi Piala Dunia pertama di sepanjang karirnya. ”Meski begitu, bila disusun bertumpuk, penghargaan ini

masih belum bisa melampaui jendela rumah saya,” canda pemain 22 tahun yang merumput di Barcelona itu. Musim depan, setidaknya ada tujuh trofi yang bisa direbut Messi. Bersama Azulgrana (sebutan Barcelona), selain mempertahankan tiga trofi yang diraih musim lalu (Liga Primera, Copa del Rey, dan Liga Champions), dia berkesempatan meraih trofi Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan Kejuaraan Dunia Antarklub. (ali/aww)


LUWUK POST | Kamis, 16 Juli 2009